WorldWideScience

Sample records for desalinasi sebagai proses

  1. Desalinasi Air Laut Berbasis Energi Surya Sebagai Alternatif Penyediaan Air Bersih

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Yogi Dewantara

    2018-03-01

    Full Text Available Penelitian ini berkonsentrasi pada kemampuan alat desalinasi tipe solar still dalam menyerap energi kalor matahari dan penggunaannya dalam proses kondensasi guna memproduksi air tawar untuk keperluan masyarakat. Alat desalinasi ini terdiri dari kotak distiller dengan plat absorber dan kain yang terdapat di dalamnya, serta kaca sebagai pentransmisian. Sistem kerja berawal dari air diteteskan melalui pipa dan jatuh pada kain yang akan menyerap air. Radiasi matahari akan memanaskan plat absober melalui kaca kemudian panas plat memanaskan air pada kain hingga menjadi uap dan menempel pada permukaan dalam kaca hingga terkonsensasi menjadi air suling. Pengukuran volume minimal dan maksimal alat sebesar 5 lt dan 7 lt dilakukan selama 4 hari. Melalui penelitian ini dapat disimpulkan bahwa intensitas matahari telah ada saat cahaya matahari mulai terlihat pada pukul 6 pagi dan difusi energi kalor matahari telah mulai dimanfaatkan pada waktu tersebut. Akan tetapi kinerja alat desalinasi masih sangat rendah, hal ini terlihat dari angka efisiensi yang hanya mencapai 4,45%.

  2. PEMBUATAN ELEKTRODA KARBON BERPORI DARI TEMPURUNG KEMIRI DAN PERANCANGAN PROTOTIPE SISTEM CAPACITIVE DEIONIZATION (CDI UNTUK DESALINASI AIR PAYAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Astuti

    2015-01-01

    Full Text Available Telah dilakukan pembuatan karbon aktif dengan bahan dasar tempurung kemiri menggunakan H3PO4 2,5% sebagai aktivator dengan suhu aktivasi (400, 500, dan 600 oC.Luas permukaan aktif yang dihasilkan masing-masing adalah (6,6; 95,6; dan 391,6 m2/g. Karbon yang diaktivasi pada suhu 600 oC digunakan sebagai bahan dasar pembuatan elektroda kapasitor untuk system capacitive deionization (CDI menggunakan polimer polyvinyl alcohol (PVA sebaga ipengikat. Berdasarkan data voltammogram siklik terhadap elektroda CDI diperoleh besar kapasitansi spesifik elektroda adalah 50,21 mF/g.  Proses desalinasi dilakukan pada larutanNaCl 0,24 M dengan menyusun elektroda menggunakan system monopolar dan diberitegangan DC 1,2 V.  Penurunan konduktivitas larutan NaCl menggunakan sistem CDI ini sebesar 61,58%, dengan penurunan kadar natrium dalam larutan NaCl yaitu dari 138,0 mg/L menjadi 80,7 mg/L  selama 40 menit. Karbon aktif tempurung kemiri ini sangat potensial untuk dikembangkan sebagai elektroda CDI untuk sistem desalinasi air payau.The writers had done the research of the activated carbon that prepared with the candlenut shell by using H3PO4 2,5% as the activating agent.  All samples were heated at the temperatures of (400, 500, and 600 oC.  The activated carbon have specific surface area (6.582; 95.623; and 391.567 m2/g respectively. Capacitor electrode for capacitive deionization (CDI was fabricated by using activated carbon that was heated at activation temperature of 600 oC with polyvinyl alcohol (PVA as the binder. Based on cyclicvoltammogram of electrode, specific capacitance of CDI electrode is 50.21 mF/g.  To observe desalination process of electrode, CDI was made by monopolar system and immersed in NaCl 0.24 M as brackish water sample.  Direct current voltage 1.2 V was applied to CDI cell.  The decreased of NaCl conductivity with CDI system respectively is 61.58%.  Sodium concentration in NaCl decreases from 138.000 mg/L to 80.667 mg/Labout 40

  3. EFEK GENDER DAN TIPE KEPRIBADIAN DALAM PROSES PEMEROLEHAN BAHASA JAWA SEBAGAI BAHASA KEDU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paundra Pristyasiwi

    2018-02-01

    Full Text Available Pemerolehan bahasa kedua tidak lepas dari beberapa faktor pendukung dan faktor penghambat. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam keberhasilan proses pemerolehan bahasa kedua adalah usia, jenis kelamin dan tentunya perbedaan kepribadian setiap individu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan efek gender dan tipe kepribadian terhadap pemerolehan bahas Jawa sebagai bahasa kedua pada siswa di SMK Giki 1 Surabaya. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas sebelas dan duabelas yang berasal dari luar Jawa (Surabaya tahun akademik 2017/2018. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan model analisis kategoris deskriptif. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa (1 terdapat perbedaan pada proses pemerolehan bahasa kedua atara siswa perempuan dan laki-laki, siswa perempuan memiliki kemauan dan kemampuan yang lebih tinggi daripada siswa laki-laki, (2 terdapat perbedaan penguasaan pemerolehan bahasa pada siswa berkepribadian ekstrovert dan introvert, siswa ektrovert memiliki kompetensi pemerolehan lebih tinggi daripada siswa berkepribadian introvert.

  4. Analisis Potensi Ledakan dan Kebakaran Primary Reformer sebagai Unit Proses Produksi Amonia di PT. X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Resti Ayu Lestari

    2016-12-01

    Full Text Available Peningkatan industri pupuk di dunia berimplikasi pada peningkatan jumlah industri amonia. Amonia memegang peranan penting pada proses produksi pupuk dalam hal penyediaan nitrogen. Proses pembuatan amonia melibatkan bahan baku berupa gas alam yang bersifat flammable dengan temperatur dan tekanan yang tinggi dalam setiap tahapan prosesnya. Primary reformer merupakan salah satu peralatan proses dalam produksi amonia dengan temperatur dan tekanan paling tinggi serta paling berisiko mengalami kegagalan yang dapat mengakibatkan terjadinya kebakaran/ledakan. Primary reformer berperan sebagai salah satu tahapan pemurnian gas alam dengan hasil berupa karbon monoksida. Identifikasi bahaya pada unit primary reformer dilakukan dengan menggunakan metode Fault Tree Analysis (FTA. Hasil analisis FTA menghasilkan bahwa sumber bahaya dari ledakan primary reformer dapat ditinjau dari faktor teknis dan faktor non teknis. Faktor non teknis menyumbang 74% dari penyebab terjadinya ledakan/kebakaran pada primary reformer. Hasil analisis risiko ledakan/kebakaran pada primary reformer dilakukan dengan menggunakan Dow’s Fire & Explosion Index  dengan hasil radius area dampak adalah 51 meter. Nilai kerugian finansial mencapai US$ 23.640.285 dengan kerugian hari kerja minimal adalah 138 hari. Perangkat lunak Arial Location of Hazardous Atmospheres menghasilkan radius ledakan dengan dampak terkecil yaitu dapat memecahkan kaca jendela/pintu (0,5 psi adalah 73 m dari primary reformer. Radius ledakan dengan kekuatan ledakan 1 psi (meruntuhkan rumah/perkantoran adalah 48 m dari primary reformer.

  5. ANALISIS PENGARUH VARIASI SUHU dan WAKTU PADA PROSES HIDROLISIS TERHADAP KADAR GLUKOSA DALAM PEMANFAATAN Lemna minor SEBAGAI BIOETANOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivi Mayangsari

    2014-10-01

    Full Text Available Energi terbarukan sangatlah diperlukan karena semakin meluasnya krisis energi sehingga memerlukan alternatif selain penggunaan bahan bakar fosil, penggunaan bioethanol merupakan alternatif yang baik karena banyak kelebihanya. Lemna minor merupakan salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai bioethanol, hal ini dapat dilihat dari kandungan glukosanya yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan waktu dan suhu pada proses hidrolisis terhadap nilai kadar glukosa serta mengetahui hubungan densitas terhadap kadar etanol. Proses ekstrasi glukosa menggunakan perbandingan volume HCl dengan kosentrasi 0,1 N, berat serbuk Lemna minor dan volume aquades yaitu 1:10:100 dengan variasi waktu ekstrasi 60, 90, dan 120 menit pada variasi suhu 60, 70, 80 °C dengan ukuran serbuk 60 mesh. Hasil penelitian ekstrasi hidrolisis terbaik pada menit ke-90 didapatkan panjang gelombang tertinggi 415 nm. Semua glukosa pada ekstrasi 90 menit difermentasi menggunakan bakteri Saccharomiches cerevisiae sebanyak 10% dari volume glukosa dengan waktu 144 jam, setelah fermentasi selesai sampel didestilasi untuk menghilangkan kadar air dan dihasilkan kadar ethanol terbaik 0,47% dengan densitas 0,9345 gr/ml3pada panjang gelombang larutan glukosa 316 nm.

  6. Pengaruh Jenis Bahan pada Proses Pirolisis Sampah Organik menjadi Bio-Oil sebagai Sumber Energi Terbarukan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Sigit Cahyono

    2013-06-01

    Full Text Available Sampah organik merupakan potensi sumber energi yang melimpah di Indonesia. Sampah organik berupa daun dan ranting kering bisa dikonversi menjadi bahan bakar berupa bio-oil melalui proses fast pirolisis. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis bahan terhadap rendemen dan nilai kalor bio-oil yang dihasilkan dari proses pirolisis sampah organik. Bahan baku berupa daun dan ranting kering campuran tanaman angsana, mahoni dan mangga dengan komposisi daun bervariasi 0%, 50%, dan 100%, dipotong-potong dengan ukuran maksimal 10 cm. Kemudian bahan baku tersebut dipanaskan di dalam reaktor pirolisis pada suhu 500 C selama 1 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kalor tertinggi (5175,35 J/g dan rendemen tertinggi (24,5% didapatkan pada bio-oil yang dihasilkan dari pirolisis ranting 100%. Kata kunci: Sampah Organik, Bio-oil, Pirolisis, Rendemen, Nilai Kalor

  7. Pemanfaatan Potensi Limbah Tongkol Jagung Sebagai Syngas Melalui Proses Gasifikasi Di Wilayah Provinsi Gorontalo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siradjuddin Haluti

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak: Jagung merupakan komoditi unggulan Propinsi Gorontal. Walaupun mengalami fluktuasi produksi jagung ditiap tahuntidak mempengaruhi produksi jagung di Provinsi Gorontalo. Dalam beberapa tahun terakhir kebutuhan jagung makinmeningkat, dengan meningkatnya kebutuhan jagung berdampak pada tingginya produksi limbah tongkol jagung yangdihasilkan provinsi Gorontalo, tentunya ini akan menimbulkan masalah bagi lingkungan. Limbah tongkol jagungmerupakan salah satu sektor yang belum dimanfaatkan di provinsi Gorontalo secara maksimal dalam meningkatkannilai ekonomis, lebih efisien dan efektif penggunaannya. Diantaranya pemanfaatan biomassa tongkol jagung sebagaienergi bahan bakar alternatif. Tujuan yang diangkat dalam peneliitian ini adalah (1 Mengetahui potensi produksi limbahtongkol jagung di wilayah Provinsi Gorontalo sebagai energi alternatif. (2Mengetahui potensi energi alternatif melaluiproses gasifikasi sebagai pemanfaatan dari bahan baku limbah tongkol jagung untuk jadi Gas Syntesis (Syngas.Metode pengumpulan data, pengolahan data dan analisis data. Hasil potensi bahan bakar yang dapat dihasilkan daripemanfaatan limbah tongkol jagung untuk wilayah Provinsi Gorontalo dapat mencapai total rata-rata sebesar 72.931 tonlimbah tongkol jagung. Untuk pemanfaatan limbah tongkol jagung sebagai bahan bakar alternatif melalui prosesgasifikasi menghasilkan syngas sebesar 92.852 ton.Kata kunci: potensi, limbah, tongkol jagung, gsifikasi, energi Abstract: Corn is a commodity Gorontal province. Despite the fluctuations in maize production in each year does not affect maizeproduction in Gorontalo Province. In recent years, corn demand is increasing, with the increasing demand of corncontributes to the high production of waste generated corncob Gorontalo province, this course will cause problems forthe environment. Corncob waste is one sector that is untapped in the province of Gorontalo to the maximum inimproving economic value, more efficient and effective

  8. Mencegah Pembentukan Kalsium Sulfat pada Desalinasi Air Laut

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mirna Rahmah Lubis

    2007-06-01

    Full Text Available Resin penukar-anion, Relite MG 1/P, dapat digunakan untuk memisahkan sulfat dalam air laut guna mencegah pembentukan kerak kalsium sulfat pada heat exchanger. Resin tersebut menunjukkan selektivitas sulfat yang tinggi dalam air laut sintetis. Resin yang telah dipakai dapat diregenerasi menggunakan air asin yang dipekatkan dengan asam hingga mencapai pH 4. Untuk waktu pemakaian dan regenerasi yang sama, faktor konsentrasi desalinasi (misalnya 2 hingga 4 menaikkan konsentrasi klorida dalam air asin yang diblowdown. Dengan faktor konsentrasi yang tetap, kenaikan laju alir (pengurangan waktu pemakaian dan regenerasi memperendah efisiensi regenerasi dan menaikkan pemisahan sulfat. Akibat kelarutan kalsium sulfat yang bersifat terbalik tersebut, temperatur air asin yang tinggi memerlukan pemisahan sulfat yang lebih banyak, yang dapat dicapai dengan mengurangi laju alir air laut. Pengurangan laju alir tersebut membutuhkan peralatan yang lebih besar dan resin yang lebih banyak, sehingga biaya modal bertambah. Untuk pabrik desalinasi dengan kapasitas produksi 1 juta gallon per hari dan faktor konsentrasi sebesar 2, biaya pemisahan sulfat meliputi biaya resin dan biaya peralatan. Biaya tersebut bervariasi dari $0.246 hingga $0.356/kgalon (per ribu galon air yang diproduksi karena temperatur maksimum air asin berubah dari 140°C menjadi 180°C. Keywords: desalinasi air laut, ion exchange, kalsium sulfat, kerak; mechanical vapor compression (MVC, pemisahan sulfat, resin penukar-anion basa lemah

  9. Imobilisasi TiO2 ke dalam Resin Penukar Kation dan Aplikasinya sebagai Fotokatalis dalam Proses Fotoreduksi Ion Hg2+

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosyid Ridho

    2017-03-01

    Full Text Available Abstrak Dalam rangka mengembangkan bahan fotokatalitis TiO2 pada penelitian ini telah dilakukan preparasi fotokatalis TiO2-Resin yang disertai dengan karakterisasi dan uji aktivitas untuk proses fotoreduksi ion Hg(II. Preparasi imobilisasi ini dilakukan dengan metode pertukaran ion yang di ikuti dengan kalsinasi pada suhu tertentu. Pada preparasi telah dipelajari pengaruh konsentrasi Titanium Isopropoksida sebagai sumber ion Ti(IV terhadap TiO2-Resin yang dikarakterisasi dengan menggunakan Difraksi Sinar X (XRD dan Thermografimetri (TGA. Pada proses fotoreduksi ion Hg(II dipelajari pengaruh massa fotokatalis, kadar TiO2 yang terimobilisasi ke dalam resin, konsentrasi Ion Hg(II, dan pengaruh pH. Proses fotoreduksi dilakukan dalam suatu reaktor tertutup yang dilengkapi dengan lampu UV, yaitu dengan cara menyinari campuran yang terdiri dari larutan ion Hg(II dan serbuk fotokatalis TiO2-Resin, disertai dengan pengadukan selama waktu tertentu. Hasil fotoreduksi dihitung berdasarkan selisih antara konsentrasi ion Hg(II awal dengan ion Hg(II yang tak tereduksi. Penentuan konsentrasi ion Hg(II yang tak tereduksi dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA teknik pembangkitan uap dingin atau Cold Vapor Atomic Absorption Spectrophotometry(CV-AAS. Hasil preparasi menunjukkan semakin tinggi konsentrasi Titanium Isopropoksida yang ditambahkan pada resin semakin tinggi juga kadar TiO2 yang terbentuk pada TiO2-Resin. Hasil uji fotokatalis menunjukkan bahwa penggunaan fotokatalis TiO¬2-Resin dapat meningkatkan hasil fotoreduksi ion Hg(II yang peningkatannya lebih tinggi dibandingkan TiO2 serbuk. Penambahan fotokatalis dengan massa yang semakin besar menambah efektivitas fotoreduksi terhadap ion Hg(II yang semakin besar, namun jika ditambahkan massa fotokatalis yang lebih tinggi lagi akan menurunkan efektivitas fotoreduksi terhadap ion Hg(II. Kenaikan konsentrasi Hg(II menyebabkan efektivitas fotoreduksi semakin rendah. Pada pH 1-4 terjadi

  10. PROSES PRODUKSI BIOETANOL DARI LIMBAH CAIR GULA DALAM KAITANNYA DENGAN POTENSI SEBAGAI BAHAN BAKAR DALAM PERSPEKTIF LIFE CYCLE INVENTORY ASSESSMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agusta Samodra Putra

    2013-11-01

    Full Text Available Life cycle inventory assessment merupakan salah satu tahapan di dalam Life Cycle Assessment (LCA yang bisa digunakan untuk menggambarkan interaksi materi dan energi di dalam suatu proses produksi bioetanol. Studi kasus dilakukan di pabrik gula kawasan Subang dan pabrik bioetanol di kawasan Palimanan yang merupakan pabrik gula dan bioetanol terbesar di Jawa Barat. Inventory yang dilakukan adalah pada bagian perkebunan tebu, pabrikasi tebu menjadi gula, transportasi dari pabrik gula menuju ke pabrik bioetanol, dan pabrikasi etanol. Luas lahan kebun tebu yang dimiliki oleh pabrik gula di Subang adalah seluas 5000 hektar. Dari bahan baku tebu 3000 ton/hari dihasilkan molase sebanyak 60 ton/hari, sisanya menjadi gula dan ampas tebu. Pada inventory kali ini selain dari sisi proses juga dilakukan inventory pada sisi transportasi.

  11. ANALISIS PENGARUH VARIASI PERSENTASE RAGI (Saccharomyces cerevisiae DAN WAKTU PADA PROSES FERMENTASI DALAM PEMANFAATAN DUCKWEED (Lemna minor SEBAGAI BIOETANOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Khodijah

    2015-04-01

    Full Text Available Salah satu alternatif dalam mendukung ketersediaan sumber daya energi terbarukan adalah dengan memanfaatkan sumber dari non fosil seperti bioetanol. Bioetanol merupakan etanol yang dibuat dari biomass yang mengandung komponen pati (karbohidrat atau selulosa yang selanjutnya di fermentasi menggunakan bantuan mikroorganisme (Sacharomyces cerevisiae. Karbohidrat yang digunakan pada penelitian ini berasal dari Lemna minor (Duckweed. Penelitian ini bertujuan membuat bioetanol dari Lemna minor dengan variasi penambahan ragi dan lamanya waktu fermentasi terhadap nilai kadar etanol dan nilai densitas, serta mengetahui hubungan densitas dengan kadar etanol. Produksi bioetanol dari tanaman yang mengandung pati (karbohidrat, dilakukan melalui proses konversi karbohidrat menjadi gula (glukosa dengan hidrolisis asam (HCl, hidrolisat yang diperoleh selanjutnya dilakukan fermentasi dengan menambahkan yeast atau ragi sehingga diperoleh bioetanol. Variabel yang digunakan adalah perubahan massa ragi 5%,15%, dan 25% serta lama fermentasi 5, 6, dan 7 hari . Hasil penelitian menunjukkan lama fermentasi dan persentase ragi mempengaruhi kadar etanol. Nilai kadar etanol optimum diperoleh presentase ragi 25% dengan lama fermentasi 7 hari sebesar 3.81% dengan density optimum sebesar 0.9438 gr/cm3, Hubungan nilai densitas berbanding terbalik dengan peningkatan kadar etanol.

  12. PENGUKURAN NILAI OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS SEBAGAI DASAR USAHA PERBAIKAN PROSES MANUFAKTUR PADA LINI PRODUKSI (Studi Kasus pada Stamping Production Division Sebuah Industri Otomotif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Robby Suhendra

    2005-01-01

    Full Text Available Overall Equipment Effectiveness (OEE is an effectiveness measurement method of equipment utilization in the implementation of Total Productive Maintenance (TPM. The ability of identification in details toward main problem and the cause factors that makes the improvement efforts become more focused is the reason why this method applied comprehensively by all manufacturing companies around the world. Manufacturing process at Stamping Production Division an automotive isdustry still keeps some unrevealed problems. This condition makes the achievement of OEE figure below the target that means production equipments are not utilized optimally yet. The expression of main problem and the cause factors is needed before the company starts some improvement efforts. This research is started by understanding the equipment losses that existed in company. Then, measuring the achievement of OEE figure in one period and through the pareto analysis toward the measurement's results, the main problem and the cause factors are obtained and clearly depicted in cause-and-effect diagram. Abstract in Bahasa Indonesia : Overall Equipment Effectiveness (OEE adalah metode pengukuran efektivitas penggunaan suatu peralatan. OEE dikenal sebagai salah satu aplikasi progam Total Productive Maintenance (TPM. Kemampuan mengidentifikasikan secara jelas akar permasalahan dan faktor penyebabnya sehingga membuat usaha perbaikan menjadi terfokus merupakan faktor utama metode ini diaplikasikan secara menyeluruh oleh banyak perusahaan didunia. Saat ini proses manufaktur di Stamping Production Division sebuah industri otomotif memiliki permasalahan yang belum terungkap jelas. Hal tersebut mengakibatkan penggunaan peralatan yang ada belum optimal. Pengungkapan akar masalah dan faktor penyebabnya diperlukan sebelum perusahaan melakukan usaha perbaikan. Penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi kerugian peralatan (Equipment Losses yang terjadi. Kemudian mengukur pencapaian nilai OEE

  13. APLIKASI THERMAL PRE-TREATMENT LIMBAH TANAMAN JAGUNG (Zea mays SEBAGAI CO·SUBSTRAT PADA PROSES ANAEROBIK DIGESTI UNTUK PRODUKSI BIOGAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darwin Darwin

    2016-04-01

    mikroorganisme anaerobik untuk mengkonversi polimer yang berupa selulosa dan hemiselulosa menjadi biogas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan kajian mengenai penerapan thermal pre-treatment pada limbah tanaman jagung terhadap proses anaerobik digesi yang meliputi efisiensi proses digesi dan produksi biogas yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan reaktor tipe batch yang suhunya dipertahankan pada kondisi mesophilic atau di atas rata-rata suhu kamar (33 ± 2 oC. Hasil penelitian diperoleh bahwa thermal pre-treatment yang diberikan pada limbah tanaman jagung mampu mempercepat proses produksi biogas pada 10 hari pertama sehingga dapat mengurangi lag-phase pada proses anaerobik digesi. Limbah tanaman jagung yang diberikan thermal pre-treatment mengalami perlambatan produksi biogas pada hari ke 26 dengan rata-rata total produksi 12.412,5 mL untuk limbah tanaman jagung yang diberikan thermal pre- treatment selama 15 menit, dan 12.310 mL untuk limbah tanaman jagung yang diberikan thermal pre-treatment selama 25 menit, sedangkan limbah tanaman jagung yang tidak diberikan pre-treatment menghasilkan produksi biogas sebesar 12.557 mL pada hari ke 26. Produksi biogas harian tertinggi terjadi pada substrat yang diberikan thermal pre-treatment 25 menit, dengan produksi biogas tertinggi pada hari ke 9 dengan rata-rata produksi sebesar 915 mL. Substrat yang diberikan thermal pre-treatment 15 menit juga memproduksi biogas jauh lebih tinggi (772,5 mL pada hari ke 9 jika dibandingkan dengan substrat tanpa diberikan pre-treatment yang hanya memproduksi biogas sebesar 405 mL. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah tanaman jagung yang diberikan thermal pre-treatment memperoleh biogas yield lebih tinggi dari pada yang tidak diberikan pre-treatment dimana 670,39 mL/g volatile solids untuk thermal pre- treatment 15 menit, 690,65 mL/g volatile solids untuk thermal pre-treatment 25 menit dan 456,37 mL/g volatile solids untuk limbah tanaman jagung yang tidak

  14. Prinsip termodinamika dalam proses pendinginan sperma sapi (semen) beku

    OpenAIRE

    Kholifah, Kholifah; Bahari Nurdin, Wira; Harimei, Bambang; Yusuf, Muhammad

    2016-01-01

    Telah dilakukan penelitian prinsip termodinamika dalam proses pendinginan sperma sapi (semen) beku. Sperma sapi (semen) sebagai sampel utama dan besi sebagai sampel pembanding. Nitrogen cair sebagai bahan pendingin untuk membekukan semen dalam tangki kriogenik. Motility Analysis Semen dilakukan untuk mengetahui gerakan massa atau kualitas semen. Hasil Motility Analysis Semen menggunakan mikroskop menunjukkan bahwa semen Messi memiliki kualitas yang baik dengan gerakan massa (+++) dan semen Ro...

  15. PENDIDIKAN ISLAM SEBAGAI GRAND DESIGN PENDIDIKAN KARAKTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Isnaini

    2017-02-01

    Full Text Available Pendidikan karakter dapat dimaknai sebagai proses penanaman nilai-nilai esensial pada diri anak melalui serangkaian kegiatan pembelajaran dan pendampingan sehingga para siswa sebagai individu mampu memahami, mengalami, dan mengintegrasikan nilai-nilai yang menjadi core values dalam pendidikan yang dijalaninya kedalam kepribadiannya. Dengan menempatkan pendidikan karakter dalam kerangka dinamika dan dialektika proses pembentukan individu, para insan pendidik diharapkan semakin dapat menyadari pentingnya pendidikan karakter sebagai sarana pembentuk pedoman perilaku, pembentukan akhlak, dan pengayaan nilai individu dengan cara menyediakan ruang bagi figur keteladanan dan menciptakan sebuah lingkungan yang kondusif bagi proses pertumbuhan, berupa kenyamanan dan keamanan yang membantu suasana pengembangan diri satu sama lain dalam keseluruhan dimensinya (teknis, intelektual, psikologis, moral, sosial, estetis, dan religius.

  16. ANALISIS PENGENDALIAN MUTU PROSES MACHINING ALLOY WHEEL MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ong Andre Wahyu Rijanto

    2014-12-01

    Full Text Available PT. Meshindo Alloy Wheel adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur alloy wheel atau dikenal dengan sebutan velg racing untuk didistribusikan ke industri mobil atau dikenal sebagai OEM (Original Equipment Manufacturer baik untuk industri otomotif di Indonesia maupun di Jepang. Mutu merupakan syarat penting dalam sukses bisnis. Kehandalan kinerja proses dan keakuratan pencapaian persyaratan mutu harus dapat dipenuhi. Proses dikatakan capable jika dapat memenuhi spesifikasi pelanggan, variasi yang terjadi pada proses relatif kecil, dan defect atau DPMO yang terjadi kecil. Artikel ini menganalisis pengendalian mutu proses pembuatan valve hole location pada alloy wheel type MS 511 YA. Pengendalian variasi proses produksi dan pengukuran dengan menggunakan metode six sigma DMAIC (Define Measure Analysis Improve Control untuk dapat mencapai target penurunan cacat sampai mencapai 3,4 DPMO (defect per million opportunities, Cp 1,54 dan Cpk 1,54. Setelah proses six sigma selesai, diharapkan implementasi six sigma dapat memberikan saran-saran perbaikan pada proses-proses yang lain.

  17. Optimasi Proses Produksi Etanol dari Molases Menggunakan Teknik Fermentasi- Ekstraktif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firda Atikah Rosyadi

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan yield dan produktivitas etanol menggunakan fermentasi kontinyu pada packed bed bioreaktor dan proses fermentasi yang diintegrasikan proses ekstraksi dengan recycle dari rafinat yang dikembalikan pada fermentor serta mengetahui jenis pelarut yang terbaik untuk proses fermentasi ekstraktif ditinjau dari sifat inhibisi serta melakukan optimasi dengan mengembangkan model matematis dari proses fermentasi-ekstraktif menggunakan MATLAB 7.0 dengan metode Golden Section serta membandingkan hasilnya antara eksperimen dan pemodelannya. Pada proses ini digunakan molases sebagai bahan baku dan n-amyl alcohol, 1-octanol dan 1-dodecanol sebagai solvent pada proses ekstraksi. Konsentrasi awal molases adalah 161,14 g/L (17%. Variabel recycle ratio yang digunakan sebesar 40%, 50%, 60% dan 70% terhadap feed. Pelarut yang digunakan ada tiga macam berdasarkan jumlah atom C-nya yaitu n-amyl alcohol (C-5, 1-octanol (C-8, dan 1-dodecanol(C-12. Konsentrasi gula reduksi sisa dianalisa dengan metode DNS (Dinitrosalisilic acid, sedangkan kadar etanol dianalisa dengan metode Gas Cromatography (CG. Fermentasi-ekstraktif dilakukan secara eksperimen dan pemodelan dengan metode Golden Section. Yield optimum untuk pelarut n-amyl alcohol adalah sebesar 10,0049%. Pada recycle ratio 0.4 . Nilai yield optimum yang didapatkan untuk pelarut 1-octanol dan 1-dodecanol adalah saat tidak ada recycle sebesar 9,9949% dan 9,992%. Berdasarkan hasil tersebut maka diketahui bahwa n-amyl-alkohol merupakan pelarut terbaik yang digunakan pada proses fermentasi ekstraktif.

  18. ANALISA KARAKTERISTIK MINYAK PLASTIK HASIL DUA KALI PROSES PIROLISIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Untung Surya Dharma

    2015-06-01

    Full Text Available Limbah plastik dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku minyak plastik dengan menggunakan proses pirolisis. Minyak plastik yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sebagai zat aditif atau campuran bahan bakar pada mesin. Pada Penelitian ini, proses pembuatan minyak plastik menggunakan dua kali proses pirolisis. Suhu reaktor pada proses pirolisis yang pertama dan kedua berbeda berturut-turut yaitu 200 oC dan 150 oC. Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa pada proses pirolisis pertama dengan suhu reaktor 200 oC, dari 25 kg bahan baku menghasilkan 15,5 liter minyak plastik dalam waktu 80 jam. Sedangkan pada proses pirolisis kedua dengan suhu reaktor 150 oC, dari 15 liter minyak plastik dari hasil proses pirolisis pertama menghasilkan 11,6 liter minyak plastik dalam waktu 3,33 Jam. Adapun karakter minyak plastik yang dihasilkan adalah massa jenis 771,4 kg/m3, Viskositas 0,501 m2/s dan Nilai kalor 10518 kJ/kg

  19. ANALISIS PERUBAHAN KURIKULUM PADA PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Slamet Yulianto

    2017-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan proses pembelajaran PJOK yang dilakukan guru seiring dengan tuntutan perubahan kurikulum sebagai kompetensi keprofesionalan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis fenomenologi untuk menggali data alamiah dari subjek guru PJOK. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti sebagai instrumen kunci dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen kepada subjek guru PJOK di SD inti kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, guru PJOK telah memenuhi standar profesi guru, guru PJOK telah memahami konsep perubahan kurikulum dan konsep PJOK, namun proses pembelajaran PJOK tidak maksimal sesuai dengan tuntutan perubahan kurikulum sebagai kompetensi keprofesionalan guru.

  20. Optimasi Proses Spray Drying Pada Enkapsulasi Antosianin Ubi Ungu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Retno Yunilawati

    2018-04-01

    Full Text Available Teknologi proses spray drying banyak dilakukan pada enkapsulasi zat warna alam untuk aplikasi di industri. Pada penelitian ini dilakukan enkapsulasi antosianin ubi ungu dengan teknik spray drying. Tujuan dari penelitian ini adalah optimasi proses spray drying pada enkapsulasi antosianin ubi ungu. Optimasi proses dilakukan pada kondisi berbagai suhu inlet (150 °C sampai dengan 180 °C dan jumlah maltodekstrin sebagai carrier (5% sampai dengan 15%. Sebagai respon dilakukan pengukuran kadar air, absorbansi, dan kadar antosianin. Response Surface Methodology (RSM dengan metode Central Composite Design (CCD digunakan untuk analisis data optimasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa suhu inlet dan persentase maltodekstrin berpengaruh secara signifikan terhadap kadar air, absorbansi, dan kadar antosianin total. Kondisi optimal didapatkan pada suhu inlet 166,96 °C dan maltodekstrin sebesar 5%. Pada kondisi ini dihasilkan serbuk antosianin ubi ungu dengan kadar air 4,79%; absorbansi 0,8827; dan kadar antosianin total 968,65 mg/kg.

  1. PROSES BERKARYA GRUP MUSIK DISTORSI AKUSTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Fauzie Tolah

    2014-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran proses berkarya grup musik distorsi akustik, meliputi empat tahapan proses kreativitas. Penelitian dilakukan dengan metode penelitian analisis kualitatif dengan lokasi penelitian di Kota Semarang, adapun wujud dan sumber data terdiri dari sumber dan wujud data tertulis maupun tidak tertulis. Instrumen dan teknik pengambilan data mengunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Sedangkan teknik analisis dan pengolahan data pengumpulan, reduksi, klarifikasi dan verifikasi data. Ciri khas karya dari distorsi akustik adalah musik bergenre shoegaze yang mampu diterima semua komunitas musik indie. Selain itu karya lagu dari proses kreativitas berkarya distorsi akustik mampu relevan terhadap pendidikan seni. Proses berkarya dari grup musik distorsi akustik telah melewati empat tahapan proses kreativitas, yaitu tahap preparasi, inkubasi, iluminasi dan verifikasi. Karya yang dihasilkan setelah melewati empat tahapan proses kreativitas hasilnya dapat dikatakan sebagai sebuah produk kreatif.This study aims to provide an overview work process distortion acoustic music group, includes four stages of the process of creativity. The study was conducted by the research method of qualitative analysis to study the location in the city, while the form and source of data consists of the data source and form of written or unwritten. Instruments and data capture techniques using observation, interview and documentation. Data validation techniques using data triangulation technique. While technical analysis and processing of data collection, reduction, clarification and verification of data. The distinctive feature of the work is the acoustic distortion shoegaze genre of music that is able to welcome all the indie music community. In addition, the work songs from the acoustic distortion capable of creativity at work relevant to art education. Working process of

  2. PROSES BRAZING Cu-Ag BERBAHAN BAKAR BIOGAS TERMURNIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Kusrijadi

    2015-01-01

    Full Text Available Pemanfaatan biogas sebagai salah satu alternatif bahan bakar  pada proses brazing merupakan langkah diversifikasi biogas, yang diharapkan dapat meningkatkan tingkat efisiensi dan keramahan teknologi. Permasalahan yang bersifat teknis dan menjadi kendala dalam pemanfaatan biogas ini adalah rendahnya konsentrasi CH4 dikarenakan adanya pengotor utama berupa air, karbondioksida dan asam disulfida. Penelitian dilakukan melalui dua tahap yaitu  tahap  pressureized storage process meliputi pemisahan komponen pengotor yang terdapat dalam biogas melalui teknik absorbsi sehingga dihasilkan biogas yang berkualitas gas alam terbarukan dan proses injeksi ke dalam suatu tangki penyimpanan, dan tahap selanjutnya adalah menggunakan biogas tersebut pada proses brazing logam Cu (tembaga dengan bahan tambah Ag (silver. Analisis hasil brazing dilakukan melalui analisis struktur mikro (metalografi untuk melihat kualitas tampak dari hasil brazing, serta analisis kekerasan mikro dan analisis parameter fisik standar terhadap hasil proses brazing. Penelitian ini telah menghasilkan perangkat alat pemurnian biogas yang dapat memurnikan biogas menjadi metana mendekati 100% dan sistem pengemasan (storage system  biogas bertekanan hingga 2 bar. Dari hasil analisis struktur mikro dan uji kekerasan mikro diketahui bahwa hasil proses brazing dengan biogas menghasilkan kualitas yang sama dengan hasil proses brazing dengan gas acetylene sehingga disimpulkan bahwa biogas dapat menjadi bahan bakar alternatif untuk proses brazing, khususnya untuk logam Cu dengan bahan tambah Ag.  Kata kunci : Biogas, Pressureized Storage, Brazing

  3. REENGINEERING PROSES BISNIS : TINJAUAN KONSEPTUAL DAN METODOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lena Ellitan

    1999-01-01

    -usaha perbaikan tersebut. Pengakuan reengineering sebagai paradigma manajemen baru telah marak di tahun 1990-an, walaupun sebenarnya prinsip-prinsip reengineering telah lama diterapkan sebelumnya. Pada awal tahun 1990-an dunia bisnis semakin tertarik pada reengineering, sehingga beberapa perusahaan berbagai pengalaman mengenai siklus awal penerapan reengineering. Praktik-praktik reengineering pada periode 1990-an, sebagian besar ditandai dengan aplikasi proses-proses operasional dan pengukuran operasional waktu, biaya, dan kualitas. Selanjutnya pengembangan proses strategik reengineering terus-menerus dilakukan. Salah satu harapan yang ingin diperoleh dari pemikiran baru tersebut adalah meninggalkan mikro menuju masalah yang lebih bersifat makro yang membantu menghasilkan nilai-nilai usaha reengineering yang jauh lebih besar. Tulisan ini akan menyajikan: 1. Konsep reengineering 2. Berbagai masalah dalam reengineering proses bisnis. 3. Metodologi untuk mengorganisasikan aktivitas reengineering. Kata kunci : reengineering proses bisnis, konsep, problem, metodologi..

  4. Pengaruh penambahan Ca(OH2 pada Proses Pirolisis terhadap Hasil Gasifikasi Batubara Bituminus dengan medium Gas CO2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saripah Sobah

    2014-06-01

    Full Text Available Pemanfaatan batubara melalui proses gasifikasi perlu dikembangkan lebih lanjut karena proses ini dapat dijadikan alternatif untuk menggantikan peranan  gas alam sebagai sumber gas sintesis. Di samping itu, proses ini dapat mengurangi pencemaran lingkungan karena teknologi gasifikasi merupakan teknologi yang bersih dan dapat mengurangi jumlah gas CO2 yang dibuang ke lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan Ca(OH2 pada proses pirolisis terhadap hasil gasifikasi arang batubara bituminus dengan medium gas CO2. Reaksi karbon dari arang batubara dengan gas CO2 pada proses gasifikasi merupakan reaksi endotermis dan berlangsung sangat lambat pada suhu di bawah 1000oC sehingga digunakan Ca(OH2 sebagai katalisator. Proses gasifikasi batubara dijalankan dalam reaktor fixed bed. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gasifikasi arang batubara dengan penambahan Ca(OH2 pada proses pirolisis memberikan pengaruh terhadap komposisi gas hasil yaitu berkurangnya kadar gas CO2 dan menyebabkan berkurangnya kadar belerang pada arang hasil pirolisis dan gasifikasi. Proses ini juga dapat mengurangi kadar gas CO2 sebesar 63,17% dan untuk  gasifikasi tanpa Ca(OH2 , CO2 dapat dikurangi kadarnya sampai 35,2%.

  5. TRANSLATING SERVICE TECHNICAL PROSE

    African Journals Online (AJOL)

    language. The Application of Technical Service. Prose. To form a good idea of the appl ication .... cost lives. In this particular domain, translators must have a sound technical ... These semantic ... another language and often, in doing so, changing its meaning. The words ..... He will hand out tasks to each translator and after.

  6. ANALISIS PENGENDALIAN MUTU PROSES MACHINING ALLOY WHEEL MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ong Andre Wahyu Rijanto

    2014-12-01

    Full Text Available PT. Meshindo Alloy Wheel adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur alloy wheel atau dikenal dengan sebutan velg racing untuk didistribusikan ke industri mobil atau dikenal sebagai OEM (Original Equipment Manufacturer baik untuk industri otomotif di Indonesia maupun di Jepang. Mutu merupakan syarat penting dalam sukses bisnis. Kehandalan kinerja proses dan keakuratan pencapaian persyaratan mutu harus dapat dipenuhi. Proses dikatakan capable jika dapat memenuhi spesifikasi pelanggan, variasi yang terjadi pada proses relatif kecil, dan defect atau DPMO yang terjadi kecil.  Artikel ini menganalisis pengendalian mutu proses pembuatan valve hole location pada alloy wheel type MS 511 YA. Pengendalian variasi proses produksi dan pengukuran dengan menggunakan metode six sigma DMAIC (Define Measure Analysis Improve Control untuk dapat mencapai target penurunan cacat sampai mencapai 3,4 DPMO (defect per million opportunities, Cp 1,54 dan Cpk 1,54. Setelah proses six sigma selesai, diharapkan implementasi six sigma dapat memberikan saran-saran perbaikan pada proses-proses yang lain.

  7. Pengaruh Simultan Parameter Suhu dan Konsentrasi Larutan NaOH Terhadap Kuantitas dan Kualitas Hasil Cellulose Powder pada Proses Delignifikasi Tongkol Jagung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suprianto Suprianto

    2015-08-01

    Full Text Available Jagung merupakan sumber karbohidrat ketiga di Indonesia setelah padi dan ketela. Produksi jagung Indonesia meningkat terus menerus selama 10 tahun terakhir, yang diikuti dengan konsekuensi meningkatnya tongkol jagung sebagai produk ikutan pertanian jagung. Jumlah tongkol jagung dapat mencapai 40% dari produksi jagung. Fakta ini menunjukkan semakin tinggi potensi tongkol jagung untuk dapat dimanfaatkan bagi penunjang kehidupan manusia. Pemanfaatan tongkol jagung secara langsung sebagai bahan bakar maupun tidak langsung, yaitu melalui tahapan proses fisika dan kimia, sebelum dimanfaatkan langsung, telah mulai banyak menarik perhatian. Penelitian ini dimaksudkan untuk menambah informasi pengolahan tongkol jagung menghasilkan selulosa powder yang dapat digunakan sebagai cellulose gel, selulose membrane filter penjernihan air maupun sebagai bahan baku turunan senyawa selulosa, seperti selulosa asetat, carboxy methyl cellulose dan nitro selulosa.Proses pengolahan tongkol jagung menjadi cellulose prowder dilakukan dalam tiga tahapan proses, masing-masing untuk menghilangkan komponen hemiseluola, lignin dan warna dalam tongkol jagung. Proses tahap pertama menggunakan larutan asam nitrat 7,5% pada suhu 80 o C selama 2 jam, dilanjutkan dengan proses tahap kedua menggunakan larutan NaOH selama 2 jam dengan variasi suhu 80 sampai 100 o C dan variasi konsentrasi NaOH dari 1 N sampai 3 N dan selanjutnya proses tahap ketiga menggunakan hydrogen peroksida dengan konsentrasi 4%, suhu 80 o C dan waktu 2 Jam. Keberhasilan proses diidentifikasi dengan kuantitas dan kualitas hasil cellulose powder.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi proses yang baik dalam tahap proses delignifikasi adalah suhu antara 85 sampai 95 o C dan konsentrasi NaOH antara 1,25 N sampai 2 N. Produk pengolahan dari tongkol jagung, dengan proses tiga tahap ini diperoleh hasil cellulose powder warna putih dengan kadar   selulosa sekitar 88 sampai 90%, dengan yield investor sekitar 30

  8. Aplikasi Proses Pengkelatan untuk Peningkatan Mutu Minyak Nilam Aceh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pocut Nurul Alam

    2007-12-01

    Full Text Available Industri kecil minyak nilam di Nanggroe Aceh Darussalam tersebar di beberapa kabupaten yaitu Aceh Barat, Aceh Selatan, Aceh Jaya, dan beberapa daerah lainnya. Namun perolehan dan mutu minyak nilam yang dihasilkan masih tergolong rendah karena warna minyak coklat kehitaman. Untuk meningkatkan kualitas dan nilai jualnya, bisa dilakukan dengan beberapa proses pemurnian baik secara fisika maupun secara kimia. Untuk peningkatan kualitas tersebut dapat dilakukan antara lain dengan menurunkan kandungan Fe yang membuat warna minyak menjadi gelap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemurnian dengan menggunakan senyawa pengkelat Na-EDTA sebagai senyawa pengkelat dalam pemurnian minyak nilam dapat menurunkan kandungan Fe (besi secara signifikan sebesar 60% untuk minyak nilam yang diperoleh dari hasil penyulingan petani di daerah Aceh Barat dan Aceh Selatan. Selain itu, minyak yang dihasilkan berwarna lebih cerah dan karakteristiknya memenuhi persyaratan mutu standar. Kata kunci: minyak nilam, pemurnian, pengkelat

  9. Perancangan dan Proses Pembuatan Inner Door Panel Mobil Pick Up Multiguna

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Prayogi

    2014-09-01

    Full Text Available Sejak tahun 2012 Jurusan Teknik Mesin bekerja sama dengan PT. INKA mengembangkan mobil murah multigna. Mobil pick up tersebut diberi nama GEA. Pengembangan dilakukan pada body, chasis dan engine. Sebagai bagian dari body, pintu mobil juga akan dikembangkan. Pada tahun 2013, penelitian terhadap posisi handle pengatur kaca jendela atau window regulator mobil pick up GEA telah dilakukan. Evaluasi tersebut mengharuskan adanya perubahan desain dari inner door panel. Suatu rancangan pengembangan desain inner door panel perlu dilakukan agar inner door panel dapat diproduksi secara massal. Langkah-langkah penelitian yang dilakukan meliputi penyusunan list of requirement untuk pengembangan konsep, analisa getaran dan tegangan yang terjadi pada panel dengan bantuan software CATIA. Selanjutnya perancangan proses pembuatan dan perancangan punch and dies-nya dilakukan. Dari analisa getaran yang dilakukan, dapat diketahui inner door panel memiliki frekuensi natural sebesar 166,94 Hz (10.016,4 rpm artinya panel aman dan tidak terpengaruh oleh getaran dari mesin mobil. Tegangan yang terjadi pada inner door panel akibat gaya pembebanan pada handle pintu bagian dalam adalah 2,9159 x 107 Pa (2,97 Kg/mm2 sehingga lebih kecil dari tegangan ijin materialnya 13,94 Kg/mm2 dan rancangan masih berada dalam kategori aman. Untuk membuat inner door panel dilakukan 3 macam proses pembentukan yaitu trimming, embossing dan piercing. Total gaya pembentukan masing-masing proses sebagai berikut: Gaya pembentukan proses trimming = 48.96 ton, proses embossing = 26.89 ton dan proses piercing = 41.66 ton. Window regulator yang disarankan untuk digunakan pada mobil pick up multiguna ini adalah scissor type window regulator dengan tenaga penggerak manual. Pada perancangan punch and dies, tegangan kompresi masing-masing proses dihitung dan hasilnya adalah sebagai berikut: Tegangan kompresi proses trimming 0.11 Kg/mm2, tegangan kompresi proses embossing 0.28 Kg/mm2, tegangan kompresi

  10. Fungsi dan Proses Pembuatan Topeng di Kabupaten Malang Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Robbi Hidajat

    2016-04-01

    Full Text Available AbstrakTopeng Malang adalah salah satu jenis topeng Jawa yang berkembang di Malang Jawa Timur. Memperhatikan bentuk raut topeng yang digambarkan tergolong dalam genre tokoh-tokoh lakon Panji. Topeng berfungsi sebagai properti seni pertunjukan Wayang Topeng. Penelitian ini merupakan kajian fungsi, baik dari sisi kegunaan material dan teknik pembuatan topeng. Permasalahan penelitian ini ada 2, yaitu (1 apakah fungsi Topeng Malang, (2 bagaimana teknik dan proses pembuatan Topeng Malang. Informan penelitian adalah perajin. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara mendalam. Teknik analisis adalah interpretasi simbolis. Hasil penelitian ini adalah deskripsi tentang fungsi wayang topeng sebagai alat untuk menutup wajah penari agar sebagai bentuk penyamaran bagi penari agar dapat melakukan komunikasi spiritual dengan roh leluhur untuk mengharapkan berkah kesuburan. Teknik dan proses pembuatan Topeng Malang yaitu teknik ukir menggunakan pisau pangot. Proses pembuatannya terdiri dari 4 tahap, mbakali, wiwit, meraeni, dan maesi. Tiga tahap proses ini berelasi dengan proses penggarapan lahan sawah.Kata kunci: topeng, teknik, wayang, kerajinan AbstractMask of Malang is a type of Javanese masks which develop in Malang, East Java. From the face form, the masks portray the figures from Panji tales. The main function of the masks is as a property in Mask Puppet art performance. This research is a study of functions, both in terms of material usability and mask making techniques. The problems discussed in this study are, (1 what the mask of Malang's function is, (2 how the mask making technique and process are. Research informants are craftsmen. Data collection methods are by observation and interviews. Analysis methods are by symbolic interpretation. The results of this study are description of mask puppet as an equipment to cover the dancer's face, as a camouflage in order to communicate spiritually with ancestors' spirits to ask for

  11. Perkembangan Proses Pembuatan Biodiesel sebagai Bahan Bakar Nabati (BBN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joelianingsih

    2006-12-01

    Full Text Available As energy dernands increase and fossil fuel reservas are limited, research is directed towards alternative renewable fluls. A potential diesel fuel substitusi is biodiesel, obtained from fatty acids methyl esters (FAME and produced by the transesterfication reaction of triglyceride or free fatty acid (FFA of vegetable oils with short-chain alcohol, mainly methanol. Most of the currently of alcohol. Although the removal of the excess alcohol can be easily achieved by distillation, however the removal of catlyst and the by-product formed from its reaction with the reactants is complicated while several methode for glycerol purification have been reported. The disadvantages resulting from the use of a catalyst and itsremoval from theproducts can beeliminated if a non-catalytic reaction of the vegetable oils with alcohol can be realized and a simpler and cheaper process can be developed.indonesia has the opportunity to expand oil palm and other plantations such as jatropha curcas (jarak pagarin order to provide sufficient amount of crude oil for development of biodiesel industry.

  12. ANALISIS KEPERCAYAAN-KEPERCAYAAN INDIVIDU DALAM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENUNJANG PROSES BELAJAR MENGAJAR DI PERGURUAN TINGGI

    OpenAIRE

    Supardi Supardi; Eka Noor Asamara

    2017-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mendiskusikan dan menguji secara empiris hubungan faktor sosial dengan cognitive absorption dan hubungannya terhadap faktor kepercayaan-kepercayaan (perceived ease of use dan perceived usefulness) dalam menggunakan teknologi informasi pada proses belajar mengajar diperguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan sebanyak 125 dosen jurusan akuntansi di propinsi Yogyakarta sebagai responden. Faktor sosial diukur dengan menggunakan pengaruh rekan sejawat, cognitive ab...

  13. The Prose of Action

    DEFF Research Database (Denmark)

    Christiansen, Ulrik; Thrane, Sof

    2014-01-01

    risks changes over time in response to a lack of action on reported risks. In these processes Frontline Managers take on new responsibilities to make General Managers take action on reported risk. The reporting practice changes from the mere identification of risk to risk assessment and, finally......, to incorporating the possible response into the risk report. These findings add to extant literature by illustrating that actions do not automatically flow from the identification of risk. Rather, risk and action are dynamically interrelated in the sense that the prose in the risk report is a variable input...... to generate action and that a lack of action encourages managers to change their approach to reporting....

  14. Analisa Kesenjangan dan Dampak Perubahan Proses Bisnis Financial Accounting Berdasarkan Best Practice SAP (Studi Kasus: PT Perkebunan Nusantara XI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizki Fadhil Syahria

    2017-01-01

    Full Text Available Salah satu strategi perusahaan yang sangat penting dalam perusahaan adalah dengan melakukan perencanaa sumber daya perusahaan atau dikenal dengan istilah Enterprise Resource Planning (ERP. Perencanaan sumber daya saat ini sangat bergantung dengan teknologi informasi untuk mempercepat proses dan melakukan integrasi data. PT. Perkebunan Nusantara XI (PTPN XI. PTPN sebelas melalui direksi, hendak melakukan penerapan ERP berbasis SAP di perusahaannya. Sebelum melangkah lebih jauh ke implementasi, sebuah organisasi harus melalui serangkaian tahapan yang dimulai dari project preparation, business blueprint, realization, final preparation, dan go live and support (implementasi untuk menerapakan ERP. Pada tugas akhir ini, proses berkedudukan pada tahapan poject preparation tepatnya pada business process requirement and design. Dalam tugas akhir ini, aktifitas business process requirement and design yang didefinikasi sebagai aktifitas pemodelan proses bisnis as-is dan tobe. Dari hasil pemodelan tersebut dilakukan analisa kesenjangan antara proses as is dan to be. Tugas akhir ini berfokus pada aktifitas proses bisnis di dalam kegiatan keuangan atau finance. Hasil dari aktifitas tugas akhir ini akan dijadikan sebagai bahan untuk mengambil keputusan dalam membuat business blueprint serta sebagai acuan untuk tahapan setelahnya

  15. Aplikasi Wax Sebagai Salah Satu Material Di Bidang Kedokteran Gigi

    OpenAIRE

    Rika Jamilah Israwati Lubis

    2008-01-01

    Wax merupakan salah satu bahan termoplastik yang terdiri dari berbagai bahan organis dan bahan alami sehingga membuatnya sebagai bahan dengan sifat-sifat yang sangat berguna. Unsur-unsur pokok dental wax terdiri dari 3 suraber utama, yaitu : mineral, serangga (hewani), dan sayur-sayuran (tumbuh-tumbuhan). Wax yang berasal dari bahan mineral diantaranya adalah paraffin wax dan microcrystallin wax yang diperoleh dari hasil residu petroleum melalui proses destilasi. Wax yang berasal dari serangg...

  16. Kombucha Rosella (Hibiscus Sabdariffa Linn) dan Kemampuannya sebagai Antihiperkolesterolemia

    OpenAIRE

    Suhartatik, Nanik; Karyantina, Merkuria; Purwanti, Indrias Tri

    2009-01-01

    Kita mengenal adanya teh yang diekstrak dari kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa Linn). Teh jenis ini dapat dibuat menjadi kombucha dengan cara memfermentasikan ekstrak rosella menggunakan peran mikrobia dalam fer­ mentasi kombucha. Mikrobia dalam fermentasi kombucha ini ditumbuhkan dalam ekstrak rosella sebagai medium per­ tumbuhan dengan variasi konsentrasi rosella (30, 40, 50 gram rosella kering/L). Selama proses fermentasi, kombucha rosella dianalisis pH, total asam, dan aktivitas ...

  17. Mekanisme Proses Pemanasan Air Di Dalam Boiler Dengan Mempergunakan Heater Tambahan Untuk Efisiensi Pembakaran

    OpenAIRE

    Helmon Sihombing

    2010-01-01

    Pada proses pemanasan air, air yang berasal dari raw water (air tanah) tidak langsung dibakar didalam boiler. dalam hal ini digunakan peralatan instrumen Deaerator dan economizer yang berfungsi untuk pemanasan awal sebelum dibakar didalam boiler. Fungsi deaerator dan economizer ini adalah sebagai komponen pembantu untuk memanaskan air sebelum dibakar didalam boiler. Apabila pemanasan air langsung dilakukan didalam boiler maka akan membutuhkan waktu yang cukup lama dan menggunakan bahan b...

  18. Proses Komunikasi Interpersonal Antara Orang Tua Tunggal (Ibu) Dengan Anak Dalam Mempertahankan Intimacy

    OpenAIRE

    Suryadinata, Elvany

    2016-01-01

    Penelitian ini membahas mengenai proses komunikasi antara ibu sebagai orang tua tunggal, dengan anak dalam mempertahankan intimacy dengan metode studi kasus. Menggunakan teori elemen komunikasi interpersonal dari Devito, yang terdiri dari sumber-penerima, enkoding-dekoding, pesan, media, hambatan, konteks, etika, dan kompetensi. Intimacy diantara mereka dikategorikan ke dalam 4 dimensi yaitu kedekatan emosional, kontak fisik, shared activities, serta intellectual sharing. Hasil penelitian men...

  19. KETERAMPILAN KOMUNIKASI KONSELING AYAT ALQUR’AN SEBAGAI SOLUSI ALTERNATIF PRAKTIS

    OpenAIRE

    Ali Rachman

    2017-01-01

    Tulisan ini akan membahas tentang keterampilan komunikasi konseling berbasis ayat Alqur’an sebagai solusi alternatif praktis dalam konseling sufistik. Selama ini dalam proses konseling terjadi hambatan komunikasi karena adanya kecemasan komunikasi disebabkan moral judgment antara konselor dengan konseli yang ditengarai karena adanya konseli menghindari memberi informasi yang bisa menimbulkan kritik, atau penilaian buruk terhadap pribadinya. Khusus tentang pelaksanaan konseling melalui pendeka...

  20. Kepuasan Mahasiswa Telkom University Dalam Pemanfaatan Situs Smb.telkomuniversity.ac.id Sebagai Media Informasi

    OpenAIRE

    Putra, Raditya Pratama; Putri, Yuliani Rachma

    2015-01-01

    Proses komunikasi saat ini semakin berkembang dengan memanfaatkan teknologi yang memadukan antara teknologi informasi dan teknologi komunikasi sehingga muncul istilah Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Teknologi tersebut melahirkan sebuah sarana yaitu internet. Masyarakat menggunakan media, didasari oleh motif sebagai harapan khalayak ketika menggunakan media, dan kesenjangan kepuasan khalayak setelah menggunakan media. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui motif informasi, motif iden...

  1. ANALISIS PROSES PEMBELAJARAN DALAM KONSEP PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dani Ari Setiawan

    2017-08-01

    Full Text Available The purpose of this research is analyzing the role of agricultural extension Hall (BPP, analyze the process stages of the occurrence of agricultural learning, and analyze agricultural learning model on a group of farmers. This qualitative research methods are case studies. Data collection techniques: interviews, observation and study of the document. The result is that (1 the existence of the role of agricultural extension officers as education, dissemination of information/innovation facilitators, consultants, supervision, monitors and evaluators, (2 the learning process starts from his protégé participant fedback or, the lesson process, then the output or outputs of learning outcomes to farmers, and (3 learning Models include (a Airy School Integrated pest control (SLPHT; (b Pilot planting padi cultivation; (c guidance techniques; d exercises and visits; (e planting synchronously. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP, menganalisis proses tahapan terjadinya pembelajaran pertanian, dan menganalisis model pembelajaran pertanian pada kelompok tani. Metode penelitian ini berupa kualitatif studi kasus. Teknik pengumpulan data, meliputi wawancara, observasi, dan studi dokumen. Hasilnya bahwa (1 adanya peran penyuluh pertanian sebagai edukasi, diseminasi informasi/inovasi fasilitator, konsultan, supervisi, pemantau dan evaluator, (2 proses Pembelajaran dimulai dari masukan atau peserta didiknya, proses pembelajarannya, kemudian keluaran dari hasil pembelajaran kepada petani, dan (3 model pembelajaran, meliputi (a Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT; (b percontohan budidaya tanam padi; (c bimbingan teknik; (d Latihan dan Kunjungan (LAKU; (e tanam serempak.

  2. Perancangan Rectenna (Rectifier Antenna) Sebagai Pengubah Daya Elektromagnetik Menjadi Output DC Pada Frekuensi Wifi 2.4 Ghz

    OpenAIRE

    Ali Mustofa, ST., MT., Ahmad Fauzi., Rudy Yuwono, ST., M.Sc

    2014-01-01

    Penelitian ini membahas tentang perancangan dan pembuatan rectenna (rectifier antenna) sebagai pengubah daya elektromagnetik menjadi output DC yang bekerja pada frekuensi wifi 2.4 Ghz. Pemanenan energi ini merupakan salah satu alternatif konversi energi, di mana melalui proses ini dapat menghasilkan daya listrik yang dapat digunakan pada perangkat yang membutuhkan daya yang kecil. Dalam proses perancangan dan pembuatan rectenna ini dilakukan simulasi dengan menggunakan software Multisim 11 un...

  3. The sudden success of prose

    DEFF Research Database (Denmark)

    Mortensen, Lars Boje

    2017-01-01

    The article presents a new model for understanding the sudden success of prose in four literatures: Greek, Latin, French and Old Norse. Through comparison and quantitative observations, and by focusing on the success of prose rather than its invention, it is shown that in all four cases two...... reading aloud) has been underplayed in previous scholarship mostly focused on authorial choices and invention. For two of the literatures (Greek, French) the fast dynamics of the rise of prose has already been identified and discussed, but for the two others (Latin, Old Norse), the observation is new....... It is also suggested that the exactly contemporary rise of French and Old Norse prose (c. 1200-1230) most probably is connected. The four literatures are each shown in chronological charts so as to visualize the timeline and the relation between poetic and prosaic works. The article furthermore reflects...

  4. PROSES KOGNITIF DALAM UNGKAPAN METAFORIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    deli - Nirmala

    2014-09-01

    Full Text Available PROSES KOGNITIF DALAM  UNGKAPAN METAFORIS Deli Nirmala deliundip@gmail.com Abstract Speech is produced through cognitive or psychological process, physiological process, and physical process (de Saussure, 1959. The cognitive process is the focus of this study especially in producing metaphorical expressions. This paper is trying to elaborate how the cognitive process happens when someone is producing metaphorical expressions. The data used for explaining the cognitive process are the metaphorical expressions found in bahasa Indonesia. The data were collected randomly from the sources like conversation, news, or bahasa Indonesia used in Indonesian newspapers. The method used is observation and intuition. To analyze, I used identity method, distributional method, and reflective-introspective methods. The result shows that the cognitive process in producing metaphorical process is done by using associative strategies by showing the correspondences between the source concept and the target concept. The correspondences found are those in embodied experiences, characters, functions, characteristics, and strenghts.   Proses menghasilkan tuturan meliputi proses kognitif, fisiologis, dan fisik (de Saussure, 1959. Proses kogntif menjadi fokus dalam tulisan ini khususnya dalam proses menghasilkan ungkapan metaforis. Dalam tulisan ini, saya akan mencoba mengungkap bagaimana proses kognitif terjadi ketika seseorang menghasilkan ungkapan metaforis. Data yang dijadikan dasar dalam menjelaskan proses kognitif adalah ungkapan metaforis dalam bahasa Indonesia. Data dipilih secara random dari sumber berupa percakapan, berita, bahasa di surat kabar. Metode yang digunakan adalah metode observasi dan intuisi. Untuk menganalisis, saya menggunakan metode padan, distribusional, dan reflektif-introspektif. Hasil analisis menunjukkan bahwa proses kognitif dalam menghasilkan ungkapan metaforis dilakukan dengan strategi asosiatif dengan menunjukkan korespondensi

  5. Rancang Bangun Sistem Pilkades Menggunakan Teknologi Smart Card Sebagai Kartu Pemilih

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Putu Indra Permana

    2016-08-01

    Full Text Available Pemilihan Kepala Desa (Pilkades merupakan proses yang tidak terpisahkan dari Negara Indonesia sebagai negara demokrasi. Pilkades saat ini masih menggunakan sistem pemungutan suara (voting secara konvensional, menggunakan media kertas untuk melakukan proses pemilihan. Pelaksanaan sistem voting konvensional tersebut mempunyai banyak kelemahan seperti menghitung hasil voting relatif lebih lama dan menggunakan perhitungan manual. Perkembangan dan kemajuan teknologi informasi saat ini dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelaksanaan voting Pilkades secara lebih baik yang menjadi solusi cerdas akan kemajuan teknologi yang dapat menggantikan sistem voting konvensional, yaitu dengan media sistem elektronik voting (e-voting menggunakan teknologi smart card sebagai kartu pemilih. Sistem dikemas dalam bentuk aplikasi yang dipasang/di-install pada komputer dan reader/writer tools sebagai media untuk membaca/menulis pada smart card. Sistem e-voting Pilkades dengan teknologi smart card telah berhasil dijalankan dan menghasilkan dashboard hasil voting Pilkades dengan menunjukkan jumlah voting dalam bentuk angka, persentase (%, grafik dan diagram.

  6. KEKUATAN VISUM ET REPERTUM SEBAGAI ALAT BUKTI DALAM MENGUNGKAP TERJADINYA TINDAK PIDANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusup Khairun Nisa

    2015-10-01

    Full Text Available Pembuktian merupakan hal terpenting dalam proses peradilan, proses ini guna untuk mencari kebenaran materiil yaitu kebenaran yang selengkap – lengkapnya dari suatu perkara pidana. Dalam hal pembuktian ada berbagai macam alat bukti seperti keterangan saksi, keterangan ahli, surat, petunjuk, dan keterangan terdakwa. Dalam tindak pidana penganiayaan, asusila, dan pembunuhan sering adanya visum et repertum yang dijadikan sebagai alat bukti dalam pembuktiannya. Berdasarkan uraian tersebut penulis melakukan penelitian dengan judul “KEKUATAN VISUM ET REPERTUM DALAM MENGUNGKAP TERJADINYA TINDAK PIDANA”. Rumusan Masalah penelitian ini adalah bagaimanakah fungsi visum et repertum dalam mengungkap terjadinya tindak pidana dan bagaimanakah kekuatan hukum visum et repertum dalam mengungkap terjadinya tindak pidana. Penelitian ini menggunakan penelitian normatif empiris , bahan penelitian ini terdiri dari bahan primer bahan sekunder dan bahan non hukum, spesifikasi penelitian bersifat preskriptif dan terapan , tahap penelitiannya terdiri atas pendahuluan pelaksanaan dan akhir, menggunakan metode pendekatan Perundang Undangan (statute approach dan metode pendekatan kasus (case approach, serta menggunakan analisa deduktif. Hasil penelitian yang didapat penulis menunjukkan bahwa fungsi visum et repertum adalah sebagai berikut, ditingkat penyidikan visum et repertum memiliki fungsi sebagai bahan untuk memperkuat dakwaan/sangkaan terhadap perbuatan yang dilakukan oleh tersangka dan sebagai bukti penahanan tersangka,ditingkat penuntutan yaitu sebagai alat untuk menentukan berat ringannya Pasal yang dipersangkakan terhadap terdakwa/pelaku,tingkat pengadilan yaitu salah satu pengganti alat bukti fisik dan sebagai pertimbangan hakim dalam menjatuhi putusan kepada terdakwa. Dan kekuatan hukum visum et repertum yaitu sangat mutlak atau sempurna dalam kasus tertentu seperti kasus tindak pidana penganiayaan, asusila, maupun pembunuhan

  7. FISIKA MEDIK PROSES PENDENGARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lili Irawati

    2012-09-01

    Full Text Available AbstrakSuara yang didengar telinga manusia mengalami perubahan dari sinyal akustik yang bersifat mekanik menjadi sinyal listrik yang diteruskan saraf pendengaran ke otak. Proses mendengar tentunya tidak lepas dari organ pendengaran manusia yakni telinga.Telinga terdiri atas tiga bagian dasar, yaitu telinga bagian luar, telinga bagian tengah dan telinga bagian dalam. Setiap bagian telinga bekerja dengan tugas khusus untuk mendeteksi dan menginterpretasikan bunyi.Telinga bagian luar fungsi utamanya adalah mengumpulkan dan menghubungkan suara menuju meatus akustikus eksterna. Telinga bagian tengah terdiri dari 3 buah tulang (ossicle yang akan mengamplifikasikan tekanan 20 kali dari gelombang suara untuk menghasilkan getaran cairan pada koklea. Pada telinga bagian dalam terdapat koklea, membran basilaris membentuk dasar duktus koklear. Membran basilaris ini sangat penting karena di dalamnya terdapat organ korti yang merupakan organ perasa pendengaran. Organ corti, yang terletak di atas membran basilaris di seluruh panjangnya, mengandung sel rambut yang merupakan reseptor suara. Sel rambut menghasilkan sinyal saraf jika rambut permukaannya mengalami perubahan bentuk secara mekanik akibat gerakan cairan di telinga dalam. Resonansi frekuensi tinggi dari membran basilaris terjadi dekat basis, tempat gelombang suara memasuki koklea melalui jendela oval dan resonansi frekuensi rendah terjadi dekat apeks. Sel rambut dalam yang mengubah gaya mekanik suara (getaran cairan koklea menjadi impuls listrik pendengaran (potensial aksi yang menyampaikan pesan pendengaran ke korteks serebri.Kata kunci: Proses pendengaranAbstractSound heard by human ears undergo change from mechanical accustic signal to electrical signal continued by hearing nerves to brain. Of course the hearing process do not get out from human hearing organs in this case is ear.Ear comprise the three principle portions, external ear, middle ear, and internal ear. Each portion work with special

  8. Sistem Monitoring Proses Produksi pada Mesin Bardi di PT. Tirta Investama (Danone Aqua Sukabumi Berbasis Web

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Haryanto

    2016-03-01

    Full Text Available Proses produksi pengisian air Aqua galon menggunakan mesin Bardi di PT. Tirta Investama Aqua Danone Sukabumi memiliki parameter-parameter proses yang harus selalu dipantau, sehingga jika terjadi nilai parameter yang melebihi atau kurang dari batas toleransi yang diberikan dapat segera dilakukan tidakan intervensi untuk menghindari terjadi kerusakan atau hal-hal yang tidak diinginkan. Sistem monitoring parameter proses produksi berbasis web dapat dimanfaatkan untuk memantau parameter-parameter pada mesin Bardi. Sistem ini terdiri atas perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras terdiri atas sensor-sensor yang dipasang pada mesin Bardi yang menghasilkan sinyal analog yang kemudian oleh PLC Allen Bradley data akan dikonversi menjadi data digital. Data akan dikirimkan secara real-time dan disimpan pada database server komputer dan disinkronisasikan dengan web server. Perangkat lunak pada pemograman website menggunakan Adobe Dreamweaver CS6 sebagai kontrol visual dan tampilan data menggunakan bahasa pemograman PHP dan database MySQL. Sistem monitoring proses produksi dapat memantau parameter-parameter mesin Bardi serta mentransmisikan data perubahan parameter proses produksi yang ditampilkan melalui aplikasi web.

  9. KETERAMPILAN KOMUNIKASI KONSELING AYAT ALQUR’AN SEBAGAI SOLUSI ALTERNATIF PRAKTIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Rachman

    2017-07-01

    Full Text Available Tulisan ini akan membahas tentang keterampilan komunikasi konseling berbasis ayat Alqur’an sebagai solusi alternatif praktis dalam konseling sufistik. Selama ini dalam proses konseling terjadi hambatan komunikasi karena adanya kecemasan komunikasi disebabkan moral judgment antara konselor dengan konseli yang ditengarai karena adanya konseli menghindari memberi informasi yang bisa menimbulkan kritik, atau penilaian buruk terhadap pribadinya. Khusus tentang pelaksanaan konseling melalui pendekatan Islam dapat dilakukan dengan menggunakan ayat Alqur’an sebagai dasar pelaksanaan komunikasi konseling sufistik. Hasil dari pembahasan ini adalah sebagai berikut: 1 Gambaran dimensi ‘al-maqamat’ dan ‘al-ahwal’ dalam proses konseling merupakan dimensi manusia mencapai fitrah yang terdiri dari taubat, wara,’zuhud, sabar, qana’ah, ridha, tawakal, ikhlas, muqarabah, muraqabah, khawf dan rajā,’maḥabbah dan ma’rifah. Melalui pisau bedah analisis menggunakan model Skilled Helper yang digagas oleh Gerad Egan pada tataran tertentu dapat digunakan sebagai proses keterampilan komunikasi konseling berdimensi ‘al-maqamat’ dan ‘al-ahwal.’ 2 Keterampilan komunikasi konseling yang digunakan berdasarkan ayat Alqur’an  keterampilan komunikasi konseling sufistik untuk mencapai ‘al-maqamat’ dan ‘al-ahwal’ adalah surah Al-Furqaan ayat 63, An-Nisa ayat 46, Al-Baqarah ayat 155, An-Nahl ayat 125 dan Ali Imran ayat 159.

  10. Hubungan Negara-Masyarakat dalam Proses Pembentukan Daerah Otonom di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Damopolii

    2014-12-01

    Full Text Available Tuntutan pembentukan daerah otonom di Indonesia dewasa ini semakin intensif dan masif. Seringkali diartikulasikan sebagai tuntutan politik tanpa melihat urgensi administratif sehingga cenderung mengesampingkan hakekat otonomi daerah dan tujuan desentralisasi. Otonomi daerah masih dipahami sebatas hak daerah memperoleh otonomi, tanpa memperhitungkan kapasitas daerah dalam berotonomi. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan dan menganalisis latar belakang tuntutan pembentukan, proses pembentukan, dan partisipasi masyarakat dalam proses pembentukan daerah otonom di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisa model Mills dan Huberman melalui langkah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan; pertama, latar belakang tuntutan pembentukan sebagai upaya lokalisasi kekuasaan untuk menciptakan pusat kekuasaan baru di daerah dan faktor gerakan sosial yang dipicu konflik sosial berbasis etnik, gerakan reaksioner, pembandingan dengan pencapaian daerah lain, serta adanya peluang politik. Kedua, proses pembentukan terbagi dalam tiga tahap yakni sosialisasi dan konsolidasi elit, pemekaran desa dan kecamatan, serta pendekatan dan komunikasi politik di semua tingkatan. Pada aspek keterpenuhan syarat sebagaimana diatur UU 32/2004 dan PP 78/2007, daerah ini telah memenuhi syarat administratif dan fisik namun belum memenuhi syarat teknis. Ketiga, partisipasi masyarakat dilakukan dalam bentuk musyawarah, pengumpulan dana dan hibah tanah atau bangunan, serta pemasangan atribut pemekaran, sehingga secara keseluruhan telah ada pertanda partisipasi walaupun belum sampai pada derajat kendali warga. Kata kunci: Gerakan sosial, Lokalisasi kekuasaan, Partisipasi masyarakat, Pembentukan daerah otonom 

  11. Pemanfaatan Limbah Daun Kelapa Sawit sebagai Bahan Baku Pupuk Kompos

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ramayanty Bulan

    2016-10-01

    Full Text Available Abstrak. Limbah padat pada perkebunan kelapa sawit telah diketahui potensial sebagai bahan baku pupuk organik padat melalui proses pengomposan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan teknik dan mengkarakterisasi proses pengomposan limbah daun kelapa sawit sebagai bahan dasar pupuk organik potensial. Proses pengomposan dilakukan dengan dua faktor perlakuan, meliputi komposisi bahan katalisator kompos (Bokashi, Vermikompos dan Natural dan ukuran cacahan daun sawit (2 cm, 4 cm 6 cm. Parameter yang diamati meliputi persentase penyusutan massa dan fluktuasi perubahan suhu selama proses pengomposan, serta pengukuran zat hara Nitrogen, Phospor, Kalium (NPK dan rasio C/N yang terkandung pada hasil pengomposan yang diukur setelah 10 dan 14 minggu proses pengomposan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengomposan dengan bokashi memberikan penyusutan massa terbesar jika dibandingkan dua metode lainnya pada semua ukuran cacahan yaitu sebesar 32%. Cacahan daun sawit yang berukuran kecil cenderung memberikan proses pengomposan yang lebih cepat dan memberikan produk kompos yang lebih baik. Hasil pengukuran setelah proses pengomposan menunjukkan bahwa interaksi dua faktor perlakuan yang diberikan hanya berpengaruh signifikan pada rasio C/N dan tidak signifikan pada zat hara NPK.   Utilization of Waste Palm Leaves as Raw Material Palm Compost Abstract. The use of oil palm plantation solid waste, particularly oil palm leaf as organic compost raw material are now receiving greater attention by researchers, but have not been fully utilized on large scale, either agriculturally or industrially. The aim of present study was to characterize composting process with oil palm leaf as raw material. The research of composting conducted with two combination of composting factor, namely: composting starter composition (i.e. Bokashi, vermi-compost and natural composting and piece of frond dimension (2 cm, 4 cm, 6 cm. The percentage of mass reduction and temperature

  12. Perancangan SCADA Software dengan Wonderware InTouch Recipe Manager dan SQL Access Manager pada Simulator Proses Pencampuran Bahan

    OpenAIRE

    Wicaksono, Handy; Lim, Resmana; Sutanto, William

    2008-01-01

    In Bahasa Indonesia: Banyak industri yang sudah menggunakan sistem automasi dengan menggunakan PLC (Programmable Logic Controller) dan SCADA (Supervisory Control And Data Acquisition). Salah satu software untuk membuat program SCADA adalah Wonderware InTouch. Untuk mengelola data dalam bentuk recipe dan database, Wonderware InTouch mempunyai program-program tambahan yaitu Recipe Manager dan SQL Access Manager. Pada penelitian ini, akan digunakan proses pembuatan kertas sebagai contoh kas...

  13. Pola Proses Penyebaran dan Penerimaan Informasi Teknologi Kamera DSLR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sidiq Setyawan

    2017-10-01

    Full Text Available Abstrak   Kamera DSLR sebagai sebuah produk inovasi memiliki cara tersendiri untuk dapat diterima dan diadopsi oleh sebuah sistem sosial khususnya fotografer non profesional di Kota Solo. Difusi inovasi menjelaskan secara sistematis bagaimana sebuah produk inovasi DSLR disebarluaskan dan diterima oleh golongan inovasi di dalamnya. Sebagai sebuah bentuk komunikasi khusus, dalam teori difusi inovasi terdapat dua pokok utama kajian komunikasi, yakni bagaimana seorang komunikator maupun komunikan dalam golongan inovasi bertindak untuk menyebarkan pesan dan menerima pesan. Kedua pokok bahasan ini yang menjadi kunci bagaimana sebuah produk inovasi mampu efektif disebarkan dan diterima (diadopsi oleh golongan inovasi di dalamnya. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskiptif kualitatif. Peneliti menggunakan metode studi kasus. Studi kasus cocok digunakan bila penelitian berkenaan dengan how dan why. Peneliti menjabarkan hasil dari penelitian yang dilakukan dalam bentuk narasi. Sampel dari populasi yang diambil melalui proses teknik cuplikan dengan maximum variation sampling atau pengambilan sampel variasi maksimum. Selain menggunakan teknik sampel variasi maksimum, peneliti menggunakan teknik cuplikan snowball sampling. Peneliti mengambil sampel fotografer non profesional di Kota Solo. Teknik pengumpulan data melalui in-depth interview (wawancara mendalam dan observasi lingkungan terhadap sampel penelitian. Untuk validasi data, peneliti menggunakan triangulasi sumber Hasil penelitian ini menunjukan bahwa memiliki memiliki karakteristik dan saluran komunikasi komunikasi tersendiri ketika mereka menerima informasi mengenai inovasi dan memutuskan untuk mengadopsi teknologi tersebut. Hal ini misalnya bisa dilihat dari pemilihan media dalam berkomunikasi dan menggunakan berbagai media untuk referensi mengumpulkan informasi terkait dengan inovasi.   Kata kunci: difusi inovasi, innovator, early adopter, early majority, late majority, pola komunikasi.

  14. Pemberdayaan Petani Lahan Gambut Melalui Proses Penjernihan Air Gambut

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Widiastuti

    2017-12-01

    Full Text Available Masyarakat di kawasan gambut umumnya mengandalkan air hujan untuk kebutuhan air bersih sehari-hari, akan tetapi ketersediaan air hujan menjadi terbatas pada musim kemarau, itu berarti tidak ada pilihan lain selain memanfaatkan air gambut yang mengalir di parit dilingkungan tempat tinggal mereka. Program KKN PPM bertujuan untuk memberdayakan petani melakukan penjernihan air gambut melalui program  alih teknologi dan pendampingan petani. Penjernihan air gambut menggunakan bahan - bahan  alami yang mudah didapatkan dilingkungan sekitar mereka, yaitu menggunakan kapur sirih, PAC dan Tawas sebagai koagulan penjernihan air dan juga menggunakan batu kerikil, pasir, arang dan ijuk sebagai filter pada proses penyaringan air. Sasaran utama adalah kelompok tani pengguna air gambut  anggota Gapoktan Sumber Bersama yang berada di kampung Kembang Wonosari, dusun Karya 1, desa Kuala Dua. Kegiatan KKN PPM  diselenggarakan selama 1bulan diikuti oleh 30 mahasiswa, Metode yang diterapkan adalah membuat  plot percontohan, penyuluhan, bersama Poktan membuat sumur resapan, instalasi dan demo penjernihan air gambut. Pada 6 lokasi yang berbeda telah berhasil didirikan 6 buah instalasi pengolahan air gambut dan 6 sumur resapan, Melalui kegiatan KKN-PPM ini para petani telah dapat melakukan penjernihan air secara mandiri dan dapat mengatasi kesulitan air bersih pada musim kemarau.   Kata kunci : air gambut, penjernihan, sumur

  15. Media Sosial sebagai Strategi Gerakan Bali Tolak Reklamasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Agung Ayu Kade Galuh

    2016-06-01

    refl ection in the matter of mobilization. This means social media is capable to encourage the representation of democracy when the online activism successfully transformed into action. Abstrak: Tulisan ini mengaji bagaimana media sosial bermakna bagi aktivis gerakan. Media sosial dipandang sebagai salah satu strategi gerakan sosial baru. Menggunakan metode studi kasus serta kerangka berpikir new social movement dan cyberprotest, penelitian ini melihat bagaimana peran karakteristik media sosial ikut mempengaruhi proses demokrasi akar rumput di Indonesia. Karakteristik media sosial seperti bentuk, konten, dan khalayak memengaruhi pembentukan nalar dan refl eksi publik atas isu reklamasi Teluk Benoa. Kesimpulannya, posisi media sosial sebagai strategi gerakan sosial baru berperan memfasilitasi strategi nalar dan refl eksi dalam mobilisasi dukungan. Ini berarti media sosial mampu mendorong representasi demokratis ketika berhasil bertransformasi menjadi aksi nyata.

  16. REVITALISASI FUNGSI MASJID SEBAGAI PUSAT EKONOMI DAN DAKWAH MULTIKULTURAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dalmeri Dalmeri

    2014-12-01

    Artikel ini berupaya menganalisis bahwa fungsi masjid bukan hanya sebatas pusat kegiatan ibadah, tetapi juga sebagai pusat dakwah dan aktivitas sosial maupun ekonomi umat Islam. Orientasi dakwah yang lebih mengedepankan perbaikan kualitas keimanan individual telah mengabaikan satu dimensi penting dalam dakwah yaitu pengembangan dan pemberdayaan umat Islam secara menyeluruh. Melalui pendekatan deskriptif-kualitatif dengan proses penggalian data melalui observasi dan wawancara, dapat ditemukan bahwa komunitas yang diberdayakan tidak dipandang sebagai komunitas yang menjadi objek pasif penerima pelayanan, melainkan sebuah komunitas yang memiliki beragam potensi dan kemampuan yang dapat diberdayakan. Kegiatan pemberdayaan komunitas umat Islam dapat dilakukan melalui pendampingan dengan mem­berikan motivasi, meningkatkan kesadaran, membina aspek pengetahuan dan sikap meningkatkan kemampuan, memobilisasi sumber produktif dan me­ngembangkan kegiatan ekonomi maupun aktivitas dakwah.

  17. Potensi Arang Hasil Pirolisis Tempurung Kelapa sebagai Material Karbon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meytij Jeanne Rampe

    2015-01-01

    Full Text Available Telah dilakukan kajian pengembangan material karbon dari arang hasil pirolisis tempurung kelapa. Penelitian bertujuan mempelajari penggunaan polivinil alkohol (PVA sebagai stimulan dalam pengembangan arang terhadap sifat-sifat fisikokimia material karbon. Kalsinasi, pencampuran, dan sintering temperatur tinggi dilakukan pada proses penerapan teknologi karbon. Metode analisis X-ray Diffraction (XRD, Scanning Electron Microscopy (SEM, Energy Dispersive Spectroscopy (EDS untuk pengujian struktur kristal, topografi permukaan berupa struktur mikro dan analisis unsur material karbon. Karakteristik produk material karbon menunjukkan perubahan karakter di mana terjadi perubahan sifat fisikokimia dari arang amorf menjadi karbon dengan struktur semi-kristalin.Kata kunci: Arang, Tempurung Kelapa, Pirolisis, Karbon

  18. EKSISTENSI BAHASA INDONESIA SEBAGAI BAHASA PERSATUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marsudi Marsudi

    2008-11-01

    Full Text Available Bahasa Indonesia lahir dari Bahasa Melayu yang pada zaman dulu menjadi bahasa lingua franca, yakni bagasa perdagangan antarpulau di nusantara. Kemudian dikukuhkan menjadi bahasa persatuan melalui momen Sumpah Pemuda. Bahasa Melayu menjadi dominan di kala itu dikarenakan fleksibelitasnya akan bahasa-bahasa lain. Dengan fakta tersebut, tepatnya 28 Oktober 1928, bahasa Melayu diangkat sebagai bahasa persatuan dan tahun 1945 diresmikan sebagai bahasa negara. Permasalahan yang muncul dalam eksistensi bahasa Indonesia adalah bagaimanakah cara mempertahankan eksistensi bahasa Indonesia? Tidak hanya masalah eksistensi saja, tetapi sanggupkah bahasa-bahasa daerah di negeri ini memperkaya kosa kata dan istilah bahasa Indonesia? Selain itu, bagaimanakah potensi bahasa Indonesia di era globalisasi? Eksistensi bahasa Indonesia, selain dipengaruhi kekonsistenan penggunaanya, juga didukung oleh kemampuan bahasa tersebut dalam mengungkapkan fenomena baru yang berkembang. Oleh karena itu, perkembangan bahasa Indonesia sangat tergantung pada tingkat keberhasilan menciptakan kosa kata dan istilah-istilah baru. Bahasa Indonesia sudah mulai mengglobal karena bahasa Indonesia memiliki sifat terbuka dan demokratis. Perkembangan yang terjadi sekarang dan yang datang tidak hanya menyangkut masalah struktur dan bahasa, tetapi lebih jauh mengungkapkan permasalahan manusia baru yang dialami manusia di dalam sebuah proses perubahan dalam berbagai aspek kehidupan

  19. METODE DRAMATISASI ILUSTRASI PADA IKLAN SEBAGAI WACANA BUDAYA KONTEMPORER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrian D. Hagijanto

    2002-01-01

    Full Text Available Illustrations are an inseparable element in advertising%2C due to its attraction towards the public eye%2C and may be used to communicate accurate messages. Dramatization in advertisement illustrations are a normal procedure in advertisement style approaches%2C as an essential part of accelerated understanding of the product. Illustration dramatization in its development may encourage understanding as an element of creativity%2C or as an application of contemporary culture%2C therefore may produce a biased perspective that contradicts normative culture. Abstract in Bahasa Indonesia : Ilustrasi dipakai sebagai elemen tak terpisahkan dalam iklan karena alasan daya tarik dapat mempengaruhi khalayak%2C dan dapat menyampaikan pesan secara akurat. Dramatisasi pada ilustrasi iklan merupakan hal yang biasa digunakan pada gaya pendekatan beriklan%2C sebagai bagian dari proses akselerasi pemahaman produk. Dramatisasi ilustrasi dalam perkembangannya dapat menimbulkan pemahaman sebagai bagian dari kreativitas atau sebagai aplikasi dari budaya kontemporer%2C sehingga esensinya justru dapat menimbulkan bias yang bertolak belakang dengan budaya normatif. dramatization in advertisement illustration%2C contemporary culture.

  20. PENINGKATAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH TEORI AKUNTANSI MELALUI PENDEKATAN DISCOVEY LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Yulianto

    2007-06-01

    Full Text Available Hakekat belajar yang sesungguhnya adalah belajar yang tidak hanya sekedar mendengarkan dosen mengajar, tapi mahasiswa harus mampu mengembangkan wacana pengetahuan yang diperoleh melalui proses pencarian berbagai sumber. Proses transfer belajar harus mampu membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang secara fleksibel dapat diterapkan/ditransfer dari satu permasalahan ke satu permasalahan yang lain. Dalam pembeljaran menempatkan mahasiswa sebagai pembelajar dimana memberikan kesempatan kepada siswa mempelajari hal-hal yang baru dan dosen dengan strategi belajarnya memfasilitasi agar informasi baru bermakna. lingkungan belajar juga mempunyai posisi yang penting sehingga pengajaran harus berpusat pada bagaimana cara mahasiswa menggunakan pengetahuan baru mereka. Pendekatan pembelajaran yang berbasis discovery learning (DL, peran pendidik harus mampu menciptakan situasi, dimana mahasiswa dapat belajar sendiri daripada memberikan paket yang berisi informasi atau pelajaran, sehingga pengetahuan diperoleh melalui proses bukan produk. Keuntungan cara belajar ini yang diungkap oleh Martin (1975, ada dua hal penting yaitu; (1 menimbulkan keingin tahuan, memotivasi untuk menemukan jawaban, (2 menimbulkan kemandirian dengan menganalisis, memanipulasi informasi. Kata Kunci: discovery learning, kualitas proses dan hasil belajar

  1. PENINGKATAN KUALITAS PROSES DAN HASIL BELAJAR MATA KULIAH TEORI AKUNTANSI MELALUI PENDEKATAN DISCOVEY LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Yulianto

    2011-06-01

    Full Text Available Hakekat belajar yang sesungguhnya adalah belajar yang tidak hanya sekedar mendengarkan dosen mengajar, tapi mahasiswa harus mampu mengembangkan wacana pengetahuan yang diperoleh melalui proses pencarian berbagai sumber. Proses transfer belajar harus mampu membekali mahasiswa dengan pengetahuan yang secara fleksibel dapat diterapkan/ditransfer dari satu permasalahan ke satu permasalahan yang lain. Dalam pembeljaran menempatkan mahasiswa sebagai pembelajar dimana memberikan kesempatan kepada siswa mempelajari hal-hal yang baru dan dosen dengan strategi belajarnya memfasilitasi agar informasi baru bermakna. lingkungan belajar juga mempunyai posisi yang penting sehingga pengajaran harus berpusat pada bagaimana cara mahasiswa menggunakan pengetahuan baru mereka. Pendekatan pembelajaran yang berbasis discovery learning (DL, peran pendidik harus mampu menciptakan situasi, dimana mahasiswa dapat belajar sendiri daripada memberikan paket yang berisi informasi atau pelajaran, sehingga pengetahuan diperoleh melalui proses bukan produk. Keuntungan cara belajar ini yang diungkap oleh Martin (1975, ada dua hal penting yaitu; (1 menimbulkan keingin tahuan, memotivasi untuk menemukan jawaban, (2 menimbulkan kemandirian dengan menganalisis, memanipulasi informasi. Kata Kunci: discovery learning, kualitas proses dan hasil belajar

  2. Rancang Bangun Sistem Business Intelligence Universitas Sebagai Pendukung Pengambilan Keputusan Akademik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zainal Arifin

    2016-01-01

    Full Text Available Sistem business intelligence universitas dimulai dengan tahapan integrasi data, analisis data, membuat laporan dan membuatweb portal dan kemudian mengitegrasikan laporan tersebut dengan web portal. Analisis data diolah dengan OLAP, KPI dandata mining untuk mengekstrak informasi dari data yang tersimpan didalam data warehouse. Hasil proses analisis datatersebut di representasikan dalam bentuk laporan statistik dan dashboard, kemudian digunakan sebagai pendukungpengambilan keputusan akademik. Penelitian ini bertujuan merancang bangun sistem business intelligence universitassebagai pendukung pengambilan keputusan akademik pada Universitas Mulawarman berbasis web dengan OLAP. Penelitianini menghasilkan kerangka sistem dan web portal sistem business intelligence universitas yang diakses melalui browsersecara online. Business Intelligence dapat digunakan sebagai solusi untuk mempertimbangkan proses pengambilan keputusandalam pengelolaan universitas dan solusi dalam peningkatan kinerja pengelolaan akademik untuk mencapai keunggulanakademik.Kata kunci : Business Intelligence; Data warehouse; OLAP; KPI; Data mining

  3. INTERKALASI XILENOL ORANGE PADA ZEOLIT ALAM LAMPUNG SEBAGAI ELEKTRODA ZEOLIT TERMODIFIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitriyah Fitriyah

    2016-07-01

    Full Text Available Zeolit terbagi menjadi zeolit alam dan zeolit sintesis, kapasitas adsorpsi zeolit alam umumnya lebih rendah daripada zeolit sintesis, sehingga untuk meningkatkan kapasitas adsorpsinya, karakter permukaan zeolit alam perlu diubah dengan melakukan proses modifikasi permukaan melalui berbagai metode, salah satunya dengan metode interkalasi. Tujuan penelitian ini yaitu menginterkalasi zat warna xilenol orange ke dalam zeolit alam Lampung dan mengaplikasikannya sebagai elektroda zeolit termodifikasi. Melalui proses interkalasi diharapkan dapat meningkatkan kegunaan dan nilai tambah dari zeolit. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa xilenol orange (XO dapat diinterkalasikan ke dalam zeolit, hal ini dapat dilihat dari pita spektrum FTIR yang memiliki serapan pada bilangan gelombang 1383 cm-1, yaitu menunjukkan serapan dari S=O simetris dan asimetris pada gugus –SO3H,hal ini diduga karena XO memiliki gugus SO3 sehingga menyebabkan adanya serangan pada proton zeolit. Berdasarkan penelitian dapat disarikan bahwa xilanol orange dapat terinterkalasi pada zeolit alam Lampung dan dapat dimanfaatkan sebagai elektroda pendeteksi logam.

  4. Proses Penanganan Tata Kearsipan Daerah pada Kantor Perpustakaan Arsip dan Dokumentasi Deli Serdang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisnawati Lisnawati

    2014-06-01

    Full Text Available Kebutuhan manusia akan informasi begitu penting, beragamnya jenis media saluran informasi turut menambah kemudahan bagi siapa saja untuk mencari informasi tidak terkecuali bagi pemerintahan daerah sebagai penyelenggara pemerintahan memiliki peran penting untuk menyediakan sistem pengarsipan dalam mendukung kinerja. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimanakah proses penanganan tata kearsipan daerah pada kantor perpustakaan arsip dan dokumentasi Kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian yang digunakan adalah berjenis kualitatif dengan pendekatan deskriptif dimana pencarian data menggunakan data primer dan data skunder. Hasil penelitian memperlihatkan peralatan penyimpanan arsip masih mengunakan peralatan sederhana dan belum berbasis teknologi.

  5. Musik Kontemporer Sebagai Media Pembelajaran Musik (Contemporer Music as Medium of Music Learning)

    OpenAIRE

    Retnowati, Tjut Etty

    2006-01-01

    Musik kontemporer merupakan salah satu wujud sikap kreatif komponisdalam perluasan gramatika musik dari masa ke masa. Komponis masa kinidituntut untuk memiliki gaya sendiri yang khas Di dalam musikkontemporer terkandung makna-makna pendidikan yang ditransfer menjadinilai-nilai pengajaran kreatif. Hakekat pengembangan gaya-gaya baru olehseorang komponis dalam mencipta dapat ditafsirkan sebagai sebuahkegiatan trial and error bagi para siswa. Fenomena inilah dapat menjadidasar dalam proses pembe...

  6. PEMBUATAN APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PROSES KENAIKAN JABATAN DAN PERENCANAAN KARIR PADA PT. X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas Handojo

    2003-01-01

    Full Text Available Fulfilling empty position on company often become complicated process because the candidate who can be placed in that position by matching between employee-profile and position-profile sometimes not well define. To minimize that problem, there should be a method such as decision support system which can analize employees who suitable with the available position. This decision support system for profile matching process and gap analization is made based on company's data and rules which locate on PT.X. Profile Matching process is taken to recommend employees in Positioning and Carrier Planning based on three stages, which are Intelectual Capacity, Working Area and Attitude. The result of this process is represented ini rank of employees as recommendation for decision maker in deciding which employee is suitable for the position.This Software is using Microsoft Access 2000 for database and Borland Delphi 5.0 as compiller. Form the result of this implementation system can be seen that this software can be very helpfull on decision support to profile matching in positioning and career planning on PT. X. Abstract in Bahasa Indonesia : Pengisian jabatan yang kosong pada proses kenaikan jabatan sering mengalami kesulitan karena pengajuan calon kandidat yang bisa menempati jabatan tersebut dengan cara pencocokan profil karyawan dan profil jabatan kurang terdefinisi dengan baik. Untuk meminimumkan kendala tersebut diperlukan suatu sistem pendukung keputusan yang dapat menganalisa beberapa karyawan yang sesuai dengan profil jabatan yang ada. Sistem pendukung keputusan untuk proses profile matching dan analisis gap ini dibuat berdasarkan data dan norma-norma SDM yang terdapat di PT. X. Proses Profile Matching dilakukan untuk menentukan rekomendasi karyawan dalam Sistem Kenaikan Jabatan dan Perencanaan Karir berdasar pada 3 aspek yaitu Kapasitas Intelektual, Sikap Kerja dan Perilaku. Hasil dari proses ini berupa ranking karyawan sebagai rekomendasi bagi

  7. Perancangan Game Math Adventure Sebagai Media Pembelajaran Matematika Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Rizky Rahadi

    2016-01-01

    Full Text Available Upaya meningkatkan efisiensi penyediaan aplikasi yang mengandung unsur pendidikan diperlukan berbagai alternatif dan inovasi baru dalam hal pemrograman untuk bisa diterapkan sebagai alat untuk mempermudah proses pembelajaran. Adanya game edukasi matematika ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan berhitung anak dalam proses pembelajaran matematika, dan menghilangkan rasa jenuh dan takut bagi anak-anak untuk belajar matematika. Game edukasi ini sangat berguna dibidang pendidikan khususnya matematika. Penulis memilih anak berusia 6 tahun sampai 9 tahun sebagai pengguna dalam game edukasi ini, karena akan lebih efektif jika mulai belajar matematika dari kecil karena di usia itulah anak-anak bisa dengan mudah mengingat dalam belajar menghitung. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC yang bersumber dari Luther dan sudah dimodifikasi oleh Sutopo. Alat bantu yang digunakan untuk menganalisis penyusun menggunakan Unified Modeling Language (UML. Sedangkan aplikasi yang digunakan dalam pembuatam skripsi ini adalah construct 2. Penerapan game edukasi matematika ini diharapkan dapat mengatasi masalah tersebut. Jadi disaat anak memainkan game ini anak tidak bosan dan tidak takut untuk belajar matematika, dengan harapan semangat anak untuk belajar akan lebih terpacu dan meningkatkan kualitas belajar anak. Untuk game edukasi ini sendiri diharapkan dapat dikembangkan lagi dalam hal animasi, desain, fitur, dan music sehingga menjadi semakin atraktif.

  8. Evaluasi Tingkat Kematangan Proses Pengelolaan Data Pada Sistem Informasi E-Learning SMKN 1 Jenangan Menggunakan Cobit Quickstart

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwiyono Ariyadi

    2016-05-01

    Full Text Available SMKN 1 Jenangan telah mengadopsi TI sebagai sarana pendukung kegiatan pendidikan, salah satunya adalah e-learning sebagai sarana penunjang kegiatan pembelajaran. Pengelolaan manajemen data e-learning ini merupakan hal penting karena data sangat diperlukan dalam administrasi harian guru bahkan juga untuk keperluan administrasi akreditasi. Saat ini pengelolaan manajemen data masih belum optimal, hal ini terlihat guru sering kehilangan data e-learning-nya saat terjadi perbaikan sistem. Backupan data belum dilakukan oleh sebagian besar guru sebagai pengguna e-learning. Perlu adanya suatu perencanaan tata kelola TI yang diharapkan dapat menjadi dasar dalam pengelolaan sistem e-learning di sekolah tersebut, sehingga e-learning ini bisa berjalan optimal sesuai yang diharapkan. COBIT merupakan framework yang bisa digunakan untuk menyusun Tata kelola TI maupun melaksanakan audit TI yang telah diakui secara internasional. Versi yang sederhana adalah COBIT Quickstart. Penelitian ini menggunakan model tingkat kematangan yang bertujuan untuk memperoleh data kondisi aktual pada domain DS 11(mengelola data dengan mempertimbangkan nilai indek kematangan (maturity index pada 6 atribut kematangan yaitu: Awareness and Communication (AC, Policies, Standards and Procedures (PSP, Tools and Automation (TA, Skill and Expertise (SE. Responsibilities and Accountabilities (RA, Goal Setting and Measurement (GSM. Kondisi saat ini (as-is terdapat tiga atribut berada pada level 1(inisialisasi, yaitu atribut RA, GSM dan AC, sedangkan lainnya sudah berada pada level dua(dapat diulang. Ini tergambar dengan kondisi sebagai berikut : peran dan tanggungjawab dalam manajemen data server belum ada kejelasan, kegiatan pengawasan terkait keamanan, backup data serta penghapusan data belum dilaksanankan, serta kesadaran terkait proses DS 11 baru sebagian pengguna SI yang peduli. Rekomendasi tindakan perbaikan merupakan proses perbaikan secara alamiah, serta merupakan proses pembelajaran

  9. PENERAPAN KABA MINANGKABAU SEBAGAI MEDIA PELESTARIAN BAHASA AMAI (IBU DAN KESUSASTRAAN DALAM PENDIDIKAN LITERASI DI MINANGKABAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyudi Rahmat

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini mencoba menerapkan Kaba Minangkabau sebagai media pemertahanan bahasa ibu, kesusastraan dan pengajaran dalam keluarga di Minangkabau. Pengajaran ini bermakna bahwa dengan terus mempertahankan eksistensi Kaba dalam masyarakat, maka secara otomatis pelestarian bahasa ibu juga akan terus bertahan dalam perkembangan zaman. Bahasa amai atau ibu yang ada dalam kaba Minangkabau jika terus dipertahankan sebagai sebuah inovasi akan menjadikannya sebuah bahasa yang lebih mulia. Sehingga dapat dikatakan bahwa bahasa daerah  atau bahasa Minangkabau adalah sebuah bentuk kekayaan budaya yang dapat dimanfaatkan, bukan hanya sebagai sebuah kepentingan pengembangan  melainkan sebagai sebuah eksistensi bahasa itu sendiri. Penerapan Kaba Minangkabau  sebagai media pelestarian bahasa ibu ini sudah lama diterapkan pada proses belajar dan mengajar di program studi Sastra Daerah Universitas Andalas Sumatera Barat. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagian besar mahasiswa Sastra Daerah menggunakan bahasa Minangkabau dalam berkomunikasi dan dalam situasi komunikasi ini mahasiswa Sastra Daerah mampu mengembangkan pengalaman empiris untuk pengembangan kearifan hidup dalam kaba baik secara individual maupun secara kolektif di kampus ataupun di masyarakat. Secara tidak langsung juga bahasa amai atau ibu yang ada dalam kaba Minangkabau dapat terus dipertahankan sebagai sebuah inovasi akan menjadikannya sebuah bahasa yang lebih mulia.

  10. Language, Metaphor, and Creativity in Discursive Prose.

    Science.gov (United States)

    Ross, William T.

    1978-01-01

    Traces the denigration of discursive prose back through the "New Criticism" to Romanticism and Samuel Taylor Coleridge, who saw poetry as special and separate from other rhetoric. Notes that discursive prose can be just as creative and interesting as poetry. Urges composition teachers to shift their point of view accordingly. (RL)

  11. Perancangan Aplikasi Pemetaan Sarana Olahraga (PSO Berbasis Website dan Selular Sebagai Informasi untuk Memetakan Sarana Olahraga

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Hidayat

    2017-05-01

    Full Text Available Aplikasi Pemetaan Sarana Olahraga (PSO berbasis Website dan Selular merupakan suatu aplikasi untuk memetakan sarana olahraga menggunakan layanan GPS, sehingga pengguna dapat mengetahui lokasi sarana olahraga, informasi fasilitas, dan jalan yang ditempuh menuju lokasi tersebut. Layanan ini dapat diakses melalui website secara online dan juga perangkat selular dengan tingkat mobilitas yang tinggi. Adapun tujuan dari pembuatan dan penelitian aplikasi PSO ini adalah: 1 Mengetahui proses pembuatan, 2 Mengetahui cara kerja, dan 3 Mengetahui keunggulan  aplikasi PSO. Pembuatan aplikasi PSO terdiri dari beberapa tahap, yaitu: (a Peninjauan Aplikasi, pada tahap ini menggunakan proses pengumpulan data dan fakta sebagai awal pembuatan aplikasi PSO. Terdiri dari mendownload aplikasi pendukung dan pembelian hosting dan domain, (b Analisa Aplikasi, menggunakan proses tahapan untuk menganalisa aplikasi secara lebih spesifik baik secara proses, fungsi dan prosedur yang disesuaikan berdasarkan data-data. Terdiri dari analisa requirement system, analisa proses dan analisa modul sistem, (c Desain Aplikasi, pada tahap ini menggunakan proses pemodelan untuk keperluan database, alur sistem, dan proses yang sesuai dengan analisa sebelumnya. Tahapannya adalah: desain modul, dan proses, desain struktur database dan desain arsitektur sistem, (d Prototyping, pada tahap ini dilakukan pengkodean program, prototype database dan desain template form, menu dan report. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan maka diperoleh hasil yaitu aplikasi PSO. Cara kerjanya adalah ketika pengguna mengakses  aplikasi melalui website ataupun selular maka data yang ada di website PSO maupun di selular, datanya diambil dari MySQL server yang ada di VPS Hosting. Kemudian dieksekusi oleh PHP server. Tetapi jika melalui selular ditambah dengan fasilitas GPS Tracking System. GPS diaktifkan dan dibuka aplikasi PSO mobile, kemudian akan didapat titik koordinat dimana posisi pengguna berada

  12. Fabrikasi Kapal Fiberglass Sebagai Bahan Alternatif Pengganti Kapal Kayu Untuk Meningkatkan Produktifitas Nelayan Di Perairan Bengkalis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P Pardi

    2017-08-01

    Full Text Available Ketersediaan material kayu sebagai bahan baku kapal nelayan saat ini semakin menipis. Hal ini menjadi masalah yang serius bagi sebagian besar masyarakat kabupaten Bengkalis yang berprofesi sebagai nelayan. Oleh karena itu dalam penelitian ini memberikan solusi secara ilmiah untuk menggunakan bahan alternatif fiberglass sebagai bahan dasar fabrikasi kapal nelayan. Penelitian ini membahas tentang cara fabrikasi kapal fiberglass yang efektif dengan ukuran utama sebagai berikut : Lpp = 7,798m, B=1,575m, H=0,678m, T=0,4m dan Cb=0,449. Gambar desain yang digunakan untuk fabrikasi adalah gambar rencana garis (lines plan dan gambar rencana umum (general arrangement. Langkah awal proses fabrikasi adalah membuat cetakan positif menggunakan material kayu dan multiplek. Cetakan positif lambung kapal mengikuti bentuk body kapal disesuaikan dengan gambar rencana garis setiap station. Sebelum proses laminasi  dilakukan menggunakan material resin, serat glass (matt, woven roving(WR, katalis dan tepung aerosil cetakan diberi mirorglass untuk mempermudah pelepasan hasil cetakan. Ketebalan yang digunakan pada pembuatan lambung kapal ini adalah sekitar 6 mm atau 6 layer. Setelah lambung selesai dilaminasi kemudian dibuat gading (frame memanjang dan melintang sesuai dengan desain gambar general arrangement. Sekat dan bangunan atas dibuat bentuknya menggunakan multiplek 12 mm kemudian dilaminasi menggunakan fiberglass untuk memperkuat dan menghindari kerusakan karena faktor air laut.

  13. Komodifikasi Seni Lukis Wayang Kamasan Sebagai Produk Industri Kreatif Penunjang Pariwisata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Mudana

    2017-06-01

    Full Text Available Komodifikasi merupakan proses yang tidak hanya berhubungan dengan bagaimana produksi menjadi produk massa, tetapi juga berhubungan bagaimana produk tersebut dapat didistribusikan ke pasar untuk memenuhi kebutuhan konsumen. Seni lukis wayang Kamasan merupakan fenomena komodifikasi dan industri kreatif yang menarik untuk dikaji secara kritis dengan pendekatan culture studies untuk mengetahui keinginan pariwisata. Sebagai alat analisis digunakan teori teori komodifikasi. Metode yang digunakan mengkaji penelitan komodifikasi adalah metode kritis yang bersifat emansipatoris, melibatkan pelukis,dan pelaku bisnis (industri pariwisata. Hasil penelitian ini; (1 produksi seni lukis wayang Kamasan sudah terjadi pengkaburan makna dari makna simbolik menjadi makna ekonomi, keos (brecolage, dan menjadi produksi massa, (2 distribusi seni lukis wayang Kamasan di pasar sangat dinamis, selain untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal tetapi juga pasar global berupa produk kreatif. (3 konsumsi seni lukis wayang Kamasan tidak hanya oleh masyarakat lokal sebagai persembahan, tetapi juga oleh pariwisata sebagai souvenir

  14. Desain Pabrik Synthetic Gas (Syngas dari Gasifikasi Batu Bara Kualitas Rendah sebagai Pasokan Gas PT Pupuk Sriwidjaja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toto Iswanto

    2015-12-01

    Full Text Available Menurut data dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM tahun 2013, cadangan gas bumi Indonesia saat ini sebesar 170 TSCF dan akan habis dalam kurun waktu 59 tahun, dengan estimasi tidak ada peningkatan atau penurunan produksi. Di lain pihak, industri-industri kimia di Indonesia, semisal industri pupuk, sangat mengandalkan pasokan gas alam sebagai bahan baku pupuk maupun sumber energi. Permasalahan utama yang dihadapi industri pupuk dewasa ini adalah kurangnya pasokan gas alam untuk proses produksi. Di PT Pupuk Sriwidjaja misalnya, kebutuhan gas alam rata-rata untuk proses produksi amonia dan urea mencapai 225 MMSCFD. Namun, pasokan gas dari Pertamina selalu kurang dari jumlah tersebut. Karena selalu berulang, maka hal ini akan mengganggu kinerja PT Pupuk Sriwidjaja sebagai garda terdepan pertahanan pangan nasional bersama petani. Salah satu jenis sumber daya alam yang potensial mengganti dan atau mensubtitusi pemakaian gas alam adalah Synthetic Gas (Syngas. Syngas merupakan gas campuran yang komponen utamanya adalah gas karbon monoksida (CO dan hidrogen (H2 yang dapat digunakan sebagai bahan bakar dan juga dapat digunakan sebagai bahan baku dalam proses pembuatan zat kimia baru seperti metana, amonia, dan urea. Syngas dapat diperoleh dari proses gasifikasi batu bara dimana batu bara diubah dari bentuk padat menjadi gas. Batu bara yang merupakan bahan baku pembuatan syngas jumlahnya sangat melimpah di Indonesia. Menurut data dari Kementrian ESDM tahun 2011, total sumber daya batu bara di Indonesia diperkirakan 119,4 miliar ton, dimana 48%-nya terletak di Sumatera Selatan dan 70% deposit batu bara di Sumatera Selatan tersebut adalah batu bara muda berkualitas rendah. Deposit batu bara terbesar di Sumatera Selatan terletak di Kab. Muara Enim yang letaknya tidak terlalu jauh dengan PT Pupuk Sriwidjaja. Ditambah lagi dengan adanya PT Bukit Asam sebagai produsen terbesar batu bara di Kab. Muara Enim tentu akan mempermudah pasokan batu bara

  15. PROSES REPRESENTASI SIMBOL MATEMATIKA PADA PROSES BERMAIN ANAK TK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Kusuma Sulyandari

    2017-01-01

    Full Text Available This study aims to determine the representation of children in kindergartens of the objects and symbols of numbers 1 to 10 when playing activities. So the mathematical activity in appropriate with the child's development. This study uses qualitative descriptive by Moleong. The collection of data through observation, interviews, photo and recording. To check the validity of researchers used data triangulation of data sources, theory and methodology. Results of the study is that children need visual in process representation. They need to understand the concept of visualization when many objects, counting objects, understand the numbers 1 to 10. Children are not able to think abstractly. Representation of children has not been perfect. Method of learning in kindergarten helps learning to count and recognize numbers. Especially if done with playing. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses representasi anak TK pada simbol matematika bilangan asli 1 sampai 10 pada proses bermain sehingga pembelajaran matematika sesuai dengan perkembangan anak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi berupa foto serta perekaman. Teknik analisis data yang digunakan pada saat penelitian adalah analisis deskriptif untuk mengecek keabsahan peneliti menggunakan data triangulasi sumber data, teori, dan metodologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak usia TK membutuhkan visual dalam aktivitas representasi. Anak-anak membutuhkan bantuan visual saat memahami konsep banyak benda, menghitung benda, memahami bilangan 1 sampai 10. Hal ini dikarenakan anak usia TK masih belum dapat berpikir secara abstrak sehingga representasi anak usia TK masih belum sempurna. Penggunaan metode pembelajaran tematik terpadu di TK mempermudah pembelajaran berhitung dan mengenal angka terlebih jika dilakukan dengan bermain.

  16. PEMODELAN ARSITEKTUR ENTERPRISE MENGGUNAKAN TOGAF ADM UNTUK MENDUKUNG SISTEM INFORMASI PROSES AKADEMIK PADA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PONOROGO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendrik Kusbandono

    2016-05-01

    Full Text Available Pengembangan EA di perguruan tinggi merupakan pekerjaan yang besar dan penuh dengan tantangan, salah satu tantangan tersebut adalah tuntutan manajemen dan stakeholder. Solusi dari masalah tersebut adalah pemodelan EA yang memandang elemen-elemen yang berbeda dalam suatu perguruan tinggi secara keseluruhan sebagai satu kesatuan. Penerapan EA bertujuan untuk menciptakan keselarasan antara bisnis dan TI bagi kebutuhan organisasi dan tidak bisa dilepaskan bagaimana organisasi tersebut membuat dan merencanakan enterprise. Penggunaan dan pemilihan framework EA yang tepat akan mempercepat danmenyederhanakan pengembangan arsitektur dalam pengembangan di masa depan sebagai respon terhadap kebutuhan bisnis. TOGAF ADM merupakan sebuah framework yang kompleks yang mampu memenuhi seluruh kebutuhan pengembangan EA, juga memiliki metode yang umum, menerima penggabungan dengan framework lain, sehingga dapat menghasilkan arsitektur yang spesifik terhadap kebutuhan organisasi. Pemodelan EA pada proses akademik di UMP menghasilkan blueprint arsitektur bisnis, data, aplikasi, dan teknologi. Dengan proses tahapan TOGAF ADM pada Fase Persiapan menghasilkan prinsip (bisnis, data, aplikasi, dan teknologi, pada Fase Visi Arsitektur menghasilkan visi arsitektur (bisnis, data, aplikasi, dan teknologi, pada Fase Arsitektur Bisnis menghasilkan blueprint arsitektur bisnis, pada Fase Arsitektur Sistem Informasi menghasilkan blueprint arsitektur sistem informasi berupa data dan aplikasi, sedangkan Fase Arsitektur Teknologi menghasilkan blueprint arsitektur teknologi.

  17. PENJADWALAN PRODUKSI IKS-FILLER PADA PROSES GROUND CALCIUM CARBONATE MENGGUNAKAN METODE MPS DI PERUSAHAAN KERTAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supriyadi Supriyadi

    2016-06-01

    Full Text Available Persaingan industri kertas semakin ketat dengan banyaknya industri atau perusahaan yang bergerak dalam industri yang sama dalam bersaing mendapatkan dan mempertahankan pelanggan. Permasalahan yang terjadi saat ini di CaCO3 Section pada Perusahaan Kertas adalah belum tersedianya jadwal induk produksi (Master Production Schedule = MPS sebagai dasar penentuan proses produksi IKS-Filler yang menyebabkan kekurangan persediaan sehingga kualitas kertas cacat dan perusahaan menderita kerugian yang cukup besar. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa peramalan yang sesuai untuk diterapkan, merencanakan produksi dengan biaya terendah, penjadwalan produksi sebagai dasar proses produksi dan menghitung persediaan pengaman. Metode yang digunakan adalah peramalan (moving average, perencanaan produksi (level production plan, chase plant, dan intermediate plan, penjadwalan produksi (MPS trial and error dan menganalisis jumlah persediaan pengaman (safety stock menggunakan distribusi normal. Dari hasil pengolahan data menyimpulkan bahwa peramalan yang sesuai adalah Moving Average (n = 3 dengan nilai MAD terkecil dan tracking signal yang tidak menyimpang. Biaya terendah perencanaan produksi menggunakan metode intermediate plan sebesar 56,5 USD. Jadwal Induk Produksi mempunyai persediaan akhir 191 Ton dan rata-rata produksi tiap minggu sebesar 1,852 Ton. Jumlah persediaan pengaman dengan tingkat layanan 95% sebesar 101,75 Ton.

  18. Proses Menjadi dalam Novel Tarian Setan Karya Saddam Hussein dan Siddhartha Karya Hermann Hesse

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sariban Sariban

    2009-06-01

    Full Text Available Artikel ini bertujuan menjelaskan pemikiran filsafat dalam novel Tarian Setan dan Siddharta (2007. Kumpulan pemikiran filsafat yang dibangun adalah hasrat karakter sebagai representasi manusia sehingga semua argumen yang dibangun berakar pada latar belakang kemunculan hasrat, proses hasrat, dan hasil hasrat. Berdasarkan pemikiran filsafat, bisa disimpulkan bahwa Hasqil dan Siddharta memiliki hasrat menjadi karena pengaruh imitasi, mimetik. Dalam proses menjadi yang disebabkan oleh mimetik, bisa diidentifikasi bahwa Hasqil lebih memiliki hasrat fisik, agresif, sementara Siddharta memiliki hasrat psikologis, reseptif. Sebagai subjek yang memiliki hasrat menjadi, Hasqil dan Siddharta bisa dianggap sebagai korban karena keduanya tidak pernah bebas dalam menentukan hasratnya sendiri. Individu adalah korban lingkungannya. Ironi tentang keterjebakan manusia pada hasrat libidinal telah didemonstrasikan oleh kedua karakter tersebut. Hasqil telah terjebak dalam hasrat libidinal sehingga menjadi orang gagal, sementara Siddharta secara sengaja menjebak dirinya sendiri untuk proses kesadaran menjadi karena prinsip bahwa hidup adalah tindakan. Hasrat kematian selalu menjadi bagian dari proses menjadi untuk tiap individu. Kematian adalah sebuah pelarian dari ketidakbahagiaan dan harapan untuk sekaligus meraih kebahagiaan. Abstract: This paper is aimed to explain the philosophical way of thinking in the novels Tarian Setan and Siddharta (2007. The collection of a way of thinking built is the character’s desire as a human representation so that all arguments built are rooted in the background of desire emergence, desire process, and desire result. Based on the philosophical way of thinking, it can be concluded that Hasqil and Siddharta have a desire of being for the influence of imitation, mimetic. In the process of being caused by the mimetic, it can be identified that Hasqil has a more physical desire, aggressive, whereas Siddharta has a psychological desire

  19. Pengaruh Variasi Mikroorganisme dan Pelarut Dalam Produksi Etanol Dari Nira Tebu (Sachharum officinarum Dengan Proses Fermentasi Ekstraktif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusfa Anugrah Baihaki

    2014-09-01

    Full Text Available Kebutuhan energi dari bahan bakar minyak bumi (BBM didunia semakin tahun mengalami peningkatan tajam. Salah satu energi alternatif yang didorong pemerintah Indonesia adalah dengan memproduksi bioetanol. Salah satu bahan yang sangat berpotensial sebagai bahan baku utama dalam pembuatan bioetanol adalah nira batang tebu. Upaya peningkatan produktivitas etanol dilakukan secara kontinyu dikarenakan pada fermentasi konvensional terdapat kendala pada produktivitas dan konsentrasi etanol yang rendah. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk produksi etanol dengan keunggulan keterpaduan proses dan rendah energi yang selanjutnya dapat dijadikan sebagai dasar desain untuk rancang bangun skala industri kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui performa terbaik dari variasi mikroorganisme dan pelarut yang digunakan dalam memproduksi etanol dengan proses fermentasi ekstraktif dan untuk mengetahui karakteristik kinerja sistem fermentasi kontinyu dalam bioreaktor packed bed dengan variasi mikroorganisme. Dalam penelitian ini digunakan macam variasi mikroorganisme Zymomonasmobilis A3 termutasi dan campuran Saccharomyces cerevisiae dan Pichiastipitis dengan sistem tanpa recycle dan pelarut n-Amyl Alcohol. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa proses fermentasi kontinyu dan ekstraksi tanpa recycle menggunakan Zymomonas mobilis A3 dan pelarut n-Amyl Alkohol memberikan hasil produktivitas dan yield yang terbaik, yaitu sebesar 133,417 g/l.jam dan 35,049%.

  20. SISTEM TOMOGRAFI IMPEDANSI LISTRIK SEBAGAI SARANA UJI TAK RUSAK SEDERHANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khusnul Ain

    2013-03-01

    Telah dilakukan penelitian rancang bangun sistem tomografi impedansi listrik sederhana sebagai sarana uji tak rusak. Penelitian ini dilakukan dengan cara membangun peralatan dan sistem instrumentasi yang diperlukan, yaitu phantom dan instrumen sumber arus bolak balik. Phantom terbuat dari silinder dari PVC yang memiliki diameter 25 cm dan tinggi 6 cm dengan 16 elektroda berbentuk persegi panjang dengan lebar 2,45 cm dan tinggi 6 cm yang terpasang pada permukaan dalam phantom. Sistem instrumen sumber arus listrik bolak-balik dibangun berbasis OpAm LM4562. Proses pemindaian dilakukan dengan cara menginjeksikan arus listrik pada sepasang elektroda dan mengukur potensial listrik antar elektroda dengan metode koleksi data berpasangan, sehingga diperoleh 256 data lengkap. Data hasil pemindaian kemudian direkonstruksi dengan metode Newton Raphson. Analisis hasil dilakukan secara visual dengan cara membandingkan antara citra rekonstruksi terhadap objek uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem tomografi dapat menghasilkan citra rekonstruksi yang cukup baik sehingga menjanjikan untuk digunakan sebagai media uji tak rusak dan digunakan sebagai media pembelajaran dalam rangka memahami prinsip dasar dan mekanisme sistem tomografi impedansi listrik.

  1. STRATEGI DAN PROSES BERPIKIR DALAM MENYELESAIKAN SOAL PEMECAHAN MASALAH BERDASARKAN TINGKAT KECEMASAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Ismawati

    2015-03-01

    Full Text Available Strategi dan proses berpikir memiliki peran sangat penting dalam proses pemecahan masalah. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah siswa kelas VII dengan tingkat kecemasan matematika tinggi, sedang, maupun rendah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subyek dalam penelitian ini adalah 3 siswa dengan kecemasan matematika tinggi (KMT, 3 siswa dengan kecemasan matematika sedang (KMS, dan 3 siswa dengan kecemasan matematika rendah (KMR kelas VII MTs NU Nurul Huda Kudus. Penetapan subyek berdasarkan hasil tes skala kecemasan matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dan proses berpikir diketahui sebagai berikut (1 tiga subyek KMT tidak dapat menggunakan sebagian besar tahapan strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tepat sehingga jawaban tidak tepat, (2 tiga subyek KMS dapat menggunakan sebagian besar tahapan strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tepat terhadap beberapa soal yang diberikan, dan (3 tiga subyek KMR dapat menggunakan sebagian besar tahapan strategi dan proses berpikir dalam menyelesaikan soal pemecahan masalah dengan tepat dan memperoleh jawaban tepat.Strategy and thinking process have a very important role in the process of problem solving. This study aimed to obtain a description of the strategies and thought processes in solving problem solving seventh grade students with mathematics anxiety levels. This research is a descriptive qualitative approach. Subjects in this study were three students with high math anxiety (KMT, 3 students with math anxiety medium (KMS, and 3 students with low math anxiety (KMR class VII MTs. NU NU Nurul Huda. Determination of the subject based on the results of tests of mathematics anxiety scale. The results showed that the strategies and thought processes KMT three subjects can not

  2. Efektivitas Penambahan Karbon Aktif Cangkang Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis dalam Proses Filtrasi Air Sumur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Fadhillah

    2016-05-01

    Full Text Available Dampak dari pencemaran air dapat menyebabkan terjadinya ketidakseimbangan ekosistem dan dapat sebagai pembawa penyakit menular. Oleh karena itu perlu dilakukan penjernihan terhadap air sebelum digunakan untuk meningkatkan kualitas air.  Salah satu  yang dapat digunakan untuk penjernihan air adalah arang aktif cangkang kelapa sawit (Elaeis guineensis. Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mengetahui efektifitas penambahan arang aktif cangkang kelapa sawit  dalam proses  filtrasi terhadap karakter fisik (kekeruhan, Ph, bau dan rasa air sumur. Penelitian ini bersifat eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL. Filtrasi air sumur dilakukan dengan 4 perlakuan  dan 3 kali ulangan yaitu: 1. tanpa melewati saringan pasir (kontrol, 2. melewati saringan pasir tanpa arang aktif cangkang kelapa sawit, 3. melewati saringan pasir dengan penambahan arang aktif cangkang kelapa sawit  dengan ketebalan 10 cm, dan 4. ketebalan 15 cm. One way ANOVA digunakan dalam analisis data. Analisa kekeruhan adalah 100,0; 50,5; 40,4; dan 47,5 berturut-turut untuk kontrol, tanpa arang aktif, dengan arang aktif 10 cm dan dengan arang aktif 15 cm. Hasil uji menunjukkan perbedaan yang bermakna antara kekeruhan air kontrol dengan kekeruhan dari perlakuan lainnya. pH air < 7 menjadi 8,99. Analisa bau dan rasa didapatkan  air yang melewati proses filtrasi dengan penambahan arang aktif menghilangkan bau dan rasa pada air tersebut. Penambahan arang aktif cangkang kelapa sawit dengan ketebalan 10 cm cukup efektif dalam proses filtrasi air sumur dan dapat memperbaiki kualitas fisik air.

  3. PENGARUH POSISI ORIENTASI OBJEK PADA PROSES RAPID PROTOTYPING 3D PRINTING TERHADAP KEKUATAN TARIK MATERIAL POLYMER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lubis Sobron

    2016-12-01

    Full Text Available Pembuatan prototipe pada industri manufaktur berkembang dengan pesat, berawal dari pembuatan secara konvensional, kemudian dilakukan dengan menggunakan mesin-mesin perkakas, dan berkembang dengan pemanfaatan komputer sebagai alat kontrol pada mesin tersebut sehingga dikenal dengan istilah CNC (computer numerically control. Pada awalnya, pembuatan prototipe dilakukan menggunakan mesin perkakas yang membentuk kontur permukaan dengan melakukan pemotongan pada  benda kerja, tentunya dalam hal ini terdapat bahan tersisa yang dikenal dengan chip. Dewasa ini perkembangan dalam pembuatan prototipe maju dengan pesat yang dikenal dengan pembuatan prototipe cepat (rapid prorotyping. Keunggulan dari rapid prototyping dalam bidang manufaktur adalah kemudahannya dalam menghasilkan suatu produk yang kompleks dengan tepat dan efisien. Proses rapid prototyping mampu merealisasikan hasil permodelan 3D software dalam bentuk nyata tanpa intervensi apapun. Dalam penelitian ini, dikaji tentang pengaruh penentuan posisi orientasi secara vertical dan horizontal terhadap kekuatan Tarik material polymer yang digunakan. Penelitian dilakukan dengan dengan menggunakan perangkat rapid prototyping tipe fused deposition modeling yakni 3D printing. Bahan filament yang digunakan jenis polymer PLA dan ABS. Proses printing dilakukan terhadap bentuk objek uji Tarik ASTM D638. Proses 3D printing dilakukan dengan memvariasikan posisi orientasi objek secara vertikal dan horizontal. Spesimen yang dihasilkan selanjutnya dilakukan uji tarik. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan dapat diketahui bahwa penentuan orientasi posisi objek spesimen memberi pengaruh terhadap tegangan tarik spesimen.

  4. MENINGKATKAN KAPASITAS LOADING MESIN PRESS 1000T PADA PROSES PRESS BRACKET SUPPORT AIR TANK DENGAN METODE PDCA DI PT. XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Renty Anugerah Mahaji Puteri

    2016-01-01

    Full Text Available Agar proses produksi bisa berjalan dengan lancar, diperlukan improvement. Dalam pembahasan ini, improvement yang akan dilakukan terkait dengan proses pembentukan part bracket support air tank. Adapun metode yang digunakan pada penelitian ini adalah PDCA (Plan Do Check Action. Metode ini diangkat penulis sebagai metode yang paling cocok untuk diterapkan pada perusahaan yang bergerak di bidang otomotif seperti PT. XYZ ini. Yang menjadi titik fokus dari improvement yang akan dilakukan saat ini adalah dies untuk part bracket support air tank. Produk ini dianggap cocok untuk menjadi bahan improvement karena merupakan new project. Sehingga dapat melakukan improvement yang ekstrim sekalipun tanpa harus mengganggu produksi yang sedang berlangsung. Untuk itu penyesuaian atau rekayasa terhadap dies dari part tersebut akan dilaksanakan guna mencapai hasil atau target yang diinginkan.Adapun hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah tercukupinya kapasitas mesin untuk melakukan prosesproses yang harus dilakukan untuk pembuatan part bracket support air tank. Selain itu, kualitas dari produk yang dibuat juga menjadi item yang harus tetap dijaga. Karena kualitas dari produk yang dibuat akan menjaga kepercayaan customer terhadap PT. XYZ.

  5. Imlek sebagai Pesta Rakyat Cina di Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Dwikurniarini

    2010-05-01

    Full Text Available Semenjak dibangun hubungan kembali Indonesia – Cina maka nampak bahwa segala sesuatu tentang Cina marak diseluruh Indonesia.  Di Yogyakarta juga tidak beda dengan kota-kota besar lain dalam perayaan pergantian tahun dan jika terdapat  perbedaan terutama hubungan Cina dan pribumi yang tanpa konflik. Tujuan tulisan ini  mengkaji kebijakan Negara terhadap Cina dalam bidang budaya serta  hubungan Cina dan pribumi yang harmanis dapat diciptakan di Yogyakarta. Kajian ini adalah kajian historis yang menggunakan metode sejarah dengan empat langkah yaitu heuristik, yaitu mencari dan mengumpulkan sumber sejarah, kritik sumber, inteprettasi dan historigrafi. Hubungan Cina dan pribumi sudah terjadii semenjak kedatangan awal Cina sebelum terbentuknya Negara Indonesia hingga sesudah Indonesia menjadi sebuah negara merdeka. Kenyataan menunjukkan bahwa arang-orang pribumi dan Cina dapat saling menerima sebagai warga negara yang sama, merupakan proses panjang. Dalam sejarah menunjukkan bahwa peran pemerintah dengan kebijakan-kebijakannya turut mempengaruhi hubungan antar pribumi dan Cina. Diskriminasi juga memperlambat terjalinnya perkembangan hubungan tersebut.  Di Yogyakarta, misalnya perayaan imlek atau pergantian tahun dirayakan semua orang dan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata  memasukkannya dalam agenda wisata Yogyakarta dan kelompok muslim mengizinkan merayakannya di masjid untuk Cina yang beraga Islam. Kata Kunci : Imlek di Yogyakarta, Pesta Rakyat Cina

  6. ESOTERIC IN CONTEMPORARY LITHUANIAN PROSE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ieva Naikienė

    2018-04-01

    Full Text Available This article focuses on esotericism in contemporary Lithuanian prose. For the revelation of this topic, Donaldas Kajokas’ novel Ežeras ir kiti jį lydintys asmenys (The Lake and Other Escort Members, 2003 and Jurga Ivanauskaitė’s novel Placebas (Placebo, 2012 have been chosen. The analysed writings reveal the point of view of contemporary Lithuanian writers about esoteric beliefs. In this article, esotericism is related with persons’ feelings but is excluded from occult and parapsychology fields such as alchemy, cabbala, Tarot, etc. This work focuses on the idea that an individual, who has only a few senses, cannot reach actuality. On the other hand, the possibility of acquiring those senses is not rejected. In addition, obtaining those senses would help to reach higher, over-sensational worlds and in that way to discover personal correlation with forms of multiple personal identities. This article establishes an idea that awareness of higher worlds/spheres unlocks the possibilities of revealing the main core of human (as micro-cosmos and the Universe (as macro-cosmos. The possibility to perceive oneself as a micro-cosmos discloses not only personal identity, but also the value of Other’s entity and inevitable entities stratifying.

  7. SINTESA GULA DARI SAMPAH ORGANIK DENGAN PROSES HIDROLISIS MENGGUNAKAN KATALIS ASAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deddy Irawan

    2012-11-01

    Full Text Available SYNTHESIS OF SUGAR FROM ORGANIC WASTES VIA ACID CATALYSTHYDROLYSIS. Hydrolysis process is an important step from every process to produce biofuel withorganic wastes as raw material. Hydrolysis process with chemical uses hydrochloride acid as catalystin which will transform holocellulose to glucose. Raw material of 100 grams is put into hydrolysisreactor with batch system equipped with pressure control and ratio hydrochloride of 1 : 6 w/v. Thevariables studied were temperature of 110-140oC, HCl concentration of 0.5-1%, time of hydrolysis of15-60 minutes. The sugar concentration was taken and then be analyzed by Nelson-Somogy method.The hydrolysis, which was carried out with the temperature of 120oC, time of 30 minutes, HClconcentration of 0.75%, and the pressure of 6 bar, produced sugar reduction of 27.3 mg/mL and yieldof 15.07%. Proses hidrolisis merupakan satu tahap penting dari rangkaian tahapan proses produksi bahan bakarnabati menggunakan bahan baku sampah organik. Proses hidrolisis secara kimiawi menggunakanHCl sebagai katalis akan mengubah holoselulosa yang terdapat pada sampah organik menjadi gula.Gula yang dihasilkan inilah yang dapat difermentasi menjadi bahan bakar nabati. Bahanbaku sebanyak 100 g dimasukkan dalam reaktor hidrolisis sistem batch yang dilengkapi denganpengukur tekanan dan ditambahkan larutan HCl pada perbandingan 1:6 b/v. Hidrolisis dilakukandengan memvariasikan suhu operasi 100-140oC, waktu proses 15-60 menit, serta konsentrasi HCl 0,5-1%. Hidrolisat yang dihasilkan dianalisis kadar gula menggunakan metode Nelson-somogy. Hasilhidrolisis yang dilakukan pada suhu 120oC selama 30 menit serta konsentrasi HCl 0,75% dan tekananterukur 6 bar menghasilkan gula 27,30 mg/mL dan yield gula sebesar 15,07%.

  8. Pengaruh Waktu Dan Temperatur Hidrolisis Dalam Proses Sintesis Furfural Dari Sekam Padi Dengan Menggunakan Metode Hidrolisis Dan Dehidrasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cindi Amborowati

    2017-01-01

    Full Text Available Lahan persawahan di Kalimantan Timur merupakan salah satu lahan yang masih produktif. Hal ini terlihat dari banyaknya tumpukan limbah sekam padi di tempat penggilingan padi. Limbah sekam padi tersebut belum banyak dimanfaatkan, sehingga pada penelitian ini menggunakan limbah sekam padi sebagai bahan baku pembuatan furfural. Penelitian dilakukan dengan tiga tahap, yaitu persiapan bahan baku, hidrolisa dan analisa. Pada tahap persiapan bahan baku, sekam padi dikecilkan ukurannya hingga 100 mesh, kemudian dikeringkan didalam oven. Proses hidrolisa menggunakan asam sulfat 1% sebagai katalis dengan memvariasikan waktu 10, 40, 70, 100, 130 (menit dan temperatur 30, 50, 70, 90, 105 (°C. Kemudian hasil hidrolisis disaring dan filtratnya dianalisa kuantitatif dengan metode volumetri, pada variasi waktu diperoleh hasil tertinggi yaitu pada 130 menit dengan konsentrasi furfural 8,182 mol/L, sedangkan pada variasi temperatur diperoleh hasil tertinggi pada suhu 105°C dengan konsentrasi furfural yaitu 10,741 mol/L.

  9. PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK PAKIS SEBAGAI MOULTING STIMULAN PADA INDUK UDANG WINDU (Penaeus monodon. Fab DI HATCHERY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emma Suryati

    2013-08-01

    kandungan senyawa steroid yaitu fitoekdisteroid dalam bentuk 20-Hydroxyecdyson atau Ecdysteron berfungsi sebagai moulting stimulan pada krustase. Pada umumnya ecdysteron ditemukan pada krustase baik yang ada di darat maupun yang berada di dalam air seperti kepiting, udang, dan krustase lainnya yang ditemukan secara alami dan berfungsi sebagai pengatur proses penggantian kulit dan mengontrol pembentukan exoskeleton baru untuk menggantikan exoskeleton yang lama. Selain ablasi proses moulting pada udang dapat diinduksi melalui penambahan 20-hydroksi ecdysteron (20 E pada hemolim sehingga fase premoulting dapat diatur sesuai dengan kebutuhan. 20-hydroksiecdysteron dapat diperoleh dari ekstrak tumbuhan di antaranya bayam, asparagus, pakis, dan lain-lain melalui pemisahan dengan ekstraksi, fraksinasi, dan pemurnian dengan HPLC dilanjutkan dengan elusidasi struktur. Pemberian ekstrak pakis pada induk udang windu untuk memacu terjadinya pergantian kulit dilakukan melalui dengan beberapa konsentrasi menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL. Hasil analisis memperlihatkan bahwa kandungan phytoecdysteron pada pakis perkisar 230-730 mg/L dari larutan ekstrak yang setara dengan 20 g bahan segar. Konsentrasi ECD 25 mg/L, memperlihatkan respon yang paling baik sebagai moulting stimulan.

  10. KNOWLEDGE CONVERSION PADA PROSES PERENCANAAN PROYEK DI PT. LEN RAILWAY SYSTEM UNTUK STANDARDISASI PROSES DENGAN METODE SECI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atikah Sayyidatu Nisaa

    2013-04-01

    Full Text Available PT LEN Railway System bergerak pada pembangunan proyek pensinyalan kereta api, namun pada proses perencanaan proyek pada perusahaan tersebut masih berupa tacit knowledge (pengalaman pekerja yang akan hilang. Oleh karena itu, diperlukan adanya konversi knowledge pekerja yang masih berbentuk tacit knowledge menjadi knowledge yang terdokumentasikan ke dalam bentuk explicit knowledge. Penelitian ini menggunakan metode SECI (Socialization, Externalization, Combination, Internalization. Pada tahap socialization dilakukan eksplorasi data kepada pelaku proyek yang bersangkutan mengenai proses bisnis suatu aktivitas maupun tacit dan explicit knowledge dari masing-masing aktivitas. Pada tahap externalization dilakukan pendokumentasian dari hasil eksplorasi data. Pada tahap combination dilakukan pemilihan best practice dengan menggunakan beberapa tools yaitu: metode Delphi, metode AHP dan pemilihan best practice menggunakan metode factor rating. Best practice yang didapatkan akan dikombinasikan dengan proses aktivitas dari PMBOK. Pada tahap internalization dilakukan penginformasian kepada pekerja mengenai best practice yang telah didapatkan dari hasil penelitian. Best practice yang terpilih dari hasil perhitungan factor rating didapatkan sebagai berikut best practice pembuatan WBS adalah proses bisnis dari responden 2 dengan nilai sebesar 8,710, untuk penentuan jadwal proyek dari responden 2 dengan nilai sebesar 8,067, untuk penentuan biaya proyek dari responden 3 sebesar 9,554, untuk pemilihan supplier dari responden 1 sebesar 8,330, untuk pembuatan desain proyek dari responden 1 sebesar 8,368 dan untuk pengadaan barang dari responden 1 dengan nilai sebesar 8,195. Kata Kunci : knowledge conversion, knowledge management, metode SECI Abstract The economic foundation movement of industrial era into the knowledge era has involved the project PT LEN Railway System which operates in the construction of the railway signaling project. This research uses SECI

  11. Pembuatan Aplikasi TOEFL sebagai Media Pelatihan Bahasa Inggris Berbasis Web

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yongki Yonatan Marbun

    2016-01-01

    Full Text Available Penggunaan internet telah memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengakses informasi. Salah satu layanan yang dari teknologi internet adalah web. Web selain berfungsi sebagai media informasi, juga dapat dijadikan sebagai media pelatihan dan pembelajaran. Salah satu contohnya yaitu penggunaan web dalam proses pelatihan dan pembelajaran TOEFL (Test of English as Foreign Language. TOEFL merupakan sebuah tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang. Sementara itu untuk mendapatkan skor TOEFL yang tinggi bukanlah hal yang mudah. Biasanya peserta tes harus belajar dan mengerjakan soal TOEFL yang terdapat pada buku untuk mengukur kemampuannya. Metode belajar dengan menggunakan buku ini, membutuhkan waktu yang relatif banyak. Seseorang harus menjawab soal, kemudian memeriksa jawaban, menghitung jumlah soal yang benar, dan kemudian mengkonversi jumlah jawaban yang benar serta menghitung jumlah skor yang didapat. Dengan metode belajar yang seperti itu akan membutuhkan tambahan waktu. Perancangan aplikasi TOEFL pada penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi TOEFL yang dapat digunakan untuk menguji kemampuan diri dimana dalam pengaksesan aplikasi ini membutuhkan internet. Aplikasi ini berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basisdata MySQL dengan menggunakan metode Waterfall pada proses perancangannya. Perencanaan sistem menggunakan metode terstruktur dengan mendefinisikan DFD, ERD, serta diagram alir sistem. Pengujian aplikasi TOEFL ini menggunakan metode pengujian Black Box. Dimana berdasarkan pengujian black box yang sering disebut pengujian fungsionalitas semua tombol dapat digunakan dan menampilkan tanggapan sesuai keinginan dan pengujian oleh pengguna (Bheta testing dengan hasil lebih besar dari 82%, dan pengujian reliability menggunakan aplikasi WAPT 8.5 versi trial dengan R = 0.987 dan error rate = 0.013yang berarti berdasarkan standar Telcordia perangkat ini memenuhi kriteria Reliability. Untuk

  12. PENDIDIKAN SEBAGAI INSTITUSI SOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulaiman Saat

    2013-12-01

    Full Text Available Abstrak: Pendidikan dan masyarakat tidak dapat dipisahkan. Pendidikan berlangsung da-lam masyarakat, dan eksistensi dan kualitas hidup masyarakat ditentukan oleh tingkat pendidikan yang dialaminya. Sebagai institusi sosial, pendidikan tumbuh dan berkembang dalam masyarakat tanpa mengenal tingkat kebudayaan, apakah masyarakat bersahaja atau masyarakat modern. Seiring dengan perkembangan masyarakat, mucul pula kebutuhan-kebutuhan terhadap lembaga-lembaga/ins-titusi sosial merupakan kumpulan norma yang berkisar pada suatu kebutuhan pokok dalam kehidupan masyarakat, termasuk pendidikan. Dengan demikian, lahirlah lembaga pendidikan sebagai institusi sosial, mulai taman kanak-kanak, SD, SLTP, SLTA, dan pendidikan tinggi. Abstract: Education and society cannot be separated; education takes place in society while the existence and the quality of society’s life were determined by the level of education experienced. As a social institution, education grows and develops in society without knowing the level of culture, whether in traditional or modern society. Along with the development of society, raise also a demand to agencies and social institutions, a set of norms that revolve around a basic need in people's lives, including education. Thus, educational institutions are born as social institutions, from kindergarten, elementary, junior high, high school, and higher education.

  13. ANALISIS KECACATAN PRODUK AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK SEBAGAI UPAYA PERBAIKAN KUALITAS DENGAN METODE DMAIC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Wibowo

    2014-10-01

    Full Text Available Produsen air minum dalam kemasan (AMDK mengalami masalah kualitas yaitu dengan terdapatnya produk-produk cacat pada setiap produksi yang belum mencapai zero defect, terutama pada lini produksi kemasan gelas ukuran 240 ml yang paling banyak mengalami kecacatan produk. Six Sigma dapat didefinisikan sebagai suatu metodologi yang menyediakan alat-alat untuk peningkatan proses bisnis dengan tujuan menurunkan variasi proses dan meningkatkan kualitas produk dengan menggunakan pendekatan DMAIC (define, measure, analyze, improve dan control. Dari hasil pengukuran data yang diperoleh bahwa untuk critical to quality (CTQ kunci berdasarkan diagram pareto, bahwa 80 % kecacatan tertinggi ada pada jenis cacat lid dimana cacat lid ini sendiri terdiri dari bocor lid, pecah lid dan lid miring. Untuk tingkat sigma adalah 4,96 sigma, yang artinya belum mencapai tingkat tingkat six sigma dikarenakan masih tingginya produk cacat. Kemudian dilanjutkan dengan mengalisa penyebab cacat lid dengan menggunakan diagram sebab akibat dan failure mode and effect analysis (FMEA. Dari analisis diagram sebab akibat bahwa faktor penyebab kecacatan berasal dari faktor mesin, material dan manusia. Setelah itu dengan FMEA dapat diketahui bahwa penyebab kegagalan tertinggi adalah seal disc kotor pada saat proses produksi berjalan. Untuk upaya perbaikan dari permasalahan tersebut maka diperlukan pemeriksaan kondisi sealing unit sebelum melakukan proses produksi dan mengamplas sealing unit setiap seminggu sekali pada permukaan yang sudah tidak rata.

  14. PENGARUH IMPLEMENTASI THE 4-E LEARNING CYCLE TERHADAP PENGETAHUAN, KETERAMPILAN PROSES DASAR, DAN SIKAP ILMIAH IPA SISWA SDK KEREROBBO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ferdinandus Bele Sole

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model 4-E learning cycle terhadap: (1 pe-ngetahuan IPA siswa SD, (2 keterampilan proses dasar IPA siswa SD, dan (3 sikap ilmiah IPA siswa SD. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah selu-ruh siswa kelas V SDK Kererobbo, Kecamatan Kota Tambolaka semester II tahun ajaran 2012/ 2013. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik sampling jenuh untuk dijadikan sebagai kelas eksperi-men dan kelas kontrol. Pada kelas eksperimen dilaksanakan pembelajaran IPA dengan menggunakan model 4-E Learning Cycle, sedangkan pada kelas kontrol menggunakan pembelajaran ekspositori. Instrumen yang digunakan adalah (1 tes terintegrasi untuk mengukur pengetahuan dan keterampilan proses dasar IPA dan (2 skala sikap untuk mengukur sikap ilmiah. Analisis data menggunakan (1 statistik deskriptif untuk mendeskripsikan data pengetahuan, keterampilan proses dasar dan sikap ilmi-ah; dan (2 statistik inferensial dengan menggunakan independent sampel t-test untuk menguji hipote-sis penelitian pada taraf signifikansi 5% (α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 penerap-an model 4-E learning cycle berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengetahuan IPA siswa di SDK Kererobbo dengan nilai sig 0,044; (2 penerapan model 4-E learning cycle berpengaruh positif dan signifikan terhadap keterampilan proses dasar IPA siswa di SDK Kererobbo dengan nilai sig 0,020; dan (3 penerapan model 4-E learning cycle berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap ilmiah siswa di SDK Kererobbo dengan nilai sig 0,000. Kata Kunci: the 4-E Learning Cycle, pembelajaran ekspositori, pengetahuan sains, keterampilan proses dasar, sikap ilmiah.

  15. ISOLASI DAN KARAKTERISASI BAKTERI DENITRIFIKASI SEBAGAI AGEN BIOREMEDIASI NITROGEN ANORGANIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khairul Syahputra

    2011-08-01

    Full Text Available Denitrifikasi merupakan salah satu proses utama yang mengurangi kandungan senyawa nitrogen anorganik di lingkungan. Proses ini dapat digunakan untuk mengatasi kelebihan senyawa nitrogen anorganik yang tinggi di kolam budidaya perikanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi isolat bakteri denitrifikasi sebagai agen bioremediasi senyawa nitrogen anorganik. Sebanyak 21 isolat bakteri pereduksi nitrat berhasil diisolasi dari medium pengkayaan dengan konsentrasi nitrat 100 µM dan 1500 µM. Sebanyak 6 isolat merupakan kelompok bakteri denitrifikasi (fermentatif negatif dan 15 isolat termasuk kelompok bakteri fermentatif. Berdasarkan hasil seleksi didapatkan isolat HNF5 dan LNF mempunyai kemampuan reduksi nitrat yang tinggi. Aktivitas reduksi nitrat terjadi dari awal inkubasi, di mana aktivitas paling cepat terjadi pada fase eksponensial pertumbuhan bakteri. Isolat HNF5 dan LNF memiliki kecepatan maksimum reduksi nitrat (Vmaks 0,17 mM.h-1 dan 0,16 mM.h-1 dengan nilai konstanta Michaelis-Menten (Km 0,40 mM dan 0,28 mM. Identifikasi dengan sekuen 16S-rRNA memperlihatkan bahwa isolat HNF5 dan LNF mempunyai kemiripan dengan Pseudomonas aeruginosa.

  16. LITERASI MEDIA SEBAGAI STRATEGI KOMUNIKASI TIM SUKSES RELAWAN PEMENANGAN PEMILIHAN PRESIDEN JOKOWI JK DI BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annisa Senova

    2016-12-01

    Full Text Available Memahami kegiatan literasi media yang terjadi dalam kehidupan berorganisasi akan memberikan gambaran yang jelas tentang kemampuan mengidentifikasi, menentukan, mengorganisir, dan menggunakan media, serta menjadikan informasi sebagai bahan pertimbangan pembuatan keputusan tim sukses relawan pemenangan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla di Bandung. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk menemukan kegiatan literasi media sebagai strategi komunikasi tim sukses relawan pemenangan pemilihan presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan triangulasi data sumber. Media sosial menjadi media utama dalam proses penyampaian pesan kepada khalayak di kota Bandung. Terdapat beberapa jenis media sosial yang akan digunakan secara rutin dalam proses tersebut, yaitu Twitter, Facebook, Instagram, dan Youtube. Namun, timses relawan media sosial hanya fokus kepada dua jenis media sosial yang dianggap dapat mempengaruhi pandangan publik. Twiter dan Instagram dianggap mampu menjadi jejaring sosial yang efektif dalam proses penyampaian pesan politik pemilu 2014. Penyampaian informasi oleh timses relawan media sosial kepada masyarakat melalui Twitter dan Instagram dianggap sangat efektif dan tepat. Konten-konten yang disediakan oleh akun Twitter sangat mudah untuk diakses oleh semua kalangan. Penelitian tantang proses literasi media tim sukses relawan pemenangan presiden Jokowi-Jk ini dapat menambah masukan bagi ilmu komunikasi, terutama dalam bidang literasi media, bahwa saat ini keberadaan media dapat menjadi sebuah strategi komunikasi yang cukup efektif.   DOI: 10.24198/jkk.vol4n2.3

  17. BAHASA MADURA SEBAGAI BAHASA RESMI REGIONAL (Sebuah Ikhtiar Alternatif Pemeliharaan Bahasa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mulyadi Mulyadi

    2012-03-01

    Full Text Available Abstrak:Tulisan ini bertitik tolak dari realitas bahwa sebuah bahasa harus mengalami proses kenaikan status (elitisasi sebagai salah satu usaha alternatif agar bahasa itu tetap bertahan dan terpelihara. Saat ini, kondisi tersebut sedang menggelayuti bahasa Madura yang terancam terasing di tanah kelahiran sendiri. Dengan antisipasi historis, yakni pengalihan bahasa Melayu menjadi bahasa Indonesia yang selanjutnya menjadi bahasa nasional dan bahasa resmi, serta kalkulasi modalitas serta potensi yang dimiliki oleh bahasa Madura, bahasa ini berpotensi untuk menjadi bahasa resmi regional (skala wilayah penutur bahasa Madura. Tentu saja usaha ini tidak untuk merusak tatanan yang sudah dianggap mapan terhadap kenyamanan status bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi satu-satunya di negeri ini, tetapi lebih kepada usaha penguatan wawasan kebangsaan di ranah linguistika belaka.Kata kunci:bahasa nasional, bahasa resmi, perencanaan/rekayasa bahasa

  18. Perancangan dan Implementasi Augmented Reality sebagai Media Promosi Penjualan Perumahan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alan Zuniargo Prabowo

    2015-01-01

    Full Text Available Untuk melakukan promosi sebuah perumahan banyak cara yang dapat dilakukan, misalnya dengan menggunakan brosur yang mana informasinya disampaikan dalam media dua dimensi, maket yang mana informasinya sudah dapat disampaikan dalam media tiga dimensi tetapi harus memerlukan ruang yang tidak sedikit untuk mewujudkannya demi mendapatkan hasil yang maksimal. Yang menjadi masalah disini adalah bagaimana menjadikan suatu informasi tersebut menjadi interaktif dan lebih menarik bagi konsumen. Dengan menggunakan teknik promosi berbasis augmented reality yang dibuat dengan menggunakan ARTool Kit sebagai komponen yang utama dan dengan menggunakan 3DS Max sebagai software untuk menghasilkan gambar yang menarik. Proses perancangan dan pembuatan teknik promosiini akan menggunkan metode waterfall. Kelebihan dari model waterfall adalah struktur tahap pengembangan sistem jelas, dokumentasi dihasilkan disetiap tahap pengembangan, dan sebuah tahap dijalankan setelah tahap sebelumnya selesai dijalankan (tidak ada tumpang tindih pelaksanaan tahap. Hasil dari perancangan aplikasi ini adalah terealisasinya suatu aplikasi untuk kepentingan promosipenjualan perumahan yang lebih menarik dan interaktif dengan konsumen berbasis augmented reality. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan metode promosi dapat berkembang dengan lebih menarik dan tentunya dengan mengandalkan teknologitanpa membutuhkan ruang yang banyak untuk mencapai hasil yang maksimal.

  19. Efektifitas Propolis Toothpaste sebagai Initial Therapy pada Mild Gingivitis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nila Kasuma

    2015-02-01

    Full Text Available Karakteristik gingivitis ringan adalah terjadinya perubahan warna gusi, edema ringan, tidak ada pendarahan dan tanpa ada rasa nyeri. Jika pasien tidak mendapatkan perawatan yang tepat, gingivitis dapat berubah menjadi periodontitis yang menyebabkan kerusakan jaringan tulang rahang alveolar, menyebabkan kerusakan jaringan lebih lanjut secara lokal dan sistemik melalui pembuluh darah. Pemilihan terapi yang tepat sangat penting untuk mengurangi prevalensi dari penyakit ini. Selain proses scaling dan kontrol plak, penggunaan pasta gigi propolis dapat digunakan sebagai terapi awal. Komposisi pasta gigi yang mengandung propolis memiliki efek anti-inflamasi yang bermanfaat sebagai salah satu terapi awal untuk mengobati gingivitis ringan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Indeks gingiva dari 15 pasien diukur sebelum dan sesudah penggunaan pasta gigi propolis. Analisis data dilakukan dengan cara univariat untuk menggambarkan masing-masing variabel dengan Kolmogorov-Smirnof Test. Perbedaan indeks gingiva antara sebelum dan sesudah menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung propolis dianalisis dengan uji T berpasangan. Pasta gigi yang mengandung propolis ini terbukti efektif dalam terapi awal gingivitis ringan dengan rata-rata pengurangan skor indeks gingiva sebelum dan sesudah adalah 0,40 ± 0,04. Terdepat perbedaan yang signifikan (p <0,05 antara rata-rata penurunan nilai gingiva indeks sebelum dan setelah penggunaan pasta gigi yang mengandung propolis.

  20. Isolasi Dye Organik Alam dan Karakterisasinya Sebagai Sensitizer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurussaniah Nurussaniah

    2018-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara mengisolasi dan karakteristik dye organik alam sebagai sensitizer. Penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap yaitu persiapan, isolasi dye organik alam, karakterisasi sifat optik, analisis dan menyimpulkan. Isolasi dye organic alam dilakukan untuk memperoleh sari dari bahan-bahan alam. Penelitian ini menggunakan bahan alam yaitu jagung (Zea mays dan labu kuning (Cucurbita moschata. Karakterisasi optik dye organik alam dalam penelitian ini dilihat dari spektrum absorbansi yang diukur menggunakan Spektrophotometer Uv-Vis. Spektrum absorbansi dye diukur dalam kuvet optik, pada panjang gelombang 350-800 . Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolasi dye organik alam diperoleh melalui metode ekstraksi, yaitu suatu metode untuk memperoleh sari dari bahan-bahan alam. Proses ekstraksi dilakukan dengan melarutkan biji jagung (Zea mays dan daging buah labu kuning (Cucurbita moschata dalam pelarut etanol dengan konsentrasi 1:5. Karaktistik optik jagung (Zea mays dan labu kuning (Cucurbita moschata  menunjukkan panjang gelombang yaitu berada pada cahaya tampak dengan rentang panjang gelombang 350 – 500 nm.  Dengan demikian  dye  beta-karoten yang berasal dari jagung (Zea mays dan labu kuning (Cucurbita moschata dapat dimanfaatkan sebagai sensitizer dalam prototipe Dye Sensitized Solar Cell (DSSC.

  1. ANALISIS KEPERCAYAAN-KEPERCAYAAN INDIVIDU DALAM MENGGUNAKAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENUNJANG PROSES BELAJAR MENGAJAR DI PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supardi Supardi

    2017-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendiskusikan dan menguji secara empiris hubungan faktor sosial dengan cognitive absorption dan hubungannya terhadap faktor kepercayaan-kepercayaan (perceived ease of use dan perceived usefulness dalam menggunakan teknologi informasi pada proses belajar mengajar diperguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan sebanyak 125 dosen jurusan akuntansi di propinsi Yogyakarta sebagai responden. Faktor sosial diukur dengan menggunakan pengaruh rekan sejawat, cognitive absorption diukur dengan menggunakan lima dimensi yaitu temporal dissociation, focused immertion, heightened enjoyment, control, dan curiosity serta kepercayaan-kepercayaan diukur dengan menggunakan perceived ease of use dan perceived usefulness. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah secara non-probability yaitu purposive sampling dengan tipe judgment. Data dianalisis dengan structural equation modeling (SEM menggunakan SmartPLS2.0. Dari hasil pengujian hipotesis, diperoleh temuan bahwa seluruh hipotesis terdukung. Hal ini ditunjukkan dengan adanya bukti hubungan secara positif signifikan antara faktor sosial dengan cognitive absorption dan cognitive absorption dengan faktor kepercayaan-kepercayaan dalam menggunakan teknologi informasi. Penelitian ini telah membuktikan adanya pengaruh faktor sosial terhadap cognitive absorption dalam kepercayaan-kepercayaan menggunakan teknologi infomarmasi untuk mendukung proses belajar mengajar. Selain itu, penelitian ini telah berhasil mengembangkan model penelitian yang dilakaukan oleh Agarwal dan Karahanna (2000, yaitu dengan memberikan bukti empiris faktor sosial sebagai anteseden bagi cognitive absorption

  2. WAYANG BEBER SEBAGAI MATERI PELAJARAN SENI BUDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Margana

    2015-08-01

    Full Text Available Abstract: Wayang Beber as Instructional Material of Arts and Culture. This study aims to describe the teaching and learning process of arts and culture based on uniqueness and local wisdom using wayang beber (beber puppets material, and to identify the factors which support and hinder the process.  The study was carried out in the State Senior High School (SMAN of Punung, Pacitan regency, a school that implements the method. It is a qualitative study, in which the data were collected through in­terviews, observations, focused group discussions, and document analyses, and analyzed using the in­teractive method of analysis. The results show that the teaching learning process is initiated by designing a syllabus, lesson plans, and developing instructional materials on wayang beber. The factors that support the teaching and learning process include the commitment from the local government of Pacitan re­gency, the school, and the teachers, as well as the students’ enthusiasm to learn about wayang beber as part of the local contents that reflects local wisdom. The hindering factors, on the other hand, are limited time allocation for the Arts and Culture subject, and limited number of teachers and learning facilities for the subject. The model and teaching learning strategy employed is the balanced integration model. Keywords: arts and culture, uniqueness and local wisdom, wayang beber Abstrak: Wayang Beber sebagai Materi Pelajaran Seni Budaya. Tujuan penelitian ini untuk menge­tahui proses pembelajaran seni budaya berbasis keunikan dan kearifan lokal dengan materi wayang beber di SMA Negeri Punung Kabupaten Pacitan, dan untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan peng­hambat pelaksanaan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dengan teknik wawancara, FGD, observasi, dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan metode analisis interaktif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran seni

  3. Proses Knowledge Management di Semen Indonesia Group

    OpenAIRE

    Putri, Natalia Yan

    2017-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui prosesknowledge management yang ada di Perusahaan Semen IndonesiaGroup, yakni PT Semen Gresik, PT Semen Padang, PT SemenTonasa. Proses knowledge management dapat dilakukan denganpenciptaan pengetahuan, berbagi pengetahuan dan penggunaankembali pengetahuan. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif dengan wawancara. Validasi data menggunakan codingdan uji triangulasi sumber data dan teori.

  4. Pictures as Prose-Learning Devices.

    Science.gov (United States)

    Levin, Joel R.

    Most popular strategies, including illustrations, for improving prose processing consist of procedures that force attention either to the text's macrostructure or to the organization and interconnections of its propositions. These strategies are assumed to enhance students' comprehension of the text as encoded, as well as to afford students an…

  5. A COMPUTER ANALYSIS OF FICTIONAL PROSE STYLE.

    Science.gov (United States)

    KROEBER, KARL

    FUNDAMENTAL CHARACTERISTICS OF FICTIONAL PROSE STYLE WERE STUDIED THROUGH SYSTEMATIC AND OBJECTIVE ANALYSES OF NOVELISTIC SYNTAX AND VOCABULARY. SAMPLE PASSAGES FROM THE MAJOR NOVELS OF JANE AUSTEN, THE BRONTE SISTERS, AND GEORGE ELIOT AS WELL AS NOVELS BY 13 OTHER AUTHORS WERE ANALYZED. INFORMATION ON PASSAGE SENTENCES, CLAUSES, AND WORDS WAS…

  6. Prose Learning for Veterinary Educators: Facilitating Acquisition

    Science.gov (United States)

    Harkness, John E.

    1978-01-01

    A prose text in veterinary medicine can be arranged and supplemented to facilitate efficient and effective acquisition into short-term memory. Methods include: variation in textual format; relating new information to previous knowledge and future goals; providing specific, test-relevant objectives or introductions, describing mnemonic devices; and…

  7. A Word Count of Modern Arabic Prose.

    Science.gov (United States)

    Landau, Jacob M.

    This book presents a word count of Arabic prose based on 60 twentieth-century Egyptian books. The text is divided into an alphabetical list and a word frequency list. This word count is intended as an aid in the: (1) writing of primers and the compilation of graded readers, (2) examination of the vocabulary selection of primers and readers…

  8. PENGEMBANGAN KETERAMPILAN PROSES DAN PEMAHAMAN SISWA KELAS X MELALUI KIT OPTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Widayanto

    2011-09-01

    Full Text Available Keterampilan proses sains sangat diperlukan sebagai dasar agar siswa mampu memecahkan masalah. Ketrampilan proses sains dapat dilatihkan melalui kegiatan laboratorium. Dengan memanfaatkan kit optik peneliti bertujuan meningkatkan keterampilan proses sains dan pemahaman materi fisika bagi siswa SMA. Subyek penelitian adalah siswa kelas X-C SMA 3 Sragen tahun ajaran 2006/2007. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan kit optik dalam pembelajaran dapat meningkatkan pemahaman dan keterampilan proses sains siswa. Skor rata-rata pemahaman siswa pada siklus I sebesar 73,27 dengan ketuntasan belajar secara  klasikal  sebesar  80,49%,  sedangkan  siklus II  skor  rata-rata  adalah  84,20  dengan  ketuntasan klasikal  sebesar  100%. Sedangkan prosentase rata-rata keterampilan proses sains siswa pada siklus I sebesar 77,37% dan siklus II sebesar 87,36%.The science process skills play an important role as basic for students in solving their problems and can be developed through laboratory activities. By using optical kit, we aim increasing science process skill and understanding physics matter for students. The research subject is X-C Class Senior High School 3 Sragen academic year 2006/2007. The research result show that the use of optical  kit  in  the  learning  can increase  understanding  and  science  process  skill  of students.  The  average  score  of  students understanding at cycle I equals to 73,27 with mastery of learning as much as 80,49%, while that of the cycle II equals to 84,20% with the classically mastery of learning 100%. In addition, the average percentages of students science process skill at cycle I and II are 77,37% and 87,36% respectively© 2009 Jurusan Fisika FMIPA UNNES SemarangKeywords: mastery of learning; optical kit; learning process

  9. Perancangan Aplikasi Berbasis Komputer untuk Proses Manajemen Mutu pada Pembangunan Kapal Baru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Renny Rahmadi Putra

    2017-01-01

    Full Text Available Manajemen mutu di galangan kapal saat ini belum dilaksanakan dengan sistematis. Hasil proses pemeriksaan pembangunan kapal baru, masih disimpan di dalam lemari dan folder–folder komputer secara terpisah. Manajemen pemeriksaan belum didukung dengan sistem yang mempermudah pihak Galangan, Owner Surveyor, Class dan State Regulator dalam pengawasan, pencarian, review, evaluasi dan pelaksanaan pemeriksaan. Tugas akhir ini bertujuan untuk merancang aplikasi berbasis komputer dalam membantu pelaksanaan manajemen mutu pada pembangunan kapal baru yang lebih baik. Pertama, dilakukan observasi sistem manajemen mutu di galangan kapal, diambil sebagai sampel adalah Galangan PT. PAL Indonesia. Kedua, ditentukan parameter–parameter yang diperlukan dalam aplikasi manajemen mutu. Ketiga, dilakukan perancangan aplikasi manajemen mutu berdasarkan parameter–parameter aplikasi. Parameter–parameter di dalam aplikasi diidentifikasi selama tahapan pembangunan kapal, proses, komponen kapal dan dokumen kapal, serta item pemeriksaan dan standar pemeriksaan. Software yang digunakan untuk perancangan aplikasi adalah kombinasi bahasa pemograman PHP, text editor Sublime Text 2 dan database MySQL. Aplikasi berbasis komputer yang dirancang dapat membantu pelaksanaan manajemen mutu dalam pengawasan, pencarian, review, evaluasi dan pelaksanaan pemeriksaan. Setelah aplikasi dibuat, dilakukan uji perbandingan sistem dan uji verifikasi, didapatkan hasil bahwa aplikasi lebih baik dibandingkan dengan sistem eksisting yang secara perseorangan dijalankan di galangan kapal.

  10. TANGGUNGJAWAB REKTOR SEBAGAI KPA DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN PERGURUAN TINGGI NEGERI YANG MENYELENGGARAKAN PENGELOLAAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM (PTN PK-BLU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Kania Sugiharti

    2013-11-01

    Full Text Available Perguruan Tinggi yang menerapkan konsep Badan Layanan Umum (PTN PKBLU dalam menjalankan fungsi sebagai organ yang bergerak dalam bidang pelayanan adalah dukungan sarana dan prasarana melalui barang atau jasa. Sebagai institusi yang berada dalam naungan pemerintah dan menerima anggaran negara maka PTN PK-BLU melaksanakan mekanisme untuk memperoleh barang atau jasa sesuai ketentuan hukum. Namun proses pengadaan dalam memperoleh barang atau jasa terkadang menimbulkan persoalan yang muncul sebagai konsekuensi berjalannya proses pengadaan barang atau jasa yang melibatkan organ-organ di dalamnya seperti PA/KPA, PPK, ULP, dan Panitia/Pejabat Penerima Pengadaan. Rektor sebagai KPA dalam PTN PK-BLU memiliki wewenang dalam melakukan kontrol terhadap organ-organ yang melaksanakan proses pengadaan barang/jasa pada lingkungannya. Kesalahan dalam proses pengadaan barang/jasa yang dilakukan oleh PPK dan ULP/Pejabat Pengadaan menyebabkan kerugian negara akibat kesalahan tersebut, baik akibat kelalaian atau tindakan melanggar hukum. Sebagai KPA dalam proses pengadaan barang/jasa Rektor dapat melakukan kontrol pada organ-organ tersebut sesuai dengan wewenang yang diberikan. Konsekuensi yang diterima jika pada akhirnya pejabat pelaksanaan pengadaan barang/jasa tidak mengindahkan teguran Rektor maka pejabat yang terkait proses pengadaan barang/jasa akan menerima sanksi. Universities that apply the concept of Public Service Agency (BLU - PK PTN in performing functions as an organ which isengaged in the service infrastructure support through goods or services . As an institution under the auspices of the government and the state budget receives PTN PK - BLU implement mechanisms to acquire goods or services in accordance with the law . However, the procurement process in obtaining goods or services sometimes poses problems that arise as a consequence of the passage of the procurement of goods or services involving the organs in it as PA / KPA , KDP , ULP , and

  11. Hubungan Persepsi Siswa tentang Proses Peminatan dengan Aspirasi Karir Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ria Febriani

    2015-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa tentang proses peminatan, mendeskripsikan aspirasi karir siswa, dan menguji  hubungan persepsi siswa tentang proses peminatan dengan aspirasi karir siswa. Penelitian ini berbentuk deskriptif  korelasional dengan sampel 85 orang siswa. Penelitian ini menggunakan instrumen persepsi siswa tentang proses peminatan dan instrumen aspirasi karir siswa yang dikembangkan oleh Afriyadi Sofyan (2013. Dari hasil penelitian diketahui sebagian besar persepsi siswa tentang proses peminatan berada pada kategori cukup baik, namun memiliki kecenderungan baik, sebagian besar aspirasi karir siswa berada pada kategori sedang, namun memiliki kecenderungan tinggi, serta terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi siswa tentang proses peminatan dengan aspirasi karir siswa. Perlu upaya guru BK untuk lebih  meningkatkan pemberian layanan bimbingan dan konseling, agar pelaksanaan proses peminatan dapat berjalan dengan baik sehingga dapat meningkatkan persepsi siswa tentang proses peminatan dan dapat meningkatkan aspirasi karir siswa.

  12. Model Persamaan Faktor Koreksi pada Proses Sedimentasi dalam Keadaan Free Settling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Roessiana D L

    2015-08-01

    Full Text Available Sedimentasi adalah proses pengendapan padatan yang terkandung dalam cairan oleh gaya gravitasi. Pada umumnya proses sedimentasi dilakukan setelah proses koagulasi dan flokulasi, tujuannya adalah untuk memperbesar partikel padatan agar menjadi lebih berat dan dapat tenggelam dalam waktu lebih singkat. Ukuran dan bentuk partikel mempengaruhi rasio permukaan terhadap volume partikel sedangkan konsentrasi partikel mempengaruhi pemilihan tipe bak sedimentasi. Semua factor ini mempengaruhi kecepatan mengendap partikel pada sedimentasi, karena itu membutuhkan kecepatan turunnya partikel untuk mendesain bak sedimentasi yang efektif dan efisien.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperkirakan bentuk bentuk persamaan empiric yang merupakan faktor koreksi sebagai fungsi konsentrasi slurry mula-mula serta diameter partikel. Persamaan faktor koreksi dibuat berdasarkan data hasil perhitungan dari persamaan Stokes-Newton, Farag, Fergusson-Church serta persamaan Gibbs-Mathew-Link ternadap data percobaan. Percobaan yang dilakukan adalah mula-mula gaplek dihancurkan kemudian dicampur air lalu dimasukkan ke dalam tabung kaca setinggi 100 cm. Tinggi lapisan padatan yang turun ke bawah dicatat tingginya tiap 3 menit, pencatatan dihentikan setelah beda tinggi lapisan padatan yang diukur tiap 3 menit sudah mulai menurun. Percobaan dilakukan dengan menvariasikan konsentrasi tepung tapioka dalam umpan dari 0,5% sampai 5%, serta diameter partikel antara 0,057 mm sampai 0,1245 mm.Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa persamaan F yang paling cocok adalah bila dikalikan dengan Farag Law dengan persamaan F = 480.941. X 1(0,0751 .X 2(1,7777. . Jadi persamaan kecepatan sedimentasi yang paling baik adalah : gd p 2  s   f  f 2 V = . F 18  f b  

  13. AKTIVASI ZEOLIT ALAM SEBAGAI ADSORBEN PADA ALAT PENGERING BERSUHU RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laeli Kurniasari

    2012-04-01

    penggunaan zeolit sebagai adsorben uap air. Proses pengeringan dengan menggunakan zeolit sebagai adsorben ini memungkinkan operasi pengeringan dilakukan pada suhu rendah sehingga sesuai untuk bahan yang tidak tahan panas. Zeolit alam merupakan salah satu alternatif bahan adsorben. Akan tetapi zeolit ini harus diaktivasi terlebih dahulu untuk mendapatkan zeolit dengan kemampuan adsorpsi yang tinggi. Proses aktivasi pada zeolit akan merubah rasio Si/Al zeolit, polaritas serta afinitas zeolit terhadap air dan meningkatkan pori-pori zeolit Adsorpsi zeolit alam dilakukan dengan dua cara yaitu dengan NaOH dan dengan panas. Pada aktivasi dengan NaOH, zeolit dicampur dengan NaOH 0,5-2N selama 2 jam pada suhu 60-900C. Sementara pada aktivasi fisis, zeolit dipanaskan pada 200-5000C selama 2-5 jam. Untuk mengetahui perubahan struktur pori zeolit maka dilakukan analisa SEM dan untuk mengetahui kemampuan adsorpsi zeolit maka dilakukan analisa daya adsorpsi zeolit terhadap uap air pada berbagai suhu dan berbagai kelembaban relatif. Hasil menujukkan bahwa pada aktivasi dengan NaOH diperoleh kondisi aktivasi terbaik adalah NaOH 1N pada pemanasan 700C dengan daya adsorpsi 0,171 gr uap air/gr adsorben. Sementara untuk aktivasi dengan panas, kondisi aktivasi terbaik adalah pemanasan 3000C selama 3 jam dengan daya adsorpsi 0,137 gr uap air/gr adsorben.

  14. Meningkatkan Semangat dan Kebanggaan sebagai Muslim dalam Proses Pembelajaran Kimia Dasar di Unisba

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rusnadi Rusnadi

    2008-12-01

    Full Text Available A significant contribution for people and nation has marked Unisba in its fifty years of age.  Since its beginning,  the idea behind Unisba was creating an education site based on Islamic values,  which in turn would produce Muslim scholars who dedicated themselves for the wealth of nation and its people. To achieve the ideal goals, as reflected on Unisba’s vision and mission, students were taught many subjects.  Admittably, majority of  the subjects being taught in Unisba were borrowed from Western knowledge as well. Only a few were taken from Islamic teachings. Among those few is basics of chemistry. In fact, history noted that some Muslim scholars has made significant contribution to develop chemistry.  Jabir Ibn Haiyan, Abu’l-Qasim, Aidamir al-Jildaki, Al-Tughra’i, and Al-Majriti were several  worth to be  mentioned. Their  achievement marked special exemplar of Muslim scholars whose names were larger than their life.

  15. Osmosis-Puffing sebagai Suatu Alternatif Proses Pengeringan Buah dan Sayuran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniel Saputra

    2006-04-01

    Full Text Available A new method of drying fruits and vegetables, a combination of the osmotic drying with the CO2 puffing process, was carried out in this study. the fruits were soaked in an osmotic media, continued by puffing the product with CO2 gas and then dried using the fluidized bed dryer wich resulted in a product that resembled the volume and shape of a fresh product. The type of osmotic media and concentration, and the soild gain. Also the sample’s tichness had a significant effect on the water loss and solid gain. The best concentration was 50%, and the best media was sucrose. Osmotic-puffing using sugar solution had no significant effect to the ratio of bulk specific volume (BSV between the osmotic puffing compare to without osmotic. The product treated with the solution of KCI combined with sugar had a lower BSV of puff product compared to the product soaked only with KCI. The concentration of KCI 5% gave the best BSV. The NaCI solution of 5% was also tested for osmotic-puffing dehydration of carrot which resulted in the BSV of 6.8 cm3/g.

  16. Pengaruh Pengurangan Jagung Sebagai Sumber Pati terhadap Laju Alir Pellet Pada Proses Produksi Berkesinambungan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuli Retnani

    2010-10-01

    Full Text Available The effect of reduction of maize as starch source on flow rate of pellet in continuous production process ABSTRACT. This experience was conducted to determine effect of reduction of maize as starch source on flow rate of pellet in continuous production process. Design of the experiment used was a completely randomized design with 3 treatments and 3 replicates. The data is analyzed by using of ANOVA and if there is a significance among treatments would tested using by contrast orthogonal. The variables observed were angle of repose, loose bulk density, compacted bulk density, and flow rate. The results showed that the reduction of maize as starch source did not give the significant effect on the variable that observed. The analyzed angle of repose showed variation 24.200 to 25.690, loose bulk density showed variation 621.6kg/m3 to 658kg/m3, compacted bulk density showed variation 668.3kg/m3 to 676.8kg/m3, and flow rate showed variation 449.69kg/minute to 491.41kg/minute. Based on the result that the reduction of maize as starch source (corn, sorghum, menir did not give the significant effect on flow rate of pellet and the pellet treatment with menir has the fastest pellet production time so flowability pellet from pelleter to material hadling (bucket elevator machine is faster. As higher the values of flow rate, so the time of material movement from bin to the package is shorter.

  17. Intelligence Phase sebagai Dasar Proses Pembuatan Keputusan untuk Membangun Model Aplikasi DSS Pada UKM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewan Pelawi

    2013-12-01

    Full Text Available Decision making is a process of choosing an alternative action used for a specific purpose or goal that has been set. Managerial decision-making involves data and information from entire business process. Data and information are procesesed to support decision-making. The purpose of this paper is to get a statement of goals, problems and data of the UKM Gerak Tani. The Method to be used is inteliggence phase which is the first stage of the four stages of decision making according to Herbert A Simon. It includes several activities aimed to identify problem situations or opportunities such as finding the problem classification, problem decompositionand problem ownership. The expected results of this research are the purpose documentation of the organization, searching and scanning procedures, data collection, identification of issues, ownership issues, classification issues and problem statement.

  18. Asset Allocation:diversification dan Rebalancing sebagai Bagian dari Proses Perencanaan Keuangan (suatu Kajian Pustaka)

    OpenAIRE

    Dewi, Vera Intanie

    2013-01-01

    Financial planning is the process of designing an investmentstrategy that can helps an individual to achieve financial goals. Asset allocation, diversification and rebalancing is a particularly important steps of investment strategy process. By doing asset allocation and diversification among a variety of different asset categories such as bonds,stocks,mutual funds and saving can helps minimize risk and maximize return. And the goal of rebalancing is to move the current asset allocation back ...

  19. Pertimbangan Sifat Mekanik Pelepah Sawit Terhadap Proses Pengomposan Sebagai Acuan Desain Mesin Pencacah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ramayanty Bulan

    2016-10-01

    Full Text Available Physical and mechanical properties of palm frond are very important factor for the development of palm oil waste utilization technology. The objective of this research was to determine mechanical properties of palm frond Frond for Chopper Machine Designing. The research of composting conduct with two composting factor combination, namely: composting starter composition (i.e. Bokashi, vermi-compost and natural composting and piece of frond dimension (2 cm, 4 cm, and 6 cm. Sample was obtained from 5 years and 20 years palm oil trees. The average length of palm frond was 675.89 cm, average leaflet length at the palm frond base was 103.89 cm and average leaflet length at palm frond tip was 23.83 cm. Maximum compression strength at the 20 years-palm frond base was 8134.62 N and at the 5 years-palm midrib base was 4893.52 N. Maximum force requirement for cutting palm leaf was 67.67 N. The composting process indicates that Bokashi starter composition gives higher percentage of mass reduction on all variant of piece of frond dimension. Smaller piece of frond (2 cm enable the composting process quicker and had a better result. Statistical analysis reveals that combination of composting factors have significant effect on C/N ratio but insignificant on NPK content.

  20. E-LEARNING SEBAGAI EVOLUSI PROSES PEMBELAJARAN DI ERA MASYARAKAT INFORMASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Kussa Laksana Utama

    2017-02-01

    Full Text Available Education is a important thing in a human civilization history. The progress of a civilization is mostly determined by education as a main factor. Throughout the history of human civilization, there were so many learning methods has been invented such as discussion method, discourse method, group teaching, and technology-supported learning method. The fast development of Information and Communication Technology (ICT in the era of information society has facilitated all of knowledge seekersnowdays to learn something better and better.E-Learning as a implementation of ICT in education domain takes the role as a education media which provide education content so that the students are able to access it times infinity.

  1. Peran Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Proses Penciptaan Pengetahuan sebagai Intangible Asset di Perusahaan

    OpenAIRE

    Dewi, Utari

    2003-01-01

    In an era of globalization, most companies face mounting pressure from their boards and from capital markets to add value. Although executives have become shopisticated in their understanding of what it to achieve competitive adventage, lntengible asset will be basis for company to get it, through creating knowledge. This effort has focused on employee performance as a knowledge creator, and sustainability of learning process. Keywords: knowledge, intangible asset, human capital

  2. PEMANFAATAN KULIT CEMPEDAK SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOETANOL DENGAN PROSES FERMENTASI MENGGUNAKAN SACCHAROMYCES CEREVISEAE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Safriana Safitrie

    2015-10-01

    Full Text Available Along with prevention efforts of fossil fuel crisis in the future and the implementation of government programs on energy policy, it is necessary to research on renewable energy such as bioethanol. The raw material for bioethanol production usually contain high enough carbohydrates and carbohydrate of jackfruit is 28.6 g/100 g jackfruit. This study aims to determine the effect of the process of acid hydrolysis treatment against the degradation of lignin in the skin fibers of jackfruit, determine the optimum weight of jackfruit skin to the process of acid hydrolysis treatment, know the optimum pH and right nutrient to produce the highest ethanol content. Jackfruit skin was cut, roasted and refined to powder and then analyzed the structure of the morphology using SEM and crystallity using XRD methods. The powder is added with solution of H2SO4 (2% v/v and 90 mL of distilled water and hydrolyzed at 100°C for 1 hour with a variety of heavy of jackfruit skin (%w/v as follows: 2.5%; 5%; 7.5% and 10%. Hydrolyzate with the highest glucose levels do variations in pH, which is 4; 4,5 and 5 sterilized using an autoclave for 15 minutes. The hydrolyzate is added starter that has been activated and Saccharomyces cerevisiae then fermented in orbital shaker at 120 rpm for 4 days. The fermentation process is repeated by adjusting pH 4.5 at hydrolyzate and add a variety of nutrients, namely 0.1 g urea; 0.1 g NPK; and 0.05 g urea+0.05 g NPK. The content of bioethanol tested with GC method. Based on XRD, the characteristic of peak of cellulose of jackfruit fiber skin is increased. Crystallinity Index before hydrolysis 20.39% and 24.59% after hydrolysis. From the analysis by the Luff-Schoorl method obtained the highest total sugar content with weight of jackfruit skin of 7.5% (w/ v is 15.25% (v/v. While the results of the analysis by GC method to variations in pH and nutrient is obtained a highest content of bioethanol is 0.810% (v/v at pH 4.5 and 0.731% (v/v with the addition of 0.05 g urea+ 0.05 g NPK.

  3. TINJAUAN PROSES PERENCANAAN HERITAGE TRAILS SEBAGAI PRODUK PARIWISATA DALAM RIPPDA KOTA BANDUNG

    OpenAIRE

    Teguh Amor Patria

    2013-01-01

    Despite the fact that Bandung boasts a large number of heritage buildings as tourism potentials which become one of priorities in Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA) Kota Bandung 2007-2016 (municipal tourism development plans), such plan is assumed as less detailed and comprehensive. It also emphasizes only on supply and spatial aspect. This paper reviewed the planning process of heritage trails as tourism product in the tourism development plan. A comparative study between ...

  4. Tinjauan Proses Perencanaan Heritage Trails Sebagai Produk Pariwisata dalam RIPPDA Kota Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teguh Amor Patria

    2013-11-01

    Full Text Available Despite the fact that Bandung boasts a large number of heritage buildings as tourism potentials which become one of priorities in Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah (RIPPDA Kota Bandung 2007-2016 (municipal tourism development plans, such plan is assumed as less detailed and comprehensive. It also emphasizes only on supply and spatial aspect. This paper reviewed the planning process of heritage trails as tourism product in the tourism development plan. A comparative study between actual and ideal condition was conducted and was presented in descriptive way. It consists of introduction, theoretical background relating to tourism product planning process and heritage tourism, research methodology, actual conditions of heritage trails development in Bandung, critical review of heritage trails in Bandung, and conclusion andrecommendation. Such findings reveal the actual condition of heritage trails development as a growing tourism product in Bandung today, which lacks details, depth, and comprehensiveness, data from the past, and review from supply side in order to plan for a better heritage tourism activity.

  5. Accelerated Learning dalam Proses Pembelajaran dan E-learning sebagai Alat Bantu Pembelajaran

    OpenAIRE

    M. Djajalaksana, Yenni

    2005-01-01

    The rapid development of learning methods in education has generated many alternative learning methods that are different from the traditional learning methods. Accelerated learning methods has been known as one of the new approaches that uses almost the opposite methods as compared to the traditional ones. Learning IT subjects is usually one of the boring and difficult-to-understand subjects to learn. Therefore,implementing the accelerated learning methods for learning IT subjects would help...

  6. Kajian Produksi Bersih Proses Elektroplating Emas pada Perhiasan Imitasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Surti Indriastuti

    2016-04-01

    Full Text Available Proses electroplating emas pada barang perhiasan imitasi adalah proses melpisi permukaan perhiasan imitasi yang berupa gelang tembaga dengan bahan pelapis emas, dengan bantuan arus litrik. Proses ini menggunakan media pelapisan larutan elaktrolit emas Kau(CN2. Tahapan proses electroplating meliputi: pencucian gelang tembaga, pembilasan awal, proses electroplating, pembilasan akhir, pengeringan.Kajian Produksi Bersih (PB yang dilakukan pada proses tersebut yaitu dengan mengganti  bahan masukan, memperpanjang umur larutan elektrolit emas dilakukan minimasi drag out, pengaturan proses dan peralatan. Mengganti bahan masukan meliputi: air alam diganti aquades, emas berkadar di bawah 24 karat diganti dengan emas berkadar 24 karat (murni, bahan pencuci HCl/H2SO4 diganti dengan asam jawa/lerak. Memperpanjang larutan elektrolit emas dengan jalan: penyaringan, penambahan unsur kimia, pengurangan drag in. Minimasi drag out dengan jalan: menampung drag out. Pengaturan proses dan peralatan meliputi penataan layout peralatan, pemisahan proses basah dan kering, pembuangan limbah langsung ke saluran pembuangan.Hasil kajian memberikan simpulan bahwa penerapan prouksi bersih pada proses electroplating barang perhiasan dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas produk, mengurangi kuantitas dan meningkatkan kualitas limbah, menurunkan produk rejek dari 10% menjdai 5%. Kata kunci: electroplating, produksi bersih

  7. EVALUASI CSE-UCLA PADA STUDI PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Andriani

    2015-12-01

    Full Text Available tandar proses merupakan salah satu standar nasional yang mengatur perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan pengawasan proses pembelajaran. Pelaksanaan standar proses yang terjadi di lapangan belum terlihat keterlaksanaannya. Tujuan penelitian ini yaitu memperoleh deskripsi keterlaksanaan standar proses pada proses pembelajaran matematika menggunakan analisis CSE-UCLA di SMP Negeri Satu Atap Lerep. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan evaluatif. Sumber data utama adalah guru matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji credibility (triangulasi dan kecukupan bahan referensi, uji transferability, dan uji dependability.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran matematika di SMP Negeri Satu Atap Lerep sudah mengikuti standar proses. Implementasi standar proses dengan analisis CSE-UCLA menunjukkan bahwa standar proses dilaksanakan melalui tahap  perencanaan, pengembangan, implementasi, hasil dan dampak. Dampak yang muncul pembelajaran yang terjadi tidak maksimal. Selain itu, banyak faktor yang mempengaruhi implementasi standar proses pada pembelajaran matematika di SMP Negeri Satu Atap Lerep. Faktor-faktor tersebut berupa faktor pendukung dan faktor penghambat.

  8. KARAKTERISTIK BATUBARA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PROSES PENCAIRAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harli Talla

    2014-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh karakteristik batubara terhadap proses pencairan dengan menggunakan metoda hidrogenasi katalitik. Sampel batubara yang digunakan adalah batubara Sorong dengan peringkat lignit dan batubara Mulia dengan peringkat sub bituminus. Proses pencairan dilakukan dalam sebuah otoklaf yang berkapasitas 5 liter dengan menggunakan pelarut antrasen dan katalis bijih besi. Kisaran suhu pencairan adalah 375ºC, 400ºC, 425ºC, dan 450ºC, sementara tekanan awal hidrogen ditetapkan 100 bar. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa karakteristik batubara memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pencairan. Konversi tertinggi batubara Sorong adalah 89,94% pada suhu 400ºC, sementara untuk batubara Mulia sebesar 87,28% pada suhu 450ºC

  9. PROFESI SEBAGAI TAREKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Munji

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract: Generally in the teachings of any religion, both divine religions such as Islam, Christianity and Judaism, or earth religions such as Hinduism, Buddhism there is a polarization between religion and economic activity. So that all activities which seeking riches is viewed negatively and not in accordance with the lofty ideals of spirituality. In the teachings of Islamic religion there is also tendency that sees economic activity as an activity that is in appropriate for a religious. By using content analysis, the studies illustrate that everyone can make his profession as a path to God. Provided that each profession held by Islamic guidance, according to the Qur'an and the Hadith. Abstrak: Dalam ajaran keagamaan secara umum, baik agama-agama samawi seperti Islam, Kristen dan Yahudi, maupun agama bumi seperti Hindu, Buddha dan lain sebagainya terdapat anti-nomi antara agama dan kegiatan ekonomi. Sehingga seluruh kegiatan yang mencari kekayaan dipandang negatif dan tidak sesuai dengan cita-cita luhur spiritualitas. Dalam ajaran Agama Islam juga terdapat tendensi yang cukup kuat yang memandang kegiatan ekonomi sebagai aktifitas yang tidak pantas bagi manusia yang taat beragama. Dengan menggunakan analisis isi (content analysis, setudi ini menggambarkan bahwa, setiap orang bisa menjadikan profesinya sebagi jalan menuju kepada Allah. Asalkan setiap apa yang menjadi aktifitas keseharianya dilaksanakan berdasarkan tuntunan Islam, sesuai dengan al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad. Keywords: profesi, wirid, al-Quran, hadis, tarekat.

  10. Writing intelligible English prose for biomedical journals.

    Science.gov (United States)

    Ludbrook, John

    2007-01-01

    1. I present a combination of semi-objective and subjective evidence that the quality of English prose in biomedical scientific writing is deteriorating. 2. I consider seven possible strategies for reversing this apparent trend. These refer to a greater emphasis on good writing by students in schools and by university students, consulting books on science writing, one-on-one mentoring, using 'scientific' measures to reveal lexical poverty, making use of freelance science editors and encouraging the editors of biomedical journals to pay more attention to the problem. 3. I conclude that a fruitful, long-term, strategy would be to encourage more biomedical scientists to embark on a career in science editing. This strategy requires a complementary initiative on the part of biomedical research institutions and universities to employ qualified science editors. 4. An immediately realisable strategy is to encourage postgraduate students in the biomedical sciences to undertake the service courses provided by many universities on writing English prose in general and scientific prose in particular. This strategy would require that heads of departments and supervisors urge their postgraduate students to attend such courses. 5. Two major publishers of biomedical journals, Blackwell Publications and Elsevier Science, now provide lists of commercial editing services on their web sites. I strongly recommend that authors intending to submit manuscripts to their journals (including Blackwell's Clinical and Experimental Pharmacology and Physiology) make use of these services. This recommendation applies especially to those for whom English is a second language.

  11. WHEN PROSE DANCES AND DANCE WALKS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ana Marques Gastão

    2011-04-01

    Full Text Available To Paul Valéry, prose follows the less action path, as in marching in a straight line, and poetry, as in dancing – in as much as it is a «system of acts» – it not only intends to go nowhere but it remains in its own realisation, creating its own purpose. Why then does his prose contain this commanded impulse, led by desire, and his poetry does not, since they are so often one and the same? In this essay, looking at works by Rainer Marie Rilke, Fernando Pessoa, António Vieira and Yvette K. Centeno, I develop the idea that, very often, to establish a distinction between genres can be impractical and useless, if one considers concepts such as march/walk and dance from a choreographic perspective. Even if it be a possible question and since it has nevertheless been the object of study by scholars of all times, why is it undertaken? Why can’t prose be danced to, and poetry marched to? Can the walking essence unconsciously dance?

  12. MORFOLOGI GALUR-GALUR HARAPAN KEDELAI TAHAN CPMMV (COWPEA MILD MOTTLE VIRUS SEBAGAI SUMBER BELAJAR BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Andri Setiawan

    2016-03-01

    Full Text Available Learning resources can be used by students in the learning procces to obtaining the information and knowledge. One of the learning resources that is can be used students are morphological of CpMMV-resistant soybean promising lines. This reasearch was to introduce morphological soy plant from crosses of genotype cause variation in morphological characters can be used as a source of learning Biology. Identification was conducted at ILETRI on March-June 2015. Descriptive data analysis is carried out. The results showed the existence of variation of morphological characters derived from crosses of the genotype. Based on the study of the processes and results of the study, morphological of CpMMV-resistant soybean promising lines can be use as a source of learning Biology. Sumber belajar dapat digunakan siswa dalam proses belajar untuk memperoleh informasi dan pengetahuan. Salah satu sumber belajar yang dapat digunakan siswa yaitu morfologi galur-galur harapan kedelai tahan CpMMV. Penelitian ini bertujuan untuk mengenalkan bahwa morfologi tanaman kedelai dari hasil persilangan genotipe menimbulkan variasi karakter morfologi yang dapat digunakan sebagai sumber belajar Biologi. Identifikasi dilakukan di BALITKABI pada bulan Maret—Juni 2015. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi karakter morfologi yang berasal dari persilangan genotipe. Berdasarkan kajian proses dan hasil penelitian, morfologi galur-galur harapan kedelai tahan CpMMV dapat dijadikan sebagai sumber belajar Biologi.

  13. Studi Bio-Molekuler Virus Penyakit Jembrana: Sebagai Dasar Pengembangan Tissue Culture Vaksin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Masa Tanaya

    2016-08-01

    Full Text Available Patogenesis dan bio-molekuler virus penyakit Jembrana (JDV hanya menyerang B-cells sebagai target selnya, sehingga antibodi (kekebalan humoral tidak terbentuk sampai 2-3 bulan pasca infeksi. Peningkatan populasi CD8+ T-cells secara signifikan dan menurunnya CD4+ T-cells secara drastis selama phase akut berakibat turunnya rasio CD8:CD4 yang menyebabkan meningkatnya kepekaan hewan terhadap infeksi sekunder. Sembilan ekor sapi bali yang digunakan dalam penelitian ini dikelompokkan berdasarkan status infeksi terkait pengambilan sampel. Tujuh ekor diinfeksi dengan JDV isolate Tabanan/87 dan 2 ekor lainnya diinfeksi dengan BIV isolate R29, sebagai kontrol negatif (Non-JDV infected cattle. Sampel diuji terhadap identitas selular dan target sel, kekebalan selular dan ekpresi sitokin. Sampel diuji dengan uji Flow cytometry dan dianalisis dengan uji varian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sub-populasi sel-sel T terkait penyembuhan infeksi JDV memperkuat peranan kekebalan seluler dalam proses kesembuhan penyakit Jembrana. Bukti-bukti atas meningkatnya ekpresi gen-gen sitokin yang diproduksi oleh sel-sel T CD8 terutama, IFN-g dan IL-2, mengindikasikan pentingnya gen-gen ini dalam proses infeksi dan kesembuhan.

  14. PENINGKATAN KUALITAS JARINGAN KOMUNIKASI SEKTOR INDUSTRI DENGAN INTELLIGENT NETWORK SEBAGAI UPAYA PERLUASAN DAERAH PEMASARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haryanto Haryanto

    2005-08-01

    Full Text Available Satu hal yang paling penting dalam upaya peningkatan profit adalah dengan penambahan dan perluasan daerah pemasaran, serta adanya sistem informasi yang terpadu dari pusat ke tiap unit yang dimiliki. Perluasan daerah pemasaran dapat diwujudkan dengan adanya sistem telekomunikasi yang lancar dan dapat menjangkau di tiap daerah yang akan dijadikan sebagai daerah pemasaran. Sehingga hal ini diharapkan tidak akan menghambat proses pendistribusian produk maupun informasi dari tiap daerah tujuan. Intelligent Network (Jaringan Cerdas adalah suatu arsitektur jaringan telekomunikasi yang memiliki tujuan untuk memberikan framework sehingga kerja dari jaringan untuk implementasi, kontrol, dan management menjadi lebih efektif serta lebih ekonomis, dan lebih cepat proses kerjanya dibandingkan arsitektur jaringan yang digunakan saat ini. Untuk meningkatkan kualitas jaringan komunikasi memerlukan infrastruktur yang memadai. Tidak luput dari standar mengenai spesifikasi yang menyangkut mobile system yang akan digunakan. Sehingga perkembangan suatu teknologi akan dapat berefek terjangkaunya komunikasi di daerah-daerah yang terisolasi, sehingga meningkatkan perkembangan daerah tersebut, bahkan tidak menutup kemungkinan dengan adanya peningkatan jaringan komunikasi di daerah maka akan memunculkan daerah-daerah sentra produksi di bidang industri. Peningkatan mobilitas komponen usaha yang tidak diperkirakan sebelumnya, semakin menuntut kemampuan sistem jaringan komunikasi dan data, serta pengembangan jenis-jenis pelanggan baru. Dengan adanya peranan Intelligent Network sebagai konsep arsitektur jaringan, maka akan mendapatkan solusi yang lebih baik untuk memenuhi segala kebutuhan.

  15. Implementasi Proses Bisnis pada Perusahaan Retail Menggunakan Software Adempiere

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deria Dwi Antari

    2016-01-01

    Full Text Available Sistem Enterprise Resource Planning (ERP merupakan sebuah aplikasi sistem informasi terintegrasi yang dapat digunakan untuk pengelolaan dan integrasi proses bisnis perusahaan. Perusahaan retail memiliki beberapa departemen dan menangani transaksi dalam jumlah banyak dalam satu waktu, sehingga penerapan sistem ERP sangat bermanfaat bagi perusahaan tersebut. Sistem ERP dapat mempermudah penyaluran informasi antar departemen karena menggunakan satu logical basis data. Adempiere merupakan software ERP open source yang dapat digunakan untuk pengelolaan proses bisnis menjadi suatu sistem informasi terintegrasi. Proses bisnis yang diimplementasikan adalah proses bisnis pembelian, penjualan, pergudangan, dan akunting. Hasil akhir dari penelitian ini adalah rekomendasi sistem informasi terintegrasi dengan pemodelan proses bisnis perusahaan menggunakan software Adempiere. Proses bisnis existing menjadi terintegrasi dan lebih bersifat otomatis.   Kata Kunci: sistem informasi terintegrasi, enterprise resource planning, Adempiere

  16. PROSES PEMBELAJARAN BERBASIS METODE MONTESSORI DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK USIA DINI (Penelitian Deskriptif Di PAUD Assya’idiyah Kab. Bandung Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Sumitra

    2018-01-01

    Full Text Available Pada penelitian ini, penulis mengidentifikasi masalah sebagai berikut: 1. Perencanaan pembelajaran, pengembangan dan proses kegiatan pembelajaran belum mengacu betul terhadap tahap-tahap perkembangan anak, 2. Keterampilan sosial belum tertampilkan secara optimal mengingat sarana dan prasarana yang menunjang pengembangan keterampilan sosial belum memadai, 3. Pembelajaran anak usia dini masih terfokus pada peningkatan kemampuan akademik (hapalan dan calistung, 4. Rasa egois pada diri anak masih tinggi disebabkan cakrawala sosial anak terbatas dirumah, peserta didik seringkali memikirkan diri sendiri. Kemudian penulis merumuskan masalah sebagai berikut: Bagaimana proses pembelajaran metode montessori terhadap keterampilan sosial anak?Berdasarkan pada rumusan masalah di atas, tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah : 1. Rencana pembelajaran dengan metode montessori dalam upaya meningkatkan keterampilan sosial anak usia dini dengan bermacam aktifitas di PAUD, 2. Pelaksanaan pembelajaran dengan menggunakan metode montessori dalam mengembangkan keterampilan sosial anak usia dini, 3. Evaluasi proses pembelajaran dengan menggunakan metode montessori untuk meningkatkan keterampilan sosiak anak usia dini, 4. Untuk mengembangkan keterampilan sosial anak yang tertampilkan sebagai hasil pembelajaran dengan menggunakan metode montessori pada anak usia dini.Metode yang digunakan oleh penulis dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif untuk mengetahui seberapa besar proses pembelajaran peserta didik dengan menggunakan metode montessori dalam mengembangkan keterampilan sosial anak. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan studi dokumentasi terhadap sumber data, objek penelitian yaitu PAUD Assya’idiyah, Kecamatan. Cipongkor, Kabupaten. Bandung Barat.Dari hasil penganalisisan data di peroleh sebagai berikut: 1. Perencanaan pembelajaran di PAUD Assya’idiyah sesuai dengan metode Montessori dimulai

  17. Ekstrak Air Daun Sirih (Piper betle Linn sebagai Antioksidan Alami pada Pengolahan Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus Asin Kering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farida Ariyani

    2015-04-01

    Full Text Available Kajian peran ekstrak air daun sirih sebagai antioksidan alami pada proses pengolahan ikan patin asin kering telah dilakukan. Penambahan ekstrak air daun sirih pada berbagai konsentrasi (0, 4, 5, 6, 7% b/v dilakukan pada saat perendaman patin segar dalam larutan garam jenuh selama 48 jam. Selanjutnya patin asin hasil penggaraman dikeringkan di bawah sinar matahari selama 4–5 hari. Pengamatan aktivitas antioksidan ekstrak air daun sirih dilakukan dengan metode 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH yang dibandingkan dengan Buthylated Hydroxytoluene (BHT sebagai kontrol positif, sedangkan pengamatan efektivitas ekstrak air daun sirih sebagai antioksidan patin asin dilakukan melalui analisis parameter oksidasi yakni angka TBA, angka anisidin dan produk berfluoresen serta karakteristik  sensori (warna, bau, dan rasa. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak air daun sirih memiliki aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan BHT. Penambahan ekstrak air daun sirih dengan konsentrasi 4–7% (b/v selama penggaraman dalam proses pengolahan patin asin mampu menghambat proses oksidasi lemak patin asin dan patin asin kering yang tercermin dari rendahnya angka TBA, angka anisidin dan produk berfluoresen dibanding kontrol. Perlakuan terpilih dari penelitian ini adalah kelompok perlakuan penambahan ekstrak daun sirih 4% yang menghasilkan patin asin kering dengan angka TBA 6,42 mMol MDA/kg (kontrol 15,10 mMol MDA/kg, angka anisidin 3,41 mMol/g minyak (kontrol 6,87 mMol/g minyak, dan produk berfluoresen 0,091 mg/g ikan (kontrol 0,219 mg/g ikan. Karakteristik sensori patin asin dengan perlakuan terpilih berwarna coklat muda, berbau tidak tengik, dan berasa sedikit getir.

  18. PENGARUH VARIASI SUHU PADA PROSES SELF TEMPERING DAN VARIASI WAKTU TAHAN PADA PROSES TEMPERING TERHADAP SIFAT MEKANIS BAJA AISI 4140

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunardi Sunardi

    2016-07-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat mekanis pada baja AISI 4140 dengan proses tempering dengan variasi waktu tahan dan variasi suhu pada proses self tempering. Material terlebih dahulu dipanaskan pada suhu 850°C, di tahan dengan waktu 14 dan 28 menit, media pendinginan adalah Oli SAE 20. Pada proses tempering baja dipanaskan kembali dengan suhu 200°C di tahan dengan waktu 30 dan 120 menit. Sedangkan untuk proses self tempering, baja di panaskan pada suhu 850°C di tahan dengan waktu 14 dan 28 menit kemudian didinginkan, suhu yang harus dicapai pada pendinginan adalah 200°C, 400°C dan 600°C. Proses tempering dengan variasi waktu tahan mempunyai nilai kekerasan terbesar 50,1 HRC dengan waktu tahan 120 menit, sedangkan nilai kekerasan terbesar pada proses self tempering dengan variasi suhu adalah 29,68 HRC pada suhu 200°C. Nilai ketangguhan terbesar pada saat proses tempering adalah 0,341 (J/mm2 dengan waktu tahan 120 menit, sedangkan pada saat proses self tempering ketangguhan terbesar pada suhu 600°C dengan nilai 0,375 (J/mm2. Laju korosi terbesar pada saat tempering adalah 0,055 (mpy dengan waktu tahan 30 menit, sedangkan pada saat proses self tempering laju korosi terbesar pada suhu 400°C dengan nilai 0,0388 (mpy. 

  19. TINDAK TUTUR SANTUN SEBAGAI STRATEGI PEMILIHAN BAHASA UNTUK KOMUNIKASI KONSELOR YANG EFEKTIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ristiyani -

    2016-08-01

    Full Text Available Bahasa memiliki peran penting dalam proses konseling. Diakui atau tidak, salah satu faktor keberhasilan konseling ditentukan oleh ketepatan pemilihan bahasa seorang konselor. Melalui bahasa, pesan yang ingin disampaikan konselor akan diterima oleh klien, begitu sebaliknya. Maka dari itu, perlu adanya strategi pemilihan bahasa agar konseling menjadi efektif. Tindak tutur santun sebagai strategi pemilihan bahasa untuk komunikasi konseling yang efektif sangat tepat. Terdapat tiga kaidah yang harus dipatuhi agar tuturan memiliki ciri santun. Ketiga kaidah itu yakni formalitas (formality, ketidaktegasan (hesitancy, dan kesamaan atau kesekawanan (equality. Intinya, dalam kaidah pertama terkandung maksud tuturan hendaknya harus bersifat formal, jangan terkesan memaksa, dan jangan terkesan angkuh. Pada kaidah kedua, terkandung makna agar penutur memberikan pilihan kepada mitra tutur, jangan terlalu tegas, atau bahkan bersifat kaku dalam bertutur, sedangkan pada kaidah ketiga terkandung makna agar penutur memperlakukan mitra tutur sebagai teman penutur. Sebagai seorang teman, si mitra tutur haruslah dapat merasa aman, sama, dan sejajar dengan si penutur. Penutur adalah konselor sedangkan mitra tutur adalah klien. Jadi, melalui pemilihan kaidah-kaidah dalam tindak tutur santun dapat menjadi alternatif strategi pemilihan bahasa untuk komunikasi konselor yang efektif.

  20. Perancangan Laboratorium Komputer Menggunakan Jaringan Diskless Berbasis Linux Terminal Server Project dan Pemanfaatan Epoptes Sebagai Aplikasi Monitoring

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gufron Gufron

    2016-05-01

    Full Text Available Keberadaan laboratorium komputer sebagai media dan sarana pembelajaran memegang peranan yang sangat penting terhadap proses keberhasilan pembelajaran di institusi pendidikan, sehingga dengan demikian diharapkan guru dan siswa dapat menguasai teknologi dan informasi yang sangat penting di era globalisasi sekarang ini. Namun pengadaan komputer dalam jumlah banyak membutuhkan investasi yang tidak sedikit. Permasalahan lain adalah kurang optimalnya pengawasan komputer yang digunakan siswa. Solusi untuk mengatasi hal tersebut adalah membuat laboratorium komputer menggunakan jaringan diskless berbasis Linux Terminal Server Project (LTSP, sehingga satu komputer dapat digunakan oleh dua orang atau lebih dalam waktu bersamaan dan dengan menjalankan aplikasi yang sama ataupun berbeda, serta memanfaatkan epoptes sebagai aplikasi untuk monitoring dan pengawasan penggunaan komputer.

  1. KAJIAN PROSES PEMBUATAN TEPUNG BUAH MANGGA (Mangivera Indica L VARIETAS ARUMANIS DENGAN SUHU PERENDAMAN YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Octavianti Paramita

    2013-05-01

    Full Text Available Salah satu diversifikasi produk olahan yang menarik untuk dikembangkan adalah tepung da-ging buah mangga (mango powder yang telah dikembangkan di negara India, Tepung buah mangga dapat digunakan sebagai bahan alternatif untuk membuat DF (dietary fibre, karena daging buah mangga mengandung pati yang banyak, tinggi selulosa, hemiselulosa, lignin dan carotin. Buah mangga  arumanis yang dibuat menjadi tepung mangga digunakan mangga arumanis yang belum matang / yang masih mentah. Proses perendaman sebelum dilakukan pengeringan sangat berpengaruh terhadap hasil dari tepung mangga yang dihasilkan baik berupa kandungan gizi dan warna. Penelitian ini bertujuan mendapatkan proses pembuatan tepung mangga varietas arumanis yang paling optimal hasilnya berdasarkan karakteristik fisik dan komposisi zat gizi. Proses pembuatan tepung mangga varietas arumanis yang paling optimal hasilnya dengan proses perendaman pada air dingin dan proses tersebut bisa dijadikan bahan dasar pembuatan olahan-olahan pangan yang tinggi serat. Karakteristik Fisik Tepung Mangga Arumanis dan Komposisi Zat Gizi Tepung Mangga Arumanis dengan proses Perendaman Air Dingin yaitu : Tepung berwarna putih kecoklatan, Tekstur : Halus, dan tidak tercium aroma mangga, Rendemen : 12,4 %., Kadar Serat : 3,7370 %, Kadar Vitamin C : 154,9944 mg/100 g, Kandungan Amilum/ Pati : 49,0419 % dan Kandungan Protein: 9,2856 %. One of the interesting diversification of the processed products to be developed is a mango pulp powder which has been developed in India. The mango flour can be used as an alternative material for making the dietary fiber (DF because mango contains a lot of starch, high cellulose, hemicellulose, lignin, and carotin. The “arumanis” mango flour can be made from the immature “arumanis” mango fruits. The immersing process before drying greatly affect the quality of produced mangoes flour in terms of the nutrient composition and the colour. The study aimed to

  2. JERAMI SEBAGAI BAHAN BAKU PANEL AKUSTIK PELAPIS DINDING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christina E. Mediastika

    2008-01-01

    Full Text Available The demand of walling panels with acoustic qualification has surprisingly increased, due to the needs for home theaters and mini recording studios in the increase of environmental noise. Therefore, good supply of acoustic panels, especially those with lower price are necessary. A series of study to explore possibility in using paddy-straw as main material to construct cheap and high quality panels has been developed. Prior to this study, an earlier small research showed there was a great potency in using paddy-straw as panels, especially ones drawn from paddy in type IR. The earlier study recommends further research to examine strength of compression and tensile of the constructed panels to go for building materials, which is presented in this paper. Acoustic qualification of the panels is subject for further reserach. Abstract in Bahasa Indonesia: Kebutuhan akan panel pelapis dinding yang bersifat akustik terus meningkat seiring meningkatnya kebisingan dan kebutuhan terhadap ruang studio pribadi. Ketersediaan panel pelapis dinding dengan harga yang lebih terjangkau seperti yang terbuat dari bahan limbah sangatlah dibutuhkan. Pada penelitian awal telah diselidiki kemungkinan penggunaan jerami yang merupakan limbah sebagai bahan baku pembuatan panel akustik. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa jerami sangat potensial digunakan sebagai bahan aku panel, terutama jerami padi berjenis IR. Selanjutnya panel jerami ini perlu mendapatkan perlakukan uji desak dan lentur untuk memastikan kemampuannya menahan berat sendiri dan kekuatannya saat proses penggunaan, sebelum akhirnya mengalami pengujian berkaitan dengan kualitas akustik. Kekuatan desak dan lentur panel dimaksud, tersaji dalam tulisan ini. Kata kunci: panel jerami, uji desak, uji lentur.

  3. Gerabah Situs Wayputih sebagai Komoditi Barter di Kerajaan Hoamoal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wuri Handoko

    2016-04-01

    Full Text Available The site of Wayputih settlement in the history and traditions of the various sources mentioned as the part of the Kingdom Hoamoal region. This study aims to clarify the role of settlement Wayputih sites as the region as one of the central region of the kingdom Hoamoal clove producer. In addition it describes the process of trade and exchange between commodities produced by commodity from outside the area. This study uses a survey to see traces of settlements based on primary data pottery artifacts, then perform quantitative and qualitative analysis of data to explain the use and development of the system of commodity exchanges in the region. The results of the study, found the distribution of pottery with a high quantity in the site area. It can be concluded that based on the intensity of pottery and not produced in the local area, then to obtain it from outside the region to barter with cloves produced in the local area. Trade and exchange of pottery with cloves in Wayputih, support the development of trade in the territory of the Kingdom Hoamoal. Situs pemukiman Wayputih dalam berbagai sumber sejarah maupun tradisi tutur merupakan wilayah pemerintahan dari Kerajaan Hoamoal. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peranan permukiman situs Wayputih sebagai wilayah sebagai salah satu wilayah pusat penghasil cengkeh bagi kerajaan Hoamoal. Selain itu menggambarkan proses perdagangan dan pertukaran antara komoditi yang dihasilkan dengan komoditi dari luar wilayah. Penelitian ini menggunakan metode survei untuk melihat jejak-jejak permukiman berdasarkan data utama artefak gerabah, selanjutnya melakukan analisis secara kuantitatif dan kualitatif data untuk menjelaskan penggunaan dan perkembangan sistem pertukaran komoditi di wilayah tersebut. Hasil penelitian, ditemukan sebaran gerabah dengan kuantitas yang tinggi di wilayah situs tersebut. Dapat disimpulkan bahwa berdasarkan intensitas gerabah dan tidak dihasilkan di wilayah setempat, maka untuk

  4. Praktik Trademark Squatting dalam Proses Pendaftaran Merek di Indonesia

    OpenAIRE

    Widya Justitia

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengapa praktik trademark squatting dapat terjadi dalam proses pendaftaran merek beserta cara mengatasinya. Selanjutnya, penelitian ini juga membahas mengenai konsepsi ideal terkait proses pendaftaran merek di Indonesia guna menghindari dan meminimalisasi praktik trademark squatting. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat yuridis empiris dan data yang terkumpul dianalisa dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil...

  5. PENYUSUNAN ULANG AREA KERJA PRODUKSI MESIN THRESSER UNTUK PERCEPATAN PROSES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noviyarsi Noviyarsi

    2014-02-01

    Full Text Available Permasalahan yang umum dihadapi oleh industri kecil menengah adalah kemampuan untuk menghasilkan produk dengan kualitas baik dengan harga yang bersaing di pasaran. Hal ini dikarenakan proses produksi yang belum terstandarisasi dan area kerja yang tidak tertata sehingga berdampak pada banyaknya pemborosan pada area kerja. Tujuan penelitian ini adalah menyusun ulang area kerja mesin thresser untuk percepatan proses. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah lean six sigma dan 5S. Penggunaan kedua metode ini akan dapat meminimasi aktivitas, material, komponen dan spare part yang berada pada area produksi sehingga waktu proses menjadi lebih cepat, area kerja dimanfaatkan dengan optimal dan lingkungan kerja menjadi lebih rapi dan teratur. Hasil analisis dengan lean six sigma memperlihatkan bahwa efisiensi siklus proses 0.84%, dengan peningkatan kecepatan proses 7.9%. Hasil analisis terhadap area kerja terdapat 5 area kerja yang memerlukan perbaikan susunan area yaitu area storage, mesin potong plat, mesin potong besi, mesin rolling dan mesin compressor.

  6. Pembuatan Fuel dari Liquid Hasil Pirolisis Plastik Polipropilen Melalui Proses Reforming Dengan Katalis NiO/γ-Al2O3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahendra Fajri Nugraha

    2013-09-01

    Full Text Available Estimasi jumlah timbulan sampah di Indonesia pada tahun 2008 mencapai 38,5 juta ton/tahun. Melihat dari sifat penyusun plastik yang tersusun dari komponen hidrokarbon minyak bumi, maka limbah plastik sangat berpotensi untuk dikonversi menjadi BBM. Tujuan penelitian ini Mempelajari proses konversi limbah plastik khususnya jenis polipropilen (PP menjadi fuel serta pengaruh berbagai macam komposisi katalis NiO/γ-Al2O3, temperatur, laju alir reaktan pada reactor reforming terhadap kualitas fuel (yield aromatis yang dihasilkan. Pada penelitian ini bahan baku yang digunakan merupakan plastik jenis Polipropilen (PP. Pada penelitian ini minyak yang telah dihasilkan pada proses pirolisis selanjutnya akan di reforming. Pada penelitian ini digunakan logam NiO dengan penyangga γ-Al2O3 (NiO/γ-Al2O3 sebagai katalis untuk proses reforming minyak hasil pirolisis plastik polipropilen. Variabel penelitian meliputi Loading Ni (% massa : 6; 10; 14, Laju alir (ml/jam : 2I7; 500; 690, Suhu reaksi (oC : 400; 450; 500. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa diketahui bahwa % yield aromatis terbesar pada proses reforming minyak hasil pirolisis plastik polipropilen dihasilkan dengan kondisi operasi 14 % loading Ni pada katalis, temperatur reforming 500oC serta laju reaktan sebesar 217 mL/jam. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini, hasil terbaik didapat pada variabel flowlaju terendah dan variabel suhu tertinggi. Kondisi operasi efektif dalam pembuatan fuel pada proses reforming diperoleh saat loading Ni pada katalis NiO/γ-Al2O3 14 %, temperatur reforming 400oC serta laju reaktan 500 mL/jam.

  7. PERAN KEPEMIMPINAN KONTAK TANI DALAM PROSES DIFUSI INOVASI TEKNOLOGI PENGELOLAAN TANAMAN DAN SUMBERDAYA TERPADU PADI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pepi Rospina Pertiwi

    2013-03-01

    kelompok untuk mencapai tujuan, meningkatkan komunikasi, meningkatkan motivasi petani, memfasilitasi infrastruktur pertanian, dan memecahkan masalah. Peran kontak tani sebagai agen penghubung dalam komunikasi dikategorikan memuaskan. Peran ini efektif digunakan dalam proses penyebaran inovasi PTT padi ke petani.

  8. Proses dan Hasil Belajar pada Prakerind Bidang Keahlian Kendaraan Ringan: Studi Kasus pada Industri Pasangan SMKN 3 Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuneldi Miswardi

    2013-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan proses belajar siswa SMKN 3 Yogyakarta kompetensi keahlian teknik kendaraan ringan di tempat kerja dalam pelaksanaan praktek kerja industri (pra-kerind. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Subjek penelitian adalah empat manager/pihak DUDI yang mengelola pelaksanaan prakerind dan tujuh siswa yang terlibat dalam ke-giatan prakerind pada empat DUDI  tersebut. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan wa-wancara. Teknik analisis data yang digunakan ialah metode Miles dan Huberman, melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian adalah sebagai berikut. 1 Pengaturan belajar siswa di tempat kerja dengan membatasi jumlah siswa dalam pekerjaan dan menjadikan siswa sebagai helper mekanik. 2 Proses pembelajaran siswa di tempat kerja: (a belajar melalui pekerjaan dengan mengikuti mekanik; (b peran mekanik: memberikan ke-sempatan kepada siswa untuk melakukan pekerjaan secara langsung dengan bimbingan dan pengawas-an, memberikan penilaian terhadap kinerja siswa; (c cara siswa mendapatkan kompetensi di tempat kerja: (1 berkomunikasi dan bersosialisasi, (2 rajin dan ulet, (3 memiliki inisiatif dan aktif; (d pe-ngetahuan, keterampilan dan sikap yang diperoleh siswa di tempat kerja:  (1 pengetahuan tentang du-nia kerja bengkel otomotif  dan pengalaman kerja pada pekerjaan yang sesungguhnya, (2 kategori kompetensi siswa yang diperoleh dalam prakerind untuk kategori bengkel besar dan kecil adalah kate-gori specialist, sedangkan untuk kategori bengkel menengah masih dalam kategori orang yang belum berpengalaman, (3 sikap siswa sesuai dengan budaya kerja di DUDI yaitu kerja keras dan peduli mutu. Kata kunci: Pembelajaran di tempat kerja

  9. USAHA DOMESTIFIKASI TUMBUHAN POKEM (Setaria italica L.) MASYARAKAT LOKAL PULAU NUMFOR, KABUPATEN BIAK NUMFOR SEBAGAI UPAYA MENUNJANG KETAHANAN PANGAN NASIONAL (The Effort of Domestication of Pokem {Setaria italica (L.) Beauv} by Local Communities)

    OpenAIRE

    Suharno, Suharno; Sufaati, Supeni; Agustini, Verena; Tanjung, Rosye Hefmi Rechnelty

    2015-01-01

    ABSTRAK Daya dukung lingkungan (habitat) sangat berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan hidup manusia. Usaha domestikasi tumbuhan pokem (Setaria italica L.) di Pulau Numfor Kabupaten Biak Numfor telah diusahakan sejak lama oleh masyarakat lokal. Tumbuhan yang termasuk kelompok rumput–rumputan (Familia: Poaceae) telah dimanfaatkan sebagai bahan pangan lokal. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan dan proses budidaya yang dilakukan oleh masyarakat lokal di pulau Numfor ...

  10. Dampak Ketidakhadiran Ibu Sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW Terhadap Perkembangan Psikologis Remaja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lia Amalia

    2010-12-01

    Full Text Available Abstrak: Bagi remaja yang memiliki ibu TKW, dinamika psikologis yang terjadi dalam  proses  perkembangan  ini  menjadi  hal  yang  menarik  karena ketidakhadiran  ibu  sebagai  salah  satu  tokoh  sentral  yang  biasanya memiliki peran besar dalam perkembangan sang anak. Hasil dari riset ini adalah: pertama,keempat subjek merasakan kesedihan saat ditinggalkan oleh sang ibu pada awalnya (saat masih anak-anak, namun berangsurangsur tiga subjek (H, P, dan D bisa beradaptasi, hingga saat remaja dapat menerima keadaan tersebut. Hanya ada satu subjek (A yang sampai saat ini masih terus merasa sedih dengan kepergian ibunya, hal ini ada kaitannya dengan ketidaktersedian figur attachment pengganti sang ibu dari keluarga. Kedua, tiga subjek (A, H, dan Pmemiliki persepsi positif mengenai pekerjaan sang ibu sebagai TKW (pekerjaan mulia, halal,  sumber  keuangan,  pahlawan  keluarga,  dan  pahlawan  devisa sedangkan satu subjek (D menilai sebenarnya pekerjaan ibunya sebagai TKW kurang layak tetapi ini adalah pekerjaan yang halal. Ketiga, tiga subjek (H, P, dan D menemukan figur attachment pengganti setelah kepergian sang ibu dari keluarga. Sedangkan subjek A tidak menemukan figur attachment pengganti ibu dari pihak keluarga sehingga ia mencari figur attachment dari luar keluarga (sahabat A beserta keluarganya. (d  Self  esteem dipengaruhi  kuat  oleh  keharmonisan  keluarga.  Dari 4 subjek, hanya satu (P yang merasa bahwa keluarganya harmonis meskipun ibu bekerja sebagai TKW. 3 subjek lainnya (A, H, dan D menilai bahwa keluarga mereka tidak harmonis. Kondisi keluarga yang tidak harmonis tidak mendukung terbangunnya self-esteem yang positif sehingga bisa disimpulkan bahwa self-esteem dari aspek keluarga pada subjek A, H, dan D adalah negatif.

  11. Sensor Asam Nukleat Sebagai Aktivator Imunitas Intrinsik Terhadap Patogen Intraseluler

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usmar Usmar

    2017-12-01

    Full Text Available Vertebrata, termasuk manusia, dilengkapi dengan sistem imun alamiah dan sistem imun adaptif yang saling bekerjasama untuk melindungi tubuh dari material berbahaya, termasuk berbagai patogen dan sel-sel kanker. Kedua sistem imun tersebut secara rutin melakukan pengecekan terhadap beragam material yang ada di dalam tubuh. Salah satu cara yang digunakan oleh sistem imun dalam melaksanakan tugasnya adalah melalui pengaktifan sensor asam nukleat yang berfungsi untuk memberikan informasi keberadaan DNA atau RNA asing maupun kemungkinan adanya salinan DNA inang di sitoplasma atau lokasi lain yang tidak semestinya. Ketika genom patogen terdeteksi oleh sensor-sensor tersebut, selanjutnya efektor sistem imun akan diaktivasi melalui serangkaian proses dan berakhir dengan eradikasi asam nukleat target atau bahkan induksi apoptosis sel yang bersangkutan. Beberapa sensor asam nukleat yang telah ditemukan antara lain adalah Toll-like receptor (TLR, RIG-I-like receptors (RLRs, cyclic GMP-AMP synthase (cGAS, dan interferon-γ-inducible protein 16 (IFI16. Namun, sejumlah patogen telah memiliki mekanisme untuk menghindari sensor-sensor tersebut sehingga infeksi tetap dapat terjadi. Dengan demikian, berbagai penelitian untuk meningkatkan pengetahuan tentang bagaimana sensor asam nukleat bekerja sebagai salah satu respon imun intraseluler serta mekanisme terbentuknya resistensi patogen terhadap deteksi sensor tersebut sangat penting untuk didorong. Hal ini akan memberikan wawasan baru dalam pengembangan berbagai sediaan farmasi terkait seperti vaksin dan antimikroba intraseluler.

  12. Christian Values in Vilhelm Kyukhelbekker's Early Prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fedoseeva T.V.

    2013-12-01

    Full Text Available This article examines Vilhelm Kyukhelbekker's narrative prose of the first half of the 1820s. For the analysis we have chosen the most significant works of this period — his book of travel notes The Journey and the novel Ado. The study reveals the writer's attitude to Christianity and Christian values in his early period of work. In this research the axiological approach is used, as well as the methods of historical, typological, structural and semiotic study of literary texts. Studying The Journey, we performed a detailed analysis of the author's letters which describe the paintings by the artists of Flemish and Dutch schools, as well as German and Italian painters of the 17th and 18th centuries exhibited in the Dresden gallery. The writer prefers the paintings of biblical subjects to those of naturalistic everyday scenes. He pays special attention to the evangelical themes. He is attracted by Christ the child's divine nature and the heavenly purity, high humility of the Mother of God's image, and the fact that St. Sebastian is portrayed as joyfully suffering for Christ. Historical events of the novel Ado date back to the time of the Baltic peoples' forced Christianization by the Order of the Brothers of the Sword. Baltic peoples are trying to keep the faith of their ancestors and rebel against the cruel governor of the Order. The novel focuses particularly on one knight, Michael, who stood up for the oppressed and like Archangel Michael found himself on the cutting edge of Good and Evil. This character of the novel is connected with the idea of Christian sacrificial love and eternal spiritual life, which was very important for Kyukhelbekker. We concluded that even in his early prose Kyukhelbekker expressed the main spiritual and moral values of Christianity.

  13. CHRISTIAN VALUES IN VILHELM KYUKHELBEKKER'S EARLY PROSE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tatiana Vasilyevna Fedoseeva

    2013-11-01

    Full Text Available This article examines Vilhelm Kyukhelbekker's narrative prose of the first half of the 1820s. For the analysis we have chosen the most significant works of this period — his book of travel notes The Journey and the novel Ado. The study reveals the writer's attitude to Christianity and Christian values in his early period of work. In this research the axiological approach is used, as well as the methods of historical, typological, structural and semiotic study of literary texts. Studying The Journey, we performed a detailed analysis of the author's letters which describe the paintings by the artists of Flemish and Dutch schools, as well as German and Italian painters of the 17th and 18th centuries exhibited in the Dresden gallery. The writer prefers the paintings of biblical subjects to those of naturalistic everyday scenes. He pays special attention to the evangelical themes. He is attracted by Christ the child's divine nature and the heavenly purity, high humility of the Mother of God's image, and the fact that St. Sebastian is portrayed as joyfully suffering for Christ. Historical events of the novel Ado date back to the time of the Baltic peoples' forced Christianization by the Order of the Brothers of the Sword. Baltic peoples are trying to keep the faith of their ancestors and rebel against the cruel governor of the Order. The novel focuses particularly on one knight, Michael, who stood up for the oppressed and like Archangel Michael found himself on the cutting edge of Good and Evil. This character of the novel is connected with the idea of Christian sacrificial love and eternal spiritual life, which was very important for Kyukhelbekker. We concluded that even in his early prose Kyukhelbekker expressed the main spiritual and moral values of Christianity.

  14. Model Metric untuk Mengukur Fleksibilitas Model Proses Bisnis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Wahyu Pamungkas

    2014-10-01

    Full Text Available Abstrak Organisasi bisnis dunia saat ini banyak memanfaatkan sistem informasi digital untuk memberikan pemahaman mengenai manajemen proses bisnis yang mereka jalani. Pemanfaatan sistem Enterprise Resource Planning (ERP merupakan contoh teknologi dalam manajemen proses bisnis. Melalui sistem ini perusahaan dapat membangun dan mengembangkan proses bisnis. Selain itu, perusahaan juga dapat menyesuaikan proses bisnis secara cepat terhadap perubahan yang terjadi seiring bertambahnya kebutuhan dan informasi, berubahnya kondisi pasar, atau perubahan kebijakan. Sehubungan dengan perubahan proses bisnis yang sering terjadi, maka aspek fleksibilitas terhadap model proses yang dibangun harus ditingkatkan. Dalam mendukung peningkatan fleksibilitas tersebut tentunya dibutuhkan sebuah model untuk mengukur tingkat flesibelitas model proses bisnis. Model tersebut yang kemudian dapat digunakan oleh analis untuk melakukan perbandingan sehingga dapat diperoleh model proses bisnis yang paling fleksibel dan cocok dengan perusahaan. Hal ini dapat dianalisa dengan melibatkan aspek-aspek fleksibel yang telah diteliti pada penelitian-penelitian sebelumnya. Dalam paper ini akan dilakukan penelitian mengenai aspek fleksibitas dalam model proses bisnis untuk menghasilkan model metric yang dapat melakukan kuantifikasi tingkat fleksibilitas pada model proses bisnis. Model metric yang dihasilkan pada penelitian ini mampu melakukan perhitungan fleksibelitas pada model proses bisnis secara kuantitatif. Kata kunci: ERP, fleksibilitas, metadata, model metric, model proses bisnis, variasi Abstract Recently, business organizations in the world are making use of digital information systems to provide an understanding of the business process management in which they live. Utilization of Enterprise Resource Planning (ERP system is an example of technology in business process management. Through this system, some companies can build and develop business process and can quickly adjust

  15. Sistem Administrasi Proses Belajar Mengajar Di Program Studi Teknik Telekomunikasi PNJ Berbasis Android dengan Transmisi WiFi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toto Supriyanto

    2016-11-01

    Full Text Available Sistem Administrasi Proses Belajar Mengajar di Program Studi Teknik Telekomunikasi PNJ Berbasis Android dengan Transmisi Wifi  merupakan sebuah sistem untuk pencatatan kegiatan belajar mengajar berupa absen mahasiswa dan materi pembelajaran setiap harinya. Web server bertindak sebagai admin dan aplikasi android sebagai user. User dalam hal ini adalah dosen. Aplikasi ini terinstal pada tablet PC dan setiap menggunakan aplikasi ini user akan melakukan login terlebih dahulu dengan memasukkan username dan password sesuai dengan database server. Setelah melakukan login aplikasi akan menampilkan halaman menu. Pada halaman menu berisi  profil dosen, kelas dan mata kuliah yang diajar oleh dosen, kurikulum yang ada di program studi teknik telekomunikasi PNJ dan jadwal mengajar dosen. Pada menu jadwal, dosen dapat melakukan absensi mahasiswa didik. Dosen melakukan absen satu persatu dengan menekan tombol “absen”. Data absensi dikirimkan ke web server dengan transmisi wifi dan masuk ke halaman lembar kontrol kegiatan dimana user diminta untuk mencatatkan judul materi. Web server akan menyimpan seluruh data yang dikirimkan oleh aplikasi android dan mengakumulasi absensi mahasiswa. Jika terdapat mahasiswa yang tidak hadir pada jam belajar dan memiliki masalah pada jumlah absensi sistem akan mengirimkan notifikasi berupa SMS kepada mahasiswa bersangkutan melalui SMS gateway.

  16. PENGGUNAAN MEDIA DALAM PROSES BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS (Pada Siswa SMA Negeri 10 Bandar Lampung Tahun Ajaran 2007-2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Susanto

    2012-09-01

    Full Text Available Masalah pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan kreativitas siswa. Adapun permasalahannya, apakah penggunaan media dalam proses bimbingan kelompok dapatmeningkatkan kreativitas siswa. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan kreativitas siswa dengan menggunakan media dalam proses bimbingan kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitan ini adalah metode eksperimental semu (Quasi Experimental dengan design One Group Pretest-Posttest. Dengan subjek penelitian 12 orang siswa di SMA Negeri 10 Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan skor rata-rata pretest 116,25 dan skor rata-rata posttest 127,50. Setelah dilakukan Uji t menunjukkan adanya perbedaan skor kreativitas yang cukup signifikan antara sebelum dan sesudah mengikuti bimbingan kelompok, perbedaan skor kreativitas sampai pada taraf signifikansi 0,01, maka dapat dikatakan adanya peningkatan kreativitas antara sebelum dan sesudah dilakukan bimbingan kelompok. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media dalam proses bimbingan kelompok dapat meningkatkan kemampuan kreativitas siswa. Saran dari hasil penelitian ini menyarankan kepada guru pembimbing untuk dapat memanfaatkan media sebagai alat bantu dalam pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling disekolah. Bagi peneliti dan mahasiswa bimbingan konseling diharapkan dapat berinovasi untuk mengembangkan media-media bimbingan yang lain dalam rangka pengembangan diri siswa.

  17. Perkembangan Terkini Membran Guided Tissue Regeneration/Guided Bone Regeneration sebagai Terapi Regenerasi Jaringan Periodontal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cindy Cahaya

    2015-06-01

    kombinasi prosedur-prosedur di atas, termasuk prosedur bedah restoratif yang berhubungan dengan rehabilitasi oral dengan penempatan dental implan. Pada tingkat selular, regenerasi periodontal adalah proses kompleks yang membutuhkan proliferasi yang terorganisasi, differensiasi dan pengembangan berbagai tipe sel untuk membentuk perlekatan periodontal. Rasionalisasi penggunaan guided tissue regeneration sebagai membran pembatas adalah menahan epitel dan gingiva jaringan pendukung, sebagai barrier membrane mempertahankan ruang dan gigi serta menstabilkan bekuan darah. Pada makalah ini akan dibahas sekilas mengenai 1. Proses penyembuhan terapi periodontal meliputi regenerasi, repair ataupun pembentukan perlekatan baru. 2. Periodontal spesific tissue engineering. 3. Berbagai jenis membran/guided tissue regeneration yang beredar di pasaran dengan keuntungan dan kerugian sekaligus karakteristik masing-masing membran. 4. Perkembangan membran terbaru sebagai terapi regenerasi penyakit periodontal. Tujuan penulisan untuk memberi gambaran masa depan mengenai terapi regenerasi yang menjanjikan sebagai perkembangan terapi penyakit periodontal.   Latest Development of Guided Tissue Regeneration and Guided Bone Regeneration Membrane as Regenerative Therapy on Periodontal Tissue. Periodontitis is a patological state which influences the integrity of periodontal system that could lead to the destruction of the periodontal tissue and end up with tooth loss. Currently, there are so many researches and efforts to regenerate periodontal tissue, not only to stop the process of the disease but also to reconstruct the periodontal tissue. Periodontal regenerative therapy aims at directing the growth of new bone, cementum and periodontal ligament on the affected teeth. Regenerative procedures consist of soft tissue graft, bone graft, roots biomodification, guided tissue regeneration and combination of the procedures, including restorative surgical procedure that is

  18. Ekstraksi Kayu Nangka (Artocarpus heterophyllus lam dengan Pelarut Etanol sebagai Pewarna Tekstil Menggunakan Metode Microwave-Assisted Extraction

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dhaniar Rulandri Widoretno

    2017-01-01

    Full Text Available Seiring berkembangnya teknologi menyebabkan kebanyakan industri tekstil di Indonesia lebih memilih menggunakan pewarna sintetis pada proses pewarnaan kain. Pada kenyataannya pewarna sintetis dapat berdampak negatif karena bersifat toxic bagi kesehatan pekerja dan lingkungan. Untuk mengatasi masalah tersebut, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan penggunaan zat warna alami. Salah satu potensi yang belum termanfaatkan di Indonesia adalah limbah kayu nangka dari industri meubel, kayu nangka sendiri mengandung zat warna yang memberikan pigmen warna kuning sehingga dapat dimanfaatkan sebagai alternatif sumber bahan pewarna alami. Dalam penelitian ini bahan yang akan diekstraksi adalah kayu nangka (Artocarpus heterophyllus lam dengan ukuran serbuk antara 35 mesh – 60 mesh. Proses ekstraksi dilakukan dengan menggunakan pelarut etanol 96% sebanyak 200 mL. Ekstraksi dengan menggunakan metode Microwave-Assisted Extraction dilakukan pada kondisi operasi yang berbeda, yakni meliputi perbandingan rasio bahan terhadap pelarut (0,02; 0,04; 0,06; 0,08; 0,1 g/mL, daya microwave (100; 264; 400; 600: 800 watt, serta waktu ekstraksi (10; 20; 30; 40; 50; 60; 70: 80; 90 menit. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh yield optimum sebesar 3,39% pada daya 400 watt, 3,67% pada rasio bahan terhadap pelarut 0,02 g/mL, dan 3,49% pada waktu ekstraksi 30 menit dengan daya microwave 600 watt. Hasil pengujian pewarnaan pada tekstil menunjukkan bahwa pewarna alami kayu nangka dapat digunakan sebagai pewarna pewarna tekstil karena dapat memberikan hasil pewarnaan yang permanen.

  19. Pembuatan Dashboard Berbasis Web Sebagai Sarana Evaluasi Diri Berkala Untuk Persiapan Penilaian Akreditasi Berdasarkan Standar Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fandi Cahyo Saputro

    2012-09-01

    Full Text Available Akreditasi perguruan tinggi oleh BAN-PT merupakan salah satu parameter dalam menentukan mutu  perguruan tinggi serta program studi di Indonesia. Keadaan saat ini menunjukkan bahwa untuk mencapai nilai akreditasi yang sesuai diinginkan maka perguruan tinggi serta program studi harus menyesuaikan kondisi internal mereka sesuai dengan standar yang telah diberikan oleh BAN-PT. Sebagai pertimbangan untuk mencapai standar yang ditentukan oleh BAN-PT, maka diperlukanlah proses evaluasi diri apakah program studi atau perguruan tinggi tersbut sudah memenuhi standar yang ditetapkan oleh BAN-PT. Dalam melaksanakan proses evaluasi diri, diperlukan sumber data yang digunakan sebagai dasar dalam menilai pada suatu kriteria. Pada kebanyakan program studi, semua data tersebar pada sistem informasi dan dokumen fisik yang berbeda sehingga membutuhkan waktu dan usaha yang lebih untuk mengintegrasikan hingga menilainya. Sehingga diperlukan sebuah sistem yang mampu mengambil dan menampilkan hasil evaluasi secara visual secara otomatis dengan lebih hemat waktu dan usaha. Salah satu bentuk visualisasi yang dapat menggambarkannya adalah dashboard.  Melalui dashboard, pihak internal program studi dapat mengetahui posisi penilaian mereka pada periode tertentu dan mampu memperbaikinya jika kurang dari target yang ditetapkan oleh standar.

  20. Analisa Ketelitian Geometrik Citra Pleiades Sebagai Penunjang Peta Dasar RDTR (Studi Kasus: Wilayah Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Teo Parmadi

    2017-01-01

    Full Text Available Sebagai upaya perencanaan pembangunan permukiman digunakan bantuan citra satelit resolusi tinggi seperti citra satelit Pleiades. Untuk dapat dimanfaatkan secara optimal, citra satelit harus sudah terbebas dari kesalahan atau distorsi yang terjadi selama proses perekaman data dengan melakukan koreksi. Koreksi citra bertujuan memperbaiki citra agar sesuai mendekati dengan kondisi objek dipermukaan bumi. Koreksi citra meliputi koreksi radiometrik dan geometrik. Untuk mendapatkan posisi geografi yang akurat  dilakukan proses koreksi geometrik. Dalam penelitian ini koreksi geometrik menggunakan metode koreksi non sistematik dimana setiap piksel pada citra diposisikan sesuai koordinat sebenarnya dengan acuan Ground Control Point (GCP sedangkan untuk koreksi topografi dan distorsi perekaman digunakan data Digital Elevation Model (DEM. Data yang digunakan  yaitu data citra satelit Pleiades dan DEM ALOS-PALSAR tahun 2015. Untuk mengetahui ketelitian dari koreksi geometrik dari citra tersebut berdasarkan pada nilai (Root Mean Square Error RMSe yang didapatkan dari perhitungan matematis koreksi geometrik metode Affine dan metode Rigorous Toutin.Hasil dari penelitian ini menunjukkan ketelitian citra terkoreksi geometrik berdasarkan nilai RMSE menggunakan metode Rigorous Toutin lebih baik yaitu sebesar 1,157 m sedangkan menggunakan metode Affine didapatkan nilai ketelitian sebesar 1,749 m. Dari nilai ketelitian ini dapat disimpulkan bahwa Citra Pleiades terkoreksi dapat digunakan sebagai Peta Dasar RDTR skala 1:5000 kelas 3.

  1. Penerapan Supervisi Klinis untuk Meningkatkan Kinerja Guru dalam Proses Belajar Mengajar Gugus IV Sanankulon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Utami

    2017-08-01

    Full Text Available Tujuan penelitian untuk mengetahui dampak supervise klinis terhadap kinerja guru dalam proses belajar mengajar.Tindakan melalui supervise klinis.Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kinerja guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar, siklus I mencapai 72% atau ada13 guru dari 18 guru sudah berhasil dalam melaksanakan proses belajar mengajar, siklus II keberhasilan guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar mencapai 89%atau ada 16 guru dari 18 guru sudah berhasil dalam melaksanakan proses belajar mengajar.

  2. On the Alternative Use of Verse and Prose in Hamlet

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    李雷

    2008-01-01

    As a master in language,William Shakespeare is proficient in using verse and prose alternatively in his tragedies and comedies,which is regarded as the key to his success in literature by some critics.In this thesis,I would like to analyze the three criteria for the altemafion of verse and prose in Hamlet,in which a discussion of functions of the alternation will be included

  3. PERANCANGAN SISTEM PENILAIAN KINERJA DI STT ADISUTJIPTO SEBAGAI PENDUKUNG SISTEM PENJAMINAN MUTU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yasrin Zabidi

    2007-04-01

    Full Text Available Sekolah Tinggi Teknologi Adisutjipto (STTA sebagai sebuah perguruan tinggi yang baru terbentuk sangatlah perlu untuk membentuk Sistem Pengukuran Kinerja (SPK demi terciptanya visi dan misi. SPK yang baik haruslah terintegrasi untuk semua unit dan aktivitas di perguruan tinggi. Indikator kinerja yang terbentuk tidak hanya berupa indikator kinerja finansial (keuangan tetapi juga indikator kinerja nonfinansial. Oleh karena itu peneliti mencoba merancang sistem pengukuran kinerja dengan melibatkan indikator kinerja finansial dan nonfinansial. Prores perancangan SPK menggunakan model Balanced Scorecard , yaitu keseimbangan antara finansial dan nonfinansial dengan didasarkan pada langkah-langkah (framework yaitu penetapan arsitek pengukuran, penentuan tujuan strategis (strategic objectives dari masing-masing perspektif (finansial, pelanggan, proses bisnis internal, belajar dan tumbuh, penentuan Key Performance Indicators (KPI dan penentuan target. Indikator-indikator kinerja (key performance indicators yang terbentuk dalam penelitian ini ada 45 indikator kinerja. Untuk melakukan penilaian kinerja adalah menggunakan lembar kerja pengukuran kinerja yang dirancang sedemikian rupa sehingga dapat memberikan gambaran mengenai kinerja.

  4. Karakter Geoarkeologis dan Proses Budaya Prasejarah Zona Poros Ponjong – Rongkop di Blok Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jarwo Susetyo Edy Yuwono

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini dilakukan di Zona Poros Ponjong - Rongkop, yaitu bagian dari Blok Tengah Gunungsewu di Pegunungan Selatan Jawa, yang posisinya diapit oleh dua depresi bekas danau purba, yaitu Ledok Wonosari dan Ledok Baturetno. Morfologinya berupa punggungan perbukitan karst berarah utara-selatan antara daerah Ponjong dan Rong-kop, membentuk semacam poros hampir tegak lurus terhadap bentangan umum Gunungsewu. Bagian paling utara ber-batasan dengan pegunungan non-karst dan memiliki topografi tertinggi di Blok Tengah Gunungsewu, sehingga menjadi wilayah hulu bagi sungai-sungai bawahtanah di Gunungkidul. Melalui beberapa survei ditemukan sejumlah 56 gua yang memiliki potensi arkeologis, tujuh di antaranya sudah diekskavasi dan terbukti menyimpan jejak-jejak hunian prase-jarah dari Kala Pleistosen Akhir - Holosen Awal. Pendekatan geoarkeologis sebagai studi gabungan antara arkeologi dan geomorfologi, dilakukan untuk membangun model-model integral mengenai hubungan sistematik antara manusia dengan bentanglahan karst Gunungsewu di area penelitian. Dua hal yang menjadi tujuan utama penelitian ini adalah: Pertama, menjelaskan karakter geoarkeologis Zona Poros Ponjong - Rongkop sebagai perpaduan antara aspek-aspek geomorfologis (morfologi, morfogenesis, morfokronologi, dan morfoaransemen dan aspek-aspek arkeologis (distri-busi gua dan potensi arkeologisnya. Tujuan ini dicapai melalui penilaian dan pemetaan distribusi potensi gua sebagai situs arkeologis, kemudian menganalisis hubungannya dengan aspek-aspek geomorfologis setempat. Kedua, menjelas-kan proses budaya prasejarah, yaitu bentuk dinamis dari budaya penghunian gua beserta faktor-faktor yang mempen-garuhinya. Metode untuk mencapai tujuan ini adalah dengan menganalisis konteks data arkeologis dan stratigrafi lantai gua yang pernah diekskavasi. Sintesis kajian atas kedua capaian tujuan ini memberikan penjelasan integral atas karakter geoarkeologis dan proses budaya prasejarah di area

  5. Feminisme sebagai Diskursus Pandangan Hidup

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdullah Muslich Rizal Maulana

    2014-09-01

    Full Text Available Dalam perspektif Barat Postmodern, wacana-wacana yang menjadi produk pemikiran senantiasa bernuansakan relativism, equality, nihilism, dan reconstruction. Produk-produk pemikiran ini, tidak bisa dilepaskan dari pandangan hidup Barat yang profan, terbentuk selama sekian ratus tahun pengalaman teologis, sosiologis, dan historis Barat. Pandangan hidup inilah yang hari ini –era Barat Postmodern- menjadi pijakan Barat untuk memberikan tanggapan-tanggapan atas fenomena yang ada di Barat, termasuk feminisme dan gender. Islam, sebagai sebuah Agama dan Ideologi secara konseptual tentunya juga telah membentuk konsep pandangan hidup yang diproyeksikan oleh nash berupa al-Qur’an dan al-Hadis. Kedua sumber primer dalam Islam inilah yang diderivasi daripadanya konsep-konsep tentang Tuhan, Alam, Ilmu, Akal, Jiwa, dan lain sebagainya sebagai spektrum yang mengatur sudut pandang Umat Islam dalam melakukan segala hal. Kaitannya di sini, Pandangan hidup Islam diperlukan guna mengamati, menganalisa, hingga tahap mengkritisi wacana feminisme dan gender yang merupakan produk pandangan hidup Barat. Pandangan hidup Islam dituntut untuk memberikan pandangan-pandangan dan tanggapan yang proporsional terhadap produk Pandangan Hidup Barat yang memiliki perbedaan secara konseptual dengan pandangan hidup Islam.

  6. SEKSUALITAS CYBER: SEX SEBAGAI KESENANGAN DAN KOMODITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puji Rianto

    2016-02-01

    Tulisan ini ingin mengeksplorasi lebih jauh bagaimana seksualitas hadir dalam dunia cyber. Meskipun konstruksi seksualitas manusia seumuran manusia itu sendiri, tapi konstruksi atau representasinya akan sangat ditentukan oleh konteks sosialnya. Karakter-karakter yang berbeda dari dunia cyber dimana otoritas politik dan gatekeeper tidak berperan secara signifikan akan mempengaruhi konstruksi atas seksualitas. Studi ini menemukan bahwa seks lebih dipahami sebagai sebuah kesenangan dan komoditas. Berbagai reportasi pelaku seksual menggambarkan bagaimana kesenangan akan hubungan seksual dipuja sedemikian rupa. Seiring pemujaan seksualitas sebagai kesenangan itu, adalah seks sebagai komoditas, yang diwujudkan dalam bentuk berbagai penawaran atau iklan untuk menjual layanan seks yang mereka sediakan.

  7. Sistem Aplikasi EDUCHAT STMIK PRINGSEWU Berbasis ANDROID Sebagai Media Komunikasi dan Informasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hartati

    2017-05-01

    Full Text Available Aplikasi Berbagi Pesan merupakan sebuah media komunikasi pendidikan  yang membantu STMIK Pringsewu dalam menjalin laju komunikasi di antara berbagai pihak yang terkait didalam proses perkuliahan  di STMIK Pringsewu. Aplikasi Berbagi Pesan ini mempercepat proses komunikasi yang pada awalnya terjadi secara konvensional menjadi lebih modern (berbasis web dan android, sehingga komunikasi yang terjadi lebih mudah tersampaikan kepada mahasiswa dan dosen yang ada dilingkungan stmik pringsewu. Teknologi yang digunakan dalam mengembangkan aplikasi educhat menggunkan  bahasa pemrograman PHP, Javascript, HTML, CSS ,MySql(untuk servis database yang digabungkan dengan pemrograman Android. Dalam Pengembangan aplikasi ini, mengembangkan system menggunakan tahapan waterfall yang memiliki beberapa langkah serta tahapan-tahapan. Diantaranya Perencanaan, Analisis, Desain, Implemantasi, Testing dan Perawatan dengan konsep Reseach and Development. Dari hasil ujicobakan dengan mahasiswa dan dosen dengan menggunakan sample 100 orang mahasiswa dan Dosen system informasi yang terdiri dari 3 kelas yaitu kelas oracle 2 sebanyak 33 mahasiswa, kelas website 1 sebanyak 35 mahasiswa dan kelas you tube 1  sebanyak 31 mahasiswa. Sedangkan dosen menggunakan sampel 4 Dosen. Dari quisioner yang di sebarkan didapat hasil 80,5 % (+ 26 mahasiswa kelas oracle 2 menyukai, 84.5 % (+ 29 kelas website 1 menyukai, 82.5% (+ 25 kelas you tube 1  menyukai dan 100 % (4 Dosen menyukai aplikasi yang di kembangkan. Dengan persentasi hasil pengujian maka dapat disimpulkan Aplikasi ini dapat digunakan sebagai sarana pendidikan di STMIK Pringsewu karena cepat, efektif dan efisien

  8. VIDEO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA INGGRIS PARA SISWA KELAS XI IPS 2 MA NEGERI RENGEL TUBAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Muktamir

    2017-07-01

    Abstrak: Video sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Inggris para Siswa Kelas XI IPS 2 MA Negeri Rengel Tuban. Keberhasilan beelajar indivisu sangat dipengaruhi oleh banyak factor. Motivasi sebagai bagian dari factor-faktor yang memberikan penaruh yang kuat bagi para siswa padaaktivitas pembelajaran Bahasa inggris. penelitian ini di desain untuk meningkatkan motivasi beljaran para siswa dengan menggunakan video. Pada penelitian ini kita menggunakan film pendek sebagai medi pembelajaran dengan menerapkan tiga langkah dalam proses pengajaran. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitian ini adalah parasiswa kelas sebelas IPS 2 MA Negeri rengel Tuban pada tahun pelejaran 2016/2017 yang terdiri atas 32 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, catatan lapangan, lembar observasi dan kuisioner. Hahil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan video dapat meningkatkan motivasi para siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengisian kuesioner; hasil penelitian mengindikasikan bahwa motivasi instrinsik dan ekstrinsik para siswa mengalami peningkatan. Hal ini bisa bilihat dari hasil pembelajaran pada siklus 1 dan 2. Motivasi instrinsik siswa adalah pada saat studi pendahuluan adalah 53.4%, dan meningkt pada siklus 1 menjadi 68.8% dan di siklus 2 meningkat menjadi 85.4%. Motivasi ekstrinsik para siswa pada pre-studi adalah 51.5% dan pada siklus 1 adalah 78.6% dan hasil setelah siklus 2 adalah 89.6%. Kata kunci: Video, media pengajaran, motivasi.

  9. EFEKTIVITAS PERAN KOPERASI SEKOLAH SEBAGAI UNIT PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DI SMP NEGERI 1 KARANGANYAR KABUPATEN PEKALONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dea Prilia Sari

    2013-02-01

    Full Text Available Di SMP Negeri 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan, koperasi sekolah menyediakan jasa penjualan berbagai keperluan para siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas peran koperasi sekolah sebagai unit pembelajaran kewirausahaan. Tipe penelitian yaitu kualitatif dengan proses analisis deskriptif evaluatif. Berdasarkan hasil analisis koperasi sekolah terbukti efektif sebagai pembelajaran kewirausahaan siswa tetapi masih mempunyai beberapa kendala. Kendala-Kendala yang dihadapi yaitu �waktu yang terbatas, tempat yang sempit dan modal juga sangat terbatas serta sifat personality yang beragam. Strategi yang digunakan yaitu membentuk tim guru pembina yang bertanggung jawab atas keberadan koperasi. � Abstract ___________________________________________________________________ In SMP Negeri 1 Karanganyar Pekalongan, cooperative schools provide students selling various purposes. this study aims to determine the effectiveness of� cooperative learning school as the unit of entrepreneurship. This type of research used is descriptive qualitative analysis process evaluative. Based on the analysis of school cooperatives proved to be effective as a learning entrepreneurship students but still have some problems. constraints faced by the limited time, the place is also very narrow and limited capital as well as diverse personality trait. the strategy used is to set up a teacher coach is responsible for the existence of cooperative

  10. Penggunaan Antibiotik Topikal sebagai Alternatif Terapi Ulkus Kaki Diabetik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gratcia Ayundini

    2014-12-01

    Full Text Available AbstrakInfeksi mikroba pada ulkus kaki diabetik dapat menghambat proses penyembuhan sehingga dibutuhkan intervensi antibiotik untuk menyembuhkan infeksi, menyembuhkan ulkus dan menurunkan angka amputasi. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pilihan rute pemberian antibiotik yang tepat serta efektif sebagai tatalaksana ulkus kaki diabetes.Metode pencarian melalui Pubmed pada tanggal 30 Mei 2011 menggunakan kata kunci terkait. Pemilihan dengan kriteria RCT dan full text. Telaah kritis didasarkan kriteria standar untuk intervensi. Didapatkan hasil bahwa kesembuhan secara klinis adalah 87% untuk kelompok yang menggunakan pexiganan topikal dan 90% untuk kelompok ofloksasin oral. Hasil eradikasi mikrobiologisnya 42-47% untuk kedua kelompok. Komplikasi atau perburukan pada pasien dengan pexiganan topikal 8,13% dan ofloksasin oral 5,51%. Didapatkan juga peningkatan pola resistensi kuman yang bermakna secara klinis (p<0.001 pada pasien dengan terapi ofloksasin oral namun tidak pada terapi pexiganan topikal. Disimpulkan bahwa terapi antimikroba topikal tunggal dapat dipilih sebagai terapi alternatifuntuk mengatasi infeksi ulkus kaki diabetik yang ringan. Terapi antimikroba oral masih lebih efektif karena kemungkinan terjadinya perburukan dan komplikasi ulkus lebih kecil, walaupun terdapat juga risiko resistensi kuman pada penggunaannya.Kata Kunci:  ulkus kaki diabetik, infeksi, ofloksasin, pexigananAbstractMicrobial infection in diabetic foot ulcer can interfere healing process. Antibiotic intervention was used to cure the infection, heal the ulcer and decrease amputation rate. This study was aimed to seek the best route of giving antibiotic therapy in patients with diabetic foot ulcer. The method used was conducting article searching through Pubmed on Mei 30  2011. The criteria of articles were RCT and full text articles. Critical appraisal was based on standard criteria for intervention. The result showed that clinical recovery of the foot ulcer

  11. PENDIDIKAN SEBAGAI AGEN PERUBAHAN MENUJU MASYARAKAT INDONESIA SEUTUHNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridwan Idris

    2013-06-01

    Full Text Available Abstrak: Tulisan ini akan membahas tentang perubahan sosial di Indonesia, proses pendi- dikan di Indonesia, masyarakat Indonesia seutuhnya dan peranan pendidikan sebagai agen perubahan sosial. Saat sekarang ini, pendidikan kita masih jauh untuk dapat  dikatakan  menjadi  agen  perubahan.  Hal  tersebut  dikarenakan  variatifnya tantangan seperti; masalah mutu pendidikan, relevansi pendidikan, akses pendidikan,  manajemen  sistem  pendidikan  nasional,  sumber  pembiayaan,  perbedaan prioritas pengelolaan pendidikan antar-kabupaten/kota sebagai konsekuensi otonomi daerah. Tantangan mesti dihadapi untuk dapat mewujudkan manusia Indonesia yang; religius dan bermoral, menguasai ilmu pengetahuan dan keterampilan, sehat jasmani dan rohani, berkepribadian dan bertanggung jawab. Untuk mewujudkan  masyarakat  Indonesia  seutuhnya,  pendidikan  harus  relevan  dengan empat  pilar  belajar  yaitu;  learning  to  know,  learning  to  do,  learning  to  live  together, dan learning to be. Abstract: This paper discusses about social change in Indonesia, the process of education in Indonesia, the complete Indonesian people and the role of education as an agent of social change. Nowadays, our education is still far to be called as an agent of change.  That  is  because  of  the  varied  challenges  such  as  problems  of  education quality,  relevance  of  education,  access  to  education,  national  education  system management, financing sources, differences in management priorities inter regency/city as a consequence of regional autonomy. Challenges must be overcome to realize  the  Indonesian  people;  which  are  religious  and  moral,  master  of  science and skills, have physically and mentally healthy, have good personality and have responsiblity.  To  realize  the  complete  Indonesian  society,  education  should  be relevant to the four pillars of learning, namely: learning

  12. Televisi sebagai Media "Quantum Learning" bagi Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ike Junita Triwardhani

    2003-12-01

    Full Text Available Televisi, di samping mengundang gugatan karena sejumlah efek negatifnya juga memiliki banyak sisi positip,  antara lain, sebagai media belajar bagl anak. Melalui metode Quantum Learning, suatu tayangan acara televisi diberi makna sebagai substansi pendidikan yang menyenangkan metode pengajaran partisipatif, serta suasana lingkungan yang memembuat anak merasa nyaman. Dalam hal ini kehadiran orang tua sebagai mitra dialog bagi anak adalah untuk memberikan makna yang mudah diserap mengenai suatu acara televisi, sangat diperlukan. meotode belajar dalam suasana menyenangkan. sebagai prinsip penting dalam metode  Quantum Learning  akan memberikan hasil yang lebih optimal. Metode ini berangkat dan keyakinan bahwa manusia ternyata memiliki kemampuan luar biasa untuk meloncat di atas kemampuan yang diperkirakan.

  13. Popularitas Tari Piring sebagai Identitas Budaya Minangkabau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indrayuda -

    2013-09-01

    ABSTRAK   Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan keberadaan Tari Piring sebagai identitas bu- daya masyarakat Minangkabau, baik yang berada di daerah asal maupun di daerah peran- tauan. Tari Piring merupakan warisan budaya tradisional masyarakat Minangkabau yang digunakan dan dilestarikan oleh masyarakat Minangkabau dalam kehidupannya sehingga menjadi identitas budaya Minangkabau. Sebagai jati diri masyarakat Minangkabau, Tari Piring mampu mengungkapkan sikap dan prilaku serta karakteristik orang Minangkabau. Tari Piring dapat berperan sebagai cerminan dari corak kehidupan sosial budaya masyara- kat Minangkabau. Melalui pertunjukan Tari Piring, masyarakat luar dapat memahami orang Minangkabau dan budayanya. Oleh karena itu, sampai saat ini Tari Piring semakin melekat dengan kehidupan sosial masyarakat Minangkabau di Sumatera Barat maupun di daerah perantauan. Dengan semangat kebersamaan, masyarakat Minangkabau mampu mempertahankan keberadaan Tari Piring sebagai identitas dan warisan budayanya hingga masa kini.   Kata kunci : Tari Piring, budaya Minangkabau

  14. Pengaruh Penambahan Ni, Cu, dan Al dan Waktu Milling pada Mechanical Alloying Terhadap Sifat Absorpsi dan Desorpsi Mg sebagai Material Penyimpan Hidrogen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Febrian Budi Pratama

    2012-09-01

    Full Text Available Mg merupakan salah satu material yang digunakan sebagai material penyimpan hidrogen dengan membentuk MgH2. Sifat absorpsi dan desorpsi hidrogen dari suatu metal hidrida salah satunya tergantung  pada bahan, unsur penambah, dan metode pembuatannya. Pada penelitian kali ini Mg sebagai material penyimpan hidrogen dihasilkan melalui metode mechanical alloying dengan unsur penambah Ni, Cu, dan Al dan variasi waktu milling 10, 20, 30 jam. Selanjutnya sampel dilakukan pengujian SEM, XRD, DSC, dan Uji hidrogenisasi. Dari data uji diperoleh bahwa meningkatnya waktu milling menurunkan ukuran partikel sehingga meningkatkan wt% hidrogen terabsorb dan menurunkan temperatur onset desorpsi. Namun efek aglomerasi dan coldwelding yang berlebih pada proses mechanical alloying mengakibatkan ukuran partikel menjadi lebih besar. Unsur pemadu Al dan Cu berfungsi sebagai katalis, sedangkan Ni berfungsi sebagai pemadu yang ikut bereaksi dengan hidrogen. Mg10wt%Al dengan waktu milling 20 jam mempunyai nilai weight percent terbaik H2 yaitu 0.38% dalam temperatur hidrogenisasi 2500C, tekanan 3 atm, dan waktu tahan 1 jam. Sedangkan Mg10wt%Al dengan waktu milling 30 jam memiliki temperatur onset paling rendah yaitu 341.490C Kata Kunci— Absorpsi, Desorpsi, Material Penyimpan Hidrogen, Mechanical Alloying, Mg

  15. Pemanfaatan TKKS Sebagai Pengisi Komposit Epoxy Untuk Struktur Bergerak Mesin CNC Perkayuan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farkhan

    2017-04-01

    , namun mesin CNC perkayuan umumnya dibangun dengan struktur logam yang berat, baik untuk struktur penopang maupun struktur bergeraknya. Kenyataannya, bahan baku kayunya sendiri jauh lebih ringan ketimbang struktur yang menggerakkannya. Dinamika gerakan pada struktur bergerak yang berat ini menyebabkan pemborosan daya dan getaran berlebih yang mempengaruhi ketelitian, keawetan pahat potong, dan produktivitas. Penelitian ini mengembangkan bahan komposit ringan baru dengan memanfaatkan sumber terbarukan dari limbah tandan kosong kelapa sawit (TKKS sebagai bahan pengisinya dengan matriks polimer epoxy untuk dibangun sebagai struktur bergerak mesin CNC perkayuan metode permesinan cepat 3 dimensi, untuk meningkatkan unjuk kerja dinamiknya. Analisa perbandingan menunjukkan bahan ini memiliki unjuk kerja dinamik lebih baik pada proses permesinan cepat ketimbang menggunakan besi tuang sebagai bahan tradisionalnya.

  16. The neuroaesthetics of prose fiction: pitfalls, parameters and prospects.

    Science.gov (United States)

    Burke, Michael

    2015-01-01

    There is a paucity of neuroaesthetic studies on prose fiction. This is in contrast to the very many impressive studies that have been conducted in recent times on the neuroaesthetics of sister arts such as painting, music and dance. Why might this be the case, what are its causes and, of greatest importance, how can it best be resolved? In this article, the pitfalls, parameters and prospects of a neuroaesthetics of prose fiction will be explored. The article itself is part critical review, part methodological proposal and part opinion paper. Its aim is simple: to stimulate, excite and energize thinking in the discipline as to how prose fiction might be fully integrated in the canon of neuroaesthetics and to point to opportunities where neuroimaging studies on literary discourse processing might be conducted in collaborative work bringing humanists and scientists together.

  17. Rekonstruksi definisi Sunnah sebagai pijakan kontekstualitas pemahaman Hadits

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nasrulloh Nasrulloh

    2014-07-01

    Full Text Available Canonization of sunnah into hadith massively appears to deal with extremismand arbitrary interpretations that have been critical to the sunnah of the Prophet.It marks the end of the interpretation process of the sunnah, including ‘theliving sunnah’ because it was freely appreciated and interpreted by others andsubsequently was turned into a verbal form. At this stage comes the new movementpioneered by Imam Shafi’i who spread the dogma that the required one is thesunnah of the Prophet. The sunnah that has validity as a source of Islamiclaw is the provable one through verbal transmission mechanism (hadith. Thehistorical point of view shows difference, intersection and similarity between thehadith and sunnah. Tracing both the meaning of hadith and sunnah in depthwill change the mindset of understanding the hadith and sunnah.Kanonisasi sunnah ke dalam bentuk hadits muncul dalam skala besar untukmenghadapi ekstrimisme dan penafsiran sewenang-wenang yang sudah gawatterhadap sunnah Nabi. Ini menandai berakhirnya proses penafsiran terhadapsunnah Nabi, termasuk ‘sunnah yang hidup’ karena sunnah Nabi yang semulabebas dipahami dan ditafsirkan oleh generasi sahabat dan setelahnya sudahberubah bentuk menjadi verbal. Pada tahap ini muncullah gerakan baruyang dipelopori oleh Imam Syafi’i yang menyebarkan dogma bahwa sunnahyang harus dipegang adalah sunnah yang berasal dari Nabi. Sunnah yangmemiliki keabsahan sebagai sumber hukum islam adalah sunnah yang dapatdibuktikan berasal dari Nabi melalui mekanisme transmisi verbal (hadits.Dengan pendekatan sejarah, diketahui adanya perbedaan dan persinggunganserta kesamaan antara hadits dan sunnah. Dengan menelusuri kedua maknahadits dan sunnah secara mendalam akan merubah pola pikir pemahamanterhadap hadits dan sunnah.

  18. Penambangan Proses Yang Mendukung Penilaian Perangkat Lunak Dengan Cobit4.1

    OpenAIRE

    Setiawan, Nanang Yudi; Sarwosri, Sarwosri

    2013-01-01

    Ide dasar di Balik software process improvement - SPI menjadi alasan bahwa proses perangkat lunak berkualitas baik merupakan prasyarat bagi produk perangkat lunak berkualitas baik. Oleh karenanya, proses dalam perangkat lunak perlu untuk terus dinilai dan ditingkatkan. COBIT merupakan salah satu kerangka SPI yang dapat menjadi acuan ketercapaian kualitas perangkat lunak. Untuk mendukung penilaian proses, penelitian ini mengusulkan penerapan teknik penambangan proses (process mining) dalam pen...

  19. PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MEMINIMASI PRODUK CACAT PADA PROSES PRODUKSI BESI BETON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tantri Windarti

    2014-09-01

    Full Text Available Untuk menghasilkan produk dengan kualitas yang baik pada era globalisasi saat ini, sebuah industri dituntut untuk memberikan produk yang tidak cacat dan sesuai dengan spesifikasi. PT. X adalah sebuah industri besi beton dengan berbagai macam ukuran diameter. Dalam proses produksinya, PT. X melakukan pengendalian kualitas dengan menetapkan batas maksimum toleransi kerusakan sebesar 2%. Namun, dalam pengendalian kualitas tersebut, masih terdapat produk cacat pada minggu ke-5 dan minggu ke-12 di atas batas toleransi yaitu sebesar 2,42% dan 2,21%. Penyebab kerusakan produk cacat yang terjadi pada besi beton diameter 12 mm didominasi oleh overfill sebanyak 48,97% dan scratch sebanyak 32,93% yang akan dikualifikasikan sebagai Critical To Quality (CTQ. Untuk itu,  metode six sigma ini digunakan dalam upaya meningkatkan kualitas produk besi beton melalui tahap DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa setelah menggunakan metode six sigma terjadi penurunan nilai DPMO (Defect Per Million Opportunities sebesar 33,21% dan terjadi peningkatan nilai sigma yang semula 2,96 menjadi 3,17. Faktor penyebab utama terjadinya produk cacat adalah faktor mesin yaitu adanya trouble pada rolling mill, kemudian diikuti faktor manusia dan faktor metode sebagai penyebab lain yang membentuk produk akhir.   Kata kunci:  CTQ; DMAIC; pengendalian kualitas; six sigma   Abstract   To produce products with good quality in era of globalization, an industry is required to provide a product that is not defective and in accordance with the specifications. PT. X is a concrete iron industry with various diameter sizes. In the production process, PT. X performs quality control by setting damage tolerance maximum limit. The maximum limit is 2%. However, in the quality control, there are still defect levels at fifth and twelfth week that over tolerance limit are 2.42% and 2.21%. The causes of products defects that occur at

  20. Potensi Limbah Padat sebagai Benang Gintir Berbasis Sistem Interlacing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nisa Fardani

    2015-09-01

    Full Text Available Sistem pengelolaan sampah di tempat pembuangan sampah menjadi masalah lingkungan yang besar seiring dengan pertumbuhan industri pulp dan kertas di Indonesia. Konversi limbah padat menjadi bahan bakar pelengkap untuk industri kertas juga tidak memberikan hasil yang signifikan untuk memecahkan masalah pencemaran udara pada saat karbon aktif dibebaskan dari proses pembakaran. Masalah ini secara khusus menuntut sistem pengelolaan sampah yang maju dan efektif secara terus-menerus. Baru-baru ini, optimasi pemanfaatan serat-limbah menjadi alternatif khusus untuk mengurangi tumpukan sampah di tempat pembuangan sampah. Namun, tidak semua dapat didaur ulang. Karakteristik limbah padat berserat dari industri kertas tisu cenderung menurun gramaturnya, sehingga sangat disayangkan pemanfaatannya akan berkurang bahkan setelah proses daur ulang. Di sisi lain, struktur kimianya yang telah rusak selama proses produksi tampaknya menjadi semangat baru bagi industri tekstil di masa depan dalam mengembangkan teknologi daur ulang limbah padat berserat, yang menghasilkan benang tekstil generasi baru. Fokus dalam penelitian ini ditekankan pada penemuan tas yang terbuat dari bahan serat-limbah menggunakan metode eksperimental. Identifikasi karakteristik serat-sampah berbasis padat dikembangkan melalui teknik eksplorasi multi-ply yarns berdasarkan sistem interlace. Hubungan antara penciptaan produk dan forecasting  tren pada tahun 2013 akan menjadi analisis berikutnya sebagai salah satu cara untuk memecahkan masalah sampah.Kata Kunci: limbah; multi-ply yarns; sistem interlacing.The Potential of Solid Waste as Multiply Yarn Based on Interlacing SystemsSolid-waste disposal in landfills is becoming a massive environmental problem as a result of the growth of the pulp and paper industry in Indonesia. The conversion of solid waste to complementary fuel for the paper industry is also not giving any significant results to solve air contamination, as active carbon is released

  1. Improving Children's Prose Comprehension: Selected Strategies That Seem to Succeed. Theoretical Paper No. 72.

    Science.gov (United States)

    Levin, Joel R.; Pressley, Michael

    Prose-learning strategies are classified in this paper as prose-dependent (those that authors can use to optimize communication) or processor-dependent (those that learners can use to optimize reception) and are cross-classified as stage-setting (those that prepare the learner for upcoming prose information) or storage-retrieval oriented (those…

  2. Rancang Bangun Auto Switch PID pada Sistem ILFM (In Line Flash Mixing Untuk Proses Netralisasi pH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hariadi Kurniawan

    2013-09-01

    Full Text Available Perubahan nilai pH larutan asam terhadap penambahan larutan basa memiliki sifat nonlinier. Pada umumnya pengendalian PID digunakan pada proses yang linier. Namun demikian, pada pengendalian pH yang merupakan proses nonlinier  ini akan diterapkan auto switch PID sebagai solusinya. Sistem ILFM merupakan  pengembangan dari sistem CSTR (Continous Stirred Tank Reactor yang mengasumsikan reaksi asam-basa terjadi secara cepat. Pada sistem ILFM laju aliran asam dibuat konstan sedangkan laju aliran basa dapat dikontrol. Pompa DC 12V digunakan untuk mengalirkan larutan asam dan basa. Alat ukur pH yang digunakan adalah pH meter YK-2001PH. Software LabVIEW digunakan sebagai penanaman algoritma autoswitch PID dan HMI pada tugas akhir ini. Auto switch PID akan bekerja sesuai dengan daerah linier yang telah dibagi. Daerah linier tersebut didapatkan berdasarkan hasil kurva eksperimen titrasi larutan CH3COOH 0,1M, 16,25ml dengan NaOH 0,1M, 20 ml.  Terdapat tiga daerah linier pada kurva titrasi, yaitu 3,5≤pH≤6,21, 6,22≤pH≤10,73 dan 10,74≤pH≤11,9. Pada uji closed loop,untuk setpoint pH5 didapatkan nilai karateristik respon maximum overshoot sebesar 19,6 %,Ess (error steady state sebesar 0,04% dan Ts (Time Settling sebesar 6s. Pada uji setpoint 6 didapatkan maximum overshoot 3,3%, Ess 3% dan Ts 13s. Pada uji nilai setpoint pH 11 didapatkan maximum overshoot sebesar 6 %,Ess sebesar 2,7% dan Ts sebesar 20s. Pada tracking turun nilai setpoint pH 11-5 didapatkan maximum overshoot 1,6%,Ess sebesar  1% dan Ts sebesar 8s. Pada daerah linier 2 tidak dapat tercapainya SP yang diinginkan. Hal ini dikarenakan daerah linier 2 adalah  daerah kritis dengan penambahan 1ml/s akan mengubah nilai pH menjadi 2 kali semula sedangkan resolusi pompa melibihi dari 1mL/s.

  3. Alterasi Akibat Proses Hidrothermal Di Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara

    OpenAIRE

    Harjanto, Agus; Sutanto, Sutanto; Sutarto, Sutarto; Subandrio, Achmad; Suasta, I Made; Hartono, Giri; Suputra, Putu; Basten, I Gde; Fauzi, Muhammad; Rosdiana, Rosdiana

    2016-01-01

    Bolaang Mongondow terletak di bagian tengah lengan utara Sulawesi yang disusun oleh busur magmatik berumur Neogen dan berpotensi mengandung mineral-mineral ekonomis. Hal tersebut yang melatarbelakangi dilakukan penelitian terhadap potensi sumber daya mineral. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari alterasi akibat proses hidrotermal serta hubungannya dengan cebakan emas (Au) berdasarkan kajian di lapangan maupun analisis laboratorium. Metode yang digunakan dalam penelitian, yaitu kajian li...

  4. Episodic and Semantic Aspects of Memory for Prose.

    Science.gov (United States)

    Dooling, D. James

    This report describes research on Bartlett's theory of constructive memory. In experiment one, schematic retention is related to Tulving's distinction between episodic and semantic memory. With the passage of time, memory for prose reflects decreasing output from episodic memory and increasing output from semantic memory. In experiment two,…

  5. GAMBAR SEBAGAI ALAT KOMUNIKASI VISUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Freddy H. Istanto

    2000-01-01

    Full Text Available The language of drawing is necessarily required in modern world nowadays especially during information-communication era%2C the role of drawing is expanding. Drawing is not only important for designer%2C but also crucial for the experts of engineering%2C education%2C bussiness%2C social%2C politics and industry. This article will impart the details from the history drawing was discovered to its function as a means of communication in modern era. Abstract in Bahasa Indonesia : Bahasa gambar sangat dibutuhkan dalam dunia modern saat ini%2C dalam era komunikasi -informasi ini peran gambar semakin besar saja. Gambar tidak saja penting bagi desainer%2C tetapi juga penting bagi ahli-ahli teknik%2C pendidikan%2C bisnis%2C sosial%2C politik dan industri. Tulisan ini akan merinci dari sejarah ditemukannya gambar sampai fungsi gambar sebagai alat komunikasi dalam dunia modern saat ini. drawing%2C communication%2C visual communication

  6. UNJUK KERJA APLIKASI DIGITAL SIGNAGE XIBO PADA PROSES PEMBUATAN PAPAN PENGUMUMAN DIGITAL DI JURUSAN TEKNIK ELEKTRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ketut Udy Ariawan

    2016-01-01

    Full Text Available Pendidikan Ganesha telah memanfaatkan media website sebagai sarana penyampaian informasi. Namun dalam lingkungan internal jurusan masih juga menggunakan cara konvensional dengan menempel lembar pengumuman pada papan informasi yang tersedia. Di era digital, papan pengumuman bermigrasi dari bentuk konvensional ke bentuk digital, sehingga dikenal istilah digital signage. Bentuk digital signage yang sering diterapkan saat ini adalah menggunakan seperangkat komputer yang dihubungkan ke satu atau beberapa buah TV Plasma untuk menampilkan informasi. Salah satu aplikasi digital signage yang mendukung proses pembuatan papan pengumuman digital dan berbasis Web adalah XIBO yang bersifat open source. Pada penelitian ini, proses pembuatan papan pengumuman digital dilakukan dengan cara membuat sebuah sistem yang terdiri dari komposisi software (XIBO, Web Hosting, dan Internet dan hardware (PC Server, PC Client, dan TV Plasma. Aplikasi XIBO yang digunakan terdiri dari XIBO CMS untuk diinstallkan pada web hosting melalui PC Server, XIBO CLIENT FOR WINDOWS untuk diinstallkan pada PC Client agar bisa terhubung dengan PC Server, dan TV Plasma digunakan untuk menampilkan display hasil desain konten papan pengumuman digital yang telah dibuat agar terlihat lebih tajam, cerah, dan besar jika dibandingkan menggunakan monitor komputer biasa. Penerapan XIBO pada web hosting dimaksudkan agar proses pembuatan desain konten papan pengumuman digital dan jadwal tayangnya dapat dilakukan secara online, dimana saja, dan kapan saja oleh admin, sehingga hal ini akan menjadikan digital signage lebih efektif dan efisien dari segi waktu, tenaga, dan biaya serta mudah dalam hal pengoperasiannya. Hasil penelitian ini nantinya diharapkan dapat memberikan kontribusi pada sarana penyampaian informasi secara digital terutama dalam bidang periklanan/advertising. Kata-kata kunci: Digital Signage, Web Hosting, XIBO. ABSTRACT During this time the Department of Electrical Engineering at the

  7. PENINGKATAN KADAR GERANIOL DALAM MINYAK SEREH WANGI DAN APLIKASINYA SEBAGAI BIO ADDITIVE GASOLINE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widi Astuti

    2014-10-01

    Full Text Available Sereh wangi merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang banyak mengandung geraniol. Geraniol merupakan senyawa penyedia oksigen sehingga minyak sereh wangi dimungkinkan dapat digunakan sebagai bio additive gasoline. Penelitian ini bertujuan  meningkatkan kadar geraniol dalam minyak sereh wangi dan menggunakannya sebagai bio additive gasoline.Penelitian dilakukan dalam  tiga tahap, yaitu  pemungutan minyak sereh wangi dari daun sereh wangi, peningkatan kadar geraniol dalam minyak sereh wangi dan aplikasi minyak sereh wangi yang mengandung geraniol tinggi sebagai bio aditive gasoline.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemungutan minyak sereh wangi yang dilakukan dengan metode distilasi uap menghasilkan rendemen sebesar 0,76% dengan kadar geraniol 5,36%.Kadar geraniol dapat ditingkatkan menjadi 21,78% melalui proses distilasi vakum pada suhu 120oC. Pengujian minyak sereh wangi dengan kadar geraniol tinggi sebagai bio additive gasoline meliputi uji performa dan efisiensi konsumsi bahan bakar dengan variasi perbandingan volume gasoline dengan bio additive. Hasilnya, penambahan minyak sereh wangi dengan perbandingan volume gasoline ; minyak sereh wangi = 1000:2 mampu meningkatkan power mesin dari 7,8HP menjadi 8,6HP. Sementara, pada pengujian efisiensi bahan bakar, penambahan minyak sereh wangi dengan perbandingan volume gasoline : minyak sereh wangi = 1000:2 dapat meningkatkan efisiensi mesin sebesar 10,8%. Citronella contains geraniol which is an oxygen provider substances, so it may be used as bio additive. The purpose of this research  is to increase geraniol content in citronella oil and use it as a gasoline bio additive. This research is conducted  in three steps including take the citronella oil from citronella leaf, increase geraniol content in citronella oil and use citronella oil as a gasoline bio additive. The result show that citronella oil produced from citronella leaf using vapor distillation method contains geraniol

  8. Teori Belajar Menurut Aliran Psikologi Gestalt Serta Implikasinya Dalam Proses Pembelajaran

    OpenAIRE

    Novalita, Rahmi

    2015-01-01

    Psikologi Gestalt merupakan salah satu aliran psikologi yang mempelajari suatu gejala sebagai suatu keseluruhan atau totalitas, data-data dalam psikologi Gestalt disebut sebagai Fenomena (gejala). Prinsip Dasar Gestalt yaitu;a) Interaksi antara individu dan lingkungan disebut sebagai perceptual field. Setiap perceptual field memiliki organisasi, yang cenderung dipersepsikan oleh manusia sebagai figure and ground. Oleh karena itu kemampuan persepsi ini merupakan fungsi bawaan manusia, bukan sk...

  9. Studying the prose style of Dastgiri Rules

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tahereh Mirzaei

    2016-12-01

    nature of the letters and its three types which are written, verbal and masrouri. In chapter4 he explained about the letters in detail including metaphor letter, conjunction letter, conditioning letter and so on. Finally, he stated infinitive constructions, the names of Allah in Persian and specific names of kings and volume I ends in this way. The prose style of this manuscript can be studied from the formal and content point of view. Examining stylistic features of Dastgiri Rules first of all indicates literary knowledge of the author, his awareness of Persian grammar and dictionaries during his time. Although this work, like other grammarians works in the subcontinent, is written in Arabic language style, but in many cases he observed moderation and have applied Persian language syntax. In formal Stylistics of the book, abundance of Arabic words is seen which was influenced by the common literary style of return period. Special use of some Arabic words and combination of Persian and Arabic words in the syntactic structure of sentences are also noteworthy. These combinations are mostly simple, short and literary. Compound verbs have been applied more than simple and prefix verbs. Orthography of this manuscript was influenced by the common style of these periods, which are eleventh to the thirteenth century. In this work some cases like writing the letter of "ک" instead of "گ", and the letter of "ج" instead of "چ", inarticulate omission when making plural, use of "مَر" for putting emphasis on object and application of "را" as object sign can be seen. The pros style of this work is simple and scientific except the introduction, however the author shows us his literary talent and ability by applying literary figures of speech everywhere in his work including rhyme and pun, symmetry, simile, metaphor and metonymy which are applied very artistically in the introduction. The author's great attention to mention poems by Persian and Hindi poets indicates his admirable

  10. Kain Songket Palembang dengan Penerapan Teknik Batik sebagai Produk Fesyen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nadina Sukma Salim

    2016-06-01

    observasi non partisipatoris di tempat pengrajin songket dan batik. Menggunakan metode triangulasi data didukung pendekatan berbagai disiplin terkait untuk menghasilkan karya eksperimentatif, penelitian ini bertujuan untuk memberikan variasi baru pada kain Songket Palembang dengan penerapan teknik batik di atasnya, sebagaimana belum pernah ada yang pernah melakukan hal seperti ini sebelumnya. Proses berkarya dimulai dari perancangan yang mengangkat motif-motif batik Palembang mengikuti estika karya Palembang yang repetitif dan geometris terukur. Hasilnya teknik batik dapat diterapkan di atas permukaan kain songket dengan memperhatikan jenis pewarna batik yang cocok untuk selanjutnya diterapkan sebagai produk fesyen. Kata Kunci: Batik Palembang; penerapan; ragam hias; Songket Palembang; variasi. Kain Songket Palembang with Batik Technique Implementation for Fashion ProductLess variation on motifs and facing the low cost production of machine woven Songket has make the Songket Palembang crafters are trying to use alternative materials, like synthetic silk, cheap threads et cetera. In the middle of the batik trend in since UNICEF announced Batik as intangible heritage from Indonesia, many people inside and outside Palembang do not know about what is Batik Palembang. Sadly, lack of knowledge about this, the community tends to choose machine woven textiles upon their own traditional folk art such as hand woven textiles. Therefore, reintroducing Palembang batik that is almost forgotten and the need for a new variation in kain Songket Palembang creation become one of the goals in this research. Songket has influences from China and India especially its color and motifs. A rich city as Palembang in the past has made its Kingdom can afford to buy gold threads from China to decorate Songket as the cloth for their royal women costume. The users are ranked divided to its quality and the motifs of the Songket. At the same time, batik is also used by Palembang citizens for it was known

  11. WARALABA SEBAGAI INSTRUMEN PENGENTASAN KEMISKINAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moch. Najib Imanullah

    2012-10-01

    Full Text Available The objective of this research is to look for the justification of a new theory that uses franchise as an alternative to alleviate poverty in Indonesia, particularly absolute poverty in urban cities. Local wisdom inspires Indonesia’s juridical design for franchise laws that supports the franchise industry. This research finds that the theory that franchise can be applied as an instrument to alleviate poverty can be accepted. However, the application of the franchise industry as an instrument to alleviate poverty is ineffective because of a several factors, such as the vagueness of statutory regulations, unfavourable social culture, and the weak government supervision. Penelitian ini bertujuan untuk mencari justifikasi teori baru bahwa waralaba dapat dipergunakan sebagai salah satu instrumen untuk pengentasan kemiskinan di Indonesia, khususnya kemiskinan absolut yang terjadi di perkotaan. Justifikasi tersebut meliputi adanya kearifan lokal sebagai inspirasi yang diterapkan dalam waralaba dan desain yuridis peraturan perundang-undangan di Indonesia yang mendukung waralaba. Hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa teori yang mengatakan bahwa waralaba dapat dipergunakan sebagai salah satu instrumen untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia dapat diterima. Akan tetapi, penggunaan waralaba sebagai instrumen untuk mengentaskan kemiskinan belum efektif dikarenakan beberapa faktor, seperti faktor peraturan perundang-undangan yang tidak tegas, kultur masyarakat, dan lemahnya pengawasan pemerintah.

  12. Pengolahan Limbah Rumah Makan dengan Proses Biofilter Aerobik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laily Zoraya Zahra

    2015-03-01

    Full Text Available Berkembangnya rumah makan/restoran yang semakin pesat dapat dipastikan akan turut menambah buangan air limbah domestik dengan kadar organik yang tinggi dalam jumlah yang tidak sedikit yang dibuang ke badan air.Tingginya kadar organik dalam limbah domestik rumah makan akan menyebabkan aroma yang tidak sedap jika tidak ada pengolahan terlebih dahulu, maka pengolahan yang dapat digunakan untuk mengolah air limbah rumah makan tersebut adalah proses biofilter aerobik. Penelitian dilakukan dengan proses biofilter aerobik dengan aliran downflow dan menggunakan sistem intermitten.Variabel dalam penelitian ini adalah media biofilter berupa kerikil dan batu alam serta Hydraulic Retention Time (HRT 8 jam. Parameter pencemar yang diukur efisiensinya adalah BOD, COD, dan TSS. Besarnya penyisihan parameter BOD, COD dan TSS dengan menggunakan biofilter aerob berturut-turut mencapai 94,83%, 92,95%, dan 95%. Reaktor paling baik dalam mengolah air limbah adalah reaktor biofilter dengan media kerikil pada HRT 8 jam.

  13. Model Penilaian Kapabilitas Proses Optimasi Resiko Ti Berdasarkan Cobit 5

    OpenAIRE

    Putri, Rahmi Eka

    2015-01-01

    Teknologi informasi (TI) saat ini telah menjadi kebutuhan yang mendasar bagi setiap organisasi dan tidak jarang sebuah organisasi memiliki ketergantungan yang tinggi terhadap TI. Resiko penggunaan TI di organisasi harus dikelola dengan baik, agar resiko penggunaan TI dapat diminimalisasi dan TI dapat membantu dalam pencapaian tujuan organisasi. Optimasi resiko penggunaan TI di organisasi merupakan salah satu domain dalam tata kelola TI berdasarkan COBIT 5. Proses ini bertujuan untuk memastika...

  14. Full Day School Sebagai Penguatan Pendidikan Karakter (Perspektif Psikologi Pendidikan Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lis Yulianti Syafrida Siregar

    2017-07-01

    Full Text Available Penerapan full day school merupakan alternatif solusi dari revolusi pendidikan terhadap permasalahan yang terjadi di dunia pendidikan. Full day school adalah istilah dari proses pembelajaran yang dilaksanakan secara penuh, dimana aktifitas belajar anak dilakukan lebih banyak disekolah daripada dirumah. Proses belajar mengajar diberlakukan di pagi hari sampai dengan sore hari. Konsep dasar full day school sama dengan pendidikan Islam, dimana aplikasinya bertujuan agar memanfaatkan waktu dengan melakukan hal yang bermanfaat, ini adalah manifestasi dari belajar tanpa batas. Pendidikan Islam sebagai usaha untuk membimbing pertumbuhan dan perkembangan kepribadian siswa supaya mereka hidup sesuai dengan ajaran Islam. Pendidikan merupakan satu dari pembahasan-pembahasan yang ada pada Al-Qur’an. Al-Qur’an merupakan firman Allah yang selanjutnya dijadikan pedoman hidup (way of life kaum muslim yang tidak ada keraguan di dalamnya. Di dalamnya terkandung ajaran-ajaran pokok (prinsip dasar menyangkut segala hal aspek kehidupan manusia, termasuk pendidikan. Al-Qur’an bisa dijadikan sebagai inspirasi untuk dikembangkan dalam rangka membangun pendidikan yang bermutu. Kata kunci: Full day school, Pendidikan, Al-Qur’an  Implementation of full day school is an alternative solution of the educational revolution to the problems that occur in education. Full day school is the term of the learning process that is carried out in full, where the learning activities of children done more school than at home. Teaching and learning process is applied in the morning until the afternoon. The basic concept of full day school is the same as Islamic education, where its application aims to make use of time by doing useful things, this is a manifestation of learning without limit. Islamic education as an effort to guide the growth and development of student personalities so that they live in accordance with the teachings of Islam. Education is one of the discussions

  15. Gambaran Respon Anak Usia Prasekolah dalam Menjalani Proses Transfusi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meila Sabridatia Putri

    2017-09-01

    Full Text Available Tindakan transfusi darah yang dilakukan pada anak usia prasekolah yang mengalami talasemia membuat anak merasa terancam. Hal ini ditunjukkan oleh anak dengan berbagai respon (kognitif, afektif, fisiologis, perilaku dan sosial anak prasekolah dalam menjalani proses transfusi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran respon kognitif, afektif, fisiologis, perilaku dan sosial pada anak usia prasekolah dalam menjalani proses transfusi di Poli Talasemia RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan sample sebanyak 50 orang selama periode 3–13 Juni 2014 diambil dengan teknik insidental sampling. Hasil penelitianini dianalisis dengan menggunakan rumus distribusi frekuensiPenelitian yang sudah dilakukan, didapatkan hasil respon yang paling banyak ditunjukkan oleh anak prasekolah ketika proses transfusi berlangsung adalah hampir seluruhnya menunjukkan respon sosial (84% dengan jenis respon terbanyak ialah meminta dukungan emosional pada orang yang bermakna, hampir seluruhnya menunjukkan respon afektif (74% dengan jenis respon terbanyak adalah mengeluarkan ekspresi verbal, sebagian besar menunjukkan respon perilaku (66% dengan jenis respon terbanyak adalah memukul-mukulkan lengan dan kaki dan juga respon kognitif (72% dengan jenis respon terbanyak gelisah, dan hampir setengahnya dari responden menunjukkan respon fisiologis (34% dengan jenis respon terbanyak bernapas cepat. Simpulan penelitian ini adalah bahwa presentase respon terbesar yang dikeluarkan oleh anak usia prasekolah berupa respon sosial dengan jenis meminta dukungan emosional pada orang bermakna. Saran bagi instansi pendidikan dan rumah sakit untuk bisa berkontribusi mengembangkan asuhan keperawatan pada orang yang paling dekat pada anak sebelum tindakan invasif.

  16. Memory decreases for prose, but not for poetry.

    Science.gov (United States)

    Tillmann, Barbara; Dowling, W Jay

    2007-06-01

    Memory for details of text generally declines relatively rapidly, whereas memory for propositional and context-based meanings is generally more resilient over time. In the present study, we investigated short-term memory for two kinds of verbal material: prose and poetry. Participants heard or read prose stories or poems in which aphrase near the start of the passage served as a target. The text continued, and after various delays, memory was tested with a repetition of the target (old verbatim; O), a paraphrased lure (P), or a lure in which the meaning was changed. For prose, memory for surface details (as measured by O/P discrimination) declined over time (Experiments 2-4), as was expected. For poetry, memory for surface details (O/P discrimination) did not decline with increasing delay (Experiments 1, 3, and 4). This lack of decline in memory for the surface details of poetry is discussed in relation to similar results previously observed for musical excerpts (Dowling, Tillmann, & Ayers, 2001), suggesting that a particular role is played by the temporal organization and rhythmic structure of poetry andmusic.

  17. Peta Buatan untuk Peningkatan Efektivitas Proses Belajar Sistem Koordinat Cartesius

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NFN Rahmiah

    2012-01-01

    Full Text Available Pendidikan merupakan suatu rekayasa untuk mengendalikan learning guna mencapai tujuan yang direncanakan secara efektif dan efisien, dalam proses rekayasa ini peranan teaching sangat penting karena merupakan kegiatan yang dilakukan oleh guru untuk mentransfer pengetahuan, keterampilan dan nilai kepada siswa sehingga apa yang ditransfer memiliki makna bagi siswa sendiri dan berguna bagi dirinya sendiri dan masyarakat. Upaya untuk menghadapi tantangan tersebut adalah seorang guru perlu kreatif dan inovatif menciptakan metode mengajar yang dapat meningkatkan efektivitas proses pembelajaran. Oleh karena itu, kajian ini yang merupakan laporan hasil penelitian tindakan kelas pada salah satu SD Negeri di Kabupaten Maros Provinsi Sulawesi Selatan. Berdasarkan hasil yang diperoleh, pada umumnya terjadi peningkatan efektivitas proses berupa sikap belajar peserta didik yang diukur dengan menggunakan angket pengamatan dari siklus I dengan mean sebesar 1,80 ke siklus II sebesar 2,20. Sementara itu, hasil penilaian kognitif yang diukur dengan soal pencapaian kompetensi dasar juga mengalami peningkatan mean dari 70,55 pada siklus I menjadi 74,00 pada siklus ke II. Metode ini sangat dimungkinkan dapat dikembangkan melalui pendidikan matematika, karena matematika memiliki struktur dengan keterkaitan yang kuat dan jelas satu dengan yang lainnya, serta berpola pikir deduktif dan konsisten serta matematika merupakan alat yang dapat memperjelas dan menyederhanakan suatu keadaan atau situasi melalui abstraksi, idealisasi, atau generalisasi untuk suatu studi pemecahan masalah

  18. Aplikasi Multimedia sebagai Media Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Materi Budaya di Indonesia menggunakan Unity Engine untuk Sekolah Dasar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ade Riyantika Dewi

    2015-10-01

    Full Text Available Belajar merupakan kegiatan pokok yang dilakukan di sekolah, khususnya untuk seorang pelajar. Seorang pelajar harus memperhatikan penjelasan materi pelajaran yang diberikan oleh guru. Namun saat ini guru hanya menjelaskan materi pelajaran dengan metode konvensional, sehingga pelajar menjadi kurang aktif karena hanya memperhatikan dan mendengarkan saja. Metode ini berdampak pada semangat belajar pelajar yang menurun karena merasa bosan dengan metode-metode seperti itu saja. Seharusnya dengan perkembangan teknologi masa kini, guru dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan semangat belajar pelajar secara efisien dan mandiri serta mengajarkan siswa untuk berperan aktif dalam pembelajaran. Berdasarkan permasalahan tersebut dibangun sebuah aplikasi multimedia pembelajaran interaktif berbasis mobile sebagai pendamping pembelajaran untuk dapat menunjang proses penerimaan materi pelajaran di sekolah. Aplikasi multimedia pembelajaran pendamping tersebut dibuat menggunakan Unity Engine 5.0, dan Adobe Illustrator. Metode pengembangan mutimedia yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC . Untuk metode pengujian aplikasi menggunakan metode Black Box Testing dan Betha Testing yang berupa kuesioner. Hasil Black Box Testing dari aplikasi multimedia pembelajaran pendamping berbasis mobile dengan Unity Engine ini menunjukkan bahwa semua fungsi menu yang terdapat pada aplikasi telah berhasil sesuai dengan fungsinya. Hasil Betha Testing menunjukkan bahwa lebih dari 75% responden memberikan respon positif terhadap aplikasi. Aplikasi dapat dikategorikan baik, sehingga aplikasi dapat digunakan sebagai media pendamping pembelajaran di sekolah maupun di luar sekolah.

  19. REDUKSI AKTIVITAS URANIUM DALAM LIMBAH RADIOAKTIF CAIR MENGGUNAKAN PROSES ELEKTROKOAGULASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prayitno Prayitno

    2017-01-01

    Full Text Available ABSTRAK REDUKSI AKTIVITAS URANIUM DALAM LIMBAH RADIOAKTIF CAIR MENGGUNAKAN PROSES ELEKTROKOAGULASI. Limbah yang dihasilkan dari proses pengembangan bahan industri bersifat radioaktif yang mengandung uranium yang dapat menimbulkan dampak negatif pada manusia dan lingkungan. Pengolahan limbah radioaktif pada saat ini masih banyak menggunakan bahan-bahan kimia.Penambahanbahan kimiauntuk mereduksi bahan pencemar dinilai kurang efisien karena kurang ramah lingkungan, memerlukan waktu yang lama, dan biaya yang mahal. Untuk itu akan diterapkan metode proses elektrokoagulasi untuk menurunkan aktivitas uranium dari larutan limbah cair. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efisiensi penurunan aktivitas uranium dalam limbah radioaktif cair yang dihasilkan pada proses elektrokoagulasi dengan variasi tegangan, waktu tinggal, jarak elektroda dan pH inlet limbah. Limbah simulasi yang digunakan memiliki kadar kontaminan uranium sebesar 500 mg/L. Percobaan ini dilakukan dengan metode batch dengan elektroda aluminium. Hasil penelitian diperoleh parameter optimal pada tegangan 12,50 V, jarak 1 cm, pH 7, dan waktu proses selama 60 menit diperoleh efisiensi penurunan limbah uranium sebesar 97,20 %. Kata Kunci:elektrokoagulasi, reduksi limbah uranium, tegangan, aluminium. ABSTRACT REDUCTION OF URANIUM ACTIVITIES IN LIQUID WASTE RADIOACTIVE BY USING OF ELCTROCOAGULATION PROCESS.  Waste generated from the process of the industrial material development one of which waste containing uranium radioactive, can have negative impact on humans and the environment. In  the present time, chemicals are still mostly use in radioactive waste treatment. To reduce pollutants with the use of chemicals is less efficient, because less environmentally friendly, take long time and costly. Therefore, a system of electrocoagulation process will be applied to decrease the activity of uranium from waste solution. The purpose of this study is to determine the efficiency of uranium

  20. PEMODELAN MATEMATIKA PROSES PRODUKSI POLYHYDROXYBUTYRATE (PHB DARI TAPIOKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Margono Margono

    2012-05-01

    Full Text Available MATHEMATICS MODELLING OF POLYHYDROXYBUTYRATE (PHB PRODUCTION FROM TAPIOCA. One of the technical approaches to get improvement of PHB productivity was a process simulation by using mathematical modeling. The objective of this research was to develop mathematical model which could be used to simulate fermentation of polyhydroxybutyrate production by Bacillus cereus IFO 13690 using tapioca substrates. Three different experiments with initial ammonium of 0.286, 0.566, and 1.203 g/L were carried out in 5 L fermentor and 500 rpm of agitation speed. The pH medium was controlled at 5.6 after it came down from the initial pH of 6.8. Meanwhile, the initial doT was 70% air saturation and also came down to and maintained at doT of 5% air saturation. PHB accumulation was growth associated product. Model of bacteria mechanism on utilizing tapioca and the mathematical model were proposed. The proposed model was suitable with the experimental phenomena. However, the rate of fermentation process was the controlling rate for overall PHB synthesis.   Abstrak   Salah satu pendekatan teknis untuk melakukan optimasi proses fermentasi adalah melakukan simulasi menggunakan model matematika.  Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan model matematika yang dapat digunakan untuk melakukan simulasi proses pada fermentasi produksi polyhydroxybutyrate (PHB dari tapioka oleh Bacillus cereus IFO 13690. Tiga buah percobaan dengan konsentrasi amonium awal 0,286, 0,566, dan 1,203 g/L dilakukan pada fermentor dengan volume 5 L dan kecepatan pengadukan 500 rpm. Percobaan dilakukan dengan kondisi awal  pH 6,8 dan konsentrasi oksigen terlarut (doT 70% udara jenuh. Kondisi awal tidak dikontrol sehingga pH medium turun dan dijaga pada 5,6 menggunakan pengontrol pH. Sedangkan doT turun dan dikontrol pada 5% udara jenuh. Data percobaan dan model matematika menunjukkan bahwa produksi PHB mengikuti pola pertumbuhan berasosiasi dengan produk (growth associated product. Model mekanisme

  1. PENGARUH WAKTU KONTAK TERHADAP DAYA ADSORPSI KARBON AKTIF PADA PROSES PURIFIKASI CH4 DARI BIOGAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nani Harihastuti

    2016-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Penggunaan biogas sebagai bahan bakar secara langsung sering menimbulkan permasalahan yaitu terjadi bau tidak sedap, peralatan logam  dan kompor cepat berkarat, dinding dapur terkikis  dan api sering  padam sendiri. Hal ini disebabkan dalam biogas selain metana (CH4 terkandung gas-gas lain H2S, NH3, CO2, H2 , CO dan uap air (H2O. Beberapa gas yang bersifat impurities ( H2S, NH3, CO2 dan uap air /H2O akan menurunkan nilai kalori dari biogas dan merugikan lingkungan dan kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghilangkan gas impurities dari biogas melalui proses purifikasi sehingga diperoleh biogas yang mempunyai nilai kalor tinggi dan ramah lingkungan.Metode yang dilakukan dengan proses adsorpsi menggunakan  adsorben karbon aktif dengan variabel waktu kontak, untuk mendapatkan daya adsorpsi yang optimum dari karbon aktif terhadap gas impurities yang ada dalam biogas. Hasil penelitian ini diperoleh data- data              penghilangan / reduksi gas  impuritis H2S mencapai 99,99% , dari 4200 ppm menjadi 0,22 ppm, penghilangan gas NH3 mencapai 94,96%, dari 12,7 ppm menjadi 0,65 ppm, penghilangan gas CO2 mencapai 77,48 %, dari 30, 77 % menjadi 6,93 %, penghilangan uap air (H2O mencapai 97,95%,  dari 0,584 mg/lt menjadi 0,012 mg/lt.Kenaikan konsentrasi methane (CH4 dari 38,2 % menjadi 84,12 %. Hasil purifikasi metana (CH4 dari biogas ini merupakan sumber energi  terbarukan yang aman dan  ramah lingkungan serta dapat di kembangkan lagi penerapannya di IKM tahu lainnya. Waktu jenuh adsorben karbon aktif diperoleh setelah  48 jam proses purifikasi berlangsung. Daya adsorpsi Karbon aktif optimum terhadap masing masing komponen gas impuritis adalah sebagai berikut terhadap H2S adalah  10,98 mg H2S/gram karbon aktif/menit, terhadap NH3  adalah 0,016 mg NH3/gram karbon aktif/menit, terhadap CO2 adalah 0,090mg CO2/gram karbon aktif/menit.Dampak yang terjadi bila biogas tidak dimanfaatkan dan dibiarkan terlepas ke

  2. Pemanfaatan Gambir sebagai Bahan Dasar Pembuat Tinta Spidol Ramah Lingkungan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Inda Three Anova

    2017-12-01

    Full Text Available Gambier can be used as a raw material for the manufacture of eco-friendly ink. This study was aimed to produce an alternative marker ink which is safer for the environment and human health. The current ink products generally contain volatile organic compound the chemical that can damage health. The study was done in several stages, raw material preparation, gambier extraction, color pigment making, ink formulation, and continued with stirring by used a high-speed homogenizer for the best formula. Variations of stirring speed were 1000, 1500, 2000 rpm and stirring time 10, 20, 30 minutes. The results showed that the best ink was obtained from the homogenization process with stirring time 30 minutes and speed 1000 rpm. The composition of gambier pigment 85%, glycerol 3%, polyethylene glycol 2%, propylene glycol 5%, and the addition of preservatives crystal violet 1%. The characteristics of markers ink were size particles 15.44 d.nm with a poly diversity index 0.186 and specific gravity 1.0254, black color ink, homogeneous, writings were not disjointed, and 6 minutes dry time.ABSTRAK Gambir dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan tinta spidol  yang ramah lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan tinta spidol alternatif yang lebih aman bagi lingkungan dan kesehatan manusia. Tinta yang diproduksi saat ini pada umumnya masih mengandung volatile organic compound yang merupakan bahan kimia yang dapat merusak kesehatan. Pembuatan tinta dilakukan dalam beberapa tahap yaitu persiapan bahan baku gambir, pengekstrakan gambir, pembuatan pigmen warna, pembuatan formula tinta, dan dilanjutkan dengan pengadukan menggunakan alat high speed homogenizer untuk formula terbaik. Variasi kecepatan pengadukan adalah 1000, 1500, 2000 rpm dan lama pengadukan 10, 20, 30 menit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tinta spidol yang terbaik diperoleh dari proses homogenisasi dengan waktu pengadukan 30 menit pada kecepatan 1000 rpm. Komposisi pigmen gambir

  3. Penyelesaian Tindak Pidana Lalu Lintas Melalui Pendekatan Restorative Justice sebagai Dasar Penghentian Penyidikan dan Perwujudan Asas Keadilan dalam Penjatuhan Putusan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nella Sumika Putri

    2015-04-01

    Full Text Available Penyelesaian tindak pidana kecelakaan lalu lintas di Indonesia dapat diselesaikan melalui sistem peradilan pidana,namun pada umumnya pelaku mengadakan proses perdamaian di luar pengadilan dengan keluarga korban sehingga terjadi kesepakatan perdamaian antara para pihak. Model perdamaian tersebut dikenal dengan model pendekatan restorative justice yang sampai saat ini belum diakomodir dalam peraturan perundang-undangan sehingga aparat penegak hukum menjadi ragu untuk menjadikan kesepakatan perdamaian sebagai pertimbangan untuk menghentikan atau melanjutkan penyidikan. Putusan pengadilan juga belum menempatkan perdamaian antara para pihak sebagai dasar untuk melepaskan pelaku. Mekanisme ini hanya terbatas sebagai pertimbangan untuk meringankan pidana kepada terdakwa. Berdasarkan hasil penelitian, upaya pendekatan restorative justice dalam perkara kecelakaan lalu lintas lebih memberikan rasa keadilan baik bagi pelaku maupun korban. Akan tetapi, pelaksanaan penghentian penyidikan karena telah dilakukan pendekatan restorative justice dalam tindak pidana kecelakaan lalu lintas tidak dapat dilakukan secara absolut karena terdapat beberapa kriteria yang harus dijadikan patokan dalam pengambilan keputusan mengenai penyidikan. Abstract Traffic accident crime is resolved by the criminal court. Mostly, however, the perpetrators hold a peace process outside the court with the victims and their families in the model of an agreement among them. This model is known as the restorative justice model. There is no specific legislation on restorative justice as an alternative approach to adjudicate traffic accident, which makes it difficult for the law enforcer to consider restorative justice as a basis to continue or discontinue an investigation. Furthermore, there is no court regulation justifying the use of restorative justice approach as a groundwork to release the perpetrators. This thesis finds that restorative justice approach is more equitable in solving

  4. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KIMIA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES DAN KETERAMPILAN BERPIKIR SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Darsati

    2015-01-01

    Full Text Available Tujuan penyusunan model pembelajaran kimia ini untuk meningkatkan keterampilan proses dan keterampilan berpikir siswa SMA. Model Pembelajaran Laju Reaksi untuk SMA mengandung 17 konsep, meliputi konsep abstrak, konsep yang berdasarkan prinsip dan konsep yang menyatakan simbol. Keterampilan Berpikir Kritis dan Keterampilan Proses Sains yang dikembangkan lebih banyak pada keterampilan menyimpulkan. Model ini telah di implementasikan pada 2 SMA di Kodya/Kabupaten Bandung. Kata kunci: Model pembelajaran, keterampilan proses, keterampilan berpikir

  5. STUDI EKSPERIMEN PEMILIHAN BIOMASSA UNTUK MEMPRODUKSI GAS ASAP CAIR ( LIQUID SMOKE GASES SEBAGAI BAHAN PENGAWET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugeng Slamet

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Pengertian umum asap cair merupakan suatu hasil destilasi atau pengembunan dari uap hasil pembakaran tidak langsung maupun langsung dari bahan yang banyak mengandung karbon dan senyawa- senyawa lain. Bahan baku yang banyak digunakan untuk membuat asap cair adalah kayu, bongkol kelapa sawit, ampas hasil penggergajian kayu, dan lain-lain. Pembuatan asap cair menggunakan metode pirolisis yaitu peruraian dengan bantuan panas tanpa adanya oksigen atau dengan jumlah oksigen yang terbatas. Biasanya terdapat tiga produk dalam proses pirolisis yakni: gas, pyrolisis oil, dan arang, yang mana proporsinya tergantung dari metode pirolisis, karakteristik biomassa dan parameter reaksi. Metode yang dilakukan diawali dengan melakukan rancang bangun unit pirolisator lengkap dengan perangkat kondensor dengan pipa tembaga tipe spiral untuk memproduksi gas asap cair dari bahan biomassa yang dipilih yaitu tempurung kelapa dan sampah organik. Metode Pirolisis yang merupakan proses reaksi penguraian senyawa-senyawa penyusun kayu keras menjadi beberapa senyawa organik melalui reaksi pembakaran kering pembakaran tanpa oksigen. Reaksi ini berlangsung pada reaktor pirolisator dengan variasi temperatur 150oC, 250oC dan 300oC selama 8 jam pembakaran. Asap hasil pembakaran dikondensasi dengan kondensor yang berupa pipa tembaga melingkar. Hasil dari proses pirolisis diperoleh tiga produk yaitu asap cair, tar, dan arang. Kondensasi dilakukan dengan pipa atau koil melingkar yang dipasang dalam bak pendingin. Air pendingin dapat berasal dari air hujan yang ditampung dalam bak penampungan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah biomassa tempurung kelapa menghasilkan jumlah senyawa fenol lebih besar 30-33%. Hal ini menunjukkan bahwa pada jenis biomassa ini lebih unggul dalam fungsi sebagai antioksidan, karena kaya akan kandungan senyawa fenol, sehingga lebih optimal dalam hal menghambat kerusakan pangan dengan cara mendonorkan hidrogen. Sedangkan biomassa cangkang

  6. Pink Globalization: Hello Kitty sebagai Instrumen Soft-Diplomacy Jepang

    OpenAIRE

    Rijal, Najamuddin Khairur

    2017-01-01

    Pink globalization merujuk pada istilah untuk menggambarkan popularitas internasional Hello Kitty melalui penyebaran berbagai jenis produk berlabel Hello Kitty yang kawaii dari Jepang sebagai bagian dari dunia industri. Popularitas Hello Kitty tersebut merupakan soft-power yang memberikan kekuatan nasional tersendiri Jepang. Jepang kemudian menjadikan Hello Kitty sebagai instrumen soft-diplomacy sebagai upaya meningkatkan citra pariwisata dan menarik wisatawan untuk berkunjung ke Jepang. Tuli...

  7. PENGARUH PROJECT BASED LEARNING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS X SMA NEGERI SIDOARJO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nuril Maghfiroh

    2016-08-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Project Based Learning terhadap keterampilan proses sains siswa kelas X SMA Negeri 4 Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Eksperimen dengan rancangan pretest postest non-equivalent control group design. Penentuan sampel mempertimbangkan kemampuan kognitif yang setara antara dua kelas yang menjadi kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Keterampilan proses sains diukur melalui tes tulis yang kemudian dianalisis dengan rubrik penilaian yang sudah disesuaikan untuk setiap aspek keterampilan proses sains. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pembelajaran Project Based Learning terhadap keterampilan proses sains siswa.

  8. FIGUR WANITA SEBAGAI PENARIK PANDANG DALAM IKLAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrian D. Hagijanto

    2000-01-01

    Full Text Available In order to gain brand awareness effectively%2C advertiser use unusual and sometimes inappropriate form of creatifity to make their ads more memorable such method includes the use of women s sexual attractions which%2C on the other hand%2C causes in fraction of ethical norms. Will this be called a deviations in ads or a compromise approach to the audience taste? Abstract in Bahasa Indonesia : Untuk mencapai brand awareness yang lebih tinggi%2C pengiklan harus membuat iklannya menarik%2C lewat kreativitas yang tinggi. Ketika kreativitas itu menggunakan pendekatan yang terjebak oleh pelanggaran norma-norma etis kemasyarakatan -lewat eksploatasi figur wanita dan daya tarik yang melingkupinya-. Akankah kreativitas itu disebut sebagai penyimpangan dalam iklan? Ataukah sah-sah saja sebagai suatu bentuk pendekatan yang menuruti selera pasar. advertisement%2C women s sexual attractions%2C body language

  9. Pengaruh Penambahan Garam Natrium Dalam Proses Pengendapan Limbah Pengolahan Gambir Terhadap Rendemen Tanin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendri Muchtar

    2013-06-01

    Full Text Available Wastewater from gambier industry which contains tannin has not been utilized optimally yet. The wastewater does not hold up in storage because is often overgrown with fungus, so that in the solid / powdery tannins will be more profitable. To get the tannins precipitate, it had been done research about the effect of settling material to the formation of gambier dye from waste gambier industry. This study aimed to obtain optimum yield of tannins through the precipitation process. Settling material which were used technically NaCl salt and table salt, while for pH regulator used sodium bicarbonate and saturated solution of lime. Phase of precipitation was done by adding NaHCO3  or lime water saturated in such a manner until pH 8. The addition of NaCl salt or table salt with concentration 50 g/L, 100 g/L, 150 g/L, 200 g/L, 250 g/L, 300 g/L, 350g/L, 400 g/L in 200 ml of gambier industry liquid waste. The research result was obtained that the optimum precipitate by the addition of NaCl with concentrations 300 g/L and the use of sodium bicarbonate as a pH regulator gave 30.05% yield. The addition of NaCl with concentrations above 300 g/L gave results which were not much different. Tannin dyes from wastewater of gambier treatment were in the form of brown colour flour.ABSTRAKAir limbah industri pengolahan gambir yang mengandung senyawa tanin saat ini belum dimanfaatkan secara optimum. Limbah cair ini dapat digunakan sebagai sumber warna alami atau tanin, namun tidak tahan dalam penyimpanan karena sering ditumbuhi jamur, sehingga dalam bentuk padatan/tepung tanin akan lebih menguntungkan. Untuk mendapatkan endapan tanin dilakukan penelitian pengaruh penambahan bahan pengendap terhadap pembentukan tanin dari limbah proses pengolahan gambir. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan rendemen tanin yang optimal melalui proses pengendapan. Bahan pengendap yang digunakan adalah   garam NaCl  teknis,  garam dapur, sedangkan untuk pengatur pH digunakan

  10. KARAKTERISASI PERTUKARAN ION TIMBAL (II DENGAN KALSIUM PADA PROSES BIOSORPSI ALGA HIJAU CLADOPHORA FRACTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ade Wirli Putra

    2016-05-01

    Full Text Available ABSTRAKKarakterisasi pertukaran ion Pb2+ dengan Ion Ca2+ dalam larutan menggunakan proses biosorbsi dengan biomassa alga hijau cladofora fracta  telah diteliti.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui selektifitas pertukaran pertukaran ion Pb2+  dengan ion Ca2+ dan sebaliknya, Pengaruh pH eluen terhadap desorpsi  ion Pb2+  dan adsorpsi Ion Ca2+, Karakterisasi desorpsi  Ion Ca2+ dan  Ion Pb2+ dengan larutan HNO3 0,1 M dan H2O akan diamati pada penelitian ini. Hasil penelitian yang diperoleh memperlihatkan bahwa proses pertukaran ion Ca2+ dengan ion Pb2+ lebih mudah terjadi dibandingkan pertukaran ion Pb2+ dengan Ca2+. Desorpsi  ion Pb2+ relatif rendah saat pH eluen sama dengan pH optimum biosorpsi  ion  Pb2+ (pH 4,0. Pada pH 5,0 kemungkinan terjadi endapan  timbal (II hidroksida ( Pb(OH2 .  Penyerapan  ion Ca2+, yang terdapat  dalam eluen, lebih besar terjadi pada pH yang lebih tinggi (pH 5,0. Desorpsi ion Pb2+ dengan larutan HNO3 0,1M dan H2O memperlihatkan hasil yang berbeda (masing-masing  28,10% dan 15,56%, sedangkan desorpsi ion Ca2+ dengan  larutan HNO3 0,1M dan H2O tidak memperlihatkan berbeda yang signifikan (masing-masing 37,91% dan 34,75%, sehingga larutan HNO3 0,1M sebagai eluen pendesorpsi ion Pb2+ dari biosorben lebih efektif dibandingkan eluen H2O.  ABSTRACTCharacterization of  Pb 2+ ion exchange with Ca2 + ions using the process biosorbtion with green algae biomass Cladofora fracta been investigated. This study aims to determine the selectivity of the exchange ion exchange Pb 2+ ions with Ca2 + and vice versa, Effect of pH eluent to desorption of ions Pb 2+ and adsorption of ions Ca2 +, Characterization desorption of ions Ca2 + and Ion Pb 2+ with a solution of HNO3 0.1 M and H2O will be observed in this study. The results obtained showed that the Ca2 + ion exchange process with Pb 2+ ions more readily than Pb 2+ ion exchange with Ca2 +. Desorption of Pb 2+ ion is relatively low at the same eluent pH with a p

  11. KEARIFAN LOKAL SEBAGAI RESOLUSI KONFLIK KEAGAMAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wasisto Raharjo Jati

    2013-12-01

    Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis kearifan lokal sebagai resolusi konflik keagamaan di masyarakat pasca konflik Maluku. Dalam kasus konflik Maluku, agama bukanlah sumber utama, namun rivalitas antar elemen masyarakat dalam memperebutkan sumber daya ekonomi-politik dan birokrasi yang menjadi per­masalahannya. Agama hanya menjadi faktor pendukung yang menyediakan ada­nya legitimasi moral dan identitas politik untuk melakukan kekerasan ter­hadap orang lain. Sejarah konflik Maluku ditandai dengan relasi subordinasi dan domi­nasi yang menghasilkan adanya diskriminasi dan marjinalisasi di tengah masya­rakat. Jatuhnya rezim Orde Baru tahun 1999 dapat dikatakan sebagai pun­cak konflik Maluku yang telah membunuh jutaan nyawa manusia tidak bersalah. Konflik Maluku telah diselesaikan melalui perjanjian damai Malino tahun 2002 dan 2003, namun demikian potensi konflik di akar masyarakat dapat dikurangi melalui nilai-nilai kearifan lokal. Pela gandong sebagai kearifan lokal mempunyai peran penting dalam rekonsiliasi dengan menyatukan kembali solidaritas masya­rakat yang terpecah selama konflik. Selain halnya kearifan lokal, re­presentasi dalam birokrasi juga memegang peran utama dalam mereduksi kesenjangan sosial antara elemen masyarakat di Maluku.

  12. KIOS PASAR SEBAGAI OBJEK JAMINAN KREDIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Masfufah

    2016-11-01

    Abstrak Jurnal ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kios pasar sebagai objek jaminan kredit. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Yuridis Normatif (Normatif Legal Research dengan menggunakan pendekatan perundang-undangan yang bersifat konseptual. Kemudian dibantu dengan bahan-bahan hukum yang akan diuraikan, dideskripsikan, dan dianalisis keterkaitan satu sama lain. Jaminan berkaitan erat sekali dengan pemberian kredit. Jaminan yang baik haruslah yang dapat memberikan rasa aman,  memberikan kepastian hukum dan dapat memberikan perlindungan hukum bagi kreditor. Ada berbagai macam bentuk jaminan yang diberikan debitor,  diantaranya berupa kios pasar. Kios pasar di dalam hukum jaminan kebendaan tidak bisa dikategorikan sebagai benda tidak bergerak karena kios pasar untuk dapat dikategorikan sebagai “benda” belum memenuhi unsur yang ada dalam Buku II KUHPerdata, yang mana kios pasar hanya merupakan ijin pemakaian tempat semata dimana tidak melahirkan hubungan kebendaan, oleh karena tidak ada hubungan langsung antara pedagang dengan bendanya (kios pasar yang dipakainya. Sehingga apabila kios pasar dijadikan suatu jaminan kredit maka perlindungan hukum untuk kreditor itu sendiri lemah karena kios pasar tidak dapat diikat dengan lembaga penjamin yang ada di Indonesia.

  13. PENGARUH JENIS ANODA PADA PROSES PEMULIHAN LOGAM NIKEL DARI TIRUAN AIR LIMBAH ELECTROPLATING MENGGUNAKAN SEL ELEKTRODEPOSISI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djaenudin Dhaenudin

    2013-11-01

    Full Text Available EFFECT OF ANODES TYPES ON NICKEL RECOVERY FROM SYNTHETIC ELECTROPLATING WASTE ELECTRODEPOSITION CELLS. A study concerning the recovery of nickel from electroplating wastewater artificial solution. The study was conducted with a batch system using electrodeposition cell consisting of two spaces separated by water hyacinth leaf, copper cathode plate, H2SO4 solution anolyte, catholyte solution of NiSO4 plus NaCl supporting electrolyte and anode varied. Electrodeposition performed at the direct current of 5V power for 4 hours each run. The research objective was to obtain the best anode in nickel electrodeposition process of electroplating waste artificial solution. Graphite, stainless steel type AISI 316 and the lead were used as a variation of the anode. Concentration of nickel in the catholyte at baseline 2200 mg/L. The results showed that the anode was a graphite anode with best value decreased by 72.44% nickel concentration, deposition of nickel on the cathode of 0.188 grams and specific energy values ​​of 6.1625 kWh/kg.nickel.   Telah dilakukan penelitian tentang pemulihan logam nikel dari larutan tiruan air limbah electroplating. Penelitian dilakukan dengan sistem batch menggunakan sel elektrodeposisi yang terdiri dari dua ruang yang dipisahkan dengan daun eceng gondok, katoda pelat tembaga, anolit larutan H2SO4, katolit larutan NiSO4 ditambah elektrolit pendukung larutan NaCl dan anoda divariasikan. Elektrodeposisi dilakukan pada listrik searah sebesar 5V selama 4 jam setiap tempuhan. Tujuan penelitian adalah memperoleh anoda terbaik pada proses elektrodeposisi nikel dari larutan tiruan limbah electroplating. Grafit, Stainless Steel  tipe AISI 316 dan timbal digunakan sebagai variasi jenis anoda. Konsentrasi nikel dalam katolit pada awal penelitian 2200 mg/L. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anoda grafit merupakan anoda yang paling baik dengan nilai penurunan konsentrasi nikel sebesar 72,44%, deposisi nikel di katoda sebesar 0

  14. EFEKTIVITAS DAUN CINCAU HIJAU (Cyclea barbata Miers SEBAGAI ANTIOKSIDAN ALAMI PADA PRODUK JAMBAL PATIN (Pangasius hypopthalmus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farida Ariyani

    2014-06-01

    Full Text Available Produk perikanan yang berlemak tinggi seperti jambal patin sangat rentan mengalami kemunduran mutu karena oksidasi. Daun cincau hijau dikenal mengandung senyawa antioksidan alami. Untuk menghambat kemunduran mutu ikan karena oksidasi, serangkaian percobaan menggunakan ekstrak daun cincau hijau dilakukan dengan merendam patin asin dalam ekstrak daun cincau hijau pada konsentrasi 0%; 0,5%; 1,0%; dan 1,5% selama 30 menit sebelum pengeringan. Sebagai kontrol positif digunakan perendaman dalam Butylated Hydroxy Toluene (BHT pada konsentrasi 0,1%, sedangkan untuk kontrol negatif digunakan patin asin tanpa penambahan ekstrak daun cincau hijau. Pengukuran bilangan Thiobarbituric acid (FBA, produk berfluoresen (fluorescent products, dan penilaian organoleptik dilakukan selama penyimpanan pada suhu kamar, sedangkan pengukuran profil asam lemak tidak jenuh dilakukan pada jambal patin sebelum penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan paling efektif dalam memperlambat proses oksidasi dan dapat diterima panelis adalah perendaman patin asin dalam ekstrak cincau hijau pada konsentrasi 0,5% selama 30 menit dengan nilai TBA 2,0-2,9 µmol/kg ikan, produk berfluoresen 0,21-0,24 µg/g ikan, dan asam lemak tidak jenuh 5,6%.

  15. Pemanfaatan Limbah Pecahan Genteng sebagai Katalis dalam Reaksi Pirolisis Plastik Polipropilena Menjadi Bahan Bakar Alternatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Jaya Eka Syahputra

    2015-06-01

    Full Text Available Artikel ini mendiskusikan karakterisasi pecahan genteng dan pemanfaatannya untuk memproduksi katalis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik pecahan genteng dan kemudian melakukan modifikasi untuk pembuatan katalis. Katalis dibuat dengan pilarisasi nikel ke dalam pecahan genteng, dan dikarakterisasi menggunakan x-ray diffractometer (XRD. Pirolisis dilakukan terhadap limbah plastik polipropilena hingga diperoleh cairan minyak. Minyak direforming menggunakan katalis pecahan genteng terpilarisasi nikel. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa pecahan genteng mempunyai kandungan logam oksida berdasarkan standar Fe2O3, NiO2, Al2O3, SiO2. Refinement dilakukan menggunakan program Rietica metode Le-Bail dan diperoleh hasil nilai keberterimaan Rp/Rwp <10. Setiap 1,3 kg sampel limbah polipropilena diperoleh hasil minyak sebanyak 1,7 L. Hasil reforming menunjukkan bahwa densitas minyak sebesar 745,919 kg/m3 dan viskositas 0,720 cp. Berdasarkan analisis GC-MS diperoleh fraksi pembentukan terbesar dari katalis pecahan genteng terpilarisasi nikel adalah fraksi C10 - C12. Sehingga, pecahan genteng yang terpilarisasi nikel efektif dijadikan sebagai katalisator dalam proses pirolisis untuk mengubah limbah palstik polipropilena menjadi bahan bakar.

  16. Praktik Trademark Squatting dalam Proses Pendaftaran Merek di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widya Justitia

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis mengapa praktik trademark squatting dapat terjadi dalam proses pendaftaran merek beserta cara mengatasinya. Selanjutnya, penelitian ini juga membahas mengenai konsepsi ideal terkait proses pendaftaran merek di Indonesia guna menghindari dan meminimalisasi praktik trademark squatting. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat yuridis empiris dan data yang terkumpul dianalisa dengan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik trademark squatting merupakan suatu tindakan mendaftarkan merek milik orang lain yang belum terdaftar, sehingga membuat pemilik merek yang sebenarnya tidak dapat lagi mendaftarkan mereknya. Setelah itu, pelaku menjual sertifikat hak atas merek tersebut kepada pemilik aslinya dengan harga melebihi biaya permohonan pendaftaran merek pada umumnya. Kendala yang ditemui dalam proses pendaftaran merek di Indonesia adalah kurangnya sumber daya manusia dalam menangani jumlah permohonan pendaftaran merek yang mencapai ribuan setiap harinya. Hal ini berdampak pada tidak optimalnya proses pendaftaran merek di Indonesia yaitu dengan menggagas suatu sistem yang bernama first to file based on use guna mengoptimalisasikan perlindungan pemilik merek, pertimbangan untuk meratifikasi Madrid System juga merupakan salah satu opsi lain untuk mencegah praktik trademark squatting. Abstract The purpose of this research is to identify and analyze why the practice of trademark squatting could occur in Indonesia's trademark registration process along with the constraints found in the trademark registration process in Indonesia and how to overcome them. Furthermore, it will also discuss the ideal conception related to trademark registration process to avoid and minimize the practice of trademark squatting. This research is an empirical legal research and all data were analyzed with qualitative methods. The results showed that trademark squatting is

  17. Formation of Critical Realism Principles in Kazakh Prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zhansaya Zharylgapov

    2012-12-01

    Full Text Available The article is focused on aesthetic principles of the critical realism of the early XX century, which found their expression in the manner of leading artistic method in Kazakh poetry and in political-social lyric poetry. Kazakh prose, which was formed in the critical form during the new type of the realism developed as a definite ideological-artistic method. Due to this fact, the authors conclude that the origin of the realism in Kazakh literature originate from the novels by S. Kubeev "Kalym", M. Kashimov "Bednaya Mariyam", S. Toraygyrov "Krasavitsa Kamar", "Kto vinovat?" and "Neshchastnaya Zhamal" by M. Dulatov.

  18. Deteksi Fraud Menggunakan Metode Model Markov Tersembunyi Pada Proses Bisnis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrean Hutama Koosasi

    2017-03-01

    Full Text Available Model Markov Tersembunyi merupakan sebuah metode statistik berdasarkan Model Markov sederhana yang memodelkan sistem serta membaginya dalam 2 (dua state, state tersembunyi dan state observasi. Dalam pengerjaan tugas akhir ini, penulis mengusulkan penggunaan metode Model Markov Tersembunyi untuk menemukan fraud didalam sebuah pelaksanaan proses bisnis. Dengan penggunaan metode Model Markov Tersembunyi ini, maka pengamatan terhadap elemen penyusun sebuah kasus/kejadian, yakni beberapa aktivitas, akan diperoleh sebuah nilai peluang, yang sekaligus memberikan prediksi terhadap kasus/kejadian tersebut, sebuah fraud atau tidak. Hasil ekpserimen ini menunjukkan bahwa metode yang diusulkan mampu memberikan prediksi akhir dengan evaluasi TPR sebesar 87,5% dan TNR sebesar 99,4%.

  19. Evaluasi proses bimbingan skripsi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta berdasar perspektif pembelajaran orang dewasa

    OpenAIRE

    Sugito Sugito; Sunaryo Soenarto; Entoh Tohani

    2017-01-01

    Dalam menghadapi tantangan dan permasalahan abad kedua puluh satu ini, pendidikan tinggi memiliki peran yang sangat strategis. Mata kuliah Skripsi dapat berperan untuk mengembangkan kemampuan guna menghadapi tantangan dan masalah yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi proses pembimbingan skripsi dari perspektif teori pembelajaran orang dewasa, hambatan dan upaya yang dilakukan mahasiswa dan dosen dalam proses penulisan skripsi mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)....

  20. Põhja-Küprose liider soovib isolatsiooni lõppemist / Mehmet Ali Talat ; interv. Erkki Bahovski

    Index Scriptorium Estoniae

    Talat, Mehmet Ali

    2004-01-01

    Põhja-Küprose liidri väitel soovib türklaste kogukond diplomaatilise tunnustuse asemel isolatsiooni lõppemist. Intervjuus käsitletavad teemad: Küprose saare tulevik, liitumine Euroopa Liiduga, Türgi liitumine euroliiduga. Lisad: Kahe kogukonna - kreeklaste ja türklaste - vahel lõhestatud Küpros; Mehmet Ali Talat

  1. Differential Forgetting of Superordinate and Subordinate Information Acquired from Prose Material

    Science.gov (United States)

    Miller, Raymond B.; And Others

    1977-01-01

    The superior retention of superordinate ideas over time was replicated in this study which demonstrated the construct validity of a recognition test based upon the structure of a prose passage. A link was made between existing data on memory for prose and past theory: Ausubel's subsumption theory and Craik and Lockhart's levels-of-processing…

  2. PROSES PENENTUAN HARGA JUAL PADA RUMAH MAKAN CITRA MINANG DI MAKASSAR

    OpenAIRE

    SULPA, NADYLAH

    2015-01-01

    2015 Proses Penentuan Harga Jual Pada Rumah Makan Citra Minang di Makassar The Process of Determining the Selling Price at Citra Minang Restaurant in Makassar Nadylah Sulpa Abdul Hamid Habbe Darmawati Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses penentuan harga jual menurut Rumah Makan Citra Minang dan nilai harga jual produk bila dihitung menggunakan metode cost plus pricing. Data penelitian ini diperoleh dari data...

  3. Analisis ergonomi postur kerja operator pada proses pembuatan batako

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Regina Anggraini

    2017-03-01

    Full Text Available Abstrak: Proses pembuatan batako merupakan salah satu pekerjaan yang membutuhkan penanganan material secara manual,sehingga tenaga fisik pekerja diperlukan meskipun mesin bantu cetak sudah tersedia. Berdasarkan pengamatan dilapangandiketahui bahwa seluruh aktivitas pembuatan batako banyak membutuhkan tenaga fisik. Pekerjaan membuat batako dapatdibagi menjadi beberapa elemen kerja dan setiap elemen kerja memberikan postur kerja yang bervariasi. Hasil analisis posturkerja dengan menggunakan REBA menunjukkan pekerja pada proses pemindahan batako basah memiliki nilai 11 dengan levelrisiko sangat tinggi. Perbaikan dilakukan dengan menambahkan kursi pekerja dan berhasil menurunkan skor REBA menjadi 5.Kata Kunci: Postur kerja, REBA Abstract: Brick-making process is one of those jobs that require manual materials handling, so that the physical exertion of workersneeded though a production machine is already available. Based on observations in the field note that the entire activity ofbrick-making requires a lot of physical exertion. Brick-making can be divided into several working elements and each element ofthe work provides a varied work posture. The results of the analysis work posture using REBA showed workers in the processof moving the wet concrete blocks have a value of 11 with a very high risk level. Improvement of working conditions by adding aseat for workers reduce the REBA score to 5 .Keywords: Work Posture , REBA

  4. Servqual sebagai Alternatif Pendekatan Pengukuran Kualitas Layanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aisyah Larasati

    2009-02-01

    Full Text Available Kualitas layanan dapat diukur dengan cara membandingkan harapan/keinginan pelanggan terhadap layanan yang diterima dengan persepsi pelanggan terhadap layanan yang benar-benar ia terima. Kepuasan konsumen tercapai saat persepsi konsumen terhadap layanan yang ia terima lebih baik dibandingkan harapannya. Servqual mengukur kualitas layanan pada 5 titik kesenjangan yang mungkin terjadi selama proses penyampaian layanan oleh penyampai jasa kepada konsumen. Metode Servqual sangat sesuai untuk mengukur kualitas layanan jasa karena dimensi-dimensi yang ada mampu mengukur performansi dari aspek-aspek yang mempengaruhi kepuasan pelanggan terhadap suatu kualitas layanan jasa.

  5. PIROLISIS LIGNIN DARI LIMBAH INDUSTRI KELAPA SAWIT UNTUK PENGEMBANGAN SURFAKTAN DALAM PROSES ENHANCE OIL RECOVERY (EOR (Pyrolysis of Lignin From Waste of Palm Oil Industries for The Development of Surfactants for Enhance Oil Recovery (EOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suryo Purwono

    2001-12-01

    Full Text Available ABSTRAK Pirolisis dari lignin yang berasal dari limbah industri kelapa sawit dapat menghasilkan alkohol dan derivatif lainnyd yang dapat digunakan sehagai surfaktan. Prosedur penelitian proses pirolisis ini odalah sebagai berikut: I serabut atau tandan sisa pengolahon kelapa sawit yang sudah dikeringkan dimasukkan kedalam reaktor dengan berat tertentu dan dipanaskan sampai suhu yang diinginkan, 2 produk pirolisis yang keluar dari reoktor kemudian didinginkan sampoi mencapai suhu kamor, 3 hasil cair ditampung didalam gelas ukur dan hasil gasnya ditampung di suatu botol tertentu. Suhu paling baik yang dicapai adalah 4A0 "C untuk lignin yong berasal dari serabut dan 350'C untuk lignin yang berasal dari tandan kelapa sawit. Surfaktan yang dihasilkan sekitar j4 sampai 38% dari produk pirolisis. Pada penelitian ini kecepatan reaksi dianggap order satu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa surfakton yang dihasilkan dapat membentuk emulsi dengan minyak menta.h. Hal ini menunjukkon bahwa surfaktan yang dihasilkan dapat digunakan sebagai bahan untuk proses EOR.   ABSTRACT Pyrolysis of lignin from waste of palm oil industries produces alcohol and its derivatives which can be sulfonated to become surfactant. The experimental procedures for the pyrolysis process were as follows: 1 dried palm oil husks at a certain weight were put into the pyrolysis reactor and heated up to a certain temperafure; 2 the product leaving the reactor was cooled down to room temperature; and 3 the liquid product was collected in a flask while the gas product was put into a big bottle. The best temperature obtained for producing liquid product was 400 oC for lignin from palm oil fruit fibers and 350 oC for lignin from palm oil fruit stems. The surfactant developed was in the range between 34 and 38% from the pyrolysis product. In this experiment, the reaction rate was assumed to be in first order. The result showed that the surfactant obtained from the experiment could form emulsion

  6. RENDAHNYA KOMITMEN DALAM PERKAWINAN SEBAGAI SEBAB PERCERAIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budhy Prianto

    2013-01-01

    Full Text Available Belakangan ini angka perceraian baik tingkat nasional, regional Jawa Timur, maupun lokal Kota Malang sangat tinggi. Di wilayah Kota Malang, angka perceraian tertinggi terdapat di wilayah Kecamatan Kedungkandang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman akan makna dan tujuan perkawinan, sebab-sebab terjadinya perceraian, dan komitmen pasangan suami istri dalam mencapai tujuan perkawinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan naturalistik dengan wawancara (depth interview sebagai metode pengumpulan data. Informan penelitian ditentukan secara snow ball di antara para janda dan duda di wilayah Kecamatan Kedungkandang yang bercerai pada sepanjang tahun 2012. Analisis dan intepretasi data merujuk pada enam langkah analisis sebagaimana dikemukakan Creswell. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan penelitian kurang memahami makna dan tujuan perkawinan. Berbagai hal yang dikemukakan sebagai penyebab perceraian, seperti ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT, perselingkuhan, dan sebagainya, sejatinya hanya merupakan pemicu, namun yang paling mendasar sebagai penyebab perceraian adalah tidak adanya komitmen antar masing-masing pasangan dalam mencapai tujuan perkawinan. Lately, the divorce rates both nationally and regionally East Java continues to increase. Similarly, what happened in the municipality of Malang, where the highest divorce rate is in the district Kedungkandang. This study aimed to describe the causes of divorce, and the couple’s commitment to achieve the goal of marriage. This study uses naturalistic approach with depth interviews as a method of data collection. The research informants were determined through snow ball methods among the widows and widowers in the district Kedungkandang who were divorced in the year 2012. Analysis and interpretation of data referring to the six-step analysis as presented by Creswell. The findings showed that most of the research informants do not understand the

  7. RENDAHNYA KOMITMEN DALAM PERKAWINAN SEBAGAI SEBAB PERCERAIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budhy Prianto

    2014-02-01

    Full Text Available AbstrakBelakangan ini angka perceraian baik tingkat nasional, regional Jawa Timur, maupun lokal Kota Malang sangat tinggi. Di wilayah Kota Malang, angka perceraian tertinggi terdapat di wilayah Kecamatan Kedungkandang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemahaman akan makna dan tujuan perkawinan, sebab-sebab terjadinya perceraian, dan komitmen pasangan suami istri dalam mencapai tujuan perkawinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan naturalistik dengan wawancara (depth interview sebagai metode pengumpulan data. Informan penelitian ditentukan secara snow ball di antara para janda dan duda di wilayah Kecamatan Kedungkandang yang bercerai pada sepanjang tahun 2012. Analisis dan intepretasi data merujuk pada enam langkah analisis sebagaimana dikemukakan Creswell. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar informan penelitian kurang memahami makna dan tujuan perkawinan. Berbagai hal yang dikemukakan sebagai penyebab perceraian, seperti ekonomi, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT, perselingkuhan, dan sebagainya, sejatinya hanya merupakan pemicu, namun yang paling mendasar sebagai penyebab perceraian adalah tidak adanya komitmen antar masing-masing pasangan dalam mencapai tujuan perkawinan.AbstractLately, the divorce rates both nationally and regionally continues to increase. This is, what happened in the municipality of Malang, where the highest divorce rate is in the district Kedungkandang. This study aims to describe the causes of divorce, and the couple’s commitment to achieve the goal of marriage. This study uses naturalistic approach with depth interviews as a method of data collection. The research informants were determined through snow ball methods among the widows and widowers in the district Kedungkandang who were divorced in 2012. Analysis and interpretation of data refers to the six-step analysis as presented by Creswell. The findings show that most of the research informants do not understand the meaning and

  8. HUBUNGAN PENDAMPINGAN KELUARGA DENGAN LAMA PROSES PERSALINAN KALA I DI PUSKESMAS KARANGDORO KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widyah Setyowati

    2017-09-01

    Full Text Available Latar Belakang : Support system yang diberikan kepada ibu menjelang persalinan sangat mendukung dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu pada saat persalinan. Keuntungan pendamping persalinan oleh keluarga dapat mengurangi rasa cemas, mempercepat  proses persalinan, menghindari komplikasi-komplikasi pada persalinan, mengurangi nilai score APGAR < 7 pada bayi baru lahir sehingga menghindari bayi asfeksia, waktu yang di butuhkan dalam proses persalinan semakin pendek, kepuasan ibu semakin meningkat dalam pengalaman melahirkan, persalinan yang diakhiri dengan vacuum ekstraksi, fosceps, dan secsio cesaria semakin menurun. Tujuan : Mengetahui hubungan pendampingan keluarga dengan lama proses persalinan kala I di Puskesmas Karangdoro Kota Semarang. Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional dan jenis penelitian deskriptif analitik. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 39 responden, menggunakan teknik sampel Total populasi yaitu semua ibu Primipara yang bersalin di puskesmas Karangdoro Semarang sebanyak 39 responden. Analisa yang digunakan univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil : Sebagian besar ibu dalam proses persalinan kala I mendapatkan pendampingan keluarga yang baik selama proses persalinan kala 1 sebanyak 24 (72,7% responden; Sebagian besar ibu mengalami proses persalinan kala 1 cepat sebanyak 21 (63, 6% responden; Ada hubungan yang bermakna antara pendampingan keluarga dengan lama proses persalinan di Puskesmas Karangdoro Semarang dengan  nilai continuity correction sebesar 3,275 dengan p value fisher exact sebesar 0,044 < 0,05. Simpulan : Ada hubungan yang bermakna antara pendampingan keluarga dengan lama proses persalinan di Puskesmas Karangdoro Semarang. Masyarakat diharapkan menambah wawasan tentang pendampingan keluarga pada proses persalinan kala I, sehingga masyarakat tidak merasa tabu dan takut dalam mendampingi persalinan kala I pada ibu bersalin.Latar Belakang : Support system yang diberikan

  9. Redesain Tempat Kerja Untuk Meningkatkan Kenyamanan Dalam Proses Peleburan Paduan Perunggu Perajin Gamelan Bali Di Desa Tihingan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    IGN. Priambadi

    2015-07-01

    Full Text Available Gamelan Bali merupakan suatu alat akustik yang keberadaannya dimanfaatkan sebagai salahsatu sarana pendukung dalam melakukan upacara ritual bagi umat Hindu di Bali. Desa Tihinganadalah merupakan ikon dari gamelan Bali, karena desa ini terkenal dengan produksi gamelannyadan terkenal sampai ke Mancanegara. Proses pembuatan gamelan dimulai dari peleburanpaduan perunggu, forging, serta pelarasan yang bertujuan untuk mendapatkan nada dasar daribilah gamelan. Proses peleburan adalah merupakan peleburan paduan perunggu yang terdiridari unsur 80 % Cu dan 20 % Sn, dimana komposisi tersebut secara konvensional dipakai olehperajin untuk menjaga kualitas gamelan yang dihasilkan. Pada proses peleburan paduanperunggu temperatur yang diperlukan ± 1083 o C, pencapaian temperatur ini tentunyamenyebabkan temperatur lingkungan tempat kerja menjadi tinggi. Berdasarkan studi yangdilakukan temperatur tempat kerja perajin diukur dengan metode MRT rata-rata mencapai 42,69± 0,73 o C, temperatur ini menunjukkan kondisi tempat kerja kurang nyaman. Berdasarkankondisi tersebut, maka dilakukan studi terhadap tempat kerja perajin agar paparan panas yangterjadi dapat dikurangi sehingga tempat kerja perajin dapat ditingkatkan kenyamanannya. Studiyang dilakukan adalah mendesain ulang tempat kerja dengan memperhatikan konseppenugasan, lingkungan dan organisasi kerja. Penerapan ketiga konsep ini dalam prosespendesainan ulang (redesain pada tempat kerja perajin dimulai dari paparan panas yang terjadi,selanjutnya dilakukan perhitungan dimensi dari tempat kerja yang didasarkan atas konseptermodinamika. Studi yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa redesain yang dilakukanmemberikan dampak yang positif terhadap kondisi lingkungan tempat kerja. Kondisi lingkungantempat kerja perajin secara thermodinamika menunjukkan bahwa faktor kenyamanan mengalamipeningkatan. Adapun perubahan dimensi bangunan sebelum redesain (S1 dan sesudahredesai (S2 tersebut mulai dari ketinggian total bangunan

  10. KINETIKA REAKSI PADA PROSES PRODUKSI DIETIL ETER DARI ETANOL DENGAN KATALIS H-ZEOLIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widayat Widayat

    2012-11-01

    Full Text Available DiEtil Eter diproduksi dari etanol dengan proses dehidrasi. Penelitian ini bertujuan untukmempelajari kinetika reaksi proses dehidrasi etanol dengan katalis H-zeolit. Katalis H-zeolitdisintesis dengan proses dealuminasi dan kalsinasi dan impregnasi dengan logam Al dan prosesreduksi dan kalsinasi. Proses produksi DiEtil Eter dilaksanakan dengan proses adsorpsi dan reaksikatalitik sedangkan proses studi kinetika reaksi menggunakan pendekatan Langmuir-Hinshelwood.Proses analisis kinetika reaksi menggunakan perangkat lunak MATLAB. Model kinetika reaksi prosesdehidrasi etanol menjadi DiEtil Eter dan etilen dengan katalis H-zeolit pada konsentrasi umpanetanol 85-95% dan rentang temperatur 140-240oC, dimana reaksi permukaan yang mengontrol reaksiglobal adalahDiEthyl Ether is produced by using ethanol dehydrationprocess. The objective of this research was to study the reaction kinetic of ethanol dehydrationprocess by H-zeolite catalyst from natural zeolite. The H-zeolite catalyst was prepared bydealumination, calcination, impregnation with Al and reduction processes. DiEthyl Ether productionwas produced by using adsorption-catalytic reaction. The kinetic study was did with MATLABsoftware. Kinetic model of ethanol dehydration processes into DiEthyl Ether and ethylene with Hzeolitecatalyst and ethanol feed concentration among 85-95% and temperature between 140-240oCunder surface reaction is shown by

  11. Alur Kerja Baru Simulasi Performa Bangunan Dalam Proses Desain Parametrik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firza Utama Sjarifudin

    2010-12-01

    Full Text Available Makalah ini menjelaskan hubungan alur kerja baru antara program pemodelan CAD 3D (Rhino/Grasshopper dan simulasi pencahayaan dengan (Radiance/Daysim. Alur kerja perancangan yang sangat efektif dalam Rhino disajikan secara langsung dengan mengekspor geometri, material properties, dan sensor grid ke dalam format Radiance/Daysim untuk menghitung serangkaian indikator performa termasuk peta radiasi matahari serta faktor pendistribusian pencahayaan dalam setahun. Hasil simulasi secara otomatis dikirim kembali ke dalam Rhino menggunakan pemetaan warna. Dengan menggunakan Grasshopper, parameter desain utama seperti ukuran jendela dan deskripsi material dapat diubah secara bertahap dan hasil simulasi dapat dikombinasikan menjadi sebuah simulasi performa bangunan dalam bentuk animasi transformasi parametrik. Desain alur kerja ini telah secara khusus dikembangkan bagi proses perancangan arsitektur dengan menyediakan semua feedback yang sangat berguna bagi perancang secara interaktif dari tahap rancangan skematis sampai tahap pengembangan perancangan. 

  12. The Prose of Anastasia I. Tsvetaeva: Autobiographical Mythmaking

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ekaterina A. Esenina

    2017-12-01

    Full Text Available Anastasia Tsvetayeva’s literary work can be largely defined as autobiographical. Her first pen probe, “Royal reflections,” is a philosophical essay where the author represents herself as a “theomachist” and the debunker of all moral values. Later, Tsvetaeva ventured into the genre of autobiographical novel, yet her novel may be called “autobiographical” only with some reservations. On the one hand, this work reflects real facts of the author’s life. On the other, the narrator, at some points, deliberately departs from truth, obscures and alters the facts, pursuing specific aims. The elements of autobiographical mythmak- ing may be found in the Memoirs of Anastasia Tsvetayeva that would be worthwhile to compare with the autobiographical prose of her elder sister Marina.

  13. The trend of dystopia in contemporary Croatian prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Igor Gajin

    2015-09-01

    Full Text Available In contemporary Croatian prose from 2010 to the present day, there has been an abundant series of novels with dystopian content that has introduced, so to speak, a new genre in the Croatian literary tradition, since in the diachrony of this national literature the dystopian themes have barely been represented. The paper intends to construe the cultural context of the cause of this phenomenon and point to the link in the structure of feelings formed by the processes of transition, globalization and neoliberal capitalism with the manifestation of the intensification of the dystopian genre as a motivated discursive manoeuvre by which social criticism is moved from the present “realistic prose” to “fantasy” imaginings of the future.

  14. Proses Kondensasi Imaji dan Pengalihan Mimpi dalam Dongeng Nenek Pakande

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nuraidar Agus

    2013-06-01

    Full Text Available Tulisan ini bertujuan untuk mengungkap proses kondensasi imaji dan pengalihan mimpi dalam dongeng Nenek Pakande (NP berdasarkan teori psikoanalisis Freud. Pengumpulan data di lakukan secara dokumentatif atas cerita­‐cerita tentang NP, yaitu melalui teknik pembacaan, analisis teks, dan teknik elisitasi. Berdasarkan hal tersebut ditemukan bahwa gejala kondensasi dan pengalihan mimpi dalam cerita NP adalah melalui usaha penciptaan tokoh­‐tokohnya dan berdasarkan realita yang kemudian diimajinasikan. Proses tersebut melahirkan citraan tentang kemampuan akal tokoh anak kecil dengan segala usahanya untuk menaklukkan NP (raksasa. Selain itu, citra ibu tiri telah terkondensasi lewat imajinasi yang menakutkan bagi sang anak tiri linear dengan sifat­‐sifat buruk dan eksistensi supranatural NP yang mengendap dalam alam imajinasi. Abstract: This paper attempts to describe the process of condensation of reality and its imagination found in the fairy tale Nenek Pakande. This paper aims to reveal the image of the NP condensation process by Freud's psychoanalytic theory. The data was collected through the documentation on the stories of NP by reading techniques, text analysis, and elicitation techniques. Based on them, it is found that the symptoms of NP condensation in the story is through the characters venture creation and, based on what is true in reality, then imagined. It gives birth to images of a child's way of thinking and his efforts to conquer NP. In addition, the image of stepmothers has condensed through a frightening image to his stepson, and of the NP’s vices and supernatural existence living in an imagination. Key Words: Freud’s psychoanalysis, condensation, imagination, fables

  15. Strategi Evaluasi Formatif sebagai Peningkatan Keterampilan Menari

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dinny Devi Triana

    2016-03-01

    ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan keterampilan menari melalui strategi penilaian sebagai evaluasi formatif, sehingga akan meningkatkan keterampilan menari peserta didik dan membantu tenaga pengajar dalam melakukan penilaian yang tidak hanya dilakukan dalam ujian tengah semester dan ujian akhir se- mester. Hal ini diperlukan karena karakteristik pembelajaran praktik tari berbeda dengan pembelajaran teori yang bersifat klasikal.Berdasarkan tujuan tersebut, maka dilakukan pe n e li ti a n t in da k an  ke la s ( P TK  d e n g an  de sa i n  Cla s ro o m Act i on  Re s ea r ch ya n g dikembangkan Kemis dan Tagart, di mana tindakan dan observasi dilakukan bersamaan. Hasil dari penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan, di mana pada prosentasi kenaikan dari pra kondisi ke siklus 1 sebesar 17%, sedangkan dari akhir siklus 2 sebesar 4,7%. Dengan demikian strategi penilaian sebagai salah satu evaluasi formatif akan dapat mendorong peserta didik dalam meningkatkan kemampuan menari, karena pada kegiatan ini akan terjadi refleksi dan tidak menimbulkan tekanan psikologis seperti halnya apabila dilakukan tes keterampilan.   Kata kunci: Strategi penelitian, evaluasi formatif, keterampilan menari, pembelajaran praktek tari.

  16. HAKIM AGUNG SEBAGAI AGENT OF CHANGE MENUJU LAW AND LEGAL REFORM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samsul Wahidin

    2017-10-01

    , disadari adalah merupakan upaya simultan dan terus berkelanjutan, dengan mengintegrasikan berbagai komponen. Puncaknya adalah Mahkamah Agung, dengan Hakim Agung sebagai penegak konkretnya. Berbagai komponen dalam penegakan hukum harus berintegrasi dalam mewujudkan tujuan hukum, yang berproses bersama ruang dan waktu. Ruang yang memberikan kesempatan terhadap terjadinya perbuatan hukum, baik yang sesuai maupun yang melanggar hukum. Waktu yang terus berproses, memberikan kesempatan kepada orang untuk berkreativitas dan berinovasi. Pada perspektif lain, integrasi itu tidak semata dalam maknanya untuk membangun kekuatan, khususnya melawan pelanggaran hukum. Upaya yang harus terus dilakukan adalah terus memperbaharui sumber daya hukum (legal source, sehingga komponen dalam upaya mewujudkan tujuan hukum itu terus menerus diperbaharui. Tidak semata dalam maknanya sebagai semangat dengan segala implikasinya. Lebih dari hal di atas, perbaharuan yang bersifat up to date harus terus menerus dilaksanakan. Hal ini menjadi semacam tuntutan yang harus dipenuhi di sepanjang waktu. Tak ada kata selesai, dan tidak ada istilah final. Proses adalah bentuk dari finalisasi itu sendiri.

  17. HAMBATAN SEMANTIK DAN BUDAYA DALAM PROSES TRANSFER IDE OLEH MAHASISWA JURUSAN NON BAHASA INGGRIS DALAM PENULISAN PARAGRAF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Doddy Rusmono

    2016-05-01

    Full Text Available Abstrak. Proses transfer ide dalam bentuk tulisan yang dilakukan oleh mahasiswa jurusan ilmu perpustakaan dan informasi sebagai mahasiswa jurusan non Bahasa Inggris (SNED yang mempelajari Bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL perlu diinvestigasi. Ketidakmampuan untuk menjembatani kesenjangan antara ide dalam bahasa ibu (Bahasa Inggris dengan ide dalam bahasa pembaca (Bahasa Inggris menghambat pemahaman pembaca, khususnya pembaca yang merupakan penutur asli Bahasa Inggris. Paragraf yang ditulis oleh mahasiswa SNED sebagai pembelajar Bahasa Inggris tidak dapat dipahami karena hambatan linguistik dan budaya. Sejumlah kecil mahasiswa yang membuat tulisan Bahasa Inggris dalam ujian tengah semester memperlihatkan gambaran ketidaktepatan dalam hal menyusun kalimat sehingga Bahasa Inggris mereka pada tingkatan tertentu terdengar seperti Bahasa Indonesia. Dalam hal ini kemampuan mereka untuk menggunakan Bahasa Inggris seperti layaknya bahasa Indonesia terbukti sangat rendah sehingga seorang penutur asli Bahasa Inggris yang mencoba untuk memahami ide mereka bisa salah memahaminya. Seorang pembelajar Bahasa Inggris harus memiliki kosakata yang cukup banyak dan setidaknya mengetahui aturan gramatikal seperti formulasi 9BP+3CC (Cd,Cx,Cdx dan PoS misalnya, untuk melengkapi pemahaman sebelum benar-benar dapat mengekspresikan ide dalam tulisan Bahasa Inggris yang dapat dipahami. Selain itu, pengetahuan mahasiswa tentang budaya penutur Bahasa Inggris memainkan peranan yang sangat penting untuk menghasilkan tulisan yang bagus, sebagaimana yang diungkapkan oleh seorang ahli bahasa bahwa seringkali seorang pembelajar bahasa mengetahui aturan tata bahasa tetapi tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang budaya penutur asli. Mahasiswa mengalami kesulitan dalam mengkomunikasikan idenya dikarenakan ekspresi suatu ide terikat oleh budaya yang merupakan entitas independen. Budaya penutur asli mempengaruhi dan membentuk perasaan, sikap, dan respons terhadap

  18. PENGARUH SERBUK U-Mo HASIL PROSES MEKANIK DAN HYDRIDE – DEHYDRIDE – GRINDING MILL TERHADAP KUALITAS PELAT ELEMEN BAKAR U-Mo/Al

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supardjo Supardjo

    2015-07-01

    Full Text Available PENGARUH SERBUK U-Mo HASIL PROSES MEKANIK DAN HYDRIDE – DEHYDRIDE – GRINDING MILL TERHADAP KUALITAS PELAT ELEMEN BAKAR U-Mo/Al. Penelitian bahan bakar U-7Mo/Al tipe pelat dilakukan dalam rangka pengembangan bahan bakar U3Si2/Al untuk mendapatkan bahan bakar baru yang memiliki densitas uranium lebih tinggi, stabil selama digunakan sebagai bahan bakar di dalam reaktor dan mudah dilakukan proses olah ulangnya. Lingkup penelitian meliputi pembuatan: paduan U-7Mo dengan teknik peleburan, pembuatan serbuk U-7Mo dengan dikikir dan hydride - dehydride - grinding mill, IEB U-7Mo/Al dengan teknik kompaksi pada tekanan 20 bar, dan PEB U-7Mo/Al dengan teknik pengerolan panas pada temperatur 425oC. Paduan U-7Mo hasil proses peleburan cukup homogen, berat jenis 16,34 g/cm3 dan bersifat ulet, kemudian dibuat menjadi serbuk dengan cara dikikir dan hydride - dehydride - grinding mill. Serbuk U-7Mo hasil proses kikir berbentuk pipih, kontaminan Fe cukup tinggi, sedangkan serbuk hasil proses hydride - dehydride - grinding mill, cenderung equiaxial dengan kontaminan yang rendah. Kedua jenis serbuk U-7Mo tersebut digunakan sebagai bahan baku pembuatan IEB U-7Mo/Al dan PEB U-7Mo/Al dengan densitas uranium 7 gU/cm3 dan diperoleh produk dengan kualitas yang hampir sama. Hasil uji IEB U-7Mo/Al berukuran 25 x 15 x 3,15±0,05 mm, tidak terdapat cacat/retak, distribusi U-7Mo di dalam matriks cukup homogen dan tidak terdapat pengelompokan/aglomerasi U-7Mo yang berdimensi >1 mm. PEB U-7Mo/Al hasil pengerolan dengan tebal akhir 1,45 mm, memiliki ketebalan meat rerata 0,60 mm dan tebal kelongsong 0,4 mm dan terdapat 1 titik pengukuran kelongsong dengan ketebalan 0,15 mm. Dengan membandingkan penggunaan kedua jenis serbuk U-7Mo tersebut, IEB U-7Mo/Al dan PEB U-7Mo/Al yang dihasilkan memiliki kualitas hampir sama. Namun demikian penggunaan serbuk U- 7Mo hasil proses hydride - dehydride - grinding mill lebih baik karena proses pengerjaannya lebih cepat dan impuritas dalam

  19. Siklus Identitas sosial Sebagai Adaptasi Identitas Diri Dari Peran yang dipandang Sebagai Penyimpangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ivan Th.J Weismann

    2009-04-01

    Full Text Available Keberhasilan pencapaian identitas diri yang dilebel sebagai penyimpanganternyata melibatkan beberapa tahap dan beberapa faktor. Menurut teori siklusidentitas sosial ada beberapa tahap dan setiap tahap mengandung beberap faktoryang terlibat dalam menentukan pencapaian identitas diri. Tahap prasosialisasiterdapat faktor self deprecation dan self confidence. Tahap penemuan atau diskoverimengandung faktor evaluasi, komitmen implisit atau eksplisit, kontak denganorang lain yang memiliki identitas peran sama, memiliki konsep peran yangdimainkan. Tahap konstruksi mengandung faktor tahap pertandingan,pengetahuan dan penggunaan produk arau barang kepemilikan yang mendukungperan yang dimainkan. Tahap latensi terdapat faktor penghentian akrivitas. Tahapdisposisi atau penyusunan mengandung faktor nostalgia, atau kenangan lama, rasamalu, kesedihan, pengunduran diri, penyesalan, frustrasi, memandang identitastersebut sebagai tidak realistik. Tahap pemantapan (maintenance terdapatfaktor akumulasi keterampilan dan kepemilikan yang sesuai dengan identitas.

  20. Harmonisasi Hukum Perusahaan di ASEAN sebagai Faktor Fundamental dalam Implementasi Kegiatan Merger and Acquisition (M&As

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Wisnu Wardhana

    2015-08-01

    Full Text Available ABSTRAK Sebagai wadah kerja sama regional Asia Tenggara, ASEAN tengah memasuki suatu tahapan penting dalam proses peningkatan kerja sama kawasan. Tahapan tersebut merupakan salah satu respon dari perkembangan yang terjadi dalam era globalisasi dan perdagangan bebas. Berbekal dengan semangat awal pembentukan ASEAN yang berdasarkan tiga pilar kerja sama di bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya, ASEAN memperkuat kerja sama dengan pembangunan dibidang ekonomi yang bersifat fundamental melalui proses integrasi ekonomi negara-negara ASEAN. Pembangunan kerja sama di ASEAN dapat ditinjau berdasarkan konsep hukum pembangunan yang diperluas ke dalam ruang lingkup suatu kawasan, dan konsep pembentukan sistem hukum untuk suatu kawasan. Berdasarkan perspektif dan pokok pikiran yang terkandung dalam hukum pembangunan oleh Mochtar Kusumaatmadja, maka keberadaan harmonisasi hukum perusahaan dapat difungsikan sebagai suatu bentuk penyatuan dasar kerja sama negara-negara satu kawasan. Hal ini di dukung oleh adanya fakta bahwa pluralisme masyarakat ASEAN membutuhkan kehadiran hukum yang mampu menjamin adanya ketertiban dan kesamaan perlakuan (equality. Kerja sama di ASEAN dengan salah satu inisiatif penyatuan ekonomi memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan dalam rangka peningkatkan ekonomi kawasan. Tujuan dari harmonisasi hukum (perusahaan sangatlah jelas, yaitu ketertiban dalam lingkup masyarakat yang plural (ASEAN dan kesamaan perlakuan dalam bentuk keadilan yang bersifat distributif, serta adanya manfaat yang dapat dirasakan oleh seluruh entitas didalamnya. Abstract As a cooperation of regionalism among Southeast Asia countries, ASEAN recently entered a critical stage in its process of improving regionalism scheme. The stage of its cooperation is part of ASEAN responses due to the progress of globalization and the proliferation of free trade area. ASEAN regionalism can be analysed through the concept of legal development perspective (hukum

  1. STUDI KASUS PEMANFAATAN E-LEARNING SEBAGAI SALAH SATU SARANA YANG MENDUKUNG PEMBELAJARAN DI FAKULTAS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI UNIVERSITAS SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maya Rini Handayani

    2011-01-01

    Full Text Available Seiring dengan perkembangan Teknologi Informasi (TI yang semakin pesat, kebutuhan akan suatu konsep dan mekanisme belajar mengajar (pendidikan berbasis TI menjadi tidak terelakkan lagi. Konsep yang kemudian terkenal dengan sebutan e-Learning ini membawa pengaruh terjadinya proses transformasi pendidikan konvensional ke dalam bentuk digital, baik secara isi (contents dan sistemnya. Sistem e-Learning mutlak diperlukan untuk mengantisipasi perkembangan jaman dengan dukungan Teknologi Informasi dimana semua menuju ke era digital, baik mekanisme maupun konten. Pengembangan sistem e-Learning harus didahului dengan melakukan analisa terhadap kebutuhan dari pengguna (user needs. Sesuai dengan paradigma rekayasa sistem dan perangkat lunak, kebutuhan dari pengguna ini memiliki kedudukan tertinggi, dan merupakan dasar kreasi dan kerja pengembang. Agar penelitian ini dapat memberikan hasil yang baik, maka penulisan laporannya menggunakan berbagai macam data, keterangan data, serta informasi penting yang diperoleh dari berbagai sumber, didasarkan pada (1 data primer, yaitu data yang diperoleh secara langsung dari obyek penelitian ( dosen dan mahasiswa , (2 data sekunder, yaitu data yang diperoleh dari buku-buku, literatur sebagai pelengkap dalam penyusunan laporan penelitian ini. Metode Studi Pustaka, yaitu metode pengumpulan data melalui pemahaman literatur maupun buku dan juga browsing internet sebagai acuan untuk menentukan landasan teori. Metode angket / kuesioner, yaitu pengumpulan data dengan membagikan kuesioner kepada para dosen dan mahasiswa di lingkungan FTIK USM

  2. Pemanfaatan Sistem RFID sebagai Pembatas Akses Ruangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    HENDI HANDIAN RACHMAT

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Pada penelitian ini, sistem RFID (Radio Frequency Identification dimanfaatkan sebagai kartu identifikasi personal pada sistem akses ruangan. Keberadaan sistem ini ditujukan untuk menjaga keamanan dan privasi ruangan dari seseorang yang tidak memiliki otoritas untuk memasuki ruangan tersebut. Melalui perancangan dan implementasi sistem akses ruangan ini, dilakukan evaluasi sistem kerja kunci elektrik berbasis komponen solenoid serta jarak dan posisi optimal pembacaan RFID tag guna memberikan kenyamanan pada pengguna ketika mengakses ruangan. RFID tag yang dipergunakan dalam sistem ini berbentuk kartu tipe EM4001 dan menyimpan kode unik yang digunakan sebagai identifikasi personal. Kode ini dibaca oleh RFID reader tipe ID-12 dan divalidasi otoritasnya dengan mikrokontroler ATMega32 untuk mengatur sistem kerja kunci elektrik yang dirancang sendiri menggunakan solenoid. Sistem ini dilengkapi pula dengan sistem database untuk pencatatan pengguna yang mengakses ruangan. Dari hasil pengujian, seluruh (100% RFID tag dapat dikenali oleh RFID reader dalam tiga posisi berbeda dengan jarak optimal sejauh 5 cm (vertikal dan 2 cm (horisontal. Keseluruhan (100% aktifitas pengguna yang mengakses ruangan dapat tercatat dalam sistem database. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa teknologi RFID dapat digunakan secara nyaman dan aman sebagai alternatif sistem identifikasi personal untuk sistem akses ruangan. Kata Kunci : kunci elektrik, RFID, sistem akses ruangan, sistem database, solenoid. ABSTRACT In this research, RFID system was utilized as a personal identification security card in access room system. This system was aimed to secure a room and to have privacy from unauthorized person to enter the room. By designing and implementing the system, a solenoid based electric key system as well as an optimal distance and position of RFID tag were evaluated to know the most convenience condition for all users during accessing the room. RFID tag used in

  3. Belajar Sebagai Identitas Dan Tugas Gereja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junihot M. Simanjuntak

    2018-03-01

    Full Text Available Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan pentingnya belajar dalam kaitannya dengan tugas pembinaan jemaat dan memaknainya sebagai tugas yang mendesak. Memakai metode deskriptif-analitis, penulis memaparkan konsep belajar dalam melalui pendekatan studi Alkitab dengan ilmu-ilmu psikologi sebagai pendukung. Hasil studi ini di dapatkan informasi bahwa 1 Pendidikan Kristen Berbeda dengan pendidikan sekuler yang bercorak humanistik dan naturalistic. 2 Pendidikan Kristen berkonsentrasi pada tugas memahami dan menghayati serta mengkomunikasikan penyataan Allah (God’s revelation di dalam Alkitab dan di dalam Yesus Kristus. 3 dari studi Alkitab dikemukakan bahwa belajar adalah bagian dari hakikat manusia dan tuntutan dasariah dari Allah untuk mengenal Dia sebagai Tuhan Pencipta dan Penebus umat manusia. 4 Guna membimbing gereja berkembang dalam kehidupan yang dinamis secara spritual, kehadiran gereja yang bersedia belajar sangat diperlukan. Warga jemaat perlu disadarkan bahwa untuk memelihara kadar spiritualitas yang tetap segar, orang percaya senantiasa memerlukan pembelajaran yang jujur, sehat dan benar.This paper aims to describe the importance of learning in relation to the discipling duties of the church and interpret it as an urgent task. Using a descriptive-analytic method, the author explains concepts learned through a Bible study approach and includes discussion on psychology as a supplement. The results of this study in gathering information are that 1 Christian Education is unlike secular education that is inclined toward humanistic and naturalistic thinking. 2 Christian Education is concentrated on the task of understanding and appreciating along with communicating the revelation of God (God's revelation in the Bible and in Jesus Christ. 3 From studying the Bible it can be argued that learning is part of human nature and the basic demands of God to know Him as God the Creator and Redeemer of mankind. 4 In order to guide the church in

  4. PEMANFAATAN ZAT WARNA ALAM DARI LIMBAH PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DAN KAKAO SEBAGAI BAHAN PEWARNA KAIN BATIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titiek Pujilestari

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAKPenelitian pemanfaatan limbah perkebunan kelapa sawit dan kakao sebagai bahan pewarna pada batik bertujuan untuk menggali sumber daya alam limbah perkebunan yang belum dimanfaatkan dan mencoba bahan baku baru untuk pewarna batik. Limbah perkebunan cangkang kelapa sawit dan kulit buah kakao merupakan sisa hasil proses pengolahan yang tidak termasuk dalam produk utama yang dianggap berpotensi menjadi beban pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Kegiatan ini dibatasi pada pengambilan zat warna dari cangkang kelapa sawit dan kulit buah kakao dengan memakai pelarut air dan pelarut organik. Zat warna alam yang diperoleh digunakan sebagai pewarna pembatikan pada kain katun dan sutera. Fiksasi dilakukan dengan tiga jenis fiksator yaitu tawas, kapur dan tunjung. Pewarnaan dilakukan pada kain katun dan sutera dengan sistem celupan dingin sebanyak enam kali. Pengujian dilakukan terhadap ketahanan luntur warna akibat pencucian dan gosokan, arah dan beda warna. Hasil pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian dan gosokan rata-rata menunjukan hasil cukup sampai baik sekali (3-5. Nilai kelunturan warna terhadap pencucian pada kain katun dengan pewarna cangkang kelapa sawit lebih baik daripada kulit buah kakao. Arah warna cangkang kelapa sawit menunjukkan warna coklat muda sampai coklat tua, sedang kulit buah kakao memberikan arah warna abu-abu sampai coklat tua. Pembacaan uji beda warna diperoleh rata-rata warna berada pada daerah antara kuning ke merah. Kata Kunci: cangkang kelapa sawit, kulit buah kakao, warna alam, batik  ABSTRACTUtilization of plantation waste as batik dyes research aims to explore the plantation waste potential asraw materials for batik dyeing. Plantation waste of palmkernel shell and cocoa fruit peel are side products of the main process thatbecome environmental pollution if not managed properly. This activity is restricted to making dyes from palmkernel shells and cocoa fruit peel by using water

  5. Pendidikan sebagai Perekrut dalam Komunitas Terbayang: Analisa Wacana dalam Film Denias Senandung di Atas Awan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Katarina Rima Melati

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memahami wacana politik dan negara yang dibentukoleh sebuah film. Film Denias, Senandung Di Atas Awan (DSAW dipilih sebagaistudi kasus karena film ini pernah menjadi film terbaik Indonesia dan mewakiliIndonesia dalam seleksi piala Oscar 2008. Berdasarkan hasil penelitian dapatdipahami bahwa menjadi sebuah negara adalah membayangkan sebuah komunitasyang dibangun dengan unit politik yang sama dan melalui sentimen sebagai ‘sesamawarga negara’. Proses ini bukannya selalu berjalan mulus, malahan salah saturesikonya adalah tercabutnya nilai-nilai otentisitas kedaerahan yang telah mengakardalam sebuah komunitas untuk kemudian distandarisasi agar kokoh sebagaibangunan bernama negara. Imaginasi proyek negara ini diusung terus menerusmelalui wacana pembentukan nasionalisme kebangsaan salah satunya adalahmelalui sistem pendidikan yang dilembagakan dalam bentuk sekolah. Film DSAWmemberi gambaran bagaimana pendidikan terutama di lingkungan sekolah menjadiagenda politik dalam memasukkan ideologi kebangsaan termasuk dengan atributatributkenegaraan seperti militer melalui anggota Kopassus; budaya melalui bahasaIndonesia; pembentukan oposisi biner antara Jawa yang telah maju dibandingkandengan Papua yang tertinggal; termasuk Freeport sebagai representasi dari kapital.Film DSAW menjadi contoh bagi pembentukan bayangan komunitas sebagaikesatuan yang direkrut melalui ideologi-ideologi bahkan doktrin-doktrin yang adadalam sistem pendidikan.   The Education as a Means of Recruiting in the Imagined Community: TheDiscourse Analysis in Denias Movie, Senandung di Atas Awan. This study aimsto understand the political and state discourse formed by a movie. Denias movie ischosen as a case study because it has ever been the best Indonesian movie and representedIndonesia in the selection of 2008 Oscar Award. Based on the research result, it can beunderstood that being a nation is such a way of imagining a community built with asimilar

  6. KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS VII DENGAN PEMBELAJARAN MODEL LEVELS OF INQUIRY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitri Fatimah

    2016-09-01

    Banyak penelitian yang mengkaji tentang keterampilan proses sains namun masih diteliti secara terpisah antara keterampilan proses dasar dan keterampilan terintegrasi. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian tentang keterampilan proses sains yang menggabungkan keterampilan dasar dan terintegrasi dengan menggunakan Levels of Inquiry pada materi ciri-ciri dan klasifikasi makhluk hidup. Penelitian ini menggunakan mixed methods desain embedded terhadap siswa kelas VII SMPN 9 Pontianak. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan pembelajaran model Levels of Inquiry dapat melatih dan mengembangkan keterampilan proses sains siswa mulai dari kurang terampil sampai menjadi sangat terampil. Hasil pretes dan postes memperlihatkan peningkatan hasil dengan N-gain sebesar 0.67 berada pada kriteria sedang.

  7. Pengembangan Instrumen Penilaian Mapel Sains melalui Pendekatan Keterampilan Proses Sains SD/MI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Arif

    2016-06-01

    Full Text Available Penulisan artikel ini bertujuan untuk memberikan format pengembangan intrumen penilaian keterampilan proses sains SD yang masih menjadi problematika untuk menentukan pengembangan instrumen. Di samping itu, artikel ini ditulis untuk mengetahui karakteristik dan beberpa prosedur pelaksanaan penilaian proses sains SD dengan memberikan format pengembangan instrumen penialaian proses sains yang meliputi penyusunan rencana penelitian, penyusunan kisi-kisi, pembuatan soal sampai pada penganalisian butir soal. Konsep dasar penilaian yang perlu ditekankan adalah keefektivan instrumen penilaian, yang terdiri dari tiga unsur utama yakni valid (validity, reliabel (reliability, dan praktis (practicality. Berdasarkan tujuan dan perbedaan waktu pelaksanaanya, terdapat tiga jenis bentuk penilaian proses sains pada siswa Sekolah Dasar: Penilaian Diagnostik, Penilaian formatif dan Penilaian sumatif. Tes akan dianalisis secara kualitatif baik dari segi materi, konstruksi maupun bahasa. Analisis secara kuantitatif dengan pendekatan teori tes klasik yakni dengan Iteman dan analisis secara kuantitatif menggunakan pendekatan teori tes modern yakni program Bigstep.

  8. Aksara Incung Kerinci Sebagai Sumber Ide Penciptaan Seni Kriya

    OpenAIRE

    Mubarat, Husni

    2015-01-01

    Aksara Incung Kerinci merupakan naskah kuno yang dipakai oleh suku Kerinci pada dahulunya sebagai wahana untuk menulis sastra, hukum adat, dan mantera- mantera yang ditulis pada kulit kayu, tanduk kerbau, bambu dan daun lontar. Aksara Incung digunakan sebagai sumber penciptaan karya. Penciptaan karya ini melalui tiga tahap, yaitu eksplorasi, perancangan, dan perwujudan melalui pencarian bentuk seni kriya yang baru, kreatif, dan inovatif, dengan tidak meninggalkan kaidah-kai...

  9. PANDANGAN MATEMATIKA SEBAGAI AKTIVITAS INSANI BESERTA DAMPAK PEMBELAJARANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugiman Sugiman

    2013-09-01

    Full Text Available Pandangan matematika sebagai aktivitas insani rupanya merupakan pilihan yang tepat dalam kerangka menjadikan warga negara Indonesia menjadi literasi dalam matematika. Kemampuan literasi matematika harus dikuasai oleh setiap warga Indonesia dalam menuju  “mathematics for all”. Fungsi dari mathematics for all tentu saja harus (1 mendasari matematika lebih lanjut serta (2 dapat diaplikasikan dalam kehidupan keseharian umumnya bagi mereka yang tidak akan melanjutkan studinya (Soedjadi, 1999.   Kata kunci : Matematiks sebagai aktivitas insani, mathematich for all

  10. Perancangan Mesin Fish Dryer Menggunakan Tenaga Angin Untuk Mempercepat Proses Pengeringan Ikan

    OpenAIRE

    Waluyo, Ahmad Edi; Najib, M. Imha Ainun; Mutiasari, Erna; Inayah, Miftahul; Fiati, Rina

    2017-01-01

    Ikan merupakan bahan makanan yang banyak dikonsumsi masyarakat dalam dan bahkan luar negeri. Namun, ikan cepat membusuk karena adanya bakteri dan enzyme jika dibiarkan begitu saja tanpa proses pengawetan.salah satu cara yang digunakan untuk proses pengawetan ikan adalah dengan pengeringan dengan memanfaatkan energi matahari, hal tersebut kurang efektif karena waktu pengeringan yang lama, sangat bergantung pada cuaca dan ikan kurang higienis karena banyak bakteri yang menempel pada waktu penge...

  11. Pengaruh Proses Delignifikasi Pada Produksi Glukosa Dari Tongkol Jagung Dengan Hidrolisis Asam Encer

    OpenAIRE

    Mardina, Primata; Talalangi, Adelina I; Sitinjak, Jhon F. M; Nugroho, Andri; Fahrizal, M. Reza

    2013-01-01

    Hidrolisis asam encer dari tongkol jagung untuk produksi glukosa mengalami hambatan karena adanya lignin. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dari proses Perusakan lignin dengan proses menggunakan hidrolisis basa Hidrolisis basa yang biasa disebut delignifikasi dilakukan pada suhu 55oC selama 4 jam dengan konsentrasi larutan basa, yaitu NaOH 5%, 10% dan 15% berat Hasil menunjukkan bahwa konsentrasi NaOH yang optimal untuk pengurangan lignin adalah 15% berat dengan persentase penguran...

  12. EKSTRAKSI ASAM SITRAT DAN ASAM OKSALAT : PENGARUH TRIOCTYLAMINE SEBAGAI EXTRACTING POWER DALAM BERBAGAI SOLVEN CAMPURAN TERHADAP KOEFISIEN DISTRIBUSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Kasmiyatun

    2012-01-01

    mengetahui apakah proses ekstraksi dapat diterapkan secara teknis, maka perlu dilakukan pengkajian lebih mendalam parameter-parameter ekstraksi. Pada penelitian ini telah dilakukan pengkajian tentang ekstraksi asam sitrat dan asam oksalat dengan menggunakan trioctylamine sebagai extracting power pada bermacam solven campuran dan pada berbagai perbandingan, hubungannya dengan koefisien distribusinya. Ekstraksi pada berbagai kondisi rancangan percobaan dilakukan pada corong pemisah, yang penggojokannya dilakukan dengan bantuan automatic shaker yang di set pada kecepatan tertentu selama 2,5 jam. Rafinat dan ekstrak dipisahkan selanjutnya dianalisis kadar asam sitrat maupun asam oksalat dengan menggunakan HPLC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solven campuran (yang terdiri dari 15% trioctylamine, 70% dodecane dan 15% hexanol menghasilkan koefisien distribusi dan persentase pemisahan solute berturut-turut untuk asam sitrat 1,15 dan 74,22% pada perbandingan solven dan diluen 2,5:1; sedang untuk ekstraksi asam oksalat sebesar 3,78 dan 88,31% pada perbandingan solven dan diluen 2:1. 

  13. On authorship in Samuel Beckett’s prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Willian André

    2014-06-01

    Full Text Available This study aims at building a reflection on the notion of authorship in Samuel Beckett’s work, with a main focus on his short prose from the 60s and 70s. Thereunto, supported by the writings of Maurice Blanchot, S. E. Gontarski, João Adolfo Hansen and Hugh Kenner, we draw a route that starts with the Beckettian post-war trilogy, going through the subsequent productions that culminate in the short pieces outlined by the author after the publishing of How It Is (1961. As we take the path run by the Irish writer in his deal with failure (a path full of mud and light-grey-dark oscillations, we experience the rise of a paradoxical impression: the more severe are Beckett’s attacks against the shapes of the I, testifying the dilution of identity, more accurate become the shapes surrounding the idea of “author” that surmounts the whole of his literary project.

  14. Kajian Proses Pembuatan Perhiasan Perak Cara Manual dan Masinal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joni Setiawan

    2016-04-01

    Full Text Available Perhiasan dapat dibuat dengan 2 cara yaitu manual dan masinal. Masing-masing cara mempunyai kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu perlu adanya kajian dari dua cara tersebut sehingga bisa mengetahui cara apa yang lebih optimal dalam memproduksi perhiasan. Dalam kajian ini perhiasan yang dibuat adalah cincin dengan bahan perak 100 gram dan dicampur dengan tembaga 5 gram dengan 2 (dua model yaitu model A (cincin motif polos dan model B (cincin motif parang.Metode yang dipakai adalah dengan membandingkan hasil produk dari dua cara tersebut. Parameter yang dibandingkan adalah kualitas, waktu dan biaya dari produk tersebut.Hasil kajian menunjukkan bahwa kadar produk rata-rata dengan cara masinal lebih tlnggi 1,25%dibanding cara manual, dimensi produk rata-rata dengan cara masinal lebih presisi dibanding cara manual. Waktu proses rata-rata dengan cara masinal lebih cepat 97% dibanding cara manual dan biaya produksi cara masinal lebih rendah 63% dibanding cara manual.Dengan melihat hasil kajian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa cara masinal lebih efisien dan efektif dibanding cara manual.

  15. Modern experimental prose through the prism of psychoanalytical theories

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lončar-Vujnović Mirjana N.

    2014-01-01

    Full Text Available The balance between the subjective and the objective perspectives in experimental prose must be accomplished in order to achieve the effect of intensive reflective and spiritual reality. Deleuze and Guattari take the method of William Burroughs and James Joyce as examples of the so- called 'butchered text method' which refers to the temporal-spatial perspective. Furthermore, they mention Nietzsche's interlocking of 'eternal return of the present as something that opinion does not know' and the theory of Stephen Mallarme, who combines well known, fragmented style with alchemical dream. According to him, the primary purpose of the modern text is to get closer to the reader so that any reader can interpret it in his own way. Trying to demystify scientific fantasy of objectivity, Lacan does not attribute impersonality and exteriority to art, but science and theory. According to him, a text without the influence of psychological factors, which make both life and characters more realistic, is not art. The connection between the external world and a man is expressed through a mirror, which Lacan tentatively calls 'imago'. Imago of the outside world or one's appearance is present in hallucinations or dreams, always reflecting the internal condition of the individual, its fragility (senility or its fair projection, thereby making this 'subjective-objective' relationship unbreakable.

  16. PENGGUNAAN SILVER DIAMINA FLUORIDA (SDF 38% SEBAGAI Arresting Caries Treatment (ACT PADA ANAK-ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lendrawati Lendrawati

    2011-09-01

    Full Text Available AbstrakKaries merupakan masalah kesehatan gigi yang banyak diderita oleh anak-anak seluruh dunia terutama negara berkembang termasuk Indonesia. Kerusakan gigi pada anak-anak terjadi lebih cepat dibandingkan orang dewasa karena gigi yang baru erupsi masih dalam proses maturasi dan proses mineralisasi belum sempurna. Tubuli dentin anak anak yang masih lebar menyebabkan pembentukan jaringan sklerotik tidak sempurna dan buffer saliva masih kurang sehingga aktivitas proteolitik menjadi lebih banyak di dalam mulut. Fluor merupakan zat mineral yang digunakan sebagai bahan yang efektif mencegah terjadinya karies gigi dapat membuat lapisan email tahan terhadap kerusakan yang disebabkan pelarutan email oleh zat asam. Strategi pencegahan karies lebih efektif sejak diperkenalkannya silver diamina fluoride (SDF yang merupakan cairan tidak berwarna mengandung ion fluoride yang digunakan untuk memacu terjadinya proses remineralisasi hidoksiapatit mineral gigi. Penggunaan SDF ini merupakan metoda Arresting Caries Treatment (ACT. SDF menggabungkan efek penguatan gigi dari natrium fluoride (NaF dan efek nitrat perak.Konsentrasi efektif solusi SDF 38% (44.800 ion fluoride ppm digunakan untuk menghambat perkembangan karies pada gigi sulung anak-anak, terutama anak-anak yang sulit untuk dilakukan perawatan. SDF sederhana, mudah dalam mengaplikasikan dan biaya pemakaian lebih murah. SDF merupakan bahan yang tepat untuk digunakan untuk mengatasi masalah kesehatan gigi masyarakat terutama pada anak-anak.Kata Kunci : karies gigi, silver diamine fluoride, Arresting Caries Treatment, topikalAbstractDental caries is a health problem that affects many children all over the world, especially in developing countries, including Indonesia. Tooth decay in children occurs more rapidly than adults because the new tooth eruption is still in the process of maturation and mineralization process is not perfect. Dentin tubules of children is still wide lead sclerotic tissue formation

  17. ANALISIS DESAIN PROSES SISTEM PENDINGIN PADA REAKTOR RISET INOVATIF 50 MW

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukmanto Dibyo

    2015-03-01

    Full Text Available Reaktor Riset Inovatif (RRI merupakan jenis MTR (Material Testing Reactor yang dipersiapkan ke depan sebagai desain reaktor baru. Daya RRI telah ditetapkan dari perhitungan neutronik dan termohidrolika teras yaitu 50 MW termal. Reaktor bertekanan 8 kgf/cm2 dan laju aliran massa pendingin primer 900 kg/s. Tantangan yang penting dalam menindak lanjuti desain reaktor ini adalah analisis desain pada sistem pendingin. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis desain proses sistem pendingin utama reaktor RRI daya 50 MW (RRI-50 dengan menggunakan program Chemcad 6.1.4. Dalam analisis ini dilakukan perhitungan neraca massa dan energi (mass/energy balances pada sistem pendingin primer dan sekunder sebagai pendingin utama. Masing-masing sistem pendingin tersebut terdiri dari 2 jalur beroperasi secara paralel dan 1 jalur redundansi. Disamping itu untuk desain termal unit komponen telah dianalisis dengan program RELAP5, frenchcreek dan Metoda Analitik. Hasil analisis yang diperoleh adalah desain diagram sistem pendingin yang mencakup data parameter entalpi, temperatur, tekanan dan laju aliran massa pendingin untuk masing-masing jalur. Adapun hasil desain unit komponen utama pada RRI-50 adalah tangki tunda dengan volume 51,5 m3, 2 unit pompa sentrifugal dan 1 unit pompa cadangan pada pendingin primer daya 141 kW/pompa dan pendingin sekunder daya 206 kW/pompa, 2 unit penukar panas tipe shell-tube dengan koefisien termal overall 1377 W/m2.oC dan 4 unit menara pendingin yang mampu melepaskan panas ke udara dengan desain temperatur approach 5,0 oC dan temperatur range 9,0 oC. Desain sistem pendingin reaktor RRI-50 ini telah menetapkan parameter operasi sistem pendingin yaitu temperatur, tekanan dan laju aliran massa pendingin dengan mempertimbangkan tuntutan aspek keselamatan teras reaktor sehingga desain temperatur maksimum pendingin masuk ke teras 44,5 oC. Kata kunci : RRI 50 MW, desain sistem pendingin, program Chemcad 6.1.4   Innovative Research Reactor RRI

  18. PENGGUNAAN KITOSAN CANGKANG BEKICOT (ACHANTINA FULICA UNTUK BAHAN PENGAWET ALAMI BERBAGAI JENIS SAYURAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR DALAM PERENCANAAN PEMBELAJARAN BIOTEKNOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Aisyah

    2015-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kandungan vitamin C dan pH dalam sayuran bunga kol, kubis dan buncis yang diawetkan dengan kitosan cangkang bekicot selama proses penyimpanan dan untuk mengetahui berapakah konsentrasi kitosan cangkang bekicot yang paling efektif sebagai bahan pengawet sayuran tersebut. Kegiatan penelitian dilakukan melalui True Experimental Research. Tempat dan waktu penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kimia Universitas Muhammadiyah Malang yang berlangsung pada tanggal 23 Juni – 6 Juli 2014. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK dengan 6 perlakuan dan 4 kali ulangan pada bunga kol, kubis dan buncis yaitu C0, K0 dan B0 (Kontrol, C1, K1 dan B1 (0,5%, C2, K2 dan B2 (1%, C3, K3 dan B3(1,5%l, C4, K4 dan B4 (2%, C5, K5 dan B5 (2,5%, Analisis data menggunakan analisis varians satu arah dan uji beda jarak nyata Duncan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian konsentrasi kitosan cangkang bekicot (Achantina fulica terhadap perbedaan kandungan vitamin C sayuran bunga kol, kubis dan buncis dari hari per hari selama penyimpanan. Perubahan kandungan vitamin C paling kecil terjadi pada perlakuan 1,5% dan paling besar pada perlakuan kontrol. Pemberian konsentrasi kitosan cangkang bekicot (Achantina fulica 1,5% adalah yang paling efektif mempengaruhi kandungan fitamin C sayuran bunga kol, kubis dan buncis. Hasil penelitian diaplikasikan pada perencanaan pembelajaran SMA kelas XII materi bioteknologi

  19. ANALISIS MUTU PEMBELAJARAN PRAKTIK LABORATORIUM SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MUTU PRAKTIK ASUHAN KEBIDANAN DI PROGRAM STUDI D.III KEBIDANAN TANJUNGKARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudarmi Sudarmi

    2016-04-01

    Full Text Available Abstrak: Analisis Mutu Pembelajaran Praktik Laboratorium sebagai Upaya Peningkatan Mutu Praktik Asuhan Kebidanan di Program Studi DIII Kebidanan. Untuk menghasilkan tenaga bidan yang profesional dan mempunyai kompetensi sesuai standar, membutuhkan  pengelolaan pendidikan yang berkualitas. Upaya mencapai kualitas  pendidikan, dalam proses belajar mengajar secara teori maupun praktik diperlukan usaha peningkatan mutu pembelajaran.  Penelitian  ini  mendeskripsikan  mutu pembelajaran  praktik laboratorium  yang  terdiri  dari  perencanaan, implementasi, evaluasi dan upaya peningkatan mutu pembelajaran.  Jenis  penelitian  ini  adalah  deskriptif  kualitatif  dengan  pengumpulan data melalui wawancara, dokumentasi dan pengamatan. Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa mutu pembelajaran praktik laboratorium di prodi DIII kebidanan tanjungkarang belum sesuai dengan standar, sebagian besar mahasiswa kurang puas mendapatkan pelayanan pembelajaran praktik laboratorium kebidanan yang diberikan oleh dosen dan petugas laboratorium. terbukti dengan banyaknya keluhan yang dirasakan mahasiswa. Diperlukan langkah-langkah untuk meningkatkan mutu pembelajaran praktik laboratorium kebidanan dengan menerapkan Konsep PDCA (Plan-Do-Chek-Act, dan untuk pengembangan dimensi mutu pembelajaran praktik laboratorium, dalam  kualitas pelayanan yaitu dengan peningkatan: kehandalan (reliability, daya tanggap (respon-siveness, kepastian  (assurance, empati (emphaty dan  berwujud (tangible.

  20. PENAMBANGAN PROSES YANG MENDUKUNG PENILAIAN PERANGKAT LUNAK DENGAN COBIT4.1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nanang Yudi Setiawan

    2013-01-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Ide dasar di balik software process improvement - SPI menjadi alasan bahwa proses perangkat lunak berkualitas baik merupakan prasyarat bagi produk perangkat lunak berkualitas baik. Oleh karenanya, proses dalam perangkat lunak perlu untuk terus dinilai dan ditingkatkan. COBIT merupakan salah satu kerangka SPI yang dapat menjadi acuan ketercapaian kualitas perangkat lunak. Untuk mendukung penilaian proses, penelitian ini mengusulkan penerapan teknik penambangan proses (process mining dalam penilaian perangka t lunak untuk menilai ketercapaian indikator kematangan proses sesuai panduan COBIT -PAM (COBIT Process Assessment Model. Hasil evaluasi dengan validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa teknik penambangan proses dapat diterapkan dengan menyesuaikan tujuan dan produk kerja dari setiap atribut penilaian proses dalam COBIT.

  1. STRATEGI KEBIJAKAN PENGEMBANGAN DAN PEMBINAAN IKM KONVEKSI SEBAGAI SALAH SATU INDUSTRI KECIL MENENGAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kirana Rukmayuninda Ririh

    2012-08-01

    Full Text Available Melihat kondisi yang terjadi setelah runtuhnya kondisi perekonomian Indonesia akibat krisis 1998, pemerintah mulai melirik industri kecil dan menengah (IKM karena terbukti lebih tahan terhadap krisis ekonomi. Buktinya saat pertumbuhan industri secara keseluruhan terjun bebas dari 5,90% (2005 menjadi 5% (2006, pertumbuhan IKM justru meningkat dari 3,48% (2005 menjadi 4,6% (2006. Namun demikian IKM yang dipercaya sebagai andalan kekuatan ekonomi bangsa, masih banyak menghadapi masalah. Salah satu contohnya IKM “Dedi Konveksi” di Bandung.  Dalam penelitian ini, identifikasi masalah dilakukan dengan menggunakan metode “three level characteristics of manufacture”. Kemudian dilakukan analisis SWOT sebagai dasar penentuan strategi korporasi.  Strategi bisnis yang diusulkan menjadi acuan untuk menyusun strategi teknologi. Dari strategi-strategi yang telah tersusun (strategi korporasi, strategi bisnis dan strategi teknologi diperlukan adanya suatu kebijakan. Kebijakan tersebut digunakan sebagai arahan untuk dapat mengembangkan dan membina industri kecil modern. Kebijakan pengembangan dan pembinaan IKM  konveksi ini  menggunakan 4 perspektif yaitu finansial, customer, proses bisnis internal, dan pertumbuhan-pembelajaran. Unsur dalam kebijakan tersebut melibatkan seluruh stakeholder dalam IKM. Kata kunci : Manajemen, Industri Kecil Modern, Strategi Bisnis, Strategi Korporasi, Strategi Teknologi.     Review to  the conditions that occurred after the collapse of Indonesia's economy from the crisis of 1998, the government will begin to consider  small and medium enterprises (SME because it has proved to be more resilient to the economic crisis. This could be figured out when the overall industrial growth just plummeted from 5.90% (2005 to 5% (2006, and the growth of SMEs had increased from 3.48% (2005 to 4.6% (2006. Eventhough  SMEs are believed as centre of the nation's economic strength, those still

  2. Tantangan Guru Sejarah: Pesan Sejarah sebagai Konsep Pendidikan Nilai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anwar Senen

    2004-01-01

    Full Text Available Keberhasilan guru sejarah menyampaikan pesan sejarah sebagai suatu nilai moral yang perlu difahami siswa, terletak pada bagaimana cara guru mengembangkan materi pelajaran di depan kelas. Penggunaan metode pengajaran secara tepat yang dikemas secara kreatif akan memungkinkan pesan sejarah dapat disampaikan kepada siswa. Penekanan pada pesan sejarah ini penting, karena selama ini masih terkesan bahwa mata pelajaran sejarah hanya dianggap sebagai pengetahuan hafalan sejumlah peristiwa masa lalu. Hal demikian menyebabkan pemahaman siswa terhadap pelajaran sejarah sebatas pada pengetahuan deskriptif konsep apa, di mana, kapan dan mengapa suatu peristiwa sejarah terjadi, menjadi dasar mempelajari sejarah. Dalam kerangka memori tidaklah keliru. Tetapi sejarah sebagai mata pelajaran di sekolah dalam konsep pendidikan masih jauh dari harapan. Sebagai konsep pendidikan, pelajaran sejarah dapat bercerita kepada siswa. Oleh sebab itu, metode pengajaran sejarah oleh gum dengan pendekatan moral akan lebih tepat digunakan. Pendekatan moral sebagai konsep belajar mengajar lebih memungkinkan menjadikan pelajaran sejarah dinamis dalam menyikapi situasi yang berkembang dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan demikian bahwa belajar sejarah memiliki dimensi masa lalu, kini dan akan datang akan terjawab melalui pendekatan moral dalam konsep pembelajarannya.

  3. BIAYA TANGGUNG JAWAB SOSIAL SEBAGAI TAX BENEFIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yenni Mangoting

    2007-01-01

    Full Text Available Company should not always maximize profits for their shareholders, but they have to undertake activity that might be regarded as socially responsible with their environment where it place. Corporate social responsibility can be form as charity or community development. The law number 40 year 2007 of the amendment to law of limited liabilities companies in paragraph 74 about company obligation for corporate social responsibility. Government through Director General of Taxation can give tax facility that allow all corporate social responsibility cost as an items that may be deducted to determine amounts of taxable income for company which is consistent applying their corporate social responsibility. Abstract in Bahasa Indonesia : Tujuan perusahaan tidak semata-mata hanya maksimalisasi laba untuk shareholders, tetapi perusahaan juga harus bertanggungjawab terhadap lingkungan di mana perusahaan itu berada. Tanggung jawab sosial dapat dalam bentuk yang bersifat kemanusiaan atau pengembangan komunitas (Community Development. Undang-Undang Republik Indonesia No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroaan Terbatas, pada Pasal 74 mengatur tentang kewajiban perusahaan melakukan tanggung jawab sosial. Pemerintah melalui Direktorat Jendral Pajak dapat memberikan insentif pajak yang memperkenankan pengeluaran-pengeluaran tanggung jawab sosial sebagai pengurang penghasilan kena pajak untuk perusahaan yang konsisten menerapkan tanggung jawab sosialnya. Kata kunci: tanggung jawab sosial perusahaan, pajak penghasilan, fasilitas pajak

  4. KONSEPTUALISASI PELARANGAN RIBA SEBAGAI TRANSAKSI TERLARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lalu Fahmi Zainul Arifin

    2013-04-01

    Full Text Available Prinsip dasar mu’a>malah dalam Islam ialah memperbolehkan untuk melakukan segala sesuatu selama tidak ada dalil yang melarangnya. Islam sendiri menghalalkan jual beli dan melarang riba. Riba dianggap lebih banyak menimbulkan masalah daripada menyediakan solusi dalam mengatasi persoalan finansial, bahkan dianggap malapetaka besar (mus}i>bah ‘uz}ma Tulisan ini merupakan studi pustaka di mana penulis mencoba mengelaborasikan dari berbagai kajian tentang konseptualisasi pelarangan riba sebagai transasksi yang dilarang oleh agama. Terdapat beberapa perbedaan pendapat terutama tentang bunga bank (interest. Setidaknya terdapat tiga pendekatan yang digunakan oleh para ahli hukum Islam ketika memahami masalah ini. Sebagian menggunakan pertimabangan mas}lah}ah, pengharaman bunga karena bertentangan dengan prinsip mas}lah}ah. Adapula yang menggunakan qiya>s,  di mana bunga bank dianalogikan dengan riba karena adanya persamaan illat (kausa hukum pada keduanya (riba dan interest. Sebagian kalangan NU mengharamkan bunga bank lebih karena pertimbangan sadduz-zari’ah, kehati-hatian untuk menutup jalan terjadinya mafsada>t.

  5. Pemanfaatan Bentonite sebagai Media Pembumian Elektroda Batang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Winanda Riga Tamma

    2017-03-01

    Full Text Available Sistem pentanahan merupakan suatu sistem yang bertujuan untuk mengamankan sistem tenaga listrik dari gangguan ke tanah maupun gangguan hubung singkat. Pada sistem pentanahan yang baik, resistansi pentanahan harus bernilai dibawah lima ohm. Resistansi pentanahan bergantung pada berbagai aspek antara lain yaitu struktur tanah, kelembapan tanah, dan kandungan yang ada dalam tanah itu sendiri. Dalam pengujian pada penelitian ini akan dilakukan perbaikan pada tanah dengan mencampurkan bentonite ke dalam tanah sebagai media pentanahan. Pencampuran bentonite bertujuan agar mendapatkan nilai resistansi pentanahan yang baik sesuai dengan standar sistem pentanahan. Pengujian dilakukan menggunakan elektroda batang dan alat earth resistance tester dengan metode tiga titik dimana elektroda utama atau elektroda pengukuran diberikan treatment sesuai dengan kondisi yang telah ditentukan. Diharapkan pada pengujian ini akan diketahui dampak dari bentonite terhadap penurunan nilai resistansi pentanahan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa dengan mencampurkan bentonite pada media pentanahan, resistansi pentanahan menjadi lebih baik. Meskipun tidak terlalu signifikan, rata-rata penurunan dari setiap masing-masing treatment adalah sebesar 2 ohm.

  6. Pengembangan Desain Mainan Anak Sebagai Identitas Dan Sarana Pengenalan Musik Untuk Anak-anak Di Kampung Akustik Cicadas

    OpenAIRE

    Fajriani, Novi; Larasati, Dwinita

    2014-01-01

    Bermain dengan bermusik sebagai contohnya merupakan sebuah kebutuhan bagi anak untuk mengeksplorasi kreativitas alami dalam mengembangkan dirinya. Sebagai salah satu kampung kreatif , Kampung Akustik Cicadas belum memiliki identitas khusus sebagai kampung yang berhubungan erat dengan musik, baik identitas fisik maupun nonfisik dengan minimnya ruang publik terbuka dan sarana bermusik untuk anak-anak Cicadas sebagai salah satu permasalahannya. Berdasarkan analisis kondisi lapangan dan tinjauan ...

  7. Teori Implisit dalam Proses Belajar, Relasi antar Pribadi dan antar Kelompok

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aquilina Tanti Arini

    2014-06-01

    Full Text Available Artikel ini memaparkan tentang teori implisit yang perkembangannya dipelopori oleh Carol S. Dweck dan kolega-koleganya. Teori implisit merupakan teori orang awam yang terdiri atas teori entitas dan inkremental. Teori entitas adalah pandangan yang dimiliki orang awam bahwa sifat bersifat permanen, sedangkan teori inkremental adalah pandangan orang awam bahwa sifat bersifat dinamis dan dapat dikembangkan. Pemaparan teori implisit didasarkan pada hasil-hasil penelitian pada berbagai isu belajar dan relasi-relasi sosial, meliputi penelitian-penelitian tentang peran teori implisit pada performansi dan proses-proses belajar yang mendasarinya, pada relasi antar pribadi dan relasi antar kelompok. Selain itu juga dipaparkan hasil penelitian tentang intervensi untuk mengubah teori implisit yang mendukung perubahan diri dan sosial yang konstruktif. Paparan tentang teori implisit diharapkan memberikan pemahaman tentang peran perbedaan individu dalam proses interaksi sosial.

  8. THE SHEPHERD AND THE ARTIST: IGNATIUS BRYANCHANINOV’S SPIRITUAL PROSE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nataliya Viktorovna Prashcheruk

    2012-11-01

    Full Text Available The article looks at the works of St. Ignatius Bryanchaninov. His dialogue Christian Shepherd and Christian Artist (1851 reflects the holy bishop's views of art. In its highest form, art should follow the Gospel, said St. Ignatius. In this article we analyse his meditative prose (Ascetic Experience, A Word on Death, etc. A special focus is made on lyrical and philosophical autobiographic fragments which can be compared to Turgenev's Poems in Prose. These texts describe the moments of spiritual balance and inner peace which are rare in secular prose. Citing some fragments from Ascetic Experiences as an example, we show how “strong and profound spiritual impressions” take the shape of aesthetic expression. Our study of Ignatius Bryanchaninov's works led us to the notion of epiphanic vision and writing, and to a more general conclusion that these works can be described as belonging both to the patristic tradition and Russian literature.

  9. prose president ootab Türgilt inimõiguste täitmist / Tassos Papadopoulos ; interv. Erkki Bahovski

    Index Scriptorium Estoniae

    Papadopoulos, Tassos

    2004-01-01

    Eestis viibinud Küprose president ei ole vastu Türgiga liitumiskõneluste alustamisele, ta loodab Euroopa Liidu abile saare ühendamisel. Intervjuus käsitletakse veel Euroopa Liidu põhiseaduslikku lepet, Eesti - Küprose suhteid. Lisa: Tassos Papadopoulos. Kaart

  10. Prose recall and amnesia: implications for the structure of working memory.

    Science.gov (United States)

    Baddeley, Alan; Wilson, Barbara A

    2002-01-01

    Two densely amnesic patients are shown to have good immediate but poor delayed prose recall, a result that presents problems for the current multi-component model of working memory. Examination of a wide sample of memory impaired patients suggests that this pattern occurs in densely amnesic patients who have well-preserved intelligence and good executive capacities. Patients suffering from Alzheimer's disease typically show poor immediate and delayed prose recall, reflecting their combined intellectual and memory deficits. The results are interpreted in terms of a proposed new component of working memory, the episodic buffer.

  11. WARNA SEBAGAI IDENTITAS MEREK PADA WEBSITE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wirania Swasty

    2017-02-01

    Full Text Available Abstrak Website merupakan salah satu alat komunikasi berupa pemasaran-online interaktif yang dirancang untuk melibatkan pelanggan agar dapat meningkatkan kesadaran dan citra merek, atau memicu penjualan produk dan jasa. Website relatif terjangkau terutama bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM. Permasalahan yang dihadapi UMKM di antaranya lemahnya kegiatan branding dan promosi serta kurang ahli dalam penguasaan teknologi. Menjembatani hal ini, maka diperlukan studi mengenai identitas merek pada website. Studi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman akan pemanfaatan warna dalam identitas merek yang diaplikasikan pada website perusahaan. Diharapkan studi ini dapat berguna bagi UMKM dalam membangun merek dan melakukan program pemasaran dengan memanfaatkan warna identitas.Studi diawali dengan pengumpulan data melalui tinjauan literatur terkait dengan warna dan desain antarmuka website. Observasi kemudian dilakukan pada tiga website (zananachips.com, sneaklinid.com, dan kandurastudio.com sebagai studi kasus, yang merupakan situs resmi UMKM dari Bandung. UMKM yang digunakan sebagai studi kasus dipilih secara acak dari berbagai industri (makanan, layanan, dan kerajinan. Kuesioner yang dibagikan kepada responden secara acak kepada warga Kota Bandung dan sekitarnya. Dari studi ini terungkap bahwa Zanana dinilai telah berhasil memanfaatkan peranan warna dalam membangun merek. Studi ini juga menyarankan bahwa penerapan warna yang konsisten juga dapat menjadi faktor penentu suatu sistem identitas visual. Kata Kunci: identitas, merek, UMKM, warna, website Abstract Website is one of communication tool in the form of interactive online marketing which is designed to engage the customer in order to increase awareness and brand image, or trigger sales of products and services. Website relatively affordable, especially for Small and Medium Enterprises (SMEs. The problem faced by SMEs are weak branding and promotional activities as well as the lack of experts

  12. Kanca Indihiang sebagai Embrio Kreativitas Mang Koko

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rasita Satriana

    2014-11-01

    Full Text Available Kanca Indihiang adalah sebuah grup yang dibentuk oleh Mang Koko tahun 1946, yang termasukpada genre seni Jenaka Sunda, yakni seni pertunjukan dengan format seni humor. Kreativitas MangKoko dalam melakukan berbagai inovasi garap, membuat grup Kanca Indihiang sangat berbeda denganseni Jenaka Sunda pada umumnya. Nama Mang Koko terkenal sebagai pencipta genre seni baruatau dikenal dengan sebutan karawitan wanda anyar. Untuk mengungkap perkembangan kreativitasMang Koko, digunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnomusikologi. Berdasarkan hasilpenelitian dapat disimpulkan bahwa dalam wadah grup Kanca Indihiang, Mang Koko bereksplorasimemodernisasi kekakuan pakem seni kawih Sunda tradisi. Karawitan wanda anyar diyakini sebagaigenre karawitan Sunda yang terbentuk dari akumulasi kreativitas berkesenian dari Mang Koko. Kanca Indihiang: As a Creativity Embryo of Mang Koko. Kanca Indihiang is a group which wasfirst created by Mang Koko in 1946 and is one of the Sundanese art genres that is a performing art withsuch a humorous art format. Mang Koko’s creativity in doing works on a variety of innovations makes KancaIndihiang group may differ a lot from Sundanese humorous art in general. Mang Koko’s name then becomesfamous as a creator of a new art genre called ‘karawitan wanda anyar’. Thus, a qualitative research applyingethno-musicological approach is done to uncover the development of Mang Koko’s creativity. According to thisresearch, it can be concluded that within this Kanca Indihiang group, Mang Koko did some explorationsto modernize rigidity in the rules of traditional Sundanese kawih. Karawitan wanda anyar is believed as aSundanese karawitan genre shaped from the accumulation of Mang Koko’s artistic creativities.

  13. PRIMITIVISME IKAN POLYPTERUS SEBAGAI WARISAN MANUSIA MODERN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Media Fitri Isma Nugraha

    2010-12-01

    Full Text Available Tinjauan ini mensintesa historis dan diversitas ikan purba Polypterus yang berasal dari Afrika sebagai komoditi budidaya ikan hias. Sejarah evolusinya sangat unik, muncul sejak pertengahan Miocen (10 juta tahun, hubungan parentalnya berada pada posisi transisional sister-takson antara Teleostei dan Tetrapoda. Primitivismenya menyisakan divergensi momental sains hampir satu abad dalam determinasi dimorfisme seksualnya. Bersifat nokturnal, tahan terhadap kondisi habitat ekstrim tetapi mudah dibudidayakan. Polypterus jantan memiliki sirip anal tebal dan condong ke hipural konjungsi sirip ekor. Seekor betina mampu bertelur 100–300 butir dan menetas kurang dari 3 hari. Benih Polypterus sudah dapat beradaptasi dengan pakan tambahan sekitar 10 hari pasca menetas, dan dalam perkembangan gonad jantan dan betina akan terbentuk sempurna setelah berumur 10 bulan. Fosil hidup Polypterus telah menjadi warisan dunia, adopsi dan asuhan penggemarnya tersebar ke-5 benua, dapat dilaporkan bahwa harga per ekor dipatok variatif antara US$40–US$70. Kegemaran kita membudidayakannya, berarti telah menyelamatkan populasi ikan ini agar terhindar dari kepunahan. Atas dasar konsesi dan semangat terhadap warisan spesies dunia itu, BRBIH Depok telah mengoleksi dan sukses memproduksi satu sub spesies, satu varian intergenetik-albino dari populasi Polypterus senegalus senegalus dan 3 spesies intragenerik lainnya.

  14. REVITALISASI MANAJEMEN WAKAF SEBAGAI PENGGERAK EKONOMI MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zainal Arifin Munir

    2013-06-01

    Full Text Available Mobilize sectors of the society economy with waqf instrument is very rasional. According data compiled by the Ministry of Religious Affairs, the number of waqf land in Indonesia reached 2,686,536,656, 68 square meters or 268,653.67 acres 366 595 locations spread across an area Indonesia. With a large area, it will contribute to socio-economic empowerment if it is managed with proper and professional management. This is the most urgent matter to be addressed in the management of waqf is nadzir professionalism, because they are the key to successful management of endowments to be more focused, productive and strategic. As one of the sharia instruments, the management of waqf should be rightfully optimized for development the welfare of society. Menggerakkan  sektor  ekonomi  masyarakat  dengan  instrument  wakaf  adalah  sangat rasional.Menurut data  yang  dihimpun  Departemen  Agama  RI,  jumlah tanah  wakaf  di Indonesia mencapai 2.686.536.656, 68 meter persegi atau 268.653,67 hektar yang tersebar di 366.595 lokasi di seluruh Indonesia. Dengan lahan seluas itu, tentunya akan sangat berkonstribusi dalam pemberdayaan social ekonomi jika dikelola dengan manajemen yang tepat dan profesional. Inilah hal yang paling urgen untuk dibenahi dalam pengelolaan wakaf adalah profesionalisme nadzir, karena mereka merupakan kunci keberhasilan pengelolaan wakaf  agar  lebih  focus,  produktif  dan  strategic.  Sebagai  salah  satu  instrument syariah, manajemen  wakaf  sudah  seharusnya dioptimalkan  pengelolaannya  untuk  peningkatan kesejahteraan masyarakat.

  15. APLIKASI ONLINE PUBLIC ACCESS CATALOQUE (OPAC BERBASIS ANDROID SEBAGAI SARANA TEMU KEMBALI INFORMASI DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN GANESHA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Tika Parmawati

    2016-08-01

    prototype revisement, and 6 product adequacy. The validation of the software was determined by the experts in information technology and limited testing toward librarians and users. The results of this study on indicate that the application of Online Public Access Cataloque (OPAC based on Android are in accordance with predetermined specifications as the application of information retrieval common text book collections online via smartphone. Indicator assessment of the program is the truth or accuracy of the system operational , kink , breadth , reuse , efficiency or performance , portability , integrity , modularity , readability got a good qualifying , while verifying got good qualifications. In general outcome of those assessments OPAC android based applications is quite feasible to be used as a complementary alternative service delivery of information retrieval library collections owned by the library. Keywords : Online Public Access Catalogue, Android, and Information Retrieval. PENDAHULUAN Perpustakaan menurut pasal 1 Undang-Undang nomor 43 tahun 2003 adalah suatu institusi pengelola koleksi karya ilmiah, karya cetak, dan atau karya rekam secara professional dengan sistem yang baku, guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi dan rekreasi para pemustaka. Dasar pembentukan perpustakaan perguruan tinggi di Indonesia Undang-Undang nomor 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada pasal 55 menyebutkan bahwa salah satu syarat untuk menyelenggarakan perguruan tinggi harus memiliki perpustakaan. Perpustakaan perguruan tinggi sering diibaratkan sebagai jantungnya perguruan tinggi (the heart of university, maka keberadaannya harus ada agar dapat memberikan layanan kepada civitas akademika sesuai dengan kebutuhan. Perpustakaan perguruan tinggi harus terus meningkatkan fungsinya untuk mengelola sumber daya informasi bagi penggunanya, baik yang berupa digital maupun tercetak, sehingga proses temu kembali informasi dapat dilakukan dengan efektif

  16. Pembuatan Katalis Cu/ZnO/Al2O3 untuk Proses Steam Reforming Metanol menjadi Hidrogen sebagai Bahan Bakar Alternatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Husni Husin

    2010-06-01

    Full Text Available Study on the use of copper zinc oxide supported on alumina catalyst for steam reforming of methanol to hydrogen has been done. The aim of this work is to study the catalytic properties of copper based catalysts used in the steam reforming of methanol. This method is known as one of the most favorable catalytic processes for producing hydrogen on-board. The catalyst was prepared by impregnation method with Cu loading of 5%, 10%, and 15%,. The X-ray diffraction pattern shows that the catalyst compositions are Cu, CuO, ZnO, and Al2O3. The reactions were carried out in the fixed bed tubular reactor operating at temperatures of 150oC, 200oC, 250oC, 300oC, and 350oC and atmospheric pressure. The product was analyzed using Shimadzu Gas Chromatography GC 8A with mole sieve 5A and porapak-N column 80/100 mesh. The performance of the catalyst shows that the highest methanol conversion was 86% over Cu/ZnO/Al2O3 catalyst with 15% of Cu loading. The selectivity and yield of hydrogen was 66% and 57% respectively over Cu/ZnO/Al2O3 catalyst with 15% of Cu loading. Selectivity of carbon dioxide is 18% over Cu/ZnO/Al2O3 catalyst with 15% of Cu loading at 300oC. Keywords: alumina oxide catalyst, copper zinc oxide, hydrogen, impregnation

  17. PENGEMBANGAN MULTIPLE INTELLIGENCE MELALUI PEMBELAJARAN INTEGRATIF BERBASIS GAMES (Model Integrasi Bimbingan dalam Proses Pembelajaran sebagai Upaya Mengembangkan Berbagai Potensi Kecerdasan Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ARDIMEN

    2016-07-01

    Full Text Available Educational institution is an institution of the brain industry. Therefore, education is a vehicle for mental exercise. With education will be able to sharpen the brain to form human beings quality. Qualified people are intelligent human beings comprehensive and competitive savvy are reflected in personal moral, creative, and productive and full responsibility in living our daily lives. But the spotlight and complaints against educational institutions still occur, various perceived problems among students learn the lower interest. Students tend to subjects who tested nationally (National Examination, the methods used by teachers in teaching the more commonly used methods of lecture and question and answer, sometimes the discussion so that the lessons seem monotonous and less innovative, subjects received more students cederung nature doctrine in the form of memorization alone and rarely developed in the context of everyday life so that lessons just more leads to mastery of concepts and tend to train cognitive abilities-intellectual, not a lot of touching the realm of other intelligence in accordance with the potential of the students. The other problem is the tendency of the still rampant behavior is not commendable at this time in various forms, for example, students commit suicide because they do not pass the exam, involved in drugs, fighting between students, the behavior of cheating, careless, style punky, smoking, going out, and so become a reason for choosing this topic as study materials. The problem is what strengthens the belief writers to examine and assess the importance of the development of multiple intelligence through integrative learning-based game in an attempt to develop students' potential intelligence to realize a comprehensive and intelligent smart students competitive. This paper formulated into some discussion that begins with an introduction that lists reasons for the importance of this issue is discussed, and then forwarded to the review of the concept of multiple intelligence. Followed by a study on the definition, purpose and benefits of the games, the development of multiple intelligence through integrative learning-based games and ending with examples of games in integrative learning process.

  18. Pemanfaatan Biometric Fingerprint sebagai Media Pembayaran Transjakarta Berbasis Electronic Money

    OpenAIRE

    Muhajir, Ahmad; Ristiyanti, Lia; Harsono, Shabrina Utami

    2017-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan lain dari sidik jari sebagaialternative media pembayaran berbasis uang elektronik pada Transjakarta. Penggunaan sidik jaridipilih karena sidik jari merupakan identitas manusia yang tidak dapat diganti atau dirubah. Padapenelitian ini menggunakan Deskriptif Studies karena bertujuan untuk memberikan gambaransecara sistematis dan akurat mengenai Pemanfaatan Biometric Fingerprint sebagai mediapemabayaran Transjakarta berbasis E-Money. Dalam me...

  19. Biosensor Urea Berbasis Biopolimer Khitin Sebagai Matriks Immobilisasi

    OpenAIRE

    Nazruddin Nazaruddin

    2007-01-01

    Penelitian tentang biosensor urea menggunakan biopolimer khitin sebagai matriks immobilisasi telah dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja biosensor yang dihasilkan yang meliputi sensitivitas, trayek pengukuran, limit deteksi, waktu respon, koefisien selektifitas, dan waktu hidup. Penelitian meliputi beberapa tahap yaitu pembuatan membran polimer khitin dan immobilisasi enzim urease, pelekatan membran khitin pada elektroda pH, dan pengukuran parameter kinerja elektroda. H...

  20. Fenomena Kerak Dalam Desalinasi Dengan Multi Stage Flash Distillation (Msf)

    OpenAIRE

    Alimah, Siti

    2006-01-01

    SCALING PHENOMENA IN DESALINATION WITH MULTI STAGE FLASH DISTILLATION (MSF). Assessment of scaling phenomena in MSF desalination has been carried out. Scale is one of predominantly problem in multi stage flash (MSF) desalination installation. The main types of scale in MSF are carbonat calcium (CaC03), hydroxide magnesium (Mg(OH)2) dan sulphate calcium (CaS04). CaC03 dan Mg(OH)2 scales result from the thermal decomposition of bicarbonate ion, however sulphate calcium scale result from reactio...

  1. The Role of Elaboration in the Comprehension and Retention of Prose: A Critical Review.

    Science.gov (United States)

    Reder, Lynne M.

    1980-01-01

    Recent research in the area of prose comprehension is reviewed, including factors that affect amount of recall, representations of text structures, and use of world knowledge to aid comprehension. The need for more information processing models of comprehension is emphasized. Elaboration is considered important for comprehension and retention.…

  2. Response Requirement and Nature of Interpolated Stories in Retroactive Inhibition in Prose.

    Science.gov (United States)

    Van Mondfrans, Adrian P.; And Others

    Retroactive inhibition, a loss of memory due to learning other materials between recall and exposure to the original materials, was investigated in relation to prose. Two variables were manipulated in the study: similarity of interpolated stories (dissimilar or similar), and the response requirements (completion-recall or multiple-choice). The 190…

  3. Prose Checklist: Strategies for Improving School-to-Home Written Communication

    Science.gov (United States)

    Nagro, Sarah A.

    2015-01-01

    Effective communication enhances school-family partnerships. Written communication is a common, efficient way of communicating with families, but potential barriers to effective communication include readability level, clarity of presentation, complexity of format, and structural components. The PROSE Checklist presented in this article can…

  4. The Use of Organizational Strategies to Improve Memory for Prose Passages.

    Science.gov (United States)

    Byrd, Mark

    1986-01-01

    Examined effects of enforced organizational strategies on the memory of older adults for textual material. Young and old adults sorted scrambled sentences of a prose passage into the correct order. When older adults were required to make an in-depth analysis to sort material, their incidental memory for textual information was approximately equal…

  5. Self-Questioning and Prose Comprehension: A Sample Case of ESL Reading.

    Science.gov (United States)

    Miciano, Remedios Z.

    2002-01-01

    Report on an experiment to discover if self-questioning as a reading strategy would help Filipino ESL students improve comprehension of English prose texts. Concludes that self-questioning as a strategy does not significantly affect comprehension despite the number and types of questions asked. (Contains 4 tables and 25 references.) (WFA)

  6. AL-QUR’AN SEBAGAI SUMBER PENGETAHUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Kusrini

    2008-12-01

    Full Text Available By studying the history of Prophet Muhammad SAW then it can be understood that he was a leading man in that time because it has implemented a moral revolution so as to lift the human level from the valley of moral damage to the highest level of morality. This historical approach can be gained by understanding that the Qur'an contains the most powerful force in helping human beings reach the spiritual, moral, social and intellectual heights that are central to the manifestation of the welfare of mankind and the whole of nature. To achieve the level of human morality in realizing the welfare of life is not enough just to read, interpret, and praise the Koran. More than that, the next important thing is we must observe, research, search, and explore the most powerful values in the Qur'an. The Qur'an as a source of knowledge about Islam, God, man, and nature, contains God's commands to humans in the form of the most holy values. These values become the foundation of life that requires application in the form of behavior, which its validity is not limited by time, place and certain atmosphere.   Dengan menelaah sejarah Nabi Muhammad SAW maka dapat dipahami bahwa beliau adalah orang terkemuka pada zaman itu karena telah melaksanakan revolusi moral sehingga mampu mengangkat derajat manusia dari lembah kerusakan moral ke tingkat akhlak yang paling tinggi. Pendekatan dari segi sejarah tersebut dapat diperoleh pemahaman bahwa al Quran mengandung kekuatan yang maha dahsyat dalam membantu manusia mencapai ketinggian spiritual, moral, sosial dan intelektual yang merupakan inti dalam perwujudan kesejahteraan umat manusia dan keseluruhan isi alam. Untuk mencapai tingkat akhlak manusia dalam mewujudkan kesejahteraan hidup itu tidak cukup hanya dengan membaca, menafsirkan, dan memuji al Quran. Lebih dari itu, hal penting berikutnya adalah kita wajib mengamati, meneliti, mencari, dan menggali nilai-nilai yang maha dahsyat dalam al Quran. Al Quran sebagai sumber

  7. Studi Implementasi Six Sigma pada Tahap Fabrikasi dalam Proses Pembangunan Kapal Baru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jauhary Tsulastsy Yanuar

    2013-03-01

    Full Text Available Proses produksi pada tahap fabrikasi dalam proses pembangunan kapal baru masih memiliki masalah defect pada output proses produksi berupa defect dimension yang menyebabkan rework (pekerjaan tambahan. Tugas akhir ini bertujuan untuk menentukan besarnya sigma proses tahap fabrikasi dari sebuah galangan kapal yang menjadi studi kasus, mengidentifikasi penyebab yang mempengaruhi defect, dan menentukan upaya-upaya yang dilakukan untuk meminimasi defect menggunakan metode six sigma DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve dan Control. Berdasarkan perhitungan menggunakan lembar kerja perhitungan sigma yang dikeluarkan oleh pivotal resources, komponen plate mengalami defect dimension sebesar 0,36% untuk hasil marking dan 0,48% untuk hasil proses cutting menghasilkan nilai sigma 2,2074, komponen bracket mengalami defect dimension sebesar 0,28% untuk hasil marking dan 0,40% untuk hasil cutting menghasilkan nilai sigma 2,3429, komponen stiffener mengalami defect dimension sebesar 0,20% untuk hasil marking dan 0,24% untuk hasil cutting menghasilkan nilai sigma 2,6771, dan  komponen clip (collar plate mengalami defect dimension sebesar 0,28% untuk hasil marking dan 0,36% untuk hasil cutting menghasilkan nilai sigma 2,4171. Berdasarkan hasil analisa, nilai sigma tersebut masih jauh dari nilai yang seharusnya dapat dicapai oleh suatu perusahaan (6σ disebabkan oleh faktor antara lain keterampilan SDM yang belum memadai saat ini, PMS (Planned Maintenance System yang berjalan tidak sesuai prosedur, dan tidak dilakukannya pendokumentasian/kontrol pada setiap komponen hasil tahap fabrikasi. Dengan menggunakan metode FMEA (Failure Mode and Effect Analysis yang dikorelasikan dengan berbagai analisa, diperoleh solusi antara lain diperlukannya training/pelatihan untuk meningkatkan skill/kemampuan SDM baru, dijalankannya PMS sesuai prosedur, dan menghidupkan kembali tim QC yang tergabung dalam keorganisasian bengkel fabrikasi. Implementasi six sigma dilakukan secara

  8. POTENSI HIDROLISAT TEMPE SEBAGAI PENYEDAP RASA MELALUI PEMANFAATAN EKSTRAK BUAH NANAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Machin

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan perlunya pengembangan penyedap rasa alternatif berbahan hidrolisat tempe dan proses pembuatannya, menguji jenis asam amino, kadar protein dan uji organoleptik. Metode eksperimen digunakan pada penelitian ini. Pengujian jenis asam amino melalui teknik kromatografi, kadar protein terlarut melalui metode Biuret dan uji organoleptik produk dibandingkan penyedap rasa sintetis. Hasil yang didapatkan adalah pengembangan penyedap rasa hidrolisat tempe perlu dilakukan karena alasan dampak mengkonsumsi penyedap rasa sintetis, pengembangan teknologi, sumber penghasilan dan potensi penelitian. Proses pembuatannya melalui penambahan sari nanas pada tempe yang telah dikukus dan diblender dengan perbandingan tempe:air:sari nanas 1: 0,5:0,5. Pengovenan selama 2 jam pada suhu 55ºC, penambahan dektrin + NaCl (masing-masing sebanyak 0,5 gr/100 gr tempe, pengovenan kembali selama 2 jam pada suhu 55ºC. Perlakuan B2 (pengovenan pada suhu 55ºC selama 2 jam menghasilkan asam glutamat. Produk ini berpotensi membentuk monosodium glutamat dengan penambahan NaCl. Jumlah protein terlarut dipengaruhi oleh lama pengovenan dan suhu. Produk hidrolisat tempe sebagai penyedap rasa menghasilkan rerata kesukaan warna (3,3 = menarik, aroma (3,9 = sangat suka dan menghasilkan cita rasa sama jika ditambahakan sebanyak 2 kali dibandingkan penyedap rasa sintetis.This research was aimed to describe the need for the development of alternative flavor made from hydrolyzated tempe and its manufacturing process, to test the types of amino acid, to measure the protein levels and to test the favor organoleptically. This was an experimental study. The types of amino acid was tested using chromatographic technique, the level of soluble protein was tested using Biuret method and the products were compared organoleptically. The study showed that the development of hydrolyzated tempe flavoring needs to be performed by the reason of the impact of

  9. Pengaruh Partisipasi Penganggaran terhadap Kinerja Manajerial SKPD dengan Kejelasan Sasaran Anggaran, Komitmen Tujuan Anggaran, Keadilan Distributif dan Pengawasan Internal sebagai Variabel Intervening

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miftahul Jannah

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract This research aims to determine the effect of budgetary participation on managerial performance with clarity budgetary targets, budget goal commitment, distributive fairness, and internal controls as intervening variables. Data collection was done using questionnaires and dedicated to 138 middle level managers of SKPD in Jambi Province as respondents. Respondents was selected by purposive sampling method in which the respondents should have middle level manager position, minimum of one year experience in that position, and involved in the making of budget. The analysis technique used in this study is Partial Least Square (PLS. Stastical analysis showed budget participation could not influenced on managerial performace, but that clarity budgetary targets, budget goal commitment, distributive fairness, and internal controls could be a intervening variables in the relationship of budget participation on managerial performace.   Keywords: Managerial performance, budgetary participation, clarity budgetary targets, distributive fairness, and internal controls Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh partisipasi penganggaran pada kinerja manajerial dengan kejelasan sasaran anggaran, komitmen tujuan anggaran, keadilan distributif, dan pengawasan internal sebagai variabel intervening. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner, dengan 138 orang manajer tingkat menengah pada SKPD Provinsi Jambi sebagai responden. Responden dipilih berdasarkan metode purposive sampling, yaitu memiliki jabatan (kepala bidang/kepala bagian/kepala unit dan kepala sub bidang/kepala sub bagian/kepala sub unit, telah menduduki jabatan tersebut minimal 1 tahun, serta terlibat dalam proses penyusunan anggaran. Teknik analisis yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa partisipasi penganggaran secara langsung tidak berpengaruh  pada kinerja manajerial namun partisipasi penganggaran

  10. Studi Eksperimental dan Pemodelan Matematika Proses Pengeringan Kakao Dengan Energi Surya Secara Intermitten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haznam Putra

    2014-06-01

    Full Text Available Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 In this research, the behaviors of cocoa drying using solar dryers have been studied. Cocoa was taken from plantation area around North Sumatra - Indonesia. Solar energy is used as a source of energy that save and clean for drying. Cocoa is a mainstay in Indonesian commodities, but quality of the current generated is relatively low. The aims of this research to gain the quality with mathematical modelling of drying by producing a good quality of cocoa. Preparation phase started from cocoa fermentation process. With some testing times, it was taken one test where the results of fermented cocoa that had been washed and dried from water content 55.83% to 7.01%, which lasted for three days, 22 to 24 April 2013 from at 7:00 to 17:00 pm (intermittent. The study was conducted at the Solar Energy Laboratory, Faculty of Engineering Department of Mechanical Engineering of North Sumatra University Medan. It is located in Medan city with the position of 3.36 ° N - 98.4 ° E, altitude 200 meters above sea level and meridian time (GMT +7. From the experimental results obtained an experimental equation mathematical model for intermittent drying of cocoa, with the value of diffusivity coefficient was between 1.39 x10-10 to 1.85 x10-10 m2/sec, besides the quality of the dried cocoa in this study was better in colour and not moldy than dried cacao directly under the sun. ABSTRAK Pada penelitian ini, perilaku pengeringan menggunakan pengering kakao tenaga surya telah dilakukan. Kakao diambil dari perkebunan di sekitar daerah Sumatera Utara – Indonesia. Energi surya digunakan sebagai sumber energi pengeringan yang hemat dan bersih. Kakao merupakan komoditi andalan di Indonesia hanya saja mutu yang saat ini dihasilkan masih terbilang rendah. Penelitian ini bertujuan mendapatkan persamaan pengeringan dengan pemodelan matematika untuk menghasilkan mutu kakao yang baik. Tahap preparasi

  11. ILLEGAL FISHING SEBAGAI KEJAHATAN KORPORASI SUATU TEROBOSAN HUKUM PIDANA MENGADILI KEJAHATAN ILLEGAL FISHING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moch. Iqbal

    2012-11-01

    Full Text Available Cakupan, pengertian dan pemahaman illegal fishing yang dipahami dan dianut dalam hukum positif Indonesia adalah pencurian ikan yang berdampak dan berpengaruh besar terhadap perekonomian negara. Oleh karenanya esensi regulasi dan penindakan terhadap illegal fishing di Indonesia seharusnya dipahami pada penindakan pencurian ikan yang berskala besar, yang pada umumnya dilakukan oleh armada-armada asing, kapal-kapal asing yang illegal, yang telah pula berakibat merugikan perekonomian negara (Indonesia triliunan rupiah tiap tahunnya. Dengan model dan jenis pencurian yang berskala besar dan membahayakan perekonomian nasional tersebut, penanganan regulasinya patut diarahkan pada atau untuk mengatasi kejahatan-kejahatan berskala besar dan rumit (sophisticated, yang tergolong dalam jenis kejahatan white collar crime atau kejahatan korporasi. Mengenal dan memahami seluk beluk serta keberadaan kejahatan korporasi, bagi para penegak hukum adalah sebuah keharusan di era modern ini, oleh karenanya tulisan ini memfokuskan pada dua kata kunci (key word illegal fishing dan corporate crime. Mengetahui dan memahami konsep dan regulasi seputar illegal fishing serta kejahatan korporasi menjadi kontribusi penting dalam proses penegakan hukum. Dengan pemahaman atas illegal fishing dan kejahatan korporasi akan menjadi landasan yang kuat bagi setiap praktisi hukum, khususnya penegak hukum dalam berproses acara maupun menentukan jenis dan klasifikasi pertanggungjawaban pidana yang tepat dan benar bagi penegak hukum khususnya para hakim agar berani dan tidak ragu dalam menjatuhkan sanksi pada setiap pelaku illegal fishing atau pelaku kejahatan korporasi. Dengan hukuman yang tegas dan jelas serta pasti, para penegak hukum tidak saja menegakkan hukum dan keadilan melainkan juga telah menyelamatkan perekonomian negara, dengan mencegah potensi kehilangan kekayaan nasional, sebagai pelaksanaan dari fungsi hukum sebagai alat rekayasa sosial.   Coverage, insight, and

  12. KERAGAAN REPRODUKSI IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus Bleeker, 1863 SEBAGAI KANDIDAT IKAN BUDIDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Evi Tahapari

    2011-04-01

    Full Text Available Patin nasutus merupakan salah satu spesies patin Indonesia yang potensial untuk dikembangkan sebagai komoditas baru perikanan budidaya. Upaya pengembangan patin nasutus memerlukan informasi-informasi biologi-reproduksi berkaitan dengan kapasitas produksi massalnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaan reproduksi patin nasutus. Hasil pengamatan perkembangan gonad menunjukkan bahwa oosit intraovarian patin nasutus dapat dibagi dalam lima tahap, yakni tahap 1 (kromatin nukleolar dan perinukleolar dengan diameter oosit kurang dari 0,125 mm, tahap 2 (vesikula kuning telur dan alveoli korteks dengan diameter oosit 0,125-0,500 mm, tahap 3 (granula kuning telur dengan diameter oosit 0,700-1,850 mm, tahap 4 (migrasi nukleus dan hidrasi dengan diameter oosit 1,250-1,900 mm dan tahap 5 (atresis dengan diameter oosit 0,300-1,700 mm. Perkembangan oosit patin nasutus bersifat sinkronis grup, ditandai dengan adanya dominasi dua kelompok oosit intraovarian pada ikan dengan tingkat kematangan yang tertua, yakni kelompok oosit tertua (oosit tahap 3 yang akan segera dikeluarkan pada saat pemijahan dan kelompok oosit stok yang belum berkuning telur dan berukuran kecil (oosit tahap 1 yang merupakan telur cadangan untuk proses pemijahan berikutnya. Oosit tahap 3 merupakan tahap perkembangan oosit tertua yang dapat terjadi secara sempurna dan responsif terhadap induksi stimulasi hormonal. Tipe perkembangan testis patin nasutus bersifat asinkronis, ditandai dengan keberadaan berbagai tahap perkembangan sel-sel gamet jantan. Fekunditas relatif patin nasutus berkisar 26-67 butir telur per gram bobot induk, lebih tinggi daripada patin jambal, tetapi lebih rendah daripada patin siam. Derajat penetasan patin nasutus berkisar 44,16-79,05% dengan lama inkubasi 22-25 jam pada suhu inkubasi 29-30oC. Ukuran panjang total larva yang baru menetas berkisar 4,700-5,200 mm.

  13. Kandisiasis Mulut sebagai Indikator Penyakit Sistemik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Satrya Ayu Erawatie Prayudha

    2012-12-01

    Full Text Available Latar belakang. Kandidiasis mulut disebabkan oleh infeksi Candida. Kondisi imunokompromais seperti DM merupakan salah satu faktor predisposisinya. Diabetes mellitus (DM merupakan penyakit metabolik yang sering tidak disadari dan menjadikan penderitanya rentan infeksi. Tujuan. Penulisan ini bertujuan untuk melaporkan kandidiasis mulut polimorfik pada pasien yang sebelumnya tidak terdeteksi DM. Kasus dan penanganan. Seorang laki-laki 57 tahun datang ke Klinik Gigi dan Mulut, RSUP Dr. Sardjito mengeluhkan gangguan pengunyahan. Keluhan dirasakan sejak 1 bulan terakhir akibat gigi sebalah kiri atasnya goyah. Pasien menggunakan gigi tiruan sebagian lepasan (GTSL sejak 5 tahun yang lalu. Sejak awal, GTSL susah dilepas sendiri oleh pasien. Akhir-akhir ini, terdapat keluhan mulutnya gatal dan nafas berbau. Dilaporkan adanya penurunan berat badan hingga 9 kg pada 3 bula terakhir. Ekstra-oral normal, intra-oral tampak plak putih pada dorsum lidah, area eritematus pada palatum berhadapan dengan plat GTSL, gigi avulsi, luksasi disertai resesi. Berdasar anamnesis dan pemeriksaan klinis, lesi mulut mengacu pada kandidiasis mulut dan pasien dicurigai menderita DM. Rencana perawatan meliputi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi, terapi antifungal, ortopantomogram (OPG dan konsultasi medis terkait kecurigaan DM. Penatalaksanaan lesi mulut meliputi debridasi dan Nystatin topikal. Dua minggu kemudian, lesi mulut menunjukkan perbaikan. Hasil OPG dan kadar glukosa darah (KGD mengindikasikan latar belakang DM. Ekstraksi dilakukan setelah DM terkontrol diikuti pembuatan protesa. Fungsi mulut kembali normal dan diinstruksikan pengelolaan KGD. Kesimpulan. Temuan klinis kandidiasis mulut dapat digunakan sebagai indicator adanya gangguan sistemik, pada kasus ini adalah DM. Identifikasi dini lesi mulut terkait gangguan sistemik dapat membantu penderita untuk memperoleh perawatan sistemik lebih awal.   Background. Oral candidiasis is caused bt Candida infection

  14. A Comparative Analysis of Golestan and rhymed Prose on the basis of Arabic Rhetoric

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taher Lavzheh

    2015-03-01

    Full Text Available Abstract Harmonious and rhymed prose is a literary kind of speech characterized by producing music and intonation in order to conveying meaning of the context as well as possible and influencing the addressee more. In this paper main question is “whether Sa’di in writing the Golestan, besides of applying rules of this kind of speech in Persian language, has used those characteristics of rhymed prose that exist in the main Arabic rhetoric books?” For this purpose, Characteristics of rhythmic and rhymed prose in Arabic rhetoric books have been examined by using description-annalistic approach, and brief pointing to the situation of Persian rhetoric science. The hypothesis is based on the belief that Golistan’s author uses ideas of Arab rhetorician in composition of this book to strengthen the structure of Harmonious and rhymed prose. The aim of the present study is recognizing that Sa'di in the rhymed prose of Golistan how much has used important Arabic rhetorical resources in the field of word and meaning. Having a critical look at the rhetorical books, New and Old Persian sources, it can be found that the researchers noted only a short definition limited to interpretation of some words or expressions based on great prose works and poetries, and not expressed their opinion by a critical attitude and also not looked on the details exactly and thoroughly of the aesthetic view. In the other side, in Arabic literature up to the Sa’di’s range, the field of rhetoric has been expanded and developed more and more. Most parts of Golistan are consistent with theories in view of Arab rhetoricians that in the following of this paper some cases are briefly mentioned: In the period of Abuhelal Askari, main idea was that meaning is superior to the word, and meaning was not as important as word. Abd ol-Qahr Jorjani abolished that belief and so emphasized that word and meaning cannot be separated and also proved that word out of the

  15. A Comparative Analysis of Golestan and rhymed Prose on the basis of Arabic Rhetoric

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taher Lavzheh

    2015-04-01

    Full Text Available Abstract Harmonious and rhymed prose is a literary kind of speech characterized by producing music and intonation in order to conveying meaning of the context as well as possible and influencing the addressee more. In this paper main question is “whether Sa’di in writing the Golestan, besides of applying rules of this kind of speech in Persian language, has used those characteristics of rhymed prose that exist in the main Arabic rhetoric books?” For this purpose, Characteristics of rhythmic and rhymed prose in Arabic rhetoric books have been examined by using description-annalistic approach, and brief pointing to the situation of Persian rhetoric science. The hypothesis is based on the belief that Golistan’s author uses ideas of Arab rhetorician in composition of this book to strengthen the structure of Harmonious and rhymed prose. The aim of the present study is recognizing that Sa'di in the rhymed prose of Golistan how much has used important Arabic rhetorical resources in the field of word and meaning. Having a critical look at the rhetorical books, New and Old Persian sources, it can be found that the researchers noted only a short definition limited to interpretation of some words or expressions based on great prose works and poetries, and not expressed their opinion by a critical attitude and also not looked on the details exactly and thoroughly of the aesthetic view. In the other side, in Arabic literature up to the Sa’di’s range, the field of rhetoric has been expanded and developed more and more. Most parts of Golistan are consistent with theories in view of Arab rhetoricians that in the following of this paper some cases are briefly mentioned: In the period of Abuhelal Askari, main idea was that meaning is superior to the word, and meaning was not as important as word. Abd ol-Qahr Jorjani abolished that belief and so emphasized that word and meaning cannot be separated and also proved that word out of the meaning frame and

  16. OPTIMASI PROSES PEMBUATAN BUBUK OLEORESIN LADA (Piper nigrum MELALUI PROSES EMULSIFIKASI DAN MIKROENKAPSULASI (Optimization Process Production Powder of Oleoresin Pepper (Piper nigrum by Process of Emulsification and Microencapsulation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firdaus Syafi'i

    2016-10-01

    Full Text Available The aim of this study was to improve the quality of pepper product by optimize process of emulsification and microencapsulation. The experimental design used in this study was Response Surface Methodology (RSM. The results showed that the selected emulsifier was arabic gum that had the highest solubility in water (99.78%. The optimum point of emulsification occured at 15% of concentration arabic gum and 4 minutes of homogenization time with the result was solubility in water 99.80%, and emulsion stability 97.78%. The optimum point of microencapsulation process occured at 3:1 of maltodextrin and sodium caseinate ratio, 10% of coating material concentration, and 180°C of drying temperature with the result was essential oil content 1.04%, solubility in water 98.18%, surface oil 0.20%, water content 2.45%, oil recovery 77.07%, and the yield of microcapsule 69.87% Keywords: Pepper oleoresin, RSM, emulsification, microencapsulation ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas mutu produk oleoresin lada melalui optimasi proses emulsifikasi dan mikroenkapsulasi. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Response Surface Methodology (RSM. Hasil penelitian menunjukkan bahan pengemulsi yang terpilih adalah gum arab yang memiliki kelarutan tertinggi dalam air (99,78%. Titik optimum proses emulsifikasi terjadi pada konsentrasi gum arab 15% dan lama homogenisasi 4 menit yang memberikan nilai kelarutan dalam air 99,80% dan stabilitas emulsi 97,15%. Titik optimum proses mikroenkapsulasi terjadi pada rasio maltodekstrin dan natrium kaseinat (3:1, konsentrasi bahan penyalut 10%, dan suhu inlet pengeringan 180°C yang memberikan nilai kadar minyak atsiri 1,04%, kelarutan dalam air 98,18%, kadar surface oil 0,20%, kadar air 2,45%, oil recovery 77,07%, dan rendemen 69,87% Kata kunci: Oleoresin lada, RSM, emulsifikasi, mikroenkapsulasi

  17. PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR ANALITIS DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS KIMIA PESERTA DIDIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eli Rohaeti

    2017-10-01

    Full Text Available This research aimed to investigate the effect of PBL model on students’ analytical thinking abilities and science process skills at rate reaction. This research was quasi experimental research using posttest-only control design. The sample was consisted 2 classess, experiment class used Problem Based Learning model and control class used Direct Instruction model with a total sample of 61 students. Instruments of this research were the observation sheet for measuring science process skills and the integrated assessment instrument which involved two indicators, analytical thinking abilities and science process skills. The result of this study shows that PBL model can increase students’ analytical thinking abilities and science process skills. The mean of posttest analytical thinking abilities and science process skills in experiment class is better than control class. The result of the statistic tests using ancova analysis shows that significance 0.000 < 0.05 at 5% significance level, so there’s effect of the using of PBL model on students’ analytical thinking abilities and science process skills. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh model PBL terhadap kemampuan berpikir analitis dan keterampilan proses sains kimia peserta didik pada materi laju reaksi menggunakan instrumen penilaian terintegrasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Desain penelitian yang digunakan, yaitu posttest control group design. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 61 peserta didik yang dibagi dalam dua kelas, yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen menggunakan model Problem Based Learning, sedangkan kelas kontrol menggunakan model Direct Instruction. Instrumen yang digunakan dalam penelitian, yaitu lembar observasi untuk mengukur keterampilan proses sains kimia dan instrumen penilaian terintegrasi yang mencakup indikator kemampuan berpikir analitis dan keterampilan proses sains kimia peserta didik. Hasil

  18. PERAN BADAN REINTEGRASI DAMAI ACEH DALAM PROSES GENCATAN SENJATA, DEMOBILISASI, DAN REINTEGRASI DI ACEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Fakhrurrazi

    2013-04-01

    Full Text Available Badan Reintegrasi Damai Aceh (BRDA didirikan berdasarkan Nota Kesepahaman Helsinki yang ditandatangani 15 Agustus 2005, khususnya pasal 3.2 yang menyatakan tentang reintegrasi bekas anggota GAM. Beragam upaya reintegrasi telah dilakukan oleh pemerintah melalui pendekatan ekonomi, sosial, budaya, politik dan keamanan. Namun beragam hambatan muncul dalam proses reintegrasi mantan anggota GAM serta dalam implementasi proses tersebut yang dikawal oleh BRDA.Menggunakan konsep analisis wacana, dalam penelitian ini, penulis berupaya menggambarkan peran BRDA dalam proses reintegrasi mantan anggota GAM kedalam masyarakat serta hambatan-hambatan yang dihadapi dalam proses tersebut. Hasil penelitan menunjukkan bahwa muncul berbagai hambatan dalam proses reintegrasi mantan anggota GAM yakni hambatan dalam bidang ekonomi; hambatan dalam bidang politik, hukum dan keamanan; serta hambatan dalam bidang sosial budaya. BRDA juga terlihat belum optimal dalam menangani proses reintegrasi, masih terdapat banyak kekurangan.Aceh Peace Reintegration Institution (APRI was established based on Helsinki Memorandum of Understanding signed on August 15, 2005, especially article 3.2 states about reintegration of GAM (Freedom Aceh Movement ex-combatant. Various reintegration efforts have been done by the overnment through economic, social, cultural, political, and security approaches. However, many obstacles appeared in the process of reintegration of ex GAM combatant, and in the management of this process by Aceh Peace Reintegration Institution (BRDA. Using the concept of discourse analysis, in this research, the author attempts to describe the role of BRDA in the reintegration process of GAM ex-combatant to adapt in society and how Aceh Peace Reintegration Institution as the authority board managing the reintegration process play its role. Using the concepts of conflict and integration, the study seeks to describe the process of reintegration of former GAM members into

  19. KAJIAN IN VITRO PENGGUNAN LIMBAH PERKEBUNAN SINGKONG SEBAGAI PAKAN DOMBA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iman Hernaman

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penggunaan limbah singkong sebagai pakan domba. Daun, batang, kulit singkong dan CDBK,masing-masing diulang 5 kali dan didesian dengan menggunakan rancangan acak lengkap. Data yang terkumpul dianalisis dengan uji Duncan. Hasil menunjukan bahwa CDBK menghasilkan produksi asam lemak terbang (ALT dan NH3 sebesar 129,9 dan 6,47 mM, serta nyata lebih tinggi (P<0,05 dibandingkan dengan daun, batangdan kulit singkong. Di pihak lain, kecernaan bahan kering (KcBK tertinggi (P<0,05 diperoleh padakulit singkong, yaitu 64,92. Potensial hidrogen (pH untuk semua perlakuan menghasilkan nilai yang sama (P>0,05 dengan kisaran 6,97-6,99. Kesimpulan, campuran daun, batang, dan kulit singkong paling baik digunakan sebagai pakan domba.

  20. Kajian Dampak Proses Pengolahan Air di IPA Siwalanpanji Terhadap Lingkungan dengan Menggunakan Metode Life Cycle Assessment (LCA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fara Pratiwi Eka Riyanty

    2015-12-01

    Full Text Available Proses pengolahan air minum secara konvensional dapat menyebabkan dampak lingkungan akibat konsumsi energi dan pemakaian bahan kimia. Penelitian ini mengidentifikasi dampak pencemaran yang dihasilkan dari proses pengolahan air di IPA Siwalanpanji menggunakan life cycle assessment. Life Cycle Assessment (LCA merupakan metode untuk menganalisis dampak suatu produk terhadap lingkungan sepanjang siklus hidupnya. Siklus hidup dari suatu produk terdiri dari ekstraksi bahan baku, proses produksi hingga proses pembuangan akhir. Dari hasil analisis LCA, menggunakan software Simapro 7.33 dampak pencemaran yang terjadi berupa pencemaran udara yang disebabkan oleh penggunaan klorin, polyaluminium chloride (PAC dan konsumsi listrik. Dampak pencemaran terbesar terjadi pada penggunaan listrik dalam pemakaian satu hari yaitu menyebabkan respiratory inorganics sebesar 0,748 kg PM2.5, ozone layer depletion sebesar 0,000295 kg CFC-11 dan global warming sebesar 1000 kg CO2. Solusi untuk mengurangi dampak lingkungan yang dapat dilakukan instalasi pengolahan air adalah dengan cara peningkatan efesiensi peralatan.

  1. Kualitas Acasia Nilotica L (Daun Oncit sebagai Pewarna Kain Sutera

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emy Budiastuti

    2007-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini antara lain untuk mengetahui: (1 Kualitas Acacia Nilotica L. (daun oncit sebagai pewarna kain sutera ditinjau dari ketahanan luntur berdasarkan pada perubahan warna akibat pencucian, (2 Kualitas Acacia Nilotica L. (daun oncit sebagai pewarna kain sutera ditinjau dari penodaan pada kain putih akibat gosokan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Kualitas Acacia Nilotica L. (daun oncit yang dimaksudkan dalam penelitian ini adalah ketahanan luntur warna kain sutera yang dicelup dengan zat warna Acacia Nilotica L. (daun oncit, menggunakan konsentrasi fiksator tunjung yang berbeda, yaitu 1gr/l, 2gr/l, 3gr/l. Sampel uji yang digunakan adalah kain sutera T 54 diambil secara random atau secara acak diagonal sesuai dengan SII nomer 0728 tahun 1983. Tingkat ketahanan luntur warna kain sutera yang dicelup dengan zat warna Acacia Nilotica L. (daun oncit diketahui berdasarkan perubahan warna yang diukur menggunakan alat gray scale dan penodaan pada kain putih diukur menggunakan staining scale. Data hasil pengukuran dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 kualitas Acacia Nilotica L. (daun oncit sebagai pewarna kain sutera menggunakan fiksator tunjung 1 gram, 2 gram, dan 3 gram ditinjau dari ketahanan luntur berdasarkan pada perubahan warna akibat pencucian termasuk kategori 3-4 atau cukup baik artinya kain sutera sedikit luntur bila dicuci,(2 kualitas Acacia Nilotica L. (daun oncit sebagai pewarna kain sutera menggunakan fiksator tunjung 1 gram, 2 gram, dan 3 gram ditinjau dari penodaan pada kain putih akibat gosokan termasuk pada kategori 4-5 atau baik, artinya kain sutera tidak menodai kain putih.

  2. PENGEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM (Kepala Madrasah sebagai School Leader

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Halili

    2014-12-01

    Full Text Available Kepala madrasah memegang peran yang sangat urgen dalam menyukseskan tujuan lembaga pendidikan. Kepala madrasah dituntut agar dapat mengubah pola kepemimpinan lama ke arah yang lebih demokratis, persuasif, partisipatif, dan entrepreneur. Sebagai school leader, kepala madrasah harus mempunyai kompetensi kepemimpinan yang baik (good leadership agar dapat memberikan tugas-tugas, pengarahan dan pengorganisasian yang releven di madrasah. Dalam rangka mencapai kemajuan madrasah, kepala madrasah mengupayakan pengembangan kurikulum, sarana prasarana, sumber daya manusia dan pengembangan peran serta masyarakat.

  3. Simbiosis Zooxanthellae Dan Karang Sebagai Indikator Kualitas Ekosistem Terumbu Karang

    OpenAIRE

    Rembet, Unstain N W J

    2012-01-01

    TINJAUAN TEORITIS SIMBIOSIS ZOOXANTHELLAE DAN KARANG SEBAGAI INDIKATOR KUALITAS EKOSISTEM TERUMBU KARANG Unstain NWJ Rembet1 ABSTRACT A symbiotic process between zooxanthellae and corals can support the adaptative factors in terms of natural vulnerability criteria. The proposed consideration are 1) the symbiosis between zooxanthellae and corals provides phenomenal contributions to coral evolutionary process and 2) the criteria used by Gomez and Yap have been merely based on live cora...

  4. IDENTIFIKASI TUMBUHAN SUKU POACEAE SEBAGAI SUPLEMEN MATAKULIAH KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desy Yanuarita Wulandari

    2017-01-01

    Full Text Available Poaceae known as plants used as food ingredients in Indonesian. One area thas has high level diversity of plants Poaceae is Tahura R. Soerjo. Morphological characterization Poaceae in that region are still rare. The Goal for this research are to identify Poaceae tribes, and make photography Poaceae data that can be used as a supplement on Diversity of Plants course. This study included descriptive exploratory study with free cruising method. The species Poaceae has identified are Bambusa multiplex, Dendrocalamus asper, Digitaria radicosa, Echinochloa sp, Eragrostis unioloides, Lophatherum gracile, Oplismenus burmanni, Paspalidium flavidum, Pennisetum alopecuroides, Phragmites karka, Setaria parviflor. Suku Poaceae dikenal sebagai tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan masyarakat Indonesia. Salah satu daerah yang memiliki tingkat keanekaragaman tumbuhan Poaceae adalah di Tahura R. Soerjo. Karakterisasi morfologi terkait suku Poaceae di daerah tersebut masih sedikit. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk identifikasi suku Poaceae, membuat data fotografi suku Poaceae sehingga dapat digunakan sebagai suplemen keanekaragaman tumbuhan. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif eksploratif dengan metode jelajah bebas. Sebelas spesies suku Poaceae yang telah teridentifikasi, yaitu Bambusa multiplex, Dendrocalamus asper, Digitaria radicosa, Echinochloa sp, Eragrostis unioloides, Lophatherum gracile, Oplismenus burmanni, Paspalidium flavidum, Pennisetum alopecuroides, Phragmites karka, Setaria parviflora.

  5. POTENSI JERAMI PADI SEBAGAI BAHAN BAKU PANEL AKUSTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christina E. Mediastika

    2007-01-01

    Full Text Available In the increase of environmental noise, building elements enriched with acoustical properties are significant to serve amenities and healtiness among inhabitants. However, this type of elements which usually consist of high quality materials is much too expensive for most people. The use of paddy straw as the main material to construct acoustical panels is considered in a very early stage of material research. Paddy straw has chareacteristics which is close to acoustical requirements of panels, besides abundance of availability. These benefits will significantly lowered cost production without significantly reduce the quality. Further research to seek the next step of application of paddy straw as acoustic panels is in conduct. Abstract in Bahasa Indonesia : Kebisingan di sekitar bangunan yang terus meningkat serta naiknya permintaan bahan bangunan yang bersifat akustik untuk keperluan studio pribadi telah menyebabkan kebutuhan bahan bangunan yang bersifat akustik juga meningkat. Namun, bahan semacam ini tidak secara merata terjangkau masyarakat. Penggunaan bahan limbah, salah satunya jerami padi sebagai bahan baku pembuatan panel akustik, diharapkan mampu memenuhi kebutuhan bahan bangunan bersifat akustik dengan kualitas tinggi namun tetap dalam harga bersaing. Jerami padi menjadi bahan yang realistis dipertimbangkan sebagai bahan utama karena ketersediaannya yang melimpah dan sifat-sifat fisik batangnya yang secara teoretis mampu menjadi bahan akustik yang baik. Penelitian lanjutan ke arah pemanfaatan limbah jerami padi sebagai bahan baku panel akustik sedang dilaksanakan. Kata kunci: panel akustik, jerami padi.

  6. KESADARAN SEJARAH HUKUM PERANG DAN DAMAI SEBAGAI KHASANAH DUNIA ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ANTON MINARDI

    2016-03-01

    Full Text Available As Islamic teachings cope various fields of human life, and the grace of Islam make a positive contribution to the community and have been coloring various world civilizations. West is now advanced and modern cannot be separated from Islamic world in the previous progress. Development of a civilized nation today following the rules in international relations is influenced by the teachings of Islam including the law of war and peace. Many people are not aware of it, so that it is time for us to acknowledge and restate the repertoire of Islamic science view as an intellectual property in the modern civilized world. Keyword: History of Scientific Awareness; the laws of war and peace; the Islamic World ABSTRAK Sebagai ajaran Islam mencakup berbagai lapangan kehidupan manusia, dan sebagai rahmat Islam memberikan kontribusi positif kepada berbagai komunitas dan telah mewarnai peradaban dunia. Barat yang sekarang maju dan modern tidak terlepas dari kemajuan Islam sebelumnya. Pembangunan bangsa yang beradab masa kini berikut kaidah-kaidah dalam hubungan internasional dipengaruhi oleh ajaran-ajaran Islam termasuk di dalamnya adalah hokum perang dan damai. Banyak kalangan yang tidak menyadari akan hal tersebut, untuk itu sudah saatnya kita mengakui dan mengemukakan kembali khasanah ilmu pengetahuan Islam sebagai salah satu kekayaan intelektual dunia yang berperadaban modern. Kata kunci: Kesadaran Sejarah Ilmiah; Hukum Perang dan damai; Dunia Islam

  7. REKONSTRUKSI PENDIDIKAN PESANTREN SEBAGAI CHARACTER BUILDING MENGHADAPI TANTANGAN KEHIDUPAN MODERN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Muchlis Solichin

    2012-07-01

    Full Text Available Abstrak: Sebagai lembaga pendidikan tertua dan asli (indegenous Indonesia, pesantren menampilkan suatu sistem pendidikan tradisional dengan mempertahankan tradisi dan tetap berlandaskan pada nilai-nilai dan ajaran Islam. Dalam perkembangannya, banyak pesantren yang menyelenggarakan pendidikan madrasah dan sekolah sebagai respon pesantren terhadap perkembagan dan perubahan yang terjadi di masyarakat. Dengan dikenalnya pendidikan sekolah dan madrasah, maka pesantren sebagai lembaga character building menghadapi berbagai tantangan kehidupan modern yang cenderung materialis, oportunis, dan hedonis. Untuk itu, pesantren harus mampu merumuskan pendidikan yang berorientasi pada penamanaman nilai-nilai keislaman yang berdasarkan pada fithrah (potensi dasar peserta didik.   Abstract: As the oldest and indegenous educational institution of Indonesian, pesantren featuring a traditional education system, maintains the tradition while still being based on the values ​​and teachings of Islam. In its development, many pesantrens adopt madrasah and school as education systems to respond the development and changes in society. Through the adoption of school and madrasah, pesantren as character building institution has to face modernity which tends to be materialistic, oppurtunistic, hedonic. For this reason, pesantren should be able to formulate its education by implementing Islamic values ​​ based on the human nature (basic potential.   Kata Kunci: Pendidikan, pesantren, character building, modern

  8. Pengaruh Cyberbullying Di Media Sosial Terhadap Perilaku Reaktif Sebagai Pelaku Maupun Sebagai Korban Cyberbullying Pada Siswa Kristen SMP Nasional Makassar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mira Marleni Pandie

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh cyberbullying  terhadap perilaku reaktif sebagai pelaku sekaligus sebagai korban cyberbullying pada siswa. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei dengan mengambil sampel sebanyak 40 orang dari SMP Nasional Kota Makassar. Siswa yang dimaksud dalam penelitian ini adalah siswa SMP kelas VII sampai kelas IX karena tanggap terhadap teknologi dan  pada masa ini terjadi perubahan secara fisik dan psikis yang membawa siswa pada suatu fase yang disebut masa transisi, labil, mencari identitas dan mencari public figure. Hasil dari penelitian ini adalah terbuktinya hipotesis bahwa ada pengaruh antara perilaku pelaku cyberbullying dengan perilaku reaktif siswa Kristen korban cyberbullying dengan signifikansi 0,037<0,05. Dengan demikian jelas bahwa bila makin tinggi perilaku reaktif pelaku maka makin tinggi pula perilaku reaktif korban. Semakin rendah perilaku reaktif pelaku maka makin rendah pula perilaku reaktif korban cyberbullying.  

  9. UNDERSTANDING PROSE THROUGH TASK ORIENTED AUDIO-VISUAL ACTIVITY: AN AMERICAN MODERN PROSE COURSE AT THE FACULTY OF LETTERS, PETRA CHRISTIAN UNIVERSITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarah Prasasti

    2001-01-01

    Full Text Available The method presented here provides the basis for a course in American prose for EFL students. Understanding and appreciation of American prose is a difficult task for the students because they come into contact with works that are full of cultural baggage and far apart from their own world. The audio visual aid is one of the alternatives to sensitize the students to the topic and the cultural background. Instead of proving the ready-made audio visual aids, teachers can involve students to actively engage in a more task oriented audiovisual project. Here, the teachers encourage their students to create their own audio visual aids using colors, pictures, sound and gestures as a point of initiation for further discussion. The students can use color that has become a strong element of fiction to help them calling up a forceful visual representation. Pictures can also stimulate the students to build their mental image. Sound and silence, which are a part of the fabric of literature, may also help them to increase the emotional impact.

  10. CLARIFY (Trademark): An On-Line Guide for Revising Technical Prose,

    Science.gov (United States)

    1983-11-01

    it appears that writers nominalize in an unconscious attempt to make their prose sound significant. Sociolinguistic studies consistently show that...technical information more effectively than a varied mix of long and short sentences. And there are no empirical studies to suggest that varied sentence...earlier studies , especially those that contrast memory and comprehension - 18 - topic" and "agent." New instance,;--that is, elements of new sentences

  11. Implementasi Sistem Jaminan Mutu (Quality Assurance Proses Pembelajaran di Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Basuki

    2004-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memonitor implementasi sistem jaminan mutu (Quality Assurance proses pembelajaran jenjang SI di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Unhrersitas Gadjah Mada. Fokus penelitian melipuri proses pelaksanaan, problema yang dihadapi, serta dampak atau perubahan yang dihasilkannya. Model penelitian yang digunakan ialah monitoring kebijakan yang diadopsi dan teori William N. Dunn. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Responden yang dipilih dalam penelitian ini ialah Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Ekonomi UGM, Ketua Jurusan Manajemen, Direktur Eksekutif QUE-Project Jurusan Manajemen, Dosen Jurusan Manajemen, para Kepala Sub Bagian, serta 200 mahasiswa Jurusan Manajemen yang dipilih secara acak. Teknik analisis data dilakukan dengan sajian tabel, sajian grafik, dalam hubungannya dengan fungsi monitor­ing yaittu compliance (kepatuhan, eksplanasi, auditing (pemeriksaan, dan akuntansL Temuan pokok dalam penelitian ini ialah pelaksanaan sistem jaminan mutu proses pembelajaran di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UGM secara eksplisit dimulai sejak Jurusan ini menerima dukungan dana QUE-Project pada tahun 1998. Pelaksanaan program berjalan dan berhasil baik karena komitmen para pelaku, manajemen bagus dengan indikator yang bisa diukur, dan dukungan dana yang memadai. Dampak positif yang terjadi antara lain: (1 terciptanya kultur organisasi yang makin kondusif, (2 peningkatan mutu kinerja dosen, (3 mutu proses pembelajaran yang cukup baik, dan (4 tingkat kepuasan mahasiswa yang cukup tinggL Adapun problema yang dihadapi antara lain: (1 keterbatasan SDM karena cukup banyaknya dosen yang sedang menempuh studi lanjut, dan (2 tidak mudahnya mengintegrasikan antara penilaian kinerja dengan reward and punishment system. Kata kunci: sistem jaminan mutu, pembelajarun diperguruan tinggL

  12. Studi Eksperimen Pengaruh Variasi Kecepatan Udara Terhadap Performa Heat Exchanger Jenis Compact Heat Exchanger (Radiator Dengan Susunan Tube Inline Sebagai Pemanas Pada Sistem Pengeringan Batubara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irvan Paramananda

    2014-03-01

    Full Text Available Pengeringan yang dilakukan pada batu bara dengan memanfaatkan udara panas menggunakan konsep heat exchanger. Salah satu heat exchanger yang sering digunakan adalah heat exchanger dengan tipe single row-fin tube yaitu radiator. Radiator ini akan dimanfaatkan sebagai penghasil udara panas dari air panas yang mengalir dan dihembuskan oleh kipas radiator. Penelitian ini difokuskan pada effectiveness dari komponen radiator fungsi dari kecepatan udara mulai dari kecepatan 1 m/s, 2 m/s, 3 m/s, 4 m/s dan 5 m/s dan fungsi jumlah radiator yang digunakan. Prinsip dari radiator yang digunakan adalah mengalirkan fluida panas berupa air ke dalam tube-tube radiator kemudian didinginkan oleh udara yang dihembuskan oleh fan yang melewati fin sehingga air yang keluar dari tube menjadi dingin dan udara yang melewati fin menjadi panas. Hasil yang didapatkan dari eksperimen ini diantaranya kecepatan udara yang optimal terhadap proses pengeringan batu bara yang dipakai pada alat pengering batu bara adalah sebesar 5 m/s dengan menggunakan 2 radiator. qhot untuk penggunaan 2 radiator dengan kecepatan udara sebesar 5 m/s adalah 30121.17 Watt. Effectiveness pada penggunaan 2 radiator dengan kecepatan udara sebesar 5 m/s adalah 0.65. Efisiensi fin yang terjadi pada kecepatan udara 5 m/s dengan menggunakan 2 radiator sebesar 0.93

  13. Pengolahan Lindi Menggunakan Moving Bed Biofilm Reactor dengan Proses Anaerobik-Aerobik-Anoksik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nuriflalail Rio Jusepa

    2017-01-01

    Full Text Available Lindi mengandung konsentrasi organik, Total Kjeldahl Nitrogen, amonium, nitrit dan nitrat yang tinggi sehingga lindi yang tidak diolah dapat mencemari lingkungan. Pengolahan biologis dengan sistem fluidized attached growth seperti Moving Bed Biofilm Reactor (MBBR dapat digunakan untuk menurunkan senyawa organik dan senyawa nitrogen. Konsentrasi organik dan nitrogen yang tinggi pada lindi dapat diolah dengan mengatur proses aerobik-anaerobik-anoksik di dalam MBBR. Kapasitas pengolahan MBBR yang digunakan sebesar 10 L dan media Kaldness (K1 sebanyak 2 L. MBBR dioperasikan dengan sistem batch, dengan kondisi aerobik yang berasal dari aerator dan pompa submersible, kondisi anaerobik berasal dari pompa submersible saja, dan kondisi anoksik yang berasal dari pompa submersible dan aerator. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa MBBR dapat digunakan untuk menurunkan senyawa nitrogen dan senyawa organik. Efisiensi penyisihan optimum senyawa organik sebesar 87% pada proses anaerobik baik pada sistem fluidized attached growth maupun suspended growth. Efisiensi penyisihan optimum senyawa nitrogen sebesar 72% pada proses anoksik baik pada sistem fluidized attached growth maupun suspended growth.

  14. USAHA PENURUNAN PERSENTASE CACAT RING PISTON TIPE 4JA1 PADA PROSES HABANAKASHI MESIN BESLY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E.V. Yuliana Wibisono

    2007-01-01

    Full Text Available One of the programs that can be used to improve the quality is Six Sigma program using DMAIC method. The research is performed at PT Baninusa Indonesia (PT. BN producing the 2nd type of 4JA1 piston ring. The program is implemented to decrease the defect proportion The production process performance and the problem priority are known from the CTQ itself. The fish bone diagram is used to determine the causes of the problem. The improvement is performed by determination of the best process parameter through the fullfactorial experiment design. The result is significantly decrease defect proportion by 2.682%. Abstract in Bahasa Indonesia : Salah satu program peningkatan kualitas yang dapat mengakomodasi tuntutan peningkatan kualitas adalah program Six Sigma dengan menggunakan metode DMAIC. Penelitian dilakukan pada PT.Baninusa Indonesia (PT.BN, salah satu perusahaan yang memproduksi produk ring piston tipe 4JA1 jenis 2nd ring. Program digunakan untuk menurunkan persentase cacat produk. Dari CTQ yang ada dapat diketahui kinerja proses produksi saat ini dan prioritas permasalahan. Fish bone diagram digunakan untuk akar penyebab masalah Tindakan perbaikan yang dipilih adalah menentukan parameter proses terbaik dengan menggunakan metode eksperimen full factorial. Hasil penerapan parameter proses tersebut menunjukkan pengurangan yang signifikan terhadap persentase cacat sebesar 2,682%. Kata kunci: metoda six sigma, DMAIC, perbaikan kualitas, karakteristik kualitas kritis, diagram fish bone.

  15. PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS BERORIENTASI PROBLEM-BASED INSTRUCTION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Wardani

    2011-12-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian tindakan kelas untuk memperbaiki dan meningkatkan hasil belajarsiswa melalui penelitian tindakan kelas dengan pendekatan Keterampilan Proses Sains (KPS BerorientasiProblem Based Instruction (PBI. Penelitian ini dilaksanakan di kelas XII IPA 8 SMA N 2 Semarang tahunpelajaran 2008/2009, dengan jumlah siswa 40 orang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakahpembelajaran dengan menggunakan Pendekatan KPS Berorientasi PBI dapat meningkatkan hasilbelajar dan aktivitas belajar siswa. Fokus dalam penelitian ini adalah hasil belajar kimia yang meliputiaspek kognitif, afektif, psikomotorik, selain juga aktivitas belajar dan keterampilan proses sains siswa,serta kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan hasil belajar siswa berturut-turutadalah 70,33 , 80,63 dan 89,88. Aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan yaitu dengan skorrata-rata 65,21 pada siklus I naik menjadi 75,88 pada siklus II serta meningkat pada siklus III menjadi85,05. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kimia melalui pendekatan KPS berorientasi PBI dapatmeningkatkan hasil belajar serta aktivitas belajar siswa. Kata Kunci: keterampilan proses sains, problem based instruction

  16. Proses Berpikir Siswa SD dalam Melakukan Estimasi Masalah Berhitung Berdasarkan Jenis Kelamin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muh. Rizal

    2013-01-01

    Full Text Available Abstract: The Thinking Process of Primary-school Students of Different Sexes in Estimating Arithmetic Problems. This case study is intended to explore the thinking process of the fifth-year students of different sexes in estimating arithmetic problems. Two students, one male and one female, belonging to the high achievers in a mathematics test were selected for the study and then interviewed, assigned to solve arithmetic problems, and finally asked to think aloud their thinking process. The study reveals that the thinking process of both the male and female subjects is in the form of accommodation as they ap­proached the arithmetic problems by repeatedly reading the tasks. Though employing the same thinking process, in the planning stage, the male subject made use of rounding and compatible number strategies, whereas the female one used only rounding strategy. In implementing the plan, the male subject em­ployed mental counting through assimilation, but the female one used algorithm through accommoda­tion. In the evaluating stage, the male subject traced back his work through mental counting, while the female one utilized reverse operations. Abstrak: Proses Berpikir Siswa SD dalam Melakukan Estimasi Masalah Berhitung Berdasarkan Jenis Kelamin. Penelitian ini ingin mendeskripsikan proses berpikir siswa laki-laki dan perempuan yang berkemampuan matematika tinggi dalam melakukan estimasi. Penelitian dilakukan di kelas V SD, dengan subjek satu siswa laki-laki dan satu siswa perempuan yang memiliki skor 75 ke atas dalam tes kemampuan matematika. Data dikumpulkan dengan wawancara, pemberian tes dan think aloud. Analisis dilakukan dengan menelaah seluruh data, reduksi data, pengolompokan data, kategorisasi, pengkodean, dan pemeriksaan kredibilitas data dengan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir keduanya adalah akomodasi. Dalam membuat rencana, laki-laki menggunakan rounding dan compatible number strategy, sedangkan

  17. Kualitas Corporate Social Responsibility Dan Penghindaran Pajak Dengan Kinerja Laba Sebagai Moderator

    OpenAIRE

    Tjondro, Elisa; Widuri, Retnaningtyas; Maria Katopo, Jacqueline

    2016-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah meneliti pengaruh kualitas corporate social responsibility (CSR) terhadap penghindaran pajak dengan kinerja laba sebagai variabel moderator. Penelitian ini menggunakan CSR award sebagai indikator kualitas corporate social responsibility (CSR). Data dianalisis menggunakan Moderated Regression Analysis. Sampel penelitian sebanyak 137 Perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan 615 pengamatan. Hasil penelitian membuktikan kualitas corporate social respon...

  18. OPTIMASI LAJU ALIR MASSA DALAM PURIFIKASI PENDINGIN RGTT200K UNTUK PROSES KONVERSI KARBONMONOKSIDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumijanto Sumijanto

    2016-03-01

    Full Text Available ABSTRAK OPTIMASI LAJU ALIR MASSA DALAM PURIFIKASI PENDINGIN RGTT200K UNTUK PROSES KONVERSI KARBONMONOKSIDA. Karbonmonoksida adalah spesi yang sulit dipisahkan dari helium pendingin reaktor karena mempunyai ukuran molekul relatif kecil sehingga diperlukan proses konversi menjadi karbondioksida. Laju konversi karbonmonoksida dalam sistem purifikasi dipengaruhi oleh beberapa parameter diantaranya konsentrasi, temperatur dan laju alir massa. Dalam penelitian ini dilakukan optimasi laju alir massa dalam purifikasi pendingin RGTT200K untuk proses konversi karbonmonoksida. Optimasi dilakukan melalui simulasi proses konversi karbonmonoksida menggunakan perangkat lunak Super Pro Designer. Laju pengurangan spesi reaktan, laju pertumbuhan spesi antara dan spesi produk dalam kesetimbangan reaksi konversi dianalisis untuk memperoleh optimasi laju alir massa purifikasi terhadap proses konversi karbonmonoksida. Tujuan penelitian ini adalah menyediakan data laju alir massa purifikasi untuk pembuatan dasar desain sistem purifikasi helium pendingin RGTT200K. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada laju alir massa 0,6 kg/detik proses konversi belum optimal, pada laju alir massa 1,2 kg/detik mencapai optimal dan pada laju alir 3,6 kg/detik s/d 12,0 kg/detik tidak efektif. Untuk memdukung dasar desain sistem purifikasi helium pendingin RGTT200K maka laju alir massa purifikasi untuk proses konversi karbonmonoksida digunakan laju alir massa 1,2 kg/detik. Kata kunci: Karbonmonoksida, konversi, purifikasi, laju alir massa, RGTT200K.   ABSTRACT OPTIMIZATION OF MASS FLOW RATE IN RGTT200K COOLANT PURIFICATION FOR CARBONMONOXIDE CONVERSION PROCESS. Carbonmonoxide is a species that is difficult to be separated from the reactor coolant helium because it has a relatively small molecular size.  So it needs a process of conversion from carbonmonoxide to carbondioxide. The rate of conversion of carbonmonoxide in the purification system is influenced by several parameters

  19. Aspek Keselamatan Kerja Pada Proses Pembentukan Batu Permata Menggunakan Mesin Gerinda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anom Santiana

    2015-07-01

    Full Text Available Proses pengerjaan batu permata ini ada tiga tahapan yaitu proses pemotongan, prosespembentukan dan proses penghalusan. Pada proses pemotongan, bahan baku yang semulamasih berbentuk bongkahan batu baik batu pirus, batu akik, batu kecubung, dan semacamnyadipotong-potong menjadi bagian kecil dengan teknik tertentu dengan menggunakan gerindapotong. Selanjutnya adalah proses pembentukan, potongan batu yang sudah kecil dibentukdengan menggunakan gerinda asah. Bentuk batu permata disesuaikan dengan pesanankonsumen atau sesuai keinginan perajin sendiri. Sedangkan proses akhir pada pengerjaan batupermata ini adalah menggosok atau mengasah batu permata tersebut biar licin dan menggkilap.Dalam setiap proses ini tentunya mempunyai resiko terhadap kecelakaan kerja. Bahaya-Bahayadari Mesin gerinda ini antara antara lain adalah putaran grinda yang sangat cepat, terbentur olehbarang-barang yang terlempar keluar dari mata asah mesin gerinda, Percikan api yang keluar, jaritangan terpotong, debu yang keluar, dan sebagainya. Untuk itu dilakukan observasi terhadap 12orang pekerja perajin batu permata di Karangasem Bali. Gerinda yang digunakan adalah gerindatangan, beban kerja dihitung berdasarkan denyut nadi, keluhan otot diprediksi denganmenggunakan nordic body map. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek keselamatan yangharus diperhatikan oleh perajin adalah penggunaan APD (alat pelindung diri seperti sarung tangan,masker, dan kaca mata, perubahan Sikap Kerja agar lebih alamiah, dan pengaturan waktu kerja.Untuk itu diperlukan pemahaman prosedur kerja sebelum menggunakan gerinda tangan dalampembentukan batu permata pada perajin sebelum menggunakan mesin gerinda.Kata Kunci : Aspek Keselamatan, Mesin Gerinda, perajin batu permata There are three stages in gemstones processing namely the cutting , forming and polishingprocesses. In the cutting process, the raw materials are initially still a good chunk of stone ofturquoise, agate, amethyst, and the like is cut into

  20. Improvement of chronic corneal opacity in ocular surface disease with prosthetic replacement of the ocular surface ecosystem (PROSE) treatment.

    Science.gov (United States)

    Cressey, Anna; Jacobs, Deborah S; Remington, Crystal; Carrasquillo, Karen G

    2018-06-01

    To demonstrate clearing of chronic corneal opacities and improvement of visual acuity with the use of BostonSight prosthetic replacement of the ocular surface ecosystem (PROSE) treatment in ocular surface disease. We undertook retrospective analysis of the medical records of a series of patients who underwent PROSE treatment from August 2006 to December 2014. Patients were referred for ocular surface disease of various etiologies. Primary inclusion criterion was corneal opacity that improved with PROSE treatment. Patients were excluded if topical steroids or adjuvant therapy used once PROSE treatment was initiated. Underlying disease, prior treatment, clinical presentation, and clinical course were extracted from the medical record. Four patients are included in this series. There were three females and one male; median age at time of treatment initiation was 30 years (range = 0.5-58 years). Median duration of PROSE treatment at time of retrospective analysis was 3.5 years (range = 1-8 years). Two cases had corneal opacification in the context of neurotrophic keratopathy: a unilateral case due to presumed herpes simplex keratitis and a bilateral case due to congenital corneal anesthesia associated with familial dysautonomia. One case had corneal opacity from exposure related to seventh nerve palsy, and one had corneal opacification associated with recurrent surface breakdown, neurotrophic keratopathy, and limbal stem deficiency of uncertain etiology. After consistent wear of prosthetic devices used in PROSE treatment for support of the ocular surface, visual acuity improved and clearing of the opacities was observed, without use of topical steroids or adjuvant therapy. These cases demonstrate clearing of chronic corneal opacity with PROSE treatment for ocular surface disease. This clearing can occur with no adjuvant therapy, suggesting that restoration of ocular surface function and integrity allows for corneal remodeling.

  1. PEMANFAATAN TELUR AYAM SEBAGAI PABRIK BIOLOGIS (KAJIAN PUSTAKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I WAYAN TEGUH WIBAWAN

    2012-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian tentang pemanfaatan telur sebagai pabrik biologis dilakukan sangat komprehensif di beberapa institusi perguruan tinggi di Inonesia, yakni Fakultas Kedokteran Hewan (FKH Institut Pertanian Bogor (IPB, FKH Universitas Gadjah Mada (UGM, FKH Universitas Udayana (UNUD, FKH Universitas Syahkuala (Unsyiah, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia. Jejaring penelitian dibangun dengan baik dan telah menghasilkan beberapa produk, antara lain: telur berkhasiat flu burung H5N1, telur Anti Tetanus Serum, Telur Anti Diare, Telur anti Plaque dan Telur Anti White Spot Syndrome Virus pada udang. Secara ilmiah khasiat IgY spesifik dalam kuning telur sebagai senyawa therapeutic telah diuji dan tinggal memerlukan sentuhan akhir tersendiri untuk dapat disajikan sebagai produk komersial. Peran industri yang relevan sangat dibutuhkan dalam mewujudkan hal ini. THE USE OF EGG AS A BIOLOGICAL PRODUCER FOR SPESIFIC ANTIBODIES ABSTRACTS The use of egg as a biological producer for specific antibodies were done intensively among well known universities in Indonesia, such as Faculty of Veterinary Medicine (FVM of FVM of IPB, FVM of UGM, FVM of UDAYANA and FVM of UNSYIAH as well as Faculty of Dental Medicine Indonesia University. The collaboration and research networking among those institutions run as expected and succeed to produce some important products such as eggs containing IgY anti avian flu as well as anti tetanus, anti diarrhea, anti plaques and eggs anti WSSV in shrimp. The potency of specific IgY as immunotherapeutic substances had been studied and need the commercial touch from the respective industries until this products in market available.

  2. Seni Lukis Sebagai Refleksi Ketidakberdayaan dan Keterpinggiran Cokek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarnadi Adam

    2018-03-01

    Full Text Available Penelitian ini didorong oleh kerinduan peneliti pada Tari Cokek  sebagai bagian dari lingkungan budaya pada masa silam untuk menjadi inspirasi seni lukis. Setelah dilakukan studi literatur, observasi, wawancara dan pendokumentasian, ditemukan fakta, bahwa masyarakat pendukung Cokek telah semakin menurun, sehingga kesenian ini tidak berdaya untuk mempertahankan eksistensinya, ditandai dengan terpinggirnya Cokek dari pusat Jakarta ke Tangerang. Para pelaku Cokek mengalami dilema atau berada dalam pilihan yang sulit: untuk bertahan, penanggap telah semakin langka, sedangkan untuk beralih profesi mereka tidak memiliki keahlian lain karena kecintaannya pada Cokek. Dilema tersebut, khususnya pada problem ketidakberdayaan dan keterpinggiran Cokek, menjadi sumber inspirasi utama untuk menciptakan 7 (tujuh lukisan pasca penelitian. Adapun metode penciptaannya meliputi: eksplorasi ide, bentuk, dan teknik. Hasilnya, sebagai temuan penciptaan, adalah seni lukis dekoratif nostalgis, ialah seni lukis bercorak dekoratif yang mengaktualisasikan rasa rindu dan rasa iba pada Cokek sebagai bagian dari budaya Betawi masa silam yang kini semakin menghilang. This research is motivated by the longing of researchers at Cokek Dance as part of the cultural environment in the past to become an inspiration of painting. After the study of literature, observation, interviews and documentation, it was found that Cokek's supporting societies had declined, so that this art tradition was powerless to maintain its existence, marked by the marginalization of Cokek from central Jakarta to Tangerang. Cokek actors are in a dilemma or are in a difficult choice: to survive, the responders have become scarce, while to switch professions they have no other skills because of their love of Cokek. The dilemma, particularly on the powerlessness and marginalization of Cokek, became the main source of inspiration for creating 7 (seven post-research paintings. The method of creation includes

  3. PROGRAM PENGEMBANGAN MADURA SEBAGAI PULAU SAPIPERSPEKTIF MANAJEMEN RANTAI PASOKSAPI BERKELANJUTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Mahbubi

    2014-10-01

    Full Text Available ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah mengetahui sistem dasar rantai pasok sapi Madura, menyusun model sistem dinamis rantai pasok sapi Madura dan menghasilkan skenario optimal pengelolaan rantai pasok sapi Madura berkelanjutan guna mewujudkan Madura sebagai pulau sapi. Jenis data adalah data sekunder dan sumber data dari BPS, Kementerian Pertanian dan Dinas Peternakan Jawa Timur. Analisis data menggunakan model dinamis. 5 skenario kebijakan pengelolaan rantai pasok sapi madura berkelanjutan berdasar aspek sosial, pendapatan ekonomi dan lingkungan dengan mengacu pada indikator pencapaian dalam blue print program swasembada daging sapi 2014 dan program pengembangan pulau madura sebagai pulau sapi. Hasil penelitian ini adalah skenario pengelolaan rantai pasok sapi Madura berkelanjutan yang paling optimal guna mewujudkan pulau Madura sebagai pulau sapi adalah skenario kebijakan dengan indikator keberhasilan tingkat kematian pedet menjadi 20%.ABSTRACTThis study is aimed to knowing the basic system of Madura cattle supply chain, to recognize the dynamic system model of Madura cattle supply chain and producean optimal scenario of sustainable supply chain management to realize Madura as the cattle island. Type of secondary data has been collected from BPS, ministry of agriculture and east java livestock services. Dynamic model  used to analyze the data. Five policy scenarios to be used in the analysis of the behavior of Madura cattle supply chain systems in both social welfare, economical revenue aspects and the environment refers to a variety of technical indicators achievement in the blueprint of of beef self-sufficiency program at 2014 and Madura development program as the cattle island. The results of this study are most optimal policy scenario of the success indicator to calf mortality rate 20%. 

  4. KAJIAN: KHASIAT DAN KEAMANAN STEVIA SEBAGAI PEMANIS PENGGANTI GULA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mariana Raini

    2012-07-01

    Full Text Available The increasing of diabetic prevalence encouraged scientists to discover sweetener  as sugar substitution. Stevia is a perenial shrub (known as Stevia rebaudiana of the aster family that has been used for hundred of years to sweetening. Stevia is a natural, non caloric, sweet tasting plant known for its pleasant sweet taste without leaving bitter aftertaste.  The leaves contain primarily stevioside and rebaudioside. Both have potential for  antihyperlicemic and blood pressure lowering effect. Besides its empirical long-use without any reported toxicity in Latin America and Asia, Japan also enhanced its widespread use. Negative side effects of Stevia has not been seen yet. Stevioside and rebaudioside are not genotocsic in vitro or in vivo in animal models and  the genotocicity of steviol and some of its oxidative derivats  in vitro are not expressed in vivo. (The study is an assessment derived from 30 of the report studies/review collected from international journals. The objective is to evaluate the biochemical, to study the effect and safety of stevia herb as well as to support  its use as sugar substitution particularly for diabetic patients.  ARTIKEL Abstrak Meningkatnya prevalensi diabetes mendorong para ilmuwan untuk menemukan pemanis sebagai pengganti gula. Stevia adalah semak perenial (dikenal dengan Stevia rebaudiana bagian dari keluarga aster yang te;ah digunaka selama ratusan tahun sebagai pemanis. Stevia alami, non kalori, tanaman yang dikenal dengan rasa manisnya tanpa meninggalkan rasa pahit jika dicicipi. Daunnya mengandung stevioside dan rebaudioside. Keduanya memiliki antihpyperlicemic dan berpotensi menurunkan tekanan darah. Efek samping dari stevia belum ada. (Penelitian ini merupakan penialaian yang berasal dari 30 laporan studi/review yang dikumpulkan dari jurnal internasional. Tujuannay adalah untuk mengevaluasi biokimia, untk mempelajari efek dan kemanan Stevia serta mendukung penggunanannya sebagai pengganti gula

  5. STUDI SIMULASI ECOTECT SEBAGAI PENDEKATAN REDESAIN AKUSTIK AUDITORIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustinus Djoko Istiadji

    2007-01-01

    Full Text Available Speech intelligibility, which is a function of reverberation time (RT60, is a primary criterion to design acoustic of an auditorium. Optimum RT60 (0,5-1,0 s in a diffuse auditorium is determined by the absorption and the room geometry. This paper describes Ecotect as a computational simulation program that is supportive in deciding the position and area of absorption material in the auditorium. Calculations based on statistical reverberation and existing acoustic particles methods are sufficient for the approach of room acoustic design. Site measurement result was used to examine validity of the program. Redesign of acoustic of the auditorium, then, was done based on the result of sound path analysis by identifying the position and the area of absorption material. Final test results by statistical reverberation and existing acoustic particles methods point out that the application of sound path analysis is quite successful to improve RT60, sound distribution, and the cost. Abstract in Bahasa Indonesia : Kejelasan berpidato (speech intelligibility sebagai kriteria utama desain akustik auditorium merupakan fungsi dari waktu dengung (RT60. Penyediaan RT60 yang optimal (0,5-1,0 detik yang tersebar merata (diffuse di dalam ruangan ditentukan oleh faktor serap bidang dan geometri ruang. Tulisan ini memaparkan pemakaian Ecotect sebagai program untuk merancang posisi dan luas bidang serap dalam auditorium. Fasilitas kalkulasi RT60 secara statistik dan existing acoustic particles menjadikan Ecotect sebagai program simulasi akustik yang cukup memadai guna pendekatan desain akustik ruang. Validasi hasil simulasi terhadap hasil pengukuran lapangan dilakukan pada tahap pertama untuk menguji keandalan program. Redesain akustik auditorium dilakukan berdasarkan hasil analisis perjalanan suara (sound path, yakni dengan mengidentifikasi posisi dan luas bidang serap. Hasil pengujian redesain akustik auditorium dengan metode statistik maupun existing acoustic

  6. ESTETIKA DAN SIMBOL DALAM WUWUNGAN MAYONGLOR SEBAGAI WUJUD SPIRITUAL MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Darmawanto

    2015-05-01

    Full Text Available Wuwungan merupakan bentuk simbol yang mewakili sebuah maksud yang ingin wujudkan melalui material baik bersifat aplikatif ataupun bersifat murni estetis. Bentuk yang terangkum dalam wuwungan merupakan salah satu wujud yang merepresentasikan hal tersebut akan tetapi masih banyak kajian yang harus ditelusuri terlebih karya wuwungan merupakan bentuk yang merepresentasikan percampuran budaya. Pola konstruksi, bentuk serta implementatif terhadap atap bangunan adalah sistem yang perlu dibedah, dikaji dan dikomparasikan sebagai wujud untuk mengetahui seberapa jauh terkait antara unsur spritual, masyarakat dan pengguna wuwungan. Kualitatif merupakan metode yang peneliti gunakan dengan pendekatan formalitas yang melihat sosok sebagai fokus utamanya. Wuwungan Mayonglor merupakan gambaran kreasi imajinatif dari alam pikiran tidak sadar dan dituangkan dengan bentuk simbol dengan mengusung estetis dimana keindahan bersifat terpusat atau berakar dari tuhan penyatuan antara makrokosmos dan mikrokosmos atau salah satu diantaranya sebagai wujud ungkapan spiritual masyarakatnya.Wuwungan are symbols that represent a purpose to be realized trough both object are aplicable and are purely aesthetic. form are summarized in wuwungan is one of manifestation are display it, but still many of studies should explore first to know wuwungan is a form that represents the meaning of culture.patern of shape and construction of the building are implementable system that need to be studied and dissected olso compare as form to find out how much related between the spiritual element of the wuwungan user and society. Kualitatif research is a method used with formalities approach to see form as the main focus. Mayonglor wuwungan is an overview of imaginative creation of the mind is unconscious and poured symbolic form of engagement with the lifting aestetic where beauty is centralized or rooted in divine union of the macrocosm and micrososm or one of them as form of spiritual

  7. BALE KULKUL SEBAGAI BANGUNAN PENANDA PENDUKUNG KARAKTER KOTA BUDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. A. Ayu Oka Saraswati

    2006-01-01

    Full Text Available Bale Kulkul is a bale edifice to hang up the kulkul (wooden bell so it can function as communicative facility for Balinese community. Bale kulkul which is grouped into several types, firstly found in temples, palaces and banjar. Later in its development, bale kulkul also functions as security post, generator room, lift shaft, water tower, office for head of banjar as well as warehouse. This research focuses on the evaluation of functional development of bale kulkul happened in society due to transformation, "both-end" phenomenon and resultant of the complexities. The samples are taken from temples, palaces, banjar and tourism facilities, such as hotels, travel bureau office as well as shopping centers. With its impress tall building like a minaret, bale kulkul also function as node to support the character of cultural town Abstract in Bahasa Indonesia : Bale kulkul merupakan suatu bangunan bale untuk menggantung kulkul sehingga dapat berfungsi sebagai sarana komunikasi masyarakat Bali. Bale kulkul yang dikelompokkan dalam beberapa jenis, pada awalnya banyak ditemukan di pura, puri, dan banjar. Pada perkembangannya, bale kulkul juga berfungsi sebagai pos satpam, ruang genset, lift shaft, tower air, kantor kelian banjar ataupun gudang simpan. Kajian ini mengetengahkan evaluasi terhadap perkembangan fungsi bale kulkul yang terjadi di masyarakat melalui transformasi, fenomena both-and, dan resultan kompleksitas. Pengambilan sampel dilakukan di pura, puri, banjar dan fasilitas pariwisata seperti hotel, kantor biro perjalanan serta pertokoan. Dengan bentuk yang menjulang tinggi menyerupai menara, bale kulkul juga berfungsi sebagai bangunan penanda yang mendukung karakter kota budaya. Kata kunci: bale kulkul, penanda, karakter kota budaya

  8. Removable Watermarking Sebagai Pengendalian Terhadap Cyber Crime Pada Audio Digital

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reyhani Lian Putri

    2017-08-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi yang pesat menuntut penggunanya untuk lebih berhati-hati seiring semakin meningkatnya cyber crime.Banyak pihak telah mengembangkan berbagai teknik perlindungan data digital, salah satunya adalah watermarking. Teknologi watermarking berfungsi untuk memberikan identitas, melindungi, atau menandai data digital, baik audio, citra, ataupun video, yang mereka miliki. Akan tetapi, teknik tersebut masih dapat diretas oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.Pada penelitian ini, proses watermarking diterapkan pada audio digital dengan menyisipkan watermark yang terdengar jelas oleh indera pendengaran manusia (perceptible pada audio host.Hal ini bertujuan agar data audio dapat terlindungi dan apabila ada pihak lain yang ingin mendapatkan data audio tersebut harus memiliki “kunci” untuk menghilangkan watermark. Proses removable watermarking ini dilakukan pada data watermark yang sudah diketahui metode penyisipannya, agar watermark dapat dihilangkan sehingga kualitas audio menjadi lebih baik. Dengan menggunakan metode ini diperoleh kinerja audio watermarking pada nilai distorsi tertinggi dengan rata-rata nilai SNR sebesar7,834 dB dan rata-rata nilai ODG sebesar -3,77.Kualitas audio meningkat setelah watermark dihilangkan, di mana rata-rata SNR menjadi sebesar 24,986 dB dan rata-rata ODG menjadi sebesar -1,064 serta nilai MOS sebesar 4,40.

  9. GANTI RUGI SEBAGAI PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN AKIBAT PRODUK CACAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fabian Fadhly

    2016-03-01

    Ganti rugi merupakan sarana yang dapat digunakan untuk memberikan perlindungan bagi konsumen terhadap produk cacat yang diproduksi oleh pelaku usaha. Oleh sebab itu, tulisan ini mengkaji mengenai ganti rugi serta bentuknya akibat produk cacat sebagai upaya perlindungan bagi konsumen. Pendekatan normatif yuridis dengan deskriptif analitis merupakan metode penelitian yang digunakan dalam tulisan ini. Produsen mempunyai tanggung jawab untuk memberikan ganti rugi kepada konsumen, akibat menggunakan atau mengonsumsi produk cacat, dengan memperhatikan kerugian nyata dan yang dapat diduga, dan mempertimbangkan kewajiban konsumen yang menjadi hak produsen telah dilaksanakan. Bentuk ganti rugi yang diberikan kepada konsumen berupa uang karena sifatnya yang praktis Kata kunci: ganti rugi, perlindungan, konsumen, pelaku usaha, produk cacat

  10. USULAN PERBAIKAN PROSES BISNIS DENGAN KONSEP BUSINESS PROCESS REENGINEERING (STUDI KASUS : PERMATA GUEST HOUSE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bhaswara Adhitya Wardhana

    2013-04-01

    Full Text Available Permata Guest House Semarang merupakan usaha bisnis yang bergerak di bidang jasa penginapan. Perkembangan skala bisnis Permata Guest House yang pesat tidak disertai dengan penataan dan pengelolaan proses bisnis (Business Process yang memadai, mengakibatkan banyak kemunculan keluhan dari stakeholder, yaitu dari pelanggan (customer, dan kalangan internal karyawan. Key Performance Indicator (KPI yang digunakan dalam penelitian terhadap Permata Guest House ini adalah KPI yang diturunkan dari Critical Success Factor (CSF. Pengukuran kinerja dilakukan dengan berdasarkan indikator performansi (Performance Indicator yang telah ditentukan pada observasi awal beserta ukuran dan target yang dicapai untuk tiap indikatornya. Dari hasil observasi awal didapatkan selisih indikator moral kerja dan loyalitas sebesar 20%, komplain keramahtamahan sebesar 16,67%, komplain penampilan dan sikap sebesar 16,67%, tingkat okupansi marketing sales sebesar 30%, dan kepuasan layanan sebesar 77,78%. Berdasarkan analisis pengukuran kinerja dan proses bisnis telah didapatkan faktor-faktor yang menyebabkan kinerja proses bisnis belum sesuai target, salah satu penyelesaian untuk dapat memperbaiki kinerja adalah dengan merancang ulang proses bisnis dengan menggunakan metode Business Process Reengineering (BPR. Dari hasil BPR perlu dilakukan peninjauan kembali (rethinking, perancangan ulang (redesign, dan evaluasi (retool terhadap model kinerja bisnis. Hasil dari rekayasa ulang proses bisnis berupa pembakuan usulan proses bisnis, penyusunan visi misi perusahaan, perancangan struktur organisasi dan job description, serta penyusunan Standart Operating Procedure Kata Kunci  : critical success factor, key performance indicator, business process reengineering   Abstract Permata Guest House Semarang is a business engaged in the lodging services. The development of business scale rapid Permata Guest House is not accompanied by the administration and management of business processes are

  11. Ekspresi COX-2 dan Jumlah Neutrofil Fase Inflamasi pada Proses Penyembuhan Luka Setelah Pemberian Sistemik Ekstrak Etanolik Rosela (Hibiscus sabdariffa (studi in vivo pada Tikus Wistar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endah Kusumastuti

    2014-06-01

    Full Text Available Inflamasi merupakan respon alami tubuh terhadap adanya kerusakan jaringan. Salah satu medikamen untuk mengatasi inflamasi adalah antiinflamasi non steroid (AINS. Penggunaan AINS mempunyai beberapa efek samping dan dalam beberapa hal penggunaan tanaman obat dinilai lebih aman. Rosela merupakan salah satu tanaman obat yang mempunyai potensi sebagai antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek pemberian sistemik ekstrak etanolik rosela terhadap ekspresi COX-2 dan jumlah neutrofil fase inflamasi pada proses penyembuhan luka. Bunga rosela didapatkan dari perkebunan di Dusun Bulusari Desa Pojok Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri Jawa Timur. Pembuatan ekstrak rosela dilakukan di LPPT unit I UGM Yogjakarta dengan cara perkolasi. Tikus putih galur Wistar sebanyak 36 ekor diberi perlukaan dengan punch biopsi ɵ 3 mm pada mukosa bukal. Subjek dibagi menjadi 3 kelompok, masing-masing kelompok 12 ekor tikus. Pembagian kelompok terdiri dari kontrol negatif (saline, kontrol positif (ibuprofen 20 mg/kg BB dan perlakuan (ekstrak rosela 500 mg/kg BB. Pemberian minum sesuai kelompoknya sehari sekali selama 4 hari. Pada hari ke-1, ke-2, ke-3 dan ke-4 tikus dikorbankan lalu jaringan mukosa yang mengalami perlukaan dibuat preparat histologis. Pewarnaan Hematoksilin Eosin (HE dilakukan untuk mengamati jumlah neutrofil. Ekspresi COX-2 diamati pada preparat dengan pewarnaan imunohistokimia menggunakan rabbit polyclonal antibody COX-2 (Lab Vision, USA. Jumlah neutrofil dan ekspresi COX-2 dihitung di bawah mikroskop cahaya lalu data dianalisi menggunakan ANAVA dan LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspresi COX-2 dan jumlah neutrofil lebih rendah pada kelompok perlakuan dibanding kontrol. Pengamatan klinis pada hari ke-4 juga tampak luka seluruh subjek telah menutup sempurna setelah pemberian minum rosela. Disimpulkan bahwa ekstrak etanolik rosela mempunyai kemampuan menghambat ekspresi COX-2 dan menurunkan jumlah neutrofil sehingga dapat digunakan

  12. Pengembangan Aplikasi @Webplan untuk Perhitungan Waktu Standar pada Proses Perakitan Manual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Sutanto

    2010-04-01

    Full Text Available Karya tulis ini berkenaan dengan pengembangan perangkat lunak berbasiskan Web untuk perhitungan waktu kerja standar yang merupakan sebuah modul tambahan pada aplikasi perangkat lunak untuk perancangan sistem kerja berbasiskan Web atau yang diberi nama @WebPlan® yang sudah dikembangkan oleh penulis. @WebPlan ini merupakan integrasi dari beberapa modul untuk perancangan tataletak dan disain stasiun kerja secara virtual 3D. Beberapa modul sudah dirancang sebelumnya yaitu modul untuk visualisasi produk dan strukturnya sehingga dimungkinkan visualisasi yang interaktif untuk proses perakitannya. Sedangkan modul utama dalam @WebPlan ini adalah 3D Facilities Layout dan disain/layout stasiun kerja. Untuk tujuan ini juga sudah dibuat beberapa alat bantu yaitu model manusia 3D untuk beberapa persentil dan beberapa analisa dan checklist ergonomi. Pengembangan aplikasi @WebPlan ini untuk perhitungan waktu standar pada produksi serial merupakan suatu yang sangat diperlukan untuk menentukan waktu total yang diperlukan dalam memproduksi/merakit sebuah produk. Waktu total ini merupakan data penting dalam membuat konfigurasi stasiun kerja untuk pembuatan produk. Metoda Pengukuran waktu perakitan yang dipakai dalam hal ini adalah MTM-UAS (Universal Analysing System yang sangat cocok untuk perakitan manual. Hasil perhitungan waktu proses perakitan ini divalidasi dengan proses perakitan yang sebenarnya dan tidak menunjukkan perbedaan harga yang cukup signifikan. Beberapa kemudahan yang didapat pada metoda ini adalah MTM-UAS menggabungkan beberapa gerakan dan tidak terlalu detail dibandingkan metoda pengukuran waktu lainnya. Akan tetapi memiliki hasil yang cukup mendekati hasil yang sebenarnya. Modul aplikasi perhitungan waktu standar ini merupakan bagian yang diintergrasikan nantinya dalam perancangan tataletak dan stasiun kerja secara virtual 3D

  13. PENELITIAN SIFAT FISIS DAN MEKANIS BAJA KARBON RENDAH AKIBAT PENGARUH PROSES PENGARBONAN DARI ARANG KAYU JATI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masyrukan Masyrukan

    2017-01-01

    Full Text Available Pada penelitian ini, proses pengarbonan (carburising yang dilakukan adalah dengan menambahkan kandungan unsur karbon (C ke dalam permukaan baja. Sumber karbon diperoleh dari arang kayu jati yang telah ditumbuk halus. Temperatur yang digunakan selama proses pengarbonan adalah 900°C, dengan variasi waktu penahanannya 2 jam,  4 jam, dan 6 jam. Setelah itu didinginkan dengan air (quench. Pembuatan benda uji dilakukan untuk mendapatkan sampel dan supaya memudahkan dalam pelaksanaan penelitian.  Pengujian yang dilakukan adalah pengujian struktur mikro, pengujian kekerasan dan pengujian impact.Pengujian kekerasan yang telah dilakukan terhadap material pengarbonan menghasilkan distribusi kekerasan dari permukaan menuju inti, untuk masing-masing waktu penahanan yang berbeda. Untuk waktu penahanan 2 jam mulai HVN 257,5 Kg/mm²  sampai 205,3 Kg/mm² menuju inti ; 4 jam mulai HVN 273,1 Kg/mm² sampai 204,4 Kg/mm² menuju inti ; 6 jam mulai HVN 274,6 Kg/mm²  sampai 204,4 Kg/mm² menuju inti.Hasil pengamatan foto struktur mikro melalui microscope olympus photomicrographic system dihasilkan foto struktur mikro untuk raw material dan carburising sama terdapat ferit dan perlit,  untuk yang dikarburising struktur mikronya,  yaitu ferit  dan perlit.  Semakin lama proses karburising,  semakin banyak pula kandungan perlitnya yang mengakibatkan semakin tingginya tingkat kekerasan. Hasil pengujian impak menunjukkan rata-rata harga impak untuk spesimen raw material = 0,350 J/mm2, waktu penahanan 2 jam = 1,013 J/mm2 , spesimen waktu penahanan 4 jam = 0,600 J/mm2, spesimen waktu penahanan 6 jam = 1,590 J/mm2.

  14. PERENCANAAN PEMANFAATAN MARINE FUEL OIL (MFO SEBAGAI BAHAN BAKAR ENGINE DIESEL MaK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendra Poeswanto

    2015-06-01

    Full Text Available PT. PLN (Persero Area Bontang tengah berupaya melakukan penggantian jenis bahan bakar pada engine diesel merk MaK yang semula menggunakan High Speed Diesel (HSD menjadi Marine Fuel Oil (MFO. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses treatment bahan bakar MFO untuk menurunkan viscositas dan penyeragaman ukuran partikel bahan bakar pada engine diesel merk MaK dan mengetahui perbandingan biaya penghematan dan evisiensi pemakaian bahan bakar HSD dengan bahan bakar MFO. Metode yang digunakan analisa perpindaahan panas pada oil heater dan viskositas bahan bakar yang digunakan untuk menentukan proses treatment bahan bakar MFO. Dari hasil perencanaan, proses treatment menggunakan oli heater dimana proses pemanasan oli dengan memanfaatkan panas dari gas buang hasil pembakaran. Dengan penggunaan bahan bakar MFO dapat menghemat biaya konsumsi bahan bakar sebesar Rp. 21.827.520,- per harinya.

  15. Graphical Argument in the Essayist Prose of the Pesquisa FAPESP Journal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irene Machado

    2016-03-01

    Full Text Available This article investigates the concept of graphical argumentation as an exercise of essayistic prose developed in the process of writing expansion in printed texts. It is understood that by expanding the scope of the word in the context of visual graphics processes such as drawings, photography and infographics, arguments are achievements much more of diagrammatic reasoning than of rhetorical elaboration. Proof of that are graphic arguments, which have become an inalienable modeling from texts of scientific communication, such as the ones produced in the Pesquisa FAPESP journal.

  16. MENDOBRAK KELEMAHAN LITIGASI KONVENSIONAL MELALUI MODEL ADVOKASI MANDIRI DALAM RANGKA PEMBAHARUAN PROSES PERADILAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rd. Dewi Asri Yustia

    2016-01-01

    tindak pidana dominan bersumber dari KDRT. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan didukung metode yuridis empiris, melalui pendekatan multidisiplin yaitu pendekatan dari aspek hukum perdata dan hukum pidana serta hukum acara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara yuridis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa, model litigasi konvensional, mengarahkan pada seluruh proses hukum yang akan dilalui diserahkan seluruhnya kepada penasihat hukum. Model litigasi ini belum memberikan pengetahuan, pemahaman dan kesadaran hukum terhadap perempuan pelaku tindak pidana (korban termarginalkan. Hasil penelitian ini merekomendasikan perlunya model litigasi mandiri. Model ini diharapkan mampu mengakomodasi kebutuhan berlitigasi dari perempuan pelaku tindak pidana, sehingga dapat mengadvokasi dirinya sendiri pada saat menghadapi proses beracara. Selain itu, diharapkan model advokasi mandiri ini dapat dijadikan alternatif baru di dalam proses peradilan, dan dapat dijadikan alasan pertimbangan untuk dilakukannya upaya pembaharuan proses peradilan. Kata Kunci :   Pemberdayaan; Perempuan; Advokasi Mandiri; Pembaharuan

  17. Sensitivity Analysis of ProSEDS (Propulsive Small Expendable Deployer System) Data Communication System

    Science.gov (United States)

    Park, Nohpill; Reagan, Shawn; Franks, Greg; Jones, William G.

    1999-01-01

    This paper discusses analytical approaches to evaluating performance of Spacecraft On-Board Computing systems, thereby ultimately achieving a reliable spacecraft data communications systems. The sensitivity analysis approach of memory system on the ProSEDS (Propulsive Small Expendable Deployer System) as a part of its data communication system will be investigated. Also, general issues and possible approaches to reliable Spacecraft On-Board Interconnection Network and Processor Array will be shown. The performance issues of a spacecraft on-board computing systems such as sensitivity, throughput, delay and reliability will be introduced and discussed.

  18. The description of morality and manners in Vsevolod Solovyov’s short prose

    OpenAIRE

    Nikolsky Evgeny Vladimirovich

    2013-01-01

    This article contains a genre specificity of short prose by Vsevolod Solovyov, whose work is devoted to the Russian history between the 18th and 19th centuries. According to professor N.L. Vershinina, the author distinguishes the difference between the description of morality and manners. The main difference is in the presence of author’s point of view on the describing occurrences. In this case, such works are considered to be a kind of morality, which characterizes Solovyov’s works. Showing...

  19. The description of morality and manners in Vsevolod Solovyov’s short prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nikolsky Evgeny Vladimirovich

    2013-06-01

    Full Text Available This article contains a genre specificity of short prose by Vsevolod Solovyov, whose work is devoted to the Russian history between the 18th and 19th centuries. According to professor N.L. Vershinina, the author distinguishes the difference between the description of morality and manners. The main difference is in the presence of author’s point of view on the describing occurrences. In this case, such works are considered to be a kind of morality, which characterizes Solovyov’s works. Showing every-day life, he examined the process of turning barbarism into a civilizing society.

  20. Eavan O’BRIEN. Women in the prose of María de Zayas

    OpenAIRE

    Costa Pascal, Anne-Gaëlle

    2016-01-01

    Después de haber publicado varios artículos sobre la prosa narrativa de María de Zayas (1590-1661), una de las más famosas escritoras del Siglo de Oro, la catedrática Eavan O’Brien, que trabaja actualmente en el departamento de Hispanic Studies en el famoso Trinity College de Dublin, nos ofrece una monografía escrita en inglés y titulada Women in the prose of María de Zayas. No es la primera vez que sale a la luz un trabajo sobre las diferentes figuras femeninas que aparecen en las dos colecc...

  1. ANALISIS KOMPETENSI PROFESIONAL GURU ADMINISTRASI PERKANTORAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN DI SMK TAMTAMA PREMBUN KABUPATEN KEBUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Ayu

    2016-03-01

    Full Text Available Tujuan dalam penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan: 1 Kompetensi profesional guru administrasi perkantoran dalam proses pembelajaran, 2 Penerapan kompetensi profesional guru administrasi perkantoran dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif persentase. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa X, XI, XII program keahlian Administrasi Perkantoran. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin diperoleh sampel sejumlah 60 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru administrasi perkantoran dalam proses pembelajaran menunjukkan bahwa 76% dalam kriteria baik. Guru sudah menerapkan kompetensi profesional dalam proses pembelajaran dari indikator keterampilan membuka dan menutup pelajaran sebesar 73% dalam kriteria baik. Indikator keterampilan menjelaskan sebesar 83% dalam kriteria sangat baik. Indikator keterampilan bertanya sebesar 78% dalam kriteria baik. Indikator keterampilan memberi penguatan sebesar 70% dalam kriteria baik. Indikator keterampilan menggunakan media pembelajaran sebesar 63% dalam kriteria baik. Indikator membimbing diskusi kelompok sebesar 81% dalam kriteria baik. Indikator keterampilan mengelola kelas sebesar 85% dalam kriteria sangat baik. Indikator keterampilan mengadakan variasi sebesar 80% dalam kriteria baik. Indikator keterampilan mengajar perorangan dan kelompok kecil sebesar 75% dalam kriteria baik. The purpose of this research is to analyze and describe: 1 teacher's professional competence of the administrative offices in the learning process in vocational Enlisted Prembun Kebumen, (2 Is the professional competence of teachers office administration already applied in the process of learning in vocational Enlisted Prembun Kebumen. The population is students of class X, XI, XII Administrative skills program

  2. Profil Proses Berpikir Mahasiswa Tipe Kepribadian Sensing dalam Pemecahan Masalah Logika Matematika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M.J. Dewiyani Sunarto

    2017-06-01

    Full Text Available ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil proses berpikir mahasiswa dengan tipe kepribadian Sensing, yang terdiri atas Artisan dan Guardian, dalam menyelesaikan masalah matematika.  Pengenalan terhadap profil berpikir mahasiswa penting diketahui oleh pengajar, karena melalui pengenalan tersebut, pengajar dapat mengembangkan model pembelajaran yang sesuai pada masing-masing tipe kepribadian sehingga proses pembelajaran dapat dicapai secara optimal. Mengenai tipe kepribadian, David Keirsey membagi menjadi tipe Sensing dan Intuisi. Pada penelitian ini, akan dibicarakan tipe Sensing, yang terbagi menjadi tipe Artisan dan Guardian. Subjek penelitian adalah mahasiswa jurusan Sistem Informasi sebuah perguruan tinggi di Surabaya. Metode yang digunakan  adalah metode kualitatif eksploratif dimana subjek diminta untuk memecahkan masalah matematika menggunakan langkah heuristik dari Polya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profil proses berpikir mahasiswa dengan tipe Guardian lebih detail dan spesifik dalam memecahkan masalah matematika daripada tipe Artisan, yang lebih mengutamakan persoalan yang harus diselesaikan. Kata Kunci:  Pemecahan Masalah Matematika, Tipe Kepribadian, Sensing, Proses Berpikir. THINKING PROCESS PROFILE OF SENSING STUDENTS’ PERSONALITY TYPE IN SOLVING MATHEMATICAL PROBLEMS   ABSTRACT. The study was aimed  to understand the thinking process profile of Artisan and Guardian students in solving mathematical problem. The importance of thinking process profile,  an instructor can develop appropriate learning model for each personality type. So, the learning process can be optimized. The personality type is divided, by David Keirsey, into two types, Sensing and Intuition. In this research will be studied about Sensing type, which is divided into two, Artisan and Guardian. The subjects were students of Information Systems at a college in Surabaya. The used methods in this research is eksploratif qualitative method

  3. Pengaruh Media Massa terhadap Proses Peradilan Pidana dalam Kasus Pencurian Kakao oleh Minah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kurniawan Akbar

    2013-04-01

    Full Text Available Di dalam upaya penegakan hukum, media massa memiliki pengaruh yang cukup penting melalui pemberitaannya kepada masyarakat terhadap suatu perkara. Media massa mampu menciptakan suatu opini publik dalam masyarakat terhadap suatu perkara hukum dengan informasi dan berita yang disampaikannya.  Melalui opini publik yang dibangun dalam masyarakat, media massa melakukan fungsi kontrol terhadap proses peradilan atas suatu perkara hukum, tidak terkecuali dalam perkara pidana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media massa pada proses peradilan pidana dalam kasus pencurian kakao oleh Minah. Data yang digunakan adalah primer dan sekunder. Adapun analisis yang digunakan menggunakan pendekatan yuridis-empiris. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa opini publik terhadap perkara pencurian 3 (tiga kilogram kakao merupakan salah satu contoh dari fungsi kontrol yang dijalankan oleh media massa, dalam hal ini media massa menyoroti proses peradilan pidana yang tidak berkeadilan bagi Minah. Pengaruh media massa tersebut tampak di dalam proses persidangan terhadap terdakwa Minah oleh majelis hakim pada acara sidang III, yaitu dalam hal pertimbangan putusan yang dijatuhkan oleh majelis hakim terhadap terdakwa. In law enforcement, the media has a significant impact to the community through the preaching of a case. The mass media are able to create a public opinion on a matter of law with which it conveys information and news. Through public opinion in society, mass media perform the control functions of the judicial process of a lawsuit, not the exception in criminal cases. This study aims to analyze the influence of mass media on criminal justice processes in cases of theft of cocoa by Minah. The data used are the primary and secondary. The analysis used juridical-empirical approach. These results indicate that public opinion against theft case 3 (three pounds of cocoa is one example of a control function that is run by the mass media. Mass media

  4. PERSPEKTIF PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA KORPORASI SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eddy Rifai

    2014-06-01

    Full Text Available This study examines the perspectives of corporate criminal responsibility as perpetrators of corruption. The research method used normative juridical approach and empirical jurisdiction. The results showed that the regulation of corporate criminal responsibility in criminal corruption has been regulated in the legislation of corruption but are rarely applied in practice. The reluctance of the Public Prosecutor filed a corporate offender to court, because the punishment to be imposed on the corporation only in the form of criminal penalties that have less than the deterrent effect of the death penalty or imprisonment and hardships refutation against the corporation as part elements of the law rather than to prove the guilt of a person accused acquitted result.   Penelitian mengkaji tentang perspektif pertanggungjawaban pidana korporasi sebagai pelaku tindak pidana korupsi. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan pidana tentang pertanggungjawaban pidana korporasi dalam tindak pidana korupsi telah diatur dalam peraturan perundang-undangan tindak pidana korupsi tetapi jarang diterapkan dalam praktik. Keengganan Jaksa Penuntut Umum mengajukan pelaku korporasi ke pengadilan, karena pemidanaan yang akan dikenakan kepada korporasi hanya berupa pidana denda yang kurang mempunyai efek penjera daripada pidana mati atau penjara dan kesulitan pembuktian “kesalahan” korporasi sebagai bagian unsur melawan hukum daripada membuktikan kesalahan orang perorang yang berakibat terdakwa dibebaskan.

  5. PERSPEKTIF PERTANGGUNGJAWABAN PIDANA KORPORASI SEBAGAI PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eddy Rifai

    2014-06-01

    Full Text Available This study examines the perspectives of corporate criminal responsibility as perpetrators of corruption. The research method used normative juridical approach and empirical jurisdiction. The results showed that the regulation of corporate criminal responsibility in criminal corruption has been regulated in the legislation of corruption but are rarely applied in practice. The reluctance of the Public Prosecutor filed a corporate offender to court, because the punishment to be imposed on the corporation only in the form of criminal penalties that have less than the deterrent effect of the death penalty or imprisonment and hardships refutation against the corporation as part elements of the law rather than to prove the guilt of a person accused acquitted result. Penelitian mengkaji tentang perspektif pertanggungjawaban pidana korporasi sebagai pelaku tindak pidana korupsi. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan pidana tentang pertanggungjawaban pidana korporasi dalam tindak pidana korupsi telah diatur dalam peraturan perundang-undangan tindak pidana korupsi tetapi jarang diterapkan dalam praktik. Keengganan Jaksa Penuntut Umum mengajukan pelaku korporasi ke pengadilan, karena pemidanaan yang akan dikenakan kepada korporasi hanya berupa pidana denda yang kurang mempunyai efek penjera daripada pidana mati atau penjara dan kesulitan pembuktian “kesalahan” korporasi sebagai bagian unsur melawan hukum daripada membuktikan kesalahan orang perorang yang berakibat terdakwa dibebaskan.

  6. Perancangan Fasilitas Kerja yang Ergonomis pada Proses Pelarutan Printed Circuit Board (PCB dengan Menggunakan Metode Quality Function Deployment (Studi kasus di IK-Tech

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhi Susatyo

    2017-11-01

    Full Text Available IK-Tech merupakan home industry  yang bergerak dalam pembuatan PCB. Proses produksi di IK-Tech masih dengan proses manual, terutama pada proses pelarutan PCB (proses Etching. Proses Etching di IK-Tech tumpah, proses yang lama dan penggunaan yang tidak ergonomis karena operator bekerja dengan menggunakan alat yang seadanya berupa nampan, sehingga dalam proses pelarutan, terdapat banyak kekurangan seperti pelarut mudah posisi jongkok membungkuk. Gerakan kerja yang berulang-ulang dengan frekuensi yang sering, mengakibatkan operator tidak nyaman dalam bekerja dan mudah lelah. Oleh karena itu, perlu dilakukan perbaikan dalam proses Etching yaitu merancang fasilitas kerja.       Pada penelitian ini, dirancang fasilitas kerja dengan pendekatan Quality Function Deployment. Metode ini bertujuan mengakomodasi perancangan fasilitas kerja berdasakan kebutuhan pengguna. Selain itu, pendekatan ergonomis pada perancangan fasilitas kerja untuk memperkecil beban kerja operator sehingga menciptakan rasa nyaman dan aman bagi operator dalam bekerja.        Berdasarkan hasil analisis dan pengolahan data, enumeration persentase keluhan operator sebelum perancangan sebesar 7% keluhan sakit, setelah perancangan turun menjadi 0% (tidak ada keluhan sakit. Rekapitulasi waktu pelarutan sebelum perancangan sebesar 22,66 menit/unit, waktu pelarutan setelah perancangan (penggunaan manual sebesar 13,66 menit/unit dan waktu pelarutan setelah perancangan (penggunaan otomatis sebesar 11,37 menit/unit. Dari rekap waktu pelarutan, diketahui penurunan waktu pelarutan sebelum dan setelah perancangan (penggunaan manual sebesar 39,72 %, penurunan waktu pelarutan sebelum dan setelah perancangan (penggunaan otomatis sebesar 49,82 %.

  7. Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Lilin (Musa paradisiaca Sebagai Pakan Alternatif Ayam Pedaging (Gallus galus domesticus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ryan Hidayat

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Daging ayam merupakan salah satu sumber bahan pangan hewani yang mengandung gizi yang cukup tinggi berupa protein dan energi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan kulit pisang lilin terhadap pertumbuhan ayam pedaging. Disiapkan Ayam pedaging berusia 1 hari. Digunakan rancangan Acak Lengkap (RAL dengan 5 perlakuan dan 2 kali ulangan dengan konsentrasi 0% (kontrol, 25%,50%,75% dan 100% kulit pisang. Serta analisis menggunakan Analisis Varian (ANAVA, jika terdapat perbedaan antara perlakuan tersebut dapat dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil dengan tingkat kepercayaan 95%. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan diperoleh hasil yang menunjukkan bahwa pertambahan berat tubuh ayam pedaging paling baik adalah 0% kulit pisang dengan 289,04 g tetapi, hasil tertinggi pakan campuran antara kulit pisang dan pur komersial terdapat pada konsentrasi (25% kulit pisang 259,20 gram, (50% 250,92 gram, (75% 251,69 gram sedangkan hasil terendah hingga mengakibatkan ayam pedaging mati terdapat pada perlakuan (100% kulit pisang 64,21 gram. Faktor utama rendahnya hingga mengakibatkan matinya ayam pedaging pada perlakuan 100% kulit pisang disebabkan oleh kandungan C/N yang terdapat pada kulit pisang yang tinggi terutama pada kandungan N-Total yang tinggi mengakibatkan terjadinya penurunan rasio C/N sehingga tidak terjadi proses mineralisasi atau meningkatnya kandungan dalam pakan dengan baik. Serta dapat diambil kesimpulan bahwa Semakin tinggi konsentrasi pakan yang diberikan terhadap pakan ayam pedaging berpengaruh semakin rendahnya pertumbuhan rerata ayam pedaging. Serta pakan olahan yang terbuat dari kulit pisang lilin pada konsentrasi 25%-75% seluruhnya dapat dikonsumsi ayam pedaging guna menambah berat badan pada ayam pedaging karena memiliki hasil yang tidak berbeda signifikan. Kata Kunci: Broilers, Kulit pisang lilin, pertumbuhan, kecepatan konsumsi   ABSTRACT The research of candles banana skin (Musa zabrina Van Houtte

  8. DISTRIBUSI SPASIAL DAN TEMPORAL PARAMETER SEISMOTEKTONIK SEBAGAI INDIKASI TINGKAT AKTIVITAS KEGEMPAAN DI WILAYAH PAPUA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supriyanto Rohadi

    2016-03-01

    Full Text Available Zona subduksi megathrust merupakan wilayah potensial untuk terjadi gempabumi besar. Untuk memahami proses yang mengontrol gempabumi besar diperlukan pengetahuan mengenai bagaimana karakteristik pertemuan antar lempeng tektonik dan variasi kegempaan spasialnya. Gempabumi Papua 4 Januari 2009,  magnitudo 7,6 (katalog BMKG, merupakan contoh gempabumi pada zona megathrust. Mekanisme sumber gempabumi ini adalah patahan trusting di perbatasan lempeng sepanjang barat-laut pesisir pantai Papua. Wilayah Papua dikenal memiliki aktivitas kegempaan yang tinggi, sehingga diperlukan tindakan mitigasi terhadap bencana gempabumi. Salah satu usaha mitigasi bencana gempabumi adalah dengan memetakan wilayah rawan gempabumi. Pemetaan wilayah rawan gempabumi diantaranya dilakukan dengan memetakan variasi parameter seismotektonik dari relasi Gutenberg-Richter. Analisa parameter seismotektonik secara spasial dan temporal pada penelitian ini menggunakan data gempabumi dari katalog Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BKMG dan National Earthquake Information Center (NEIC, tahun 1973 - 2008, dengan batas 10° LS - 4° LU dan 130° BT -142° BT dengan magnitudo terkecil 2,9. Data gempabumi (Mw>6 yang berasal dari katalog BMKG mulai dari tahun 2009 hingga 2014 digunakan sebagai verifikasi. Dari analisis menggunakan software ZMAP diperoleh variasi nilai-b berkisar antara 0,5 – 1,5, variasi nilai-a berkisar antara 3,5-8,5, sedangkan periode ulang gempabumi dengan magnitudo 6,8 secara umum adalah berkisar antara 5-32 tahun.    Megathrust subduction zone is an area that potentially causes large earthquakes. To understanding the processes that control the massive earthquake requires a knowledge about the characteristics of the junction between the tectonic plates and spatial variations of the seismicity. Papua earthquake on January 4, 2009, with 7,6 magnitude(based on BMKG catalogue, is an example of an earthquake that occurred in that zone. The earthquake source

  9. ANALISIS PERAN POLA ASUHAN DAN PROSES SOSIALISASI OLAHRAGA BELADIRI DITINJAU DARI PERSPEKTIF KESETARAAN GENDER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Berliana Berliana

    2014-10-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini berangkat dari pemikiran bahwa peluang yang diberikan pada anak perem- puan untuk melakukan aktivitas publik belum sepenuhnya. Keengganan orang tua memberikan izin kepada anak perempuan menggeluti cabang olahraga berat, masih dipengaruhi oleh konteks masyarakat dan budaya. Masalah pokok dan fokus kajian berkaitan dengan pola pengasuhan anak pada keluarga, klub, dan sekolah dalam menggiring mereka mengambil keputusan sebagai atlet dalam olahraga kompetitif. Sekaitan dengan itu, situs penelitian lapangan dilakukan pada atlet, keluarga, pelatih, dan sekolah, selain ditambah data yang digali dari suami, rekan tempat bekerja, dan lingkungan masyarakat. Observasi partisipasi sebagai upaya memotret data dilakukan peneliti selama enam bulan lama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola asuh yang diterapkan pada anak perempuan akan menggiring mereka untuk menggeluti olahraga prestasi sejak kecil dan menumbuhkan kemandirian yang memperkokoh konteks pandangan perempuan terhadap dirinya sebagai sumberdaya manusia yang berkualitas. Kata Kunci: pola asuh, atlit perempuan, perspektif gender AN ANALYSIS OF THE CHILD REARING PRACTICE AND THE MARTIAL ARTS SOCIALIZATION PROCESS VIEWED FROM THE GENDER EQUALITY PERSPECTIVE Abstract: This study started from the idea that girls were not given sufficient opportunities to do public activities. The parents’ reluctance to give permission to their daughters to do heavy sports was influenced by the community’s contexts and culture. The core problem and the focus of this study was related to the child rearing practice in the family, in the club, and in schools by encouraging the girls to make a decision as competitive sports athletes. Accordingly, the field study was focused on the athletes, the family, the coach, and schools. The data were also obtained from husbands, colleagues, and community environment. The researcher conducted participant observation for six months. The findings showed that

  10. PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PROSES BUDIDAYA KARET ALAM DENGAN PENDEKATAN GREEN PRODUCTIVITY: STUDI KASUS DI PT. XYZ (The Increase of Natural Rubber Plantations Productivity with Green Productivity Approach: a Case Study at PT. XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marimin Marimin

    2014-02-01

    Full Text Available Indonesia is the second largest natural rubber producer in the world with 28% of the total world production in 2010. In line with the growth of the world’s automotive industry, the needs of natural rubber as a complementary synthetic rubber products will also increase. The main objective of this research was to find the best alternative strategy to increase the productivity of the natural rubber plantations through the green productivity (GP approach. The case study was conducted at PT. XYZ, a private company which runs the plantation and processing of natural rubber businesses. The material flow analysis was performed to identify the seven green wastes. The best alternative strategy was determined by using the  analytical Hierarchy Process (AHP model developed into several improvement scenarios. The measurement of  the alternative strategy performance was rated as the future Green Productivity Index (GPI and compared with the value of current GPI, which had been calculated in the PT. XYZ, as the case study. The results of this research was  able to provide the best productivity improvement strategy, the level of company’s productivity which has been achieved, and the productivity levels of the implementation of the strategy chosen. Keywords: aHP, green productivity,  green wastes, natural rubber, green productivity index, latex   ABSTRAK Indonesia merupakan negara kedua penghasil karet alam terbesar di dunia dengan produksi sebesar 28% dari total produksi dunia di tahun 2010. Sejalan dengan bertumbuhnya industri otomotif dunia, kebutuhan karet alam sebagai produk komplementer karet sintetik akan turut mengalami peningkatan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk merumuskan alternatif strategi terbaik pada peningkatan produktivitas proses budidaya karet alam melalui pendekatan konsep Green Productivity (GP. Studi kasus dilakukan di PT. XYZ, perusahaan swasta yang bergerak dibidang usaha perkebunan dan pengolahan karet alam. analisis

  11. PENCEMARAN UDARA DI RUANG PROSES PEMBATIKAN INDUSTRI RUMAH TANGGA BATIK: STUDI KASUS INDUSTRI RUMAH TANGGA BATIK DI KAMPUNG TAMAN KOTAMADYA YOGYAKARTA (Indoor Air Polution in batik-Making Workrooms of Batik Home Industry:Case Study of Batik Home

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmiyanti Darmiyanti

    2003-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi konsentrasi karbon monoksida, karbon dioksida, sulfur dioksida, suhu, kelembaban dan bau ruang kerja pembuatan batik sebagai akibat dari proses pembuatan batik dalam lingkungan kerja. Studi kasus dilakukan di industri rumahan (home indyustry di kampung Taman Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan dari bulan desember 1999 sampai januari 2000. Pengukuran parameter dilakukan dalam 2 rumah industri batik yang masing-masing menggunakan satu dan tiga kompor sebagai pemanas. Metode analisis data adalah analisis times series dan analisis grafis. Konsentrasi karbon monoksida berkisar antara 2,00-8,66 ppm, karbondioksida berkisar antara 372,498-472,885 ppm. Sulfurdioksida berkisara antara 0,00028-0,00268 ppm. Temperatur berkisar antara 29 oC-34 oC, sedangkan kelembaban berkisar antara 50,5 %-67%. Penelitian mengindikasikan bahwa ruang kerja batik telah terkontaminasi karbon monoksida yang beresiko terhadap kesehatan para pekerja. Ruang kerja pembuatan batik tidak nyaman.   ABSTRACT This research aims to investigate the concentrations of carbon monoxide, carbon dioxide, sulfur dioxide, temperature, humidity and smells batik-making workrooms as a result of the batik-making process on work environments. A case-study of home industries was conducted in Kampung Taman Yogyakarta Municipal City. The research was conducted from December 1999 to January 2000. Measurement of parameters under investigation was carried out in two batik home industries, each of which used stove and there stove as heaters. Methods of analyzing the data were time series analysis, and graphics analysis. The concentration of carbon monoxide in batik-making workrooms ranges between 2.00 ppm and 8.66 ppm carbon dioxide ranged between 372.498 ppm and 473.885 ppm. Sulfur dioxide ranged vetweeb0.00028 ppm and 0.00268 ppm. Temperature ranged between 29oC and 34oC. Humidity ranged from 50.5% to 67%.The research indicated that batik masking

  12. PEMANFAATAN HUTAN MELALUI PEMBELAJARAN BIOLOGI TERINTEGRASI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN SIKAP ILMIAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurmaliahayati S.Pd.

    2013-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan keterampilan proses sains (KPS dan sikap ilmiah melalui pemanfaatan hutan dalam pembelajaran biologi terintegrasi tipe connected. Metode penelitian yang digunakan adalah metode weak experiment dengan desain one group pretest-postest dilaksanakan di SMA Negeri di Krayan Kalimantan Timur kelas X tahun ajaran 2011-2012 Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan postest untuk KPS dan sikap ilmiah, lembar observasi aktivitas guru dan siswa untuk menjaring informasi mengenai kegiatan selama pembelajaran berlangsung. Data dianalisis dengan uji perbedaan dua rata-rata, yaitu paired samples T Test dalam program komputer SPSS 16 for windows. Hasilnya terdapat perbedaan signifikan antara skor tes awal dan skor tes akhir KPS dan sikap ilmiah siswa. Rerata N-gain KPS dan sikap ilmiah berturut-turut adalah 0,46 dan 0,35 (sedang. Tingkat presentase keterlibatan siswa pada tiap pertemuan semakin mendekati 100%, artinya hampir semua siswa terlibat aktif dalam melakukan pembelajaran. Dapat disimpulkan bahwa terdapat peningkatan KPS dan sikap ilmiah siswa setelah melalui pemanfaatan hutan dalam pembelajaran biologi terintegrasi tipe connected. Kata Kunci : keterampilan proses sains, pemanfaatan hutan, pembelajaran terintegrasi, sikap ilmiah

  13. PEMANFAATAN SAMPAH SAYURAN SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOETANOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deby Anisah

    2014-04-01

    Full Text Available Bahan bakar fosil termasuk dalam sumber energi tak terbarukan, sehingga cadangan sumber bahan bakar fosil di Indonesia semakin berkurang. Hal ini membuat pemerintah harus melakukan langkah-langkah penghematan energi serta mencari sumber-sumber energI baru dan terbarukan untuk menggantikan minyak bumi fosil. Salah satu sumber energy terbarukan dapat diperoleh dengan cara memproduksi bioetanol yang dapat dibuat dengan cara fermentasi menggunakan bahan baku sampah sayuran yang banyak tersedia di pasar tradisional. Penelitian ini ditujukan untuk melihat tingkat konversi sampah sayuran untuk menjadi bioetanol. Perubahan sampah sayuran menjadi bioetanol yang dilakukan pada penelitian ini melalui dua tahapan yaitu: perubahan sampah sayuran (polisakarida / selulosa menjadi monosakarida (gula melalui proses hidrolisis dilanjutkan dengan fermentasi gula menggunakan jamur saccaromices cerevisiae menjadi etanol. Produk hasil fermentasi dianalisa dengan menggunakan Gas Chromatography. Hasil analisa menunjukkan penambahan ragi untuk fermentasi sebanyak 8% (berat menghasilkan etanol sebanyak 68,17% (berat dengan kadar 122,95 ppm. . Kata Kunci : Bioetanol, hidrolisa, sampah, sayuran, saccaromices cerevisiae

  14. Categorical Imperative Immanuel Kant sebagai Landasan Filosofis Pelaksanaan Putusan Arbitrase

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djunyanto Thriyana

    2016-04-01

    Full Text Available Penyelesaian sengketa dalam bidang bisnis sering kali menuntut kecepatan, kepastian, dan biaya yang murah. Arbitrase sebagai salah satu metode alternatif penyelesaian sengketa sebaiknya ideal agar dapat dimanfaatkan oleh para pihak yang bersengketa. Beberapa prinsip dalam arbitrase mendukung harapan para pebisnis dalam menyelesaikan sengketanya. Namun demikian, putusan arbitrase juga sering menjadi lambat karena perilaku para pihak terutama yang kalah. Sebagai pebisnis seharusnya para pihak mempunyai integritas yang dapat mempertahankan bonafiditas dan iktikad baik mengingat dunia bisnis berdasarkan pada kepercayaan. Untuk itu, para pebisnis diharapkan memiliki norma-norma yang menyatu dalam cara pandang atau tindakan termasuk dalam penyelesaian sengketa yang terjadi. Norma moral merupakan norma yang dapat menjadi panduan. Salah satu konsep filosofi yang berlandaskan pada moral adalah konsep yang berasal dari Immanuel Kant. Kant memperkenalkan konsep ‘Categorical Imperative’ atau kewajiban tanpa syarat yang semestinya dimiliki oleh manusia sebagai makhluk berakal dalam mencapai keharmonian dalam kehidupan bersama manusia lain, di bawah hukum kebebasan berdasarkan prinsip-prinsip universal. Konsep ini dapat menjadi landasan filosofi dalam penyelesaian sengketa melalui arbitrase. Abstract Dispute resolution in business requires immediacy and certainty at a reasonable cost. Arbitration as an alternative method for dispute resolution should be ideal to be used by the parties in dispute. Principles in arbitration support expectations of businesses in handling dispute. However, arbitration is inevitably slow due to the behavior of the parties, especially by the party at loss. Business stakeholders acting as the parties should be compelled to maintain the integrity and reliability of their businesses, in accordance with the principle of good faith based on trust. Businesses are expected to follow norms coherent between the worldview and its

  15. Analisis Semiotik Fashion Ines Ariani Sebagai Bentuk Presentasi Diri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Monica Stella Angelina

    2015-12-01

    Full Text Available Fashion can be seen from the side semoitikanya that denotation and connotation. Like the black color that has connotations mysterious, bold, independent, and stylish, yellow color that symbolizes joy and a sense of spirit. Tiger spotted pattern connotes bold. Clothes that show the shape of the body shape connotes the online, open-minded, and confident. Denotation and connotation of this it can be concluded that Ines presenting himself as someone who is brave, open, cheerful, and stylish. Fashion and clothing are included in it has a deeper function than as body armor and kesopan that as the way a person communicates where fashion clothing is non-verbal communication that is artifactual. It can be seen that one can judge others simply on appearances alone. Even generally someone will first see the appearance of others before making conversation. This conversation function to verify whether the accepted meaning when just looking at clothes only in accordance with the meaning of a conversation or when it is doing the opposite. Although a person can wear to present themselves as it is, but nonetheless in reality there is an element of performance in it. It is also likely to be experienced by Ines, where in addition wants to present himself, Ines also wants the fashion that he was wearing viewed and became the center of attention of the crowd. Fashion dapat dilihat secara semoitikanya yaitu dari sisi denotasi dan konotasinya. Seperti warna hitam yang memiliki konotasi misterius, berani, mandiri, dan stylish, warna kuning yang melambangkan keceriaan dan rasa semangat. Pattern totol harimau yang berkonotasi berani. Bentuk pakaian yang memperlihatkan bentuk tubuh berkonotasi daring, open-minded, dan percaya diri. Dari denotasi dan konotasi inilah dapat diambil kesimpulan bahwa Ines mempresentasikan dirinya sebagai seseorang yang berani, terbuka, ceria, dan stylish. Fashion dan pakaian yang termasuk di dalamnya memiliki fungsi yang lebih mendalam selain

  16. Tinjauan Kasus Perceraian di Kota Semarang sebagai Upaya Kriminalisasi Cybersex

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anis Widyawat

    2013-04-01

    Full Text Available Meningkatnya Cybersex mengundang minat orang untuk melakukan berbagai penelitian. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang bagaimana Faktor-faktor yang mendorong perceraian di kota semarang dan Pengaruh Cybersex dalam kasus perceraian di wilayah kota Semarang sehingga menjadi dasar untuk di kriminalisasi dalam peraturan perundang-undangan pidana Indonesia. Bertitik tolak dari judul dan permasalahan yang mendasari penelitian ini, maka penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa faktor dominan yang mendorong alasan perceraian di kota Semarang adalah faktor ketidak harmonisan rumah tangga. Dapat terjadi karena adanya perilaku yang menyimpang dari pasangan yang terpengaruh Cybersex sebagai faktor yang dapat menimbulkan perilaku yang tidak lazim dalam melakukan hubungan seksual dalam rumah tangga misalnya memaksa istri berhubungan dengan posisi seperti hewan. Cybersex sebagai salah satu dari sekian bentuk kejahatan dapat ditanggulangi dengan penal policy dan non-penal policy. Penal policy dalam upaya penanggulangan Cybersex dapat dilakukan dengan cara mengkriminalisasi Cybersex sebagai perbuatan yang dilarang dan diancam pidana. Sedangkan upaya non penal terhadap Cybersex dapat dilakukan dengan melakukan pencegahan supaya Cybersex itu tidak terjadi. The increasing interest in Cybersex invites people to do research. This study aims to gain a picture of how the factors that encourage divorce in the city of semarang and the influence of Cybersex in divorce cases in the area of Semarang city so that it becomes the basis for the criminalization of criminal laws and regulations in Indonesia. The starting point of the title and the underlying problem of this research this research, including the types of descriptive research. Based on the result of the research can be concluded that the dominant factor that urge reasons divorce in the city of semarang is the factor not

  17. PENGARUH TIME LAG SML SEBAGAI PREDIKTOR DALAM MODEL SISTEM PREDIKSI ENSEMBLE PEMBOBOT PRAKIRAAN HUJAN BULANAN DI KABUPATEN INDRAMAYU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunus Subagyo Swarinoto

    2014-08-01

    Full Text Available Data Suhu Muka Laut (SML dari Japan Meteorological Agency (JMA dengan resolusi 1° diregresikan dengan prediksi  hujan bulanan di wilayah Kabupaten Indramayu Propinsi Jawa Barat. Proses ini dimaksudkan untuk memperbaiki luaran model Sistem Prediksi Ensemble dengan nilai pembobot (SPEP dalam melakukan prediksi unsur iklim  hujan bulanan di wilayah Kabupaten Indramayu dengan memasukkan dinamika fluktuasi SML di sekitar daerah penelitian. Teknik yang digunakan dalam mengkaitkan data SML-JMA dengan nilai prediksi  hujan bulanan dimaksud adalah teknik Partial Least Square Regression (PLSR. Model yang diaplikasikan selanjutnya disebut sebagai SPEP-PLSR. Data SML-JMA diolah dengan memperhatikan time lag 1 dan 2 bulan sebelumnya karena efek SML terhadap atmosfer tidak berlangsung secara cepat. Luaran model SPEP-PLSR menunjukkan  hasil yang lebih baik secara signifikan terhadap luaran model SPEP untuk time lag 2 bulan. Kondisi ini ditunjukkan oleh nilai yang lebih baik untuk koefisien korelasi Pearson (r minimum, nilai r rerata, nilai Root Mean Square Erros (RMSE maksimum, dan nilai RMSE rerata daripada luaran yang dihasilkan oleh SPEP.   The Sea Surface Temperature of Japan Meteorological Agency (SML-JMA with 1° resolution had been regressed with monthly rainfall  prediction in Indramayu District of West Java Province. This method was used to improve the quality of the Ensemble Prediction System using Weighting Factor (SPEP model output to provide the monthly rainfall  prediction by inserting the fluctuation of Sea Surface Temperature dynamics. Processing technique done between SML-JMA and monthly rainfall  prediction was Partial Least Square Regression method. This model was then called as SPEP-PLSR. Those SML-JMA data were computed based on preceded time lag of 1 and 2 months because the efect of SML did not occur directly into the atmosphere. Results of SPEP-PLSR model outputs showed significantly better in quality compared to the SPEP model

  18. Peningkatan Kadar Geraniol Dalam Minyak Sereh Wangi Dan Aplikasinya Sebagai Bio Additive Gasoline

    OpenAIRE

    Astuti, Widi; Putra, Nur Nalindra

    2014-01-01

    Sereh wangi merupakan salah satu tanaman penghasil minyak atsiri yang banyak mengandung geraniol. Geraniol merupakan senyawa penyedia oksigen sehingga minyak sereh wangi dimungkinkan dapat digunakan sebagai bio additive gasoline. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kadar geraniol dalam minyak sereh wangi dan menggunakannya sebagai bio additive gasoline.Penelitian dilakukan dalam tiga tahap, yaitu pemungutan minyak sereh wangi dari daun sereh wangi, peningkatan kadar geraniol dalam minyak...

  19. Semen Basis Sebagai Insulator Terhadap Therma Shock Di Bawah Restorasi Logam

    OpenAIRE

    Kadariani

    2008-01-01

    Restorasi yang terbuat dari bahan logam dapat menghantarkan perubahan suhu yang berasal dari makanan dan minuman ke pulpa sehingga menyebabkan perasaan yang tidak nyaman pada pasien. Untuk menanggulangi hal ini maka diperlukan semen basis yang diletakkan di bawah restorasi logam sebagai semen insulator. Penggunaan semen basis dengan tujuan sebagai insulator terhadap perubahan suhu tergantung pada ketebalan dentin yang tersisa setelah preparasi kavitas. Penggunaan semen basis hanya diindika...

  20. Analisis Fitur M-Ticketing PT. Kereta Api Indonesia sebagai Bagian dari Customer Relation Management (CRM)

    OpenAIRE

    Hijrih, Fatchul; Prasetyo, Taufan Harry

    2015-01-01

    Sebagai Perusahaan jasa tranportasi darat yaitu kereta api, PT. Kereta Api Indonesia perlu memperhatikan aspek pelayanan terhadap pelanggan dengan memperhatikan fitur-fitur Customer Relation Management dalam membuat dalam membuat aplikasi-aplikasi yang berhubungan langsung dengan pelanggan, salah satunya m-ticketing. Kemunculan m-ticketing KAI saat ini digunakan sebagai alat penjualan tiket saja. Hal ini dapat terlihat dari menu atau fitur-fitur yang disematkan kedalam aplikasi tersebut. Adan...

  1. RANCANG BANGUN GAME PERTEMPURAN LAKON WAYANG SEBAGAI SARANA PENGENALAN TOKOH PEWAYANGAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Yoga Prahara

    2010-02-01

    Full Text Available Penelitian yang dilakukan bertujuan membuat sebuah game bertemakan pewayangan sebagai media pengenalan tokoh-tokoh dalam cerita pewayangan Indonesia. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode studi pustaka. Metode pengembangan sistem yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode MDLC (Multimedia Development Life Cycle. Hasil dari penelitian adalah aplikasi game Pertempuran Lakon Wayang bergenre fighting dengan menjadikan tokoh-tokoh pewayangan sebagai karakter yang dapat dimainkan.

  2. Penyekat Beta sebagai Terapi Anti-Remodeling pada Gagal Jantung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hilman Zulkifli Amin

    2015-09-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 Penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian utama dan setiap tahunnya terjadi 50 juta kematian di seluruh dunia. Gagal jantung tercatat sebagai salah satu penyakit kardiovaskularyang sering terjadi. Pada gagal jantung, terjadi remodelling sel yang mengakibatkan penurunanfungsi pompa jantung. Seiring dengan kemajuan penelitian di bidang kardiovaskuler, penyekatbeta telah diteliti penggunaannya sebagai terapi anti-remodelling. Sampai sekarang, penelitian danstudi terkait hal tersebut masih terus dilakukan. Tujuan penulisan makalah ini untuk menjelaskanperan penyekat beta sebagai terapi anti-remodelling pada gagal jantung. Pencarian terstrukturmelalui PubMed mendapatkan 93 artikel, setelah disesuaikan dengan kriteria eksklusi dan inklusididapatkan 25 artikel. Setelah membaca artikel secara lengkap, didapatkan 11 artikel yang sesuai.Kemudian artikel tersebut ditelaah dalam menentukan validitas, relevansi, dan aplikabilitas. Dari 11artikel yang ditelaah kritis, didapatkan bahwa beta-blocker dapat berperan sebagai anti-remodellingmelalui peningkatan fungsi jantung sebagaimana terlihat pada kenaikan ejection fraction (EF,penurunan left ventricular end systolic volume (LVESV dan left ventricular end diastolic volume(LVEDV pada pasien gagal jantung. Kata Kunci: penyekat beta, anti-remodelling, gagal jantung Beta-Blocker as Anti-Remodeling Therapy in Heart Failure Abstract Cardiovascular diseases still become the leading cause of death in the world. All over the world, there are approximately 50 million deaths every year caused by cardiovascular diseases.Heart failure is known as one of cardiovascular diseases that frequently happened. In heart failurestate, there is a cell remodeling condition that implicated to lowering heart pump function. As thedevelopment progress of cardiovascular researches, beta-blocker has also been studied for its useas anti-remodeling therapy. Up to

  3. Creative Accounting Sebagai Informasi Yang Baik Atau Menyesatkan?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Nyoman Alit

    2017-07-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk melihat creative accounting sebagai informasi yang baik atau menyesatkan bagi investor. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan creative accounting yang dilakukan oleh manajemen untuk menaikkan nilai perusahaan dan memberikan kepuasaan pada investor. Fenomena creative accounting lebih banyak terjadi di antara periode 2002 sampai 2008. Upaya creative accounting meskipun dapat dibenarkan dalam tataran teori, namun tidak dapat diterima dari sisi etika. Pelaporan kegiatan perusahaan dengan upaya creative accounting secara norma salah, dikarenakan hal ini memberikan informasi yang menyesatkan bagi pengguna informasi tersebut, seperti calon investor. Secara empiris, sejak diberlakukannya IFRS (International Financial Reporting Standards , berita media tentang creative accounting pada perusahaan-perusahaan besar di beberapa negara mulai berkurang. Namun, dalam meta analisis studi dari Dechow (2011, menemukan cara baru untuk mendeteksi upaya creative accounting dengan model reverse.

  4. BUDAYA CARI UNTUNG SEBAGAI PEMICU TERJADINYA FRAUD: SEBUAH STUDI ETNOGRAFI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Syahrina

    2017-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui budaya yang memicu terjadinya fraud pada realisasi keuangan negara. Penelitian dilakukan pada instansi pemerintah daerah di Provinsi ABC. Metode etnografi ala Spradley dipilih untuk menemukan budaya pemicu tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya yang memicu terjadinya fraud adalah budaya cari untung, yang terlihat dari kebiasaan “memanfaatkan” kebutuhan instansi, kebiasaan menyalahgunakan kewenangan yang dimiliki, dan kebiasaan menyiasati beberapa ketentuan keuangan negara pada PMK 113/PMK.05/2012 dan PMK 65/PMK.02/2015 untuk kepentingan pribadi maupun kelompok. Hasil penelitian ini memberikan informasi berupa bentuk-bentuk penyiasatan yang dilakukan, sehingga dapat dijadikan dasar sebagai bahan pertimbangan untuk perubahan atau perbaikan kebijakan dan peraturan yang disiasati tersebut

  5. Biosensor Urea Berbasis Biopolimer Khitin Sebagai Matriks Immobilisasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nazruddin Nazaruddin

    2007-06-01

    Full Text Available Penelitian tentang biosensor urea menggunakan biopolimer khitin sebagai matriks immobilisasi telah dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kinerja biosensor yang dihasilkan yang meliputi sensitivitas, trayek pengukuran, limit deteksi, waktu respon, koefisien selektifitas, dan waktu hidup. Penelitian meliputi beberapa tahap yaitu pembuatan membran polimer khitin dan immobilisasi enzim urease, pelekatan membran khitin pada elektroda pH, dan pengukuran parameter kinerja elektroda. Hasil pengukuran menunjukkan sensitivitas biosensor urea berbasis membran khitin adalah 19,11 mV/dekade, trayek pengukuran 10-4 – 10-8 M, limit deteksi 10-8 M, waktu respon 3,10–6,02 menit, dengan urutan kekuatan ion penggangu: NH4Cl > NaCl > CH3COONa > campuran garam > KCl > CaCl2 > asam askorbat. Kata kunci: biosensor, immobilisasi, khitin, urea

  6. Budaya Panengen Sebagai Representasi Simbolik Kepemimpinan Desa Cikalong

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Engkus -

    2017-07-01

    ABSTRAK Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya dualisme kepemimpinan dalam kehidupan  masyarakat di Desa Cikalong: Pemimpin formal dan pimpinan informal. Tujuan penelitian ini mengumpulkan data, fakta dan menganalisis beberapa masalah,  baik secara langsung maupun tidak langsung untuk mengetahui dengan mendalam tentang dualisme tersebut. Pendekatan metodologi kualitatif dan teknik penelitian adalah observasi, interview, dan historik dokumental. Hasil penelitian ditemukan adanya pengaruh positif dan negatifnya dari sistem gotong royong serta dari kepemimpinan dalam kehidupan masyarakat di Desa.  Pengaruh negatif terutama berkaitan dengan syi’ar Islam yang terhambat, disebabkan oleh karena patuhnya sebagian besar masyarakat menganut ajaran dari leluhurnya  yang disebut budaya Panengen. Dengan kata lain para penganutnya masih melaksanakan ritual khusus di waktu-waktu tertentu yang terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari. Kebijakan kepala desa sebagai administrator pembangunan fisik  dan kemasyarakatan berpotensi besar terhadap keberlanjutan pembangunan nasional.   Kata kunci: budaya panengen, tata nilai, budi pekerti, pemerintahan desa.

  7. STRATEGI PENINGKATAN KINERJA PERUSAHAAN SEBAGAI UPAYA MENJAMIN KEPUASAN PELANGGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mila Faila Sufa

    2006-12-01

    Full Text Available Perusahaan roti X sebagai perusahaan yang memproduksi roti dituntut untuk dapat memberikan kualitas yang terbaik seperti yang diharapkan konsumen, agar konsumen mendapatkan kepuasan dan tidak beralih ke produk lain. Salah satu teknik yang digunakan untuk mengupayakan kualitas dari roti adalah dengan Quality Function Deployment (QFD. Dalam penelitian ini QFD digunakan untuk mengevaluasi kualitas dari produk roti di perusahaan roti X. Untuk dapat mengetahui keinginan konsumen maka digunakan kuisioner. Selanjutnya ditentukan derajat kepentingan, tingkat kepuasan konsumen, nilai target, rasio perbaikan, sales point, bobot, normalisasi bobot, serta penentuan parameter teknik dan interaksinya. Setelah melakukan pengolahan data maka diperoleh 14 atribut yang dianggap penting oleh konsumen, dan 7 langkah serta strategi yang harus dilaksanakan perusahaan. Atribut yang dianggap paling penting adalah adalah standarisasi mutu dari bahan baku.

  8. Fetisisme Ras Kaukasoid dan Ras Mongoloid Sebagai Strategi Pemasaran dalam Sinetron Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Yudhistira

    2014-12-01

    ABSTRAK   Budaya populer yang tumbuh seiring dengan industrialisasi memengaruhi produksi per- filman di Indonesia. Salah satu genre perfilman di Indonesia adalah sinetron. Sinetron yang di- kategorikan sebagai produk seni kitsch memiliki dua kriteria yaitu sebagai komoditi seni yang populer dan sebagai komoditi dagang yang menghasilkan keuntungan ekonomis. Sebagai se- buah produk seni kitsch yang merupakan dasar pembuatan karyanya adalah selera masyarakat kebanyakan maka sinetron harus jeli dalam melihat keadaan dan latar belakang masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian ini menggambarkan masyara- kat Indonesia yang merupakan ras Melayu telah dijajah oleh ras Kaukasoid dan Mongoloid sebelum tahun 1945 dan setelahnya. Efek dari penjajahan ini adalah ras Melayu telah ditanami fantasi yang menjadi stereotip mengenai ras Kaukasoid dan Mongoloid yang berakhir dengan fetisisme. Fetisisme ini dijadikan sebagai strategi pemasaran oleh produser dan sutradara un- tuk menarik antusiasme calon penonton sinetron. Caranya dengan menampilkan aktor dan aktris Melayu keturunan Kaukasoid dan Mongoloid sebagai pemeran utama.   Kata kunci: sinetron, seni kitsch, ras, fetisisme

  9. BERAS ANALOG SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL DENGAN INDEKS GLIKEMIK RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santi Noviasari

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this research was to produce rice analogue as functional food with low glycemic index. The rice was made from white corn and sorghum with additional soybean flour. The physicochemical properties of rice analogue being analysed were resistant starch content, total phenolic content, dietary fiber, color (L*, +a, +b values and whiteness (oHue. Rice analogue was potentially used as functional food indicated by high level of resistant starch 2.59%-3.31%, total phenolic content 0.18-0.25 mg GAE/g sample and dietary fiber 5.35%-6.14%. Rice analogue from white corn with and without soybean flour was further tested for glycemic index. Rice analogue from white corn has 69 GI value, while rice analogue from white corn with 10% soybean flour addition has 50 GI value.Keywords: functional food, glycemic index, rice analogueABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan beras analog yang berpotensi sebagai pangan fungsional dan bernilai indeks glikemik rendah. Beras analog dibuat dari bahan baku jagung putih dan sorgum dengan penambahan tepung kedelai. Sifat fisiko kimia beras analog yang dianalisis adalah pati resisten, total fenol, serat pangan, warna (nilai L*, +a, +b dan derajat putih (oHue. Beras analog berpotensi sebagai pangan fungsional, yang ditunjukkan dengan tingginya kadar pati resisten yaitu sebanyak 2,59%-3,31%, total fenol sekitar 0,18-0,25 mg GAE/g sampel dan serat pangan antara 5,35%-6,14%. Beras analog berbahan baku jagung putih dengan dan tanpa penambahan kedelai dipilih untuk uji indeks glikemik. Beras analog dari jagung putih memiliki nilai IG 69 sedangkan beras analog dari jagung putih dengan penambahan tepung kedelai 10% memiliki nilai IG 50.Kata kunci: beras analog, indeks glikemik, pangan fungsional

  10. Delayed Release from Proactive Interference with Meaningful Material: How Much Do We Remember After Reading Brief Prose Passages?

    Science.gov (United States)

    Blumenthal, Gary B.; Robbins, Donald

    1977-01-01

    Three experiments were conducted, investigating the buildup of and the release from proactive interference, in which the stimulus materials were brief prose passages about specific topics. Each passage was followed by a multiple-choice test, and then a final test on all the passages read was given. Implications of the data for standardized tests…

  11. Flawlessi tankeriga sõitnud Küprose firma ei võta merereostuse tekitamist omaks / Martin Hanson

    Index Scriptorium Estoniae

    Hanson, Martin, 1984-

    2006-01-01

    Flawlessi tankeriga opereerivat Küprose firmat Hanseatic Shipping ei saa reostuses süüdistada, sest nemad vedasid rasket kütteõli, kuid Lääne-Eesti rannikult leiti pooltahke õlimass. Vt. samas: Piret Reiljan. Alambra reostuse puhul jäi Eestil trahv saamata; Prokuratuuril sadu kahtlusaluseid

  12. Faktor Penghambat Proses Layanan Konseling Individual di SMA se-Kota Cilacap

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fenti Nurindahsari

    2015-12-01

    Full Text Available Berdasarkan penuturan guru BK di salah satu SMA di kota Cilacap yang pernah menjadi tempat observasi oleh peneliti, ditemukan fenomena terkait dengan layanan konseling individual di sekolah tersebut yang tidak sesuai dengan teori-teori mengenai konseling individual yang ada dalam bimbingan konseling. Contoh yang tidak sesuai dengan teori  ketika proses konseling berakhir guru BK di sekolah tersebut tidak ada upaya tindak lanjut. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor penghambat proses layanan konseling individual di SMA sekota Cilacap. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah konselor yang ada di SMA sekota Cilacap. Teknik sampel untuk konselor yang dipilih praktikan adalah sampling jenuh. Instrumen yang digunakan adalah angket. Validitas menggunakan rumus Product Moment. Uji reliabitilitas menggunakan rumus Alpha. Metode analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukan faktor internal penghambat berasal dari konselor dalam kriteria tinggi (71,74% faktor eksternal penghambat termasuk kriteria tinggi yaitu norma (71,59%, sarpras (71,38% dan lingkungan fisik (72,39%. Dapat disimpulkan hambatan yang ada dalam proses layanan konseling individual di SMA sekota Cilacap berasal dari faktor internal dan eksternal yang memiliki kriteria yang sama yaitu dalam kategori tinggi. Based the narrative counseling teacher in one high school in Cilacap town that  once a place observation, discovered the phenomenon associated with individual counseling services in the school is not in accordance with the theories about the existing individual counseling in counseling. Examples that don’t fit with theory when the counseling process ends counseling teacher the school is’n follow-up effort. The purpose of this study to determine inhibiting factors individual counseling service process In senior high school Cilacap derby. Pupolasi in research is senior high school counselors. Technical

  13. Analisis Keterampilan Proses Sains Peserta Didik Melalui Bahan Ajar Multimedia Interaktif Alat Ukur dan Pengukuran dengan Pendekatan Behavioristik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ino Angga Putra

    2017-10-01

    Full Text Available Abstract The development of science and technology today is spreading rapidly in the field of education, especially in the development of learning media. The application of learning media using behavioristic approach that tends to optimize the stimulus and learners' response in process (science process skill. The purpose of this research is a to describe the application of interactive multimedia teaching materials to the students 'science process skills and b to know the impact of interactive multimedia materials on the students' learning process skill. The type of this research is Pre-Experimental Research by using one-shot case study design. Implementation of research product in field can develop skill of science process learners based on result of T test 2,229 significance of 0.056. It is expected that further research to determine the positive response of learners. Abstrak Perkembangan IPTEKS dewasa ini menyebar secara cepat dibidang pendidikan khususnya dalam pengembangan media pembelajaran. Penerapan media pembelajaran tersebut menggunakan pendekatan behavioristik yang cenderung mengoptimalkan stimulus dan respon peserta didik dalam proses (keterampilan proses sains. Tujuan penelitian ini yaitu a untuk mendeskripsikan penerapan bahan ajar multimedia interaktif terhadap keterampilan proses sains peserta didik dan b untuk mengetahui dampak bahan ajar multimedia interaktif terhadap keterampilan proses sains peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Pre-Eksperimen dengan menggunakan desain one shot case study. Implementasi produk penelitian dilapangan dapat mengembangkan keterampilan proses sains peserta didik berdasarkan hasil Uji T sebesar 2.229 signifikansi 0.056 . Diharapkan adanya penelitian lanjutan untuk mengetahui respon positif peserta didik.

  14. PROSES BERPIKIR SISWA TUNANETRA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA DITINJAU DARI TEORI PEMROSESAN INFORMASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Syafitri T

    2016-07-01

    Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan bertempat di UPT SMPLBN Kota Pasuruan. Subjek dalam penelitian ini merupakan seorang siswa tunanetra dari kelas IX tahun ajaran 2015/2016. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses berpikir siswa tunanetra dimulai dari adanya stimulus, stimulus berupa soal masuk ke dalam sensory register siswa tunanetra melalui indra perabaan dan indra pendengaran, kemudian memasuki short-term memory setelah sebelumnya melalui tahap selective attention dan perception, dalam short-term memory informasi lama berupa konsep-konsep yang dibutuhkan dalam menyelesaikan masalah dipanggil dari long-term memory (retrieval, ketika informasi meninggalkan short-term memory, ada dua kemungkinan yang terjadi yaitu informasi akan menuju ke long-term memory (encoding dan atau akan diteruskan menuju lingkungan berupa respon/jawaban siswa.

  15. Analisa Pengaruh Penambahan Kapasitor Terhadap Proses Pengisian Baterai Wahana Bawah Laut

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Muhammad Chanif

    2014-03-01

    Full Text Available Potensi wisata bawah laut Indonesia banyak yang belum dikembangkan, hanya Pulau Bali yang sudah memanfaatkannya dengan membuat wahana bawah laut yang berpenggerak motor DC yang listriknya disuplai oleh baterai. Setiap satu jam pelayanan berupa penyelaman, wahana bawah laut ini melakukan pengisian baterai sekaligus muat penumpang. Agar terdapat nilai ekonomis dan efektivitas selama proses itu di pelabuhan, dalam skripsi ini akan diuraikan mengenai pengaruh kapasitor untuk menambah muatan baterai charger, sehingga arus yang masuk bisa bertambah. Dalam rangkaian baterai charger yang telah dimodifikasi jumlah kapasitor menjadi 3 buah, nilai arus yang keluar sebesar 18 Ah dan tegangan yang keluar adalah tegangan input ditambah 4 V. Perbandingan rangkaian baterai charger yang termodifikasi penambahan kapasitor mampu mempercepat 1.44 kali dibanding dengan rangkaian sederhana. Selain itu, penambahan kapasitor bank juga mampu memberikan penghematan daya sebesar 22 % dengan menambahkan kapasitor berkapasitas 0.00519 Farad.

  16. Perancangan dan Simulasi MRAC untui Proses Pengendalian Temperatur pada Continuous Stirred Tank Reactor (CSTR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amelia Sylvia

    2014-03-01

    Full Text Available Temperatur merupakan salah satu variabel proses dasar yang dikendalikan untuk menjaga suhu cairan di dalam reaktor. Model Reference Adaptive Controller (MRAC dengan MIT rule dipilih untuk mencapai spesifikasi respon yang diinginkan pada CSTR. Beban yang bervariasi berupa debit aliran likuid yang masuk ke dalam reaktor dapat menyebabkan perubahan parameter yang mempengaruhi perubahan temperatur output produk pada CSTR. Sebuah simulasi dilakukan dengan menggunakan MATLAB dan hasilnya dianalisa. Respon plant dapat melakukan adaptasi parameter – parameter kontrolernya cukup baik pada nilai gain adaptasi dengan rentang 0.00000010000 sampai 0.00000000001. Waktu yang dibutuhkan untuk mengatasi beban yang bervariasi berupa debit aliran yang masuk ke dalam reaktor dengan nilai yang maksimal (1.5 m^3/min menghasilkan respon plant lebih cepat 42 detik dari pada debit aliran masuk dengan nilai yang nominal (1 m^3/min 63 detik dan minimal (0.5 m^3/min 75 detik.

  17. Faktor - Faktor Keberhasilan Proses Virtualisasi Dalam Perspektif E-Commerce Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Rustam Sandegi

    2017-05-01

    Full Text Available Perkembangan dunia IT di Indonesia yang semakin pesat sehingga semakin menggantikan berbagai kegiatan yang dilakukan secara tradisional mulai perlahan berpindah ke arah virtual, termasuk salah satunya adalah di bidang perdagangan yang sekarang dikenal dengan e-commerce, perkembangan dan animo masyarakat dalam menggunakan e-commerce bisa dilihat dari mulai banyaknya perusahaan besar baik lokal maupun internasional berusaha masuk dan menguasai pasar online di Indonesia, kucuran dana yang tidak sedikit kerap kali diberitakan oleh media nasional untuk perusahaan-perusahaan e-commerce tanah air. Tentu dengan harapan dapat menguasai atau minimal bertahan di persaingan bisnis e-commerce di Indonesia, untuk itu harus memperhatikan beberapa faktor apa saja mengapa orang memiliki minat untuk melakukan transaksi online. Hasil dari penelitian ini memberikan model keberhasilan proses virtualisasi dilihat dari perspektif e-commerce dengan memperhatikan minat belanja online.

  18. Mirrors in Russian Decadent and Symbolist Prose: Valery Briusov and Dmitry Merezhkovsky

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kirsten Lodge

    2010-06-01

    Full Text Available Examining mirror imagery in the prose works “In the Mirror” by Valery Briusov and The Resurrected Gods: Leonardo da Vinci by Dmitry Merezhkovsky, both published in 1902, this article situates the Russian Decadent and Symbolist associations of the mirror in the pan-European literary and philosophical context. The mirror constitutes the threshold of manifold oppositions, including life and art, life and death, and reality and dream or imagination. It is a realm of alternative reality, magical and seductive, as in Briusov’s story, or potentially both demonic and divine, as in Merezhkovsky’s novel. In accordance with the Romantic tradition as well as Decadent and Symbolist iconography, mirror imagery in these two works is inseparable from questions of the nature of art and the power of artistic creation.

  19. LA PHOTOGRAPHIE ET LE CORPS DANS LA PROSE DE MIRCEA NEDELCIU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iuliana MIU

    2015-11-01

    Full Text Available The article p roposes an interpretation of Mircea Nedelciu's work according to the techniques used in his writing and to the cultural predispositions adapted for the time he created. Beside the influences and the interferences between literature and cinematography, ther e is specific interest regarding the reader 's role or the ideal representation of reality; the prose of Mircea Nedelciu contains a sum of reflexions about body and writing. Same as Gheorghe Crăciun, the author of The Somotographic Pact , Nedelciu finds in his photographies a way of catching the present, the sense of reality and palpable in literature. Either he describes the photographic process, or he stops in front of some plastic backgrounds, all of these images cause the writer changes of physiological behavior or of opinion regarding time, perception and object.

  20. USAHA DOMESTIFIKASI TUMBUHAN POKEM (Setaria italica L. MASYARAKAT LOKAL PULAU NUMFOR, KABUPATEN BIAK NUMFOR SEBAGAI UPAYA MENUNJANG KETAHANAN PANGAN NASIONAL (The Effort of Domestication of Pokem {Setaria italica (L. Beauv} by Local Communities

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suharno Suharno

    2015-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Daya dukung lingkungan (habitat sangat berpengaruh terhadap pemenuhan kebutuhan hidup manusia. Usaha domestikasi tumbuhan pokem (Setaria italica L. di Pulau Numfor Kabupaten Biak Numfor telah diusahakan sejak lama oleh masyarakat lokal. Tumbuhan yang termasuk kelompok rumput–rumputan (Familia: Poaceae telah dimanfaatkan sebagai bahan pangan lokal. Tujuan dari kajian ini adalah untuk mengetahui pemanfaatan dan proses budidaya yang dilakukan oleh masyarakat lokal di pulau Numfor sebagai upaya dalam memenuhi bahan pangan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha budidaya pokem telah lama berlangsung secara turun–temurun sejak nenek moyang mereka tinggal di Pulau Numfor. Sistem budidaya yang mereka lakukan masih tergolong sederhana (konvensional. Masyarakat memanfaatkan lahan di sekitar kampung masing–masing karena mudah terjangkau. Sistem pertanian yang dilakukan masih dengan pola ladang berpindah. Kondisi sumber daya alam di wilayah pulau ini sangat terbatas. Kondisi tanah berkapur dan ketidaktersediaan tanaman sagu sebagaimana sumber bahan pangan utama orang Papua menyebabkan masyarakat berusaha menyediakan bahan pangan lokal, termasuk pokem. Nilai gizi biji tanaman ini cukup tinggi sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai salah satu upaya dalam mengatasi ketahanan pangan nasional. ABSTRACT Carrying capacity of the habitat plays important role in the fulfillment of human needs. The effort of pokem plant {Setaria italica (L. Beauv} domestication in Numfor Island, Biak Numfor regency has been started by local communities since long time ago. The Plant grouping as grass (Family: Poaceae have been used as local foodstuff. The aim of the study is to know the usage and cultivation of the plant performed by local communities in Numfor Island in strugling of fulfilling local foodstuff.  The result showed cultication of pokem has been done from one to other generation since their ancestors had arrived for the first time in the

  1. ANALISA FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN MESIN GRINDER PADA PROSES PRODUKSI PLASTIC FILM DI PT. MUTIARA HEXAGON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Hidayat

    2013-10-01

    Full Text Available Bila suatu mesin memiliki tingkat kegagalan yang tinggi, maka perlu dilakukan analisis mengenai  penyebab  –  penyebab  kegagalan  tersebut  hingga  ke  akar  permasalahannya sehingga dapat menentukan tindakan yang sesuai untuk meningkatkan kinerja suatu mesin. PT. Mutiara Hexagon merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang industri pembuatan plastik  kemasan.  Dalam  line  pembuatan lembaran film  diperlukan mesin  CPP  (Cast  Poly Propylene Machine dan mesin grinder dalam prosesnya. Pada penelitian yang dilakukan di PT. Mutiara Hexagon, terdapat beberapa kegagalan yang terjadi pada mesin grinder pada proses produksi plastic film, sehingga menyebabkan seluruh line pada divisi film mengalami downtime. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisa mengenai faktor penyebab kegagalan mesin grinder, penulis melakukan observasi secara langsung dan melihat proses produksi plastic film.Penulis menggunakan metode Failure Effect and Mode Analysis (FMEA dan Fault Tree Analysis (FTA. Penerapan analisis Failure Effect and  Mode Analysis (FMEA dapat menentukan sejauh mana tingkat kegagalan terjadi. Dari hasil analisis FMEA kemudian dapat dilanjutkan dengan menggunakan Fault Tree Analysis (FTA guna mengetahui lebih lanjut penyebab-penyebab dasar suatu kegagalan.Dari hasil perhitungan nilai Risk Priority Number (RPN pada tiap-tiap kegagalan yang terjadi  diantaranya yang  paling  tinggi  adalah kegagalan mesin  grinder rusak  dengan nilai kegagalannya mencapai 120. Kemudian dianalisa penyebab kegagalan tersebut dengan menggunakan metode FTA di dapatkan minimal cut sets yaitu: as grinder patah, katup hisap blower terbuka terlalu besar, kegagalan pada motor blower, baut pada dudukan pisau patah, pisau tumpul dan human error. Berdasarkan nilai probabilitas masing-masing cut set didapatkan nilai probabilitas kegagalan grinder periode 1 Juni 2012 -1 Juni 2013 mencapai 60%.

  2. BALANCED SCORECARD SEBAGAI PENGUKURAN KINERJA MASA DEPAN: SUATU PENGANTAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Monika Kussetya Ciptani

    2000-01-01

    Full Text Available Performance measurement is an essential thing for a company. To become the winner in this global competition world, the company has to show a performance improvement from period to period. Recently, financial performance measurement is not enough to reflect the real business performance. That why Kaplan developed Balanced Scorecard Concept. The Balanced Scorecard Concept measure the organization's performance through four perspectives that are the financial perspective, customer perspective, internal business process perspective and learning and growth perspective. In dead, the Balanced Scorecard Concept is a concept in translating strategy into action to achieve organization's gool in the long term. The action is measured and controlled continually. This article count on the implementation of the Balanced Scorecard Concept in some companies in USA. Many problems a difficulties which occur on the implementation of the concept could became opinion and suggestions for some companies who want to implement the Balanced Scorecard. However, Balanced Scorecard will help organizations (companies to measure their performance more comprehensive and accurate. Abstract in Bahasa Indonesia : Penilaian kinerja merupakan hal yang esensial bagi perusahan. Untuk memenangkan persaingan global yang semakin ketat ini, kinerja sebuah organisasi haruslah mencerminkan peningkatan dari satu periode ke periode berikutnya. Dewasa ini pengukuran kinerja secara finansial tidaklah cukup mencerminkan kinerja organisasi sesungguhnya, sehingga dikembangkan suatu konsep Balanced Scorecard. Konsep Balanced Scorecard mengukur kinerja suatu organisasi dari empat perspektif yaitu perspektif finansial, perspektif customer, perspektif proses bisnis internal, perspektif pertumbuhan dan pembelajaran. Konsep Balanced Scorecard ini pada dasarnya merupakan penerjemahan strategi dan tujuan yang ingin dicapai oleh suatu perusahaan dalam jangka panjang, yang kemudian diukur dan dimonitor

  3. TALKING STICK SEBAGAI INOVASI DALAM AKTIVITAS MENGOMUNIKASIKAN UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anak Agung Gede Agung

    2017-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas mengomunikasikan dalam pendekatan saintifik berbantuan talking stick terhadap dimensi proses kognitif siswa kelas IV tahun pelajaran 2016/2017 di Sd Kabupaten Buleleng.  Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan populasi seluruh kelompok siswa kelas IV di SD rintisan kurikulum  2013 di Kabupaten buleleng. Sampel penelitian sebanyak dua kelas yang berjumlah 76 siswa. Data dikumpulkan dengan teknik tes serta dianalisis dengan teknik statistik deskriptif dan  inferensial (uji t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan dimensi proses kognitif yang signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan aktivitas mengomunikasikan dalam pendekatan saintifik berbantuan talking stick dan siswa yang dibelajarkan dengan aktivitas pembelajaran konvensional (thitung = 5,27 > ttabel = 1,99, serta kategori pemahaman dalam dimensi proses kognitif lebih tinggi dari pada kategori lainnya.

  4. REINVENTARISASI MAKANAN TRADISIONAL BULELENG SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI KULINER BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Wayan Sukerti

    2016-08-01

    Full Text Available pertama ini adalah untuk memperoleh strategi reinventarisasi makanan tradisional Buleleng sebagai salah satu upaya pelestarian seni kuliner Bali. Tujuan dapat dijabarkan sesuai tahapan pencapaian (1 Mengidentifikasi jenis-jenis makanan tradisional yang khas di Kabupaten Buleleng sejak dulu sampai sekarang (2 Menyusun pedoman/panduan resep beragam makanan tradisional khas di Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini berupa penelitian survei dan pengembangan (Survei and Development Research yang dilaksanakan selama 2 (dua tahun. Penelitian tahun pertama, menghasilkan rancangan sebagai berikut: (a melakukan identifikasi terhadap jenis-jenis makanan tradisional khas Buleleng yang dikonsumsi masyarakat di Kabupaten Buleleng sebelumnya.,(b melakukan pengkajian resep-resep berbagai jenis makanan tradisional khas Buleleng berdasarkan hasil identifikasi secara tradisional, (c Menyusun draft pedoman resep tradisional . Lokasi penelitian ini adalah di delapan Kecamatan yang ada di kabupaten Buleleng, yang terbagi ke dalam 24 desa sebagai wilayah sampling. Metode pengumpulan data adalah metode wawancara, metode observasi partisipasi, dan metode Dokumentasi. Selanjutnya Data dianalisis secara deskriftif kualitatif yaitu pemaparan dengan kata-kata untuk menggambarkan objek yang diteliti. Penggambaran data hasil penelitian dilakukan secara objektif,sesuai dengan keadaan sebenarnya. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 Jenis-jenis hidangan khas tradisional kabupaten Buleleng meliputi : (a Makanan Pokok seperti nasi tulen, nasi moran gadung, nasi moran keladi/talas, moran sele sawi, mengguh, blayag, tipat srosob; (b Lauk Pauk meliputi : serapah, sate celeng, timbungan , dll, (c Sayuran meliputi : urab paku, urab kacang dll, (d Jajanan meliputi: jaja bantal, jaja kaun tulud, jaja lemu, jaja satuh ; dll, (e Minuman meliputi loloh kunyit, loloh belimbing, es daluman, es kuud, rujak timun.;(2 tersusunnya 1 buah buku draft resep makanan tradisional Buleleng

  5. Penggunaan Aplikasi Blackberry Messenger (BBM Sebagai Media Untuk Evaluasi Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toni Kus Indratno

    2016-09-01

    Full Text Available Penggunaaan teknologi ke dalam setiap sendi kehidupan mutlak diperlukan untuk masa sekarang ini. Hampir setiap orang mempunyai smartphone untuk mendukung aktivitasnya sehari-hari. Akan tetapi penggunaan teknologi yang serba canggih apabila tidak diimbangi dengan kearifan, akan berdampak pada hal negatif saja, bahkan mengaburkan fungsi penting dari teknologi itu sendiri. Blackberry messenger atau yang lebih dikenal BBM merupakan satu dari sekian banyak aplikasi yang hampir pasti ada di setiap smartphone. Sisi kecepatan transfer data dan kemudahan berkirim berkas (file menjadi daya tarik tersendiri dari aplikasi ini. Pemanfaatan BBM untuk mendukung proses evaluasi mahasiswa telah dilakukan pada penelitian ini. Mahasiswa diberikan soal kuis untuk dikerjakan pada dini hari (mulai Pkl. 03.00 s.d. 05.00, hasil pekerjaan mahasiswa dikirim menggunakan aplikasi BBM dalam bentuk gambar. Penelitian ini menggunakan desain penelitian studi lapangan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa merasa lebih leluasa dalam mengerjakan kuis, mereka bisa mengerjakan sesuai gaya belajar masing-masing, tidak dibatasi oleh ruang dan suasana yang menegangkan. Waktu pengerjaan dini haripun membawa pengaruh positif, dengan pikiran yang masih segar, mahasiswa bisa lebih optimal dalam mengerjakan kuis.

  6. Peningkatan Ecoliteracy siswa sebagai Green Consumer melalui Pemanfaatan Kemasan Produk Konsumsi dalam Pembelajaran IPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Badrud Tamam

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi ecoliteracy siswa sebagai green consumer, melalui pemanfaatan kemasan produk konsumsi sebagai media dan sumber belajar IPS. Hal tersebut dilatarbelakangi atas kondisi objektif masalah limbah kemasan produk-produk konsumsi, sebagai polutan serius bagi lingkungan, termasuk bagi siswa di lingkungan SMP Negeri 1 Ciruas. Permasalahan lingkungan ini penting dikaji dalam pembelajaran IPS, sebab siswa sering dihadapkan pada fakta lemahnya pemahaman, kesadaran dan keterampilan menjadi konsumen yang ramah lingkungan (green consumer. Pembelajaran di kelaspun nampaknya masih jarang membangkitkan kesadaran, dan prilaku peduli akan lingkungan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (clasroom action research, dengan desain penelitian dari Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat tahapan yakni perencanaan (plan, tindakan (act, observasi (observe dan refleksi (reflect. Dari hasil analisis pencapaian kompetensi ecoliteracy siswa dari siklus satu sampai siklus ketiga, menunjukan peningkatan kemampuan ecoliteracy yang signifikan pada setiap aspeknya. Berdasarkan rekapitulasi pencapaian kompetensi ecoliteracy siswa dari hasil pengamatan disimpulkan bahwa; pembelajaran IPS setelah memanfaatkan kemasan produk konsumsi sebagai media dan sumber belajar, dapat secara efektif meningkatkan kemampuan ecoliteracy siswa sebagai green consumer, pada kelas VIIB di SMP Negeri 1 Ciruas Kabupaten Serang-Banten. Sehingga siswa mampu lebih selektif baik dalam memilih, menggunakan dan membeli produk konsumsi berkemasan, yang berorientasi pada kelestarian lingkungan, terutama dilingkungan sekitar sekolah. Kata Kunci; Ecoliteracy, Green consumer, Kemasan Produk Konsumsi, Pembelajaran IPS

  7. IMPLEMENTASI METODE 5S PADA LEAN SIX SIGMA DALAM PROSES PEMBUATAN MUR BAUT VERSING (Studi Kasus di CV. Desra Teknik Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adriansyah Adriansyah

    2007-01-01

    Full Text Available The objective of this research was to minimize processing time in manufacturing using 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke method. As well as quality, processing time is one of the important points to consider. Improvement had been done in every step of the process to achieve 3.4 defect per million (DPM. Although 6s had not been achieved yet, but 5S method in Lean Sigma have already improved the production process Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan untuk memperlihatkan penggunaan Metoda 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke dalam meminimalkan waktu proses pembuatan produk. Selain kualitas produk, waktu proses merupakan hal yang penting untuk diperhatikan. Perbaikan dari setiap proses dilakukan agar didapat 3,4 kegagalan persejuta (DPM. Walaupun 6s belum tercapai, tapi penerapan metoda 5S dalam Lean Sigma sudah menunjukkan perbaikan pada proses yang dilakukan. Kata kunci: 5S, six sigma, lean sigma

  8. POLITIK IDENTITAS DALAM KONSTUKSI IDENTITAS ETNIK MANDAR SEBAGAI UPAYA REINVENTION OF IDENTITY (STUDI KUALITATIF KOMUNITAS MANDAR DALAM PEMBENTUKAN IDENTITAS ETNIKNYA)

    OpenAIRE

    Sukri Tamma; Gustiana A. Kambo

    2008-01-01

    ABSTRAK EKOSOSBUDKUM 2010 Penelitian ini diarahkan untuk memahami kompleksitas dinamika politik lokal yang berlatarbelakang identitas dan etnisitas. Dinamika ini terjadi di wilayah etnik Mandar sebagai refresentasi dari Sulawesi Barat. Masalah penelitian yang dikemukakan, pertama, bagaimanakah etnik Mandar mempertahankan identitasnya yang telah dikonstruksikan? Apakah identitas tersebut dapat memperkuatmodal social etnik Mandar sebagai komunitas yang kuat? Kedua, Apakah pemaknaan dan pener...

  9. Kandungan Pati Resisten, Amilosa, Dan Amilopektin Snack Bar Sorgum Sebagai Alternatif Makanan Selingan Bagi Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2

    OpenAIRE

    Fathurrizqiah, Ratna; Panunggal, Binar

    2015-01-01

    Latar Belakang: Hiperglikemia pada penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 tidak terkontrol menyebabkan komplikasi penyakit, sehingga perlu pengaturan diet untuk mengontrol gula darah. Sorgum mengandung pati resisten, amilosa, dan amilopektin yang dapat menghambat kenaikan gula darah sehingga pembuatan sorgum sebagai snack bar dapat dijadikan sebagai alternatif makanan selingan penderita Diabetes Mellitus Tipe 2.Tujuan: Menganalisis kandungan pati resisten, amilosa, amilopektin, dan tingkat peneri...

  10. Efektivitas Website Sebagai Media E-Government dalam Meningkatkan Pelayanan Elektronik Pemerintah Daerah (Studi Pada Website Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santy Nurina Aprilia

    2014-10-01

    Full Text Available Latar Belakang Penelitian ini adalah semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, pemerintah dituntut untuk lebih meningkatkan kinerja pelayanan public khususnya pelayanan publik berupa layanan elektronik atau e-service, khususnya dalam hal ini adalah website, dimana website pemerintah daerah diharapkan dapat menjadi media e-government sebagai sarana interaksi antara pemerintah dengan masyarakat maupun mempermudah layanan elektronik. Penulisan Tesis dengan judul “Efektivitas Website Sebagai Media E-government dalam Meningkatkan Pelayanan Elektronik Pemerintah Daerah (Studi Pada Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang” merupakan sebuah studi dimana dalam penelitian ini diharapkan dapat mengetahui seberapa efektif website pemerintah daerah sebagai media e-government. Tujuan Penelitian ini adalah: Untuk menjelaskan dan menganalisis efektivitas website sebagai media e-government dalam meningkatkan pelayanan elektronik pemerintah daerah di Kabupaten Jombang; Untuk menjelaskan dan menganalisis faktor pendukung efektivitas website sebagai media e-government dalam meningkatkan pelayanan elektronik pemerintah daerah di Kabupaten Jombang; Untuk menjelaskan dan menganalisis faktor penghambat efektivitas website sebagai media e-government dalam meningkatkan pelayanan elektronik pemerintah daerah di Kabupaten Jombang. Hasil temuan di lapangan menunjukkan bahwa website Pemerintah Kabupaten Jombang telah efektif sebagai media pemberi informasi kepada masyarakat, namun belum efektif sebagai media dalam memberikan pelayanan publik secara elektronik (e-service seperti mendownload blangko, formulir, dll. Kata kunci: Efektivitas, E-government, E-service, Media, Teknologi Informasi, Website

  11. STRUKTUR PROTEOMIK VIRUS DENGUE DAN MANFAATNYA SEBAGAI TARGET ANTIVIRUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novia Rachmayanti

    2014-09-01

    Full Text Available AbstrakVirus dengue (DENV telah menyebabkan sekitar 50 juta kasus infeksi demam berdarah setiap tahunnya, akan tetapi hingga saat ini belum terdapat vaksin maupun antivirus yang mampu mencegah atau mengobati penyakit tersebut. Selama pengembangan vaksin dan antivirus, diperoleh berbagai informasi tentang struktur protein DENV yang dapat dimanfaatkan sebagai target obat. Makalah membahas tentang struktur proteomik pada DENV, yaitu glikoprotein pada envelope, NS3 protease, NS3 helikase, NS5 metiltransferase, dan NS5 RNA-dependent RNA polimerase.AbstractDengue virus (DENV has caused over 50 millions infection every year. However, to date neither vaccine nor medicine could be used to prevent or cure the illness. During researches in finding the vaccine or antiviral for DENV, information on DENV protein structure has been obtained which is potentially used as drug target. This paper disscuss DENV proteomic structure that consist of envelope glicoprotein, NS3 protease, NS3 helicase, NS5 methyl-transferase, and NS5 RNA-dependent RNA polymerase.

  12. TAX PLANNING : SEBUAH PENGANTAR SEBAGAI ALTERNATIF MEMINIMALKAN PAJAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yenni Mangoting

    1999-01-01

    Full Text Available It is not public's secret anymore, that if there are some efforts from tax payers, not only individual but also business entity to manage the amount of taxes that they have to be pay to the government. For them the taxes are cost, therefore they need to make some initiative or strategies to minimize the taxes liabilities in order to reach the optimal of the income after taxes. Generally, the strategies that have been done in a tax planning are considered taking advantages of the "holes" in tax regulation. That is why tax planning is not against the law. Abstract in Bahasa Indonesia : Bukan merupakan rahasia umum lagi, jika ada usaha-usaha yang dilakukan oleh wajib pajak, baik itu pribadi maupun wajib pajak badan untuk mengatur jumlah pajak yang harus dibayar. Bagi mereka pajak dianggap sebagai biaya, sehingga perlu dilakukan usaha-usaha atau strategi-strategi tertentu untuk menguranginya. Usaha-usaha atau strategi-strategi yang dilakukan merupakan bagian dari tax planning. Tujuan yang diharapkan dengan adanya tax planning ini adalah meminimalkan pajak terutang untuk mencapai laba sebelum pajak yang optimal. Biasanya startegi-strategi yang dilakukan dalam tax planning ini lebih pada memanfaatkan celah-celah atau lubang-lubang yang terdapat dalam undang-undang perpajakan. Oleh karena itu tax planning ini pada dasarnya tidak bertentangan dengan undang-undang. Kata kunci : taxes, tax planning, tax evasion, tax avoidance, biaya fiskal

  13. STRUKTUR RANGKA RUANG BAJA SEBAGAI PENDUKUNG LANTAI ATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Huthudi Huthudi

    2005-01-01

    Full Text Available A one level space, which lies between two buildings of two levels. This one level room, has to be designed to be two levels. The function of this one level, a space of 12 x 12 square meters, is a boxing training hall. This building is a part off sports facilities buildings in the Pajajaran street of Bandung. The budget for the development is very low, so it needs to minimise the expenses. The abstackle for this development are for example : the existing walls, and foundation must not be changed. Especially the roof, which will be elevated to the upper floor. And last but not least the time limit of construction is fixed at maximum 3 months, or 12 weeks only. The structure of this first level, must gives the impression of being light, but solid. Abstract in Bahasa Indonesia : Sebuah ruang berlantai satu yang terletak bersebelahan dengan bangunan 2 lantai, harus ditingkatkan menjadi 2 lantai. Bangunan satu lantai ini berfungsi sebagai ruang latih tinju yang berukuran 12 x 12 meter, dan merupakan sebagian ruang suatu komplek olah raga di jalan Pajajaran Bandung. Biaya pembangunan amatlah kecil, hingga memerlukan penghematan secara maksimal. Beberapa kendala dalam penambahan ruang terdapat di sini misalnya, dinding diusahakan tidak dibongkar apalagi pondasi, terutama rangka atap akan dipakai kembali. Dan yang terutama adalah waktu pembangunan disediakan sebanyak 3 bulan atau 12 minggu. Kesan fisik ruang bawah harus ringan , namun kokoh serta kuat. Kata kunci: pendukung lantai, struktur rangka ruang, estetika, kokoh dan kuat.

  14. EFFECTS OF TWO METHODS OF INSTRUCTION ON STUDENTS’ CRITICAL RESPONSE TO PROSE LITERATURE TEXT IN ENGLISH IN SOME SECONDARY SCHOOLS IN BENIN CITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F. O. EZEOKOLI

    2016-08-01

    Full Text Available This study investigated the effects of two methods of instruction on secondary school students’ critical response to Prose Literature text. The study adopted a pretest, posttest, control group quasi experimental design. The participants in the study were 84 Senior Secondary II students of Literature-in-English purposively selected from four Schools in Ikpoba-Okha Local Government Area of Edo State. Two intact classes were randomly assigned to each of the treatment and control groups. Three hypotheses were tested at 0.05 alpha level. The instruments used were: Critical Response to Prose Literature Test (r = .75, Questionnaire on Home Background of Students (r = .82, and Critical Response to Prose Literature Test Marking Guide. Data obtained were subjected to Analysis of Covariance and graph. The results showed significant main effect of treatment on students’ critical response to Prose Literature (F (1, 77 = 44.731; p < .05. Students exposed to Engagement Strategies Method performed better than those exposed to the Conventional Method of instruction. Further, home background of students had no significant effect on students’ critical response to Prose Literature text (F (2, 77 = 4.902; p < .05. There was significant interaction effect of treatment and home background of students on students’ critical response to Prose Literature text (F (2, 77 = 3.508; p < .05. It was concluded that Engagement Strategies Method is effective in promoting students’ critical response to Prose Literature text. Teachers of Literature-in-English should employ Engagement Strategies Method in teaching Prose Literature to students in Senior Secondary Schools.

  15. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI RESISTENSI PEMBELIAN PANGAN ORGANIK DAN PROSES PENDIDIKAN KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fety Nurlia Muzayanah

    2015-11-01

    Full Text Available Organic food market share in Indonesian only 0,5–2% from all agricultural products. There are problems in organic food marketing in Indonesia such as consumer confidence and limited information about organics food. This research aimed to analyze correlation of gender, occupation, age and education in intention to purchase organic foods, factors influencing purchase resistance of organic foods, and the pendidikan konsumen process. This research was involved 150 respondents. Data was collected using questionnaire survey. The result showed that gender, occupation, age and education not correlate with purchase intention of organic foods. Result from Structural Equation Modeling (SEM showed that factors caused purchase resistance was negative attitude toward organic foods, unaffordability of organic foods, and lack of awareness in organic foods but subjective norm don’t have significant correlation with purchase intention. Market Education process that can do is educate consumers about health benefits of organic food, organics certification and economics value of organic food.Keywords: consumer behavior, market education, organic foods,  SEMABSTRAKPangsa pasar pangan organik di Indonesia baru mencapai 0,5-2 persen dari keseluruhan produk pertanian. Beberapa kendala pemasaran pangan organik di Indonesia seperti consumer confidence dan terbatasnya informasi mengenai produk organik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan gender, pekerjaan, usia, dan pendidikan terakhir terhadap minat beli pangan organik, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi resistensi pembelian pangan organik, dan mengidentifikasi proses pendidikan konsumen. Penelitian ini melibatkan 150 responden. Responden terdiri dari dosen, staf kependidikan, dan mahasiswa yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Hasil analisis menunjukkan tidak ada hubungan antara gender, pekerjaan, usia, dan pendidikan

  16. PENGARUH PARAMETER CUACA TERHADAP PROSES EVAPORASI PADA INTERVAL WAKTU YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Trinah Wati

    2016-03-01

    Full Text Available Evaluasi perbandingan, analisis korelasi dan regresi antara evaporasi panci dengan parameter cuaca dilakukan pada interval waktu harian, dasarian dan bulanan untuk mempelajari ketergantungan evaporasi panci terhadap parameter cuaca dan untuk menduga evaporasi panci menggunakan parameter cuaca di stasiun Darmaga Bogor, Semarang dan Karangploso. Variasi lima faktor utama yang mengendalikan proses evaporasi antara lain radiasi matahari (lama penyinaran, defisit tekanan uap air, kelembaban relative, kecepatan angin dan suhu udara telah dibandingkan dengan variasi evaporasi panci pada interval waktu harian, dasarian dan bulanan. Defisit tekanan uap air memiliki pengaruh dominan dengan evaporasi panci pada semua interval waktu di Darmaga dan Semarang, sedangkan di Karangploso pada interval waktu harian dan dasarian. Kecepatan angin juga memiliki pengaruh dominan dengan evaporasi panci di Karangploso pada interval waktu dasarian dan bulanan. Pemodelan evaporasi panci menggunakan parameter cuaca yang dominan berpengaruh terhadap proses evaporasi menghasilkan persamaan model yang cukup baik dengan nilai R2 > 0,50, berdasarkan validasi data model dengan observasi memiliki. secara keseluruhan kesalahan hasil validasi antara data model dengan data pengamatan kurang dari 12%.. Tren evaporasi panci di Darmaga menunjukkan peningkatan dengan koefisien determinansi > 0.5, sedangkan di Semarang dan Karangploso secara statistik belum mengalami kecenderungan perubahan evaporasi.   Comparative evaluation, correlation and regression analysis of pan evaporation with other meteorological variables at daily, 10-daily and monthly time-scales were conducted to learn the dependence of pan evaporation to other meteorological variables and to estimate pan evaporation using other meteorological variables at Darmaga Bogor station, Semarang and Karangploso. Five major factors that control evaporation were solar radiation (sunshine duration, vapour pressure deficit, relative

  17. KENYAMANAN DAN KEPUASAN PASIEN DALAM PROSES INTERAKSI PELAYANAN KEPERAWATAN DI RSUD PETALA BUMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syafrisar Meri Agritubella

    2018-03-01

    Full Text Available The quality of service nursing influenced by satisfaction and comfort patients .2 of 6 indicators of quality is a cause of patients home force and did not choose the hospital treatment same time of need .This study aims to analyze comfort and satisfaction patients in the interaction nursing service hospital the 2016 petala year .The research is description analytic with samples were 123 patients who were hospitalized in installation .The analysis shows that the patients are in the elderly early ( 25,2 % , patients of the female sex ( 57,7 % , the senior secondary school / equivalent ( 68,3 % , of employment civil servants ( 43,9 % , the treatment to 1 - 2 ( 95,1 % , the third grade care ( 51,2 % , the majority of haripe 1-3 day care ( 73,2 % , payment methods patients in installation patient is bpjs ( 63,4 % , mostly located in a room a floor III ( 41,5 % , berda in the comfortable ( 52,03 % and most patients are in the satisfied ( 72,36 %. In the process interaction service nursing .Expected management hospitals can make the most of communication nurse through seminar activities and training related communication effective in interpersonal raising comfort and satisfaction patients Rendahnya mutu pelayanan keperawatan dipengaruhi oleh kepuasan pasien. Pelayanan keperawatan yang bermutu menjadi alasan pasien untuk menggunakan pelayanan kembali. Pelayanan dikatakan bermutu apabila pasien merasa nyaman dan menimbulkan kepuasan serta melebihi harapan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan dan menganalisis kenyamanan dan kepuasan pasien dalam  proses interaksi  pelayanan keperawatan di RSUD Petala Bumi Tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah deskripsi analitik dengan sampel berjumlah 123 pasien yang berada di Instalasi rawat inap. Hasil analisis menunjukkan bahwa pasien berada pada kelompok Lansia awal (25,2 %,  pasien jenis kelamin perempuan (57,7%, tingkat pendidikan SLTA / Sederajat  (68,3%,  Jenis Pekerjaan PNS(43,9 %,

  18. Uji kesetimbangan kalor proses sterilisasi kumbung jamur merang kapasitas 1.2 ton media tanam menggunakan tungku gasifikasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Maulana K

    2016-12-01

    Full Text Available Pada setiap budidaya jamur merang memerlukan proses sterilisasi dengan menggunakan uap panas yang dihasilkan dari boiler sederhana dengan tungku tradisional berbahan bakar kayu bakar. Penggunaan tungku tradisional pada aplikasi proses sterilisasi tersebut dinilai kurang efisien karena efisiensi pembakaran yang masih sangat rendah dan emisi gas buang yang mengganggu. Tungku gasifikasi memiliki kinerja yang lebih baik dari pada tungku tradisional karena memiliki efisiensi yang relatif lebih tinggi dan bebas dari asap pembakaran yang mengganggu. Untuk menggantikan tungku tradisional tersebut dengan tunggku gasifikasi, harus dilakukan uji kesetimbangan kalor terlebih dahulu agar dapat diketahui kebutuhan energi yang diperlukan pada proses sterilisasi tersebut. Dengan uji kesetimbangan kalor dapat diketahui perbandingan energi input pada sisi bahan bakar dengan energi yang termanfaatkan (energi output dan energi yang terbuang (heat losses selama proses sterilisasi tersebut berlangsung. Pengujian dilakukan dengan menggunakan kumbung jamur ukuran sebenarnya yang ada di lapangan dengan jumlah media tanam jamur merang sekitar 1.2 ton limbah kapas menggunakan tungku gasifikasi yang dibuat dari drum bekas oli. Pengujian dilakukan dengan dua variasi bahan bakar pada reactor gasifikasinya yaitu bahan bakar limbah kapas dan bahan bakar limbah sekam padi. Dari hasil uji yang didapat, limbah kapas memiliki jumlah energi output yang lebih besar daripada limbah sekam padi (energi output pada limbah kapas sebesar 8.4% dari energi inputnya dan limbah sekam padi memiliki 7.9% energi output. Namun jika dilihat dari efisiensi pembakarannya, limbah sekam padi memiliki efisiensi yang lebih tinggi daripada limbah kapas (28.0% untuk limbah sekam padi dan 27.2% untuk limbah kapas.

  19. Peningkatan Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Fisika Siswa pada Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Happy Komike Sari

    2016-06-01

    Full Text Available Berdasarkan observasi di SMA Negeri 15 Bandarlampung, proses pelaksanaan pembelajaran fisika masih belum meraih hasil yang maksimal terutama pada siswa kelas X. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan Keterampilan Proses Sains (KPS dan hasil belajar fisika siswa menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD. Penelitian ini merupakan jenis penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus pada 30 siswa di kelas X5 SMA Negeri 15 Bandarlampung. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan dan pengamatan, dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi untuk Keterampilan Proses Sains (KPS dan soal uraian untuk hasil belajar. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD dapat meningkatkan Keterampilan Proses Sains (KPS dan hasil belajar fisika siswa dari siswa ke siswa. Based on observations in SMA NegerI 15 Bandarlampung, the implementation process of learning physics is still not achieve the maximum results, especially in class X. The main purpose of this study is to describe the increase of KPS and students’ learning achievement in learning physics using a cooperative learning model type Student Team Achievement Division (STAD. This classroom action research has been conducted in three cycles with 30 students of X5 Class of SMA Negeri 15 Bandarlampung. Every cycle consists of planning, action and observation, and reflection. The data were collected using observation sheet for KPS and essay test for learning achievement. Based on the results indicate that the cooperative learning model type STAD effectively could increase KPS and students’ learning achievement in learning physics from cycle to cycle

  20. Aplikasi Campuran Alginat Dari Sargassum Crassifolium Dan Gum Sebagai Pengental Textile Printing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Subaryono Subaryono

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian aplikasi campuran alginat dari Sargassum crassifolium dan gum untuk meningkatkan viskositas alginat sebagai pengental pada textile printing telah dilakukan. Viskositas campuran alginat dengan guar gum, gum arab, dan locust bean gum diamati pada penyimpanan selama 8 jam. Produk terbaik diujikan sebagai pengental pada textile printing. Campuran alginat dengan guar gum pada perbandingan 90:10 dan 80:20 meningkatkan viskositas dan stabilitas alginat selama penyimpanan. Campuran alginat dengan gum arab dan locust bean gum akan menurunkan viskositas alginat sehingga tidak sesuai untuk aplikasi textile printing. Aplikasi campuran alginat dengan guar gum 90:10 dan 80:20 sebagai pengental pada tekstil printing menghasilkan produk akhir yang setara dengan pengental komersial manutex.

  1. Siger Sebagai Wujud Seni Budaya Pada Masyarakat Multietnik di Provinsi Lampung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deri Ciciria

    2015-09-01

    Full Text Available Artikel ini menitik beratkan pada pembahasan siger sebagai simbol  integrasi masyarakat suku Lampung. Provinsi Lampung terdiri dari dua golongan suku asli yaitu suku Lampung Pepadun dan Saibatin. Keadaan ini sangat rentan akan terjadinya konflik dan perpecahan karena rasa sukuisme yang muncul karena tinggal di wilayah adat berbeda. Makna yang terungkap dalam artikel ini adalah bahwa siger merupakan simbol pemersatu masyarakat Lampung. Bentuk, warna, dan berbagai hiasan aksesorisnya menyiratkan persatuan dan kesatuan suku, sub  suku, dan keturunan masyarakat Lampung Pepadun dan Saibatin. Dengan adanya siger, masyarakat Lampung Pepadun ataupun Saibatin terikat oleh suatu persamaan kebudayaan, silsilah keturunan, kehidupan sosial budaya bahkan rasa senasib sepenanggungan. Siger dijadikan sebagai sarana propaganda mewujudkan integrasi masyarakat suku Lampung. Oleh karena itu siger banyak dimunculkan pada berbagai ornamen bangunan rumah, pasar (baik modern maupun tradisional, gapura, dan simbol pemerintahan sebagai wujud kemajemukan masyarakat Lampung. Kata kunci: Siger, Integrasi Budaya

  2. Nilai Kalor Bakar Limbah Padat (HuWAC Sebagai Bahan Bakar Alternatif dalam Produksi Batu Bata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soeparjono Soeparjono

    2009-02-01

    Full Text Available Menipisnya persediaan minyak bumi dan sulitnya mendapatkan kayu bakar dengan harga murah sebagai bahan bakar untuk kalangan industri kecil produksi batu bata, diperlukan adanya pemikiran mencari bahan bakar alternatif dan murah. Penelitian ini bertujuan mengetahui nilai kalor bakar limbah HuWAC sebagai bahan bakar alternatif untuk produksi batu merah. Sasarannya limbah HuWAC pabrik monosodium glutamat AJINOMOTO Mojokerto dengan sampel acak yang dikeringkan panas matahari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif rancangan deskriptif. Unsur-unsur yang terbakar dalam sampel dilakukan koreksi. Pengambilan data dilakukan secara langsung dengan alat Kalorimeter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kalor bakar yang dihitung dengan formula Dulong, LVH = 2614 kcal/kg dan HHV = 2745 kcal/kg, sedangkan dari alat Kalorimeter Hgr = 2728 kcal/kg. Hal ini menunjukkan bahwa HuWAC dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif di kalangan industri kecil produksi batu bata.

  3. RANCANG BANGUN APLIKASI PEMETAAN COVERAGE AREA BERBASIS WEB RESPONSIVE SEBAGAI ALAT SIMULASI PERENCANAAN PEMBANGUNAN TOWER TELEKOMUNIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Andika Virgunzena

    2014-12-01

    Full Text Available Net Act Planner digunakan dalam perencanaan pembangunan BTS, namun kurang efisien jika dijadikansebagai media pembelajaran karena berlisensi/berbayar. Penelitian ini membahas implementasi library Google MapsAPI sebagai aplikasi pemetaan perencanaan coverage area BTS dan implementasinya sebagai media pembelajaran.Hasil pengujian menunjukkan hasil perhitungan aplikasi sama dengan hasil perhitungan manual, namun berbeda0,05% dari data hasil perencanaan Net Act Planner v6.00 karena perbedaan parameter yang digunakan aplikasidalam perhitungan. Sedangkan hasil perbandingan dengan data hasil drive test diperoleh 89,55% titik berada didalam hasil perencanaan dan 10,45% berada di luar perencanaan yang berarti hasil perencanaan aplikasi masih dapatditerima untuk direalisasikan. Penelitian ini juga menghasilkan aplikasi yang menyediakan fitur untuk memodifikasiformula perhitungan dan 4 modul sebagai media pembelajaran.

  4. PENINGKATAN KUALITAS DAN PROSES PEMBUATAN BIODIESEL DARI BLENDING MINYAK KELAPA SAWIT (PALM OIL DAN MINYAK KELAPA (COCONUT OIL DAN BANTUAN GELOMBANG ULTRASONIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hantoro Satriadi

    2015-01-01

    Full Text Available Keterbatasan solar sebagai sumber energi bahan bakunya tidak dapat diperbaharui menuntut adanya bahan baku alternatif yang dapat diperbaharui dan ramah lingkungan untuk pembuatan biodiesel. Reaksi utama produksi biodiesel adalah esterifikasi dan transestirifikasi yang berlangsung lambat dan membutuhkan banyak katalis dan alkohol. Reaksi yang terjadi belum sempurna dan belum memenuhi standar SNI dan ASTM. Untuk memperbaiki mutu biodiesel serta menghasilkan yield maksimal, maka dilakukan blending bahan baku antara minyak kelapa sawit dan minyak kelapa dan dengan bantuan gelombang ultrasonic. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variabel perbandingan volume minyak kelapa sawit dan minyak kelapa, perbandingan volume methanolminyak, dan persentase berat katalis terhadap minyak terhadap hasil atau yield biodiesel. Alat utama yang digunakan adalah reaktor yang dilengkapi pembangkit gelombang ultrasonic dengan temperature 60 oC, tekanan 1 atm, volume 3 liter, dan frekuensi 28 kHz. Variabel proses pada penelitian ini adalah perbandingan volume minyak sawit dan kelapa 2:1, 3:1, dan 4:1, pebandingan volume metanol-minyak 0,2:1, 0,25:1, dan 0,3:1, dan persentase berat katalis KOH terhadap minyak 0,3%, 0,5%, dan 0,7%. Hasil penelitian didapat konversi tertinggi dicapai pada variabel perbandingan volume minyak sawit dan kelapa 3:1, perbandingan volume metanol/minyak 0,25:1, dan persentase berat katalis terhadap minyak dengan yield 97,26%.[A Improvement of Quality and Process for Biodiesel Production from Palm Oil and Coconut Oil Blends with Ultrasound Assisted] Limitations of solar energy as a source of raw material cannot be renewed demands for alternative raw materials that are renewable and environmentally friendly for the manufacture of biodiesel. The main production of biodiesel reaction is esterification and transestirifikasi which runs slow and requires a lot of alcohol and a catalyst. Reactions that happen yet perfect, and has not met

  5. Perceived Effectiveness of Identified Methods and Techniques Teachers Adopt in Prose Literature Lessons in some Secondary Schools in Owerri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F. O. Ezeokoli

    2016-07-01

    Full Text Available The study determined the methods adopted by teachers in prose literature-in-English classrooms, activities of teachers and students, teachers’ perceived effectiveness of techniques used. It also examined the objectives of teaching prose literature that teachers should address and the extent teachers believe in student-identified difficulties of studying prose literature. The study adopted the descriptive survey research design. Purposive sampling technique was used to select 85 schools in Owerri metropolis and in each school, all literature teachers of senior secondary I and II were involved. In all, 246 literature teachers participated out of which 15 were purposively selected for observation. The two instruments were: Teachers’ Questionnaire (r = 0.87 and Classroom Observation Schedule (r = 0.73. Data were analysed using frequency counts and percentages. Results revealed that teachers adopted lecture (28.4%, reading (10.9% and discussion (7.3% methods. Teacher’s activities during the lesson include: giving background information, summarizing, dictating notes, reading aloud and explaining and asking questions. The adopted techniques include: questioning, oral reading, silent reading and discussion. Teachers’ perceived questioning as the most effective technique followed by debating and summarizing. Teachers identified development of students’ critical faculties and analytical skills, literary appreciation and language skills to be of utmost concern. It was concluded that the methods adopted by teachers are not diverse enough to cater for the needs and backgrounds of students. Keywords: Methods, Techniques, Perceived Effectiveness, Objectives, Literature-in-English

  6. Constrained prose recall and the assessment of long-term forgetting: the case of ageing and the Crimes Test.

    Science.gov (United States)

    Baddeley, Alan; Rawlings, Bruce; Hayes, Amie

    2014-01-01

    It has become increasingly clear that some patients with apparently normal memory may subsequently show accelerated long-term forgetting (ALF), with dramatic loss when retested. We describe a constrained prose recall task that attempts to lay the foundations for a test suitable for detecting ALF sensitively and economically. Instead of the usual narrative structure of prose recall tests, it employs a matrix structure involving four episodes, each describing a minor crime, with each crime involving the binding into a coherent episode of a specified range of features, involving the victim, the crime, the criminal and the location, allowing a total of 80 different probed recall questions to be generated. These are used to create four equivalent 20-item tests, three of which are used in the study. After a single verbal presentation, young and elderly participants were tested on three occasions, immediately, and by telephone after a delay of 6 weeks, and at one of a varied range of intermediate points. The groups were approximately matched on immediate test; both showed systematic forgetting which was particularly marked in the elderly. We suggest that constrained prose recall has considerable potential for the study of long-term forgetting.

  7. PROSES BERPIKIR SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DALAM MEMECAHKAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN LANGKAH-LANGKAH POLYA DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Yani

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk menjelaskan proses berpikir dan menganalisis kesulitan siswa dalam memecahkan masalah matematika berdasarkan pengukuran Polya ditinjau dari Adversity Quotient (AQ. Penelitian ini merupakan penelitian deskirptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah siswa dari kelas IX SMP N 1 Banda Aceh tediri dari tiga siswa. Pemilihan subjek penelitian menggunakan metode purposive sampling dan berdasarkan tingkatan AQ (climber, camper, dan quitter dan komunikasi (lisan dan tertulis. Pengumpulan data menggunakan wawancara berbasis tugas, dan triangulasi untuk mengecek validitas data. Data dianalisis menggunakan konsep dari Miles dan Huberman: yaitu tahap pengurangan data, presentasi data, dan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa: (1 Proses berpikir dari subjek climber yaitu secara asimilasi dalam memahami, merencanakan penyelesaian, .serta mengecek kembali; (2 Subjek camper juga berpikir secara asimilasi pada tahap memahami masalah, merencanakan penyelesaian, dan mengecek kembali; (3 subjek quitter berpikir secara akomodasi dalam memahami masalah dan menyelesaikan masalah. Kata kunci: Proses Berpikir, Pemecahan Masalah, Tahap Polya, Adversity Quotient (AQ DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jpm.10.1.3278.42-57

  8. PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMA MELALUI IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING DIPADU THINK PAIR SHARE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abu Husen

    2017-06-01

    Full Text Available This study aims to implement of Problem Based Learning combined Think Pair Share in order to improve critical thinking and science process skills of students at XI IPA SMA. This research was classroom action research. The subjects were 28 students of classroom XI IPA 1 SMAN 1 Kasiman Bojonegoro 2016/2017. This research was conducted in two cycles. The research data consists of the learning realized by observation, the results of the critical thinking paper and pencil tests, and the science process skills by observation. Data were analyzed by descriptive qualitative technique. The results showed that the combined PBL and TPS learning model can improve the ability of critical thinking, and science process skills students of classroom XI IPA 1 SMAN 1 Kasiman Bojonegoro. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan Problem Based Learning dipadu Think Pair Share dalam rangka meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan proses sains siswa kelas XI IPA SMA. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Kasiman Bojonegoro tahun pelajaran 2016/2017 dengan jumlah 28 siswa. Penelitian dilaksanakan selama dua siklus. Data penelitian terdiri atas hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran, hasil tes tulis kemampuan berpikir kritis, dan hasil observasi keterampilan proses sains. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran PBL dipadu TPS dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan keterampilan proses sains siswa kelas XI IPA 1 SMAN 1 Kasiman Bojonegoro.

  9. Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Profitabilitas Pt. Telkom Tbk Sebagai Pemenang Csr Award 2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novita Ekasari

    2012-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh CSR terhadap profitabilitas PT.TELKOM Tbk yang memperoleh penganugerahan CSR Award 2008. Penelitian ini menggunakan CSR Disclosure Indeks (CSRI dengan indikator GRI (Global Reporting Initiative sebagai variabel independen serta tiga variabel dependen profitabilitas perusahaan yang terdiri dari ROA, ROE, dan EPS. Hasil penelitian ini membuktikan penerapan CSR tidak berpengaruh signifikan terhadap ROA dan EPS, namun penerapan CSR berpengaruh secara signifikan terhadap ROE. Hal ini dapat dikarenakan krisis ekonomi global yang terjadi pada tahun 2008 sehingga hasil penelitian ini kurang efektif dan mayoritas investor berorientasi pada kinerja jangka pendek jadi belum mulai menjadikan informasi CSR perusahaan sebagai salah satu tolok ukur dalam investasi.

  10. Redefinisi Kaum Paderi Melalui Metodologi Genealogis Foucauldian Sebagai Rekonsiliasi Etnis Minangkabau-Batak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfi Arifian

    2016-11-01

    Full Text Available Redefinisi Kaum Paderi merupakan konsep pendefinisian Kaum Paderi berdasarkan metodologi genealogis yang menulis sejarah berdasarkan kerangka kekinian. Definisi ini berbeda dari definisi Kaum Paderi dalam pandangan sejarah umum. Redefinisi ini dimaksudkan untuk memetakan gerakan Paderi berdasarkan konsep kekuasaan berbasis keamiran melalui gelar Tuanku Imam Bonjol merujuk kerangka kekuasaan nagari (balad-dalam pemahaman imamah. Tujuan pemetaan gerakan Paderi adalah membuktikan (secara teori bahwa ada dikotomi di tubuh Paderi sebagai gerakan pemurni Islam serta yang bersifat radikal. Dikotomi inilah yang digunakan sebagai dalih untuk membangun wacana rekonsiliasi antara etnis Minangkabau-Batak lantaran konflik masa lalu "Perang Paderi" jilid I.

  11. Asap Cair Sabut Kelapa sebagai Repelan Bagi Hama Padi Walang Sangit (Leptocorisa oratorius

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rachmat S. Santoso

    2016-05-01

    Full Text Available Asap cair sabut kelapa berpotensi sebagai repelan terhadap hama padi walang sangit (Leptocorisa oratorius Corixa Acuta Thumb. Asap cair ini diperoleh melalui pirolisis dari bahan yang banyak mengandung biomasa yaitu hemi selulosa, selulosa dan lignin dimana dekomposisinya merupakan senyawa fenol dan asam serta turunannya. Hasil identifikasi asap cair ini ada 25 senyawa dan 3 senyawa dominan diantaranya asam palmitat, metal oleat, siklo tetraheksana, yang mampu bekerja aktif sebagai repelan terhadap walang sangit hingga dapat menekan populasi menuju arah nilai ambang ekonomi. Serta bersifat anti mikroba dan bacteria bagi hama dan penyakit tanaman.Kata kunci: Asap cair, Repelan, Walang sangit.

  12. The Mythical, Fantastic and Allegorical Sphere of D.R. Popescu’s Prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paul Dugneanu

    2016-12-01

    Full Text Available The literature belonging to various genres extended mythological narrative, given that in both cases the main focus is on the narrative of events that took place in a past more or less fabulous. The extension of myth in ritual demonstrates that the message sent by the first is a truth. A convincing argument for this assumption is the fact that in traditional societies the life is highly ritualized. The existence, the experiences and pursuits are modeled after the mythical scheme. The only one that could legitimize them and could offer an entire authority is the myth because man follows his behavior revealed by myth but its consequences also. In D.R. Popescu’s prose, the myth descends to human understanding and living the story is much more possible. The true meanings are deep and paradoxically, not only because it offers solutions to various problems but because it calls the archaic man to transform his condition. Hence, the myth represents a human’s dream to transcend the mortal condition and to integrate his existence in a sacred universe. The mythical vitalism takes place in a system of its own affirmation and the human is showcased excessively in multiple perspectives, drawn to thresholds of experiences.

  13. Functional and thematic diversity of essayistics (on the example if J.Brodsky prose

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maslakov Anton Alexandrovich

    2015-03-01

    Full Text Available The article analyzes how the classification of essay types is related to the genre forming features of essays. It is considered in what way at the end of XX - the beginning of the XXI century it has changed the understanding genre forming features of essays and its place in the literary process. Attention is paid to the genre of the essay universal signs, the importance of which is recognized by the majority of researchers: subjective and complex nature of the genre and “discontinuity” works of the genre. It also discusses the different types of genre classification of the essay, based on the features of the hermeneutic, communicative and tribal nature of the essay. According to the author in the construction of productive varieties of the genre classification can be an approach that takes into account the complex nature of literary essays and specificity of subjectivity associated with the position of the media statements in the work. On the example of prose works, J. Brodsky demonstrated relation with the theme of the work, genre features are highlighted in the main types of essays of the poet. The main variety of works of this author are biographical and autobiographical essay; sustainable variant is essay-journey. Subjectivity and leitmotif organization of the text in these works are the main markers of essayism.

  14. SOCIALIST REALISM IN LITERARY DEPICTIONS OF WAR (THE CASE OF CROATIAN PROSE NARRATIVE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maciej Czerwiński

    2017-01-01

    Full Text Available In this article paradigms of socialist realist poetics in prose narrative on World WarTwo are taken into consideration. Some key ideologemes of socialist realism and communist worldview are underlined, such as absence of ambiguity (unequivocalness, simplifi cations, consistent mimeticism (truthful and historically concrete representation of reality, class awareness, militancy and heroism in war. Alongside theoretical and official directives, formulated by dogmatic theoreticians of socijalist realist doctrine (like Jure Franičević-Pločar who based his understandings of literature on the Soviet principles, created by Zhdanov and Stalin, there are given analyses of some literary texts written by Josip Barković, Joža Horvat, Ivo Andrić i Mate Beretin. The author focuses on literary construction of characters – the prototype illegal partisans who ruthlessly struggle against the occupiers as well as chronotopic settings which enable for the action to be set within schematized confl ict of good and evil. Including the new communist man, that is created during the revolution, there are given crucial political orientations concerning the canonized vision of the war, such as the principle of symmetry (meaning that all peoples’ traitors are fascists and the vision of the liberation from fascism as the victory of the communist revolution (in this perspective, communists are depicted as the sole antifascists.

  15. Prose Fiction as a Narrative Companion for a Vegetable Parenting Videogame.

    Science.gov (United States)

    Brand, Leah; Beltran, Alicia; Buday, Richard; O'Connor, Teresia; Hughes, Sheryl; Baranowski, Janice; Diep, Cassandra; Lu, Amy Shirong; Baranowski, Tom

    2015-08-01

    The purpose of this research is to explore the capacity of story to connect to a health-related videogame, as well as the qualities that may increase efficacy by making the story compelling. Parents of 3-5-year-old children often report difficulty getting their children to eat vegetables, which are protective against chronic illnesses. Videogames may be vehicles for training parenting practices for successful vegetable consumption outcomes but often rely on stories to provide context and details. Unfortunately, storytelling may interrupt immersion and player agency. Delivering stories outside of gameplay may provide an understanding of game situations while maintaining immersion. Two companion storylines (one a romantic adventure and the other a suspenseful fantasy) were generated for a vegetable parenting game, "Mommio," targeting mothers of preschool children. Mothers of 3-5-year-old children (n=18) read both storylines and completed semistructured interviews. Mothers preferred the romantic adventure, which featured strong characters, relatable issues, and an engaging plot. Most mothers were interested in playing the "Mommio" videogame after reading the stories. Results suggest that it is possible for prose literature to both motivate gameplay and be an immersive narrative companion to, but separate from, games for health. This literature should include engaging, realistic stories and relatable strong characters.

  16. PROFESSIONAL TRANSLATOR’S ETHICS: TRANSLATION ANALYSIS OF THE EXAMPLE OF FRENCH WOMEN’S PROSE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lyudmila Diachuk

    2018-04-01

    Full Text Available This article focuses on the ethical aspects of translation and the question of translators’ responsibility, which nowadays are major issues in Ukraine. The paper demonstrates and reviews numerous cases of copyright infringement. As our research has shown, the texts are sometimes translated into Ukrainian not from their source language, but from Russian translations, which leads to double manipulations with the text. To verify this claim, French women’s belles-lettres texts and their Ukrainian and Russian translations have been analysed and compared. The post-Soviet period of Ukraine’s development has showcased not only the translation-related issues, but also the moral and ethical attitude of translators and publishing houses towards translation as the sphere of copyright. This analysis of Ukrainian translations raises concerns that some book titles, and sometimes the entire belles-lettres works of French women’s prose, have been “copied” from Russian translations. The most significant, in this respect, is the Ukrainian translation of George Sand’s novel “Consuelo”, translated by Viktor Boyko and published in 2011 by the Kharkiv publishing house “Folio”.

  17. Epistolary Prose in Modern Ukrainian Literature (O. Bazaluk “Woman for Inspiration”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Olga Petriashvili

    2015-07-01

    Full Text Available Ukrainian scientist, philosopher, Professor Oleg Bazaluk in their artistic and philosophical works in detail examines gender problem in contemporary society. In 2013 he published a book “Woman for inspiration”. This is an epistolary prose — uncommon genre for modern literary. O. Bazaluk’s new work is characterized by its peculiarity. It comprises 41 letter of the main character to her granddaughter, and the letters tell us about the private life, but having been gathered up as a whole they become a completed piece of literary work. Indeed, the chronological framework of “Women for inspiration” cover seventy years of life of the heroine, the famous writer and educator, who worked in the leading universities of Paris, Beijing and Shanghai. The letters heroine are a way to gain spiritual intimacy with her granddaughter, located far away. There is not dialogue, there is only a monologue heroine. In her letters to unfold reflections of the heroine. It is a conversation with no replies. The heroine of the work — a strong personality, her biography is closely connected with the history of his native country. Personal tragedy is intertwined with the historical period of the collapse of the Soviet Union and the difficult way of formation of independentUkraine

  18. Aesthetics of Modernism in the Prose of German Female Writers at the Turn of GDR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tamila Kyrylova

    2013-12-01

    Full Text Available The article offers the analysis of the aesthetics of modernism in the prose of German female writers at the turn of GDR. Texts of H. Königsdorf, M. Maron and B. Burmeister have a high grade of the modernist aesthetics in order to overcome the crisis cultural-historical period at the turn of GDR and also as a mode to resist against doctrines of socrealizm in the conditions of the strict regulation of art and its ideologization of the state. The fact of active using of modernist aesthetics becomes an interesting unknown case in the modern history of German female literature. Purpose of the study is to search a strong intertextual connection between novels different chronological periods in order to find out important factors and changes of national German history by means of literary contextualization female experience of dictatorship, to make links with the most important historical-literary features in the beginning of 20th century, establish reasons for return of modernist aesthetics, to prove interrelationships between turning stages of German female literature in the 20th century. The complex analysis consists of the modern methods and ideas of German studies: Gender Studies and historical-cultural analysis (W. Emmerich, S. Schaffratch. The benefits of this study let discover dynamism of national events and literary process, its projection in the newest female literature of women after 1989.

  19. PEMANFAATAN TEPUNG SINGKONG SEBAGAI SUBSTITUSI TERIGU UNTUK VARIASI CAKE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Risa Panti Ariani

    2016-08-01

    Full Text Available Abstrak Tujuan penelitian ini untuk memperoleh variasi cake dari tepung singkong dengan mensubstitusi terigu. Karena terigu merupakan produk impor olahan dari gandum, sebagai usaha mendukung peningkatan ketahanan pangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental semu di laboratorium karena keterbatasan untuk mengontrol semua variabel yang relevan. Instrumen pengumpulan data menggunakan lembar observasi untuk memperoleh data uji kualitas dari panelis terlatih, sedangkan data uji selera diperoleh dari masyarakat umum untuk mengetahui keberterimaan variasi cake singkong. Analisis data penelitian dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian memperoleh kualitas cake singkong pada kriteria yang sempurna pada, (a pound cake dengan substitusi 80% bahan utama, (b roll cake dengan substitusi 100% bahan utama, tetapi kualitas tekstur terendah, (c chiffon cake dengan substitusi 100% bahan utama, serta pengembangan (volume maksimal, (d bolu kukus dengan substitusi 80% bahan utama, tetapi kualitas aroma terendah, (e sponge cake dengan substitusi 80% bahan utama, tetapi semua kriteria terendah, (f brownies dengan substitusi 100% bahan utama, serta semua kriteria tertinggi, (g fruit cake menggunakan buah-buahan lokal dengan substitusi 100% bahan utama, serta semua kriteria tertinggi, dan (g rainbow cake dengan substitusi 100% bahan utama, tetapi kualitas tekstur terendah. Secara umum keberterimaan masyarakat sangat menyukai variasi cake singkong, tetapi sponge cake dan rainbow cake memperoleh keberterimaan terendah. Dengan demikian 8 jenis cake dapat menggunakan tepung singkong sebagai substitusi terigu untuk mendukung peningkatan ketahanan pangan. Kata kunci: tepung singkong, variasi cake, substitusi terigu Abstract The purpose of this study to obtain a cake variation of substituting wheat with cassava flour. Because wheat is imported products processed from wheat, in an effort to support increased food security. This study uses a

  20. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA CERITA RAKYAT SEBAGAI PENUMBUHAN KARAKTER SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kusmayadi Kusmayadi

    2017-07-01

    Full Text Available This study was aimed to test feasibility multimedia appreciation folklore charged character education for student junior grade VII. The approach that was undertaken use qualitative and quantitative reseach. Subject pilot this reseach is one expert learning, one person media expert learning, practitioner, 5 (six student on trial small group, and 30 (thirty student on trial a large group. The trial court implemented in Junior High School 1 Praya Lombok Middle east. The data was undertaken through observation, charging chief, and guide documentation. Analysis quantitative data done by counting the percentage feasibility the product of the people of learning, media experts, practitioner, the results of the small group and results of the test a large group. The results of data qualitative presented in the form of exposure to. The research results show multimedia learning on all the step of experiment try is at the percentage very reasonable to be used as a media learning. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan multimedia apresiasi cerita rakyat bermuatan pendidikan karakter untuk siswa SMP Kelas VII. Pendekatan yang dilakukan menggunakan kualitatif dan kuantitatif. Subjek uji coba penelitian ini adalah satu orang ahli pembelajaran, satu orang ahli media pembelajaran, satu orang praktisi, enam siswa pada uji coba kelompok kecil, dan tiga puluh siswa pada uji coba kelompok besar. Uji coba lapangan dilaksanakan di SMPN 1 Praya Timur Lombok Tengah. Pengambilan data dilakukan melalui observasi, pengisian angket, dan panduan dokumentasi. Analisis data kuantitatif dilakukan dengan menghitung persentase kelayakan produk dari ahli pembelajaran, ahli media, praktisi, hasil uji kelompok kecil dan hasil uji kelompok besar. Hasil data kualitatif disajikan dalam bentuk paparan. Hasil penelitian menunjukkan multimedia pembelajaran pada semua tahap uji coba berada pada persentase sangat layak untuk digunakan sebagai media pembelajaran.

  1. PENGGUNAAN RUMPUT LAUT SEBAGAI STABILIZER ES KRIM SUSU SARI KEDELAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aviani Violisa

    2013-07-01

    Full Text Available The used of seaweed as stabilizing agent on the soymilk-based ice cream. The purpose of this study is to investigate the chemical, physical and organoleptic characteristics of soymilk-based ice cream, in which seaweed is used as a stabilizing agent. The results of this study showed that soymilk-based ice cream with seaweed at the concen­tration of 0.5% have the highest fat and protein contents, viscosity, and the longest melt-down rate. Ice cream with the concentration of 0.4% had the highest solid level, while the concentration of 0.3% produced the highest overrun of ice cream. For the hedonic-quality parameter, ice cream with the concentration of 0.5% had the highest of aroma score and soft texture, while at the concentra­tion of 0.3% had the highest sweet flavor. For the hedonic parameter, ice cream with the con­cen­tra­tion of 0.4% had the highest aroma and sweet flavor preference. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sifat kimia, fisik, dan organoleptik es krim susu sari kedelai dengan rumput laut sebagai stabilizer. Hasil penelitian me­nunjukkan bahwa es krim susu sari kedelai dengan stabilizer rumput laut konsentrasi 0,5% memiliki kadar lemak tertinggi, kadar protein tertinggi, viskositas tertinggi, dan waktu meleleh paling lama. Es krim padatan tertinggi diperoleh dari stabilizer kon­sentrasi 0,4%. Overrun tertinggi terdapat pada es krim dengan stabilizer konsentrasi 0,3%. Hasil uji mutu hedonik, es krim dengan stabilizer konsentrasi 0,5% menghasil­kan aroma tertinggi dan tekstur paling lembut, sedangkan es krim dengan stabilizer 0,3% menghasilkan rasa termanis. Hasil uji hedonik, es krim dengan stabilizer kon­sen­trasi 0,4% memiliki nilai kesukaan aroma tertinggi dan kesukaan rasa tertinggi.

  2. Peningkatan Aktualisasi Diri Sebagai Dampak Layanan Penguasaan Konten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widayanti Widayanti

    2014-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk memperoleh informasi atau temuan empiris tentang meningkatkan aktualisasi diri melalui layanan penguasaan konten pada siswa kelas VII SMP Negeri 2 Lebaksiu Tegal. Populasinya adalah seluruh  kelas VII SMP Negeri 2 Lebaksiu Tegal yang berjumlah 286 siswa dan sampel yang berjumlah 28 siswa menggunakan purposeive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan skala aktualisasi diri. Instrumen tersebut telah diujicobakan untuk digunakan dalam penelitian menggunakan validitas dengan rumus product moment oleh Pearson dan reabilitas instrument dengan rumus Alpha. Teknik analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif persentase dan Uji t ( t-test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan aktualisasi diri melalui layanan penguasaan konten, dengan nilai thitung = 17,960 > ttabel = 2,052. Simpulan dari penelitian ini yakni aktualisasi diri dapat ditingkatkan melalui layanan penguasaan konten. Oleh karena itu, diharapkan guru pembimbing dapat lebih mengintensifkan layanan penguasaan konten kepada siswa sebagai strategi alternatif untuk membantu siswa meningkatkan aktualisasi diri. The aim for this research was to get information or empirical finding about increasing effect of self actualization as the result of content mastery. Population of this study was 7 grade students of the VII class in SMP Negeri 2 Lebaksiu Tegal which consist of 286 students. 28 students was selected using purposive sampling technique. Data collection techniques using self actualization scale. The instrument has been tested for validity using Pearson product moment and reliability of the instrument with alpha formula. Data analysis used pearson product moment, descriptive percentage, and t-test. The result showed there was increasment of self actualization through mastery of content service with tcount = 17,960> ttable = 2,052. From this reasearch it can be concluded that self actualization could be increased through mastery of

  3. MODEL PEMBERDAYAAN KELEMBAGAAN LOKAL SEBAGAI WAHANA PENDIDIKAN PENGEMBANGAN USAHA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukidjo .

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak: Model Pemberdayaan Kelembagaan Lokal Sebagai Wahana Pendidikan Pengembangan Usaha. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui : (1 permasalahan yang dihadapi kelompok usaha warga miskin dalam mengembangkan usaha; (2 kegiatan pemberdayaan yang dilakukan Tim Konsultan Manajemen Wilayah (KMW terhadap lembaga lokal; (3 kegiatan pemberdayaan yang dilakukan lembaga lokal terhadap kelompok usaha dalam mengembangkan usaha. Penelitian ini merupakan R&D, dilakukan di Provinsi Yogyakarta. Penentuan sampel dilakukan secara random. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner, interview dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisis data digunakan analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan analisis data diperoleh simpulan : (1 permasalahan utama yang dihadapi kelompok usaha warga miskin adalah kekurangan modal kerja, bahan baku dan pemasaran; (2 Kegiatan pemberdayaan yang dilakukan Tim KMW kepada lembaga lokal berupa pelatihan dan pendampingan; (3 kegiatan pemberdayaan yang dilakukan lembaga lokal terhadap kelompok usaha berupa pelatihan, bimbingan, pendampingan melalui program pinjaman bergulir, pelatihan keterampilan dan pembangunan permukiman dan lingkungan. Kata Kunci: pemberdayaan dan pengembangan usaha Abstract : Local Institutional Empowerment Model As A Educational for Bisnis Development. The objective of this study were to identify : (1 the problem facing the poor in developing their business; (2 empowerment activities that was undertaken by Regional Management Consultant Team towards local institution; (3 empowerment activities that was undertaken by local institution toward business groups in order to developing their business activity. This study was R & D, and undertaken in Yogyakarta Province. Samples were randomly selected. Data were obtained through questionnaire, interview, and documentation. Data analysis used descriptive qualitative analysis. Conclusion of this study were : (1 the main problem faced by business group of the poor is lack

  4. PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN SISWA SEBAGAI NASABAH PADA BANK MINI SMK SMART AKUNTANSI DI SMK NEGERI 3 JEPARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Sartika

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan terhadap kepuasan siswa sebagai nasabah Bank Mini SMK Smart Akuntansi di SMK Negeri 3 Jepara secara simultan mapun parsial . Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X - XI tahun 2012/2013 SMK Negeri 3 Jepara yang terdaftar sebagai nasabah per 31 Desember 2012 sebanyak 157 siswa . Pengambilan sampel dilakukan se cara undian dengan metode proportional random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 112 siswa. Metode pengambilan data menggunakan angket. Metode analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil pen elitian, kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kepuasan siswa sebagai nasabah secara simultan . Secara parsial, v ariabel bukti fisik (tangible berpengaruh terhadap kepuasan siswa sebagai nasabah sebesar 4,0%, variabel jaminan ( assurance berpengaruh terhadap kepuasan siswa sebagai nasabah sebesar 6,15% dan empati ( emphaty berpengaruh terhadap kepuasan siswa sebagai nasabah sebesar 11,29%. Sedangkan variabel keandalan dan daya tangkap tidak berpengaruh secara parsial terhadap kepuasan siwa sebagai nasabah Bank Mini Smart Akuntansi

  5. PEMANFAATAN SENYAWA BIOAKTIF DARI EKSTRAK KULIT BATANG Artocarpus sp SEBAGAI INHIBITOR TIROSINASE PADA PIGMENTASI KULIT

    OpenAIRE

    Florentina Maria Titin Supriyanti

    2009-01-01

    Telah dilakukan penelitian tentang pemanfaatan senyawa bioaktif dari ekstrak kulit batang Artocarpus sp sebagai inhibitor tirosinase pada pigmentasi kulit. Pada penelitian ini digunakan tiga jenis Artocarpus, yaitu A. heterophyllus (nangka), A. altilis (sukun) dan A. communis (kluwih). Kajian difokuskan pada penentuan jenis Artocarpus apakah yang potensial dalam menginhibisi reaksi tirosinase, serta pelarut organik apakah yang mampu mengekstrak senyawa bioaktif tersebut secara optimum. Metode...

  6. Analisa Pengaruh Service Quality Terhadap Customer Loyalty Dengan Customer Satisfaction Sebagai Variabel Intervening Pada Salon Madass

    OpenAIRE

    Surianto, Allan Richardo

    2017-01-01

    Penelitian membahas pengaruh service quality terhadap customer loyatly dengan customer satisfaction sebagai variabel intervening di Salon Madass Surabaya. Sampel penelitian ini berjumlah 100 responden pelanggan Salon Madass yang sudah pernah melakukan transaksi lebih dari 3 kali. Pengukuran dilakukan dari variabel service quality (X1) dengan indikator Reliability, Responsiveness, Assurance, Empathy, Tangible, variabel customer satisfaction (Y1) dengan indikator Fulfillment, Pleasure, Ambivala...

  7. Kemungkinan Penerapan Preliminary Ruling Procedure sebagai Media Constitutional Complaint di Mahkamah Konstitusi

    OpenAIRE

    Arundhati, Gautama Budi

    2017-01-01

    Preliminary ruling procedure seperti yang diterapkan di Uni Eropa dapat menjadi metode alternatif dalam pelaksanaan constitutional complaint di Indonesia. Undang-Undang Dasar 1945 sebagai hukum tertinggi di Indonesia dikawal oleh lembaga yang bernama Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, dan dalam preliminary ruling procedure untuk pemberlakuan constitutional complaint maka dibutuhkan Peran Pengadilan Negeri dimana melalui preliminary ruling procedure tersebut dapat melakukan constitutional...

  8. PEMANFAATAN TEPUNG KULIT UDANG SEBAGAI BAHAN PENGGANTI PAKAN JADI UNTUK PERTAMBAHAN BERAT ITIK PEDAGING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Trianto

    2017-04-01

    Full Text Available Itik sebagai penghasil daging di Indonesia, menurut data statistik tahun 2010 perannya masih rendah, yaitu hanya dapat memenuhi 44,75 % dari kebutuhan 14,3 ribu ton. Sementara itu, lim-bah kulit udang dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan bagi pakan itik. Penelitian ini ber-tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung kulit udang (dengan variasi 0 % sebagai kontrol, 10 %,12 % dan 14 % dalam pakan terhadap pertumbuhan berat itik pedaging. Pene-litian yang dilakukan di Dusun Jarakan, Desa Ceporan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Kla-ten ini adalah eksperimen semu dengan rancangan pre-test post-test with control group. Obyek penelitian yang digunakan adalah 60 ekor itik pedaging yang berumur 0-5 hari, sementara lim-bah kulit udang diperoleh dari rumah makan di Rawa Jimbung. Masing-masing campuran pakan diberikan kepada 15 ekor itik yang ditaruh dalam kandang yang berbeda, sebanyak 150 gr/ming-gu/ekor dengan frekuensi dua kali per hari. Data dianalisis menggunakan uji One Way Anava dengan α = 0,05. Hasil analisis menghasilkan nilai p lebih kecil dari 0,001 yang berarti bahwa perbedaan peningkatan berat itik di antara variasi pakan memang bermakna, sehingga dapat di-interpretasikan bahwa variasi konsentrasi tepung kulit udang sebagai bahan tambahan mem-pengaruhi berat itik pedaging. Dengan uji lanjutan LSD dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan 14 % tepung kulit udang di dalam pakan merupakan konsentrasi yang paling efektif

  9. PENGEMBANGAN MESIN CNC VIRTUAL SEBAGAI MEDIA INTERAKTIF DALAM PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN CNC

    OpenAIRE

    Bambang Setyo Hari Purwoko

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan: (1) menghasilkan prototype tampilan lingkungan fisik sebuah mesin bubut CNC (Virtual Reality CNC) pada layar komputer yang dapat menerima masukan dan dioperasikan sebagaimana suatu mesin CNC dan (2) menguji keefektifan prototype mesin CNC Virtual tersebut sebagai media interaktif pembelajaran pemrograman CNC. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Obyek penelitian adalah rekayasa pemrograman dengan bahasa Visual Basic 6 guna menghasilkan mesin CNC Virtual....

  10. PENGGUNAAN EKSTRAK TEH HIJAU (Camellia sinensis) SEBAGAI PENGHAMBAT PEMBENTUKAN HISTAMIN PADA IKAN SEBELUM DIOLAH

    OpenAIRE

    Endang Sri Heruwati; Farida Ariyani; Radestya Triwibowo; Novalia Rachmawati; Irma Hermana

    2009-01-01

    Penelitian penggunaan ekstrak teh hijau (Camellia sinensis) sebagai penghambat pembentukan histamin pada ikan telah dilakukan. Ikan, terutama dari jenis skombroid, sangat rentan mengalami kerusakan karena terjadinya perubahan asam amino histidin yang terkandung dalam ikan menjadi senyawa histamin yang bersifat alergen, yang dikatalisasi oleh enzim histamin dekarboksilase (HDC). Teh hijau diketahui mengandung polifenol berupa senyawa epigalokatekingalat (EGCG) yang merupakan penghambat enzim H...

  11. Le rôle de la traduction dans la constitution de la prose fondamentale bulgare

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irena Kristeva

    2015-05-01

    Full Text Available Cette étude se propose d’examiner l’évolution de la traduction en Bulgarie dans l’objectif de démontrer que la littérature bulgare est née dans l’acte traductionnel. En s’appuyant sur le concept bermanien de prose fondamentale, elle cherchera à illustrer, à travers des exemples, le rôle décisif que la traduction a joué au cours des différents âges de cette littérature. L’esquisse des majeurs enjeux traductionnels tâchera de révéler les deux caractéristiques essentielles de cette activité à la fois fondatrice et compensatrice pour prouver qu’elle a contribué à la constitution de l’identité nationale, à l’épanouissement de la culture bulgare et à la consolidation de son polysystème littéraire.La réflexion sera articulée en trois volets. D’abord, elle va interroger le rapport entre la tradition et la traduction. Ensuite, elle va tracer le parcours traductif à partir du premier essai de traduction de la Bible de Cyrille et Méthode, lequel, en contribuant à la formation de l’identité linguistique bulgare, a servi de modèle aux expériences ultérieures. Enfin, elle cherchera à mettre en valeur quelques faits saillants de l’histoire de la traduction en Bulgarie qui ont influencé la création littéraire.This study aims to examine the evolution of translation in Bulgaria in order to demonstrate that Bulgarian literature was born in the translational act. Based on the concept fundamental prose of Berman, it will seek to illustrate, through examples, the decisive role that translation played in the stages of this national literature. The outline of the major translational issues will try to reveal the two essential characteristics of this founder and compensatory activity, and prove that the translation has contributed to the formation of national identity, the development of Bulgarian culture and the consolidation of his literary polysystem.The reflection will be structured in three parts

  12. PERANCANGAN SISTEM PREDIKSI CHURN PELANGGAN PT. TELEKOMUNIKASI SELULER DENGAN MEMANFAATKAN PROSES DATA MINING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rajesri Govindaraju

    2008-01-01

    Full Text Available The purpose of this research is to design a customer churn prediction system using data mining approach. This system is able to perform data integration, data cleaning, data transformation, sampling and data splitting, prediction model building, predicting customer churn, and show the results in certain agreed forms. Churn prediction variables were identified based on earlier research reports that include customer information, payment method, call pattern, complaint data, telecommunication services usage and change of telecommunication services usage behavior data. The preferred mining technique used is the classification with decision tree algorithm. The decision tree can present visual model which represents customer churn and non churn pattern behavior. This system was tested using Kartu Halo customer data in Bandung area and testing result showed 70,94% accuracy of the prediction model. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan merancang sistem prediksi churn pelanggan yang memanfaatkan proses data mining. Sistem yang dihasilkan dapat melakukan integrasi data, pembersihan data, transformasi data, sampling dan pemisahan data, konstruksi model prediksi, memprediksi churn pelanggan dan menampilkan hasil prediksi dalam format laporan tertentu yang diperlukan. Identifikasi variabel-variabel prediksi churn dilakukan berdasarkan model prediksi churn yang telah dikembangkan pada penelitian terdahulu yang antara lain mencakup informasi mengenai pelanggan, metode pembayaran, data percakapan, data penggunaan jenis-jenis layanan telekomunikasi dan data yang menggambarkan perubahan perilaku penggunaan layanan telekomunikasi tersebut. Teknik mining yang dipilih adalah teknik klasifikasi dengan algoritma decision tree. Decision tree menghasilkan model visual yang merepresentasikan pola perilaku pelanggan yang churn dan tidak churn. Uji coba sistem yang dilakukan menggunakan data pelanggan Kartu Halo daerah Bandung menghasilkan tingkat akurasi

  13. Urgensi Kecerdasan Emosional guna Menentukan Keberhasilan Peserta Didik dalam Proses Pembelajaran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    agus musodiq

    2017-07-01

    kecerdasan emosional dan sosial. Kata Kunci: Kecerdasan Emosional, Proses Pembelajaran.

  14. Potensi Tanaman Di Indonesia Sebagai Larvasida Alami Untuk Aedes aegypti

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoke Astriani

    2017-02-01

    merangkum dari beberapa hasil penelitian. Berdasarkan hasil penelusuran pustaka diperoleh informasi bahwa 68% dari 25 jenis tanaman memiliki efektifitas yang tinggi LC50<750 ppm. Melati, Zodia dan Tembakau merupakan tanaman dengan efektifitas yang paling tinggi dibandingkan dengan yang lainnya dengan nilai LC50 yaitu 0,999 ppm, 1,94 ppm dan 1,94 ppm. Kedua puluh lima tanaman yang kami sajikan cocok dibudidayakan di wilayah Indonesia dengan iklim tropis sehingga masyarakat dapat dengan mudah membudidayakannya dan memanfaatkannya sebagai larvasida nabati.Kata Kunci: Larvasida alami, Aedes aegypti, LC50, dan minyak atsiri.

  15. PENDIDIKAN SEBAGAI TRADISI: KUMPULAN PENGALAMAN INTERSUBJEKTIF MASYARAKAT URBAN PINGGIRAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Fajar

    2014-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengalaman intersubjektif masyarakaturban pinggiran tentang pendidikan formal. Penelitian ini menggunakan metodekualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pengalaman intersubjektif masyarakatmengenai pendidikan dipengaruhi oleh faktor ekonomi. Faktor ekonomiini membentuk kerangka acuan masyarakat tentang pendidikan sebagai berikut:pendidikan itu penting karena berkaitan dengan kondisi ekonomi anaknya di masayang akan datang; pengalaman pahit kehidupan ekonomi orangtua tidak inginterulang kembali pada anak-anak mereka; pendidikan dimaknai sebatas untukmendapatkan ijazah; pendidikan dianggap penting agar nantinya anak dapat bekerjadi pabrik. Kerangka acuan itu menjadi sebuah kenyataan objektif bagi orangtuagolongan ekonomi bawah, namun dalam pelaksanannya orangtua golonganbawah tidak sepenuhnya memberikan perhatian yang serius pada perkembanganpendidikan anaknya. Model moso borong kepada institusi pendidikan menjadi polahubungan orangtua dengan pendidikan. Ilmu bukan menjadi orientasi, yang lebihdiperhatikan orangtua adalah unsur kepatutan. Ketika usia anaknya telah mencapaiusia sekolah dasar (SD, maka ”sepantasnya” orangtua menyekolahkannya ke SD.Oleh karena itu menyekolahkan anak bagi orangtua merupakan sebuah tradisi. The aim of this study is for analyze intersubjective experiences the urban fringe society of formaleducation. This study used qualitative method. The results showed that: economic factorsinfluenced the experience of intersubjective for the education community. These economic factorsestablish the terms of reference of the educational community as follows: that educationis important because it relates to their economic conditions in the future; the economic livesof bitter experiences of parents do not want to happen again in their children; education isdefined to get a diploma; education is considered important that the child will be able to workin a factory. Frame of reference

  16. Uji Klinik Fase II Ramuan Jamu sebagai Pelindung Fungsi Hati

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    zuraida - zulkarnain

    2017-07-01

    Full Text Available AbstractThe human liver is susceptible to interference due to its complex function. The development ofhepatoprotective from jamu formula is still needed as to produce more effective, cheaper andsafer hepatoprotective. The result of previous study showed that the hepatoprotective from jamuformula was safe and efficacious. This phase 2 trial was conducted to evaluate the efficacy andsafety of hepatoprotective from jamu formula which consists of Curcuma longa rhizomes, Curcumaxanthorrhiza rhizomes, and Taraxacum officinale leaves. The design was open label randomizedclinical trial with silimarin as a comparison for 42 days intervention. Two hundreds of humansubjects participated in this study. The trial held in 2015 and involved 50 physician members ofSaintifikasi Jamu Network at several regencies in Indonesia. The parameters for assessing efficacywere SGPT, SGOT and as for safety were routine blood, urea, and creatinine. Clinical symptoms andpossible side effects were also observed. The results showed that the jamu formula can reduce theaverage value of SGPT and SGOT equal to silimarin. Jamu formula can relieve clinical symptomsarising from liver function disruption, and it is safe, it does not alter kidney function, hemoglobin,leukocyte count and platelet count in its use for 42 days.Keywords: hepatoprotective, Saintifikasi Jamu, Curcuma longa, Curcuma AbstrakHati mudah mengalami gangguan disebabkan fungsinya yang kompleks. Saat ini masih diperlukanpengembangan ramuan jamu untuk melindungi dan memperbaiki sel-sel hati (hepatoprotektor yanglebih efektif, murah dan aman. Hasil penelitian observasi klinik terdahulu menunjukkan bahwaformula jamu untuk hepatoprotektor aman dan berkhasiat sehingga dilanjutkan dengan uji klinik fase2. Tujuan uji ini untuk menilai khasiat dan keamanan ramuan jamu sebagai hepatoprotektor dengankomposisi rimpang temulawak, rimpang kunyit, dan daun jombang. Rancangan uji adalah open labelrandomised clinical trial dengan

  17. ECONOMIC VALUE ADDED SEBAGAI UKURAN KEBERHASILAN KINERJA MANAJEMEN PERUSAHAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisa Linawati Utomo

    1999-01-01

    selama periode tertentu. EVA juga dapat digunakan sebagai pedoman dalam hal goal setting, capital budgeting, performance assessment, dan incentive compensation suatu perusahaan. Pengaruh nilai tambah di dalam suatu perusahaan secara keseluruhan sangatlah penting sehingga hal ini jangan sampai terlewatkan dalam penyusunan strategi perusahaan. Kata kunci : agency relationship, value added assessment process, economic value added, capital budgeting, incentive compensation.

  18. EFISIENSI CONSTRUCTION WETLAND TYPHA SP. SEBAGAI PENGOLAH AIR LIMPASAN JALAN RAYA SECARA ALAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudatin Windraswara

    2011-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bersifat desain eksperimental pada skala laboratorium untuk mengetahui kemampuan Typha latifolia. sebagai tanaman wetland dalam mereduksi BOD dan COD yang berasal polutan air limpasan jalan raya sebagai bagian dari sistem drainase yang berkelanjutan. Sampel dalam penelitian ini adalah air limpasan jalan yang berasal dari air hujan yang kemudian masuk ke saluran pengumpul (drainase jalan. Habitat wetland disimulasikan menggunakan kolom dengan tabung yang memiliki volume kosong 20 liter. Susunan tabung adalah sebagai berikut; tanaman wetland, air, pasir dan batu kerikil. Satu tabung lagi akan berlaku sebagai kontrol dengan susunan yang sama tanpa tanaman wetland. Desain tabung memiliki spesifikasi sebagai berikut bahan acrylic dengan ukuran diameter 9,7 cm, tinggi 40 cm, volume 20 liter, media pasir setinggi 10 cm, kerikil 15 cm, kemudian diisi air setinggi 15 cm dari batas kerikil. Nilai BOD dari sampel kontrol setelah hari ke-3 menjadi 87 mg/l dari nilai semula 104 mg/l sedangkan nilai BOD dari sampel uji setelah hari ke-3 menjadi 44 mg/l dari nilai semula 104 mg/l. Hasil ini menunjukkan tanaman tersebut mampu menghilangkan nilai BOD sebesar 65% atau BOD removal sebesar 65%. Nilai COD dari sampel kontrol setelah hari ke-3 menjadi 309 mg/l dari nilai semula 210 mg/l sedangkan nilai COD dari sampel uji setelah hari ke-3 menjadi 87 mg/l dari nilai semula 210 mg/l. Hasil ini menunjukkan tanaman Typha latifolia mampu menghilangkan nilai COD sebesar 58,6% atau COD removal sebesar 58,6%. Kedua parameter tersebut telah sesuai dengan baku mutu Kepmen LH no 112 tahun 2003 dan Kepmen LH no 51 tahun 1999.

  19. MENGGAGAS PAYUNG HUKUM BAITUL MAAL WATTANWIL (BMT SEBAGAI KOPERASI SYARI’AH DALAM BINGKAI IUS CONSTITUENDUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elfa Murdiana

    2016-12-01

    Full Text Available Baitul Maal Wat Tanwil (BMT merupakan lembaga keuangan mikro syari’ah yang secara faktual telah memberikan pengaruh positif terhadap berlangsungnya pembangunan ekonomi di Indonesia. BMT sebagai koperasi syari’ah berada di bawah naungan Dinas Koperasi, konsekuensinya , segala aktivitas keuangan yang terjadi dilindungi oleh kebijakan Undang-undang Koperasi. Namun secara faktual keberadaan UU Koperasi justru belum mampu memberikan dasar hukum yang sesuai dengan praktik BMT yang ada. Oleh karenanya pembentukan aturan hukum yang pasti merupakan hal yang tak bisa ditunda lagi mengingat keberadaan BMT kian tumbuh dan semakin berkembang baik dari aspek jumlah maupun permodalannya. Dengan dibatalkannya UU Koperasi No.17 Tahun 2012 maka perlu bagi BMT memiliki aturan hukum tersendiri sebagai payung hukum bagi aktivitas BMT sebab Koperasi dan BMT (yang disejajarkan dengan Koperasi Syari’ah berbeda secara operasional dan prinsip. Oleh karenanya pembentukan Undang-Undang Koperasi Syari’ah sebagai dasar Hukum BMT harus segera dilaksanakan. Dalam rangka pembentukan UU Koperasi Syari’ah dalam kerangka Ius Constituendum  maka hendaknya perlu diperhatikan 3 nilai dasar , nilai dasar tersebut adalah: pertama Nilai Keadilan yang mendasari secara filosofis terbentuknya suatu aturan hukum ( Filosofiche Geltung dimana dasar ini merupakan suatu landasan ideal yang mengandung cita-cita kolektif masyarakat tentang nilai luhur yang  terkandung dalam Pancasila dan UUD 1945. Kedua adalah nilai kemanfaatan yang mendasari secara sosiologis ( soziologische geltung agar hukum memiliki kekuatan berlaku dimasyarakat. Ketika adalah nilai kepastian yang lahir sebagai dasar yuridis suatu aturan hukum( Juridische Geltung, dasar ini terkait dengan  persyaratan formal pembentukan suatu peraturan selanjutnya Landasan politis artinya bahwa keberadaan suatu aturan hukum merupakan suatu upaya menuangkan cita-cita kolektif masyarakat Indonesia dalam suatu aturan hukum melalui

  20. PERSEPSI DALAM PEMBELAJARAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES TERHADAP KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA (STUDI PENELITIAN DI SMP NEGERI 1 WANRAJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Pitriani

    2017-01-01

    Full Text Available Kemampuan koneksi matematis merupakan hal yang penting namun siswa yang menguasai konsep matematika tidak dengan sendirinya pintar dalam mengoneksikan matematika. Koneksi matematis merupakan suatu keterampilan yang harus dibangun dan dipelajari. Kegiatan penyelesaian masalah kontekstual merupakan aktivitas yang membantu siswa untuk dapat mengetahui hubungan berbagai konsep dalam matematika dan mengaplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Pendekatan keterampilan proses pada hakikatnya adalah suatu pengelolaan kegiatan belajar-mengajar yang berfokus pada pelibatan siswa secara aktif dan kreatif dalam proses pemerolehan hasil belajar. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh persepsi siswa tentang pembelajaran pendekatan keterampilan proses terhadap kemampuan koneksi matematis siswa dalam pengajaran matematika pada pokok bahasan Lingkaran. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Wanaraja dan untuk sampel dipilih satu kelas yang diambil secara acak, yaitu kelas VIII-A. Dalam penelitian ini penulis menggunakan instrumen yang terdiri dari tes kemampuan koneksi berupa tes uraian (tes akhir yang sebelumnya di uji cobakan kepada siswa kelas 1X-A di SMP Negeri 1 Wanaraja dan angket. Analisis data dilakukan dengan korelasi Rank Sperman dan dilanjutkan dengan uji t,dari perhitungan diperoleh Ho ditolak, artinya Ha diterima sehingga terdapat pengaruh yang positif persepsi siswa tentang pembelajaran pendekatan keterampilan proses (PKP terhadap kemampuan koneksi matematis siswa. Sedangkan untuk analisis kemampuan koneksi matematis siswa secara keseluruhan berinterpretasi baik dan persepsi siswa terhadap pembelajaran matematika dengan Pendekatan Keterampilan Proses menunjukan interpretasi yang baik pula. Kata kunci: kemampuan koneksi matematis, pendekatan keterampilan proses, persepsi siswa, penelitian   eksperimen Mathematical connection

  1. Analisis Domain Proses COBIT Framework 5 Pada Sistem Informasi Worksheet (Studi Kasus: Perguruan Tinggi STMIK, Politeknik Palcomtech

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahmi Ajismanto

    2018-01-01

    Full Text Available Perguruan tinggi Stmik, PalComTech adalah lembaga pendidikan komputer dan internet yang berdiri sejak tahun 2003. PalComTech menggunakan Sistem belajar praktek, diskusi, pemecahan studi kasus, praktikum di laboratorium dan setiap pertemuan didukung dengan fasilitas komputer dan internet. Sistem Pembelajaran Worksheet merupakan sistem informasi akademik yang digunakan oleh STMIK Palcomtech Palembang dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian ini menentukan domain proses pada Control Objectives for Information and Related Technology (COBIT 5 dan Analisa Current Maturity Level, pengukuran tingkat kematangan tata kelola Worksheet. Metode yang digunakan yaitu, deskriptif, quantitative dan metode analisis mengunakan COBIT 5. Berdasarkan hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa proses domain COBIT Framework versi 5 yang digunakan adalah: (1. EDM, (Evaluate, Direct And Monitor, (a EDM03, (b EDM04 sedangkan pada domain  (2. APO (Align Plan and Organise yaitu: (a. APO02, (b. APO04, (c. APO07, (d. APO11, (e. APO12, (f. APO13 dan pada domain (3. MEA (Monitor Evaluate and Assess yaitu: MEA01. Hasil dari Analisis Current Maturity Level adalah: (1. EDM03 : 4,23 berada pada level 4 - Managed and Measureable,(2. APO12 : 4,15 berada pada level 4 - Managed and Measureable,   (3. APO07 : 4,07 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (4. MEA01 Memantau,: 3,96 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (5. EDM04: 3,90 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (6. APO11: 3,80 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (7. APO02: 3,70 berada pada level 4 -  Managed and Measureable, (8. APO13 : 3,61 berada pada level 4 - Managed and Measureable, (9. APO04: 3,55 berada pada level 4 - Managed and Measureable.   Keywords : COBIT Fremework 5, Tata Kelola TI, Domain Proses, Worksheet

  2. PENGGUNAAN FMEA DALAM MENGIDENTIFIKASI RESIKO KEGAGALAN PROSES PRODUKSI SARUNG ATM (ALAT TENUN MESIN (STUDI KASUS PT. ASAPUTEX JAYA TEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nia Budi Puspitasari

    2014-05-01

    Full Text Available Pengendalian kualitas merupakan salah satu hal yang penting untuk mempertahankan reputasi perusahaan di mata konsumen. PT. Asaputex Jaya adalah perusahaan textil yang bergerak dalam bidang sarung tenun.  Pada saat ini cacat produk yang terjadi pada perusahaan masih ada yang diluar dari ketentuan batas perusahaan yaitu diatas angka persentase yang telah ditetapkan oleh perusahaan yaitu sebesar 2%. Sehingga perusahaan segera melakukan perbaikan agar tidak terjadi waste yang merugikan perusahaan. Dengan adanya pengendalian kualitas secara baik dan benar, maka akan diperoleh produk yang dapat memenuhi keinginan konsumen. Salah satu tool yang digunakan untuk membantu pengendalian kualitas adalah menggunakan metode Failure Modes and Effects Analysis (FMEA. Penggunaan FMEA mampu mengidentifikasi resiko kegagalan yang terjadi selama proses produksi pada pembuatan sarung tenun. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa moda kegagalan yang menyebabkan cacat produk dengan menggunakan metode FMEA, mendapatkan resiko kegagalan proses produksi terbesar dalam nilai RPN (Risk Priority Number, memberikan usulan perbaikan untuk produksi selanjutnya.  Berdasarkan pengolahan dengan metode FMEA dapat mengidentifikasi moda kegagalan yang terjadi pada proses pembuatan sarung tenun. Moda kegagalan potensial pada proses pembuatan sarung tenun dengan alat tenun mesin (ATM pada PT. Asaputex Jaya terdiri dari 14 jenis kegagalan. Kata Kunci : kualitas; alat tenun mesin; failure mode and effect analysis; risk priority number Abstract Quality control is one of the things that are important to maintain the company's reputation in the eyes of consumers. PT. Asaputex Jaya is a company engaged in the field of textile woven sarongs. At this time the product defect that occurs in companies that still exist outside the corporate limits of the provisions of the above percentage figures set by the company which is 2%. So the company immediately repairs to prevent harmful waste. With

  3. PENGEMBANGAN WANA WISATA WATU SUMONG SEBAGAI KAWASAN EKOWISATA BERBASIS POHON AREN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT SECARA BERKELANJUTAN DI DESA PERON, LIMBANGAN, KENDAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eram Tunggul Pawenang

    2015-12-01

    Full Text Available Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperdalam pengertian, penghayatan, dan pengalaman mahasiswa tentang cara berfikir dan bekerja interdisipliner pada lintas sektoral yaitu bidang ilmu Kesehatan Masyarakat, Hukum dan Akuntansi Manajemen, kegunaan hasil pendidikan dan penelitian bagi pembangunan pada umumnya dan pembangunan daerah pedesaan khususnya Desa Peron dalam membudidayakan pohon aren dalam fungsi konservasi dan pemberdayaan hasil pengolahan aren sebagai fungsi produksi, bagi perguruan tinggi dapat mengembangkan IPTEKS yang lebih bermanfaat dalam pengelolaan dan penyelesaian berbagai masalah pembangunan. Masalah utama yang ada di Desa Peron adalah petani aren dalam pemasaran hasil masih tergantung dengan tengkulak, kurangnya diversifikasi dari aren menjadi produk-produk yang lain, pengemasan hasil diversifikasi olahan aren kurang menarik konsumen, pemanfaatan ijuk, akar dan daun dari pohon aren yang tidak maksimal, potensi Wisata Watu Sumong yang belum dieksplorasi secara optimal serta kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pengolahan limbah aren. Hasil dari kegiatan KKN PPM meliputi Program pengemasan gula aren dilaksanakan dengan 3 variasi bentuk pengemasan yaitu Gula aren cetak, Gula Semut dan Sirup Aren dengan label “Arenku” dan sedang dalam proses permintaan no PIRT. Program pemasaran gula aren telah terlaksana yaitu dengan memasarkan produk gula aren berupa gula semut aren, gula cetak dan sirup aren di beberapa tempat yaitu di KPRI Handayani, UNSEC UNNES, dan Sekatul. Kegiatan Pengenalan Watu Sumong telah dilaksanakan dan mendapat apresiasi positif dari Bupati Kendal dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kendal dan akan dikembangkan menjadi Desa Wisata. Pengenalan juga dilaksanakan pada saat Peron Expo dengan menampilkan Video dan Pemasangan papan sejarah Watu Sumong dan Denah Lokasi Wisata di Desa Peron. Pengembangan desa Wisata akan dilanjutkan oleh Kelompok sadar wisata “Wikir Sari”. Program

  4. Study of Music in Prose Works of 5th and 6th Century: on the Basis of Farsi Works of Ahmad GHazali Abstract

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdollah Hasanzadeh Mir Ali

    2013-05-01

    Full Text Available Abstract One of the important methods of defamiliarization is the order according to formalist /association of the words in the verse, whose foundation is rhythm and music of phonemes and the factors personify each word. Literal works, by the we get music element benefit from particular criteria and the web of these elements in prose and poetic works have special characteristics’. Farsi works of Ahmad Qazali are the examples of prose poems in which music helps the effective inspiration at the message. on this aspect different kids of exterial music (prosodic and phonemic rhythm, side music (rime and order internal music (pan, middle rimes and coordination of internal vowels and consonants or phonemic tone spiritual music (avidity of coordination’s of one or some rimes according to paradox , parallel and soon in Farsi works of Ahmad Qazali – by the use of a kind of defamiliarization and prominent – making – are applied to inspire the message in a best manner .   Persian works of Ahmad Qazali are among mystic Prose works. The attraction of this piece of work is more due to its poetic prose which has turned it to an attractive prose poem. So far, nothing has been done regarding the characteristics of this kind of prose except in the literature history and methodology, and it was only in the field of literary criticism. Thus, we consider it as our duty to analyze these works from a new literary perspective, which is the investigation of works in terms of the originality of word in contrast to the originality of meaning. So, we have investigated the Persian works of Qazali in the area of music- as one of the four major elements of poem- in terms of application of exterior, interior, marginal and moral music. These factors have played a significant role in giving rhythm to the prose in order to surprising the audience due to the highlighting the language. There is no nation which is deprived of music. So, we should accept that music is an

  5. Desain Dan Implementasi Augmented Reality Berbasis Web Pada Aplikasi Furniture Shopping Manager Sebagai Alat Bantu Belanja Online

    OpenAIRE

    Pramono, Basworo Ardi

    2012-01-01

    Dalam penulisan jurnal ini akan dibahas mengenai pengembangan aplikasi Furniture Shopping Manager (FSM) sebagai suatu alat bantu yang dapat dimanfaatkan oleh para pemilik situs atau toko furniture secara online dalam menjual produknya. FSM dirancang sebagai sebuah aplikasi berbasis web yang terintegrasi ke dalam suatu situs belanja online dengan fitur-fitur yang diharapkan dapat memberikan pengalaman yang baru, unik dan menarik dalam kegiatan belanja furniture online. Aplikasi FSM dikembang...

  6. DESAIN DAN IMPLEMENTASI AUGMENTED REALITY BERBASIS WEB PADA APLIKASI FURNITURE SHOPPING MANAGER SEBAGAI ALAT BANTU BELANJA ONLINE

    OpenAIRE

    Basworo Ardi Pramono

    2012-01-01

    Dalam penulisan jurnal ini akan dibahas mengenai pengembangan aplikasi Furniture Shopping Manager (FSM) sebagai suatu alat bantu yang dapat dimanfaatkan oleh para pemilik situs atau toko furniture secara online dalam menjual produknya.  FSM dirancang sebagai sebuah aplikasi berbasis web yang terintegrasi ke dalam suatu situs belanja online dengan fitur-fitur yang diharapkan dapat memberikan pengalaman yang baru, unik dan menarik dalam kegiatan belanja furniture online.   Aplikasi FSM dike...

  7. Analisa Pengaruh Customer Experience Terhadap Customer Loyalty Dengan Customer Engagement Dan Customer Trust Sebagai Variabel Intervening Di the Body Shop

    OpenAIRE

    Felita, Christina Irene

    2015-01-01

    Perkembangan bisnis ritel saat ini berkembang sangat pesat. Sebagai Perusahaan ritel yang bergerak di bidang beauty & personal care, The Body Shop harus memiliki keunggulan bersaing agar dapat menang dalam persaingan yang ketat. Salah satu strategi untuk menciptakan keunggulan bersaing adalah dengan memberikan customer experience yang tepat dan memuaskan sehingga dapat memanjakan mereka sebagai customer dan membuat mereka menjadi customer yang loyal. Penelitian ini dilakukan untuk mengan...

  8. Pemanfaatan Limbah Cair Industri Tahu sebagai Pupuk Cair Organik terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea Reptans Poir)

    OpenAIRE

    Aliyenah, Aliyenah; A Napoleon, A Napoleon; Yudono, Bambang

    2015-01-01

    Penelitian tentang Pemanfaatan Limbah Cair Industri Tahu Sebagai Pupuk Cair Organik Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea reptans Poir) ini telah dilaksanakan pada Ja-nuari - Maret 2013. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan limbah cair industri tahu agar dapat digunakan sebagai pupuk cair organik untuk tanaman kangkung darat. Penelitian ini dilakukan dengan meng-gunakan Rancang Acak Kelompok (RAK), dengan perlakuan konsentrasi pupuk cair organik dari ...

  9. Perancangan Marketing Plan sebagai Salah Satu Strategi untuk Meningkatkan Penjualan pada Pa Tani Organik

    OpenAIRE

    Saragih, Rintan

    2016-01-01

    Ketertarikan masyarakat untuk mengkonsumsi makanan organic mulai meningkat, dalam hal ini adalah sayuran dan buah. Masyarakat mulai perduli terhadap kesehatan. “Pa Tani Organik” salah satu produsen penghasil sayur dan buah organic berusaha untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tersebut. Proses pemasaran yang selama ini dilakukan melalui direct marketing. Untuk meningkatkan penjualan pada “Pa Tani Organik” maka perlu dirancang marketing plan agar diperoleh hasil yang maksimal. Analisa strategi a...

  10. MEDIA KONSULTASI ONLINE SEBAGAI ALTERNATIF UPAYA PENANGANAN MASALAH REMAJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ira Mirawati

    2016-05-01

    agar media konsultasi online tersebut menggunakan nama yang dekat dengan kehidupan remaja, bukan  nama formal yang mencerminkan kelembagaan. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka peneliti kemudian mengembangkan www.sobatmu.com sebagai media konsultasi online untuk pada remaja. Kata kunci: Media Konsultasi Online, Bimbingan Konseling, Masalah Remaja Abstract. Nowadays, teenagers need for career guidance and counseling are increasing, along with the diversity of their problems. In the schools and universities, the need for consultation has also increased, especially since the University entrance examination using Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN known as “school path entrance”. The problem is, for various reasons, not all teenagers can reveal or consult their problems using face to face communication easily. On the other hand social media user among adolescents increased rapidly. The latest data from Indonesian Internet Service Provider Association (APJII, indicate that 49% from 88.1 million Indonesian internet users are adolescent. Therefore, it is the right step for us to provide online consultation media which can help them to consult the problems, anytime and anywhere. This research objectives are to describe the teenagers need of online consultation media, and develop its prototype. The results showed that beside of career guidance, the teenager problems are about friendship, love, family, and financial. Most respondents had posted their problems in social media, just to release the pressure, without expecting feedback from friends or their followers. Almost all respondents are interested to use online consultation service. They hope, the online consultations can be done personally and privately, without the ability of another internet user to read their consultation history. In addition, respondents suggested that online consultation media name using a popular name, close to the life of a teenager, not using a formal name that reflects the

  11. Akun Resmi Media Sosial IMAJINASI FISIP USU Sebagai Media Pencarian Informasi (Studi Deskriptif Kuantitatif Penggunaan Akun Resmi Media Sosial IMAJINASI FISIP USU)

    OpenAIRE

    Nurdiningrum, Nurul

    2017-01-01

    130904171 Penelitian ini berjudul Akun Resmi Media Sosial IMAJINASI FISIP USU sebagai Media Pencarian Informasi (Studi Deskriptif Kuantitatif Penggunaan Akun Resmi Media Sosial IMAJINASI FISIP USU sebagai Media Pencarian Informasi pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi).Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peranan akun resmi media sosial IMAJINASI FISIP USU sebagai media pencarian informasi pada mahasiswa Departemen Ilmu Komunikasi FISIP USU, untuk mengetahui jenis-jenis informasi yang dibagi...

  12. Tradittonal heritage of the Serbs from Kosovo and Metohija in the prose of Janićije Popović

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pitulić Valentina D.

    2013-01-01

    Full Text Available In his prose works, Janićije Popović presented the ethno-psychological heritage of the Serbs in Kosovo and Metohija under the Turkish rule. The author, born in Gračanica, was educated in Bitolj, where his teacher, Milan Gajić, was the first to notice his talent for writing. He recorded the social and historical situation in the Old Serbia, under the Turkish rule. His prose works cover the period between 1812 and 1912. In view of the constant Turkish oppression of the Serbian population in this territory and the so-called 'rayah mentality' which, according to Jovan Cvijić, was formed in these peculiar living conditions, the paper is concerned with the forms of the traditional heritage preserving the archetypal patterns of the ancestors. The writings of Janićije Popović depict the customs of the people from Kosovo, particularly the weddings, Family Saint's Day, folk gatherings, as well as architecture, style of clothing and other forms of everyday life. Janićije Popović provided valuable information on the life of the Serbs under the Turkish rule on the eve of the Balkan wars. The importance of the traditional heritage for preservation of the identity is particularly seen in the forms of collective consciousness which are the subject of our study.

  13. PENGARUH ORIENTASI OBJEK PADA PROSES 3D PRINTING BAHAN POLYMER PLA DAN ABS TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KETELITIAN DIMENSI PRODUK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sobron Lubis

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh posisi objek dalam pembuatan protipe cepat (rapid prototyping dengan menggunakan 3D printing untuk bahan polymer PLA dan ABS terhadap kekuatan tarik maupun ketelitian dimensi yang dihasilkan. Untuk  mencapai objektif penelitian ini dilakukan percobaan dengan membuat prototype spesimen ujitarik berdasarkan ASTM dengan menggunakan 3D printer. Produk yang dihasilkan dilakukan pengukuran dimensi untuk melihat akurasi peroduk melalui perubahan dua posisi variasi orientasi objek yakni secara vertikal dan horizontal. Setelah proses pengukuran dimensi, dilakukan pengujian tarik spesimen dengan menggunakan alat uji tarik. Dari eksperimen yang dilakukan diketahui bahwa posisi orientasi dan besar layer pada proses printing memberi efek terhadap kualitas permukaan, efisiensi waktu dan kekuatan dari benda. Produk material PLA dengan orientasi posisi objek horizontal memiliki kualitas dimensi yang paling baik. Jumlah kesalahan akurasi material ini tidak melebihi 1 mm pada setiap layer. Material ABS dengan posisi orientasi objek  vertikal dan tebal layer sebesar 0,10 mm menghasilkan kekuatan tegangan tarik yang terkecil sebesar 8,62 MPa dan material PLA dengan orientasi posisi objek horizontal dengan dan tebal layer sebesar 0,40 mm menghasilkan kekuatan tegangan tarik terbesar 35,57 MPa

  14. Reflections of social relations in the language of Andrić's prose for children and young adults

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Stakić Mirjana M.

    2017-01-01

    Full Text Available The paper examines the language of Andrić's prose on the example of his short stories 'Deca' (Children, 'Kula' (Tower, and 'Prozor' (Window written for children and young adults, interpreting social relations which represent their thematic, sociological, cultural, and historical context. We studied causes of social prejudices which represent the main cause of interpersonal and internal conflicts of the main protagonists in the context of learning sociological theories (sociocognitive theory, theory of social identity, and theory of social learning and from the standpoint of the psycholinguistic approach. We also observed language as a medium in discovering the internal and external characterization of protagonists achieved by means of verbalization of internal and external conflicts. We interpreted social relations and conflicts reflected in the language as an aesthetic, cultural, and social phenomenon as the conceptual framework of Andrić's prose. Literary language thus becomes a medium that achieves a cognitive role, in addition to its aesthetic role, discovering and illuminating social relations and conflicts which represent a reflexive core woven into the conceptual framework of the three short stories for children and young adults: 'Deca' (Children, 'Kula' (Tower, and 'Prozor' (Window.

  15. ANALISA PENGARUH SUHU AWAL PELAT PANAS PADA PROSES QUENCHING CELAH SEMPIT REKTANGULAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Hadi Kusuma

    2015-03-01

    Full Text Available Pemahaman terhadap manajemen termal apabila terjadi suatu kecelakaan parah reaktor nuklir seperti melelehnya bahan bakar dan teras reaktor, menjadi prioritas utama untuk menjaga integritas bejana tekan reaktor. Dengan demikian hasil lelehan bahan bakar dan teras reaktor (debris tidak keluar dari bejana tekan reaktor dan mengakibatkan dampak lain yang lebih besar ke lingkungan. Salah satu cara yang dilakukan untuk menjaga integritas bejana tekan reaktor adalah dengan melakukan pendinginan terhadap panas berlebih yang dihasilkan akibat dari kecelakaan tersebut. Untuk mempelajari dan mendapatkan pemahaman mengenai hal tersebut, maka dilakukan penelitian mengenai pengaruh suhu awal pelat panas dalam proses quenching (pendinginan secara tiba-tiba celah sempit rektangular. Penelitian difokuskan pada penentuan suhu rewetting dari pendinginan pelat panas dengan suhu awal pelat 220 0C, 400 0C, dan 600 0C dengan laju aliran air pendingin 0,2 liter/detik. Eksperimen dilakukan dengan menginjeksikan air pada laju aliran 0,2 liter/detik pada suhu air pendingin 85 0C ke dalam celah sempit rektangular. Data hasil pengukuran digunakan untuk mengetahui suhu rewetting yang terjadi pada pendinginan pelat panas tersebut. Tujuannya adalah untuk memahami pengaruh suhu awal pelat panas terhadap rewetting pada proses quenching di celah sempit rektangular. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa titik rewetting pada pendinginan pelat panas 220 0C, 400 0C, dan 600 0C terjadi pada suhu rewetting yang berbeda-beda. Pada suhu awal pelat panas 220 0C, suhu rewetting terjadi pada 220 0C yaitu langsung ketika air dilewatkan melalui celah sempit rektangular. Pada suhu awal pelat panas 400 0C, suhu rewetting terjadi pada 379,51 0C. Dan pada suhu awal pelat panas 600 0C, suhu rewetting terjadi pada 426,63 0C. Perbedaan suhu awal pelat panas yang sangat signifikan menyebabkan terjadinya perubahan sifat fisik benda uji, berbedanya rejim pendidihan yang dialami oleh fluida yang

  16. PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN InSTAD TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF FISIKA DI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Richie Erina

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran InSTAD terhadap: (1 keterampilan proses sains peserta didik, (2 hasil belajar kognif peserta didik, dan (3 proses sains dan hasil belajar kognitif peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan mengguna-kan desain kuasi eksperimen. Analisis data menggunakan Independent t-test dan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan: (1 penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (t= 7.47 dan 7.53 dengan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05; (2 penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap hasil belajar kognitif dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (t= 4.41dan 5.00 dengan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05; (3 penerapan model pembelajaran InSTAD secara signifikan lebih berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif dibandingkan model pembelajaran inkuiri terbimbing, dan hal ini ditunjukkan dengan output (F= 26.36 dan signifikansi sebesar 0.00 (sigifikansi < 0.05. Kata Kunci: InSTAD, keterampilan proses sains, hasil belajar kognitif   THE EFFECT OF InSTAD LEARNING MODEL ON THE SCIENCE PROCESS SKILLS AND COGNITIVE LEARNING OUTCOMES IN PHYSICS IN SENIOR HIGH SCHOOL Abstract This study aims to find out the effect of InSTAD learning model on: (1 the science process skills of the students, (2 the cognitive learning outcomes of the students, (3 the science process skills and cognitive learning outcomes of the students. This study is a quantitative research using a quasi-experimental design. The data analysis used the Independent t-test and MANOVA. The results show that: (1 the implementation of InSTAD learning model gives a significantly more positive effect to the

  17. SIMBOL BUDAYA SEBAGAI REPRESENTASI POSITIONING DALAM IKLAN PRODUK MOBIL EROPA DAN MOBIL JEPANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrian Dektisa Hagijanto

    2003-01-01

    Full Text Available Understanding advertising is not as simple and short as looking at it. Besides it is used as visual approach to create persuasif communication%2C advetisement can be created with something pointed to reality and hyperreality. Complexity can be more felt whenever cultural symbol is used as aplication in positioning approach. Abstract in Bahasa Indonesia : Memahami iklan tidak sesederhana dan sesingkat menikmati iklan tersebut. Selain dipakai sebagai pendekatan visual untuk menciptakan komunikasi persuasif%2C iklan dapat dikreasi dengan citraan yang mengacu kepada realitas dan bahasa realitas semu (hiper-realitas. Kompleksitas ini makin terasa lagi ketika simbol budaya yang dipakai sebagai pendekatan aplikasi posisioning. Positioning representation%2C cultural symbol%2C car advertisement.

  18. Efek Penambahan Jus dan Daun Sirih (Piper bettle linn Sebagai Aditif Pakan Terhadap Peforma Ayam Petelur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nining Haryun

    2017-11-01

    Full Text Available Pengembangan unggas telah dilakukan dalam hal perkembangbiakan, pemberian pakan dan manajemen. Namun, implementasinya masih menghadapi banyak tantangan seperti masalah penurunan produksi. Salah satu penyebab penurunan produksi adalah gangguan kesehatan yang disebabkan oleh bakteri patogen (Salmonella sp dan Escherichia coli. Salah satu cara untuk mengatasi masalah tersebut adalah penggunaan bettle linn Juice sebagai pakan tambahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bettle linn Juice sebagai pakan tambahan terhadap kinerja ayam petelur. Metode yang digunakan adalah uji biologis ayam petelur umur 69 minggu Isa Brown Strain dari 250 ayam petelur, menggunakan Completely Randomized Design (RAL dengan 5 perlakuan dan 5 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Piper bettle linn Juice tidak memberikan pengaruh yang signifikan (P> 0,05 terhadap konsumsi pakan dan angka kematian. Mempengaruhi secara signifikan (P <0,01 terhadap Hen Day Production (HDP, berat telur dan Feed Conversion Ratio (FCR.

  19. KITOSAN CANGKANG UDANG WINDU SEBAGAI PENGAWET FILLET IKAN GABUS (Channa striata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    sri - wahyuni

    2014-06-01

    Full Text Available Kitosan berpeluang besar digunakan sebagai bahan pengawet alami pada produk perikanan karenamemiliki aktivitas antimikrob. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik kitosan asalkulit udang windu dan pengaruhnya terhadap aktivitas mikrob pembusuk, nilai gizi, organoleptik danmasa simpan fi llet ikan gabus segar. Kitosan diisolasi dari kulit udang windu dan dikarakterisasi, laludigunakan sebagai bahan pengawet pada fi llet daging ikan gabus segar dengan konsentrasi 0; 1; 1,5; dan2%. Penyimpanan dilakukan pada suhu ruang selama 10, 15, 20, dan 25 jam. Perlakuan larutan kitosan1,5% mampu memperpanjang masa simpan fi llet daging ikan gabus karena mampu mengurangi kadarair dan laju pertumbuhan bakteri pembusuk, mempertahankan kadar protein terhadap daging fi llet ikangabus hingga penyimpanan 20 jam.Kata kunci: antimikrob, bahan pengawet, ikan gabus (Channa striata, kitosan

  20. PERANCANGAN CHATBOT PUSAT INFORMASI MAHASISWA MENGGUNAKAN AIML SEBAGAI VIRTUAL ASSISTANT BERBASIS WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maskur Maskur

    2016-11-01

    Full Text Available Seiring perkembangan teknologi dan keinginan program studi teknik informatika untuk mengembangkan layanan terhadap mahasiswa, informasi yang diperoleh melalui sistem informasi dan chatting yang dilakukan antara pengguna dengan pihak Virtual Assistant. Penelitian ini bertujuan untuk membangun chatbot yang mempunyai tujuan sebagai Virtual Assistant yang memberikan informasi kepada mahasiswa melalui data yang tersimpan pada sistem yang berisi informasi mengenai program studi teknik informatika dan penambahan pengetahuan baru apabila data yang tersimpan tidak ditemukan. Pada perancangan dan implementasi perangkat lunak ini menghasilkan sebuah prototipe Chatbot yang dibangun dengan menggunakan mesin ALICE sebagai penerjemah AIML. AIML ini menyebabkan Chatbot dapat mengintegrasikan input yang diterima berupa input text. Sehingga akan dihasilkan percakapan antara pengguna dan program. Dengan pemanfaatan chatbot yang telah dilengkapi dengan informasi berupa audio, membuat pengguna dapat lebih mudah mendapatkan informasi yang berasal dari database yang diinformasikan kepada pengguna. Dari hasil pengujian verifikasi, pengujian validitas dan pengujian prototipe yang dilakukan sistem berjalan dengan baik sesuai dengan perencanaan.

  1. IMPLEMENTASI SISTEM PENJAMINAN MUTU INTERNAL SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI UNIVERSITAS GADJAH MADA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Sulaiman

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan di Universitas Gadjah Mada. Studi ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Penelitian dilakukan di Universitas Gadjah Mada, dengan subjek Kantor Jaminan Mutu (KJM UGM. Teknik pengumpulan data: observasi langsung, penelusuran dokumen dan arsip, serta wawancara. Hasil penelitian menunjukkan: (1 Kebijakan dan konsep SPMI berupa dokumen akademik dan dokumen mutu disusun oleh KJM UGM; (2 KJM UGM sebagai koordinator dalam merencanakan dan melaksanakan SPMI di seluruh universitas; (3 Implementasi SPMI dilaksanakan dengan penyusunan rancangan berupa Siklus SPMI; (4 Kendala yang dihadapi: komitmen pimpinan, jumlah tenaga auditor, kegiatan SPMI menjadi rutinitas; (5 Langkah yang ditempuh: menyediakan tenaga expert penjaminan mutu, pelatihan auditor, membangun semangat penjaminan mutu; (6 Evaluasi Implementasi SPMI dilaksanakan setiap tahun; (7 Pemanfaatan hasil implementasi SPMI: membangun budaya mutu, akreditasi dan sertifikasi nasional dan internasional; dan (8 Pengembangan implementasi SPMI mengacu pada manajemen mutu ISO dan standar BAN PT.

  2. Analisis Penentuan Variabel dari Biaya Kapal Sebagai Acuan Penentuan Subsidi untuk Kapal Perintis :Studi Kasus Maluku

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rio Jagarin Silaban

    2012-09-01

    Full Text Available Subsidi diberikan untuk menjembatani ketidak-seimbangan antara harga atau tarip yang ditetapkan produsen dengan kekuatan daya beli konsumen dikarenakan konsumen tersebut tidak dapat membayar sesuai dengan tarip yang ditetapkan. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengkaji formula penentuan subsidi saat ini dan mengeloborasi dengan solusi alternatife. Studi dilakukan dengan  menentukan  variabel jarak, yang ada di biaya kapal perintis dan dapat dijadikan sebagai acuan penentuan  subsidi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penentuan subsidi saat ini  hanya ditentukan oleh variabel Jarak saja dan variabel penentu saat ini belum bisa menghitung besaran subsidi dengan lebih objektif karena ada beberapa variabel penentu lainnya yang bisa dijadikan sebagai acuan penentuan subsidi seperti GT, BHP, ABK dan Umur.

  3. Perancangan Photovoltaic Stand Alone Sebagai Catu Daya Pada Base Transceiver Station Telekomunikasi Di Pulau Nusa Penida

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I P Eka Indrawan

    2013-06-01

    Full Text Available Salah satu perangkat dalam jaringan komunikasi seluler adalah BTS (Base Transceiver Station. BTS yang ada di pulau Nusa Penida adalah BTS Nusa Penida dengan alamat desa kutampi dengan luas 500 m2. Sistem kelistrikan BTS  Nusa Penida dipasok oleh PLN dan genset,  dimana pada saat terjadi pemadaman energi listrik pada umumnya mempergunakan genset sebagai sumber energi listrik. Penggunaan genset mengakibatkan biaya operasional sangat tinggi, untuk itu diperlukan sumber lain yang lebih efisien. Besarnya potensi insolasi sinar harian matahari di Nusa penida, bisa sebagai  alternatif lain untuk sumber energi listrik dimana energi matahari bisa sebagai energi terbarukan untuk catu daya tambahan di BTS Nusa Penida yang pada akhirnya dapat menjaga  kestabilan suplai energi listrik ke BTS dan akses masyarakat terhadap informasi melalui seluler menjadi tidak terganggu. PV (Photovoltaic merupakan salah satu energi terbarukan yang dapat digunakan sebagai energi terbarukan untuk catu daya tambahan di BTS. Sistem PV yang dikembangkan untuk mensuplai energi listrik di BTS direncanakan sebesar 25%, adalah sistem PV yang hybrid dengan suplai listrik PLN. Besar daya PV yang dibangkitkan untuk mensuplai energi listrik di BTS adalah 9 kWp, yang dihasilkan dari panel PV sebanyak 45 panel dengan kapasitas panel PV adalah 200Wp dan kapasitas baterai yang akan digunakan adalah 3.800 Ah dengan total baterai 16. Analisis kelayakan investasi PV tanpa baterai dan PV dengan baterai yang dilakukan dengan menggunakan NPV, PI dan DPP menunjukkan hasil bahwa investasi PV layak untuk dilaksanakan. Untuk nilai NPV dan PI didapatkan kedua hasil investasi (> 0. Sedangkan untuk DPP didapatkan kedua hasil investasi dihasilkan lebih kecil dari periode umur proyek yang sudah ditetapkan, yaitu selama 25 tahun.

  4. ANALISIS SISTEM KONTROL MOTOR DC SEBAGAI FUNGSI DAYA DAN TEGANGAN TERHADAP KALOR

    OpenAIRE

    Dzakwan, Akhmad

    2008-01-01

    Telah dilakukan penelitian daya dan sistem kontrol tegangan rangkaian peningkatan suhu motor DC. Banyak energi listrik yang diubah menjadi panas sehingga dapat menyebabkan peningkatan suhu motor DC pada stator dan rotor. Dalam penelitian ini, daya dan sistem kontrol tegangan rangkaian mendeteksi peningkatan suhu motor DC dan juga sebagai umpan balik variabel. Kontrol sistem pasokan tenaga listrik berdasarkan perubahan tersebut. Dalam penelitian ini kami memperoleh tenaga maksimum dan tegangan...

  5. Limbah Serutan Kayu Matoa (Pometia Pinnata) Sebagai Zat Warna Alam Pada Kain Batik Serat Selulosa

    OpenAIRE

    Haerudin, Agus; Farida, Farida Farida

    2017-01-01

    Potensi limbah sumber daya alam di Indonesia hususnya limbah kayu-kayuan sangat melimpah yang selama ini belum dimanfaatkan dan belum miliki nilai jual yang sangat tinggi, salah satunya serutan kayu matoa. Pada penelitian ini mencoba melakukan ekperimen limbah serutan kayu matoa dimanfaatkan sebagai sumber bahan baku zat warna alam yang akan diaplikasikan pada kain batik serat selulosa.Tujuan dari penelitian ini ingin melihat arah warna yang dihasilkan dari ekstraksi limbah serutan kayu mato...

  6. SIMBOL BUDAYA SEBAGAI REPRESENTASI POSITIONING DALAM IKLAN PRODUK MOBIL EROPA DAN MOBIL JEPANG

    OpenAIRE

    Andrian Dektisa Hagijanto

    2003-01-01

    Understanding advertising is not as simple and short as looking at it. Besides it is used as visual approach to create persuasif communication%2C advetisement can be created with something pointed to reality and hyperreality. Complexity can be more felt whenever cultural symbol is used as aplication in positioning approach. Abstract in Bahasa Indonesia : Memahami iklan tidak sesederhana dan sesingkat menikmati iklan tersebut. Selain dipakai sebagai pendekatan visual untuk menciptakan komunika...

  7. Pemanfaatan Limbah Batu Marmer Sebagai Pengganti Agregat Kasar Pada Campuran Aspal Beton Terhadap Karakteristik Marshall

    OpenAIRE

    Syaiful Amal, Andi; Saleh, Chairil

    2015-01-01

    PEMANFAATAN LIMBAH BATU MARMER SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR PADA CAMPURAN ASPAL BETON TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALLThe Implementation Of Stone Marble Waste For Changer The Aggregate Rough To Mix Aplhalt Concrete Characteristics Of MarshalAndi Syaiful Amal1 & Chairil Saleh21,2Jurusan Teknik Sipil – Fakultas Teknik Univ. Muhammadiyah MalangAlamat Korespondensi : Jl. Raya Tlogomas No. 246 Malang 65144Email : The waste of marble stone is waste produced when manu...

  8. Potensi Pemberian Ekstrak Daun Sirih (Piper Betle L) sebagai Pengawet Alami Ikan Selar (Selaroides Leptolepis)

    OpenAIRE

    Mentari, Nona Lia

    2016-01-01

    Telah dilakukan penelitian “Potensi Ekstrak Daun Sirih (Piper betle) sebagai Pengawet Alami Ikan Selar (Selaroides leptolepis)” di Kecamatan Syiah Kuala sejak bulan September 2015 sampai Mei 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh daun sirih terhadap pengawetan ikan selar, rasa, warna, tekstur dan bau. Desain penelitian ini adalah eksperimental dengan 7 perlakuan dan 3 kali ulangan. Konsentrasi ekstrak daun sirih divariasi mulai dari 10% ekstrak daun sirih (S10), 20% ekstrak ...

  9. Implementasi Augmented Reality (AR) Pada Pengenalan Koleksi Museum Aceh Sebagai Sarana Pembelajaran Multimedia Berbasis Android

    OpenAIRE

    Heriza, Rahmat

    2016-01-01

    131421024 Berkembang nya laju teknologi Augmented Reality (AR) membuat kehidupan menjadi lebih real, dengan menggabungkan dunia maya kedalam dunia nyata dalam bentuk 3 Dimensi dengan menggunakan fitur kamera. Tujuan aplikasi ini memberi edukasi dan informasi kepada masyarakat mempelajari koleksi Museum Aceh dengan memanfaatkan teknologi augmented reality. AR sangat membantu dalam visualisasi bentuk objek, maka dengan dibuat nya aplikasi ini sebagai media pembelajaran objek koleksi Museum A...

  10. DISAIN TEKNOLOGI SURYA SEBAGAI "FORM-GIVER" PADA ARSITEKTUR Implementasi Bangunan Perumahan di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jimmy Priatman

    2001-01-01

    Full Text Available As a country lies within the equatorial belt, Indonesia receives abundant incoming solar radiation (insolation throughout the year. Although the climate has high humidity due to its existence as archipelagowith high vapour content of the atmosphere, the radiation reaching the building (direct or diffuse but strong enables its widespread use for cooling and heating of the building (in some places as well as domestic water heating. The potency is not only as a energy source, but also as an opportunity to introduce the sun as a dominant element in our lives. The sun provides sunshine as well as solar energy. Dwellings which are responsive to both with the use of solar energy to cool and heat can lead to a generation of buildings/dwellings in harmony with their environment and their occupants, and at the same time to terminate an era of energy waste. This paper presents solar design determinants influencing architectural design to form a new architectural style called "solar architecture". Abstract in Bahasa Indonesia : Sebagai suatu negara yang terletak disabuk khatulistiwa, Indonesia menerima radiasi matahari yang melimpah sepanjang tahun. Meskipun iklimnya mempunyai kelembaban tinggi yang disebabkan karena letaknya sebagai negara kepulauan dengan kandungan uap air tinggi di atmosfernya, radiasi langsung maupun diffus yang diterima pada bangunan memungkinkan penggunaannya untuk pendinginan/pemanasan ruang maupun penyediaan air panas domestik. Potensi matahari disini tidak hanya sebagai sumber energi, tetapi juga suatu kesempatan untuk menghadirkan matahari sebagai elemen dominan dalam kehidupan kita. Matahari menyediakan penerangan alami dan energi panas. Bangunan yang dapat merespons keduanya dan memanfaatkannya untuk pendinginan maupun pemanasan ruang dapat menuntun kesuatu generasi bangunan/perumahan yang selaras dengan lingkungan dan penghuninya, dan pada saat yang sama mengakhiri suatu era pemborosan energi. Paper ini mengemukakan faktor

  11. Analisis Biaya, Volume, Laba sebagai Alat Bantu Perencanaan Laba pada Hotel Sedona Manado

    OpenAIRE

    Samahati, Ricky Budiman

    2013-01-01

    Manado sebagai kota pariwisata menyediakan sarana dan prasarana kepariwisataan termasuk jasa perhotelan. Hotel Sedona merupakan salah satu hotel yang ada di Kota Manado dan merupakan objek yang dipilih penulis dengan menggunakan data operasional penjualan yang terjadi pada tahun 2011 dan 2012. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui titik break even point, jumlah volume penjualan pada tingkat laba yang direncanakan, serta tingkat margin of safety pada Hotel Sedona Manado. Metode analisi...

  12. Urgensi Pengaturan Disclosure Requirements sebagai Syarat Aplikasi Hak Paten dalam Pemanfaatan Sumber Daya Genetik di Indonesia

    OpenAIRE

    Cendhayanie, Rara Amalia

    2013-01-01

    Sumber daya genetik (SDG) merupakan salah satu bagian dari sumber daya hayati (biological resources) dimana SDG mempunyai peranan yang penting sebagai fondasi yang pada intinya untuk menjamin keberlangsungan hidup umat manusia. Keberadaan Negara berkembang salah satunya adalah Indonesia dengan berbagai kekayaan alam dan potensi lainnya seperti SDG menjadi salah satu perhatian penting di tingkat Internasional khususnya dalam hal ini pemanfaatan SDG untuk berbagai kepentingan, yang kian meningk...

  13. APLIKASI MOBILE ZAPPELINE SEBAGAI MEDIA TEKNOLOGI MODIFIKASI CUACA (TMC) DAN PENIPISAN POLUTAN UDARA (ASAP)

    OpenAIRE

    Purwadi, Purwadi; Sunarto, Faisal; Muttaqin, Alfan; Seto, Tri Handoko

    2018-01-01

    IntisariTelah dilakukan kajian aplikasi mobile zappeline sebagai media teknologi modifikasi cuaca (tmc) dan media penipisan polutan udara (asap) pada sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel berukuran 5,960 x 1,970 meter. Dengan kendaraan tersebut, direkomendasikan dimensi zappeline berbentuk bangun ruang eliptical dengan jari-jari diagonal a dan b masing-masing 3,25 dan 0,65 meter. Selanjutnya, karakteristik aerodinamik dan fisika dihitung dengan memecahkan beberapa persamaan fisika secara numerik...

  14. Perancangan Light Novel Sebagai Media Untuk Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Akan Pekerjaan Barista

    OpenAIRE

    Herlianto, Stefani; Dektisa H., Andrian; Arini Maer, Bernadette Dian

    2014-01-01

    Ide awal dari Tugas Akhir ini disebabkan karena rendahnya kesadaran masyarakat akan pekerjaan barista, padahal melakukan aktivitas di kafe telah menjadi lifestyle di kota-kota besar. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengeksposan terhadap pekerjaan tersebut dalam berbagai bentuk. Tujuan dari perancangan ini adalah membuat sebuah light novel yang unik dan menarik dengan tema kehidupan kerja seorang barista, menjelaskan realita dan tantangan dalam pekerjaan sebagai barista, dan meningkatkan k...

  15. Penggunaan Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava sebagai Pengawet Pindang Tongkol

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farida Ariyani

    2010-06-01

    Full Text Available Penelitian aplikasi ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava untuk menghambat kemunduran mutu pindang tongkol (Scomber australasicus CV telah dilakukan. Pada penelitian ini digunakan 4 konsentrasi ekstrak daun jambu (0, 3, 6, dan 9% sebagai larutan perebus pada pengolahan pindang tongkol. Perubahan mutu ikan pindang diamati setiap 24 jam secara organoleptik, kimia (TVB, TBA dan mikrobiologi (TPC, kapang, sedangkan pengamatan terhadap perubahan asam lemak dilakukan pada ikan pindang dengan perlakuan terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak daun jambu sebagai larutan perebus pada pemindangan ikan tongkol mampu menghambat peningkatan kadar TBA dan menekan oksidasi asam lemak tidak jenuh, tetapi tidak mampu menghambat peningkatan kadar TVB dan pertumbuhan mikroorganisme selama penyimpanan pada suhu ruang. Meskipun penggunaan ekstrak daun jambu menyebabkan warna pindang cenderung menjadi lebih gelap (kecoklatan, pindang tongkol yang direbus dengan ekstrak daun jambu mempunyai intensitas bau dan rasa tengik yang sangat rendah dan tekstur yang lebih baik bila disbanding kontrol. Perlakuan ekstrak daun jambu yang paling efektif sebagai pengawet pindang tongkol dengan nilai sensori terbaik adalah perlakuan ekstrak daun jambu pada konsentrasi 9%.

  16. Wacana Visual Talk Show ‘Mata Najwa’: Melihat Bahasa Tubuh Partisipan sebagai Kekuatan Visual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Winny Gunarti W.W.,

    2013-12-01

    ABSTRAK   Menjelang Pemilu 2014, isu sosial politik menjadi topik yang sering diangkat dalam pro- gram bincang-bincang  (talk show di televisi. Keberadaan talk show sebagai sebuah wacana visual menarik untuk dikaji karena mampu mempengaruhi opini publik tentang suatu isu yang melibatkan tokoh publik. Selain mengangkat isu populer, tontonan bincang-bincang juga didesain menampilkan pembawa acara profesional serta narasumber yang tengah menjadi isu. Talk show Mata Najwa di Metro TV adalah salah satu tontonan bincang-bincang yang menampilkan kekuatan visual tersebut. Dengan menggunakan latar desain studio se- bagai ruang bincang-bincang, kekuatan visual dipusatkan pada penampilan Najwa Shihab selaku pembawa acara dan narasumber di mana tubuh partisipan menjadi bagian dari kon- struksi media untuk menarik perhatian penonton. Studi ini membahas salah satu episode ‘Mendadak Capres’ yang menghadirkan figur publik Rhoma Irama sebagai narasumber. Analisis kualitatif dengan pendekatan Semiotika Sosial menempatkan  paritisipan sebagai bagian dari  elemen wacana di dalam produksi. Fokus pembahasan meliputi tanda-tanda visual yang terdiri dari ekspresi wajah, gerakan tangan serta posisi tubuh pembawa aca- ra dan narasumber untuk membangun identitas dan kekuasaan di dalam wacana visual perbincangan. Bahasa tubuh partisipan menjadi penting karena dapat membangun per- sepsi penonton dan mendukung suasana perbincangan. Studi ini sekaligus dapat menjadi sebuah model bahwa kekuatan tontonan bincang-bincang tidak hanya terletak pada topik, tetapi juga pada kekuatan visual partisipan melalui bahasa tubuh.   Kata kunci: wacana visual, bahasa tubuh, dan kekuatan visual

  17. TRADING OTOMATIS PERDAGANGAN FOREX MENGGUNAKAN METODE MARTINGALE DAN CANDLESTICK SEBAGAI ACUAN TRANSAKSI DI EXNESS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fauyhi Eko Nugroho

    2016-04-01

    Full Text Available Perdagangan forex merupakan suatu perdagangan mata uang asing dimana seorang trader mendapatkan keuntungan dari perbedaan nilai mata uang satu dengan mata uang asing lainnya yang dapat berubah-ubah secara berkala. Salah satu faktor analisa dalam keputusan jual beli dalam perdagangan forex adalah menggunakan analisa teknikal. Analisa teknikal menggunakan data dan metode statistik berdasarkan data histori harga untuk mendukung keputusan jual atau beli. Trader sering mengalami loss karena emosi dan psikologis. Faktor emosi dan psikologis yang dimaksud diantaranya adalah keserakahan, kelelahan, kurang konsentrasi dan lainnya. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan expert advisor . Expert advisor adalah aplikasi yang digunakan trader untuk melakukan trading secara otomatis dan mampu melakukan trading tanpa seorang trader harus memantau pergerakan harga selama 24 jam karena telah diberikan logic dengan menggunakan bahasa pemrograman mql 4. Expert advisor yang dibuat menggunakan metode martingale dan candlestick sebagai acuan transaksinya dalam pembukaan posisi jual atau beli. dari hasil penelitian pengujian Expert advisor dapat disimpulkan penggunaan metode martingale dan candlestick sebagai acuan transaksinya sebagai dasar logika expert advisor membantu dalam pengambilan keputusan trading. Kata kunci: expert advisor, forex, martingale, candlestick, mq 4.

  18. SOSIALISASI SCHOOL BULLYING SEBAGAI UPAYA PREVENTIF TERJADINYA TINDAK PIDANA KEKERASAN DI SMPN 3 BOJA KABUPATEN KENDAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anis Widyawati

    2014-12-01

    Full Text Available Perilaku bullying sebenarnya sudah sangat meluas di dunia pendidikan kita tanpa terlalu kita sadari bentuk dan akibatnya. Dalam bagian kedua, penulis akan menulusuri beberapa sumber lebih jauh lagi untuk melihat karakteristik pelaku bullying, mitos dan fakta tentang bullying, serta bagaimana menghadapi bullying, baik bagi korban, siswa lain yang menonton, maupun bagi pihak sekolah atau orang tua. Berdasarkan latar belakang diatas dapat dirumuskan permasalahan yaitu Bagaimana bentuk-bentuk perbuatan school bullying yang terjadi di SMP 3 Boja Kecamatan Boja Kabupaten Kendal dan Bagaimana pendekatan Restorative Justice dalam menyelesaikan kasus school bullying. Dalam kegiatan pengabdian ini, metode yang digunakan adalah dengan model penyuluhan dan dialog interaktif sehingga selain memberikan informasi tentang pemahaman sosialisasi school bullying sebagai upaya preventif terjadinya tindak pidana kekerasan di smpn 3 boja kabupaten kendal, masyarakat juga ikut aktif dalam dialog agar tidak merasa bosan sehingga terjalinnya komunikasi yang baik. Berdasarkan pengamatan selama melakukan pengabdian tim melihat keseriusan dan antusias peserta dalam mengikuti penjelasan mengenai sosialisasi school bullying sebagai upaya preventif terjadinya tindak pidana kekerasan di SMPN 3 boja kabupaten kendal. Peserta juga aktif dalam menanggapi dan merespon penjelasan pemateri. Tim pengabdian memberikan saran agar kegiatan sosialisasi mengenai sosialisasi school bullying sebagai upaya preventif terjadinya tindak pidana kekerasan di smpn 3 boja kabupaten kendal dilaksanakan secara terus menerus dan konsisten serta melibatkan stake holders yang terkait yaitu Dinas Pendidikan Kendal dan SMPN 3 Boja, karena jarang sosialisasi tentang tema tersebut.

  19. Hands On Activity Pada Pembelajaran Geometri Sekolah Sebagai Asesmen Kinerja Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kartono Kartono

    2010-06-01

    Full Text Available Geometri merupakan cabang matematika yang diajarkan mulai dari pendidikan dasar sampai pendidikan tinggi, namun berdasarkan suatu penelitian hasil belajar geometri kurang memuaskan khususnya hasil belajar geometri sekolah. Hasil belajar geometri sekolah terkait langsung dengan kegiatan pembelajarannya. Pembelajaran geometri akan efektif apabila kegiatan yang dilakukan sesuai dengan struktur kemampuan berpikir siswa. Menurut Teori Van Hiele tentang pembelajaran geometri, bahwa tingkat kemampuan berpikir siswa dalam belajar geometri meliputi lima tingkat , yaitu visualisasi, analisis, deduksi informal, deduksi, dan rigor.Tingkatan berpikir tersebut akan dilalui siswa secara berurutan, kecepatan berpindah dari tingkat ke tingkat berikutnya banyak bergantung pada isi dan metode pembelajarannya.Perlu disediakan aktivitas-aktivitas dalam pembelajaran yang sesuai dengan tingkat berpikir siswa dalam bentuk hands on activity. Melalui hands on activity akan terbentuk suatu penghayatan dan pengalaman untuk  menetapkan suatu pengertian, karena mampu membelajarkan secara bersama-sama kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik serta dapat memberikan penghayatan secara mendalam terhadap apa yang dipelajari, sehingga apa yang diperoleh oleh siswa tidak mudah dilupakan. Hands on activity selain sebagai komponen kegiatan pembelajaran, dapat dimanfaatkan sebagai intrumen asesmen, khususnya asesmen kinerja siswa. Gunakanlah hands on activity pada pembelajaran geometri sekolah dan manfaatkan kegiatan tersebut sebagai bentuk asesmen kinerja siswa. 

  20. PENENTUAN CAMPURAN LUMPUR LAPINDO SEBAGAI SUBSTITUSI PASIR DAN SEMEN DALAM PEMBUATAN PAVING BLOCK RAMAH LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ganjar Samudro

    2016-03-01

    Full Text Available Lumpur Lapindo (LL atau Lumpur Sidoarjo (Lusi merupakan lumpur panas, yang pemanfaatannya sangat terbatas dan menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang cukup besar. Karakteristik Lumpur Lapindo mengandung silikat (SiO2 dan kapur (CaO yang cukup tinggi dan bersifat pozoland. Selain kandungan kimia yang menguntungkan, Lumpur Lapindo juga bersifat B3 dengan kandungan logam berat Pb 35,41 ppm dan Cu 21,9 ppm yang melebihi baku mutu Kepmenkes no.907/2002, PP no.82/2001 dan PP no.18/1999. Teknik olidifikasi menjadi paving block dapat digunakan untuk mengubah watak fisik dan kimia limbah B3 dengan cara penambahan senyawa pengikat sehingga pergerakan senyawa-senyawa B3 dapat dihambat dan membentuk ikatan massa monolit dengan struktur yang kekar. Penambahan Lumpur Lapindo sebagai substitusi semen dan pasir ditentukan sebesar 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%, dengan pengujian terhadap kuat tekan, daya serap air dan perlindian. Penelitian ini didapatkan variasi Lumpur Lapindo sebagai substitusi pasir dan semen optimum asingmasing sebesar 30% dengan kuat tekan 408 kg/cm2 , daya serap air 10,17% dan uji perlindian dihasilkan dibawah 0,03 ppm Pb dan Cu, serta biaya pembuatan 1 buah paving block berkurang dari Rp 1.302,86 per buah menjadi Rp 1.059,40 per buah. Lumpur Lapindo sebagai substitusi semen lebih baik penggunaannya dalam pembuatan paving block ramah ingkungan.