WorldWideScience

Sample records for dan perkembangan pembuatan

  1. Perkembangan Pendidikan Meunasah dan Dayah di Aceh

    OpenAIRE

    Mujianto Solichin

    2015-01-01

    Meunasah dan Dayah dalam masa perjalanannya tumbuh seiring perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Aceh yang memiliki peran strategis dalam pembentukan kebudayaan Islam di wilayah kekuasaan mereka masing-masing. Ini membuktikan bahwa kerajaan-kerajaan Melayu baik di Malaka (Malaysia) maupun di Aceh (Nangroe Aceh Darussalam) memiliki jaringan arkeologi sejarah kebudayaan dan peradaban yang terbentuk berdasarkan motivasi agama dan menjadikan tradisi Melayu sebagai identitas pemersatu mereka. Ke...

  2. PERKEMBANGAN DAN EKSISTENSI MUSIK TARLING CIREBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Salim -

    2015-08-01

    Full Text Available Kemajuan teknologi berpengaruh terhadap perkembangan Tarling namun demikian Tarling masih tetap menunjukan eksistensinya. Nampaknya ada hal yang menarik bagi peneliti untuk selanjutnya mengadakan penelitian tentang perkembangan dan eksistensi Tarling. Sehubungan dengan permasalahan tersebut maka masalah penelitiannya adalah bagaimana perkembangan Tarling, dan Bagaimana eksistensi Tarling. Penelitian Tesis ini menggunakan metoda penelitian kualitatif. Peneliti berusaha mendeskripsikan perkembangan dan eksistensi Tarling. Untuk memahami  perkembangan, dan eksistensi maka penelitian ini  menggunakan teori perkembangan dan eksistensi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan  menggunakan metode tringulasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan: Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan perkembangannya Tarling mengalami beberapa periodisasi perubahan yaitu periode musik, periode  lagu dan lawak kemudian periode teater. Berkenaan dengan eksistensinya musik Tarlingpun mengalami perubahan bentuk yaitu Tarling kreasi dan Tarling dangdut. Eksistensi musik Tarling terbentuk melalui proses akulturasi. Saran dari hasil penelitian menyatakan bahwa, perubahan yang terjadi dalam  Tarling dimaksudkan sebagai upaya agar Tarling tetap menarik kemudian eksis. Maka bagi Para tokoh masyarakat, seniman Tarling, pemerintah dan masyarakat Cirebon harus bersinergi melakukan berbagai langkah agar Tarling tetap menujukan eksistensinya The progress of technology influence the development Tarling, however Tarling still shows its existence. It seems that there is something interesting for researchers to conduct further research on the development and existence Tarling. In connection with these problems, the research problem is how the development Tarling and How existence Tarling. This thesis research uses qualitative

  3. Pembuatan dan Karakteristik Komposit Polimer Berpenguat Bagasse

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eqitha Dea Clareyna

    2013-09-01

    Full Text Available Bagasse memiliki kandungan serat yang cukup besar dan berpotensi digunakan sebagai bahan penguat dalam pembuatan komposit karena sifatnya yang kuat dan ringan. Dalam penelitian tugas akhir ini telah dibuat bahan komposit berpenguat bagasse dengan empat macam ukuran penguat yaitu serat chopped serta partikel berukuran 100 mesh, 140 mesh, dan 200 mesh. Pembuatan komposit menggunakan metode hand lay-up dan fraksi volume penguat divariasi dari 2,5% hingga 15%. Hasil karakterisasi yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa kekuatan tarik dan densitas terbaik dimiliki oleh sampel komposit dengan penguat berukuran 200 mesh sebanyak 7,5% volume. Kekuatan tarik sampel tersebut adalah  28,83  MPa dan densitasnya adalah 1,15 gr/cm3. Adapun kekuatan impak terbesar dimiliki oleh sampel komposit dengan 2,5% volume sebesar 0,00271 J/mm2. Dengan demikian sampel komposit yang telah dibuat dapat digunakan sebagai alternatif bahan baku industri menggantikan tiang penyangga (scantlings pada struktur kayu (timber structure sesuai standar AS 1720.1.

  4. Dialektika Rasio dan Moral: Refleksi Kritis Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irwandra Irwandra

    2010-11-01

    Full Text Available Rasio, sebagai sebuah kekuatan dan alat bagi perkembangan ilmu pengetahuan telah menghadirkan wajah-wajah yang “menawan” bagi kehidupan saat ini. Namun dibalik itu, tersimpan luka yang semakin kronis yang dapat menular dan menggerogoti sendi-sendi kemanusiaan dan keber-ada-an kita sebagai makhluk yang unik dan memiliki keunggulan dari makhluk lainnya. Moral-spiritual, itulah yang menjadi pertaruhan kita saat ini di tengah menguatnya bangunan ilmu yang dipandu oleh nahkoda rasionalitas.

  5. KURVA BEZIER DAN BRESENHAM UNTUK PEMBUATAN LINGKARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoni Haryadi Setiabudi

    2001-01-01

    Full Text Available One of the primitive in computer graphics is a circle. It needs a special method to draw a circle like Bezier method and Bresenham algorithm. According to Bezier method, it use polygon control points to draw circle but it use coordinate points of translation on Bresenham algorithm. In this research, there are two methods were compared namely Bezier's method and Bresenham algorithm. Both of them were comparing according to speed and accuration in drawing a circle. The purpose of this research is to know which one is better to draw a good circle. It is used of Borland Delphi programming language for implementation. The result of this research shows Bresenham algorithm had 1.44 times faster than Bezier for 70 drawing points, however for accuration, the Bezier's method is better. The error of Bezier X coordinate is 0,038379671 smaller than that of Bresenham X coordinate, and the error of Bezier Y coordinate is 0,026411257 less than Bresenham Y coordinate. Abstract in Bahasa Indonesia : Salah satu primitif yang penting di komputer grafik adalah pembuatan lingkaran. Untuk menggambar bentuk lingkaran diperlukan suatu metode tertentu seperti metode Bezier dan algoritma Bresenham. Pada metoda Bezier menggunakan titik-titik kontrol poligon untuk membuat lingkaran. Sedangkan pada algoritma Bresenham menggunakan translasi titik koordinat. Pada penelitian ini dibandingkan kedua metode yaitu metode Bezier dan algoritma Bresenham. Kedua metode ini akan dibandingkan berdasarkan kecepatan proses dalam pembuatan lingkaran dan akurasi hasil penggambaran lingkaran oleh masing-masing metode. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui metode pembuatan lingkaran yang paling baik. Untuk penelitian ini digunakan bahasa pemrograman Borland Delphi. Dari hasil penelitian, didapatkan bahwa algoritma Bresenham memiliki kecepatan proses 1.44 kali lebih cepat dari Bezier untuk 70 titik penggambaran, sedangkan akurasi dalam pembuatan lingkaran metode Bezier lebih baik, dimana error

  6. PERKEMBANGAN PENDIDIKAN DAN PERILAKU KEBERAGAMAAN PADA MASA KESULTANAN SAMBAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isyatul Mardiyati

    2011-12-01

    Dari perspektif sejarah, Kesultanan Sambas memiliki sumbangan yang signifikan terhadap keragaman kerajaan di kepulauan Indonesia. Sementara itu dari sisi pendidikan kerajaan ini juga memberikan kontribusi bagi transmisi dunia keilmuan di kepulauan Indonesia dalam konteks perkembangan pendidikan Islam sebagai jaringan intelektual (genealogi intelektual yang pada gilirannya mempengaruhi intensifikasi Islamisasi peradaban Islam di Indonesia. Salah satu peran pendidikan Kesultanan Sambas adalah keberhasilannya dalam meng­hasil­kan putra terbaik dalam dunia Melayu dan Islam, seperti Putra Mahkota Indra, Ahmad Khatib Sambas, dan H.M. Basyuni Imran. Kajian ini akan mengungkap perkembangan sejarah ilmu di Kesultanan Sambas, baik di dalam maupun luar Kesultanan Sambas.

  7. PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI ARANG DARI BATANG TANAMAN GUMITIR (Tagetes erecta) PADA BERBAGAI SUHU DAN WAKTU PIROLISIS

    National Research Council Canada - National Science Library

    I Made Siaka; Ni Putu Diana Febriyanti; Emmy Sahara; I Made Sutha Negara

    2017-01-01

    ...) pada berbagai suhu dan waktu pirolisis. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh suhu dan waktu yang optimum dalam pembuatan arang serta mengetahui karakteristik arang yang dihasilkan pada suhu dan waktu optimumnya...

  8. PENGARUH PERKEMBANGAN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI TERHADAP LEKSIKOGRAFI ARAB

    OpenAIRE

    Hadi, Syamsul

    2012-01-01

    Tulisan ini membahas pengaruh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) terhadap leksikografi Arab . Kendatipun terfokuskan pada bahasa Arab, karena bahasa Arab itu dipelajari di berbagai negara lewat berbagai lembaga pendidikan, termasuk di perguruan tinggi di Indonesia, pengaruh tersebut dapat dihayati pula oleh para peneliti maupun pecinta dan pemakai bahasa Arab di negeri ini . Pembahasan diharapkan memberikan beberapa informasi, yakni (a) khazanah perkamusan Arab, (b) informasi...

  9. PERKEMBANGAN TEKNOLOGI DAN PERILAKU MENYIMPANG DALAM MASYARAKAT MODERN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muzaini Muzaini

    2014-06-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi yang pesat dewasa ini telah menjadikan negara-negara yang sedang berkembang mengalami perubahan-perubahan dalam aspek sosial dan ekonomi. Proses modernisasi di bidang ekonomi dan sosial mengakibatkan perubahan bentuk  masyarakat dari bentuk tradisional menuju ke bentuk modern. Di satu sisi perkembangan teknologi dalam masyarakat modern memberikan kemudahan-kemudahan bagi kita dalam berbagai hal, seperti dalam transportasi dan berkomunikasi. Akan tetapi, perubahan-perubahan teknologi dan modernisasi ternyata dalam sisi lain berdampak negatif. Masyarakat yang sedang berubah merasakan seperti dalam keterasingan di dalam menghadapi perubahan yang terjadi. Dampak dari berbagai perubahan dirasa tidak semua menguntungkan.bagi masyarakat Hal ini dapat dilihat dari berbagai perilaku menyimpang yang muncul dalam masyarakat modern. Munculnya banyak perilaku menyimpang dalam masyarakat modern perlu diwaspadai agar tidak mengancam kehidupan masyarakat modern, sehingga terbentuk masyarakat kekotaan yang teratur, tertib dan nyaman, serta memberikan harapan kehidupan masa depan yang lebih baik.Kata kunci: perkembangan teknologi, masyarakat modern, dan perilaku menyimpang

  10. INTERVENING DEONTOLOGI MORAL EVALUATION AUDITOR DALAM PENGARUHNYA PEMBUATAN KEPUTUSAN BERBASIS ETIS DENGAN PERKEMBANGAN MORAL COGNITIVE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emrinaldi Nur DP

    2014-12-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh time pressure, risiko audit, perkembangan moral kognitif dan deontologi evaluasi moral yang menjadi tanda dini prosedur audit off dari karakteristik individu sisi dalam membuat keputusan etis. Penelitian ini menggunakan sikap berhenti prematur prosedur audit ketergantungan . Baru-baru ini sikap tidak etis ini tampaknya menjadi hal yang berisiko karena menunjukkan bahwa auditor tidak konsisten tentang bertanggung jawab dan etika mereka. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh auditor independen yang bekerja di KAP di Pekanbaru, Padang dan Batam. Sedangkan sampel adalah mereka yang bekerja di KAP kotaPekanbaru, Padang dan Batam. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Jumlah sampel yang digunakan adalah 69 responden. Data dianalisis dengan teknik analisis PLS (Partial Least Square dengan menggunakan software SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa tekanan waktu berpengaruh signifikan untuk mengaudit tanda dini prosedur off, pembangunan dan tata susila moral yang evaluasi moral yang kognitif berpengaruh negatif tidak signifikan untuk mengaudit tanda dini prosedur off. Selain itu, ada juga hubungan yang signifikan antara perkembangan moral kognitif seseorang dan deontologi evaluasi moral. Kelima T-Statistic tes secara bersamaan tidak berpengaruh untuk mengaudit tanda dini prosedur off. Hanya 23,8 % variabilitas membangun berhenti prematur sikap prosedur audit, dan sisanya 76,2 % explaine oleh variabel lain di luar penelitian ini. The purpose of this research is to find out the effect of time pressure, audit risk, cognitive moral development and deontology moral evaluation into audit procedure’s premature sign off from individual characteristic’ side in making ethical decision. This research used premature stopping attitude of audit procedure as the dependence. Recently, this unethical attitude seems to be risky thing because it indicates that auditors are not

  11. PERKEMBANGAN EMBRIO DAN LARVA IKAN LETTER SIX, Paracanthurus hepatus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniar Kusumawati

    2015-06-01

    Full Text Available Dalam upaya memperkaya populasi ikan letter six (Paracanthurus hepatus di alam yang telah mendekati kepunahan akibat adanya illegal fishing maka dilakukan usaha perbenihan. Kegiatan perbenihan ikan letter six memerlukan informasi awal tentang perkembangan telur dan pemeliharaan larva yang nantinya akan digunakan sebagai acuan dasar dalam menentukan pengembangan teknik pemeliharaan larva ikan letter six yang tepat. Koleksi induk ikan letter six hasil tangkapan di alam dari perairan Maluku dan Papua. Induk letter six dipelihara dalam tangki policarbonat bulat berkapasitas dua ton dengan sistem air mengalir. Selama pemeliharaan, induk letter six mampu memijah secara alami. Durasi perkembangan embrio hingga menetas memerlukan waktu 22 jam 24 menit pada suhu normal air laut 29°C. Penyerapan kuning telur optimum terjadi pada hari kedua dan maksimum terserap habis pada hari ketiga, sedangkan butir minyak terserap habis tepat pada hari ketiga. Korelasi pertumbuhan panjang dan tinggi larva mengikuti hubungan alometrik negatif di mana konstanta pertumbuhan b = 0,6629 (b < 1. Berdasarkan perkembangan larva, umur D-2 (terbentuk bintik mata mulai diberikan pakan alami berupa plankton dan pada D-3 (bukaan mulut mulai diberikan zooplankton yaitu rotifer. Dengan metode pemeliharaan ini, larva ikan letter six mati pada D-25 sehingga perlu adanya perbaikan metode pemeliharaan melalui pendekatan lingkungan maupun pakan.

  12. Perancangan dan Pembuatan Aplikasi Pembelajaran Bahasa Jepang Untuk Pemula Dengan Metode User Centered Design Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Michael Agustav

    2017-03-01

    Full Text Available Seiring perkembangan zaman dimana perdagangan bebas Asia Pasifik mulai sering terjadi, maka penduduk Indonesia perlu mempelajari bahasa lain selain bahasa Indonesia. Bahasa Jepang perlu dipelajari karena mulai banyak investor asing dari negara Jepang di Indonesia. Oleh sebab itu dibuat aplikasi sederhana untuk membantu proses pembelajaran bahasa Jepang untuk pemula menggunakan metode User Centered Design. Dalam metode User Centered Design pada pembuatan aplikasi pembelajaran aplikasi pembelajaran bahasa Jepang untuk pemula ini dilakukan dengan membuat prototype pertama berupa hand-sketches prototype, kemudian dibuat prototype kedua berupa realisasi dari hasil handsketches, dan yang terakhir dibuat prototype ketiga berupa dynamic design prototype. Dari ketiga jenis prototype juga dilengkapi dengan evaluasi terhadap pengguna dan dilakukan perbaikan. Kemudian untuk pengujian telah dilakukan dua kali pengujian menggunakan metode dari usability testing yaitu completing a transaction dan evaluating the impact of subtle changes. Hasil dari kedua pengujian itu telah dianalisa dan dihitung, berdasarkan hasil analisa tersebut disimpulkan bahwa pada pengujian completing a transaction mendapatkan hasil 92,3% menunjukkan bahwa pengguna telah memahami fitur dan fungsi dari tombol yang telah disediakan pada aplikasi pembelajaran bahasa Jepang yang telah dibuat dan pada hasil pengujian evaluating the impact of subtle changes mendapatkan hasil 100% hasil tersebut menunjukkan bahwa pengguna telah dapat mempelajari bahasa Jepang dengan menggunakan aplikasi pembelajaran bahasa Jepang yang dibuat.

  13. Media Sosial dan Perkembangan Komunikasi Korporat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rina Juwita

    2017-07-01

    Full Text Available Kehadiran media sosial telah mengubah aktivitas komunikasi korporat dan dengan cepat merevolusi bagaimana kampanye atau program public relations berjalan. Jika dibandingkan dengan cara tradisional yang mengandalkan pada output murni, media sosial memaksa komunikasi korporat beralih pada proses dialog dimana para pemangku kepentingan, dan bukan hanya perusahaan sama-sama memiliki kekuasaan terhadap pesan yang beredar. Media sosial merupakan alat komunikasi revolusioner yang mengubah secara cepat bagaimana praktik PR menjadi bagian integral dari komunikasi korporat bagi sejumlah perusahaan dan menawarkan pilihan baru bagi para praktisi PR pada setiap aspek proses komunikasi yang dilakukan.

  14. PEMBUATAN LARU TEMPE DAN PENGAMATAN KEKUATANNYA SELAMA PENYIMPANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermana Hermana

    2012-11-01

    Full Text Available Pembuatan laru tempe dan pengamatan kekuatannja selama penjimpanan. (Preparation of tempeh mold inoculum and observation on its activity during storage. "Laru" or tempeh mold inoculum can be made by growing tempeh mold on rice or "tiwul" (steamed cassava flour. Mold grown rice or "tiwul" is dried in the sun when the spores are fully mature. It is then ground to powder. The spores may also be taken from the dried rice or "tiwul" by rubbing them off with wheat flour. Rice flour or tapioca may be used as substitutes of wheat flour. The flours are also used to dilute the concentration of the spores in inoculum. Another type of tempeh mold in­oculum can be made by grinding dried tempeh into powder. "Laru" made by growing tempeh mold on rice is the best of the three, is easy to be prepared and is inexpensive. The self-life is at least six months when stored in a closed container at room temperature (25°C Walaupun laru murni tentu sangat baik, cara pembuatan laru murni seperti dikerjakan oleh Yap dan Stanton terlalu sulit dan mahal untuk dilaksanakan oleh pedagang tempe di Indonesia pada masa ini. Pada penelitian ini dicari cara pembuatan laru tempe yang mudal dilakukan dan murah, larunya dapat ditakar dan dapat disimpan lebih lama.

  15. PROFIL PEMIJAHAN DAN PERKEMBANGAN MORFOLOGI LARVA DAN YUWANA IKAN CLOWN HITAM (Amphiprion percula

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniar Kusumawati

    2016-11-01

    Full Text Available Amphiprion percula (ikan clown hitam atau clown Biak merupakan salah satu spesies ikan hias laut yang umumnya ditangkap untuk tujuan komersial. Di samping itu, indikasi menurunnya jumlah ikan clown hitam disebabkan oleh kematian secara alami di alam sebesar 75% akibat tingkat agresivitas ikan clown hitam dalam mempertahankan wilayahnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil pemijahan dan perkembangan morfologi larva dan yuwana ikan clown hitam. 10 pasang koleksi induk diperoleh dari Biak. Pengamatan dilakukan selama 1 tahun yang meliputi pengamatan reproduksi biologis dan aspek morfologi dan perkembangan larva dan yuwana ikan clown hitam. Berdasarkan pengamatan diketahui bahwa 70% dari populasi induk ikan clown hitam telah berhasil bertelur dengan periode pemijahan 9-30 hari. Jumlah produksi telur yang diperoleh 25 hingga 2.244 butir. Jumlah telur dengan bobot induk betina berkorelasi positif. Masa inkubasi telur terjadi selama 6 hingga 7 hari. Sesaat setelah menetas, larva (D0 dapat mengkonsumsi rotifer. Artemia dan pakan pelet yang diberikan mulai dari D6 dan D17. Periode perkembangan larva sangat singkat yaitu 17 hari. Selama pengamatan ikan clown hitam menunjukkan pertumbuhan yang relatif lambat

  16. Pembuatan Sistem Informasi Rental Mobil dengan Menggunakan Java dan Mysql

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annisa Rahmawati

    2015-08-01

    Full Text Available Pangsa pasar yang semakin berkembang di berbagai bidang usaha khususnya pada jasa, membuat sistem pembukuan penjualan yang belum menggunakan komputer menjadi tidak efektif. Salah satu contoh bidang usaha tersebut adalah usaha rental mobil. Proses pengolahan data transaksi perusahaan tersebut semakin tidak akurat dan lambat seiring dengan meningkatnya transaksi yang dilakukan. Atas dasar tersebut digunakan Sistem Informasi Rental Mobil yang berbasis komputer sehingga lebih cepat dan akurat. Sistem Informasi tersebut dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Java dan menggunakan database MySQL yang tertanam langsung pada aplikasi. Proses pembuatan dan pengembangan Sistem Informasi Rental Mobil ini menggunakan metode SDLC (Software Development Life Cycle model air terjun. Hasil dari perancangan aplikasi ini adalah suatu aplikasi desktop yang dapat memudahkan pengguna dalam pencarian mobil yang sedang tersedia, penagihan pembayaran dan pengembalian mobil jika batas waktu pengembalian sudah tiba.

  17. JENIS DAN DOSIS AKTIVATOR PADA PEMBUATAN KOMPOS BERBAHAN BAKU MAKROALGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Susianingsih

    2011-06-01

    Full Text Available Kompos (pupuk organik merupakan salah satu bahan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah karena dapat meningkatkan retensi/ketersediaan hara di dalam tanah sebagai upaya untuk memperbaiki sifat kimia, fisika, dan biologi tanah. Salah satu material organik yang dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan kompos adalah makroalga dari jenis rumput laut terutama dari jenis yang kurang memiliki nilai ekonomis (fluktuasi harga dan dari jenis yang pertumbuhannya cepat karena dapat menjadi limbah dalam perairan. Teknologi pengomposan sangat beragam, di antaranya dengan penggunaan aktivator yang bertujuan untuk mempercepat proses pengomposan. Beberapa aktivator komersil telah banyak beredar di pasaran sesuai dengan peruntukan dan keunggulannya masing-masing. Akan tetapi aktivator yang diperoleh dari bahan baku yang akan dijadikan kompos atau pupuk organik belum banyak dilakukan begitu pula mengenai dosis penggunaannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan dosis aktivator komersil dan aktivator hasil isolasi yang sesuai dan dapat digunakan untuk pembuatan kompos berbahan baku makroalga. Sebanyak 3 jenis makroalga yang digunakan sebagai bahan baku yaitu: Sargassum sp., E. spinosum, dan Gracilaria sp., menggunakan 2 (dua jenis aktivator yaitu aktivator hasil isolasi dari bahan baku dan EM 4 sebagai aktivator pembanding dengan 3 tingkatan dosis aktivator 104, 106, dan 108 CFU/mL. Peubah yang diamati meliputi perubahan kompos yang terjadi secara morfologi pada akhir penelitian, suhu, kadar C-organik, N-total, P, dan K. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Sargassum dengan aktivator hasil isolasi pada dosis 108 CFU/mL menghasilkan kompos dengan mutu yang lebih baik.

  18. PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI MEMBRAN HIBRIDA KITOSAN-SILIKA- PEG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F Widhi Mahatmanti

    2013-02-01

    Full Text Available Membran kitosan mempunyai efektivitas pemisahan relatif tinggi tetapi kestabilan mekanik rendah. Untuk meningkatkan kestabilan perlu ditambahkan silika sehingga dihasilkan membran kitosan-silika. Sebagai bahan dasar silika digunakan natrium silikat yang diisolasi dari abu sekam padi. Dalam pembuatan membran kitosan-silika, plasticizer (polietilen glikol/PEG digunakan untuk meningkatkan kestabilan mekanik membran secara signifikan. Pembuatan membran kitosan-silika-PEG dilakukan dengan cara penguapan larutan dan pencetakan. Membran kitosan-silika-PEG dikarakterisasi sifat mekaniknya dengan menguji kekuatan tarik, persen perpanjangan dan Modulus Young, perubahan gugus fungsi, morfologi, sifat kristalinitas, kestabilan terhadap suhu, sifat hidrofilisitas, dan uji terhadap fluks air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran kitosan-silika dengan komposisi kitosan/silika 1:0,8 mempunyai harga kuat tarik optimum. Penambahan PEG akan meningkatkan harga persen perpanjangan, tidak menunjukkan perubahan yang signifikan pada hasil uji FTIR dan XRD, tetapi meningkatkan sifat hidrofil seiring dengan meningkatnya konsentrasi PEG dan pH. Nilai Fluks air menurun dengan meningkatnya konsentrasi PEG, dimungkinkan PEG terjebak secara fisik dalam padatan komposit.

  19. POLA KONSUMSI, STATUS KESEHATAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN STATUS GIZI DAN PERKEMBANGAN BALITA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Engkun Rohimah

    2016-01-01

    Full Text Available ABSTRACTThis study was aimed to analyze relationship between patterns of consumption and health status with nutritional status and development of children under five years. The design of this study was cross sectional. Subject in this study were 63 children under five years. Food consumption data was collected using Food Frequency Questionnaire (FFQ and child development data using Bina Keluarga Balita instruments. The results showed severe wasting and wasting existed in the under three years children but not in preschool. Under three years children had an average growth rate greater than preschool. There is a significant relationship between maternal employment and health caregiving pattern with nutritional status (WHZ (p=0.015, income with nutritional status (HAZ (p=0.009, and disease history within a month with nutritional status (WAZ (p=0.022. Mothers should pay more attention to children’s health caregiving pattern and provide sufficient time for the children.Keywords: consumption, development, health, nutritional statusABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pola konsumsi dan status kesehatan dengan status gizi dan perkembangan balita. Desain penelitian adalah cross sectional dengan subjek sebanyak 63 balita. Data pola konsumsi diambil menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ dan data perkembangan balita diambil menggunakan instrumen Bina Keluarga Balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa status gizi sangat kurus dan kurus masih ada pada usia batita tetapi tidak ada di usia prasekolah. Sebagian besar subjek yang berusia batita memiliki rata-rata nilai perkembangan lebih besar dibandingkan subjek yang berusia prasekolah. Terdapat hubungan yang signifikan antara pekerjaan ibu dan pola asuh kesehatan dengan status gizi (BB/TB (p=0,015, pendapatan per kapita dengan status gizi (TB/U (p=0,009, dan riwayat penyakit sebulan dengan status gizi (BB/U (p=0,022. Ibu sebaiknya lebih memperhatikan pola asuh kesehatan anak

  20. POLA DAN FAKTOR PERKEMBANGAN PEMANFAATAN LAHAN DI KECAMATAN MRANGGEN, KABUPATEN DEMAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewa Raditya Putra

    2016-10-01

    Full Text Available Sebagai wilayah pinggiran, Kecamatan Mranggen mengalami perkembangan penggunaan lahan yang intensif sejak tahun 90-an, hal ini disebabkan adanya ekspansi pembangunan perkotaan ke wilayah pinggiran, seperti pembangunan Perumnas Pucang Gading dan peningkatan kawasan pemukiman akibat tingginya urbanisasi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pola dan faktor yang mempengaruhi perkembangan pemanfaatan lahan terbangun di Kecamatan Mranggen. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data baik primer maupun sekunder. Penelitian dilakukan dalam beberapa analisis, yaitu analisis spasial overlay melalui analisis perbandingan citra 1994 dan 2015 menggunakan GIS, analisis deskriptif, dan analisis crosstabs menggunakan SPSS. Hasilnya pola pemanfaatan lahan di Kecamatan Mranggen sejak tahun 1994-2015 membentuk pola yang menyebar dengan mengalami perkembangan wilayah yang berbeda-beda (cepat, sedang, dan lambat dan faktor yang mempengaruhi pamanfaatan lahan terbangun di Kecamatan Mranggen adalah faktor lokasi, harga, lingkungan, aksesibilitas, dan fasilitas.

  1. PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PEMBUATAN LENAN RUMAH TANGGA DENGAN TEKNIK PATCHWORK QUILTING PADA IBU-IBU PKK DI DESA SEKARAN KELURAHAN SEKARAN KECAMATAN GUNUNGPATI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marwiyah Marwiyah

    2011-04-01

    Full Text Available Abstrak. Wilayah Desa Sekaran Kelurahan Sekaran merupakan salah satu Desa yang luas berada di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Universitas Negeri Semarang berada di wilayah ini. Seiring dengan perkembangan Universitas Negeri Semarang saat ini membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat Desa SekaranKelurahan Sekaran Kecamatan Gunungpati baik dari segi pendidikan, ekonomi maupun sosial. Kegiatan pengabdian masyarakat tentang peningkatan pengetahuan dan keterampilan pembuatan lenan rumah tangga dengan teknik patchwork quilting pada ibu-ibu PKK di Desa Sekaran Kelurahan Sekaran Kecamatan Gunungpati Semarang, ditujukan agar para ibu-ibu memiliki pengetahuan dan keterampilan khususnya berupa lenan rumah tangga seperti taplak, serbet, seprai, sarung bantal, bed cover, tutup TV dan sebagainya, dapat membuat untuk memenuhi kebutuhan keluarga sendiri dan menjual /berwirausaha dengan harganya yang relatif terjangkau bagi masyarakat disekitar daerah desa sekaran ataupun didesa lain. Dengan demikian harapan pengabdian kepada masyarakat ini dapat ikut berpartisipasi memberdayakan peningkatan kesejahteraan keluarga melalui sosialisasi pengetahuan dan keterampilan pembuatan lenan rumah tangga dengan teknik patchwork quilting. Metode yang digunakan adalah metode ceramah, tanya jawab ,metode demonstrasi; dan praktek. Hasil kegiatan ini memperoleh tanggapan positif dari para peserta dan ketua penggerak PKK Desa Sekaran Kelurahan Sekaran Kecamatan Gunungpati Semarang. Dalam pelaksanaan pengabdian ini tidak mengalami hambatan yang  berarti. Pelaksanaan pengabdian masyarakat menunjukkan,bahwa peserta dapat mengenal dan mempraktekkan membuat lenan rumah tangga dengan teknik patchwork quilting, dengan hasil 80% peserta memperoleh kriteria baik dan 20% peserta memperoleh kriteria cukup. Kata kunci: Desa Sekaran, lenan rumah tangga, teknik patchwork quilting.

  2. PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN PEMBUATAN LENAN RUMAH TANGGA DENGAN TEKNIK PATCHWORK QUILTING PADA IBU-IBU PKK DI DESA SEKARAN KELURAHAN SEKARAN KECAMATAN GUNUNGPATI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marwiyah -

    2011-04-01

    Full Text Available Wilayah Desa Sekaran Kelurahan Sekaran merupakan salah satu Desa yang luas berada di Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Universitas Negeri Semarang berada di wilayah ini. Seiring dengan perkembangan Universitas Negeri Semarang saat ini membawa dampak positif bagi kehidupan masyarakat Desa Sekaran Kelurahan Sekaran Kecamatan Gunungpati baik dari segi pendidikan, ekonomi maupun sosial. Kegiatan pengabdian masyarakat tentang peningkatan pengetahuan dan keterampilan pembuatan lenan rumah tangga dengan teknik patchwork quilting pada ibu-ibu PKK di Desa Sekaran Kelurahan Sekaran Kecamatan Gunungpati Semarang, ditujukan agar para ibu-ibu  memiliki pengetahuan dan keterampilan khususnya berupa lenan rumah tangga seperti taplak, serbet, seprai, sarung bantal, bed cover, tutup TV dan sebagainya, dapat membuat untuk memenuhi kebutuhan keluarga sendiri dan menjual /berwirausaha dengan harganya yang relatif terjangkau bagi masyarakat disekitar daerah desa sekaran ataupun didesa lain. Dengan demikian harapan pengabdian kepada masyarakat ini dapat ikut berpartisipasi memberdayakan peningkatan kesejahteraan keluarga melalui sosialisasi pengetahuan dan keterampilan pembuatan lenan rumah tangga dengan teknik patchwork quilting.Metode yang digunakan adalah metode ceramah, tanya jawab ,metode demonstrasi; dan praktek. Hasil kegiatan ini memperoleh tanggapan positif dari para peserta dan ketua penggerak PKK Desa Sekaran Kelurahan Sekaran Kecamatan Gunungpati Semarang. Dalam pelaksanaan pengabdian ini tidak mengalami hambatan yang berarti. Pelaksanaan pengabdian masyarakat menunjukkan,bahwa peserta dapat mengenal dan mempraktekkan membuat lenan rumah tangga dengan teknik patchwork quilting, dengan hasil 80% peserta memperoleh kriteria baik dan 20% peserta memperoleh kriteria cukup. Kata kunci: Desa Sekaran, lenan rumah tangga, teknik patchwork quilting.

  3. HUBUNGAN KOMPOSISI TUBUH DAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN SEKSUAL PADA REMAJA PUTRI DI PERKOTAAN DAN PERDESAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Seasty Handayani

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to analyzed the association of percent body fat and nutritional status on sexual development in adolescence girls in urban and rural areas. A cross sectional study involved 100 students of 8th grade junior high school. Age of menarche and breast growth used as sexual development indicators. Results showed that proportion of subjects with stunting and severe stunting was higher in rural area (34% than urban area (14%. Subjects in urban area had earlier age of menarche (18%. Breast growth of subjects in urban and rural areas were in midpuberty phase. Statistical analysis showed a correlation between nutritional status (BMI/U and percent body fat, nutritional status and sexual development, as well as percent body fat and sexual development (p<0.05.Keywords: age of menarche, breast growth, percent body fatABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan persen lemak tubuh dan status gizi dengan perkembangan seksual pada remaja putri di perkotaan dan perdesaan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang melibatkan 100 siswi kelas VIII SMP. Usia menarche dan pertumbuhan payudara digunakan sebagai indikator perkembangan seksual. Hasil penelitian menunjukkan proporsi subjek pendek dan sangat pendek lebih banyak terdapat di SMP desa (34% dibandingkan SMP kota (14%. Subjek di SMP kota mengalami menarche lebih awal (18%. Pertumbuhan payudara subjek di SMP kota maupun di SMP desa berada pada fase midpubertas. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi (IMT/U dengan persen lemak tubuh, status gizi dengan perkembangan seksual dan persen lemak tubuh dengan perkembangan seksual (p<0.05.Kata kunci: persen lemak tubuh, pertumbuhan payudara, usia menstruasi

  4. DAENDELS DAN PERKEMBANGAN ARSITEKTUR DI HINDIA BELANDA ABAD 19

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Handinoto Handinoto

    2008-01-01

    Full Text Available In periods of his governance, Governor General Herman Willem Daendels (1808-1811 greatly influenced the city growth of Batavia (currently known as Jakarta and Surabaya. He has also affected colonial architecture in Dutch East Indies during 19th century. His style of leadership that was arrogant and tough has been succeeded to reborn proud of Dutch nation as a colonist and also eliminate Javanese traditional architecture that was started to adopt by some Dutch ‘aristocrat’ at the end of 18th century for housing development. Daendels’ governance initiated new style of architecture which is known as ‘Indische Empire’. The style has been adopted from ‘Empire’ style of France and has made some adjustment with local climate and life style of Dutch East Indies The style has been used in Dutch East Indies during 19th century. Abstract in Bahasa Indonesia: Dalam kurun waktu pemerintahannya selama kurang lebih 3,5 tahun, Gubernur Jendral Herman Willem Daendels (1808-1811 ternyata berperan besar terhadap perkembangan kota di Batavia (sekarang Jakarta dan Surabaya maupun arsitektur kolonial di Hindia Belanda sepanjang abad ke 19. Gaya pemerintahannya yang keras dan angkuh ternyata berhasil menghidupkan kembali keangkuhan Belanda sebagai kaum penjajah dan menjauhkan pengaruh arsitektur tradisional Jawa yang sudah mulai diadaptasi oleh kaum ’aristokrat’ Belanda pada akhir abad 18, untuk pembangunan perumahan. Kedatangan Daendels mengakibatkan timbulnya gaya arsitektur yang kemudian dikenal dengan sebutan ” Indische Empire”, berasal dari gaya Empire di Perancis yang disesuaikan dengan iklim dan gaya hidup di Hindia Belanda. Gaya ini berkembang di Hindia Belanda sepanjang abad ke 19. Kata kunci: Sejarah arsitektur Kolonial Belanda, Daendels, Indische Empire.

  5. DAMPAK PEMIKIRAN SAUSSURE BAGI PERKEMBANGAN LINGUISTIK DAN DISIPLIN ILMU LAINNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    didi sukyadi

    2014-01-01

    Full Text Available There is no discipline  standing alone. What we know and what we create  or  engineer  both  directly  and  indirectly  are  influenced  by other people’s ideas. Semiotics as a discipline just appearing at the beginning of the 20th century has flourished not only in linguistics and  literature,  but  also  in  other  disciplines  such  as  anthropology, sociology,  psychiatry,  culture,  music,  arhitecture,  advertisement, and  even  politics.  We  are  all  aware  that  all  these  embryos  derive from  Saussure’s  ideas    which  became  the  foundation  of structuralism  such  as  synchronic-diachronic,  language-parole, signifier-signified,  arbitrary-motivated,  and  syntagmatic- paradigmatic. This paper will elaborate Saussure’s essential ideas, and their impacts to the studies of linguistics, literature, and other disciplines as well as the development of semiotics today. Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE Tidak  ada  ilmu  yang  berdiri  sendiri.  Apa  yang  kita  ketahui,  apa yang  kita  ciptakan atau  rekayasa secara  langsung  maupun  tidak langsung  dipengaruhi gagasan  atau  pikiran  orang  lain.  Semiotika sebagai sebuah disiplin ilmu yang baru muncul pada awal abad dua puluh  telah  berkembang  begitu  pesat  dan  luas  tidak  hanya  dalam linguistik dan sastra tetapi juga dalam disiplin ilmu lainnya seperti antropologi,  sosiologi,  psikiatri,  budaya,  musik,  arsitektur,  iklan, dan  bahkan  politik. Kita  menyadari  cikal-bakal  semua  itu  adalah gagasan  Saussure  yang  menjadi  dasar  strukturalisme  seperti synchronic-diachronic, langue-parole,  signifier-signified, arbitrary-motivated, dan syntagmatic-paradigmatic.  Tulisan  ini berusaha  memaparkan  buah  pikiran  penting  Saussure, dan dampaknya  bagi  kajian  linguistik,  sastra  dan  bidang  lainnya  serta perkembangan kajian tanda

  6. Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia 3-24 Bulan di Daerah Konflik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hastuti Usman

    2014-08-01

    Full Text Available Lima tahun pertama adalah masa penting dalam proses tumbuh kembang anak. Anak lahir dan tinggal di daerah rawan bencana (bencana alam, perang, atau konflik bersenjata berisiko mengalami kegagalan pertumbuhan dan keterlambatan perkembangan. Penelitian ini bertujuan mengukur perbedaan pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3 - 24 bulan antara yang tinggal di daerah konflik dan bukan konflik dan menganalisis korelasi tempat tinggal daerah konflik dengan pertumbuhan serta perkembangan anak usia 3 - 24 bulan. Metode penelitian secara potong lintang dilakukan di Kabupaten Poso periode Februari - Maret 2014 terhadap 40 anak usia 3 - 24 bulan di daerah konflik dan bukan konflik. Data dianalisis menggunakan kai kuadrat dan korelasi point biseral. Hasil pertumbuhan berdasarkan berat badan/panjang badan di daerah konflik dan bukan konflik, kurus berturut-turut 32% dan 2% (p0,05, tetapi jenis kelamin memengaruhi perkembangan (p=0,010. Pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3-24 bulan yang tinggal di daerah konflik lebih terganggu dibandingkan dengan yang tinggal di daerah bukan konflik. Terdapat korelasi antara tempat tinggal daerah konflik dan jenis kelamin anak dengan pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3-24 bulan. The first five years are an important period in the development of the child. Children born and living in areas prone to disasters (natural disasters, war or armed conflict, risk of growth failure and developmental delay. This study aimed to measure the difference in the growth and development of children aged between 3 - 24 months who live in areas of conflict and not conflict and analyze correlations residential areas of conflict with the growth and development of children aged 3 - 24 months. Method of cross-sectional studies conducted in Poso regency February - March 2014 to children aged 3 - 24 months in areas of conflict and not conflict. Data were analyzed using chisquare and correlation point biseral.The results based on the growth of

  7. POLA ASUH MAKAN, PERKEMBANGAN BAHASA, DAN KOGNITIF ANAK BALITA STUNTED DAN NORMAL DI KELURAHAN SUMUR BATU, BANTAR GEBANG BEKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Latifah Hanum

    2013-10-01

    Full Text Available ABSTRACTThe purpose of this study was to identify the association between nutritional status, language and cognitive development and also differences of language and cognitive development between normal and stunted underfiveschildren. The study design was a cross-sectional. Sample size was 70 children consisted of 35 normal and 35 stunted children. The highest percentage level of education of fathers and mothers only primary school and more than half of children came from poor families. There was significant difference (pKey words: cognitive development, language development, stunting, underfives childrenABSTRAKTujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui kaitan status gizi dengan perkembangan bahasa dan kognitif pada anak yang berstatus gizi normal dan stunted. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional. Total subjek pada penelitian ini sebanyak 70 anak balita, terdiri dari 35 anak balita berstatus gizi stunted dan 35 anak berstatus gizi normal. Sebagian besar pendidikan orang tua adalah SD dan berasal dari keluarga miskin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan (pdan besar keluarga. Kelompok balita normal memiliki pencapaian perkembangan bahasa dan kognitif yang lebih tinggi daripada kelompok anak balita stunted. Tidak terdapat perbedaan pola asuh makan anak balita normal dan stunted (p>0.05, namun skor pola asuh makan ibu anak balita normal lebih tinggi daripada anak balita stunted. Berdasarkan uji korelasi terdapat hubungan signifikan (pKata kunci: perkembangan kognitif, perkembangan bahasa, stunting, anak balita

  8. IMPLEMENTASI E-POSYANDU UNTUK MONITORING PERKEMBANGAN KESEHATAN DAN GIZI IBU DAN ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Sumardi

    2012-11-01

    Full Text Available Salah satu kegiatan Posyandu adalah untuk memonitoring gizi anak pada daerah sekitarnya. Memonitoring dilakukan oleh Kader Posyandu dengan mencatat dan melaporkan sesuai dengan format yang diberikan oleh puskesmas. Informasi yang dihasilkan berupa status gizi anak, daftar anak pengikut penimbangan, daftar anak yang melakukan imunisasi, dan data kematian anak. Selama ini penyampaian informasi belum menghasilkan lengkap, akurat, jelas, dan tepat waktu. Hal ini tentunya menjadi masalah dalam memonitoring gizi anak pada suatu Posyandu. Sistem dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP dan database dengan PHPMyAdmin. Desain sistem meliputi form login admin, form pengolahan daftar anak, form pengolahan layanan anak, form pengolahan catatan imunisasi, form data kematian, form daftar imunisasi. Untuk menghasilkan laporan pengolahan data dibuat dalam bentuk pdf agar tidak terjadi manipulasi informasi. Sistem ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan kualitas informasi, berupa : ketersedian informasi saat dibutuhkan secara cepat, sudah dalam bentuk komputerisasi, tidak ada keterlambatan pelaporan hasil pengolahan data, dan hasil pengolahan data sesuai dengan keadaan yang ada. Pada tahap akhir pembuatan produk akan dilakukan evaluasi untuk memaksimalkan fungsinya. Kata kunci: E-Posyandu, monitoring, gizi anak, web report, Puskesmas

  9. PERKEMBANGAN TELUR DAN SPERMA INDUK IKAN BELIDA, Notopterus chitala YANG DIPELIHARA DI KOLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anang Hari Kristanto

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian pengamatan telur dan sperma induk ikan belida (Notopterus chitala yang dipelihara di kolam telah dilakukan dari bulan Agustus 2006—Maret 2007. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan telur dan sperma induk ikan belida yang dipelihara di kolam. Induk ikan belida dipelihara di kolam dengan pola induk betina saja, induk jantan saja, induk betina dan induk jantan secara bersama. Pengukuran dilakukan terhadap suhu harian, curah hujan, dan konduktivitas selama pemeliharaan serta melihat pengaruhnya terhadap perkembangan telur dan jumlah sperma serta motilitasnya. Selama pengamatan tujuh bulan, peningkatan curah hujan menyebabkan perubahan suhu dan konduktivitas air kolam pemeliharaan dan mempengaruhi jumlah spermatozoa dan motilitasnya demikian juga terhadap perkembangan telurnya. Induk jantan yang dipelihara secara terpisah, setiap bulannya dijumpai induk matang, sedangkan yang dicampur, pada bulan Februari dan Maret tidak dijumpai sperma matang. Pada induk betina baik yang terpisah maupun dicampur, bulan Februari dan Maret tidak dijumpai induk matang. Research on eggs and sperm development of featherback (Notopterus chitala reared in earthen pond was conducted during August 2006—March 2007. The aim of the research was to observe the eggs and sperm development. Featherback broodstocks were reared in ponds as female only, male only, and female and male broodstock together. Measurement was done on the daily water temperature, conductivity and amount of rainfall during rearing period and also was obseved the eggs development and amount of sperms and their motilities. During the seven months of rearing, increasing the rainfall caused the alteration of temperature and conductivity of pond water. They influenced the amount of sperm and their motility and so did the eggs development. The males broodstock in separated rearing, each month was found matured sperm, while in mixed rearing, on Februari and March was not found. In

  10. KAITAN ANTARA STATUS GIZI, PERKEMBANGAN KOGNITIF, DAN PERKEMBANGAN MOTORIK PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL STATUS, COGNITIVE DEVELOPMENT, AND MOTOR DEVELOPMENT IN PRESCHOOL CHILDREN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rindu Dwi Malateki Solihin

    2013-06-01

    Full Text Available ABSTRACT Growth failure (stunting in children under five causes a variety of development disorders, including cognitive and motor development. The objective of this study was to analyze the relationship between nutritional status, cognitive development, and motor development in preschool children. This survey was conducted on 73 children aged 3-5 years in Bogor regency, West Java. This study showed that 30.2 percent children had low height for age. 98.6 percent children had normal birth weight and 76.7 percent children had normal birth length. Children’s level of cognitive (54.8% and fine motor development (68.5% were low, while gross motor development level were moderate (41.1%. Factors that significantly associated with children’s nutritional status were mother’s height, children’s energy and protein sufficiency level, and birth length of children. Factors that significantly associated with children’s fine and gross motor development were children’s nutritional status, early education, and age of children. Factors that significantly associated with children’s cognitive development were children’s nutritional status, age of children, early education, and children care practices of mother. Children’s nutrient sufficiency level, especially energy and protein, has significant association to their nutritional status and development Keywords: nutritional status, cognitive development, motor development, preschool children   ABSTRAK Kegagalan pertumbuhan (stunting pada anak usia di bawah lima tahun (balita dapat menyebabkan berbagai gangguan perkembangan, termasuk perkembangan kognitif dan motorik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kaitan antara status gizi, perkembangan kognitif dan motorik pada anak usia prasekolah. Penelitian berdesain survei ini dilakukan pada 73 anak usia 3-5 tahun di Desa Cibanteng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 30,2 persen anak balita berstatus gizi

  11. Hubungan Antara Perdagangan Internasional, Pertumbuhan Ekonomi Dan Perkembangan Industri Keuangan Syariah Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aam Slamet Rusydiana

    2009-03-01

    Full Text Available Di dalam konteks ekonomi terbuka, perdagangan internasional dalam hal ini adalah ekspor dan impor, dan aliran dana antarnegara menjadi sesuatu yang tidak dapat dinafikan perannya dalam pemberian kontribusi bagi pertumbuhan. Sedangkan untuk hubungan keduanya terhadap perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia nampaknya hingga saat ini belum ada yang mencoba menelisik lebih jauh. Studi ini mencoba menganalisis pola hubungan antara perdagangan internasional, pertumbuhan ekonomi dan perkembangan industri keuangan dan bisnis syariah di Indonesia dengan menggunakan metode Vector Auto Regression (VAR dan Vector Error Correction Model (VECM.Hasilnya menunjukkan bahwa pola hubungan antara ekspor dan growth adalah bi-directional causation yakni growth driven export dan export led growth. Begitu pula variabel impor. Temuan lain yang menarik adalah bahwa ternyata booming industri syariah belakangan ini tidak berkorelasi positif terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara makro. Begitu pula fakta bahwa semakin besar growth Indonesia tidak diiringi dengan semakin suburnya industri keuangan syariah. Oleh karena itu, syarat utama agar share industri syariah Indonesia dapat tumbuh dan berkembang signifikan adalah perlu political will dari pemerintah.JEL Classification : F40, F43, G20, G21Keywords : Perdagangan Internasional, Growth, Keuangan Syariah, VAR/VECM

  12. PENENTUAN CAMPURAN LUMPUR LAPINDO SEBAGAI SUBSTITUSI PASIR DAN SEMEN DALAM PEMBUATAN PAVING BLOCK RAMAH LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ganjar Samudro

    2016-03-01

    Full Text Available Lumpur Lapindo (LL atau Lumpur Sidoarjo (Lusi merupakan lumpur panas, yang pemanfaatannya sangat terbatas dan menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang cukup besar. Karakteristik Lumpur Lapindo mengandung silikat (SiO2 dan kapur (CaO yang cukup tinggi dan bersifat pozoland. Selain kandungan kimia yang menguntungkan, Lumpur Lapindo juga bersifat B3 dengan kandungan logam berat Pb 35,41 ppm dan Cu 21,9 ppm yang melebihi baku mutu Kepmenkes no.907/2002, PP no.82/2001 dan PP no.18/1999. Teknik olidifikasi menjadi paving block dapat digunakan untuk mengubah watak fisik dan kimia limbah B3 dengan cara penambahan senyawa pengikat sehingga pergerakan senyawa-senyawa B3 dapat dihambat dan membentuk ikatan massa monolit dengan struktur yang kekar. Penambahan Lumpur Lapindo sebagai substitusi semen dan pasir ditentukan sebesar 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%, dengan pengujian terhadap kuat tekan, daya serap air dan perlindian. Penelitian ini didapatkan variasi Lumpur Lapindo sebagai substitusi pasir dan semen optimum asingmasing sebesar 30% dengan kuat tekan 408 kg/cm2 , daya serap air 10,17% dan uji perlindian dihasilkan dibawah 0,03 ppm Pb dan Cu, serta biaya pembuatan 1 buah paving block berkurang dari Rp 1.302,86 per buah menjadi Rp 1.059,40 per buah. Lumpur Lapindo sebagai substitusi semen lebih baik penggunaannya dalam pembuatan paving block ramah ingkungan.

  13. PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI ARANG DARI BATANG TANAMAN GUMITIR (Tagetes erecta PADA BERBAGAI SUHU DAN WAKTU PIROLISIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Siaka

    2017-03-01

    Full Text Available ABSTRAK: Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan dan karakterisasi arang dari batang tanaman gumitir (Tagetes erecta pada berbagai suhu dan waktu pirolisis. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh suhu dan waktu yang optimum dalam pembuatan arang serta mengetahui karakteristik arang yang dihasilkan pada suhu dan waktu optimumnya. Karakteristik arang mengacu pada SNI 06–3730-1995 dengan melakukan analisis terhadap kadar air, abu, volatile, dan karbon serta daya serapnya terhadap odine dan metilen biru. Suhu optimum pirolisis pembuatan arang adalah 300oC dengan karakteristik terbaik berupa rendemen, kadar air, volatile, abu, dan karbon berturut-turut sebesar 40,27 ±; 4,00 ± 0,00; 6,58 ± 0,07; 4,34 ± 1,22; dan 85,06%, serta daya serapnya terhadap iodin dan metilen biru sebesar 631,0935 ± 0,00 dan 131,34 ± 1,7 mg/g arang. Waktu pirolisis optimum adalah 90 menit dengan karakterisitik paling baik, yakni rendemen, kadar air, volatile, abu, dan karbon berturut-turut sebesar 42,30 ± 8,7; 2,00 ± 0,00; 2,87 ± 0,07; 9,68 ± 1,17; dan 85,44% serta daya serapnya terhadap iodin dan metilen biru sebesar 647,4642 ± 0,00 dan 136,20 ± 1,28 mg/g arang. Arang yang dihasilkan dari pirolisis pada suhu dan waktu optimum memiliki karakteristik yang sesuai dengan SNI 06-3730-1995 memiliki gugus fungsi O-H dan berupa karbon alifatik.   ABSTRACT: This paper discusses the manufacture and characterization of carbon made from the stems of marigold (Tagetes erecta at various temperatures and times of pyrolysis. This research aimed to obtain the optimum temperature and time of pyrolising in producing carbon, as well asto recognize the characteristics of the carbon produced. Characteristics of the carbon quality followed the Indonesian National Standard (SNI 06-3730-1995 by analyzing the contents of water, volatile substances, ash, and carbon, as well as, the ability of the carbon in absorption capacities of iodine and methylene blue. The optimum pyrolysis

  14. Pemanfaatan Biji Turi Sebagai Bahan Baku Pembuatan Kecap Secara Hidrolisis dengan Menggunakan Ekstrak dan Nanas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aminah Asngad

    2015-04-01

    Full Text Available Selama ini pemanfaatan tanaman turi oleh  masyarakat masih terbatas, bagian dari tanaman turi yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat hanya bunganya.  Padahal biji turi yang berbentuk bulat berwarna kuning kecoklatan mempunyai rasa dan aroma khas jenis kacang-kacangan juga dapat dimanfaatkan karena kaya dengan mineral dan vitamin serta mengandung protein. Biji dari tanaman turi dapat digunakan sebagai bahan baku alternatif  dalam pembuatan  kecap karena biji tanaman turi tersebut  mempunyai komposisi  kandungan gizi yang tidak jauh berbeda dengan kedelai, terutama kandungan  protein biji turi sebesar 36,21%  yang setara  dengan kandungan protein kedelai sebesar 37,5% Pembuatan kecap dengan menggunakan ekstrak pepaya dan nanas dapat mempercepat waktu pembuatan kecap secara hidrolisis protein karena adanya enzim papain pada pepaya dan enzim bromelin pada nanas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar protein kecap biji turi dengan menggunakan ekstrak pepaya dan nanas serta untuk  mengetahui organoleptik kecap biji turi dengan menggunakan ekstrak pepaya dan nanas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL pola faktorial. Faktor tersebut yaitu jenis ekstrak yang digunakan (ekstrak pepaya dan ekstrak nanas dan penambahan volume ekstrak (80 ml, 100 ml, dan 120 ml dengan 6 kombinasi perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak pepaya dan nanas berpengaruh pada kadar protein kecap. Hasil kadar protein tertinggi pada perlakuan J1V1 yaitu 12,11%,  sedangkan  kadar protein terendah pada perlakuan J2V1 yaitu 7,53 %. Kecap dengan perlakuan menggunakan ekstrak nanas, volume 120 ml merupakan kecap yang dapat diterima oleh masyarakat.

  15. PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN KEBUTUHAN PERKEMBANGAN UNTUK PENYUSUNAN KURIKULUM DAN EVALUASI PROGRAM BK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gendon Barus

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan instrumen asesmen kebutuhan peserta didik, disebut Invantori Kebutuhan Perkembangan Murid (IKPM. Penelitian mengikuti model Plomp (1999 dengan lima fase. Reliabilitas instrumen diestimasi dengan teknik Alpha Cronbach, validitas isi diperiksa oleh pakar dan telaah praktisi melalui FGD. Validitas empirik dan kecocokan model pengukuran dibuktikan dengan analisis faktor konfirmatori (CFA dengan program Lisrel 8.30. Telaah praktisi melibatkan 60 orang guru kelas V dan VI SD dalam dua tahap FGD, sedangkan uji coba empirik dan implementasi melibatkan murid kelas V dan VI. Hasil penelitian pengembang-an ini adalah: 1 IKPM dapat digunakan untuk menghimpun data kebutuhan perkembangan sebagai dasar penyusunan kurikulum bimbingan dan melaksanakan evaluasi program, bimbingan dan alat ukur evaluasi program bimbingan klasikal di sekolah dasar dan 2 teridentifikasi butir-butir kebutuhan per-kembangan murid yang intens dan sangat intens untuk dipenuhi melalui layanan bimbingan klasikal. Kata kunci: instrumen asesmen kebutuhan, kurikulum bimbingan, instrument evaluasi program BK ______________________________________________________________ DEVELOPMENT OF DEVELOPMENTAL NEEDS ASSESSMENT INSTRUMENT FOR CURRICULUM ARRANGEMENT AND EVALUATION OF BK PROGRAM Abstract The goal of this research is to produce a developmental needs assessment instrument, called Student’s Developmental Needs Inventory, which can be use to reveal the needs of students in elementary school. The research method follows the model of Research and Development (R & D by Plomp (1999 with five phases. The instrument which is developed in this study guidance and counseling (Bimbingan Konseling, BK in elementary school. Instrument reliability is estimated using by Alpha Cronbach technique, it content validity is checked by experts judgment and practitioner’s assessment with FGD technique. Furthermore, empirical validity and the goodness of fit

  16. PEMBUATAN DAN UJI KEMAMPUAN MEMBRAN KITOSAN SEBAGAI MEMBRAN ULTRAFILTRASI UNTUK PEMISAHAN ZAT WARNA RHODAMIN B

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nita Kusumawati

    2012-05-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan membran kitosan dan aplikasinya dalam pemisahan zat warna Rhodamin B. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik fisik serta kinerja membran kitosan yang dihasilkan dalam memisahkan zat warna Rhodamin B dengan variasi konsentrasi kitosan dan tekanan operasional. Penelitian ini diawali dengan pembuatan membran dengan variasi konsentrasi kitosan, yaitu 1-5%. Membran kitosan dibuat dengan mencampurkan kitosan dalam asam asetat 1% kemudian dicetak pada cawan petri. Uji karakteristik fisik membran meliputi, kekuatan tarik dan regangan membran menggunakan Autograph, dan morfologi serta ukuran pori membran menggunakan Scanning Eletron Microscopy (SEM. Kinerja membran meliputi nilai fluks dan rejeksi, diketahui dari pengukuran menggunakan alat uji membran “dead-end” dan UV-Visible Genesys 10. Hasil penelitian menunjukkan bahwa membran kitosan yang dihasilkan masuk dalam rentang membran ultrafiltrasi. Membran memiliki daya tegang dan regang yang tinggi dengan bertambahnya konsentrasi kitosan. Nilai tegangan (Load yang diperoleh sebesar 0,1531–2,8571 kgf dan nilai regangan (Stroke sebesar 2,86-5,48%. Semakin besar konsentrasi kitosan dalam membran akan menghasilkan fluks yang kecil. Nilai fluks terbaik dihasilkan oleh membran kitosan 1% pada tekanan 5 kg/cm2 yakni sebesar 38,372 L/m2 jam. Sedangkan nilai koefisien rejeksi tertinggi dihasilkan oleh membran kitosan 3% pada tekanan 1 kg/cm2 yakni sebesar 88,27%.

  17. PERKEMBANGAN VISUAL MOTORIK PADA PASIEN YANG MENGALAMI GANGGUAN PEMUSATAN PERHATIAN DAN HIPERAKTIVITAS Di PUSAT PENGKAJIAN dan PENGAMATAN TUMBUH KEMBANG ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Mulyani

    2012-11-01

    Full Text Available AbstrakPenelitian ini dimaksudkan untuk menguji teori apakah anak yang mengalami GangguanPemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas mengalami hambatan perkembangan motorik halusseperti menggambar dan menulis.Penelitian ini melibatkan   33 subjek, yaitu anak-anak usia 4 – 7 tahun  yang menjadiklien di Pusat Pengkajian Tumbuh Kembang Anak (PPPTKA yang didiagnosis mengalamiGangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas. Perinciannya adalah 18 anak yangterdeteksi mengalami Gangguan Pemusatan Perhatian (GPP dan 15 anak mengalamiGangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH. Penegakan diagnosis dilakukanpengukuran inteligensi dengan tes WISC dan observasi pada anak yang diduga mengalamiGPP dan GPPH dengan menggunakan  guide line  yang disusun sesuai dengan kriteriadiagnostik Gangguan Pemusatan Perhatian dari DSM IV, serta diberikan tes VMI untukmengukur kemampuan visual motorik anak.Berdasarkan hasil analisis data yang menggunakan  perhitungan frekuensi ataumenghitung berapa banyak anak GPP dan GPPH yang mempunyai kemampuan visualmotorik yang rendah. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak semua anak (GPP mempunyaikemampuan visual motorik yang rendah, karena dari 19 anak  GPP hanya 6 anak yangmempunyai kemampuan visual motorik yang rendah, sedangkan 13 anak kemampuan visualmotoriknya rata-rata dan tinggi. Namun pada anak yang mengalami Gangguan Pemusatan

  18. EYESHIELD 21: MANGA, IDENTITAS, DAN PERKEMBANGAN OLAH RAGA DI JEPANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Aziz Turhan Kariko

    2010-03-01

    Full Text Available Article presents manga and its development related to sport in Japan. This effort brings financial advantages because the society likes and makes it into national identity. Presentation begins with manga history, manga sport, dan Eyeshield 21. It is concluded that Eyeshield 21 has a positive impact for Japanese society because that comic teaches the importance of teamwork, overcoming obstacles, and achieving life goals; Japan has succeeded to develop manga into their own cultural contact that implies in their national identity, that is Manga Eyeshield 21.

  19. PENGARUH LAMA DAN CARA PENYIMPANAN TERHADAP PERKEMBANGAN KANDUNGAN AFLATOKSIN PADA GAPLEK DI RUMAH TANGGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukati Saidin

    2012-11-01

    Full Text Available Aflatoksin yang mencemari makanan dapat menyebabkan timbulnya kanker hati. Gaplek merupakan salah satu komoditi yang dapat tercemar aflatoksin. Ada beberapa daerah di Indonesia yang menggunakan gaplek sebagai makanan pokok. Karena gaplek pada umumnya disimpan sampai panen berikutnya maka ada peluang untuk tercemar aflatoksin. Karena itu perlu diteliti sampai berapa jauh pencemaran aflatoksin pada gaplek. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh lama dan cara penyimpanan terhadap cemaran aflatoksin pada gaplek.Gaplek yang sudah dikeringkan dengan cara yang lazim dilakukan di daerah dengan makanan pokok gaplek dibagi menjadi 3 bagian. Bagian pertama disimpan di lantai semen terbuka, bagian kedua disimpan dalam bakul terbuka dan bagian ketiga di simpan dalam karung goni yangdiikat. Analisa kandungan aflatoksin dan kadar air gaplek dilakukan pada permulaan dan 4, 8, 12, 16 dan 20 minggu dalam penyimpanan.Perkembangan cemaran aflatoksin gaplek dalam penyimpanan ini mengungkapkan makin lama gaplek disimpan makin tinggi kadar aflatoksinnya. Rata-rata kadar air gaplek selama penyimpanan berkisar antara 13,1% sampai 14,0%. Gaplek yang disimpan di lantai menunjukkan kandungan aflatoksin tertinggi, diikuti oleh gaplek yang disimpan dalam bakul dan dalam karung.Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa sampai waktu panen berikutnya sekitar 10 bulan, kandungan aflatoksin gaplek yang disimpan di dalam karung diikat belum mencapai taraf yang menbahayakan kesehatan.

  20. Pembuatan Sistem Informasi Cuti pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara dengan Menggunakan PHP dan MySQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Setiyanto

    2013-09-01

    Full Text Available Proses pengelolaan cuti pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN pada saat ini masih dilakukan secara manual. Pengecekan  sisa cuti, pengajuan cuti, dan persetujuan cuti dilakukan secara berjenjang dan masih mengandalkan kartu cuti yang terdapat pada masing-masing data arsip pegawai.Proses pengelolaan cuti tersebut memiliki beberapa kelemahan. Pegawai tidak bisa mengetahui sisa hak cuti pribadi dan pengambilan cuti oleh rekan kerja secara langsung, sehingga pegawai tidak bisa melakukan manajemen cuti dengan baik. Pimpinan juga belum dapat mengambil keputusan cuti berdasarkan prinsip pemerataan hak cuti pegawai. Kelemahan yang lain adalah proses pengurusan cuti pegawai kurang efektif dan efisien. Pada penelitian ini, diusulkan pembuatan sistem informasicuti berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP(PHP Hypertext Preprocessor dan basis data MySQL. Aplikasi tersebut diharapkan mampu menyelesaikan permasalahan yang ditemui dalam pengelolaan cuti secara manual pada KPPN.

  1. Perancangan dan Pembuatan Aplikasi Pengenalan Batik Indonesiaku Melalui Permainan Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Michael Cornelius Andika

    2017-03-01

    Full Text Available Game atau yang biasa disebut permainan merupakan aktivitas terstruktur yang biasanya bertujuan untuk menghibur. Seiring berkembangnya zaman tidak dapat dipungkiri bahwa game terus berkembang pesat. Game itu sendiri telah dipergunakan untuk berbagai macam jenis keperluan, termasuk pendidikan. Jenis konsol yang digunakan juga bervariasi. Di sini penulis mencoba mengembangkan suatu permainan bertema pengenalan budaya batik berjudul "Indonesiaku" dengan tujuan mengenalkan budaya batik di Indonesia yang merupakan warisan budaya bangsa. Permainan ini berbasis Android dan dikembangkan dengan framework Starling serta aplikasi Adobe Flash Builder. Pembuatan batik dalam permainan ini memiliki 4 tahap yaitu nglowong, nembok, medeli, dan nglorod. Tahap tahap tersebut digunakan sebagai simulasi saat membuat batik tulis.

  2. PENGARUH RADIASI SINAR GAMMA Co-60 TERHADAP STERILITAS DAN PERKEMBANGAN EMBRIO CULEX QUINQUEFASCIATUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riyani Setiyaningsih

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakTeknik Serangga Mandul merupakan teknik pengendalian vektor yang ramah lingkungan dan spesifi target. Aplikasi Teknik Serangga Mandul dalam pengendalian Cx quinquefasciatus belum pernah dilakukan di Indonesia, sehingga perlu uji pendahuluan sebelum aplikasi ke alam. Penelitian bertujuanmenentukan dosis optimal iradiasi sinar gamma Co-60 yang dapat mensterilkan dan berpengaruh terhadap perkembangan embrio Culex quinquefasciatus. Pupa jantan diradiasi dengan sinar gamma pada dosis 50 Gy, 50 Gy, 60 Gy, dan 70 Gy. Radiasi di lakukan di BATAN Jakarta. Nyamuk jantan yang muncul dari pupa kemudian di kawinkan dengan betina normal. Hasil perkawinan diamati sterilitas telur dan perkembangan embrio. Hasil penelitian menunjukkan sinar gamma Co-60 dosis 40 Gy, 50 Gy, 60 Gy, dan 70 Gy menyebabkan sterilitas telur yang dihasilkan 20,919%, 48,995%, 89,48%, dan 100%.Perlakuan dosis 40 Gy menghasilkan telur steril dengan 29,39% mengandung embrio dan 70,66% tidak mengandung embrio. Perlakuan dosis 50 Gy menghasilkan telur steril dengan 16,71% mengandung embrio dan 86,56% tidak mengandung embrio. Perlakuan dosis 60 Gy 9,35% telur steril mengandungembrio dan 90,64% tidak mengandung embrio. Perlakukan dosis 70 Gy 100 % telur yang dihasilkan steril dan tidak mengandung embrio. Dosis optimal yang dapat mensterilkan dan berpengaruh terhadap perkembangan embrio Culex quinquefasciatus adalah dosis 70 Gy.Kata kunci : Teknik Serangga Mandul, Culex quinquefasciatus dan sterilitasAbstractSterile Insect Tecnique is a vector control techniques that are environmentally safe and specifi targets. SIT application in the control of Cx quinquefasciatus has never been done in Indonesia, so we need a preliminary test before application to the nature. The aim of the study are to determine the optimal dose of gamma Co-60 radiation to sterilize and effect develop of embrio Culex quinquefasciatus. Male pupae radiated with gamma rays at a dose of 50 Gy, 50 Gy, 60 Gy, and 70 Gy

  3. PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM INFORMASI PENGGAJIAN DAN LAPORAN SPT TAHUNAN UNTUK KARYAWAN DI PERUSAHAAN KONVEKSI CV. X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulia Yulia

    2009-01-01

    Full Text Available CV. X is a garment company which has 55 employees. Every end of the month the company doing payroll calculations and every year make an annual tax report (Notice Letter / SPT. Currently the calculation of salaries and the making of SPT are still done manually and thus require a long time and the large possibility of miscalculation. In this research, we have designed a payroll information system and SPT reporting, including employee attendance system, payroll calculation system and the various attribute such as overtime, furlough, deductions and so forth automatically. This system is able to do the calculation and reporting of annual tax returns and tax correction automatically. Besides, the system is also able to create various reports such as salary statements, tax cuts statements, the report to the director of such employee data report, employee history report, and payroll report. From the test results of payroll information systems and SPT report, can be seen that the system is able to perform the calculation of salaries and annual tax returns correctly. Abstract in Bahasa Indonesia: CV. X merupakan sebuah perusahaan koveksi dengan total karyawan sekitar 55 orang. Setiap akhir bulan perusahaan melakukan penghitungan gaji karyawan dan tiap tahun melakukan pembuatan laporan pajak tahunan (Surat Pemberitahuan/SPT. Saat ini penghitungan gaji dan pembuatan SPT ini masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang lama serta besar kemungkinan terjadinya kesalahan perhitungan. Pada penelitian ini, dirancang sebuah sistem informasi penggajian dan pembuatan laporan SPT, antara lain meliputi sistem absensi karyawan, sistem penghitungan gaji dan berbagai attributnya seperti lembur, cuti, potongan dan sebagainya secara terotomatisasi. Sistem ini juga mampu melakukan penghitungan dan pembuatan laporan SPT tahunan serta koreksi pajak secara terotomatisasi. Selain itu sistem juga mampu membuat berbagai laporan baik yang ditujukan untuk karyawan

  4. Pembuatan Nitroselulosa dari Kapas (Gossypium sp. dan Jerami (Oryza sativa Melalui Reaksi Nitrasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adly Rahmada

    2013-09-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh bahan baku selulosa pada proses pembuatan nitroselulosa dari bahan selulosa kapas dan jerami dengan reaksi nitrasi, mempelajari pengaruh waktu dan suhu reaksi terhadap kualitas nitroselulosa yang dihasilkan, dan membandingkan kualitas nitroselulosa yang dihasilkan dari selulosa kapas dan jerami. Prosedur penelitian ini adalah menimbang dan memasak bahan baku dengan menggunakan larutan pemasak NaOH. Langkah selanjutnya adalah mereaksikan HNO3 dengan H2SO4 dan mengkondisikan reaktor sesuai dengan variabel suhu.Langkah berikutnya adalah mereaksikanbahan bakukapas atau jerami sesuai dengan variabel waktu. Langkah terakhir adalah mencucinya dengan aquadest dan larutan NaHCO3. Kemudian dilakukan pengukuran uji kelarutan untuk memperoleh persen yield dan uji FTIR. Kesimpulan yang dapat diperoleh dari penelitian ini adalah bahan baku selulosa jerami menghasilkan persen yield nitroselulosa produk lebih besar daripada kapas. Persen yield nitroselulosa jerami mencapai 86% sedangkan untuk kapas 68%. Pengaruh waktu reaksi nitrasi terhadap produk nitroselulosa didapatkan semakin bertambah waktu reaksi maka menghasilkan yield dan kandungan gugus nitro semakin besar. Sedangkan untuk pengaruh suhu reaksi didapatkan  semakin rendah suhu reaksi maka persen yield dan gugus nitro yang diperoleh semakin besar. Perbedaan kualitas nitroselulosa dari bahan baku kapas dan jerami ditunjukkan dengan substitusi gugus nitro dari produk nitroselulosa, maka dapat diketahui bahwa nitroselulosa dari kedua bahan baku memiliki kualias yang hampir sama dengan dua substitusi gugus nitro.

  5. Kajian Proses Pembuatan Perhiasan Perak Cara Manual dan Masinal

    OpenAIRE

    Joni Setiawan; Surti Indriastuti

    2016-01-01

    Perhiasan dapat dibuat dengan 2 cara yaitu manual dan masinal. Masing-masing cara mempunyai kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu perlu adanya kajian dari dua cara tersebut sehingga bisa mengetahui cara apa yang lebih optimal dalam memproduksi perhiasan. Dalam kajian ini perhiasan yang dibuat adalah cincin dengan bahan perak 100 gram dan dicampur dengan tembaga 5 gram dengan 2 (dua) model yaitu model A (cincin motif polos) dan model B (cincin motif parang).Metode yang dipakai adalah denga...

  6. PEMBUATAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI TERKOMPUTERISASI ATAS SIKLUS PEMBELIAN DAN PENJUALAN PADA CV. X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas Handojo

    2004-01-01

    menghasilkan infomasi yang cepat dan tepat. Pembuatan sistem infomasi akuntansi dimulai dari analisis dan pengamatan terhadap sistem perusahaan. Kemudian dari data yang ada, dilakukan perancangan sistem informasi akuntansi yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Sistem infomasi akuntansi yang dibangun merupakan integrasi dari modul penjualan, modul pembelian dan akuntansi (pencatatan. Penjualan meliputi pembuatan sales order, pengecekan inventori dan pengecekan kredit limit pelanggan. Pembelian meliputi pembuatan purchase order sampai penerimaan purchase invoice. Pencatatan meliputi penjurnalan, posting dan pembuatan laporan laba rugi. Software ini dibuat dengan menggunakan SQL server 7.0 untuk database-nya dan menggunakan Borland Delphi 7.0 sebagai compiler-nya. Kepuasan pengguna terhadap keseluruhan aplikasi sebesar 72.5%, sehingga dapat disimpulkan bahwa aplikasi sudah memenuhi dan sesuai dengan kebutuhan sistem, tapi masih ada beberapa kelemahan yang perlu untuk diperbaiki. Aplikasi ini membantu proses pencatatan dengan melakukan otomatisasi penjurnalan dan posting serta membantu mempercepat proses pembuatan laporan laba rugi perusahaan. Kata kunci: sistem akuntansi, sistem informasi akuntansi, laporan laba rugi.

  7. PENGARUH PAKAN ALAMI Chaetoceros spp. TERHADAP PERKEMBANGAN DAN SINTASAN LARVA UDANG WINDU, Penaeus monodon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samuel Lante

    2015-09-01

    Full Text Available Pakan alami berupa mikroalga merupakan salah satu faktor pendukung dalam keberhasilan usaha pembenihan udang windu, Penaeus monodon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pakan alami, Chaetoceros spp., yang dapat meningkatkan pertumbuhan dan sintasan larva udang windu. Penelitian ini menggunakan 15 buah bak fiber berukuran 60 cm x 40 cm x 50 cm dengan volume 120 liter yang disi air sebanyak 100 liter. Kepadatan naupli adalah 90 ekor/liter atau 9.000 ekor/bak dan lima jenis pakan alami Chaetoceros spp. yang diuji yaitu: Chaetoceros simplex, Chaetoceros ceratosporum, Chaetoceros calcitrans, Chaetoceros amami, dan Chaetoceros gracilis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi kelima jenis pakan alami memberikan laju perkembangan larva yang relatif sama sampai stadia PL-1. Aplikasi Chaetoceros gracilis memberikan sintasan larva udang windu tertinggi yaitu 41,48% dan dengan Chaetoceros simplex memberikan sintasan larva terendah (28,02%. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa aplikasi Chaetoceros spp. yang berbeda pada pemeliharaan larva berpengaruh terhadap sintasan larva udang windu, namun tidak berpengaruh terhadap laju metamorfosis larva. Aplikasi Chaetoceros gracilis sebagai pakan alami adalah terbaik untuk sintasan larva udang windu.

  8. Perbandingan Susu Kambing dan Susu Kedelai dalam Pembuatan Kefir

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Rossi

    2016-02-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan rasio terbaik susu kambing dengan susu kedelai untuk menghasilkan kualitas kefir tertinggi. Rancangan Acak Lengkap (RAL digunakan dalam penelitian ini dengan lima perlakuan dan empat ulangan. Perlakuannya adalah MS1 (susu kambing 100: susu kedelai 0, MS2 (susu kambing 75: susu kedelai 25, MS3 (susu kambing 50: susu kedelai 50, MS4 (susu kambing 25: susu kedelai 75, dan MS5 (susu kambing 0: susu kedelai 100. Parameter yang diamati adalah tingkat keasaman (pH, total bakteri asam laktat, padatan total dan kadar alkohol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio susu kambing dan susu kedelai berpengaruh nyata (P <0,05 terhadap pH, jumlah bakteri asam laktat, padatan total dan kadar alkohol. Perlakuan terbaik dalam penelitian ini adalah MS2.

  9. Pembuatan Aplikasi Web Manajemen Laundry dan Integrasi Data dengan Web Service

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Refika Khoirunnisa

    2016-01-01

    Full Text Available Selama ini banyak dari perusahaan di bidang jasa laundry masih menggunakan pencatatan secara manual seperti menggunakan buku, sehingga setiap data tidak terintegrasi secara waktu-nyata. Oleh sebab itu, perlu dibuat penelitian untuk merancang sebuah sistem terkomputerisasi yang dapat mempermudah pencatatan dan pengolahan data keuangan laundry. Pembuatan Aplikasi Web Manajemen Laundry menggunakan bahasa pemrograman PHP, HTML, CSS, JavaScript dan basisdata MySQL sebagai tempat penyimpanan data. Aplikasi ini merupakan aplikasi yang terintegrasi dengan aplikasi melalui sebuah teknologi yang disebut web service. Aplikasi Web Manajemen Laundry dikembangkan dengan menggunakan metode RAD (Rapid Application Development yang terdiri dari tahap perencanaan kebutuhan, proses perancangan, implementasi, dan tahap pengujian. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Aplikasi Web Manajemen Laundry memiliki fitur yang berfungsi untuk mempermudah pencatatan dan pengolahan data secara akurat dan waktu-nyata. Fitur-fitur utama dari aplikasi ini diantaranya adalah pengolahan data transaksi, pengeluaran, dan laporan laba/rugi. Dalam menunjang fitur-fitur utama agar dapat bekerja dengan baik maka terdapat fitur pendukung yaitu pengolahan data pelanggan dan data pengguna aplikasi. Berdasarkan pengujian dengan menggunakan metode black-box, seluruh fungsi menu yang ada dalam aplikasi web telah berhasil dan berjalan sesuai dengan kebutuhan.

  10. PEMBUATAN KHITOSAN DARI KULIT UDANG UNTUK MENGADSORBSI LOGAM KROM (Cr6+ DAN TEMBAGA (Cu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kristinah Haryani

    2011-07-01

    Full Text Available Khitosan adalah hasil proses deasetilasi dari senyawa khitin yang banyak terdapat dalam kulit luar hewan golongan Crustaceae seperti udang dan kepiting. Elektron nitrogen pada gugus amino yang dimiliki khitosan dapat mengikat ion-ion logam, membentuk senyawa kompleks koordinasi yang stabil. Oleh karena itu, khitosan dapat digunakan untuk mengadsorbsi logam berat hasil buangan industri seperti krom dan tembaga yang bersifat karsinogenik dan berbahaya bagi tubuh manusia. Kemampuan khitosan untuk menjerap limbah logam tergantung pada derajat deasetilasinya. Proses adsorbsi dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain jumlah adsorbent, pH, waktu, kecepatan pengadukan dan suhu. Percobaan dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama adalah pembuatan khitosan dari kulit udang, dengan konsentrasi NaOH dari 20 hingga 60% (%berat. Khitosan yang dihasilkan dari proses ini dianalisa derajat deasetilasinya dengan FTIR. Tahap kedua adalah proses adsorbsi limbah krom dan tembaga menggunakan khitosan dengan derajat deasetilasi yang paling besar. Pada proses ini waktu adsorbsi divariasi untuk limbah logam krom sedangkan untuk limbah tembaga menggunakan variabel berubah pH dan waktu. Limbah krom dan tembaga kemudian dianalisa dengan AAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat deasetilasi khitosan yang optimum sebesar 91,88% diperoleh pada konsentrasi NaOH 50%, waktu optimum untuk proses adsorbsi limbah krom adalah 30 menit dengan kadar krom sebesar 13,96 ppm sedangkan untuk adsorbsi Cu optimum pada pH 3 dengan kadar 0,24 ppm dan efisien untuk waktu 30 menit.

  11. Kajian Proses Pembuatan Perhiasan Perak Cara Manual dan Masinal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joni Setiawan

    2016-04-01

    Full Text Available Perhiasan dapat dibuat dengan 2 cara yaitu manual dan masinal. Masing-masing cara mempunyai kekurangan dan kelebihan. Oleh karena itu perlu adanya kajian dari dua cara tersebut sehingga bisa mengetahui cara apa yang lebih optimal dalam memproduksi perhiasan. Dalam kajian ini perhiasan yang dibuat adalah cincin dengan bahan perak 100 gram dan dicampur dengan tembaga 5 gram dengan 2 (dua model yaitu model A (cincin motif polos dan model B (cincin motif parang.Metode yang dipakai adalah dengan membandingkan hasil produk dari dua cara tersebut. Parameter yang dibandingkan adalah kualitas, waktu dan biaya dari produk tersebut.Hasil kajian menunjukkan bahwa kadar produk rata-rata dengan cara masinal lebih tlnggi 1,25%dibanding cara manual, dimensi produk rata-rata dengan cara masinal lebih presisi dibanding cara manual. Waktu proses rata-rata dengan cara masinal lebih cepat 97% dibanding cara manual dan biaya produksi cara masinal lebih rendah 63% dibanding cara manual.Dengan melihat hasil kajian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa cara masinal lebih efisien dan efektif dibanding cara manual.

  12. PENGARUH FREKUENSI PENGHISAPAN DARAH TERHADAP PERKEMBANGAN, REPRODUKSI,VERTILITAS DAN RASIO SEX Aedes aegypti

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riyani Setiyaningsih

    2014-06-01

    Full Text Available Aedes aegypti is a vector of Dengue hemorrhagic fever in Indonesia. Aedesaegypti has a high reproduction ability. Each individual can produce 50-100 eggs. Which80% of them are fertile. The mosquito is multiple biting (which means each individualsucks blood several time. Based on that background, this research was aimed torecognize the frequency of blood sucking to development, reproduction, fertility, and sexratio of Ae. aegypti. Thirty Ae. aegypti mosquito were put into the plastic cupsindividually, then fed with mammals. The treatments were the first, second, third, fourth,and fifth blood sucking. The eggs produced in each blood sucking were hatched andmaintain to become mosquitoes. The parameter measured from each blood sucking istotal egg production, egg fertility, larvae mortality, pupae mortality, and sex ratio. Theresult of the research shows that the frequency of blood sucking affects the production ofegg fertility, but does not affect the total egg production, larvae mortality, pupaemortality, and sex ratio significantly.Key words: sex ratio, egg fertility, reproduction Aedes aegypti adalah vektor Demam berdarah dengue di Indonesia. Ae aegyptimempunyai kemampuan berkembang biak dengan cepat. Setiap individu mempunyaikemampuan menghasilkan telur 50 sampai 100 ekor skali bertclur. Ae. aegypti bersifat multibiting, masing-masing individu mempunyai kemampuan menghisap darah beberapa kali dalamkurun waktu tertentu. Berdasarkan latar belakang tersebut tujuan penelitian ini adalahmendapatkan pengaruh frekuensi penghisapan darah terhadap perkembangan reproduksi,fcrtilitas, dan rasio sex dari Ae. aegypti. Ae aegypti dimasukkan ke dalam cup plastik secaraindividual, kemudian diberikan darah mamalia selama kurang lebih 3 menit. Pemberian darahdilakukan secara bertahap yaitu pemberian darah pertama, kedua, ketiga, ke empat, dan ke limaTelur-telur yang dihasilkan pada masing-masing penghisapan darah di tetaskan dan dipeliharasampai menjadi nyamuk

  13. PEMIJAHAN DAN PERKEMBANGAN EMBRIO IKAN PELANGI (Melanotaenia spp. ASAL SUNGAI SAWIAT, PAPUA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bastiar Nur

    2016-11-01

    Full Text Available Ikan pelangi asal Sungai Sawiat, Papua merupakan ikan hias endemik yang belum diketahui data biologinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah telur yang dihasilkan, fertilitas dan daya tetas telur serta tahapan perkembangan embrio ikan pelangi asal Sungai Sawiat. Induk jantan dan betina ukuran 10–15 cm sebanyak 20 ekor, dipelihara dalam bak beton berukuran 2,5 x 2,5 x 1,0 m3 dengan sistem resirkulasi dan diberi pakan berupa cacing darah (bloodworm dengan frekuensi 3 kali sehari secara ad libitum. Dua ekor induk betina dan satu ekor induk jantan yang matang gonad dipijahkan dalam bak beton berukuran 1,0 x 1,0 x 0,75 m3 dan diberi tanaman air berupa eceng gondok sebagai pelindung serta media penempelan telur. Pengamatan ada tidaknya telur dilakukan setiap pagi dan sore hari selama 14 hari. Telur yang didapat dicatat baik fertile maupun infertile. Sebanyak 20 butir telur ditetaskan dalam basket plastik berukuran 13 x 10 x 5 cm dan selanjutnya diamati perkembangan embrionya dengan menggunakan mikroskop. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa jumlah telur yang dihasilkan sebanyak 436 butir per dua ekor induk betina (218 butir per ekor, fertilitas 77,06%; daya tetas telur 74,71%; dan telur menetas setelah 8.579 menit (142 jam 59 menit pada suhu air inkubasi 27,6 – 28,3oC. Rainbow fish species originated from Sawiat River of Papua is one of Indonesian endemic species which its biological data has not been catalogued properly. The objectives of this research were to know the number of eggs (fecundity, fertility and hatchability and also the stages of embryonic development of the fish. Total of 20 male and female broodstock around 10–15 cm in size, reared in concrete tank sized 2.5 x 2.5 x 1.0 m3 equipped with closed recirculating water system and fed with bloodworm  ad libitum 3 times daily. Two already matured females and one male were selected for natural breeding and then transferred to another concrete tank (1.0 x 1.0 x 0.75 m3 in

  14. IMPLEMENTASI METODE PENUGASAN ANALISIS VIDEO PADA MATERI PERKEMBANGAN KOGNITIF, SOSIAL, DAN MORAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Susantini

    2013-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kinerja mahasiswa dalam menyelesaikan tugas analisis video pada materi perkembangan kognitif, sosial, dan moral. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre experiment dengan rancangan one shot case study design. Subjek penelitian adalah 24 mahasiswa Program Pendidikan Biologi Universitas Negeri Surabaya Angkatan 2012. Hasil penelitian menunjukkan rerata nilai kinerja mahasiswa dalam menyelesaikan tugas analisis video adalah 80,94, rerata hasil belajar kognitif 78,54 dan sebagian besar mahasiswa (94,27% memberi respon positif terhadap pelaksanaan pembelajaran dengan metode penugasan analisis video.The purpose of this study is to describe the performance of students in completing the task of video analysis on the material of development of cognitive, social, and moral. This type of research is the design of pre experiment with one shot case study design. Subjects were 24 students of Biology Education Program, State University of Surabaya Force 2012. The results showed the mean value of the performance of students in completing the task of video analysis was 80.94, 78.54 average cognitive achievement and the majority of students (94.27% responded positively to the implementation of learning with video analysis assignment method.

  15. Pembuatan Adhesive Bridge dengan Fiber Reinforced Composite untuk Perawatan Kehilangan dan Kegoyahan Gigi Anterior Rahang Bawah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Demmy Wijaya

    2014-06-01

    Full Text Available Salah satu perawatan kehilangan gigi anterior untuk tujuan estetis adalah dengan adhesive bridge. Fiber Reinforced Composite (FRC adalah bahan struktural yang terdiri dari 2 konstituen yang berbeda. Komponen penguat (fiber memberikan kekuatan dan kekakuan, sedangkan matriks (resin komposit mendukung penguatan. Bahan FRC dapat digunakan untuk pembuatan adhesive bridge dan juga dapat digunakan sebagai stabilisasi gigi yang mengalami kegoyahan. Adanya gigi pendukung yang sehat juga sangat membantu keberhasilan perawatan ini. Laporan kasus ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang penatalaksanaan perawatan kehilangan dan kegoyahan gigi anterior rahang bawah menggunakan FRC. Seorang pasien laki-laki berusia 33 tahun datang ke klinik Prostodonsia RSGM Prof. Soedomo ingin dibuatkan gigi tiruan. Pasien kehilangan gigi 31, gigi 32, gigi 41 dan mengalami kegoyahan derajat 2 disertai resesi gingiva. Kondisi tersebut akibat pasca pembuatan gigi tiruan di tukang gigi. Pasien tidak ingin giginya yang goyah dilakukan pencabutan. Tatalaksana kasus: pencetakan rahang untuk model diagnostik, pembuatan mock-up pontik gigi 31 pada model diagnostik, pembuatan index dengan mencetak bagian lingual dan 1/3 incisal menggunakan putty, preparasi gigi penyangga (gigi 32, 33, 41, 42, 43, pemasangan fiber dengan bantuan index putty, pembentukan bagian labial pontik dengan komposit, finishing dan polishing. Kesimpulan: Fiber reinforced composite dapat dipakai untuk pengelolaan pasien yang mengalami kehilangan dan kegoyahan gigi anterior rahang bawah. Adhesive Bridge of Fiber Reinforced Composite to Treat Tooth Missing and Luxation of Lower Anterior Teeth. One of the anterior tooth loss treatments for esthetic purposes is the adhesive bridge. Fiber Reinforced Composite (FRC is a structural material that consists of two different constituencies. Amplifier components (fiber provide strength and stiffness, while matrix (resin composite support reinforcement. FRC materials

  16. PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT PENGUKUR GETARAN MEKANIS MENGGUNAKAN PIEZZO ELECTRIC SENSOR BERBASIS ARDUINO MIKROKONTROLLER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    TARMUJI TARMUJI

    2015-09-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi diindonesia berkembang sangat pesat, baik teknologi dalam bidang transportasi, pertanian, komunikasi, industri, dll. Dalam bidang industri hampir semua proses produksi dilakukan dengan menggunakan mesin. Dengan adanya alat pendukung tersebut akan mempermudah dan mempercepat proses produksi. Namun dalam kenyataanya mesin-mesin yang digunakan dalam proses produksi tersebut tidak mampu digunakan secara terus-menerus. Mesin merupakan serangkaian komponen yang saling berkaitan satu dengan yang lainya. Jika satu komponen mengalami kerusakan atau keausan, tidak menutup kemungkinan untuk komponen mesin lainya menerima dampak negative dari mesin yang mengalami kerusakan. Pengecekan mesin juga harus dilakukan secara berkala untuk menjaga performa mesin agar proses produksi tetap berjalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya getaran yang dihasilkan dari kinerja mesin. Pada penelitian ini menggunakan Arduino Mega 2560 sebagai pengontrol utama. Sensor piezzo electric sebagai inputan pembaca getaran. Lcd 16x2 sebagai layar penampil. Dua buah tombol yang masing-masing digunakan sebagai tombol play dan pause. Baterai lippo 12 volt digunakan sebagai catu daya utama. Pengguna dapat menggunakan alat ukur ini dengan cara meletakkan sensor pada mesin atau alat lain yang akan dilakukan pengukuran, maka hasil pengukuran akan langsung ditampilkan pada LCD display. Hasil penelitian ini didapatkan prosentase selisih rata-rata pengukuran frekuensi dan amplitudo terhadap oscilloscope dengan empat metode pengukuran. Pengukuran pertama dengan tanpa penghalang didapatkan selisih rata-rta 0,644 % untuk frekuensi dan 0,786 % untuk amplitudo. Pengukuran kedua dengan menggunakan busa sebagai penghalang didapatkan 0,004 % untuk frekuensi dan 1,416 % untuk amplitudo. Pengukuran ketiga dengan menggunakan kardus sebagai penghalang didapatkan 1,930 % untuk frekuensi dan 1,202 % untuk amplitude. pengukuran keempat dengan menggunakan kain

  17. PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI SISTEM PAKAR UNTUK PERMASALAHAN TINDAK PIDANA TERHADAP HARTA KEKAYAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas Handojo

    2004-01-01

    kompleks sehingga sulit bagi orang awam untuk mengerti dan memilah-milah pasal-pasal yang mengatur suatu kasus hukum. Hal ini sering membingungkan bagi orang awam saat terlibat dalam suatu kasus hukum sehingga perlu ada sebuah program komputer untuk membantu memahami dan memilah-milah pasal-pasal yang terlibat dalam suatu kasus hukum. Pembahasan utama dalam penelitian ini adalah perancangan dan pembuatan sistem pakar rule-based untuk permasalahan hukum pidana terhadap harta kekayaan. Pengembangan sistem pakar ini menggunakan metode inferensi forward chaining, yaitu proses inferensi yang memulai pencarian dari premis atau data menuju pada konklusi. Materi hukum untuk program sistem pakar ini diadopsi dari Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP. Permasalahan hukum yang dibahas meliputi: pencurian, pemerasan dan pengancaman, penggelapan, kecurangan, perusakan dan penadahan. Tujuan dari software ini adalah membuat sistem pakar yang digunakan untuk menyeleksi pasal-pasal KUHP yang terlibat dalam sebuah kasus pidana. Pembuatan sistem pakar ini dilakukan dengan tahapan sebagai berikut: menganalisa permasalahan hukum dengan melibatkan praktisi hukum, membuat desain sistem pakar, mengimplementasikan desain dalam program komputer dan melakukan uji coba dengan melibatkan praktisi hukum dan orang awam. Pembuatan sistem pakar ini menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 6.0 dengan basis data Microsoft Access 2000. Hasil pengujian menunjukkan bahwa program masih membutuhkan pengembangan pada sisi materi hukumnya dengan pengembangan program sejenis dengan domain permasalahan hukum yang lebih luas, Kata kunci : Forward Chaining, Sistem Pakar, Rule-based, Hukum Pidana.

  18. FORMULASI RUMPUT LAUT Gracilaria sp. DALAM PEMBUATAN BAKSO DAGING SAPI TINGGI SERAT DAN IODIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lovi Dwi Princestasari

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to formulate seaweed Gracilaria sp. in producing meatballs with high fiber and iodine content. The formulation was made by seaweed porridge addition as much as 30%, 40%, and 50% of total weight of raw material. Meatball product with the addition of 40% of seaweed porridge was the most accepted in organoleptic tests. The proximate analysis of the selected meatballs showed that the content of water, ash, fat, protein, and carbohydrate was 76.93%, 2.31%, 0.5%, and 8.11% respectively. The total dietary fiber and iodine content was 5.98% and 1.14 ppm. The acceptance test done by 31 elementary school students showed that 90% of them stated “like” and could accept the product properly. The contribution of selected product to nutrient adequacy level of 6-12 years old’s children was 2.12-2.67% for energy, 7.03-12.05% for protein, 0.36-0.42% for fat, 2.19-2.87% for carbohydrate, 10.37-14.13% for fiber, and 49.4% for iodine. Hence, the meatball product with addition of Gracilaria sp. 40% is a high fiber and iodine product.Keywords: fiber, Gracilaria sp. seaweed, iodine, meatballsABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memformulasikan rumput laut Gracilaria sp. dalam pembuatan bakso daging sapi agar diperoleh produk dengan kadar serat dan iodium yang tinggi. Formulasi dibuat dengan penambahan bubur rumput laut Gracilaria sp. sebesar 30%, 40%, dan 50% terhadap berat adonan total. Produk bakso dengan penambahan rumput laut sebanyak 40% menunjukkan nilai penerimaan tertinggi secara organoleptik dan dipilih sebagai produk terpilih. Hasil uji proksimat kadar air, abu, lemak, protein, dan karbohidrat secara berturut-turut adalah 76,93%; 2,31%; 0,5%; 8,11%, dan 12,16%. Kadar serat pangan total dan iodium produk terpilih masing-masing adalah 5,98% dan 1,14 ppm. Hasil uji daya terima terhadap 31 anak SD menunjukkan 90,3% subjek menyatakan suka dan dapat menerima produk bakso terpilih dengan baik. Produk bakso terpilih

  19. PENGARUH OBESITAS PADA PERKEMBANGAN SISWA SEKOLAH DASAR DAN PENANGANANNYA DARI PIHAK SEKOLAH DAN KELUARGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Labib Sajawandi

    2015-09-01

    Full Text Available Obesitas didefinisikan sebagai suatu kelainan atau penyakit yang ditandai dengan penimbunan jaringan lemak tubuh secara berlebihan. Obesitas adalah permasalahan umum yang dialami anak-anak pada masa sekarang ini, tetapi tidak mendapat banyak perhatian karena dianggap hanya masalah fisik bukan masalah kognitif, padahal dampaknya dapat mengancam masa depan anak. Beberapa factor yang menyebabkan anak mengalami obesitas,diantaranya adalah: Factor genetic, Pola makan, Kurangnya aktifitas fisik, Factor psikologis, Factor keluarga, Factor social ekonomi, Factor psikososial, dan Factor kesehatan. Dampak Obesitas bukan hanya masalah fisik (seperti sakit-sakitan dan mudah lelah tetapi juga psikis yang dapat mempengaruhi perkembangannya.Dalam memecahkan masalah obesitas ini, kita dapat merumuskan pola pemecahan masalahnya dari dua pihak, yaitu pihak sekolah dan keluarga. Kedua pihak ini harus bekerja sama saling mendukung untuk memecahkan masalah obesitas yang mengancam masa depan anak-anak mereka. Sekolah dan pihak keluarga terutama orang tua harus bisa mensosialisasikan dan mengimplementasikan pola makan sehat dan gaya hidup aktif untuk mengurangi dan mencegah obesitas sehingga dapat menyelamatkan masa depan anak-anak.Kata kunci: Obesitas, dampak fisik dan psikis, pola makan sehat, gaya hidup aktifObesity is defined abnormality or as a disease characterized by accumulation of excessive body fat. Obesity is a very common problem at the present time on children, but it did not get a lot of attention because look like just physical problem and not cognitive problems, whereas the impact can threatens future of children. Several factors that led children are obese: genetic factors,diet, lack of physical activity, psychological factors, family factors, social economic factors, psychosocial factors, and health factors. The impact of obesity is not only physical problems (such as sickly and easy tired but also psychic that can affect on child development. In

  20. Status pekerjaan ibu tidak berhubungan dengan status gizi dan perkembangan anak 1–3 tahun di Kecamatan Kadia, Kendari

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Risma .

    2016-03-01

    was signifi cant association between occupation of mothers and feeding pattern of children (p=0.32; OR=2.30. Factor of feeding pattern had the greatest contribution (3% to undernourished nutrition status; and duration of rearing contributed as much as 3% to delayed child development. Conclusion: There was no association between occupational status of mothers and nutrition status and development of children of 1-3 years. There was association between occupational status of mothers and feeding pattern of children of 1 – 3 years. There was association between feeding pattern and nutrition status of children of 1- 3 years at Subdistrict of Kadia, Kendari Municipality.KEYWORDS: occupational status of mothers, nutritional status, child development ABSTRAKLatar belakang: Tiga tahun pertama merupakan periode keemasan (golden periodataumasakritis (critical period untuk optimalisasi proses tumbuh kembang. Ibu yang bekerja akan menghambat peran ibu dalam merawat dan mengasuh anak sehingga anak tidak mendapat waktu cukup untuk urusan makan. Pada tahun 2004 diperkirakan sekitar 23% anak mengalami gangguan perkembangan dan 80% perkembangan bayi tidak normal pada ibu yang bekerja. Pada tahun 2007, di Indonesia prevalensi balita gizi buruk 8,8% dan gizi kurang 19,2 %. Untuk daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, gizi buruk dan kurang  masing-masing sebesar 2,7% dan 13,6%, sedangkan di Kota Kendari 0,9%  dan 3,2%. Tujuan: Mengetahui hubungan status pekerjaan ibu dengan status gizi dan perkembangan anak usia 1–3 tahun di Kecamatan Kadia, Kota Kendari.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross sectional. Wilayah penelitian di Kecamatan Kadia, Kota Kendari. Populasi adalah seluruh anak balita dengan usia 1–3 tahun di Kecamatan Kadia Kota Kendari. Sampel dalam penelitian sebanyak 156 subjek. Pengambilan sampel dengan systematic random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuesioner, daftar recall, Denver II Dacin dan panjang

  1. Perancangan dan Proses Pembuatan Inner Door Panel Mobil Pick Up Multiguna

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Prayogi

    2014-09-01

    Full Text Available Sejak tahun 2012 Jurusan Teknik Mesin bekerja sama dengan PT. INKA mengembangkan mobil murah multigna. Mobil pick up tersebut diberi nama GEA. Pengembangan dilakukan pada body, chasis dan engine. Sebagai bagian dari body, pintu mobil juga akan dikembangkan. Pada tahun 2013, penelitian terhadap posisi handle pengatur kaca jendela atau window regulator mobil pick up GEA telah dilakukan. Evaluasi tersebut mengharuskan adanya perubahan desain dari inner door panel. Suatu rancangan pengembangan desain inner door panel perlu dilakukan agar inner door panel dapat diproduksi secara massal. Langkah-langkah penelitian yang dilakukan meliputi penyusunan list of requirement untuk pengembangan konsep, analisa getaran dan tegangan yang terjadi pada panel dengan bantuan software CATIA. Selanjutnya perancangan proses pembuatan dan perancangan punch and dies-nya dilakukan. Dari analisa getaran yang dilakukan, dapat diketahui inner door panel memiliki frekuensi natural sebesar 166,94 Hz (10.016,4 rpm artinya panel aman dan tidak terpengaruh oleh getaran dari mesin mobil. Tegangan yang terjadi pada inner door panel akibat gaya pembebanan pada handle pintu bagian dalam adalah 2,9159 x 107 Pa (2,97 Kg/mm2 sehingga lebih kecil dari tegangan ijin materialnya 13,94 Kg/mm2 dan rancangan masih berada dalam kategori aman. Untuk membuat inner door panel dilakukan 3 macam proses pembentukan yaitu trimming, embossing dan piercing. Total gaya pembentukan masing-masing proses sebagai berikut: Gaya pembentukan proses trimming = 48.96 ton, proses embossing = 26.89 ton dan proses piercing = 41.66 ton. Window regulator yang disarankan untuk digunakan pada mobil pick up multiguna ini adalah scissor type window regulator dengan tenaga penggerak manual. Pada perancangan punch and dies, tegangan kompresi masing-masing proses dihitung dan hasilnya adalah sebagai berikut: Tegangan kompresi proses trimming 0.11 Kg/mm2, tegangan kompresi proses embossing 0.28 Kg/mm2, tegangan kompresi

  2. PERANAN LEMAK PAKAN DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN EMBRIO, DERAJAT PENETASAN TELUR, DAN SINTASAN LARVA IKAN BAUNG (Mystus nemurus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ningrum Suhenda

    2016-11-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan di Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar (BRPBAT, Bogor dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh kadar lemak pakan yang berbeda terhadap perkembangan embrio, derajat pembuahan, penetasan telur, dan sintasan larva ikan baung. Pakan yang digunakan berupa pakan buatan yang mengandung lemak dengan kadar yang berbeda yaitu 4%, 6%, 8%, 10%, dan 12% dengan sumber lemak yang dipergunakan adalah campuran minyak ikan dan minyak nabati dengan perbandingan 1:1. Bobot rata-rata induk ikan baung pada awal percobaan 420,89±72,10 g/ekor dan dipelihara di dalam kolam beton. Rancangan percobaan yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Parameter yang diamati yaitu derajat penetasan, perkembangan embrio, dan sintasan larva. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemak pakan merupakan faktor penting yang erat hubungannya dengan perkembangan embrio yang terlihat mulai dari pembuahan sampai dengan penetasan yaitu berkisar antara 25 jam 5 menit sampai 26 jam 37 menit. Stadia morula, blastula, dan gastrula terjadi relatif lebih cepat pada induk yang diberi pakan dengan kadar lemak 8%, akan tetapi induk yang diberi pakan dengan kadar lemak 6%, telur yang dihasilkan lebih cepat menetas. Perlakuan kadar lemak 6% dan 8% memperoleh derajat pembuahan di atas 98%, derajat penetasan telur di atas 95%, dan sintasan larva di atas 99%. Selanjutnya pakan ini cukup untuk mendukung terjadinya proses perkembangan embrio secara sempurna dan mendukung sintasan larva. Fish feed should contain sufficient amount of lipid and fatty acid because these elements play eminent roles in supporting reproduction and survival rate of larvae. Fatty acid in egg mass has an important role in fish breeding technology development because it influences the early development of embryogenesis and development of embryo. The research was conducted at the Research Institute for Freshwater Aquaculture, Bogor aimed to study the effect of different

  3. PENGARUH PERBEDAAN MEDIA DAN WAKTU PENGASINAN PADA PEMBUATAN TELUR ASIN TERHADAP KANDUNGAN IODIUM TELUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Yuniati

    2013-02-01

    Full Text Available Abstract Background: An adequate intake of iodine cause one of public health problem in Indonesia community. One way to overcome this problem is through the use of iodized salt. The uses of salt in community beside in the cooking of food also use in food preservation such as the salted eggs. Objective: The objective of this study was to observe the iodine content of the salted eggs which proceed by using the iodized salt in different of salting media. Method: In making of salted eggs was performance by using 3 kinds of media. Those were the ash usually used by household for cleaning the cooking utensil, the powder of brick, and just iodized salt. The iodine content of the egg were analyzed every 5 days. Result: The result of observation indicated that the iodine content of the eggs in 5 days incubation was 1.4 ppm for the eggs incubated in the ash of household, whereas for the eggs incubated in the brick powder media only 0.65 ppm. Incubation time affected the penetration of iodine into the duck eggs, and has a significant correlation (p = 0.001. Keywords: salted egg, iodine, salting media, incubation time.   Abstrak Gangguan kesehatan akibat kekurangan konsumsi iodium merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah melalui penggunaan garam beriodium. Penggunaan garam selain digunakan pada pemasakan, juga digunakan untuk pengawetan makanan seperti pembuatan telur asin. Tujuan. Mempelajari pengaruh penggunaan garam beriodium terhadap kandungan iodium telur asin dengan menggunakan media yang berbeda. Metode. Pembuatan telur asin dilakukan dengan menggunakan 3 media garam beriodium. Media abu gosok, media serbuk batu bata, dan media air, dengan lama pengasinan selama 20 hari, dan setiap selang 5 hari dilakukan analisis iodium telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan iodium telur dari media abu gosok pada hari ke lima pengasinan sebesar 1.4 ppm, sementara dalam telur asin dari media serbuk

  4. Pembuatan Minuman Probiotik dari Susu Kedelai dengan Inokulum Lactobacillus casei, Lactobacillus plantarum, dan Lactobacillus acidophilus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ARI SUSILOWATI

    2004-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengkaji kualitas hasil pembuatan minuman probiotiksusu kedelai berupa: jumlah sel bakteri viabel, kadar asam laktat, pH, kadar protein, kadar lemak, viskositas, serta uji organoleptik dengan menggunakan inokulum Lactobacillus casei, Lactobacillus plantarum dan Lactobacillus acidophilus. Hasil penelitian menunjukkan (i minuman probiotik yang berisi L. casei konsentrasi 2% menghasilkan jumlah sel bakteri viabel (4,423×109 cfu/mL, asam laktat (1,53%, protein (5,359%, lemak (1,4675%, dan viskositas (92,833 mPa.s tertinggi serta pH (3,9367 terendah pada konsentrasi 2%. Minuman probiotik yang berisi L. acidophilus menghasilkan jumlah sel bakteri viabel (7,467×109 cfu/mL, asam laktat (1,32%, protein (4,367%, lemak (1,2555% tertinggi dan pH (3,6567 terendah pada konsentrasi 2%, sedangkan untuk ketiga konsentrasi (1%, 2%, 3% mempunyai viskositas sama yaitu berturut-turut (29,224 mPa.s; 34,741 mPa.s; 32,113 mPa.s; (ii minuman probiotik yang berisi L. plantarum menghasilkan jumlah sel bakteri viabel (3,040×109 cfu/mL, asam laktat (1,50%, protein (4,775%, lemak (0,4285% lebih tinggi serta pH (3,4967 lebih rendah pada konsentrasi 3%, sedangkan nilai viskositas sama untuk ketiga konsentrasi yaitu (65,790 mPa.s; 67,155 mPa.s; 68,300 mPa.s, (iii uji organoleptik keasaman, rasa dan bau menunjukkan bahwa penerimaan panelis/ tingkat kesukaan terhadap minuman probiotik yang dihasilkan dalam skala biasa.

  5. Pembuatan Pasta Gigi Katekin Teh Hijau dan Uji Daya Hambat terhadap Bakteri Streptococcus Mutans dan Lactobascillus Ascidopillus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fajriani Fajriani

    2015-06-01

    Peracikan formula dan pembuatan pasta gigi katekin teh hijau dilakukan sesuai hasil uji KHM (MIC. Pasta gigi katekin teh hijau ini dilakukan pengukuran kadar total flavonoid dan total polifenol, selanjutnya pengukuran uji daya hambat pasta gigi katekin teh hijau dilakukan dengan metode difusi menggunakan well (sumuran sebagai reservoar sampel uji terhadap bakteri streptococus mutans dan lactobacilus acidophilus. Hasil diperoleh prodak pasta gigi katekin teh hijau dengan kandungan kadar flavonoid 77% dan kadar polifenol 41%, sedangkan hasil uji diameter hambatan pasta gigi katekin teh hijau terhadap bakteri streptococcus mutans 17,2 mm dan bakteri lactobacillus acidophilus 19,6 mm. Hasil ini menunjukkan bahwa prodak katekin teh hijau ini sangat efektif digunakan sehari-hari sebagai perawatan gigi dan juga sebagai antibakteri kariogenik.   Making Green Tea Catechin Toothpaste and Inhibition Test Against Streptococcus Mutans and Acidophilus Lactobaccilus. The manufacture of this toothpaste is motivated by the desire of researchers to facilitate the public to use natural ingredients of green tea catechins whose result effectiveness against cariogenic bacteria was directly tested inhibition. This study is to find the right formula composition for greentea catechins toothpaste based on the result of the inhibition properties of greentea cathecins against tostreptococcus mutans dan lactobacillus acidophilus. The manufacture of greentea catechins toothpaste was after making catechins extracts and testing minimal inhibition concentration (MIC and minimal bactericidal concentration (MBC using liquid dilution method. The toothpaste was then made according to the result of MIC. The toothpaste’s flavonoid and polyphenol total contain was measured; then the inhibition property of the toothpaste to was measured using diffusion method with wells as the sample reservoar for streptococus mutans dan lactobacilus acidophilus. It is found that the toothpaste contains

  6. Pembuatan Dan Karakterisasi Papan Partikel Peredam Suara Dari Campuran Resin Poliester Dan Jerami Padi

    OpenAIRE

    Marjuki, Ismail

    2013-01-01

    060802033 Telah dilakukan penelitian papan partikel dari jerami padi yang direaksikan dengan polyester tak jenuh yukalac 157 BQTN ? EX menggunakan katalis mepoxe. Papan partikel ini dibuat dengan proses pencampuran dengan perbandingan antara poliester dan jerami padi adalah 30:70%; 35:65%; 40:60%; 45:55%; dan 50:50%, yang dilanjutkan dengan pengempaan. Karakterisasi dan analisa yang dilakukan menunjukkan bahwa sifat mekanik tegangan optimum pada campuran 50:50 antara polyester dan jerami p...

  7. Pembuatan Bioplastik Dari Pati Ubi Kayu Berpenguat Nano Serat Jerami dan ZnO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chairul Amni

    2015-12-01

    pembuatan plastik karena selain mudah didapat dan harganya murah, penggunaannya juga masih sangat minim jika dibandingkan dengan tumbuhan lainnya yang merupakan bahan makanan pokok masyarakat, seperti beras, jagung, kentang, gandum, dan lain sebagainya. Penelitian ini bertujuan untuk membuat plastik yang dapat mengurangi dampak lingkungan dengan melihat pengaruh konsentrasi penguat yang digunakan terhadap sifat mekanik  film, daya serap air, dan laju penguraian dari plastik tersebut. Penguat  yang digunakan adalah serat jerami yang berukuran nano, ZnO dan campuran keduanya  dengan konsentrasi 1%, 3%, 6%, dan 9% dari masing-masing penguat. Pengujian sifat mekanik (kuat tarik dan elongasi menggunakan Electronic System Universal Testing Machines, pengujian daya serap air dilakukan dengan cara merendam film tersebut di dalam air selama 24 jam, dan pengujian laju penguraian dilakukan dengan cara menguburkan film ke dalam tanah. Hasil penelitian menunjukkan nilai kuat tarik tertinggi diperoleh pada konsentrasi 9% ZnO yaitu 0,32 kgf/mm2, sebaliknya persen elongasi tertinggi diperoleh  pada konsentrasi 1% nano serat jerami  yaitu 34%. Daya serap air terendah yaitu 16% diperoleh pada konsentrasi 9% ZnO. Penyerapan air paling tinggi adalah 27,23% pada konsentrasi nano serat jerami 1% dan proses penguraian terjadi selama 18-27 hari.

  8. KAITAN PENGETAHUAN, PERILAKU, DAN KEBIASAAN DENGAN INFEKSI KECACINGAN PADA PEKERJA PEMBUATAN BATA MERAH DI DESA MEKAR MUKTI, CIKARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Hasyimi

    2012-09-01

    Full Text Available Telah dilakukan survai prevalensi kecacingan pada pekerja pembuatan bata merah (Lio di desa Mekar Mukti Cikarang Bekasi Jawa Barat Survai dilakukan pada bulan Agustus - November 1995. Survai ini dilakukan dengan melibatkan sembilan perusahaan , dengan jumlah pekerja 70 orang. Empat puluh lima pekerja di antaranya (64,28% telah menyerahkan tinjanya untuk diperiksa terhadap infeksi telur cacing. Untuk mendapatkan data tentang karakteristik , pengetahuan dan kebiasaan responden telah dilakukan wawancara dengan alat bantu kuesioner. Sedangkan pemeriksaan tinja dengan cara pemeriksaan langsung.Hasil pemeriksaan tinja memperlihatkan 43 tinja (95,5% positif Ascaris lumbricoides, lima tinja (11,11% positif Trichuris trichiura dan empat tinja (8,88% positif cacing tambang dan dua tinja (4,44% negatif. Hasil wawancara menunjukkan bahwa pekerja yang pekerjaannya menggali tanah sekaligus mencetak bata merah sebanyak 38 orang (54,28 %, menggali tanah saja 13 orang (18,57% dan mencetak saja enam orang ( 8,57 %. Pengetahuan mereka tentang cara mencegah kecacingan memperlihatkan bahwa 33 orang ( 47,14 % mengetahui cara pencegahannya dan 37 orang (52,85% tidak tahu dan tidak menjawab pertanyaan. Kebiasaan para pekerja mencuci tangan sebelum makan, memperlihatkan bahwa mereka yang selalu mencuci tangan dengan sabun sebanyak 30 orang ( 42,85 % , mereka yang hanya kadang-kadang mencuci tangan 20 orang (28,57 %, mereka yang tidak mencuci tangan sama sekali sebanyak 14 orang (5,71 %. Pada umumnya mereka makan menggunakan sendok (82,85 % dan mereka yang hanya kadang-kadang menggunakan 5,71 %.,dan selebihnya tidak menggunakan sendok.

  9. RELIABILITAS DAN FEASIBILITAS PENGGUNAAN KARTU MENUJU SEHAT PERKEMBANGAN (KMS-P MOTOR MILESTONE ANAK UMUR 3-18 BULAN DI PUSKESMAS DAN POSYANDU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yayah K. Husaini

    2012-11-01

    Full Text Available RELIABILITAS DAN FEASIBILITAS PENGGUNAAN KARTU MENUJU SEHAT PERKEMBANGAN (KMS-P MOTOR MILESTONE ANAK UMUR 3-18 BULAN DI PUSKESMAS DAN POSYANDU.Background: To monitor growth and development of a child could use the Road to the Health Card of Under Five (KMS-Balita for growth and Road to the Health Card of Motor Development (KMS-Perkembangan for development. The KMS-Perkembangan (KMS-P has been developed based on a scientific research design following the WHO-procedure for the development of a reference. In order the KMS-P could be used at Posyandu and/or at Puskesmas, it needs to be examined the reability and the feasibility in the field condition.Objectives: To examine the reliability and the feasibility of using KMS-P for children aged 3-18 months underfield condition.Methods: The study was carried out in Bogor City and Sukabumi District A total of 10 Puskesmas and 74 Pusyandu located in 19 villages were included as the study sites. The crossectional study designed was implemented, and 872 mothers and their children aged 3-18 months, 75 village cadres and 37 health providers were included as the sample studied. Data on general characteristics and motor milestones, reability and feasibility of using the KMS-P included plotting, its interpretation, and evaluating the child motor development were collected.Results: The study reveals that under field condition, 100% of health providers, 74.7% of village cadres and 77.56% mothers of the children studied could use the KMS-P property. The KMS-P has been developed simple, practicable, and action oriented.Conclusions: The reliability and feasilility of using KMS-P under field condition is highly acceptable. The prospect of KMS-P is very encouraging.Keywords: reliability, feasibility, motor milestone, motor development.

  10. Model Layanan Monitoring Perkembangan Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suryatiningsih Suryatiningsih

    2014-05-01

    Full Text Available Aktivitas monitoring merupakan hal yang penting di sebuah daycare. Hal ini dikarenakan adanya kebutuhan untuk memantau aktivitas harian dan perkembangan anak oleh orang tua yang menitipkan anaknya di daycare tersebut. Salah satu bentuk penerapan dari kegiatan monitoring adalah ketersediaan buku komunikasi. Buku komunikasi merupakan sarana untuk mengetahui aktivitas harian anak selama di daycare. Pada buku komunikasi dicatat aktivitas harian dan perkembangan anak. Selain itu, terdapat pencatatan indikator-indikator tertentu untuk beberapa lembaga yang telah menerapkan konsep integrated school and daycare. Indikator tersebut merupakan bentuk pengarahan berdasarkan kurikulum dan silabus yang telah direncanakan. Setiap tahap perkembangan perlu dicatat indikator-indikatornya oleh guru kelas dan biasanya akan dilaporkan dalam bentuk raport/portofolio anak. Berdasarkan pengamatan, raport terbukti kurang efektif untuk melakukan kegiatan monitoring. Hal ini dikarenakan orangtua tidak dapat memantau perkembangan anak setiap saat. Pemakaian raport hanya dilakukan persemester. Pemantauan persemester membutuhkan waktu yang lama. Untuk menyelesaikan hal ini, diperlukan sebuah Content Management System (CMS yang dapat menyediakan daily report untuk memantau perkembangan anak. Kebutuhan untuk monitoring perkembangan anak oleh orang tua menggunakan CMS berawal dari fakta sedikitnya jumlah aplikasi CMS open source berbasis web yang diimplementasikan untuk manajemen daycare dan preschool. Penyediaan fitur khusus seperti dailyreport, tumbuh kembang anak, dan portofolio (pengganti raport sangat penting untuk dipantau orang tua kapan pun

  11. Perancangan dan Pembuatan Perangkat Lunak Aplikasi Android untuk Pengolahan Data Transaksi pada Perusahaan Telekomunikasi "X" dengan menggunakan Pentaho

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fanji Hastomo

    2013-03-01

    Full Text Available Perusahaan telekomunikasi “X” adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa telekomunikasi seluler di Indonesia, salah satu layanan utamanya adalah Call dan SMS (Short Message Service. Sistem secara otomatis mencatat pada database transaksinya jika terjadi transaksi Call maupun SMS. Kebutuhan akan informasi mengenai jumlah transaksi Call dan SMS berdasarkan lokasi dan waktu tertentu menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan. Sistem yang ada sebelumnya belum dapat digunakan  untuk mendapatkan informasi secara cepat dan mudah. Pada artikel ini menjelaskan tentang pembuatan suatu aplikasi bergerak berbasis Android untuk menampilkan informasi di atas. Data transaksi yang kompleks terlebih dahulu dilakukan proses ETL (Extract, Transform, dan Load dengan menggunakan Kettle Pentaho untuk mengubah database sumber menjadi data mart. Grafik pada  Android dibuat dengan memanfaatkan pustaka AChartEngine.Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi dapat menampilkan informasi mengenai jumlah transaksi Call dan SMS dalam bentuk grafik melalui perangkat bergerak berbasis Android. Kemudian untuk pengujian dengan pengisian kuisioner,  hasilnya menunjukkan 67,00% menilai baik, 33,67% menilai cukup, dan 0,33% memilih kurang. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa responden menilai aplikasi secara umum memiliki nilai yang baik.

  12. PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING (BK BERBASIS TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN DI TAMAN KANAK-KANAK (TK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martin Martin

    2014-02-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  13. PENINGKATAN KUALITAS DAN PROSES PEMBUATAN BIODIESEL DARI BLENDING MINYAK KELAPA SAWIT (PALM OIL DAN MINYAK KELAPA (COCONUT OIL DAN BANTUAN GELOMBANG ULTRASONIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hantoro Satriadi

    2015-01-01

    Full Text Available Keterbatasan solar sebagai sumber energi bahan bakunya tidak dapat diperbaharui menuntut adanya bahan baku alternatif yang dapat diperbaharui dan ramah lingkungan untuk pembuatan biodiesel. Reaksi utama produksi biodiesel adalah esterifikasi dan transestirifikasi yang berlangsung lambat dan membutuhkan banyak katalis dan alkohol. Reaksi yang terjadi belum sempurna dan belum memenuhi standar SNI dan ASTM. Untuk memperbaiki mutu biodiesel serta menghasilkan yield maksimal, maka dilakukan blending bahan baku antara minyak kelapa sawit dan minyak kelapa dan dengan bantuan gelombang ultrasonic. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variabel perbandingan volume minyak kelapa sawit dan minyak kelapa, perbandingan volume methanolminyak, dan persentase berat katalis terhadap minyak terhadap hasil atau yield biodiesel. Alat utama yang digunakan adalah reaktor yang dilengkapi pembangkit gelombang ultrasonic dengan temperature 60 oC, tekanan 1 atm, volume 3 liter, dan frekuensi 28 kHz. Variabel proses pada penelitian ini adalah perbandingan volume minyak sawit dan kelapa 2:1, 3:1, dan 4:1, pebandingan volume metanol-minyak 0,2:1, 0,25:1, dan 0,3:1, dan persentase berat katalis KOH terhadap minyak 0,3%, 0,5%, dan 0,7%. Hasil penelitian didapat konversi tertinggi dicapai pada variabel perbandingan volume minyak sawit dan kelapa 3:1, perbandingan volume metanol/minyak 0,25:1, dan persentase berat katalis terhadap minyak dengan yield 97,26%.[A Improvement of Quality and Process for Biodiesel Production from Palm Oil and Coconut Oil Blends with Ultrasound Assisted] Limitations of solar energy as a source of raw material cannot be renewed demands for alternative raw materials that are renewable and environmentally friendly for the manufacture of biodiesel. The main production of biodiesel reaction is esterification and transestirifikasi which runs slow and requires a lot of alcohol and a catalyst. Reactions that happen yet perfect, and has not met

  14. KELENTENG: BENTENG TERAKHIR DAN TITIK AWAL PERKEMBANGAN KEBUDAYAAN TIONGHOA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Herwiratno

    2007-05-01

    Full Text Available Artikel menelaah tentang kemerosotan budaya di kalangan masyarakat Tionghoa di Indonesia akibat tekanan politik semasa Orde Baru. Beruntunglah pada masa sulit tersebut, kelenteng sebagai sebuah tempat ibadah masyarakat Tioanghoa juga menjadi tempat perlindungan berbagai bentuk budaya, seperti ajaran falsafah hidup, ritual, dan kesenian. Dan sekarang setelah tekanan politik tersebut menghilang dan masyarakat Tionghoa ingin kembali mengenal budayanya, seharusnya kelenteng menjadi salah satu sumber pentingnya. Akan tetapi, ternyata hal itu tidaklah mudah karena banyak kelenteng dalam kondisi mengenaskan dan dijauhi masyarakat Tionghoa sendiri.   

  15. Peran Hipertensi terhadap Mediator Peradangan dalam Perkembangan Penyakit Periodontal dan Jantung Koroner

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rendy Sumali

    2010-06-01

    Full Text Available Badan kesehatan dunia (WHO pada tahun 2002 melaporkan bahwa lebih dari 7 juta orang meninggal dunia akibat penyakit kardiovaskular. Prevalensi penyakit periodontal pun dapat mencapai sekitar 70% pada usia produktif. Mengingat besarnya prevalensi keduanya, ada baiknya kita mentelaah lebih dalam hubungan diantara keduanya. Penyakit periodontal merupakan penyakit peradangan yang berhubungan dengan sejumlah kecil bakteri anaeob negatif Gram yang terdapat pada plak supragingiva. Bakteri negatif Gram anaerob tersebut juga mempunyai peluang menjadi penyebab tiga penyakit sistemik, seperti diabetes melitus, penyakit kardiovaskular, dan masalah penggumpalan darah. Penyakit kardiovaskular yang paling banyak dijumpai adalah penyakit jantung koroner dan hipertensi. Penyebab utama penyakit jantung koroner adalah aterosklerosis koroner, jika ditelaah lebih dalam, periodontitis dan aterosklerosis keduanya mempunyai faktor risiko yang sama, seperti: merokok, umur, etnis, jenis kelamin laki-Iaki, hipertensi, hiperkolesterol dan stress. Hubungan antara hipertensi dan penyakit periodontal bahwa keduanya merupakan proses peradangan. Baik pada penderita hipertensi dan penyakit periodontal dijumpai adanya peningkatan kadar C-reactive protein (CRP, sitokin-sitokin peradangan seperti IL-6, IL-1~, dan Tumour Necrosis Factor Alpha (TNF-a. C-Reactive Protein (CRP juga menstimulasi pelepasan monosit yang menghasilkan Intercellular Adhesion Molecule (ICAM -1 dan Vascular Adhesion Molecule (VCAM -1 yang berperan dalam proses aterosklerosis. Disfungsi endotel pembuluh darah akibat proses aterosklerosis ini dapat memicu pengeluaran hormon Angiotensin /I (Ang II yang berperan dalam mengatur tekanan darah. Hipertensi dapat menyebabkan disfungsi mikrosirkulasi pada jaringan periodontal, sehingga dapat mengakibatkan terjadi kelainan periodontal dan secara tidak langsung juga sebagai faktor risiko terjadinya penyakit jantung koroner.

  16. PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MONITORING PERKEMBANGAN MORFOLOGI DELTA SUNGAI JENEBERANG MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT MULTI TEMPORAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nursyamsi Junus

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah memanfaatkan citra Landsat TM dan ETM+ untuk memantau perkembangan morfologi dan perubahan bentuk lahan kepesisiran yang terjadi pada delta Sungai Jeneberang selama rentang waktu 1989-2006 serta mengkaji kemampuan citra penginderaan jauh terutama citra Landsat dalam mendeteksi perubahan geomorfologi yang terjadi pada daerah delta Sungai Jeneberang. Daerah penelitian meliputi kawasan delta Sungai Jeneberang Kota Makassar Propinsi Sulawesi Selatan. Metode perolehan data primer adalah dengan menggunakan citra penginderaan jauh time series dan diolah dengan Sistem Informasi Geografis (SIG, pengukuran di lapangan (gelombang, arus, pasang surut dan analisis sampel sedimen tersuspensi di laboratorium.  Data sekunder dikumpulkan dari Badan Meteorologi dan Geofisika berupa peta, gambar, data statistik, data meteorologi serta laporan tertulis. Analisis data dilakukan dengan integrasi antara analisis kuantitatif dan analisis deskriptif dimana data-data hasil pengukuran lapangan digunakan untuk mendukung analisis deskriptif yang didapatkan melalui interpretasi citra penginderan jauh. Pengolahan SIG akan menghasilkan peta-peta perubahan garis pantai yang terjadi pada delta Sungai Jeneberang selama rentang waktu 1989-2006. Hasil penelitian diperoleh adanya fluktuasi panjang garis pantai dan luasan delta, bentuk daratan delta secara umum tidak mengalami perubahan yakni dari tahun 1989 ke tahun 2006 yakni berbentuk multi lobate kemudian berbentuk lobate. Delta mengalami perluasan rata-rata sebesar 8,84 ha/tahun namun pada tahun 2001-2005 mengalami pengurangan luas sebesar 2,38 ha/tahun. Panjang garis pantai bertambah rata-rata 23,10 km/tahun, namun pada tahun 1999-2001 garis pantai berkurang karena abrasi sebesar 37,02 km/tahun. Pengaruh fluvial dan pengaruh marin memainkan peranan yang hampir sama pada muara sungai Jeneberang sehingga proses abrasi dan sedimentasi terjadi bergantian pada beberapa bagian delta. Perubahan

  17. PEMBUATAN BIOETANOL DARI ALGA Codium geppiorum DAN PEMANFAATAN BATU KAPUR NUSA PENIDA TERAKTIVASI UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS BIOETANOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Karta

    2015-06-01

    Full Text Available  ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi penambahan ragi tape dan waktu fermentasi terhadap kadar etanol dalam pembuatan bioetanol berbahan alga Codium geppiorum, dan pengaruh variasi suhu aktivasi dan massa batu kapur Nusa Penida dalam meningkatkan kadar etanol. Penelitian adalah True Experiment dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL pola faktorial 3 x 4 yang terdiri dari dua faktor. Kadar etanol diukur dengan Gas Chromatography Varian 3300 dan dianalisis dengan Anava dua jalur menggunakan software SPSS 17.0. Hasil penelitian pada kadar etanol hasil fermentasi menunjukkan nilai Fhitung > Ftabel (38,212 > 2,51 dengan probabilitas 0,000 yang berarti adanya interaksi antara variasi konsentrasi ragi dan waktu fermentasi. Perlakuan yang optimum diperoleh pada W3D3 (waktu 7 hari dan konsentrasi 20% yaitu dengan rata-rata 3,03% dari massa sampel alga 25 gram. Hasil penelitian dehidrasi etanol menunjukkan nilai Fhitung > Ftabel (3,082 > 2,51 dengan probabilitas 0,022 yang berarti terdapat interaksi antara suhu aktivasi dan massa batu kapur dalam dehidrasi etanol. Perlakuan yang optimum adalah M1T1 (massa 50 gram dan suhu 800oC dengan rata-rata kadar etanol 99,15 %. Aplikasi batu kapur dengan dehidrasi optimum mampu meningkatkan kadar bioetanol dari 28,92% menjadi 83,78%. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa variasi konsentrasi ragi tape dan waktu fermentasi berpengaruh signifikan terhadap kadar etanol yang dihasilkan pada pembuatan bioetanol berbahan alga Codium geppiorum; dan variasi suhu aktivasi dan massa batu kapur berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kadar etanol.  ABSTRACT: The aims of this research are to determine the effect of the concentration of yeast addition and length of fermentation on the amount of ethanol produced in the fermentation of algae Codium geppiorum and the effect of activation temperature and the amount of Nusa Penida’s limestone on the concentration of ethanol in the

  18. Analisis Ekosistem TIK Indonesia Untuk Mendorong Perkembangan Industri Local dan Ekonomi Kreatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vidyantina Heppy Anandhita

    2016-03-01

    Full Text Available Abstrak             Sektor TIK merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi sehingga kondisi ekosistem TIK menjadi faktor penting dalam pembangunan. Model New ICT Ecosystem dirumuskan Profesor Martin Fransman  membagi ekosistem TIK menjadi 4 layer yaitu elemen jaringan (layer1, jaringan (layer2, platform, konten dan aplikasi (layer3 dan konsumen final (layer 4. Studi ini bertujuan untuk mengetahui peluang dan tantangan bagi pelaku industri ekosistem TIK Indonesia serta rekomendasi strategi pemerintah untuk mendukung pertumbuhan industri TIK local dan ekonomi kreatif. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data melalui FGD dan dept interview dengan narasumber pakar TIK, MIKTI, Kementerian Kominfo, Kementerian Perindustrian dan Detiknas. Dari hasil studi, peluang terbesar Indonesia untuk bersaing dalam industri TIK berada dalam layer 3 yaitu industri konten dan aplikasi. Sedangkan melalui analisis SWOT disimpulkan bahwa untuk mendorong pertumbuhan industri local dan ekonomi kreatif diperlukan strategi antara lain kerjasama sektor pemerintah dan swasta untuk membangun inkubasi TIK dan technopark, kebijakan pemerintah memberikan insentif, proteksi maupun promosi kepada industri TIK domestik. Strategi yang dapat dilakukan Pemerintah untuk mengurangi ketergantungan komponen LN dari industri elektronika dan telekomunikasi dengan pelaksanaan rencana aksi peraturan TKDN industri TIK dan fasilitasi akses finansial/pembiayaan bagi industri. Strategi lainnya adalah peningkatan kualitas tenaga kerja TIK dengan fasilitasi sertifikasi kompetensi (SKKNI bidang kominfo.   Abstract The ICT sector is an important driver of economic growth. “New ICT Ecosystem” model was formulated by Professor Martin Fransman divides ICT Ecosystem in  4 layers, networked element (layer1,: networks (layer2, platform, content and application (layer3, and final consumer.  The purpose of  the study  was to understand the opportunities and

  19. PERKEMBANGAN PESANTREN DAN MADRASAH DI INDONESIA DARI MASA KOLONIAL SAMPAI ORDE BARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anzar Abdullah

    2013-06-01

    Full Text Available The objective of this study is to examine the Islamic education in Indonesia seeing from the historical perspective, which is focusing on pesantren and madrasah (Islamic schools from the colonialism era until new order era. Previously, Islamic education dealt with the spread of Islam (moslem and the Islamized of Indonesian archipelago. It means that the Islamic education was, first, centralized on mosque, langgar or surau (smaller mosque. Next, it changes into other institutions from pesantren salafiyah into madrasah. The latest one has already adopted and applied the science curriculum and Islamic curriculum from the western classical system and school model, and also the best Islamic schools. All the changes in the Islamic schools bring many implications through the transmission of the Islamic thought which is based on the ilahiyah (tauhid authority as the creator of human life. Keywords: madrasah, pesantren, Islamic education. Tulisan ini bertujuan mengkaji tentang pendidikan Islam di Indonesia dalam perspektif sejarah, khususnya mengenai pesantren dan madrasah sejak masa Kolonial sampai Orde Baru. Pendidikan Islam pada awalnya berhubungan dengan penyebaran Islam dan Islamisasi Nusantara. Hal ini menyebabkan pendidikan Islam semula berpusat di masjid, langgar, surau yang kemudian berkembang menjadi lembaga pendidikan dalam bentuk pesantren dan madrasah. Pendididikan Islam telah mengalami perubahan dari bentuk pesantren salafiyah kepada bentuk madrasah yang mulai mengadopsi sistem klasikal dan model pendidikan sekolah ala Barat sampai kepada sekolah Islam unggulan. Sementara pendidikan Islam di madrasah yang mulai mengadopsi sistem pendidikan Barat dengan model klasikal dan menerapkan kurikulum pengetahuan umum, di samping kurikulum keislaman. Seluruh perubahan yang berlangsung pada sistem pendidikan Islam membawa berbagai implikasi terutama berkaitan dengan transmisi pemikiran keislaman yang bertumpu pada otoritas ilahiyah (tauhid sebagai

  20. PEMBUATAN ELEKTRODA KARBON BERPORI DARI TEMPURUNG KEMIRI DAN PERANCANGAN PROTOTIPE SISTEM CAPACITIVE DEIONIZATION (CDI UNTUK DESALINASI AIR PAYAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Astuti

    2015-09-01

    Full Text Available Telah dilakukan pembuatan karbon aktif dengan bahan dasar tempurung kemiri menggunakan H3PO4 2,5% sebagai aktivator dengan suhu aktivasi (400, 500, dan 600 oC.Luas permukaan aktif yang dihasilkan masing-masing adalah (6,6; 95,6; dan 391,6 m2/g. Karbon yang diaktivasi pada suhu 600 oC digunakan sebagai bahan dasar pembuatan elektroda kapasitor untuk system capacitive deionization (CDI menggunakan polimer polyvinyl alcohol (PVA sebaga ipengikat. Berdasarkan data voltammogram siklik terhadap elektroda CDI diperoleh besar kapasitansi spesifik elektroda adalah 50,21 mF/g.  Proses desalinasi dilakukan pada larutanNaCl 0,24 M dengan menyusun elektroda menggunakan system monopolar dan diberitegangan DC 1,2 V.  Penurunan konduktivitas larutan NaCl menggunakan sistem CDI ini sebesar 61,58%, dengan penurunan kadar natrium dalam larutan NaCl yaitu dari 138,0 mg/L menjadi 80,7 mg/L  selama 40 menit. Karbon aktif tempurung kemiri ini sangat potensial untuk dikembangkan sebagai elektroda CDI untuk sistem desalinasi air payau.The writers had done the research of the activated carbon that prepared with the candlenut shell by using H3PO4 2,5% as the activating agent.  All samples were heated at the temperatures of (400, 500, and 600 oC.  The activated carbon have specific surface area (6.582; 95.623; and 391.567 m2/g respectively. Capacitor electrode for capacitive deionization (CDI was fabricated by using activated carbon that was heated at activation temperature of 600 oC with polyvinyl alcohol (PVA as the binder. Based on cyclicvoltammogram of electrode, specific capacitance of CDI electrode is 50.21 mF/g.  To observe desalination process of electrode, CDI was made by monopolar system and immersed in NaCl 0.24 M as brackish water sample.  Direct current voltage 1.2 V was applied to CDI cell.  The decreased of NaCl conductivity with CDI system respectively is 61.58%.  Sodium concentration in NaCl decreases from 138.000 mg/L to 80.667 mg/Labout 40

  1. PEMBUATAN ELEKTRODA KARBON BERPORI DARI TEMPURUNG KEMIRI DAN PERANCANGAN PROTOTIPE SISTEM CAPACITIVE DEIONIZATION (CDI UNTUK DESALINASI AIR PAYAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Astuti

    2015-01-01

    Full Text Available Telah dilakukan pembuatan karbon aktif dengan bahan dasar tempurung kemiri menggunakan H3PO4 2,5% sebagai aktivator dengan suhu aktivasi (400, 500, dan 600 oC.Luas permukaan aktif yang dihasilkan masing-masing adalah (6,6; 95,6; dan 391,6 m2/g. Karbon yang diaktivasi pada suhu 600 oC digunakan sebagai bahan dasar pembuatan elektroda kapasitor untuk system capacitive deionization (CDI menggunakan polimer polyvinyl alcohol (PVA sebaga ipengikat. Berdasarkan data voltammogram siklik terhadap elektroda CDI diperoleh besar kapasitansi spesifik elektroda adalah 50,21 mF/g.  Proses desalinasi dilakukan pada larutanNaCl 0,24 M dengan menyusun elektroda menggunakan system monopolar dan diberitegangan DC 1,2 V.  Penurunan konduktivitas larutan NaCl menggunakan sistem CDI ini sebesar 61,58%, dengan penurunan kadar natrium dalam larutan NaCl yaitu dari 138,0 mg/L menjadi 80,7 mg/L  selama 40 menit. Karbon aktif tempurung kemiri ini sangat potensial untuk dikembangkan sebagai elektroda CDI untuk sistem desalinasi air payau.The writers had done the research of the activated carbon that prepared with the candlenut shell by using H3PO4 2,5% as the activating agent.  All samples were heated at the temperatures of (400, 500, and 600 oC.  The activated carbon have specific surface area (6.582; 95.623; and 391.567 m2/g respectively. Capacitor electrode for capacitive deionization (CDI was fabricated by using activated carbon that was heated at activation temperature of 600 oC with polyvinyl alcohol (PVA as the binder. Based on cyclicvoltammogram of electrode, specific capacitance of CDI electrode is 50.21 mF/g.  To observe desalination process of electrode, CDI was made by monopolar system and immersed in NaCl 0.24 M as brackish water sample.  Direct current voltage 1.2 V was applied to CDI cell.  The decreased of NaCl conductivity with CDI system respectively is 61.58%.  Sodium concentration in NaCl decreases from 138.000 mg/L to 80.667 mg/Labout 40

  2. EMBRIOGENESIS DAN PERKEMBANGAN LARVA PATIN HASIL HIBRIDISASI ANTARA BETINA IKAN PATIN SIAM ( Pangasianodon hypophthalmus Sauvage, 1878 DENGAN JANTAN IKAN PATIN JAMBAL ( Pangasius djambal Bleeker, 1846 DAN JANTAN PATIN NASUTUS ( Pangasius nasutus Bleeker, 1863

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Iswanto

    2011-08-01

    Full Text Available Pengembangan budidaya ikan patin jambal maupun ikan patin nasutus untuk memenuhi permintaan pasar ekspor patin daging putih sulit direalisasikan karena keterbatasan fekunditas dan pematangan gonad induk betinanya. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas patin daging putih adalah melalui hibridisasi, yakni hibridisasi antara betina patin siam dengan jantan patin jambal maupun jantan patin nasutus. Hal ini dikarenakan patin siam memiliki keunggulan fekunditas yang tinggi, sedangkan patin jambal maupun patin nasutus memiliki keunggulan daging yang putih. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik patin hibrida tersebut, termasuk pada tahap-tahap awal kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik embriogenesis dan perkembangan ontogeni morfologis larva patin hibrida tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa embriogenesis patin hibrida siam-jambal dan hibrida siam-nasutus serupa, tetapi perkembangan patin hibrida siam-nasutus sedikit lebih cepat. Pada suhu 28oC-29oC, larva patin hibrida siam-nasutus mulai menetas 20 jam setelah fertilisasi, berukuran panjang total 3,34±0,14 mm, dengan kantung kuning telur berukuran 0,71±0,28 mm3 yang terserap 50% pada umur 24 jam dan relatif habis terserap pada umur 54 jam. Larva patin hibrida siam-jambal mulai menetas 21 jam setelah fertilisasi, berukuran panjang total 3,47±0,13 mm, dengan kantung kuning telur berukuran 0,42±0,08 mm3 yang terserap 50% pada umur 30 jam dan habis terserap pada umur 60 jam. Perkembangan larva kedua patin hibrida tersebut hingga menyerupai morfologi ikan patin dewasa juga relatif serupa, tetapi patin hibrida siam-nasutus menunjukkan keragaan pertumbuhan yang lebih bagus, menghasilkan heterosis berdasarkan pertambahan panjang total selama 10 hari masa pemeliharaan sebesar 20,20%, sedangkan pada patin hibrida siam-jambal sebesar -4,15%.

  3. Pembuatan Service Level Requirement, Service Level Agreement dan Operational Level Agreement pada layanan help desk SAP berdasarkan kerangka kerja ITIL versi 2011 (Studi Kasus : Pupuk Indonesia Holding Company

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Shabrina Prameswari

    2017-01-01

    Full Text Available PT. Pupuk Indonesia Holding Company baru saja melakukan implementasi SAP pada tahun 2014. Dalam penerapannya, perusahaan merasa perlu membuat help desk SAP sebagai pusat penanganan masalah bagi perusahaan dan 7 anak perusahaannya yang kemudian dapat berfungsi juga sebagai knowledge base yang berguna apabila ada masalah yang berulang diwaktu selanjutnya. Untuk merancang layanan help desk yang baik, perlu didefinisikannya target layanan dalam sebuah kontrak perjanjian antara pengguna layanan dan penyedia layanan. Selain itu,Perjanjian layanan tersebut diperlukan juga sebagai jaminan kualitas help desk yang dapat disepakati oleh penyedia layanan dan pengguna layanan yang merupakan pengguna SAP pada PT. Pupuk Indonesia dan anak perusahaannya. Hal tersebut bertujuan untuk menyelaraskan bisnis dengan kualitas layanan serta menentukan kebutuhan dan harapan pelanggan dalam sebuah perjanjian antara penyedia layanan dan pengguna layanan. Dari permasalahan tersebut, maka diperlukan pembuatan dokumen Service Level Requirement, Service Level Agreement dan juga Operational Level Agreement pada help desk SAP, dengan dilakukan observasi dokumen dan wawancara pada pihak pengguna layanan dan penyedia layanan, maka setelah itu dibuatlah dokumen Service Level management tersebut berdasarkan ITIL Versi 2011.

  4. Perbedaan kekuatan kompresi gips Tipe iii pabrikan dan daur ulang Untuk pembuatan model kerja

    OpenAIRE

    Wijaya, Cindy Denhara

    2014-01-01

    Gipsum merupakan mineral yang ditambang dari berbagai belahan dunia dan sudah digunakan di bidang kedokteran gigi sejak tahun 1756. Gipsum yang digunakan dalam kedokteran gigi berasal dari kalsium sulfat dihidrat murni (CaSO4 .2H2O) yang dipanaskan sehingga terbentuk kalsium sulfat hemihidrat (CaSO4 .½H2O). Dalam kedokteran gigi, produk gipsum biasa disebut gips dan banyak digunakan untuk membuat model duplikat dari rongga mulut serta struktur jaringan sekitarnya dan s...

  5. DINAMIKA PERKEMBANGAN PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Syukron

    2013-12-01

    Full Text Available Perkembangan perbankan syariah di Indonesia merupakan suatu perwujudan dari permintaan masyarakat yang membutuhkan suatu sistem perbankan alternatif yang selain menyediakan jasa perbankan/keuangan yang sehat, juga memenuhi prinsip-prinsip syariah. Tulisan ini mencoba mereview bagaimana perjalanan dan perkembangan bank syariah di Indonesia serta dibandingkan dengan beberapa Negara muslim lainnya. Secara umum, kebijakan pengembangan perbankan syariah di Indonesia belum mencapai target yang ideal yang direncanakan. Berdasarkan Global Islamic Financial Report (GIFR tahun 2014, Indonesia menduduki urutan ketujuh turun tiga peringkat yang sempat menempati urutan keempat pada tahun 2011. Sebagai negara yang memiliki potensi dan kondusif dalam pengembangan industri keuangan syariah setelah Iran, Malaysia dan Saudi Arabia. Dengan melihat beberapa aspek dalam penghitungan indeks, seperti jumlah bank syariah, jumlah lembaga keuangan non-bank syariah, maupun ukuran aset keuangan syariah yang memiliki bobot terbesar, dapat dikatakan perkembangan perbankan syariah di Indonesia berjalan di tempat, bahkan belum menunjukkan perkembangan yang signifikan dari tahun-tahun sebelumnya.

  6. PEMBUATAN MMC BERBASIS TEKNOLOGI METALURGI SERBUK DENGAN BAHAN BAKU ALUMINIUM DARI LIMBAH KALENG MINUMAN DAN ADITIF ABU SEKAM PADI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Akrom

    2016-09-01

    Full Text Available Komposit matriks logam (aluminium yang berasal dari limbah kaleng minuman dengan penguat partikel silikon karbida danpenguat tambahan abu sekam padi telah berhasil difabrikasi dengan metode teknologi metalurgi serbuk. Tujuan dari penelitian iniadalah merekayasa material baru yang murah akan tetapi memiliki mutu dan daya saing yang sangat baik. Penelitian ini terdiri daribeberapa tahap yakni, pembuatan bahan baku, pencampuran, pencetakan sampel, sintering dan pengujian. Dari hasil pengujianfisik diperoleh bahwa komposit matrik logam dengan penambahan abu sekam padi memiliki kerapatan lebih rendah dibandingkandengan komposit Al/SiC tanpa sekam padi, sedangkan sifat kekerasan dan kekuatannya jauh lebih besar dibandingkan Al/SiCtanpa penambahan abu sekam padi. Dari analisis XRD ditemukan bahwa terjadi penyebaran unsur utama Al, Si, senyawa SiC,serta timbul senyawa stabil MgAl O , Al O yang bersifat konstruktif yang dapat memberikan sifat mekanis yang baik bagi komposit,dan senyawa destruktif Al C yang bersifat korosif. Analisis SEM menunjukkan ukuran butiran partikel yang cenderung lebar danmemanjang, ikatan antar partikel penyusun bahan yang terbentuk cukup baik, sehingga memberikan sifat mekanis bahan yangbaik.Tidak tampaknya pori-pori bahan menunjukkan pula bahwa ikatan partikel antar bahan cukup baik. Metal (aluminium matrix composite originated from beverage can waste with carbide silicon particle reinforcement and additionalreinforcement of paddy chaff ash has been fabricated successfully by employing powder metallurgy technology method. Thepurpose of the research is to create a cheap new material, qualified and having high competitive value. This research wasconducted through several stages, those were making raw material, mixing, sample moulding, sintering, and testing. The result ofphysical test shows that metal matrix composite added by paddy chaff ash has lower density, stronger and bigger power comparedto Al/SiC composite without

  7. PEMBUATAN MMC BERBASIS TEKNOLOGI METALURGI SERBUK DENGAN BAHAN BAKU ALUMINIUM DARI LIMBAH KALENG MINUMAN DAN ADITIF ABU SEKAM PADI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Akrom

    2012-01-01

    Full Text Available Komposit matriks logam (aluminium yang berasal dari limbah kaleng minuman dengan penguat partikel silikon karbida danpenguat tambahan abu sekam padi telah berhasil difabrikasi dengan metode teknologi metalurgi serbuk. Tujuan dari penelitian iniadalah merekayasa material baru yang murah akan tetapi memiliki mutu dan daya saing yang sangat baik. Penelitian ini terdiri daribeberapa tahap yakni, pembuatan bahan baku, pencampuran, pencetakan sampel, sintering dan pengujian. Dari hasil pengujianfisik diperoleh bahwa komposit matrik logam dengan penambahan abu sekam padi memiliki kerapatan lebih rendah dibandingkandengan komposit Al/SiC tanpa sekam padi, sedangkan sifat kekerasan dan kekuatannya jauh lebih besar dibandingkan Al/SiCtanpa penambahan abu sekam padi. Dari analisis XRD ditemukan bahwa terjadi penyebaran unsur utama Al, Si, senyawa SiC,serta timbul senyawa stabil MgAl O , Al O yang bersifat konstruktif yang dapat memberikan sifat mekanis yang baik bagi komposit,dan senyawa destruktif Al C yang bersifat korosif. Analisis SEM menunjukkan ukuran butiran partikel yang cenderung lebar danmemanjang, ikatan antar partikel penyusun bahan yang terbentuk cukup baik, sehingga memberikan sifat mekanis bahan yangbaik.Tidak tampaknya pori-pori bahan menunjukkan pula bahwa ikatan partikel antar bahan cukup baik. Metal (aluminium matrix composite originated from beverage can waste with carbide silicon particle reinforcement and additionalreinforcement of paddy chaff ash has been fabricated successfully by employing powder metallurgy technology method. Thepurpose of the research is to create a cheap new material, qualified and having high competitive value. This research wasconducted through several stages, those were making raw material, mixing, sample moulding, sintering, and testing. The result ofphysical test shows that metal matrix composite added by paddy chaff ash has lower density, stronger and bigger power comparedto Al/SiC composite without

  8. Perancangan, Pembuatan dan Karakterisasi Tranduser Ultrasonik 3,5 MHz Untuk Pengujian Bahan Padat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mokhamad Halim Fathoni

    2013-03-01

    Full Text Available Dalam penelitian ini telah dibuat sepasang transduser ultrasonik untuk pengujian bahan padat. Konstruksi transduser ultrasonik yang dibuat terdiri dari holder berbahan akrilik dan kuningan, backing material berbahan styrofoam, epoxy dan busa karet, elemen aktif berbahan piezoelektrik dan matching layers menggunakan akrilik. Bahan penyusun konstruksi tersebut dilakukan pengujian terlebih dahulu untuk mengetahui pengaruhnya terhadap karakteristik transduser ultrasonik. Dan untuk menunjang pengujian, maka dibuat sebuah alat sederhana dengan metode transmisi pulsa untuk melakukan pengukuran Time of Flight(TOF gelombang ultrasonik. Karakterisasi bahan transduser dilakukan dengan melakukan beberapa tahap pengujian. Tahap pertama dilakukan  pengujian respon frekuensi pada piezoelektrik untuk mendapatkan frekuensi resonansi yang sesuai. Kemudian dilakukan pengujian bahan backing material untuk mengetahui respon impulse dari sinyal ultrasonik dan menguji bahan matching layers untuk mendapatkan faktor delay pada pengukuran. Setelah karakterisasi bahan didapatkan, maka dilanjutkan dengan implementasi transduser ultrasonik untuk pengujian cacat pada bahan. Pengujian ini menggunakan aluminium berdimensi (15x5x1cm dengan bentuk cacat yang telah ditentukan. Proses pengujian cacat ini dilakukan dengan cara scanning secara manual dengan perubahan jarak setiap 0.5 cm. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan diperoleh  karakteristik transduser ultrasonik dengan holder berbahan akrilik, backing material berbahan styrofoam, frekuensi resonansi sebesar 3.5 MHz, bandwith sebesar 2.04 MHz, respon impulse >10 siklus, delay sebesar 1,6 us ,Q (faktor kualitas mekanis getaran harmonis sebesar 1,667 dan impedansi sebesar 78,6 ohm. Untuk pengujian cacat bahan didapatkan hasil bahwa transduser ultrasonik bisa mendeteksi adanya cacat dan mengestimasi panjang ukuran cacat dengan error pengukuran sebesar 0.5 cm. Namun, kedalaman cacat tidak bisa ditentukan sehingga

  9. Perancangan dan Pembuatan Sistem Informasi Gudang (Studi Kasus : PT. PLN (Persero Area Surabaya Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Prasetyo

    2015-12-01

    Full Text Available Sistem informasi berbasis komputerisasi merupakan salah satu faktor penting bagi perusahaan - perusahaan dalam mengelola segala aktifitas perusahaan. Bahkan penggunaan teknologi komputer tersebut akan menjadi syarat utama untuk menunjukkan kualitas suatu bidang dan menjadi modal terpenting dalam memenangkan persaingan. Sistem Informasi Gudang di PT. PLN (Persero Area Surabaya Utara dibangun karena masih menggunakan cara manual untuk melakukan penerimaan barang datang, permintaan barang, dan pemberian barang, sehingga mempengaruhi dalam pelaksanaan operasional kerja, baik dalam segi kecepatan, pelayanan, dari segi informasi yang dihasilkan. Untuk itu diperlukan suatu sistem yang dapat memudahkan manajemen dalam mengelola seluruh aktifitas yang ada di gudang. Sistem Informasi Gudang PT.PLN (Persero Area Surabaya Utara adalah suatu sistem yang mengelola data barang, data rayon, dan transaksi yang ada di gudang. Sistem ini menggambarkan rangkaian kegiatan dari mulai mengelola barang datang, permintaan barang, barang keluar hingga pelaporannya. Setelah melalui tahapan analisis dan implementasi, kemudian dilakukan tahapan selanjutnya yaitu tahap pengujian sistem dimana pengujian ini menggunakan metode pengujian white box yang berfokus pada pengujian perangkat lunak. Dari hasil pengujian, dapat ditarik kesimpulan bahwa Sistem Informasi Gudang di PT.PLN (Pesero Area Surabaya dibangun untuk mempermudah manajemen dalam melakukan pengawasan dan pengendalian di gudang.

  10. PERANCANGAN DAN PEMBUATAN ALAT PENGENDALI ASAP ROKOK BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S8252

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Mega Umami

    2012-03-01

    Full Text Available Telah dibuat alat pengendali asap okok dengan sistem otomatis yang dapat mengembalikan kesegaran udara pada ruangan yang terpolusi asap rokok. Masukan dari sistem ini adalah sensor suhu LM35 yang dikuatkan dengan op-amp  untuk mendapatkan perubahan tiap skala derajad celcius dan sensor asap TGS 2600. Masukan analog akan masuk ke ADC PCF8591 untuk mengubah sinyal analog dari sensor suhu dan sensor asap ke dalam bentuk digital. Keluaran dari ADC akan masuk dan diolah oleh Mikrokontroler AT89S8252.  Selanjutnya  mikrokontroler  memerintahkan  driver  untuk  mengaktifkan jendela,  fan,  alarm  dan  pengharum.  Alat  ini  diharapkan  dapat  digunakan  untuk mengendalikan   zat   beracun   yang  dikeluarkan   melalui   asap   rokok   dengan   jalan mengendalikan asap rokok pada temperatur 32 oC dan konsentrasi asap 100 ppm, dimana kondisi  ini  sebagai  keadaan  kritis  dalam  suatu  ruangan  akibat  asap  rokok  yang dikeluarkan. Kata Kunci: Pengendali, Asap rokok, Otomatis

  11. Model Perkembangan Nilai Lahan Perkotaan di Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatmawati Raeka

    2012-09-01

    Full Text Available Kota Surabaya mengalami suatu perkembangan yang sangat pesat dibandingkan dengan pertumbuhan kota-kota disekitar Kota Surabaya.Kebijakan Pemerintah melalui NJOP sejauh ini belum dapat mengendalikan perilaku pasar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk membuat suatu model perkembangan nilai lahan perkotaan di Surabaya. Teknik analisis yang digunakan dalam menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi nilai lahan perkotaan di Surabaya adalah menggunakan SPSS Inc. Kemudian model terhadap perkembangan nilai lahan perkotaan di Surabaya dengan menggunakan Geographically Weighted Regression (GWR. Hasil dari penelitian adalah model perkembangan nilai lahan yaitu Y = 0.982195 + 0.904970X1 + 0.293309X2 + 0.279019X3 + 0.036190X4 - 0.131236X5 - 0.082324X6 dan simulasi faktor-faktor yang dominan dipengaruhi oleh faktor jarak berupa faktor jarak terhadap CBD, jarak ke pusat perbelanjaan lokal dan faktor sosial yaitu jumlah penduduk.

  12. Pembuatan Media Pembelajaran Pengukuran Viskositas dengan Menggunakan Viskometer Dua Kumparan dan Freewave3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. R. S. Shanti

    2014-09-01

    Full Text Available Saat ini banyak cara dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan memanfaatkan media pembelajaran yang dirancang sendiri oleh guru. Pada penelitian dirancang media pembelajaran yaitu mengukur viskositas oli menggunakan metode viskositas bola jatuh dengan memanfaatkan dua kumparan sebagai sensor pendeteksi. Dimana dua kumparan dihubungkan dengan osiloskop dan hasilnya diolah menggunakan software freewave3. Dengan memberikan sinyal sinusoidal pada kumparan dan menjatuhkan bola kedalam tabung yang berisi fluida, akan didapatkan informasi perubahan tegangan saat bola tepat melewati kumparan. Dari data yang terekam pada software freewave3 dapat dihitung besar kecepatan terminal bola. Kecepatan terminal bola ditentukan dengan menghitung gradien dari grafik jarak terhadap waktu. Sehingga didapatkan nilai viskositas oli sebesar μ=0.85 Ns/m2. Lembar kerja siswa diuji cobakan pada beberapa mahasiswa dan didapatkan 87,5% mahasiswa menganggap bahwa pengukuran viskositas dengan menggunakan viskometer dua kumparan adalah hal baru bagi mereka, mudah diikuti, mempermudah dalam memahami dan menghitung viskositas fluida, dan memotivasi mereka dalam belajar fisika. Nowadays, there are many ways done to improve quality of learning by taking benefits from learning media designed by teacher. In this research, a viscosity measurement learning media was designed by applying two coils as transducer. Two coils were connected to osciloscop and the result was managed by freeware3 software. By giving sinusiodal signal to the coils dan droping ball into the tube containing oilt, an information of voltage change at the time of the ball passes the coil will be gathered. From the recorded data, the ball terminal velocity can be found by calculating the slope of distance-time graph, with the result of μ=0.85 Ns/m2. Student worksheets were distributed to several students and it was found that 87,5 % of the students considered that the measurement was a new thing

  13. Pembuatan Aplikasi Permainan “Egrang Run” Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riyadhi Sholikhin

    2016-01-01

    Full Text Available Permainan tradisional adalah suatu jenis permainan yang ada pada suatu daerah tertentu yang berdasarkan kepada budaya daerah tersebut. Egrang bambu merupakan salah satu dari sekian banyak permainan tradisional Indonesia yang perlu dilestarikan keberadaannya. Perkembangan teknologi sekarang ini sudah merambah ke segala bidang termasuk perkembambangan game (permainan. Pengenalan tentang permainan tradisional egrang dapat memanfaatkan peran kemajuan teknologi saat ini dibidang tersebut. Oleh karena itu muncul sebuah ide untuk merancang dan membangun aplikasi permainan “Egrang Run” ini diharapkan dapat menjadi suatu sarana pengenalan tentang permainan tradisional Indonesia khususnya permainan egrang bambu. Aplikasi permainan “Egrang Run” dibuat menggunakan perangkat lunak Unity versi 5. Unity merupakan suatu toolkit untuk membuat suatu video games 3 dimensi maupun 2 dimensi. Aplikasi permainan ini dikembangkan dengan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC yang memiliki enam tahap, yaitu tahap konsep (Concept, tahap perancangan (Design, tahap pengumpulan materi (Material Collecting, tahap pembuatan (Assembly, tahap pengujian (testing, dan tahap distribusi (Distribution. Pengujian black-box juga digunakan pada aplikasi ini. Hasil dari penelitian ini adalah berupa aplikasi permainan “Egrang Run” yang dapat berjalan pada perangkat berbasis android. Aplikasi ini berisi pengenalan permainan tradisional egrang bambu. Berdasarkan pengujian dengan menggunakan metode black-box, seluruh fungsi yang ada dalam aplikasi permainan telah berhasil dan berjalan sesuai dengan fungsinya masing-masing.

  14. Pembuatan Perangkat Audit Berbasis Risiko Berdasarkan COBIT 5 dan Service Desk Standard pada Service Desk

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarah Putri Ramadhani

    2017-03-01

    Full Text Available SubDirektorat Layanan Teknologi dan Sistem Informasi pada Direktorat Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (DPTSI sebagai penyedia layanan TI di lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS tidak sedikit mengalami gangguan atau insiden yang mengakibatkan menurunnya kualitas pelayanan yang diberikan. Oleh karena itu terdapat unit service desk yang bertugas menangani berbagai macam keluhan insiden dan memenuhi permintaan layanan TI. Namun DPTSI belum pernah mengadakan pengendalian internal terhadap prosesnya. Untuk memastikan pengelolaan telah diterapkan dalam kontrolnya maka perlu sebuah metode yaitu audit internal. Salah satu hal yang perlu disiapkan dalam melaksanakan audit adalah perangkat audit karena menyediakan serangkaian instruksi dari proses yang harus dilakukan service desk sehingga membantu seorang auditor dalam menjalankan audit sesuai dengan tujuan dan memastikan seluruh proses telah dilakukan. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini mengembangkan perangkat audit pada service desk DPTSI yang dibuat berdasarkan control objective pada Service Desk Standard yang dipetakan dengan proses pada best practice COBIT 5 domain DSS02. Ruang lingkup perangkat audit juga ditetapkan melalui control objective yang dipetakan dengan risiko TI pada service desk yang dianalisis menggunakan pendekatan best practice COBIT 5 for Risk APO12 Manage Risk. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah dokumen perangkat audit beserta panduan penggunaannya, yang nantinya diharapkan dapat membantu DPTSI untuk melakukan audit pada service desk..

  15. PEMBUATAN KALSIUM KARBONAT DARI BITTERN DAN GAS KARBON DIOKSIDA SECARA KONTINYU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soemargono Soemargono

    2012-01-01

    Full Text Available Kalsium karbonat  yang  digunakan  dalam  industri- industri cat, karet, dan  kertas  harus  mempunyai  mutu yang  tinggi, terutama  kemurnian  dan kehalusannya.Untuk itu, Indonesia masih  mendatangkan  kalsium  karbonat murni dari luar negeri dalam jumlah yang cukup besar. Bittern merupakan bahan buangan industri garam yang disebut juga air tua, mengandung senyawa kalsium. Karbon dioksida biasanya berasal dari hasil pembakaran yang masuk ke udara. Kandungannya di udara kecil, tetapi berpotensi sebagai pencemar. Dengan mereaksikan kalsium yang terkandung dalam bittern dengan gas CO2 akan terbentuk CaCO3 dalam suasana basa. Pembentukan kalsium karbonat dilakukan dengan proses kontinyu dalam reaktor kolom bersekat miring. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pengendapan magnesium dengan larutan ammonia menyebabkan kandungan kalsium ikut terdegradasi. Hasil terbaik yang diperoleh dicapai pada kondisi pH awal, kecepatan alir gas CO2, kecepatan alir cairan, dan suhu masing-masing pada 8,7; 2265 mL/menit; 10 mL/menit; dan 303 K, dengan konversi sebesar 38,40%. Produk berupa CaCO3, yang diperoleh mempunyai kemurnian sebesar 21,34%.

  16. PEMBUATAN APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN UNTUK PROSES KENAIKAN JABATAN DAN PERENCANAAN KARIR PADA PT. X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas Handojo

    2003-01-01

    Full Text Available Fulfilling empty position on company often become complicated process because the candidate who can be placed in that position by matching between employee-profile and position-profile sometimes not well define. To minimize that problem, there should be a method such as decision support system which can analize employees who suitable with the available position. This decision support system for profile matching process and gap analization is made based on company's data and rules which locate on PT.X. Profile Matching process is taken to recommend employees in Positioning and Carrier Planning based on three stages, which are Intelectual Capacity, Working Area and Attitude. The result of this process is represented ini rank of employees as recommendation for decision maker in deciding which employee is suitable for the position.This Software is using Microsoft Access 2000 for database and Borland Delphi 5.0 as compiller. Form the result of this implementation system can be seen that this software can be very helpfull on decision support to profile matching in positioning and career planning on PT. X. Abstract in Bahasa Indonesia : Pengisian jabatan yang kosong pada proses kenaikan jabatan sering mengalami kesulitan karena pengajuan calon kandidat yang bisa menempati jabatan tersebut dengan cara pencocokan profil karyawan dan profil jabatan kurang terdefinisi dengan baik. Untuk meminimumkan kendala tersebut diperlukan suatu sistem pendukung keputusan yang dapat menganalisa beberapa karyawan yang sesuai dengan profil jabatan yang ada. Sistem pendukung keputusan untuk proses profile matching dan analisis gap ini dibuat berdasarkan data dan norma-norma SDM yang terdapat di PT. X. Proses Profile Matching dilakukan untuk menentukan rekomendasi karyawan dalam Sistem Kenaikan Jabatan dan Perencanaan Karir berdasar pada 3 aspek yaitu Kapasitas Intelektual, Sikap Kerja dan Perilaku. Hasil dari proses ini berupa ranking karyawan sebagai rekomendasi bagi

  17. PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI ERD GENERATOR NOTASI ORM DARI SKRIP BASIS DATA ORACLE BERBASIS J2EE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Leo Willyanto Santoso

    2004-01-01

    . Dengan melakukan pembalikan terhadap proses pemetaan ke skema relasi dari suatu basis data maka pembangkitan ERD dari suatu skrip pembuatan basis data Oracle dapat dilakukan. Agar lebih fleksibel, maka aplikasi yang dibangun berupa aplikasi berbasis web dengan menggunakan teknologi Servlets yang dimiliki oleh JavaTM 2 SDK. Kata kunci: Basis data, Model data konseptual, ERD, Oracle, dan Servlets.

  18. POTENSI BIOMASSA FITOPLANKTON Tetraselmis chui SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOETANOL

    OpenAIRE

    Usman, Sukmawati

    2015-01-01

    Penelitian mengenai potensi biomassa fitoplakton Porphyridium cruentum dan Tetraselmis chui sebagai bahan baku pembuatan bioetanol dengan metode fermentasi telah dilakukan. Dalam penelitian ini, dilakukan serangkaian kultivasi fitoplankton untuk memperoleh biomassa sebagai bahan baku substrat untuk fermentasi bioetanol. Proses pembuatan bioetanol terdiri dari dua tahap yakni pretreatment biomassa dan fermentasi bioetanol. Proses pretreatment terdiri dari proses delipidasi dengan metode ekstra...

  19. KARAKTERISASI PATI GANYONG (Canna edulis DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN PEMBUATAN COOKIES DAN CENDOL Characterization of Edible Canna Starch (Canna edulis and Its Application as Ingredient for Cookies and Cendol

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eni Harmayani

    2012-05-01

    ganyong serta mengevaluasi penggunaannya sebagai bahan pembuatan beberapa produk olahan. Pati ganyong diperoleh dari Kelompok Tani Mekar Sari, Kulon Progo. Penelitian ini dilaksanakan dalam tiga tahap berikut: 1 karakterisasi pati ganyong, meliputi sifat kimia, fisik, dan fisikokimia; 2 formulasi dan pembuatan produk dari pati ganyong berdasarkan karakteristik yang diperoleh; dan 3 uji organoleptik produk-produk yang telah dikembangkan. Hasil penelitian menunjukkan sampel pati ganyong memiliki kadar total pati 93,30 % (db, kadar amilosa 42,49 % (db dan kadar amilopektin sebesar 50,90 % (db. Protein, lemak, abu, serat kasar, dan gula reduksi merupakan komponen minor. Pati ganyong tergolong memiliki water binding capacity (162,15% dan swelling power (9,96 g/g  yang rendah. Pada konsentrasi 5 %, pati ganyong memiliki viskositas pasta panas yang rendah (9,67 dPa.s. dan stabil, viskositas meningkat menjadi 14,67 dPa.s setelah pendinginan. Berdasarkan beberapa karakteristik tersebut, pati ganyong dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan cookies dan cendol. Hasil uji kesukaan menunjukkan bahwa pati ganyong dapat digunakan hingga 75 % pada pembuatan cookies dan 100 % pada pembuatan cendol dengan tingkat kesukaan yang tidak berbeda nyata dibandingkan cookies terigu dan cendol tepung beras. Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pati ganyong memiliki karakteristik yang potensial untuk diversifikasi pangan.

  20. Pembuatan Sistem Instrumentasi dan Kendali (SIK Kevakuman dan Sistem Pewaktu Proses Nitridasi Plasma Menggunakan Super PLC T100MD1616+

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ashar Punto Nurwendo

    2013-06-01

    Full Text Available Abstrak Bidang Teknologi Akselerator dan Fisika Nuklir (BTAFN Pusat Teknologi Akselerator dan Proses Bahan (PTAPB BATAN Yogyakarta mengembangkan mesin nitridasi plasma untuk menambah tingkat kekerasan permukaan logam dan meningkatkan ketahanan aus serta tahan korosi. Mesin nitridasi plasma tersebut masih dioperasikan secara manual. Sistem Instrumentasi dan Kendali (SIK Kevakuman dan Sistem Pewaktu Proses Nitridasi Plasma dibuat agar mesin nitridasi plasma dapat dioperasikan secara otomatis. Sistem instrumentasi dan kendali ini menggunakan Super PLC T100MD1616+ sebagai pusat kontrol dan terdiri dari sistem akuisisi data tekanan gas dan sistem kendali regulator gas N2. Sistem akuisisi data tekanan gas menggunakan sensor Pirani PRL 10 K dan Vacuum Meter Pirani 1001 untuk memantau perubahan tekanan gas di dalam bejana nitridasi plasma. Pengolahan data hasil akuisisi data tekanan gas dilakukan dengan menggunakan metode lookup table. Nilai tekanan gas yang dihasilkan oleh sistem akuisisi data tekanan gas digunakan sebagai umpan balik (feedback untuk sistem kendali tekanan gas.Kendali tekanan gas diatur oleh regulator gas N2 dengan menggunakan stepper motor sebagai aktuator. Sistem Instrumentasi dan Kendali Kevakuman dapat mengontrol kestabilan tekanan gas yang dibutuhkan pada proses nitridasi plasma. Sistem pewaktu proses digunakan untuk mengatur durasi proses nitridasi plasma. Dengan dibuatnya Sistem Instrumentasi dan Kendali (SIK Kevakuman dan Sistem Pewaktu Proses Nitridasi Plasma, pengguna dimudahkan dalam mengoperasikan mesin dan dapat meningkatkan kualitas hasil proses nitridasi plasma. Kata kunci— Nitridasi Plasma, tekanan gas,  PLC, pirani, pengkondisi sinyal, stepper motor.   Abstract Accelerator Technology and Nuclear Physics Division (BTAFN of the Center for Accelerator Technology and Material Process (PTAPB BATAN Yogyakarta develops plasma nitridation machinery to increase surface hardness, wear resistance and corrosion resistance of

  1. PENGARUH PENAMBAHAN EM4 (Effective Microorganism-4 PADA PEMBUATAN BIOGAS DARI ECENG GONDOK DAN RUMEN SAPI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Megawati Megawati

    2014-12-01

    Full Text Available Eceng gondok (Eichornia crassipes merupakan tanaman yang menjadi limbah perairan dan keberadaannya belum banyak dimanfaatkan. Kandungan selulosa, hemiselulosa, dan lignin di dalamnya dapat dimanfaatkan menjadi biogas melalui proses fermentasi. Penelitian ini mengkaji pengaruh EM4 (Effective Microorganism- 4 terhadap massa, nilai kalor, dan kecepatan pembentukan biogas dari eceng gondok. Percobaan dilakukan dalam anaerobic digester berukuran 4 liter, bahan baku yang digunakan adalah eceng gondok, rumen sapi, dan air dengan variabel penambahan EM4 sebesar 1% dan 0%. Fermentasi dilakukan secara batch dengan pengukuran gas (temperatur, tekanan, dan massa setiap 7 hari sekali sampai hari ke-35. Sebelum proses fermentasi, dilakukan pengujian terhadap rasio C/N campuran bahan baku. Pembakaran gas dilakukan untuk membuktikan gas yang didapat mengandung metana. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rasio C/N untuk variabel dengan penambahan EM4 1% sebesar 5,33 dan rasio C/N untuk variabel dengan penambahan EM4 0% sebesar 7. Jadi, penambahan EM4 dapat menurunkan rasio C/N. Sementara itu, hasil fermentasinya memperlihatkan bahwa EM4 memperkecil produksi biogas meskipun proses pembentukannya cepat. Massa total biogas yang didapat pada variabel EM4 1% sebesar 1,1 g dan variabel EM4 0% sebesar 1,55 g. Tekananbiogas mengalami fluktuasi (pada variabel EM4 1% sebesar 35,6 cmH2O, sedangkan pada variabel EM4 0% sebesar 40,6 cmH2O. Berdasarkan simulasi menggunakan chemical process simulator software, diketahui heating value biogas sebesar 39.180 kJ/kg. Water hyacinth (Eichornia crassipes is a plant that becomes waste and its existence has not been widely used. Content of cellulose, hemicellulose, and lignin in it can be converted into biogas through a process of fermentation. Study examines the effect of EM4 (Effective Microorganism-4 on the mass, heating value, and the rate of formation of biogas from water hyacinth. An experiments were performed in anaerobic

  2. HUBUNGAN BEBAN KERJA, PENGETAHUAN IBU, DAN POLA ASUH PSIKOSOSIAL DENGAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 2-5 TAHUN PADA KELUARGA MISKIN (THE RELATIONSHIP BETWEEN MOTHER’S WORKLOAD, KNOWLEDGE, AND PSYCHOSOCIAL STIMULATION WITH COGNITIVE DEVELOPMENT OF 2-5

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Salimar Salimar

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Latar Belakang: Kemiskinan merupakan masalah yang erat kaitannya dengan rendahnya kualitas sumber daya manusia. Meskipun anak tumbuh dan berkembang  di keluarga miskin, jika anak mendapatkan pola asuh yang baik pada usia balita, anak balita tersebut dapat tumbuh dan memiliki perkembangan yang baik (positive deviance. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja ibu, pengetahuan, dan stimulasi psiko-sosial dengan perkembangan kognitif anak usia 2-5 tahun pada keluarga miskin di daerah pedesaan Kabupaten Bogor. Metode: Desain penelitian adalah crossectional dan penelitian dilakukan di Kabupaten Bogor. Jumlah sampel penelitian adalah 200 ibu dan anak balitanya, sampel dipilih secara acak. Beban kerja dan pengetahuan ibu dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, stimulasi psikososial dikumpulkan menggunakan instrumen HOME Inventory dan perkembangan kognitif menggunakan kuesioner. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 25 persen dari ibu memiliki beban kerja yang berat. Sebagian besar ibu-ibu rata-rata memiliki pengetahuan tentang pengembangan gizi, kesehatan dan anak (66,8%. Rata-rata pola asuh psikososial yang dilakukan keluarga untuk merangsang perkembangan anak mereka tergolong sedang (62,1%, dan rata-rata perkembangan kognitif anak 2-5 tahun baru 50 persen yang tercapai. Kesimpulan: analisis regresi logistik menunjukkan faktor-faktor yang positif mempengaruhi perkembangan kognitif anak adalah beban kerja ibu dan pola asuh psikososial dari keluarga. ABSTRACT Background: Poverty is a problem that closely related to the low quality of human resources. Even tough, children are raised in poor family, but they get a good stimulation in their childhood, they could have a good development (positive deviance. Objective: This research is aiming to find out the relationship among of mother’s workload, knowledge

  3. Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway di Petshop "PetZone"

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Fadhilah Wati

    2013-09-01

    Full Text Available Dewasa ini teknologi informasi sangat membantu dalam dunia bisnis. Kemudahan yang ditawarkan akan menjaring lebih banyak konsumen. Namun, perusahan tingkat menengah seperti PetZone saat ini masih jarang yang menawarkan kemudahan berbelanja atau pemesanan layanan secara online. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem berbasis web di perusahaan PetZone yang dapat memudahkan pemilik dan karyawan dalam apenjualan, pelayanan, dan pemasaran, serta memudahkan pelanggan dalam jual-beli barang dan jasa. Atas dasar masalah tersebut dibangun Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway untuk menunjang proses bisnis yang ada. Sistem informasi dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP framework Codeigniter, javascript untuk tampilan yang dinamis, dan database MySQL. Proses pembuatan dan pengembangan Sistem Informasi Penjualan ini menggunakan metode air terjun. Metode air terjun meliputi kebutuhan pengguna, analisis, rancangan, implementasi dan pengujian. Pemodelan Sistem Informasi yang dibangun menggunakan metode berorientasi objek UML (Unified Modeling Language yang terdiri dari Use case  diagram, Class diagram dan Sequence diagram. Hasil pengujian Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway menunjukkan bahwa semua fitur yang terdapat baik dalam sistem informasi maupun SMS gateway dapat bekerja dengan baikdengan ratusan sample data, dan server SMS gateway dapat memproses lebih dari satu SMS secara bersamaan. Dalam perkembangan ke depannya nanti, Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway masih dapat dikembangkan lagi dengan menambah fitur-fitur pada SMS gateway sehingga lebih memudahkan konsumen.

  4. THE LOST-CITY DAN LOST-SPACE KARENA PERKEMBANGAN PENGEMBANGAN TATA-RUANG KOTA Kasus Koridor Komersial Jalan Tunjungan Kotamadya Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Benny Poerbantanoe

    1999-01-01

    Medan, Jakarta, Bandung, Semarang, Malang and Ujung Pandang with their respective spesific colonial character impression. For the aging generation of the town, Surabaya is called with much regret as the lost city, because of the declining quality of some of its urban artefacts, which once has been their pride and their joy. The abovementioned commercial corridor of Jalan Tunjungan is an example of a lost space Abstract in Bahasa Indonesia : Kota adalah arsitektur. Arsitektur yang bukan sekedar gambar (wujud fisik-visual dari kota yang bisa dilihat saja, melainkan juga sebagai suatu konstruksi. Yaitu konstruksi dari kota sepanjang waktu (Aldo Rossi, 1980. Kota merupakan karya seni yang sempurna, yang dibuat hanya oleh orang-orang yang benar-benar mengerti tentang urban. Konsep kota atau tepatnya urban-artefak sebagai karya seni selalu muncul dan diketemukan dalam bentuk-bentuk yang bervariasi ; dalam segala jaman dan kehidupan sosial-religius. Urban-artefak selalu berkaitan dengan tempat, peristiwa dan wujud-kota. Kota pada umumnya mempunyai sifat dinamis, alias tidak statis. Oleh karena itu tidaklah berlebihan apabila terdapat pernyataan umum yang menyebutkan bahwa; kota itu adalah lambang perjalanan sejarah, teknologi dan jamannya. Namun jika disimak dari sistem-sejarah maupun sistem-visual. Banyaknya ruang fisik dan sosial telah berubah baik secara kwalitas maupun kwantitas, sebagai konsekwensi logis adanya pertumbuhan (perkembangan dan pengembangan dari ruang fisik dan sosial, yang belum dikelola secara benar dan baik. Bisa mengganggu keseimbangan , serta merusak kesan dan memori publik tentang identitas dan citra. Yang akhirnya akan dapat melahirkan apa yang disebut dengan lost space. Surabaya adalah salah satu kota besar di Indonesia, yang memiliki beberapa artefak-urban yang spesifik. Salah satunya yaitu jalan Tunjungan; yang pernah didesain serta dikembangkan pada masa pemerintahan Gemeente, sebagai "koridor komersial" Belanda dengan segala kelebihan dan

  5. STEAM DALAM PEMBUATAN PAKAN UNTUK KOMODITAS AKUAKULTUR

    OpenAIRE

    Sukarman Sukarman

    2010-01-01

    Kualitas fisik pakan (pelet) untuk hewan akuakultur sangat penting, karena akan dimasukkan ke dalam air dan diharapkan tidak banyak mencemari lingkungan. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam menjaga kualitas fisik pakan adalah penambahan dan pengaturan steam pada saat proses pembuatan pelet. Steam adalah aliran gas yang dihasilkan oleh air pada saat mendidih. Steam dibagi menjadi 3 jenis yaitu steam basah, saturated steam, dan superheated steam. Steam yang digunakan dalam proses pembuatan...

  6. TINJAUAN PERKEMBANGAN KENDARAAN LISTRIK DUNIA HINGGA SEKARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nyoman S Kumara

    2009-06-01

    Full Text Available Kendaraan listrik merupakan salah satu solusi yang penting untuk mengurangi polusi dan emisi gas buang akibat penggunaan bahan bakar minyak pada kendaraan bermotor. Kendaraan listrik menggunakan motor listrik sebagai tenaga penggerak dimana ia berfungsi sebagai pengubah energi listrik yang tersimpan dalam baterai menjadi energi mekanik untuk memutar roda kendaraan. Bidang-bidang yang secara langsung mendukung perkembangan kendaraan listrik antara lain bidang pengemudian elektrik yang meliputi teknologi motor listrik, konverter daya, sistem pengaturan berbasis prosesor digital, serta teknologi baterai sebagai penyimpan energi listrik. Sekarang ini, keterbatasan cadangan sumber energi berbasis fosil, serta tuntutan agar kendaraan bermotor lebih ramah lingkungan dan dukungan teknologi telah mendorong hampir semua produsen kendaraan bermotor dunia kembali memusatkan perhatian pada kendaraan bermotor listrik. Tulisan ini mencoba memaparkan perkembangan kendaraan listrik dunia mulai dari sejarah hingga kondisinya saat ini. Database kendaraan listrik yang sudah diproduksi akan disajikan dalam bentuk tabel sehingga memudahkan dalam memahami perkembangan bidang kendaraan listrik..

  7. Reaksi Antara Gliserol dan o-Metoksi Fenol Dalam Suasana Basa dan Asam Sebagai Upaya Pendahuluan Pemanfaatan Gliserol dari Produk Samping Produksi Biodiesel Untuk Pembuatan Obat Batuk Gliseril Guaiakolat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ritmaleni Ritmaleni

    2013-11-01

    Full Text Available Berbagai kondisi reaksi basa dan asam termasuk penggunaan asam Lewis telah diaplikasikan pada reaksi antara gliserol dan o-metoksi fenol sebagai upaya dalam pemanfaatan gliserol dari hasil samping produksi biodiesel berbahan dasar minyak jelantah. Reaksi ini nantinya akan digunakan pada pembuatan obat batuk gliseril guaiakolat. Kondisi reaksi yang dilakukan belum menghasilkan suatu reaksi yang berjalan secara optimal sehingga masih diperlukan penelitian berikutnya.   Some reaction conditions in basic and acid including Lewis acid have been applied on the reaction between glycerol and o-methoxy phenol. This study is an attempt to use glycerol as by-product of waste cooking oil-based biodiesel production. This reaction will be applied for synthesizing of cough medicine named glyceryl guaiacolate. Based on the results obtained, the reaction conditions applied were still not fit yet for optimum reactionand need to be found in the further study.

  8. CARA BARU PEMBUATAN TEMPE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermana Hermana

    2012-11-01

    Full Text Available Tjara baru pembuatan tempe. (The new method of preparing tempeh. Gizi Indonesia, 2 : 167, 1970. The new method of preparing tempeh involves dehulling of soybean by a burr mill, cooking in water up to the boiling point, soaking in the water used to boil for 22 hours, washing, and reboiling in fresh water. After draining, the beans were left to cool, followed by inoculation with tempeh mold inoculum and wrapping in cheese cloth for 24 hours. Fermentation for 14 to 16 hours were allowed after bagging the beans in perforated polyethylene film having pin-holes one in four square centimeters. Tempeh made by the new method was of milder aroma than traditional tempeh. The keeping quality was three days. On the third day the colour of tempeh remained white, changes in texture and aroma were slight. Dalam usaha untuk lebih mempopulerkan tempe, kami mencari cara pembuatan tempe yang: (1 sederhana, mudah dilakukan dengan kemungkinan gagal sekecil-kecilnya dan (2 menghasilkan tempe yang baik yang dapat disimpan lebih lama dari pada tempe tradisional.

  9. BANK SYARÎ'AH DAN TAKÂFUL (Sebuah Kajian Evaluatif-Reflektif atas Perkembangan Bank Syarî'ah dan Takâful di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sofyan Hadi

    2014-10-01

    Full Text Available Islam menjiwai dan mewarnai perilaku manusia dalam berpikir,bersikap maupun bertindak dengan batas-batas yang telah ditetapkan, dalam rangka pengabdian kepada Allah swt. Setelahmelalui perdebatan sengit selama berabad-abad tentangperilaku bunga uang (ribâ, interest dalam menentukan perilakuekonomi manusia, antara diharamkan atau dibolehkan, kinimuncul di hadapan kita keputusan di mana terbuka jalan bagiyang mengharamkan bunga dan bagi yang membolehkan ataubahkan mengharuskannya dengan konsep yang lebih Islâmîdan dapat diterima oleh berbagai pihak terutama mayoritaspenduduk Indonesia yang notabene beragama Islam dengan apayang dikenal sebagai bank syarî'ah dan takâful (asuransi Islâm.Melalui kedua lembaga inilah kita berharap dapat menyaksikanpada satu saat terwujudnya “gurita” ekonomi umat yangdahsyat, apabila terjadi kerjasama mudlarabah di tingkatkelembagaan ekonomi syarî'ah (BMI, BSI, BPRS, BMT dan STIdengan berpedoman pada ta’âwanû ‘alâ al-birr wa al-taqwâ, wa lâta'âwanû alâ al-itsm wa al-‘udwân. Kerjasama ini hendaklahprofesional. Untuk itu perlu dibangun manajemen yang Islâmî,yang didukung dengan sumber daya terampil, yang bekerjadengan keyakinan dan teguh dalam pendirian serta memilikimoral atau akhlaq yang luhur.

  10. RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PELATIHAN (SIMPEL UNIT PELATIHAN TEKNIS PERTANIAN DINAS PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN PEMERINTAH PROVINSI JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusuf - Hasyim

    2017-05-01

    Full Text Available Perkembangan  teknologi informasi menjadi pemicu berbagai perusahaan, organisasi bahkan instansi pemerintah untuk memanfaatkan sistem informasi berbasis desktop maupun Web. Balai pelatihan pertanian Provinsi Jawa Timur pun membutuhkan sebuah sistem informasi manajemen pelatihan untuk mempercepat dan mempermudah pekerjaan di bidang administrasi. Permasalahan yang dialami oleh Balai pelatihan pertanian Provinsi Jawa Timur  yaitu pada kegiatan pelatihan seperti pendaftaran , rekapitulasi hasil pelatihan, dan pembuatan laporan, penjadwalan pelatihan dan administrasi peserta pelatihan. Metodologi pengembangan  yang digunakan dalam membangun sistem informasi manajemen pelatihan adalah prototyping. Implementasi desain program menggunakan bahasa PHP versi 6, Sedangkan DBMS menggunakan MySQL. Dalam sistem informasi ini terdapat fitur untuk melakukan registrasi (pendaftaran peserta secara online, pembuatan surat (pemangilan dan pengembalian peserta, fitur membuat laporan administrasi peserta pelatihan, fitur input materi dan download materi, fitur lihat jadwal, fitur lihat hasil evaluasi dan hasil pelatihan, fitur kelola data peserta pelatihan, dan fitur kelola data widyaiswara. Dengan adanya sistem informasi administrasi berbasis web ini dapat memberikan kemudahan dan meminimalkan kesalahan yang terjadi pada bagian administrasi serta stakeholders yang terkait dengan kegiatan pelatihan tersebut.

  11. PEMANFAATAN LIMBAH BATANG PISANG KEPOK (Musa paradisiaca formatypica) SEBAGAI BAHAN DASAR PEMBUATAN BIOETANOL DENGAN METODE HIDROLISIS SECARA ASAM DAN FERMENTASI

    OpenAIRE

    ., Sulfiani; Abd.Karim; Natsir, Hasnah

    2017-01-01

    Abstrak. Bioenergi, diantaranya bioetanol, adalah salah satu bentuk energi alternatif yang dapat memenuhi kebutuhan energi masa depan. Bioetanol adalah etanol yang dihasilkan melalui proses fermentasi terhadap glukosa dari bahan alam yang mengandung komponen pati dan selulosa. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan batang pisang kepok, yang memiliki kandungan selulosa sebesar 64%, guna menghasilkan bioetanol dengan cara hidrolisis asam dan fermentasi bakteri menggunakan bakteri Clostridu...

  12. Pengaruh Konsentrasi Gula dan Ragi Dalam Pembuatan Cuka Dari Rosella (Hibiscus sabdariffa.L Terhadap Mutu Cuka Rosella

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firdausni Firdausni

    2013-12-01

    Full Text Available Rosellla (Hibiscus sabdariffa.L has been traditionally used as nutritious functional beverages. Rosella flowers contain flavonoid secondary metabolites, terpenoids, and vitamin C, which are considered as antioxidant. Research aims to see the effect of sugar and yeast  on quality of vinegar. The study was conducted with the treatment of sugar utilization (10, 15, 20, 25 %, fermentation with yeast Saccharomyces cerevisiae (2, 4, 6 g and fermentation time until three weeks. Rosella vinegar as a results of fermentation further was analyzed the pH, acetic acid content, extract content and antioxidant activity test consisted of qualitative test of phenolic, flavonoid, and % inhibition. Result of the optimal research was obtained in the treatment of sugar utilization 20% and the addition of yeast 6 g with analysis result of pH 2.67, acetic acid 14.80%, extract content 7.15%, and % inhibition 31%, moreover it contained phenolic and flavonoidscompounds qalitatively.ABSTRAKRosellla (Hibiscus sabdariffa.L telah digunakan secara tradisional sebagai minuman yang berkhasiat fungsional. Bunga rosella mengandung flavonoid metabolit sekunder, terpenoid, dan vitamin C yang berfungsi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemakaian gula dan ragi  terhadap mutu cuka. Penelitian dilakukan dengan perlakuan penggunaan gula pasir (10, 15, 20, 25 %, fermentasi dengan ragi Saccharomyces cerevisiae (2, 4, 6 g dan waktu fermentasi  sampai tiga minggu. Hasil fermentasi berupa cuka rosella selanjutnya diuji pH, kandungan asam asetat, kadar sari dan uji aktifitas antioksidan yang terdiri dari uji kualitatif fenolik, flavonoid, dan % inhibisi. Hasil penelitian optimal diperoleh pada perlakuan penggunaan gula 20% dan penambahan ragi 6 g dengan hasil analisis pH 2,67, asam asetat 14,80%, kadar sari 7,15% dan % inhibisi 31% serta secara kualitatif mengandung senyawaan fenolik dan flavonoid.

  13. Perancangan dan Pembuatan Tahap RF Downlink 2.4 GHz Untuk Pengiriman Citra Pada Sistem Komunikasi Satelit Nano

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rochmawati Ada Wiyah

    2013-03-01

    Full Text Available RF Downlink merupakan modul penyusun sistem pemancar satelit nano untuk transmisi citra yang terdiri dari dua bagian utama yaitu upconverter frekuensi dan power amplifier. Upconverter frekuensi nantinya akan mencampur sinyal informasi yang telah dimodulasi dengan local oscillator ke dalam frekuensi yang lebih tinggi yaitu sinyal radio frekuensi 2400 MHz dengan daya output yang masih rendah, yang selanjutnya daya tersebut dikuatkan oleh power amplifier dan kemudian dipancarkan melalui antena ke udara bebas yang berupa gelombang elektromagnetik. Perancangan power amplifier menggunakan dua desain yang berbeda dari sisi komponen yang digunakan. Desain 1 menggunakan satu jenis IC yang digunakan karena pada IC tersebut sudah terdapat tiga jenis penguatan dan desain 2 menggunakan dua jenis IC yang digunakan yaitu IC pertama sebagai driver dan IC yang kedua sebagai penguat akhir. Hasil pengujian menunjukkan bahwa daya output yang dihasilkan oleh power amplifier desain 1 sebesar -18.56 dBm dengan gain 35 dB, sedangkan untuk desain 2 daya output yang dihasilkan sebesar -32 dBm dengan gain 21 dB. Untuk upconverter dilakukan dua kali pergeseran frekuensi, dimana hasil pengujian diperoleh frekuensi IF kedua sebesar 210 MHz dan frekuensi RF hanya mampu menghasilkan 2155 MHz.

  14. Pembuatan Sistem Informasi Pendidikan dan Pelatihan dalam Jabatan Berbasis Web pada Bagian Pengembangan Pegawai Direktorat Jenderal Perbendaharaan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rachmat Gerhantara

    2013-09-01

    Full Text Available Sebagai organisasi yang dinamis, Direktorat Jenderal Perbendaharaan sering mengalami perubahan yang disesuaikan dengan kebutuhan atas perbendaharaan negara. Oleh sebab itu, seluruh pegawai dituntut untuk bisa dengan cepat beradaptasi dengan perubahan – perubahan yang terjadi pada Ditjen Perbendaharaan tersebut. Proses Adaptasi tersebut dilaksanakan dengan berbagai cara, salah satunya dengan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan (diklat dalam jabatan. Pada Direktorat Jenderal (Ditjen Perbendaharaan pelaksanaan diklat dalam jabatan selama ini diadministrasikan oleh Bagian Pengembangan Pegawai Sekretariat Ditjen (Setditjen Perbendaharaan. Proses administrasi selama ini dilakukan dengan semi manual, dimana permintaan dan pendaftaran calon peserta diklat dilakukan secara manual. Sedangkan untuk administrasi data peserta maupun lulusan proses diklat telah menggunakan aplikasi desktop yang bersifat stand-alone. Telah dirancang sebuah sistem informasi mengenai pendidikan dan pelatihan berbasis web yang mengambil sumber dari proses bisnis yang ditetapkan pada Bagian Pengembangan Pegawai Sekretariat Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Proses perancangan yang dilakukan berbasis pada iconix process yang tersusun atas proses analisa kebutuhan, Penyusunan Domain Model, Use Case Diagram, Robustness Diagram, Sequence Diagram, Class Diagram dan GUI Storyboard. Hasil dari tulisan ini adalah sebuah prototipe sistem informasi pendidikan dan pelatihan berbasis web yang dapat digunakan untuk melakukan proses automasi pendaftaran serta administrasi hasil diklat yang telah dilaksanakan.

  15. PERKEMBANGAN PERBANKAN DAN PROBLEM INTERMEDIASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Manap Pulungan

    2017-03-01

    Full Text Available After economy crisis in 1997/1998, gradually banking intermediation had held its function again although untilnow it was still far from what it was hoped. Some banks had already fulfilled the regulation of Indonesia Bank togive credit more than 78% (LDR, but there were still many banks that had not fulfilled the regulation. Thefactors of high interest rate, banking efficiency, and economy infrastructure availability were considered as thefactors that impeded the banking intermediation function. Not all those problems belonged to Indonesia Bank.However, some of them were the homework for government (like economy infrastructure supplying. Thus,cooperation between Indonesia Bank and government was something that had to be done to finish the problem.Besides, there were other problems that needed to be paid attention in bank performance that was gradually better.They were: (1 banking credit which was farther from real sector (agriculture and industry; (2 credit which wasnot evenly distributed in all areas (3 savings dominated by short term fund; (4 banking structure which tendedoligopoly; and (5 most savings or fixed deposits which were dominated by few account owners.

  16. PERANCANGAN DAN PEMBUATAN SISTEM KONTROL DENGAN MEMANFAATKAN LAYANAN SMS TELEPON SELULAR BERBASIS MIKROKONTROLER AT89C51

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N Putra Sastra

    2009-05-01

    Full Text Available alah satu isu dalam masyarakat yang perlu dicermati adalah mengenai keamanan. Kasus kriminal seperti pencurian dapat dikurangi dengan memasang sistem pengaman pada properti yang hendak dijaga. Untuk itu, ditawarkan suatu sistem keamanan dengan pemanfaaatan layanan SMS yang merupakan salah satu fitur dari teknologi GSM yang dikontrol dengan suatu mikrokontroler. Pada penelitian ini dibuat suatu alat berupa aplikasi antara telepon seluler dengan mikrokontroler jenis ATMEL 89C51 dengan pemanfaatan layanan SMS. Proses kerja alat ini berupa pengiriman data dari mikrokontroler melalui telepon seluler berupa SMS ke telepon seluler lain untuk informasi tertentu. Telepon penerima dapat mengirimkan SMS berupa pesan perintah untuk menghidupkan atau mematikan alat yang dinginkan melalui mikrokontroler. Perancangan sistem kerja alat ini dengan pemanfaatan bahasa assembly dan kode PDU untuk pengiriman atau penerimaan SMS. Alat yang dirancang ini berjalan dengan baik, dimana mikrokontroler bereaksi terhadap input tertentu dan memberi suatu perintah untuk mengaktifkan telepon seluler untukmengirim SMS ke suatu nomor yang telah diatur sebelumnya.

  17. Pengaruh Jenis Mangsa dan Suhu pada Perkembangan Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae dan Peranannya dalam Pengendalian Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tris Haris Ramadhan

    2008-07-01

    Full Text Available Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae is the vector of citrus greening (Huanglongbing bacterium and the most serious impediment to citrus culture. Classical biological control of this psyllid vector should contribute to suppress their population. This research was conducted to determine the performance of Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae when they were fed with D. citri. The larval performance index of M. sexmaculatus on D. citri compared with Aphis craccivora Koch (Hemiptera: Aphididae diet was 1.3.M. sexmaculatus fed with D. citri had lower fitness than those fed with A. craccivora as shown by longer larval stadium, lower adult dry weight, less number of egg produced and lower percentage of egg hatched. M. sexmaculatus grew best at the temperature of 27oC. Employing the exclusion procedure under field condition,M. sexmaculatus could reduce the population of D. citri up to 90%. These findings showed that theM. sexmaculatus could be a potential predator in reducing D. citri, particularly when the more preferred prey A. craccivora was not present.   Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae merupakan kelompok Psyllid yang menularkan penyebab penyakit Huanglongbing yang sangat berbahaya pada tanaman jeruk. Pengendalian hayati klasik telah banyak memberikan kontribusi dalam pengendalian di lapangan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat penampilan Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae dengan pakan D. citri. Indeks penampilan larva M. sexmaculatus dengan pakan D. citri dibandingkan dengan Aphis craccivora Koch (Hemiptera: Aphididae adalah 1,3. M. sexmaculatus yang diberi pakan D. citri menunjukkan penurunan kebugaran dibandingkan jika diberi pakan A. craccivora seperti yang ditunjukkan dengan stadium larva lebih lama, penurunan berat kering serangga dewasa, telur yang dihasilkan lebih sedikit, dan penurunan jumlah telur yang menetas. Menggunakan metode eksklusi pada kondisi

  18. Pemodelan Spasial untuk Pembuatan Peta Rawan Banjir dan Peta Tingkat Risiko Banjir Bengawan Solo di Kota Surakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toto Cahyono

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pemodelan spasial untuk menyusun Peta Bahaya Banjir dan Peta Tingkat Risiko Banjir akibat luapan Bengawan Solo di Kota Surakarta. Lokasi penelitian meliputi penggal alur Bengawan Solo di wilayah Kota Surakarta. Metode penelitian yaitu dengan analisis hidrograf, pemodelan banjir, analisis potensi bahaya banjir, analisis kerentanan banjir, dan analisis tingkat risiko banjir. Analisis hidrograf dilakukan dengan menghitung debit puncak rancangan, analisis geometrik sungai, dan analisis karakteristik banjir. Pemodelan spasial banjir menggunakan perangkat lunak ArcView dengan ekstensi HEC-GeoRAS dan perangkat lunak hidrologi HEC-RAS. Analisis potensi bahaya banjir dari peta genangan hasil pemodelan spasial dengan input debit puncak rancangan banjir periode ulang 60. Analisis kerentanan dengan identifikasi elemen yang berisiko pada peta penggunaan lahan daerah bahaya. Analisis tingkat risiko dilakukan dengan cara overlay peta bahaya dan peta kerentanan banjir. Perangkat lunak ArcView 3.3 dengan ekstensi HEC-GeoRAS mampu untuk melakukan pemodelan banjir dengan tingkat validasi yang tinggi. Validasi dilakukan dengan membandingkan kedalaman maksimum hasil pemodelan dengan hasil perhitungan debit puncak rancangan. Nilai  perbedaan antara 0,68% - 4,54%. Meskipun secara kuantitatif peta model bahaya banjir rancangan sesudah pelurusan lebih luas daripada sebelum pelurusan, tetapi berdasarkan uji statistik penambahan luas tersebut tidak berbeda signifikan. Dari peta tingkat risiko banjir diketahui Kelurahan Sewu, Semanggi, Sangkrah dan Gandekan mempunyai potensi risiko banjir tertinggi di Kota Surakarta.   ABSTRACT This research is intended to perform flood modelling in Bengawan Solo River in order to develop flood hazard map, flood vulnerability map, and flood risk map as a result of overflow of such river in Surakarta City. The research area covers cut-off channel of Bengawan Solo in Surakarta City. The

  19. STEAM DALAM PEMBUATAN PAKAN UNTUK KOMODITAS AKUAKULTUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukarman Sukarman

    2010-12-01

    Full Text Available Kualitas fisik pakan (pelet untuk hewan akuakultur sangat penting, karena akan dimasukkan ke dalam air dan diharapkan tidak banyak mencemari lingkungan. Salah satu faktor yang berpengaruh dalam menjaga kualitas fisik pakan adalah penambahan dan pengaturan steam pada saat proses pembuatan pelet. Steam adalah aliran gas yang dihasilkan oleh air pada saat mendidih. Steam dibagi menjadi 3 jenis yaitu steam basah, saturated steam, dan superheated steam. Steam yang digunakan dalam proses pembuatan pelet adalah saturated steam. Pengaruh penambahan steam pada kualitas pelet bisa mencapai 20%. Penambahan steam dengan jumlah dan kualitas yang tepat akan menghasilkan pelet berkualitas. Sedangkan jika pengaturan dan penambahannya tidak tepat, maka kualitas fisik pelet akan rendah dan kemungkinan bisa merusak kandungan nutrisi seperti vitamin dan protein. Penambahan steam yang benar bisa dilakukan di dalam kondisioner dengan mengatur retention time, sudut kemiringan paddle conditioner, kecepatan putaran bearing dan menjaga kualitas steam dari mesin boiler sampai dengan kondisioner.

  20. Perkembangan Proses Pembuatan Biodiesel sebagai Bahan Bakar Nabati (BBN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joelianingsih

    2006-12-01

    Full Text Available As energy dernands increase and fossil fuel reservas are limited, research is directed towards alternative renewable fluls. A potential diesel fuel substitusi is biodiesel, obtained from fatty acids methyl esters (FAME and produced by the transesterfication reaction of triglyceride or free fatty acid (FFA of vegetable oils with short-chain alcohol, mainly methanol. Most of the currently of alcohol. Although the removal of the excess alcohol can be easily achieved by distillation, however the removal of catlyst and the by-product formed from its reaction with the reactants is complicated while several methode for glycerol purification have been reported. The disadvantages resulting from the use of a catalyst and itsremoval from theproducts can beeliminated if a non-catalytic reaction of the vegetable oils with alcohol can be realized and a simpler and cheaper process can be developed.indonesia has the opportunity to expand oil palm and other plantations such as jatropha curcas (jarak pagarin order to provide sufficient amount of crude oil for development of biodiesel industry.

  1. Strategi Peningkatan Daya Saing Usaha Kecil dan Menengah (UKM Berbasis Kaizen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Suranta Meliala

    2016-04-01

    Perekonomian adalah salah satu faktor kemajuan suatu negara. Setiap negara bersaing ketat untuk meningkatkan produktvitas perekonomiannya. Perekonomian Indonesia saat ini menempati urutan ke 17 dunia. Pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang sangat signifikan ternyata tidak lepas dari peran dari usaha kecil dan menengah (UKM yang menopang pertumbuhan ekspor dan impor, salah satu UKM yang bisa diunggulkan adalah UKM pembuatan sepatu. Peran UKM yang begitu besar dan signifikan harus terus dijaga dan dikembangkan untuk bisa bersaing pada era persaingan global seperti penerapan Masyarakat Ekonomi Asean (MEA pada januari 2015. Permasalahan yang mengganggu perkembangan dan produktivitas dari UKM sepatu, khususnya di sekitar Kota Medan akan dibagi kedalam 4 kategori, yaitu:(1 manusia, (2 proses, (3 fasilitas, dan (4 Persaingan usaha. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa permasalahan yang paling utama yang mempengaruhi perkembangan UKM sepatu di Kota Medan adalah sumber daya manusianya. Pemecahan permasalahan ini akan dilakukan dengan strategi Kaizen (5S yang akan dipadukan dengan konsep Training within industry (TWI dan konsep P-Course. Perbaikan ini akan menghasilkan strategi-strategi untuk peningkatan produktivitas kerja UKM secara keseluruhan dengan fokus utama adalah pekerja dan sistem kerjanya. Strategi ini diharapkan mampu membenahi kelemahan UKM sepatu yang ada, guna menghadapi ketatnya persaingan global yang akan datang.  Kata kunci: Usaha kecil dan menengah (UKM, kaizen, training within industry (TWI,konsep p-course, konsep 5S

  2. Pembuatan Biodiesel dari Minyak Kelapa Menggunakan Microwave : Penggunaan Katalis KOH dengan Konsentrasi Rendah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gus Ali Nur Rohman

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian pembuatan methyl ester (biodiesel dari minyak kelapa dengan katalis KOH dengan bantuan gelombang mikro (microwave di latar belakangi oleh adanya krisis energi sehingga memerlukan metode baru untuk membuat renewable energy dalam hal ini adalah biodiesel. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari proses pembuatan biodiesel dengan metode radiasi microwave, pengaruh konsentrasi katalis KOH, pengaruh daya, waktu pemanasan yang digunakan terhadap yield dan viskositas biodiesel yang dihasilkan. Pembuatan methyl ester (biodiesel dari minyak kelapa dilakukan dengan perbandingan mol minyak : metanol = 1 : 9. Biodiesel yang dihasilkan kemudian dianalisa dengan uji viskositas, uji flash point, dan uji gas chromatography (GC. Yield optimum pada pembuatan methyl ester dari minyak kelapa dengan metode microwave-assisted transesterification untuk katalis KOH adalah konsentrasi 0,5% dengan daya 400 watt dan waktu reaksi 4 menit.

  3. Studi Awal Teknologi WIFI Untuk Diimplementasikan Pada Pembuatan Prototipe Sistem Remote Terminal Unit Multi Sensor Dengan Energi Mandiri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Insani

    2012-09-01

    Full Text Available Dalam makalah ini dipaparkan tentang hasil studi awal teknologi wifi dalam rangka perancangan dan pembuatan prototipe sistem remote terminal unit (RTU multi sensor dengan energi mandiri untuk mercusuar di wilayah pulau-pulau kecil dan perbatasan yang akan digunakan untuk pengukuran dan komunikasi data serta pemantauan lingkungan. Dalam rangka pembuatan prototipe tersebut terlebih dahulu dibuat model sistem skala laboratorium, kemudian disempurnakan dan dikembangkan menjadi prototipe sistem. Seiring dengan pembuatan model skala laboratorium telah dilakukan pecobaan-percobaan meliputi mode operasi wireless, analisa dan pengamatan karakteristik teknologi wifi, mengetahui jarak optimal jaringan kabel di beberapa tempat dan jarak yang berbeda dengan menggunakan laptop. Dari penelitian ini didapat hasil percobaan yang terkait dengan posisi dan jarak yang optimal untuk mengakses jaringan nirkabel yang digunakan sebagai masukan atau bahan pertimbangan untuk penempatan suatu akses point dari RTU.  Dengan demikian  pengguna jaringan nirkabel dapat dengan mudah mendapatkan signal dan transfer rate yang paling optimum disetiap lokasi disekitar mercusuar.

  4. OPTIMASI PEMBUATAN DIETIL ETER DENGAN PROSES REAKTIF DISTILASI

    OpenAIRE

    Widayat Widayat; Hantoro Satriadi

    2011-01-01

    DiEtil Eter banyak digunakan sebagai bahan pelarut untuk reaksi organik dan pemisahan senyawa organik dari sumber alamnya, sebagai bahan bakar. DiEtil Eter umumnya diproduksi dengan proses dehidrasi etanol dengan katalis asam sulfat pada suhu 125­­­0C – 1400C (proses barbet). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kondisi optimum pada pembuatan dietil eter dengan katalis asam sulfat dan proses reaktif distilasi. Variabel yang dioptimasi adalah konsentrasi asam sulfat awal...

  5. IMPLEMENTASI PEMBUATAN CATU DAYA TERPROGRAM BERBASIS KOMPUTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Zubaidi

    2012-05-01

    Full Text Available Komputer merupakan suatu perangkat bantu yang sekarang banyak digunakan baik dalam dunia industri, kedokteran, ekonomi, militer, aplikasi teknik  maupun dalam dunia pendidikan. Keberadaannya memang dirasakan sangat membantu untuk menyelesaikan pekerjaan yang ada dengan ketelitian yang tinggi. Salah satu manfaatnya adalah dengan pembuatan catu daya terprogram berbasis computer. Dengan catu daya terprogram ini kita dapat mengatur keluaran daya sesuai dengan yang kita inginkan. Dalam pembuatan catu daya terprogram berbasis komputer ini direalisasikan dengan menggunakan konfigurasi dari beberapa rangkaian yaitu, PPI 8255 (programmable peripheral interface, komputer sebagai pengendali, pengubah isyarat digital ke analog (Digital to Analog Converter, dan rangkaian penguat daya (OP-AMP.       Pengujian alat dari hasil pembuatan catu daya ini dilakukan dengan cara melakukan pengukuran terhadap masing-masing bagian rangkaian serta pengamatan terhadap hasil yang diperoleh dari pengujian alat. Data dari hasil pengujian tersebut digunakan sebagai bahan analisis perhitungan serta untuk mengetahui karakteristik dari alat yang telah dibuat. Hasil pengujian dilakukan dengan merangkai dari kesemua komponen yang ada yang diimplementasikan dengan program computer yang ada. Catu daya yang maksimal yang bisa dihasilkan dari rangkaian ini adalah 10 Volt. Jika seandainya kita memasukkan lebih dari 10 volt maka catu daya akan me-reset nilai tersebut ke nilai 0.

  6. Dampak Sosial Ekonomi dan Peran Pemerintah Daerah dalam Perkembangan Teknologi Pitalebar di Indonesia [Social Economy Impact and Local Government Initiative relating to Broadband Technology Development in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wirianto Pradono

    2016-12-01

    Full Text Available Indonesia memiliki aset yang berperan penting bagi pembangunan nasional termasuk sosial dan ekonomi antara lain sumber daya manusia dan industri dalam negeri. TIK khususnya internet pitalebar merupakan salah satu kunci dalam pembangunan sosial ekonomi di suatu negara. Studi ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana dampak pemanfaatan internet pitalebar di Indonesia terhadap aspek sosial ekonomi masyarakat serta mengidentifikasi apakah langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam mendorong pemanfaatan internet pitalebar telah dilakukan secara optimal. Data yang diperoleh melalui penelitian dianalisis menggunakan metode Matthew B Miles dan A Michael Huberman, (2007. Hasil studi menunjukkan bahwa penggunaan internet pitalebar di Indonesia meningkat dengan signifikan dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat. Namun demikian pemanfaatan internet pitalebar tersebut belum dilakukan secara optimal terutama untuk tujuan yang bersifat produktif. Pemerintah daerah telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk mendorong pemanfaatan internet pitalebar di Indonesia seperti penggelaran ducting untuk kabel serat optik, pelatihan bidang TIK, penyediaan akses internet WiFi di fasilitas publik. Namun, langkah yang dilakukan pemerintah daerah perlu lebih diintensifkan guna memperluas penetrasi internet pitalebar untuk peningkatan dan pemerataan pertumbuhan sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia.*****Indonesia has invaluable assets which are important to the national development. Those assets need to be managed properly in order to deliver significant contribution to the national development, especially in social and economy aspects. Nowadays, Information and Communication Technology (ICT, especially broadband internet, is one of some key points in social economy development in a country. Both qualitative and quantitative methods are used in this study to capture broadband internet utilization in Indonesia and identify

  7. Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Nyamplung Menggunakan Pemanasan Gelombang Mikro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatih Ridho Muhammad

    2014-09-01

    Full Text Available Energi fosil yang selama ini menjadi tumpuan penduduk seluruh dunia, jumlahnya semakin menipis dari waktu ke waktu. Peran minyak bumi dalam penyediaan energi nasional pun masih dominan. Sekitar 53% kebutuhan energi nasional dipenuhi dari minyak bumi. Oleh karena itu, pencarian energi alternatif pengganti minyak bumi harus dikembangkan, salah satunya biodiesel. Penggunaan microwave sebagai sumber energi pembuatan biodiesel dapat mempercepat waktu reaksi. Sehingga microwave dipandang lebih efisien. Biji nyamplung (Calophyllum inophyllum memiliki kandungan minyak sebesar 60,1% berat. Dengan kandungan minyak sebesar ini maka biji nyamplung memiliki potensi yang besar bila digunakan sebagai bahan baku pembuatan biodiesel. Nyamplung tersebar luas di pantai-pantai Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mensintesa biodiesel dari minyak mentah nyamplung (Callophyluminophyllum dengan proses trans-esterifikasi dengan menggunakan microwave, mempelajari daya optimal dalam pembuatan biodiesel, mempelajari jumlah katalis yang dibutuhkan untuk mendapatkan biodiesel yang paling baik, mempelajari yield biodiesel yang dihasilkan serta mempelajari pengaruh penambahan ratio mol minyak-metanol terhadap kualitas biodiesel yang dihasilkan. Langkah awal pembuatan biodiesel nyamplung adalah proses degumming atau penghilangan impurities seperti getah, kemudian dilanjutkan dengan esterifikasi yang bertujuan untuk mengubah free fatty acid (FFA menjadi metil ester. Setelah esterifikasi, larutan dititrasi dengan NaOH dan indicator pp hingga konsentrasi FFA menjadi < 2%. Kemudian masuk proses trans-esterifikasi yang merubah trigliserida dalam minyak menjadi metil ester dan gliserol. Proses selanjutnya adalah pemisahan biodiesel dan gliserol dan terakhir proses pencucian. Variabel percobaan adalah kadar katalis CaO 2, 3, 4, 5, dan 6% berat minyak. Ratio mol minyak-metanol 1:9 dan 1:12. Variabel terakhir adalah daya microwave sebesar 100W, 264W dan 400W. Dari hasil

  8. Diagnosa Gangguan Perkembangan Anak Dengan Metode Fuzzy Expert System

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diki Arisandi

    2017-05-01

    Full Text Available AbstrakAnak-anak dibawah umur 10 tahun merupakan fase yang sangat perlu diperhatikan perkembangannya oleh orang tua dan dibantu oleh pakar, apakah mengalami gangguan perkembangan atau tidak. Gangguan perkembangan anak dapat didiagnosis dari perilaku yang diperlihatkan oleh anak dengan cara observasi oleh seorang pakar psikologi anak. Hasil diagnosa dari observasi yang dilakukan beberapa pakar bisa saja berbeda. Hal ini membuat para orang tua menjadi kebingungan terhadap tindak lanjut yang harus dilakukan kepada anak mereka. Untuk mempermudah mendiagnosis gangguan perkembangan pada anak perlu adanya sebuah sistem pakar berbasis Fuzzy. Metode Fuzzy yang diterapkan didasari atas rentang logika berpikir manusia seperti dingin dan panas, tinggi dan rendah, dan lainnya.  Diharapkan dengan adanya sistem pakar berbasis fuzzy ini, hasil diagnosa dapat menghasilkan solusi seperti nalar manusia dari sehingga didapatkan solusi untuk tindak lanjut pada gangguan anak. Kata kunci: Diagnosa, Fuzzy, Fungsi Keanggotaan, Gangguan perkembangan, Sistem Pakar. AbstractChildren under 10 years is a critical phase of their developmental and should be noticed by parents and assisted by experts, whether experiencing developmental disruption or not. Children developmental disruption can be diagnosed from behaviors shown by children by observation by a psychologist. Diagnosis results from observations made by some experts may be different. This makes the parents become confused about the follow-up to be done to their children. A Fuzzy-based expert system is needed to overcome the children developmental disruption. The applied Fuzzy method is based on the logical range of human thinking such as cold and hot, high and low, and others. With the fuzzy-based expert system, the diagnostic results can produce solutions such as human reasoning from that obtained a solution to following up on children disruption. Keywords: Diagnosis, Fuzzy, Membership Function, Developmental

  9. Menggali Filsafat Wayang Beber untuk Mendukung Perkembangan Industri Kreatif Batik Pacitan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suyanto -

    2017-03-01

      Artikel ini berjudul “Menggali Filsafat Wayang Beber untuk Mendukung Perkembangan Industri Kreatif Batik Pacitan” Ini merupakan perasan dari hasil penelitian  pada tahun kedua.    Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kondisi Wayang Beber Pacitan hubungannya dengan pertumbuhan dan perkembangan  ekonomi dan industri, serta perannya sebagai media penguatan kearifan lokal dan upaya peningkatan perekonomian masyarakat  Pacitan. Penelitian ini menggunakan pendekatan action research melalui empat tahapan: menentukan fokus, pengumpulan data,  analisis dan interpretasi data, serta tindakan lapangan. Metode yang dilakukan melalui tahap pengkajian, perancangan, sosialisasi, pendampingan dan pelatihan, produksi, serta  Launching. Hasil penelitian tahun kedua ini menjadi acuan penelitian tahun ketiga untuk: desiminasi draft corporate identity branding panduan ekowisata kampung batik dan draft modul pelatihan perancangan desain motif batik yang diperuntukkan bagi pengrajin klaster industri batik Pacitan sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Pacitan.    Kata Kunci: Filsafat, Wayang Beber, Motif Batik Pacitan.

  10. PEMBUATAN PETA INTERAKTIF KAMPUS ITS SUKOLILO SURABAYA BERBASIS WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardana Jati Adyatmanto

    2015-02-01

    Full Text Available ITS merupakan salah satu perguruan tinggi negeri dengan wilayah kampusnya yang cukup luas. Minimnya media informasi spasial kampus, seperti peta kampus, yang tidak ditemukan di setiap sudut kampus seringkali membuat seseorang kesulitan mencari tempat tujuannya. Pembuatan suatu peta interaktif mengenai seluruh isi kampus menjadi salah satu solusinya. Dalam pembuatan peta interaktif tersebut, data spasial yang digunakan adalah peta garis digital Master Plan ITS tahun 2010 dan citra satelit yang diperoleh dari Google Map tahun 2011. Selain gratis, perolehan citra satelit dari aplikasi web tersebut sangat mudah. Namun untuk pemanfaatan citra satelit ini perlu dicatat bahwa pembuatan peta-peta yang mengedepankan tingkat ketelitian dengan memanfaatkan citra tersebut tidak direkomendasikan karena tingkat ketelitian geometrik citra satelit dari Google Map terbilang rendah (Hayati, 2011.Peta interaktif kampus tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media informasi spasial kampus dan tidak diperuntukkan untuk keperluan teknis yang membutuhkan tingkat ketelitian geometrik tinggi. Dengan memanfaatkan teknologi HTML5 dan Java Script, peta interaktif kampus tersebut dapat diakses serta diperbarui dengan mudah. Peta tersebut mampu menampilkan berbagai layer dan data non spasial yang lengkap, serta dirancang dengan user-friendly sehingga memungkinkan user mampu mengeksplor seluruh isi kampus secara bebas dengan lebih menyeluruh.

  11. Pembuatan Obturator Mata pada Pasien dengan Kehilangan Mata Akibat Cacat Bawaan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Clara Rosalina

    2010-06-01

    Full Text Available Kasus kehilangan mata pada pasien dapat menimbulkan masalah fungsi dan estetik. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk memperbaiki masalah estetik adalah dengan membuatkan protesa mata kepada pasien tersebut. Tujuan pembuatan obturator mata pada pasien yang kehilangan mata adalah untuk membantu pasien dalam memperbaiki estetik. Pasien wan ita usia 35 tahun datang ke klinik Prostodonsia RSGM FKG UGM dengan kondisi kehilangan mata sebelah kanan yang merupakan cacat bawaan. Pemeriksaan wajah menunjukkan muka asimetris. Pada mata kanan tampak adanya cheloid yang timbul setelah operasi pengangkatan bola mata. Perawatan dilakukan dengan pembuatan protesa mata non fabricated dengan tahap-tahap: pencetakan mata dengan sendok cetak mata perorangan dan pengisian hasil cetakan terdiri dari dua bagian, yang pertama diisi dengan gips keras sampai bagian terlebar dari cetakan dasar soket dan dibuat tiga retensi sebagai kunci, kedua sampai menutupi seluruh hasil cetakan. Pembuatan model malam sklera, mencoba pola malam sklera dan packing model malam sklera. Oef/asking dan polishing untuk membuat sklera akrilik, mencoba sklera akrilik dan penentuan lokasi diameter iris, melukis iris dan pupil, penyelesaian protesa mata, packing sklera dan iris, def/asking dan polishing untuk membuat protesa mata serta insersi protesa mata. Kontrol setelah 2 minggu menunjukkan hasil yang baik, tidak ada keluhan rasa sakit, tidak ada peradangan, volume dan frekuensi air mata menjadi berkurang jumlah dan frekuensinya.

  12. Analisis Proses Bisnis Sistem Pembuatan Surat Perintah Perjalanan Dinas Kantor Regional II PT.Pos Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meza Silvana

    2015-10-01

    Full Text Available Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD merupakan surat perintah kerja yang diberikan oleh atasan atau kepala kantor kepada pegawai untuk melakukan tugas kerja ke instansi atau kantor yang ada di tempat lain. Dalam proses pembuatan SPPD, sebuah instansi pemerintah maupun swasta kebanyakan masih dilakukan secara sederhana dengan pencatatan manual menggunakan bantuan microsoft office, belum menggunakan aplikasi khusus dalam proses pembuatan SPPD. Hal ini mengakibatkan sistem menjadi kurang efektif dan efisien, baik dari segi materi maupun waktu. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, perlu dibangun sebuah sistem yang terkomputerisasi proses pengelolaan data perjalanan dinas pegawai. Sistem yang diusulkan tersebut dapat membantu dalam pembuatan surat tugas perjalanan dinas pegawai, pengelolaan biaya, penghitungan biaya, pencetakan surat tugas dan pencetakan kwitansi biaya perjalanan. Dengan adanya sistem informasi perjalanan dinas yang terkomputerisasi ini dapat memudahkan instansi untuk membuat surat perjalanan dinas dan pengelolaan data perjalanan dinas terkelola lebih baik. Kata Kunci— SPPD, pencatatan, instansi, komputerisasi.

  13. PENERAPAN METODE JUST-IN-TIME DENGAN PEMBAKUAN KEGIATAN DAN MINIMASI WAKTU SET-UP PADA BAGIAN PERMESINAN PEMBUATAN PRODUK GT 060

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Pratiwi

    2007-08-01

    Full Text Available Membuat produk dalam jumlah banyak menyebabkan pemborosan yang dapat mengurangi efisiensi produksi. Aktivitas yang paling banyak membuang waktu adalah aktivitas set-up mesin, untuk mengatasi masalah ini maka perlu diterapkan metode just-in-time dengan pembakuan kegiatan dan minimasi waktu set-up dengan mengambil kondisi real yang ada pada lantai produksi. Penelitian dilakukan di CV. Roda Jati, data yang digunakan adalah waktu penyelesaian komponen frame ujung produk GT 060 pada bagian permesinan dan waktu set-up mesin. Analisa meliputi : urutan kegiatan sekarang, usulan pembakuan kegiatan, perbaikan pembakuan kegiatan menggunakan minimasi waktu set-up, analisa menggunakan prinsip 5S. Hasil dari pengamatan didapatkan pembakuan kegiatan pada bagian permesinan dan mengurangi waktu set-up mesin. Waktu yang digunakan untuk memproduksi komponen tersebut sebelum dilakukan pembakuan kegiatan sebesar 4655,42 detik dan mengalami penurunan menjadi 4635,08 detik. Setelah dilakukan minimasi waktu set-up maka mengalami penurunan lagi mejadi sebesar 4296,31detik. Agar proses dapat selesai tepat waktu maka operator harus mentaati kegiatan yang telah dibakukan perusahaan dan dilakukan minimasi waktu set-up sebelum melakukan pekerjaan. Mempromosikan program 5S agar pekerja membiasakan diri untuk menjaga kerapian, kebersihan dan kedisplinan pada waktu berkerja.

  14. OPTIMASI PEMBUATAN DIETIL ETER DENGAN PROSES REAKTIF DISTILASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widayat Widayat

    2011-07-01

    Full Text Available DiEtil Eter banyak digunakan sebagai bahan pelarut untuk reaksi organik dan pemisahan senyawa organik dari sumber alamnya, sebagai bahan bakar. DiEtil Eter umumnya diproduksi dengan proses dehidrasi etanol dengan katalis asam sulfat pada suhu 125­­­0C – 1400C (proses barbet. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh kondisi optimum pada pembuatan dietil eter dengan katalis asam sulfat dan proses reaktif distilasi. Variabel yang dioptimasi adalah konsentrasi asam sulfat awal dan perbandingan mol reaktan etanol dengan asam sulfat. Proses optimasi menggunakan metode respon permukaan dan pengolahan data dengan perangkat lunak Statistica(R. Proses pembuatan dietil eter dilakukan pada volume 700 ml, waktu 100 menit dan suhu operasi 125-1300 C. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model matematika yang diperoleh hubungan konversi etanol dengan perbandingan mol reaktan etanol dengan asam sulfat dan konsentrasi awal asam sulfat  adalah . Konversi etanol optimum sebesar 31,83 % pada kondisi operasi perbandingan mol reaktan etanol dengan asam sulfat 1 : 1,30 dan konsentrasi awal asam sulfat 10,98 M.

  15. PEMBUATAN DEKSTRIN DARI PATI UBI KAYU MENGGUNAKAN KATALIS AMILASE HASIL FRAKSINASI DARI Azospirillum sp. JG3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zusfahair

    2012-05-01

    Full Text Available Amilase merupakan salah satu enzim potensial dalam proses industri. Amilase dapat diperoleh dari bakteri Azopsirillum sp. JG3. Amilase ini dapat dimanfaatkan untuk hidrolisis pati ubi kayu pada pembuatan dekstrin. Dekstrin memiliki peran yang cukup penting dalam industri seperti pembuatan roti, makanan bayi dan bahan penyalut lapis tipis tablet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakterisasi biokimiawi amilase hasil fraksinasi dari Azospirillum sp. JG3 serta potensinya dalam pembuatan dekstrin. Tahap penelitian ini dimulai dengan memproduksi enzim yang dilakukan dengan cara menumbuhkan inokulum ke dalam medium produksi selama 30 jam kemudian diekstraksi dengan sentrifugasi sehingga diperoleh ekstrak kasar. Ekstrak kasar amilase kemudian difraksinasi secara bertahap (15%, 30%, 45% dan 60% dengan menggunakan ammonium sulfat dan didialisis. Fraksi yang diperoleh diukur aktivitas, volume dan kadar proteinnya. Fraksi dengan aktivitas spesifik tertinggi dikarakterisasi dan digunakan untuk membuat dekstrin dari pati ubi kayu. Dekstrin pati ubi kayu yang diperoleh dikarakterisasi berupa rendemen, kadar air, kadar abu dan dextrose equivalen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi hasil dialisis 45% (FHD 45% menghasilkan aktivitas dan aktivitas spesifik tertinggi berturut-turut sebesar 11,659 U/mL dan 7,319 U/mg. Aktivitas amilase optimum pada suhu 30°C, pH 7 dan konsentrasi substrat 4%. Dekstrin yang diperoleh memiliki rendemen 95,14, kadar air 3,411%, kadar abu 0,209% dan dextrose equivalen 13,4.

  16. KARAKTERISTIK KIMIA DAN MIKROBIOLOGISASAM DRIEN (DURIAN FERMENTASI DARI ACEH PADA BERBAGAI METODE PEMBUATAN Chemical and Microbiological Characteristics of Asam Drien (Fermented Durian from Aceh Made by Various Methods

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murna Muzaifa

    2015-10-01

    mikrobiologis asam drien adalah sebagai berikut: kadar air 66.49%, pH 4.1, total asam 2.30%, total padatan terlarut 30.50%, total bakteri asam laktat 99×1010 CFU/g dan total khamir 18×10 6CFU/g. Kata kunci: Aceh, asam drien, durian fermentasi

  17. Pembuatan Aplikasi Pendukung Keputusan untuk Peramalan Persediaan Bahan Baku Produksi Plastik Blowing dan Inject Menggunakan Metode ARIMA (Autoregressive Integrated Moving Average di CV. Asia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amira Herwindyani Hutasuhut

    2014-09-01

    Full Text Available Persediaan bahan baku memiliki peranan penting bagi perusahaan karena akan berpengaruh pada kemampuan perusahaan untuk memenuhi permintaan pelanggan. Berbagai kendala dapat muncul akibat kurangnya bahan baku untuk produksi, seperti kekurangan bahan baku untuk produksi sehingga menimbulkan keterlambatan terhadap pemenuhan permintaan pelanggannya. Akibat keterlambatan tersebut akhirnya perusahaan mengalami beberapa kerugian. Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan memerlukan perencanaan di berbagai hal, khususnya perencanaan yang berhubungan dengan persediaan. Salah satu bentuk perencanaan persediaan yaitu meramalkan persediaan bahan baku untuk setiap waktu. Metode ARIMA merupakan metode yang disarankan untuk kasus CV. Asia karena memiliki sifat yang fleksibel, yaitu mengikuti pola data yang ada. Metode ARIMA memiliki tingkat akurasi yang tinggi dan cenderung memiliki nilai error yang kecil karena prosesnya yang terperinci. Model ARIMA yang diperoleh nantinya akan diimplementasikan dalam Microsoft Excel menggunakan Visual Basic for Application, dengan mempertimbangkan kondisi kekinian perusahaan yang menggunakan Microsoft Excel untuk proses bisnis kesehariannya, sehingga dapat membantu CV. Asia untuk meramalkan persediaan bahan bakunya dan melakukan pengambilan keputusan.

  18. Pembuatan Karbon Aktif Dari Arang Tempurung Kelapa Dengan Aktivator Zncl2 Dan Na2co3 Sebagai Adsorben Untuk Mengurangi Kadar Fenol Dalam Air Limbah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gilar S. Pambayun

    2013-03-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah membuat karbon aktif dari arang tempurung kelapa sesuai dengan SII No.0258 – 79 ; untuk mengetahui karateristik kadar air, kadar abu,  iodine number dan surface area karbon aktif dari arang tempurung kelapa ; untuk mempelajari pengaruh konsentrasi dan jenis aktivator terhadap efisiensi penurunan kandungan konsentrasi fenol (persen removal menggunakan karbon aktif dari arang tempurung kelapa ; menentukan kapasitas optimum penyerapan fenol dengan karbon aktif dari arang tempurung kelapa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa karbon aktif dapat dibuat dari arang tempurung kelapa dengan aktivasi kimia ZnCl2 dan Na2CO3 disertai pirolisis pada suhu 700 oC selama 4 jam. Karakteristik karbon aktif yang dihasilkan telah sesuai dengan SII No.0258–79, kadar air sebesar 0,382-1,619%, kadar abu 2,28-7,79%, iodine number 448,02-1599,72 mg/g, surface area 189,630-1900,69 m2/g. Semakin tinggi konsentrasi aktivator maka semakin tinggi persen removal dari fenol yang telah diadsorbsi oleh karbon aktif. Persen removal tertinggi didapat pada karbon aktif dengan zat aktivator Na2CO3 5% dengan persen removal sebesar 99,745%. Kapasitas optimum penyerapan fenol dengan karbon aktif dari arang tempurung kelapa terbaik didapat pada karbon aktif dengan zat aktivator Na2CO3 5% dengan kapasitas serapan sebesar 220,751 mg fenol/gram karbon aktif

  19. Fenomena Perkembangan ICT dan Media Cetak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasyim Ali Imran

    2017-03-01

    Abstract Based on the analysis of secondary data concluded that the related phenomenon of structuration, Oetama become the prime social agent in KKG structure. In the context of the theory of political economy, associated with the structure of KKG, then Jacob Oetama become the prime social agent will be retained in the structure KKG in the style of leadership of collective management in respect of the unpreparedness of the other agent receives succession. This spatialization phenomenon, on the other hand, it could also be an indication that the prime social agent in KKG structure in terms of a relatively little force major nature it can also be affected by external structure (development of ICT. Spatialization policy through media convergence, though still a loss, but maintained the prime social agent in the world including KKG structure as assessed can strengthen their marketing position in the foreseeable future and is believed to be getting better. However, such optimism may be disturbed also by the emergence of the phenomenon of spatialization arising from members of the public in line with developments in technology gadgets such as through the appearance of a variety of operating systems that exist now (I OS, Android OS or Microsoft OS.

  20. Hubungan Status Gizi dengan Perkembangan Psikomotorik Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lapai Padang Tahun 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hamdini Humaira

    2016-08-01

    Full Text Available AbstrakPermasalahan gizi di Indonesia adalah masih banyaknya kejadian balita gizi kurang dan gizi buruk. Asupan gizi menentukan pertumbuhan dan perkembangan. Ranah perkembangan yang paling sering dinilai di layanan primer adalah perkembangan psikomotorik. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan status gizi dengan perkembangan psikomotorik balita di wilayah kerja Puskesmas Lapai. Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 106 responden yang diambil secara multistage sampling technique. Data dikumpulkan melalui pengukuran antropometri tinggi dan berat badan serta penilaian KPSP (kuesioner pra skrining perkembangan. Analisis data dilakukan dengan uji Fisher. Hasil penelitian mendapatkan balita dengan perkembangan psikomotorik sesuai lebih tinggi pada status gizi normal (87,6% dibandingkan status gizi tidak normal (52,9%. Analisis hubungan antar dua variabel didapatkan nilai p = 0,002. Secara statistik terdapat hubungan bermakna antara status gizi dengan perkembangan psikomotorik balita. Diperlukan perhatian lebih terutama dari orang tua untuk menjaga kebutuhan gizi balita dan untuk tenaga kesehatan agar meningkatkan pelayanan kesehatan gizi.Kata kunci: status gizi, perkembangan psikomotorik AbstractNutritional problems in Indonesia is underweight and severely underweight cases in toddlers. The most frequent developmental domain which is assessed in primary health care is psychomotor development. The objective of this study was to determine the relationship between the nutritional status and psychomotor development of toddlers in Lapai Health Center area. This study used a cross sectional study on 106 respondents by multistage sampling technique. Data were collected through anthropometric measurements of height and weight and (DPSQ development pre-screening questionnaire. Data were tested by Fisher's exact test. The result is toddlers with appropriate psychomotor development were higher in

  1. Dampak Digital Game Terhadap Perkembangan Sosial Budaya Masyarakat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henry Bastian

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Sejarah panjang perkembangan game menjadi digital game saat ini ikut membawa perkembangan di berbagai lini kehidupan manusia. Jika dahulu game hanya dikenal sebagai media hiburan dalam waktu luang, kini digital game telah menjadi sebuah kebutuhan utama masyarakat dalam keseharian. Di berbagai aktivitasnya, digital game selalu mewarnai kehidupan sosial dan budaya masyarakat, khususnya para remaja. Sebagai dampaknya muncul wacana negatif sebagai budaya baru yang merusak seperti membuat kecanduan, memberi efek emosi yang negatif kepada pemain, dan sebagainya. Tulisan ini bertujuan untuk memberikan sebuah pandangan baru tentang bagaimana fenomena tersebut terjadi. Apakah dampak digital game sebenarnya yang terjadi di masyarakat dan bagaimana hal itu terjadi. Melalui observasi, wawancara, dan studi literatur terhadap pengguna aktif digital game didapatkan data perkembangan digital game di kehidupan masyarakat saat ini. Selanjutnya data dianalisis melalui pendekatan teori kebutuhan Maslow, teori interaksi sosial, dan teori perkembangan budaya masyarakat modern. Sebagai hasilnya digital game telah menjadi ciri masyarakat modern yang dinantikan perkembangan dan kehadirannya sebagai sebuah kebutuhan baru bersosialisasi. Digital game sebagai media komunikasi yang secara simbolik menawarkan simulasi kenyataan yang membuat penggunanya betah untuk berlama-lama memainkannya. Kata Kunci: digital game, sosial, budaya, masyarakat Abstract The long history of game development involving the development of today’s digital games ignites the development of various sectors of human life. If the first game was only known as a medium of entertainment in leisure time, now, digital games have become society’s major necessity in everyday life. In many activities, digital games always spark the social and cultural life of society, especially the youths. As a result, negative discourse appears as a new destructive culture. It creates addiction

  2. PERKEMBANGAN AWAL LARVA KERAPU KERTANG (Epinephelus lanceolatus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Philip Teguh Imanto

    2016-11-01

    Full Text Available Observasi pada larva kerapu kertang (E. lanceolatus dilaksanakan di Balai Besar Riset Perikanan Budidaya Laut (BBRPBL, Gondol-Bali, untuk mengumpulkan informasi dasar tentang perkembangan awal morfologi larva yang penting untuk menunjang keberhasilan pembenihannya. Larva berasal dari telur hasil pemijahan yang dirangsang dengan hormon (di Taiwan dan ditransportasikan segera setelah menetas (D-0 melalui transportasi udara ke laboratotium pembenihan BBRPBL, Gondol. Pengamatan dilakukan dengan memanfaatkan fasilitas tangki 500 L dengan sistem air resirkulasi. Dari data yang dihimpun diketahui bahwa rata-rata panjang total larva (D-1 2,48 mm; D-8 3,17 mm; dan tumbuh dengan cepat mencapai 10,79 mm pada D-19. Kuning telur larva yang berumur sehari (D-1 rata-rata bervolume 150,3 x 10-4 mm3 dan pada hari ketiga terserap 42,61% dan habis pada hari keempat (D-4. Butir minyak larva D-1 sebesar 41,9 x 10-4 mm3 dan masih tersisa sebesar 0,34 x 10-4 mm3 sampai dengan D-6. Mulut larva diperhitungkan sudah mencapai lebar sebesar 200 μm pada D-2. dan mampu untuk memangsa rotifer sejalan dengan pigmentasi mata yang mulai terjadi pada D-2 dan sempurna pada D-3. Dari analisis pertumbuhan terjadi titik belok (flexion point pada D-8 dan setelah itu terjadi kurva pertumbuhan yang cepat y= 0,6747x-2,5508. Berdasarkan hasil observasi tersebut maka pemberian pakan awal untuk larva kerapu kertang sudah bisa diberikan pada D-2 akhir (sore, pada D-8 komposisi pakan alami sudah harus diubah dengan memberikan pakan yang lebih besar dan bernutrisi tinggi. Observation on early development of E. lanceolatus larvae have been conducted in laboratory condition at Gondol Research Institute for Mariculture (GRIM Bali; the purpose was to gain basic data mainly on the larval development stage to support both larval rearing and aquaculture technique of this species. The larvae from egg were produced by induced spawning technique and transported on D-0 to GRIM. Observation have been

  3. Implementasi Project Minerva Model (PMM dalam Peningkatan Kompetensi Praktik Kerja Batu dan Beton Berbasis Contextual Teaching Learning

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Hariyanto

    2010-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah (1 memperkecil kesenjangan kompetensi lulusan dengan dunia industri pada praktik kerja batu dan beton, (2 meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengajaran dalam rangka peningkatan kualitas lulusan. Metode penelitian menggunakan survey dilanjutkan dengan penelitian tindakan kelas. Waktu penelitian selama empat bulan. Tempat penelitian di Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik, UNY. Populasi dan sampel diambil satu kelas pembelajaran Praktik Kerja Batu dan Beton. Sedangkan subyek penelitian ditetapkan mahasiswa semester II, tahun ajaran 2008/2009. Rancangan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini sebagai berikut: (1 instrumen pengembangan model instruksional PMM, (2 instrumen untuk mengukur dampak instruksional. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa analisis deskriptif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian adalah: (1 Jenis-jenis pekerjaan (perkembangan di dunia kerja praktik kerja batu dan beton dapat diidentifikasi sebagai berikut: a. Pasangan batu bata persilangan ½ batu ikatan stretcer bond, b. Pasangan tegel porselin dinding dengan semen portlan MU (Mortar Utama, c. Pembuatan asesoris dari gip-sum, d. Praktik wall-paper, e. Praktik plafon gip-sum, f. Pratik Beton Pre-cast, g. Praktik Beton Ready-Mix. (2 Melalui pelaksanaan pembelajaran desain instruksional Project Minerva Model berbasis Contextual Teaching Learning dapat di tingkatkan kompetensi mata kuliah praktik kerja batu dan beton di Jurusan Pendidikan Teknik Sipil Perencanaan, Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta. Dari hasil penilaian semua mahasiswa mendapatkan nilai A. Hal ini dimungkinkan karena praktik pemasangan keraton memang merupakan teknologi tepat guna pemasangan lantai dari keramik komposit, sehingga ketika mahasiswa melaksanakan pratik pemasangan keraton motivasi praktik mereka meningkat.

  4. PROTOTIPE VIDEO EDITOR DENGAN MENGGUNAKAN DIRECT X DAN DIRECT SHOW

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoni Haryadi Setiabudi

    2004-01-01

    Full Text Available Technology development had given people the chance to capture their memorable moments in video format. A high quality digital video is a result of a good editing process. Which in turn, arise the new need of an editor application. In accordance to the problem, here the process of making a simple application for video editing needs. The application development use the programming techniques often applied in multimedia applications, especially video. First part of the application will begin with the video file compression and decompression, then we'll step into the editing part of the digital video file. Furthermore, the application also equipped with the facilities needed for the editing processes. The application made with Microsoft Visual C++ with DirectX technology, particularly DirectShow. The application provides basic facilities that will help the editing process of a digital video file. The application will produce an AVI format file after the editing process is finished. Through the testing process of this application shows the ability of this application to do the 'cut' and 'insert' of video files in AVI, MPEG, MPG and DAT formats. The 'cut' and 'insert' process only can be done in static order. Further, the aplication also provide the effects facility for transition process in each clip. Lastly, the process of saving the new edited video file in AVI format from the application. Abstract in Bahasa Indonesia : Perkembangan teknologi memberi kesempatan masyarakat untuk mengabadikan saat - saat yang penting menggunakan video. Pembentukan video digital yang baik membutuhkan proses editing yang baik pula. Untuk melakukan proses editing video digital dibutuhkan program editor. Berdasarkan permasalahan diatas maka pada penelitian ini dibuat prototipe editor sederhana untuk video digital. Pembuatan aplikasi memakai teknik pemrograman di bidang multimedia, khususnya video. Perencanaan dalam pembuatan aplikasi tersebut dimulai dengan pembentukan

  5. Pembuatan Biodiesel Secara Batch Dengan Memanfaatkan Gelombang Mikro (Microwave

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rhesa Purnama Putra

    2012-09-01

    Full Text Available Biodiesel merupakan bioenergi atau bahan bakar nabati yang dibuat dari minyak nabati, baik minyak baru atau bekas penggorengan melalui proses transesterifikasi, esterifikasi, atau proses esterifikasi-transesterifikasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat biodiesel dari minyak goreng secara batch melalui proses transesterifikasi dengan menggunakan radiasi mikrowave serta mempelajari berapa daya dan waktu optimal yang diperlukan untuk proses pembuatan biodiesel dengan radiasi microwave dengan katalis CaO, H2SO4, dan tanpa katalis. Dalam penelitian ini digunakan tiga variabel, yaitu daya (Watt;100,200,300,400, waktu (menit; 5,10,15,20 dan jenis katalis; CaO, H2SO4, dan tanpa katalis. Pada tahap persiapan menghitung volume minyak dan metanol yang akan dicampur. Kemudian mencampurnya didalam reaktor. Lalu mendinginkan campuran hingga terbentuk dua lapisan atas dan bawah dilanjutkan dengan melakukan pemisahan lapisan atas (biodiesel dari lapisan bawah (gliserol. Adapun pada tahap analisis, biodiesel hasil reaksi transesterfikasi dianalisa untuk mendapatkan data yield metil ester, densitas, viskositas, dan flash point. Dari penelitian diketahui bahwa hasil yang didapatkan masih belum dapat memenuhi standar biodiesel yang ditetapkan. Katalis CaO dapat memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan katalis H2SO4 dan tanpa katalis. Kondisi operasi untuk menghasilkan kualitas yield biodiesel terbaik yaitu pada daya 200 Watt selama 20 menit dengan menggunakan katalis CaO. Yield biodiesel terbesar didapatkan yield sebesar 60,11 %.

  6. Pembuatan Biobriket dari Limbah Cangkang Kakao

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Munas Martynis

    2012-06-01

    Full Text Available Biobriquette is an alternative energy as fuel substitute which is produced from organic materials or underutilized agricultural waste (biomass. Some types of biomass waste has considerable potential as wood waste, rice husks, straw, bagasse, palm shells, and municipal solid waste. Another untapped potential is the cocoa shell waste. These wastes are not used if it will cause a bad odor and may damage ecosystems. This study aims to see the effect of particle size variations and biobriquette shape to the biobriquette compressive strength produced, quality analysis, and combustion rate of biobriquette. The making of biobriquette used starch as adhesive as much as 50% of the biobriquette weight, variations of biobriquette particle size were 30 mesh and 60 mesh, the shape of biobriquette were hollow cylinder and solid cylinder. The results showed that biobriquette generated met the fuel standards for households. The best biobriquette was hollow cylinder biobriquette with the size of 30 mesh and the resulting calorific value was more than 4000 cal/g. Based on burning test, biobriquette obtained could be used as fuel.ABSTRAKBiobriket merupakan energi alternatif pengganti bahan bakar yang dihasilkan dari bahan-bahan organik atau limbah pertanian (biomassa yang kurang termanfaatkan. Beberapa jenis limbah biomassa memiliki potensi yang cukup besar seperti limbah kayu, sekam padi, jerami, ampas tebu, cangkang sawit, dan sampah kota. Potensi lain yang belum tergarap adalah limbah cangkang kakao. Limbah-limbah tersebut apabila tidak dimanfaatkan maka akan menimbulkan bau yang tidak sedap dan dapat merusak ekosistem lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh variasi ukuran partikel dan bentuk biobriket terhadap kuat tekan biobriket yang dihasilkan, menganalisa mutu dan laju pembakaran bioriket. Pembuatan biobriket ini menggunakan bahan perekat tepung kanji sebanyak 50 % dari berat biobriket, variasi ukuran partikel biobriket adalah 30 mesh

  7. PERKEMBANGAN PARADIGMA EPISTEMOLOGI DALAM FILSAFAT ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fathul Mufid

    2015-03-01

    Full Text Available Abstract:    Based on historical reports, Islamic epistemology paradigm has evolved from time to time bringing different schools each other. This paper aims at revealing such differences. Methods employed are philosophical Literary Review where compiled data are analyzed inductively to formulate theoretical constructions. Research findings reveal that peripatetic philosophers highlight their mind as a dominant tool to gain knowledge using demonstrative method (burhānī.Whilst illuminative philosophers, ‘irfāniyyīn, and Sufis believe that knowledge can only be derived from mystical intuition after purification of the heart (qalb trough practices (riyā╨ah. Different schools such as ones held by Mulla Sadra and Abed al-Jabiri are based on those distinctive principles.Abstrak:      Paradigma epistemologi pemikiran Islam menurut laporan sejarah mengalami perkembangan dari zaman ke zaman, yang berbeda prinsip antara aliran yang satu dengan yang lain. Tulisan ini bertujuan untuk menguak letak perbedaan antara aliran-aliran tersebut. Metode kepustakaan filsafat dilakukan dengan analisa data induktif untuk merumuskan konstruksi teoritik.  Temuan penelitian ini adalah, bahwa para filosof Muslim Paripatetik mengedepankan akal atau rasio sebagai alat yang paling dominan untuk memperoleh pengetahuan yang benar dengan menggunakan metode demonstratif (burhānī. Sementara filosof iluminasi, kaum ‘irfānī, dan kaum sufi berprinsip bahwa pengetahuan hakiki hanya dapat diperoleh melalui intuisi-mistik, setelah melalui proses penyucian hati (qalb dengan berbagai bentuk latihan (riyā╨ah. Sementara epistemologi Mulla Sadra menggunakan tipe “hikmah”, yaitu pemaduan antara visi rasional dengan visi mistik, yang kemudian diselaraskan dengan syari’at. Epistemolog kontemporer, Abed al-Jabiri memilih epistemologi burhānī yang meyakini bahwa sumber pengetahuan adalah rasio, bukan teks atau intuisi.

  8. Pembuatan Aplikasi Antar-Jemput Laundry Berbasis Web Service pada Platform Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yenita Dwi Setiyawati

    2016-01-01

    Full Text Available Bisnis laundry yang telah menemukan pangsa pasarnya mengharuskan para pengusaha laundry memiliki strategi bisnis yang tepat, seperti menyediakan layanan antar-jemput laundry. Di sisi lain, banyaknya pengguna perangkat bergerak Android di masyarakat membuktikan bahwa Android merupakan platform yang lebih disukai oleh masyarakat. Oleh sebab itu, dilakukan penelitian untuk merancang aplikasi antar-jemput laundry pada platform Android yang efektif dan memberikan efisiensi waktu untuk mendata pakaian yang masuk dan keluar laundry maupun mendata pelanggan laundry untuk kemudian dikirmkan kepada komputer admin secara tepat waktu. Metode penelitian yang digunakan meliputi studi pustaka dan bimbingan, perancangan, dan pengujian. Pembuatan aplikasi ini menggunakan Eclipse Java EE IDE for Web Developers versi 4.4.2 atau Versi Luna Service Release 2 dan Android SDK sebagai tools API. Aplikasi dibuat dengan bahasa pemrograman Java dan XML. Pembuatan aplikasi ini menggunakan metode Rapid Application Development (RAD dan untuk pengujian menggunakan metode Pengujian Kotak Hitam. Penelitian ini telah menghasilkan sebuah aplikasi antar-jemput laundry pada platform Android yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman Java dan akses basisdata melalui web service yang dapat digunakan untuk mendata pakaian yang masuk dan keluar laundry maupun mendata pelanggan yang akan menggunakan jasa laundry secara tepat waktu. Aplikasi ini juga telah menghasilkan sistem yang efisien yaitu bahwa pengusaha laundry bisa melakukan aktivitas bisnisnya dengan lebih singkat. Hasil Pengujian Kotak Hitam dari aplikasi ini menunjukkan bahwa semua fungsi menu yang terdapat dalam aplikasi telah berhasil sesuai dengan fungsinya.

  9. PENGARUH IDEOLOGI GENDER TERHADAP PERKEMBANGAN HAK WARIS PEREMPUAN BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Ketut Sudantra

    2017-05-01

    Full Text Available Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji  perubahan ideologi gender  yang terjadi dalam masyarakat dan pengaruhnya terhadap perkembangan hukum adat Bali, terutama yang menyangkut hak waris perempuan. Kajian didasarkan pada hasil penelitan kepustakaan (doktriner dengan pendekatan konseptual, historis dan futuristik hukum. Hasil kajian menyimpulkan bahwa telah terjadi perubahan ideologi gender dalam masyarakat. Perubahan ideologi gender dalam masyarakat adat Bali, terutama yang terjadi dikalangan intelektual dan tokoh-tokoh adat, menyebabkan lahirnya Keputusan Pasamuan Agung  III Majelis Utama  Desa Pakraman (MUDP Bali Tahun 2010 yang mengangkat derajat dan harkat perempuan Bali di bidang pewarisan, di mana diputuskan bahwa perempuan dalam batas-batas tertentu berhak atas harta peninggalan orang tuanya This article aiming to review the change of gender ideology that happened on the society and its influence on development of Balinese customary law, especially that concerning women’s inheritance. The review based on result of literary research with conceptual, historical, and futuristic legal approach. The review result concluded that there is already a change on gender ideology of society. The change of gender ideology on Balinese customary society, especially that happened on intellectuals and custom’s important figures, had causing the birth of Majelis Utama Desa Pakraman (MUDP Third Pasamuan Agung of 2010 Decree that lifted Balinese women’s dignity on inheritance, which decreed that women in certain limit have right on their parent’s inheritance.

  10. PEMBUATAN PROTOTYPE ANIMASI TIGA DIMENSI DENGAN MENGGUNAKAN NETIMMERSE LIBRARY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy Adipranata

    2004-01-01

    Full Text Available 3D Animation is one of the computer engineering field that growth fastly now. A lot of new techniques and algorithms have been developed in that field. Its application covered wide area, for example game software, medical analysis, architecture design, advertising.and many more. This paper describes how to implement prototype of 3D Animation using NetImmerse library. It includes a discussion on how to create character model and to implement it on NetImmerse library, to create a maze and to implement collision detection features between character model and maze. NetImmerse is one of the greatest 3D engine library that provided a comprehensive set of tools, plugins, and run-time libraries. It provides end-to-end support to many plafform. Character model is created using 3D Studio Max Software, the one of most powerful 3D Animation Software. NetImmerse has plugin of 3D Studio Max Software, so can easily export the character have created to the NetImmerse format. Abstract in Bahasa Indonesia : Animasi tiga dimensi adalah salah satu bidang pada teknik komputer yang berkembang dengan cepat dewasa ini. Berbagai macam teknik dan algoritma telah dikembangkan pada bidang tersebut. Begitu pula aplikasi untuk bidang tersebut mencakup area yang luas, sebagai contoh adalah perangkat lunak game, bidang kedokteran, desain arsitektur, iklan dan lain-lain. Tulisan ini menjelaskan tentang pembuatan prototype animasi tiga dimensi dengan menggunakan NetImmerse library. Di mana penjelasan ini mencakup mulai dari pembuatan karakter, labirin, penggabungannya dengan program serta implementasi pendeteksian benturan antara karakter dengan labirin. NetImmerse adalah satu dari library untuk animasi tiga dimensi yang menyediakan seperangkat peralatan, plugins, dan juga run-time libraries. Di samping itu, NetImmerse juga menunjang beberapa platform. Pembuatan karakter dilakukan dengan menggunakan 3D Studio Max yang merupakan peralatan bantu untuk pembuatan karakter guna

  11. Studi Eksperimen pada Investment Casting dengan Komposisi Ceramic Shell yang Berbeda dalam Pembuatan Produk Toroidal Piston

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Setiyono

    2012-09-01

    Full Text Available Piston yang terbuat dari bahan paduan aluminium dapat dibuat dengan investment casting. Porositas dan kekasaran permukaan yang tinggi sering terjadi pada produk cor hasil investment casting. Salah satu penyebabnya adalah kualitas ceramic shell yang kurang baik, sehingga diperlukan penelitian tentang komposisi ceramic shell pada investment casting terhadap kualitas produk, kekasaran permukaan, dan porositas produk cor. Eksperimen untuk membuat produk toroidal piston dilakukan dalam empat tahap. Tahap pertama adalah pembuatan master pola, cetakan pola dari silicon rubber, duplikasi pola lilin, dan perakitan pohon lilin. Tahap kedua pembuatan ceramic slurry dengan komposisi: tipe 1 (95% alumina dan 5%  gipsum, tipe 2 (90% alumina dan 10%  gipsum, tipe 3 (85% alumina dan 15%  gipsum, dan tipe 4 (80% alumina dan 20%  gipsum. Proses coating pada pohon lilin dilakukan hingga ketebalan 10 mm ( 5x pelapisan primer dengan ceramic slurry dan 3x pelapisan sekunder dengan pasir silika. Tahap ketiga adalah dewaxing pada temperatur 120ºC, kemudian sintering pada temperatur 25 - 340ºC dan 340 - 730ºC dengan masing-masing  holding time 30 menit. Tahap keempat adalah pengecoran dengan temperatur 700°C. Hasil produk cor dilakukan pengukuran kekasaran permukaan dengan Surface Roughness Tester dan pengukuran porositas kuantitatif dilakukan dengan cara menghitung perbandingan volume porositas terhadap volume total spesimen. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan gipsum dalam ceramic slurry sebesar 5% dan 10% telah menghasilkan porositas mikro, sedangkan 15% dan 20% menghasilkan porositas mikro dan rongga udara pada produk cor. Selain itu, penambahan gipsum dalam ceramic slurry (5% hingga 20% menghasilkan kekasaran permukaan dari 7,71μm meningkat hingga 11,36μm dan porositas produk cor dari 5,16% meningkat hingga 15,38%.

  12. Desain dan pembuatan pakaian kerja kulit

    OpenAIRE

    Th Widiarti

    1999-01-01

    The preparation of leather custom for hard workers was aimed to increase the diversification of leather good products garment, to obtain a practical and simple method of leather garment preparation, as well as to seek suitable fashion of hard workers wear. Eight designs prepared, of leather costum for hard workers followed by selection of the most favourite designs by ten panelists. Based on the selected designs, the leather costum were then prepared. The manufacturing of the leather ...

  13. PERKEMBANGAN EMBRIO IKAN TUNA SIRIP KUNING ( Thunnus albacares

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jhon Harianto Hutapea

    2016-11-01

    Full Text Available Pemeliharaan induk ikan tuna sirip kuning dalam bak beton telah berhasil dilakukan di Balai Besar Riset Perikanan Budidaya Laut, Gondol-Bali bekerja sama dengan Overseas Fishery Cooperation Foundation (OFCF Jepang. Pemijahan induk secara alami juga telah berhasil. Untuk mendukung program pembenihan ikan tuna, maka perlu diketahui informasi dasar yang dimulai dengan pengamatan perkembangan embrio. Telur yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari hasil pemijahan secara alami dari induk-induk yang dipelihara dalam bak beton. Telur yang terkumpul dalam kolektor telur dipanen lalu diinkubasi dalam bak penetasan bervolume 200 L yang dilengkapi dengan aerasi dan sistem pergantian air secara kontinyu.  Pengamatan dilakukan dengan mengambil sampel telur dari bak penetasan lalu diamati di bawah mikroskop. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu yang dibutuhkan dari pemijahan hingga telur menetas adalah 18 jam 55 menit pada suhu air alami (27oC—28oC.

  14. PENGEMBANGAN BOOKLET PEMBUATAN YOGHURT KULIT BUAH NAGA UNTUK PARA PETANI BUAH BERBASIS PADA HASIL PENELITIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    W.F Edi Hanzen

    2016-11-01

    Masyarakat belum memanfaatkan kulit buah naga dan hanya dibuang sebagai limbah. Pemanfaatan limbah kulit buah naga untuk produk olahan dalam rangka penganekaragaman pangan sampai saat ini masih belum dilakukan. Kulit buah naga memiliki kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk pertumbuhan bakteri asam laktat. Salah satu bentuk makanan olahan dengan bahan dasar kulit buah naga dengan memanfaatkan bakteri asam laktat ialah yoghurt kulit buah naga. Booklet ini disusun berdasarkan hasil penelitian mengenai pembuatan yoghurt kulit buah naga. Booklet disusun untuk komunitas petani buah. Booklet berisi materi-materi tentang manfaat yoghurt dan petunjuk pembuatan yoghurt, alat dan bahan yang digunakan untuk membuat yoghurt, cara mengemas yoghurt dan strategi pemasaran yoghurt. Metode penelitian pengembangan ialah metode observasional dengan urutan langkah seperti yang dijelaskan oleh Hannafin dan Peck (1998. Hasil validasi dari para validator dan uji keterbacaan booklet oleh masyarakat petani buah  menunjukkan bahwa booklet yang disusun memiliki kualifikasi sangat menarik, sangat sesuai, dan sangat efektif untuk digunakan. Booklet yang dikembangkan layak digunakan dan dapat disebarluaskan sebagai media penyuluhan kepada masyarakat petani buah.

  15. Pembuatan Aplikasi Permainan “Jakarta Bersih” Berbasis Unity

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhiim Catur Hanggoro

    2015-10-01

    Full Text Available Kebersihan merupakan salah satu syarat hidup sehat yang diimpikan oleh masyarakat luas. Namun pada kenyataannya, tidak semua masyarakat memiliki sikap menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan. Zaman sekarang, sudah ada smartphone atau bisa disebut dengan telpon pintar yang sudah menjadi kebutuhan bagi sekian banyak orang di dunia ini. Banyak aplikasi pada smartphone yang mampu menunjang produktivitas masyarakat luas, bahkan sekalipun dengan permainan. Permainan merupakan sebuah sistem dimana pemainnya terlibat dalam suatu konflik buatan, ditentukan oleh aturan, yang menghasilkan keluaran atau hasil yang dapat diukur. Dengan adanya permainan yang interaktif mampu membuat pengguna memahami isi konten yang ada didalam permainan. Maka dari itu dibutuhkanlah aplikasi permainan pada smartphone yang mampu mengenalkan tentang kebersihan di lingkungan sekitar. Aplikasi permainan 'Jakarta Bersih' dibuat menggunakan perangkat lunak Unity versi 5. Pengembangan multimedia yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC yang memiliki enam tahap, yaitu tahap konsep (Concept, tahap perancangan (Design, tahap pengumpulan materi (Material Collecting, tahap pembuatan (Assembly, tahap pengujian (testing, dan tahap distribusi (Distribution. Pengujian black-box juga digunakan pada aplikasi ini. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan metode black-box, fungsi dan tampilan aplikasi permainan Jakarta Bersih sudah berhasil dengan baik dan dapat disebarkan ke masyarakat luas. Aplikasi ini bisa dijadikan cara alternatif untuk dapat memperkenalkan dan mengingatkan akan kepentingan kebersihan dan kesehatan lingkungan pada masyarakat luas.

  16. POTENSI PEMAKAIAN KERIKIL PATERONGAN TORJUN DAN OMBEN DI PULAU MADURA UNTUK BETON STRUKTUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Julistiono Handojo

    2001-01-01

    Full Text Available The use of structural concrete in Madura increases with the development of the island, however coarse and fine aggregates which are used, mostly come from Jawa. This research explores the possibility of using the coarse aggregates from Madura taken from Paterongan, Torjun, and Omben. Although it is shown that in general the coarse aggregates are physically the same with aggregates from Mojokerto or Pasuruan and pass SNI, ACI, ASTM, and BS, only aggregate from Torjun pass the flakiness requirements. The fineness modulus of the aggregates do not pass SNI but pass the BS requirement. Using the aggregates in 225kg/cm2 concrete strength mix design fail to reach the target strength. Aggregates from Paterongan and Omben are only recommended for lean concrete, but there is a possibility to use aggregates from Torjun for structural concrete, with betterment in grading. Abstract in Bahasa Indonesia : Pemakaian beton di pulau Madura meningkat seiring dengan perkembangan pulau Madura tetapi agregat kasar dan halus yang digunakan untuk pembuatan beton masih banyak didatangkan dari pulau Jawa. Untuk melihat kemungkinan penggunaan krikil Madura sebagai agregat kasar beton, telah dilakukan penelitian kekuatan terhadap kerikil Madura yang berasal dari Paterongan, Torjun, dan Omben. Meskipun secara umum dapat dikatakan sifat-sifat fisik kerikil tersebut mendekati sama dengan kerikil dari Mojokerto atau Pasuruan dan memenuhi syarat SNI, ACI, ASTM maupun BS, hanya krikil dari Torjun yang memenuhi syarat kepipihan. Modulus kehalusan kerikil tersebut juga tidak memenuhi syarat SNI walaupun masih memenuhi syarat BS. Penggunaan kerikil Paterongan, Torjun, dan Omben untuk mix disain 225 kg/cm2 ternyata di bawah target yang diharapkan, sehingga kerikil Paterongan dan Omben direkomendasi hanya untuk beton rabat, sedangkan kerikil dari Torjun kemungkinan masih bisa digunakan untuk beton struktur dengan perbaikan gradasi.

  17. Perkembangan Tari Pajaga Gilireng: Sebuah Kreativitas Sanggar Tomaradeka di Kabupaten Wajo, Provinsi Sulawesi Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Selfiana Saenal

    2014-11-01

    Full Text Available Perkembangan sanggar tari dari Pajaga Gilireng ke Tomaradeka Wajo adalahperkembangan tari yang juga disebut Pajaga Gilireng tetap menjaga substansidasar tarian. Beberapa perubahan dalam bentuk gerak hanyalah perkembanganbertujuan untuk menghilangkan kesan tunggal bahwa gerakan disesuaikan denganperkembangan zaman. Sanggar Tari Pajaga Gilireng yang juga disebut Maradekadiatur untuk mendukung pertunjukan rutin, pernikahan orang biasa, dan untukwisatawan. Sementara pada awal mula, tarian Pajaga Gilireng hanya dilakukandi istana untuk penjemputan tamu penting kerajaan, dan pernikahan putra raja.Perkembangan sanggar tari dari Pajaga Gilireng ke Maradeka meliputi berbagaimappanetta, mappakaraja, marrongko, mabbetta, dan mallebu/massingkeruang.Kostum yang digunakan adalah pakaian khas Sulawesi Selatan dan penggunaansenjata properti (parang dan kaliao (perisai. The Development of Pajaga Gilireng Dance A Creativity of TomaradekaDance Studio in Rajo Regency, South Sulawesi Province. Dance Studio versionPajaga Gilireng Tomaradeka Wajo is the development of dance Pajaga Gilireng everwhile maintaining the basic substance of dance. Some changes in range of motion ismerely a development aimed at eliminating and mono gerak impression tailored tothe times. Gilireng Pajaga Dance Studio version Maradeka To serve as a regular gigas the performances, weddings ordinary people, and pick up tourists. While at firstdance Pajaga Gilireng can only be performed in the palace as a royal guest pick-upmeans, the king’s son’s wedding. Dance Studio version Pajaga Gilireng To Maradekaconsists of various mappanetta, mappakaraja, marrongko, mabbetta, and mallebu/massingkeruang. Costumes used are typical attire of South Sulawesi and use the propertyweapon (machete and kaliao (shield.

  18. PEMBUATAN APLIKASI SISTEM COMPETENCY BASED DEVELOPMENT PURPOSE BERBASIS WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Aribowo

    2013-04-01

    Full Text Available Strategi Perusahaan dalam mencapai visi dan Misi ditetapkan enam langkah dan salah satunya adalah Penerapan CBHRM (Competency Based Human Resources Management. CBHRM adalah strategi perhutani dalam meningkatkan kualitas pegawai Perhutani. Dalam menjalankan strategi ini salah satu tahapan yang harus dilakukan adalah melakukan pengembangan kompentensi atau dinamakan Competency Based Development Purpose (CBDP. Dalam tahap ini Pegawai Perum Perhutani akan dinilai level kompetensi yang mereka miliki untuk mengetahui program pengembangan yang sesuai dengan kompetensi yang disyaratkan. Penentuan pelatihan yang dilakukan secara manual membuat Perum Perhutani membutuhkan waktu yang lama dan pelatihan yang diikuti karyawan kurang sesuai, selain itu karyawan juga merasa kesulitan untuk memilihnya. Tujuan dari pembuatan aplikasi ini adalah dapat mempermudah Perum Perhutani dalam menentukan pelatihan untuk karyawan yang sesuai dengan hasil tes kompetensi dan memberikan kesempatan kepada karyawan untuk memilih pelatihan yang akan diikutinya.  Pengumpulan data dilakukan dengan berbagai metode antara lain : studi pustaka, interview dan observasi. Model proses yang digunakan adalah waterfall yang terdiri dari analisa kebutuhan sistem, perancangan, implementasi dan pengujian. Pada perancangan sistem dimulai dari perancangan kebutuhan sistem,perancangan proses, perancangan database dan perancangan interface. Pada tahap implementasi menggunakan PHPMyAdmin untuk membangun basisdata dan PHP untuk teknologi Serverside Tahap terakhir adalah pengujian sistem yang dilakukan dengan Black Box Test dan Alpha Test.  Hasil penelitian ini berupa  aplikasi sistem Competency Based Development Purpose berbasis web yang dapat membantu Perum Perhtani dalam menentukan pelatih untuk pengembangan karyawan yang sesuai dengan hasil tes kompetensi yang telah dilakukan sebelumnya oleh karyawan.

  19. Pembuatan Gliserol Karbonat Dari Gliserol Dengan Katalis Berbasis Nikel

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oktarinda Damayanti

    2012-09-01

    Full Text Available Semakin berkembangnya penggunaan biodesel sebagai bahan bakar yang bersifat renewable mendorong bertambahnya jumlah gliserol di pasaran sebagai produk samping reaksi pembuatan biodesel. Upaya peningkatan nilai jual gliserol dilakukan dengan pengolahan gliserol menjadi produk turunannya, salah satunya gliserol karbonat. Gliserol karbonat memiliki fungsi sebagai bahan baku polimer, surfaktan, emulsifier dan sebagainya yang juga bersifat biodegradable. Gliserol karbonat dapat diperoleh melalui reaksi karboksilasi katalitik antara gliserol dengan urea. Reaksi ini dilakukan dalam reactor batch dilengkapi yang dilengkapi dengan pompa. Gliserol, urea dan katalis dimasukkan dalam reaktor, kemudian dipanaskan. Saat suhu operasi tercapai, pompa vakum dinyalakan vakum untuk mengeliminasi gas ammonia yang terbentuk sebagai produk samping. Penelitian ini diawali dengan seleksi 3 jenis katalis yakni Ni powder, Ni yang diambil dari NiCl2.6H2O dan Ni/γAl2O3, jumlah katalis yang digunakan dalam seleksi sebesar 3%  dengan suhu proses 150oC selama 4 jam. Hasil yang terbaik adalah katalis Ni/γAl2O3 dengan konversi gliserol 38,88% dan yield gliserol karbonat 23,56%. Kemudian dilakukan uji pengaruh jumlah katalis 1%, 3% & 5% dari berat gliserol dengan menggunakan Ni/γAl2O3. Hasil terbaik pada berat katalis 5% dengan konversi gliserol 43,93% dan yield gliserol karbonat 27,83%. Penelitian dilanjutkan dengan seleksi suhu proses antara 100oC, 125oC, 150oC, 175oC & 200oC. Pada seleksi ini terpilih suhu 150oC yang menghasilkan konversi gliserol 43,93% dan yield gliserol karbonat sebesar 27,83%. Berikutnya adalah mengetahui pengaruh waktu terhadap konversi gliserol dan yield gliserol karbonat dengan variable 0 jam, 1 jam, 2 jam, 3 jam dan 4 jam. Hasil terbaik diperoleh pada 4 jam proses dengan konversi gliserol 43,93% dan yield gliserol karbonat sebesar 27,83%.

  20. Pembuatan Gigi Tiruan Lengkap Obturator Rahang atas pada Kasus Kelas III Arammany dengan Penguat Mini Dental Implant untuk Protesa Rahang Bawah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F. Wihan Pradana

    2011-06-01

    Full Text Available Latar belakang. Kasus Edentulous dengan defek maksilofasial pada geriatri merupakan kasus yang komplek dan menyangkut estetika serta fungsi rongga mulut. Penggunaan hollow bulb dan implant untuk memberikan retensi merupakan alternatif cara yang dapat digunakan dalam perawatan defek maksilofasial dan sisa lingir alveolar yang tipis. Tujuan. dari pembuatan protesa GTL ini ialah untuk mengembalikan fungsi pencernaan rongga mulut sehingga dapat mengembalikan kemampuan mencerna dan mengolah makanan. Pembuatan GTL diupayakan untuk dapat retentif dan stabil sehingga protesa dapat bermanfaat sebagai instrumen rehabilitatif dalam rongga mulut. Kasus. Pasien laki-Iaki usia 70 tahun datang ke klinik prostodonsia FKG UGM dengan keluhan gigi tiruan lengkap yang longgar dan tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga makanan dan minuman dapat keluar dari hidung melalui lubang di area palatum yang timbul kurang lebih 2 bulan sebelum datang ke RSGM. Penanganan. Setelah dilakukan proses bedah pengangkatan tumor oleh Onkologis selanjutnya dilakukan perencanaan pembuatan GTL. Paska operasi pasien mengenakan GTL sementara dari GTL lama pasien yang diperbaiki. Proses selanjutnya ialah pembuatan GTL baru untuk mengganti GTL lama yang rusak. Setelah GTL selesai dibuat, dilakukan insersi dan dilanjutkan dengan pemasangan mini dental implant untuk rahang bawah. Satu minggu berikutnya dilakukan pemasangan metal housing implant pada fitting surface gigi tiruan lengkap rahang bawah sehingga implant dan gigi tiruan menjadi satu kesatuan gigi tiruan lengkap  dengan dukungan implant. Kesimpulan. Kontrol2 minggu dan satu bulan menunjukan implant masih stabil dan tidak ada keluhan pada pasien. Pasien dapat menggunakan gigi tiruannya untuk makan dan minum. Dari pemeriksaan subjektif diketanui bahwa dan makanan ataupun minuman tidak lagi keluar melalui hidung pasien.

  1. PERKEMBANGAN ONTOLOGI DALAM FILSAFAT ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fathul Mufid

    2013-09-01

    Full Text Available THE ONTOLOGY DEVELOPMENTS IN ISLAMIC PHILOSOPHY. The primary basis in the study of ontology is what it is, where it exists and, what the truth is. The fundamental and profound of these issues, so that people are faced with different answers. The first question, “what is there”, gives different answers according to their beliefs. Monism, which is only one and that one was spirit and ideas, then gave the flow of spiritualism and idealism. But if that one is full of material, then gave materialism. Dualism, that is round two, for example, body and soul, it gives the existentialism flow. Pluralism, that is composed of  many elements, there is something that cannot be known, then gave the flow of agnosticism. The second problem, “where it exists”, the answer is that dwells in the world of  ideas, abstract, fixed and immutable. That is living in the world of  ideas that are concrete and individual, so that the truth is limited and changeable. The third issue, “what the truth is”, if  the truth is eternal and immortal, then it is God. However, if the truth is capricious, then the problem is how to change it and what determines the change. Keywords: Ontology, Philosophy, Existence, Essence, Metaphysics. Dasar  utama  dalam  kajian  ontologi  adalah  apa  yang  ada,  di mana yang ada dan, apa itu kebenaran. Sedemikian mendasar dan mendalamnya persoalan-persoalan ini, sehingga manusia dihadapkan pada  jawaban-jawaban  yang  berbeda.  Persoalan  pertama,  “apa yang ada”, memberikan jawaban yang berbeda-beda sesuai dengan keyakinan mereka. Monisme, yang ada hanya satu dan yang satu itu serba spirit dan ide, maka melahirkan aliran spiritualisme dan idealisme. Tetapi jika yang satu itu serba materi, maka melahirkan materialisme.  Dualisme,  yang  ada  serba  dua,  misalnya  jiwa  dan raga, maka lahirlah aliran eksistensialisme. Pluralisme, yang ada terdiri atas banyak unsur, yang ada adalah sesuatu yang tidak dapat

  2. PENGARUH RETROGRADASI PADA PEMBUATAN SOHUN PATI JAGUNG TERHADAP KARAKTERISTIK FISIKOKIMIA PRODUK DAN AKTIVITAS PREBIOTIKNYA (The Effect of Retrogradation on the Physicochemical Properties of Maize Starch Noodle and Its Prebiotic Potential

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Interpares

    2015-09-01

    3 jam pada pertumbuhan   sebesar 0,730 dan   0,041. Nilai aktivitas prebiotik komersial A,komersial B, dan inulin pada adalah 1,058; 0,405 dan 1,130 sedangkan pada  nilai aktivitasnya sebesar 0,062; 0,066; dan 0,076. Kata kunci: Sohun pati jagung, retrogradasi, mutu produk, nilai aktivitas prebiotik

  3. IMPLEMENTASI IEC 61131-3 PADA OTOMATISASI PEMBUATAN TIRAMISU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Trias Andromeda

    2009-05-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk mempelajari dan mengimplementasikan IEC 61131-3 pada otomatisasipembuatan tiramisu. Selama sepuluh hingga lima belas tahun terakhir, berbagai bahasa pemrograman yang berbedatelah digunakan untuk memprogram Programmable Logic Controler (PLC. Untuk satu bahasa pemrograman sajamisalnya Ladder Diagram, tiap-tiap jenis PLC mempunyai aturan dan cara pemrograman yang berbeda-beda.Padahal industri modern biasanya tidak hanya menggunakan satu jenis PLC saja melainkan berbagai jenis PLC, halini akan menjadi tidak effisien, baik dari segi waktu maupun uang.IEC 61131-3 merupakan bagian ketiga dari IEC 61131 yang membahas mengenai standar pemrograman PLC.Pada bagian bahasa pemrograman, IEC 61131-3 ini mengakomodasi 5 bahasa pemrograman PLC berbeda, yang kelimanya bisa digabung/digunakan secara bersamaan ataupun terpisah tergantung proses yang akan dikendalikan.Sedangkan pada bagian elemen umum terdapat Program Organization Units (POUs yang terdiri dari FUN, FB danPRG, ketiganya merupakan unsur yang digunakan untuk membangun sebuah project aplikasi kendali industri.Poject dibuat dengan bantuan perangkat lunak FPWIN Pro 4.0 versi demo dan PLC Nais FP0-C16T sebagaikontroler.Dalam penelitian ini, IEC 61131-3 diimplementasikan untuk otomatisasi pembuatan tiramisu. Hasil pengujiandan implementasi membuktikan bahwa antara satu bahasa dengan bahasa lainnya, memiliki hasil dan tingkatkeberhasilan yang sama, artinya dengan IEC 61131-3, project yang sama dapat diprogram dengan bahasapemrograman yang berbeda-beda.

  4. KARAKTERISTIK INTERAKSI MEMBRAN-FOULANT DAN FOULANT-FOULANT SEBAGAI DASAR PENGENDALIAN FOULING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Susanto

    2012-05-01

    Full Text Available THE CHARACTERISTICS OF MEMBRANE-FOULANT AND FOULANT-FOULANT INTERACTIONS AS THE BASIS FOR CONTROL OF FOULING. Industrial membrane applications for solid liquid and liquid-liquid filtration are limited by fouling and concentration polarization. Because fouling significantly reduces the membrane performance and often changes the membrane selectivity, efforts to overcome the fouling problem are very important from practical applications point of view. This paper presents the basic knowledge required to control fouling and recent development in fouling control including the method developed by the author. Control of fouling can be done by (i commercial membrane modification (post modification by photo-graft polymerization, (ii modification by polymer blending during membrane manufacturing and (iii integration of a pretreatment into membrane processes. The results showed that all the developed methods can significantly reduce the resulting fouling; however, none of the method could totally remove the occurring fouling. The understanding of the membrane-foulant and foulant-foulant interactions is the key to success in control of fouling.Aplikasi teknologi membran untuk pemisahan padat cair di  berbagai industri dibatasi oleh peristiwa fouling yang menyebabkan penurunan laju produk dan perubahan selektifitas membran. Oleh karena itu, pengendalian fouling merupakan upaya yang mutlak harus dilakukan. Makalah ini mempresentasikan pengetahuan dasar yang diperlukan untuk pengendalian fouling dan perkembangan terkini dalam pengendalian fouling termasuk hasil-hasil yang telah dikembangkan oleh penulis. Pengendalian fouling dilakukan dengan (i modifikasi membran komersial (post modification menggunakan metode photo-grafting, (ii modifikasi dengan pencampuran polimer selama proses pembuatan (polymer blend dan (iii integrasi unit perlakuan awal (pre-treatment dengan proses membran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesemua metode yang dikembangkan dapat

  5. Gigi Tiruan Lengkap Duplikasi dengan Modifikasi Terbatas sebagai Pedoman Pembuatan Gigi Tiruan Lengkap Cadangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Th. Esti Tjahjanti

    2011-06-01

    Full Text Available Latar belakang. Gigi Tiruan Lengkap (GTL duplikasi adalah GTL kedua merupakan replika atau tiruan GTL pertama. GTL cadangan disiapkan untuk lanjut usia sebagai GTL pengganti jika GTL yang telah lama dipakai dengan memuaskan patah atau hilang. Untuk memudahkan adaptasi pasien terhadap GTL cadangan diperlukan GTL cadangan identik dengan GTL lama. GTL duplikasi dibuat untuk tujuan memindahkan kontur GTL lama ke GTL cadangan. Tujuan. Penulisan laporan kasus ini bertujuan untuk menginformasikan cara melaksanakan perawatan penggantian GTL dengan GTL duplikasi sebagai pedoman membuat GTL cadangan. Kasus & penanganan. Pasien laki-Iaki berumur 72 tahun telah memakai GTL 7 tahun dengan memuaskan membutuhkan GTL cadangan. Pada pemeriksaan subjektif dan objektif, GTL mempunyai retensi dan stabilisasi kurang serta traumatik oklusi. GTL diduplikasi untuk dibuat GTL duplikasi sebagai pedoman. GTL duplikasi pedoman dimodifikasi terbatas yaitu dilakukan sedikit perubahan meliputi perbaikan perluasan tepi dan relining, selanjutnya dipakai sebagai pedoman pembuatan GTL cadangan. DuplikasiGTL dengan teknik 2 sendok cetak dengan bahan tanam silikon. GTL duplikasi pedoman dengan bahan resin akrilik polimerisasi dingin warna gusi dan malam. Kesimpulan. GTL cadangan mempunyai retensi dan stabilisasi baik, oklusi seimbang. GTL cadangan langsung berhasil dipakai pasien. GTL duplikasi dengan modifikasi terbatas adalah desain yang memudahkan adaptasi pasien dan sebagai pedoman pembuatan GTL cadangan.

  6. Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Kelapa Dengan Katalis NaOH Menggunakan Gelombang Mikro (Microwave Secara Kontinyu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daru Satria Prayanto

    2016-04-01

    Full Text Available Biodiesel merupakan bioenergi atau bahan bakar nabati yang dibuat dari minyak nabati melalui proses transesterifikasi, esterifikasi, atau proses esterifikasi-transesterifikasi. Proses pembuatan biodiesel dapat dilakukan dengan metode pemanasan konvensional maupun dengan metode pemanasan microwave. Dengan radiasi microwave, maka waktu yang dibutuhkan saat proses transesterifikasi lebih singkat dibandingkan dengan konvensional. Disisi lain, minyak kelapa memiliki potensi yang besar untuk digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan biodiesel karena ketersediaannya yang melimpah. Penelitian ini bertujuan untuk membuat biodiesel dari minyak kelapa secara kontinyu melalui proses transesterifikasi metanol dengan menggunakan radiasi microwave dengan katalis NaOH dan mempelajari pengaruh konsentrasi tiap katalis, daya, dan laju umpan yang digunakan terhadap yield, densitas, dan viskositas biodiesel yang dihasilkan. Dalam penelitian ini di gunakan 3 variabel, yaitu laju umpan 0,73; 1,25; 1,72 ml/s, konsentrasi katalis 0,25; 0,5; 1 (% berat variabel daya microwave 100, 264, 400, 600, dan 800 Watt. Rasio umpan ditentukan pada 1:9. Pada tahap persiapan melarutkan metanol dan katalis sesuai dengan variabel hingga tercampur homogen. Selanjutnya tahap transesterifikasi dengan mencampurkan larutan metanol (metanol dan katalis dengan minyak kelapa dengan mol ratio yang telah ditentukan dan mengatur daya microwave untuk memulai proses transesterifikasi, proses berlangsung secara kontinyu menggunakan mix flow reaktor. Selanjutnya pemisahan hasil transesterifikasi dari gliserol, dilanjutkan dengan tahap pencucian dengan aquadest untuk memisahkan impurities dan katalis yang masih tersisa dalam biodiesel kemudian memanaskan pada oven untuk menguapkan kandungan air dalam biodiesel. Selajutnya menganalisisa hasil biodiesel terhadap yield, densitas, dan viskositasnya. Hasil terbaik dari variabel yang digunakan di atas adalah pada katalis NaOH dengan konsentrasi 1

  7. Ruang, Lingkungan dan Wilayah: Suatu Konsep Dasar Geografi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D Dilahur

    2016-12-01

    Full Text Available Sejarah perkembangan geografi mencatat lima sudut pandang yang berpengaruh luas dalam perkembangan pemikiran geografi yaitu, determinisme dari Friedrich Raizel, possibilisme dari Paul Vidal de La Blache, waktu dan bentang lahan dari Sauer, studi wilayah dari Hartshorne dan keruangan dari Schaefer. Kelima sudut pandang tersebut melahirkan tiga pendekatan utama dalam geografi saat ini yaitu sudut pandang keruangan, sudut pandang lingkungan dan sudut pandang kompleks wilayah. Pemhahasan tentang hakekat ruang, lingkungan dan wilayah menunjukkan bahwa ketiga sudut pandang tersebut merupakan satu kesatuan sudut pandang atau pendekatan geografi. Waktu merupakan dimensi keempat dalam geograji oleh karenanya setiap permasalahan barus dilihat dari segi dinamika keruangan, dinamika lingkungan dan dinamika kompleks wilayah.

  8. Pembuatan Wiki Legenda Indonesia dengan Menggunakan CMS Mediawiki

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adityo Roosdiono

    2013-03-01

    Full Text Available Indonesia adalah negara yang terdiri dari berbagai suku bangsa dan budaya. Salah satu bentuk kekayaan suku bangsa di Indonesia dapat dilihat dari banyaknya legenda yang tersebar di Indonesia. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki cerita rakyat yang kental dengan suasana mistik, budaya dan tradisi di daerah masing-masing.Sayangnya cerita rakyat ini jarang sekali diekspos sehingga tidak jarang warga negara Indonesia tidak tahu cerita sejarah yang ada di Indonesia.  Berdasarkan pemikiran itulah, perlu diadakannya sebuah Wiki legenda Indonesia terkait mitos dan sejarah di Indonesia.Wiki legenda Indonesia menggunakan teknologi CMS MediaWiki, yang telah digunakan oleh Wikipedia sendiri. MediaWiki ini akan dipakai sebagai model awal pembuatan Wiki legenda Indonesia sehingga dapat digunakan sebagai media penyimpanan cerita rakyat. Selain sebagai media penyimpanan, Wiki legenda Indonesia juga berfungsi sebagai media diskusi para peminat cerita rakyat yang ada di Indonesia. Sehingga kedepannya, cerita legenda di Indonesia mampu diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia pada khususnya, dan dunia pada umumnya.

  9. ANALISIS BANTUAN KREDIT TERHADAP PERKEMBANGAN KELOMPOK USAHA BERSAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Priyo Harsono

    2012-09-01

    Full Text Available The object of research is KUB Rukun Mina Barokah in Juwana, Pati. The purpose of research is to investigate the differences of KUB Rukun Mina Barokah development before and after getting the credit assistance from the Department of Marine and Fisheries, Pati in terms of capital, labor, thenumber of buyers, the total sales, and profits. The population for this research is 45 small micro enterprises. The type of data collected are primary and secondary data. The methods of data analysis are validity test, reliability test, and Wilcoxon sign rank test statistics. Based on the results of Wilcoxon sign rank test statistics which focuses on the variables of capital, labor, number of buyers, total sales and profit , it is obtained that p-value is 0.000 (0.000 <0,05. It shows that the credit assistance of the Department of Marine and Fisheries, Pati has given the changes in the joint venture group, Rukun Mina Barokah. The changes here means an increase in the variables before and after getting the credit assistance. Therefore, besides financial aid in the form of business loans, collaboration expansion is also needed to develop the business groups (KUB Objek dalam penelitian ini adalah KUB Rukun Mina Barokah di Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan perkembangan KUB Rukun Mina Barokah sebelum dan sesudah mendapatkan bantuan kredit dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati ditinjau dari modal usaha, tenaga kerja, jumlah pembeli, total penjualan, dan keuntungan. Populasi penelitian sebanyak 45 usaha mikro kecil.Jenis datanya adalah data primer dan data sekunder.Metode analisis data meliputi uji validitas, uji reabilitas, dan uji statistic pangkat tanda wilcoxon.Berdasarkan hasil uji statistik pangkat tanda wilcoxon, baik variabel modal usaha, variabel tenaga kerja,variabel jumlah pembeli, variabel total penjualan maupun variabel keuntungan didapatkan nilai -p sebesar 0,000 (0,000 < 0,05. Hal itu

  10. Pembuatan Aplikasi Terintegrasi, Pendataan Barang di Gudang Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dodi Triwibowo

    2015-04-01

    Full Text Available Dalam Industri yang semakin pesat perkembangannya, proses keluar masuknya barang perlu dicatat, ini diperlukan untuk mempermudah suatu perusahaan dalam mengontrol stok barang baik keluar ataupun masuk. Data fisik merupakan sesuatu yang mudah hilang, pengandaan data juga akan memberikan suatu redundant bagi seorang pekerja, dimana dimungkinkan adanya Human Error, salah satu akibatnya adalah dapat menyebabkan suatu perbedaan data, dimana dari beberapa data yang ada dapat berbeda nilai, ketika terdapat masalah seperti ini dapat merugikan perusahaan ataupun client dari perusahaan tersebut. Aplikasi ini juga dapat membantu perusahaan dalam melakukan checking barang secara cepat, sehingga perusahaan dapat menangani dengan cepat adanya suatu perubahan maupun kesalahan yang terjadi. Pembuatan aplikasi terintegrasi ini menggunakan bahasa pemrograman Java, PHP, dan database MYSQL serta menggunakan JQuery Mobile.

  11. Perkembangan Pola Pemecahan Masalah Anak Usia Sekolah dalam Memecahkan Permasalahan Ilmu Pengetahuan Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Juliyanto

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAKPenelitian yang mengungkap pola pemecahan masalah sudah banyak dilakukan, tetapi belum ada yang mengungkap perkembangan pola pemecahan masalah manusia, khususnya untuk pemecahan masalah dalam bidang fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan pola pemecahan masalah pada anak usia sekolah. Data penelitian diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara dengan mengajukan permasalahan yang berkaitan dengan fisika dalam kehidupan sehari-hari. Jenis Penelitian ini adalah studi perkembangan dengan metode Cross-Sectional. Subyek penelitian ini berjumlah 25 orang anak usia sekolah kelas IV SD hingga kelas XII SMA, dengan mengambil tiga orang setiap tingkatan kelas kecuali kelas XII SMA yang hanya diambil satu orang. Hasil studi ini menunjukkan pada anak rentang kelas IV SD hingga XII SMA ditemukan empat pola pemecahan masalah, yaitu Intuitive Problem Solving, Primitive Problem Solving, Hipotetic Problem Solving, dan Expert Problem Solving. Pola-pola tersebut menunjukkan sebuah tahapan perkembangan pemecahan masalah pada anak usia sekolah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan memecahkan masalah berkembang seiring perkembangan manusia. ABSTRACTThere are many study to reveal pattern of problem solving, but there is no study that reveal the development of human problem solving, especially in physics problem solving. This study aims  at describing the development of problem solving pattern of school-age children. Data were obtained through a written test and interview by asking question related to daily physics problem. This study was study of the development that used the Cross-Sectional method. Subject of this study were 25 school-age children of fourth grade until twelfth grade. There were three students taken from each grade level except the twelfth grade which was only supports by onestudent. Results of this study showed that there were four patterns of problem solving of fourth grade until twelfth grade

  12. Perkembangan Pola Pemecahan Masalah Anak Usia Sekolah dalam Memecahkan Permasalahan Ilmu Pengetahuan Alam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Juliyanto

    2014-08-01

    Full Text Available ABSTRAKPenelitian yang mengungkap pola pemecahan masalah sudah banyak dilakukan, tetapi belum ada yang mengungkap perkembangan pola pemecahan masalah manusia, khususnya untuk pemecahan masalah dalam bidang fisika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perkembangan pola pemecahan masalah pada anak usia sekolah. Data penelitian diperoleh melalui tes tertulis dan wawancara dengan mengajukan permasalahan yang berkaitan dengan fisika dalam kehidupan sehari-hari. Jenis Penelitian ini adalah studi perkembangan dengan metode Cross-Sectional. Subyek penelitian ini berjumlah 25 orang anak usia sekolah kelas IV SD hingga kelas XII SMA, dengan mengambil tiga orang setiap tingkatan kelas kecuali kelas XII SMA yang hanya diambil satu orang. Hasil studi ini menunjukkan pada anak rentang kelas IV SD hingga XII SMA ditemukan empat pola pemecahan masalah, yaitu Intuitive Problem Solving, Primitive Problem Solving, Hipotetic Problem Solving, dan Expert Problem Solving. Pola-pola tersebut menunjukkan sebuah tahapan perkembangan pemecahan masalah pada anak usia sekolah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan memecahkan masalah berkembang seiring perkembangan manusia. ABSTRACTThere are many study to reveal pattern of problem solving, but there is no study that reveal the development of human problem solving, especially in physics problem solving. This study aims  at describing the development of problem solving pattern of school-age children. Data were obtained through a written test and interview by asking question related to daily physics problem. This study was study of the development that used the Cross-Sectional method. Subject of this study were 25 school-age children of fourth grade until twelfth grade. There were three students taken from each grade level except the twelfth grade which was only supports by onestudent. Results of this study showed that there were four patterns of problem solving of fourth grade until twelfth grade

  13. PEMBUATAN GULA NON KARSINOGENIK NON KALORI DARI DAUN STEVIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luqman Buchori

    2011-07-01

    Full Text Available Stevia merupakan bahan pemanis selain tebu dengan kelebihan tingkat kemanisan 200 – 300 kali dari gula tebu dan diperoleh dari estrak daun stevia. Pembuatan gula stevia dilakukan dengan metode ekstraksi untuk mengambil stevioside kemudian dipekatkan dengan cara evaporasi lalu dikristalisasi sehingga diperoleh kristal stevioside. Dalam penelitian ini dicari pengaruh suhu (45°C; 50°C; 55°C, pengaruh waktu ekstraksi (1 ; 1,5 ; 2 jam, serta pengaruh jenis solvent yang digunakan (metanol, etanol, aseton terhadap berat gula yang didapatkan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa semakin tinggi suhu maka jumlah produk yang terekstrak semakin banyak, baik untuk solvent metanol maupun etanol. Sedangkan untuk solvent aseton kondisi optimum dicapai pada suhu 50°C. Untuk waktu ekstraksi, semakin lama waktu ekstraksi jumlah produk yang terekstrak semakin banyak. Untuk jenis solvent yang digunakan, metanol lebih banyak mengekstrak produk dibanding etanol maupun aseton. Produk yang diperoleh mempunyai range pH antara 5,2 – 5,5, titik leleh antara 196 – 198 °C, dan densitas antara 1,43 – 1,67, dimana harga-harga tersebut berada di dalam range pH, titik leleh, dan densitas gula stevia.

  14. APLIKASI TES ONLINE MENGGUNAKAN HANDPHONE DENGAN PLATFORM JAVA DAN KONEKSI GPRS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas Handojo

    2008-01-01

    Full Text Available Nowadays, cellular phone improves so fast and already supported by GPRS and Java technology. With this facilities enabling internet connection to computer server via cellular phone. This is the background idea to develop online test application using cellular phone to as alternative media. In this research, an online test application has been developed which enable users to take a particular test that consists of multiple choice items with either single or multi answers and essay items, whether it has reading text or not, and see their test result via their own cellular phones. This application will utilize GPRS connection to communicate with the server. This application was developed by using Java programming language. The Java platform being used is Java 2 Micro Edition (J2ME on the cellular phone application and Java Server Page (JSP for the server application. This application has been tested and running well on Nokia 6600, Nokia 7610, Nokia N73, Ben-Q Siemens EF51, and Motorola L6 phone using ProXL, IM3, Mentari, and Simpati communication providers. Although the communication speeds are varied among providers, the application is running as intended. Abstract in Bahasa Indonesia : Saat ini perkembangan handphone semakin berkembang, merupakan sesuatu yang telah umum suatu handphone yang menyediakan fasilitas koneksi General Packet Radio Service (GPRS dan fasilitas teknologi Java. Dengan adanya fasilitas Java dan GPRS ini memungkinkan adanya koneksi online menggunakan handphone ke suatu komputer server melalui internet. Hal ini mendasari pembuatan aplikasi tes online menggunakan handphone sebagai media alternatif dalam penyelenggaraan dan pengerjaan tes yang selama ini umumnya menggunakan media kertas ataupun komputer. Pada penelitian ini dikembangkan aplikasi tes online yang memungkinkan peserta handphone untuk mengerjakan tes yang terdiri dari soal multiple choice dengan single maupun multi answer, dan soal essay baik yang memiliki teks

  15. Perancangan Sistem Pakar Pendiagnosis Kerusakan Laptop di "Dinar Comp" Berbasis Web dengan PHP dan MySQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wandri Okki Saputra

    2014-01-01

    Full Text Available Saat sekarang ini laptop sudah menjadi kebutuhan di kalangan pelajar, mahasiswa, karyawan dan profesi lainya. Suatu saat laptop tersebut akan mengalami kerusakan dan diperlukan seorang pakar untuk mendiagnosis kerusakan tersebut. Aplikasi sistem pakar merupakan salah satu aplikasi untuk diagnosis kerusakan laptop seperti kemampuan seorang pakar. Dengan adanya sistem pakar, dapat membantu pengguna untuk bisa mendiagnosis kerusakan laptop tanpa harus di diagnosis oleh pakar. Dalam perancangan aplikasi, metode yang digunakan adalah metode waterfall. Metode ini sangat tepat dalam pembuatan aplikasi seperti ini karena mempunyai alur yang memungkinkan perancang untuk mengevaluasi aplikasi tanpa harus mengubah dari dasar. Sedangkan tahapan dalam pembuatan aplikasi ini menggunakan beberapa tahap yaitu studi pustaka dan bimbingan, pengambilan data dan analisa (wawancara, pengamatan dan berkas informasi, perancangan, pembuatan sistem dan terakhir implementasi. Berdasarkan hasil pengujian alpha dan betha, aplikasi yang dibangun sudah berjalan cukup maksimal, tetapi tidak menutup kemungkinan dapat terjadi kesalahan dan kekurangan pada saat aplikasi digunakan.

  16. BEBERAPA METODE STRESSING UNTUK MENGINDUKSI PERKEMBANGAN WHITE SPOT SYNDROME VIRUS (WSSV PADA BENUR UDANG WINDU (Penaeus monodon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muliani Muliani

    2012-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa model metode stressing yang dapat menginduksi perkembangan WSSV pada benur, sehingga dapat terdeteksi dengan PCR konvensional. Penelitian dilakukan di Laboratorium Basah Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Payau (BPPBAP. Wadah yang digunakan adalah kontainer plastik bervolume 40 L diisi dengan air laut sebanyak 30 L dan dilengkapi dengan aerasi kecuali pada perlakuan oksigen. Setiap wadah ditebari benur (PL-12 sebanyak 500 ekor yang diambil dari panti perbenihan komersil di Kabupaten Barru yang sebelumnya telah diketahui negatif WSSV. Perlakuan yang dicobakan adalah: (A stressing dengan suhu yaitu: 10oC±2oC, 28oC±2oC, dan 40oC±2oC; (B stressing dengan salinitas yaitu: 5 ppt, 28 ppt, dan 51 ppt; (C stressing dengan oksigen yaitu: 1 mg/L, 3 mg/L, dan 5 mg/L; (D stressing dengan pH yaitu: pH 5, pH 6, dan pH 7; dan (E stressing dengan formalin yaitu: 100 mg/L, 200 mg/L, dan 300 mg/L. Sampling dilakukan 1 jam, 3 jam, dan 5 jam setelah perendaman untuk pengecekan WSSV dengan mengambil contoh benur sebanyak 50-100 ekor/wadah lalu dicek dengan PCR untuk WSSV-nya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stressing dengan oksigen (1 mg/L, 3 mg/L, dan 5 mg/L memberikan hasil yang terbaik dalam memicu perkembangan WSSV pada benur, disusul dengan suhu (suhu 10oC dan 40oC, pH 5; kemudian penggunaan formalin, dan salinitas. Hasil PCR menunjukkan bahwa benur yang awalnya  negatif menjadi positif dengan kategori ringan hingga berat. Semakin lama waktu perendaman maka semakin memicu perkembangan WSSV dalam badan benur.

  17. Pembuatan Aplikasi Pengembangan Sistem Pengawasan Kepatuhan Berbasis Web Pada Perusahaan Kontraktor Pertambangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Talitha Almira

    2016-01-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat memungkinkan suatu data atau informasi dapat disimpan dan diperoleh dengan mudah dan cepat. Dari segi ukuran data, juga dapat dilakukan dalam skala yang besar. Bagi perusahaan bisnis, manfaat teknologi informasi ini umumnya di gunakan untuk mencatat, mengolah dan menyajikan data transaksi berdasarkan proses bisnis yang dijalankannya. Perancangan aplikasi system pengawasan kepatuhan pada penelitian ini bertujuan untuk merancang system pengawasan kepatuhan sebagai sarana untuk mengawasi tingkat kepatuhan perusahaan kontraktor pertambangan terhadap peraturan yang berlaku. Aplikasi ini berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman C# dan basisdata SQL Server Local Database. Dalam melakukan penelitian ini, aplikasi dibangun dengan metode pengembangan perangkat lunak Rapid Application Development (RAD. Pengujian yang dilakukan pada aplikasi adalah dengan menggunakan metode whitebox. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan pada aplikasi sistem pengawasan kepatuhan berbasis website, aplikasi sudah mampu berjalan dengan cukup baik. Hasil pengujian menunjukkan berbagai fitur yang ada pada aplikasi ini dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

  18. Uji teratogenik ekstrak Pandanus conoideus varietas buah kuning terhadap perkembangan embrio tikus putih (Rattus norvegicus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    LINTAL MUNA

    2011-11-01

    Full Text Available Muna L, Astirin OP, Sugiyarto. 2011. Uji teratogenik ekstrak Pandanus conoideus varietas buah kuning terhadap perkembangan embrio tikus putih (Rattus norvegicus. Bioteknologi 8: 65-77. Penelitiian ini betujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian ekstrak Pandanus conoideus Lam. var. buah kuning terhadap persentase fetus hidup, kematian intrauterus, berat dan panjang fetus, keadaan morfologi fetus, serta struktur skeleton fetus tikus putih. Dalam penelitian ini diggunakan 25 tikus bunting yang dibagi menjadi lima kelompok secara acak, sehingga masing-masing kelompok terdiri dari lima ekor tikus. Setiap kelompok diberi dosis yang berbeda. P1 (kontrol diberi 1 mL minyak wijen, P2 , P3, P4 dan P5 diberi ekstrak masing-masing: 0,02 mL, 0,04 mL, 0,08 mL dan 0,16 mL. Ekstrak tersebut diberikan secara oral pada kebuntingan hari ke 5 sampai hari ke 17 (fase organogenesis. Pengamatan dilakukan pada hari ke 18 dengan cara bedah sesar untuk menggambil fetus dari uterus. Morfologi fetu s diamati setelah fetus dikeluarkan dari uterus, sedangkan untuk pengamatan struktur skeleton dibuat preparat wholemount dengan pewarnaan ganda Alcian blue dan Allizarrin Red-S. Hasil percobaan diianalisis dengan ANAVA satu jalur. Hasil penelitiann menunjukkan bahwa pemberian ekstrak tidak berpengaruh terhadap persentase fetus hidup, kematian intrauterus, serta berat dan panjang fetus (P≥0,05. Pemberian ekstrak pada induk mengakibatkan kecacatan skeleton (lordosis fetus pada dosis 0,16 mL dan menghambat osifikasi fetus.

  19. OPTIMASI PROSES PEMBUATAN HIDROLISAT JEROAN IKAN KAKAP PUTIH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tati - Nurhayati

    2014-07-01

    Full Text Available Jeroan ikan adalah bahan baku dengan kualitas rendah atau limbah yang jika tidak dimanfaatkan dapat menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan. Limbah jeroan ikan kakap putih memiliki kadar protein yang tinggi sehingga dapat dimanfaatkan menjadi hidrolisat protein ikan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kondisi terbaik pembuatan hidrolisat protein serta mengkarakterisasi produk hidrolisat protein yang dihasilkan. Tahap penelitian meliputi karakterisasi jeroan, pembuangan komponen lemak (defatting, penentuan kondisi optimum hidrolisis, dan analisis kimia hidrolisat jeroan ikan kakap putih. Jeroan ikan kakap putih memiliki kadar protein tinggi sebesar 31,20%±0,03 (bk dan lemak 61,44%±1,22 (bk. Kandungan lemak dapat mempengaruhi proses hidrolisis sehingga membutuhkan proses pembuangan lemak (defatting. Defatting mampu menurunkan lemak sebesar 2,95% (bk dari lemak awal yakni 61,44%±1,22 (bk menjadi 58,71%±0,65 (bk. Proses hidrolisis jeroan ikan kakap putih dilakukan menggunakan enzim papain dengan aktivitas 30 Usp/mL dengan konsentrasi enzim 0,15% (b/v, suhu 55°C, pH 8 selama 4 jam. Karakteristik produk hidrolisat jeroan ikan kakap putih (Lates calcarifer yakni kadar air (10,82±0,84%, kadar protein (62,85%±0,72, kadar lemak (0,84%±0,28, kadar abu (7,30%±0,03, karbohidrat (18,19%±1,32 dan daya cerna protein sebesar 87,03%. Hidrolisat protein jeroan ikan kakap putih memiliki kandungan 15 jenis asam amino. Asam amino tertinggi yakni asam glutamat (10,75%, sedangkan asam amino terendah yakni histidin (1,38%. Hidrolisat protein dapat diaplikasikan sebagai sumber protein dalam pakan ikan.Kata kunci: hidrolisat, jeroan, papain, pembuangan lemak

  20. Peran Pembina Remaja Bagi Perkembangan Perilaku Remaja Di Gereja Kemah Injil Indonesia Tanjung Selor Kalimantan Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jonathan Matheus

    2015-01-01

    Full Text Available Tujuan dalam penulisan karya ilmiah ini adalah untuk menemukan sejauh mana peranan seorang pembina remaja bagi perkembangan perilaku remaja.Penulisan karya ilmiah ini menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan data yang digunakan oleh penulis ialah mengadakan kajian pustaka dengan mengumpulkan data melalui buku-buku dan internet, mengadakan observasi langsung di lapangan dan wawancara kepada objek kajian yaitu para pembina remaja beserta orangtua dan gembala serta pekerja setempat.Adapun kesimpulan karya ilmiah ini adalah peranan seorang pembina remaja dalam perkembangan perilaku remaja yaitu sebagai konselor, sebagai pemimpin yang memiliki visi, sebagai pemimpin rohani, sebagai sahabat, dan sebagai pendoa syafaat. Dengan demikian pembina remaja dapat menghasilkan: Pertama, remaja yang memiliki kualitas pengetahuan firman Tuhan yang baik dan benar sehingga remaja dapat menjalani kehidupan masa remajanya tanpa adanya perubahan perilaku yang menuju pada arah yang negatif. Kedua, dapat dijadikan sebagai acuan yang baik bagi pembina remaja selanjutnya dan dapat mendorong orang tua melakukan hal yang sama pada remaja saat berada dirumah. Ketiga, dapat menumbuhkan rasa percaya diri anak remaja saat mengalami perilaku yang berbeda dan mereka tahu pada siapa dapat mencurahkan masalah yang sedang dihadapinya.Kata Kunci: Peran, Pembina Remaja, Perilaku RemajaThe aim of this article is to explore the extent to which the role of a teen mentor impacts the development of youth behavior.  This work uses qualitative methods.  The author uses a data collection technique, conducting a literature review through gatheringdata from books and the internet, direct field observations, and interviews with research subjects that are all teen mentors, including parents, pastors and local workers. The conclusion of this article is that the role of a youth mentor in the flourishing of adolescent behavior is as a counselor, visionary leader, spiritual leader

  1. RANGSANGAN PERKEMBANGAN OVARI UDANG PUTIH, Litopenaeus vannamei DENGAN PENYUNTIKAN ESTRADIOL-17β

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tarsim Tarsim

    2016-11-01

    Full Text Available Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuntikan hormon estradiol-17β terhadap perkembangan ovari udang putih (Litopenaeus vannamei. Dosis estradiol17β yang digunakan adalah 0,05 μg/g; 0,10 μg/g; 0,25 μg/g bobot tubuh dan kontrol Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyuntikan estradiol-17β berpengaruh terhadap perkembangan gonad. Indeks maturasi pada perlakuan dosis 0,10 μg/g and 0,25 μg/ g bobot tubuh lebih besar (75,00% dan 66,67% dibanding kontrol. Peningkatan diameter oosit terlihat nyata pada TKG I dan II. Meskipun pada TKG III dan IV peningkatan oosit tidak terlihat nyata, tetapi proporsi oosit matang lebih besar. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian estradiol-17β pada induk udang ablasi menghasilkan telur yang lebih cepat berkembang dibandingkan jika hanya menggunakan ablasi. Penyuntikan estradiol-17β sangat berpengaruh pada awal perkembangan gonad. Hal ini menunjukkan bahwa estradiol-17β berperan penting dalam merangsang endogenous vitelogenesis. The present study analyzed the effect of estradiol-17 β injection on ovarian development of white shrimp, Litopenaeus vannamei. Estradiol-17 β dose of 0.05 υ g/g, 0.10 μ g/g, 0.25 μ g/g body weight and the control was used, with 15 females broodstock of each. The result showed that ovarian development affected by estradiol-17 β injection. Maturation index in dose of 0.10 μ g/g and 0.25 μ g/g body weight was 75.00% and 66.67% respectively and higher than that of control. Oocytes diameter increased significantly on stage I and stage II, although oocytes diameter in stage III and IV was no significant different but the proportion of mature oocyte higher than that of control. It suggested that estradiol-17 β gave much more developed conditions in oocytes developmental stages and size, compared to control with unilateral eyestalk ablation only. The dominant effect is in early developmental stage of oocyte. It indicates that estradiol-17 β is important to induction of

  2. Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Kelapa Sawit Dengan Menggunakan Katalis Berpromotor Ganda Berpenyangga γ-Alumina (CaO/KI/γ-Al2O3 Dalam Reaktor Fluidized Bed

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunu R Puspitaningati

    2013-09-01

    Full Text Available Biodiesel merupakan salah satu energi alternatif pengganti bahan bakar fosil dari hasil reaksi transesterifikasi minyak nabati dengan metanol. Proses pembuatan biodiesel selama ini menggunakan katalis homogen NaOH atau KOH yang memiliki kelemahan terbentuknya produk samping berupa sabun dan rumitnya pemisahan produk biodiesel dengan katalis. Maka dari itu, mulai dikembangkan penggunaan katalis heterogen untuk menggantikan penggunaan katalis homogen. Penelitian ini mengembangkan katalis CaO/KIγ-Al2O3­. Pembuatan katalis melalui metode presipitasi CaO pada γ-Al2O3 serta asam asetat sebagai larutan precursor selama 3 jam lalu impregnasi KI selama 3 jam. Kemudian, dioven selama 12 jam pada suhu 110oC dan dikalsinasi pada suhu 650oC selama 4,5 jam. Katalis yang diperoleh digunakan untuk membantu proses transesterifikasi biodiesel dengan variable massa katalis, rasio molar minyak dan metanol, dan suhu. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa biodiesel dapat diproduksi melalui reaksi transesterifikasi menggunakan katalis CaO/KI/γ-Al2O3­ dalam reaktor fluidized bed. Kemurnian tertinggi dari biodiesel yang didapatkan yaitu sebesar 99,17%. Yield dan konversi tertinggi sebesar 97,19% dan 96,89%  didapatkan pada penggunaan massa katalis 16 gram dan rasio molar minyak dan metanol 1 : 36 serta kondisi operasi suhu 225oC dan laju alir umpan 6 ml/menit (waktu tinggal 8 jam memiliki densitas sebesar 0,853 gr/ml serta viskositas sebesar 5,53 mm2/s (cSt.

  3. Pembuatan Aplikasi Permainan Pengenalan Provinsi di Indonesia Melalui Game “Adventure Indonesia” Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusuf Ashari

    2016-04-01

    Full Text Available Indonesia adalah Negara yang luas dan kaya akan keanekaragaman aspek keruangan. Secara administratif menurut UU RI Nomor 20 Tahun 2012 Indonesia tentang pembentukan provinsi Kalimantan Utara yang menjadikan Indonesia terdiri dari 34 Provinsi. Hal ini berdampak terhadap aspek kehidupan terutama pada aspek pendidikan. Pada tingkat sekolah dasar siswa telah diajarkan untuk mengenal wilayah Indonesia. untuk mempermudah siswa sekolah dasar dalam memahami dan mengenal provinsi dibutuhkan suatu aplikasi edukasi yang dapat mengenalkan karakteristik dan nama ibukota dari provinsi di Indonesia oleh karena itu muncul sebuah ide untuk merancang dan membangun aplikasi permainan “Adventure Indonesia” ini diharapkan menjadi sarana permainan tentang pengenalan provinsi di Indonesia. Aplikasi permainan 'Adventure Indonesia' dibuat menggunakan perangkat lunak Unity versi 5. Pengembangan multimedia yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC yang memiliki enam tahap, yaitu tahap konsep (Concept, tahap perancangan (Design, tahap pengumpulan materi (Material Collecting, tahap pembuatan (Assembly, tahap pengujian (testing, dan tahap distribusi (Distribution. Pengujian black-box juga digunakan pada aplikasi ini. Hasil dari penelitian adalah berupa aplikasi permainan “Adventure Indonesia” yang dapat berjalan pada perangkat berbasis android. Aplikasi ini berisi pengenalan karakteristik dan ibukota dari provinsi di Indonesia. Berdasarkan pengujian dengan menggunakan metode black-box, seluruh fungsi yang ada dalam aplikasi permainan telah berhasil dan berjalan sesuai dengan fungsinya masing-masing.

  4. PERKEMBANGAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DALAM MENUNJANG FUNGSI PERIKLANAN DAN PUBLIC RELATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Candrasari

    2010-03-01

    Full Text Available Society has been flooded by advertised communication atmosphere for every product to be socialized and introduced to the public. However, there are problems arising from the consumer when the product being advertised is felt only one-sided communication, because in an advertised product consumers often encounter some problems in which they cannot consider them to be their choice. That is why at the present time the world of advertising does not seem to be a choice in marketing a product to consumers. Article presents the relationship among advertisement, public relation, and communication technology in five parts, those are age sequences from agriculture to conceptual era and its relation to advertisement and public relation, developing advertisement network and public relation using new technology, difference between advertisement and public relation, and communication technology ethic supporting advertisement and public relation.

  5. PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI: PERKEMBANGAN dan TANTANGANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Robert K. Sembiring

    2010-07-01

    Full Text Available This paper is about PMRI, the Indonesian version of realisticmathematics education developed in the Netherlands. It is a movement toreform mathematics education in Indonesia. What and why PMRI andthe problems and challenges it faces in its development. It began as asmall experiment ten years ago, now becomes a national movement.Keywords: PMRI, realistic mathematics education DOI: http://dx.doi.org/10.22342/jme.1.1.791.11-16

  6. PERAN DONGENG BAGI PERKEMBANGAN DAN PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ipriansyah Ipriansyah

    2011-06-01

    Full Text Available Abstract:Various forms of folklore such as fairy tales are almost extinct because they are less popular compared to some TV shows. Even though various forms of folklore are only a fewbut it teaches positive values that are useful for children's development. Tale, for example, is believed to have an important role in helping cognitive development such as language, thought, and sosioemosional of a child such as emotions and personality. A fairy tale is quite reasonable to have an important role toward the development of children. Development is a pattern of change as a result of biological, cognitive, and sosioemosional processes which has begun  from the time of conception until the rest of a lifetime .Among periods of human development, there is a phase of human development which refers to the storytelling phase, that  is when a child is in the age of  5 to 8 years. Kata kunci: fairy tales/stories, child development, child's personality

  7. Sakral dan Profan dalam Perkembangan Ideologi Politik Agama

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jarman Arroisi

    2017-03-01

    Full Text Available Mostly, a research about nation ideology is related to a religion. Some people wish the religion becomes foundation for their nation, but others expect the opposite. The first type is optimistic that the religion will be able to help the nation to create a life with justice, prosperity, honesty, respect, unity in diversity, morality, and other sacred values. Therefore, there is no bargaining for integrity between religion and politics. They think religion and politics must be integrated with no exception, including the religion and the politics in Indonesia. The founders of Indonesia had said that the nation has to pay most attention to Moslem people’s privileges as the majority of Indonesian people. Meanwhile, according to the second type, Islam doesn’t have to play its role formally for the nation. It is enough for the religion to affect people’s mindset and their action. By using critical-analysis method, this paper tries to observe how the real process of political thought history including its ideological construction and its theory works together in one side, and how Islamic political thought develops and changes step by step to be profane and secular in another side. Finally, it will be revealed that a nation with a religion as its foundation to manage its government guarantees security, justice, prosperity, welfare, and happiness. It is more promising than a nation which marginalizes religion in managing its national affairs. It is proven by the Islamic history how the Prophet Muhammad had managed Islamic government very well and successfully.

  8. Perkembangan Topik Penelitian Eskalasi Komitmen dan De-eskalasi Komitmen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juniarti Juniarti

    2015-01-01

    Full Text Available This article portrays the development of research topic related to escalation and de-escalation commitment for nearly 36 years since the fenomenal research in escalation commitment pioneered by Staw (1976. The research has also become the main reference in several subsequent studies related to escalation commitment. Through the mapping of a number of studies on escalation and de-escalation is expected to provide the researh status to date and some venues for the future research.

  9. DINAMIKA HUKUM DAN PERKEMBANGAN PERBANKAN ISLAM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Mujib

    2013-10-01

    Full Text Available Almost all countries in the world including Indonesia give serious attention to the existence of Islamic banking that using religion approach in all activities and services. Institutional development it should be followed by the availability of legal basis, which is an established and clear. During the six years of its inception, the Islamic banking law stands with a very limited law basis, although the limitations of regulations have been describing aspects of sharia in Islamic banking for sure. The improvement of law is done by replacing Law No. 7 of 1992 by the Law No. 10 of 1998. This law has explicitly mention sharia aspects of Islamic banking, however Islamic banking regulation still governed together with conventional banking. The birth of Law 21 of 2008 became an important change for the development of Islamic banking. This law has given limits and a clear boundary line between Islamic banking and conventional banking in various aspects. The development of Islamic banking regulation are gaining its momentum with the enactment of Law No. 21 of 2008 concerning Islamic Banking. The strategic value of this law is increasingly opening up opportunities and legal certainty to accelerate the development of Islamic banks in the future

  10. STUDI PERKEMBANGAN DAN PELESTARIAN KAWASAN KERATON KASUNANAN SURAKARTA

    OpenAIRE

    Septiana Hariyani; Antariksa Antariksa; Nurul Sri Hardiyanti

    2005-01-01

    The aiming of this study is to identify and analyze the development square area of Keraton Kasunanan Surakarta, since 1745 up to 2004, then identifying and analyze factors that caused the problems to conserve the square area of Keraton Kasunanan Surakarta. The kind of this study is qualitative research that uses two methods; there are synchronicdiachronic method and evaluative method. Data gathering emphasize on data that originated from secondary survey, about the development of the square a...

  11. Oviposisi dan Perkembangan Nyamuk Armigeres Pada Berbagai Bahan Kontainer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Puji Astuti

    2009-12-01

    Full Text Available Armigeres mosquito being the vector responsible for Japanese Encephalitis Virus and Filaria. Various effort have been done to control the mosquitoes. Acurated entomological data is needed to support control mosquito vector, like data hits habitats armigeres. This study is aimed to compare oviposition of armigeres and the development in various container. the clay container (44 eggs more many found egg is compared with plastical stuff (11 eggs. Moulting process of armigeres almost the same to Culicinae, that is average ± 2 - 3 days. Mosquito development in this laboratory test only until third generation (f3. Rearing of armigeres need-ed the enviromental kondusif with nature habitat.

  12. Fenomena Perkembangan TIK, Strukturasi, Spasialisasi dan Media Cetak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasyim Ali Imran

    2016-03-01

    Based on the analysis of secondary data concluded that the related phenomenon of structuration, Oetama become the prime social agent in KKG structure. In the context of the theory of political economy, associated with the structure of KKG, then Jacob Oetama become the prime social agent will be retained in the structure KKG in the style of leadership of collective management in respect of the unpreparedness of the other agent receives succession. This spatialization phenomenon, on the other hand, it could also be an indication that the prime social agent in KKG structure in terms of a relatively little force major nature it can also be affected by external structure (development of ICT. Spatialization policy through media convergence, though still a loss, but maintained the prime social agent in the world including KKG structure as assessed can strengthen their marketing position in the foreseeable future and is believed to be getting better. However, such optimism may be disturbed also by the emergence of the phenomenon of spatialization arising from members of the public in line with developments in technology gadgets such as through the appearance of a variety of operating systems that exist now (I OS, Android OS or Microsoft OS.

  13. Morfogenesis dan Diferensiasi Sel dalam Perkembangan Gigi (Tinjauan Molekuler

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yani Corvianindya

    2015-11-01

    Full Text Available Tooth development provides a dynamic process that has recently been studied at molecular level. There has been much progress toward the understanding of epithelial-mesenchymal cell signaling in tooth germ formation, morphogenesis and cell differentiation. The epithelial-mesenchym interaction is suggested to be the most important mechanism in organogenesis that stimulate mitosis and prevent apoptosis adjacent to the tissue surface. Moreover it affects cell formation and cell differentiation. Enamel knot is assumed to act as a signaling center in the tooth germ epithelial in organizing the tooth pattern as well as controlling the tooth growth. The genes involved in this mechanism are p21, Fgf-4, Shh, Bmp-2, bmp-4, Msx-1 and Lef-1 which are expressed in the enamel knot during the bud stage and cap stage. At the further step of differentiation, epithelial ameloblast and mesenchymal odontoblast will deposit organic matrix in enamel and dentin. This article reviews the molecular morphogenesis of tooth development.

  14. PENGARUH PEMBERIAN GIBERELIN DAN AIR KELAPA TERHADAP PERKECAMBAHAN BIJI ANGGREK BULAN (Phalaenopsis sp.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Hidayatul Mukminin

    2016-09-01

    Full Text Available Phalaenopsis sp. atau dikenal dengan nama dagang anggrek bulan termasuk famili Orchidaceae yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Pembudidayaan tanaman anggrek selama ini terkendala pada biji anggrek yang memiliki daya kecambah kurang dari 1%. Daya kecambah biji yang rendah disebabkan oleh ukuran biji yang kecil dan tidak mempunyai endosperm. Oleh karena itu, perkecambahan biji anggrek perlu didukung oleh hormon tumbuh yang sesuai. Giberelin dan air kelapa diketahui dapat berperan dalam perkecambahan biji. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian Giberelin (GA3 dan air kelapa terhadap perkecambahan biji anggrek bulan (Phalaenopsis sp. Tahapan penelitian yang dilakukan yaitu melakukan sterilisasi, kemudian biji Anggrek diinokulasikan dalam medium MS dengan perlakuan variasi konsentrasi GA3 1 ppm, 2 ppm, 3 ppm dan perlakuan variasi konsentrasi air kelapa 10 mL, 20 mL, dan 25 mL beserta kombinasinya kemudian diamati pada hari ke-21. Parameter yang diamati berupa perkembangan morfologi protocorm dan fase perkembangan protocorm yang dianalisis secara deskriptif, sedangkan daya kecambah protocorm dianalisis ANOVA dan dilanjutkan uji Tukey pada tingkat kepercayaan 95% untuk melihat adanya perbedaan antarperlakuan. Perkembangan protocorm pada 3 perlakuan memperlihatkan fase perkembangan protocorm yang berbeda, yaitu embrio membengkak dan merobek testa, protocorm putih dengan absorbing hair, protocorm putih kekuningan, dan protocorm hijau bulat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian giberelin (GA3 3 ppm menghasilkan daya kecambah paling rendah dan pemberian kombinasi antara GA3 dan air kelapa menunjukan daya kecambah yang tidak berbeda nyata dengan perlakuan MS.

  15. Analisis Perkembangan Internet Broadband di Daerah Perbatasan Sulawesi Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riva'atul Adaniah Wahab

    2016-12-01

    Full Text Available Adopsi teknologi internet broadband dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat perbatasan. Karenanya pemerataan pembangunan internet broadband di wilayah  ini harus segera diwujudkan. Penelitian deskriptif kuantitatif ini dilaksanakan di wilayah perbatasan Provinsi Sulawesi Utara untuk mengetahui kondisi aspek supply dan demand perkembangan internet broadband di wilayah tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dari aspek supply, kondisi infrastruktur masih sangat kurang, ketersediaan layanan internet broadband berkualitas tinggi dengan tarif rendah juga masih sulit diwujudkan. Dari aspek demand, stigma atau persepsi masyarakat bahwa internet tidak penting menjadi salah satu faktor penyebab tidak memiliki akses internet. Adapun hambatan yang paling dominan adalah ketidakpahaman dalam penggunaan internet. Faktor ini juga menjadi mendasari literasi internet broadband masyarakat pada level 0 yaitu  tidak peduli akan pentinya internet. Menanggapai kondisi ini, penyusunan dan penetapan kebijakan serta regulasi seperti QoS layanan, tarif interkoneksi, infrastructure sharing dibuat untuk menyediakan internet broadband berkualitas tinggi dengan harga murah. Selain itu distribusi perangkat mobile berharga murah (smartphone juga perlu didorong dengan penerapan TKDN untuk produksi perangkat. Tidak kalah pentingnya adalah peningkatan literasi internet broadband masyarakat melalui sosialisasi atau pelatihan baik formal maupun nonformal. Abstract   Adoption of internet broadband internet can provide the economic impact for border communities. Hence equitable development of internet broadband in the region should be immediately implemented. This quantitative descriptive study was conducted in the border region of North Sulawesi to determine the condition of supply and demand aspects of the development of internet broadband. Based on the results, it can be concluded that from the aspect of supply, the condition of the

  16. Studi Pembuatan Cat Tembok Emulsi dengan Menggunakan Kapur sebagai Bahan Pengisi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Rahman

    2015-07-01

    Full Text Available Studi pembuatan cat tembok emulsi menggunakan bahan pengisi kapur sangat potensial untuk dikembangkan karena ketersediaan kapur yang banyak di alam. Cat tembok emulsi telah dibuat dari campuran bahan pengisi, bahan pengikat, pigmen, pelarut, dan bahan tambahan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari apakah cat tembok emulsi dapat dihasilkan dari kapur atau tidak dan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi CaO sebagai filler, dan konsentrasi polivinil asetat (PVA sebagai binder terhadap kualitas cat tembok emulsi yang dihasilkan. Prosedur penelitian dan analisis mutu produk mengacu pada SNI 3564:2009 tentang cat tembok emulsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapur dapat digunakan dalam membuat cat tembok emulsi. Baik konsentrasi PVA dan konsentrasi CaO yang divariasikan mempengaruhi semua parameter kualitas cat sebagaimana ditetapkan dalam SNI 3564:2009. Hasil optimum penelitian diperoleh pada perlakuan konsentrasi PVA 20% dan konsentrasi CaO 26% yaitu masing-masing untuk padatan total cat sebesar 76,43%, waktu kering cat 36,00 menit, daya sebar cat 8,4 m2/kg, viskositas cat 110,99 KU, sedangkan daya tutup cat sebesar 8,20 m2/L pada konsentrasi CaO 24%.

  17. Pembuatan Aplikasi Augmented Reality Siklus Hidrologi sebagai Media Pembelajaran Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hardiyanto Hardiyanto

    2016-01-01

    Full Text Available Daur air atau bisa disebut dengan siklus hidrologi merupakan materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam tingkat Sekolah Dasar kelas V. Materi ini membahas tentang proses perputaran air yang ada di muka bumi. Media pembelajaran yang saat ini digunakan masih didominasi oleh buku yang berisi tulisan dan gambar saja. Penggunaan gambar yang telah tersedia dalam buku teks membuat siswa cenderung pasif dan kurang interaktif karena media gambar tidak mampu memberikan respon timbal balik, kurang terlihat nyata dan kurang menarik bagi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah perangkat lunak berbasis android yang dapat menampilkan pemodelan siklus air atau hidrologi dalam bentuk tiga dimensi memanfaatkan teknologi augmented reality. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan multimedia meliputi tahap konsep, tahap desain, tahap pengumpulan materi, tahap pembuatan, tahap pengujian dan tahap distribusi. Aplikasi ini dibuat menggunakan Unity 3D, serta Vuforia sebagai Software Development Kit (SDK. Aplikasi berjalan pada perangkat bergerak dengan sistem operasi Android. Pada tahap pengujian dilakukan pengujian dengan metode Black Box yang meliputi pengujian fungsi aplikasi, pengujian intensitas cahaya, sudut dan jarak antara kamera dengan penanda. Berdasarkan hasil pengujian terhadap aplikasi yang telah dibangun, seluruh fungsi menu dan antarmuka dapat berfungsi dengan baik. Deteksi penanda oleh kamera mendapatkan hasil yang berbeda-beda. Proses deteksi penanda pada sudut 90 ̊ tidak baik karena proses pembacaan penanda tidak dapat ditangkap oleh sistem. Selain itu, jarak yang baik untuk sistem mengidentifikasi penanda yaitu lebih dari 10 cm.

  18. Pembuatan Aplikasi Memantau Lokasi Anak Berbasis Android Menggunakan Location Based Service

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendra Pria Utama

    2016-01-01

    Full Text Available Pada era global seperti sekarang ini perkembangan teknologi sangat pesat terutama pada smartphone. Perkembangan teknologi smartphone yang begitu cepat menghasilkan dampak positif bagi manusia. Dampak positif tersebut antara lain kecepatan, kemudahan akses, dan kenyamanan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Sudah banyak aplikasi pada smartphone yang dibuat guna mempermudah aktivitas sehari-hari manusia, contohnya aplikasi menetukan letak lokasi pengguna. Dengan adanya aplikasi menentukan letak lokasi pengguna, pengguna dapat dengan mudah menentukan letak lokasi diri sendiri ataupun orang lain, seperti misalnya lokasi anak. Sering kali anak membolos sekolah dan keluar malam tanpa sepengetahuan orang tua mereka. Berdasarkan permasalahan terseut dibangun aplikasi memantau lokasi anak berbasis mobile guna memudahkan para orang tua memantau lokasi anak- anak mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah SDLC (Software Development Life Cycle dengan teknik waterfall. Aplikasi memantau lokasi anak ini berbasis android menggunakan bahasa pemrograman java, database MySQL, serta Location Based Service (LBS sebagai penunjuk lokasi anak. Untuk metode pengujian aplikasi menggunakan metode Black Box Testing. Hasil Black Box Testing dari aplikasi memantau lokasi anak berbasis android menggunakan LBS ini menunjukan bahwa semua fungsi yang terdapat pada aplikasi ini telah berhasil berjalan sesuai fungsinya.

  19. PENGARUH WAKTU DEALUMINASI DAN JENIS SUMBER ZEOLIT ALAM TERHADAP KINERJA H-ZEOLIT UNTUK PROSES DEHIDRASI ETANOL

    OpenAIRE

    Widayat Widayat; Achmad Roesyadi; Muhammad Rachimoellah

    2012-01-01

    Katalis H-zeolit telah disintesa dari zeolit alam. Proses pembuatan katalis meliputi tahap proses pelakuan kimia, penyaringan dan pencucian, pengeringan dan proses kalsinasi. Penelitian ini bertujuan mempelajari waktu dan sumber bahan baku terhadap karakteristik katalis yang meliputi perbandingan Si/Al, X ray Diffraction (XRD) dan luas permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kimia menyebabkan penurunan kadar CaO, MgO dan Na2O karena melarut dalam asam klorida. Perbandingan Si/...

  20. PENAPISAN ISOLAT BAKTERI Streptococcus spp. SEBAGAI KANDIDAT ANTIGEN DALAM PEMBUATAN VAKSIN, SERTA EFIKASINYA UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT STREPTOCOCCOSIS PADA IKAN NILA, Oreochromis niloticus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taukhid Taukhid

    2011-04-01

    Full Text Available Riset dengan tujuan untuk memperoleh isolat kandidat yang imunogenik bagi pembuatan vaksin untuk pengendalian penyakit streptococcosis pada ikan nila telah dilakukan. Karakterisasi dilakukan secara biokimia dan API 20 STREP terhadap 15 isolat bakteri Streptococcus spp. Uji Koch’s Postulate kemudian dilakukan untuk mengetahui peran bakteri pada infeksi streptococcosis pada ikan nila. Konfirmasi taksonomis hingga level spesies isolat bakteri S. agalactiae dilakukan dengan teknik Polymerase Chain Reaction (PCR dengan menggunakan primer spesifik. Uji patogenisitas dilakukan terhadap 6 isolat yang terdiri atas 5 isolat S. agalactiae (N3M, N4M, N14G, N17O, NK1 dan 1 isolat S. iniae (N2O. Hasil penapisan menunjukkan bahwa bakteri S. agalactiae (N4M memiliki nilai LD50 terkecil, dan nilai terbesar dimiliki oleh bakteri S. iniae (N2O. Isolat bakteri N4M digunakan sebagai sumber antigen dalam pembuatan vaksin anti streptococcosis. Vaksin disiapkan dalam bentuk sel utuh dan diinaktivasi dengan formalin, pemanasan, dan sonikasi. Nilai titer antibodi dan sintasan tertinggi diperoleh pada kelompok ikan yang divaksin dengan formalin killed vaccine dibandingkan dengan teknik inaktivasi lainnya (heat killed vaccine dan sonicated vaccine.

  1. Pembuatan Sistem Informasi Perjalanan Dinas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (SIPD-Kanwil DJPBN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aginta Geniusa

    2013-09-01

    Full Text Available Sampai saat ini, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan belum memiliki aplikasi khusus yang membantu Bagian Keuangannya di dalam melakukan tata kelola perjalanan dinas. Namun terdapat beberapa alasan yang menyebabkan pihak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan menginginkan suatu sistem informasi perjalanan dinas. Alasan tersebut antara lain: proses tata kelola perjalanan dinas yang masih dilakukan secara sederhana yakni pencatatan manual dengan bantuan microsoft excel serta laporan perjalanan dinas yang belum bisa memberikan informasi yang terperinci. Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan sebuah proses pengembangan perangkat lunak berupa sebuah sistem informasi perjalanan dinas Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Adapun proses-proses yang dilakukan adalah studi literatur, identifikasi kebutuhan, perancangan atau desain, implementasi atau coding, pengujian atau testing. Sistem informasi perjalanan dinas Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan yang telah dibangun ini memiliki fungsionalitas sesuai dengan kebutuhan pengguna yakni: pembuatan surat tugas, surat perjalanan dinas, daftar pengeluaran riil, SPPD rampung, pembatalan tugas, pembebanan pembatalan tugas, kebutuhan fasilitas upload rsip digital terhadap dokumen dan atau bukti fisik yang berkaitan dengan kegiatan perjalanan dinas, selain itu, terdapat fasilitas pencatatan history logs mengenai perubahan data aplikasi dan fasilitas backup dan restore data. Dengan adanya sistem informasi perjalanan dinas ini diharapkan dapat membantu Bagian Umum dan Bagian Keuangan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan untuk membuat surat dan atau laporan perjalanan dinas menjadi lebih baik, membantu pengawasan kegiatan perjalanan dinas, serta membantu dalam proses pemeriksaan data perjalanan dinas.

  2. Efektivitas Suplementasi Giberelin (GA3) Untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Produktivitas Ulat Sutera (Bombyx mori L.) Serta Inkorporasi 14C-gIisin dan 14C-serin dalam kokon

    OpenAIRE

    2008-01-01

    Giberelin merupakan zat tumbuh tanaman yang dapat merangsang pertumbuhan dan perkembangan sel-sel tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efektivitas giberelin (GA3) dalam merangsang pertumbuhan dan produktivitas ulat sutera (Bombyx mori L.) serta inkorporasi 14C-glisin dan 14C-serin dalam kokon. Metode yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) dengan lima dosis perlakuan ( 0, 50, 100, 150, dan 200 ppm GA3) dan 30 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi g...

  3. KONTEKTUALISASI DAN (KEMUNGKINAN KONSEKUENSINYA BAGI PSIKOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prof. Supratiknya

    2015-09-01

    jaran di perguruan tinggi seperti kita kenal sekarang (selanjutnya disebut psikologi, lahir di Jerman pada penghujung abad ke‐19. Selanjutnya psikologi berkembang pesat di Amerika Utara khususnya Amerika Serikat dan negara‐negara lain di Eropa yang lebih dulu mengalami industrialisasi khususnya di Eropa Barat. 1 Alhasil, paling tidak sampai dasawarsa 1980‐an perkembangan dan persebaran psikologi di tingkat global ditandai oleh ketimpangan di antara apa yang oleh Moghaddam (1987 disebut tiga dunia tempat psikologi dikembangkan dan dipraktekkan, disimak antara lain berdasarkan besarnya produksi pengetahuan psikologis yang disebarluaskan melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi psikologi maupun lewat publikasi ilmiah berupa baik berkala maupun buku rujukan dan buku teks.

  4. Perkembangan Terkini Membran Guided Tissue Regeneration/Guided Bone Regeneration sebagai Terapi Regenerasi Jaringan Periodontal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cindy Cahaya

    2015-06-01

    kombinasi prosedur-prosedur di atas, termasuk prosedur bedah restoratif yang berhubungan dengan rehabilitasi oral dengan penempatan dental implan. Pada tingkat selular, regenerasi periodontal adalah proses kompleks yang membutuhkan proliferasi yang terorganisasi, differensiasi dan pengembangan berbagai tipe sel untuk membentuk perlekatan periodontal. Rasionalisasi penggunaan guided tissue regeneration sebagai membran pembatas adalah menahan epitel dan gingiva jaringan pendukung, sebagai barrier membrane mempertahankan ruang dan gigi serta menstabilkan bekuan darah. Pada makalah ini akan dibahas sekilas mengenai 1. Proses penyembuhan terapi periodontal meliputi regenerasi, repair ataupun pembentukan perlekatan baru. 2. Periodontal spesific tissue engineering. 3. Berbagai jenis membran/guided tissue regeneration yang beredar di pasaran dengan keuntungan dan kerugian sekaligus karakteristik masing-masing membran. 4. Perkembangan membran terbaru sebagai terapi regenerasi penyakit periodontal. Tujuan penulisan untuk memberi gambaran masa depan mengenai terapi regenerasi yang menjanjikan sebagai perkembangan terapi penyakit periodontal.   Latest Development of Guided Tissue Regeneration and Guided Bone Regeneration Membrane as Regenerative Therapy on Periodontal Tissue. Periodontitis is a patological state which influences the integrity of periodontal system that could lead to the destruction of the periodontal tissue and end up with tooth loss. Currently, there are so many researches and efforts to regenerate periodontal tissue, not only to stop the process of the disease but also to reconstruct the periodontal tissue. Periodontal regenerative therapy aims at directing the growth of new bone, cementum and periodontal ligament on the affected teeth. Regenerative procedures consist of soft tissue graft, bone graft, roots biomodification, guided tissue regeneration and combination of the procedures, including restorative surgical procedure that is

  5. KEJAHATAN PORNOGRAFI Upaya Pencegahan dan Penanggulangannya di Kabupaten Ponorogo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irma Rumtianing Uswatul Hanifah

    2013-12-01

    Full Text Available Pemerintah telah mengeluarkan undang-undang No 44 Tahun 2008 tentang pornografi. Tujuan dari undang-undang tersebut salah satunya mewujudkan dan memelihara tatanan kehidupan masyarakat yang beretika, berkepribadian luhur, menjungjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, serta menghormati harkat dan martabat kemanusiaan. Dalam perkembangannya, materi pornografi mengalami pertumbuhan dan penyebaran yang pesat seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Peredaran dan penyebaran film porno kini semakin pesat karena ditopang dengan kecanggihan sarana informasi dan komunikasi salah satunya media internet yang bisa diakses oleh masyarakat pada setiap saat. Tulisan berikut akan mengkaji bagaimana upaya dan trategi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam mencegah dan menanggulangi kejahatan pornografi di Kabupaten Ponorogo, apa hambatan dan bagaimana solusi dalam pencegahan serta penanggulangan kejahatan pornografi di Kabupaten Ponorogo serta bagaimana formulasi kebijakan untuk pencegahan dan penanggulangan kejahatan pornografi di Kabupaten Ponorogo. Kata kunci: Pornografi, Polres, KP3A

  6. ANALISIS PERMINTAAN DAN PREDIKSI KONSUMSI SERTA PRODUKSI DAGING BROILER DI KOTA KENDARI PROPINSI SULAWESI TENGGARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hairil Adzulyatno Hadini

    2012-09-01

    broiler masyarakat Kota Kendari bernilai positif dan kurang dari satu, menunjukkan bahwa daging broiler termasuk barang superior yang merupakan barang kebutuhan pokok. Elastisitas harga daging broiler sendiri bersifat inelastis yang menunjukkan daging broiler merupakan barang kebutuhan pokok. Daging broiler merupakan barang substitusi bagi daging sapi dan ikan bandeng, sedangkan minyak goreng dan beras termasuk barang komplementer. Perkembangan konsumsi daging broiler cenderung mengalami peningkatan, seiring dengan bertambahnya waktu dan jumlah penduduk. (Kata kunci: Permintaan, Daging broiler, Elastisitas

  7. STRATEGI PEMERINTAH KABUPATEN SUKAMARA DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT (Studi Tentang Pemberdayaan Usaha Kecil Pembuatan Kerupuk Ikan Di Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara Propinsi Kalimantan Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ISWAN - GEMAYANA

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK   Penelitian berawal dari latar belakang masalah tentang upaya oleh pemerintah kabupaten Sukamara dalam memberdayakan usaha kecil pembuatan kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara kabupaten Sukamara mengingat sampai saat ini, masih belum mampu menjadikan usaha kecil pembuat kerupuk ikan sebagai produk unggulan. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendiskripsikan dan menganalisis: (1 Potensi usaha kecil pembuatan kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara, (2 Strategi pemberdayaan usaha kecil pembuatan kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara dan (3 Faktor-faktor penghambat dan pendukung dalam pemberdayaan usaha kecil pembuatan kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian kwalitatif dengan lokasi penelitian pada pengusaha kecil pembuatan kerupuk di Kecamatan Sukamara Kabupaten Sukamara Propinsi Kalimantan Tengah. Analisis yang dilakukan dengan mengikuti model Miles Huberman yaitu analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Sukamara dalam memberdayakan pengusaha kecil pembuat kerupuk ikan telah dilakukan, namun belum bisa dilakukan secara maksimal mengingat Pemerintah Kabupaten Sukamara sebagai pemerintahan baru hasil pemekaran mengalami beberapa kendala diantaranya keterbatasan personil, alokasi anggaran masih terserap untuk pembuatan infrastruktur gedung-gedung perkantoran pemerintah dan penataan organisasi kedalam. Beberapa rekomendasi dalam rangka melakukan strategi pemberdayaan pengusaha kecil pembuatan kerupuk ikan di Kecamatan Sukamara kabupaten Sukamara: (1 Mengisi kekosongan jabatan di Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sukamara dengan pejabat-pejabat yang berkompeten dibidangnya, (2 Memberikan pinjaman berupa dana pinjaman bergulir tanpa bunga, pemberian pelatihan manajemen perusahaan dan strategi pemasaran kepada para pengusaha kecil pembuat kerupuk ikan di

  8. Pembuatan Permainan Lompat Karung Berbasis iOS Menggunakan GameSalad

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laila Adhanisa

    2016-04-01

    Full Text Available Game edukasi merupakan suatu bentuk permainan yang berperan dalam membantu mendidik anak. Permainan dan bermain sangat identik dengan dunia anak- anak. Melalui permainan, anak-anak dapat mempelajari/mengenal banyak hal. Perancangan game edukasi ini bertujuan untuk membuat karakter yang mewakili dunia anak, membantu anak dalam belajar, dan membuat proses belajar anak lebih menarik dan menyenangkan. Oleh karena itu dikembangkanlah permainan Lompat Karung sebagai media pembelajaran anak tersebut melalui permainan perangkat bergerak berbasis iOS. Permainan Lompat Karung tersebut dibangun menggunakan GameSalad. Metode pengembangan mutimedia yang digunakan adalah Multimedia Development Life Cycle (MDLC yang terdiri dari enam tahap, yaitu: konsep,desain,pengumpulan materi, pembuatan, pengujian, dan distribusi/evaluasi. Untuk metode pengujian aplikasi menggunakan metode Black Box Test. Hasil dari penelitian ini berupa suatu aplikasi permainan dengan nama Lompat Karung yang dapat berjalan dengan baik pada perangkat bergerak berbasis iOS. Permainan tersebut dapat menjadi media pembelajaran pada anak SD dalam melatih kemampuan berhitung dengan cara yang menyenangkan.

  9. Pembuatan Perangkat Lunak Untuk Workflow Pengelolaan Surat Dinas Bagian Surat Keluar di Pemerintah Kabupaten Buton Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hafidh Rizkyanto

    2012-09-01

    Full Text Available Pengelolaan Surat menyurat dinas di kabupaten Buton Utara saat ini masih manual sehingga sering terjadi kesalahan seperti surat yang tercecer, hilang, dan tidak dibedakan jenisnya dengan baik. Untuk itu dibutuhkan pemanfaatan Teknologi Informasi yang dapat dijadikan sebagai pendukung dalam pengelolaan surat menyurat dinas di kabupaten Buton Utara. Salah satunya yaitu dengan perancangan dan pembangunan perangkat lunak yang menangani workflow pengelolaan surat dinas di kabupaten Buton Utara. Surat menyurat dinas di kabupaten Buton Utara dibedakan menjadi dua yaitu surat masuk dan surat keluar. Untuk itu dalam tugas akhir ini akan difokuskan dalam pembuatan perangkat lunak untuk workflow pengelolaan surat menyurat pada bagian surat keluar. Perangkat lunak ini dirancang dengan metode  Unified Process Model (UPM. Metode penelitian pada tugas akhir ini dimulai dengan pengumpulan data-data pendukung, identifikasi masalah, analisis kebutuhan yang menghasilkan dokumen Spesifikasi Kebutuhan Perangkat Lunak (SKPL, membuat desain sistem dengan standar Unified Modelling Language (UML yang menghasilkan dokumen Deskripsi Perancangan Perangkat Lunak (DPPL, dilanjutkan dengan fase pembangunan perangkat lunak dan dilakukan fase uji coba sistem yang telah dibuat pada tahap pembangunan perangkat lunak.

  10. PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK WAVE MANIPULATOR UNTUK MEMANIPULASI FILE WAV

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ibnu Gunawan

    2005-01-01

    Full Text Available WAV File is a standard audio file used in Windows. Manipulation of WAV File can be done to obtain different output from the WAV File. These manipulation processes are made into an application that is capable to make changes on WAV File. WAVE Manipulator is an audio application used to change voice from audio files like WAV file. The objective of this project is to develop an application that can be used to change or give effect to the popular audio file known as WAV File using Borland Delphi 7. Application is designed using standard view to make it easier to use. The output of this research is a WAVE Manipulator Software that function as a tool to manipulate WAV File with the ability to choose part of sample for the manipulation, so that user can easily manipulate a WAV File. Abstract in Bahasa Indonesia : File WAV adalah file audio standar yang digunakan oleh Windows. Manipulasi file WAV bisa dilakukan untuk mendapatkan hasil suara yang berbeda-beda. Proses manipulasi file WAV tersebut akan dikemas menjadi suatu applikasi yang akan mampu melakukan perubahan-perubahan pada file WAV. WAVE Manipulator adalah nama dari suatu aplikasi audio yang akan dibuat untuk mengubah hasil suara dari file-file audio seperti file WAV. Tujuan dari pembuatan perangkat lunak ini adalah untuk membangun suatu aplikasi yang dapat digunakan untuk mengubah atau memberi efek pada file WAV yang merupakan salah satu file audio yang sangat dikenal dengan menggunakan Borland Delphi 7. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah perangkat lunak yang bernama WAVE Manipulator yang akan berguna untuk melakukan manipulasi pada file WAV dilengkapi dengan kemampuan untuk menentukan bagian dari sample yang akan dimanipulasi dan lainnya untuk memudahkan pemakai program dalam melakukan manipulasi file WAV. Kata kunci: manipulasi, WAV, WAVE

  11. PERKEMBANGAN DAKWAH SUFISTIK PERSEPEKTIF TASAWUF KONTEMPORER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Tri Haryanto

    2015-11-01

    Full Text Available Kegiatan dakwah terkait dengan berbagai elemen yang tidak hanya melibatkan para pengkhotbah (dai dan madu, tetapi juga unsur-unsur lingkungan yang mengelilingi kegiatan ini. Kegiatan dakwah sebagai suatu sistem mengandung input, konversi, output, umpan balik, dan lingkungan yang mempengaruhi satu sama lain. Salah satu contoh kegiatan dakwah sukses yang mengambil peran besar dalam mengembangkan Islam di Indonesia adalah dakwah sufi yang dimulai sejak awal Islam di Nusantara ini. Tampaknya sufi dakwah masih sangat relevan dengan masyarakat saat ini, seperti jenis dakwah bermotif spiritualitas aktif, moralitas sosial, dan inklusif. Kata Kunci: Sistem, Dakwah, Sufi, Inklusif. THE DEVELOPMENT OF SUFI DAKWAH ON MYSTICISM CONTEMPORARY PERSPECTIVES. Dakwah activity associated with various elements that not only involves the preachers (dai and madu, but also elements of the environment that surrounds this activity. Dakwah activity as a system contains input, conversion, output, feedback, and environment that influences each other. One example of successful dakwah activity that takes a big part in developing Islam in Indonesia is a Sufi dakwah that initiated since the beginning of Islam in this archipelago. It seems that sufi dakwah is still highly relevant to todays society, as this kind of dakwah patterned active spirituality, social morality, and inclusive. Keywords: Systems, Dakwah, Sufi, Inclusive.

  12. Prinsip Transparansi dalam Perjanjian TBT dan SPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Widyaputri Kariodimedjo

    2012-02-01

    Full Text Available Transparency principle in the TBT and SPS Agreement is implemented by notification. Its application is prepared by related agencies through the making of regulations, establishment of enquiry points, building capacity and infrastructure. It guarantees certainty, predictability and credibility of Indonesia in international trade, and its application should not undermine national trade policy. Prinsip transparansi dalam Perjanjian TBT dan SPS diterapkan melalui notifikasi. Penerapan prinsip ini dilakukan oleh instansi-instansi terkait melalui pembuatan peraturan, upaya terkait kelembagaan, SDM dan infrastruktur. Prinsip yang bertujuan menciptakan kepastian, konsistensi bagi perdagangan dan kredibilitas Indonesia dalam perdagangan internasional, harus dilakukan tanpa mengorbankan kepentingan untuk mengamankan kebijakan impor nasional.

  13. Pembuatan Sistem Informasi dengan Analisis dan Perancangan Berorientasi Objek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewan Pelawi

    2013-05-01

    Full Text Available To generate an information system which is in accordance with the needs of company requires an analysis of business processes by observing the running system. Solutions for problems found when doing the business are observed using the systems approach. Object-oriented analysis and design is a method currently used to build an information system. The system development with "Object Oriented Analysis & Design (OOAD" method stated by Satzinger includes making activity diagram, event table, class diagram, usecase diagrams, usecase description, state chart diagram, deployment and software architecture, first-cut design class diagram, simple sequence diagram (SSD, the sequence diagram (first-cut, view layer, data access layer, communication diagram, updated design class diagram, package diagram, persistent object, user interface. The result obtained after performing all phases is an information system that fits the company needs which is expected to improve the performance and effectiveness in business processes and also support the company"s business goals.

  14. KONSERVASI DAN PEMBUATAN KATALOG NASKAH LONTAR DI DESA KLATING TABANAN

    OpenAIRE

    NALA ANTARA; I M. WIJANA; I W. SUARDIANA

    2012-01-01

    The Balinese written tradition contain of various thing. These indicate how spacious their knowledge to organized their civilization continuity. The facts today, our generations of Balinese written tradition forgotten their perfectly forefather cultural heritage. They were not only leave the lontar script as a civilize forefather stationary also forget their letters use to explicit their thought gradually deserted. The more tragic fact fatally wounded which has no longer time to learn...

  15. KONSERVASI DAN PEMBUATAN KATALOG NASKAH LONTAR DI DESA KLATING TABANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NALA ANTARA

    2012-10-01

    Full Text Available The Balinese written tradition contain of various thing. These indicate how spacious their knowledge to organized their civilization continuity. The facts today, our generations of Balinese written tradition forgotten their perfectly forefather cultural heritage. They were not only leave the lontar script as a civilize forefather stationary also forget their letters use to explicit their thought gradually deserted. The more tragic fact fatally wounded which has no longer time to learn about Balinese culture which has explicit in lontar script on formal education. Beside, lontar script not only collected by formal institutions like Bali Province Government of Cultural, Faculty of Letters Udayana University, etc, but many of these collected personally. In the most serious condition, the personal collectors has not ability to take care the manuscript as far as longer, also they has not ability to confirm how to use the languages and cannot read the Balinese alphabet well. The phenomena above has not enough a good sufficient solution cause the policy in Bali for the perfectly written tradition is not consequence to save these .The Service Program for Society 0f Udayana University is one of a strategic institution to save the original text which is spelled out. Therefore, it’s really needed to give more “energy” to this institution and to those who has really dedicated to save our perfectly forefather cultural heritage from disappears. .

  16. PEMBUATAN APLIKASI AUDIENCE RESPONSE SYSTEM BERBASIS WEB DAN ANDROID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Albert Leonardo Pisa

    2015-01-01

    Full Text Available Audience Response Systems are widely used in various events as a media to gather information, to collect data, and to know the opinions of the general public towards particular issues, topics, news. Audience Response System can also be used to find out the client or customer satisfaction to the quality of products or services. Unfortunately most of the audience response systems that exist today are in the form of a physical (or remote device which is severely limited in use. Along with the development of technology, almost all people have a smartphone to support their daily activities. The physical remote device called a clicker can be replaced with an application or program that can be installed on smartphones, while the polls are created through the website. In this research, the Audience response system was built using Node.js, PhoneGap platform, and the WebSocket Socket.IO as Javascript library to support bi-directional data communications. Based on testing result, this application can run properly all the functionalities that have been mentioned such as login to the system, create a poll, join a poll, and give a vote. The realiability of the system is 93%..

  17. Pembuatan lem sintetik dan aplikasinya pada alas kaki

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arum Yuniari

    2008-12-01

    Full Text Available Footwear can be categorized as one of labour intensive and very superior export commodities, consequently the product quality must be maintained and be continually improved. The quality parameter of footwear is determined by the bonding strength between the uppers and the soles, it means that it depends on the adhesive applied. Soling system is widely applied in small and medium industries are cemented system used synthetic adhesive. Now, the adhesive was applied in the manufacturing of foot wear supported by binding of the soles and the uppers is easy to peel off because of the poor bonding strength. The aim of the research was to investigate a suitable synthetic adhesive formula to used in footwear manufacturing. In preparing of the adhesive formula, the effect of phenolic resin addition as tackifier were varies i.e 35, 45 and 55 phr using chloroprene rubber as raw material were observed. Synthetic adhesive compound was produce by two roll mill after that compound were dissolved in toluene with ratio 1 : 3. The prepared adhesive then was applied to manufacture footwear using cool press system. The soles used in the experiment were made of rubber and plastic material whereas the uppers made of either leather or artificial leather. The test result and data analysis showed that adhesive performed for the highest bonding strength as much as 1000 g/cm and decrease to lowest bonding strength after soaking in to water for 500 seconds one percent was obtained by the following formula that were : chloroprene rubber 100 phr, butylated hydroxyl toluene 2 phr, magnesium oxide 4 phr, zinc oxide 5 phr and phenolic resin 45 phr. The prepared formula performed a better bonding strength when it was compared with chloroperene rubber adhesive in market. The application of this prepared formula in making ladies shoes performed good bonding strength and accordance with the requierments of SNI 12-2942-1992 about Leather Pantopel Style Cemented System Ladies Shoes.

  18. Pembuatan Bonded Anisotropi Magnet NdFeB dan Karakterisasinya

    OpenAIRE

    Nuraini, Siti

    2015-01-01

    Research on fabrications of bonded magnets NdFeB type MQA-37-16 with polivynil chloride binder has been done. The purpose of this study the effect of field strength and orientation on the physical and magnetic properties in the manufacture of bonded magnets NdFeB. Preparation process by dry mixing powder magnets NdFeB and polivynil chloride binder bi using Shaker Mill. For each sample takes 4 grams total mass of bonded magnet NdFeB. Printing is done isotropic and anisotropy using a magnetic f...

  19. Kajian Pembuatan Cokelat Batang dengan Metode Tempering dan Tanpa Tempering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eti Indarti

    2013-02-01

    Full Text Available This research is aimed to improve stability of milk chocolate bars by tempering process. The making of chocolate bars consisted of two formulations, namely a higher fat bar (40% and low fat bar (21.5%.The study includes the chocolate bar preparation with and without tempering results. The melting point of milk chocolate bars that use cocoa butter tempering (L1 is higher than the milk chocolate bars that use fat without tempering (L2 for all treatments. Solid fat content (SFC of F1 has higher solid phase at room temperature (55-60% in all treatments compared with milk chocolate bar F2 (40-43% and chocolate produced by UKM (Malaysia 40-48 % and soccolatte 35-38% at the same temperature (350C. Blooming was not formed on the milk chocolate bars containing cocoa butter L1, while the milk chocolate bars showed blooming with L2 treatment. Keywords: chocolate bar, tempering, moulding, melting point, solid fat content, blooming

  20. Penelitian pembuatan kompon karet untuk sol dan foxing sepatu kanvas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Emiliana Kasmudjiastuti

    1992-12-01

    Full Text Available Exsperiments of making rubber compound for canvas shoe sole and foxing have been done by varying filler (MgCO3. Composition used for rubber compound is : pale crepe 100 parts; MgCO3 30 parts; CaCO3 75 parts; ZnO 10 parts; stearic acid 0,5 part; napthenic oil 2 parts; paraffin wax 0,5 part; titanium dioxide 10 parts ; AOSP 1 part; MBT 0,4 part; TMT 0,2 part and sulfur 2 parts. The products are 9 kinds of rubber compound and has been tested for physical properties. The physical tests consist of : tensile strength, elongation at break, permanent set, tear strength, elongation at break, permanent set, tear strength, hardness, density, abrassion and flexing. By evaluating their physical properties, the rubber compound for shoe sole and foxing containing 30 parts of MgCO3 and 75 parts of CaCO3 achieving the optimal degree and is in accordance with the Indonesian Industrial Standard for General Purpose of Canvas Shoe (SII.140785.

  1. Model Perkembangan Perumahan di Wilayah Peri Urban Kota Surabaya (Studi Kasus : Kabupaten Sidoarjo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Dewa Made Frendika Septanaya

    2012-09-01

    Full Text Available Saat ini perkembangan wilayah peri urban di berbagai kawasan metropolitan menunjukkan adanya pertambahan luas permukiman dalam jumlah banyak (real estate atau yang biasa di kategorikan sebagai proses formatif yang bersifat invasif. Kecenderungan beberapa wilayah peri urban yang menunjukkan pesatnya pertumbuhan perumahan ternyata tidak sepenuhnya terjadi di Kabupaten Sidoarjo. Fenomena  penurunan pengadaan perumahan yang terjadi pada periode  2006 – 2010 menyebabkan ketidakseimbangan antara rendahnya pengadaan (supply rumah dengan kebutuhan (demand atas perumahan yang semakin meningkat. Hasil akhir penelitian ini  menunjukkan bahwa faktor geografis (spasial dalam pemodelan GWR yang menyebabkan penuruan jumlah pengadaan perumahan di masing-masing kecamatan berbeda-beda, namun secara holistik disebabkan oleh pengaruh harga lahan, keterbatasan ketersediaan lahan kosong untuk peruntukan perumahan dan jarak dari lumpur Lapindo Kecamatan Porong. Sedangkan faktor aspasial yang mempengaruhi adalah stabilitas kondisi ekonomi, besarnya biaya taktis (transaction cost dan biaya dampak pembangunan (development impact fees, kendala perizinan serta aturan atau regulasi untuk pembebasan lahan yang tidak mengikat.

  2. Pengaruh Jenis Dan Konsentrasi Pelarut Dalam Reduksi Ekses Lumpur Aktif

    OpenAIRE

    Maya Sarah

    2009-01-01

    Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan sistem lumpur aktif masih belum efektif karena biomassa yang terbentuk terlalu banyak sehingga membutuhkan penanganan khusus. Salah satu upaya penanganan ekses biomassa adalah dengan mereduksi volume biomassa pada kondisi anaerobik menggunakan pelarut NaOH dan HCl. Dalam penelitian ini ekses lumpur aktif yang digunakan adalah ekses lumpur aktif yang dihasilkan industri pembuatan kertas, dan yang menjadi indikator keberhasilan proses adalah kemam...

  3. PENGARUH TINGKAT ATTRACTIVENESS CELEBRITY ENDORSER TERHADAP BRAND IMAGE (Studi Eksplanatif Perbandingan Pengaruh Tingkat Daya Tarik Agnes Monica, Nidji dan Sherina, Big Bang terhadap Brand Image Line dan Kakao Talk)

    OpenAIRE

    BRAHMANA, REGINA YATASIA

    2014-01-01

    Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi ditandai dengan munculnya berbagai aplikasi instant messenger, seperti Whatsapp, Line, WeChat, dan Kakao Talk. Penelitian ini memilih instant messenger Line dan Kakao Talk yang bertujuan untuk melihat pengaruh attractiveness celebrtity endorser terhadap brand image. Teori yang digunakan adalah teori SMCR dari David K. Berlo, the bullet theory, teori tentang daya tarik endorser dan teori tentang brand image. Penelitian ini mengg...

  4. Pengaruh Pola Asuh Terhadap Status Gizi Bayi Pada Keluarga Miskin Dan Tidak Miskin Di Kabupaten Aceh Utara

    OpenAIRE

    Yusnidaryani

    2009-01-01

    Gizi merupakan salah satu penentu kualitas sumber daya manusia. Kekurangan gizi akan menyebabkan kegagalan pertumbuhan fisik dan perkembangan kecerdasan. Prevalensi gizi kurang di Indonesia lebih dari 5 juta balita. Kabupaten Aceh Utara persentase balita gizi kurang adalah 33,5% dan gizi buruk 10,9%. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh pola asuh (asuh diri, asuh makan dan asuh kesehatan) terhadap status gizi bayi pada keluarga miskin dan tidak miskin di Kabupaten Aceh Utar...

  5. Evaluasi Kebutuhan Energi pada Sistem Pengkondisian Udara dan Sistem Penerangan untuk Ruang Laboratorium Jurusan Teknik Mesin ITS Surabaya

    OpenAIRE

    Miftahul Huda; Ary Bachtiar Khrisna Putra

    2015-01-01

    Perkembangan teknologi dan informasi mengakibatkan kebutuhan energi semakin tinggi. Kebutuhan energi yang semakin tinggi tersebut tidak diimbangi dengan persediaan energi yang besar, namun persediaan energi dari tahun ketahun semakin menipis. Penggunaan energi harus seefisien mungkin salah satunya dengan menggunakan energi sesuai dengan kebutuhan. Dalam penelitian ini dilakukan analisa kebutuhan energi untuk sistem pengkondisian udara dan sistem penerangan pada ruang laboratorium. Sistem peng...

  6. PEMBUATAN KOMPONEN UNTUK MELAKUKAN MAINTAIN PADA PENJADWALAN PROSES PRODUKSI Studi Kasus: Perusahaan Perakitan Emas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Silvia Rostianingsih

    2006-01-01

    Full Text Available Production planning process often changed in schedule, process, or material quantity. Therefore, Production Planning Control (PPC needs interactive application to help arrange the production scheduling to manage it easier and see the changed schedule immediately. The material requirement, process and schedule are calculated from customer's order. After that, the production scheduling is transform into Gantt chart which can manage it interactively. The schedule managing done by doing changing the process sequence, erasing the process, move the process, and break down the process. With this interactive scheduling, PPC can manage the production scheduling as the existing system changing. Abstract in Bahasa Indonesia : Penjadwalan proses produksi sering kali mengalami perubahan baik jadwal, proses, maupun jumlah bahan baku. Oleh karena itu, diperlukan pembuatan aplikasi yang interaktif sehingga bagian Production Planning Control (PPC dapat mengatur jadwal produksi dengan mudah dan dapat langsung melihat perubahan jadwal yang dilakukan. Pesanan dari pelanggan akan dihitung kebutuhan bahan baku dan ditentukan proses serta penjadwalannya. Kemudian dibuat jadwal produksi dalam bentuk Gantt chart yang dapat diatur secara interaktif. Pengaturan jadwal dapat dilakukan dengan melakukan perubahan terhadap urutan proses, menghapus salah satu proses, menggeser proses, dan memecah proses. Dengan adanya penjadwalan yang interaktif ini, PPC dapat mengubah jadwal produksi sesuai dengan perubahan yang terjadi pada sistem yang sedang berjalan. Kata kunci: interaktif, penjadwalan, proses produksi.

  7. PEMIJAHAN DAN PEMELIHARAAN LARVA IKAN BERONANG (Siganus guttatus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samuel Lante

    2007-12-01

    Full Text Available Untuk menghasilkan benih ikan beronang Siganus guttatus yang baik, maka penanganan induk yang meliputi: pemeliharaan, pematangan gonad dengan implan pelet hormon LHRH-a, dan penambahan vitamin C dalam pakan serta pemeriksaan siap pijah sangat penting. Pengamatan perkembangan embrio dalam telur dan larva pada tahap awal, penyediaan pakan alami serta pemeliharaan larva merupakan tahap lanjutan dari pemeliharaan larva yang baik, maka benih-benih ikan Siganus guttatus yang dihasilkan juga akan baik.

  8. PENINGKATAN KEMAMPUAN USAHA KECIL MENENGAH DI WILAYAH BANDUNG RAYA DALAM PEMANFAAATAN INTERNET SEBAGAI SARANA PEMASARAN DAN PERLUASAN JANGKAUAN PASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djamaludin Djamaludin

    2016-01-01

    Full Text Available Usaha Kecil dan Menengah khususnya di bidang Industri Kreatif pada saat ini dan yang akan datang dapat dijadikan andalan bagi peningkatan pendapatan masyarakat dan negara, dikarenakan lebih bertumpu pada kemampuan dan kreatifitas sumber daya manusia yang dimiliki oleh daerah masing-masing. Program PKM yang dilakukan ditujukan untuk peningkatan omset dan perluasan pasar usaha kecil industri kreatif di lingkungan Kota Cimahi dan Bandung, melalui alih pengetahuan dan teknologi dalam hal perancangan dan pembuatan bisnis secara online, pemanfaatan Jejaring E-Commerce yang sudah ada dan berskala besar baik yang bersifat nasional maupun internasional, pemanfaatan transaksi perbankan secara online, Penggunaan Social Media dan Search Engine Optimization (SEO dalam penjualan dan pemasaran secara online. Diharapkan dengan terselenggaranya pelatihan ini dapat meningkatkan jangkauan pasar dan jaringan bisnis berbasis internet baik lokal, nasional maupun internasional bagi pelaku usaha di Kota Cimahi, Kota Bandung dan Propinsi Jawa Barat pada umumnya.

  9. Persebaran Layanan dan Infrastruktur Telekomunikasi Provinsi Papua

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prajna Deshanta Ibnugraha

    2014-05-01

    Full Text Available Layanan dan infrastruktur telekomunikasi merupakan bagian penting dari kehidupan modern karena hampir di segala bidang membutuhkan hal tersebut seperti pendidikan, pemerintahan, ekonomi dan sebagainya. Oleh karena pentingnya sektor telekomunikasi di Indonesia sebagai negara kepulauan maka perlu evaluasi tentang penyebaran layanan dan infrastrukturnya selain dilihat dari sisi fungsional dan perkembangan teknologinya. Provinsi Papua adalah provinsi terbesar di Indonesia namun justru memiliki layanan telekomunikasi yang paling sedikit dan terbatas. Demikian pula untuk penyebaran layanan ke kabupaten maupun ke distrik (kecamatan masih belum merata. Hal tersebut terbukti dari laporan hasil distribusi pita frekuensi yang hanya 1,5% untuk kawasan Maluku dan Papua serta kerapatan layanan tiap kabupaten yang ditunjukkan pada hasil penelitian ini.

  10. Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Kelapa Sawit RBD Dengan Menggunakan Katalis Berpromotor Ganda Berpenyangga γ-Alumina (CaO/MgO/ γ-Al2O3 Dalam Reaktor Fluidized Bed

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Niar Kurnia Julianti

    2014-09-01

    Full Text Available Biodiesel merupakan salah satu energi alternatif pengganti bahan bakar fosil dari hasil reaksi transesterifikasi minyak nabati dengan metanol. Proses pembuatan biodiesel selama ini menggunakan katalis homogen NaOH atau KOH yang memiliki kelemahan terbentuknya produk samping berupa sabun dan rumitnya pemisahan produk biodiesel dengan katalis. Maka dari itu, mulai dikembangkan katalis heterogen. Penelitian ini mengembangkan katalis berpromotor ganda berpenyangga y-alumina (CaO/MgO/y-Al2O3 dalam reaktor fluidized bed. Pembuatan katalis melalui metode presipitasi CaO dan MgO pada y-Al2O3 serta asam asetat sebagai larutan precursor. Kemudian, katalis dioven selama 12 jam pada suhu 110C dan dikalsinasi pada suhu 700 C selama 5 jam. Katalis yang diperoleh digunakan untuk proses transesterifikasi dengan ratio molar minyak metanol 1:36; variabel massa katalis 4, 7, 10, 13, 16 gram; laju alir reaktan 4, 7, 10, 13, 16 ml/menit; dan suhu 125, 150, 175, 200, 225 C. Dimana yield dan % konversi terbaik dari penelitian diperoleh sebesar 0,642 gr biodiesel/gr minyak dan 63,975% pada massa katalis 16 gram, suhu 225 C dan laju alir reaktan 4 ml/menit.

  11. Perlindungan Hak Cipta, Hak Terkait, dan Desain Industri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Widyaputri Kariodimedjo

    2012-02-01

    Full Text Available This writing is intended to disseminate the concept of copyright, related right, and industrial design to researchers and professors at universities. It also discusses the recent development on the protection of those rights according to international convention and Indonesian law, as well as explains the procedures to admit the rights.  Tulisan ini merupakan bahan dalam rangka sosialisasi hak cipta, hak terkait, dan desain industri kepada peneliti dan dosen di perguruan tinggi. Tulisan ini membahas perkembangan seputar perlindungan hak-hak tersebut berdasarkan konvensi internasional dan hukum Indonesia, serta menjelaskan prosedur dan persyaratan permohonan pendaftaran hak.

  12. TUGAS DAN FUNGSI PDII-LIPI DARI MASA KE MASA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zultanawar Zultanawar

    2011-12-01

    Full Text Available PDII-LIPI telah berusia 25 tahun pada tanggal 1 Juni 1990 ini.Sudah saatnya perlu ditinjau kembali misi atau tugas dan fungsiPDII-LIPI dalam menunjang keqiatan pembangunan, khususnya kegiatan Iptek, pendidikan dan pengembangan industri. Perlu ditinjau kembali tujuan semula mendirilcan Pusat Dokumentasi Ilmiah Nasional yang sejak tanggal 13 Januari 1986 bernama Pusat Dokumentasi dan Informasi Ilmiah. Perlu dilihat apakah tujuan semula mendirikan PDII-LIPI itu telah tercnpai, apakah telah terjadi penyesuaian- penyesuaian dan apakah tujuan semula itu perlu diubah sesuai dengan perkembangan zaman.

  13. PENGOLAHAN BUAH DAN BIJI RAMBUTAN SEBAGAI MAKANAN TRADISIONAL KOKTAIL, MANISAN, EMPING BIJI RAMBUTAN DAN OBAT HERBAL YANG BERKHASIAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nuni Widiarti

    2013-02-01

    Full Text Available Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan Pengolahan Buah Dan Biji Rambutan Sebagai Makanan Tradisional Koktail, Manisan, Emping Biji Rambutan Dan Obat Herbal Yang Berkhasiat bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu PKK dukuh kanggan Desa Wringinputih terhadap manfaat rambutan, dan biji rambutan terhadap kesehatan beserta bagaimana meningkatkan nilai jual rambutan dan biji rambutan pada saat panen raya. Khalayak sasaran dalam pengabdian masyarakat ini adalah ibu-ibu rumah tangga di dukuh Kanggan Desa Wringinputih khususnya warga RT 01 dan 02 RW XIII yang berjumlah 20 orang. Metode yang dilakukan dalam pngabdian ini adalah penyuluhan dan demonstrasi pembuatan emping serta manisan buah rambutan. Manfaat yang diperoleh dari hasil pengabdian ini adalah masyarakat menjadi tahu manfaat dari daun hingga akar dan buah rambutan terhadap berbagai penyakit dan kecantikan.

  14. Perancangan dan Implementasi Modul Praktikum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gita Indah Hapsari

    2015-05-01

    Full Text Available Kemajuan teknologi berbasis komputer berkembang dengan sangat pesat. Seiring dengan perkembangan jaman, kemajuan  tersebut memberikan pengaruh  terhadap  perubahan cara penyampaian pengajaran yang mengarah pada penggunaan jenis media penyampaian. Praktikum merupakan salah satu bentuk pengajaran yang memberikan pengalaman belajar secara nyata terhadap kondisi sebenarnya di lapangan mengenai penggunaan dan implementasi alat praktek yang berhubungan dengan berbagai materi yang dipelajari oleh mahasiswa dan memiliki tujuan untuk memberikan keterampilan dan pengenalan terhadap mahasiswa/peserta didik. Penelitian ini melakukan implementasi teknologi augmented reality terhadap salah satu modul praktikum yaitu pengenalan tata letak hardware dan Port I/O pada motherboard dan bertujuan sebagai alat bantu penyampaian pengajaran praktikum. Pengimplementasian teknologi augmented reality melibatkan aksi oleh user terhadap media penangkapan gambar motherboard menggunakan web camera dan tampilan pemetaan tata letak hardware dan port i/o pada motherboard. Penelitian telah diimplementasikan dan diujicoba terhadap 3 kelas dengan 97 responder. Adapun hasil dari penelitiannya adalah 83% responder menyukai aplikasi, 77% memahami materi, 84,5% menginginkan aplikasi ini menjadi alat bantu ajar, 65,98% meminta materi untuk dilengkapi dan diperbanyak, 77,3% dapat belajar mandiri menggunakan aplikasi ini, tanpa bantuan dari dosen ataupun asisten.

  15. KARAKTERISTIK MORFOLOGI, TERMAL, FISIK-MEKANIK, DAN BARRIER PLASTIK BIODEGRADABEL BERBAHAN BAKU KOMPOSIT PATI TERMOPLASTIK-LLDPE/HDPE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Waryat Waryat

    2013-08-01

      ABSTRAK   Plastik sebagai kemasan suatu produk sudah banyak dipakai dan digunakan dalam kurun waktu lama. Namun, limbah plastik tersebut dapat menimbulkan pencemaran lingkungan dikarenakan plastik sulit untuk terdegradasi oleh mikroorganisme. Usaha untuk mengurangi ketergantungan terhadap plastik salah satunya adalah penggunaan plastik ramah lingkungan dari bahan baku yang dapat diperbaruhi dengan metode pencampuran/blending. Permasalahan yang dihadapi dalam pembuatan plastik biodegradabel berbahan baku campuran antara bahan alami dan sintetis adalah tidak kompatibel antara kedua bahan tersebut karena bahan alami bersifat hidrofilik/polar dan bahan sintetis bersifat hidrofobik/non polar. Untuk meningkatkan kompatibilitas antara kedua campuran itu perlu ditambahkan bahan seperti compatibilizer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik morfologi permukaan plastik, kecepatan alir, densitas, suhu leleh, sifat mekanik, dan barrier pastik biodegradabel berbahan baku campuran pati termoplastik-LLDPE/HDPE. Penelitian ini dibagi menjadi tiga tahap yaitu pembuatan pati termoplastik, pembuatan compatibilizer LLDPE/HDPE-g-MA dan pembuatan plastik biodegradabel. Karakteristik sifat aliran, kekuatan tarik, perpanjangan putus, dan permeabilitas oksigen plastik biodegradabel berbahan baku pati termoplastik-LLDPE/HDPE cenderung menurun, sedangkan karakteristik permeabilitas terhadap uap air cenderung meningkat dengan semakin meningkatnya kandungan pati termoplastik. Adanya compatibilizer LLDPE/HDPE-g-MA menghasilkan sifat mekanik lebih baik pada plastik biodegradabel. Kata kunci: plastik biodegradabel, pati termoplastik, compatibilizer MA-g-LLDPE/HDPE

  16. Perancangan Aplikasi Surat Masuk dan Keluar pada PT. Angkasa Pura 1 Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Sugiharti

    2015-05-01

    Full Text Available Salah satu permasalahan dalam pengelolaan surat di PT. Angkasa Pura 1 terutama dalam pencatatan surat masih menggunakan pencataan dalam buku agenda dan menggunakan Microsoft Excel sebagai catatan record transaksi surat. Dengan banyaknya jumlah surat yang dibuat maka pencarian akan tidak menjadi efisien. Salah satu upaya untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan membuat sistem aplikasi surat masuk dan keluar dengan menggunakan Visual Basic 6.0, MySQL sebagai databasenya dan crystal report untuk pembuatan laporannya. Data yang digunakan dalam pembuatan sistem aplikasi ini adalah data surat masuk dan data surat keluar PT. Angkasa Pura 1 (Persero kantor cabang Bandar Udara Internasional Ahmad Yani Semarang tahun 2013-2014. Hasil dari perancangan sistem aplikasi ini adalah sistem aplikasi penginputan data surat masuk dan surat keluar, update data surat masuk dan keluar, pencarian data surat masuk dan keluar, pembuatan laporan data surat masuk dan keluar. Peneliti menyarankan bahwa sistem aplikasi ini dapat digunakan pada PT. Angkasa Pura 1 (Persero kantor cabang Bandar Udara Internasional Ahmad Yani Semarang. Apabila sistem aplikasi tersebut ingin dikembangkan, bisa dikembangkan menjadi client server. 

  17. APLIKASI GEOSPASIAL MENGGUNAKAN ARCGIS 10.3 DALAM PEMBUATAN PETA DAYA HANTAR LISTRIK DI CEKUNGAN AIRTANAH SUMOWONO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thomas Triadi Putranto

    2017-03-01

    Full Text Available Air tanah sebagai air bersih merupakan salah satu kebutuhan primer manusia yang dimanfaatkan dalam berbagai kepentingan manusia serta untuk air minum. Airtanah memiliki kualitas dimana salah satu parameter fisiknya adalah daya hantar listrik (DHL. Dalam suatu Cekungan Airtanah (CAT, airtanah memiliki keberagaman nilai daya hantar listrik yang dipengaruhi oleh faktor infiltrasi dan lingkungan. Nilai DHL dapat dijadikan suatu acuan mengenai kelayakan suatu airtanah sebagai air minum. Sebagai salah satu sumber yang paling diminati masyarakat, maka masyarakat juga perlu untuk mengetahui kualitas dari airtanah tersebut melalui parameter daya hantar listrik sehingga peta daya hantar listrik daerah CAT Sumowono dapat menjadi suatu informasi bagi masyarakat yang menggunakan airtanah dari CAT Sumowono tersebut. Maka dari itu perlu adanya pembuatan peta daya hantar listrik daerah CAT Sumowono agar masyarakat merasa nyaman dan aman dalam memanfaatkan airtanah. Metode interpolasi data DHL menggunakan analisis geostatistik yang terdapat pada perangkat lunak ArcGIS 10.3. Metode interpolasi yang digunakan adalah Inverse Distance Weighting (IDW, Radial Basis Functions (RBF dan Empirical Bayesian Kriging (EBK. Dari keseluruhan data yang terinterpolasi, didapatkan dua kelas kualitas airtanah berdasarkan nilai DHL, yaitu Sangat Baik (<250 μS/cm dan Baik (250-750 μS/cm. Metode interpolasi yang dinilai paling seimbang adalah metode RBF. Melalui peta DHL hasil interpolasi metode RBF diketahui persebaran daerah dengan kelas sangat baik pada daerah CAT Sumowono mencakup 52,8% dari luas CAT dan 47,2% masuk ke dalam kelas baik.

  18. DAMPAK PERKEMBANGAN TOKO MODERN TERHADAP KINERJA PEDAGANG PRODUK PERTANIAN PADA PASAR TRADISIONAL DI KOTA BEKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iin Zahratain

    2015-02-01

    omzet, keuntungan, jam operasional, sirkulasi barang, jumlah pembeli, jumlah pelanggan serta jumlah pegawai pedagang produk pertanian pada pasar tradisional mengalami perubahan setelah perkembangan toko modern. Hasil analisis OLS menunjukkan bahwa variabel dummy jenis kelamin, tingkat pendidikan, jumlah kios, luas kios, dummy komoditas utama beras serta dummy komoditas utama buah dan sayur berpengaruh nyata pada omzet. Variabel yang berpengaruh nyata terhadap keuntungan adalah dummy jenis kelamin, tingkat pendidikan, pengalaman berdagang, jumlah kios, luas kios dan dummy lokasi merupakan faktor yang berpengaruh nyata pada keuntungan.Kata kunci: pedagang, pasar tradisional, toko modern, uji-t berpasangan, regresi berganda

  19. Peran Gen p53 dan Regulasi Apoptosis Pada Perkembangan Kanker, Khususnya Karsinoma Kepala dan Leher

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harmas Yazid Yusuf

    2015-10-01

    Full Text Available It is now well established that cancer is a complex genetic disease. These genetic alterations include the function of tumor supressor gene p 53 and apoptosis. The interaction between these factors have key role in cell proliferation and cell death. Functional lost of apoptotic regulation is an important thing in tumor pathogenesis as tumor will develop in rapid manner and indefinitely.

  20. Peran Gen p53 dan Regulasi Apoptosis Pada Perkembangan Kanker, Khususnya Karsinoma Kepala dan Leher

    OpenAIRE

    2015-01-01

    It is now well established that cancer is a complex genetic disease. These genetic alterations include the function of tumor supressor gene p 53 and apoptosis. The interaction between these factors have key role in cell proliferation and cell death. Functional lost of apoptotic regulation is an important thing in tumor pathogenesis as tumor will develop in rapid manner and indefinitely.

  1. PENGARUH PENGASUHAN IBU DAN NENEK TERHADAP PERKEMBANGAN KEMANDIRIAN DAN KOGNITIF ANAK USIA PRASEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Wulida Latifah

    2016-09-01

    Full Text Available This study aimed to analyze the influence of the characteristics of children, mothers, and grandmothers; maternal and grandmother parenting style; mother-child and grandmother-grandchild attachment on the development of autonomy and cognitive of preschool children. Participants in this study were 156 respondents (52 preschoolers, 52 working mothers and 52 grandmothers. The data used in this study were primary data (interview and observation method. Processing and analyzing data was done by descriptive (cross tabulation and inferential (t-test, one way ANOVA and regression test. The results showed that mothers and grandmothers applied good parenting and attachment. In addition, children were taken care of grandmother have good development of autonomy and cognitive. Research found that the younger mother, the lower level of education of mother and grandmother, the increase of authoritative parenting styles of mother, the decrease of parenting style of authoritarian mother, and the increase of grandmother-grandchild attachment will affect the increase of autonomy of preschool children. Meanwhile, the younger grandmother, the lower education of grandmother, the older children when they were first raised by grandmother, the increase of mother-child and grandmother-grandchild attachment influence significantly the increase of child's cognitive development. The role of the grandmother found to be significant in this study.

  2. Dinamika Tata Kelola Kebijakan Industri Penyiaran dan Telekomunikasi Indonesia Menuju Konvergensi: Sebuah Studi Paradigma Interpretatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vience Mutiara Rumata

    2017-03-01

    Konvergensi antara penyiaran dan telekomunikasi di Indonesia tidak terhindarkan seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK serta ketatnya persaingan dalam industri keduanya. Kedua industri telah mengintegrasi TIK sebagai nilai tambah dari layanan ataupun produk yang ditawarkannya. Meski demikian, tata kelola kedua industri ini masih terpisah yakni melalui UU Penyiaran tahun 2002 dan UU Telekomunikasi tahun 1999. Di saat RUU konvergensi telematika belum menemukan titik terang, regulator berupaya merevisi kedua UU tersebut. Studi ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan kerangka paradigma interpretatif dengan berlandaskan teori neo-institusionalisme, yakni historical institutionalism. Studi ini bertujuan untuk memahami relasi kekuasaan serta pandangan para pemangku kebijakan dalam mengatur industri penyiaran dan telekomunikasi di era konvergensi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam kepada narasumber yang dipilih secara purposif yakni Kemkominfo, KPI, BRTI, dan DPR, selama Januari-Februari 2015. Setiap institusi memiliki path dependence yang berbeda antar satu dengan yang lain, sehingga membentuk pola distribusi kekuasan berbeda dalam prosedur pembuatan kebijakan. Proposal revisi UU baik dari Kemkominfo dan KPI tidak mengatur hal-hal yang berkaitan dengan konvergensi. Akan tetapi, perebutan otoritas antar kedua institusi tersebut justru menjadi fokus dalam proposal tersebut. Kemkominfo, sebagai inisiator UU Telekomunikasi, berencana untuk mengubah revisi UU tersebut menjadi UU konvergensi. Fokus utama revisi tersebut adalah upaya untuk memfasilitasi interkoneksi dan internetworking dalam infrastruktur digital sebagai fondasi ekosistem konvergensi.     Abstract The convergence between broadcasting and telecommunication in Indonesia is envitable as the growing information and communication technology and the growing competition in both industries. These industries have integrated ICT as part of their

  3. Analisis Triasilgliserol Pada Cocoa Butter Equivalent yang Dibuat Dari RBDPO dan Asam Stearat Menggunakan Katalis Enzim Dedak Padi

    OpenAIRE

    Harahap, Azlia Hafisa

    2015-01-01

    Telah dilakukan penentuan triasilgiserol pada Cocoa Butter Equivalent yang dibuat dari RBDPO dan asam stearat menggunakan katalis enzim dedak padi. Cocoa Butter Equivalent (CBE) merupakan lemak cokelat yang memiliki sifat fisik mirip dengan Cocoa Butter. Pembuatan CBE dilakukan dengan pencampuran rasio RBDPO dan asam stearat dengan beberapa perbandingan yaitu 1:1; 1:2,3 ; 1:3 ; 1:4 ; 1:5,6 ; 2:1 dan 3:1 dengan penambahan enzim dedak padi. Penentuan komposisi TAG menggunakan ...

  4. KANDUNGAN ASAM FITAT DAN TANIN DALAM KACANG-KACANGAN YANG DIBUAT TEMPE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Almasyhuri Almasyhuri

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh perebusan dan perendaman serta fermentasi kacang-kacangan terhadap kandungan asam fitat dan tanin. Kacang-kacangan yang diteliti sebanyak delapan macam, yaitu kacang kedelai, kacang gude, kecipir, koro benguk, kacang merah, kacang tolo, koro wedus dan lamtoro gung. Penentuan asam fitat dilakukan dengan cara tidak langsung, dimana asam fitat diubah menjadi feri-fitat, kemudian kadar besinya ditetapkan dengan spektrofotometri. Sedangkan kadar tanin ditetapkan dengan metoda Folin-Denis. Diperoleh hasil bahwa perebusan dan perendaman pada proses pembuatan tempe dapat menurunkan asam fitat dan tanin, tetapi tidak sampai menghilangkannya. Sementara fermentasi dapat menyebabkan penurunan asam fitat, namun sebaliknya meningkatkan kandungan tanin.

  5. Perawatan Saluran Akar Satu Kunjungan Disertai Ekstrusi dan Mahkota Jaket Porselin Fusi Metal dengan Fraktur Ellis Kelas III Subgingiva (Pada Gigi Insisivus Sentralis Kanan Maksila

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulita Kristanti

    2011-06-01

    Full Text Available Latar Belakang dan Tujuan. Laporan kasus ini dibuat dengan tujuan untuk menginformasikan hasil perawatan saluran akar, ekstrusi gigi dan restorasi mahkota jaket porselin fusi metal dengan penguat inti pasak tuang pada gigi insisivus sentralis kanan maksila yang mengalami fraktur Ellis klas III subgingiva dengan pulpitis irreversibel. Kasus dan Penanganannya. Pasien laki-Iaki umur 20 tahun mengalami fraktur Ellis klas III subgingiva akibat keeelakaan satu minggu sebelum periksa. Cara perawatan yang dilakukan adalah dengan melakukan perawatan saluran akar satu kunjungan pada gigi insisivus kanan atas maksila. Setelah dilakukan kontrol pasea perawatan saluran akar dan menunjukkan tanda-tanda menuju kesembuhan, dilakukan ekstrusi. Ekstrusi dilakukan dengan terlebih dahulu mengambil sebagian guta perea disaluran akar untuk meletakkan kawat dengan coi/ di ujungnya. Selanjutnya bracket dan insisal bar dipasang pada 5 gigi anterior dan dihubungkan dengan kawat dengan coil diujungnya yang telah disementasikan dalam saluran akar dengan semen ionomer kaea tipe I. Setelah gigi terekstrusi, dan melewati periode stabilisasi selama 1 bulan dengan tidak terjadi relaps, perawatan dilanjutkan dengan preparasi pembuatan inti pasak tuang dan dilanjutkan dengan pembuatan mahkota jaket porselin fusi metal. Hasil. Hasil perawatan ini menunjukkan ekstrusi telah tereapai dalam waktu 1 bulan dan perawatan dilanjutkan dengan pembuatan inti pasak tuang dan mahkota jaket porselin fusi metal warna A2 (vitapan dengan kontur, embrasur dibuat ideal, area kontak proksimal pada bagian sepertiga insisal. Kesimpulan. Perawatan saluran akar satu kunjungan disertai ekstrusi dan mahkota jaket porselin fusi metal efektif untuk menangani kasus gigi insisivus sentralis kanan maksila dengan fraktur Ellis Kelas III subgingiva.

  6. Analisa Data Dan Titik Berat Sayap Pada Pesawat Tanpa Awak Dan Pengujian Impak Dengan Material Aluminium – Magnesium (96%-4%)

    OpenAIRE

    Marbun, Ivan Basker

    2014-01-01

    Aluminium banyak digunakan didalam aplikasi bidang automotive yang memiliki sifat mekanis yang memadai seperti ketangguhan (impak). di dalam pengecoran aluminium memiliki titik kelemahan tersendiri. maka perlu dilakukan penelitian dengan perpaduan dua material antara Aluminium-Magnesium yang dipakai untuk pembuatan pesawat tanpa awak. Pada penelitian ini dilakukan untuk membandingkan berat dari hasil perhitungan teori dan hasil pengecoran pesawat dan titik berat (pusat massa ) sayap pesawat u...

  7. Pengaruh Penambahan Larutan Garam Dapur Dan Nacl 2%Terhadap Setting Time Dan Kekuatan Kompresi Gips Tipe Iii Sebagai Bahan Model Kerja Gigitiruan

    OpenAIRE

    Christine

    2013-01-01

    Model gigitiruan merupakan replika dari permukaan rongga mulut. Pembuatan model gigitiruan dilakukan dengan cara menuangkan gips ke dalam cetakan rongga mulut dan dibiarkan hingga mengeras. Model gigitiruan terbagi dua, yaitu model studi dan model kerja. Model studi menggunakan gipsum yang memiliki kekerasan yang lebih rendah karena model studi hanya digunakan dalam membantu rencana perawatan, sedangkan model kerja menggunakan gipsum yang memiliki kekerasan yang lebih tinggi karena model kerj...

  8. PENGEMBANGAN WEBSIG OBYEK WISATA DAN BUDAYA DI KABUPATEN MOJOKERTO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Taufik

    2015-02-01

    Full Text Available Kabupaten Mojokerto terletak di daerah dataran rendah di bagian Sungai Brantas hingga dataran tinggi di lereng Pegunungan Penanggungan dan Welirang. Secara historis Kabupaten Mojokerto dipercaya merupakan wilayah Kerajaan Majapahit dan Kerajaan Kahuripan. Peninggalan sejarah dari masa Kerajaan  Majapahit banyak ditemukan hampir di seluruh wilayah di Mojokerto dan peninggalan masa Airlangga (Kerajaan Kahuripan di seputar lereng gunung Penanggungan.  Penggunaan SIG dalam inventarisasi pariwisata dan kebudayan  diharapkan mampu memberi petunjuk dan kemudahan bagi para wisatawan untuk memperoleh informasi mengenai pariwisata dan kebudayaan di Kabupaten Mojokerto.Pada penelitian ini dilakukan pembuatan sistem informasi geografis berbasis Web menggunakan peta Rupa Bumi Indonesia skala 1:25.000 serta data tabular dari Dinas Pariwisata maupun hasil penelitian dilapangan.Pengolahan data spasial menggunakan ArcView 3.2, dan untuk menampilkan peta di web menggunakan Mapserver.Hasil yang diperoleh dalam pembuatan sistem informasi ini adalah suatu aplikasi interaktif berbasis web yang dapat menunjukkan 59 obyek wisata, 5 kesenian, 8 budaya/ritual,dan 3 satuan kawasan wisata yang ada di Kabupaten Mojokerto.

  9. DAMPAK PERKEMBANGAN KAWASAN PENDIDIKAN DI TEMBALANG SEMARANG JAWA TENGAH (The Impact Development of Education Area in Tembalang Semarang Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Prasetyo Samadikun

    2015-01-01

    Full Text Available ABSTRAK Kawasan Tembalang merupakan salah satu wilayah pemekaran Kota Semarang Propinsi Jawa Tengah yang peruntukannya sebagai daerah pusat pengembangan pendidikan serta  pertumbuhan perumahan dan permukiman.  Pada tahap awal,  perkembangan kampus (kawasan pendidikan di wilayah ini masih berdampak positif, khususnya pada pertumbuhan/perbaikan infrastruktur. Seiring dengan berjalannya waktu, ternyata mulai timbul dampak negatif pada lingkungan di sekitar kawasan kampus. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tahapan dan bentuk perubahan yang terjadi di Kawasan Tembalang, serta mengkaji kondisi eksisting permukiman dan infrastruktur di wilayah ini. Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian survei dengan menggabungkan metode kuantitatif dan metode kualitatif. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive, teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa tahapan dan bentuk perubahan yang terjadi selama empat tahap mencakup aspek kependudukan, matapencaharian, kondisi sosial-ekonomi-budaya, suplai kebutuhan, tata guna lahan, kondisi infrastruktur, dan lingkungan. Nilai skoring terhadap infrastruktur eksisting bernilai baik untuk kondisi transportasi dan drainase, kondisi bangunan dinilai buruk, dan kondisi persampahan dinilai sedang.  ABSTRACT Tembalang region is one of expansion area in Semarang City that used for regional center of educational development and growth of housing and settlements. In the early stages, the development of the campus in the region still poses a positive impact, especially on the growth/improvement of infrastructure. Further developments, it began to be a negative impact on the environment around the campus area. The objectives of this research are to examine the changing phase and shape that occur in Tembalang region, and to assess the existing condition of settlements and infrastructure  in the region. This

  10. Pembuatan Protesa Maksilofasial Hidung dengan Retensi Magnet

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Owin Bambang Wijanarko

    2012-12-01

    Full Text Available Latar belakang masalah. Restorasi dari cacat masalah. Restorasi dari cacat yang disebabkan tumor di daerah fasial sangat menantang bagi dokter bedah dan ahli prostodonti. Maxillofacial prosthetics adalah cabang kedokteran gigi yang berhubungan dengan cacat baik kongenital maupun yang didapat pada kepala dan leher. Cacat yang didapatkan dibagi menjadi cacat intraoral dan ekstraoral. Cacat intraoral meliputi mandibula, lidah, palatum, keras, sedangkan cacat ekstraoral meliputi daerah lainnya pada kepala dan leher. Tujuan. Laporan kasus ini adalah untuk rehabilitasi daerah wajah pasien dengan memperbaiki fungsi dan estetik dengan membuat protesa maksilofasial hidung sehingga pasien tidak merasa malu. Laporan kasus. Pasien laki-laki, 74 tahun datang atas kemauan sendiri, dan rujukan dari THT ingin dibuatkan hidung dan langit-langit atas buatan karena hidung sudah diamputasi. Dibuatkan prothesa maksilofasial hidung dari bahan silikon karena mempunyai tekstur yang hampir sama dengan kulit, kemudian dipasang kaitan magnet yang dilekatkan dengan obturator sehingga retensi bertambah baik. Protesa dipasang pada kacamata agar mudah cara menggunakan. Kesimpulan. Pasien merasa lebih nyaman ketika bernafas dan berbicara setelah memakai protesa maksilofasial hidung dengan retensi magnet ini. Protesa maksilofasial dapat membantu pasien baik dari sisi estetik maupun fungsional.   Background. Restoration of facial defects resulting from ablation of facial neoplasm or anyother reasons is a challenge for the head and neck surgeon, plastic surgeon and prosthontist. Maxillofacial prosthetics is a branch of dentistry that deals with congenital and acquired defects of the head and neck. Acquired defects can be divided into intraoral and extraoral. Intraoral defects may involve the mandible, tongue, soft palate, or hard palate, while extraoral defects may involve any other area of the head or neck. The aim. Of making maxillofacial prosthetics is to make better

  11. Prevalensi trauma gigi sulung anterior pada anak usia 1-4 tahun di TK dan Posyandu Kecamatan Medan Barat dan Medan Sunggal

    OpenAIRE

    Handayani, Sri

    2015-01-01

    Prevalensi trauma gigi sulung anterior pada anak usia 1-4 tahun di TK dan Posyandu Kecamatan Medan Barat dan Medan Sunggal xi+45 halaman Trauma gigi adalah suatu injuri / kerusakan pada struktur gigi sulung anterior yang sering mengenai anak sehingga menjadi masalah kesehatan gigi anak. Trauma gigi sulung anterior umumnya terjadi pada anak usia prasekolah, disebabkan psikomotor anak masih dalam perkembangan serta keterampilan motorik anak yang belum stabil. Perawatan kasus trauma gigi s...

  12. Masalah Transportasi Kota Dilihat dengan Pendekatan Hukum, Sosial dan Budaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edie Toet Hendratno

    2012-02-01

    Full Text Available The 1992 Traffic and Transportation Act perceives transportation as an important and strategic tool to improve economic development. However, problems such as traffic jam and bad infrastructure remain unsolved; with community behaviour as one of its root. Therefore, transportation problems ought to be resolved through socio-cultural approach besides physical improvement.  Undang-Undang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan 1992 memandang transportasi sebagai alat yang penting dan strategis untuk mendorong perkembangan ekonomi. Namun demikian, banyak masalah yang belum terselesaikan, seperti kemacetan dan infrastruktur yang buruk. Masalah-masalah itu berakar dari perilaku masyarakat. Dengan demikian, masalah transportasi mesti dipecahkan melalui pendekatan sosial-budaya selain perbaikan fisik.

  13. Peran Partisipan sebagai Bagian Infrastruktur Seni di Sumatera Barat: Perkembangan Seni Musik Talempong Kreasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardipal Ardipal

    2016-02-01

    Full Text Available Perkembangan seni tidak lepas dari peran pelaku seni atau seniman musik. Namun peran itubukan hanya terletak pada seniman, tetapi juga berbagai unsur yang terlibat dalam kesenian dalammasyarakat atau partisipan seni, yang terlihat dalam infrastruktur seni. Penelitian ini menggunakanpendekatan deskriptif analisis, dengan maksud memberikan gambaran partisipan seni sebagai bagiandari infrastruktur seni dalam konteks kesenian Talempong Kreasi. Penelitian ini dilakukan untukmenjawab pertanyaan siapa yang berperan dan apa yang dilakukan mereka dalam musik talempongtradisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa talempong tradisi berhasil dikembangkan olehtokoh partisipan akademik. Pengembangan ini terlihat dari konsep harmoni dalam komposisi musikdan penggabungan alat musik baru dan tradisi sehingga lahirlah Talempong Kreasi. Genre musikini dapat berfungsi untuk pembentuk imaji dan identitas Minangkabau di masyarakat. Di antara permasalahan baru yang timbul, karena hasilnya masih berfokus kepada produksi musik komersial, bukan pada kualitas musik.   The Participants Role as a Part of the Arts Infrastructure in West Sumatra: The Developmentof Talempong Kreasi Musical Arts. The development of art cannot be separated from the role of performersor musical artists. But the role does not merely only lie in the artists themselves, but also in the various elementsinvolved in the arts in the community or the participants of art, which are commonly visible in the artsinfrastructure. This study used a descriptive analytical approach, with the intention of giving the participantsan overview of art as a part of the infrastructure of the art in the context of Talempong Kreasi art. Thisstudy was conducted to answer the questions of who play the role, and what they have done for Talempongmusic tradition. These results indicate that the tradition of talempong has successfully been developed by theacademic participants. This development can be seen from the concept

  14. Pembuatan Kristal Tembaga Sulfat Pentahidrat (CuSO4.5H2O dari Tembaga Bekas Kumparan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitrony Fitrony

    2013-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu untuk mempelajari proses pembuatan kristal CuSO4.5H2O dari bahan baku Cu bekas kumparan; mempelajari pengaruh suhu reaksi, pengadukan, dan seeding terhadap kristal CuSO4.5H2O yang dihasilkan; dan membuktikan kristal hasil percobaan berupa kristal CuSO4.5H2O yang dihasilkan. Bahan baku yang dipakai yaitu berupa kawat tembaga bekas kumparan dinamo. Penelitian ini mencakup penanganan produk dan persiapan bahan baku. Sebelum digunakan, bahan baku logam dibersihkan dari pengotor lalu dipotong kecil-kecil yang bertujuan agar mempermudah dan mempercepat proses pelarutan tembaga dengan HNO3. Setelah pelarutan, larutan direaksikan dengan H2SO4 pekat yang sudah diencerkan pada suhu tertentu. Kemudian dilakukan kristalisasi disertai dengan pengadukan. Dari data hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kristal CuSO4.5H2O dengan 99% yield dan ukuran kristal rata-rata 0,7 mm dapat dibuat dari tembaga bekas kumparan dengan suhu reaksi 90ºC, penambahan seed, dan pengadukan kristalisasi 500 rpm. Semakin tinggi suhu reaksi maka kelarutan CuSO4 dalam air semakin besar sehingga semakin banyak yield kristal yang dihasilkan. Kecepatan pengadukan cenderung tidak mempengaruhi yield kristal yang dihasilkan, namun berpengaruh terhadap ukuran kristal. Pengadukan akan membuat ukuran kristal lebih kecil daripada tanpa pengadukan. Pengondisian seeding dapat menaikkan yield kristal sekitar 10,72 – 27,13 % jika dibandingkan dengan non seeding dikarenakan terjadinya heterogeneous nucleation. Berdasarkan analisa XRD, kristal CuSO4.5H2O hasil percobaan sesuai dengan data standard XRD kode referensi 01-072-2355.

  15. DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DAN PERILAKU KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bagus Limandoko

    2000-01-01

    Full Text Available The word design is a word with different meanings. In the visual communication context it has became part of the team in the communication industry - the world of advertising%2C magazine and newspaper publishing%2C marketing and public relations%2C and%2C indeed%2C it has became one of the influential aspects to shape the behavior of a society and its economic development. Abstract in Bahasa Indonesia : Desain merupakan sebuah kata dengan banyak makna. Dalam konteks komunikasi visual%2C desain sudah menjadi bagian dari tim dalam industri komunikasi. Dunia advertising%2C publikasi majalah dan suratkabar%2C pemasaran dan public relations%2C dan yang pasti desain juga sudah menjadi salah satu aspek yang berpengaruh dalam membentuk perilaku suatu masyarakat dan perkembangan ekonominya. design%2C designer%2C visual communication design%2C behavior%2C consumer

  16. Masalah Psikososial Dan Lingkungan Dalam Psikosomatis

    OpenAIRE

    2016-01-01

    Teori yang disampaikan oleh Erik Erikson yang membahas tentang perkembangan manusia dikenal dengan teori perkembangan psiko-sosial. Teori perkembangan psikososial ini adalah salah teori perkembangan psikososial terbaik dalam psikologi. Seperti halnya Sigmund Freud, Erickson percaya bahwa kepribadian berkembang dalam beberapa tingkatan. Menurut Erikson, perkembangan psikologi manusia dihasilkan dari interaksi antara proses-proses maturasional atau kebutuhan biologis dengan tuntutan masyarakat ...

  17. PERKEMBANGAN KOLONI PRIMER EMBRYONIC STEM CELL (ESC MENCIT PASCA VITRIFIKASI INNER CELL MASS (ICM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Rinendyaputri

    2013-11-01

    Full Text Available Abstract Application or the basic research of the stem cells is continously conducted to explore their potential, particularly the use of stem cells in health. Cryopreservation technology is needed to maintain availability of stem cell. This study was  aimed to observe the development of murine embryonic stem cell (ESC primary colonies post-vitrified inner cell mass (ICM. Inner cell mass (ICM was derived from blastocysts of murine embryos of female Swiss webster mice using pregnant mare’s serum gonadotropin (PMSG and human chorionic gonadotropin (hCG. Inner Cell Mass (ICM was isolated  from blastocysts by immunosurgery. Inner Cell Mass (ICM were divided into two groups: the control and vitrified ICM. Both groups were cultured and observed on the ICM attachment (attachment rate/AR, the primary formation of ESC colonies (primary colony/PC and  diameter of primary colony ESC which grouped into small, medium and large. The results showed that AR and medium diameter’s group of primary colony ESC were lower (p<0.05 in vitrified ICM than control ICM. However the percentage of PC and diameter of primary colonies ESC in small and large groups were not different compared with control (p>0.05. This study shows that vitrification for cryopreserving ICM can be used as an alternative source of ESC. Key words: blastocyst, inner cell mass, ICM, vitrification Abstrak  Submit : 30-01-2013  Review : 08-02-2013 Review : 11-03-2013 revisi : 26–03-2013 Aplikasi maupun penelitian dasar untuk menggali potensi sel punca khususnya pemanfaatan sel punca di bidang kesehatan terus dilakukan. Teknologi kriopreservasi dibutuhkan untuk menjaga ketersediaan sel punca. Penelitian ini bertujuan mengamati perkembangan koloni primer embryonic stem cell (ESC mencit pasca vitrifikasi inner cell mass (ICM. Inner Cell Mass (ICM diperoleh dari embrio blastosis mencit betina Swis webster menggunakan pregnant mare’s serum gonadotropin (PMSG dan human chorionic gonadotropin (h

  18. PERKEMBANGAN KOLONI PRIMER EMBRYONIC STEM CELL (ESC MENCIT PASCA VITRIFIKASI INNER CELL MASS (ICM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Rinendyaputri

    2013-11-01

    Full Text Available Abstract Application or the basic research of the stem cells is continously conducted to explore their potential, particularly the use of stem cells in health. Cryopreservation technology is needed to maintain availability of stem cell. This study was  aimed to observe the development of murine embryonic stem cell (ESC primary colonies post-vitrified inner cell mass (ICM. Inner cell mass (ICM was derived from blastocysts of murine embryos of female Swiss webster mice using pregnant mare’s serum gonadotropin (PMSG and human chorionic gonadotropin (hCG. Inner Cell Mass (ICM was isolated  from blastocysts by immunosurgery. Inner Cell Mass (ICM were divided into two groups: the control and vitrified ICM. Both groups were cultured and observed on the ICM attachment (attachment rate/AR, the primary formation of ESC colonies (primary colony/PC and  diameter of primary colony ESC which grouped into small, medium and large. The results showed that AR and medium diameter’s group of primary colony ESC were lower (p<0.05 in vitrified ICM than control ICM. However the percentage of PC and diameter of primary colonies ESC in small and large groups were not different compared with control (p>0.05. This study shows that vitrification for cryopreserving ICM can be used as an alternative source of ESC. Key words: blastocyst, inner cell mass, ICM, vitrification Abstrak  Submit : 30-01-2013  Review : 08-02-2013 Review : 11-03-2013 revisi : 26–03-2013 Aplikasi maupun penelitian dasar untuk menggali potensi sel punca khususnya pemanfaatan sel punca di bidang kesehatan terus dilakukan. Teknologi kriopreservasi dibutuhkan untuk menjaga ketersediaan sel punca. Penelitian ini bertujuan mengamati perkembangan koloni primer embryonic stem cell (ESC mencit pasca vitrifikasi inner cell mass (ICM. Inner Cell Mass (ICM diperoleh dari embrio blastosis mencit betina Swis webster menggunakan pregnant mare’s serum gonadotropin (PMSG dan human chorionic gonadotropin (h

  19. Perancangan dan Implementasi Sistem Informasi Perpustakaan di Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Undip

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lia Dorothy

    2014-11-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi informasi menciptakan keunggulan kompetitif dalam berbagai bidang. Perkembangan ini didukung oleh industri perangkat keras dan perangkat lunak komputer yang terus berkembang, yakni dengan pengaksesan dan pemrosesan informasi yang cepat, akurat, dan efisien melalui sebuah sistem informasi. Pengelolaan data buku di perpustakaan Teknik Lingkungan masih dilakukan menggunakan microsoft office excel, sedangkan pengelolaan data anggota dan data peminjaman masih dicatat secara manual. Oleh karena itu, diperlukan sebuah penelitian untuk membangun sebuah sistem informasi perpustakaan yang dapat mempermudah pengelolaan data dan aktivitas perpustakaan di Program Studi Teknik Lingkungan. Sistem informasi perpustakaan terkomputerisasi ini diharapkan dapat membantu pengelolaan data buku dan data anggota, transaksi peminjaman dan pengembalian buku, serta menghasilkan laporan untuk keperluan administrasi perpustakaan, sehingga dapat meningkatkan efektifitas kinerja karyawan. Sistem informasi perpustakaan ini berbasis web, dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL, serta menggunakan framework CodeIgniter. Sistem informasi ini juga dilengkapi dengan barcode reader yang digunakan untuk mempermudah pengelolaan data buku. Penelitian dikembangkan dengan metode SDLC (System Development Life Cycle. Langkah-langkah penelitian meliputi tahap perencanaan, tahap analisis, tahap perancangaan, tahap implementasi, tahap pengujian, dan tahap pemeliharaan. Sistem dirancang dengan menggunakan diagram UML (Unified Modelling Language dan diuji dengan pengujian kotak hitam (blackbox testing. Semua menu dalam sistem informasi perpustakaan dan barcode reader dapat bekerja dengan baik. Sistem informasi perpustakaan telah diimplementasikan di Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik UNDIP. Sistem informasi ini menambah kualitas pelayanan pada perpustakaan Teknik Lingkungan.

  20. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP ANAK DI ERA GLOBALISASI Antara Ide dan Realita

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Layyin Mahfiana

    2013-12-01

    Full Text Available Globalisasi merupakan perkembangan dunia yang tidak bisa terelakkan lagi. Setiap warga negara harus siap menghadapi era globalisasi ini begitu juga anak. Ada banyak aspek positif yang dapat dimanfaatkan oleh anak-anak untuk menunjang tumbuh kembang dan belajar mereka, akan tetapi banyak juga aspek negatif yang harus diwaspadai. Aturan hukum tentang perlindungan anak di era globalisasi ini sudah ditetapkan, oleh karena itu penegakan hukumnya dibutuhkan peran orang tua, masyarakat, sekolah, pemerintah untuk mewujudkan lingkungan yang layak terhadap perkembangan jiwa anak. Kata kunci: Hak-Hak Anak, Eksploitasi, Layak anak.

  1. EFEK PENGGUNAAN ABU GOSOK DAN SERBUK BATA MERAH PADA PEMBUATAN TELUR ASIN TERHADAP KANDUNGAN MIKROBA DALAM TELUR (THE EFFECT OF USING THE ASH AND THE RED BRICK POWDER IN MAKING OF THE SALTED EGGS TO THE MICROBIAL CONTENT OF THE EGGS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Yuniati

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRACT Background: Salting is a way of preserving eggs with the dough / salt solution to boiling and boil for some time. As mixing the dough salt to soak the eggs, rub ash is commonly used in comparison with red brick powder. Purpose: determine the ability of red brick powder media in inhibiting bacteria than rub ash. Material and Method: Ten salted egg is made using a mixture of ash, salt and water in the ratio 4:2:2 ml, While ten more salted egg is made using a mixture of red brick powder, salt, and water in the ratio 4:2:2. Once the dough is well blended, each egg wrapped in dough evenly with a thickness of ± 2 mm. Then the eggs are stored in a plastic bucket in the open space. Microbial testing performed on total bacteria, and yeasts, as well as testing done to contain coliform, E. coli and Salmonella / Shigella on days 0, 5, 10, 15, and 20. Results: The total bacteria and yeasts in the two salted egg products decreased during salting, except on days -20, where an increase in total bacteria on salted egg with rub ash medium, but not on salted eggs with red brick powder medium. At the end of salting, the total number of bacteria of salted eggs for 4 x 102 and 0.9 x 102 colonies / gram, and total yeast and 0.45 x 102 8.7 x 102 colonies / gram. Conclusion: Salted eggs are made ​​using rub ash and red brick powder did not contain coliform bacteria, E. coli and Salmonella / Shigella, while the total number of bacteria and yeasts in the egg there is a difference. Keywords: Egg sauce, rub ash, red brick dust, microbes     ABSTRAK Latar Belakang: Pengasinan adalah cara mengawetkan telur dengan adonan garam dan merebusnya sampai mendidih selama beberapa waktu. Sebagai pencampur dalam adonan garam digunakan abu gosok dibandingkan dengan serbuk bata merah. Tujuan: mengetahui kemampuan media serbuk bata merah dalam menghambat bakteri dibandingkan dengan abu gosok. Bahan dan Cara: Sepuluh butir telur asin dibuat menggunakan campuran abu gosok

  2. PEMBUATAN SERBUK U-6Zr DENGAN PENGKAYAAN URANIUM 19,75 % UNTUK BAHAN BAKAR REAKTOR RISET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masrukan Masrukan

    2016-03-01

    Full Text Available ABSTRAK PEMBUATAN SERBUK PADUAN U-6Zr DENGAN PENGKAYAAN URANIUM 19,75 % UNTUK BAHAN BAKAR REAKTOR RISET. Telah dilakukan pembuatan serbuk paduan U-6Zr dengan pengkayaan 19,75 % untuk bahan bakar reaktor riset. Pembuatan bahan bakar U-6Zr ini dalam rangka mencari bahan bakar baru yang mempunyai densitas tinggi untuk mengganti bahan bakar yang sudah ada U3Si2-Al. Tujuan dari percobaan ini untuk mengetahui sifat-sifat serbuk paduan U- 6Zr yang diperoleh dari proses hydriding-dehydriding sebagai kandidat bahan bakar reaktor riset. Serbuk yang diperoleh dari proses hydriding-dehydriding dikenai pengujian, diantaranya pungujian komposisi kimia, densitas, kandungan hidrogen, fasa dan sifat termal. Hasil pengujian komposisi kimia menunjukkan beberapa unsur seperti Al, Ca, Cu, dan Ni melebihi batas yang diijinkan dimana masing-masing unsur terdapat sebesar 202,21 ppm; 214,05 ppm; 61,25 ppm dan 134,53 ppm. Pada pengujian diperolah densitas serbuk U-6Zr sebesar 13,58 g/cm3 dan pada pengujian kandungan hidrogen sisa diperoleh kandungan hidrogen sebesar 0,16 %. Untuk pengujian fasa, diperoleh fasa αU dan δU, sedangkan pada pengujian sifat termal yakni transformasi temperatur terdapat dua puncak yakni puncak pertama terjadi pada temperatur 274 hingga 311 oC dan puncak kedua terjadi pada temperatur 493 hingga 527oC. Puncak pertama terjadi reaksi endotermik dengan menyerap panas sebesar ∆H = 6,23 cal/g tetapi tidak terbentuk fasa baru, sedangkan puncak kedua terjadi reaksi eksotermik dengan mengeluarkan panas sebesar ∆H = -9.34 cal/g dan terbentuk fasa αZr. Sementara itu, dari pengujian kapasitas panas pada temperatur 34 hingga 75 oC, terjadinya penurunan nilai kapasitas panas yang disertai dengan penyerapan panas. Pada temperatur yang lebih tinggi hingga temperatur 437oC nilai kapasitas panas menjadi lebih kecil disertai pengeluaran panas. Reaksi termokimia antara Zr dengan hidrogen sisa menunjukkan terbentuknya fasa αZr yang diindikasikan oleh reaksi

  3. PENGEMBANGAN BUKU AJAR BERBASIS PENELITIAN EVOLUSI DAN FILOGENETIK MOLEKULER UNTUK MATAKULIAH EVOLUSI DI UNIVERSITAS JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulin Nuha

    2016-09-01

    Filogenetik molekuler merupakan salah satu kajian yang dipelajari pada matakuliah Evolusi untuk jenjang S1 Pendidikan Biologi. Kajian ini memerlukan bahan ajar yang kontekstual dan tetap mengikuti perkembangan IPTEKS. Kendala yang muncul adalah pengetahuan mahasiswa dalam ranah molekuler masih rendah. Salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan buku ajar berbasis penelitian denan pendekatan molekuler. Buku ajar dikembangkan berdasarkan model pengembangan ADDIE. Produk divalidasi oleh ahli media, materi, praktisi pendidikan dan diujicobakan pada kelompok kecil. Hasil validasi ahli media, ahli materi, praktisi pendidikan, dan uji coba kelompok kecil secara berturut turut adalah 87,14%, 91,00%, 75,78%, dan 82,22%.

  4. Pembuatan Dan Karakterisasi Kertas Dari Campuran Serat Jambul Nanas Dan Serat Jerami Padi

    OpenAIRE

    Mufridayati

    2015-01-01

    The Research for making and characterization of paper has been made by using crested pineapple and straw fiber. The study was conducted to determine the optimum mixture of crested pineapple fiber and straw fiber composition that varied to 100%:0%, 80%:20%, 60%:40%, 40%:60%, 20%:80%, 0%:100%. Dried crested pineapple cooked by using 1,5 % NaOH with 225 gr in 100 0C. Dried rice straw was cooked with by using 1,5 % NaOH in 100 0C. Then , the pulp was dried under the sun. The pulp was washed and w...

  5. Studi Pembuatan dan Karakteristik Sifat Mekanik dan Hidrofobisitas Bioplastik dari Pati Sorgum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuli Darni

    2009-12-01

    Full Text Available This research investigated the utilization of sorghum starch and chitosan as basic material for preparation of biodegradble plastic. The optimum conditions for the formation of biodegradble plastic and the effect of starch-chitosan formulation on mechanical properties of the biodegradable plastic were studied. The experiments were conducted by varying concentration sorbitol as plasticizer (i.e. 20%, 25%, 30%, and 40% dry weight, ratio starch to chitosan (i.e. 6:4, 7:3, 8:2, 9:1, 10:0 g/g and at ranging gelatinuous temperature of 65-95oC. The results showed that the optimum conditions were obtained at starch:chitosan mass comparison of 7:3 and sorbitol concentration of 20%. The mechanical properties of the biodegradable plastic produced at gelatinuous temperature of 95oC were: tensile strength of 6,9711 Mpa, elongation percentage of 16,48, modulus young of 42,48 Mpa, and water resistance of 36,825%. Keywords: bioplastic, chitosan, plasticizer, sorgum, sorbitol

  6. Studi Pembuatan dan Karakteristik Sifat Mekanik dan Hidrofobisitas Bioplastik dari Pati Sorgum

    OpenAIRE

    Yuli Darni; Herti Utami

    2009-01-01

    This research investigated the utilization of sorghum starch and chitosan as basic material for preparation of biodegradble plastic. The optimum conditions for the formation of biodegradble plastic and the effect of starch-chitosan formulation on mechanical properties of the biodegradable plastic were studied. The experiments were conducted by varying concentration sorbitol as plasticizer (i.e. 20%, 25%, 30%, and 40% dry weight), ratio starch to chitosan (i.e. 6:4, 7:3, 8:2, 9:1, 10:0 g/g) an...

  7. PEMBUATAN FILM PLASTIK BIODEGRADABLE DARI LIMBAH BIJI DURIAN (Durio zibethinus Murr.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Astuti Handayani

    2015-07-01

    Full Text Available Pembuatan film plastik biodegradable dilakukan melalui proses pencampuran menggunakan pelarut aquades dengan komposisi 10 g tepung biji durian, 50 mL larutan kitosan 2% , dan gliserol 25% dari berat pati.Variasi suhu pencampuran yaitu 70oC, 80oC, dan 90oC. Film plastik biodegradable yang dihasilkan dilakukan karakterisasi FTIR, biodegradasi, kuat tarik dan elongasi. Hasil penelitian menunjukkan variasi suhu proses pengadukan mempengaruhi kemampuan kuat tarik dan elongasi. Film plastik biodegradable terbaik dihasilkan pada suhu pengadukan 80oC dengan nilai kuat tarik sebesar 1187,732 N/m2 dan % elongasi sebesar 7,547%. Film plastik biodegradable dari limbah biji durian mampu terdegradasi selama 15 hari, sedangkan variasi suhu proses pengadukan tidak mempengaruhi kemampuan biodegradasi.Gugus fungsi yang terdapat dalam film plastik biodegradable diantaranya C-H, O-H, N-H, C-O, C≡C, C=O, dan C=C. Adanya gugus fungsi amida dan ester dalam analisis FTIR menunjukkan film plastik biodegradable dari limbah biji durian ini dapat terdegradasi dan dapat dikatakan sebagai plastik yang ramah lingkungan.Kata  kunci: film plastik biodegradable, biji durian, degradasi, kuat tarik, elongasi, dan FTIR. The manufacture of the biodegradable plastic film was done through the mixing process using  an aquades solvent with 10 g of durian seed flour, 50 mL of 2% chitosan solution, and 25% of glycerol from the weight of starch. The variation of the mixing temperature are 70oC, 80oC, and 90oC. The biodegradable plastic film was characterized by FTIR, its biodegradation, tensile strength, and elongation. The results were showed that the variations of temperature mixing proses affecting the ability of tensile strength and elongation.The best biodegradable plastic film was produced from the mixing process at 80oC and the value of tensile strength at 1187,732 N/m2 and percentation of elongation at 7,547%. The biodegradable plastic from the waste of durian seed was able to

  8. PENGENDALIAN PROSES PURIFIKASI DME DAN METANOL PADA PABRIK DME DARI GAS SINTESIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Wahid

    2015-02-01

    Full Text Available Pengembangan produksi DME (dimetil eter sebagai energi alternatif yang ramah lingkungan sudah banyak dilakukan di negara-negara lain seperti Jerman, Belanda, Australia, Jepang, China dan Taiwan. Indonesia masih mengimpor DME untuk memenuhi seluruh kebutuhan industri dalam negeri, karena itu perlu didirikan pabrik pembuatan DME. Proses pembuatan DME secara indirect melibatkan sintesis metanol, dehidrasi metanol, purifikasi DME hingga purifikasi metanol untuk di recylce. Optimasi proses purifikasi DME dilakukan dengan mendapatkan kinerja pengendalian yang optimum pada proses purifikasi DME hingga purifikasi metanol. Unit-unit yang ada pada proses purifikasi DME ialah unit distilasi DME, unit cooler dan unit storage tank, sedangkan pada proses purifikasi metanol terdapat unit distilasi metanol, unit cooler dan unit pompa. Proses purifikasi DME dan Metanol ini mengandalkan unit distilasi yang memiliki suhu operasi hingga 190oC dan tekanan hingga 1950 kPa. Sistem pengendalian yang dipilih untuk proses ini ialah jenis pengendali Proportional Integral (PI karena dapat menangani hampir setiap situasi pengendalian proses di dalam skala industri. Penelitian ini menggunakan pemodelan penyetelan pengendali Ziegler Nichols dan Lopez, lalu dibandingkan nilai parameter kinerja pengendalinya yaitu Offset, Rise Time, Time of First Peak, Settling Time, Periode osilasi, Decay Ratio, Overshoot, Deviasi maksimum, Integral Absolute Error (IAE dan Integral Square Error (ISE dari kedua jenis penyetelan tersebut. Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk penentuan variabel input dan output yang optimum pada proses purifikasi DME dan Metanol yang dapat diterapkan pada pabrik DME.

  9. RANCANG BANGUN MODEL KOMPRESI DAN TARIK PERMODELAN SANDBOX DAN MANFAATNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahrudin Fahrudin

    2015-07-01

    Full Text Available Permodelan sandbox dibuat dengan system tektonik konvergen dan divergen dengan menggunakan pergerakan satu sumbu. Permodelan ini bertujuan untuk membuat alat mesin sandbox yang bisa digunakan untuk penelitian dan pengajaran. Mesin berhasil dibuat dan sudah diujicobakan. Ujicoba dengan menggunakan satu lapisan pasir yang diambil dari Formasi Ngrayong. Percobaan selanjutnya dengan beberapa lapisan. Percobaan dilakukan dengan pengamatan yang meliputi pengamatan permukaan dan penampang verikal. Pengamatan yang aspek morfologi, kelurusan struktur, dan perkembangan sesar yang terbentuk. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pembentukan morfologi sangat berkaitan dengan pembentukan sesar. Struktur sesar dengan pola forward propagating thrust faults. Sesar tersebut disebabkan imbrikasi. Lipatan yang terbentuk akibat mekanisme propagasi sesar.[Design of Compression and Extensional of the Sandbox Model and Its Benefit] Divergent and convergent tectonic sytem can be studied from the sandbox modelling. This model has a axis of movement. Sandbox models itends to study the progress of structural geology such as fault and fold. We successfully made machine of sandbox. This machine has basal detachment from duraluminum. Material for model is taken by loose sand from Ngrayong Formation. This experiment focused to observation about morphology in surface and thrust or backthrust in subsurface. This experiment has compression system. Result of model was that morphological sequences associated with fault sequences. Fault is formed to have the pattern of forward propagating thrust faults. It’s caused by imbricate thrust system. Folding is formed by the mechanism of fault propagation folding. 

  10. Pembuatan Standard Operating Procedure (SOP Service Desk Berdasarkan Kerangka Kerja Itil V3 dengan Menggunakan Metode Analisis Gap Layanan (Studi Kasus: PT. XYZ , Tangerang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annisa Rachmi

    2014-09-01

    Full Text Available Penggunaan Teknologi Informasi di banyak perusahaan telah menjadi satu hal penting dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi operasional bisnis yang mendukung tercapainya tujuan perusahaan, termasuk juga PT XYZ. Unit fungsional service desk sangat dibutuhkan oleh PT XYZ dalam mendukung operasional TI dan menangani permasalahan yang muncul serta memonitor terkait penggunaan TI yang ada di dalam perusahaan. Adanya kebutuhan PT XYZ untuk menjadikan service desk menjadi unit yang dapat berjalan dengan baik sesuai dengan fungsinya, menunjukkan bahwa perlunya penerapan tata kelola TI untuk mengatur dan mengelola aktivitas service desk. Salah satu tata kelola TI yang dimaksud adalah berupa prosedur kerja. Kerangka kerja Information Technology Infrastructure Library (ITIL merupakan suatu best practice yang bertujuan secara berkelanjutan meningkatkan efisiensi operasional TI. Perancangan dan implementasi service desk berdasarkan kerangka kerja ITIL V3 di PT XYZ diperlukan dalam upaya meningkatkan layanan TI dan mengatasi masalah yang ada saat ini. Pembuatan SOP ini diinisialisasi dengan menggunakan metode analisis gap, proses-proses yang dimuat ke dalam SOP merupakan hasil analisis kesenjangan antara kondisi kekinian service desk PT XYZ dengan kondisi ideal service desk framework ITIL.

  11. PEMANFAATAN TEPUNG SUKUN (Artocarpus altilis sp. PADA PEMBUATAN ANEKA KUDAPAN SEBAGAI ALTERNATIF MAKANAN BERGIZI UNTUK PMT-AS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewanti Putri Pratiwi

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRACTBreadfruit is valuable fruit and has a good of nutrient content, but its usage is limited by poor storage properties of fresh fruit. Processing into flour, can increase its utilization. The aim of this research was to utilize breadfruit flour in production of nutritious snack foods for School Supplementary Feeding Programme (PMT-AS. There were three products developed in this study; brownies, pia, and croquette. The research was conducted using experimental design. The proportions of breadfruit flour and wheat flour were different for each product, which brownies was formulated using 70:30, 80:20, 90:10, and 100:0; whereas pia and croquette was formulated by 50:50, 60:40, 70:30, and 80:20. Proximate analysis showed that 100 g brownies contained 409 kcal energy and 7.5 g protein, 100 g pia had 383 kcal energy and 6.7 g protein and croquette had the highest energy and protein content is 455 kcal and 9.9 g protein. In conclusion, all products were suitable as alternative snacks for PMT-AS. The products have met 300 kcal energy and 5 g protein per serving size. Considered also the cost of production, these products have fulfilled criteria to be used in PMT-AS.Keywords: breadfruit, PMT-AS, snacksABSTRAKSukun merupakan buah yang bernilai dan memiliki kandungan gizi yang baik, tetapi penggunaannya terbatas oleh penyimpanan ketika berbentuk buah segar. Sukun yang diubah ke dalam bentuk tepung dapat meningkatkan pemanfaatannya. Tujuan dari penelitian ini adalah memanfaatkan tepung sukun dalam pembuatan kudapan sebagai alternatif makanan bergizi untuk PMT-AS. Terdapat tiga produk dalam penelitian ini, yaitu brownies, pia, dan kroket. Penelitian ini menggunakan desain eksperimental. Perbandingan tepung sukun dan tepung terigu berbeda untuk masing-masing produk. Formulasi brownies adalah 70:39, 80:20, 90:10, dan 100:0, sedangkan formulasi pia dan kroket adalah 50:50, 60:40, 70:30, dan 80:20. Berdasarkan uji organoleptik diketahui bahwa produk

  12. Pengembangan model pelatihan pembuatan peta kontur topografi untuk mengidentifikasi dini zona-zona rawan bencana longsor di Kabupaten Banjarnegara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sehah Sehah

    2016-11-01

    Full Text Available Pengembangan model pelatihan pembuatan peta kontur topografi untuk mengidentifikasi dini zona-zona rawan bencana longsor telah dilaksanakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK Negeri 1 Mandiraja Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan bertujuan untuk melakukan sosialisasi teknis dasar pemetaan dan pelatihan teknis pembuatan peta kontur topografi menggunakan perangkat lunak Surfer untuk mengidentifikasi dini zona-zona rawan bencana tanah longsor di Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan adalah perpaduan ceramah dan diskusi yang dipadukan dengan praktek. Setelah dilakukan pelatihan, sebagian besar peserta memberikan respon positif dan terdapat keinginan untuk mengimplementasikan dan menyebarluaskan hasil-hasil pelatihan. Indeks capaian rata-rata keberhasilan pelatihan berdasarkan hasil pengisian kuisioner adalah 75,69% dengan indeks capaian tertinggi adalah 92,24% dan indeks capaian terendah adalah 56,90%. Tingkat pemahaman peserta terhadap materi pelatihan cukup baik, meskipun masih perlu ditingkatkan. Hal ini dapat dilihat dari hasil rekapitulasi nilai pre-test dan post-test. Nilai rata-rata pre-test adalah 5,96 dan post-test adalah 6,95. Dengan demikian terdapat kenaikan nilai sebesar 12,14%. Salah satu faktor keberhasilan pelatihan adalah adanya dukungan dari pihak sekolah dan tersedianya fasilitas komputer di Laboratorium Komputer SMK Negeri 1 Mandiraja. Salah satu faktor penghambatnya adalah banyaknya peserta kegiatan yang kesulitan dalam mempraktekkan penggunaan perangkat lunak Surfer untuk membuat peta kontur, sehingga diperlukan bimbingan teknis lanjutan. The development of the training model of creating of the topographic contour map to early identify the landslide gristle zones has been done in the First State Vocational Middle School (SMK of Mandiraja, Regency of Banjarnegara. The purpose of this activity is to do technical socialization of basic of mapping and technical training of creating of the topographic contour map using the

  13. Maqashidusy Syari'ah Dan Kloning

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asymuni Abdurrahman

    1997-06-01

    Full Text Available MASALAH kloning ini, merupakan masalah yang baru timbul sekalipun embrio masalah ini sudah lama dikenal ilmuan, terutama dikalangan ahli botani atau ilmu tumbuh-tumbuhan dan ilmu biologi. Pengertian kloning bersifat umum, tidak terbatas pada tumbuhan dan hewan saja. Tetapi juga dalam perkembangan ilmu rekayasa genetika dimungkinkan untuk dapat diterapkan pada manusia. Kloning dalam batas pelaksanaannya untuk tumbuh-tumbuhan dan hewan tidaklah menjadi permasalahan, tetapi akan menjadi permasalahan kalau sampai kloning ini diterapkan pada manusia yang dapat memproduksi manusia tanpa pernikahan. Sekalipun sampai sekarang belum berhasil kloning terhadap manusia, namun perlu mendapat antisipasi pemikiran dari segi syari'ah, khususnya dari segi maqashidusy syari'ah.

  14. VAKSINASI IKAN TILAPIA (Oreochromis niloticus MENGGUNAKAN VAKSIN MONOVALEN DAN BIVALEN UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT MOTILE AEROMONAS SEPTICEMIA DAN STREPTOCOCCOSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desy Sugiani

    2013-08-01

    Full Text Available Peningkatan respon antibodi pascavaksinasi dengan antigen tunggal dan campuran dari bakterin Aeromonas hydrophila and Streptococcus agalactiae diharapkan dapat meningkatkan daya tahan ikan tilapia (Oreochromis niloticus terhadap penyakit Motile Aeromonas Septicemia/MAS dan Streptococcosis. Sediaan vaksin disiapkan dengan metode pembuatan dan formula yang berbeda, proses inaktifasi dilakukan dengan menambahkan 3% Neutral Buffer Formalin (NBF 10% pada biakan bakteri dalam media tumbuh BHI dan TSB. Vaksinasi diberikan melalui injeksi intraperitoneal dengan sediaan vaksin monovalen A. hydrophila, monovalen S. agalactiae, dan bivalen A. hydrophila + S. agalactiae (Sel utuh, produk ektraselular/ECP, crude supernatan, campuran sel utuh + ECP, dan broth. Uji tantang dilakukan menggunakan dosis LD50 infeksi tunggal maupun ko-infeksi dari bakteri A. hydrophila dan S. agalactiae. Efektivitas dan keampuhan vaksin tersebut dihitung berdasarkan nilai RPS (Relative Percent Survival dan hasil respon hematologi. Titer antibodi dapat terdeteksi setelah satu minggu pemeliharaan pasca vaksinasi. Nilai titer antar perlakuan vaksin bivalen berbeda nyata (P<0.05 dengan vaksin monovalen dan kontrol. Nilai RPS vaksin bivalen (campuran sel utuh + ECP mencapai 100 untuk uji tantang dengan A. hydrophila dan 56,7 pada uji tantang ko-infeksi. Vaksin monovalen A. hydrophila maupun S. agalactiae hanya mampu memproteksi terhadap bakteri homolog, tidak terjadi proteksi silang di antara keduanya.

  15. EKSTRAKSI MINYAK KENANGA (Cananga odorata UNTUK PEMBUATAN SKIN LOTION PENOLAK SERANGGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    GWP Sari

    2014-11-01

    Full Text Available Keberadaan serangga seperti nyamuk Aedes aegypti dan lalat sering menimbulkan gangguan bagi manusia. Salah satu cara untuk menghindari gangguan serangga tersebut adalah dengan memakai anti serangga berbentuk lotion. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas minyak kenanga hasil ekstraksi minyak kenanga sebagai sediaan lotion anti serangga. Senyawa caryophyllene, linalol, dan geraniol dalam minyak kenanga menghasilkan aroma yang menyengat dan tidak disukai oleh serangga. Minyak kenanga diperoleh dari destilasi uap dan air bunga kenanga. Karakterisasi fisik minyak menunjukkan hasil yang sesuai dengan SNI 06-3949-1995 yaitu warna kuning muda, bau khas minyak kenanga, berat jenis 0,906 gr/ml, dan indeks bias 1,498. Analisis komponen penyusun minyak kenanga menggunakan spektrofotometer IR dan Gas Chromatography-Mass Spectroscopy (GC-MS menunjukkan adanya senyawa trans-caryophyllene sebesar 39,07% sebagai senyawa utama minyak kenanga. Hasil karakterisasi sediaan lotion menunjukkan bahwa minyak memiliki pH rata-rata 6,50, homogen, dan bau khas minyak kenanga. Total mikroba adalah sebanyak 1 koloni pada formula lotion dengan penambahan metil paraben sedangkan daya repellent mencapai 90,58% pada formula lotion dengan konsentrasi minyak kenanga 2,5%. Lotion minyak kenanga dapat digunakan sebagai repellent atau penolak serangga. Pengaplikasian minyak kenanga dalam sediaan lotion dapat dilakukan secara langsung pada saat pembuatan lotion.The presence of insects such as Aedes aegypti mosquito and flies often cause nuisance to humans. One way to avoid these insects is to apply insect repellent lotion. The study aimed to determine the effectiveness of the extracted ylang oil as an insect repellent preparation. Compounds such as caryophyllene, linalool and geraniol in ylang oil produce pungent aroma and is not favored by insects. Ylang oil is obtained from water and steam distillation of ylang flowers. The physical characterization of the oil showed

  16. MUTU ORGANOLEPTIK DAN KIMIAWI TERASI UDANG REBON DENGAN KADAR GARAM BERBEDA DAN LAMA FERMENTASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    apri dwi anggo

    2014-07-01

    Full Text Available Terasi merupakan produk fermentasi udang dengan penambahan garam. Fermentasi dengan garam menyebabkan perombakan protein menjadi asam amino misalnya asam glutamat sebagai penghasil cita rasa khas terasi. Kadar garam dan lama fermentasi merupakan faktor penting pada proses pembuatan terasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan konsentrasi garam dan lama fermentasi terhadap kualitas terasi rebon terutama kandungan asam glutamat. Bahan baku yang digunakan pada penelitian ini adalah rebon (Acetes sp. kering tawar dengan panjang ±2 cm per ekor. Perlakuan garam dengan konsentrasi 2%, 8,5%, 15% dan lama fermentasi (8 hari dan 32 hari. Metode penelitian menggunakan metode experimental field dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK pola split plot in time 3 kali ulangan. Parameter yang diuji meliputi organoleptik, pH, kadar protein, asam glutamat, kadar air dan profil asam amino. Parameter kadar protein, asam glutamat dan profil asam amino pada fermentasi hari ke 32 yang diamati hanya perlakuan konsentrasi kadar garam terbaik pada hari ke 8. Nilai organoleptik terasi berkisar antara 7,65-8,32 artinya produk tersebut dapat diterima konsumen. Nilai pH Nilai pH terasi rebon berkisar antara 7,09 sampai 7,89. Konsentrasi garam 2% pada terasi rebon menghasilkan kadar protein dan asam glutamat tertinggi yaitu 47,14%+0,20 (dry base. Asam amino yang dominan pada terasi rebon adalah asam glutamat dan asam aspartat. Lama fermentasi menyebabkan penurunan asam glutamat terasi rebon.Kata kunci: asam glutamat, fermentasi, garam, rebon

  17. PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK EDITOR DENAH RUANG 2D UNTUK DIVISUALISASIKAN SECARA 3D

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy Adipranata

    2006-01-01

    Full Text Available Usually we use paper to draw sketch of room for designing building. Using paper can cause a problem especially for changing the sketch or size of the room. To solve that problem, we can use software to design sketch of the room. Nowadays there are many software can be used but many of those can only view in two dimension, top side. Using only two dimensions viewing, user have difficulties to imagine the real room in three dimensions. Also there are software which can view in three dimensions, but unfortunately the price of those software is so high. In this paper, we implement software to help user to design the sketch of the room in two dimensions, but the result can be viewed in three dimensions. In three dimensions view, user can do movement like view the real world. This software also can be used to create building have multi level, and the accessories that can be used are floor, wall, door, window and stair. To implement this software we use OpenGL library. Abstract in Bahasa Indonesia : Untuk merancang denah ruang pada sebuah bangunan, biasanya dilakukan penggambaran sketsa ruang yang diinginkan pada kertas. Tidak semua orang, terutama orang yang awam terhadap bidang arsitektur, membayangkan sebuah gambar denah sebagai ruangan akan sangat menyulitkan. Untuk menjembatani antara perancang dengan pelanggan, antara rancangan denah dalam bentuk 2D dengan visualisasi dalam bentuk 3D, maka dalam penelitian ini dikembangkan sebuah perangkat lunak yang mampu menghasilkan visualisasi bentuk sebuah ruang dari inputan berupa gambar denah 2D tampak atas. Dengan adanya fasilitas editor pada perangkat lunak ini, maka perancang dapat melakukan perubahan denah ataupun ukuran yang sudah tergambar dan langsung menampilkan hasil visualisasinya. Oleh karena itu, pada penelitian ini, dikembangkan pembuatan perangkat lunak editor denah ruang secara 2D yang dapat langsung divisualisasikan dalam bentuk 3D dengan ukuran yang sama dengan yang diinputkan pada gambar

  18. PEMBUATAN SISTEM INFORMASI MULTILEVEL MARKETING (MLM BERBASIS WEB STUDI KASUS PADA PT. MEDIDERMA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johny Suhartanto

    2005-01-01

    sistem pemasaran barang berbasis multilevel marketing, dimana anggota-anggotanya dapat berasal dari seluruh Indonesia. Selama ini, untuk memperoleh informasi produk terbaru dan perkembangan jaringan harus datang ke perusahaan atau melalui telpon serta informasi bonus hanya dapat diketahui pada akhir bulan. Akibatnya, setiap angggota akan mengalami kesulitan dalam mendapatkan informasi-informasi terbaru dari perusahaan seperti informasi omzet jaringan. Oleh karena itu, penelitian ini akan menghasilkan sebuah sistem informasi berupa web site yang dapat diakses online 24 jam lewat internet oleh banyak anggotanya sehingga setiap informasi tentang perusahaan dan informasi mengenai anggota tersebut dapat diperoleh setiap saat. Berdasarkan dari pengujian fasilitas-fasilitas yang tersedia untuk member dan administrator serta pengujian sistem untuk menghasilkan informasi disimpulkan bahwa sistem secara keseluruhan berjalan dengan baik dan siap digunakan. Sedangkan untuk mengetahui tingkat kepuasan digunakan kuisioner, hasilnya sebesar 85,243 % member dan sebesar 85 % administrator mengatakan hasil yang positif, sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa sistem web site berjalan dengan baik. Kata kunci: multilevel marketing, member, sistem informasi.

  19. PENGARUH KONSENTRASI SENG ASETAT DEHIDRAT (Zn(CH3COO)2.2H2O) TERHADAP SIFAT OPTIK DAN STRUKTUR KRISTAL ZnO

    OpenAIRE

    syamsuluri, sri

    2015-01-01

    Penelitian tentang pembuatan film tipis ZnO pada substrat kaca dengan perbedaan konsentrasi seng asetat dehidrat menggunakan metode sol-gel spin coating telah dilakukan. Seng asetat dehidrat, etanol dan dietanolamin digunakan sebagai prekursor, pelarut dan stabiliser. Struktur kristal dari film ZnO dianalisis dengan menggunakan XRD. Hasil uji XRD memperlihatkan bahwa film ZnO merupakan kristal dengan struktur wurtzite heksagonal. Morfologi permukaan dari film ZnO diamati dengan menggunakan sc...

  20. PERANCANGAN ULANG TATA LETAK FASILITAS PABRIK TAHU DAN PENERAPAN METODE 5S

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Merry Siska

    2012-12-01

    Full Text Available UD. Dhika Putra merupakan perusahaan yang bergerak dalam pembuatan tahu. Saat ini kondisi layout fasilitas produksi dan kondisi fisik lingkungan kerja di perusahaan mengalami kendala. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas pabrik pembuatan tahu yang dapat meminimalkan panjang lintasan material handling serta menerapkan metode 5S untuk meningkatkan produktivitas kerja, dengan menggunakan pendekatan Systematic Layout Planning (SLP. Sedangkan metode 5S untuk mengatur kondisi tempat kerja yang berdampak terhadap efektivitas kerja, efisiensi, produktivitas dan keselamatan kerja. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa layout usulan yang terpilih untuk dijadikan layout akhir dalam penelitian ini menunjukkan penurunan panjang lintasan material handling yang cukup signifikan yaitu 45 m atau sekitar 19,2% lebih pendek dari layout awal.

  1. ANALISIS VARIABEL YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR KEUANGAN INDUSTRI MANUFAKTUR (MAKANAN DAN MINUMAN YANG GO PUBLIK DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jaelani La Masidonda

    2008-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengetahui pengaruh variabel struktur aktiva, pertumbuhan penjualan, beban pajak dan laba ditahan terhadap struktur keuangan, (2 mengetahui variabel yang paling signifikan dan dominan pengaruhnya terhadap struktur keuangan. Populasi penelitian adalah industri manufaktur (makanan dan minuman yang go publik di Bursa Efek Indonesia (BEI sejak 2003-2007 sejumlah 19 perusahaan. Sampel diambil 9 perusahaan yang ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling. Data berasal dari data sekunder Bursa Efek Indonesia, terutama laporan keuangan dan informasi perkembangan industri manufaktur (makanan dan minuman dengan menggunakan teknik dokumentasi dan tipe pooled data. Model analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan variabel struktur aktiva, pertumbuhan penjualan, beban pajak dan laba ditahan berpengaruh signifikan terhadap struktur keuangan, dan secara parsial hanya variabel  struktur aktiva yang tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur keuangan.

  2. ENERAPAN E-COMMERCE BERBASIS CMS DAN SEO UNTUK TOKO ON-LINE UMKM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Felix Andreas Sutanto

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak. IbM ini bertujuan membuat pruduk software framework aplikasi e-commerce untuk toko on-line UMKM khususnya handicraft, kuliner, batik dan pakaian dengan berbasis sistem manajemen isi (Content Management System/CMS dan optimisasi mesin pencari (Search Engine Optimization/SEO. Produk tersebut nantinya dipergunakan oleh mitra yang merupakan calon wirausaha baru di bidang teknologi informasi (TI. Untuk dapat menerapkan produk tersebut pada usahanya, dan mampu membuat sendiri, mengoperasikan, mengembangkan, dan memelihara maka perlu dilakukan pelatihan dan pendampingan tentang framework aplikasi, manajemen usaha, dan kewirausahaan. Metode yang digunakan dalam IbM ini adalah kaji tindak partisipatif. Pelaksanannya yaitu dengan melakukan identifikasi dan analisis situasi tentang permasalahan yang dihadapi mitra, selanjutnya memberikan solusi berupa pelatihan, pendampingan, dan pembuatan teknologi Software framework E-commerce berbasis CMS dan SEO yang melibatkan mitra serta dilakukan monitoring dan evaluasi agar mitra menjadi terarah, terampil dan profesioanal di bidang tersebut. Target IbM ini adalah terbentuknya wirausaha baru bidang TI khususnya E-commerce bagi UMKM yang terlatih, terapil, dan profesional dalam menjalankan usahanya. Sehinga Luaran dari IbM ini adalah berupa Produk Software Framework E-commerce bagi UMKM berbasis CMS dan SEO, jasa pelatihan Desain web E-commerce, jasa pelatihan manajemen usaha, dan jasa pelatihan kewirausahaan.Kata Kunci : Framework, E-commerce, CMS, SEO, wirausaha, UMKM

  3. Pengaruh Islam terhadap Perkembangan Budaya Jawa: tembang Macapat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asmaun Sahlan, Mulyono

    2012-12-01

    Full Text Available Islam came to Indonesia since the seventh century AD has a major influence on the transformation of the local culture. From cultures that were previously heavily influenced by Hinduism is primarily based on two major books from India, the Ramayana and the Mahabharata to the new culture that is influenced by Islamic values. One form of cultural transformation in the field of Javanese literature is the birth of the tembang macapat (song of macapat. Tembang macapat is a form of transformation from Javanese literature of the form kakawin literary dan kidung (ancient Javanese song became a form of Java new song (gending. During its development, macapat song contains a lot of Islamic values so utilized by teachers, preachers, religious scholars and Ulama’ to the means of education and transformation of Islamic values.   Islam datang ke Indonesia sejak abad ke tujuh Masehi memiliki pengaruh besar terhadap transformasi budaya setempat. Dari kebudayaan yang sebelumnya banyak dipengaruhi oleh agama Hindu terutama didasarkan pada dua karya besar dari India yaitu Ramayana dan Mahabharata menuju kepada kebudayaan baru yang dipengaruhi oleh nilai-nilai Islam. Salah satu bentuk transformasi kebudayaan dalam  bidang sastra Jawa adalah lahirnya tembang macapat. Tembang macapat merupakan bentuk transformasi sastra Jawa dari bentuk kakawin dan kidung menjadi sastra puisi yang berupa lagu/gending. Dalam perkembangannya, tembang macapat banyak mengandung nilai-nilai Islam sehingga dimanfaatkan oleh para guru, mubaligh, kyai maupun ulama’ untuk sarana pendidikan dan dakwah nilai-nilai Islam.

  4. KARAKTERISASI TEPUNG BUAH LINDUR (Brugeira gymnorrhiza SEBAGAI BERAS ANALOG DENGAN PENAMBAHAN SAGU DAN KITOSAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    taufik - hidayat

    2014-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi tepung lindur,menentukan formulasi beras analog, dan karakterisasi produk beras analog terpilih. Penelitian dilakukanmelalui 3 tahap yaitu pembuatan dan karakterisasi tepung buah lindur, formulasi beras analog dan pembuatananalog, serta karakterisasi produk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tepung lindur memiliki karbohidrat(86,10%, tanin (0,21%, amilosa (29,96%, total gula (14,75%, dan HCN (1,98 ppm. Formulasi terbaikadalah kombinasi dari tepung lindur 70% dan tepung sagu 30% dengan penambahan kitosan 0,5%. Berasanalog terpilih memiliki karbohidrat (81,58%, densitas kamba (0,80 g/mL, bobot seribu butir (18,08 g,amilosa 20,36%, serat pangan 8,16%, energi bruto (3.240 kal/g dan daya cerna pati (55,22%.Kata kunci: beras analog, buah lindur, formulasi, kitosan, sagu

  5. Pengolahan Limbah Laundry Menggunakan Membran Nanofiltrasi Aliran Cross Flow untuk Menurunkan Kekeruhan dan Fosfat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aufiyah Aufiyah

    2013-09-01

    Full Text Available Dilakukan penelitian mengenai pembuatan membran silika nanofiltrasi untuk mengurangi kekeruhan dan fosfat menggunakan reaktor dengan aliran cross flow dengan variasi massa silika 5, 8, dan 10 gram. Silika didapatkan dari sintesis pasir silika menggunakan metode alkali fussion menggunakan peleburan dengan KOH. Variasi limbah yang digunakan adalah 100% limbah, 50% pengenceran dan 75% pengenceran (25% air limbah dengan air PDAM. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh massa silika terhadap koefisien rejeksi dan nilai fluks pada setiap variasi membran. Data koefisien rejeksi dan nilai fluks menunjukkan variasi membran terbaik yang selanjutnya akan dianalisa morfologinya dengan metode SEM (Scanning Electron Microscopy dan analisa gugus fungsi dengan metode FTIR (Fourier Transform Infra Red. Didapatkan koefisien rejeksi terbaik adalah 5 gram 100% limbah dengan nilai rejeksi kekeruhan 91,33%. Rejeksi fosfat 56, 07%. Nilai fluks terbaik didapatkan membran 8 gram 25% air limbah dengan nilai fluks 2,81 L/m2.jam.

  6. Analisa Hukum Pidana Dan Kriminologi Terhadap Putusan Hakim Sebelum Dan Sesudah Berlakunya Undang-Undang No. 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang

    OpenAIRE

    Alavi, Ivan Najjar

    2010-01-01

    Kejahatan merupakan sebuah akibat dari reaksi sosial dalam perkembangan masyarakat modern. Masyarakat modern yang secara langsung terkena pengaruh dari globalisasi akibat kemajuan teknologi dan sarana informasi yang begitu cepat. Hal ini terkadang memberi dampak negatif terhadap kehidupan masyarakat. Dampak negatif yang timbul dalam hal ini disebut kejahatan. Perdagangan orang merupakan salah satu kejahatan yang sangat penting untuk dibahas pada saat ini. Sebelum lahirnya Undang-Undang No....

  7. KEMAJUAN TEKNOLOGI DAN POLA HIDUP MANUSIA DALAM PERSPEKTIF SOSIAL BUDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Ngafifi

    2014-06-01

    Full Text Available Makalah ini bertujuan untuk: (1 mengetahui proses perkembangan kemajuan teknologi, (2 mengetahui perubahan pola hidup manusia akibat kemajuan teknologi, (3 mengetahui pengaruh kemajuan teknologi di bidang sosial budaya, dan (4 mendapatkan solusi dalam mengatasi dampak negatif dari kemajuan teknologi. Makalah ini merupakan hasil studi pustaka yang bersumber pada buku, artikel, jurnal, dan dilengkapi dengan hasil survei tentang penggunaan teknologi modern yang digunakan sebagai teknik pengumpulan datanya. Data yang diperoleh dianalisis deskriptif secara kritis oleh penulis dengan menggunakan pendekatan teori perubahan sosial budaya. Hasil pembahasan dalam makalah ini menunjukkan sebagai berikut: (1 kemajuan teknologi terus berkembang sangat pesat dan melahirkan masyarakat digital; (2 terjadi perubahan pola hidup manusia akibat kemajuan teknologi sehingga menjadi lebih pragmatis, hedonis, sekuler, dan melahirkan generasi instan namun juga mengedepankan efektifitas dan efisiensi dalam tingkah laku dan tindakannya; (3 kemajuan teknologi berwajah ganda karena menimbulkan pengaruh positif dan negatif bagi kehidupan manusia; (4 upaya untuk menekan dan mengatasi dampak negatif dari kemajuan teknologi dapat dilakukan dengan mensinergiskan peran keluarga, pendidikan, masyarakat, dan negara.Kata kunci: teknologi, pola hidup, dan perubahan sosial budaya

  8. Pembuatan dan Karakterisasi Genteng Polimer Menggunakan Aspal dan Polypropilen Dengan Variasi Komposisi dan SeratNanas Terorientasi

    OpenAIRE

    Astuti, Neni Juli

    2014-01-01

    Research and testing has been done on the manufacture and characterization of polymer composite tile using pineapple fibers as reinforcement, polypropylene as the matrix and the asphalt. This study aimed to explore alternative building blocks of the polymer tiles are less expensive and environmentally friendly. And the polypropylene composition of the used asphalt that is 10% of the total weight of the sample, while the sand and pineapple fiber composition varied by comparison (80%:0%), (79%:...

  9. NORMA PERKEMBANGAN MOTOR MILESTONE ANAK SEHAT DAN BERGIZI BAIK DALAM RANGKA PENGEMBANGAN SUATU RUJUKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abas B. Jahari

    2012-11-01

    Full Text Available Norm of Motor Milestone Achievements In Healthy and Well Nourished Children Leading To The Development A Reference.Background: The prevalence of malnutrition is still high in Indonesia, and one of its functional consequences is level of the intelectual capacity of children. Motor development is an essential of cognitive performance, and it is generally believed related with nutritional status of children, however very few studies had been carried out in the field condition.Objectlves: To describe the ceiling of motor milestone achievements of healthy and well nourished children aged 3-18 months in the development of norms for Indonesian children.Methods: The study was conducted in 4 big cities: Surabaya, Malang, Bandung and Bogor in 2100 healthy and well nourished children aged 3-18 months came from high SES (socio-economic status families who had no constraints on achieving normal growth and development. There were 17 milestones observed by well trainned enumerators following standard procedure. Analysis of percentiles 5, 10, 50, 90, and 95 for age against motor achievement were carried out for all children.Results: The difference in the attainment of the ceiling of motor milestones between males and females were not significant at any points of observation, therefore sex combined norm curve of motor development for children aged 3-18 months was ilustrated.Conclusions: The norm of motor milestone development for Indonesian children aged 3-18 months has been developed. Before being used as a reference, it needs to be evaluated or it is reliability and feasibility.Keywords: motor milestone, motor development, reference of motor development.

  10. Tingkat Fertilisasi dan Perkembangan Embrio Mencit yang Diberi Ekstrak Buah Merah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Said

    2011-08-01

    Full Text Available In the present study examined the influence of red fruit extract (RFE on fertilization rate and development of mice embryos during the pre-implantation stage. The application of RFE dose 0 ml/head/day, 0.05 ml/head/day, and 0.1 ml/head/day for seven days were conducted to examine its influence at the level of fertilization, then the application of RFE was continued during 0-3 days stage of pregnancy (0 day of pregnancy is the formation of the vaginal plug. The super-ovulation of the white mice was done by injecting of 5 IU PMSG and hCG (48 hours after PMSG, folowed by mating the females with males with ratio 1:1. The single-cell-embryos were collected 20 hours after the injection of hCG. The eggs were then fixed and stained before examinating the normal fertilization of eggs (formation 2 pronucleus. The morula and blastocysts were collected 84 hours after injection of hCG. The influence of the RFE with dose 0.1 ml on normal fertilization rate (formation 2 PN, significantly higher (46.01% compared with dose 0.05 ml (37.51% and controlled (16.38%. However, the influence of RFE with dose of 0.05 ml and 0.1 ml on the growth of pre-implantation stage embryos may inhibit the growth of mice embryos during the pre-implantation stage in vivo.

  11. Dinamika Perkembangan Pariwisata Pusaka: Tinjauan dari Sisi Penawaran dan Permintaan di Kota Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teguh Amor Patria

    2015-08-01

    Full Text Available Tourism is one of the largest industries in the world today, and heritage tourism is one tourism segment that has shown a rapid growth. Heritage tourism in Indonesia only began to grow in the beginning of this millennium, marked by emergence of heritage tourism organizations in a number of major cities. In the city of Bandung, heritage tourism activities were initially organized in 2003 following the birth of Bandung Trails. The organization has been active in organizing heritage tours annually. Identification of heritage tourism development, both from demand and supply side, is the goal of a research that became the basis for this paper. The type of the research is qualitatiive and the population taken was the participants of tours organized by the Bandung Trails between 2003 and 2007. Samples were chosen randomly involving around 750 respondents who were given questionnaires from which primary data of profiles and demand patterns were generated. Aside from that, secondary data from literatures were used to identify the conditions of heritage tourism products at the supply side. Heritage tourism is a new phenomenon in Bandung that began to develop in the early millennium and pioneered by grassroots communities in heritage conservation. Findings of this research include, from the supply side, some challenges in the development of heritage tourism in Bandung, such as weak law enforcement, limited economic condition of local communities, and lack of attachment between the communities and heritage objects. From the demand side, heritage tourists in Bandung was domnated by young people aged 19-30 (78% and it is assumed that there is a connection between level of education and interest in heritage tourism.

  12. PEMODELAN DINAMIKA PERKEMBANGAN PERKOTAAN DAN DAYA DUKUNG LAHAN DI KAWASAN CEKUNGAN BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Kustiwan

    2016-01-01

    Full Text Available This research of dynamics growth of urban area and land carrying capacity using system dynamics model that can relate all of components complexly has to be done, then we can forecast the behaviour of its variable to make a policy to solve the problem. The components that used in this research are population, land use, flood disaster, and land carrying capacity. Model behaviour shows that the population growth can raise the escalation of built up area, then result the growth of water run off. This escalation of built up area increasing the attraction of its area, so it increase in-migration rate, and increase population so the built up area attains the limit of land carrying capacity at 2020.To anticipate the limitation of land carrying capacity, the policy scenarios were made. The scenarios can prolong the attainment of land carrying capacity limit, developing rural area outside Kawasan Cekungan Bandung  and forbid the land use convertion  from forest and agriculture land to become built up area, which couldn’t attain but can preserve the green area; and last, the combination of all scenario. The best scenario is the combination of all.

  13. PERKEMBANGAN KONSUMSI TERIGU DAN PANGAN OLAHANNYA DI INDONESIA 1993-2005

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Hardinsyah

    2012-03-01

    Full Text Available 800x600 Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 st1\\:*{behavior:url(#ieooui } /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";} The objective of this study was to analyze trend of wheat flour consumption and its processed products in Indonesia since 1993 until 2005.  The data used were food consumption data of Socio-economic Survey (SUSENAS collected by Statistics Indonesia (Badan Pusat Statistik, BPS. The results showed that the wheat flour consumption and its processed products tended to increase from 1993 to 2005. The rapid increase was occurred in the period of 1993-1996 and 1999-2005.  Three kinds of wheat flour-processed products that significantly increased were instant noodle, fried food and snack for children.  The average consumption level of wheat flour and their processed products in 2005 in urban areas were higher than the consumption level in rural areas, namely 47.7 vs. 36.3 g/cap/d.  Among all of the wheat flour-processed food, wheat flour based-fried food, instant noodle, and noodle with meat ball (mie bakso were the most three popular kind of wheat flour processed products consumed by Indonesian people, 49.4, 48.6 and 44.7% respectively. The consumption pattern was relatively similar between urban and rural areas.  It indicated that wheat flour processed food had already been a part of food consumption pattern of Indonesian people. Keywords:        wheat flour, wheat flour-processed food, consumption, trend of consumption, ur­ban area, rural area.

  14. Pertumbuhan dan perkembangan anak gizi buruk masa lalu di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suhartono Suhartono

    2008-07-01

    Full Text Available Background: Undernutrition is one of factors that influences growth and development of children and causes lost generation. In Indonesia, 2.4 million of underfives suffered from undernutrition and 7 millions of them suffered from protein energy malnutrition. In Tanggamus Regency, 46% of children suffered from protein energy malnutrition and 81 cases suffered from undernutrition. Objective: To identify the relationship between children’s previous undernutrition and their recent growth and development. Method: The study was observational with cross sectional design. Subjects were all undernutrition cases nursed in Regional Public Hospital of Pringsewu Tanggamus from 1999–2001. Antropometric measurement was done to children’s weight and height. The anthropometric indicators were weight for age z-score (waz, height for age z-score (haz, and weight for height z-score (whz. Raw motoric development was measured using Denver test. Data collected using questionnaire were child internal factors and external factors of family’s characteristics and health service. One variable analysis was done descriptively, while t-test was used to know the relationship between children’s previous undernutrition and their recent growth development. Results: There was relationship between previous undernutrition of children and their recent growth (p0,05. The other factor that had relationship with their development were the achievement of D/S (p0,05. Conclusion: There was relationship between previous undernutrition of children and their recent growth, but there was not with the recent development of children. The achievement of D/S was the other factor that had relationship with the growth of children.

  15. SEJARAH PERKEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN BAHASA ARAB PESANTREN DAN DINAMIKA METODE PEMBELAJARANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Pujiati

    2016-07-01

    Full Text Available Arabic language learning curriculum has an important role as a milestone of learning in schools. No doubt, the existence of pesantren has spawned a generation that has the ability Arabic, as in Tebuireng salaf pesantren in Jombang. But in reality, the historical development of Arabic language curriculum at the school has not received serious attention in academic circles. As this study aims to find out How did the history, dynamics, and the Arabic language curriculum model viewed from a historical perspective. In view of the movement of history Ibn Khaldun's theory affirms that everything is going to undergo a process of evolution and progress towards a cycle to form a spiral. Meanwhile, Auguste Comte believes that everything is always berprogres oriented progress. Based on studies conducted by the authors can conclude that the curriculum of Arabic language learning in schools Jombang Tebuireng spiral-dialectical. Learning system that is in it massively berprogres on learning madrasah. It is also offset by learning model oriented student centered.

  16. PERKEMBANGAN INDIKATOR EKONOMI DAN KEMAKMURAN INDONESIA DIBANDINGKAN DENGAN 6 NEGARA TETANGGA PERIODE 2005 2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Theresia Lesmana

    2014-07-01

    Full Text Available In this study, the writer attempts basically to look at the economic indicator from three things, there are output growth rate, unemployment rate and inflation rate. For state prosperity indicator, the writer uses Gross Domestic Product (GDP per capita. Object of this study uses the data from seven countries. They are Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina, India and Cina. Economic and state prosperity indicator is viewed from the growth of eight years period from 2005 until 2012. The writer uses secondary data that is available on websites, such as website of International Monetary Fund, Central Statistic Body and etc. The analysis shows that Indonesia is at fourth position for output growth rate, sixth position for unemployment rate, the second position for inflation rate and the highest position for GDP per capita.

  17. Perkembangan Indikator Ekonomi dan Kemakmuran Indonesia Dibandingkan dengan 6 Negara Tetangga Periode 2005-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Theresia Lesmana

    2014-05-01

    Full Text Available In this study, the writer attempts basically to look at the economic indicator from three things, there are output growth rate, unemployment rate and inflation rate. For state prosperity indicator, the writer uses Gross Domestic Product (GDP per capita. Object of this study uses the data from seven countries. They are Indonesia, Malaysia, Thailand, Singapura, Filipina, India and Cina. Economic and state prosperity indicator is viewed from the growth of eight years period from 2005 until 2012. The writer uses secondary data that is available on websites, such as website of International Monetary Fund, Central Statistic Body and etc. The analysis shows that Indonesia is at fourth position for output growth rate, sixth position for unemployment rate, the second position for inflation rate and the highest position for GDP per capita.

  18. PERKEMBANGAN STUDI PEREMPUAN, KRITIK, DAN GAGASAN SEBUAH PERSPEKTIF UNTUK STUDI GENDER KE DEPAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. A. I. N. Marhaeni

    2012-11-01

    Full Text Available The efforts to improve gender equity and equality have been taken place for yearssince the struggle of R.A. Kartini. Up to present, the efforts are still in place, however, notyet gain expected results. Preservation of gender inequality can be reproduced in family,society, as well as in the country.The increasing attention to gender is forced by women conference conducted by theUN. Four paradigms are identified: 1 Women in Develoment (WID concept thatemerging researches on womwn participation in development process; 2 Gender andDevelopment (GAD concept in which female is related to male; 3 Women’sempowerment; 4 Gender Mainstreaming. All of these paradigms have been implemented,but the results are not as expected.This condition reflects the needs of more critical attention in the implementation.For instances by considering women heterogeneity in terms of culture, social, andeconomis values, and thus it is necessary to take a need assessment in individual andinstitution levels. Men are also needed to take participation in gender studies to avoid bias.It ia also important to carry out program of education information communication tospread the information about women programs that have been and will be conducted toimprove women participation. Also, government commitment is crucial to increase gendersensitivity in public bureaucracy

  19. PENGARUH REALIMENTASI TERHADAP PERKEMBANGAN BERAT BADAN DAN MORFOLOGI USUS HALUS PADA TIKUS MALNUTRISI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endi Ridwan

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACT Introduction: Intra Uterine Growth Retardation (IUGR cause the weight of baby body born to lower, as a result can cause the malnutrition. The most common etiology of failure to thrive in infants due to gastrointestinal origin, particularly nutrient maldigestion , malabsorbtion and chronic diarrhea. Malnutrition can be overcome with the gift of square meal and well-balanced by energy required to pursue the growth. Objectives: Learning growth response of body weight, morphology of intestinal parameters and activities of disaccharidases enzyme. by using rats as animal model. Methods: This Research is experimental. Malnutrition rats were made with the restriction  diet of equal to 50 percent  since gestation period, lactation and 3 week after delivering birth. Realimentation were conducted during 8 week, with the food gift ad libitum and use the control. Parameters  perceived is ; body weight, morphology and morphometry of small intestine, serum of albumin and enzyme activities in disaccharidase. Results: The body weight of rats in realimentation group was higher than malnutrition group, but lower than control group.  The morphology and morfometri of small intestine showed  the increase have a meaning , and so do serum of albumin and activities of  disaccharidases enzym. Conclusions: Realimentation at malnutrition rats can improve the body weight, morfology and morphometry of small intestine, and also enzyme activities in disaccharidases. [Penel Gizi Makan 2005,28(2: 72-78] Keywords: malnutrition rats, realimentation, small intestine, body weight

  20. Ketercapaian Tugas-Tugas Perkembangan Remaja dan Pendidikan Seksual Pada Remaja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fuaddillah Putra

    2015-11-01

    Full Text Available Adolescence is a transitional period between childhood into adulthood, or period of a years, during which time they must meet some development tasks. Adolescent development tasks must be accomplished by a teenager. Fostering social relationships closer to same-sex and opposite sex friends is one of the nine developmental tasks that must be met by teenagers. The development task in achieving common understanding of the crisis affecting the values and morals that occurred in the community, such as the occurrence of free sex among teenagers. The occurrence of free sex for example form a misunderstanding of the meaning of fostering social connections among these teens, can be caused by a lack of sex education, information obtained by the teenagers, both from the family environment as well as from the environment outside the family (society and education in schools. Sex education is education which is given to individuals and discuss about reproductive health as well as things that can cause teens are no longer responsible for the reproductive organs. Fulfilling the development tasks that should be fulfilled by the teens must be accompanied by the guidance they can get from the people around them, thus fulfilling the development tasks can be in accordance with the values and norms that apply in an environment where they do the activity of life.

  1. Identitas kepemilikan pura dalam hubungan dengan perkembangan pariwisata dan konflik sosial di Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    GPB Suka Arjawa

    2014-07-01

    Full Text Available Social conflict in Bali frequently involves public prayer area (Pura, can last in several days and leads to disputes between family within same community. Therefore, the community who perform prayer in the Pura was prone to disengagement caused by conflict. The purpose of this article was to understand the relations between social conflict in Bali which related to ownership social identity and tourism development in Bali. The research method used to approach was conducted in qualitative way in order to shows positive correlations between social changes and the conflicts. The social change in Bali was caused by economic factor to the social tradition factor, directly faced with identity in each community which have responsibility to protect the temple. Tourism is the basic factor for the social change in Bali. Tourist industry make the existence of hotel and restaurant increased. By the local goverment, the tax of these hotel and restaurant were allocated a fund for desa pakraman, the locus of cultural tourism in Bali. But in any cases, most of community members in desa pakraman make a decision to use this fund to develop the temple. Different opinion in community to use this fund could cause a conflict because the community in this temple has different identity.

  2. Segmentation, Targeting, dan Positioning Studio Tato di Surabaya dalam Perkembangan Gaya Hidup

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anang Tri Wahyudi

    2013-01-01

    Full Text Available This study attempts to examine in depth the influence of lifestyle on the orientation of recipients (tattoo users to the art of tattooing, which is independent of the value of a valuable commodity, and explore the extent to which the process of tattoo studios’ segmentation, targeting, and positioning in managing a tattoo studio. This study uses qualitative research methods with interpretive phenomenological foundation of thinking, which is oriented to truth that is subjective to informants, which consists of a tattoo studio tattooist and managers who have more than five years of experience, and the recipient women and men under the age of 30. The development of post-modern lifestyle is synonymous with consumer culture, which affects the orientation of recipients towards tattoos as works of art, a medium of expression, search for identity, and part of fashion accessories, therefore tattoos become works of art that have commodity value. The existing tattoo studios already have market segments, target markets, positioning, and clear marketing strategy, however there are some tattoo studios that do not determine their market segments and target goals. They tend to flow and follow the situation and market conditions. Several factors that affect the condition and management of tattoo studios today are environmental factors, resource constraints, and tattoos as art products that are homogeneous.

  3. MEKANISME DEFORMASI, PERGERAKAN (SENSE SHEAR DAN PERKEMBANGAN STRUKTUR DALAM PROSES DEFORMASI DUCTILE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahrudin Fahrudin

    2012-02-01

    Full Text Available The deformation mechanisme in ductile – transition zone show microfracture cataclasis activities,intracrystalline deformations, twinning, kinking, solid-sate diffusion creep, recovery and recrystallisation. Thatactivities to extend the sense shear indication. Sense shear can see i.e porfiroclast, mica fish, porfiroblast, veins,strain shadow, strain fringe and boudin. Commonly sense shear indications to get the form of ellipsoid geometry.That geometry experience to development the structure along progressive deformations process. Thedevelopment of inclusion and fabric also occur at that process.

  4. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN MENTAL DAN PSIKOMOTOR PADA ANAK BATITA GIZI KURANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Muljati

    2012-11-01

    Full Text Available DETERMINANT FACTORS OF MENTAL AND PSYCHOMOTOR DEVELOPMENT ON MALNOURISHED CHILDREN.Background: The study was carried out in Dramaga-Bogor 1998. Dramaga sub-district was agricultural area that had high proportion of malnourished children under 5 years in Bogor. Inadequate nutrient intake on children motivation, playing as well as children's interaction with mothers and environment.Objectives: The study was conducted to examine the determinant factors of Mental Development Index (MDI and Psychomotor Development Index (PDI on malnourished children.Methods: The study was cross sectional, subjects were under three years children that had weight for age < 70% median NCHS. Bailey Mental and Motor development were examined by psychologist in Nutrition Research and Development Centre were asked about social economic and caring practices at home with Mothers or caretakers.Results: The results show that age and stimulation that mothers given effect Mental Development Index (MDI and Psychomotor Development Index (PDI on malnourished children. The equation for PDI was Y = 43.849 + 9.322 children's age -7.942 mother's age + 0.009 mother's age * the amount of stimulation often given. The equation for MDI was Y = 91.344 + 25.972 children's age -11.217 mother's age + 0.198 mother's age * the amount of stimulation often given. For MDI was 25.7% and for PDI was 9.3% by children's age after controlling mother's age and stimulation that often given. In order to catch the optimal growth and development, the main focus to improve went should only focusing on body growth but also mental and motor development as well.Keywords: malnourished children, growth and development

  5. Identifikasi kutukebul (Hemiptera: Aleyrodidae dari beberapa tanaman inang dan perkembangan populasinya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purnama Hidayat

    2017-02-01

    Full Text Available Whiteflies (Hemiptera: Aleyrodidae can cause direct and indirect damages on plants, especially vegetables. There is only limited information regarding taxonomy and population dynamic of whiteflies attacking vegetables in Indonesia. This research is conducted to identify species of whitefly collected from chili pepper, tomato, and soybean, and to study their population dynamic. The information gathered from these studies will be useful to support whitefly management in the field. Based on morphology identification of the puparium collected directly from the host plants, there were four species of whitefly identified from chili pepper, tomato, and soybean in Bogor, Cianjur, and Sukabumi, i.e. Bemisia tabaci, Aleurodicus dispersus, Trialeurodes vaporariorum, and Dialeurodes sp. The presence of B. tabaci on chili pepper and tomato was associated with virus infection that causes yellowing and leaf curl disease. This population of B. tabaci tended to increase along with plant growth and generally reached the highest population when the plant was 60-70 days after planting.

  6. PERKEMBANGAN MIKROGAMETOFIT DAN UJI VIABILITAS SERBUK SARI KELAPA (Cocos nucifera L. “Ancak”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Luh Gede Cerli Tonika Sari

    2013-12-01

    Full Text Available The research observed the type of pollen shape, development of microgametophyte, andpollen viability of Cocos nucifera L. “Ancak”, that is the pollen structure Cocos nucifera L. usedpreparation with acetolysis method. Development of microgametophyte, and pollen viabilitywith germinated pollen in vitro used 0,8% of agar media in sugar solution 0%, 50%, and 70%.The result showed that the type of pollen shape Cocos nucifera L. “Ancak”: circular, sulkus,media, Subferoidal, P/E: (1.12-1.18. Development of microgametophyte Cocos nucifera L.“Ancak” the flowers are ripe generally at the level of uninucleate (> 60% and binukleat (<40%.Male gametes (trinukleat started on day 2,4. percentage of pollen viability in vitro low average(< 2.5%.Keywords: Pollen structure, microgametophyte, viability test, in vitro

  7. PEMETAAN PERKEMBANGAN PERHOTELAN DI PUSAT PERDAGANGAN DAN JASA KOTA SEMARANG DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Hermawan

    2015-04-01

    Full Text Available The expanded growth of the trade and services area of Peterongan - Tawang – Siliwangi (Petawangi in Semarang City has resulted in a new growth of commercial center activity within the area. Hotels as one of the potential trade and service components in the center of the area have an important role in the Semarang economy. The growth of hotels is due to the growth of activities like meeting, incentives, conference, and exhibition (MICE as an effect of business activities in Semarang City. The share of hotels in the Petawangi area is around 70 percent of the total hotel tax in Semarang City. The purpose of this research is to identify the characteristics of the growth of hotels in the Petawangi Area during the last 3 years (2011-2014. The research has used spatio-temporal GIS and qualitative analysis, utilizing snowball sampling technique. The results show that the growth of hotels is excessive in the sense that the supply of hotel rooms exceeds the demand. The hotel growth is most intense in the urban villages of Sekayu and Pekunden. The emergence of the national government policy, which does not support the development of city hospitality through MICE, may result in a decrease of the hotel tax in Semarang for about 35 to 50 percent per year. To be able to keep the balance between supply and demand, better cooperation between the Semarang City government and the hotels managements is needed. It is especially for developing the infrastructure such as integrated inter-modal transportation for easier access to and from airport, improvement of urban facilities, city tourism development, and organizing national events to increase the declining demand of MICE. © 2015 GJGP UNDIP. All rights reserved

  8. Studi pertumbuhan dan perkembangan kondrosit embrio ayam dalam kultur dengan asam borat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Ducha

    2012-02-01

    Full Text Available The teratogenisity mechanism of boric acid is less known. There are contradictory observation on the effect of boric acid on the fetus malformation. An observation reported that boric acid is bound to the riboflavin and this complex causes a riboflavin deficiency on fetus. However, the other observation suggested that the present of riboflavin and boric acid had no decresed malformation on fetus, but increased malformation. It is giving an idea that the one of teratogenisity mechanism of boric acid may the biological mechanism to the target cells. The goal of this study was to evaluate the effect of boric acid on the growth and development of cultured chick embryo chondrocytes. Chondrocytes were dispersed from sternal cartilage of 12-d chick embryos (Gallus gallus. Randomized completly design was used to arrange this treatment with five replicates for each treatment. The dosage of boric acid were 10, 20, 40, 60, 80, and 100 μg/ml. The cultures were observed on 1, 3, 5, 7, 9 day after boric acid treatment, including: the cell proliferation, cell adhesion, cell attachment and colony formation. The data were analyzed descriptively. Result of this experiment showed that on high dose (80 and 100 μg/ml cell adhesion was not formed, therefore the colony was not formed, and formed vacuola in the cell. This study indicated that boric acid on the high dose can inhibit the cell proliferation, cell adhesion, cell attachment and colony formation.

  9. Perkembangan Embrio dan Penentuan Jenis Kelamin DOC (Day-Old Chicken Ayam Jawa Super

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asmarani Kusumawati

    2017-02-01

    Super Javanese chicken embryonic development. This study attempts to provide information about embryonic development and sexing on Super Javanese chicken. This study used Super Javanese chicken fertile eggs from Java Farm, Maguwoharjo, Depok, Sleman. These eggs were incubated at temperature of 37o-38oC. Samples were observed with Neutral Red and Hematoxilin Eosine (HE staining. The measurement of the Super Javanese chicken embryo were about length of the third finger, beak, and the length of the embryo's body. This observation obtained embryonic development of the super Javanese chicken spesifically. This concluded that Super Javanese chicken as a first generation from cross breeding has slower growth in embryonic development

  10. Pertumbuhan dan perkembangan larva Musca domestica Linnaeus (Diptera: Muscidae dalam beberapa jenis kotoran ternak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ramadhani Eka Putra

    2015-09-01

    Full Text Available House fly (Musca domestica is an important urban insect that can transmit various infectious diseases. This insect usually utilized organic wastes as nutrition source for their larvae. One of the main sources of organic wastes is livestock manure produced by animal farming located near human dwelling area. Thus, appropriate house fly population control program at animal farm is needed,based on information on the house fly’s life history. The research is focused on the development of house fly larvae reared with different livestock manures, such as cow, chicken, and horse. As comparison, rice bran were used as control. Results showed that larvae reared with horse manure has the shortest development time (5 days, with lowest larval survival rate (30%, pupal weight (6.8 ± 0.141 g, and weight of female imago (4.9 ± 0.14 g. This finding indicates the lowest nutrition value of horse manure for house flies larvae. Further research is needed to find the effect of manure to variables that directly influence population growth, such as fecundity of female flies and egg survivorship. These additional information on life history will help the design of appropriate house fly population management program for animal farm.

  11. KELEKATAN IBU-ANAK, PERTUMBUHAN ANAK, DAN PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSI ANAK USIA PRASEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Wijirahayu

    2017-02-01

    Full Text Available The research aimed to analyze the influence of mother-child attachment and child growth on social-emotional development of preschoolers children. This research used cross sectional design and conducted in the Village of Balumbang Jaya, West Bogor sub-district, Bogor City.. This research involved 100 families that were selected by purposive sampling and then involved mother as respondent. For answering the purpose of the study, the data were analyzed using multiple linear regression. This research showed that about two of five mothers (61,0% had an insecure mother-child attachment. Moreover, about seven of ten children (70,0% had a risk on growth disorder. Meanwhile, the study revealed that emotional social development of children were in medium categorize with the highest average index on adaptive functioning dimension and the lowest on compliance dimension. Children whose the mother did not work had higher emotional social development than children whose the mother worked. Children who had normal growth status, had higher emotional social development than children who had the risk of growth disorder status. Moreover, increasing of education level of the mother and mother-child attachment will affect the improvement of social-emotional development of preschoolers children.

  12. PEMIKIRAN ISLAM KONTEMPORER (KONSEP DZIKR ALLAH DAN URGENSITASNYA DALAM MASYARAKAT MODERN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustaqim Mustaqim

    2015-09-01

    Full Text Available Artikel "Konsep Dzikr Allah dan Pengaruhnya Bagi Masyarakat Modern". Topik utama yang dibahas dalam  Artikel ini adalah masalah dzikr Allah, yaitu suatu masalah yang selalu aktual untuk diteliti, dikaji dan diamalkan sepanjang masa, terutama pada era modern sekarang ini yang ditandai oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dewasa ini, satu sisi telah memberikan berbagai kemudahan dan kesenangan hidup, karena hampir semua kebutuhan hidup manusia terutama yang bersifat lahiriah dapat dipenuhi dengan bantuan mesin dan robot. Berkat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi transportasi dan komunikasi manusia telah memasuki era globalisasi, suatu era dimana manusia mampu melakukan hubungan antarbangsa sejagat dalam berbagai segi kehidupan secara lebih luas, lebih mudah dan lebih cepat. Akan tetapi di sisi lain, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang didasarkan pada pandangan hidup materialisme dan sekuler telah menjadikan masyarakat modern kehilangan nilai-nilai spiritual sehingga mengalami dekadensi moral, disorientasi hidup, kesedihan dan kegelisahan jiwa serta selalu dihantui rasa takut. Dalam keadaan seperti itu, masyarakat modern sangat mendambakan pegangan hidup yang mampu memenuhi kebutuhan spiritualnya. Akan tetapi sayang, banyak di antara mereka yang salah jalan sehingga terperangkap mengikuti gerakan kultus. Kenyataan tersebut telah mendorong untuk meneliti kembali ajaran Islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Al-Hadits untuk menemukan solusi terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat modern. Akhirnya, bagaimana solusi yang paling tepat dan baik dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat modern tersebut dalam perspektif Islam.

  13. MODEL PENGEMBANGAN DASHBOARD UNTUK MONITORING DAN EVALUASI KINERJA PERGURUAN TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Hariyanti

    2011-01-01

    Full Text Available Tujuan utama dari penelitian ini adalah merancang model pengembangan dashboard untuk kebutuhan perguruan tinggi. Dashboard adalah aplikasi sistem informasi yang menyajikan informasi mengenai indikator utama dari aktifitas organisasi secara sekilas dalam layar tunggal. Pembuatan model memperhatikan 3(tiga aspek utama dashboard yaitu penyajian data/informasi, personalisasi, dan kolaborasi antar pengguna. Model yang dihasilkan digunakan untuk pengembangan dashboard bagi kebutuhan monitoring dan evaluasi kinerja perguruan tinggi. Monitoring dan evaluasi kinerja mutlak dilakukan secara terus menerus oleh perguruan tinggi untuk memastikan bahwa proses bisnis yang dijalankannya dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan, melalui strategi pengelolaan yang tepat. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan survei kuesioner. Studi literatur dilakukan untuk membuat rancangan awal model. Sedangkan survei kuesioner dilakukan untuk mengidentifikasi kebutuhan calon pengguna dashboard dan mengetahui faktor-faktor yang yang mempengaruhi kesuksesan pengembangan sistem informasi di perguruan tinggi. Jumlah responden sebanyak 95 orang di lingkungan Universitas Airlangga (UA dan Institut Teknologi Bandung (ITB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan prioritas kebutuhan dashboard untuk pengguna di UA dan ITB. Namun secara umum dapat dinyatakan bahwa kebutuhan yang terkait aspek penyajian data/informasi, personalisai, dan performansi merupakan hal yang dianggap penting untuk sebuah dashboard. Sedangkan aspek kolaborasi hanya dianggap sebagai daya tarik dashboard. Model pengembangan dashboard yang dihasilkan menggambarkan bahwa kepuasan pengguna dipengaruhi oleh kualitas sistem, kualitas layanan, dan manfaat positif yang diberikan oleh sistem.

  14. APLIKASI PENCARIAN INFORMASI DAN LOKASI TEMPAT MAKAN PADA PERANGKAT MOBILE BERBASIS ANDROID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rita Layona

    2016-08-01

    Full Text Available Perkembangan bisnis kuliner di Indonesia diiringi dengan kemajuan teknologi perangkat mobile telah meningkatkan mobilitas aktivitas konsumen sehingga muncul kebutuhan pencarian lokasi dan informasi tempat makan secara cepat dan mudah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi yang dapat membantu konsumen dalam mencari informasi dan lokasi tempat makan pada perangkat mobile menggunakan teknologi GPS. Metode pengembangan aplikasi yang digunakan adalah Waterfall yang terdiri atas 5 bagian, yaitu communication, planing, modeling, construction, dan deployment. Hasil dari penelitian ini berupa aplikasi bernama “Nomnom” pada perangkat mobile berbasis Android yang dapat menampilkan hasil pencarian informasi dan lokasi tempat makan yang diinginkan konsumen. Simpulan dari penelitian ini adalah aplikasi “Nomnom” dapat membantu konsumen dalam mendapatkan informasi dan lokasi tempat makan.

  15. Aplikasi Pembelajaran Manasik Haji dan Umroh Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Robby Firmanda

    2016-10-01

    Full Text Available There are many moeslim people who do not know the information about how to do the pilgrimage and perform a pilgrimage to Mecca that usually called ‘Hajj’ and ‘Umrah’. Hajj and Umrah are the duty for moslem who have ability to do that. In mobile application there are many advantages that can be used for learning, especially the app based Android. The purpose the research is to develop a mobile application as a learning media how to do Hajj and Umrah that is interactive for everyone through Android devices. With a guide app how to do Hajj and Umrah based Android, is expected can facilitate users to learn how to do Hajj and Umrah well and right. This application uses Android Studio software as IDE, in making the Android app. The first step to make the app is making a design like the design of the text, picture, animation, and audio about how to do Hajj and Umrah. Then, the second step is adding the basic rules of the pray in Arabic text with the meaning of that text. The third step is adding the picture, animation and audio about the pray and the proposition into Android Studio layout with Webview, and then doing initalization by adding the sound of every praying pronounciation in every Hajj and Umrah steps. The result of making the research is a multimedia application which display to  user about the text, picture and audio about how to do Hajj and Umrah based Android and facilitate user to learn easier. Keywords: application; Android; the rule of Hajj and Umrah; learning; animation; audio Abstrak -- Dewasa ini sering kali kita jumpai banyak sekali dari masyarakat yang masih belum mengetahui informasi mengenai mengenai manasik haji dan umroh khususnya bagi umat islam yang merupakan salah satu rukun Islam yang wajib dilaksanakan bagi yang sudah mampu. Dalam aplikasi mobile banyak sekali yang dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran diantaranya yaitu aplikasi berbasis Android. Dalam pembuatan Penelitian ini ditujukan untuk mengembangkan sebuah

  16. Proses Reduksi Ekses Lumpur Aktif Dari Ipal Industri Pembuatan Kertas

    OpenAIRE

    Maya Sarah

    2009-01-01

    Industri pulp dan kertas merupakan industri yang sangat berpotensi menimbulkan pencemaran karena menghasilkan limbah cair dalam konsentrasi yang cukup tinggi (COD = 700 – 1000 mg/l) dan dalam jumlah yang relative besar mengingat industri ini banyak menggunakan air. Limbah cair industri pulp dan kertas umumnya diolah pada Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan sistem lumpur aktif. Proses pengolahan limbah cair ini masih belum effektif karena biomassa yang terbentuk terla...

  17. KOMPOSIT SERAT ALAM AKAR WANGI DAN LIMBAH SERBUK GERGAJIAN KAYU SEBAGAI BAHAN DASAR ALTERNATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purwanto Purwanto

    2016-09-01

    Full Text Available penelitian ini  adalah mengkaji tentang pemanfaatan limbah untuk membuat bahan komposit dari  limbah serbuk gergajian kayu (SGK dan bahan alam serat akar wangi (SAW. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan eksperiman di laboratorium dengan membuat komposit SGK-SAWK  dalam bentuk lembaran dan poros dengan perbandingan berat antara SGK dan SAW adalah 5:1, 5:2, 5:3, 5:4 dan 5:5. Setelah terbentuk komposit kemudian dibuat specimen uji, untuk  uji tarik  spesimen  di buat sesuai standart JIS R7601 dan uji akustik (redam suara sesuai standart ASTM E336-90. Pengujian dilakukan di Laboratoriun Bahan dan Laboratorium Getaran dan Akustik, Fakultas Teknik UGM Yogyakarta. Hasil penelitian  komposit antara serat akar wangi  dan serbuk gergajian kayu bisa mencapai kekuatan tarik  36,2 kg/mm2 pada komposisi 5:2, hasil ini nilainya lebih tinggi dibandingkan dengan kekuatan tarik bahan kayu kamper sebesar 12,81 kg/cm2. Demikian juga dalam sifat yang lain komposit ini mempunyai kemampuan sebagai  peredam suara bisa mencapai nilai redam (α 0,99, pada frekuensi 800 Hz. Nilai ini juga lebih tinggi bila dibandingkan dengan bahan kayu yang mempunyai nilai koefisien redam (α sebesar 0,07 dan pada plywood nilai redamnya (α sebesar 0,08. Pembuatan komposit dari bahan serat alam dan limbah bisa dilakukan pada skala rumahan sehingga pemanfaatan bahan tersebut dapat dijadikan alternatif bahan dasar pembuatan produk-produk kreatif maupun desain interior yang murah dan ramah lingkungan di industri kecil.

  18. Pemanfaatan Bentonit Dan Karbon Sebagai Support Katalis NiO-MgO Pada Hidrogenasi Gliserol

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ferlyna Sari

    2014-09-01

    Full Text Available Semakin meningkatnya produksi biodiesel maka gliserol kasar yang merupakan produk samping dari reaksi transesterifikasi dari minyak nabati juga semakin besar. Salah satu cara yang dikembangkan untuk memanfaatkan gliserol adalah dengan mengubahnya menjadi propilen glikol (1,2-propanadiol melalui proses hidrogenasi menggunakan katalis heterogen (padat. Dalam penelitian ini digunakan katalis padat NiO-MgO dengan support bentonit dan karbn aktif dalam hidrogenasi gliserol untuk mengetahui pengaruh jumlah katalis, berat promote terhadap bentonit atau karbon, suhu, serta waktu reaksi terhadap besarnya konversi gliserol dan yield propilen glikol yang dihasilkan. Penelitian ini terdiri dari dua tahapan, yaitu preparasi katalis dan pembuatan propilen glikol. Preparasi katalis dilakukan melalui proses impregnasi dan kalsinasi. Kemudian dilakukan proses pembuatan propilen glikol di dalam reaktor batch berpengaduk dengan berat katalis, berat promoter terhadap bentonit dan karbon aktif, suhu, serta waktu reaksi sesuai variabel. Produk hasil proses hidrogenasi dipisahkan dari katalis, lalu menganalisa kadar gliserol sisa dengan menggunakan metode titrimetri dan propilen glikol terbentuk menggunakan analisa gas chromatography (GC. Konversi gliserol terbaik pada proses hidrogenasi gliserol menjadi propylene glycol dengan katalis NiO-MgO/Bentonit dan NiO-MgO/Karbon masing-masing sebesar 50,419% dan 52,882% pada kondisi suhu 200°C, tekanan 200 psi dengan 20% berat promote terhadap katalis dan 7%berat katalis selama 2 jam. Yield propylene glycol terbaik dengan menggunakan katalis NiO-MgO/Bentonit sebesar 8,1848% pada kondisi suhu 220°C dengan 10% berat promote terhadap katalis dan 7%berat katalis selama 3 jam, sedangkan pada katalis NiO-MgO/Karbon diperoleh yield terbaik sebesar 7,2607% pada kondisi suhu 200°C dengan 5% berat promote terhadap katalis dan 7%berat katalis selama 3 jam.

  19. PEMBUATAN PROTOTIPE APLIKASI WEB SERVICES BERBASIS XML MENGGUNAKAN TEKNOLOGI J2EE DENGAN STUDI KASUS RESERVASI HOTEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isye Arieshanti

    2005-01-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Dalam era globalisasi, para pelaku bisnis secara intensif melakukan usaha-usaha untuk memasuki pasar global. Suatu perusahaan semakin membutuhkan transaksi  bisnis yang bersifat fleksibel, yang bisa dilakukan dengan siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Tentunya sistem informasi yang dimiliki perusahaan tersebut harus bisa berkomunikasi dengan sistem yang dimiliki oleh patner bisnis, tanpa harus terlalu banyak perjanjian dan persetujuan. Hal ini berarti diperlukan standard infrastruktur sederhana untuk pertukaran data bisnis.Kebutuhan ini dapat dipenuhi oleh teknologi web service sebagai teknologi yang menyediakan infrastruktur sederhana bagi pelaku bisnis untuk berkomunikasi melalui pertukaran pesan XML. Pada Penelitian ini dikembangkan sebuah prototipe aplikasi web service dengan studi kasus reservasi hotel melalui perantara broker. Studi kasus ini dipilih karena dapat merepresentasikan sistem yang terdistribusi. Dimana broker berperan sebagai penghubung antara customer dan beberapa sistem yang terdistribusi.Pada pembuatan aplikasi ini dipilih teknologi J2EE karena framework J2EE yang telah ada mendukung penerapan web service. Dan selain itu, J2EE bersifat netral terhadap berbagai macam platform (tidak

  20. PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI KULIT JERUK KEPROK (Citrus reticulata UNTUK ADSORBSI PEWARNA REMAZOL BRILLIANT BLUE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asriningtyas Ajeng Erprihana

    2014-12-01

    Full Text Available Limbah kulit jeruk keprok (Citrus reticulata sering dijumpai di industri pembuatan berbagai macam minuman seperti jus, sirup, dan sari buah. Limbah kulit jeruk ini hanya akan dibuang begitu saja dengan jumlah banyak, dan pada akhirnya limbah ini akan mencemari lingkungan. Salah satu upaya peningkatan nilai ekonomis limbah kulit jeruk dapat dilakukan dengan mengolahnya menjadi karbon aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan karbon aktif dari kulit jeruk keprok dengan aktivasi kimia, luas permukaan, serta mengetahui kemampuannya dalam mengadsorpsi zat warna Remazol Brilliant Blue. Kulit jeruk yang telah dibersihkan dari kotoran, dikeringkan menggunakan oven pada suhu 120oC selama 3 jam. Aktivator yang digunakan dalam penelitian ini adalah H3PO4 dengan rasio massa aktivator : massa karbon 1:1. Aktivasi dilakukan pada temperatur 600oC selama 1 jam, kulit jeruk kemudian dicuci dengan aquades dan dikeringkan menggunakan oven pada suhu 150oC selama 6 jam. Setelah itu, dilakukan uji bilangan iodin terhadap sampel hasil penelitian. Adsorpsi zat warna Remazol Brilliant Blue oleh karbon aktif kulit jeruk dilakukan dengan variasi waktu kontak dan massa karbon aktif untuk mencari kondisi adsorpsi optimum. Kondisi optimum adsorpsi zat warna Remazol Brilliant Blue oleh karbon aktif pada kulit jeruk keprok pada waktu kontak 30 menit dengan massa karbon aktif 1 gram. Karbon aktif dari kulit jeruk keprok memiliki luas permukaan karbon aktif sebesar 529,17 mg/g berdasarkan daya serapnya terhadap larutan iodin. Orange peel (Citrus reticulate waste is often found in industrial manufacturing various kinds of beverages such as juice, syrup, fruit juice. Orange peel waste is just be thrown away with the lot number, and in the end of this waste will pollute the environment. One of the efforts to increase the economic value of orange peel waste by using the process which convert waste into activated carbon. This research aims are to produce activated carbon

  1. Pembuatan Aplikasi TOEFL sebagai Media Pelatihan Bahasa Inggris Berbasis Web

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yongki Yonatan Marbun

    2016-01-01

    Full Text Available Penggunaan internet telah memberikan kemudahan bagi pengguna dalam mengakses informasi. Salah satu layanan yang dari teknologi internet adalah web. Web selain berfungsi sebagai media informasi, juga dapat dijadikan sebagai media pelatihan dan pembelajaran. Salah satu contohnya yaitu penggunaan web dalam proses pelatihan dan pembelajaran TOEFL (Test of English as Foreign Language. TOEFL merupakan sebuah tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang. Sementara itu untuk mendapatkan skor TOEFL yang tinggi bukanlah hal yang mudah. Biasanya peserta tes harus belajar dan mengerjakan soal TOEFL yang terdapat pada buku untuk mengukur kemampuannya. Metode belajar dengan menggunakan buku ini, membutuhkan waktu yang relatif banyak. Seseorang harus menjawab soal, kemudian memeriksa jawaban, menghitung jumlah soal yang benar, dan kemudian mengkonversi jumlah jawaban yang benar serta menghitung jumlah skor yang didapat. Dengan metode belajar yang seperti itu akan membutuhkan tambahan waktu. Perancangan aplikasi TOEFL pada penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi TOEFL yang dapat digunakan untuk menguji kemampuan diri dimana dalam pengaksesan aplikasi ini membutuhkan internet. Aplikasi ini berbasis web dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basisdata MySQL dengan menggunakan metode Waterfall pada proses perancangannya. Perencanaan sistem menggunakan metode terstruktur dengan mendefinisikan DFD, ERD, serta diagram alir sistem. Pengujian aplikasi TOEFL ini menggunakan metode pengujian Black Box. Dimana berdasarkan pengujian black box yang sering disebut pengujian fungsionalitas semua tombol dapat digunakan dan menampilkan tanggapan sesuai keinginan dan pengujian oleh pengguna (Bheta testing dengan hasil lebih besar dari 82%, dan pengujian reliability menggunakan aplikasi WAPT 8.5 versi trial dengan R = 0.987 dan error rate = 0.013yang berarti berdasarkan standar Telcordia perangkat ini memenuhi kriteria Reliability. Untuk

  2. PENGARUH PEMBERIAN ASI DAN STIMULASI PSIKOSOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL-EMOSI ANAK BALITA PADA KELUARGA IBU BEKERJA DAN TIDAK BEKERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Latifah

    2010-01-01

    Full Text Available The aims of this research were to know characteristics of family and child who come from family whose working mother and unworking mother; to analyze the differences of breastfeeding and psychosocial stimulation between two groups; to analyze the correlation between characteristics family and child, with breastfeeding and psychosocial stimulation; and to analyze the impact of breastfeeding and psychosocial stimulation toward child’s social-emotion development. A cross sectional design was applied in this research. This research represented the part of Yuliati’s (2006 research which entitled “Study of behavior buying and consuming milk for 2-5 years old of child and impact to child’s growth and development”. Population in this research represented sample from Yuliati’s research that were selected by purposive with criteria 3,5-5 years old of children who come from family whose working mother and unworking mother. The result showed that there were not significant differences between characteristics of family and child, duration of breastfeeding and psychosocial stimulation between two groups. Correlation test of Rank Spearman showed that only father’s education and family’s income that had significantly negative correlation with duration of breastfeeding. Meanwhile, father’s education, mother’s education, family’s income and mother’s knowledge about child’s growth and development significantly had positive correlation with psychosocial stimulation. Based on gender, girl significantly had higher psychosocial stimulation than buy. Psychosocial stimulation and child’s age were dominant factor in influencing child’s social-emotion development, while duration of breastfeeding was not influencing.

  3. STUDI PENGEMBANGAN WEBGIS SARANA DAN PRASARANA PELABUHAN (STUDI KASUS: TANJUNG PERAK SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizkia Amaliyah Maryam

    2015-06-01

    Full Text Available Pelabuhan Tanjung Perak merupakan salah satu pelabuhan pintu gerbang di Indonesia, yang menjadi pusat kolektor dan distributor barang ke Kawasan Timur Indonesia, khususnya untuk Propinsi Jawa Timur. Karena letaknya yang strategis dan didukung oleh daerah hinterland Jawa Timur yang potensial maka Pelabuhan Tanjung Perak juga merupakan pusat pelayaran interinsulair Kawasan Timur Indonesia. Pada penelitian ini akan dilakukan pembuatan sistem informasi geografis berbasis Web mengenai sarana dan prasarana Pelabuhan Tanjung Perak dengan menggunakan Citra Resolusi Tinggi Worldview-2, Peta Kawasan Pelabuhan Tanjung Perak 2012 dan basis data Sarana dan Prasarana Pelabuhan meliputi Terminal Penumpang Darat, Terminal Penumpang Laut, Gudang, Lapangan Penumpukan, Pasar, Perkantoran, Lapangan Parkir. Sedangkan fokus sarana dan prasarana yang digunakan adalah Gudang, Lapangan Penumpukan, dan Terminal Penumpang yang meliputi area Terminal Jamrud, Mirah, Berlian dan Kalimas. Hasil penelitian ini menunjukkan perbandingan perubahan sarana dan prasarana di Kawasan Pelabuhan Tanjung Perak  mengalami perubahan yang signifikan pada area gudang, lapangan penumpukan, dan terminal penumpang tahun 2012-2013. Dimana terdapat penambahan luasan gudang sebesar 67,610 %, Kemudian terdapat penambahan pada  lapangan penumpukan sebesar 80,075%. Dan pada terminal penumpang terdapat penambahan sebesar 24,637 % dan pengurangan sebesar 35,795 %.

  4. TINJAUAN UMUM TENTANG HELPDESK DAN FRAMEWORK TERKAIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Tarmuji

    2013-04-01

    Full Text Available Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK di suatu instansi sangat banyak dampaknya, baik positif maupun negatif. Seiring perkembangan teknologi semakin banyak pemanfaatan media TIK ini untuk membantu pelaksanaan suatu pekerjaan bahkan hampir seluruh bidang di suatu instansi. Dalam perjalanan penggunaan TIK sering muncul permasalahan-permasalahan yang jika tidak ditangani akan mengakibatkan adanya kemunduran kinerja dari bagian/seseorang yang menggunakan peralatan TIK untuk menunjang kerja mereka. Suatu instansi yang sudah sedemikian kompleksnya dalam penggunaan peralatan TIK di instansinya maka diperlukan suatu mekanisme dan unit khusus yang menangani penggunaan dan permasalahan dalam hal penggunaan TIK tersebut. Mekanisme dan unit khusus tersebut sering dinamakan tim helpdesk yang tujuan utamanya adalah menangani penyelesaian terhadap permasalahan yang muncul dari penggunaan suatu peralatan TIK tersebut sehingga mampu memperlancar kerja yang terkait. Suatu instansi dalam hal penerapan tim helpdesk memerlukan suatu perencanaan yang matang dan terorganisir. Langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh instansi dalam implementasi tim helpdesknya antara lain, (1 membentuk tim khusus untuk menganalisis organisasinya terkait kebutuhan implementasi helpdesk tersebut, (2 membentuk organisasi helpdesk sesuai kebutuhan, (3 memilih workflow helpdesk yang disesuaikan dengan kondisi instansi, (4 memilih framework yang tepat untuk mendasari jalannya implementasi helpdesk di instansi terkait, dan (5 menuangkan aturan-aturan dasar (standard operation procedur-SOP untuk menguatkan kiprah tim helpdesk di instansi terkait.Terbentuknya tim helpdesk diharapkan dapat mengatasi permasalahan dan memberikan layanan terhadap seluruh permasalahan bidang TIK baik yang bersifat internal (pengembang aplikasi maupun seluruh permasalahan operasional aplikasi ataupun hal-hal yang berhubungan dengan sistem dan teknologi informasi dan komunikasi.

  5. SURVEI GPS UNTUK PEMETAAN TOPOGRAFI DAN PEMODELAN RELIEF RUPABUMI TIGA DIMENSI (3D DAERAH GONDANGGENTONG KECAMATAN KARANGPANDAN KABUPATEN KARANGANYAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Nurul Khakim

    2016-10-01

    Penelitian ini tidak dimaksudkan sebagai penelitian yang bersifat detil, mengingat bahwa alat/receiver GPS yang dipakai adalah tipe navigasi yang mempunyai tingkat kesalahan posisi atau EPE (Estimated Position Error dalam orde meter. Meskipun demikian dari hasil penelitian ini dapat dipakai suatu pijakan atau awal pengembangan survei pemetaan suatu daerah dan bahan pemikiran bahwa pelaksanaan survei pemetaan suatu daerah pada masa-masa mendatang akan dapat dilakukan secara lebih efisien, efektif, dan fleksibel dengan hasil yang cukup teliti dengan memanfaatkan perkembangan teknologi yang ada. Hasil dari penelitian ini adalah peta kontur (2D dan peta relief rupabumi (3D dengan berbagai variasi pemodelannya.

  6. PENGARUH TEMPERATUR PEMBAKARAN DAN PENAMBAHAN ABU TERHADAP KUALITAS BATU BATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miftakhul Huda, Erna Hastuti

    2012-05-01

    Full Text Available Tanah yang berasal dari desa Pagedangan kecamatan Turen banyak mengandung kaolinite  (AL2Si2O5  dan anothite, sodian, disordered  (Ca,  Na, Si, A. Kaolinite terbentuk dari perubahan  hidrotermal  dari  mineral–mineral  aluminosilikat.  Batuan  granit  merupakan  sumber terbesar penghasil kaolinite yang bersifat tidak dapat mengabsorsi air dan  tidak mengembang pada saat kontak dengan air. Sehingga lempung desa Pagedangan kecamatan Turen berpotensi dijadikan bahan baku pembuatan keramik bermutu tinggi. Pada penelitian ini dibuat batu bata dengan variasi komposisi tanah liat dan abu dengan perbandingan 1:0, 1: ½, 1:1, 1:3 dan dipanaskan pada temperatur sintering 950°C, 1000°C dan 1020°C. Untuk mengetahui kualitas batu bata dilakukan pengujian karakteristik (Uji tekan, porositas, densitas, dan susut bakar . Hasil karakteristik didapatkan kualitas batu bata yang memenuhi standart SNI yaitu pada variasi 1: ½ yang dipanaskan pada temperatur 1020°C dengan hasil uji tekan sebesar 11 kN atau 30.5 kg/cm2, nilai densitas 1,188.104kg/cm3, porositas 11.2%, dan nilai susut bakar 0.52%. Batu bata yang berkualitas baik menggunakan variasi 1: ½ dan dipanaskan pada temperatur 1000°C-1020°C. Kata Kunci: Batu Bata, Sintering, Uji Tekan

  7. PEMBUATAN RESIN PHENOL FORMALDEHID TERHADAP APLIKASINYA SEBAGAI VERNIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Rokhati

    2011-07-01

    Full Text Available Phenol formaldehid termasuk kelompok resin sintetis yang dihasilkan dari reaksi polimerisasi antara phenol dengan formaldehid. Ada dua jenis resin phenol formaldehid yaitu : novolak yang bersifat termoplast dan resol yang bersifat termoset. Phenol formaldehid dapat diaplikasikan sebagai vernis karena dapat membentuk lapisan film yang kering.Penelitian dilakukan dengan mereaksikan phenol dan formaldehid dengan pH dan perbandingan mol bervariasi. Jenis novolak dibuat pada suasana asam dengan penambahan HCl, suhu 900C, dan waktu reaksi 5 jam, sedangkan jenis resol dibuat pada suasana basa dengan penambahan NaOH, suhu 800C dan waktu reaksi 3 jam. Hasil resin phenol formaldehid diaplikasikan sebagai vernis pada kayu jati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan bertambahnya pH dan perbandingan reaktan, waktu kering semakin lama. Kondisi optimum jenis novolak diperoleh pada pH 2,5 dan perbandingan reaktan 1 : 0,8, sedangkan untuk jenis resol dicapai pada pH 10 dan perbandingan mol reaktan 1 : 2. Aplikasi jenis novolak sebagai vernis kayu menghasilkan warna yang lebih cerah (tingkat gloss tinggi dibanding dengan jenis resol

  8. Pembuatan Aplikasi Permainan “Ayo Sehat” Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laras Setyawidi

    2016-04-01

    Full Text Available Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS disekolah merupakan kebutuhan mutlak seiring munculnya berbagai penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah dasar, yaitu usia 6 sampai 12 tahun seperti kecacingan, diare, sakit gigi, sakit kulit, gizi buruk dan lain sebagainya yang ternyata berkaitan erat dengan PHBS. Usia sekolah dasar merupakan waktu yang tepat untuk menanamkan kebiasaan menerapkan perilaku hidup dan sehat. Salah satu cara mengenalkan PHBS adalah melalui permainan. Aplikasi permainan Ayo Sehat dibuat menggunakan Unity, sebuah game engine yang dapat merancang permainan pada berbagai platform. Aplikasi permainan ini dikembangkan dengan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC melalui tahap pengembangan konsep, desain, pengumpulan materi, pengujian, dan pendistribusian. Aplikasi permainan ini diuji dengan Black Box Testing, menunjukkan bahwa permainan sudah berjalan sesuai spesifikasi kebutuhan yang menampilkan hasil uji pada tiap fungsi aplikasi dan tombol. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon terdapat perbedaan nyata antara nilai pretest dan nilai post- test dimana pengguna lebih memahami Pola Hidup Bersih dan Sehat setelah penggunaan aplikasi. Hasil dari penelitian dan pengujian menunjukkan bahwa aplikasi permainan Ayo Sehat telah sesuai dengan tujuan yaitu mengenalkan PHBS di lingkungan sekolah pada anak usia sekolah dasar.

  9. ANALISIS KEKUATAN GEL (GEL STRENGTH PRODUK PERMEN JELLY DARI GELATIN KULIT IKAN CUCUT DENGAN PENAMBAHAN KARAGINAN DAN RUMPUT LAUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    pipih - suptijah

    2014-06-01

    Full Text Available AbstrakPermen jelly merupakan permen bertekstur kenyal dengan penambahan komponen hidrokoloid,misalnya agar, gum, pektin, pati, karaginan, gelatin, dan lain-lain yang digunakan untuk modifi kasitekstur sehingga menghasilkan produk yang kenyal. Penelitian ini bertujuan menentukan kekuatan gel (gelstrength dan formulasi terbaik dari permen jelly yang berasal dari gelatin kulit ikan cucut dan karaginan.Metode analisis yang digunakan, meliputi analisis proksimat, pH, rendemen, viskositas, analisis sensori,dan kekuatan gel. Konsentrasi asam asetat terbaik dalam pembuatan gelatin adalah 0,1 N dan formulasipermen jelly terbaik terdapat pada permen jelly yang dibuat dari gelatin 1,75% dan karaginan 3,50% denganmenghasilkan kekuatan gel 169,35 N/cm2.Kata kunci: gelatin, ikan cucut, kekuatan gel (gel strength, permen jelly

  10. Pengaruh Konsentrasi CaCl2 Dan Alginat Terhadap Karakteristik Analog Bulir Jeruk Dari Alginat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosmawaty Peranginangin

    2015-12-01

    Full Text Available Alginat memiliki sifat dapat membentuk gel dengan adanya ion Ca2+, yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan bulir jeruk analog. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi alginat dan CaCl2 yang optimum dalam pembuatan bulir jeruk analog  dengan menggunakan response surface methodology (RSM dan mempelajari karakteristik bulir jeruk analog yang dihasilkan. RSM dengan central composite design (CCD pada software Design Expert 7 (DX 7 digunakan dengan variasi konsentrasi alginat dan konsentrasi CaCl2 sebagai variabel. Parameter yang diamati pada analog bulir jeruk meliputi kekuatan gel, viskositas, sineresis, dan pH. Selain itu juga diamati kadar air, kadar abu, kadar serat, dan uji sensoris (hedonik skala 5. Analog bulir jeruk disimpan dalam larutan sari jeruk  selama 1 bulan dengan pengamatan berat dan warna periode per minggu. Optimasi dilakukan dengan menggunakan program DX 7 (RSM dan 5 kali ulangan pada bulir jeruk yang dibuat dari alginat 0,8% dan CaCl2 0,5%.  Analog bulir jeruk yang dihasilkan memiliki kekuatan gel 130,29 g/cm2; viskositas larutan 118,6 cPs; sineresis 43,47% dan pH 3,99; sedangkan kadar air 94,05%; kadar abu 0,35%; kadar serat 2,46%. Hasil uji hedonik skala 5 pada analog bulir jeruk  memiliki nilai yaitu mendekati suka untuk tekstur (3,73, suka untuk kenampakan (4 dan antara agak suka hingga suka untuk rasa (3,53.

  11. UANG DAN FUNGSINYA (Sebuah Telaah Historis dalam Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyuddin Wahyuddin

    2009-06-01

    Full Text Available Konsep uang dalam ekonomi Islam berbeda dengan ekonomi konvensional. Dalam ekonomi Islam, konsep uang sangat jelas dan tegas bahwa uang adalah uang, uang bukan capital. Sebaliknya, konsep uang yang dikemukakan dalam ekonomi konvensional tidak jelas. seringkali istilah uang dalam perspektif ekonomi konvensional diartikan secara bolak-balik, yaitu uang sebagai uang dan uang sebagai capital. Kata nuqud (uang tidak terdapat dalam Al-Qur’an maupun hadist Nabi saw, karena bangsa Arab umumnya tidak menggunakan kata nuqud untuk menunjukan harga. Mereka menggunakan kata dinar untuk menunjukan mata uang yang terbuat dari emas, kata dirham untuk menunjukan alat tukar yang terbuat dari perak. Mereka juga menggunakan kata wariq untuk menunjukan dirham perak, kata ‘ain untuk menunjukan dinar emas. Sedang kata fulus (uang tembaga adalah alat tukar tambahan yang digunakan untuk membeli barang-barang murah. Bahwa uang yang digunakan oleh umat islam pada masa Rasulullah adalah dirham perak Persia dan dinar emas Romawi dalam bentuk aslinya, tanpa mengalami pengubahan atau pemberian tanda tertentu. Rasulullah pun tidak pernah membuat uang khusus untuk umat Islam. Dengan kata lain, pada masa itu belum ada apa yang disebut dengan “uang Islam”. Sejarah mencatat bahwa selain uang emas dan perak murni berlaku pula jenis uang lain, yaitu uang emas dan perak campuran, fulus, dan uang kertas. Uang campuran tersebut pada mulanya beredar secara terbatas, kemudian beredar secara luas terutama setelah Khalifah al-Mutawakkil dan memberlakukannya secara resmi. Namun demikian mata uang emas dan perak murni tetap berlaku sebagai mata uang resmi dan paling banyak beredar. Selanjutnya, sejalan dengan perkembangan kehidupan ekonomi dan keterbatasan persediaan emas dan perak, umat Islam sedikit demi sedikit meninggalkan emas dan perak beralih menggunakan uang campuran dan akhirnya menggunakan fulus

  12. MODEL PEMBELAJARAN DILEMA MORAL DAN KONTEMPLASI DENGAN STRATEGI KOOPERATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. Asri Budiningsih

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model Pembelajaran Dilema Moral, Kontemplasi, dan Strategi Kooperatif. Penelitian tindakan kelas dilakukan di Prodi Teknologi Pendidikan FIP-UNY. Subjek penelitian 37 orang mahasiswa. Tindakan dilakukan dalam dua siklus masing-masing terdiri atas empat kali tatap muka. Data tentang proses pembelajaran, kerjasama mahasiswa, situasi yang berpengaruh terhadap upaya peningkatan kualitas pembelajaran, penalaran moral, dan keimanan mahasiswa, digali melalui pengamatan, tes penalaran moral yang diadaptasi dari Kohlberg, tes perkembangan iman yang diadaptasi dari Fowler, panduan kontemplasi, angket terbuka, dan cerita-cerita dilema moral. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 model pembelajaran terintegrasi mampu meningkatkan penalaran moral, dan keimanan mahasiswa, sehingga tidak ada lagi penalaran moral responden yang berada pada tahap II, 24,3% meningkat dari tahap II ke tahap III, 32,43% meningkat dari tahap III ke tahap IV dan 2,7% meningkat dari tahap IV ke tahap V, 48,65% meningkat dari tahap III ke tahap IV, dan 5,4% meningkat dari tahap IV ke tahap V. Penggunaan strategi kooperatif membuat mahasiswa mampu melakukan kerjasama di dalam kelompok; 35,13% mahasiswa dalam kategori sangat baik, 56,76% dalam kategori baik, dan 8,1% dalam kategori sedang. Kata kunci       :           model pembelajaran dilema moral, kontemplasi, strategi kooperatif, penalaran moral, keimanan

  13. PERKEMBANGAN HOTEL SYARI’AH DI INDONESIA; MENGONSEP PARIWISATA ISLAMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahruddin Ali Sabri

    2012-05-01

    Full Text Available Fahruddin Ali Sabri (Penulis, dosen STAIN Pamekasan, Jl. Raya Panglegur Km. 04 Pamekasan. Kontak 08521346464, e-mail didin021@yahoo.com     Abstract Indonesian tourism sector has been developed rapidly and significantly. Hotels sector high income contribution indicates the significant development, so it influences public prosperity. Syari’ah Hotel is one of the hotel models offering certain facilities that matches Islamic values.  Its  development opens promising market chance that must be grounded on non-alcohol, drug-abused free and adultery prohibition concept. It facilitates the guests to have comfortable and safe stay. Kata-kata kunci Hotel, Pariwisata dan Syarî’ah

  14. MASYARAKAT MADURA DAN RENCANA PEMBANGUNAN PLTN; PERSPEKTIF TEOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abd. A'la

    2012-05-01

    Full Text Available Abd A’la   (Staf pengajar pada program Pascasarjana IAIN Sunan Ampel dan Asiten Direktur Bidang Akademik pada lembaga yang sama       Abstrak : Setiap pemanfaatan energi selalu memiliki resiko environmental. Resiko dalam dunia ilmu dapat ditolelir jika hal itu telah terkalkulasikan sehingga merupakan caculable risk. Sementara untuk energi nuklir, sampai saat ini, belum dapat dilakukan terutama terkait dengan teknologi pengamannya sehingga Fitjof Capra menyebutnya sebagai rasionalitas yang tidak bertanggung jawab. Masyarakat Madura merupakan komunitas Sunny dan dalam merespon setiap perkembangan selalu berjangkar pada prinsip-prinsip Sunny yang dicirikan dengan kehati-hatian dan moderasi. Terkait dengan rencana PLTN madura, masalah data tentang kebutuhan hal itu harus segera diperoleh untuk menjawab perlu tidaknya PLTN di Madura. Kekhwatiran bahwa kebutuan itu hanya merupakan rekayasa perusahaan reaktor nuklir patut di pertimbangkan karena memang sangat beralasan Kata Kunci : masyarakat madura, nuklir, PLTN

  15. Penyuluhan Dan Pelatihan Teknologi Pemanfaatan Tanaman Obat Berbasis Kearifan Dan Sumber Daya Alam Lokal Untuk Perbaikan Tingkat Kesehatan Masyarakat Desa Karangsari Wedomartani Sleman

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Handayani

    2017-02-01

    Full Text Available Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan teknologi pemanfaatan tanaman obat berbasis kearifan dan sumber daya alam lokal untuk perbaikan tingkat kesehatan masyarakat desa karangsari wedomartani Sleman. Pada akhirnya kegiatan ini akan memberikan wawasan, pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan kepada warga terutama para remaja dan  ibu –ibu dalam memanfaatkan bahan alam di lingkungan sekitar sebagai minuman kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2016 dengan peserta kegiatan adalah remaja dan ibu-ibu PKK desa Wedomartani Sleman. Kegiatan ini diawali dengan analisis permasalahan di lapangan, diikuti oleh persiapan rancangan  pelaksanaan program, pelatihan dan sosialisasi program yang dilengkapi alat dan bahan serta sarana dan prasarana penunjang kegiatan. Kegiatan diakhiri dengan sosialisasi serta pengarahan pembuatan minuman kesehatan berbasis sumber daya alam local. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa 100% para peserta pelatihan merasakan bahwa kegiatan ini bermanfaat dan memiliki kemauan yang kuat untuk belajar hal baru. Dengan pelatihan yang berkelanjutan,diharapkan peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup bahkan menunjang kebutuhan ekonomi.   Kata kunci: Tanaman obat, sumber daya alam local

  16. Persepsi dan Harapan Pengguna terhadap Kualitas Layanan Data pada Smartphone di Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahrizal Lukman Budiono

    2013-06-01

    Full Text Available Jakarta sebagai ibukota negara dapat menjadi barometer perkembangan teknologi layanan data di Indonesia. Berdasarkan data Yayasasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI masih banyak keluhan pengguna yang muncul pada kualitas layanan data. Studi ini bertujuan untuk mengetahui persepsi dan harapan pengguna terhadap kualitas layanan data seluler smartphone di Jakarta. Dengan menggunakan Importance Performance Analysis, studi ini menemukan bahwa tingkat kesesuaian antara persepsi dan harapan pengguna terhadap kualitas layanan data smartphone di Jakarta baru mencapai tahap sedang dengan indeks kesesuaian kinerja-kepentingan 69%. Belum tingginya persepsi pengguna mempengaruhi harapan yang mereka berikan terhadap kinerja kualitas layanan data. 

  17. LOBSTER AIR TAWAR (Parastacidae: Cherax, ASPEK BIOLOGI, HABITAT, PENYEBARAN, DAN POTENSI PENGEMBANGANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titin Kurniasih

    2008-06-01

    Full Text Available Lobster air tawar (genus Cherax berasal dari Australia, Papua New Guinea, dan Irian Jaya, dengan spesies yang berbeda-beda. Salah satu spesiesnya yang bernilai ekonomis paling tinggi adalah Cherax quadricarinatus (red claw. Habitat Cherax adalah perairan tawar yang dangkal, dengan substrat berlumpur dan banyak terdapat celah serta rongga untuk menyembunyikan diri. Kelebihan terbaiknya adalah teknik budidayanya yang relatif mudah, toleransi terhadap lingkungan cukup tinggi dengan masalah penyakit yang relatif sedikit. Hanya disayangkan hingga saat ini perkembangan kegiatan budidaya Cherax masih sangat terbatas.

  18. KUALITAS KERTAS SENI DARI PELEPAH TANAMAN SALAK MELALUI “BIOCHEMICAL” JAMUR Phanerochaete crysosporium DAN Pleurotus ostreatus DENGAN VARIASI LAMA PEMASAKAN DALAM NaOH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Triastuti Rahayu

    2016-09-01

    Full Text Available Kertas seni atau biasa disebut kertas daur ulang merupakan kertas yang biasa digunakan sebagai bahan pembuatan kerajinan tangan. Biasanya terbuat dari limbah tanaman yang mengandung serat tinggi. Limbah pelepah tanaman salak yangtidak termanfaatkan mengandung serat tinggi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kertas seni. Bahan baku tersebut diproses melalui biopulping jamur Phanerochaete crysosporium dan Pleurotus ostreatus. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kualitas kertas seni dari pelepah tanaman salak melalui biokraft jamur Phanerochaete crysosporium dan Pleurotus ostreatus dengan variasi lama pemasakan dalam NaOH dengan parameter penelitian uji daya tarik, daya sobek dan uji sensoris (tekstur, warna, kenampakan serat dan daya terima masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan dua faktor, faktor 1 yaitu lama pemasakan dalam NaOH 15% (P1=1 jam, P2= 2 jam dan faktor 2 yaitu lama inkubasi (L1= 30 hari, L2= 45 hari dengan 4 perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas kertas seni terbaik adalah pada perlakuan P2L1 (lama pemasakan 2 jam dan lama inkubasi 30 hari yaitu 0,243 N/mm2 yang merupakan hasil uji daya tarik dan 18,711 N yang merupakan daya sobek tertinggi, tekstur halus, warna coklat muda, kenampakan serat kurang jelas dan panelis suka terhadap kertas ini.

  19. E-Learning pada Mata kuliah Anatomi dan Fisiologi Manusia: Alternatif untuk Menunjang Perkuliahan yang Lebih Efektif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Asmawati Azis

    2015-04-01

    Full Text Available Teknologi informasi telah berkembang sangat pesat, termasuk penerapannya dalam kegiatan pembelajaran. Dampak positif dari perkembangan tersebut, yaitu dengan adanya teknologi e-learning. Teknologi ini dapat menjadi sebuah solusi dan teknologi alternatif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini termasuk penelitian research & development dengan menggunakan model pengembangan Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluation (ADDIE. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan e-learning pada matakuliah Anatomi Fisiologi Manusia dan dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2014, di Kelas Anatomi Fisiologi Manusia, Prodi Biologi FMIPA UNM. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa e-learning sangat bermanfaat dalam meningkatkan efektifitas perkuliahan matakuliah anatomi dan fisiologi manusia. Peningkatan tersebut dapat dilihat dari hasil validasi konten, respon dosen, dan respon mahasiswa, terhadap fasilitas e-learning.Kata kunci: e-learning, anatomi dan fisiologi manusia

  20. BUDIDAYA LOBSTER (Panulirus sp. DI VIETNAM DAN APLIKASINYA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Mustafa

    2013-12-01

    Full Text Available Desa Xuan Tun di Kecamatan Van Ninh Kota Nha Trang Provinsi Khanh Hoa merupakan lokasi pertama kegiatan budidaya lobster di Vietnam yang dilakuan pada tahun 1992. Secara umum di Kota Nha Trang, ada tiga jenis lobster yang dibudidayakan yaitu lobster mutiara (Panulirus ornatus, lobster pasir (Panulirus homarus, dan lobster batik (Panulirus longipes, karena benih lobster tersebut mudah didapat pada awalnya, cepat tumbuh, berukuran besar, warna cerah, dan memiliki harga yang tinggi. Kegiatan budidaya lobster pada dasarnya terdiri atas: penangkapan benih lobster, produksi tokolan lobster, dan pembesaran lobster yang masing-masing merupakan segmen usaha tersendiri. Pakan yang digunakan dalam produksi tokolan dan pembesaran lobster adalah berupa udang, kerang, tiram, cumi-cumi, dan ikan rucah, di mana sebagian besar dari pakan tersebut digunakan ikan rucah terutama pada pembesaran lobster. Sebagai akibat penggunaan pakan tersebut dan peningkatan jumlah keramba jaring apung yang cukup signifikan berdampak pada penurunan kualitas perairan yang memicu berkembangya penyakit susu (milky haemolymph disease sehingga terjadi penurunan produksi. Terkait dengan hasil yang didapatkan tersebut, ke depan diperlukan berbagai kegiatan termasuk untuk dapat diaplikasikan di Indonesia. Kegiatan tersebut meliputi: produksi benih lobster secara buatan di hatcheri dan penggunaan pakan buatan berupa moist pellet. Upaya pencegahan penyakit susu dan perlakuan-perlakuan praktis untuk mencegah perkembangan serangan penyakit susu juga perlu mendapat perhatian. Perkembangan budidaya lobster yang begitu cepat memicu terjadinya penurunan daya dukung lahan. Oleh karena itu, kegiatan untuk menentukan daya dukung lahan dan kesesuaian lahan menjadi penting untuk dilakukan untuk menentukan lokasi dan jumlah keramba jaring apung yang dapat dioperasikan. Penentuan daya dukung lahan dan evaluasi kesesuaian lahan tidak hanya dilakukan pada daerah yang

  1. Dua Dunia Seni: Industri Kreatif Fesyen di Bandung dan Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rochman Achwan

    2014-01-01

    Full Text Available Many countries, including Indonesia, have paid attention to support the developmentof creative industry. Economic sociologists and sociologits of art have done researches on dynamics of this industry for quite sometime. By employing concepts of Art World and institutional (social networks, this study attempts to answer two important questions. First, how do dynamics of social relationships within Art Worlds occur in an arena of fashion creative industries in Bandung and Bali? Second, to what extent local government plays roles in the drive of development of this industry in both areas? The main focus of this study is distro fashion industry in Bandung and Balinese fine clothing in Bali. Extended case method has been used to collect data from various actors. Fifty key informants in each area have been interviewed. This study reveals that the Art Worlds of fashion industries in both areas need to re-invent themselves so that they are capable of inovating their methods of production and distribution. Moreover, local governments need to facilitate a constructive development of social networks among fashion producers. The future of creative fashion industry will depend on the maturity of social networks that signified by innovative cooperation between local governments and societies of fashion industries.Banyak negara termasuk Indonesia menaruh perhatian dalam mendorong perkembangan industri kreatif. Ahli sosiologi ekonomi dan ahli sosiologi seni sudah lama meneliti dinamika perkembangan industri ini. Dengan menggunakan konsep Dunia Seni (Art World dan konsep jaringan kelembagaan, studi ini berusaha menjawab dua pertanyaan penting. Pertama, bagaimana dinamika Dunia Seni, termasuk jaringan sosial, di arena industri kreatif fesyen di Bandung dan Bali? Kedua, seberapa jauh peran pemerintah dalam mendorong perkembangan industri kreatif dibidang fesyen di Bandung dan Bali? Dua daerah tersebut dipilih karena secara historis dikenal sebagai daerah industri

  2. KARAKTERISASI FILM KOMPOSIT ALGINAT DAN KITOSAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Rokhati

    2012-11-01

    Full Text Available CHARACTERIZATION OF ALGINATE AND CHITOSAN COMPOSITE FILM. Due to the specific characteristics of (thin films, the use of polymer films in various aplications has singnificantly increased. Alginate and chitosan are natural polymers, which have potential as a raw material for the manufacture of composite films. This paper presents the preparation and characterization of alginate, chitosan and chitosan-alginate composite films. The film characterization included permeability test, degree of swelling, mechanical property, morphology (by SEM, and surface chemistry (by FTIR. The results showed that alginate films have a higher permeability ​​and degree of swelling (DS than chitosan films. Both permeability and DS decreased with increasing concentration for both alginate and chitosan films. DS experiments showed that the films have the highest DS in water followed by ethanol 95% and ethanol >99.9%, respectively. The mechanical strength of chitosan films was larger than alginate films. Alginate-chitosan composite films prepared by layer by layer method showed better characteristics than the composite films prepared by blending of alginate and chitosan solutions. Meningkatnya aplikasi film polimer di berbagai industri tidak terlepas dari keunggulan yang dimiliki. Alginat dan kitosan merupakan polimer alam yang mempunyai potensi sebagai bahan dasar pembuatan film komposit. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan dan karakterisasi film komposit berbasis alginat dan kitosan. Karakterisasi film yang dilakukan meliputi uji: permeabilitas, derajat swelling, mekanik, morfologi (dengan SEM, dan struktur kimia permukaan (dengan FTIR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film alginat mempunyai nilai permeabilitas maupun derajat swelling yang lebih tinggi dibanding dengan film kitosan. Baik pada kitosan maupun alginat memberikan fenomena bahwa semakin besar konsentrasi larutan maka semakin kecil nilai permeabilitas maupun derajat swelling, dengan derajat

  3. Pengaruh Penambahan Kutub Bantu Pada Motor Arus Searah Penguatan Seri Dan Shunt Untuk Memperkecil Rugi-Rugi

    OpenAIRE

    Fahni, Al Magrizi

    2015-01-01

    Penggunaan motor DC akhir-akhir ini mengalami perkembangan, khususnya dalam pemakaiannya sebagai motor penggerak. Terutama untuk menggerakkan beban yang berat dan bervarisasi. Oleh sebab itu, diharapkan motor DC dapat bekerja secara efisien. Pada saat motor DC dibebani, akan mengalir arus jangkar yang mengakibatkan terjadinya reaksi jangkar. Arus jangkar yang terlalu besar akan mengakibat timbulnya rugi-rugi daya pada motor DC, salah satu cara untuk memperkecil rugi-rugi day...

  4. PENGARUH ORIENTASI OBJEK PADA PROSES 3D PRINTING BAHAN POLYMER PLA DAN ABS TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN KETELITIAN DIMENSI PRODUK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sobron Lubis

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui pengaruh posisi objek dalam pembuatan protipe cepat (rapid prototyping dengan menggunakan 3D printing untuk bahan polymer PLA dan ABS terhadap kekuatan tarik maupun ketelitian dimensi yang dihasilkan. Untuk  mencapai objektif penelitian ini dilakukan percobaan dengan membuat prototype spesimen ujitarik berdasarkan ASTM dengan menggunakan 3D printer. Produk yang dihasilkan dilakukan pengukuran dimensi untuk melihat akurasi peroduk melalui perubahan dua posisi variasi orientasi objek yakni secara vertikal dan horizontal. Setelah proses pengukuran dimensi, dilakukan pengujian tarik spesimen dengan menggunakan alat uji tarik. Dari eksperimen yang dilakukan diketahui bahwa posisi orientasi dan besar layer pada proses printing memberi efek terhadap kualitas permukaan, efisiensi waktu dan kekuatan dari benda. Produk material PLA dengan orientasi posisi objek horizontal memiliki kualitas dimensi yang paling baik. Jumlah kesalahan akurasi material ini tidak melebihi 1 mm pada setiap layer. Material ABS dengan posisi orientasi objek  vertikal dan tebal layer sebesar 0,10 mm menghasilkan kekuatan tegangan tarik yang terkecil sebesar 8,62 MPa dan material PLA dengan orientasi posisi objek horizontal dengan dan tebal layer sebesar 0,40 mm menghasilkan kekuatan tegangan tarik terbesar 35,57 MPa

  5. Pengaruh Variasi Temperatur Karbonisasi dan Temperatur Aktivasi Fisika dari Elektroda Karbon Aktif Tempurung Kelapa dan Tempurung Kluwak Terhadap Nilai Kapasitansi Electric Double Layer Capacitor (EDLC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haniffudin Nurdiansah

    2013-03-01

    Full Text Available Dewasa ini kebutuhan akan energi semakin meningkat. Keadaan yang diharapkan adalah tersedianya perangkat penyimpan energi yang praktis, canggih, tahan lama dan ramah lingkungan. Salah satu solusinya adalah penggunaan EDLC sebagai media penyimpanan energi, hal ini karena EDLC mempunyai kapasitansi yang lebih tinggi daripada kapasitor konvensional dan juga lebih ramah lingkungan. Sehingga dilakukan penelitian ini untuk menganalisis karbon aktif dari Tempurung Kelapa dan Tempurung Kluwak untuk dimanfaatkan sebagai elektroda EDLC. Dari pengujian Kadar Karbon Fix didapat nilai fixed carbon Tempurung Kelapa sebesar 74.62% dan untuk Tempurung Kluwak sebesar 74.59% sehingga  Tempurung Kelapa dan  Kluwak berpotensi sebagai bahan karbon aktif. Proses pembuatan karbon aktif dilakukan dengan cara karbonisasi selama 2 jam pada temperatur 700OC dan 800OC selanjutnya diaktivasi kimia dengan KOH dan diaktivasi fisika pada 110 OC dan 600OC. Hasilnya didapatkan nilai kapasitif tertinggi adalah 884 mF/gr untuk karbon aktif dari Tempurung Kelapa dan 291 mF/gr untuk karbon aktif dari Tempurung Kluwak pada sampel yang dikarbonisasi 700OC dan di aktivasi fisika 600OC. Sedangkan luas permukaan spesifik tertinggi adalah 548.542 m2/gr untuk karbon aktif dari Tempurung Kelapa dan 333.399  m2/gr untuk karbon aktif dari Tempurung Kluwak  serta bilangan iodine tertinggi sebesar 1122.96 mg/g untuk karbon aktif dari Tempurung Kelapa dan 968.83 mg/g untuk karbon aktif dari Tempurung Kluwak juga pada temperatur karbonisasi 700OC dan diaktivasi fisika 600OC. Sehingga dapat dikatakan bahwa karbon aktif dari Tempurung Kelapa dan Tempurung Kluwak memiliki kualitas yang sesuai standar SNI dan dapat dimanfaatkan sebagai elektroda EDLC.

  6. Peningkatan Prestasi Belajar CAD Mahasiswa Teknik Otomotif Non-Reguler FT UNY melalui Pembuatan “Pohon Kata” Perintah dalam Program AutoCAD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martubi Martubi

    2010-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan meningkatkan prestasi belajar mata kuliah Computer Aided Design (CAD mahasiswa prodi Teknik Otomotif Non-Reguler yang dinyatakan dalam bentuk rerata nilai akhir semester yang berasal dari komponen nilai tugas harian, nilai ujian tengah semester dan nilai ujian akhir semester. Penelitian quasi-eksperimen ini terdiri dari tahapan penelitian diawali dengan penyusunan materi pembelajaran sejumlah pokok bahasan tertentu dalam satu job sheet (lembar kerja, dilanjutkan dengan pembuatan bantuan “Pohon Kata” perintah dalam Auto CAD kepada kelas eksperimen yang ditentukan secara random dari dua kelas peserta kuliah Auto CAD pada Semester Genap 2008/2009. Kedua kelas diamati prestasinya, baik kecepatan penyelesaiannya maupun kualitas kebenaran gambarnya. Prestasi belajar kedua kelas juga diukur melalui pemberian ujian tengah semester dan ujian akhir semester. Setelah data prestasi kedua kelas terkumpul dilanjutkan dengan analisis statistik melalui uji beda (t-test setelah sebelumnya dilakukan uji persyaratan analisis yang ternyata dapat dipenuhi. Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa: prestasi belajar CAD mahasiswa pada kelas yang diberi perlakuan strategi pembelajaran menggunakan “Pohon Kata” perintah dalam Program Auto CAD lebih baik dibanding prestasi belajar CAD mahasiswa pada kelas yang tidak diberi perlakuan (75,41>70,89, dengan demikian pembelajaran CAD menggunakan media “Pohon Kata” perintah dalam Program Auto CAD dapat meningkatkan prestasi belajar mahasiswa Teknik Otomotif Program Non-Reguler.

  7. ADAPTASI DAN RESPON PONDOK TREMAS TERHADAP ARUS GLOBALISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mukodi Mukodi

    2016-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengkaji dan menganalisis adaptasi yang dilakukan Pesantren Tremas terhadap tuntutan perubahan kehidupan, mulai dari pergeseran nilai-nilai, politik, ekonomi, bahkan sosial budaya di era globalisasi, dan (2 mengkaji dan menganalisis respon yang dibangun di Pondok Tremas, sehingga ia tetap bertahan di tengah himpitan arus perubahan sosial era globalisasi. Jenis penelitian ini adalah kualitatif, dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Model penelitian ini menggunakan interaksi simbolik. Interaksi simbolis mengejar makna dibalik yang sensual, mencari phenomena yang lebih esensial daripada sekadar gejala. Fokus penelitian ini adalah Pondok Pesantren Tremas, di Kecamatan Arjosari Kabupaten Pacitan. Key informan sekaligus kiai yang diamati di Pesantren Tremas adalah KH. Fuad Habib, dan KH. Luqman Harist Dimyathi. Metode pengumpulan meliputi tiga tahap, yakni: (i tahap pra lapangan; (ii tahap di lapangan; dan (iii tahap analisis data. Analisis data melalui intensionalitas; intersubjectivity; refleksi atau intuisi; dan transendental logic. Penelitian di rancang selama satu tahun mulai dari pembuatan proposal, pelaksanaan sampai laporan penelitian. Hasil penelitian ini menemukan dua hal dasar. Pertama, bahwa adaptasi Pondok Tremas dalam mewarnai modernisasi dilakukan dengan dibukanya pendidikan formal mulai dari Taman Kanak-Kanak, MTs, MA Salafiyah hingga community college, dan Ma’had Aly. Eksistensi pendidikan formal di lingkungan Pondok Tremas yang dimulai pada tahun 1952 seolah mempertegas keberpihakan para kiai terhadap modernisasi, sekaligus tanggap atas kebutuhan masyarakat sekitar atas pendidikan formal. Kedua, respon Pondok Tremas dalam menghadapi era globalisasi dilakukan dengan pembagian peran dan tanggung jawab, yakni KH. Fuad Habib Dimyathi menjadi penjaga kedalaman Pondok Tremas, khususnya urusan domestik, terkait masalah pendidikan dan pengajaran, sedangkan KH. Lukman Hakim bertanggung jawab sebagai

  8. DOMESTIKASI DAN EVALUASI TINGKAT KEMATANGAN GONAD IKAN TILAN MERAH (Mastacembelus erytrotaenia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudarto Sudarto

    2010-12-01

    Full Text Available Ikan tilan merah merupakan salah satu jenis ikan hias yang sampai saat ini belum dibudidayakan. Potensi sebagai ikan hias dan ikan konsumsi sangat bagus. Untuk itu, dilakukan pembudidayaan di luar habitatnya dengan memelihara calon induk sebanyak 150 ekor di dalam wadah bak beton masing-masing 75 ekor untuk melakukan adaptasi terhadap pakan buatan dan pakan alami berupa cacing tanah selama 2 bulan. Setelah itu dilakukan pengamatan di dalam bak fiberglass ukuran 60 cm x 70 cm x 80 cm (volume air 250 L dengan sistem resirkulasi tertutup. Setiap bak diisi 15 ekor ikan dan dibagi ke dalam 3 perlakuan dengan 3 ulangan, tiap perlakuan diulang 3 kali. Perlakuan pertama diberi pakan buatan 100%, perlakuan kedua diberikan pakan alami (cacing tanah 100%, dan perlakuan ketiga diberikan 50% pakan buatan dan 50% pakan alami. Sampling pertumbuhan dilakukan setiap bulan selama 6 bulan. Kualitas air dilakukan setiap minggu meliputi O2, alkalinitas, pH, CO2, nitrat, nitrit, amonia, konduktivitas. Pada akhir penelitian dilakukan pembedahan untuk melihat perkembangan gonad. Hasilnya menunjukkan bahwa ikan dengan bobot kurang dari 250 g mempunyai variasi perkembangan gonad dengan TKG III hingga V, sedangkan bobot di atas 250 g sudah dijumpai gonad pada TKG VI.

  9. ASTAXANTHIN MENURUNKAN KADAR VASCULAR ENDOTHELIAL GROWTH FACTOR, TUMOR NECROSIS FACTOR ALPHA, INTERLEUKIN-6, DAN NITRIC OXIDE PADA NONPROLIFERATIVE DIABETIC RETINOPATHY RINGAN: UJI KLINIS TERKENDALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Made Laksmi Utari

    2015-01-01

    Full Text Available Diabetic Retinopathy (DR merupakan komplikasi mikrovaskular pada Diabetes Mellitus (DM dan penyebab kebutaan paling sering pada usia produktif. Hiperglikemia menyebabkan terjadinya reaksiinflamasi dan stres oksidatif  dalam patogenesis DR dipaparkan oleh beberapa peneliti, namun peran antioksidan dalam mengurangi progresifitas DR masih menjadi perdebatan. Penelitian ini bertujuanuntuk mengetahui pemberian astaxanthin 8 mg dapat menurunkan kadar Vascular Endothelial Growth Factor (VEGF, Tumor Necrosis Factor-alpha (TNF-á, Interleukin-6 (IL-6 dan Nitric Oxide (NO padapenderita Non Proliferative Diabetic Retinopathy (NPDR ringan. Penelitian clinical trial dengan perluasan Randomized, Double Blinded, Placebo-Control, Pre and Posttest Group Design ini dilaksanakanpada bulan Juli 2013 - Desember 2013 di Poliklinik Mata RSUP Sanglah Denpasar Bali. Jumlah sampel yang memenuhi kriteria eligibilitas sebanyak 40 pasien NPDR ringan terbagi menjadi 20 pasien  sebagai kelompok perlakuan yang diberikan astaxanthin 8 mg dan 20 pasien NPDR ringan yang diberikan plasebo sebagai kelompok kontrol. Pengambilan sampel darah vena untuk pemeriksaan dilakukan sebelum dan setelah pemberian astaxanthin 8 mg serta plasebo selama 4 minggu. Perbedaan kadar rerata VEGF, TNF-á, IL-6 dan NO dianalisis dengan uji-t jika distribusi data normal dan uji Mann-whitney jika distribusi data tidak  normal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikaninformasi mengenai hubungan VEGF, TNF-á, IL-6, dan NO dalam perkembangan NPDR ringan serta manfaat pemberian astaxanthin dalam perkembangan NPDR ringan. [MEDICINA 2014;45:31-37

  10. PEMBUATAN PEPTON SECARA ENZIMATIS MENGGUNAKAN BAHAN BAKU JEROAN IKAN TONGKOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tati - Nurhayati

    2014-06-01

    Full Text Available AbstrakJeroan ikan tongkol memiliki kandungan protein yang hampir sama dengan daging ikan sehingga memilikipotensi yang besar untuk dijadikan pepton. Penelitian ini bertujuan memproduksi pepton dari jeroan ikantongkol menggunakan enzim papain dan mengujinya untuk pertumbuhan bakteri. Konsentrasi enzim optimalyang digunakan untuk hidrolisis protein jeroan ikan tongkol adalah 0,26% dengan waktu hidrolisis selama3 jam. Pepton jeroan ikan tongkol memiliki kadar air 7,66%; kadar abu 2,34%; kadar protein 50,18%; dankadar lemak 0,47%. Kadar asam amino tertinggi dan terendah masing-masing adalah asam glutamat (6,38%dan sistein (0,68%. Pepton jeroan ikan tongkol memiliki kelarutan 98,20%; total nitrogen 8,03%; α-aminonitrogen bebas 1,12%; rasio asam amino bebas terhadap total nitrogen 13,93%; kadar garam 0,79%; rendemen3,92-5,54% dan pH 6,02. Pepton jeroan ikan tongkol dapat digunakan sebagai salah satu penyusun media luriabroth (LB untuk pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Kecepatan pertumbuhanspesifi k maksimum E. coli pada media yang menggunakan pepton jeroan tongkol lebih tinggi dibandingkandengan pepton komersial, sedangkan kecepatan pertumbuhan spesifi k maksimum S. aureus lebih rendah padamedia pertumbuhan LB yang mengandung pepton jeroan tongkol.Kata kunci: hidrolisis, jeroan ikan, papain, pepton

  11. PEMBUATAN SUMBER RADIASI GAMMA 137Cs DENGAN AKTIVITAS 20 mCi DARI PEB U3Si2-Al PASCA IRADIASI DALAM CONTAINER STAINLESS STEEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aslina Br. Ginting

    2016-03-01

    Full Text Available ABSTRAK PEMBUATAN SUMBER RADIASI GAMMA ISOTOP 137Cs DENGAN AKTIVITAS 20 mCi DARI PEB U3Si2-Al PASCA IRADIASI DALAM CONTAINER STAINLESS STEEL. Kegiatan uji pasca iradiasi pelat elemen bakar (PEB U3Si2-Al banyak menghasilkan larutan dengan keaktifan yang sangat tinggi. Larutan tersebut mengandung isotop 137Cs, uranium serta transuranium yang mempunyai waktu paroh panjang dan berbahaya bagi lingkungan. Namun larutan tersebut memiliki nilai ekonomis tinggi karena dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk pembuatan sumber radiasi sinar gamma isotop 137Cs. Hal ini dapat membantu bidang industri dalam memenuhi kebutuhan sumber radioaktif dalam negeri karena selama ini kebutuhan isotop 137Cs di Indonesia masih tergantung dari industri luar negeri. Selain itu, pengadaan dan transportasi isotop 137Cs dari luar negeri serta dalam penggunaannya memerlukan persyaratan yang cukup ketat dari Badan Pengawas Tenaga Nuklir Nasional (BAPETEN, sehingga menyebabkan harga isotop 137Cs menjadi mahal sampai di Indonesia. Dengan alasan tersebut, BATAN sebagai lembaga litbang nuklir di Indonesia perlu mempelajari pembuatan sumber radiasi gamma isotop 137Cs dari larutan hasil pengujian bahan bakar nuklir U3Si2-Al pasca iradiasi. Manfaat isotop 137Cs sangat luas antara lain digunakan dalam menganalisis sampel lingkungan, industri migas, konstruksi, radiografi, perikanan, rumah sakit dan pertambangan. Pembuatan sumber radiasi gamma isotop 137Cs dimulai dari pengumpulan larutan hasil pengujian PEB U3Si2-Al. Larutan larutan hasil pengujian mengandung isotop 137Cs dan isotop lainnya dikumpulkan menjadi satu dalam botol dengan volume 65 mL. Pemisahan isotop 137Cs dari hasil fisi lainnya dilakukan dengan metode penukar kation menggunakan zeolit Lampung dengan berat 45 gr. Hasil pemisahan diperoleh 137Cs-zeolit dalam fasa padat dan isotop lainnya berada dalam fasa cair. Padatan137Cs-zeolit kering kemudian kemudian ditimbang dan diukur aktivitasnya menggunakan spektrometer

  12. CAMPURAN PULP TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT DAN SELULOSA MIKROBIAL NATA DE CASSAVA DALAM PEMBUATAN KERTAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khaswar Syamsu

    2014-04-01

    Full Text Available Nowadays, forest-extracted wood cellulose still predominantly serves as raw material for pulp and paper manufacture in Indonesia. Consequently, the deforestation rate has alarmingly increased. The purpose of this research is to study the use of mixed microbial cellulose pulp from nata de cassava and pulp from empty oil palm fruit bunch (EOPFB for paper manufacture. In this research, pulp of nata de cassava’s microbial cellulose was mixed with EOPFB pulp at various proportions. Additives (i.e. 2% alum, 2.5% tapioca starch, and 5% kaolin were added to such mixture. Sheet forming without additives was made as a control. Addition of microbial cellulose tends to increase the physical and strength properties of paper and decrease the capability to absorb water significantly. The mixture of pulp of empty oil palm fruit bunch and microbial cellulose from nata de cassava has a potency to substitute wood pulp for paper manufacture.

  13. Analisis Karbohidrat, Protein, dan Lemak pada Pembuatan Kecap Lamtoro Gung (Leucaena leucocephala terfermentasi Aspergillus oryzae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    TJAHJADI PURWOKO

    2005-05-01

    Full Text Available Leucaena leucocephala was one of Mimosaceae family which had high protein content nearly the same value as in Soya beans protein content. L. leucocephala could be used as the substitution of Soya beans in production of soy sauce. Soy sauce was one of fermentation liquid products which had flavor and aroma as meat, and had high nutrition value. The aims of the research were (i to analyze nutrition value in seeds, koji and moromi including carbohydrate, proteins and lipids and (ii to know the potency of L. leucocephala as raw material in production of soy sauce by fermentationmethod with Aspergillus oryzae as inoculums. Fermentation was one of soy sauce production processes that involved two steps: (i the solid stage fermentation and (ii the brine fermentation. L. leucocephala was fermented with A. oryzae for 3-5 days to produce koji. Koji was soaked in salt solution 20% (1:5 b/v then it was fermented for 30 days to produce moromi. Nutritional values in L. leucocephala seeds, koji, and moromi was analyzed, i.e. carbohydrate (sugar reduction and starch, protein, and lipids. Moromi filtrate was added by spices to Leucaena sauce. Finally, preferable Leucaena sauce was tested including flavor, aroma, and color. Preferable data was analyzed by non-parametric statistic; it was Friedman Test and followed Wilcoxon Ranking Method. The result showed that value of reducing sugar in L. leucocephala seeds, koji and moromi were 78.38 mg/g; 119.08 mg/g; and 164.29 mg/g. Starch value of seeds, koji and moromi were 274.36 mg/g; 260.92 mg/g and 179.50 mg/g. The value of dissolved protein in seeds, koji and moromi were 107.44 mg/g; 86.1 mg/g; and 208.56 mg/g. The value of lipids on seeds, koji and moromi was 158.87 mg/g; 51.35 mg/g; and 80.86 mg/g. The data of preferable test on Leucaena sauce’s taste was the same as ABC sauce but the aroma of Leucaena sauce had the lowest score than the others. More over, the four kinds of sauce were not different significantly in color. L. leucocephala had potency as raw material in production of soy sauce by fermentation method with A. oryzae as inoculum.

  14. Perancangan dan Pembuatan Aplikasi Pepak Basa Jawa Menggunakan MobiOne Studio

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anglila Nayanggita

    2015-10-01

    Full Text Available Indonesia is a nation that has a diversity of cultures and the arts, one of which is Javanese language. Javanese language is a heritage that should be preserved because it is still taught in schools and used in everyday life. The main book to learn Javanese language is Pepak Basa Jawa; a book that contains the essence of Javanese language. The rapid increase of technological development provides easiness for people, especially the pressence of gadgets. Therefore, the making of Pepak Basa Jawa in an application it needed to be a learning media to learn and conserve Javanese language for Indonesian people. The application is practically and attractively packed through iOS based mobile devices. Application Pepak Basa Jawa is built using MobiOne Studio software. Multimedia development method used is the Multimedia Development Life Cycle (MDLC which consists of six stages: concept, design, collection of material, manufacture, testing, and distribution. The Black Box test is used for application testing method. The results of this study is in the form of an application named Pepak Basa Jawa that can run well on mobile devices based on iOS. This application can be an alternative for the people of Indonesia as a medium of learning in learning the Javanese language.

  15. MIKROENKAPSULASI MINERAL BESI DAN SENG DALAM PEMBUATAN MAKANAN TAMBAHAN UNTUK BALITA GIZI KURANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Kustiyah

    2011-12-01

    Full Text Available As a health problem, prevalence of severe underweight in Indonesia is still high. Riskesdas 2008 indicate that prevalence of severe underweight and underweight in Indonesia are 5.5% and 13.0%, respectively. Effort to overcome that problem are still focused on severe underweight children, so need to anticipate of getting worse of underweight ones of being fell into severe underweight. The aim of this research is to make RUF fortified by encapsulated iron and zinc to overcome underweight balita (under five of age children. First step of this research is making flour from rice, soybean, cassava, sweet potato and taro with proceeded by two kinds of treatment, i.e. physic method (using high temperature and pressure and soaking in solution of Na2HCO3 (1.5% and 2.0%. Drum dryer was applied to dry the ingredient (rice, soybean, cassava, sweet potato and taro and then milled using disc mill. Microencapsulation of iron and zinc was using arabic gum and maltodextrin (80:20 and 70:30 and concentration of iron or zinc each is 5.0% and 7.5%. Then, assays of stability of microencapsulated iron and zinc, and their bioavailability (in vitro and in vivo. Before mixed with minerals, 12 combinations of flour (3 kinds of tuber x 2 cooking time x 2 concentration of Na2CO3 are tested by hedonic test to choose the best preferences of that combination of ingredients of porridge. Based on technical, economical, and technological considerations, and acceptability, mixed of rice, soybean, and sweet potato is selected as based ingredients of porridge. There is no color and odor change or even crystalline forming during more than one month of storing of microencapsulated iron and zinc. Bioavailability (in vitro of Fe is around 15,48% to 17,05% and Zn is around 6.05% to 6,36%

  16. Akurasi Model Kerja Hasil Pencetakan Ganda dengan Silikon dan Alginat untuk Pembuatan Mahkota Tiruan Penuh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djamilah Tohirah

    2015-09-01

    Full Text Available Elastomeric impression material is used usually to fabricate a crown. Considering the high cost, different impression technique but have the same accuracy was found. 60 working models taking from two different impression techniques were used in this study. The first 30 models were taken with a usual double silicon impression technique, and the other 30 models were taken with double impression techniques using silicon and alginate. The exact measurement of the marginal master crown in accordance to the master model was observed by the Electric Measuring Microscope MM-40 Nikon, Japan in buccal and palatal area. The exact contact point in mesial and distal side was determined by the matrix band. The "t' test showed that there was no significant difference in the marginal fitness and the accuracy of the contact points from the two different impression techniques. It was concluded that the two technical impressions had the same accuracy.

  17. Perancangan dan Pembuatan Aplikasi Visualisasi 3D Interaktif Masjid Agung Jawa Tengah Menggunakan Unity3D

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irham Fa'idh Faiztyan

    2015-04-01

    Full Text Available Previously, people who want to visit a tourist attraction should come to that place. If you can’t visit it normally, you can only read or heard from a source. Therefore made 3-dimensional visualization application. The object to be visualized in this research is Great Mosque of Central Java. This application aims to facilitate the introduction of the Great Mosque of Central Java. This application is created using Unity3D and Sketchup software, where the programming language used is UnityScript and JavaScript. The design phase made using Multimedia Development Life Cycle, and then proceed with the design using Flowchart. Implementation phase is done by implementing a 3D model and program implementation. The testing phase is done with a black-box method, as well as testing of the frame rate per second, memory and processor usage, how long rendering process, and user testing. The results show that this application runs well on Windows operating systems. Buttons and functions within the application has been running well with the respective functionality. From the test results on the application of the Great Mosque of Central Java visualization can be shown that the process of rendering both real time and non real time rendering requires a high performance from graphics card and processor. Based on the testing that has been done, the application is quite easy to run by the user, the objects that exist in the application is quite similar to the original object, and this application provides benefits to its users.

  18. Pembuatan Papan Komposit dari Plastik Daur Ulang dan Serbuk Kayu serta Jerami Sebagai Filler

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farid Mulana

    2011-06-01

    Full Text Available Production of composites was done by mixing the filler and matrix. The common matrix used to produce composite is plastic ore with types of poly propylene, poly ethylene and others. To know the characteristics of composite boards made from recycled plastic type poly ethylene so this research was conducted. This research aims to create a composite board made of solid waste sawdust and straw as a filler and recycled plastics as the matrix and to find out more details of the influence of variable solid waste types and ratio of solid waste weight and plastic toward the quality of the composite board product. Composite board manufacturing process was carried out by hot press method at a temperature of 145 oC for 20 minutes. The composite board products are tested on value of hardness, tensile strength, and thermal value. The results showed that the use of sawdust as a filler resulted the composite hardness value that is better (R79,5 compared with straw (R67 at a ratio of filler composition: matrix of 80:20 respectively. The use of sawdust also gives the value of tensile strength of 6.86 MPa that is better than the using a straw that valued of 3.62 MPa at composition ratio of filler: to matrix (60:40. Largest amount of heat needed to melt the composite boards are 31.19 J/g and 14.02 J/g at composition ratio sawdust: recycled plastics of 80:20 and at composition ratio straw: recycled plastics of 80:20, respectively. Visually composite board with a composition of sawdust:plastic HDPE 50:50 looks better with bright colors and shiny. Keywords: Composite, Solid waste, Plastic, Matrix, Filler,  Poly ethylene

  19. Pembuatan Papan Komposit dari Plastik Daur Ulang dan Serbuk Kayu serta Jerami Sebagai Filler

    OpenAIRE

    Farid Mulana; Hisbullah Hisbullah; Iskandar Iskandar

    2011-01-01

    Production of composites was done by mixing the filler and matrix. The common matrix used to produce composite is plastic ore with types of poly propylene, poly ethylene and others. To know the characteristics of composite boards made from recycled plastic type poly ethylene so this research was conducted. This research aims to create a composite board made of solid waste sawdust and straw as a filler and recycled plastics as the matrix and to find out more details of the influence of variabl...

  20. PEMANFAATAN PEMROGRAMAN VISUAL SEBAGAI ALTERNATIF PEMBUATAN MEDIA BELAJAR BERBASIS GAME DAN ANIMASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dedi Gunawan

    2016-03-01

    Full Text Available Visual programming is the one programming technique in computer Science which aims to give easy understanding in writing code program. The main users of visual programming are students and people who have no experiences in making computer code and lack of computer programming language.Visual programminggives advantages to develop any kind of application software such as game and application related to education. This research was conducted to the teachers who teach Al-Quran for children learning in order to know the benefit of using visualprogramming in terms of creating an animation and game education.Several approach has been applied in this research. The first is surveying the knowledge in computer programming by using questioners. Following that, we provide a training of using visual programming and the last is conduction survey in order to know the progress of learning accuisiton.Based on the questioner’s data,it can be found that visual programming is very useful to introduce computer programming for people who have limited computer background. The data shows that 60% respondent believe that the visual programming is easy to follow, while the rest says it is hard to do. Furthermore, some of the participants are able to create simple education game

  1. Perbedaan Kekuatan Kompresi Gips Tipe III Pabrikan dan Daur Ulang untuk Pembuatan Model Kerja

    OpenAIRE

    Wijaya, Cindy Denhara

    2015-01-01

    Gipsum (kalsium sulfat dihidrat) merupakan material yang sering digunakan sebagai model studi maupun model kerja dalam kedokteran gigi. Tipe gips yang sering digunakan sebagai model kerja ialah gips tipe III menurut spesifikasi American Dental Association (ADA). Reaksi pengerasan gipsum merupakan reaksi reversibel sehingga kalsium sulfat dihidrat dapat diubah kembali menjadi kalsium sulfat hemihidrat. Hal ini yang mendasari pemikiran untuk mendaur ulang limbah model kerja ya...

  2. Pembuatan Aplikasi “Warung Keluarga” Sebagai Aplikasi E-Commerce Berbasis Web dan Mobile

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deryan Gelrandy

    2016-04-01

    Full Text Available In the rapid development of industry, the process of buying and selling has been convenient to do. Recently, consumers who need to buy some goods could easily look for it in online store. Furthermore, seller who perceive that either want to sell their stuff which could not be used anymore or seek additional income may sell their stuff through this online store. The benefit that makes this process much easier is the transaction could exist even though seller and buyer do not interact face-to-face. However as this process is too easy, it poses a shortage that may causes a trickery. In the implementation, buyer will purchase goods in online store web site without aware of the seller. Therefore, it is important to make an e-commerce app where every seller has clear identity. The makings of this app aim to enhance security in sales and purchase transaction since SMA N 3 Semarang alumni only who could be a seller so that buyer will feel secure in doing transaction. This app also could be a platform to collect some information about the alumni because there is detail information that can facilitate in holding an alumni reunion. This app uses C# language programming, ASP.NET, Visual Studio and SQL Server database. The result of this app will be implemented for SMA N 3 Semarang.

  3. KOMPONEN KIMIA DAN FISIK ABU SEKAM PADI SEBAGAI SCM UNTUK PEMBUATAN KOMPOSIT SEMEN

    OpenAIRE

    Bakri

    2009-01-01

    This research aimed to determine chemical and physical component of rice husk ash as supplementing cement material to manufacture cement composite products. Charcoal of rice husk ash obtained by burning rice husk conventionally in kiln drum and burned again in furnace 1400 Barnsted Thermolyne Type at temperature 600o C for 2 hours. Analysis of chemical and physical component refer to SNI 15- 2049-2004. Major chemical compound of rice husk ash was 72.28 % of silica and 21.43 of LOI...

  4. Pemanfaatan Tepung Buah Alpukat (Persea americana Mill.) dalam Pembuatan Bolu Terhadap Daya Terima dan Kandungan Gizinya

    OpenAIRE

    Regar, Nurhalis Br

    2015-01-01

    Food diversification efforts can be done by using local food. Avocado is one of the local food that have many nutrients and its availability is quite promising because the production of avocado tend to increase every year. Avocado processed into flour as substitute the wheat flour in the manufacture of cake. Avocado flour cake is one of the food product that modified by addingflouravocado and contain nutrient that needed the body. The purpose of this researchis to know the a...

  5. PENGARUH PERBEDAAN MEDIA DAN WAKTU PENGASINAN PADA PEMBUATAN TELUR ASIN TERHADAP KANDUNGAN IODIUM TELUR

    OpenAIRE

    Heru Yuniati; Almasyhuri Almasyhuri

    2013-01-01

    Abstract Background: An adequate intake of iodine cause one of public health problem in Indonesia community. One way to overcome this problem is through the use of iodized salt. The uses of salt in community beside in the cooking of food also use in food preservation such as the salted eggs. Objective: The objective of this study was to observe the iodine content of the salted eggs which proceed by using the iodized salt in different of salting media. Method: In making of salted eggs was perf...

  6. Lateks karet alam untuk sol sepatu: Metode pembuatan, sifat mekanik dan morfologi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indiah Ratna Dewi

    2014-12-01

    Full Text Available The objective of this research were to determine the manufacturing method, to obtain the best formula and to study the morphologycal properties of natural rubber latex shoe sole. This method was conducted in three steps of process; thermoforming, micropore treatment in water, and vulcanization. The testing method and quality requirement parameters using SNI 0778:2009. These latex shoe sole was made using 5 phr Nano Precipitated Calcium Carbonate (NPCC filler, with varying addition of CaCO3 filler in 0, 5, 10,15, and 20 phr combination. The best formula was achieved from the combination of NPCC/CaCO3 filler about 5/5 phr. And its mechanical properties result was concluded as follows: tensile strength was 169,87 kg/cm2, elongation at break was 648,03 %, hardness was 46,33 shore A, good flexing and no cracks, density was 0,93 g/cm3, abrasion resistance was 346,26 mm3, 50% permanent set was 2,15%. All of the parameters required in SNI 0778:2009 were complied, except for its hardness parameter.

  7. Pengaruh teknik dan waktu pencampuran pada pembuatan lembaran cocodust berkaret untuk bahan peredam suara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arum Yuniari

    2009-06-01

    Full Text Available Research about cocodust rubber sheet production for sounds absorbent material was determined to improve mixing technology between cocodust and latex compound so there can be gained effective mixing technology. There are 2 methods regarding to mixing technology which were A method and B method with time variation method between 2, 3 until 4 minute respectively time. A method was cocodust with sieved by 50 mesh siefter mixed with water (ratio time between cocodust and water 1:3 and subsequently cocodust was mixed with latex compound. While B method was mixing latex compound and water (the mixture consisting of 3 part of water and 1 part of latex and the final product was blended. The result show that A method with time variation of 2 – 3 minutes was the best effective mixing method. The result of a method can be easily implemented, having homogeny compound and good product performance, which was characterized by mass density 0,40 g/cm3, water content 7,29 – 7,57%, flexibility strength 2,87 – 4,05 kg/cm2, vertical tensile strength 1,97 – 3,12 kg/cm2, ability to be nailed 4,95 – 5,92 kg, thickness grows 7,5 – 8,28% and sound absorption coefficient at the frequency 500 Hz was 0,70.

  8. Pemanfaatan Biji Nangka (Artocarpus Heterophyllus) pada Pembuatan Bioplastik Menggunakan Plasticizer Sorbitol dan Pengisi Kitosan

    OpenAIRE

    Manullang, Anita

    2016-01-01

    Bioplastics are alternative materials to replace conventional plastic packaging in order to reduce environmental pollution. Starch is a natural polymer that can be used for the production of bioplastics because its source is abundant, renewable and easily degraded. Jackfruit seeds can be used as raw material for bioplastics because its contains starch. The aim of this study to determine the characteristics of jackfruit seeds and determine the effect of chitosan and sorbitol on the physicochem...

  9. Pembuatan Sediaan Floating Amoksisilin Menggunakan Cangkang Kapsul Alginat dan Uji Aktivitas Antibakterinya

    OpenAIRE

    Simanjuntak, Ade Yohana

    2016-01-01

    Background:Conventional dosage form of amoxicillin has short residence time in stomach, this matter became a major problem in the treatment of peptic ulcers caused by Helicobacter pylorithat cause not optimal treatment. Thus, drug delivery systems need to be developed which can last longer in the stomach with controlled release system, such as floating dosage form of amoxicillin using alginate capsule shell. Purpose:To evaluate the release and antibacterial effect of amoxicillin floating d...

  10. Formulasi dan Evaluasi Pemakaian Cangkang Kapsul Alginat untuk Pembuatan Sediaan Floating dari Dispersi Padat Aspirin

    OpenAIRE

    Anggono, Jeriko

    2015-01-01

    Background: Aspirin is the group of non steroid anti-inflamatory drug besides that is used as antiplatelet drug. Aspirin is poorly soluble in water and can cause the irritation in the stomach in oral route. Therefore, it is necessary to modify solid dispersion dosage form that can remain in the stomach, as the example is floating dosage form by using alginate as capsule shell. Purpose: The aim of this study was to prepare floating dosage form of aspirin solid dispersion that can remain in ...

  11. Pengaruh Konsentrasi Tapioka Dan Sorbitol Sebagai Zat Pemlastis Dalam Pembuatan Edible Coating Pada Penyimpanan Buah Melon.

    OpenAIRE

    Chandra, Luthfi Hadi

    2011-01-01

    Coating a fruit with edible coating is used to delay the quality decrease because edible coating can be used as a barrier, for the diffusion of oxygen, carbondioxside and water vapor as well as vapor and flavor component. The aim of this research was to find the best tapioca concentration and sorbitol concentration as the plasticizer in the making of edible coating for melon storage. The research had been performed using factorial completely randomized design with two factors, i.e.: tapioca c...

  12. Pembuatan Sumber Tenaga Listrik Cadangan Menggunakan Solar Cell, Baterai dan Inverter Untuk Keperluan Rumah Tangga

    OpenAIRE

    Anda Andycka S.

    2014-01-01

    One of problems in electrical energy is the limited source of fossil, which is main source of electrical energy in indonesia. The solution for this problem can be solved by using renewable energy. Solar cell is one of electrical source, which is using sunlight as a source, sustainable and green energy. Because solar cell come from sunlight, so the output is unstable depending on weather and environment. One of solutions is using battery to store energy. Research was conducted to design a Sola...

  13. PEMBUATAN BIOETANOL DARI BIJI JEWAWUT (Setaria italica DENGAN PROSES HIDROLISIS ENZIMATIS DAN FERMENTASI OLEH Saccharomyces cerevisiae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Arief Pradana Putra

    2017-05-01

    Full Text Available Bioethanol production as a biofuels successor fossil fuels from jewawut seed (Setaria italica through enzymatic hydrolysis process and fermentation use Saccharomyces cerevisiae has been carried out. This research aimed  to determine levels of bioethanol production by various concentration of nutrients added and variation time of fermentation. Hydrolysis process by enzymatic through a liquefaction phase with -amylase and saccharification phase with gluco-amylase. Fermentation process by Spirulina sp. as a sources of nutrients. The result of hydrolysis was fermented by Spirulina sp. added with various at 0,5%; 1,05 and 1,5% (w/v, and then with variation time of fermentation at 5, 7 and 9 days. The highest concentration of bioethanol obtained are in addition of Spirulina sp. at 1,0% (w/v for 7 days. The result of concentration obtained from density method was 88% and from gas chromatography method was 93,096%.

  14. Rekayasa alat daur ulang limbah padat industri penyamakan kulit untuk pembuatan insol dan kertas karton

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ignatius Sunaryo

    2006-07-01

    Full Text Available The aim of engineering of equipment for tannery solid waste reuse to make insole and card board was to assist the problem coming from shavings wastes and sludge. This unit was designed and mainly consisted of three parts, those were raw materials destroying machine (beater type, insole/carton sheet printing machine and insole/carton sheet pressing machine. This was an eco-friendly machine, because it was able to recycle all of the excess raw materials. The product capacity of it was 600 kg of raw material to produce 1,200 sheet per day, with assumption that the rejects were varied from 10 – 15%. The specifications of the insole produced by this machine were that the weight was 416 gr/sheet; the length x wide was 78 cm x 66 cm. based on the economical analysis when the marketing price was Rp. 2.000,- per sheet, with the total production 360,000 sheets, the benefit after property was Rp. 33,650,200,- per year, with 2 years 1 month pay back of the investment.

  15. PELATIHAN PEMBUATAN BIBIT PISANG SEHAT DAN DEMPLOT PENGENDALIAN PENYAKIT DI DESA KESIUT KECAMATAN KERAMBITAN TABANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A.A. N. Supadma

    2012-10-01

    Full Text Available Cultivations of banana plant at dusun Kesiut Klod, desa Kesiut, Kecamatan Kerambitan, Tabanan regency were relatively non intensified. Farmers did not know plant cultivation, banana disease, and free-disease banana seedling. (free Pseudomonas solanacearum and Fusarium oxysporum. In this activity the community services aimed at transferring some information to the famers about cultivation of banana plant, fertilization for banana plant, banana diseases, and demonstration about application Biota L and Persada function for seedling banana plant. The result of this short course conducted in dusun Kesiut Klod, desa Kesiut on 26 September 2011 with 50 attendants was exciting, because most farmers were interested in the course substances and training. materials They understand and be able how to treat and apply Biota L and Persada for seedling of banana plant.

  16. PENERAPAN IPTEK USAHA PEMBUATAN TAHU DAN TEMPE DI BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunyoto Sunyoto

    2014-02-01

    Full Text Available The purpose of this activity is to resolve the problems faced by the industry partner with the business of making tofu and tempeh, which is located in the village of Kenteng, Bandungan subdistrict, Semarang regency. As this activity involves the implementation team of lecturers with expertise appropriate to the needs of the field and assisted students. In the implementation used multiple methods of mutual support, with a practice emphasis directly by partners and mentoring activities. The results of these activities include 1 One unit of soybean grinding machine with an electric motor drive power 1 HP, 2 One unit of soybean crusher drive motor gasoline of 5.5 PK and has a production of capacity of 300 kg / hour, or five times that of soy-solving process manually which is only 60 kg / h, 3 Both the partners I and II have applied with better production management, and a cleaner production equipment, and workers had to use health and safety equipment. Impact activities include economic and non-economic aspects. The economic impact can be measured from the increased productivity and better product quality so as to increase the selling value of products. Non-economic impact can be measured from the comfort of work will also indirectly affect the economic benefits.

  17. Pembuatan Digital Elevation Model Resolusi 10m dari Peta RBI dan Survei GPS dengan Algoritma Anudem

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indarto

    2014-04-01

    Full Text Available This study proposes the generation of Digital Elevation Model (DEM with spatial resolution of 10m x 10m by re-interpolation of elevation data. Data input for this study includes: (1 digitized datum coordinate from RBI map, (2 sample points surveyed by GPS, (3 digitized contour data fromSRTM DEM and ASTER GDEM2, and (4 digitized stream-network layer from RBI. All collected data were converted to mass point coordinats. On the top of Topogrid-ArcGIS, all points data were interpolated to produce DEM. After that the produced DEM were compared and evaluated to the SRTM and ASTER DEMvisually. The result shows that produced DEM are more accurate to represent the detailed topography of the study areas.

  18. Pembuatan Papan Partikel (Particle Board dari Tandan Kosong Sawit dengan Perekat Kulit Akasia dan Gambir

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umi Fathanah

    2013-06-01

    Full Text Available The need of wood as one of raw materials in furniture industry keeps increasing. One of efforts to reduce wood consumption is to develop research by creating composite design from material that contains sellulose to be particle board. Particle board is one of material alternatives that can be wood substitute. The objective of this research is to investigate the effect of natural-adhesive-mixture composition (acacia bark and gambier with oil-palm-empty bunch toward mechanical property of particle board. Characterization of particle board was carried out by undertaking mechanical property testing (tensile strength and compressive strength under wet and dry conditions. Composition variations of adhesive and oil-palm-empty bunch were 30:70; 40:60; 50:50; 60:40; 70:30. Making process of particle board is carried out by mixing oil-palm-empty bunch and adhesive with addition of 2% para-formaldehyde and water as much of 10%. Furthermore, the mixture is compressed by using Hot Press at temperature of 150oC and pressure of 10 kg/cm2 for 15 minutes. The research result indicates that the higher the adhesive composition (either adhesives of acacia bark or gambier, particle board resulted is better. In dry condition,  values of the tensile strength of particle boards  that have acacia bark adhesive and gambier adhesive have range of 84.2 - 104 Kgf/cm2 and 83.4 - 81.5 kg/cm2, respectively. Whereas, values of compressive strength of particle boards that have adhesives of acacia bark and gambier are in the range of 6.8 - 10.5 kg/cm2  and 6.3 - 9.3 kg/cm2, respectively. The values of tensile strength and compressive strength are obtained on compositions  of adhesive: oil-palm-empty bunch ≥ 40:60, and they have fulfilled satandard of SNI 03-2105-1996. The values of tensile strength and compressive strength of particle board in wet condition, either adhesives of acacia bark or gambier, have not fulfilled standard of SNI 03-2105-1996. Keywords: empty-bunch-oil palm, acacia bark, gambier, particle board, tensile strength

  19. Pembuatan dan Karakterisasi Komposit Berbasis Lateks Pekat-Silika Ampas Tebu

    OpenAIRE

    Harefa, Eman Juliskar

    2016-01-01

    Latex is a white liquid like milk coming out of the plant were wounded coming from the plant Hevea Brasiliensis. Latex can be used to make a specimen gloves by adding other ingredients namely silica bagasse and chemicals. The addition of these materials using a percentile calculation rubber parts or Phr (Per Hundred Rubber). Silica obtained by combustion, leaching with HCl (Hydrochloric Acid) and extracted with NaOH (sodium hydroxide). Research done by varying the dose of the chemical that is...

  20. Perancangan dan Implementasi Augmented Reality sebagai Media Promosi Penjualan Perumahan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alan Zuniargo Prabowo

    2015-01-01

    Full Text Available Untuk melakukan promosi sebuah perumahan banyak cara yang dapat dilakukan, misalnya dengan menggunakan brosur yang mana informasinya disampaikan dalam media dua dimensi, maket yang mana informasinya sudah dapat disampaikan dalam media tiga dimensi tetapi harus memerlukan ruang yang tidak sedikit untuk mewujudkannya demi mendapatkan hasil yang maksimal. Yang menjadi masalah disini adalah bagaimana menjadikan suatu informasi tersebut menjadi interaktif dan lebih menarik bagi konsumen. Dengan menggunakan teknik promosi berbasis augmented reality yang dibuat dengan menggunakan ARTool Kit sebagai komponen yang utama dan dengan menggunakan 3DS Max sebagai software untuk menghasilkan gambar yang menarik. Proses perancangan dan pembuatan teknik promosiini akan menggunkan metode waterfall. Kelebihan dari model waterfall adalah struktur tahap pengembangan sistem jelas, dokumentasi dihasilkan disetiap tahap pengembangan, dan sebuah tahap dijalankan setelah tahap sebelumnya selesai dijalankan (tidak ada tumpang tindih pelaksanaan tahap. Hasil dari perancangan aplikasi ini adalah terealisasinya suatu aplikasi untuk kepentingan promosipenjualan perumahan yang lebih menarik dan interaktif dengan konsumen berbasis augmented reality. Dengan adanya aplikasi ini diharapkan metode promosi dapat berkembang dengan lebih menarik dan tentunya dengan mengandalkan teknologitanpa membutuhkan ruang yang banyak untuk mencapai hasil yang maksimal.

  1. PENANGGULANGAN PENYALAHGUNAAN NARKOBA & SEX BEBAS DI KALANGAN REMAJA MELALUI PEMBINAAN HUKUM DAN PENYULUHAN PENDIDIKAN KESEHATAN SISWA MTS SA AL-MINA KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martitah Martitah

    2014-12-01

    Full Text Available Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, psikotropika dan bahan berbahaya lainnya (Narkoba maupun maraknya sex bebas dengan berbagai implikasi dan dampak negatifnya merupakan suatu masalah global yang mengancam kehidupan masyarakat, bangsa dan negara. Berdasarkan permasalahan tersebut pembinaan hukum dan penyuluhan pendidikan kesehatan di kalangan remaja perlu dilakukan agar remaja dapat lebih mengerti dan memiliki daya tangkal terhadap pengaruh negatif. Metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab dipilih untuk menjelaskan mengenai karakteristik dan perkembangan motorik siswa MTs, Selain itu, media film juga dipakai untuk mendukung kelancaran penyampaian informasi. Dengan memperhatikan persentase kehadiran dan keaktifan peserta dalam setiap sesi serta hasil posttest dapat disimpulkan bahwa peserta mampu mengenali dampak hukum dan dampak sosial serta dampak negatif lain akibat penyalahgunaan Narkoba maupun perilaku seks bebas di kalangan remaja. Harapannya mereka mampu secara mandiri menjauhi dan menghindari hal tersebut. Rekomendasi kegiatan ini adalah perlunya penyuluhan dilaksanakan secara berkala, terprogram, dan berkesinambungan, khususnya sehingga kesadaran dan daya tangkal siswa terhadap penyalahgunaan Narkoba dan perilaku seks bebas dapat lebih ditingkatkan.

  2. Analisis Mitigasi Risiko pada Supply Chain Pembuatan Sterilizier

    OpenAIRE

    Silalahi, Ezrilona

    2016-01-01

    Penanganan risiko supply chain dalam meminimalisasi waktu dan kinerja dapat dilakukan dengan pendekatan komprehensif untuk menangani semua kejadian yang menimbulkan kerugian atau disebut dengan manajemen risiko. PT. Pancakarsa Bangun Reksa merupakan perusahaan produsen sterilizer yang mengalami berbagai risiko dalam kegiatan supply chain, seperti keterlambatan tibanya bahan baku, salah tafsir pemesanan bahan baku, perjanjian terhadap supplier yang otoriter, kondisi atau jumlah bahan baku yang...

  3. PERMASALAHAN DAN POTENSI PESISIR DI KABUPATEN SAMPANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aries Dwi Siswanto

    2016-03-01

    Full Text Available SAMPANG’S COASTAL PROBLEMS AND POTENTIALS One area that has progressive economic value and environmental degradation possibility is a dynamic areas of coastal areas. These characteristics is interesting in the perspective of management and utilization of marine resources and fisheries. The rapid development of the Sampang regency required the government to focus and provide greater attention to minimize the ecological pressures that affect the carrying capacity of the environment, particularly in coastal areas. This study aims to gather information about the problem and the potential that exists in coastal areas of Sampang. Data taken by interviewing respondents lived in coastal communities during April 2015 and the results of the questionnaire were analyzed descriptively. The problems identified include land requirement, the overlapping use, the threat of pollution and environmental degradation, and zoning; whereas the potential that exists include salt, marine tourism, mariculture, and the development of industrial areas and ports. The potential problems identified in coastal areas and beaches in Sampang relatively identical to the Bangkalan. It needs a comprehensive solution to minimize the existing impact as well as efforts to optimize utilization to achieve integrated coastal zone management.Keywords: coastal, CZM, problem, potential, Sampang ABSTRAKSalah satu wilayah yang memiliki nilai ekonomi progresif sekaligus peluang degradasi lingkungan sehingga disebut daerah dinamis adalah wilayah pantai dan pesisir. Karakteristik ini menjadi sesuatu yang menarik dalam perspektif pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan. Pesatnya perkembangan tersebut menuntut pemerintah kabupaten Sampang untuk focus dan memberikan perhatian lebih besar sebagai upaya untuk meminimalkan tekanan ekologis yang berpengaruh terhadap daya dukung lingkungan, khususnya di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi

  4. Pengaruh Variasi Mikroorganisme dan Pelarut Dalam Produksi Etanol Dari Nira Tebu (Sachharum officinarum Dengan Proses Fermentasi Ekstraktif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusfa Anugrah Baihaki

    2014-09-01

    Full Text Available Kebutuhan energi dari bahan bakar minyak bumi (BBM didunia semakin tahun mengalami peningkatan tajam. Salah satu energi alternatif yang didorong pemerintah Indonesia adalah dengan memproduksi bioetanol. Salah satu bahan yang sangat berpotensial sebagai bahan baku utama dalam pembuatan bioetanol adalah nira batang tebu. Upaya peningkatan produktivitas etanol dilakukan secara kontinyu dikarenakan pada fermentasi konvensional terdapat kendala pada produktivitas dan konsentrasi etanol yang rendah. Untuk itu perlu dilakukan penelitian untuk produksi etanol dengan keunggulan keterpaduan proses dan rendah energi yang selanjutnya dapat dijadikan sebagai dasar desain untuk rancang bangun skala industri kecil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui performa terbaik dari variasi mikroorganisme dan pelarut yang digunakan dalam memproduksi etanol dengan proses fermentasi ekstraktif dan untuk mengetahui karakteristik kinerja sistem fermentasi kontinyu dalam bioreaktor packed bed dengan variasi mikroorganisme. Dalam penelitian ini digunakan macam variasi mikroorganisme Zymomonasmobilis A3 termutasi dan campuran Saccharomyces cerevisiae dan Pichiastipitis dengan sistem tanpa recycle dan pelarut n-Amyl Alcohol. Dari penelitian yang telah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa proses fermentasi kontinyu dan ekstraksi tanpa recycle menggunakan Zymomonas mobilis A3 dan pelarut n-Amyl Alkohol memberikan hasil produktivitas dan yield yang terbaik, yaitu sebesar 133,417 g/l.jam dan 35,049%.

  5. PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN TEKNIK FOREHAND DAN BACKHAND DRIVE TENIS MEJA PADA ATLET USIA DINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Verandita Rihtiana

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian keterampilan teknik forehand dan backhand drive tenis meja pada atlet usia dini. Penelitian ini menggunakan metode pene-litian dan pengembangan, dengan langkah-langkah pengembangan sebagai berikut: (1 pengumpulan informasi di lapangan, (2 melakukan analisis terhadap informasi yang dikumpulkan, (3 mengembangkan produk awal (draf model, (4 validasi ahli dan revisi, (5 uji coba skala kecil dan revisi, (6 uji coba skala besar dan revisi, (7 pembuatan produk final. Subjek penelitian atlet tenis meja usia dini. Analisis data untuk uji validitas dilakukan dengan CVR (content validity ratio dan reliabilitas dengan  menggunakan Alpha Crobanch. Penelitian ini menghasilkan buku panduan instrumen penilain keterampilan teknik forehand dan backhand drive tenis meja untuk atlet pemula  yang didalamnya berisi  petunjuk penggunaan, lembar tugas siswa, pedoman penilaian, rubrik penilaian, serta tabel penyekoran, yang memiliki validitas yang tinggi (1 dan reliabilitas yang tinggi¸forehand drive sikap awal: r = 0,975, pelaksanaan: r = 0,961, gerak lanjutan: r = 0, 955. Backhand drive sikap awal: r = 0,961, pelaksanaan r = 0,974, gerak lanjutan: r = 0, 989. Kata Kunci: instrumen penilaian teknik forehand dan backhand drive, tenis meja

  6. Pengaruh Komposisi Sn Dan Variasi Tekanan Kompaksi Terhadap Densitas Dan Kekerasan Komposit Cu-Sn Untuk Aplikasi Proyektil Peluru Frangible Dengan Metode Metalurgi Serbuk

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vicko Gestantyo Anugrah

    2014-03-01

    Full Text Available Proyektil peluru terdiri dari tiga bagian yaitu jacket, nose, dan inti (core. Proyektil umumnya terbuat dari paduan timbal. Timbal mulai dikurangi penggunaannya dalam berbagai produk. Untuk mengatasi permasalahan tersebut telah dikembangkan jenis peluru yaitu peluru frangible. Salah satu paduan material yang dapat digunakan adalah paduan Cu-Sn. Proses pembuatan dilakukan dengan metode metalurgi serbuk dengan variasi komposisi 5, 10, dan 15 wt%Sn. Penambahan timah diharapkan dapat memberikan densitas dan kekerasan yang optimum pada komposit Cu-Sn. Sedangkan variasi tekanan kompaksi yang digunakan adalah 300, 400, dan 500 MPa. Sintering dilakukan pada temperatur 260°C selama 30 menit dengan atmosfer gas nitrogen. Berdasarkan hasil pengujian XRD, fasa yang terbentuk adalah Cu, Cu3Sn, dan Cu6Sn5, densitas tertinggi pada komposisi Cu-5 wt% Sn P=500 MPa sebesar 7,446 g/cm3 dan memiliki porositas terendah sebesar 14,586%. Hasil pengujian kekerasan tertinggi pada komposisi Cu-15 wt% Sn P=500 MPa sebesar 83 HRF, nilai kekuatan tekan dan modulus elastisitas tertinggi pada Cu-15 wt% Sn P=500 MPa sebesar 275,72 MPa dan 59,43 GPa

  7. Penggabungan Konsep Web 2.0 dan Mashup dalam Pembuatan Situs Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi DKI Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Kanigoro

    2011-06-01

    Full Text Available This study aims to design a website of the Jakarta regional office of Culture and Tourism by combining the concept of web 2.0 and mashup. This concept combines several APIs (Application Programming Interface into a new application. The APIs used are Facebook, Google Maps, Twitter, and Yahoo Weather. The created site applies the latest technology and advanced multimedia elements. With the combination of all elements above, a more interactive and dynamic site is succesfully obtained. 

  8. Pembuatan Dan Evaluasi Secara In Vitro Emulsi Virgin Coconut Oil (Vco) Menggunakan Emulgator Tween 80 Dan Gom Arab

    OpenAIRE

    Silaban, Rutlin Valentina

    2015-01-01

    Background: Currently virgin coconut oil (VCO) is consumed orally as a functional food or a supplement but the VCO has a bad taste so that less acceptable by consumers. Therefore, it is necessary to formulate VCO into an emulsion that is more acceptable by consumers. Objective: The objective of this study was to prepared VCO and VCO emulsion. Methods: Preparation of VCO was conducted by fermentation using microbial yeast tempe (Rhizopus oryzae). The VCO produced was tested for water co...

  9. Penggabungan Konsep Web 2.0 dan Mashup dalam Pembuatan Situs Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi DKI Jakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Kanigoro

    2011-05-01

    the concept of web 2.0 and mashup. This concept combines several APIs (Application Programming Interface into a new application. The APIs used are Facebook, Google Maps, Twitter, and Yahoo Weather. The created site applies the latest technology and advanced multimedia elements. With the combination of all elements above, a more interactive and dynamic site is succesfully obtained.

  10. PEMANFAATAN WEB APPLICATION DALAM PENINGKATAN EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS KERJA ADMINISTRASI (STUDI KASUS: PEMESANAN DAN PEMBUATAN SURAT KETERANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reina

    2010-11-01

    letter, an increase in the percentage of the making of timeliness, accuracy of data validation and provide facilities for students in order letter as well as convenience for staff in the making of letter. Another thing is the ease in monitoring the accuracy of the making of letter.

  11. Implementasi Klien SIP Berbasis Web Menggunakan HTML5 dan Node.js

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Iqbal

    2012-09-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini mendorong internet dan web untuk menjadi standar komunikasi yang terbaru. Dengan diperkenalkannya konsep Web 2.0 dan standar HTML5, web diharapkan dapat menjadi standar komunikasi yang universal. Di sisi lain, Rich Internet Application (RIA menjadi tren perkembangan teknologi web saat ini. Dengan teknologi tersebut, aplikasi web didesain dengan pendekatan aplikasi desktop, mengedepankan kecepatan akses, kemudahan bagi pengguna, dan keinteraktifan. Sehingga, membawa teknologi komunikasi VoIP ke teknologi RIA akan semakin memudahkan pengguna. Dengan mengimplementasikan fitur-fitur baru dari HTML5, akan dihasilkan aplikasi web yang mengikuti konsep RIA tanpa memerlukan penggunaan aplikasi pengaya pada peramban. Untuk mengetahui kemampuan dari sistem ini dilakukan tiga pengujian. Pengujian pertama adalah untuk mengetahui tingkat QoS (Quality of Service dari perangkat lunak dan yang kedua adalah survei untuk mengetahui nilai MOS (Mean Opinion Score dari perangkat lunak. Survei menghasilkan keluaran bahwa perangkat lunak memiliki skor MOS 3,8. Pengujian ketiga adalah untuk mengetahui kompatibilitas dari aplikasi-aplikasi peramban yang populer saat ini, hasil dari pengujian ini hanya peramban Google Chrome Developer Release yang mendukung aplikasi web ini secara penuh.

  12. PENGARUH PANJANG SERAT TERHADAP KEAUSAN, KEKUATAN TARIK DAN IMPACT KOMPOSIT SERAT PELEPAH PISANG BERMATRIKS POLYESTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syaiful Anwar Sani

    2015-01-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara panjang serat pelepah pisang 10 mm, 20 mm, 30 mm, 40 mm terhadap keausan, kekuatan tarik dan impact  komposit serat pelepah pisang dengan matrik polyester. Selain itu untuk meneliti jenis-jenis patahan yang terjadi pada pengujian impact dan tarik.               Pada penelitian ini serat yang digunakan adalah serat pelepah pisang kepok dengan fraksi volume 50%, panjang serat 10 mm, 20 mm, 30 mm, 40 mm. Proses pembuatan spesimen menggunakan pressmold. Jenis matrik  yang digunakan adalah polyester BQTN 157, 1% hardener. Cetakan spesimen menggunakan kaca. Standart acuan untuk pembuatan dan pengujian spesimen yang digunakan yaitu ASTM D 256 untuk pengujian impact  dan ASTM D 638-03 type I untuk pengujian tarik, serta untuk pengujian keausan menggunakan metode ’’Ogoshi High Speed Universal Wear Testing Machine’’ (type OAT-U.               Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perbandingan panjang serat tidak begitu berpengaruh terhadap kekuatan impact. Spesimen dengan serat yang semakin panjang akan semakin tahan lama dalam menahan beban tarik karena serat yang panjang mempunyai struktur yang lebih sempurna yang terpasang sepanjang sumbu serat dan cacat internal pada serat lebih sedikit daripada material serat yang pendek. Semakin panjang serat maka tingkat keausannya semakin tinggi. Sedangkan serat yang pendek memiliki kerapatan dan kemampuan yang lebih dalam meredam gesekan dibandingkan serat yang panjang sehingga tingkat keausannya relatif rendah. Sehingga serat yang lebih pendek baik digunakan sebagai bahan kanvas rem. Jenis patahan yang terjadi adalah pull out fiber pada spesimen uji impact dan patah getas pada spesimen uji tarik.

  13. PATOLOGI BIROKRASI DALAM ORGANISASI PUBLIK DAN UPAYA PENCEGAHANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosidah rosidah

    2005-01-01

    Full Text Available Pemerintah daerah mempunyai tanggung jawab terhadap pembangunan daerahnya, sebagaimana undang-undang Otonomi Daerah No.7 tahun 1974 .. Untuk mewujudkannya perlu upaya yang sungguh-sungguh, dengan modal sumber daya yang dimilikinya. Dalam proses pencapaian tujuan tidak lepas dari berbagai persoalanl hambatan. Salah satu hambatan adalah yang terkait dengan SDM (Sumber Daya Manusia, yakni perilaku aparatur pemerintah. Banyak upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja aparatur. Antara lain dengan diagnosa organisasi, analisis sitem dan prosedur. Meskipun demikian, tidak menutup kemungkinan terjadi perilaku aparatur yang counter productive, sehingga menghambat laju perkembangan organisasi. Hal-hal yang nampak dari perilaku tersebut bisa jadi merupakan penyakit organisasi (patologi birokrssi, yang sudah merupakan budaya dalam organisasi tersebut. Melalui tulisan ini akan dikupas beberapa patologi yang kemungkinan muncul dalam birokrasi pemerintahan, antara lain astigmatisme, xenophobia, paranoia, dll.; sebab-sebab terjadinya, bagaimana berproses dalam organisasi publik dan solusi yang ditawarakan serta pendekatan yang bisa diterapkan.

  14. Pengaruh Penambahan Kutub Bantu Pada Motor Arus Searah Penguatan Seri Dan Shunt Untuk Memperkecil Rugi-Rugi (Aplikasi pada Laboratorium Konversi Energi Listrik FT-USU)

    OpenAIRE

    Fahni, Al Magrizi

    2015-01-01

    Penggunaan motor DC akhir-akhir ini mengalami perkembangan, khususnya dalam pemakaiannya sebagai motor penggerak. Terutama untuk menggerakkan beban yang berat dan bervarisasi. Oleh sebab itu, diharapkan motor DC dapat bekerja secara efisien. Pada saat motor DC dibebani, akan mengalir arus jangkar yang mengakibatkan terjadinya reaksi jangkar. Arus jangkar yang terlalu besar akan mengakibat timbulnya rugi-rugi daya pada motor DC, salah satu cara untuk memperkecil rugi-rugi day...

  15. Alternatif Material Hood dan Side Panel Mobil Angkutan Pedesaan Multiguna

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ihsan

    2015-03-01

    Full Text Available Mobil merupakan sarana transportasi yang banyak digunakan oleh manusia baik untuk kepentingan pribadi maupun umum. Pada tahun 2013 Teknik Mesin ITS bekerja sama dengan PT. Karya Tugas Anda membuat sebuah prototype mobil pick up multiguna pedesaan. Berat total prototype mobil dan box tersebut adalah 1200 Kg. Sedangkan dengan engine 650 cc dan daya 38,23 - 43,33 HP, berat mobil terlalu berat (rancangan beban total maksimum mobil dan penumpang/ barang adalah 1500 Kg. Untuk itu dilakukan kajian terhadap hood dan side panel mobil tersebut pada body bagian depan maupun box (body bagian belakang. Setelah perancangan tersebut selesai, dilanjutkan dengan merancang sambungan hood dan side panel mobil tersebut. Sambungan menggabungkan antara material pelat dengan komposit dan material komposit dengan komposit. Sambungan dianalisa kekuatannya terhadap gaya-gaya/ beban yang mungkin terjadi saat mobil digunakan. Selanjutnya dilakukan perancangan proses pembuatan hood dan side panel mobil dari bahan komposit. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah hood berdimensi 1176 mm x 453 mm dan side panel mobil dengan dimensi 558 mm x 430,5 mm. Bahan kedua komponen adalah komposit tipe E-Glass yang memiliki keuntungan lebih ringan daripada bahan sebelumnya, yaitu mild steel. Ketebalan hood yang dipilih sebesar 2 mm. Ketebalan hood tersebut aman, yaitu mampu menerima tegangan ekuivalen maksimum 7,9769 MPa dan lebih kecil daripada tegangan ijin material komposit yaitu 1020 MPa. Deformasi yang pada hood adalah sebesar 0,0247 mm. Berat dari hood mengalami perubahan, dimana dengan menggunakan bahan mild steel berat hood adalah 7,536 kg. Jika menggunakan bahan komposit berat hood menjadi 2,327 kg, hampir 69,12% lebih ringan dari sebelumnya.

  16. NILAI ANAK DALAM KELUARGA DAN UPAYA PEMELIHARAAN KESEHATANNYA (SUATU STUDI ETNOGRAFI DI DESA GADINGSARI, KABUPATEN BANTUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasnodihardjo Kasnodihardjo

    2016-02-01

    Full Text Available Artikel ini menggambarkan nilai anak dalam keluarga yang mendasari sikap dan perilaku orangtua dalam pemeliharaan kesehatan anak yang mereka miliki. Data diambil dari hasil penelitian tentang kesehatan ibu dan anak (KIA menggunakan pendekatan etnografi di wilayah Kabupaten Bantul Yogyakarta. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi faktor-faktor non medis yang diduga melatarbelakangi kondisi KIA yang cukup baik di Kabupaten Bantul didasarkan pada Indek Pembangunan Kesehatan Masyarakat di kabupaten tersebut yang cukup tinggi. Pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada sejumlah informan yang terdiri dari ibu hamil atau ibu yang pernah hamil, dan pernah melahirkan, tokoh masyarakat, dukun bayi, dan beberapa warga masyarakat, petugas kesehatan terutama bidan desa. Hasil penelitian menggambarkan bahwa keberadaan anak dalam keluarga mempunyai nilai bagi orang tua. Semula anak merupakan modal bagi keluarga yang diharapkan dapat membantu secara ekonomi keluarga, dan berbakti pada orangtua dengan merawat semasa di hari tuanya. Namun seiring dengan perubahan dan perkembangan jaman, anak diharapkan dapat sekolah hingga mencapai pendidikan yang tinggi sehingga dapat menjunjung tinggi martabat orang tua dan meningkatkan status sosial keluarga. Maka orang tua akan selalu berupaya menjaga kesehatan anak sebaik-baiknya. Ada kalanya orang tua meminta pertolongan pada orang yang dianggap pintar atau dukun karena diyakini penyakit anaknya disebabkan gaib atau gangguan mahluk halus. Kesimpulan dari studi ini: Keberadaan anak memiliki nilai tertentu dimata keluarga sehingga anak akan diperlakukan sedemikian rupa agar terjaga kesehatannya. Anak memiliki nilai ekonomi, sosial dan psikologis. Nilai psikologis anak lebih mendasari sikap dan perilaku orang tua dalam pemeliharaan kesehatan anak.

  17. ISOLASI DAN PURIFIKASI FITASE DARI KOTILEDON KEDELAI [GLYCINE MAX (L. MERR.] HASIL PERKECAMBAHAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MISWAR MISWAR

    2012-09-01

    Full Text Available RINGKASAN Asam fitat (myo-inositol hexakisphosphate merupakan bentuk utama unsur P yang terdapat dalam biji legum dan sereal. Selama proses perkecambahan, unsur P dari asam fitat digunakan sebagai sumber nutrisi untuk pertumbuhan dan perkembangan kecambah. Hidrolisis asam fitat dalam biji oleh aktivitas fitase akan melepaskan inositol dan fosfat bebas. Tidak adanya aktivitas fitase dalam saluran pencernaan ternak non-ruminansia menyebabkan mineral dan unsur nutrisi lain yang terikat pada asam fitat tidak dapat diserap. Penggunaan fitase untuk menghidrolisis asam fitat meningkatkan daya serap usus terhadap mineral dan unsur nutrisi lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas fitase pada kotiledon kedelai hasil perkecambahan. Biji kedelai ditumbuhkan pada media kapas basah selama 14 hari dan setiap 2 hari kotiledon dipanen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji kedelai var. Bromo yang dikecambahkan selama 10 hari menghasilkan aktivitas fitase kotiledon tertinggi. Purifikasi fitase kotiledon kedelai dengan amonium sulfat dan fraksinasi dengan DEAE-celullose menghasilkan tiga bentuk fitase. Fitase 2 mempunyai aktivitas spesifik tertinggi (35,96 ug Pi jam-1mg protein-1 dengan nilai km dan Vmaks masing-masing sebesar 0.221 mM asam fitat dan 0.383 ?Pi jam-1.

  18. PENAMBAHAN PEGAGAN (Centella asiatica DENGAN BERBAGAI KONSENTRASI DAN PENGARUHNYA TERHADAP SIFAT FISIKO-KIMIA COOKIES SAGU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imelda Saputri

    2016-01-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this research was to study antioxidant activity in pegagan sago cookies with various concentrations of pegagan powder. This research was conducted in two stages which was preliminary and main research. Preliminary research included making of pegagan powder, cookies formula, and organoleptic test. Primary research included formulation and making cookies with various concentrations of pegagan powder, physico-chemical properties observations, antioxidant activity and organoleptic test. The method used in this research was Complete Randomized Design with the factor was pegagan powder concentration. Pegagan powder concentration used in this research were 0%, 5.5%, 6.5%, and 7.5%. The determination of selected products made by considering the results of organoleptic test, antioxidant activity, and total amount of phenol. The selected cookies was the 7.5% cookies which had antioxidant activity as much as 15.2% and equivalent to 140 mg of vitamin C and 905.4 mg phenols in 100 g of cookies. The result of variance analysis showed that addition of pegagan with various concentrations did not significantly affect the antioxidant activity and total phenol of cookies (p<0.05.Keywords: antioxidant, cookies, pegagan, sago, total phenolABSTRAKTujuan penelitian adalah mempelajari aktivitas antioksidan cookies sagu pegagan dengan berbagai konsentrasi serbuk pegagan. Penelitian dilakukan dalam dua tahapan, yaitu penelitian pendahuluan dan utama. Penelitian pendahuluan mencakup pembuatan serbuk pegagan, formula cookies dan uji organoleptik. Penelitian utama terdiri atas formulasi dan pembuatan cookies dengan berbagai konsentrasi serbuk pegagan, pengamatan sifat fisiko-kimia, aktivitas antioksidan, dan uji organoleptik. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap dengan faktor konsentrasi serbuk pegagan pada pembuatan cookies dengan empat taraf yaitu 0%, 5,5%, 6,5%, dan 7,5%. Penentuan produk terpilih dilakukan dengan

  19. Aplikasi Pengenalan Kata pada Huruf Braille dan Pelafalannya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Mega Iswara

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian dan karya dalam bidang optical character recognition terutama pengenalan karakter Braille, hingga saat ini masih jarang dilakukan dan pada umumnya penelitian yang telah ada untuk pengenalan huruf Braille masih berorientasi pada citra statis yang menggunakan scanner. Untuk mengubah lembaran Braille menjadi citra untuk dikenali sebagai karakter alphabet harus menggunakan alat scanner yang mahal, tidak portable, dan tidak praktis. Untuk menyederhanakan proses pengenalan huruf Braille tersebut perlu digunakan sistem pengenalan huruf Braille secara dinamis dengan kamera webcam atau kamera telpon genggam yang lebih murah dan lebih praktis. Tujuan utama dari pembuatan karya ini adalah untuk menyederhanakan proses pengenalan huruf Braille tersebut. Pengenalan huruf Braille secara dinamis ini menggunakan metode chain approximation untuk mendeteksi titik-titik Braille dan metode horizontal and vertical projection untuk pengelompokan posisi-posisi Braille menjadi karakter sesuai dengan aturan pembacaan huruf Braille yang berlaku. Hasil yang didapat dari proyek ini adalah sebuah program yang dapat bekerja untuk mengenali huruf Braille secara dinamis dengan menggunakan kamera webcam dengan tingkat akurasi sebesar 84% benar.

  20. PENGARUH POSISI ORIENTASI OBJEK PADA PROSES RAPID PROTOTYPING 3D PRINTING TERHADAP KEKUATAN TARIK MATERIAL POLYMER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lubis Sobron

    2016-12-01

    Full Text Available Pembuatan prototipe pada industri manufaktur berkembang dengan pesat, berawal dari pembuatan secara konvensional, kemudian dilakukan dengan menggunakan mesin-mesin perkakas, dan berkembang dengan pemanfaatan komputer sebagai alat kontrol pada mesin tersebut sehingga dikenal dengan istilah CNC (computer numerically control. Pada awalnya, pembuatan prototipe dilakukan menggunakan mesin perkakas yang membentuk kontur permukaan dengan melakukan pemotongan pada  benda kerja, tentunya dalam hal ini terdapat bahan tersisa yang dikenal dengan chip. Dewasa ini perkembangan dalam pembuatan prototipe maju dengan pesat yang dikenal dengan pembuatan prototipe cepat (rapid prorotyping. Keunggulan dari rapid prototyping dalam bidang manufaktur adalah kemudahannya dalam menghasilkan suatu produk yang kompleks dengan tepat dan efisien. Proses rapid prototyping mampu merealisasikan hasil permodelan 3D software dalam bentuk nyata tanpa intervensi apapun. Dalam penelitian ini, dikaji tentang pengaruh penentuan posisi orientasi secara vertical dan horizontal terhadap kekuatan Tarik material polymer yang digunakan. Penelitian dilakukan dengan dengan menggunakan perangkat rapid prototyping tipe fused deposition modeling yakni 3D printing. Bahan filament yang digunakan jenis polymer PLA dan ABS. Proses printing dilakukan terhadap bentuk objek uji Tarik ASTM D638. Proses 3D printing dilakukan dengan memvariasikan posisi orientasi objek secara vertikal dan horizontal. Spesimen yang dihasilkan selanjutnya dilakukan uji tarik. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan dapat diketahui bahwa penentuan orientasi posisi objek spesimen memberi pengaruh terhadap tegangan tarik spesimen.

  1. PENGARUH WAKTU DEALUMINASI DAN JENIS SUMBER ZEOLIT ALAM TERHADAP KINERJA H-ZEOLIT UNTUK PROSES DEHIDRASI ETANOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widayat Widayat

    2012-02-01

    Full Text Available Katalis H-zeolit telah disintesa dari zeolit alam. Proses pembuatan katalis meliputi tahap proses pelakuan kimia, penyaringan dan pencucian, pengeringan dan proses kalsinasi. Penelitian ini bertujuan mempelajari waktu dan sumber bahan baku terhadap karakteristik katalis yang meliputi perbandingan Si/Al, X ray Diffraction (XRD dan luas permukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kimia menyebabkan penurunan kadar CaO, MgO dan Na2O karena melarut dalam asam klorida. Perbandingan Si/Al juga menurun dengan meningkatnya waktu operasi dan nilai Si/Al tertinggi pada waktu perlakuan kimia 7 jam. Hasil analisa XRD dari produk katalis tidak dipengaruhi oleh waktu. Luas permukaan spesifik dan volume total pori bernilai tertinggi pada waktu operasi 10 jam sebesar 184,52 m2/gram dan volume total pori 108,243 x 10-3 cc/gram. Hasil uji katalitik menunjukkan bahwa katalis KZ A dan KZ B dapat digunakan untuk proses dehidrasi etanol, yang ditunjukkan adanya produk DiEtil Eter pada proses dehidrasi. Yield DiEtil Eter terbaik diperoleh untuk katalis zeolit KZ A 10 yaitu sebesar 1,78% dan KZ B 15 sebesar 0,28%.

  2. Aplikasi web promosi kuliner dan rumah makan online

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khairus Suhada

    2017-05-01

    Full Text Available AbstrakKemajuan teknologi mendorong pertumbuhan dan perkembangan sektor perdagangan, usaha dan pemasaran. Tingginya tingkat keberhasilan dalam perdagangan didorong oleh berbagai faktor pendukung termasuk promosi dan periklanan. Melalui promosi dan periklanan yang tepat, perdagangan dibidang kuliner dapat  tumbuh dengan baik. Memanfaatkan teknologi melalui aplikasi promosi kuliner dan rumah makan secara online dapat menjadi media promosi yang tepat. Aplikasi Web Promosi Kuliner dan Rumah Makan Online dibangun menggunakan metode System Development Life Cycle(SDLC. Perancangan sistem menggunakan Konteks diagram dan Data Flow Diagram (DFD dan diterapkan menggunakan bahasa pemrograman PHP serta database MySQL. Aplikasi memberikan fasilitas berupa pencarian informasi seperti harga menu, alamat rumah makan, lokasi rumah makan serta kontak rumah makan. Fasilitas unggulan berupa fitur peta lokasi rumah makan yang terhubung dengan google map. Kata kunci: aplikasi web, promosi kuliner dan rumah makan, google map Abstract               Technological advances promote the growth and development of the trade, business and marketing sector. The high level of success in trading is driven by various supporting factors including promotion and advertising. Through proper promotion and advertising, culinary trade can grow well. Utilizing technology through culinary promotion apps and restaurants online can be the right promotional media. Web Application Culinary Promotion and Online Restaurant is built using System Development Life Cycle (SDLC method. System design using Context diagrams and Data Flow Diagrams (DFD and applied using PHP programming language as well as MySQL database. Application provides facilities in the form of information search such as menu price, restaurant address, restaurant location and restaurant contact. Excellent facility in the form of map location map of restaurant that connected with google map.  Keywords: web

  3. POLA PEMBERIAN MAKAN ANAK (6-18 BULAN DAN HUBUNGANNYA DENGAN PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK PADA KELUARGA MISKIN DAN TIDAK MISKIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vita Kartika

    2012-11-01

    Full Text Available PATTERNS OF CHILD FEEDING (6-18 MONTHS OLD FROM POOR AND WELL OFF FAMILIES AND THEIR RELATIONSHIP WITH CHILD GROWTH AND DEVELOPMENT.Background: A research was conducted on children of 6-18 month old from poor and well off family at Ciomas Sud-district, Boger Regency, West Java.Objective: This research aimed at observing the influence of feeding pattern of child under 2 years in its relation to child growth and development of the two family groups.Method: Sampling was conducted purposively amounted to 55 children from the poor families and 36 children from well of families, so the total is 91 children. Data was analyzed statistically by using SPSS program, with chisquare and T statistical test to find out the relationship among variabels.Results: From the result of this research it was found out that there are 44 children from the poor families who were only feed with carbohydrate, and the other 11 had a complete feeding pattern (carbohydrate + protein. Meanwhile, of the 36 children of well off families, 30 (83% have the complete feeding pattern and 6 (17% have the carbohydrate only feeding pattern. From the result of growth measuring calculated based on nutrient status (weight/age there were 15 of 55 children from the poor families who were undernourished, those who had thecarbohydrate only feeding pattem,i.e. 10 children (66.7%. Whereas of the 36 children from well families, therewere 34 with good nutrient status, and 2 undernourished children. Statistical test shows that there is a significant difference of feeding pattern and growth between the two family groups (p<0.05. Observing the rough motoric development, there were 28 children with slowness at the beginning of the research, i.e. 25 children from the poor families and 3 from the well off families. However, six month after the activity was carried out, there was a change on 3 children from the well of families to be normal, while from the poor families only 3 children that changed to normal.Conclusions: Statistical test shows that there is a significant difference between the motoric development and feeding pattern on the two family groups both at the beginning and the end of the research.Key Words: feeding pattern, children under 2 years

  4. Produksi Bioetanol dari Bahan Baku Singkong, Jagung dan Iles-iles :Pengaruh Suhu Fermentasi dan Berat Yeast Saccharomyces cerevisiae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K. Kusmiyati

    2014-12-01

    Full Text Available Kebutuhan bahan bakar di masa sekarang semakin bertambah besar sehingga berdampak pada menipisnya sumber bahan bakar dan meningkatnya polusi udara di lingkungan. Penggunaan bahan bakar alternatif dari sumber non fosil merupakan pilihan terbaik sebagai pengganti bahan bakar fosil. Bioetanol merupakan salah satu energi alternatif yang tepat digunakan baik di masa sekarang ataupun di masa yang akan datang. Bahan baku etanol yang digunakan pada penelitian ini adalah singkong, dan iles-iles.Variabel penelitian yang diamati temperatur fermentasi (30°C; 40°C;­­ 50°C dan komposisi Saccharomyces cerevisiae (2,5 g; 5 g; 10 g; 15 g Proses pembuatan bioetanol terdiri dari hidrolisis enzim yaitun likuifikasi menggunakan a-amylase1,6% v/w (t = 1 jam; T = 95-100°C; pH 6 dan sakarifikasi menggunakan b-amylase 3,2% v/w (t = 4 jam; T = 60°C; pH 5 serta proses fermentasi menggunakan Saccharomyces cerevisiae ( t = 120 jam; pH 4,5; yeast 5 g. Kadar etanol tertinggi dihasilkan pada temperatur fermentasi 30°C untuk semua bahan baku dengan kadar etanol masing-masing 83,43 g/L untuk singkong,80,77 g/L untuk jagung,dan 79,94 g/L untuk iles-iles. Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE

  5. PENGARUH LAMA PERENDAMAN TERHADAP EFISIENSI SEL SURYA TERSENSITISASI DYE DARI TINTA SOTONG DAN EKSTRAK TEH HITAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Choirul Umam

    2013-05-01

    Full Text Available Sel surya merupakan energy alternatif yang sangat berpotensi untuk dikembangkan. Salah satu jenis sel surya adalah sel surya organic yang menggunakan elektrolit sebagai medium transport muatan dan dye sebagai penyerap sinar matahari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi lama perendaman dalam dye hasil ekstraksi teh hitam dan tinta sotong terhadap efisiensi sel surya dan mengetahui efisiensi sel surya tersensitisasi dye dengan menggunakan kaca TCO. Pembuatan Dye-sensitized solar cell (DSSC diawali dengan menyiapkan elektroda yang dibuat dari nanokristal TiO2 yang dilapiskan pada substrat kaca konduktif, yang kemudian direndam dalam dye. Sedangkan elektroda lawan dibuat dengan cara melapiskan grafit pensil pada kaca konduktif. Sel surya dibentuk dengan struktur sandwich dimana dua substrat kaca konduktif mengapit komponen- komponen dari DSSC. Lama perendaman sel surya dalam dye mempengaruhi voltase dan arus keluaran. Daya dan efisiensi maksimum yang dihasilkan menggunakan dye teh hitam sebesar    8,85 x 10-8  W dan 8,5 x 10-3  %. Sedangkan daya dan efisiensi maksimum yang dihasilkan menggunakan dye tinta sotong sebesar 23,4 x 10-8 W dan 23,19 x 10-3 %.

  6. ANALISA HIDROSTATIS DAN STABILITAS PADA KAPAL MOTOR CAKALANG DENGAN MODIFIKASI PENAMBAHAN KAPAL PANCING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kiryanto Kiryanto

    2014-05-01

    Full Text Available Salah satu syarat kapal bisa dikatakan baik jika mempunyai stabilitas yang baik. Kapal CAKALANGmerupakan salah satu jenis kapal ikan pamboat nelayan. Untuk mendapatkan kemudahan dalamoperasional penangkapan ikan, maka dapat dilakukan dengan penambahan kapal pancing pada kedua sisikapal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendaptkan stabilitas kapal motor CAKALANG dengan adanyamodifikasi penambahan kapal pancing pada kedua sisi kapal utama.Tahapan untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan dengan menggunakan beberapa softwareperkapalan yang terintegrasi. Pada awalnya adalah pembuatan gambar 3D dengan rencana garis yangsudah ada, kemudian dilakukan analisa stabilitas pada software perkapalan lainnya dengan tools importdan melakukan pemodelan yang sesuai dengan rencana garis kapal motor SIRIP KUNING.Berdasarkan hasil perhitungan hidrostatis dan analisa stabilitas yang mengacu pada aturan IMO(international maritime Organization dengan Code A.749(18, maka hasil perhitungan kapal pancing,kapal CAKALANG dengan 2 (dua kapal pancing dan dengan 4 (empat kapal pancing, secara keseluruhanmenunjukan bahwa karakteristaik kapal baik dan stabilitas memenuhi standart kriteria yang ditetapkanoleh IMO.

  7. PENENTUAN FITUR WEBSITE BIDANG PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN DENGAN METODE FEATURE-ORIENTED DOMAIN ANALYSIS (FODA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Iqbal

    2016-10-01

    Penentuan fitur dalam membuat website bidang pariwisata dan kebudayaan dibutuhkan untuk mengetahui fitur yang bisa diimplementasikan. Untuk membantu menentukan fitur tersebut, digunakan analisis domain dengan metode Feature-Oriented Domain Analysis (FODA. Metode tersebut mempunyai tahapan dimulai dari tinjauan aplikasi terhadap ketiga website sebagai sampel untuk mengambil fitur. Selanjutnya tahapan analisis konteks yang mendapatkan diagram struktur dan diagram konteks. Berikutnya tahapan pemodelan domain yang dibagi dua langkah yaitu analisis fitur untuk mendapatkan fitur-fitur pada aplikasi web melalui diagram fitur dengan penjelasan melalui kamus terminologi domain. Langkah berikutnya adalah pemodelan entity-relationship dengan membuat diagram entity-relationship untuk pembuatan database. Terakhir, pemodelan arsitektur dengan membuat arsitektur domain untuk pengembangan aplikasi yang hanya fokus pada fitur.  Hasil dari analisis fitur adalah didapatkan sebanyak 38 fitur mandatory yang berarti fitur tersebut wajib diimplementasikan dalam aplikasi web untuk pariwisata dan kebudayaan.  Kata kunci: Pariwisata, Kebudayaan, Website, Fitur, Feature-Oriented Domain Analysis

  8. Strategic of Applying Free Chemical Usage In Purified Water System For Pharmaceutical Industry Toward CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) Indonesia To Reducing Environmental Pollution

    Science.gov (United States)

    Kartono, R.; Basuki, Y. T.

    2014-03-01

    The purpose of this paper is to examine the sets of model and literature review to prove that strategy of applying free chemical usage in purified water system for pharmaceutical industry would be help the existing and new pharmaceutical companies to comply with part of Natioanal Agency of Drug and Food Control / Badan Pengawas Obat dan Makanan (NADFC/BPOM) regulation in order to achieve "Cara Pembuatan Obat yang Baik" (CPOB) of Indonesia pharmaceutical industry. One of the main reasons is when we figured out the number of Indonesian pharmaceutical industries in 2012 are kept reducing compare to the increasing numbers of Indonesian population growth. This strategy concept also might help the industries to reducing environmental pollution, and operational cost in pharmaceutical industries, by reducing of the chemical usage for water treatment process in floculation and cougulation and chlorination for sterillization. This new model is free usage of chemicals for purified water generation system process and sterilization. The concept offering of using membrane technology- Reverse Osmosis (RO) membrane base treatment to replace traditional chemical base treatment, following enhance Electrodeionization (EDI) as final polisher for controlling conductivity, and finally Ultra Violet (UV) disinfectant technology as final guard for bacteria controls instead of chemical base system in purified water generation system.

  9. Strategic of Applying Free Chemical Usage In Purified Water System For Pharmaceutical Industry Toward CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik Indonesia To Reducing Environmental Pollution

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kartono R.

    2014-03-01

    Full Text Available The purpose of this paper is to examine the sets of model and literature review to prove that strategy of applying free chemical usage in purified water system for pharmaceutical industry would be help the existing and new pharmaceutical companies to comply with part of Natioanal Agency of Drug and Food Control / Badan Pengawas Obat dan Makanan (NADFC/BPOM regulation in order to achieve “Cara Pembuatan Obat yang Baik” (CPOB of Indonesia pharmaceutical industry. One of the main reasons is when we figured out the number of Indonesian pharmaceutical industries in 2012 are kept reducing compare to the increasing numbers of Indonesian population growth. This strategy concept also might help the industries to reducing environmental pollution, and operational cost in pharmaceutical industries, by reducing of the chemical usage for water treatment process in floculation and cougulation and chlorination for sterillization. This new model is free usage of chemicals for purified water generation system process and sterilization. The concept offering of using membrane technology- Reverse Osmosis (RO membrane base treatment to replace traditional chemical base treatment, following enhance Electrodeionization (EDI as final polisher for controlling conductivity, and finally Ultra Violet (UV disinfectant technology as final guard for bacteria controls instead of chemical base system in purified water generation system.

  10. Pengaruh Variasi Temperatur Austenisasi pada Proses Heat Treatment Quenching Terhadap Sifat Mekanik dan Struktur Mikro Friction Wedge AISI 1340

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahmi Aziz Husain

    2013-09-01

    Full Text Available Permasalahan yang sering timbul dalam pembuatan friction wedge AISI 1340 adalah adanya Crack yang terjadi setelah proses quenching dalam pembuatan friction wedge. Kemungkinan penyebab kegagalan yang terjadi yakni kurang tepatnya perlakuan panas yang dilakukan.Oleh karena itu perlu adanya suatu penelitian untuk mencari perlakuan panas yang tepat. . Metodologi yang digunakan adalah heat treatment quenching dengan variasi temperatur austenisasi 830°C, 850°C, 870°C dan 920°C dengan waktu penahanan 20 menit, kemudian didinginkan cepat dengan media pendingin oli. Hasil dari penelitian ini adalah semua spesimen hasil treatment memenuhi standar kekerasan friction wedge. Nilai kekerasan naik seiring naiknya temperatur austenisasi. Hasil paling baik didapat dari spesimen heat treatment quenching di media pendingin oli pada temperatur austenisasi 830oC dengan nilai kekerasan 458 BHN, tidak ada Crack yang terjadi dan memiliki nilai elongasi yang paling rendah yaitu 0,43%, sehingga bisa tahan pada temperatur kerja daripada spesimen yang lain. Struktur mikro yang dihasilkan berupa martensit dan austenit sisa. Dari pengujian XRD didapatkan fasa Fe1.91 C0.09 (Martensit BCT dan Fe15.1 C (Austenit FCC.

  11. Pembelajaran Kalkulus Berbasis E-Learning Untuk Menumbuhkan Kreativitas dan Karakter Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supandi Supandi

    2013-12-01

    Full Text Available AbstrakPeneltian ini dilakukan untuk merancang desain pembelajaran Kalkulus berbasis E-learning untuk menumbuhkan kreativitas dan karakter mahasiswa  pada Prodi Pendidikan Matematika. Desain pembelajaran yang dibagi dalam beberapa tahap yakni: Perencanaan perangkat dan sarana yang akan digunakan pada saat pembelajaran, Pembuatan perangkat pembelajaran, Pembuatan media pembelajaran e-learning, Validasi perangkat dan media pebelajaran  dan e-learning oleh para ahli, Revisi hasil validasi oleh para ahli, Pengujian terbatas desain pembelajaran, Evaluasi  dan analisis hasil pengujian, Evaluasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa desain pembelajaran dirancang berbentuk RPP, LKM dan Media E-learning dapat digunakan untuk proses pembelajaran dengan sedikit perbaikan. Hasil ujicoba terbatas menunjukan pula bahwa perangkat yang dibuat menumbuhkembangkan kreativitas mahasiswa, yang pada ujungnya adalah  terbentuknya karakter mahasiswa. Kata kunci:   pembelajaran; karakter; kreatif;  elearning   AbstractThe research was designing e-learning on Calculus to increase the creativity and student character in Mathematics Education Study Pogram. The learning design was divided into steps, that was: designing lesson plan and tool which would be used on learning, making lesson plan, making e-learning media, validating the lesson plan, learning kit, and elarning by experts, revising the result of validation process, limited testing of instructional design, evaluation and the result analysis. The research result show that the learning design those are RPP, LKM, and elearning kit could be used with a little implrovement. Limited test result also indicated that the instrument that was made could developed the creativity of student, and buid the student character. Keywords: learning, character; creative; elearning

  12. Analisis Isi SMS Iklan Layanan Telekomunikasi Operator Telkomsel, Indosat dan Xl berdasarkan Etika Pariwara Indonesia Periode 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Danang Trijayanto

    2014-09-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi komunikasi merevolusi aktivitas pemasaran ke mobile marketing, salah satunya adalah dengan SMS advertising. Badan usaha yang cenderung menggunakan cara pemasaran tersebut adalah operator selular dengan iklan produk layanan telekomunikasinya. Permasalahannya adalah strategi pemasaran produk telekomunikasi yang cenderung banyak merugikan pelanggan karena ketidaksesuaian antara isi iklan dan produk yang diperoleh, yang dipengaruhi oleh kelengkapan dan kejelasan informasi produk. Salah satu aturan yang menjadi dasar dalam aktivitas SMS advertising adalah berdasarkan Etika Pariwara Indonesia.  Penelitian  ini   meneliti  bagaimanakah  Penerapan aturan tersebut terhadap isi SMS iklan produk telekomunikasi yang dikirimkan oleh provider selular GSM prabayar pada bulan Juli hingga Nopember 2013.  Hasil  Penelitian menunjukkan bahwa dalam mengiklankan produk telekomunikasi melalui SMS advertising, para operator selular belum menerapkan regulasi dan etika pemasaran dengan baik. Kekurangan informasi yang belum lengkap terdapat pada informasi syarat kontrak yang menjadi informasi dasar hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh pelanggan.

  13. FORMULASI AUKSIN (INDOLE ACETIC ACID DAN SITOKININ (KINETIN, ZEATIN UNTUK MORFOGENESIS SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN, SINTASAN DAN LAJU REGENERASI KALUS RUMPUT LAUT, Kappaphycus alvarezii

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Redjeki Hesti Mulyaningrum

    2013-03-01

    Full Text Available Interaksi auksin dan sitokinin dianggap penting untuk mengatur pertumbuhan dan perkembangan dalam kultur jaringan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi auksin dan sitokinin yang optimum untuk morfogenesis kalus rumput laut K. alvarezii, dan mengevaluasi pengaruhnya terhadap pertumbuhan, sintasan, dan laju regenerasi kalus. Kultur kalus dilakukan pada media cair dengan formulasi zat pengatur tumbuh (ZPT indole acetic acid (IAA : kinetin : zeatin, dengan komposisi konsentrasi sebagai berikut: A 0,4:0:1 mg/L; B 0,4:0,25:0,75 mg/L; C 0,4:0,5:0,5 mg/L; D 0,4:0,75: 0,25 mg/L; E 0,4:1:0 mg/L; kontrol (tanpa ZPT. Desain penelitian adalah rancangan acak lengkap dengan pengulangan tiga kali untuk masing-masing perlakuan. Parameter yang diamati adalah laju pertumbuhan harian, sintasan, laju regenerasi, panjang tunas, dan morfologi tunas. Analisis data dilakukan dengan uji keragaman (ANOVA dan hasil yang diperoleh disajikan dalam bentuk grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula optimum untuk morfogenesis rumput laut K. alvarezii adalah formula A dengan komposisi IAA : zeatin = 0,4:1 mg/L. Penggunaan formula zat pengatur tumbuh yang berbeda berpengaruh nyata (P0,05 terhadap sintasan kalus. Tunas rumput laut K. alvarezii mulai terbentuk pada hari ke-15 masa kultur.

  14. Pembuatan Fuel dari Liquid Hasil Pirolisis Plastik Polipropilen Melalui Proses Reforming Dengan Katalis NiO/γ-Al2O3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahendra Fajri Nugraha

    2013-09-01

    Full Text Available Estimasi jumlah timbulan sampah di Indonesia pada tahun 2008 mencapai 38,5 juta ton/tahun. Melihat dari sifat penyusun plastik yang tersusun dari komponen hidrokarbon minyak bumi, maka limbah plastik sangat berpotensi untuk dikonversi menjadi BBM. Tujuan penelitian ini Mempelajari proses konversi limbah plastik khususnya jenis polipropilen (PP menjadi fuel serta pengaruh berbagai macam komposisi katalis NiO/γ-Al2O3, temperatur, laju alir reaktan pada reactor reforming terhadap kualitas fuel (yield aromatis yang dihasilkan. Pada penelitian ini bahan baku yang digunakan merupakan plastik jenis Polipropilen (PP. Pada penelitian ini minyak yang telah dihasilkan pada proses pirolisis selanjutnya akan di reforming. Pada penelitian ini digunakan logam NiO dengan penyangga γ-Al2O3 (NiO/γ-Al2O3 sebagai katalis untuk proses reforming minyak hasil pirolisis plastik polipropilen. Variabel penelitian meliputi Loading Ni (% massa : 6; 10; 14, Laju alir (ml/jam : 2I7; 500; 690, Suhu reaksi (oC : 400; 450; 500. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa diketahui bahwa % yield aromatis terbesar pada proses reforming minyak hasil pirolisis plastik polipropilen dihasilkan dengan kondisi operasi 14 % loading Ni pada katalis, temperatur reforming 500oC serta laju reaktan sebesar 217 mL/jam. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa pada penelitian ini, hasil terbaik didapat pada variabel flowlaju terendah dan variabel suhu tertinggi. Kondisi operasi efektif dalam pembuatan fuel pada proses reforming diperoleh saat loading Ni pada katalis NiO/γ-Al2O3 14 %, temperatur reforming 400oC serta laju reaktan 500 mL/jam.

  15. Analisis dan Desain BI-Dashboard Monitoring Realisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ernestina Rahmanasari

    2013-09-01

    Full Text Available Transaksi keuangan badan pemerintahan tingkat daerah dipertanggungjawabkan kepada Kementrian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPNsetiap bulan dalam bentuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP. Laporan Keuangan, didukung dengan teknologi Business Intelligence(BI dashboarddapat dimanfaatkan sebagai data-driven decision support system yang mendorong performa kinerja. Analisis dan desainterhadap pembuatan BI dashboard menunjukkanbagaimana Laporan Keuangan dapat digunakan untuk monitoring realisasi penyerapan dana DIPA dan kinerja instansi secara tepat waktu dan interaktif.Analisis terdiri dari analisis Indikator Kinerja Utama (IKU dan analisis Laporan Keuangan. IKUpada analisis dan desain ini mencakup ketercapaian estimasi dengan penerimaan, ketercapaian pagu dengan belanja, ketepatan waktu pengiriman rekonsiliasi oleh instansi, validasi, akurasi, dan ketepatan data. Desain terdiri dari katalog dashboard, alur analisis, sumber data, desain User-Interface, dan desain objek dashboard. Sedangkan dashboard yang dirancang menggunakan aplikasi Vera sebagai Enterprise System, mengakses basis data MySQL, dan menampilkan data dengan teknologi data-driven business-intelligence Qlikview. Desain aplikasi yang telah dibuat akan menampilkan 4 (empat Tab yaitu: Dashboard utama, Analisis, Monitoring, dan Laporan

  16. PENERAPAN PENDEKATAN SOSIAL DAN EKOLOGI PADA UPAYA PROMOSI KESEHATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Charles Surjadi

    2016-09-01

    Full Text Available AbstractIn line to development of social epidemiology, WHO develops social determinant of healthapproach, in relation to this approach among health promotion experts socioecology determinant has beendeveloped. This manuscript describe development of socioecology approach which has been linked withdevelopment of health promotion started with ottawa charter . To look for socioecological determinant ofobesity at university students , an indepth interviews of 16 obese students and five of their parents, 7 vicedean/ rector for student affairs, and 10 food vendors at the university and 5 manager of fast food industrynear campus it describes the socioecological determinant of obesity at university student, discuss how toextend paradigm of health promotion from changing personal behaviour to changing personal, communitybehaviour and changing policy relate to daily life/ Sociecological determinant .It discuss how to implementthis approach as part of development of public health and community medicine to overcome public healthproblems.Keywords: health promotion, socio ecology Abstrak Sejalan dengan berkembangnya sosial epidemiologi,WHO mengembangkan pendekatan determinan sosial kesehatan . Berkaitan dengan pendekatan itu diantara pemerhati promosi kesehatan konsep sosioekologi determinan juga berkembang, Makalah ini menguraikan perkembangan pendekatan sosioekologi dikaitkan dengan perkembangan upaya promosi kesehatanyang dimulia melalui ottawa charter. Untuk melihatmodel determinan sosioekologi dari obesitaspada mahasiswa dilakukan wawancara mendalampada 16 mahasiswa gemuk, danlima orang tua mereka,7 pembantu dekan/rektor urusan mahasiswa,10 pedagang makanan dan5 pengelola wirausaha makanan siap sajiyang berdekatan dengan kampus. Diuraikan faktor lingkunganyang berkaitan dengan kejadian obesitaspada kelompok mahasiswa di perguruan tinggiJakarta, dikemukakan perlunya perubahan paradigma promosi kesehatan diperluas dari perubahan perilaku individu menjadi

  17. Rancang Bangun Sistem Informasi Jadwal Perkuliahan Berbasis Jquery Mobile Dengan Menggunakan PHP Dan MySQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elisa Usada

    2012-11-01

    Full Text Available Informasi perubahan jadwal perlu diberitahukan secepatnya kepada dosen dan mahasiswa.Aplikasi Sistem Informasi Jadwal Perkuliahan berbasis jQuery Mobile dengan menggunakan PHP dan MySQL pada proyek penelitian ini diharapkan mempermudah pemberitahuan perubahan jadwal kepada dosen dan mahasiswa.Dengan dibuat aplikasi Sistem Informasi Jadwal Perkuliahan berbasis jQuery Mobile dengan menggunakan PHP dan MySQL pada proyek penelitian ini dapat mempermudah dalam mencari informasi jadwal perkuliahan.Metode yang digunakan dalam rancang bangun aplikasi sistem informasi jadwal perkuliahan yaitu metode waterfall. Pengujian aplikasi sistem informasi jadwal perkuliahan menggunakan beberapa tahapan yaitu tahap pengujian integrasi, pengujian sistem, pengujian validasi dan  pengujian penerimaan pada handphone. Pada aplikasi ini digunakan  database MySQL untuk penyimpanan data-data jadwal perkuliahan, dan pembuatan aplikasi ini dibuat menggunakan PHP. untuk mendapatkan hasil yang lebih baik lagi adapun saran-saran yang dapat diberikan terhadap aplikasi sistem informasi jadwal perkuliahan ini yaitu mengintegrasikan aplikasi sistem informasi jadwal perkuliahan ini dengan sistem kampus dan melakukan update pada jQuery Mobile ke versi yang terbaru agar tampilan lebih baik serta memiliki keunggulan tambahan.

  18. Simulasi Pengendalian Multiproses Industri dengan Programmable Logic Controller sebagai Sarana dan Bahan Ajar Praktik Instalasi Listrik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukir Sukir

    2010-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mendapatkan unjuk kerja yang baik tentang simulasi pengendalian multiproses industri menggunakan Programmable Logic Controller (PLC sebagai sarana dan bahan ajar Praktik Instalasi Listrik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan yang terdiri atas analisis kebutuhan, perancangan, pembuatan atau implementasi, pengujian unjuk kerja dan perbaikan serta finishing. Pengumpulan data dengan cara observasi. Instrumen yang digunakan antara lain multimeter Sanwa, ceklist deskripsi kerja sarana praktik, angket validasi ahli media, ahli materi dan mahasiswa terhadap kelayakan sarana praktik serta labsheet. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh simulasi pengendalian multiproses industri menggunakan PLC sebagai sarana praktik dan bahan ajar (labsheet pada Praktik Instalasi Listrik yang mempunyai unjuk yang baik diantaranya: (1 simulasi pengendalian multiproses industri menggunakan PLC sebagai sebagai sarana praktik mempunyai deskripsi kerja yang sesuai dengan perencanaan; (2 Hasil pengamatan kelayakan simulasi pengendalian multiproses industri menggunakan PLC sebagai sarana praktik oleh ahli materi, ahli media dan mahasiswa diperoleh hasil rata-rata total sebesar 2,89 atau 72,25% dalam kategori baik serta (3 Hasil pengamatan kelayakan simulasi pengendalian multiproses industri menggunakan PLC sebagai bahan ajar (labsheet oleh ahli materi, ahli media dan mahasiswa diperoleh skor rata-rata total sebesar 2,85 atau 71,25% yang masuk dalam kategori baik.

  19. PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN PRINCIPAL COMPONENTS ANALYSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kartika Gunadi

    2001-01-01

    Full Text Available Face recognition is one of many important researches, and today, many applications have implemented it. Through development of techniques like Principal Components Analysis (PCA, computers can now outperform human in many face recognition tasks, particularly those in which large database of faces must be searched. Principal Components Analysis was used to reduce facial image dimension into fewer variables, which are easier to observe and handle. Those variables then fed into artificial neural networks using backpropagation method to recognise the given facial image. The test results show that PCA can provide high face recognition accuracy. For the training faces, a correct identification of 100% could be obtained. From some of network combinations that have been tested, a best average correct identification of 91,11% could be obtained for the test faces while the worst average result is 46,67 % correct identification Abstract in Bahasa Indonesia : Pengenalan wajah manusia merupakan salah satu bidang penelitian yang penting, dan dewasa ini banyak aplikasi yang dapat menerapkannya. Melalui pengembangan suatu teknik seperti Principal Components Analysis (PCA, komputer sekarang dapat melebihi kemampuan otak manusia dalam berbagai tugas pengenalan wajah, terutama tugas-tugas yang membutuhkan pencarian pada database wajah yang besar. Principal Components Analysis digunakan untuk mereduksi dimensi gambar wajah sehingga menghasilkan variabel yang lebih sedikit yang lebih mudah untuk diobsevasi dan ditangani. Hasil yang diperoleh kemudian akan dimasukkan ke suatu jaringan saraf tiruan dengan metode Backpropagation untuk mengenali gambar wajah yang telah diinputkan ke dalam sistem. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa penggunaan PCA untuk pengenalan wajah dapat memberikan tingkat akurasi yang cukup tinggi. Untuk gambar wajah yang diikutsertakankan dalam latihan, dapat diperoleh 100% identifikasi yang benar. Dari beberapa kombinasi jaringan yang

  20. Perancangan Social Media Marketing bagi Dinas Perdagangan dan Perindustrian dalam Mempromosikan Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kota Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ade Himawan

    2017-01-01

    Full Text Available Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM merupakan salah satu elemen penting dalam perekonomian suatu negara. keberhasilan UMKM memiliki dampak langsung terhadap pembangunan ekonomi baik pada negara maju maupun negara berkembang, tidak terkecuali Indonesia. Dari tahun 2009 sampai tahun 2012, jumlah UMKM di Indonesia terus meningkat hingga mencapai angka 56,6 juta. Hal tersebut menjadikan UMKM sebagai penopang perekonomian nasional. Peningkatan jumlah UMKM juga terjadi di Kota Surabaya. Peningkatan jumlah UMKM di Surabaya membuat persaingan menjadi semakin kompetitif, sehingga UMKM harus memiliki strategi marketing yang baik agar bisa bersaing. Salah satu strategi marketing yang bisa digunakan oleh UMKM di Surabaya adalah dengan memanfaatkan social media sebagai alat pemasaran. Namun, masih sedikit UMKM di Kota Surabaya terutama UMKM binaan pemerintah yang menggunakan social media untuk memsarkan dan mempromosikan produk mereka. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin Kota Surabaya selaku biro pemerintah yang menaungi UMKM di Surabaya kemudian berinisiatif untuk membantu UMKM binaan dengan melakukan promosi menggunakan social media yang akan dikelola oleh Disperdagin. Penelitian ini bertujuan untuk Mengidentifikasi dan mengevaluasi social media yang tepat bagi Disperdagin Kota Surabaya, Kemudian membuat rancangan implementasi social media marketing bagi Disperdagin untuk branding UMKM, dan yang terakhir merancang panduan operasional social media marketing yang efektif bagi Disperdagin untuk branding UMKM binaan. Metode yang digunakan mengadopsi model House of Quality (HOQ. Hasil dari penelitian ini yakni ada tiga social media yang sesuai untuk digunakan oleh Disperdagin yaitu Facebook, Twitter dan Instagram. Selain itu, dari hasil analisis juga didapati 15 poin rencana aksi social media marketing yang bisa dijadikan landasan dalam pembuatan dan pengelolaan akun social media oleh Disperdagin.

  1. ESTETISISME DAN DILEMA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DALAM IKLAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moeljadi Pranata

    2001-01-01

    Full Text Available The development in women%5C%27s role is constructed by ads%5C%27 aestheticism and women%5C%27s attitude. Aestheticism provokes bad taste advertisement reducing woman as a mere biological object. Capitalistic system and structure has encouraged women to compete in social arena and subordination of women by men as well as conflicts among women. The empowerment of women%5C%27s role in ads can be achieved by generating the awareness on women not to part in stereotype establishing which inflicts women%5C%27s esteem. Further%2C law enforcement is required to control bad taste advertising. Abstract in Bahasa Indonesia : Perkembangan peran perempuan disebabkan oleh estetisisme iklan dan sikap perempuan sendiri. Estetisisme menyebabkan bad taste advertisement yang mereduksi perempuan sebatas mahluk biologis semata. Sistim dan struktur kapitalistik telah mendorong perempuan berkompetisi dalam arena sosial yang sekaligus menjadi ajang subordinasi perempuan oleh laki-laki serta ajang konflik antar perempuan. Pemberdayaan peran perempuan dalam iklan dapat dilakukan dengan gerakan penyadaran kepada perempuan agar tidak larut dalam proses pemapanan stereotipe yang merugikan perempuan. Selain itu%2C penegakan supremasi hukum perlu dilakukan untuk mengendalikan bad taste advertising. advertisment%2C+aestheticism%2C+empowerment%2C+women.

  2. PERKEMBANGAN DAN PROSPEK PROSES RADIASI PANGAN DI INDONESIA [Development and Prospect of Food Radiation Processing in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zubaidah Irawati

    2008-12-01

    Full Text Available Several factors such as insufficient harvesting and handling methods as well as inadequate methods of storage and distribution, poor processing techniques and poor quality of raw materials used in making ready to eat foods may lead to the cumulative causes of food borne illness particularly in developing countries. Public trend in the world nowadays are demanding access to more and more fresh eating products practical but nutritious, safe and preferably processed under non thermal treatments. The new and emerging post harvest technologies in controlling pathogen and maintaining quality of food products is ionizing radiation, because it is applicable for almost all type of foods without impairing the overall quality as well as sensory attributes. The foods either fresh, dried, or ready to eat meals in the packages can be exposed to ionizing radiation for different purposes such as quarantine measures, control of sprouting and germination, shelf-life extension of perishable foods, delaying ripening and aging of fruits and vegetables, destruction of parasites and harmful pathogenic microorganisms. International trade of agricultural commodities opens the possibility of the movement of pests such as insects from country to country. The countries involve in this business have established laws and regulations, including international trade regulation of irradiated foods, in order to minimize the risk and trade barrier. The future of food irradiation is filled with promise although the needs for this technique relates to consumer acceptance. Consumers will grow to appreciate the technology for the lifesaving and good food availability. It should be kept in mind that irradiation is controlling contamination and it does not prevent it.

  3. Pengaruh Perkembangan Sektor Perdagangan, Hotel Dan Restoran Kota Bandung Terhadap Sektor Pertanian Daerah Lainnya di Jawa Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atih Rohaeti Dariah

    2012-10-01

    Full Text Available This paper studied the influence of trade, hotels and restaurants (THR sector growth of Bandung to other agricultural area in West Java Province. It will reflect the urban and rural economic linkages through production linkages. The methods used are simultaneous equations which are estimated by Seemingly Unrelated Regression (SUR technique, because each district/city agricultural GDRP described by the same explanatory variables i.e: trade, hotels and restaurants of Bandung. The results are quite adequate for interpretation, reflected in the sign coefficient score responding to the hypothesis, the amount of R2, and t test statistic with the amount of under 0.5. The conclusion indicated that the trade, hotels and restaurants of Bandung were more encourage agricultural area that located far enough from Bandung city, such as Garut, Tasikmalaya, Subang, Cianjur, Sukabumi, Indramayu and Cirebon District. All districts are center of production of crops, livestock and fisheries.

  4. Pengaruh Perkembangan Sektor Perdagangan, Hotel Dan Restoran Kota Bandung Terhadap Sektor Pertanian Daerah Lainnya di Jawa Barat

    OpenAIRE

    Atih Rohaeti Dariah; Yuhka Sundaya

    2012-01-01

    This paper studied the influence of trade, hotels and restaurants (THR) sector growth of Bandung to other agricultural area in West Java Province. It will reflect the urban and rural economic linkages through production linkages. The methods used are simultaneous equations which are estimated by Seemingly Unrelated Regression (SUR) technique, because each district/city agricultural GDRP described by the same explanatory variables i.e: trade, hotels and restaurants of Bandung. The results are ...

  5. MASA KEJAYAAN ISLAM Kajian Terhadap Aktualisasi Nilai-nilai Keimanan dalam Ajaran Islam dan Pengaruhnya terhadap Perkembangan Keilmuan

    OpenAIRE

    Masduki Masduki

    2015-01-01

    In contrast to Western civilization are experiencing stagnation and deterioration due to dogmatism confined religion, Islamic civilization actually progressed in the spirit of actualizing the values of faith. In other words, Islamic civilization and Western civilization has a different experience in terms of the role of religion in encouraging the advancement of civilization. In its heyday, Islamic civilization and contribute a big share in building a world civilization and eventually also le...

  6. Status stunted dan hubungannya dengan perkembangan anak balita di wilayah pesisir Pantai Utara Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alina Hizni

    2010-03-01

    Conclusion: There was no association between stunted status and child development; however stunted status had greater risk for delay in language development, and risk factors dominantly affecting child development were occupation and education of mothers.

  7. Peran Pembiayaan Baitul Maal Wat Tamwil Terhadap Perkembangan Usaha dan Peningkatan Kesejahteraan Anggotanya dari Sektor Mikro Pedagang Pasar Tradisional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitriani Prastiawati

    2016-07-01

    Full Text Available The growth and development of economic in Indonesia are not only from big cimpanies or multinationa, but the small business, micro business, and middle business have main problems in financial. To solve the problems, Baitul Maal Wat Tamwil (BMT comes to give the finance to the micro businessmen easily. The aim of this research was to khow the role of finance given by Baitul Maal Wat Tamwil towards the perception of business development and the welfare improving for the members of BMT from micro sector. The samples of the researches were 119 of the members of BMT finance whose jobs were sellers in traditional market in Bantul Regency. The data used for the research were primary data by distributing questionnaires. The data analysis employs Structural Equation Modelling (SEM. The results reveal that the BMT’s finance does not has significant influence towards the perception of business development and the welfare improving. However, the business growth has significant influence towards the perception of the wefare improving of the members.

  8. PERLUASAN JANGKAUAN PASAR PELAKU UKM SEPATU CIBADUYUT MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN INTERNET MARKETING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Icih Sukarsih

    2016-01-01

    Full Text Available Industri sepatu Cibaduyut sebagai salah satu UKM yang menjadi unggulan di Jawa Barat tak lepas dari permasalahan. Salah satu masalah yang dihadapi adalah pemasaran. Kurangnya akses pasar membuat sebagian besar pengrajin hanya memasarkan hasil produksinya dengan cara menunggu pesanan pengusaha. Perkembangan teknologi informasi, hsususnya internet sebagai media pemasaran online belum dimanfaatkan oleh sebagian besar pengrajin. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan dan keterampilan para pengrajin tentang bagaimana pemanfaatan teknologi internet dalam pemasaran online.Untuk mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan yang dilakukan adalah melalui pelatihan dan pendampingan internet marketing. Pada tahap pelatihan peserta diberikan materi berupa teori dan praktek tentang internet marketing, dengan komposisi 20% teori dan 80% praktek. Untuk mengoptimalkan hasil dari kegiatan pelatihan, selanjutnya dilakukan pendampingan terhadap peserta untuk mengaplikasikan hasil dari kegiatan pelatihan.Hasil yang dicapai dari kegiatan pelatihan adalah adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang cukup tinggi dari para pengrajin sepatu Cibaduyut dalam membangun dan menjalankan internet marketing melalui facebook. Dengan meningkatnya kemampuan ini, semua peserta telah berhasil membangun dan menjalankan sistem pemasaran online melaui media social facebook sehingga jangkauan pasar para pengrajin sepatu Cibaduyut semakin luas.

  9. Studi Numerik Pengaruh Variasi Sudut Peletakan Rectangular Obstacle dengan ℓ/D Sebesar 0,2 Terhadap Karakteristik Aliran dan Perpindahan Panas pada Staggered Tube Banks

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Komari

    2014-09-01

    Full Text Available Peningkatan performa compact heat exchanger (penukar kalor tipe kompak yang ditandai dengan meningkatnya nilai perpindahan panas dapat dilakukan dengan pemasangan obstacle pada sisi eksternal. Berdasarkan hal tersebut, dilakukan studi numerik dengan menambahkan obstacle berbentuk rectangular bervariasi sudut peletakan (α sebesar 30o, 45o dan 60o berukuran ℓ/D = 0,2 pada compact heat exchanger. Fluida kerja berupa udara berkecepatan konstan sebesar 2 m/s yang mengalir pada sisi eksternal, dimodelkan sebagai gas ideal bertemperatur 308 K dan temperatur tube dikondisikan sebesar 325,77 K. Perangkat lunak dengan prinsip Computational Fluid Dynamic (CFD digunakan untuk tahap pembuatan domain dan simulasi secara 2 dimensi. Studi bertujuan untuk mengetahui karakteristik aliran dan perpindahan panas pada tube banks, ditinjau secara kualitatif menggunakan visualisasi kontur temperatur dan kecepatan, serta secara kuantitatif dengan menganalisa grafik kecepatan lokal, bilangan Nusselt (Nu lokal dan penurunan tekanan. Dibandingkan dengan model baseline (tanpa obstacle dan model dengan α sebesar 30⁰ dan 45⁰, model dengan α sebesar 60⁰ mengalami peningkatan nilai tertinggi untuk kecepatan lokal sebesar 34,709% dan perpindahan panas sebesar 10,107%. Terjadinya peningkatan kecepatan lokal dan perpindahan panas berakibat pada semakin besarnya nilai penurunan tekanan (ΔP, sehingga nilai ΔP untuk model dengan α sebesar 60⁰ mengalami penurunan terbesar, yaitu sebesar 23,73 Pa.

  10. Studi Implementasi Lean Six Sigma dengan Pendekatan Value Stream Mapping untuk Mereduksi Idle Time Material pada Gudang Pelat dan Profil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wawan Widiatmoko

    2013-03-01

    Full Text Available Peningkatan volume kegiatan industri maritim di Indonesia menuntut industri perkapalan di daerah Surabaya untuk lebih meningkatkan pelayanan baik berupa bangunan baru maupun reparasi kapal. Berdasarkan hal tersebut galangan harus mampu mengelola proses produksi dengan baik sehingga menghasilkan keuntungan yang maksimum. Salah satunya adalah proses inventory dan transport of materials yang efektif. Tugas akhir bertujuan untuk mengetahui sistem inventori yang diterapkan oleh perusahaan yang dijadikan sampel serta idle time material pelat dan profil yang ada di gudang bahan baku dengan menggunakan metode lean six sigma dengan pendekatan value stream mapping. Dari hasil perhitungan menggunakan diperoleh nilai sigma perhitungan idle time sebesar 0.1976 sehingga perlu dilakukan upaya peningkatan nilai sigma pengadaan material itu sendiri. Berdasarkan hasil analisa penyebab adanya idle time dengan menggunakan RCA diperoleh beberapa faktor yaitu : rendahnya nilai sigma penggunaan material, tidak tercapainya target pengerjaan pada proses fabrikasi, proses pengadaan material yang tidak mempertimbangkan strategi proses pembangunan kapal. Dengan penerapan lean six sigma dengan pendekatan value stream mapping dihasilkan usulan perbaikan proses inventori di perusahaan antara lain : meningkatkan nilai sigma penggunaan material, melakukan strategi pembelian material sesuai strategi pembangunan kapal berdasarkan zona, memperbaiki kerjasama dengan supplier material pelat dan profil. Pembuatan future state mapping mendapatkan usulan perbaikan dengan pembuatan perencanaan pengadaan material dengan mempertimbangkan strategi pembangunan kapal berdasarkan zona pembangunannya. Diperoleh strategi pengadaan material yang dilakukan sebanyak 4 kali order.

  11. LANDASAN PSIKOLOGI DAN AKTUALISASINYA DALAM PENDIDIKAN ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Ulwiyah

    2015-04-01

    Full Text Available Pendidikan Islam memiliki peran strategis bagi pembentukan karakter peserta didik yang sangat dibutuhkannya dalam menjalani kehidupan sehari-hari, dimana dalam proses keberlangsungannya, pendidikan Islam berpijak pada nilai-nilai al-Qur’an dan Hadis. Dengan ini, pendidikan Islam merupakan pondasi penguat terhadap akhlak dan perilaku peserta didik. Namun demikian, pendidikan Islam masih perlu pula kontribusi disiplin ilmu lain sebagai faktor pendukung guna melangsungkan pendidikan secara konkret dan membumi. Salah satu disiplin ilmu itu adalah psikologi. Psikologi adalah disiplin ilmu yang mengkaji sekaligus melihat peserta didik dari sudut pandang psikis (jiwa, dimana aspek psikis harus menjadi pertimbangan para pendidik dalam proses pencapaian tujuan pendidikan. Di antara psikologi yang bisa dijadikan sebagai landasan pendidikan yaitu psikologi perkembangan, psikologi belajar, dan psikologi sosial. Pendidikan harus melihat kondisi psikologi individu dalam hal ini adalah peserta didik, utamanya dalam menyusun dan melaksanakan kurikulum sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai secara optimal. Adapun dalam pendidikan Islam psikologi yang dijadikan sebagai acuan adalah psikologi yang berwawasan pada al-Qur’an dan Hadis. Dimana akhirnya menghasilkan output yang berorientasi ketuhanan, insan kamil bahagia di dunia dan akhirat.Islamic education a strategic role for the formation of the very character of learners needs through daily life, where in the process of its continuity, Islamic education based on the values of the Qur'an and al-Hadith. With this, Islamic education is the Foundation of the amplifier against akhlaq and behaviours learners. However, Islamic education still needs also contribute to other disciplines as the factor endowments in order to carry out the education concretely and grounded. One of the disciplines it is psychology. Psychology is a scientific discipline that examines while seeing learners from the perspective of a

  12. PEMBUATAN GLISEROL KLORIDA SEBAGAI PREKUSOR OBAT BATUK GLISERIL GUAIAKOLAT: UPAYA PEMANFAATAN GLISEROL HASIL SAMPING PRODUKSI BIODIESEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ritmaleni Ritmaleni

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRAK: Pemanfaatan gliserol dari hasil samping pembuatan biodiesel sudah banyak dilakukan seperti ditransformasi menjadi produk kimia lain yang mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi. Pada penelitian ini gliserol tersebut akan dimanfaatkan sebagai bahan baku pada pembuatan obat batuk gliseril guaiakolat (GG. Gliserol murni maupun yang berasal dari minyak jelantah diubah terlebih dahulu menjadi gliseril klorida melalui reaksi klorinasi, yang kemudian bereaksi dengan o-metoksifenol menjadi GG.Hasil reaksi belum memberikan hasil yang optimal sehingga obat batuk GG belum dapat dihasilkan. Kata kunci: gliserol, gliseril klorida, klorinasi, o-metoksifenol, gliseril guaiakolat.   ABSTRACT: Conversion of glycerol as by-product from the biodiesel production into some more valuable products have been done by some researchers. In this research, that glycerol will be used as starting material for the production of cough medicine, glyceril guaiacolate (GG. A pure glycerol or one from the biodiesel production based on waste cooking oil were transformed to glyceril chloride firstly, through the chlorination reaction, which then reacted with o-methoxyfenol to form GG. The reaction conditions that have been applied to make the reactions worked well were not got enough. So, the GG was not obtained yet. Keywords: glycerol, glyceril chloride, chlorination,

  13. Pembuatan Aplikasi Point of Sale Toko Cabang Perusahaan Torani Menggunakan Framework CodeIgniter

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jodhi Sugihartono

    2015-10-01

    Full Text Available Dalam Industri yang semakin pesat perkembangannya, proses transaksi dan keluar masuknya barang perlu dicatat, ini diperlukan untuk mempermudah suatu perusahaan dalam mengontrol jumlah nilai pemasukan dan pengeluaran. Data fisik merupakan sesuatu yang mudah hilang, dimana dalam pendataan juga dimungkinkan adanya Human Error, salah satu akibatnya adalah dapat menyebabkan suatu perbedaan data, kesalahan pendatan, kekurangan pemesanan, dan kesalahan perhitungan jumlah pemasukan dan pengeluaran. Aplikasi ini dapat membantu perusahaan dalam pendataan barang dan transaksi menjadi lebih mudah dilakukan. Pemesanan barang pun dapat dilakukan melalui apikasi tanpa harus memesan dengan menggunakan telepon. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP, Jquery, database MySQL, dan framework CodeIgniter.

  14. KADAR VITAMIN DAN MINERAL DALAM BUAH SEGAR DAN MANISAN BASAH KARIKA DIENG (Carica pubescens Lenne&K.Koch

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Enni Suwarsi Rahayu

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan untuk membandingkan kadar vitamin A, vitamin C, fosfor, besi, dan kalsium dalam buah segar dan manisan basah Carica pubescens Lenne & K. Koch (karika dieng serta menentukan waktu perebusan optimal dalam proses pembuatan manisan karika yang tidak menurunkan kadar vitamin C secara signifikan. Kadar vitamin C dianalisis menggunakan titrasi yodium yacobs, kadar vitamin A diukur dengan spektronik-20, dan kadar mineral diukur dengan AAS. Data kadar vitamin dan mineral dianalisis menggunakan t-test, sedangkan waktu perebusan optimal dianalisis menggunakan Anava dan uji beda nyata terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin A, vitamin C, fosfor, besi, dan kalsium pada lima merk manisan karika lebih kecil dibandingkan dalam buah karika segar. Waktu perebusan optimal adalah 10 menit.The study was aimed to compare the levels of vitamin A, vitamin C and the minerals i.e. phosphorus, iron and calcium in sweet preserved and fresh fruit of Dieng mountain papaya Carica pubescens Lenne & K. Koch, and to determine the optimal boiling duration of the fruit in order to determine the preserved fruit processing technique. The level of vitamin C was analyzed using Jacob’s iodine titration, the level of vitamin A was analyzed using Spectronic 20, and the minerals were analyzed using AAS. The data of the contents of vitamins and minerals in sweet preserved and fresh fruit were analyzed using t-test, whereas the data of the optimum boiling time was analyzed using Anova and a least significant difference test. The results showed that the levels of vitamin A and vitamin C and minerals P, Fe and Ca at 5 brands of sweet preserved carica were lower than in carica fresh fruit. The optimum boiling time was 10 minutes to obtain the high vitaim C content.

  15. KADAR VITAMIN DAN MINERAL DALAM BUAH SEGAR DAN MANISAN BASAH KARIKA DIENG (Carica pubescens Lenne&K.Koch

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Enni Suwarsi Rahayu

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan untuk membandingkan kadar vitamin A, vitamin C, fosfor, besi, dan kalsium dalam buah segar dan manisan basah Carica pubescens Lenne & K. Koch (karika dieng serta menentukan waktu perebusan optimal dalam proses pembuatan manisan karika yang tidak menurunkan kadar vitamin C secara signifikan. Kadar vitamin C dianalisis menggunakan titrasi yodium yacobs, kadar vitamin A diukur dengan spektronik-20, dan kadar mineral diukur dengan AAS. Data kadar vitamin dan mineral dianalisis menggunakan t-test, sedangkan waktu perebusan optimal dianalisis menggunakan Anava dan uji beda nyata terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin A, vitamin C, fosfor, besi, dan kalsium pada lima merk manisan karika lebih kecil dibandingkan dalam buah karika segar. Waktu perebusan optimal adalah 10 menit.The study was aimed to compare the levels of vitamin A, vitamin C and the minerals i.e. phosphorus, iron and calcium in sweet preserved and fresh fruit of Dieng mountain papaya Carica pubescens Lenne & K. Koch, and to determine the optimal boiling duration of the fruit in order to determine the preserved fruit processing technique. The level of vitamin C was analyzed using Jacob’s iodine titration, the level of vitamin A was analyzed using Spectronic 20, and the minerals were analyzed using AAS. The data of the contents of vitamins and minerals in sweet preserved and fresh fruit were analyzed using t-test, whereas the data of the optimum boiling time was analyzed using Anova and a least significant difference test. The results showed that the levels of vitamin A and vitamin C and minerals P, Fe and Ca at 5 brands of sweet preserved carica were lower than in carica fresh fruit. The optimum boiling time was 10 minutes to obtain the high vitaim C content.

  16. PEMBUATAN MODEL PROFIL MAHASISWA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS PANCASILA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paryudi Paryudi

    2009-01-01

    Full Text Available Promotion is a must for a university to get students. With the innocence of the promotion team about the existing student profile, it will cause the team does not know which segment should be the promotion target. The consequence is that the promotion cost will be higher. In order to have a better promotion, we can use direct marketing method. In this method, a profile model of the existing students must be first created. With this profile model, promotion team can focus the promotion only to candidate student match with the model. The advantages of this method are: promotion cost can be reduced, response rate increase, and profit also increase. In order to create a model in direct marketing, we need previous promotion data. Since previous promotion data is not available, two methods in creating preliminary models are proposed. Next, the preliminary models will be tested using data mining software available in the market. Model with minimal accuracy of 75% will be chosen. If there are more than one model with minimal accuracy of 75%, then model with the highest accuracy will be chosen. Abstract in Bahasa Indonesia: Promosi merupakan suatu keharusan bagi sebuah universitas untuk mendapatkan mahasiswa. Dengan masih awamnya tim promosi terhadap profil mahasiswa yang sudah ada, maka tim promosi melakukan promosi tanpa melihat segmen pasar yang harus dituju. Konsekuensinya adalah biaya promosi menjadi lebih mahal. Untuk melakukan promosi dengan lebih baik, dapat menggunakan metode direct marketing. Pada metode ini, model profil dari mahasiswa yang sudah ada harus dibuat terlebih dulu. Dengan menggunakan model profil ini, tim promosi dapat memfokuskan promosi hanya pada calon-calon mahasiswa yang sesuai dengan model. Keuntungan dari metode promosi ini adalah biaya promosi dapat dikurangi, tingkat respon meningkat, dan keuntungan juga meningkat. Untuk membuat model pada direct marketing dibutuhkan data dari promosi sebelumnya. Karena data promosi

  17. Karakteristik Edible Film Pati Sagu Alami dan Pati Sagu Fosfat dengan Penambahan Gliserol (Characteristics of Edible Film from Native and Phosphate Sago Starches with the Addition of Glycerol

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Febby Jeanry Polnaya

    2016-12-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh penambahan beberapa konsentrasi gliserol pada pembuatan edible film dari pati sagu alami dan pati sagu fosfat terhadap sifat fisik, mekanik dan barrier film. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap yang terdiri dari dua faktor yaitu perlakuan jenis pati sagu dengan dua taraf perlakuan yaitu: pati sagu alami dan pati sagu fosfat dan tiga taraf konsentrasi gliserol yaitu: 0,5, 1,0 dan 1,5 % (b/b. Peubah yang diamati adalah tensile strength¸ elongasi, daya larut, transparansi, dan laju transmisi uap air. Karakteristik edible film yang dihasilkan meliputi tensile strength adalah 3,05 - 31,49 MPa, elongasi 3,03 - 20,94 %, daya larut 33,44 - 42,43 %, transparansi 0,59 - 4,14 %, dan laju transmisi uap air 7,76 - 15,80 g/m2.jam. Penambahan gliserol menyebabkan elongasi, daya larut, dan laju transmisi uap air meningkat, tetapi tensile strength dan transparansinya menurun. Perlakuan pati sagu fosfat hanya menyebabkan daya larut film meningkat, tetapi tidak untuk sifat-sifat film lainnya. Kata kunci: Edible film; gliserol; pati sagu alami; pati sagu fosfat

  18. JEJAK HUBUNGAN ARSITEKTUR TRADISIONAL SUKU BANJAR DAN SUKU BAKUMPAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ira Mentayani

    2008-01-01

    wilayah. Hubungan tersebut ditunjukan oleh kesamaan organisasi ruang, bentuk atap, nama ruang, fungsi ruang, struktur dan kontruksi, serta adanya ornamen. Namun demikian perbedaan tetap ada, yaitu pada aspek dimensi dan ragam hias.motif ukiran. Sedangkan dari aspek kesejarahan, bukti catatan sejarah menjelaskan bahwa perkembangan arsitektur tradisional suku Bakumpai berkembang mendahului perkembangan arsitektur tradisional suku Banjar. Kata kunci: Suku Banjar, Suku Bakumpai, Hubungan Arsitektural dan Sejarah.

  19. Metamorfosis Kebudayaan (Sebuah Tinjauan Media Televisi dan Budaya Kekerasan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prayanto Widyo Harsanto

    2009-01-01

    Full Text Available Culture and communication media cannot be separated one from another, because culture does not only determine who is talking, but also determine about what and how the communication takes place. Culture, in this case, takes a role in determining how the messages are received and meanings are conveyed. The plenty of (visual mass communication media have succeeded in affirming that globalism has occured everywhere including in Indonesia as a developing country. Television is one sort of mass communication media produced by a long process of human culture development. The intended development is improvement in technological field, specifically in communication and information technology that revolutionize communication techniques. The television mass media have the most powerful effect towards society concerning imitation. Various television programs, especially those that contain violence factors, the violence that is watched by children may stimulate them doing crime in their adulthood. This is because there is a strong relationship between violence on television with factual life. This is a characteristic of media culture that is a kind of visualization culture which can be imitated and followed by anyone. Abstract in Bahasa Indonesia: Budaya dan media komunikasi tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya, sebab kebudayaan tidak hanya menentukan siapa yang berbicara, tetapi tentang apa dan bagaimana komunikasi itu berlangsung. Kebudayaan dalam hal ini ikut menentukan bagaimana pesan-pesan ditangkap dan makna-makna disampaikan. Gencarnya media komunikasi massa (visual telah berhasil mengukuhkan bahwa globalisme telah terjadi di mana-mana termasuk Indonesia sebagai negara berkembang. Televisi merupakan salah satu jenis media komunikasi massa hasil dari suatu proses perkembangan budaya manusia yang panjang. Perkembangan yang dimaksud adalah kemajuan dalam bidang teknologi, khususnya teknologi komunikasi dan informasi yang merevolusi teknik

  20. DESAIN POLA STRUKTUR MAPPING SCHEMA UNTUK SINKRONISASI DAN INTEGRASI MULTIDATABASE TERDISTRIBUSI DALAM MENGELOLA DATA EPIDEMIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muslih Muslih

    2015-05-01

    Full Text Available Perusahaan yang  memiliki cabang di berbagai lokasi yang semakin jauh dan meluas, maka sistem aplikasi komputer memerlukan pilihan arsitektur basis data yang optimal dalam mengimbangi perkembangan bisnis tersebut termasuk yang berkaitan dengan model distribusi dan integrasi datanya. Seperti pada pengelolaan data epidemiologi kesehatan, dimana sumber data tersebar pada database yang ada pada berbagai lokasi rumah sakit dan poliklinik pada suatu wilayah kabupaten atau suatu kota tertentu. Permasalahannya database sumber (source bersifat heterogen sehingga mengalami potensi konflik (kesulitan dalam melakukan integrasi menuju pada pusat data epidemiologi (target pada dinas kesehatan. Untuk itu dalam integrasi memerlukan analisis database sumber yang bersifat heterogen dengan melakukan strukturisasi dan sinkronisasi sebagai persiapan integrasi data. Dengan permasalahan integrasi antar database distribusi tersebut maka dalam penelitian ini bertujuan mendesain arsitektur database terdistribusi dengan metode replikasi yang akan diimplementasikan pada integrasi database epidemiologi sehingga akan didapatkan sebuah arsitektur database terdistribusi yang bisa mengatasi ketersediaan data pada sistem surveilans terpadu (SST. Metode replikasi mapping  schema generator merupakan kemajuan dari rekayasa konsep teknologi DDBMS (Distributed Database Management System  yang mampu melakukan sinkronisasi (captures, routes, transforms dan integrasi data yang bersifat heterogen secara real-time. Target khusus yang akan dicapai adalah memperoleh model arsitektur database tersebar untuk  integrasi data yang dapat diterapkan dalam mengelola dan mengembangkan sistem informasi epidemiologi terintegrasi pada dinas kesehatan dengan metode replikasi mapping schema. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan studi literatur dan studi lapangan. Setelah melakukan studi awal kegiatan penelitian dilanjutkan dengan observasi dan studi pustaka, analisa permasalahan dalam

  1. Pembuatan Monogliserida Melalui Gliserolisis Minyak Inti Sawit Menggunakan Katalis Natrium Metoksida

    OpenAIRE

    Sihotang, Herlince; Ginting, Mimpin

    2010-01-01

    Minyak inti sawit menggunakan katalis NaOCH3 menghasilkan campuran senyawa Monogliserida (MG), Digliserida (DG) dan Trigliserida(TG) dan dipisahkan melalui kromatografi kolom dengan eluen n-heksana:dietil eter:asam formiat = 80:20:2 (v/v) menghasilkan MG sebesar 37,26% yang dianalisis secara titrasi iodometri. MG yang diperoleh dari hasil pemisahan dielusidasi melalui analisis spektroskopi FT-IR, dan melalui metode titrasi dengan menentukan harga bilangan asam dan bilangan penyabunan di...

  2. PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS PADA KANTOR PERPUSTAKAAN UMUM DAN ARSIP DAERAH KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maksurotul Laili

    2014-11-01

    Full Text Available Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengelolaan arsip dinamis, kendala apa saja yang dihadapi dalam pelaksanaan pengelolaan arsip dinamis, dan bagaimana usaha dalam mengatasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pengelolaan arsip dinamis pada Kantor Perpustakaan Umum dan Arsip Daerah Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini sebagai informan yaitu Pengelola Arsip, Kepala TU, dan Arsiparis Bagian Arsip Daerah. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisisi data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian meliputi, penciptaan arsip berupa penerimaan dan pembuatan arsip. Penggunaan arsip meliputi kegiatan pelayanan peminjaman dan temu kembali. Peminjaman arsip belum menggunakan kartu pinjam arsip. Pemeliharaan meliputi pemberkasan, penataan, penyimpanan, dan alih media. Penyusutan meliputi kegiatan pemindahan dan pemusnahan arsip. Penyusutan arsip belum melakukan jadwal retensi arsip. The purpose of this study was to determine how the management of records , any obstacles encountered in the implementation of records management , and how the effort to overcome the obstacles encountered in the implementation of records management in the Office of Archives and Public Library in Semarang. It was a qualitative research. The data sources – as the informant – were the Archive Manager, the Head of Administration, the Archivists of the Regional Archivessection. The data were collected by observation, interview, and documentation. The data analysis were performed by means of data collection, data reduction, data presentation and conclusion. Based on this research, it can be concluded that the creation of the archive consists of two forms; they are acceptance and archiving. The use of the archive includes lending and retrieval services, the archives lending

  3. PENGARUH JARINGAN PERDAGANGAN GLOBAL PADA STRUKTUR WILAYAH DAN KONFIGURASI SPASIAL PUSAT PEMERINTAHAN KESULTANAN-KESULTANAN MELAYU DI KALIMANTAN BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uray Fery Andi

    2017-06-01

    Full Text Available Lokasi pusat-pusat pemerintahan kesultanan Melayu di Kalimantan Barat berada di sepanjang tepian sungai. Sungai menjadi faktor yang sangat penting dalam kehidupan kesultanan, yaitu terkait dengan fungsinya sebagai sumber kehidupan dengan beragan jenis flora dan fauna, sebagai aksesibilitas dan jalur transportasi serta komunikasi. Keterbatasan wilayah tepian sungai menyebabkan perkembangan pusat kesultanan melebar sepanjang tepian sungai karena wilayah daratan masih berupa hutan dan kurang aman. Perkembangan aktivitas perdagangan global pada masa pemerintahan kesultanan yang semakin pesat menyebabkan jalur sungai semakin ramai dilalui oleh pedagang lokal, regional dan internasional. Keberadaan kongsi dagang Belanda (VOC hingga menjadi pemerintahan Hindia Belanda turut mempengaruhi perkembangan pusat-pusat pemerintahan kesultanan Melayu di Kalimantan Barat.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jaringan perdagangan global terhadap struktur wilayah Borneo Barat dan konfigurasi spasialpusat pemerintahankesultanan-kesultanan Melayu di Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode sejarah yaitu dengan mengetahui perkembangan sistem jaringan perdagangan global dan korelasinya dengan sejarah pembentukan wilayah kesultanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dan jaringan perdagangan mempengaruhi struktur wilayah Borneo Barat dengan sistem hulu-hilir dan konfigurasi spasial wilayah pusat pemerintahan kesultanan Melayu yang terbatas dan melebar sepanjang tepian sungai. Kata-kata kunci: jaringan perdagangan, struktur wilayah, konfigurasi spasial, kesultanan Melayu, Kalimantan Barat   THE INFLUENCE OF GLOBAL TRADING NETWORK ON THE MALAY SULTANATES CENTRAL OF GOVERNMENT STRUCTURE AND SPATIAL CONFIGURATION IN WEST KALIMANTAN Malay sultanates central government in West Kalimantan were located along the banks of the river. The river became very important factor in the life of sultanates, which was related to its

  4. SAFETY DAN SANITASI DI AREA KITCHEN AMAROOSSA HOTEL BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chandra Rizki Yano Putra

    2016-05-01

    Full Text Available Abstrac - In the tourism industry sectors of the hospitality industry is engaged in services, very influential on the development of tourism. Hotels are required to provide satisfaction to both guests of the facilities provided to meet the needs of guests. The hotel must be able to create a comfortable atmosphere for guests, one way to improve safety and sanitation in all department. This observation examines the main problems, namely: "How is safety and sanitation in the kitchen area, what is the procedure to clean kitchen areas, wash your food how procedures and equipment in the kitchen, and whatever obstacles that occur during operations in the kitchen". The method used in this thesis is "Descriptive Method". Data collection techniques used by direct observation to the object of research, conduct interviews with employees Amaroossa Hotel Bandung kitchen, equipped with library research to obtain theoretical data as a basis for discussion. The results of this observation that the state of safety and sanitation of kitchen area has not met the requirements of safety and sanitation. Cleaning the kitchen area has been going well, but spacious kitchen is limited. Washing equipment and food ingredients not meet safety and sanitation that is using the sink in the same place for washing. Operational constraints in a narrow kitchen space and limited washing tubs and equipment. . Keyword: Safety, Health, Kitchen   Abstrak - Dalam industri kepariwisataan, perhotelan merupakan sektor industri yang bergerak dalam bidang jasa dan sangat berpengaruh terhadap perkembangan kepariwisataan. Hotel dituntut dapat memberikan kepuasan kepada tamu baik dari fasilitas yang disediakan dalam memenuhi kebutuhan tamu. Pihak hotel harus mampu menciptakan suasana yang nyaman untuk tamu, salah satu caranya meningkatkan safety dan sanitasi pada semua department. Penelitian ini mengkaji permasalahan pokok yaitu: “Bagaimana safety dan sanitasi di area kitchen, bagaimana

  5. Manfaat Intervensi Dini Anak Usia 6–12 Bulan dengan Kecurigaan Penyimpangan Perkembangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anne Susanty

    2014-06-01

    Full Text Available Developmental delay is still a main problem for children in Indonesia. Early intervention is an effort to minimize this delay. The aim of this study was to determine the advantages of early intervention in children 6–12 months old who were suspected as experiencing developmental delay. An intervention study with pre and post design was performed on physically healthy children aged 6–12 months in Cibangkong and Kebongedang, Kiaracondong Bandung between January and March 2011. Children developmental screening was performed using kuesioner praskrining perkembangan (KPSP, or development pre-screening questionnaire, to show appropriate, suspected, or delayed interpretation. When the result of the questionnaire was not really clear for making conclusion, parents were tought to do the intervention at home every day for two weeks with a monitoring performed every 2 days using the daily card. If the result was still not clear after the intervention, the same intervention was repeated for 2 weeks under monitoring. The differences found in the pre and post design were analyzed with Cochran`s test. From 242 healthy children involved in this study, 208 (86.0% were categorized as appropriate, 33 (13.6% were suspected to experience developmental delay and one child (0.4% was delayed. One of thirty three children dropped out from this study because he was admitted to the hospital due to illness. After the intervention, the number of children who were suspected as experiencing delay decreased to 12/32 in two weeks and to 4/32 (p<0.001 after the intervention ended. In conclusion, early intervention provides benefits to children aged 6—12 months who are suspected as experiencing developmental delay.

  6. KOMPUTER GRAFIS DALAM IKLAN DI MEDIA CETAK DAN TELEVISI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Dwi Waluyanto

    2000-01-01

    Full Text Available Commercial appearances in television and printed media has evolved continuosly. Ad designers always try to improve their commercial works performance. The existence of graphic computer in the world of advertising has succeded to draw attention of the targetted public. Through the advancement of computer technology%2C the designers tend to create their works by blending art and technology. However the creative work of ad designer is the process of imaging%2C writing%2C arranging and producing of an advertisement. Abstract in Bahasa Indonesia : Penampilan iklan di media cetak maupun televisi terus-menerus mengalami perkembangan. Para desainer dibidang periklanan selalu berupaya menyempurnakan penampilan iklan-iklan hasil karya mereka. Keberadaan komputer grafis dalam dunia periklanan ternyata berhasil menarik perhatian khalayak sasaran%2C dan berkat kemajuan teknologi komputer yang semakin canggih%2C para desainer iklan berkarya dengan cara memadukan seni dan teknologi. Bagaimanapun pekerjaan kreatif desainer iklan tersebut adalah sebagai proses penggambaran%2C penulisan%2C perancangan dan produksi sebuah iklan. Computer graphic%2C advertisement%2C print media%2C television media

  7. Pengolahan Limbah Cair Industri Pewarnaan Jeans Menggunakan Membran Silika Nanofiltrasi Aliran Cross Flow untuk Menurunkan Warna dan Kekeruhan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Veny Rachmawati

    2013-09-01

    Full Text Available Limbah cair industri tekstil disamping mengandung bahan pencemar organik yang tinggi, juga mengandung bahan pewarna organik rantai panjang yang relatif sukar diolah dengan proses biologis. Sedangkan proses pengolahan secara kimia seringkali kurang efektif dikarenakan biaya untuk pembelian bahan kimianya cukup tinggi dan pada umumnya pengolahan air limbah secara kimia akan menghasilkan sludge. Sehingga dipilih teknologi membran sebagai media filtrasi baik yang digunakan pada skala laboratorium maupun industri, proses berlangsung cepat, cara pengoperasian sederhana, mudah dalam penggandaan skala, tidak memerlukan ruang yang besar, dan dapat mendapatkan permeat dengan kualitas sangat baik. Pasir silika merupakan bahan yang dapat digunakan sebagai sumber silika untuk pembuatan membran. Metode yang digunakan untuk sintesis silika yaitu metode alkalifussion dikarenakan  metode ini menghasilkan silika dengan kemurnian 99%.Membran silika merupakan membran yang terbuat dari silika dengan perekat poly vinyl alcohol (PVA, pengemulsi poly ethylen glykol (PEG, dan semen putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massa silika dan konsentrasi limbah terhadap koefisien rejeksi, fluks, struktur dan morfologi membran. Uji struktur dan morfologi membran dilakukan dengan FTIR serta SEM.  Parameter yang digunakan pada penelitian ini adalah warna dan kekeruhan. Nilai koefisien rejeksi tertinggi sebesar 96,86% untuk warna dan 99,31% untuk kekeruhan yang diperoleh dari massa campuran silika 5 gram (28,65  %wt, volume limbah 100% dengan kandungan warna 1,123 Co dan kekeruhan 180,5 NTU. Nilai fluks tertinggi sebesar 3,432 liter.m-2.jam-1 yang diperoleh dari massa campuran silika 8 gram (39,12 %wt dengan penggunaan volume limbah 25% yang mengandung  warna 0,525 Co dan kekeruhan 40,9 NTU. Membran silika yang optimum untuk menurunkan warna dan kekeruhan diperoleh dari massa campuran silika 5 gram (28,65  %wt dengan % volume limbah 100%.

  8. QUESTION ANSWERING SYSTEM DAN PENERAPANNYA PADA ALKITAB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gunawan Gunawan

    2006-01-01

    sumber informasi yang luas dan bervariasi, serta adanya perkembangan yang pesat dari teknik Natural Language Processing (NLP, Information Extraction (IE, dan Information Retrieval (IR sangat mempengaruhi perkembangan dari QA system, yang mana dulunya hanya dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terbatas pada suatu bidang (domain tertentu dengan berdasarkan pada sumber informasi yang terstruktur seperti database, hingga kini dapat menjawab berbagai jenis pertanyaan dengan bersumber pada informasi dari sebuah koleksi teks yang tidak terstruktur. Umumnya arsitektur question answering system yang berbasis teks dibangun atas enam tahapan proses, yaitu analisis pertanyaan, preprocessing koleksi dokumen, pemilihan kandidat dokumen, analisis kandidat dokumen, ekstraksi jawaban, dan pemberian respon. Aplikasi-aplikasi QA system (baik yang dapat diakses melalui internet maupun tidak yang dikembangkan dengan ciri khasnya masing-masing memiliki urutan proses yang tidak jauh berbeda satu dengan lainnya. Jawaban yang dikembalikan oleh sebuah QA system sebagai respon terhadap pertanyaan perlu dievaluasi untuk menilai performansi sistem. Tulisan ini dilengkapi dengan sebuah aplikasi QA system dengan menggunakan Alkitab berbahasa Inggris versi World English Bible (WEB sebagai sumber informasi untuk menjawab pertanyaan. Pemilihan domain Alkitab menyebabkan sejumlah pertanyaan yang dapat diajukan terbatas pada informasi yang tersimpan dalam Alkitab itu sendiri. Selain itu pertanyaan juga dibatasi pada tiga buah tipe jawaban, yaitu Person, Location, dan Date. Kata kunci: question answering system, natural language processing, information retrieval, information extraction, named entity recognition, part of speech tagging.

  9. KONDISI LINGKUNGAN PERAIRAN DAN KEANEKARAGAMAN SUMBER DAYA IKAN DI DANAU MANINJAU, SUMATERA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulastri Sulastri

    2016-04-01

    Full Text Available Danau Maninjau merupakan perairan eutrofik yang telah mengalami degradasi kualitas air serta sering terjadi kematian ikan secara masal. Degradasi kualitas air dikhawatirkan mempengaruhi perkembangan populasi dan keanekaragaman sumberdaya ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi kualitas air terkini dan perkembangan keanekaragaman sumber daya ikan di Danau Maninjau. Pengamatan kualitas air dilakukan pada tahun 2014 di delapan stasiun, mencakup parameter suhu, pH, DO, konduktivitas, potensi oksidasi reduksi, kecerahan perairan yang diukur secara in situ. Parameter amonia, nitrit, total nitrogen, fosfat, total fosfor, total bahan organik, klorofil-a dianalisis di laboratorium menggunakan metoda standard, dan fitoplankton menggunakan metoda Lacey Drop Microtransect. Informasi keanekaragaman sumber daya ikan diperoleh dari hasil tangkapan nelayan, pedagang ikan dan hasil pengamatan terdahulu. Kecerahan perairan menunjukkan nilai yang rendah (1,75-2,15 m. Suhu 27,5-30,33oC, nilai pH pH>9 atau di atas baku mutu untuk perikanan dijumpai di dua stasiun. Konsentrasi DO rendah (9 or above the standard value for fisheries was found at two stations. Low DO concentration (< 2 mg/L and anoxic zone was found at 9 to 15 m. Low DO concentration and anoxic zone ascend continuously to the upper water column indicated that water quality continuously degradation. In general amonia concentration was above the standard value for fisheries (< 0.02 mg/L   Lake Maninaju was rich of phosphorous and phytoplankton was dominated by Blue green algae (Planktolyngbia sp. Exotic species increased and some of them reported as an invasive species that tolerance to the low of water quality. On the other hand some of indigenous species was rarely and not found in this observation.

  10. Kontrak Baku Franchise Ditinjau dari Ketentuan Unidroit dan KUH Perdata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susiana Susiana

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRAK: Kontrak baku merupakan kontrak yang telah dipersiapkan oleh salah satu pihak, dimana pihak lain tidak memiliki andil dalam merumuskan isi kontrak. Kontak franchise sebagai salah satu jenis kontrak yang berkembang dalam praktek kontrak bisnis internasional dewasa ini, umumnya telah dibuat dalam bentuk baku. Dalam perdagangan internasional, khusus mengenai kontrak bisnis internasional berlaku ketentuan yang diatur dalam Unidroit. Di Indonesia, pembuatan kontrak diatur dalam KUH Perdata. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji dan menjelaskan prinsip-prinsip kontrak dalam Unidroit dan KUH Perdata serta melakukan analisis apakah kontrak franchise yang dibuat dalam bentuk kontrak baku tersebut bertentangan dengan prinsip-prinsip kontrak yang diatur dalam Unidroit dan KUHPerdata. Dari hasil kajian kepustakaan dapat dijelaskan bahwa prinsip-prinsip kontrak yang diatur dalam Unidroit Principle (UP antara lain: prinsip kebebasan berkontrak, itikad baik dan transaksi jujur, Prinsip kesepakatan melalui penawaran dan penerimaan, Prinsip perlindungan pihak lemah dari syarat-syarat baku, Prinsip contra proferentem dalam penafsiran kontrak baku.  Franchise Standardized Contract Viewed from the Rules of Unidroit and the Civil Code ABSTRACT: Standard contract is a contract which has been prepared by one of the parties, in which the other party has not participated in making the contract. Contract francise as one the the types of contracts that developed in the practice of today’s international business contracts, generally have been made in raw form. In international trade, especially regarding international business contracts applicable provisions laid down in Unidroit. In Indonesia, the manufacturing contract stipulated in the Civil Code. The result show that the contract principles set out in Unidroit Principle (UP, among other: the principle of freedom of contract, good faith and transaction honest (fair dealing. Principles of the agreement through

  11. Produksi Biofuel dari Minyak Kelapa Sawit dengan Katalis Au/HZSM-5 dan Kompositnya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tillotama Anindita Sari

    2012-09-01

    Full Text Available Semakin meningkatnya kebutuhan dan konsumsi bahan bakar minyak menyebabkan cadangan minyak bumi semakin menipis sehingga perlu adanya pengembangan bahan lain sebagai sumber bahan bakar alternatif yang dapat menggantikannya. Salah satu produk energi alternatif yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui adalah biofuel. Perubahan minyak sawit menjadi biofuel salah satunya adalah dengan proses perengkahan katalitik. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dimana dalam penelitian ini akan dipelajari kondisi operasi dan  unjuk kerja katalis Au/HZSM-5 sintetis dan kompositnya pada reaksi perengkahan minyak sawit menjadi biofuel. Penelitian ini diharapakan mampu menghasilkan teknologi pembuatan katalis baru dan teknologi proses baru dalam proses produksi biofuel pada proses perengkahan katalitik asam palmitat dari minyak sawit. Pada penelitian ini biofuel telah berhasil diperoleh pada proses perengkahan minyak sawit menggunakan katalis Au/HZSM-5 sintetis dan kompositnya pada berbagai temperatur dan laju alir gas N2. Penelitian dilakukan dengan tiga tahapan yaitu sintesa katalis, karakterisasi katalis dan proses perengkahan katalitik. Au/HZSM-5 disintesa dengan metode Plank dan katalis komposit disentesa berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Qjang Tang et all. Hasil yang telah berhasil disintesa dikarakterisasi dengan Energy Difraction X-Ray (EDX, X-Ray Difraction (XRD dan Brunaur Emmet Teller (BET. Dari hasil karakterisasi dapat disimpulkan bahwa katalis yang telah disintetis telah memenuhi syarat untuk digunakan sebagai katalis pada proses perengkahan. Proses perengkahan katalitik dilakukan dalam suatu mikroreaktor fixed bed dengan berat katalis yang digunakan sebanyak 2 gram dan proses perengkahan dimulai saat gas N2 dialirkan selama 60 menit. Proses perengkahan dilakukan pada variasi temperatur 350-550 °C dan laju alir gas N2 90-400 ml/min. Hasil perengkahan dianalisa dengan metode gas kromatografi. Hasil yang