WorldWideScience

Sample records for dengan radiasi sinar

  1. Kajian Pengaruh Radiasi Sinar Gamma Terhadap Susut Bobot Pada Buah Jambu Biji Merah Selama Masa Penyimpanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Akrom

    2014-09-01

    Full Text Available Telah dilakukan radiasi pada sampel jambu biji merah (psidium guajava linn pada variasi dosis 0.2, 0.4, 0.6, 0.8, dan 1 kGy menggunakan sinar gamma dengan sumber isotop Co-60 serta sampel yang tidak diradiasi sebagai sampel kontrol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh radiasi sinar gamma terhadap susut bobot sebagai indikasi dari terjadinya perlambatan proses fisiologis pada buah jambu biji merah selama masa penyimpanan. Sampel jambu biji merah diradiasi sesuai dosis yang ditentukan kemudian disimpan dalam wadah plastik selama 8 hari masa penyimpanan. Hari ke 4 dan ke 8 dilakukan evaluasi terhadap massa sampel untuk mengetahui penyusutan bobot yang terjadi. Hasilnya menunjukkan bahwa sampel yang tidak diradiasi mengalami penyusutan bobot rata-rata 20.27% dan sampel yang diradiasi mengalami penyusutan bobot rata-rata sebesar 1.23 – 5.98%. Perlakuan radiasi gamma mampu memperlambat proses fisiologis dimana terjadi perlambatan penyusutan bobot pada buah jambu biji merah selama masa penyimpanan. The samples of red guava (psidium guajava linn have been irradiated at variation doses of 0.2, 0.4, 0.6, 0.8, and 1 kGy using gamma rays with Co-60 isotope source and un-irradiated samples as control. The purpose of this research was to determine the effect of gamma irradiation on shrinkage weights as indication of slowing in physiological processes on red guava fruit during storage. Red guava fruit samples were irradiated in certain doses then saved in plastic pan during 8 days storage time. The fourth and eighth day sample mass was measured to determine the shrinkage of the weight. The result showed that un-irradiated sample was shrinkage weighted average 20.27% and the samples were irradiated shrinkage weight by an average of 1.23 to 5.98%. Gamma irradiation is able to slow the physiological processes which cause shrinkage weight on red guava fruit during storage.

  2. PENGARUH RADIASI SINAR GAMMA Co-60 TERHADAP STERILITAS DAN PERKEMBANGAN EMBRIO CULEX QUINQUEFASCIATUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riyani Setiyaningsih

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakTeknik Serangga Mandul merupakan teknik pengendalian vektor yang ramah lingkungan dan spesifi target. Aplikasi Teknik Serangga Mandul dalam pengendalian Cx quinquefasciatus belum pernah dilakukan di Indonesia, sehingga perlu uji pendahuluan sebelum aplikasi ke alam. Penelitian bertujuanmenentukan dosis optimal iradiasi sinar gamma Co-60 yang dapat mensterilkan dan berpengaruh terhadap perkembangan embrio Culex quinquefasciatus. Pupa jantan diradiasi dengan sinar gamma pada dosis 50 Gy, 50 Gy, 60 Gy, dan 70 Gy. Radiasi di lakukan di BATAN Jakarta. Nyamuk jantan yang muncul dari pupa kemudian di kawinkan dengan betina normal. Hasil perkawinan diamati sterilitas telur dan perkembangan embrio. Hasil penelitian menunjukkan sinar gamma Co-60 dosis 40 Gy, 50 Gy, 60 Gy, dan 70 Gy menyebabkan sterilitas telur yang dihasilkan 20,919%, 48,995%, 89,48%, dan 100%.Perlakuan dosis 40 Gy menghasilkan telur steril dengan 29,39% mengandung embrio dan 70,66% tidak mengandung embrio. Perlakuan dosis 50 Gy menghasilkan telur steril dengan 16,71% mengandung embrio dan 86,56% tidak mengandung embrio. Perlakuan dosis 60 Gy 9,35% telur steril mengandungembrio dan 90,64% tidak mengandung embrio. Perlakukan dosis 70 Gy 100 % telur yang dihasilkan steril dan tidak mengandung embrio. Dosis optimal yang dapat mensterilkan dan berpengaruh terhadap perkembangan embrio Culex quinquefasciatus adalah dosis 70 Gy.Kata kunci : Teknik Serangga Mandul, Culex quinquefasciatus dan sterilitasAbstractSterile Insect Tecnique is a vector control techniques that are environmentally safe and specifi targets. SIT application in the control of Cx quinquefasciatus has never been done in Indonesia, so we need a preliminary test before application to the nature. The aim of the study are to determine the optimal dose of gamma Co-60 radiation to sterilize and effect develop of embrio Culex quinquefasciatus. Male pupae radiated with gamma rays at a dose of 50 Gy, 50 Gy, 60 Gy, and 70 Gy

  3. ANALISIS AKTIVITAS SUMBER RADIASI DAN INTENSITAS SINAR GAMMA DI TERAS REAKTOR PWR 1000 MWe

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardani Ardani

    2015-04-01

    Full Text Available Salah satu PLTN kelas 1000 MWe adalah AP1000, reaktor dengan daya operasi penuh 3400 MWt. Sinar gamma dalam teras reaktor berasal dari tiga jenis sumber: 1 sinar gamma hasil reaksi penangkapan radiatif, 2 sinar gamma hasil reaksi pembelahan spontan dan 3 sinar gamma peluruhan radionuklida hasil pembelahan dan peluruhan radionuklida hasil aktivasi material dalam teras. Komposisi nuklida dalam teras merupakan parameter untuk menentukan laju reaksi penangkapan radiatif. Paket program ORIGEN-2 digunakan untuk menghitung aktivitas radionuklida dalam teras reaktor dan intensitas sinar gamma peluruhannya. Dengan asumsi reaktor dioperasikan pada daya penuh selama 540 hari tanpa gangguan, sebagian besar aktivitas radionuklida hasil pembelahan cenderung stabil, sedangkan aktivitas radionuklida hasil aktivasi material dan aktivitas aktinida cenderung meningkat seiring dengan waktu operasi. Aktivitas terbesar adalah aktivitas radionuklida hasil pembelahan yang totalnya mencapai 6,8×109 curie pada akhir operasi, diikuti aktivitas aktinida 1,06×109 curie, kemudian aktivitas radionuklida hasil aktivasi 5,98×106 curie. Energi sinar gamma terentang antara 0 - 11 MeV, dikelompokkan dalam 7 kelas energi. Sumber sinar gamma penangkapan radiatif memberikan kontribusi intensitas yang paling tinggi diikuti oleh intensitas sinar gamma hasil pembelahan spontan kemudian intensitas sinar gamma hasil peluruhan. Secara umum sinar gamma kelas energi rendah mempunyai intensitas yang lebih besar dibanding intensitas sinar gamma kelas energi tinggi. Kata kunci : PLTN AP1000, aktivitas radionuklida, curie, intensitas sinar gamma, foton   One of the 1000 MWe class nuclear power plant is the AP1000, full operating power reactors by 3400 MWt. Gamma rays in the reactor core derived from three types of sources :1 gamma ray results of radiative capture reactions,2 gamma rays result of spontaneous fission reaction and 3 gamma ray decay of radionuclides and the decay of the fission

  4. Biologi Radiasi

    OpenAIRE

    Milla Yoesfianda

    2008-01-01

    Biologi radiasi adalah ilmu yang mempelajari tentang pengaruh dari ionisasi radiasi dalam tubuh makhluk hidup. Kemungkinan terjadinya efek biologis akibat interaksi radiasi dan jaringan tubuh manusia, berbanding lurus dengan besarnya dosis radiasi yang mengenai jaringan tubuh tersebut. Radiasi dapat mengakibatkan efek baik secara langsung maupun tidak langsung. Efek yang merusak secara biologis dari radiasi ionisasi diklasifikasikan menjadi tiga kategori utama, yaitu efek somatik determin...

  5. Analisis keragaman manggis (Garcinia mangostana diiradiasi dengan sinar gamma berdasarkan karakteristik morfologi dan anatomi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ALFIN WIDIASTUTI

    2010-11-01

    Full Text Available Abstrak. Widiastuti A, Sobir, Suhartanto MR. 2010. Analisis keragaman manggis (Garcinia mangostana diiradiasi dengan sinar gamma berdasarkan karakteristik morfologi dan anatomi. Bioteknologi 7: 85-98. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keragaman genetik manggis (Garcinia mangostana L. yang diiradiasi dengan sinar gamma dosis 0 Gy, 20 Gy, 25 Gy, 30 Gy, 35 Gy dan 40 Gy. Bahan tanaman yang digunakan adalah biji yang dikumpulkan dari Kampung Cegal, Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Data dihasilkan dari karakteristik morfologi dan anatomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis sinar gamma dapat menghambat pertumbuhan benih, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh dan menurunkan viabilitas benih. Secara morfologi, hal itu juga menurunkan tinggi tanaman, diameter batang, ukuran daun, dan jumlah daun. Secara anatomi, kepadatan stomata berkorelasi positif dengan tinggi tanaman dengan nilai korelasi adalah 90% dan 74%. Iradiasi sinar gamma dapat meningkatkan keragaman morfologi hingga 30%. Pemotongan benih setelah iradiasi dapat meningkatkan keragaman dan tingkat kelangsungan hidup manggis.

  6. PENGARUH RADIASI GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK TERHADAP KESEHATAN MANUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I B. Alit Swamardika

    2009-06-01

    Full Text Available Radiasi pada dasanya adalah suatu cara perambatan energi dari sumber energi ke lingkungannya tanpa membutuhkan medium. Gelombang radio, sinyal televisi, sinar radar, cahaya tak terlihat, sinar-x dan sinar gamma merupakan contoh-contoh gelombang elektromagnetik. Tingkat paparan gelombang elektromagnetik dari berbagai frekuensi berubah secara signifikan sejalan dengan perkembangan teknologi yang menimbulkan kekhawatiran bahwa paparan dari gelombang elektromagnetik ini dapat berpengaruh buruk terhadap kesehatan fisik manusia. Banyak kalangan mengklaim bahwa gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh alat-alat listrik dapat mengganggu kesehatan pengguna dan orang-orang yang berdiri di sekitarnya. Anggapan ini dibenarkan oleh para ahli bidang telekomunikasi, namun tidak sedikit pula bantahan-bantahan oleh beberapa pihak yang menyangkal sebaliknya.

  7. PEMBUATAN SUMBER RADIASI GAMMA 137Cs DENGAN AKTIVITAS 20 mCi DARI PEB U3Si2-Al PASCA IRADIASI DALAM CONTAINER STAINLESS STEEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aslina Br. Ginting

    2016-03-01

    Full Text Available ABSTRAK PEMBUATAN SUMBER RADIASI GAMMA ISOTOP 137Cs DENGAN AKTIVITAS 20 mCi DARI PEB U3Si2-Al PASCA IRADIASI DALAM CONTAINER STAINLESS STEEL. Kegiatan uji pasca iradiasi pelat elemen bakar (PEB U3Si2-Al banyak menghasilkan larutan dengan keaktifan yang sangat tinggi. Larutan tersebut mengandung isotop 137Cs, uranium serta transuranium yang mempunyai waktu paroh panjang dan berbahaya bagi lingkungan. Namun larutan tersebut memiliki nilai ekonomis tinggi karena dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk pembuatan sumber radiasi sinar gamma isotop 137Cs. Hal ini dapat membantu bidang industri dalam memenuhi kebutuhan sumber radioaktif dalam negeri karena selama ini kebutuhan isotop 137Cs di Indonesia masih tergantung dari industri luar negeri. Selain itu, pengadaan dan transportasi isotop 137Cs dari luar negeri serta dalam penggunaannya memerlukan persyaratan yang cukup ketat dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir Nasional (BAPETEN, sehingga menyebabkan harga isotop 137Cs menjadi mahal sampai di Indonesia. Dengan alasan tersebut, BATAN sebagai lembaga litbang nuklir di Indonesia perlu mempelajari pembuatan sumber radiasi gamma isotop 137Cs dari larutan hasil pengujian bahan bakar nuklir U3Si2-Al pasca iradiasi. Manfaat isotop 137Cs sangat luas antara lain digunakan dalam menganalisis sampel lingkungan, industri migas, konstruksi, radiografi, perikanan, rumah sakit dan pertambangan. Pembuatan sumber radiasi gamma isotop 137Cs dimulai dari pengumpulan larutan hasil pengujian PEB U3Si2-Al. Larutan larutan hasil pengujian mengandung isotop 137Cs dan isotop lainnya dikumpulkan menjadi satu dalam botol dengan volume 65 mL. Pemisahan isotop 137Cs dari hasil fisi lainnya dilakukan dengan metode penukar kation menggunakan zeolit Lampung dengan berat 45 gr. Hasil pemisahan diperoleh 137Cs-zeolit dalam fasa padat dan isotop lainnya berada dalam fasa cair. Padatan137Cs-zeolit kering kemudian kemudian ditimbang dan diukur aktivitasnya menggunakan spektrometer

  8. Pemberitaan Konflik Basuki Tjahaja Purnama Dengan DPRD DKI Jakarta di Harian Sinar Indonesia Baru

    OpenAIRE

    Cristhora, Eva

    2015-01-01

    This study titled Conflict Coverage Tjahaja Basuki Purnama With Jakarta Parliament in Hrian Sinar Indonesia Baru. This study focuses on the study of discourse analysis using a research model Teun A. Van Dijk in the overall analysis as the study of communication theory. The study used as a critical paradigm approach. The purpose of this study was to determine the research titled Conflict Coverage Tjahaja Basuki Purnama By DPRD DKI Jakarta in Indonesia Sinar Baru Hrian. This study focuses on th...

  9. BAHAYA RADIASI DAN CARA PROTEKSINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Badunggawa P

    2014-09-01

    Full Text Available Radiasi yang kita terima setiap saat, termasuk radiasi untuk tujuan kedokteran, mempunyai dampak positif dan negatif terhadap keselamatan manusia dan lingkungan. Dampak positif dari radiasi terhadap keselamatan manusia diantaranya adalah digunakan sebagai pengobatan dan dampak negatifnya adalah tergantung dari besar dosis yang diterima diantaranya adalah mulai dari mual, muntah, pusing-pusing, rambut rontok, menyebabkan kanker, diturunkan secara genetik, dan yang lebih berbahaya lagi adalah menyebabkan kematian. Oleh karena itu kita harus berhati-hati terhadap bahaya yang ditimbulkannya, baik terhadap pekerja radiasi maupun masyarakat umum termasuk pasien. Perlindungan terhadap bahaya yang ditimbulkan radiasi ini dikenal dengan istilah proteksi radiasi. Sehingga dosis yang diterima pertahun oleh pekerja atau masyarakat umum tidak melebihi batas dosis yang ditetapkan oleh Bapeten. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meminimalkan bahaya tersebut sehingga pekerja dan pasien merasa aman melakukan dan dikenai tindakan medik.[medicina 2009;40:47-51].  

  10. RADIASI OPTIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Soewasti Soesanto

    2012-09-01

    Full Text Available Radiasi optik tidak terlalu masuk ke dalam maka mata dan kulit merupakan bagian tubuh yang perlu mendapat perhatian. Efek akut utama adalah fotokeratitis, cedera retina mata karena panas, dan fotokimia serta erithema, dan terbakarnya kulit. Efek lanjut termasuk timbulnya katarak, mungkin degenerasi retina mata, serta penuaan dini, dan kanker kulit. Efek biologis dari semua radiasi optik dapat dibagi menjadi tiga kategori utama yaitu: thermal (termasuk termo-mekanik, fotokimia, dan efek medan listrik langsung.

  11. Hubungan Paparan Timbal dengan Kejadian Gangguan Fungsi Hati Pada Pekerja Pengecoran Logam di CV. Sinar Baja Cemerlang Desa Bakalan, Ceper Kabupaten Klaten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitra Ayu Minarti

    2016-01-01

    Full Text Available Background : Lead ( Pb is a toxic material which can accumulate in the human body and can be detrimental to health and cause damage to various organs  including the liver. Results of a preliminary study in CV. Sinar Baja Cemerlang obtained Pb in the worker's blood showed that exceeds the threshold value determined by the CDC. Methode : Cross-sectional study was conducted on 33 subjects research at CV . Sinar Baja Cemerlang Bakalan Village, Ceper, District Klaten. In this research, working time, length of work every day and Pb levels in the blood as independent variables and parameters of liver function (SGOT, SGPT and Gamma GT as the dependent variable. Data were collected through observation, interviews, and laboratory examinations. Analysis was done using univariate and bivariate analysis. Result : Univariate analysis results obtained an average blood levels of Pb in 24.39 µg/dL and 84.8 % of respondents experienced an incident impaired liver function. Spearman test results showed significant association between working time with the level of ALT (p = 0.005 and Gamma-GT (p = 0.017, whereas the other variables did not show any significant associations. Conclution : There is no significant association between type of work, working time, length of work every day and Pb levels in the blood with incidence of liver disfunction in metal foundry workers in CV. Sinar Baja Cemerlang Bakalan Village, Ceper, District Klaten. Keywords : Lead exposure, Liver Disfunction

  12. DESAIN KONSEPTUAL PERISAI RADIASI REAKTOR RRI-50

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amir Hamzah

    2015-06-01

    Full Text Available ABSTRAK DESAIN KONSEPTUAL PERISAI RADIASI REAKTOR RRI-50. Salah satu parameter yang harus dipenuhi dalam mendesain reaktor nuklir adalah desain perisai radiasi yang dapat menjamin keamanan dan keselamatan radiasi bagi pekerja dan masyarakat sekitar. Pada penelitian ini dilakukan desain perisai radiasi RRI-50 dengan elemen bakar berjenis U9Mo-Al berkerapatan tinggi dengan tipe pelat sebanyak 21 buah dan berdimensi seperti elemen bakar RSG-GAS tapi panjang aktifnya 70 cm. Konfigurasi teras terdiri dari 16 elemen bakar dan 4 elemen kendali serta 5 posisi iradiasi sehingga membentuk matriks 5 x 5. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain perisai radiasi dan menentukan distribusi laju dosis di daerah kerja dan di lingkungan reaktor RRI-50. Tahapan awal penelitian adalah perhitungan kuat sumber dan inventori bahan radioaktif teras reaktor dengan mensimulasikan operasi 50 MW selama 20 hari tiap siklus menggunakan program ORGEN2.1. Berdasarkan kuat sumber tersebut dan model yang dibuat menggunakan program VisEd, maka dilakukan analisis penentuan parameter perisai radiasi secara iteratif menggunakan program MCNPX. Pada tahap akhir, dilakukan analisis distribusi laju dosis di seluruh ruang di dalam dan di luar gedung reaktor juga menggunakan program MCNPX. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ketinggian permukaan air adalah 1000 cm dan kombinasi 90 cm beton berat dan 60 cm beton biasa dapat digunakan sebagai perisai biologi. Desain perisai tersebut mereduksi laju dosis menjadi 0,05 µSv/jam di Balai Operasi sementara di Balai Eksperimen dan di luar gedung reaktor menjadi 4,2 µSv/jam dan 0,03 µSv/jam pada saat reaktor beroperasi. Hasil penelitian juga menunjukkan pemasagan perisai tambahan setebal 280 cm berjarak 300 cm di depan tabung berkas neutron radial yang terbuka mereduksi laju dosis gamma dan neutron menjadi 3,3 µSv/jam dan 3,1x10-11 µSv/jam. Hasil-hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain perisai radiasi yang dibuat membuat reaktor

  13. FOTODEGRADASI ZAT WARNA TARTRAZIN LIMBAH CAIR INDUSTRI MIE MENGGUNAKAN FOTOKATALIS TiO2 - SINAR MATAHARI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Windy Dwiasi

    2014-05-01

    Full Text Available Salah satu dampak negatif perkembangan industri mie di Indonesia adalah timbulnya pencemaran lingkungan dari limbah cair industri mie yang masih mengandung zat organik seperti zat warna tartrazin. Penurunan kadar zat warna tartrazin dalam limbah cair mie dapat diupayakan dengan cara mendegradasi zat warna tartrazin melalui proses fotodegradasi dengan metode fotokatalis. Pada penelitian ini telah dilakukan fotodegradasi zat warna tartrazin dalam limbah cair mie menggunakan fotokatalis TiO2. Perlakuan meliputi pengaruh variasi waktu kontak dan pH terhadap aktivitas fotokatalis TiO2 menggunakan sinar UV dan sinar matahari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fotokatalitik yang terbaik untuk TiO2 adalah pada kondisi limbah cair mie dengan pH 2, dan waktu kontak 1 jam. Persentase penurunan kadar tartrazin dengan menggunakan lampu UV adalah sebesar 56,81%, sedangkan dengan penyinaran sinar matahari sebesar 61,64 %.

  14. OKSIDASI SENYAWA ORGANIK DENGAN RADIASI UV DAN HIDROGEN PEROKSIDA : TOLUEN DALAM LARUTAN (Oxidation of Organic Compounds with UV Radiation And Hydrogen Peroxide : Toluene in Aqueous Solutions

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Bendiyasa

    2007-11-01

    Full Text Available ABSTRAK  Umumnya limbah cair mengandung bermacam-macam senyawa organik dan unorganik. Sebagian besar senybawa organik, diantaranya adalah senyawa-senyawa aromatis, seperti toluene, tidak dapat dikenakan proses kemis maupun biologis konvensional. Tulisan ini menyajikan hasil penelitian yang terkait dengan oksidasi toluen dengan gabungan UV (ultra violet dan H2O2 yang sering disebut Advance Oxidation Processes (AOPs. Percobaan dilakukan di dalam sebuah reaktor batch pada suhu kamar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi awal H2O2 maupun pH mempengaruhi tingkat oksidasi toluen. Order reaksi yang sesuai dengan sistem ini adalah reaksi order satu semu terhadap toluen. Hubungan nilai kapparent dengan konsentrasi awal H2O2 adalah linier sedangkan hubungan kapparent dengan pH adalah eksponensial. Pengaruh konsentrasi awal H2O2 terhadap kapparent dapat dituliskan dalam bentuk persamaan kapparent = 0,0015 Cinitial + 0,0204 min-1 dan pH awal terhadap konsentrasi kapparent adalah sebagai berikut kapparent =  0,0309 0,027 (pH min-1. Pengaruh gabungan nkonsentrasi H2O2 dan pH awal dapat dinyatakan dalam persamaan kapparent  = (0,0374 = 0,0009 Cinitial e -0,0316 (pH min-1 ABSTRACT  Generally, waste water contains a large variety of organic and inorganic compounds. Most organic compounds are resistant to conventional chemical and biological treatments. Among them are aromatic compounds, such as toluene. This paper presents the results of experimental oxidation of toluene with combinations of UV and H2O2 which are usually called Advanced Oxidation Processes (AOPs. The experiments were performed in a batch system at room temperature. The experimental results exhibit that both initial concentration of hydrogen peroxide and initial pH affect the degree of oxidation. It is found that the order of reaction is pseudo first order with regard to toluene. The value of kapparent. is observed linearly with respect to the initial hydrogen peroxide concentration

  15. EFEK BIOLOGIS DARI PAPARAN RADIASI ELEKTROMAGNETIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Woro Riyadina

    2012-12-01

    Full Text Available Alat-alat telekomunikasi, peralatan industri, dan rumah tangga yang menggunakan tenaga radiasi elektromagnetik, ternyata dari berbagai hasil penelitian dan studi berbagai literatur menunjukkan adanya dampak buruk terhadap kesehatan. Hal ini akibat dari paparan radiasi elektromagnetik bagi pemakai. Seberapa jauh efek biologis yang terpengaruh oleh paparan radiasi elektromagnetik, akan penulis kemukakan dalam makalah ini.

  16. Karakteristik Beberapa Jenis Antibiotik Berdasarkan Pola Difraksi Sinar-X (XRD Dan Spektrum FTIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mirzan T Razzak

    2017-03-01

    Full Text Available Telah dilakukan pengukuran karakteristik difraksi sinar-x (XRD terhadap beberapa jenisantibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristik difraksi sinar-x suatuantibiotik sebagai upaya untuk identifikasi antibiotik secara cepat. Dalam penelitian ini diamatikarakteristik difraksi sinar-x dari 15 (lima belas antibiotik yang tersedia di pasaran. SpektrumXRD diukur pada sudut 2 antara 5 – 75 untuk dibandingkan dan dievaluasi mengenai bentukkristalnya. Selanjutnya diukur pula spektrum XRD dari pencampuran antibiotik dengan tepungtapioka. Pengukuran spektrum infrared dengan FTIR juga dilakukan untuk menguji konsistensihasil evaluasi spektrum XRD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa amoxicillin dan ampicillinmempunyai struktur kristal yang sama, yaitu orthorombic primitif. Sayangnya baik XRDmaupun FTIR, tidak memberikan nilai kuantitatif pada antibiotik. Oleh sebab itu, perbedaankonsentrasi dengan pencampuran tepung tapioka tidak dapat dideteksi. Walaupun demikian,metode ini terbukti dapat digunakan untuk membedakan komposisi zat penyusun antibiotiksecara cepat dan akurat.

  17. MODIFIKASI KAMERA OBSCURA SEBAGAI DETEKTOR RADIASI PENGION UNTUK ALAT PEMBELAJARAN FISIKA DI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P. Dwijananti

    2012-01-01

    Full Text Available Detektor yang dibuat pada penelitian ini berupa kamera kotak hitam. Detektor ini terbuat dari lempeng aluminium tebal 2 mm,berdimensi kotak ukuran (20x15x30 cm, memiliki komponen : panel detektor, kertas film/fotografi, dan sumber radiasi. Interaksiradiasi pengion dengan kertas film menghasilkan jejak bayangan penghitaman pada kertas film setelah dicuci. Tingkatpenghitaman hasil pemotretan menunjukkan pelemahan intesitas radiasi, absorbsi dengan bahan menghasilkan bayangantembus tidaknya pada kertas film. Dengan variasi waktu eksposure, bahan absorber dan pengaturan jarak, detektor ini dapatdigunakan uji kualitatif suatu sumber radiasi pengion. Kamera ini dapat digunakan sebagai alat pembelajaran pada materi inti danradioaktivitas di SMA. Detector made in this study is a black box camera made of aluminum. This detector is made of aluminum plate 2-mm thick, a box of(20x15x30 cm, with the following components: the detector panels, paper, film / photography, and sources of ionizing radiation withradiation. Interaction between ionizing radiation and film paper produces a shadow on the paper trail showing blackened after beingwashed. The blackening of radiation attenuation, absorption with at least translucent material produces a shadow on the paper film,with variation of exposure time, the absorbent material and distance, the detector can be using ionizing radiation submer qualitativetests. Camera conclusively prove can be used as a learning tool in the core content and radioactivity in high school.Keywords: detector, ionizing radiation, learning tool.

  18. UJI KETAHANAN BEBERAPA GALUR KAPAS (Gossypium hirsutum HASIL RADIASI TERHADAP SERANGGA HAMA PENGGEREK BUAH Helicoverpa armigera(Hǖbner

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Sunarto

    2015-09-01

    Full Text Available Uji  ketahanan beberapa galur kapas (Gossypium hirsutum terhadap  penggerek buah Helicoverpa armigera (Hǖbner dilaksanakan di laboratorium Entomologi Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat Malang pada bulan Januari sampai dengan Mei 2011. Penelitian bertujuan untuk mengevaluasi ketahanan beberapa galur kapas hasil radiasi terhadap penggerek buah H. armigera.  Perlakuan disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK yang terdiri atas empat galur hasil radiasi yaitu galur IA, 2A, 4A, dan 2C, dua varietas hasil radiasi yaitu Karisma, NIAB, dan dua varietas hasil pemuliaan konvensional yaitu Kanesia 10 dan Kanesia 15.  Setiap perlakuan diulang 3 kali.  Pengujian dilakukan dengan cara uji pakan (feeding assay daun, kuncup daun, dan buah muda sesuai dengan perkembangan larva H. armigera.  Larva instar I, instar II-III, dan instar IV-V berturut-turut diberikan daun muda, kuncup bunga, dan buah muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa galur kapas nomor 1A, 2A, 4A, dan 4C merupakan galur yang toleran terhadap H. armigera.  Kata kunci : Gossypium hirsutum, Helicoverpa armigera,   ketahanan  varietas.

  19. POTENSI PEMANFAATAN RUMPUT LAUT COKELAT CORONG (Turbinaria conoides UNTUK MENGURANGI RESIKO KANKER TIROID PADA MANUSIA YANG TERPAPAR RADIASI IODIUM 131 AKIBAT KECELAKAAN NUKLIR FUKUSHIMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juwita Tando

    2014-04-01

    radiasi mengaktifkan komponen dari jalur MAPK terutama melalui inversi paracentric kromosom. Sebuah metode pengobatan yang umum untuk mencegah eksposur I131 adalah dengan menjenuhkan tiroid secara regular dengan non-radioaktif I127. Ada alasan untuk berhati-hati dalam penggunaan kalium iodide atau suplemen yodium, karena penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan kondisi seperti fenomena Jod-Basedow, efek Wolff-Chaikoff, memperburuk hipertiroid dan hipotiroid. Untuk itulah diperlukan adanya konsumsi iodium non radioaktif yang berasal dari unsur alami. Salah satu bahan yang dapat dikonsumsi yaitu Turbinaria conoides yang dikenal dimasyarakat Indonesia dengan rumput laut coklat corong.

  20. PENGARUH RADIASI SINAR GAMMA COBALT-60 TERHADAP SIFAT MORFOLOGI DAN AGRONOMI KETIGA VARIETAS JAGUNG (ZEA MAYS L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Makhziah

    2017-04-01

    Full Text Available Mutation is one of the ways to improve genetic variation in plant breeding so the target traits were more easily obtained. Grains of three varieties of maize (Bisma, Madura local, and Gumarang were treated with gamma 60cobalt irradiation doses (0, 100, 200, and 300 Gy before sowing then planted in a split plot randomized block design with three replication, to be evaluated for their morphology and agronomic traits. The Main plot was cultivars and sub plot was gamma radiation rates. There was no interaction between gamma rates and cultivars of maize, but increasing of gamma rates caused decreasing of some traits. Some traits such as plant height and leaves number were decreased significantly when gamma rate increased 100 to 300 Gy as well yield components such as grain weight and grain number per ear. Gamma 200 caused produce more ears than other rates. Bisma exhibited greater performance than Madura and Gumarang both of morphology and agronomic traits.

  1. Penerapan Penghalusan Savitzky-Golay pada Pengukuran Konsentrasi Etilen dengan Detektor Fotoakustik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ign Edi Santosa

    2016-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan pengukuran konsentrasi etilen dari biocream yang dikenai paparan sinar ultraviolet. Pengukuran dilakukan dengan detektor fotoakustik. Untuk mengurangi efek derau, telah dilakukan penghalusan dengan metoda Savitzky-Golay. Hasil penghalusan tergantung pada orde polinomialnyadan jumlah titik data untuk fiting.

  2. PENINGKATAN EFEKTIFITAS DAN EFISIENSI BIAYA KUALITAS MELALUI PENEDEKATAN SIMULASI (Studi Kasus di CV. SINAR BAJA ELEKTRIC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Agus Widyadana

    2003-01-01

    Full Text Available The paper discusses about how to increase product quality and still concern with quality cost. We add factor of time to count quality cost and the effect to quality product. Time has important function in this research, so simulation is used to analyze quality control system. The simulation on CV. Sinar Baja Elektrik shows that the propose method can decrease product reject about 8% and quality cost until 16,89% from total sales. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini membahas mengenai upaya untuk meningkatkan kualitas produk dengan memperhatikan biaya kualitas. Penelitian ini memasukan tambahan faktor waktu dalam memperhitungkan biaya kualitas serta dampaknya pada kualitas produk. Oleh karena faktor waktu memegang peranan yang penting, maka analisa sistem pengendalian kualitas pada penelitian ini menggunakan metode simulasi. Hasil simulasi di CV. Sinar Baja Elektrik menunjukan metode yang diusulkan dapat menurunkan hasil rata-rata tingkat kelolosan produk cacat untuk tiap tipe speaker hingga berkisar 8%, dan total biaya kualitas secara keseluruhan dapat diturunkan hingga sebesar 16.89% dari total penjualan. Kata kunci: biaya kualitas, efisiensi, efektivitas, simulasi.

  3. ANALISIS PERBANDINGAN OUTPUT DAYA LISTRIK PANEL SURYA SISTEM TRACKING DENGAN SOLAR REFLECTOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I B Kd Surya Negara

    2016-03-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang memiliki intensitas radiasi matahari yang sangat besar dan intensitas radiasi tersebut berpotensi untuk dikembangkan menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Surya. Efisiensi dari panel surya saat ini masih perlu pertimbangan lebih lanjut. Efisiensi panel surya yang rendah ini, berpengaruh pada hasil output daya listrik yang dihasilkan. Upaya untuk meningkatkan output daya listrik panel surya, yaitu dengan sistem tracking dan solar reflector. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui output daya listrik yang lebih maksimal. Metode dalam penelitian ini menggunakan sistem tracking yang pergerakannya berdasarkan waktu dan menggunakan solar reflector dengan cermin datar dan sudut reflector yang berbeda. Hasil dari perbandingan sistem tracking dengan solar reflector yaitu solar reflector menghasilkan output daya listrik lebih besar dibandingan dengan sistem tracking, dimana solar reflector menghasilkan output daya listrik sebesar 0.1224 Watt dan sistem tracking sebesar 0.1136 Watt.

  4. RADIASI DI SEKITAR MENARA BASE TRANSCEIVER STATION DI BANDUNG DAN JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Athena Athena

    2014-02-01

    Full Text Available Abstrak Telah  dilakukan  penelitian  Pengaruh  Medan  Elektromagnetik Terhadap  Kesehatan  Masyarakat  Di  Sekitar  Menara Pemancar  Telepon  Seluler  (BTS  di  Jakarta  dan  Bandung  bertujuan  untuk  mengetahui  besar  pajanan  medan elektromagnetik yang berasal dari menara telepon seluler (BTS dan kondisi kesehatan (kecemasan ma syarakat yang bermukim  di  sekitar  BTS.  Disain  penelitian  adalah  cross-sectional  dengan  jumlah  sampel  di  masing-masing  lokasi adalah 10 (7 BTS dengan sistem GSM dan 3 BTS dengan sistem CDMA  yang dipilih secara purposif.  Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengukuran rapat daya di 16 titik di sekeliling BTS  (setiap 22,5o sudut penjuru angin pada jarak  100  meter.  Berdasarkan  hasil  pengukuran  tersebut,  p ada  arah  dengan  rapat  daya  paling  besar,  pengukuran dilanjutkan  pada  pada  jarak  50,  150,  200,  250,  dan  300  meter.  Alat  ukur  yang  digunakan  adalah  Radio  Frequency Electromagnetic Field Strength Meters  SPECTRAN® HF-2025E.  Data hasil pengukuran medan elektromagnetik akan dipetakan berdasarkan titik pengukuran di masing-masing BTS, dan dibandingkan dengan peraturan yang ada.  Hasil: Pada  jarak  100  meter  dari  BTS,  rapat  daya  frekuensi  900  MHz  berkisar  antara  tidak  terdeteksi  sampai  396  W/cm2 dengan  modus  2  W/cm2.  Pada  frekuensi  1800  MHz  berkisar  antara   tidak  terdeteksi  sampai  282  W/cm2 dengan modus  0,4  W/cm2 dan  pada  frekuensi    2200  MHz  antara  tidak  terdeteksi  sampai  140  W/Cm2dengan  modus  13 W/cm2. Berdasarkan jarak pengukuran, rapat daya pada frekuensi 900 MHz paling tinggi terukur pada jarak 250 meter dari BTS, sebesar 700  W/cm2; frekuensi 1800 MHz , paling tinggi 540  W/cm2 terukur pada jarak 100 meter; pada frekuensi 2200 MHz paling tinggi 570  W/cm2 terukur pada jarak 250 meter. Kesimpulan: Secara

  5. Pembuatan Biodiesel Secara Batch Dengan Memanfaatkan Gelombang Mikro (Microwave

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rhesa Purnama Putra

    2012-09-01

    Full Text Available Biodiesel merupakan bioenergi atau bahan bakar nabati yang dibuat dari minyak nabati, baik minyak baru atau bekas penggorengan melalui proses transesterifikasi, esterifikasi, atau proses esterifikasi-transesterifikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat biodiesel dari minyak goreng secara batch melalui proses transesterifikasi dengan menggunakan radiasi mikrowave serta mempelajari berapa daya dan waktu optimal yang diperlukan untuk proses pembuatan biodiesel dengan radiasi microwave dengan katalis CaO, H2SO4, dan tanpa katalis. Dalam penelitian ini digunakan tiga variabel, yaitu daya (Watt;100,200,300,400, waktu (menit; 5,10,15,20 dan jenis katalis; CaO, H2SO4, dan tanpa katalis. Pada tahap persiapan menghitung volume minyak dan metanol yang akan dicampur. Kemudian mencampurnya didalam reaktor. Lalu mendinginkan campuran hingga terbentuk dua lapisan atas dan bawah dilanjutkan dengan melakukan pemisahan lapisan atas (biodiesel dari lapisan bawah (gliserol. Adapun pada tahap analisis, biodiesel hasil reaksi transesterfikasi dianalisa untuk mendapatkan data yield metil ester, densitas, viskositas, dan flash point. Dari penelitian diketahui bahwa hasil yang didapatkan masih belum dapat memenuhi standar biodiesel yang ditetapkan. Katalis CaO dapat memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan katalis H2SO4 dan tanpa katalis. Kondisi operasi untuk menghasilkan kualitas yield biodiesel terbaik yaitu pada daya 200 Watt selama 20 menit dengan menggunakan katalis CaO. Yield biodiesel terbesar didapatkan yield sebesar 60,11 %.

  6. Pembuatan Biodiesel dari Minyak Kelapa Menggunakan Microwave : Penggunaan Katalis KOH dengan Konsentrasi Rendah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gus Ali Nur Rohman

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian pembuatan methyl ester (biodiesel dari minyak kelapa dengan katalis KOH dengan bantuan gelombang mikro (microwave di latar belakangi oleh adanya krisis energi sehingga memerlukan metode baru untuk membuat renewable energy dalam hal ini adalah biodiesel. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari proses pembuatan biodiesel dengan metode radiasi microwave, pengaruh konsentrasi katalis KOH, pengaruh daya, waktu pemanasan yang digunakan terhadap yield dan viskositas biodiesel yang dihasilkan. Pembuatan methyl ester (biodiesel dari minyak kelapa dilakukan dengan perbandingan mol minyak : metanol = 1 : 9. Biodiesel yang dihasilkan kemudian dianalisa dengan uji viskositas, uji flash point, dan uji gas chromatography (GC. Yield optimum pada pembuatan methyl ester dari minyak kelapa dengan metode microwave-assisted transesterification untuk katalis KOH adalah konsentrasi 0,5% dengan daya 400 watt dan waktu reaksi 4 menit.

  7. Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Kelapa Dengan Katalis NaOH Menggunakan Gelombang Mikro (Microwave Secara Kontinyu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daru Satria Prayanto

    2016-04-01

    Full Text Available Biodiesel merupakan bioenergi atau bahan bakar nabati yang dibuat dari minyak nabati melalui proses transesterifikasi, esterifikasi, atau proses esterifikasi-transesterifikasi. Proses pembuatan biodiesel dapat dilakukan dengan metode pemanasan konvensional maupun dengan metode pemanasan microwave. Dengan radiasi microwave, maka waktu yang dibutuhkan saat proses transesterifikasi lebih singkat dibandingkan dengan konvensional. Disisi lain, minyak kelapa memiliki potensi yang besar untuk digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan biodiesel karena ketersediaannya yang melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk membuat biodiesel dari minyak kelapa secara kontinyu melalui proses transesterifikasi metanol dengan menggunakan radiasi microwave dengan katalis NaOH dan mempelajari pengaruh konsentrasi tiap katalis, daya, dan laju umpan yang digunakan terhadap yield, densitas, dan viskositas biodiesel yang dihasilkan. Dalam penelitian ini di gunakan 3 variabel, yaitu laju umpan 0,73; 1,25; 1,72 ml/s, konsentrasi katalis 0,25; 0,5; 1 (% berat variabel daya microwave 100, 264, 400, 600, dan 800 Watt. Rasio umpan ditentukan pada 1:9. Pada tahap persiapan melarutkan metanol dan katalis sesuai dengan variabel hingga tercampur homogen. Selanjutnya tahap transesterifikasi dengan mencampurkan larutan metanol (metanol dan katalis dengan minyak kelapa dengan mol ratio yang telah ditentukan dan mengatur daya microwave untuk memulai proses transesterifikasi, proses berlangsung secara kontinyu menggunakan mix flow reaktor. Selanjutnya pemisahan hasil transesterifikasi dari gliserol, dilanjutkan dengan tahap pencucian dengan aquadest untuk memisahkan impurities dan katalis yang masih tersisa dalam biodiesel kemudian memanaskan pada oven untuk menguapkan kandungan air dalam biodiesel. Selajutnya menganalisisa hasil biodiesel terhadap yield, densitas, dan viskositasnya. Hasil terbaik dari variabel yang digunakan di atas adalah pada katalis NaOH dengan konsentrasi 1

  8. KAJIAN ADSORPSI LINEAR ALKYL BENZENE SULPHONATE (LAS DENGAN BENTONIT-KITOSAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miftah Rifai

    2013-11-01

    Full Text Available Deterjen pada umumnya tersusun atas surfaktan anionik seperti LAS (Linear alkyl Benzene sulphonate. pada percobaan ini LAS dapat menyerap sinar pada daerahuv dengan panjang gelombang maksimumnya adalah 223,5 nm. LAS dalam perairan dapat menimbulkan potensi masalah pencemaran.Tujuan dari penelitian ini adalah sebagai salah satu alternatif penanganan masalah pencemaran limbah domestik dengan cara menguji kinerja bentonit alam dan bentonit termodifikasi kitosan dalam mengadsorpsi LAS. Untuk mengetahui bahwa kitosan telah bereaksi dengan bentonit maka diuji dengan FTIR dan XRD pada bentonit alam dan bentonit-kitosan. Kemudian ditentukan waktu kontak optimum antara LAS dengan bentonit alam dan bentonit-kitosan. Serta penentuan isoterm adsorpsi LAS dengan bentonit alam dan bentonit-kitosan dengan cara membuat variasi konsentrasi larutan LAS. Uji kinerja bentonit alam dan bentonit-kitosan dalam mengadsorpsi LAS dilakukan dengan menggunakan sistem batch. Didapat waktu kontak optimum antara LAS berinteraksi dengan bentonit alam adalah 15 menit dengan kapasitas adsorpsi sebesar 3,265 mg/g. Sedangkan Waktu kontak optimum interaksi LAS dengan bentonit-kitosan terjadi pada waktu 15 menit dengan kapasitas adsorpsi sebesar 1,7mg/g. Dari hasil yang didapat maka dapat terlihat bahwa bentonit alam memiliki kapasitas adsorpsi yang lebih besar dibandingkan bentonit hasil modifikasi dengan kitosan. Interaksi antara bentonit alam dan bentonit–kitosan dengan LAS terjadi secara fisik dengan energi adsorpsi bentonit alam dengan LAS adalah 19,31 KJ/mol dan energi adsorpsi bentonit-kitosan dengan LAS adalah 19,60 KJ/mol.

  9. Kualitas Spermatozoa Mencit yang Terpapar Radiasi Sinar-X Secara Berulang (SPERMATOZOA QUALITY OF MICE EXPOSED TO X-RAYS RADIATION IN REPEATED

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Wayan Sudatri

    2015-05-01

    Full Text Available In radiology, X-ray has been used to diagnose disease and therapy. However, behind the technologybenefits provided by the radiation, the negative effects are often debated. The purpose of this study was toinvestigate the effects of repeated radiation on sperm quality mice (Mus musculus L. Thirty- two adultmale mice aged three months were divided into groups P1 (1x 200 rad, P2 (2x200 rad, P3 (3x200 rad andcontrol irradiated with x-rays according to the experimental design . Spermatozoa quality parametersobserved were : number of spermatozoa, motility, viability and morphology of spermatozoa. The results ofthe Post Hoc LSD tests for significant differences (P>0.05 between the control and treatment showed thatthe X-ray radiation exposure to 1x200 rad, 2x200 rad, and 3x200 rad decreases the motility, viability,normal morphology and number spermatozoa produced compared with controls. This is caused by exposureto X-ray radiation causes the formation of free radicals in the body that damage sperm cells mice. Exposureto X-ray radiation repeatedly lowered the quality of spermatozoa of mice.

  10. PENENTUAN AKTIVITAS UNSUR RADIOAKTIF THORIUM YANG TERKANDUNG DALAM PROTOTIPE SUMBER RADIASI KAOS LAMPU PETROMAKS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Nugraheni

    2012-09-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah menentukan jenis unsur radioaktif thorium yang terkandung dalam prototipe kaos lampu petromaks, mengetahui aktivitas jenis dan umur paruh unsur radioaktif thorium tersebut. Analisis data menggunakan metode spektrometri gamma dengan detektor Ge(Li. Data pencacahan berupa spektrum energi gamma, yang memberikan informasi energi gamma dan cacahnya. Jenis unsur radioaktif dan umur paruhnya diketahui dengan mencocokkan energi gamma pada tabel isotop. Sedangkan aktivitas jenisnya ditentukan dengan menganalisis spektrum energi gamma. Berdasarkan hasil penelitian, prototipe kaos lampu petromaks mengandung unsur radioaktif 212Pb (thorium B, 224Ra (thorium X, 228Ac (Mesothorium II, 208Tl (thorium C’’, 212Bi (thorium C dan 40K (kalium-40. Aktivitas jenis unsur 212Pb (Eγ = 238,90 keV dalam satuan Bq/gram pada prototipe berturut-turut A (2,301 ± 0,001102, B (1,351 ± 0,007103, C (1,068 ± 0,003103, D (6,343 ± 0,005102, dan E (6,637 ± 0,009102. Sedangkan aktivitas jenis unsur 40K (Eγ = 1460,91 keV dalam satuan Bq/gram pada prototipe berturut-turut A (1,29 ± 0,01101, B (1,818 ± 0,007102, C (1,362 ± 0,003102, D (7,85 ± 0,02101 dan E (7,93±  0,01101, Hal ini  terbukti  dengan teridentifikasinya unsur-unsur radioaktif anak luruh deret thorium. Aktivitas prototipe sumber radiasi kaos lampu petromaks sebagian besar berasal dari sumbangan aktivitas unsur radioaktif 212Pb (Eγ = 238,90 keV. Aktivitas prototipe sumber radiasi kaos lampu petromaks yang terbesar terdapat pada prototipe B. The purpose of this research is to determine type of radioactive element thorium contained in petromax light mantle prototype and find out the specific activity and half life of radioactive element thorium. The data was analyzed by using gamma spectrometry method with Ge(Li detector. The data enumeration is the spectrum of gamma energy which gives information of gamma energy and its enumeration

  11. RADIASI MEDAN LISTRIK DAN MEDAN MAGNET DALAM KAITANNYA DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI DAN DISTRES DI LINGKUNGAN KERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukar Sukar

    2012-11-01

    Full Text Available The Correlation Between Electric and Magnetic Radiation With The Occurence of Hypertension And Distress in Occupational Field.The Aim of this study was to know between correlation of electric and magnetic radiation with the occurence of hypertension. The study conducted in the seven industries in industrial estate pulogadung (JIEP Jakarta in 2007. The study desain was cross-sectional. The measurement of the electric and magnetic field near of the equipment were use the strength meter. The hypertension measure of the Hg-tension meter and the distress was use general health quesionaire (GHQ. The result show that 950 participants from seven industries which are followed the study, clasified by activities of industries that 26.2% steel, 22.5% chemical and drug, 21.7% spare part, 13.9% garmen, 7.9% food; 5.7% printing and 2.1% construction. The result of measurement of electric field show 1.57 KV/m higher in the chemical and drug industries and 0.032 KV/m lower in the printing industries. The standard of electric field in the occupational health is 10 KV/m for along term work activities. The magnetic field show the construction industries is higer 16.8 µT and the printing industries lower 1.04 µT. However the standard of the magnetic field the in occupational health for along term work activities is 500 µT. The result of the tension show the proporsion of hypertension was 8.7%, with clasification 20.5% of hypersistolic and 11.1% hyperdiastolic. Analysis statistic the correlation kind of industries and the hypertention is significant diffrenly (P<0.05. The occurence of distress show the construction industries is 50.0%. followed by garmen 46,2% and steel 44.6%. Analysis statistic correlation kind of the industries and the distress is not significant diffrenly (P>0.05.Keywords: Occupational health, electric and magnetic field, hypertension, distress

  12. POTENSI Salmonella typhi YANG DILEMAHKAN DENGAN SINAR ULTRAVIOLET SEBAGAI VAKSIN ALTERNATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas Putro Ragil Santoso

    2016-03-01

    Full Text Available Salmonella typhi is a Gram-negative intracellular bacterium and causes typhoid fever in humans. The success rate of Berma Vivotif Ty21a vaccine in Indonesia is only 33-66%, while in other countries have been reached up to 100%. The research was conducted in order to determine the potency of local isolate bacteria to stimulate the immune response and the impact of different exposure frequencies on the immune response and the different immune response time when administered by UV-inactivated vaccine.. The results showed that the antibody titer of local isolates irradiated by UV light 10x was 88.76 ± 33.06 IU/mL at week 4 with the lowest antibody titer values about 11.15 ± 9.18 IU/mL was found in the negative control.

  13. FOTOREDUKSI Cd (II MENGGUNAKAN KATALIS TiO2 DENGAN SENSITIZER KLOROFIL YANG DIAKTIVASI SINAR MATAHARI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uyi Sulaeman

    2007-05-01

    Full Text Available The photoreduction of Cd (II has been investigated using thin layer catalyst of titanium dioxide and chlorophyll as sensitizer. Thin layer catalyst could be prepared by sol gel method deposited on glass slide. The treatments of experimental are: TiO2 catalyst using chlorophyll without sunlight illumination, TiO2 catalyst using chlorophyll with sunlight illumination and TiO2 catalyst with sunlight illumination. The concentration of Cd (II in the solution is monitored every 30 minutes until 150 minutes illuminations by atomic absorption spectroscopy. The results showed that concentration of Cd (II decreased reached to 45,53 % in TiO2 catalyst using chlorophyll with sunlight illumination at pH 5 after 150 minutes illumination and it decreased reached to 34.07% at pH 7 after 120 minutes illumination. Addition the chlorophyll to TiO2 catalyst increased photoreduction activities.

  14. Analisis keragaman genetik manggis (Garcinia mangostana diiradiasi dengan sinar gamma berdasarkan penanda ISSR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ALFIN WIDIASTUTI

    2013-05-01

    Full Text Available Widiastuti A, Sobir, Suhartanto MR. 2013. Genetic variability analysis of mangosteen (Garcinia mangostana irradiated by gamma ray based on ISSR marker. Bioteknologi 10: 15-22. The aim of the research was to know the increasing of genetic variation within mangosteen based on banding pattern of ISSR marker as a response to some doses of irradiation gamma rays. Five dosages of irradiation gamma rays were 0 Gy, 20 Gy, 25 Gy, 30 Gy, 35 Gy and 40 Gy. The source of the seed that have been irradiated was from Cegal, Leuwiliang, Bogor. The results showed that gamma ray irradiation affecting mangosteen genetic changed. Because the randomize of gamma irradiation, it changed was individually. Gamma irradiation successfully increase genetic variability (5%.

  15. Penerapan Penghalusan Savitzky-Golay pada Pengukuran Konsentrasi Etilen dengan Detektor Fotoakustik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edi Santosa

    2013-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan pengukuran konsentrasi etilen dari biocream yang dikenai paparan sinar ultraviolet. Pengukuran dilakukan dengan detektor fotoakustik. Untuk mengurangi efek derau, telah dilakukan penghalusan dengan metoda Savitzky-Golay. Hasil penghalusan tergantung pada orde polinomialnyadan jumlah titik data untuk fiting.Kata kunci: fotoakustik, smoothing, Savitzky GolayAbstractIn this study ethylene released during UV irradiation on the biocream has been investigated using a laser-based photoacoustic detector. Savitzky-Golay smoothing filter has been used to reduce the random variation. The smoothing depends on the degree of polynomial and the number of points to be fittedKey words: photoacoustic detector, smoothing filter, Savitzky-Golay

  16. Performansi Kolektor Surya Pemanas Air Dengan Penambahan External Helical Fins Pada Pipa Dengan Variasi Sudut Kemiringan Kolektor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dendi Nugraha

    2015-03-01

    Full Text Available Menipisnya sumber energi fosil mengakibatkan diperlukannya pemanfaatan energi alternatif seperti penggunaan kolektor surya untuk memanaskan air. Salah satu cara meningkatkan efisiensi kolektor adalah dengan menambahkan external helical fins pada pipa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana performansi kolektor surya dengan penambahan sirip berbentuk helical serta mengetahui pengaruh perubahan sudut kemiringan kolektor serta warna kaca penutup. Penelitian ini menggunakan variasi warna kaca penutup yaitu bening dan hitam dimana setiap warna divariasikan sudut kemiringan kolektor surya sebesar 100, 200 dan 300 serta debit diatur konstan sebesar 300 lt/jam. Pengambilan data dilakukan setiap satu jam dari pukul 09.00-15.00 WIB. Dari hasil penelitian ini didapatkan bahwa efisiensi kolektor surya dengan penambahan external helical fins pada pipa terjadi pada saat kaca penutup bening dengan sudut kemiringan kolektor 300 yaitu sebesar 65,81% Pada saat radiasi matahari sebesar 4,177 MJ/m2. Sudut kemiringan 300 merupakan sudut kemiringan paling baik dibanding 100 dan 200 serta penggunaan kaca penutup bening menghasilkan efisiensi yang lebih baik dibanding kaca hitam. Penambahan external helical fin pada pipa dapat meningkatkan efisiensi kolektor jika dibandingkan dengan tanpa penambahan fin.

  17. DEGRADASI ZAT WARNA AZO TARTRAZIN PADA LIMBAH CAIR MIE DENGAN METODE AOPs (Advanced Oxidation Processes

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tien Setyaningtyas

    2012-11-01

    Full Text Available Penggunaan metode untuk mendegradasi zat warna dari limbah industri dengan proses AOPs (Advanced Oxidation Processes atau proses oksidasi lanjut saat ini banyak dikembangkan terutama untuk limbah cair zat warna yang sulit terdegradasi. Salah satu industri makanan yang menggunakan bahan aditif zat warna pada proses produksinya adalah industri mie yaitu menggunakan zat warna tartrazin. Dampak negatif perkembangan industri mie adalah timbulnya pencemaran lingkungan dari limbah cair industri mie yang masih mengandung zat warna tartrazin. Penurunan kadar zat warna tartrazin dalam limbah cair mie dapat diupayakan dengan cara mendegradasi zat warna tartrazin melalui metode AOPs. Proses AOPs untuk mendegradasi tartrazin dalam limbah cair mie pada penelitan ini menggunakan kombinasi H2O2 dengan sinar matahari sebagai sumber sinar UV (H2O2/UV-Vis. Paramaeter yang dilakukan antara lain variasi konsentrasi H2O2 yaitu 0,01 M ; 0,02 M dan 0,03 M dengan variasi waktu kontak 0; 0,5 ; 1 ; 1,5 ; 2 ; 2,5 ; 3 ; 3,5 ; 4 jam. Pengaruh pH terhadap degradasi tartrazin dengan variasi 2, 5, 7, 9 dan 12. Hasil yang diperoleh bahwa degradasi tartrazin tidak dipengaruhi oleh konsentrasi H2O2 tetapi konsentrasi H2O2 mempengaruhi waktu kesetimbangan. Waktu kesetimbangan paling cepat dicapai 30 menit pada konsentrasi H2O2 0,03 M, sedangkan untuk H2O2 0,01M dan 0,02 M waktu kesetimbangan tercapai pada 2,5 jam dengan penurunan tartrazin sebesar 45%. Proses AOPs pada degradasi tartrazin dipengaruhi oleh harga pH. Pada pH rendah penurunan tartrazin semakin besar. Pernurunan tartrazin paling besar pada pH 2 yaitu sebesar 65%.

  18. ANALISA DIFRAKSI SINAR X TiO2 DALAM PENYIAPAN BAHAN SEL SURYA TERSENSITISASI PEWARNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Hastuti

    2012-03-01

    Full Text Available Upaya pengembangan sel surya organic sebagai solusi alternatif krisis energi dunia merupakan hal yang perlu dan penting untuk dilakukan, mengingat sumber energi sel surya yang melimpah dan terbarukan. Salah satu bahan penyusun sel surya adalah semikonduktor TiO2 sebagai transport pembawa muatan. Struktur kristal yang cocok digunakan adalah anatase karena memiliki ukuran pori yang kecil dan bersifat fotoaktif. Pada penelitian ini dikarakterisasi bahan TiO2 yang akan digunakan sebagai bahan semikonduktor dalam sel surya pewarna menggunakan difraksi sinar X dan dianalisa menggunakan program match. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa TiO2 memiliki  fase anatase dan ukuran kristalnya 2.6 nm. Ukuran kristal yang berukuran nano dapat memaksimalkan penyerapan pewarna sehingga dapat meningkatkan efisiensi sel surya.

  19. PENENTUAN AKTIVITAS UNSUR RADIOAKTIF THORIUM YANG TERKANDUNG DALAM PROTOTIPE SUMBER RADIASI KAOS LAMPU PETROMAKS

    OpenAIRE

    A. Nugraheni; P Dwijananti; Sayono -

    2012-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah menentukan jenis unsur radioaktif thorium yang terkandung dalam prototipe kaos lampu petromaks, mengetahui aktivitas jenis dan umur paruh unsur radioaktif thorium tersebut. Analisis data menggunakan metode spektrometri gamma dengan detektor Ge(Li). Data pencacahan berupa spektrum energi gamma, yang memberikan informasi energi gamma dan cacahnya. Jenis unsur radioaktif dan umur paruhnya diketahui dengan mencocokkan energi gamma pada tabel isotop. Sedangkan aktivita...

  20. Variasi Temperatur dan Waktu Tahan Kalsinasi terhadap Unjuk Kerja Semikonduktor TiO2 sebagai Dye Sensitized Solar Cell (DSSC dengan Dye dari Ekstrak Buah Naga Merah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sahat M. R. Nadaek

    2012-09-01

    Full Text Available Salah satu energi alternatif yang mempunyai potensi sumber energi yang sangat besar untuk mencegah terjadinya krisis energi namun sering kali terabaikan adalah sinar matahari. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk  menghasilkan prototype dalam mengkonversi energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Dye Sensitized Solar Cell (DSSC telah difabrikasi dengan menggunakan serbuk Titanium Dioksida (TiO2 yang dilapisi ke kaca Indium Tin Oxide dan diberi variasi temperatur 350oC, 450oC, dan 550oC dengan waktu tahan kalsinasi 30 dan 60 menit yang kemudian disensitisasi ke dalam larutan dye ekstrak buah naga merah (Hylocereus polyrhizus. DSSC di-assembling dengan coating Pd/Au yang telah di-sputtering ke kaca Indium Tin Oxide yang selanjutnya ditetesi dengan larutan elektrolit. Kemudian lapisan TiO2 tersebut dikarakterisasi menggunakan uji (SEM dan (XRD. Luas permukaan aktif partikel diidentifikasi dengan menggunakan BET analyzer. Dari hasil XRD dapat diketahui struktur kristalnya tetragonal. Hasil SEM menunjukkan bahwa bentuk partikel TiO2 adalah spherical. Untuk luas permukaan aktif yang dihasilkan menunjukkan nilai yang berbanding lurus dengan kenaikan nilai kelistrikan DSSC buah naga. Dari uji kelistrikan didapatkan hasil optimum pada temperatur 550oC dan waktu tahan 60 menit dengan voltase 562 mV, kuat arus 0.307 mA, dan memiliki efisiensi sebesar 0.089%. Kata kunci: Dye ekstrak buah naga merah, dye sensitized solar cell, temperatur kalsinasi, TiO2, waktu tahan kalsinasi.

  1. Perencanaan Strategi Sistem dan Teknologi Informasi pada Perusahaan Telepon Genggam PT. Sinar Jaya Sukses Mandiri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniel Kartawiguna

    2011-06-01

    Full Text Available PT. Sinar Jaya Sukses Mandiri (PT. SJSM is a company engaged in telecommunications. In carrying out its business activities, PT. SJSM has not maximized the utilized the information system (IS and information technology (IT. This research aims to produce strategic information systems planning and technology at PT. SJSM that will support the business strategy. The research uses is the data collection method by doing bibliography study, observation and interviews, and analysis and planning method by conducting an analysis of internal and external environment of business and company IS/IT using value chain analysis, SWOT, CSF, Porter’s five forces, and PEST. This research produces a recommendation of strategic planning and information technology systems of PT. SJSM including IS/IT management strategy, IS business strategy and IT strategy. The conclusions of this research is that information system and information technology strategies are needed to support the achievement of the vision, mission and corporate objectives, and are expected to increase the company competitiveness. 

  2. STRENGTH ANALYSIS OF CONTAINER DECK CONSTRUCTION MV. SINAR DEMAK EFECT OF CHARGES CONTAINER USING FINITE ELEMENT METHOD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Pujo Mulyatno

    2013-01-01

    Full Text Available Abstract MV. Sinar Demak is a type container ship owned PT Samudera Shipping Services. This ship can used container up to 265 teu’s. on his voyage the ship requires condition of ship is safe, especially in the construction structure. This indicates there are loads working on container deck, in operation would cause problems such as deformation, crack, and other problems. In this final project will analyze maximum stress that occur on container deck MV. Sinar Demak with the help of numerical programe FEM software. This analysis is used a static load analysis to determine of characteristics, location of the largest stress and safety factor of container deck construction structure based on variation of the condition state of vessel. The result using numerical programe FEM software obtained maximum stress on the container deck construction structure on sagging condition is 247 N/mm2 at node 89696 at the frame no 23. Safety factor is true for all condition, safety factor to still water condition is 2,17 for  criteria of materials and 1,55 for BKI standard, safety factor for hogging condition is 2,17 for criteria of materials and 1,55 for BKI standard, and safety factor for sagging condition is 1,61 for criteria of materials and 1,157 for BKI standard.

  3. Teknik Pewarnaan Agel dengan Zat Warna Alam dari Daun Jati

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eustasia Sri Murwati

    2011-04-01

    Full Text Available ABSTRAKAgel (Corypha gebanga BL merupakan jenis tanaman yang banyak tumbuh di Indonesia dan telah dimanfaatkan oleh para perajin untuk dibuat menjadi berbagai jenis barang kerajinan bernilai ekonomis. Namun proses pewarnaan yang sering digunakan selama ini adalah pewarnaan menggunakan zat warna sintetis yang kurang ramah lingkungan. Hal ini terjadi karena masih banyak kendala dalam pewarnaan alam, salah satunya adalah warna yang didapatkan menjadi kusam. Untuk itu diperlukan penelitian teknik pewarnaan yang tepat untuk memperoleh hasil yang optimal. Daun jati dipilih menjadi bahan dasar zat warna alam karena jumlah yang melimpah di Indonesia, regenerasi yang cukup cepat dibandingkan bahan pewarna alam dari kayu, dan termasuk jenis zat warna yang memiliki afinitas besar terhadap serat selulose. Penelitian ini bertujuan memperoleh suhu, lama perendaman, dan proses mordan yang tepat untuk pewarnaan agel dengan zat warna alam dari daun jati. Metoda eksperimental dengan tahapan; penelitian bahan baku, uji kekuatan tarik sebelum dan sesudah diwarna, diproses mordan, diwarna dengan variasi suhu (60°C, 80°C, 100°C dan waktu pencelupan 30 menit, pengujian (ketahanan luntur warna terhadap cuci, gosok, dan sinar matahari, dan ketuaan warna. Hasil pengujian ketuaan warna pada suhu 100°C didapatkan warna paling tua (penyerapan optimal dengan %T (Transmitansi terkecil, suhu 80°C %T lebih tinggi dari pada suhu 100°C, dan pada suhu 60° C %T memiliki nilai tertinggi dengan warna kurang tua. Hasil pengujian ketahanan luntur warna terhadap cuci,gosok, dan sinar matahari baik. Sesudah pewarnaan tidak menurunkan kekuatan tarik.Kata kunci: agel, daun jati, ketuaan warna, suhu,warna alamABSTRACTAgel (Corypha gebanga BL grow widely in Indonesia and has been used by craftmen as material for various kinds of valuable handicrafts. However the coloring process of agel still use the staining with synthetic dyes that are less environmentally friendly. It is caused by

  4. KESELAMATAN PENGELASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarjito Jokosisworo

    2012-03-01

    Full Text Available Welding Inspector seringkali bekerja di tempat yang sama dengan tukang las mempunyai resiko terkena kecelakaan kerja seperti: terkena aliran listrik, jatuh, radiasi, mata terkena sinar ultra violet, dan partikel/debu di udara, asap dan gas serta kejatuhan benda-benda. Maka keselamatan kerja seorang welding inspector tidak boleh dipandang ringan. Welding Inspector dan pekerja lain yang bekerja di tempat pemotongan dan pengelasan harus memperhatikan semua faktor keselamatan, seperti penggunaan kacamata las, topi kerja/helm, pakaian kerja/wehrpak, sarung tangan kulit dan peralatan lain.

  5. PENGEMBANGAN PAPAN PEREDAM BUNYI MELALUI MODIFIKASI NANO SILIKAT AMPAS TEBU PG KREMBOENG DENGAN TEMPLATE SERAT SABUT KELAPA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hengky Herdianto

    2015-10-01

    Full Text Available Manusia memiliki batas kemampuan mendengar suara pada rentang hingga 140 dB, lebih daripada itu akan terjadi kerusakan pada organ-organ dalam gendang telinga. Ampas tebu PG Kremboeng mengandung 70,97% silikat murni yang berpotensi memberikan penguatan pada papan serat dan meningkatkan performa serap bunyi. Metode yang digunakan untuk sintesis nano silikat ampas tebu dilakukan dengan cara Pretreatment BBA, tukar kation silikat, dan pencucian gel kering. Komponen silikat dan produk lain dalam ampas tebu ditentukan menggunakan difraksi sinar-X (XRD. Morfologi xerogels nano silikat dan papan serat telah diteliti dengan menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM. Daya serap ditentukan dari berat sebelum dan sesudah perendaman dalam air 24 jam. Pengujian keteguhan patah dan Modulus of Elasticity dilakukan dengan Universal Testing Machine. Uji Internal Bond direkatkan pada dua buah blok alumunium dengan perekat besi dan dibiarkan mengering. Koefisien serap diukur dengan sound level meter. Berdasarkan pola XRD, dapat diketahui bahwa terdeteksi medium silicate hydroxide. Berdasarkan mikrograf SEM dapat diketahui suatu struktur bongkahan yang memanjang halus terdiri atas kumpulan-kumpulan partikel nano silikat pada papan dengan template serat sabut kelapa. Sampel terbaik dalam penelitian ini adalah I (60%;17%;23% dengan nilai DSA 82,38%, MOR 102,84 kg/cm2, MOE 11.228,52 kg/cm2, dan IB 0,83 kg/cm2. Interval nilai koofisien serap taraf intensitas bunyi antar sampel adalah 0,527 < x < 1,000 pada pagi hari, 0,544 < x < 1,000 pada siang hari, dan 0,538 < x < 1,000 pada malam hari. Sehingga secara keseluruhan interval pada segala kondisi waktu adalah 0,527 < x < 1,000

  6. ADA APA DENGAN MENOPAUSE ?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nuryati Atamimi

    2015-09-01

    Full Text Available Sebagai konselor yang menaruh minat pada berbagai masalah perkawinan, kondisi psikologis isteri yang akan, sedang ataupun setelah mengalami menopause menempati prosentase yang cukup banyak memberikan kontribusi bagi timbulnya masalah dari keseluruhan masalah yang dihadapi . Rasa cemas, tidak berdaya, sedih, cemburu, marah, dan berbagai perasaan tidak nyaman muncul pada usia itu dan biasanya selalu disertai dengan berbagai keluhan fisik seperti rematik, jantung berdebar, lemas, pusing, bermasalah dengan tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat dan lain-lain. Mengapa hal ini terjadi, ada apa dengan menopause?

  7. ANALISIS TERMAL-ALIRAN KISI BAHAN BAKAR BOLA TERAS RGTT200K DENGAN FLUENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Dhandhang Purwadi

    2015-03-01

    Full Text Available Sejalan dengan Perpres No.5/2010, PTRKN-BATAN mengembangkan dua varian desain konseptual reaktor daya maju kogenerasi, yaitu RGTT200K dan RGTT200KT. Energi termal pada kedua sistem reaktor ini dipasok oleh teras reaktor berbahan bakar bola dengan daya termal 200 MWt. Komposisi geometri dan struktur teras didesain agar dapat menghasilkan keluaran pendingin gas helium bertemperatur 950OC sehingga dapat digunakan untuk produksi hidrogen dan atau unit industri proses lainnya secara kogeneratif. Luaran gas helium bertemperatur sangat tinggi ini akan menimbulkan tegangan termal pada bola bahan bakar yang mengancam integritas sistem pengungkungan produk fisi di dalamnya. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis termal-aliran untuk mengetahui distribusi temperatur dan aliran pendingin gas helium dalam kisi bahan bakar bola. Salah satu cara terbaik untuk melakukan analisis termal-aliran adalah dengan pemodelan tiga dimensi menggunakan perangkat lunak komputasi dinamika fluida (computational fluid dynamics yang teruji. Dalam penelitian ini digunakan perangkat lunak FLUENT 6.3. Analisis termal aliran pada kisi bola bahan bakar dilakukan dengan memodelkan dinamika fluida pendingin dengan perpindahan panas kombinasi tiga moda, konduksi, konveksi dan radiasi, serta mempertimbangkan adanya turbulensi aliran gas. Model Discret Ordinate dan Reynolds-Averaged Navier-Stokes (RANS masing-masing digunakan dalam perhitungan perpindahan panas radiasi dan turbulensi. Dari distribusi temperatur bola bahan bakar hasil pemodelan CFD dengan aliran turbulen pada pendinginnya diketahui bahwa temperatur maksimum bahan bakar bola mencapai 1036,1OC. Temperatur setinggi ini masih jauh dari temperatur yang dapat menyebabkan kegagalan pengungkungan produksi fisi, yaitu 1600OC. Kata kunci: pemodelan pendinginan, model kisi kubus sederhana, reaktor kogenerasi, RGTT, komputasi dinamika fluida   In accordance to the Presidential Regulation No.5/2010, PTRKN-BATAN develops two variants

  8. PEMANFAATAN ZEOLIT DARI ABU SEKAM PADI DENGAN AKTIVASI ASAM UNTUK PENURUNAN KESADAHAN AIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    VH Putranto

    2016-04-01

    Full Text Available Aktivasi menggunakan asam kuat dalam sintesis zeolit dikenal dapat meningkatkan kemampuan zeolit sebagai adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan abu sekam padi sebagai sumber silika yang diaktivasi dengan HCl 2 M pada sintesis zeolit secara hidrotermal dan memanfaatkan zeolit hasil sintesis untuk menurunkan tingkat kesadahan air sumur. Proses aktivasi dilakukan dengan menggunakan larutan HCl 2 M. Zeolit hasil sintesis diuji secara kualitatif menggunakan Spektrofotometer Inframerah (FTIR dan Difraksi Sinar-X (XRD kemudian dimanfaatkan untuk menurunkan kadar ion logam Ca2+ dan Mg2+ penyebab kesadahan air dengan variasi waktu kontak (0, 20, 30, 40, 50, 60, 90, dan 120 menit dilanjutkan variasi massa zeolit sintetis (0,05; 0,1; 0,125; 0,25; serta 0,5 gram per volume air sumur 25 ml. Hasil uji komposisi kimia dengan Fluoresensi Sinar-X menunjukkan abu sekam padi yang telah diaktivasi memiliki kadar silika (SiO2 yang lebih tinggi yakni mencapai 95,83%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zeolit sintetis yang dihasilkan merupakan zeolit tipe NaY (zeolite like dengan kristal cancrinite sebagai fasa dominan. Adsorbsi optimum ion logam Ca2+ dan Mg2+ dalam air sumur oleh zeolit hasil sintesis terjadi pada waktu 60 menit dengan penyerapan optimum sebesar 94,71% Ca2+ dan 84,55% Mg2+ serta pada massa adsorben optimum 0,125 gram dengan penyerapan optimum sebesar 93,02% Ca2+ dan 83,78% Mg2+.Activation using a strong acid in zeolite synthesis is known can enhance the ability of zeolite as adsorbent. This study aims to utilize rice husk ash as a source of silica, which is activated with 2 M HCl in zeolite synthesis hydrothermally and apply the zeolite to reduce the level of hardness in well water. The activation process is performed by using HCl 2 M solution. Zeolite product is analyzed qualitatively using infrared spectrometer (FTIR and X-ray Diffraction (XRD and then used to reduce the levels of metal ions Ca2+ and Mg2+ which cause water hardness

  9. PEMANFAATAN ZEOLIT DARI ABU SEKAM PADI DENGAN AKTIVASI ASAM UNTUK PENURUNAN KESADAHAN AIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    VH Putranto

    2016-04-01

    Full Text Available Aktivasi menggunakan asam kuat dalam sintesis zeolit dikenal dapat meningkatkan kemampuan zeolit sebagai adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan abu sekam padi sebagai sumber silika yang diaktivasi dengan HCl 2 M pada sintesis zeolit secara hidrotermal dan memanfaatkan zeolit hasil sintesis untuk menurunkan tingkat kesadahan air sumur. Proses aktivasi dilakukan dengan menggunakan larutan HCl 2 M. Zeolit hasil sintesis diuji secara kualitatif menggunakan Spektrofotometer Inframerah (FTIR dan Difraksi Sinar-X (XRD kemudian dimanfaatkan untuk menurunkan kadar ion logam Ca2+ dan Mg2+ penyebab kesadahan air dengan variasi waktu kontak (0, 20, 30, 40, 50, 60, 90, dan 120 menit dilanjutkan variasi massa zeolit sintetis (0,05; 0,1; 0,125; 0,25; serta 0,5 gram per volume air sumur 25 ml. Hasil uji komposisi kimia dengan Fluoresensi Sinar-X menunjukkan abu sekam padi yang telah diaktivasi memiliki kadar silika (SiO2 yang lebih tinggi yakni mencapai 95,83%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zeolit sintetis yang dihasilkan merupakan zeolit tipe NaY (zeolite like dengan kristal cancrinite sebagai fasa dominan. Adsorbsi optimum ion logam Ca2+ dan Mg2+ dalam air sumur oleh zeolit hasil sintesis terjadi pada waktu 60 menit dengan penyerapan optimum sebesar 94,71% Ca2+ dan 84,55% Mg2+ serta pada massa adsorben optimum 0,125 gram dengan penyerapan optimum sebesar 93,02% Ca2+ dan 83,78% Mg2+.Activation using a strong acid in zeolite synthesis is known can enhance the ability of zeolite as adsorbent. This study aims to utilize rice husk ash as a source of silica, which is activated with 2 M HCl in zeolite synthesis hydrothermally and apply the zeolite to reduce the level of hardness in well water. The activation process is performed by using HCl 2 M solution. Zeolite product is analyzed qualitatively using infrared spectrometer (FTIR and X-ray Diffraction (XRD and then used to reduce the levels of metal ions Ca2+ and Mg2+ which cause water hardness

  10. TINGKAT KEGANASAN KANKER SERVIKS PASIEN PRA-RADIASI MELALUI PEMERIKSAAN AgNORs, MIB-1 DAN Cas- 3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iin Kurnia

    2012-09-01

    Full Text Available Kanker serviks sering ditemukan di negara berkembang. Pengobatan kanker melalui radioterapi untuk mengetahui tingkat proliferasi dan mengurangi tingkat keganasan. Biomarker proliferasi dan apoptosis berupa AgNORs, MIB-1, dan Caspase 3. Namun belum dijelaskan mengenai korelasi ketiga biomarker dalam kaitannya dengan proliferasi dan apoptosis pada sel kanker serviks. Tujuan penelitian untuk mengetahui korelasi antara AgNORs, MIB-1, dan apoptosis pada kanker serviks. Penelitian observasional laboratoris menggunakan metode pewarnaan dengan menekankan kontras warna antara sitoplasma dan inti sel. Objek berupa sediaan mikroskopis dari 30 biopsi pasien kanker serviks. Pengambilan data dengan metode crocker dan blind manner. Analisis data menggunakan uji korelasi, dari ju mlah 21 pasien yang diamati menunjukkan. AgNORs dan MIB-1 memiliki angka relatif tinggi. Angka yang diperoleh ini berbanding terbalik dengan apoptosis yang relatif rendah. Korelasi antara AgNORs dengan MIB-1 menunjukkan r= 0,33 dan p= 0,15. AgNORs dengan apoptosis memiliki korelasi negatif yakni, r=-0,08 dan p= 0,73. MIB-1 dengan apoptosis memiliki korelasi negatif pula r= -0,18 dan p= 0,43. Kesimpulannya korelasi AgNORs dengan apoptosis memiliki kecenderungan lebih baik dari pada MIB-1 dengan apoptosis.Cervical cancer is often found in the developing countries. The treatment of cancer through radiotherapy was performed to determine the proliferation level and to reduce the malignancy level of cancer. The proliferation and apoptotic biomarkers were AgNORs, MIB-1, and Cas- 3. However, the correlation between the three biomarkers in relation to the proliferation and apoptosis in cervical cancer cells was not clear. The purpose of the study was to determine the correlation between AgNORs, MIB-1 and apoptosis in cervical cancer. This study was an observational research laboratory using a staining method to emphasize the color contrast between the cytoplasm and the nucleus of the cells. The

  11. GANGGUAN PANIK DENGAN AGORAFOBIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yaslinda Yaunin

    2012-09-01

    Full Text Available AbstrakSerangan Panik ditandai dengan gejala anxietas yang berat seperti: berdebar-debar, nyeri dada, sesak nafas, tremor, pusing, merasa dingin atau panas, ada depersonalisasi atau derealisasi, gejala mencapai puncaknya dalam 10 menit. Gangguan Panik merupakan serangan panik yang berulang-ulang dengan onset cepat dan durasi sangat singkat. Karena adanya keluhan fisik berat pada waktu serangan, pasien menjadi ketakutan mereka akan mendapat serangan jantung, stroke dan lain-lain. Kadang pasien berfikir mereka akan kehilangan kontrol atau menjadi gila. Lama-lama pasien akan menghindari tempat-tempat atau situasi serangan paniknya pernah terjadi terutama tempat kegiatan sosial atau tempat yang susah untuk menyelamatkan diri, hal ini dianggap sebagai penyebab terjadinya Agorafobia. Gangguan Panik bisa disebabkan faktor biologik,genetik atau psikososial. Penatalaksanaan sebaiknya kombinasi Psikofarmaka dan Psikoterapi. Pada kasus ini seorang wanita 26 tahun datang dengan keluhan seperti serangan panik berulang sejak 6 bulan sebelumnya, yang tidak mendapat pengobatan adekuat sehingga jatuh menjadi Gangguan Panik dengan Agorafobia. Kalau dilihat etilogi sesuai teori psikososial: pasien ini mengalami cukup banyak trauma pada masa anak yaitu dengan perceraian orangtua, hidup penuh stresor bersama tante serta ibu tiri pada masa-masa sekolah. Ketika tinggal bersama ibu kandung pasien sering menyaksikan pertengkaran ibu dan bapak tirinya. Dengan pemberian Psikofarmaka yang dikombinasi dengan Psikoterapi memberi hasil yang cukup baik.Kata kunci: Serangan Panik,Gangguan Panik, AgorafobiaAbstractPanic Attack is characterized by severe anxiety symptoms: palpitation, chest pain, dyspnoe, tremor, dizziness, chills or hot, depersonalization or derealization, the symptoms reached a peak within 10 minutes. Panic Disorder is several time got Panic Att.ack with rapid onset and short very duration. Because of the physical symptoms during the attack, patient become

  12. PENINGKATAN KINERJA SISTEM KESELAMATAN PASIF PADA REAKTOR NUKLIR DENGAN PENAMBAHAN KOMPONEN RVACS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. G. Abdullah

    2014-07-01

    Full Text Available Kelengkapan sistem keselamatan pasif dan inheren pada reaktor lanjut merupakan prasyarat utama. Makalah ini mengeksplorasi hasil desain konseptual sistem pembuang sisa panas pada pusat listrik tenaga nuklir berjenis Very High-Temperature Reactor. Tujuan riset ini untuk merancang sistem pembuang sisa panas pusat listrik tenaga nuklir yang terdapat pada dinding reaktor. Studi kinerja Reactor Vessel Auxliary Cooling System (RVACS dilakukan pada dua jenis pendingin yaitu Timbal-Bismut dan Liquid Salt. Panas dari dinding reaktor dihapus melalui sirkulasi alamiah pada keadaan tunak. Analisis melibatkan sistem perpindahan panas secara radiasi, konduksi dan konveksi alami. Perhitungan perpindahan panas dilakukan pada elemen reaktor vessel, dinding luar guard vessel, dan pelat pemisah. Hasil analisis kecelakaan menunjukkan kedua jenis sistem pendingin reaktor dan sistem pasif sisa pembuangan panas cukup menghapus sisa panas hasil peluruhan dengan sirkulasi alami.ABSTRACTCompleteness of passive safety systems and inherent in advanced reactors is a major prerequisite. This paper explores the results of a conceptual design of the heat removal system at the nuclear power plant (NPP type Very High-Temperature Reactor. The purpose of this research was to design the reactor vessel auxiliary cooling system (RVACS of NPP located within the reactor walls. The RVACS performance study was conducted on two types of coolant: Lead-Bismuth and Liquid Salt. Heat was removed from the reactor vessel through the natural circulation in the steady state. Analyses of heat transfer systems involved radiation, conduction and natural convection. Heat transfer calculations were performed on the reactor vessel, guard vessel, and perforated plate. The results from the accident analysis showed that both types, the reactor coolant system and the passive residual heat removal system, adequately remove remaining heat of the decay by a natural circulation.

  13. PENINGKATAN KINERJA SISTEM KESELAMATAN PASIF PADA REAKTOR NUKLIR DENGAN PENAMBAHAN KOMPONEN RVACS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. G. Abdullah

    2014-07-01

    Full Text Available Kelengkapan sistem keselamatan pasif dan inheren pada reaktor lanjut merupakan prasyarat utama. Makalah ini mengeksplorasi hasil desain konseptual sistem pembuang sisa panas pada pusat listrik tenaga nuklir berjenis Very High-Temperature Reactor. Tujuan riset ini untuk merancang sistem pembuang sisa panas pusat listrik tenaga nuklir yang terdapat pada dinding reaktor. Studi kinerja Reactor Vessel Auxliary Cooling System (RVACS dilakukan pada dua jenis pendingin yaitu Timbal-Bismut dan Liquid Salt. Panas dari dinding reaktor dihapus melalui sirkulasi alamiah pada keadaan tunak. Analisis melibatkan sistem perpindahan panas secara radiasi, konduksi dan konveksi alami. Perhitungan perpindahan panas dilakukan pada elemen reaktor vessel, dinding luar guard vessel, dan pelat pemisah. Hasil analisis kecelakaan menunjukkan kedua jenis sistem pendingin reaktor dan sistem pasif sisa pembuangan panas cukup menghapus sisa panas hasil peluruhan dengan sirkulasi alami.ABSTRACTCompleteness of passive safety systems and inherent in advanced reactors is a major prerequisite. This paper explores the results of a conceptual design of the heat removal system at the nuclear power plant (NPP type Very High-Temperature Reactor. The purpose of this research was to design the reactor vessel auxiliary cooling system (RVACS of NPP located within the reactor walls. The RVACS performance study was conducted on two types of coolant: Lead-Bismuth and Liquid Salt. Heat was removed from the reactor vessel through the natural circulation in the steady state. Analyses of heat transfer systems involved radiation, conduction and natural convection. Heat transfer calculations were performed on the reactor vessel, guard vessel, and perforated plate. The results from the accident analysis showed that both types, the reactor coolant system and the passive residual heat removal system, adequately remove remaining heat of the decay by a natural circulation.

  14. SINTESIS BAHAN UBAHAN GRADUAL ALUMINUM TITANAT/KORUNDUM DARI ALUMINA TRANSISI DENGAN PENAMBAHAN MgO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Sulhan Fauzi

    2013-03-01

    1 jam, kemudian diinfiltrasi secara berulang dengan infiltran larutan TiCl3 (20% yang dibuat dengan cara melarutkan serbuk logam Ti ke dalam HCl. Selanjutnya bahan disinter pada temperatur 1500C dengan holding time selama 3 jam. Karakterisasi fisik bahan memperlihatkan adanya kenaikan densitas dan penurunan porositas bahan akibat penambahan MgO. Dari hasil identifikasi fasa didapatkan kandungan fasa AT dan korundum yang gradual terhadap kedalaman, menunjukkan bahwa FGM telah terbentuk. Hasil ini didukung dengan analisis pada pola difraksi sinar-x yang memperlihatkan terbentuknya larutan padat Al2(1-xMgxTi1+xO5 yang ditandai terjadinya pergeseran puncak fasa AT pada sampel FGM dengan penambahan MgO.

  15. Pengaruh Penggunaan Fotokatalis TiO2/Resin, TiO2/Zeolit Dan TiO2/Karbon Aktif dalam Proses Fotoreduksi Ion Hg(II dengan Metode SODIS (Solar Desinfection Water

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosyid Ridho

    2016-06-01

    Full Text Available Pada penelitian ini telah dilakukan proses pembuatan fotokatalis TiO2/resin, TiO2/zeolit dan TiO2/karbon aktif yang selanjutnya dikarakterisasi dengan XRD dan Energi Band Gap (Eg. Karakterisasi XRD bertujuan untuk mengetahui telah terbentuknya fotokatalis. Sedangkan karaktererisasi Energi Band Gap (Eg bertujuan untuk mengetahui tingkat celah energi pada masing-masing fotokatalis dimana semakin tinggi harga Energi Band Gap maka efektivitas fotoreduksi akan semakin tinggi. Hasil dari karakterisasi XRD menunjukkan bahwa fotokatalis TiO2-resin, TiO2-zeolit, dan TiO2/karbon aktif telah terbentuk, sedangkan hasil energi band gap untuk TiO2/zeolit sebesar 3,608 eV, TiO2/resin sebesar 3,38 eV, sedangkan TiO2/karbon aktif adalah 3,48 eV. Didasarkan pada harga Eg tersebut diharapkan aktivitas fotokatalis TiO2/zeolit lebih tinggi daripada fotokatalis yang lain. Pengujian aktivitas fotokatalis dilakukan dengan mereaksikan 50 mg masing-masing fotokatalis untuk mereduksi 50 mL larutan Hg (II 5 ppm yang disinari oleh sinar matahari sebagai sumber cahaya dengan variasi waktu penyinaran (1,2,3,4,5 dan 6 jam. Dari hasil penyinaran menunjukkan bahwa semakin tinggi waktu penyinaran semakin tinggi % Hg tereduksi, dalam penelitian ini efektivitas fotokatalis terbaik adalah TiO2/zeolit dengan efektivitas fotoreduksi pada penyinaran 6 jam sebesar 98,5%. Pada tahap ini juga dipelajari pengaruh konsentrasi Ion Hg (II (0; 2,5; 5; 10; 20; dan 25 dengan waktu penyinaran 6 jam. Data yang diperoleh menunjukkan semakin tinggi konsentrasi awal ion Hg, semakin rendah efektivitas fotoreduksinya.

  16. Konstruksi Berita Pengerusakan Lingkungan Kawasan Danau Toba Oleh Perusahaan Di Media Cetak (Analisis Framing Berita Pengerusakan Lingkungan Kawasan Danau Toba Oleh PT Gorga Duma Sari, PT Aqua Farm dan PT Allegrindo Nusantara di Harian Sinar Indonesia Baru).

    OpenAIRE

    Sinambela, Debora Blandina

    2015-01-01

    This research aim to know how the group, cultural claim, also media activities that Sinar Indonesia Baru Newspaper use to construct destroyed Toba Lake enviroment news by PT Gorga Duma Sari, PT Aqua Farm, and PT Allegrindo Nusantara. Subject of this research are collections of published news SIB newspaper related to destroyed activities since 2012 until 2013. Then news analysis will be done using Gamson and Mondigliani as analysis knife. Gamson see the media discourse (especially news) arr...

  17. PERFORMA OKSIDASI METAN PADA REAKTOR KONTINYU DENGAN PENINGKATAN KETEBALAN LAPISAN BIOCOVER LANDFILL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Opy Kurniasari

    2013-11-01

    methane through the form of methanol metabolite. ABSTRAKPenanganan sampah kota di Indonesia pada umumnya dilakukan pada tempat pemrosesan akhir sampah (TPA, yang sebagian besar dilakukan dengan cara pengurugan (landfilling yang cenderung bersifat anaerob (tidak ada oksigen. Cara pengurugan ini biasanya dioperasikan lapis perlapis sehingga memungkinkan terjadinya proses anaerob. Pada kondisi ini dipastikan biogas, yaitu gas metana (CH4 dan CO2, akan muncul. Metana adalah gas rumah kaca dengan potensi pemanasan global lebih besar dari CO2, dan dapat mengabsorpsi radiasi infra merah 23 kali lebih efisien dari CO2 pada periode lebih dari 100 tahun. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi gas metana dari landfill yang lepas ke alam adalah dengan mengoksidasinya dengan memanfaatkan material penutup landfill (biocover sebagai media mikroorganisma pengoksidasi metana. Aplikasi kompos sebagai material penutup landfill merupakan pendekatan dengan biaya rendah untuk mereduksi emisi gas dari landfill sehingga cocok untuk negara berkembang. Biocover yang digunakan pada penelitian ini adalah kompos landfill mining, yaitu kompos yang terdegradasi secara alami di landfill. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kemampuan biocover kompos landfill mining dalam mengoksidasi metana pada ketebalan lapisan tertentu dengan kondisi aliran kontinyu. Tiga buah reaktor kolom yang digunakan terbuat dari flexy glass berukuran tinggi 70 cm dan diameter 15 cm. Gas metana dialirkan dari bawah reaktor secara kontinyu dengan laju alir 5 ml/menit. Kolom diisi dengan biocover kompos landfill mining dengan ketebalan lapisan 5, 25, 35 dan 60 cm. Hasil percobaan menunjukkan bahwa semakin tebal lapisan biocover, semakin tinggi efisiensi oksidasi metana. Efisiensi oksidasi yang diperoleh pada setiap ketebalan lapisan 15, 25, 35 dan 60 cm adalah masing-masing 56,43%, 63,69%, 74,58% dan 80,03%, dengan laju oksidasi 0,287 mol m-2 d-1 dan fraksi oksidasi 97%. Hasil oksidasi yang diperoleh tersebut

  18. Overdenture dengan Pegangan Telescopic Crown

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pambudi Santoso

    2014-06-01

    Full Text Available Kaitan presisi merupakan alat retensi mekanis yang menghubungkan antara satu atau lebih pegangan gigi tiruan, yang bertujuan untuk menambah retensi dan/atau stabilisasi. Kaitan presisi dapat digunakan secara luas pada gigi tiruan cekat, gigi tiruan sebagian lepasan, overdenture, implant untuk retensi overdenture, dan protesa maksilo fasial. Overdenture dengan kaitan presisi dapat membantu dalam pembagian beban kunyah, meminimalkan trauma pada gigi pegangan dan jaringan lunak, meminimalkan resorbsi tulang, dan meningkatkan estetik dan pengucapan suara. Salah satu jenis dari kaitan presisi adalah telescopic crown, terdiri dari 2 macam mahkota, yaitu mahkota primer yang melekat secara permanen pada gigi penyangga, dan mahkota sekunder yang melekat pada gigi tiruan. Tujuan pemaparan kasus ini adalah untuk memberikan informasi tentang rehabilitasi pasien edentulous sebagian rahang atas dengan telescopic crown..  Pasien wanita berusia 45 tahun datang ke klinik prostodonsia RSGM Prof.Soedomo dengan keluhan ingin dibuatkan gigi tiruan. Pasien kehilangan gigi 11 12 15 16 17 21 22 24 25 26 dan 27 yang diindikasikan untuk pembuatan overdenture gigi tiruan sebagian lepasan (GTS kerangka logam dengan pegangan telescopic crown pada gigi 13 dan 14 dengan sistem parallel-sided crown. Tahap-tahap pembuatan telescopic crown yaitu mencetak model study dengan catatan gigit pendahuluan. Perawatan saluran dilakukan pada akar gigi 13, dilanjutkan pemasangan pasak fiber serta rewalling dinding bukal. Gigi 13 dan 14 dilakukan preparasi mahkota penuh, dilanjutkan dengan pencetakan model kerja untuk coping primer dan kerangka logam dengan metode double impression. Coping primer disementasi pada gigi penyangga, dilanjutkan pasang coba coping sekunder beserta kerangka logam. Selanjutnya dilakukan pencatatan gigit, pencetakan model kerja, penyusunan gigi dan pasang coba penyusunan gigi pada pasien. Prosedur dilanjutkan dengan proses di laboratorium, serta insersi pada

  19. Penangan Pasien dengan Riwayat Stroke dengan Gigi Tiruan Lengkap Overdenture

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anak Agung Istri Putri

    2012-12-01

    Full Text Available Latar belakang. Pada kondisi sistemik tertentu yang tidak memungkinkan untuk dilakukan pencabutan seperti pada pasien dengan riwayat stroke perawatan dengan overdenture merupakan alternatif yang paling tepat. Overdenture adalah gigi tiruan lengkap atau sebagian yang didukung oleh mucoperiostium dan beberapa gigi atau akar gigi asli yang telah dilakukan perawatan saluran akar, untuk menghambat proses resobsi tulang alveolaris sehingga retensi dan stabilisasi gigi tiruan lengkap dapat ditingkatkan. Tujuan. Laporan kasus ini untuk mengetahui penanganan pasien dengan riwayat stroke dengan Gigi Tiruan Lengkap (GTL overdenture. Kasus. Pasien wanita, 58 tahun dating atas kemauan sendiri ke RSGM Prof. Soedomo Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada, ingin dibuatkan gigi tiruan rahang atas dan rahang bawah, karena gigi tiruan yang dipakai sebelumnya sudah tidak nyaman diapakai mengunyah, pasien dengan riwayat stroke, saat ini masih dalam perawatan. Gigi yang masih tinggal adalah gigi 28, gigi 42 dan gigi 43, oleh karena merupakan kontra indikasi pencabutan, maka gigi yang masih tinggal tidak dicabut dan direncanakan sebagai gigi penyangga GTL overdenture dengan kaitan coping pada gigi 28, kaitan magnet pada gigi 42 dan base root pada gigi 43, selanjutnta diinsersikan GTL overdenture rahang atas dan rahang bawah, yang diperiksa: retensi, stabilisasi, oklusi, estetika dan fonetik. Kontrol dilakukan 1 minggu kemudian diperiksa keluhan pasien saat memakai GTL: pada pemeriksaan subyektif dan obyektif, diperiksa retensi, stabilisasi, oklusi, estetik dan fonetik. Hasil. Perawatan GTL overdenture dengan menggunakan gigi yang masih tinggal dengan kombinasi penyangga overdenture pada pemeriksaan subyektif pasien merasa lebih nyaman, pada pemeriksaan obyektif overdenture dapat meningkatkan retensi, stabilisasi, oklusi, estetika, fonetik. Kesimpulan. Pemakaian GTL overdenture dapat meningkatkan retensi, stabilisasi, oklusi, estetika dan fonetik. Overdenture

  20. Implementasi Teleconference pada Moodle dengan Apache Openmeetings

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Warsa Kumara

    2014-06-01

    Full Text Available Berbagai terobosan dalam teknologi internet melahirkan berbagai fasilitas baru dalam dunia pendidikan. Teleconfrence adalah salah satunya yang mampu memperkaya fitur e-learning yang terus berkembang baik fungsi maupun kemampuannya. Dari sekian banyak aplikasi teleconference berbasis web yang tersedia gratis, dipilih Apace OpenMeetings karena memiliki fitur dan dokumentasi yang memadai dan cukup mudah untuk diinstal. Tulisan ini membahas bagaimana implementasi teleconference pada Moodle dengan aplikasi open source Apache OpenMeetings. Penelitian dilakukan dengan studi literatur pada sejumlah artikel dan tulisan yang berkaitan dengan Moodle, teleconference dan Apache OpenMeetings. Pengujian dilakukan pada server elearning Fakultas Kedokteran Universitas Warmadewa, dengan mencoba melakukan conference pada sebuah topik dalam elearning. Server elearning yang digunakan memiliki spesifikasi processor core 2 duo 2,8 GHz dengan Ram 1 GB dan jaringan kabel dengan kecepatan 100 Mbps.

  1. Pengajaran fisika dengan pagelaran wayang beber

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rachmad Resmiyanto

    2016-11-01

    Full Text Available Pengajaran fisika biasanya dilakukan dengan ceramah. Pada pengajaran ini, dosen berdiri di kelas dan menjelaskan materi fisika dengan bantuan tayangan presentasi atau papan tulis. Sesekali dosen berinteraksi dengan mahasiswa melalui pertanyaan-pertanyaan, baik yang dilontarkan oleh dosen ke mahasiswa atau dari mahasiswa ke dosen. Pengajaran fisika dengan cara yang berbeda dapat dilakukan dengan pagelaran wayang beber dengan bantuan slide Prezi. Physics learning usually taught verbally. Lecturer stands in front of the class and explain the physics material through slide presentation or white board. Occasionally interaction occurred by questions, both were raised by lecturer to students or students to lecturer. Physics can be taught in a different way such as Wayang (puppets Beber show with Prezi slides.

  2. Mindfullness Dengan Kualitas Hidup Pada Lanjut Usia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Astika Sari

    2017-07-01

    Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lanjut usia di kelurahan Tuah Karya, Pekanbaru. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 65 orang lanjut usia. Penentuan subjek penelitian dilakukan dengan dua tahap, pertama menggunakan teknik cluster sampling, cluster penelitian ditentukan dengan mengundi 176 RT, kemudian subjek ditentukan dengan teknik purposive sampling. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan skala mindfulness dan skala kualitas hidup dari WHOQOL-BREF. Hasil analisis data meggunakan korelasi product moment menunjukkan nilai korelasi (r sebesar .527, p < 0,01, artinya ada hubungan positif antara mindfulness dan kualitas hidup pada lanjut usia di Kelurahan Tuah Karya, Pekanbaru. Kata kunci: mindfulness, kualitas hidup, lanjut usia

  3. A CONCEPTUAL DESIGN OF NEUTRON COLLIMATOR IN THE THERMAL COLUMN OF KARTINI RESEARCH REACTOR FOR IN VITRO AND IN VIVO TEST OF BORON NEUTRON CAPTURE THERAPY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nina Fauziah

    2015-03-01

    Carlo N-Particle (MCNP. Reaktor pada daya sebesar 100 kW digunakan sebagai sumber neutron. Kriteria desain berdasar pada rekomendasi dari IAEA. Setiap material divariasikan ukurannya berdasarkan mean free path radiasi di dalam material tersebut. Simulasi MCNP menunjukkan bahwa dengan menggunakan 5 cm Ni sebagai dinding kolimator, 60 cm Al sebagai moderator, 15 cm 60 Ni sebagai filter, 2 cm Bi sebagai perisai sinar-γ, 3 cm 6Li2CO3-polietilen sebagai penahan radiasi neutron, pada variasi bukaan sebesar 1 sampai 5 cm, dihasilkan fluks neutron epitermalmaksimum sebesar 7,65 x 108 n.cm-2.s-1. Radiasi neutron epitermal tersebut memiliki komponen neutron cepat sebesar 1,76 x 10-13 Gy.cm2.n-1, komponen sinar-γ sebesar1,32 x 10-13 Gy.cm2.n-1, rasio neutron termal per netron epitermal sebesar 0,008, dan direksionalitas maksimum sebesar 0,73. Hasil ini masih tidak memenuhi seluruh kriteria IAEA, karena fluks netron epitermal kurang dari 1,0 x 109 n.cm-2.s-1. Meski demikian, radiasi netron epitermal tersebut masih dapat digunakan karena fluksnya melebihi 5,0 x 108 n.cm-2.s-1. Pada saat diasumsikan bahwa bagian kolom termal yang tersisa di luar daerah kolimator tetap berisi grafit seperti semula, hasil keluaran kolimator menjadi lebih baik dengan fluks neutron maksimum mencapai 1,68 x 109 n.cm-2.s-1. Kata kunci : desain, kolimator, radiasi neutron epitermal, BNCT, MCNP, kriteria

  4. HUBUNGAN KEBIASAAN MAKAN PAGI DENGAN KONSENTRASI BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukati Saidin

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian Hubungan Kebiasaan Makan Pagi dan Konsentrasi Belajar Pada Anak Sekolah Dasar di 10 Sekolah Dasar di wilayah Kabupaten Bogor. Sampel penelitian diambil anak sekolah dasar kelas 4, 5 dan 6 dengan umur antara 9-14 tahun. Sampel dipilih anak yang sehat (bebas dari penyakit menahun mempunyai status gizi normal. Sampel dikelompokkan menjadi 4 yaitu: (1 kelompok makan pagi tidak anemia (MP-TA. (2 Kelompok makan pagi anemia (MP-A. (3 Kelompok tidak makan pagi tidak anemia (TMP-TA. (4 Kelompok tidak makan pagi anemia (TMP-A. Sebelum dilakukan matching (berpasangan berdasarkan jenis kelamin, umur dan asal sekolah, kelompok MP-TA terdiri dari 120 anak, MP-A sebanyak 84 anak, kelompok TMP-TA sebanyak 93 anak dan kelompok TMP-A sebanyak 95 anak. Setelah dipasangkan (matching berdasarkan jenis kelamin, umur dan kelas yang sama untuk masing-masing kelompok diperoleh 57 pasang. Terhadap semua anak (sebelum dan sesudah dipasangkan dilakukan test konsentrasi yang dilakukan pada jam yang sama yaitu pukul 9.00 pagi. Cara yang digunakan untuk uji konsentrasi adalah cara Bourdon, cara digit symbol tanpa dan dengan gangguan. Rata-rata hasil test konsentrasi dengan cara Bourdon untuk ke-4 kelompok sebagai berikut: 97.6, 92.4, 91.6 dan 90.1 (untuk lembar pertama dan 112.3, 106.2, 110.3 dan 108.7 (untuk lembar kedua masing-masing untuk kelompok MP-TA, MP-A, TMP-TA, dan TMP-A (tidak berpasangan. Dengan menggunakan uji-t test ternyata hasil test konsentrasi belajat dengan cara ini tidak berbeda nyata (P<0.05. Rata-rata hasil test konsentrasi belajar keempat kelompok setelah berpasangan untuk lembar pertama masing-masing sebesar 96.4, 95.1, 90.4 dan 90.1 dan sebesar 110.1, 109.9, 111.5 dan 107.3 (untuk lembar kedua. Hasil uji statistik dengan anova juga tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna (P<0.05. Rata-rata hasil test konsentrasi keempat kelompok (tidak berpasangan, dengan cara digit symbol tanpa dan dengan gangguan menunjukkan angka

  5. TEKNOLOGI FORTIFIKASI MSG DENGAN VITAMIN A

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhilal Muhilal

    2012-11-01

    Full Text Available Defisiensi vitamin A merupakan salah satu masalah gizi utama. Salah satu upaya penanggulangannya ialah dengan fortifikasi bahan makanan dengan vitamin A. Bahan makanan yang potensial untuk wahana fortifikasi menurut hasil Temu Karya Fortifikasi Vitamin A pada makanan ialah mono sodium glutamat (MSG. Sebelum fortifikasi diprogramkan secara nasional perlu diteliti beberapa aspek antara lain teknologi fortifikasi, efektivitas dan daya terima masyarakat. Untuk langkah awal penelitian ditujukan untuk mencari teknologi fortifikasi yang sesuai.Aspek yang diteliti dalam teknologi fortifikasi ini meliputi teknik pencampuran vitamin A dengan MSG, stabilitas vitamin A yang difortifikasikan ke dalam MSG dan cara deteksi vitamin A dalam MSG yang dapat digunakan dalam monitoring program fortifikasi.Teknik pencampuran yang paling baik ialah dengan dibuat premix untuk menyelimuti partikel vitamin A dengan bubuk MSG 100 mesh dengan memakai zat perekat lipida. Hasil dari teknik pencampuran ini warna kuning dari vitamin A diselimuti MSG yang berwarna putih. Premix kemudian dicampur dengan MSG dengan konsentrasi yang dikehendaki. Tipe vitamin A yang sesuai untuk dipakai dalam fortifikasi. MSG dilihat dari stabilitasnya ialah tipe 250 CWS. Retensi vitamin A dalam 1, 2, 3, dan 4 bulan masing-masing 99%, 89%, 81% dan 76%. Cara deteksi yang dapat digunakan untuk monitoring yang telah dikemukakan ialah 1 sendok MSG ditaruh di kertas saring lalu ditetesi larutan TCA dalam chloroform. Intensitas warna yang terbentuk dan lamanya warna hilang dapat dipakai untuk memperkirakan konsentrasi vitamin A dalam MSG.

  6. Analisis Kadar Kofein Kopi Luwak Dengan Variasi Jenis Kopi, Spesies Luwak Dan Cara Pengolahan Dengan Metoda TlC Scanner

    OpenAIRE

    Rahma Yulia; Adek Zamrud Adnan; Deddi Prima Putra

    2016-01-01

    Telah dilakukan penelitian analisis kadar kofein kopi luwak dengan variasi jenis kopi, spesies luwak dan cara pengolahan dengan metoda TLC Scanner. Analisis dilakukan dengan menggunakan 8 sampel kopi luwak R.Ab.K ; R.Ab.B ; R.Ph.K ; R.Ph.B ; A.Ab.K ; A.Ab.B ; A.Ph.K ; A.Ph.B yang diekstraksi dengan pelarut diklorometana ( DCM ). Pemisahan dengan KLT dilakukan dengan fasa diam plat silika gel GF254 dan fasa gerak campuran diklorometana : metanol ( 9,5 : 0,5 ). Kadar kofein dihitung dengan meng...

  7. PERANCANGAN TELEROBOTIKA SEDERHANA DENGAN KAMERA WIFI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fina Supegina

    2016-06-01

    Full Text Available Di zaman yang sudah modern seperti ini perkembangan teknologi yang sangat begitu cepat. Suatu mekanisme dan sistem dapat dengan mudah diselesaikan dalam suatu pekerjaan secara otomatis. Untuk itu diperlukan robot yang memiliki kecerdasan dan keunggulan tertentu dalam suatu pekerjaanya di bidang masing–masing. Robot dibuat untuk mampu memenuhi kebutuhan jasmani seseorang. Salah satu aplikasinya adalah membantu manusia untuk mengawasi rumah atau ruangan secara otomatis. Misalnya, sistem CCTV yang diletakan di suatu  tempat atau sudut yang memang tidak terlihat oleh orang lain untuk melihat situasi rumah dan pergerakan-pergerakan manusia yang ada di sekitar rumah agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Penelitian ini menghasilkan sebuah mobil kontrol yang dapat difungsikan untuk memonitoring ruangan dengan wifi kamera sebagai CCTV-nya dan dikendalikan melalui smart phone android. Mobil kontrol yang dibuat mampu dimonitor dengan beberapa gadget sekaligus dan dapat dikontrol dengan jarak yang cukup jauh oleh semua pengguna android.

  8. Pengembangan Kuliah Eksperimen Fisika dengan Teknologi Multimedia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Okimustava Okimustava

    2014-04-01

    Full Text Available Penelitian tentang pembelajaran berbasis lesson study untuk mata kuliah eksperimen fisika yang bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran eksperimen fisika dengan dua jenis media instruksional berbasis teknologi multimedia, yaitu Video Based Laboratory (VBL dan Simulation Based Laboratory (SBL. Lesson study merupakan kegiatan pembelajaran dengan kegiatan perencanaan (plan, implementasi pembelajaran (do dan observasi serta refleksi (see terhadap perencanaan dan implementasi pembelajaran. Topik eksperimen yang diberikan adalah Efek Fotolistrik, Watak Lampu Pijar, Gerak Harmonik Sederhana dan Verifkasi Hukum Kekekalan Momentum. Evaluasi kemampuan mahasiswa setelah pembelajaran meliputi evaluasi kongitif dengan tes konseptual tentang penguasaan materi fisika dan tes essay tentang kemampan analisis data eksperimental fisika, dan evaluasi keterampilan kerja ilmiah dengan membuat makalah dan poster ilmiah dari topik eksperimen yang dilakukan. Hasil penelitian bahwa pembelajaran berbasis lesson study pada mata kuliah eksperimen fisika menggunakan VBL dan SBL dapat meningkatkan kemampuan konseptual dan keterampilan mahasiswa.

  9. Hubungan Ukuran Pupil Dengan Miopia Derajat Sedang Dan Berat

    OpenAIRE

    Bobby Ramses Erguna Sitepu

    2008-01-01

    Telah dilakukan penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancangan penelitian potong lintang terhadap 32 penderita miopia sedang dan berat yang datang ke Poliklinik Mata Sub Bagian Refraksi RSUP H. Adam Malik Medan selama bulan Februari sampai dengan April 2008. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ukuran pupil dengan pertambahan kekuatan refraksi pada penderita miopia sedang dan berat. Diharapkan penelitian ini dapat memberi manfaat dengan memperlihatkan secara r...

  10. PENGARUH PERENCANAAN PEMBELIAN BAHAN BAKU DENGAN MODEL EOQ UNTUK MULTIITEM DENGAN ALL UNIT DISCOUNT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Much. Djunaidi

    2005-12-01

    Full Text Available Perusahaan kebanyakan, pada kenyataannya didapati memesan secara simultan pada satu supplier dari pada memesan per item. Salah satu dari perusahaan tersebut adalah PT. Sari Warna Asli IV Karanganyar. Pemesanan yang terdiri dari beberapa item sekaligus dikenal dengan joint replenishment order. Pada dasarnya sistem ini mempunyai prinsip bahwa biaya marginal dari menambah suatu pesanan item kedalam pesanan item-item lain yang sudah ada lebih murah daripada mengirim dalam lot yang lebih kecil beberapa kali. Dalam kasus persediaan di perusahaan ini supplier memberikan discount berdasar pada jumlah atau nilai item yang dibeli. Model dasar EOQ tidak membahas adanya permintaan multi-item dan adanya potongan harga yang diberikan oleh supplier. Jadi pada penelitian ini akan dikembangkan model persediaan dengan mempertimbangkan permintaan multi-item dengan unit discount. Sehingga didapatkan total biaya persediaan yang minimal. Untuk mendapatkan model matematis EOQ multi-item dengan all unit discount didapat dengan cara menurunkan ongkos total terhadap periode antar pemesanan (t dan menyamakannya dengan nol untuk mendapatkan jarak pemesanan optimal (t*dan ukuran pemesanan optimal yang menyebabkan ongkos total menjadi minimum. Pada penerapan model di PT. Sari Warna Asli IV, diperoleh hasil bahwa periode pesan dilakukan setiap 0,0146 (4 hari dengan kuantitas pesan optimal Q1*(Cotton 100% = 315.864 yard/pesan, Q2*(Polyester 100% = 298.864  yard/pesan dan Q3*(Tetron= 290.976 yard/pesan. Maka akan diperoleh biaya total persediaan yang minimum sebesar Rp. 174.457.515.100.

  11. IDENTIFIKASI PROFIL DASAR LAUT MENGGUNAKAN INSTRUMEN SIDE SCAN SONAR DENGAN METODE BEAM PATTERN DISCRETE-EQUI-SPACED UNSHADED LINE ARRAY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Zainuddin Lubis

    2017-05-01

    Full Text Available Laut Punggur merupakan laut yang terletak di Batam, Kepulauan Riau yang mempunyai beragam habitat objek,dan bentuk struktur bawah laut yang memiliki dinamika laut yang sangat tinggi. Side scan sonar (SSS merupakan instrumen pengembangan sistem sonar yang mampu menunjukkan dalam gambar dua dimensional permukaan dasar laut dengan kondisi kontur, topografi, dan target secara bersamaan. Metode Beam Pattern Discrete-Equi-Spaced Unshaded Line Array digunakan untuk menghitung beam pattern dua dimensi yang tergantung pada sudut dari gelombang suara yang masuk dari sumbu array yang diterima tergantung pada sudut di mana sinar suara pada array. Penelitian ini dilakukan pada Desember 2016 di laut Punggur,Batam, Kepulauan Riau-Indonesia, dengan koordinat 104 ° 08,7102 E dan 1° 03,2448 N sampai 1 ° 03.3977 N dan 104 ° 08,8133 E, menggunakan instrumen Side Scan Sonar C-Max CM2 Tow fish dengan frekuensi 325 kHz. Hasil yang diperoleh dari perekaman terdapat 7 target, dan Beam pattern dari metode Beam Discrete-Equi-Spaced Unshaded Line Array target 4 memiliki nilai tertinggi pada directivity Pattern yaitu 21.08 dB. Hasil model beam pattern ini memiliki nilai pusat pada incidence angle (o terhadap Directivity pattern (dB tidak berada di nilai 0 ataupun pada pusat beam pattern yang dihasilkan pada target 6 dengan nilai incident angle -1.5 o dan 1.5o mengalami penurunan hingga -40 dB. Karakteristik sedimen dasar perairan di laut punggur ditemukan lebih banyak pasir. Hasil metode Beam Discrete-Equi-Spaced Unshaded Line Array ditemukan bangkai kapal tenggelam.Kata Kunci: Side Scan Sonar, Beam Pattern Discrete-Equi-Spaced Unshaded Line Array, Incidence angle, Directivity pattern IDENTIFICATION OF SEABED PROFILE USING SIDE SCAN SONAR INSTRUMENT WITH PATTERN DISCRETE-EQUI-SPACED UNSHADED LINE ARRAY METHODRiau Islands is an island that has a variety of habitat objects, and forms of submarine structures that have a very high ocean dynamics, Punggur Sea is the sea

  12. Pengembangan Model Dasar EOQ dengan Integrasi Produksi Distribusi untuk Produk Deteriorasi dengan Kebijakan Backorder

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Aisyah

    2012-11-01

    Full Text Available Model persediaan digunakan untuk menentukan kebijakan mengawasi tingkat persediaan. Oleh sebab itu keberadaan persediaan perlu dikelola dengan baik sehingga diperoleh kinerja yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model integrasi produksi–distribusi untuk produk deteriorasi dengan kebijakan backorder. Model persediaan Economic Order Quantity (EOQ Single Item digunakan sebagai dasar pengembangan model. Algoritma pencarian solusi model dibuat untuk mendapatkan solusi dari model. Selain itu pada bagian akhir diberikan studi kasus implementasi model di UD. Bagus Agrista Mandiri, Batu.

  13. Analisis Kadar Kofein Kopi Luwak Dengan Variasi Jenis Kopi, Spesies Luwak Dan Cara Pengolahan Dengan Metoda TlC Scanner

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahma Yulia

    2016-07-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian analisis kadar kofein kopi luwak dengan variasi jenis kopi, spesies luwak dan cara pengolahan dengan metoda TLC Scanner. Analisis dilakukan dengan menggunakan 8 sampel kopi luwak R.Ab.K ; R.Ab.B ; R.Ph.K ; R.Ph.B ; A.Ab.K ; A.Ab.B ; A.Ph.K ; A.Ph.B yang diekstraksi dengan pelarut diklorometana ( DCM . Pemisahan dengan KLT dilakukan dengan fasa diam plat silika gel GF254 dan fasa gerak campuran diklorometana : metanol ( 9,5 : 0,5 . Kadar kofein dihitung dengan menggunakan persamaan regresi y = 2715,112 + 4,389x dan memberikan persentase kadar berturut-turut 1,91 ; 2,04 ; 1,30 ; 1,89 ; 1,29 ; 1,45 ; 1,25 ; 1,42 %. Kadar kofein paling tinggi diberikan oleh kopi robusta yang diberikan pada luwak A. binturong dan diolah secara basah dengan persentase 2,04 %. Sedangkan kadar kofein paling rendah diberikan oleh kopi arabika yang diberikan pada luwak P. hermophroditus dengan persentase 1,25 %. Pengolahan data dengan statistik anova tiga jalan SPSS 21 menunjukkan hasil bahwa jenis kopi, variasi luwak dan cara pengolahan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kadar kofein dengan p < 0,05.

  14. Pengaruh Lama Miling Terhadap Sifat Absorpsi Material Penyimpan Hidrogen MgH2 yang Dikatalisasi Dengan Fe (The Role of Milling Time on the Absorption Behaviour of MgH2 Catalyzed by Fe

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustanir Mustanir

    2009-12-01

    Full Text Available Hidrida logam berbasis MgH2 dengan sisipan 1 wt% katalis Fe telah berhasil disintesis dengan teknik ball milling. Hasil proses miling selama 80 jam menunjukkan bahwa ukuran butir material telah membentuk struktur nanokristal. Hal ini ditunjukkan oleh profil difraksi sinar-X dimana terjadi pelebaran puncakpuncak difraksinya dengan meningkatnya waktu miling. Hasil uji absorpsi secara gravimetrik diketahui bahwa MgH2 berkatalis 1 wt% Fe mampu menyerap hydrogen sebesar 5,5 wt% dalam waktu ~20 menit pada temperatur 300 oC. Hasil ini sekaligus memperlihatkan bahwa sejumlah kecil katalis Fe bekerja secara baik dalam memperbaiki sifat absorpsi material penyimpan hydrogen berbasis Mg.(Metal hydrides are of great interest as hydrogen storage media especially for automotive application. Hydrides of magnesium and magnesium alloys are particularly attractive as they combine potentially high hydrogen storage capacities, 7.6 wt%. But, unfortunately, the sorption properties are poor. For example, conventional hydrogenation of magnesium requires prolonged treatment at temperatures of 300 oC and above. Here, we report the absorption properties of MgH2 catalyzed with a small amount of Fe element (1wt% under argon atmosphere prepared by ball milling in 80 hours. As the results, it showed the influence of milling time on the absortion kinetics of material which could absorp hydrogen in amount 5.5 within 20 minutes at 300 oC. It is obvious that longer milling time and small amount of catalyst could improve the sorption properties of Mg-based hydrides. © 2009 BCREC UNDIP. All rights reserved[Received: 13rd November 2009, Revised: 25th December 2009, Accepted: 31st December 2009][How to Cite: M. Mustanir, Z. Jalil. (2009. Pengaruh Lama Miling Terhadap Sifat Absorpsi Material Penyimpan Hidrogen MgH2 yang Dikatalisasi Dengan Fe (The Role of Milling Time on the Absorption Behaviour of MgH2 Catalyzed by Fe. Bulletin of Chemical Reaction Engineering and Catalysis, 4(2: 69

  15. Pengaruh Lama Miling Terhadap Sifat Absorpsi Material Penyimpan Hidrogen MgH2 yang Dikatalisasi Dengan Fe (The Role of Milling Time on the Absorption Behaviour of MgH2 Catalyzed by Fe

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustanir Mustanir

    2009-12-01

    Full Text Available Hidrida logam berbasis MgH2 dengan sisipan 1 wt% katalis Fe telah berhasil disintesis dengan teknik ball milling. Hasil proses miling selama 80 jam menunjukkan bahwa ukuran butir material telah membentuk struktur nanokristal. Hal ini ditunjukkan oleh profil difraksi sinar-X dimana terjadi pelebaran puncakpuncak difraksinya dengan meningkatnya waktu miling. Hasil uji absorpsi secara gravimetrik diketahui bahwa MgH2 berkatalis 1 wt% Fe mampu menyerap hydrogen sebesar 5,5 wt% dalam waktu ~20 menit pada temperatur 300 oC. Hasil ini sekaligus memperlihatkan bahwa sejumlah kecil katalis Fe bekerja secara baik dalam memperbaiki sifat absorpsi material penyimpan hydrogen berbasis Mg.(Metal hydrides are of great interest as hydrogen storage media especially for automotive application. Hydrides of magnesium and magnesium alloys are particularly attractive as they combine potentially high hydrogen storage capacities, 7.6 wt%. But, unfortunately, the sorption properties are poor. For example, conventional hydrogenation of magnesium requires prolonged treatment at temperatures of 300 oC and above. Here, we report the absorption properties of MgH2 catalyzed with a small amount of Fe element (1wt% under argon atmosphere prepared by ball milling in 80 hours. As the results, it showed the influence of milling time on the absortion kinetics of material which could absorp hydrogen in amount 5.5 within 20 minutes at 300 oC. It is obvious that longer milling time and small amount of catalyst could improve the sorption properties of Mg-based hydrides. © 2009 BCREC UNDIP. All rights reserved[Received: 13rd November 2009, Revised: 25th December 2009, Accepted: 31st December 2009][How to Cite: M. Mustanir, Z. Jalil. (2009. Pengaruh Lama Miling Terhadap Sifat Absorpsi Material Penyimpan Hidrogen MgH2 yang Dikatalisasi Dengan Fe (The Role of Milling Time on the Absorption Behaviour of MgH2 Catalyzed by Fe. Bulletin of Chemical Reaction Engineering and Catalysis, 4(2: 69

  16. DATA MINING UNTUK KLASIFIKASI PELANGGAN DENGAN ANT COLONY OPTIMIZATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maulani Kapiudin

    2007-01-01

    Full Text Available In this research the system for potentially customer classification is designed by extracting rule based classification from raw data with certain criteria. The searching process uses customer database from a bank with data mining technic by using ant colony optimization. A test based on min_case_per_rule variety and phenomene updating were done on a certain period of time. The result are group of customer class which base on rules built by ant and by modifying the pheromone updating, the area of the case is getting bigger. Prototype of the software is coded with C++ 6 version. The customer database master is created by using Microsoft Access. This paper gives information about potential customer of bank that can be classified by prototype of the software. Abstract in Bahasa Indonesia : Pada penelitian untuk sistem klasifikasi potensial customer ini didesain dengan melakukan ekstrak rule berdasarkan klasifikasi dari data mentah dengan kriteria tertentu. Proses pencarian menggunakan database pelanggan dari suatu bank dengan teknik data mining dengan ant colony optimization. Dilakukan percobaan dengan min_case_per_rule variety dan phenomene updating pada periode waktu tertentu. Hasilnya adalah sekelompok class pelanggan yang didasarkan dari rules yang dibangun dengan ant dan dengan dimodifikasi dengan pheromone updating, area permasalahan menjadi lebih melebar. Prototype dari software ini menggunakan C++ versi 6. Database pelanggan dibangun dengan Microsoft Access. Paper ini memberikan informasi mengenai potensi pelanggan dari bank, sehingga dapat diklasifikasikan dengan prototype dari software. Kata kunci: ant colony optimization, classification, min_case_per_rule, term, pheromone updating

  17. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPS DENGAN PENDEKATAN INQUIRY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisna Handayani

    2015-08-01

    Full Text Available Tujuan  penelitian adalah menghasilkan perangkat pembelajaran IPS dengan Pendekatan Inquiry. Penelitian pengembangan ini menggunakan langkah-langkah Borg and Gall yang terdiri dari tiga tahapan utama yaitu pendahuluan, pengembangan dan validasi. Data yang diperoleh adalah hasil belajar, aktivitas diskusi dan respon peserta didik. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan uji t. Penggunaan pendekatan inquiry sebagai salah satau strategi pembelajaran IPS dapat dilakukan dengan mempersiapkan terlebih dahulu perangkat pembelajarannya. Hasil pengembangan divalidasi oleh pakar, diujicobakan pada kelas terbatas dan selanjutnya dilakukan ujicoba pada kelas eksperimen yang dibandingkan hasilnya dengan kelas kontrol. Perangkat pembelajaran tergolong efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas VII SMP Negeri 2 Jepara, terbukti dari adanya peningkatan yang nyata terbukti dari hasil uji paired sampel t-test dengan nilai signifikansi 0,000 <0,05, dan terjadi peningkatan yang tinggi (gain > 0,7, serta hasil belajar yang dicapai berbeda secara signifikan dengan kelompok kontrol. Di samping hasil belajar, pembelajaran yang dilakukan juga berdampak pada proses belajar yang membawa tingginya aktivitas peserta didik dalam memberikan gagasan, kerjasama, inisiatif, keaktifan dan kedisiplinan. The purpose of this research is creating Social Lesson Material with Inquiry Approach.This developing of the research is used of  the steps of Borg and Gall. They are Introducing, developing and evaluating. Learning materials are developed and validity by expert. Datas are gooten by study result, discussion activity and students, respone. Analizing datas are used descriptive analize and t- try out. The use of inquiry approach as one of learning strategy on Social Lesson Material can be done by preparing those. The result of  developing are being validity by expert,  try out on limited group and experiment group ad compare with control group

  18. Pembuatan Protesa Maksilofasial Hidung dengan Retensi Magnet

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Owin Bambang Wijanarko

    2012-12-01

    Full Text Available Latar belakang masalah. Restorasi dari cacat masalah. Restorasi dari cacat yang disebabkan tumor di daerah fasial sangat menantang bagi dokter bedah dan ahli prostodonti. Maxillofacial prosthetics adalah cabang kedokteran gigi yang berhubungan dengan cacat baik kongenital maupun yang didapat pada kepala dan leher. Cacat yang didapatkan dibagi menjadi cacat intraoral dan ekstraoral. Cacat intraoral meliputi mandibula, lidah, palatum, keras, sedangkan cacat ekstraoral meliputi daerah lainnya pada kepala dan leher. Tujuan. Laporan kasus ini adalah untuk rehabilitasi daerah wajah pasien dengan memperbaiki fungsi dan estetik dengan membuat protesa maksilofasial hidung sehingga pasien tidak merasa malu. Laporan kasus. Pasien laki-laki, 74 tahun datang atas kemauan sendiri, dan rujukan dari THT ingin dibuatkan hidung dan langit-langit atas buatan karena hidung sudah diamputasi. Dibuatkan prothesa maksilofasial hidung dari bahan silikon karena mempunyai tekstur yang hampir sama dengan kulit, kemudian dipasang kaitan magnet yang dilekatkan dengan obturator sehingga retensi bertambah baik. Protesa dipasang pada kacamata agar mudah cara menggunakan. Kesimpulan. Pasien merasa lebih nyaman ketika bernafas dan berbicara setelah memakai protesa maksilofasial hidung dengan retensi magnet ini. Protesa maksilofasial dapat membantu pasien baik dari sisi estetik maupun fungsional.   Background. Restoration of facial defects resulting from ablation of facial neoplasm or anyother reasons is a challenge for the head and neck surgeon, plastic surgeon and prosthontist. Maxillofacial prosthetics is a branch of dentistry that deals with congenital and acquired defects of the head and neck. Acquired defects can be divided into intraoral and extraoral. Intraoral defects may involve the mandible, tongue, soft palate, or hard palate, while extraoral defects may involve any other area of the head or neck. The aim. Of making maxillofacial prosthetics is to make better

  19. Perawatan Estetik Kompleks Empat Gigi Anterior Maksila dengan Resorpsi Eksternal

    OpenAIRE

    2015-01-01

    Permasalahan estetik merupakan salah satu hal penting dalam perawatan kedokteran gigi restoratif dan harus sejalan dengan penampilan yang alami serta harmonis berdasarkan prinsip-prinsip estetik. Untuk menginformasikan perawatan restorasi estetik komplek dari empat gigi anterior maksila. Laki-laki berusia 17 tahun datang dengan fraktur insisal karena kecelakaan. Empat tahun yang lalu, gigi tersebut telah dirawat endodontik dan direstorasi dengan mahkota jaket namun tujuh hari yang lalu, mahko...

  20. PEMUNGUTAN MINYAK ATSIRI MAWAR (Rose Oil) DENGAN METODE MASERASI

    OpenAIRE

    Astrilia Damayanti; Endah Ayu Fitriana

    2013-01-01

    Minyak mawar merupakan salah satu produk minyak bunga yang memungkinkan diproduksi di Indonesia dengan kualitas ekspor. Manfaat dari minyak mawar adalah untuk parfum, kosmestik, dan obat-obatan. Minyak mawar dapat diproduksi dengan menggunakan metode diantaranya maserasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui rendemen minyak atsiri mawar merah (Rosa damascena) dan komponen minyak atsiri yang terambil dengan etanol dan n-heksana. Bahan baku yang digunakan berupa mahkota bunga mawar sebanyak ...

  1. MODEL KEAMANAN INFORMASI BERBASIS DIGITAL SIGNATURE DENGAN ALGORITMA RSA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Ihwani

    2016-01-01

    Full Text Available Kerahasiaan dan keamanan data yang merupakan hal yang sangat penting, sehingga untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan data perusahaan tersebut dapat dilakukan salah satunya dengan menggunakan teknik kriptografi. Digital Signature Algorithm (DSA merupakan salah satu kriptografi yang digunakan untuk nirpenyangkalan. DSA merupakan suatu tanda tangan elektronik yang dapat digunakan untuk membuktikan keaslian identitas pengirim atau penandatangan dari suatu pesan atau dokumen digital, namun DSA dengan fungsi hash tidak mengenkripsi plainteks asli sehingga, dikombinasikan dengan RSA.

  2. OPTIMASI PEMBUATAN DIETIL ETER DENGAN PROSES REAKTIF DISTILASI

    OpenAIRE

    Widayat Widayat; Hantoro Satriadi

    2011-01-01

    DiEtil Eter banyak digunakan sebagai bahan pelarut untuk reaksi organik dan pemisahan senyawa organik dari sumber alamnya, sebagai bahan bakar. DiEtil Eter umumnya diproduksi dengan proses dehidrasi etanol dengan katalis asam sulfat pada suhu 125­­­0C – 1400C (proses barbet). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kondisi optimum pada pembuatan dietil eter dengan katalis asam sulfat dan proses reaktif distilasi. Variabel yang dioptimasi adalah konsentrasi asam sulfat awal...

  3. MANAJEMEN KULTUR ROTIFER DENGAN TANGKI VOLUME KECIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Philip Teguh Imanto

    2009-04-01

    Full Text Available Keberhasilan pembenihan ikan sangat dipengaruhi keberhasilan produksi jasad pakan rotifer secara tepat dan efisien. Penelitian kultur rotifer dengan tangki volume kecil bertujuan untuk mendapatkan efisiensi produksi yang paling optimal dan memenuhi prinsip dasar akuakultur low volume high density. Penelitian menggunakan tangki polyethylene dengan volume 500 L dan volume media awal 100 L, padat tebar awal 200 ind. rotifer per mL dengan sediaan pakan dasar fitoplankton Nannocloropsis occulata, ragi roti (0,05 g/mio.rot./feeding dan suplemen Scott emulsion (0,005 g/mio.rot./feeding. Penelitian dilakukan secara bertahap; tahap pertama (I tanpa penambahan air laut, peningkatan volume hanya dari penambahan 15 L Nannochloropsis tiap hari sampai hari kelima, tahap kedua (II dengan penambahan alga 40 L dan air laut 40 L; serta tahap ketiga (III dengan menggandakan pemberian ragi roti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada percobaan tahap I: total produksi rata-rata 122,37 x 106 ind. rotifer, pada tahap II: 97,67 x 106 ind. rotifer, dan pada tahap III: dicapai rata-rata total produksi tertinggi dengan 187,17 x 106 ind. rotifer per tanki kultur 500 L. Pengelolaan kultur pada tahap III memberikan hasil terbaik dengan simpangan terkecil antar tangki kultur ulangan, dan membuktikan sebagai pengelolaan terbaik untuk kultur rotifer dengan tangki volume kecil.  Success of marine seed production is highly influenced by effective and efficient production performance of life food rotifer. Observation on rotifer culture using small volume tank was aimed to get the optimum production and efficiency, to fulfill the basic principle of aquaculture “low volume high density”. Polyethylene tanks of 500 L. were used as culture container, with initial 100 liter sea water as culture medium and initial density of 200 ind. rotifer per mL. N. occulata, baker yeast (0.05 g/mio.rotifer/feeding and Scott emulsion (0.005 g/mio.rotifer/feeding were used as basic feed, and

  4. Hubungan Intensitas Menggunakan Facebook dengan Kecenderungan Nomophobia pada Remaja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ria Wahyuni

    2017-07-01

    dengan korelasi sebesar R=0,272 dengan taraf signifikansi 0,000 (p < 0,05, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa ada hubungan antara intensitas penggunaan facebook dengan kecenderungan menjadi nomophobia pada remaja. Hal ini berarti tinggi rendahnya intensitas penggunaan facebook berhubungan dengan kecenderungan menjadi nomophobia. Selanjutnya nilai sumbangsih variabel intensitas penggunaan facebook terhadap variabel kecenderungan menjadi nomophobia adalah 7,4%, sisanya 92,6% di pengaruhi oleh variabel lain. Kata kunci: intensitas penggunaan facebook, menjadi nomophobia, remaja.

  5. Analisa Penerapan Sistem Hybrid Pada Kapal KPC-28 Dengan Kombinasi Diesel Engine dan Motor Listrik Yang Disuplai Dengan Batterai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tangguh Tangguh Bimantoro

    2014-03-01

    Full Text Available Teknologi Hybrid System Vessel akhir-akhir ini sedang menjadi bahasan yang sering dibicarakan di dunia pendidikan dan teknologi permesinan. Teknologi Hybrid System Vessel yang dimaksud adalah kapal yang berjalan dengan dua sumber tenaga, mesin yang bekerja dengan sumber tenaga bahan bakar dan motor listrik yang bekerja dengan sumber tenaga listrik. Oleh karena adanya permasalahan tersebut maka dikembangkanlah konsep system hybrid pada kapal.Hybrid ini mengacu teknologi pada mobil hybrid yang sudah dikembangkan sekarang, tujuan dari hybrid ini adalah sebagai penghematan BBM dan juga sebagai pereduksi emisi di system permesinan kapal.Penelitian ini menggunakan simulasi dengan software Maxsurf, kemudian dilakukan dengan metode perhitungan manual yang nantinya digunakan untuk menentukan jumlah batterai yang dibutuhkan pada penggerak motor induksi. Hasil dari penelitian ini berupa desain  Hybrid System kapal KPC – 28, serta hasil analisa Hybrid System di kapal apakah memberikan effisiensi bahan bakar yang cukup hemat dengan tanpa menggunakan Hybrid System pada mesin kapal tersebut.

  6. Sistemic Lupus Eritematosus (SLE) sedang dengan hipertiroid

    OpenAIRE

    Pase, M. Aron; Nasution, Melati Silvanni; Syafril, Santi; Lindarto, Dharma; Fiblia

    2016-01-01

    Sistem imun- neuroendokrin berpartisipasi pada patogenesis dan klinis dari penyakit autoimun salah satunya adalah penyakit SLE. Selama stimulasi inflamasi dan aktivitas penyakit aktif, terjadi interaksi secara jelas antara hipotalamic-pituitary-adrenal, hipotalmaic-pituitary gonadal, hipotalamic pituitary – thyroid dan prolactin dengan sistem imun. Hal ini yang menyebabkan respon abnormal dari sistem –imun- neuroendokrin dapat menyebabkan gangguan toleransi sel imun. Disfungsi tiroid sering d...

  7. Simulasi Perancangan Filter Analog dengan Respon Chebyshev

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RUSTAMAJI RUSTAMAJI

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Dalam suatu sistem komunikasi penggunaan rangkaian filter sangat penting. Salah satu cara untuk memudahkan dalam perancangan sebuah filter dilakukanlah teknik simulasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang simulasi yang menghasilkan respon filter jenis chebyshev serta menghasilkan nilai komponen induktor (L dan kapasitor (C yang dibutuhkan untuk merangkai filter. Simulasi yang dirancang pada penelitian ini menggunakan Graphical User Interface (GUI. Dari simulasi yang dilakukan, didapatkan respon Chebyshev pada low pass filter, high pass filter, band pass filter, dan band stop filter sudah sesuai dengan input yang dimasukkan ke dalam parameter program dan sesuai dengan teori respon filter Chebyshev. Hasil Simulasi dari rangkaian band pass filter dan band stop filter dengan menggunakan Electronic Workbench (EWB, menunjukkan respon dengan pergeseran frekuensi sebesar 0,1 kHz lebih tinggi dari frekuensi yang diharapkan. Kata Kunci :filter, Chebyshev, band, respon frekuensi.   Abstract On communication system using filter is very important. One way to simplify the design of filter undertaken a simulation technique. This research aims to design a simulation that generates the filter response of chebyshev and generate the value component of the inductor (L and capacitor (C that needed for constructing the filter. This Simulation using Graphical User Interface (GUI. From result simulation, response in low pass filter, high pass filter, band pass filter, band stop filter and is in compliance with the input entered into the program and in accordance with the theory of Chebyshev filter response. The simulation of the band pass filter and bands stop filter by using electronic workbench ( EWB , show a response with shifts frequency of 0.1 khz higher than frequency expected.   Keywords: filter, Chebyshev, band, frequency respons

  8. Rinosinusitis Kronis dengan Komplikasi Abses Periorbita

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Effy Huriyati

    2015-01-01

    Full Text Available AbstrakAbses periorbita merupakan salah satu komplikasi dari rinosinusitis baik akut ataupun kronis. Beberapa faktor sangat berperan pada penyebab penyebaran rinosinusitis ke orbita. Diagnosis dapat ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik baik THT ataupun Mata, pemeriksaan nasoendoskopi, pemeriksaan penunjang tomografi komputer dengan gambaran perselubungan pada sinus paranasal dan orbita serta MRI. Penatalaksanaan konservatif berupa pemberian antibiotik intravena spektrum luas dan atau kombinasi, dekongestan serta kortikosteroid. Sedangkan pembedahan dapat melalui pendekatan eksternal atau pendekatan bedah sinus endoskopi fungsional (BSEF. Dilaporkan satu kasus rinosinusitis kronis dengan komplikasi abses periorbita pada laki-laki umur 16 tahun dan telah diberikan terapi konservatif selama 48 jam tetapi tidak ada perbaikan sehingga dilanjutkan dengan pembedahan melalui pendekatan BSEFKata kunci: abses periorbita, rinosinusitis kronis, bedah sinus endoskopiAbstractPeriorbital abscess is a complication of acute or chronic rhinosinusitis. There was some factors can caused the spread of rhinosinusitis into orbital region. Diagnosis can be confirmed by anamnesis, physical examination either ENT department or Opthalmic department, nasoendoscopic, computer tomographic that showed homogenous appearence on the orbital and paranasal sinuses and also MRI. Conservative management with the provision of broad-spectrum and or combination intravenous antibiotics, decongestants and corticosteroid. The surgery management can be performed with esternal approach or functional endoscopic sinus surgery (FESS. One case of chronic rhinosinusitis with complications periorbital abscess in boy aged 16 years old had presented and had given conservative therapy for 48 hours, since there is no improvement, the management then continued with FESS.Keywords: periorbital abscess, chronic rhinosinusitis, endoscopic sinus surgery

  9. AKULTURASI BATIK TRADISIONAL JAWA DENGAN CINA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Dwikurniarini

    2013-01-01

    Full Text Available Batik merupakan salah satu budaya asli Indonesia yang sudah dikenal sejak lama dan menjadi ciri khas busana tradisional. Dalam perkembangannya batik mengalami akulturasi dengan budaya lain  sehingga terlihat dalam perubahan-perubahan motif dan kegunaannya. Paling sedikit ada lima budaya yang mempengaruhi batik tradisional Jawa, yaitu Islam, Cina, Hindu, Budha dan Eropa. Meskipun demikian batik telah diterima sebagai sebuah seni kerajinan yang adiluhung dan justru menjadi ciri-ciri tertentu pada daerah-daerah tertentu yang memiliki batik di Jawa. Tulisan singkat ini akan mengulas batik sebagai tradisi Jawa yang mempunyai ciri khas tersendiri dan berkembang mengikuti zaman, sehingga terdapat perpaduan anatara tradisi dan modernisasi. Kegunaan batik yang dikembangkan saat ini semakin membuat batik dikenal luas dan untuk kepentingan pasar. Di era global ini akankah batik mempertahankan diri dengan tradisionalnya atau mengikuti perkembangan dunia? Bagaimana dengan nilai filosofisnya apakah akan dipertahankannya, sehingga bermakna bagi pemakainya? Sebaliknya apakah pasar global justru mengurangi makna ketradisionalannya sehingga batik menjadi pelengkap saja atau untuk penuhi kebutuhan semata? Setidaknya jika membeli batik, manusia hanya memanfaatkan semata tanpa mempunyai tujuan yang lebih dalam

  10. STRATEGI PEMBELAJARAN DENGAN FOCUSED BASED EDUCATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suranto Suranto

    2006-04-01

    Full Text Available Tujuan penulisan ini untuk memberikan masukan bagi penyelenggara program studi keteknikan atau program vokasi dan okupasi agar keluaran yang di hasilkan cepat memperoleh pekerjaan sesuai bidangnya. Pendekatan yang diusulkan adalah strategi pembelajaran yang terfokus, mendasar dan mendalam. Manfaat yang ingin di capai adalah keluaran yang dihasilkan siap pakai, siap kerja dan siap latih, artinya setiap lulusan yang di hasilkan lembaga pendidikan dapat terserap dan mampu diterima di pasar kerja, serta mampu mengaktualisasikan dirinya sendiri menjadi kreator dan inovator. Pendidikan siap pakai tersebut harus di bekali materi enterpreneur dan penggalian potensi diri dengan perpaduan pendidikan vokasi yang di dasari kurikulum berbasis life skill. Link and match yang didengungkan selama ini tidak optimal, maka istilah ini diganti dengan we serve the real world. Hal ini berdasarkan analisis bahwa pendidikan vokasi yang siap kerja ke depan mempunyai ciri penguasaan terhadap teknologi, mampu mengedepankan life skiil, berkreasi, berinovasi, menghasilkan produk nyata, keluaran yang siap kerja, mampu berwira usaha, dominasi praktek, bekerja sama dengan dunia industri, untuk meraih cita-cita tersebut dibutuhkan asesmen strategi pembelajaran yang tepat.

  11. KLASIFIKASI TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN DENGAN ANALISIS DISKRIMINAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A Rizkiana

    2016-03-01

    Full Text Available Persaingan yang semakin ketat dalam dunia usaha khususnya yang bergerak dalam bidang jasa, mengharuskan perusahaan menempatkan orientasi kepuasan pelanggan sebagai tujuan utama. Untuk mempertahankan pelanggan, memperluas pangsa pasar dan meningkatkan keuntungan, perusahaan harus berupaya menciptakan suatu strategi yang dapat memberikan nilai kepuasan terhadap pelanggan. Penelitian ini menganalisis kepuasan pelanggan Leasing Company di Kabupaten Semarang dengan analisis diskriminan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kepuasan pelanggan pengguna jasa Leasing Company dengan membentuk model diskriminan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pengumpulan data primer menggunakan angket melalui pengambilan sampel proporsional. Kepuasan pelanggan dibedakan menjadi tiga kategori yaitu tidak puas, cukup puas dan sangat puas. Sedangkan variabel yang diduga mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan adalah usia pelanggan, lama aktifitas, lama waktu pelunasan, besar uang muka (DP, pendapatan, pengeluaran, dan harga kendaraan. Berdasarkan hasil analisis diskriminan tiga factor melalui uji prasyarat dan uji kelayakan variabel, diperoleh dua variabel yang layak dianalisis, yaitu lama waktu pelunasan pinjaman dan besar uang muka. Model diskriminan tiga faktor yang terbentuk adalah zScore =0,969 0,077 dan zScore = 4,146 + 0,085  dengan  sebagai variabel lama pelunasan dan  sebagai variabel uang muka. Hasil validasi menunjukkan angka ketepatan model yang cukup tinggi yaitu 54%. Competition in business, especially in services sector, causing every company must put orientation on customer satisfaction as a primary goal. To retain customers, expand market share and improve profitability, companies must strive to create a strategy to create customer's satisfaction. This study analyzes Leasing Company customer satisfaction in Kabupaten Semarang with discriminant analysis. The purpose of this study

  12. PENGOLAHAN PRIMER LIMBAH TEKSTIL DENGAN ELEKTROKOAGULASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lieke Riadi

    2014-12-01

    Full Text Available Limbah industri tekstil di area pinggir kota Surabaya mempunyai karakteristik perbandingan COD dan BOD = 5.57. Limbah jenis ini sulit untuk dibiodegradasi. Studi ini mempelajari tekonologi elektrokoagulasi untuk mengolah limbah tekstil dengan menurunkan intensitas warna, Total Suspended Solid (TSS dan Chemical Oxygen Demand (COD. Percobaan batch pada suhu kamar dilakukan untuk mempelajari pengaruh pH, jarak elektroda terhadap penurunan warna,TSS dan COD dan membandingkan biaya operasinya jika menggunakan pengolahan kimia.Effisiensi penurunan tertinggi untuk warna (91.96%,  TSS (49.17%, dan COD (29.67% terjadi pada pH awal 4.0 dan jarak elektroda 2 cm dengan  elektroda Al/Al. Waktu optimum penurunan intensitas warna dalah 10 menit. Laju penurunan COD adalah : -dC/dt = 0.0053 C +0.056 , dengan C adalah konsentrasi COD. Jumlah sludge yang dihasilkan daripengolahan elektrokoagulasi  3.4 % lebih kecil dibandingkan menggunakan bahan kimia. Biaya yang digunakan untuk pengolahan dengan elektrokoagulasi 52.35 % lebih murah dibandingkan jika menggunakan koagulasi dengan bahan kimia ( tawas. Kata kunci : elektrokoagulasi, penurunan warna, penurunan TSS, laju degradasi COD, imbah tekstil Abstract Waste water from textile industry which is located in one suburb of Surabaya city as characteristic which the ratio of COD to BOD was 5.57. This type of waste water is difficult to be biodegraded. This study investigated elektrokoagulasi technology to treat textile waste water by removing color, total suspended solid, and Chemical Oxygen Demand. Batch experiment at room temperature was carried out to study the effect of pH, electrode distance for color, TSS and COD removal. This study also tried to compare the operation cost between elektrokoagulasi and chemical processes. The best removal efficiencies by Al electrodes was 91.96 % for color, 49.17 % for TSS and 29.67 % for COD which were under initial pH 4.0 and electrodes distance 2 cm. The optimum operation

  13. Pembuatan Gliserol Karbonat Dari Gliserol Dengan Katalis Berbasis Nikel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oktarinda Damayanti

    2012-09-01

    Full Text Available Semakin berkembangnya penggunaan biodesel sebagai bahan bakar yang bersifat renewable mendorong bertambahnya jumlah gliserol di pasaran sebagai produk samping reaksi pembuatan biodesel. Upaya peningkatan nilai jual gliserol dilakukan dengan pengolahan gliserol menjadi produk turunannya, salah satunya gliserol karbonat. Gliserol karbonat memiliki fungsi sebagai bahan baku polimer, surfaktan, emulsifier dan sebagainya yang juga bersifat biodegradable. Gliserol karbonat dapat diperoleh melalui reaksi karboksilasi katalitik antara gliserol dengan urea. Reaksi ini dilakukan dalam reactor batch dilengkapi yang dilengkapi dengan pompa. Gliserol, urea dan katalis dimasukkan dalam reaktor, kemudian dipanaskan. Saat suhu operasi tercapai, pompa vakum dinyalakan vakum untuk mengeliminasi gas ammonia yang terbentuk sebagai produk samping. Penelitian ini diawali dengan seleksi 3 jenis katalis yakni Ni powder, Ni yang diambil dari NiCl2.6H2O dan Ni/γAl2O3, jumlah katalis yang digunakan dalam seleksi sebesar 3%  dengan suhu proses 150oC selama 4 jam. Hasil yang terbaik adalah katalis Ni/γAl2O3 dengan konversi gliserol 38,88% dan yield gliserol karbonat 23,56%. Kemudian dilakukan uji pengaruh jumlah katalis 1%, 3% & 5% dari berat gliserol dengan menggunakan Ni/γAl2O3. Hasil terbaik pada berat katalis 5% dengan konversi gliserol 43,93% dan yield gliserol karbonat 27,83%. Penelitian dilanjutkan dengan seleksi suhu proses antara 100oC, 125oC, 150oC, 175oC & 200oC. Pada seleksi ini terpilih suhu 150oC yang menghasilkan konversi gliserol 43,93% dan yield gliserol karbonat sebesar 27,83%. Berikutnya adalah mengetahui pengaruh waktu terhadap konversi gliserol dan yield gliserol karbonat dengan variable 0 jam, 1 jam, 2 jam, 3 jam dan 4 jam. Hasil terbaik diperoleh pada 4 jam proses dengan konversi gliserol 43,93% dan yield gliserol karbonat sebesar 27,83%.

  14. Diskusi Kelompok Terarah dengan Subjek Anak-Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Andayani

    2016-10-01

    Full Text Available Diskusi Kelompok Terarah (DKT atau Focus Group Discussion (FGD mulai banyak digunakan sebagai metode pengumpulan data. Metode ini cukup efektif dengan berbagai kelebihannya (Steward dan Shamdasani,1990. Sebagaimana halnya dengan metode wawancara mendalam, DKT memungkinkan peneliti untuk mendapatkan informasi yang jelas karena metode ini memberi kesempatan pada peneliti untuk mendapatkan kejelasan atas informasi yang diberikan atas respondennya.

  15. KARAKTERISTIK PEMAHAMAN MAHASISWA TENTANG PERSAMAAN PARABOLA DENGAN MENGGUNAKAN TAKSONOMI SOLO

    OpenAIRE

    Indiana Marethi

    2016-01-01

    Persamaan parabola merupakan konsep matematika pada geometri analitik yang berhubungan dengan konsep matematika lainnya. Pemahaman terkait persamaan parabola mampu menjadi indikator pemberian materi lanjutannya. Artikel ini bertujuan mengukur pemahaman mahasiswa tentang persamaan parabola dengan menggunakan Taksonomi SOLO. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Semester 3 Program Studi Pendidikan Matematika Tahun Ajaran 2015-2016 di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang-Banten. Instrume...

  16. PERTUMBUHAN Kappaphycus alvarezii DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK Sargassum aquifolium

    OpenAIRE

    Bambang Ali Akbar; Nunik Cokrowati; Mursal Ghazali; S Sunarpi; Aluh Nikmatullah

    2016-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh penggunaan Sargassum aquifolium dengan konsentrasi dan lama waktu perendaman yang berbeda terhadap pertumbuhan Kappaphycus alvarezii, serta mengetahui pengaruh penggunaan S. aquifolium terhadap persentase kadar karaginan K. alvarezii. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor 1 berupa konsentrasi ekstrak Sargassum aquifolium dan faktor 2 berupa perlakuan lama perend...

  17. Rancang Bangun Prototype Unmanned Aerial Vehicle (UAV dengan Tiga Rotor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmawan Rasyid Hadi Saputra

    2013-03-01

    Full Text Available Unmanned Aerial Vehicle atau yang biasa dikenal dengan istilah UAV  merupakan sebuah sistem penerbangan/ pesawat tanpa pilot yang berada di dalam pesawat tersebut. UAV dapat dikendalikan dengan menggunakan remote dari jarak jauh, diprogram dengan perintah tertentu, atau bahkan dengan sistem pengendalian otomatis yang lebih kompleks. Aplikasi dari teknologi UAV pun beragam mulai dari tugas militer hingga pengamatan udara. Dalam penelitian ini, sebuah UAV akan dikembangkan dengan tiga buah rotor dan satu buah motor servo di bagian belakang UAV. Perancangan model menggunakan software CATIA dengan batasan dimensi (panjang × lebar maksimum 75 × 75 cm dan massa < 2 kg. Analisis struktur rangka dilakukan untuk menguji kekuatan rangka ketika terbang dan membawa beban, dengan menggunakan metode elemen hingga dan kriteria kegagalan Von-Misses. Dalam proses pengerjaan, rancangan dari CATIA dan analisis yang telah dilakukan dalam perancangan tersebut akan digunakan. Hasil yang didapat berupa UAV yang memiliki struktur rangka dengan defleksi maksimum 3,67 mm pada rangka tengah yang berbahan acrylic. Dalam pengujian di lapangan, UAV dapat melakukan gerak roll, pitch, dan yaw yang dikendalikan melalui remote control. Waktu operasi maksimum yang dapat dilakukan adalah selama 7 menit 43 detik.

  18. Hubungan Nutrisi Kekerangan Dengan Masa Menopause Pada Wanita Perimenopause

    OpenAIRE

    Sjafaraenan, Dr.

    2013-01-01

    HUBUNGAN NUTRISI KEKERANGAN DENGAN MASA MENOPAUSE PADA WANITA PERIMENOPAUSE Sjafaraenan*, Eddy Soekendarsi*, Rosana Agus*. Irma Andriani* *FMIPA Biologi UNIVERSITAS HASANUDDIN e-mail : ABSTRAK Penelitian tentang hubungan konsumsi kekerangan dengan masa menopause, dilakukan sejak bulan Juni 2013 hingga Agustus 2013, pengamblan sampel dan lokasi penelitian dilakukan di Desa Bonea Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara. Tujuan penelitian yaitu: (1) mene...

  19. Aplikasi Peta ATM Dengan Menggunakan Aplikasi GPS Pada Handphone Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tantan Taryono

    2013-05-01

    Full Text Available Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan tingginya kebutuhan informasi berupa peta, Geographic Information System (GIS bukan hanya sekadar tren teknologi, tetapi telah menjadi sebuah kebutuhan. Ketatnya persaingan para vendor perangkat bergerak (mobile device dengan berbagai fitur dan keunggulan, secara tidak langsung berdampak positif bagi konsumen teknologi  mobile salah satunya operating system (OS Android. Dengan adanya operating system (OS Android yang memberikan banyak keuntungan salah satunya adalah OS Android yang bersifat open source, para pengembang aplikasi Android dapat membuat sebuah aplikasi sesuai kebutuhan termasuk pembuatan aplikasi Peta ATM. Disamping itu pada handphone Android juga telah tersedia GPS sebagai penetuan posisi pengguna. Peta ATM dengan menggunakan aplikasi GPS merupakan sebuah aplikasi yang dapat digunakan oleh banyak kalangan. Banyak manfaat yang dapat dirasakan dengan menggunakan aplikasi ini, diantaranya adalah dengan mengetahui sebuah lokasi dimana posisi user berada. Begitu juga dengan aplikasi peta Automatic Teller Machine (ATM dapat memberikan kemudahan bagi para pengguna handphone berbasis operating system Android untuk mengetahui dimana letak posisi ATM BNI yang berada di wilayah Purwokerto dan sekitarnya. Dengan adanya aplikasi peta ATM BNI diharapkan para pengguna yang belum mengetahui secara lengkap kota Purwokerto dapat dengan mudah dalam mencari lokasi ATM.

  20. OPTIMASI PEMBUATAN DIETIL ETER DENGAN PROSES REAKTIF DISTILASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widayat Widayat

    2011-07-01

    Full Text Available DiEtil Eter banyak digunakan sebagai bahan pelarut untuk reaksi organik dan pemisahan senyawa organik dari sumber alamnya, sebagai bahan bakar. DiEtil Eter umumnya diproduksi dengan proses dehidrasi etanol dengan katalis asam sulfat pada suhu 125­­­0C – 1400C (proses barbet. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kondisi optimum pada pembuatan dietil eter dengan katalis asam sulfat dan proses reaktif distilasi. Variabel yang dioptimasi adalah konsentrasi asam sulfat awal dan perbandingan mol reaktan etanol dengan asam sulfat. Proses optimasi menggunakan metode respon permukaan dan pengolahan data dengan perangkat lunak Statistica(R. Proses pembuatan dietil eter dilakukan pada volume 700 ml, waktu 100 menit dan suhu operasi 125-1300 C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model matematika yang diperoleh hubungan konversi etanol dengan perbandingan mol reaktan etanol dengan asam sulfat dan konsentrasi awal asam sulfat  adalah . Konversi etanol optimum sebesar 31,83 % pada kondisi operasi perbandingan mol reaktan etanol dengan asam sulfat 1 : 1,30 dan konsentrasi awal asam sulfat 10,98 M.

  1. MASALAH PROGRAMA LINIER FUZZY DENGAN FUNGSI KEANGGOTAAN LINIER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nyoman Sutapa

    2000-01-01

    Full Text Available In practice, the certainess assumption for parameters in linear programming are difficult to pullfiled. The uncertainties are sometimes coming from subjective and intuitive policies. To solve and accommodate these problems, will be approximated by fuzzy set theory. In this article, modeling of linear programming with fuzzy set will be discussed, followed by two cases with membership function are trapezoidal and triangular. Abstract in Bahasa Indonesia : Asumsi kepastian nilai-nilai parameter, dalam pengambilan keputusan yang dimodelkan dengan programa linier, dalam praktek sering sulit dipenuhi. Ketidakpastian yang muncul kadang diakibatkan oleh suatu kebijakan yang intuitif dan subjektif. Untuk memecahkan dan mengakomodasi ketidakpastian seperti tersebut, akan didekati dengan teori himpunan fuzzy. Dalam makalah ini, pemodelan programa linier dengan teori himpunan fuzzy tersebut, akan didiskusikan dengan dua kasus, masing-masing dengan menggunakan fungsi keanggotaan linier, yaitu trapezoida dan triangular. Kata kunci: programa linier, himpunan fuzzy.

  2. USAHA PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DENGAN PRODUCTIVITY EVALUATION TREE (PET MODELS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muchlison Anis

    2007-04-01

    Full Text Available Usaha peningkatan produktivitas merupakan suatu langkah menuju perbaikan perusahaan dimasa yang akan datang. Model perencanaan produktivitas Productivity Evaluation Tree (PET memberikan kemudahan bagi perusahaan dalam mengembangkan dan menilai seluruh alternatif yang mungkin dilakukan dalam menetapkan target peningkatan produktivitas dan usaha peningkatan produktivitas. Dalam penelitian ini alternatif perencanaan ada tiga. Pertama, meningkatkan standart penggunaan bahan baku dari 20% menjadi 30%. Kedua, pengeluaran bahan baku diusulkan sama dengan bulan lalu dengan menerapkan peningkatan standart penggunaan bahan baku sama seperti dengan alternatif pertama, Ketiga, menstimulasi alternatif 2 dengan melakukan manajemen motivasi terhadap tenaga kerja. Dari hasil evaluasi pohon produktivitas maka dapat diketahui estimasi peningkatan produktivitas yang tertinggi adalah alternatif ke tiga dengan perubahan tingkat produktivitas sebesar 0,39.

  3. Pengolahan Limbah Rumah Makan dengan Proses Biofilter Aerobik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laily Zoraya Zahra

    2015-03-01

    Full Text Available Berkembangnya rumah makan/restoran yang semakin pesat dapat dipastikan akan turut menambah buangan air limbah domestik dengan kadar organik yang tinggi dalam jumlah yang tidak sedikit yang dibuang ke badan air.Tingginya kadar organik dalam limbah domestik rumah makan akan menyebabkan aroma yang tidak sedap jika tidak ada pengolahan terlebih dahulu, maka pengolahan yang dapat digunakan untuk mengolah air limbah rumah makan tersebut adalah proses biofilter aerobik. Penelitian dilakukan dengan proses biofilter aerobik dengan aliran downflow dan menggunakan sistem intermitten.Variabel dalam penelitian ini adalah media biofilter berupa kerikil dan batu alam serta Hydraulic Retention Time (HRT 8 jam. Parameter pencemar yang diukur efisiensinya adalah BOD, COD, dan TSS. Besarnya penyisihan parameter BOD, COD dan TSS dengan menggunakan biofilter aerob berturut-turut mencapai 94,83%, 92,95%, dan 95%. Reaktor paling baik dalam mengolah air limbah adalah reaktor biofilter dengan media kerikil pada HRT 8 jam.

  4. Perawatan Ameloblastoma Rekuren dengan Metode Dredging

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Rahardjo

    2016-10-01

    Full Text Available Latar belakang. Ameloblastoma dapat menyebabkan kerusakan pada tulang wajah baik pada maksila maupun mandibula. Tumor ini dapat mengalami rekurensi apabila perawatan tidak sempurna. Reseksi pada tulang yang terkena adalah tindakan yang biasa dilakukan untuk perawatan tumor ini. Tindakan ini dapat menyebabkan gangguan maloklusi, gangguan pertumbuhan dan perkembangan gigi dan tulang rahang bila dilakukan pada anak-anak dan remaja, gangguan estetika, dan berdampak psikologis. Oleh karena itu tindakan alternatif dalam perawatan ameloblastoma adalah dengan metode dredging. Tujuan laporan kasus ini menjelaskan perawatan metode dredging pada rekuren ameloblastoma pada penderita laki-laki usia dua puluh tujuh tahun sehingga dapat menghilangkan dampak psikologis dari penderita. Kasus. Penderita laki-laki usia dua puluh tujuah tahun dengan keluhan benjolan dalam mulut, tidak terasa sakit, dan merasa bertambah besar. Terdapat asimetri wajah di sebelah kanan, tidak ada perubahan warna kulit. Penderita mengaku pernah dioperasi tujuh tahun yang lalu. Pada pemeriksaan intra oral didapatkan benjolan pada mandibula di daerah bukal dari daerah gigi 42 sampai 46. Pada palpasi terasa ada fluktuasi, rasa sakit ringan dan warna mukosa normal. Pada gambaran foto panoramic terlihat area radiolusen dengan batas jelas dari daerah 42 sampai 46 dengan melibatkan aspek dari gigi 42 dan 43. Dari hasil biopsi dan pemeriksaan patologi anatomi dinyatakan sebagai ameloblastoma unikistik tipe folikuler. Penatalaksanaan. Dredging dikerjakan dengan melakukan defleksi pada lesi enukleasi dan kuretase. Pada bulan kedua perawatan tindakan tersebut diulangi dan dilakukan pemeriksaan histopatologis. Tindakan tersebut diulang pada bulan kelima dan diulang kembali setiap tiga bulan sampai dinyatakan terbebas dari sel tumor. Kesimpulan. Telah dilakukan dredging pada penderita rekuren ameloblastoma dengan hasil cukup memuaskan dan dilakukan pengamatan yang berlanjut.   Background

  5. KAJIAN ADSORPSI HORMON PENGATUR TUMBUH ASAM GIBERELIN DENGAN MENGGUNAKAN BENTONIT ALAM

    OpenAIRE

    2014-01-01

    Telah dilakukan adsorpsi asam giberelin dengan menggunakan bentonit alam hasil purifikasi. Proses purifikasi dilakukan dengan menggunakan larutan H2O2. Bentonit alam hasil purifikasi dikarakterisasi dengan Fourier Transform infrared (FTIR) dan X-Ray difraction (XRD). Jumlah asam giberelin yang teradsorpsi diukur dengan menggunakan spektrofotometer UV-vis. Proses adsorpsi dilakukan dengan sistem batch dan variasi pH larutan asam giberelin, variasi waktu adsorpsi, variasi kadar bentonit alam se...

  6. KINETIKA REAKSI PADA PROSES PRODUKSI DIETIL ETER DARI ETANOL DENGAN KATALIS H-ZEOLIT

    OpenAIRE

    Widayat Widayat; Achmad Roesyadi; Muhammad Rachimoellah

    2012-01-01

    DiEtil Eter diproduksi dari etanol dengan proses dehidrasi. Penelitian ini bertujuan untukmempelajari kinetika reaksi proses dehidrasi etanol dengan katalis H-zeolit. Katalis H-zeolitdisintesis dengan proses dealuminasi dan kalsinasi dan impregnasi dengan logam Al dan prosesreduksi dan kalsinasi. Proses produksi DiEtil Eter dilaksanakan dengan proses adsorpsi dan reaksikatalitik sedangkan proses studi kinetika reaksi menggunakan pendekatan Langmuir-Hinshelwood.Proses analisis kinetika reaksi ...

  7. FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KUSTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yessita Yuniarasari

    2014-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara faktor risiko dengan kejadian kusta di wilayah kerja puskesmas Gunem dan puskesmas Sarang Kabupaten Rembang tahun 2011. Penelitian ini menggunakan pendekatan kasus kontrol. Populasi penelitian adalah penderita kusta  yang tercatat dalam rekam medis puskesmas Gunem dan puskesmas Sarang Tahun 2011. Sampel penelitian yaitu 36 kasus dan 36 kontrol. Instrumen penelitian berupa kuesioner, thermohygrometer, dan rollmeter. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara tingkat pengetahuan (p=0,026, OR=4,343; personal hygiene (p=0,012, OR=5,333; jenis pekerjaan (p=0,001, OR=11,400 dan  tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan (p=0,160 lama kontak (p=0,703; suhu kamar tidur (p=1,000; umur (p=0,522; jarak rumah (p=0,577; jenis kelamin (p=0,779 dengan kejadian kusta. Saran untuk Puskesmas Gunem dan Puskesmas Sarang sebaiknya diberikan penyuluhan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan kepada masyarakat dalam upaya peningkatan pengetahuan mengenai kusta. Untuk masyarakat sebaiknya mengikuti penyuluhan tentang kusta dan dapat berperan serta dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kusta

  8. ALGORITMA ESTIMASI KANDUNGAN KLOROFIL TANAMAN PADI DENGAN DATA AIRBORNE HYPERSPECTRAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdi Sukmono

    2015-02-01

    Full Text Available Klorofil merupakan pigmen yang paling penting dalam proses fotosintesis. Tanaman sehat yang mampu tumbuh maksimum umumnya  memiliki jumlah klorofil yang lebih besar daripada tanaman yang tidak sehat. Dalam Estimasi kandungan klorofil tanaman padi dengan airborne hyperspectral dibutuhkan algoritma khusus untuk mendaaptkan akurasi yang baik. Objek dari penelitian ini mengembangkan reflektan in situ menjadi model algoritma   estimasi kandungan klorofil tanaman padi untuk airborne hyperspectral.  Dalam penelitian ini beberapa indeks vegetasi seperti normalized difference vegetation index (NDVI, modified simple ratio (MSR  , modified/transformed chlorophyll absorption ratio index (MCARI, TCARI dan bentuk integrasi (MCARI/OSAVI and TCARI/OSAVI digunakan untuk membentuk model estimasi dengan metode regresi linear. Selain itu juga digunakan  Blue/Green/Yellow/Red Edge Absorption Clhorophyll Index. Dari proses regresi di dapatkan tiga ground model yang mempunyai korelasi kuat (R2≥0.5 terhadap klorofil tanaman padi. Ketiga model tersebut yaitu MSR (705,750 dengan R2 sebesar 0.51, TCARI/OSAVI (705, 750 dengan R2 sebesar 0.52 dan REACL 2 dengan R2 sebesar 0.57. Dari ketiga tersebut dipilih groun model terbaik REACL 2 untuk di upscalling ke model algoritma airborne hyperspectral.  Pembentukan algoritma dengan data airborne hyperspectral sensor Hymap dan REACL 2 menghasilkan model algoritma ( Klorofil (SPAD unit = 3.031((B22-B18/(B18-B13 + 31.596 dengan R2 sebesar 0.78

  9. ESTIMASI BAYESIAN PADA MODEL PERSAMAAN STRUKTURAL DENGAN VARIABEL KATEGORIK TERURUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Yunita

    2016-05-01

    Full Text Available Abstract  This article explains about parameter estimation of structural equation model with ordered categorical variable using Bayes method. The basic assumptions of SEM are the data type is continuous, minimum scale is interval, and it has to satisfy the normality assumption. The categorical data is ordinal data which the observation is in discrete form, and to treat the categorical data as normally distributed continuous data is by finding threshold parameter for each categorical data. Bayes method only focuses on individual data by combining sample data and the research data before (prior information, in order to minimize the error rate. Hence, the parameter estimation of structural equation model can be obtained well. In this estimation process, it is done numerically by using Monte Carlo method, i.e. Gibbs Sampling and Metropolis Hasting. Keywords:   Structural Equation Modeling ,categorical data, Threshold, Gibbs Sampling, Metropolis Hasting. Abstrak Dalam artikel ini dijelaskan tentang estimasi parameter dari model persamaan struktural dengan variabel kategorik terurut dengan menggunakan metode Bayes. Asumsi dasar dari SEM adalah  jenis datanya kontinu dan minimal berskala interval serta memenuhi asumsi normalitas. Sementara data kategorik merupakan data ordinal dengan pengamatan dalam bentuk diskrit, untuk dapat memperlakukan data kategorik sebagai data kontinu berdistribusi normal yaitu dengan mencari treshold paramater untuk masing-masing data kategorik. Metode Bayes  hanya berfokus pada data individu dengan menggabungkan antara data sampel dengan data penelitian sebelumnya (informasi prior, dengan tujuan untuk meminimalkan tingkat kesalahan. Sehingga estimasi parameter dari model persamaan struktural dapat dihasilkan dengan baik. Dalam proses estimasi, hal ini dilakukan secara numerik dengan menggunakan metode Monte Carlo, yaitu Gibbs Sampling dan Metropolis Hasting. Kata Kunci:  Model Persamaan Struktural, data kategorik

  10. MODEL KEAMANAN INFORMASI BERBASIS DIGITAL SIGNATURE DENGAN ALGORITMA RSA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Ihwani

    2016-01-01

    Full Text Available Abstrak — Kerahasiaan dan keamanan data yang merupakan hal yang sangat penting, sehingga untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan data perusahaan tersebut dapat dilakukan salah satunya dengan menggunakan teknik kriptografi. Digital Signature Algorithm (DSA merupakan salah satu kriptografi yang digunakan untuk nirpenyangkalan. DSA merupakan suatu tanda tangan elektronik yang dapat digunakan untuk membuktikan keaslian identitas pengirim atau penandatangan dari suatu pesan atau dokumen digital, namun DSA dengan fungsi hash tidak mengenkripsi plainteks asli sehingga, dikombinasikan dengan RSA.   Keywords :  Kriptografi, DSA, RSA.

  11. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BIOLOGI SEL DENGAN PENDEKATAN BIOINFORMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardini Pangastuti

    2016-02-01

    Buku ajar merupakan buku panduan pembelajaran yang digunakan oleh siswa guna membantu mencapai tujuan pendidikan nasional. Pengembangan buku ajar merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk memfasilitasi tercapainya indikator pembelajaran. Pengembangan buku ajar Biologi Sel dengan pendekatan Bioinformatika menggunakan model pengembangan Dick and Carey. Buku ajar yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi, ahli media pembelajaran, 15 mahasiswa uji coba perorangan, dan 15 mahasiswa uji coba kelompok sedang. Hasil validasi ahli materi menyatakan layak sebesar 84% dengan kategori baik. Hasil validasi ahli media pembelajaran menyatakan layak sebesar 82,4% dengan kategori baik.

  12. Sintesis Amida Dari Asam Organik Alami Dengan Amina Alami

    OpenAIRE

    Jamaran Kaban

    2009-01-01

    Senyawa N-Stearoil glutamida dapat dihasilkan dari asam stearat (asam organik alami) dan asam glutamat (asam amino alami) melalui amidasi turunan asam stearat yakni stearoil klorida dengan asam glutamat. Amidasi stearoil klorida dengan asam glutamat menghasilkan senyawa N-stearoil glutamida dengan rendemen sebesar 77, 13 % dan titik lebur 135 – 136 0C. Hasil analisis produk N-stearoil glutamida didukung oleh data spektroskopi FT-IR dan 1H-NMR serta mempunyai harga HLB 3,39. skm-jul20...

  13. ANALISA HIDROSTATIS DAN STABILITAS PADA KAPAL MOTOR CAKALANG DENGAN MODIFIKASI PENAMBAHAN KAPAL PANCING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kiryanto Kiryanto

    2014-05-01

    Full Text Available Salah satu syarat kapal bisa dikatakan baik jika mempunyai stabilitas yang baik. Kapal CAKALANGmerupakan salah satu jenis kapal ikan pamboat nelayan. Untuk mendapatkan kemudahan dalamoperasional penangkapan ikan, maka dapat dilakukan dengan penambahan kapal pancing pada kedua sisikapal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendaptkan stabilitas kapal motor CAKALANG dengan adanyamodifikasi penambahan kapal pancing pada kedua sisi kapal utama.Tahapan untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan dengan menggunakan beberapa softwareperkapalan yang terintegrasi. Pada awalnya adalah pembuatan gambar 3D dengan rencana garis yangsudah ada, kemudian dilakukan analisa stabilitas pada software perkapalan lainnya dengan tools importdan melakukan pemodelan yang sesuai dengan rencana garis kapal motor SIRIP KUNING.Berdasarkan hasil perhitungan hidrostatis dan analisa stabilitas yang mengacu pada aturan IMO(international maritime Organization dengan Code A.749(18, maka hasil perhitungan kapal pancing,kapal CAKALANG dengan 2 (dua kapal pancing dan dengan 4 (empat kapal pancing, secara keseluruhanmenunjukan bahwa karakteristaik kapal baik dan stabilitas memenuhi standart kriteria yang ditetapkanoleh IMO.

  14. INTERAKSI SOSIAL DENGAN TEMAN SEBAYA PADA ANAK HOMESCHOOLING DAN ANAK SEKOLAH REGULER (Study Deskriptif Komparatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Setiawati

    2010-05-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran interaksi sosial dengan teman sebaya pada anak yang homeschooling dan anak yang sekolah reguler serta membandingkan interaksi antara keduanya. Pada penelitian ini digunakan 2 orang anak homeschooling dan 2 anak sekolah reguler dengan karakteristik yang telah ditentukan sebelumnya. Data diambil dengan cara melakukan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Interaksi sosial dengan teman sebaya pada anak homeschooling kurang berkembang bila dibandingkan dengan interaksi sosial dengan teman sebaya pada anak sekolah reguler. Hal ini dikarenakan anak homeschooling kurang memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan teman sebayanya, mereka lebih banyak berinteraksi dengan anggota keluarganya sendiri, dan lebih sering berinteraksi dengan orang-orang yang lebih tua, pada aspek tertentu mereka berkembang hampir sama meski tidak sebaik anak sekolah reguler tetapi dalam hal kerjasama, anak homeschooling kurang mampu, hal ini juga dikarenakan kesempatan mereka untuk belajar mengembangkan kemampuan kerjasama (mengemukkan pendapat, menyelesaikan perbedaan pendapat dalam kelompok, dll memang kurang.

  15. Aplikasi Penjadwalan Terapi dengan Metode FCFS pada Sixo Reflexology

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosalia Hadi

    2016-07-01

    Full Text Available Sixo Reflexology merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang kesehatan, khususnya pijat refleksi. Perusahaan ini mengalami kesulitan untuk memproses data penjadwalan terapi pada pelanggan. Pengolahan data penjadwalan terapi masih dilakukan dengan cara manual, yaitu petugas administrasi melakukan pencatatan pada buku pendaftaran, Hal ini mengakibatkan sering terjadi human error, pelanggan yang pertama mendaftar belum tentu mendapat jadwal pertama, karena sulitnya mengurutkan jadwal dengan cara manual dan petugas registrasi lebih dari satu orang. Laporan yang dihasilkan juga terkadang masih mengalami kekeliruan, tidak akurat, tidak up to date, kurang efisien dan sering mengalami keterlambatan pembuatan dan penyampaian laporan. Oleh karena itu, dengan Aplikasi  Penjadwalan Terapi dengan metode FCFS pada Sixo Reflexology dapat membantu penjadwalan terapi serta penyajian laporan dan informasi yang dibutuhkan akan diperoleh secara cepat dan tepat tanpa harus melalui suatu proses yang memakan banyak waktu dalam pengerjaannya. Kata kunci— aplikasi, refleksi, penjadwalan terapi

  16. APLIKASI TIKET ONLINE PERUSAHAAN OTOBUS SUKA DENGAN PLATFORM ANDROID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erys Heryanto

    2013-02-01

    Full Text Available Budaya antri adalah salah satu kebudayaan dari indonesia yang sudah ada sejak jaman dulu. Budaya antri biasanya digunakan untuk mendapatkan sesuatu dengan cara berbaris sesuai dengan urutan kedatangan, hal ini juga bisa disebut  sebagai FIFO (first in first out. Perusahaan OTOBUS SUKA adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang transportasi, dimana saat ini penjualan tiket dilakukan dengan cara manual yaitu pembeli harus datang di perusahaan itu dan mengantri untuk bisa membeli tiket.Android adalah salah satu dari perangkat lunak yang bergerak di mobile. Tiap pembeli menginginkan kemudahan dalam melakukan pembelian tiket. Dengan memanfaatkan android, dimana saat ini rata-rata smartphone terdapat sistem operasi android, maka kami merancang aplikasi tiket online untuk perusahaan otobus suka. Kata Kunci: tiket online, tiket android, aplikasi android

  17. ANALISIS SISTEM KEAMANAN JARINGAN DENGAN MENGGUNAKAN SWITCH PORT SECURITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oris Krianto Sulaiman

    2016-01-01

    Full Text Available Abstrak — Perkembangan teknologi dalam jaringan komputer lambat laun semakin pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan akses jaringan yang efisien , stabil dan cepat serta kemanan yang handal. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas dalam jaringan adalah network security atau keamanan jaringan, banyak teknik yang dapat dilakukan dalam meningkatkan keamanan jaringan, baik dengan membangun sistem firewall, dengan menggunakan layer7 protocol maupun dengan port security, port security memanfaatkan port-port yang ada untuk mengizinkan akses ke jaringan, switch port security merupakan suatu kemampuan perangkat switch untuk mengamankan jaringan LAN (Local Area Network terdapat beberapa jenis switch port security yang digunakan yaitu default/ static port security, port security dynamic learning dan sticky port security, penulis akan melakukan analisis terhadap masing-masing jenis switch port security untuk menentukan kehandalan, kegunaan dan pemanfaatannya dilapangan. Keywords :  network security, port security, switch port security

  18. PEMANFAATAN MEDIA POWER POINT DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME

    OpenAIRE

    Badrul Wajdi

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh pemanfaatan media power point dalam pembelajaran fisika dengan pendekatan konstruktivisme terhadap prestasi belajar siswa. Materi pelajaran yang dikaji dalam penelitian ini adalah zat dan wujudnya.Tempat pelaksanaan penelitian di SMP Negeri 1 Wanasabapada semester Ganjil tahun pembelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperiman dengan populasi seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Wanasaba yang terdiri dari 7 kelas dan sam...

  19. Penggunaan Bahan Tumpatan Resin Komposit Dengan Prosedur Etsa Asam

    OpenAIRE

    Della Arfiza

    2008-01-01

    Etsa asam adalah larutan monomer pada permukaan dentin yang akan membentuk suatu lapisan monomer resin untuk meningkatkan ikatan antara komposit dengan struktur permukaan enamel. Pembagian bahan etsa asam terdiri dari Benzalkonium chlohda (BCA) dan Scotchbond Etchant yang mengandung asam posfat, Etsa asam dilakukan dengan asam posfat 37% selama 15-30 detik kemudian dicuci minimal selama 15 detik. Pemilihan bahan etsa asam sebaiknya dalam bentuk gel atau semigel karena lebih lengket dan dapat ...

  20. PEMANFAATAN MEDIA POWER POINT DALAM PEMBELAJARAN FISIKA DENGAN PENDEKATAN KONSTRUKTIVISME

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Badrul Wajdi

    2015-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh pemanfaatan media power point dalam pembelajaran fisika dengan pendekatan konstruktivisme terhadap prestasi belajar siswa. Materi pelajaran yang dikaji dalam penelitian ini adalah zat dan wujudnya.Tempat pelaksanaan penelitian di SMP Negeri 1 Wanasabapada semester Ganjil tahun pembelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperiman dengan populasi seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Wanasaba yang terdiri dari 7 kelas dan sampelnya adalah kelas VII2 dan VII3 yang diperoleh dengan cara cluster random sampling.Variabel bebas dalam penelitian ini adalah media power point dan variabel terikat dalam penelitian ini adalah prestasi belajar fisika siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode tes. Hasil analisis data menunjukkan bahwa pada kelas eksperimen didapatkan harga thitungsebesar 1,76 sedangkan nilai ttabel sebesar 1,684 pada taraf signifikansi 5%.Jadi  nilai thitung lebih besar dibandingkan dengan nilai ttabel (thitung>ttabel sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pemanfaatan media power point dalam pembelajaran fisika dengan pendekatan konstruktivisme terhadap prestasi belajar siswa.

  1. HUBUNGAN MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DENGAN PENYELENGGARAAN PERPUSTAKAAN SEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisna Nurlisma

    2016-10-01

    Full Text Available Abstrak. Masalah yang menjadi kajian dalam penelitian ini adalah penyelenggaraan perpustakaan sekolah. Inti kajiannya difokuskan pada salah satu faktor yang mempengaruhi penyelenggaraan perpustakaan sekolah yaitu manajemen kepala sekolah.  Berdasarkan hal tersebut, pokok masalah diungkap dalam penelitian ini adalah bagaimana hubungan manajemen kepala sekolah dengan penyelenggaraan perpustakaan sekolah. Penelitian ini terdiri dari dua variabel yaitu manajemen kepala sekolah dan penyelenggaraan perpustakaan sekolah. Manajemen kepala sekolah diukur  melalui indikator leading, planning, organizing dan controlling. Penyelenggaraan perpustakaan sekolah diukur melalui indikator layanan, koleksi dan anggaran. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMAN 10 Bandung, dengan sampel 95 orang yang dihitung berdasarkan rumus Yamane dengan metode simple random sampling. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan angket tertutup dengan skala lima kategori Likert dengan analisis regresi dan korelasi, serta wawancara terstruktur untuk melengkapi data dari angket. Berdasarkan hasil analisis data diketahui manajemen kepala sekolah berpengaruh cukup kuat terhadap penyelenggaraan perpustakaan sekolah. Secara garis besar manajemen kepala sekolah SMAN 10 Bandung termasuk dalam kategori baik. Hasil pengujian manajemen kepala sekolah terhadap penyelenggaraan perpustakaan sekolah menunjukkan indikator leading dan organizing  berada pada kategori sedang, sementara indikator planning dan controlling berada pada kategori kuat.

  2. Pemilihan Supplier dan Penjadwalan Distribusi CNG dengan Pemodelan Matematis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ludfi Pratiwi Bowo

    2014-09-01

    Full Text Available Pemilihan supplier yang optimal merupakan salah satu strategi bagi suatu perusahaan guna meningkatkan profit yang dimiliki perusahaan dan juga berperan dalam penentuan operasional pendistribusian CNG menuju konsumen. Dalam melakukan pemilihan dipengaruhi oleh faktor kuantitaf yang terdiri atas harga gas, kualitas gas, ketepatan waktu pengiriman dan biaya distribusi, serta dipengaruhi oleh faktor kualitatif yang terdiri atas factor-faktor subjektif perusahaan dalam melakukan pemilihan supplier. Dari setiap kriteria akan dilakukan pembobotan untuk mendapatkan indeks dari tiap kriteria. Berdasarkan metode yang digunakan terpilih dua supplier untuk membantu distribusi, adalah PT. CNG Plant, Gresik dengan 0,5 MMSCFD dan PT. CNG Plant, Pasuruan dengan 0,45 MMSCFD. Setelah melakukan pemilihan supplier tahapan selanjutnya adalah menyusun penjadwalan distribusi dengan menggunakan metode Vendor-Managed Inventory (VMI, dimana dengan menggunakan metode ini, perusahaan memiliki peran untuk mengatur jadwal distribusi gas menuju perusahaan. Dilakukan dua jenis skenario dan dua model untuk melakukan penjadwalan, dimana skenario 1 PT. Mini CNG plant, Blora mampu mendistribusikan sendiri dan skenario kedua supplier lain ikut membantu. Hasil yang didapatkan dengan menggunakan metode VMI lebih optimal dibandingkan dengan replikasi penjadwalan yang didapatkan dari hasil optimasi jangka waktu yang lebih pendek.

  3. GEDUNG PARKIR VERTIKAL DENGAN PENDEKATAN BANGUNAN PINTAR DI MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    St. Aisyah Rahman

    2016-06-01

    Full Text Available Salah satu penyebab kemacetan di kota Makassar adalah kurangnya lahan parkir di pusat-pusat perkantoran atau bangunan publik. Banyaknya mobil yang parkir di pinggir jalan menyebabkan luas jalan yang berkurang berdampak pada kemacetan yang parah. Kepala Dispenda Sulsel Azikin Sulthan dalam kutipan jpnn.com diakses pada tanggal 26 Maret 2015 mengatakan, “pertumbuhan pengguna kendaraan di Sulawesi-Selatan, khususnya Makassar di atas 12-15 persen per tahunnya. Pada 2014 peningkatan kendaraan mencapai 10- 15 persen”. Tujuan Laporan ini adalah merancang sistem gedung parkir dengan kapasitas yang dapat mewadahi beberapa bangunan sekitar. Metode perancangan yang digunakan ialah studi lapangan dengan cara survey lansung dengan mengamati penggunan jalan Ahmad Yani yang sangat padat dengan sasaran pengguna utama ialah pegawai Balai Kota Makassar dan pegawai perkantoran yang berada di sekitar balai kota Makassar. Desain tapak dibuat dengan jalan masuk langsuk ke basemant agar tidak mengganggu aktifitas pada jalan Ahmad Yani. Bentuk bangunan mengadopsi bentuk dari sebuah komponen computer yang terlihat dari double facade. Sistem bangunan pintar menggunakan sistem parkir mobil otomatis dengan mengguakan lift. Sistem utilitas bangunan juga menggunakan sistem bangunan pintar.

  4. EKSTRAKSI DAN SINTESIS NANOSILIKA BERBASIS PASIR BANCAR DENGAN METODE BASAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Munasir Munasir

    2016-11-01

    Full Text Available Pemurnian, ekstrak dan sintesis nanosilika dari bahan dasar pasir kuarsa yang diambil di daerah Bancar Tuban (utara Pulau Jawa-Indonesia telah dilakukan pada penelitian ini. Secara fisik pasir Bancar Tuban mempunyai bentuk butiran agak kasar dan berwarna kuning cerah. Pasir Bancar mempunyai unsur atom Si (69%Wt, dan unsur atom pengotor dominan adalah Ca (7,5%wt dan K (4,8%wt. Pola difraksinya menunjukan intesistas dominan terjadi pada sudut (2 theta ~26o, fase quartz (paling stabil di alam. Ukuran serbuk pasir yang telah dihaluskan sekitar 5-50 mikrometer. Sintesis nanosilika berbasis pasir alam digunakan metode basah, yang terdiri dari dua proses, yaitu: (1 serbuk pasir diproses dengan metode hidrotermal dengan menggunakan senyawa alkali (NaOH dengan molaritas 7M, hingga diperoleh larutan bening sodium silikat (Na2O.xSiO2, dan (2 larutan sodium silikat berperan sebagai prcursor diproses dengan metode co-presipitasi, larutan sodium silikat dititrasi dengan HCl 2 M hingga diperoleh bubur silicite Si(OH4. Produk akhir berupa serbuk silika dengan struktur amorf dan kristal (quartz; kemurnian (%Wt Si mencapai 95,7% dan analisis marfologi menunjukan bahwa partikel SiO2 cenderung membentuk aglomerasi dan ukuran partikel yang tidak beraglomerasi teramati berukuran sekitar ~58 nm.

  5. Optimasi Desain Heat Exchanger dengan Menggunakan Metode Particle Swarm Optimization

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rifnaldi Veriyawan

    2014-09-01

    Full Text Available Industri proses terutama perminyakan adalah salah satu industri membutuhkan energi panas dengan jumlah kapasitas besar. Dengan berjalan perkembangan teknologi dibutuhkannya proses perpindahan panas dalam jumlah besar. Tetapi dengan besarnya penukaran panas yang diberikan maka besar pula luas permukaan. Dibutuhkannya optimasi pada desain heat exchanger terutama shell-and-tube¬. Dalam tugas akhir ini, Algoritma particle swarm optimization (PSO digunakan untuk mengoptimasikan nilai koefesien perpindahan panas keseluruhan dengan mendapatkan nilai terbaik. Perumusan fungsi tujuan nilai perpindahan panas keseluruhan (U, dan luas permukaan (A yang digunakan untuk mencari nilai fungsi objektif pada PSO. Partikel dalam PSO menyatakan sebagai posisi atau solusi dari hasil optimasi didapatnya nilai perpindahan panas maksimal dengan luas permukaan dan pressure drop dibawah data desain atau datasheet. Partikel tersebut dalam pemodelan berupa rentang nilai minimal dan maksimal dari diameter luar diantara (do dan jumlah baffle (Nb. Dari hasil optimasi pada tiga HE didapatkan nilai U dan A secara berturut-turut; HE E-1111 472 W/m2C dan 289 m2 ;pada HE E-1107 174 W/m2C dan 265 m2 ; dan HE E-1102 618 W/m2C dan 574 m2. Nilai perpindahan panas keseluruhan yang telah dioptimasi sesuai dengan fungsi objektif dapat dikatakan HE shell-and-tube mencapai titik optimal.

  6. Membran Polisulfon untuk Pengolahan Air: Dengan dan Tanpa Pra Perlakuan Koagulasi secara Ultrafiltrasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bastian Arifin

    2014-06-01

    Full Text Available Membran polisulfon untuk pengolahan air telah dilakukan untuk mengurangi warna air dengan proses koagulasi dan tanpa proses koagulasi. Membran ultrafiltrasi polisulfone telah dikarakte-risasi dengan mengukur fluks, permeability (Lp, dan MWCO dengan bebagai variasi berat molekul dekstran. Morfologi membran diobservasi dengan scanning electron microscopy (SEM. Analisis SEM dilakukan terhadap permukaan membran dan penampang melintang membran. Proses koagulasi optimum dilakukan dengan menggunakan alat jar test, diperoleh kondisi optimum pada 50 ppm Al2(SO43 dan pH 7. Indeks warna rejeksi diperoleh dengan koagulasi adalah 85% dan tanpa koagulasi adalah 62%.

  7. Startup Reaktor Cepat berpendingin Gas Berbahan Bakar UN-PuN dengan Daya 800 MWth

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Siswandi Syahputra

    2017-05-01

    Full Text Available Studi strategi startup reaktor cepat berpendingin helium dengan bahan bakar uranium alam dan campuran plutonium dari PWR telah dilakukan. Reaktor dengan keluaran daya menengah dioperasikan dengan pengisian ulang bahan bakar setiap 10 tahun selama 40 tahun beroperasi. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan sistem pengkodean SRAC dan JENDL -33 library, dengan model teras cylindrical cell 2D R-Z. Reaktor didesain dengan strategi stratup pembakaran CANDLE (Constan Axial shape of Neutron flux, nuclide densities and power shape During Life of Energy producing reactor yang dimodifikasi dalam keadaan non equilibrium state. Dalam skema ini, teras aktif dibagi menjadi region-1 sampai dengan region-10 arah aksial dengan volume yang sama dan 2 region arah radial dengan fuel fraction berbeda. Bahan bakar fresh Uranium alam awalnya dimasukkan ke dalam region- 1, sedangkan region lainnya diisi oleh campuran uranium alam dan spent fuel dari PWR. Setelah satu siklus operasi, dilakukan pergeseran region-1 ke region-2, region-2 ke region -3 dan seterusnya. Bahan bakar pada region -10 dibuang sedangkan region-1 akan diisi kembali oleh bahan bakar Uranium alam. Ukuran daya reaktor 800 MWth dengan variasi fraksi bahan bakar telah diselidiki. Perhitungan dilakukan terhadap desain teras reaktor yang menggunakan variasi fraksi bahan bakar di bagian dalam dan luar : 50%,55%; 55%,60%, dan 60%,65%. Reaktor dengan daya 800 MWth dengan fraksi bahan bakar 50,55% menunjukan desain yang optimal. Rasio antara puncak dengan daya rata-rata diperoleh nilai 1.57 arah radial dan 2.57 arah aksial.

  8. PROTOTYPE CONTENT BASED IMAGE RETRIEVAL UNTUK DETEKSI PEN YAKIT KULIT DENGAN METODE EDGE DETECTION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erick Fernando

    2016-05-01

    Full Text Available Dokter spesialis kulit melakukan pemeriksa secara visual objek mata, capture objek dengan kamera digital dan menanyakan riwayat perjalanan penyakit pasien, tanpa melakukan perbandingan terhadap gejala dan tanda yang ada sebelummnya. Sehingga pemeriksaan dan perkiraan jenis penyakit kulit. Pengolahan data citra dalam bentuk digital khususnya citra medis sudah sangat dibutuhkan dengan pra-processing. Banyak pasien yang dilayani di rumah sakit masih menggunakan data citra analog. Data analog ini membutuhkan ruangan khusus untuk menyimpan guna menghindarkan kerusakan mekanis. Uraian mengatasi permasalahan ini, citra medis dibuat dalam bentuk digital dan disimpan dalam sistem database dan dapat melihat kesamaan citra kulit yang baru. Citra akan dapat ditampilkan dengan pra- processing dengan identifikasi kesamaan dengan Content Based Image Retrieval (CBIR bekerja dengan cara mengukur kemiripan citra query dengan semua citra yang ada dalam database sehingga query cost berbanding lurus dengan jumlah citra dalam database.

  9. KARAKTERISTIK FENOTIPE HIBRIDA HUNA BIRU (Cherax albertisii DENGAN HUNA CAPITMERAH (Cherax quadricarinatus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irin Iriana Kusmini

    2016-11-01

    Full Text Available Lobster air tawar (huna adalah spesies endemik dan merupakan komoditas perikanan spesifik lokal Papua dan Australia, yang termasuk famili Parastacidae dan genus Cherax. Secara morfologi ada persamaan bentuk dan warna antara huna biru dengan capitmerah. Diduga terjadi inbreeding yang menyebabkan produksi huna capitmerah mulai menurun. Hibridisasi antar huna bertujuan untuk meningkatkan keragaman genetiknya sehingga diperoleh kualitas benih huna yang lebih baik dalam hal pertumbuhan dan sintasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan turunan hibrida antara huna capitmerah dengan huna biru sampai 4 bulan relatif sama dengan non hibrida, pada umur 5 bulan pertumbuhan hibrida mulai terlihat lebih cepat dibandingkan dengan yang non hibrida. Hibridisasi jantan huna biru dengan betina huna capit merah (AR menghasilkan hibrida dengan efek heterosis 25% pada kenaikan bobot badannya. Hibridisasi jantan huna capitmerah dengan betina huna biru (RA menghasilkan nilai sintasan yang lebih baik dibandingkan dengan AR

  10. Peranan Gliserol Sebagai Plastisiser Dalam Film Pati Jagung Dengan Pengisi Serbuk Halus Tongkol Jagung

    OpenAIRE

    Farida Arriany Pasaribu

    2009-01-01

    Telah dilakukan penelitian pembuatan film pati jagung yang dibuat dari pati jagung dengan pemlastis gliserol sehingga diperoleh film yang tipis yang fleksibel dan elastis. Tujuan penelitian untuk menyelidiki peranan gliserol sebagai pemlastis dalam film pati jagung dengan variasi gliserol 3 gram, 4 gram, 5 gram, 6 gram, dan 7 gram untuk pati jagung 10 gram. Setelah dilakukan uji tarik dan kemuluran ternyata hasil yang optimum dengan pemakaian 3 gram gliserol. Penelitian berikutnya dengan ...

  11. Studi Pemanfaatan Plastisiser Gliserol Dalam Film Pati Ubi Dengan Pengisi Serbuk Batang Ubi Kayu

    OpenAIRE

    Yusmarlela

    2009-01-01

    Telah dilakukan penelitian pembuatan film pati ubi kayu, yang terbuat dari pati ubi kayu dengan pemlastis gliserol. Sehingga diperoleh film tipis yang fleksibel dan elastis. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pemanfaatan plastisiser gliserol dalam film pati ubi dengan variasi gliserol 1gram, 2 gram, 3 gram, 4 gram dan 5 gram gliserol untuk 10 gram pati ubi. Setelah dilakukan uji tarik dan kemuluran ternyata hasil yang baik dengan pemakai 1 gram gliserol. Kemudian dilanjutkan dengan penamb...

  12. Purwarupa Sistem Kendali Kecepatan Mobil Berdasarkan Jarak dengan Sistem Inferensi Fuzzy Tsukamoto

    OpenAIRE

    Gunawan, Niko Karis; Rouf, Abdul

    2013-01-01

    AbstrakTelah dibuat purwarupa sistem kendali kecepatan mobil dengan sistem inferensi fuzzy metode Tsukamoto. Penyesuaian kecepatan mobil dirancang dapat secara otomatis bergantung pada jarak aman yang ditentukan dengan mobil di depannya. Sistem inferensi fuzzy metode Tsukamoto menggunakan konsep dasar penalaran monoton, yaitu setiap konsekuen pada aturan yang berbentuk jika-maka harus direpresentasikan dengan suatu himpunan fuzzy dengan fungsi keanggotaan yang monoton. Sistem ini menggunakan ...

  13. Karakteristik Termoplastik Polietilena Dengan Serat Batang Pisang Sebagai Komposit Untuk Bahan Palet Kayu

    OpenAIRE

    Ramzah Ram

    2008-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk membuat Serat Batang Pisang ( SBP ) sebagai penguat bahan komposit Polietilena ( PE ). Pencampuran Serat Batang Pisang terhadap Polietilena dilakukan dengan perbandingan 10%, 20%, 30%, dan 40%. Kepingan Polietilena dicampur dengan SBP dengan menggunakan mesin Hot Press dengan variasi waktu untuk masing- masing komposisi selama 5 menit, 10 menit, 15 menit, 20 menit, 25 menit, dan 30 menit. Pembanding komposit PE- SBP adalah PE- murni (100%) dan palet kayu indu...

  14. STUDI BUKU PEGANGAN DALAM KAITANNYA DENGAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA DI KECAMATAN BARUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Liana Mawaddah Pohan

    2012-06-01

    (buku II secara keseluruhan telah sesuai dengan KTSP dengan skor keseluruhan 189 (78,75% berada antara 181-240 atau 76%-100%. Hasil belajar siswa pada hasil ujian akhir semester genap tahun ajaran 2009-2010 dengan penggunaan buku I nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 74,3 dan dengan penggunaan buku II rata-ratanya adalah 77,16.

  15. Hubungan Pola Makan dengan Kejadian Depresi pada Penderita Dispepsia Fungsional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuriko Andre

    2013-05-01

    Full Text Available AbstrakKetidakteraturan makan seperti kebiasaan makan yang buruk, tergesa-gesa, dan jadwal yang tidak teratur dapat menyebabkan dispepsia. Penderita depresi harus ditangani dengan sungguh-sungguh karena dikhawatirkan penderita depresi sangat tidak memperhatikan kesehatan dirinya seperti tidak mematuhi pola makan atau pola makannya menjadi tidak teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dengan kejadian depresi pada penderita dispepsia fungsional. Penelitian bersifat analitik dengan desain cross sectional. Subjek penelitian adalah 40 orang penderita dispepsia fungsional. Penelitian dilakukan di kota Padang dengan menggunakan data pasien dispepsia fungsional bulan Januari-Desember 2011. Pengumpulan data dilakukan pada periode Juni-November 2012 dan pengolahan data dilakukan dengan uji korelasi menggunakan sistem komputerisasi. Hasil penelitian didapatkan nilai peluang Odd Ratio (OR dengan Confidence Interval (CI 95% pada penderita depresi berpeluang sebesar 4.500 kali lebih besar memiliki pola makan tidak teratur dibandingkan dengan tidak depresi serta menunjukkan derajat hubungan yang cukup kuat dengan tarif signifikansi (p 0.025 (p < 0.05. Terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan dengan kejadian depresi pada penderita dispepsia fungsional.Kata kunci: pola makan, depresi, dispepsia fungsionalAbstractIrregularity of meals as poor eating habits, unhurried, and irregular schedules may cause dyspepsia. Patients with depression should be treated seriously because it was feared people with depression do not pay attention to their own health so as not to comply with the diet or eating patterns become irregular. The aim of this study is to determine the relationship of diet to the incidence of depression in patients with functional dyspepsia. The research is analytic cross sectional design. The subjects were 40 people of functional dyspepsia patients. The study was conducted in the Padang City with functional

  16. PENGENDALIAN HAMA PADA TANAMAN KUBIS DENGAN SISTEM TANAM TUMPANGSARI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Seto Pandu Kristanto

    2013-08-01

    Full Text Available [ENGLISH]The research of pest control at cabbage plant by inter cropping system was done at Semboro village, Semboro town, Jember Regency. The aim of this research is to find out the most effective inter cropping system to overcome the cabbage plant’s pest problem. This research uses randomized block design (RBD with six treatments and each treatment is repeated five times. The treatments are planting monoculture cabbage, inter cropping cabbage with chili, inter cropping cabbage with marigold, inter cropping cabbage with sweet basil, inter cropping cabbage with eggplant, and inter cropping cabbage with tomato. The results shows that none of the treatments are sufficienly effective to reduce the population of both caterpillar pest, Crociodolomia binotalis or Plutella xylostella. The average population of Crociodolomia binotalis at cabbage with sweet basil’s inter cropping is lower than monoculture cabbage that is 0,89 tail/plant. The average population of Plutella xylostella for each treatment did not give a substantial different. The inter cropping of cabbage with sweet basil produces the highest weight per crop, that is 1,11 Kg/krop with grade II crop quality. Keywords: Cabbage; Crocidolomia binotalis; Plutella xylostella; inter cropping  [INDONESIAN] Penelitian pengendalian hama pada kubis dengan sistem tanam tumpangsari dilakukan di desa Semboro Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui jenis tumpangsari yang efektif dalam mengendalikan hama tanaman kubis. Rancangan yang dipergunakan dalam penelitian yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK dengan enam perlakuan dan diulang sebanyak lima kali. Perlakuan yang digunakan yaitu penanaman kubis monokultur, kubis tumpangsari dengan cabai rawit, kubis tumpangsari dengan kenikir, kubis tumpangsari dengan selasih, kubis tumpangsari dengan terung, dan kubis tumpangsari dengan tomat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing perlakuan tidak efektif dalam

  17. APLIKASI SISTEM PENGUKURAN PRODUKTIVITAS KAITANNYA DENGAN PENGUPAHAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pribadiyono Pribadiyono

    2006-01-01

    Full Text Available In every profit or nonprofit oriented organization, human resources are the key factor in achieving the efficiency and effectiveness of the organization. In this paper, we design the technique for measuring the individual productivity in the working area. This measurement is based on the job description, key result area and Key Performance Indicators. The aims of this method are (1 to capture the indicators that affect the performance of the workers, (2 to design the performance improvement based on the individual achievement, (3 to identify the percentage of the workers who are satisfying the standard performance of the organization and (4 to design the individual performance reward , based on her/his productivity achievement. Abstract in Bahasa Indonesia : Setiap organisasi, baik yang profit oriented maupun tidak, manusia sebagai faktor modal merupakan sumber daya yang sangat berperan dalam mencapai tujuan organisasi yang efisien dan efektif. Tujuan dari pengukuran produktivitas pada makalah ini adalah untuk mendesain teknik pengukuran produktivitas individu ditempat kerja dikaitkan dengan job description, key result area, dan Key Performance Indicators. Metode ini juga bertujuan untuk mengetahui indikator-indikator yang menyebabkan naik dan turunnya prestasi kerja individu, untuk merencanakan perbaikan pestasi individu berdasarkan prestasi kerjanya, untuk mengetahui persentase (% karyawan yang memenuhi standar prestasi perusahaan serta merencanakan perhitungan bonus prestasi kerja individu berdasarkan pencapaian produktivitasnya. Kata kunci: pengukuran produktivitas, pengupahan, prestasi kerja individu.

  18. PRODUCT DATA MANAGEMENT DALAM KAITAN DENGAN CAD/CAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bernardo Nugroho Yahya

    2004-01-01

    Full Text Available The future industry is the one who can manage the information system. Today, communication technology and distributed system computerization already have the ability to implement system that able to exchange and share information between different users. Product Data Management (PDM is an up-to-date and excellent method on managing the exchange and share of information. PDM is able to integrate and manage data analyzing process and documentation of the related product component physically. By adjusting the CAD/CAM on certain condition, the PDM will function maximally by using the information based on STEP (Standard for the Exchange of Product Data model. This article will explain the relationship between PDM system and CAD/CAM on industry. Abstract in Bahasa Indonesia : Sistem informasi merupakan ujung tombak sebuah perusahaan yang unggul di masa depan. Komputerisasi dengan sistem yang terdistribusi dan teknologi komunikasi saat ini memiliki kemampuan untuk mengimplementasikan sistem yang dapat menukar dan men-share informasi antar user yang berbeda. Teknologi yang mendapat cukup perhatian luas dalam hal pertukaran dan sharing informasi ini adalah Product Data Management (PDM. PDM dapat mengintegrasikan dan mengatur proses pengolahan data dan dokumen teknik yang berhubungan dengan komponen fisik produk yang bersangkutan. PDM akan berfungsi maksimal apabila kesesuaian dengan CAD/CAM diatur sedemikian rupa, dihubungkan dengan informasi berbasiskan STEP (Standard for the Exchange of Product Data model. Artikel ini akan menjelaskan hubungan antara sistem PDM dengan CAD/CAM dalam industri. Kata kunci: PDM, Manajemen Data, CAD/CAM, STEP.

  19. Sistem Atap Rumah Otomatis pada Smarthome dengan Menggunakan Arduino

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andriana Kusuma Dewi

    2017-01-01

    Full Text Available Development of Smarthome system has many important contributions to make a comfortable house. One of the problems is how to keep the house comfortable without becoming moist and getting enough sunlight. In this study, the roof opening that can automatically provide the supply of sunlight using automated roof opener. Manual control of the tool is using smartphone application that communicates through a Bluetooth HC-05 module. This tool also uses an automatic controller with a raindrop sensor that automatically activated when the rain drops on the sensor panel. In addition, this system also integrates the automatic light-intensity sensor using LDR (Light Dependent Resistor. The result of whole system testing is automatic rooftop opener using Arduino Uno works perfectly as the design that the motor is able to be controlled by smartphone application using serial communication based on Bluetooth so that the rooftop can be opened and closed. Pembuka atap otomatis dikembangkan dengan mengunakan mikrokontroler Arduino uno. Kontrol manual dari alat ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi smartphone yang secara otomatis dan serial berkomunikasi dengan modul bluetooth HC-05. Alat ini juga menggunakan pengendali otomatis dengan sensor rintik hujan yang diaktifkan secara otomatis bila tetes hujan menyentuh panel sensor. Selain itu, sistem ini juga mengintegrasikan sensor cahaya intensitas otomatis menggunakan LDR (Light Dependent Resistor. Hasil pengujian sistem secara keseluruhan adalah pembuka atap otomatis menggunakan uno Arduino bekerja sempurna sebagai perencanaan bahwa motor ini mampu dikontrol oleh aplikasi smarthome dengan mengunakan komunikasi bluetooth, sehingga atap dapat terbuka dan tertutup pada titik tertentu.

  20. Analisa Kelayakan Refarming Frekuensi 2100 MHz dengan Analisis Prediksi Cakupan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Doan Perdana

    2014-09-01

    Full Text Available Pemenuhan jaringan komunikasi nirkabel yang handal dengan cakupan wilayah yang luas dengan menggunakan biaya  investasi  rendah  merupakan  salah  satu  tantangan  bagi operator telekomunikasi saat ini. Pemanfaatan alokasi bandwith frekuensi secara efisien dan optimal merupakan salah satu solusi untuk mengatasi biaya investasi yang tinggi. Tujuan dari penelitian yang dilakukan yaitu melakukan kajian analisa teknik skema Refarming Frekuensi dengan metode Prediksi Cakupan (Coverage Estimation sesuai dengan tingkat prosentase pertumbuhan pelanggan nirkabel layanan voice dan data (2012- 2017 pada salah satu operator telekomunikasi di Indonesia. Metode kajian penelitian adalah melakukan kajian analisa kelayakan metode Prediksi Cakupan (Coverage  Estimation untuk optimasi cakupan jaringan skema refarming frekuensi dengan menggunakan empat skenario implementasi, yaitu 2G/3G Collocation, 2G/3G/LTE Collocation,  3G/LTE Collocation, dan LTE (Refarming Frekuensi. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan yaitu setelah dilakukan kajian analisa kelayakan menggunakan metode Prediksi Cakupan (Coverage Estimation, skema Refarming Frekuensi merupakan salah satu solusi bagi operator telekomunikasi di Indonesia dalam melakukan optimasi cakupan jaringan nirkabel eksisting  (2G dan 3G dan jaringan baru (LTE yang handal.

  1. Ekspresi protein pada mikroorganisme resisten Cr dengan metode elektroforesis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    UMI FATMAWATI

    2009-05-01

    Full Text Available Fatmawati U, Suranto, Sajidan. 2009. Ekspresi protein pada mikroorganisme resistenCr dengan metode elektroforesis. Bioteknologi 6: 40-48. Krom heksavalen (Cr(VI dikenal sebagai logam berat beracun, sehingga perlu direduksi menjadi Cr(III yang lebih rendah toksisitasnya. Pseudomonas aeruginosa, Pseudomonas putida, Klebsiella pneumoniae, Pantoea sp. dan Saccharomyces cerevisiae adalah mikroorganisme resisten dan mampu mereduksi Cr(VI. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kemampuan mikroorganisme dalam mengurangi Cr(VI dan mengetahui pola pita protein antara mikroorganisme resisten Cr(VI dan mikroorganisme tidak resisten yang diinokulasi pada medium kaldu LB. SDS-PAGE digunakan untuk mengetahui ekspresi protein, sementara konsentrasi Cr(VI diidentifikasi dengan metode 1,5 difenilkarbazid. Data kuantitatif dianalisis dengan ANAVA dua faktorial dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan pada taraf 1%. Data kualitatif yaitu ekspresi protein dianalisis dengan mobilitas relatif (Rf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan mikroorganisme dalam mereduksi Cr(VI pada konsentrasi awal 0.5 ppm, 1 ppm, 5 ppm dan 10 ppm berbeda-beda, persentase rata- rata kemampuan masing-masing mikroorganisme dalam mereduksi Cr(VI adalah: P. putida (65% > S. cerevisiae (64,45% > P. aeruginosa (60,73% > Pantoea sp. (50,22% > K. pneumoniae (47,82% > tanpa mikroorganisme (34,25%. Penambahan mikroorganisme secara nyata mempengaruhi reduksi Cr(VI. SDS-PAGE menunjukkan bahwa ekspresi protein antara mikroorganisme resisten dan tidak resisten tidak berbeda, tetapi mikroorganisme resisten memiliki lebih banyak protein (pita protein lebih tebal.

  2. PEMILIHAN STRATEGI PENJUALAN DENGAN PENAMBAHAN FASILITAS UMUM DI PERUMAHAN "GCA" BERKAITAN DENGAN KEPUTUSAN INVESTASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Njo Anastasia

    2001-01-01

    Full Text Available An alternative strategy for selling low-cost housing is to add facilities such as places of worship, schools, or clinics in the GCA housing development to make the consumer more comfortable with their house. The purpose of this research is to understand the sales strategy associated with added facilities used to generate higher returns from the investment in simple(RS and very simple (RSS houses in the GCA housing development. This research uses analysis of means and cashflow analysis to calculate returns for each investment alternative. The results show that adding a clinic gives the best return for PT. GPCL, with an NPV of Rp. 359,897,251 and an IRR of13,3%. Abstract in Bahasa Indonesia : Strategi alternatif dalam penjualan rumah RS dan RSS adalah menambah fasilitas umum sehingga konsumen memiliki kenyamanan dalam menempati rumah tersebut. Penambahan fasilitas umum yang ditawarkan pada konsumen adalah fasilitas tempat ibadah, sekolah, atau klinik di perumahan "GCA". Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi penjualan dengan penambahan fasilitas umum pada pembangunan RS dan RSS di perumahan "GCA" untuk penentuan tingkat pengembalian investasi yang lebih besar dari sebelumnya. Analisa yang digunakan adalah analisa mean, dan analisa arus kas untuk mengetahui tingkat pengembalian masing-masing alternatif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penambahan fasilitas klinik dapat meningkatkan pengembalian investasi bagi PT. GPCL, dengan NPV Rp. 359.897.251 dan IRR 13,3%. Kata kunci: strategi penjualan, penambahan fasilitas, analisa investasi.

  3. Hubungan Retraksi Gigi Anterior dengan Bentuk Bibir pada Perawatan Protrusif Bimaksilar dengan Teknik Begg

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Francisca Prima

    2013-12-01

    Full Text Available Perubahan pada jaringan keras di daerah sepertiga wajah bagian bawah membawa perubahan pada jaringan lunak di atasnya. Pergerakan pada gigi anterior akan mempengaruhi bentuk bibir yang melekat langsung pada gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perubahanposisi gigi anterior dengan perubahan bentuk bibir atas dan bibir bawah setelah perawatan ortodontik pada maloklusi protrusif bimaksilar dengan teknik Begg pada orang dewasa Jawa. Penelitian dilakukan pada 17 pasang sefalogram lateral pasien berumur 18-35 tahun dengan protrusif bimaksilar sebelum dan sesudah perawatan. Masing-masing sefalogram diukur perubahan pada posisi gigi anterior yaitu jarak yang diukur dari tepi insisal gigi anterior ke garis referensi yang ditarik dari sella dan perubahan pada bibir atas dan bawah yaitu ketebalan dan panjang bibir. Data perubahan pada  posisi gigi anterior dan perubahan pada bibir dianalisis dengan uji korelasi product moment Pearson dan analisis regresi. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi bermakna antara perubahan posisi gigi anterior dengan perubahan ketebalan dan panjang bibir.Ketebalan bibir atas dan bibir bawah bertambah secara bermakna ( P<0,05. Panjang bibir atas dan bibir bawah juga bertambah secara bermakna (P<0,05.Kesimpulan dari penelitian dijumpai bahwa retraksi gigi anterior atas dan bawah pada perawatan protrusif bimaksilar akan diikuti oleh pertambahan ketebalan dan panjang bibir atas dan bibir bawah. The Relationship Between Anterior Teeth Retraction with The Lip Shape During Treatment on Bimaxillary Protrusion Using Begg Technique. The changes of hard tissue at the third lower area of the face affect the changes of the soft tissue. The movement of the anterior teeth influences lip shape which is in direct contact with these.This research aims to determine the relationship between the change of anterior teeth position and the change of upper and lower lips after orthodontic treatment on bimaxillary

  4. MODIFIKASI KAOLIN DENGAN SURFAKTAN BENZALKONIUM KLORIDA DAN KARAKTERISASINYA MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETER INFRA MERAH

    OpenAIRE

    Nelly Wahyuni

    2010-01-01

    Modifikasi kaolin Capkala dengan surfaktan benzalkonium klorida telah dilakukan dengan mereaksikan kaolin dalam surfaktan selama 8 jam dengan pengadukan pada kecepatan 150 rpm. Modifikasi dilakukan dalam berbagai variasi konsentrasi surfaktan dan suhu aktivasi. Kaolin termodifikasi dikarakterisasi menggunakan Spektrometer Infra Merah. Kaolin termodifikasi menunjukkan adanya serapan C-H simetri dari gugus CH2 yang merupakan indikasi adanya surfaktan pada kaolin. Berdasarkan uji adsorpsi terhad...

  5. Proses Pengambilan Minyak Atsiri Dari Daun Nilam Dengan Pemanfaatan Gelombang Mikro (Microwave

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novita Setya Hernawati

    2012-09-01

    Full Text Available Minyak daun nilam merupakan salah satu jenis minyak atsiri yang sering juga disebut dengan minyak eteris atau minyak terbang. Proses pembuatan minyak daun nilam  dapat dilakukan dengan destilasi air, destilasi uap-air dan destilasi uap. Untuk menaikkan harga jual minyak atsiri dan mengoptimalkan potensi minyak atsiri, maka perlu dilakukan usaha untuk menaikkan mutunya sehingga sesuai dengan standart mutu (SNI. Salah satu cara adalah memperbaiki teknik destilasi dan memperbaiki kondisi operasi agar proses distilasi dapat menghasilkan minyak atsiri dengan standart mutu yang berlaku. Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan gelombang mikro (microwave, pertama daun nilam sebanyak 100 gram ditambahkan pelarut atau steam untuk variabel daun kering,untuk daun kering di labu distilasi  II diberi steam dari labu distilasi I yang bersuhu 100oC dan tekanannya ± 1 atm yang dialirkan ke labu distilasi II, sedangkan untuk daun  kering dengan penambahan pelarut kemudian memanaskan labu destilasi yang berisi daun nilam dengan mengatur daya pemanas dan suhu pada proses distilasi sesuai dengan variabel yang ditentukan. Kemudian menampung destilat dan memisahkan air dengan minyak menggunakan corong pemisah kemudian minyak disimpan ke dalam freezer, kemudian menganalisa minyak yang dihasilkan. Dari hasil penelitian diperoleh %rendemen minyak yang dihasilkan dengan menggunakan MDP lebih besar daripada menggunakan MDS untuk daun nilam utuh maupun daun nilam cacah (±2cm. Perlakuan daun cacah (±2cm lebih baik secara kuantitas dibandingkan dengan perlakuan daun utuh. Dan % pactchouli alcohol pada daun nilam cacah lebih besar dibandingkan dengan daun nilam utuh.

  6. Penerapan Kontrol Stok dalam Sistem Informasi Dagang Dengan Metode Perpetual Inventory System

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tony Wijaya

    2017-07-01

    dapat melacak posisi stok yang terjual dan stok yang masih ada sehingga menghindari kekosongan stok. Perancangan program pada penelitian ini menggunakan metode Agile dengan pendekatan Extreme Programming dan diuji dengan metode black box untuk memastikan fitur yang dibutuhkan sudah sesuai.Dengan adanya kontrol stok, perusahaan dapat terhindar dari kerugian karena kekosongan stok, meningkatkan daya saing yang pada akhirnya meningkatkan laba perusahaan.

  7. Analisis Kandungan Kolestrol Pada Telur Ayam Petelur Gallus sp. Dengan Pemberian Probiotik Cair

    OpenAIRE

    Daming, Basrawati

    2017-01-01

    ABSTRAK Telah dilakukan penelitian dengan judul Analisis Kandungan Kolestrol Telur Ayam Petelur Gallus sp. dengan Pemberian probiotik Cair. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian probotik cair pada ayam petelur Gallus sp. terhadap pertambahan bobot telur, indeks telur, dan penurunan kadar kolestrol telur. Proses pembuatan media probiotik kultur campuran, dilakukan dengan mencampurkan molase, Bactopepton, Amoniumsulfat dan Magnesiumsulfat. Hasil pembuatan probiot...

  8. HUBUNGAN TINGKAT SERANGAN Melanagromyza sojae (Zehntner) (Diptera: Agromyzidae) DENGAN KEHILANGAN HASIL PADA TANAMAN KEDELAI

    OpenAIRE

    Abdullah, Tamrin

    2011-01-01

    damaged rate and yield losses Penelitian bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kerusakan dengan kehilangan hasil tanaman kedelai akibat serangan M. sojae. Penelitian dilaksanakan di lahan kering Desa Talotenreng Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Untuk mendapatkan tanaman dengan tingkat kerusakan empulur yang bervariasi digunakan metode modifikasi populasi, yaitu penyemprotan isektisida monokrotofos dengan frekuensi aplikasi yang berbeda terhadap 6 petak pengamatan...

  9. Studi Eksperimen Pengaruh Variasi Perubahan Refrigeran-22 Dengan Musicool-22 Pada Sistem Pengkondisian Udara Dengan Pre-cooling

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arnovia Christine Sabatiana

    2017-01-01

    Full Text Available Air conditioning system merupakan mesin sistem refrigerasi kompresi uap sederhana. Kemudian dimodifikasi menjadi dua indoor unit dan satu outdoor unit. Dimana outdoor unit memiliki dua jenis kondenser yaitu, water cooled condenser dan air cooled condenser. Pembuangan kalor pada bagian water cooled condenser dimanfaatkan untuk memanaskan air yang nantinya dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari kedepannya. Penggunaan refrigeran CFC atau HCFC mengakibatkan beberapa dampak negatif terhadap lingkungan dan penggunaan mesin refrigerasi ini, diantaranya dapat merusak lapisan ozone, pemanasan global dan tidak hemat energi listrik. Penelitian pada ini adalah untuk menganalisis dan membandingkan performansi suatu sistem refrigerasi sederhana yang mampu menghemat konsumsi energi dan ramah lingkungan. Metoda penelitian ini dilakukan pertama menggunakan R-22 sebagai refrigeran primernya dan selanjutnya dilakukan proses retrofitting (penggantian refrigeran dengan menggunakan MC-22. Selanjutnya analisis dilakukan berdasarkan data dari setiap titik-titik pengukuran dengan begitu akan diperoleh suatu sistem refrigerasi dengan performansi yang paling baik dengan konsumsi energi listrik yang sedikit, serta sistem refrigerasi yang ramah lingkungan. Sistem tersebut aladah yang menggunakan MC-22 baik menggunakan atau tanpa pre-cooling dengan nilai COPelektrik 3,786; dan 3,933, COPthermal 4,501; dan 4,670, dan nilai penghematan energi listrik sekitar 20% lebih hemat dibanding sistem yang menggunakan R-22.

  10. KARAKTERISTIK PEMAHAMAN MAHASISWA TENTANG PERSAMAAN PARABOLA DENGAN MENGGUNAKAN TAKSONOMI SOLO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indiana Marethi

    2016-08-01

    Full Text Available Persamaan parabola merupakan konsep matematika pada geometri analitik yang berhubungan dengan konsep matematika lainnya. Pemahaman terkait persamaan parabola mampu menjadi indikator pemberian materi lanjutannya. Artikel ini bertujuan mengukur pemahaman mahasiswa tentang persamaan parabola dengan menggunakan Taksonomi SOLO. Penelitian ini dilakukan pada mahasiswa Semester 3 Program Studi Pendidikan Matematika Tahun Ajaran 2015-2016 di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Serang-Banten. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini merupakan soal pemahaman terhadap persamaan parabola, yaitu: “Ditentukan suatu persamaan parabola y=x2-x-6. Tuliskan semua semua sifat/karakteristik dari parabola tersebut, kemudian gambarkan grafiknya”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa tentang persamaan parabola dapat dikarakteristik dengan menggunakan Taksonomi SOLO. Dan karakteristik parabola yang paling banyak disebut tentang persamaan parabola ini ialah arah parabola. Kata Kunci : Pemahaman, Persamaan Parabola, Taksonomi SOLO

  11. Pendeteksian Malware pada Lingkungan Aplikasi Web dengan Kategorisasi Dokumen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fransiskus Gusti Ngurah Dwika Setiawan

    2017-03-01

    Full Text Available Jumlah aplikasi berbasis web semakin bertambah seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Dengan bertambahnya jumlah aplikasi web, serangan-serangan yang dilakukan terhadap aplikasi-aplikasi web tersebut juga meningkat. Salah satu jenis serangan yang marak dilakukan terhadap aplikasi web adalah penyisipan malware seperti web shell yang dapat memberikan akses bebas terhadap komputer server kepada penyerang.Dalam makalah ini, dijelaskan implementasi aplikasi yang menerapkan teknik kategorisasi dokumen untuk mendeteksi malware atau kode malicious khususnya jenis web shell dengan teknik kategorisasi dokumen. Proses kategorisasi dokumen meliputi praproses dan tokenisasi kode sumber, pembuatan model classifier Multinomial Naive Bayes dan Decision Tree, dan klasifikasi dokumen menggunakan classifier yang telah dibuat. Uji coba yang dilakukan terhadap 718 file kode sumber PHP menghasilkan tingkat precision dari 72% hingga 83% dan recall 83% hingga 97%.

  12. PERBANDINGAN EUCLIDEAN DISTANCE DENGAN CANBERRA DISTANCE PADA FACE RECOGNITION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sendhy Rachmat Wurdianarto

    2014-08-01

    Full Text Available Perkembangan ilmu pada dunia komputer sangatlah pesat. Salah satu yang menandai hal ini adalah ilmu komputer telah merambah pada dunia biometrik. Arti biometrik sendiri adalah karakter-karakter manusia yang dapat digunakan untuk membedakan antara orang yang satu dengan yang lainnya. Salah satu pemanfaatan karakter / organ tubuh pada setiap manusia yang digunakan untuk identifikasi (pengenalan adalah dengan memanfaatkan wajah. Dari permasalahan diatas dalam pengenalan lebih tentang aplikasi Matlab pada Face Recognation menggunakan metode Euclidean Distance dan Canberra Distance. Model pengembangan aplikasi yang digunakan adalah model waterfall. Model waterfall beriisi rangkaian aktivitas proses yang disajikan dalam proses analisa kebutuhan, desain menggunakan UML (Unified Modeling Language, inputan objek gambar diproses menggunakan Euclidean Distance dan Canberra Distance. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah aplikasi face Recognation menggunakan metode euclidean Distance dan Canverra Distance terdapat kelebihan dan kekurangan masing-masing. Untuk kedepannya aplikasi tersebut dapat dikembangkan dengan menggunakan objek berupa video ataupun objek lainnya.   Kata kunci : Euclidean Distance, Face Recognition, Biometrik, Canberra Distance

  13. PERILAKU PEMANFAATAN POSYANDU HUBUNGANNYA DENGAN STATUS GIZI DAN MORBIDITAS BALITA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tjetjep Syarif Hidayat

    2012-11-01

    . Keywords: integrated health services, nutrition status and Morbidity Toddler Abstrak Latar belakang: Partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan posyandu merupakan salah satu faktor penting dalam upaya peningkatkan kualitas kesehatan penduduk. Tujuan: Mempelajari pemanfaatan pelayanan kesehatan di posyandu hubungannyan dengan status gizi dan morbiditas balita. Metode: Data yang dianalisis adalah data Riset Kesehatan Dasar tahun  2007. Sampel  adalah rumahtangga balita dengan kelengkapan data status gizi, kejadian penyakit infeksi (morbiditas, dan pelayanan kesehatan di posyandu. Analisis deskriptif dilakukan secara bivariat untuk mendapatkan adanya hubungan pemanfaatan pelayanan kesehatan di posyandu dengan status gizi dan morbiditas balita. Jumlah sampel 70210 rumahtangga yang punya anak balita. Variabel yang dianalisis adalah status gizi balita, morboditas balita dan pelayanan kesehatan. Data dianalisis secara bivariat dengan Chi-Square. Hasil: Diperoleh hasil yang menunjukkan perbedaan yang sangat nyata (p<0,001 bahwa perilaku  ibu balita yang memanfaatkan pelayanan kesehatan lebih banyak balita dengan status gizi baik  dibandingkan dengan balita yang tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan. Begitupula ibu balita balita yang memanfaatkan pelayanan kesehatan berbeda sangat nyata terhadap rendahnya kejadian penyakit (morbiditas balita dibandingkan dengan ibu balita balita yang tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan (p<0,001. Kesimpulan: Berdasarkan hasil analisisis data dapat disimpulkan bahwa: rumahtangga balita yang memanfaatkan pelayanan kesehatan, lebih banyak  balitanya berstatus gizi baik dan angka kesakitan rendah dibandingkan dengan yang tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan. Saran: Pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh masyarakat di Posyandu berkaitan dengan aktifitas kader dan keberadaan posyandu dekat dengan pemukiman. Agar kader mau bekerja dengan baik dan aktif perlu diberi penghargaan dengan mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dan pelatihan. Kata Kunci

  14. Studi Komunikasi Antarpribadi Anak Dengan Orang Tua Tiri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chaterine Setiawan

    2017-07-01

    Full Text Available This study discusses the communication between the child and the stepparent and use the theory that consists of communication theory, communication function, the purpose of communication, interpersonal communication, effective interpersonal communication, interpersonal communication role and function of interpersonal communication. This study used a qualitative method with descriptive qualitative approach. The data used in this study consisted of primary data and secondary data. The primary data of the interviews with sources consisting of four children and one stepparent. While the secondary data obtained from other sources such as books and online data searches. The technique of collecting data using interviews, observation, literature review and data searches online. From this research it is known that children who learn about and understand the prospective stepparent before she married biological parents do relatively better than those who do not recognize his step prospective parents before marriage. It is also known that the interpersonal communication of children with stepparents dependent based on the character of the child and the stepparent respectively. Penelitian ini membahas tentang komunikasi antara anak dengan orang tua tiri dan menggunakan teori yang terdiri dari teori komunikasi, fungsi komunikasi, tujuan komunikasi, komunikasi antarpribadi, komunikasi antarpribadi yang efektif, peranan komunikasi antarpribadi dan fungsi komunikasi antarpribadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer berupa hasil wawancara dengan narasumber yang terdiri dari empat orang anak dan satu orang tua tiri. Sedangkan data sekunder berupa data yang diperoleh dari buku dan sumber lain seperti penelusuran data online. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, observasi, kajian pustaka dan penelusuran

  15. ANALISIS KINERJA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN RASIO CAMEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Murdiati

    2015-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesehatan bank dilihat dari kategori CAMEL. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus di PD BPR BKK Banjarharjo.Dalam menguji hipotesis digunakan alat analisis CAMEL. Hasil penelitian ini yaitu modal pada 2008 sampai 2010 termasuk dalam kriteria sehat. ROA meningkat 2008 sampai 2010 dengan kriteria sehat bagi biaya operasional yang dikeluarkan oleh pendapatan operasional yang seimbang. Rasio Kas tahun 2008 sampai 2010 termasuk dalam kriteria sehat berarti bank memiliki kemampuan untuk mengelola asset yang digunakan untuk membayar kewajiban. LDR mengalami tren yang signifikan selama tahun 2008 sampai 2010 sehingga dana yang diterima bank untuk meningkatkan baik tabungan, deposito berjangka, modal inti, yang berarti kemampuan bank untuk meningkatkan penyaluran kredit, IRR menunjukan nilai positif dalam menghadapi resiko pasar.Pengembangan tingkat kesehatan pada tahun 2008 sampai 2010 untuk komponen Capital, Assets, Laba dan Likuiditas meningkat. The goal of this research is to analyze the healtiness of banks seen from CAMEL category. The research applied a case study in PD BPR BKK Banjarharjo. The hypotheses tested using CAMEL analysis tools. The result of the study is that the modal used 2008 until 2010 is consideredin a healthy criteria. The increasing ROA in 2008 until 2010 is considered healthy criteria for operational expenses incurred by the operating income. Such condition meant that the banks are able to manage the assets which are used to pay the obligations. The significant increasing of LDR over the years 2008 until 2010 makes the received funds by the bank to increase the savings deposits, time deposits and the core capital. As the recunts, the banks are able to increase credit disstribution. More over, the IRR showed a positive values in the face of market risks and the development of healthy levels in 2008 until 2010 for the components of Capital, Assets, Earnings and

  16. ANALISIS KINERJA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN RASIO CAMEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Murdiati

    2015-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesehatan bank dilihat dari kategori CAMEL. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus di PD BPR BKK Banjarharjo.Dalam menguji hipotesis digunakan alat analisis CAMEL. Hasil penelitian ini yaitu modal pada 2008 sampai 2010 termasuk dalam kriteria sehat. ROA meningkat 2008 sampai 2010 dengan kriteria sehat bagi biaya operasional yang dikeluarkan oleh pendapatan operasional yang seimbang. Rasio Kas tahun 2008 sampai 2010 termasuk dalam kriteria sehat berarti bank memiliki kemampuan untuk mengelola asset yang digunakan untuk membayar kewajiban. LDR mengalami tren yang signifikan selama tahun 2008 sampai 2010 sehingga dana yang diterima bank untuk meningkatkan baik tabungan, deposito berjangka, modal inti, yang berarti kemampuan bank untuk meningkatkan penyaluran kredit, IRR menunjukan nilai positif dalam menghadapi resiko pasar.Pengembangan tingkat kesehatan pada tahun 2008 sampai 2010 untuk komponen Capital, Assets, Laba dan Likuiditas meningkat. The goal of this research is to analyze the healtiness of banks seen from CAMEL category. The research applied a case study in PD BPR BKK Banjarharjo. The hypotheses tested using CAMEL analysis tools. The result of the study is that the modal used 2008 until 2010 is consideredin a healthy criteria. The increasing ROA in 2008 until 2010 is considered healthy criteria for operational expenses incurred by the operating income. Such condition meant that the banks are able to manage the assets which are used to pay the obligations. The significant increasing of LDR over the years 2008 until 2010 makes the received funds by the bank to increase the savings deposits, time deposits and the core capital. As the recunts, the banks are able to increase credit disstribution. More over, the IRR showed a positive values in the face of market risks and the development of healthy levels in 2008 until 2010 for the components of Capital, Assets, Earnings and

  17. Imobilisasi Enzim Papain Dari Getah Papaya Dengan Alginant

    OpenAIRE

    Firman Sebayang

    2009-01-01

    Telah dilakukan isolasi enzim papain dari getah papaya (Carica papaya). Isolasi papain dalam penelitian ini menggunakan aseton 85% sebagai pengendap enzim. Setelah melalui tahap penyaringan dan pengeringan beku diperoleh papain 1,25 gram untuk setiap 50 ml getah. Imobilisasi isolat enzim papain dengan metoda penjebakan(entrapment) menggunakan alginat sebagai matrik polimer. pH optimum enzim imobil diperoleh 7,0 dan temperatur optimum 55oC dengan aktivitas enzim 55,60 unit/ml, sedangkan pH opt...

  18. PERBANDINGAN PERFORMANSI SISTEM MC-SS MIMO DENGAN OFDM MIMO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Putu Eka Apsari Yuniari

    2016-11-01

    Full Text Available The combination of the system has been doing to improve the reliability of wireless communication. One parameter that indicates the reliability of wireless communication is to reduce the value of BER. The 4G technology uses OFDM transmission technique combined with MIMO antenna technique. Other than that, the combination between transmission technique can also be done, by incorporating the concept of multicarrier (OFDM and spread spectrum as known as multicarrier spread spectrum (MC-SS. The combination of OFDM, spread spectrum, and MIMO are supported by the advantages of each of these techniques is expected to give a good performance in supporting the reliability of wireless communication. This research aimed to compare the value of BER vs. Eb/No between MC-SS MIMO system and OFDM MIMO system. The test of these systems are conducted by simulation using MatLab 2012 which aims to provide an overview of other related technologies are capable of providing wireless communication reliability.  The results of the simulation shows that the value of BER on MC-SS MIMO system is lower than MIMO OFDM system for all Eb/No. This condition also applies to AWGN and Rayleigh Fading channel. Kombinasi sistem dilakukan untuk meningkatkan kehandalan komunikasi wireless. Salah satu parameter yang menunjukkan kehandalan komunikasi wireless adalah dengan mengurangi nilai BER. Pada teknologi 4G menggunakan kombinasi teknik transmisi OFDM dengan teknik antena MIMO. Selain daripada itu, kombinasi antar teknik transmisi juga dapat dilakukan, yaitu dengan menggabungkan konsep multicarrier OFDM dengan spread spectrum yang selanjutnya dikenal dengan multicarrier spread spectrum (MC-SS. Kombinasi antara OFDM, spread spectrum, dan MIMO yang didukung oleh kelebihan dari masing-masing teknik tersebut diharapkan mampu memberikan performansi yang baik dalam mendukung kehandalan komunikasi wireless. Dalam paper ini akan dibandingkan performansi menurut BER vs. Eb/No dari sistem

  19. PERANCANGAN APLIKASI LIVA UNTUK MENGURANGI NOMOPHOBIA DENGAN PENDEKATAN GAMIFIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pranatha Widya Pradana

    2016-04-01

    Full Text Available Banyak aplikasi yang dapat mendukung proses komunikasi dan bersosial seperti sms, chat dan jejaring sosial. Namun sayangnya ini mengubah kebiasaan pengguna ketika berinteraksi. Sebelumnya setiap orang berkomunikasi melalui tatap muka, semakin berkembangnya teknologi akhirnya kebiasaan itu berubah. Banyak pengguna yang lebih sibuk dengan smartphone ketika berkumpul dengan keluarga, rekan atau kerabat. Aplikasi yang dapat mendekatkan orang yang jauh kini menjadi aplikasi Liva yang dapat menjauhkan orang yang dekat akibat ketergantungan menggunakan smartphone. Maka dalam tugas akhir ini penulis mengusulkan untuk mengembangkan aplikasi Liva, yang bertujuan mengurangi ketergantungan menggunakan smartphone sebagai salah satu solusi.

  20. ILUSTRASI IKLAN CETAK DENGAN PENDEKATAN AFEKTIF DALAM HUBUNGANNYA DENGAN PENERIMAAN DAN INGATAN KHALAYAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cons. Tri Handoko

    2003-01-01

    Full Text Available Illustrations in print advertisements have function to attract and hold the attention of the audiences beside influence their acceptance and memory. Recently%2C illustrations of print advertisements have been using affective approaches by using appeal to anxiety%2C appeal to sorrow%2C appeal to warmth%2C appeal to equity%2C and appeal to sex influencing audiences acceptance and memory. Abstract in Bahasa Indonesia : Ilustrasi dalam iklan cetak selain berfungsi sebagai daya tarik dan penahan perhatian khalayak juga dapat mempengaruhi penerimaan dan ingatan khalayak terhadap pesan iklan. Dalam perkembangannya dewasa ini iklan cetak telah banyak memanfaatkan pendekatan afektif dalam ilustrasinya dengan menggunakan daya tarik ketakutan/kekuatiran%2C kesedihan/penderitaan%2C kehangat-an%2C persamaan derajat%2C serta pendekatan daya tarik seks untuk mempengaruhi penerimaan dan ingatan khalayak. Advertisements illustrations%2C affective approach

  1. Kombinasi Proses Koagulasi dan Sistem Ultrafiltrasi dengan Membran Poliakrilonitril untuk Pemurnian Air Berwarna

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Aprilia

    2013-12-01

    Full Text Available Penelitian pengolahan air berwarna berdasarkan proses koagulasi dan ultrafiltrasi dengan membran poliakrilonitril (PAN telah dilakukan. Studi ini bertujuan untuk membuat dan mengevaluasi karakteristik membran PAN untuk aplikasi pada pengolahan air berwarna. Membran PAN berbentuk plat dibuat dengan melarutkan polimer PAN kedalam dimetilformamida (DMF. Konsentrasi PAN divariasikan pada 15, 20, dan 25 (% berat. Membran yang dihasilkan selanjutnya dikarakterisasi untuk parameter struktur morfologi dengan scanning electron microscopy (SEM, fluks dan rejeksi larutan menggunakan modul filtrasi tipe dead-end. Selanjutnya dilakukan uji molecular weight cut-off (MWCO membran menggunakan larutan dekstran dengan berat molekul 9500, 19500, dan 39000 Da. Hasil uji SEM menunjukkan bahwa membran mempunyai pori dengan struktur asimetrik. Uji ultrafiltrasi yang diawali dengan proses koagulasi dapat merejek warna air 92,5%, dengan perolehan fluks mencapai 364,8 ml/m2.s.

  2. Studi Eksperimen Distribusi Temperatur Nyala Api Kompor Bioetanol Tipe Side Burner dengan Variasi Diameter Firewall

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R.R. Vienna Sona Saputri Soetadi

    2012-09-01

    Full Text Available Untuk mendapatkan kompor bioetanol efisiensi thermal maksimal diperlukan penelitian komprehensif. Salah satunya adalah penelitian terhadap posisi peletakkan beban pada kompor bioetanol kompak. Pengujian dilakukan pada kompor uji bioetanol dengan kadar 99%, yaitu kompor bioetanol tipe side burner dengan firewall 2.5 inci dan firewall 3 inci. Pengukuran temperatur api dengan 13 thermocouple K dengan pengukuran searah api keatas setiap 5 mm-an. Kemudian, water boiling test dilakukan untuk mendapatkan daya dan beban dan dilanjutkan mengukur waktu pendidihan air. Hasil penelitian ini menunjukkan gambaran total distribusi temperatur nyala api difusi. Hasil menunjukkan untuk kompor 2.5 inci dengan daya 1.6 kW mempunyai temperatur 542 ºC dengan jarak ketinggian 5 mm dari rim kompor sedangkan kompor 3 inci menghasilkan daya 2.38 kW dengan temperatur 516 ºC.

  3. Aplikasi Semikonduktor TiO2 dengan Variasi Temperatur dan Waktu Tahan Kalsinasi sebagai Dye Sensitized Solar Cell (DSSC dengan Dye dari Ekstrak Buah Terung Belanda (Solanum betaceum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maula Nafi

    2013-03-01

    Full Text Available Penelitian mengenai dye sensitized solar cell dilakukan dengan dye dari ekstrak buah terung belanda sebagai sumber energi alternatif dari tenaga surya. Dye sensitized solar cell (DSSC dibuat dengan menggunakan semikonduktor TiO2 yang dilapiskan pada kaca konduktif Fluorine Doped Tin Oxide (FTO dan dikalsinasi  dengan variasi temperatur 5500C, 6500C, dan 7500C, dengan waktu tahan 60 dan 120 menit pada tiap temperaturnya. Lapisan TiO2 pada substrat dikarakterisasi dengan menggunakan SEM dan XRD. Luas permukaan aktif diukur dengan pengujian BET. Hasil SEM menunjukkan ukuran bentuk partikel TiO2 berupa sphere. Hasil XRD menunjukkan struktur kristal TiO2 adalah body centered tetragonal. Luas permukaan aktif dibandingkan dengan hasil kelistrikan DSSC, yang selaras meningkat dari temperatur 5500C ke 6500C, namun menurun pada 7500C. Densitas arus dan voltase maksimum diperoleh pada variasi temperatur 650oC dengan waktu tahan 60 menit yaitu sebesar 0,356 mA/cm2 dan 593,1 mV. Efisiensi maksimum yang diperoleh sebesar 0,469208%. DSSC dimodifikasi dengan menambahkan pembungkus plastik, sehingga dapat memperlambat penurunan daya yang terjadi saat DSSC bekerja.

  4. Perbaikan Jatuh Tegangan Dengan Pemasangan Automatic Voltage Regulator

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ija Darmana

    2015-07-01

    Full Text Available Pada jaringan distribusi telah dipertimbangkan kemungkinan-kemungkinan terjadinya penurunan tegangan karena beban puncak akibat penambahan beban dan pelepasan beban disisi konsumen.Dengan adanya variasi beban, maka disisi konsumen pada saat tertentu akan terjadi variasi tegangan yang besarnya berada antara tegangan minimum dan tegangan maksimum. Untuk mengatasi masalah ini, dapat dilakukan dengan pemasangan kapasitor shunt atau pemasangan Automatic Voltage Regulator (AVR. Adapun titik-titik beban tempat pemasangan kapasitor shunt adalah gardu hubung Painan sebesar 600 kVAR. Dengan pemasangan kapasitor ini  profil tegangan di titik beban untuk gardu hubung Painan ke Balai Selasa mengalami kenaikan tetapi belum memenuhi sesuai dengan yang diharapkan karena masih adanya rugi-rugi tegangan gardu hubung Surantih dan Balai Selasa. Oleh karena itu dilakukan pemasangan  Automatic Voltage Regulator (AVR  diletakkan pada gardu hubung Painan.Setelah pemasangan AVR didapat hasil perhitungan kenaikan tegangan pada gardu hubung Painan sebesar 20,4123 kV, Surantih sebesar 19,5916 kV dan Balai Selasa sebesar 18,6180 kV. Setelah pemasangan Automatic Voltage Regulator  (AVR dilakukan pada gardu hubung Painan telah memenuhi stendard kecil dari 10% tegangan normal, artinya performansi sistem distribusi akan menjadi lebih baik dan handalKata kunci : Perbaikan faktor daya, AVR.

  5. Perancangan Rangkaian Charger Telepon Seluler Dengan Sumber Catuan Handset Lain

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Wahyudi

    2009-11-01

    Full Text Available Kecenderungan setiap orang yang ingin melakukan segala sesuatu dengan praktis dan mudah, menyebabkan munculnya keinginan untuk tidak mau dibatasi oleh tempat dan waktu dalam melakukan aktivitas. Demikian pula dalam hal mencatu baterai handphone, akan lebih praktis jika bisa mencatu listrik baterai handphone yang lemah (low battery tanpa harus bergantung pada ketersediaan sumber arus PLN. Alat yang dirancang dalam penelitian ini digunakan  untuk mencatu handphone tanpa melalui sumber PLN. Rangkaian utama alat ini terdiri dari 3 bagian utama, yaitu multivibrator astabil, voltage quadrupler dan voltage regulation. Rangkaian multivibrator astabil ini akan menghasilkan tegangan keluaran AC yang digunakan sebagai input rangkaian voltage quadrupler agar bisa bekerja. Rangkaian voltage quadrupler ini akan mengalikan  4 kali dari tegangan input yang masuk, sehingga tegangan keluaran (Vout menjadi 4 kali tegangan masukan (Vin. Hasil akhir dari alat yang sudah dibuat belum memuaskan karena hanya bisa mencatu 1 jenis handset yaitu Nokia seri 8210 dengan efisiensi yang rendah. Untuk kedepannya alat ini bisa dikembangkan lagi dengan menaikkan nilai arus, dengan menggunakan penguatan transistor. Transistor yang digunakan harus memiliki karakteristik nilai hfe yang tinggi dan tegangan DC yang kecil.

  6. Pengembangan Komoditas Unggulan Pertanian dengan Konsep Agribisnis di Kabupaten Pamekasan

    OpenAIRE

    Ratiza Rizkian Azwartika; Sardjito Sardjito

    2013-01-01

    Sektor unggulan di Kabupaten Pamekasan adalah sektor pertanian, namun potensi tersebut belum termanfaatkan secara maksimal. Agar dapat lebih meningkatkan perekonomian setempat, maka perlu diketahui komoditas unggulannya untuk menentukan kegiatan agribisnis pascapanen dan pengolahan yang tepat. Untuk mengetahui komoditas unggulannya, digunakan analisa Location Quotient dan Shift Share Analysis, serta dikuatkan dengan data komoditi unggulan di Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pamekasan dan ...

  7. STEGANOGRAFI DENGAN CHAOTIC LEAST SIGNIFICANT BIT ENCODING PADA TELEPON GENGGAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susany Soplanit

    2007-01-01

    Full Text Available The issues of security in mobile phone in recent days become crucial. Many privacy or secretly data is stored using unsecured protocol or sometimes without the security procedures at all. This will lead to great awareness about security in mobile phone. The effective ways to secure data are steganography and cryptography. The first one concentrate to data hiding in a certain media. In this paper, we present Chaotic Least Significant Bit Encoding (CLSBE as a steganography method in our system design. The experiment results show that hidden messages in PNG form can be retrieved correctly. The implementation of system in emulator works well but depends on mobile phone features and environment. Abstract in Bahasa Indonesia : Telepon genggam saat ini dapat digunakan untuk menyimpan data-data yang bersifat pribadi atau rahasia, oleh karena itu pengamanan data pada telepon genggam akan menjadi hal yang penting di masa ini ataupun di masa yang akan datang. Sistem pengamanan data yang efektif pada telepon genggam selain kriptografi adalah Steganografi yaitu penyembunyian data dalam sebuah media. Dalam perancangan ini metode yang digunakan adalah Chaotic Least Significant Bit Encoding (CLSBE. Hasil pengujian membuktikan bahwa pesan yang tersembunyi dalam citra digital dengan format PNG masih dapat diambil kembali dengan benar. Implementasi pada emulator telah berjalan dengan baik, namun untuk telepon genggam perlu penyesuaian dengan fasilitas pada telepon tersebut. Kata kunci: CLSBE, steganografi, stego-image, cover-image.

  8. PENATALAKSANAAN ANESTESI PADA BAYI DENGAN EMPHYSEMATOUS BULLOSA KONGENITAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Made Supradnyawati

    2015-05-01

    Full Text Available Emphysematous bullosakongenital merupakan penyebab distress respirasi yang jarang dijumpai, umumnya pada usia neonatus sampai enam bulan pertama. Insiden dilaporkan sebesar 1:70.000- 1:90.000 kelahiran hidup dan biasanya disertai dengan kelainan kongenital lainnya. Etiologi tidak diketahui, namun diduga terjadi akibat displasi kartilago bronkial. Hiperinflasi dan udara yang terperangkap secara progresif akan menimbulkan ekspansi paru ke sisi yang sehat, mendesak parenkim yang sehat, pergeseran mediastinum, dan mengganggu aliran darah balik vena.Secara klinis ditandai dengan distress napas yang semakin memburuk akibat akumulasi progresif udara pada lobus yang sakit. Kami melaporkan kasus pada bayi perempuan berusia 1 bulan, dengan keluhan sesak napas yang semakin memberat sejak 1 minggu sebelumnya. Diagnosis ditegakkan dari klinis, foto dada, dan computed tomography scan dada. Tindakan torakotomi lobektomi lobus medius telah dilakukan untuk menghilangkan lesi desak ruang sekaligus melindungi jaringan paru fungsional.Penatalaksanaan anestesi menitikberatkan pada saat induksi. Pemberian ventilasi manual secara gentle, menghindari pemberian ventilasi tekanan positif dan penggunaan N2O sampai torakotomi dilakukan untuk mencegahpeningkatan volume lobus yangmengalami emphysematous, serta pemberian analgesi perioperatif yang adekuat.Bila terjadi ekspansi lobus emphysematoussecara tiba-tiba, seorang dokter bedah harus siap melakukan torakotomi dengan segera. Pasien ini menunjukkan perkembangan yang baik dan akhirnya pulang pada hari ke-5 pascaoperasi. [MEDICINA 2014;45:134-8]  

  9. Isolasi Actinomycetes Dengan Menggunakan Metode Skrining Sebagai Penghasil Enzim Kitinase

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Welly Anggraini

    2015-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi Actinomycetes yang memiliki kemampuan dalam mendegradasi kitin.  Isolasi Actinomycetes dilakukan menggunakan media NaST21Cx selama 2-3 bulan dan purifikasi untuk mendapatkan isolat murni dilakukan menggunakan media ISP-2. Hasil dari penelitian ini yakni, empat isolat Actinomycetes, yang diberi kode ANL-4, ANL-9, ANL-12, dan ANL-d-2b-3 yang ditandai dengan ciri-ciri isolat yang keras dan melekat erat pada agar.  Secara mikroskopis teramati adanya hifa dan spora yang terbentuk.  Isolat ANL-4, ANL-9, ANL-12, dan ANLd-2b-3 memiliki kemampuan dalam mendegradasi kitin pada media uji mineral-salt agar plate dengan substrat kitin 1% (w/v yang diindikasikan dengan terbentukya zona bening yang diperjelas dengan penambahan Congo Red 1% (w/v.  Indeks kitinolitik yang dihasilkan berturut-turut : 5 cm, 2 cm, 1,9 cm, dan 2,3 cm. Kata Kunci : actinomycetes, hutan bakau, kitin, kitinase

  10. MAKASSAR DAN LOMBOK: INTEGRASINYA DENGAN JARINGAN NIAGA GLOBAL

    OpenAIRE

    ASBA, A. Rasyid

    2011-01-01

    Tulisan ini berusaha menjelaskan mengapa Makassar dan Lombok muncul sebagai kekuatan maritim dunia.Namun sebelum membahas periode tersebut akan dibahas pentingnya kawasan Indonesia timur dalam Niaga global. Ada tiga hal yang mendukung kedua suku bangsa maritime itu muncul sebagai kekuatan maritim. Pertama, Lombok dan Makassar Dalam peta Niaga Indonesia Timur terintegrasi dengan Singapura Kedua , Koninklijke Paketvaart Maatschappij (KPM) dalam Mengintegrasikan perdagangan antar pulau...

  11. OPTIMASI PROSES INJEKSI DENGAN METODE TAGUCHI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yohan Pramono

    2001-01-01

    Full Text Available At this time about 3% of products produced by "X" plastic factory does not reach the standard. This factory has a problem to minimize the amount of defects. Taguchi method is used to lower the level of product defects. From the field survey, all the suspected factors can be obatained and it is shown ini the fishbone diagram. From the suspected factors, the factory chose factors that are to be used ini the experiments. Experiments were conducted using those four factors : pellet material percentage (60%, 70%, 80%, temperature (217°C, 225°C, 233°C, injection pressure (92 Bar, 93 Bar, 94 Bar, screw speed (81%, 83%, 85%. Taguchi method provide the combination and number of experiments. From each level of defects condition, analysis was done to obtain the affecting variables. The results of analysis shows that the combination of pellet material (80%, temperature (225°C, injection pressure (93 Bar, screw speed (83% can minimize the amount of defects to 0.3%. Abstract in Bahasa Indonesia : Pada saat ini sekitar 3% produk yang dihasilkan oleh perusahaan plastik "X" tidak memenuhi standar. Perusahaan mengalami kesulitan untuk menurunkan tingkat kecacatan produk tersebut. Hal inilah yang mendasari penelitian dengan metode Taguchi yang bertujuan untuk menurunkan tingkat kecacatan produk. Dari survey lapangan didapatkan faktor-faktor yang dicurigai dan ditampilkan dalam bentuk diagram tulang ikan. Dari faktor-faktor yang dicurigai berpengaruh, perusahaan memilih faktor-faktor yang diijinkan untuk dieksperimentasikan. Empat faktor yang akan dieksperimentasikan adalah persentase bahan pelet, temperatur (217°C, 225°C, 233°C, tekanan injeksi (92 Bar, 93 Bar, 94 Bar, screw speed (81%, 83%, 85%. Metode Taguchi dipergunakan untuk menentukan kombinasi dan jumlah dari eksperimen. Dari tingkat kecacatan tiap kondisi dilakukan analisa sehingga didapatkan variabel yang berpengaruh. Dari hasil analisa didapat bahwa kombinasi persentase bahan pelet (80

  12. PROTOTIPE VIDEO EDITOR DENGAN MENGGUNAKAN DIRECT X DAN DIRECT SHOW

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoni Haryadi Setiabudi

    2004-01-01

    Full Text Available Technology development had given people the chance to capture their memorable moments in video format. A high quality digital video is a result of a good editing process. Which in turn, arise the new need of an editor application. In accordance to the problem, here the process of making a simple application for video editing needs. The application development use the programming techniques often applied in multimedia applications, especially video. First part of the application will begin with the video file compression and decompression, then we'll step into the editing part of the digital video file. Furthermore, the application also equipped with the facilities needed for the editing processes. The application made with Microsoft Visual C++ with DirectX technology, particularly DirectShow. The application provides basic facilities that will help the editing process of a digital video file. The application will produce an AVI format file after the editing process is finished. Through the testing process of this application shows the ability of this application to do the 'cut' and 'insert' of video files in AVI, MPEG, MPG and DAT formats. The 'cut' and 'insert' process only can be done in static order. Further, the aplication also provide the effects facility for transition process in each clip. Lastly, the process of saving the new edited video file in AVI format from the application. Abstract in Bahasa Indonesia : Perkembangan teknologi memberi kesempatan masyarakat untuk mengabadikan saat - saat yang penting menggunakan video. Pembentukan video digital yang baik membutuhkan proses editing yang baik pula. Untuk melakukan proses editing video digital dibutuhkan program editor. Berdasarkan permasalahan diatas maka pada penelitian ini dibuat prototipe editor sederhana untuk video digital. Pembuatan aplikasi memakai teknik pemrograman di bidang multimedia, khususnya video. Perencanaan dalam pembuatan aplikasi tersebut dimulai dengan pembentukan

  13. PORTABILITAS APLIKASI PERANGKINGAN SELEKSI PENERIMAAN SISWA BARU DENGAN METODE PROMETHEE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Willy Bagus Saptian

    2012-11-01

    Full Text Available Aplikasi  Portable  adalah  Sebuah  perangkat  lunak  yang  dapat digunakan disetiap komputer tanpa perlu melalui proses instalasi terlebih dahulu dan aplikasi dapat dibawa dalam  peralatan portable seperti USB flash drive. Keuntungan dari aplikasi portable adalah  pengguna dapat menggunakannya secara praktis karena program dan datanya dapat dibawa  kemana saja, dan data tersebut akan di simpan pada sebuah file. Multi Criteria Decision Making (MCDM merupakan pengambilan keputusan yang digunakan untuk menentukan  alternatif terbaik dari sejumlah alternatif yang tersedia. Promethee (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation adalah salah satu metode penentuan urutan atau prioritas dalam analisis kriteria majemuk (Multi Criterion Decision  Making.  Permasalahan   yang  akan  dibahas  dalam  penelitian  ini  adalah merancang  dan  membangun  aplikasi  portable  dan  tidak  bergantung  dengan  adanya DBMS (Database Management System dan  data akan disimpan dan diolah   pada file yang berguna dalam perangkingan seleksi penerimaan siswa baru, dengan mengimplementasikan metode Promethee. Metode yang dipakai dalam pengembangan menggunakan  SDLC   model  iterative  dengan  pendekatan berbasis object serta bahasa pemodelan yang digunakan adalah bahasa pemodelan UML. Hasil akhir berupa  aplikasi  yang  dirancang  dan  dibangun  dibuat  secara portable (tanpa bergantung dengan DBMS dan data akan disimpan dalam  file dengan mengimplementasikan  metode  promethee  dan  ditujukan  untuk   perangkingan   seleksi penerimaan siswa baru. Kata Kunci: Portabel,  MCDM, Metode Promethee, Rekayasa Perangkat Lunak, SDLC

  14. HUBUNGAN KADAR UREA DENGAN HOMOCITRULINE PADA GAGAL GINJAL TERMINAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Verbrini Rifnayeni

    2015-09-01

    Full Text Available AbstrakPeningkatan kadar urea (uremia ditemukan pada gagal ginjal terminal.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar urea dengan homocitruline pada pasien gagal ginjal terminal. Penelitian ini menggunakan rancangan analitik observasional cross sectional pada 23 pasien gagal ginjal terminal yang menjalani Hemodialisis di RSUP. Dr. M. Djamil Padang. Penelitian berlangsung sejak Februari hingga Oktober 2014. Subjek diambil dengan consecutive sampling. Sampel serum diperiksa kadar ureanya dengan metode enzimatik glutamate dehidrogenase. Homocitruline diperiksa secara indirek ELISA. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah subjek sebanyak 52,2% perempuan dan 47,8 % laki-laki, dengan rerata umur 48,6+10,6 tahun, kadar urea 102,1+26,0 mg/dL, kadar homocitruline 1,2+0,7 ng/mL. Penelitian ini menunjukan ada korelasi negatif yang tidak signifikan (r=-0.2, p > 0.05 antara kadar urea dengan homocitruline pada pasien gagal ginjal terminal.AbstractIncrease urea (uremia can be found at end stage renal disease. This study was know correlation between urea with homocitruline level at end stage renal disease. This is cross sectional observational analytic study at 23 patients with end stage renal disease on hemodyalisis in M. Djamil Hospital, Padang, from February 2014 until October 2014, with consecutive sampling. Urea level was determined from serum sample by kinetic enzymatic glutamate dehydrogenase, and homocitruline by indirect ELISA. Statistical analysis was done by pearson correlation. The research showed that 52.2% are women and 47.8% are men with mean age is 48.6+10.6 years old, mean urea level is 102.1+26.0 mg/dL, homocitruline level is 1.2+0.7 ng/mL. The correlation between urea level and homocitruline was not significant (r=-0.2, p > 0.05. There was negative weak correlation between urea level and homocitruline at end stage renal disease.

  15. KALIBRASI KAMERA NON-METRIK DIGITAL DENGAN METODE SELF CALIBRATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Angkusprana Saktia

    2015-02-01

    Full Text Available Penggunaan kamera dijital non metrik untuk aplikasi fotogrametri makin berkembang, dengan didukung oleh perkembangan perangkat lunak  yang tersedia dan harga kamera dijital non metrik yang relatif murah dengan spesifikasi yang bagus. Hal ini membuat penggunaan teknologi fotogramteri rentang dekat untuk pekerjaan pemetaan semakin diminati karena memiliki keuntungan dapat menjangkau daerah yang sulit dijangkau atau memiliki dimensi yang kecil. Namun kekurangannya kamera jenis ini memiliki kualitas geometrik yang kurang baik sehingga mengakibatkan posisi pada foto yang dihasilkan kurang akurat. (Afriyanti, 2005Dalam penelitian ini akan dilakukan proses kalibrasi pada kamera yang akan digunakan yaitu Canon IXUS 115HS dengan resolusi 12megapixel dan panjang fokus yang digunakan 11mm. Metode kalibrasi yang digunakan yaitu Self Calibration. Perbandingan akurasi yang dihasilkan diketahui berdasar pergeseran titik hasil proyeksi terhadap Ground Control Point (GCP yang terukur di lapangan.Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam proses kalibrasi menghasilkan parameter eksternal yang stabil, karena dalam proses iterasi yang keempat hingga seterusnya nilai yang dihasilkan tidak berubah. Distorsi hasil proyeksi arah pergeserannya mendekati posisi ideal serta nilai reprojection error tidak melebihi 0.5mm dari bacaan maksimal mistar 1mm. Parameter internal tidak menghasilkan nilai yang stabil karena dalam setiap proses iterasinya nilainya selalu berubah, panjang fokus terkalibrasi mengalami perubahan signifikan sebesar -99mm dari nilai acuan 11mm, dan nilai parameter external terkalibrasi berbeda jauh dari nilai awal yang diberikan.Meskipun demikian, dapat digambarkan pola distorsi dan arah pergeseran titik-titik hasil proyeksi pada proses penentuan Exterior Orientation Parameter (EOP serta dapat dilihat bahwa titik yang mengalami pergeseran terbesar yaitu titik 7 dengan nilai kesalahan 0.019mm ke arah X dan -0.0672mm ke arah Y. Titik yang mengalami pergeseran

  16. Disain Sistem Pemantauan Lingkungan Untuk Evaluasi Lepasan Radionuklida dari Subsistem pada Kecelakaan Reaktor Daya PWR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Kuntjoro

    2013-03-01

    Full Text Available PLTN. (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir sebagai sumber energi baru dipilih sebagai alternatif, karena memiliki berbagai kelebihan yaitu ramah lingkungan, pasokan bahan bakar yang tidak bergantung musim, serta harganya yang dapat bersaing dengan pembangkit listrik yang lain. Namun demikian, adanya keraguan sebagian masyarakat tentang keselamatan radiasi PLTN, maka pemerintah harus bisa meyakinkan tentang operasi PLTN yang aman dan selamat. Penelitian tentang disain sistem pemantauan lingkungan untuk evaluasi lepasan radionuklida dari subsistem reaktor dan lingkungan akibat terjadinya kecelakaan pada reaktor daya telah dilakukan. Penelitian dilakukan dengan melakukan perhitungan sebaran radionuklida ke subsistem dan lingkungan serta membuat sistim monitoring radiasi di lingkungan. Sistem monitoring lingkungan terdiri dari system pencacah radiasi, sistem peringatan dini, sistem pengukuran meteorologi, sistem GPS dan system GIS. Sistem pencacah radiasi digunakan untuk mencatat data radiasi, sistem pengukuran meteorologi digunakan untuk mencatat data arah dan kecepatan angin, sedangkan sistem GPS digunakan untuk menentukan data posisi pengukuran. Data tersebut kemudian dikirimkan ke system akuisisi data untuk ditransmisikan ke pusat kendali. Pengumpulan dan pengiriman data dilakukan melalui SMS menggunakan perangkat modem yang ditempatkan di ruang kendali. Ruang kendali menerima data dari berbagai tempat pengukuran. Dalam hal ini ruang kendali memiliki fungsi sebagai SMS gateway. Sistem ini dapat memvisualisasi untuk lokasi pengukuran yang berbeda. Selanjutnya, data posisi dan data radiasi diintegrasikan dengan peta digital. Integrasi sistem tersebut kemudian divisualisasikan dalam personal komputer. Untuk posisi pengukuran terlihat langsung di peta dan untuk data radiasi ditampilkan di monitor dengan tanda lingkaran merah atau hijau yang digunakan sebagai pemonitor batas aman radiasi. Bila tanda lingkaran berwarna merah maka akan menyalakan alarm di

  17. Upaya Peningkatan Kualitas Sifat Mekanik Komposit Polyester dengan Serat Bundung (Scirpus Grossus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erwin Erwin

    2016-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian komposit adalah memperkuat serat Bundung (Scirpus Grossus untuk mengetahui sifat mekanik komposit terhadap kekuatan tarik. Metode yang dilakukan pada serat Bundung diberi perlakuan dengan perendaman 5% NaOH selama 2 jam, kemudian dipanaskan dengan temperatur 70°C selama 4 jam. Penyusunan serat Bundung  dengan gabungan orientasi sudut 0° dan 90° dengan resin polyester type 157 BTQN dengan variasi fraksi volume serat 20%, 30%, dan 40%. Hardener yang digunakan adalah MEKPO  berkonsentrasi 1%. Komposit dibuat dengan metode hand lay up. Spesimen dan prosedur pengujian tarik mengacu pada standart ASTM D638-03. Hasil penelitian ini menunjukkan  terjadi peningkatan kekuatan tarik pada penambahan fraksi volume sebesar 40% serat dengan perlakuan perendaman 5% NaOH selama 2 jam dengan pemanasan 70°C selama 4 jam. Kekuatan tarik tertinggi komposit serat bundung pada perlakuan perendaman 5% NaOH selama 2 jam dengan pemanasan 70°C selama 4 jam sebesar 67,56 N/mm2 dibandingkan dengan kekuatan tarik pada perlakuan perendaman 5% NaOH selama 2 jam tanpa pemanasan yaitu sebesar 54,25 N/mm2.

  18. Interaksi pada Museum Virtual Menggunakan Pengindera Tangan dengan Penyajian Stereoscopic 3D

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gary Almas Samaita

    2017-01-01

    Full Text Available Kemajuan teknologi menjadikan museum mengembangkan cara penyajian koleksinya. Salah satu teknologi yang diadaptasi dalam penyajian museum virtual adalah Virtual Reality (VR dengan stereoscopic 3D. Sayangnya, museum virtual dengan teknik penyajian stereoscopic masih menggunakan keyboard dan mouse sebagai perangkat interaksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan interaksi dengan pengindera tangan pada museum virtual dengan penyajian stereoscopic 3D. Museum virtual divisualisasikan dengan teknik stereoscopic side-by-side melalui Head Mounting Display (HMD berbasis Android. HMD juga memiliki fungsi head tracking dengan membaca orientasi kepala. Interaksi tangan diterapkan dengan menggunakan pengindera tangan yang ditempatkan pada HMD. Karena pengindera tangan tidak didukung oleh HMD berbasis Android, maka digunakan server sebagai perantara HMD dan pengindera tangan. Setelah melalui pengujian, diketahui bahwa rata-rata confidence rate dari pembacaan pengindera tangan pada pola tangan untuk memicu interaksi adalah sebesar 99,92% dengan rata-rata efektifitas 92,61%. Uji ketergunaan juga dilakukan dengan pendasaran ISO/IEC 9126-4 untuk mengukur efektifitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna dari sistem yang dirancang dengan meminta partisipan untuk melakukan 9 tugas yang mewakili interaksi tangan dalam museum virtual. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua pola tangan yang dirancang dapat dilakukan oleh partisipan meskipun pola tangan dinilai cukup sulit dilakukan. Melalui kuisioner diketahui bahwa total 86,67% partisipan setuju bahwa interaksi tangan memberikan pengalaman baru dalam menikmati museum virtual.

  19. Perbedaan Emotional Focused Coping Mahasiswa Kost Dengan Mahasiswa Yang Tinggal Dengan Orang Tua Pada Mahasiswa Jurusan Bimbingan Dan Konseling Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erni Hestiningrum

    2012-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui apakah emotional focused coping mahasiswa kost lebih tinggi daripada emotional focused coping mahasiswa yang tinggal dengan orang tua pada mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling. Tuntutan jaman yang kompleks dan tinggi menuntut para generasi muda untuk menyelesaikan pendidikannya sampai ke Perguruan Tinggi. Karena  banyak para lulusan SMA yang mau tidak mau harus meneruskan ke Perguruan Tinggi di luar daerah asal tempat tinggal. Yogyakarta sebagai kota pendidikan banyak mahasiswa yang berasal dari luar daerah terpaksa harus tinggal di tempat kost, artinya para mahasiswa kost ini harus mampu sendiri dalam menghadapi segala hal yang berkaitan dengan kehidupannya baik dalam rangka pemenuhan kebutuhan biologis seperti makan, minum, berteduh maupun kebutuhan psikologisnya seperti penyesuaian diri dengan lingkungan kost, lingkungan kampus serta lingkungan pergaulan yang luas Hal tersebut berbeda dengan mahasiswa yang berasal dari Yogyakarta, beberapa masalah yang dihadapi mereka bisa konsultasi dengan orang Ada berbagai jenis masalah yang sering dialami oleh remaja, misalnya masalah hubungan sosial, masalah pribadi, masalah hubungan dengan orang tua atau masalah dengan lawan jenis. Masalah yang dialami dan dirasakan remaja bersumber dari kebutuhan remaja untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dan keinginan untuk memperoleh status di tengah masyarakatnya (Mappiare, 1982

  20. PEMUNGUTAN MINYAK ATSIRI MAWAR (Rose Oil DENGAN METODE MASERASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Astrilia Damayanti

    2013-05-01

    Full Text Available Minyak mawar merupakan salah satu produk minyak bunga yang memungkinkan diproduksi di Indonesia dengan kualitas ekspor. Manfaat dari minyak mawar adalah untuk parfum, kosmestik, dan obat-obatan. Minyak mawar dapat diproduksi dengan menggunakan metode diantaranya maserasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui rendemen minyak atsiri mawar merah (Rosa damascena dan komponen minyak atsiri yang terambil dengan etanol dan n-heksana. Bahan baku yang digunakan berupa mahkota bunga mawar sebanyak 50 gram yang dipotong kecil-kecil, kemudian direndam dalam pelarut dengan perbandingan 1:3. Pelarut yang digunakan yaitu etanol dan n-heksana. Proses maserasi dilakukan dengan pengadukan selama 1 menit secara manual pada suhu ruang dan didiamkan selama 12 jam di tempat tertutup dan gelap (tanpa terkena cahaya. Hasil maserasi berupa ekstrak mawar dipisahkan dengan cara penyaringan dan pemerasan bunga. Filtrat yang mengandung minyak bunga mawar dievaporasi dengan  rotary vacuum evaporator. Maserasi menggunakan etanol pada suhu 60ºC selama 20 menit, sedangkan maserasi menggunakan n-heksana pada suhu 55 ºC selama 10 menit. Minyak atsiri hasil maserasi bunga mawar merah dilakukan uji GC-MS. Komponen utama minyak atsiri dari bunga mawar dengan pelarut etanol dan pelarut n-heksana secara berurutan adalah phenyl ethyl alcohol (2,73% dan (31,69%. Rendemen hasil maserasi minyak bunga mawar dengan pelarut etanol adalah 8,76%, sedangkan pelarut n-heksana menghasilkan 0,34 %. Rose oil is one of the flower oil products which is potentially produced in Indonesia with export quality. The uses of rose oils are for perfume, cosmestics, and medicine. Rose oil can be produced using methods such as maceration. The purpose of this reasearch was to determine the yield of essential oil of red roses (Rosa damascena and the essential oil components taken using ethanol and n-hexane. The raw material used was 50 grams of red roses which subsequently soaked into solvent with

  1. PENGEMBANGAN TES BERPIKIR KRITIS DENGAN PENDEKATAN ITEM RESPONSE THEORY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fajrianthi Fajrianthi

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah alat ukur (tes berpikir kritis yang valid dan reliabel untuk digunakan, baik dalam lingkup pendidikan maupun kerja di Indonesia. Tahapan penelitian dilakukan berdasarkan tahap pengembangan tes menurut Hambleton dan Jones (1993. Kisi-kisi dan pembuatan butir didasarkan pada konsep dalam tes Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA. Pada WGCTA, berpikir kritis terdiri dari lima dimensi yaitu Inference, Recognition Assumption, Deduction, Interpretation dan Evaluation of arguments. Uji coba tes dilakukan pada 1.453 peserta tes seleksi karyawan di Surabaya, Gresik, Tuban, Bojonegoro, Rembang. Data dikotomi dianalisis dengan menggunakan model IRT dengan dua parameter yaitu daya beda dan tingkat kesulitan butir. Analisis dilakukan dengan menggunakan program statistik Mplus versi 6.11 Sebelum melakukan analisis dengan IRT, dilakukan pengujian asumsi yaitu uji unidimensionalitas, independensi lokal dan Item Characteristic Curve (ICC. Hasil analisis terhadap 68 butir menghasilkan 15 butir dengan daya beda yang cukup baik dan tingkat kesulitan butir yang berkisar antara –4 sampai dengan 2.448. Sedikitnya jumlah butir yang berkualitas baik disebabkan oleh kelemahan dalam menentukan subject matter experts di bidang berpikir kritis dan pemilihan metode skoring. Kata kunci: Pengembangan tes, berpikir kritis, item response theory   DEVELOPING CRITICAL THINKING TEST UTILISING ITEM RESPONSE THEORY Abstract The present study was aimed to develop a valid and reliable instrument in assesing critical thinking which can be implemented both in educational and work settings in Indonesia. Following the Hambleton and Jones’s (1993 procedures on test development, the study developed the instrument by employing the concept of critical thinking from Watson-Glaser Critical Thinking Appraisal (WGCTA. The study included five dimensions of critical thinking as adopted from the WGCTA: Inference, Recognition

  2. PEMBUATAN PROTOTYPE ANIMASI TIGA DIMENSI DENGAN MENGGUNAKAN NETIMMERSE LIBRARY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy Adipranata

    2004-01-01

    Full Text Available 3D Animation is one of the computer engineering field that growth fastly now. A lot of new techniques and algorithms have been developed in that field. Its application covered wide area, for example game software, medical analysis, architecture design, advertising.and many more. This paper describes how to implement prototype of 3D Animation using NetImmerse library. It includes a discussion on how to create character model and to implement it on NetImmerse library, to create a maze and to implement collision detection features between character model and maze. NetImmerse is one of the greatest 3D engine library that provided a comprehensive set of tools, plugins, and run-time libraries. It provides end-to-end support to many plafform. Character model is created using 3D Studio Max Software, the one of most powerful 3D Animation Software. NetImmerse has plugin of 3D Studio Max Software, so can easily export the character have created to the NetImmerse format. Abstract in Bahasa Indonesia : Animasi tiga dimensi adalah salah satu bidang pada teknik komputer yang berkembang dengan cepat dewasa ini. Berbagai macam teknik dan algoritma telah dikembangkan pada bidang tersebut. Begitu pula aplikasi untuk bidang tersebut mencakup area yang luas, sebagai contoh adalah perangkat lunak game, bidang kedokteran, desain arsitektur, iklan dan lain-lain. Tulisan ini menjelaskan tentang pembuatan prototype animasi tiga dimensi dengan menggunakan NetImmerse library. Di mana penjelasan ini mencakup mulai dari pembuatan karakter, labirin, penggabungannya dengan program serta implementasi pendeteksian benturan antara karakter dengan labirin. NetImmerse adalah satu dari library untuk animasi tiga dimensi yang menyediakan seperangkat peralatan, plugins, dan juga run-time libraries. Di samping itu, NetImmerse juga menunjang beberapa platform. Pembuatan karakter dilakukan dengan menggunakan 3D Studio Max yang merupakan peralatan bantu untuk pembuatan karakter guna

  3. PENGARUH PANJANG SERAT TERHADAP KEKUATAN IMPAK KOMPOSIT ENCENG GONDOK DENGAN MATRIKS POLIESTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pramuko Ilmu Purboputro

    2017-01-01

    Full Text Available Pemanfaatan material komposit pada saat ini semakin berkembang, seiring dengan meningkatnya penggunaan bahan tersebut yang semakin meluas mulai dari yang sederhana seperti alat-alat rumah tangga sampai sektor industri. Penelitian komposit diperkuat serat enceng gondok ini bertujuan mengetahui kekuatan tarik, kekuatan impak, kekuatan bending komposit serat enceng gondok dengan panjang 25 mm, 50 mm dan 100 mm dengan fraksi volume 80% matrik polyesterdan 20% serat enceng gondok. Dari hasil pengujian didapat harga kekuatan tarik tertinggi dimiliki oleh komposit dengan panjang serat 100 mm yaitu 11,02 MPa, dengan modulus elastisitas 11023,33 MPa, Harga impak tertinggi dimiliki oleh komposit dengan panjang serat 50 mm yaitu 0,002344 j/mm2 .

  4. Pengendalian Motor Servo Yang Terintegrasi Dengan Webcam Berbasis Internet Dan Arduino

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rinaldy Rinaldy

    2013-11-01

    Full Text Available Seperti halnya internet, yang merupakan suatu jaringan global yang dapat mengkomunikasikan satu komputer dengan komputer yang lain, di manapun lokasi komputer tersebut berada, maka dapat diaplikasikan suatu proses pengendalian jarak jauh, dengan menggunakan mikrokontroler, sedemikian hingga objek yang bergerak mencurigakan dapat dimonitor oleh webcam, yang dapat digerakkan secara dinamis oleh pengguna. Hal ini diaplikasikan dalam sistem keamanan di dalam rumah pada saat rumah ditinggal jauh oleh pemiliknya. Untuk menunjang sistem keamanan, perlu adanya pemantauan yang dilakukan demi menghindari kasus pencurian. Pengguna dapat melihat tampilan camera dari software yang terintegrasi dengan webcam, selain itu pengguna dapat mengendalikan pergerakan kamera dengan tombol-tombol yang tersedia pada tampilan website yang berbasis HTML.  Dalam penelitian ini alat kendali motor servo dapat bekerja dengan baik, dengan simpangan sudut mendekati 1800

  5. PENGGUNAAN KATALIS PALADIUM DALAM REAKSI ARILASI n-OKTILSILAN DENGAN 2-IODIDA-5-METIL TIOFEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aldes Lesbani

    2014-05-01

    Full Text Available Telah dilakukan proses arilasi n-oktilsilan dengan 2-iodida-5-metil tiofen mengunakan katalis palladium dengan teknik reaksi kopling untuk mendapatkan variasi senyawa hasil arilasi. Produk hasil arilasi yang terbentuk dimurnikan dengan metode kromatografi kolom silika dengan eluen etil asetat dan dikarakterisasi menggunakan spektroskopi massa, spektroskopi 1H NMR, 13C NMR, dan DEPT-135. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa yang terbentuk dari hasil arilasi yakni tris(5-metil-2-tiofenoktilsilan yang berupa cairan tak berwarna dengan nilai m/z sebesar 432. Hasil pengukuran menggunakan spektroskopi 1H NMR menghasilkan tujuh proton ekivalen. Pengukuran menggunakan spektroskopi 13C NMR menghasilkan tiga belas karbon ekivalen yang kemudian dikonfirmasi dengan DEPT-135. Hasil karakterisasi menggunakan spektroskopi massa dan spektroskopi NMR (H dan C menunjukkan senyawa hasil sintesis adalah tris(5-metil-2-tiofenoktilsilan.

  6. Penggunaan Metode Peer Tutoring dengan Kassitu untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPA Fisika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sujatmiani Sujatmiani

    2015-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar menggunakan metode peer tutoriing dengan Kassitu. Pengumpulan data kuantitatif dengan soal pretest dan posttest sedangkan data kualitatif didapatkan melalui angket, dan lembar observasi. Data kuantitatif dianalisis dengan analisis deskriptif komparatif dengan melihat perbandingan nilai pre test dan pos test pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. Data kualitatif dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif dengan mencari point penting dan informasi tambahan dari hasil observasi.Motivasi belajar meningkat sebesar 11,78% sedangkan Hasil belajar meningkat sebesar 17,89%. Motivasi belajar siswa meningkat dilihat dari aktifitas kelompok dalam berdiskusi, mengerjakan soal latihan, tanya jawab bersama tutor, serta turnamen antar kelompok sehingga dapat disimpulkan bahwa metode peer tutoring dengan Kassitu dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPA

  7. Pemanfaatan Sigil Untuk Pembuatan E-Book (Electronic Book dengan Format EPub

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Hidayat

    2017-04-01

    Full Text Available Memiliki koleksi buku yang berusia jutaan tahun akan membutuhkan biaya yang besar untuk merawatnya selain itu semakin banyaknya penulis menerbitkan buku-bukunya semakin banyak juga ruangan yang disediakan untuk menyimpan buku-buku tersebut. Dengan berkembangnya dunia teknologi, sekarang sudah ada buku digital atau lebih dikenal dengan elektronik book (e-book. E-book dapat dibaca dengan perangkat komputer, laptop bahkan perangkat seluler. Berbagai macam format e-book yang telah digunakan namun yang dapat menampilkan e-book sesuai dengan perangkat seluler dengan ukuran layar yang bervariasi adalah format electronic publication (epub. Jadi epub adalah standar format e-boook yang diperkenalkan oleh Intenational Digital Publishing Forum (IDPF pada oktober 2011 dengan aplikasi editornya sigil. Sigil adalah sebuah editor Open Source yang mudah didapatkan oleh semua penulis maupun pembaca.

  8. Aplikasi Penerjemah Bahasa Inggris – Indonesia dengan Optical Character Recognition Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anisa Eka Utami

    2016-01-01

    Full Text Available Perangkat lunak untuk pengenalan karakter yang terdapat dalam ponsel pintar khususnya berbasis Android dikembangkan dengan penekanan pada mobilitas, portabilitas, ruang penyimpanan, perangkat keras, dan keterbatasan jangkauan dapat dipecahkan. Akan tetapi, kinerja sebuah ponsel pintar berbasis Android dan komputer berbeda maka kecepatan pengenalan karakter juga akan berpengaruh. Masalah ini tampaknya akan menunjukkan suatu solusi, yaitu dengan salah satu inovasi yang diterapkankan ke dalam perangkat Android dengan teknologi OCR (Optical Character Recognition. Perencanaan sistem menggunakan pengembangan perangkat lunak berorientasi pemakaian ulang karena menggunakan komponen yang dapat dipakai ulang dalam pengembangannya. Sistem ini dibuat dengan memanfaatkan engine Tesseract OCR yang dikembangkan oleh Google bersifat open source. Perangkat lunak yang digunakan untuk merancang layout dan implementasi sistem, yaitu menggunakan lingkungan pengembang Android Studio yang ditulis dengan bahasa pemrograman Java dan XML. Pengujian aplikasi penerjemah dengan OCR ini menggunakan metode white box dan menghitung akurasi pendeteksian karakter. Hasil perhitungan presentase akurasi deteksi karakter yang diberikan aplikasi terhadap keseluruhan sampel yang diuji mencapai 97,5%.

  9. PERILAKU LENTUR BALOK BETON BERTULANG YANG DIPERKUAT DENGAN LEMBARAN SERAT KARBON

    OpenAIRE

    AY, NUR IKHSANI

    2014-01-01

    Desain struktur merupakan salah satu bagian dari keseluruhan proses perencanaan bangunan. Beton bertulang merupakan material yang banyak digunakan untuk membuat struktur bangunan karena material pembentuknya mudah di dapat. Dengan berkembangnya kemajuan teknologi saat ini seiring pula dengan kreatifitas para engineer dalam hal melakukan penelitian dengan berbagai cara yang ditempuh untuk memperoleh sifat-sifat beton yang lebih baik dari beton konvensional sebelumnya, hal ini dikarenakan salah...

  10. MENUJU DIALOG ISLAM – KRISTEN: PERJUMPAAN GEREJA ORTODOKS SYRIA DENGAN ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zaenul Arifin

    2012-05-01

    Konflik antara Kristen dengan Islam tampil dalam sejarah agama. Karena memiliki sumber asal yang sama, kedua agama selalu terlibat dalam kontak ke­kerasan. Tulisan ini mencoba untuk mengkaji secara mendalam geraja orthodoks Syria dan ditemukan akan adanya akar yang sama dengan Islam. Ditemukan pula adanya paralelisasi dalam aspek teologinya, khususnya pe­laksana­an kewajiban agama. Data yang didapatkan menunjukkan arti penting dalam pengembangan dialog antara Islam dengan Kristen

  11. PENGENDALIAN LENGAN ROBOT PNEUMATIK PEMINDAH PLAT MELALUI BLUETOOTH DENGAN HANDPHONE BERTEKNOLOGI JAVA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumardi Sumardi

    2009-06-01

    Full Text Available Bluetooth merupakan teknologi yang berkembang sebagai jawaban atas kebutuhan komunikasi antar perlengkapan elektronik agar dapat saling mempertukarkan data dalam jarak yang terbatas menggunakan gelombang radio dengan frekuensi tertentu. Salah satu implementasi bluetooth yang populer adalah pada peralatan ponsel. Bluetooth adalah teknologi radio jarak pendek yang memberikan kemudahan konektivitas bagi peralatan-peralatan nirkabel. Teleoperasi atau telekontrol merupakan kemampuan untuk melakukan pengendalian dan pengoperasian suatu peralatan dari jarak jauh tanpa operator manusia. Sistem seperti ini sangat diperlukan untuk keperluan sistem pengendalian yang mengandung resiko besar bagi operator manusia, seperti operasi dalam reaktor nuklir. Sistem teleoperasi dibangun sebagai solusi yang dapat digunakan untuk menjamin keselamatan bagioperator manusia tanpa mengurangi keberhasilan dari proses yang berlangsung. Dengan memanfaatkan handphone yang mempunyai fasilitas Bluetooth dimungkinkan membuat suatu jaringan lokal untuk membangun suatu sistem teleoperasi dengan biaya murah dan efisien.Java yang merupakan bahasa pemrograman yang berorientasi objek mempunyai 3 lingkungan kerja baikuntuk aplikasi Desktop (Java 2 Standard Edition, aplikasi Enterprise (Java 2 Enterprise Edition maupun aplikasi untuk device dengan memori minimal (Java 2 Micro Edition. Serta API java yaitu JSR-82 yang mendukungpemrograman dengan Bluetooth dapat dikembangkan untuk membangun suatu sistem teleoperasi dengan media perantara bluetooth. Aplikasi dapat dibuat dengan midlet Java yang diinistal pada handphone yang mendukung teknologi Java serta adanya perangkat bluetooth.Sistem teleoperasi yang dibuat dapat berfungsi dengan baik untuk melakukan pengendalian robot pneumatik menggunakan PLC dengan keberhasilan mengirimkan perintah – perintah ke server dan meneruskannya ke PLC dan dapat mengolah data umpan balik dari PLC menjadi tampilan visualisasi animasi gerakan robot

  12. Kiat Menuju Keberhasilan Melakukan Restorasi dengan Menggunakan Pasak pada Gigi Anterior Rahang Atas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Yubhar

    2015-11-01

    Full Text Available Keberhasilan perawatan dengan mahkota pasak antara lain ditentukan oleh berbagai faktor. Kiat keberhasilan perawatan dengan mahkota pasa untuk gigi anterior atas perlu dipertimbangkan berbagai faktor seperti: pemilihan pasak dan preparasi yang disesuaikan dengan saluran akar, disamping mempertimbang ketebalan jaringan akar gigi; penggunaan Ferrule Design dalam melakukan preparasi atap akar serta penggunaan pasak berulir yang bersifat pasif, guna efisiensi perawatan dapat pula digunakan pasak siap pakai.

  13. Buku Pembelajaran Bahasa Inggris dengan Teknologi Augmented Reality Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Quraish Quraish

    2016-01-01

    Full Text Available Buku adalah media yang paling sederhana untuk memperoleh dan memberikan informasi, Augmented Reality dapat digunakan untuk menampilkan multimedia dengan cara menambahkannya pada dunia nyata, dengan penggabungan buku dalam hal ini bahasa inggris dan augmented reality maka multimedia dapat ditampilkan dan dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang interaktif. Untuk membangun aplikasi dalam hal ini augmented reality dibutuhkan suatu metode, metode yang digunakan untuk membangun aplikasi augmented reality ini adalah SDLC (Software Defelopment Life Cycle yang menggunakan teknik waterfall, hal ini dipilih karena waterfall lebih terurut dalam membangun aplikasi. Augmented Reality yang dibangun memiliki keberhasilan deteksi yang berbeda-beda, jarak yang dapat dipakai dalam mendeteksi penanda adalah mulai dari jarak 15cm sampai 60cm dan semakin besar tingkat kemiringan penanda terhadap kamera maka semakin sulit penanda terdeteksi, semakin besar persentase penanda terhalang maka semakin besar juga kemungkinan penanda sulit terdeteksi.

  14. Pembuatan Sistem Informasi Rental Mobil dengan Menggunakan Java dan Mysql

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annisa Rahmawati

    2015-08-01

    Full Text Available Pangsa pasar yang semakin berkembang di berbagai bidang usaha khususnya pada jasa, membuat sistem pembukuan penjualan yang belum menggunakan komputer menjadi tidak efektif. Salah satu contoh bidang usaha tersebut adalah usaha rental mobil. Proses pengolahan data transaksi perusahaan tersebut semakin tidak akurat dan lambat seiring dengan meningkatnya transaksi yang dilakukan. Atas dasar tersebut digunakan Sistem Informasi Rental Mobil yang berbasis komputer sehingga lebih cepat dan akurat. Sistem Informasi tersebut dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Java dan menggunakan database MySQL yang tertanam langsung pada aplikasi. Proses pembuatan dan pengembangan Sistem Informasi Rental Mobil ini menggunakan metode SDLC (Software Development Life Cycle model air terjun. Hasil dari perancangan aplikasi ini adalah suatu aplikasi desktop yang dapat memudahkan pengguna dalam pencarian mobil yang sedang tersedia, penagihan pembayaran dan pengembalian mobil jika batas waktu pengembalian sudah tiba.

  15. STUDI KINETIKA REAKSI ESTERIFIKASI ENZIMATIS ASAM MIRISTAT DENGAN OLEIL ALKOHOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emmy Yuanita

    2013-05-01

    Full Text Available Studi kinetika reaksi esterifikasi enzimatisasam miristat dan oleil alkohol telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan hasil sintesis yang optimal, sehingga meningkatkan konversi dan kecepatan reaksi pembentukan wax ester. Analisis kualitatif wax ester yang terbentuk dilakukan secara TLC dan GC, sedangkan analisis secara kuantitatif dilakukan secara titrasi asam-basa. Dari hasil penelitian diperoleh % konversi wax ester dengan menggunakan enzim tanpa perlakuan sebesar 94,44%. Nilai Km dan Vmax untuk asam miristat sebesar 2,5649 dan 14,3823 mmol x10-5 mmol/menit.mg katalis sedangkan untuk oleil alkohol sebesar 7,0345 dan 29,2292 mmol x10-mmol/menit.mg katalis. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kinetika reaksi esterifikasi asam miristat dengan oleil Alkohol yang dikatalisis oleh enzim lipase tanpa perlakuan mengikuti Model Michaelis-Menten sedangkan mekanisme reaksi esterifikasi mengikuti mekanisme Bi Bi Ping-Pong

  16. Analisis Pemaparan Radiasi Terhadap Profil Hematologi Pekerja Radiasi Divisi Radiologi Rumah Sakit Dr. Kariadi Semarang.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eddi Suhaedi

    2015-12-01

    Full Text Available ABSTRACT Background : In responding to the increasing community demand for radiological service, Dr. Kariadi Hospital has increased its modern radiological equipment, both for diagnostic and terapeutic services. To ensure quality radiation services, special knowledge and skills are required to protect the safety of both the radiation workers and the patients from hazardous radiation exposure for routine blood circulation or haematology, especially white blood cell ( leucocyte which are very sensitive towards biological effect of ionic radiation. Radiation impact my cause biological change in the muscles, in the form of direct action which may destroy macro biological molecule and inderect action through DNA wich impact the descendants of the radiation workers. This research also to know about the different count of leucosyt while of the radiation exposure of operation of x-ray mechine at Dr. Kariadi Hospital semarang. Therefore it is neccessary to conduct research is exfected to be used as an initial reference of the routin check – up each radiation worker. Methods : The method used is explanatory reserach with cross-sectinal approach, and written questionnaires as well as interviews of the respondents to attest differences t-tes is used whle for analysis of lenght of contact with radiation source, correlation test of rank Sperman. The amount of samples is 62 person from radilogical division, 31 person of radiation workers as with radiation source as : radiologist, radiograher, engineer, and physicist other is nnot direct contact whit source of radiation as : nurse, servant. Use of free random wityhreal catagories of samples, the differences pf haematology profile were analysed by t test and the corelation Test of Rank Spearman. Results : There was significant correlation between lenght of radiation and different count of total leucosyte, eosinophyl, segment, monocyte,and lympocyte. Observation during the research periode  June 2002 until Nopember 2003 , reveals that on 90 % occation, the approns were not used by radiation workers eventhough approns were available in each radiation treatment rooms. Conclusions : based on the result of this research it can be concluded that it seem there is a significant differences of haematological profile between direct contact radiation workers and not direct contact radiation workers. Recomendation annual check-up of radiation workers ( in accordance with Goverment Regulation No. 63 of the year 2000 , must ecarried out with more consistency and comprehensive haematological profile.   Key words :Profile of haematology, radiation exposure, radiation worker

  17. Pemodelan Gerak Parabola yang Dipengaruhi Seretan serta Spin Efek Magnus Bola dengan Program Modellus dan Excell

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purwadi Purwadi

    2014-04-01

    Full Text Available Gerak parabola adalah gerak yang banyak dijadikan sebagai model untuk pengajaran Fisika khususnya kinematika dalam hal penjumlahan kecepatan; dalam hal ini gerak lurus beraturan (GLB dalam arah horisontal dan gerak lurus berubah beraturan (GLBB dalam arah vertikal. Dalam kenyataannya, gerak parabola dipengaruhi oleh variabel lain yaitu adanya hambatan udara yang membuat trayektori lintasan tidak lagi berbentuk parabola dengan asumsi adanya gesekan udara. Tendangan Bola dengan melibatkan faktor spin akan membuat lintasan lateral berbentuk melengkung karena adanya Efek Magnus. Dengan menganalisa faktor-faktor yang berpengaruh dalam gerakan benda dan dibantu dengan software Modellus dan Excell, maka dibuat pemodelan untuk gerak benda.

  18. Pengaruh Kadar Bioetanol 50% sampai dengan 95% pada Unjuk Kerja Kompor Etanol

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ririn Ririn

    2013-03-01

    Full Text Available Persediaan bahan bakar fosil semakin hari semakin menipis, hal ini tidak sebanding dengan penggunaan yang semakin meningkat, terutama di sektor industri dan rumah tangga. Oleh karena itu sangat diperlukan energi alternatif untuk mengatasi masalah tersebut, salah satunya adalah dengan penggunaan bioetanol pada kompor dalam bidang rumah tangga. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui tentang performa kompor bioetanol berbahan bakar bioetanol kadar rendah. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen untuk mendapatkan unjuk kerja kompor berbahan bakar  bioetanol dengan  variasi kadar bioetanol yaitu 50% sampai dengan 95% dengan interval 5%, yang didapatkan dari hasil pencampuran 99% bioetanol dan air suling. Kompor uji yang digunakan berdinding api ganda, lubang udara sebaris untuk diameter dinding api 3 inch dan  lubang udara  susun untuk diameter dinding api 1,5 inch. Pengujian kompor berdasarkan uji kompor kerosene yaitu metode air mendidih (Water Boiling Test version 3.0 revised January 2007 sesuai Provisional International Standards for Testing Woodstove (VITA 1982 & revised May 1985. Dari penelitian ini kadar bioetanol yang baik digunakan adalah kadar 95% sampai dengan 75%, sedangkan untuk 70% sampai 60% dihasilkan nyala api yang tidak stabil. Kadar 55% sampai dengan 50% tidak dihasilkan nyala api.

  19. Penggunaan Alat Lepasan dengan Sekrup Ekspansi pada Perawatan Gigitan Silang Depan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Retno Widayati

    2015-11-01

    Full Text Available Kasus gigitan silang depan sering dijumpai pada gigi teatap anak-anak pada periode geligi bercampur. Ada beberapa macam alat yang dapat dipergunakan untuk merawat kasus ini. Pada pasien anak-anak yang cukup kooperatif, salah satu alternatif adalah penggunaan alat lepasan dengan sekrup ekspansi. Alat ini terbuat dari basis akrilik yang terbagi dua di anterior dan posterior, diantaranya terdapat sekrup ekspansi. Pemakaian alat ini adalah dengan memutar sekrup 1/4 (seperempatputaran, sehingga sisi basis di anterior akan mendorong atau memprotraksi gigi anterior yang mengalami gigitan silang ke arah labial. Laporan kasus ini menggambarkan penggunaan alat lepasan dengan sekrup ekspansi pada kasus gigitan silang dengan tipe dental.

  20. MODEL KEAMANAN INFORMASI BERBASIS TANDA TANGAN DIGITAL DENGAN DATA ENCRYPTION STANDARD (DES ALGORITHM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oris Krianto Sulaiman

    2016-09-01

    Full Text Available Keamanan dan kerahasiaan informasi merupakan hal yang sangat penting, banyak hal yang telah dilakukan agar keamanan dan kerahasiaan informasi ini terjaga dengan utuh , salah satunya dengan menggunakan teknik kriptografi, kriptografi berperan untuk menjaga kemanan informasi dengan menyandikan informasi tersebut, salah satu algoritma kriptografi untuk penyandian yaitu DES, dimana DES akan melakukan pengacakan berdasarkan s-box hingga 16 putaran, selain menjaga kemanan dan kerahasiaan diperlukan juga nirpenyangkalan dengan menggunakan digital signature algorithm (DSA atau tanda tangan digital yang mana bertujuan untuk melakukan verifikasi apakah pesan atau informasi tersebut diterima dalam keadaan asli dari pengiriman atau telah dimodifikasi sehingga pesan atau informasi tersebut tidaklah asli.

  1. SINTESIS TURUNAN POLIEUGENOL SEBAGAI CARRIER BAGI RECOVERY LOGAM BERAT DENGAN TEKNIK MEMBRAN CAIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Cholid Djunaidi

    2012-02-01

    Full Text Available Telah dilakukan sintesis senyawa asam poliuegenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat (suatu turunan polieugenoksi asetat dengan gugus aktif N dari eugenol. Hasil sintesis digunakan sebagai ekstraktan logam berat dengan metode transport membran cair. Analisis struktur polimer yang terbentuk dilakukan dengan spektrometer infra merah, 1H NMR, KLT, dan uji kelarutan. Penentuan berat molekul relatif polimer menggunakan metode viscometer Ubbelohde. Transport logam dilakukan dengan Membran Cair Ruah (BLM menggunakan sel gelas tipe U terhadap campuran logam Cu (II, Fe (III, Ni (II, Cd (II, Zn (II, dan Cr (III kesemuanya dalam bentuk garam klorida. Transport dilakukan pada fasa umpan dan penerima HCl, konsentrasi logam masing-masing 50 ppm. Penentuan konsentrasi ion logam di fasa penerima sebelum dan sesudah transport dilakukan dengan spectrofotometer serapan atom, sedangkan perubahan pH yang menyertai diukur dengan pH meter. Hasil sintesis polieugenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat berupa serbuk amorf berwarna merah bata sampai coklat tua, dengan berat molekul 5.980.854 gram/mol dan 5.602.282 gram/mol. Hasil transport terhadap campuran logam menunjukkan polieugenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat dengan gugus N hasil sintesis mampu mentransferkan  campuran logam ke fasa penerima dengan urutan logam hard  (Cr (III dan Fe (III > logam borderline (Ni (II, Zn (II dan Cu (II, logam soft Cd (II.

  2. Simulasi MCNP5 dalam Eksperimen Kritikalitas Larutan Plutonium Uranium Nitrat Dengan Reflektor Air dan Polyethelene

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dinan A.

    2011-12-01

    Full Text Available Banyak perangkat kritik dibangun untuk memenuhi kebutuhan studi fenomena kecelakaan kritikalitas pada larutan fisil di fasilitas daur bahan bakar nuklir. Salah satu diantaranya adalah perangkat kritik SCAMP. Di perangkat ini dikerjakan eksperimen kritikalitas menggunakan bejana silindris stainless steel berisi larutan plutonium uranium nitrat (Pu ditambah U nitrat. Sebanyak 7 eksperimen didemonstrasikan dengan reflektor air di semua sisi permukaan bejana larutan kecuali di bagian atas bejana. Makalah ini membahas simulasi transport Monte Carlo MCNP5 dalam eksperimen kritikalitas larutan Pu ditambah U nitrat dengan reflektor air dan polyethylene. Simulasi MCNP5 dengan pustaka ENDF/BVI memberikan hasil yang paling dekat dengan data eksperimen terutama pada kasus A untuk varian geometri 4. Dibandingkan pustaka ENDF/BV, perhitungan kritikalitas dengan pustaka ENDF/B-VI memberikan hasil lebih dekat dengan perhitungan MONK dimana bias perhitungannya kurang dari 0,44%, khususnya pada kasus A namun pada kasus B dan C simulasi MCNP5dengan pustaka ENDF/BV memberikan hasil dengan kecenderungan lebih baik dibandingkan pustaka ENDFB/VI dengan bias perhitungan kurang dari 2,67% dan kurang dari 1,13%. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa MCNP5 telah menunjukkan reliabilitasnya dalam simulasi kritikalitas larutan Pu ditambah U nitrat.

  3. Karakteristik Roti Manis dari Pati Sagu yang Dimodifikasi dengan Lactobacillus plantarum 1 RN2-12112

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusmarini Yusmarini

    2016-10-01

    Full Text Available Pati sagu dapat dimodifikasi secara mikrobiologis dengan memanfaatkan isolat bakteri asam laktat   L. plantarum 1 RN2-12112. Tujuan penelitian adalah untuk megetahui karakteristik  roti manis yang dibuat dengan memanfaatkan pati sagu temodifikasi sebagai bahan substitusi tepung terigu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa roti manis yang dibuat dengan memanfaatkan pati sagu termodifikasi dapat mengurangi penggunaan terigu. Pemanfaatan pati sagu termodifikasi secara mikrobiologis dalam pembuatan roti manis memberikan pengaruh yang nyata terhadap kadar air, abu, protein, lemak, karbohidrat dan volume pengembangan. Penambahan pati sagu hingga 45% masih menghasilkan roti manis yang memenuhi standar dengan tingkat pengembangan yang cukup baik.

  4. HUBUNGAN ANTARA KENDALI GLIKEMIK DENGAN PROFIL LIPID PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rheza Priyadi

    2015-01-01

    Full Text Available Penyebab terbanyak morbiditas dan mortalitas pada pasien diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2 adalah penyakit kardiovaskuler. Banyak faktor risiko yang terlibat dalam kejadian PJK pada pasien DM tipe 2, salah satunya adalah profil lipid. Berdasarkan penelitian sebelumnya ditemukan bahwa kondisi hiperglikemik memiliki efek langsung dan tidak langsung terhadap kondisi pembuluh darah. Efek tidak langsung kondisi hiperglikemik diperkirakan melalui pengaruhnya terhadap profil lipid. Penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara kendali glikemik dengan profil lipid. Sampel diambil dari rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pada penelitian ini dipakai 77 sampel yang terdiri dari  42 pria (54,5% dan 35 wanita (45,5%. Usia rata-rata sampel adalah 54 tahun dengan tujuh data yang belum diketahui usianya. Rata-rata HbA1c pasien adalah 10,194%. 16 pasien (20,8% memiliki kontrol glikemik yang baik (HbA1c <7 %, sedangkan 61 (79,2% pasien memiliki kontrol glikemik yang buruk (HbA1c ?7 %. 26 pasien (33,8% mengalami peningkatan kadar trigliserida (?150 mg/dl. 60 pasien (77,9% mengalami penurunan kadar HDL (<40 mg/dl. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analisa potong lintang. Sampel diambil dari pasien-pasien rawat jalan dengan diagnosis DM tipe 2 yang memeriksakan dirinya di RSUP Sanglah Denpasar periode Juli 2010 sampai Mei 2012. Analisis statistik yang digunakan adalah korelasi spearman satu arah. Berdasarkan hasil uji analitik korelatif satu arah terdapat hubungan yang bermakna antara kendali glikemik dengan kadar trigliserida darah dan antara kadar trigliserida dengan kadar HDL. Korelasi antara kendali glikemik dengan kadar trigliserida darah menunjukkan korelasi yang lemah dengan nilai korelasi 0,342 (p < 0,005; 95% CI.  Korelasi antara antara kadar trigliserida dengan kadar HDL menunjukkan korelasi lemah dengan kadar HDL, dengan nilai korelasi - 0,310 (p < 0,005; 95% CI. Korelasi antara antara kadar trigliserida dengan

  5. HUBUNGAN ANTARA KENDALI GLIKEMIK DENGAN PROFIL LIPID PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rheza Priyadi

    2015-04-01

    Full Text Available Penyebab terbanyak morbiditas dan mortalitas pada pasien diabetes melitus tipe 2 (DM tipe 2 adalah penyakit kardiovaskuler. Banyak faktor risiko yang terlibat dalam kejadian PJK pada pasien DM tipe 2, salah satunya adalah profil lipid.Berdasarkan penelitian sebelumnya ditemukan bahwa kondisi hiperglikemik memiliki efek langsung dan tidak langsung terhadap kondisi pembuluh darah.Efek tidak langsung kondisi hiperglikemik diperkirakan melalui pengaruhnya terhadap profil lipid.Penelitian ini ingin mengetahui hubungan antara kendali glikemik dengan profil lipid. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian analisa potong lintang. Sampel diambil dari pasien-pasien rawat jalan dengan diagnosis DM tipe 2 yang memeriksakan dirinya di RSUP Sanglah Denpasar periode Juli 2010 sampai Mei 2012. Sampel diambil dari rekam medis yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Pada penelitian ini dipakai 77 sampel yang terdiri dari  42 pria (54,5% dan 35 wanita (45,5%. Usia rata-rata sampel adalah 54 tahun dengan tujuh data yang belum diketahui usianya. Rata-rata HbA1c pasien adalah 10,194%. 16 pasien (20,8% memiliki kontrol glikemik yang baik (HbA1c <7 %, sedangkan 61 (79,2% pasien memiliki kontrol glikemik yang buruk (HbA1c ?7 %. 26 pasien (33,8% mengalami peningkatan kadar trigliserida (?150 mg/dl. 60 pasien (77,9% mengalami penurunan kadar HDL (<40 mg/dl. Berdasarkan hasil uji analitik korelatif satu arah terdapat hubungan yang bermakna antara kendali glikemik dengan kadar trigliserida darah dan antara kadar trigliserida dengan kadar HDL. Korelasi antara kendali glikemik dengan kadar trigliserida darah menunjukkan korelasi yang lemah dengan nilai korelasi 0,342 (p < 0,005; 95% CI.  Korelasi antara antara kadar trigliserida dengan kadar HDL menunjukkan korelasi lemah dengan kadar HDL, dengan nilai korelasi - 0,310 (p < 0,005; 95% CI. Korelasi antara antara kadar trigliserida dengan kadar kolesterol menunjukkan korelasi sedang, dengan nilai korelasi  0

  6. Uji Toksisitas Ekstrak Daun Pandan Wangi (Pandanus amaryllifolius Roxb. Dengan Metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dede Sukandar

    2017-03-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui toksisitas dari ekstrak daun pandan wangimenggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT. Ekstrak dibuat dengan cara maserasimenggunakan tiga macam pelarut, yaitu butanol, etil asetat, dan petroleum eter. Uji toksisitasdilakukan dengan menggunakan larva udang Artemia salina Leach yang berumur 48 jam. Efektoksik masing-masing ekstrak diidentifikasi dengan presentase kematian larva udangmenggunakan analisis probit (LC50. Ekstrak aktif kemudian diuji kandungan fitokimianya dansenyawa bioaktif yang terkandung di dalamnya dengan menggunakan GC-MS. Hasilnyamenunjukkan ekstrak etil asetat bersifat toksik (LC50 : 288,4 ppm. Senyawa yang terkandungdalam ekstrak etil asetat adalah senyawa terpenoid dan steroid.

  7. ANALISIS FISIS MEMBRAN BIOFILTER ROKOK DENGAN VARIASI DAUN, BIJI DAN KULIT DELIMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umaiyatus Syarifah

    2015-04-01

    Full Text Available Analisis fisis membrane biofilter rokok telah dilakukan untuk mengetahui kerapatan dan porositas. Membrane biofilter terbuat dari variasi daun delima, biji delima dan kulit delima. Variasi massa yang digunakan pada masing-masing bahan delima adalah 0.7 gram, 0.8 gram, 0.9 gram dan 1 gram. Matriks yang digunakan pada pembuatan biofilter berbahan delima adalah polyethilene glikol (PEG. Data pengujian kerapatan membran pada biofilter berbahan daun delima terbesar adalah 1.532 g/cm3 dengan komposisi 0.7 gram. Pada biofilter yang menggunakan biji delima kerapatan paling tinggi bernilai 1.491 g/cm3 dengan komposisi 0.7 gram. Biofilter yang menggunakan kulit delima memiliki kerapatan terbesar pada komposisi 1 gram dengan nilai 1,436 g/cm3. Nilai kerapatan tertinggi antara membran biofilter berbahan daun delima, biji delima dan kulit delima adalah membran biofilter daun delima dengan variasi 0.7 gram. Porositas pada daun delima memiliki nilai terkecil pada variasi massa 0.7 gram dengan nilai porositas 8.67%. pada biji delima porositas terkecil adalah 4.10% dengan variasi massa 0.7 gram. Membran biofilter dengan kulit delima memiliki porositas terkecil pada variasi massa 0.7 gram dengan nilai 76.72%. Nilai porositas terkecil antara membran biofilter berbahan daun delima, biji delima dan kulit delima adalah membran biofilter biji delima dengan variasi 0.7 gram.

  8. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Geometri Ruang dengan Model Proving Theorem

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Eko Susilo

    2016-03-01

    Full Text Available Kemampuan berpikir kritis dan kreatif mahasiswa masih lemah. Hal ini ditemukan pada mahasiswa yang mengambil mata kuliah Geometri Ruang yaitu dalam membuktikan soal-soal pembuktian (problem to proof. Mahasiswa masih menyelesaikan secara algoritmik atau prosedural sehingga diperlukan pengembangan perangkat pembelajaran Geometri Ruang berbasis kompetensi dan konservasi dengan model Proving Theorem. Dalam penelitian ini perangkat perkuliahan yang dikembangkan yaitu Silabus, Satuan Acara Perkuliahan (SAP, Kontrak Perkuliahan, Media Pembelajaran, Bahan Ajar, Tes UTS dan UAS serta Angket Karakter Konservasi telah dilaksanakan dengan baik dengan kriteria (1 validasi perangkat pembelajaran mata kuliah Geometri ruang berbasis kompetensi dan konservasi dengan model proving theorem berkategori baik dan layak digunakan dan (2 keterlaksanaan RPP pada pembelajaran yang dikembangkan secara keseluruhan berkategori baik.Critical and creative thinking abilities of students still weak. It is found in students who take Space Geometry subjects that is in solving problems to to prove. Students still finish in algorithmic or procedural so that the required the development of Space Geometry learning tools based on competency and conservation with Proving Theorem models. This is a research development which refers to the 4-D models that have been modified for the Space Geometry learning tools, second semester academic year 2014/2015. Instruments used include validation sheet, learning tools and character assessment questionnaire. In this research, the learning tools are developed, namely Syllabus, Lesson Plan, Lecture Contract, Learning Media, Teaching Material, Tests, and Character Conservation Questionnaire had been properly implemented with the criteria (1 validation of Space Geometry learning tools based on competency and conservation with Proving Theorem models categorized good and feasible to use, and (2 the implementation of Lesson Plan on learning categorized

  9. Media Pengetahuan Metamorfosis Kupu-Kupu dengan Adobe Flash

    OpenAIRE

    Adjie, Fauzan

    2015-01-01

    Kajian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem aplikasi pengenalan. Aplikasi pengethauan metamorfosis kupu - kupu ini dibuat dengan menggunakan perangkat lunak macromedia flash 5. Manfaat dari sistem pengenalan ini adalah membantu para siswa sekolah dasar maupun sekolah menengah atas untuk mengetahui metamorfosis kupu - kupu, khususnya pengetahuan alam. Isi yang di sampaikan mulai dari teori pengetahuan metamorfosis kupu - kupu, yaitu siklus hidup dan metamorfosis yang dimulai dari telur ...

  10. Hubungan Elastisitas Dengan Stabilitas Dimensional Pada Bahan Cetak Siloxane

    OpenAIRE

    Riny Zoraya Rinaldy

    2010-01-01

    Bahan cetak siloxane adalah salah satu bahan cetak rubber base impression material yang disebut juga silikon tipe adisi. Bahan cetak ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1970-an dan sejak saat itu sering digunakan karena memiliki stabilitas dimensional yang baik. Stabilitas dimensional sering dihubungkan dengan temperature, penggunaan sarung tangan latex, proses cross linking, viskositas, tekanan, flow, dan juga sifat elastisitas bahan cetak tersebut. Bahan cetak tersebut memiliki be...

  11. Media Pengetahuan Metamorfosis Kupu-Kupu dengan Adobe Flash

    OpenAIRE

    Adjie, Fauzan

    2015-01-01

    Kajian ini bertujuan untuk membangun sebuah sistem aplikasi pengenalan. Aplikasi pengethauan metamorfosis kupu - kupu ini dibuat dengan menggunakan perangkat lunak macromedia flash 5. Manfaat dari sistem pengenalan ini adalah membantu para siswa sekolah dasar maupun sekolah menengah atas untuk mengetahui metamorfosis kupu - kupu, khususnya pengetahuan alam. Isi yang di sampaikan mulai dari teori pengetahuan metamorfosis kupu - kupu, yaitu siklus hidup dan metamorfosis yang dimulai dari telur ...

  12. Perumusan Kebijakan dan Peraturan Daerah Dengan Mekanisme Konsultasi Publik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armen Yasir

    2014-03-01

    Full Text Available Tujuan penulisan ini adalah untuk mendeskripsikan pentingnya ketersediaan mekanisme konsultasi publik dalam perumusan kebijakan dan peraturan ditingkat daerah. Berdasarkan tinjauan normatif, disimpulkan bahwa tersedianya mekanisme konsultasi publik sangat penting guna membangun keterlibatan masyarakat sekaligus membentuk keterbukaan lembaga publik. Kondisi yang demikian selaras dengan prinsip negara hukum. Guna menjamin efektifitas mekanisme tersebut, maka daerah perlu mengundangkan peraturan daerah yang mengatur akan hal itu.

  13. BERAS ANALOG SEBAGAI PANGAN FUNGSIONAL DENGAN INDEKS GLIKEMIK RENDAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santi Noviasari

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this research was to produce rice analogue as functional food with low glycemic index. The rice was made from white corn and sorghum with additional soybean flour. The physicochemical properties of rice analogue being analysed were resistant starch content, total phenolic content, dietary fiber, color (L*, +a, +b values and whiteness (oHue. Rice analogue was potentially used as functional food indicated by high level of resistant starch 2.59%-3.31%, total phenolic content 0.18-0.25 mg GAE/g sample and dietary fiber 5.35%-6.14%. Rice analogue from white corn with and without soybean flour was further tested for glycemic index. Rice analogue from white corn has 69 GI value, while rice analogue from white corn with 10% soybean flour addition has 50 GI value.Keywords: functional food, glycemic index, rice analogueABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan beras analog yang berpotensi sebagai pangan fungsional dan bernilai indeks glikemik rendah. Beras analog dibuat dari bahan baku jagung putih dan sorgum dengan penambahan tepung kedelai. Sifat fisiko kimia beras analog yang dianalisis adalah pati resisten, total fenol, serat pangan, warna (nilai L*, +a, +b dan derajat putih (oHue. Beras analog berpotensi sebagai pangan fungsional, yang ditunjukkan dengan tingginya kadar pati resisten yaitu sebanyak 2,59%-3,31%, total fenol sekitar 0,18-0,25 mg GAE/g sampel dan serat pangan antara 5,35%-6,14%. Beras analog berbahan baku jagung putih dengan dan tanpa penambahan kedelai dipilih untuk uji indeks glikemik. Beras analog dari jagung putih memiliki nilai IG 69 sedangkan beras analog dari jagung putih dengan penambahan tepung kedelai 10% memiliki nilai IG 50.Kata kunci: beras analog, indeks glikemik, pangan fungsional

  14. Pra Desain Pabrik Sorbitol dari Tepung Tapioka dengan Hidrogenasi Katalitik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hellen Kartika Dewi

    2014-03-01

    Full Text Available Sorbitol yang dikenal juga sebagai glusitol, adalah suatu gula alkohol yang dimetabolisme lambat di dalam tubuh. Sorbitol banyak digunakan sebagai bahan baku untuk industri barang konsumsi dan makanan seperti pasta gigi, permen, kosmetika, farmasi, vitamin C, termasuk industri tekstil dan kulit. Pembuatan sorbitol dari bahan baku tepung tapioka. Pabrik sorbitol ini direncanakan akan didirikan di Propinsi Jawa Tengah tepatnya di Kabupaten Batang dengan kapasitas produksi 30.000 ton/tahun. Proses produksi Sorbitol menggunakan proses hidrogenasi katalitik. Pembuatan sorbitol dari bahan baku pati melalui dua tahap proses utama yaitu proses perubahan starch menjadi glukosa melalui hidrolisa double enzym. Enzim yang digunakan yaitu α-amylase dan glukoamylase. Proses hidrogenasi katalitik dilakukan dengan mereaksikan larutan dekstrose dan gas hidrogen bertekanan tinggi dengan menambahkan katalis nikel dalam reaktor (Reaktor Hidrogenasi. Gas hidrogen masuk dari bawah reaktor secara bubbling dan larutan dekstrose diumpankan dari atas reaktor sehingga kontak yang terjadi semakin baik. Sorbitol yang di hasilkan dalam pradesain pabrik sorbitol ini dengan konsentrasi 58,2%. Pendirian pabrik sorbitol memerlukan biaya investasi modal tetap (fixed capital sebesar Rp 168.801.192.952, modal kerja (working capital  Rp 29.788.445.815, investasi total Rp 198.589.638.767, Biaya produksi per tahun Rp 368.832.813.809 dan  hasil penjualan per tahun Rp 540.000.078.750. Dari analisa ekonomi didapatkan BEP sebesar 26,32%. ROI sesudah pajak 48,5 %, POT sesudah pajak 2,14 tahun. Dari segi teknis dan ekonomis, pabrik ini layak untuk didirikan.

  15. REDESAIN MONUMEN MANDALA DI MAKASSAR DENGAN PENDEKATAN BANGUNAN PINTAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wasilah Wasilah

    2016-06-01

    Full Text Available Monumen Mandala merupakan salah satu bukti perlawanan rakyat daerah Sulawesi Selatan dalam Menentang keinginan nederlandsche Indesche Civil Administrate (NICA yang membonceng tentara sekutu untuk mengukuhkan kembali kekuasaannya di Indonesia pada umumnya, dan Sulawessi Selatan khususnya. Namun, kondisi Monumen Mandala secara naturalis atau perlahan-lahan mulai hilang keberadaannya sehingga tidak lagi menjadi sebuah icon/land mark Kota Makassar. Redesain Monumen Mandala di Makassar dengan penekanan bangunan pintar merupakan upaya memvitalkan kembali Monumen Mandala di Makassar yang memiliki nilai historis atau peringatan peristiwa bersejarah dengan melakukan perubahan pada bangunan maupun sistem melalui pendekatan bangunan pintar untuk menghasilkan bangunan dan fungsi yang lebih baik dari desain semula. Penerepan sistem bangunan pintar dengan pertimbangan kemudahan, kenyamanan, efisiensi waktu serta efisien dalam penggunaan energi. Dimana segala sumber energi dalam pengoperasiannya diperoleh dari berbagai sumber (listrik, genset, serta panel surya. Sistem kerja bangunan pintar ini juga beroperasi dengan mekanisme kerja sensor gerak, panas, dan timing. Mandala Monument is one of the people's resistance proof in South Sulawesi against the wishes of the Nederlandsche Indesche Civil Administrate (NICA which is collaborated with its allies for reinforcement their powers in Indonesia generally, and and South Sulawessi particular. However, the conditions of Mandala Monument naturally or slowly begin to disappear so that its existence is no longer to become whether Makassar icon nor Makassar Landmark. Redesign Mandala Monument in Makassar with emphasis smart building is an effort in empowering Mandala Monument in Makassar that have historical value or historical event alerts by making changes to buildings and systems through smart building approach to produce buildings and function better than the original design. The application of smart smart building

  16. Hubungan Intensitas Menggunakan Facebook dengan Kecenderungan Nomophobia pada Remaja

    OpenAIRE

    Ria Wahyuni; Harmaini Harmaini

    2017-01-01

    Pada masa sekarang ini, perkembangan sosial media terutama facebook sangat pesat. Hal ini memicu remaja untuk menggunakan facebook semakin meningkat yang akan menyebabkan kecenderungan menjadi nomophobia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara ilmiah mengenai ada tidaknya hubungan antara intensitas penggunaan facebook terhadap kecenderungan menjadi nomophobia pada remaja. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 02 Bengkalis dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan a...

  17. HUBUNGAN ANTARA JUDGMENT AUDIT DENGAN RESIKO DAN MATERIALITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Madyo Sutanto

    2014-12-01

    Full Text Available Laporan audit auditor harus mempertimbangkan masalah materialitas, risiko dan penilaian. Pertimbangan Materialitas termasuk kualitatif dan kuantitatif pertimbangan. Pertimbangan kuantitatif berhubungan dengan kesalahan yang menjadi penentu dalam laporan keuangan. Sementara faktor kualitatif berhubungan dengan penyebab kesalahan tersebut. Untuk menghindari atau meminimalkan risiko audit, menurut Standar Audit seksi 312 menekankan “Risiko audit dan Materialitas dalam Pelaksanaan audit”, maka auditor harus mempertimbangkan dua hal dalam merencanakan audit dan penilaian terhadap ekuitas laporan keuangan secara keseluruhan sesuai dengan prinsip akuntansi berterima umum di Indonesia The audit report of auditor should consider the issue of materiality, risk and valuation. Consideration of Materiality including qualitative and quantitative considerations. Quantitative considerations associated with the error that is needed in the financial statements. While qualitative factors associated with the cause of the error. To avoid or minimize the risk of an audit , according to section 312 Auditing Standards emphasize “Audit Risk and Materiality in audit”, the auditor should consider two things in planning the audit and assessment of the overall equity of financial statements in accordance with generally acceptable accounting principles in Indonesia

  18. Ekstraksi Benda Asing Lampu Led di Bronkus dengan Bronkoskop Kaku

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fachzi Fitri

    2014-09-01

    Full Text Available AbstrakAspirasi benda asing adalah masalah yang relatif sering ditemukan pada anak dan merupakan masalah serius yang bisa berakibat fatal. Benda asing di traktus respiratorius harus segera dikeluarkan dalam kondisi dan peralatan optimal dan dengan trauma yang seminimal mungkin untuk mencegah komplikasi. Instrumen yang digunakan untuk tindakan ekstraksi benda asing dapat mempengaruhi morbiditas akibat komplikasi ekstraksi benda asing di traktus respiratorius. Dilaporkan satu kasus aspirasi lampu LED (Light Emitting Diode di bronkus utama kanan pada anak perempuan berumur 5 tahun, yang dua kali gagal dikeluarkan dengan bronkoskop fleksibel dan berhasil dikeluarkan dengan menggunakan bronkoskop kaku tanpa komplikasi.Kata kunci: aspirasi benda asing, lampu LED, bronkoskop kakuAbstractForeign body aspiration is a relative commonly problem in children and still a serious and sometimes fatal condition. Foreign body in respiratory tract must be removed in optimal conditions and equipment with minimal trauma to prevent complications. Instruments which being used for foreign body extraction can affect morbidity due to complications of extraction of foreign body in respiratory tract. There was reported one case of aspiration of LED (Light Emitting Diode lamp in the right main bronchus of 5 year old girl, who failed two times by flexible bronchoscope and successfully extracted by a rigid bronchoscope, without complication.Keywords: foreign body aspiration, LED lamp, rigid bronchoscope

  19. KEARIFAN LOKAL ADAT MASYARAKAT SUNDA DALAM HUBUNGAN DENGAN LINGKUNGAN ALAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ira Indrawardana

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mendiskusikan kearifan lokal adat masyarakat Sunda dalam hubungan dengan lingkungan alam. Penelitian dilakukan secara kualitatif terhadap masyarakat Sunda Kanekes. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa pada dasarnya kearifan lokal masyarakat Sunda Kanekes disarikan dari pengalaman masyarakat Sunda lama yang sangat akrab dengan lingkungannya dan sudah lama hidup dalam budaya masyarakat peladang. Kearifan lokal adat, suatu kondisi sosial dan budaya yang didalamnya terkandung khasanah nilai-nilai budaya yang menghargai dan adaptif dengan alam sekitar, dan tertata secara ajeg dalam suatu tatanan adat istiadat suatu masyarakat. Walau sering dianggap kuno, nilai-nilai yang mereka ajarkan dan praktek yang mereka jalankan masih merupakan cara yang terbaik untuk memelihara lingkungan di zaman post-modern. The objective of this study is to discuss the wisdom of indigenous traditional Sundanese community in relation to natural environment. The research is done qualitatively in Kanekes Sundanese traditional community. The research found that the distinguished Kanekes local knowledge regarding to the environment is creatively developed by the community from their everyday exepriences of living with natures, being friends with nature and their experience as farming communities. The local wisdom of Kanekes community, which contains cultural values of respect and adaptive to the environment, and life based upon traditional norms. Though often stereotyped as primitive, their living values and practices of life are still the best instrument to conserve environment in post-modern age.

  20. PEMBELAJARAN SISTEM HIDROLIK DAN PNEUMATIK DENGAN MENGGUNAKAN AUTOMATION STUDIO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Dewanto

    2015-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Beberapa mahasiswa mengalami kesulitan dalam menguasai sistem hidrolik dan pneumatik dikarenakan kesulitan dalam membayangkan atau mengimajinasikan gerakan-gerakan komponen sistem hidrolik dan pneumatik. Hal ini mengakibatkan hambatan pada penguasaan desain dan aplikasi sistem hidrolik dan pneumatik. Untuk mengatasi hal tersebut dosen pengajar mata kuliah Mekatronika menggunakan aplikasi Automation Studio. Software ini membantu dalam desain berbagai automasi, seperti kombinasi sistem hidrolik, sistem pneumatik, sistem elektrik dan PLC. Ceramah dosen dan simulasi desain yang dilakukan mahasiswa menggunakan bantuan Automation studio. Secara umum, mahasiswa sangat terbantu dengan software tersebut. Di sisi lain, ditemukan permasalahan dalam pengaplikasian program Automation Studio di kelas, misalnya terbatasnya menu program dan permasalahan seputar terbatasnya jumlah komputer. Implikasi dari pengalaman penulis dalam menggunakan Automation Studio adalah terbukanya peluang bagi para programer komputer untuk menciptakan program/software pembelajaran yang relevan dengan kompetensi tertentu, terjangkau, dan mudah digunakan. Selain itu disarankan juga agar dosen dan mahasiswa melakukan persiapan atau pengkondisian sebelum perkuliahan berjalan berkaitan dengan penyiapan software yang akan digunakan selama kuliah berlangsung.   Kata Kunci: automation studio program, learning process, Pneumatic and hydraulic learning

  1. Sistem Reminder Donor Darah dengan Memanfaatkan Teknologi Location Based Service

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismail Abdus Shobar

    2016-11-01

    Full Text Available Donor darah merupakan kegiatan kemanusiaan yang bertujuan untuk membantu anggota masyarakat yang membutuhkan darah. Kegiatan donor darah diselenggarakan dan dikelola oleh Palang Merah Indonesia. Menurut catatan Palang Merah Indonesia, secara keseluruhan kebutuhan kantung darah yang tidak terpenuhi melebihi satu juta kantung darah. Untuk itu dibutuhkan peningkatan produksi kantung darah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah perancangan suatu sistem informasi geografis (GIS yang memudahkan pendonor untuk mendonorkan darahnya kembali dengan reminder donor darah dan membantu PMI mendapatkan kantung darah. Makalah ini membahas perancangan sistem reminder donor darah dengan menggunakan teknologi location based service. Kemudian untuk menguji sistem, dibuatkan sebuah prototype dengan hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa sistem reminder donor darah dapat memudahkan pendonor dalam mendonorkan darahnya kembali sehingga memberikan motivasi bagi pendonor untuk lebih giat dalam mendonorkan darahnya. Sistem ini berpotensi meningkatkan produktivitas PMI dalam mengumpulkan kantong darah sehingga pemenuhan kebutuhan kantung darah masyarakat dapat meningkat yang pada akhirnya dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa manusia khususnya di Indonesia. Kata kunci: donor darah, reminder, GIS, location based service.

  2. Optimasi Gerakan Mesin Bor Otomatis dengan Menggunakan Algoritma Genetika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tendra Rustan

    2003-01-01

    Full Text Available This paper will describe about automatic drilling machine using camera as the sensor in order to detect the coordinates of pad and via automatically. Several image processing technologies were used for detecting the coordinates of pad and via. They are threshold, grayscale, fillrect. Genetic algorithm was used to optimize movement of the drilling machine, so that, the machine can do the drilling process effectively. Genetic algorithm will find the optimal route which consists of the drilling sequence of pad and via. Genetic operators used in this system are selection, crossover and inversion. Experiments were done. Experiment result showed that the system could run well and detect all holes in PCB. The system achieved a time reduction rate up to 50 %. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini akan menjelaskan tentang mesin bor otomatis menggunakan kamera sebagai sensor untuk mendeteksi koordinat pad dan via dalam sebuah PCB secara otomatis. Beberapa teknologi pemrosesan image digunakan untuk mendeteksi koordinat pad dan via, antara lain threshold, grayscale, fillrect. Algoritma genetika diterapkan utnuk mengoptimasi gerakan dari mesin bor sehingga mesin bor dapat melakukan proses pengeboran dengan efektif. Algoritma genetika akan mencari rute yang optimal yang terdiri atas urutan pengeboran pad dan via. Operator genetika yang digunakan dalam system ini adalah seleksi, crossover dan inversi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat berjalan dengan baik dan dapat mendeteksi semua pad dan via dalam PCB. Dengan algoritma genetika, sistem dapat mereduksi waktu pengeboran sampai 50%. Kata kunci: mesin bor otomatis, algoritma genetika, pemrosesan image, optimasi, PCB.

  3. Pengendalian Hayati Afid pada Tanaman Cabai Merah dengan Menochilus sexmaculatus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dahlia Simanjuntak

    2011-12-01

    Full Text Available A field trial on biological control of aphids (Homoptera: Aphididae with Menochilus sexmaculatus (Coleoptera: Coccinellidae was conducted at red chilli field in Sleman, Yogyakarta, in the planting season of 2010. Second instar was released at rate of 1 larva/250 aphids. The number of predator per plant varied depending on aphid-population density. The effectiveness of the predator was compared with application of sihalotrin 25 g/l at concentration rate of 2 cc/l as much as 500 l/ha. The results showed that effectiveness of the predator application was equal with the insecticide application.   Percobaan lapangan pengendalian hayati Aphis spp. (Homoptera: Aphididae dengan Menochilus sexmaculatus (Coleoptera: Coccinellidae dilakukan di lahan cabai merah di daerah Sleman, Yogyakarta, pada musim tanam tahun 2010. Satu ekor larva instar II dilepas pada populasi 250 ekor afid. Banyaknya predator per tanaman bervariasi tergantung kepadatan populasi afid. Keefektifan aplikasi predator dibandingkan dengan perlakuan sihalotrin 25 g/l, konsentrasi 2 cc/l sebanyak 500 l/ha. Hasil kajian menunjukkan bahwa keefektifan aplikasi predator setara dengan aplikasi insektisida

  4. Hantaran Sinyal Leptin dan Obesitas: Hubungannya dengan Penyakit Kardiovaskuler

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David Limanan

    2013-11-01

    Full Text Available Diperkirakan saat ini jumlah orang dengan obesitas melebihi 250 juta orang, yaitu 7% dari populasi orang dewasa di dunia. Mortalitas obesitas erat hubungannya dengan sindrom metabolik yang merupakan kelainan metabolik meliputi obesitas, resistensi insulin, gangguan toleransi glukosa, abnormalitas trigliserida dan hemostasis, disfungsi endotel dan hipertensi. Leptin dihasilkan adiposit dan merupakan anggota dari adipositokin; berperan dalam hantaran sinyal hormon jaringan adiposa. Kelainan leptin maupun reseptornyadapat menyebabkan seseorang mengalami obesitas, metabolik sindrom, diabetes dan penyakit kardiovaskuler. Kompleks leptin-reseptor mengaktifkan sistem transduksi sinyal, yang paling dominan adalah jalur janus kinase-signal transducer and activator of transcription-3 (JAK-STAT3, kemudian phospatidyl inositol 3- kinase (PI3K, mitogen-activated protein kinase (MAPK, 5’adenosine monophosphate-activated protein kinase (AMPK, dan mammalian target of rapamycin (mTOR. Jalur leptin-associated PI3K dengan ERK cascade berperan penting dalam proliferasi kardiomiosit dan melindungi jantung dari ischemia reperfusion injury. ERK1/2 mengaktifkan target gen seperti c-fos dan egr-1 yang berperan dalam proliferasi dan diferensiasi. Nuclear factor κB diduga sebagai target jalur p38 dan JNK MAPK. Faktor transkripsi inu berperan pentingdalam mengatur transkripsi sitokin proinflamasi seperti tumor necrosis factor (TNF-α dan interleukin (IL-1β. Leptin dapat meningkatkan pembentukan reactive oxygen species (ROS sel endotel pembuluh darah dan menstimulasi sekresi TNF-α dan IL-6 yang merupakan promotor hipertensi dan aterosklerosis.Kata Kunci: obesitas, leptin, sistem kardiovaskuler 

  5. SIFAT MEKANIK KOMPOSIT COKELAT BATANG DENGAN FILLER BIJI METE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P A Wiguna

    2015-07-01

    Full Text Available Bahan komposit yang banyak dijumpai di masyarakat umumnya terbuat dari material berat seperti, logam, keramik, atau polimer. Pada bahan pangan terdapat pula yang termasuk ke dalam kategori material komposit, diantaranya adalah cracker, cookie, kue pie, chasew chocolate, dan lain sebagianya. Diantara komposit bahan pangan tersebut yang paling banyak digemari sebagai makanan camilan adalah  cokelat. Hal menarik yang dikaji pada studi ini berkaitan dengan sifat mekanik komposit cokelat yaitu kekuatan tekan dari komposit tersebut. Komposit ini terbuat dari bahan makanan cokelat dengan variasi  fraksi massa mete sebagai filler yaitu 13 %, 17%, 20%, 23%, 26 %, dan 29%. Matriks yang digunakan adalah cokelat jenis dark chocolate. Sifat mekanik yang dikaji adalah kuat tekan pada komposit cokelat batang. Parameter ini diukur untuk mengetahui ukuran maksimum beban yang dapat diterima komposit tersebut. Komposit yang memiliki kekuatan tekan terbesar ada pada cokelat batang dengan fraksi massa mete 29 % yaitu sebesar 2,81 MPa. Hal ini menunjukkan  bahwa variasi fraksi massa mete berpengaruh pada sifat mekanik material komposit karena berkaitan dengan perilaku distribusi partikel. Kuat tekan komposit cokelat teramati meningkat dengan kenaikan jumlah biji mete pada cokelat batang.Generally, the composite materials found in the civilization are made from heavy materials, e.g. metals, ceramics, and polymers. In fact, the composite material also found in food, such as crackers, cookies, pies, and cashew chocolates. Cashew chocolates usually consumed as the most favourite snack. The most interesting object from this study is related with the mechanical composite characteristic of the chocolate, i.e. compressive strength. Chocolate composite is made from chocolate with variety of cashew mass fraction as the filler, i.e. 13 %, 17%, 20%, 23%, 26 %, and 29%. In this study, the composite matrix was a dark chocolate, whereas the mechanical characteristic determined

  6. PENGOLAHAN LINDI DENGAN OZON DAN PROSES OKSIDASI LANJUT BERBASIS OZON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Rangga Sururi

    2014-05-01

    Full Text Available Limbah industri tekstil di area pinggir kota Surabaya mempunyai karakteristik perbandingan COD dan BOD = 5.57. Limbah jenis ini sulit untuk dibiodegradasi. Studi ini mempelajari tekonologi elektrokoagulasi untuk mengolah limbah tekstil dengan menurunkan intensitas warna, Total Suspended Solid (TSS dan Chemical Oxygen Demand (COD. Percobaan batch pada suhu kamar dilakukan untuk mempelajari pengaruh pH, jarak elektroda terhadap penurunan warna,TSS dan COD dan membandingkan biaya operasinya jika menggunakan pengolahan kimia.Effisiensi penurunan tertinggi untuk warna (91.96%,  TSS (49.17%, dan COD (29.67% terjadi pada pH awal 4.0 dan jarak elektroda 2 cm dengan  elektroda Al/Al. Waktu optimum penurunan intensitas warna dalah 10 menit. Laju penurunan COD adalah : -dC/dt = 0.0053 C +0.056 , dengan C adalah konsentrasi COD. Jumlah sludge yang dihasilkan daripengolahan elektrokoagulasi  3.4 % lebih kecil dibandingkan menggunakan bahan kimia. Biaya yang digunakan untuk pengolahan dengan elektrokoagulasi 52.35 % lebih murah dibandingkan jika menggunakan koagulasi dengan bahan kimia ( tawas. Kata kunci : elektrokoagulasi, penurunan warna, penurunan TSS, laju degradasi COD, imbah tekstil Abstract Waste water from textile industry which is located in one suburb of Surabaya city as characteristic which the ratio of COD to BOD was 5.57. This type of waste water is difficult to be biodegraded. This study investigated elektrokoagulasi technology to treat textile waste water by removing color, total suspended solid, and Chemical Oxygen Demand. Batch experiment at room temperature was carried out to study the effect of pH, electrode distance for color, TSS and COD removal. This study also tried to compare the operation cost between elektrokoagulasi and chemical processes. The best removal efficiencies by Al electrodes was 91.96 % for color, 49.17 % for TSS and 29.67 % for COD which were under initial pH 4.0 and electrodes distance 2 cm. The optimum operation

  7. Penatalaksanaan Fraktur Kompleks Zygomatikomaksilaris Sinistra dengan Miniplate Osteosynthesis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pedro Bernado

    2015-12-01

    Full Text Available Wajah terletak lebih ke anterior secara anatomis oleh sebab itu mudah mendapatkan trauma. Os Zigoma merupakan tulang yang menonjol pada wajah dan akan menahan gaya bentur terbesar pada wajah. Tulisan ini melaporkan penatalaksanan fraktur kompleks  zigomatikomaksilaris sinistra dengan miniplate osteosynthesis.Seorang laki-laki 22 tahun dirujuk ke Bagian Bedah Mulut RSUP Dr Sardjito dengan riwayat kecelakaan lalulintas tiga minggu sebelum masuk RS. Pasien mengeluh daerah pipi kiri terasa tebal dan dirasa lebih datar dari pipi kanan. Pemeriksaan klinis terdapat parestesi nervus infraorbita sinistra, displace tulang daerah infraorbital rim sinistra, diskontinuitas regio sinus maksilaris sinistra.  Radiografis CT axial dan koronal serta CT Scan 3D tampak fraktur melibatkan infraorbital rim sinistra, fraktur sinus maksila sinistra, fraktur pada sutura zigomaticofrontalis dan pada sutura zigomatikotemporalis. Penatalaksanaannya dilakukan open reduction internal fixation (ORIF fraktur kompleks zigomatikomaksilaris dengan miniplate osteosynthesis di bawah anestesi umum. Pasca operasi gejala parestesi berangsur- angsur berkurang, defek infraorbital rim terkoreksi dan pipi kiri tampak kembali prominen. Prognosis kasus ini dubia ad bonam. ORIF dengan miniplate osteosynthesis dapat memulihkan deformitas wajah dengan hasil malar eminensia kembali prominen dan membuat kondisi dekompresi nervus infraorbita sinistra yang mendukung proses pemulihan sensorisnya. Management of Zygomaticomaxillaris Sinistra Complex Fractures with Osteosynthesis Miniplate. Face lies in a prominent position so that this area is often susceptible to trauma. Os zygomaticum is an area that holds the heaviest impact on facial trauma. This paper reports one case about zygomaticomaxillary complex fractures management with miniplate osteosynthesis. A 22 years old man was referred to the Department of Oral Surgery Dr Sardjito Hospital with a history of traffic accident three weeks before

  8. SIFAT MEKANIK KOMPOSIT COKELAT BATANG DENGAN FILLER BIJI METE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P A Wiguna

    2015-07-01

    Full Text Available Bahan komposit yang banyak dijumpai di masyarakat umumnya terbuat dari material berat seperti, logam, keramik, atau polimer. Pada bahan pangan terdapat pula yang termasuk ke dalam kategori material komposit, diantaranya adalah cracker, cookie, kue pie, chasew chocolate, dan lain sebagianya. Diantara komposit bahan pangan tersebut yang paling banyak digemari sebagai makanan camilan adalah  cokelat. Hal menarik yang dikaji pada studi ini berkaitan dengan sifat mekanik komposit cokelat yaitu kekuatan tekan dari komposit tersebut. Komposit ini terbuat dari bahan makanan cokelat dengan variasi  fraksi massa mete sebagai filler yaitu 13 %, 17%, 20%, 23%, 26 %, dan 29%. Matriks yang digunakan adalah cokelat jenis dark chocolate. Sifat mekanik yang dikaji adalah kuat tekan pada komposit cokelat batang. Parameter ini diukur untuk mengetahui ukuran maksimum beban yang dapat diterima komposit tersebut. Komposit yang memiliki kekuatan tekan terbesar ada pada cokelat batang dengan fraksi massa mete 29 % yaitu sebesar 2,81 MPa. Hal ini menunjukkan  bahwa variasi fraksi massa mete berpengaruh pada sifat mekanik material komposit karena berkaitan dengan perilaku distribusi partikel. Kuat tekan komposit cokelat teramati meningkat dengan kenaikan jumlah biji mete pada cokelat batang.Generally, the composite materials found in the civilization are made from heavy materials, e.g. metals, ceramics, and polymers. In fact, the composite material also found in food, such as crackers, cookies, pies, and cashew chocolates. Cashew chocolates usually consumed as the most favourite snack. The most interesting object from this study is related with the mechanical composite characteristic of the chocolate, i.e. compressive strength. Chocolate composite is made from chocolate with variety of cashew mass fraction as the filler, i.e. 13 %, 17%, 20%, 23%, 26 %, and 29%. In this study, the composite matrix was a dark chocolate, whereas the mechanical characteristic determined

  9. PUSAT PEMASARAN KOPI TORAJA DI MAKASSAR DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR EKOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nirhamullah Nirhamullah

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak—Sulawesi Selatan merupakan salah satu daerah yang terkenal dengan hasil rempahnya.Salah satu hasil rempah yang terkenal ialah Kopi.Kopi merupakan hasil perkebunan di daerah Sulawesi Selatan terutama di kabupaten Tana Toraja yang cukup menjanjikan. Sehingga dikenal dengan nama “Kopi Toraja” yang sangat di gemari pencinta kopi di Indonesia bahkan mancanegara. Pusat pemasaran kopi Toraja merupakan suatu tempat yang terpusat yang berfungsi sebagai tempat kegiatan pokok untuk mempromosikan ataupun memasarkan salah satu jenis minuman yang berasal dari proses pengolahan tanaman kopi dari salah satu daerah di Sulawesi Selatan yaitu Tana Toraja. Melihat bangunan merupakan bangunan publik yang bergerak dibidang industri tentunya akan memiliki dampak buruk terhadap lingkungan. Untuk meminimalisir kerusakan lingkungan penerapan konsep yang ramah lingkungan sangat dibutuhkan. Penerapan Konsep Ekologi Arsitektur merupakan paduan antara ilmu lingkungan dan ilmu arsitektur yang berorientasi pada model pembangunan dengan memperhatikan keseimbangan lingkungan alam dan lingkungan buatan. Eko Arsitektur berfungsi sebagai sarana edukasi serta analisis untuk mewujudkan fasilitas fisik berwawasan lingkungan, dengan dilakukannya perencanaan secara Eko Arsitektur, maka akan terwujudkan keselarasan antara fasilitas fisik dengan Lingkungan. Kata Kunci: pusat pemasaran, kopi toraja, arsitektur ekologi Abstract—South Sulawesi is one area which is famous for agricultural products. One result is that the famous spice Coffee. A coffee plantation crops in South Sulawesi, especially in the districts of Tana Toraja promising. That is known by the name "Toraja Coffee" which is very popular coffee lovers in Indonesia and until foreign. Toraja coffee marketing center is a central place that serves as a principal activity to promote or market one type of beverage derived from the coffee processing plant of one of the areas in South Sulawesi, namely Tana Toraja

  10. Hubungan Resistensi Insulin dengan Gambaran Klinis Sindrom Ovarium Polikistik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meliza Wahyuni

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Sindrom Ovarium Polikistik (SOPK merupakan kelainan endokrin dan metabolik pada wanita usia reproduksi. SOPK merupakan kumpulan gejala dari amenore, oligomenore, infertilitas, obesitas, hirsutisme, acne, alopesia, dan akantosis nigrikan. Resistensi insulin diyakini sebagai salah satu penyebab tersering dari SOPK melalui berbagai mekanisme. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan resistensi insulindengan gambaran klinis SOPK. Penelitian ini dilakukan pada pasien SOPK dengan menggunakan studi cross sectional dengan pendekatan retrospektif, yaitu mengumpulkan kejadian masa lalu dari tahun 2009 - 2011, jumlah sampel 105 orang. Analisis statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan 33,3% penderita SOPK mengalami resistensi insulin. Berdasarkan gambaran klinis 35,23% amenore, 64,77% oligomenore, 72,04% infertilitas, 50,5% obesitas, 0,95% hirsutisme, acne 20%, alopesia dan akantosis nigrikan0%. Dari 33,3% SOPK dengan resistensi insulin 40% amenore, 60% oligomenore, 71,9% infertilitas, 77,14% obesitas, dan 0% hirsutisme. Berdasarkan hasil uji statistik ditemukan hubungan bermakna antara resistensi insulin dengan obesitas (p<0,05 dan tidak ditemukan hubungan bermakna antara resistensi insulin dengan infertilitas, hirsutisme, dan acne (p>0,05.Kata Kunci: SOPK, resistensi insulin, gambaran klinisAbstract Polycystic Ovary Syndrome (PCOS is an endocrine and metabolic disorders that is common in reproductive-aged women. PCOS is a group of symptoms, such as amenorrhea, oligomenorrhea, infertility, obesity, hirsutism, acne, alopecia, and achanthosis nigricans. Insulin resistance is believed to be one of the most common causes of PCOS through a various mechanisms. The objective of this study was to find out the relationship between insulin resistance and clinical manifestation of PCOS. This research was done in patients with PCOS using cross sectional study with retrospective approach. Data was collected from

  11. TEKNIK AKTIVASI FOIL INDIUM UNTUK MENENTUKAN DISTRIBUSI NEUTRON TERMAL DALAM FANTOM PADAT DI BAWAH IRADIASI LINAC 15MV

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Risalatul Latifah

    2015-03-01

    Full Text Available Dewasa ini, penggunaan pesawat linear accelerator (linac untuk kegiatan terapi pada penyakit kanker mulai intensif digunakan.Keuntungan utama linac dibanding dengan pesawat teleterapi adalah tidak lagi menggunakan sumber radioaktif serta memiliki variasi energi sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Ketika sebuah pesawat linac dioperasikan di atas 10 MV, maka akan terjadi reaksi fotoneutron (γ,n hasil dari interaksi energi sinar-X tinggi yang menumbuk material-material penyusun komponen pesawat linac seperti target, kolimator dan filter. Reaksi fotoneutron ini akan menghasilkan neutron. Pengukuran fluks neutron sangat penting untuk dilakukan terkait dengan keselamatan pada tindakan radioterapi dikarenakan emisi neutron ini merupakan radiasi sekunder yang akan menaikkan resiko kanker sekunder pada pasien akibat bertambahnya dosis radiasi yang diterima. Studi ini mengevaluasi fluks neutron yang dihasilkan oleh pesawat linac 15 MV menggunakan teknik aktivasi foil. Sebanyak 45 foil disisipkan dalam fantom padat yang diradiasi oleh linac untuk mengetahui besarnya fluks neutron terhadap fungsi kedalaman.Nilai yang didapat dimaksudkan untuk mengestimasi dosis tambahan untuk pasien ketika menjalani treatment menggunakan linac pada operasi di atas 10 MV. Dengan menggunakan hasil analisa spektrometer gamma dari foil indium yang teraktivasi, nilai fluks mengalami kenaikan seiring dengan bertambahnya kedalaman sampai pada 7 cm di bawah permukaan dengan nilai 2,6 x 106 ncm-2s-1 kemudian terus menurun seiring bertambahnya jarak. Pola ini terjadi karena adanya proses termalisasi neutron. Dengan menggunakan metode faktor konversi dosis neutron termal, maka diketahui dosis tambahan dari fluks neutron maksimum yang diterima pasien adalah 0,86 mSv/menit. Kontribusi dosis ini relatif kecil yaitu sebesar 0,1% dari dosis terapi. Kata kunci: Fluks neutron termal, LINAC, indium, fantom, aktivasi foil.   Nowadays, using linear accelerator (LINAC for therapeutic

  12. SINTESIS DIMETIL ASETAL SITRONELAL DENGAN KATALIS GAS HCL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E Cahyono

    2014-06-01

    Full Text Available Perlindungan gugus aldehida melalui pembentukan asetal umumnya dilakukan dengan metanol atau etanol terkatalis asam. Sitronelal memiliki gugus aldehida dan gugus alkena. Dalam lingkungan asam, sitronelal mudah mengalami siklisasi membentuk isopulegol dan isomernya. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis dimetil asetal sitronelal dengan katalis gas HCl. Penggunaan gas HCl secara terbatas dimaksudkan untuk menghindari siklisasi sitronelal. Dalam suatu reaktor, 10 mL sitronelal ditambah dengan 20 mL metanol absolut dan 2 g CaCl2 pada labu leher tiga. Gas HCl dialirkan dengan laju alir 12 mL/menit pada temperatur ruang hingga pH campuran menjadi 2-3. Kemudian dilakukan pengadukan pada 30°C selama 48 jam dan diambil sampel pada durasi reaksi 12, 24 dan 48 jam. Dalam penelitian ini dilakukan variasi temperatur dan jumlah CaCl2. Dimetil asetal sitronelal yang dihasilkan diisolasi dengan distilasi fraksinasi pengurangan tekanan dan diuji strukturnya dengan GC-MS, IR dan 1H-NMR. Peningkatan temperatur dan jumlah CaCl2 meningkatkan konversi sitronelal. Setelah 48 jam kuantitas dimetil asetal sitronelal mencapai 48,65%. Distilasi fraksinasi pengurangan tekanan (5 cmHg terbukti meningkatkan kemurnian dimetil asetal sitronelal menjadi 86,39% terhadap produk kasarnya. Elusidasi struktur dengan spektrofotometer infra merah (IR dan resonansi magnetik inti (1H-NMR pada hasil distilasi fraksinasi membuktikan adanya struktur asetal sitronelal.  Aldehyde group protection through acetal formation is generally performed by acid catalyzed methanol or ethanol. Citronellal that has aldehyde and alkene groups. In acidic environment, it is prone to do cyclization to form isopulegol and its isomers. This study aims to synthesize dimethyl acetal of citronellal with HCl gas catalysts. The limitation of HCl using gas was intended to avoid the citronellal cyclization. In a reactor, 10 mL citronellal was added with 20 mL of absolute methanol and 2 g CaCl2 in the three

  13. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika dengan Pendekatan Kontekstual Budaya Lombok

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juz'an Afandi

    2017-03-01

    Full Text Available [Bahasa]: Budaya merupakan hal yang dekat dengan kehidupan manusia termasuk siswa. Budaya merupakan salah satu hal yang dapat dijadikan media untuk dapat belajar oleh siswa, sekaligus mempelajari budaya itu sendiri. Seseorang akan belajar dengan baik jika hal yang dipelajari adalah hal yang dekat dengan lingkungannya salah satunya adalah budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dan mendeskripsikan karakateristik perangkat pembelajaran matematika SMP dengan pendekatan kontekstual budaya Lombok berorientasikan prestasi belajar matematika dan apresiasi nilai budaya bangsa yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid ditunjukkan dengan hasil penilaian RPP  dan LKS berada pada kategori “baik”. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan praktis ditunjukkan dengan hasil penilaian guru, penilaian siswa, dan observasi keterlaksanaan pembelajaran berada pada kategori “baik”. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan efektif ditinjau dari prestasi dan apresiasi nilai budaya bangsa. Perangkat pembelajaran matematika yang dikembangkan memiliki karakteristik sebagai berikut: (a kegiatan pembelajaran memuat langkah-langkah pendekatan kontekstual budaya Lombok yang terdiri dari relating, experiencing, applying, cooperating, dan transferring, (b memuat konteks budaya Lombok, dan  (c menggunakan instrumen untuk mengukur apresiasi nilai budaya bangsa. Kata kunci:   Perangkat Pembelajaran; Pendekatan Kontekstual;  Budaya Lombok; Prestasi Belajar; Apresiasi Nilai Budaya [English]: Culture is the thing close to a human life including students. Culture is one of the things that can be used as a media to be studied by students while learning about the culture itself. The students will learn best when they have something familiar with

  14. Analisis Dampak Scouring Pada Integritas Jacket Structure Dengan Pendekatan Statis Berbasis Keandalan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edit Prihantika

    2013-09-01

    Full Text Available Integritas jacket structure sangat terpengaruh dengan kondisi lingkungan yang dapat menimbulkan masalah tertentu, seperti masalah scouring pada jacket. Jacket APN-A adalah salah satu platform yang mengalami scouring dengan rentan masalah yang cukup dikatakan paling parah. Analisa In-place yang harus dilakukan untuk mengetahui kekuatan struktur dengan masalah scouring adalah dengan menghitung unity check pada member dan safety factor pada bearing capacity. Variasi skenario yang dilakukan untuk menganalisa kekuatan jacket APN-A adalah dengan menvariasikan kedalaman scouring hingga 5 meter dan dengan menvariasikan penambahan beban dead load dan live load hingga 30% dari beban awal. Hasil analisa didapatkan bahwa Jacket APN-A tidak terjadi tegangan yang melebihi batas ketentuan ketika mengalami skenario scouring hingga 5 meter, akan tetapi mulai terjadi tegangan yang melebihi batas ketentuan ketika mengalami penambahan beban 10% yaitu pada member 3 yang termasuk Jacket Brace dengan angka mencapai 1,0031. Bearing capacity pada Jacket APN-A, hasil analisa menunjukkan tidak ada yang melebihi kapaitas Safety Factor yang diijinkan ketika mengalami skenario scouring hingga 5 meter, akan tetapi pondasi tidak memenuhi syarat ketika mengalami skenario penambahan beban hingga 20% dari beban awal dengan angka mencapai 1,7. Keandalan dari platform APN-A mengalami penurunan yang cukup siknifikan ketika mengalami penambahan dead load dan live load.

  15. Hubungan Kejadian Internet Addiction dengan Prestasi Belajar pada Mahasiswa FK Unand

    OpenAIRE

    Rizky Erizka; Nadjmir Nadjmir; Elly Usman

    2016-01-01

    AbstrakTeknologi internet berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir dengan berbagai manfaat positif dan negatifnya. Internet addiction merupakan salah satu dampak negatif yang ditimbulkan. Dalam beberapa penelitian disebutkan pengaruh internet addiction terhadap beberapa aspek termasuk pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui angka kejadian internet addiction dan mempelajari hubungannya dengan prestasi belajar pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Unand. Metode studi cross...

  16. Gambaran Histopatologik Lesi Karies pada Email dengan Aplikasi Fluor In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agoeng Tjahjani

    2015-11-01

    Full Text Available Tahap dini karies telah lama dikenal dengan istilah bercak putih. Untuk mengetahui terjadinya lesi karies di bawah permukaan email in vivo, maka dilakukan penelitian secara in vitro dengan merendam gigi Premolar dengan dan tanpa aplikasi fluor dalam perbenihan kuman Streptococcus mutans FA-1 (ATCC 16495. Enam puluh empat gigi Preolar tanpa karies dibagi dalam 2 kelompok. Pada kelompok perlakuan, gigi diaplikasi dengan fluor sedang pada kelompok kontrol gigi tanpa aplikasi fluor. Semua gigi dimasukkan dalam perbenihan tioglikolat air yang ke dalamnya telah ditanam Streptococcus mutans FA-4 (ATCC 16495 selama 4 dan 8 minggu. Pembentukan bercah putih diamati dengan mikroskop 'zoom-stereo'. Sedang besarnya porusitas di bawah permukaan email diaamti dengan mikroskop polarisasi. Pada akhir minggu ke-4 dan ke-8 pada kedua kelompok ditemukan peningkatan jumlah gigi dengan pembentukan bercak putih dan peningkatan nilai rata-rata kedalaman lapisan badan lesi. Uji statistik dengan chi-square test menunjukkan perbedaan bermakna pada p<0.05. Berdasarkan penelitian tersebut di atas disimpulkan bahwa (1 aplikasi NaF hanya menghambat sebagian pembentukan lesi karies dan (2 sistem perbenihan kuman yang digunakan tidak dapat mencerminkan keadaan mulut yang sebenarnya.

  17. HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DAN KETAATAN BERIBADAH DENGAN PERILAKU SOPAN SANTUN PESERTA DIDIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Risthantri

    2015-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan perilaku sopan santun peserta didik; (2 mengetahui hubungan antara ketaatan beribadah dengan perilaku sopan santun peserta didik; ( 3 mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dan ketaatan beribadah secara bersama-sama dengan perilaku sopan santun peserta didik di SMP Negeri se Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain korelasional. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, dan SMP Negeri 4 Kecamatan Ngaglik Kabupaten Sleman. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2014 sampai Juni 2015. Populasi sebanyak 1.767 siswa. Sampel diambil secara simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket. Uji validitas menggunakan validitas konstrak dengan model Confirmatory Factor Analysis (CFA. Analisis data meliputi analisis deskriptif, pengujian persyaratan analisis, dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 ada hubungan yang positif dan signifikan antara pola asuh orang tua dengan perilaku sopan santun peserta didik; (2 ada hubungan yang positif dan signifikan antara ketaatan beribadah dengan perilaku sopan santun peserta didik; (3 ada hubungan yang positif dan signifikan antara pola asuh orang tua dan ketaatan beribadah secara bersama-sama dengan perilaku sopan santun peserta didik.

  18. PENERAPAN NUMBERED HEAD TOGETHER DENGAN PENDEKATAN GUIDED NOTE TAKING PADA MATERI HIDROKARBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aryati Vuliana Cesari

    2016-07-01

    Full Text Available Penyampaian materi hidrokarbon dengan metode ceramah perlu dilengkapi dengan metode lain untuk meningkatkan hasil be/ajar yang be/um optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan antara hasil be/ajar kimia materi hidrokarbon siswa kelas X SMA menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT berpendekatan Guided Note Taking (GNT dengan model pembelajaran konvensional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X suatu SMA di Semarang tahun ajaran 2011/2012. Analisis data awal hasil be/ajar menghasilkan populasi normal dan homogen. Pengambilan sampel dengan teknik cluster random sampling dengan kelas X-A sebagai kelas eksperimen dan kelas X-0 sebagai kelompok kontrol. Desain Penelitian menggunakan control group pre test post test. Analisis data akhir menggunakan uji t. Analisis tahap akhir menunjukkan bahwa N-gain kelas eksperimen sebesar 0,65 sedangkan kelas control N-gain sebesar 0,56. Dari uji perbedaan rata­ rata diperoleh thitung(2,28> t1abet(2,00 berarti rerata hasil be/ajar kelompok eksperimen lebih baik. Rata-rata hasil be/ajar kelas eksperimen 78,60 dengan ketuntasan klasikal 85,71%. Rata-rata kelas kontrol sebesar 73,43 dengan ketuntasan klasikal sebesar 71,42%, sehingga ada perbedaan yang signifikan pada hasil be/ajar kimia materi hidrokarbon kelas X SMA siswa yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe NHT berpendekatan GNT terhadap siswa dengan model pembelajaran konvensional.

  19. Estimasi Value At Risk Dengan Distribusi Normal Untuk Memprediksi Return Investasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermansah Hermansah

    2017-04-01

    Full Text Available Jurnal ini membahas metode untuk mengestimasi Value at Risk dengan distribusi normal untuk return aset tunggal. Distribusi normal memiliki sifat yang thin tailed dan simetris. Sehingga estimasi Value at Risk dengan pendekatan distribusi normal diharapkan dapat memberikan estimasi kerugian yang baik untuk data yang memiliki sifat thin tailed dan simetris.

  20. Kinetika Reaksi Heterogen Etanolisis Minyak Jarak Kepyar (Ricinus communis) dengan Katalisator Zeolit Klinoptilolit

    OpenAIRE

    Harjanti, Ratna Sri; Sarto

    2012-01-01

    Minyak jarak kepyar mempunyai potensi untuk dijadikan biodiesel melalui proses alkoholisis katalitik. Zeolit alam klinoptilolit berpotensi digunakan sebagai katalisator dalam alkoholisis tersebut. Pada penelitian ini, alkoholisis minyak jarak dilakukan pada suhu tinggi dengan katalisator zeolit alam klinoptilolit dalam sebuah reaktor autoklaf yang dilengkapi dengan manometer, termometer, kran pengambil cuplikan, dan pemanas. Data percobaan menunjukkan bahwa pada kisaran waktu tertentu, pening...

  1. Gigi Tiruan Lengkap Duplikasi dengan Modifikasi Terbatas sebagai Pedoman Pembuatan Gigi Tiruan Lengkap Cadangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Th. Esti Tjahjanti

    2011-06-01

    Full Text Available Latar belakang. Gigi Tiruan Lengkap (GTL duplikasi adalah GTL kedua merupakan replika atau tiruan GTL pertama. GTL cadangan disiapkan untuk lanjut usia sebagai GTL pengganti jika GTL yang telah lama dipakai dengan memuaskan patah atau hilang. Untuk memudahkan adaptasi pasien terhadap GTL cadangan diperlukan GTL cadangan identik dengan GTL lama. GTL duplikasi dibuat untuk tujuan memindahkan kontur GTL lama ke GTL cadangan. Tujuan. Penulisan laporan kasus ini bertujuan untuk menginformasikan cara melaksanakan perawatan penggantian GTL dengan GTL duplikasi sebagai pedoman membuat GTL cadangan. Kasus & penanganan. Pasien laki-Iaki berumur 72 tahun telah memakai GTL 7 tahun dengan memuaskan membutuhkan GTL cadangan. Pada pemeriksaan subjektif dan objektif, GTL mempunyai retensi dan stabilisasi kurang serta traumatik oklusi. GTL diduplikasi untuk dibuat GTL duplikasi sebagai pedoman. GTL duplikasi pedoman dimodifikasi terbatas yaitu dilakukan sedikit perubahan meliputi perbaikan perluasan tepi dan relining, selanjutnya dipakai sebagai pedoman pembuatan GTL cadangan. DuplikasiGTL dengan teknik 2 sendok cetak dengan bahan tanam silikon. GTL duplikasi pedoman dengan bahan resin akrilik polimerisasi dingin warna gusi dan malam. Kesimpulan. GTL cadangan mempunyai retensi dan stabilisasi baik, oklusi seimbang. GTL cadangan langsung berhasil dipakai pasien. GTL duplikasi dengan modifikasi terbatas adalah desain yang memudahkan adaptasi pasien dan sebagai pedoman pembuatan GTL cadangan.

  2. Hubungan Derajat Keasaman Cairan Lambung dengan Derajat Dispepsia pada Pasien Dispepsia Fungsional

    OpenAIRE

    Emil Prasetyo Muhammad; Arina Widya Murni; Delmi Sulastri; Saptino Miro

    2016-01-01

    AbstrakHipersekresi asam lambung dianggap penting sebagai salah satu mekanisme patologis dispepsia fungsional. Hipersekresi asam lambung dapat meningkatkan sekresi pepsin yang dapat menimbulkan kerusakan mukosa lambung pada dispepsia fungsional. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan derajat keasaman cairan lambung dengan derajat dispepsia yang dialami pasien dispepsia fungsional. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan disain cross sectional yang dilakukan pada 35 sampel pas...

  3. HUBUNGAN RIWAYAT OBESITAS PADA ORANGTUA DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA ANAK SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Putu Lia Juliantini

    2015-01-01

    Full Text Available Prevalensi obesitas mengalami peningkatan setiap tahunnya, tidak hanya pada orang dewasa tetapi juga pada anak-anak. Obesitas terjadi akibat pengaruh beberapa faktor, salah satunya adalah riwayat obesitas pada orangtua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara riwayat obesitas pada orangtua dengan kejadian obesitas pada anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif analitik dengan metode pendekatan cross-sectional dan sampel sebanyak 128 anak sekolah dasar. Status gizi obesitas ditentukan dengan indeks massa tubuh menurut usia dan jenis kelamin, apabila persentil ? 95, maka disebut sebagai obesitas berdasarkan Center for Disease Center and Prevention (CDC 2000. Data dianalisis dengan menggunakan Chi-square. Nilai p dinyatakan bermakna secara statistik jika p<0,05. Pada penelitian ini didapatkan 43 anak yang mengalami obesitas. Dari hasil uji bivariat didapatkan kedua orangtua yang obesitas memiliki anak obesitas sebanyak 75% dengan nilai p=0,001, OR=10,5, CI 95%= 3,168;34,803,  ayah obesitas yang memiliki anak obesitas sebanyak 30% dengan nilai p=0,393, OR=1,5, CI 95%= 0,591;3,810,  ibu obesitas yang memiliki anak obesitas sebanyak 28,6% dengan nilai p=0,618, OR=1,4, CI 95%= 0,372;5,268, serta non obesitas yang memiliki anak obesitas sebanyak 22,2%. Simpulan penelitian ini, bahwa kedua orangtua yang obesitas mempunyai hubungan yang signifikan dengan obesitas pada anak sekolah dasar.

  4. STUDI FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idral Purnakarya

    2011-03-01

    Full Text Available Mahasiswa merupakan sumberdaya manusia yang produklif bagi bangsa ini. Kondisi kurang gizi dapat menurunkan kemampuan belajar,  meningkatkan angka kesakitan, dan menurunkan produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mcngetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi mahasiswa. Desain penelitian yaitu cross-sectional, dengan waktu penelitian dari bulan Juni - Juli 2009. Populasi adalah mahasiswa Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, dengan sampel sebesar 106 responden yang diambil secara Stratified Proportional Random Sampling. Status gizi dihitung dengan Indeks Massa Tubuh (IMT. Penelitian ini menunjukkan bahwa 16,0% responden mengalami status gizi kurang. Rata-rata asupan zat gizi makro dan mikro kurang dari AKG. Uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara asupan karbohidrat dengan status gizi mahasiswa (p-vaiue < 0,05. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan penggunaan sampel yang lebih besar dengan rancangan yang sama atau dengan disain studi lainnya untuk melihat pengaruh zat-zat gizi dan faktor lainnya yang berkaitan dengan status gizi.Kata Kunci: status gizi, mahasiswa, asupan zat-zat gizi

  5. PENGARUH SEKS RASIO TERHADAP TINGKAT KEBERHASILAN PEMIJAHAN PADA KAWIN SILANG Haliotis asinina DENGAN Haliotis squamata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rio Ary Sudarmawan

    2013-04-01

    Full Text Available Haliotis asininna dan Haliotis squamata merupakan jenis abalon yang banyak dijumpai dan dikembangkan di Indonesia. Kendala yang sering dihadapi yaitu  menentukan jumlah induk yang berujung pada rendahnya produksi benih. Upaya peningkatan kualitas benih terus dilakukan salah satunya dengan kawin silang dengan perbandingan jumlah induk yang sesuai. Tujuan penelitian adalah mengetahui jumlah induk betina abalon yang dibutuhkan untuk menghasilkan larva yang optimal, serta mengetahui perbedaan tingkat keberhasilan persilangan dua jenis induk. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap  dua faktor. Faktor pertama, jumlah induk betina (1:2, 1:3 dan 1:4. Faktor kedua, persilangan dengan dua aras yaitu H. asinina jantan dengan H. squamata betina dan H. asinina betina dengan H. squamta jantan. Hasil penelitian menunjukkan rasio jumlah induk tidak berpengaruh nyata terhadap keberhasilan pemijahan. Namun faktor persilangan memberikan pengaruh  nyata (p<0,05 terhadap jumlah telur, tingkat pembuahan dan tingkat penetasan. Persilangan dengan induk betina H. squamata menghasilkan tingkat keberhasilan lebih tinggi dibandingakan dengan induk betina H. asinina. Kata kunci: H. asinina, H. squamata, jumlah induk, kawin silang

  6. EFEKTIVITAS INFORMASI KARIR DENGAN MEDIA BUKU BERGAMBAR UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN STUDI LANJUTAN SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    nurhidayatullah Dahlan

    2015-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah (1 Untuk megetahui gambaran pemahaman terhadap studi lanjutan siswa SMP negeri 23 Makassar sebelum dan sesudah diberikan perlakuan berupa layanan informasi karir dengan media buku bergambar (2 Untuk mengetahui efektifitas layanan informasi karir dengan media buku bergambar untuk meningkatkan pemahaman terhadap studi lanjutan siswa di SMP Negeri 23 Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen (True Experimental Designs dalam bentuk Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data melalui angket, dan observasi. Analisis data menggunakan analisis statistic deskriptif non parametric wilcoxon signed ranks test. Hasil penelitian ini menunjukkan (1 Gambaran pemahaman terhadap studi lanjutan siswa di SMP Negeri 23 Makassar sebelum diberi layanan informasi karir dengan media buku bergambar berada pada kategori rendah, setelah diberi layanan informasi karir dengan media buku bergambar mengalami peningkatan berada pada kategori tinggi (2 Layanan informasi karir dengan media buku bergambar efektif dapat meningkatkan pemahaman terhadap studi lanjutan siswa di SMP Negeri 23 Makassar. 

  7. Perbedaan Usia Wanita Ketika Menikah (Remaja dan Dewasa dalam Hubungannya dengan Penyesuaian Pernikahan di Kota Makassar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muchlisah Muchlisah

    2012-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan penyesuaian pernikahan antara perempuan yang menikah pada usia remaja dan usia dewasa di kota Makassar. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 80 orang yang dipilih dengan menggunakan metode aksidental sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala penyesuaian pernikahan. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik analisis uji-t independen dengan bantuan program SPSS (Statistical Product and Service Solutions 14.0 for windows. Hasil uji hipotesis dengan uji-t menunjukkan ada perbedaan penyesuaian pernikahan antara perempuan yang menikah pada usia remaja dan usia dewasa di kota Makassar (nilai signifikansi = 0,022 > 0,05. Perempuan yang menikah pada usia dewasa cenderung memiliki tingkat penyesuaian pernikahan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan penyesuaian pernikahan perempuan yang menikah pada usia remaja.

  8. KEJADIAN KOLONI JAMUR PADA PENDERITA OTORE DENGAN BERBAGAI PENYEBAB DI POLIKLINIK THT RUMAH SAKIT PENDIDIKAN UNHAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sedjawidada R

    2014-09-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian survey dengan pendekatan deskriptif tentang Kejadian Koloni Jamur pada Penderita Otore dengan Berbagai Penyebab di Poliklinik THT Rumah Sakit Pendidikan Unhas. Sampel yang diteliti adalah eksudat yang diambil dari liang telinga luar setiap telinga yang menderita Otitis eksterna superfisialis basah, Otitis media supuratif akut perforasi, Otitis media supuratif kronik benigna aktif. Dari total sampel sejumlah 103 yang dipilih secara consecutive sampling didapatkan adanya koloni jamur pada otitis eksterna superfisialis basah sebesar 57,8% dengan jenis jamur Aspergillus niger 17,9%, Candida albicans 13,3% dan Aspergillus fumigatus 8,9%. Koloni jamur pada OMSA perforasi sebesar 44,4% dengan jenis jamur Aspergillus fumigatus 11,1%, Candida albicans 11,1% dan Aspergillus niger 5,6%. Koloni jamur pada OMSK benigna aktif sebesar 25% dengan jenis jamur Apergillus fumigatus 17,5%, Aspergillus niger 2,5% dan Candida albicans 2,5%.[MEDICINA 2009;40:21-6].

  9. PRODUKSI DAN KANDUNGAN NUTRISI Spirulina fusiformis YANG DIKULTUR DENGAN PENCAHAYAAN MONOKROMATIS LIGHT EMITTING DIODES (LEDs

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Firdaus

    2015-06-01

    yang bersumber dari LED dengan cahaya monokromatis merah (M, biru (B, dan biru-merah (BM, serta cahaya dari lampu fluoresens sebagai kontrol (K. Puncak kepadatan sel terjadi pada hari ke-18 dengan kepadatan masing-masing sebanyak 5,56 x 104 sel/mL (M; 1,65 x 104 sel/mL (B; 4,15 x 104 sel/mL (BM; dan 4,56 x 104 sel/mL (K. Perlakuan pencahayaan LED dengan cahaya monokromatis merah mencapai biomassa panen tertinggi sebesar 3,91 mg/mL dengan kandungan protein 49,77%; lemak 19,61%; karbohidrat 6,15%; serat kasar 0,00%; dan abu 24,48%. Pencahayaan dengan LED merah berpotensi diaplikasikan sebagai sumber cahaya dalam produksi Spirulina.

  10. KAJIAN ADSORPSI HORMON PENGATUR TUMBUH ASAM GIBERELIN DENGAN MENGGUNAKAN BENTONIT ALAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ula Nurul Fadlilah

    2014-05-01

    Full Text Available Telah dilakukan adsorpsi asam giberelin dengan menggunakan bentonit alam hasil purifikasi. Proses purifikasi dilakukan dengan menggunakan larutan H2O2. Bentonit alam hasil purifikasi dikarakterisasi dengan Fourier Transform infrared (FTIR dan X-Ray difraction (XRD. Jumlah asam giberelin yang teradsorpsi diukur dengan menggunakan spektrofotometer UV-vis. Proses adsorpsi dilakukan dengan sistem batch dan variasi pH larutan asam giberelin, variasi waktu adsorpsi, variasi kadar bentonit alam serta variasi konsentrasi asam giberelindilakukan untuk mengetahui kapasitas adsorpsi GA3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentonit alam dapat mengadsorpsi asam giberelin pada pH larutan asam giberelin optimum pada pH 3, waktu optimum adsorpsi pada 2 jam, kadar bentonit alam pada 1,5 gram dan konsentrasi optimum asam giberelin pada 70 ppm. Model isoterm adsorpsi GA3 mengikuti model isoterm Freundlich.

  11. PENGGUNAAN PHENOXY ETHANOL, SUHU DINGIN, DAN KOMBINASI SUHU DINGIN DENGAN PHENOXY DALAM PEMBIUSAN BANDENG UMPAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwardi Tahe

    2008-12-01

    Full Text Available Usaha penangkapan tuna dan cakalang semakin berkembang dan penggunaan bandeng umpan hidup kian marak. Kendala dalam penanganan umpan hidup adalah penanganan sewaktu panen dan pengangkutan sampai ke lokasi penangkapan. Untuk itu telah dilakukan pengangkutan bandeng umpan dengan phenoxy ethanol (200 mg/L, suhu dingin (23°C, dan kombinasi suhu dingin dengan phenoxy ethanol dalam berbagai kepadatan yaitu 5, 10, dan 15 ekor/5L yang dirancang dengan acak lengkap pola faktorial masing-masing tiga ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah kepadatan yang baik adalah berkisar 5--10 ekor/5L dan pengangkutan dengan suhu dingin dan kombinasi suhu dingin dan phenoxy ethanol dapat diaplikasikan oleh pengguna, karena sintasan didapat antara 90%--100% dengan durasi sedatif 6 jam.

  12. Rancang Bangun Aplikasi Monitoring Jaringan dengan Menggunakan Simple Network Management Protocol

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reza Pradikta

    2013-03-01

    Full Text Available Semakin meningkatnya ukuran dan jumlah perangkat jaringan akan semakin kompleks masalah pada jaringan sehingga diperlukan adanya pengawasan secara terus-menerus untuk menjamin ketersediaan atau availability layanan. Simple Network Management Protocol (SNMP merupakan protokol aplikasi yang mampu menjalankan tugas untuk memonitoring kondisi jaringan. Pada tugas akhir ini akan dilakukan perancangan dan pembuatan Aplikasi monitoring jaringan dengan menggunakan protokol SNMP yang dilengkapi dengan sistem database untuk menyimpan dan mengolah nilai SNMP. Kemudian dilakukan pengujian untuk mengetahui tampilan dan fungsi dari Aplikasi yang telah dibuat. Pengujian juga dilakukan terhadap hasil aplikasi untuk mengetahui keakuratan. Hasil pengujian availability device dan availability sistem menunjukan bahwa aplikasi yang dibuat memiliki tingkat kesalahan 0 % jika dibandingkan dengan hasil perhitungan. Hasil pengujian trafik TCP menunjukkan bahwa aplikasi yang dibuat cukup akurat jika dibandingkan dengan software Wireshark dan Netstat dengan nilai selisih terbesar untuk hasil monitoring adalah 0,2784%.

  13. PERBAIKAN KUALITAS BUAH KESEMEK DENGAN PENYEMPROTAN ALKOHOL (Quality Improvement of Persimmon Fruit by Spraying Alcohol

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Setiawan

    2014-09-01

    Full Text Available Kesemek (Diospyros kaki merupakan buah klimaterik dan mempunyai sifat astrigen. Untuk menghilangkan sifat astrigen pada buah kesemek di Indonesia dilakukan dengan perendaman air kapur. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari alternatif lain untuk menghilangkan sifat astrigen kesemek sehingga meningkatkan kualitas buah. Kesemek diberi perlakuan disemprot dengan alkohol 70%, direndam air kapur kemudian dibandingkan kadar gula, tingkat kekerasan serta penampilan warna pada 10 hari setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan dalam sepuluh hari setelah pemeraman, perlakuan penyemprotan dengan alkohol 70% mempunyai kadar gula lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan perendaman air kapur. Tingkat kekerasan buah pada perendaman air kapur lebih tinggi dibandingkan penyemrotan alkohol 70%. Warna buah dengan penyemrotan alkohol 70% lebih bersih dan menarik.Kata kunci: alkohol 70%, Diospyros kaki, air kapur, penyemprotan

  14. ENHANCEMENT CITRA PANORAMIK GIGI DENGAN PEMBAGIAN CITRA ARAH MENGGUNAKAN DECIMATION-FREE DIRECTIONAL FILTER BANK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naser Jawas

    2015-11-01

    Full Text Available Citra radiograf panoramik gigi dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit osteoporosis. Sistem deteksi osteoporosis secara digital digunakan untuk meningkatkan ketelitian dan mempermudah pengukuran. Proses enhancement citra digital radiograf panoramik gigi diperlukan untuk membantu memperbaiki atau memperjelas bagian-bagian yang penting di citra tersebut seperti bagian cortical. Bagian cortical yang memanjang secara horizontal sering memiliki bagian dengan iluminasi tidak merata di bagian tengah dengan arah vertikal yang menyulitkan proses pengukuran. Pemerataan iluminasi dengan metode filterisasi homomorfik cenderung mengalami over-enhancement. Oleh karena itu, Pada penelitian ini diusulkan metode enhancement citra radiograf panoramik gigi dengan menggunakan pemecahan citra ke dalam citra arah horizontal dan citra arah vertikal. Pemecahan citra ke dalam citra arah dilakukan dengan menggunakan Decimation-Free Directional Filter Bank. Pemerataan iluminasi dilakukan di masing-masing citra arah. Hasilnya menunjukkan proses filterisasi homomorfik yang dilakukan di citra arah ini efektif membantu menghindari over-enhancement.

  15. RANCANG BANGUN APLIKASI SMS DENGAN MENERAPKAN METODE ENKRIPSI KUNCI PUBLIK KURVA ELLIPTIK BERBASIS MOBILE ANDROID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I.Gst. Agung Bagus Mega Putra

    2016-12-01

    Full Text Available Pada jaman sekarang dengan adanya teknologi short message service seseorang dapat dengan mudah melakukan pertukaran pesan, namun pertukaran pesan yang bersifat rahasia sangat berbahaya jika dilakukan dengan short message service karena short message service tersebut dapat diketahui oleh orang yang berhasil melakukan penyadapan. Salah satu teknik yang dapat dipakai untuk menangani hal tersebut adalah kriptografi kurva elliptik. Disini dilakukan studi mengenai perancangan aplikasi short message service dengan menerapkan metode enkripsi kunci publik kurva elliptik berbasis mobile android yang diimplementasikan kedalam bahasa pemrograman java menggunakan Android Studio. Hasil analisa yang diperoleh bahwa aplikasi sistem keamanan short message service dengan metode kurva elliptik ini dapat diterapkan untuk menjamin kerahasiaan data dan otentikasi pengirim. Dalam pengujian untuk sebuah short message service aplikasi ini masih memiliki keterbatasan hanya mampu mengolah maksimal 57 karakter.

  16. HIDROLISIS SELULOSA MENJADI GLUKOSA DENGAN KATALIS HETEROGEN ARANG AKTIF TERSULFONASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Didi Dwi Anggoro

    2014-12-01

    Full Text Available CELLULOCE HYDROLYSIS TO GLUCOSE USING ACTIVE CARBON SULPHONATED HETEROGENOUS CATALYST. Enzimatic process and acid hydrolysis process are common process for conversion of cellulose to glucose. Unfornately, the two processes are expensive process and korosif process. Hence, the new process, that use sulfonaned active carbon catalyst is important to developing. The sulfonated active carbon is made from carbonated coconut sheel under temperature at 350oC. After carbonation, sulfonated active carbon soaked under sulphate acid 96% at 150oC until 15 hours. The result is then washed and dried, and tested catalyst characteristics in the form of H+ capacity, pore size catalysts by used BET surface area, functional groups by used FTIR, and morphology catalyst structure by used SEM. Catalyst performance was tested in an autoclave reactor through a hydrothermal process with difference of the catalyst amount and temperature. The results showed that the test characteristics of H+ capacity is 2.95 mmol/g, the pore size is 29 m2/gr. FTIR analyze showed that the presence of sulfonate groups read at a wavelength of vibration 1750 cm-1 and 1379 cm-1. By SEM analyze showed that the morphological structure of sulfonated active carbon is more open than other catalyst. By testing catalyst, the highest conversion of glucose is 87.2 %. Keywords: cellulose; glucose; sulfonate active carbon; thatch Abstrak Teknologi yang sudah digunakan dalam mengubah selulosa menjadi glukosa adalah dengan proses enzimatik dan hidrolisis asam. Kedua teknologi tersebut masih memiliki kendala teknis, yaitu  harga enzim yang mahal, proses yang korosif dan menimbulkan limbah, sehingga diperlukan pengembangan teknologi baru salah satu diantaranya yaitu dengan metode katalis heterogen berupa karbon aktif tersulfonasi. Karbon aktif tersulfonasi ini dibuat dari tempurung kelapa yang dikarbonisasi pada temperatur 350oC, selanjutnya direndam dalam asam sulfat 96% pada temperatur 150oC selama 15 jam

  17. EKSTRAKSI DAN SINTESIS NANOSILIKA BERBASIS PASIR BANCAR DENGAN METODE BASAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Munasir .

    2013-11-01

    terdiri dari dua proses, yaitu: (1 serbuk pasir diproses dengan metode hidrotermal dengan menggunakan senyawa alkali (NaOH dengan molaritas 7M, hingga diperoleh larutan bening sodium silikat (Na2O.xSiO2, dan (2 larutan sodium silikat berperan sebagai prcursor diproses dengan metode co-presipitasi, larutan sodium silikat dititrasi dengan HCl 2 M hingga  diperoleh bubur silicite Si(OH4. Produk akhir berupa serbuk silika dengan struktur amorf dan kristal (quartz; kemurnian (%Wt Si  mencapai 95,7% dan analisis marfologi menunjukan bahwa partikel SiO2 cenderung membentuk aglomerasi dan ukuran partikel  yang tidak beraglomerasi teramati  berukuran sekitar ~58 nm. Kata kunci: nanosilika, pasir bancar, amorf, quartz

  18. SINTESIS SILIKA AEROGEL DENGAN BAHAN DASAR ABU BAGASSE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nazriati Nazriati

    2012-05-01

    Full Text Available SYNTHESIS OF SILICA AEROGEL FROM BAGASSE ASH. Synthesis of silica aerogel from bagasse ash was done by alkaline extraction followed by sol-gel. Bagasse ash was extracted with NaOH at its boiling temperature for one hour with continue stirring, to produce sodium silicate. Subsequently, sodium silicate was pass through ionic exchanger resin, to produces silicic acid (SA. Silicic acid solution was then added with TMCS and HMDS as surface modifier agent. In order to form gel pH must be adjusted to final pH of 8-9 by addition of NH4OH solution. The resulting gel then was aged and dried at ambient pressure and at a certain time and temperature. Characterization of products was done by measuring its pore volume, surface area, and hydrophobisity (contact angle. TMCS serves as water expeller from the pores and subsequently surface was modified by HMDS and TMCS. HMDS content will linearly increase surface area, pore volume, and the contact angle of the resulting silica aerogel. Characteristics of silica aerogel was generated by varying the composition of the SA:TMCS:HMDS resulting has a surface area of 50-488 m2/g, pore volume from 0.2 to 0.9 m3 /g, the contact angle of 48-119 and pore diameter ranging from 5.7-22.56 nm. Based on the resulting pore diameter, the synthesized of silica aerogel categorized as mesoporous.      Abstrak   Sintesis silika aerogel dari bahan dasar abu bagasse dilakukan dengan ekstraksi basa dan diikuti dengan sol-gel. Abu bagasse diekstrak dengan NaOH pada suhu didihnya sambil diaduk selama satu jam, menghasilkan sodium silikat. Selanjutnya, sodium silikat dilewatkan resin penukar ion, menghasilkan asam silicic (SA. Larutan asam silicic kemudian ditambahkan trimethy­l­chlorosilane (TMCS dan hexamethyldisilazane (HMDS sebagai agen pemodifikasi permukaan. Untuk terjadinya gel pH diatur hingga mencapai 8-9 dengan penambahan larutan NH4OH. Gel yang dihasilkan kemudian di-aging dan dikeringkan pada tekanan ambien pada suhu dan

  19. Kinerja Perusahaan Terkait dengan Terapan dan Kompetensi Teknologi Informasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Purwanto

    2014-06-01

    Full Text Available AbstractInvestment in information technology (IT implementation in organizations tends to increase manufacturing in Indonesia. Various studies show that implementation of IT that is applied has a major impact on company performance. This study aims to answer, whether at manufacturing organizations in Indonesia, the implementation of IT is applied and competencies have an impact, both directly and indirectly to the performance. The sample of this study is a company registered in the Department of Industry and Trade in East Java, which apply information and communication technologies in local area network. There are 117 companies with 500 employees or more participated in this study. Data were analyzed using SEM, with the application of SPSS and AMOS. The results of this study indicate that the more complete implementation of information technology applied in the company, and the higher the competence of knowledge in information technology, the higher the company's organizational performance is achieved.Keywords: Implementation IT, Competence IT, Organization Performance.AbstrakPenerapan investasi di bidang teknologi informasi (TI dalam organisasi perusahaan cenderung meningkat di Indonesia. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa implementasi TI yang diterapkan memiliki dampak besar pada kinerja perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab, apakah implementasi kompetensi TI di organisasi perusahaan di Indonesia memiliki dampak, baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja. Sampel penelitian ini adalah perusahaan yang terdaftar di Departemen Perindustrian dan Perdagangan di Jawa Timur yang mengaplikasikan informasi dan teknologi komunikasi dalam jaringan area lokal. Ada 117 perusahaan dengan 500 karyawan atau lebih berpartisipasi dalam penelitian ini. Data dianalisis dengan menggunakan SEM, dengan aplikasi SPSS dan AMOS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi teknologi informasi yang lebih lengkap di perusahaan

  20. PEMETAAN PREFERENSI KONSUMEN SUPERMARKET DENGAN METODE KANO BERDASARKAN DIMENSI SERVQUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kriswanto Widiawan

    2004-01-01

    Full Text Available The management of supermarket usually has some assumptions about the customers' expectation. Sometimes these assumtions do not reflect the nature of customers' expectations. Because of this miss perception, the supermarket looses its profit and becomes inefficient. This research was carried out in order to find out the customers' expectation on facilities and services of the supermarkets according to the servqual dimensions. The outcomes will be mapped into Kano categorizations. The researcher asked the customer dan manager of four supermarkets to fill the prepared questionnaires. Based on the result of customers' questionnaires, tangible, reliability and assurance dimensions were categorized as one dimensional. While responsiveness and emphaty dimensions were categorized as indifferent. Based on the result of managers' questionnaires, all servqual dimensions were categorized as one dimensional. After comparing the results of customers' and managers' questionnaires, there are three of four supermarkets which are match each other. Abstract in Bahasa Indonesia : Manajemen supermarket pada umumnya memiliki asumsi-asumsi mengenai harapan konsumen yang belum tentu sama dengan harapan konsumen sesungguhnya. Akibat ketidaktahuan informasi penting tersebut, tidak sedikit supermarket yang mengalami kerugian atau kinerjanya tidak efisien. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui harapan konsumen tentang fasilitas dan layanan supermarket menurut dimensi servqual yang dipetakan ke dalam kategori Kano. Penelitian dilakukan terhadap konsumen dan manajer dengan cara memberikan kuesioner. Menurut responden konsumen supermarket, dimensi servqual yang tergolong kategori one dimensional adalah tangible, reliability dan assurance. Sedangkan dimensi responsiveness dan emphaty termasuk kategori indifferent. Sementara itu, responden manajer supermarket berpendapat semua dimensi servqual termasuk kategori one dimensional. Dari empat supermarket yang diteliti, diketahui

  1. SEKOLAH PENDIDIKAN KARAKTER DI KABUPATEN GOWA DENGAN KONSEP ARSITEKTUR EKOLOGIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rasdyana Rasdyana

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak—Permasalahan pendidikan Indonesia cenderung berorientasi pada pendidikan berbasis hard skill (keterampilan teknis, yang lebih bersifat mengembangkan intelligence quotient (IQ atau hanya cerdas dalam intelektual, akal, dan penalaran saja, tidak dipadukan dengan intensif pengembangan kecerdasan hati, perasaan, dan emosi atau kemampuan soft skill yang tertuang dalam emotional intelegence (EQ, dan spiritual intelegence (SQ. Tujuan laporan ini ialah menyusun suatu acuan perancangan yang dapat menjadi panduan dalam merancang Sekolah dengan konsep Arsitektur Ekologis yang efektif dan efisien yang selanjutnya siap ditransformasikan ke dalam program perancangan fisik bangunan. Hasil dari laporan ini meninjau hal-hal yang spesifik dari bangunan, berupa syarat-syarat perencanaan yang meliputi, konsep tapak, penampilan / bentuk bangunan, layout ruang, struktur bangunan, material bangunan, uilitas bangunan dengan menganalisa permasalahan dan potensi yang ada di tapak berdasarkan prinsip Arsitektur Ekologis. Keywords: pendidikan karakter, arsitektur ekologis Abstract-The problem of education in Indonesia tend to be oriented to the education-based hard skills (technical skills, which is more developed the intelligence quotient (IQ or just smart in the intellectual sense, and reasoning alone, not combined with intensive development of the heart's intelligence, feelings, and emotions soft skill or ability as stated in emotional Intelligence (EQ and spiritual Intelligence (SQ. The purpose of this report is to draw up a reference design that can be a guide in designing the School of Architecture concept Ecological effective and efficient hereinafter ready transformed into the physical design of the building program. Results of this report reviews the specifics of the building, such as the terms of the planning involved, the concept footprint, appearance / shape of the building, space layout, structures, building materials, uilitas building with analyzing

  2. MODEL PEMBELAJARAN KIMIA ORGANIK TERINTEGRASI DENGAN KEMAMPUAN GENERIK SAINS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Sudarmin

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract: Learning Models of Organic Chemistry Subject Integrated with Science Generic Skills. The aim of the study is to investigate how Organic Chemistry and Generic Science Skills Teaching Model can be developed for prospective chemistry teachers. This research and development study involves 79 stu­dents of Chemistry Education Department of Sema­rang State University. The data are collected using a test of organic chemistry concepts and generic science skills, a questionnaire, and an observation sheet and then analyzed using N-gain test. The result shows that the OCGSSM teaching model improves the pro­spective chemistry teachers' generic science skills in high and medium category. The high achieving stu­dent group has better comprehension of generic skills in logical consistency, observation, abstraction, symbolic language, sense of scale, and logical frame aspects than low achieving student group. Abstrak: Model Pembelajaran Kimia Organik Terintegrasi Kemampuan Generik Sains. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran kimia organik terintegrasi kemampuan generik sains. Penelitian dan pengembangan melibatkan 79 mahasiswa Pendidikan Kimia Jurusan Kimia Universitas Negeri Semarang. Data dikumpulkan dengan tes penguasaan konsep kimia organik terintegrasi kemam­puan generik sains, angket, dan lembar observasi, dan dianalisis dengan uji N-gain. Hasilnya menunjukkan bahwa penerapan MPKOKG meningkatkan penguasaan kemampuan generik sains calon guru kimia dengan taraf pencapaian tinggi dan sedang. Mahasiswa kelompok prestasi tinggi memiliki penguasaan kemam­puan generik sains konsistensi logis, pengamatan, abstraksi, bahasa simbolik, kesadaran tentang skala serta logical frame lebih baik dibandingkan kelompok prestasi rendah.

  3. Tumor Sinus Paranasal Dengan Perluasan Intrakranial dan Metastasis ke Paru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukri Rahman

    2012-11-01

    Full Text Available Abstrak Keganasan hidung dan sinus paranasal (sinonasal merupakan tumor yang jarang ditemukan, hanya merupakan 1% dari seluruh tumor ganas di tubuh dan 3 % dari keganasan di kepala dan leher. Diagnosis secara dini dan pengobatan sampai saat ini masih merupakan tantangan. Pasien dengan tumor sinonasal biasanya datang pada stadium yang sudah lanjut, dan umumnya sudah meluas ke jaringan sekitarnya. Tidak jarang keluhan utama pasien justru akibat perluasan tumor seperti keluhan mata dan kepala dan bahkan gejala akibat metastsis jauh. Prognosis keganasan ini umumnya buruk. Hal ini karena anatomi sinus yang merupakan rongga yang tersembunyi dalam tulang, yang tidak akan dapat dideteksi dengan pemeriksaan fisik biasa dan sering asimptomatik pada stadium dini serta lokasinya yang berhubungan erat dengan struktur vital. Dilaporkan satu kasus tumor sinus paranasal pada seorang lali-laki berusia 52 tahun yang telah mengalami perluasan ke intrakranial dan metastasis ke paru. Kata kunci: tumor sinonasal, perluasan intrakranial, metastasis paru. Abstract Malignancies of the nasal cavity and paranasal sinuses (sinonasal are rare, comprising only 1 % of all human malignancies and only 3 % of those arising in the head and neck. Early diagnosis and treatment are still a challenge. A patient with sinonasal tumors usually comes at the advanced stage, and generally has spread to surrounding tissue. Not infrequently the patient's main complaint due to the expansion of the tumors such as eye or head complaints and sometimes even result of distant metastases. It has been associated with a poor prognosis. This is because the anatomy of the sinuses, which is a hidden cavity in the bone, which can not be detected by regular physical examination, tend to be asymptomatic at early stages, and located close anatomic proximity to vital structures. A case of paranasal sinus tumors in a 52-year-old man who has experienced intracranial expansion and pulmonary metastases is

  4. Perambatan Gelombang Optik pada Grating Sinusoidal dengan Chirp dan Taper

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isnani Darti

    2009-11-01

    menggunakan MIL, dipelajari perubahan respon optik pada grating sinusoidal akibat variasi amplitudo modulasi indeks (taper dan variasi frekuensi spasial grating (chirp. Hasil simulasi menunjukkan bahwa taper menyebabkan adanya fenomena penghilangan side-lobe pada spektrum transmitansi. Adanya chirp menyebabkan penghalusan side-lobe pada spektrum transmitansi dengan semakin besar parameter chirp menyebabkan peningkatan transmitansi di sekitar pusat band-gap dari grating homogen. Selain implementasi integrasi numerik (Runge-Kutta, MIL merupakan metode eksak sehingga dapat digunakan untuk mengevaluasi validitas metode yang sering digunakan yaitu Persamaan Moda Tergandeng (PMT. Dari hasil perbandingan dapat disimpulkan bahwa secara umum PMT kurang akurat dalam menganalisis struktur grating sinusoidal baik homogen maupun tak-homogen.

  5. MODEL PENENTUAN UKURAN LOT PRODUKSI DENGAN POLA PERMINTAAN BERFLUKTUASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Docki Saraswati

    2009-01-01

    Full Text Available The purpose of this paper is to examine the impact of varying demand on the production lot size and the schedule of delivery in the integrated inventory system. This system is consisted of a single manufacturer as the supplier and a single buyer. Mostly, the problems on the economic lot size model are assumed that demand is continuous with time. Actually, demand occurs are varying in time rather than continuously over the planning time horizon. In this case, the buyer has decided the amount of order for each period is varied, because of the changing market environment. The integrated inventory system model between a supplier and a buyer are developed and implemented under the condition with varied demand. Forward dynamic programming is implemented for searching the solution. The objective is to minimize the total cost, associated with a single product for a deterministic varying demand. Two conditions are examined here, i.e., the integrated model with uncapacitated and capacitated production system. The difference between these two models is in the constraints formulation. The capacity constraints will give higher total cost, especially if the setup cost higher than the holding cost. A numerical example is presented to illustrate the implementation of the solution algorithm. Abstract in Bahasa Indonesia: Pada makalah ini diteliti pengaruh permintaan yang berfluktuasi terhadap penentuan ukuran lot produksi dan jadwal pengiriman pada sistem persediaan terintegrasi, dengan total ongkos persediaan melibatkan sistem persediaan pemanufaktur dan pembeli secara bersama. Sistem terdiri atas pemanufaktur tunggal dan pembeli tunggal untuk pemesanan satu jenis produk.Umumnya permasalahan penentuan ukuran lot produksi memiliki asumsi bahwa permintaan bersifat kontinu terhadap waktu. Penentuan ukuran lot pada model integrasi sistem persediaan antara pemanufaktur dan pembeli dengan kondisi permintaan berfluktuatif bertujuan meminimasi total ongkos. Pencarian

  6. Masalah Transportasi Kota Dilihat dengan Pendekatan Hukum, Sosial dan Budaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edie Toet Hendratno

    2012-02-01

    Full Text Available The 1992 Traffic and Transportation Act perceives transportation as an important and strategic tool to improve economic development. However, problems such as traffic jam and bad infrastructure remain unsolved; with community behaviour as one of its root. Therefore, transportation problems ought to be resolved through socio-cultural approach besides physical improvement.  Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan 1992 memandang transportasi sebagai alat yang penting dan strategis untuk mendorong perkembangan ekonomi. Namun demikian, banyak masalah yang belum terselesaikan, seperti kemacetan dan infrastruktur yang buruk. Masalah-masalah itu berakar dari perilaku masyarakat. Dengan demikian, masalah transportasi mesti dipecahkan melalui pendekatan sosial-budaya selain perbaikan fisik.

  7. OPTIMASI AKURASI DETEKSI GOAL GAWANG FUTSAL DENGAN METODE SQUARE GRID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suwasono Suwasono

    2017-03-01

    Full Text Available In recent past, futsal field development in Indonesia is rapidly growing since this sport is getting popular among the people. Futsal is a one kind of football with different rules of playing. Similarly, futsal aims at shooting a ball to the opponents goal post. Additionally, in futsal also referee serves to determine the eligibility of goal made by the players and command the whole game. Conventionally, in determining the goal made by the players relies on the eyes movement skill in overseeing the ball. However, it claims to be inaccurate and ineffective. Thus, this research deals with the development of Optimization Accuracy System in Goal Detection using Square Grid Model in Laser and Photodiode and using additional validation through pixy camera which can work hand in hand with the referee in taking a decision of a goal made. Data Validation of PIXY CMU CAM in the form of color detection and referee decision data will be sent through bluetooth to the system. The system trials showed that the accuracy level of ball detection using square grid method was 80%. It indicated that the improvement of efficiency reaches 30% compare to the manual one. Beberapa tahun belakangan ini, pertumbuhan lapangan futsal di Indonesia sangat pesat seiring dengan semakin diminatinya olahraga futsal. Futsal merupakan salah satu cabang olahraga sejenis sepakbola, namun hanya berbeda pada aturan permainannya. Olahraga futsal bertujuan untuk memasukkan bola ke dalam gawang lawan. Sama halnya dengan sepakbola, di dalam aturan permainan futsal terdapat wasit untuk menentukan sah tidaknya bola masuk ke dalam gawang dan mengatur jalannya pertandingan. Pada saat ini, penentuan gol dibuat berdasarkan kemampuan pancaindra mata dalam melihat setiap pergerakan bola. Sehingga, dinilai kurang akurat dan efektif apabila dalam memutuskan sah tidaknya bola masuk ke dalam gawang. Penelitian ini mengembangkan sistem Optimasi Akurasi Deteksi Goal dengan Metode Square Grid pada laser

  8. Penatalaksanaan Lesi Endo-Perio dengan Perawatan Endodontik Non Bedah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irene Sulistio

    2014-06-01

    Full Text Available Secara anatomis pulpa dan periodontal saling berhubungan. Pada keadaan tertentu bisa terjadi inflamasi di pulpa dan periodontal. Hal ini disebut dengan lesi endodontik-periodontal. Perkembangan dan progresi lesi endo-perio ini dipengaruhi oleh faktor etiologi seperti bakteri, jamur, dan virus serta faktor pendukung seperti trauma, resorpsi akar, perforasi, dan malformasi gigi. Pada lesi endo-perio diperlukan rencana perawatan yang tepat agar prognosis perawatan dari gigi tersebut dapat baik. Artikel ini bertujuan memaparkan perawatan kasus lesi endo-perio yang berhasil setelah manajemen endodontik tanpa dilakukan bedah endodontik. Seorang pasien laki-laki berusia 21 tahun datang ke RSGM dengan keluhan gigi belakang kiri bawah sakit. Gigi tersebut pernah ditumpat 1 tahun yang lalu.Pada gambaran radiograf terdapat lesi radiolusen luas pada tulang alveolar sekitar akar distal. Perawatan endodontik dilakukan dengan pergantian bahan dressing kalsium hidroksida sebanyak 3 kali. Pada kontrol bulan kedua terlihat terjadi penulangan pada bagian lesi periodontal tersebut dan pasien tidak mengeluhkan rasa sakit. Kesimpulan hasil perawatan lesi endodontik periodontal dapat dirawat dengan perawatan endodontik non bedah. Management of Nonsurgical Endodontic Treatment on A Combined Endo-period Lesion. The pulp and periodontium have anatomic interrelationships. As the tooth matures, and the root is formed, three main avenues are created between pulp and periodontal ligament, i.e. dentinal tubules, lateral and accessory canals, apical foramen. These are the pathways that may provide a means by which pathological agent pass between the pulp and periodontium, thereby creating the endo - period lesion. Etiologic factors such as bacteria, fungi, and viruses as well as contributing factors such as trauma, root resorption, and dental malformations play a significant role in the development and progression of such lesions. In the endodontic - periodontal lesion is

  9. PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM KONTROL DENGAN MEMANFAATKAN LAYANAN SMS TELEPON SELULAR BERBASIS MIKROKONTROLER AT89C51

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N Putra Sastra

    2009-05-01

    Full Text Available alah satu isu dalam masyarakat yang perlu dicermati adalah mengenai keamanan. Kasus kriminal seperti pencurian dapat dikurangi dengan memasang sistem pengaman pada properti yang hendak dijaga. Untuk itu, ditawarkan suatu sistem keamanan dengan pemanfaaatan layanan SMS yang merupakan salah satu fitur dari teknologi GSM yang dikontrol dengan suatu mikrokontroler. Pada penelitian ini dibuat suatu alat berupa aplikasi antara telepon seluler dengan mikrokontroler jenis ATMEL 89C51 dengan pemanfaatan layanan SMS. Proses kerja alat ini berupa pengiriman data dari mikrokontroler melalui telepon seluler berupa SMS ke telepon seluler lain untuk informasi tertentu. Telepon penerima dapat mengirimkan SMS berupa pesan perintah untuk menghidupkan atau mematikan alat yang dinginkan melalui mikrokontroler. Perancangan sistem kerja alat ini dengan pemanfaatan bahasa assembly dan kode PDU untuk pengiriman atau penerimaan SMS. Alat yang dirancang ini berjalan dengan baik, dimana mikrokontroler bereaksi terhadap input tertentu dan memberi suatu perintah untuk mengaktifkan telepon seluler untukmengirim SMS ke suatu nomor yang telah diatur sebelumnya.

  10. Rancang Bangun Sistem Monitoring Listrik Prabayar dengan Menggunakan Arduino Uno

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Risqiwati

    2016-08-01

    Full Text Available Abstrak Kebutuhan akan listrik akan terus meningkat dari tahun ke tahun, hal ini dikarenakan pembuatan produk yang menggunakan listrik sebagai energi nya juga gencar dikeluarkan oleh produsen sehingga kebutuhan akan listrik sudah menjadi kebutuhan yang sangat vital untuk masing-masing individu. Saat ini di negara kita telah dikembangkan listrik prabayar disamping listrik pasca bayar yang telah berjalan, fungsi dari listrik prabayar ini adalah untuk dapat mengontrol penggunaan dari listrik itu sendiri. Namun, penggunaan listrik prabayar tidak sepenuhnya digunakan secara optimal oleh pelanggan, dikarenakan pelanggan tidak mengetahui beban dari alat listrik yang digunakan sehingga tidak dapat melakukan kontrol dari pulsa listrik yang dibeli. Dari permasalahan itu peneliti mengusulkan untuk membuat suatu alat kontrol dengan menggunakan arduino uno sehingga pemilik dapat mengontrol penggunaan listriknya secara real time. Board Arduino berfungsi sebagai sistem kontrol pengambilan data, sebelum data tersebut di olah pada server. Terdapat sistem sensor berfungsi untuk pengambilan data ampere yaitu sensor AC712-20A dan modul relay sebagai saklar elektrik berfungsi untuk memutus daya listrik ketika pulsa tidak mencukupi. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, terdapat kesalahan pengukuran rata-rata sensor ACS712-20A dengan multitester sebesar 26%, sedangkan untuk pengukuran billing listrik prabayar terdapat kesalahan sebesar 6%.

  11. ANALISA STUDI TENTANG KEMITRAAN ANTARA PENGEMBANG DENGAN KONTRAKTOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herry Pintardi Chandra

    2002-01-01

    Full Text Available Facing the competitive economic condition, partnering between developer and contractor in project construction is used as a modern business strategy. Partnering is a team in which participants can build partnership to develop a project. In this study, a survey to 25 developers and 20 contractors is conducted. Mean and Chi-Square Analysis is done using 6 partnering variables : (1 advantage of partnering, (2 disadvantage of partnering, (3 measures of success of partnering, (4 key element of partnering, (5 needs of partnering, and (6 partnering success. From the analysis of the 6 variables of partnering, it is found out that commitment (maximum mean 5.60 is very important in partnership Abstract in Bahasa Indonesia : Menghadapi kondisi ekonomi yang kompetitif ini, kemitraan antara pengembang dengan kontraktor pada proyek konstruksi dipakai sebagai strategi bisnis modern. Kemitraan adalah suatu tim di mana partisipan dapat membangun hubungan kerjasama untuk pengembangan sebuah proyek. Dalam penelitian ini didapatkan data survei dari 25 perusahaan pengembang dan 20 perusahaan kontraktor. Analisa Mean dan Chi-Square dilakukan dengan memakai enam variabel kemitraan yaitu: (1 keuntungan kemitraan, (2 kerugian kemitraan, (3 pengukuran kesuksesan kemitraan, (4 elemen kunci kemitraan, (5 kebutuhan kemitraan, (6 kesuksesan kemitraan. Hasil analisa data dari keenam variabel kemitraan tersebut, menunjukkan bahwa komitmen (mean maksimum 5.60 sangat penting dalam hubungan kemitraan, baik dari pihak pengembang maupun kontraktor, dimana kepercayaan dalam suatu kerjasama merupakan wujud nyata dari komitmen.

  12. Unjuk Kerja Motor Bakar Bensin Dengan Turbojet Accelerator

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ekadewi Anggraini Handoyo

    2002-01-01

    Full Text Available One of several devices attached in an ignition engine to improve its performance is turbojet accelerator. The manufacturer claims that it will improve the engine's performance. To verify this advertisement, a research is done in Motor Bakar Laboratory in Petra Christian University. From the research done, it is found out that the device, turbojet accelerator, makes the pressure of the air incoming to the carburetor decreases while its velocity increases. Meanwhile, the performances of the engine including Brake Horse Power (BHP, torque, Brake Mean Effective Pressure (BMEP and thermal efficiency are increasing. The engine equipped with turbojet accelerator will save its fuel consumption. Abstract in Bahasa Indonesia : Salah satu alat yang ditambahkan pada motor bakar untuk menaikkan unjuk kerjanya adalah turbojet accelerator. Produsen alat ini mengatakan bahwa unjuk kerja motor bakar akan meningkat dengan pemasangan alat ini. Untuk membuktikan promosi ini dilakukan penelitian di laboratorium Motor Bakar, Universitas Kristen Petra. Hasil yang didapat dari percobaan yang dilakukan adalah bahwa turbojet accelerator menyebabkan aliran udara masuk karburator dengan lebih rendah dan kecepatan lebih tinggi. Sedang unjuk kerja yang meliputi daya BHP, Torsi, BMEP dan efisiensi termis motor bakar meningkat. Selain itu konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat jika motor bakar dilengkapi turbojet accelerator. Kata kunci: Turbojet accelerator, Motor bakar bensin, BHP, SFC, Torsi, Efisiensi termis.

  13. ANALISIS LAYANAN VOIP PADA JARINGAN MANET DENGAN CODEC YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Randa Oktavada Zein

    2016-12-01

    Full Text Available Voice Over Internet Protocol (VoIP merupakan layanan bersifat real-time, parameter yang dapat mempengaruhi kulitas layanan seperti delay, jitter dan packet loss. Dalam proses pengkodean sinyal analog menjadi sinyal digital menyebabkan terjadiya delay pada VoIP. Sistem pengcodean ini disebut codec, setiap codec memiliki bitrate yang berbeda pengkodeannya. Pada penelitian ini menggunakan codec G.711, G729 dan codec G.723.1 sebagai perbandingan untuk mengetahui qulity of service (QoS VoIP jika diterapkan pada jaringan MANET. Dengan penambahan aplikasi Hypertext Transfer Protovol (HTTP untuk mendapatkan parameter QoS VoIP dari codec G.711, G.729 dan G.723.1. Hasil yang didapat pada codec G.723.1 lebih baik jika dibandingkan dengan codec g.711 dan G.729 dilihat dari nilai dari parameter QoS seperti delay, jitter dan packet loss. Sesuai standar ITU-T G114 dimana perhitunan teoritis parameter dari codec G.723.1 didapat hasil terendah 7,68 kbps.

  14. Teknik Migrasi Data Lintas DBMS dengan Menggunakan Metadata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Hidayat

    2015-11-01

    Full Text Available Proses migrasi data biasanya dibutuhkan saat adanya perubahan sistem, format, atau tipe storage. Saat ini telah dikenal beberapa teknik dan kakas untuk melakukan migrasi data, misalnya CSV file, ODBC, SQLDump dan sebagainya. Sayangnya tidak semua teknik tersebut dapat diimplementasikan untuk migrasi data antara dua DBMS yang berbeda. Dalam penelitian ini dipaparkan sebuah teknik migrasi data yang dapat digunakan untuk migrasi data lintas DBMS. Teknik migrasi data yang dipaparkan memanfaatkan metadata yang ada di masing-masing DBMS. Proses migrasi data yang dipaparkan di sini melalui tiga tahap yaitu capture, convert dan construct. Sebuah prototype dibangun untuk menguji teknik migrasi data ini. Dengan menggunakan schema HR dilakukan uji coba migrasi data lintas DBMS antara Oracle dan MySQL. Dengan menggunakan teknik ini, migrasi data full-schema membutuhkan waktu rata-rata 20,43 detik dari DBMS Oracle ke MySQL dan 12,96 detik untuk skenario sebaliknya. Adapun untuk migrasi data parsial dibutuhkan waktu rata-rata 5,95 detik dari DBMS Oracle ke MySQL dan 2,19 detik untuk skenario sebaliknya.

  15. Ekstirpasi Hemangioma di Dinding Lateral Hidung dengan Pendekatan Endoskopi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bestari J Budiman

    2012-11-01

    Full Text Available Abstrak Pendahuluan: Hemangioma di dinding lateral hidung merupakan kasus tumor jinak pembuluh darah yang jarang angka kejadiannya. Metode: Pendekatan endoskopi memberikan hasil yang lebih baik pada penatalaksanaan kasus tumor jinak di daerah hidung dan sinus paranasal. Pada kasus-kasus tertentu, pendekatan endoskopi memberikan beberapa keuntungan lebih, seperti dapat mengangkat massa tumor dengan morbiditas yang rendah dan menghindari kerusakan yang tidak perlu pada mukosa dan struktur anatomi yang sehat. Diskusi: Telah dilakukan pengangkatan hemangioma di dinding lateral hidung dengan pendekatan endoskopi pada seorang pasien wanita berusia 33 tahun. Kata kunci: hemangioma, dinding lateral hidung, pendekatan endoskopi Abstract Introduction: The hemangioma in the lateral wall of the nose is an uncommon benign vascular neoplasm. Methods: The endoscopic approach can be succesfully employed for the treatment of benign tumor of the nose and paranasal sinuses. In selected cases, this surgical technique allows the complete removal of the tumor with less morbidity, and avoidance of unnecessary resection of healthy mucosa and anatomy structures. Discussion: A case of endoscopic management of a hemangioma in the lateral wall of the nose in a 33 years old girl is reported. Keywords:hemangioma, lateral wall of the nose, endoscopic approach

  16. Melindungi Aplikasi dari Serangan Cross Site Scripting dengan Metode Metacharacter

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulianingsih Yulianingsih

    2017-04-01

    Full Text Available Kebutuhan masyarakat atas penggunaan jasa internet semakin meluas dan mencakup berbagai bidang kehidupan hal ini mengakibatkan turut meningkatkannya kejahatan dalam dunia internet. Keamaanan aplikasi yang tidak baik mengakibatkan data penting dan kerahasiaan pengguna menjadi terancam. Hal ini tentu saja merugikan bagi pihak pengguna maupun penyelenggara. Untuk itu perlu dikedepankan metode–metode terbaik dalam keamanan berinternet dan untuk menentukan tindakan penanggulangan yang tepat terlebih dahulu harus dipahami cara kerja dari jenis kejahatan tersebut. Cross Site Scripting merupakan jenis serangan injection terhadap situs dengan mengandalkan kelemahan dari target atau pengguna internet. Penyerang akan memanfaatkan kelemahan pengguna melalui ajakan atau bujukan untuk mengikuti arahan menuju suatu kondisi tertentu yang telah dimuati oleh usaha untuk pencurian data, kerahasiaan atau perintah tertentu melalui code scripting oleh penyerang.Dalam penelitian ini dilakukan Sejumlah Eksperimen untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan, yaitu dengan menanamkan metacharacter kedalam code scripting sebelum dan sesudah proses berjalan. Tujuan yang hendak dicapai melalui penelitian ini adalah pembuktian terhadap fungsi metacharacter dalam menutup celah kerentanan keamanan aplikasi

  17. PEMODELAN MATEMATIKA PADA EPIDEMI INFLUENZA DENGAN STRATEGI VAKSINASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M Kharis

    2016-04-01

    Full Text Available Pada tahun 2009 merebak epidemi flu burung kemudian diikuti epidemi flu babi. Epidemi flu tersebut menyebabkan beberapa kasus kematian dan banyak manusia yang masuk ke rumah sakit. Salah satu usaha yang dilakukan untuk menanggulangi wabah ini adalah dengan melakukan vaksinasi. Vaksinasi dilakukan terhadap orang yang belum terkena influenza. Melihat fakta bahwa penyakit ini bersifat epidemik, maka sangat dimungkinkan untuk membentuk model matematika dari kasus influenza tersebut. Model yang dihasilkan berbentuk SIRS dengan populasi konstan. Dalam penelitian ini digunakan metode tinjauan pustaka, analisis, dan pembuatan simulasi. Simpulan yang diperoleh berupa model matematika dan analisanya serta nilai minimal persentase individu yang divaksinasi supaya wabah tidak meluas.In 2009,  bird flu epidemic outbreak and it is followed by swine flu epidemic. Flu epidemic causes many mortality in human and more of human must be treated in hospital. One of the efforts to combat this plague is vaccination. Vaccination was given to susceptible human. From the fact that the disease is epidemic, it is possible to establish a mathematical model of the influenza cases. The resulting model is SIRS with constant population. In this study, it was used methods include literature reviews, analysis, and simulation. The conclusions obtained in the form of mathematical models and analysis as well as the minimum percentage of individuals who are vaccinated so that the plague has not spread.

  18. PENGATURAN PASSING OFF DALAM PENGGUNAAN DOMAIN NAME TERKAIT DENGAN MEREK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herti Yunita Putri

    2016-09-01

    jaringan komputer ataupun internet. Passing off juga merupakan tindakan yang menyebabkan kebingungan dalam menggunakan merek dengan menyerupai merek terkenal pada barang dan atau jasa. Pemilihan domain name dalam media internet sering menimbulkan  persamaan dengan domain name pihak lain. Hal ini sering dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan dari domain name itu sendiri. Hal tersebut dapat diakibatkan oleh adanya persaingan bisnis dalam media internet. Hal inilah yang disebut dengan passing off. Jenis penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif yang bersifat analisis kualitatif. Bahan hukum yang digunakan dalam penelitian ini meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah teknik studi kepustakaan. Bahan hukum yang ada dianalisis untuk melihat argumentasi implementasi tentang pengertian merek, pengertian domain name, tindakan passing off dalam penggunaan merek dan domain name serta pengaturannya dalam aturan hukum di Indonesia. Diharapkan agar kedepannya dapat membantu sebagai dasar acuan dan pertimbangan hukum yang berguna dalam praktek hukum di Indonesia secara tepat. Ada dua tindakan passing off yang berkaitan dengan merek dan domain name, yaitu Crybersquatting dan Tiposquatting. Pengaturan domain name memang tidak diatur secara jelas didalam pengaturan tentang merek, yaitu Undang-Undang No. 15 Tahun 2001 Tentang Merek. Tetapi diatur di dalam PP No. 24 Tahun 1993 Tentang Daftar Kelas Barang atau Jasa Dalam Merek, menyebutkan bahwa telekomunikasi termasuk ke dalam barang atau jasa merek. Domain name diatur dalam UDRP (Uniform Dispute Resolution Policy dengan lembaga yang berwenang yaitu ICANN (Internet Corporation for Assigned Names and Numbers.

  19. PENDIDIKAN MULTIKULTURAL: Pengertian, Prinsip, dan Relevansinya dengan Tujuan Pendidikan Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rustam Ibrahim

    2015-11-01

    Full Text Available Pendidikan multikultural adalah proses pengembangan seluruh potensi manusia yang menghargai pluralitas dan heterogenitasnya sebagai konsekuensi keragaman budaya, etnis, suku, dan aliran (agama. Pendidikan multikultural menekankan sebuah filosofi pluralisme budaya ke dalam sistem pendidikan yang didasarkan pada prinsip- prinsip persamaan (equality, saling menghormati dan menerima serta memahami dan adanya komitmen moral untuk sebuah keadilan sosial. Pendidikan multikultural berawal dari berkembangnya gagasan dan kesadaran tentang interkulturalisme seusai Perang Dunia II. Kemunculan gagasan dan kesadaran interkulturalisme ini selain terkait dengan perkembangan politik internasional menyangkut HAM, kemerdekaan dari kolonialisme, diskriminasi rasial, dan lain-lain, juga karena meningkatnya pluralitas di negara-negara Barat sendiri sebagai akibat dari peningkatan migrasi dari negara-negara baru merdeka ke Amerika dan Eropa. Pendidikan multikultural sebenarnya merupakan sikap peduli dan mau mengerti (difference atau politics of recognition politik pengakuan terhadap orang-orang dari kelompok minoritas. Pendidikan multikultural melihat masyarakat secara lebih luas. Berdasarkan pandangan dasar bahwa sikap indiference dan non-recognition tidak hanya berakar dari ketimpangan struktur rasial, tetapi paradigma pendidikan multikultural mencakup subjek-subjek mengenai ketidakadilan, kemiskinan, penindasan, dan keterbelakangan kelompok-kelompok minoritas dalam berbagai bidang: sosial, budaya, ekonomi, pendidikan, dan lain sebagainya. Tujuan pendidikan Islam bukan sebatas mengisi pikiran siswa dengan ilmu pengetahuan dan materi pelajaran, akan tetapi membersihkan jiwanya yang harus diisi dengan akhlak dan nilai-nilai yang baik dan dikondisikan supaya biasa menjalani hidup dengan baik. Hal tersebut sesuai dengan tujuan pendidikan multikultural, yaitu untuk menciptakan kehidupan yang harmonis dalam masyarakat yang serba majemuk. Kata Kunci: Pendidikan

  20. PERTUMBUHAN Kappaphycus alvarezii DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK Sargassum aquifolium

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Ali Akbar

    2016-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mempelajari pengaruh penggunaan Sargassum aquifolium dengan konsentrasi dan lama waktu perendaman yang berbeda terhadap pertumbuhan Kappaphycus alvarezii, serta mengetahui pengaruh penggunaan S. aquifolium terhadap persentase kadar karaginan K. alvarezii. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan perlakuan faktorial yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor 1 berupa konsentrasi ekstrak Sargassum aquifolium dan faktor 2 berupa perlakuan lama perendaman. Faktor 1 terdiri atas 4 perlakuan konsentrasi perendaman yaitu kontrol (K0, konsentrasi 5% (K1, 10% (K2, 15% (K3. Faktor 2 terdiri atas 3 taraf yaitu lama perendaman 30 menit (T1, 60 menit (T2 dan 90 menit (T3.  Data variabel penelitian dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak Sargassum aquifolium tidak memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan rumput laut Kappaphycus alvarezii. Perlakuan K1T3 (perendaman dengan konsentrasi 5% selama 90 menit menunjukkan hasil tertinggi dari perlakuan lainnya, nilai laju pertumbuhan spesifik 6.11%, pertumbuhan mutlak 663.89 gram, berat kering 197.80 gr dan nilai kadar karaginan yaitu 53.33%. Berat kering terendah diperoleh pada perlakuan K3T3 (perendaman dengan konsentrasi 15% selama 90 menit. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian ekstrak Sargassum aquifolium tidak memiliki pengaruh nyata terhadap pertumbuhan Kappaphycus alvarezii dan kadar karaginan tertinggi adalah 53.33% terdapat pada perlakuan  konsentrasi ekstrak Sargassum aquifolium 5% dengan perendaman selama 90 menit.Kata Kunci: berat kering, ekstrak, karaginan, perendaman, pertumbuhan.GROWTH PERFORMANCE OF Kappaphycus alvarezii WITH ADDING Sargassum aquifolium EXTRACTABSTRACTThis research purpose is to study the effect of adding Sargassum aquifolium extract dan time of submersion for growth performance and carrageenan content of Kappaphycus alvarezii. This research

  1. ANALISIS PENGENDALIAN DAYA REAKTOR PCMSR DENGAN LAJU ALIR PENDINGIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iqbal Syafin Noha

    2015-03-01

    Full Text Available Passive Compact Molten Salt Reactor (PCMSR merupakan pengembangan dari Molten Salt Reactor (MSR yang memiliki karakter berbeda dengan lima reaktor generasi IV lainnya, yaitu menggunakan bahan bakar leburan garam. Pada reaktor MSR, garam lebur tidak digunakan sebagai pendingin tetapi digunakan sebagai medium pembawa bahan bakar. Dengan fase bahan bakar yang berupa garam lebur LiF-BeF2-ThF4-UF4, maka dapat dilakukan pengendalian daya dengan mengatur laju aliran bahan bakar dan pendingin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perubahan laju alir pendingin terhadap daya reaktor PCMSR. Analisis dilakukan dengan empat jenis masukan untuk perubahan laju alir pendingin, yaitu masukan step, ramp, eksponensial, dan sinusoidal. Untuk masukan step, laju alir pendingin dibuat berubah secara mendadak. Selanjutnya untuk masukan ramp dan eksponensal, perubahan laju alir masing-masing dibuat perlahan secara linear dan mengikuti fungsi eksponensial. Kemudian untuk masukan sinusoidal, laju alir berubah naik turun secara periodik dengan memvariasikan frekuensi dari perubahan laju alir tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan laju alir pendingin sebesar 50% dari laju pendingin sebelumnya, menyebabkan daya pada reaktor PCMSR turun sebesar 63% dari daya sebelumnya. Jika terjadi fluktuasi laju aliran pendingin, maka semakin cepat perubahan tersebut, maka respon daya yang diberikan semakin kecil. Pada frekuensi yang sangat cepat, daya reaktor menjadi konstan dan cenderung tidak memiliki respon terhadap laju aliran. Hal ini merupakan salah satu aspek keselamatan reaktor, karena reaktor tidak merespon perubahan yang terlalu cepat. Kemampuan reaktor mengatur daya menyesuaikan laju aliran pendingin merupakan aspek keselamatan lainnya. Kata kunci : PCMSR, pengendalian daya, laju alir pendingin, uji respon   Passive Compact Molten Salt Reactor (PCMSR is the development of Molten Salt Reactor (MSR which has different character from other five

  2. Mendengarkan Warnamu (Sebuah Eksperimen Mengenai Hubungan Pirsawan Dengan Ruang Seni

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Ibrahim Yeru

    2017-06-01

    Full Text Available Abstrak. Karya penulis dalam proyek ini banyak mengambil inspirasi dari proses produksi konsumsi yang terjadi pada ruang. Konteks ruang pada karya penulis kali ini ialah format “white cube” yang menjadi standar bagi ruang seni. Dengan warna putih pada dinding, ruang seni menjadi bersih dan netral tanpa terbebani konteks ruang dan sosial sekitarnya. Format ini mengandaikan ruang seni sebagai ruang yang netral-dimana secara fisik dapat mengakomodasi kepentingan untuk menjadikan karya seni sebagai fokus utama di dalam ruang tersebut. Namun “whiteness” ini tidak bekerja semata karena cat putih sebagai perangkat satu-satunya yang berpengaruh terhadap persepsi sang pencerap, namun pula terdapat bagian pirsawan sebagai pencerap warna putih itu sendiri. Karya penulis menitikberatkan pada intervensi proses dalam mencerap warna putih tersebut. Intervensi tersebut dilakukan dengan cara menyasar unsur penting yang mempengaruhi kondisi ruang, yakni cahaya. Kemudian penulis menaruh peran pirsawan secara harfiah sebagai penentu penting dalam bagaimana kondisi ruang tersebut terbentuk. Caranya ialah membuat perilaku pirsawan di dalam ruang mempengaruhi cahaya yang ada di dalam ruang tersebut. Peran perantara tersebut dimungkinkan oleh perangkat elektronik yang dirancang oleh penulis dan tim. Perangkat ini akan menangkap reaksi suara pirsawan di dalam ruang untuk kemudian dijelmakan menjadi warna yang mempengaruhi persepsi pirsawan atas ruang yang didiaminya. Dengan cara ini penulis menempatkan karya penulis sebagai upaya untuk meremediasi persepsi pirsawan dengan ruang seni. Melalui eksplorasi hubungan presentasi karya seni di dalam ruang pamer, dalam hal ini menghadirkan kontras antara yang dicerap dengan bagaimana karya tersebut dibuat secara teknis, pirsawan menjadi subjek aktif, sebagai orang yang menghasilkan dan mengalami karya itu sendiri. Kata kunci: partisipatori; pirsawan; ruang; warna; suara. Listen to Your Color (Experiments of Viewers and

  3. Analisa Tekno Ekonomi Refarming Frekuensi 2100 MHz dengan Analisis Penggantian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Doan Perdana

    2014-06-01

    Full Text Available Penyediaan biaya investasi yang tinggi untuk memenuhi jaringan komunikasi nirkabel yang handal dengan kapasitas yang besar merupakan salah satu tantangan bagi operator telekomunikasi saat ini. Pemanfaatan alokasi bandwith frekuensi secara efisien dan optimal merupakan salah satu solusi untuk mengatasi biaya investasi yang tinggi. Tujuan dari penelitian yang dilakukan yaitu melakukan kajian analisa kelayakan biaya CAPEX dan OPEX skema Refarming Frekuensi dengan metode Replacement Analysis (RA sesuai dengan tingkat persentase pertumbuhan pelanggan nirkabel layanan voice dan data (2012-2017 pada salah satu operator telekomunikasi   di   Indonesia.   Metode   kajian   penelitian adalah               melakukan               kajian       analisa            kelayakan                         metode Replacement       Analysis (RA            untuk           optimasi       kapasitas jaringan  skema  refarming  frekuensi  dengan  menggunakan empat   skenario   implementasi,   yaitu   2G/3G   Collocation, 2G/3G/LTE Collocation, 3G/LTE Collocation, dan LTE (JBS. Kesimpulan  dari  penelitian  yang  dilakukan  yaitu  setelah dilakukan   kajian   analisa   kelayakan   menggunakan   metode Replacement   Analysis   (RA,   skema   Refarming   Frekuensi meerupakan salah satu solusi bagi operator telekomunikasi di Indonesia   dalam   melakukan   optimasi   kapasitas   jaringan nirkabel eksisting (2G dan 3G dan jaringan baru (LTE yang handal,  dan  dapat  direkomendasikan  skenario  implementasi LTE  karena biaya CAPEX dan OPEX yang dikeluarkan lebih kecil  dibandingkan  dengan  tiga  skenario  implementasi  yang lain nya (2G/3G Collocation, 2G/3G/LTE Collocation, 3G/LTE Collocation.

  4. Karakterisasi Membran Polimer Dengan Adsorben Inorganik Lithium Mangan Spinel Untuk Ekstraksi Lithium Dari Lumpur Sidoarjo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sheila Pramusiwi Rozitawati

    2014-09-01

    Full Text Available Berdasarkan penelitian ilmuwan dari Jepang, Lumpur Sidoarjo mengandung unsur Lithium yang besar dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan elektroda baterai ion lithium. Dari berbagai macam metode ekstraksi, dipilih metode adsorpsi dengan membran polimer karena lebih effisien. Membran polimer yang digunakan berbahan dasar PP (Polypropylene dengan nama dagang Kimtech, Polyester non-woven, dan PVDf (Polyvinyllidene difluoride hasil dari sintesa laboratorium dengan metode NIPS yang dikombinasikan dengan fiberglass, dengan adsorben inorganik Lithium-Mangan Spinel yang terbungkus di setiap membran. Dari karakterisasi membran polimer yang dilakukan diketahui bahwa membran PVDf 10:90 5%FG karena memenuhi persyaratan sebagai membran untuk ekstraksi lithium dari Lumpur Sidoarjo. Hasil pengujian menunjukkan hasil uji water uptake mencapai 61,95% lebih tinggi dari membran PVDf lainnya yang didukung dengan hasil SEM menunjukkan membran PVDf 10:90 5%FG ini dimana hasil SEM terlihat banyak pori. kemudian nilai kekuatan tariknya 139,594 N/mm2 cukup tinggi jika dibandingkan dengan nilai kimtech 6,09385 N/mm2 dan poliester non-woven 5,42757 N/mm2. Dan hasil uji ICP juga menunjukkan hasil paling baik yakni 3,55 ppm (mg/L yang berarti dapat mengadsorpsi lithium 60,68% dari lumpur Sidoarjo. Dari semua membran, PVDf 10:90 5%FG yang memenuhi persyaratan sebagai membran untuk ekstraksi Lithium.

  5. DESAIN PEMIPIL JAGUNG DENGAN SUMBER ENERGI TENAGA SURYA DAN ENERGI LISTRIK PLN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasyim Asy’ari

    2015-09-01

    Hasi lpercobaan pertama dilakukan pada intensitas cahaya 103700 lux tegangan 19 V dan arus 2 A menghasilkan  kecepatan putar 1705 Rpm sehingga mesin pemipil jagung bekerja dengan sangat baik dengan waktu pemipilan 0,10 menit per jagung. Begitu seterusnya dengan intensitas yang berbeda sampai ke intensitas terendah yaitu 29300 lux tegangan 8,2 V dan arus 1 A menghasilkan kecepatan putar 402,4 Rpm sehingga mesin pemipil jagung tidak mampu lagi bekerja dengan baik (tidak dapat memipil jagung lagi. percobaan selanjutnya untuk melakukan pemipilan dengan energi listrik PLN disaat mesin pemipil jagung tidak mendapatkan suplai energi yang cukup dari panel surya karena intensitas cahaya yang rendah maka mesin dapat berpindah kesumber energi lain dengan memindahkan sumber energi ke listrik PLN. Pada penelitian ini didapati hasil setelah listrik PLN dikonversikan dengan konverter menunjukkan tegangan 11,2 V, arus 1,5 A dan kecepatan putar 910,2 Rpm sehingga didapati waktu pemipilan adalah 0,19 menit per jagung.

  6. Interaksi Sosial Remaja Yang Bersekolah di Homeschooling Dengan Menggunakan Metode Distance Learning

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Herfinaly

    2013-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran interaksi sosial remaja yang bersekolah di homeschooling dengan menggunakan metode distance learning di Pekanbaru. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 6 (enam orang. Teknik pengumpulan data menggunakan in-deepth interview dan observasi behavioral checklist. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan teknik analisis data model interaktif dari Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa remaja yang bersekolah di homeschooling dengan menggunakan metode distance learning melakukan interaksi sosial dengan teman sebaya melalui komunikasi dengan handphone yang menggunakan aplikasi blackberry messenger, whatsapp, facebook, dan twitter. Proses interaksi sosial remaja terjadi melalui proses imitasi yaitu remaja melakukan imitasi dengan tokoh idola, melalui internet, dan melalui televisi, sugesti yaitu remaja melakukan sugesti terhadap diri sendiri dan mendapatkan sugesti dari orangtua, tutor, dan teman, identifikasi yaitu remaja mengidentifikasikan dirinya terhadap orangtua, dan simpati, baik simpati terhadap teman sebaya yaitu remaja perlihatkan dengan memberikan solusi yang tepat kepada teman yang sedang mengalami kesulitan maupun simpati terhadap lawan jenis yaitu remaja perlihatkan dengan melakukan pendekatan kepada lawan jenis yang mereka sukai. Interaksi sosial remaja terjadi dalam dua bentuk, yaitu asosiatif berupa kerjasama dan disosiatif berupa pertentangan.

  7. HUBUNGAN SUBSTRAT DASAR PERAIRAN DENGAN KEHADIRAN RUMPUT LAUT ALAM DI PERAIRAN UJUNG GENTENG, SUKABUMI, JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ofri Johan

    2015-12-01

    dari garis pantai dengan perbedaan karakteristik antar masing-masing kawasan tersebut, yaitu kawasan 1, 2, dan 3 dengan jarak 0-100 m, 100-300 m, dan > 300 m dari garis pantai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 24 genus dari 34 spesies rumput laut yang termasuk dalam kelompok alga coklat, merah, dan hijau ditemukan pada ketiga kawasan dengan persentase total tutupan masing-masing 25,88%; 27,72%; dan 46,40%. Tutupan rumput laut tertinggi ditemukan pada kawasan 1, yang dicirikan oleh substrat pasir yang berasosiasi dengan lamun, dan diikuti oleh kawasan 2 dan 3. Hasil analisis diskriminan menunjukkan hubungan yang signifikan antara distribusi alga merah dengan tipe substrat pasir; alga coklat dengan tipe substrat batu karang, pecahan karang, dan karang hidup; sedangkan alga hijau tersebar hampir di seluruh kawasan dengan tipe substrat yang berbeda. Informasi keterkaitan substrat dan keberadaan jenis rumput laut sangat penting dalam mendukung pengembangan teknologi budidaya rumput laut.

  8. PENGARUH PENGGUNAAN ENERGY SAVING DEVICE PADA PROPELLER B4 55 DENGAN METODE CFD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Trimulyono

    2013-10-01

    Full Text Available Tingginya harga bahan bakar semakin mendorong pelaku industri khususnya pemilik kapal melakukan penghematan konsumsi bahan bakar dan cara yang cukup efektif untuk mengurangi konsumsi bahan bakar tersebut adalah dengan menambah instalasi alat yang disebut Energy Saving Device (ESD pada propeller dengan tujuan meningkatkan efisiensi propulsi.   Beberapa desain  ESD propeller yang telah dikembangkan yakni Ducted Propellers (Kort Nozzel propeller, dan Propeller Boss Cap Fins (PBCF. Perbedaan jenis Energy Saving Device (ESD mengindikasikan perubahan gaya torque dan thrust yang berbeda sehingga penulis disini ingin menganalisa pengaruh instalasi Energy Saving Device (ESD  pada propeller terhadap torque dan thrust yang dihasilkan sehingga dapat diketahui jenis ESD dengan performa paling optimal dengan bantuan paket program CAD (Computer Aided Design serta CFD (Computational Fluid Dynamics. Hasil analisa dengan menggunakan RANS software CFD menunjukkan akibat penambahan instalasi Energy Saving Device (ESD  pada propeller, terjadi perubahan bentuk aliran fluida, yang berpengaruh pula terhadap nilai thrust dan torque yang dihasilkan. Gaya thrust yang terjadi pada pada PBCF Propeller adalah sebesar 8.70E+05 N, dengan Torque 7.18E+05, sedangkan thrust pada Nozzle Propeller adalah sebesar 1.18E+06 dengan Torque 9.86E+05

  9. PENENTUAN BATAS WILAYAH DENGAN MENGGUNAKAN METODE KARTOMETRIK (STUDI KASUS DAERAH KEC. GUBENG DAN KEC. TAMBAKSARI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pande Restu Adikresna

    2015-02-01

    Full Text Available Penentuan batas wilayah adalah penentuan garis batas antara dua daerah atau lebih dimana garis batas tersebut disepakati oleh pihak dari daerah tersebut. Batas wilayah merupakan hal yang penting karena merupakan salah satu faktor untuk menunjang perkembangan dari suatu daerah. Terdapat berbagai macam metode untuk menentukan garis batas. Salah satunya dengan menggunakan metode kartometrik.Metode kartometrik merupakan metode penelusuran garis batas wilayah dengan menentukan posisi titik-titik koordinat dan mengidentifikasi cakupan wilayah pada peta kerja atau citra yang telah terkoreksi. Pentuan batas wilayah menggunakan metode kartometrik ini ditampilkan dengan sistem informasi peta batas wilayah antara kedua kecamatan tersebut. Terdapat 427 titik kartometrik yang tersebar di Kecamatan Gubeng dan Tambaksari dengan penomeran sesuai dengan format yang ditentukan.Dari kegiatan penelitian ini ditemukannya 10 panjang segmen batas yang berbeda pada peta digital yang di ambil dari Peta RBI dengan hasil segmen batas yang didapat dari hasil verivikasi sepanjang 1748.968 Meter .  Terdapat 2 jenis segmen unsur batas yaitu segmen batas alam berupa sungai dengan panjang  8225.82 meter dan segmen batas buatan berupa jalan, tembok dan selokan sepanjang 41805.743 Meter. Status batas wilayah yang terdapat di kedua kecamatan setelah dilalukan verifikasi dibagi menjadi 2 jenis yaitu batas disepakati  sepanjang 48850.357 Meter, batas tidak diketahui sepanjang  1207.851 Meter. Titik kartometrik merupakan cara yang efektif untuk mewakili garis batas wilayah. Hasil dari penentuan batas ini disajikan melalui sistem informasi batas wilayah Kec. Gubeng dan Tambaksari.

  10. HUBUNGAN ANTARA GRATITUDE DENGAN PSYCHOLOGI CALWELLBEING IBU YANG MEMILIKI ANAK TUNAGRAHITA DI SLB NEGERI SALATIGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Theresia Lisiau Ratnayanti

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gratitude dengan psychological well-being pada ibu yang memiliki anak tunagrahita. Dalam penelitian ini, pengambilan data menggunakan metode kuantitatif dengan teknik korelasi Product Moment dari Carl Pearson. Hipotesis pada penelitian ini adalah terdapat hubungan positif antara gratitude dengan psychological well-being pada ibu yang memiliki anak tunagrahita. Skala pertama yang digunakan adalah Ryff ’s psychological well-being scale yang terdiri dari 42 item dengan reliabilitas (α 0,848 . Skala kedua yang digunakan adalah The Gratitude Questionnaire-Six Item Form (GQ-6 yang memiliki 6 item dengan reliabilitas (α 0,82. Sampel dalam penelitian ini adalah 51 ibu yang memiliki anak tunagrahita yang bersekolah di SLB Negeri Salatiga. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara gratitude dan psychological well-being dengan hasil r = 0.322 dengan nilai signifikansi sebesar 0,011 (p<0,05 yang artinya semakin tinggi gratitude maka semakin tinggi pula psychological well-being, begitu sebaliknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gratitude memberikan sumbangan sebesar 10,37%. Hal ini dapat menunjukkan bahwa 89,63% PWB ibu yang memiliki anak tunagrahita masih dipengaruhi oleh faktor lain.

  11. Simulasi Performansi Heat Exchanger Type Shell And Tube Dengan Double Segmental Baffle Terhadap Helical Baffle

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anggareza Adhitiya

    2013-12-01

    Full Text Available Pada heat exchanger type shell and tube, selain pengunaan baffle yang bertujuan untuk mengarahkan aliran pada sisi shell juga bertujuan untuk meningkatkan laju perpindahan panas yang terjadi antara fluida kerja dengan cara menimbulkan olakan aliran di sisi shell. Olakan –olakan ini nantinya yang akan mempengaruhi besarnya perpindahan panas dalam sisi shell. Pada kondisi standart baffle yang digunakan pada tugas akhir ini adalah jenis double segmental. Double segmental baffle mempunyai tingkat pressure drop yang cukup besar. sehingga perlu di ganti dengan baffle jenis helical yang mempunyai pressure drop yang lebih kecil. Untuk mengetahui performansi heat exchanger maka perlu adanya penelitian lebih lanjut simulasi numerik pada baffle heat exchanger type shell and tube. agar didapat pengaruh jenis baffle yang di gunakan terhadap karakteristik aliran dan perpindahan panas dari suatu heat exchanger type shell and tube. Tugas Akhir ini menggunakan program GAMBIT 2.4.6 untuk penggambaran geometri secara tiga dimensi dan program FLUENT 6.3.26 untuk mensimulasi aliran yang terjadi di dalam shell and tube heat exchanger. Pada software FLUENT 6.3.26 digunakan permodelan 3D Steady Flow dengan  memilih k – Epsilon RNG sebagai turbulence modeling serta mengaktifkan persamaan energy. Penelitian dilakukan dengan menggunakan dua variasi heat exchanger dengan jenis baffle yang berbeda .Heat exchanger type shell and tube dengan jenis double segmental baffle mempunyai nilai koefisien konveksi rata-rata = 218.408 w/m2.K. Sedangkan untuk helical baffle sebesar = 171.122 w/m2.K. Temperature outflow pada heat exchanger type shell and tube dengan jenis double segmental baffle = 306.7450K. Di ikuti dengan pressure drop sebesar = 2100 pascal Sedangkan untuk helical baffle mempunyai temperatur outflow sebesar = 307.0220K dengan pressure drop sebesar = 500 pascal.

  12. PENGOLAHAN AIR LIMBAH INDUSTRI TEH BOTOL DENGAN TEKNOLOGI BIOLOGIS ANAEROBIK UASB – WETLAND

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Misbachul Moenir

    2014-11-01

    Full Text Available Industri minuman ringan merupakan salah satu industri yang mengeluarkan air limbah dengan beban organik yang cukup tinggi. Sistem pengolahan air limbah yang berkategori low rate seperti sistem activated sludge yang sekarang diterapkan di industri kurang sesuai lagi untuk mengolah air limbah yang mengandung cemaran organik tinggi dan bersifat kompleks terlarut. Sistem Up-flow Anaerobic Sludge Blanket (UASB adalah salah satu proses anaerobik dengan efisiensi tinggi yang dapat beroperasi pada beban organik tinggi. Proses pengolahan dengan wetland sebagai pengolahan lanjutan dapat menurunkan kadar cemaran organik lebih lanjut. Pada penelitian digunakan air limbah yang berasal dari salah satu industri teh botol di Jawa Tengah. Sumber mikroba anaerob yang digunakan sebagai seeding reaktor UASB (2 unit paralel berasal dari lumpur anaerob yang terbentuk pada pengolahan air limbah industri tahu yang telah berfungsi dengan baik. Waktu tinggal dalam reaktor UASB secara total selama 19 jam dengan debit 2.297 l/hari. Pengolahan lanjutan dari reaktor UASB dilakukan dengan pengolahan wetlandHasil penelitian menunjukkan bahwa reaktor UASB I dan II dapat mereduksi COD dengan efisiensi tertinggi 88,51% dan pengolahan dengan wetland tertinggi 85,02%, selanjutnya pengolahan air limbah dengan kombinasi UASB dan wetland dapat mereduksi beban cemaran COD antara 97,65 – 98,90 %  dan hasil effluen sudah memenuhi baku mutu air limbah industri minuman dalam botol menurut Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 5 Tahun 2012,  yaitu COD = 35,44 mg/l, TSS = 16 mg/l, dan BOD5 = 13,44 mg/l.

  13. Perawatan Saluran Akar Satu Kunjungan Disertai Ekstrusi dan Mahkota Jaket Porselin Fusi Metal dengan Fraktur Ellis Kelas III Subgingiva (Pada Gigi Insisivus Sentralis Kanan Maksila

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulita Kristanti

    2011-06-01

    Full Text Available Latar Belakang dan Tujuan. Laporan kasus ini dibuat dengan tujuan untuk menginformasikan hasil perawatan saluran akar, ekstrusi gigi dan restorasi mahkota jaket porselin fusi metal dengan penguat inti pasak tuang pada gigi insisivus sentralis kanan maksila yang mengalami fraktur Ellis klas III subgingiva dengan pulpitis irreversibel. Kasus dan Penanganannya. Pasien laki-Iaki umur 20 tahun mengalami fraktur Ellis klas III subgingiva akibat keeelakaan satu minggu sebelum periksa. Cara perawatan yang dilakukan adalah dengan melakukan perawatan saluran akar satu kunjungan pada gigi insisivus kanan atas maksila. Setelah dilakukan kontrol pasea perawatan saluran akar dan menunjukkan tanda-tanda menuju kesembuhan, dilakukan ekstrusi. Ekstrusi dilakukan dengan terlebih dahulu mengambil sebagian guta perea disaluran akar untuk meletakkan kawat dengan coi/ di ujungnya. Selanjutnya bracket dan insisal bar dipasang pada 5 gigi anterior dan dihubungkan dengan kawat dengan coil diujungnya yang telah disementasikan dalam saluran akar dengan semen ionomer kaea tipe I. Setelah gigi terekstrusi, dan melewati periode stabilisasi selama 1 bulan dengan tidak terjadi relaps, perawatan dilanjutkan dengan preparasi pembuatan inti pasak tuang dan dilanjutkan dengan pembuatan mahkota jaket porselin fusi metal. Hasil. Hasil perawatan ini menunjukkan ekstrusi telah tereapai dalam waktu 1 bulan dan perawatan dilanjutkan dengan pembuatan inti pasak tuang dan mahkota jaket porselin fusi metal warna A2 (vitapan dengan kontur, embrasur dibuat ideal, area kontak proksimal pada bagian sepertiga insisal. Kesimpulan. Perawatan saluran akar satu kunjungan disertai ekstrusi dan mahkota jaket porselin fusi metal efektif untuk menangani kasus gigi insisivus sentralis kanan maksila dengan fraktur Ellis Kelas III subgingiva.

  14. SISTEM VERIFIKASI BIOMETRIKA TELAPAK TANGAN DENGAN METODE DIMENSI FRAKTAL DAN LACUNARITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ketut Gede Darma Putra

    2009-12-01

    Full Text Available Sistem pengenalan diri secara otomatis dengan telapak tangan merupakan teknologi biometrika yang masih relatif baru. Permasalahan utama dalam sistem pengenalan dengan telapak tangan adalah bagaimana memperoleh ciri telapak tangan tersebut. Penelitian ini memperkenalkan pendekatan baru untuk menghasilkan ciri telapak tangan yaitu dimensi fraktal dan derajat kekosongan fraktal (lacunarity. Skor pencocokan dua telapak tangan dihitung dengan metrika korelasi. Sistem diuji menggunakan sekitar 1250 telapak tangan milik 250 responden. Hasil percobaan menunjukkan sistem mampu menghasilkan tingkat keberhasilan sekitar 98%  atau FAR = 1.9139 %, FRR = 1.9139%, T = 0.2364.

  15. UNJUK KERJA CATU DAYA 12 VOLT 2A DENGAN PASS ELEMENT TRANSISTOR NPN DAN PNP

    OpenAIRE

    Fathoni Fathoni

    2012-01-01

    Transistor pelewat (pass element transistor) yang dipasang pada rangkain catu daya yang menggunakan IC regulator 3  terminal adalah untuk booster arus output. Ada dua cara pemasangan transistor  pelewat  yang  umum  digunakan,  yaitu  dengan  transistor  pnp  dan  npn.  Transistor  pnp dipasang dengan basis transistor yang terhubung pada input IC regulator sedangkan transistor npn dipasang dengan basis transistor yang terhubung pada output IC regulator. Untuk mengetahui unjuk kerja dari ke...

  16. Magnit untuk Obturator pada Pasca Maksilektomi dengan Defek yang Luas (Laporan Kasus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Himawan Chandra

    2015-10-01

    Full Text Available Paper ini melaporkan penggunaan lempeng magnit dalam rekonstruksi prostetik pada kasus pasca maksilektomi. Lempeng magnit ini menghubungkan kerangka dari resin akrilik yang dibuat ekstra oral dengan obturator intra oral. Konstruksi ini dapat memberikan retensi yang memuaskan pada obturator untuk rahang tidak bergigi, menggantikan retensi yang seharusnya diperoleh dari cengkeram yang diletakkan pada gigi, dari jaringan parut mukosa pipi atau dari defek pada palatum. Dengan demikian obturator yang dicekatkan dengan magnit dapat mengembalikan fungsi makan, minum, bicara, dan estetika serta kepercayaan diri pasien pasca maksilektomi, juga mempermudah proses pembuatan gigi tiruan selanjutnya.

  17. PENINGKATAN APRESIASI PUISI DALAM PEMBELAJARAN PUISI DENGAN MEDIA MUSIK DI SMA NEGERI 11 YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Astuti Indriati

    2014-10-01

    Full Text Available Masalah penelitian ini adalah kesulitan siswa dalam proses pembelajaran puisi dan peningkatan hasil apresiasi puisi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil apresiasi puisi dalam pembelajaran puisi dengan media musik. Penelitian ini menggunakan model penelitian tindakan kelas dengan dua siklus. Hasil penelitian ini menunjukkan ada peningkatan pada proses dan hasil. Peningkatan proses ditandai dengan (1 keaktifan siswa dalam pembelajaran lebih banyak, (2 kerja sama siswa dalam mengerjakan tugas-tugas kelompok meningkat. (3 motivasi dan perhatian siswa meningkat. Peningkatan hasil pembelajaran apresiasi puisi dapat dilihat dari rata-rata nilai apresiasi pratindakan. Kata kunci: peningkatan, apresiasi, media musik

  18. Analisis Daya Tampung Beban Pencemaran Kali PelayaranKabupaten Sidoarjo Dengan Metode Qual2kw

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Panthera Grandis Raga Irsanda

    2014-03-01

    Full Text Available Pencemaran Kali Pelayaran berasal dari limbah domestik, limbah industri dan persawahan di sekitar bantaran sungai. Penelitian ini adalah untuk mengaplikasikan dan mengevaluasi dengan metode Qual2kw dengan menggunakan 4 simulasi skenario kualitas air, serta menghitung daya tampung beban pencemaran Kali Pelayaran. Sedangkan parameter yang di uji meliputi DO, BOD, COD, TSS, Fosfat (PO4 3-, Nitrat (NO3 dan Amonium (NH4. Wilayah studi dimulai dari hulu hingga depan IPA Taman Tirta sepanjang 21 km.Berdasarkan perhitungan daya tampung beban pencemaran maka didapatkan daya tampung maksimumdan daya tampung minimumpada tiap segmen.Hasil dari aplikasi dan evaluasi dengan Qual2kw pada Kali Pelayaran dalam kondisi telah tercemar.

  19. POROSITAS DAN PERMEABILITAS KOMPOSIT BERPORI DENGAN BAHAN DASAR LIMBAH KACA (CULT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MI Savitri

    2014-11-01

    Full Text Available Komposit berpori dengan bahan dasar limbah kaca dan Polyethylen Glycol  (PEG telah dihasilkan dengan metode pencampuran sederhana. Pori pada komposit terbentuk akibat PEG yang menguap ketika dipanaskan pada temperature 700oC selama 2,5 jam. Variasi pori dihasilkan dengan mengatur komposisi PEG yaitu 2%, 3%, 4%, 5%, 6%, 7%, 8%, dan 9%. Komposit berpori memiliki nilai porositas yang bertambah dengan kenaikan komposisi PEG. Komposit berpori memiliki porositas pada rentang 1% hingga 5% dan nilai permeabilitas komposit berpori yaitu (0.3-25x10-15 m2. Potensi komposit berpori sebagai filter air diujicobakan dengan mengalirkan limbah air sungai. Hasil pengujian diperoleh air dengan sifat fisis air bening dan tidak berbau, sehingga komposit berpori dari limbah kaca dapat menyaring air limbah.  {0>Komposit berpori dengan bahan dasar limbah kaca dan Polyethylen Glicol (PEG telah dihasilkan dengan metode pencampuran sederhana.<}0{>Porous composites from waste glass and Polyethylene Glycol (PEG have been synthesized by a simple mixing method.<0} {0>Pori pada komposit terbentuk akibat PEG yang menguap ketika dipanaskan pada temperature 700oC selama 2,5 jam.Variasi pori dihasilkan dengan mengatur komposisi PEG yaitu 2%, 3%, 4%, 5%, 6%, 7%, 8%, dan 9%.Komposit berpori memiliki nilai porositas yang bertambah dengan kenaikan komposisi PEG.<}0{>The pores of the composite were formed due to the evaporation of PEG when heated at temperature of 700oC for 2.5 hours. The pore variation may be obtained by adjusting the PEG composition, i.e. 1%, 2%, 3%, 4%, 5%, 6%, 7%, 8%, and 9%. The porous composites have higher porosity because of the PEG composition.<0} {0>Komposit berpori memiliki porositas pada rentang 1% hingga 5% dan nilai permeabilitas komposit berpori yaitu (0.3-25x10-15m2.Potensi komposit berpori sebagai filter air diujicobakan dengan mengalirkan limbah air sungai.<}0{>Mesoporous composites have porosity ranging from 1% to 5% and the permeability has value

  20. MODEL PERPINDAHAN MASSA PADA EKSTRAKSI SAPONIN BIJI TEH DENGAN PELARUT ISOPROPIL ALKHOHOL 50% DENGAN PENGONTAKAN SECARA DISPERSI MENGGUNAKAN ANALISIS DIMENSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susiana Prasetyo

    2012-11-01

    Full Text Available Indonesia merupakan salah satu penghasil teh terbesar di dunia. Menurut data dari Deptan 2010, dengan luas lahan sebesar 127712 ha, Indonesia dapat menghasilkan produktivitas teh sebesar 153971 ton/tahun. Namun sayangnya, selama ini pemanfaatan tanaman teh di Indonesia masih terbatas pada pucuk daunnya saja. Bagian tanaman teh yang memiliki kandungan potensial namun belum dimanfaatkan adalah  biji teh, mengandung 26% saponin, 20-60% minyak dan 11% protein. Saponin merupakan salah satu komponen bioaktif yang telah dimanfaatkan sebagai insektisida pembasmi hama pada tambak udang, bahan baku industri deterjen, shampoo, minuman bir, pembentuk busa pada pemadam kebakaran, dan dapat dimanfaatkan pula sebagai pupuk organik. Pada penelitian ini, saponin biji teh diperoleh melalui ekstraksi biji teh pasca pengepresan menggunakan pelarut IPA 50% secara batch di dalam sebuah ekstraktor berkapasitas 2 L. Pengontakan solvent dengan biji teh dilakukan secara dispersi. Pada penelitian ini, rasio massa pelarut terhadap massa umpan diset 20:1; temperatur divariasikan 25-60 oC, kecepatan pengadukan 100-400 rpm, serta ukuran biji teh divariasikan -40+50 mesh s.d -100+200 mesh. Ekstraksi dilakukan hingga tercapai kesetimbangan. Ekstrak yang diperoleh dipekatkan menggunakan rotavapor vakum pada temperatur di bawah 40oC. Ekstrak pekat saponin kasar yang didapat dimurnikan dengan penambahan eter, etanol dan petroleum eter secara bertahap sehingga diperoleh endapan saponin murni yang kemudian dikeringkan menggunakan tray drier pada temperatur 40oC. Pada penelitian ini, model perpindahan massa sederhana dikembangkan untuk menggambarkan proses ekstraksi padat-cair saponin biji teh. Berdasarkan hasil analisis dimensi diperoleh hubungan antara koefisien perpindahan massa volumetrik (kLa pada lapisan antar fasa padat-cair dengan variabel-variabel ekstraksi yang dinyatakan dalam persamaan bilangan tak berdimensi dengan ralat rata-rata 3,7904 %.DIMENSIONAL ANALYSIS FOR MASS

  1. FASILITAS PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN PENERAPAN TEKNOLOGI INSENERASI DI MAMMINASATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Zaldi Suradin

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak—Persampahan di Indonesia merupakan permasalahan umum sebagai bagian dinamika kehidupan manusia. Berdasarkan data Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2013-2018, total volume dan produksi sampah yang dihasilkan Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar di perkirakan tingkat timbulan sampah sebanyak 9.076,949 m3/orang/hari. Tujuan Laporan perancangan ini adalah untuk memberikan sebuah Fasilitas pengolahan sampah untuk mewadahi aktivitas utama yaitu proses pengolahan sampah dan aktivitas penunjang seperti: tempat pendidikan dan penelitian mengenai sampah, serta aktivitas pengelolaan administrasi fasilitas pengolahan sampah. Hasilnya Laporan ini akan di Tata lansekap terinspirasi dari analisis pengamatan pola garis citra satelit kawasan perencanaan yang kemudian dijadikan sebagai pola site bangunan. Pertimbangan orientasi bangunan maka dilakukan analisa angin dan jalur matahari melalui software autodesk project Vasari. Tapak didesain dengan sistem sirkulasi terpisah antara kepentingan fasilitas pengolahan sampah dengan aktivitas kunjungan oleh masyarakat untuk meminimalkan croos sehingga memberikan kenyamanan kepada pengguna bangunan. Massa bangunan didesain dengan system rangkaian yang tidak terpisahkan, dimulai dari bangunan utama diletakkan di arah utara, kemudian dihubungkan oleh sebuah area visitor center yang memanjang menyusuri area pengolah sampah hingga ke area residu di selatan kawasan. Kata kunci: pengolahan, sampah, insenerasi, energi. Abstract- Waste in Indonesia is a common problem as part of the dynamics of human life. Based on data from the Medium Term Development Plan (RPJMD South Sulawesi province Years 2013-2018, the total volume of waste generated and the production of Makassar, Maros, Gowa, and Takalar estimated rate of waste generation as much as 9076.949 m3 / person / day. Reports purpose of this design is to provide a waste processing facility

  2. KAMPUNG SENI ISLAM DI MAKASSAR DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR ISLAM GEOMETRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yaumil Maghfirah Asaf

    2015-06-01

    Full Text Available Abstrak— Makassar sebagai pusat pertumbuhan dan perkembangan di wilayah Timur Indonesia dengan penduduk yang mayoritas agama Islam, membutuhkan wadah yang dapat dijadikan tempat penyaluran bakat seninya khususnya seni Islam, yang bertujuan untuk membangkitkan girah (semangat umat Islam untuk mengembangkan seni yang bernafaskan Islam, melestarikannya, memperkenalkan, dan mendidik masyarakat dengan seni. Kampung Seni Islam di Makassar yang dapat mewadahi kebutuhan seniman untuk menyalurkan dan mengembangkan kreativitasnya. Kemampuan seperti itulah yang diharapkan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki intergritas dalam karya yang dihasilkan. Sehingga dapat diakui oleh lokal maupun internasional. Pendekatan yang digunakan pada bangunan Kampung Seni Islam adalah Arsitektur Islam Geometri. Geometri adalah salah satu cabang Matematika yang mempelajari tentang titik, garis, bidang dan benda-benda ruang beserta sifat-sifatnya, ukuran-ukurannya, dan hubungannya antara yang satu dengan yang lain. Arsiterktur Islam lebih menggunakan pola-pola berbentuk garis, lingkaran dan pola geometri lainnya yang tersusun membentuk satu-kesatuan yang mengandung makna spiritualis dan memiliki nilai estetika atau keindahan tingkat tinggi. kesenian Islam tampak adanya hubungan geometri yang kompleks, antara bentuk, ornamen, dan fasad. Kata Kunci : Kampung Seni Islam, Arsitektur Islam Geometri Abstract—Makassar as a center of growth and development in Eastern Indonesia with the majority religion of Islam, need a container that can be used as a distribution of artistic talent, especially Islamic art, which aims to raise Girah (spirit Muslims to develop art that Islam breath, preserve, introduced and educate the public with art. Islamic Art in Kampung Makassar that can accommodate the needs of artists to distribute and develop their creativity. Ability like that are expected to produce qualified human resources and have the integrity in the

  3. APLIKASI AKUNTANSI UNTUK PERUSAHAAN DAGANG DENGAN FITUR KUSTOMISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulia Yulia

    2008-01-01

    Full Text Available In Indonesia there are a lot of retail companies which purchase and sale goods without transforms the goods. But unfortunately for middle and low level companies, they still use manual system in their business. Because of the operational activities and business process of retail companies are very large and complex, the manual system can cause inefficiency in the system because need a lot of time to get information which is needed. Therefore an adequate accounting information system is needed to proceed, record the transactions and to produce information accurately and quickly. First step in building this accounting information system is to survey what general processes business are done in retail companies. And the second step is to design accounting information system which is attached with customization features and can be used in many retail companies. This application program can process sales, purchase, purchase return, sales return, payment of account payable, payment of account receivable, create accounting report, financial statement, and attached by customization features which consist of choosing inventory system methods, inventory cost flow methods, and accounting periods. Abstract in Bahasa Indonesia : Di Indonesia banyak sekali terdapat perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan tetapi sayang sekali untuk level menengah ke bawah banyak perusahaan tersebut masih menggunakan sistem manual guna menjalankan proses bisnisnya. Setiap hari terjadi sangat banyak transaksi yang dapat mengakibatkan ketidakefisien proses bisnis karena membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan informasi yang diinginkan. Oleh karena itu dibutuhkan sistem informasi akuntansi yang memadai, untuk memproses pencatatan transaksi-transaksi yang terjadi secara komputerisasi dan menghasilkan informasi yang cepat dan tepat. Pembuatan sistem informasi akuntansi ini dimulai dengan survei proses bisnis yang umum terjadi di beberapa usaha dagang. Dari hasil yang

  4. Odometer Digital untuk Kendaraan dengan Mikrokontroler MCS51

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jaja Wijaya Guntoro

    2003-01-01

    Full Text Available Although cars are not so necessity and luxurious, most people around the world use it as their first equipment. It needs to take care of, so there won't be any damages. Unfortunately not all people always aware of this.To avoid this destruction we need a tool to remaind the owner so he/she can be more aware of this. Mostly the age of using the vehicle depends on how far the distance which its' reached. This process could be done by using an AT89C52 microcontroller and optocoupler. By converting its rotation into a value of distance, we can predicted when the car will need to be treat. When it's the time for it, so there will be a warning about that in the display. This system is also equipped with clock and memory that can be used to save the data of the treatment that have been done. This Odometer has a 16,6 cm x 11,2 cm x 5,1 cm in dimension, with 273,5 gram of weight and used 12V battery. This equipment can measure distance until 999.999.999,9 km and speed (0 km/h to 250 km/h. Abstract in Bahasa Indonesia : Meski kendaraan bermotor bukan merupakan kebutuhan pokok, hampir semua orang menggunakannya. Kendaraan bermotor perlu dirawat agar tidak mudah rusak. Akan tetapi tidak semua orang ingat waktu perawatan kendaraan bermotor. Untuk mencegah kerusakan maka diperlukan suatu sistem yang dapat mengingatkan pengguna kendaraan. Pada umumnya waktu perawatan kendaraan dilihat dari jarak yang ditempuh. Untuk itu digunakan mikrokontroler AT89C52 dan optocoupler. Dengan mengkonversi putaran menjadi jarak, maka waktu perawatan dapat diketahui. Apabila sudah mendekati waktu perawatan, maka akan diberikan suatu peringatan. Sistem ini juga dilengkapi dengan jam dan memory yang digunakan untuk menyimpan data-data perawatan yang dilakukan. Odometer ini memiliki dimensi 16,6 cm x 11,2 cm x 5,1 cm dengan berat 273,5 gram dan menggunakan baterai 12V. Odometer ini mampu mengukur jarak hingga 999.999.999,9 km dan kecepatan (0 km/jam sampai 250 km/jam. Kata kunci

  5. Transformasi α-Pinena dengan Bakteri Pseudomonas aeruginosa ATCC 25923

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nanik Wijayati

    2014-03-01

    Full Text Available Indonesia adalah Negara utama yang memproduksi minyak atsiri di dunia. Minyak terpentin adalah minyak atsiri yang dihasilkan dari destilasi getah pinus Pinus merkusi J ungh. Et. De. Vr. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan nilai minyak terpentin dengan mengubah kandungan utamanya, α-pinena menjadi senyawa baru menggunakan P. Aeruginosa dalam metode mikrobiologi. Minyak terpentin diambil dari Perhutani Laboratorium Jawa Tengah, dibuat dengan seri konsentrasi 0,5%, 1%, 2%, dan 4%. Minyak terpentin diinokulasi dalam suspensi P. areuginosa selama 48 jam pada suhu kamar (25-28oC. Hasilnya diekstraksi menggunakan dietil eter. Filtrat Terpentin dianalisis menggunakan GCdan IR. Hasil analisis GC menunjukkan puncak baru di konsentrasi 0,5%, 1%, dan 2%, tetapi dalam konsentrasi 4% tidak menunjukkan puncak baru. Hasil IR menunjukkan hidroksil (OH- dan C-O alkohol. Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa minyak terpentin dapat ditransformasi untuk menjadi senyawa yang mengandung gugus-OH melalui metode mikrobiologi dengan menggunakan bakteri P. aeruginosa. Indonesia is the main producer of essential oil in the world. Turpentine oil is an essential oil which is obtained from pine resin distillation of Pinus merkusi Jungh. et. De.Vr. The aim of this experiment was to increase the value of turpentine oil by changing its main content, i.e. α-pinene, into a new compound using P. aeruginosa in microbiological method. Turpentine oil was collected from Perhutani Central Java Laboratory, and was made into 0.5%; 1%; 2%; and 4% concentrations and it was inoculated in P. areuginosa suspension for 48 hours in room temperature (25°C-280C. The result was extracted using diethylether. The filtrate of turpentine was analyzed using GC and IR. The GC analysis result showed a new peak in 0.5%; 1%; and 2% concentrations, but in the 4% concentration didn’t show a new peak. The IR result showed alcohol with hydroxyl (-OH and –C–O groups. This

  6. ANALISA PERBANDINGAN KETELITIAN PENENTUAN POSISI DENGAN GPS RTK-NTRIP DENGAN BASE GPS CORS BIG DARI BERBAGAI MACAM MOBILE PROVIDER DIDASARKAN PADA PERGESERAN LINEAR (STUDI KASUS: SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atika Sari

    2015-02-01

    Full Text Available Penentuan posisi dalam pemetaan menggunakan penginderaan jauh dan foto udara memerlukan pengamatan GPS geodetik sebagai titik kontrol yang memilki ketelitian tinggi. Sistem koreksi data penentuan posisinya diperoleh dari transmisi data dari stasiun base ke receiver. Dalam perkembangan sekarang ini metode pengukuran RTK telah menggunakan metode NTRIP (Networked Transport of RTCM via Internet Protocol sebagai metode transmisi koreksi data dengan menggunakan intenet sehingga pengukuran tersebut masih bisa dilakukan dengan jarak yang lebih jauh dari base-nya. Pada metode NTRIP ini menggunakan metode pengiriman koreksi data GNSS melalui jaringan internet. Pengembangan sistem dengan fasilitas akses internet mobile melalui general packet radio service (GPRS dan global system for mobile (GSM, menyediakan metode cepat dan handal untuk mendistribusikan baris data GPS atau koreksi diferensial real-time (DGPS / RTK ke penerima GPS di daerah manapun yang berada di bawah jangkauan jaringan telepon seluler. Sehingga untuk mengetahui provider yang sesuai digunakan dalam wilayah surabaya dalam menggunakan metode RTK NTRIP maka dilakukanlah penelitian ini. Dari hasil pengamatan dari pengukuran dengan menggunakan  metode RTK-NTRIP dengan base GPS CORS BIG didapat nilai rata-rata dari masing-masing provider sekitar < 4 m.

  7. Pencapaian Standar Kompetensi Siswa SMK Negeri Program Keahlian Tata Busana di Kota Yogyakarta dalam Pembelajaran Dengan KBK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widihastuti Widihastuti

    2007-10-01

    Full Text Available Artikel ini ditulis berdasarkan hasil penelitian yang bertujuan untuk mengevaluasi tingkat keefektifan kegiatan pembelajaran dengan KBK di SMK Negeri Program Keahlian Tata Busana di Kota Yogyakarta ditinjau dari pencapaian standar kompetensi siswa, khususnya terkait dengan prestasi akademik siswa berdasarkan nilai normatif, adaptif, dan produktif. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian meliputi 671 siswa Program Keahlian Tata Busana SMK Negeri di Kota Yogyakarta yang telah melaksanakan pembelajaran dengan KBK, dengan sampel penelitian sebanyak 137 siswa yang ditentukan dengan teknik proportional stratified random sampling menggunakan rumus Krejcie & Morgan. Data penelitian diperoleh melalui angket dan dokumen nilai prestasi akademik siswa, meliputi nilai normatif, adaptif, dan produktif. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan komputer paket program SPSS 10 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 Tingkat keefektifan pembelajaran dengan KBK ditinjau dari pencapaian standar kompetensi siswa dari nilai normatif termasuk tinggi dan telah memenuhi kriteria efektif 94,9% (>70% siswa telah mencapai nilai >7,0, (2 Tingkat keefektifan pembelajaran dengan KBK ditinjau dari pencapaian standar kompetensi siswa dari nilai adaptif termasuk tinggi namun belum memenuhi kriteria efektif karena baru 66,4% (7,0, dan (3 Tingkat keefektifan pembelajaran dengan KBK ditinjau dari pencapaian standar kompetensi siswa dari nilai produktif termasuk tinggi namun belum memenuhi kriteria efektif karena baru 58,4% (< 70% siswa yang telah mencapai nilai ≥7,5.

  8. PENGARUH MODIFIKASI BENTUK BODI MOBIL TERHADAP POLA ALIRAN DENGAN MENGGUNAKAN COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Aklis

    2015-01-01

    Full Text Available Salah satu pengembangan dalam suatu mobil adalah desain bodi mobil. Desain mobil tidak hanya ditinjau dari factor estetika (keindahan, namun juga berdasarkan bentuk keaerodinamisan bodinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pola aliran, koefisien drag (CD dan koefisien lift (CL pada bodi mobil ESEMKA RAJAWALI standar dengan bodi mobil ESEMKA RAJAWALI modifikasi.      Penelitian ini dilakukan dengan merubah geometri sudut kap dengan kaca bodi mobil standar dengan sudut 156o menjadi 165o, dan merubah bemper depan yang memiliki sudut 90o menjadi 65o. Desain pembuatan bodi mobil menggunakan software solidworks 2014. Dan disimulasikan menggunakan CFD pada software Ansys 15.0      Dari hasil simulasi CFD didapatkan perbedaan pola aliran dan nilai-nilai tekanan pada bodi mobil masing-masing bodi mobil. Berdasarkan hasil simulasi perhitungan coefficient drag dan coefficient lift pada bodi mobil ESEMKA RAJAWALI modifikasi lebih kecil dari bodi mobil ESEMKA RAJAWALI standar.

  9. PRIMARY CUTANEOUS HISTOPLASMOSIS PADA PASIEN DENGAN INFEKSI HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nyoman Upadana

    2014-09-01

    Full Text Available Histoplasmosis adalah penyakit granulomatosa disebabkan oleh jamur dimorphic Histoplasma capsulatum. Lesi kulit merupakan bentuk sekunder, tetapi dapat juga primer pada kasus self inoculation. Kasus adalah laki-laki 27 tahun dengan benjolan sejak 3 bulan yang lalu, diawali pada kedua kaki meluas ke tangan dan wajah. Pemeriksaan kulit didapatkan papul, nodul, dan ulkus dengan tepi landai, tertutup krusta tebal. Hasil pemeriksaan CD4 adalah 4/mm3. Pemeriksaan histopatologi pada stroma tampak sebaran sel histiosit mengandung mikroorganisme, bentuk bulat, berdinding tebal, berwarna eosinofilik, dan dikelilingi oleh clear halo. Positif dengan pewarnaan periodic acid schiff dan grocott methenamic silver, dan sesuai untuk Histoplasma capsulatum. Diagnosis pasien adalah primary cutaneous histoplasmosis dan diterapi flukonazol 200 mg IV dengan respon terapi yang baik. [MEDICINA 2013;44:113-117].

  10. Sistem Panjaminan Mutu Pendidikan Dengan TOGAF ADM Untuk Sekolah Menengah Kejuruan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Wiyana

    2015-11-01

    Full Text Available Perencanaan penerapan teknologi informasi digunakan untuk menciptakan keselarasan dengan fungsi bisnis bagi kebutuhan organisasi. Kerangka penyelarasan kesenjangan organisasi dibutuhkan sebagai paradigma dalam merencanakan, merancang, dan mengelola sistem informasi yang disebut dengan Enterprise Architecture (EA. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK sebagai institusi pendidikan dalam mengembangkan arsitektur enterprise mengadopsi framework The Open Group Architecture Framework (TOGAF Architecture Development Method (ADM untuk mengintegrasikan fungsi bisnis sekolah guna mendukung Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP. Metodologi perancangan EA dengan membangun arsitektur bisnis, data, aplikasi dan teknologi menghasilkan blueprint yang dijadikan model dasar dalam pengembangan arsitektur untuk mendukung pencapaian tujuan strategis organisasi. Pengujian validitas rancangan EA digunakan EA Scorecard untuk metode analisanya. Tahapan rancangan untuk implementasi disesuaikan dengan standar tata kelola teknologi informasi dari kerangka Permenkominfo No.41 tahun 2007 dan critical succes factor untuk keberhasihan penerapan rancangan EA.

  11. INOVASI RADIO KAMPUS (RANCANG BANGUN RADIO UDINUS DENGAN INOVASI TEKNOLOGI @RADIO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wellia Shinta Sari

    2014-08-01

    Full Text Available Perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK memaksa industri penyiaran untuk ikut menyesuaikan diri. Radio konvensional bisa jadi akan tertinggal jika tidak melakukan inovasi teknologi yang ada. Begitu juga dengan radio kampus, yang keberadaannya sangat dibutuhkan sebagai wadah kreativitas dan sarana pembelajaran di sebuah universitas, apalagi yang memiliki program studi penyiaran. Radio kampus Suara Dian yang masih konvensional sehingga hampir kehilangan eksistensinya harus segera dibenahi dan dihidupkan kembali dengan mengikuti perkembangan teknologi di era konvergensi. Metode Inovasi teknologi yang bisa dilakukan adalah dengan menggunakan teknologi @Radio Streaming, yang bukan sekedar streaming, tapi juga optimalisasi teknologi yang terintegrasi dinamis melalui RISE (Radio Broadcasting Integrated System. Dengan berbagai fitur unggul dari inovasi teknologi tersebut, maka diharapkan Radio kampus Udinus ”Suara Dian” dapat kembali hidup, berkembang dan lebih kompetitif ditengah industri penyiaran Radio. Kata kunci : radio, kampus, konvergensi, streaming.

  12. Coronary Artery Bypass Grafting (CABG) Dengan Menggunakan Vena Saphenous, Arteri Mammaria Interna

    OpenAIRE

    Lita Feriyawati

    2006-01-01

    Coronary Artery Bypass Grafting (CABG) merupakan salahsatu penanganan intervensi dari Penyakit Jantung Koroner (PJK), dengan cara membuat saluran baru melewati bagian Arteri Coronaria yang mengalami penyempitan atau penyumbatan, oleh Lita Feriyawati 06001193

  13. PENENTUAN FITUR WEBSITE BIDANG PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN DENGAN METODE FEATURE-ORIENTED DOMAIN ANALYSIS (FODA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Iqbal

    2016-10-01

    Penentuan fitur dalam membuat website bidang pariwisata dan kebudayaan dibutuhkan untuk mengetahui fitur yang bisa diimplementasikan. Untuk membantu menentukan fitur tersebut, digunakan analisis domain dengan metode Feature-Oriented Domain Analysis (FODA. Metode tersebut mempunyai tahapan dimulai dari tinjauan aplikasi terhadap ketiga website sebagai sampel untuk mengambil fitur. Selanjutnya tahapan analisis konteks yang mendapatkan diagram struktur dan diagram konteks. Berikutnya tahapan pemodelan domain yang dibagi dua langkah yaitu analisis fitur untuk mendapatkan fitur-fitur pada aplikasi web melalui diagram fitur dengan penjelasan melalui kamus terminologi domain. Langkah berikutnya adalah pemodelan entity-relationship dengan membuat diagram entity-relationship untuk pembuatan database. Terakhir, pemodelan arsitektur dengan membuat arsitektur domain untuk pengembangan aplikasi yang hanya fokus pada fitur.  Hasil dari analisis fitur adalah didapatkan sebanyak 38 fitur mandatory yang berarti fitur tersebut wajib diimplementasikan dalam aplikasi web untuk pariwisata dan kebudayaan.  Kata kunci: Pariwisata, Kebudayaan, Website, Fitur, Feature-Oriented Domain Analysis

  14. Rancang Bangun Game Berhitung Spaceship Dengan Pengendali Suara Menggunakan Speech Recognition Plugin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hans Alfon Ericksoon

    2017-01-01

    Full Text Available Berhitung merupakan salah satu bagian dari modal awal dalam menjalani proses pendidikan. Dasar-dasar pembelajaran berhitung umumnya diberikan kepada siswa SD kelas 1 dan 2. Namun, anak-anak SD kebanyakan lebih memilih bermain ketika pulang bersekolah dari pada melatih kemampuan berhitungnya. Dengan teknologi yang ada saat ini, pelatihan kemampuan berhitung dapat dibuat lebih menarik, interaktif dan dapat dilakukan dimana saja. Pada Tugas Akhir ini dikembangkan suatu game berhitung Spaceship yang berbasis android dengan pengendali suara menggunakan Speech recognition Plugin. Tujuan dari pembuatan Tugas Akhir ini adalah membuat sebuah game yang dapat digunakan sebagai sarana alternatif untuk mengasah kemampuan berhitung anak-anak. Penyusunan materi yang digunakan dalam game ini mengikuti panduan beberapa buku matematika untuk anak-anak SD yang diterbitkan oleh Departemen Pendidikan Nasional sebagai referensi sehingga anak-anak dapat melatih kemampuan berhitungnya sesuai dengan kurikulum di sekolah. Game ini menjadi interaktif dengan diterapkannya fitur Speech recognition sehingga semakin menarik minat anak-anak.

  15. Rancang Bangun Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Program Acara Di KSTV Kediri Dengan Menggunakan Metode Fuzzy AHP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mufid Ali Fatoni

    2015-01-01

    Full Text Available Abstract Penentuan program acara pada suatu stasiun televisi merupakan denyut nadi dari penyiaran pertelevisian. Mekanisme semacam ini harus didukung dengan sistem pendukung keputusan yang bukan hanya mempermudah suatu pekerjaan, tetapi efektifitas dan efisiensinya. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sistem pendukung keputusan yang dapat memberikan rekomendasi alternatif program acara sesuai dengan perbandingan kriteria dan alternatif yang telah dievaluasi dengan menggunakan metode Fuzzy AHP. Kriteria yang digunakan pada sistem meliputi biaya produksi, daya tarik, tema, segmentasi, profit, orientasi program, dan etika. Dengan adanya sistem pendukung keputusan ini akan mempermudah divisi program acara dalam menentukan program acara yang akan ditayangkan. Selain itu, sistem juga memberikan kemudahan bagi manager operasional dalam mengawasi acara-acara yang ada dalam proses broadcast KSTV.

  16. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA TERINTEGRASI DENGAN PENGEMBANGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN SPIRITUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Syawahid

    2014-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan perangkat pembelajaran matematika terintegrasi dengan pengembangan kecerdasan emosional dan spiritual (KES yang valid, praktis, dan efektif. Pengembangan model pembelajaran dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel & Semmel yang telah dimodifikasi. Melalui proses pengembangan, telah dihasilkan perangkat pembelajaran matematika terintegrasi dengan pengembangan KES dan instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran matematika terintegrasi dengan pengembangan KES telah memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan. Kriteria kevalidan terlihat dari  hasil analisis kevalidan perangkat pembelajaran matematika yang memenuhi kriteria valid, kriteria kepraktisan perangkat pembelajaran matematika dilihat dari kepraktisan menurut guru yang memenuhi kriteria mudah digunakan dan kepraktisan menurut siswa yang positif. Kriteria keefektifan perangkat pembelajaran matematika berdasarkan pada persentase ketercapaian ketuntasan belajar siswa secara klasikal  sebesar 80%; persentase jumlah siswa yang mendapat skor KES dengan katagori minimal tinggi adalah 80%. Kata Kunci: KES, matematika dan perangkat pembelajaran.

  17. MODEL OPTIMASI PENJADWALAN PRODUKSI YANG TERINTEGRASI DENGAN MEMPERTIMBANGKAN FAKTOR BIAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Retno Sari Dewi

    2003-01-01

    Full Text Available The paper discusses optimation integrated production scheduling model which is included deciding production allocation, operations regulating for job shop process and capacity planning as integrated activity. The criteria is to complete the amount of order that is needed at some period during a planning horizon to minimize total cost. Abstract in Bahasa Indonesia : Makalah ini membahas model optimasi penjadwalan produksi yang terintegrasi meliputi penentuan alokasi kegiatan produksi, pengaturan operasi-operasi dari proses job shop dan perencanaan kapasitas sebagai suatu kegiatan yang terintegrasi. Kriteria yang digunakan adalah memenuhi pesanan sejumlah produk yang terjadi pada sejumlah periode dari suatu horizon perencanaan dengan tujuan untuk meminimalkan total biaya. Kata kunci: alokasi produksi, penjadwalan job shop, perencanaan kapasitas, struktur produk multi-level.

  18. GANGGUAN AFEKTIF BIPOLAR MANIA DENGAN PSIKOTIK: SEBUAH LAPORAN KASUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendrikus Gede Surya Adhi Putra

    2015-05-01

    Full Text Available Gangguan bipolar merupakan gangguan yang terdiri dari afek yang meningkat, dan jugaaktivitas yang berlebih (mania atau hipomania, dan dalam jangka waktu yang berbedaterjadi penurunan afek yang disertai dengan penurunan aktivitas (depresi. Kejadianpada  gangguan  bipolar  berkisar  antara  0,3-1,5%.  Prevalensi  serupa  pada  pria  danwanita.Gejala gangguan bipolar episode manik meliputi perasaan sensitif, kurangistirahat, harga diri melonjak naik, dan pada episode depresi meliputi kehilanganminat, tidur lebih atau kurang dari normal, gelisah, merasa tidak berharga, dan kurangkonsentrasi. Laporan ini membahas kasus gangguan bipolar episode kini manik yangterjadi pada seorang laki-laki berusia 45 tahun. Pasien ini mendapatkan psikoterapi,haloperidol 1 x 5 mg, dan trihexyphenidyl 1 x 2 mg per oral.

  19. Pengembangan Komoditas Unggulan Pertanian dengan Konsep Agribisnis di Kabupaten Pamekasan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratiza Rizkian Azwartika

    2013-09-01

    Full Text Available Sektor unggulan di Kabupaten Pamekasan adalah sektor pertanian, namun potensi tersebut belum termanfaatkan secara maksimal. Agar dapat lebih meningkatkan perekonomian setempat, maka perlu diketahui komoditas unggulannya untuk menentukan kegiatan agribisnis pascapanen dan pengolahan yang tepat. Untuk mengetahui komoditas unggulannya, digunakan analisa Location Quotient dan Shift Share Analysis, serta dikuatkan dengan data komoditi unggulan di Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Pamekasan dan hasil wawancara. Hasil penelitian diperoleh dua komoditas unggulan pertanian yang potensial untuk dikembangkan yaitu komoditas sapi dan jagung. Kedua komoditas tersebut merupakan komoditas yang berpotensi dan memiliki daya saing sehingga dapat dikembangkan lebih lanjut. Kegiatan agribisnis pascapanen komoditas sapi dan jagung dibutuhkan terutama dalam penyediaan bahan baku berkualitas untuk kegiatan pengolahan selanjutnya. Kegiatan pengolahan komoditas pertanian dilakukan untuk meningkatkan nilai tambah dari komoditas tersebut. Hasil dari kegiatan pengolahan berupa produk turunan yang memiliki nilai jual lebih tinggi sehingga dapat meningkatkan perekonomian

  20. SISTEM TERPADU REKAM MEDIK RUMAH SAKIT DENGAN SMART CARD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    _ Sukamto

    2013-04-01

    Full Text Available Dalam penelitian ini,  system terpadu rekam medik rumah sakit dibuat dengan teknologi smart card sebagai media penimpanan data  Tujuan dari penelitian ini adalah  menerapkan teknologi smart card sebagai sarana  atau media penyimpan informasi pasien yang mempunyai kesederhana, keandalan, dan portabilitas  yang tinggi, sehingga meningkatkan jaminan ketersediaan data pada sebuah sistem rekam medik.Tahapan pembuatan rancang bangun sistem rekam medis ini meliputi  perancangan data flow diagram, rentity relationshipp diagram, database dan program aplikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa smart  card dapat digunakan  sebagai sarana  atau media penyimpan informasi pasien yang mempunyai kesederhana, keandalan, dan portabilitas  yang tinggi.

  1. PERANCANGAN DAN PEMBUATAB ALAT UKUR KADAR KROM DALAM AIR DENGAN MENGGUNAKAN PRINSIP SPEKTROSKOPI SERAPAN ATOM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tin Yunis Mahfudloh, Mohammad Tirono

    2012-04-01

    Full Text Available Air adalah bahan yang berperan penting dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Air steril dengan kandungan mineral yang cukup dan tidak terpolusi dapat berperan sebagai cairan yang menata keseimbangan tubuh. Apabila air yang dikosumsi manusia telah tercemar oleh sampah dan limbah industri yang mengandung zat-zat kimia/logam berat yang bersifat racun akan berbahaya Seperti kromium/krom dengan kode kimiawi Cr. Penelitian dilakukan untuk membuat alat ukur kadar krom dalam air dengan metode absorpsi dengan instrumen fotometri. Alat ukur kadar krom dalam air menggunakan prinsip spektroskopi serapan atom terdiri dari 2 sistem, yaitu sistem optik dan sistem elektronik. Sistem optik terdiri dari lampu halogen, filter cahaya dengan panjang gelombang 520.4, kuvet dan sensor photodioda. Sedangkan sistem elektronik terdiri dari ADC 0804, MCU AT89S51 dan LCD.  Prinsip keja alat ini adalah cahaya polikromatis yang dipancarkan oleh lampu halogen akan melewati filter sehingga cahaya polikromatis akan bersifat monokromatis. Cahaya akan melewati air dengan kadar krom 0% untuk mereset reagen dan pelarut kemudian dideteksi oleh sensor sehingga menghasilkan data I0. Setelah dideteksi air  akan bergeser ke atas dan sensor bergeser kebelakang untuk mendeteksi sampel yang mempunyai kadar krom tertentu dan menghasilkan data I1. Di dalam sampel ini terjadi penyerapan intensitas cahaya oleh atom krom. Kemudian data I0 dan I1 akan diolah oleh MCU AT89S51 dan ditampilkan pada LCD. Sampel yang digunakan adalah larutan H2O dengan K2Cr2O7 sebanyak 10 sampel dengan variasi kadar 0%, 1%, 1.5%, 2%, 2.5%, 3%, 3.5%, 4%, 4.5%, dan 5%. Larutan krom diperoleh dengan cara mengencerkan 10gr K2Cr2O7 dalam 100ml H2O sehingga didapatkan K2Cr2O7 10% sebagai larutan stok, selanjutnya untuk mendapatkan K2Cr2O7 dengan kadar tertentu, maka diambil dari larutan stok kemudian diencerkan sampai volume 25 ml sesuai dengan rumus M1 V1 =M 2 V2 Hasil pegujian pada sistem elektronik menunjukkan

  2. PENGUKURAN KADAR AIR AGREGAT DAN BETON SEGAR DENGAN MENGGUNAKAN MICROWAVE OVEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Handoko Sugiharto

    2000-01-01

    Full Text Available The conventional method of water content measurement of aggregate and fresh concrete need along time to perform. As an alternative the use of microwave oven is explored in this research. The microwave oven used has 900 watt power and equiped with a turn table. Nine (9 type of aggregate consist of five (5 type of fine aggregate and four (4 type of coarse aggregate with varions water absorbsion value, are unvestigated. The rater contents measured is then compared with the once obtained using conventional oven. Four (4 type of mix using aggegate with varions water absorbsion values. Water content used for the fresh concrete mix is 0.3, 0.5 and 0.7. The test results show that this method can beused to measure water content of fine and coarse aggregate regardless of the water absorbsion values of the aggregates. For fine aggregate nine (9 minutes drying time is needed to get 100% accuracy while for coarse aggregate 11 minutes with 96% accuracy. For fresh concrete using aggregate with less than 5% absorbsion value 18 minutes is neede to get 98% accuracy, while for aggregate with 40% absorbsion value 35 minutes is needed to get 80% accuracy. Abstract in Bahasa Indonesia : Pengukuran kadar air pada agregat dan beton segar dengan metode konvensional memerlukan waktu yang cukup lama, maka dilakukan penelitian penggunaan microwave oven sebagai metode alternatifnya. Microwave oven yang digunakan mempunyai daya 900 watt dan dilengkapi dengan piring putar. Dilakukan penelitian terhadap 9 tipe agregat (5 jenis agregat halus dan 4 jenis agregat kasar dengan berbagai nilai absorpsi. Sedangkan untuk beton segar dibuat 4 macam campuran dengan berbagai nilai absorpsi agregat. Faktor air-semen yang digunakan adalah 0.3, 0.5 dan 0.7. Hasil pengukuran kadar airnya dengan microwave oven dibandingkan terhadap oven standard. Hasil tes yang diperoleh menunjukkan bahwa metode ini dapat digunakan untuk mengukur kadar air agregat halus dan kasar dengan tidak tergantung pada

  3. KOMPARASI KUAT TEKAN KOMPOSIT BERBAHAN DASAR SERBUK LIMBAH KACA DENGAN PEREKAT POLIMER POLYURETHANE DAN POLYVINYL ACETATE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MP Aji

    2013-07-01

    Full Text Available Komposit berbahan dasar serbuk limbah kaca telah dihasilkan dengan perekat polimer polyurethane (PU dan polyvinyl acetate (PVAc. Komposit dengan perekat polimer PU memiliki kuat tekan 36 MPa dengan fraksi optimum perekat adalah 30% berat. Komposit dengan perekat polimer PVAc memiliki kuat tekan yang lebih rendah dari perekat polimer PU, yaitu 10 MPa pada fraksi perekat 10 persen berat. Gugus fungsi urethane yang terbentuk dari gugus fungsi isosianat yang reaktif dan hidroksil menjadi perekat yang baik untuk limbah kaca yang didominasi oleh bahan silika (SiO2. Daya rekat polimer pada serbuk kaca ditentukan banyaknya kontak perekat dengan silika. Hasil uji kuat tekan diestimasi dengan persamaan sederhana. Hasil estimasi menunjukan bahwa komposit dengan perekat polimer PU memiliki kontak dengan partikel limbah kaca lebih banyak dari perekat PVAc. Kontak perekat dengan serbuk kaca merepresentasi daya adhesif. Hasil ini didukung dari pengujian porositas komposit dimana perekat polimer PU dengan kontak partikel yang tinggi memiliki porositas yang jauh lebih rendah dari perekat polimer PVAc sehingga komposit dengan perekat polimer PU memiliki kuat tekan yang lebih baik. Composite made from waste glass powder has been produced with polymer adhesive polyurethane (PU and polyvinyl acetate (PVAC. Composites with a polymer adhesive PU has a compressive strength of 36 MPa with optimum adhesive fraction of 30% of weight. Meanwhile, polymer composite with PVAc adhesive has a lower compressive strength than PU adhesive polymer, that is 10 MPa at adhesive fraction of 10 percent of weight. Functional group of urethane formed from reactive isocyanate and hydroxyl is turning out to be a good adhesive for glass waste material dominated by silica (SiO2. Polymer adhesion on glass powder is determined by contact of adhesive with silica. Compressive strength test results are estimated with a simple equation. Estimation results show that composite with PU adhesive

  4. PEMODELAN DAN PENYELESAIAN PERMASALAHAN PENJADWALAN PILOT DENGAN METODE EKSAK DEKOMPOSISI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhadi Siswanto

    2007-01-01

    Full Text Available Crew scheduling is one of most important operational problems in airline industries. Crew scheduling Problem consists of two steps that is "Crew Pairing" and "Crew Rostering". The research focusses on building Boeing 737-200's monthly pilot rostering of PT. X Airlines based on given pilot pairings. There are some vertical and horizontal regulations must be fulfilled in so that the problem becomes very complex and cannot be solved using a pure exact method in reasonable computational time. Accordingly, we propose a decomposition exact method to solve the problem. Our model was run using LINGO Optimization software. Experiment results showed that our schedules are outperform than the existing schedules of the airline for the case of May 2006. Abstract in Bahasa Indonesia : Penjadwalan kru pada suatu maskapai penerbangan merupakan salah satu permasalahan operasional yang terpenting. Penjadwalan kru terdiri dari dua tahapan yaitu tahap pengelompokkan kru dan penugasan kru. Penelitian ini memfokuskan pada pembuatan jadwal penugasan pilot pesawat Boeing 737-200 pada maskapai penerbangan PT. X Airlines yang ber-home base di Surabaya selama satu bulan, berdasar pada hasil pengelompokkan pilot yang telah ditentukan sebelumnya. Terdapat sejumlah peraturan horizontal dan vertikal yang harus dipenuhi membuatnya menjadi permasalahan kombinatorial yang sangat kompleks, sehingga tidak dapat diselesaikan dengan menggunakan metode eksak murni dalam waktu yang wajar. Untuk itu digunakan metode eksak dekomposisi. Model tersebut diterjemahkan menggunakan perangkat lunak optimisasi LINGO. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa jadwal penugasan pilot yang dibuat dengan metode ini lebih baik daripada jadwal milik perusahaan untuk kasus pada bulan Mei 2006. Kata kunci: penjadwalan pilot, pengelompokkan pilot, aturan horizontal dan vertikal, metode eksak dekomposisi

  5. Diagnosa Gangguan Perkembangan Anak Dengan Metode Fuzzy Expert System

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diki Arisandi

    2017-05-01

    Full Text Available AbstrakAnak-anak dibawah umur 10 tahun merupakan fase yang sangat perlu diperhatikan perkembangannya oleh orang tua dan dibantu oleh pakar, apakah mengalami gangguan perkembangan atau tidak. Gangguan perkembangan anak dapat didiagnosis dari perilaku yang diperlihatkan oleh anak dengan cara observasi oleh seorang pakar psikologi anak. Hasil diagnosa dari observasi yang dilakukan beberapa pakar bisa saja berbeda. Hal ini membuat para orang tua menjadi kebingungan terhadap tindak lanjut yang harus dilakukan kepada anak mereka. Untuk mempermudah mendiagnosis gangguan perkembangan pada anak perlu adanya sebuah sistem pakar berbasis Fuzzy. Metode Fuzzy yang diterapkan didasari atas rentang logika berpikir manusia seperti dingin dan panas, tinggi dan rendah, dan lainnya.  Diharapkan dengan adanya sistem pakar berbasis fuzzy ini, hasil diagnosa dapat menghasilkan solusi seperti nalar manusia dari sehingga didapatkan solusi untuk tindak lanjut pada gangguan anak. Kata kunci: Diagnosa, Fuzzy, Fungsi Keanggotaan, Gangguan perkembangan, Sistem Pakar. AbstractChildren under 10 years is a critical phase of their developmental and should be noticed by parents and assisted by experts, whether experiencing developmental disruption or not. Children developmental disruption can be diagnosed from behaviors shown by children by observation by a psychologist. Diagnosis results from observations made by some experts may be different. This makes the parents become confused about the follow-up to be done to their children. A Fuzzy-based expert system is needed to overcome the children developmental disruption. The applied Fuzzy method is based on the logical range of human thinking such as cold and hot, high and low, and others. With the fuzzy-based expert system, the diagnostic results can produce solutions such as human reasoning from that obtained a solution to following up on children disruption. Keywords: Diagnosis, Fuzzy, Membership Function, Developmental

  6. RANCANGAN DATABASE SUBSISTEM PRODUKSI DENGAN PENDEKATAN SEMANTIC OBJECT MODEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oviliani Yenty Yuliana

    2002-01-01

    Full Text Available To compete in the global market, business performer who active in industry fields should have and get information quickly and accurately, so they could make the precise decision. Traditional cost accounting system cannot give sufficient information, so many industries shift to Activity-Based Costing system (ABC. ABC system is more complex and need more data that should be save and process, so it should be applied information technology and database than traditional cost accounting system. The development of the software technology recently makes the construction of application program is not problem again. The primary problem is how to design database that presented information quickly and accurately. For that reason it necessary to make the model first. This paper discusses database modelling with semantic object model approach. This model is easier to use and is generate more normal database design than entity relationship model approach. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam persaingan di pasar bebas, para pelaku bisnis di bidang industri dalam membuat suatu keputusan yang tepat memerlukan informasi secara cepat dan akurat. Sistem akuntansi biaya tradisional tidak dapat menyediakan informasi yang memadai, sehingga banyak perusahaan industri yang beralih ke sistem Activity-Based Costing (ABC. Tetapi, sistem ABC merupakan sistem yang kompleks dan memerlukan banyak data yang harus disimpan dan diolah, sehingga harus menggunakan teknologi informasi dan database. Kemajuan di bidang perangkat lunak mengakibatkan pembuatan aplikasi program bukan masalah lagi. Permasalahan utama adalah bagaimana merancang database, agar dapat menyajikan informasi secara cepat dan akurat. Untuk itu, dalam makalah ini dibahas pemodelan database dengan pendekatan semantic object model. Model data ini lebih mudah digunakan dan menghasilkan transformasi yang lebih normal, jika dibandingkan dengan entity relationship model yang umum digunakan. Kata kunci: Sub Sistem

  7. PERCOBAAN KISI DIFRAKSI DENGAN MENGGUNAKAN KEPING DVD DAN VCD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Supliyadi

    2012-01-01

    Full Text Available Pembelajaran fisika di sekolah seharusnya menjadi suatu kegiatan yang melibatkan siswa secara langsung dalam proses-prosespembentukan konsep-konsep fisika dengan menggunakan media dan kegiatan praktikum sehingga pada akhirnya dapatmeningkatkan hasil belajar fisika. Dalam pembelajaran fisika sering muncul permasalahan, diantaranya adalah kurangtersedianya alat praktikum dikarenakan sulitnya didapatkan suatu alat praktikum ataupun juga karena harganya yang mahalmisalnya kisi difraksi. Pemanfaatan keping DVD (digital video disk dan CD (compact disk sebagai kisi difraksi adalah salah satuupaya inovatif bagi guru dan siswa untuk mengatasi kurang tersedianya dan mahalnya alat praktikum. Pemanfaatan keping DVDdan CD sebagai kisi difraksi didasari pada konsep difraksi cahaya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa lebar kisi CD sebesar(1467,85 ± 16,41 nanometer dengan kesalahan relative 1,12%, sedangkan lebar kisi DVD sebesar (644,39 ± 7,48 nanometerdengan kesalahan relative 1,16%. Learning physics at school should be activities that involve students directly in understanding the concept of physics. To gain thiseffort, support of materials and equipments are very important. On the other hand, it is common that those supporting materials arevery expensive and very rarely found.Actually, physics can be tought by using simple material as a learning media. The use ofCDorDVD as diffraction slits is one of the physics teaching innovations. By using diffraction concept, these CD and DVD were tested toget their slit widths. The results show that the CD and DVD have slit width about 1,467.85 16.41 nm and 644.39 7.48 nm,respectively with relative error 1.16 %.Keywords: experiment equipment; compact disk; digital video disk

  8. KAITAN SISTEM VENTlLASI BANGUNAN DENGAN KEBERADAAN MIKROORGANISME UDARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moerdjoko Moerdjoko

    2004-01-01

    Full Text Available The building knowledge and technology have been increased regarding to make room comfortable and healthy, and air conditioning (HVAC system had been used for indoor control of large offices and other public access buildings. The appellation "Sick Building Syndrome" is applied to occurrences of variety of illness symptoms reported by occupants. Inadequate ventilation and poor air quality was described as the primary cause of illness complaints; in most cases the focus of investigations has been carried out to identify the pollutant like a biogenic particles such as molt and bacteria by air quality monitoring. In this case the study intends to correlate the air circulation system and the growth of microorganism in the room with air conditioning and room without air conditioning (natural ventilation. The research is intended for a variety of audience, including public health and environmental professionals, architect and academics. Abstract in Bahasa Indonesia : Peningkatan pengetahuan dan teknologi bangunan untuk mengkondisikan 'ruang dalam' yang nyaman dan sehat dalam sistim pengaturan suhu udara, telah digunakan untuk mengendalikan 'ruang dalam' yang luas pada kantor-kantor dan bangunan publik. Apa yang sering disebut sebagai "sick building syndrome" sering dikeluhkan, sebagai kejadian yang menyebabkan berbagai gejala penyakit yang dilaporkan oleh penghuni gedung. Ventilasi yang kurang serta mutu udara yang tidak sehat, sering menjadi penyebab utama dari keluhan ini. Dalam banyak kasus penyelidikan telah dilakukan untuk mengidentifikasi polutan seperti biogenik seperti 'molt' dan bakteri yang dibawa melalui udara. Studi ini berniat untuk menghubungkan sistim sirkulasi udara dengan tumbuhnya mikroorganisme di dalam ruang yang udaranya dikondisikan dan ruang dengan ventilasi alam. Riset ini ditujukan untuk masyarakat luas, yang mencakup disiplin kesehatan masyarakat, para profesional lingkungan, arsitek dan akademi. Kata kunci: kenyamanan, AC

  9. Model Kosmologi Brane dengan Parameter Perlambatan Ekspansi yang Gayut Linear terhadap Waktu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azrul Azwar

    2012-05-01

    Full Text Available Telah dibangun model kosmologi brane dengan parameter perlambatan ekspansi yang gayut linear terhadap waktu. Dalam model ini telah diturunkan persaman untuk evolusi faktor skala, parameter Hubble, kerapatan materi-energi dan tekanan alam semesta.  Pada limit energi rendah seperti pada era alam semesta sekarang ini, yaitu pada saat rapat materi-energi jauh lebih kecil dibandingkan dengan tegangan brane, model yang di bangun ini akan kembali ke model Akarsu-Dereli.

  10. Pengembangan Sistem Navigasi Otomatis Pada UAV (Unmanned Aerial Vehicle dengan GPS(Global Positioning System Waypoint

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmad Hidayat

    2017-01-01

    Full Text Available UAV adalah salah satu wahana tanpa awak di udara yang mana dapat terbang tanpa pilot, menggunakan gaya aerodinamik untuk menghasilkan gaya angkat (lift, dapat terbang secara autonomous atau dioperasikan dengan radio kontrol. UAV digunakan untuk berbagai keperluan baik di lingkup militer maupun sipil. Pada tugas akhir ini dirancang dan direalisasikan pengembangan sistem navigasi otomatis pada UAV dengan GPS waypoint. Sistem ini menggunakan kontrol manual dan autopilot. Pada mode manual, pengguna secara manual mengendalikan pergerakan pesawat melalui radio kontroler sedangkan pada mode autopilot pesawat dikendalikan oleh mikrokontroler Arduino Mega 2560 yang mengolah data-data sensor IMU (Inertial Measurement Unit yang didalamnya terdapat gyroscope dan accelerometer, GPS dan barometric altimeter sehingga dapat terbang secara otomatis dengan sesuai waypoint GPS yang dimasukkan. Mikrokontroler menerima dan menolah data dari sensor dan menghasilkan keluaran untuk menggerakkan servo aktuator. Pengolahan data dari sensor menggunakan kontrol PID (Proportional Integral Derivative. Pesawat akan terkoneksi dengan ground station melalui perangkat telemetri untuk mengirimkan data penerbangan ke darat. Sistem navigasi ini diharapkan dapat secara tepat mengarahkan pesawat menuju satu titik atau lebih dengan toleransi kesalahan ≤ 30 meter pada ketinggian 30-100 meter. Selain itu pesawat diharapkan dapat terbang dengan radius ± 2 km dari ground station. Hasil dari pengujian dapat dilaksanakan kontrol manual dan otomatis pada UAV melalui 5 channel (aileron, elevator, throttle, rudder dan saklar. Distorsi pada kontrol manual diminimalisir dengan memperbesar faktor pembagi sinyal PWM sebesar 50μs-100μs. Kontrol otomatis dapat menstabilkan sikap pesawat di udara (sudut roll 45° dan sudut pitch 30° Setting Kp 1,2 dan Ki 0,01, setting Kp navigasi GPS 0,2 Ki 0,01 dan Kd 4 dengan sudut roll maksimal 15°.

  11. ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA KEUANGAN BANK UMUM SYARIAH DENGAN BANK UMUM KONVENSIONAL DI INDONESIA

    OpenAIRE

    NINGSIH, IDYA WAHYU

    2012-01-01

    2011 Penelitian ini betujuan untuk melakukan perbandingan kinerja keuangan Bank Umum Syariah dengan Bank Umum Konvensional di Indonesia pada periode 2006-2010 dengan menggunakan rasio keuangan. Rasio keuangan yang digunakan terdiri dari CAR, LDR, NPL, BOPO, dan ROA. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari Laporan Keuangan Publikasi Bank Umum tahun 2006 hingga 2010 yang diterbitkan oleh masing-masing Bank yang bersangkuta...

  12. PENINGKATAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI METODE SIMULASI DENGAN REINFORCEMENT DI SMPN 2 JETIS BANTUL

    OpenAIRE

    Ratna Wulandari; Muhsinatun Siasah Masruri

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS di kelas IX C SMPN 2 Jetis Bantul setelah diterapkan metode simulasi dengan reinforcement. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classrrom action research) menggunakan desain Kemmis & Taggart. Subyek penelitian adalah siswa kelas IX C SMPN 2 Jetis Bantul tahun pelajaran 2013/2014. Tindakan yang diterapkan adalah penerapan metode simulasi dengan reinforcement untuk dalam pembelajaran IPS. Teknik pengumpul...

  13. Studi Eksperimen pada Investment Casting dengan Komposisi Ceramic Shell yang Berbeda dalam Pembuatan Produk Toroidal Piston

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Setiyono

    2012-09-01

    Full Text Available Piston yang terbuat dari bahan paduan aluminium dapat dibuat dengan investment casting. Porositas dan kekasaran permukaan yang tinggi sering terjadi pada produk cor hasil investment casting. Salah satu penyebabnya adalah kualitas ceramic shell yang kurang baik, sehingga diperlukan penelitian tentang komposisi ceramic shell pada investment casting terhadap kualitas produk, kekasaran permukaan, dan porositas produk cor. Eksperimen untuk membuat produk toroidal piston dilakukan dalam empat tahap. Tahap pertama adalah pembuatan master pola, cetakan pola dari silicon rubber, duplikasi pola lilin, dan perakitan pohon lilin. Tahap kedua pembuatan ceramic slurry dengan komposisi: tipe 1 (95% alumina dan 5%  gipsum, tipe 2 (90% alumina dan 10%  gipsum, tipe 3 (85% alumina dan 15%  gipsum, dan tipe 4 (80% alumina dan 20%  gipsum. Proses coating pada pohon lilin dilakukan hingga ketebalan 10 mm ( 5x pelapisan primer dengan ceramic slurry dan 3x pelapisan sekunder dengan pasir silika. Tahap ketiga adalah dewaxing pada temperatur 120ºC, kemudian sintering pada temperatur 25 - 340ºC dan 340 - 730ºC dengan masing-masing  holding time 30 menit. Tahap keempat adalah pengecoran dengan temperatur 700°C. Hasil produk cor dilakukan pengukuran kekasaran permukaan dengan Surface Roughness Tester dan pengukuran porositas kuantitatif dilakukan dengan cara menghitung perbandingan volume porositas terhadap volume total spesimen. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan gipsum dalam ceramic slurry sebesar 5% dan 10% telah menghasilkan porositas mikro, sedangkan 15% dan 20% menghasilkan porositas mikro dan rongga udara pada produk cor. Selain itu, penambahan gipsum dalam ceramic slurry (5% hingga 20% menghasilkan kekasaran permukaan dari 7,71μm meningkat hingga 11,36μm dan porositas produk cor dari 5,16% meningkat hingga 15,38%.

  14. Solusi Numerik Model Reaksi-Difusi (Turing dengan Metode Beda Hingga Implisit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junik Rahayu

    2013-11-01

    Berbagai model matematika dipastikan mempunyai solusi, begitu juga dengan model ini. Paper ini membahas penyelesaian numerik pada contoh model. Digunakan metode beda hingga implisit sebagai metode dasar menyelesaikan model. Dalam model terdapat dua konsentrasi yang bereaksi untuk mencapai suatu kesetimbangan. Dari konsentrasi ini akan diperiksa keterikatan pada pertumbuhan domain dengan adanya dinamika gangguan kecil serta pengaruh pertumbuhan domain terhadap penyelesaian numerik model. Dari penyelesaian numerik diperoleh bahwa pertumbuhan domain mempengaruhi dua konsentrasi dalam model dan penyelesaian numerik

  15. Hubungan Faktor Keturunan, Lamanya Bekerja Jarak Dekat, Dengan Miopia Pada Mahasiswa FK USU

    OpenAIRE

    Fatika Sari Hasibuan

    2010-01-01

    Tujuan: untuk mengetahui pengaruh genetik dan lamanya bekerja arak dekat dengan miopia. Metode: penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan kuesioner dari 93 orang mahasiswa FK USU yang berisi tentang status kelainan refraksi pada mahasiswa, status kelainan refraksi orang tua mahasiswa, lamanya waktu yang dihabiskan untuk melakukan kegiatan jark dekat ( seperti belajar, membaca untuk hobi, menonton TV, menggunakan komputer) dan waktu yang dihabiskan untuk berada di luar rumah selain untuk...

  16. PEMANFAATAN ZEOLIT DARI ABU SEKAM PADI DENGAN AKTIVASI ASAM UNTUK PENURUNAN KESADAHAN AIR

    OpenAIRE

    VH Putranto; E Kusumastuti; Jumaeri Jumaeri

    2016-01-01

    Aktivasi menggunakan asam kuat dalam sintesis zeolit dikenal dapat meningkatkan kemampuan zeolit sebagai adsorben. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan abu sekam padi sebagai sumber silika yang diaktivasi dengan HCl 2 M pada sintesis zeolit secara hidrotermal dan memanfaatkan zeolit hasil sintesis untuk menurunkan tingkat kesadahan air sumur. Proses aktivasi dilakukan dengan menggunakan larutan HCl 2 M. Zeolit hasil sintesis diuji secara kualitatif menggunakan Spektrofotometer Inframer...

  17. Pemanfaatan Biji Turi Sebagai Bahan Baku Pembuatan Kecap Secara Hidrolisis dengan Menggunakan Ekstrak dan Nanas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aminah Asngad

    2015-04-01

    Full Text Available Selama ini pemanfaatan tanaman turi oleh  masyarakat masih terbatas, bagian dari tanaman turi yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat hanya bunganya.  Padahal biji turi yang berbentuk bulat berwarna kuning kecoklatan mempunyai rasa dan aroma khas jenis kacang-kacangan juga dapat dimanfaatkan karena kaya dengan mineral dan vitamin serta mengandung protein. Biji dari tanaman turi dapat digunakan sebagai bahan baku alternatif  dalam pembuatan  kecap karena biji tanaman turi tersebut  mempunyai komposisi  kandungan gizi yang tidak jauh berbeda dengan kedelai, terutama kandungan  protein biji turi sebesar 36,21%  yang setara  dengan kandungan protein kedelai sebesar 37,5% Pembuatan kecap dengan menggunakan ekstrak pepaya dan nanas dapat mempercepat waktu pembuatan kecap secara hidrolisis protein karena adanya enzim papain pada pepaya dan enzim bromelin pada nanas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar protein kecap biji turi dengan menggunakan ekstrak pepaya dan nanas serta untuk  mengetahui organoleptik kecap biji turi dengan menggunakan ekstrak pepaya dan nanas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL pola faktorial. Faktor tersebut yaitu jenis ekstrak yang digunakan (ekstrak pepaya dan ekstrak nanas dan penambahan volume ekstrak (80 ml, 100 ml, dan 120 ml dengan 6 kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak pepaya dan nanas berpengaruh pada kadar protein kecap. Hasil kadar protein tertinggi pada perlakuan J1V1 yaitu 12,11%,  sedangkan  kadar protein terendah pada perlakuan J2V1 yaitu 7,53 %. Kecap dengan perlakuan menggunakan ekstrak nanas, volume 120 ml merupakan kecap yang dapat diterima oleh masyarakat.

  18. Analisis Yuridis Pendirian Lembaga Perbankan di ASEAN Dikaitkan dengan Asas Resiprokal

    OpenAIRE

    Sitorus, Ritcat Hamonangan

    2016-01-01

    Lembaga perbankan sebagai salah satu subjek hukum perdagangan internasional mempunyai nilai strategis dalam perekonomian suatu negara. Lembaga tersebut dimaksudkan sebagai perantara pihak-pihak yang mempunyai kelebihan dana (surplus of funds) dengan pihak-pihak yang memerlukan dana (lack of funds)dalam tataran nasional bahkan multinasional. Proses pelaksanaan fungsi strategis tersebut pada kawasan ASEAN terganggu dengan berbagai tantangan maupun hambatan regulasi yang dialami negara home coun...

  19. Hubungan Konsumsi Junk Food dengan Status Gizi Lebih pada Siswa SD Pertiwi 2 Padang

    OpenAIRE

    Rizki Nur Amalia; Delmi Sulastri; Rima Semiarty

    2016-01-01

    AbstrakGizi lebih adalah keadaan tubuh seseorang yang mengalami berat badan berlebih karena kelebihan jumlah asupan energi yang disimpan dalam bentuk cadangan berupa lemak. Prevalensi gizi lebih pada anak di Indonesia mencapai 10,4. Salah satu faktor risiko terjadinya gizi lebih adalah kebiasaan mengonsumsi junk food. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan antara konsumsi junk food dengan status gizi lebih pada anak usia sekolah. Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan ranc...

  20. Hubungan Pola Makan Dengan Konsentrasi Belajar Pelajar SMAIT Al- Fityan Tahun 2014/2015

    OpenAIRE

    Singh, Taranprit Kaur A/P Malkit

    2015-01-01

    Prevalensi angka kecukupan gizi kurang di kalangan anak Indonesia masih tinggi. Data statistik Depkes tahun 2004 mengatakan 5,1 juta anak Indonesia mengalami kurang gizi dan gizi buruk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa hubungan frekuensi makanan, jenis makanan, jumlah energi dan protein yang dikonsumsi dengan konsentrasi belajar pelajar SMAIT Al-Fityan tahun 2014/2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini ad...

  1. Sintesis Senyawa N-Ftaloyl Kitosan Melalui Reaksi Amidasi Antara Kitosan Dengan Ftalat Anhidrida

    OpenAIRE

    Misdawati

    2010-01-01

    Reaksi amidasi antara kitosan dengan ftalat anhidrat dapat mengasilkan N-Ftaloyl kitosan. Amidasi dilakukan dalam pelarut DMF melalui pemanasan selama 10 jam pada suhu 130 oC. Proses penghilangan pelarut dilakukan melalui destilasi vakum pada suhu 60 oC tekanan 20 mmHg diikuti pencucian dengan dietil eter untuk mendapatkan N-Ftaloyl kitosan. Hasil reaksi senyawa N-Ftaloyl kitosan selanjutnya dilakukan pengujian melalui analisis spektroskopi FT-IR.

  2. Pembuatan Obturator Mata pada Pasien dengan Kehilangan Mata Akibat Cacat Bawaan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Clara Rosalina

    2010-06-01

    Full Text Available Kasus kehilangan mata pada pasien dapat menimbulkan masalah fungsi dan estetik. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memperbaiki masalah estetik adalah dengan membuatkan protesa mata kepada pasien tersebut. Tujuan pembuatan obturator mata pada pasien yang kehilangan mata adalah untuk membantu pasien dalam memperbaiki estetik. Pasien wan ita usia 35 tahun datang ke klinik Prostodonsia RSGM FKG UGM dengan kondisi kehilangan mata sebelah kanan yang merupakan cacat bawaan. Pemeriksaan wajah menunjukkan muka asimetris. Pada mata kanan tampak adanya cheloid yang timbul setelah operasi pengangkatan bola mata. Perawatan dilakukan dengan pembuatan protesa mata non fabricated dengan tahap-tahap: pencetakan mata dengan sendok cetak mata perorangan dan pengisian hasil cetakan terdiri dari dua bagian, yang pertama diisi dengan gips keras sampai bagian terlebar dari cetakan dasar soket dan dibuat tiga retensi sebagai kunci, kedua sampai menutupi seluruh hasil cetakan. Pembuatan model malam sklera, mencoba pola malam sklera dan packing model malam sklera. Oef/asking dan polishing untuk membuat sklera akrilik, mencoba sklera akrilik dan penentuan lokasi diameter iris, melukis iris dan pupil, penyelesaian protesa mata, packing sklera dan iris, def/asking dan polishing untuk membuat protesa mata serta insersi protesa mata. Kontrol setelah 2 minggu menunjukkan hasil yang baik, tidak ada keluhan rasa sakit, tidak ada peradangan, volume dan frekuensi air mata menjadi berkurang jumlah dan frekuensinya.

  3. Pengolahan Sampah Secara Pirolisis dengan Variasi Rasio Komposisi Sampah dan Jenis Plastik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Qonita Rachmawati

    2015-03-01

    Full Text Available Pada tahun 2012, sampah yang dihasilkan sebesar 1200 ton/hari. Jika permasalahan sampah di Kota Surabaya tidak ditangani dengan baik maka akan menimbulkan beberapa masalah antara lain: masalah kesehatan dan masalah kebersihan. Oleh karena itu, diperlukan metode yang dapat mengolah sampah namun tidak menimbulkan masalah baru lainnya. Salah satu metode pengolahan sampah yang telah dikembangkan, yaitu metode pirolisis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh jenis plastik dan komposisi terhadap produk hasil pirolisis. Pada penelitian ini digunakan reaktor dengan kapasitas 500 g yang berbahan stainless steel. Variabel yang digunakan yaitu jenis sampah plastik dan komposisi sampah. Jenis sampah yang digunakan yaitu sampah plastik HDPE (High Density Polyethylene, PET (Poly Ethylene Terephthalate, dan PS (Poly Styrene. Komposisi sampah yang digunakan antara lain: 100:0, 75:25, dan 50:50. Temperatur yang digunakan pada reaktor yaitu 500°C dengan waktu 30 menit. Penelitian dimulai dari persiapan bahan uji, persiapan reaktor, percobaan pendahuluan, dan penelitian dengan reaktor pirolisis. Selanjutnya dilakukan analisis untuk masing-masing hasil produk. Penelitian ini jenis sampah plastik yang menghasilkan gas tertinggi yaitu jenis plastik PET sebesar 45,40% dan jenis plastik yang menghasilkan wax tertinggi yaitu jenis plastik HDPE sebesar 69,91%. Sedangkan komposisi yang menghasilkan gas tertinggi yaitu komposisi dengan ranting 25% dan PET 75% sebesar 71,24% dan komposisi yang menghasilkan wax tertinggi yaitu komposisi dengan ranting 25% dan PS 75% sebesar 61,36%.

  4. HUBUNGAN ANTARA EMOTIONAL BONDING DAN CITRA KUALITAS PRODUK DENGAN MINAT MEMBELI PADA KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Puspitasari

    2010-05-01

    Full Text Available Penelitian ini mempunyai tujuan, yaitu, (1 mengetahui hubungan antara emotional bonding dan citra kualitas produk dengan minat membeli pada konsumen; (2 mengetahui hubungan antara emotional bonding dengan minat membeli pada konsumen; (3 mengetahui hubungan antara kualitas produk dengan minat membeli pada konsumen; (4 seberapa tinggi tingkat minat membeli pada konsumen; (5 seberapa tinggi emotional bonding; (6 seberapa tinggi citra kualitas produk; dan (7 variabel yang dominan antara emotional bonding dan citra kualitas produk terhadap minat membeli pada konsumen. Populasi penelitian ini adalah seluruh warga di desa Suruh kecamata Suruh Kabupaten Semarang. Jumlah sampel dalam penelitian in iadalah 64 ibu-ibu yang ikut keg- iatan PKK. Adapun teknik sampling yang digunakan adalah teknik random Sampling. Analisis data menggunakan teknik korelasi anareg. Kesimpulan dari hasil analisis data yaitu, (1 ada hubungan positif yang signifi kan antara emotional bonding dan citra kualitas produk dengan minat membeli pada konsumen; (2 ada hubungan positif antara emotional bonding dengan minat membeli pada konsumen; (3 ada hubungan negatif antara citra kualitas produk dengan minat membeli pada konsumen; (4 minat membeli pada konsumen tergolong sedang; (5 emotional bonding tergolong sangat tinggi; (6 citra kualitas produksi tergolong sedang; (7 variabel emotional bonding mempu- nyai pengaruh lebih dominan dibandingkan variabel citra kualitas produk terhadap minat membeli pada konsumen.

  5. HUBUNGAN ANTARA SELF REGULATED LEARNING DAN LOCUS OF CONTROL INTERNAL DENGAN KEMATANGAN VOKASIONAL SISWA SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lativa Hartiningtyas

    2016-06-01

    Penelitian ini dilaksanakan pada SMK TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan se-Kabupaten Tulungagung. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara self regulated learning dan locus of control internal sebagai variabel bebas (independent dengan kematangan vokasional sebagai variabel terikat (dependent pada siswa SMK. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI Paket Keahlian TKJ di Kabupaten Tulungagung yang berjumlah 337 siswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah proportionate random sampling. Jumlah sampel pada penelitian ini adalah 182 siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelasional. Instrumen yang digunakan berupa angket self regulated learning, locus of control internal, dan kematangan vokasional yang menggunakan skala Likert dengan 4 skala. Analisis data pada penelitian ini menggunakan korelasi product moment untuk mengetahui hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat secara parsial dan analisis regresi ganda untuk mengetahui hubungan secara simultan antara variabel bebas dan variabel terikat. Berdasarkan analisis data dapat diketahui koefisien korelasi antara X1 dengan Y adalah sebesar 0,511 dan koefisien korelasi antara variabel X2 dengan Y adalah sebesar 0,576.

  6. Serapan Fosfor dan Pertumbuhan Kedelai(Glycine max pada Tanah Ultisol dengan Pemberian Asam Humat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyuningsih Wahyuningsih

    2017-08-01

    Full Text Available Ultisol merupakan salah satu jenis tanah asam yang memiliki kelarutan Al, Fe, dan Mn tinggi, serta kandungan P dan Moyang rendah. KelarutanAl dan Fe yangtinggiakan menjerap fosfat, sehingga ketersediaan dan serapan P bagi tanaman menjadi rendah. Salah satu upaya untuk mengatasi ketidaktersediaan P pada tanah Ultisol yaitu dengan penambahan asam humat. Asam humat merupakan makromolekul polielektrolit yang memiliki gugus fungsional seperti -COOH, -OH fenolat, maupun -OH alkoholat,sehingga asam humat memiliki kemampuan untuk membentuk kompleks dengan ion logam. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk: (1 mengetahui pengaruh asam humat terhadap serapan P dan pertumbuhan tanaman kedelai (2 menentukan konsentrasi asam humat yang paling baikdalam meningkatkan serapan P dan pertumbuhan tanaman kedelai. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK. Pengelompokan didasarkan atas perbedaan intensitas cahaya yang ada di rumah kaca. Perlakuan berupa konsentrasi asam humat, dengan 5 konsentrasi yang berbeda yaitu 0 ppm, 400 ppm, 800 ppm, 1200 ppm dan 1600 ppm. Parameter yang diukur meliputi tinggi tanaman, luas daun, bobot basah, dan bobot kering, P tersedia serta P tanaman. Data yang diperoleh dianalisis menggunakananalisis ragam pada tingkat kepercayaan 95% dan 99%. Apabila hasil perlakuan berpengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Terkecil (BNT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asam humat berpengaruh terhadap serapan P dan pertumbuhan kedelai pada tanah Ultisol. Asam humat 1200 ppm merupakan perlakuan paling baik dalam meningkatkan ketersediaan P, sehingga mampu meningkatkanpertumbuhan kedelai pada tanah Ultisol.

  7. Produksi Gas hidrogen dari Limbah Alumunium dan Uji Daya Listrik dengan Fuel Cell

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusraini DIS

    2017-03-01

    Full Text Available Teknologi Fuel Cell adalah teknologi masa depan yang ramah lingkungan. Bahan baku untuk fuel cell adalah hidrogen. Produksi hidrogen dari limbah alumunium dan storage telah dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah alumunium (alumunium foil dan kaleng minuman yang direaksikan dengan larutan beralkalin untuk menghasilkan hidrogen. Hidrogen yang dihasilkan sebanding dengan tekanan yang terukur yang diukur dengan CASSY LAB Version 1.41. Hasilnya adalah: a. Semakin tinggi konsentrasi NaOH (5 %, 10 % dan 15 % semakin cepat reaksi produksi hidrogen berlangsung. b. Jumlah limbah alumunium yang berbeda (0,01 g, 0,05 g dan 0,10 g kurang berpengaruh terhadap waktu reaksi jika konsentrasi NaOHnya sama. c. Temperatur yang dihasilkan berkisar antara 27 oC - 33,7 oC, semakin banyak jumlah alumunium yang direaksikan semakin tinggi temperatur yang dihasilkan. d. Daya listrik yang dihasilkan dari 0,10 gram alumunium foil adalah sebesar 45-51 watt dengan daya rata-rata 0,08 watt per detik. e. Daya listrik yang dihasilkan dengan kaleng Coca Cola adalah sebesar 12,13 watt dengan daya rata-rata 0,009 watt per detik.

  8. CUSTOMER SEGMENTATION DENGAN METODE SELF ORGANIZING MAP (STUDI KASUS: UD. FENNY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. A. Gde Bagus Ariana

    2012-11-01

    Full Text Available Saat ini persaingan bisnis pada perusahaan retail tidak hanya dengan menggunakan perangkat sistem informasi namun sudah dilengkapi dengan sistem pendukung keputusan. Salah satu metode sistem pendukung keputusan yang digunakan adalah data mining. Data mining digunakan untuk menemukan pola-pola yang tersembunyi pada database. UD. Fenny sebagai perusahaan retail ingin menemukan pola segmentasi pelanggan dengan menggunakan model RFM (Recency, Frequency, Monetary. Metode data mining untuk melakukan proses segmentasi adalah metode clustering. Clustering merupakan proses penggugusan data menjadi kelompok-kelompok yang memiliki kemiripan secara tidak terawasi (unsupervised. Sebelum melakukan proses clustering, dilakukan proses persiapan data dengan membuat datawarehouse menggunakan skema bintang (star scema. Selanjutnya dilakukan proses clustering dengan menggunakan metode Self Organizing Map (SOM/Kohonen. Metode ini merupakan salah satu model jaringan saraf tiruan yang menggunakan metode unsupervised. Dari hasil percobaan metode SOM melakukan proses clustering dan menggambarkan hasil clustering pada SOM plot. Dengan melakukan proses clustering, pihak pengambil keputusan dapat memahami segmentasi customer dan melakukan upaya peningkatan pelayanan customer.

  9. HUBUNGAN OBESITAS DENGAN DIABETES MELITUS DAN HIPERTENSI PADA PENDUDUK BALIAGE DI DESA PEDAWA, BULELENG, BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AAG Budhiart

    2012-11-01

    Full Text Available Obesitas, diabetes melitus (DM dan tekanan darah tinggi merupakan komponen dari sindroma metabolik (SM, dan merupakan faktor risiko utama terjadinya penyakit jantung koroner. Obesitas saat ini merupakan masalah global dan mewabah diseluruh dunia. Telah dilakukan cross-sectional community based study di desa Pedawa, suatu desa terpencil yang berlokasi di Bali Utara dengan populasi penduduk Baliage. Sampel penelitian diambil secara simple systematic sampling dari register data kependudukan Diperoleh sebanyak 294 sampel penelitian yang terdiri dari 136 (46,3% laki-laki, dan 158 (53,7% wanita dengan umur rata-rata 45,2 tahun. Prevalensi obesitas (IMT ?? 25 kg/m2 sebanyak 43 orang ( 14,7%, dan underweight ( IMT ?? 18,5 kg/m2 sebanyak 54 orang (18,6%. Prevalensi gangguan glukosa darah puasa dan DM masing-masing sebanyak 4 orang ( 1,4% dan 11 orang (3,9%. Prevalensi hipertensi sistolik dan diastolik masing-masing 14,6% dan 12,2%. Tidak dijumpai adanya korelasi antara obesitas dengan DM dan hipertensi. Dijumpai korelasi antara kadar glucosa darah dengan hipertensi sistolik. Kebanyakan dari sampel dengan DM dan hipertensi dijumpai pada penduduk dengan usia lanjut. Prevalensi DM dan hipertensi pada penduduk desa Pedawa mungkin lebih banyak disebabkan oleh proses penuaan dan faktor genetik.

  10. PENINGKATAN KUALITAS PRODUK KERAMIK DENGAN PENDEKATAN SIX SIGMA PADA INDUSTRI KERAMIK DINOYO – MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annisa Kesy Garside

    2007-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menerapkan konsep Six Sigma untuk mengurangi terjadinya cacat dan menekan adanya variabilitas yang terjadi pada proses pembuatan keramik. Proses perbaikan dilakukan secara sistematis dan kontinyu dengan menggunakan siklus DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve and Control. Dengan menggunakan diagram Pareto diperoleh dua jenis cacat kritis yang menjadi permasalahan utama yaitu retak dan bintik melepuh. Selanjutnya alternatif-alternatif perbaikan pada proses diperoleh dengan FMEA. Berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN yang tertinggi diambil 3 alternatif perbaikan dan selanjutnya dipilih satu alternatif terbaik dengan menggunakan metode AHP. Implementasi perbaikan dilakukan dengan menggunakan timer dan menugaskan operator khusus pada saat pembakaran untuk mengurangi cacat retak dan membersihkan kotoran bodi dengan menggunakan kompresor untuk mengurangi bintik melepuh. Setelah dilakukan evaluasi hasil implementasi alternatif perbaikan pada proses pembuatan keramik diperoleh kenaikan level sigma dari 2,8 menjadi 3 yang diikuti penurunan DPMO dari 104.167 menjadi 65.625. Sedangkan prosentase biaya akibat kualitas keramik yang jelek (COPQ terhadap total penjualan mengalami penurunan dari 16,48% menjadi 9,93%.

  11. HUBUNGAN DISLIPIDEMIA, HIPERTENSI DAN DIABETES MELITUS DENGAN KEJADIAN INFARK MIOKARD AKUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budiman Budiman

    2016-03-01

    Full Text Available Kasus kematian akibat penyakit tidak menular terbanyak disebabkan oleh penyakit jantung (American Heart Association, 2010. Menurut data rekam medik RSUD ’45 Kuningan pada tahun 2014 menunjukan bahwa kasus penyakit jantung dengan CFR tertinggi terjadi pada penyakit Infark miokardakut sebanyak 15 %,gagal jantung 13 % dan gangguan hantaran dan aritmia 11%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui “hubungan dislipidemia, hipertensi dan diabetes melitus dengan kejadian infark miokard akut pada pasien rawat inap di RSUD 45 Kuningan”. Rancangan penelitian menggunakan case control. Sampel dalam penelitian ini menggunakan total sampling diambil dari data rekam medik pasien rawat inap penyakit infark miokard akut dan penyakit dalam secara berpasangan dengan teknik purposive sampling pada kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui telaah rekam medik status pasien di RSUD ’45 Kuningan dengan menggunakan data sekunder. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan ada hubungan yang bermakna antara dislipidemia (p value = 0.0001, hipertensi (p value = 0.003 dan diabetes melitus (p value = 0.0001 dengan kejadian infark miokard akut. Diharapkan untuk melakukan penelitian lebih lanjut mengenai cara–cara yang tepat untuk mengurangi penyebaran penyakit tidak menular khususnya penyakit jantung ini.Kata Kunci: Infark miokrad akut, dislipidemia, hipertensi, diabetes mellitus

  12. Sistem Pendeteksi Kualitas Daging Dengan Ekualisasi Histogram Dan Thresholding Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anggit Sri Herlambang

    2016-04-01

    Full Text Available Kebutuhan daging sapi yang meningkat sering dimanfaatkan oleh penjual daging sapi untuk melakukan kecurangan. Kecurangan yang sering dimanfaatkan biasanya dalam hal kualitas daging sapi. Kualitas daging ditentukan oleh beberapa parameter, termasuk parameter ukuran, tekstur, karakteristik warna, bau daging dan lain - lain. Parameter adalah salah satu faktor penting untuk menentukan kualitas daging. Umumnya dalam menentukan kualitas daging dilakukan dengan menggunakan indra penglihatan. Sehingga cara manual masih bersifat subjektif dalam menilai kualitas daging. Penelitian ini bertujuan untuk merancang aplikasi sistem pendeteksi kualitas daging dengan sampel 20 citra daging data uji. Sistem pendeteksi kualitas daging dengan ekualisasi histogram dan thresholding berbasis android ini dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman berbasis Android yang terintegrasi dengan SDK Android, Eclipse dan library OpenCV. Metode yang digunakan menggunakan metode pra-pengolahan ekualisasi histogram dan segmentasi thresholding pengolahan citra. Deteksi kualitas daging dilakukan dengan mencari nilai statistik ekstraksi ciri citra berdasarkan data citra daging dari penelitian. Hasil penelitian ini adalah dapat menentukan nilai statistik mean dan standar deviasi dari hasil citra olahan ekualisasi histogram dan thresholding disertai analisis kualitas citra daging sapi. Pengujian black box dari aplikasi sistem pendeteksi kualitas daging ini menunjukkan bahwa semua fungsi yang terdapat pada aplikasi ini telah berhasil berjalan sesuai fungsinya. Penelitian ini harapannya bisa digunakan untuk membantu penelitian tahap selanjutnya.

  13. EVALUASI KEMAMPUAN LAHAN UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN PARIWISATA DENGAN MENGGUNAKAN DATA CITRA SATELIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Felik Dwi Yoga

    2015-02-01

    Full Text Available Kabupaten Jember memiliki potensi pariwisata yang cukup banyak, seperti wisata pegunungan ataupun wisata pantainya. Hal ini mengakibatkan banyaknya objek-objek wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Salah satu wisata yang akan dikembangkan dalam kepariwisataannya saat ini oleh pemerintah daerah yaitu Desa Kemuninglor. Desa ini terletak di daerah perbukitan dan memiliki panorama alam yang cukup menarik. Dalam perkembangannya, diperlukan evaluasi kemampuan lahan untuk mengetahui upaya pemanfaatan sumberdaya lahan sesuai dengan potensinya.Dalam penelitian ini digunakan parameter fisik lahan yaitu tutupan lahan, kemiringan lereng,kenampakan erosi, jenis tanah, dan drainase untuk mengetahui kemampuan lahan dalam mendukung pengembangan pariwisata di Desa Kemuninglor. Data yang digunakan adalah data citra ASTER tahun 2008 dan peta tematik DAS Bedadung tahun 2009, khususnya peta erosi, peta jenis tanah, peta kemiringan lereng dan peta curah hujan. Metode yang digunakan dengan menginterpretasi  citra satelit dan pengamatan lapangan yang didasarkan pada analisis keruangan beserta penggabungan tumpang susun peta (overlay. Unit lahan digunakan sebagai satuan pemetaan untuk mengetahui kemampuan lahan untuk pariwisata dengan Metode skoring.Dari hasil penelitian didapatkan gambaran wilayah yang akan dilakukan pengembangan pariwisata. Kelas kemampuan lahan untuk daerah penelitian ini : kelas II dengan luas area 45,98 Ha, kelas III dengan luas area 992,47 Ha dan kelas IV dengan luas area 64,91 Ha. Untuk  hasil evaluasi kemampuan lahan yang mendukung untuk pengembangan pariwisata terdapat di sebagian besar dusun Rayap karena memiliki daya dukung baik serta terdapat area tutupan lahan yang sebagian besar berupa perkebunan dan lahan kosong.

  14. Hubungan Antara Kepuasan Konsumen Dengan Loyalitas Merek Pada Pengguna Kartu Prabayar Simpati

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azizah Azizah

    2013-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepuasan konsumen dengan loyalitas merek pada pengguna kartu prabayar Simpati dengan mengambil lokasi penelitian di Pekanbaru. Kepuasan konsumen diartikan sebagai sikap, penelitian dan respon emosional konsumen setelah proses pembelian yang berasal dari perbandingan kesan kinerja aktual suatu produk dengan harapan dan evaluasi pengalaman mengkonsumsi suatu produk atau jasa. Sementara loyalitas merek suatu sikap positif dan kelekatan konsumen berdasarkan perasaan menyenangi, akrab dan bangga menjadi pengguna merek dimana konsumen membeli merek secara konsisten sebagai bentuk komitmen. Hipotesis penelitian adalah ada hubungan antara kepuasan konsumen dengan loyalitas merek menggunakan incidental sampling pengguna kartu pra-bayar Simpati. Instrumen penelitian skala kepuasan konsumen dan skala loyalitas merek menggunakan korelasi product moment dari Pearson. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara kepuasan konsumen dengan loyalitas merek, dengan koefisien korelasi sebesar 0.665 dan R² sebesar 0.442, dan F sebesar 77.771, hal ini menunjukkan bahwa kepuasan konsumen memiliki pengaruh sebesar 44.2% terhadap loyalitas merek.

  15. Perawatan Maloklusi Klas III Skeletal disertai Open Bite dengan Teknik Begg

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Ika Anggaraeni

    2015-12-01

    Full Text Available Overjet negatif pada maloklusi klas III dapat terjadi karena penyimpangan hubungan incisivus atas dan bawah, adanya malrelasi antara maksila dan mandibula, atau kombinasi keduanya. Maloklusi klas III dapat disertai dengan crowding, deep bite, maupun open bite. Tujuan perawatan adalah untuk mengoreksi cross bite dan open bite, memperoleh overjet dan overbite normal serta hubungan oklusal yang stabil. Pasien laki-laki usia 15 tahun dengan maloklusi Angle klas III dan relasi skeletal klas III, mandibula protrusif, cross bite anterior (overjet -3 mm, open bite 12-22 terhadap 43-34, cross bite posterior bilateral, dan pergeseran garis tengah inter incisivus rahang bawah kekanan 0,7 mm. Perawatan ortodontik dilakukan dengan alat cekat teknik Begg, diawali dengan pencabutan gigi 34 dan 44 serta grinding gigi anterior rahang atas. Elastik intermaksiler klas III, elastik cross posterior, dan elastik vertikal digunakan untuk koreksi cross bite anterior dan posterior serta open bite. Kesimpulan dari hasil perawatan dengan teknik Begg, cross bite anterior dan posterior serta open bite terkoreksi (overjet 2 mm dan overbite 2 mm. Garis tengah inter incisivus rahang bawah dan rahang atas sejajar dengan garis tengah wajah. Maj Ked Gi; Desember 2013; 20(2: 192-198.

  16. Penentuan Parameter Bandul Matematis untuk Memperoleh Energi Maksimum dengan Gelombang dalam Tangki

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eky Novianarenti

    2013-03-01

    Full Text Available Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong manusia untuk terus berinovasi dan mencari energi alternatif yang potensial untuk dikonversikan menjadi energi listrik. Hal ini yang melatarbelakangi suatu simulasi energi gelombang dengan penggerak sistem bandul yang ditempatkan di dalam sebuah tangki. Tugas akhir ini difokuskan pada respon kecepatan gerak bandul dengan variasi massa dan panjang bandul untuk memperoleh energi maksimal dari sebuah bandul yang berosilasi secara harmonik terhadap goncangan air. Diawali dengan pemodelan matematis pada sistem ponton-bandul dengan tiga derajat kebebasan kemudian dilakukan analisa terhadap respon gerakan ponton. Tujuannya adalah untuk mendapatkan satu model yang paling optimum. Hasil dari analisa tersebut menunjukkan bahwa nilai kecepatan tertinggi didapatkan pada amplitudo 6cm dengan panjang lengan bandul 9 cm dan massa bandul 300 gr yaitu sebesar 783,8x10-3 m/s dan kecepatan minimum didapatkan pada panjang lengan bandul 17 cm dan massa bandul 100 gr pada amplitudo 2 cm sebesar 2,4x10-3 m/s. Ini menunjukkan bahwa semakin pendek lengan bandul, maka semakin tinggi kecepatan bandul dan dengan semakin besar massa bandul maka kecepatannya juga maksimum.

  17. PENGARUH PROFITABILITAS, SIZE TERHADAP NILAI PERUSAHAAN DENGAN SRUKTUR MODAL SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hermuningsih

    2014-07-01

    Full Text Available Abstract This study investigates the impact of profitability and firm size on firm value with capital structure as an intervening variable of Indonesian public listed firms over the period of 2006 to 2010. Using panel data and Structural Equation Model analysis, this study finds that profitability has negative influence on capital structure, with a significance value 0.023. Second, firm size has positive influence on capital structure with a significance value 0.012. Third, capital structure has positive influence on firm size with a significance value 0.000. Fourth, profitability and firm size have indirect effect on firm value with capital structure as an intervening variable.Keywords: profitability, firm size, capital structure, firm value.AbstrakStudi ini mengkaji dampak profitabilitas dan ukuran perusahaan terhadap nilai perusahaan dengan struktur modal sebagai variabel intervening pada perusahaan tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2006 sampai dengan 2010. Menggunakan panel data dan Analsis Structural Equation Model, penelitian ini menemukan bahwa profitabilitas berpengaruh negatif terhadap struktur modal, dengan nilai signifikansi 0,023. Kedua, ukuran perusahaan berpengaruh positif terhadap struktur modal dengan nilai signifikansi 0,012. Ketiga, struktur modal berpengaruh positif terhadap ukuran perusahaan dengan nilai signifikansi 0,000. Keempat, profitabilitas dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh tidak langsung terhadap nilai perusahaan dengan struktur modal sebagai variabel intervening.Kata kunci: profitabilitas, ukuran perusahaan, struktur modal, nilai perusahaan.

  18. FERMENTASI BUNGKIL KOPRA DENGAN Rhizopus sp. DAN PEMANFAATANNYA DALAM PAKAN PEMBESARAN IKAN BANDENG DI TAMBAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usman Usman

    2014-12-01

    Full Text Available Bungkil kopra (BK hasil fermentasi dengan Rhizopus sp. memiliki kandungan protein yang lebih tinggi dan lemak yang lebih rendah dibandingkan yang tidak difermentasi, sehingga memiliki potensi dan perlu dimanfaatkan sebagai sumber protein dalam pakan ikan-ikan herbivora-omnivora seperti ikan bandeng. Penelitian ini bertujuan mengamati pemanfaatan bungkil kopra hasil fermentasi dengan Rhizopus sp. sebagai sumber protein dalam pakan untuk pembesaran ikan bandeng di tambak. Penelitian dilakukan dengan menggunakan empat petak tambak masing-masing berukuran 2.500 m2/petak. Ikan uji yang digunakan adalah yuwana ikan bandeng berukuran awal rata-rata 10 g/ekor yang ditebar dengan kepadatan 1.500 ekor/petak, dan diaplikasikan pakan uji pada saat ikan berukuran rata-rata 65 g. Pakan uji yang digunakan adalah pakan buatan yang berbahan baku utama (A tepung bungkil kopra tanpa fermentasi, dan (B tepung bungkil kopra hasil fermentasi dengan Rhizopus sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan spesifik ikan, rasio konversi pakan, dan sintasan ikan tidak berbeda nyata (P>0,05 di antara kedua perlakuan. Namun ikan yang diberi pakan uji B memiliki produksi yang lebih tinggi (P<0,05 daripada yang diberi pakan uji A. Bungkil kopra yang difermentasi dengan Rhizopus sp. dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein dalam pakan ikan bandeng.

  19. KINETIKA REAKSI PADA PROSES PRODUKSI DIETIL ETER DARI ETANOL DENGAN KATALIS H-ZEOLIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widayat Widayat

    2012-11-01

    Full Text Available DiEtil Eter diproduksi dari etanol dengan proses dehidrasi. Penelitian ini bertujuan untukmempelajari kinetika reaksi proses dehidrasi etanol dengan katalis H-zeolit. Katalis H-zeolitdisintesis dengan proses dealuminasi dan kalsinasi dan impregnasi dengan logam Al dan prosesreduksi dan kalsinasi. Proses produksi DiEtil Eter dilaksanakan dengan proses adsorpsi dan reaksikatalitik sedangkan proses studi kinetika reaksi menggunakan pendekatan Langmuir-Hinshelwood.Proses analisis kinetika reaksi menggunakan perangkat lunak MATLAB. Model kinetika reaksi prosesdehidrasi etanol menjadi DiEtil Eter dan etilen dengan katalis H-zeolit pada konsentrasi umpanetanol 85-95% dan rentang temperatur 140-240oC, dimana reaksi permukaan yang mengontrol reaksiglobal adalahDiEthyl Ether is produced by using ethanol dehydrationprocess. The objective of this research was to study the reaction kinetic of ethanol dehydrationprocess by H-zeolite catalyst from natural zeolite. The H-zeolite catalyst was prepared bydealumination, calcination, impregnation with Al and reduction processes. DiEthyl Ether productionwas produced by using adsorption-catalytic reaction. The kinetic study was did with MATLABsoftware. Kinetic model of ethanol dehydration processes into DiEthyl Ether and ethylene with Hzeolitecatalyst and ethanol feed concentration among 85-95% and temperature between 140-240oCunder surface reaction is shown by

  20. PENGUKURAN GETARAN TORSIONAL PADA POROS BERPUTAR DENGAN METODE DIGITAL IMAGE PROCESSING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heroe Poernomo

    2015-06-01

    Full Text Available Getaran yang terjadi pada peralatan yang bergerak atau berputar pada umumnya adalah getaran lateral dan getaran torsional. Kedua getaran tersebut sangatlah berpengaruh terhadap umur/ life time alat tersebut. Pada penelitian ini yang dibahas adalah getaran torsional pada poros jenis cantilever yang berputar. Getaran ini jika terjadi telalu besar maka akan berdampak pada terjadinya puntiran pada poros yang berakibat pada patahnya poros tersebut. Berdasarkan kondisi tersebut maka pengamatan getaran torsional berlebih yang terjadi pada setiap peralatan perlu dilakukan untuk mengetahui besarnya getaran sehingga dapat  dilakukan langkah antisipasinya. Percobaan untuk pengambilan data getaran adalah pada poros kantilever yang diputar. Pengukuran dilakukan dengan dua metode yaitu analisa dengan digital image processing dan sudut torsi yang sebenarnya sebagai pembandingnya. Poros diputar dengan mesin pemutar dengan variasi kecepatan yaitu 55 rpm dan 90 rpm serta diameter poros yaitu 10 mm. Berdasarkan hasil pengambilan data getaran dan hasil analisis dari kedua metode diatas maka dapat ditarik suatu kesimpulan bahwa pengukuran getaran dengan metode Digital Image Processing setelah validasi dan dibandingkan dengan alat vibration meter ternyata memiliki selisih nilai yang kecil cenderung sama yaitu selisih kenyataan sebesar 1.0220 pada 55 rpm sedangkan pada putaran poros 90 rpm menghasilkan selisih sudut puntir dari kenyataan sebesar 50, sehingga disimpulkan metode ini dapat digunakan sebagai metode alternatif dalam pengukuran getaran torsional pada poros kantilever yang berputar.

  1. HUBUNGAN KADAR MAGNESIUM DENGAN KEJADIAN PREEKLAMASI PADA IBU HAMIL TRIMESTER III DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG TAHUN 2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendri Devita

    2016-05-01

    Full Text Available Preeklampsia adalah penyakit hipertensi, proteinuria dan edema yang timbul karena kehamilan. Kejadian preeklamsia pada ibu hamil pada tahun 2012 di RSUP Dr. M. Djamil Padang sebanyak 158 orang dan tahun 2013 terdapat 111 orang (41,9% dari 265 ibu hamil. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kadar magnesium dengan kejadian preeklampsi pada ibu hamil trimester III di RSUP Dr. M. Djamil Padang tahun 2015.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain case control Pada Februari-Juni 2015. Populasi semua ibu hamil yang tercatat di rekam medik berjumlah 265 orang. Sampel sebanyak 222 orang dengan perbandingan kasus dan kontrol 1:1. Terdapat hubungan kadar magnesium dengan kejadian preeklampsia (p=0,002. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kadar magnesium berhubungan dengan kejadian preeklampsia, maka diharapkan kepada petugas kesehatan untuk dapat melakukan deteksi dini kejadian preeklamsia yang salah satunya dengan melakukan pemeriksaan magnesium dan memberikan terapi magnesium.Kata Kunci: Kadar magnesium, Preeklamsia

  2. Studi Awal Teknologi WIFI Untuk Diimplementasikan Pada Pembuatan Prototipe Sistem Remote Terminal Unit Multi Sensor Dengan Energi Mandiri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Insani

    2012-09-01

    Full Text Available Dalam makalah ini dipaparkan tentang hasil studi awal teknologi wifi dalam rangka perancangan dan pembuatan prototipe sistem remote terminal unit (RTU multi sensor dengan energi mandiri untuk mercusuar di wilayah pulau-pulau kecil dan perbatasan yang akan digunakan untuk pengukuran dan komunikasi data serta pemantauan lingkungan. Dalam rangka pembuatan prototipe tersebut terlebih dahulu dibuat model sistem skala laboratorium, kemudian disempurnakan dan dikembangkan menjadi prototipe sistem. Seiring dengan pembuatan model skala laboratorium telah dilakukan pecobaan-percobaan meliputi mode operasi wireless, analisa dan pengamatan karakteristik teknologi wifi, mengetahui jarak optimal jaringan kabel di beberapa tempat dan jarak yang berbeda dengan menggunakan laptop. Dari penelitian ini didapat hasil percobaan yang terkait dengan posisi dan jarak yang optimal untuk mengakses jaringan nirkabel yang digunakan sebagai masukan atau bahan pertimbangan untuk penempatan suatu akses point dari RTU.  Dengan demikian  pengguna jaringan nirkabel dapat dengan mudah mendapatkan signal dan transfer rate yang paling optimum disetiap lokasi disekitar mercusuar.

  3. UKURAN LEBAR DAN PANJANG LENGKUNG GIGI SERTA TINGGI PALATUM DENGAN TIPE MALOKLUSI PADA PASIEN ORTODONTIK DI RSGM FKG UNHAS

    OpenAIRE

    Agustin, Ervin

    2012-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ukuran lebar dan panjang lengkung gigi serta tinggi palatum dengan tipe maloklusi pada pasien ortodontik di RSGM FKG UNHAS. Penelitian ini adalah penelitian observasional deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 125 model gigi menjadi sampel dalam penelitian ini, 37 laki-laki (29.6%) dan 88 perempuan (70.4%). Data diperoleh dengan mengukur lebar mesio distal insisivus rahang atas, lebar interpremolar, lebar intermolar, panjang lengkung g...

  4. Hubungan Pemakaian Fenobarbital Rutin dan Tidak Rutin Pada Anak Kejang Demam dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)

    OpenAIRE

    Sara Fadila; Nadjmir .; Rahmatini .

    2014-01-01

    AbstrakKejang demam akan berulang 62,2% serta memiliki tingkat kejadian epilepsi 2-5%. Oleh karena itu dibutuhkan pengobatan yang adekuat untuk mencegah terjadi kejang demam dengan pemberian fenobarbital rutin setiap hari selama 1-2 tahun. Efek samping fenobarbital yaitu hiperaktifitas, iritabilitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pemakaian fenobarbital rutin dan tidak rutin pada anak kejang demam dengan ADHD. Penelitian ini bersifat analitik observasional dengan desain cross...

  5. Studi Korelasi Antara Bod Dengan Unsur Hara N, P Dan K Dari Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (PKS)

    OpenAIRE

    Hidup Simanjuntak

    2009-01-01

    Telah dilakukan penelitian tentang studi korelasi antara BOD dengan unsur hara N, P dan K dari Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit. Sampel Limbah Cair Pabrik Kelapa sawit berasal dari Instalasi Pengolahan Air Limbah PT. Nusantara II (Persero) unit Pengolahan Sawit Seberang Kabupaten Langkat. Sampel diambil dari kolam Anaerobik primer 1, kolam Anaerobik primer 2, kolam Anaerobik sekunder 1 dan kolam Anaerobik sekunder 2. BOD dianalisa dengan metode Winkler, N dengan metode Dekstruksi Kjehldahl...

  6. Studi Implementasi Lean Six Sigma dengan Pendekatan Value Stream Mapping untuk Mereduksi Idle Time Material pada Gudang Pelat dan Profil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wawan Widiatmoko

    2013-03-01

    Full Text Available Peningkatan volume kegiatan industri maritim di Indonesia menuntut industri perkapalan di daerah Surabaya untuk lebih meningkatkan pelayanan baik berupa bangunan baru maupun reparasi kapal. Berdasarkan hal tersebut galangan harus mampu mengelola proses produksi dengan baik sehingga menghasilkan keuntungan yang maksimum. Salah satunya adalah proses inventory dan transport of materials yang efektif. Tugas akhir bertujuan untuk mengetahui sistem inventori yang diterapkan oleh perusahaan yang dijadikan sampel serta idle time material pelat dan profil yang ada di gudang bahan baku dengan menggunakan metode lean six sigma dengan pendekatan value stream mapping. Dari hasil perhitungan menggunakan diperoleh nilai sigma perhitungan idle time sebesar 0.1976 sehingga perlu dilakukan upaya peningkatan nilai sigma pengadaan material itu sendiri. Berdasarkan hasil analisa penyebab adanya idle time dengan menggunakan RCA diperoleh beberapa faktor yaitu : rendahnya nilai sigma penggunaan material, tidak tercapainya target pengerjaan pada proses fabrikasi, proses pengadaan material yang tidak mempertimbangkan strategi proses pembangunan kapal. Dengan penerapan lean six sigma dengan pendekatan value stream mapping dihasilkan usulan perbaikan proses inventori di perusahaan antara lain : meningkatkan nilai sigma penggunaan material, melakukan strategi pembelian material sesuai strategi pembangunan kapal berdasarkan zona, memperbaiki kerjasama dengan supplier material pelat dan profil. Pembuatan future state mapping mendapatkan usulan perbaikan dengan pembuatan perencanaan pengadaan material dengan mempertimbangkan strategi pembangunan kapal berdasarkan zona pembangunannya. Diperoleh strategi pengadaan material yang dilakukan sebanyak 4 kali order.

  7. MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF MATEMATIK DENGAN PENDEKATAN MODEL ELICITING ACTIVITIES (MEAS PADA SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Euis Istianah

    2013-02-01

    Full Text Available Kemampuan berpikir siswa, baik berpikir kritis maupun berpikir kreatif merupakan kemampuan yang penting untuk dimiliki agar dapat memecahkan persoalan-persoalan yang dihadapi dalam dunia yang senantiasa berubah. Pembelajaran matematika dengan pendekatan Model-Eliciting Activities (MEAs merupakan suatu alternatif pendekatan yang berupaya meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematik siswa agar terus terlatih dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah peningkatan kemampuan berpikir kritis dan kreatif matematik antara siswa yang memperoleh pembelajaran matematika dengan pendekatan MEAs dan siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pembelajaran biasa baik ditinjau secara keseluruhan maupun ditinjau secara kelompok siswa (kelompok atas dan kelompok bawah. Selain itu diungkap pula sikap siswa terhadap pembelajaran matematika dengan pendekatan MEAs. Desain penelitian ini adalah pre-test post-test control group design. Penelitian ini dilakukan di SMA pada level menengah. Data penelitian dikumpulkan melalui tes dan angket. Analisis data dilakukan terhadap rerata gain ternormalisasi antara kedua kelompok sampel dengan menggunakan kesamaan dua rerata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang belajar dengan pendekatan MEAs lebih baik secara signifikan daripada siswa yang belajar dengan pembelajaran biasa, dan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematik siswa yang belajar dengan pembelajaran biasa secara signifikan lebih baik daripada siswa yang belajar dengan pendekatan MEAs. Selanjutnya peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematik siswa baik kelompok atas maupun kelompok bawah yang memperoleh pembelajaran matematika dengan pendekatan MEAs lebih baik secara signifikan daripada siswa kelompok atas dan kelompok bawah yang mendapatkan pembelajaran biasa, dan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematik siswa baik kelompok atas maupun kelompok bawah yang belajar dengan

  8. ANALISIS KARAKTERISTIK KELOMPOK DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN CLUSTER ENSEMBLE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Paminta Rahayu

    2015-06-01

    tipe data kategori atau numerik. Tidak banyak algoritma yang dikembangkan untuk memproses data campuran kategori dan numerik. Salah satu algoritma untuk memproses data campuran adalah algCEBMDC, algoritma pengelompokan dengan pendekatan cluster ensemble. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis karakteristik hasil pengelompokan algoritma algCEBMDC. Metode penelitian mengikuti alur kerja data mining dan algoritma algCEBMDC. Data yang digunakan adalah data mahasiswa non aktif Program Studi Matematika FMIPA, Universitas Terbuka. Data awal bertipe campuran dibersihkan untuk mendapatkan data bersih siap proses, kemudian dipisah menjadi dua berdasarkan tipe datanya: kategori dan numerik. Data kategori diproses menggunakan algoritma QROCK, menghasilkan 44 kelompok yang diperoleh pada threshold 0.98 dengan nilai kohesi 2044. Data numerik diproses menggunakan algoritma AGNES, menghasilkan 69 kelompok yang diperoleh dari kombinasi ukuran jarak Cityblock distance dan metode penggabungan Average link dengan nilai cophenet 0,822. Hasil dari kedua pengelompokan digabung, dianggap sebagai data kategori, kemudian diproses menggunakan algoritma QROCK. Kelompok-kelompok yang dihasilkan memiliki kesamaan karakteristik pada pendidikan akhir, status pekerjaan, status perkawinan, dan jenis kelamin. Faktor prestasi akademik menunjukkan bahwa tingkat kelulusan matakuliah dalam dua semester pertama sangat rendah. Dapat dikatakan bahwa dua semester pertama merupakan masa kritis bagi mahasiswa Program Studi Matematika UT.

  9. Perbandingan Tingkat Kecemasan Primigravida dengan Multigravida di RSUD Majalaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iqbal Muhammad Iqbal

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Kecemasan adalah respons terhadap situasi mengancam tertentu yang dapat menyebabkan perubahan perilaku, karena terdapat ketidakpastian di masa mendatang serta ketakutan bahwa sesuatu yang buruk akan terjadi. Kecemasan pada ibu hamil apabila tidak ditanggulangi akan membawa dampak terhadap fisik dan psikis, seperti persalinan lama, preeklamsi dan depresi pascamelahirkan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis perbandingan tingkat kecemasan antara ibu primigravida dan multigravida di Poli Obstetri dan Ginekologi RSUD Majalaya. Penelitian ini menggunakan rancangan observational analitik dengan pendekatan metode cross sectional periode April–Juni 2014 dengan jumlah sampel sebanyak 42 orang yang telah memenuhi kriteria inklusi. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner Zung Self-rating Anxiety Scale (ZSAS. Data penelitian dianalisis secara analitik dan diuji menggunakan uji t tidak berpasangan. Dari hasil penelitian didapatkan tingkat kecemasan rata-rata pada primigravida adalah 36,76±5,75, sedangkan pada multigravida 37,43±7,07. Berdasarkan hasil uji statistik tidak terdapat perbedaan tingkat kecemasan antara primigravida dan multigravida (p=0,739. Hal ini diduga karena faktor biologis seperti perubahan hormonal dan faktor dukungan sosial dari keluarga ibu primigravida maupun multigravida sehingga cukup efektif untuk menurunkan tingkat kecemasan. Simpulan, tidak terdapat perbedaan tingkat kecemasan ibu primigravida dengan multigravida di Poli Obstetri dan Ginekologi RSUD Majalaya. Kata kunci: Kecemasan, kehamilan, multigravida, primigravida, ZSAS   Comparative Level of Anxiety between Primigravida and Multigravida in RSUD Majalaya Abstract Anxiety is a response to treated due to threatens the uncertainty of the future and fear that something bad will happen. Pregnancy is growth and development of fetoes intrauterin since conception until the beginning of labour. If anxiety not resolved, it will have an impact on physical and

  10. HUBUNGAN MEKANISME KOPING DENGAN KEPATUHAN KEMOTERAPI PADA PENDERITA KEGANASAN YANG MENGALAMI ANSIETAS DAN DEPRESI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gina Sonia

    2014-05-01

    Full Text Available AbstrakPenderita keganasan mendapat kemoterapi banyak menunjukkan gejala psikologisseperti ansietas dan depresi yang sangat berpengaruh terhadap kepatuhan penderita dalammenjalani kemoterapi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan mekanisme kopingdengan kepatuhan melakukan kemoterapi pada penderita keganasan yang mengalamiansietas dan depresi. Penelitian dilakukan selama 3 bulan pada penderita keganasan yangmenjalani kemoterapi di RSUP M.Djamil dengan metode cross sectional. Jumlah pasienadalah 59 pasien, 38 diantaranya mengalami ansietas dan/atau depresi. Mekanisme kopingdinilai dengan Brief Cope. Kepatuhan dinilai dengan wawancara dan kuesioner. Ansietasdan depresi dinilai dengan HAD Scale. Data di analisa dengan SPSS menggunakan uji Chi-Square dan korelasi koefisien kontingensi dengan tingkat kebermaknaan p<0,05. Kesimpulandari penelitian ini adalah prevalensi depresi lebih tinggi dari pada ansietas pada penderitakeganasan yang menjalani kemoterapi, dan ada hubungan kuat yang bermakna secarastatistik antara mekanisme koping dengan kepatuhan melakukan kemoterapi pada penderitakeganasan yang mengalami ansietas dan depresi.AbstractPatients with malignancies who received chemotherapy show psychological symptomssuch as anxiety and depression that correlated with their adherence to chemotherapy. Thisstudy aims to see the relationship between coping mechanisms with chemotherapy adherencein patients with malignancies who experience anxiety and depression. The study was conductedfor 3 months in patients with malignancies undergoing chemotherapy at Dr M.Djamil usingcross sectional design. The number of patients was 59, 38 of them experienced anxiety and/ordepression. Coping mechanism was assessed using the Brief Cope. Compliance was assessedby interview and questionnaire. Anxiety and depression were assessed by the HAD Scale. Datawas analyzed with SPSS using Chi-Square and coefficient contingency correlation, significancelevel of p <0.05. The

  11. Protesa Maxillofacial Thermoplastic Nylon dengan Hollow Bulb pada Kasus Klas I Aramany Pasca Hemimaxillectomy

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Oetami RS

    2011-06-01

    Full Text Available Latar Belakang. Operasi pembedahan yang dilakukan pad a daerah wajah akan mengakibatkan cacat wajah, gangguan fungsi bicara, penelanan, pengunyahan, estetik serta kejiwaan penderita dan dapat timbul masalah pada rehabilitasinya. Bahan protesa maxillofacial thermoplastic nylonini digunakan sebagai alat rehabilitasi pasca hemimaxillectomy karena bahan ini selain non toxic juga ringan dan lentur. Tujuan. Penulisan laporan ini untuk menginformasikan bahwa defek atau cacat pada daerah wajah dapat dibuatkan suatu protesa maxillofacial gigi tiruan sebagian dan juga sebagai obturator dengan hollow bulb untuk mengembalikan fungsi bicara, penelanan, pengunyahan, estetik serta kejiwaan penderita. Laporan Kasus. Pasien laki-Iaki berusia 19 tahun datang ke RSGM Prof. Soedomo atas kemauan sendiri karena merasa terganggu dengan adanya cacat wajah akibat operasi pembedahan palatumnya. Operasi hemimaxillectomy dilakukan oleh dokter THT R.S Bethesda dan obturator pasca bedah sudah dipasang setelah operasi. Dua minggu kemudian dibuatkan protesa maksilofasial resin akrilik dengan hollow bulp. Setelah 6 bulan menggunakan obturator resin akrilik pasien merasa sakit dan tidak nyaman karena ada kekambuhan jaringan sehingga dilakukan operasi lagi. Kemudian dibuatkan obturator definitif kerangka logam dengan hollow bulb tetapi hanya bertahan selama 3 bulan pasien merasa kesakitan, dalam pemeriksaan obyektif tampak defek mengalami pengkerutan ada infiltrasi jaringan. Operasi yang ketiga dilakukan kembali kemudian dibuatkan obturator definitif dari bahan thermoplastic nylon dengan hollow bulp. Pembahasan. Bahan Thermoplastic nylon untuk protesa maxillofacial dengan hollowbulp dipilih karena merupakan bahan yang non toxic, ringan dan stabil. Saat insersi diperiksa retensi, stabilisasi, oklusi, estetik dan pengucapan. Kontrol dilakukan 1 minggu dan 1 bulan kemudian tidak tampak iritasi jaringan lunak, pengunyahan lebih stabil karena alat lebih ringan dan tidak goyang

  12. HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN SPIRITUAL DENGAN KEPRIBADIAN SANTRI PONDOK PESANTREN AL HIDAYAH KARANGSUCI PURWOKERTO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rifangatul Mahmudah

    2017-02-01

    Relationship Between Spiritual Intelligence With Boarding School Pupils personality AlHidayah Karangsuci Purwokerto” is acceptable as truth.   Artikel ini dilatarbelakangi dari kesadaran bahwa seorang santri merupakan orang yang sedang mendalami ajaran agama Islam. Dengan ajaran agama yang sedang ia pelajari tersebut, nantinya akan menjadikan santri cerdas secara spiritual. Kecerdasan spiritual yang dimiliki santri ini diharapkan dapat membentuk kepribadian santri. Permasalahan yang diangkat dalam artikel ini adalah adakah hubungan antara kecerdasan spiritual dengan kepribadian santri Pondok Pesantren Al Hidayah Karangsuci Purwokerto. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kecerdasan spiritual dengan kepribadian santri Pondok Pesantren Al Hidayah Karangsuci Purwokerto. Penelitian lapangan (field research ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu. Sampel penelitian ini adalah 111 santri. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, angket, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis korelasi Product Moment. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan mengenai hubungan antara kecerdasan spiritual dengan kepribadian santri Pondok Pesantren Al Hidayah Karangsuci Purwokerto, yaitu 1 Hasil perhitungan yang diperoleh rxysebesar 0,729 atau (rxy= 0,729. 2. Hasil yang telah ditemukan yaitu (rxy= 0,729 kemudian dikonsultasikan dengan nilai r tabel (rt yang terdapat pada tabel product moment. Hal tersebut dapat diketahui dengan menggunakan uji taraf signifikan yakni 5% dan 1%. 3 dari uji taraf signifikan 5% ternyata nilai rxy lebih besar dari nilai rt atau (0,729 > 0,195. Dari uji taraf signifikan 1% rxy lebih besar dari nilai rt atau (0,729 > 0,256. Hipotesis yang penulis ajukan (Ho ditolak maka Ha yang berbunyi “Ada hubungan antara kecerdasan spiritual dengan kepribadian santri Pondok Pesantren Alhidayah Karangsuci Purwokerto” diterima

  13. HUBUNGAN INDEX MASSA TUBUH DENGAN HIPERTENSI PADA WANITA USIA SUBUR (ANALISIS DATA RISKESDAS 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kristina Kristina

    2016-03-01

    Full Text Available Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang banyak diderita di dunia termasuk Indonesia. Sebagian besar masyarakat dengan tekanan darah tinggi adalah overweight, dan hipertensi lebih sering terjadi pada obesitas. Pada tahun 2013, prevalensi obesitas perempuan dewasa (>18 tahun 32,9 persen, naik 19 persen dari tahun 2007 (13,9% dan naik 17,4 persen dari tahun 2010 (15,5% ( Riskesdas 2013. Penelitian di China tahun 2004 menunjukkan bahwa obesitas mempunyai risiko 4,9 kali lebih tinggi menjadi hipertensi dibandingkan yang memiliki indeks massa tubuh <25 kg/m2. Tujuan: mengetahui hubungan IMT dengan hipertensi pada WUS. Metode: Penelitian menggunakan data Riskesdas 2013.  Disain penelitian cross sectional. Sampel: semua WUS berumur 15-49 tahun dan yang tidak hamil. Disebut hipertensi apabila tekanan darah sistol  >140 mmHg atau Diastole > 90 mmHg.  IMT WUS dibagi dua:  kelompok  IMT  <25 kg/ m2 dan  IMT ≥ 25 kg/m2 .    Analisis data univariat, bivariat dan multi variat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hipertensi pada WUS  adalah 21,3 persen. WUS yang memiliki IMT  ≥ 25 kg/m2 yaitu 11,5%. Secara statistik ada hubungan yang bermakna  antara variabel utama (IMT dan variabel antara  dengan hipertensi  (p<0,05. Tidak ada variabel confounding. WUS yang IMT ≥ 25 kg/m2 berpeluang hipertensi 2,272 kali dibandingkan dengan WUS dengan IMT<25 kg/m2. Kesimpulan.  WUS yang memiliki IMT ≥ 25 kg/m2 berpeluang 2,272 kali hipertensi. WUS umur 25-49 tahun dengan IMT ≥ 25 kg/m2 berisiko terkena hipertensi 1,91 kali.  WUS di perkotaan dengan IMT ≥ 25 kg/m2 berisiko hipertensi 2,70 kali.

  14. Keandalan Analisa Pushover Untuk Meramal Prilaku Seismik Nonlinier Struktur Portal Terbuka Dengan Reentrant Corner

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iksan Gunawan

    2004-01-01

    Full Text Available This study is part of an ongoing study on the reliability of static pushover analysis at Petra Christian University. In this study two open frame buildings, five and ten story with re-entrant corner, are designed in accordance with the proposed Indonesian Earthquake Code (SNI 1726-1999, 3rd concept. The seismic performance of these buildings is evaluated using three dimensional static pushover and dynamic nonlinear time history analysis. The ground motions used in the dynamic analysis are spectrum consistent ground motions scaled to maximum acceleration of various return periods. The resulting Capacity Curves (Base Shears vs. Top Floor Displacement are then compared. It is shown that although the static pushover analysis gives a conservative performance prediction, the predicted capacity curve is getting worse with the higher modes influence. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini merupakan kelanjutan dari serangkaian penelitian yang dilakukan terhadap keandalan analisa beban dorong statik (static pushover analysis di Universitas Kristen Petra. Dalam penelitian ini dua buah struktur portal terbuka terdiri dari struktur lima, dan sepuluh lantai, dengan re-entrant corner sebesar setengah dari intinya, direncanakan sesuai dengan konsep ke-3, SNI 1726-1999. Prilaku seismik ke dua struktur ini dievaluasi menggunakan analisa static pushover dan analisa dinamik nonlinier riwayat waktu. Untuk analisa riwayat waktu digunakan percepatan gempa sintesis yang telah disesuaikan dengan respons spektrum gempa Indonesia dengan menggunakan bermacam-macam percepatan tanah maksimum. Kurva kapasitas yang didapatkan dari analisa static pushover kemudian dibandingkan dengan kurva kapasitas yang didapatkan dengan analisa riwayat waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisa static pushover masih memberikan prediksi kapasitas struktur yang konservatif dan cukup memadai. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa keandalan analisa pushover menurun sejalan dengan

  15. PEMBELAJARAN MEMBACA TERBIMBING DENGAN TEKNIK DIRECTED READING THINKING ACTIVITIES DI SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alif Mudiono

    2012-04-01

    Full Text Available Abstract: Teaching Guided Reading based on Directed Reading Thinking Activities at the Elemen­tary Schools. This  study is aimed at describing the elementary school teachers knowledge about guided reading thinking model by the Directed Reading Thinking Activities, the learning need analysis and the elementary school teacher perception on DRTA technique. The subject of the research is the teachers teaching the reading comprehension in class V in the elementary school. Data collected by using questionnaire, interview, and observation. The descriptive design is done by validating, identifying, classifying data. Data are analyzed by computing the percentage. The result of the study points out that reading comprehension in the elementary school in Blitar can be developed through DRTA model. Yet, the development of the DRTA model is much dependent on the teacher's creativity. Furthermore, this model can be packaged so that it can increase the students' critical power towards the content of the texs. Abstrak: Pembelajaran Membaca Terbimbing dengan Teknik Directed Reading Thinking Activities di Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1 persepsi guru tentang perlunya pembe­lajaran membaca terbimbing, (2 kebutuhan pembelajaran, dan (3 persepsi guru tentang model rancangan pembelajaran membaca terbimbing dengan teknik DRTA di SD. Subjek penelitian adalah guru bahasa Indonesia di kelas V SD. Data diambil dengan menggunakan instrumen angket yang dilengkapi pedoman wawancara dan observasi. Data dianalisis dengan rancangan deskriptif melalui pengecekan keabsahan data, pengklasifikasian data, dan analisis data. Hasil penelitian membuktikan bahwa sebagian besar guru menanggapi positif bahwa pembelajaran membaca pemahaman di SD yang semula dilaksanakan secara terpisah dengan aspek keterampilan berbahasa lainnya, dapat dikembangkan dengan model pembelajaran membaca terbimbing dengan teknik DRTA.

  16. EKSTRAKSI MINYAK ATSIRI DAUN ZODIA (Evodia suaveolens DENGAN METODE MASERASI DAN DISTILASI AIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Astuti Handayani

    2014-10-01

    Full Text Available Daun zodia merupakan tumbuhan yang berpotensi sebagai insektisida nabati. Daun zodia mengandung senyawa aktif limonene yang bersifat neurotoksin terhadap serangga. Pengambilan minyak atsiri daun zodia dilakuan dengan metode maserasi dan metode distilasi air. Pada metode maserasi bahan digunakan etanol dan dimaserasi selama 3x24 jam. Kemudian didistilasi untuk menguapkan pelarut etanol. Untuk metode distilasi air bahan didistilasi selama 3 jam, campuran minyak dan air dipisahkan dengan menambahkan pelarut n-heksana. Kemudian pelarut n-heksana dipisahkan dari minyak atsiri dengan cara direcovery menggunakan alat sokhlet. Minyak atsiri daun zodia yang dihasilkan dianalisis dengan Gas Cromatography-Mass Spectrometry (GC-MS untuk mengetahui kandungan senyawa kimianya. Hasil percobaan diperoleh randemen minyak atsiri daun zodia dengan metode maserasi sebesar 1,0566% dengan kandungan senyawa limonene 2,6%, sedangkan metode distilasi diperoleh randemen sebesar 0,6471% dengan kandungan senyawa limonene 1,26 %.Zodia leaf is a plant which has a potential to be plant-based insecticide. Zodia leaf has limonene as its active component which is neurotoxin towards insect. The extraction of the essential oil of the zodiac leaf is conducted using maceration method and water distillation method. In the maceration process, the raw material was macerated using ethanol for 72 hours, after that it was distillated to evaporate the ethanol. In the water distillated method, the raw material was distillated for 3 hours, the mixture of water and oil are separated by adding n-hexane solvent. After that, the n-hexane solvent was separated from the essential oil using recovery method using soxhlet. The obtained essential oil of zodia leaf was analyzed using GC-MS to determine its chemical component. The result of the research provides the yield of essential oil of zodiac leaf using maceration method is 1.0566% with limonene component is 2.6%, whereas the distillation method

  17. USULAN KRITERIA VISIBILITAS HILAL DI INDONESIA DENGAN MODEL KASTNER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    J. A. Utama

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAKPerbedaan dalam memulai dan mengakhiri ritual kolosal (puasa Ramadhan dan Idul Fitri ataupun Idul Adha di kalangan umat Islam Indonesia masih berpotensi untuk terjadi pada masa depan selama belum disepakatinya suatu kriteria tunggal bagi visibilitas hilal yang memiliki landasan ilmiah kokoh. Dalam naskah ini diusulkan sebuah kriteria visibilitas hilal bagi wilayah Indonesia berdasarkan data kesaksian mengamati hilal yang dikompilasi oleh Kementerian Agama Republik Indonesia dan sumber lain yang telah dihimpun lembaga Rukyatul Hilal Indonesia. Kriteria yang diusulkan tidak semata berdasarkan konfigurasi geometri ketiga benda langit terkait (Matahari–Bumi–Bulan, namun turut mempertimbangkan faktor kecerahan langit senja dan langit malam. Agar dapat diamati, umur Bulan minimal pascakonjungsi dan elongasinya berturut-turut harus lebih besar dari 15 jam dan 80. Beda tinggi (ARCV minimal sebesar 110 untuk beda azimut (DAZ 00, dan berkurang dengan membesarnya beda azimut Bulan–Matahari. Selain itu berhasil diperoleh penjelasan teoretik atas kriteria ketinggian minimal hilal 20 yang selama ini dianut Kementerian Agama RI. Hasil yang diperoleh ini dapat menjadi pijakan sementara bagi sebuah kriteria visibilitas hilal di Indonesia yang valid secara keilmuan. Dengan terus bertambahnya data observasi dan semakin baiknya pemodelan matematis, penerimaan umat Islam terhadap suatu kriteria tunggal yang teruji akurat diharapkan dapat ABSTRACTWe proposed hilal visibility criteria for area near to equator. The criterion is not based on geometric configuration of the Sun–Earth–Moon only but considered the contribution of twilight and night sky brightness also. The data came from hilal observation reports compiled by Religion Ministry of Republic of Indonesia and Rukyatul Hilal Indonesia (Indonesia Hilal Observation organization. In order to be observed, the age of the Moon after conjunction and its elongation should be greater than 15 hours and 80

  18. Implementasi Sistem Perparkiran Otomatis dengan Menentukan Posisi Parkir Berbasis RFId

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    FREEON ALKAPON IMBIRI

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Apartemen merupakan salah satu tempat tinggal yang ideal di kota metropolitan yang menyediakan banyak fasilitas bagi penghuninya. Salah satu fasilitas tersebut adalah tersedianya area parkir yang memadai dan nyaman bagi penghuni yang memiliki kendaraan, pada kenyataannya saat ini sistem perparkiran yang digunakan masih bermasalah. Masalah yang ditimbulkan dalam sistem perparkiran adalah kurangnya informasi mengenai lahan parkir yang kosong serta penempatan kendaraan yang tidak sesuai sehingga sering kali pemilik kendaraan membutuhkan waktu yang lama untuk sekedar menemukan tempat parkir yang kosong. Berdasarkan hal itu diperlukan sebuah sistem monitoring parkir yang memudahkan pengendara kendaraan yang hendak parkir. Tujuan penelitian ini adalah merancang dan merealisasikan model sistem monitoring perparkiran dengan fasilitas pemilihan area parkir menggunakan Teknologi RFId. Perangkat lunak yang digunakan pada sistem ini dirancang dengan menggunakan bahasa C#. Pada sistem ini proses pengambilan data secara kontinyu menggunakan mikrokontroler Atmega16 sebagai komponen kendali utamanya. Pengujian dilakukan secara simulasi pada miniatur perparkiran. Hasil pengujian model sistem perparkiran dapat menampilkan kondisi dari masing-masing area parkir yang ditampilkan pada display. Sistem pengambilan data secara kontinyu menggunakan kartu RFId sistem ini dapat menggantikan operator. Sensor cahaya (LED dan LDR akan berlogika 1 jika ada mobil yang lewat. Kata kunci : Parkir, RFId, LED, LDR, Mikrokontroler, Atmega16, Microsoft Acess, C#. ABSTRACT Apartment is an ideal place of living in a big city ,it provides a lot of facilities .One of apartment facilities is a parking lot that are adequate and comfortable for its occupants who have vehicles . Problems caused in the parking system is the lack of information regarding the parking lot is empty and the placement of the vehicle that is not in accordance with the wishes so that often the owner of the

  19. Pemanfaatan Limbah Kulit Jagung untuk Produk Modular dengan Teknik Pilin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Artarita Ginting

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAKPengembangan industri kreatif tanpa limbah merupakan persyaratan penting bagi keseimbangan yang baik antara peningkatan usaha industri, daya dukung alam dan kesejahteraan manusia yang tinggal di lingkungan tersebut. Sangat sedikit usaha para pelaku industri untuk mengoptimalkan manfaat sebuah hasil alam hingga tidak menghasilkan limbah sama sekali. Kulit jagung merupakan salah satu limbah rumah tangga dan industri kecil yang jumlahnya berlimpah namun kurang optimal dalam pemanfaatannya. Produksi dan konsumsi jagung merupakan bagian dari satu sistem kehidupan yang utuh sehingga patut dipertimbangkan strategi pelaksanaannya agar daya dukung lingkungan tetap kuat. Penelitian eksperimental bahan kulit jagung ini bertujuan memanfaatkan limbah kulit jagung sebagai bahan alternatif produk kerajinan secara optimal tanpa menghasilkan limbah kembali. Dalam penelitian yang menggunakan metode penelitian eksperimen bahan posttest-only, diperoleh kesimpulan bahwa pengawetan dengan rendaman CH3COOH selama 24 jam dan proses penjemuran selama 3 jam pada jam 9 pagi hingga jam 12 siang menghasilkan serat kulit jagung yang memiliki kekuatan tarik paling tinggi dan warna yang cerah. Sedangkan teknik pemilinan membantu untuk menambah kekuatan tarik melalui kepadatan dari hasil pilinan kulit jagung. Hasil penelitian eksperimen bahan digunakan untuk membuat spesifikasi performa produk bagi konsep perancangan desain rak anyam modular yang diwujudkan dengan teknik sambung pasak yang praktis dalam penggunaannya. Kata kunci: tanpa limbah, pilinan kulit jagung, kaleng bekas, modular ABSTRACT  The development of zero waste creative industry is a vital prerequisite for a healthy balance between industrial development, nature support capacity and community welfare within the area. There are only a few number of industries that consider to optimalized their raw materials towards zero waste goal. Corn husk is one of the industrial and residential waste that is under

  20. SISTEM INFORMASI PENJUALAN TAS BERBASIS WEB DENGAN PEMODELAN UML

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Azwanti

    2017-02-01

    sistem yang akan dibangun. UML dapat menggambarkan dengan jelas sistem informasi yang akan dibangun. Untuk membantu pihak Mendi Shopping dalam menyimpan data-data mereka, dibuat suatu database dengan menggunakan MySQL sebagai media penyimpanan. Selain itu, dapat mengurangi kesalahan dan kehilangan data dalam pengolahan data penjualan. Website juga dapat menjadi media promosi yang menginformasikan produk-produk terbaru dan berkulitas sehingga dapat meningkatkan grafik penjualan pada Mendi Shopping. Kata kunci: website, penjualan, MySQL, UML

  1. DETERMINAN HARGA SAHAM DENGAN NILAI PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendy Bayu Satriawan

    2017-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk menguji pengaruh ROA, DER, dan EPS terhadap harga saham dengan nilai perusahaan sebagai variabel intervening. Populasi penelitian adalah perusahaan yang termasuk dalam Indeks LQ45 yang terdaftar di BEI tahun 2011 sampai 2013. 15 perusahaan dijadikan sebagai sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan ROA dan DER berpengaruh positif signifikan terhadap nilai perusahaan. EPS tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. ROA, DER, EPS, dan nilai perusahaan tidak berpengaruh terhadap harga saham. Sedangkan Nilai perusahaan tidak mampu menjadi variabel intervening. Simpulan dari penelitian ini yakni besarnya ROA, DER, EPS, dan nilai perusahaan terbukti tidak mampu meningkatkan harga saham. Saran yang diberikan adalah penggunaan variabel lain sebagai variabel intervening karena nilai perusahaan terbukti tidak mampu menjembatani atau memediasi ROA, DER, dan EPS terhadap harga saham serta penggunaan pengukuran leverage dan profitabilitas yang lain seperti Debt to Total Asset (DTA dan Return On Equity (ROE karena terbukti DER dan ROA tidak berpengaruh terhadap harga saham. The purpose of this research was to clarify the effect of ROA, DER, and EPS to stock price with the firm values as an intervening variable. Population is LQ 45 Index’s companies which listed on Indonesian Stock Exchange from 2011 until 2013. A total of 15 companies used as a sample by using purposive sampling technique. The analytical method which used is path analysis. The result showed that ROA and DER had significant positive effect to firm value. EPS had no effect to firm value. ROA, DER, EPS, and firm value had no effect to stock price. Meanwhile, firm value was not able to be intervening variable between ROA, DER, and EPS with stock price. Conclusion was the amount of ROA, DER, EPS, and firm value can not increase the amount of stock price. Suggestions were

  2. PERMODELAN KURVA KARAKTERISTIK INVERSE NON-STANDART PADA RELE ARUS LEBIH DENGAN METODE ADAPTIVE NEURO FUZZY INFERENCE SYSTEM (ANFIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erhankana Ardiana Putra

    2017-01-01

    Full Text Available Pada sistem kelistrikan terutama pada sistem proteksi kelistrikan dewasa ini sangat dibutuhkan sistem yang handal, sehingga  perkembangan pada sistem proteksi sudah semakin maju dengan adanya penggunaan rele digital. Rele digital digunakan dengan mempertimbangkan kecepatan, keakuratan dan serta flexible dalam sistem koordinasi. Flexibilitas ini dimaksudkan bahwa rele digital dapat digunakan menjadi rele arus lebih (overcurrent relay sesuai pembahasan tugas akhir ini dan dapat disetting menurut keinginan user sesuai karakteristik kurva OCR konvensional/standart (normal inverse, very inverse, long time inverse, extreme inverse yang akan digunakan dalam koordinasi. Jenis kurva pada rele digital juga dapat disetting diluar rumus kurva konvensional/standart yang seperti sudah disebutkan sebelumnya, kurva diluar rumusan standart disebut kurva rele non-standart. Kurva rele non-standart digunakan untuk memudahkan pengguna untuk menentukan waktu trip berdasarkan arus yang diinginkan dan sebagai solusi jika pada koordinasi proteksi mengalami kendala dalam koordinasi kurva rele. Pada tugas akhir ini akan dibahas bagaimana membuat atau memodelkan kurva karakteristik inverse overcurrent rele non-standart dengan menggunakan metode (Adaptive Neuro Fuzzy Inference System atau biasa disebut metode pembelajaran ANFIS. Kurva non-standart didapatkan dengan pengambilan titik-titik data baru berupa arus dan waktu trip sesuai keinginan user. Data baru tersebut akan digabungkan dengan data lama sehingga menghasilkan data non-standart yang nantinya akan dilakukan pembelajaran dengan metode ANFIS untuk mendapatkan desain kurva non-standart. Setelah didapatkan desain kurva non-standart akan dilakukan pengujian keakuratan dengan mengganti nilai MF (membership function didapatkan hasil rata-rata error terkecil 2,56% (MF=10 dan epoch=100. Pengujian selanjutnya dengan mengubah nilai epoch didapatkan nilai keakuratan dengan error terkecil pada epoch = 500. Simulasi pada

  3. Nilai-Nilai Toleransi Beragama dalam Film Dokumenter Studi Deskriptif Kualitatif atas Film Indonesia Bukan Negara Islam dengan Pendekatan Semiotika Charles Sanders Pierce

    OpenAIRE

    Herbayu, Alfonsus Condro

    2013-01-01

    Penelitian ini termasuk studi deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis semiotika. Metode semiotika, yaitu suatu ilmu atau metode analisis untuk mengkaji tanda. Data dalam penelitian ini didapat melalui pemilihan frame-frame pada beberapa fragmen di dalam film yang berkaitan dengan penelitian ini, yakni nilai-nilai toleransi beragama. Dari data yang diperoleh penulis melakukan analisis dengan menggunakan tanda-tanda yang terdapat dalam film dengan teori semiotika Char...

  4. BUDI DAYA UDANG VANAMEI (Litopenaeus vannamei DI TAMBAK DENGAN PADAT TEBAR BERBEDA MENGGUNAKAN SISTEM PEMUPUKAN SUSULAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gunarto Gunarto

    2016-11-01

    Full Text Available Budi daya udang putih, Litopenaeus vannamei dengan sistem teknologi intensif sulit dikembangkan oleh masyarakat petani kecil. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan biaya produksi yang sangat tinggi. Untuk itu, teknologi budi daya udang pola tradisional dengan sistem pemupukan susulan perlu dikembangkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui padat tebar yang optimal pada budi daya udang vanamei pola tradisional plus dengan sistem pemupukan susulan. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan tambak ukuran 500 m2/petak sebanyak 12 petak. Sebelum penebaran dilakukan persiapan tambak meliputi: pemberantasan hama, pengeringan, dan pengapuran. Hewan uji yang digunakan adalah udang vanamei PL 22 dengan padat tebar yang diuji yaitu 1 ekor/m2 (A, 3 ekor/m2 (B, 5 ekor/m2 (C, dan 7 ekor/m2 (D. Masing-masing perlakuan dengan tiga kali ulangan. Dosis pemupukan susulan menggunakan urea dan TSP, sebanyak 750 g urea dan 375 g SP-36/petak, yang diaplikasikan setiap minggu sekali pada bulan pertama pemeliharaan dan setiap dua minggu sekali pada bulan kedua dan ketiga selama pemeliharaan udang dalam tambak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata ukuran udang hingga umur pemeliharaan 76 hari di tambak telah mencapai ukuran konsumsi (rata-rata 20—21g. Sintasan udang paling tinggi diperoleh pada perlakuan A dan menunjukkan berbeda nyata (P0,05, tetapi ketiga-tiganya menunjukkan perbedaan yang nyata dengan perlakuan C (P0,05 dengan perlakuan B, tetapi berbeda nyata dengan perlakuan C dan A. Pertumbuhan udang di semua perlakuan sangat nyata (P0.05, but there were significantly different (P0.05 with treatment B, but both of them were significantly different (P<0.05 with treatment C and A. Shrimp growth in all treatments most significantly (P<0.01 influenced by salinity, nitrate, ammonium, Total Organic Matter (TOM, and klekap production, while nitrite, nitrate, phosphate, and klekap production are also most  dominant factors (P<0.01 influences to the shrimp

  5. Tradisi Wuku Taun sebagai B entuk Integrasi Agama Islam dengan Budaya Sunda pada Masyarakat Adat Cikondang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deni Miharja

    2015-01-01

    Full Text Available This article write starts from some phenomena of the relation between religions and local cultures. Such relation is interesting to do research that interpretations of the relation between religion and local cultures to certain societies are various. The interaction between Islam and local cultures also undergoes variuos form of relation. Variety of the form of relation between Islam and local cultures in a society depends upon their understanding and interpretation of Islamic teachings itself. One of the forms of relation between Islam and local cultures can be found in traditional society of Cikondang. The form of relation between Islam and local cultures was occurred in traditional society in Cikondang tends to be the form of integration wich certain pattern. Therefore, the focus of this writer article is to describe relation between Islam and Sundanese cultures in form of integration with wuku taun. Based on data of research the tradisional society of Cikondang represents the part of Sundanese society in wich all of them are muslims. This goes hand in hand with the statement that Islam is Sunda and Sunda is Islam. Sundanese people are Muslims before Islam comes to Sundanese society.Tulisan artikel ini berangkat dari fenomena hubungan agama dengan budaya lokal. Dimana hubungan agama dengan budaya lokal pada suatu masyarakat, mengalami bentuk hubungan yang beragam. Begitu pun hubungan agama Islam dengan budaya lokal mengalami bentuk hubungan yang beragam pula. Beragamnya bentuk hubungan agama Islam dengan budaya lokal pada suatu masyarakat tergantung dari penghayatan terhadap ajaran Islam itu sendiri. Bentuk hubungan agama Islam dengan budaya lokal bisa ditemukan salah satunya pada masyarakat adat Cikondang. Bentuk hubungan yang terjadi antara Islam dengan budaya Sunda pada masyarakat adat Cikondang cenderung dalam bentuk integrasi dengan pola tertentu, sehingga fokus penulisan artikel ini adalah untuk mengungkap hubungan agama Islam dengan

  6. HUBUNGAN EQ, PENGETAHUAN KEWIRAUSAHAAN, DAN HASRAT MARGINAL MENABUNG, DENGAN MOTIVASI BERWIRAUSAHA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Handayani

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan korelasi kecerdasan emosional, pengetahuan kewirausahaan, dan hasrat marginal menabung dengan motivasi berwirausaha mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Negeri Jambi. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional. Dengan populasi mahasiswa Pendidikan Ekonomi FKIP Universitas Negeri Jambi dan sampel penelitian ini adalah mahsiswa angkatan 2012 sebanyak 79 orang yang dipilih dengan teknik nonprobability purpose  sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu angket untuk kecerdasan emosional, hasrat  marginal menabung dan motivasi berwirausaha dan tes untuk pengetahuan kewirausahaan. Teknik analisis yang digunakan adalah correlasi product moment dengan taraf signiikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 Terdapat hubungan positif dan signifikan antara kecerdasan emosional dan motivasi berwirausaha dengan determinasi korelasi 0,456, pada taraf signifikan 0,05 (2 Terdapat hubungan positif dan signifikan antara pengetahuan kewirausahaan dan motivasi berwirausaha dengan determinasi korelasi 0.459, pada taraf signifikan 0,05. (3 Terdapat hubungan positif dan signifikan antara hasrat marginal menabung dan motivasi berwirausaha dengan determinasi korelasi 0,517, pada taraf signifikan 0,05 (4 Terdapat hubungan positif dan signifikan secara bersamaan antara kecerdasan emosional, pengetahuan kewirausahaan, dan hasrat marginal menabung dengan motivasi berwirausaha dengan determinasi korelasi 0,625, pada taraf signifikan 0,05   KORRELATION EQ, ENTREPRENEUR KNOWLEDGE, AND MARGINAL PROPENSITY TO SAVE WITH ENTREPRENEUR MOTIVATION OF STUDENT ECONOMIC EDUCATION Abstract This research aims to describe the relationship between emotional inteligency, entrepreneur knowledge,  marginal propensity to save, and entrepreneurship motivation of students majoring in Economic Education Science, in Teacher Education Faculty, Jambi University. This is correlation research. The population of this

  7. Konsep Persatuan Dengan Kematian Dan Kebangkitan Kristus Berdasarkan Roma 6:1-14

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanny Frederik

    2015-09-01

    Full Text Available Persatuan orang percaya dengan Kristus adalah doktrin yang merupakan pemikiran kunci dalam ajaran Tuhan bahkan sangat penting bagi teologi Paulus sehingga seorang penafsir, James S. Stewart menyebutnya sebagai “inti dari agama Paulus.” Menurut hasil uraian tentang konsep persatuan dengan kematian dan kebangkitan Kristus berdasarkan Roma 6:1-14, maka penulis menarik beberapa kesimpulan sebagai berikut: Pertama, orang percaya telah dipersatukan dengan kematian dan kebangkitan Kristus melalui baptisan, yang berarti ia turut serta mengalami peristiwa-peristiwa yang dialami oleh Kristus dalam sejarah, yakni penyaliban, kematian, penguburan dan kebangkitan Kristus. Kedua, persatuan dengan kematian dan kebangkitan Kristus mengakibatkan berlalunya ciptaan lama, yaitu kematian manusia lama sebagai status atau kedudukan seseorang dalam persekutuannya dengan Adam. Kematian Kristus adalah kematian bagi dosa, karena itu dalam persatuan dengan kematian Kristus, orang percaya juga telah mati bagi dosa. Ketiga, persatuan dengan kematian dan kebangkitan Kristus menghasilkan ciptaan baru, yaitu kehidupan baru sebagai status atau kedudukan orang percaya dalam persekutuan dengan Kristus. Keempat, kehidupan yang berpadanan dengan status baru orang percaya dalam Kristus adalah kehidupan dalam pengudusan yang meliputi hidup dalam pertobatan dan hidup untuk melayani Allah.The unity of the believer with Christ is a doctrine which is a key thought in the teaching of Jesus, moreover it is very important for Paul’s theology such that one commentator, James S. Stewart, delineates it as the “Man in Christ: The Vital Elements of St. Paul’s Religion.” Based upon the results of an analysis about the concept of unity in the death and resurrection of Christ based upon Romans 6: 1-14, the author draws several conclusions as follows: First, believers have been made one with the death and resurrection of Christ through baptism, which means the believer participates in

  8. Produksi Biofuel dari Minyak Kelapa Sawit dengan Katalis Au/HZSM-5 dan Kompositnya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tillotama Anindita Sari

    2012-09-01

    Full Text Available Semakin meningkatnya kebutuhan dan konsumsi bahan bakar minyak menyebabkan cadangan minyak bumi semakin menipis sehingga perlu adanya pengembangan bahan lain sebagai sumber bahan bakar alternatif yang dapat menggantikannya. Salah satu produk energi alternatif yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui adalah biofuel. Perubahan minyak sawit menjadi biofuel salah satunya adalah dengan proses perengkahan katalitik. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dimana dalam penelitian ini akan dipelajari kondisi operasi dan  unjuk kerja katalis Au/HZSM-5 sintetis dan kompositnya pada reaksi perengkahan minyak sawit menjadi biofuel. Penelitian ini diharapakan mampu menghasilkan teknologi pembuatan katalis baru dan teknologi proses baru dalam proses produksi biofuel pada proses perengkahan katalitik asam palmitat dari minyak sawit. Pada penelitian ini biofuel telah berhasil diperoleh pada proses perengkahan minyak sawit menggunakan katalis Au/HZSM-5 sintetis dan kompositnya pada berbagai temperatur dan laju alir gas N2. Penelitian dilakukan dengan tiga tahapan yaitu sintesa katalis, karakterisasi katalis dan proses perengkahan katalitik. Au/HZSM-5 disintesa dengan metode Plank dan katalis komposit disentesa berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Qjang Tang et all. Hasil yang telah berhasil disintesa dikarakterisasi dengan Energy Difraction X-Ray (EDX, X-Ray Difraction (XRD dan Brunaur Emmet Teller (BET. Dari hasil karakterisasi dapat disimpulkan bahwa katalis yang telah disintetis telah memenuhi syarat untuk digunakan sebagai katalis pada proses perengkahan. Proses perengkahan katalitik dilakukan dalam suatu mikroreaktor fixed bed dengan berat katalis yang digunakan sebanyak 2 gram dan proses perengkahan dimulai saat gas N2 dialirkan selama 60 menit. Proses perengkahan dilakukan pada variasi temperatur 350-550 °C dan laju alir gas N2 90-400 ml/min. Hasil perengkahan dianalisa dengan metode gas kromatografi. Hasil yang

  9. APLIKASI SEGMENTASI GAMBAR DENGAN MENGGUNAKAN METODE LEVEL SET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kartika Gunadi

    2007-01-01

    Full Text Available Today, manipulating an image become easier because of the advance of image processing technology. These technologies include segmentation on digital image which allows users to extract a particular object from an image to be processed individually. One of image segmentation methods is Level Set which track propagating curve. Curve will evolve until it stops at the border of an object in a image. The experiments in this research has validated that Level Set method can be used in image segmentation and the result will be better in images that have solid colors. Abstract in Bahasa Indonesia : Saat ini, manipulasi gambar menjadi semakin mudah dilakukan, salah satu penyebabnya adalah segmentasi pada gambar digital. Dengan segmentasi gambar maka di dalam suatu gambar setiap obyek dapat dibedakan satu sama lain , sehingga memudahkan untuk mengolah masing-masing obyek. Level Set adalah metode untuk mendeteksi pergerakan kurva yang dapat digunakan untuk melakukan segmentasi gambar. Kurva akan bergerak sampai pada akhirnya berhenti pada border dari obyek dalam sebuah gambar. Pengujian yang telah dilakukan dalam karya ilmiah ini membuktikan bahwa Metode Level Set dapat digunakan untuk segmentasi gambar dalam berbagai bentuk, baik itu cembung maupun cekung, dan hasilnya akan jauh lebih baik apabila gambar yang digunakan tidak memiliki variasi warna yang banyak (solid, seperti gambar kartun. Kata kunci: level set, active contour, segmentasi gambar

  10. PENATAAN TEPIAN SUNGAI CENRANAE DENGAN PENDEKATAN EKOLOGIS DI KOTA SENGKANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Setianingsih

    2015-06-01

    Full Text Available Abstrak—Tepian Sungai adalah salah satu ruang kota yang sering dimanfaatkan sebagai wadah untuk beragam aktifitas masyarakat kota. Pemanfaatan tepian sungai sudah banyak mengalami perubahan fisik. Sehingga menyebabkan adanya perubahan nilai lingkungan yang semakin tidak teratur. Sekarang ini banyak kota-kota di Indonesia menerapkan aspek Ekologis sebagai salah satu aspek terpenting dalam sebuah perancangan sebuah ruang kota. Dengan pendekatan ekologis terhadap gagasan konsep perancangan kota yang di terapkan pada tepian Sungai Cenranae di harapkan mampu menjadi ruang kota yang berwawasan lingkungan dan memiliki nilai Eco-Sustainable pada kota Sengkang. Kata Kunci : Ruang Kota, Tepian Sungai, Ekologi Abstract— The banks of the river is one of spaces that is often used as a place for a variety of urban community activities. Utilization of the riverbank has undergone many physical changes. In order to cause a change in the environmental value increasing irregularly. Today many cities in Indonesia applying Ecological aspects as one of the most important aspects in designing of an urban space . With an ecological approach to the idea of urban design concept is applied to the banks of the River Cenranae expected to become environmentally sound urban space and has a value of Eco -Sustainable in Sengkang city Key Word : City Hall, River Bank, Ecology

  11. Optimalisasi Produksi Di Industri Garment Dengan Menggunakan Metode Simpleks

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizal Rachman

    2017-04-01

    Full Text Available Abstrak Aplikasi optimalisasi Produksi dan Keuntungan pada perusahaan Garment ini dibangun untuk mengatasi permasalahan tersebut. Aplikasi ini memiliki kemampuan dalam mengolah data bahan baku benang, data waktu kerja, data kebutuhan produksi dan data beban untuk dilakukan perhitungan pengoptimalan. Adapun dasar perhitungan yang dilakukan meliputi perhitungan optimasi menggunakan metode Simpleks dan Visual Basic 6. Hasil keluaran dari aplikasi ini adalah banyak yang diproduksi berdasarkan sumber daya benang yang ada, biaya total beban pengeluaran yang dikeluarkan saat proses produksi serta keuntungan kotor dan bersih dari penjualan. Aplikasi ini dapat meningkatkan keuntungan perusahaan dan tingkat prosentase keuntungan bergantung pada besar harga perbandingan penjualan antara produk yang satu dengan yang lainnya. Kata kunci : Optimasi, Metode simpleks, Linier Programming, Abstract Application optimization of Production and Profits in Garment company is built to overcome these problems. This application has the ability to process data yarn materials, work time data, the data needs of production and expense data for calculation optimization. The basis of calculation was conducted on the optimization calculations using the Simplex method and Visual Basic 6. The output of this application is many are produced based on the resources existing threads, the total cost of expenditure incurred during the production process as well as gross and net profits from sales. This application can increase corporate profits and the percentage of large profits depend on the price comparison between the sale of one product to another. Keywords: optimization, simplex method, Linear Programming.

  12. Pembuatan Wiki Legenda Indonesia dengan Menggunakan CMS Mediawiki

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adityo Roosdiono

    2013-03-01

    Full Text Available Indonesia adalah negara yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan budaya. Salah satu bentuk kekayaan suku bangsa di Indonesia dapat dilihat dari banyaknya legenda yang tersebar di Indonesia. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki cerita rakyat yang kental dengan suasana mistik, budaya dan tradisi di daerah masing-masing.Sayangnya cerita rakyat ini jarang sekali diekspos sehingga tidak jarang warga negara Indonesia tidak tahu cerita sejarah yang ada di Indonesia.  Berdasarkan pemikiran itulah, perlu diadakannya sebuah Wiki legenda Indonesia terkait mitos dan sejarah di Indonesia.Wiki legenda Indonesia menggunakan teknologi CMS MediaWiki, yang telah digunakan oleh Wikipedia sendiri. MediaWiki ini akan dipakai sebagai model awal pembuatan Wiki legenda Indonesia sehingga dapat digunakan sebagai media penyimpanan cerita rakyat. Selain sebagai media penyimpanan, Wiki legenda Indonesia juga berfungsi sebagai media diskusi para peminat cerita rakyat yang ada di Indonesia. Sehingga kedepannya, cerita legenda di Indonesia mampu diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia pada khususnya, dan dunia pada umumnya.

  13. MAKNA PERILAKU MOTIVASI BELAJAR GEOGRAFI YANG RENDAH DENGAN PENDEKATAN FENOMENOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Anang Hadi Santoso

    2017-01-01

    Full Text Available Motivation to learn is an important aspect in the learning process of a student. However, efforts to understand the motivation of student learning through an educational research with phenomenological approach has not been done by education practitioners. Man as the subject of education is dynamic, it takes an in-depth approach, holistic and humanistic to study it. Phenomenological approach is an appropriate alternative to research in education. The focus in this paper is the meaning of a low learning motivation by student of Sukosari Senior High School. The results showed that students have low motivation to learn its meaning is to have a broken home and do not get the urge to learn from their parents is a major factor students are not motivated. Motivasi belajar merupakan aspek penting dalam proses belajar seorang siswa. Namun, upaya memahami motivasi belajar siswa melalui sebuah riset pendidikan dengan pendekatan fenomenologi belum banyak dilakukan oleh praktisi pendidikan. Manusia sebagai subyek pendidikan bersifat dinamis, maka dibutuhkan suatu pendekatan yang mendalam, holistik dan humanistik untuk mengkajinya. Pendekatan fenomenologi merupakan alternatif yang tepat untuk riset dalam pendidikan. Fokus pada tulisan ini adalah mengenai makna motivasi belajar yang rendah oleh siswa SMA Negeri 1 Sukosari Bondowoso. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki motivasi belajar yang rendah maknanya adalah memiliki keluarga broken home dan tidak mendapatkan dorongan belajar dari orangtua merupakan faktor utama siswa tidak termotivasi.

  14. BEBAN ANGKUT, POSISI ANGKUT, MASA KERJA DAN UMUR DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA BONGKAR MUAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    neila sulung

    2016-06-01

    Full Text Available Tenaga kerja bongkar muat (TKBM merupakan salah satu bagian dari masyarakat pekerja perlu mendapat perhatian karena proses kerja yang mereka lakukan banyak mengandung resiko terhadap kesehatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Hubungan Beban Angkut, Posisi Angkut, Masa Kerja dan Umur dengan  Keluhan  muskuloskeletal pada pekerja bongkar muat di Pelabuhan  Muara Padang. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja bongkar muat di Pelabuhan Muara Padang sebanyak 60 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah  total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 60 responden terdapat (51,7% beban angkut berat, (46,7% posisi angkut, (53,3% masa kerja beresiko, (51,7% umur tua, (53,3% keluhan muskuloskeletal pekerja bongkar muat berat. Beban angkut dengan p value 0,001 dan OR 7.547. Posisi angkut p value 0,000 dan OR 9.370. Masa kerja p value 0,020 dan OR 3.390. Umur p value 0,010 dan OR 4.644 berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja bongkar muat di Pelabuhan Muara Padang. Risiko MSDs meningkat seiring bertambahnya  usia dan  pekerja yang mengabaikan posisi angkut yang tidak benar. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara beban angkut, posisi angkut, masa kerja dan umur dengan keluhan muskuloskeletal di Pelabuhan Muara Padang.

  15. VARIASI GENETIK IKAN TUNA SIRIP KUNING, Thunnus albacares DENGAN ANALISIS ELEKTROFORESIS ALLOZYME DAN Mt-DNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Permana

    2007-04-01

    Full Text Available Sampel ikan tuna sirip kuning, T. albacares diambil dari tiga lokasi (perairan Bali, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara dan dilakukan analisis variasi genetik dengan metode elektroforesis allozyme menggunakan 15 enzim dan mt-DNA dengan 4 enzim restriksi. Hasil penelitian ini diperoleh 4 lokus enzim polimorfik yaitu: Idh-*2 (isocitrate dehydrogenase, Gpi-2* (glucose phoshate dehydrogenase , Mdh-1* (malat e dehydrogenase, dan Est-1* (esterase. Frekuensi alel allozyme terlihat adanya perbedaan yang nyata (Fst = 0,12; P<0,05 antar lokasi yaitu Bali (A, B, C, D, Sulawesi Utara dan Maluku Utara (A, B, C. 15 komposit haplotipe ditemukan pada populasi Bali, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara. Haplotype diversity pada populasi Bali 0,886; Sulawesi Utara 0,790; dan Maluku Utara 0,785; dengan rata-rata dari haplotype diversity adalah 0,857. Jarak genetik dari ketiga populasi berkisar antara 0,003--0,023 (rata-rata 0,016. Populasi Maluku Utara dan Sulawesi Utara mempunyai jarak genetik terdekat yaitu 0,003. Hal ini merupakan indikator bahwa Sulawesi Utara dan Maluku Utara sering digunakan sebagai jalur migrasi dengan adanya kesamaan alel yang ditemukan pada kedua populasi tesebut, jika dibandingkan dengan populasi Bali (0,023.

  16. Pembuatan Aplikasi Web Manajemen Laundry dan Integrasi Data dengan Web Service

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Refika Khoirunnisa

    2016-01-01

    Full Text Available Selama ini banyak dari perusahaan di bidang jasa laundry masih menggunakan pencatatan secara manual seperti menggunakan buku, sehingga setiap data tidak terintegrasi secara waktu-nyata. Oleh sebab itu, perlu dibuat penelitian untuk merancang sebuah sistem terkomputerisasi yang dapat mempermudah pencatatan dan pengolahan data keuangan laundry. Pembuatan Aplikasi Web Manajemen Laundry menggunakan bahasa pemrograman PHP, HTML, CSS, JavaScript dan basisdata MySQL sebagai tempat penyimpanan data. Aplikasi ini merupakan aplikasi yang terintegrasi dengan aplikasi melalui sebuah teknologi yang disebut web service. Aplikasi Web Manajemen Laundry dikembangkan dengan menggunakan metode RAD (Rapid Application Development yang terdiri dari tahap perencanaan kebutuhan, proses perancangan, implementasi, dan tahap pengujian. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Aplikasi Web Manajemen Laundry memiliki fitur yang berfungsi untuk mempermudah pencatatan dan pengolahan data secara akurat dan waktu-nyata. Fitur-fitur utama dari aplikasi ini diantaranya adalah pengolahan data transaksi, pengeluaran, dan laporan laba/rugi. Dalam menunjang fitur-fitur utama agar dapat bekerja dengan baik maka terdapat fitur pendukung yaitu pengolahan data pelanggan dan data pengguna aplikasi. Berdasarkan pengujian dengan menggunakan metode black-box, seluruh fungsi menu yang ada dalam aplikasi web telah berhasil dan berjalan sesuai dengan kebutuhan.

  17. Penanganan Gingivitis dengan Metoda "Toothpick Brushing" (Laporan kasus pada wanita pengguna kontrasepsi oral

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armasastra Bahar

    2015-10-01

    Full Text Available Gingivitis sebagai salah satu kelainan jaringan penyangga gigi telah diketahui disebabkan karena kebersihan mulut yang tidak baik dan berkaitan dengan kebiasaan dan cara menyikat gigi yang tidak memadai. Di samping itu telah banyak pula laporan yang mengatakan bahwa terjadinya gingivitis juga berhubungan dengan peningkatan hormon kelamin steroid darah seperti pada kehamilan, menstruasi dan pada pengguna kontrasepsi hormonal.Dalam pemeriksaan yang dilakukan pada beberapa wanita pengguna kontrasepsi oral di Puskesmas Serpong ditemukan kelainan gingivitis.Pada penderita tersebut dilakukan pemeriksaan intraoral dan Occult Blood Test untuk memperkuat pemeriksaan apakah keadaan gingivitisnya memerlukan terapi lebih lanjut. Setelah dilakukan penambalan gigi yang merupakan keluhan utama penderita datang ke BKIA, dilakukan usaha untuk menanggulangi gingivitis yang ada berupa penerangan tentang faktor-faktor yang menjadi penyebab gingivitis dan instruksi cara menyikat gigi dengan metoda "Toothpick brushing". Evaluasi yang dilakukan pada minggu II dan III, memperlihatkan hasil yang baik, nilai PI, PBI dan OBT menurun dibandingkan dengan nilai awal yang telah dilakukan.Pada kunjungan pada minggu III dilakukan pembersihan karang gigi. Menyikat gigi dengan metoda "Toothpick brushing" memperlihatkan hasil yang baik dalam memperbaiki kelainan gingivitis.

  18. MENENTUKAN HARGA MOBIL BEKAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY MAMDANI DAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suria Sandi Winarto

    2012-10-01

    Full Text Available Sejak ditemukannya mobil sebagai alat transportasi, gerak hidup manusia berubah menjadi lebih mudah dan dinamis. Dengan banyaknya keluaran mobil terbaru ditambah dengan semakin gencarnya iklan tentang mobil-mobil terbaru, membuat sebagian konsumen tertarik dan terdorong untuk dapat menukar atau menjual mobilnya dan menggantinya dengan mobil keluaran terbaru, sehingga hal ini menciptakan mobil bekas yang masih layak pakai untuk kembali diperjualbelikan kepada konsumen lainya. Dalam penentuan harga beli sebuah mobil bekas merupakan suatu hal yang bisa dikatakan tidak sulit dan juga tidak mudah bagi penjual dan pembeli.  Untuk menentukan  harga beli mobil bekas setidaknya ada dua faktor yang harus diperhatikan antara lain : harga beli mobil baru dan kondisi . Padahal dalam menentukan harga mobil bekas tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh dua faktor itu saja, misalnya dari warna mobil, transmisi, dan tahun keluaran mobil.  Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem untuk menguji kemampuan metode logika fuzzy mamdani dan metode jaringan syaraf tiruan dalam menentukan harga mobil bekas toyota avanza. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan mengambil data langsung dari sumbernya yaitu UD. Dito Motor.Dari pengujian data tersebut, diperoleh output yaitu  hasil prediksi harga mobil bekas. Kemudian hasil output dari kedua metode tersebut  akan diuji dengan menggunakan MAPE (Mean Absolute Percentage Error sehingga akan diketahui rata – rata persentase kesalahan absolute. Kata kunci : Harga Mobil Bekas, Fuzzy Mamdani , Jaringan Syaraf Tiruan, Prediksi, MAPE

  19. Pemanfaatan Serbuk Gergaji Menjadi Biobutanol dengan Hidrolisis Selulase dan Fermentasi Bakteri Clostridium Acetobutylicum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hayuni Devina Fajariah

    2014-09-01

    Full Text Available Biobutanol adalah jenis alkohol ikatan C-4 (C4H9OH yang terbuat dari biomassa. Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan limbah kayu yang dihasilkan dari proses penggergajian kayu yang mengandung selulosa (55%, hemiselulosa (14%, dan lignin (21%. Biobutanol diproduksi dengan cara hidrolisis enzim selulase dan fermentasi bakteri Clostridium acetobutylicum. Variabel pada penelitian ini adalah penambahan enzim selulase pada proses hidrolisis (penambahan enzim atau tanpa penambahan enzim, pH awal proses fermentasi (5 atau 7 dan jumlah penambahan starter bakteri Clostridium acetobutylicum (5 atau 10 ml dengan variasi lama proses fermentasi 2,4,6,8,10,12 hari. Parameter dalam penelitian ini adalah analisa kadar selulosa, gula tereduksi, dan kadar butanol. Berdasarkan hasil penetian, diketahui bahwa proses hidrolisis dengan penambahan enzim selulase, kondisi awal fermentasi pH 5 dan penambahan inokulum bakteri Clostridium acetobutylicum sebanyak 10 ml dengan lama waktu fermentasi 12 hari merupakan kondisi yang paling efektif menghasilkan kadar butanol tertinggi dari 50 gram limbah serbuk gergaji. Kadar butanol tertinggi sebesar 1,88 % dari 1 µL sampel hasil fermentasi yang diinjeksikan ke dalam kromatografi gas.

  20. EVALUASI PENGGUNAAN METILEN BIRU SEBAGAI MEDIATOR ELEKTRON PADA MICROBIAL FUEL CELL DENGAN BIOKATALIS ACETOBACTER ACETI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dani Permana

    2013-05-01

    Full Text Available Microbial fuel cell (MFC merupakan salah satu teknologi sel bahan bakar alternatif yang dapat diperbarui. MFC memanfaatkan proses oksidasi senyawa kimia oleh biokatalis untuk menghasilkan energi listrik daya rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kinerja MFC dengan dan tanpa mediator elektron metilen biru (MB menggunakan biokatalis Acetobacter aceti dan substrat glukosa agar diperoleh energi listrik. Metode yang dilakukan adalah peremajaan kultur A. aceti, persiapan inokulum, persiapan reaktor MFC, persiapan media MFC dengan substrat glukosa 2% dengan dan tanpa mediator MB, pencuplikan secara periodik, penentuan kurva pertumbuhan, arus, potensial, kerapatan daya, energi, kadar glukosa dan tingkat keasaman (pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MFC dengan mediator menghasilkan kuat arus sebesar 0,040 mA, potensial 878 mV, kerapatan daya 0,395 mW/cm2, energi maksimum 3,685 kJ, pemanfaatan glukosa 93,02% dan pH akhir 3,33, sedangkan MFC tanpa mediator menghasilkan kuat arus 0,035 mA, potensial 773 mV, kerapatan daya 0,290 mW/cm2, energi maksimum 2,434 kJ, pemanfaatan glukosa 90,16% dan pH akhir 3,24. Perolehan kerapatan daya pada kedua jenis MFC masih tergolong kecil dan tidak berbeda secara signifikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan mediator MB hanya berpengaruh terhadap perolehan potensial pada MFC dengan kondisi perlakuan yang diterapkan dalam penelitian ini.

  1. PERBANDINGAN PENGGUNAAN DETEKSI TEPI DENGAN METODE LAPLACE, SOBEL DAN PREWIT DAN CANNY PADA PENGENALAN POLA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johanes Widagdho Yodha

    2014-10-01

    Full Text Available Pengenalan pola merupakan salah satu cabang dari kecerdasan buatan. Dalam pengenalan pola terdapat beberapa langkah yang dilalui. Langkah-langkah yang dilewati diantara preprosesing, ekstraksi fitur dan terakhir klasifikasi. Preprosesing merupakan proses membedakan gambar dengan backgroundnya. Pada tahap preprosesing sebagian besar penelitian mengubah citra Red Green Blue menjadi citra grayscale. Pada tahap ekstraksi fitur, terdapat banyak metode untuk diterapkan, diantaranya deteksi tepi dengan metode Laplace, Sobel & Prewit dan Canny. Dalam berbagai penelitian yang telah dilakukan, penggunaan deteksi tepi Canny untuk segmentasi atau ekstraksi fitur memperoleh hasil yang lebih akurat dibandingkan dengan deteksi tepi lainnya. Setelah dilakukan ekstraksi fitur, tahap berikutnya adalah mengklasifikasikan data. Banyak pula metode untuk mengklasifikasikan sebuah data, diantaranya yang paling sederhana adalah dengan menggunakan metode k-Nearest Neighbor yang mana metode tersebut memiliki keunggulan terhadap data yang memiliki banyak noise serta efektif terhadap data yang berukuran sangat besar. Sedangkan untuk melakukan pengukuran jarak, digunakan Manhattan Distance, karena dalam beberapa penelitian, penggunaan Manhattan Distance memiliki keakurasian yang lebih tinggi dibandingkan dengan Euclidean Distance. Kata Kunci : pengenalan pola, deteksi tepi, Laplace, Sobel & Prewit, Canny, k-Nearest Neighbour, Manhattan Distance

  2. ANALISA KARAKTERISTIK BALING-BALING B SERIES DI AIR TERBUKA DENGAN CFD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Purwana

    2014-02-01

    Full Text Available Analisa karakteristik baling-baling dibantu komputasi saat ini berkembang cukup pesat sehingga dapat diterapkan untuk menyingkap pengaruh viskositas terhadap efisiensi baling-baling. Penerapan Computational   Fluid Dynamic (CFD dengan persamaan Reynolds Average Navier-Stokes dengan aliran fluida takmampat turbulen di sekitar daun baling-baling  yang bekerja bebas di air terbuka dapat diselidiki karakteristiknya. Dengan simulasi numerik dalam penelitian ini diharapkan karakteristik baling-baling berbasis propeller B series dan efisiensinya didapatkan. Dengan bantuan perangkat lunak yang disimulasikan dihasilkan beberapa parameter nilai simulasi seperti gaya dorong (N, torsi (Nm, Kt, 10Kq, J dan η baling-baling. Hasil simulasi ini kemudian divalidasi dengan diagram karakteristik baling-baling wageningen B.4.55 yang telah dipublikasi, Hasil simulasi yang telah dilakukan didapatkan nilai hasil simulasi menunjukkan besarnya nilai Kt , 10Kq ,  dan  η  pada J 0.7 memiliki nilai 0.179, 0.305 dan 0.654.

  3. PENINGKATAN KUALITAS BERMAIN PERAN SISWA KELAS VIII SMP 1 TEPUS DENGAN TEKNIK LEARNING GAME

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sutrisno Sutrisno

    2014-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan kualitas proses dan hasil pembelajaran bermain peran siswa kelas VIII SMP dengan menggunakan teknik Learning Game. Game yang digunakan adalah permainan Joko Tingkir dan permainan Tebak Peran. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK. Guru bertindak sebagai peneliti yang bekerja sama dengan kolaborator, yakni guru Bahasa Indonesia dan Kepala Sekolah SMP 1 Tepus. Subjek penelitian yang dikenai tindakan adalah siswa kelas VIIIA SMP 1 Tepus Gunungkidul, DIY, tahun ajaran 2011/2012 yang berjumlah 34 siswa. Penelitian ini terdiri atas dua siklus. Setiap siklus dibagi menjadi tiga kali pertemuan. Prosedur pelaksanaan setiap siklus terdiri atas empat tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, wawan-cara, pengamatan, dan pencermatan dokumen. Analisis dilakukan dengan teknik deskriptif kualitatif yang didukung oleh data kuantitatif.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan teknik Learning Game dalam pembelajaran bermain peran, kualitas proses dan hasil pembelajaran meningkat. Peningkatan kualitas proses pembelajaran meliputi aspek interaksi dan komunikasi dalam pembelajaran, kerja sama dalam kelompok, dan keseriusan dalam mengikuti pembelajaran. Adapun peningkatan kualitas hasil pembelajaran meliputi kemampuan vokal, intonasi, ekspresi, dan gestur. Keempat kemampuan tersebut masing-masing mengalami peningkatan nilai rata-rata lebih dari 25%. Hal ini sesuai dengan kriteria keberhasilan tindakan yang ditetapkan. Kata Kunci: bermain peran, teknik Learning Game

  4. MUTU ORGANOLEPTIK DAN KIMIAWI TERASI UDANG REBON DENGAN KADAR GARAM BERBEDA DAN LAMA FERMENTASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    apri dwi anggo

    2014-07-01

    Full Text Available Terasi merupakan produk fermentasi udang dengan penambahan garam. Fermentasi dengan garam menyebabkan perombakan protein menjadi asam amino misalnya asam glutamat sebagai penghasil cita rasa khas terasi. Kadar garam dan lama fermentasi merupakan faktor penting pada proses pembuatan terasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan konsentrasi garam dan lama fermentasi terhadap kualitas terasi rebon terutama kandungan asam glutamat. Bahan baku yang digunakan pada penelitian ini adalah rebon (Acetes sp. kering tawar dengan panjang ±2 cm per ekor. Perlakuan garam dengan konsentrasi 2%, 8,5%, 15% dan lama fermentasi (8 hari dan 32 hari. Metode penelitian menggunakan metode experimental field dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK pola split plot in time 3 kali ulangan. Parameter yang diuji meliputi organoleptik, pH, kadar protein, asam glutamat, kadar air dan profil asam amino. Parameter kadar protein, asam glutamat dan profil asam amino pada fermentasi hari ke 32 yang diamati hanya perlakuan konsentrasi kadar garam terbaik pada hari ke 8. Nilai organoleptik terasi berkisar antara 7,65-8,32 artinya produk tersebut dapat diterima konsumen. Nilai pH Nilai pH terasi rebon berkisar antara 7,09 sampai 7,89. Konsentrasi garam 2% pada terasi rebon menghasilkan kadar protein dan asam glutamat tertinggi yaitu 47,14%+0,20 (dry base. Asam amino yang dominan pada terasi rebon adalah asam glutamat dan asam aspartat. Lama fermentasi menyebabkan penurunan asam glutamat terasi rebon.Kata kunci: asam glutamat, fermentasi, garam, rebon

  5. PERUBAHAN ASAM AMINO SURIMI IKAN LELE DENGAN FREKUENSI PENCUCIAN YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ima - wijayanti

    2014-07-01

    Full Text Available Pencucian (leaching merupakan faktor penting dalam proses pembuatan surimi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh frekuensi pencucian terhadap kandungan asam amino, komposisi proksimat dan karakteristik gel surimi lele (Clarias sp.. Metode yang digunakan adalah eksperimen di laboratorium dengan satu faktor, yaitu perlakuan pencucian dengan 4 taraf berbeda yaitu 1, 2, 3 dan 4 kali dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL. . Jenis uji yang digunakan adalah Kruskall wallis (non parametrik dan dilanjutkan dengan uji Dun’s Multiple Comparison jika perlakuan berpengaruh nyata. Frekuensi pencucian berpengaruh nyata terhadap komposisi proksimat surimi lele (p<0,05, yaitu menurunkan kandungan protein, lemak dan meningkatkan kadar air, namun tidak nyata terhadap kandungan mineral. Bertambahnya frekuensi pencucian tidak berpengaruh nyata pada kadar asam amino esensial maupun non esensial kecuali pada asam glutamat. Frekuensi pencucian berpengaruh nyata pada gel surimi lele (p<0,05. Pada pencucian 3 dan 4 kali kali meningkatkan nilai hardness, deformasi, uji lipat dan uji gigit. Nilai EMC menurun seiring dengan bertambahnya frekuensi pencucian yang menunjukkan kemampuan menahan air pada gel meningkat. Pencucian 3 kali dianggap sudah cukup baik untuk membuat surimi lele karena mampu mempertahankan asam amino surimi lele dan meningkatkan kekuatan gelnya.Kata kunci: asam amino, frekuensi pencucian, surimi lele

  6. Pemodelan Penurunan Sisa Chlor Jaringan Distribusi Air Minum Dengan EPANET (Studikasus Kecamatan Sukun Kota Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahir Hassan

    2014-09-01

    Full Text Available Dalam upaya melakukan pemantauan dan upaya mempertahankan kualitas air minum pada sistem distribusi dengan menggunakan sisa chlor, sangat diperlukan pemodelan untuk mengetahui sisa chlor yang terdapat pada jaringan. Konsentrasi aman untuk sisa chlor minimum yaitu 0.2 mg/l, dimana pada konsentrasi tersebut masih mampu untuk menangani kontaminasi. Dengan mengetahui konstanta penurunan sisa chlor pada jaringan eksisting dengan survey lapangan, untuk mengetahui debit, diameter dan elevasi pipa distribusi dapat digunakan untuk mengoprasikan program EPANET. Dalam program EPANET dilakukan input data untuk data yang sudah di surfei dan dilakukan pengoprasian untuk aspek hidrolis. Apabila pada aspek hidrolis ini sudah memenuhi selanjutnya dilakukan analisa untuk penurunan sisa chlor menggunakan konstanta yang sudah didapatkan. EPANET dapat menganalisa secara keseluruhan faktor yang mempengaruhi penurunan sisa chlor dan menampilkan konsentrasi sisa chlor pada pipa dengan indikasi warna. Dalam proses analisa sisa chlor ini harus dilakukan pada kondisi jam puncak dan kondisi jam minimum. Hal ini ditujukan agar dapat diketahui konsentrasi maksimum dan konsentrasi minimum yang terdapat pada jaringan distribusi. Analisa sisa chlor menggunakan epanet ini dapat dilakukan dengan terlebih dahulu mengetahui konstanta penurunan sisa chlor yang terjadi, Namun apabila terjadi kebocoran atau gangguan perpipaan yang lain masih belum dapat dianalisa dan perlu dilakukan pembahasan lebih lanjut.

  7. Analisis Kekuatan Tangki CNG Ditinjau dengan Material Logam Lapis Komposit pada Kapal Pengangkut Compressed Natural Gas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Firmansah

    2013-03-01

    Full Text Available Pada penelitian ini, dilakukan analisa perbandingan pada kekuatan pressure vessel compressed natural gas. Pressure vessel yang digunakan yaitu tipe satu dan tipe tiga, tipe satu adalah tabung menggunakan material logam yaitu Carbon Steel SA 516 Grade 70 dan Aluminium Alloy T6-6061. Pada tabung tipe tiga material menggunakan Aluminium Alloy T6-6061 dengan lapisan Komposit (Carbon Fibre – Epoxy pada seluruh tabung (full wrapped. Sudut orientasi serat yang digunakan 54.73560 dan terdiri dari 4 lapis komposit yang membungkus aluminium. Variasi yang dilakukan pada tebal komposit yaitu 25% komposit, 50% komposit, dan 75% komposit. Pressure vessel mendapat perlakuan internal pressure sebesar 125 bar dan temperatur -300C. Analisa dilakukan dengan dua metode yaitu dengan perhitungan manual dan software finite element method (NASTRAN 2010. Dari hasil perhitungan tersebut tabung tipe satu dengan material logam terbukti aman karena memenuhi dari faktor keamanan yang ditentukan tetapi pressure vessel sangat berat. Pada tabung tipe tiga lamina dengan komposisi 75% komposit dan 50% komposit dinyatakan aman karena memenuhi dari kriteria tegangan maksimum. Sedangkan pada komposisi 25% komposit lamina mengalami kegagalan yang disebabkan terlalu rendahnya lapisan komposit. Dari keseluruhan hasil perhitungan dan analisa didapatkan komposisi ideal pressure vessel yaitu 75% komposit dan 25% aluminium dari tebal keseluruhan sehingga menghasilkan tegangan yang sangat kecil dan memiliki berat yang paling ringan.

  8. Optimasi Coverage SFN pada Pemancar TV Digital DVB-T2 dengan Metode Simulated Annealing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adib Nur Ikhwan

    2013-09-01

    Full Text Available Siaran TV digital yang akan diterapkan di Indonesia pada awalnya menggunakan standar DVB-T (Digital Video Broadcasting-Terestrial yang kemudian pada tahun 2012 diganti menjadi DVB-T2 (Digital Video Broadcasting-Terestrial Second Generation. Oleh karena itu, penelitian-penelitian sebelumnya termasuk optimasi coverage TV digital sudah tidak relevan lagi. Coverage merupakan salah satu bagian yang penting dalam siaran TV digital. Pada tugas akhir ini, optimasi coverage SFN (Single Frequency network pada pemancar TV digital diterapkan dengan metode SA (Simulated Annealing. Metode SA berusaha mencari solusi dengan berpindah dari satu solusi ke solusi  yang lain, dimana akan dipilih solusi yang mempunyai fungsi energy (fitness yang terkecil. Optimasi dengan metode SA ini dilakukan dengan mengubah-ubah posisi pemancar TV digital sehingga didapatkan posisi yang terbaik. Optimasinya menggunakan 10 cooling schedule dengan melakukan 2 kali tes, baik pada mode FFT 2K ataupun 4K. Hasil yang dicapai dari penelitian ini adalah daerah coverage SFN pada pemancar siaran TV digital DVB-T2 mengalami peningkatan coverage relatif terbaik rata-rata sebesar 2.348% pada cooling schedule 7.

  9. SENSOR GAS BERBASIS FILM TIPIS DENGAN KONFIGURASI TRANSISTOR EFEK MEDAN (FET UNTUK DETEKSI GAS CO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sujarwata Sujarwata

    2013-02-01

    Full Text Available Pembuatan dan karakterisasi Transistor Efek Medan (FET berbasis film tipis dengan struktur bottom-contact dan panjang channel 100 ?m untuk aplikasi sensor gas. Pembuatan FET dengan cara: permulaan dilakukan pencucian substrat Si/SiO 2 dengan etanol dalam ultrasonic cleaner, kemudian dilakukan pendeposisian elektroda source/ drain dengan metode penguapan hampa udara dan teknik lithography. Selanjutnya dilakukan deposisi film tipis CuPc diantara source/drain sebagai panjang channel dan elektrode gate. Karakteristik FET, untuk daerah aktif untuk V DS (2,80 s/d 3,42 V dan kuat arus I (0,00095 s/d 0,00169 A. FET akan aktif beroperasi hanya diperlukan tegangan V DS (2,79 V s/d 3,43 V dan dengan ukuran sangat kecil ( 1,5 mm x 3,1 mm serta jarak antara S ke D adalah 100 ?m. Aplikasi sensor gas telah dilakukan untuk mendeteksi gas CO, diperoleh hasil untuk response time 90 detik dan recovery time 120 detik. DS

  10. Penemu Jalur Optimal Untuk Rute Jalan Dengan New Bidirectional A* Di Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardian Fajar Rahmanto

    2017-05-01

    Full Text Available Lalulintas jalan merupakan masalah yang terjadi hampir di seluruh kota besar di dunia, terutama mengenai kemacetan. Untuk menangani permasalahan kmacetan dan menguraikanny merupakan tantangan tersendiri dan dengan alat bantu kemajuan teknoologi informasi dan system navigasi, nampaknya hal tersbut menjadi terobosan baru. Pencarian rute jalan sehingga didapatkan rute yang optimum diharapkan dapat membantu mengatasi dan mengurai kemacetan jalan, namun demikian seringkali juga menjadi bias  karena butuh waktu tempuh yang lebih lama. Sistem Informasi Geografis atau SIG merupakan salah satu sistem yang menunjang pengetahuan rute dari sebuah peta dan informasi suatu wilayah. Paper ini menyajikan solusi penemu atau pencari rute pada SIG dengan menerapkan teknik New Bidirectional A* atau NBA* pada SIG dapat melakukan komputasi penemu jalur optimal. Aplikasi yang dihasilkan dari teknik ini dapat menampilkan jalur optimal dari lokasi awal ke tujuan. Perbandingan hasil uji perjalanan secara langsung dengan komputasi yang di lakukan sebanyak 4 kali, teknik ini terbukti valid dan sinkron sebanyak 3 kali dan menghasilkan waktu tempuh optimal dengan nilai heuristic yang di tentukan secara statis. Kedepan penentuan fungsi heuristic secara statis perlu di buat dinamis sesuai dengan lokasi pencarian dari peta digital

  11. SISTEM REKOMENDASI PENENTUAN DOSEN PEMBIMBING TUGAS AKHIR DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA RABIN-KARP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abu Salam

    2015-10-01

    Full Text Available Penentuan dosen pembimbing tugas akhir merupakan faktor penting terhadap pengerjaan tugas akhir mahasiswa. Namun, kurangnya informasi mengenai dosen pembimbing dapat menghambat mahasiswa dalam melakukan penentuan dosen pembimbing. Dengan demikian, diperlukan sistem yang dapat membantu mahasiswa sehingga dapat dimudahkan dalam melakukan penentuan dosen pembimbing tugas. Masalah tersebut yang menjadi dasar penelitian ini. Penelitian  dilakukan dengan mengembangkan sistem berbasis web dengan menggunakan metode pengembangan sistem web-engineering dan menerapkan algoritma Rabin-Karp yang merupakan algoritma pencocokan pola string. Peran algoritma Rabin-Karp dalam sistem ini yaitu melakukan pencocokan pola string antara topik tugas akhir mahasiswa dengan judul penelitan yang telah dilakukan oleh setiap dosen pembimbing untuk mendukung sistem dalam memberikan rekomendasi kepada mahasiswa mengenai dosen pembimbing tugas akhir. Sistem rekomendasi penentuan dosen pembimbing tugas akhir yang dihasilkan dari penelitian ini dapat memberikan rekomendasi kepada mahasiswa mengenai dosen pembimbing tugas akhir yang telah melakukan penelitian sesuai dengan topik tugas akhir mahasiswa. Namun masih perlu adanya perubahan maupun peningkatan algoritma agar mampu menghasilkan rekomendasi yang memiliki performa lebih baik dan tidak bergantung pada data penelitian dosen pembimbing. Kata Kunci : Sistem rekomendasi, dosen pembimbing, Algoritma Rabin-Karp,web-engineering

  12. PENGENALAN KEPRIBADIAN SESEORANG BERDASARKAN SIDIK JARI DENGAN METODE FUZZY LEARNING VECTOR QUANTIZATION DAN FUZZY BACKPROPAGATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Sujana Eka Putra

    2014-12-01

    Full Text Available Kepribadian dapat diidentifikasi melalui analisis pola sidik jari. Pengenalan kepribadian umumnyamenggunakan uji psikometri melalui serangkaian tahapan yang relatif panjang. Melalui analisis pola sidik jari, dapatdiidentifikasi kepribadian secara lebih efisien. Penelitian ini mengajukan algoritma klasifikasi Fuzzy LearningVector Quantization (Fuzzy LVQ karena waktu komputasi yang lebih cepat dan tingkat pengenalan yang tinggi, dandengan metode Fuzzy Backpropagation yang mampu menyelesaikan model data non linier. Tahapan penelitianterdiri dari akuisisi dan klasifikasi. Tahapan pertama melalui akuisisi sidik jari, ekstraksi fitur, proses pelatihan, danpre-klasifikasi. Selanjutnya tahap klasifikasi, melalui klasifikasi fitur sidik jari uji menggunakan algoritma FuzzyLVQ, dibandingkan dengan Fuzzy Backpropagation. Kepribadian diidentifikasi melalui pola hasil klasifikasimenggunakan basis pengetahuan dermatoglyphics. Unjuk kerja diukur dari pencocokan pola hasil pre-klasifikasidan hasil klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan klasifikasi Fuzzy LVQ tingkat kecocokan tertinggi 93,78%dengan iterasi pelatihan maksimum=100 epoh pada target error 10-6. Sedangkan Fuzzy Backpropagation dengantingkat kecocokan tertinggi 93,30% dengan iterasi maksimum diatas 1000 epoh pada target error 10-3. Hal inimenunjukkan Fuzzy LVQ memiliki unjuk kerja lebih baik dibandingkan Fuzzy Backpropagation. Survey respondendilakukan untuk menguji kesesuaian analisa kepribadian sistem dibandingkan dengan kepribadian responden, danhasil survey menunjukkan analisa kepribadian sistem sebagian besar cocok dengan kepribadian responden.

  13. PENENTUAN POLA SEBARAN INTRUSI AIR LAUT DI PESISIR PANTAI BATAKAN KALIMANTAN SELATAN DENGAN METODE GEOLISTRIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ori Minarto

    2017-01-01

    Full Text Available Abstrak: Desa Batakan merupakan daerah paling Selatan dari Kabupaten Tanah Laut yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa. Survei geolistrik metode Schlumberger 1D untuk mengetahui sebaran intrusi air laut di pesisir pantai Batakan Kalimantan Selatan bertujuan untuk mengetahui pola intrusi air laut baik sebaranya maupun kedalamannya yang ditinjau dari nilai resistivitasnya. Selain itu penelitian ini juga bertujuan mengetahui sifat-sifat air tanah dangkal berupa salinitas dan derajat keasamannya. Dengan sembilan titik pengukuran geolistrik, dan sembilan titik pengambilan sampel air yang berasal dari sumur warga, diperoleh potensi intrusi air laut di daerah pesisir terjadi pada titik GL1 yang berjarak 175 meter dari bibir pantai yang mencapai kedalaman 10,02 meter. Pada titik pengukuran GL4 yang berjarak kurang lebih 500 meter dari pantai, intrusi terjadi hingga kedalaman 14,21 meter. Pada titik pengukuran GL7 yang berjarak 190 meter dari pantai, intrusi terjadi hingga 65 meter di bawah permukaan tanah. Berdasarkan pengukuran salinitas di sembilan titik sampel dari sumur dangkal milik warga, terdapat satu sumur yang tergolong dalam air payau yaitu dengan nilai salinitas 7 0/00 dan delapan sumur lainnya tergolong dalam air tawar dengan kadar 0-5 0/00 dengan pH antara 7-7,7.   Kata Kunci: salinitas, intrusi, geolistrik, Batakan.

  14. Analisis Pengendalian Persediaan Produk Dengan Metode EOQ Menggunakan Algoritma Genetika untuk Mengefisiensikan Biaya Persediaan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indroprasto Indroprasto

    2012-09-01

    Full Text Available Mengendalikan persediaan dengan tepat bukanlah hal yang mudah. Jumlah persediaan yang terlalu besar akan mengakibatkan timbulnya dana yang dikeluarkan menjadi terlalu besar, selain itu resiko kerusakan barang juga menjadi lebih besar. Namun bila persediaan terlalu sedikit akan mengakibatkan terjadinya kekurangan persediaan yang dapat menyebabkan hilangnya keuntungan. Selama ini PT. XYZ melakukan pemesanan barang A kepada pihak ketiga dilakukan PT. XYZ hanya dengan mengira-ngira ketika jumlah barang di gudang hampir habis. Ketika permintaan barang A terhadap PT. XYZ melonjak tinggi, seringkali PT. XYZ tidak dapat memenuhi permintaan tersebut. Di waktu yang lain PT. XYZ juga mengalami kelebihan jumlah pemesanan barang, hal ini mengakibatkan banyaknya jumlah persediaan barang yangharus disimpan di gudang, sehingga berdampak pada membengkaknya biaya persediaan. Dalam penelitian tugas akhir ini  digunakan metode Economic Order Quantity (EOQ dengan algoritma genetika untuk mengatasi masalah persediaan barang pada PT. XYZ. Penelitian ini diharapkan mampu membantu PT. XYZ untuk mempertimbangkan dan menentukan kebijakan dalam kegiatan pengendalian persediaan barang agar dapat berjalan dengan lebih efektif dan efisien.EOQ adalah jumlah kuantitas barang
yang dapat diperoleh dengan biaya yang minimal, atau sering dikatakan sebagai jumlah pembelian yang optimal.

  15. Analisis CFD dan Eksperimen Hambatan Lambung Katamaran Asimetris Flat Side Outside dengan Variasi Jarak Demihull

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aji Sera Sakti

    2013-01-01

    Full Text Available Kapal katamaran adalah bentuk konfigurasi 2 lambung kapal atau memiliki 2 badan kapal. Bila dibandingkan dengan kapal berbadan tunggal, banyak sekali kelebihan dari kapal katamaran ini yaitu stabilitas melintang yang lebih baik, hambatan yang nilainya kecil, dan area geladak yang lebih luas. Berbagai bentuk kapal kemudian dikembangkan untuk memenuhi kriteria desain kapal katamaran yang paling optimum salah satunya kapal katamaran flat side outside. Yaitu sebuah konfigurasi baru dengan lambung yang memiliki bidang datar atau asimetris diluar. Penelitian ini menjelaskan tentang pengaruh konfigurasi baru bentuk lambung katamaran asimetris flat side outside dengan variasi jarak pemisah lambung (S/L yaitu S/L= 0.2; 0.3; dan 0.4 terhadap hambatan kapal katamaran asimetris. Analisa perhitungan hambatan dan pengaruh interferensi antara kedua lambung menggunakan CFD pada berbagai kecepatan dengan variasi angka Froude yaitu Fr = 0.19; 0.28; 0.37; 0.46; 0.55; dan 0.65. Hasil analisa menggunakan CFD kemudian dilakukan perbandingan dengan hasil pengujian katamaran asimetris pada Towing Tank - Laboratorium Hidrodinamika ITS. Hasil analisa menunjukkan pengaruh jarak pemisah lambung demihull terhadap komponen hambatan lambung katamaran asimetris flat side outside adalah signifikan walaupun tidak pada setiap variasi kecepatan.

  16. Pirolisis Campuran Sampah Plastik Polistirena Dengan Sampah Plastik Berlapisan Aluminium Foil (Multilayer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yebi Yuriandala

    2016-04-01

    Full Text Available Sampah plastik yang dulunya merupakan masalah lingkungan, saat ini dapat diubah menjadi bahan bakar alternatif dengan menggunakan proses daur ulang yang memanfaatkan energi panas yaitu pirolisis. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis terhadap minyak (liquid yang dihasilkan dari pirolisis sampah plastik Polistitren (PS, plastik berlapisan aluminium foil (kemasan/ multilayer (AL dan campuran plastik tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan kuantitas produk dan senyawa kimia yang dihasilkan dari pirolisis sampah plastic PS, kemasan dan campuran keduanya. Penelitian dilakukan dengan menempatkan 50 gram PS (PS, 50 gram plastik berlapisan aluminium foil (AL (multi layer,dan PS dengan campuran 10%, 20%, 30%, 40% AL didalam reaktor pirolisis yang terbuat dari stainless steel berbentuk silinder dengan volume 0,96 m3 dengan temperatur akhir 450oC. hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak penambahan Plastik berlapisan aluminium foil maka semakin cepat naiknya temperatur mencapai titik optimum yang ditetapkan (450oC. Sedangkan senyawa kimia yang dihasilkan pada pirolisis yang mengandung PS sebagian besar berupa senyawa aromatic, sedangkan pada pirolisis AL sebagian besar berupa senyawa olefin.

  17. Estimasi Parameter Item dan Latent Class dengan Model Dina untuk Diagnosis Kesulitan Belajar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Kusaeri

    2013-07-01

    Full Text Available Abstract: Estimation of Item Parameter and Latent Class with DINA Model to Diagnose Learning Difficulties. This study aims to estimate item parameter of diagnostic test developed with DINA model and identify attribute profiles of each test participant. The instrument of this study was diagnostic test using multiple choice format with 4 options. The data were analyzed using Mplus software, R program and ITEMAN. The results show that out of 8 items measuring social arithmetic and comparison, there was on ly one item that had low guessing and slip parameter. The study also found that basic operation and concept in arithmetic and verbal questions were problematic f or most students. Abstrak: Estimasi Parameter Item dan Latent Class dengan Model DINA untuk Diagnosis Kesulitan Belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengestimasi parameter item dari tes diagnostik yang dikembangkan dengan model DINA dan mengidentifikasi profil atribut setiap peserta tes. Instrumen penelitian ini berupa tes diagnostik berbentuk pilihan ganda dengan 4 pilihan jawaban. Data dianalisis dengan menggunakan software Mplus, program R dan ITEMAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 8 item yang mengukur materi aritmetika sosial dan perbandingan, hanya ada satu item dengan parameter guessing dan slip rendah. Temuan lain operasi dan konsep dasar dalam aritmetika serta soal bentuk verbal masih menjadi m asalah bagi sebagian besar siswa.

  18. HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN EMOSIONAL DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB PADA KARYAWAN CV. ANEKA ILMU SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwik Sumiyarsih

    2012-04-01

    Full Text Available Karyawan diharapkan untuk menunjukkan perilaku organizational citizenship atau organizational citizenship behavior (OCB, karena OCB dapat meningkatkan efektivitas, produktivitas, dan kesejahteraan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan OCB. Subjek penelitian ini adalah 113 karyawan CV. Aneka Ilmu Semarang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan proporsional random sampling. Metode pengumpulan data menggunakan dua skala, yaitu skala OCB sebanyak 26 item (α = 0,887 dan skala kecerdasan emosional sebanyak 24 item (α = 0.865. Metode analisis menggunakan analisis regresi sederhana dengan perolehan rxy = 0,747 dengan tingkat signifikansi korelasi pada p = 0,001 (p <0,05, yang berarti ada hubungan yang signifikan antara OCB dengan kecerdasan emosional. Tanda positif pada koefisien korelasi menunjukkan arah hubungan positif, yang berarti bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional maka semakin tinggi OCB. Kecerdasan emosional memberikan kontribusi sebesar 55,9% dari OCB. Ada faktor lain sebesar 44,1% yang juga berperan namun tidak terungkap dalam penelitian ini. Kata Kunci: kecerdasan emosional, OCB, karyawan

  19. HUBUNGAN PARITAS DAN RIWAYAT SC DENGAN KEJADIAN PLACENTA PREVIA DI RSUD ARIFIN ACHMAD PEKANBARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    wan anita

    2017-02-01

    Full Text Available Penyebab angka kematian ibu (AKI yang utama adalah perdarahan, dimana perdarahan yang sering terjadi pada ibu hamil salah satunya adalah plasenta previa. Plasenta previa adalah plasenta yang letaknya abnormal, yaitu pada segmen bawah uterus sehingga menutupi sebagian atau seluruh pembukaan jalan lahir. Penelitian ini dilakukan karena masih tingginya angka plasenta previa di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, yaitu 135 kasus tahun 2013. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan paritas dan riwayat SC dengan kejadian plasenta previa pada ibu bersalin di ruang Camar I RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Desain penelitian adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel adalah  ibu bersalin yang mengalami plasenta previa tahun 2013 yang berjumlah 135 kasus. Teknik pengambilan sampel ini total sampling. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan paritas 1 dan >3 terhadap kejadian placenta previa (p value = 0,034 dan tidak terdapat hubungan ada riwayat SC dengan  kejadian placenta previa (p value = 0,052. Dari hasil penelitian dapat disarankan untuk menurunkan insiden plasenta previa diharapkan kepada petugas kesehatan untuk memberikan informasi tentang pentingnya merencanakan kehamilan yang aman dan ibu hamil untuk selalu memeriksakan kehamilan untuk melihat perkembangan kehamilannya.

  20. Restorasi Resin Komposit dengan Pasak Fiber Reinforced Composite untuk Perbaikan Gigi Insisivus Sentralis Maksila Pasca Trauma

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mella Synthya Dewi

    2011-06-01

    Full Text Available Latar belakang. Trauma pada gigi dapat menyebabkan injuri pulpa dengan atau tanpa kerusakan mahkota atau akar. Pulpektomi menjadi pilihan perawatan pada fraktur mahkota yang membutuhkan restorasi kompleks. Gigi pasca perawatan saluran akar biasanya telah kehilangan struktur jaringan keras yang cukup banyak sehingga membutuhkan retensi intrakanal berupa pasak untuk mendukung restorasi akhir. Pasak Fiber Reinforced Composite (FRG memiliki flexure dan fatigue strength yang lebih besar, modulus elastisitas yang mendekati dentin, kemampuan untuk membentuk monoblok (kompleks akar-pasak dalam saluran akar, dan meningkatkan estetik jika dibandingkan dengan pasak logam. Resin komposit memiliki warna dan translusensi yang menyerupai dentin dan email sehingga mampu menghasilkan estetik yang baik pada gigi anterior. Tujuan. Melaporkan restorasi resin komposit dengan pasak FRG untuk memperbaiki gigi insisivus sentralis maksila yang mengalami fraktur mahkota kompleks pasca trauma. Kasus dan penanganan. Perempuan 20 tahun, gigi insisivus sentralis kanan dan kiri maksila mengalami Fraktur Ellis klas III akibat kecelakaan. Gigi 11 pulpitis ireversibel dan gigi 21 nekrosis pulpa. Kedua gigi malposisi. Dilakukan pulpektomi atau perawatan saluran akar multi kunjungan. Resin komposit dengan pasak FRG customized digunakan sebagai restorasi akhir. Kesimpulan. Restorasi resin komposit dengan pasak FRG customized memberikan hasil yang memuaskan secara estetik dan fungsional untuk merestorasi gigi insisivus sentralis pasca trauma dan perawatan saluran akar.

  1. Perancangan Pencahayaan GOR “Target” Keputih Dengan Menganalisa Daya Serta Menerapkan Konsep Green Building

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Najma Madarina

    2013-09-01

    Full Text Available GOR “Target” adalah gedung olah raga yang terdapat lapangan bulu tangkis di dalamnya. Mengingat fungsinya, GOR diharuskan untuk mempunyai pencahayaan yang baik dan sesuai standar agar pengguna dapat beraktivitas di dalam gedung secara maksimal. Bulutangkis merupakan olah raga yang bersifat arcial (udara sehingga memerlukan kuat pencahayaan 200-400 lux. Setelah dilakukan pengambilan data kuat pencahayaan pada GOR “Target” didapatkan bahwa rata-rata kuat pencahayaan lapangan 1 adalah 28 lux, lapangan 2 adalah 31 lux, dan GOR “Target” adalah 33 lux. Berdasarkan data tersebut dapat diketahui bahwa kuat pencahayaan GOR “Target” sangat jauh dari standar. Maka dibuat perancangan sistem pencahayaan dengan menggunakan software DIALux. Pada simulasi dengan menggunakan software DIALux, lampu yang terpasang diganti dengan luminair BY460P 1xLED 120S/740 WB GC. Luminair tersebut dipasang sebanyak 9 buah dan setinggi 5 meter menghasilkan kuat pencahayaan 130-650 lux dengan pemakaian energi per meternya adalah 8,275 kWH. Warna cat dinding telah sesuai dengan standar yaitu biru.

  2. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Kasar Umbi Sarang Semut (Myrmecodia pendens Dibanding dengan Klorheksidin terhadap Streptococcus sanguinis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fathimah Azzahra Attamimi

    2017-06-01

    Full Text Available Streptococcus sanguinis merupakan bakteri pionir penyebab plak gigi. Penggunaan obat kumur klorheksidin merupakan tindakan untuk mengontrol pembentukan plak gigi, namun karena efek sampingnya, klorheksidin tidak dapat digunakan untuk jangka panjang. Umbi sarang semut (Myrmecodia pendens merupakan tanaman obat yang memiliki banyak aktivitas biologis untuk kesehatan. Penelitian ini bertujuan menguji aktivitas antibakteri ekstrak kasar umbi sarang semut terhadap bakteri S. sanguinis dibandingkan dengan klorheksidin dan pengaruh pemberian konsentrasinya terhadap kematian sel bakteri. Metode penelitian menggunakan uji Kirby-Bauer untuk menentukan diameter hambat pertumbuhan bakteri, dilanjutkan dengan uji MIC untuk mengetahui nilai MIC dari sampel dan pengaruhnya terhadap kematian sel bakteri. Penelitian dilakukan pada bulan Agustus-Oktober 2015 di Laboratorium Kimia Organik Universitas Padjadjaran Hasil uji Kirby-Bauer ekstrak kasar umbi sarang semut menunjukkan aktivitas antibakteri. Zona hambat yang dihasilkan oleh ekstrak kasar tidak berbeda signifikan dengan klorheksidin (12 mm vs 15 mm, p>0,05. Nilai MIC ekstrak kasar berada diantara 9,77 ppm dan 19,53 ppm, nilai ini lebih kecil dibanding dengan klorheksidin, yaitu sebesar 1,935 ppm. Selain itu, terdapat korelasi positif dan kuat antara konsentrasi ekstrak kasar dan kematian sel bakteri S. sanguinis (r=0,867. Dapat disimpulkan ekstrak kasar umbi sarang semut memiliki efek antibakteri lebih kecil dibanding dengan klorheksidin. Peningkatan konsentrasi eksrak kasar umbi sarang semut memiliki korelasi positif dan kuat terhadap peningkatan kematian sel bakteri S. sanguinis.

  3. Prediksi Kuat Tekan Beton Berbahan Campuran Fly Ash dengan Perawatan Uap Menggunakan Metode Kematangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Candra Irawan

    2012-09-01

    Full Text Available Penambahan fly ash dan penggunaan steam curing membuat produksi beton lebih ekonomis, baik dari segi waktu maupun biaya. Selain ekonomis, kualitas beton juga harus dikontrol, salah satunya adalah kuat tekan. Di Indonesia prediksi kuat tekan beton diatur PBI 1971. Peraturan ini hanya dapat digunakan untuk prediksi kekuatan beton normal, sehingga tidaklah akurat jika peraturan ini kita gunakan untuk memprediksi kuat tekan beton berbahan campuran fly ash yang dirawat dengan steam curing. Sebagai solusinya Day (2006 mengusulkan prediksi menggunakan metode kematangan (maturity method. Penelitian ini mencoba memprediksi kuat tekan beton umur 7, 14 dan 28 hari berdasarkan data kuat tekan dan faktor waktu-suhu umur umur dasar 1 dan 2 hari. Benda uji beton yang digunakan berbentuk silinder 15 x 30 cm, berbahan campuran fly ash tipe F dan dirawat dengan perawatan uap (steam curing. Dari hasil penelitian ini diketahui nilai error antara kuat tekan prediksi dengan kuat tekan aktual kurang dari 5% untuk umur 7 dan 28 hari untuk semua benda uji, sedangan untuk umur 14 hari untuk benda uji 2 memberikan error di atas 5%, namun kurang dari 10%. Secara ilmu statistik dapat dikatakan kuat tekan prediksi sama dengan kuat tekan aktualnya. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung berada di daerah penerimaan.

  4. Profil Bibir dan Posisi Insisivus Perawatan Kasus Borderline Klas I dengan Pencabutan dan Tanpa Pencabutan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yenni Hanimastuti

    2013-12-01

    Full Text Available Penentuan rencana perawatan ortodontik dengan pencabutan atau tanpa pencabutan masih menjadi perdebatan, terutama pada kasus borderline.Perawatan ortodontik dengan atau tanpa pencabutan dapat mempengaruhi profil wajah.Perubahan pada penampilan wajah terjadi akibat adanya perubahan posisi gigi anterior yang dapat mempengaruhi perubahan profil jaringan lunak wajah terutama pada daerah bibir. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan perubahan profil bibir dan posisi gigi insisivus pada kasus borderline klas I antara perawatan dengan pencabutan 4 premolar kedua dan tanpa pencabutan. Penelitian dilakukan pada 28 sefalogram lateral kasus borderline klas I  yang dirawat dengan teknik straight wire, terdiri dari 2 kelompok (13 kasus dengan pencabutan dan 15 kasus tanpa pencabutan. Masing-masing sefalogram dilakukan pengukuran profil bibir,yaitu jarak bibir atas dan bawah terhadapVertical Reference Plane (VRP dan sudut interlabial; serta posisi gigi insisivus, yaitu jarak gigi insisivus atas dan bawah terhadap Vertical Reference Plane (VRP, sebelum dan sesudah perawatan. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap awal perawatan kedua kelompok memiliki karakteristik profil bibir dan posisi gigi insisivus yang sama (p>0,05. Terdapat perbedaan bermakna (p0,05. There are significant differences (p<0.05 on lips position, interlabial angle, and incisors position changes between the extraction and non- extractiion cases after orthodontic treatment. From this study, it can be concluded that lips profile and incisors position in class I borderline cases treated with the extraction of second bicuspid are more retruded than that of non-extraction cases

  5. ANALISIS WAKTU PEMUPUKAN TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica rapa var. parachinensis DENGAN TEKNIK PERUNUT RADIOAKTIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Sutapa

    2016-06-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian analisis waktu pemupukan pada tanaman sawi hijau (Brassica rapa var. parachinensisdengan teknik perunut radioaktif. Untuk menuju sistem pertanian berkelanjutan perlu adanya perbaikan pertanian(intensifikasi selama beberapa tahun yang lalu masih signifikan, karena ketersediaan sumber daya alam danteknologi pertanian cukup memadai dan berimbang dengan ketersediaan lahan dan peningkatan jumlah penduduk.Keadaan ini sulit untuk dipertahankan dimasa yang akan datang, kecuali ada pendekatan baru yang menawarkan ide dan teknik untuk meningkatkan produktifitas pertanian. Efesiensi pemupukan tanaman dengan teknik perunut (tracer radioisotop adalah salah satu potensi menujusistem pertanian berkelanjutan. Teknik perunut dapat digunakan antara lain untuk mempelajari hubungan antaratanah dan tanaman, menentukan kondisi optimal dalam penggunaan pupuk (waktu pemupukan, pola perakaranaktif tanaman, jenis dan takaran pupuk, mempelajari proses dekomposisi dan mineralisasi bahan organik, sertamempelajari proses fotosintesis tanaman,baik dengan metoda langsung maupun tidak langsung.Waktu pemupukanyang lebih tepat dapat ditentukan dengan teknik perunut tersebut, sehingga optimalisasi pemupukan dapat dicapai,tanpa pemborosan yang tidak berguna.Dari penelitian dengan menggunakan radioisotop P, ternyata waktupemupukan pada tanaman sawi hijau (Brassica rapa var. parachinensis yang paling signifikan adalah padapukul 9.00 pagi. Waktu siang hari mulai pukul 11.00 sampai pukul 15.00 adalah waktu pemupukan yang sangatburuk. Sedangkan waktu sore hari yaitu pukul 15.00 sampai 17.00 menunjukkan waktu pemupukan yang semakinbaik namun tidak signifikan.32

  6. ANALISIS WAKTU PEMUPUKAN TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica rapa var. parachinensis DENGAN TEKNIK PERUNUT RADIOAKTIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Sutapa

    2016-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian analisis waktu pemupukan pada tanaman sawi hijau (Brassica rapa var. parachinensisdengan teknik perunut radioaktif. Untuk menuju sistem pertanian berkelanjutan perlu adanya perbaikan pertanian(intensifikasi selama beberapa tahun yang lalu masih signifikan, karena ketersediaan sumber daya alam danteknologi pertanian cukup memadai dan berimbang dengan ketersediaan lahan dan peningkatan jumlah penduduk.Keadaan ini sulit untuk dipertahankan dimasa yang akan datang, kecuali ada pendekatan baru yang menawarkan ide dan teknik untuk meningkatkan produktifitas pertanian. Efesiensi pemupukan tanaman dengan teknik perunut (tracer radioisotop adalah salah satu potensi menujusistem pertanian berkelanjutan. Teknik perunut dapat digunakan antara lain untuk mempelajari hubungan antaratanah dan tanaman, menentukan kondisi optimal dalam penggunaan pupuk (waktu pemupukan, pola perakaranaktif tanaman, jenis dan takaran pupuk, mempelajari proses dekomposisi dan mineralisasi bahan organik, sertamempelajari proses fotosintesis tanaman,baik dengan metoda langsung maupun tidak langsung.Waktu pemupukanyang lebih tepat dapat ditentukan dengan teknik perunut tersebut, sehingga optimalisasi pemupukan dapat dicapai,tanpa pemborosan yang tidak berguna.Dari penelitian dengan menggunakan radioisotop P, ternyata waktupemupukan pada tanaman sawi hijau (Brassica rapa var. parachinensis yang paling signifikan adalah padapukul 9.00 pagi. Waktu siang hari mulai pukul 11.00 sampai pukul 15.00 adalah waktu pemupukan yang sangatburuk. Sedangkan waktu sore hari yaitu pukul 15.00 sampai 17.00 menunjukkan waktu pemupukan yang semakinbaik namun tidak signifikan.32

  7. Perawatan Saluran Akar Satu Kunjungan pada Gigi Molar Pertama Kanan Mandibula Nekrosis Pulpa dengan Abses Periapikal dan Fistula

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tranantika Rakhma

    2011-06-01

    Full Text Available Latar belakang. Perawatan saluran akar satu kunjungan merupakan perawatan yang prosesnya diselesaikan dalam satu kunjungan. Hal ini memberikan keuntungan untuk memperkecil resiko kontaminasi bakteri dan mikroorganisme dalam saluran akar serta menghemat waktu perawatan. Tujuan. Penulisan laporan kasus ini adalah untuk untuk menginformasikan hasil evaluasi perawatan saluran akar satu kunjungan pada gigi molar pertama kanan mandibula dengan abses periapikal dan fistula. Kasus. Pasien perempuan berusia 29 tahun datang ke klinik Konservasi Gigi RSGM FKG UGM ingin merawat gigi bawah kanan yang berlubang. Berdasarkan pemeriksaan subyektif, obyektif dan radiografis diperoleh diagnosis gigi molar pertama kanan mandibula nekrosis pulpa dengan abses periapikal dan fistula. Perawatan yang dilakukan perawatan saluran akar satu kunjungan, dilanjutkan dengan preparasi onlei PFM. Kesimpulan. Kasus gigi molar pertama kanan mandibula dengan abses periapikal dan fistula dapat dirawat dengan perawatan saluran akar satu kunjungan. Perawatan saluran akar dengan baik dan sempurna serta dengan pemilihan teknik, bahan-bahan irigasi dan obturasi yang tepat serta dikerjakan dengan asepsis akan meningkatkan keberhasilan perawatan.

  8. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KERACUNAN PESTISIDA PADA PETANI HORTIKULTURA DI KECAMATAN JORLANG HATARAN KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN 2005

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irnawati Marsaulina

    2012-09-01

    Full Text Available Pestisida adalah bahan beracun dan berbahaya, bila tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan keracunan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model pencegahan keracunan pestisida pada petani hortikidtura di Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun Tahun 2005. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan desain case control. Pengambilan sampel dengan cara purposive berjumlah 144 petani dengan melakukan matching jenis kelamin dan umur. Analisis data yang dilakukan adalah univariat, bivariat (Chi square dan multivariat (regressi logistik ganda. Hasil temuan penelitian dengan menggunakan uji Chi Square menunjukkan ada hubungan status gizi tidak baik, dosis yang tidak sesuai anjuran, tidak memakai Alat Pelindung Diri (APD, kebersihan badan, alat penyemprot yang dipakai terhadap kejadian keracunan pestisida dengan nilai p<0,05, sedangkan tingkat pendidikan dan jenis pestisida tidak ada hubungan. Hasil temuan penelitian dengan menggunakan uji regressi logistik ganda menunjukkan ada pengaruh status gizi tidak baik, dosis tidak sesuai anjuran dan tidak memakai APD terhadap kejadian keracunan pestisida sebesar 72,9%. Berdasarkan temuan diperlukan kerja sama lintas sektor dari Dinas Kesehatan dan Pertanian, meningkatkan organisasi kelompok tani dalam penyuluhan serta pengadaan APD dengan harga yang terjangkau melalui koperasi petani dalam mencegah keracunan pestisida serta pencemaran lingkungan terhadap tanah, air dan udara.   Kata kunci: keracunan pestisida, cholinesterase, strategi pencegahan.

  9. Hubungan Kehalusan, Strength Activity Index, Berat Jenis Fly Ash dengan Kuat Tekan Mortar Menggunakan Artificial Neural Network

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nikmatus Solikha

    2012-09-01

    Full Text Available Kehalusan, strength activity index dan berat jenis fly ash mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hasil kuat tekan mortar. Perlu dilakukan penelitian untuk mencari pengaruh sifat-sifat tersebut dengan mengetahui hubungan antara sifat fisik fly ash dengan kuat tekan mortar. Artificial Neural Network (ANN merupakan suatu model komputasi yang bekerja seperti sel saraf biologis pada otak manusia, dipakai untuk mencari hubungan tersebut melalui proses pembelajaran Back-Propagation. Langkah-langkah penelitian meliputi pengumpulan data, pemodelan, dan pengujian pemodelan yang sudah dibuat. Kehalusan, berat jenis dan strength activity index dipakai sebagai input dan kuat tekan mortar umur 28 hari sebagai target output dalam pemodelan. Pengujian dilakukan untuk mencari performa ANN yang paling optimal pada proses pelatihan dengan nilai Mean Square Error (MSE validation terkecil. Dari penelitian yang telah dilakukan disimpulkan bahwa ANN dapat digunakan untuk membentuk hubungan antara kehalusan, strength activity index dan berat jenis fly ash dengan hasil kuat tekan mortar dengan kesalahan antara 0%-0.054%. Pada pengujian parameter pelatihan, didapatkan bahwa performa yang optimal dihasilkan dengan 1 hidden layer dengan 3 node dengan prosentase data 70% training, 15% testing, dan 15% validation dan MSE rata-rata 5.57x10-5.

  10. PENGGUNAAN TEKNIK KEAMANAN PADA JARINGAN SERAT OPTIK DENGAN METODE ANTI-JAMMING DAN STEGANOGRAFI MENGGUNAKAN MODUL OPTISYSTEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mia Rosmiati

    2017-02-01

    Full Text Available Serat optic merupakan media transmisi yang dapat menghantarkan informasi dalam bentuk cahaya. digunakannya cahaya sebagai media penghantaran informasi membuat media ini dapat menghantarkan informasi dengan kapasitas besar dalam waktu yang sangat singkat. Sehingga saat ini serat optic banyak digunakan dalam Telekomunikasi. jaringan serat optic ini harus disertai dengan teknik keamanan yang handal dalam proses transmisi informasinya, karena jika terjadi  penyerangan  dalam jaringan yang serat optic maka data yang akan diterima oleh receiver akan jauh berbeda dengan data yang dikirim transmitter. Sehingga hal ini sangat fatal jika informasi yang dikirimkan memiliki tingkat kerahasiaan yang sangat  tinggi seperti informasi keamanan Negara. Adapun metode yang dapat digunakan dalam pengamanan jaringan serat optic adalah metode steganography dan metode anti-jamming. Dari percobaan yang telah dilakukan terlihat bahwa teknik steganography memiliki tingkat kehandalan yang lebih baik jika dibandingkan dengan metode anti-jamming dengan  nilai BER untuk metode steganography adalah 1.91219e-077.

  11. Pengaruh Pembelajaran Search, Solve, Create dan Share dengan Strategi Metakognitif terhadap Kemampuan Menyelesaikan Masalah dan Berpikir Kritis Fisika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nia Suciati

    2014-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menguji perbedaan kemampuan siswa menyelesaikan masalah dan berpikir kritis fisika serta efektifitas model pembelajaran SSCS dengan strategi metakognitif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah dan berpikir kritis fisika dibandingkan dengan model pembelajaran SSCS dan pembelajaran konvensional. Rancangan penelitian yang diguna-kan adalah Postest Only Control Group Design dengan pemilihan sampel acak. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan menyelesaikan masalah, tes kemampuan berpikir kritis, dan observasi pembela-jaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan siswa menyelesaikan masalah dan berpikir kritis fisika serta model pembelajaran SSCS dengan strategi metakognitif lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah berpikir kritis fisika di-bandingkan dengan model pembelajaran SSCS dan pembelajaran konvensional.Kata kunci: pembelajaran SSCS, strategi metakognitif, menyelesaikan masalah, berpikir kritis

  12. Optimasi Antena Miktrostip Rectangular Patch Polarisasi Sirkuler pada Frekuensi 2.4 GHz dengan Algoritma Genetika untuk Satelit Nano

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Evi Rahmawati

    2013-09-01

    Full Text Available Pada penelitian ini dibuat simulasi desain antena mikrostrip dengan optimasi menggunakan algoritma genetika yang disesuaikan dengan ukuran satelit nano. Salah satu kriteria dari satelit tersebut adalah memiliki antena dengan frekuensi 2,4 GHz. Antena mikrostrip ini menggunakan pencatuan aperture coupled. Algoritma genetika diaplikasikan untuk mengoptimasi tiga parameter antena yaitu panjang patch, lebar patch dan panjang slot terhadap impedance matching antena dilihat dari sisi VSWR. Sedangkan parameter seperti panjangfeeding, lebar feeding, lebar slot,t inggi substrat, tinggi patch telah ditentukan berdasarkan perhitungan awal antena mikrostrip. Sedangkan fungsi fitness diturunkan dari pemodelan transmision line. Optimasi ini dilakukan dalam matlab dan CST microwave studio. Hasil simulasi menunjukkan bahwa dengan mengubah tiga parameter yang dioptimasi, simulasi antena ini dapat menenuhi kriteria antena yaitu nilai VSWR<2denganreturn loss<-10 dB dengan panjang patch, lebar patch dan panjang slot yang dibangkitkan secara random. Sedangkan perbandingan hasil optimasi di matlab dan simulasi CST microwave studio terdapat perbedaan nilai VSWR.

  13. Penumpatan Lesi Abrasi Servikal dengan "Light-Cured Glass Ionomer Cement" (Laporan Kasus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gatot Sutrisno

    2015-10-01

    Full Text Available Penumpatan cacat gigi pada daerah servikal dengan bahan tumpat sewarna gigi masih banyak mengalami masalah. Beberapa bahan tumpat mulai dari semen silikat sampai dengan resin komposit masih belum memberikan kepuasan bagi para dokter gigi. Silikat banyak menimbulkan kematian terhadap jaringan pulpa karena daya iritasinya yang sangat besar, dan resin komposit banyak mengalami kegagalan dalam retensinya.Semen ionomer gelas memberikan harapan yang baik walaupun pada generasi pertama menunjukkan hasil yang tidak memuaskan."Light-cured glass-ionomer cement" yang merupakan pengembangan semen ionomer gelas konvensional menunjukkan hasil yang baik dalam retensi, estetika, dan sifatnya yang cocok terhadap jaringan keras gigi dan pulpa. Pada penumpatan lesi abrasi daerah servikal dengan "light-cured glass-ionomer cement" menunjukkan hasil yang sangat baik untuk menghilangkan gejala hipersensitivitas, retensi, dan estetikanya setelah kontrol selama 3 minggu. Evaluasi dalam waktu mendatang sangat perlu guna melihat penampilan klinis dan efeknya terhadap jaringan pulpa untuk mendukung penggunaan bahan ini secara luas.

  14. KONTROL ROBUST IDLE SPEED MITSUBISHI 4G63 DENGAN METODE MULTI INPUT MULTI OUTPUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Nur

    2016-06-01

    Full Text Available Salah satu kerja mesin otomotif adalah kinerja idle speed yang secara signifikan dipengaruhi oleh parameter kontrol pada electronic control unit (ECU. Pada mesin, idle speed merupakan kompromi antara kecepatan mesin rendah untuk menghemat bahan bakar dan kemampuan untuk menolak gangguan dengan baik. Gangguan putaran mesin terjadi karena permintaan listrik pada alternator, yang mana dengan cepat akan menyebabkan naiknya kecepatan mesin sehingga bahan bakar yang di injeksi akan lebih banyak. Idle speed pada penelitian ini akan dikontrol menggunakan metode pengaturan robust multi input multi output (MIMO yang mana sistem akan lebih kuat atau robust terhadap gangguan yang diberikan, kemudian menghasilkan perpaduan performance kecepatan optimal dengan emisi gas buang yang dihasilkan dalam seperti yang diinginkan serta waktu yang digunakan untuk kembali pada kecepatan idle speed yang diingikan lebih cepat. 

  15. Sistem Pencegahan UDP DNS Flood Dengan Filter Firewall Pada Router Mikrotik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Doni Aprilianto

    2017-05-01

    Full Text Available Serangan terhadap server jaringan dapat terjadi kapan saja,  jenis serangan yang dapat menyebabkan efek yang signifikan pada sebuah router adalah UDP-Flooding. UDP (User Datagram Protocol-Flooding adalah jenis serangan yang memanfaatkan protokol UDP dengan mengurangi sambungan (connectionless untuk menyerang target. Dalam analisis ini menggunakan metode penelitian deskriptif untuk memperoleh data secara langsung dengan melakukan teknik flooding serta teknik pencegahannya terhadap server yang telah dirancang. Dengan menggunakan Filter Rules yang telah dibuat, packet yang melalui port DNS selain IP Address yang telah di allow jika mencoba melakukan request atau flood DNS ke IP Public ISP pada router mikrotik, maka packet tersebut akan langsung di drop oleh pengaturan rules tersebut. kesimpulan yang dapat diambil yaitu penerapan filter firewall pada router mikrotik dapat mengurangi jumlah paket data UDP yang dikirimkan oleh attacker melalui port DNS sebanyak 60% dari jumlah paket yang masuk jika tanpa firewall.

  16. Analisis Penilaian Kinerja Keuangan dengan Menggunakan Pendekatan Rasio (Studi Kasus Pada PT. Unilever Indonesia Tbk.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Murwanti

    2012-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penilaian kinerja keuangan PT. Unilever indonesia Tbk dilihat dari rasio keuanganya dan bagaimana penilaian kinerja keuangan PT. Unilever Indonesia Tbk bila dibandingkan antara rasio keuangan dengan rata-rata industri. Tehnik analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rasio Likuiditas(Current Ratio, Rasio Solvabilitas (Debt To Equity Ratio dan Leverage Ratio, Rasio Profitabilitas (Gross Profit Margin, Operating Profit Margin, Net Profit Margin, Return On Investment, Return On Equity dan Rasio Aktivitas (Inventory Turnover, Total Asset Turnover. Adapun laporan yang digunakan adalah laporan keuangan yang terdapat pada ICMD periode 2006 sampai dengan 2008. Berdasarkan penelitian yang dilakukan maka hasilnya dapat diketahui sebagai berikut, dilihat dari rasio keuangan secara keseluruhan (Rasio Likuiditas, Solvabilitas, Profitabilitas, Aktivitas penilaian kinerja keuangan PT. Unilever Indonesia Tbk masih kurang baik. Sedangkan dilihat dari perbandingan rasio keuangan dengan rata-rata industri kinerja keuangan PT. Unilever Indonesia Tbk dari tahun 2006-2008 dapat dikatakan baik

  17. PENURUNAN NILAI COD PADA PESTISIDA SIPERMETRIN DENGAN FOTOKATALIS TITANIUM(IV OKSIDA-PLATINA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diana Rakhmawaty Eddy

    2014-11-01

    Full Text Available Pada penelitian ini telah dilakukan fotodegradasi pestisida jenis sipermetrin dengan adanya fotokatalis titanium (IV oksida-platina. Fotokatalis tersebut dibuat dengan merefluks larutan titanium(IV oksida tetraminplatina(II klorida selama 2 jam kemudian diuapkan pelarutnya dan dipanaskan selama 12 jam. Padatan fotokatalis kemudian dikalsinasi selama 3 jam pada 500 °C. Hasil sintesis titanium(IV oksida-platina 0,5% dan 1% dikarakterisasi dengan XRD, SEM, dan SEM-EDX. Kemampuan dalam mengkatalisis fotodegradasi diuji untuk pestisida sipermetrin yang dilakukan selama 4 jam. Hasil fotodegradasi dinyatakan sebagai COD (Chemical Oxygen Demand yang diukur setiap 1 jam. Penurunan COD terbesar untuk titanium(IV oksida platina 0,5% dan titanium(IV oksida-platina 1% masing-masing yaitu 77% dan 79%. Sementara TiO2 standar sebesar 68,42 %. Fotokatalis titanium(IV oksida-platina lebih baik dibanding titanium(IV oksida untuk degradasi sipermetrin.

  18. OPTIMASI LINI PRODUKSI DENGAN VALUE STREAM MAPPING DAN VALUE STREAM ANALYSIS TOOLS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yosua Caesar Fernando

    2014-12-01

    Full Text Available Meminimalkan pemborosan dalam proses produksi adalah salah satu tujuan dari suatu perusahaan. Lean adalah metode yang dapat meminimalkan pemborosan dalam proses produksi. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk meminimalkan limbah di PT. Bonindo Abadi adalah Value Stream Analysis Tools (VALSAT dan Value Stream Mapping (VSM. VSM digunakan untuk melihat kondisi peta keadaan pada perusahaan. Pengurangan pemborosan dilakukan dengan menggunakan salah satu alat dari VALSAT yaitu Process Activity Mapping (PAM. Jumlah non value added (NVA yang ditemukan dalam proses produksi PT. X adalah 90,17% diikuti oleh necessary but non value added (NNVA dengan jumlah 9,79% dan value added (VA sebesar 0,04%. Usulan perbaikan yang diberikan adalah dengan mengurangi jumlah waktu aktivitas NVA atau menghilangkannya.

  19. Perancangan Web Interface Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS Dengan Memperhatikan Aspek Usability

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendry Setyawans Sutedjo

    2012-09-01

    Full Text Available Informasi dalam sebuah website atau web diharapkan dapat sampaikan dan diterima oleh pencari informasi dengan mudah. Di dalam Dunia pendidikan, informasi yang ada di dalam web juga diharapkan mampu diterima oleh para penggunanya dengan tujuan media komunikasi online seperti website dapat membantu para pelajar menerima ilmu yang disampaikan melalui media online. Untuk Mengetahui seberapa mudahnya informasi itu ditangkap ditandai dengan seberapa mudah website itu digunakan (usable. Untuk mengetahui seberapa mudah penggunaan suatu website digunakan analisa usability, banyak metode yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi masalah usability terutama dari sisi interface web. Heuristic evaluation merupakan salah satu teknik dalam melakukan hal tersebut yang digunakan dalam penelitian ini guna menilai seberapa mudahnya website Institut Teknologi Sepuluh Nopember dalam menyampaikan informasi yang ada. Dalam penelitian ini digunakan juga Quality Function Deployment (QFD untuk mengidentifikasi keinginan pengguna terhadap tampilan dari web ITS

  20. OPTIMASI LINI PRODUKSI DENGAN VALUE STREAM MAPPING DAN VALUE STREAM ANALYSIS TOOLS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yosua Caesar Fernando

    2014-12-01

    Full Text Available Meminimalkan pemborosan dalam proses produksi adalah salah satu tujuan dari suatu perusahaan. Lean adalah metode yang dapat meminimalkan pemborosan dalam proses produksi. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk meminimalkan limbah di PT. Bonindo Abadi adalah Value Stream Analysis Tools (VALSAT dan Value Stream Mapping (VSM. VSM digunakan untuk melihat kondisi peta keadaan pada perusahaan. Pengurangan pemborosan dilakukan dengan menggunakan salah satu alat dari VALSAT yaitu Process Activity Mapping (PAM. Jumlah non value added (NVA yang ditemukan dalam proses produksi PT. X adalah 90,17% diikuti oleh necessary but non value added (NNVA dengan jumlah 9,79% dan value added (VA sebesar 0,04%. Usulan perbaikan yang diberikan adalah dengan mengurangi jumlah waktu aktivitas NVA atau menghilangkannya.

  1. Penerapan Secret Image Sharing Menggunakan Steganografi dengan Metode Dynamic Embedding dan Authentication-Chaining

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arya Widyadhana

    2012-09-01

    Full Text Available Teknik yang banyak digunakan untuk menyebarkan suatu citra rahasia kepada n orang adalah dengan cara membagi citra rahasia ke dalam beberapa bagian yang kemudian diproses menggunakan skema (k, n-Shamir Secret Sharing yang dikemukakan oleh Adi Shamir (1979. Bagian-bagian dari citra rahasia yang sudah diproses tersebut disisipkan ke dalam n citra kamuflase dan menghasilkan n citra stego. Penyisipan dilakukan sedemikian rupa sehingga kualitas visual citra stego semirip mungkin dengan citra kamuflase. Cara untuk memproteksi citra stego dari orang yang tidak berhak adalah dengan cara menyisipkan suatu bit otentikasi yang berfungsi sebagai suatu digital signature dari citra stego. Citra rahasia dapat dirangkai kembali jika terdapat minimal k citra stego asli. Teknik ini dinamakan Secret Image Sharing.

  2. Aktivitas Protease Dari Bacillus circulans Pada Media Pertumbuhan Dengan pH Tidak Terkontrol

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    La Ode Sumarlin

    2017-03-01

    Full Text Available Salah satu enzim yang telah banyak dipelajari adalah enzim protease. Jenis enzim inimerupakan enzim yang penting dari segi ekonomi karena menguasai 59% dari total penjualanenzim di dunia. Aplikasi protese telah meluas, baik pada industri pangan maupun nonpangan.Industri pangan memanfaatkan protease untuk memperbaiki tekstur, mempersingkat waktupencampuran, dan meningkatkan volume adonan pada pembuatan roti, menjernihkan bir,mengempukkan daging, dan menggumpalkan susu. Enzim ini dapat dproduksi oleh mikrobadalam suatu media mengandung Air Rendaman Kedelai (ARK dengan pH tidak terkontrol.Pengukuran aktivitas enzim menggunakan metode Bergmeyer dan Grassl sedangkan kadarprotein ditentukan dengan metode Bradford. Hasil analisis menunjukkan bahwa AktivitasProtease (AP pada media Air Rendaman Kedelai dan media standar dengan pH tidakterkontrol masing-masing sebesar 0,1814 U/ml dan 0,0342 U/ml. Produksi protease pada mediatersebut optimum pada pH 9,28, jam ke-56 pada fase akhir eksponensial dari fase pertumbuhanmikroba.

  3. Perkiraan Biaya Operasi dengan Mempertimbangkan Kondisi Kontingensi di Sistem Jawa Bali 500 KV

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rachmad Nur Priyanto

    2013-03-01

    Full Text Available Secara umum, pengoperasian sistem tenaga bertujuan untuk meminimalkan biaya operasi atau  fuel cost. Untuk mempertimbangkan factor teknis, pengoperasian sistem tenaga listrik juga harus mempertimbangkan kapasitas generator, kapasitas saluran dan batasan tegangan. Kondisi kontingensi dimana saluran mengalami gangguan hubung singkat dan harus dilepas secara paksa jarang dipertimbangkan dalam meminimalkan biaya operasi. Tugas akhir ini dilakukan  untuk mengetahui dampak penyertaan kondisi kontingensi dalam pengoperasian sistem tenaga. Untuk menghitung biaya operasi, Optimal Power Flow (OPF dipakai dengan menggunakan metode Sequential Quadratic Programming dilakukan dengan menggunakan program Matpower yang dimodifikasi. Dari hasil simualsi biaya operasi pembangkit tenaga listrik pada sistem kelistrikan Jawa Bali 500 kV dengan penyertaan kondisi kontingensi akan semakin mahal dibandingan biaya operasi dalam kondisi normal. Penambahan beban pada sistem disertai kontingensi mengakibatkan load  shedding pada sistem jawa Bali 500 KV.

  4. Penggunaan Arang Tempurung Kelapa dan Eceng Gondok untuk Pengolahan Air Limbah Tahu dengan Variasi Konsentrasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Angelica Alimsyah

    2013-03-01

    Full Text Available Air limbah tahu yang dibuang langsung tanpa pengolahan dapat mencemari badan air. Sesuai dengan hasil laboratorium, air limbah tahu yang dibuang memiliki kandungan nutrien yang tinggi dan tidak memenuhi baku mutu. Dengan adanya permasalahan tersebut maka diperlukan adanya pengolahan air limbah tahu. Salah satu alternatif pengolahan adalah menggunakan arang tempurung kelapa dan eceng gondok. Kontaminan pada air limbah tahu diharapkan dapat berkurang dengan adanya proses adsorpsi yang dilakukan arang tempurung kelapa dan fitoremediasi yang dilakukan oleh eceng gondok. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh konsentrasi air limbah tahu terhadap penurunan NH4, TSS, dan COD yang dilakukan oleh arang tempurung kelapa dan tumbuhan eceng gondok. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah konsentrasi air limbah 60% dan 50% serta Parameter yang digunakan adalah NH4, TSS, dan COD. Dari hasil penelitian terlihat peningkatan efisiensi dari berbagai macam kerapatan tumbuhan.

  5. Aplikasi Pembelajaran Gerakan Dasar Tarian Bali Dengan Simulasi Model 3D Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Agung Gede Mega Perbawa

    2014-10-01

    Full Text Available Tari Bali merupakan salah satu warisan budaya nusantara yang sangat terkenal hingga ke dunia internasional. Tari Bali memiliki ragam gerak yang kompleks dan terikat dengan gamelan yang mengiringinya. Untuk mempelajari Tari Bali,dibutuhkan waktu yang tidak sedikit. Tidak semua orang memiliki waktu untuk pergi secara khusus ke sanggar tari untuk mempelajari Tari Bali, sehingga dibutuhkan alternatif lain untuk mempelajarinya. Smartphone dan tablet berplatform Android adalah gadget yang penggunanya sangat tinggi di Indonesia. Gadget dapat dimanfaatkan sebagai media pemberi informasi, sekaligus memberi pelajaran dasar tentang Tari Bali. Aplikasi dibuat dengan main software Unity, dan dengan metode Motion Capture. Output aplikasi adalah penjelasan singkat, video, serta simulasi gerakan dasar dan gerakan keseluruhan Tari Pendet dan Tari Baris.

  6. KUALITAS DIET DAN HUBUNGANNYA DENGAN PENGETAHUAN GIZI, STATUS SOSIAL EKONOMI, DAN STATUS GIZI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Muslihah

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of study was to assess the diet quality and its relation to nutrition knowledge, body mass index (BMI, and socio economic status (SES among adults person. The cross sectional study was conducted with 100 adults aged ≥25 years old from Kedung Kandang sub district, Malang. Dietary quality was assessed using two non-consecutive 24-h dietary recalls and semi quantitative FFQ. Nutrition knowledge questionnaire was modified from Parmenter and Wardle. The most subjects were middle SES and the BMI were normal and overweight. The average of diet quality score was 7.14±1.96 with dietary diversity score 1.93±0.43; micronutrient adequacy score 2.3±1.4; prevention NCD score 2.87±0.92. Nutrition knowledge score was 43.3±24.6 with dietary recommendation 9.3±3.6; sources of nutrients 14±11.5; choosing foods 6.3±4.9; diet-disease relationships 13.7±8.6. Nutrition knowledge score was no correlation with BMI, dietary diversity, prevention NCD score, but positively associated with SES, quality diet, micronutrient adequacy score. SES was no associated with BMI and quality diet index. Dietary diversity score was associated with BMI. Diet quality score was associated with nutrition knowledge but no correlation with BMI and SES. The conclusion is diet quality and nutrition knowledge was still poor and not correlated with BMI and SES, but only nutrition knowledge score.Keywords: diet quality, nutrition knowledge, socio economic statusABSTRAKTujuan penelitian mengkaji kualitas diet dan hubungannya dengan pengetahuan gizi, indek massa tubuh (IMT, dan status sosial ekonomi (SSE pada orang dewasa. Rancangan penelitian menggunakan cross sectional study pada 100 orang dewasa usia ≥25 tahun dari Kecamatan Kedung Kandang, Malang. Kualitas makanan diukur dengan 24-hour recall selama dua hari yang tidak berurutan dan semi quantitative FFQ, kuesioner pengetahuan gizi terstruktur dimodifikasi dari Parmenter dan Wardle. Umumnya subjek dengan SSE

  7. PENATAAN ELEMEN STRUKTURAL UNTUK MENYEDERHANAKAN PERILAKU DINAMIK, DALAM KETERPADUAN DENGAN DESAIN ARSITEKTUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bisatya W. Maer

    2011-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menemukan penataan elemen struktural yang dapat lebih efektif menyederhanakan perilaku dinamik struktur terhadap gempa bumi, dan tidak merusak keterpaduan antara rancangan arsitektural dengan rancang¬¬an struktural. Sebagai studi kasus digunakan prototipe yang merupakan bagian tower dari Gedung Intiland Tower Jakarta. Penelitian diawali dengan membuat dan menganalisis model eksisting dan tiga buah model perubahan tata letak elemen struktural untuk mendapatkan perbandingan defleksi lateral dari model-model tersebut. Perbandingan tersebut me¬nunjukkan tingkat efektifitas tata letak elemen struktural dalam menyederhanakan perilaku dinamik, sementara pengaruh¬nya terhadap tingkat keterpaduan dievaluasi dengan metode diskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada dua model eksperimen yang signifikan mengurangi defleksi lateral dan satu diantaranya tidak mengganggu keterpaduan rancangan arsitektural.

  8. Studi Eksperimen Karakteristik Pengeringan Batubara Dengan Variasi Beban Pengeringan Pada Cyclone Coal Dryer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adi Krisnawan

    2013-09-01

    Full Text Available Batubara merupakan salah satu sumber bahan bakar yang digunakan pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap. Agar didapatkan efisiensi yang tinggi pada PLTU maka batubara harus memiliki nilai kalor  tinggi. Indonesia sendiri merupakan salah satu negara penghasil batubara terbersa didunia. Namun hampir 80% batubara yang dihasilkan tergolong batubara rendah dan sedang. Untuk meningkatkan nilai kalor atas batubara perlu dilakukan pengeringan untuk mengurangi kadar air dalam batubara. Eksperimen dilakukan menggunakan batubara dengan moisture conten awal 25%. Batubara dikeringkan dalam chamber cyclone coal dryer dengan kecepatan udara dan temperature udara panas 550C. Pengambilan data dilakukan setiap 5 menit sekali dengan pengambilan sampel batubara selama 30 menit proses pengeringan. Untuk 5 menit pertama interval waktu pengambilan dilakukan selama 1 menit. Data yang diperoleh berupa relative humidity udara, temperatur, berat basah dan berat kering. Pengambilan data berat sampel kering dilakukan berdasarkan standart ASTM D5142 dengan pengeringan pada temperatur 1050C selama 3 jam. Percobaan dilakukan dengan variasi beban pengeringan 300gr,600gr,900gr. Dari hasil eksperimen diketahui bahwa pada 5 menit pertama proses pengeringan batubara memiliki drying rate paling cepat hal ini ditandai dengan penurunan moisture conten yang tajam.Temperatur udara outlet chamber untuk beban 900gr memiliki nilai paling rendah dibandingkan beban pengeringan yang lain yaitu 39.90C. Hal ini dikarenakan massa air pada beban 900 gr lebih banyak sehingga udara pengering mengalami proses pendinginan paling besar. Pada 5 menit pertama terjadi perubahan relative humidity terbesar untuk masing masing beban pengeringan, dimana untuk beban pengeringan 900 gr memiliki nilai relatie humidity terbesar pada menit pertama yaitu 35.47 %. Kenaikan Relative humidity ini dikarenakan massa air yang diilepaskan beban 900gr lebih banyak dari beban 600 gr dan 300 gr.

  9. ESTIMASI STOK SUMBER DAYA IKAN DENGAN METODE HIDROAKUSTIK DI PERAIRAN KABUPATEN BENGKALIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Priatna

    2016-06-01

    Full Text Available Perairan Bengkalis termasuk wilayah pengelolaan perikanan Selat Malaka, merupakan kawasan dengan status pemanfaatan tinggi sehingga diperlukan tahapan pemantauan yang intensif dan penelitian potensi sumber daya ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai estimasi biomassa dan kepadatan stok sumber daya ikan dengan metode akustik. Data kuantitatif yang diperoleh akan menjadi sumber informasi terkini dari kondisi sumber daya ikan di perairan Kabupaten Bengkalis. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2009 di perairan Kabupaten Bengkalis yang merupakan bagian dari Selat Malaka. Perangkat akustik yang digunakan adalah split beam echosounder Simrad EY60 dengan frekuensi 120 kHz. Data hasil tangkapan dengan trawl dari jenis ikan pelagis dan demersal yang dominan di perairan ini digunakan untuk memverifikasi data akustik. Estimasi biomassa pada luas daerah 5.433 km2 adalah 9.374 ton dengan kepadatan stok 0,44 ton/km2 untuk ikan pelagis dan 4.441,5 ton dengan kepadatan stok 0,17 ton/km2 untuk ikan demersal.   Bengkalis waters was included in the regional fisheries management of Malacca Strait, having high utilization in fisheries. Therefore intensive monitoring as well as research on fish stock is needed. The aim of the research was to estimate fish biomass and stock density based on acoustic method. The quantitative data are source of current information for fish resources condition in Bengkalis waters. The survey was conducted in October 2009 in Bengkalis waters. Simrad EY60 split beam echosounder with frequency 120 kHz was used for acquisition of acoustic data. Both pelagic and demersal fish as dominant species caught were used for verification acoustic data. The biomass estimation on 5,433 km2 covered area was about 9,374 ton with stock density about 0.44 ton/km2 for pelagic fish, while 4,441.5 ton with stock density about 0.17 ton/km2 for demersal fish.

  10. HUBUNGAN ASUPAN SERAT DENGAN STATUS GIZI DAN PROFIL LIPID DARAH PADA ORANG DEWASA DISLIPIDEMIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Kustiyah

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to analyze the association of fiber consumption with nutritional status and blood lipid profile in dyslipidemic adults. The design study was cross sectional survey involving 79 subjects. The results showed that there were significant correlations between energy intake with High Density Lipoprotein (HDL cholesterol and total cholesterol, fat intake with BMI (Body Mass Index, and BMI with Low Density Lipoprotein (LDL cholesterol and total cholesterol (p<0.05. There was no significant correlation between consumption of fiber with nutritional status and blood lipid profile (p>0.05. In conclusion, most of the dyslipidemia subjects were obese. Dyslipidemia subjects should keep their intake of energy and fat in recommended ranges in order not to be obese and keep the BMI in normal range to avoid abnormalities of blood lipid profile.Keywords: blood lipid profile, dyslipidemia, fiber intake, nutritional statusABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan serat dengan status gizi dan profil lipid darah pada orang dewasa dislipidemia. Desain penelitian ini adalah survei potong lintang dengan subjek penelitian sebanyak 79 subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi dengan kolesterol High Density Lipoprotein (HDL dan kolesterol total, asupan lemak dengan IMT (Indeks Massa Tubuh, dan IMT dengan kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL dan kolesterol total (p<0.05. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan serat dengan status gizi dan profil lipid darah (p>0.05. Disimpulkan bahwa sebagian besar subjek yang obes mengalami dislipidemia. Subjek penderita dislipidemia sebaiknya menjaga asupan energi dan lemak agar tidak mengalami kegemukan dan menjaga batas IMT normal untuk menghindari abnormalitas pada profil lipid darah.Kata kunci: asupan serat, dislipidemia, profil lipid darah, status gizi

  11. SOAL CERITA DENGAN BAHASA KOMUNIKATIF UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumarwati -

    2013-05-01

    Full Text Available Abstract: Problem-solving Mathematics Using Communicative Language  to Improve Mathematics Teaching and Learning at Elementary Schools. This collaborative classroom action research was car­ried out to improve teachers’ competence in developing problem-solving mathematics items using com­municative language and to increase students’ competence in solving them.  Involving teachers of the fourth, the fifth, and the sixth years of eight elementary schools, the study suggests that teachers’ using communicative language in developing problem-solving mathematics items can improve the mathemat­ics teaching and learning. The communicative language employed in this study refers to paraphrasing and making analogies, accompanied with the provision of the story characters, the setting, and the themes which are of students’ interests. At the end of the study, the students can deal with mathematics items better. Abstrak: Soal Cerita dengan Bahasa Komunikatif untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam pembuatan soal cerita dengan bahasa komunikatif dan kompetensi siswa dalam memecahkan soal cerita. Penelitian dilakukan dengan pendekatan penelitian tindakan secara kolaboratif antara dosen dan guru kelas 4, 5, dan 6 di 8 sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pembuatan soal cerita dalam bahasa komunikatif oleh guru dapat meningkatkan kualitas dalam pembelajaran Matematika. Dalam pem­buatan soal cerita, guru lebih mudah melakukannya dengan menggunakan metode parafrase dan analogi. Soal cerita buatan guru yang dibuat sesuai dengan kompetensi komunikatif siswa dapat meningkatkan kinerja siswa dalam memecahkannya. Soal cerita buatan guru lebih mudah dipahami siswa jika ada aktor, setting, serta tema yang disukai dan sesuai dengan pengalaman siswa.

  12. PEMODELAN PONDASI DANGKAL DENGAN MENGGUNAKAN TIGA LAPIS GEOTEKSTIL DI ATAS TANAH LIAT LUNAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Subianto Tjandrawibawa

    2002-01-01

    Full Text Available It was common practice to apply a layer of ''sirtu'' (sandy gravel beneath the shallow foundations of buildings on soft subsoil. Though the bearing capacity is increased, it is usually limited to anticipate future consolidation settlements which might be detrimental. This could be overcome by reinforcing the ''sirtu'' layer with geotextiles. To study the effect of geotextile reinforcement, a laboratory foundation model was constructed on a soft soil deposit. The model measured 5x5x2cm³. The bearing capacity of this model was compared with the bearing capacity of the model on ''sirtu'' layer, and geotextile reinforced ''sirtu''. Geotextile reinforcement was laid in one, two and three layers. Based on the bearing capacity tests, it is concluded that with one geotextile layer the strength was increased 182,6% higher than soft soil, with two geotextile layers the strength increased 197,8% higher than soft soil and with three geotextile layer the strength increased 241,3% higher than soft soil. Abstract in Bahasa Indonesia : Bangunan di atas tanah yang lunak sering menggunakan lapisan sirtu di bawah pondasi dangkalnya. Cara ini dapat meningkatkan daya dukung pondasi namun daya dukung ini masih harus dibatasi untuk menghindari kemungkinan penurunan jangka panjang yang merugikan. Penurunan lapisan sirtu sendiri dapat ditanggulangi dengan memasang perkuatan berupa lapisanlapisan geotekstil di dalamnya. Sebuah model dibuat di laboratorium untuk mempelajari efektifitas lapisan-lapisan geotekstil ini terhadap peningkatan daya dukung. Model pondasi berukuran 5x5x2cm³. Daya dukung model ini, langsung di atas tanah lunak, dibandingkan dengan daya dukung model pondasi yang terletak pada lapisan sirtu dan lapisan sirtu yang diperkuat geotekstil. Lapisan sirtu diperkuat dengan satu, dua sampai tiga lapis geotekstil. Hasil percobaan menunjukkan dengan satu lapis geotekstil kekuatan meningkat sebesar 182,6% dibanding tanah lunak, dengan dua lapis geotekstil

  13. Pembuatan Media Pembelajaran Pengukuran Viskositas dengan Menggunakan Viskometer Dua Kumparan dan Freewave3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. R. S. Shanti

    2014-09-01

    Full Text Available Saat ini banyak cara dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memanfaatkan media pembelajaran yang dirancang sendiri oleh guru. Pada penelitian dirancang media pembelajaran yaitu mengukur viskositas oli menggunakan metode viskositas bola jatuh dengan memanfaatkan dua kumparan sebagai sensor pendeteksi. Dimana dua kumparan dihubungkan dengan osiloskop dan hasilnya diolah menggunakan software freewave3. Dengan memberikan sinyal sinusoidal pada kumparan dan menjatuhkan bola kedalam tabung yang berisi fluida, akan didapatkan informasi perubahan tegangan saat bola tepat melewati kumparan. Dari data yang terekam pada software freewave3 dapat dihitung besar kecepatan terminal bola. Kecepatan terminal bola ditentukan dengan menghitung gradien dari grafik jarak terhadap waktu. Sehingga didapatkan nilai viskositas oli sebesar μ=0.85 Ns/m2. Lembar kerja siswa diuji cobakan pada beberapa mahasiswa dan didapatkan 87,5% mahasiswa menganggap bahwa pengukuran viskositas dengan menggunakan viskometer dua kumparan adalah hal baru bagi mereka, mudah diikuti, mempermudah dalam memahami dan menghitung viskositas fluida, dan memotivasi mereka dalam belajar fisika. Nowadays, there are many ways done to improve quality of learning by taking benefits from learning media designed by teacher. In this research, a viscosity measurement learning media was designed by applying two coils as transducer. Two coils were connected to osciloscop and the result was managed by freeware3 software. By giving sinusiodal signal to the coils dan droping ball into the tube containing oilt, an information of voltage change at the time of the ball passes the coil will be gathered. From the recorded data, the ball terminal velocity can be found by calculating the slope of distance-time graph, with the result of μ=0.85 Ns/m2. Student worksheets were distributed to several students and it was found that 87,5 % of the students considered that the measurement was a new thing

  14. OPTIMASI LEARNING RADIAL BASIS FUNCTION NEURAL NETWORK DENGAN EXTENDED KALMAN FILTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oni Soesanto

    2015-09-01

    Full Text Available Dalam paper ini dibahas mengenai optimasi Radial Basis Function Neural Network (RBFNN dengan Extended Kalman Filter. Proses learning RBF dengan Extended Kalman Filter menggunakan parameter bobot pada hidden center RBF yaitu noise proses pada perhitungan bobot hidden center dan noise pengukuran pada data output. Extended Kalman Filter pada jaringan syaraf RBF berfungsi mengoptimalkan bobot pada hidden center dengan meminimalkan error pada output RBF dengan parameter proses pada unit center RBF dan parameter bobot output pada output layer. Bobot output optimal diperoleh pada saat error output pada training RBF telah konvergen, selanjutnya digunakan untuk proses testing. Algoritma Extended Kalman Filter dan Radial Basis Fuction (EKF-RBF memungkinkan proses learning memungkinkan center dan variansi pada hidden layer tidak perlu dihitung sebelum bobot output optimum ditemukan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa pada training, performansi klasifikasi algoritma EKF-RBF mampu mengenali rata-rata 92.42% dan untuk prediksi didapatkan MAE sebesar 5,3846 dan RMSE sebesar 16,2398 dengan CPU time 24,4146 detik dengan iterasi rata-rata 68,8 iterasi, testing in sample rata-rata MAE sebesar 4,3388, rata-rata RMSE sebesar 13,2230 dan rata-rata CPU time sebesar 0,1123 detik sedangkan pada testing out sample didapatkan rata-rata MAE sebesar 4,1065, RMSE sebesar 11,0126 dan CPU time sebesar 0,0265 detik. Kata kunci : Extended Kalman Filter, Extended Kalman Filter – Radial Basis Function (EKF-RBF, Optimasi Jaringan Syaraf RBF

  15. Analisis Dukungan Psikososial yang dibutuhkan Keluarga dengan Anak yang mengalami Kekerasan Seksual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lia Novianty

    2017-09-01

    Full Text Available Angka kekerasan seksual pada anak saat ini cukup tinggi baik di Indonesia maupun di dunia. Masalah yang dihadapi oleh anak yang mengalami kekerasan seksual bukan hanya masalah fisik, tetapi juga masalah psikologis dan sosial yang akan ditanggungnya seumur hidup. Masalah psikososial yang dialami oleh anak korban kekerasan seksual juga ikut dirasakan oleh keluarga. Masalah psikososial yang muncul pada keluarga dapat berupa stres pasca trauma, disfungsi keluarga, kecemasan dan depresi, oleh karena itu keluarga sangat memerlukan dukungan psikososial. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis berbagai dukungan psikososial yang dibutuhkan keluarga meliputi dukungan emosional, penghargaan, instrumental dan informasi. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif eksploratif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga yang memiliki anak korban kekerasan seksual di Kota Sukabumi sebanyak 35 responden dengan pengambilan sampel menggunakan total sampel. Alat pengumpul data menggunakan kuesioner yang dibuat sendiri oleh peneliti serta sudah melalui content validity, uji validitas dengan rentang nilai p-value 0,00-0,17, dan uji reliabilitas dengan nilai r 0.75. Analisa data menggunakan metode RASCH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan psikosisial yang paling dibutuhkan oleh keluarga adalah dukungan penghargaan. Dukungan penghargaan memiliki nilai measure 0.72, dukungan emosional dengan nilai 0.01, dukungan instrumental -0.37 dan dukungan informasi -0.37. Simpulan penelitian adalah keluarga membutuhkan semua dukungan psikososial dan dukungan penghargaan merupakan dukungan yang paling dibutuhkan. Pihak P2TP2A mampu memberikan dukungan emosional, penghargaan, informasi maupun instrumental pada kelurga. Dan untuk pemerintah daerah diharapkan dapat melakukan kolaborasi yaitu dengan membentuk Community Mental Health Nursing, dan dapat membangun kebijakkan untuk mengatasi stigma masyarakat terkait dengan kekerasan seksual.

  16. MEMINIMALKAN MISKONSEPSI PADA MATERI RANGKAIAN LISTRIK DENGAN PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mursalin

    2014-09-01

    Full Text Available Abstract: Minimizing Misconceptions on the Topic of Electric Circuits by Predict-Observe-Explain Learning. This pretest-posttest control group experiment was aimed to improve students’ understanding of the concept and to minimize their misconceptions on the topic of electric circuits. The subjects were se­lected using cluster random sampling from high school students in Gorontalo. The instruments used to collect the data included pretest, posttest and questionnaires. The data were analyzed using t-test. The students' conception profiles were carried out using Certainty of Response Index (CRI technique. The results show the significant difference in the posttest average and normalized gain average between the experimental and the control classes. The results are supported by the fact that misconceptions in the experimental class are smaller than those in the control class. The application of predict-observe-explain learning is effective to improve the understanding of the concept and minimize the misconceptions. Keywords: Predict-Observe-Explain Learning, concept understandings, misconception, electric circuits Abstrak: Meminimalkan Miskonsepsi pada Materi Rangkaian Listrik dengan Pembelajaran Predict-Observe-Predict. Artikel hasil penelitian ini memaparkan mengenai upaya meningkatkan pemahaman konsep dan meminimalkan miskonsepsi pada materi rangkaian listrik dengan menggunakan model pem­belajaran Predict-Observe-Explain (POE. Penelitian dilakukan secara eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Subyek penelitian ditentukan dengan teknik cluster random sampling dari siswa SMA kelas X suatu sekolah di Kota Gorontalo. Analisis data dilakukan dengan uji beda rerata gain ternormalisasi antara kelas eksperimen dan kelas kontrol, dan profil konsepsi siswa dianalisis dengan teknik Certainty of Response Index. Hasil penelitian mengungkap bahwa penerapan model pembelajaran POE efektif mening­katkan pemahaman konsep dan meminimalkan

  17. IMPLEMENTASI TEORI APOS DENGAN PENDEKATAN SIKLUS ACE UNTUK PENINGKATAN PENALARAN MATEMATIS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sabardi Sabardi

    2014-06-01

    Full Text Available AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model pembelajaranmatematika dengan menggunakan implementasi teori APOS dengan pendekatansiklus ACE. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan dengan subjek uji cobaadalah siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Jepara. Hasil penelitian menunjukkan:( dengan nilai  80,7%, persamaan regresi sikap siswa diperolehŶ= -2,708+19,220X1, dengan   nilai 66,7%. Hasil kemampuan penalaran matematissiswa kelas eksperimen melebihi KKM = 71 dengan rata-rata 77,54 dan lebih dari80% siswa mencapai KKM yaitu 95,83%, secara stastitik uji-t lebih baik daripadarata-rata penalaran matematis kelas kontrol.AbstractThe purpose of  this research is to develop a mathematical model of  learning by using animplementation of  APOS theory with ACE cycle approach.The type of  this research is adevelopment research withthe trials subjects were the eighth grade studentsof  SMP Negeri2 Jepara. The results showed: with a value of  80,7%, the regression equation of  the students’attitude is obtained Y = -2,708 +19,220 X1, with a value of  66,7 %. The result of  the students’mathematical reasoning abilities of  the experimental class exceed the KKM = 71 with anaverage of  77,54 and more than 80% of  students achieved  the KKM that are 95,83%,statistically, the t-test is better than the average of  mathematical reasoning of  control class.2

  18. ANALISIS HUBUNGAN JANGKA PANJANG ANTARA ANGGOTA DENGAN KOPERASI JASA KEUANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Nur Udin Aziz

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian ini, dilakukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh Kemampuan Tenaga Pemasaran, Reputasi Lembaga dan Kepuasan Anggota terhadap Hubungan Jangka Panjang yang dimediasi oleh Kepercayaan Anggota, serta pengaruh Kemampuan Tenaga Pemasaran Terhadap Hubungan Jangka Panjang dan pengaruh Kepuasan Anggota terhadap Hubungan Jangka Panjang antara anggota dengan KJKS BMT Bina Ummat Sejahtera. Dari hasil analisis data atas model yang dikembangkan didapatkan nilai indeks pengukuran RMSEA (0.065, GFI (0.928, AGFI (0.822, TLI (0.936 dan CFI (0.968 berada dalam rentang nilai yang baik. Maka model ini dapat diterima karena secara umum model memiliki tingkat goodness of fit yang dapat diterima meskipun nilai chi square dan probabilitas diterima secara marginal. Dari pengujian terhadap enam hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini semua hipotesis alternatif didukung yaitu H1, H2, H3, H4, H5 dan H6 dapat didukung.This study aims to describe and to analyze the influence of salesforce ability, Institute reputation and Member Satisfaction toward Long Term Relationships, which are mediated by the trust of the members, as well as the influence of salesforce ability toward Long-Term Relationship and the influence of the members satisfaction toward Long-Term Relationships among members of the BMT KJKS Bina Ummat Sejahtera. Analysis of the data obtained the model developed index measuring the value of RMSEA (0065, GFI (0928, AGFI (0822, TLI (0936 and CFI (0968 is in the range of good value. In addition, this model can be generally accepted as the model which has level of goodness of fit and can be accepted even though the value of chi square and probability is marginally accepted. Examination of the six hypotheses proposed in this study whereas all received as the alternative hypothesis H1, H2, H3, H4, H5 and H6 can be supported.

  19. KENDALI OPTIMAL DARI SISTEM INVENTORI DENGAN PENINGKATAN DAN PENURUNAN BARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    P Affandi

    2016-03-01

    Full Text Available Terdapat banyak permasalahan yang melibatkan teori sistem dan teori kontrol serta aplikasinya. Contohnya, beberapa referensi teori  yang mengaplikasikan teori kontrol ke dalam masalah inventori. Masalah klasik dalam masalah inventori adalah bagaimana mengatur perubahan permintaan konsumen pada sebuah produk barang jadi. Selain mengalami penurunan yang disebabkan kerusakan dan kemerosotan, ternyata inventori juga bisa mengalami peningkatan. Biasanya, inventori yang mengalami peningkatan terjadi pada inventori yang melakukan proses produksi yang berlangsung secara terus menerus; Sedangkan permintaan sedikit juga terjadi pada inventori makhluk hidup yang mengalami perkembangbiakan. Selanjutnya, hal ini mengakibatkan terjadinya peningkatan jumlah inventori. Dapat disimpulkan bahwa secara teori, sistem Inventori dapat mengalami peningkatan dan penurunan. Masalah ini dapat dimodelkan dan diselesaikan dengan menggunakan teknik kontrol optimal, sehingga akan diperoleh nilai optimal tingkat inventori dan rata-rata produksi optimal.There are many problems involving the theory of systems, control theory and its application. For example, some reference theories apply control theory to the inventory problems. The classical problem in the inventory problem was how to manage changes in consumer demand in a finished product. Besides it declines caused by damage and deterioration, evidently inventory can also increase. Typically, inventories that increased were inventories have production process continues over time; While little demand also occurred in inventories of living beings who have breeding. evidently, this led to an increasing in the amount of inventory. It can be concluded that, in theory, inventory system can be increased and decreased. This problem can be modeled and solved using optimal control techniques, so it will be obtained an optimum value of inventory levels and the average optimal production.

  20. STRATEGI PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DENGAN PENDEKATAN ANALYSIS HIERARCHY PROCESS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reni Daharti

    2015-07-01

    Full Text Available Seorang guru sebagai seorang pendidik merupakan komponen penting dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk (1 menganalisis profil guru SLTP Komwil 05 Kabupaten Tegal, (2 menganalisis prioritas kebijakan dalam meningkatkan kompetensi guru di daerah penelitian, (3 menentukan strategi untuk meningkatkan kompetensi guru melalui prioritas kebijakan yang dapat diterapkan di daerah penelitian. Respondennya adalah 33 guru SLTP Komwil 05 Kabupaten Tegal. Mereka dipilih dengan menggunakan simple random sampling. Selain itu 15 orang dipilih untuk menjadi keyperson. Statistik Deskriptif dan Analisis Hierarchy Process digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional guru adalah moderat dan guru memiliki kepribadian dan kompetensi sosial yang tinggi. Hal yang harus ditingkatkan adalah kompetensi guru. Prioritas utama dalam meningkatkan kompetensi guru di Kabupaten Tegal adalah (1 memilih moralitas calon guru 2 menyaring kualitas guru (3 mengirim guru untuk mengikuti berbagai pelatihan untuk meningkatkan karakter mereka.A teacher as an educator is an important component in the educational process. This study aims to (1 analyze the teacher profile of SLTP Komwil 05 Kabupaten Tegal,  (2 analyze the policy priorities in improving the competence of teachers in the study area, (3 determine the strategies for enhancing the competence of teachers through the policy priorities that can be applied in the study area. There are 33 junior high school teachers of SLTP Komwil 05 Kabupaten Tegal as the respondents. They were selected by using simple random sampling. Then, there are also15 key persons. Descriptive Statistics and Analysis Hierarchy Process were used to analyze the data in the study. The results show that pedagogical competence and professional competence are moderate and the teachers have high personality and social competence. The thing that should be

  1. HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN FISIK DENGAN KEJADIAN FILARIASIS DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santoso Santoso

    2016-07-01

    Full Text Available ABSTRACTFilariasis is still a public health problem in Indonesia. Over 10 years (2000-2009 the spread of filariasis inIndonesia are increasing in all over Indonesia. The numbers of clinical cases found were 6,233 cases in 2000 and increased in 2009 to 11,914 cases scattered throughout 33 provinces. Some factors that led to thehigher number of filariasis cases in Indonesia were poor sanitation and limited access to health carefacilities. The data for this analysis was derived from Basic Health Research 2007. The results showedthere were statistically significant relationship between the characteristics of respondents, the type andcondition of the waste water reservoirs, sewerage conditions, the presence of medium and large livestock, classification of areas and the incidence of filariasis.Keywords: Filariasis, characteristics, waste water disposal ABSTRAKFilariasis masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Selama 10 tahun (2000-2009 penyebaranfilariasis di Indonesia terus meningkat yang meliputi hampir seluruh wilayah Indonesia. Jumlah kasusklinis yang ditemukan tahun 2000 sebanyak 6.233 kasus dan meningkat pada tahun 2009 menjadi 11.914kasus yang tersebar di 33 provinsi. Beberapa faktor yang menyebabkan masih tingginya kasus filariasis diIndonesia diantaranya kondisi sanitasi lingkungan yang kurang baik dan sulitnya akses ke sarana pelayanankesehatan. Data yang digunakan dalam analisis ini adalah data hasil Riskesdas tahun 2007. Hasil analisismenunjukkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara karekateristik responden, jenis dankondisi penampungan air limbah, kondisi saluran air limbah, keberadaan ternak sedang dan besar, dan klasifikasi daerah dengan kejadian filariasis.Kata kunci: Filariasis, karakteristik, pembuangan air limbah

  2. Hubungan Karakteristik Ibu dengan Pemilihan Kontrasepsi di Puskesmas Padang Pasir Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abrar Jurisman

    2016-01-01

    Full Text Available AbstrakPemerintah berupaya menekan laju pertumbuhan Indonesia dengan melaksanakan program Keluarga Berencana (KB yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM tahun 2004-2009 adalah meningkatkan penggunaan kontrasepsi jangka panjang. Saat ini terdapat berbagai metode kontrasepsi. Banyak wanita mengalami kesulitan dalam memilih kontrasepsi. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan karakteristik ibu dengan pemilihan kontrasepsi. Jenis penelitian yang digunakan bersifat deskriptif analitik dengan metode cross sectional.  Populasi penelitian adalah seluruh pasangan usia subur yang sudah menikah dan masih aktif menjadi akseptor KB.  Sampel diambil dengan menggunakan teknik consecutive sampling berjumlah 96 responden. Variabel dependen pada penelitian ini adalah  umur ibu, jumlah anak dan tingkat pendidikan sedangkan variabel independen adalah pemilihan kontrasepsi. Hasil penelitian didapatkan 29 responden memilih kontrasepsi IUD (30,21% dan 67 responden memilih kontrasepsi non-IUD (69,79%.  Hasil analisis bivariat menunjukkan tingkat pendidikan memiliki hubungan yang bermakna dengan pemilihan kontrasepsi (p=0,000, sedangkan umur dan jumlah anak tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan pemilihan kontrasepsi (p=0,590. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan bermakna antara tingkat pendidikan dengan pemilihan kontrasepsi. Seseorang dengan tingkat pendidikan tinggi cenderung memilih kontrasepsi IUD.Kata kunci: kontrasepsi, IUD, KB AbstractThe government efforts to suppress rate of population growth in Indonesia with doing The Family Planning program (KB stated in the Medium Term Development Plan in 2004-2009 was increasing use of the long-term contraceptive method. Currently there are various methods of contraceptive. Many women find it difficult to choose contraception.  The objective of this study was to determinet the relationship of mother characteristic to selection contraceptive.Type of this research use descriptive

  3. IMPLEMENTASI SISTEM AUTENTIKASI JARINGAN HOTSPOT UNIVERSITAS UDAYANA DENGAN MENGGUNAKAN OPEN SOURCE FREERADIUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pande sudiarta

    2010-07-01

    Full Text Available Universitas Udayana sudah menyediakan layanan akses hotspot di beberapa Fakultasnya baik yang berada diKampus Denpasar, Kampus Nias, maupun di Kampus Bukit Jimbaran. Untuk dapat memanfaatkan layanan hotspot,user harus login terlebih dahulu dan melewati proses autentikasi username dan password. Saat ini user account digeneratedari ticket printer yang terpasang ke masing-masing akses poin yang ada di Universitas Udayana. Melihatbanyaknya layanan hotspot yang ada di Universitas Udayana, tentunya akan menyulitkan user karena masingmasinghotspot mempunyai account yang berbeda-beda. Sehingga dilakukan penelitian bagaimanamengimplementasikan sistem autentikasi terpusat menggunakan open source freeradius dan mysql sebagai databaseuser serta mengimplementasikan manajemen sistem yang berbasis web interface untuk memudahkan administratoratau operator dalam mengelola user.Hasil penelitian ini akan dipakai sebagai sistem yang akan menangani autentikasi user jaringan hotspot secaraterpusat di Universitas Udayana. Metode analisis yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan metode analisisdeskriftif yaitu menganalisis data-data hasil pengujian yang dilakukan dan menarik kesimpulan dari hasil analisistersebut. Pengujian dilakukan dengan menguji kestabilan sistem dalam menangani permintaan autentikasi dalamjumlah yang banyak yang login dalam waktu yang bersamaan, menerapkan secondary server, melakukan pengujianseberapa signifikan pengaruh jarak terhadap time latency autentikasi user dengan account radius, pengujian timelatency autentikasi user yang akses ke extended akses poin baik yang menggunakan gelombang radio dan fiber optikdengan account radius. Dalam mengimplementasikan sistem autentikasi radius diperlukan server radius yang akanmenangani proses autentikasi, autorisasi dan accounting user. Semua hotspot yang terintegrasi dengan server radiusakan melakukan autentikasi ke sebuah server radius.Dengan menerapkan web based administration interface, maka

  4. STUDI PUSTAKA UNTUK MENEMUKAN HUBUNGAN ANTARA EVOLUSI PERANGKAT LUNAK DENGAN FRAMEWORK COBIT 4.1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novan Satya Prathama

    2014-01-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Perkembangan Teknologi Informasi (TI telah mengalami kemajuan yang begitu pesat sekarang ini. Dengan adanya kemajuan di bidang TI ini maka setiap orang dapat mengakses data atau informasi dengan mudah dan cepat. Sudah banyak perusahaan yang menjadikan TI sebagai salah satu aset penting di dalamnya. Namun aspek TI sendiri tidak akan selamanya berwujud sama dari waktu ke waktu. Perubahan diperlukan guna memenuhi kebutuhan yang diperlukan seiring berjalannya waktu atau berdasarkan faktor penyebab lain. Pengembangan strategi bisnis selalu dikaitkan dengan pengembangan strategi TI. Namun terkadang dalam pelaksanaannya tidak sesuai dengan sumber daya TI yang digunakan. COBIT (Control Obejctive for Information and Related Technology adalah standar control SI yang sifatnya umum serta dapat diterima dan diterapkan oleh organisasi. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan framework COBIT 4.1 untuk menyusun dan menerapkan audit sistem informasi dengan tujuan untuk memberi masukan dan rekomendasi bagi pihak manajemen perusahaan untuk perbaikan sistem nantinya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan studi pustaka dan analisa terhadap framework COBIT 4.1 dengan evolusi perangkat lunak. Sehingga diperoleh sub domain yang tepat

  5. STUDI TENTANG TRAVELLING SALESMAN DAN VEHICLE ROUTING PROBLEM DENGAN TIME WINDOWS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Sutapa

    2003-01-01

    Full Text Available The article shows the study of model development of travelling salesman problem. Three models are studied, i.e. travelling salesman problem with time windows, vehicle routing problem, and vehicle routing problem with time windows. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam artikel ini dipaparkan kajian mengenai pengembangan model travelling salesman problem. Ada tiga model yang dikaji yaitu travelling salesman problem dengan time windows, vehicle routing problem, serta vehicle routing problem dengan time windows. Kata-kunci: travelling salesman problem, vehicle routing problem, time windows.

  6. PENCEGAHAN PENYAKIT KEKURANGAN VITAMIN A DENGAN PEMBERIAN "ORAL MASSIVE DOSE VITAMIN A EMULSION", DUA KALI SETAHUN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darwin Karyadi

    2012-11-01

    Full Text Available Penelitian dilakukan terhadap pemberian 200.000 Kesatuan Internasional (KI vitamin A dicampur dengan 40 KI vitamin E dalam emulsi melalui mulut (oral dua kali setahun kepada anak-anak pra sekolah, dengan tujuan mencegah xerophthalmia.Hasil penelitian terhadap anak-anak yang diikuti selama satu tahun, menunjukkan penyembuhan dan pengaruh pencegahan. Tanda dan gejala xerophthalmia pada mata menyembuh dan kadar serum vitamin A meninggi. Dosis yang lebih tinggi disarankan untuk dapat memenuhi kebutuhan tambahan pada xerophthalmia yang juga menderita tuberkulosa.

  7. PERANCANGAN KENDALI PID DENGAN MODEL PROCESS REACTION CURVE PADA SHOWCASE JAMUR MERANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karsid

    2015-10-01

    Full Text Available Jurnal ini menyajikan sebuah model empiris untuk mensimulasikan karakteristik system pendingin untuk jamur merang. Model matematika didasarkan pada hasil pengukuran suhu. Parameter, seperti, Gain (K, waktu tunda (θ, dan waktu konstan (τ diperoleh dari nilai-nilai eksperimental. System pendingin dirancang dengan menggunakan metode kurva reaksi proses, sedangkan pengontrol PID dengan metode korelasi Ciancone. Kontrol PID berhasil diterapkan, hal ini dapat dilihat dari tidak adanya kesalahan tunak, respon sistem yang lebih cepat mencapai set-point, overshoot dan undershoot tidak terlalu jauh dari nilai masukan.

  8. KARAKTERISASI PROSES PENGERINGAN JAGUNG DENGAN METODE MIXED-ADSORPTION DRYING MENGGUNAKAN ZEOLITE PADA UNGGUN TERFLUIDISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hargono Hargono

    2012-05-01

    Full Text Available CHARACTERIZATION OF CORN DRYING PROCESS USING MIXED-ADSORPTION DRYING METHOD UTILIZING ZEOLITE PARTICLES IN A FLUIDIZED BED SYSTEM. Corn (Zea mays L. representing important food requirement besides paddy and wheat. Handling of time after rice harvest become the priority so that corn quality can be awaked better. Drying process by adsorption-fluidized bed become a choice to replace the conventional corn drying systems. This research aim to look for the effect of the inlet air temperature, type of zeolite, and ratio of corn and zeolite to drying rate, content of protein and fat, and to calculate dying rate constant, k. Energy efficiency is calculated based on amount of heat is used to evaporate the water from corn (Qevap divided by total of heat requirement for the regeneration of zeolite and increase the air temperature (Qintr. This research conducted by mixing zeolite as adsorben with the corn with the certain comparison ratio in the fluidized bed at temperature of 30-50oC. Results of research indicate that the fastest drying rate is marked by biggest water rate degradation that happened at 50oC by zeolite sintetis