WorldWideScience

Sample records for di lapangan bagi

  1. KONSISTENSI MENERAPKAN PERATURAN PERUSAHAAN DALAM PENGHITUNGAN KOMPENSASI PEKERJA PIMPINANYANG BEKERJA DI LAPANGAN OPERASI PADAPT.ABC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firdaus Furywardhana

    2016-03-01

    Formulasi perhitungan kompensasi kelebihan jam kerja (KKJK sesuai disepakati dalam LKS Bipartit dengan perhitungan 3.20% per hari untuk jadwal kerja 14:7 dan 3.78% per hari untuk jadwal kerja 16:12 bagi pekerja pimpinan di lapangan operasi agar dilaksanakan secara konsisten. Sebelumnya Perusahaan akan memberikan kompensasi sebesar 60% dari Upah sebulan kepada Pekerja Pimpinan yang bekerja di Lapangan Operasi berdasarkan daftar kehadiran, Sedangkan kepada Pekerja Biasa kelebihan jam kerja dihitung sebagai kerja lembur. Kompensasi ini tidak termasuk dalam perhitungan sebagai komponen upah.Realiasasi pembayaran kompensasi pekerja pimpinan dilapangan diberikan sebesar 60% dari upah tanpa memperhitungkan jumlah kehadiran di lapangan operasi. Kata kunci: Pekerja Pimpinan di lapangan operasi, Kompensasi pekerja pimpinan di lapangan operasi, Kompensasi Kelebihan Jam Kerja (KKJK

  2. Pembiayaan Bagi hasil Sektor Usaha Mikro di BMT Hasanah Ponorogo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arlinta Prasetian Dewi

    2016-05-01

    Abstrak: Pembiayaan merupakan salah satu produk lembaga keuangan yang banyak diminati. BMT sebagai lembaga keuangan mikro yang menjalankan operasional kerjanya dengan prinsip syariah, identik dengan pembiayaan bagi hasil. Meskipun demikian, tingkat pembiayaan bagi hasil pada sebagian lembaga keuangan masih rendah. Hal ini dikarenakan pembiayaan bagi hasil masuk dalam kategorihigh risk, karena keuntungan maupun kerugian akan ditanggung oleh kedua belah pihak. Pembiayaan bermasalah di BMT Hasanah saat ini mecapai 10%, jika tidak segera diambil tindakan kemungkinan bertambah akan tinggi. Maka, penelitian memfokuskan bagaimana kesesuaian pembiayaan bagi hasil di BMT Hasanah dengan fatwa DSN MUI sekaligus manajemen resikonya terhadap pembiayaan yang bermasalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, mekanisme pembiayaan bagi hasil di BMT Hasanah dibagi menjadi beberapa tahapan, tahap pemeriksaan, tahap analisa dan tahap pencairan dana. Siklus manajemen resiko diawali dengan Identifikasi resiko, pengukuran resiko dan pengelolaan resiko. Pengelolaan resiko BMT Hasanah melalui tindakan prefentif, revitalisasi dan kuratif/ pengambil alihan agunan. Untuk meminimalisir resiko, BMT mengelompokkan strategi kedalam tiga kelompok, yaitu: strategi penyaluran pembiayaan, strategi pengumpulan piutang dan strategi jaminan.

  3. KEBIJAKAN PENCIPTAAN LAPANGAN KERJA PEDESAAN ( Kajian Pembangunan Pasar Desa Proyek PDK-MK di Desa Nglundo, Sukomoro, Nganjuk

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AGUS SOEHARTO

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Kebijakan penciptaan lapangan kerja pedesaan melalui proyek PDK-MK ( Penanggulangan Dampak Kekeringan dan Masalah Ketenagakerjaan tahap II Tahun 1998/1999 merupakan salah satu kebijakan Nasional guna mengatasi dampak krisis ekonomi di sektor ketenagakerjaan. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian kebijakan sektor ketenagakerjaan dengan pokok masalah : diskripsi implementasi kebijakan desentralisasi suatu proyek penciptaan lapangan kerja di Desa Nglundo Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Tujuan penelitian ini adalah (1 mengkaji implementasi kebijakan penciptaan lapangan kerja di desa melalui proyek PDK-MK; (2 menganalisa dampak implementasi kebijakan desentralisasi penciptaan lapangan kerja melalui mekanisme usulan dari bawah terhadap kebutuhan akan lapangan kerja pedesaan. Methode penelitian yang dipergunakan adalah kualitatif, sedang pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dengan analisa data, secara kualitatif dan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan desentralisasi penciptaan lapangan dengan melibatkan masyarakat melalui usulan dari bawah mendapat respon positif, meskipun terdapat kendala kesinambungan proyek namun telah dapat menciptakan lapangan kerja baru dan menyerap tenaga kerja di desa. Kata kunci: Lapangan kerja, pedesaan ABSTRACT Policy of creating Job Opportunity in villages by second period of the PDK – MK Project (Penanggulangan Dampak Kekeringan dan Masalah Ketenagakerjaan was one of National Policies in overcoming impact of economical crisis in any labor sectors. The main theme of the reaseach to the policy of the labor sector was the description of the decentralized policy implementation to the project of creating job opportunity in Nglundo village, Sukomoro subdistrict, Nganjuk Regency. Goals of this research are (1 to study the implementation of the policy in creating labor market in the village by the PDK – MK project, (2 to analyse the effect of

  4. ANALISA PERBANDINGAN CURAH HUJAN BERDASARKAN DATA CITRA NOAA AVHRR DENGAN DATA CURAH HUJAN DI LAPANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muammar Muzayyin Ramadlon

    2015-02-01

    Full Text Available Peraturan Pemerintah No. 26 tahun 2008 menjelaskan bahwa Pulau Jawa merupakan salah satu kawasan strategis nasional (KSN sebagai kawasan pertumbuhan ekonomi yang meliputi Provinsi Jawa Timur, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi DI Yogyakarta, Provinsi Jawa Barat, Provinsi DKI Jakarta, dan Provinsi Banten. Bidang pertanian merupakan salah satu sektor andalan kawasan Pulau Jawa. Salah satu visi misi wilayah Pulau Jawa yaitu peningkatan lahan produktif untuk peningkatan produktivitas pertanian. Salah satu faktor penunjang yang dibutuhkan dalam peningkatan produktivitas pertanian adalah pengetahuan tentang distribusi curah hujan. Penelitian ini akan membahas dan menganalisa tentang tingkat curah hujan di Pulau Jawa menggunakan metode penginderaan jauh dari data citra satelit NOAA AVHRR. Hasil pengolahan dari citra NOAA AVHRR tersebut kemudian dianalisa dengan cara membandingkan data tersebut dengan data curah hujan hasil pengukuran in situ yang didapat dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG pusat. Algoritma yang digunakan pada penelitian ini menggunakan algoritma suhu kecerahan yang dirumuskan oleh Parwati (2009. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai korelasi (R2 antara data lapangan dengan data curah hujan NOAA AVHRR-19 pada bulan Juli sebebesar 0,430, bulan Agustus sebesar 0,499, bulan November sebesar 0,464, dan bulan Desember sebesar 0,440. Kemudian nilai intensitas curah hujan yang diperoleh dari citra NOAA AVHRR-19 berupa estimasi minimal curah hujan pada bulan November-Desember sebesar 1,806 mm/jam dan estimasi maksimal sebesar 9,304 mm/jam. sedangkan pada pada bulan Juli-Agustus, nilai estimasi minimal curah hujan sebesar 0,0 mm/jam dan estimasi maksimal sebesar 5,047 mm/jam.

  5. PRAGMATISME, HUMANISME DAN IMPLIKASINYA BAGI DUNIA PENDIDIKAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wasitohadi Wasitohadi

    2012-12-01

    Full Text Available Praksis implementasi pendidikan mestinya mengacu pada teori pendidikan dan didasarkan pada landasan filosofis yang jelas. Agar praksis pendidikan tersebut dibimbing oleh teori (action guided by theories, maka pemahaman terhadap teori pendidikan dan akar filosofisnya menjadi penting dan strategis. Salah satu aliran filsafat yang pengaruhnya besar terhadap dunia pendidikan adalah pragmatisme. Pragmatisme meyakini bahwa benar tidaknya suatu teori bergantung pada berfaedah tidaknya teori itu bagi manusia dalam penghidupannya. Dengan demikian, ukuran untuk segala perbuatan adalah manfaatnya dalam praktek dan hasil yang memajukan hidup. Kaitan antara filsafat pragmatisme dengan humanisme, dapat dipahami dengan melihat pengaruh pragmatisme terhadap pendidikan modern melalui pengaruh teori pendidikan progressivisme. Humanisme pendidikan mengadopsi sebagian besar dari prinsip-prinsip progressivisme, yaitu keterpusatan pada anak, peran guru yang tidak otoritatif, pemfokusan pada subyek didik yang terlibat aktif dan tekanannya pada sisi pendidikan kooperatif dan demokratis. Implikasi pragmatisme bagi dunia pendidikan di Indonesia, antara lain tercermin dari adanya penghormatan dan penerapan terhadap prinsip-prinsip pendidikan berbasis pengalaman dan pendidikan yang berpusat pada subyek didik.

  6. Peran Pembina Remaja Bagi Perkembangan Perilaku Remaja Di Gereja Kemah Injil Indonesia Tanjung Selor Kalimantan Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jonathan Matheus

    2015-01-01

    Full Text Available Tujuan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah untuk menemukan sejauh mana peranan seorang pembina remaja bagi perkembangan perilaku remaja.Penulisan karya ilmiah ini menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis ialah mengadakan kajian pustaka dengan mengumpulkan data melalui buku-buku dan internet, mengadakan observasi langsung di lapangan dan wawancara kepada objek kajian yaitu para pembina remaja beserta orangtua dan gembala serta pekerja setempat.Adapun kesimpulan karya ilmiah ini adalah peranan seorang pembina remaja dalam perkembangan perilaku remaja yaitu sebagai konselor, sebagai pemimpin yang memiliki visi, sebagai pemimpin rohani, sebagai sahabat, dan sebagai pendoa syafaat. Dengan demikian pembina remaja dapat menghasilkan: Pertama, remaja yang memiliki kualitas pengetahuan firman Tuhan yang baik dan benar sehingga remaja dapat menjalani kehidupan masa remajanya tanpa adanya perubahan perilaku yang menuju pada arah yang negatif. Kedua, dapat dijadikan sebagai acuan yang baik bagi pembina remaja selanjutnya dan dapat mendorong orang tua melakukan hal yang sama pada remaja saat berada dirumah. Ketiga, dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak remaja saat mengalami perilaku yang berbeda dan mereka tahu pada siapa dapat mencurahkan masalah yang sedang dihadapinya.Kata Kunci: Peran, Pembina Remaja, Perilaku RemajaThe aim of this article is to explore the extent to which the role of a teen mentor impacts the development of youth behavior.  This work uses qualitative methods.  The author uses a data collection technique, conducting a literature review through gatheringdata from books and the internet, direct field observations, and interviews with research subjects that are all teen mentors, including parents, pastors and local workers. The conclusion of this article is that the role of a youth mentor in the flourishing of adolescent behavior is as a counselor, visionary leader, spiritual leader

  7. Faktor Bauran Pemasaran Yang Berkontribusi Bagi Konsumen Dalam Memilih Budget Hotel Di Indonesia

    OpenAIRE

    Sugiyanto, Valensia; Kurniawan, Antonius; Aprilia, Adriana; Jokom, Regina

    2014-01-01

    Budget hotel menjadi tren dalam dunia perhotelan Indonesia, banyak pengusaha hotel membangun hotel dengan konsep ekonomis, namun seringkali pengusaha budget hotel tersebut mengabaikan apa yang menjadi kebutuhan konsumen sesungguhnya, karena itu peneliti ingin mengetahui faktor apa saja yang berkontribusi bagi konsumen dalam memilih budget hotel di Indonesia. Penelitian ini menemukan empat faktor yang berkontribusi bagi konsumen dalam memilih budget hotel di Indonesia yaitu first impression, h...

  8. Pengakhiran Hukum bagi Pengungsi di Negara Ketiga: Praktik Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitria Fitria

    2015-04-01

    Full Text Available Setiap orang selalu berupaya memiliki kehidupan yang aman, damai dan sejahtera dimana hak dan kebebasannya dijamin negara. Sayangnya, sampai saat ini masih terjadi konflik atau kegagalan negara dalam mewujudkan hal tersebut bagi warga negaranya. Hal tersebutlah yang menyebabkan orang-orang yang tidak terpenuhi haknya kemudian mencari suaka ke negara-negara yang dapat memberikan apa yang mereka inginkan, yaitu negara maju. Upaya mencari suaka yang dilakukan dengan segala keterbatasan menyebabkan para pencari suaka dalam perjalanannya terhenti dan bahkan menetap selamanya di negara ketiga. Dalam hukum internasional, perlindungan atas pencari suaka dan pengungsi diakomodasi oleh Konvensi Pengungsi 1951. Permasalahannya negara ketiga yang sering menjadi tempat pemberhentian bahkan penampungan pencari suaka dan pengungsi kebanyakan tidak meratifikasi konvensi tersebut, meskipun setiap negara mengakui prinsip non-refoulement bagi pengungsi dan pencari suaka sebagai kebiasaan internasional, termasuk Indonesia. Tulisan ini mengkaji praktik perlindungan dan tindakan lainnya yang dilakukan Indonesia dalam menangani permasalahan pengungsi di wilayah NKRI sebagai negara non-peratifikasi, termasuk keterlibatan dan kerjasama organisasi internasional seperti IOM dan UNHCR. Abstract Every person tends to strive for having a safe, peaceful, and prosperous life in which their rights and freedom are guaranteed by the state. Unfortunately, conflicts or state failures on realizing its citizens’ rights still occur untill now. This is become the sole reason why people seek asylum in countries that may provide their rights, namely the developed countries. Lack of logistic support caused asylum seekers stop and even settled permanently in a third country. In international law, the protection of asylum seekers and refugees are regulated by the 1951 Refugee Convention. The problem comes up as the third countries which often become shelters or even dismissal places of

  9. Makna Tujuh Ungkapan Yesus Di Salib Bagi Orang Percaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aldorio Flavius Lele

    2015-09-01

    Full Text Available Tujuh perkataan Yesus di kayu salib merupakan tujuh ucapan yang mencakup seluruh pengajaran mengenai kasih Allah bagi manusia. Kasih yang sulit untuk dipahami, sulit untuk dimengerti secara tuntas karena ia melebihi kapasitas serta rasio pemikiran manusia yang terbatas. Pernyataan kasih itu disimpulkan sebagai berikut: Pertama, ucapan pengampunan yang diucapkan Yesus mengajarkan bahwa prinsip pengampunan adalah mengasihi musuh. Mendoakan dan mengharapkan dia bertobat serta mengampuni segala dosa-dosanya bukan berarti membiarkan dia berdosa terus menerus. Ucapan pengampunan yang diucapkan oleh Yesus ialah bukan supaya orang-orang yang didoakan diampuni tanpa pertobatan, tetapi supaya mereka diampuni melalui pertobatan. Kedua, dalam perkataan-Nya yang kedua, Yesus menjamin orang berdosa yang bertobat dan percaya kepada-Nya akan bersama-sama dengan Dia di Firdaus. Seruan jaminan kepastian yang diucapkan Yesus merupakan bentuk kasih yang menyelamatkan. Ketiga, Yesus adalah Allah yang peduli terhadap penderitaan umat yang dikasihi-Nya. Orang-orang yang sungguh-sungguh mengasihi Tuhan memiliki tanggung jawab untuk melakukan segala perintah Tuhan dan dalam segala hal mengasihi sesama. Keempat, Seruan ini mengajarkan mengenai kuasa dosa yang dahsyat sehingga Allah Bapa merelakan Anak-Nya yang sangat Ia kasihi, memikul beban dosa tanpa pertolongan dan perlindungan. Kelima, ucapan kelima inilah satu-satunya ucapan yang berhubungan dengan kesakitan jasmani yang Ia ucapkan dari atas kayu salib. Rasa haus Yesus menunjukkan bahwa Ia adalah benar-benar manusia. Ia adalah sumber air hidup yang rela menderita agar dapat menyelamatkan mereka yang datang kepada-Nya. Keenam, ucapan keenam ini bukanlah teriakan kekalahan, melainkan teriakan kemenangan. Ketaatan-Nya kepada kehendak Bapa hingga akhir hidup-Nya menandakan kasih-Nya yang begitu besar bagi manusia. Inilah kasih yang taat sampai mati. Ketujuh, ucapan terakhir Yesus menjelang kematian-Nya adalah sebuah doa

  10. KEEFEKTIFAN HUMAN CAPITAL INVESTMENT DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN BAGI TENAGA KEPENDIDIKAN DI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitri Nur Mahmudah

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis 1 payback period (PP, 2 benefit/cost ratio, 3 return on investment (ROI, 4 net present value (NPV, dan 5 internal rate of return (IRR dalam perspektif pendidikan bagi tenaga kependidikan di Universitas Negeri Yogyakarta. Penelitian ini adalah Evaluasi dengan model Discrepancy. Instrumen pengumpul data berupa angket yang ditujukan kepada tenaga kependidikan di UNY dengan skala Guttman. Validitas instrumen meliputi validitas logis dan validitas empiris yang dihitung dengan Pearson product moment. Reliabilitasnya dihitung dengan teknik Kuder Richardson (KR20. Teknik analisis data dengan menggunakan deskriptif dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1 payback period investasi dalam bentuk pendidikan bagi tenaga kependidikan yang melakukan peningkatan kualifikasi pendidikan tidak melebihi batas waktu yang ditentukan, sehingga invetasi dalam bentuk pendidikan efektif (feasible; 2 benefit/cost ratio investasi dalam pendidikan memberikan manfaat positif bagi tenaga kependidikan; 3 return on investment dalam perspektif pendidikan bagi tenaga kependidikan memiliki nilai positif sehingga investasi dapat dipertimbangkan; 4 net present value yang diperoleh bernilai positif sehingga investasi dalam perspektif pendidikan bagi tenaga kependidikan di Unviersitas Negeri Yogyakarta dapat dikatakan feasible.

  11. IPTEKS BAGI MASYARAKAT PEDESAAN DI DESA TENGKUDAK PENEBEL TABANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darma Oka. I M

    2012-10-01

    Full Text Available Tengkudak Village is one of villages of Tabanan Regency which has tourism potential to attract tourist visits. Tengkudak Village has cool weather because it is located in 700 meter above the sea level with average temperature of 25o C. Beautiful rice terraces with green color during the growing season and yellowish color during the harvesting season. Some part of its area consists of hills with beautiful cliff topography. It is about 92% of the land is used as agriculture and 76% of those are the rice fields with terraces along the hill side. Most of People work as farmers approximately 82.48% which are organized in a traditional agricultural institution called Subak. Education level of the local people is considered still low those are 68.57% elementary school graduated, 3.08% primary school graduated, 11.12% academy school graduated, 1.47% undergraduate (Village monograph, 2008, that’s why the agricultural products cannot be autonomously and professionally processed. In order to anticipate such problem, the Bali State Polytechnic Community Service Team carried out a guided training to the local people especially those who are members of the PKK groups (40 persons. Based on the planned program, the training of the commodities processed to be various kinds of food are: Mangkok Ketela Rambat, Donat Variasi, Donat Ketela Ungu, Kaliadrem, Fried Sesame Ball, Soes Keju Goreng, Muffin Blueberry, Bolu Trio, Pudding Coklat, Pilus Ketela Ungu and so on. The training program for people or Ipteks bagi Masyarakat (IbM carried out in Tengkudak Village has successfully increased their understanding about tourism in general and has been able to increase their life skills in processing local commodities to be high valued products, at the end, their opportunities of contribution in tourism activity development are getting higher. The items produced by training participants of IbM has met the criteria of product requirement in terms of taste, form, texture, and

  12. Perlindungan Hukum Bagi Investor Terhadap Praktik Kejahatan Insider Trading Pada Pasar Modal di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadilah Haidar

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract: Legal Protection for Investors Against Crime Practice Insider Trading In Stock Market in Indonesia. Legal protection for investors is a matter that is crucial to the survival of the business and investing world, a form of legal protection itself in the form of legal structure and legal substance both of which synergize in providing certainty and legal protection. In the absence of legal protection for investors against the crime of insider trading in the stock market it will create unfair market, the emergence of illicit profit, and untrustable adverse market investors.   Abstrak: Perlindungan Hukum Bagi Investor Terhadap Praktik Kejahatan Insider Trading Pada Pasar Modal di Indonesia. Perlindungan hukum bagi investor merupakan suatu hal yang krusial dalam kelangsungan dunia bisnis dan investasi, wujud dari perlindungan hukum itu sendiri berupa legal structure dan legal substance dimana keduanya saling bersinergi dalam memberi kepastian dan perlindungan hukum. Dengan tidak adanya perlindungan hukum bagi investor terhadap kejahatan insider trading di pasar modal maka akan tercipta unfair market, timbulnya illicit profit, dan untrustable market yang merugikan investor.  DOI: 10.15408/jch.v2i1.2311

  13. PENGEBLUR DAUN INDIGO PENGHASIL PASTA PEWARNA ALAMI BAGI UKM PENGRAJIN BATIK DI KECAMATAN GUNUNG PATI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rahayuningsih

    2016-03-01

    Full Text Available Pewarna alami dari daun indigo yang berupa pasta sangat mudah dalam pemrosesannya, sangat menjanjikan apabila dijadikan suatu usaha karena pengusaha batik saat ini sudah tersebar diseluruh propinsi, sehingga kedepannya batik bisa menjadi komoditi eksport dengan pemanfaatan pewarna alamiah ini. Pewarna alami dari pasta daun indigo sangat ramah lingkungan, limbah yang dihasilkan bisa menyuburkan tanaman, selain itu pola penanaman yang sangat mudah. Pasta Indigo pada proses pembuatannya berbiaya rendah, sehingga sangat menguntungkan. Hal ini bisa mensejahterakan penduduk pedesaan dengan memanfaatkan sumberdaya pedesaan dengan budidaya tanaman indigo dengan pemanfaatan lahan-lahan kosong dimana masa petiknya adalah 3 bulan dan setelah 3 tahun tanaman diganti yang baru. Metode kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan dan bimbingan implementasi IPTEK sederhana melalui pengenalan sistem produksi tepat guna. Hasil yang dicapai adalah mesin pengeblur dan mesin perajang daun khusus berbahan stenlis, sehingga umur ekonomisnya panjang, alat bisa diatur sedemikian rupa sehingga hasil pemotongan daun indigo dengan mesin perajang bisa terpotong sempurna karena kalau dilakukan perendaman bisa maksimal, demikian juga mesin pengeblur sangat efektif karena tidak melakukan secara manual pada proses pengebluran. Pasta Indigo diharapkan mampu meningkatkan peran industri mikro dalam pembangunan daerah, penciptaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan bagi Pengrajin batik, maupun yang berkeinginan menekuni usaha penghasil pasta dengan menggandeng para pengrajin batik.

  14. Urgensi Penerapan Celestial Management Bagi Sumber Daya Manusia Di Bank Syariah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Trimulato Trimulato

    2016-05-01

    Full Text Available Abstract: Islamic banking currently has a strong legal law with the presence of the law number 21 of 2008 on banking syari'ah.Hal This adversely affects the existence of the banking Shari'ah are increasingly in demand by many. Islamic bank continues to grow and continue to open office services in various areas. Thus iru development of Islamic banks must be matched with adequate resources and qualified. Noted labor in Islamic banks continued to grow, from November 2014 to November 2015 grew to 23.51%. Not only the quantity but the quality should also be considered, it takes a celestial concept should be applied for the Management of human resources in Islamic banks. This paper uses a descriptive qualitative limitations in this paper is focused on the human resources that exist in the Islamic bank. The need for the application of celestial management for human resources in the bank syariahi. The results of this paper that the human resources in Islamic banks is growing, then the need for the application of celestial management for human resources in Islamic banks to create good quality. Because the Islamic bank is an institution whose business is inseparable from the rule of religion or spiritual aspect. Abstrak: Perbankan syari’ah saat ini telah memiliki payung hukum yang kuat dengan hadirnya undang-undang nomor 21 tahun 2008 tentang perbankan syari’ah.Hal ini sangat berpengaruh terhadap eksistensi dari perbankan syari’ah yang semakin diminati oleh banyak kalangan. Bank syari’ah terus berkembang dan terus membuka layanan kantor di berbagai daerah. Maka dari iru perkembangan bank syariah harus diimbangi dengan sumber daya yang mencukupi dan berkualitas. Tercatat tenaga kerja di bank syariah terus bertambah, dari November 2014 sampai November 2015 mengalami pertumbuhan hingga 23,51%. Tidak hanya dari kuantitas tapi kualitas juga harus diperhatikan, dibutuhkan sebuah konsep celestial manajement yang harus diterapkan bagi sumber daya manusia

  15. English Math For Kindergarten Bagi Guru-Guru Paud Nurul Ilmi Di Kecamatan Tembalang Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ririn Ambarini

    2016-06-01

    Full Text Available Ilmu pengetahuan dan teknologi yang akan di transfer kepada guru-guru PAUD Nurul Ilmi?é?á ?é?áSemarang adalah pelatihan bagaimana menerapkan pembelajaran English for Math untuk anak usia dini dan dengan materi Mathematics: What your Child Wil be Workig on in Kindergarten, Pembelajaran Matematika untuk Anak Usia Dini, Pembelajaran Bilingual untuk Anak Usia Dini, dan English Math for Early Childhood Education. Dengan adanya IbM English Math for Kindergarten Students?é?á?é?á sebagai game edukasi sekaligus?é?á ?é?áteaching aids maka diharapkan akan memberikan kontribusi bagi guru-guru PAUD untuk lebih mengembangkan ide-ide kreatif dalam mengajar sehingga suasana pembelajaran lebih menyenangkan selain juga memupuk kreatifitas dan mengembangkan potensi serta semangat belajar anak usia dini. ?é?á Kata kunci: English for Math, Pembelajaran, Anak Usia Dini.

  16. Tradisi Persenan Bagi Pedagang Pracangan di Pasar Legi Songgolangit Ponorogo Dalam Perspektif Filantropi Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anang Wahyu Eko Setyanto

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract: According to economic theory, satisfaction in consuming something effects on the utility. The higher the satisfaction, the higher the utility. Conversely, the lower the satisfaction, then the lower the utility. Such opportunity is commonly used by some traders to make profit, as practiced by pracangan traders (staple goods retailers of the Songgolangit Market, Ponorogo. They promote or advertise goods or services by promising gifts called persenan (tip to customers. This study examines the tradition of persenan among pracangan traders of Songgolangit Market Ponorogo in the perspective of Islamic philanthropy. The results of this study indicate that; 1 pracangan traders of Songgolangit Market Ponorogo interpret the persenan as religious charities, i.e., as an expression of gratitude to customers and as a means to strengthen the friendship, 2 persenan in the concept of Islamic philanthropy is a grant which has religious significance and as an effort to maintain customer loyalty in order to increase the sales turnover. Abstrak: Di dalam teori ekonomi kepuasan seseorang dalam mengkonsumsi suatu barang dinamakan utility atau nilai guna. Kalau kepuasan semakin tinggi, semakin tinggi pula nilai gunanya. Sebaliknya, bila kepuasan semakin rendah, maka semakin rendah pula nilai gunanya. Celah ini dimanfaatkan oleh sebagian pelaku usaha untuk meraup untung. Salah satunya mempromosikan atau mengiklankan barang atau jasa dengan menjajikan berbagai macam hadiah. Salah satunya seperti pedagang pracangan yang berada di Pasar Legi Songgolangit Ponorogo. Pedagang pracangan melakukan praktek pemberian hadiah kepada pelanggan yang sering disebut dengan pemberian persenan. Penelitian ini menelaah tentang Tradisi Persenan Bagi Pedagang Pracangan Di Pasar Legi Songgolangit Ponorogo Dalam perspektif Filantropi Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1 Praktik pemberian persenan menurut pedagang pracangan di Pasar Songgolangit Kabupaten Ponorogo memaknai

  17. Perancangan Social Media Marketing bagi Dinas Perdagangan dan Perindustrian dalam Mempromosikan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kota Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ade Himawan

    2017-01-01

    Full Text Available Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM merupakan salah satu elemen penting dalam perekonomian suatu negara. keberhasilan UMKM memiliki dampak langsung terhadap pembangunan ekonomi baik pada negara maju maupun negara berkembang, tidak terkecuali Indonesia. Dari tahun 2009 sampai tahun 2012, jumlah UMKM di Indonesia terus meningkat hingga mencapai angka 56,6 juta. Hal tersebut menjadikan UMKM sebagai penopang perekonomian nasional. Peningkatan jumlah UMKM juga terjadi di Kota Surabaya. Peningkatan jumlah UMKM di Surabaya membuat persaingan menjadi semakin kompetitif, sehingga UMKM harus memiliki strategi marketing yang baik agar bisa bersaing. Salah satu strategi marketing yang bisa digunakan oleh UMKM di Surabaya adalah dengan memanfaatkan social media sebagai alat pemasaran. Namun, masih sedikit UMKM di Kota Surabaya terutama UMKM binaan pemerintah yang menggunakan social media untuk memsarkan dan mempromosikan produk mereka. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin Kota Surabaya selaku biro pemerintah yang menaungi UMKM di Surabaya kemudian berinisiatif untuk membantu UMKM binaan dengan melakukan promosi menggunakan social media yang akan dikelola oleh Disperdagin. Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi dan mengevaluasi social media yang tepat bagi Disperdagin Kota Surabaya, Kemudian membuat rancangan implementasi social media marketing bagi Disperdagin untuk branding UMKM, dan yang terakhir merancang panduan operasional social media marketing yang efektif bagi Disperdagin untuk branding UMKM binaan. Metode yang digunakan mengadopsi model House of Quality (HOQ. Hasil dari penelitian ini yakni ada tiga social media yang sesuai untuk digunakan oleh Disperdagin yaitu Facebook, Twitter dan Instagram. Selain itu, dari hasil analisis juga didapati 15 poin rencana aksi social media marketing yang bisa dijadikan landasan dalam pembuatan dan pengelolaan akun social media oleh Disperdagin.

  18. PEMANFAATAN AUGMENTED REALITY UNTUK GAME EDUKASI BAGI ANAK AUTIS TINGKAT SEKOLAH DASAR DI RUMAH PINTAR SALATIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatah Yasin Al Irsyadi

    2017-04-01

    Full Text Available Sekolah terpadu Rumah Pintar Salatiga merupakan sekolah untuk anak berkebutuhan khusus terutama tunagrahita dan autis yang masih mengalami kendala dalam penyampaian suatu pembelajaran kepada siswa-siswa nya. Salah satunya yaitu kendala untuk penyampaian pengenalan objek. Selama ini pengenalan obyek dilakukan dengan menunjukkan gambar obyek yang akan dikenalkan. Misalnya ingin mengenalkan obyek hewan, maka guru harus menyiapkan gambar obyek tersebut pada kertas secara dua dimensi kemudian ditunjukkan pada siswa. Metode seperti ini memungkinkan para siswa mengalami kesulitan untuk mengenali obyek, karena mereka merupakan anak-anak berkebutuhan khusus tunagrahita dan autis, yang mempunyai kemampuan berfikir dibawah rata-rata manusia normal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sebuah aplikasi game edukasi yang berkaitan dengan Pengenalan Obyek (PO bagi anak autis. Game edukasi ini memanfaatkan teknologi Augmented Reality yang dijalankan pada perangkat mobile android, sehingga obyek yang ditampilkan adalah tiga dimensi (3D, menarik dan interaktif. Penelitian dilakukan di Rumah Pintar Salatiga dengan kurikulum sekolah Anak berkebutuhan Khusus sebagai acuan utamanya, terutama untuk Sekolah Dasar kelas 2. Penelitian diawali dengan   wawancara terhadap para guru untuk mengetahui metode pembelajaran Pengenalan Obyek terhadap anak anak autis.  Selain itu wawancara juga digunakan untuk mengetahui karakteristik dan tingkat kemampuan anak autis dalam menangkap informasi dan berkomunikasi. Pembuatan game ini menggunakan software utama Unity3D, Inkscape dan Vufori SDK.. Aplikasi ini menampilkan berbagai macam objek hewan, alat transportasi, buah dan sayur. Obyek dalam bentuk tiga dimensi (3D akan ditampilkan sesuai dengan marker yang dipilih. Ini akan membantu para guru dan wali murid dalam menyampaikan materi dan juga anak-anak akan lebih mudah mengenali suatu obyek dengan melihat aplikasi tersebut karena menarik dan seperti nyata

  19. PENGENALAN MODEL KEBUN SAYUR SEKOLAH UNTUK PENINGKATAN KONSUMSI SAYURAN BAGI PARA SISWA DI KEDIRI - JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Evy Latifah

    2014-04-01

    Full Text Available ABSTRAKSebagian penduduk mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran lebih rendah dari yang direkomendasikan oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO. Pada tahun 2005, tingkat konsumsi sayur di Indonesia hanya 35.30 kg/kapita/tahun. Kemudian pada tahun 2006, konsumsi sayuran sedikit menurun menjadi 34.06 kg/kapita/tahun. Berdasarkan hasil kajian Badan Litbang  Pertanian, Kementerian Pertanian pada Maret 2013 lalu, tingkat konsumsi buah per kapita hanya 34,55 kg/tahun, sedangkan tingkat konsumsi sayuran per kapita 40,35 kg/tahun. Jika dibandingkan dengan konsumsi buah dan sayur per kapita warga Singapura dan Vietnam melebihi 100 kg/tahun. Konsumsi sayuran perlu ditingkatkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap beras. Penelitian ini dilakukan dalam rangka mempromosikan peningkatan konsumsi sayur bagi siswa melalui model kebun sayur sekolah. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri Plosoklaten selama 2012. Sepuluh jenis sayuran ditanam di lahan seluas  36 m2. Pola tanam diatur sedemikian rupa sehingga sayuran dapat dipanen hampir setiap hari. Siswa terlibat dalam pemeliharaan tanaman sayuran sebagai latihan bercocok tanam sayur. Setiap panen sayuran direkap dan kandungan gizinya dihitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total panen berbagai macam sayuran ialah 249.6 kg, yang setara dengan 683.8 gram per hari. Jika sebuah keluarga memiliki empat anggota, masing-masing orang akan mengkonsumsi sayur 171g per hari. Hal ini memenuhi 43% dari rekomendasi WHO untuk konsumsi buah-buahan dan sayuran. Dengan kata lain, konsumsi sayuran telah mencapai 85%. Dengan demikian, sayuran di lahan seluas 36 m2 telah mampu memenuhi konsumsi sayur sehari-hari. Hal ini menunjukkan pemenuhan asupan gizi harian untuk beberapa vitamin dan mikro-nutrisi.  ABSTRACTAccording to Indonesian Ministry of Agriculture, Indonesian people consume horticultural products especially fruits and vegetables, are still lower than that of recommended by Food and Agriculture Organization

  20. PEMETAAN HABITAT DASAR PERAIRAN PANTAI DAN IMPLIKASINYA BAGI PENGEMBANGAN BUDI DAYA RUMPUT LAUT: Studi Kasus di Perairan Mensanak, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Radiarta

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemetaan habitat dasar perairan pantai yang selanjutnya digunakan untuk menganalisis kesesuaian lahan bagi budi daya rumput laut dengan sistem tebar dasar. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas data citra satelit Landsat 7, data lapangan, dan data sekunder lainnya. Sebanyak 90 titik sampling yang tersebar secara acak telah dikumpulkan selama survai lapangan pada bulan Januari 2002. Pemetaan habitat dasar dilakukan dengan menggunakan persamaan Lyzenga. Berdasarkan klasifikasi ekologi, habitat dasar perairan diklasifikasikan menjadi empat kelas sesuai dengan dominasi jenis habitat dan implikasinya bagi pengembangan budi daya rumput laut, yaitu zona pasir, zona substrat, zona seagrass, dan zona karang hidup. Dari total potensial area untuk kegiatan budi daya rumput laut seluas 44 km2, hanya 8 km2 (19% yang tergolong sangat sesuai. This study was conducted to map coastal sea bed habitat in order to identify suitability area for seaweed culture using bottom culture technique. Used data in this study comprised of satellite remote sensing of Landsat 7 data, field observation data and other secondary data. Total of 90 sampling points were collected during the field observation in January 2002. In order to map sea bed habitat, Lyzenga algorithm was used. Based on ecological classification which was emphasis on dominance of type of each habitat and implication to seaweed culture, this study was able to classified sea bed habitat into four classes such as bare sand zone, substrate zone, seagrass zone, and life coral zone. From the total potential area for seaweed culture about 44 km2, only about 8 km2 (19% is categorized into very suitable.

  1. PEMBATASAN HAK BAGI PEMILIK SERTIFIKAT HAK MILIK ATAS TANAH DI WILAYAH ADAT KEBIRANGGA KECAMATAN MAUKARO KABUPATEN ENDE (STUDI DI WILAYAH ADAT KEBIRANGGA KECAMATAN MAUKARO KABUPATEN ENDE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Cicilia Pricemarina

    2016-03-01

    Abstrak Pendaftaran hak atas tanah bertujuan agar para pemegang hak atas tanah akan dengan mudah membuktikan bahwa dirinya sebagai pemegang hak serta dapat memberikan jaminan kepastian hukum dan perlindungan hukum bagi pemegang hak. Namun di wilayah adat Kebirangga terdapat pembatasan hak bagi pemilik sertifikat hak milik atas tanah di wilayat adat Kebirangga karena tanah diperoleh berdasarkan pembagian tanah ulayat oleh Mosalaki, sehingga fai wazu ana azo (warga adat hanya dipandang sebagai penggarap tanpa mempunyai hak untuk mengalihkan hak atas tanah tersebut ( menjual atau menjaminkan pada Bank hal ini bertentangan dengan ciri dari hak Milik dalam ketentuan Peraturan perundang-undangan yaitu hak milik adalah hak untuk menikmati suatu benda/ tanah dengan sebebas-bebasnya dijadikan jaminan utang dengan dibebani Hak Tanggungan bisa dialihkan atau beralih kepihak lain, dapat dilepas secara suka rela serta dapat diwakafkan asal tidak bertentangan dengan undang-undang atau peraturan lainnya dan tidak mengganggu hak orang lain. Dalam Jurnal ini Peneliti menggunakan metode penelitian socio legal research, yang merupakan penelitian yang menitik beratkan perilaku individu atau masyarakat dalam kaitannya dengan hukum. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa di wilayah adat Kebirangga di Kecamatan Maukaro belum mampu menghilangkan peran hukum adat khusus dalam penguasaan hak atas tanah dari Mosalaki sebagai Kepala adat, meskipun telah ada sertifikat hak milik atas nama masing-masing orang (fai wazu ana azo, sehingga hak milik masih menjadi hak Mosalaki yang berlaku hingga saat ini, merupakan fakta masih adanya pertentangan akan kepemilikan berdasarkan ketentuan hukum positif dalam kepastian hukum antara hukum positif dan hukum adat. Kata kunci: pembatasan hak, sertifikat hak milik atas tanah, hak menguasai oleh mosalaki (kepala adat

  2. DIMENSI-DIMENSI PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEKERJA RUMAH TANGGA DI ERA INDUSTRIALISAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Briliyan Erna Wati

    2016-03-01

    Full Text Available Pekerja Rumah Tangga (PRT adalah kelompok marginalyang paling rentan terhadap kelalaian yang dilakukanoleh majikan. Hal ini terbukti dengan tidak adanyakejelasan hukum atau perlindungan bagi status mereka.Seharusnya jaminan konstitusional sebagai bentukkepedulian negara untuk memberikan perlindunganekonomi, sosial serta keadilan dan kesejahteraan bagipekerja rumah tangga sudah ada sejak kemerdekaanIndonesia. Artikel ini bertujuan untuk menunjukkanbetapa pentingnya regulasi perlindungan pekerjarumah tangga. Temuan dari artikel ini adalah bahwaada berbagai alasan baik normatif, hukum dan bahkanpraktis yang menunjukkan bahwa perlindungan hukumbagi pekerja rumah tangga harus diatur dalam undangundangkhusus dan harus direalisasikan. Pertama,keberadaan undang-undang tentang pekerja rumah tangga sebagai bentuk perlindungan hukum bagi pekerja rumah tangga sebagai titik tolak bagi pemerintah untuksecara bertahap merubah status hukum Pekerja RumahTangga (sebagai pekerja non formal menjadi pekerja formal. Pergeseran ini penting karena itu berdampakpositif pada nilai ekonomi mereka. kata kunci: Pekerja Rumah Tangga, PerlindunganHukum, Peraturan   Household Workers (PRT are marginal groups whichare the most vulnerable to the abuse of the employer.This proved by the absence of legal clarity or protectionfor their work. Constitutional Guarantees  as a formof  state contracts in order to provide Economical andSocial protection as well as justice and welfare for humanincluding domestic workers should be a fundamentalregulation since Indonesian independence. This articleaimed to show how important is the regulation in terms ofhousehold worker protection. The finding of this article isthat the existence of normative , legal and even practicalreasons to strengthen the argument that the protection ofthe law for domestic workers should be regulated in thelegislation specifically in  Drafts or Bill on Protection of Household Workers. There are many reasons

  3. Perlindungan Hukum Bagi Konsumen terhadap Tegangan Tinggi Listrik di Bandar Lampung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasmawati Kasmawati

    2014-06-01

    Full Text Available Artikel ini bertujuan untuk untuk mengetahui perlindungan hukum konsumen listrik di Bandar Lampung dan untuk mengetahui upaya hukum yang dapat dilakukan konsumen sehubungan dengan tegangan listrik tinggi di Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlindungan hukum konsumen listrik akibat teganggan tinggi yang ada di Bandar lampung telah sesuai dengan UUPK dimana PT PLN selaku pelaku usaha bersedia mengganti kerugian yang dialami warga di tanjung Karang. Upaya hukum yang dapat dilakukan konsumen listrik akibat teganggan tinggi yang ada di Bandar lampung yaitu dengan meminta bantuan pihak YLKI. Ada tiga hal yang telah disepakati bersama antara pihak PT PLN, YLKI dan warga yaitu Pihak PT PLN Cabang Tanjung Karang bersedia memperbaiki seluruh barang-barang elektronik warga, terutama warga yang tercantum dalam daftar pengaduan, mengganti semua lampu bohlam yang pecah dengan lampu yang baru dan akan ditanam grounded di rumah-rumah warga untuk mengantisipasi tegangan listrik tinggi.Kata Kunci : Perlindungan Hukum Konsumen, Tegangan tinggi, Listrik

  4. Pembentukan Akhlak Anak di Kota Metro Lampung Melalui Film Kartun Doraemon

    OpenAIRE

    Aprina Chintya; Redawati Redawati

    2017-01-01

    Film Doraemon merupakan salah satu film kartun yang bertahan lama di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa film Doraemon merupakan sarana dakwah yang baik bagi pembentukan akhlak anak. Beragam karakter yang ada dalam film Doraemon membuat anak akan meniru apa yang ada dan dicontohkan dalam film tersebut dan akan berpengaruh pada pembentukan akhlak anak. Untuk menjawab permasalahan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif. Data dalam peneliti...

  5. MANAJEMEN BANK MINI AKUNTANSI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAGI SISWA PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI DI SMK NU LASEM KABUPATEN REMBANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Mutmainah

    2014-11-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan di SMK NU Lasem Kabupaten Rembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Tehnik pengumpulan data yang dikumpulkan berasal dari observasi, wawancara, dokumentasi. Keabsahan data ini dilakukan dengan teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi manajemen Bank Mini Akuntansi telah terlaksana sebagaimana mestinya. Siswa program keahlian akuntansi merasakan betul manfaat media pembelajaran Bank Mini Akuntansi tersebut, karena selain mempermudah dalam pelajaran juga memberikan keterampilan pada siswa untuk berlatih didunia perbankan secara langsung. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa manajemen Bank Mini Akuntansi telah dilaksanakan dengan baik. Manfaat Bank Mini Akuntansi bagi siswa program keahlian akuntansi sangat membantu dalam mempraktekan teori yang didapat didalam kelas sehingga siswasetelah lulus bisa lebih siap dalam menghadapi dunia kerja. This research was conducted at SMK NU Lasem Rembang. This study used a qualitative approach with descriptive methods. Collected data gathering technique derived from observation, interviews, documentation. The validity of this data is done by triangulation techniques. The results showed that the Mini Bank Accounting management functions have been implemented properly. Students feel the true accounting skills program benefits Mini Accounting Bank of instructional media, because in addition to facilitate the lesson also gives students to practice skills in the banking world directly. Based on the results of this study concluded that the Bank's management Accounting Mini has been implemented. Benefits of Mini Bank Accounting program for students accounting skills are very helpful in practice the theory learned in the classroom so that siswasetelah can pass better prepared for the world of work.

  6. PELATIHAN MOULD LOFT (LANTAI GAMBAR KAPAL BAGI PENGRAJIN/PEMBUAT KAPAL TRADISIONAL DI KABUPATEN BATANG - JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Parlindungan Manik

    2015-08-01

    Full Text Available Kabupaten Batang yang merupakan wilayah pesisir mempunyai banyak potensi yang dapat dikembangkan menjadi aset yang berharga bagi bangsa yaitu para pengrajin/pembuat kapal tradisional. Para pengrajin ini mampu menghasilkan kapal tipe mini purse seine yang mampu berlayar dalam radius pelayaran 12 sampai dengan 200 mil laut. Kapal mini purse siene tipe Batang mempunyai karakteristik yang cukup baik karena mempunyai stabilitas kapal yang baik dan mesin utama diletakkan di dalam kamar mesin (inboard engine. Kapal purse seine ini telah dibuat dan diproduksi secara turun-temurun dan jumlahnya sudah banyak di daerah Batang. Ukuran kapal yang diproduksi mulai dari 5 GT (Gross Tonage sampai dengan 40 GT dengan harga sebesar 300 juta sampai dengan 2 miliar rupiah. Para pembuat kapal pada umumnya tidak atau kurang memiliki pengetahuan tentang gambar desain kapal dari kapal yang diproduksi. Belakangan ini telah dimulai oleh para pengguna yang mensyaratkan adanya gambar desain dan gambar – gambar kerja lainnya sehingga dituntut adanya tenaga kerja dan para pembuat kapal yang mampu membuat dan membaca gambar kapal. Pada Program IbM ini dilaksanakan di CV. Laksana Abadi dan dan CV. Rizki Maulana Bahari yang bertujuan agar para pengrajin/pembuat kapal kayu tradisional di kabupaten Batang memiliki ketrampilan untuk menggambar bentuk badan kapal dalam skala 1:1 pada lantai gambar atau biasa disebut dengan istilah Mould Loft. Dengan tergambarnya bentuk badan kapal/konstruksi kapal dalam skala 1:1 maka akan didapat bentuk badan kapal yang akurat dan ukuran konstruksi kapal yang tepat, sehingga dalam proses pembangunannya segala ukuran yang terpakai sudah tepat dan tidak ada kesalahan bentuk maupun ukuran. Hal ini sangat diperlukan oleh pihak pelaksana, untuk menunjang kemudahan pelaksanaan dan kualitas hasil pekerjaan. Pendekatan yang diterapkan dalam penerapan teknologi ini harus mencakup dua buah aspek yaitu : aspek kognitif dan psikomotorik. Pada aspek kognitif

  7. Karakteristik Inovasi Kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis Bagi Ibu Rumah Tangga Di Kota Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meria Octavianti

    2016-12-01

    Full Text Available Bandung become one of the pilot areas of “Kantong Plastik Tidak Gratis” policy which is a pilot project to resolve the plastic garbage problem in Indonesia. At trial implementation of this policy, the mothers of households in the Bandung City, which is the main target of the policy, are required to bring their own shopping bags or have to spend money to pay for plastic bags that they will use. As an innovation, this policy has five characteristics that can be assessed to determine whether the policy can be easily accepted or difficult. According to Rogers, the five policy are relative advantage, compatibility, complexity, trialability, and observability (1983. Accordingly, this study aims to reveal how the assessment of mother - housewife in the city of Bandung on the five characteristics of innovation policy. The theory used as the basis of this research is the theory Innovation Diffusion from Everett M. Rogers. Survey method used in this research, with distributing questionnaires to 103 housewives in Bandung, which has been selected by using multistage cluster sampling technique to get primary data. Moreover, interviews and literature study conducted to obtain secondary data in this study. The results showed that the characteristics of innovation policy consisting of relative advantage, compatibility, triability, and observability overall rated high by mothers of households in Bandung City. While the characteristics of the complexity of the policy rated low because the majority of mothers of households think that this policy is easy to apply. It can be concluded that the characteristics of innovation policy is considered to be good by the mother of households in Bandung City . Kota Bandung dijadikan salah satu tempat uji coba dari kebijakan kantong plastik tidak gratis yang merupakan pilot project untuk mengatasi permasalahan sampah plastik di Indonesia. Pada pelaksanaan uji coba kebijakan ini, ibu-ibu rumah tangga di Kota Bandung, yang

  8. KOMUNIKASI RISIKO HIV DAN AIDS BAGI KELOMPOK REMAJA GAY DI JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Slamet Widadi

    2017-05-01

    Full Text Available Current information related knowledge of HIV and AIDS is not yet a priority need and not fully accessible to teenagers. They prefer the latest information and modern related to life style or lifestyle. The focus of this research is "How Worker Outreach activities Inter Medika Foundation in communicating HIV and AIDS for" Gay Teen "in Jakarta?". The purpose of this study one of them is "researchers can find out about the activities of the Outreach Worker Foundation for Inter Medika in communicating HIV and AIDS for Gay Teens in Jakarta, As this study using the case study method, with the approach of constructivism paradigm, and in the data collection of researchers using observation and depth interview to the informant. The results of this study to discuss the introduction of the situation and the problems encountered, use of media, communications content, process communication activities, implementation and monitoring and evaluation. This study concludes that the communication activities conducted by Outreach Worker Inter Medika Foundation emphasizes the provision of information through online media (Internet Outreach and direct outreach activities (face to face, because it is very effective to improve the performance of programs that run today. Pengetahuan terkait HIV dan AIDS saat ini belum menjadi kebutuhan prioritas dan tidak dapat diakses sepenuhnya oleh remaja. Mereka lebih menyukai informasi terbaru dan modern yang terkait dengan gaya hidup atau gaya hidup. Fokus penelitian ini adalah "Bagaimana Kegiatan Outreach Pekerja Antar Medika Foundation dalam mengkomunikasikan HIV dan AIDS untuk" Remaja Gay "di Jakarta?". Tujuan dari penelitian ini salah satunya adalah "peneliti dapat mengetahui tentang kegiatan Outreach Worker Foundation untuk Inter Medika dalam mengkomunikasikan HIV dan AIDS untuk Remaja Gay di jakarta, Seperti penelitian ini menggunakan metode studi kasus, dengan pendekatan konstruktivisme Paradigma, dan dalam pengumpulan data

  9. MENEGAKKAN HAM MELALUI PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEREMPUAN KORBAN KEKERASAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Rochaety

    2016-03-01

    Full Text Available Realitas yang ada di tengah masyarakat menunjukkan bahwa masalah kekerasan terhadap perempuan dan perlindungan perempuan korban kekerasan dalam bidang hukum masih sangat rendah. Ada banyak faktor yang mempengaruhi proses penegakan hukum, yaitu:substansi, struktur dan budaya. Dalam substansi, produk hukum yang tersedia saat ini adalah Undang-UndangNomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KekerasanDalam Rumah Tangga, dan UU Nomor 21 Tahun 2007tentang Tindak Pidana Perdagangan dalam artikel Persons. Tulisan ini mencoba untuk melihat berbagai jenis kekerasan terhadap perempuan baik di rumah, tempat kerja  dan juga dalam masyarakat sebagai manifestasi dari ketidakseimbangan daya tawar yang dimiliki perempuan dalam relasi  pria dan wanita. Melalui metode penelitian kualitatif peneliti ingin mengetahui bentuk kekerasan terhadap perempuan termasuk fisik,seksual, ekonomi, politik, dan penampilan psikologis yang dapat dilakukan baik oleh individu, masyarakat dan negara. Artikel ini menunjukkan bahwa penegakan hukum untuk melindungi perempuan masih rendah. kata kunci: Perlindungan hukum, perempuan, korbankekerasan   The Real life of the community showed that in the legal field,the problem of violence against women and protection ofwomen victims of violence are not sufficient. Various factorsaffect the law enforcement process, namely: the substance,structure and culture. In substance, legal products availabletoday are Law Number 23 of 2004 on the Elimination ofDomestic Violence, and the Law Number 21 Year 2007concerning the Crime of Trafficking in Persons.This articlefocused on kinds of  violence against women either athome, the workplace, and in society as a manifestation ofthe bargaining power imbalance in the relationship betweenmen and women. Through qualitative research method theresearcher would like to know forms of violence againstwomen include physical, sexual, economic, political, andpsychological appearence which can be done either

  10. KARAKTERISTIK KONSELOR BAGI MAHASISWA ( PROGRAM STUDI LANGKA PEMINAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Rosyid

    2014-01-01

    Full Text Available Berkaitan dengan respon pengguna jasa pada perguruan tinggi dikenal PT ekstrapeminat dan langka peminat. Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI yang statusnya negeri atau swasta juga terpilah prodi gemuk dan kering (langka peminat. Prodi gemuk antara lain prodi yang mencetak calon guru agama. Dalihnya, calon pengguna jasa beranggapan bahwa sarjana pendidikan lahan kerjanya dianggap jelas yakni menjadi pendidik lapangan kerjanya di madrasah/sekolah.  Berbeda dengan sarjana ilmu tafsir, ilmu aqidah, atau ilmu dakwah yang lapangan kerjanya dianggap masih bias. Anggapan ini menjadi penyebab semakin menurunnya  minat calon mahasiswa  sehingga perlu peran ekstra sosok konselor yang diperankan dosen dan pejabat struktural bagi mahasiswa pada prodi langka peminat. Peran utama konselor tersebut untuk meyakinkan pada mahasiswa untuk tetap optimis menyelesaikan studi untuk mendapatkan gelar sarjana. Konselor berperan dalam perkuliahan dan di luar perkuliahan diharuskan melaksanakan tiga hal mendasar meliputi mengenalkan tentang optimisme di Jurusan Dakwah, luasnya prospek alumni sarjana Jurusan Dakwah, dan prinsip pelayanan konselor yang prima. Modal dasar yang dijadikan bahan penyuluhan oleh konselor adalah membangun hubungan saling percaya dan penuh kasih antara konselor dengan klien, menumbuhkan rasa diperhatikan bagi klien oleh konselor, memahami dan  mengenali perasaan emosi  klien, berusaha membantu menyelesaikan masalah, dan memberi pertimbangan dalam hal solusi yang tepat. kata kunci: Modal Dasar, Konselor, dan Prodi Langka Peminat. Related with the  user response services at the  college known rare Program  registrants. College of Islamic Religion (PTAI the public or private status is also disaggregated fat and dried (rare enthusiasts study program. Fat  Study Program among  others study program scored a religion teacher candidates. He argued, potential service users assume that undergraduate  education  is considered clear his  land that

  11. Identifikasi Struktur Bawah Permukaaan Pada Lapangan Panasbumi X Dengan Menggunakan Metode Audio Magnetotelurik Dan Magnetotelurik

    OpenAIRE

    Dewi, Cinantya Nirmala; Maryanto, Sukir; Gaffar, Eddy Z

    2014-01-01

    Penelitian geofisika dengan menggunakan metode audio magnetotelurik dan magnetotelurik telah dilaksanakan di lapangan panasbumi X. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan dan menentukan sistem panasbumi di daerah penelitian. Daerah penelitian terdiri dari 3 lintasan dengan jumlah titik pengukuran sebanyak 24 titik. Pengolahan data dilakukan hingga didapatkan peta kontur resistivitas. Hasil pengolahan data 2D menunjukkan bahwa nilai resistivitas lapisan bawah p...

  12. Kajian Teoritis dan Empiris Terhadap Perawatan Gedung di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparno Suparno

    2009-02-01

    Full Text Available Sebagaimana juga dialami negara-negara maju yang telah banyak membangun gedung tinggi, persoalan yang muncul adalah bagaimana merawat bangunan tersebut. Pada satu sisi data atau pola kajian ilmiah tentang perawatan gedung di Indonesia masih sangat langka. Padahal data tersebut sangat penting artinya bagi pengembangan ilmu teknik sipil dan juga bagi pelaksana bangunan dalam melakukan kegiatan di lapangan. Kurang lengkapnya data-data tentang perawatan gedung, seharusnya mendorong para pakar bangunan untuk melakukan penelitian. Pada dasarnya perawatan gedung yang menyeluruh (total building maintenance meliputi aspek-aspek komponen elektrik, mekanikal, teknik sipil, pembersihan (cleaning, keamanan (security, dan pertamanan (landscaping. Kegiatan perawatan terhadap komponen-komponen dapat berupa pencegahan (protection, perbaikan (repairing, dan pembaharuan (renovation.

  13. Struktur Geologi Daerah Longsor di Gunung Pawinihan, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asmoro Widagdo

    2014-04-01

    Full Text Available Fenomena longsor dapat terjadi dengan berbagai faktor pengontrol. Permasalahan yang di kaji dalam penelitian ini terutama adalah untuk mengetahui hubungan struktural antar lapisan batuan di daerah penelitian. Kondisi struktur dapat menjadi pemicu bagi fenomena longsor. Metode penelitian dilakukan dengan pengamatan dan pemetaan lapangan. Pengukuran struktur geologi berupa kedudukan lapisan batuan dan penentuan hubungan stratigrafis antar batuan dilakukan dilapangan. Pengukuran kelerengan topografi dilakukan di peta dan dilapangan. Daerah penelitian tersusun atas batu lempung dengan sisipan pasir karbonatan sebagai batuan yang tua dan juga tersusun atas breksi sebagai yang lebih muda. Batu lempung sebagai batuan yang mudah tererosi baik secara kimia maupun fisika. Erosi aktif pada batulempung memicu pergerakan masa breksi diatasnya. Hadirnya mata air pada kontak lempung-breksi juga memicu terjadinya longsor. Dengan demikian longsor di daerah penelitian dipicu oleh adanya kontak ketidakselarasan antara batuan breksi segar dan lapuk dengan batulempung di bawahnya.

  14. PERLUASAN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN MODEL PROJECT BASED LEARNING BAGI REMAJA PUTUS SEKOLAH KORBAN GEMPA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moerdiyanto Moerdiyanto

    2012-04-01

    Full Text Available Abstract: Widen Implementation of Entrepreneurship Education Using Project Based Learning Model for Earthquake Victim Drop Out Teenagers. This action research aims at figuring out achievement level of entrepreneurship personalities mastering and business skills held by drop out teenagers after taking part in real business learning experience using Project Based Learning. The population for this study is all of the earthquake victim drop out teenagers in Piyungan, Pleret, and Sewon Bantul Yogyakarta Special Territory.  Interviewed, questionnaire, observation, and documentation are employed to collect data. The results show that entrepreneurship education using Project Based Learning model leads to highly mastering of entrepreneurship personalities (soft skill and highly mastering of business skills (hard skill. Furthermore, through this study Kelompok Usaha Mandiri (Group of Independent Business is created, and then the drop out teenagers can run their own business.   Keyword: business skill, project based learning, soft skill, hard skill   Abstrak: Perluasan Implementasi Pendidikan Kewirausahaan Model Project Based Learning Bagi Remaja Putus Sekolah Korban Gempa. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat keberhasilan penguasaan kepribadian (jiwa kewirausahaan dan keterampilan usaha yang dimiliki Remaja Putus Sekolah (RPS setelah memperoleh pengalaman belajar bisnis riil dengan model Project Based Learning. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja putus sekolah korban gempa di Kecamatan Piyungan, Kecamatan Pleret, dan Kecamatan Sewon Kabupaten Bantul DIY. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, angket, observasi, dokumentasi, dan pemberian tugas. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pendidikan kewirausahaan dengan menggunakan model Project Based Learning bisa berhasil dengan baik yang ditunjukkan dengan

  15. PELAKSANAAN PEMENUHAN JAMINAN SOSIAL TENAGA KERJA SEBAGAI WUJUD PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEKERA (Hambatan dan Upaya Sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT Di Kabupaten Murung Raya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rimluk S Buhoy

    2015-06-01

    Full Text Available Abstract   One of the protection of human rights, namely the principles of freedom in the field of labor relations in Indonesia contained in Paragraph D of Article 28 (2 Constitution NRI 1945. The existence of labor as a human being has the same rights as other human beings in terms of getting and doing a job and receive a fair return. labor law protection must be provided and the responsibility of the government and their employers to be able to give it. So coveted labor welfare can be realized. classic problem that employers in the District Joyless Kingdom less attention to the fulfillment of the rights of labor which existed as a labor agreement with the system time. All the more so towards the fulfillment of workforce in the labor and social security programs are often overlooked.   Key words: Protection of Human Rights, Labour, Employment Agreements Certain Time, labor and social security     Abstrak Salah satu perlindungan hak asasi manusia, yaitu prinsip kebebasan di bidang hubungan kerja di Indonesia yang terkandung dalam Pasal 28 D ayat (2 UUD NRI 1945. Keberadaan tenaga kerja sebagai manusia memiliki hak yang sama dengan manusia lainnya dalam hal mendapatkan dan melakukan pekerjaan dan menerima imbalan yang adil. perlindungan hukum perburuhan harus disediakan dan tanggung jawab pemerintah dan majikan mereka untuk bisa memberikannya. Kesejahteraan pekerja jadi incaran dapat direalisasikan. masalah klasik yang pengusaha di Kabupaten Murung Raya kurang memperhatikan pemenuhan hak-hak tenaga kerja yang ada sebagai suatu perjanjian kerja dengan waktu sistem. Semua lebih terhadap pemenuhan tenaga kerja dalam program jaminan sosial tenaga kerja dan sering diabaikan. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami pelaksanaan, hambatan serta upaya dalam pelaksanaan pemenuhan hak jamsostek bagi tenaga kerja dengan system PKWT di kabupaten Murung Raya. Tulisan ini berdasarkan hasil penelitian hukum empiris dengan metode pendekatan

  16. Analisa Highest and Best Use Pada Lahan Kosong Di Jemur Gayungan II Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Finda Virgitta Faradiany

    2014-09-01

    Full Text Available Perkembangan bisnis properti di Surabaya yang semakin pesat, mengakibatkan permintaan terhadap lahan semakin tinggi. Namun fakta di lapangan menampakkan hal yang sebaliknya karena ternyata masih terdapat lahan-lahan yang dibiarkan kosong tidak dimanfaatkan oleh pemiliknya. Kondisi yang demikian memerlukan efisiensi dan optimalisasi penggunaan lahan dengan mendirikan sebuah properti komersial yang memberikan keuntungan bagi pemilik serta lingkungan sekitarnya.Lahan “X” seluas 1786 m2 berlokasi di Jl. Jemur Gayungan II merupakan lahan kosong yang terletak di dekat daerah perkantoran dan berpotensi dikembangkan menjadi properti komersial. Penentuan nilai lahan “X” bergantung pada penggunaan lahan. Metode penilaian yang digunakan adalah analisa penggunaan tertinggi dan terbaik atau Highest and Best Use (HBU yang secara legal diijinkan, secara fisik memungkinkan, layak secara finansial dan memiliki produktifitas maksimum. Dari hasil penelitian didapatkan alternatif yang menghasilkan nilai lahan tertinggi dan produktivitas maksimum adalah hotel. Nilai lahan yang didapatkan sebesar Rp 9.722.718/m2 dengan produktivitas meningkat sebesar 486%.

  17. Potensi Tinggalan Arkeologis di Kawasan Bandar Udara Sam Ratulangi Manado: Upaya Pelestarian, Pemanfaatan, dan Pengembangan bagi Masyarakat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irfanuddin W. Marzuki

    2016-08-01

    Full Text Available The area of Sam Ratulangi airport’s Manado has archaeological heritage which has been know as it is closed for public. This research used descriptive method, using inductive reasoning. Meanwhile, the analysis method used morphologyl, technology, and contextual analysis. This research aimed to find out the potential of archaeological heritage in Sam Ratulangi airport area of Manado. In addition to its strategy of preservation the haritage included veilbox, bungker, and waruga. The preservation can be conducted by doing protection, development, and utilization. The preservation both physical and non physical protection. The effort for its development and utilization was conducted for the purpose of science, education, culture, and tourism. Kawasan Bandar Udara Sam Ratulangi Manado mempunyai potensi tinggalan arkeologis yang selama ini tidak diketahui masyarakat luas, dikarenakan letak tinggalan yang berada dalam kawasan tertutup untuk umum. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan penalaran induktif. Metode analisis menggunakan analisis morfologi, teknologi dan kontekstual. Tujuan penelitian untuk mengetahui potensi tinggalan arkeologis yang terdapat di kawasan Bandar Udara Sam Ratulangi dan strategi pelestariannya. Tinggalan arkeologis yang terdapat di kawasan Bandar Udara Sam Ratulangi meliputi veilbox, bungker, dan waruga. Upaya pelestarian dapat dilakukan dengan cara perlindungan, pengembangan dan pemanfaatan. Upaya perlindungan meliputi perlindungan secara fisik dan non fisik. Upaya pengembangan dan pemanfaatan dilakukan untuk kepentingan ilmu pengetahuan, pendidikan, kebudayaan dan pariwisata.

  18. Penggunaan Incoterms dalam Perjanjian Perdagangan Internasional (Studi Pada Pt. Insan Bonafide di Banjarmasin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhitya Christanto Henry Dalim

    2016-09-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis kedudukan incoterms selaku hukum kebiasaan internasional dalan perjanjian perdagangan internasional serta untuk mengetahui dan menganalisis hak dan kewajiban pengusaha eksportir dan importir sehubungan dengan penggunaan Incoterms dalam perjanjian perdagangan internasional (Studi pada PT. Insan Bonafide di Banjarmasin. Kegunaan yang di harapakan dari hasil penelitian Sebagai sumbangan pemikiran dalam bidang ilmu hukum khususnya terkait dengan hukum perdagangan internasional, bagi pelaku usaha di bidang perdagangan internasional dan bagi pemerintah dalam membuat peraturan perundang-undangan (legislasi berkenaan dengan perdagangan internasional. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif,yaitu penelitian hukum yang dilakukan dengan cara meneliti bahan hukum(bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier, yang relevan dengan judul yang di angkat penulis. Ada pun tipe penelitianadalah penelitian dengan menitikberatkan permasalahan yang sering timbul berkaitan dengan kekaburan hukum (vage norm berkenaan dengan makna dan ruang lingkup dari Incoterms tersebut. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan analitis (analytical approach.Menurut hasil dari penelitian tesis ini menunjukan bahwa : Pertama, mengenai kekuatan hukum Incoterms dalam perjanjian perdagangan internasional, Incoterms yang lahir dari hukum kebiasaan dan sebagai suatu kebiasaan internasional yang berkedudukan hukum yang merupakan sumber hukum perdagangan internasional. namun demikian kekuatan hukum Incoterms selaku hukum kebiasaan internasional tidak sama dengan kekuatan hukum dari Perjanjian Internasional seperti Konvensi, Traktat, Piagam, Agreement, Covenant, Protocol, Pacta, dan lain-lain. Kedua, hak dan kewajiban pengusaha eksportir dan importir sehubungan dengan penggunaan Incoterms dalam perjanjian perdagangan internasional khususnya pada PT. Insan Bonafide dengan menggunakan

  19. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK DIGITAL PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL BAGI SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR DI KOTA BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elly Sukmanasa

    2017-09-01

    Full Text Available Abstrak Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS di kelas V masih menerapkan metode pembelajaran konvensional dimana siswa lebih banyak mendengarkan penjelasan guru atau (teacher centre. Pembelajaran IPS oleh siswa dianggap membosankan, kurang menarik, tidak begitu penting, dan relatif sulit. Sebagai akibatnya pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran masih rendah. Tujuan pembelajaran belum tercapai secara optimal.  Media yang biasa digunakan guru sebatas pada gambar-gambar yang ada dalam buku teks. Kondisi ini dapat diatasi dengan pengembangan media yang ada, salah satunya adalah pengembangan media komik digital. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksploratif dengan penelitian pengembangan atau R &D (Research and Development. Hasil penelitian menunjukkan adanya ketertarikan minat belajar siswa dengan penggunaan media komik digital materi Peristiwa Sekitar Proklamasi untuk mata pelajaran IPS kelas V SD. Media pembelajaran yang dikembangkan, dinyatakan layak digunakan berdasarkan validasi oleh ahli materi, validasi ahli media, validasi dan hasil ujicoba oleh guru serta tanggapan siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media komik digital dapat dikembangan dan layak untk digunakan pada proses pembelajaran materi Peristiwa Sekitar Proklamasi utnuk mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di Kelas V Sekolah Dasar.  Kata Kunci : media komik digital, siswa, IPS   Abstract. The learning process of Social Science subject (IPS in class V is still applied in conventional learning method in which the students listen more to teacher explanation (teacher center. Students considered that the learning process of Social Science is boring, less interesting, less important, and relatively difficult. As a result, the students' understanding of learning materials is still low. Learning objectives have not been achieved optimally. The media used by teachers is limited to the pictures in textbooks. This condition can be overcome with the

  20. Deteksi Dini Penyakit Parkinson: Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Petani Desa Tanjung Wangi Cicalengka Mengenai Bahaya Pestisida bagi Kesehatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Budi Yulianti

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Pestisida bersifat toksik bagi manusia dan lingkungan sekitarnya. Petani adalah kelompok masyarakat berisiko tinggi terpapar pestisida. Tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku petani mengenai bahaya pestisida sangat diperlukan agar keputusan untuk menggunakan pestisida sesuai dengan jenis, waktu, dan cara menjadi tepat. Penelitian ini dilaksanakan selama bulan Maret–Juli 2015 dan merupakan penelitian observasional dengan subjek penelitian petani Desa Tanjung Wangi. Subjek penelitian diambil secara acak diperoleh 62 subjek penelitian yang terdiri atas 47 laki-laki dan 15 perempuan. Tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku diukur dengan kuesioner yang sudah divalidasi. Pengukuran gejala dini Parkinson menggunakan kuesioner PDQ39 yang sudah dimodifikasi. Diperoleh tingkat pengetahun dan sikap petani mengenai bahaya pestisida skor terendah 0,70 dan tertinggi 0,97 dengan nilai median 0,80 dan modus 0,79. Perilaku pestisida ini mengenai tata-cara penggunaan pestisida skor terendah 0,64, tertinggi 1 dengan modus 0,84. Gejala dini Parkinson pada petani di Desa Tanjung Wangi skor tertendah 0,74 dan tertinggi 1 dengan nilai median 0,84 dan modus 0,91. Simpulan, pengetahuan, sikap, dan perilaku petani Desa Tanjung Wangi mengenai bahaya pestisida baik. Hasil yang diperoleh dari kuesioner tidak menggambarkan kondisi petani di lapangan. Hal ini dapat terjadi karena peneliti tidak memasukkan unsur ekonomi sebagai salah satu faktor penentu pengambilan keputusan menggunakan pestisida sehingga diperlukan upaya edukasi petani.

  1. PEMBERDAYAAN UMKM DI KAWASAN SAÈ SALÈRA DAN SAÈ RASSAH PAMEKASAN MELALUI KUR DI BRI CABANG PAMEKASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy Haryanto

    2012-06-01

    Full Text Available Modal usaha bagi UMKM merupakan permasalahan yang cukup pelik. Untuk mengatasi hal tersebut pendekatan yang perlu dilakukan adalah penyediaan jasa keuangan mikro (micro finance. Untuk itu Bank BRI memiliki komitmen membantu mengembangkan UMKM melalui penyaluran kredit bantuan modal usaha berupa KUR. Pendekatan dalam penelitian ini secara kualitatif yang diarahkan pada penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Pertama: UMKM yang berada di kawasan Saè Salèra dan Saè Rassah yang berjumlah 94 pengusaha semuanya telah mendapatkan KUR Mikro dari Bank BRI, hal ini menunjukan antusiasme pelaku UMKM dan kepedulian Bank BRI Cabang pamekasan; Kedua: Bank BRI sebagai penyalur/kreditur KUR Mikro langsung kepada UMKM melakukan evaluasi/monitoring kepada UMKM yang telah mendapatkan KUR Mikro yang dilakukan setiap tiga bulan selama masa kredit dengan focus terhadat asset, omset, modal dan persediaan barang yang dimiliki UMKM, hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri keuangan No 189/PMK.05/2010; Ketiga: Pada awalnya Bank BRI Pamekasan mengalami kendala tetapi saat ini tidak ada kendala yang cukup berarti dalam penyaluran KUR, karena informasi yang ditentang KUR sudah cukup memadadi bagi pelaku UMKM di kawasan Saè Salèra dan Saè Rassah; Keempat: Harapan Bank BRI cabang Pamekasan terhadap UMKM dan UMKM di kawasan Saè Salèra dan Saè Rassah khususnya adalah merealisasikan salah satu misi Bank BRI yaitu BRI melakukan kegiatan perbankan yang terbaik dengan memprioritaskan pelayanan kepada Usaha Mikro

  2. PRINSIP KERUANGAN BAGI PETANI LADANG TBMBAKAU DI LINGKUNGAN DESA KAPENCAR, LERENG GUNUNG SINDORO, WONOSOBO (The Spatial Principal By the Tobacco Farmer at the Kapencar Village, on the Slope of the Sindoro Mountain, Wonosobo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri VG Rejeki

    2010-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Tipologi bangunan rumah Jawa yang ada selama ini, sebagian besar merupakan bagian dari Arsitektur Kraton (Joglo, Trajumas, Limasan, dan sebagian kecil mengungkapkan bangunan pedesaan (srotongan, panggang pe. Tipe-tipe bangunan yang ada itu mengungkapkan karakter dari atap yang melingkupi bangunan, bukan dilihat dari aspek tata ruang sesuai sistem sosialnya. Fenomena menunjukkan sistem tata keruangan di desa Kapencar sangat spesifik sesuai dengan kebutuhan ruang gerak para petani tembakau. Dengan metode penelitian naturalistik kualitatif, riset ini memperoleh hasil bahwa di Kapencar terdapat 3 kelompok masyarakat yang berkaitan dengan tembakau, yaitu: petani pemilik ladang luas/petani priyayi, petani pemilik ladang kecil-buruh tani, dan pengrajin tembakau. Masing-masing kelompok ini memiliki karakter tata ruang bangunan dan lingkungan yang unik, baik dalam skala mikro (sistem keruangan rumah, skala messo (sistem keruangan desa sampai skala makro (sistem keruangan antara desa. Sesuai dengan kelompok masyarakat, terdapat 3 pola keruangan rumah yaitu bagi petani ladang luas yang mengutamakan ruang jogan dan loteng/pyan, bagi perajin tembakau yang mengutamakan ruang jogan, loteng dan pyan, dan bagi pemilik ladang kecil maupun buruh tani yang mengutamakan pawon sebagai ruang berkumpul.   ABSTRACT The Java Architecture typologies dominated by Kraton Architecture (Joglo, Trajumas, Limasan, and the village/ rural architecture (srotongan, panggang- pe. Those are expressed about the roof type, but not explored about the spatial setting aspect that is suitable the social system.  Some phenomena’s indicated that the spatial setting at the Kapencar Village very specifically, that are suitable with the tobacco farmers activities. By the naturalistic inquiry, the research resulted that the farmer at Kapencar Village divided into three classifications of farmer. Those are the rich farmer/ priyayi farmer, the poor farmer/ farm worker and the craft

  3. Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Melalui Praktek Kerja Lapangan Di Hotel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Michael Khrisna Aditya

    2017-09-01

    ABSTRACT Human resources are one of the important aspects for an organization.  They are the people who reach the organizational vision.  Training is one of the ways to improve human resources capabilities.  While the capabilities of human resources improve, the human resources’ competencies will increase as well.  In order to develop human resources’ competencies, there will need an appropriate place for doing training activities.  The aim of the research was identifying human resources competencies improvement by doing the training in the hotel.  The research method was quantitative descriptive.  The respondents were 48 persons of D3 and  D4 of Hotel Vocational College Students of Trisakti School of Tourism who had training in Bali Island. The respondents were trained in the hotel for 6 and 12 months in 2016/2017. They’re chosen by probability sampling technique.  The research result found that there were competencies improvement of 21(thenty-one competency element.  The four highest competencies were the ability to work under pressure, to work in cultural diversity, knowledge improvement of outside  of their own discipline, time management, and knowledge improment of in their own discipline.   Keywords: Competency, On The Job Training, Hotel

  4. STRATEGI PENGGESERAN PARADIGMA PELATIHAN DARI ORIENTASI AKTIVITAS DI KELAS KE HASIL DI TEMPAT KERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutarto HP

    2013-10-01

    Full Text Available Abstrak: Kenyataan masih banyak menunjukan pelatihan yang diselenggarakan hanya terfokus pada aktivitas di tempat pelatihan. Evaluasi yang dilakukanpun terbatas pada hasil belajar di tempat pelatihan. Pelatihan ini tentu belum efektif dan disebut sebagai pelatihan berorientasi aktivitas (PBA. Untuk mengetahui efektivitas pelatihan, maka evaluasi perlu dilakukan sampai di tempat kerja sehingga dapat diketahui apakah ada peningkatan produk/jasa (results bagi institusi. Jenis pelatihan ini disebut sebagai pelatihan berorientasi hasil (PBH. Penulisan artikel ini bertujuan mendeskripsikan strategi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi PBH melalui kajian literature yang dipadukan dengan fakta yang terjadi di lapangan. Hasil kajian diharapkan menjadi referensi bagi para perencana dan penyelenggara pelatihan agar mampu menggeser paradigma dari PBA ke PBH. Kata Kunci: paradigma, pelatihan, aktivitas, hasil A PARADIGM SHIFT FROM ACTIVITY-ORIENTED IN THE CLASSROOM TO PRODUCT-ORIENTED IN THE WORKPLACE Abstract: Reality showed that most trainings were conducted focusingon classroom activities. The evaluation was limited only to measure participant’s mastery of training materials given in the classroom. These trainings surely were not effective yet and called as Training for Activity (TFA. To determine training effectiveness, the evaluation needed to be administered in the workplace to know whether there wasan improvement in products/services (results for the institution. This training referred to Training for Impact (TFI. The purpose of this article is to describe the strategy in planning, implementing, and evaluating TFI through literature review combined with field data/information. The findings of the study were expected to be a reference for planners and organizers of training and were able to shift the paradigm from TFA to TFI. Keywords: paradigms, training, activity, product

  5. Pembangunan Sistem Informasi Geografis Lapangan Futsal Kota Padang Berbasis Web

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haris Suryamen

    2016-04-01

    Full Text Available Olahraga futsal adalah olahraga dengan lapangan tertutup dan menjadi salah satu olahraga yang paling banyak diminati dari semua kalangan. Kota Padang memiliki fasilitas lapangan futsal yang cukup banyak, namun tidak semua lapangan beroperasi dengan baik disebabkan ketidaktahuan masyarakat dengan lokasi lapangan futsal. Maka dibutuhkan sistem informasi berbasis web menggunakan Google Maps API, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi kapanpun dengan koneksi internet. Proses pembangunan aplikasi menggunakan metode waterfall yang terdiri dari tahap analisis, perancangan, implementasi, dan pengujian. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan pengambilan titik menggunakan aplikasi Latitude Longitude Coordinates pada smartphone. Data akan dibagi menjadi data spasial dan atribut untuk memenuhi kebutuhan fungsional dari sistem yang akan dibangun.Perancangan sistem dibangun dengan menggambarkan arsitektur aplikasi, rancangan tampilan aplikasi dan rancangan database. Implementasi menggunakan basis data PostgreSQL dan ekstensi PostGIS untuk pengolahan data spasial. Bahasa pemograman yang digunakan untuk membangun aplikasi yaitu PHP, Javascript, dan HTML. Pengujian aplikasi menggunakan metode blackbox. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa aplikasi telah memenuhi  sembilan fungsional yang dibutuhkan dan sesuai dengan perancangan aplikasi.

  6. Perbaikan Tanah Dasar Menggunakan Pre-Fabricated Vertical Drain Dengan Variasi Kedalaman Dan Perkuatan Lereng Dengan Turap Studi Kasus : Lapangan Penumpukan Peti Kemas, Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dofran Winner

    2017-03-01

    Full Text Available Metode perbaikan tanah dasar menggunakan preloading yang dikombinasikan dengan Pre-fabricated Vertical Drain (PVD dipilih untuk proyek pengembangan lapangan penumpukan peti kemas di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Selama masa preloading, ternyata kelongsoran selebar 37 meter terjadi di area penumpukan. Diketahui bahwa kelongsoran terjadi saat preloading setinggi 4,0 meter. Agar lapangan penumpukan dapat beroperasi kembali, diperlukan perencanaan untuk perkuatan lereng dan untuk menghilangkan pemampatan tanah dasar di area lapangan penumpukan. Perbaikan tanah dasar menggunakan preloading yang dikombinasikan dengan Pre-fabricated Vertical Drain (PVD digunakan untuk Zona 3, 4, dan 5, dan perkuatan lereng dengan turap digunakan untuk Zona-1 dan Zona-2 yang merupakan bagian lereng dari lapangan penumpukan. Direncanakan PVD dipasang pada kedalaman yang berbeda: 1/3H, 2/3H, dan H (H adalah ketebalan lapisan tanah lunak untuk melihat kondisi yang menghasilkan biaya paling murah. Dari hasil perencanaan yang dilakukan, diketahui bahwa turap yang digunakan adalah Corrugated Concrete sheet pile type W-600 A1000. Turap dipasang sedalam 18 meter di Zona-1 dan sedalam 22 meter di Zona-2; selain itu, angker dipasang pada turap untuk meningkatkan kekakuan turap. Hasil perencanaan juga menunjukkan bahwa biaya yang paling ekonomis adalah PVD dipasang sampai 2/3H di Zona-3, dan tanpa PVD di Zona-4 dan Zona-5. Total biaya konstruksi adalah sebesar Rp 843.106.053,00 untuk Zona-1 dan Zona-2; Rp 9.446.530.597,00 untuk Zona-3; Rp 1.869.613.200,00 untuk Zona 4; dan Rp 3.577.392.000,00 untuk Zona 5.

  7. Membangun Pedagogical Content Knowledge Calon Guru Fisika Melalui Praktek Pengalaman Lapangan Berbasis Lesson Study

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lia Yuliati

    2017-03-01

    Full Text Available The article is a study about the importance of pedagogical content knowledge (PCK for prospective physics teachers of through teaching practice based on lesson study. PCK is an important aspect in the process of equipping prospective teachers are influenced by various factors. Teaching practice based on lesson study is an alternative model of PCK briefing on prospective physics teachers. It is supported by the results of studies  that PCK of prospective physics teachers may be affected by their experience of learning and teaching for a college education. Keywords: pedagogical content knowledge, teaching practice, lesson study Artikel merupakan kajian tentang pentingnya pedagogical content knowledge (PCK untuk calon guru Fisika melalui praktek pengalaman lapangan (PPL berbasis lesson study. PCK merupakan aspek penting dalam proses pembekalan calon guru yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. PPL berbasis lesson study menjadi salah satu alternatif model pembekalan PCK pada calon guru. Hal ini didukung hasil-hasil penelitian yang menunjukkan bahwa PCK calon guru dapat dipengaruhi oleh pengalaman melaksanakan pembelajaran dan proses palatihan selama pendidikan di perguruan tinggi. Kata Kunci: pedagogical content knowledge, praktek pengalaman lapangan, lesson study

  8. SAMPAH UNTUK ENERGI: KELAYAKAN PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK DARI KANTIN DI LINGKUNGAN UNDIP BAGI PRODUKSI ENERGI DENGAN MENGGUNAKAN REAKTOR BIOGAS SKALA RUMAH TANGGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irawan Wisnu Wardana

    2012-09-01

    Full Text Available Harga minyak yang melonjak mempengaruhi aktifitas perekonomian dunia termasuk Indonesia, hal tersebut mendorong pemerintah untuk mengembangkan energi terbarukan termasuk diantaranya biogas. Limbah-limbah kantin memiliki potensi untuk menjadi sumber energi terbarukan, yaitu biogas.Limbah sisa makanan dan aktifitas dapur dalam jumlah yang cukup dari kantin di lingkungan fakultas teknik dikumpulkan, dilakukan perlakuan seperti penghalusan dan homogenisasi, lalu tahap memasukkan substrat beserta ekstrak rumen sapi sebagai sumber bakteri anaerob kedalam batch reactor dengan penambahan air sebagai variasi. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan, bahwa penambahan air mempengaruhi jumlah gas yang dihasilkan. Diketahui bahwa limbah yang ditambahkan air sebanyak 64 ml, mampu menghasilkan volume gas lebih banyak dibanding yang lainnya. Umur produksi gas mampu menghasilkan gas hingga hari ke 19. Dalam penelitian didapatkan adanya penurunan dan peningkatan produksi gas. Hal ini disebabkan adanya tahap pembentukan gas yang terjadi, mulai dari tahap hidrolisis, acidogenesis, asetogenesis, dan metanogenesis

  9. Televisi sebagai Media "Quantum Learning" bagi Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ike Junita Triwardhani

    2003-12-01

    Full Text Available Televisi, di samping mengundang gugatan karena sejumlah efek negatifnya juga memiliki banyak sisi positip,  antara lain, sebagai media belajar bagl anak. Melalui metode Quantum Learning, suatu tayangan acara televisi diberi makna sebagai substansi pendidikan yang menyenangkan metode pengajaran partisipatif, serta suasana lingkungan yang memembuat anak merasa nyaman. Dalam hal ini kehadiran orang tua sebagai mitra dialog bagi anak adalah untuk memberikan makna yang mudah diserap mengenai suatu acara televisi, sangat diperlukan. meotode belajar dalam suasana menyenangkan. sebagai prinsip penting dalam metode  Quantum Learning  akan memberikan hasil yang lebih optimal. Metode ini berangkat dan keyakinan bahwa manusia ternyata memiliki kemampuan luar biasa untuk meloncat di atas kemampuan yang diperkirakan.

  10. HAMBATAN DALAM MENDAPATKAN PENGALAMAN BELAJAR KLINIS PADA KEPANITERAAN KLINIK DI UNIT GAWAT DARURAT (UGD BAGI MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS PADANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hardisman Hardisman

    2009-05-01

    Full Text Available AbstrakPenatalaksanaan gawat darurat merupakan kompetensi yang vital dan harus dimiliki oleh setiap dokter. Selain itu, sejak tahun ajaran 2007/2008 pada tahapan klinik, FK-UNAND melakukan penataan lebih baik pada sistim kepaniteraan. Oleh karea itu perlu dilihat apakah peroses pendidikan di UGD juga telah memberikan pengalaman belajar klinis yang optimal? Serta apa hambatan dalam mendapatkan pengalaman klinis tersebut?.Desain penelitian ini adalah cross sectional study dan dilaksanakan pada bulan September 2007 - Maret 2008. Instrument pengumpulan data adalah kuisioner terstruktur dan sebagian besar menggunakan sistim skala. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh mahasiswa yang sedang menjalankan rotasi kepaniteraan klinik di Instalasi Gawat darurat (IGD yang diambil pada dua siklus. Data-data kuantitatif dianalisa secara deskriptif. Untuk melihat bagaimana perbedaan gender dalam mendapatkan pengalaman belajar klinis dianalisa secara statistik (t-test.Kesempatan belajar memperoleh pengalaman klinis oleh mahasiswa mencapai skala 3 lebih (sedang dan tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan (p>0,05. Secara sepesifik, kesempatan melakukan tindakan penatalaksanaan jalan nafas (airway management merupakan kesempatan yang paling jarang didapatkan (skala 2,11. Kesempatan melakukan penatalaksanaan dan menjahit luka serta melakukan injeksi cukup sering, dengan skala 4,05 dan 4,25. Hambatan utama dalam memperoleh pengalaman klinis adalah karena jumlah pasein yang kurang (39,7% kurangnya bimbingan (32,9% dan sikap penerimaan atau penolakan dari staf perawat (16,4%.Kesempatan mendapatkan pengalaman dan pencapaian kompetensi klinis mahasiswa di UGD belumlah optimal. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa hambatan seperti jumlah pasien dan bimbingan yang kurang serta sikap penerimaan dan kerjasama staf perawat.Kata Kunci: Pengalaman belajar klinis dan pendidikan kedokteran.ARTIKEL PENELITIAN9AbstractClinical competency in management of

  11. KETERAMPILAN BERWIRAUSAHA BAGI PEREMPUAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN KELUARGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arifah A. Riyanto

    2018-01-01

    Full Text Available Keterampilan berwirausaha bagi perempuan dapat dipilih yang sesuai dengan keterampilan yang biasa dilakukan seperti yang terkait dengan bidang boga, bidang busana, ataupun bidang kerajinan tangan. Keterampilan yang dimiliki seseorang, khususnya para perempuan yang bekerja di rumah dapat dijadikan kegiatan wirausaha. Dengan memiliki berbagai keterampilan dapat melakukan kegiatan berwirausaha, yang penting punya minat, semangat, dan jiwa wirausaha, serta mengimplmentasi kegiatan usahanya. Ada lima (5 keterampilan yang harus dimiliki calon wirausaha, yaitu keterampilan mengatur skala prioritas; keterampilan manajemen waktu; pengetahuan, dan keterampilan selalu di uprade; keterampilan multitasking; dan keterampilan dalam berkomunikasi. Hasil keterampilan berwirausaha yang dilakukan perempuan ini dapat dijadikan untuk menambah penghasilan keluarga terutama bagi mereka yang masih membutuhkan. Dengan pemenuhan kebutuhan yang optimal dapat menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.

  12. Fasilitas Pelatihan dan Pergelaran Seni Tari Hip Hop di Surabaya

    OpenAIRE

    Yanuar, Sandy

    2014-01-01

    Fasilitas Pelatihan dan Pergelaran Seni Tari Hip Hop di Surabaya merupakan fasilitas yang disediakan bagi semua penari Hip Hop di Surabaya untuk berlatih menari dan mempertunjukan tarian Hip Hop. Fasilitas ini tersedia bagi semua penari Hip Hop termasuk penari difable, mengingat kaum difable juga dapat menari Hip Hop. Namun karena di Surabaya belum memiliki fasilitas yang memadai bagi semua penari Hip Hop termasuk penari difable untuk menari dan memiliki tempat pertunjukan yang berkarakter Hi...

  13. Penyediaan Jamban Sehat Sederhana Untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah Berbasis Pemberdayaan Masyarakat Di Kelurahan Tambakwedi, Kecamatan Kenjeran, Kota Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eddy Setiadi Soedjono

    2016-04-01

    Full Text Available Wilayah pemukiman di pesisir masih banyak yang tergenang air kotor berasal dari air laut dan air buangan rumah tangga, sehingga berdampak pada kondisi sanitasi penduduk yang sampai saat ini masih belum terselesaikan. Permasalahan ini ditambah lagi dengan rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perilaku bebas BABS atau Open Defecation Free (ODF. Hal ini dipicu karena masih cukup banyak warga (sekitar 30% yang masih buang air besar sembarangan dan hanya berpendidikan SD sehingga pengetahuan dan kepedulian masyarakat akan lingkungan masih sangat kurang. Berdasarkan pendataan yang dilakukan oleh Puskesmas Tambakwedi diketahui pemicuan sudah dilakukan di RW 1 dan RW 2 dengan total warga yang masih belum berubah perilaku BABs (open defecation sebanyak 65 KK. Total warga tersebut tersebar di seluruh RT yang ada di RW 1 dan RW 2. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan modifikasi pemicuan bagi warga yang belum terpicu dan melakukan pembangunan jamban sehat sederhana untuk warga yang belum terpicu. Tahapan umum proses studi ini meliputi pengumpulan dan analisa data, implementasi. Hasil studi lapangan didapatkan 7 rumah bersedia untuk dibangunkan jamban sehat sederhana.

  14. STUDI PENGGUNAAN PERMESINAN GELADAK DAN PERALATAN TANGKAP PADA KAPAL IKAN 12 GT DI KABUPATEN REMBANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kiryanto Kiryanto

    2012-03-01

    Full Text Available Perencanaan kapal ikan memegang peranan penting bagi berkembangnya industri perikanan laut serta peningkatan taraf hidup nelayan. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam perencanaan kapal ikan adalah perencanaan kebutuhan daya permesinan geladak (Fishing gear dan penentuan karakteristik dari peralatan penangkap ikan. Perencanaan tersebut memerlukan data-data yang akurat mengenai daerah operasi dari kapal ikan, jenis ikan yang akan ditangkap. Oleh karena itu diperlukan analisa teknis berupa penentuan kebutuhan daya serta konsumsi energi dari permesinan untuk penangkapan ikan penentuan performance dari alat tangkap. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui kabutuhan daya permesinan geladak yang sesuai untuk kapal ikan 12 GT di kabupaten Rembang dan Menghitung ukuran peralatan tangkap jaring cincin untuk kapal ikan 12 GT di Kabupaten Rembang, dengan menggunakan tahapan-tahapan metode dalam melakukan penelitian yaitu Studi Literatur meliputi data sekunder untuk mempelajari permasalahan beserta solusinya yang akan dikemukakan dalam tugas akhir ini dari berbagai referensi baik berupa buku, jurnal-jurnal, Studi Lapangan meliputi data primer dari studi lapangan dilakukan secara langsung dan wawancara yang mendapatkan data ukuran utama kapal, yaitu panjang kapal (Lwl, lebar kapal (B, tinggi kapal (H, dan mengukur profil-profil karateristik peralatan tangkap berupa jaring cincin yaitu panjang dan lebar jaring, lebar kantong, jumlah pelampung, dan speck permesinan yang telah ada yaitu mesin dorong, panjang poros, diameter poros, propeller, kecepatan dinas, kecepatan saat tebar jaring, kecepatan tarik kolor, waktu penarikan jaring, mesin tarik tali kolor, diameter drum gardan. Hasil penelitian dan perhitungan menunjukkan bahwa perbandingan antara permesinan geladak dan peralatan tangap dengan kondisi eksisnya perbandingannya lebih kecil daya yang dibutuhkan permesinan geladak KM Raharjo dan lebih kecil pula dimensi ukuran peralatan tangkap dari

  15. Fungsi Teater Rakyat Ubrug Bagi Masyarakat Banten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Seha

    2014-06-01

    Full Text Available The purpose of this research is to describe the functions of the ubrug folk theater for Bantenese people. This study uses function theory and cultural studies. The data resources for the article is Mang Cantel’s Ubrug folk theater because it still often accepts the offer to perform on stage in wedding events in the area around Serang and Pandeglang. The method used in this research is a descriptive qualitative method. Meanwhile, the data collecting techniques are recording, interviewing, observing, making a transcription, and translating. The result of this research shows that ubrug folk theater has several functions for Bantenese people. The first function of ubrug is as a preservation media for Bantenese languages which are Serang Javanese and Banten Sundanese. Moreover, ubrug has become the media in moral education, media in a publicizing government program such as family planning (KB, and media of entertainment. Key Words: folk theater; function; ubrug Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan fungsi teater rakyat ubrug bagi masyarakat Banten. Teori yang digunakan adalah teori fungsi dan kajian budaya. Sumber data penelitian ini adalah teater rakyat ubrug Mang Cantel karena ubrug Mang Cantel masih sering menerima tawaran pentas pada acara-acara hajatan di daerah sekitar Serang dan Pandeglang. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik perekaman, wawancara, pengamatan, transkripsi, dan terjemahan. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa teater rakyat ubrug memiliki beberapa fungsi bagi masyarakat Banten. Ubrug berfungsi sebagai media pemertahanan bahasa Jawa Serang dan Sunda Banten. Bahasa yang digunakan tersebut menjadi ruh pertunjukan sehingga dapat menjadi alat untuk mempertahankan bahasa dan budaya Banten. Selain itu, ubrug dapat menjadi media penanaman pendidikan moral, media informasi program pemerintah seperti Keluarga Berencana (KB, dan sebagai media hiburan

  16. PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI PEMBIAYAAN DENGAN PRINSIP BAGI HASIL OLEH LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizki Tri Anugrah Bhakti

    2014-08-01

    Full Text Available Abstract This journal writingbased onthe ability ofSMEstoabsorb laborinIndonesia which is quitelarge, as many as97.3% of thetotallabor. The role of SMEs in the reality have difficulties with some factors, one of the factor is capital issues. This is where Syariah financial institution with the profit sharing principal to be expected become ideal solution. Observing phenomenon as above it is necessary to have assessment on few point area, first: implementation of financing on Syariah financial institution in the Malang City related with the profit sharing principal perceived become ideal solutions for SMEs. Second; related with the factors that become the barrier on implementation of Syariah financial institution in Malang City with the point of profit sharing principal and the Third; related with the right solution to overcome the barrier factors on the implementation at Shariah financial institution in Malang City concerning exact profit sharing principal. Key words: empowerment, micro small and medium enterprises (SMEs, profit sharing, syariah financial institution   Abstrak Penulisan jurnal ini dilatarbelakangi kemampuan UMKM dalam menyerap tenaga kerja di Indonesia cukup besar, yaitu sebanyak 97,3% dari total angkatan kerja yang bekerja. Peran UMKM tersebut dalam kenyataannya terkendala oleh beberapa hal, diantaranya adalah permasalahan modal. Disinilah lembaga keuangan syariah dengan pembiayaan berprinsip bagi hasil diharapkan menjadi solusi yang ideal. Mengamati fenomena yang demikian maka perlu dikaji mengenai beberapa hal,pertamapelaksanaan pembiayaan pada lembaga keuangan syariah di Kota Malang berkenaan dengan prinsip bagi hasil yang dirasa sangat ideal bagi UMKM. Kedua adalah berkenaan dengan faktor-faktor penghambat pelaksanaan pembiayaan pada lembaga keuangan syariah di Kota Malang berkenaan dengan prinsip bagi hasil, dan ketiga adalah berkaitan dengan solusi mengatasi faktor-faktor penghambat penghambat pelaksanaan pembiayaan pada

  17. Walking behavior on Lapangan Merdeka district in Medan city

    Science.gov (United States)

    Zahrah, W.; Mandai, A. J. O.; Nasution, A. D.

    2018-03-01

    Lapangan Merdeka district in Medan City is an area with a lot of functions and activities. Pedestrians in this area pose particular behavior for walking. Such behavior can be formed due to certain factors. This study aimed to identify the behavior and motivation of walking, as well as knowing the perception of pedestrians on pedestrian facilities and infrastructures. This research is a qualitative descriptive study. This research was conducted in five streets that have pedestrian lanes by collecting data through observation of pedestrian facilities and infrastructures, as well as the distribution of questionnaires to investigate the characteristics of pedestrians, the behavior and motivation of walking, and perceptions of pedestrian facilities and infrastructure. The research found that the behavior of pedestrians when walking are different on certain characteristics of pedestrians as well as the specific conditions of facilities and infrastructures. The most dominant motivation when walking in this area is easy transportation access. The results of the perception of pedestrians also show that pedestrian facilities and infrastructure are good in this area.

  18. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA LEVEL IGCSE BERBASIS TUGAS TERSTRUKTUR BAGI MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA

    OpenAIRE

    Prahesti Tirta Safitri

    2016-01-01

    Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya ketersedian bahan ajar matematika berbahasa inggris khususnya pada level IGCSE bagi mahasiswa program studi pendidikan matematika. Sesuai dengan tuntutan globalisasi dimana calon guru matematika harus siap bersaing untuk mengajar di sekolah manapun baik yang menggunakan kurikulum nasional, maupun internasional. Dengan begitu kemampuan bahasa inggris mahasiswa calon guru dalam pelajaran matematika sangat perlu untuk ditingkatkan. Hal tersebut meru...

  19. Pembentukan Akhlak Anak di Kota Metro Lampung Melalui Film Kartun Doraemon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aprina Chintya

    2017-02-01

    Full Text Available Film Doraemon merupakan salah satu film kartun yang bertahan lama di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa film Doraemon merupakan sarana dakwah yang baik bagi pembentukan akhlak anak. Beragam karakter yang ada dalam film Doraemon membuat anak akan meniru apa yang ada dan dicontohkan dalam film tersebut dan akan berpengaruh pada pembentukan akhlak anak. Untuk menjawab permasalahan dalam penelitian ini, peneliti menggunakan jenis penelitian lapangan yang bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara (interview dan dokumentasi. Teknik sampling yang digunakan adalah area sampling. Setelah data dikumpulkan kemudian data dianalisis menggunakan metode berfikir deduktif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan film Doraemon memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap akhlak anak di Kota Metro, baik pengaruh positif maupun negatif. Berdasarkan pengaruh yang ada, kebanyakan anak-anak cenderung  mengikuti sifat-sifat  positif dalam film tersebut. Untuk  mengatasi pengaruh negatif film Doraemon terhadap pembentukan akhlak anak, maka sebaiknya ada pendampingan dan pengawasan dari orang tua. Kata Kunci: Film Kartun, Doraemon, film kartun, akhlak anak, dakwah.

  20. Akuntabilitas Pelayanan Publik dalam Pelaksanaan E-Procurement di Kota Pangkalpinang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aprizal Aprizal

    2013-05-01

    Full Text Available Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui akuntabilitas pelayanan publik dalam pelaksanaan program E-Procurement di kota Pangkalpinang. Untuk meningkatkan keterbukaan informasi tentang pengadaan barang dan jasa, maka pemerintah kota Pangkalpinang menerapkan sistem E-Procurement. Hal ini juga bertujuan untuk membuka kesempatan seluas-luasnya bagi siapa saja yang akan menawarkan pengadaan barang dan jasa yang ditawarkan oleh pemerintah kota Pangkalpinang. Sesuai dengan temuan-temuan di lapangan dalam penelitian yang dilakukan, sekalipun telah diterapkan E-Procurement dalam pengadaan barang dan jasa, akuntabilitas pelayanan publik masih belum berjalan sebagaimana yang diharapkan. Dari 6 indikator yang digunakan hanya satu indikator yang memenuhi akuntabilitas. Interaksi antar lembaga, kemampuan SDM yang terlibat dalam penguasaan terhadap IT, belum adanya aturan yang tegas, serta adanya keinginan untuk melakukan kecurangan akibat konflik kepentingan, menjadikan E-Procurement belum berjalan secara maksimal. Kerja sama antar lembaga seharusnya menjadi kekuatan dalam pengembangan program E-Procurement. Selain itu, pengetahuan yang memadai dari SDM tentang IT adalah kunci pokok yang lainnya.

  1. “Barrenness”: Jalan Penggenapan Janji Allah Bagi Keluarga Allah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yohanes Krismantyo Susanta

    2017-09-01

    Full Text Available Kemandulan adalah tema umum dalam Alkitab terutama dalam Perjanjian Lama. Kemandulan merupakan persoalan serius bagi pasangan di dalam budaya yang menekankan pentingnya keturunan. Tulisan ini membuktikan bahwa kemandulan adalah karya Allah yang memiliki kehendak-Nya. Perspektif budaya tentang kemandulan akan dijelaskan dalam perseptif Perjanjian Lama. Tulisan ini menyatakan bahwa Allah dapat memakai kemandulan untuk meneguhkan iman keluarga Kristen kepada Allah. Allah juga dapat memakai kemandulan sebagai kesempatan bagi pasangan untuk melakukan adopsi anak. Allah dapat menggunakan kemandulan sebagai kesaksian bagi pasangan yang memiliki anak untuk menghargai anak-anak sebagai anugerah dari Allah.Barrenness is a common theme in Scripture. Barrenness is a serious problem for couples in a culture that emphasizes the importance of descent. This writing proves that barrenness is the work of God having his will. The cultural perspective about infertility will be explained from the perspective of the Old Testament. This paper states that God can use barrenness to strengthen the Christian family's faith in God. God can also use barrenness as an opportunity for couples to adopt children. God can use barrenness as a witness for couples who have children to appreciate children as a gift from God.

  2. PENGATURAN SUBSIDI PERIKANAN DALAM WTO DAN DAMPAKNYA BAGI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hilton T. Putra

    2015-02-01

    Full Text Available Fisheries subsidies have been practiced by many states in the world. Such actions are considered as one of the causes of over-fishing. Its also endanger sustainable fisheries management. There is no specific regulation on fisheries subsidies in the WTO. To date, negotiation over fisheries subsidies came out with the draft and it would be attach as Annexes VIII of SCM Agreement. The draft of fisheries subsidies specifically regulates prohibited subsidies, general exception and special and different treatment. The impact of the WTO fisheries subsidies draft will be negative to the Indonesian fisheries market, fishery resources and employment.   Subsidi perikanan telah dipraktikkan oleh negara-negara di dunia. Tindakan tersebut dianggap sebagai salah satu penyebab terjadinya eksploitasi sumber daya perikanan sehingga membahayakan pengelolaan perikanan berkelanjutan. Terkait dengan perdagangan dan subsidi perikanan, belum ada regulasi khusus tentang subsidi perikanan di WTO. Negosiasi di WTO hingga saat ini baru pada rancangan yang akan menjadi lampiran VIII SCM Agreement. Rancangan subsidi perikanan di WTO mengatur secara khusus tentang subsidi perikanan yang dilarang dan pengecualian secara umum. Dampak dari rancangan subsidi perikanan WTO tersebut apabila berhasil disahkan akan memberikan dampak negatif kepada Indonesia terkait dengan pasar perikanan, sumber daya perikanan dan lapangan pekerjaan.

  3. Akibat Hukum Bagi Perusahaan yang Tidak Melaksanakan Program Jamsostek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Nurhasanah

    2014-06-01

    Full Text Available Program Jamsostek merupakan program publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1993 Tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja, yang memberikan hak dan kewajiban secara pasti (compulsory bagi pengusaha dan tenaga kerja.Pada kenyataannya masih ada perusahaan yang tidak mengikut serta kan tenaga kerja dalam program jamsostek, sehingga menimbulkan akibat hukum pada perusahaan yaitu adanya sanksi administratif dan sanksi kurungan, dan ini secara tegas telah ditetapkan di dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1992 dan Peraturan Pemerintah Nomor 14 tahun 1993 tentang Penyelenggaraan Program Jamsostek sebagaimana beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 84 Tahun 2010.Kata Kunci : Perusahaan, Program Jamsostek, Akibat Hukum

  4. PEMBERDAYAAN UMKM DAN LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH MELALUI PRINSIP BAGI HASIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizki Tri Anugrah Bhakti

    2013-06-01

    Full Text Available This article describes the micro, small and medium enterprises (SMEs, which has high ability  to  absorb  labor  market,  as  many  as  97.3%  from  the  total  labor  force  working. However,  the  role  of  micro,  small  and  medium  enterprises  (SMEs  in  the  reality  have difficulties in some factors, one of the factor is capital issues. This is where Syariah financial institution  with  the  profit  sharing  principal  to  be  expected  become  ideal  solution,  this because on the financing use the profit sharing principal. Observing phenomenon as above it is necessary to have assessment on few point area, first, implementation of financing on Syariah financial institution in the Malang City perceived become ideal solutions. Second, the factors which become the barrier on implementation of financing on Syariah financial institution in Malang City. Third; the right solution to overcome the barrier factors on the implementation at Shariah financial institution in Malang City concerning exact profit sharing principal. Artikel ini membahas tentang kemampuan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM dalam menyerap tenaga kerja di Indonesia yang cukup besar, yaitu sebanyak 97,3% dari total angkatan kerja yang bekerja. Namun peran tersebut dalam kenyataannya terkendala oleh beberapa hal, diantaranya permasalahan modal. Disinilah peran Lembaga Keuangan Syari’ah dengan pembiayaan berprinsip bagi hasil sangat diharapkan. Mengamati fenomena yang demikian maka perlu dikaji mengenai beberapa hal; pertama, pelaksanaan pembiayaan pada Lembaga Keuangan Syari’ah di kota Malang yang dirasa ideal bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM. Kedua, faktor-faktor penghambat pelaksanaan pembiayaan pada Lembaga Keuangan Syari’ah di Kota Malang berkenaan dengan prinsip bagi hasil, dan ketiga,  solusi  untuk  mengatasi  faktor-faktor  penghambat  pelaksanaan  pembiayaan  pada Lembaga Keuangan Syari’ah di Kota

  5. KONTRIBUSI “PEMMALI” TANAH BUGIS BAGI PEMBENTUKAN AKHLAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammah Rusli

    2015-01-01

    mudah mempengaruhi cara berpikir mereka sehingga mau menerima nasehat orang tuanya. Konsekuensi pemmali sangat efektif mempengaruhi cara berpikir dan perilaku anak Bugis sampai dewasa. Sebagai budaya, pemmali syarat akan nilai-nilai luhur yang diwariskan secara turun temurun. Di dalamnya terkandung nilai kehati-hatian bagi anak dalam bertindak, adat sopan santun dalam menjalani kehidupan sehari-hari; penghargaan kepada orang tua, guru, dan sesama manusia; manajemen waktu, membangun kesehatan mental, fisik dan kreatifitas anak, dan lainnya. Kini konsep pemmali menjadi pilihan utama orang tua Bugis dalam mengantisipasi derasnya pengaruh negatif era globalisasi pada anaknya. Ini merupakan ekspresi kearifan lokal sebagai bagian budaya nasional.

  6. AJARAN SUNAN GESENG BAGI KEHIDUPAN KEAGAMAAN MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Faelasofa

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan pengaruh ajaran Sunan Geseng bagi kehidupan keagamaan masyarakat di wilayah Grabag Magelang. Sunan Geseng adalah seorang tokoh agama atau disebut wali yang menyebarkan agama Islam di wilayah Grabag, Kabupaten Magelang yang sampai sekarang ajaran-ajarannya masih dilaksanakan oleh masyarakat di wilayah Grabag, yang diwujudkan dalam kehidupan keagamaan yang dilakukan oleh masyarakat di wilayah komplek makam Sunan Geseng. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengadopsi pola studi kasus. Data dikumpulkan dengan metode wawancara dan observasi. Hasil penelitian mengungkapkan beberapa fakta tentang kuatnya pengaruh ajaran Sunan Geseng terhadap kehidupan masyarakat Grabag Magelang. Contohnya, makam Sunan Geseng yang digunakan sebagai tempat wisata spiritual keagamaan, yang banyak dikunjungi  para peziarah. Selain itu ada tradisi selikuran yang dilaksanakan setahun sekali pada malam ke-21 bulan Ramadhan di kompleks makam Sunan Geseng. Juga masih terdapat kegiatan keagamaan masyarakat yang menganut ajaran Sunan Geseng seperti tradisi slametan, gendurenan, methoan, dan tradisi-tradisi yang lainnya. Hal lain yang menarik adalah banyak pondok pesantren yang sistem pengelolaan maupun pengajarannya serupa dengan pondok pesantren rintisan Sunan Geseng. Hal ini membuktikan teori sentimen kemasyarakatan yang menyatakan bahwa peristiwa sejarah masa lampau dan peninggalan-peninggalan Sunan Geseng menjadi dasar sentimen kemasyarakatan.The objective of this research is to describe the influence of Sunan Geseng religious teachings on the society of Grabag, Magelang. Sunan Geseng is a religious figure or called wali who spreaded Islam in Grabag region, Magelang. His religious teachings are still implemented and hold by the society in Grabag region, living in  Sunan Geseng cemetary area. The method used in this study is a qualitative research which also adopted the pattern of case study. Data was

  7. PENDIDIKAN BERKARAKTER ISLAMI BAGI ANAK YATIM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdurohman Misno Bambang Prawiro

    2017-06-01

    Full Text Available Pendidikan adalah hak setiap warga Negara Indonesia, sehingga pemerintah wajib menyediakan kesempatan seluas-luasnya kepada rakyatnya agar dapat memperoleh pendidikan yang berkualitas. Pembukaan UUD 1945 alinea 4 menyatakan bahwa Negara bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa. Efektifitas suatu proses pembelajaran secara umum ditentukan oleh kurikulum dan system pendidikan yang diterapkan pada lingkungan  pendidikan tersebut, berkaitan dengan pendidikan yang diterapkan terhadap anak yatim maka diperlukan adanya kurikulum khusus yang dapat menjawab dan mengakomodir kebutuhan seorang anak yatim, baik secara fisik maupun secara spiritual. Penelitian ini dilakukan di Pesantren Yatim Ibnu Taimiyah Bogor dengan audience santri-santri yatim dari jenjang Madrasah Ibtidaiyyah (MI, Madrasah Tsanawiyah (MTs dan Madrasah Aliyah (MA. Secara psikologi anak-anak yatim merasa kehilangan dengan meninggal-nya salah satu orang tua mereka yaitu ayah. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa hilangnya figur ayah dalam kehidupan mereka mengakibatkan mereka merasa kurang terlindungi sehingga kepribadian mereka cenderung lebih bebas. Diperlukan adanya model pendidikan yang mengarahkan dan membimbing mereka untuk menjadi manusia yang mandiri baik pada saat proses pembelajarannya ataupun hasil dari pembelajaran tersebut. Pendidikan berkarakter Islami yang memberikan pola pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkatan umur dan kematangan spiritual menjadi sesuatu yang harus ada bagi pendidikan mereka.

  8. KONTRIBUSI PERDAGANGAN INTERNASIONAL BAGI PEMBANGUNAN BANGSA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugiharini Sugiharini

    2006-01-01

    Full Text Available tujuan dalam penulisan artikel ini adalah guna mengungkap berbagai manfaat dari perdagangan internasional bagi pembangunan ekonomi suatu bangsa. Beberapa manfaat dari perdagangan internasional  antara lain : (1 mendatangkan devisa yang besar terutama bagi eksportir dan produsen, (2 kenaikan sisi eksport akan menambah kapasitas produksi / volume produksi yang berakibat pada tersedianya kesempatan kerja baru, (3 terjadinya transfer barang yang akan diikuti dengan masuknya modal kedalam negeri, (4 manfaat keempat terjadinya transfer teknologi dari luar kedalam negeri. Akhirnya mengingat arti pentingnya perdagangan internasional bagi pembangunan ekonomi, maka diera globalisasi ini, perdagangan internasional sudah menjadi kebutuhan bagi setiap bangsa yang ingin maju khususnya dibidang ekonomitujuan dalam penulisan artikel ini adalah guna mengungkap berbagai manfaat dari perdagangan internasional bagi pembangunan ekonomi suatu bangsa. Beberapa manfaat dari perdagangan internasional  antara lain : (1 mendatangkan devisa yang besar terutama bagi eksportir dan produsen, (2 kenaikan sisi eksport akan menambah kapasitas produksi / volume produksi yang berakibat pada tersedianya kesempatan kerja baru, (3 terjadinya transfer barang yang akan diikuti dengan masuknya modal kedalam negeri, (4 manfaat keempat terjadinya transfer teknologi dari luar kedalam negeri. Akhirnya mengingat arti pentingnya perdagangan internasional bagi pembangunan ekonomi, maka diera globalisasi ini, perdagangan internasional sudah menjadi kebutuhan bagi setiap bangsa yang ingin maju khususnya dibidang ekonomi

  9. KEANEKARAGAMAN REPTIL IMPOR DI YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Putranto, Dicky Indar

    2014-01-01

    Reptil impor banyak diminati karena memiliki variasi warna yang sangat beragam. Penelitian ini mengenai jenis reptil eksotik apa saja yang ada di Yogyakarta baik yang dipelihara maupun yang sudah terlepas atau dilepas di alam dan bagaimana pula potensi dampaknya bagi spesies reptil lokal yang ada di Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan di wilayah Kota Yogyakarta dengan melakukan survei di pasar hewan, petshop dan pemelihara reptil. Penelitian ini telah dilaksanakan dari tang...

  10. Keanekaragaman Reptil Impor Di YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Putranto, Dicky Indar

    2016-01-01

    Reptil impor banyak diminati karena memiliki variasi warna yang sangat beragam. Penelitian ini mengenai jenis reptil eksotik yang ada di Yogyakarta baik yang dipelihara maupun yang sudah terlepas atau dilepas di alam dan bagaimana pula potensi dampaknya bagi spesies reptil lokal yang ada di Yogyakarta. Penelitian dilakukan di wilayah Kota Yogyakarta dengan melakukan survei di pasar hewan, petshop dan pemelihara reptil. Penelitian telah dilaksanakan dari tanggal 1 Agustus 2013 sampai 30 Novemb...

  11. Doktrin Tentang Surga: Relevansinya bagi Tugas Misi Sedunia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniel Ronda

    2014-10-01

    Full Text Available Pentingnya doktrin tentang surga bagi orang percaya ditujukan secara jelas dalam artikel ini. Surga didefinisikan sebagai rumah atau tempat, bukan keadaan pikiran sebagaimana banyak sarjana dituntun untuk percaya. Kemudian sebagai tempat, surga menggambarkan sebagai tempat tinggal Yesus, dan tempat yang indah untuk semua orang percaya di mana kita benar-benar menjadi seperti Kristus dan menikmati hadirat Allah. Selanjutnya, kegiatan orang-orang kudus di surga dijelaskan. Neraka ini juga disebutkan secara singkat dalam artikel ini sebagai kontras dengan surga. Sebagai kesimpulan surga harus menjadi faktor pendorong bagi orang percaya hari ini untuk mencapai misi kita untuk dunia sebagai pengikut Yesus.Kata-kata kunci: surga, Yesus, misi, dunia, nerakaThis article carefully addresses the importance of the doctrine of heaven to believers. Heaven is defined as a home or a place, and not a state of mind, as many scholars believe it to be. As a place, heaven is described as Jesus’ dwelling place; a beautiful place for all believers where they become fully like Christ and enjoy the presence of God.  Additionally, this article explains the activities of the saints in heaven.  Hell is mentioned briefly as well, as a contrast to heaven. Thus, this article concludes that heaven should be a motivating factor for believers today to accomplish their mission in the world as Jesus’ followers.Keywords: heaven, Jesus, mission, world, hell

  12. PERLINOUNGAN HUKUM BAGI KORBAN PERKOSAAN DITINJAU OARI ASPEK KEBIJAKAN LEGISLATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartini

    2005-01-01

    Full Text Available Oewasa ini kasus perkosaan semakin meningkat sebagaimana yang diberitakan di berbagai mass media, baik cetak maupun elektronik. Sebagai korban perkosaan tentu saja perempuan, baik anak-anak maupun orang dewasa. Pelaku kejlahatan perkosaan tersebut adalah anak-anak dan orang dewasa, baik yang dikenalnya maupun belum dikenal. Akibatnya, korban perkosaan akan menderita secara fisik (rusaknya alat seksual dan psikis (trauma kengerian dan ketakutan yang akan berpengaruh terhadap masa depannya. Oi samping itu, timbul rasa berdosa kepada Tuhan, tneskipun terjadinya perkosaan di luar kemauan dan kekuasaannya. Oalam kenyataan peradilan terhadap pelaku kejahatan perkosaan seringkali dirasakan pula sebagai peradilan terhadap korban. Oi samping itu, kebijakan legeslatif di bidang hukum pidana lebih berorientasi pada pelaku kejahatan dengan ancaman pidana, sedangkan perlindungan bagi korban kurang diperhatikan. Hukum pidana positif memeberikan perlindungan pada korban perkosaan lebih menekankan pada perlindungan yang bersifat "ebstrek" dan secara "tidak lengsung", belum memberikan pedoman dan panduan pada hakim dalam penerapan "penggabungan perkara tuntutan ganti ketugien". Pemberian ganti kerugian pada korban perkosaan, yakni pemberian ganti kerugian sebagai "syarat khusus" dalam pidana bersyarat, berupa kewajiban bagi pelaku (terpidana untuk mengganti segala atau sebagian kerugian yang ditimbulkan oleh tindak pidana dalam waktu tertentu. Oilihat dari pespektif korben, kebijakan legeslatif tersebut kurang adil dan diskriminasi, serta kurang mewujudkan fungsi hukum pidana, yakni tidak saja mengayomi pelaku tetapi juga mengayomi publik dan korban. Oleh karena itu untuk memberi ganti kerugian (restitusi dan kompensasi pada korban kejahatan dari Resolusi PBB, perlu kiranya pembuat kebijakan legeslatif di bidang hukum pidana mempertimbangkannya untuk diajadikan landasan maupun ketentuan yang dapat melindungi korban kejahatan khususnya korban perkosaan, tentu

  13. SUMBER DAYA ALAM UNTUK KESEJAHTERAAN PENDUDUK LOKAL: Studi Analisis Dampak Pertambangan Batu Bara Di Empat Kecamatan Area Kalimantan Timur, Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmad Budi Suharto

    2015-11-01

    Full Text Available This study aims to provethe famous, so called: resource curse hypothesis is really exist in Indonesia. In contrast to empirical studies typically use an econometric methods, we choose alternative, to use a field survey approach to interview and photograph the factual conditions that occur. We chose coal mining in Kalimantan corridor with four sample sub-district (kabupaten and cities in the province of East Kalimantan (Kutai regency and the city of Samarinda as an object of research. More specifically, the purpose of this study is to answer the question: whether the coal mining activities affect (positive or negative for the population in the surrounding area. Primarily concerned with the social and economic dimensions such as environmental quality, livelihoods and the shift pattern, cost of living, income, employment opportunities and openness sought. The results show facts from field, the implications and provide insight to the truth of the resource curse hypothesis debate. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan hipotesis kutukan sumber daya alam (natural resource curse hypothesis berlaku di Indonesia. Berbeda dengan penelitian empiris yang biasanya menggunakan pendekatan ekonometrik, kami memilih menggunakan pendekatan survei lapangan dengan wawancara dan memotret langsung kondisi faktual yang terjadi. Kami memilih pertambangan batu bara di koridor Kalimantan dengan empat sampel  wilayah kecamatan kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Timur (Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda sebagai obyek penelitian. Lebih spesifik, tujuan penelitian ini untuk menjawab pertanyaan: apakah kegiatan pertambangan batu bara memberi dampak perubahan (positif atau negatif bagi penduduk lokal di sekitar area terdampak. Terutama berkaitan dengan dimensi sosial dan ekonomi di antaranya seperti kualitas lingkungan, mata pencaharian dan pola pergeserannya, biaya hidup, penghasilan, kesempatan kerja dan keterbukaan berusaha. Hasil penelitian

  14. Alterasi Akibat Proses Hidrothermal Di Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara

    OpenAIRE

    Harjanto, Agus; Sutanto, Sutanto; Sutarto, Sutarto; Subandrio, Achmad; Suasta, I Made; Hartono, Giri; Suputra, Putu; Basten, I Gde; Fauzi, Muhammad; Rosdiana, Rosdiana

    2016-01-01

    Bolaang Mongondow terletak di bagian tengah lengan utara Sulawesi yang disusun oleh busur magmatik berumur Neogen dan berpotensi mengandung mineral-mineral ekonomis. Hal tersebut yang melatarbelakangi dilakukan penelitian terhadap potensi sumber daya mineral. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari alterasi akibat proses hidrotermal serta hubungannya dengan cebakan emas (Au) berdasarkan kajian di lapangan maupun analisis laboratorium. Metode yang digunakan dalam penelitian, yaitu kajian li...

  15. Strategi Pengembangan Pariwisata Mangrove Di Pulau Kemujan, Karimunjawa

    OpenAIRE

    Simanjuntak, Susi Watina; Suryanto, Agung; Wijayanto, Dian

    2015-01-01

    Pulau Kemujan memiliki ekosistem mangrove yang relatif bagus sehingga dikembangkan menjadi objek wisata. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan wisata mangrove serta mengembangkan strategi pengembangan wisata mangrove di Pulau Kemujan. Penelitian dilakukan bulan Mei – Juni 2014 di zona pemanfaatan wisata mangrove (tracking mangrove), Pulau Kemujan, Karimunjawa. Metode yang dilakukan adalah observasi dan survey lapangan dengan...

  16. PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBAHASA INGGRIS DAN MANAJEMEN PEMASARAN MELALUI WEB BAGI PEMILIK HOMESTAY DESA WISATA KANDRI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Testiana D.W

    2016-12-01

    Full Text Available Homestay merupakan bagian penting promosi wisata lokal yang sangat membantu pengembangan pariwisata khususnya desa wisata di desa Kandri Semarang. Hal ini harus didukung dengan kemampuan berbahasa Inggris para pemilik homestay di desa tersebut yang seharusnya siap menerima wisatawan mancanegara yang datang. Tetapi pada kenyataannya kemampuan mereka cenderung relatif rendah karena rata-rata memiliki latar belakang pendidikan yang minim. Berdasarkan pernyataan tersebut, tim pengabdi kami memfokuskan pengabdian masyarakat untuk meningkatkan daily conversation bahasa Inggris, pengelolaan web homestay, manajemen pelayanan dan pemasaran, serta tata kelola homestay bagi pemilik homestay desa wisata Kandri Gunungpati Semarang. Dari program pelatihan pengabdian masyarakat tersebut dihasilkan peningkatan kemampuan berbicara dalam bahasa Inggris, peningkatan pengelolaan web homestay yang mendukung promosi desa wisata, peningkatan manajemen pelayanan dan pemasaran homestay bagi para pemilik homestay desa wisata Kandri Semarang.

  17. KEBIJAKAN FORMULASI SANKSI TINDAKAN BAGI PENGGUNA DALAM TINDAK PIDANA NARKOTIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hatarto Pakpahan

    2015-06-01

    reformulasi tindak pidana narkotika dimasa mendatang.Tulisan ini dibuat berdasarkan hasil penelitian normatif yang menggunakan pendekatan Statute Approach, case Approach,  Conceptual approach dan komparatif Approach.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penyalah guna narkotika bagi diri harusnya hanya dikenakan sanksi tindakan berupa rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial karena penyalah guna narkotika adalah korban sekaligus sebagai orang sakit yang harus mendapatkan pengobatan sehingga dapat pulih kembali. Sekalipun perbuatannya memenuhi pasal 111 dan atau pasal 112 maupun pasal 114 jika sikap bathin (mens rea pelaku adalah untuk digunakan bagi diri sendiri harus di rehabilitasi. Kata kunci: penyalah guna, korban, narkotika, rehabilitasi

  18. Potensi Chlorella SP Sebagai Agen Bioremediasi Logam Berat Di Air

    OpenAIRE

    Wetipo, Yafeth S; Mangimbulude, Jubhar Ch; Rondonuwu, Ferdy S

    2013-01-01

    Pembangunan dan Industrialisasi ini menyebabkan bertambah akumulasi limbah dan menjadi acaman pada lingkungan jika limbah tersebut tidak dikelola secara baik. Senyawa berbahaya yang sering dijumpai dalam limbah diantaranya adalah logam berat. Akumulasi logam berat di lingkungan dan dalam tubuh organisme dapat menimbulkan dampak negatif bagi oragnisme itu sendiri. Sehingga diperlukan suatu tindakan remediasi bagi lingkungan yang telah terkontaminasi dengan logam berat. Untuk proses bioremedi...

  19. PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER BAGI SISWA SEKOLAH DASAR MELALUI KEARIFAN LOKAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Rachmadyanti

    2017-09-01

    Full Text Available Abstrak Pendidikan Karakter merupakan aspek penting dalam mengembangkan ranah afektif, khususnya bagi anak usia Sekolah Dasar. Muatan pendidikan karakter diterapkan dalam pembelajaran di Sekolah Dasar berdasarkan materi dari standar isi kurikulum. Pendidikan Karakter penting untuk ditanamkan pada anak usia Sekolah Dasar karena untuk membentuk pribadi siswa agar memiliki nilai- nilai luhur bangsa dan dapat menjadi warga negara yang baik. Pendidikan karakter memiliki misi penting dalam menciptakan siswa yang tidak hanya pandai secara kognitif, namun juga berbudi pekerti yang luhur. Guru dapat mengembangkan materi berbasis kearifan lokal dengan berbagai kegiatan pembelajaran yang menarik yang diharapkan dapat mengembangkan karakter siswa seperti karakter kerja sama, toleransi, dan sikap peduli. Siswa sepatutnya memiliki sikap yang arif dan bijak dalam memandang kearifan lokal yang dimiliki oleh daerahnya, sebagai bagian dari pengembangan pendidikan karakter sebagai bekal dalam hidup bermasyarakat.  Sehingga manfaat kajian ini adalah (1 memberikan ide kreatif bagi guru untuk mengembangkan materi pendidikan karakter bagi siswa selolah dasar yang berbasis keraifan lokal, (2 memotivasi guru dan orang tua untuk mengarahkan siswa menjadi pribadi yang cerdas dan berbudaya, dan (3 memotivasi semua pihak untuk melestarikan kekayaan budaya yang ada di daerah setempat. Kata Kunci : pendidikan karakter, kearifan lokal, sekolah dasarAbstract. Character Education is an important aspect in developing affective, especially for student at elementary school. Character education content is applied in Elementary School lessons based on material from curriculum. It is important to create good values of the nation and to be good citizens. Character education has an important mission in creating students who are not only clever cognitively, but also have good characters. Teachers can develop materials based on local wisdom with creative learning activities that to

  20. THE PREVENTION, ERADICATION, MISUSE, AND ILLICIT NAR-COTICS CIRCULATION SOCIALIZATION PROGRAM FOR STU-DENTS IN BANDUNG CITY (SOSIALISASI PROGRAM PENCEGAHAN, PEMBERANTAS, PENYALAHGUNAAN, DAN PEREDARAN GELAP NARKOTIKA BAGI PELAJAR DI KOTA BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    arkita Vierza Bella

    2018-02-01

    Full Text Available Abstract. The Prevention, Eradication, Misuse, and Illicit Narcotics Circulation Socializa-tion Program was a program held by the Indonesia’s National Narcotics Agency (BNN of West Java Province to grow a sense against narcotics and to create a narcotics-free environment. Alt-hough this program has been implemented, the use of narcotics continues to increase every year, especially among students. This research aimed to discover the correlations between the Preven-tion, Eradication, Misuse, and Illicit Narcotics Circulation socialization program from Indone-sia’s National Narcotics Agency (BNN of West Java Province in terms of the socialization mes-sage, the credibility of the instructor, and the socialization method with the students’ attitude in Bandung against the danger of narcotics. This research used the correlational method through Rank Spearman (rs hypothesis test with the descriptive and inferential analysis technique. The result of this research showed that there is a strong relation between the Prevention, Eradication, Misuse, and Illicit Narcotics Circulation (P4GN socialization program from Indonesia’s National Narcotics Agency (BNN of West Java Province and the students’ attitude in Bandung against the danger of narcotics. Abstrak. Sosialisasi Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN merupakan sosialisasi yang dilakukan oleh Badan Nasional Narkotika Provinsi Jawa Barat guna menumbuhkan sikap menolak narkoba dan menciptakan ling-kungan bebas narkoba, walaupun sosialisasi ini telah dilakukan tetapi penggunaan narkotika terus saja meningkat setiap tahunnya khususnya di kalangan pelajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara sosialisasi program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN Badan Nasional Narkotika Provinsi Jawa Barat dilihat dari segi pesan penyuluhan, kredibilitas penyuluh, dan metode penyuluhan dengan sikap

  1. UJI LAPANGAN ALAT PRODUKSI GARAM BERYODIUM BERSKALA KECIL DI DAERAH GANGGUAN AKIBAT KURANG YODIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermana Hermana

    2012-11-01

    Full Text Available The problem in supplying iodine to people suffering from iodine deficiency disorders are technique to produce iodated salt and the great distance between producers and consumers. The delivery of iodine would be more effective if production of iodated salt is carried out near or in areas of iodine deficiency disorders. Nutrition Research and Development Centre, Ministry of Health, RI has produced a small-scale salt iodation plant. The plant has been tested in the laboratory. Field trial of the plant was carried out in collaboration with the Village Cooperatives Unit (Koperasi Unit Desa at Bulu Cindeo, District of Pangkajene and Kepulauan, South Sulawesi. Locally-produced salt was iodated. The product was distributed not only in Pangkep but in neighbouring districts as well. It was observed that the small scale iodation plant was an appropriate technology for village level. It could be operated by man powers having minimum education (primary school. The production unit needs a not-too-big investment to run the plant During the trial, the Cooperatives learned that the plant was efficient and was economically profitable. The availability of iodated salt in the area, resulted in increased consumption.Keywords: salt iodation, iodation machine.

  2. PENGARUH LATIHAN FARTLEK DENGAN TREADMILL DAN LARI DI LAPANGAN TERHADAP DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maya Kurnia

    2013-04-01

    Abstract The objective of this study is to reveal the effect of fartlek with treadmill, running, and vital lung capacity on respiratory endurance. The study used the experiment factorial 2x2 block design. The data were collected using the respiratory endurance test (using the twelve minutes by Cooper’s test with maximal distance which can be taken within twelve minutes. The results of this study are as follows: (1 There is a difference in respiratory endurance between those who were involved in fartlek with treadmill with those who ran. The respiratory endurance is better for those who ran than those who used treadmill. (2 There is a difference in respiratory endurance between those who have low vital lung capacity with those who have high vital lung capacity. The respiratory endurance is better for those who have high vital lung capacity than those who have low vital lung capacity. (3 There is no interaction between those who were involved in fartlek with treadmill, running, and vital lung capacity in respiratory endurance. Members who were involved in fartlek with ran and have low vital lung capacity, who were involved in fartlek with treadmill and have high vital lung capacity, and who were involved in fartlek with ran and have high vital lung capacity is not different significance. Keywords: fartlek training, vital lung capacity, respiratory endurance.

  3. KEGIATAN SURVEY LAPANGAN UNTUK INVENTARISASI PERMASALAHAN KERUSAKAN PESISIR PANTAI DI KABUPATEN TEGAL, JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Zikra

    2009-04-01

    Full Text Available This paper addresses engineering coastal problems in estuarine and coastal environments based on the results of field measurements. The field survey was conducted on the beach of District of Tegal, Middle East of Java. The practical solutions for these problem are: (1 try to understand the physical system based on available field data; perform new field measurements if the existing field data set is not sufficient; and (2 try to estimate the morphological effects of engineering works based on simple methods (rules of thumb, simplified models, analogy models, i.e. comparison with similar cases elsewhere. The result indicated that engineering coastal works should be designed and constructed along the coastline of District of Tegal, especially at two fisheries ports located at Surodadi village and Kramat village to support and to maintenance economy activity at both areas. Key Words : Coastal problems, Tegal District,

  4. Keefektifan penggunaan Dua Jenis Ovitrap untuk Pengambilan Contoh Telur Aedes spp. di Lapangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Endah Wahyuningsih

    2016-12-01

    Full Text Available In the last three decades, there has been a four fold increase of dengue incidence globally. The control of the disease depends heavily on controlling the vector. Therefore, it is necessary to develop an ecological data of vector to identify the population density of the mosquitoes. One method to study the density and presence of the mosquitoes is through the use of ovitrap. The aim of this research is to identify the effect of two different types of ovitraps. One hundred and eighty ovitrap consist of coconut shell and glass ovitrap were placed in three different subdistricts which was selected based on the Incidence Rate of DHF in the district of Purwokerto City. The container indices and eggs density were compared between two types of ovitrap. Research was conducted using experimental quasy and the data were analyzed with the Mann-Whitney test. The total amount of eggs from coconut shell ovitrap were 9328 of eggs were obtain from 51.33 of ovitrap while the total amount of eggs from glass ovitrap only 1858 of eggs were obtain from 29 ovitrap. Statistical test showed significant difference between the amount of eggs of coconut shell higher than the glass. Mosquitoes prefer natural coconut shell ovitrap compared with artificial ovitrap so we recommended that to eradicate the mosquitoes nest, should not only artificial containers but also natural container to be managed in order to control the dengue vector.

  5. Hotel Bisnis di Tepian Sungai Kapuas

    OpenAIRE

    Liunardy, Yulia

    2015-01-01

    Seiring dengan perkembangan zaman, kebutuhan akan tempat tinggal juga meningkat, begitu pula dengan hotel. Hotel merupakan tempat tinggal sementara sejumlah orang yang memiliki kepentingan tertentu seperti berwisata, berbisnis maupun dengan tujuan lainnya di tempat tertentu. Saat ini banyak Perusahaan yang melakukan investasi dengan membangun hotel di Kota Pontianak, baik hotel berbintang maupun melati. Metode yang digunakan adalah pendataan dari literatur dan studi lapangan, didapatkan bahwa...

  6. DINAMIKA PERIKANAN TUNA DI PERAIRAN PRIGI SELATAN JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irwan Muripto

    2015-12-01

    Full Text Available Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN Prigi merupakan pelabuhan bagi kapal penangkap ikan tuna dan ikan pelagis lain berskala kecil. Terdapat 3 (tiga jenis alat penangkap ikan pelagis besar yaitu pancing tonda, pukat cincin dan jaring insang.Usaha perikanan tuna memiliki peranan penting dalam peningkatan ekonomi nelayan khususnya di perairan selatan Jawa, sehingga diperlukan upaya optimalisasi pendapatan nelayan khususnya tonda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika perkembangan armada, alat tangkap, produksi, daerah penangkapan, laju tangkap (CPUE dan indeks musim penangkapan (IMP ikan tuna. Data statistik dianalisis dari PPN Prigi pada periode 2005-2013 dan hasil pengamatan langsung di lapangan. Kontribusi hasil tangkapan untuk masing-masing jenis alat tangkap selama 9 tahun terakhir adalah  pancing tonda sebesar 27,17%, pukat cincin: 57,67% dan gillnet: 15,16%.  Hasil tangkapan tuna di perairan Samudera Hindia selatan Prigi relatif berfluktuasi, tertinggi terjadi peride 2005 dan terendah periode 2007. Daerah Penangkapan Ikan (DPI bagi nelayan mengoperasikan pukat cincin  di area 08º-09ºLS dan 111º-113ºBT, sedang  DPI  tonda di area 08º-10ºLS dan 110º-113ºBT. Indeks musim penangkapan (IMP ikan tuna di perairan Prigi tercatat tinggi (nilai ideks di atas 100% terjadi pada April sampai Oktober berkisar antara 113,28% dan 128,93%. Prigi Fishing Port is a harbour for landing artisanal fishing boats. There are 3 types of fishing gear for catching tuna such as trolling, purse seiner and gill nets. Tuna fisheries had been an economical role of business for the local fishermen, therefore, should have optimization to trolling fishermen’s especially at southern coast of Java. These study to investigate development of fleets, kind of fishing gears, fishing ground, the Catch per Unit of Effort (CPUE and the fishing season indexes of tuna.  Statistically data collected from The Prigi Fishing Port in period of 2005-2013 and also

  7. KAJIAN TEKNIS PROPELLER -ENGINE MATCHING PADA KAPAL IKAN TRADISIONAL DENGAN MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK HYBRID DARI SOLAR CELL DAN GENSET SEBAGAI MESIN PENGGERAK UTAMA KAPAL DI KABUPATEN PASURUAN JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Sasmito Hadi

    2012-03-01

    Full Text Available Ketersediaan energi tak terbarukan yang kian menipis akan menjadi permasalahan besar bagi kehidupan manusia, banyak pemikiran sudah dicurahkan oleh para ilmuan guna mengantisipasi adanya kemungkinan krisis energi di masa yang akan datang. Selain dari permasalahan keterbatasan energi yang ada juga timbul masalah baru dari penggunaan energi tak terbarukan tersebut yaitu berupa polusi dan pencemaran lingkungan yang berdampak pada perubahan iklim di dunia. Para pemimpin dari berbagai negara menggelar konferensi tentang perubahan iklim di Bali (UNFCCC, sebagai tindak lanjut dari Protokol Kyoto yang diselenggarakan di Jepang sebelumnya, sehubungan dengan perubahan iklim dunia, beberapa negara sepakat untuk mengurangi emisi gas buang pada mesin berbahan bakar mineral, yang dianggap sebagai penyumbang polusi udara terbanyak, dengan membuat kebijakan yang diharapkan dapat menjadi suatu solusi untuk mengurangi polusi udara, salah satu solusi yang dibahas penulis adalah penggunaan motor listrik sebagai pengganti mesin berbahan bakar mineral, tujuan dari penelitian ini adalah menghitung parameter pendukung propeller engine matching (putaran mesin, BHP mesin, dan hambatan kapal , pada kapal ikan tradisional KM Brandal, dan penentuan ukuran propeller yang sesuai dengan kapal ikan KM Brandal dengan menggunakan sistem hybrid. Dalam penelitian ini penulis melakukan pengukuran dan perhitungan pada sistem penggerak kapal baik di lapangan maupun simulasi hybrid, rangkaian hybrid ini terdiri dari beberapa komponen antara lain 2 buah solar cell 100 WP, genset 800 VA, 2 buah baterai 70 Ah, dan motor listrik 12 volt 80 ampere, sedangkan untuk mendapatkan tegangan listrik yang sama pada rangkaian hybrid beberapa komponen seperti baterai, genset, dan solar cell disusun secara paralel. Penelitian tentang Propeller-Engine Matching pada rangkaian hybrid kapal ikan KM Brandal menghasilkan beberapa parameter optimasi propeller antara lain hambatan kapal 1,04 kN, daya efektif

  8. BIODIVERSITAS IKTIOFAUNA DI MUARA SUNGAI KUMBE KABUPATEN MERAUKE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Norce Mote

    2017-04-01

    Full Text Available Abstrak Salah satu sumberdaya hayati perairan muara yang penting adalah jenis-jenis ikan. Muara sungai Kumbe adalah daerah estuari yang memainkan peran strategis bagi kelangsungan sumber daya ikan di Kabupaten Merauke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman jenis ikan di Muara Sungai Kumbe Kabupaten Merauke. Pengambilan sampel ikan dilakukan selama bulan Februari hingga Juli 2016 pada tiga stasiun pengamatan. Alat tangkap yang digunakan adalah jaring insang berukuran 1; 1,5; 2 inci dan pukat pantai. Sampel ikan yang diperoleh di lapangan diawetkan dengan formalin 10%. Parameter biologi yang diamati adalah kekayaan jenis, indeks keragaman (H’, indeks kemerataan (E dan indeks dominansi (C. Hasil penelitian diperoleh kekayaan jenis berkisar 24─38 jenis; H’= 2,993,51; E= 0,97─1,22. Indeks keragaman jenis dan kemeretaan cukup tinggi dan ikan yang mendominasi setiap stasiunnya bervariasi. Ikan penghuni perairan pesisir hingga muara sungai yang bersubstrat pasir, lumpur, berbatu dan tergolong memiliki distribusi yang luas adalah Nibea saldado, Pennahia macrocephalus, Hilsa kelee dan Mugil dussumieri, sedangkan ikan penghuni muara sungai dengan substrat pasir berbatu adalah Kurtus gulliveri. Abstract One of the important aquatic biological resources at estuarine is the various kind of fish. Estuarine of Kumbe River is an area which plays a strategic role for the survival of fish resources in Merauke. The aims of this study are to determine the diversity of fish species in the estuary of Kumbe River at Merauke regency. The fish sampling was carried out during six months i.e. between February and July 2016 at three observation stations. There were two fishing gears used in this research, which were gill-nets with mesh size 1; 1.5; 2 inches and beach seine. Fish samples obtained in the field were preserved by using 10% formalin. Biological parameters measured were species richness, diversity index (H', evenness index (E and dominance

  9. INTRODUKSI HIJAUAN MAKANAN TERNAK SAPI DI MINAHASA SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Femi H. Elly

    2015-06-01

    Full Text Available Peranan ternak sapi sebagai sumber pangan berupa daging bagi masyarakat. Permasalahannya populasi ternak sapi di Sulawesi Utara cenderung mengalami penurunan. Lambatnya pertumbuhan populasi ternak sapi ditentukan oleh faktor eksternal diantaranya pakan. Berdasarkan pemikiran tersebut maka telah dilakukan pengkajian tentang introduksi hijauan makanan ternak sapi di Minahasa Selatan. Dasar pemikiran bahwa ternak sapi merupakan komoditas andalan sehingga pemerintah perlu mengupayakan kebijakan berkaitan dengan ketersediaan hijauan pakan ternak secara kontinyu. Hijauan Makanan Ternak (forages merupakan bahan makanan atau pakan utama bagi kehidupan ternak serta merupakan dasar dalam usaha pengembangan peternakan. Untuk meningkatkan produktivitas ternak, salah satu faktor penting yang harus diperhatikan adalah penyediaan pakan sepanjang tahun baik kualitas dan kuantitas yang cukup. Dalam merespon kebijakan pemerintah maka di Minahasa Selatan telah dilakukan pengembangan hijauan makanan ternak sapi. Kesimpulannya, introduksi hijauan makanan ternak sangat bermanfaat bagi petani peternak dalam pengembangan ternak sapi. Berdasarkan introduksi hijauan maka perlu pendampingan bagi petani peternak untuk manajemen hijauan.

  10. PesantRen Rakyat: Perhelatan tradisi kolaboratif kaum abangan dengan kaum santri Pinggiran di desa sumberpucung kabupaten Malang Jawa timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mufidah Ch

    2012-12-01

    Full Text Available Pesantren is Islamic education base and the oldest Islamic tradition inheritance in Indonesia. As an alternative education institution which is known as opened publicly, that not all people can access this institution because of cultural and psychological obstacles for people who has special needs. While in the fact, people’ intention is getting higher towards this Institution. This research aims to describe people’s pesantren as the base of collaborative-cultural movement between common people (abangan and santri in order to change black-world tradition into people-based santri tradition. Through field research or case study using social definition paradigm-qualitative method, observation data collecting technique, interview and documentation, this research reveals that pesantren al Amin is a collaborative cultural realm which is very effective in making common people and santri from poor-marginal area into people-based performance of santri, local wisdom–based with multy strategic- approach of empowerment as sunan Kalijaga’s preaching model in spreading Islam in Java island. Pesantren merupakan basis pendidikan Islam dan pewaris tradisi keislaman tertua di Indonesia. Sebagai lembaga pendidikan alternatif yang dikenal terbuka, namun tidak semua masyarakat bisa mengakses pesantren yang disebabkan hambatan kultural dan psikologis bagi kelompok masyarakat yang berkebutuhan khusus. Sementara animo masyarakat terhadap pesantren sangat tinggi. Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan pesantren rakyat sebagai basis gerakan kultural kolaboratif antara kaum abangan dengan kaum santri pinggiran, sehingga dapat mengubah tradisi dunia hitam (maksiat menjadi tradisi santri ala kerakyatan. Melalui penelitian lapangan dengan metode kualitatif berparadigma definisi sosial, menggunakan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi, hasil yang diperoleh adalah bahwa Pesantren Rakyat al-Amin merupakan medan budaya kolaboratif yang

  11. PENGEMBANGAN MODUL EVOLUSI DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK MENGGUNAKAN MODEL THINK, TALK, WRITE (TTW DI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P. Wijayati Wulandari

    2017-01-01

    . Bahan ajar yang ada masih mengacu pada buku paket dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP, sedangkan guru harus mengajar dengan pendekatan saintifik yang mengacu pada kurikulum 2013. Analisis kebutuhan guru menyatakan bahwa 86% guru pengampu pelajaran biologi materi evolusi memerlukan modul pembelajaran bagi peserta didik. Analisis kebutuhan peserta didik dalam tiga tahun pembelajaran terakhir menunjukkan bahwa tingkat ketuntasan peserta didik kurang dari 35%. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul evolusi bagi peserta didik dengan pendekatan saintifik menggunakan model Think, Talk, Write di SMAN I Glenmore Kabupaten Banyuwangi. Modul dikembangkan berdasarkan model pengembangan Dick & Carey (2001 yang terdiri dari sembilan tahap pengembangan. Analisis hasil validasi ahli perangkat pembelajaran menunjukkan kategori sangat valid dengan hasil persentase penilaian sebesar 90,77% untuk silabus dan sebesar 91,04% untuk RPP. Analisis hasil validasi ahli desain pembelajaran menunjukkan kategori sangat valid dengan hasil persentase penilaian sebesar 98,57% untuk modul. Analisis hasil validasi ahli materi menunjukkan kategori valid dengan hasil persentase penilaian sebesar 82,33% untuk modul peserta didik. Analisis hasil validasi oleh praktisi pelaksana pembelajaran di lapangan menunjukkan kategori sangat valid dengan hasil persentase penilaian sebesar 100% untuk silabus, sebesar 93,08% untuk RPP, dan sebesar 97,25% untuk modul peserta didik. Analisis hasil uji coba keterbacaan kelompok kecil oleh peserta didik menunjukkan kategori sangat valid dengan hasil persentase penilaian sebesar 86,78% untuk modul. Berdasarkan hasil validasi tersebut dapat disimpulkan bahwa modul evolusi dengan pendekatan saintifik menggunakan model Think, Talk, Write yang diperuntukkan bagi peserta didik valid dan diharapkan mampu memenuhi keterbatasan pada bahan ajar yang sudah tersedia.

  12. MODEL KESESUAIAN LOKASI PENGEMBANGAN BUDIDAYA TAMBAK DI KAWASAN PESISIR KABUPATEN PONTIANAK, KALIMANTAN BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Utojo Utojo

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG untuk menentukan lokasi yang sesuai bagi pengembangan budidaya tambak di Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat. Data sekunder yang diperoleh berupa data iklim, peta Rupabumi Indonesia kawasan Pontianak skala 1:50.000, citra digital ALOS AVNIR-2 dan peta batimetri skala 1:200.000. Data primer diperoleh dengan metode survai di lokasi penelitian yaitu kualitas air dan tanah serta pasang surut. Penentuan stasiun pengamatan dilakukan secara acak dan sistematik. Setiap lokasi pengambilan contoh ditentukan posisi koordinatnya dengan alat Global Positioning System (GPS. Data lapangan (fisika-kimia air dan tanah, data sekunder, dan data citra satelit digital, dianalisis secara spasial dengan metode PATTERN menggunakan SIG. Berdasarkan hasil survai dan evaluasi kesesuaian lokasi budidaya tambak di wilayah pesisir Kabupaten Pontianak seluas 497,077 ha. Pada umumnya yang tergolong sangat sesuai (114,986 ha, cukup sesuai (168,819 ha, tersebar di wilayah pesisir Kecamatan Sungai Pinyuh, Sungai Kunyit, Mempawah Hilir, dan Mempawah Timur, sedangkan yang kurang sesuai (213,272 ha, terdapat di Kecamatan Segedong dan Siantan.  This research used GIS technique to find location suitable to develop sustainable brackhiswater pond in Pontianak Regency, West Kalimantan. Secondary data such as wheather data, Indonesia earth surface map of Pontianak area scale of 1:50,000, ALOS satellite imagery digital data, and navigation map scale 1:200,000 were collected and used. The primary data (water and soil quality and tidal variation were determined during the field survey. Simple systematic random sampling was used to allocate sampling points. Digital Remote Sensing (ALOS data, secondary data, and field data (water quality were analyzed using PATTERN method and Geographical Information System (GIS. Thematic map of the area suitability as the main expected output of the study was created using spatial

  13. Pendidikan Anti Korupsi Bagi Siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Gunungpati

    OpenAIRE

    Suciptaningsih, Oktaviani Adhi

    2014-01-01

    Schools can take a strategic role in the implementation of anti-corruption education, especially in a culture of anti-corruption behavior among students. This study has the objective to know the anti-corruption education for elementary school students in the Kecamatan Gunungpati. This research was conducted using qualitative methods, descriptive analytical. Data collection techniques used were interviews, observation and documents. Analysis of data using qualitative research phases according ...

  14. Landasan Aksiologis bagi Sistem Pendidikan di Masa Depan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jirzanah Jirzanah

    2007-06-01

    Full Text Available Education always exists in the center of cultural concrete circumstances. It begins with studying from the past, creates the recent concrete circumstances and consciously arranges the future. Indonesia has had a value system based on the Indonesia culture itself, so that in the process of transformation, that value system will become the spirit of Indonesian people in the future. Accordingly, in this research, the critical evaluations about the national educational cores and objectives as formulated in Undang-undang No. 2 Tahun 1989 (Ordinance No. 2 yer 1989 is arranged in order to know their matching with the development of education in the future. This research is a bibliographical study. Its data were collected from some bibliographical sources. The books investigated were those which studied the national education and Undang-undang No. 2 Tahun 1989 (Ordinance No. 2 year 1989 about National Educational System. Bibliographies on Philosophy of Culture, Pancasila (the Five Principles. Antrophology and Value were used as materials for arranging the analysis of the axiological foundation for the National Education System. The collected data were analyzed by using hermenutical method. The elements of hermeneutical method are description, interpretation, and reflection. Descriptive method is used to find the corer or materials and objectives of the National Education System. The interpretative method is used to find the foundation of value, culture, and axiology of the National Educational System. Lastly, the reflective method is used to critically arrange the axilogical foundation for developing future global educational system. The main result of this research showed that the axiological foundation of National Education System was the ability of rationality having characteristic of freedom and creativity inspired by the value of Pancasila. The National Education System as the actualization of Indonesia value and culture was on open system, that it would always be relevant with the development in both national and global scopes. The National Educational System has given the foundation and framework in the process of actualization for keeping its relevance with the exchange of time. National curriculm have determined the divisions of lesson subject matter for keeping the national sight to grow in order the leaners know the probelms of Indonesia national struggle. Morever, the national curriculum has also determined the determined of divisions of lesson for keeping the freedom and creativity to grow, so that the rational freedom and creativity will always be inspired by the value of Indonesian nationality, that is Pancasila.

  15. Bullying Di Sekolah Dan Dampaknya Bagi Masa Depan Anak

    OpenAIRE

    Prasetyo, Ahmad Baliyo Eko

    2011-01-01

    This paper aims at reviewing bullying at schools, including its definitions, characteristics, forms and factors preceding it. More specifically, this paper discusses the effects of bullying on children's future. According to literatures and some various researches, bullying in childhood and in school days allegedly becomes one of main factors that caused psychological disorders in their adulthood. Some of recorded disorders that are related to long-term impact of bullying at school days are P...

  16. PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PEKERJA RUMAH TANGGA DI BANDAR LAMPUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    muhtadi muhtadi

    2015-11-01

    Full Text Available abstractThis research which is a grant of DIPA UNILA 2013 aims to describe the rights of domestic workers as well as models of legal protection for them in Bandar Lampung. By using a normative approach based on secondary data, it can be concluded that first, the rights of household workers are the same as in other sectors, the difference lies only in its job type, and secondly, a model of protection of household workers is done by means of preventive and repressive. Protection model preventively done by providing the local regulations that give legal certainty to the position of household workers, including the obligations of the agreement between workers and employers, while repressive carried out by means of law enforcement, both the penal or civil code. The penal code is carried out as a responsibility of the State to prosecute and/or punish the employer and / or the person in the house that his actions resulted in physical injury and/or psychological. While civil law is an effort to provide workers' rights which are not fulfilled in accordance with the employment agreement. It is recommended that in order to ensure legal certainty of the fulfillment of the rights of household workers in Bandar Lampung; it required legal norms that specifically governs the relationship of household workers and their employers in the form of local regulations. Keywords: Legal Protection, Right and Household Workers.

  17. Penerapan Hak Cuti Melahirkan Bagi Pekerja Perempuan di Sektor Formal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    VG. Tinuk Istiarti

    2013-05-01

    Full Text Available Background:The Policy for Women Labors in the Act No. 1 1951 states that women are not allowed to work 1,5 months before and after bearing a child. However, up to the present time, its implementation is not effective. Objective:This explorative research uses quantitative and qualitative approach which objective is to observe the knowledge, attitude and behavior of the woman labourers towards their right of child birth leave. Method of his research is also aimed at observing the employers in imlementing the child birth leave right of the woman labourers and the ralated constraints of the practices. The qualitiative samples consist of 300 respondens of the woman labourers and the qualitative samples consist of 18 employers “Depnaker” staff, 18 SPSI members and 15 woman labourers. Instruments for collecting data are questionaire and interviewguides. Qualitative data are analysed by using frequency distribution while qualitative data are analysed by using content analysis. Result:The research results shows that the knowledge and attitude of the woman labourers towards the rights of child birth leave are good enough. However in practice it is not well implemented as that in the regulation, because employers never give additional wages, such as pregnancy and childbirth allowances despite their agreement to implement it. Conclusion:Most employers are not consistent in implementing the right of child birth leave. It can be seen from the fact that the implementation is met only to each own company’s condition. Those who have had or are in the process of having PKB for example are more consistent than those who have not. Contraints of the implementation of childbirth leave are as follows: 1. Not all employers well comprehend the right of child births leave, 2. The surveillance and empowerment of Disnaker is not effective, 3 The law enforcement to the employers who break the rules is very weak, and 4. The role of SPSI in giving supervision is not yet significant. Key words: Child birth leave, woman labourers, formal sector

  18. PENERAPAN HUKUM PIDANA LINGKUNGAN BAGI PELAKU PENCEMARAN CITARUM DI KARAWANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Holyone Nurdin Singadimedja, S.H., M.H

    2016-09-01

    Full Text Available Environment as gifts and graces of God the Almighty to the people and the nation of Indonesia is a space for life in all its aspects and material in accordance with the archipelago insight. The application of the criminal law system environment can be a preventive instrument for harmony and sustainability of the earth that the damage can be felt not only in the present but also in the future by our children and grandchildren that need optimization of law enforcement. The formulation of the problem in this research that how the application of criminal law for the perpetrators of environmental pollution at Citarum River by Law Number 32 of 2009 on the Protection and Environmental Management in the Karawang? The method used in this research is normative juridical approach. Normative juridical approach method used to assess or analyze secondary data in the form of legal materials, especially primary law materials and secondary legal materials. Discussion of the results confirms that the completion of the environmental criminal law has been carried out in accordance with the law of criminal procedure very difficult for the criminal procedural law, the environment is the proof, necessary human resources are strong as well as the process as a survey and investigation of the perfect law of criminal procedure in order to apply criminal sanctions against companies violation of the provisions in the field of environment.

  19. MANFAAT DATA DISABILITAS RISKESDAS BAGI PERENCANAAN KESEHATAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Isfandari

    2012-11-01

    Full Text Available Background: As a country with increasing life expectancy, information on disability becomes important as one of several indicators of health status. Methods: This study analyzed the disability data of Riskesdas 2007 to identify the type of disabilities experienced by the Indonesian. Since disability is only experienced by small proportion of people, the analysis focused on the type of disabilities experienced by the top 10% of respondents who needs assistance. There are 10558 respondents representing 2.358.254 persons fulfilled the criteria. The highest type of disability were mostly physically related such as difficulties in walking Long distance (85%, community participation involvement (79% and standing for 30 minutes (78%. Furthermore, vision and concentration problems were also quite high, about 75%. Results: This study provide information as inputs for developing the appropriate intervention to facilitate people with disability to function optimally. Key words: disability, Indonesian, health status, participation

  20. PERANAN INVESTASI PENANAMAN MODAL DALAM NEGRI (PMDN DAN PENANAMAN MODAL ASING (PMA DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN SIAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Thamrin

    2016-10-01

    Full Text Available Abstrak: Siak yang kita kenal sebagai salah satu daerah potensi sumber daya alam yang dimilikinya dan juga dikenal sebagai salah satu tujuan wisata di Provinsi Riau. pembangunan ekonomi Siak berdasarkan kebutuhan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang potensial, dan karena itu potensi ini perlu dikelola dan dimanfaatkan karena dapat membuat kontribusi besar untuk negara untuk menarik investasi serta menciptakan lapangan kerja. investasi mereka akan mendorong terciptanya barang modal baru yang akan menyerap faktor produksi baru yang menciptakan lapangan kerja kerjabaru atau pekerjaan yang akan menyerap tenaga kerja, yang pada gilirannya akan mengurangi pengangguran.               Berdasarkan apa yang telah dijelaskan, penyidik permasalahandalam pokok merumuskan penelitian ini adalah, Barapa besar adalah peran investasi domestik dan asing untuk menyerap permintaan tenaga kerja di Siak. Setelah semua data yang diperlukan dikumpulkan, diproses, dan kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif berdasarkan teori, model dan berbagai pendapat para ahli yang sudah berlaku umum sesuai dengan masalah yang dibahas.               Hasil penelitian menunjukkan Siak merupakan salah satu daerah potensi sumber daya alam, potensi terbesar Kabupaten Siak adalah pertanian dan perkebunan, Foreign Direct Investment (FDI yang terjadi selama lima tahun terakhir sebesar Rp 7.508.886.293.818, - atau 43, 40% yang terutama terlibat sektor industri, ada dua (2 perusahaan yang berinvestasi besar, yaitu PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan PT. Pindo Deli Pulp & Paper Mills mampu menyerap tenaga kerja sebanya 22 168 orang atau 13,41%. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN dalam lima tahun terakhir sebesar Rp 9.839.746.586.566, - atau 56,60%, yang bergerak di sektor pertanian dan perkebunan sektor manufaktur mampu menyediakan lapangan kerja bagi 143 172 orang atau 86,59%.  Abstract: Siak we know as one of the potential of its natural

  1. APLIKASI MONITORING PRAKTEK KERJA LAPANGAN SECARA ONLINE (STUDI KASUS JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Andriati Asri

    2017-12-01

    Full Text Available Mahasiswa Politeknik Negeri Bali melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL selama tiga bulan. Selama PKL mahasiswa diwajibkan untuk melaksanakan bimbingan dengan dosen pembimbing PKL. Dalam hal ini, jarak dan waktu menjadi kendala utama yang dialami mahasiswa PKL. Pengelolaan PKL yang telah berjalan selama ini ditangani oleh seorang koordinator. Pengelolaan  tersebut masih dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu yang lama dan rawan terjadi kesalahan. Untuk mengatasi hal tersebut peneliti mengembangkan sebuah aplikasi online bimbingan dan monitoring PKL. Aplikasi ini diharapkan mampu mengatasi kendala jarak dan waktu pada proses bimbingan dan membantu koordinator kegiatan PKL untuk membantu pengelolaan dengan lebih baik. Aplikasi dibuat dengan menggunakan metode waterfall, dengan PHP 5.6 dan MYSQL 5.6 sebagai bahasa pemrograman dan basis data. Aplikasi ini telah diujicoba ke pengguna dan dari hasil kuesioner diketahui 17,5% responden sangat setuju dan 82,5 % responden setuju bahwa aplikasi ini sangat membantu.

  2. IJTIHAD HAKIM DALAM PENYELESAIAN PERKARA HARTA BERSAMA DI MAHKAMAH SYAR’IYAH BANDA ACEH (Analisis dengan Pendekatan Ushul Fiqh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mursyid Mursyid

    2014-12-01

    Full Text Available Ketentuan UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam tentang harta bersama mengatur bahwa sebelum warisan dibagi kepada ahli waris, maka harta bersama antara suami dan istri dibagi dengan cara 50% bagi suami dan 50% istri. Namun bagaimana dengan praktik pembagian harta bersama pada Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh dalam penyelesaian perkara harta bersama di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh para apakah hakim hanya mendasarkan putusannya pada UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam saja ataukah juga mempertimbangkan hukum Islam yang hidup dalam masyarakat Aceh. Hal inilah yang menjadi fokus kajian dari penelitian ini dengan arah utama pembahasan diarahkan pada dua pertanyaan pokok, yaitu Perkara apa saja yang ditangani oleh Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh dalam kaitannya dengan harta bersama? Dan Bagaimana ijtihad hakim dalam penyelesaian perkara harta bersama pada Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, apakah para hakim hanya mendasarkan putusannya pada UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam saja atau juga mempertimbangkan praktek pembagian harta bersama dalam masyarakat Aceh? Untuk membahas permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian lapangan dan metode penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif. Untuk data lapangan, penulis lebih dominan menggunakan metode wawancara (indepth interview dan studi dokumentasi. Hasil Pembahasan menunjukkan bahwa Perkara harta bersama yang masuk ke Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh pada tahun 2010 terdapat 4 perkara harta bersama dari 550 perkara secara umum. Pada tahun 2011 terdapat 5 perkara harta bersama dari 815 perkara secara umum dan pada tahun 2012 terdapat 10 perkara harta bersama dari 433 perkara secara umum. Adapun Ijtihad Hakim dalam penyelesaian perkara harta bersama pada Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh didasarkan pada pada pertimbangan ketentuan tentang harta bersama yang diatur dalam UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974

  3. PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN DALAM TRANSAKSI E-COMMERCE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dianne Eka Rusmawati

    2014-06-01

    Full Text Available Mengetahui dan memahami mengenai perlindungan hukum bagi konsumen dalam transaksi e-commerce adalah tujuan yang hendak dicapai. Berdasarkan pendekatan normatif, perlindungan hokum bagi konsumen dalam transaksi e-commerce dapat dilihat berdasarkan proses transaksinya, yaitu Proses transaksi menggunakan media on-line secara keseluruhan atau proses transaksinya saja yang menggunakan media on-line tapi pembayarannya dilakukan secara manual. Bentuk Perlindungan hukum bagi konsumen dalam transaksi e-commerce diatur dalam ketentuan Pasal 4 huruf b dan c UUPK dan Ps 2 serta Pasal 9 UUITE.Kata Kunci: perlindungan hukum, konsumen, e-commerce

  4. Mekanisme Konsultasi Publik :Instrumen Pembangun Good Governance Di Daerah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulkarnain Ridlwan

    2014-03-01

    Full Text Available Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan pentingnya ketersediaan mekanisme konsultasi publik dalam perumusan kebijakan dan peraturan ditingkat daerah. Berdasarkan tinjauan teoritis, filosofis, sosiologis, dan yuridis disimpulkan bahwa tersedianya mekanisme konsultasi publik di daerah sejalan dengan prinsip tata pemerintahan yang baik (good governance oleh karena itu bagi daerah perlu mengadopsi pengaturannya di tingkat daerah.Kata Kunci : Mekanisme Konsultasi Publik, Good Governance

  5. PEMBAHASAN MENGENAI EFEK URBAN HEAT ISLAND DAN SOLUSI ALTERNATIF BAGI KOTA JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrew V Limas

    2014-01-01

    Full Text Available Hadirnya Jakarta sebagai salah satu kota metropolitan yang berkembang di dunia, menjadikan Jakarta sebagai salah satu kota yang harus diperhitungkan konsistensinya. Letaknya yang berada di daerah tropis serta memiliki angka kepadatan penduduk yang tinggi menciptakan sebuah masalah serius bagi bangunan perkantoran dan perumahan di dalamnya, polemik yang dimaksud adalah adanya “efek pemanasan di daerah perkotaan”. Artikel ini akan membahas definisi dan aplikasi dari sistem “atap hijau” bersamaan dengan keuntungan dan keunikannya dalam menjawab kebutuhan dalam mengurangi tingginya temperatur pada pusat perkantoran dan daerah perumahan di kota Jakarta. Kata Kunci : efek pemanasan daerah perkotaan, kepadatan penduduk, sistem atap hijau Abstract Considering Jakarta as one of the developing metropolitan cities in the world creates, the need to reckon it’s consistency has emerged. Located in a tropical area with  high population density creates a serious problem to its city planning, in other words an urban heat island effect. This paper will discuss the definition and application of a green roof system along with its advantages or uniqueness to answer the need to reduce high temperature in central business district and residental areas for city of Jakarta in particular. Keywords : urban heat island effect, population density, green roof system

  6. PENGARUH PERSEPSI TENTANG PRAKTIK KERJA LAPANGAN, INFORMASI DUNIA KERJA DAN MOTIVASI MEMASUKI DUNIA KERJA TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuyun Kusnaeni

    2016-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mengetahui pengaruh persepsi tentang praktik kerja lapangan, informasi dunia kerja dan motivasi memasuki dunia kerja terhadap kesiapan kerja siswa SMK Bhakti Persada Kendal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMK Bhakti Persada Kendal yang berjumlah 202 siswa. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 134 siswa, yang diperoleh dengan menggunakan rumus slovin.Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan analisis regresi berganda dengan menggunakanSPSS for Windows versi 16. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa ada pengaruh positif praktik kerja lapangan terhadap kesiapan kerja siswa0.000 0.05, there was the effect ofjobs information on students' job readiness 0.013 <0.05, there was the influence of motivation to enter the workforce to the job readiness of students 0,000 <0,05 so Ha1, Ha2 and Ha3 accepted.

  7. Kultur Asrama Berbasis Sekolah Sebagai Pusat Pembinaan Karakter (Studi Kasus di SMPIT Al-Furqon Palembang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Munir Munir

    2016-12-01

    Full Text Available Artikel ini merupakan hasil penelitian yang mendeskripsikan tentang kultur asrama di SMPIT Al-Furqan Palembang, memahami makna filosofis asrama bagi masyarakat belajar SMPIT Al-Furqan Palembang, serta memahami sistem nilai dalam kultur tersebut pada konteks pendidikan Islam kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan, yakni dengan menjadikan SMPIT Al-Furqan Palembang sebagai objek penelitian. Sedangkan sumber primer dalam penelitian ini, yakni berasal dari hasil observasi dan didukung juga dengan hasil wawancara. Sedangkan yang menjadi informan dalam kajian ini adalah para siswa dan para tenaga pendidik, pembina dan kepala asrama, kepala sekolah, pengurus dapur, petugas keamanan dan ketertiban asrama, kantin dan toko di sekitar asrama, serta beberapa orang wali siswa. Artikel ini menyimpulkan bahwa karakter yang ingin ditanamkan kepada setiap siswa/ peserta didik di SMPIT Al-Furqan Palembang, yakni: religious, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, peduli lingkungan, peduli sosial, dll. Karakter ini akan dicapai dengan membuat tata tertib peraturan, panduan dan sangsi atas setiap pelanggaran.                               This article is the result of research that describes about the dormitory culture at Al-Furqan SMP IT Palembang, understanding the philosophical meaning of hostels for people to learn SMPIT Al-Furqan Palembang, as well as understanding the value system of the culture in the context of contemporary Islamic education. This research is a field study, by making SMP IT Al-Furqan Palembang as research objects. While the primary source in this study is derived from the observation and supported also by the results of the interview. While the informants in this study are students and educators, teachers and matron, principals, kitchen staffs, security guards and order cafeterias and shops around the dormitory, as well as several students’ parents. The article concludes

  8. PERANAN DAN KEDUDUKAN LEMBAGA BANTUAN HUKUM SEBAGAI ACCESS TO JUSTICE BAGI ORANG MISKIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustika Prabaningrum Kusumawati

    2016-11-01

    access to justice penyelenggaraan bantuan hukum. Tujuan dibentuknya Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum ini menjadikan sebuah payung hukum bagi lembaga-lembaga bantuan hukum untuk lebih dapat bergerak bebas dan leluasa tetapi tetap dalam koridor hukum di dalam memberikan bantuan hukum pada masyarakat luas khususnya masyarakat yang tergolong masyarakat tidak mampu. Banyaknya lembaga-lembaga bantuan hukum yang bermunculan sangat diharapkan peran serta yang nyata agar dapat menjadi asa baru di tengah keputusasaan masyarakat awam dalam memperjuangkan hak-haknya di mata hukum, baik dalam memperjuangkan permasalahan hukum yang di hadapi secara non litigasi (di luar pengadilan maupun secara litigasi (di dalam pengadilan. Tidak dapat dipungkiri, stigma negatif masyarakat terhadap proses mencari keadilan di negeri tercinta, Indonesia sangat kuat dan besar sehingga muncul sebuah ketidakpercayaan terhadap dunia peradilan kita. Oleh sebab itulah diperoleh hasil bahwa lembaga bantuan hukum memiliki andil yang besar dalam access to justice sehingga tidak hanya dapat menumbuhkan harapan baru di dalam dunia peradilan tetapi juga menjadi bukti nyata akan keadilan yang sama bagi siapa pun di muka hukum.

  9. REKAYASA GENETIK TANAMAN KEHUTANAN DI INDONEISA: POTENSI DAN TANTANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anto Rimbawanto

    2017-01-01

    Full Text Available Isu tentang tanaman transgenik kini sudah tidak lagi terbatas pada tingkatan laboratoris semata namun sudah menjadi skala komersial, hal ini terutama berlaku pada tanaman pertanian. Sebagaimana dilaporkan oleh ISAAA (International Service for The Acquisition of Agri-Biotech Applications luas tanaman transgenik di seluruh dunia pada tahun 2004 telah mencapai 81 juta ha. Sebaliknya tanaman hutan transgenik menurut laporan FAO tahun 2004 masih terbatas pada uji coba lapangan. Dilaporkan terdaat 210 uji lapangan yang tersebar di 16 negara. Persoalan produktivitas tanaman hutan selama ini diatasi dengan melakukan pemuliaan tanaman konensional melalui siklus seleksi, rekombinasi dan pengujian. Cerita keberhasilan pembangunan konvensional dapat menjawab tantangan produktivitas hutan tanaman. Namun persoalan yang tumbuh seiring dengan perkembangan hutan tanaman, seperti peningkatan produktivitas, serangan hama penyakit, dan mutu kayu pulp berkadar lignin rendah memerlukan input rekayas genetik

  10. Perancangan Buku Ilustrasi Fashion Korea Untuk Anak Muda Di Surabaya

    OpenAIRE

    Prasetia, Heni; Wibowo, Wibowo; Aryanto, Hendro

    2013-01-01

    Fashion adalah suatu bagian dari manusia sehari-hari yang tidak terpisahkan. Tren fashion tidak pernah redup dan menjadi acuan bagi lahirnya jenis-jenis fashion di dunia seperti halnya fashion Korea yang pada saat ini memang sangat populer di kalangan masyarakat muda. Fashion Korea ini muncul setelah munculnya fenomena K-Pop atau Korean Wave. Tujuan dari perancangan ini adalah untuk memperkenalkan budaya Korea Selatan khususnya fashion Korea di Surabaya. Masyarakat masih belum terlalu mengena...

  11. Pengaruh Pemberian Fungi Mikoriza Arbuskular (Fma) Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Beberapa Varietas Tembakau (Nicotiana Tabaccum L.) Di Lapangan

    OpenAIRE

    Sinaga, Parulian; Purba, Edison; Ginting, Jonis

    2014-01-01

    The growth and yield of a selected tobacco varieties (Nicotiana tabaccum L) treated withmycorhiza fungi arbuskular were evaluated in a field experiment. The aimed of the research was todetermine the effect of mycorhiza fungi on the growth and yield of several varieties of tobacco. Theresearch was conducted outdoor in the field at Balai Benih Penelitian Tembakau Deli Medan withaltitude of about 25 meters above sea level at the beginning of February until May 2012, with twotreatment factors. Th...

  12. EFIKASI ISOLAT TRICHODERMA TERPILIH DENGAN BAHAN ORGANIK UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT BUSUK PANGKAL BATANG PADA LADA DI LAPANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cipta Ginting

    2017-05-01

    Full Text Available Efficacy of selected Trichoderma isolate and organic matter to control foot rot of black pepper in the field. The objective of this experiment was to determine the efficacy of selected Trichoderma isolatand organic matter to control the disease. Dual culture method was used to select a Trichoderma isolate. The experiment to evaluate the efficacy of selected isolate consisted of control (no application of T. harzianum or organic matter, T. harzianum and rice straw, and T. harzianum and coffee husk. As starter, T. harzianum was grown in broken rice. Two liters of organic matter was infested with suspension of 10 g starter in 100 ml steril water and incubated for 2 weeks. The mixture was applied around the base of black pepper stem. The results showed that all plants treated with T. harzianum and organic matter did not show disease symptom. Ten percent of the control plants showed symptoms. However, statistical analysis showed that the occurrence of the disease was not significantly different between treatments. Applications ofT. harzianum and rice straw increased the density of Trichoderma for 1 and 2 months after application. T. harzianum and coffee husk increased the density of the fungus 1 month after application.

  13. PERAN PERANTAU TERHADAP PEMBANGUNAN DI JORONG GALOGANDANG, NAGARI III KOTO KEC. RAMBATAN KAB. TANAH DATAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivi Emita

    2013-06-01

    Full Text Available Marantau is a tradition of Minangkabau society. Likewise with Galogandang society, apart from wander into a tradition of economic factors and natural conditions as well as a stimulus for people to wander Galogandang. Factors livelihood homogeneous and inadequate fulfillment of everyday life so that people Galogandang 70% Barada was overseas. Analysis in this study using the theory of rational choice. The approach used is qualitative approach with descriptive method. Informants in this study is masayarkat and strangers Galogandang. Data collection techniques, observation, interviews, and documents. Analysis of the data used in this research is the analysis of qualitative data that is interactive analysis proposed by Miles and Huberman. From the results of this study concluded that the role of migrants to the development of Nagari in Jorong Galogandang can be divided into two parts, namely, the development of physically seen an increase in development such as the construction of the Grand Mosque, mosque, TPA, bakl sources of clean water, and non-physical looks Scholarships the education of children of school achievement. Viewed wander impact on socio-economic, such as construction of houses is getting better, and people's incomes Galogandang that no longer depend on pertaniann only. Merantau merupakan suatu tradisi masyarakat Minangkabau. Demikian halnya dengan masyarakat Galogandang, selain dari merantau menjadi suatu tradisi faktor ekonomi dan keadaan alam juga sebagai pendorong bagi masyarakat Galogandang untuk merantau. Faktor mata pencaharian hidup yang bersifat homogen dan kurang mencukupi pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari sehingga masyarakat Galogandang 70% barada di rantau. Analisa pada penelitian ini menggunakan teori pilihan rasional. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif. Informan pada penelitian ini adalah masyarakat dan perantau Galogandang. Teknik pengumpulan data, observasi

  14. PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENYULUHAN PEMELIHARAAN AYAM BROILER DI DESA TANRARA KECAMATAN BONTONOMPO SELATAN KABUPATEN GOWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Pebrianti

    2012-04-01

    Full Text Available The aim of this study was to obtain a picture of how the role of the local government in the counseling of medical care of broiler chickens in the village of Tanrara, South Bontonompo District, Regency of Gowa and analysis counseling medical care of broiler chicken farms. Type of research used is descriptive qualitative , Data is collected using a technical field research, library research and data searches on line. The data were then analyzed qualitatively to explain or describe the data examined of the field, both primary data obtained from interviews, as well as from secondary data. The results of this study indicate that the Agency's role in the maintenance of broiler chickens counseling is to provide education to farmers (educational roles, provide assistance to farmers, as a facilitator for the farmers, as well as help increase the productivity of resources and ranchers. Counseling of medical care of broiler chickens may improve outcomes farm broiler chickens caused by could encourage increased production and productivity of poultry broiler, encourage availability  broiler chickens is always stable on the market, local goverment encourage increased incomes and welfare of broiler breeders as well as help the marketing of chicken broiler widespread.     Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran tentang bagaimana peran Dinas Perikanan, Kelautan, dan Peternakan dalam penyuluhan pemeliharaan ayam broiler di Desa Tanrara Kecamatan Bontonompo Selatan Kabupaten Gowa serta ananlisis mengenai penyuluhan pemeliharaan ayam broiler. Tipe penelitian yang dipergunakan adalah diskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknis field research library research dan penelusuran data on line. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara kualitatif dengan menjelaskan atau menggambarkan data yang diteliti dari lapangan, baik data primer yang diperoleh dari hasil wawancara, maupun dari data sekunder. Hasil penelitian ini

  15. KONSENTRASI LOGAM TIMBAL (Pb) DI SEDIMEN DAN PERAKARAN MANGROVE PADA TINGKAT KEPADATAN MANGROVE YANG BERBEDA DI DUSUN AMPALLAS, KABUPATEN MAMUJU, SULAWESI BARAT

    OpenAIRE

    ANTARINI DARPI, HIKMAH

    2017-01-01

    2017 ABSTRAK HIKMAH ANTARINI DARPI. L11112279. Konsentrasi Logam Timbal (Pb) Di Sedimen dan Perakaran Mangrove Pada Tingkat Kepadatan Mangrove Yang Berbeda Di Dusun Ampallas, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Dibimbing oleh AKBAR TAHIR dan ANDI IQBAL BURHANUDDIN. Semakin bertambahnya aktifitas manusia dari waktu ke waktu menyebabkan terjadinya peningkatan polusi yang dapat berimbas buruk bagi kehidupan ekosistem perairan sepe...

  16. PENDEKATAN PERILAKU-LINGKUNGAN DALAM PERANCANGAN PEMUKIMAN KOTA Panduan desain bagi pencegahan tindak kriminal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joyce M.Laurens

    2006-01-01

    Full Text Available The increase of crime statistics in urban residential area, and the fact that there is no particular guidance for Indonesian architects which explicitly refers to crime prevention, leads the Housing Development Research Centre, Department of Housing and Regional Infrastructure, to promote a research, which aims to set out guidance dealing with principles of crime prevention in urban housing. In reference to the situational approach, or more specifically as "crime prevention through environmental design", this research studies the relationship between building typo-morphology and environmental behaviour. The case study, -urban residential areas with high, medium dan low crime statistics-, shows that environment can be manipulated to reduce opportunities for commiting crime. Abstract in Bahasa Indonesia : Meningkatnya tindak kriminal di kawasan perumahan kota, serta belum adanya panduan bagi perancang di Indonesia yang mengacu pada usaha mencegah terjadinya tindak kriminal, mendasari penelitian yang diprakarsai oleh Pusat Penelitian Pengembangan Pemukiman, Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah. Penelitian ini dibuat untuk menyusun panduan desain dengan prinsip pencegahan tindak kriminal di pemukiman kota. Dengan mengacu pada pendekatan situasional, atau secara spesifik dikenal sebagai "pencegahan tindak kriminal melalui perancangan lingkungan" (Crime Prevention Through Environmental Design-CPTED, penelitian ini mempelajari hubungan antara tipologi bangunan dan morfologi kawasan dengan perilaku lingkungan. Dari obyek studi, -kawasan dengan tingkat kriminalitas tinggi, sedang dan rendah-, terlihat bahwa lingkungan dapat berperan dalam mengurangi peluang terjadinya tindak kriminal. Kata kunci: perilaku lingkungan, kriminalitas, perancangan pemukiman kota

  17. PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI SUMBER BELAJAR BAGI MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MULANA MALIK IBRAHIM MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khairul Mujahidi, Zuraidah

    2014-07-01

    Full Text Available Sumber belajar saat ini selain dari buku di perpustakaan yang tersedia di kampus, sekarang ini berkembang teknologi internet yang memberikan kemudahan dan keleluasaan dalam menggali ilmu pengetahuan. Melalui internet mahasiswa dapat mengakses berbagai literatur dan referensi ilmu pengetahuan yang dibutuhkan dengan cepat, sehingga dapat mempermudah proses belajar. Penelitian ini ingin mengetahui sejauh mana mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Manajmen, Akuntansi dan D3 Perbankan Universitas Maulana Malik Ibrahim Malang telah memanfaatkan teknologi internet sebagai sumber belajar yang mendukung proses belajarnya di bangku kuliah. Dengan menggunakan desain penelitian survey, yang dipakai untuk tujuan eksplorasi. Populasi dan wilayah generalisasi penelitian ini adalah 100 mahasiswa Fakultas Ekonomi UIN Maliki Malang jurusan Manajemen, Akuntansi dan D3 Perbankan yang meliputi mahasiswa angkatan  2011 dan 2012. Hasi penelitian ditemukan, masih banyak mahasiswa mencetak dan atau men-download hasil penelusuran itu untuk dibawa pulang. Informasi yang berupa artikel pada e-journal serta e-book tampaknya kurang begitu sering dicari karena sebagian responden membutuhkan dana tambahan untuk mengaksesnya. Namun demikian penguasaan teknologi internet masih menjadi hal yang sangat mempengaruhi pemaksimalannya dalam fungsi internet sebagai sumber informasi bagi para responden.

  18. PEMBATALAN MEREK DI PENGADILAN NIAGA MEDAN (Studi Putusan No. 03/Merek/2008/PN.Niaga/Medan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mandras Mandras

    2013-12-01

    Full Text Available Filosofi perlindungan atas kekayaan intelektual yang bermanfaat bagi pengembangan ekonomi dan teknologi bagi mayarakat lokal yang pertama A Normative Justification dan Kedua A Nationalistic Justification. Adapun manfaat yang bisa dirasakan oleh masyarakat, yaitu mereka mendapatkan barang yang asli, bukan tiruan. Akan tumbuh juga di dalam masyarakat semangat untuk terus berkreasi karena telah merasakan manfaat positifnya. Adanya kreativitas yang tinggi di antara sesama produsen diharapkan bisa meningkatkan daya saing produk karena selalu ada inovasi. Merek diatur dalam Undang-Undang No. 15 Tahun 2001, dimana merek sendiri merupakan bagian salah satu Hak Kekayaan Intelektual, yang merupakan ”hak milik” seseorang/beberapa orang secara bersama-sama bersifat mutlak, eksklusif serta mempunyai jangka waktu yang terbatas. Sebagai kekayaan bagi pemiliknya, merek mempunyai manfaat dan berguna bagi kehidupan manusia serta bernilai ekonomis. Sebagai hak kekayaan intelektual merek juga memiliki aspek sengketa, dimana dalam kajian ini akan dibahas tentang pembatalan merek dengan menganalisis Putusan No. 03/Merek/2008/PN.Niaga/Medan.

  19. PENGARUH PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL, MINAT MENJADI GURU, DAN PRESTASI BELAJAR TERHADAP KESIAPAN MAHASISWA MENJADI GURU YANG PROFESIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Yulianto

    2016-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh praktik pengalaman lapangan, minat menjadi guru, dan prestasi belajar terhadap kesiapan menjadi guru yang profesional. Populasi penelitian adalah mahasiswa Progam Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi tahun angkatan 2011 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang sebanyak 174 mahasiswa. Sampel penelitian ini adalah 122 mahasiswa yang ditentukan dengan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif presentase, statistik inferensial, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan praktik pengalaman lapangan, minat menjadi guru, dan prestasi belajar berpengaruh baik secara parsial maupun simultan terhadap kesiapan menjadi guru yang profesional. Hasil adjusted R^2 menunjukan adanya hubungan antara praktik pengalaman lapangan, minat menjadi guru, dan prestasi belajar terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru yang profesional sebesar 0.574 atau 57,4%. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah hendaknya mahasiswa memperbanyak referensi tentang akuntansi, mengikuti berbagai forum diskusi akuntansi guna meningkatkan wawasan mengenai bidang studi akuntansinya; mahasiswa diharapkan meningkatkan minat untuk menjadi guru yang tinggi dengan mengenal lebih jauh tentang profesi guru, mencari tahu kabar dan informasi mengenai profesi keguruan, memanfatkan kegiatan praktik pengalaman lapangan dengan sungguh-sungguh yang dapat menunjang kesiapannya untuk menjadi guru. The purpose of that study was to determine the influence of practice field experience, interest becoming a teacher and learning achievement againts the readiness of the students to become a professional teacher. Population in this research are students of accounting education class of Faculty of Economic semarang state university as many as 174 students. Sample used in this study were 122 students

  20. Diapers Bagi Kesehatan Bayi dan Lingkungan

    OpenAIRE

    Noriko, Nita

    2013-01-01

    Bayi yang berusia 0 sampai hingga 1 tahun termasuk golongan rentan, karena memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum sempurna. Kekebalan tubuh yang dimiliki bayi adalah kekebalan pasif . Terpaparnya bayi terhadap antigen dapat terjadi melalui udara, air, makanan maupun perlengkapan yang digunakan seperti alas perlindungan (diapers) terhadap enupresis dan enkopresis. Diapers dikenal di Indonesia sejak tahun 1980 karena penggunaannya yang praktis dan mudah Penggunaan diapers menimbulkan ...

  1. Makna Komunikasi Keluarga Bagi Wanita Karier: Studi Fenomenologi Mengenai Makna Komunikasi Keluarga Bagi Wanita Karier di Kota Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ferane Aristrivani Sofian

    2014-04-01

    Full Text Available Currently, the role of women has shifted from traditional to modern roles. From just having a traditional role to bear children and take care of the household, women now have a social role which can be a career in various areas of life with higher education are supported. The role of a woman when they entered the stage of marriage seems to be so complex, when different interests collide. The method used in this study is qualitative, while the approach is phenomenology. In general, qualitative research is the process of research to understand the phenomenon, based on a tradition of research with the typical method, with the object of society's problems. There are five motives that make a career woman pursue her careeer, those are helping their husband to fulfill household living cost, apply knowledge, socialization, have their own income, and self-actualization. Having a career for career women is a gift from God and the struggle and sacrifice to support life in the form of work and creativity that benefit others. Having family for career women is a priceless gift from God in a river of happiness therefore becoming part of a family must be maintained carefully. Communicating for career women, is a real form of compassion, caring, and love to keep the marriage intact. Communicating between mother and child for career women is a real form of love and care in teaching and educating children to maintain familiarity with the child. 

  2. Pelaksanaan Perlindungan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Pekerja Wanita Berdasarkan Perjanjian Kerja Bersama (Pkb) di PT. Apac Inti Corpora

    OpenAIRE

    Suradi, Solechan, Soraedha Liestia Harini*

    2016-01-01

    PT. Apac Inti Corpora merupakan merupakan Perusahaan yang bergerak dalam bidang USAha pemintalan dan penenunan dengan jumlah pekerja 6.757 terdiri dari laki – laki sejumlah 2.659 dan wanita sejumlah 4.098. Pengusaha dan pekerja membuat Perjanjian Kerja Bersama agar tercipta hubungan yang harmonis antara pengusaha dengan pekerja. Di dalam Perjanjian Kerja Bersama telah diatur mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja namun dalam pelaksanaan di lapangan masih ada beberapa pekerja wanita yang ti...

  3. Makna susu bagi konsumen mahasiswa di kafe susu di Yogyakarta: antara gizi dan gengsi

    OpenAIRE

    Triratnawati, Atik

    2017-01-01

    Background: The rise of milk cafe in Yogyakarta with visitors of student raises a question mark what purpose they consume milk. There is definitely an attraction that encourages students are willing to spend time, effort, and expenses for the sake of enjoying a glass of milk that can actually be done at home.Objective: To find the meaning of intrinsic and extrinsic of students consumer milk cafe in Yogyakarta.Method: This was a qualitative study using observation and in-depth interview with s...

  4. NILAI FILOSOFIS BUDAYA MATRILINEAL DI MINANGKABAU (RELEVANSINYA BAGI PENGEMBANGAN HAK-HAK PEREMPUAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iva Ariani

    2016-08-01

    Full Text Available This research is a qualitative research to find an essence of matrilineal culture in Minangkabau tradition from the philosophical perspective of Feminism. Method of data collection is dividing research areas in West Sumatra into two big groups that are Minang Pesisir and Minang Bukit. Then, collecting data through direct interview and observation to get data about matrilineal system in West Sumatra. Data which has collected then be analyzed using interpretation and hermeneutics method and described as a concept to develop the rights of enforcer process of woman in Indonesia. This research is to develop the woman movements and law concerning femininity in Indonesia that is more suitable with the personality and cultural of Indonesia because it lifted from local and cultural wisdom in Indonesia. The expectation is that it will be able to more suitable to the agenda of offering values of feminist appropriate for public of Indonesia.

  5. PENULISAN INKLUSIF DI PRANCIS: TANTANGANNYA BAGI POLITIK LINGUISTIK DAN TRANSMISI BAHASA PRANCIS DI INDONESIA

    OpenAIRE

    Andriani, Merry

    2017-01-01

    French society recently sparked a debate on the gender inclusive way of writing suggested by the Haut Conseil d’Egalité. Within the polemic of this new politic of linguistic, this article aims to describe the nature of the inclusive writing in French and why it is becoming the challenge to the politic of linguistic of French in Indonesia and its transmission in general. In order to expose these purposes, the sociolinguistic in critical approach is chosen to analyse the politic linguistic disc...

  6. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UNTUK MENUMBUHKAN KELEMAHLEMBUTAN DI SEKOLAH MINGGU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johana Manubey

    2016-03-01

    Kelemahlembutan merupakan karakter penting, yang didalamnya termuat kerendahan hati, ketaatan, penguasaan diri, dan kesediaan untuk dididik. Salah satu tempat untuk pengajaran kelemahlembutan adalah sekolah minggu. Sekolah minggu diadakan untuk anak-anak yang beragama Kristen. Untuk mengajarkan dan menumbuhkan kelemahlembutan, diperlukan pengembangan bahan ajar terkait kelemahlembutan, yang berisikan strategi dan metode untuk dapat mentrasformasikan karakter kelemahlembutan. Pengembangan bahan ajar kelemahlembutan dilakukan dengan menggunakan model Dick & Carey. Dimana, dari hasil pengembangan bahan ajar diperoleh kelayakan bahan ajar untuk diimplementasikan yakni diatas 80%. Untuk implementasi di lapangan diperoleh hasil bahwa bahan ajar ini dapat menumbuhkan karakter kelemahlembutan di sekolah minggu.

  7. Kepemimpinan di Perpustakaan Berdasarkan Emotional Intellegience dalam Menghadapi Globalisasi Informasi

    OpenAIRE

    Miftahunnisa' Igiriza

    2017-01-01

    Pemimpin dalam sebuah kepemimpinan menjadi salah satu faktor maupun penghambat dari perkembangan organisasi dalam menghadapi fenomena perubahan yang kerap terjadi. Kemampuan kecerdasan emosional pemimpin memiliki peran yang penting bagi organisasi dan orang-orang yang bekerja pada organisasi tersebut. Tujuan penulisan ini yaitu untuk mengetahui bahwa kepemimpinan berdasarkan emotional intelligence dibutuhkan dalam gaya memimpin suatu organisasi seperti di perpustakaan yang menjadi pusat infor...

  8. EKSTASI: OBAT PSIKOTROPIK, MANFAAT & DAMPAKNYA BAGI KESEHATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ambar Yoganingrum

    2011-12-01

    Full Text Available Dewasa ini, ekstasi merupakan obat golongan psikotropik yang paling populer. Efeknya sebagai antidepresi yaitu untuk mengatasi tekanan mental dengan memanfaatkan efek eforianya (menimbulkan kegembiraan. Obat ini banyak dicari orang untuk mengatasi rasa cemas, iekanan mental atau hanya untuk dapat lebih menikmati hiburan di tempat-tempat hiburan malam. Selain ekstasi (3,4-methylenedioxymethamphetamine banyak lagi obat-obatan yang digolongkan dalam daftar obat psikotropik. Untuk apa sebenamya obat-obat psikotropik itu ? Obat-obat psikotropik ialah obat yang mempengaruhi fungsi psikik, kelakuan atau pengalaman. Psikotropik telah dikenal sejak jaman prasejarah, hanya nama psikotropik baru diperkenalkan sejak timbulnya suatu cabang ilmu farmakologi yaitu psikofarmakologi, yang khususnya mempelajari psikofarmaka atau psikotropik. Psikofarmakologi berkembang dengan pesat sejak ditemukannya alkaloid rauwolfia dan klorpromazin (CPZ yang temyataefektifuntuk mengobati kelainan kejiwaan. Pengobatan dengan obat-obat psikotropik didasarkan pada pengetahuan empirik. Hal ini dikarenakan patifisiologi penyakit jiwa tidak jelas. Psikotropik hanya mengubah keadaan jiwa penderita, sehingga lebih kooperatif dan dapat menerimapsikoterapi dengan lebih baik.

  9. MANFAAT PENGAWASAN BAGI PARA BURUH (PEKERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridho Mubarak

    2017-08-01

    Full Text Available Hakikat pengawasan ketenagakerjaan adalah kegiatan mengawasi dan menegakkan pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan.Hubungan antara pembinaan dan pengawasan merupakan pasangan yang tidak dapat dipisahkan, jika mengharapkan suatu pencapaian yang maksimal.Dalam hal pembinaan tenaga kerja tidak cukup hanya sebatas pembinaan melainkan untuk kelangsungan dalam perealisasian dari pembinaan tersebut harus dilakukan pengawasan sistematis, tercatat, dan terpadu, agar hasil dari pembinaan tersebut harus teraplikasi dalam dunia kerja dan berdayaguna dalam meningkatkan kesejahteraan para pekerja.Pengawasan ketenagakerjaan adalah kegiatan mengawasi dan menegakkan pelaksanaan peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan, sehingga dalam upaya ini pihak pemerintah pun mengadakan unit kerja pengawasan ketenagakerjaan dari puncak sampai ke bagian terendah, Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan, bahkan menteri pun memiliki tugas di bidang ini. Perlindungan antara pengawasan ketenagakerjaan dan keberhasilan kerja selalu dilakukan dalam satu kesatuan sistem pengawasan yang terpadu, terkoordinasi dan terintegrasi yang meliputi unit kerja pengawasan ketenagakerjaan, pengawas ketenagakerjaan, dan tata cara pengawasan ketenagakerjaan.Amran B, 2006, Huku Perburuhan dan Ketenagakerjaan Indonesia, FH UTND, MedanAnderson, F, Twomey, 1987, Business Law, South Western Publishing, West ChicagoDjumialdji, FX., Wiwoho S, 1987, Perjanjian Perburuhan dan Hubungan Perburuhan Pancasila, Bina Aksara, Jakarta.Lase, A.Y., Isnaini, dan Syafaruddin, (2018, Hubungan Sistem Pengupahan Dengan Tingkat Kesejahteraan Buruh Di (PT Persero Pelindo 1 Cabang Gunung Sitoli, Mercatoria, 1 (2: 141-149 Nadapdap, G, 2005, Kumpulan Hak-hak Buruh/Pekerja, Kelompok Pelita Sejahtera, MedanProdjohamidjojo, M, Seri Pemerataan Keadilan, Ganti Rugi dan Rehabilitasi, Ghalia Indonesia, JakartaSoepomo, I, 1987, Pengantar Hukum Perburuhan, Djambatan, JakartaSuprihanto, J, 1986

  10. BUDAYA MALU CERMINAN BAGI PEREMPUAN MELAYU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emilia Susanti

    2015-01-01

    Full Text Available Melayu dalam pengertian mutakhir merujuk kepada penutur bahasa Melayu dan mereka yang mengamalkan adat Melayu. Melayu identik dengan Islam. Hal ini menjadi sebuah ketentuan karena budaya Melayu sangat bernafaskan Islam, atau budaya Melayu bersumber dari ajaran Islam. Sesuai dengan pribahasa melayu untuk yang mengatakan “adat bersanding sara’, dan sara’ bersandingkan kitabullah”. Maksudnya, adat mempunyai aturan yang berdasarkan Islam, sedangkan aturan Islam itu berdasarkan kitab suci al-Qur’an. Masyarakat Melayu adalah masyarakat yang beradab dan mempunyai kepribadian yang baik, moralitas yang tinggi, dan selalu ingin berhasil dalam segalah hal. Vallentijn (1712 menyebutkan bahwa orang Melayu sangat cerdik, sangat pintar, dan manusia yang sangat sopan di seluruh Asia. Orang Melayu identik dengan orang yang pemalu, apalagi seorang perempuan akan mencerminkan budaya timur yang pemalu dan sopan dalam bersikap dan bertingkah laku

  11. IMPLEMENTASI PROGRAM ALOKASI DANA DESA (ADD DALAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA PUNAGAYA KECAMATAN BANGKALA KABUPATEN JENEPONTO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Octrian TSL

    2013-04-01

    penghambat implementasi program alokasi dana desa di Desa Punagaya Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto padahal dari alokasi dana desa ini diharapkan dapat meningkatkan kreatifitas, kesejahteraan dan lapangan kerja bagi masyarakat.

  12. PENGARUH KONTAMINASI LOGAM BERAT TERHADAP KECACATAN LARVA (Dicrotendipes simpsoni (DIPTERA: CHIRONOMIDAE: STUDI KASUS DI WADUK SAGULING JAWA BARAT (Effects of Heavy Metals On Dicrotendipes Simpsoni Larvae Deformities Diptera: Chironomidae: A Case Study

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoyok Sudarsono

    2006-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Penggunaan kecacatan morfologi bagian mulut dan antena pada larva Chironomidae telah lama dikethui sensitif dalam mendeteksi adanya stress yang disebabkan oleh kontaminasi bahan polutan yang ada di sedimen maupun terlaurt dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kecacatan Chiromedae yang terjadi pada spesies Dicrotendipes simpsoni yang dikaitkan dengan kontaminasilogam berat pada air permukaan di Waduk Saguling. Untuk memperolteh hewan tersebut dari lapangan, maka digunakan subtrat buatan melayang sebagai trap yang direndam pada air di kedalaman 2m pada sentra-sentra perikanan jaring apung (St. Batujajar, Ciminyak, Dam. Hasil analisis kecacatan pada spesies Dicrotendipes simpsoni menunjukkan frekwensi kecactan total secara umum paling banyak dijumpai pada St. Batujajar (95,56% diikuti Dam (82,2%, dan Ciminyak (68,89%. Hasil analisis multivariat dengan PCA dan korelasi sederhana Pearson-product moment menunjukkan adanya kecenderungan dari logam Cr menyebabkan peningkatan frekuensi kecacatan antena secara signifikan (r=0,7099, p=0,032, dan frekwensi cacat total berkorelasi signifikan dengan kontaminasi logam Pb (r=7055, p=0,034. Logam Cu cenderung mencirikan tipe kecacatan pada pecten ephipharyngis (r=0,6131, walaupun tidak signifikan pada level 95%. Adanya respon kecacatan bagian mulut dan antena pada Dicrotendipes simpsoni merupan sinyal yang positif bagi pengembangan sistem peringatan dini dari kontaminasi logam berat di ekosistem perairan tawar.   ABSTRACT Mouthpart and antenna deformities of Chironomidae have been known and sensitive to detect stress which is caused by pollutant contamination in sediment and water. The research have objective to reveal deformities on Dicrotendipes simpsoni Chironomidae larvae in Saguling Reservoir and to know correlation between the deformities with contamination heavy metals on surface water. The animal was collected from reservoir using artificial subtrat submerged in deepness of

  13. Pelayanan Publik dan Pemenuhan Hak Difabe: Studi tentang Layanan Pendidikan Inklusif Melalui Kasus Pemindahan Difabel dari Sekolah Reguler ke Sekolah Luar Biasa di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Arinia Indriyany

    2015-06-01

    Pemahaman yang berkembang adalah sekolah yang pantas bagi difabel hanyalah di sekolah luar biasa. Hal ini yang membuat difabel tak jarang di diskriminasi dalam dunia pendidikan. Kebijakan pendidikan inklusif yang awalnya didesain agar anak difabel dan non difabel mampu belajar bersama pun baik regulasi dan implementasinya masih jauh dari sempurna. Kebijakan pendidikan inklusif seharusnya dapat digunakan sebagai dasar kesetaraan pendidikan kenyataannya masih menerapkan syarat – syarat khusus agar difabel mampu diterima di sekolah reguler tersebut. Saat difabel tidak mampu lolos kualifikasi yang ditentukan maka dia tidak dapat diterima di sekolah inklusif tersebut dan dikembalikan ke sekolah luar biasa. Jika hal ini terjadi maka negara gagal menjamin pemenuhan hak pendidikan bagi difabel itu sendiri.

  14. Kandungan Beberapa Logam Berat Di Perairan Pesisir Timur Pulau Batam

    OpenAIRE

    Soetrisno, Yudhi

    2001-01-01

    Untuk mengetahui dan mengantisipati pungaruh peningkatan berbagai kegiatan di pulau Batam terhadap kandungan logam berat di perairan pesisir timur pulau Batam yang sebagiannya diperuntukan bagi pengembangan pariwisata dan rekreasi maka penelitian ini dilakukan. Penelitian ini mengungkapkan bahwa berdasarkan beberapa paramater logam berat yang dikandungnya seperti Cr, Pb dan Cd, perairan pantai pesisir timur pulau Batam secara umum tidak memenuhi persyaratan untuk pengembangan pariwisata dan r...

  15. URGENSI PEMBENTUKAN MODEL PEMBINAAN DAN PEMBIMBINGAN BERBASIS KOMPETENSI BAGI NARAPIDANA PELAKU CYBERCRIME

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widodo Widodo

    2015-06-01

    tercapai secara optimal. Salah satu buktinya, banyak narapidana yang mengulangi kejahatannya (residive. Karena itu, perlu konstruksi model baru pembinaan yang sesuai dengan prinsip penologi modern. Tujuan penelitian ini untuk menemukan urgensinya dan spesifikasi model pembinanan. Pencapaian tujuan dilakukan dengan menggunakan teknik penelitian pengembangan di LAPAS dan BAPAS pada wilayah Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Model temuan disebut pembinaan dan pembimbingan narapidana cybercrime berbasis kompetensi. Urgensi penemuan model ini karena secara individual narapidana mempunyai potensi dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK, mereka ingin mendapat “nilai tambah” dalam LAPAS,  belum ada ketentuan hukum yang mengatur pembinaan khusus pada terpidana cybercrime, perlu pembinaan narapidana yang didasarkan pada pendekatan-pendekatan yang rasional dan ilmiah. Sedangkan spesifikasi dan konstruksi modelnya didasarkan pada kebutuhan narapidana dan kompetensi yang dibutuhkan di lapangan kerja, sesuai dengan standar kompetensi pemasyarakatan dan standar kompetensi 9 bidang kompetensi ahli teknologi informasi, serta sesuai dengan visi penologi modern.   Kata kunci: model, narapidana, cybercrime, kompetensi, penologi

  16. PENCEMARAN PESTISIDA PADA PERAIRAN PERIKANAN DI SUKABUMI- JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Taufik

    2011-12-01

    Full Text Available Penggunaan pestisida merupakan salah satu sumber pencemar yang potensial bagi sumberdaya dan lingkungan perairan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat pencemaran pestisida pada lahan perikanan budidaya di Sukabumi, Jawa Barat. Penelitian diawali dengan penentuan lokasi, dilanjutkan dengan pengambilan contoh (air, sedimen, biota air, preparasi, identifikasi, dan analisis data, serta pelaporan. Analisis contoh menggunakan alat Gas Chromatograph (GC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada lahan perikanan air tawar di daerah Sukabumi terdapat residu pestisida dari golongan organoklorin, organofosfat, piretroid, dan karbamat dengan konsentrasi di bawah Batas Maksimal Residu (BMR. Jenis dan konsentrasi residu pestisida tersebut yang terbesar terdapat pada ikan, kemudian di dalam tanah dan yang terakhir adalah dalam air.

  17. Membangkitkan Motivasi Belajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA Melalui Media Komik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Randi Ramliyana

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract: This research used a qualitative method with case study approach. The aim of this research is to describe the use of media comic to raise the motivation to learn in learning Indonesian for Foreign Speakers (BIPA at Trisakti University Language Center. One of the biggest problems facing the BIPA learning is learning motivation of participants. There are many reasons the participants are less motivated to learn BIPA, one of which is a boring classroom atmosphere. One thing we know to raise the motivation to study participants is to give something extraordinary and new in BIPA learning, especially among participants adolescence and early adulthood. The results showed that comics can be used efficiently to generate motivation to learn BIPA participants. Therefore, the use of comics into learning will have the same impact with the use of the method of learning the game in BIPA. It provides a pleasant atmosphere in the classroom. Comics are not just entertaining and engaging participants, but also there are many reasons to use it in teaching BIPA. Keywords: universal pragmatism; motivation; comic; media; BIPA Abstrak: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan penggunaan media komik untuk membangkitkan motivasi belajar pada pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA di Pusat Bahasa Universitas Trisakti Jakarta. Salah satu masalah terbesar yang dihadapi dalam pembelajaran BIPA ialah motivasi belajar peserta.  Banyak alasan peserta kurang  termotivasi  dalam  belajar  BIPA,  salah  satunya  adalah suasana kelas yang membosankan. Salah satu yang dapat membangkitkan  motivasi  belajar  peserta adalah dengan memberikan suatu  hal  yang luar biasa dan baru di dalam pembelajaran BIPA, terutama di antara peserta usia remaja dan dewasa awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komik dapat digunakan secara efisien untuk membangkitkan motivasi belajar peserta

  18. RADIKALISME DI INDONESIA: Antara Historisitas dan Antropisitas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Asrori

    2017-02-01

    Full Text Available Studi ini mencoba menganalisis faktor-faktor yang mendorong munculnya radikalisme di Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan sekurang-kurangnya ada 3 faktor, yakni pertama, perkembangan di tingkat global, Kedua, penyebaran paham Wahabisme dan yang ketiga adalah kemiskinan. Situasi yang kacau di negara-negara Timur Tengah khususnya di Afghanistan, Palestina, Irak, Yaman, Mesir, Syiria, dan Turki, dipandang oleh kelompok-radikal sebagai akibat dari campur tangan Amerika, Israel, dan sekutunya. Pada saat yang sama, Masuknya faham Wahabisme yang mengagungkan budaya Islam ala Arab yang konservatif ke Indonesia telah ikut mendorong timbulnya kelompok eksklusif yang sering menuduh orang lain yang berada di luar kelompok mereka sebagai musuh, kafir dan boleh diperangi. Faktor ketiga adalah kemiskinan. Meski faktor ini tidak secara langsung berpengaruh terhadap merebaknya aksi radikalisme, namun perasaan sebagai elemen masyarakat yang termarjinalkan dapat menjadi faktor pendorong bagi seseorang untuk terjebak dalam proganda radikalisme.

  19. Uji Lapangan Formula Cair Pseudomonas fluorescens P60 terhadap Layu Fusarium pada Tanaman Tomat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Loekas Soesanto

    2011-12-01

    Full Text Available A research aimed at knowing 1 the effect of Pseudomonas fluorescens P60 in liquid formula on Fusarium wilt of tomato, 2 the effect of P. fluorescens P60 in the formula on tomato growth and yield, and 3 P. fluorescens P60 mechanisms on tomata was carried out at tomato field of Selomoyo Village, Kaliangkrik Subdistrict, Magelang Regency at altitude of 826 m above sea level. Randomized block design was used with seven treatments and four replicates. The treatments were control, with P. fluorescens P60 soaked for 15 min and without fungicide, pathogen without P. fluorescens P60 with fungicide (PBG1, pathogen with P. fluorescens P60 without fungicide, pathogen with pouring P. fluorescens P60 1, 3, and 5 times. Result indicated that application of formulated P. fluorescens P60 for 5 times decreased the disease intensity as high as 26.77%, and late population of the pathogen but increased P. fluorescens P60 as high as 4.54×1010 cfu ml-1. P. fluorescens P60 affected growth and yield of tomato. P. Fluorescens P60 induced tomato resistance by increasing qualitatively its phenolic compound content (saponin, tannin, glycoside.   Penelitian dengan tujuan untuk mengetahui: 1 pengaruh Pseudomonas fluorescens P60 dalam formula cair terhadap penyakit layu fusarium pada tanaman tomat, 2 pengaruh P. fluorescens P60 dalam formula cair terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman tomat, dan 3 mekanisme P. fluorescens P60 pada tanaman tomat dilakukan di lahan Desa Selomoyo, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang dengan ketinggian 826 m di atas permukaan laut. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK, dengan 7 perlakuan dan jumlah ulangan 4 kali, dan setiap unit terdiri atas 8 tanaman. Perlakuan tersebut meliputi kontrol; dengan P. fluorescens P60 rendam 15 menit dan tanpa fungisida; dengan patogen; tanpa P. fluorescens P60; dengan fungisida (PBG1; patogen, tanpa P. fluorescens P60, tanpa fungisida; patogen, dengan penyiraman P. fluorescens P60 1 kali

  20. PERUBAHAN FISIK KERUANGAN DAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KAWASAN SEKITAR TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH BANTARGEBANG KOTA BEKASI (Physical Environmental and Social Economic Changing in Bantargebang Solid Waste Dumping Site Area Surrounding Bekasi City

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nila Kesuma

    2003-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan perubahan fisik keruangan dan sosial ekonomi masyarakat di kawasan sekitar TPA Sampah Bantargebang. Metode penelitian yang digunakan adalah gabungan metode kualitatif dengan metode kuantitatif dengan pendekatan rasionalitas, yaitu data dan informasi dilapangan dikomparasikan dengan teori dan konsep yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa: (1 terdapat perubahan fisik keruangan di walayah penelitian yang ditandai dengan bertambahnya area terbangun, yaitu tumbuhnya tempat-tempat permukiman pemulung warung-warung, rumah-rumah penduduk, bertambah panjang dan lebarnya jalan, serta menurunnya kualitas air tanah, udara dan kesuburan lahan; (2 terdapat perubahan pada kondis; sosial masyarakat yang ditandai dengan bertambahnya jumlah penduduk, kegiatan ekonomi atau lapangan kerja, rendahnya angka partisipasi kasar pada setiap tingkat pendidikan, menurunnya derajat kesehatan masyarakat, serta terganggunya kenyamanan lingkungan yang akhirnya mengurangi kesejahteraan masyarakat; (3 terdapat perubahan pada ekonomi penduduk ke arah yang lebih baik, yang ditandai dengan meningkatnya jumlah pendapatan dan terbukanya peluang mengembangkan usaha sampingan. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa bagi lingkungan sekitar dan masyarakat di wilayah penelitian sebara umum keberadaan TPA Sampah Bantargebang lebih memberikan pengaruh negatif daripada positif.   ABSTRACT This research aims to identify and to explain physical spatial and social economic community changing in the Bantargebang Solid Waste Dumping site area  and it surroundings. The research used deductive rational approach, with a combination of quantitative and qualitative methods, i.e. comparison between data and information collected in the field, and the concept and theory related to the subject. The research identified physical, social, and economic changes. The

  1. PERSPEKTIF GLOBAL PENYELESAIAN SENGKETA INVESTASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Syaifuddin

    2011-06-01

    Pembentukan UUPM No. 25/2007 adalah konsekwensi yuridis dari ratifikasi Perjanjian WTO. TRIMs, yang bertujuan menciptakan hukum investasi, termasuk hukum penyelesaian sengketa investasi, yang sesuai dengan kehendak investor asing dalam perspektif global, yaitu: pertama, mengandung karakter hukum yang berkepastian, berkeadilan, dan berefisiensi; dan kedua, berlandaskan spirit hukum yang mengarahkan pemerintah dan penanaman modal asing menyelesaikan sengketa investasi melalui arbitrase internasional daripada pengadilan bahkan arbitrase nasional di Indonesia. Krisis lembaga peradilan di Indonesia harus diselesaikan dengan cara membangun sistem hukum peradilan dengan mengacu pada Pancasila sebagai cita hukum investasi Indonesia. Hal tersebut adalah  suatu syarat bagi terbentuknya aturan hukum penyelesaian sengketa investasi yang serasi dalam perspektif global dan lokal (Indonesia.

  2. Upacara Dan Makna Minum Teh Bagi Masyarakat Tionghoa

    OpenAIRE

    Ginting, Asty Perbina

    2013-01-01

    The title of this research is “ Upacara dan Makna Minum Teh bagi Masyarakat Tionghoa”. In this research, the writer is trying to description tradition and meaning of Tea Ceremony in ethnic Tionghoa. Due the title, there are some concepts written in chapter two, they are ceremony, kind of tea, ethnic Tionghoa.. The theory used in this paper is function of culture and ceremony theory that is used to analysis the function and meaning of tea ceremony in many Chinese tradition. The methodology u...

  3. MANFAAT PERNIKAHAN POLIGINI BAGI KAUM PEREMPUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erma Pawitasari

    2015-12-01

    شكل التعذيب للنساء. لكن وقوع عملية هذا التعدّد خفية مستمرّ. يجوز للرجل أن يملك لنفسه عددا من النساء على حسب رغباته، بشرط أن لا يكون تحت "النكاح". سبّب هذا النوع من التعدد (غير الرسمي إلى ظهور مشاكل إجتماعية ووضع المرأة مظلومة. دلّت الدراسة – بوجهة النظر الإقتصادية – وخاصة بالمفهوم " supply and demand”  " أن موقف المجتمع المعارض لتعدد الزوجات وضع المرأة في موضع تساوم وضيع. وجهاد الحركة النسائية لرفض التعدد هو خطوة ضالة ومخسّرة للنساء أنفسهنّ. لذا فإن هذه الدراسة حاولت دراسة "تعدد الزوجات" بمنظار الإسلام. ولقد أعطى الإسلام حقا مثاليا للزوجة للتأكد على سعادة الحياة الزوجية ورفاهيتها. لكن لو أنها شعرت بعدم الاطمئنان بالتعدّد، يجوز لها الانفصال عن النكاح بدون عبء الأولاد، والنفقات، أو الخوف من لومة المجتمع. وأجاز الإسلام أن تنكح هي من رجل آخر أحسن من زوجه الأول.Abstrak: Pernikahan, sebagai salah satu dari ranah subyek kajian Islam, seringkali memunculkan permasalahan dalam sejumlah hal, termasuk ketika ia direlasikan dengan poligami. Poligami seringkali hanya dilihat dari perspektif kebutuhan dan eksistensi laki-laki. Istri yang menerima poligami identik dengan stigma “istri bermasalah.” Sudut pandang ini menyebabkan masyarakat memandang poligami sebagai bentuk penyiksaan terhadap perempuan. Namun praktik poligami secara terselubung tetap terjadi. Laki-laki “diperbolehkan” memiliki perempuan sebanyak yang ia mau, selama tidak dilakukan di dalam lembaga pernikahan. Poligami

  4. MODEL POETRY WORDGAMES DALAM PEMBELAJARAN EKSPRESI TULIS PUISI PADA PEMBELAJAR BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suci Sundusiah

    2015-12-01

    Full Text Available Kegiatan ekspresi tulis puisi dalam pembelajaran BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing dapat menjadi salah satu kegiatan yang meningkatkan penguasaan bahasa pembelajar. Karenanya, dibutuhkan kreatifitas dan variasi pembelajaran dalam menanganinya. Secara umum, penelitian ini bertujuan untuk menemukan profil kemmapuan ekspresi tulis artistik pembelajar BIPA. Untuk memudahkan penemuan penelitian, peneliti memilih model poetry wordgames sebagai strategi pembelajaran. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1 bagaimana profil kemampuan ekspresi tulis puisi pembelajar BIPA program Kerja sama UPI-Youngsan University sebelum diberikan treatment ? (2 Bagaimana proses treatment pembelajaran ekspresi tulis puisi dengan menggunakan model poetry wordgames pada pembelajar BIPA program Kerja sama UPI-Youngsan University? Bagaimana profil kemampuan ekspresi tulis puisi pembelajar BIPA program Kerja sama UPI-Youngsan University setelah diberikan treatment ?. Penelitian ini menggunakan metode subjek tunggal sebagai pisau analisis. Dengan desain penelitian two base line period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 pembelajar telah memiliki pola pemahaman yang baik mengenai puisi sebelum diberi tindakan hanya saja mereka tidak terbiasa menulis puisi, sehingga perlu dilakukan latihan dan pengenalan terhadap model-model puisi Indonesia; (2 model Poetry Wordgames sangat tepat untuk melatih pembelajar dalam pemilihan kosa kata (diksi puisi, ketika model ini dipadukan dengan teknik lain maka hasil pembelajaran lebih optimal; (3 pembelajar telah mampu menuangkan ide, imajinasi, pengalaman dan emosi mereka ke dalam puisi melalui beragam bentuk majas atau gaya bahasa di antaranya: metafora, perumpamaan (asosiasi, perbandingan, hiperbola, repetisi, paralelisme, dan personifikasi.

  5. RESTORATIVE JUSTICE BAGI ANAK PELAKU TINDAK PIDANA PERKOSAAN ANAK PERSPEKTIF HUKUM ISLAM DAN HUKUM POSITIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridho Rokamah

    2013-12-01

    Full Text Available Tingginya jumlah kasus kekerasan seksual dengan pelaku anak-anak yang terus meningkat di UPPA Polres dan Komite Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Ponorogo akhir-akhir ini, membuat penegak hukum (Hakim, Jaksa, dan Polisi dihadapkan pada posisi yang sulit. Para aparat lebih memilih memberikan kebijakan untuk tidak memproses kasus tersebut terlebih lagi jika keluarga korban dan pelaku menghendaki untuk damai setelah korban hamil. Apabila fakta dan bukti mengharuskan pemberian hukuman, maka tuntutan ringan adalah alternatif yang dipilih. Alalsannya, anak-anak merupakan korban lingkungan (keluarga/teman yang memerlukan pendidikan. Kebijakan aparat penegak hukum khususnya Polres ini, disebut dengan restorative justice atau keadilan restorasi karena adanya unsur musyawarah atau kesepakatan demi keadilan dari korban dan pelaku. Dalam perspektif Islam, anak yang masih belum bisa dipertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum (belum mukallaf tidak dikenai hukuman sebagaimana orang dewasa. Dalam Islam ada batasan bahwa hukum pidana itu bisa diterapkan bagi anak sampai dia mukallaf, jika belum sampai usia itu hukum belum bisa diterapkan. Adapun dalam hukum positif, hukum bisa diterapkan untuk siapa saja tanpa batasan usia. Hanya saja untuk pelaku kejahatan pidana anak-anak harus diperlakukan secara khusus. Kata Kunci:Restorative Justice, perkosaan, pidana, hukum Islam, dan Hukum Positif.

  6. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR MATEMATIKA LEVEL IGCSE BERBASIS TUGAS TERSTRUKTUR BAGI MAHASISWA CALON GURU MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prahesti Tirta Safitri

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya ketersedian bahan ajar matematika berbahasa inggris khususnya pada level IGCSE bagi mahasiswa program studi pendidikan matematika. Sesuai dengan tuntutan globalisasi dimana calon guru matematika harus siap bersaing untuk mengajar di sekolah manapun baik yang menggunakan kurikulum nasional, maupun internasional. Dengan begitu kemampuan bahasa inggris mahasiswa calon guru dalam pelajaran matematika sangat perlu untuk ditingkatkan. Hal tersebut merupakan alasan bahwa perlu adanya pengembangan bahan ajar matematika level IGCSE. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang akan menghasilkan bahan ajar berbasis tugas terstruktur. Metode penelitiannya menggunakan metode pengembangan yaitu meliputi (1 Concept, pada tahapan ini pengembang mengidentifikasi masalah yang berkaitan dengan pembelajaran matematika dengan bahasa inggris dan membuat rencana pembuatan bahan ajar sesuai dengan masalah tersebut; (2 Design, pada tahap ini pengembang mengemas bahan ajar sejelas mungkin sesuai dengan karakteristik mahasiswa; (3 Collecting of materials, pada tahapan ini pengembang menyiapkan materi yang sesuai dengan materi matematika level IGCSE; (4 Assembly dan uji coba, pada tahapan ini pengembang mendesain bahan ajar sesuai dengan materi yang telah disiapkan, setelahnya dilakukan uji coba kepada ahli. Adapun hasil dari uji coba ahli menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan termasuk ke dalam kategori sangat baik dan layak digunakan untuk sumber pendukung perkuliahan.

  7. PENGUATAN KELEMBAGAAN DI INDUSTRI PERTANIAN DALAM MENINGKATKAN PERTUMBUHAN DAN PEMERATAAN EKONOMI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sidiq Permono Nugroho

    2012-06-01

    Full Text Available Penguatan kelembagaan di Industri pertaniaan diharapkan akan mampu memberikan andil bagi peningkatan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi, bila didukungan oleh pemerintah, BULOG dan KUD. Penguatan kelembagaan BULOG (Badan Urusan Logistik yang bertugas sebagai pengendali harga dengan mengoptimalkan perannya sebagai penampung hasil pertanian terutama padi dan KUD (Koperasi Unit desa sebagai penyalur sarana pertanian bagi petani. Pemerintah berperan sebagai supporting system dalam mendukung penuh kedua lembaga tersebut dengan adanya kebijakan (regulasi dan pendanaan. Dukungan dari ke tiga elemen tersebut diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Indonesia. Industri pertanian akan semakin maju dengan adanya potensi pendapatan yang meningkat. Investasi akan dengan sendirinya tercipta dan sumber daya akan dapat diserap untuk kegiatan industri pertanian. Trickle Down Effect dan Multiplier Effect akan tercipta karena angkatan kerja akan terserap dalam sector pertanian sehingga angka kemiskinan di sector pertanian akan berkurang. Import beras hanya melukai kerja keras para petani maka seharusnya pemerintah memberikan akses yang maksimal bagi petani sehingga kedepan Indonesia mampu mejaga ketahanan pangan tanpa bergantung dari import.

  8. Kedudukan Pidana Kebiri Dalam Sistem Pemidanaan di Indonesia (Pasca Dikeluarkannya PERPPU No. 1 Tahun 2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditia Arief Firmanto

    2017-02-01

    Full Text Available Salah satu pidana tindakan bagi pelaku kejahatan seksual terhadap anak antara lain adalah pidana kebiri, hadirnya pidana kebiri dalam Sistem Pemidanaan di Indonesia diatur dalam Perppu No. 1 Tahun 2016, tujuan dari pada dikeluarkanya Perppu No. 1 Tahun 2016 dimaksudkan untuk mengatasi kegentingan yang diakibatkan terjadinya kekerasan seksual terhadap anak yang semakin meningkat secara signifikan, selain itu juga untuk memberikan efek jera bagi pelaku dan memberikan pembinaan dan pemulihan kepada pelaku pedofilia serta mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak berbuat tindak pidana tersebut. Kedudukan Pidana Kebiri dalam sistem Pemidanaan di Indonesia termasuk kedalam Pidana tindakan, hal ini sesuai dengan Perppu No. 1 Tahun 2016 Pasal 81 Ayat 7. Sedangkan relavansi pidana kebiri dalam Teori Pemidanaan di Indonesia adalah relevan menjadi alternatif pidana terahir (ultimum remidium bagi pelaku pedofilia, walaupun pidana kebiri memang belum ada dalam sistem pemidanaan di Indonesia. Dengan adanya Perppu No. 1 Tahun 2016 menjadi jenis pidana yang baru dalam sistem pemidanaan dan memberikan masukan bagi Pembaharuan Hukum Pidana di Indonesia untuk memasukan pidana kebiri dalam jenis Pidana Tindakan

  9. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN TEKNOLOGI PENANGANAN DAN KELAYAKAN INVESTASI PASCAPANEN KAKAO (Theobroma cacao L. (STUDI KASUS DI KABUPATEN PIDIE JAYA, PROPINSI ACEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raida Agustina

    2013-06-01

    dukungan bagi pengambil keputusan dalam  memilih salah satu alternatif yang tepat dan sesuai dengan kondisi wilayahnya sehingga bisa meningkatkan kualitas biji kering kakao. Tujuan penelitian ini adalah membangun sebuah software sistem pendukung keputusan sebagai alat bantu pengambilan keputusan teknologi penanganan pascapanen kakao, memperoleh alternatif terbaik berdasarkan analisis teknis dan analisis ekonomi, mengevaluasi tingkat kelayakan investasi, dan mengetahui nilai sensitivitas dari setiap alternatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2010 sampai dengan bulan Desember 2010 di Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Propinsi Aceh. Metode yang digunakan adalah survey lapangan dan wawancara. Hasil pengambilan data di lapangan dianalisis untuk tujuan penyusunan database model sistem pendukung keputusan teknologi penanganan pascapanen kakao, dan diolah menggunakan bahasa program Java. Berdasarkan hasil analisis teknologi penanganan pascapanen kakao untuk petani dan investor menunjukkan bahwa alternatif mekanis merupakan alternatif terbaik karena menghasilkan keuntungan terbesar. Untuk petani alternatif mekanis  memberikan keuntungan sebesar Rp 1.419.279.165,00 per tahun sedangkan untuk investor keuntungan sebesar Rp 1.023.246.397,00 per tahun  dan analisis kelayakan menunjukkan nilai NPV sebesar Rp 923.577.155,00 dan  nilai R/C ratio sebesar 3,00 juga didapatkan pada alternatif mekanis. Dari hasil analisis sensitivitas pada setiap alternatif, variabel yang paling berpengaruh terhadap keuntungan petani dan  investor adalah upah tenaga kerja, harga buah kakao segar, dan harga biji kering. Kata kunci: Sistem pendukung keputusan, informasi, kakao, teknologi pascapanen

  10. PENGEMBANGAN HANDOUT DINAMIKA POPULASI HEWAN BERBASIS POTENSI LOKAL DENGAN SUMBER BELAJAR DI DANAU SINGKARAK SUMATERA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Finga Fitri Amanda

    2016-11-01

    Full Text Available This research aims to develop teaching materials in the form of handout that equipped with RPS, SAP, and assessment instruments consist of psychomotor and attitude. This handout based on local potential in West Sumatra as supporting animal ecology course with a discussion of the dynamics of animal populations, especially in fish endemic named bilih fish. This research is a development research that reference to the model of Borg and Gall (1983, includes 10 stages, namely (1 information collection, (2 planning, (3 early product development, (4 introduction field testing, (5 product revision , (6 the main field trials, (7 the revised operational products, (8 operational field trials, (9 the final revision product, and (10 the dissemination and implementation. Development handout only done until the fifth stage. Validity of the product development assessment by expert learning validator, subject experts, and two expert field practitioners. Percentage validation results handout respectively, are 97.9%, 92.7%, 94.3%. The results of introduction field testing that conducted by 12 biology students of STKIP PGRI West Sumatra that has been studying the material of animal population dynamics. The results of introduction field testing is 88.8%. Percentage of validation results RPS, SAP, and Instruments by expert lecturers respectively 97.8%, 93.8% and 96.2%. The average percentage of product development and validation of introduction field testing were categorized excellent. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar berupa handout yang dilengkapi dengan RPS, SAP, dan instrumen penilaian psikomotorik dan penilaian sikap. Handout ini berbasis potensi lokal di Sumatera Barat sebagai penunjang matakuliah Ekologi Hewan dengan bahasan tentang dinamika populasi hewan khususnya pada ikan endemik, yaitu ikan bilih. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan mengacu pada model Borg & Gall (1983 meliputi 10 tahapan, yaitu (1 pengumpulan

  11. Karakterisasi Carica pubescens di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah berdasarkan sifat morfologi, kapasitas antioksidan, dan pola pita protein

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AINUN NIKMATI LAILY

    2012-05-01

    Full Text Available Laily AN, Suranto, Sugiyarto. 2012. Karakterisasi Carica pubescens di Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah berdasarkan sifat morfologi, kapasitas antioksidan, dan pola pita protein. Bioteknologi 9: 7-13. Carica pubescens Lenne & K. Koch merupakan jenis tanaman buah yang pertamakali dibudidayakan di Amerika Selatan dan beradaptasi pada lingkungan dataran tinggi, misalnya Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah (∼2000 m dpl. C. pubescens memiliki daerah persebaran sempit dan variasi intraspesies terbatas atau belum diketahui. Oleh karenanya, diperlukan informasi mengenai karakter tanaman pada berbagai ketinggian sehingga dimungkinkan untuk memperluas daerah penyebaran melalui transplantasi di daerah lain. Karakterisasi dapat dilakukan berdasarkan karakter morfologi, kandungan kimia, dan pola pita protein. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakter morfologi, kandungan kimia (kapasitas antioksidan, dan pola pita protein dengan pewarnaan commasie brillian blue pada C. pubescens di Dataran Tinggi Dieng. Penelitian lapangan dilakukan di Desa Kejajar (1400 m dpl, Patak Banteng (1900 m dpl, dan Sembungan (2400 m dpl. Pengamatan karakter morfologi dilakukan di lapangan dan dilanjutkan di laboratorium. Karakter morfologi, kandungan kimia (kapasitas antioksidan, dan pola pita protein C. pubescens dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter morfologi C. pubescens di Dataran Tinggi Dieng bervariasi pada batang, daun, dan buah. Kapasitas antioksidannya bervariasi dengan urutan dari ketinggian 2400 m dpl > 1900 m dpl > 1400 m dpl. Pola pita proteinnya tidak bervariasi antar ketinggian, namun berbeda dengan C. papaya. Keseragaman pola pita protein menunjukkan kestabilan genetik C. pubescens tidak dipengaruhi oleh perubahan lingkungan.

  12. PERAN IBU KARIR DALAM PENDIDIKAN KELUARGA DI LINGKUNGAN PERSIT KARTIKA CHANDRA KIRANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siwi Astini

    2018-01-01

    Full Text Available Saat ini, peran wanita telah bergeser dari peran tradisional menjadi modern. Dari hanya memiliki peran tradisional untuk melahirkan anak dan mengurus rumah tangga, kini wanita mempunyai peran sosial dimana dapat berkarir dalam bidang kesehatan, ekonomi, sosial, maupun politik dengan didukung pendidikan yang tinggi. Hal ini dapat mengakibatkan terjadinya konflik peran ganda sebagai pekerja dan ibu rumah tangga bagi wanita yang telah berkeluarga, sehingga mudah menimbulkan konflik kepentingan dalam pelaksaan tugasnya sebagai ibu juga sebagai wanita karir. Hal ini membutuhkan kajian yang lebih menyeluruh mengenai bentuk-bentuk permasalahan, solusi dan dampak dari setiap nilai yang berhubungan dengan kehidupan ibu dan dunia pekerjaan. Metode yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif, sehingga mampu menjelaskan konteks kehidupan keluarga, pendidikan dan kehidupan profesional. Dalam fakta temuan lapangan ditemukan bahwa kehidupan ibu karir telah mampu menjawab tantangan dunia kerja maupun keluarga secara tepat dan seimbang.

  13. KAJIAN STRATEGI PROMOSI KESEHATAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM DI KELURAHAN TIRTO KECAMATAN PEKALONGAN BARAT KOTA PEKALONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulis Indriyani

    2016-07-01

    Full Text Available Latar Belakang: Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan. Fenomena yang terjadi di Kelurahan Tirto masih terdapat perilaku BABS sebanyak 84 KK, perilaku buang sampah secara sembarangan (di lahan kosong dan sungai, dan mengalirkan limbah cair rumah tangga (limbah deterjen dan air bekas mandi ke sungai. Tujuan penelitian: Mengkaji secara mendalam strategi promosi kesehatan (advokasi, bina suasana, dan pemberdayaan masyarakat STBM di Kelurahan Tirto Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan. Rancangan penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan desain eksploratoris kualitatif. Hasil penelitian: Pencapaian lima pilar  STBM di Kelurahan Tirto belum maksimal yaitu pada pilar stop BABS dan pilar pengelolaan limbah cair rumah tangga secara aman. Terdapat beberapa hambatan yang mempengaruhi hasil capaian tersebut diantaranya konsistensi komitmen yang tegas belum diterapkan bagi pelaku yang mengalirkan pembuangan feses ke sungai, belum adanya pelatihan teknis STBM bagi tokoh masyarakat, metode CLTS bersifat terbatas di satu RW, dan masyarakat Kelurahan Tirto belum mengoptimalkan swadaya atau iuran secara kolektif untuk menyediakan penambahan sarana sanitasi berupa septic tank dan bak penampungan. Saran: Pertama, penerapan punishment dari Kelurahan Tirto untuk mencapai Kelurahan ODF bagi pelaku yang mengalirkan pembuangan feses ke sungai. Kedua, pertemuan untuk menjalin koordinasi antara Pemerintah Kota Pekalongan dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk bersama mengelola limbah cair rumah tangga secara aman. Ketiga,  pelatihan teknis STBM bagi tokoh masyarakat untuk mencapai perilaku buang air besar secara sehat di Kelurahan Tirto. Keempat, penambahan bak penampungan limbah cair rumah tangga melalui swadaya masyarakat.

  14. PERAN PEMANGKU KEPENTINGAN DALAM PELAKSANAAN MODEL DESA KONSERVASI DI TAMAN NASIONAL GUNUNG RINJANI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Chairil Ichsan

    2017-06-01

    Full Text Available Pengembangan Model Desa Konservasi (MDK  di Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR diharapkan dapat meningkatkan keberdayaan masyarakat, namun fakta di lapangan program MDK belum berjalan optimal.  Hasil laporan MDK di TNGR juga memberikan gambaran bahwa kolaborasi pengelolaan MDK tidak berjalan dengan baik. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran terkait kolaborasi dalam pelaksanaan MDK di TNGR. Penelitian ini difokuskan  pada dua desa yaitu  Desa Pesangrahan  dan Desa Santong. Pelaksanaan penelitian ini dimulai sejak bulan Mei sampai Juli tahun 2016 dengan menggunakan teknik purposive sampling dalam proses  pengumpulan datanya. Kemudian data yang terkumpul  dianalisis secara deskriptif  terkait kepentingan dan pengaruh masing-masing aktor serta pandangannya terhadap pelaksanaan MDK. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses kolaborasi yang dijalankan dalam pengembangan MDK belum berjalan optimal. Pihak BTNGR menjadi figur sentral dalam pelaksanaan MDK, baik dari aspek perencanaan sampai pada pelaksanaanya di lapangan. Dengan demikian, diperlukan pengembangan proses kolaborasi yang lebih luas, jelas, terstruktur dalam mendorong keterlibatan stakeholders untuk  mengoptimalkan pelaksanaan MDK di TNGR.

  15. ANALISIS KUANTITATIF DAN KUALITATIF PENGENDALIAN BAHAYA TEMPAT KERJA DI PERUSAHAAN MACHINERY PT. X BEKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Setia Wisesa

    2016-10-01

    Full Text Available Perusahaan wajib menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja, tetapi bagaimana manajemen dan karyawan dalam mempraktekan pengendalian bahaya di tempat kerja perlu dilakukan pengkajian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari pengaruh pengendalian bahaya di tempat kerja secara kuantitatif pada perusahaan machinery PT. X Bekasi. Metode yang digunakan adalah kuesioner dan pengamatan lapangan dengan melibatkan 56 karyawan secara acak sebagai responden. Secara kuantitatif kuesioner diolah menggunakan uji statistik dengan SPSS versi 21 untuk mencari korelasi secara linier regresi sedangkan secara kualitatif pengamatan didokumentasikan berdasarkan kelengkapan penunjang pengendalian bahaya di tempat kerja. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya korelasi secara linier antara pengendalian bahaya di tempat kerja (Y, terhadap desain organisasi (X1, faktor pengendalian manusia (X2 dan pengendalian teknis (X3 dalam bentuk : Y= -5,355 + 1,037 . X1 + 0,996 . X2 + 1,017. X3 dengan koefisien determinasi = 0,994. Hasil pengamatan kualitatif di lapangan menunjukkan masih perlu peran aktif dari pihak manajemen perusahaan dan karyawan dalam menerapkan peraturan K3 serta mengendalikan bahaya di tempat kerja.

  16. PERBANDINGAN DIVERSI DAN RESTORATIVE JUSTICE TERHADAP ANAK BERHADAPAN DENGAN HUKUM DI KOTA MEDAN DAN KABUPATEN DELI SERDANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lidya Rahmadani Hasibuan

    2017-12-01

    Full Text Available Diversi dan  Restorative Justice merupakan metode penyelesaian di luar proses peradilan pidana yang bertujuan untuk kembali memulihkan tatanan kehidupan masyarakat yang dirusak oleh kejahatan. UU No.11 Tahun 2012 memberikan dasar hukum yang kuat untuk pelaksanaan Restorative Justice pada penyelesaian kasus-kasus anak, agar anak yang berhadapan dengan hukum tidak langsung di proses secara hukum tetapi lebih menekankan pada kepentingan terbaik bagi anak dan hukum pidana sebagai upaya terakhir bagi anak. Pasal 7 ayat (2 UU No.11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak menyatakan bahwa penegak hukum wajib melakukan Diversi dengan pendekatan Restorative Justice terhadap anak yang berhadapan dengan hukum.

  17. Pengembangan Pemasaran Kewirausahaan dalam Upaya Meningkatkan Kinerja Perekonomian Unit USAha Mikro Kecil Menengah di Kota Semarang

    OpenAIRE

    Harini, Cicik; Darsin, Darsin; Praptono, Sri

    2017-01-01

    Pemberdayaan UMKM di tengah arus globalisasi dan tingginya persaingan dengan diberlakukannya Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) diharapkan mampu menjadi peluang untuk memanfaatkan kebijakan regional ASEAN, dalam rangka mengembangkan pasar sebagai pelaku pasar bukan sebagai pasarnya. UMKM harus mampu menghadapi berbagai tantangan, seperti meningkatkan inovasi produk dan jasa, pengembangan sumber daya manusia dan teknologi, serta perluasan area pemasaran. Pemasaran merupakan masalah mendasar bagi p...

  18. PERNIKAHAN PONORAGAN DI KABUPATEN PONOROGO, JAWA TIMUR (Kajian Semiotika Visual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diana Setia Dewi

    2017-12-01

    Full Text Available Studi ini dimasudkan untuk menelusuri makna khususnya ikon, indek dan simbol yang terdapat dalam pernikahan ponoragan tersebut. Hasil penelitian ini secara teoritik dapat menjelaskan tentang teori semiotika visual dan mengembangkan konsep tentang makna dari ikon, indeks dan simbol pada pernikahan ponoragan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur yang berkarakter lokal. Penelitian ini memadukan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Instrumen utama berupa rekaman video dan foto pernikahan ponoragan. Instrumen pendukung berupa wawancara dengan perias, budayawan, pengantin dan sesepuh pernikahan ponoragan di Kabupaten Ponorogo, Jawa timur. Penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi, wawancara dan perekaman di lapangan. Data yang diperoleh dari hasil observasi, dokumenatsi, perekaman dan wawancara dengan narasumber digabungkan untuk memperoleh gambaran makna ikon, indeks dan simbol yang mewakili dalam lingkup pernikahan ponoragan. Hasil makna ikon, indeks dan simbol yang diperoleh dari analisis hubungan diantaranya, selanjutnya diinterpertasi, dianalisis untuk memperoleh gambaran menyeluruh makna ikon, indeks dan simbol pernikahan ponoragan.

  19. EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN WAJIB LATIH DAN GLADI LAPANG BAGI MASYARAKAT KAWASAN RAWAN BENCANA MERAPI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puri Bhakti Renatama

    2015-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan hasil program pelatihan wajib latih dan gladi lapang bagi masyarakat kawasan rawan bencana Merapi di desa Argomulyo Cangkringan Sleman. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan menggunakan model penelitian CIPP. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan perencanaan program pelatihan wajib dan gladi lapang merupakan hasil identifikasi BPBD Sleman dan kebutuhan masyarakat kawasan rawan bencana Merapi,  pelaksanaan program pelatihan wajib latih dan gladi lapang ini berjalan dengan baik dan melibatkan narasumber yang memiliki kompetensi di bidangnya serta motivasi dan antusias peserta yang cukup tinggi, dan hasil pelaksanaan program pelatihan wajib latih dan gladi lapang ditunjukkan dengan perubahan sikap peserta yang meliputi kemampuan konseptual, teknis, dan sosial. Dampak dari program ini menunjukkan dampak positif yaitu peserta dapat melakukan tindakan pengurangan risiko secara mandiri dan berkelompok, memanfaatkan pengetahuan yang dimiliki untuk menerapkan rencana kesiapsiagaan di lingkungan tempat tinggalnya. Kata kunci: evaluasi program pelatihan, wajib latih, masyarakat kawasan rawan bencana Merapi   AN EVALUATION OF THE OBLIGED TRAINING AND FIELD PRACTICE PROGRAM FOR THE COMMUNITY AROUND DISASTER PRONE AREAS OF MERAPI Abstract This study aims to investigate plan, implementation, and result of the obliged training and field practice program for the people in the village of Argomulyo Cangkringan Sleman. This was an evaluation study employing the CIPP. The data were collected through observations, interviews, and documentation. The results are as follows planning program obliged training and field practice program is the identification of BPBD Sleman and the needs of the community disaster prone area Merapi, the implementation of the programs obliged training and field practice program goes well

  20. EKONOMI PEKARANGAN DI PEDESAAN JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dede Mulyanto

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan artikel ini adalah untuk menganalisa peran pekarangan sebagai sumber ketersediaan pangan, energi rumahtangga, dan uang tunai bagi rumahtangga petani. Bagi orang Jawa lahan tidak hanya tempat bekerja mereka tetapi sebagai sebuah status sosial, ekoncomi dan politik di masyarakat. Disinilah pekarangan, sebuah lahan kecil di rumah, mengambil peran ketika petani menghadapai kesulitan ekonomi yang dikarenakan lahan garapannya tidak menguntungkan. Rumusan masalahnya adalah bagaimana karakteristik desa Wetankali dan bagaimana bentuk pemanfaatan ekonomi pekarangan yang terjadi di sana. Metode penelitian yang digunakan adalah etnografis disertai survei dengan kuisioner dan analisis data sekunder. Penelitian ini dilakukan di Desa Wetankali Kecamatan Kutocilik Kabupaten Banyumas. Pekarangan bagi masyarakat Jawa merupakan benteng yang dengannya mereka dapat bertahan hidup. Pekarangan ditanami beberapa jenis tanaman ynag dapat dijual untuk menambah pendapatan rumahtangga petani. Bersaamaan dengan pertumbuhan penduduk yang naik, pekarangan berubah bentuk menjadi semakin sempit karena masyarakat lebih memilih menggunakan lahannya untuk hunian. Akibatnya, untuk rumahtangga miskin, sumber makanan pendukung dan energi murah mulai menghilang. The objective of this article is to analyse the role played by house yards or home garden as source of food storage, household energy, and cash for peasant household. For Javanese peasant, yard was not only a  place for work, but also a space to represent economy and social status. The importance of house yards is felt in difficult situation such as economic crises and corpse failure. Research questions in this anysisis are how about the characteristics of Wetankali village and how about the pattern of using home garden or home yard there. Research method used is etnography with survey using questionaire and secondary data analysis. The research was conducted in Watankali, Kutocilik Banyumas. For Javanese, yards

  1. In-bound dan Out-bound Logistic pada Distribusi Lpg 3kg di Indonesia

    OpenAIRE

    Subakdo, Wawan Ardi; Nugroho, Yuwono Ario

    2016-01-01

    Sektor minyak dan gas bumi tiap tahunnya menyumbang lebih dari seperempat pendapatan Indonesia. Di sisi lain, sektor migas juga merupakan sektor yang menguasai hajat hidup orang banyak sebagaimana yang tertulis dalam UUD 1945, khususnya pasal 33, dimana salah satu komoditas di sektor ini yang menarik untuk dicermati adalah Liquefied Petroleum Gas (LPG). Pada awalnya LPG dipasarkan oleh Pertamina bagi kalangan terbatas dengan produk tabung 12 kg dan 50 kg, dimana produk ini dikenal dengan m...

  2. Konstruksi Makna Kandidat Politik Dalam Pemilu Kepala Daerah Bagi Masyarakat Kota Bandung (Perspektif Komunikasi Politik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Evie Ariadne Shinta Dewi

    2017-12-01

    calon kepala daerah diajukan secara perseorangan (bukan diajukan oleh partai politik. Pada periode berikutnya, calon dari jalur perseorangan makin menunjukkan antusiasmenya, hal ini terlihat pada Pemilu Walikota Bandung tahun 2013 dimana empat dari delapan calon yang mengajukan diri berasal dari jalur perseorangan. Antusiasme masyarakat kota Bandung yang tinggi terhadap pencalonan kepala daerah dari jalur perseorangan merupakan fenomena yang menarik untuk dikaji, khususnya dari sudut pandang pemilih. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana masyarakat mengkonstruksi makna calon dari jalur perseorangan dan calon dari partai politik dengan menggunakan perspektif komunikasi politik. Penelitian ini menerapkan metode fenomenologi dengan melakukan wawancara mendalam terhadap 10 pemilih aktif di kota Bandung dari berbagai latar belakang pekerjaan dan pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informan memaknai keberadaan calon dari jalur perseorangan sebagai bentuk perwujudan demokrasi yang berlandaskan pada prinsip kesamaan hak dan kewajiban bagi seluruh rakyat Indonesia, dimana seseorang bisa mencalonkan dirinya sebagai calon kepala daerah tanpa harus menjadi bagian atau kader dari partai politik tertentu. Selain itu, informan juga memaknai pencalonan dari jalur perseorangan maupun dari jalur partai bukanlah faktor yang signifikan bagi mereka dalam menentukan pilihan. Informan memandang bahwa faktor utama penentu layak atau tidaknya seseorang dipilih menjadi kepala daerah adalah karakter, prestasi dan pendekatannya terhadap masyarakat, bukan dari soal dari jalur pencalonan mana dia berasal.

  3. Analisis Experiential Marketing Terhadap Experiential Value Di Industri Smartphone

    OpenAIRE

    Styawan, Rydho; Astuti, Budi

    2014-01-01

    Persaingan yang ketat di industri smartphone membuat Perusahaan mulai menanamkan konsep experiential marketing dan experiential value dalam memposisikan produk untuk mengalahkan pesaing. Saat ini para produsen smartphone berlomba-lomba untuk menawarkan produk dan jasa bagi konsumen berdasarkan pada perkembangan kebutuhan dan keinginan konsumen. Produsen dituntut untuk tidak sekedar menjual produk atau jasa saja, tetapi juga berpikir bagaimana menciptakan produk maupun jasa yang dapat memberik...

  4. ANALISIS BUTIR SOAPENGELOLAAN ARSIP INAKTIF DALAM UPAYA MENDUKUNG LAYANAN INFORMASI DI KANTOR ARSIP DAN PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN PURWOREJOL MATA PELAJARAN PENGANTAR ADMINISTRASI PERKANTORAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nita Rahmawati

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Purworejo, Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Seksi Akuisisi, Pengelolaan Arsip dan Dokumentasi,Staff Sub Tata Usaha,dan Arsiparis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Prosedur penelitian ini meliputi tahap pra-lapangan, tahap pekerjaan lapangan, dan tahap analisis data. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip meliputi pencatatan arsip, pengendalian dan pendistribusian arsip, penyimpanan arsip, pemeliharaan arsip, pengawasan arsip, pemindahan dan pemusnahan arsip. Kendala yang ada antara lain masih adanya arsip yang menumpuk di ruang depo penyimpanan arsip, tidak adanya sanksi bagi peminjam arsip yang terlambat mengembalikan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pencatatan arsip melalui kelengkapan arsip, pengendalian dan pendistribusian dengan tanggal terima, tanggal surat, paraf penerima. Sistem penyimpanan arsip yang digunakan adalah sistem penyimpanan kronologis (tanggal, pemeliharaan dengan membersihkan setiap sudut ruang arsip baik dengan kemoceng atau sapu dan memberikan kapur barus disela rak arsip juga melapisi arsip dengan kertas payung, pemindahan dan pemusnahan arsip dilakukan setiap periodik atau setahun sekali. Dengan demikian menyarankan : 1 mengoptimalkan ruang depo penyimpanan yang arsipnya masih ditumpuk dan belum diolah, 2 memberikan sanksi kepada peminjam arsip yang mengembalikan tidak tepat waktu. It was a qualitative research. The data source of the were the Head Office of Regional Library and Archive Office in Purworejo Regency, the Head of Administration, the Head Section of Procurement, Archives and Documentation Management,the Sub Staff of Administration, and the Archivist. The data were

  5. PENGEMBANGAN PANDUAN PELATIHAN EFIKASI DIRI DALAM HUBUNGAN PERTEMANAN MELALUI STRATEGI EXPERIENTIAL LEARNING BAGI SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Layli Novita

    2016-06-01

    Full Text Available Abstract: The research aims to develop self-efficacy training guides in friendship through experiential learning strategies for junior high school students, so that the counselor can use it as a media of social guidance services for the student especially to improve his confidence in the friendship. This training guide is printed teaching materials containing substance, operational measures, and the evaluation. The procedur of this developmental research is adapted from Borg and Galls (1983 which did in 3 step; 1 plannin;(2 developmental product; and (3 try out of the product. Based on the results of data analysis from expert assessment and potential users as well as revisions that are made in accordance with the advice and input to the product, it can be concluded that this training guide meets the good acceptance criteria and effectively proven in improving students self-efficacy in peer friendships. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan  panduan pelatihan efikasi diri dalam hubungan pertemanan melalui strategi experiential learning bagi siswa SMP, sehingga konselor dapat menggunakannya sebagai media dalam memberikan layanan bimbingan pribadi-sosial kepada siswa khususnya dalam meningkatkan keyakinan diri di dalam hubungan pertemanan. Panduan pelatihan ini adalah bahan ajar berbasis buku cetakan yang berisi materi, langkah kegiatan, serta evaluasi.Prosedur penelitian dan pengembanganpanduan pelatihan efikasi diri dalam hubungan pertemanan ini  mengadaptasi pengembangan Borg and Gall (1983 yang dilakukan dalam 3 tahapan yaitu, (1 perencanaan pengembangan produk, (2 pengembangan produk, dan (3Uji Coba Produk. Berdasarkan hasil analisis data penilaian ahli dan calon pengguna serta revisi-revisi yang dilakukan sesuai dengan saran dan masukan terhadap produk ini, dapat disimpulkan bahwa panduan pelatihan ini memenuhi kriteria keberterimaan yang baik dan terbukti efektif dalam meningkatkan efikasi diri siswa didalam hubungan

  6. RESTORATIVE JUSTICE DALAM UNDANG-UNDANG SPPA: IMPLIKASINYA BAGI PEKERJAAN SOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edi Suharto

    2016-01-01

    Full Text Available Act No. 11 Year 2012 on the Juvenile Justice Systemthat now come into force, grounded in the concept of restorative justice. Restorative justice is the completion of the criminal case together relevant parties in order to seek a fair settlement with the emphasis on restoring back to its original state. To achieve this restorative justice efforts for settling disputes diversion or transfer of children from the criminal justice process to the outside of the criminal justice process. At this diversion efforts have implications for social work. If previously a social worker who has a small role for children in conflict with the law (ABH, it is now a greater role. So it is necessary to enhance the quality and quantity of social workers. Improved quality and quantity must be followed by efforts such as education and training. Institutional quality of social welfare services should also be strengthened because it is the institution that will hold ABH when diversion efforts agreed by the parties. Keyword: Restorative Justice; Diversion; Social Workers   ABSTRAK UU SPPA yang sekarang mulai berlaku, berpijak pada paradigma restorative justice. Restorative justice merupakan penyelesaian perkara tindak pidana bersama-sama pihak terkait dalam rangka mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula. Untuk mencapai keadilan restoratif ini dilakukan upaya diversi atau pengalihan penyelesaian perkara anak dari proses peradilan pidana ke proses di luar peradilan pidana. Pada upaya diversi inilah memiliki dampak bagi pekerjaan sosial. Jika sebelumnya pekerja sosial mempunyai peranan yang kecil kepada anak yang berhadapan dengan hukum (ABH, maka kini peranannya lebih besar. Sehingga dibutuhkan peningkatan kualitas maupun kuantitas. Peningkatan kualitas maupun kuantitas harus diikuti dengan upaya seperti pendidikan dan pelatihan. Kualitas kelembagaan pelayanan kesejahteraan sosial juga harus diperkuat karena lembaga inilah yang

  7. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERBASIS LITERASI PADA MATERI BILANGAN BAGI MAHASISWA CALON GURU SD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aan Subhan Pamungkas

    2017-09-01

    Full Text Available Abstrak. Literasi merupakan kemampuan yang perlu dikembangkan agar individu manpu memahami berbagai macam permasalahan sesuai dengan konteks yang terjadi. Ketersediaan bahan ajar yang mengacu pada kemampuan literasi masih sangat jarang dikembangkan, terutama di Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Dari masalah tersebut maka tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan suatu bahan ajar matematika berbasis literasi bagi mahasiswa calon guru sekolah dasar. Materi dalam bahan ajar ini adalah bilangan pada mata kuliah konsep dasar matematika. Penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan dengan model pengembangan meliputi Concept, Design, Collecting Materials, Assembly dan Test Drive and Distribution. Untuk menguji kualitas bahan ajar maka dilakukan uji kevalidan dan kepraktisan yang dinilai oleh ahli (ahli materi dan ahli pendidikan serta dosen dan mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  produk hasil pengembangan termasuk kedalam kategori sangat valid menurut para ahli, praktis menurut penilaian dosen dan mahasiswa.  Kata Kunci: Bahan Ajar, Literasi, Bilangan  Abstract. Literacy is an ability that needs to be developed so that individuals are able to understand various problems in accordance with the context that occurs. The availability of teaching materials that refer to the literacy capability is still very rarely developed, especially in the Primary Teacher Education of Sultan Ageng Tirtayasa University. From the problem, the purpose of this research is to produce a literacy-based mathematics teaching material for students. The content in this teaching material is the numbers of the Konsep Dasar Matematika. This research is a research and development with development model consist of Concept, Design, Collecting Materials, Assembly and Test Drive and Distribution. To test the quality of instructional materials then tested the validity and practicality assessed by experts (material

  8. PERANAN COOK DI EVENT KITCHEN HOTEL HYATT REGENCY BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizky Firdaus

    2016-03-01

      Abstrak - Hotel merupakan salah satu pendukung pariwisata, dimana keberadaanya begitu penting untuk mengakomodir kebutuhan-kebutuhan wisatawan yang berkaitan dengan penginapan, restoran, penyelenggaraan event dan hiburan, sehingga faktor kualitas pelayanan yang diberikan menjadi kunci keberhasilan dari suatu hotel. Penyelenggaraan event di hotel menjadi tren tersendiri dan sangat berpotensi untuk terus dikembangkan, salah satu kualitas pelayanan yang sangat penting yaitu penyediaan hidangan bagi kegiatan event, maka peran cook di event kitchen menjadi aspek yang dapat menentukan baik tidaknya event terlaksana. Hotel Hyatt Regency Bandung sebagai hotel bintang 5 memiliki 6 outlet untuk mendukung pelayanan hidangan bagi event yang diselenggarakan di hotel tersebut. Keenam outlet tersebut yaitu outlet Banquet Kitchen, outlet Taruma Café Kitchen, outlet Regecy Kitchen, outlet Cha Yuen Kitchen, outlet Commissary Kitchen dan outlet Simider Kitchen. Dalam suatu outlet biasanya terdiri dari 6 sampai 7 cook. Dimana mereka memiliki tugas masing-masing, seperti bagian chef de partie yang bertugas untuk menyediakan dan mengawasi pengadaan kebutuhan bahan makanan, dan ada pula bagian commis yang bertugas untuk mengolah bahan makanan menjadi masakan yang dapat disajikan untuk kegiatan event. Peran dari masing-masing bagian begitu penting bagi kelancaran event yang terlaksana, dan kelancaran suatu event yang terlaksana berdampak baik pada image hotel dimata konsumen.   Kata Kunci : Hotel, Even Kitchen, Cook.

  9. ZIKIR SEBAGAI PSIKOTERAPI DALAM GANGGUAN KECEMASAN BAGI LANSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatma Laili Khoirun Nida

    2014-08-01

    Full Text Available Kelompok lanjut usia beragam merupakan usia, dimana perubahan yang terjadi dalam kehidupan mereka tidak dapat diabaikan. Perubahan  yang menyangkut  aspek fisik, psikis, ekonomi, sosial serta munculnya pandangan bahwa lansia  memiliki  beragam kemunduran dalam  fungsi mental menyebabkan posisi lansia membutuhkan perhatian khusus.  Ketidaksiapan mental para lansia untuk mengahadapi rangkaian perubahan tersebut memicu munculnya sikap mereka yang putus  asa,  merasa kesepian, keterasingan dan tidak dihargai. Kondisi ini menjadi kompleks dan  akan terakumulasi dalam bentuk  gangguan kecemasan (anxiety disorder. Terapi kognitif yang dilakukan bagi penderita kecemasan dalam kelompok remaja dan dewasa membuahkan hasil yang positif,  namun tidak terjadi pada kelompok lansia. Dalam hal ini diupayakan adanya terapi yang lebih efektif dalam menangani kecemasan pada kelompok lansia diantaranya melalui psikoterapi zikir. Efek ketenangan  yang dimunculkan  dari terapi dzikir dapat mengurangi tingkat kecemasan pada lansia. Hal ini akan menumbuhkan  ekspectasi bagi mereka, sehingga akan lebih memandang sisa usianya dengan positif.   kata kunci: Lansia, Psikoterapi Zikir, Gangguan Kecemasan  REMEMBRANCE AS    PSYCHOTHERAPY  IN    ANXIETY DISORDERS  FOR ELDERLY. Elderly  in the  various  groups  is age, where  the  changes occur in their  lives cannot  be ignored. The changes regarding the aspects of the physical, psychological, economic, social and the emergence of the view that the elderly have various deterioration in mental function causes the position of the elderly need special attention. Mental’ unpreparedness the  elderly to facing a series of changes to trigger the emergence of the attitude of those who despair, feel  lonely,  alienation   and not appreciated. This  condition  is  the complex and will be accumulated are in the form of anxiety disorders (headache  disorder.  Cognitive  therapy  is done

  10. Sistem Pengelolaan Limbah Padat Dan Cair RSUP H. Adam Malik Dan RSU Tembakau Deli Di Medan Tahun 2004

    OpenAIRE

    Darwin

    2012-01-01

    Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesehatan, keamanan dan kemampuan untuk hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang optimal. Untuk tercapainya pembangunan kesehatan haruslah dilakukan pembangunan lingkungan hidup yaitu meningkatkan mutu, merehabilitasi kerusakan, dan mengendalikan pencemaran lingkungan. Penelitian ini adalah penelitian survei bersifat deskriftip yaitu untuk mengetahui gambaran tentang sistem pengelolaan limbah padat dan cair di RSU...

  11. IDENTIFIKASI APLIKASI E-KOMUNITAS INDUSTRI KREATIF SEKTOR KERAJINAN (KASUS DI DEKRANASDA KOTA BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yan Andriariza

    2016-10-01

    Full Text Available Dekranasda Kota Bogor merupakan suatu wadah pembinaan dan pengembangan bagi para anggotanya, yang merupakan para pengrajin di Kota Bogor. Dekranasda Kota Bogor dahulu mempunyai aplikasi pemasaran yang diperuntukkan bagi para anggotanya,  sayangnya aplikasi tersebut sudah tidak dapat diakses lagi, maka melalui penelitian ingin mengetahui aplikasi apa yang sesuai dan dibutuhkan oleh anggota Dekranasda Kota Bogor sehingga aplikasi tersebut dapat bermanfaat bagi Dekranasda kota Bogor dan para anggotanya. Teori yang digunakan menggunakan TOGAF, dimana TOGAF sendiri adalah suatu kerangka-kerja pengembangan, penerapan, dan pengelolaan arsitektur TI organisasi/perusahaan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah terdapat dua aplikasi yang diajukan yaitu Sistem Informasi Penjualan dan Sistem Informasi Manajemen Pekerjaan

  12. Perlindungan Hukum Bagi Investor Dalam Perdagangan Saham Setelah Listing Di Pasar Modal

    OpenAIRE

    Alkamra

    2012-01-01

    It is the responsibility of issuers or companies that list their shares (listing) in the capital market to be subject to Law No.8/1995 on Capital Market. They have to actively inform their material facts concerning their business activities or their shares which can influence investors’ decision in determining their stock price, report them to BAPEPAM-LK, and inform them to public in two workdays at the latest after the activities take place. The aim of these activities is to k...

  13. KEBANGKITAN POLITIK KANAN-JAUH DAN DAMPAKNYA BAGI MULTIKULTURALISME DI EROPA1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizky Hikmawan

    2017-03-01

    Full Text Available Since 1970s the far right movement began to reappear in Europe. The emergence of the movement became an interesting phenomenon in Europe. This is because the history of the movement that affiliated with facism that leads to World War II. Therefore, the emergence of this movement should be observed considering the thoughts that lead to chauvinism that in turn may lead to racism and xenophobia, which is contrary with democracy. One of the consequences of the emergence of the far right movement is the threat to multiculturalism and the stability in Europe. Today, far right politics become a potential alternative for European society in the midst of economic stagnation and several social issues, including immigration. This paper seeks to explain the background of the far-right politics in Europe, the cause of its rise and its impact on multiculturalism in Europe.

  14. PEMBERDAYAAN POS PAUD DAN WAHANA DOLANAN MENDIDIK KARAKTER BAGI ANAK USIA DINI DI KABUPATEN MADIUN

    OpenAIRE

    Chasanatun, Fida; Wicaksana, Ervan Johan; Afifah, Sofia Nur

    2016-01-01

    By years, children need a more complete educational stimulation, thus requiring additional educational services are conducted by environmental agencies and early childhood education at preschool. Stimulation education conducted in home (home base) and is done outside of home (center base) should be aligned and mutually supportive, in order to obtain maximal benefit. Outside education stimulation   begins after baby 3 months or 6 months of aged. Unfortunately the service children of this age h...

  15. PENINGKATAN KOMPETENSI GURU PROFESIONAL BERBASIS PENULISAN ARTIKEL HASIL PTK BAGI GURU ANGGOTA PGRI DI KABUPATEN PURWOREJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwarno Widodo

    2015-08-01

    Full Text Available The purpose of community service activities Ib.M is to provide training and mentoring to teachers in the district Purworedjo PGRI members in order to enhance the professional development of teachers Sustainable pascasertifikasi scientific publications based on the results of PTK . The method used is the method of lecture , discussion , question and answer , the methods of training , assignment , and mentoring . The approach includes five stages are carried out systematically and continuously by stages : 1 the first phase , the delivery of material : ( 1 Technical Proposal Preparation Class Action Research , (2 Technical Report Preparation TOD ; ( 3 Techniques of Writing Action Research Results classes and ( 4 Rule Tata Write Journal of Advanced Research ; 2 the second stage , the preparation of training proposals and reports PTK; drill results TOD article preparation ; 3 the third stage , the implementation of TOD mentoring practices in the field , 4 The fourth stage , mentoring and supervising the preparation of TOD , and 5 the fifth stage , mentoring practices PTK compose articles results ready for publication in research journals . Outcomes generated targets are teachers : 1 motivated and willing to develop innovative learning in school through PTK and 2 make the results TOD article that is ready to be loaded and Teaching Education Research Journal Educational Insights air- ISSN 2354-5739 Volume 1 Number first issue 1 November 2013 . As a follow up , PGRI Ib.M Purworejo as partners to form a product will follow Journal of Educational Research and Teaching " Educational Insights" which is planned to be published 2 times a year ie May and November. Keywords: action research, scientific publications, articles ?é?á

  16. Konseptualisasi dan Internalisasi Nilai Profetik: Upaya Membangun Demokrasi Inklusif bagi Kaum Difabel di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdullah Fikri

    2016-06-01

    [Tulisan ini akan membahas difabilitas dalam konteks demokrasi inklusif berbasis nilai-nilai profetik. Ada dua term yang digunakan dalam tulisan ini. Pertama, “demokrasi inklusif”; term ini ingin menegaskan bahwa difabel bukan lagi sebagai orang yang hanya dijadikan objek saja, akan tetapi kaum difabel diposisikan sebagai subjek warganegara. Dengan kata lain, kaum difabel merupakan bagian dari entitas sistem politik dan sistem masyarakat, yang memiliki hak untuk ikut serta dalam kompetisi politik praktis. Kedua, “nilai-nilai profetik”; sebagai elaborasi kajian difabilitas dan studi Islam, maka penting melakukan interelasi antara difabilitas dengan nilai-nilai profetik. Kajian disabilitas dengan Ilmu Sosial Profetik (ISP, sebagai upaya melakukan transformasi sosial, agar  didapatkan sebuah pemahaman yang lebih humanis-transenden terhadap kaum difabel dalam konteks ke-Indonesiaan. Adapun hasil dari kajian ini adalah bahwa demokrasi inklusif berbasis paradigma profetik dalam konteks ke-Indonesiaan, dikonstruksi atas empat pilar, yaitu nilai humanisasi, liberasi, transendensi, dan masyarakat inklusif.

  17. PELAKSANAAN JAMINAN KECELAKAAN KERJA DAN PEMELIHARAAN KESEHATAN BAGI PEKERJA DI HOTEL PONCOWINATAN

    OpenAIRE

    Sowolindo, Elvira Frasca Mentari Putri

    2013-01-01

    This legal research is titled "" WARRANTY OF WORK ACCIDENT AND HEALTH CARE FOR WORKERS IN HOTEL PONCOWINATAN ". The purpose of this research is to determine how the implementation of accident insurance and health care for workers at Hotel Poncowinatan.The metode of this research is an empirical law research, which look at how the law is implementation of society. Result of this research is employer / employers have not registered in JAMSOSTEK. Accident insurance and health care is still limit...

  18. Pelaksanaan Kewajiban Penggunaan Air Perusahaan Daerah Air Minum (Pdam) Tirtamarta Bagi Usaha Perhotelan Di Kota Yogyakarta

    OpenAIRE

    Oktivani, Vernando Rony

    2017-01-01

    This research is entitled the implementation of the obligation of water usage from Local Water Supply Utility (PDAM) Tirtamarta for hotel business in the city of Yogyakarta. The background of this research based on the regulation that every hotel building is obligated to utilize the water from Local Water Supply Utility (PDAM) of Tirtamarta. The problem formulation is how the implementation of the obligation of water use Local Water Supply Utility (PDAM) of Tirtamarta for the hotel business i...

  19. IMPLEMENTASI PERATURAN PERIZINAN PEMBANGUNAN PERUMAHAN BAGI PENGEMBANG TERKAIT ASPEK PERLINDUNGAN KONSUMEN DI DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irna Nurhayati

    2014-03-01

    Full Text Available This article seeks to examine the reasons behind why real estate developers continue to erect housing districts without proper Building Construction Permits. It will also explore the Local Government’s efforts to regulate construction of housing districts and the consumer’s responses in cases where suchdistricts were built without Building Construction Permits. Findings indicate that such practice byreal estate developers occur due to poor oversight and coordination from licensing agencies, complexpermit requirements which frustrates small scale developers, and low legal awareness from developers and consumers. Local Government efforts include oversight by the Integrated Team, requiring lot-based Building Construction Permits, warnings, and sanctions and socializing licensing regulations. Consumersmeanwhile have increasingly become more proactive in demanding their rights from developers andseeking legal advocacy. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab dari pengembang perumahan membangun  perumahan meskipun belum memiliki IMB, upaya Pemda dalam rangka penertiban pembangunanperumahan, dan upaya konsumen dalam kasus ketiadaan IMB. Hasil penelitian menunjukkan bahwapembangunan perumahan tanpa IMB dilakukan oleh pengembang karena faktor lemahnya pengawasaninstansi perizinan, kurangnya koordinasi antar instansi perizinan terkait, persyaratan yang kompleksdan menyulitkan pengembang berskala kecil, serta kesadaran hukum pengembang dan konsumenmasih rendah. Upaya Pemda berupa pengawasan oleh Tim Terpadu, persyaratan pengajuan IMBperkapling, teguran dan sanksi, serta sosialisasi peraturan perizinan. Konsumen dalam perkembangannyasemakin proaktif memperjuangkan hak-haknya kepada pengembang dan meminta advokasi hukum.

  20. PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN KEFARMASIAN DI APOTEK DAN KEBUTUHAN PELATIHAN BAGI APOTEKERNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudibyo Supardi

    2012-07-01

    Full Text Available Decree of Pharmaceutical Care Standards in Pharmacy (PCSP has been issued by ministry of health to improve the professionalism on handling pharmaceutical care. The aims of this study is to know implementation of PCSP, especially on drug information, drug counselling, drug use monitoring, home caring; as well as to identify the need for trainingfor the pharmacists. A cross sectional study has been done to 70 pharmacies in the City of Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Padang, Banjarmasin and Makassar in 2008. Data were collected through observation of the pharmacies. A focus group dis­cussion is done to Rain information from pharmacists, completed by performing a round table discussions with some expertises in Jakarta. The result showed that although PCSP has been socialized to pharmacists, the implementation of PCSP is not yet done perfectly. Training is still needed, especially on pharmacotherapy and drug information, as well as pharmacy management.

  1. SEKOLAH IDEAL PEKERJA ANAK : Ekspektasi dan Model Sekolah bagi Pekerja Anak di Pekalongan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Mumun Muniroh

    2014-03-01

    Full Text Available There are three focus issues in this research, which reveal expectations of child labor on education; ideal school model in their view and the type of knowledge and skills required by them. Observation and in-depth interview were used to obtain data to answer the issues. This research took place in Pekalongan City. The collected data were analyzed by using the interactive model. The results of this study revealed that the majority of child labor still had hopes for an increase in knowledge and skills, while some others felt that the current conditions had been enough for them and they did not have any expectations about school and skills enhancement. It also revealed that the ideal school model in their imagination was that the time and place of learning was flexible, fun friends and teachers, many practical matter, the cost was affordable and it could be used as a vehicle for the development of their talent and creativity. While the knowledge and skills required by them were to sustain their daily needs, such as trading, operating computers, drawing cartoons, salon or beauty, cooking and automotive.

  2. Pendekatan Adaptive Neuro Fuzzy Sebagai Alternatif Bagi Bank Indonesia Dalam Menentukan Tingkat Inflasi Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armaini Akhirson

    2016-10-01

    Full Text Available In uncertain economic like today, research and modeling the inflation rate is considered necessary to provide estimates and predictions of inflation rates in the future. Adaptive Neuro Fuzzy approach is a combination of  Neural Network and Fuzzy Logic. This study aims to describe the movement ofinflation(output variable  so it can beestimated by observing four Indonesia's macroeconomic data, namely the exchange rate, money supply, interbank interest rates, and the output gap (input variable. Observation period started from the data in 20011 to 20113. After the learning process is complete, fuzzy systems generate 45 fuzzy rules that can define the input-output behavior. The results of this study indicate a fairly high degree of accuracy with an average error rate is 0.5315.

  3. Konstruksi Makna Gay Bagi Penggemar Manga Yaoi (Fujoshi) Pada Anggota Komunitas Otaku Di Pekanbaru

    OpenAIRE

    Ayudyasari, Dara; Wirman, Welly

    2016-01-01

    Japan‟s pop culture phenomenon has growth in Indonesia. It shown with fans communities/groups that appear which likes Japan‟s typical comic “manga”. The existence of fans groups not only appear in the real world , but also in the virtual world .One of manga fans that really develop in virtual world is fujoshi. Fujoshi is a term for manga yaoi female fans, which manga yaoi itself is one of manga genre focusing on man relationships which are homoromantic and homoerotic. This study aims to deter...

  4. Dampak Sosial Perkawinan Di Bawah Umur Bagi Kehidupan Masyarakat Desa Kunjorowesi Kecamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuniastuti Yuniastuti

    2017-10-01

    Full Text Available In the Village Kunjorowesi, District Ngoro, Mojokerto there are many do underage marriage, from the initial data that researchers get before this study conducted by informan, and He said in terms of education alone, many children graduated from elementary school especially female do not continue to junior high school because She helping Her parents and married by parents, from the data alone can be seen that the very low awareness of the community both from the understanding of the importance of education and the harmful effects of marriage underage, Researchers also found a child who was aged around 17 years but has two times divorcee and have children from both marriages. This research will use qualitative research with case studies as formulated (Robert K. Yin, 2008, case study research is a method that refers to research that has elements of how and why on the main questions of his research and examining contemporary issues and the least chance of researchers in controlling cases examined. Keyworda: Social Impact, Marriage, Social Life   http://dx.doi.org/10.17977/um022v2i12017p031

  5. Perlindungan Sosial Bagi Perempuan Disabilitas (Studi di Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI Maluku

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nancy Rahakbauw

    2018-01-01

    Full Text Available Social protection is a means of important to relieve the impact of poverty and afflictions faced by vulnerable groups such as women .It cannot be denied that women were treated in a discriminatory manner and has gotten the stigma in specific conditions. Women often victims, both with the sacred printing domestic and public domain, this condition more complicated again, if the woman has with disability. Limited and inability as a female either physically and psychologically cause women with disability not able to meet a need maximally. Research aims to understand social protection forms received and constraints experienced by women with disability in get access to range of services available or provided by the government. Research will be implemented in an institution the set of women with disability Indonesia (HWDI Kota Ambon, Provinsi Maluku .This research used the qualitative method which describes about the forms of social protection as well as constraints experienced by the Women Disability. The object of this research is focused on the members of the HWDI organization. Results of the research show that the received protection form, though Women Disability is social insurance, social assistance and Social Empowerment and obstacles faced in accessing services is uneven dissemination of information as well as physical limitations and treatment diskirminasi of the community and the public is not aksesibiti for persons with Disability.

  6. PENGARUH PERKEMBANGAN KEPARIWISATAAN DAN SISTEM KEKERABATAN TERHADAP SISTEM BAGI HASIL USAHA TANI PADI SAWAH DI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ketut Budi Susrusa

    2012-11-01

    Full Text Available High population growthled to a scarcity of arable land in Indonesia. During 1963-1993periods, farmer households have increased 1.77% i.e, almost three times than the extend ofagricultural land. Soe, the land that is held by the farmer households were not only decreased inits size, but also increased in its inequality. Furthermore, this phenomenon encouraged theexistence of share cropping contract. Sharecropping contract is an old institution that was knownsince Babylonian era ( ± 2300 BC and still showing controversial issues related to agriculturalproductivity. Certainly, the institution that was born in along history of mankind could not beeasily change, however some modification should be conducted along with the implementation ofrecent agricultural debelopment programs.The objectives this study was identify the change of sharecropping contract on ricefarming along with development of economy in Bali which was also stimulated by development oftourism and to learn weather or not sharecropping contract was contra productive in terms laborused and farming performance.This study was conducted at the subaks area, three within and three others of tourismarea. The population was classified into three group, owner-cultivator, non-kinship-sharecrpper,kinship- sharecropper. Farming intensity was measured by the indicator of the used of labor andinputs, whereas farm performance will be evaluated by land productivity and farm income.This study reveals that the more developed economy within a region, the better sharecropper’ sbargaining position. Furthermore, kinship-sharecropping contract was as not bad as the generalopinion that is not agreed to sharesropping contract.Labor utilization and farm performance both in kinship sharecropping were consistentwith enforceable contract that is led to optimizing input allocation. From the view points ofowners-sharecropping relationships it was indicated that the owners held control upon theallocation of farm inputs.

  7. IbM PENYUSUNAN PENILAIAN AUTENTIK BAGI GURU SEKOLAH DI PONPES DARUL FIKRI BAWEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Siswanto

    2015-09-01

    Full Text Available Abstract Low motivation of teachers in implementing authentic assessment becomes the basis for IbM team to carry out extension activities. Authentic assessment has actually been around a long time, but this issue arose when the curriculum was launched in 2013. During this time, most of the teachers at school in the field only make an assessment test course, not many people touched assessment tests that are written. Through activities of IbM Authentic Assessment Preparation Training for Teachers of Pesantren Darul Fikri Bawen, participants are expected to conduct a written assessment, performance assessment, product assessment projects, portfolio assessment, and manage the mark using computer-based process. Prior to socialization, teachers must first take pretest and post test. Pre test shows an average score of 89.65 while the average of post-test scores shows 97.6. During the activities, the participants felt helped and gave a positive response to organized similar activities. Keywords: Preparation, Assessment Authentic, Darul Fikri Boarding School Teacher

  8. Fenomena Bangunan Mal dan Pengalaman Estetika Bagi Masyarakat Urban di Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amarena Nediari

    2013-10-01

    Full Text Available Mall building has become part of the urban living’s lifestyle. Going to the mall is an independent necessity without any emotional bond with others. As a public area, mall has been trying to fulfill urban communities’ needs such as to enlarge employment opportunities as well as to provide an entertainment center for visitors. For most of urban communities, mall is considered to be a solution for all members of family. It is one destination for all. Mall elements consist of anchor, secondary anchor, street mall, and landscaping. They are built in a perfect composition in order to emphasize the main purpose of a mall building as a modern place for trading. Interior design in a mall building is not only to apply a finishing treatment but also to give an aesthetic experience to the visitors. The excitement of being surrounded by beautiful material, attractive colors in luxurious building are some of the impact that gives an aesthetic experience in mall buildings. This meant to attract customer to purchase the product. The phenomenon of mall building is that although the function of mall building has met the urban communities’ demand it also has used the green spaces and spoiled the water absorption.  In order to solve the problems that suitable for this situation, designing an integrated mal with green building concept should be the solution. The solution should be supported with government regulation based on the awareness of environmental friendly, combining a mall building with open space with well designed of landscapingwill offer a new place to gather for urban communities.  

  9. Pemanfaatan Digital Marketing Bagi Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM Di Kelurahan Malaka Sari, Duren Sawit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dedi Purwana

    2017-07-01

    Full Text Available The aim of this study is to improve knowledge and skill about digital marketing, especially social media, for Small and Medium-sized Enterprises (SMEs business maker to enhance their sales and profit. Attended by 13 women SMEs participants, the method used in this activity is; first, explanation using power point slides and LCD projector; second, experience sharing and discussion; and last, direct practice of creating social media (Facebook and Instagram account and how to make it attractive for buyers (the pictures, the wording, the story, etc. Held on May 7, 2017, the community service is funded by DIPA BLU Faculty of Economics, Universitas Negeri Jakarta. The result shows that only few who actively use social media as their promotion tools and they have not separated their online shop account with their personal account, several others use it occasionally, and the rest participants have never used social media marketing for being lack of technological skill. All participants show great interest to use social media marketing continuously

  10. Pembekalan Pemrograman Dasar Komputer bagi Guru TIK dan Siswa Terpilih di Tiga Mitra SMA Kabupaten Bangkalan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Wahyuni

    2017-02-01

    Full Text Available Programming is a basic skill in computing (Teknologi Informasi dan Komunikasi–TIK feld. In our school partners located at Bangkalan, the teachers of computing course have non-computing background (physics, mathematics, biology. Tis condition means that their programming skill is not good enough. Tis is certainly a suboptimal circumstance since teacher’s mastery of a subject has a lot to do with the success of the teaching-learning process. Computer olympics (olimpiade komputer is a programming competition for high school students. It has two kinds of tests. Tey were mathematical logic and programming problem solving. Because of the lacking in teacher’s programming skill, the preparation event focused only on mathematical logic. Tis approach had led the students to pass through frst/city selection, but it was not enough to pass the second/provincial selection. In this community service, we gave programming learning modules to the school partners and also train them about pascal programming. Te initial targets were TIK teachers who were also the preparation event coaches. Afer several considerations, we asked the schools to also send their best students as participants for the training. Te purpose were to not only prepare the current participant team, but also to support the regeneration of future teams. By the end of this activity, our partners’ teachers and students have had a better pascal programming skills. Tis result is shown in the increasing scores they get in their pre, mid, and fnal training evaluations.

  11. Value Relevance dari Intangible Assets Bagi User di Capital Market (suatu Tinjauan Literatur)

    OpenAIRE

    Muliawati

    2014-01-01

    Capital market facilitate buying and selling long term securities. There are many parties involved in capital markets include investors, issuers (companies) and regulators. Agency problems arises when there are conflict of interest between the needs of principals (investors) and agents (companies or issuers). This problem is caused by information asymmetry. Financial statements are principal means through which a company communicate its financial information to interested parties. Financial s...

  12. Program Perancangan Kegiatan Kredit Mikro (Dana Bergulir Bagi Mahasiswa di Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lasminasih Lasmi

    2016-01-01

    Full Text Available Design Program of Microcredit Activity (Revolving FundFor Students in Higher Education. Systems design of microcredit is generally conducted by financial institutions of which credit is mostly provided for private sectors, both large and small medium Enterprises (SMEs. However, credit for new entrepreneurs, especially for college students, who want to start a business has never been provided formally due to numerous factors and among others is because of the absence of collateral. Meanwhile, in order to stimulate the eagerness of running a business, credit is inevitably essential. Hence, this study is proposing a comprehensive systems design to overcome any potential problems between new entreprenurs in getting credit from financial intitutions. This systems design handles a series of processes in granting credit which starts from screening and selecting business proposals. When the proposals are accepted and the credit is granted, then they will get processes of mentoring, training, exhibition and finally process of monitoring through financial reports. Also there will be internet facility of integrated microcredit information system to ease communication between the new entrepreneurs, mentors and financial institutions. This systems design can enhance success for the new entrepreneurs and diminish any potential risks of unable to repay the credit. So when the business starts to grow, they can apply for bigger credit.DOI: 10.15408/ess.v5i1.2329

  13. KEBANGKITAN POLITIK KANAN-JAUH DAN DAMPAKNYA BAGI MULTIKULTURALISME DI EROPA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizky Hikmawan

    2017-05-01

    Full Text Available Since 1970s the far right movement began to reappear in Europe. The emergence of the movement became an interesting phenomenon in Europe. This is because the history of the movement that affiliated with facism that leads to World War II. Therefore, the emergence of this movement should be observed considering the thoughts that lead to chauvinism that in turn may lead to racism and xenophobia, which is contrary with democracy. One of the consequences of the emergence of the far right movement is the threat to multiculturalism and the stability in Europe. Today, far right politics become a potential alternative for European society in the midst of economic stagnation and several social issues, including immigration. This paper seeks to explain the background of the far-right politics in Europe, the cause of its rise and its impact on multiculturalism in Europe

  14. IMPLEMENTASI UU NO. 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN BAGI TENAGA KERJA PEREMPUAN DI KABUPATEN PURBALINGGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahadi Wasi Bintoro

    2008-09-01

    Full Text Available The governmental intervention through law and regulation have brought the elementary change in labour relationship, namely the nature of private and public, so that regulation thet released by government have in such a way broadness, not only in law aspect which relate with the job, but also before and after labour relationship. This concept have accommodated in Law Number 13 Year 2003 about labourness. Law No. 13 Year 2003 have given the arrangement about the protection of law for woman labour, such as the protection of law for underage woman labour, the protection of law for pregnant woman labour and the protection of law in the case of in working and take a rest. But in the other hand, in Law No. 13 Year 2003, there are weakness in giving protection for woman labour. Based on Article 10 sentence (1 and (3 Law No. 32 year 2004 about Local Governance, that besides political business abroad, defender, security, yustisi, fiscal and national monetary, and also religion become the business of local government. For the reason, Local government can release the furthermore regulation such as local regulation and also regent decree, utilize to arrange furthermore about labourness.

  15. IBM PARENTING BAGI GURU DAN ORANG TUA PAUD DI KELURAHAN PUDAK PAYUNG SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Retnaningdyastuti .

    2015-09-01

    Full Text Available Abstract Science and technology program for the community (IbM aims to provide teachers and parents knowledges and skills in educating early childhood, especially in the form of parenting and child counseling. The methods used in the implementation of community service activities on developing character of early childhood through modeling and and habituation in the form of counseling and mentoring, such as playing games involving both parents and children. The result shows that the implementation of early childhood education has good responses from the participants. Through habituation and modeling given by teachers/ educators and parents, the activities can convey moral messages to children. Hopefully the children can be developed to have intelligent and healthy personality, and virtuous character. Keywords: early childhood education, parenting, and child counseling

  16. EFEKTIFITAS KATALOG SEBAGAI MEDIA PROMOSI BAGI PENGEMBANGAN UMKM DI KABUPATEN SRAGEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Liana Mangifera

    2016-08-01

    Full Text Available This research aims to identify the promotional mix used bambu craftsmen and formulate an effective promotional strategy for the development of bamboo handicrafts. This research was conducted in the village of Cluster bamboo craft Bendo Sukodono Subdistrict in Sragen. This research used the qualitative approach with key person as a source of information. The data used are the primary data that are taken using the indepth interview. Analysis tool used is content analysis, that perform analysis driskripsi of words that often appear in the indepth interview. This research concluded that the promotion of bamboo craftsmen do is word of mouth and exhibitions. Such promotional efforts is part of this type of direct marketing (direct marketing. The promotion will be optimized if the catalog that contains the task force created the products and pricing that is clear and complete.

  17. PERLINDUNGAN HUKUM BAGI NASABAH PENGGUNA ANJUNGAN TUNAI MANDIRI (ATM DALAM SISTEM PERBANKAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Nyoman Muryatini

    2016-05-01

    Full Text Available Penggunaan sarana mesin Anjungan Tunai Mandiri semakin meningkat. Begitu juga dengan kasus kejahatan terutama yang berkaitan dengan pembobolan rekening nasabah melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri sehingga nasabah mengalami kerugian. Permasalahan yang diangkat yaitu bagaimanakah tanggungjawab pihak bank atas kerugian yang diderita konsumen akibat pembobolan rekeningnya melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri? dan bagaimanakah perlindungan hukum yang dapat diberikan kepada nasabah terkait pembobolan rekeningnya melalui mesin Anjungan Tunai Mandiri? Hasil penelitian bahwa apabila nasabah mengalami masalah dalam penggunaan kartu Anjungan Tunai Mandiri jika mesin Anjungan Tunai Mandiri telah mengalami gangguan atau mengalami kerusakan maka bank akan bertanggungjawab memberikan ganti rugi, apabila dalam proses penggunaan kartu Anjungan Tunai Mandiri tersebut kesalahan berada pada pihak nasabah maka bank tidak akan bertanggung jawab atas resiko kerugian yang dialami oleh nasabah. Perlindungan hukum yang dapat diberikan berpedoman pada Undang-undang Perbankan dan juga Undang-undang Perlindungan Konsumen.

  18. Konstruksi Makna Smartphone bagi Mahasiswa Jurusan Marketing Komunikasi di Universitas Bina Nusantara Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ferane Aristrivani Sofian

    2015-04-01

    Full Text Available Most Marketing Communication students are smartphone users. The students, either consciously or not, would prefer to use his/her smartphone rather than socializing with other people around. Even when in class during lectures, until it often leads to conflict between lecturer and students. In connection with the meaning, everyone will behave towards something based on the meaning of that something in his mind. Thus, this study would like to try to answer what the meaning of the smartphone for Marketing Communication students is; why they use a smartphone when lectures take place; and what their opinion in wisefully using of their smartphones. This study used a qualitative research system with a descriptive case study method. Through observation and in-depth interviews of nine informants can be seen that the meaning of a smartphone for students is as practical communication medium for sharing information and the necessities of life; teaching methods oflecturer are less attractive, boredom, always wanted to connect anytime, anywhere with friends or family, addicted to smartphones are reasons why students always want to use smartphones in class when the lecture takes place; and the wise use of smartphones by students is at the right time, do not harm others and for positive things. 

  19. Model Pembelajaran Agama Islam bagi Anak Tunagrahita di SDLBYPPLB Padang Sumatra Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aziza Meria

    2015-11-01

    Full Text Available Intelectual disable children are categorized as under normal children and slower than others, both in social aspect or inteligency as it is called as mental disorder or intelectual disable. They are stil given by brain but they have intelectual limitation, whereas no difference in the law of taklîf. In line with this case it is the task of Islamic education to maximize their potency and humanity, phisical potency, skill, inteligency, morals, and so on, so that they can run their lively functions, as the the servant of Allah and his caliph. With regard to those explanation, it is important to develope models on the Islamic education children with intelectual disable, so that they will have knowledge, understanding, and experience on Islamic learning, though not as other student. The instruction on the Islamic religion on this type of students formally need to be developed by regarding their character and ability. The Instructional goals must be macthed their intelegency level, the method should be focused on the individual modeling approach with regard on psychology and religion. There must special ability belong to the teacher who teach at the Intelectual dissable school who came from the Islamic Education Department such as good communication skill.

  20. PEMBELAJARAN KEBENCANAAN BAGI MASYARAKAT DI DAERAH RAWAN BENCANA BANJIR DAS BERINGIN KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erni Suharini, Dewi Liesnoor S dan Edi K Dewi Liesnoor S Edi Kurniawan

    2017-06-01

    Full Text Available The high level of flood risk that occurs in Semarang city, raises the level of anxiety in the community , so it needs to have integration in community disaster education . The purpose of this paper is to inform the public profile of the flood prone areas in the form of non-spatial data base ( behavior towards disaster , habits and aspirations of the community in the face of disaster, and a disaster for developing learning models in shaping the character of the community . While the methods used are qualitative and Research and Development ( RnD The results showed that there is still a lack of knowledge in the society faces a disaster , it is shown by the lack of social and physical infrastructure of flood disaster . On the other hand to increase the capacity of communities to deal with disasters , disaster on the community learning can be done with the participation of the community ranging from mitigation , preparedness , disaster response , to recovery .Lessons of disaster is one of the strategies in the character building , because learning through disaster also internalized values ? ? of at least three characters , namely social care , care for the environment , and creative . Social care is realized by mutual cooperation , caring environment with hygiene and environmental conservation activities , and creative embodied through effective post-disaster management .

  1. Analisis Pemanfaatan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Bagi Pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kecamatan Medan Johor

    OpenAIRE

    Dalimunthe, Mhd Hidayat

    2017-01-01

    This study entitled "Utilization Analysis Business Credit (KUR) For the Development of Small and Medium Enterprises (SMEs) in the district of Medan Johor". The purpose of this study was to determine the effect of financing provided business credit against business development. This research is qualitative descriptive. The population is all Small and Medium Enterprises (UKM), which receives funding from the People's Business Credit Medan Johor. Determination of the sample using random sampling...

  2. MAKNA OTONOMI DAERAH DI WILAYAH LAUT BAGI MASYARAKAT PESISIR KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kushandajani Kushandajani

    2015-09-01

    Full Text Available The main problem in this study was how the social significance of the existence of local autonomy regulation through the Law No. 32 of 2004. The specific questions tried to be answered in this study were whether the Law could preserve the social values rooted from the local culture, could increase the participation of the society, and finally could prosper the local society.Law No. 32 of 2004 contains local authority in the sea area which includes two categories, “to receive profit share” and “to have the authority to manage the resources in sea area” as far as 4 miles from coast line for the regions which own the sea. Through the delegation of authority in managing the coastal area, it was expected that the regional governance would develop the coastal society to be more prosper.The local government and the coastal society didn’t realize and couldn’t give an appropriate response to the change design in Law. The application of local autonomy which regulated territorial power division hadn’t yet been meaningful for the coastal society in Semarang City. Society development programs could not increase the participation yet. Meanwhile, economic development hadn’t yet been able to increase the costal society’s prosperity.Keywords: Local autonomy, the coastal society, prosperity.

  3. ANALISIS UPAH SISTEM BAGI HASIL ANAK BUAH KAPAL PADA PERAHU PENANGKAP IKAN DI KABUPATEN LAMONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Trischa Relanda Putra

    2017-10-01

    Full Text Available Sea fisheries have a very important role in the civilization of human development (Fauzi, 2010:1. Marine fisheries management requires production costs to obtain goods and services.Every production is always faced with cost problems, capital, and wages.Wages in the primary sector use a profit-sharing system.The purpose of this study is to describe and analyze the wage system for large size boat in Brondong and Blimbing urban villages. This study uses qualitative research methods, grounded theory design, observation data collection, interviews, documentation, and documents. It uses analytical techniques such as data reduction, data presentation, and conclusions. It also use source triangulation to test the validity of the data. The results of this study show that profit sharing system is not the same among skipper to one another, but in essence all meet the wage ≥ 40%.

  4. Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar Bahasa Indonesia bagi Guru Smp/Mts di Surakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miftakhul Huda

    2017-01-01

    Full Text Available This training has several goals, namely to open insights, and observers of Indonesian teachers about gender equality in everyday life, giving insight to analyze the value of inequality/ gender equality, and compile teaching materials Indonesian perspective of gender equality. Implementation of this training method is applied in two stages: the preparation stage and implementation stage. Preparation stage includes internal coordination (: preparatory concepts, preparation of materials and the coordination of external (: contacting a speaker, contact the PDM Surakarta, Surakarta Dikspora contacted, and invited the school. Implementation stage is the stage of core training employed by interactive lectures, questions and answers, and tutorials. Training lasted for one day and 13 participants attended junior secondary school teachers. Based on analysis of implementation of teacher understand the preparation of teaching materials Indonesian gender perspective. This is evident from the responses of the material, examples, and instructional materials containing ilutrasi gender inequality.

  5. Pemanfaatan dan Efektivitas Kegiatan Penangkaran Penyu di Bali bagi Konservasi Penyu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eterna Firliansyah

    2017-10-01

    Full Text Available Sea turtle has been widely consumed in Bali since the 1970s mostly for religious activities.  After many international critics, various stakeholders (governments, NGOs, environmentalists and Balinese people developed the so-called “turtle conservation centre” as means to conserve sea turtles. The purpose of this study is to assess the effectiveness of those conservation efforts by evaluating the conservation activities of each conservation centres. We visited five sea turtle conservation centres in Bali; all were named as captive breeding centres or farm. The captive breeding centre is misleading as there is no activity related to captive breeding, mostly hatchery. Some of the eggs were not even originated from Bali, and the centres were sometimes used as the source for sea turtle for religious purposes. Based on the scoring, only one centre is active in terms of conservation. Turtle conservation program in Bali should increase their in situ program, i.e. mapping and protecting the nesting habitat and conducting regular monitoring of nesting turtle.

  6. ADOPSI INTERNET BANKING BAGI KEUNGGULAN PERFORMA PERBANKAN: SEBUAH STUDI PADA SEKTOR PERBANKAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Sugiarto

    2012-03-01

    Full Text Available Penggunaan teknologi informasi dalam banyak aspek bisnis, telah mempengaruhi perkembangan teknologi informasi dalam beberapa tahun terakhir. Industri perbankan adalah salah satu yang telah mengadopsi teknologi informasi dalam bentuk internet banking. Adopsi tersebut bertujuan untuk memudahkan pelanggan untuk mengakses layanan perbankan dimanapun dan kapanpun. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui pengaruh adopsi internet banking pada kinerja perbankan (proksi dengan Rasio ROE. Penelitian ini menggunakan beberapa variabel kontrol yaitu: ukuran, likuiditas, struktur modal, risiko kredit, biaya operasional dan CAR. Hasilnya adalah bahwa: Ukuran, Struktur Permodalan dan CAR berpengaruh positif pada kinerja bank, sedangkan Risiko Kredit, Biaya Operasional dan Likuiditas memiliki efek negatif pada kinerja bank. The use of information technology in many business aspects has influenced the development of information technology since the past few years. The banking industry is the one that has adopted internet banking as one of the information techlology forms. The main aim of adoption is to make customer easier in accessing the banking service in everywhere and at anytime. The main objective of this research is to examine the effect of internet banking adoption on banking performance (proxied with ROE Ratio. This research has some control variables; they are size, liquidity, capital structure, credit risk, operational expense and CAR. The findings show that size, capital structure and CAR has positive effect on bank’s performance, while Credit Risk, Operational Expense and Liquidity has negative effect on bank’s performance.

  7. URGENSI KELOMPOK SADAR HUKUM BAGI WANITA SINGLE PARENT; PENGALAMAN PENGABDIAN MASYARAKAT DI PESISIR SELATAN SUMATERA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tiswarni Tiswarni

    2014-07-01

    Full Text Available The establishing of a group that has good awareness on law for single parent women in Batu Hampa, aims at facilitating knowledge and understanding on marriage problem and resolution from law perspective, both on divorce legalization and right-obligation as a single parent. An illegal divorce will take effect of her personal and social life such as citizen status or for a remarried action. The single parent  women  were  provided  with  a  law  counseling  in  order  to prepare them as a personal that has law awareness. They were given a partner community before the counseling. Partner group supported them to establish the group which has good law awareness. In case of a family which is about to have divorce, the groups will show their care and is hoped to give the better solution. They should be able to elaborate the knowledge and are able to help the others who have the same problem.  Keywords: single parent, aware of law group, community partnersCopyright © 2014 by Kafa`ah All right reservedDOI : 10.15548/jk.v4i2.99

  8. Pengembangan Aplikasi Sistem Cerdas untuk Menentukan Peminatan Jurusan di Universitas Diponegoro bagi Siswa Sekolah Menengah Atas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imaduddin Abdul Rahim

    2015-04-01

    Full Text Available Almost in every aspect of life, people are always faced with several options. Making the right decision will greatly affect our lives in the future. Problems in decision making are also experienced by high school students or high school who want to continue their education to a higher level, namely the University. University is a choice of formal education for high school students who will continue to the higher education. Students who wish to proceed to the University of Diponegoro University will particularly difficult because of the many options available majors. Often some high school students who have a student do not get along with their chosen majors, this course will make their declining interest in learning. As an information technology solution that exists today can be utilized to see the interest of the students so that mismatch and vacillation in the selection of majors can subtract. The purpose of making the determination of intelligent systems majors at Diponegoro University, among others, is, to develop an intelligent software that can help high school students determine the appropriate department at the University of Diponegoro. Intelligent system implements advanced tracing method or Forward Chaining to determine Diponegoro University majoring in accordance with the interests of the students. This can be done by making questions like questionnaires with a variety of options to be able to know the interests of students. Forward Chaining is a method in the form of a strategy to predict or find the solution of a problem that starts with a set of known facts, then lower the new fact that the premise is based on the rule matches the known facts. The system is made to work on a desktop base with Visual Basic programming language, and the database used is Microsoft Access. The results of testing this systems shows that all the features contained in this system can work well, and are able to provide the appropriate department recommendations, as well as ranked by passing grade and information about majors contained in Diponegoro University to the users of intelligent systems is particularly students from high school.

  9. TINDAKAN KEBIRI KIMIA BAGI PELAKU TINDAK PIDANA PERSETUBUHAN DENGAN MENGGUNAKAN KEKERASAN TERHADAP ANAK DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atet Sumanto

    2017-05-01

    Full Text Available This research explains about the phenomenon of sexual crimes at the beginning of the year 2016 happen in Indonesia, the perpetrator who commits coitus with children (pedophilia made the position of the child increasingly threatened, as well as resulting in a severely physically and mentally traumatized. So that the rule of law in the judicial process needs to be reinforced in order to pose a deterrent effect for the offender who commits coitus with children (pedophilia. The strengthening of the rule of law can be done through political action by applying the law of chemical castration. Some sexual crime cases concluded that criminal prison adopted in the act of child protection does not give deterrent effect, therefore, need to impose new sanctions and the act replacement or application of new law through the country policy between legislative and executive. The act of this chemical capon directed to reduce sexual crime, especially pedophilia, and handling sexual attack that occurred in Indonesia.

  10. UTE’ SIMAGERE (TENGKORAK BAGI ROH: HUBUNGAN MASYARAKAT DENGAN PRIMATA ENDEMIK DI MENTAWAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tresno Tresno

    2017-09-01

    Full Text Available Many think that the primate hunting is done by the Mentawai people caused the primate extinction in Mentawai whereas forest exploitation on Siberut Island has been going on for a long time like HPH, poaching, and development. Indeed, the Mentawai people have Arat Sabulungan guidance on their environment which not only regulate natural environment but the social and cultural environment. Based on the research of results found that the people of Buttui and Tepu’ know their world is divided into two parts, namely purimanuaijat (porak, manua, baga, oinan and leleu; and sabulungan (Saikamanua, Si Bara Ka Baga, Saikoinan and Saikaleleu. The world purimanuaijat in fact both the living things and inanimate objects have a soul (simagere and spirit (ketsat. So the Mentawai people should maintain the relationship. Because human life that always utilize nature, can trigger the relationship, so they do punen and puliaijat. Because the balance is not only about the world purimanuaijat, but also the world sabulungan. So the Mentawai people perform the hunting activity at the end of the ceremony, due to the hunt for a form of respect for the spirits of the ancestors, Saikaleleu and fellow creatures who are spirited and have spirits by making ute 'simagere. The ethno-ecological Mentawai people have a categorization of the environment that are uma, pumonean consisting of pumonean saina and also pumonean leleu or siburuk; and leleu. Leleu this is a place of hunting and place of life for 4 species of endemic primates in the Mentawai. One of them are bilou, joja, simakobu and also bokkoi. As for the pumonean saina and pumonean leleu, it is advantageous to these four primates at the time of food to the four species of primates will descend to the fruit field as well as the bokkoi who can go down to the ground to take surappik. Likewise some taboos that save some primates while for the ceremony is not always the ending ceremony of hunting, so the ceremony and hunting are the mechanism of the Mentawai people in balancing the natural, social and cultural environment with a balance for the Mentawai people about the relationship between the world of purimanuaijat and the world of sabulungan.

  11. Konstruksi Makna Media Sosial Ask.fm Bagi Pengguna di Kota Pekanbaru

    OpenAIRE

    Salam, Noor Efni; Elza, Putri

    2015-01-01

    The development of technology in communication raises the growth of social networking sites that Ask.fm now becomes a popular social network that is loved by many people everywhere, especially in Pekanbaru. The use of social networking Ask.fm as a virtual communication media raises various meanings associated with the reasons why they choose to use the Ask.fm as a social network they use. This study aims to determine the motive, meaning features Ask.fm, and the meaning of friendship on the us...

  12. Event Hiburan bagi Tki di Taiwan sebagai Pencitraan pada Anggota Komunitas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulani Yunus

    2014-10-01

    Full Text Available Event is still a useful media for building good image for certain communities. In addition to functioning as a media ritual, an event which is published through a live broadcast mass media will also increase the brand image of a particular product. Research question in this article is: what are the kinds of the TKI Event held in Taiwan in 2013 and what elements of the event that brings TKI enthusiastic in Taiwan? The method used in this study is a qualitative interpretive. The data was collected through direct observations and impressions of social media such as youtube as well as literature from the source journal from previous research literature or books that support research topic. Conclusion of the study states that the type of event held by workers in Taiwan is a talent contest and stage entertainment. While elements of the event that brings enthusiastic for workers is an event that displays imagery figure, and the appearance of celebrities. 

  13. PENGELOLAAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN DI THAILAND, MYANMAR, DAN INDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anorital, SKM Anorital, SKM

    2012-09-01

    Full Text Available Dalam bulan Januari 1991 yang lalu, Sdr. Anorital, SKM (Ka. Subbag. Pengumpulan dan PengolahanData Badan Litbangkes dan H. Syafwani Mirin, SKM (Ka. Bag. Keuangan Badan Litbangkes memperoleh fellowship dari WHO untuk melakukan studi perbandingan ke institusi-institusi penelitian kesehatan di Thailand,Myanmar, dan India.Berikut di bawah ini tulisan bersangkutan yang menggambarkan secara garis besar pengelolaan penelitian dan pengembangan kesehatan pada masing-masing negara obyek studi. Semoga informasi yang terkandung pada tulisan ini dapat bermanfaat bagi pengembangan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

  14. ELEKTABILITAS PARTAI DEMOKRAT DALAM PEMILUKADA DI PAPUA BARAT TAHUN 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitriani Sari Handayani

    2015-04-01

       Tulisan ini ingin menguatkan argumentasi umum selama ini bahwa citra partai politik kurang bisa menjelaskan hasil kemenangan kandidat yang diusung oleh partai politik, melainkan kapabilitas personal dan jaringan politik kandidat dalam pemilukada menjadi faktor penentu kemenangan. Dalam penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dalam proses pengambilan data yang diperlukan. Alhasil dengan melihat dinamika elektabilitas partai demokrat di berbagai daerah sebagai perbandingan selera pemilih pada saat pilkada (pemilihan kepala daerah. Dalam menganalisa kemenangan kandidat partai demokrat di Papua Barat digunakan perspektif rasional dalam membaca proses pilkada. Selain itu, diterapkannya sistem noken yang menjadi ciri khas rakyat papua dalam proses pemilihan merupakan dilematisasi bagi para calon kepala daerah dalam memobilisasi massa.

  15. PENGEMBANGAN KINERJA GURU MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS PADA SMA NEGERI DI KOTA PALOPO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hilal Muhammad

    2015-12-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap: (1 pelaksanaan pengembangan kinerja guru melalui PTK pada SMA Negeri di Kota Palopo; dan (2 hambatan da-lam pelaksanaan pengembangan kinerja guru melalui PTK pada SMA Negeri di Kota Palopo. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan yang kajiannya bersifat kualitatif-verifikatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomeno-logi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan dua hal. Pertama, pengembangan kinerja guru melalui PTK pada SMA Negeri di Kota Palopo belum berjalan optimal dan baru sebatas memenuhi kebutuhan persyarat-an kenaikan pangkat. Potensi guru belum dimanfaatkan melalui pemberdayaan, khususnya penelitian tindakan kelas. Kedua, hambatan dalam pelaksanaan pe-ngembangan kinerja guru melalui PTK pada SMA Negeri di Kota Palopo adalah keterbatasan waktu, dana, sumber referensi kurang, lingkungan tidak kondusif, dan motivasi kurang. Selain itu, sebagian guru juga masih mengalami kesulitan dalam melakukan dan menyusun laporan hasil PTK.

  16. Kompetensi Mahasiswa Praktik Kerja Lapangan di Perbankan Syariah: Studi Mahasiswa Jurusan Syariah Program Studi Muamalah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Samarinda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Nur Zaroni

    2014-12-01

    Full Text Available The objective of this study is to describe the students’ competency of Muamalah study program of STAIN Samarinda who were conducting school internship program at three Syariah Banks in Samarinda. The banks are Bank Muamalat Indonesia, Bankaltim Syariah, and Bank Syariah Bukopin. The competency, here, are basic competency, managerial competency, and operational/technical competency. This is a descriptive research design. The result of the study shows that the students’ competency of Muamalah study program of STAIN Samarinda is 7.85% or it is classified as “Good”. The overall findings are: basic competency is 77,27% (Good, operational competency is 69,55% (Good, and managerial competency is 68,73% (Fair. There are 2 of 28 indicators which have the highest score, they are moral integrity and the understanding of the concept of syariah economy; the score is 83.64% for each category which is classified as “Very Good”. Meanwhile, there three aspects which have the lowest score, they are: presentation skill, human relations, and carefulness to the jobs. The score is 56.36% for each category which is classified as “Fair”.

  17. PERSEPSI PETUGAS LAPANGAN KELUARGA BERENCANA, PROVIDER, DAN PASANGAN USIA SUBUR TERHADAP EKSISTENSI PROGRAM KELUARGA BERENCANA PADA ERA DESENTRALISASI DI KABUPATEN KARANGASEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Ketut Sudibia

    2012-11-01

    Full Text Available The change of government from “The New Order” to “The Reformation Order” has also been followed by the change of administration system from centralization to decentralization system. Along with that change, the authority and institution of family planning program have also been transferred to the regency or city government. These changes have risen various perceptions in term of the institutional, roles, and functions of that institute. Other important changes include that (1 the family planning coordination board organization on regency level did not change but the echelon was decreased; or (2 the family planning coordination board organization on regency level was merged to other institution; or (3 the family planning coordination board activity on regency level is only a little part of the other instance. All of those changes have caused some problems of coordination from family planning coordination board on province level to regency level, and it has given a negative impact to the family planning program achievement.The objectives of this study are to investigate (1 the perception of the family program field worker to the existence of family planning program in the decentralization era; (2 the perception of the family planning fieldworkers to the realization of duties in the decentralization era; (3 the perception of the provider to the existence of family planning program in the decentralization era; (4 the perception of the eligible couple to the existence of family planning program in the decentralization era; and (5 the perception of the interrelated decision makers to the existence of family planning program in the decentralization era.This study was carried out in the Regency of Karangasem with total respondent of 153 persons, that consist of 46 fieldworkers; 89 eligible couples, 12 providers, and 6 interrelated decision makers. Some sampling techniques used in this study are; simple random sampling for family planning fieldworker, stratified random sampling for eligible couple, and purposive sampling for the provider and the interrelated decision maker. Data are collected using the structured interview, in-depth interview, and observation method. Then data are analyzed using descriptive and inferential statistics.The conclusion of this study are (1 the family planning field workers who have duty in front line felt the decrease of funding support and the intention of regency government; (2 the number of family planning fieldworkers in decentralization era have been decreased, because part of them have been transferred to the other institution; (3 the providers also felt that the funding support and the intention of government decreased in decentralization era; (4 the eligible couples felt that activities related to increasing family income have also decreased such as business partnership, capital aid, and productive economic creation; and (5 the perception of the interrelated decision makers also show that the funding support and the intention of regency government has been decreased.Based on those conclusions, some suggestions are proposed, such as (1 to maintain the sustainability of the family planning program in the decentralization era, high commitment from the government, especially the regency government are needed; (2 the regency government should provide a routinely budget for maintaining the sustainability of the family planning program; (3 the family planning fieldworkers as front liner are suggested not to be transferred to other departments (4 the service centers need to be encouraged to increase communication, information, and education of the eligible couple, and other activities; and (5 the regencygovernment need to provide capital aid, business partnership, and productive economic creation for the poor households.

  18. Isolasi, Identifikasi, Sifat Fisik, dan Biologi Virus Tetelo yang Diisolasi dari Kasus di Lapangan (ISOLATION, IDENTIFICATION, PHISICAL, AND BIOLOGICAL CHARACTER OF NEWCASTLE DISEASE VIRUS ISOLATED FROM FIELD CASES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Michael Haryadi Wibowo

    2013-07-01

    Full Text Available native chicken farm suspected to Newcastle disease (ND virus infection. Specimens were taken andcollected from the lung was further processed. Suspected materials were inoculated into allantoic sacc inspecific pathogenic free of 10 days embryonating egg chicken. The growth of the virus was determined withthe ability to agglutinate the chicken red blood cells or hemaglutination test. Positive hemaglutinationwas performed with hemaglutinatin inhibition test using specific antibody against ND virus. Method forND virus isolation, propagation and identification were based on the standard procedure of serologicalidentification for ND virus serological identification. 13 out of 34 samples were identified as ND viruses.Observation on the course and time of the virus to kill the chicken embryo could be differentiated intomoderate virus patho-type were 10 isolates and a virulent strains were 3 isolates. Further characterizationbased on the elution time observation indicated 11 isolates were not pathogenic strain and 2 isolates werenot virulent strain. Hemagglutinin stability study revealed that 11 isolates were sensitive being heated at560C for 30 minutes while 2 isolates were resistant. Biological characteristic of ND virus to hemagglutinateon various mammalian red blood cells indicating that most isolates were HA negative. Two isolates wereHA positive with cattle, horse and sheep red blood cell, and one isolate indicated positive HA test by usingsheep red blood cell. Control virus was lentogenic patho-type of La Sota strain showed HA and HI testpositive, elution time was 29 minutes, stability on the hemagglutinin after heating was 2 minutes and HApositive with cattle, horse and sheep red blood cell.

  19. PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PARA PIHAK DALAM PERJANJIAN FRANCHISE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henry D Sitompul

    2010-11-01

    Full Text Available  Sistem yang sedang popular dan cenderung diminati oleh wirausahawan adalah cara berbisnis menngunakan sistem franchise atau yang lebih dikenal dengan pemberian waralaba. Sistem franchise sebagai model pengembangan kemitraan bisnis telah membuktikan keberadaannya dalam perekonomian nasional karena menawarkan segudang peluang yang sangat besar kepada calon wirausahawan untuk memiliki dan mengembangkan usahanya dengan rasio keberhasilan yang tinggi. Kepastian hukum di dalam menerapkan sistem franchise di Indonesia adalah sebagai salah satu cara untuk memajukan bisnis wirausahawan merupakan hal yang mutlak, oleh karena itu segala hal mengenai konsep, format, proses dan produk franchise tidak boleh luput atau terlepas dari aturan-aturan serta hukum yang berlaku di Indonesia. Sebelum dikeluarkannya PP Nomor 16 Tahun 1997. Selanjutnya untuk melaksanakan pendaftaran pada tanggal 30 Juli 1997 Menteri Perindustrian dan perdagangan telah mengeluarkan Kepmenperindag Nomor 259/MPP/Kep/7/1997 tentang Ketentuan dan Tata Cara Pendaftaran Waralaba. 

  20. PEMBINAAN PEDAGANG MAKANAN OLAHAN DI LINGKUNGAN SEKOLAH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS MAKANAN BAGI ANAK SEKOLAH DI DESA KESIMAN KERTALANGU, DENPASAR TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    U. Dwipayanti

    2012-10-01

    Full Text Available School-age children require sufficient source of energy to support their growth. Some places in which children get their food are school’s canteens and vendors in the vicinity of the schools. Nutritional contents, additive substances (food coloring and preservatives and food processing influence the quality of food in such areas. In addition, there are also problems related to diarrheal diseases and food poisonings due to consuming low quality food, not only in Denpasar but also in other areas of Bali. We assisted and supervised food sellers on the application food safety principles and the importance of high quality food at school’s canteens and food vendors surrounding the school areas. The results indicated that the sellers showed a good improvement in knowledge and attitude on the importance of food safety, supported by the results of direct observations in the field. The responses of teachers at Primary School No 17 Kesiman, and the sellers are good, indicated by their active participation in assisting the activities. Coordination with the teachers is required to perform continual monitoring on the cleanliness and quality of food sold at school canteens as well as surrounding areas. This will be expected to prevent food poisoning and diseases, which eventually improves nutrition status of the school-age children.

  1. Pendekatan Komunikasi Keluarga di Kabupaten Magetan untuk Mencegah Dampak Negatif Media Sosial bagi Anak di Bawah Umur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Veny Ari Sejati

    2013-07-01

    Full Text Available The crime rate in the form of sexual abuse mostly originated from Internet. In one year there were 80 cases and most of the victims were students of private schools and still underage. This study aims to gain an authentic understanding of the experience of people, as perceived by the people concerned. This study used qualitative approach. The results indicates that one of the approaches used by the family in preventing negative effects of social media is interpersonal communication approach (face to face. Face to face communication has specialty in which the effects and feedback, action and reaction directly visible because of physical distance of participants. Actions and reactions to verbal and non-verbal, everything looks clear in direct manner.

  2. PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PENJUAL DALAM PERJANJIAN JUAL BELI KOMODITI AGRO DI PASAR LELANG FORWARD DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Heriyani

    2015-08-01

    Full Text Available The study on legal protection for Seller in Purchase Agreement of Agro Commodity in Auction Market in Special Territory of Yogyakarta was a normative and sociological legal research. This study aimed at knowing how the purchase agreement of agro commodity in forward auction market was applied, and how the legal protection for seller in purchase agreement of agro commodity in forward auction market was. The data used were secondary and primary data. The result of the study showed that the purchase of agro commodity in forward auction market. Legal protection for seller in purchase agreement of agro commodity in forward auction market was acquired from 3 (three things: (a The legal protection given by government, it was given through the legislation by the issue of the Decree of Ministry of Industry and Trade of Republic of Indonesia Number 650/MPP/Kep/10/2004 on terms of Operation of Auction Market with Forward Transfer of Agro Commodity. (b The legal protection from the purchase agreement of agro commodity, the agreement made by the parties applied as the law for all parties; and (c The legal protection in dispute, the problem was solved by a discussion. If the discussion made no result, arbitration would be done. Key Words: legal protection, purchase of agro commodity, forward auction market.

  3. Pengembangan Penelitian Pendidikan Agama Islam Bagi Pengawas: Model Penelitian Tindakan di Sekolah dan Kelas (Studi Kasus di Kabupaten Trenggalek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suyoto Suyoto

    2016-11-01

    Full Text Available A supervisor must be competent research and development to improve the quality of education in schools or madrassa. Supervisors should also be able to assist teachers in preparing classroom action research, in addition he himself should also do research oversight. Supervisors are conducting research and development in order to fulfill their duties is a professional watchdog. The role of supervisors in implementing research and development in addition to conducting research for itself seeks a teacher in conducting action research.

  4. SOSIALISASI NORMA-NORMA HUKUM TENTANG KEWAJIBAN PELAKSANAAN CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY BAGI PERUSAHAAN YANG BERGERAK DI BIDANG KEPARIWISATAAN DI SANUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N K. Supa sti Dharmawan

    2013-12-01

    Full Text Available Originally the concept of CSR in developed countries is voluntary (voluntary based. Otherwise, in IndonesiaCSR is developed on the basis of legal obligation (mandatory based. Legal norms which expressly stipulatelegal obligation for the company to implement Corporate Social Responsibility (CSR is the Law 40 /2007 onLimited Liability Companies, Government Decree No. 47/ 2012 and Act No. 25/2007 on Investment. Accordingto the Article 74 of Law No. 40/ 2007 as well as the Article 3 Government Decree No. 47/2012, each companyrunning its business activities in the field and / or related to the natural resources is required to carry out socialand environmental responsibility including companies engagement in the field of tourism in Sanur Bali. VariousCSR activities for the tourism companies in Sanur Bali, besides referring to the legislation are also expected torefer to the concept of Triple Bottom Line (Profit, People, Planet. These are designed to make balance betweenprofit related to People and the Planet for CSR perspective, as well as ISO 26000.

  5. ANALISA KEPUASAN SENIOR MARKET TERHADAP KUALITAS LAYANAN DI HOTEL BINTANG 4 DAN BINTANG 5 DI SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Tampubolon

    2007-01-01

    Full Text Available Senior market is one of the most prospective segments to be targeted for hospitality industry, including hotel business in Indonesia. This research aims to examine senior guest satisfaction toward service quality of four and five star hotels in Surabaya. Employing derived satisfaction method, guest satisfaction is measured by comparing guests' expectation with the perception. Five variables of service quality are used to measure the service provided, namely reliability, responsiveness, assurance, empathy and tangibles. The result shows that there is a gap between senior market's expectation and perception, in which the expectation is above the perception. Thus, it can be concluded that respondents have not satisfied yet with the quality of service delivered. Abstract in Bahasa Indonesia : Senior market merupakan salah satu pasar yang cukup menjanjikan bagi bisnis jasa, termasuk bagi bisnis jasa hotel di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mengukur kepuasan tamu lanjut usia yang menginap di hotel bintang 4 dan 5 di Surabaya. Kepuasan diukur menggunakan metode derived satisfaction dengan cara membandingkan harapan dan persepsi senior market terhadap kualitas layanan. Kualitas layanan didasarkan pada lima variabel, yaitu keterandalan, kecepatanggapan, jaminan, empati, dan fasilitas fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat gap antara harapan dan persepsi, dimana harapan lebih besar daripada persepsi, sehingga dapat disimpulkan bahwa responden belum puas dengan seluruh atribut layanan yang disediakan. Kata kunci: harapan, persepsi, kepuasan, senior market, kualitas layanan, hotel, Surabaya.

  6. GEDUNG PARKIR VERTIKAL DENGAN PENDEKATAN BANGUNAN PINTAR DI MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    St. Aisyah Rahman

    2016-06-01

    Full Text Available Salah satu penyebab kemacetan di kota Makassar adalah kurangnya lahan parkir di pusat-pusat perkantoran atau bangunan publik. Banyaknya mobil yang parkir di pinggir jalan menyebabkan luas jalan yang berkurang berdampak pada kemacetan yang parah. Kepala Dispenda Sulsel Azikin Sulthan dalam kutipan jpnn.com diakses pada tanggal 26 Maret 2015 mengatakan, “pertumbuhan pengguna kendaraan di Sulawesi-Selatan, khususnya Makassar di atas 12-15 persen per tahunnya. Pada 2014 peningkatan kendaraan mencapai 10- 15 persen”. Tujuan Laporan ini adalah merancang sistem gedung parkir dengan kapasitas yang dapat mewadahi beberapa bangunan sekitar. Metode perancangan yang digunakan ialah studi lapangan dengan cara survey lansung dengan mengamati penggunan jalan Ahmad Yani yang sangat padat dengan sasaran pengguna utama ialah pegawai Balai Kota Makassar dan pegawai perkantoran yang berada di sekitar balai kota Makassar. Desain tapak dibuat dengan jalan masuk langsuk ke basemant agar tidak mengganggu aktifitas pada jalan Ahmad Yani. Bentuk bangunan mengadopsi bentuk dari sebuah komponen computer yang terlihat dari double facade. Sistem bangunan pintar menggunakan sistem parkir mobil otomatis dengan mengguakan lift. Sistem utilitas bangunan juga menggunakan sistem bangunan pintar.

  7. Sistem Pengurusan Kualiti Menurut Perspektif Islam MS 1900 di Institusi Pengajian Tinggi Malaysia: Suatu Cabaran Masa Kini

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasan Al-Banna, M.

    2014-12-01

    Full Text Available Malaysia telah terkehadapan kerana berjaya memperkenalkan satu piawaian bagi Sistem Pengurusan Kualiti Islam (SPKI yang pertama kalinya di dunia pada tahun 2005. Piawaian ini dikenali sebagai MS 1900:2005 (Sistem Pengurusan Kualiti – Keperluan Menurut Perspektif Islam. Kajian ini dijalankan bertujuan meneroka tentang cabaran-cabaran yang dihadapi dalam pelaksanaan MS 1900 di Institusi Pengajian Tinggi (IPT di Malaysia yang melibatkan Institusi Pengajian Tinggi Awam (IPTA dan Institusi Pengajian Tinggi Swasta (IPTS. Kajian kualitatif ini menggunakan kaedah temu bual separa berstruktur sebagai kaedah utama pengumpulan data yang kemudiannya disokong oleh data dari beberapa dokumen berkaitan dan menerusi pemerhatian. Data dianalisis dengan bantuan perisian NVivo versi 10 bagi membina kodkod dan tema-tema isu yang dikaji. Informan kajian yang terlibat adalah dipilih secara kaedah persampelan bertujuan iaitu membabitkan pelbagai golongan warga kerja terlibat secara aktif dengan pelaksanaan SPK MS 1900 di IPT terlibat. Hasil kajian mendapati bahawa terdapat perbezaan keutamaan antara cabaran yang dihadapi bagi kedua-dua IPT terbabit. Merujuk kepada hasil kajian di IPTA, cabarannya bermula dengan aspek berkaitan dengan sikap pekerjanya sendiri, bebanan tugas, kekurangan latihan dan aspek kemanusiaan. Manakala cabaran IPTS lebih banyak tertumpu kepada aspek bebanan, latihan, kemanusiaan, pemantauan, kewangan dan sikap individu sendiri. Kajian ini merupakan antara kajian terawal mengenai pelaksanaan MS 1900 di Malaysia, maka hasil daripada kajian ini memberi sumbangan yang besar dalam pembangunan ilmu dan teori berkenaan dengan bidang pengurusan kualiti Islam.

  8. Pertunjukan Wayang Babad Nusantara: Wahana Pengajaran Nilai Kebangsaan bagi Generasi Muda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunardi -

    2017-03-01

    ABSTRAK   Wayang Babad Nusantara merupakan rekayasa model pertunjukan wayang yang dipergunakan sebagai wahana transmisi nilai-nilai kebangsaan bagi generasi muda. Pertunjukan wayang ini memiliki kebaruan dalam berbagai unsur pakeliran, yaitu: cerita sejarah perjuangan pahlawan bangsa, boneka wayang hasil reinterpretasi dari figur tokoh, musik komposisi baru, dan sistem pengadegan dengan struktur pertunjukan wayang. Pertunjukan wayang ini dikemas secara menarik dengan menyajikan cerita Gajah Mada. Spirit perjuangan tokoh Gajah Mada ini memberikan suri teladan bagi generasi muda untuk selalu cinta tanah air. Nilai kebangsaan yang memuat ajaran mengenai patriotisme dan nasionalisme memberikan kesadaran dan menggugah kesadaran anak bangsa untuk selalu mencintai Tanah Air Indonesia.   Kata kunci: wayang babad, nilai kebangsaan, generasi muda

  9. KINERJA HUBUNGAN MASYARAKAT PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN DAN KOTA DI JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Rahmat

    2016-12-01

    Full Text Available Kebutuhan pemerintah Indonesia atas Humas pemerintah tidak lagi dalam tataran wacana atau sekedar konsep secara keIlmuan, keberadaan Humas pemerintah didorong atas kebutuhan pemerintah untuk menjelaskan apa yang dilakukan oleh pemerintah kepada ,asyarakat guna memperoleh dukungan dan untuk menerangkan apa dan bagaimana yang dilakukan pemerintah sehingga lingkungan masyarakat dalam dan masyarakat luar percaya. sudah sejak lama pemerintah di Indonesia termasuk pemerintah daerah memiliki Humas pemerintah, bahkan khusus di lingkungan pemerintah, profesi ini tergabung dalam wadah BakoHumas. Fakta yang ada dan berkembang mengisyaratkan sekaligus mempertanyakan mengenai kinerja Humas Pemerintah selama ini. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsi kinerja Humas pemerintah khususnya Humas Pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat. Untuk mencapai tujuan penelitian, metode yang digunakan adalah deskriptif dengan teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket. Temuan dari penelitian ini memperlihatkan bahwa: pertama, kinerja Humas pemerintah lebih banyak menerimaan teguran dibanding pujian/penghargaan atas hasil kerja; kedua, pegawai di bagian Humas pemerintah sangat sedikit yang berlatar belakang pendidikan formal komunikasi, terlebih lulusan keHumasan selain itu pegawai juga jarang mendapat pendidikan non formal bidang keHumasan; ketiga, aktivitas Humas pemerintah lebih tertumpu pada kegiatan rutin berupa penyediaan informasi bagi media. Konsekuens dari temuan penelitian ini adalah perlunya pengembangan kompetensi pegawai Humas pemerintah melalui linieritas bidang kerja dan pendidikan bagi pegawai baru dan pelatihan bidang keHumasan bagi petugas yang sudah ada. DOI: 10.24198/jkk.vol4n2.2

  10. Aplikasi Informasi Restoran Berbasis Web Services di Kota Manado

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Stenly Richard Pungus

    2016-09-01

    Full Text Available Teknologi web services adalah teknologi yang memungkinkan terbentuknya komunikasi antar dua atau lebih perangkat komputer yang memiliki lintas platform yang berbeda. Web services menggunakan teknologi XML dengan format SOAP dalam melakukan pertukaran informasi. Teknologi ini cocok untuk diintegrasikan di dalam proses bisnis, termasuk salah satunya adalah bisnis restoran khususnya restoran-restoran yang ada di kota Manado. Teknologi ini menjawab permasalahan yang dialami oleh para wisatawan yang datang berkunjung di kota Manado. Karena ketika mereka berkunjung di kota Manado, mereka kadangkala belum mengetahui informasi kuliner apa saja yang disajikan oleh restoran-restoran yang ada di kota Manado. Sehingga pada akhirnya dengan menggunakan teknologi ini, akan mempermudah wisatawan yang datang berkunjung di kota Manado dalam berkuliner. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan teknologi JSON dan JAVA web services pada perangkat mobile Android sehingga dapat menjadi media informasi bagi wisatawan lokal  maupun wisatawan asing yang datang berkunjung di kota Manado dalam berkuliner. Penelitian ini didasarkan atas alur kerja metodologi penelitian Rational Unified Process (RUP yaitu metodologi penelitian yang bersifat parallel dalam setiap tahapan proses pembangunannya. Penelitian ini telah dilakukan dan menghasilkan sebuah aplikasi yang telah diuji. Aplikasi yang dibangun berhasil mengimplementasikan teknologi web services dari bahasa pemrograman Java dengan teknologi web services dari bahasa pemrograman PHP. Penggabungan kedua teknologi ini, menggabungkan informasi restoran-restoran yang ada di kota Manado untuk terintegrasi ke dalam sebuah aplikasi Android tanpa memandang apakah restoran terebut memiliki web services ataukah tidak. Apabila restoran tersebut tidak memiliki web services, mereka bisa menggunakan alternatif lain untuk memanfaatkan web services yang disediakan khusus bagi restoran-restoran yang tidak memiliki web services

  11. PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TAMAN WISATA KULINER DI KABUPATEN ENREKANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Burhanuddin Burhanuddin

    2017-12-01

    Full Text Available Abstrak_ Potensi kuliner Kabupaten Enrekang menjadi perhatian pemerintah terhadap pengembangan  pariwisata sangat  besar  terutama pada jalur menuju Tanatoraja. Maka diperlukan sebuah perancangan taman wisata kuliner di Enrekang. Metode yang digunakan ialah metode desktriptif melalui studi literatur, studi preseden, dan studi lapangan dengan melakukan survey langsung ke lapangan untuk mengamati dan menganalisis lingkungan sekitar tapak. Perancangan menggunakan konsep Arsitektur Kontemporer berupa konsep  perancangan  dalam  merancang  kawasan  taman wisata kuliner, terdiri dari: zoning/ peruntukan lahan (land use, bentuk dan massa bangunan (building from and massing, sirkulasi dan parkir (circulation and parking, jalur pejalan kaki (pedestrian ways, ruang terbuka (open space, dan penanda (signage. Kata kunci : Wisata Kuliner, Konsep Koneporer, Enrekang.   Abstract_Culinery’s Potency in Enrekang Regency is the government's attention to the enormous tourism development especially on the path to go to Tanatoraja. In this case, it is needed a design of culinary tourism area in Enrekang. The method used is descriptive method through literature study, precedent study, and field study by conducting direct survey to the field to observe and analyze the environment around the site. The design using the concept of Contemporary Architecture includedof design concept in designing culinary tourism area, consists of: zoning / land use (land use, shape and building mass (building from and massing, circulation and parking (circulation and parking, pedestrian path (pedestrian ways, open space (space, and signage (signage. Keywords: Culinary Tour, Concept of Koneporer, Enrekang.

  12. EFEKTIVITAS METODE TAMYIZ DALAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENERJEMAH AL-QUR’AN (Studi di Pondok Pesantren Bayt Tamyiz Indramayu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Subakir Subakir

    2016-05-01

      Abstrak Penelitian yang kami tulis ini bertujuan untuk mengetahui tentang implementasi pembelajaran terjemah Al-Qur’an dengan menggunakan Metode Tamyiz, dan juga mengetahui secara jelas proses pembelajaran dari awal hingga akhir dan sistem evaluasi yang digunakan terhadap siswa.Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Bayt Tamyiz Indramayu Jawa Barat. Adapun jenis penelitian yang dipakai yaitu penelitian lapangan (Field research dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan metode Purposive sampling yaitu informan dari pimpinan pondok dan guru yang bersangkutan di pondok tersebut, selanjutnya observasi partisipan. Uji keabasahan data peningkatan ketekunan pengamatan, trianggulasi, analisis implementasi dan member cek. Adapun tehnik analisis data selama di lapangan yaitu analisis domain, taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema kultural.Hasil penelitian di Pondok Pesantren Bayt Tamyiz Indramayu menunjukan bahwa efektifitas metode Tamyiz dengan ukuran materi yang cukup banyak mempelajari terjemah Quran dengan meggunakan metode Tamyiz baik untuk pemula maupun yang pernah belajar sangat efektif karena dengan waktu 24 jam siswa dapat terjemah Quran. Kata Kunci : Tamyiz, Metode Terjemah Al-Quran, Pondok Pesantren

  13. Analisis SWOT Implementasi Tekonologi Finansial terhadap Kualitas Layanan Perbankan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imanuel Adhitya Wulanata Chrismastianto

    2017-04-01

    Menyikapi realisasi era digital saat ini, kualitas layanan perbankan di Indonesia diharapkan semakin meningkat secara signifikan, agar mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Terpencil. Namun, pada kenyataannya kualitas layanan perbankan di Indonesia saat ini masih minim dalam mengakses masyarakat yang tinggal di daerah 3T tersebut. Mencermati berbagai realita yang telah diuraikan di atas, maka melalui analisis SWOT implementasi kebijakan teknologi finansial ini, diharapkan kualitas layanan perbankan semakin dapat ditingkatkan dan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia secara riil dan para pelaku perbankan dapat memahami pengelolaan fungsi manajemen perbankan dengan tepat didasarkan pada sikap takut akan Tuhan dan menghargai sesama, dalam konteks pengelolaan aset internal maupun eksternal yang mencakup aktivitas perbankan secara holistik. Dengan demikian, tulisan ini bertujuan untuk menganalisis secara lebih mendalam mengenai kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT implementasi teknologi finansial terhadap kualitas layanan perbankan Indonesia di era digital melalui studi literatur perbankan.

  14. PENINGKATAN KEMAMPUAN USAHA KECIL MENENGAH DI WILAYAH BANDUNG RAYA DALAM PEMANFAAATAN INTERNET SEBAGAI SARANA PEMASARAN DAN PERLUASAN JANGKAUAN PASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djamaludin Djamaludin

    2016-01-01

    Full Text Available Usaha Kecil dan Menengah khususnya di bidang Industri Kreatif pada saat ini dan yang akan datang dapat dijadikan andalan bagi peningkatan pendapatan masyarakat dan negara, dikarenakan lebih bertumpu pada kemampuan dan kreatifitas sumber daya manusia yang dimiliki oleh daerah masing-masing. Program PKM yang dilakukan ditujukan untuk peningkatan omset dan perluasan pasar usaha kecil industri kreatif di lingkungan Kota Cimahi dan Bandung, melalui alih pengetahuan dan teknologi dalam hal perancangan dan pembuatan bisnis secara online, pemanfaatan Jejaring E-Commerce yang sudah ada dan berskala besar baik yang bersifat nasional maupun internasional, pemanfaatan transaksi perbankan secara online, Penggunaan Social Media dan Search Engine Optimization (SEO dalam penjualan dan pemasaran secara online. Diharapkan dengan terselenggaranya pelatihan ini dapat meningkatkan jangkauan pasar dan jaringan bisnis berbasis internet baik lokal, nasional maupun internasional bagi pelaku usaha di Kota Cimahi, Kota Bandung dan Propinsi Jawa Barat pada umumnya.

  15. Persepsi Masyarakat Pelayaran Dalam Penerapan ISM-Code Bagi Keselamatan Pelayaran Dan...

    OpenAIRE

    A. Utoyo Hadi

    2007-01-01

    International Safety Management-Code yang disingkat ISM-Code adalah merupakan kebijakan internasional maupun nasional terbaru untuk standar mutu bagi setiap perusahaan pelayaran beserta kapal-kapalnya dalam menjamin terwujudnya keselamatan kapal dan perlindungan lingkungan laut, oleh A. Utoyo Hadi D0100559

  16. KELIMPAHAN DAN KOMPOSISI FITOPLANKTON DI WADUK SELOREJO KECAMATAN NGANTANG KABUPATEN MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asus Maizar Suryanto

    2011-10-01

    Full Text Available Penelitian dilakukan di waduk Selorejo pada bulan April-Mei 2008. Tujuannya adalah untuk mengetahui kelimpahan dan komposisi fitoplankton di waduk Selorejo. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan pengambilan data primer dan sekunder. Pengambilan sampel dilakukan sebanyak 3 kali setiap minggu pada 4 stasiun. Kelimpahan fitoplankton berkisar antara 120 – 930 ind/ml. Data kualitas air diperoleh suhu perairan yaitu berkisar antara 24 – 260C, kecerahan 32 – 55 cm, warna air warna hijau dan coklat keruh, pH 8 – 9, nitrat 0,33 – 1,04 mg/l, dan fosfat 0,9 – 0,55 mg/l. Sebagai usaha untuk menjaga kondisi perairan waduk Selorejo disarankan perlunya penanganan dan upaya manajemen bagi masyarakat sekitar tentang pemanfaatan dan pelestarian perairan sungai dan juga waduk Selorejo bagi kehidupan manusia. Kata Kunci : Fitoplankton, Waduk Selorejo, Kualitas Air 

  17. KATALOG SEBAGAI MEDIA PROMOSI BAGI UMKM KOELON KALIE KROBOKAN SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Irawan Ihya' Ulumuddin

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak Sampah merupakan zat yang bersifat organik maupun anorganik yang dihasilkan dari setiap aktifitas manusia, seperti rumah tangga, industri, maupun komersil. Persoalan sampah di Indonesia, terutama di perkotaan merupakan masalah serius. Dinas Kebersihan Kota Semarang mencatat bahwa sampah perkotaan dari tahun ke tahun semakin meningkat seiring laju pertumbuhan jumlah penduduk. Sampah mengakibatkan permasalahan yang komplek, antara lain pembuangan sampah liar yang dapat menimbulkan berbagai penyakit, kota kotor, bau tidak sedap, mengurangi daya tampung sungai dan lain-lain. Tahun 2012, berdiri UMKM “Koelon Kalie” yang bertujuan meningkatkan pendapatan masyarakat dengan mengelola sampah plastik menjadi produk yang mempunyai nilai jual. Permasalahannya adalah belum adanya kegiatan promosi yang dilakukan dan hanya melalui mulut ke mulut konsumen dalam memasarkan produk. Media katalog merupakan media yang terjangkau dan efektif. Di dalam media katalog berisi informasi mengenai produk. Informasi yang dicantumkan yaitu nama, spesifikasi, dan harga produk tersebut. Gambaran produk dapat dilihat dengan jelas melalui informasi foto produk yang ditampilkan di media katalog. Berkebalikan dengan media mulut ke mulut yang hanya bisa didengarkan tanpa adanya gambaran produk dengan jelas. Melalui media katalog, konsumen mendapat informasi lebih jelas mengenai gambaran produk olahan sampah plastik. Kata Kunci: katalog, media promosi, UMKM Abstract Trash are an organic and inorganic substance that generated from any human activity, such as household, industrial, and commercial. Trash issues in Indonesia, especially in urban area is a serius problem. Department of Semarang City Sanitation noted that urban trash from year to year increases along with population growth rate. The trash resulting complex problems, such as illegal waste disposal, appear various diseases, dirty city, odor, reduce the capacity of river and others. In 2012, arise MSMEs

  18. DAMPAK PEMIKIRAN SAUSSURE BAGI PERKEMBANGAN LINGUISTIK DAN DISIPLIN ILMU LAINNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    didi sukyadi

    2014-01-01

    Full Text Available There is no discipline  standing alone. What we know and what we create  or  engineer  both  directly  and  indirectly  are  influenced  by other people’s ideas. Semiotics as a discipline just appearing at the beginning of the 20th century has flourished not only in linguistics and  literature,  but  also  in  other  disciplines  such  as  anthropology, sociology,  psychiatry,  culture,  music,  arhitecture,  advertisement, and  even  politics.  We  are  all  aware  that  all  these  embryos  derive from  Saussure’s  ideas    which  became  the  foundation  of structuralism  such  as  synchronic-diachronic,  language-parole, signifier-signified,  arbitrary-motivated,  and  syntagmatic- paradigmatic. This paper will elaborate Saussure’s essential ideas, and their impacts to the studies of linguistics, literature, and other disciplines as well as the development of semiotics today. Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE Tidak  ada  ilmu  yang  berdiri  sendiri.  Apa  yang  kita  ketahui,  apa yang  kita  ciptakan atau  rekayasa secara  langsung  maupun  tidak langsung  dipengaruhi gagasan  atau  pikiran  orang  lain.  Semiotika sebagai sebuah disiplin ilmu yang baru muncul pada awal abad dua puluh  telah  berkembang  begitu  pesat  dan  luas  tidak  hanya  dalam linguistik dan sastra tetapi juga dalam disiplin ilmu lainnya seperti antropologi,  sosiologi,  psikiatri,  budaya,  musik,  arsitektur,  iklan, dan  bahkan  politik. Kita  menyadari  cikal-bakal  semua  itu  adalah gagasan  Saussure  yang  menjadi  dasar  strukturalisme  seperti synchronic-diachronic, langue-parole,  signifier-signified, arbitrary-motivated, dan syntagmatic-paradigmatic.  Tulisan  ini berusaha  memaparkan  buah  pikiran  penting  Saussure, dan dampaknya  bagi  kajian  linguistik,  sastra  dan  bidang  lainnya  serta perkembangan kajian tanda

  19. BIAYA KLAIM INA CBGS DAN BIAYA RIIL PENYAKIT KATASTROPIK RAWAT INAP PESERTA JAMKESMAS DI RUMAH SAKIT STUDI DI 10 RUMAH SAKIT MILIK KEMENTERIAN KESEHATAN JANUARI–MARET 2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wasis Budiarto

    2013-08-01

    Full Text Available Latar belakang: Implementasi sistem INA-CBGs bagi pasien penyakit katastropik (jantung, kanker, stroke peserta Jamkesmas di rumah sakit, memberikan konsekuensi di satu pihak bahwa penyakit katastropik merupakan ancaman terhadap membengkaknya pembiayaan Jamkesmas di masa datang, sedangkan di pihak lain, rumah sakit merasakan bahwa biaya penggantian klaim INA CBGs lebih rendah dari tarif yang berlaku dirumah sakit. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran biaya pengobatan penyakit katastropik dan perbandingan pembiayaan klaim berdasarkan INA-DRGs dengan biaya pengobatan riil penyakit katastropik dirumah sakit. Jenis penelitian adalah deskriptif menurut perspektif rumah sakit. Metode: Metode pengambilan data dilakukan secara retrospektif yang diambil dari penelusuran dokumen catatan medik pasien penyakit katastropik di 10 rumah sakit selama 3 bulan (Januari–Maret 2012. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien Jamkesmas yang dirawat dengan kasus katastropik terdiri dari penyakit jantung sebesar37,11%, penyakit kanker 23,54% dan sisanya sebesar 39,35% pasien penyakit stroke. Kesimpulan: Biaya pengobatan rawat inap berdasarkan tarif rumah sakit kelas A jauh lebih besar dibandingkan kelas B dan RS Khusus, biaya klaim berdasarkan INA-CBGs jauh lebih besar di rumah sakit kelas A dibanding kelas B dan RS Khusus. Komponen biaya yang banyak peruntukannya adalah biaya akomodasi, tindakan ruangan, pemeriksaan laboratorium, tindakan intervensi nonbedah untuk jantung, tindakan operasi untuk kanker serta biaya obat-obatan. Biaya penggantian klaim penyakit katastropik berdasarkan INA CBGs lebih besar dibandingkan dengan biaya riil berdasarkan tarif rumah sakit, sehingga untuk penyakit katastropik rumah sakit tidak merugi. Untuk itu pelaksanaan kebijakan rujukan berjenjang bagi peserta Jamkesmas harus diawasi secara ketat sehingga pelayanan kesehatan bagi penduduk miskin menjadi lebih terjamin

  20. POTENSI UNTUK PENGEMBANGAN WISATA “BIRDWATCHING” DI PUSAT KONSERVASI TUMBUHAN KEBUN RAYA BOGOR

    OpenAIRE

    Gytha Nafisah Sukara; Yeni Aryati Mulyani; Endang Koestati Sri Harini Muntasib

    2014-01-01

    Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT KRB – LIPI) adalah tujuan wisata favorit dengan pengunjung lebih dari 800,000 orang setiap tahunnya. Kebun Raya yang memiliki keragaman tumbuhan koleksi dengan lanskap paripurna, menjadi habitat ideal beranekaragam jenis burung. Untuk mengetahui potensinya bagi pengembangan wisata birdwatching di PKT KRB - LIPI, dilakukan penelitian melalui studi literatur, pengamatan langsung dan wawancara antara bulan Mei d...

  1. Potensi Untuk Pengembangan Wisata “Birdwatching” Di Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor

    OpenAIRE

    Sukara, Gytha Nafisah; Mulyani, Yeni Aryati; Muntasib, Endang Koestati Sri Harini

    2014-01-01

    Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT KRB – LIPI) adalah tujuan wisata favorit dengan pengunjung lebih dari 800,000 orang setiap tahunnya. Kebun Raya yang memiliki keragaman tumbuhan koleksi dengan lanskap paripurna, menjadi habitat ideal beranekaragam jenis burung. Untuk mengetahui potensinya bagi pengembangan wisata birdwatching di PKT KRB - LIPI, dilakukan penelitian melalui studi literatur, pengamatan langsung dan wawancara antara bulan Mei d...

  2. Penentuan Potensi Batuan Induk Menggunakan Model Log Toc Pada Formasi Ngimbang, Lapangan “Arrazi”, Cekungan Jawa Timur Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yosar Fatahillah

    2017-01-01

    Full Text Available Abstrak - Analisa laboratorium telah membuktikan Formasi Ngimbang sebagai batuan induk yang relatif kaya kandungan organik, ketersediaan data laboratorium terbatas untuk mengukur distribusi kematangan dan kuantitas material organik dalam skala luas cekungan regional. Hal inilah yang menjadi tujuan utama dalam penelitian ini. Dengan demikian dibutuhkan suatu metode sederhana yang terbukti dan akurat mengukur TOC (kandungan karbon organik pada seluruh kedalaman lubang bor. Penelitian ini mengamati perilaku TOC Model berdasarkan data log sumur. Dengan demikian, akan menghemat banyak waktu dan menekan biaya observasi. Dalam penelitian ini, digunakan metode Passey untuk menentukan besar kandungan karbon organik pada formasi (TOC dan model Mallick-Raju sebagai indikator kematangan formasi.. Tersedia satu data sumur dan data batuan inti yang digunakan untuk menentukan potensi batuan induk di formasi Ngimbang, Nilai LOM (Tingkat Metamorfisme diperlukan untuk digunakan pada Passey Model dengan menggunakan crossplot antara DlogR dan TOC dari data inti. Hasil memperlihatkan formasi Ngimbang merupakan formasi dengan rerata kandungan TOC berada pada tingkat buruk – cukup baik dengan tingkat kematangan immature hingga post mature Kata kunci— TOC, Vitrinite Reflectance, Vshale, ΔLogR

  3. Lubang Tambang Batu Bara Bayah: Jejak Romusha di Banten Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Hermawan

    2017-11-01

    Full Text Available Romusha was a form of labor force mobilization during the Japanese occupation. They are employed to build military infrastructure and explore mining or digging foxholes. One of the center of romusha was Bayah in South Banten. Romusha were came from different parts of Java Island and employed in the Bayah Kozan coal mine. The coal mining system carried out in Bayah, is a closed mine. Mining is done by making a hole to reach ader (ore tree. The mining pits and coal mining activities were conducted with simple equipment under the pressure and torture of the Japanese soldiers who supervised romusha. This paper aims to uncover traces romusha in South Banten through the remains of Japan in the form of Coal Mine Hole. The writing method used is descriptive analysis. Data collection through the activities of literature studies, field surveys, and interviews. The suffering experienced by the romusha in Bayah reflected from the pits where coal mines are numerous in the region Gunungmadur Bayah. Romusha merupakan bentuk mobilisasi tenaga kerja pada masa Pendudukan Jepang. Mereka dipekerjakan untuk membangun sarana prasarana militer dan menggali bahan tambang atau lubang perlindungan. Salah satu daerah yang menjadi tempat pemusatan romusha adalah Bayah di Banten Selatan. Mereka berasal dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan dipekerjakan di tambang batu bara Bayah Kozan. Sistem penambangan batu bara yang dilakukan di Bayah adalah tambang tertutup. Penambangan dilakukan dengan cara membuat lubang untuk mencapai ader, yaitu pohon bijih. Kegiatan penggalian lubang tambang dan penambangan batu bara dilakukan dengan peralatan sederhana di bawah tekanan dan siksaan tentara Jepang yang menjadi pengawas romusha. Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap jejak romusha di Banten Selatan melalui tinggalan masa Jepang berupa lubang tambang batu bara. Metode penulisan yang digunakan adalah deskriptif analisis. Pengumpulan data melalui kegiatan studi pustaka, survei lapangan

  4. Politik Pemberantasan Korupsi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suherry Suherry

    2017-04-01

    Full Text Available This article discusses the politics of eradicating corruption in Indonesia. The most difficult problem in the running of the government process is due to the massive corruption, collusion and nepotism practices that have impacted widely on society. Corruption in the legal world is classified as an extraordinary crime because it not only harms the State's finances, but also practices violate the social and economic rights of society widely so that its eradication measures must also be done in an extraordinary way. That is what is disclosed in the consideration of the Law on the Eradication of Corruption. Through a juridical-empirical approach of this article, the question of corruption in Indonesia is well answered.   Artikel ini membahas tentan politik pemberantasan korupsi di Indonesia. Masalah tersulit dalam berjalannya proses pemerintahan dikarenakan massifnya praktik korupsi, kolusi dan nepotisme yang meraja lela yang berdampak secara luas bagi masyarakat. Korupsi dalam dunia hukum sudah tergolong sebagai extra ordinary crime (kejahatan luar biasa karena tidak hanya merugikan keuangan Negara, tetapi juga praktik tersebut melanggar hak-hak sosial dan ekonomi masyarakat secara luas sehingga tindakan pemberantasannya harus juga dilakukan dengan cara yang luar biasa pula. Begitulah yang diungkapkan dalam konsideran Undang-Undang Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Melalui pendekatan yuridis-empiris, pertanyaan terkait pemberatasan korupsi di Indonesia terjawab dengan baik.

  5. DIMENSI FEMINIS TUHAN: Paradigma Baru bagi Kesetaraan Gender

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Astutik Haryati

    2013-05-01

    Full Text Available Gender inequality seringkali dianggap devine creation (segalanya bersumber dari Tuhan. Di sinilah teologi Islam sebenarnya mendapat batu ujian. Karena teologi seharusnya merupakan refleksi kritis agama terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat sehingga tidak hanya bicara tentang konsep ketuhanan, tetapi  yang metafisik diterjemahkan kepada persoalan sosial terutama persoalan perempuan. Lebih tepatnya, teologi perempuan adalah teologi yang menggali aspek-aspek feminim Tuhan demi kesetaraan jender. Penelitian ini berusaha melacak akar-akar teologis perempuan serta mengekplorasi sifat-sifat feminim Tuhan agar kesetaraan gender dapat tercipta.  Perendahan terhadap kualitas feminim perempuan bernilai sama dengan pengabaian kualitas feminim Tuhan. Atas dasar hal tersebut, diskriminasi jender sesungguhnya tidak memiliki legitimasi teologis tetapi justru pengingkaran terhadap Tuhan secara utuh. Alasannya, relasi jender secara mengesankan telah direpresentasikan oleh Tuhan sendiri.

  6. MENENTANG SEKULARISME: Upaya Membentuk Kesalehan Subjek Muslim di Banten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Hudaeri

    2016-12-01

    Gerakan Islam kontemporer banyak mengalami perubahan visi dan orientasi sosial dan politik. Gerakan tersebut bukan diarahkan untuk mendirikan negara Islam atau mendukung penggunaan militer dan kekerasan untuk me­wujudkan program menciptakan individu dan masyarakat “Muslim yang baik”. Tetapi proyek tersebut diarahkan untuk transformasi-diri melalui penanaman moral dan etika sebagai landasan untuk bisa tampil di ruang publik. Gerakan tersebut lebih diarahkan kepada proses re-Islamisasi yang berkaitan dengan praktek sosial dan praktek disiplin untuk membentuk subjek Muslim yang baik. Tulisan ini mengeksplorasi tentang Islamisasi ruang publik yang ada di Provinsi Banten. Yakni terkait dengan konstruksi identitas Keislaman terhadap tubuh dan tempat publik. Konstruksi identitas Islam terhadap tubuh ditekankan melalui keharusan untuk berjilbab bagi wanita Muslimah. Sedangkan Islamisasi tempat publik adalah pemasangan nama-nama Allah (Asmā’ al-Ḥusnā dan pesan-pesan Islam lainnya di beberapa jalan raya utama.

  7. KEANEKARAGAMAN JENIS KATAK DAN KODOK (ORDO ANURA DI SEPANJANG SUNGAI OPAK PROPINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Donan Satria Yudha

    2015-12-01

    Full Text Available Anura sering disebut sebagai katak dan kodok (Iskandar, 1998. Penelitian mengenai keanekaragaman anggota Anura di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY telah banyak dilakukan. Penelitian tersebut sebagian besar difokuskan di lereng selatan Gunung Merapi, tetapi beberapa penelitian juga telah dilakukan di sekitar kampus UGM dan di Sungai Code (Eprilurahman, 2007; Eprilurahman & Kusuma, 2011; Yudha, dkk, 2013. Wilayah DIY dialiri oleh banyak sungai, beberapa diantaranya yang banyak dikenal, diurutkan dari barat ke timur adalah Sungai Progo,Sungai Winongo, Sungai Code, Sungai Gajah Wong dan Sungai Opak (Anonim, 2010; Brontowiyono, 2010; Siradz et al., 2008. Sungai Opak merupakan salah satu sungai besar di DIY yang berhulu di Gunung Merapi. Jalur utama Sungai Opak menjadi pertemuan beberapa sungai, hal tersebut dapat diasumsikan bahwa pada beberapa titik pertemuan merupakan area yang subur dan rimbun. Daerah yang rimbun tersebut merupakan habitat yang baik bagi herpetofauna, terutama anggota Anura. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman spesiesAnura. Pengambilan sampel disepanjang Sungai Opak dari hulu hingga hilir menggunakan gabungan beberapa metode, yaitu VES (Visual Encounter Survey, River bank cruising dantransek. Sampling secara umum dibagi tiga bagian, bagian hulu, tengah dan hilir. Hasil yang diperoleh adalah 9 spesies anggota Ordo Anura dengan 2 spesies Anura arboreal, 3 spesies Anura terrestrial dan 4 spesies Anura akuatik dan semi-akuatik. Berdasarkan hasil tersebut dapat diketahui bahwa Sungai Opak merupakan habitat bagi banyak spesies Anura.

  8. PENGARUH KELOMPOK REFERENSI, MOTIF EKONOMI DAN PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DI SEKOLAH TERHADAP INTENSI BERWIRAUSAHA SISWA SMK DI KOTA MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Finisica Dwijayati Patrikha

    2017-03-01

    Full Text Available Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui intensi berwirausaha siswa SMK di Kota malang yang dipengaruhi oleh kelompok referensi, motif ekonomi dan pendidikan kewirausahaan di sekolah. Responden penelitian berjumlah 261 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan pendekatan mix-method, dengan data kuantitatif dengan menggunakan analisis regresi yang dilengkapi dengan data kualitatif dengan wawancara mendalam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok referensi dan pendidikan kewirausahaan di sekolah berpengaruh positif terhadap intensi berwirausaha siswa. Variabel motif ekonomi memiliki pengaruh yang kuat terhadap intensi berwirausaha siswa, motif untuk memenuhi kebutuhan, motif untuk memperoleh keuntungan, motif untuk memperoleh penghargaan, motif untuk memperoleh kekuasaan, dan motif sosial serta motif untuk memberikan yang lebih baik kepada keluarga menjadi alasan yang mendasar bagi siswa untuk memilih kewirausahaan sebagai pilihan karir mereka. Namun siswa masih kesulitan mengidentifikasikan langkah-langkah yang harus ditempuh untuk benar-benar memulai suatu usaha.

  9. ANALISIS EXPERIENTIAL MARKETING TERHADAP EXPERIENTIAL VALUE DI INDUSTRI SMARTPHONE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rydho Styawan

    2016-01-01

    Full Text Available Persaingan yang ketat di industri smartphone membuat perusahaan mulai menanamkan konsep experiential marketing dan experiential value dalam memposisikan produk untuk mengalahkan pesaing. Saat ini para produsen smartphone berlomba-lomba untuk menawarkan produk dan jasa bagi konsumen berdasarkan pada perkembangan kebutuhan dan keinginan konsumen. Produsen dituntut untuk tidak sekedar menjual produk atau jasa saja, tetapi juga berpikir bagaimana menciptakan produk maupun jasa yang dapat memberikan pengalaman berkesan bagi konsumennya. Penelitian dengan judul “Analisis Experiential Marketing terhadap Experiential Value di Industri Smartphone” ini merupakan replikasi penelitian yang dilakukan oleh Maghnati et al (2012, dengan judul “Exploring the Relationship between Experiential Marketing and Experiential Value in the Smartphone Industry“. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh indikator experiential marketing yaitu sense experience, feel experience, act experience, relate experience, think experience terhadap experiential value. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 500 mahasiswa yang diperoleh melalui metode Judgement Sampling dan Quota Sampling yang diambil dari 5 perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil dari Analisis Regresi Linear Berganda dengan pengolahan data menggunakan perangkat lunak SPSS versi 16: sense experience, feel experience, act experience, relate experience, think experience berpengaruh positif signifikan terhadap experiential value. Variabel yang mempunyai pengaruh paling dominan dalam mempengaruhi experiential value adalah variable think experience. Dengan demikian hasil penelitian ini mendukung penelitian Maghnati. et al (2012 yang menemukan bahwa experiental marketing berpengaruh positif signifikan terhadap experiental value. Kata kunci: Sense Experience, Feel Experience, Act Experience, Relate Experience, Think Experience, Experiential Value

  10. ANALISIS RUANG TERBUKA HIJAU PERUMAHAN NASIONAL DI KOTA MEDAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Fahreza

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui : (1 Kondisi ruang terbuka hijau publik pada perumahan nasional (perumnas Kota Medan ditinjau dari luasan, vegetasi, jenis dan perawatan. (2 Aktifitas yang dimanfaatkan pada ruang terbuka hijau publik perumahan nasional (perumnas. Penelitian ini dilakukan di Kota Medan tahun 2015. Populasi dalam penelitian ini yaitu Perumahan Nasional Martubung, dan Perumahan Nasional Helvetia karna kedua Perumahan nasional ini berada di Kota Medan. Sampel dalam penelitian ini adalah semua populasi (Total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, studi dokumenter dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian, menunjukan bahwa (1 kondisi RTH publik pada kedua perumahan nasional ini ditinjau dari luasan, jenis, vegetasi dan perawatan. Untuk luasan RTH, kedua perumahan nasional ini belum optimal dan belum memenuhi syarat yang ditentukan Kementrian PU yang mensyratkan 20% dari luas kawasan. Jenis RTH pada perumahan nasional ini yaitu taman, lapangan sepak bola, lapangan olahraga, bantaran danau, dan lahan kosong terbengkalai. Untuk vegetasi pada RTH, masih terlalu sedikit sehingga mengurangi nilai keindahan dan keteduhan pada RTH kedua perumahan nasional ini, hal itu terlihat dari tanaman-tanaman yang layu, kering dan gersang. Perawatan RTH yang dilakukan kurang maksimal hal itu terlihat dari rumput yang tidak teratur dan lebat, ranting pohon yang berjatuhan serta fasilitas didalam RTH yang rusak. (2 Aktifitas yang dimanfaatkan pada ruang terbuka hijau publik perumahan nasional (perumnas. Ada beberapa RTH yang tidak dilakukan pemanfaatan aktifitas didalamnya. Jenis aktifitas yang ada pada kedua perumahan nasional ini hampir sama, yaitu bermain bola, bermain bulu tangkis, bermain futsal, bermain voli, berolahraga seperti jogging dan senam, bermain anak-anak, bersosialisasi, berjualan dan acara-acara tahunan. Kata Kunci: RTH, perumnas

  11. DESAIN TONGKAT ELEKTRONIK BAGI TUNANETRA BERBASIS SENSOR ULTRASONIK DAN MIKROKONTROLLER ATMEGA8535

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutarsi Suhaeb

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract. Stick Design Electronics For Blind And Microcontroller-Based Sensor Ultrasonic Atmega8535. The purpose of this research is to create hardware and software detection of objects with the ultrasonic sensor using a microcontroller ATMEL ATMega 8535, do the testing tool that can detect objects in the blind about people with disabilities in order to function properly. This study uses its engineering product design or direct observations, ie observations on how the microcontroller as the application process with multiple input and output devices. Performance of this electronic stick, which the system uses a microcontroller ATMega8535 this tool as a main controller and ultrasonic sensors SRF04 as measuring the distance to the obstacle or object. As a Buzzer output is used as an indicator of the voice of the beeb and DC motor as vibrator stick. Source of data derived from the results of stress measurement and observation. From the test results it can be concluded that the design of the stick electronics designed from some parts of the circuit microcontroller, a series of minimum system, module ultrasonic sensors SRF04, Buzzer, DC motors, LCD modules, series regulator and battery lipo 3 cell to detect obstacles or objects that can reached by the ultrasonic sensor, which is an electronic wand indicators such as voice sounds beeb and shakes that will be active when the ultrasonic sensors detect obstacles or objects in a certain range. From the test results it can be concluded that the electronic blind cane is quite satisfactory, since the results of comparative testing the response of electronic wand to wand blind judged from the aspect of effectiveness, convenience, safety, and excellence.Abstrak. Desain Tongkat Elektronik Bagi Tunanetra Berbasis Sensor Ultrasonik dan Mikrokontroller Atmega8535. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat perangkat keras dan lunak pendeteksi benda dengan sensor ultrasonic menggunakan mikrokontroler ATMEL ATMega

  12. Keberlanjutan dan Perubahan Seni Pertunjukan Kuda Kepang di Sei Bamban, Serdang Bedagai, Sumatera Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heristina Dewi

    2017-03-01

    ABSTRAK   Di Serdang Bedagai pertunjukan Kuda Kepang telah lama hidup dan berkembang. Pertunjukan kuda kepang memiliki unsur musik, tari, dan kesurupan. Sampai sekarang kuda kepang masih didukung masyarakat setempat. Kuda kepang ditampilkan pada acara perkawinan, syukuran, sunatan, dan perayaan hari besar. Penelitian terkait dengan keberlanjutan dan perubahan seni pertunjukan kuda kepang di Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji faktor- faktor penyebab keberlanjutan dan perubahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data memakai teknik snowball sampling  dengan melakukan obse rvasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil te muan lapangan me nunjukkan keberlanjutan kuda kepang dapat terjaga karena masih mendapat dukungan dan pembinaan dari komunitas pendukungnya. Perubahan yang sedang terjadi adalah minat menjadi pemain kuda kepang makin hari menurun. Juga mendapatkan pemain yang mau kesurupan makin sedikit. Untuk memertahankan kelangsungan hidup kuda kepang agar lebih menarik para pemain melakukan penambahan peralatan musik, lakon cerita, dan nyanyian.   Kata kunci: kuda kepang, kesurupan, dan perubahan.

  13. PEMANFAATAN TEKNIK GEOLISTRIK UNTUK MENDETEKSI PERSEBARAN AIRTANAH ASIN PADA AKUIFER BEBAS DI KOTA SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setyawan Purnama

    2016-10-01

    Full Text Available ujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persebaran airtanah asin di Kota Surabaya, menganalisis faktor penyebabnya dan mencari kemungkinan ditemukannya airtanah tawar pada akuifer tertekan. Untuk rnencapai tujuan tersebut dilakukan pendugaan geolistrik pada tujuh penampang dengan masingmasing penampang terdiri atas dua hingga tiga titik pendugaan. Untuk menganalisis hash pendugaan, data tahanan jenis hash pendugaan lapangan diinterpretasi dengan Program Schlumberger 0 Weil. Hasil interpretasi dapat ditentukan kedalaman dan ketebalan lapisan airtanah beserta sifat-sifatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kota Surabaya telah terdeteksi adanya airtanah asin dan airtanah payau, dengan jarak dari garis pantai dan ketebalan lapisan yang beniariasi. Faktor penyebab adanya airtanah asin dan airtanah payau tersebut adalah air fosil (connate water Hasil lain dari penelitian ini adalah bahwa hingga kedalaman 150 meter dari permukaan tanah, tidak ditemukan akuifer tertekan yang mengandung airtanah tawar.

  14. Optimasi Penggunaan Lahan Kosong di Kecamatan Baturiti Untuk Properti Komersial Dengan Prinsip Highest and Best Use

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Darmawan Saputra Mahardika

    2013-09-01

    Full Text Available Kecamatan Baturiti merupakan satu-satunya kecamatan di Kabupaten Tabanan yang berkembang dalam sektor ekonomi agrowisata karena lokasinya yang strategis dekat dengan berbagai obyek wisata terkenal. Dengan lokasi yang strategis, pembangunan untuk properti komersial tentu akan memberikan potensi keuntungan tinggi bagi investor yang memiliki lahan kosong di Kecamatan Baturiti. Kondisi seperti ini menyebabkan permintaan yang tinggi akan lahan, padahal ketersediaan lahan selalu berkurang. Pembangunan properti komersial di Kecamatan Baturiti perlu dioptimalisasi agar dicapai keuntungan maksimum bagi investor. Berdasarkan hal tersebut, investor yang ingin membangun di Kecamatan Baturiti memerlukan analisa untuk mendapatkan alternatif pemanfaatan lahan kosong. Lahan yang dianalisa merupakan lahan kosong belum terbangun seluas 22.175 m2 di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan. Metode yang digunakan untuk mengetahui alternatif pendirian bangunan komersial yang memiliki nilai pasar tertinggi adalah Highest and Best Use (HBU. Dengan metode tersebut, pemilik lahan dapat mengetahui alternatif terbaik yang memenuhi syarat-syarat diijinkan secara legal, memungkinkan secara fisik, layak secara finansial, dan memiliki produktivitas maksimum. Hasil yang diperoleh dari analisa Highest and Best Use ini adalah alternatif mixed-use berupa hotel dan toko souvenir dengan nilai lahan tertinggi dibandingkan alternatif lainnya sebesar Rp 7,950,714.60 per m2.

  15. SOSIALISASI SCHOOL BULLYING SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERJADINYA TINDAK PIDANA KEKERASAN DI SMPN 3 BOJA KABUPATEN KENDAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anis Widyawati

    2014-12-01

    Full Text Available Perilaku bullying sebenarnya sudah sangat meluas di dunia pendidikan kita tanpa terlalu kita sadari bentuk dan akibatnya. Dalam bagian kedua, penulis akan menulusuri beberapa sumber lebih jauh lagi untuk melihat karakteristik pelaku bullying, mitos dan fakta tentang bullying, serta bagaimana menghadapi bullying, baik bagi korban, siswa lain yang menonton, maupun bagi pihak sekolah atau orang tua. Berdasarkan latar belakang diatas dapat dirumuskan permasalahan yaitu Bagaimana bentuk-bentuk perbuatan school bullying yang terjadi di SMP 3 Boja Kecamatan Boja Kabupaten Kendal dan Bagaimana pendekatan Restorative Justice dalam menyelesaikan kasus school bullying. Dalam kegiatan pengabdian ini, metode yang digunakan adalah dengan model penyuluhan dan dialog interaktif sehingga selain memberikan informasi tentang pemahaman sosialisasi school bullying sebagai upaya preventif terjadinya tindak pidana kekerasan di smpn 3 boja kabupaten kendal, masyarakat juga ikut aktif dalam dialog agar tidak merasa bosan sehingga terjalinnya komunikasi yang baik. Berdasarkan pengamatan selama melakukan pengabdian tim melihat keseriusan dan antusias peserta dalam mengikuti penjelasan mengenai sosialisasi school bullying sebagai upaya preventif terjadinya tindak pidana kekerasan di SMPN 3 boja kabupaten kendal. Peserta juga aktif dalam menanggapi dan merespon penjelasan pemateri. Tim pengabdian memberikan saran agar kegiatan sosialisasi mengenai sosialisasi school bullying sebagai upaya preventif terjadinya tindak pidana kekerasan di smpn 3 boja kabupaten kendal dilaksanakan secara terus menerus dan konsisten serta melibatkan stake holders yang terkait yaitu Dinas Pendidikan Kendal dan SMPN 3 Boja, karena jarang sosialisasi tentang tema tersebut.

  16. IDENTITAS ORGANISASI: EKSPLORASI TERHADAP DIMENSI DAN MAKNANYA BAGI PERUBAHAN ORGANISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fathul Himam

    2014-07-01

    Full Text Available AbstractThis phenomenological study was aimed to understand and to explore how organization identity emerged when it faces with change and development. Based on this understanding, the dynamics and meaning of the new emerging identity was examined, especially in term of how the organization identity functions in dealing with changing environments. Five organizations that experienced and dealt with changing situations were involved within this study. The organizations involved in this study were ranged from educational institutions that developed new core businesses, mining factories that did rightsizing of their organization structures, and hotel businesses that developed their services quality, from two-star to four-star hotel. In-depth interviews were applied to organizations’ decision makers who experienced the processs of developing strategies to deal with change of each organization. The results showed that new identity, the mechanism within the self of the organization, that led to new respect and dignity emerged. New themes were reconstructed and they led to new-emerging organization identity: (1 be more discipline with tighter rules and regulations; (2 be integrated and interconnected to all possible resources; (3 be more flexible, learning hard; and (4 self dignity and respect by developing quality assurance.Keywords: phenomenological study, organization identity, organization change and development, in-depth interviewAbstrakPenelitian dengan menggunakan perspektif fenomenologis ini ditujukan untuk memahami bagaimana dimensi dan makna identitas organisasi yang sedang mengalami perubahan. Melalui pem berkecimpung di bidang perhotelan yang tengah mengembangkan kualitas layanannya; dari bintang dua menuju ke kualitas layanan hotel bintang empat. In-depth interview digunakan pada para pengambil keputusan dalam organisasi yang mengalami langsung proses pengembangan strateahaman ini digali secara lebih mendalam bagaimana dinamika organisasi

  17. PROSENTASE PENUTUPAN KARANG DI PULAU KANGEAN-SUMENEP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Insafitri

    2010-10-01

    Full Text Available Terumbu karang merupakan habitat bagi spesies laut yang mernpunyai nilai komersial tinggi dan juga berfungsi untuk melakukan pemijahan, peneturan, pembesaran anak, makan dan mencari makan (Peding foraging. Sehingga terumbu karang sebagai gudang keanekaragaman hayati laut. Saat ini, peran terumbu karang sebagai gudang keanekaragaman hayati menjadikannya sebagai sumber penting bagi berbagai bahan bioaktif yang diperiukan di bidang medis dan farmasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prosentase penutupan karang di lokasi penelitian yang nantinya merupakan informasi awal dalam menentukan kondisi terumbu karang di Kepulauan Kangean Sumenep. Penelitian ini dilakukan pada tanggal Agustus 2010 di Pulau Kangean — Sumenep. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prosentase penutupan terumbu karang di pulau Kangean termasuk dalam kondisi buruk.Kata Kunci : terumbu karang, pulau kangean sumenep, prosentase peneutupanCORAL COVER IN THE KANGEAN ISLAND SUMENEPCoral reefs are habitat for marine species that have high commercial value and also serves as spawning, hatching, breeding, feeding and foraging (Peding foraging. So the coral reefs as marine biodiversity warehouse. Currently, the role of coral reefs as a house of biodiversity making it an important resource for a variety of bioactive materials that needed in the medical and pharmaceutical field. the purpose of this study was to determine the percentage of coral cover in the study site which will constitute the initial information in determining the condition of coral reefs in Kangean Islands, Sumenep. This research was conducted on August 2010 in Kangean Island - Sumenep. The results showed that the percentage of the coral cover in the Kangean Island including in adverse conditions.Keywords: Coral reefs, Kangean Island Sumenep, Coral cover

  18. Sikap Dan Perilaku Room Boy/Room Maid Dalam Meningkatkan Prosedur Operasional Kerja Di Puri Artha Hotel Yogyakarta

    OpenAIRE

    Meliala, Eunike

    2010-01-01

    Salah satu penunjang untuk majunya dunia pariwisata adalah hotel, yaitu sebagai sarana akomodasi bagi para wisatawan, baik wisatawan nusantara maupun wisatawan mancanegara. Seiring dengan perkembangan zaman, banyak sekali hotel-hotel di Indonesia yang telah tumbuh. Oleh karena itu pihak hotel harus mampu menciptakan suasana yang dibutuhkan oleh wisatawan. Perkembangan ini harus pula diikuti oleh tenaga- tanaga yang benar-benar mengerti akan hotel secara mendasar, sehingga dapat memberikan ...

  19. PENGELOLAAN KELAS DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nafi Isbadrianingtyas

    2016-05-01

    Full Text Available Thematic already applied learning in elementary school. Implementation of necessary management class when the learning process to achieve learning objectives. The purpose of this research describe the management class in thematic learning in elementary school so as to provide the knowledge related to being classroom management while in the field. The results of this research, namely thematic learning in classroom management can be divided into two classroom management in physical and non physical. Management of class in a non physical includes caring, assertiveness, modeling, and high expectations. While the physical classroom management include setting the position of the Board, seating modification, mading and setting the ventilation in the classrooms. Therefore, this research can be used as references in managing class on thematic learning. Pembelajaran tematik sudah diterapkan di Sekolah Dasar. Dalam implementasinya diperlukan pengelolaan kelas saat proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan pengelolaan kelas dalam pembelajaran tematik di Sekolah Dasar sehingga dapat memberikan pengetahuan berkaitan dengan yang menjadi pengelolaan kelas ketika berada di lapangan. Hasil dari penelitian ini yaitu pengelolaan kelas dalam pembelajaran tematik dapat dibagi menjadi dua yaitu pengelolaan kelas secara non fisik dan fisik. Pada pengelolaan kelas secara non fisik meliputi kepedulian, ketegasan, modeling, dan harapan yang tinggi. Sedangkan pengelolaan kelas secara fisik meliputi meliputi pengaturan posisi papan tulis, modifikasi tempat duduk, mading dan pengaturan ventilasi dalam ruang kelas. Oleh sebab itu, penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pustaka dalam mengelola kelas pada pembelajaran tematik.

  20. Penentuan Kawasan Agroindustri Berdasarkan Komoditas Unggulan di Kabupaten Bondowoso

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Mohammad Eddo Sapratama

    2013-09-01

    Full Text Available Sektor pertanian di Kabupaten Bondowoso merupakan sektor utama dan merupakan penyumbang PDRB terbesar. Selain itu, adanya arahan dari RTRW Jawa Timur tahun 2011 tentang kebijakan arahan SWP Jember (Cluster Jember-Bondowoso-Situbondo sebagai kegiatan kawasan industri pertanian di Jawa Timur. Sehingga pertanian merupakan potensi utama dalam peningkatan perekonomian. Namun potensi ini belum mampu memberikan nilai tambah (added value terhadap pengembangan Kabupaten Bondowoso. Tujuan penelitian adalah menentukan kawasan agroindustri di Kabupaten Bondowoso yang dilakukan dengan tiga tahapan analisis, yaitu menentukan komoditas unggulan di Kabupaten Bondowoso dengan menggunakan alat analisis Static Location Quotion (SLQ, Dinamic Location Quotion (DLQ dan Shift Share Analysis (SSA, kedua menentukan tingkat pengaruh (bobot faktor-faktor yang menentukan dalam penentuan kawasan agroindustri dengan menggunakan analisa AHP, ketiga menentukan alternatif kawasan agroindustri yang berbasis komoditas unggulan dengan menggunakan alat analisa teknik overlay. Berdasarkan hasil analisis maka diperoleh dua jenis komoditas unggulan, yaitu komoditas padi dan komoditas jagung. Kemudian untuk tingkat pengaruh (bobot faktor penentu kawasan agroindustri yaitu faktor bahan baku yang memiliki pengaruh paling besar. Sedangkan faktor kelembagaan merupakan faktor yang memiliki pengaruh yang paling kecil. Adapun kecamatan yang terpilih sebagai alternatif utama kawasan agroindustri di Kabupaten Bondowoso adalah Kecamatan Tlogosari dan Bondowoso untuk komoditas padi, dan Kecamatan Wringin untuk komoditas jagung. Dengan adanya penentuan kawasan Agroindustri di Kabupaten Bondowoso ini, diharapkan adanya pengelolaan komoditas unggulanyang optimal bagi peningkatan nilai tambah.

  1. Pergeseran Perilaku Politik Kiai dan Santri di Pamekasan Madura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zainuddin Syarif

    2016-12-01

    لك منفذ فى المجالات المحدودة (فرقة الخريجين. فمن قبل الاتجاهات المتنوعة، أوجد الباحث ثلاثة أنواع الطلاب: 1 الطلاب المطيع فى الدرجة المطلقة، 2 الطلاب المطيع فى الدرجة الزائفة، 3 الطلاب البرسماتيكية.     Abstrak, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan model penelitian lapangan. Model pendekatan kualitatif yang digunakan lebih menekankan pada perspektif fenomenologi, yaitu penekanan kepada interpretasi dan analisis makna emic yang berupa ungkapan-ungkapan (empiris yang ditemukan di lapangan. Adapun, fokus penelitian ini terdiri dari: (1 Apa makna politik bagi kiai dan santri di Pamekasan? (2 Bagaimana  kecenderungan perilaku politik santri terhadap pilihan politik kiai?  (3 Bagaimana upaya dan sikap kiai mempertahankan otoritas kepemimpinannya? Riset ini mengambil tempat di Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan dengan fokus kajian keterlibatan kiai dan santri dalam politik pemilihan  bupati dan wakil bupati periode 2008-2013 (Pilkada, yang dilaksanakan pada tanggal 5, Maret 2008 dan periode 9 Januari 2013-2018. Hasil penelitian ini adalah: Pertama, formula politik kiai yang digunakan dalam mempertahankan otoritas kepemimpinannya terhadap santri bertumpu pada dua kekuatan yatu; traditional dan charismatic domination. Artinya kiai tetap mempertahankan pesona sebagai sosok karismatik relijius melalui simbol-simbol kepatuhan yang dibingkai nilai moral agama dalam mempertahankan kepatuhan santrinya.  Kedua, perilaku politik santri telah terjadi pergeseran dari kepatuhan politik ke perbedaan politik walaupun hal itu dilakukan oleh sebatas santri alumni. Dari perilaku politik santri tersebut  ditemukan   ada tiga tipologi politik santri yaitu: (1 Santri patuh mutlak, (2 Santri patuh semu dan (3 Santri prismatik.

  2. Komposisi Spesies dan Dominasi Nyamuk Anopheles di Kaki Gunung Merapi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adil Ustiawan

    2013-03-01

    Full Text Available Turi merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Sleman yang secara geografis terletak disebelah selatan lereng Gunung Merapi. Bagian timur dari Kecamatan Turi berbatasan dengan Kecamatan Pakem, bagian selatan berbatasan dengan Kecamatan Sleman, bagian barat berbatasan dengan Kecamatan Tempel. Karakteristik topografi Kecamatan Turi didominasi daerah perbukitan dengan ketinggian rata-rata 550 m dpl. Kecamatan Turi memiliki luas wilayah 4.309 Ha di bagi menjadi empat desa dengan total jumlahpenduduk 34.324 jiwa.Turi mempunyai keragaman spesies nyamuk yang melimpah dengan didukung faktor-faktor lingkungan yang sesuai perkembangbiakan baik vektor maupun non vektor. Hal inilah yang melatarbelakangi penulisan tentang " Komposisi Spesies dan Dominasi Nyamuk Anopheles di Kaki GunungMerapi, Sleman, Daerah lstimewa Yogyakarta".Tulisan ini bertujuan untuk memberikan gambaran komposisi spesies dan dominasi nyamuk di Turi, dengan harapan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan pemberantasan vektor dalam rangka sistem kewaspadaan dini untuk mengendalikan kejadian malaria.

  3. PROSPEK AHLI EKONOMI SYARIAH DI DALAM MENGHADAPI ASEAN ECONOMIC COMMUNITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Wadud Nafis

    2015-01-01

    kawasan terpadu Asean dengan luas sekitar 4,47 juta km persegi yang didiami oleh lebih dari 600 juta jiwa dari 10 negara anggota ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan memacu daya saing ekonomi kawasan ASEAN yang diindikasikan melalui terjadinya arus bebas (free flow : barang, jasa, investasi, tenaga kerja, dan modal. ASEAN Economic Community merupakan tantangan bagi ekonomi Islam dan diwaktu yang sama juga memeberi peluang besar bagi masa depan ekonomi Islam, karena Lembaga keuangan Syariah dan bisnis Syariah akan berkembang di seluruh negara-negara ASEAN.

  4. SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT DAN HAMA PADA TANAMAN PEPAYA CALIFORNIA DI DUSUN KETHITANG-RAWALO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afit Nadhar Pratitis

    2010-02-01

    Full Text Available Terbatasnya jumlah pakar membuat proses penyuluhan terhadap petani khususnya petani pepaya dalam pengendalian penyakit dan hama tidak maksimal, sehingga dibutuhkan sebuah sistem yang dapat di jadikan alternatif berkonsultasi bagi para petani. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang dan membangun sistem pakar diagnosa penyakit dan hama tanaman pepaya california yang dapat dijadikan pendamping bagi pakar tanaman pepaya california. Batasan masalah dari penelitian diantaranya hanya meneliti tanaman pepaya california, metode inferensi forward chaining, representasi pengetahuan menggunakan kaidah produksi, diterapkan pada sistem berbasis web. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah waterfall. Hasil dari penelitian ini telah berhasil dibuat aplikasi sistem pakar diagnosa penyakit dan hama pada tanaman pepaya california menggunakan Adobe Dreamweaver CS5 dan XAMPP-Win32-1.7.7. Dengan adanya sistem pakar diagnosa penyakit dan hama pada tanaman pepaya california dapat menjadi media alternatif konsultasi para petani pepaya california, serta sistem pakar ini dapat dijadikan pendamping untuk pakar dalam memberikan ilmu pengetahuannya.

  5. Asap Cair Sabut Kelapa sebagai Repelan Bagi Hama Padi Walang Sangit (Leptocorisa oratorius

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rachmat S. Santoso

    2016-05-01

    Full Text Available Asap cair sabut kelapa berpotensi sebagai repelan terhadap hama padi walang sangit (Leptocorisa oratorius Corixa Acuta Thumb. Asap cair ini diperoleh melalui pirolisis dari bahan yang banyak mengandung biomasa yaitu hemi selulosa, selulosa dan lignin dimana dekomposisinya merupakan senyawa fenol dan asam serta turunannya. Hasil identifikasi asap cair ini ada 25 senyawa dan 3 senyawa dominan diantaranya asam palmitat, metal oleat, siklo tetraheksana, yang mampu bekerja aktif sebagai repelan terhadap walang sangit hingga dapat menekan populasi menuju arah nilai ambang ekonomi. Serta bersifat anti mikroba dan bacteria bagi hama dan penyakit tanaman.Kata kunci: Asap cair, Repelan, Walang sangit.

  6. LARANGAN PERKAWINAN DI ANTARA DUA KHOTBAH: TINJAUAN HUKUM ISLAM ATAS PRAKTIK PERKAWINAN DI DESA SIBIRUANG KABUPATEN KAMPAR RIAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustafid Mustafid

    2017-07-01

    [Dalam hukum Islam terdapat larangan perkawinan yang berkaitan dengan waktu, yaitu larangan untuk melakukan perkawinan ketika seseorang melakukan ihram, baik ihram haji maupun ihram umrah, dan pada masa iddah. Masyarakat Desa Sibiruang Kecamatan Koto Kampar Hulu Kabupaten Kampar Propinsi Riau, selain berpegang teguh pada hukum Islam, juga masih perpegang teguh pada adat kebiasaan yang sudah turun-temurun terhadap larangan melakukan perkawinan di antara dua Khotbah Idul Fitri dan Khotbah Idul Adha atau dari mulai tanggal 1 Syawal setelah Khotbah Idul Fitri sampai dengan 10 Zulhijjah sebelum Khotbah Idul Adha. Masyarakat Sibiruang meyakini apabila ada yang melanggar akan mendapatkan dampak negatif terhadap kehidupan keluarganya kelak. Tulisan ini ingin mengkaji larangan menikah di antara dua Khotbah Idul Fitri dan Khotbah Idul Adha dan sanksi adat bagi yang melanggarnya perspektif hukum Islam.

  7. KOMPOSISI JENIS DAN BIOMASA STOK IKAN DI SUNGAI BANYUASIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Prianto

    2016-05-01

    Full Text Available Penelitian ini dilaksanakan pada Maret hingga Desember 2009 di muara sungai Musi Sumatera Selatan, dengan tujuan untuk mengetahui komposisi jenis dan biomasa stok sumber daya ikan di Sungai Banyuasin, Propinsi Sumatera Selatan. Pengambilan sampel dilaksanakan sebanyak dua kali, yaitu pada Maret dan Juni 2009. Pengumpulan data primer dilakukan dengan metode observasi lapangan pada 6 stasiun pengambilan contoh yang mewakili perairan Sungai Banyuasin. Biomasa stok ikan diduga dari hasil percobaan penangkapan dengan pukat hela. Komposisi jenis ikan di Sungai Banyuasin pada Maret sebesar 72 jenis dan Juni sebesar 81 jenis,sedangkan secara keseluruhan jumlah jenis ikan yang dijumpai di Sungai Banyuasin sebanyak 92 jenis yang terdiri dari 72 jenis ikan, 1 coelenterata dan 19 jenis krustacea (udang dan kepiting. Hasil tangkapan dengan menggunakan pukat hela diperoleh data hasil tangkapan persatuan area pada Maret berkisar 10-119 kg/km2 dan Juni berkisar 4-45 kg/km2, sedangkan total biomassa ikan di perairan Sungai Banyuasin sekitar 6,1 ton pada Maret dan 17,6 ton pada Juni.    A Field study in order to investigate fish composition and biomass stock of fish resources of Banyuasin River was conducted from March to December 2009. Fish samples were collected in March and June 2009 at 6 sampling sites in Banyuasin river set up based on difference in micro habitat. Fish were collected by using mini trawl experiment and from daily record of fishermen using different fishing gears. Results indicate that fish catch in March and June was composed of 72 and 81 fish species respectively, and the total fish species record was 92 species consist 72 species of fish, 1 species of coelenterate and 19 species of crustacea. The total of biomass of fish resource in Banyuasin river was estimated about 17,6 ton in March and 6,1 ton in June.

  8. KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DI KANTOR CAMAT RUMBAI PESISIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Eka

    2017-03-01

    Full Text Available Abstract Public services at the district office coastal fringe. The quality of public services can be measured include the following elements: the turnaround time of service, details of fees or tariffs, procedures, facilities and infrastructure. In the implementation of public services in the district during the coastal fringe still constraints in implementing the four elements of the charter, because of the lack of openness to the public, although the sub-district officials had to undertake socialization activities that also involve the public. Although officially a maximum service is 15 minutes, the findings in the field expressed ketidaksusuaian with what has been set. The factors that affect the quality of services at the district office coastal fringe is: 1. Work Motivation bureaucracy and apparatus; 2. The ability of the apparatus; 3.pengawasan / social control; 4. The behavior of bureaucracy / apparatus; 5. Communication, disposition and bureaucratic structure and organizational communication climate and the flow of information; and 6. Restructuring the organization. Keywords: public service, influence factor Abstrak                Pelayanan publik di kantor camat rumbai pesisir. Kualitas pelayanan publik dapat diukur meliputi unsur berikut : waktu penyelesaian pelayanan, rincian biaya atau tarif pelayanan, prosedur pelayanan, sarana dan prasarana. Dalam pelaksanaan layanan publik selama ini di kecamatan rumbai pesisir masih adanya kendala dalam menjalankan keempat unsur terserbut, karena masih kurangnya keterbukaan kepada masyarakat, meskipun aparat kecamatan sudah melakukan kegiatan sosialisasi yang juga melibatkan masyarakat. Meskipun secara resmi pelayanan maksimal adalah 15 menit, temuan di lapangan menyatakan ketidaksusuaian dengan apa yang telah di tetapkan. Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan di kantor camat rumbai pesisir adalah : 1. Motivasi Kerja Birokrasi dan aparatur; 2. Kemampuan

  9. PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TERNAK DOMBA DENGAN PENERAPAN MINERAL KOMPLIT SECARA TERPROGRAM DI KEPUTREN, PLERET, BANTUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Nurcahyo

    2017-02-01

    Full Text Available Fakta di lapangan menujukkan bahwa sampai saat ini masih banyak dijumpai ternak domba yang mengidap gangguan kesehatan yang disebabkan karena kekurangan mineral dalam ransum makanannya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat (PPM ini bertujuan untuk mencegah timbulnya gangguan kesehatan akibat kekurangan mineral dalam makanan pada domba yang dipelihara oleh para peternak domba di kelompok peternak domba ”NDREBOLO” di dusun Keputren, Pleret, Pleret, Bantul. Kegiatan PPM ini menggunakan 2 metode yaitu penyuluhan dan demonstrasi. (1 Kegiatan penyuluhan lebih menekankan tentang manajemen pemeliharaan ternak domba secara intensif dengan metode ceramah, dan (2 Kegiatan demonstrasi dan simulasi yang meliputi praktek manajemen pemeliharaan ternak domba secara intensif dalam rangka peningkatan produktivitas ternak, membedakan domba sehat dan domba yang menderita kekurangan mineral, mempersiapkan program pemberian mineral komplit, melakukan pemberian mineral komplit. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelompok peternak domba di kelompok peternak domba ”NDREBOLO” dusun Keputren, Desa Pleret, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul. Penilaian keberhasilan program dilakukan dalam konteks menilai kemampuan peserta dalam memahami dan mempraktekan manajemen pemeliharaan ternak domba secara intensif dalam rangka peningkatan produktivitas ternak, membedakan domba sehat dan domba yang menderita kekurangan mineral dalam diet, mempersiapkan program pemberian mineral. Metode evaluasi yang digunakan adalah: (1 Monitoring kompetensi peserta yakni kemampuan peserta memahami manajemen pemeliharaan ternak domba secara intensif dalam rangka peningkatan produktivitas ternak, dan (2 Authentic assessment.   Katakunci: domba, mineral, manajemen peternakan

  10. Survei Penggerek Batang Jagung dan Kompleks Musuh Alaminya di Provinsi Gorontalo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Lihawa

    2010-12-01

    Penggerek batang jagung adalah salah satu hama penting pada tanaman jagung di Provinsi Gorontalo terutama di tiga kabupaten sentra pengembangan jagung. Hama penggerek batang jagung dan kompleks musuh alaminya di Provinsi Gorontalo belum banyak dikaji. Tujuan kajian ini adalah melihat kompleksitas musuh alami penggerek batang jagung dengan menghitung keragaman dan komposisi. Metode yang digunakan adalah survei, yaitu mengumpulkan larva instar akhir, pupa penggerek batang jagung dan musuh alaminya dari lapangan di tiga kabupaten (Gorontalo, Boalemo, dan Pohuwato. Petak pengamatan di setiap kabupaten seluas 2.500 m2 yang dibagi dalam 3 sub plot berukuran 3×3 m. Jumlah tanaman jagung per plot sekitar 45 tanaman dengan jarak tanam 75×25 cm. Data dianalisis secara deskriptif dan disusun dalam tabel, untuk keragaman dan komposisi menggunakan Indeks Shannon. Hasil kajian menunjukkan bahwa jenis penggerek batang jagung adalah Ostrinia furnacalis, musuh alami didominasi Ordo Diptera Famili Tachinidae. Analisis Indeks Shannon keragaman musuh alami untuk Kabupaten Gorontalo, Kabupaten Boalemo, dan Kabupaten Pohuwato berturut-turut sebesar 0,63; 0,61; dan 0,97.

  11. STUDI PERSEBARAN TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS MENGGUNAKAN CITRA AQUA MODIS DI LAUT SENUNU, NUSA TENGGARA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vera Maya Andini

    2015-06-01

    Full Text Available Laut Senunu adalah wilayah perairan laut yang masuk ke dalam kawasan Coral Triangle (Segitiga Terumbu Karang yang  terletak di Kepulauan Nusa Tenggara Barat. Kawasan Segitiga Terumbu Karang ini merupakan kawasan terkaya akan kehidupan laut di antara semua laut di Planet Bumi. Perairan laut Indonesia selalu berada dalam pengaruh berat baik dari aktifitas, perusahaan, minyak, transportasi laut serta aktifitas warga di daerah pesisir maupun daerah aliran sungai yang bermuara ke laut tersebut. Aktifitas tersebut membawa banyak penyebab resiko terjadinya kerusakan alam dan dapat berakibat merusak sumber daya laut.Data yang digunakan untuk mendapatkan persebaran TSS adalah data ground truth, hasil pengolahan citra Aqua MODIS. Data ground truth merupakan hasil pengambilan sampel berupa air laut yang selanjutnya dilakukan pengolahan di laboratorium. Proses pengolahan citra satelit menggunakan prinsip remote sensing, dimana citra menggunakan algoritma Ocean Color 4 (OC4 – V4Hasil dalam penelitian ini adalah peta persebaran TSS di Laut Senunu, Nusa Tenggara Barat dan analisa beberapa data diantaranya data citra terhadap ground truth, analisa data lapangan, analisa konsentrasi klorofil-a secara temporal, dan analisa parameter yang dapat mempengaruhi nilai dan sebaran TSS. Berdasarkan pada proses analisa dapat disimpulkan bahwa Aqua MODIS memiliki korelasi yang lemah terhadap data ground truth dengan nilai koefisien korelasi sebesar R² = 81,3%. Secara temporal, konsentrasi TSS di laut Senunu berada pada rentang konsentrasi rendah yaitu sekitar 0,5 – 38 mg/l (tahun 2003 dan 2009, 0,06 – 0,1 (tahun 2013, sehingga dapat disimpulkan bahwa kualitas air di laut Senunu tergolong bersih. Persebaran konsentrasi TSS di laut Senunu pada setiap stasiun tidak merata dan cenderung berubah-ubah. Hal ini dikarenakan faktor-faktor yang mempengaruhi seperti arus perairan, angin, waktu pengambilan data dan kondisi fisik perairan.

  12. FUNGSI IRINGAN MUSIK DALAM KESENIAN SINTREN DI DESA PAGEJUGANKABUPATEN BREBES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Krisna Dewi Mustikasari

    2013-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian fungsi musik iringan kesenian sintren di desa Pagejugan Brebes dilakukan untuk mendeskripsikan bentuk musik iringan Sintren, fungsi musik iringan kesenian Sintren bagi kesenian itu sendiri, dan fungsi musik iringan Sintren bagi masyarakat pendukungnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data diperoleh dengan cara wawancara, pengamatan dan studi dokumen. Keabsahan data menggunakan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil menunjukan bahwa musik pada sintren merupakan iringan musik campuran dari vokal dan instrumental. Bentuk musik iringan Sintren menggunakan laras slendro. Irama musik iringan kesenian Sintren di desa Pagejugan berirama lancar dan harmonisasi pada musik dalam kesenian sintren disesuaikan dengan vokal sinden. Bentuk lagu pada iringan kesenian sintren adalah bentuk kumuda dan ladrang. Fungsi musik iringan bagi kesenian itu sendiri adalah fungsi yang berhubungan dengan bentuk musik dan proses pertunjukan Sintren, yaitu gending bentuk kumuda berirama tanggung merupakan pembentuk suasana tenang dan romantis dan gending bentuk ladrang berirama tanggung merupakan pembentuk suasana  gembira, senang, dan lincah. Fungsi musik bagi masyarakat pendukungnya adalah sebagai sarana komunikasi, sebagai sarana, sebagai penghayatan estetis, sebagai persembahan simbolis, dan sebagai sistem proyeksi.   The purpose of research the function of musical accompaniment Sintren in Pagejugan Brebes, done to describeform of musical accompaniment, the function of musical accompaniment for the art itselfand the functionfor community supporters. This study used a qualitative approach.The data Collection techniques obtained by interview, observation, and study of document.Validity of data using methodby data collection, data reduction, the presentation of the data, and withdrawal conclusion. The results indicate that the musical accompanimentsintrenis a mixture musical

  13. Perancangan Sistem Informasi Lokasi Lembaga Bimbingan Belajar di Kota Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudhi Hartadi

    2016-04-01

    Full Text Available Lembaga bimbingan belajar (Bimbel merupakan sebuah lembaga non formal yang melayani pendidikan siswa yang dilakukan di luar jam sekolah. Saat ini, bimbel telah menjadi suatu kebutuhan pagi para siswa, khususnya siswa yang akan melanjutkan studinya ke perguruan tinggi. Di Kota Padang terdapat  lebih dari 50 lembaga bimbel untuk tingkat SMA  yang tersebar di sejumlah kecamatan.  Banyaknya lembaga bimbel yang ada secara tidak langsung mengakibatkan masyarakat kesulitan untuk mendapatkan informasi lokasi lembaga bimbel tersebut, khususnya bagi para pendatang baru. Untuk itu, perlu dibangun Sistem Informasi Geografis (SIG lokasi lembaga bimbel di Kota Padang berbasis web. SIG ini dibangun dengan menggunakan metode waterfall. Pembangunan SIG ini diawali dengan melakukan analisis kebutuhan, perancangan sistem, serta implementasi dan pengujian sistem. Analisis kebutuhan dilakukan untuk mengumpulkan data-data yang diperlukan dalam membangun sistem. Perancangan sistem meliputi perancangan arsitektur, basis data, dan perancangan user interface. Implementasi sistem menggunakan basis data PostgreSQL dengan ekstensi PostGIS, serta bahasa pemrograman PHP dan Javascript. Pengujian sistem dilakukan dengan metode black-box yang berfokus pada fungsional sistem. Hasil dari pengujian yang dilakukan menunjukkan bahwa SIG lokasi lembaga bimbel di Kota Padang berbasis web telah sesuai dengan kebutuhan fungsional sistem.

  14. PENGUATAN INFORMASI EKOWISATA MELALUI FILM DOKUMENTER DI KELURAHAN SEI MEMPURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohd. Fauzi

    2016-10-01

    Full Text Available AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mensinergikan kegiatan tri darma perguruan tinggi dengan ekowisata di kelurahan Sei Mempura dengan memberikan wawasan baru tentang penguatan informasi ekowisata melalui film dokumenter di kelurahan Sei Mempura serta menerapkan pendekatan partisipatif bagi masyarakat lokal dalam rangka penguatan informasi ekowisata melalui film dokumenter di kelurahan Sei Mempura. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan beberapa tahapan. tahap pertama membuat film dokumenter di kelurahan Sungai Mempura dan mewawancarai dinas terkait. Tahap kedua membuat laporan hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi ekowisata yang ada di kelurahan Sungai Mempura sangat potensial untuk dikembangkan terutama. Promosi yang terus menerus harus dilakukan, salah satunya adalah dengan pembuatan film dokumenter.Kata kunci: Ekowisata, film, penelitian AbstractThis research aimed to sinchronize the university services to the society by producing documenter film about Sungai Mempura village. This research used descriptive-qualitative by using two steps. Firstly, we produced the documenter film of Sungai Mempura village. Secondly, we made a report about the research. The result of the reasearch shown that the ecotourist in Sungai Mempura village was very potential and exotic and needed to be developed. The continuous promotion should be made and this film will give useful contribution to promote this natural richness which giving benefits to people. Keywords: ecotouris, film, research

  15. PENGARUH PENERAPAN PERIKLANAN DI INTERNET DAN PEMASARAN MELALUI E-MAIL PRODUK UMKM DI WILAYAH DEPOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mujiyana Mujiyana

    2013-03-01

    Full Text Available Dewasa ini peran internet bukan hanya sebagai sarana mencari informasi, tapi juga mempunyai potensi besar sebagai media pemasaran dan perdagangan, khususnya periklanan. Bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM, media periklanan melalui internet di Indonesia belum dimanfaatkan secara maksimal bahkan masih relatif kecil dan cenderung jauh dari sentuhan teknologi informasi yang mendukung kegiatan dan operasional perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan verifikatif. Konsep model penelitian ini adalah menguji kebenaran daru suatu hipotesis. Dalam penelitian ini telah dilakukan tiga tahapan selama tiga tahun berturut-turut, tahun pertama menguji manfaat penggunaan internet untuk periklanan bagi UMKM, tahun kedua membangun dan  mengembangkan portal situs web untuk periklanan produk UMKM, dan tahun ketiga mengukur pengaruh periklanan melalui internet bagi UMKM. Hasil penetilian dan kajian ini adalah produk teknologi infomasi yang dapat dimanfaatkan dalam pengelolaan usaha kecil, baik dari sisi kepentingan pelaku usaha maupun pihak terkait dalam pemberdayaan usaha kecil, dalam bentuk portal E-marketing yang dikelola oleh instansi pemerintah dan pihak asosiasi usaha kecil di wilayah kota Depok. Portal yang telah dibangun dapat diakses melalui http://www.gunadarma.ukmdepok.com Kata kunci : periklanan, e-commerce dan e-marketing, pemasaran melalui e-mail   Abstract Today the role of the Internet not only as a means of finding information, but it also has great potential as a medium of marketing and trade, particularly advertising. For micro small and medium enterprises (MSMEs, media advertising over the internet in Indonesia is not fully utilized even still relatively small and likely to be far from the touch of the information technology that supports the activities and operations of the company. The research method used is descriptive and verification. The concept model of this study was to test the truth of a hypothesis

  16. Analisa Highest and Best Use Pada Lahan Gedung Serbaguna Purnama di Jl R.A Kartini Bangkalan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chairun Nisya Aziz

    2015-03-01

    Full Text Available Era pembangunan pasca jembatan Suramadu diharapkan menjadi tonggak kebangkitan daerah, sehingga kesejahteraan masyarakat yang merupakan cita-cita pembangunan akan terwujud. Akan tetapi fakta yang terjadi di lapangan, beberapa pembangunan mengalami kondisi yang kurang layak secara finansial. Dalam penelitian ini menggunakan analisa HBU pada sebuah lahan gedung serbaguna Purnama Bangkalan. Analisis legal, fisik, keuangan, dan produktivitas maksimum adalah proses dan metodologi yang digunakan pada penelitian ini. Objek studi sebuah lahan gedung yang dianggap kosong seluas 600 m2 terletak di kawasan komersial alun-alun kota Bangkalan. Hasil yang diperoleh yaitu hotel merupakan alternatif penggunaan yang memberikan nilai tertinggi dengan nilai lahan menjadi sebesar Rp 4,086,635/m2 dan memiliki produktifitas maksimum sebesar 253%

  17. Desain Rantai Pasok Gas Alam Cair (LNG untuk Kebutuhan Pembangkit Listrik di Indonesia Bagian Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Arya Satya Dharma Putra

    2017-01-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara yang memiliki gas alam yang melimpah, namun kurangnya kesadaran masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan gas tersebut untuk kebutuhan listrik di Indonesia yang sekarang sedang dalam krisis terutama di Indonesia Timur. Salah satu penyebab krisis tenaga listrik yang terjadi di Indonesia adalah tingginya nilai harga bahan bakar minyak, dimana High Speed Diesel Oil merupakan bahan bakar utama bagi pembangkit listrik di Indonesia. Gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG dapat menjadi solusi alternatif bahan bakar bagi pembangkit listrik di Indonesia.Studi kali ini bertujuan untuk pemanfaatan gas alam cair (LNG untuk kebutuhan pembangkit listrik di Indonesia Timur dengan menentukan pola distribusi LNG dengan menggunakan Blok Masela sebagai sumber LNG dan menggunakan kapal untuk mendistribusikannya. Terdapat 39 pembangkit yang tersebar di 4 pulau yaitu Maluku, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua. Kapal yang digunakan untuk mendistribusikan terdapat 5 kapal dengan ukuran 2500 m3, 7500 m3, 10000 m3, 19500 m3, 23000 m3. Untuk mendapatkan rute distribusi, studi ini menggunakan metode Linear Programing dan dalam Vehicle Routing Problem. Hasil optimasi pada distribusi ini adalah rute dan kapal yang optimal / terbaik dengan biaya ekonomi yang minimal.Dari hasil penelitian ini pembangkit akan dibagi menjadi 5 cluster dimana terdapat 5 rute yang terpilih dengan menggunakan 6 kapal yaitu 5 kapal ukuran 2500 m3 dan 1 kapal dengan ukuran 7500m3. Biaya total yang diperlukan dalam mendistribusikan LNG sebesar US$ 111,863,119.15 untuk Opex dan US$ 283,967,000.00 untuk Capex. Hasil dari kajian ekonomi menunjukan bahwa margin penjualan yang terpilih adalah antara US$ 3.5 sampai US$ 3.9 dengan payback period selama 6.8 – 4.7 tahun tahun dari waktu operasi 20 tahun.

  18. LARANGAN BAGI PEREMPUAN HAID MELAKUKAN AKTIFITAS DI MESJID DAN MEMBACA AL-QUR’AN: Kajian Hadis Tematik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Duhriah Duhriah

    2015-06-01

    Full Text Available Mosque is a holy place that is used for performing worship and religious activities. The activities that are performed at the mosque contain rich positive value besides religious value and blessing. Today, mosque is not only a place for worship but also as a multifunctional area such as a place for preaching, a place for teaching and learning for moslem generation. However, this place benefit could not be obtained by every moslem, for example menstruating women. There are some verses in Islamic teach that bans for menstruating women to have activities at the mosque that implicitly says that these women are not able to do any activities at the mosque. On the other hand, there are also verses that allow women to do so. These verses also say about prohibition of reciting Qur’an for menstruating women

  19. Transformasi Nilai-nilai Ekonomi Islam Dalam Mewujudkan Keadilan Distributif Bagi Penguatan Usaha Kecil Mikro di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Euis Amalia

    2016-02-01

    Full Text Available Distributive unfairness still appears in various aspects including government budget allocation policies in attempts to develop a small micro entrepreneurs, either through the State Budget (APBN and the allocation of bank financing to SMEs. The policies put forward the interest of big business are only owned by a handful of people. Whereas the majority of Indonesian people are in the small micro entepreneurs. Economic values of Islam in this article attempted to be transformed in a number of policies and efforts of the stakeholders to implement the instruments of Islamic economics, free of riba, and put zakah as the main tool of redistribution budget.DOI: 10.15408/aiq.v3i1.2212

  20. TRANSFORMASI NILAI-NILAI EKONOMI ISLAM DALAM MEWUJUDKAN KEADILAN DISTRIBUTIF BAGI PENGUATAN USAHA KECIL MIKRO DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Euis Amalia

    2016-02-01

    Full Text Available Distributive unfairness still appears in various aspects including government budget allocation policies in an attempt to develop a small micro entrepreneurs, either through the State Budget (APBN and the allocation of bank financing to SMEs. The policies put forward the interests of big business are only owned by a handful of people. Whereas the majority of Indonesian people are in the small micro entepreneurs. Economic values of Islam inthis article attempted to be transformed in a number of policies and efforts of the stakeholders to implement the instruments of Islamic economics, free of ribâ, and put zakâh as the main tool of redistribution budgetDOI: 10.15408/aiq.v3i1.2497

  1. IbM PEMBELAJARAN RAMAH ANAK BAGI ORANG TUA DAN GURU TK-PAUD DI KEC. GODONG KABUPATEN GROBOGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismatul Khasanah

    2014-03-01

    Full Text Available Abstract Children are a gift from the Almighty so that every person who shall be blessed with a child to love , guide , provide the best education and welfare efforts in accordance with the ability of the child's parents have since also the future of the family role of the teacher is also a central factor that will deliver learners . Analysis of the situation described above , we can identify some partner issues , among others : 1 Potential - kindergarten early childhood teachers in the district are still in need of assistance Godong in improving skills in educating children . So it takes a child-friendly learning activities for parents to students to be smart and love to learn . 2 lack of skills in using instructional media in AUD. 3 Lack of storytelling skills / storytelling for children . Storytelling is a skill that must be honed so often the message will be delivered at the time told me to be accepted by the students . Ape is as a medium for membelajarkan children to play and learn fun activities and messages to be delivered to be well received by the students . The role of the teacher is also a central factor that will lead learners . Skills necessary to educate very very well to the teaching and learning activities for children early childhood / kindergarten , educators are required to understand the child's character and desire not the desire of parents . Keywords :IbM, Friendly teaching children, parents and teachers

  2. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Manfaat Bagi Penerima Beasiswa dan Peningkatan Kinerja SDM Unggul di Jambi Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wilhelmus Hary Susilo

    2016-06-01

    Full Text Available Organizer and better quality education strongly influenced by support funds. Hence, the government will provide support organizing of sustainable funding for education is good for all its citizens. This study is applied research aimed at giving them feedback implementer apply for the scholarship two models empirical short-term and long-term. Research methods used are quantitative data qualitative primary with the approach that can absorb aspirations from people. An examination used descriptive correlation-cross sectional. Results of testing the model A, Variable of information, requirements, mechanisms, level of adequacy, the use of cost has a positive and significant relationship with variable monitoring. Variables of information, requirements and the adequacy of monitoring, use and has a positive and significant relationship with variable benefits scholarships for the recipient. Variable selection mechanisms have a relationship that is negative and not significant to the variable benefit scholarships for the recipient. Research on Model B, which states that there is a significant relationship between variables; climate, financing, motivation, organization, job satisfaction and performance.

  3. PROGRAM APRESIASI BAGI PEMERINTAH DAERAH (PEMDA DALAM MELAKSANAKAN TATA KELOLA (GOOD GOVERNANCE GUNA MEMAJUKAN KEPARIWISATAAN DI DAERAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismayanti Ismayanti

    2015-09-01

    Full Text Available The success of region is largely determined by the commitment of the local government in the development of tourism. Good governance will certainly provide prosperity for the community. This first year multi-disciplinary research has a purpose: to design blueprint appreciation program for local governments that are committed in developing regions of Tourism through good governance and delivering award of appreciation to the government. This study examines several aspects of appreciation  through commitment identification and governance survey using analytical methods of AHP. Tourism appreciation blueprint is implemented with program testing. The results achieved is the publication and implementation of the blueprint of appreciation in cooperation with the Eljohn Publishing through Travel Club Tourism Award 2012 from the magazine Travel Club. The results is 40 nominees from the provincial governments, district and city governments. From the nominees, it is determined the winner of the provincial government consisting of 3 province, 9 city and 13 district government. Positive implications occurs after administration of appreciation and local prideness increases when each winner received awars and regional leaders gave speech in front of live audience and broadcasting live all over Indonesia. Besides these, dignity of each government showed in local and national publications in the electronic media and print media. Of these positive implications, it is recommended to conduct a similar program on a regular basis and measured the impact of the annual tribute to the development of tourism in the area so that the program becomes one measure the progress of regional tourismDOI: 10.15408/ess.v4i1.1962

  4. Pengaruh Country of Origin Terhadap Citra Merek Dan Dampaknya Bagi Keputusan Pembelian (Studi Pada Konsumen Uniqlo Di Jakarta)

    OpenAIRE

    Suria, Nurina Nadhifi; Kusumawati, Andriani; Pangestuti, Edriana

    2016-01-01

    This_research_aim to identify and explain enfluence of country of origin on brand image, influence of country of origin on purchase decision, influence of brand image on purchase decision. The type of this research is explanatory research with quantitative approach. The sample used in this research was 113 respondents chosen with purposive sampling and questionnaire used as a method to collected the data. The result in this research shows that country of origin significantly influence brand i...

  5. Analisa Kebijakan PAI di Indonesia (Dampak UU Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen Bagi Guru Madrasah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunarto Sunarto

    2017-08-01

    Full Text Available Law No. 14 The year 2005 on Teachers and Lecturers stated that. Teachers are professional educators with the primary task of educating, teaching, guiding, directing, train, assess, and evaluate students in early childhood education, formal education, primary education and secondary education. Professional teachers should have academic qualifications, competence, teaching certificate, physically and mentally healthy, and have the ability to achieve national education goals. This requires the setting of the position of teachers and lecturers as professionals, It should also be noted the efforts to maximize the function and the strategic role of teachers and lecturers who uphold the rights and obligations of teachers and lecturers as professionals, coaching and professional development of teachers and lecturers, legal protection, the protection of the profession, as well as workplace health and safety Perlindungan. Thus was born the law no. 14 of 2005 on teachers and lecturers. In connection with it in this paper will discuss the analysis of the impact of law no. 14 of 2005 on teachers and lecturers for madrassa teachers.

  6. AKIBAT BENCANA TSUNAMI TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN DI PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (NAD: SUATU KAJIAN CEPAT GUNA MASUKAN BAGI KEBIJAKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Suwandono

    2012-10-01

    Full Text Available On 26 December 2004, a series of earthquakes followed by tsunami with an epicentrum in Indian Ocean next to the northwest coast of Sumatra Island caused very serious damaged in Nanggroe Aceh Darussalam (NAD and North Sumatra Provinces. Around 100-150 thousand population were predicted to be the victims, either dead, missing or seriously wounded due to this  world biggest disaster in 2004. This disaster also destroyed the local health services and their human resources on health. A team of rapid assessment was peiformed by Ministry of Health (MOH to provide inputs for rehabilitation of the local health services. Observation, interview and document searching were used as the methods of this rapid assessment. Although there were many weaknesses of this rapid assessment, some findings, analysis and recommendations were provided by the team as follows: 1. MOH should take over immediately and responsible to the recovery of the local health services and solved the 10 issues found by the team; 2. The three phases recommended by the team especially for CDC programs should be considered seriously to be carried out after the tsunami; 3. Deeper assessment should be carried after the basic health system in NAD was recovered; and 4. Rebuilding of local HCs and hospitals as well as supplying the human resources on health should be planned and implemented immedietely.

  7. Bantuan Komputer dan Pelatihan Program Microsoft Word Bagi Guru dan Murid Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah di Sukoharjo Dan Boyolali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Siam Priyono Nugroho

    2017-01-01

    encourage other parties to participate to provide assistance for other physical facilities. The problem faced by Islamic Elementary School Muhammadiyah and Islamic Elementary School Sraten Al Islam 2 Ngesrep Ngemplak Boyolali (Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Sraten and Madrasah Ibtidaiyah Al Islam 2 Ngesrep Ngemplak Boyolali is the absence of computers as a learning tool so that needs help and assistance are in the form of some form of computer training. Because of the availability of a number of computers that are not used in the Department of Architecture, Digital Architecture Laboratory FT-UMS and the availability of skilled human resource in the field of computers and training programs, so community service activities be held is in the form of computer assistance and training to Islamic Elementary School (Madrasah Ibtidaiyah teachers and students. Results of the Community Service activity is the availability of facilities or learning tool are in the form of computers and knowledge from training activities so its help teachers and students to know, study simple application program, and continue to develop skills independently through these facilities.

  8. PERAN KELOMPOK BATIK “BERKAH LESTARI” BAGI PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI DUSUN KARANGKULON, DESA WUKIRSARI, IMOGIRI, BANTUL, YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riesta Mar’atul Azizah

    2016-09-01

    Full Text Available One of women empowerment strategies in Bantul regency is realized through supporting the Micro, Small and Medium Enterprises (UKM.One success UKM is Batik Berkah Lestari, located in the hamlet of Karangkulon, Wukirsari Village, District Imogiri, Bantul. This study tends to determine the role of Berkah Lestari groupin empowering women in Karangkulon. This study uses the theory of AGIL (adaptation, goal attainment, integration, latency of Talcott Parsons. Data are collected through: observation, interviews and documentation. The results of this study indicate that the Berkah Lestari is able to contribute to women in Karangkulon through four things: adaptation, members of the group can customize the group rules and the changing environment; achievement of objectives, activities Berkah Lestari focus to achieve common prosperity, not a personal interest; integration, open communication between members and administrators make Berkah Lestari can survive and exist up to now; maintenance pattern, promoting a sense of kinship among the members of Berkah Lestari so that members feel comfortable and far from conflct. The results are clearly seen from three aspects: the economic aspects, namely increasing women’s income compare toprevious occupation before joining the Berkah Lestari; political aspect, in which women of Karangkulon managed to form a group of batik to fiht for their interests withoutbeing inferior when talking to visitors of Berkah Lestari; socio-cultural aspects, where women are considered equal to men because they can perform multiple roles, as a good housewife as well as helping the family’s income. In empowering women, Berkah Lestari relied heavily on trust, openness, and sense of family relation among its members. However, there are some barriers faced by the Berkah Lestari,such as: marketing is still limited to a conventional way (word of mouth, online marketing is not optimally used as a result of the lack of training on the developmentof batik and how to use internet.

  9. Pengembangan Alat Peraga Sistem Tata Surya Bagi Siswa Tunanetra di SLB-A Yaat Klaten Kelas IX

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elliza Efina Rahmawati Putri

    2014-12-01

    Based on appraisal of media expert, the props and material recording have Very Good quality with percentage 87,50% and 86,67%. Whereas appraisal of material expert has Very Good quality with percentage 87,50% and 82,35%. Appraisal of SLB-A YAAT physics teacher has Very Good quality with percentage 90,27% and 81,52%. The result of students response on limit test for the props and material recording are Very Good with percentage 95,24% and 100%. On extent test, the response is Very Good with percentage 92,86% and 100%.

  10. PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN APRESIASI SASTRA BERHURUF BRAILLE INDONESIA DENGAN MEDIA REGLET BAGI SISWA TUNANETRA DI SEKOLAH INKLUSI KOTA SURAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wati Istanti

    2016-12-01

    Full Text Available Objectives to be achieved in this study were (1 Finding the problems and needs of blind students, planning, and prototype book enriching appreciation of literature in Braille that can be developed in school inclusion. (2 Develop prototype (draft enrichment of literary appreciation books in Braille for blind students in school inclusion. (3 Test the effectiveness of the application of the enrichment of literary appreciation books of the validator in Braille for blind students in school inclusion. The method in this study research design development. The subjects were blind students who will use the product of the enrichment books and Indonesian language and literature teacher who will conduct an assessment of the indicators of achievement of the basic competencies of students with visual impairment. Plan activities that have been carried out in this research is the development of book design enrichment phases: (1 a preliminary study; (2 the development stage; (3 the testing stage book; (4 dissemination of the results of the final product, namely enrichment of literary appreciation books in Braille. The final product in the form of books enrichment appreciation of literature in Braille can be used by blind students in inclusive classrooms.

  11. Pembentukan Perdagangan Bebas Asean-China (Asean-China Free Trade Area) Dan Dampaknya Bagi Petani Di Indonesia

    OpenAIRE

    Indriastuti, Suyani

    2005-01-01

    Recently, free trade is a global phenomenon where the regions effort to make an exclusive free trade area. The Association of South East Asian Nations (ASEAN) and China signed a comprehensive economic partnership agreement on the teenth of ASEAN summit. The parties agreed to strenghthen their coorperation in many sectors which the one of that was agriculture sector. So Indonesian as ASEAN member has enthusiasm to apply this agreement. It has many impacts for Indonesian farmer.

  12. PENGGUNAAN SITUS WEB HOTEL DAN “ONLINE TRAVEL AGENCY” SEBAGAI MEDIA PROMOSI DAN PENJUALAN BAGI HOTEL MELATI DI UBUD

    OpenAIRE

    Pande Putu Indrayana Tirtayasa; Syamsul Alam Paturusi

    2016-01-01

    The growth of the number of hotel rooms in Ubud has caused increasing business competition among the so called non-star melati hotel.Non-star melati hotel is a category of hotel which is not qualified to be awarded as a star hotel by Indonesian Ministry of Tourism.In response to the competition, the hotels embrace internet as a sales and promotion media by developing hotel websites.Individual tourism trend ignites the emergence of online travel agency websites (OTA) which...

  13. Evaluasi Tingkat Kualitas Hidup bagi Permukiman Nelayan di Desa Pesisir Tambak Wedi dengan Kriteria Eco-Settlement

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Qurrotul A'yun

    2017-02-01

    Full Text Available As an archipelago, Indonesia has vast expanse of coastal area, that become a prominent source of economic revenue for some communities in Indonesia. Numerous fishing village was formed as a result of economic activity. But unfortunately, the condition of settlements are very dense without orientation to the sustainable  environment. The low quality of human resources affect the interpretation of the definition about healthy and livable housing for the community. Research on the quality of life (liveability of the fishermen settlement area at Tambak Wedi RT.03 RW.02 coastal village in eco-settlement concepts is necessary to investigate the possibility of restructuring the fishing village's settlement into a more livable standards and appropriately the character of the local community. This research using descriptive, evaluative and development methods. The evaluation result about liveability level at Tambak Wedi RT.03 RW.02 coastal village by the eco-settlement criteria, which is consist of ecological, social, economic and institution aspect, show that the settlement is weak in the ecological aspect. Therefore, it is the most possible aspect to be restructured with some actual and simple action, so that the fishermen settlements become liveable and has good quality of life.

  14. Upaya Peningkatan Kemampuan Literasi Digital Bagi Tenaga Perpustakaan Sekolah dan Guru di Wilayah Jakarta Pusat Melalui Pelatihan Literasi Informasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Kurnianingsih

    2017-12-01

    Full Text Available The enhancing of information technology and internet, resulting in digital information resources are very abundant. Now days, the students in Indonesia as a digital native has a high dependence on the internet. The lack of information literacy skill among learners has a bad impacts. One of them  is many plagiarism of copyrighted work happened in the school academic . This becomes a challenge for teachers and school librarian to solve this problem. The purpose of this information literacy training program is to provide skills for teachers and school librarian in order to teach students to be able to recognize what kinds of information are needed, electronic information sources, digital information sources search strategies, and information evaluation. Thus, the engagement community entitled "Information Literacy Training In The Digital Age For Teacher and School Librarian In Central Jakarta " has a positive impact  to improve information literacy skill  for teachers and school librarian as well as students.

  15. PENGGUNAAN SITUS WEB HOTEL DAN “ONLINE TRAVEL AGENCY” SEBAGAI MEDIA PROMOSI DAN PENJUALAN BAGI HOTEL MELATI DI UBUD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pande Putu Indrayana Tirtayasa

    2016-08-01

    Full Text Available The growth of the number of hotel rooms in Ubud has caused increasing business competition among the so called non-star melati hotel.Non-star melati hotel is a category of hotel which is not qualified to be awarded as a star hotel by Indonesian Ministry of Tourism.In response to the competition, the hotels embrace internet as a sales and promotion media by developing hotel websites.Individual tourism trend ignites the emergence of online travel agency websites (OTA which used by tourists to compare and choose hotels thus increasing the importance of internet as a channel for selling and promoting hotel products.The purposes of this research are to identify motivation, perception, advantages and disadvantages of hotel website and OTA by non-star melati hotel operator’s perspective.Theories used are motivation, perception, and SWOT theory. Data was analyzed with descriptive qualitative method.Results show that hotel website and OTA have its own advantages and disadvantages. Motivation in using hotel website and OTA are very high.Perception in using hotel website and OTA are very agree. It is advised that hotels need to focus more on using OTA as source of getting guests, but also using hotel website, together as medium for promotion and sales activities.

  16. Pengaruh Chromotherapy Terhadap Penurunan Tingkat Halusinasi Pada Pasien Gangguan Persepsi Sensori: Halusinasi Di Bangsal Upi RS Prof.Dr. Soeroyo Magelang

    OpenAIRE

    Rahayu, Heni Setyowati Esti

    2014-01-01

    Jumlah penderita penyakit jiwa di Indonesia sudah cukup memprihatinkan, yakni mencapai 6 juta orang atau sekitar 2,5% dari total penduduk. Berdasarkan hasil survei Kesehatan Mental Rumah Tangga (SKMRT) ditemukan 185 per 1000 penduduk rumah tangga dewasa menunjukkan adanya gejala gangguan kesehatan jiwa baik ringan maupun berat.  Terapi warna/ Chromotherapy merupakan salah satu alternatif penanganan bagi penderita penyakit jiwa yang dapat membantu proses penyembuhan suatu penyakit lewat g...

  17. MANAJEMEN RANTAI PASOKAN INDUSTRI FARMASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ronny H. Mustamu

    2007-01-01

    atraktif bagi para produsen farmasi ilegal. Lebih buruk lagi, produsen farmasi ilegal yang meniru produk perusahaan farmasi legal ternyata juga membangun jaringan distribusi sendiri di dalam pasar. Pada gilirannya, pengguna akhir yang tidak menyadari hal tersebut menjadi korban dari permainan ini. Kata kunci: manajemen rantai pasokan, farmasi, Indonesia.

  18. Pengembangan Program Macromedia Flash 8 untuk Pembelajaran Fisika di SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiji Susilowati

    2007-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian adalah membuat dan mengevaluasi media pembelajaran fisika SMA menggunakan program Macromedia Flash 8. Subjek coba pada penelitian ini berjumlah 40 orang yang terdiri dari 10 siswa untuk uji coba instrumen penelitian, 10 siswa untuk ujicoba kelompok kecdl, dan 20 siswa untuk uji coba lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengguna­kan kuesioner dan tes fisika (pre-test dan post-test. Evaluasi terhadap program ditinjau dari aspek pembelajaran dan aspek media. Kritik dan saran digunakan untuk memperbaiki program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Macromedia Flash 8 untuk pembelajaran fisika di SMA: (1 dirancang sesuai dengan prinsip-prinsip desain pembelajaran, (2 terbukti mampu menaikkan skor rerata tes fisika siswa sebesar 55,42%, (3 memiliki efisiensi waktu yang tinggi, (4 ditinjau dari aspek media Hinilai cukup bagus/menarik (dinilai/dikategorikan sedang oleh siswa, (5 ditinjau dari aspek pembelajaran secara keseluruhan program ini dinilai tinggi/jelas dimengerti oleh siswa, (6 ditinjau dari aspek media dinilai menarik (bagus/kategori tinggi oleh guru fisika, dan (7 ditinjau dari aspek pembelajaran juga dinilai menarik (bagus/kategori tinggi oleh guru fisika. Kata kunci: media pembelajaran fisika diSMA.

  19. Fenomena Intertekstualitas Fashion Karnaval di Nusantara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lois Denissa

    2016-12-01

    ABSTRAK   Merebaknya fashion karnaval di Nusantara dan berbagai genre lain dipicu oleh keberadaan Jember Fashion Carnaval. Michael Bahtin menyebut fenomena ini sebagai intertekstualitas yaitu ketergantungan satu teks dengan teks lain, sehingga keberadaan sebuah teks selalu dipengaruhi oleh teks sebelumnya. Teori intertekstualitas ini mengubah pandangan orang terhadap proses pengutipan karya dan melahirkan kritik terhadap karya yang mengedepankan otentisitas dan orisinalitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif interpretastif dengan menganalisis bagaimana perkembangan Jember Fashion Carnaval mempengaruhi merebaknya karnaval seru- pa di kota lain dan bangkitnya respon positif genre-genre seni untuk berkiprah bersama. Kon- sistensinya telah menjadi magnit bagi fotografer, media, pameran fotografi, lukisan, kuliner dan industri kreatif lokal. Terbentuknya Asosiasi Karnaval Indonesia, tergabungnya tujuh propinsi dalam Wonderful Archipelago Carnival Indonesia  dan Jember menjadi tuan rumah etalase karna- val Nusantara. Hasil penelitian ini menginterpretasikan bahwa proses interteks-tualitas kostum pada karnaval merupakan perspektif yang positif karena kemampuannya mengaktifkan genre seni sejenis maupun berbeda sehingga menciptakan medan karnaval yang kondusif.   Kata kunci: Intertekstualitas, Jember Fashion Carnaval, Medan Karnaval

  20. TANTANGAN DAKWAH DI ERA TEKNOLOGI DAN INFORMASI: Formulasi Karakteristik, Popularitas, dan Materi di Jalan Dakwah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    nur Ahmad

    2015-11-01

    Full Text Available Teknologi di era globalisasi telah mengalami kemajuan yang begitu pesat. Berbagai macam media komunikasi bersaing dalam memberikan informasi tanpa batas. Fasilitas internet merupakan yang terlengkap dan efisien, dimana segala bentuk dan macam informasi dapat diakses dengan mudah dan murah termasuk dalam hal ini adalah dakwah di era teknologi didukung dengan semakin menjamurnya warung internet yang memasang tarif murah, kemana dan dengan siapapun. Sekarang kita bisa melakukan dakwah dengan mengunakan fasilitas digital, diantaranya bisa melalui radio, televisi, telepon seluler, media internet, facebook, atau twiter. Berdakwah melalui media internet merupakan salah satu media komunikasi yang fenomenal dan canggih yang lahir di era 60-an. Namun, kemajuan teknologi dan informasi, khususnya media televisi, memungkinkan seorang dai untuk berimprovisasi dengan selingan humor dan hal-hal lain, agar materi ceramahnya tetap menarik untuk disimak. Dampaknya, orientasi dakwah yang diperankan para dai, juga semakin berkembang, bahkan cenderung menjadi bias. Pola berdakwah melalui media sebagai wujud kemajuan teknologi menjadi tantangan bagi diri sendiri bagi seseorang dai. Pengaruh media memungkinkan seorang dai memperoleh popularitas di mata pemirsanya seperti layaknya seorang selebriti (publik figur dan tidak menutup kemungkinan pula setiap kegiatan dakwahnya sering dinilai dengan materi. Kata Kunci: Karakteristik, Popularitas, Materi, Tantangan Dakwah. THE CHALLENGES OF DAWA IN THE ERA OF TECHNOLOGY AND INFORMATION: THE FORMULATION CHARACTERISTICS, POPULARITY, AND MATERIAL IN THE PATH OF DAWA. Technology in the era of globalization has experienced a rapid progress. A wide range of communication media compete in providing information without limits. The internet is the most comprehensive and efficient, where all shapes and kinds of information can be accessed easily and inexpensively included in this is the dawa in the era of technology supported by the

  1. MEKANISME PERHITUNGAN KEUNTUNGAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP BAGI HASIL (STUDI TERHADAP PEMBIAYAAN MUDHARABAH PADA BPRS HIKMAH WAKILAH BANDA ACEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wardiah Wardiah

    2013-06-01

    Full Text Available This study aims to determine the process of calculating the profit of mudharabah financing at BPRS Hikmah Wakilah from an Islamic perspective and its influence on profit sharing. It also aims to explore the mechanism of adjusting the profit-sharing ratio, and the effect of calculating the profitability of mudharabah financing on profit sharing. The method of this research is descriptive analysis. The research data is collected through library research and field research. The results showed that the calculation of profit sharing PT. BPRS Hikmah Wakilah uses revenue sharing system in accordance with the National Sharia Board Fatwa No.15/DSN-MUI/IX/2000 About Principles of Distribution of Business Results in Sharia Financial Institutions. While in the calculation of profit, the BPRS refers to the percentage of total financing and average income earned by the customer and projected the same profit sharing during the financing period. Profit calculation significantly affects the percentage of profit sharing and the period of profit received by the bank. =========================================== Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses perhitungan keuntungan pembiayaan mudharabah pada BPRS Hikmah Wakilah ditinjau menurut hukum Islam, mekanisme penyesuaian nisbah pembagian keuntungan, serta pengaruh perhitungan keuntungan pembiayaan mudharabah terhadap bagi hasil. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui library research dan field research. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhitungan bagi hasil, PT. BPRS Hikmah Wakilah menggunakan sistem revenue sharing sesuai dengan Fatwa Dewan Syariah Nasional No.15/DSN-MUI/IX/2000 Tentang Prinsip Distribusi Hasil Usaha Dalam Lembaga Keuangan Syariah. Sementara dalam melakukan perhitungan keuntungan, BPRS merujuk pada persentase jumlah pembiayaan dan pendapatan rata

  2. MOTIVASI PEKERJA PADA BEBERAPA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Andi

    2004-01-01

    Full Text Available The role of worker motivation is very important in improving construction productivity. In order to increase the motivation, it is essential for management to understand needs of the workers as well as factors motivating and demotivating. This paper aims to determine the needs level, motivators, and demotivators of construction workers in Surabaya based on Maslow and Herzberg’s theories. For the methodology, the study conducted a questionnaire survey, and 263 workers participated in the survey. It is found out that the workers are still at the physiological needs level. Good salary and safety programs are two most important motivators for workers, whereas two most important demotivators are bad treatment by supervisor and insufficient material availability. The paper discusses the findings and proposes solutions to increase workers motivation. Abstract in Bahasa Indonesia : Motivasi kerja memiliki peranan yang penting dalam peningkatan produktifitas dalam industri konstruksi. Untuk dapat meningkatkan motivasi kerja pekerja perlu diketahui kebutuhan pekerja pada saat ini, serta pemahaman motivator dan demotivator pekerja oleh supervisor. Berdasarkan latar belakang ini, penelitian ini ditujukan untuk menentukan tingkat kebutuhan, motivator dan demotivator pekerja konstruksi. Untuk tujuan tersebut digunakan dua teori motivasi, yaitu teori Maslow dan teori Herzberg, dan dilakukan survei di beberapa proyek konstruksi di Surabaya dengan menggunakan kuesioner. Secara keseluruhan, 263 orang pekerja berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja konstruksi di Surabaya masih berada pada level physiological needs. Upah yang baik dan program keselamatan kerja yang baik menempati posisi tertingi sebagai motivator bagi pekerja. Sedangkan demotivator terpenting bagi pekerja adalah perlakuan yang buruk oleh atasan dan ketersediaan material yang kurang baik. Makalah ini membahas hasil yang didapatkan dan memberikan beberapa

  3. Kajian Gender Leadership And Inequality Pada Perguruan Tinggi Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iswachyu Dhaniarti

    2017-10-01

    Full Text Available Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (2013, menyatakan meskipun Indonesia, Laos, dan Kamboja telah melakukan berbagai macam program kesetaraan gender, tiga negara tersebut termasuk negara dengan indeks ketimpangan gender yang tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa laki-laki masih dominan di masing-masing indikator, baik ketenagakerjaan, pendidikan maupun keterwakilan di parlemen. Pentingnya masalah pengambilan keputusan pada perempuan telah diakui dalam kerangka tujuan pembangunan milenium. Salah satu indikator untuk memantau Millennium Development Goal 3 tentang kesetaraan gender. Penelitian McKinsey and Company (2008 dalam bukunya yang berjudul Women Matter 2 menunjukan bahwa memiliki lebih banyak pemimpin perempuan diposisi jajaran manajemen atas dapat memberikan perusahaan suasana kompetisi yang nyata. Salah satu persyaratan keterampilan bagi seorang pemimpin yang dapat menjadi tolak ukur efektivitas kepemimpinan adalah pengambilan keputusan. Berdasarkan hal tersebut, organisasi dapat berjalan secara produktif dan efektif apabila pemimpin dapat dengan tangkas, cerdas, cepat dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Penelitian dilaksanakan di Universitas Narotama, Surabaya sedangkan untuk survey dan pengambilan data dilakukan pada Kementerian Ristek Dikti (PT se-Indonesia dan Kopertis VII wilayah Jawa Timur (PTS se-Jawa Timur. Lebih banyak pemimpin perempuan diposisi jajaran manajemen atas Perguruan Tinggi diharapkan dapat memberikan suasana kompetisi yang nyata. Salah satu persyaratan keterampilan bagi seorang pemimpin yang dapat menjadi tolak ukur efektivitas kepemimpinan adalah pengambilan keputusan. Perguruan Tinggi dapat berjalan secara produktif dan efektif apabila pemimpin dapat dengan tangkas, cerdas, cepat dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Dampaknya adalah meningkatnya peringkat Perguruan Tinggi dengan Rektor Perempuan, dalam klasifikasi dan pemeringkatan PT Kementerian Ristek Dikti sebagai gambaran perbaikan

  4. POTENSI UNTUK PENGEMBANGAN WISATA “BIRDWATCHING” DI PUSAT KONSERVASI TUMBUHAN KEBUN RAYA BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gytha Nafisah Sukara

    2014-01-01

    Full Text Available Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (PKT KRB – LIPI adalah tujuan wisata favorit dengan pengunjung lebih dari 800,000 orang setiap tahunnya. Kebun Raya yang memiliki keragaman tumbuhan koleksi dengan lanskap paripurna, menjadi habitat ideal beranekaragam jenis burung. Untuk mengetahui potensinya bagi pengembangan wisata birdwatching di PKT KRB - LIPI, dilakukan penelitian melalui studi literatur, pengamatan langsung dan wawancara antara bulan Mei dan Juli 2013. Berdasarkan hasil penelitian tercatat 48 jenis dari 23 suku burung yang dapat ditemukan pada lokasi tersebut. Sebanyak 26 jenis dari 18 suku burung dapat selalu dijumpai dari penelitian sebelumnya hingga saat ini, ada 10 jenis yang belum pernah dilaporkan sebelumnya dan ada sembilan jenis yang tersebar merata di 12 lingkungan di PKT KRB - LIPI. Setidaknya ada 25 jenis potensial untuk wisata birdwatching berdasarkan minat pengunjung terhadap jenis burung tertentu, status konservasi, endemisitas, dan keberadaan burung dari waktu ke waktu.

  5. Fenomena ‘Entertainment Architecture’ di Indonesia dan Perkembangan dalam Arsitektur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Endah Nuffida

    2017-02-01

    Full Text Available Fenomena ‘entertainment architecture’ berkembang pada paruh akhir abad 20 di dunia yang ditandai dengan kehadiran karya-karya arsitektur yang dibangun dengan tujuan utama sebagai hiburan yang atraktif bagi penggunanya. Kajian ini merupakan upaya untuk menganalisis munculnya fenomena ‘entertainment architecture’ sebagai sebuah tipe dalam karya arsitektur, khususnya di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan paradigma naturalistik Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menemukan pengertian ‘entertainment architecture’, berbagai karakteristik tertentu dalam bentuk rupa dan wujud arsitekturalnya dan bagaimana karakteristik tersebut dapat dibaca sebagai sebuah tipe dalam perkembangan arsitektur. Hasil kajian memberikan kesimpulan bahwa fenomena ‘entertainment architecture’ di Indonesia dapat dibaca sebagai perkembangan gagasan baru dalam paras berpikir dan membuat arsitektur melalui bahasa bangunan yang tertampilkan melalui sosok, tampang dan wujudnya yang berbeda dengan bahasa bangunan yang telah ada sebelumnya.

  6. PEMBERDAYAAN PENGRAJIN KAPAL KAYU DI KABUPATEN BATANG DENGAN KKN-PPM TEMATIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wilma Amiruddin

    2016-02-01

    Full Text Available Kabupaten Batang terletak di pantai utara Jawa Tengah dimana wilayah pesisir kabupaten ini terdapat potensi yang dapat dikembangkan menjadi aset yang berharga bagi bangsa yaitu para pembuat kapal tradisional namun pembuatan desain kapal yang ada memiliki keunggulan dari segi stabilitas dan kamar mesin yang didalam/engine in board. Perlunya pendampingan pada proses produksi agar desain tetap terjaga namun tidak kalah dalam teknologi. Untuk menyelesaikan permalahan tersebut maka tim pengabdian dari Jurusan Teknik Perkapalan akan melakukan kegiatan KKN-PPM tematik. Berdasarkan permasalahan yang ada pada mitra maka pelaksanaan KKN-PPM tematik ini akan dilakukan sosialisasi serta pelatihan penggunaan program Fishipro untuk desain kapal dan konstruksi kapal kayu serta menggunakan program desain kapal Delftship, Maxsurf dan ProCAD untuk desain Propeller. KKN-PPM tematik telah berhasil dilaksanakan di galangan kapal kayu di Karangasem Utara dengan beberapa luaran telah tercapai, baik dalam program kerja mahasiswa KKN-PPM monodisiplin maupun multidisiplin

  7. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS SARANA SANITASI KANTIN DI UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG TAHUN 2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fina Izzatul Chusna

    2014-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kualitas sarana sanitasi kantin di Universitas Negeri Semarang tahun 2012.Jenis penelitian ini Explanatory Research dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah kantin di Universitas Negeri Semarang . Sampel berjumlah 27 kantin. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner dan check list Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat (Fisher. Hasil penelitian ini adalah ada hubungan antara tingkat pengetahuan penjamah makanan (p=0,015, tingkat pendidikan  (p=0,015, tidak ada hubungan pelatihan (p=0,402 dan ada hubungan lingkungan (p=0,028 dengan kualitas sarana sanitasi kantin di Universitas Negeri Semarang tahun 2012. Bagi pemilik kantin diharapkan dapat melengkapi sarana sanitasi kantin misalnya sarana cuci tangan, sarana cuci alat, sarana pembuangan sampah. Kata Kunci: : Kualitas sarana sanitasi, penjamah makanan, foodborne disease

  8. STUDI KEMAMPUAN MAHASISWA MENDESAIN PERENCANAAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nursalam Nursalam

    2017-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mahasiswa jurusan pendidikan matematika yang melakukan kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL dalam mendesain pembelajaran yang berbasis kurikulum 2013 khususnya dalam menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan melakukan analisis pada perangkat pembelajaran yang menggunakan kurikulum 2013 dengan menerapkan pendekatan saintifik yaitu mengamati, menanya, mencoba, menaar, dan mengomunikasikan hail yang digunakan oleh mahasiswa dalam melaksanaan PPL di Sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa PPL jurusan pendidikan matematika dalam menyusun skenario pembelajaran dengan pendekatan saintifik masih kurang khususnya pada aktivitas mengamati dan menanya. Oleh karenanya perlu pendampingan yang serius oleh guru pamong dan dosen pembimbing dalam mengarahkan mahasiswa PPL dalam menyusun skenario pembelajaran.

  9. MIGRASI DAN INVOLUSI DI KOTA SEMARANG (Migration and Involution in Semarang City

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saratri Wilonoyudho

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Migrasi masuk ke Kota Semarang telah membawa akibat samping berupa terjadinya  involusi perkotaan yakni ketidakseimbangan antara migrasi masuk para pekerja tidak terampil dan pertumbuhan ekonomi kotanya. Penelitian ini bertujuan untuk  menjelaskan dan mempelajari dinamika migrasi masuk dan involusi perkotaan di Kota Semarang,  menjelaskan dan mengidentifikasi determinan dan kaitan migrasi masuk dan involusi perkotaan, dan menjelaskan dan mengidentifikasi kaitan migrasi dan dampaknya. Metode penelitian ini adalah menggunakan data dari BPS (Biro Pusat Statistik, wawancara,  Focus Group Discussion dan observasi lapangan. Penelitian menyimpulkan bahwa di kota Semarang mengalami peningkatan yang pesat jumlah sektor informal dan pekerja tidak terampil lainnya. Di wilayah sekitar Kota Semarang telah terjadi kecenderungan urbanisasi dengan pola menyebar yang ditandai pertumbuhan penduduk perkotaan yang tinggi. Determinan utama migrasi masuk ke Kota Semarang adalah gabungan simultan antara tekanan perdesaan dan daya tarik kota yang dipandang selalu dapat menyediakan lapangan kerja. Dampak migrasi di Kota Semarang adalah involusi perkotaan dan degradasi lingkungan. Saran yang disampaikan adalah daerah di sekitar Kota Semarang perlu mengusahakan keterkaitan antara lokalitas dengan sistem produksi dan ekonomi global di wilayah tersebut untuk menyejahterakan penduduk dan mencegah arus migrasi ke Semarang dan kota-kota besar.   ABSTRACT The migration to Semarang City has resulted in the bad impact of city involution, that is, the imbalance between the migration of underemployment/unskilled labor and the city economic growth. The objectives of this research are to explain and to examine the dynamics of migration and city involution process in Semarang City, to identify and explain determinants of migration and city involution in Semarang City, and  to identify and explain migration and its impact. The data of the research were collected from the

  10. IDENTIFIKASI TIPOLOGI DAN DINAMIKA, POTENSI DAN PERMASALAHAN, DAN STRATEGI PENGELOLAAN WILAYAH KEPESISIRAN DI WILAYAH KEPESISIRAN DEMAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eni Yuniastuti

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini dilaksanakan di zona kepesisiran Demak, Provinsi Jawa Tengah. Tujuanpembuatan artikel ini adalah mengidentifikasi tipologi dan dinamika wilayah kepesisirDemak, mengidentifikasi potensi dan permasalahan wilayah kepesisiran Demak, danmengetahui strategi pengelolaan wilayah kepesisiran Demak.Penelitian ini menggunakan metode survei. Metode pengumpulan data dengan samplingdan metode analisisnya secara kualitatif. Populasi penelitian ini adalah keseluruhan dariwilayah kepesisiran Demak. Metode pengumpulan data dengan cara sampling. Teknikpengambilan sampel dengan metode simple random sampling. Teknik penggumpulan datadengan analisis data sekunder dan observasi lapangan, dan analisis hasilnya secaradeskriptif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipologi pesisir Demak ini termasuk dalam tipologipesisir primer akibat deposisional sub-arial (Sub-areal deposition coast, yaitu pesisir yangterbentuk akibat akumulasi secara langsung bahan-bahan sedimen sungai, glasial, angin,atau akibat longsor lahan ke arah laut. Dinamika kawasan Pesisir yang terjadi di Demak ada2 dinamika yang terjadi yaitu terjadi proses akresi dan proses abrasi. Hasil penelitianmenunjukkan terdapat lima potensi utama yang dapat dikembangkan di wilayah kepesisiranDemak, sedangkan hasil identifikasi permasalahannya terdapat delapan permasalahan utamayang mampu teridentifikasi. Strategi pengelolaan pesisir secara terpadu di pesisir Demakyang difokuskan pemanfaatan ruang adalah sebagai berikut, (1 identifikasi pengguna ruangdan kebutuhannya, (2 penyusunan rencana tata ruang, (3 penetapan sempadan pantai danpenanaman mangrove, (4 pengendalian reklamasi pantai, (5 pengetatan baku mutu limba,(6 penataan permukiman kumuh, (7 perbaikan sistem drainase, dan (8 penegakan hukumsecara konsisten. Kata kunci: wilayah kepesisiran, strategi pengelolaan, tipologi dan dinamika pesisir

  11. PEMBINGKAIAN PEMBERITAAN KABUT ASAP PADA MEDIA ONILINE TERPILIH DI INDONESIA, MALAYSIA DAN SINGAPURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junaidi Junaidi

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana media online terpilih di Indonesia, Malaysia dan Singapura membingkai pemberitaan tentang asap di Indonesia dan menyebar di Malaysia dan Singapura. Berita diambil dari Kompas.com, Utusan Malaysia Online, dan The Straits Times.com pada juni 2013. Berita tersebut dianalisis menggunakan analisis framing yang diajukan oleh Robert M. Entman. Elemen yang didiskusikan dalam model ini adalah identifikasi, causal interpretation, evaluasi moral, dan rekomendasi penanggulangannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura memiliki pembingkaian yang berbeda. Bingkai utama yang ditampilkan media Indonesia adalah persoalan kabut asap lebih disebabkan oleh faktor alam dari pada faktor manusia, keterlibatan perusahaan Malaysia dan Singapura dalam pembakaran hutan, dan perlunya permintaan maaf pemerintah Indonesia kepada Malaysia dan Singapura. Sedangkan media Malaysia membingkai persoalan kabut asap yang terjadi dengan menampilkan penolakkan pihak Malaysia terhadap tuduhan yang menyatakan perusahaan dari Malaysia telah melakukan pembakaran hutan, dan Malaysia telah menawarkan bantuan bagi Indonesia dalam mengatasi kabut asap. Selanjutnya, media Singapura membingkai desakan Singapura kepada Indonesia untuk mengatasi kabut asap, pembakaran disebabkan orang Indonesia sendiri, dan penawaran Singapura kepada Indonesia untuk membantu menyelesaikan kabut asap. Pembingkaian oleh ketiga media tersebut cenderung dipengaruhi oleh kepentingan negara masing-masing. Dapat disimpulkan bahwa setiap media berusaha untuk menunjukkan kesan positif bagi negara mereka dan menjaga image tersebut dengan cara menyalahkan yang lain. Namun demikian, media dari Indonesia, Malaysia, dan Singapura setuju secara bersama-sama merekomendasikan kerjasama antar negara untuk mengatasi masalah asap secara bersama-sama.

  12. Faktor Risiko Kejadian Penyakit Filariasis pada Masyarakat di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santoso Santoso

    2017-02-01

    Full Text Available Malaria adalah masalah kesehatan yang berkaitan dengan kemiskinan. Di beberapa tempat, hutan merupakan sumber mata pencaharian bagi masyarakat miskin. Desa Pagar Desa merupakan salah satu pemukiman Suku Anak Dalam di Propinsi Sumatera Selatan. Penelitian PSP masyarakat bertujuan mengetahui seberapa jauh pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat tentang penyakit malaria. Penelitian dilakukan tahun 2006 dengan disain penelitian cross- sectional study. Penelitian menunjukkan bahwa semua masyarakat tahu tentang penyakit malaria dan 85% mengakui pernah mengalami gejala-gejala malaria. Gejala malaria yang dialami adalah demam, mengigil dan berkeringat (83,9%. Seluruh responden tidak tahu penyebab penyakit malaria dan 79,6% tahu bahwa malaria merupakan penyakit berbahaya. Mayoritas responden tahu bahwa malaria penyebab kematian (77,4% dan 54,8% tidak tahu bahwa malaria merupakan penyakit menular, 23,7% mengatakan tahu cara menghindarkan diri dari penyakit malaria yaitu menghindari gigitan nyamuk. Sikap masyarakat pada umumnya positif terhadap pencegahan dan pengobatan malaria. Pengobatan yang dilakukan sebagian besar masyarakat (41,9% adalah membeli obat di warung. Kebiasaan keluar rumah pada malam hari dilakukan oleh sebagian besar masyarakat (66,7% untuk mengobrol di warung-warung, menonton TV di rumah tetangga dan melakukan kegiatan Mandi, Cuci, Kakus. Sebesar 95,7% masyarakat tidak memakai perlindungan khusus untuk menghindari gigitan nyamuk selama di luar rumah pada malam hari, namun bila di dalam rumah menggunakan kelambu dilakukan oleh sebanyak 41,9% responden dan menggunakan obat nyamuk bakar sebanyak 24,7% responden. Perlu dilakukan peningkatan pengetahuan malaria demi peningkatan perilaku positif pencegahan malaria dengan mengadakan penyuluhan, selain itu perlu disediakan pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat.

  13. Kepemimpinan di Perpustakaan Berdasarkan Emotional Intellegience dalam Menghadapi Globalisasi Informasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miftahunnisa' Igiriza

    2017-06-01

    Full Text Available Pemimpin dalam sebuah kepemimpinan menjadi salah satu faktor maupun penghambat dari perkembangan organisasi dalam menghadapi fenomena perubahan yang kerap terjadi. Kemampuan kecerdasan emosional pemimpin memiliki peran yang penting bagi organisasi dan orang-orang yang bekerja pada organisasi tersebut. Tujuan penulisan ini yaitu untuk mengetahui bahwa kepemimpinan berdasarkan emotional intelligence dibutuhkan dalam gaya memimpin suatu organisasi seperti di perpustakaan yang menjadi pusat informasi. Artikel ini disusun berdasarkan studi literatur. Dapat diketahui, terjadinya globalisasi informasi, pola kepemimpinan yang baik di perpustakaan sangat dibutuhkan. Pola kepemimpinan berdasarkan emotional intelligence yang di dalamnya terdiri dari visioner, pembimbing, afiliatif, demokratis, penentu kecepatan, dan memerintah bisa menjadi pilihan pola kepemimpinan yang diterapkan di perpustakaan.  ABSTRACT Leader in a leadership became one of the factors as well as inhibiting the development of the organization in the face of the phenomenon of changes that often occur. Emotional intelligence abilities leaders have an important role for the organization and the people who work in these organizations. The purpose of this paper is to know that leadership is based on emotional intelligence needed to lead an organization like the style in which the library is a resource center. This article draws on literature studies. It can be seen, the globalization of information, a pattern of good leadership in the library is needed. The pattern of leadership based on the emotional intelligence of which consists of a visionary, coaching, affiliative, democratic, pacesetting, and commanding leadership style choice can be applied in the library.

  14. PENGELOLAAN PROGRAM HUTAN KEMASYARAKATAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL : Studi Kasus Di Kawasan Hutan Lindung Sesaot Lombok Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mukhtar - -

    2012-05-01

    tiga muatan aturan yang dijalankan dan sembilan muatan aturan belum efektif berjalan. Pelanggaran Awig-awig yang sulit ditangani terdiri dari sindikat pencurian kayu, perilaku perambahan hutan, praktek ganti rugi lahan dan penegakan komposisi tanam.  Ke tiga, Penerapan program HKm oleh masyarakat belum efektif mendukung pelestarian sumberdaya hutan secara berkelanjutan. Penerapan yang dilakukan masih sebatas pada pelestarian jangka pendek. Hal itu disebabkan karena masyarakat lebih berorientasi pada pemenuhan keinginan, bukan semata-mata untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Berdasarkan hasil penelitian, dirumuskan saran akademis yakni pentingnya kajian lebih lanjut dari beberapa sudut pandang antara lain (i kesesuaian luas lahan terhadap kecukupan ekonomi rumah tangga; (ii Kesesuaian pola tanam untuk mendukung integrasi fungsi konservasi dengan fungsi ekonomi, (iii perumusan model penguatan kelembagaan masyarakat berbasis nilai-nilai kearifan lokal dan pengetahuan ekologi lokal. Saran praktis, yakni (1 aspek tata kelola kawasan; diperlukan inventarisasi ulang tata batas kawasan, mendorong percepatan pemberian izin resmi kepada masyarakat dan melakukan rekonstruksi ulang kawasan yang ditetapkan sebagai lahan kelola HKm; (2 aspek tata kelola usaha; diperlukan intervensi program pengembangan usaha produktif melalui penguatan peran perempuan serta menggeser intensifikasi produksi di dalam kawasan hutan ke intensifikasi produksi di luar kawasan hutan dan (3 aspek tata kelola kelembagaan; untuk kelembagaan masyarakat diperlukan program penguatan kapasitas dan dukungan program untuk penguatan Awig-awig. Bagi kelembagaan pemerintah diperlukan komitmen terutama aparat-aparat yang di lapangan untuk melakukan penegakan hukum secara adil dan tidak bermain ganda  serta dukungan pengakuan formal terhadap Forum Kawasan Kata kunci: hutan kemasyarakatan, kearifan likal, awig-awig ABSTRACT The research was aimed to: (1 evaluate  comprehensively on the  understanding of the local

  15. Lezioni di fisica teorica

    CERN Document Server

    Caldirola, Piero

    Richiami di meccanica analitica ; richiami di termodinamica ; richiami di elettromagnetismo ; appunti sulla teoria della relatività ; la non validità delle teorie classiche nel mondo microscopico ; la meccanica atomica di Bohr e Sommerfeld ; I fondamenti della meccanica quantistica ; applicazioni nell'equazione di Schroedinger ; meccanica quantistica dei sistemi l'atomo di idrogeno ; particella in un campo elettrico e magnetico ; il calcolo delle perturbazioni nella teoria quantistica ; teoria dell'emissione e dell'assorbimento della luce ; sistemi di particelle identiche ; il legame chimico omopolare nella molecola di idrogeno ; la teoria di Dirac.

  16. Pemanfaatan Potensi Obyek Wisatawilayah Tujuan Wisata Pantai Pangandaran Untuk Pengembangan Wilayah Di Daerah Kabupaten Dati Ii Ciamis Propinsi Jawa Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sujali .

    2014-10-01

    Full Text Available Sektor kepariwisataan merupakan salah satu sektor yang sedang mendapatknn perhatian dari penwrintah. Sala, satu falctor nzendorong dalam pengentbangan kepariwisataan di bcrbagai daeral; tuialtzlz program taltun lcunjungan wisata 91 (Visit Indonesian Year 91, kcntudian direncanalcan tahun kunjungan ASEAN. Selain dorongan tersebut adanya kellijaksanaan Menteri Parpostel yakni Sapta Pesona. Dengan dasar ini apakah dapat dimungkinkan obyek wisata Pantai Pangandaran dan potettsi yang ada dapat diangkat ntenjadi salah satu paket obyek wisata tingkat internasional atnu untuk wisatawan mnncanegara. Obyek wisata Pantai Pangandaran tnerupaan salnh satu obyek wisata di wilayah Kahnpaten Dati II Ciamis Propinsi Jawa Barat yang mempunyai lokasi yang sangat bra yakni di pantai selatan Pulnu Jawa dan memiliki pantai yang landai. Penelitian memputryai beberapa tujuan antara lain; mengetahui potensi obyck wisata, mengetahui samtra dan prasarana obyck wisata sebagai dasar dasar untuk pengembangan kawasan wisata Panattjung Pangandaran, dan mengetalrui kentungkinan pengembangan obyek wisata dimastz mendatang. Sektor pariwisata di Indonesia merupakan salah satu sektor ekonomi jasa yang memiliki prospek ccrah, nanturt hingga dewasa ini helm memperlihatkan peratum yang sesuai dengan ;tampon di claim, proses pornbnngunan di Indonesia. Untuk mettingkatIcatt peran kepariwisataan dalam pernbangunan telah digariskan dalam PELITA IV bahwa sektor pariwisata memperoleh prioritas yang utama di samping sektor lainnya. Data Italian analisis diperolelt dari data sekander yang dihimpun dari petranggung jmvab obyek wisata Pantai Pangandaran yang berlokasi di Pananjung Pangandaran. Sebagai balm' untuk melengkapi laporan dilakukan pengamatan/observasi di lapangan. Teknik analisis akan menyesuaikannya yakni dengan analisis yang sifatnya analisis deskriptif. Obyek wisata dikawasan Pananjung Pangandaran memiliki dua jenis obyek wisata, yaitu: Pantai Indah Pangandaran dan Cagar Alam

  17. SEJARAH LEMBAGA PENDIDIKAN KHUSUS TUNAGRAHITA DI JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mumpuniarti .

    2013-12-01

    Full Text Available Abstrak: Sejarah Lembaga Pendidikan Khusus Tunagrahita Di jawa. Penelitian ini bertujuan untuk merefleksi kausalitas dan masalah utama dalam mendirikan lembaga untuk siswa dengan keterbelakangan mental. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode historis dan reflektifinterpretatif. Hal ini dilakukan dalam tahap berikut: tahap pengumpulan sumber, tahap pengelompokkan sumber dan ke tahap sumber penting. Tahap analisis dilakukan dengan basis interpretatif mengenai implikasi dari sumber dan menjelaskan tema dasar pada kausalitas dan masalah utama. Temuan berikut menunjukkan perkembangan Lembaga pendidikan bagi siswa dengan keterbelakangan mental di Jawa dalam memecahkan masalah pembelajaran terhadap siswa di sekolah dasar dan ditangani melalui program khusus untuk siswa dengan keterbelakangan mental. Masalah utama yang berkelanjutan pada institusi khusus untuk siswa dengan keterbelakangan mental adalah implementasi program khusus dengan program keahlian. Kata Kunci: sejarah, institusi pendidikan khusus, keterbelakangan mental Abstract: Historical of Institution for Education of Mentally Retarded. This study aims to reflec of causality and main’s problem to stand of institution for mentally retarded. This study employed the qualitative approach with historical method and reflective-interpretative. It was conducted in following stages: the sources collecting stage, categorizing sources and to critical sources stage. The analysis stage to conduct with interpretatif base on implication of the sources and to explain of theme base on causality and main problems. The following findings show the development of Institution of education for mentally retarded students in Java in solving of learning problems of student in elementary school and to carry out the special programs for special needs for mentally retarded students. The main sustainable problem for special institution for mentally retarded student is the implementation of special

  18. Identifikasi dan Tingkat Penerapan Inovasi Teknologi Padi Sawah di Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syafruddin Syafruddin

    2016-07-01

    Full Text Available Pencapaian tingkat swasembada dan ketahanan pangan khususnya beras tidak terlepas dari beberapa dukungan seperti sumberdaya alam dan penerapan inovasi teknologi. Kabupaten Parigi Moutong merupakan salah satu wilayah penghasil beras yang cukup besar di Sulawesi Tengah yang diharapkan dapat menjadi sumber pertumbuhan baru produksi beras Nasional di Indonesia. Pemerintah Daerah menetapkan wilayah ini, sebagai daerah penyangga beras terbesar di Sulawesi Tengah. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk : 1. Mengidentifikasi berbagai permasalahan dan tingkat penerapan inovasi teknologi pertanian di Kabupaten Parigi Moutong dan 2. Menetapkan arahan dan alternatif teknologi yang potensial untuk pengembangan lahan di Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua tahap yaitu tahap 1 Desk study dan 2. Penelitian Lapangan. Desk study dilakukan dengan cara penelusuran pustaka dan diskusi dengan stake holders lainnya. Untuk Penelitian lapangan dilaksanakan dengan menggunakan metode survey dengan melakukan pengamatan kondisi sosial ekonomi dan budaya serta pengamatan tingkat penerapan inovasi teknologi melalui pendekatan Partisifatif Rural Aprasial atau Pengenalan Desa Secara Partisifatif (PRA. Pelaksanaan penelitian dilakukan selama 2 bulan yaitu dari bulan Juni hingga bulan Juli 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat potensi perluasan areal persawahan dan peningkatan luas tanam karena didukung oleh iklim dan irigasi yang cukup baik. Tingkat penerapan teknologi masih cukup rendah terutama penggunaan varietas unggul, benih unggul dan bermutu serta pemupukan. The achievement level of self-sufficiency and food security, particularly in rice production should be supported by natural resources and the application of technology innovation.  Parigi Moutong Regency is one of the largest rice producer areas in Central Sulawesi, which is expected to be a new growth source area of national rice production in Indonesia. Local government

  19. Identifikasi lokasi untuk pengembangan budidaya keramba jaring apung (KJA berdasarkan faktor lingkungan dan kualitas air di perairan pantai timur Bangka Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junaidi M. Affan

    2012-04-01

    Full Text Available Perairan pantai timur Kabupaten Bangka memiliki sumberdaya laut yang baik dikembangkan sebagai lokasi budidaya perikanan. Teknologi Sistem Informasi Geografi (SIG dapat digunakan untuk menentukan lokasi tersebut dengan metode interpolasi parameter oseanografi hasil pengukuran di stasiun yang telah ditetapkan secara acak dan sistematis. Analisis spasial terhadap masing-masing parameter dilakukan tumpang tindih (overlayuntuk memperoleh lokasi kelayakan dengan kategori sangat layak, cukup layak, layak bersyarat dan tidak layak terhadap kelayakan kegiatan budidaya laut. Dari hasil analisis terdapat potensi lokasi seluas 127.746 ha, dimana 122.950 ha (96,25% diantaranya sangat layak sampai layak, dab 4.796 ha (3,75% cukup layak untuk peruntukan budidaya ikan. Namun demikian berdasarkan hasil verifikasi lapangan hanya 8.627 ha saja yang direkomendasikan untuk pengemabangan, lokasi ini terletak di sekitar Pulau Ketawai, Pulau Panjang dan Pulau Bujur.

  20. Urgensi Pemeriksaan Psikis Pra-Nikah (Studi Pandangan Kepala KUA dan Psikolog Kota Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Kurnia Fitriani

    2015-06-01

    Full Text Available Beberapa negara muslim memberikan perhatian terhadap pemeriksaan psikis pra-nikah bagi calon mempelai, sebagai upaya menanggulangi masalah rumah tangga akibat gangguan kejiwaan di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan menggali informasi dari Kepala KUA dan Psikolog di Kota Malang tentang pemeriksaan psikis pra-nikah dan urgensinya bagi calon mempelai. Penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan (field reasearch, dengan menggunakan pendekatan kualitatif.  Alanisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber yang membandingkan hasil wawancara dengan data sekunder, dan triangulasi teori. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kepala KUA dan Psikolog di kota Malang menyetujui diadakan pemeriksaan psikis pranikah akan tetapi harus ada aturan hukumnya dan dilakukan sosialisasi agar program menjadi efektif. Selain itu, pemeriksaan psikis pra-nikah tidak bertentangan dengan konsep maqashid al-syari’ah dan konsep sadz al-dzari’ah dalam hukum Islam.

  1. STRATEGI PENINGKATAN PRODUKSI AGROINDUSTRI PEMBENIHAN LELE DI BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kunandi Kunandi

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe study aimed to 1 identify internal and external factors that influence the strategy to increase the production of  catfish hatchery agro-industry,  2 identify and determine the factors, actors, goals and the alternative strategy to increase the production capacity of catfish hatchery agro-industry, 3 determine strategy priority in increasing the production capacity and operational sustainability of catfish hatchery agro-industry.  Methods of analytical hierarchy process and focus group discussions were used in the data analysis. The result showed that capital and main actors are the main factors that determine the production increase of catfish hatchery agro industry in Bogor. The main purpose of the increase in hatchery production of catfish in Bogor agro-industry is to create more job opportunities and the main strategy for catfish hatchery production is the human resources training.Keywords: AHP, agroindustry catfish, catfish hatchery, focus  group discussions/FGDABSTRAKTujuan dari  penelitian ini adalah 1 mengidentifikasi  faktor-faktor internal dan  eksternal yang memengaruhi strategi peningkatan kapasitas produksi agroindustri pembenihan lele di Bogor, 2 mengidentifikasi dan menetapkan elemen-elemen, seperti  faktor/kriteria, aktor, tujuan, dan alternatif strategi yang memengaruhi dalam peningkatan kapasitas produksi usaha pembenihan lele, dan 3 merumuskan prioritas strategi bisnis dalam peningkatan kapasitas produksi agroindustri pembenihan lele dan kelangsungan operasionalnya. Metode analisis data menggunakan analytical hierarchy process dan focus group discussions. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menentukan peningkatan produksi agroindustri pembenihan lele di Bogor adalah modal dan pelaku utama dalam pembenihan peternak lele. Tujuan utama dari peningkatan pembenihan agroindustri produksi lele di Bogor adalah menciptakan lapangan kerja. Sementara itu, strategi utama untuk memproduksi pembenihan ikan

  2. Jejak Budaya Paleolitik di Pulau Seram: Kajian Migrasi Manusia Awal di Wilayah Indonesia Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    nfn Jatmiko

    2016-12-01

    Full Text Available The province of Maluku is consists of number of islands (including Seram island  is served  as of the areas in the eastern part of Indonesia that have a key role for study of life in the past. Geographically position as the bordered area between Australia and Irian island has played a strategic role as the routes for human and faunal migration. An indication for ancient human occupation in this areas has been shwoed by the presence of cultural remains of Palaeolithic tools. Palaeolithic culture (palaeo=ancient; lithic/lithos=stone is stone tools used by Homo erectus from the Pleistocene period. The Palaeolithic cultural remains from Seram island is very limitedly known; and the results of archaeological researches by Puslit Arkenas (National Research Centre for Archaeology in 2012 has been found of Palaeolithic tools on this areas. This fact proves that Seram island has interesting for migration routes of human ancient occupation and their culture in the eastern part of Indonesia. Study of palaeolithic culture used by comparative-exsplorative methods (contextual and technologic overview.  Provinsi Maluku yang terdiri beberapa kepulauan (salah satunya Pulau Seram merupakan salah satu wilayah di Indonesia Timur yang mempunyai peranan penting dalam mengungkap sejarah kehidupan masa lalu. Secara geografis, posisi keletakannya yang sangat strategis di antara Pulau Irian dan benua Australia merupakan jalur lintasan migrasi bagi manusia dan fauna. Salah satu tujuan untuk mengetahui proses kedatangan awal manusia di wilayah ini adalah melalui tinggalan budayanya, yaitu alat-alat Paleolitik. Budaya Paleolitik (paleo = tua; litik/lithos = batu adalah perkakas dari batu yang diduga digunakan oleh manusia awal (Homo erectus sejak munculnya di muka bumi pada Kala Pleistosen. Tinggalan budaya Paleolitik di Pulau Seram selama ini sangat jarang sekali informasinya, namun hasil penelitian yang dilakukan oleh Puslit Arkenas pada tahun 2012 telah membuktikan

  3. PENERAPAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI PUSKESMAS DI TIGA PROVINSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lusianawaty Tana

    2013-11-01

    Full Text Available Abstract Active pulmonary Tuberculosis (TB cases and drug resistance Myco-baterium tuberculosis strain increase the risk of health workers who contact to TB patients. Primary Health Care (PHC workers in Indonesia have the risk to be exposed to M. tuberculosis in workplace. This study aimed to evaluate the implementation of occupational health and safety concerning prevention of M. tuberculosis transmission in PHC and the obstacles. It was a cross sectional study in 50 microscopic referral PHCs (PRM and PHCs with capability in microscopic examination (PPM in Banten Province, Gorontalo Province, and South Kalimantan Province. Data collection was conducted in 2012 through interview and observation to obtain data on PHC characteristic, occupational health and safety implementation, the completeness of guidelines, and facilities. Occupational health and safety implementation on pulmonary TB prevention in PHCs had not fulfilled all the WHO M. tuberculosis transmission prevention guideline yet. Training on TB prevention for the PHC workers had been conducted. Only 58 % of PHCs implemented the program and 56 % had regular health check-up and TB screening activities. Health promotion equipments and facilities for occupational health and safety were still lacking in 26 % of PHCs. Personal Protection Equipments (PPE such as gloves and disposable maskers were available in almost all PHCs (98 % and 96 %. General facilities and laboratory facilities were still lacking in 68 % and 40 % of PHCs (n=50, respectively. Conclusions : Occupational health and safety implementation in PRM/PPM need to be improved by completing the facilities of PHC, laboratory, and health promotion. Key words : Primary health care, occupational health and safety   AbstrakMunculnya kasus TB paru aktif dan kedaruratan strain TB resisten obat, meningkatkan risiko bagi pekerja yang kontak dengan penderita TB. Pekerja puskesmas di Indonesia mempunyai risiko terpajan kuman TB dari lingkungan

  4. PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA BERBASIS MASYARAKAT DI KELURAHAN SEKARAN KECAMATAN GUNUNGPATI KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laelia Nurpratiwiningsih

    2015-08-01

    Full Text Available Tujuan  masalah dalam penelitian ini adalah mengkaji pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Sekaran, menganalisis efektifitas  pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Sekaran, dan menganalisis faktor peluang dan faktor penghambat dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Sekaran. Fokus penelitian ini adalah untuk mengkaji pengelolaan sampah rumah tangga yang dilakukan oleh masyarakat dalam hal penyediaan tempat sampah, pengumpulan sampah, pengangkutan sampah, dan pengolahan sampah baik sampah organik maupun anorganik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1 Pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Sekaran adalah dengan menggunakan cara dibakar dan menggunakan jasa pengelola sampah. (2 Efektifitas dalam pengelolaan sampah rumah tangga di Kelurahan Sekaran dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. (3 Faktor peluang dalam pengelolaan sampah adalah adanya kesempatan kerja bagi para pengelola sampah, sedangkan faktor penghambatnya adalah tidak adanya organisasi, peran pengurus kurang berperan aktif. The purpose of problems in this research are as follows; (1 knowing is the model of household waste in Sekaran village, (2 analysis the effectiveness of household management in Sekaran village, and (3 analysis the aspect of opportunities and obstacles in managing the household waste in Sekaran village. The focus of this research is to review the management of  household waste which is managed  by society in terms of providing the dump, collecting waste, transporting waste, and managing waste of organic or inorganic. This research uses qualitative approach. The research results show (1 the household management in Sekaran village uses applied by burnt and wastehold management service, (2 the effectiveness of household waste management can be give advantages all of them. (3 opportunities factors in managing household waste can be opportunity activities to waste organizer, while the obstacle

  5. Fondamenti di fisica dei plasmi

    CERN Document Server

    Golant, V E; Sacharov, I E

    1983-01-01

    Introduzione ; collisioni del plasma ; equazioni cinetiche per particelle cariche ; plasmi in equilibrio termodinamico ; funzione di distribuzione di particelle cariche in un campo elettrico ; equazioni dei momenti della funzione di distribuzione ; processi di trasporto nel plasma in assenza di campi magnetici ; moto di particelle cariche nel plasma in presenza di campi magnetici ; processi di trasporto in campo magnetico ; confinamento del plasma mediante campi magnetici.

  6. SIGNIFIKANSI REVITALISASI TASAWUF HAMKA DAN SAID NURSI BAGI KEHIDUPAN MASYARAKAT KONTEMPORER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zaprulkhan Zaprulkhan

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract: This article makes an attempt to solve problems by discussing the 20th tasawuf reformation of Hamka and Said Nursi. The academic problems are: Why did Hamka and Said Nursi reform tasawuf by returning to Al-Qur’an and Sunnah?; What are the tasawuf reformation constructions of Hamka and Nursi?; What is the relevance of their tasawuf reformation in the contemporary religious life? In order to understand, elaborate, interpret, make meanings, and reveal the relevance to the contemporary social life, this article employs historical, philosophical, and integrative-interconnectivity approaches.The article finding shows that both Hamka and Said Nursi gave constructive critics and tasawuf reformation due to the factors of conditional-contextual, internal-substantial, and spiritual drought of the 20th century Muslim society. Both Hamka and Nursi made greater attempts to do Sufism ijtihad in formulating their Sufism discourse with moderate patterns so that they could be accessed by all society levels. Therefore, this moderate tasawuf can play more positive functional roles for extensive contemporary society with all aspects. Abstrak: Artikel ini berusaha memecahkan masalah dengan mendiskusikan reformasi tasawuf abad XX yang dilakukan oleh Hamka dan Said Nursi. Persoalan akademiknya adalah mengapa Hamka dan Said Nursi mereformasi dengan kembali kepada al-Quran dan Sunnah; apakah relevansi reformasi tasawuf mereka dalam kehidupan religious kontemporer? Untuk memahami, mengelaborasi, menafsirkan, mencari makna, dan memunculkan relevansi bagi kehidupan social kontemporer, artikel ini menggunakan pendekatan-pen-dekatan sejarah, filosofis, dan interkonektivitas-integratif. Temuan artikel ini menunjukkan bahwa Hamka dan Said Nursi memberikan kritik-kritik konstruktif dan reformasi tasawuf mereka berkaitan dengan faktor-faktor kondisional-kontekstual, internal-substansial, dan kekeringan spiritual masyarakat Muslim abad XX. Hamka dan Said Nursi telah

  7. REVITALISASI BUMI PERKEMAHAN PRAMUKA CADDIKA DI MAKASSAR DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR BAMBU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufik Arfan

    2016-06-01

    Full Text Available Gerakan Pramuka (GP sebagai Gerakan Kepanduan Praja Muda Karana adalah gerakan pendidikan kaum muda yang didukung oleh orang dewasa, Gerakan Pramuka menyelenggarakan kepramukaan sebagai cara mendidik kaum muda oleh dan untuk kaum muda atas dukungan bimbingan orang dewasa (Harahap,1999. Perkemahan adalah salah satu usaha dan kegiatan usaha dan kegiatan gerakan pramuka berdasarkan prinsip dasar metode pendidikan kepramukaan yang membentuk kepribadian yang berakhlak dan berperilaku yang baik, sehingga dibutuhkan wadah untuk melaksanakan sebuah perkemahan. Di Makassar sendiri telah ada bumi perkemahan yaitu Ca’dika namun tidak terawat lagi sehingga perlu di revitalisasi kembali untuk mewadahi seluruh rangkaian kegiatan perkemahan, dengan mengusung konsep desain Arsitektur Bambu yang berdasarkan pada faktor lingkungan potensi alam di bumi perkemahan Ca’dika dan upayah meningkatkan eksplorasi kekayaan material lokal kedalam desain masa kini serta adanya isu hijau yang menjadi isu secara global arsitek saat ini. Penyusunan konsep perancangan berlandaskan dari kajian teori dan survey lapangan dengan kombinasi dan integrasi kepramukaan, konstruksi bambu, dan standar perkemahan. Hasil dari perancangan berupa konsep tapak ( makro - mikro , konsep bentuk dan penampilan bangunan, konsep struktur, konsep material, konsep perlengkapan bangunan ( utilitas , dan konsep sirkulasi ( makro – mikro .

  8. BIOLOGI REPRODUKSI DAN DUGAAN PEMIJAHAN IKAN KEMBUNG (Rastrelliger brachysoma DI PANTAI UTARA JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwarso Suwarso

    2016-02-01

    Full Text Available Sumberdaya ikan kembung (Rastrelliger brachysoma merupakan ikan ekonomis penting, umumnya hidup di perairan pantai (zona neritic dan menjadi komoditi utama bagi perikanan rakyat di perairan utara Jawa. Jenis ini ditangkap secara intensif menggunakan pukat cincin mini dan populasinya akhir-akhir ini semakin menurun. Kondisi tersebut sangat rawan apalagi stok yang dieksploitasi berasal dari unit stok sama. Penelitian ikan kembung dilakukan berdasarkan pengambilan contoh biologi di beberapa tempat pendaratan ikan (Jakarta, Indramayu, Blanakan dan Tegal untuk memperoleh karakter biologi reproduksi dan dugaan pemijahan ikan kembung di pantai utara Jawa. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret sampai dengan November 2010. Rata-rata ukuran ikan yang tertangkap di Teluk Jakarta lebih besar dibanding perairan Blanakan dan Indramayu. Ikan betina yang tertangkap umumnya belum matang gonad. Ikan dengan kondisi matang gonad (TKG IV sekitar 7% dari keseluruhan contoh betina. Ikan dalam kondisi matang dengan ukuran gonadmaksimumdan telur transparent/ translucent sekitar 2% dan kondisi mijah (spent sebanyak 5%. Ikan betina mencapai kematangan pertama (length-at-first-maturity, Lm pada ukuran 16,4 cmFL. Ikan betina matang (fullymature female ditandai dengan berat gonad 24 gram dengan jumlah telur (batch fecundity sekitar 5.930 butir. Berdasarkan fluktuasi GSI musim pemijahan diduga berlangsung mulai bulan Oktober, khususnya perairan di Teluk Jakarta.

  9. Kajian Pemanfaatan Stand Alone Photovoltaic System Untuk Penerangan Jalan Umum Di Pulau Nusa Penida

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I.W. Yudi Martha Wiguna

    2012-12-01

    Full Text Available   Nusa Penida merupakan sebuah pulau di tenggara pulau Bali dengan jumlah penduduk 47.448 jiwa. Ketersediaan daya pembangkit PLN di pulau Nusa Penida adalah sebesar 3200 kW. Dengan beban puncak sebesar 2530 kW maka cadangan listrik saat ini hanya sebesar 670 kW. Hal itu menyebabkan krisis listrik sangat terasa bagi masyarakat di daerah terpencil seperti di Pulau Nusa Penida. Saat ini salah satu solusi yang memungkinkan adalah mengembangkan sumber energi terbarukan. Di Pulau Nusa Penida sudah dikembangkan PLTS. Bahkan PLTS di Pulau Nusa Penida dikembangkan juga pada sistem penerangan jalan umum. Pada penelitian ini dilakukan analisa teknis dan biaya untuk mengetahui kelayakan Sistem PJU-TS tersebut. Pada analisa teknis dilakukan pengukuran output tegangan dan arus dari PV Panel ke Charger Controller, dari Charger Controller ke baterai dan ke beban. Analisa teknis menghasilkan bahwa penyebab kerusakan baterai karena kapasitas pembangkitan tidak sebanding dengan kebutuhan kapasitas beban PJU-TS. Dengan kapasitas baterai yang terus kecil akan menyebabkan kerusakan pada baterai. Selain itu karena usia baterai yang sudah lama. Analisa biaya dilakukan dengan 3 skenario dengan tingkat IRR yang ingin dicapai sebesar 10, 11, dan 12 %. Dihasilkan harga jual yang pantas untuk energi listrik PJU-TS Nusa Penida berkisar antara Rp.29.194,00 s/d Rp.31.585,00 per kWh.

  10. EKSISTENSI DAN MOTIVASI PRAMUWISATA LOKAL PEREMPUAN DI DAYA TARIK WISATA ALAS KEDATON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ayu Putu Putri Indira Suari

    2017-01-01

    Full Text Available Keberadaan pramuwisata lokal yang seluruhnya berjenis kelamin perempuan menjadi keunikan tersendiri bagi Alas Kedaton sebagai suatu daya tarik wisata. Bertujuan untuk mengetahui eksistensi pramuwisata lokal perempuan di daya tarik wisata Alas Kedaton serta untuk mengetahui motivasi mereka bekerja sebagai pramuwisata lokal perempuan di daya tarik wisata Alas Kedaton. Jenis data yang digunakan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Sedangkan sumber data yakni data primer dan sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Informan ditentukan secara purposive sampling. Terdapat 45 responden yang dipilih sebagai sampel dengan menggunakan metode simple random sampling. Dan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan bahwa eksistensi pramuwisata lokal perempuan di daya tarik wisata Alas Kedaton dari awal terbentuknya sampai saat ini dapat dikatakan masih eksis. Meskipun jumlah pramuwisata lokal perempuan di daya tarik wisata Alas Kedaton berkurang dibandingkan ketika awal terbentuknya. Sedangkan motivasi mereka bekerja sebagai pramuwisata lokal di daya tarik wisata Alas Kedaton adalah untuk memenuhi beberapa kebutuhan seperti physiological needs, safety and security needs, affiliation or acceptance needs, esteem needs, dan self actualization. Dan rata-rata responden menjawab motivasi mereka bekerja sebagai pramuwisata lokal perempuan di daya tarik wisata Alas Kedaton adalah untuk memenuhi kebutuhan afiliasi atau affiliation or acceptance needs.

  11. BAGI HASIL DAN BANK SYARI’AH (Solusi terhadap Bunga Bank

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy Haryanto Rudy Haryanto

    2012-07-01

    Full Text Available Abstract: To save money in terms of investation is one of bank’s functions. Interest and production sharing are kinds of investation in banking system. Interest is a marketable entry in conventional banking, however production sharing is known in syari’ah banking system. Some people argue that interest cannot be seperated from the banking activity, in fact Islam recommends the followers to avoid it; hence it could be substituted with term of production sharing. It matches the priciple of musyarakah and mudharabah as being taught by Rasûlullâh SAW. Bank interest is considered ribâ (excessive interest and it is forbidden in Islam. Moreover, production sharing is more useful and beneficial for people. Unfortunately, the value of production sharing (syarî’ah banking product is lower than the value of banking interest (conventional banking product due to the fact that the ralationship established by syari’ah banking and its customer is based on the principle of gotong royong (mutual coorporation and production sharing partnership. Key Words: ribâ, musyarakah, mudharabah, dan bagi-hasil  

  12. PENGEMBANGAN BUKU PENGAYAAN APRESIASI DONGENG YANG BERMUATAN CLIL BAGI PESERTA DIDIK SD KELAS TIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meina Febriani

    2015-08-01

    Full Text Available Salah satu cara membelajarkan muatan budaya dan ilmu pengetahuan yakni dengan kegiatan apresiasi dongeng. Dongeng sebagai salah satu karya sastra memiliki potensi untuk menghela muatan Content Language Integrated Learning (CLIL dan ungkapan Jawa. Setelah mempelajari buku-buku apresiasi dongeng yang sudah ada, ditemukan fakta bahwa buku-buku tersebut masih belum sesuai harapan, baik dari aspek isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, maupun grafika. Relevan dengan situasi tersebut, diperlukan buku pengayaan apresiasi dongeng yang bermuatan CLIL yang sesuai bagi peserta didik SD kelas 3, baik dari aspek isi, penyajian, bahasa dan keterbacaan, maupun grafika. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Research andDevelopment (penelitian dan pengembangan dari Borg dan Gall. One way to learn culture and science that is the fabled appreciation activities. Fairy tale as one of the literary works have the potential to haul cargo Content Language Integrated Learning (CLIL and Java expression. After studying the books offairy tale sexisting appreciation, it was found that these books is not as expected, both from the aspect of content, presentation, language and readability, and graphics. Relevant to the situation, necessary book-laden fairy tale appreciation enrichment CLIL suitable for grade 3 students, both fromthe aspect of content, presentation, language and readability, and graphics. The method used in this study is the research and development (research and development of the Borg and Gall.

  13. PELAKSANAAN REHABILITASI BAGI PECANDU NARKOTIKA PASCA BERLAKUNYA PERATURAN BERSAMA 7 (TUJUH LEMBAGA NEGARA REPUBLIK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dani Krisnawati

    2015-10-01

    Full Text Available This study is a normative-empirical research that use secondary and primary data. In the case of a voluntary reporting to the Sleman Police Precinct investigator by the drug addicts, the case will be coordinated tothe medical and/or social rehabilitation agency, in this case is PSPP. However, after the implementationof Joint Regulation, no drug addicts voluntarily reported themselves. Whenever the suspects of thedrug addiction that were caught, the Sleman Police Precinct investigator which is the element of lawenforcement team beside the Sleman Narcotics National Agency, Sleman District Attorney, and RegionalOffice of the Ministry of Law and Human Rights Yogyakarta Province, coordinate themselves as a part ofa joint assessment team, including with the Bhayangkara Hospital and Grhasia Hospital which serve asthe medical doctor team. Penelitian ini merupakan penelitian normatif empiris yang mengolah data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan penyidik pasca berlakunya Peraturan Bersama terhadap pecanduyang secara sukarela melaporkan diri ke penyidik Polres Sleman, akan dikoordinasikan ke lembaga medisdan/atau sosial, dalam hal ini Panti Sosial Pamardi Putra. Meskipun pasca berlakunya Peraturan Bersamabelum ada pecandu yang secara sukarela melaporkan diri, sedangkan bagi tersangka pecandu narkotikayang ditangkap, penyidik Polres Sleman saling berkoordinasi dengan tim hukum yang lain sebagai bagiandari tim assessment terpadu dan tim dokter dari Rumah Sakit Bhayangkara dan Rumah Sakit Grhasia yangmerupakan bagian dari tim dokter.

  14. Perilaku Pengendalian Tikus di Daerah Berisiko Penularan Leptospirosis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Isnani

    2016-10-01

    Full Text Available Abstrak Tikus merupakan binatang yang mempunyai daya adaptasi dan daya kembang biak yang tinggi sehingga bisa hidup di semua tempat.  Dampak tikus bagi manusia antara lain tikus sebagai hama pertanian dan menularkan penyakit seperti pes dan leptospirosis.  Berbagai pengendalian tikus telah dilakukan baik secara tradisional yang telah ada sejak nenek moyang maupun cara-cara modern.  Tulisan ini mengeksplorasi perilaku masyarakat dalam usaha pengendalian serta faktor-faktor yang mempengaruhi dilakukannya cara-cara tersebut.  Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif desain deskriptif.  Pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah pada 5 informan dan 2 kelompok Diskusi Kelompok Terarah (DKT.  Lokasi penelitian di sebuah desa di Nanggulan, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.  Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa cara dalam pengendalian tikus yaitu gropyokan, burung hantu, lem, racun tikus, pengemposan, menggunakan pewangi pakaian, dengan makanan umpan, kucing, dan dengan slametan.  Ada pengendalian tikus dengan mengusirnya saja atau tidak membunuhnya, dan ada pengendalian dengan membunuhnya.  Terdapat mitos dan kepercayaan terhadap tikus.  Kesimpulan penelitian bahwa perilaku dalam pengendalian tikus dipengaruhi oleh latar belakang pengetahuan dan kepercayaan.   kata kunci :  perilaku; pengendalian tikus; mitos dan kepercayaan

  15. Eksistensi Dewan Perwakilan Daerah Dalam Sistem Bikameral di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miki Pirmansyah

    2015-05-01

    Full Text Available Abstract: The DPD existence of Bicameral System in Indonesia. Bicameral system of representation is a term consisting of two chambers, in Indonesia known as the House of Representatives and the DPD aims to achieve good governance as well as the achievement of checks and balances between state institutions, especially in the legislature, which is one of the most important elements in the implementation of the State. This institution has the main function in the setting and monitoring budgets. Thus, there are two rooms in the legislature is expected to achieve two controls in each policy issued, so it will tend to have a positive impact for the progress of the State and will ultimately achieved good governance as the ultimate goal of a state. Abstrak: Eksistensi Dewan Perwakilan Daerah Dalam Sistem Bikameral Di Indonesia. Bikameral merupakan istilah sistem perwakilan yang terdiri dari dua kamar (cembers,di Indonesia dikenal dengan istilah DPR RI dan DPD RI yang bertujuan untuk mencapai pemerintahan yang baik (good gavernment serta tercapainya check and balances antara lembaga negara khususnya di lembaga legislatif, yang merupakan salah satu unsur terpenting dalam penyelenggaraan Negara. Lembaga ini mempunyai fungsi utama dalam pengaturan, anggaran, dan pengawasaan. Dengan demikian, adanya dua kamar dalam lembaga legislatif diharapkan tercapainya dua kontrol dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan, sehingga akan cenderung berdampak positif bagi kemajuan negara dan pada akhirnya akan tercapai pemerintahan yang baik sebagai tujuan akhir dari sebuah negara DOI: 10.15408/jch.v1i1.1461

  16. Pengembangan Kawasan Agropolitan di Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Trihartanto Suroyo

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keberhasilan pengembangan Kawasan Agropolitan di Kabupaten Kulonprogo. Metode analisis yang digunakan adalah berupa pengukuran tingkat kesejahteraan petani, skala likert dan regresi linear berganda. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembangunan kawasan agropolitan ini belum memberikan dampak yang signifikan terhadap pembangunan perdesaan di Kabupaten Kulonprogo. Hal ini terlihat bahwa tingkat kesejahteraan petani padi, melon dan ketela pohon di kawasan ini masih dibawah rata-rata Kabupaten Kulonprogo. Faktor yang mempengaruhi adalah kurangnya ketersediaan sarana dan prasarana agribisnis hulu-hilir seperti bahan baku, alat mesin pertanian, irigasi, pemasaran dan kondisi jalan, sehingga menjadi hambatan utama bagi petani dalam peningkatan produktivitas serta daya beli petani.Kata kunci: Pengembangan wilayah, pembangunan perdesaan, agropolitan, KulonprogoAbstract. This study aims to assess the success story of an agropolitan development in Kulonprogo District. The methods used in this research include likert scale and multiple linear regression. The result of the analysis shows that the agropolitan approach has not significantlyaffected the rural development in Kulonprogo District. Farmers’ welfare in the region is still below the average of thatof the district. Factors influencing this situation are the availability of upstream-downstrem facilities for agribusiness such as raw materials, agricultural machinery, irrigation, marketing and road network, which became the main hindrance for the farmers in improving their productivity and purchasing power.Keywords. Regional development, rural development,agropolitan, Kulonprogo.

  17. PENGARUH PENAMBAHAN FRUKTO-OLIGOSAKARIDA (FOS PADA MP-ASI TERHADAP KEJADIAN DIARE DAN PERTUMBUHAN BAYI UMUR 6-12 BULAN (Studi eksperimen lapangan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunarno Ranu Widjojo

    2014-09-01

    Full Text Available THE EFFECT OF FOS SUPPLEMENTATION TO COMPLEMENTARY FEEDING IN DIARRHEA CASES AND GROWTH IN BABY 6-12 MONTH The overall objective of this study was to evaluate the impact of adding fructo oligosaccharides (FOS to complementary foods on the frequency and duration of diarrheal episodes and physical growth of 6-12 month old infants. The study was a double-blind randomized controlled trial carried out in the District of Bogor, Indonesia in 2004. Enrollees were 6-month old infants. Subjects were allocated to one of three study groups: Group FOS 4.0 received complementary food (CF with 4.0% FOS added, Group FOS 3.2 received CF with 3.2% FOS, and Group FOS 0.0 received CF with no FOS. Infants received CF daily during the 6-month duration of the study. Among 192 infants enrolled, 163 had complete data for analysis. The results of the analysis on the cumulative number of general episode of diarrhea showed that only the FOS 3.2 group had significantly fewer episodes than the FOS 0.0 group with 1.10±1.30 episode and 1.73±1.90 episode respectively (p=0,02. Analysis on the number of episodes with <=2 days of duration of diarrhea showed both FOS 4.0 and FOS 3.2 groups had significantly fewer episodes than the FOS 0.0 group, with 0,62+0,97 for the FOS 4.0 group, 0,62±1,17 for the FOS 3.2 group, and 1,21±1,59 for the FOS 0.0 group (P<=0,02. The significant effect of FOS appeared after 4 months of intervention and continued up to 12 months of age. The analysis showed no significant effect of FOS on the cumulative duration of diarrhea and on the physical growth of the babies. Keywords: babies, MP-ASI, FOS, diarrhea, and physical growth

  18. Tecniche di indagine in materia di mafia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Giovanni Falcone

    2015-07-01

    Full Text Available Si ripubblica qui il testo della Relazione che Giovanni Falcone e Giuliano Turone, uno giudice palermitano, l’altro giudice milanese, entrambi impegnati contro la criminalità mafiosa, tennero in un convegno a Castel Gandolfo nel giugno del 1982, tra l’assassinio di Pio La Torre e quello di Carlo Alberto dalla Chiesa. Si tratta di una relazione storica, che ha orientato più generazione di studiosi, soprattutto per la distinzione proposta sui tre livelli dei delitti di mafia.

  19. Esercizi di analisi infinitesimale

    CERN Document Server

    Sbrana, Francesco

    1948-01-01

    Esercizi di ricapitolazione ; integrali delle funzioni di una variabile ; derivate e differenziali delle funzioni di più variabili ; integrali dipendenti da un parametro ; integrali curvilinei ; integrali doppi ; integrali multipli ; applicazioni geometriche varie ; equazioni differenziali ; alcuni esercizi sulle serie di Fourier ; cenni sul calcolo delle variazioni ; alcune funzioni analitiche.

  20. PERILAKU DAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM PENGELOLAAN LIMBAH CAIR DOMESTIK DENGAN SISTEM SANITASI TERPUSAT DI KECAMATAN GUBENG SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukriyah Kustanti

    2008-06-01

    Full Text Available Pertambahan jumlah penduduk berpengaruh pada peningkatan jumlah limbah domestik yang dihasilkan, sehingga membawa dampak terjadinya pencemaran lingkungan alam. Salah satu wadah penampung limbah domestik adalah saluran-saluran drainase. Seringkali pula berfungsi sebagai tempat buangan limbah dari kegiatan dapur dan kamar mandi beserta tinjanya. Saluran Kalidami adalah salah satu saluran hulu yang berasal dari 3 buah anak saluran yakni saluran Pucang Anom Timur, Saluran Pucang Adi, dan Saluran Kertajaya, yang semuanya itu bermuara di Saluran Kalidami. Kualitas Saluran Kalidami terkait dengan ditetapkannya Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor : 02 tahun 2004, tentang Pengolahan Kualitas air dan Pengendalian Pencemaran Air sebagai badan air dengan klasifikasi kelas III. Salah satu poko permasalahan dalam melihat pengelolaan saluran-saluran tersebut adalah peran serta masyarakat, yang dalam hal ini merupakan kajian dalam penelitian ini. Peran serta masyarakat terkait dengan bagaimana sikap dan perilaku masyarakat tersebut terhadap obyeknya. Studi kasus dalam penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana peran serta masyarakat di sepanjang anak Saluran Kalidami terhadap pengelolaan limbah cair domestik di sepanjang saluran drainase tersebut. Tujuan penelitian untuk melihat peran serta masyarakat di sepanjang saluran tersebut. Penelitian bersifat deskriptif, dengan teknik penarikan sampling random /acak terhadap sampel penelitian. Metode pengumpulan data adalah observasi dan survei lapangan, serta wawancara terbuka maupun wawancara dengan kuesioner. Hasil Penelitian menunjukkan tinkat pemahaman responden positif, demikian pula untuk sikap masyarakatnya. Namun tidak berhubungan dan berkontribusi terhadap perilaku dan peranserta masyarakat. Sehingga disimpulkan bahwa aspek ekonomi tidak berkaitan dengan faktor peranserta masyarakat, namun lebih pada aspek nilai budaya masyarakat

  1. Triangolo di pensieri

    CERN Document Server

    Connes, Alain; Schützenberger, Marcel Paul

    2001-01-01

    Le grandi scoperte scientifiche del XX secolo, come la relatività generale, la meccanica quantistica o il teorema di Godel, modificano profondamente la nostra percezione della realtà. Questo libro intende offrire a un pubblico largo, ma colto, la possibilità di superare il divario crescente fra le sottigliezze di queste modificazioni, apprezzate dai soli specialisti, e l'immagine spesso deformata che ne danno i media o le opere di divulgazione. Il libro cerca di dare delle risposte attraverso uno scambio di idee fra tre studiosi, ciascuno dei quali rappresenta un vertice del 'triangolo di pensieri'.

  2. Faktor Penentu Pengembangan Industri Pengolahan Perikanan Di Kabupaten Sidoarjo melalui Pengembangan Ekonomi Lokal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sayyidatu Ulish Shofa

    2015-12-01

    Full Text Available Wilayah bagian timur Kabupaten Sidoarjo memiliki potensi pengembangan sub sektor perikanan, khususnya Kecamatan Candi, Sedati, Sidoarjo, Buduran, Jabon, dan Waru. Potensi tersebut belum didukung pengembangan industri pengolahan perikanan secara optimal sehingga belum dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Industri pengolahan perikanan masih bersifat sederhana, marketshare terbatas, dan belum ada kemitraan usaha. Pendekatan pengembangan ekonomi lokal menjadi bentuk pengembangan yang cocok dalam permasalahan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Sidoarjo melalui pengembangan ekonomi lokal. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai faktor penentu pengembangan industri melalui teknik analisis konten dan CFA (Confirmatory Factor Analysis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 faktor penentu pengembangan industri pengolahan perikanan, yaitu sumberdaya, kelembagaan, ekonomi, pasar dan pemasaran, transportasi, serta sarana dan prasarana pendukung pengolahan perikanan.

  3. PENDIDIKAN (AGAMA ISLAM DI PERGURUAN TINGGI: Tawaran Dimensi Esoterik Agama Untuk Penguatan SDM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rusydi Sulaiman

    2015-12-01

    Full Text Available Penerapan perkuliahan Pendidikan (Agama Islam di perguruan tinggi masih menyisakan berbagai persoalan, terutama dalam menciptakan SDM yang berkualitas.  Tawaran  penguatan  dimensi esoterik agama  adalah  satu alternatif  untuk  ciptakan  SDM yang  berkualitas. Kesemuanya dikemas dengan  baik agar dicapai  kualifikasi tertentu dalam diri peserta didik dan tak terlepas dari  nilai-nilai Agama Islam. Penguasaan yang kuat terhadap Pendidikan Agama Islam di PTAI mesti diikuti dengan penguatan nilai-nilai pendidikan Islam dalam kalbu yang dalam. Metode uswah hasanah menjadi gerakan beragama yang bersifat soft-power, yakni yang mengunjungi tinggi nilai keteladanan , molaritas, pembela bagi kaum dlu’afâ’ (tertindas serta penegak hak asasi manusia.

  4. Lezioni di Cosmologia Teorica

    CERN Document Server

    Gasperini, Maurizio

    2012-01-01

    Il libro è basato sulle lezioni attualmente tenute dall'autore presso l’Università di Bari, ed è progettato in modo da rappresentare un testo di riferimento il più possibile moderno, completo e autosufficiente per i corsi semestrale di Cosmologia, Astrofisica o Fisica Astroparticellare che compaiono nel piano di studi della Laurea Magistrale in Fisica e in Astronomia. Contiene gli elementi di base della cosmologia relativistica, del modello cosmologico standard e del suo completamento inflazionario. E' organizzato per servire da traccia ad un corso di cosmologia di stampo teorico, ma cerca di non perdere mai di vista il confronto con i principali risultati osservativi: molta attenzione viene infatti dedicata alla fenomenologia dei fondi cosmici, e in particolare alla  radiazione gravitazionale fossile perché la sua rivelazione, diretta o indiretta, potrebbe dare indicazioni  cruciali sulla scelta del corretto modello per l'Universo primordiale. Non mancano infine alcuni accenni ad argomenti di inter...

  5. Sebaran Nyamuk Vektor Di Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yanelza Supranelfy

    2017-02-01

    Full Text Available AbstractMosquito-borne disease still a public health problem, both in urban and rural areas, such as: dengue hemorrhagic fever (DHF, malaria, lymphatic filariasis (elephantiasis, chikungunya and japanese encephalitis. Muaro Jambi is one of regencies in Jambi Province were found to vector borne diseases. The aim of this study is to get more information about the mosquito diversity in Muaro Jambi Regency for comprehensive data. The activities carried out are catching mosquitoes at night using human landing and resting collection methods. There were a total of 1.722 mosquitoes of four genera were collected (Aedes, Anopheles, Culex and Mansonia that consists of 24 species. The results of this study give additional information on the diversity of mosquitoes found in Muaro Jambi Regency.Keywords: Mosquito, vector, Muaro Jambi RegencyAbstrakPenyakit yang ditularkan oleh nyamuk masih merupakan masalah kesehatan bagi masyarakat, baik di perkotaan maupun di pedesaan, seperti demam berdarah dengue (DBD, malaria, filariasis (kaki gajah, chikungunya dan japanese encephalitis. Muaro Jambi merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jambi yang ditemukan beberapa penyakit tular vektor. Tujuan penelitian ini adalah untuk menambah informasi mengenai fauna nyamuk di Kabupaten Muaro Jambi untuk mendapatkan data yang komprehensif. Kegiatan yang dilakukan yaitu penangkapan nyamuk pada malam hari dengan metode human landing collection dan nyamuk istirahat (resting collection. Sebanyak 1.722 ekor nyamuk berhasil diangkap yang terdiri dari empat genera (Aedes, Anopheles, Culex dan Mansonia meliputi 24 spesies. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan tambahan informasi mengenai keragaman nyamuk yang ditemukan di Kabupaten Muaro Jambi.Kata Kunci: Nyamuk, vektor, Kabupaten Muaro Jambi

  6. Rancang Bangun E-Learning Mata Pelajaran Teknologi Informasi Dan Komunikasi (TIK Berbasis Web Di SMPN 3 Mandiraja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Puji Utomo

    2011-05-01

    Full Text Available Makalah ini membahas tentang perancangan dan pembangunan e-learning berbasis web untuk mata pelajaran TIK. Tujuan dibuat web e-learning TIK ini adalah sebagai pelengkap (komplemen pembelajaran yang sifatnya untuk melengkapi materi pembelajaran, diprogramkan untuk menjadi materi reinforcement (pengayaan atau remedial bagi peserta didik di dalam mengikuti kebiatan pembelajaran konvensional. Sistem dibangun menggunakan PHP dan database SQL dan dikoneksikan dalam jaringan komputer client-server LAN dengan tujuan agar website yang dibangun menjadi lebih terpusat. Tahapan dalam perancangan dan pembangunan e-learning adalah menggunakan metode waterfall system.Hasil pengujian sistem telah berjalan dengan baik tanpa ada bug/error.

  7. Testa di Pinocchio

    OpenAIRE

    Moro, Liliana

    2017-01-01

    Testa di Pinocchio è il progetto proposto da Liliana Moro in occasione della mostra itinerante Playgrounds and Toys, organizzata dall’associazione con sede a Ginevra Art for the World e curata da Adelina von Fürstenberg, con l’intento di sensibilizzare il pubblico sul gioco come diritto fondamentale, spesso negato, di ogni bambino. In particolare la rassegna invitava artisti, architetti e designer di tutto il mondo a proporre progetti di parchi giochi e giocattoli destinati a bambini costrett...

  8. Sintesi stereoselettiva di piridilammine

    OpenAIRE

    Chelucci, Giorgio Adolfo; Baldino, Salvatore; Pinna, Gérard Aimé; Soccolini, Francesco

    2006-01-01

    Ammino piridine chirali hanno dimostrato la loro validità come leganti per la formazione di complessi metallici utilizzati nella catalisi asimmetrica. Tra i possibili approcci alla sintesi di questi composti noi abbiamo investigato la riduzione diastereoselettiva di N-sostituite (p-totil e tert-butil) piridil chetimmine con una serie di agenti riducenti (NaBH4, L-Selectride, DIBAL, 9-BBN) in diverse condizioni di reazione.

  9. PERAN UNIVERSITAS DI SURABAYA DALAM MENINGKATKAN JUMLAH KELUARGA MAPAN DI SURABAYA (Seri Penelitian Keuangan Keluarga

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yohnson Yohnson

    2004-01-01

    keluarga mengelola keuangan atau tidak adanya waktu untuk membuat perencanaan keuangan sehingga menimbulkan permasalahan sebagai berikut negatif cashflow, banyak aktiva yang tidak likuid, kesalahan investasi, kesalahan perencanaan dana pendidikan dan masih banyak lagi. Dalam rangka menciptakan keluarga yang mapan dalam hal keuangan maka perlu adanya suatu program sosialisasi pentingnya peranan perencanaan keuangan keluarga, pelatihan perencanaan keuangan keluarga dan pemberian jasa financial planner. Program -program di atas memerlukan peranan lembaga dunia pendidikan khususnya peranan universitas karena universitas salah satu perannya adalah pusat studi bagi masyarakat. Selain alasan di atas untuk mendukung perlunya program-program di atas, dari hasil penelitian keuangan keluarga yang mengungkapkan bahwa salah satu faktor yang mempengaruhi minat perencanaan keuangan keluarga adalah faktor pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ibu rumah tangga di Surabaya yang sudah mengenyam pendidikan tinggi setara S1 lebih berminat melakukan perencanaan keuangan keluarga dibandingkan dengan pendidikan menengah setara SMU, sehingga dapat disimpulkan bahwa faktor pendidikan mempunyai peranan penting dalam meningkatkan minat perencanaan keuangan keluarga. Oleh karena itu perlu adanya peningkatan peranan universitas dalam rangka menciptakan keluarga yang mapan dalam hal keuangan di Surabaya. Setiap universitas di Surabaya mulai mengambil peran membuka program-program di atas.. Para pengajar keuangan di Universitas harus mengambil peran aktif yaitu mengambil gelar profesi keuangan yaitu menjadi seorang financial planner dan menjadi pembicara dalam program sosialisasi manfaat dan pelatihan perencanaan keuangan. Dengan adanya peningkatan peran aktif universitas di Surabaya maka banyak terdapat keluarga mapan di Surabaya dengan kondisi keuangan yang mengalami positive cashflow, semakin banyak aktiva likuid, dapat melakukan investasi yang tepat, merencanakan dana pendidikan sesuai

  10. Model Tata Kelola Administrasi Pemerintahan Yang Baik di Daerah Otonom Baru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulia Neta

    2014-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian adalah menghasilkan model tatakelola administrasi pemerintahan yang baik di Kabupaten Pesawaran sebagai Daerah Otonom Baru.. Penelitian ini dilakukan mulai Mei sampai November 2011 meliputi survay lapang dan analisis di laboratorium. Pekerjaan lapang dilakukan di Kabupaten Pesawaran sebagai daerah otonom baru (DOB. Data di petik melalui wawancara terhadap para key informan. Selain itu data diperoleh dari berbagai dokumen pendukung dan hasil-hasil penelitian pendahuluan yang relevan, dan sebagainya. Hasil penelitian tahun pertama ini adalah :1.Tatakelola administrasi pemerintahan yang baik  di Kabupaten Pesawaran melalui pelayanan publik di bidang kependudukan dan catatan sipil antara lain pelatihan tenaga teknis SIAK, pemutahiran data penduduk,  pelatihan/diklat bagi tugas pendaftaran penduduk dan diklat aparatur dibidang Administrasi Kependudukan serta penerapan pprogram e-KTP 2. pelayanan publik di bidang pendidikan antara lain penyetaraan kualitas pendidikan, pelaksanaan program life skill pada semua sekolah sehingga dapat menghasilkan sumber daya manusia berkualitas yang siap pakai dalam menghadapi dunia kerja, melaksanakan rekruitmen terbuka untuk memperoleh tenaga pendidik yang memiliki spesifikasi latar pendidikan yang tepat, peningkatan pembangunan unit gedung baru, ruang kelas baru dan rehabilitasi gedung sekolah, peningkatan pengadaan sarana pendidikan seperti alat pendidikan dan  alat laboratorium di semua jenis jenjang pendidikan untuk mendukung program peningkatan kualitas dan relevansi tenaga kependidikan. 3.di bidang kesehatan masyarakat melalui penyempurnaan manajemen pelaksanaan program yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan untuk mencapai tujuan yang efektif dan efisien, meningkatkan profesionalisme dan kualitas tenaga kesehatan dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan advokasi ke Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan Provinsi serta

  11. EFEKTIFITAS PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH DALAM UPAYA PENGENTASAN KEMISKINAN DI NAGARI LAGAN HILIR, KAB. PESISIR SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Apando Ekardo

    2014-06-01

    Full Text Available Poverty is a multidimensional problem. Characteristic poverty is low average quality of life of the population, education, health, child nutrition, and sources of drinking water. Various attempts have been made by the Indonesian government to alleviate poverty. Once of the program is Program Keluarga Harapan (PKH. This research is to describe effectiveness of the PKH in poverty reduction efforts in Nagari Lagan Hilir Punggasan. The objectives of this study is to describe the effectiveness of the PKH for poor households. The study conducted with qualitative by descriptive type. Informants selected with purposive. Data collected through observation, interview and study document. Result is PKH in Nagari Lagan Hilir Punggasan has been effective base on program objectives. On the other hand, the targeting of PKH beneficiaries for households in Nagari Lagan Hilir Punggasan is not effective. This is due to the targeting of PKH in Nagari Lagan Hilir Punggasan still not on target. Kemiskinan merupakan masalah multidimensi yang ditandai oleh rendahnya rata-rata kualitas hidup penduduk, pendidikan, kesehatan, gizi anak-anak, dan sumber air minum. Berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk mengentaskan kemiskinan. Salah satunya adalah Program Keluarga Harapan (PKH. Penelitian ini bertujaun untuk mendeskripsikan  efektivitas  Program Keluarga Harapan (PKH dalam upaya pengentasan kemiskinan di Nagari Lagan Hilir Punggasan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mendeskripsikan efektivitas PKH bagi rumah tangga miskin. Penelitian dilakukan dengan kualitatif tipe deskriptif. Informan dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program PKH di Nagari Lagan Hilir Punggasan sudah efektif jika dilihat dari tujuan program. Namun di sisi lain penetapan sasaran penerima bantuan PKH bagi RTSM di Nagari Lagan Hilir Punggasan belum bisa dikatakan efektif

  12. Efektivitas Corporate Identity Join Pre-School and Enrichment sebagai Media Promosi di Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mendy Hosana M

    2009-01-01

    Full Text Available Development of Science and Technology in this globalization era which is supported by comprehensive, wide open, and easily accessible information facilities, encourages the Indonesian public mindset to become a modern mindset. This modern mindset even penetrates into all areas including in the field of education. If education used to not be considered for girls, today it has now become a need for all people, whether male or female. Not only that, the high levels of education achieved and the image of the selected educational institutions become markers of modern social class society in big cities now, not just in some areas of Surabaya. There are so many early educational institutions in Surabaya and almost all offer best quality education. But the difference is how the institution portray himself to the eyes of the community through corporate identity. The reflection of an institution or company image that often we know as corporate identity will be discussed through this study. Abstract in Bahasa Indonesia; Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di era globalisasi ini yang ditunjang dengan sarana informasi yang lengkap, terbuka lebar serta mudah diakses mendorong pola pikir masyarakat Indonesia menjadi pola pikir modern. Pola pikir modern ini pun merambah ke segala bidang tak terkecuali bidang Pendidikan. Jika dulu pendidikan dianggap tidak terlalu penting secara khusus bagi anak perempuan maka saat ini pendidikan menjadi suatu kebutuhan penting bagi semua orang, baik laki-laki atau pun perempuan. Bukan hanya itu, tingginya jenjang pendidikan yang diraih dan citra lembaga pendidikan yang dipilih menjadi suatu penanda kelas sosial masyarakat modern.di kota-kota besar saat ini, tak terkecuali Surabaya. Ada begitu banyak lembaga pendidikan di Surabaya dan hampir semua menawarkan kualitas pendidikan yang baik. Namun yang menjadi pembeda adalah bagaimana lembaga pendidikan tersebut mencitrakan dirinya di mata masyarakat melalui identitas

  13. PENGEMIS ANAK DI PASAR RAYA PADANG, SUMATERA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mira Dona Eka Putri

    2014-06-01

    Full Text Available This research is motivated many children become beggars in Pasar Raya Padang. Children are supposed to be from morning till noon at school, but in realita, a lot of them are also found to work as beggars on the streets. Study aimed to describe :  (1 Opinion of the nuclear family (parents internally about children working as beggars in the Kingdom Market Padang, (2 external opinion families, about children who work as beggars in Pasar Raya Padang , (3 Causes of child Begging.This research was conducted for three months ie from December to February. From the results of research in the field shows that the causes of child begging in Pasar Raya Padang caused by several things: (1 The opinion of parents whose children work as beggars said that, it is risky and unsafe. (2 The opinion of the child beggars external parties include family, peer opinion is that amplifies the children to become beggars. (3 The opinion of other factors beyond the family as a second opinion includes the school , neighbors and community leaders, there are some people who think negatively and most positively to the beggar child labor. (4 Knowledge and understanding of the life of the child beggars begging. (5 Analysis of the combination  internal and external. Penelitian ini dilatarbelakangi banyaknya anak-anak yang menjadi pengemis di Pasar Raya Padang. Anak-anak yang seharusnya dari pagi sampai siang berada disekolah, namun pada realitasnya, banyak juga mereka ditemukan dijalanan bekerja sebagai pengemis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan : (1 Pendapat keluarga inti (orang tua secara internal tentang anak bekerja sebagai pengemis di Pasar Raya Padang; (2 Pendapat pihak eksternal keluarga, tentang anak yang bekerja sebagai pengemis di Pasar Raya Padang; (3 Faktor Penyebab Anak Mengemis. Dari hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa faktor penyebab anak mengemis di Pasar Raya Padang disebabkan oleh beberapa hal yaitu : (1 Pendapat orang tua yang anaknya

  14. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PEMBIAYAAN BERBASIS BAGI HASIL (EQUITY FINANCING PADA BANK SYARIAH X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toni Priyanto

    2016-09-01

    Full Text Available This study aims to determine the factors that affect the equity financing at the Islamic Banking which covers quantitative financing profit and loss sharing and to formulate policies to be performed by the management in maintaining the financing growth. The study was conducted by utilizing Autoregressive Distributed Lag (ARDL model with variables including BI rate and inflation as the external factor. The test results of both external factors indicated a negative impact on both financing. BI rate as an indicator of the government's policy becomes the fastest variable affecting the equity financing i.e. at lag 1. Inflation comes as the macroeconomic indicator at lags 2, 9 and 10. All internal factors have a negative impact on both financing types except for the cost of education and training, and autoregressive variables. The fund of the third party influences the sharing of profit and loss (mudharabah at lag 1 and at 9, meanwhile the capital adequacy ratio affects the profit sharing (mudharabah at lag 8, and it affects the loss sharing (musyarakah at lag 6. The cost of education and training has an effect on loss sharing at lag 5, and Islamic banking basic education affects profit financing at lag 2 whereas the trend of financing profit sharing is at lag 8 and loss sharing at lags 1 and 2 and since it autoregressive, it affects each financing of the current period.Keywords: autoregressive, dynamic, mudaraba, musharaka, profit and loss sharing financingABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi pembiayaan berbasis bagi hasil pada Bank Syariah yang meliputi pembiayaan mudharabah dan musyarakah secara kuantitatif dan merumuskan kebijakan-kebijakan yang dapat dilakukan manajemen dalam menjaga pertumbuhan pembiayaannya. Penelitian dilakukan menggunakan Autoregressive Distributed Lag (ARDL Model dengan variabel yang digunakan meliputi BI Rate dan inflasi sebagai faktor eksternal. Hasil pengujian kedua faktor eksternal

  15. POLA KELETAKAN SITUS-SITUS NEOLITIK DI KAWASAN CINEAM, TASIKMALAYA Pattern Placement Neolithic Sites In The Area Cineam, Tasikmalaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Laili

    2016-07-01

    Abstrak Kawasan Cineam berada di wilayah timur Kabupaten Tasikmalaya. Situs neolitik di kawasan ini merupakan situs dengan tinggalan artefak berupa jejak aktivitas bengkel beliung persegi. Tinggalan artefak aktivitas bengkel beliung di antaranya adalah  beliung jadi, calon beliung, tatal, dan serpih. Situs neolitik  di kawasan ini berjumlah enam situs. Permasalahan yang dikemukakan adalah bagaimana pola keletakan situs-situs neolitik di kawasan Cineam dan faktor apa saja yang melatarbelakangi pola keletakan situs-situs neolitik di kawasan Cineam. Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui pola peletakan dan faktor-faktor yang melatarbelakangi. Pengetahuan tentang pola peletakan tersebut  diharapkan dapat memberi petunjuk tentang pola perilaku manusia dalam memanfaatkan ruang (alam lingkungan bagi kegiatannya. Tulisan ini menggunakan pendekatan geografi terpadu berupa analisis keruangan dan analisa ekologi. Analisis keruangan untuk mengetahui pola peletakan situs dan analisa ekologi/lingkungan untuk mengetahui faktor yang melatarbelakangi.Adapun metode yang digunakan adalah metode induktif. Simpulan dalam makalah ini menunjukkan bahwa pola peletakan situs neolitik di kawasan Cineam mengikuti pola aliran sungai. Potensi sungai sangat besar untuk aktivitas manusia pendukung situs neolitik. Pemilihan lokasi sebagai tempat aktivitas juga memperhitungkan potensi lahan didasarkan kondisi lingkungan yang sesuai, baik ketinggian, kemiringan lahan/kelerengan, vegetasi, serta ketersediaan air dan bahan baku yang disediakan oleh sungai.   Kata kunci: pola, keletakan, situs neolitik, lingkungan

  16. KAJIAN FILSAFAT HUKUM TENTANG DEMOKRASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riski Febria Nurita

    2017-03-01

    sebagai dasar dalam ketatanegaraan di Indonesia. Demokrasi yang memang diperuntukkan bagi rakyat, tidak seperti kondisi demokrasi di Indonesia saat ini dimana para pemegang dan pelaksana negara sibuk dengan urusannya sendiri, mereka mengambil kebijakan dengan berpijak pada kepentingannya sendiri tanpa adanya kepekaan melihat kondisi rakyatnya saat ini. Mobokrasi memang telah benar-benar terjadi di Indonesia dengan munculnya para koruptor, para penyuap hukum, para penyuap jabatan, sehingga demokrasi di Indonesia benar-benar demokrasi yang telah mati, apabila tidak ada lagi pemerintah yang memang memegang teguh demokrasi dan peka terhadap apa yang rakyatnya inginkan. Sehingga benar apa yang dikatakan oleh Aristoteles Bila masyarakat masih ?mobos? jangan memaksakan ?demokrasi? dalam negara itu.

  17. Teka-teki Unsur Kimia sebagai Media Pembelajaran Kimia Interaktif bagi siswa SMA Kelas X Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isvandiari Fitri Utami

    2016-01-01

    Full Text Available Unsur kimia yang terdiri dari banyak unsur sering membuat siswa malas dengan mata pelajaran kimia khususnya dalam hal menghafal sistem periodik unsur kimia. Terkait dengan masalah ini, salah satu solusi yang ditawarkan adalah melalui media pembelajaran. Salah satu cara untuk membantu siswa melalui media pembelajaran dapat dilakukan dengan memanfaaatkan teknologi smartphone yang telah banyak dimiliki. Melihat banyaknya siswa yang telah menggunakan smartphone setiap harinya memungkinkan untuk memadukan kedua hal tersebut, sehingga siswa tidak hanya menggunakan smartphone sebagai sarana komunikasi, sosial media dan bermain game, tetapi dapat dialihkan menjadi sebuah inovasi positif dalam hal edukasi untuk menunjang sistem belajar yang interaktif. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat aplikasi teka-teki unsur kimia sebagai media pembelajaran kimia interaktif bagi siswa SMA kelas X berbasis android. Salah satu manfaat dari penelitian ini adalah hasil penelitian dapat dijadikan rujukan bagi perkembangan dunia teknologi dan berguna juga untuk menjadi referensi bagi mahasiswa yang melakukan pengembangan produk teknologi khususnya mengenai media pembelajaran berbasis android. Dalam melakukan penelitian ini, aplikasi dibangun dengan menggunakan metode pengembangan multimedia development life cycle, data dan informasi mengenai unsur- unsur kimia dalam sistem periodik unsur diperoleh dari buku materi kimia SMA kelas X berdasarkan kurikulum 2006, beberapa jurnal, dan dari pengajar kimia untuk materi SMA kelas X secara langsung. Pada tahapan implementasi, program dibuat dengan drag and drop serta menggunakan bahasa pemrograman Javascript. Pengujian yang dilakukan pada aplikasi adalah dengan menggunakan metode whitebox. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pada aplikasi teka-teki unsur kimia sebagai media pembelajaran kimia interaktif berbasis aplikasi android, aplikasi sudah mampu berjalan cukup maksimal. Hasil pengujian mampu menampilkan

  18. PELAKSANAAN PERJANJIAN KREDIT MODAL KERJA DI BANK MANDIRI (PERSERO Tbk. CABANG BINJAI DI TINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rendra Yozar Dharmaputra

    2010-12-01

    Full Text Available Pelaksanaan perjanjian kredit perbankan sebagai kontrak baku di mana ada suatu fenomena ketidakseimbangan kedudukan antara pihak bank dan calon debitur pada saat akan dilakukannya perjanjian kredit tersebut. Hal ini dikarenakan kedudukan bank sebagai surplus spending unit berhadapan dengan calon debitur sebagai defisit spending unit, sehingga dalam pelaksanaan perjanjian kredit sebagai kontrak baku akan meniadakan posisi tawar debitur. Untuk meninjau perlindungan hukum bagi nasabah dalam pelaksanakan perjanjian kredit perbankan sebagai kontrak baku, maka perlu dikaji kekuatan mengikat perjanjian kredit perbankan sebagai kontrak baku tersebut dengan menekankan kepada analisis klausula-klausula yang melemahkan kedudukan debitur untuk menentukan potensi terjadinya kerugian bagi debitur. Kehadiran Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen khususnya ketentuan Pasal 18 mengenai ketentuan pencantuman klausula baku akan berpengaruh terhadap pelaksanakan perjanjian kredit perbankan sebagai kontrak baku, sehingga akan dikaji mengenai pelaksanaan perjanjian kredit modal kerja di Bank Mandiri (Persero Tbk. Cabang Binjai sebagai salah satu jenis kredit yang dilaksanakan sebagai kontrak baku ditinjau dari ketentuan Pasal 18 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Pelaksanakan perjanjian kredit modal kerja di Bank Mandiri (Persero Tbk. Cabang Binjai sebagai kontrak baku, berdasarkan analisis yang dilakukan terhadap beberapa klausulanya dapatlah diketahui bahwa tidaklah semua masuk dalam rumusan pembatasan yang ditentukan dalam Pasal 18 ayat (1 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Walaupun terdapat beberapa Pasal yang diindikasikan melanggar ketentuan Pasal 19 ayat (1 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen tersebut, maka tetaplah harus memperhatikan tujuan Pasal 18 tersebut untuk menciptakan asas kebebasan berkontrak yang seimbang, selain itu juga harus memperhatikan

  19. MEMBANGUN SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN BIRO PERJALANAN HAJI DAN UMRAH DI YOGYAKARTA MENGGUNAKAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Landung Sudarmana

    2017-04-01

    Full Text Available Biro  perjalanan  haji  dan  umrah  adalah  suatu  bentuk  perusahaan  jasa  yang  bertujuan  untuk membantu calon jama’ah dalam melaksanakan ibadah haji dan umrah. Dalam prosesnya, perusahaan biro perjalanan haji dan umrah akan memberikan penawaran berupa paket perjalanan ibadah haji maupun umrah yang dapat dipilih sendiri oleh calon jama’ah. Banyaknya biro perjalanan haji dan umrah di Yogyakarta menuntut keselektifan calon jama’ah dalam memilih biro perjalanan haji dan umrah yang akan digunakan, agar terhindar dari biro jasa yang tidak profesional yang dapat menimbulkan kerugian bagi calon jama’ah di kemudian hari, seperti penipuan, jama’ah haji ilegal maupun sarana dan prasarana yang tidak layak selama melaksanakan ibadah haji dan umrah. Namun untuk mensurvei satu persatu biro jasa perjalanan haji dan umrah yang ada di Yogyakarta membutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit, hal inilah yang menyebabkan kecenderungan calon jama’ah malas untuk melakukannya. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem yang dapat memberikan rekomendasi bagi calon jama’ah dalam memilih biro perjalanan haji dan umrah di Yogyakarta secara online. Sistem ini dirancang berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySql sebagai database engine dengan Simple  Additive  Weighting  sebagai  metode  untuk  mencari  alternatif  terbaik  bedasarkan  kriteria- kriteria yang telah ditentukan. Sistem pendukung keputusan ini memiliki tiga hak akses yang berbeda yaitu admin, biro haji dan calon jama’ah haji dan dapat diakses secara online. Admin memiliki hak untuk mengelola seluruh data yaitu data profil biro, data peket perjalanan, data kriteria, data subkriteria dan data rating kecocokan. Biro haji memiliki hak mengelola datanya sendiri dengan cara login dahulu. Calon jama’ah memilki hak melakukan perekomendasian dan melihat informasi profil biro yang sudah terdaftar dalam sistem. Sistem ini telah berjalan dengan baik

  20. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI KETERJANGKAUAN PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS DAERAH TERPENCIL PERBATASAN DI KABUPATEN SAMBAS (Studi Kasus di Puskesmas Sajingan Besar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suharmiati Suharmiati

    2013-03-01

    services, Primary Health Center of Sajingan Besar, remote and border area ABSTRAK Latar Belakang: Keterjangkauan pelayanan kesehatan puskesmas dan jaringannya di daerah terpencil, perbatasan dan kepulauan masih rendah meskipun pemerintah telah berupaya melakukan pemenuhan sarana dan prasarana. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional di puskesmas Sajingan Besar yang merupakan salah satu puskesmas di daerah terpencil perbatasan Kabupaten Sambas, propinsi Kalimantan Barat. Data primer dikumpulkan dengan wawancara mendalam dengan kepala puskesmas serta Focus Group Discussion (FGD kepada petugas puskesmas dan tokoh masyarakat serta data sekunder. Hasil: menunjukkan keterjangkauan pelayanan kesehatan puskesmas Sajingan Besar dan jaringannya masih rendah terkait dengan 2 (dua determinan yaitu determinan penyediaan yang merupakan faktor pelayanan dan determinan permintaan yang merupakan faktorpengguna. Faktorpelayanan meliputi sumberdaya puskesmas terutama tentang keseimbangan masa kerja, beban kerja dan reward bagi tenaga kesehatan PNS dan PTT, ketersediaan alat kesehatan, bahan habis pakai serta bahan obat yang kurang mencukupi, serta ketersediaan alat transportasi yang efektif yang bisa menjangkau masyarakat. Pemanfaatan UKBM khususnya bidan di polindes dan perawat di desa cukup tinggi karena dekat dengan tempat tinggal masyarakat. Dari faktor penggunaan, pemanfaatan pengobat tradisional (dukun cukup tinggi sebagai alternatif pertama pengobatan, meskipun belum semua pengobat tradisional melaksanakan praktek aman karena sebagian besar belum dibina oleh puskesmas. Kesimpulan: Adalah (1 ditinjau kembali masa kerja beban kerja dan reward bagi tenaga kesehatan PNS dan PTT, (2 perlu tambahan alat kesehatan untuk tindakan darura~ serta alat kesehatan unt~k bidan desa, alat transportasi dengan mempertimbangkan jumlah, jenis serta biaya operasional, (3 perlu penambahan jumlah puskesmas pembantu (pustu untuk lebih mendekatkan pelayanan kesehatan kepada ma~yara~at t

  1. PERLUKAH INSENTIF PAJAK PENGHASILAN UNTUK MENARIK INVESTASI DI BIDANG EKSPLORASI MINYAK DAN GAS BUMI SERPIH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alloysius Bayunanto

    2014-12-01

    Full Text Available Perkembangan dunia perminyakan dikejutkan dengan adanya kebangkitan energi Amerika Serikat dengan meningkatnya produksi salah satu jenis minyak dan gas non-konvensional yaitu minyak dan gas serpih (shale oil and gas. Pada saat ini, secara umum kerangka fiskal migas non konvensional di Negara-negara Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Asia Pasifik masih mengacu kepada aturan fiskal migas konvensional. Dalam sistem fiskal migas, Indonesia merupakan penggagas kontrak bagi hasil (production sharing contract. Sistem ini, pembagian hasil antara Pemerintah dan kontraktor dituangkan dalam kontak eksplorasi migas. Indonesia menganut sistem bagi hasil maka secara garis besar dalam suatu proyek eksplorasi migas telah diatur mengenai bagian Pemerintah maupun bagian kontraktor. Demikian pula berkenaan dengan insentif penghasilan bagi kontraktor migas yang biasanya telah diatur langsung dalam suatu kontrak bagi hasil tersebut. Pemerintah tetap dapat mendukung pengembangan eksplorasi minyak dan gas serpih melalui fasilitas Pajak Penghasilan yang ada saat ini berupa investment allowance dan tax holiday yang digunakan menarik investor-investor baru yang merupakan perusahaan-perusahaan pendukung kontraktor migas non konvensional tersebut. Oleh karena itu perlu lebih dilakukan upaya-upaya sosialisasi untuk memperkenalkan insentif pajak yang sangat menarik tersebut. Selain fasilitas berupa insentif di bidang perpajakan, Pemerintah juga sebaiknya memberikan dukungan bagi para investor melalui kebijakan di bidang infrastruktur, keamanan dan juga efisiensi perijinan serta transparansi dan kejelasan regulasi. Dalam revisi Undang-Undang Migas yang sedang dalam tahap pembahasan, perlu di atur secara jelas kebijakan pengembangan migas non konvensional ini termasuk batasan-batasan dan syarat-syarat diberikannya insentif sehingga pemberian insentif kepada para investor tetap pada prinsip-prinsip yang berlaku. The development of the world oil was shocked by the revival of the

  2. STRATEGI DAKWAH DI TENGAH KONFLIK MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irzum Farihah

    2015-11-01

    Full Text Available Kerukunan hidup dan saling menyelamatkan pada dasarnya merupakan tujuan dan cita-cita bersama umat manusia di dunia. Namun dalam mewujudkannya ternyata tidak mudah. Dakwah merupakan salah satu cara melakukan perubahan sosial. Perilaku masyarakat yang melanggar norma dan etika yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat harus diluruskan agar dampak buruknya tidak menyebar dan menjadi penyakit kolektif. Masyarakat harus dibimbing dan diarahkan kepada hal-hal positif yang tidak hanya bermanfaat bagi dirinya, tetapi juga bermanfaat bagi orang lain. Realitas sosial memang selalu membutuhkan tuntunan spiritual agar sejalan dengan petunjuk Tuhan. Negara Indonesia yang plural penduduknya cenderung rawan terjadi konflik, khususnya agama. Konflik agama tidak hanya antar umat beragama, namun sering juga terjadi gesekan intern agama. Persoalan yang harus segera diperhatikan umat Islam di Indonesia dalam mewujudkan masyarakat plural dan integartif yaitu umat Islam harus mampu menahan diri dari hasrat alami manusia yaitu untuk berkuasa will to power, sehingga mampu bersikap toleran terhadap kelompok lain. Dalam hal ini, tentu saja peran negara yang positif dalam memberlakukan agama sangat dibutuhkan. Begitu juga peran para dai dalam menyampaikan pesan dakwah kepada madu. Diharapkan para dai yang selama ini menjadi panutan madu, mampu menyampaikan pesan dakwah yang baik dan benar tanpa mengklaim kelompok lain salah, sehingga akan terwujud toleransi umat beragama di negeri ini. Kata Kunci: Strategi Dakwah, Konflik, Kearifan Dakwah. DAWA STRATEGY IN SOCIETY CONFLICT. Life communion and mutual saving is basically the purpose and shared goals of mankind in the world. However, it is easy to make it happen. Dawa is one way of doing a social change. The community behavior that violates prevailing norms and ethics in the life of society should be straightened out so that the bad impact did not spread and become the collective disease. The public should be guided and

  3. Elementi di teoria delle funzioni e di analisi funzionale

    CERN Document Server

    Kolmogorov, Andrej N

    1980-01-01

    Elementi di teoria degli insiemi ; spazi metrici e topologici ; spazi lineari topologici e normati ; funzionali e operatori lineari ; misura, funzioni misurabili, integrale ; integrale indefinito di Lesbegue, teoria della derivazione ; spazi di funzioni sommabili ; serie trigonometriche, trasformata di Fourier ; equazioni integrali lineari ; elementi di calcolo differenziale negli spazi lineari ; algebre di Banach.

  4. Il maxiprocesso di Palermo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A cura di Sarah Mazzenzana

    2016-04-01

    La Torre. La “Rivista” ripubblica qui alcuni stralci dell’ordinanza di rinvio a giudizio, alla quale Giovanni Falcone e Paolo Borsellino attesero, per ragioni di sicurezza, rifugiati nell’isola dell’Asinara. Viene ricostruita la realtà disvelata dai racconti di Leonardo Vitale, di Giuseppe Di Cristina e soprattutto di Tommaso Buscetta e Salvatore Contorno. Sono brani che, anche riletti oggi, mantengono una propria potenza narrativa, perfino una certa solennità. Il Maxiprocesso si sarebbe chiuso dopo alterne vicende, il 30 gennaio del 1992, con la condanna all’ergastolo in Cassazione della cosiddetta Cupola di Cosa nostra. Per la prima volta in centotrent’anni di storia nazionale i boss mafiosi avrebbero conosciuto la condanna a vita in via definitiva. Dopo pochi mesi avrebbero risposto con le stragi, uccidendo platealmente i due principali estensori dell’ordinanza.

  5. Sistem Informasi Wisata Kuliner di Kota Semarang Berbasis Web

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chaerunissa Ariwardhani

    2014-01-01

    Full Text Available Kemajuan teknologi informasi dewasa ini memicu pertumbuhan jumlah para pengguna internet. Dalam dunia bisnis, peranan teknologi menjadi hal yang sangat utama, dan bisa dikatakan sudah menjadi kebutuhan primer bagi usahawan pada masa ini. Demikian halnya tentang kuliner yang telah memanfaatkan jaringan internet untuk menyajikan berbagai informasi baik dari informasi tempat, rasa, penyajian dan harga  dalam bidang teknologi informasi. Namun untuk informasi kuliner di Semarang dalam sebuah site, sementara ini masih kurang lengkap dan belum ada site yang menkhususkan wisata kuliner di Semarang. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah perancangan aplikasi sistem informasi wisata kuliner Kota Semarang berbasis web untuk memudahkan masyarakat dalam menemukan ragam kuliner yang ada di Kota Semarang . Desain dan implementasi akan diawali dengan analisa kebutuhan sistem atau dikenal dengan istilah system requirements analysis. Hal ini ditujukan untuk mendapatkan spesifikasi sistem yang sesuai. Dalam tahapan desain, Data Flow Diagram digunakan untuk penggambaran proses bisnis dengan jelas. Sementara itu, Entity Relationship Diagram digunakan untuk merepresentasikan data dalam sistem secara logis. Hasil dari tahapan desain kemudian diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan menggunakan sistem basis data MySQL serta penggunaan Javascript untuk menghasilkan sistem informasi berbasis web yang lebih dinamis Tools yang digunakan adalah software Adobe Dreamweaver CS6, XAMPP. Hasil pengujian Sistem Informasi Wisata Kuliner di Kota Semarang Berbasis Web menunjukkan bahwa semua fitur yang terdapat dalam aplikasi dapat bekerja dengan baik seperti mengelola data kuliner, mengelola data admin, mengelola data member dan mengelola komentar yang masuk. Menggunakan permodelan sistem Entity Relationship Diagram. Sistem informasi ini memiliki user pada sistem sebanyak lima yaitu admin, member aktif, member pasif, member premium dan pengunjung.

  6. INFLASI DI INDONESIA : SUMBER-SUMBER PENYEBAB DAN PENGENDALIANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adwin Surja Atmadja

    1999-01-01

    Full Text Available The monetary crisis that happens among the ASEAN countries including Indonesia has cause the broken of the national economical aspects. The monetary crisis causes the imported inflation, which is the result of the sharp depreciation of rupiah exchange rate toward the foreign exchange rate. This condition can cause the heavy inflation pressure for Indonesia. The inflation phenomenon in Indonesia actually is not the short-term phenomena. That is only happens incidentally. In fact, the same general problem also happens in others developing countries. The inflation problem in Indonesia is the kind of long-term inflation that caused by the structural of economic obstacles that still occur in Indonesia. As the result, the reconstruction of inflation problem in Indonesia is not enough to be accomplished only with monetary instruments, which usually tend to be in short-term. Therefore, the reconstruction in the real sector with the main target to eliminate the nation structural economic obstacles also needed in order to improve the national economy of Indonesia. Abstract in Bahasa Indonesia : Krisis moneter yang melanda negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, telah menyebabkan rusaknya sendi-sendi perekonomian nasional. Krisis moneter menyebabkan terjadinya imported inflation sebagai akibat dari terdepresiasinya secara tajam nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, yang selanjutnya mengakibatkan tekanan inflasi yang berat bagi Indonesia. Fenomena inflasi di Indonesia sebenarnya semata-mata bukan merupakan suatu fenomena jangka pendek saja dan yang terjadi secara situasional, tetapi seperti halnya yang umum terjadi pada negara-negara yang sedang berkembang lainnya, masalah inflasi di Indonesia lebih pada masalah inflasi jangka panjang karena masih terdapatnya hambatan-hambatan struktural dalam perekonomian negara. Dengan demikian, maka pembenahan masalah inflasi di Indonesia tidak cukup dilakukan dengan menggunakan instrumen-instrumen moneter saja

  7. PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA AIR UNTUK IRIGASI DI KABUPATEN SLEMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hery Listyawati

    2012-07-01

    Full Text Available Supervision and control of utilization of water resources for irrigation in Sleman regency is vital in realizing fair use of water resources. This descriptive-qualitative study finds that preventive-internal supervision has been consistent with those set forth in the working procedures and that repressiveinternal supervision is present in the form of sanctions. The locals enjoy preventive and repressive eksternal supervisionary role, which is manifested in local gatherings and public reporting system. We also find that the government exerts control by licensing, reprimands, advocacy, direction, and conflict resolution mechanisms. Practical problems include the absence of provincial irrigation commission and specific agencies that supervise the enforcement of mediation. Pengawasan dan pengendalian pemanfaatan sumber daya air untuk irigasi di Kabupaten Sleman sangat penting dalam mewujudkan penggunaan sumber daya air yang adil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan internal-preventif telah sesuai dengan yang dimandatkan oleh tugas pokok dan fungsi dan bahwa pengawasan internal-represif telah dilaksanakan dalam bentuk sanksi. Masyarakat melakukan pengawasan preventif dan represif dalam bentuk sarasehan/musyawarah dan sistem pelaporan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pemerintah mengendalikan penggunaan sumber daya air dengan menyelenggarakan sistem perizinan, teguran, pembinaan, dan penyelesaian sengketa. Beberapa masalah yang ditemukan di lapangan antara lain adalah tidak adanya komisi irigasi provinsi dan lembaga pengawas khusus yang mengawasi pelaksanaan putusan mediasi.  

  8. Pengembangan Ekonomi Lokal di Kawasan Perikanan Berdasarkan Preferensi Masyarakat Nelayan Nambangan Kedung Cowek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rheza Firmantyo Pramono

    2013-09-01

    Full Text Available Wilayah nambangan memiliki prosentase 40% sebagai nelayan menggantungkan dengan kondisi pesisir, mengindikasikan bahwa wilayah nambangan memiliki potensi pesisir yang cukup besar. Namun masih mempunyai beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan seperti SDA, SDM, Pendanaan, Prasarana Sarana, Kelembagaan, dan teknologi di kawasan pesisir Nambangan Kedung Cowek. Tujuan penelitian ini untuk merumuskan arahan pengembangan ekonomi lokal wilayah nambangan berdasarkan preferensi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis pertama penentuan faktor kurang berkembangnya ekonomi lokal menggunakan teknik delphi, selanjutnya menentukan preferensi masyarakat dan faktor prioritas menggunakan teknik servqual. Melalui metode servqual ditemukan banyak faktor prioritas yang harus dikembangkan yaitu SDA, SDM , Pendanaan, Prasarana Sarana, Kelembagaan, Teknologi, dan Pemasaran. Selanjutnya menentukan arahan pengembangan ekonomi lokal beradasakan faktor prioritas menggunakan teknik triangulasi berdasarkan tujuh faktor priortas dengan menggabungkan studi literatur, studi kasus wilayah lain dan temuan fakta emipiri di lapangan. Hasil akhir berupa peningkatan prasarana sarana berupa penataan lingkungan sempadan pantai, pengelolahan limbah, peningkatan sumberdaya manusia berupa pelatihan mutu pendidikan dan wawasan ekonomi. Selanjutnya peningkatan upaya pemasaran dengan membangun mina store dan peningkatan fasilitas alat tangkap.

  9. PROBLEMATIKA PENERAPAN PIDANA MATI DALAM KONTEKS PENEGAKAN HUKUM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Slamet Tri Wahyudi

    2012-07-01

    Full Text Available Penegakan hukum yang tanpa arah dan tidak didasarkan pada tiga pilar hukum yakni keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatan bagi masyarakat dapat melanggar hukum bahkan pula melanggar hak asasi manusia. Adapun salah satu kebijakan dari Pemerintah yang dianggap tidak mencerminkan nilai-nilai keadilan dan meresahkan bagi masyarakat, yakni kebijakan pemerintah yang melakukan pembiaran atau penundaan dalam penerapan pidana mati. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif. Data yang dikumpulkan adalah data sekunder yang dianalisis dengan menggunakan metode analisis yuridis kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa di dalam penerapan pidana mati terdapat permasalahan hukum yang serius, hal ini dikarenakan kebijakan pemerintah yang melakukan pembiaran atau penundaan dalam eksekusi pidana mati merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia sebagaimana yang diatur dalam Pasal 28 UUD 1945.   Law enforcement without direction and not based on the three pillars of the justice of the law, legal certainty and the benefits to society can break the law anyway even violate human rights. As one of the policies of the government that do not represent the values of justice and disturbing for the people, the government policy that acts of omission or delay in the application of the death penalty. This research is a normative legal normative juridical approach. The data collected is secondary data were analyzed using qualitative methods juridical analysis. Based on these results it can be concluded that in the application of the death penalty there are serious legal issues, this is due to government policies that commit omission or delay in the execution of the death penalty is a violation of human rights as stipulated in Article 28 of the 1945 Constitution.

  10. Testimonianze di vittime degli anni di piombo

    DEFF Research Database (Denmark)

    Cecchini, Leonardo

    Testimonianze di vittime degli anni di piombo In un articolo pubblicato nel 2008 sulla webzine Nazione indiana Christian Raimo criticava quello che poi Giovanni De Luna qualche anno dopo nel suo libro La Repubblica del dolore (2011) ha chiamato “paradigma vittimario”; cioè la presenza predominante...

  11. Nella stanza di Asperger...

    OpenAIRE

    Alessandra Gilardini

    2011-01-01

    Gli studi sulla struttura del cervello di persone con Asperger avrebbero mostrato una diversa conformazione del lobo parietale (deputato all’elaborazione di soluzioni ai problemi), del lobo temporale mediale (sede della memoria a lungo termine) e del cervelletto (coordinatore del movimento corporeo). Queste differenze possono spiegare le capacità a volte geniali di questi bambini e di questi adulti, oltre alla caratteristica ritualità nei gesti che li accompagna nel quotidiano.

  12. Manfaat Olah Tubuh Bagi Seorang Penari (the Benefits of Calisthenics for a Dancer)

    OpenAIRE

    Bisri, M Hasan

    2001-01-01

    Aktifitas manusia yang dilakukan daam kehidupan sehari-hari, merupakan kegiatan rutinitas yang di dalamnya bertumpu pada kemampuan tubuh manusia itu sendiri untuk melakukan gerakan-gerakan, baik gerakan yang alami/naluriah maupun gerakan-gerakan yang terkontrol. Melalui gerakan-gerakan fisik yang menempati ruang dan waktu inilah manusia menyalurkan aktifitasnya untuk memenuhi kebutuhan hidup. Gerakan tubuh dalam kehidupan memiliki art; penting, hal ini dapat dirasakan ketika seseorang dapat m...

  13. Problemi di Fisica

    CERN Document Server

    Fazio, Michelangelo

    2008-01-01

    L’introduzione delle lauree triennali ha in molti casi costretto i docenti a ridurre drasticamente il numero di ore di insegnamento e quindi l’estensione dei programmi dei corsi di Fisica. In questo volumetto l'autore si è proposto di esporre sinteticamente ma con il massimo rigore possibile il corso di Fisica Generale I evitando le dimostrazioni delle leggi fisiche, ma dando la priorità alle applicazioni di tali leggi e allo svolgimento di esercizi che in genere viene trascurato in molti corsi. Ha cercato pertanto di presentare i fenomeni fisici sottolineando, dove possibile, la loro presenza nella vita quotidiana e le loro più semplici e immediate applicazioni, consentendo in tal modo agli studenti di vedere la Fisica non più come una interminabile serie di formule ma come un nuovo modo di interpretare e di capire i fenomeni naturali inanimati (del resto non dobbiamo dimenticare che il termine greco da cui deriva il suo nome è fisis, fisis, ovvero natura). Il contenuto è completo, comprendendo anc...

  14. Il Cratilo di Platone

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maria Chiara Pievatolo

    2015-06-01

    Full Text Available La guida ipertestuale alla lettura del Cratilo di Platone composta per gli studenti della facoltà di Scienze politiche dell’università di Pisa è ora visibile a tutti qui. L’ipertesto ha tratto vantaggio dall’Introduzione alla linguistica generale del professor Manuel Barbera dell’università...

  15. Analisi di un campione significativo di Learning Objects.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luigi Guerra

    2006-01-01

    Full Text Available Il lavoro analizza sul piano pedagogico e didattico il concetto di Learning Object (LO a partire dalla rilevazione diretta dei modelli formativi sottostanti, in forma esplicita o implicita, un campione significativo di Learning Objects identificato all’interno di rilevanti esperienze di e-learning universitarie e non universitarie prodotte in diverse nazioni, allo scopo di giungere alla messa a punto di una modellistica problematica di tipo didattico dei Learning Objects, funzionale alla costruzione di algoritmi differenziati di progettazione, realizzazione, erogazione e valutazione di LO, anche nella prospettiva dei Learning Artifacts.

  16. Manajemen Lalu Lintas Akibat Trem Di Jalan Raya Darmo Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zuhri Muhis

    2014-03-01

    Full Text Available Permasalahan transportasi di kota Surabaya salah satunya adalah kemacetan, sarana transportasi massal (trem dengan kualitas baik, aman dan nyaman bagi pengguna adalah solusi yang bisa dikembangkan. Akibat adanya trem kinerja lalu lintas mengalami perubahan dan perlu dianalisis serta dilakukan manajemen lalu lintas. Kondisi lalu lintas setelah adanya trem dapat dilakukan dengan mengurangi arus lalu-lintas pada kondisi puncak yang dikalikan dengan probabilitas perpindahan angkutan pribadi ke trem sebagai demand trem sebesar 20 % masing-masing untuk mobil dan sepeda motor serta pengurangan lajur untuk trem sedangkan manajemen lalu lintas menggunakan teori Traffic Demand Management (TDM dengan beberapa syarat sehingga  akan terjadi pengurangan volume lalu lintas sebesar 35%. Derajat Kejenuhan (DS di Jalan Raya Darmo pada simpang, ruas dan jalinan sebelum dan sesudah adanya trem nilainya rata-rata diatas 0,75 dan setelah dilakukan manajemen lalu lintas nilainya DS<0,75 sedangkan untuk manajemen u-turn diperlukan rambu lampu lalu lintas menggunakan detector agar tidak terjadi konflik dengan trem dengan indikator nilai waktu tunggu serta headway trem.

  17. Implementasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Angga Meifa Wiliandani

    2017-03-01

    Full Text Available Abstract: The purpose of this research is to describes about the implementation of character education in learning and to know the supporting factors and restricting factor in the implementation of character education in learning in SDIT Insan Sejahtera Sumedang Regency. This research employed a qualitative approach with a single case study. Data were collected by using indepth interviews, observation, documentation, and finally data were analized by qualitative descriptive. The results showed that the implementation of character education in schools is carried out in an integrated manner in all subjects, in extracurricular activities, and the activities of habituation. The results of this study are expected to be useful for educators and education personnel to make innovations in order to improve the quality of learning associated with the formation of students character. Key Words: Islamic primary school, character education, learning Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran di SDIT Insan Sejahtera Kabupaten Sumedang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus tunggal. Data dikumpulkan dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi, dokumentasi, dan data dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, implementasi pendidikan karakter di sekolah tersebut dilaksanakan secara terintegrasi dalam semua mata pelajaran, kegiatan ekstrakurikuler, dan kegiatan pembiasaan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi para pendidik dan tenaga kependidikan untuk melakukan inovasi dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran yang terkait dengan pembentukan karakter siswa. Kata kunci: sekolah dasar Islam, pendidikan karakter, pembelajaran

  18. ANALISIS PENYEBAB KEMATIAN DAN TANTANGAN YANG DIHADAPI PENDUDUK LANJUT USIA DI INDONESIA MENURUT RISET KESEHATAN DASAR 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarimawar Djaja

    2013-05-01

    Full Text Available Latar Belakang: Penduduk lansia di Indonesia terus bertambah kira-kira 3 jutaan setiap 10 tahun, pada tahun 2010 tercatat18 juta, merupakan 7,59 persen dari total penduduk. Analisis penyebab kematian pada lansia dari Riset Kesehatan Dasar2007 diharapkan memberi gambaran penyebab kematian usia 55 tahun ke atas dan tantangan yang dihadapi di Indonesia.Metode: Riskesdas 2007 menggunakan metode potong lintang untuk peristiwa kematian dalam kurun waktu satu tahun dirumah tangga terpilih. Sampel berasal dari sampel Kor dan Modul yang mencakup 258.366 RT, diperoleh secara ProbabilityProportional to Size (PPS. Data penyebab kematian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dengan teknik autopsi verbal dan diklasifi kasi berdasarkan ICD-10. Hasil: Penyebab kematian tertinggi adalah penyakit sistem sirkulasi, diikuti dengan infeksi, sistem pernapasan, pencernaan, otot rangka, endokrin, neoplasma, kecelakaan/cedera. Kematian akibat penyakit sistem sirkulasi dan endokrin di perkotaan lebih besar dibandingkan di pedesaan, sedangkan kematian akibat penyakit infeksi, sistem pernapasan, pencernaan lebih besar di pedesaan dibandingkan di perkotaan. Jenis penyakit infeksi adalah TB, diare, hepatitis virus, malaria. Jenis penyakit sistem sirkulasi adalah stroke, hipertensive heart disease dan ischaemic heart diseases. Neoplasma yang tercatat adalah kanker payudara, pencernaan, lymphoid, pharynx, paru-paru, otak, tiroid, sistem saraf. Proporsi terbesar penyakit sistem pernapasan adalah bronkhitis, asma, emfi sema. Saran: Kementerian Kesehatan harus melaksanakan segala upaya untuk meningkatkan status kesehatan semua umur, pemeliharaan kesehatan serta kesejahteraan lansia denganmewujudkan jaminan sosial bagi lansia.

  19. VARIASI STRUKTUR DAN KOMPOSISI POHON PADA PETAK-PETAK CUPLIKAN VEGETASI DI KAWASAN GUNUNG SEKINCAU BUKIT BARISAN SELATAN, LAMPUNG BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saniyatun Mar’atus Solihah

    2014-06-01

    Full Text Available Salah satu lokasi di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS yang belum banyak diteliti adalah di kawasan Gunung Sekincau pada ketinggian 1100–1719 m dpl. Kawasan ini termasuk dalam kategori hutan hujan pegunungan bawah. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui variasi struktur dan komposisi pohon di kawasan hutan Gunung Sekincau TNBBS. Pengumpulan data dilakukan melalui penarikan petak-petak cuplikan yang dibuat secara acak terpilih (purposive random sampling pada 5 lokasi sebanyak 10 petak cuplikan berukuran 50 x 50 m2 atau seluas 0,25 ha. Hasil penelitian menemukan 32 suku 59 marga dan 89 jenis dengan kerapatan 253 ind/ha. Kawasan Gunung Sekincau memiliki kondisi yang cukup baik, hal ini diindikasikan dengan nilai rata-rata indeks keanekaragaman jenis (2,67 dan indeks kemerataan jenis (0,47. Pohon yang sering ditemukan di kawasan ini adalah anggota suku Lauraceae, Fagaceae, Euphorbiaceae, Dipterocarpaceae, Myrtaceae, dan Rubiaceae. Quercus blumeana Korth. (kayu pasang merupakan jenis penting (INP=27.18% dan memiliki persebaran luas pada kawasan Sekincau. Hutan di kawasan ini mempunyai peranan yang penting bagi penyangga kehidupan dan lingkungan. Maka dari itu, pengelola TNBBS dapat meningkatkan penjagaan dan pemeliharaan kawasan serta vegetasi di dalamnya. Terlebih kawasan Sekincau berbatasan langsung dengan pemukiman penduduk, sehingga diperlukan pengelolaan secara berkelenajutan guna memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar.

  20. KAJIAN KRITIS PRAKTIK ANAK MENONTON FILM KARTUN DI TELEVISI DALAM AKTIFITAS KESEHARIAN DI BANYUWANGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reny Triwardani

    2007-01-01

    Full Text Available This research was held in 2006 for six months. It has been done because the audience was considering become the power to determine the Television program strength. As we know the audience has an important position in mediated communication, they are equal with communicator or text. The research of Television audience is to complete the studies about Television; however text will be meaningful if they deliver by the new communicator. Children are the research object in order to know how much Television become a part of daily life, especially Television programmed that broadcast the cartoon. This research involves three children with different social culture as an informant that lives in Banyuwangi. The research focus is analyze the practical of watching television activity of those three children and what kind of matter that negotiate and integrated in their daily life. Abstract in Bahasa Indonesia: Penelitian yang dilakukan pada tahun 2006 selama enam bulan ini dilakukan karena penonton dianggap menjadi kekuatan penentu bagi keberlangsungan suatu program televisi. Seperti kita ketahui bahwa penonton memiliki posisi penting dalam proses komunikasi bermedia (mediated communication sebanding dengan komunikator maupun teks dan penelitian audiens televisi dilakukan untuk melengkapi kajian tentang televisi, karena bagaimanapun juga pesan (teks yang disampaikan oleh pembuat pesan (komunikator baru akan bermakna ketika sampai ke mata penonton. Anak menjadi objek penelitian untuk mengetahui seberapa banyak televisi menjadi bagian dari keseharian hidup mereka, terutama acara televisi yang menayangkan film-film kartun. Dengan menggunakan 3 anak dengan latar belakang sosial dan budaya yang berbeda sebagai informan yang berada di Banyuwangi, fokus perhatian dalam analisis ini adalah praktik menonton program film kartun yang dilakukan ketiga anak tersebut dan hal-hal apa sajakah yang ternegosiasikan di dalam praktik menonton yang terintegrasi dalam keseharian

  1. PENDUGAAN AIR TANAH DENGAN METODE GEOLISTRIK SCHLUMBERGER DI DESA TAKUTI KABUPATEN BANJAR KALIMANTAN SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Ika Wardani

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK. Air tanah merupakan salah satu sumber akan kebutuhan air bagi kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Sumber daya air tanah mempunyai peranan yang sangat penting sebagai salah satu alternatif sumber air baku untuk pasokan kebutuhan air bagi berbagai keperluan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis litologi, kedalaman dan ketebalan akuifer air tanah berdasarkan pada nilai tahanan jenis batuan serta menentukan kualitas  air tanah di Desa Takuti, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar. Hasil penelitian geolistrik konfigurasi schlumberger menunjukkan struktur lapisan batuan di Desa Takuti pada titik pengukuran GL1, GL2, GL3 dan GL4 terdiri dari lapisan lapuk, pasir, lempung pasiran dan lempung. Sebaran akuifer air tanah tersebar pada lapisan pasir dengan   kedalaman akuifer air tanahnya bervariasi pada GL1 diperkirakan terdapat pada kedalaman 55.29-69.58 meter dengan ketebalan akuifer 14.29 meter, GL2 diperkirakan terdapat pada kedalaman  48.19-71.47 meter dengan   ketebalan   23.28  meter,  GL3 diperkirakan terdapat akuifer pada kedalaman 37.23-60.23 meter dengan ketebalan akuifer 23 meter dan GL4 diperkirakan terdapat akuifer pada kedalaman 25.69-73.09 meter dengan ketebalan akuifer 47.40 meter.  Sampel air dari 3 sumber berbeda memiliki nilai kandungan Besi (Fe yang melebihi batas maksimum yang diperbolehkan yaitu 0,3 mg/l dan untuk sampel air 2 dan 3 bersifat asam karena memiliki nilai pH < 7.   Kata kunci: geolistrik, konfigurasi schlumberger, air tanah, akuifer, Desa Takuti

  2. KONDISI METEOROLOGI, KLIMATOLOGI, DAN PERIKANAN DI KAWASAN WADUK CIRATA, JAWA BARAT: Analisis Awal Kemungkinan Dampak Pemanasan Global terhadap Perikanan Budidaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Radiarta

    2011-12-01

    Full Text Available Pemanasan global adalah perubahan iklim yang dapat teridentifikasi melalui perubahan rata-rata yang terjadi pada jangka waktu yang relatif panjang. Perubahan ini disebabkan baik karena variasi kondisi alam maupun akibat dari aktivitas manusia (antropogenic. Pemanasan global diproyeksikan akan berpengaruh terhadap kondisi ekosistem, kondisi sosial dan ekonomi, dan meningkatnya tekanan terhadap sumber mata pencaharian yang berimplikasi pada penyediaan pangan. Bagi perikanan budidaya, pemanasan global dapat berpengaruh pada perubahan tingkat produktivitas, distribusi, komposisi spesies, dan lingkungan perairan sehingga dapat menyebabkan perubahan dalam operasional perikanan budidaya. Berdasarkan perkembangan isu tentang pemanasan global ini, penelitian dampak pemanasan global terhadap perikanan budidaya dirasakan sangat penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat kemungkinan adanya dampak pemanasan global terhadap aktivitas perikanan budidaya (ikan air tawar di kawasan Waduk Cirata, Jawa Barat. Data utama yang dikumpulkan dalam penelitian ini diperoleh dari berbagai sumber meliputi data klimatologi, meteorologi, tutupan lahan dan karakteristik waduk. Analisis data yang ditampilkan dalam tulisan ini masih merupakan analisis awal yang lebih banyak diuraikan secara deskriptif melalui tampilan grafik. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran umum mengenai kemungkinan adanya dampak pemanasan global bagi perikanan budidaya air tawar khususnya di Waduk Cirata, sehingga nantinya dapat membantu dalam pengelolaan waduk yang lebih baik.

  3. IMPLEMENTASI KEPMEN NO. IMI.891.GR.01 TAHUN 2008 DALAM PENGURUSAN PASPOR BERBASIS BIOMETRIK DI KANTOR IMIGRASI MEDAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Sudiono

    2017-08-01

    Full Text Available Upaya untuk meningkatkan sistem layanan dan pengurusan paspor yang dilakukan dengan berbagai cara, seperti pelayanan dan pengurusan  paspor agar lebih efisien, cepat dan akurat dapat uga dikatakan untuk meningkatkan kecepatan pelayanan, meghindari terjadinya penerbitan ganda dan pemalsuan surat perjalanan rebpublik  Indonesia ( selanjutnya disebut  disebut dengan SPRI , sehingga dapat memberikan jaminan pengamanan terhadap dokumen negara serta kenyamanan bagi pemengangnya. Dengan merubah sitem pelayanan dan pengurusan paspor yang bersifat manual kearah yang berbasis biometrik atau penerapan sistem photo terbadu berbasis biometrik ( selanjutnya diebut dengan SPTBB berdasarkan peraturan menteri hukum dan hak Azasi Manusia republik Indonesia Nomor : M.02,-12.0310 Tahun 2006 yang bersifat ‘’on-line’’ diseluruh wilayah republik Indonesia. Sistem ini diharapkan dapat mempermudah bagi semua pihak. Oleh karena itu, maka hal –hal yang perlu dikaji adalah bagaimanakah proses membuat sampai menerbitkan dalam pelaksanaan birokrasi pengurusan paspor berbasis biometrik di kantor imigrasi polonia medan, hambatan – hambatan apa sajahkah yang terjadi dalam pelaksanaan birokrasi pengurusan paspor bebasis biometrik di kantor imigrasi polonia medan dan bagaimanakah akibat hukum terhadap pelaksanaan birokrasi pengurusan, memberikan sanksi dn melakukan pendeportasikan terhadap pemilik paspor Indonesia dan asing.

  4. PENGARUH KETIDAKPUASAN KONSUMEN DAN KEBUTUHAN MENCARI VARIASI TERHADAP PERILAKU PERPINDAHAN MEREK PADA PENGGUNA SIM CARD SIMPATI PT. TELKOMSEL Tbk DI KOTA PADANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    hayu yolanda utami

    2013-10-01

    Full Text Available erpindahan merek merupakan salah satu objek yang menarik untuk diteliti. Perusahaan perlu mengetahui apa saja yang memotivasi masyarakat untuk beralih menggunakan produk pesaing. Terutama di jasa telekomunikasi yang berbasis seluler dengan memunculkan berbagai kartu seluler Indonesia. Kartu seluler termasuk kategori low involvement yang mana produk tersebut tidak terlalu beresiko bagi konsumen maka dengan mudah bagi konsumen berpindah merek jika konsumen tidak puas maka konsumen akan mencari informasi dan evaluasi terhadap berbagai alternatif lain dari merek yang digunakan sebelumnya.Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 100 sampel dengan teknik purposive sampling untuk menguji model perilaku berpindah merek pada produk kartu seluler. Model ini menekankan pada pengaruh dari ketidakpuasan konsumen dengan nilai signifikan 0,041< alpha 0,05 sehingga keputusannya ketidakpuasan konsumen berpengaruh signifikan terhadap perilaku perpindahan merek sim card simpati di kota padang artinya hipotesis pertama diterima, kebutuhan mencari variasi nilai signifikan 0,000 < alpha 0,05 sehingga keputusannya kebutuhan mencari variasi berpengaruh signifikan terhadap perilaku perpindahan merek sim card simpati di kota padang artinya hipotesis ke dua diterima dan uji signifikan simultan menghasilkan nilai F hitung sebesar 21,343 dengan tingkat signifikan 0,000 kecil dari sig < 0,05 dapat dikatakan ketidakpuasan dan kebutuhan mencari variasi secara bersama sama berpengaruh terhadap memprediksi perilaku perpindahan merek sim card simpati dikota padang artinya hipotesis ketiga diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model penelitian dapat diterima.

  5. HAK NAFKAH, MUT’AH DAN NUSYUZ ISTRI Studi Komparatif Undang-Undang Hukum Keluarga di Berbagai Negara Muslim

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurasiah Nurasiah

    2016-09-01

    Full Text Available Hukum keluarga di negara Muslim telah mengalami perubahan tidak hanya pada tataran format dan formal administratif, tetapi juga secara materi substantif. Kenyataan ini telah diakui menjadi karakter hukum Islam dan telah mewarnai produk hukum Islam sejak awal, fenomena perubahan dan pembaharuan hukum pada abad modern ini berbeda dengan proses penetapan hukum Islam masa awal, justru belum mendapat legitimasi sepenuhnya dari masyarakat Muslim sendiri. Hal ini karena belum adanya suatu panduan perumusan hukum yang disepakati, yaitu yang terkait dengan konsep dan metodologi dalam proses perubahan-perubahan hukum Islam tersebut. Artikel ini mendeskripsikan tentang perubahan, pembaharuan, dan pengembangan yang terjadi pada materi hukum keluarga di negara-negara Muslim, dengan mengkhususkan pada masalah “Hak Nafkah dan Mut’ah Bagi Isteri Yang Cerai Talak Dikaitkan Dengan Tuduhan Nusyuz Isteri”.

  6. KEBUN RAYA BOTANI DENGAN SISTEM WTP (WATER TREATMENT PLAN DI MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Innayah Wahid

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak—Pariwisata merupakan salah satu sumber devisa yang sangat potensial dan mempunyai andil besar dalam membangun perekonomian yang memiliki nilai jual menjadi objek yang menguntungkan bagi kemajuan Makassar. Tujuan wisata yang hanya ada di Makassar menciptakan rasa ingin tahu pengunjung untuk berkunjung.Pengunjung yang datang menginvestasikan akomodasi seluruh kegiatan wisata dengan pengusaha lokal setempat.Pengunjung domestik maupun asing juga menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar objek wisata. Laporan ini bertujuan untuk menata elemen-elemen fisik kawasan seperti tata guna lahan, bentuk dan massa bangunan, jalur pejalan kaki, sirkulasi dan parker signage atau penanda, serta fasilitas pendukung kedalam suatu kawasan kebun raya botani yang dibutuhkan untuk mencapai kenyamanan bagi para pengguna lahan dan menerapkan sistem WTP dalam bentuk desain yang bersifat berkelanjutan (sustainable.dan tujuan non arsitektural yang lain untuk merumuskan kegiatan rekayasa tumbuhan secara alami sehingga kebun raya botani dapat menjadi alternatif pusat pendidikan, mengelompokkan tanaman yang sesuai dengan iklim dan kondisi tapak kebun raya botani, untuk menentukan sistem kerja WTP dalam kebun raya botani yang dapat memenuhi kebutuhan tanaman. Hasil laporan ini berupa desain penataan kebun raya botani dengan sistem WTP (water Treatment Plan di Makassar Kata Kunci :kebun raya botani, WTP Abstract- Tourism is one potential source of foreign exchange and have a larger share in building an economy that has a sale value into an object that is beneficial to the progress of Makassar. Tourist destinations that exist only in Makassar creates curiosity of visitors to visit. Visitors who come to invest accommodation all over the local tourism activities with local entrepreneurs. Domestic and foreign visitors are also a source of income for the people who live around the attraction. This report aims to restructure the physical elements

  7. FUNGSI DAN PERAN JALUR PEDESTRIAN BAGI PEJALAN KAKI Sebuah Studi Banding Terhadap Fungsi Pedestrian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lily Mauliani

    2010-07-01

    Full Text Available ABSTRAK. Jalur pedestrian pada sebuah kota adalah bagian yang sangat penting, baik sebagai kelengkapan (amenity kota maupun sebagai tempat orang berjalan kaki dengan aman dan nyaman. Namun untuk kota Jakarta, dan mungkin juga kota-kota lainnya di Indonesia, pedestrian seringkali mengalami perubahan fungsi tidak hanya sekedar sebagai jalur pejalan kaki namun juga bisa menjadi jalur kendaraan bermotor, area berjualan para pedagang kaki lima yang bersifat mobile, tetapi bisa juga menjadi “ruko” alias rumah toko. Permasalahannya adalah bagaimana nasib para pejalan kaki, dimana mereka dapat berjalan kaki dengan aman, tanpa takut tertabrak pengendara sepeda motor, tersenggol bajay, mikrolet atau mobil pribadi? Pembahasan tentang pedestrian ini dilakukan dengan cara mengamati dan membandingkan antara pedestrian yang ada di Jakarta dan di Singapura, dilihat dari segi fungsi dan penataannya.   Kata kunci : pedestrian, fungsi, pejalan kaki   ABSTRACT. Pedestrian path within the city has been regarded as an important element, either as a city amenity which contribute an aesthetic of city space or as a space for people or pedestrian to walk safely and comfort. Jakarta as one of a big city in Indonesia, has many pedestrian paths within it, but there are many pedestrian paths which have been changed in function. The pedestrian paths are not as a space for people to walk but have been accommodated as motorcycle lines as well as mobile shop or shop-house which has been known as RUKO or rumah toko. The main problem is how people could walk safely and comfort. This discussion of pedestrian paths will be explored in this paper by comparing the function and the design as well as the plan of pedestrian paths in Jakarta and Singapore.   Keywords : pedestrian path, function, pedestrian.

  8. PENERAPAN BALANCE SCORECARD SEBAGAI TOLAK UKUR KINERJA PADA KPRI DI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukardi Ikhsan

    2012-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah menerapkan penilaian kinerja berdasarkan balanced scorecard pada badan usaha Koperasi Pegawai Republik Indonesia di Jawa Tengah, mengidentifikasi kinerja secara keseluruhan badan usaha Koperasi Pegawai Republik Indonesia di Jawa Tengah berdasarkan perspektif balanced scorecard. Responden yang yang digunakan adalah pengurus dan pengawas pada 74 KPRI di 30 Kabupaten di Jawa Tengah. Hasil penelitian ini adalah perbaikan terhadap kegiatan manajemen difokuskan pada indikator-indikator baik dalam indikator hasil akhir maupun indikator proses (leading yang memiliki gap-gap besar antara kinerja aktual dengan standar yang telah ditetapkan. Analisis BSC memberikan sebuah perspektif yang lebih luas bagi KPRI berhubungan dengan posisi persaingannya maupun kebijakan-kebijakan serta keputusan-keputusan  strategis yang akan diambil. AbstractThe objective of study is for applying the performance assesment, based on balanced scorecard in Koperasi Pegawai Republik Indonesia, Central Java and for identifying the whole performance of Koperasi Pegawai Republik Indonesia in Central Java, based on the perspective of balanced scorecard. The respondents are the staff and the supervisor in 74 KPRI in 30 Kabupatens, Central Java. The findings shows that the reparation on management activities focuses on both leading indicator and product indicator. They have great gaps between actual performance and given standard. The BSC analysis gives a wider perspective, relates to the competition position, the policies and strategic decisions  for KPRI.Keywords: balanced scorecard; KPRI; performance assesment

  9. Perspektif Hukum Feminis Terhadap Aturan Fleksibilitas Pasar Tenaga Kerja di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Pratiwi

    2017-08-01

    Full Text Available Studi ini menggambarkan bagaimana fleksibilitas pasar tenaga kerja yang menjadi nafas dalam hukum perburuhan Indonesia memiliki dampak kebijakan terhadap konstruksi gender. Sebaliknya konstruksi gender juga menentukan bagaimana fleksibilitas pasar tenaga kerja dipraktikkan oleh pemerintah. Desk study terhadap teks-teks lama tentang feminis, hukum feminis, dan perburuhan penting untuk memahami kesinambungan antara fenomena perburuhan di masa lalu dan fenomena perburuhan yang menjadi trend saat ini. Dengan perspektif feminis, arus utama analisis perburuhan yang meyakini bahwa kebijakan fleksibilitas baru terjadi di era Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan menjadi tidak relevan. Perspektif feminis melihat bahwa fleksibilitas bagi perempuan sudah terjadi sejak gelombang feminisasi manufaktur di era Hubungan Industrial Pancasila di masa Orde Baru, yang mana berpengaruh pada skema-skema fleksibilitas saat ini. Temuan-temuan melalui desk study ini diverifikasi melalui organic feminist inquiry, yang para kolaborator studi ini turut menganalisis temuan-temuan tersebut. Pada akhirnya, studi ini sangat relevan untuk meninjau ulang kebijakan-kebijakan perburuhan maupun kebijakan-kebijakan pemberdayaan perempuan yang justru kontra-produktif dengan upaya pengarusutamaan gender.

  10. URGENSI REGULASI KOMPREHENSIF E-COMMERCE DI INDONESIA DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparman Suparman

    2017-08-01

    Full Text Available Perkembangan e-commerce telah menjadi perhatian dalam masyarakat dunia tak terkecuali masyarakat Indonesia. Dari sisi politik internasional, Indonesia telah menandatangani Bali Concord sebagai penanda persetujuan ASEAN Community yang salah satu pilarnya adalah pilar ekonomi atau yang dikenal dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN. Namun, regulasi yang komprehensif belum dibentuk Indonesia untuk mengakomodir hal-hal terkait e-commerce agar masyarakat memiliki payung hukum yang jelas agar dapat berkembang dan permasalahan-permasalahan e-commerce yang menyangkut lintas batas terutama antar negara di kawasan Asia Tenggara dapat diselesaikan dengan efektif dan efisien. Penelitian ini akan membahas mengenai urgensi adanya pengaturan komprehensif mengenai E-Commerce di Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean. E-Commerce adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan Komputer, jaringan Komputer, dan/atau media elektronik lainnya. Urgensi regulasi komprehensif e-commerce di Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean adalah bahwa Indonesia merupakan pangsa pasar terbesar ASEAN, adanya Framework E-Commerce bagi negara-negara anggota ASEAN serta minimnya regulasi yang mendukung perkembangan E-Commerce di Indonesia.

  11. KAJIAN PENGGUNAAN PROGRAM APLIKASI DESAIN KAPAL TRADISIONAL PADA GALANGAN KAPAL KAYU DI KABUPATEN BATANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Trimulyono

    2015-08-01

    Full Text Available Kabupaten Batang terletak di pantai utara Jawa Tengah dimana wilayah pesisir kabupaten ini terdapat potensi yang dapat dikembangkan menjadi aset yang berharga bagi bangsa yaitu para pembuat kapal tradisional. Sebagian besar para pengrajin kapal kayu tradisional dalam pembangunan konstruksi kapal tanpa melalui proses rancang bangun secara modern. Dalam pelaksanaannya, baik tipe ataupun bentuk kapal yang dibangun, berdasarkan pengalaman kapal-kapal yang pernah dibuat sebelumnya dan tanpa melalui perhitungan dan penggambaran terlebih dahulu, sehingga dalam beberapa kasus terhadap pesanan kapal yang berbeda bentuknya, maka pengrajin ini akan mengalami kesulitan. Hal ini menyebabkan perlunya sosialisasi mengenai teknologi perkapalan kepada pengrajin kapal di kabupaten Batang terutama dibidang rancang bangun(design dan konstruksi kapal  agar terdapat standar baku mengenai konstruksi kapal kayu yang sesuai dengan standar yang ada seperti Biro Klasifikasi Indonesia (BKI sehingga kapal akan memenuhi tingkat standar yang baku dan tidak terjadi konstruksi yang berlebihan(over construction. Dengan melakukan sosialisasi dan workshop yang dilaksanakan di galangan kapal kayu menggunakan program aplikasi fishipro membuat pekerjaan lebih efisien serta penggunaan program aplikasi lainnya untuk memudahkan proses desain kapal kayu yang diproduksi oleh CV. Abadi Group yang terletak di Kabupaten Batang.

  12. SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT DAN HAMA PADA TANAMAN PEPAYA CALIFORNIA DI DUSUN KETHITANG-RAWALO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afit Nadhar Pratitis

    2013-02-01

    Full Text Available Terbatasnya jumlah pakar membuat proses penyuluhan terhadap petani khususnya petani pepaya dalam pengendalian penyakit dan hama tidak maksimal, sehingga dibutuhkan sebuah sistem yang dapat di jadikan alternatif berkonsultasi bagi para petani. Tujuan dari penelitian ini untuk merancang dan membangun sistem pakar diagnosa penyakit dan hama tanaman pepaya california yang dapat dijadikan pendamping bagi pakar tanaman pepaya california. Batasan masalah dari penelitian diantaranya hanya meneliti tanaman pepaya california, metode inferensi forward chaining, representasi pengetahuan menggunakan kaidah produksi, diterapkan pada sistem berbasis web. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah waterfall. Hasil dari penelitian ini telah berhasil dibuat aplikasi sistem pakar diagnosa penyakit dan hama pada tanaman pepaya california menggunakan Adobe Dreamweaver CS5 dan XAMPP-Win32-1.7.7. Dengan adanya sistem pakar diagnosa penyakit dan hama pada tanaman pepaya california dapat menjadi media alternatif konsultasi para petani pepaya california, serta sistem pakar ini dapat dijadikan pendamping untuk pakar dalam memberikan ilmu pengetahuannya. Kata kunci : Sistem   Pakar,   Forward   Chaining,   Petani,   Pepaya   California, Waterfall

  13. IMPLEMENTASI MAQASHID SYARIAH DALAM CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DI PT BANK MUAMALAT INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saiful Muchlis

    2016-04-01

    Full Text Available Abstrak: Implementasi Maqashid Syariah dalam Corporate Social Responsibility di PT. Bank Muamalat Indonesia. Penelitian ini bertujuan memahami implementasi konsep maqashid syariah atas Corporate Social Responsibility PT Bank Muamalat Indonesia. Melalui Focus Group Discussion (FGD dalam proses pengumpulan data, hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep menjaga agama terletak pada kepatuhan terhadap syariah, yaitu kewajiban menggunakan jilbab bagi wanita. Konsep menjaga jiwa dipahami sebagai kewajiban mengeluarkan zakat 2,5% dari total penghasilan perbulan. Konsep menjaga akal dijalankan dengan mendirikan lembaga pendidikan bagi karyawan. Konsep menjaga keturunan diwujudkan dalam peningkatan kesejahteraan karyawan melalui Ittifaq muamalat yang mengatur semua jenis kebutuhan karyawan. Akhirnya, konsep menjaga harta menekankan pada kesejahteraan stakeholder dan nasabah. Abstract: Implementation of Maqashid Sharia in Corporate Social Responsibility in PT. Bank Muamalat Indonesia. This study aims to understand the implementation of the concept of maqashid sharia in the Corporate Social Responsibility of PT Bank Muamalat Indonesia. This study employed Focus Group Discussion (FGD in the data collection process. The results is that the concept of religion keeping lies in adherence to sharia, namely the obligation to wear veil for women. Soul keeping comprises the obligation of zakat issued at 2.5% out of income. Sense keeping is reflected by establishing educational institutions. Descendants keeping is conducted by improving the welfare of employees through Ittifaq Muamalat. Finally, asset keeping is established by placing the emphasis on the welfare of treasure stakeholders and customers.

  14. Rancang Bangun Sistem Informasi Manajemen Customisable Sebagai Alat Analisis Pengelolaan Energi Listrik Di Pt. Indovillas Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Sukafona

    2013-06-01

    Full Text Available Sistem informasi manajemen customizable sebagai alat analisis pengelolaan energi listrik di PT. Indovillas Bali merupakan suatu alat yang digunakan untuk mengelola data penggunaan energi listrik. Sistem customizable yaitu dapat disesuaikan dengan keadaan dimasing-masing vila, alur dan kebutuhan sistem dibuat dinamis agar dapat disesuaikan dengan keadaan. Dalam sistem terdapat sub-sub sistem berdasarkan para pengguna sistem yang memiliki database yang terpisah dengan hak akses sesuai dengan otoritas yang diberikan sistem. Hasil yang diharapkan dari sistem adalah report pengelolaan energi listrik yang terdiri dari  report penggunaan secara keseluruhan yang meliputi besaran konsumsi energi listrik setiap hari. Tingkat hunian kamar, serta batasan-batasan penggunaan energi listrik sebagai indikator perbandingan dengan data konsumsi energi listrik per hari Setiap bulan. Sistem juga diharapkan dapat menghasilkan potensi penghematan dari konsumsi energi listrik. Hasil dari keluaran sistem diharapkan dapat menjadi acuan utama  bagi manajer energi atau engineer dalam menentukan langkah-langkah yang tepat dalam penggunaan energi listrik yang efisien dan efektif. Bagi top manajemen, laporan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan harga sewa vila, dan memberikan informasi lebih terperinci tentang biaya konsumsi energi dalam pertanggungjawaban kepada pemilik vila.

  15. Studi Awal Perencanaan Jumlah Kebutuhan BTS dalam Penerapan Menara Bersama Telekomunikasi di Kota Palangka Raya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Gunadi Palilu

    2014-12-01

    Full Text Available Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi komunikasi bergerak (seluler saat ini semakin meningkat, hal ini terlihat dari semakin banyak dibangunnya menara  telekomunikasi,   terutama   di   Kota  Palangka  Raya. Menara telekomunikasi yang merupakan faktor pendukung dari layanan telekomunikasi seluler terus-menerus dibangun sebagai bentuk dari kebutuhan masyarakat dalam berkomunikasi. Dalam pembangunan menara telekomunikasi tentunya harus memperhatikan beberapa syarat-syarat umum seperti yang terdapat dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Penataan Ruang Kementrian Pekerjaan Umum Nomor:06/SE/Dr/2011 tentang Petunjuk Teknis Kriteria Lokasi Menara Telekomunikasi, yang salah satu syaratnya ialah harus memperhatikan aspek estetika ruang. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung jumlah kebutuhan Base Transceiver Station (BTS sebagai bentuk awal dalam penerapan pembangunan menara telekomunikasi sebagai menara bersama. Untuk mencapai tujuan tersebut, perhitungan jumlah pelanggan seluler dan kapasitas trafik menjadi metode perencanaan yang dibutuhkan dalam menentukan jumlah BTS dan menara bersama telekomunikasi dalam kurun waktu 5 (lima tahun ke depan. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi awal bagi pemerintah kota Palangka Raya dalam membuat suatu perencanaan atau pedoman dalam pembangunan dan pemberian izin pendirian menara telekomunikasi yang nantinya akan menjadi suatu regulasi mengenai menara telekomunikasi, sehingga pembangunan menara bersama dapat tertata dengan baik dengan tetap memperhatikan kualitas layanan bagi masyarakat.

  16. DAMPAK SOSIAL EKONOMI OBJEK WISATA THE UNIQUE PARK WATERBOOM DI KOTA SAWAHLUNTO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisa Destaria

    2017-01-01

    Full Text Available Tourism development could improve people's lives, because of growth in employment, due to the opportunities new ventures. Government Sawahlunto is one area that also develop tourism for the economic growth of tourism is one of the locations Unique Park Waterboom. The purpose of this study was to describe how social and economic impacts once established waterboom Village Muaro Kalaban Silungkang District of Sawahlunto. This study used a qualitative approach and descriptive type. Data collected by observation, interview and document  analysis. In-depth interviews were conducted at several informants community representatives and community leaders such as village chief Muaro Kalaban, Head of Dusun Sawah tabang, traders around. The results showed that after the establishment of The Unique Park Waterboom Muaro Kalaban social and economic impacts. Its social effects are positive impacts and negative impacts. The negative impact is imitate how to dress, way of thinking and swim behavior, religious values of society. While the positive impact that increased education and relations of good interaction. The economic impact that arises is to create jobs for the people, rising incomes, the community initiative to build shophouses, increasing public facilities and infrastructure such as roads. Pembangunan pariwisata daerah bisa meningkatkan taraf kehidupan masyarakat, karena pertumbuhan lapangan pekerjaan akibat adanya peluang usaha baru. Pemerintah Kota Sawahlunto merupakan salah satu daerah yang juga mengembangkan pariwisata untuk pertumbuhan ekonomi salah satu lokasi wisatanya adalah The Unique Park Waterboom.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana dampak sosial ekonomi setelah adanya objek wisata waterboom di Desa Muaro Kalaban Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara mendalam dan studi dokumen.  Wawancara mendalam

  17. PENGELOLAAN ARSIP DALAM MENDUKUNG SISTEM INFORMASI MANAJEMEN (SIM DI KANTOR PERPUSTAKAAN DAN ARSIP KABUPATEN REMBANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sevi Martya Lungvy

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengelolaan arsip dalam mendukung system informasi manajemen (SIM di kantor Perpusakaan dan Arsip Kabupaten Rembang. Sumber data sebagai informan yaitu Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Rembang, Kepala dan Staf Sub Bagian Tata Usaha, Kepala dan Seksi Arsip. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Prosedur penelitian ini meliputi tahap pra-lapangan, tahap pekerjaan lapangan, dan tahap analisis data. Hasil penelitian yang diperoleh pada perencanaan arsip dengan mengidentifikasi kebutuhan arsip dan ruang khusus untuk menyimpan arsip. Pelaksanaan pengelolaan arsip diantaranya pelimpahan wewenang petugas arsip, pengalokasian anggaran, penyediaan peralatan dan perlengkapan, serta pengaplikasian sistem penyimpanan arsip. Pengendalian arsip untuk arsip yang mengalami kerusakan yang disebabkan oleh faktor eksternal, seperti terserang rayap dilakukan dengan cara memberi obat anti rayap dan dibersihkan secara rutin seminggu sekali serta menempatkan arsip pada rak dan lemari arsip yang terbuat dari bahan besi atau logam. Pengawasan arsip tidak hanya dilakukan oleh Kepala pada masing-masing bagian tetapi juga dilakukan oleh Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Rembang di masing-masing bagian baik Sub Bagian Tata Usaha maupun bagian Seksi Kearsipan yang mengelola arsip. The purpose of this research is the record management in support of management information systems (MIS in the Library and Archieve Office in Rembang Regency. The sources data were from the Head of Library and Archieve Office in Rembang Regency, the Head and the staff of Administration Office, the Head and the staff of Archieve Office. The data were collected by interview, observation, and documentation, whereas; the procedures of the research were observation, in-depth interviews, and data analysis. The research showed that archival management needed a specific space for

  18. Evaluasi Potensi Airtanah Bebas untuk Penyediaan Air di Kalasan dan Prambanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Asrifah

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah 1 mengkaji ketersediaan, kualitas dan pola pemanfaatan airtanah bebas untuk kebutuhan air bersih, serta 2 mengevaluasi kondisi dan tingkat kekrilisan airtanah bebas untuk penyediaan air bersih di Kecamatan Kalasan dan Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Penelitian dilakukan dengan pendekatan penelitian deskriptif dengan cara penelitian survei (lapangan, pengambilan data dan sampel, serta analisis laboratorium. Pengumpulan data primer dengan observasi, quesioner, analisis laboratorium. Penelitian lapangan dengan teknik sampling yaitu 1purposive sampling untuk sumur gali dan sampel kualitas airtanah dan 2 randomsampling untuk wawancara. Analisis data secara matematis, kualitatif, skoring, dan spasial. Daerah penelitian terdiri atas 3 jenis sistem Akuifer, yaitu : a. Sistem Akuifer Merapi dengan potensi airtanah bebas sangat tinggi dan tinggi, dan kualilas tercemar ringan - baik; b. Sistem Akuifer Dataran Bokoharjo dengan potensi airtanah bebas tinggi - sedang, dan kualilas tercemar ringan - baik; c. Sistem Akuifer Perbukitan Bokoharjo dengan potensi airtanah bebas sangat rendah, dan kualitas tercemar ringan. Jenis sistem akuifer di daerah penelitian berpengaruh terhadap ketesediaan dan pola penggunaan, akan tetapi tidak berpengaruh pada kualitas airtanah bebas. Kualilas airtanah bebas dipengaruhi oleh kondisi sanitasi lingkungan dan aktivitas manusia. Pada tahun 2020, Kecamatan Prambanan sudah mengalami kekritisan air bersih. ABSTRACT This research aims at assessing the avialability, quality and usage of unconfined groundwater, evaluating the conditions and the critical level of unconfined groundwater for water availability in those areas. n", study was conducted by descriptive approach by means of survey research (in field, dahl and sample collection, and laboratory analysis. The primary data were collected through observation, quesioner, laboratory analysis, field research by sampling techniques are 1

  19. Implementasi Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok (KTR pada Mahasiswa di Lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reno Renaldi

    2014-11-01

    Full Text Available Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes Hang Tuah Pekanbaru sebagai tempat pelaksanaan proses belajar mengajar bagi mahasiswa sekaligus tempat kerja bagi karyawannya,  yang mana seyogyanya tempat tersebut menjadi tempat Kawasan Tanpa Rokok berdasarkan Undang-undang kesehatan.Oleh karena itu sejak tahun2011STIKes Hang Tuah telah mengeluarkan kebijakan dalam bentuk surat edaran dengan nomor surat No/09/STIKes-HTP/IX/2011/289/mengenai Kawasan Tanpa Rokok di lingkungan STIKes Hang Tuah Pekanbaru.Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Implementasi kebijakan kawasan tanpa rokok (KTR pada mahasiswa di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru Tahun 2013.Metode penelitian dengan desain Cross Sectional  dilaksanakan pada bulan juni-juli 2013. Jumlah sampel 350 orang mahasiswa. Prosedur pengambilan sampel dengan cara Proporsional Random  Sampling, pengambilan data menggunakan kuesioner dan analisis data dilakukan secara univariat, bivariat dengan uji chi-square, multivariat dengan uji regresi logistic ganda. Hasil penelitian menunjukkan yang tidak mematuhi kebijakan KTR sebanyak 236 orang (67,4%, variabel yang berhubungan dengan implementasi kebijakan KTR adalah pengetahuan kebijakan KTR (OR:15,594; 95%CI: 7,530-32,292 dan lingkungan pergaulan (OR:17,118; 95%CI:9,455-30,992, variabel yang tidak berhubungan dengan implementasi kebijakan KTR adalah pengetahuan bahaya merokok dan pada variabel ini tidak terdapat counfounding. Diharapkan pihak STIKes Hang Tuah Pekanbaru dengan masing-masing prodi yang ada di STIKes Hang Tuah Pekanbaru untuk melakukan tinjauan dan sosisalisasi tentang Kawasan Tanpa Rokok kepada mahasiswa yang masih merokok di lingkungan STIKes Hang Tuah Pekanbaru

  20. Autobiografia di un fisico

    CERN Document Server

    Born, Max

    1980-01-01

    Questa non è solo un'autobiografia scientifica. Il ritratto che Max Born ci offre di se stesso va oltre il profilo dell'uomo di scienza, che pure è stato tra i maggiori del nostro secolo. Di lui veniamo a sapere tutto ciò che occorre per accostarsi alle teorie che gli valsero il premio Nobel, ma anche i tratti di una normale vita borghese nella quale si intrecciavano le influenze dell'ambiente intellettuale e commerciale. Il tono è quello di una rievocazione piana e distesa che ci accompagna per le varie fasi della carriera dello studente, del docente, dello scienziato, nelle università tedesche e inglesi, negli anni delle persecuzioni naziste, alle quali l'ebreo Max Born ebbe la fortuna di sopravvivere, e nel dopoguerra, quando egli tornò in Germania e seppe dare un contributo di idee e di iniziative ai movimenti pacifisti. E' la lunga e operosa vita di un uomo di genio, del quale si ricorda la profonda umanità, la vastità degli interessi culturali, l'acutezza dei giudizi sulle persone, sulle vicend...

  1. Esercizi scelti di algebra

    CERN Document Server

    Chirivì, Rocco; Dvornicich, Roberto

    2017-01-01

    Questo libro – primo di due volumi -  presenta oltre 250 esercizi scelti di algebra ricavati dai compiti d'esame dei corsi di Aritmetica tenuti dagli autori all'Università di Pisa. Ogni esercizio viene presentato con una o più soluzioni accuratamente redatte con linguaggio e notazioni uniformi. Caratteristica distintiva del libro è che gli esercizi proposti sono tutti diversi uno dall'altro e le soluzioni richiedono sempre una piccola idea originale; ciò rende il libro unico nel genere. Gli argomenti di questo primo volume sono: principio d'induzione, combinatoria, congruenze, gruppi abeliani, anelli commutativi, polinomi, estensioni di campi, campi finiti. Il libro contiene inoltre una dettagliata sezione di richiami teorici e può essere usato come libro di riferimento per lo studio. Una serie di esercizi preliminari introduce le tecniche principali da usare per confrontarsi con i testi d'esame proposti. Il volume è rivolto a tutti gli studenti del primo anno dei corsi di laur ea in Matematica e Inf...

  2. KARAKTERISTIK TANAH DI BAWAH TEGAKAN JENIS VEGETASI MANGROVE DAN KEDALAMAN TANAH BERBEDA SEBAGAI INDIKATOR BIOLOGIS UNTUK TANAH TAMBAK DI KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Mustafa

    2011-04-01

    Full Text Available Kondisi lahan mangrove sangat ekstrem, sehingga vegetasi yang tumbuh merupakan vegetasi yang telah beradaptasi dan berevolusi dengan kondisi tersebut. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik tanah di bawah tegakan vegetasi mangrove dan kedalaman tanah berbeda yang dapat dijadikan indikator biologis untuk memprediksi karakteristik tanah untuk budidaya tambak. Pengukuran dan pengambilan contoh tanah dilakukan di bawah tegakan paku laut (Acrostichum aureum, bakau (Rhizophora apiculata, api-api (Avicennia alba, dan nipah (Nypa fruticans masing-masing pada kedalaman tanah 0-0,25 m dan 0,50-0,75 m di hutan mangrove Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. Kualitas tanah yang diukur langsung di lapangan adalah pHF, pHFOX, dan potensial redoks, sedangkan yang dianalisis di laboratorium adalah kandungan air, pHKCl, pHOX, SP, SKCl, SPOS, TPA, TAA, TSA, pirit, karbon organik, N-total, PO4, Fe, Al, tekstur, dan nilai n. Analisis ragam dilakukan untuk mengetahui perbedaan kualitas tanah antar vegetasi mangrove pada kedalaman yang sama, sedangkan Uji T dilakukan untuk mengetahui perbedaan kualitas tanah antar kedalaman pada vegetasi mangrove yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegakan bakau, api-api, nipah, dan paku laut yang tumbuh pada tanah sulfat masam Kabupaten Mamuju diklasifikasikan sebagai Sulfaquent dan Sulfihemits untuk kategori Kelompok Besar. pHF tanah pada vegetasi dan kedalaman tanah yang berbeda relatif sama, tetapi peubah kemasaman tanah lainnya menunjukkan bahwa tanah vegetasi paku laut memiliki potensi kemasaman yang lebih rendah dibandingkan dengan vegetasi lainnya. Kesuburan dan sifat fisik tanah vegetasi paku laut lebih mendukung untuk lahan budidaya tambak daripada vegetasi lainnya (bakau, api-api, nipah. Kualitas tanah pada setiap vegetasi relatif sama pada kedua kedalaman, kecuali tanah vegetasi paku laut dan api-api yang memiliki pH dan kandungan PO4 yang

  3. AGROFORESTRI BERBASIS ROTAN TERHADAP SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI BARITO SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johanna Maria Rotinsulu

    2017-02-01

    Full Text Available South Barito is an area of rattan and rattan production center of the province of Central Kalimantan, on the other hand is one area that has natural conditions very conducive to the development of rattan. This study reveals how patterns in addition to planting and processing of rattan traditionally also analyze the socio-economic level of society. Research conducted in South Barito regency, District Karau in Two Villages is Bangkuang and New Salat. The village of the second sample is determined gardens and population are farmers who cultivate cane with sampling methods by simple random sampling, because the peasant population is homogeneous, the number of samples in each village 34 respondents or 68 farmers overall. The result showed that in general the rattan garden where the studies were not well-maintained, where the average of respondents (45% said that maintenance is only performed at the time of going to the harvesting or one for rattan planting. Besides the low price of rattan is led to a reduction of land management / rattan gardens intensively. and production of rattan average yield of 2.6 tons ha-1 or 245.5 clumps of cane ha-1. For the villagers of business administration studies despite conditions that are considered less favorable, but they still look forward to the Government's policy to remain aligned to the Farmers Rattan. In addition, because cane is inherited and used as a hallmark of South Barito society in general. Barito Selatan merupakan daerah penghasil rotan dan sentra produksi rotan provinsi Kalimantan Tengah, selain itu merupakan salah satu wilayah yang memiliki kondisi alam yang sangat mendukung bagi perkembangan rotan. Penelitian ini selain untuk mengungkapkan bagaimana pola tanam dan pengolahan rotan secara tradisional juga  menganalisis tingkat sosial ekonomi masyarakat. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Barito Selatan, Kecamatan Karau di Dua Desa yaitu Bangkuang dan Salat Baru. Dari kedua Desa tersebut

  4. PERAN DESA PAKRAMAN DALAM PEMBENTUKAN PERAREM TERKAIT PENYELESAIAN KONFLIK ALIH FUNGSI LAHAN (Studi Kasus Di Desa Pakraman Tunjuk, Kabupaten Tabanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Made Lidia Lestari Karlina Dewi

    2016-09-01

    Full Text Available This paper discusses the role in the formation perarem Pakraman related to the settlement of the conflict over the land in the village of Pakraman Show which is located in Tabanan, where land use has a negative impact even cause conflicts between village manners and developers. Issues discussed in this paper is how the role Pakraman role in the formation of perarem related to the settlement of the conflict over the land. Discussion of this paper uses empirical research methods for assessing and analyzing the data obtained in the field. Land conversion in Pakraman Show cause conflict between village manners and developers so as to stop the conflict, prajuru village did Paruman and formed perarem which has kekutan law similar to awig awig, which perarem it provides for the prohibition of developers to enter the territory of the village Pakraman Show. Karya ilmiah ini membahas tentang peran desa pakraman dalam pembentukan perarem terkait dengan penyelesaian konflik alih fungsi lahan di Desa Pakraman Tunjuk yang terletak di Kabupaten Tabanan, di mana alih fungsi lahan tersebut memiliki dampak negatif bahkan menyebabkan konflik antara krama desa dan pengembang. Masalah yang dibahas dalam karya ilmiah ini yaitu bagaimana peran peran desa pakraman dalam pembentukan perarem terkait dengan penyelesaian konflik alih fungsi lahan. Pembahasan karya ilmiah ini menggunakan metode penelitian empiris karena mengkaji dan menganalisa data yang didapatkan di lapangan. Alih fungsi lahan di Desa Pakraman Tunjuk menimbulkan konflik antara krama desa dan pengembang sehingga untuk menghentikan konflik tersebut, prajuru desa melakukan paruman dan membentuk perarem yang memiliki kekuatan hukum yang sama dengan awig-awig, yang mana perarem tersebut mengatur tentang larangan pengembang untuk memasuki wilayah Desa Pakraman Tunjuk.

  5. Introduzione alle teorie di gauge

    CERN Document Server

    Cabibbo, Nicola; Benhar, Omar

    2016-01-01

    "Introduzione alle Teorie di Gauge" completa la serie di tre volumi basati sulle lezioni dei corsi di Meccanica Quantistica Relativistica, Interazioni Elettrodeboli e Teorie di Gauge, impartite dagli autori agli studenti delle Lauree Magistrali in Fisica e Astronomia & Astrofisica dell'Universita "La Sapienza" di Roma, nell'arco di qualche decennio. L'obiettivo principale del volume è di introdurre i concetti di base della rinormalizzazione nella teoria quantistica dei campi e i fondamenti delle moderne teorie di Gauge. Anche se collegato ai volumi precedenti, il libro si presta ad una lettura indipendente, che presume solo conoscenze generali di relativita speciale, della seconda quantizzazione e della fenomenologia delle interazioni elettrodeboli. Lo strumento di base è l'integrale sui cammini di Feynman, introdotto nei capitoli iniziali e sistematicamente impiegato nel seguito. L'esposizione segue un percorso pedagogico, che parte dal caso semplice dell'ampiezza di transizione in meccanica quantistic...

  6. FAKTOR PEMBANGUNAN WILAYAH TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N.A. Ma’ruf

    2017-04-01

    (BPS. Data diolah menggunakan regresi linier untuk melihat hubungan antar variabel. Analisis menunjukkan bahwa jumlah penduduk miskin, pendapatan per kapita, angka melek huruf, kecukupan jumlah dokter, kecukupan posyandu, kepemilikan jaminan pelayanan kesehatan, dan pengetahuan ketersediaan fasilitas kesehatan berperan pada status gizi balita. Sedangkan kecukupan jumlah bidang tidak berpengaruh terhadap status gizi balita. Adapun jumlah bidan tidak berhubungan terhadap status gizi Balita. Semakin tinggi persentase penduduk miskin mempengaruhi semakin tinggi prevalensi gizi kurang-buruk Balita. Sedangkan semakin tinggi pendapatan per kapita, angka melek huruf, kecukupan jumlah dokter, kecukupan Posyandu dan pengetahuan ketersediaan fasilitas kesehatan mempengaruhi semakin rendah prevalensi gizi kurang-buruk Balita. Diperlukan pembangunan antar bidang yaitu bidang sosial ekonomi melalui penambahan lapangan kerja, bidang pendidikan melalui program wajib belajar, serta bidang kesehatan dengan peningkatan pelayanan kesehatan. Diperlukan upaya yang berkesinambungan dan strategi jangka panjang di tiap bidang pembangunan untuk perbaikan status gizi balita.    

  7. Perjalanan Menjadi Cina Benteng: Studi Identitas Etnis di Desa Situgadung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Reza Zaini

    2014-01-01

    ego-nya. Sedangkan etnisitas adalah proses obyektif, dimana kelompoklah yang menetapkan keanggotaan seorang individu. Hasil penelitian ini menunjukkan umumnya Cina Benteng dianggap sebagai seluruh Tionghoa “peranakan” yang menetap di daerah pinggiran Tangerang. Namun, beberapa anggotanya di Desa Situgadung pada awalnya menolak hal itu, dan mengaku sebagai orang “keturunan”, suatu istilah yang mendekatkan komunitas ini pada kelompoketnis pribumi. Melalui proses yang panjang, sebagai akibat dari perubahan sejarah,infrastruktur, demografis, dan ekonomi, mereka akhirnya mengaku dan bangga sebagai Cina Benteng, satu istilah yang mendekatkan mereka dengan etnis Tionghoa. Penelitian kualitatif ini dilakukan dengan mewawancarai tujuh informan dengan menggunakan pendekatan grounded, dimana peneliti berusaha membangun konsep dari data yang dihimpun di lapangan

  8. VIRTUAL MOUSE MENGGUNAKAN ALGORITMA HAARCASCADE DAN HOUGH TRANSFORM SEBAGAI MEDIA INTERAKSI MANUSIA DENGAN KOMPUTER BAGI PENYANDANG DISABILITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fandy Setyo Utomo

    2015-02-01

    Full Text Available Komputer adalah salah satu media untuk pencarian informasi. Dalam mengoperasikan komputer seseorang harus dapat menggerakkan pointer pada layar komputer dengan mouse. Hal ini menjadi sulit untuk dilakukan bagi penderita disabilitas gerak tangan. Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk membuat aplikasi virtual mouse yang dapat digunakan sebagai media interaksi antara penyandang disabilitas dengan komputer. Proses penjejakan wajah untuk mengendalikan pointer menggunakan algoritma Haarcascade Classifier, sedangkan untuk operasi click event mouse menggunakan deteksi kedipan mata dengan algoritma Hough Transform. Penelitian dilakukan dalam beberapa tahap yaitu melakukan analisis kebutuhan fungsional, membuat desain aplikasi, implementasi, dan pengujian aplikasi. Pengujian dilakukan terhadap kecepatan aplikasi dalam mendeteksi wajah berdasarkan sudut kemiringan wajah tertentu. Selain itu, pengujian dilakukan pula terhadap kecepatan aplikasi dalam mendeteksi iris mata berdasarkan nilai threshold tertentu. Berdasarkan hasil pengujian aplikasi dapat disimpulkan bahwa nilai pergeseran memiliki toleransi 10o hingga 25o untuk pendeteksian wajah, sedangkan nilai threshold yang baik untuk pendeteksian iris mata berkisar antara 90 sampai dengan 100.

  9. RICERCHE DI STATISTICA METEOROLOGICA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    EZIO ROSINI

    1956-06-01

    Full Text Available statistica
    non ha goduto di buona stampa nel passato anche recente; particolarmente
    poco apprezzata è stata la statistica meteorologica e climatologica.
    Occorre riconoscere che tale atteggiamento era almeno in
    parte frutto di un preconcetto errato sul significato della statistica, ma
    che d'altra parte la natura dei lavori di tal genere che venivano alla
    luce sembrava a volte confermare la giustezza del preconcetto. Il fatto
    è che una parte degli studiosi di meteorologia avvertiva più di altri,
    probabilmente per la propria stessa costituzione mentale, l'astrattezza
    dei metodi fisico-matematici applicati alla grandiosa e al tempo stesso
    minuta complessità dei fenomeni meteorologici, sentendo dunque maggiormente
    la necessità di far costante ricorso alla realtà delle osservazioni
    effettivamente eseguite.

  10. Masalah Kesehatan Jiwa pada Mahasiswa Baru di Sebuah Universitas di Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dhanasari Vidiawati

    2017-04-01

    Full Text Available Untuk mewujudkan pelayanan komprehensif, salah satu universitas besar di Jakarta menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan fisik dan jiwa bagi mahasiswa baru. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi karakteristik mahasiswa yang bermasalah kejiwaan serta faktor yang berhubungan dengan kedatangannya untuk konsultasi dokter atau psikolog. Penelitian potong lintang dilakukan pada bulan Januari-Februari 2017, menggunakan data sekunder yaitu hasil pemeriksaan kesehatan mahasiswa baru tahun 2015 dan 2016 serta data kedatangan mahasiswa di universitas klinik tahun 2015-2016. Pemeriksaan kesehatan jiwa dilakukan dengan menggunakan SRQ20 (self reporting questionnaire yang diisi melalui website universitas pada saat pendaftaran ulang. Sebanyak 1793 (12,4% mahasiswa baru dari 14.129 mahasiswa mengisi sekurangnya 6 jawaban ya dan disebut bermasalah kejiwaan. Dari mahasiswa bermasalah kejiwaan, hanya 24% yang datang ke dokter di klinik universitas dan hanya 2,4% yang datang menemui konselor psikolog di klinik pada tahun 2015-2016. Faktor yang berhubungan dengan kedatangan ke dokter di klinik adalah tinggal di asrama atau kos (p<0,05 OR 2,82 dan memiliki masalah kesehatan fisik pada saat dilakukan pemeriksaan kesehatan mahasiswa baru (p<0,05 OR 1,49. Faktor yang berhubungan dengan kedatangan ke konselor psikolog adalah jenis kelamin laki-laki (p<0,05 OR 2,16. Jumlah mahasiswa bermasalah kejiwaan yang datang ke dokter hampir sepuluh kali lipat dari yang datang ke psikolog. Dokter di universitas klinik sebagai dokter layanan kesehatan primer perlu ditingkatkan kemampuannya untuk deteksi dini masalah kejiwaan yang tersembunyi dibalik gejala somatik atau gejala masalah kesehatan fisik yang diungkapkan pasien. Kata kunci: SRQ20, masalah kejiwaan mahasiswa, klinik universitas, dokter layanans primer   Mental Disorder of Freshmen Students of Primary Health University Clinic in Jakarta   Abstract To realize a comprehensive service, one big university in Jakarta

  11. La flotta di Classe

    OpenAIRE

    Gnoli, Tommaso

    2003-01-01

    Testo di una conferenza tenuta a Ravenna il 17 gennaio 2003. La flotta imperiale romana di Classe è presentata nel suo contesto storico e istituzionale. Inquadramento della condizione dei classiarii nell'ambito più generale dell'esercito romano. Ipotesi e problemi sullo sviluppo dell'area ravennate in età imperiale in rapporto all'installazione di questa grande unità militare.

  12. PENGGUNAAN METODE SIMULASI DALAM PEMBELAJARAN KETERAMPILAN LITERASI INFORMASI IPS BAGI MAHASISWA PGSD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ana Nurhasanah

    2016-06-01

    Full Text Available Abstrak. Mata pelajaran IPS di Sekolah Dasar dikembangkan sebagai mata pelajaran terintegrasi atau integrative social studies, bukan sebagai pendidikan disiplin ilmu. Tantangan yang dihadapi peserta didik saat ini adalah banyak dan beragamnya masalah-masalah sosial yang harus dihadapi dalam kehidupan sehari-hari, oleh sebab itu pembelajaran IPS bertujuan untuk  mengembangkan keterampilan sosial. Namun, mengingat perkembangan siswa SD yang masih dalam tingkat berpikir kongkrit maka disarankan pembelajaran IPS SD menggunakan contoh-contoh masalah sosial yang kongkrit dan yang  mungkin melibatkan pengalaman-pengalaman siswa SD secara langsung. Namun dalam kenyataannya berdasarkan wawancara pada guru-guru SD di kota Serang masih banyak ditemukan kesulitan dalam mengajarkan IPS. Hal ini menunjukan bahwa kemampuan guru-guru di SD belum sesuai dengan tuntutan tujuan pembelajaran IPS. Oleh sebab itu penting kiranya mahasiswa PGSD semester V sebagai calon tenaga pendidik dibekali pengalaman dengan metode simulasi guna mengembangkan literasi informasi pada pembelajaran IPS yang menunjang pada pengembangan karir profesionalnya nanti. Kata kunci: metode simulasi, literasi informasi IPS, dan mahasiswa  Abstract. Social studies in elementary school subjects developed as an integrated or integrative social studies, not as educational disciplines. The challenges facing students today are many and varied social problems that must be faced in everyday life, so learning IPS aims to develop social skills. However, considering the development of elementary school students who are still in the level of concrete thinking it is advisable elementary social studies learning using examples of concrete social problems and that may involve experiences elementary students directly. But in reality based on the interviews of the teachers in the city of Serang there are still many difficulties in teaching social studies. This shows that the ability of teachers in primary

  13. PERANAN MAJELIS DESA PAKRAMAN BALI DALAM PELAKSANAAN INVESTASI KEPARIWISATAAN DI WILAYAH DESA PAKRAMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewa Nyoman Gede Suatmaja

    2016-07-01

    pakraman dengan awig-awig yang dimilikinya dapat menjadi faktor pengendali bagi pelaksanaan investasi di wilayahnya. Kedua, MDP Bali tidak dapat berperan secara langsung dalam pelaksanaan kepariwisataan di wilayah desa pakraman, sebab pelaksanaan investasi di wilayah desa pakraman merupakan urusan otonomi desa pakraman yang bersangkutan. MDP Bali hanya dapat berperan: (a memberi saran, usul dan pendapat kepada pihak-pihak yang berkepentingan; (b mendorong desa pakraman untuk mengendalikan investasi di wilayahnya. Dorongan tersebut dituangkan dalam Keputusan MDP Bali Nomor 050/Kep/Psm-1/MDP Bali/III/2006 yang menegaskan bahwa setiap investasi di wilayah desa pakraman wajib mendapat rekomendasi dari desa pakraman. (3 Upaya yang dapat dilakukan oleh MDP Bali dalam penyelesaian konflik di bidang investasi kepariwisataan di wilayah desa pakraman adalah menjadi mediator dalam penyelesaian konflik yang dilakukan oleh para pihak.

  14. GAMBARAN PELAKSANAAN LAYANAN VOLUNTARY COUNSELING AND TESTING (VCT DAN SARANA PRASARANA KLINIK VCT DI KOTA BANDUNG TAHUN 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mujiati Mujiati

    2015-04-01

    Full Text Available Latar belakang : Voluntary Counseling and Testing (VCT merupakan upaya pencegahan dan pintu masuk ke layanan manajemen kasus serta perawatan, dukungan, dan pengobatan bagi penderita HIV-AIDS, sehingga kelancaran layanan serta ketersediaan dan kecukupan sarana prasarana yang ada di Klinik VCT menjadi hal yang penting untuk dipenuhi. Tujuan : Mengetahui gambaran pelaksanaan layanan VCT dan sarana prasarana Klinik VCT di Kota Bandung tahun 2013. Metode : Jenis penelitian explanatory research, pendekatan cross sectional. Data kuantitatif dari wawancara dengan kuesioner dan data kualitatif dengan wawancara mendalam. Hasil : Pelaksanaan layanan VCT (69,0% dan sarana prasarana VCT (58,7% sudah baik. Layanan yang masih kurang baik yaitu dari segi konselor (jumlah dan bahasa konselor, dan waktu tunggu konselor. Sarana dan prasarana yang belum baik yaitu hanya ada satu pintu di ruang konseling, tidak ada tempat cuci tangan di ruang pengambilan darah, tidak ada papan informasi alur layanan VCT, fasilitas belum lengkap, dan tidak ada kotak saran di ruang tunggu. Kesimpulan : Diperlukan KIE, evaluasi, peningkatan ketrampilan dan personal approach terhadap petugas VCT serta mengupayakan kelengkapan sarana dan prasarana Klinik VCT.   Kata kunci : Layanan, sarana prasarana, klinik, VCT

  15. Progetto QUADIS (Qualit di Servizio)

    CERN Document Server

    Ferrari, T; Vistoli, C

    1999-01-01

    Le applicazioni distribuite di nuova generazione richiedono servizi di rete garantiti. La rete Internet fornisce tuttora un servizio di tipo ³best effort² e perciò non adatto a soddisfare le nuove esigenze che provengono dalle $9 applicazioni. E' necessario studiare nuove architetture che facciano interagire applicazioni e rete in modo più stretto per ottenere più garanzie di affidabilit ed efficienza.Questo documento introduce i concetti base della qualit di $9 servizio sulla rete e i meccanismi in fase di studio o di sperimentazione finora esistenti. Definisce inoltre un programma di lavoro che prevede l'analisi di alcune applicazioni specifiche dell'INFN e la sperimentazione di servizi di $9 rete QoS adatti all'applicazione in esame.Questo documento è allegato al progetto "QUAdiS" di Gruppo V.

  16. DIAMIKA PEREMPUAN PEDAGANG MAKANAN DI SICINCIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elsa Melia Roza

    2017-01-01

    Full Text Available This article discusses the activities of women food vendors in Nagari Sicincin, women's involvement has keterbartasan informal sector to resources and access. As a result, business options that can be entered also ranges in some specific fields such as trade food hawkers. Women asongan food traders in carrying out its activities he had to leave the family in a period of 9-10 hours a day. Before going home or going to work, he must do homework at the same time, This article aims to describe the activities of women food vendors hawkers around Station Sicincin. and analyze the constraints experienced by women hawkers hawkers in work. The method used qualitative descriptive type, The data collection is done by observation, interview and documentation study, The findings of this article, namely the allocation of time, that work outside the home as a trader of food hawkers, conducted from 08.00 am until 17:00 pm, Competition and conflict. Tip mastery of the market situation, that take advantage of the holiday, shoppers want visited by giving discounts to buyers, already terbntuknya image salted egg and boiled bananas. and the constraints faced by women food vendors hawkers are obstacles in the work, namely the driver and passenger Bus unfriendly, and the absence of gas stations. Artikel ini membahas aktifitas perempuan pedagang makanan di Nagari Sicincin, keterlibatan perempuan disektor informal memiliki keterbartasan terhadap sumber daya dan akses. Akibatnya pilihan usaha yang dapat dimasuki juga berkisar pada beberapa bidang tertentu seperti berdagang makanan asongan. Perempuan pedagang makanan asongan dalam menjalankan aktivitasnya ia harus meninggalkan keluarga dalam jangka waktu 9-10 jam dalam sehari. Sebelum pulang ataupun berangkat kerja, ia harus mengerjakan pekerjaan rumah sekaligus. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsiakn aktivitas perempuan pedagang mkanan asongan di sekitar Terminal Sicincin, dan menganalisis kendala-kendala yang

  17. PERANAN GENDER DALAM ADAPTASI PERUBAHAN IKLIM PADA EKOSISTEM PEGUNUNGAN DI KABUPATEN SOLOK, SUMATERA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yanto Rochmayanto

    2014-08-01

    Full Text Available Perubahan iklim memberi dampak paling berat terhadap perempuan, namun studi tentang adaptasi dalam perspektif gender masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1 perubahan peranan gender sebagai respon terhadap perubahan iklim, dan (2 dampak perubahan peranan gender terhadap kerentanan perempuan. Penelitian dilakukan pada ekosistem pegunungan di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Peranan gender dalam manajemen sumberdaya alam dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif yang menekankan pada relasi dan peran gender dalam rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan suhu dan pola hujan secara perlahan mengubah peranan produktif sehingga perempuan turut bertanggung jawab dalam produksi pertanian dalam proporsi yang lebih besar. Perubahan peranan gender tersebut menimbulkan ketidakadilan yaitu marginalisasi, stereotype , subordinasi dan beban ganda bagi perempuan. Untuk meningkatkan kapasitas adaptif perempuan diperlukan strategi adaptasi berupa : (1 peningkatan peran politik perempuan, (2 peningkatan kapasitas perempuan dalam pendidikan formal dan non formal, dan (3 rekonstruksi budaya berbasis kesetaraan gender.

  18. PENGARUH MEDIA SOSIAL FACEBOOK TERHADAP PERKEMBANGAN E–COMMERCE DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarif Hidayat

    2017-11-01

    Full Text Available Media sosial memang bukanlah hal yang baru dalam dunia modern sekarang ini, dimulai dari facebook, twitter, Path, Instagram dan masih banyak lagi. Peran media sosial memang dirasa sangat membantu bagi mereka yang ingin mencari teman yang mungkin sudah lama tidak bertemu. Selain fungsi “sosial”  media sosial saat ini bertransformasi menjadi sebuah media untuk menciptakan sebuah fenomena baru dalam dunia ekonomi, diantaranya sebagai media promosi hingga transaksi jual beli, hal ini menjadi sebuah kekuatan baru dalam dunia ekonomi dimana kita bisa memangkas biaya pemasaran dengan tidak mengurangi pemasukan bahkan pemasaran bisa lebih efektif. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar fungsi media sosial khususnya facebook dalam perkembangan e-commerce di Indonesia.

  19. Identifikasi dan Penentuan Kadar Senyawa Fenol Pada Sedimen Tambak Di Kabupaten Sidoarjo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dede Sukandar

    2017-03-01

    Full Text Available Analisis terhadap kadar dan jenis senyawa fenol dalam sedimen tambak yang tercemar dan tidaktercemar oleh air lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur, telah dilakukan. Penentuan kadarsenyawa fenol dilakukan dengan metode kolorimetri menggunakan reagen Folin Ciocalteau dandianalisis dengan UV-Vis pada panjang gelombang 740 nm. Kadar senyawa fenol yang terdapatdalam tambak tercemar dan tidak tercemar air lumpur Lapindo berbeda secara signifikan. Senyawafenol lebih banyak terdistribusi pada tambak yang tercemar oleh air lumpur Lapindo. Kadarsenyawa fenol yang terdapat dalam masing-masing sampel rata-rata < 1 mg/L. Berdasarkan hasilanalisis secara kualitatif dengan GC-MS, jenis senyawa fenol yang teridentifikasi adalah fenol, 4-klorofenol, butilfenol dan metilfenol. Keempat senyawa tersebut merupakan jenis pencemar yangberbahaya bagi lingkungan perairan.

  20. Membangun Keunggulan Bersaing Industri Kecil Gula Merah Tebu (IKGMT: Kiat Bersaing di Pasar Ekspor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparyadi Suparyadi

    2009-08-01

    Full Text Available Salah satu arah kebijakan pembangunan nasional di bidang ekonomi yang didasarkan pada visi dan misi GBHN 1999-2004 adalah “memberdayakan pengusaha kecil, menengah dan koperasi, agar efisien, produktif dan berdaya saing dengan menciptakan iklim berusaha yang kondusif dan peluang usaha yang seluas-luasnya, pemberian bantuan fasilitas dari negara antara lain dalam bentuk pendidikan dan pelatihan, teknologi, permodalan”. Kalimat ini begitu menyejukkan dan memberi harapan nan indah bagi para pengusaha kecil dan menengah bahwa mereka akan segera terbebas dari lilitan masalah kehidupan ekonomi yang serba kecil, terpuruk dan berada di ambang kebangkrutan, bahkan sebagian di antara mereka sudah ambruk dan tidak bisa bangkit lagi.Masa berlakunya ketetapan MPR, NOMOR IV/MPR/1999 Tanggal 21 Oktober 1999 tentang GBHN 1999-2004 hampir habis, tetapi kondisi IKGMT di  Kabupaten Kediri hampir tidak berubah, kecuali jumlahnya yang makin menyusut yaitu ketika tahun 2000 masih sebanyak 415 unit, kini tingal 38 persen. Nasib IKGMT di Kabupaten Kediri seperti anak tiri dan mungkin hal ini juga dialami oleh UKM di seluruh negeri tercinta ini. Iklim usaha tetap tidak kondusif, bantuan pendidikan dan pelatihan kurang dari 2 persen kebutuhan. Bantuan permodalan? Klasik, mereka terhadang persyaratan teknis perbankan.Makalah ini dimaksudkan untuk memberikan sumbangan pemikiran pemecahan masalah dari aspek teknis bisnis, terutama bagaimana membangun keunggulan bersaing IKGMT agar mereka eksis dalam persaingan yang makin ketat. Namun ini semua tidak akan bermakna apa-apa tanpa dukungan pihak-pihak terkait, termasuk dunia perbankan, terutama peran aktif pemerintah selaku pemegang otoritas kebijakan publik.Key Words : Kreativitas, Inovasi, Konsistensi

  1. Reti di città, mobilità e ambiente: il Preliminare di PTCP di Avellino

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Carmela Gargiulo

    2010-02-01

    Full Text Available  L’articolo propone la lettura dei contenuti del Preliminare del PTCP di Avellino, un piano per molti aspetti innovativo, soprattutto per aver coniugato pianificazione di area vasta di tipo tradizionale e logica “strategica”. In particolare, l’articolo descrive idee guida, contenuti e strategie del piano orientate, prevalentemente, a stimolare lo sviluppo sostenibile di un’area in ritardo di sviluppo come la provincia irpina, attraverso la salvaguardia e valorizzazione delle risorse naturali e storico-culturali, la costruzione di reti di medie e piccole città e reti di mobilità alle diverse scale, da quella urbana a quella internazionale, e interventi sul sistema della mobilità. Nel 2004, ormai più di cinque anni fa, è stato adottato, a maggioranza assoluta (solo due gli astenuti, il Preliminare di Piano Territoriale di Coordinamento della Provincia di Avellino, dopo un lavoro di oltre due anni che ha visto impegnati gli uffici provinciali con due dipartimenti universitari. Il lavoro, che va ben oltre il significato e la valenza di un preliminare e che coniuga due pratiche di piano diverse (quella tradizionale e quella strategica ruota attorno a tre idee di fondo, tra loro strettamente interrelate, che costituiscono i criteri guida che finora ha inteso seguire la provincia di Avellino nell’attività di governo delle trasformazioni. Tali idee, quindi, costituiscono le fondamenta su cui è stato costruito il Preliminare e sono la griglia di specificazione delle strategie e degli obiettivi di piano. Esse sono alla base delle scelte elaborate per lo sviluppo compatibile del territorio, e sono riferibili alle azioni operative di trasformazione del territorio che gli Enti locali, cui è demandato tale compito, nel prossimo futuro dovranno affrontare. Le tre idee forza del Preliminare, descritte nel seguito, sono riferibili ai sistemi di risorse principali della provincia di Avellino, oggetto di una indagine analitico

  2. Lezioni di meccanica razionale con elementi di statica grafica

    CERN Document Server

    Sbrana, Francesco

    1950-01-01

    Elementi di calcolo vettoriale ; riduzione di un sistema qualunque di vettori applicati ; trattazione analitica dei sistemi di vettori applicati ; uso dei poligni funicolari per la composizione di più vettori applicati complanari ; vettori variabili ; cinematica del punto ; studio del moto di un punto in un piano in coordinate polari ; cinematica de sistemi rigidi ; moto di un sistema rigido con un punto fisso (moto rigido sferico) ; moto relativo ; sistemi di punti in general, vincoli ; concetti e postulati fondamentali della meccanica ; unità mecchaniche, omogeneità, modelli ; equilibrio di un punto e di un sistema di punti materiali ; statica dei solidi indeformabili (sistemi rigidi) ; sistemi deformabili, travature reticolari ; equilibrio dei poligoni funicolari e delle curve funicolari ; nozioni sull'attrito ; integrazione grafica ; baricentri ; momenti d'inerzia ; calcolo grafico dei momenti statici e dei momenti d'inerzia dei sistemi piani ; dinamica del punto libero ; dinamica del punto vincolato ;...

  3. Elaborazione didattica di Learning Objects.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luigi Guerra

    2006-01-01

    Full Text Available L’idea di un modello didattico problematico per la realizzazione di Learning Objects riprende i temi del problematicismo pedagogico e si impegna a definire un’ipotesi formativa complessa capace di valorizzare la possibile positiva compresenza integrata di strategie didattiche diverse (finanche antitetiche ma componibili in una logica appunto di matrice problematicista. Il punto di partenza del modello proposto è rappresentato dalla opportunità di definire tre tipologie fondamentali di Learning Objects, rispettivamente centrati sull’oggetto, sul processo e sul soggetto dell’apprendimento.

  4. ANALISIS DAMPAK PELARANGAN ALIH MUATAN (TRANSHIMENT IKAN HASIL TANGKAPAN PADA ARMADA PUKAT CINCIN PELAGIS BESAR (Studi kasus pada perikanan pukat cincin pelagis besar di WPP NRI 716-717 berbasis di Bitung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustinus Anung Widodo

    2015-11-01

    Full Text Available Kegiatan alih muatan (transhipment umumnya dilakukan pada kapal pukat cincin pelagis besar yang dioperasikan dengan sistem grup, maka implementasi Permen KP Nomor 57/Permen Kp/2014 menjadi efektif bagi armada tersebut. Kajian dampak kebijakan ini terhadap aspek perikanan dan sumberdaya tuna telah dilakukan di perairan WPP 716 dan 717 khusus bagi perikanan pukat cincin pelagis besar berbasis di Bitung. Untuk kajian ini digunakan data yang dikumpulkan enumerator pada tahun 2013-2014, data pengamatan di atas kapal tahun 2013, dan data kapal yang diperoleh dari Ditjen PSDKP dan WCPFC. Hasil analisis menunjukkan bahwa jeda operasi penangkapan armada pukat cincin yang dioperasikan di WPP NRI 716 dan 717 yang berbasis di Bitung telah mengurangi pasokan bahan baku ke pabrik pengaelangan tuna di Bitung dan sekitarnya sebesar ± 40.968 ton ikan tuna sejak ± 8 bulan terakhir. Dalam rangka memenuhi sebagian pasokan bahan baku ke pabrik pengalengan tuna tersebut, sejak akhir Agustus 2015 sebanyak ± 10 kapal pukat cincin pelagis besar jenis penangkap yang sebelumnya dioperasikan dengan transhipment menjadi tanpa transshipment. Pada kapal-kapal tersebut dilakukan perubahan palkah nya sebelum dioperasikan sehingga memungkinkan tidak melakukan transhipment selama trip operasi penangkapan. Kapal pukat cincin pelagis besar jenis penangkap yang berukuran 181-220 GT dengan kekuatan mesin 600 HP merupakan ukuran ideal. Dengan tanpa beroperasi ± 8 bulan memberikan peluang tumbuh dan memijah bagi ikan dan diperkirakan ± 40.968 ton tuna tidak ditangkap. Ukuran cakalang yang awalnya ± 41 cmFL menjadi ikan dewasa berukuran ± 61 cmFL. Madidihang yang awalnya berukuran 40-41 cmFL menjadi ikan dewasa berukuran ± 70 – 71 cmFL. Bagi ikan tuna mata besar yang awalnya berukuran 40 cmFL menjadi berukuran ± 64 cmFL dan ikan tuna matabesar masih memerlukan ± 15 bulan lagi hingga mencapai ukuran dewasa (Lm 100cmFL.   The practice of transhipment at large pelagic purse

  5. PERAN INDIKATOR KEKAYAAN INTELEKTUAL TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elen Puspitasari

    2015-04-01

    Full Text Available Capability of knowledge and technology becomes a key factor for the progress of the economy in many developed countries, so there is a necessity intended for companies to change their business strategy, which was originally based labor force towards knowledge-based businesses. Companies need to communicate some other information to users of financial statements related to the value added that is owned by the company i.e. intellectual capital (IC.This study will describe the role of IC indicators as measured by VAICTM, which consists of VACA, VAHU, and STVA to the company's performance measured by market valuation, profitability and productivity,which firm size as a control variable. The population in this study is manufacturing companies listed on the IDX from 2007 to 2010, with purposive sampling to obtain a sample of 20 companies with 80 data observations. The results of statistical hypothesis testing using multiple linear regression test showed that the IC has a positive and significant influence on company's performance. Kemampuan pengetahuan dan teknologi menjadi faktor kunci bagi kemajuan ekonomi di banyak negara maju, sehingga ada kebutuhan yang ditujukan bagi perusahaan untuk mengubah strategi bisnis mereka, yang pada awalnya berbasis tenaga kerja terhadap usaha berbasis pengetahuan. Perusahaan perlu berkomunikasi beberapa informasi lain untuk pengguna laporan keuangan yang berkaitan dengan nilai tambah yang dimiliki oleh perusahaan yaitu modal intelektual (IC. Penelitian ini akan menjelaskan peran IC indikator yang diukur dengan VAIC, yang terdiri dari VACA, VAHU, dan STVA untuk kinerja perusahaan yang diukur dengan nilai pasar, profitabilitas dan produktivitas, yang ukuran perusahaan sebagai variabel kontrol. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI 2007-2010, dengan purposive sampling untuk mendapatkan sampel dari 20 perusahaan dengan 80 data pengamatan. Hasil pengujian hipotesis statistik

  6. Elementi di chimica fisica

    CERN Document Server

    Atkins, Peter W

    1994-01-01

    Elementi di chimica physica mira a presentare i concetti e le tecniche basilari della materia. I primi trovano utilizzazione in molte altre branche della chimica - la biochimica, l'ingegneria chimica, e (sempre di più) le scienze biologiche e mediche - mentre la materia in sé mette a disposizione procedimenti idonei ad esprimere idee qualitative in forma quantitativa e verificabile.

  7. Elementi di fisica teorica

    CERN Document Server

    Cini, Michele

    2006-01-01

    Le idee e le tecniche della Fisica Teorica del XX secolo (meccanica analitica, meccanica statistica, relatività e meccanica quantistica non relativistica) non sono più appannaggio esclusivo dei fisici. Ormai, specialmente con la recente introduzione di nuovi corsi di laurea, le conoscenze di base rientrano nel bagaglio culturale comune ai laureati in materie scientifiche e tecnologiche affini alla Fisica e alle sue applicazioni. Un laureato in queste materie non può non conoscere l’equazione E=mc2 e la media di Gibbs; inoltre deve avere i concetti e i metodi fondamentali della meccanica quantistica che ha cambiato la concezione del mondo ed è alla base della rivoluzione tecnologica in corso. Eppure quelle idee rimangono distanti dal comune modo di pensare e richiedono molto studio e un insegnamento ben mirato. La trattazione in questo libro, è meno formale rispetto ai tradizionali corsi di Istituzioni di Fisica Teorica. Lo scopo è comunque quello di raggiungere una reale comprensione dei concetti fisi...

  8. PENATAAN TERHADAP PEDAGANG KAKI LIMA UNTUK MEMBERIKAN PERLINDUNGAN HUKUM DAN PENINGKATAN TARAF HIDUP PEDAGANG (STUDI KASUS DI KAWASAN MANAHAN SOLO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NURVITASARI NURVITASARI

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui bentuk peraturan yang mengatur mengenai perlindungan terhadap usaha kecil pedagang kaki lima, untuk mengetahui proses relokasi suatu kawasan usaha yang baik, agar tidak terjadi konflik sosial, serta untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surakarta agar relokasi yang dilakukan mampu meningkatkan taraf hidup pedagang kaki lima. Metode pendekatan yang penulis pakai adalah pendekatan yuridis empiris. Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian di Dinas Pengelolaan Pasar Kota Surakarta, UPTD Prasarana Olaraga, Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olaraga Kota Surakarta, serta Paguyuban Pedagang Kaki Lima di Stadion Manahan Solo. Menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Metode  pengumpulan  data  dalam  penelitian  ini menggunakan teknik studi kepustakaan dan studi lapangan dengan cara wawancara dengan narasumber yang dianggap mengetahui duduk permasalahan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa Pemerintah Kota Surakarta dalam upaya meningkatkan dan memberdayakan pedagang kaki lima dengan cara merelokasi dan menyediakan tempat yang baru yang dianggap lebih strategis, serta berupaya memberdayakan pedagang kaki lima dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memberikan bantuan modal pedagang kaki lima, serta pendampingan dan pengembangan usaha.

  9. STUDI KUALITATIF MENGENAI PERSEPSI DAN PERILAKU SEKSUAL WANITA PEKERJA SEKS KOMERSIAL (PSK DALAM UPAYA PENCEGAHAN IMS DI KOTA SEMARANG TAHUN 2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratu Matahari

    2015-04-01

    Full Text Available Pendahuluan: Peningkatan jumlah kasus IMS di Kota Semarangdengan jumlah kasus IMS pada tahun 2009 tercatat mencapai 2.471 kasusdan jumlah kasus IMS pada tahun 2011 adalah 2473 kasus. Tujuan: Mendeskripsikan persepsi dan perilaku seksual wanita Pekerja Seks Komersial (PSK di Lokalisasi Sunan Kuning terhadap upaya pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS di Kota Semarang. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam (indepth interview pada enam PSK yang mengalami IMS dan mewawancarai dua kelompok diskusi (FGD, seorang mucikari, dan seorang petugas lapangan (PL sebagai triangulasi. Analisis data menggunakan analisis isi (content analysis. Hasil: Pola Pengetahuan PSK dan persepsi PSK terhadap IMS juga sudah baik, tetapi perilaku PSK dalam upaya mencegah penularan IMS masih belum bisa dikatakan baik karena penggunaan kondom diantara pekerja seks komersial pada saat melakukan hubungan seksual dengan pelanggannya masih rendah. Tidak adanya dukungan dari mucikari dalam meningkatkan perilaku pencegahan IMS. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri masih rendah. Kesimpulan: Perilaku pencegahan PSK terhadap penularan IMS belum baik. Perlu diadakan pelatihan dengan metode role playing kepada para PSK dan mucikari untuk meningkatkan kepedulian mereka terhadap kesehatan sehingga diharapkan akan terjadi perubahan perilaku baru dalam upaya pencegahan penularan IMS terhadap diri mereka sendiri atau pelanggan.  Kata kunci: Persepsi, pekerja seks komersial, IMS, Kota Semarang

  10. Filogeografia di alcune specie di mammiferi in Europa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ettore Randi

    2003-10-01

    Full Text Available La filogeografia si occupa dello studio della distribuzione geografica delle linee genetiche che sono presenti nelle popolazioni all'interno di una specie o in gruppi di specie filogeneticamente vicine. In Europa la distribuzione geografica della diversità genetica viene interpretata nel contesto dei cambiamenti climatici del Pleistocene, assumendo che i ripetuti cicli glaciali ed interglaciali abbiano determinato profonde trasformazioni nella distribuzione delle comunità e delle singole specie. Evidenze paleoecologiche e molecolari suggeriscono che le popolazioni di specie adattate ai climi temperati siano sopravissute alle glaciazioni in aree rifugio meridionali (sia nelle regioni Mediterranee che in Europa orientale, acquisendo caratteristiche genetiche peculiari. Nel corso dei periodi interglaciali, queste popolazioni hanno ricolonizzato l'Europa centrale e settentrionale, seguendo vie di dispersione che sono ricostruibili tramite l'analisi di specifici marcatori genetici. L'analisi filogeografica indica che ogni specie ha la propria storia. Tuttavia è possibile individuare alcuni "modelli" di filogeografia dei mammiferi in Europa: il modello classico dei rifugi meridionali (esemplificato dal caso del riccio, Erinaceus europaeus; un modello caratterizzato da successive fasi di colonizzazione da aree di speciazione in Eurasia (come nel caso del camoscio, Rupicapra, un modello caratterizzato dalla dislocazione settentrionale di intere popolazioni che scompaiono completamente dalle aree rifugio (come è avvenuto in alcune specie di chirotteri e di specie di ungulati a distribuzione settentrionale. Esistono, infine, casi di apparente mancanza di struttura filogeografica, come, ad esempio, nel caso del lupo e di altre specie ad elevato potenziale di dispersione e di flusso genico. L'analisi filogeografica consente di identificare alcune popolazioni di mammiferi distribuite nelle presunte aree di rifugio, comprendenti l

  11. LEVEL PENALARAN MORAL DAN KONFLIK PERAN: STUDI EKSPERIMEN BAGI MODEL PERILAKU WHISTLEBLOWING APARAT PENGAWASAN INTERNAL PEMERINTAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rury Citra Diani

    2017-12-01

    Full Text Available Peran Aparat Pengawasan Internal Pemerintah (APIP sangat diharapkan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Namun banyak kecurangan dan berbagai praktek pelanggaran etika dan hukum yang mengakibatkan kerugian negara tidak berhasil diungkap oleh APIP, melainkan diungkap oleh pihak di luar organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh level penalaran moral dan konflik peran terhadap perilaku whistleblowing APIP. Dengan menggunakan desain faktorial 2x2 antar subjek, eksperimen yang melibatkan 102 mahasiswa magister akuntansi, menemukan bahwa APIP dengan level penalaran moral yang tinggi memiliki perilaku whistleblowing lebih tinggi dibandingkan APIP dengan level penalaran moral yang rendah. APIP dalam kondisi konflik peran terbukti memiliki perilaku whistleblowing lebih rendah dibandingkan APIP dalam kondisi tidak ada konflik peran. APIP dengan level penalaran moral tinggi dan tidak ada konflik peran memiliki perilaku whistleblowing lebih tinggi dibandingkan APIP dengan level moral rendah dan ada kondisi konflik peran. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa perilaku whistleblowing APIP dengan level penalaran moral yang tinggi tidak berbeda signifikan dalam kondisi ada konflik peran atau dalam kondisi tidak ada konflik peran.

  12. PELATIHAN PENULISAN BAHASA IKLAN UNTUK MENINGKATKAN ANGKA PENJUALAN PRODUK BAGI MAHASISWA PEBISNIS ONLINE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santi Pratiwi Tri Utami

    2016-12-01

    Full Text Available Kegiatan pelatihan penulisan bahasa iklan ini memiliki tujuan agar mahasiswa pebisnis online di Universitas Negeri Semarang memiliki pemahaman mengenai kekuatan (pentingnya bahasa iklan sebagai sarana pendukung marketing dan mampu menyusun bahasa iklan yang menarik dan tepat sasaran sehingga angka penjualan produk (pendapatan makin meningkat. Untuk mencapai tujuan tersebut, kegiatan ini dilaksanakan dengan metode workshop dalam bentuk penyampaian materi, diskusi, serta simulasi dan praktik penulisan bahasa iklan. Kegiatan diikuti mahasiswa pebisnis online dari FBS, FT, FIS, FE, dan FIK Universitas Negeri Semarang. Produk yang ditawarkan antara lain fashion, berbagai produk olahan makanan (coklat, kue, keripik, dll, penawaran jasa, dan lain sebagainya. Rata-rata pendapatan awal per bulan Rp100.000,00 s.d. Rp1.000.000,00. Dengan adanya kegiatan ini, mereka menjadi makin mengerti akan arti penting iklan. Sebagian besar peserta kemudian mengimplementasikan bahasa iklan dalam toko online mereka. Hal tersebut berimbas positif pada peningkatan angka penjualan produk sekitar 30-40%. Peningkatan tersebut berbanding lurus dengan peningkatan laba yang diperoleh. Sebagian besar peserta memberi tanggapan positif terhadap pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini. Tanggapan positif tersebut antara lain terkait pemberian wawasan dan motivasi dalam bisnis online, pengetahuan tentang hakikat dan tujuan bahasa iklan untuk meningkatkan angka penjualan, provokasi untuk mengembangkan bisnis online dalam jangka panjang, dan penumbuhan semangat berwirausaha baru.

  13. Problematika Penyelesaian Proyek Akhir bagi Mahasiswa Program Diploma 3 Jurusan Teknik Otomotif Fakultas Teknik UNY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tawardjono Tawardjono

    2010-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menemukan kesulitan-kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan proyek akhir (PA, yang meliputi: menentukan judul/topik, proses bimbingan, prosespengerjaan, menulis laporan, serta menemukan solusi permasalahannya.Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif kualitatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa yang telah dan sedang mengerjakan Proyek Akhir pada tahun perkuliahan 2009/2010 dan Dosen Pembimbing PA jurusan Teknik Otomotif. Teknik sampling menggunakan ’incidental sampling’ yang didapat 55 mahasiswa dan 15 dosen pembimbing. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner dan wawancara sebagai pelengkap. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kesulitan terbesar mahasiswa datang dari faktor internal, khususnya kejiwaan mereka yang meliputi aspek motivasi dan tanggung jawab mahasiswa menyelesaikan proyek akhir. Hambatan berikutnya berturut-turut: faktor instrumental, lingkungan dan kejasmanian; Hambatan mahasiswa dalam pelaksanaan Proyek Akhir adalah dalam menentukan judul, melakukan perhitungan dan pembuktian dan masalah plagiat. Solusi yang disampaikan adalah mahasiswa perlu memilih dan menentukan judul yang feasibel, menambah wawasan pengetahuan teknik dan aplikasi otomotif, melatih kreativitas dan inovasi, memperdalam materi metodologi dan proaktif terhadap kegiatan bimbingan, membuat jadwal penggunaan bengkel dan dosen pembimbing di bengkel.

  14. SINTESIS TURUNAN POLIEUGENOL SEBAGAI CARRIER BAGI RECOVERY LOGAM BERAT DENGAN TEKNIK MEMBRAN CAIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Cholid Djunaidi

    2012-02-01

    Full Text Available Telah dilakukan sintesis senyawa asam poliuegenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat (suatu turunan polieugenoksi asetat dengan gugus aktif N dari eugenol. Hasil sintesis digunakan sebagai ekstraktan logam berat dengan metode transport membran cair. Analisis struktur polimer yang terbentuk dilakukan dengan spektrometer infra merah, 1H NMR, KLT, dan uji kelarutan. Penentuan berat molekul relatif polimer menggunakan metode viscometer Ubbelohde. Transport logam dilakukan dengan Membran Cair Ruah (BLM menggunakan sel gelas tipe U terhadap campuran logam Cu (II, Fe (III, Ni (II, Cd (II, Zn (II, dan Cr (III kesemuanya dalam bentuk garam klorida. Transport dilakukan pada fasa umpan dan penerima HCl, konsentrasi logam masing-masing 50 ppm. Penentuan konsentrasi ion logam di fasa penerima sebelum dan sesudah transport dilakukan dengan spectrofotometer serapan atom, sedangkan perubahan pH yang menyertai diukur dengan pH meter. Hasil sintesis polieugenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat berupa serbuk amorf berwarna merah bata sampai coklat tua, dengan berat molekul 5.980.854 gram/mol dan 5.602.282 gram/mol. Hasil transport terhadap campuran logam menunjukkan polieugenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat dengan gugus N hasil sintesis mampu mentransferkan  campuran logam ke fasa penerima dengan urutan logam hard  (Cr (III dan Fe (III > logam borderline (Ni (II, Zn (II dan Cu (II, logam soft Cd (II.

  15. Citraan Perlawanan Simbolis Terhadap Hegemoni Patriarki Melalui Pendidikan dan Peran Perempuan di Arena Publik dalam Novel-Novel Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiyatmi Wiyatmi

    2010-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengungkap gambaran perlawanan simbolis terhadap hegemoni patriarki melalui pendidikan dan peran perempuan di arena publik dalam novel-novel Indonesia dengan kritik sastra feminis. Untuk mencapai tujuan tersebut, secara purposif dipilih sejumlah novel periode 1920 sampai 1980-an yang secara intens mengangkat isu pendidikan bagi perempuan dan peran perempuan di ranah publik. Hasil penelitian menunjukkan adanya perlawanan terhadap hegemoni patriarki dalam bentuk perjuangan para perempuan untuk mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan yang masih digunakan untuk mempersiapkan tugas-tugas domestiknya, sebagai ibu rumah tangga (Azab dan Sengsara dan Sitti Nurbaya, pendidikan bagi perempuan yang mempersiapkan dirinya ke dalam pekerjaan di sektor publik, terutama sebagai guru (Layar Terkembang, Kehilangan Mestika, Widyawati, dan Manusia Bebas, yang dilanjutkan dengan masuknya perempuan terpelajar tersebut dalam organisasi perempuan untuk memperjuangan emansipasi perempuan dan perjuangan menuju kemerdekaan Indonesia (Layar Terkembang, Manusia Bebas, dan Burung-burung Manyar. Abstract: This study is aimed at exposing the depiction of symbolic resistance of patriarchal domination through education and the role of women in public domain and in the novels of Indonesia by feminist literary criticism. To achieve these objectives, a number of novel from 1920 until 1980s that raised the issue of intensive education for women and the role of women in the public domain were purposively selected. The result shows the resistance to the hegemony of patriarchy in the form of women’s struggle to get a chance to still use their education to prepare for domestic tasks, as housewives (Kehilangan Mestika and Sitti Nurbaya, education for women who are preparing themselves to work in a public sector, primarily as a teacher (Layar Terkembang, Kehilangan Mestika, Widyawati, and Manusia Bebas, continuing with the entry of women educated in women

  16. Perancangan Simulasi Operasi Angkutan Batubara Berbasis Web Programming (Studi Kasus: Pendangkalan di Sungai Barito

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jauhari Alafi

    2012-09-01

    Full Text Available Batubara di PT. ZXC diangkut dari dermaga tambang melalui Sungai Barito menggunakan tongkang untuk kemudian di transitkan ke mother vessel. Kendala yang dialami oleh tongkang adalah ketika musim kemarau level air sungai Barito turun drastis, apalagi di daerah dekat hulu sungai. Pada saat hal itu terjadi, sungai yang biasanya bisa dilewati oleh tongkang hingga kapasitas 5.000 ton, hanya bisa dilewati tongkang tersebut apabila mengurangi muatannya hingga 2.000 ton saja. Bahkan ketika pada kondisi level air terrendah, tongkang-tongkang tidak bisa melaluinya sama sekali. Berdasarkan hasil simulasi, skenario terbaik bagi PT. ZXC dalam mencapai target penjualan sebesar 2,5 juta ton adalah dengan tetap mengoperasikan seluruh tongkang yang ada pada saat terjadi pendangkalan, meskipun tongkang tidak dapat berlayar dengan muatan penuh. Karena total biaya untuk opsi 1 (tidak ada pengangkutan pada saat sungai dangkal adalah sebesar Rp 81.046.464.410, sedangkan total biaya untuk opsi 2 (ada pengangkutan pada saat terjadi pendangkalan adalah Rp 55.091.040.758.

  17. Hubungan Antara Perdagangan Internasional, Pertumbuhan Ekonomi Dan Perkembangan Industri Keuangan Syariah Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aam Slamet Rusydiana

    2009-03-01

    Full Text Available Di dalam konteks ekonomi terbuka, perdagangan internasional dalam hal ini adalah ekspor dan impor, dan aliran dana antarnegara menjadi sesuatu yang tidak dapat dinafikan perannya dalam pemberian kontribusi bagi pertumbuhan. Sedangkan untuk hubungan keduanya terhadap perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia nampaknya hingga saat ini belum ada yang mencoba menelisik lebih jauh. Studi ini mencoba menganalisis pola hubungan antara perdagangan internasional, pertumbuhan ekonomi dan perkembangan industri keuangan dan bisnis syariah di Indonesia dengan menggunakan metode Vector Auto Regression (VAR dan Vector Error Correction Model (VECM.Hasilnya menunjukkan bahwa pola hubungan antara ekspor dan growth adalah bi-directional causation yakni growth driven export dan export led growth. Begitu pula variabel impor. Temuan lain yang menarik adalah bahwa ternyata booming industri syariah belakangan ini tidak berkorelasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara makro. Begitu pula fakta bahwa semakin besar growth Indonesia tidak diiringi dengan semakin suburnya industri keuangan syariah. Oleh karena itu, syarat utama agar share industri syariah Indonesia dapat tumbuh dan berkembang signifikan adalah perlu political will dari pemerintah.JEL Classification : F40, F43, G20, G21Keywords : Perdagangan Internasional, Growth, Keuangan Syariah, VAR/VECM

  18. Sitotoksisitas Invertebrata Laut sebagai Biomarker Lingkungan Di Kawasan Konservasi Perairan Pulau Banda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asri Pratitis

    2017-05-01

    Full Text Available Penelitian di bidang ekologi menunjukkan bahwa wilayah terumbu karang yang terjaga denganbaik oleh konservasi menjadi tempat yang ideal bagi biota invertebrata untuk menghasilkansenyawa bioaktif farmakologis. Penelitian ini bertujuan memperoleh informasi mengenaisitotoksisitas dari spons, karang lunak dan ascidian yang berasal dari perairan Pulau Banda. Informasi sitotoksisitas invertebrata laut tersebut selanjutnya digunakan sebagai acuan dalammempelajari sistem konservasi yang telah dilakukan. Lima jenis invertebrata laut (Sarcophyton sp., Nephthea sp., Hyrtios sp., Stylissa sp., dan Polycarpa sp. diambil (lima ulangan acak di kawasan konservasi Pantai Wali, Desa Solomon, Pulau Banda. Penapisan sitotoksisitas dilakukan terhadap ekstrak etanol dari keseluruhan sampel. Hasil penapisan memperlihatkan bahwa  Stylissa sp. merupakan biota yang paling potensial karena ekstrak etanol dari  Stylissa sp. memiliki daya sitotoksisitas tertinggi dibandingkan jenis invertebrata yang diujikan lainnya. Namun demikian, sitotoksisitas biota-biota yang diperoleh dari perairan ini tergolong rendah.Perbandingan multidimensional scaling(MDS nilai sitotoksisitas antara sampel invertebratadari perairan Banda dan perairan lainnya menunjukkan bahwa karakteristik perairan Pulau Banda berada pada level baik dan rendah. Oleh karena itu, sistem konservasi harus dioptimasi lebihlanjut agar dapat menjaga keberlangsungan plasma nutfah di perairan Pulau Banda.

  19. PROFIL KESULITAN BELAJAR FISIKA POKOK BAHASAN KELISTRIKAN SISWA SMA DI KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Rusilowati

    2012-01-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah menentukan profil kesulitan belajar Fisika, khususnya pokok bahasan Kelistrikan yang dialami oleh siswa SMA di kota Semarang. Sampel penelitian adalah siswa SMA kelas X di kota Semarang, diambil secara cluster, dari SMA negeri dan swasta peringkat I, II, dan III, sebanyak 214 siswa. Kesulitan belajar didiagnosis dengan lima pendekatan, yaitu tujuan pembelajaran, pengetahuan prasyarat, profil materi, miskonsepsi, dan pengetahuan terstruktur. Kesulitan belajar Kelistrikan antara lain disebabkan oleh rendahnya penguasaan konsep, lemahnya kemampuan matematis, dan kekurangmampuan mengkonversi satuan. Penyebab kesulitan belajar dalam pengetahuan terstruktur adalah rendahnya kemampuan: verbal, menggunakan skema, membuat strategi pemecahan masalah, dan membuat algoritma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar Kelistrikan rata-rata terjadi pada sub pokok bahasan: Kuat Arus Listrik, Hukum Ohm, Hambatan Penghantar, Hukum Kirchof II, Energi & Daya Listrik, dan Transformator. Sebagian siswa masih mengalami miskonsepsi terhadap konsep Hukum Ohm dan Hambatan Penghantar. Bagi siswa  sekolah peringkat III mengalami kesulitan belajar di semua aspek dan materi Kelistrikan Kata kunci : profil, kesulitan belajar, kelistrikan

  20. Praktek Window Dressing pada Reksa Dana Saham di Indonesia Selama Periode 2001-2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Patrick Kapugu

    2008-01-01

    Full Text Available During maintaining their assets, there is an indication those days surrounding every reporting date, which is the date at each year end; fund manager behaves differently from any other dates. Some researchers and analysts conclude this behavior as what-so-called window dressing, which is a practice to present the report in favor of the investors’ expectation. This study is intended to examine the existence of such behavior in Indonesia. Some of the signals that aid in proving the existence of window dressing are the turn-of-year factor, lagged returns, and fund’s objectives. The result of this study exhibits indications of turn-of-year factor and lagged return inclined to window dressing. This study fails to verify the indications of fund’s objective inclined to window dressing because of the changing objectives during the portfolio management. Abstract in Bahasa Indoensia: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketidakwajaran yang terjadi di sekitar tanggal pelaporan dibandingkan dengan periode lainnya atau yang disebut praktek window dressing yang terjadi di Indonesia. Melalui penelitian ini investor lebih mengetahui dampak-dampak penempatan dananya, khususnya pada instrumen investasi reksa dana. Beberapa peneliti menyimpulkan ada praktek window dressing untuk membuat laporan keuangan tampak menjanjikan bagi investor. Dari hasil penelitian diperoleh tanda bahwa terdapat praktek window dressing di sekitar tanggal pelaporan berdasarkan residual aktual dan pengaruh lagged return Kata kunci: window dressing, lagged return, reksa dana

  1. PEMBANGUNAN PERANGKAT LUNAK BUSINESS INTELLIGENCE DI DINAS PERHUBUNGAN KABUPATEN BANDUNG BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Harry Martiadi

    2017-11-01

    Full Text Available PKB (Pengujian Kendaraan Bermotor merupakan UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah yang menguji kendaraan bermotor yang berdasarkan kepada peraturan mentri 133 tahun 2015. Bila dilihat dari Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi jabatannya, para penguji kendaraan bermotor adalah penegak kelancaran dan kesesuaian kendaraan yang harus disesuaikan dengan keperuntukannya. Dengan menguji seluruh kendaraan angkutan barang dan angkutan orang UPTD Pengujian Kendaraan Bermotor selalu mengayomi masyarakat untuk menjaga dan merawat kendaraan bermotor supaya tetap berfungsi maksimal untuk digunakan sehari-hari, UPTD PKB juga merupakan salah satu komponen penting dalam upaya peningkatan perekonomian dan keselamatan masyarakat, juga sebagai indikator kemajuan yang telah dicapai oleh suatu daerah. Penelitian ini bertujuan membangun sistem informasi pengujian kendaraan bermotor menggunakan Business Intllegence untuk memudahkan pegawai dan KA UPTD di Dishub Kabupaten Bandung Barat khususnya pada data analisis kendaraan data analisis pemohon dengan menggunakan kategori-kategori untuk membuat laporan dengan mengimplementasikan Dashboard Business Intellegence. Hasil penelitian ini adalah memberikan solusi alternatif bagi KA UPTD untuk lebih cepat tanggap terhadap kegiatan yang ada di Pengujian kendaraan serta mampu memberikan informasi, pengolahan data pengujian dan mengurangi timbulnya human error dalam pengujian kendaraan bermotor di Dishub Kabupaten Bandung Barat.

  2. KEBIJAKAN PERLINDUNGAN HAK ASASI NARAPIDANA PADA LEMBAGA PEMASYARAKATAN DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartini

    2015-10-01

    Full Text Available The policy of human rights protection for prisoners in penitentiary DIY using combination method which are elite policy and rational policy. The application of elite policy is having correlation with prisoner’s human rights protection, where as the type of rights, just followed what has been set in the legislation of policy. More over the policy changes as outlined in the legislation just a patchwork. As for rational policy method can be seen in the implementation of human rights compliance for prisoners, which is in real life required the creativity of penitentiary’s officers considering humanity aspect.   Kebijakan perlindungan hak asasi manusia terhadap narapidana di lingkungan lembaga pemasyarakatan se-DIY cenderung menggunakan model kebijakan elite. Hal ini bisa dilihat dari pemberian perlindungan hak narapidana yang hanya mengikuti apa yang telah diatur dalam kebijakan-kebijakan pusat. Selain itu, perubahan kebijakan yang dituangkan dalam peraturan perundangan hanya sekedar tambal sulam. Namun demikian, dalam pelaksanaan teknis pada kenyataannya mengharuskan kreativitas petugas lembaga pemasyarakatan sesuai dengan kebutuhan lapangan mengingat aspek kemanusiaan. Namun aspek kreativitas ini tetap mendasarkan pada peraturan yang ada. Dengan demikian terdapat juga sedikit unsur model kebijakan rasional dalam tahap pelaksanaan pemenuhan HAM narapidana.

  3. Membangun Metode Identifikasi Longsor Berbasis Foto Udara Format Kecil di DAS Bompon, Magelang, Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heni Masruroh

    2016-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah (1 membangun metode interpretasi foto udara format kecil untuk identifikasi longsor di DAS Bompon; (2 melakukan pemetaan kerawanan longsor berbasis hasil interpretasi foto udara format kecil dan berbasis analisis DEM TerraSAR.Metode penelitian yang digunakan yaitu (1 identifikasi longsor berdasarkan interpretasi foto udara format kecil secara visual 0n-screen 2D dengan teknik langkah demi langkah (stepwise method; (2 penyusunan peta kerawanan longsor menggunakan metode Frequency Ratio (FR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa foto udara format kecil berdasarkan kenampakan objek dapat digunakan untuk identifikasi longsor. Teknik identifikasi longsor menggunakan teknik langkah demi langkah (stepwise method. Identifikasi longsor menggunakan teknik langkah demi langkah dilakukan secara sistematis dan tidak dapat dibolak balik berdasarkan kenampakan objek pada foto udara format kecil. Kenampakan objek foto udara format kecil untuk identifikasi longsor, yaitu: i tutupan lahan, ii bidang gawir longsor, iii bentuk longsor, iv erosi parit, v asosiasi jalan dan viasosiasi sungai. Unsur interpretasi yang digunakan untuk identifikasi longsor, yaitu: rona/warna, bentuk, asosiasi, pola, bayangan, dan tinggi. Hasil uji akurasi inventori longsor berdasarkan interpretasi foto udara format kecil dengan inventori longsor survei lapangan, yaitu 90%. Persentase kelas kerawanan tinggi (27.43%, kelas kerawanan sedang (52.13% dan kelas kerawanan rendah (20.44%. Nilai uji validitas peta kerawanan longsor menggunakan success rate, yaitu 74%.

  4. Perencanaan Tata Ruang Daerah Perbatasan Kabupaten/Kota dalam Kaitannya dengan Kewenangan Daerah di Provinsi Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arnita Arnita

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRAK: Hasil penelitian menunjukkan bahwa lokasi penelitian yang dilaksanakan semua kabupaten/kota telah membuat Berita Acara Rapat Koordinasi antara kabupaten/kota yang berbatasan. Bahkan Berita Acara Konsultasi dan Sinkronisasi juga telah dibuat antara Provinsi Aceh dan Provinsi Sumatera Utara. Hasil dari analisa dari data di lapangan dalam penelitian, bahwasanya telah ada jalan keluar antara kabupaten/kota yang berbatasan dalam lingkup wilayah Provinsi Aceh yang berkaitan dengan penataan ruang. Sehingga berita Acara Rapat koordinasi dan  koordinasi tersebut diharapkan dapat  menyelaraskan dengan serasi, seimbang akan hal pemanfaatan ruang pada masing-masing kabupatenkota yang berbatasan. The Region Spatial Planning in Border Municipalities/District in Relation to the Regional Authorities in Aceh Province ABSTRACT: The research shows that the research location conducted in all districts/municipalities has made Coordination Meeting Proceeding between border districts/municipalities. Even the consultation proceeding and sincronization has been made between the Province of Aceh and North Sumatera Province. The analysis shiws that there is a way between the district and municipalities border areas in the province relating to the spatial planning. Thus, the proceedings are expected to be suitable and balance in using the space in every district/municipalities that are bounderies.

  5. ANALISIS STUDI KELAYAKAN USAHA BISNIS CASSAVA CHIPS DI PERUMAHAN MARDANI RAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Utami Gunawati

    2017-10-01

    Full Text Available Berdasarkan hasil survey diperoleh kebutuhan terhadap keripik singkong sebanyak 517 kg di Perumahan Mardani Raya, dengan hasil sebanyak 187 kg berasal dari  Keripik Berkah. Masih terdapat GAP atau permintaan terhadap kebutuhan yang belum terlayani. Diketahui informasi, jumlah potensial pasar minat terhadap keripik singkong cukup banyak untuk melakukan usaha. Perlu diadakan studi kelayakan usaha ditinjau dari aspek produk, pasar/pemasaran, teknis operasi, manajemen SDM, sosial ekonomi, lingkungan, dan finansial untuk menunjukkan kelayakan dari usaha tersebut. Adapun hasil analisis yang dilakukan pada aspek pasar potensial pasar 11.292 kg / bulan = 135.504 kg/tahun dengan pemasaran manfaatkan media social. Aspek produk ada 5 varian rasa dengan kemasan yang terseal dan diberi label merk. Aspek teknis, pemasok supply bahan baku singkong didapat dari 3 alternatif pasar. Aspek Manajemen SDM dibutuhkan 3 tenaga kerja. Dari ekonomi social dapat membuka lapangan kerja dan menambah penghasilan petani singkong. Aspek lingkungan terdapat limbah kulit singkong dapat dijadikan kerupuk kulit singkong. Aspek finansial untuk usaha selama 5 tahun dengan modal awal sebesar Rp. 56.434.317,- Hasil perhitungan terhadap kriteria penilaian investasi didapat nilai NPV sebesar Rp. 730.802.669, yang artinya selisih antara nilai kas yang akan datang dengan nilai investasi bernilai positif. Nilai IRR sebesar 14 %, lebih besar dari discount factor  sebesar 13 %, dan payback period selama 2 tahun 4 bulan. Maka dapat disimpulkan secara keseluruhan usaha bisnis Cassava Chips NR Jaya ini layak untuk dijalankan.

  6. Perancangan dan Implementasi Perencanaan Bisnis dan Strategi Promosi bagi Kelompok Rintisan Usaha Mandiri Sanggar Batik Jenggolo dan Sekar Arum di Kota Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karina Rima Melati

    2017-03-01

    Full Text Available This Community Service program is funded by DIPA scheme of RISET DIKTI No. DIPA-042.06-0.1.401516/2016, which implicated two entrepreneurship groups of empowering woman: Sanggar Jenggolo in Pandean District who produce batik and Sekar Arum (then called ‘Code Arum’ in Cokrodiningratan district who produce jumputan or tie-dye, both in Yogyakarta city. The two groups had been incubated and assisted by The Office for Women and Society Empowerment (Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat—abbreviated as KPMP of Yogyakarta Municipal Government for three years. After the accompaniment they face declining of production since it does not fulfill with the business and promotion assistance. Therefore this Community Service program aims to encourage the sustainability of the group with the creation of a Business Plan and Strategy of Promotion to penetrate the target market. We were conducting the training, providing with supporting tools based digital, and producing attributes for their promotion. Furthermore there were outcomes achieved; (A the core of a Business Plan so that each groups has a priority of their business as well as a guideline for evaluating the development of its business during period of Business Plan. (B The attributes of corporate identity is implemented through a variety of promotion sale.

  7. Makna menjadi keluarga ‘teroris’ bagi keluarga tersangka terorisme Amrozi dan Ali Ghufron di Desa Tenggulun, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anis Ulfiyatun

    2015-04-01

    Full Text Available In understanding terrorism, comprehensive perspective is strongly needed in order to explain terrorism activity in a boarder structure. The main purpose of this article is to understand the circumstances that were redefined by terrorism suspect's family about their existence in the society. Another objective of this research was also to prove the presumption of being a terrorist's family and their response of massive terrorism related reportage from media. This research uses qualitative method to comprehend value and socio-cultural context in many terrorism cases, considering terrorits's family position and situation after the bombing. Primary data were collected by in-depth interview with Amrozy and Ali Ghufron's family. The research shows that terrorist's family has redefined their identity as terrorist's family by saying "us" are different with common family around them. The difference meant in this context was about life principal that was based on Islamic value and behaviour which had to be preserved by the terrorist's family

  8. Persepsi Ayah dan Ibu Tentang Pendidikan Seks Bagi Remaja Putra Dan Putri Di Kelurahan Sitataring Kecamatan Batang Ayumi Julu Kota Padangsidimpuan Tahun 2015

    OpenAIRE

    Harahap, Annisar

    2015-01-01

    Sex education is a term describes education about sexual anatomy, sexual organ, sex intercourse and other aspects about human sex. To provide the adolescent with sex education, a description about the change of sexual organ functions as phases in a human life. Therefore, sex education is very important to the adolescent because the adolescent have not yet any information about reproduction health because the parents assume that talk about sex is taboo. This research is a descriptive study ...

  9. PENGARUH PROGRAM SERTIFIKASI TANAH TERHADAP AKSES PERMODALAN BAGI USAHA MIKRO DAN KECIL STUDI KASUS PROGRAM SERTIFIKASI TAHUN 2008 DI KABUPATEN KULON PROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Istikomah Istikomah

    2013-04-01

    Full Text Available This paper discusses influence of land certification program on Micro and Small Enterprises (MSEs to access capital through the identification of factors that influence the decision of micro and small entrepreneurs (MSEs in the use of Certificate of Land Ownership (SHM as collateral and identification of the influence of certificate program to increase total loans granted to MSEs as the land owner. The identification of the factors that influence the decision of MSEs in the use of SHM as loan collateral (Y1, use binary logit regression analysis with independent variable including credit application purposes (X1, the suitability of the number of credits earned by the required amount (X2, the preception of lending procedures financial institutions (X3, perceptions of ability to repay the loan (X4, the age of the respondent (X5, sex (X6, the education level of respondents (X7, MSEs participation in MSE land certificate program (X8 and the amount of labor (X9. Meanwhile, the identification of the factors that affect the increase in lending financial in the factors that affect the increase in lending financial institution (Y2 uses multiple linear regression analysis with the independent variables include omzet (X1, the use of certificates as collateral (X2, MSEs perception of the analysis applied to financial institutions (X3, the age of respondents (X4, sex (X5, educational level (X6, and participation in the program MSEs land certificate MSE (X7.

  10. PELATIHAN TEKNIK PEMBUATAN BUBUR KERTAS (PULP DARI LIMBAH KORAN BEKAS BAGI SENIMAN DAN PENGRAJIN OGOH-OGOH DI DESA MELINGGIH, PAYANGAN, GIANYAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    T.G.T. Nindhia

    2014-08-01

    Full Text Available The region of Melinggih in the sub district of Payangan, located at Gianyar regency in the province of Bali is supporting area for the tourist destination of Ubud and Sukawati. In this area, there are residing talented artist of fine arts, sculptor, dance and so called artist for ogoh-ogoh . Ogoh-ogoh is a local name for a created figure which will be carried together by group of peoples in celebration of Balinese new years. The creation method of ogoh-ogoh improve from time to time which is the important things is to obtain the good result and light to carry on. Recently the ogoh-ogoh is created by using styrofoam shaped by using knife. The price of styrofoam are expensive, easily broken, and easily burn therefore the ogoh-ogoh maker then explore how to make ogoh-ogoh by using pulp from paper or used newspaper. To support this challenge, the activity of training in making pulp from waste paper or used newspaper was conductedKeywords: Pulp, paper, ogoh-ogoh and training.

  11. Analisis Yuridis Penyelesaian Sengketa terhadap Perjanjian Bagi Hasil dalam USAha Penjualan Pakaian Jadi antara Pemilik dan Pengelola Toko (Studi Kasus Pasar Ulee Glee di Kecamatan Ulee Glee)

    OpenAIRE

    MUHAMMADAN, MUHAMMADAN

    2016-01-01

    Contract follows the general provisions stipulated in Article 1320 in Civil Code the valid conditions of a contract, the profit sharing contract which includes rights and liabilities of each party, risks, time length, profit sharing, and forms of profit sharing.The problems of the research how about the legal position of a contract in ready-made garment business, what factors which caused the violation against profit sharing contract in ready-made garment business, and how about the settlem...

  12. PENYULUHAN PENTINGNY ASA YURAN BAGI ANAK-ANAK DI TK AISYIY AH KW ADUNGAN, TROW ANGSAN, MALANGJIW AN, COLOMADU, KARANGANY AR, JA WA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Burhannudin Ichsan

    2015-03-01

    post-test regarding knowledge about the importance of vegetables. There were prizes for the highest score of the post-test to attract participants. Paired samples t test was performed with the result that there was a significant increase in knowledge (p =0.000 in the parents.

  13. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Bagi Hasil Simpanan Mudharabah pada Bank Umum Syariah Indonesia Studi Kasus pada Bank Umum Syariah di Indonesia Periode 2011-2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lydia Rahmadhini Arfiani

    2017-06-01

    Full Text Available This study aims to determine Analysis of Factors Affecting Level Sharing Mudharabah Savings On Islamic Banks partially or simultaneously on Bank Syariah period 2011-2015. The population in this study is the Islamic Banks operating in Indonesia 2011-2015. This study using purposive sampling method with variable FDR, NPF and inflation at the level of the results. After being selected, the target population amounted to 7 banks, among the BCA Syariah, BNI Syariah, BRI Syariah Bukopin Syariah Mandiri Syariah Muamalat, Panin Syariah. The analytical method used is the panel data regression. The model chosen is the Fixed Effects Model, then tested by t test and f with a significance level of 5%. Based on the test f note that in this study the variable financing to deposits ratio and non-performing financing and inflation simultaneously affect the level of revenue sharing sharia banks. Based on t test is known that in partial financing to deposits ratio, non-performing financning which have an influence on the level of revenue sharing sharia banks. Adjust R2 in this study indicate that all independent variables contributing as much as 51% on the dependent variable. The remaining 49% is influenced by other variables that do not exist in this study such as CAR, interest rate, economic growth.

  14. Pengaruh Status Sosial dan Kondisi Ekonomi Keluarga terhadap Motivasi Bekerja bagi Remaja Awal (Usia 12-16 Tahun di Kabupaten Ponorogo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wijianto Wijianto

    2016-12-01

    Full Text Available In Ponorogo which is one of the districts in East Java, still have a high dropout rate. The dropout rate or children who do not continue their education to a higher level is mainly due to socio-economic status of the child. Children who do not attend school to higher levels experienced by many children completing elementary school, where the child has stepped on early teens (aged 12-16 years who do not attend school. The preferring to work to help the economy of parents who are still below the poverty line. Children who stepped on early teens is more work in the agricultural sector and the building became a construction worker. Not a few of the young women who choose to take urbanization into town and become housemaid. The result showed that there was no significant effect of social status on work motivation early teens in Ponorogo. The influence of social status variables on work motivation is small, making it less contributed to the high-low work ethic early teens in Ponorogo. This means that the socio-economic conditions of the early teens in Ponorogo not significantly affect the work motivation early teens in Ponorogo. The second discovery was no significant effect of economic conditions on work motivation early teens in Ponorogo. This means that their economic condition is not good to have an impact on work motivation early teens in Ponorogo.

  15. Penyusunan Skedul Suhu dan Kelembaban Awal untuk Pengeringan di Dalam Tanur Pengering Konvensional bagi Kayu Durian Bersortimen 55 X 195 mm

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yustinus Suranto

    2009-07-01

    Full Text Available Schedule Development of Initial Temperature and Relative Humidity for Conventional Drying of Durian Wood in Dimension of 55 mm thick and 195 mm wide Decreasing supply of most commercial depterocarp wood as raw material inspirates wood working industry producing building construction component to look for uncommercial wood to be utilized. Proper utilization of these woods must be based on wood properties consisting of wood basic and processing properties. Drying property is one of the most important wood processing property. Proper drying process will be the main key to utilize effectively and ensure to get high quality wood product. Durian (Durio spp is one of uncommercial wood grown naturally in Sulawesi island forest. This wood is used by wood industr to produce building component to be exported. There is no yet drying schedule formulation of this wood lumber in dimension of 55mm thick and 195 mm wide. The objective of this research was to develop drying schedule for durian wood in that dimension. Drying schedule was developed by the result of quick drying test. The formulation of drying schedule was elaborated based on Terazawa method. The research result showed that initial moisture content and specific gravity of this wood was 103.4% and 0.4 respectively. Theoretically, the first drying schedule was 54oC as an initial remperature and 80oC as a final temperature. Web bulb depression for the initial step of drying was 4oC and for the end step was 30oC. The range of relative himidity were 80% to 17%. These drying schedule was coded by T5F6.

  16. Pengaruh Pelaksanaan Program Pengurangan Risiko Bencana Terintegrasi Menggunakan Model Problem Based Learning Berbasis ICT Bagi Siswa Kelas IV SD IT IQRA’ 1 di Kota Bengkulu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Widi Winarni

    2016-11-01

    Abstract           The study purpose is to determine the effect of Disaster Risk Reduction (DRR that integrated in thematic learning with Problem Based Learning (PBL model and Information Communication Technology (ICT to develop disaster preparedness for elementary students. This research type is single group pretest and posttest. Our population is student in fourth grade elementary school IT Iqra 1 Bengkulu at 2015/2016year. Sample was taken randomly in the IV-A class and amounted 31 students. Instrument that used in this study are written test and skills observation sheet. Data analysis technique performed using dependent T-test. We can conclude that the use of PBL and ICT in integrated thematic learning can give real effect to attitude, knowledge, and skills improvement for disaster preparedness in fourth grade elementary school students.   Keywords: PBL, attitude, knowledge, and skill of disaster preparedness.

  17. PENGARUH PEMAHAMAN AGAMA, MOTIFASI MENDAPATKAN PROFIT DAN TINGKAT PENDIDIKAAN TERHADAP KESADARAN SERTIFIKASI HALAL BAGI PRODUSEN MAKANAN DI KABUPATEN SLEMAN DAN BANTUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Waluyo Waluyo

    2013-06-01

    Full Text Available This research aims to determine whether there is an understanding of the influence of religion, profit motivation and education levels of the awareness of certified halal food for producers in Sleman and Bantul, as well as to find among the independent variables which are more significant. This research is a quantitative study with multiple regression analysis. Independent variables (religious understanding, motivation and profit levels simul-taneously have significant effect on awareness of halal certification for food producers in Sleman and Bantul with the amount of influence of 66.7%. The independent variables that have a significant effect on the dependent variable  (motivation of certified halal is understanding of religion variable and profit motivation.

  18. PENGELOLAAN SUNGAI BERBASIS MASYARAKAT LOKAL DI DAERAH LERENG SELATAN GUNUNGAPI MERAPI (River Management Based on Local Community in the Southern Slope of Marapi Volcano

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmakusuma Darmanto

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Dalam kehidupan manusia, ternyata ada hubungan yang saling terkait antara manusia dengan sungai. Manusia memerlukan sungai untuk mendukung keperluan dan aktivitasnya, sebaliknya keberadaan sungai juga dapat dipengaruhi oleh aktivitas manusia. Dalam memanfaatkan dan memelihara sungai tidak terlepas dari pemanfaatan air di dalam sungai dan alur sungainya. Dalam memgelola sungai tidak terpisahkan antara pengelolaan air sungai dan alur sungainya. Hal tersebut juga tergantung dari karakteristik sungai dan kondisi sosial budaya masyarakat. Penelitian yang dilakukan di lereng selatan Gunungapi Merapi dengan cara survei di lapangan. Data dikumpulkan dengan observasi lapangan dan wawancara dengan masyarakat. Selanjutnya dikuti dengan analisis data secara deskriptif kualitatif. Sungai sungai besar di daerah penelitian telah dikelola oleh pemerintah, sedangkan masyarakat lebih berperan kepada pemanfaatan dan pemeliharaan sungai kecil. Berbagai penggunaan dilakukan terhadap sungai-sungai kecil, untuk keperluan rumah tangga, irigasi dan perikanan. Teknik pengambilan dan pemanfaatan air dilakukan dengan cara sederhana dengan beaya yang relatif murah, tetapi tetap mengedepankan azas kebersamaan dan keadilan. Pemeliharaan terhadap alur sungai terhadap kerusakkan lingkungan dilakukan berdasarkan atas kesadaran untuk keberlangsungan lingkungan dengan yang dilakukan secara perorangan dan berkelompok. Dalam pemeliharaan dikedepankan asas kegotongroyongan tanpa mengabaikan budaya masyarakat setempat. ABSTRACT In human life, there was a relationship between human activities with rivers. Humans need rivers to support their need and their activities; otherwise the existence of rivers can also be affected by human activities. The management of river cannot be separated from managing water in the river and its channels. It also depends on rivers characteristics as well as social and culture of the community. This research was conducted in the southern slopes of

  19. KONDISI TERUMBU KARANG DI PULAU WEH PASCA BENCANA MEGA TSUNAMI (Coral Reef Condition in Weh Island after Mega Tsunami Disaster

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dini Purbani

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi terumbu karang pasca tsunami sebagai langkah awal dalam upaya rehabilitasi terumbu karang. Metode yang digunakan adalah dengan membandingkan kondisi terumbu karang tahun 2002 sebelum tsunami dan tahun 2009 pasca tsunami menggunakan citra satelit Landsat ETM7 melalui analisis Lyzenga. Pengamatan langsung di lapangan menggunakan metode LIT (Line Intercept Transect dan pengukuran kualitas perairan. Lokasi pengamatan berada di Ujung Seurawan,  Sea Garden di Pulau Rubiah,  Sea Garden 1, Rubiah Channel 2 dan  Loh Weng. Kondisi terumbu karang yang berada di Taman Wisata Alam (TWA Pulau Weh ini berada pada kondisi yang buruk sampai baik. Terumbu karang kondisi baik terdapat di lokasi Sea Garden 1 (54,26 %, kondisi sedang di Rubiah Channel 2 (26,32% dan Sea Garden 2 (39,5% sedangkan kondisi buruk terdapat di Ujung Seurawan (19,28 % dan Loh Weng (15,14%. Bentuk kerusakan terumbu karang antara lain patah, terbalik dan hanyut. Jenis terumbu karang yang rusak terdapat di sebelah timur Pulau Weh yaitu sekitar Pulau Rubiah dan sekitar Teluk Loh Pria Laot. Kisaran kondisi perairan berupa pH, salinitas, suhu dan DO menunjukkan bahwa kualitas perairan berada pada kondisi baik untuk perencanaan kegiatan rehabilitasi terumbu karang. ABSTRACT This study aims to determine the condition of coral reefs after the tsunami as the first step in the rehabilitation of coral reefs. The methods used are of comparing the condition of coral reefs between pre-tsunami in 2002 and post-tsunami in 2009 using Landsat satellite imagery ETM7 through Lyzenga analysis, direct observe of the coral reefs in the field have been done using the LIT (Line Intercept Transect and measurement of water quality. Locations of observations are in Ujung Seurawan, Sea Garden in Rubiah Island, Sea Garden 1, Rubiah Channel 2 and Loh Weng. The condition of coral reefs in the Natural Park (TWA Weh Island is generally in the range between poor and

  20. PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA SEKTOR PERTANIAN DAN SEKTOR JASA PASCAKEBIJAKAN UPAH MINIMUM DI PROVINSI BANTEN (PERIODE TAHUN 2001–2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Findi Alexandi

    2014-09-01

    , investasi, dan PDRB memiliki pengaruh yang signifikan dalam penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian. Kedua, hasil estimasi model sektor jasa menunjukan bahwa variabel UMK, konsumsi, investasi, dan PDRB memiliki pengaruh yang signifikan dalam penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Banten diharapkan mampu meningkatkan laju pertumbuhan dan kontribusi PDRB sektor pertanian dan sektor jasa, memperhitungkan tingkat upah, dan memerhatikan kondisi lapangan pekerjaan di sektor tersebut.Kata kunci: sektor pertanian,  tenaga kerja, upah minimum, PDRB, Banten

  1. STUDY PENGARUH SUHU DAN TEKANAN UDARA TERHADAP OPERASI PENERBANGAN DI BANDARA H.A.S. HANANJOEDDIN BULUH TUMBANG BELITUNG PERIODE 1980-2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Fadholi

    2016-11-01

    Full Text Available Dalam operasi penerbangan ada tiga tingkat (fase yang sangat penting dan berhubungan dengan meteorology yaitu lepas landas (take off, penerbangan, dan mendarat (landing. Dalam hal ini sejumlah unsur meteorologi dapat berpengaruh terhadap kemampuan pesawat terbang pada saat-saat kritis. Diantara unsur yang dapat menunjang kelancaran ketiga fase di atas adalah suhu dan tekanan udara, dimana unsur cuaca tersebut harus dimengerti dan diperhitungkan yang selanjutnya akan menentukan kerapatan udaranya dan selanjutnya akan menentukan daya angkat pesawat terbang. Menggunakan metode regresi linier sederhana trend suhu maksimum tahun 1980-2010 di Bandara Hananjoeddin Belitung cenderung naik 1,17o dan tekanan udara cenderung turun 0,47oC. Menggunakan rumus density height didapatkan nilai terendah tahun 1988 sebesar 1878,39 feet dan tertinggi tahun 2006 sebesar 2118,22 feet. Hasil penelitian ini dipandang perlu untuk mengetahui mengenai pengaruh unsur cuaca khususnya bagi dunia penerbangan sehingga ICAO (International Civil Aviation Organization membuat satuan standar yang diperuntukkan bagi pelayanan dan keselamatan penerbangan.

  2. STUDY PENGARUH SUHU DAN TEKANAN UDARA TERHADAP OPERASI PENERBANGAN DI BANDARA H.A.S. HANANJOEDDIN BULUH TUMBANG BELITUNG PERIODE 1980-2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Fadholi

    2013-07-01

    Full Text Available Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 Dalam operasi penerbangan ada tiga tingkat (fase yang sangat penting dan berhubungan dengan meteorology yaitu lepas landas (take off, penerbangan, dan mendarat (landing. Dalam hal ini sejumlah unsur meteorologi dapat berpengaruh terhadap kemampuan pesawat terbang pada saat-saat kritis. Diantara unsur yang dapat menunjang kelancaran ketiga fase di atas adalah suhu dan tekanan udara, dimana unsur cuaca tersebut harus dimengerti dan diperhitungkan yang selanjutnya akan menentukan kerapatan udaranya dan selanjutnya akan menentukan daya angkat pesawat terbang. Menggunakan metode regresi linier sederhana trend suhu maksimum tahun 1980-2010 di Bandara Hananjoeddin Belitung cenderung naik 1,17o dan tekanan udara cenderung turun 0,47oC. Menggunakan rumus density height didapatkan nilai terendah tahun 1988 sebesar 1878,39 feet dan tertinggi tahun 2006 sebesar 2118,22 feet. Hasil penelitian ini dipandang perlu untuk mengetahui mengenai pengaruh unsur cuaca khususnya bagi dunia penerbangan sehingga ICAO (International Civil Aviation Organization membuat satuan standar yang diperuntukkan bagi pelayanan dan keselamatan penerbangan.  Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 Kata kunci: penerbangan, suhu, tekanan udara, density height

  3. Note di fotonica

    CERN Document Server

    Degiorgio, Vittorio

    2012-01-01

    L’invenzione del laser ha generato una vera rivoluzione nella scienza e nella tecnologia e ha dato luogo alla nascita di una nuova disciplina chiamata Fotonica. Le più importanti applicazioni della Fotonica che hanno un impatto cruciale in molti ambiti della nostra vita sono le comunicazioni in fibra ottica su cui si basa il funzionamento di Internet e del traffico telefonico su grandi distanze, i dischi ottici (CD, DVD, Blue-ray), la sensoristica ottica di tipo industriale e ambientale, la lavorazione dei materiali, l’illuminazione con i LED e la chirurgia. Questo volume ha come obiettivo quello di colmare un vuoto nel panorama italiano di testi universitari riguardanti la Fotonica. Lo scopo principale è quello di esporre in modo sintetico ma rigoroso i concetti che stanno alla base del funzionamento del laser e della propagazione della luce nella materia, e di descrivere i principali componenti e dispositivi ottici e optoelettronici, quali le fibre ottiche, gli amplificatori, i modulatori e i rivelato...

  4. Cacciatori di particelle

    CERN Document Server

    Ne'eman, Yuval

    1988-01-01

    Capostipite dei "cacciatori di particelle" fu J.J. Thomson, il quale nel 1897 scoprì la prima particella subatomica, l'elettrone. Poco dopo, negli anni tra il 1910 e il 1932, veniva rivelata la natura del nucleo atomico, grazie al lavoro di Rutherford. Partendo da queste prime storiche conquiste della fisica, gli autori introducono gradualmente il lettore nel micromondo delle particelle: dall'elettroscopio a foglie d'oro al dualismo onda-particella, all'enigma di una asimmetria destra-sinistra in natura, all'invenzione dei grandi acceleratori. Poi tra la fine degli anni cinquanta e i primi anni sessanta, l'esplosione di nuove specie particellari sembra vanificare ogni speranza di spiegazione. Lo schema di classificazione introdotto nel 1964 da Ne'eman (e, indipendentemente, da Gell-Mann), pone fine a tale confusione, consentendo una sistemazione coerente: quella che porta al concetto di quark e alle ultime conquiste, teoriche e sperimentali. Oggi, che i fisici sono divenuti più "coltivatori" che "cacciatori...

  5. BELAJAR BERDASAR REGULASI DIRI DALAM PEMBELAJARAN DI PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    St. Nurjannah Yunus Tekeng

    2015-06-01

    Full Text Available Abstract: Self-regulated learning is very important for university students to adapt with their academic demand and it is very critical in the lifelong learning process that allow them to face later real life challenges. It refers to their active role in taking responsibility with their learning or their active activities in directing themselves in learning and regulating many areas such as their cognitive, behavior, context, and motivation in order to achieve their learning goals. Self-Regulated learning is based on social cognitive theory and factor affecting it which is explained in the reciprocal triadic between individual, behavior, and environment. Besides, the positive influences of self-regulated learning on students learning have been supported by many empirical evidences. Abstrak: Belajar berdasar regulasi diri sangat penting bagi mahasiswa untuk dapat beradaptasi dengan tuntutan akademik dan sangat penting dalam proses pembelajaran seumur hidup untuk beradaptasi dengan tantangan hidup di masa depan. Belajar berdasar regulasi diri mengacu kepada peran aktif mereka dalam mengambil tanggung jawab dalam belajar atau kegiatan aktif dalam menga­rah­kan diri dalam belajar dengan meregulasi berbagai area seperti kognitif, perilaku, konteks, dan motivasi untuk mencapai tujuan pembelajarannya. Belajar berdasar regulsi diri didasarkan pada teori sosial kognitif dan faktor yang berngaruh dijelaskan dengan hubungan triadik resiprokal antara individu, perilaku, dan lingkungan. Selain itu, pengaruh positif belajar berdasar regulasi diri terhadap pembelajaran telah didukung oleh bukti empiris.

  6. Elementi di trasmissione del calore

    CERN Document Server

    Guglielmini, Giovanni

    1990-01-01

    Introduzione ; concetti fondamentali di conduzione termica ; conduzione termica in regime stazionario ; conduzione termica in regime variabile ; analisi numerica nei problemi do conduzione ; concetti fondamentali di convezione termica ; convezione forzata ; convezione naturale ; scambio termico in ebollizione e condensazione ; concetti fondamentali di radiazione termica ; scambio termico per radiazione ; scambiatori di calore ; problemi termici negli edifici.

  7. Shiatsu Di Jepang

    OpenAIRE

    Simanjuntak, Ricardo

    2015-01-01

    Shiatsu adalah sebuah kata dalam bahasa Jepang yang bila diterjemahkan secara harafiah artinya “tekanan jari”.Hal ini merupakan tekanan jari yang di berikan ke tubuh sebagai metode utama penerapan shiatsu untuk merangsang suatu respon penyembuhan.Namun,shiatsu lebih dari situ.Teknik shiatsu tidak hanya menggunakan jari,tetapi juga ibu jari,telapak tangan,lutut,lengan bawah,siku dan kaki.Lebih jauh lagi,kerena shiatsu dilakukan di lantai dan di tikar ataupun tempat tidur,shiatsu juga focus pad...

  8. MUSEUM TEMBIKAR DAN KERAJINAN TANGAN DENGAN PENDEKATAN BANGUNAN PINTAR DI MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Akbar Basran

    2015-06-01

    Full Text Available Abstrak— Musik Orkestra dapat menjadi warna baru bagi jenis musik yang ada khususnya di Makassar, sehingga memberikan pengetahuan dan pemahaman akan musik orkestra bagi masyarakat dan pecinta musik, sehingga perlunya wadah untuk pertunjukkan musik orkestra dan sarana edukasi bagi masyarakat di Makassar. Faktor lain yang mempengaruhi timbulnya gagasan untuk merencanakan gedung Orkestra ini karena untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap seni musik klasik yang perlu ditunjang dengan wadah pertunjukkan musik yang memadai dengan mempertimbangkan tata suara/akustik, tata panggung dan tata cahaya dalam perancangan, agar pesan yang diungkapkan penyaji seni dapat tertangkap dengan baik sehingga tercapai kualitas pertunjukkan yang optimal serta kepuasan bagi penikmatnya. Berdasarkan kondisi diatas menghasilkan suatu fenomena bahwa di Makassar membutuhkan sarana pewadahan aktifitas pengaktualisasian seni terutama untuk musik orkestra yang memiliki karakter yang sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi pada zaman modern saat ini, sesuai dengan konsep futuristik yang sejalan dengan perkembangan teknologi dimana dengan semakin majunya teknologi yang diciptakan manusia maka keberadaan futuristik itu juga akan semakin berkembang. Futuristik ini merupakan upaya untuk menciptakan suatu masa depan yang lebih baik. Pemikiran akan futuristik itu sendiri jauh lebih kreatif dan inovatif kedepannya dan jauh lebih maju dari masanya, sehingga tercipta bangunan yang tidak hanya ramah lingkungan, akan tetapi tidak mengenyampingkan nilai-nilai estetikanya sehingga tercipta kesan yang nyaman dan aman. Kata Kunci : Gedung Orkestra, Architecture Futuristik Abstract—Orchestral music could be a new color for the type of music that exist, especially in Makassar, so as to provide knowledge and understanding of orchestral music for the community and lovers of music, so the need for container for orchestral music performances and educational tool for the

  9. ANALISIS PERBANDINGAN