WorldWideScience

Sample records for dan lapangan terbatas

  1. APLIKASI JARINGAN KOMUNIKASI ROBOT MULTIHOP TERDISTRIBUSI PADA LINGKUNGAN STATIS TERBATAS: IMPLEMENTASI, SIMULASI DAN ANALISIS PADA KASUS ROBOT LEGO MINDSTORM NXT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wisnu Jatmiko

    2012-05-01

    Full Text Available Paper ini akan membahas tahap awal (prototipe pengembangan jaringan komunikasi-robot multihop terdistribusi, yaitu suatu aplikasi yang diharapkan dapat dimanfaatkan pada lingkungan yang minim infrastruktur dan fasilitas komunikasi. Pada bagian awal paper disebutkan kondisi yang dapat menerapkan aplikasi jaringan komunikasi multihop ini, yaitu pada daerah bencana alam yang mengalami kerusakan sarana komunikasi, pada daerah terpencil karena faktor alam yang sulit untuk diadakan fasilitas komunikasi, ataupun daerah berbahaya untuk didatangi manusia ataupun kawasan konflik dan peperangan. Salah satu karakteristik yang diharapkan dari aplikasi ini adalah proses penyebaran informasi secara cepat dan mudah, bahkan walaupun tidak tersedia infrastruktur memadai sebelumnya. Selain itu, sistem ini bersifat terdistribusi sehingga diharapkan dapat memberikan beberapa keuntungan, baik saat diimplementasikan maupun kinerja di lapangan nantinya. Paper ini kemudian membahas pengembangan algoritma penyelesaian masalah, yang dilanjutkan dengan verifikasi dan analisis pada level simulasi perangkat lunak. Selanjutkan, algoritma ini diterapkan pada level simulasi perangkat keras dengan menggunakan modul robot Lego Mindstorm NXT. Untuk penyederhanaan masalah, pada tahap ini lingkungan yang digunakan masih bersifat statis dan terbatas sebagai salah satu asumsi.

  2. PERJANJIAN BANGUN GUNA SERAH ANTARA PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DAN PERSEROAN TERBATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Urip Santoso

    2014-06-01

    Full Text Available Status of land that can be controlled by the local government is the right of use and the right of management. The right of management can be the object of Agreement on Build, Operate, and Transfer between the local government and the company. Then, the company gets the right of management through the Government Decision which is written up in to a form of Decree of Granting Rights. In the last term of the Agreement on Build, Operate, and Transfer, the land and the building with all support facilities submitted by company to the local government.   Status tanah yang dapat dikuasai oleh pemerintah kabupaten/kota adalah hak pakai dan hak pengelolaan. Tanah yang berstatus hak pengelolaan pemerintah kabupaten/kota yang dapat menjadi objek Perjanjian Banguna Guna Serah dengan Perseroan Terbatas. Perseroan Terbatas mendapatkan hak guna bangunan atas tanah hak pengelolaan melalui Penetapan Pemerintah dalam bentuk Surat Keputusan Pemberian Hak. Pada akhir masa Perjanjian Banguna Guna Serah, tanah dan bangunan beserta sarana pendukungnya diserahkan oleh Perseroan Terbatas kepada pemerintah kabupaten/kota.

  3. PERJANJIAN BANGUN GUNA SERAH ANTARA PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DAN PERSEROAN TERBATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Urip Santoso

    2014-06-01

    Full Text Available Status of land that can be controlled by the local government is the right of use and the right of management. The right of management can be the object of Agreement on Build, Operate, and Transfer between the local government and the company. Then, the company gets the right of management through the Government Decision which is written up in to a form of Decree of Granting Rights. In the last term of the Agreement on Build, Operate, and Transfer, the land and the building with all support facilities submitted by company to the local government. Status tanah yang dapat dikuasai oleh pemerintah kabupaten/kota adalah hak pakai dan hak pengelolaan. Tanah yang berstatus hak pengelolaan pemerintah kabupaten/kota yang dapat menjadi objek Perjanjian Banguna Guna Serah dengan Perseroan Terbatas. Perseroan Terbatas mendapatkan hak guna bangunan atas tanah hak pengelolaan melalui Penetapan Pemerintah dalam bentuk Surat Keputusan Pemberian Hak. Pada akhir masa Perjanjian Banguna Guna Serah, tanah dan bangunan beserta sarana pendukungnya diserahkan oleh Perseroan Terbatas kepada pemerintah kabupaten/kota.

  4. UTILISASI NITROGEN DAN KOMPOSISI TUBUH KAMBING PERANAKAN ETAWAH YANG DIBERI PAKAN HIJAUAN RUMPUT LAPANGAN DENGAN SUPLEMENTASI DEDAK PADI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N. W. SITI

    2014-06-01

    Full Text Available Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui utilisasi nitrogen dan komposisi tubuh kambing peranakan etawah yang diberi pakan hijauan rumput lapangan dengan suplementasi dedak padi, telah dilaksanakan. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL yang terdiri dari 4 perlakuan dan 4 ulangan. Keempat perlakuan tersebut adalah Rumput lapangan ad libitum sebagai perlakuan (A; perlakuan B= perlakuan A + 75 g dedak padi; perlakuan C = perlakuan A + 150 g dedak padi dan perlakuan D= perlakuan A + 225 g dedak padi. Pemberian rumput lapangan 2 kali sehari yaitu pagi pukul 7.00 Wita dan sore pukul 16.00 Wita, sedangkan dedak padi diberikan sekali pada pukul 7.00 Wita. Air minum yang diberikan berasal dari PDAM secara ad libitum. Variabel yang diamati adalah komposisi tubuh, konsentrasi urea darah, konsumsi nitrogen, retensi nitrogen dan utilisasi nitrogen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi dedak padi dari 75-225 g/ekor/hari pada kambing PE yang diberi pakan hijauan rumput lapangan secara nyata (P0,05 menurunkan urea darah. Namun suplementasi dedak padi 75 g/e/h belum berpengaruh terhadap air tubuh dan lemak tubuh, tetapi suplementasi dedak padi pada level 150-225 g/e/h dapat menurunkan air tubuh dan meningkatkan lemak tubuh. Suplementasi dedak padi dari 75-225 g/ekor/hari belum berpengaruh nyata terhadap penurunan protein tubuh. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa suplementasi dedak padi dari 75-225 g/ekor/hari dapat meningkatkan utilisasi nitrogen pada kambing peranakan etawah yang diberi pakan hijauan rumput lapangan.

  5. Pembangunan Sistem Informasi Geografis Lapangan Futsal Kota Padang Berbasis Web

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haris Suryamen

    2016-04-01

    Full Text Available Olahraga futsal adalah olahraga dengan lapangan tertutup dan menjadi salah satu olahraga yang paling banyak diminati dari semua kalangan. Kota Padang memiliki fasilitas lapangan futsal yang cukup banyak, namun tidak semua lapangan beroperasi dengan baik disebabkan ketidaktahuan masyarakat dengan lokasi lapangan futsal. Maka dibutuhkan sistem informasi berbasis web menggunakan Google Maps API, sehingga masyarakat dapat mengakses informasi kapanpun dengan koneksi internet. Proses pembangunan aplikasi menggunakan metode waterfall yang terdiri dari tahap analisis, perancangan, implementasi, dan pengujian. Teknik pengumpulan data dengan cara wawancara dan pengambilan titik menggunakan aplikasi Latitude Longitude Coordinates pada smartphone. Data akan dibagi menjadi data spasial dan atribut untuk memenuhi kebutuhan fungsional dari sistem yang akan dibangun.Perancangan sistem dibangun dengan menggambarkan arsitektur aplikasi, rancangan tampilan aplikasi dan rancangan database. Implementasi menggunakan basis data PostgreSQL dan ekstensi PostGIS untuk pengolahan data spasial. Bahasa pemograman yang digunakan untuk membangun aplikasi yaitu PHP, Javascript, dan HTML. Pengujian aplikasi menggunakan metode blackbox. Hasil dari pengujian menunjukkan bahwa aplikasi telah memenuhi  sembilan fungsional yang dibutuhkan dan sesuai dengan perancangan aplikasi.

  6. Identifikasi Struktur Bawah Permukaaan Pada Lapangan Panasbumi X Dengan Menggunakan Metode Audio Magnetotelurik Dan Magnetotelurik

    OpenAIRE

    Dewi, Cinantya Nirmala; Maryanto, Sukir; Gaffar, Eddy Z

    2014-01-01

    Penelitian geofisika dengan menggunakan metode audio magnetotelurik dan magnetotelurik telah dilaksanakan di lapangan panasbumi X. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan dan menentukan sistem panasbumi di daerah penelitian. Daerah penelitian terdiri dari 3 lintasan dengan jumlah titik pengukuran sebanyak 24 titik. Pengolahan data dilakukan hingga didapatkan peta kontur resistivitas. Hasil pengolahan data 2D menunjukkan bahwa nilai resistivitas lapisan bawah p...

  7. ANALISA INVESTASI DALAM PENGAMBILAN KEPUTUSAN INVESTASI PADA PENGEMBANGAN LAPANGAN GOLF DAN PERUMAHAN CITRARAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Njo Anastasia

    2001-01-01

    Full Text Available Investment in the real estate sector has a great risk, therefore a developer needs to do investment analysis before making a decision. The decision is made by considering the returns from two investment alternatives. The first alternative examined is a 9-hole golf course and housing in proximity to the golf. The second alternative is residential property. Given the above conditions, the purpose of this research is to help the developer to make the proper investment decision, based on which alternative has the higher return. Two data collection methods are used in this research, including interviews and a survey which was done by distributing questionnaires to develop a profile of golfers and purchasers as well as potential residential purchasers. Forecasting analysis using the Holt-Winters model was used for forecasting the number of golfers. The Box-Jenkins model was utilized to forecast residential sales. The forecasting results were used for cash flow analysis. The results show that the first alternative produces a higher IRR (25,16% per year and NPV of Rp.25.056.800.000 , relative to the the second alternative with an IRR of 16,72% per year and NPV of Rp.4.794.945.000. Thus, the first alternative, a 9-hole golf course and housing in proximity to the golf, was selected. Abstract in Bahasa Indonesia : Investasi di bidang real estat mengandung risiko besar, sehingga pengembang perlu melakukan analisa investasi sebelum mengambil keputusan. Pengambilan keputusan adalah dengan mempertimbangkan tingkat pengembalian dua alternatif investasi. Alternatif pertama adalah properti 9-hole lapangan golf dan perumahan dalam bentuk kavling golf. Alternatif kedua adalah properti perumahan saja. Dengan kondisi di atas, maka tujuan dari penelitian ini adalah membantu pengembang untuk memutuskan menginvestasikan dananya di alternatif pertama jika tingkat pengembalian investasinya lebih tinggi dibanding alternatif kedua. Metode penelitian yang digunakan adalah

  8. PENGATURAN REKAPITALISASI PERSEROAN TERBATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gde Andika Sumadi

    2016-07-01

    perseroan diberikan jalan untuk melakukan Rekapitalisasi atau penambahan modal yang diatur dalam Pasal 41-43 Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT. Dalam ketentuan mengenai Rekapitalisasi ini terjadi konflik norma antara ketentuan yang mewajibkan rekapitalisasi atau penambahan modal dalam Perseroan dilaksanakan melalui persetujuan RUPS dengan bagian menimbang huruf c UUPT yang di dalamnya disebutkan bahwa PT merupakan usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Permasalahan yang dikemukakan dalam penelitian ini adalah, pertama: Bagaimana pengaturan Rekapitalisasi di Dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas? Kedua: Bagaimanakah mekanisme Rekapitalisasi yang ideal dalam mewujudkan asas kekeluargaan dalam Perseroan Terbatas?. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian hukum normatif yang mengkaji pengaturan mengenai Rekapitalisasi atau penambahan modal dan bagian menimbang huruf c UUPT. Pendekatan yang digunakan untuk memecahkan permasalahan ini adalah pendekatan perundang-undangan (the statute approach dan pendekatan historis (historical approach. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama: pengaturan Rekapitalisasi atau penambahan modal ke dalam Perseroan di dalam Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas kurang memadai karena pengaturannya masih memungkinkan akan menimbulkan kerugian bagi pemegang saham minoritas dan tentu saja hal ini bertentangan dengan asas kekeluargaan yang terdapat pada bagian menimbang huruf c Undang-Undang Perseroan Terbatas. Kedua: rekapitalisasi harus dilakukan berdasarkan asas kekeluargaan yaitu melalui jalan musyawarah untuk mufakat, dan tidak menggunakan sistem voting yang lebih menguntungkan pemegang saham mayoritas. Selain hal itu, pemegang saham mayoritas dengan pemegang saham minoritas dapat membuat suatu kontrak yang menyepakati bahwa rekapitalisasi yang akan dilakukan perseroan tidak akan merugikan pemegang saham minoritas, misalnya melalui pemberian saham bonus.

  9. Perbaikan Tanah Dasar Menggunakan Pre-Fabricated Vertical Drain Dengan Variasi Kedalaman Dan Perkuatan Lereng Dengan Turap Studi Kasus : Lapangan Penumpukan Peti Kemas, Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dofran Winner

    2017-03-01

    Full Text Available Metode perbaikan tanah dasar menggunakan preloading yang dikombinasikan dengan Pre-fabricated Vertical Drain (PVD dipilih untuk proyek pengembangan lapangan penumpukan peti kemas di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Selama masa preloading, ternyata kelongsoran selebar 37 meter terjadi di area penumpukan. Diketahui bahwa kelongsoran terjadi saat preloading setinggi 4,0 meter. Agar lapangan penumpukan dapat beroperasi kembali, diperlukan perencanaan untuk perkuatan lereng dan untuk menghilangkan pemampatan tanah dasar di area lapangan penumpukan. Perbaikan tanah dasar menggunakan preloading yang dikombinasikan dengan Pre-fabricated Vertical Drain (PVD digunakan untuk Zona 3, 4, dan 5, dan perkuatan lereng dengan turap digunakan untuk Zona-1 dan Zona-2 yang merupakan bagian lereng dari lapangan penumpukan. Direncanakan PVD dipasang pada kedalaman yang berbeda: 1/3H, 2/3H, dan H (H adalah ketebalan lapisan tanah lunak untuk melihat kondisi yang menghasilkan biaya paling murah. Dari hasil perencanaan yang dilakukan, diketahui bahwa turap yang digunakan adalah Corrugated Concrete sheet pile type W-600 A1000. Turap dipasang sedalam 18 meter di Zona-1 dan sedalam 22 meter di Zona-2; selain itu, angker dipasang pada turap untuk meningkatkan kekakuan turap. Hasil perencanaan juga menunjukkan bahwa biaya yang paling ekonomis adalah PVD dipasang sampai 2/3H di Zona-3, dan tanpa PVD di Zona-4 dan Zona-5. Total biaya konstruksi adalah sebesar Rp 843.106.053,00 untuk Zona-1 dan Zona-2; Rp 9.446.530.597,00 untuk Zona-3; Rp 1.869.613.200,00 untuk Zona 4; dan Rp 3.577.392.000,00 untuk Zona 5.

  10. PENGARUH PERSEPSI TENTANG PRAKTIK KERJA LAPANGAN, INFORMASI DUNIA KERJA DAN MOTIVASI MEMASUKI DUNIA KERJA TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuyun Kusnaeni

    2016-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu, untuk mengetahui pengaruh persepsi tentang praktik kerja lapangan, informasi dunia kerja dan motivasi memasuki dunia kerja terhadap kesiapan kerja siswa SMK Bhakti Persada Kendal. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMK Bhakti Persada Kendal yang berjumlah 202 siswa. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 134 siswa, yang diperoleh dengan menggunakan rumus slovin.Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif persentase dan analisis regresi berganda dengan menggunakanSPSS for Windows versi 16. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa ada pengaruh positif praktik kerja lapangan terhadap kesiapan kerja siswa0.000 0.05, there was the effect ofjobs information on students' job readiness 0.013 <0.05, there was the influence of motivation to enter the workforce to the job readiness of students 0,000 <0,05 so Ha1, Ha2 and Ha3 accepted.

  11. PENGARUH PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL, MINAT MENJADI GURU, DAN PRESTASI BELAJAR TERHADAP KESIAPAN MAHASISWA MENJADI GURU YANG PROFESIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aditya Yulianto

    2016-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh praktik pengalaman lapangan, minat menjadi guru, dan prestasi belajar terhadap kesiapan menjadi guru yang profesional. Populasi penelitian adalah mahasiswa Progam Studi Pendidikan Ekonomi Akuntansi tahun angkatan 2011 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang sebanyak 174 mahasiswa. Sampel penelitian ini adalah 122 mahasiswa yang ditentukan dengan teknik proportional random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif presentase, statistik inferensial, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan praktik pengalaman lapangan, minat menjadi guru, dan prestasi belajar berpengaruh baik secara parsial maupun simultan terhadap kesiapan menjadi guru yang profesional. Hasil adjusted R^2 menunjukan adanya hubungan antara praktik pengalaman lapangan, minat menjadi guru, dan prestasi belajar terhadap kesiapan mahasiswa menjadi guru yang profesional sebesar 0.574 atau 57,4%. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah hendaknya mahasiswa memperbanyak referensi tentang akuntansi, mengikuti berbagai forum diskusi akuntansi guna meningkatkan wawasan mengenai bidang studi akuntansinya; mahasiswa diharapkan meningkatkan minat untuk menjadi guru yang tinggi dengan mengenal lebih jauh tentang profesi guru, mencari tahu kabar dan informasi mengenai profesi keguruan, memanfatkan kegiatan praktik pengalaman lapangan dengan sungguh-sungguh yang dapat menunjang kesiapannya untuk menjadi guru. The purpose of that study was to determine the influence of practice field experience, interest becoming a teacher and learning achievement againts the readiness of the students to become a professional teacher. Population in this research are students of accounting education class of Faculty of Economic semarang state university as many as 174 students. Sample used in this study were 122 students

  12. KECERNAAN NUTRIEN KAMBING PERANAKAN ETAWAH YANG DIBERI PAKAN DASAR RUMPUT LAPANGAN DISUPLEMENTASI DENGAN DEDAK PADI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I W. WIRAWAN

    2012-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kecernaan nutrien kambing Peranakan Etawah (PE yang diberi pakan dasar rumput lapangan disuplementasi dengan dedak padi, telah dilaksanakan di Tabanan dan Lab. Nutrisi Ternak Fakultas Peternakan Universitas Udayana, selama 4 bulan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian adalah rancangan acak lengkap (RAL dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan, masing-masing ulangan menggunakan 1 ekor kambing PE dengan berat badan awal 15,92 ± 1,34 kg. Ke empat perlakuan tersebut adalah: perlakuan A rumput lapangan tanpa suplementasi dedak padi, perlakuan B : rumput lapangan + 75 g dedak padi, perlakuan C : rumput lapangan + 150 g dedak padi, dan perlakuan D : rumput lapangan + 225 g dedak padi. Pemberian dedak padi sekali dalam sehari yaitu pagi hari, sedangkan rumput lapangan dan air minum diberikan secara ad libitum. Variabel yang diamati adalah konsumsi bahan kering, kecernaan nutrien (bahan kering, bahan organik, protein kasar dan serat kasar, pH, VFA dan amonia cairan rumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi bahan kering ransum dan DMI pada perlakuan suplementasi dedak padi nyata (P0,05 lebih tinggi dari perlakuan A, tetapi konsumsi air minum pada perlakuan C dan D nyata (P0,05 lebih tinggi dari pada perlakuan A, namun koefisien cerna bahan kering dan serat kasar pada perlakuan C dan D nyata (P0,05. Konsentrasi asam asetat dan butirat pada ke-empat perlakuan secara statistik berbeda tidak nyata (P>0,05, tetapi konsentrasi asam propionat pada peralakuan suplementasi dedak padi nyata (P0.05 difference, but water consumption on the treatments C and D were significantly higher (P0.05 difference, but on the treatments C and D were significantly higher (P0.05 difference, but the propionate concentration on the treatments B, C and D were significantly higher (P<0.05 than treatment A. From the result in this experiment it can be concluded that the supplemented rice bran 75g-225g on the effect to increased

  13. KEBIJAKAN PENCIPTAAN LAPANGAN KERJA PEDESAAN ( Kajian Pembangunan Pasar Desa Proyek PDK-MK di Desa Nglundo, Sukomoro, Nganjuk

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AGUS SOEHARTO

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Kebijakan penciptaan lapangan kerja pedesaan melalui proyek PDK-MK ( Penanggulangan Dampak Kekeringan dan Masalah Ketenagakerjaan tahap II Tahun 1998/1999 merupakan salah satu kebijakan Nasional guna mengatasi dampak krisis ekonomi di sektor ketenagakerjaan. Penelitian yang dilaksanakan merupakan penelitian kebijakan sektor ketenagakerjaan dengan pokok masalah : diskripsi implementasi kebijakan desentralisasi suatu proyek penciptaan lapangan kerja di Desa Nglundo Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk. Tujuan penelitian ini adalah (1 mengkaji implementasi kebijakan penciptaan lapangan kerja di desa melalui proyek PDK-MK; (2 menganalisa dampak implementasi kebijakan desentralisasi penciptaan lapangan kerja melalui mekanisme usulan dari bawah terhadap kebutuhan akan lapangan kerja pedesaan. Methode penelitian yang dipergunakan adalah kualitatif, sedang pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dengan analisa data, secara kualitatif dan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan desentralisasi penciptaan lapangan dengan melibatkan masyarakat melalui usulan dari bawah mendapat respon positif, meskipun terdapat kendala kesinambungan proyek namun telah dapat menciptakan lapangan kerja baru dan menyerap tenaga kerja di desa. Kata kunci: Lapangan kerja, pedesaan ABSTRACT Policy of creating Job Opportunity in villages by second period of the PDK – MK Project (Penanggulangan Dampak Kekeringan dan Masalah Ketenagakerjaan was one of National Policies in overcoming impact of economical crisis in any labor sectors. The main theme of the reaseach to the policy of the labor sector was the description of the decentralized policy implementation to the project of creating job opportunity in Nglundo village, Sukomoro subdistrict, Nganjuk Regency. Goals of this research are (1 to study the implementation of the policy in creating labor market in the village by the PDK – MK project, (2 to analyse the effect of

  14. PENGEMBANGAN ASESMEN ALTERNATIF PRAKTIKUM KIMIA DASAR II MELALUI CHEMISTRY FAIR PROJECT (CFP BERBASIS KONSERVASI DENGAN MEMANFAATKAN DAILY CHEMICAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Urwatin Wusqo

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk (1 Mengembangkan asesmen alternatif pada praktikum kimia dasar II melalui chemistry fair project berbasis konservasi dengan memanfaatkan daily chemical(2 Mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan dan keefektifannya. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Development Research Model pengembangan yang diterapkan Dick dan Carey (1985. Subjek uji coba terbatas maupun subjek uji coba lapangan adalah dosen dan mahasiswa Prodi Pendidikan IPA UNNES. Sampel ditentukan secara purposive, yaitu dosen pengampu dan mahasiswa yang menempuh mata kuliah Praktikum Kimia Dasar II. Data yang diperoleh dari uji coba ini adalah: (1 masukan dari pakar, untuk menentukan validitas isi dan konstruk dari fitur asesmen; (2 masukan dari sampel uji coba terbatas, untuk menentukan kepraktisan petunjuk chemistry fair project (CFP berbasis konservasi dengan memanfaatkan daily chemical ; Instrumen pengumpul data berupa angket keterbacaan petunjuk pembuatan chemistry fair project (CFP berbasis konservasi dengan memanfaatkan daily chemical, pedoman penskoran. (3 data hasil belajar siswa untuk mengetahui efektivitas asesmen. Masukan dari pakar angket mahasiswa, dan nilai chemistry fair project (CFP sampel ujicoba terbatas dianalisis secara kualitatif, dan kuantitatif. Asesmen alternative Praktikum Kimia Dasar II yang dikembangkan dikatakan berhasil baik apabila asesmen yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif.

  15. KECERNAAN PAKAN KELINCI LOKAL (Lepus nigricollis YANG DIBERI PAKAN MULTI NUTRIENT BLOCK BERBASIS RUMPUT LAPANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. W. Puger

    2016-10-01

    Full Text Available Peningkatan produktivitas ternak kelinci dapat diukur dari kecernaan pakan yang diberikan dan dapat dilakukandengan memberikan suplementasi Mineral Nutrient Block (MNB. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakanRangcangan Acak Kelompok (RAK dengan lima kali ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah R0: pakan kontrol(rumput lapangan dengan kandungan energi termetabolis 1830 kkal/kg dan CP:9,1%, R1: ransum kontrol yangdisuplementasi MNB 5 g/ekor/hari, R2: ransum kontrol yang disuplementasi MNB 10 g/ekor/hari, R3: ransumkontrol yang disuplementasi MNB 15 g/ekor/hari. Rumput lapangan diberikan secara ad libitum dalam bentuksegar dan dipotong-potong dengan panjang 5 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai cerna bahan kering,nilai cerna energi dan nilai cerna protein tertinggi pada R3 yaitu masing-masing 59,22%, 68,88% dan 43,72%.Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pemberian Multi Nutrient Block sebanyak 15% memberikankecernaan tertinggi pada kecernaan bahan kering, energi dan protein pakan.

  16. TANGGUNG JAWAB ORGAN PERSEROAN TERBATAS DALAM KASUS KEPAILITAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Hapsah Isfardiyana

    2015-06-01

    limited liability. Namun tanggung jawab terbatas dapat berganti menjadi tanggung jawab tidak terbatas melalui piercing the corporate viel ketika organ Perseroan menyalahgunakan wewenangnya. Wewenang Direksi dan Komisaris didasarkan prinsip fiduciary duty. Dalam penelitian ini penulis akan menggunakan metode normatif dengan pendekatan konseptual yang beranjak dari doktrin separate entity,limited liability , fiduciary duty, dan piercing the corporate viel untuk dicari kesesuiannya dalam peraturan perundang-udangan. Penelitian menunjukan bahwa pertanggungjawaban organ Perseroan menurut separate entity, limited liability, fiduciary duty, dan piercing the corporate viel telah diatur dalam peraturan perundang-undang. Masing-masing organ dapat dimintai pertanggungjawaban apabila terbukti melakukan kelalaian atau kesengajaan yang menyebabkan Perseroan pailit.Pemegang saham dapat dkenakan Pasal 3 ayat (2 UU PT, Direksi dikenakan Pasal 104  ayat (2 UU PT, Komisaris dikenakan Pasal 115 Ayat (1 dan Ayat (2  UU PT . Direksi dan Komisari juga dapat dikenakan dengan Pasal 1365 dan 1366 KUHPerdata. Selain itu, KUHP juga dapat menjerat Direksi dan Komisaris dengan Pasal 398 dan 399 KUHP. Kata kunci:tanggung jawab, organ, kepailitan

  17. APLIKASI MONITORING PRAKTEK KERJA LAPANGAN SECARA ONLINE (STUDI KASUS JURUSAN TEKNIK ELEKTRO POLITEKNIK NEGERI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Andriati Asri

    2017-12-01

    Full Text Available Mahasiswa Politeknik Negeri Bali melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL selama tiga bulan. Selama PKL mahasiswa diwajibkan untuk melaksanakan bimbingan dengan dosen pembimbing PKL. Dalam hal ini, jarak dan waktu menjadi kendala utama yang dialami mahasiswa PKL. Pengelolaan PKL yang telah berjalan selama ini ditangani oleh seorang koordinator. Pengelolaan  tersebut masih dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu yang lama dan rawan terjadi kesalahan. Untuk mengatasi hal tersebut peneliti mengembangkan sebuah aplikasi online bimbingan dan monitoring PKL. Aplikasi ini diharapkan mampu mengatasi kendala jarak dan waktu pada proses bimbingan dan membantu koordinator kegiatan PKL untuk membantu pengelolaan dengan lebih baik. Aplikasi dibuat dengan menggunakan metode waterfall, dengan PHP 5.6 dan MYSQL 5.6 sebagai bahasa pemrograman dan basis data. Aplikasi ini telah diujicoba ke pengguna dan dari hasil kuesioner diketahui 17,5% responden sangat setuju dan 82,5 % responden setuju bahwa aplikasi ini sangat membantu.

  18. PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN BERPIKIR KRITIS UNTUK SISWA SMP KELAS VII PADA MATERI INTERAKSI MAKHLUK HIDUP DENGAN LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dharmawati Dharmawati

    2016-08-01

    Full Text Available This study aims to generate critical thinking assessment instrument for seven graders within organism interaction in an environment with an appropriate validity and reliability level. The design of this instrument is developed using stages suggested by Borg and Gall. The stages are researching and collecting information, planning, developing a preliminary product, conducting the limited examination, revising product from limited examination, field testing, revising product from field testing, and finalizing product. The result of content and construction validation shows that the level of feasibility is 88,35% and categorized as very feasible. While the degree of readability of assessment items is 93,51% and it is categorized as excellent. The coefficient of inter-rater reliability of assessment items is 0,951 and categorized as excellent. The instrument acquires reliability coefficient 0,792 for multiple choice and 0,753 for essay items. This study shows that the content, construction, and items in assessment are feasible. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen asesmen berpikir kritis untuk siswa SMP kelas VII pada materi interaksi makhluk hidup dengan lingkungan dengan tingkat validitas dan reliabilitas yang memadai. Rancangan penelitian menggunakan model pengembangan menurut Borg & Gall, yang meliputi langkah-langkah: penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba terbatas, revisi produk uji coba terbatas, uji coba lapangan, revisi uji coba produk lapangan, dan penyempurnaan produk akhir. Berdasarkan hasil validasi isi dan konstruk diperoleh tingkat kelayakan produk sebesar 88,35% berada pada kriteria sangat layak. Tingkat keterbacaan soal asesmen sebesar 93,51% dengan kategori sangat baik. Koefisien inter-rater reliability pada soal asesmen bentuk penugasan sebesar 0,951 dengan kategori sangat baik. Instrumen tersebut mempunyai koefisien reliabilitas sebesar 0,792 (soal pilihan ganda dan

  19. MANAJEMEN KEARSIPAN DINAMIS DI BIRO ADMINISTRASI UMUM AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN (BAUAK IAIN WALISONGO SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Farid Mubarrok

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebuah pemikiran bahwa masalah yang ditemukan di lapangan pada saat mengimplementasikan pedoman-pedoman dan kegiatan pengembangan arsip dan dokumen terhadap pengelolaan arsip di lingkungan BAUAK IAIN Walisongo Semarang fokus penelitian ini adalah bagaimana manajemen kearsipan dinamis di Biro Umum Akademik dan Kemahasiswaan (BAUAK IAIN Walisongo Semarang ? Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pencatatan kearsipan di BAUAK IAIN Walisongo Semarang menggunakan asas sentralisasi dan asas desentralisasi. Proses pengendalian arsip masih dalam tahap pemeliharaan arsip. Proses penyimpanan kearsipan menggunakan sistem abjad dan sistem pokok soal. Proses pemeliharaan kearsipan menggunakan rak dan lemari arsip dari bahan best ,dengan kata lain, pelaksanaan manajemen kearsipan di BAUAK IAIN Walisongo Semarang belum terlalu baik sesuai dengan standar yang efektif dan efisien. Proses pemindahan dan pemusnahan kearsipan perlu dilakukan karena ruang dan tempat menyimpan arsip serta umur arsip juga terbatas. This research is motivated by the idea that the problems found in the field during the implementation of guidelines and development activities archives and documents of the archives in environmental management BAUAK Walisongo IAIN Semarang focus of this research is how the dynamic records management in the General Bureau of Academic and Student Affairs (BAUAK IAIN Walisongo Semarang? The results showed that the process of recording archives in IAIN BAUAK Walisongo Semarang using the principle of centralization and decentralization. Process control is still in the stage of maintenance records archives. Archival storage process using the alphabetic system and subject the system. Archival preservation process using shelves and filing cabinets from the best materials, in other words, the implementation of records management in BAUAK IAIN Walisongo Semarang has not been too good in accordance with the standards of

  20. PENERAPAN METODE ALGORITMA BELLMAN – FORD DALAM APLIKASI PENCARIAN LOKASI PERSEROAN TERBATAS DI PT. JAKARTA INDUSTRIAL ESTATE PULOGADUNG (PT. JIEP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fenny Anggraini

    2015-01-01

    Full Text Available Kemacetan yang terjadi selama perjalanan sering mengganggu kegiatan sehari-hari. Setiap manusia ingin sampai ke tujuan dengan tepat waktu. Tetapi sering kali kemacetan menyebabkan keinginan manusia terhambat. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu cara untuk menanggulangi masalah tersebut yaitu dengan mengetahui jarak tempuh minimum untuk mencapai suatu tempat. Persoalan lintasan terpendek yaitu menemukan lintasan terpendek antara dua atau beberapa simpul lebih yang berhubungan. Tujuannya memberikan informasi pencarian perusahaan di Kawasan Industri Pulogadung untuk memudahkan para pencari posisi perseroan terbatas menemukan letak perseroan terbatas yang dituju. Algoritma Bellman – Ford menghitung jarak terpendek (dari satu sumber pada sebuah graph berbobot, dimana dari satu sumber menghitung semua jarak terpendek yang berawal dari satu titik node. OpenStreetMap adalah sebuah proyek berbasis web untuk membuat peta seluruh dunia yang gratis dan terbuka, dibangun sepenuhnya oleh sukarelawan dengan melakukan survey menggunakan GPS, mendigitasi citra satelit, dan mengumpulan serta membebaskan data geografis yang tersedia di publik. Open Source Routing Machine atau OSRM adalah C ++ pelaksanaan mesin routing kinerja tinggi untuk jalur terpendek di jaringan jalan. Output berupa jarak terpendek dari titik awal pengguna berada sampai ke titik tujuan pengguna.

  1. Pengembangan E-Modul Berbasis Adobe Flash CS6 pada Mata Pelajaran Penataan Barang Dagang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Zahrotul Fauziah

    2016-09-01

    Full Text Available Abstract: The increasing of technology development gives several new things. They are both the technology development in the general aspect and in education aspect. Those developments demand the educators to develop the innovative learning. One of them is using an interactive multimedia in the form of e-module or electronic module which uses Adobe Flash CS6 application. This research uses Research and Development (R&D method with which the combination between ADDIE procedure and Borg & Gall. It consists of 5 stages: (1 Analysis (Needs Analysis, (2 Design (Media of Learning, (3 Development (Media and Materials Validation, (4 Implementation (Small-scale and Field Try-Out, and Evaluation (Three times of revision. The e-module was validated by two experts for three times containing the early product, after small-scale try-out, and after field try-out. The results of the final validation are 99.31% for media expert validation, 98.61% for materials expert validation, and 90.03% for student validation. Abstrak: Perkembangan teknologi yang sangat pesat menghasilkan hal-hal baru, baik teknologi secara umum maupun perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. Perkembangan teknologi tersebut menuntut pendidik untuk mengembangkan pembelajaran yang inovatif. Salah satunya menggunakan multimedia interaktif yang dikemas dalam bentuk e-modul atau modul elektronik dengan memanfaatkan aplikasi Adobe Flash CS6. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D dengan Prosedur penelitian dan pengembangan (R&D ADDIE yang digabungkan dengan Borg & Gall, meliputi 5 tahap yaitu: (1 Analisis (analisis kebutuhan, (2 Design (media pembelajaran, (3 Development (validasi media dan materi, (4 Implementasi (uji coba terbatas dan uji coba lapangan dan (5 Evaluasi (revisi tiga kali. E-modul ini divalidasi oleh dua validator sebanyak tiga kali, yaitu produk awal, setelah uji coba terbatas, dan setelah uji coba lapangan. Berikut adalah hasil yang diperoleh pada

  2. PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN BERBASIS KOMPUTER UNTUK SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suci Cahyati

    2014-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa CD pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan berbasis komputer untuk SMA yang valid dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D. Media yang dikembangkan memuat materi tentang HIV/AIDS. Pengembangan media pembelajaran ini menggunakan software Adobe Flash Cs3 Professional. Media yang telah dikembangkan melalui dua tahap penelitiannya itu validasi ahli dan uji coba lapangan. Berdasarkan validasi ahli dan uji coba lapangan hasil penelitian menunjukkan produk termasuk kriteria “Sangat baik” dengan rerata skor 4,25. Hasil tes siswa mengalami peningkatan dari rerata skor pretest 5,53 dan rerata skor posttest 7,56. Berdasarkan hasil tes tersebut dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan efektif digunakan dalam pembelajaran di SMA. Kata kunci: Pengembangan media, penjasorkes, SMA

  3. MANAJEMEN KUALITAS MEDIA PENDEDERAN LELE PADA LAHAN TERBATAS DENGAN TEKNIK BIOFLOK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MN Abulias

    2014-11-01

    Full Text Available Akuakultur intensif bisa menyebabkan menurunnya kandungan oksigen dan meningkatnya kandungan limbah pada ekosistem perairan, khususnya nitrogen organik. Transfer teknologi sudah dilakukan dengan tujuan untuk mengelola kegiatan budidaya lele pada daerah terbatas menggunakan bioflok. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan pertumbuhan ikan lele yang dipelihara menggunakan sistem bioflok dan non bioflok. Sampel penelitian yang digunakan adalah 500 bibit ikan berumur 10 hari, yang dipelihara selama 30 hari. Pengamatan dilakukan pada hari ke-0, 15, dan 30. Parameter pertumbuhan yang diamati adalah panjang dan berat ikan. Parameter lingkungan yang diamati adalah suhu air dan udara, karbondioksida terlarut, oksigen terlarut, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan peningkatan panjang dan berat tubuh benih lele pada kedua media budidaya. Meskipun peningkatan pertumbuhan tidak terlalu tinggi, namun cukup memberikan gambaran bahwa benih lele yang dipelihara dengan aplikasi bioflok mengalami pertumbuhan yang lebih baik. Hal ini mengindikasikan bahwa pakan yang diberikan dan media pemeliharaannya mampu mendukung pertumbuhan benih lele. Media pemeliharaan yang mengaplikasikan teknik bioflok menunjukkan kondisi yang lebih baik dan relatif ideal untuk pendederan lele. Hal ini juga diperkuat dengan relatif rendahnya tingkat kematian benih selama pemeliharaan, yaitu  10%. Intensive aquaculture might decrease of the dissolved oxygen and increase the wastes, particularly organic nitrogen, in the aquatic ecosystem. Technology transfer has long been made to improve the catfish rearing management in confined tanks using biofloc. The objective of the research was to compare the growth of catfish reared in non-biofloc and biofloc systems. Samples were 500 catfish seedlings aged 10 days and reared for 30 days. Observations were made on day 0, 15, and 30. Growth parameters observed were length and weight of the fish. The environmental parameters

  4. Konservasi Keanekaragaman Jenis Tumbuhan Jawa di Kebub Raya Baturraden di Kawasan Bekas Hutan Produksi Terbatas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herawikan Mandiriati

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Pengeloaan Kebun Raya Baturraden di Kawasan Hutan Produksi terbatas dapat menimbulkan permasalahan surface run off apabila penanganan lokasi tidak dilakukan secara konservatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi problematika Perubahan ekositem Hutan Produksi Terbatas yang bersifat homogen menjadi Kebun Raya Baturraden merupakan hutan heterogen. Dengan cara membuat PU (Petak Ukur di zona pemanfaatan keluasan 77,4 Ha, sebanyak 109 PU (Petak Ukur dengan ukuran 20x20 m, intensitas 5,5, jarak antar PU 1, 3 m. Hasil pengamatan   parameter yang menjadi pertimbangan ketinggian tanah antara 1076-760 Dpl, kelerengan tanah 12⁰-30⁰, kedalaman tanah < 85 Cm – 90<, erodibilitas tanah 0,43, jenis tanah Latosol Coklat dan curah hujan rata-rata 5.600 mm per tahun. Dari hasil pengamatan kawasan Kebun Raya Baturraden tanah mudah sekali terjadi   proses surface run off. Mengatasi dan merubah ekosistem dari hutan homogeny menjadi heterogen (1 penjarangan harus bertahap sesuai lahan yang akan dikelola, (2 Dengan kondisi tegakan pohon sangat rapat untuk melakukan tebangan sebaiknya menggunakan tebangan penerangan atau penjarangan jangan sampai tanah terbuka mengingat mempunyai curah hujan rata-rata 5.600 mm per tahun. (3 pada lokasi tertentu yang rawan terjadi erosi harus dibuat terasering untuk mengurangi terjadinya surface run off.   Kata Kunci: Kebun Raya, Hutan Produksi terbatas surface run off, ekosistem ABSTRACT Managing Baturraden Botanical Garden in the Limited Production Forest Area can cause problems of surface run off if the location is not handled conservatively. This study aims to overcome the problem of ecosystem changes of the homogeneous Limited Production Forest to become Baturraden Botanical Garden which is heterogeneous forest by making PU (sample plots in the utilization zone of 77.4 hectares in breadth, a total of 109 PU (sample plots with a size of 20x20 m, intensity of 5.5, the distance between PU’s 1, 3 m. The

  5. SIMULATOR PENGATUR LAMPU LALU LINTAS BERDASARKAN WAKTU DAN KEPADATAN KENDARAAN BERBASIS MIKROKONTROLER AT89S52

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    IGAP. Raka Agung

    2009-12-01

    Full Text Available Sistem kontrol lampu lalu lintas sangat diperlukan untuk mengatur lalu lintas di persimpangan jalan. Agar sistem kontrol bekerja dengan baik untuk mengatasi kemacetan  salah satu yang bisa dilakukan adalah dengan mengatur waktu dan lama nyala lampu lalulintas yang disesuaikan dengan waktu dan hari saat  kondisi lalulintas normal, padat maupun lengang. Dari data kepadatan lalulintas yang didapat di lapangan dilakukan perhitungan untuk mendapatkan waktu dan lama nyala lampu lalulintas yang disimulasikan dengan peralatan yang dikendalikan oleh mikrokontroler AT89S52. Mikrokontroler yang difungsikan sebagai sistem kontrol lampu lalu lintas dilengkapi dengan real time clock (RTC DS1307, dimana RTC ini akan digunakan sebagai acuan  waktu yang akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Data waktu yang didapat dari perhitungan dimasukan ke EEPROM eksternal AT24C04 melalui tombol edit waktu dan tanggal  yang nilainya bisa diubah-ubah sesuai dengan kondisi di lapangan dan juga ditampilkan pada display LCD 16x2. Display lampu lalulintas berupa 12 led dan  dilengkapi juga dengan tombol pengaturan darurat yang diatur secara manual. Dari data volume lalu lintas yang diperoleh dapat diklasifikasikan waktu dan kondisinya yaitu kondisi padat 1 (pukul 07.00-09.00, padat 2 (pukul 11.00-14.00, padat 3 (pukul 16.00-19.00, lengang (pukul 00.00-05.00 dan normal (selain waktu padat dan lengang. Hasil perhitungan nilai nyala lampu lalu lintas yang diperoleh dari persimpangan Jl Waribang-WR.Supratman Denpasar yaitu nyala lampu hijau masing-masing phase dan siklus optimum. Hasil perhitungan nilai nyala lampu lalu lintas yang diperoleh dari persimpangan Jl Waribang-WR.Supratman Denpasar yaitu siklus optimum dan nyala lampu hijau masing-masing phase. Untuk Hari Senin – Kamis untuk kondisi padat 1 didapat 45 detik, 15 detik dan 20 detik, kondisi padat 2 didapat 38 detik, 19 detik dan 9 detik, kondisi  padat 3 didapat 39 detik, 10 detik, 19 detik dan untuk kondisi

  6. PENGELOLAAN ZAKAT OLEH NEGARA DAN SWASTA Studi Efektifitas dan Efisiensi Pengelolaan Zakat Oleh BAZ Dan LAZ Kota Madiun

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atik Abidah

    2010-12-01

    Full Text Available Abstraks: Keberadaan lembaga zakat di Indonesia yang diakui oleh perundang-undangan ada dua, yaitu Badan Amil Zakat (BAZ dan Lembaga Amil Zakat (LAZ. BAZ adalah lembaga zakat yang dikelola oleh pemerintah, sedangkan LAZ adalah lembaga yang dikelola oleh masyarakat. Artikel ini merupakan merupakan hasil penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Data digali langsung dari BAZ Kota Madiun dan LAZ dalam hal ini ada 2 lembaga, yaitu Lembaga Manajemen Infaq (LMI dan Baitul Maal Hidayatullah (BMH. Hasil penelitian BAZ lebih efektif dibanding LAZ, karena BAZ di bawah naungan Pemerintah Kota Madiun dan didukung dengan kebijakan dalam menjalankan progam kerjanya. Sedangkan pada LAZ (LMI dan BMH karena sifatnya mandiri, maka segala sesuatunya akan efektif jika mereka bekerja keras, dan itulah yang selama ini dilakukan oleh LMI dan BMH, sehingga sampai saat ini mereka masih eksis.

  7. Studi Geokimia Mineral Serisit pada Endapan Tembaga Sangkaropi dan Rumanga Sulawesi Selatan

    OpenAIRE

    Irvan Ria, Ulva

    2012-01-01

    Penelitian bertujuan untuk (1) mengetahui proses alterasi terhadap pembentukan mineral serisit pada endapan tembaga, (2) mengetahui penyebab perbedaan konsentrasi tembaga di Sangkaropi dan Rumanga. Penelitian lapangan dan pengambilan sampel dilakukan pada endapan tembaga yang tersingkap di daerah Sangkaropi dan Rumanga, Sulawesi Selatan. Metode penelitian yang di gunakan adalah kuantitatif ex post facto. Data mineralogi dan geokimia diperoleh dari analisis sampel batuan menggunakan mikroskop ...

  8. PENGEMBANGAN MEDIA KOMIK PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENINGKATKAN MOTIVASI DAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indaryati Indaryati

    2015-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menghasilkan produk media berupa komik pembelajaran matematika yang dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar matematika siswa kelas V SD. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, yang terdiri dari: (1 penelitian dan pengumpulan data, (2 perencanaan, (3 pengembangan draft produk, (4 uji coba lapangan awal,  (5 revisi hasil uji coba, (6 uji coba lapangan, (7 penyempurnaan produk hasil uji coba lapangan, (8 uji pelaksanaan lapangan, dan (9 penyempurnaan produk akhir. Subjek uji coba adalah siswa kelas V SDN Glagah Yogyakarta. Subjek uji coba satu-satu terdiri atas tiga orang siswa. Subjek uji coba kelompok kecil terdiri atas sembilan orang siswa yang belum terlibat dalam uji coba satu-satu, dan subjek uji lapangan terdiri atas 54 orang siswa dari kelas VB dan kelas VC yang tidak ikut dalam uji coba satu-satu dan uji coba kelompok kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan ini mendapatkan penilaian dari para ahli dengan kategori “baik”, penilaian guru dan siswa yang menggunakan media komik menyatakan praktis, sehingga media pembelajaran ini layak digunakan. Hasil uji lapangan menunjukkan media komik pembelajaran matematika yang digunakan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa sebesar 0,65 tergolong dalam kategori sedang menurut skala gain, sedangkan prestasi belajar siswa sebesar 0,73 tergolong dalam kategori tinggi menurut skala gain. ____________________________________________________________________________________________________________________________________ DEVELOPING COMIC MEDIA FOR THE TEACHING OF MATHEMATICS TO ENCHANCE THE MOTIVATION AND MATHEMATICS LEARNING OUTCOMES GRADE V ABSTRACT This research aims to produce a product in the form of mathematics teaching comics which can improve motivation and learning achievement of students of grade V of SD. This research is research and development study consisting of nine stages, namely: (1 research and data collection, (2

  9. Analisis Persepsi Leadership Dan Kewirausahaan Dalam Mencapai Visi Teacherprenuership Dan Entrepreneurship (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang)

    OpenAIRE

    Oktradiksa, Ahwy

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui persepsi leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship menurut mahasiswa Fakultas Agama Islam.(2) Untuk mengetahui analisis leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship di Fakultas Agama Islam. Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan studi kasus. Metode penelitian dengan analitis deskriptif, metode pengambilan sampel yang diambil dengan purposive sampling, teknik p...

  10. Studi Identifikasi Kandungan Formalin pada Ikan Pindang di Pasar Tradisional dan Modern Kota Semarang

    OpenAIRE

    Sitiopan Telaumbanua, Henny Putri

    2012-01-01

    Ikan pindang adalah salah satu jenis makanan olahan yang dikonsumsi masyarakat dan harus segera dijual karena daya tahan yang terbatas dan akan cepat membusuk. Penggunaan formalin sebagai pengawet ternyata telah disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab, dengan cara menggunakan formalin tersebut sebagai bahan pengawet dalam industri makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kandungan formalin pada ikan pindang yang dijual di pasar tradisional dan modern Kota S...

  11. Analisis Persepsi Leadership dan Kewirausahaan dalam Mencapai Visi Teacherprenuership dan Entrepreneurship (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang)

    OpenAIRE

    Ahwy Oktradiksa

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan (1) untuk mengetahui persepsi leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship menurut mahasiswa Fakultas Agama Islam.(2) Untuk mengetahui analisis leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship di Fakultas Agama Islam. Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan studi kasus. Metode penelitian dengan analitis deskriptif, metode pengambilan sampel yang diambil dengan purposive sampling, teknik pengambilan data dengan me...

  12. ANALISIS KUANTITATIF DAN KUALITATIF PENGENDALIAN BAHAYA TEMPAT KERJA DI PERUSAHAAN MACHINERY PT. X BEKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Setia Wisesa

    2016-10-01

    Full Text Available Perusahaan wajib menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja, tetapi bagaimana manajemen dan karyawan dalam mempraktekan pengendalian bahaya di tempat kerja perlu dilakukan pengkajian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari pengaruh pengendalian bahaya di tempat kerja secara kuantitatif pada perusahaan machinery PT. X Bekasi. Metode yang digunakan adalah kuesioner dan pengamatan lapangan dengan melibatkan 56 karyawan secara acak sebagai responden. Secara kuantitatif kuesioner diolah menggunakan uji statistik dengan SPSS versi 21 untuk mencari korelasi secara linier regresi sedangkan secara kualitatif pengamatan didokumentasikan berdasarkan kelengkapan penunjang pengendalian bahaya di tempat kerja. Hasil yang diperoleh menunjukkan adanya korelasi secara linier antara pengendalian bahaya di tempat kerja (Y, terhadap desain organisasi (X1, faktor pengendalian manusia (X2 dan pengendalian teknis (X3 dalam bentuk : Y= -5,355 + 1,037 . X1 + 0,996 . X2 + 1,017. X3 dengan koefisien determinasi = 0,994. Hasil pengamatan kualitatif di lapangan menunjukkan masih perlu peran aktif dari pihak manajemen perusahaan dan karyawan dalam menerapkan peraturan K3 serta mengendalikan bahaya di tempat kerja.

  13. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MALCOLM’S MODELING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syarifah Syarifah

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan model pembelajaran fisika berbasis Malcom’s Modeling Method yang layak digunakan di sekolah, dan (2 mengetahui apakah model pembelajaran fisika berbasis Malcom’s Modeling Method dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini termasuk dalam ranah penelitian dan pengembangan (R&D. Prosedur pengembangan mengadaptasi dari prosedur pengembangan yang dikembangkan oleh Borg & Gall dengan langkah-langkah meliputi (1 penelitian dan pengumpulan data, (2 perencanaan, (3 pengembangan bentuk awal produk, (4 uji coba lapangan awal, (5 revisi hasil uji coba lapangan awal, (6 uji coba lapangan, (7 revisi hasil uji coba lapangan dan (8 diseminasi. Subjek uji coba lapangan awal terdiri atas 36 siswa kelas X MIA 6 di SMA N 7 Yogyakarta. Subjek uji coba lapangan pada kelas ekperimen terdiri atas 36 orang siswa kelas X MIA 1 dan pada kelas kontrol terdiri atas 34 orang siswa kelas X MIA 5 di SMA N 7 Yogyakarta. Instrumen pengumpulan data menggunakan soal untuk mengukur keterampilan berpikir kritis, angket untuk mengukur motivasi belajar, angket respon siswa dan lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan uji MANOVA dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Malcom’s Modeling Method ditinjau dari sintaks, sistem sosial, prinsip reaksi, sistem pendukung dan dampak instruksional dan pengiring layak digunakan di sekolah dengan kategori sangat baik. Hasil uji MANOVA menunjukkan model Malcom’s Modeling Method dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan motivasi belajar siswa pada taraf signifikansi 5 %. Kata Kunci: Malcom’s Modeling Method, keterampilan berpikir kritis, motivasi belajar.   DEVELOPING A PHYSICS INSTRUCTION MODEL BASED ON MALCOLM’S MODELING TO IMPROVE CRITICAL THINKING SKILLS AND LEARNING MOTIVATION Abstract This research aims to (1 develop a physics instruction model based on

  14. PENGEMBANGAN SSP TEMATIK INTEGRATIF UNTUK MEMBANGUN KARAKTER KEJUJURAN DAN KEPEDULIAN SISWA SD KELAS II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Hariyati Qodriyah

    2015-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran berupa SSP Tematik yang dapat mengembangkan karakter siswa kelas 2 sekolah dasar, meliputi karakter kejujuran dan kepedulian. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan yang terdiri dari tujuh tahap, yaitu studi pendahuluan, perencanaan, mengembangkan produk awal, uji coba awal, revisi produk utama, uji coba lapangan, dan revisi terhadap produk operasional. SSP yang dikembangkan dievaluasi oleh seorang ahli materi dan media untuk mengetahui validitasnya. Subjek uji coba berjumlah 90 siswa terdiri dari 23 siswa SD Sonosewu, Kasihan, Bantul, DIY sebagai subjek uji coba terbatas dan 33 siswa untuk kelas control dan 34 siswa untuk kelas eksperimen SD 1 Kadipiro, Kasihan, Bantul, DIY. Hasil penelitian ini berupa SSP yang meliputi: silabus, RPP, LKS, dan lembar penilaian. Hasil evaluasi dari ahli materi dan ahli media untuk menguji tingkat kevalidan SSP menyatakan bahwa SSP yang dikembangkan adalah valid dan berkategori “baik”. Hasil uji coba menunjukkan bahwa SSP yang dikembangkan dinyatakan layak serta memenuhi kriteria praktis dan efektif dalam mengembangkan karakter siswa. Pembelajaran dengan SSP yang dikembangkan mampu mengembangkan karakter kejujuran dan kepedulian. Kata Kunci: SSP, karakter jujur dan peduli   DEVELOPING THEMATIC INTEGRATIVE SSP FOR BUILDING THE CHARACTERS OF HONESTY AND CARE GRADE II STUDENT OF ELEMENTARY SCHOOL Abstract This study aims to produce integrated learning sets in the form of thematic SSP that can develop the characters of honesty and care of grade II students of elementary school. This was a research and development study consisting of seven steps, i.e. preliminary study, planning, preliminary product development, preliminary tryout, main product revision, field tryout, revision of operational product, operational product revision, and revision of the final product. The developed SSP was evaluated by a science subject expert to assess

  15. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR DENGAN MODEL MIND MAP UNTUK PEMBELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Lukman

    2014-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar dengan model mind map yang layak digunakan pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS untuk siswa SMP, serta mengetahui keefektifan bahan ajar hasil pengembangan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development. Hasil penelitian adalah sebagi berikut: (1 menghasilkan bahan ajar dengan model mind map untuk pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial siswa SMP yang dikemas dalam bentuk buku dengan materi “Perkembangan pada Masa Islam di Indonesia”. Produk yang dihasilkan layak digunakan untuk pembelajaran berdasarkan validasi dari ahli materi, ahli media, uji coba terbatas, serta uji coba lapangan. (2 Bahan ajar hasil pengembangan untuk siswa kelas VII di SMP N 3 Berbah ini efektif digunakan untuk pembelajaran IPS. Peningkatan skor postes pada kelas yang menggunakan bahan ajar dengan model mind map sebesar 13,87% dengan nilai gain score 0,45 dan ketuntasan siswa 100%. Sedangkan kelas yang menggunakan buku paket IPS dengan peningkatan skor postes sebesar 10,26% dengan nilai gain score 0,35 dan ketuntasan siswa 87,1%. Kata kunci: bahan ajar, mind map, ilmu pengetahuan sosial

  16. Sistem Perburuan Landak Moncong Panjang (Zaglossus bruijnii) pada Masyarakat Kampung Waibem dan Kampung Saukorem Tambrauw, Papua Barat

    OpenAIRE

    Tresia Frida Awak; Sepus Fatem; Aksamina Yohanita

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem perburuan landak moncong panjang (Zaglossus bruijnii) oleh masyarakat kampung Waibem dan Saukorem, Kabupaten Tambrauw. Penelitian ini dilakukan di Kampung Waibem dan Saukorem selama 1 bulan, yaitu sejak bulan Juli-Agustus 2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik observasi lapangan dan wawancara semi struktural yang mengacu pada daftar kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umumnya masyarakat Kampung Waibem dan Sau...

  17. KESESUAIAN LAHAN DAN REVITALISASI TAMBAK BUDIDAYA UDANG DI KAWASAN INDUSTRIALISASI KABUPATEN PROBOLINGGO PROVINSI JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Utojo Utojo

    2014-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kesesuaian lahan tambak budidaya udang di kawasan industrialisasi Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur dan mengkaji strategi revitalisasi tambak berdasarkan hasil penelitian remediasi kualitas tanah dan air tambak. Data primer meliputi: topografi, lahan, dan hidrologi pesisir diperoleh melalui survai lapangan. Penentuan stasiun pengamatan dilakukan secara acak dan sistematik. Setiap lokasi pengambilan contoh ditentukan posisi koordinatnya dengan alat Global Positioning System (GPS. Data sekunder yang digunakan berupa data iklim, peta Rupa Bumi Indonesia kawasan Probolinggo skala 1:25.000 dan citra satelit ALOS AVNIR-2 tahun 2010. Data lapangan (topografi, pasang surut, fisika-kimia air dan tanah, data citra satelit ALOS AVNIR-2 dan data sekunder yang lain, dianalisis secara spasial menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG untuk memperoleh tingkat kesesuaian lahan. Berdasarkan hasil analisis kesesuaian lahan tambak dari total luasan tambak 2.143 ha, lahan yang sangat sesuai dan sesuai untuk budidaya udang yaitu 56 ha dan 618 ha. Lahan tersebut tersebar di Kecamatan Tongas dan Pajarakan. Lahan yang cukup sesuai ditemukan sebesar 1.235 ha, dan tersebar di Kecamatan Tongas, Sumberasih, Dringu, Gending, Kraksaan, Pajarakan, dan Paiton. Sedangkan lahan yang tidak sesuai yaitu 234 ha, terdapat di Kecamatan Sumberasih, Gending, dan Kraksaan. Percepatan target peningkatan produksi di tambak budidaya udang kawasan industrialisasi dapat dicapai melalui kesesuaian lahan dan revitalisasi tambak (perbaikan kualitas tanah dan air.

  18. PERENCANAAN DAN PERANCANGAN TAMAN WISATA KULINER DI KABUPATEN ENREKANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Burhanuddin Burhanuddin

    2017-12-01

    Full Text Available Abstrak_ Potensi kuliner Kabupaten Enrekang menjadi perhatian pemerintah terhadap pengembangan  pariwisata sangat  besar  terutama pada jalur menuju Tanatoraja. Maka diperlukan sebuah perancangan taman wisata kuliner di Enrekang. Metode yang digunakan ialah metode desktriptif melalui studi literatur, studi preseden, dan studi lapangan dengan melakukan survey langsung ke lapangan untuk mengamati dan menganalisis lingkungan sekitar tapak. Perancangan menggunakan konsep Arsitektur Kontemporer berupa konsep  perancangan  dalam  merancang  kawasan  taman wisata kuliner, terdiri dari: zoning/ peruntukan lahan (land use, bentuk dan massa bangunan (building from and massing, sirkulasi dan parkir (circulation and parking, jalur pejalan kaki (pedestrian ways, ruang terbuka (open space, dan penanda (signage. Kata kunci : Wisata Kuliner, Konsep Koneporer, Enrekang.   Abstract_Culinery’s Potency in Enrekang Regency is the government's attention to the enormous tourism development especially on the path to go to Tanatoraja. In this case, it is needed a design of culinary tourism area in Enrekang. The method used is descriptive method through literature study, precedent study, and field study by conducting direct survey to the field to observe and analyze the environment around the site. The design using the concept of Contemporary Architecture includedof design concept in designing culinary tourism area, consists of: zoning / land use (land use, shape and building mass (building from and massing, circulation and parking (circulation and parking, pedestrian path (pedestrian ways, open space (space, and signage (signage. Keywords: Culinary Tour, Concept of Koneporer, Enrekang.

  19. PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PROTOTYPE SISTEM PARKIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Ayu Septriyaningrum

    2016-10-01

    Abstrak  Sistem parkir manual pada pelayanan parkir mall memerlukan pengelolaan dan pengembangan sistem yang lebih rumit dan jauh dari kata efisien. Informasi yang didapatkan pengelola parkir terkait kondisi parkir di lapangan setiap harinya masih kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan prototype sistem parkir. Metode pengembangan dan perancangan sistem pada penelitian ini adalah metode Waterfall. Hasil yang didapatkan adalah sistem ini dapat mendeteksi keberadaan mobil pada slot parkir yang tersedia dengan bantuan Intel Galileo Board Gen 2 sebagai kontroler, sensor LDR (Light Dependent Resistor dan sensor ultrasonik (PING sebagai alat bantu pendeteksi keberadaan mobil. Sistem dapat menampilkan aktifitas parkir pada aplikasi web seperti kondisi lahan parkir kosong, lahan terisi, waktu masuk, waktu keluar, lama parkir dan kapasitas parkir yang tersedia serta grafik pemakaian lahan parkir. Dapat disimpulkan bahwa perancangan dan pengembangan sistem berhasil diimplementasikan. Kata Kunci : Sistem parkir, waterfall, Intel Galileo Board Gen 2,sensor LDR (Light Dependent Resistor, sensor ultrasonik

  20. ANALISIS KEBERADAAN BIDAN DESA DAN DUKUN BAYI DI JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochamad Setyo Pramono

    2013-03-01

    through the course. Suggestion: Patterns midwife partnership with shamans only one way to improve the coverage of deliveries by health personnel. The approach must be done from two sides, which is also in the community. The abilityof midwives to promotive and preventive accordance with the local culture are factors in addition to the factors of education and knowledge in society itself. Key words: midwives, tradistional birth attendants, East Java ABSTRAK Latar Belakang: Tujuan MDGs yang berupa meningkatkan kesehatan ibu, salah satu indikatornya adalah proporsi pertolongan kelahiran oleh tenaga kesehatan terlatih. Terkait dengan hal tersebut yang menjadi ujung tombak dilapangan adalah bidan desa. Kehadiran profesi bidan bukan berada di dalam lahan yang kosong, karena secara tradisi keberadaan dukun bayi telah ada terlebih dahulu. Pada kondisi geografis dan sosial masyarakat yang beragam, keberadaan mereka bisa menjadi khazanah kekayaan budaya. Menjadi menarik ketika dua kepentingan yang sejalan tetapi berbeda latar belakang ini bertemu di lapangan. Bagaimana eksistensi mereka di masyarakat terutama di perdesaan yang tradisinya masih kuat. Metode: Penelitian ini merupakan gabungan penelitian kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2011 di empat kabupaten di Jawa Timur yaitu Sampang, Probolinggo, Jombang dan Madiun. Pemilihan kabupaten mengacu pada karakteristik masyarakat di Jawa Timur yaitu Madura, Pandalungan, Arek dan Mataraman. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara mendalam, informannya adalah bidan desa dan dukun bayi pada tiap wilayah puskesmas terpilih. Data dianalisis dengan teknik analisis domain, kategorial dan komponensial, sehingga membentuk matriks atau tipologi. Hasil: Terdapat dikotomi bidan senior dan bidan muda. Bidan senior kebanyakan berasal dari luar daerah. Jumlahnya terbatas sementara cakupan wilayah yang luas, tidak jarang membuat mereka memilih tinggal di pusat kecamatan. Akibatnya, pelayanan

  1. Kreativitas Desain Kuliner dan Sistem Inovasi Lokal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yasraf Amir Pialang

    2016-02-01

    ABSTRAK   Pengembangan kreativitas pada sebuah kelompok, kelas sosial atau komunitas sangat ditentukan oleh modal yang diinvestasikan dalam ranah kreativitas: ekonomi, budaya, sim- bolik dan sosial. Penelitian ini adalah upaya untuk memahami kreativitas sebagai bagian dari ranah khusus sosial-budaya, yaitu ‘ranah kreativitas’. Dengan menggunakan metode etnografi, penelitian ini adalah upaya untuk menganalisis relasi antara ide-ide kreatif dan konteks sosial-budaya di mana ide-ide itu diproduksi. Melalui penelitian lapangan yang intensif terhadap komunitas kreatif lokal, penelitian ini menyimpulkan, bahwa produksi ide-ide kreatif sangat ditentukan oleh kelengkapan sub-sub ranah yang membangun ranah kreatif: ekspresi, produksi, diseminasi dan apresiasi. Berdasarkan ranah-ranah kreatif ini, tiga model sistem inovasi dapat diajukan: sistem terbuka, sistem liminal dan sistem tertu- tup.   Kata kunci: ide kreatif, ranah, inovasi, modal

  2. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA YANG MENUNJANG PENDIDIKAN KARAKTER SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Layin Fauziyah

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika yang menun-jang pendidikan karakter siswa kelas V sekolah dasar yang layak. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel & Semmel yang telah dimodifikasi sehingga memuat tahapan define, design, dan develop. Produk yang dikembangkan adalah perangkat pembelajaran yang terdiri dari RPP, LKS, bahan ajar/buku siswa dan tes hasil belajar. Pengembangan perangkat pembelajaran dimulai dari tahap analisis awal-akhir, analisis peserta didik, analisis materi, analisis tugas, spesifikasi tujuan pembel-ajaran, pemilihan media, pemilihan format, validasi ahli, uji coba terbatas, uji coba lapangan, dan revisi. Instrumen penelitian yang digunakan terdiri dari lembar validasi, lembar observasi karakter siswa, dan lembar observasi kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran untuk mengetahui keterlaksanaan RPP yang menunjang pendidikan karakter. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran yang menunjang pendidikan karakter pada materi pecahan. Hasil validasi perangkat pembelajaran yang dikembangkan layak untuk digunakan dengan kategori cukup valid, praktis, dan efektif. Pembelajaran dengan menggunakan perangkat yang dikembangkan dapat membentuk karakter jujur, disiplin, dan bertanggung jawab. Berdasarkan pengamatan yang telah dilakukan, perangkat pembelajaran matematika yang dikembangkan pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan menunjukkan peningkatan karakter siswa di setiap pertemuan. _________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________________ DEVELOPING MATHEMATIC TEACHING KITS THAT SUPPORT THE CHARACTER EDUCATION OF THE STUDENTS IN CLASS V OF ELEMENTARY SCHOOLS ABSTRACT This research aims to develop appropriate mathematic teaching kits that support

  3. PENGEMBANGAN MULTIMEDIAPEMBELAJARAN BAHASA JERMAN PELAJARAN PELAYANAN RESTORAN DI YOTABAKTI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Melly Handayani

    2015-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah (1 mengembangkan multimedia yang berisi materi dan latihan untuk keterampilan berbicara bahasa Jerman, (2 mendeskripsikan proses pengem-bangannya, dan (3 mendeskripsikan hasil evaluasi dan hasil uji coba lapangan. Uji coba terbatas dilakukan pada satu orang pengajar dan empat orang peserta didik. Uji coba lapangan melibatkan 2 orang pengajar dan 10 orang peserta didik. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Langkah pengembangan multimedia pembelajaran bahasa Jerman yang digunakan adalah (1 analisis kebutuhan, (2 perencanaan, (3 pengembangan produk, (4 evaluasi produk, (5 revisi produk, (6 uji coba lapangan, dan (7 produk akhir. Kualitas multimedia pembelajaran bahasa Jerman menurut dosen ahli materi adalah sangat baik dan menurut ahli media adalah baik. Kualitas multimedia menurut dua orang pengajar bahasa Jerman adalah sangat baik dan menurut peserta didik adalah baik. Dari 10 orang peserta didik, 80% mencapai nilai KKM. 100% respon peserta didik terhadap multimedia yang dikembangkan adalah sangat baik. Kata Kunci: Pengembangan, multimedia, keterampilan berbicara, pelayanan restoran   DEVELOPING MULTIMEDIA FOR GERMAN LANGUAGE TEACHING MATERIAL FOR RESTAURANT SERVICE LESSONS IN YOTABAKTI YOGYAKARTA Abstract The objectives of this research and development are (1 to develop a learning media for German language teachers, a computer assisted media with learning materials and exercises for speaking skill, (2 to describe the process of developing Multimedia German Language Teaching Material for Restaurant Service Lessons, and ( 3 to describe the result of product evaluation and field try out. The small group tryout involved five participants, a German language teacher and four students of Yotabakti. Field try out involved two German language teachers and ten students. The data of this study were analysed descriptively and quantitatively. The procedures of developing multimedia German language

  4. Pengembangan Desain Mainan Anak Sebagai Identitas Dan Sarana Pengenalan Musik Untuk Anak-anak Di Kampung Akustik Cicadas

    OpenAIRE

    Fajriani, Novi; Larasati, Dwinita

    2014-01-01

    Bermain dengan bermusik sebagai contohnya merupakan sebuah kebutuhan bagi anak untuk mengeksplorasi kreativitas alami dalam mengembangkan dirinya. Sebagai salah satu kampung kreatif , Kampung Akustik Cicadas belum memiliki identitas khusus sebagai kampung yang berhubungan erat dengan musik, baik identitas fisik maupun nonfisik dengan minimnya ruang publik terbuka dan sarana bermusik untuk anak-anak Cicadas sebagai salah satu permasalahannya. Berdasarkan analisis kondisi lapangan dan tinjauan ...

  5. PENGEMBANGAN PROTOTIPE EGG BOILER SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK MATERI TEKNOLOGI TEPAT GUNA KELAS XI MIA SMA NEGERI 4 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2016/2017

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indra Kusuma Harta

    2017-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Prototipe Egg Boiler (Pengkukus Telur Otomatis sebagai media pembelajaran untuk mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan pada materi Teknologi Tepat Guna di Kelas XI MIA SMA Negeri 4 Singaraja. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan dalam bidang pendidikan. Hasil uji validasi ahli media memperoleh skor sebesar 0,75 dalam kategori tinggi. Uji validasi isi dengan nilai sebesar 0,81 dalam kategori sangat tinggi.  Sedangkan hasil uji coba perorangan dengan nilai sebesar 0.93, uji coba kelompok kecil dengan nilai sebesar 0.71, dan uji coba lapangan dengan nilai sebesar 0.82. Pada uji coba lapangan juga dilakukan dengan menganalisis nilai dari kegiatan praktikum, nilai yang diperoleh 87.4 dikategorikan dengan hasil belajar tinggi. Dari hasil nilai pre-test dan post-test tersebut secara keseluruhan mengalami peningkatan. Sehingga Pototipe Egg Boiler yang telah dikembangkan sangat membantu siswa dalam memahami materi dan praktikum mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan untuk materi Teknologi Tepat Guna di Kelas XI MIA SMA Negeri 4 Singaraja.

  6. STUDI TENTANG PERSEPSI DAN TINGKAT PARTISIPASI PETANI PENGGARAP DI HUTAN PENELITIAN PARUNGPANJANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NFN Desmiwati

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan tingkat partisipasi petani penggarap dalam pengelolaan Hutan Penelitian (HP Parungpanjang yang selama ini telah berjalan. Studi ini diharapkan dapat memberikan bahan informasi dan masukan bagi perumusan strategi dan arah kebijakan pengelolaan HP Parungpanjang secara berkelanjutan agar terpenuhinya aspek pemberdayaan bagi petani penggarap dan keamanan hutan penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif, data dikumpulkan melalui survey, diskusi kelompok terfokus, wawancara semi terstruktur, observasi, catatan lapangan dan dokumentasi. Pengukuran persepsi menggunakan Skala Likert dan pengukuran tingkat partisipasi menggunakan derajat tangga Arnstein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi petani penggarap terhadap pengelolaan HP Parungpanjang sangat baik namun tingkat partisipasi petani penggarapnya berada pada level terapi yang berarti pengelolaan HP Parungpanjang dalam hal pelibatan petani penggarap masih bersifat non-partisipatif.

  7. Ikonografi dan Ikonologi Lukisan Djoko Pekik: ‘Tuan Tanah Kawin Muda’

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Agus Burhan

    2013-09-01

    ABSTRAK   Penelitian ini tentang lukisan Djoko Pekik yang berjudul ‘Tuan Tanah Kawin Muda’ yang dianalisis dengan pendekatan sejarah seni dan memakai teori ikonografi dan ikonolo- gi Erwin Panofsky. Metode yang dipakai adalah metode sejarah dengan langkah pencarian sumber di lapangan dan pustaka (heuristik, seleksi dan kritik, analisis dan interpretasi sumber untuk menghasilkan sintesis, dan penyusunan historiografi. Hasil penelitian ini berupa: Deskripsi pra ikonografi berisi tanggapan awal aspek tekstual, mengungkap ko- munikasi dan konflik antara dua figur. Analisis ikonografis yaitu tentang tema dan konsep penindasan kaum laki-laki pada perempuan lewat kekuasaan modal ekonomi, sosial dan kultural. Konsep dasar penciptaannya tentang konflik antara kekuasaan yang menindas dan hak yang harus dipertahankan. Interpretasi ikonologis yaitu tentang nilai simbolik yang diungkap dalam lukisan. Lewat pengalaman psikologis pelukis dengan berbagai ke- kerasan dan penderitaan, serta pandangan hidup dari latar belakang sosial dan kultural- nya, maka lukisan ini merupakan kristalisasi simbol dari perampasan dan pertahanan hak rakyat bawah yang menderita..   Kata kunci: realisme sosial, konflik sosial, simbol ketertindasan

  8. Pengaruh Implementasi Model Pembelajaran Observasional Bandura Terhadap Motivasi Dan Hasil Belajar Senam Indonesia Jaya Pada Siswa Kelas X Smk Saraswati 3 Tabanan

    OpenAIRE

    I PUTU AGUNG UTAMA MAS; Prof. Dr. I Nyoman Natajaya,M.Pd; Dr. I Gusti Ketut Arya Sunu, M.Pd

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Observasional Bandura Terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Senam Indonesia Jaya pada siswa kelas X SMK Saraswati 3 Tabanan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental lapangan dengan pola The Post-test Only Control Group Design . Populasi dalam penelitian ini berjumlah 11 kelas dan sampel berjumlah 4 kelas. Data motivasi siswa dikumpulkan menggunakan lembar koesioner dan data hasil belajar Senam Indonesia ...

  9. PERBANDINGAN PEMBAKARAN PIROLISIS DAN KARBONISASI PADA BIOMASSA KULIT DURIAN TERHADAP NILAI KALORI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kemas Ridhuan

    2016-08-01

    Full Text Available Kebutuhan energi yang terus meningkat dan ketersediaan bahan bakar yang menipis memaksa manusia untuk mencari sumber alternative bahan bakar. Oleh karena itu, perlu diadakan suatu penelitian untuk memperoleh bahan bakar alternative yang dapat diperbarui seperti kulit durian, limbah kulit durian yang selama ini tidak termanfaatkan dengan baik, karena karakternya yang sukar terurai sehingga berpotensi menjadi salah satu limbah hayati yang dapat menyebabkan pencemaran lingkungan. Oleh karenanya diperlukan usaha untuk memanfaatkan sampah kulit durian sebagai bahan bakar alternative menggunakan metode pirolisis dan karbonisasi pada waktu penelitian ini dilakukan perlakuan yang sama untuk mengetahui perbedaanya. Pirolisis adalah proses dekomposisi suatu bahan pada suhu tinggi tanpa adanya udara atau dengan udara terbatas, sedangkan karbonisasi ialah proses pembakaran yang dilakukan  tanpa titik temperatur tertentu udara yang masuk tidak terbatas, tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh proses pirolisis dan karbonisasi pada sampah kulit durian terhadap nilai kalori yang dihasilkan. Penelitian dilakukan di Kampus II Universitas Muhammadiyah Metro. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pirolisis dan karbonisasi, dalam proses pirolisis dengan menambahkan tabung pitot dan karbonisasi tanpa menggunakan tabung pitot. Hasil penelitian dengan metode pirolisis didapatkan temperatur tertinggi pada pitot sebesar 3980C pada menit ke 90 lamanya bahan bakar habis 90 menit dari 3 kg bahan baku menghasilkan arang 1 kg ( 33,33% dan dari 12 kg bahan bakar menyisakan arang 4 kg ( 33,33% dihasilkan nilai kalor sebesar 5609,453 Cal/gr, sedangkan pada penelitian dengan metode karbonisasi dihasilkan temperatur pada api sebesar 4430C pada menit ke 90 lamanya bahan bakar habis 90 menit dari 12 kg bahan baku menghasilkan arang 3,5 kg ( 29,16% pada proses karbonisasi menghasilkan nilai kalor sebesar 3418,9846 Cal/gr.

  10. PEMBELAJARAN DASAR ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN MENGGUNAKAN EL-GORITMA BERBASIS WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gun Gun Maulana

    2017-03-01

    Full Text Available Algoritma adalah metode efektif yang diekspresikan sebagai rangkaian terbatas. Algoritma juga merupakan kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah dimana masalah di selesaikan di tuntut secara sistematis, terstruktur dan logis.  Dalam penyelesaian lagoritma itu sendiri, tak jarang sering terdapat berbagai masalah yang timbul contohnya struktur yang tidak tepat, algoritma yang tidak logis, serta kebingungan dalam menyelesaikan algortma itu sendiri. Metode yang penulis buat di berinama “EL-Goritma” atau singkatan dari e-learning algoritma. EL-Goritma itu sendiri penulis memasukkan beberapa fasilitas yang nantinya akan menunjang pembelajaran seperti lve chat, video call, room diskusi, dan uang belajar.Target dari metode ini adalah mampu mempermudah mahasiswa maupun pelajar dalam menyelesaikan tugas-tugas algoritma dengan mendapatkan referensi dan sumber-sumber dari para dosen maupun pengajar lain.

  11. Kajian Teoritis dan Empiris Terhadap Perawatan Gedung di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparno Suparno

    2009-02-01

    Full Text Available Sebagaimana juga dialami negara-negara maju yang telah banyak membangun gedung tinggi, persoalan yang muncul adalah bagaimana merawat bangunan tersebut. Pada satu sisi data atau pola kajian ilmiah tentang perawatan gedung di Indonesia masih sangat langka. Padahal data tersebut sangat penting artinya bagi pengembangan ilmu teknik sipil dan juga bagi pelaksana bangunan dalam melakukan kegiatan di lapangan. Kurang lengkapnya data-data tentang perawatan gedung, seharusnya mendorong para pakar bangunan untuk melakukan penelitian. Pada dasarnya perawatan gedung yang menyeluruh (total building maintenance meliputi aspek-aspek komponen elektrik, mekanikal, teknik sipil, pembersihan (cleaning, keamanan (security, dan pertamanan (landscaping. Kegiatan perawatan terhadap komponen-komponen dapat berupa pencegahan (protection, perbaikan (repairing, dan pembaharuan (renovation.

  12. Penyuluhan Dan Pelatihan Teknologi Pemanfaatan Tanaman Obat Berbasis Kearifan Dan Sumber Daya Alam Lokal Untuk Perbaikan Tingkat Kesehatan Masyarakat Desa Karangsari Wedomartani Sleman

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Handayani

    2017-02-01

    Full Text Available Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan teknologi pemanfaatan tanaman obat berbasis kearifan dan sumber daya alam lokal untuk perbaikan tingkat kesehatan masyarakat desa karangsari wedomartani Sleman. Pada akhirnya kegiatan ini akan memberikan wawasan, pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan kepada warga terutama para remaja dan  ibu –ibu dalam memanfaatkan bahan alam di lingkungan sekitar sebagai minuman kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2016 dengan peserta kegiatan adalah remaja dan ibu-ibu PKK desa Wedomartani Sleman. Kegiatan ini diawali dengan analisis permasalahan di lapangan, diikuti oleh persiapan rancangan  pelaksanaan program, pelatihan dan sosialisasi program yang dilengkapi alat dan bahan serta sarana dan prasarana penunjang kegiatan. Kegiatan diakhiri dengan sosialisasi serta pengarahan pembuatan minuman kesehatan berbasis sumber daya alam local. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa 100% para peserta pelatihan merasakan bahwa kegiatan ini bermanfaat dan memiliki kemauan yang kuat untuk belajar hal baru. Dengan pelatihan yang berkelanjutan,diharapkan peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas hidup bahkan menunjang kebutuhan ekonomi.   Kata kunci: Tanaman obat, sumber daya alam local

  13. LOBSTER AIR TAWAR (Parastacidae: Cherax, ASPEK BIOLOGI, HABITAT, PENYEBARAN, DAN POTENSI PENGEMBANGANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titin Kurniasih

    2008-06-01

    Full Text Available Lobster air tawar (genus Cherax berasal dari Australia, Papua New Guinea, dan Irian Jaya, dengan spesies yang berbeda-beda. Salah satu spesiesnya yang bernilai ekonomis paling tinggi adalah Cherax quadricarinatus (red claw. Habitat Cherax adalah perairan tawar yang dangkal, dengan substrat berlumpur dan banyak terdapat celah serta rongga untuk menyembunyikan diri. Kelebihan terbaiknya adalah teknik budidayanya yang relatif mudah, toleransi terhadap lingkungan cukup tinggi dengan masalah penyakit yang relatif sedikit. Hanya disayangkan hingga saat ini perkembangan kegiatan budidaya Cherax masih sangat terbatas.

  14. Berpikir Sistemik Menggunakan Analisis Soft Systems Methodology dalam Manajemen Data dan Information Governance Pemerintah Daerah DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RADEN MUHAMMAD AGUNG HARIMURTI PURNOMOJATI

    2016-10-01

    Full Text Available Penelitian ini berjudul “Berpikir Sistemik menggunakan analisis Soft Systems Methodology dalam manajemen data dan tata kelola informasi Pemda DIY”. Penelitian ini bertujuan membuat model konseptual manajemen data dan tatakelola informasi Pemda DIY yang terkoneksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Sistem Lunak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sementara teknik pengumpulan data yang dipakai adalah wawancara, FGD, dan observasi lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan manajemen data dan tata kelola informasi di Pemda DIY menunjukkan ciri-ciri tidak sistemik dan ciri-ciri organisasi yang mengalami ketidak mampuan belajar. Untuk itu perlu perubahan cara berpikir lama (old mindset stakeholder ke cara berpikir baru (new mindset dalam manajemen  data dan tata kelola informasi Pemda DIY

  15. PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN KEADILAN ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nazmah Nazmah

    2017-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi kerja dan keadilan organisasi terhadap organizational citizenship behaviour (OCB. Populasi penelitian adalah karyawan tetap/organikPT. Summit Oto Finance dengan masa kerja lebih dari dua tahun. Jumlah anggota populasi adalah 61 orang. Dikarenakan jumlah subyek yang terbatas, maka seluruhnya dilibatkan sebagai sampel penelitian (teknik total sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala motivasi kerja, skala persepsi keadilan organisas,i dan skalaorganizational citizenship behaviour (OCB. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji hipotesis penelitian. Analisa data menunjukkanadanya pengaruh  yang signifikan antara motivasi kerja dan keadilan organisasi terhadap organizational citizenship behavior pada karyawan PT. Summit Oto Finance. Variabel motivasi kerja dan keadilan organisasi memiliki kontribusi terhadap organizational citizenship behavior sebesar 54.7%. Secara spesifik diketahui bahwa karyawan PT. Summit Oto Finance memiliki motivasi kerja, persepsi mengenai keadilan organisasi, serta organizational citizenship behavior yang berada di kategori sedang.

  16. Urgensi Pemeriksaan Psikis Pra-Nikah (Studi Pandangan Kepala KUA dan Psikolog Kota Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Kurnia Fitriani

    2015-06-01

    Full Text Available Beberapa negara muslim memberikan perhatian terhadap pemeriksaan psikis pra-nikah bagi calon mempelai, sebagai upaya menanggulangi masalah rumah tangga akibat gangguan kejiwaan di masa yang akan datang. Penelitian ini bertujuan menggali informasi dari Kepala KUA dan Psikolog di Kota Malang tentang pemeriksaan psikis pra-nikah dan urgensinya bagi calon mempelai. Penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan (field reasearch, dengan menggunakan pendekatan kualitatif.  Alanisis data dilakukan melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Pengecekan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber yang membandingkan hasil wawancara dengan data sekunder, dan triangulasi teori. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Kepala KUA dan Psikolog di kota Malang menyetujui diadakan pemeriksaan psikis pranikah akan tetapi harus ada aturan hukumnya dan dilakukan sosialisasi agar program menjadi efektif. Selain itu, pemeriksaan psikis pra-nikah tidak bertentangan dengan konsep maqashid al-syari’ah dan konsep sadz al-dzari’ah dalam hukum Islam.

  17. Analisis Elektron Beam Profile Constancy pada Pesawat Linac

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edi Guritna

    2018-02-01

    Full Text Available Radioterapi adalah pengobatan penyakit terutama tumor atau kanker ganas dengan menggunakan radiasi elektromagnetik (Sinar-X dan Gamma dan radiasi partikel (elektron, proton, dan neutron. Salah satu alat radioterapi modern yang digunakan dalam pengobatan penyakit kanker adalah linear accelerator (linac. Alat radioterapi ini menghasilkan elektron dan sinar-X (foton yang dibangkitkan oleh generator dan mempunyai energi yang bervariasi. Dalam penelitian profil dosis, digunakan pesawat liner accelerator (linac Siemens Primus berkas elektron 5 MeV dengan luas lapangan radiasi berkisar dari 5×5 cm2 sampai 25×25 cm2. Pengukuran profil dosis dilakukan dengan menggunakan water phantom,  detektor farmer chamber dan condenser chamber yang dilengkapi dengan  computer control units (CCU serta dilakukan untuk arah crossline dan inline pada kedalaman Dmax dan kedalaman tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil berkas sinar elektron energi 5 MeV pada kedalaman tertentu dan Dmax dengan variasi luas lapangan 5×5 cm2, 10×10 cm2, 15×15 cm2, 20×20 cm2, 25×25 cm2. Hasil analisis profil dosis pada berkas elektron 5 MeV menunjukkan bahwa lapangan 5×5 cm2 memiliki nilai flatness yang cukup besar sehingga dalam kalibrasi maupun terapi radiasi perlu diperhatikan penggunaan  luas lapangan tersebut. Dalam penelitian ini juga didapatkan bahwa nilai flatness paling ideal (nilai flatness rendah terjadi pada lapangan 15×15 cm2. Sehingga ada luas lapangan lain yang bisa digunakan untuk treatment maupun kalibrasi selain 10×10 cm2 yaitu 15×15 cm2 yang memiliki nilai flatness rendah.

  18. Keberlanjutan dan Perubahan Seni Pertunjukan Kuda Kepang di Sei Bamban, Serdang Bedagai, Sumatera Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heristina Dewi

    2017-03-01

    ABSTRAK   Di Serdang Bedagai pertunjukan Kuda Kepang telah lama hidup dan berkembang. Pertunjukan kuda kepang memiliki unsur musik, tari, dan kesurupan. Sampai sekarang kuda kepang masih didukung masyarakat setempat. Kuda kepang ditampilkan pada acara perkawinan, syukuran, sunatan, dan perayaan hari besar. Penelitian terkait dengan keberlanjutan dan perubahan seni pertunjukan kuda kepang di Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji faktor- faktor penyebab keberlanjutan dan perubahan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengumpulan data memakai teknik snowball sampling  dengan melakukan obse rvasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil te muan lapangan me nunjukkan keberlanjutan kuda kepang dapat terjaga karena masih mendapat dukungan dan pembinaan dari komunitas pendukungnya. Perubahan yang sedang terjadi adalah minat menjadi pemain kuda kepang makin hari menurun. Juga mendapatkan pemain yang mau kesurupan makin sedikit. Untuk memertahankan kelangsungan hidup kuda kepang agar lebih menarik para pemain melakukan penambahan peralatan musik, lakon cerita, dan nyanyian.   Kata kunci: kuda kepang, kesurupan, dan perubahan.

  19. ANALISIS USAHA TENUN IKAT BERBASIS PEWARNA ALAM DI KABUPATEN SUMBA TIMUR: Kasus di Kecamatan Kambera dan Umalulu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murniati -

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAK Pembuatan kain tenun ikat Sumba Timur menggunakan pewarna alam dari bagian tumbuhan. Kerajinan tersebut sudah berkembang dari semula bersifat subsisten menjadi komersial. Namun pengembangannya belum optimal dan belum mendapat dukungan secara signifikan dari para pihak terkait. Penelitian bertujuan menganalisis usaha tenun ikat, meliputi  proses dan biaya produksi serta pendapatan pengrajin, jenis-jenis tumbuhan pewarna yang digunakan, permasalahan yang dihadapi pengrajin, para pihak terkait dan dukungan yang diperlukan untuk keberlanjutan dan pengembangan usaha. Penelitian dilakukan di tiga kelurahan/desa pada Bulan Februari dan Juni 2014 melalui metode wawancara, dialog dan pengamatan lapangan. Usaha kerajinan tenun ikat di Kabupaten Sumba Timur tergolong industri mikro. Tenaga kerja berasal dari anggota keluarga terutama ibu dan anak wanita. Biaya produksi dan harga jual produk (selendang, sarung dan kain sangat bervariasi antar pengrajin. Rata-rata volume kerja pengrajin 7,91 unit benang per tahun dan rata-rata pendapatan pengrajin Rp1.133.122,- per bulan. Dua jenis tumbuhan yang digunakan sebagai sumber pewarna alam utama adalah Indigofera tinctoria L. dan Morinda citrifolia L. yang dipungut dari alam. Belum ada usaha budidaya jenis-jenis tersebut secara signifikan. Produktivitas kerja pengrajin belum optimal dan bahan baku sumber pewarna alam semakin sulit diperoleh. Produk kain tenun masih terpaku pada motif dan warna atau corak tradisional sehingga segmen pasarnya terbatas. Untuk menjamin keberlanjutan dan pengembangan usaha tenun ikat di Sumba Timur, budidaya jenis-jenis tumbuhan penghasil pewarna alam sudah sangat mendesak dilakukan. Perlu pula mengenalkan jenis-jenis tumbuhan penghasil warna alternatif.  Untuk memperluas segmen pasar diperlukan pengenalan motif dan warna atau corak alternatif sehingga produknya lebih bervariasi.         Kata kunci: Tenun ikat,  pewarna alam,  pengrajin, biaya produksi, volume kerja

  20. PERANCANGAN DAN PEMBUATAN APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS BERBASIS WEB UNTUK PENUNJUK PERJALANAN WISATA DI SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anita Hidayati

    2006-07-01

    Full Text Available Pengembangan Sistem Informasi Geografis berbasis web untuk aplikasi perjalanan wisata saat ini masih sangat terbatas. Terutama di Indonesia dan khususnya untuk Surabaya. Kebanyakan aplikasi tersebut sebatas menampilkan peta statis, sehingga user tidak bisa berkomunikasi secara interaktif.Dalam jurnal ini dibuat aplikasi perjalanan wisata berbasis web yang dapat digunakan sebagai alat bantu bagi para wisatawan untuk dapat melakukan perjalanan secara efektif dan mudah. Aplikasi ini menggunakan script Avenue untuk mengintegrasikan ArcView GIS sebagai map server dan ArcView IMS sebagai internet map servernya. Untuk pengolahan hasilnya digunakan Network Analyst yang dikombinasikan dengan algoritma pencarian rute Bubble Sort.Aplikasi ini menghasilkan sistem penjadwalan terbaik pada lama perjalanan dan waktu tutup obyek wisata, juga pemberian saran tentang jadwal keberangkatan dan lama wisata yang sebaiknya dilakukan. Wisatawan akan memperoleh rute beserta petunjuk jalannya. Di samping itu juga informasi tentang fasilitas-fasilitas terdekat dari obyek wisata sewaktu dilakukan pemberhentian dan informasi umum bidang pariwisata.Kata kunci : Sistem Informasi Geografis, web, aplikasi perjalanan wisata, system penjadwalan.

  1. Kualitas Hidup Anak Epilepsi dan Faktor–Faktor yang Mempengaruhi di Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI/RSCM Jakarta

    OpenAIRE

    Winny N Wishwadewa; Irawan Mangunatmadja; Mardjanis Said; Agus Firmansyah; Soedjatmiko, Soedjatmiko,; Bambang Tridjaja

    2016-01-01

    Latar belakang. Epilepsi merupakan penyakit kronik yang dapat mempengaruhi kualitas hidup anak di masa depan. Saat ini penelitian untuk menilai kualitas hidup anak epilepsi masih terbatas. Tujuan. Melakukan penilaian faktor-faktor klinis, demografi, psikososial dan obat anti epilepsi (OAE) yang mempengaruhi kualitas hidup anak epilepsi dengan menggunakan instrumen Quality of life in childhood epilepsy questionnaire-parent form (QOLCE). Metode. Penelitian dilaksanakan di Poliklinik Neuro...

  2. KONDISI RUMPUT LAUT ALAM DI PERAIRAN PANTAI UJUNG GENTENG, SUKABUMI DAN LABUHANBUA, SUMBAWA: POTENSI KARBON BIRU DAN PENGEMBANGAN BUDIDAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erlania Erlania

    2015-06-01

    Full Text Available Sumberdaya rumput laut alam yang berlimpah di perairan Indonesia merefleksikan besarnya potensi penyerapan karbon oleh rumput laut untuk mengurangi gas rumah kaca, CO2, yang merupakan salah satu faktor penyebab terjadinya fenomena perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi serapan karbon oleh rumput laut alam di kawasan pesisir Labuhanbua, Kabupaten Sumbawa, NTB dan Ujung Genteng, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pengumpulan data lapangan berdasarkan titik-titik pengamatan yang disebar pada transek garis yang tegak lurus terhadap garis pantai; meliputi data luas tutupan, jenis, dan kandungan karbon rumput laut alam yang dominan ditemukan pada kedua lokasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis-jenis rumput laut yang ditemukan di kawasan pantai Ujung Genteng terdiri atas 36 spesies dan di Labuhanbua 28 spesies. Berdasarkan besarnya simpanan karbon dalam bentuk biomassa pada berbagai spesies rumput laut alam di kedua lokasi penelitian, maka Sargassum sp., Padina sp., Dictyota dichotoma, Hydroclathrus clatratus, Gracilaria sp., G. foliifera, G. salicornia, Gelidium sp., dan Turbinaria sp., merupakan spesies potensial yang berperan sebagai media penyimpanan karbon biru, dan semua jenis tersebut dapat dikembangkan melalui aktivitas budidaya.

  3. MIGRASI DAN INVOLUSI DI KOTA SEMARANG (Migration and Involution in Semarang City

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saratri Wilonoyudho

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Migrasi masuk ke Kota Semarang telah membawa akibat samping berupa terjadinya  involusi perkotaan yakni ketidakseimbangan antara migrasi masuk para pekerja tidak terampil dan pertumbuhan ekonomi kotanya. Penelitian ini bertujuan untuk  menjelaskan dan mempelajari dinamika migrasi masuk dan involusi perkotaan di Kota Semarang,  menjelaskan dan mengidentifikasi determinan dan kaitan migrasi masuk dan involusi perkotaan, dan menjelaskan dan mengidentifikasi kaitan migrasi dan dampaknya. Metode penelitian ini adalah menggunakan data dari BPS (Biro Pusat Statistik, wawancara,  Focus Group Discussion dan observasi lapangan. Penelitian menyimpulkan bahwa di kota Semarang mengalami peningkatan yang pesat jumlah sektor informal dan pekerja tidak terampil lainnya. Di wilayah sekitar Kota Semarang telah terjadi kecenderungan urbanisasi dengan pola menyebar yang ditandai pertumbuhan penduduk perkotaan yang tinggi. Determinan utama migrasi masuk ke Kota Semarang adalah gabungan simultan antara tekanan perdesaan dan daya tarik kota yang dipandang selalu dapat menyediakan lapangan kerja. Dampak migrasi di Kota Semarang adalah involusi perkotaan dan degradasi lingkungan. Saran yang disampaikan adalah daerah di sekitar Kota Semarang perlu mengusahakan keterkaitan antara lokalitas dengan sistem produksi dan ekonomi global di wilayah tersebut untuk menyejahterakan penduduk dan mencegah arus migrasi ke Semarang dan kota-kota besar.   ABSTRACT The migration to Semarang City has resulted in the bad impact of city involution, that is, the imbalance between the migration of underemployment/unskilled labor and the city economic growth. The objectives of this research are to explain and to examine the dynamics of migration and city involution process in Semarang City, to identify and explain determinants of migration and city involution in Semarang City, and  to identify and explain migration and its impact. The data of the research were collected from the

  4. APLIKASI BERBASIS WEB UNTUK PEMASARAN DAN RESERVASI THE WING ED HOTEL POLITEKNIK NEGERI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Agung Sadnyana Putra

    2017-12-01

    Full Text Available Jurusan Pariwisata Politeknik Negeri telah memiliki sebuah hotel edukasi bernama The Wing Ed (Widya Nusa Graha Education Hotel, yakni sebuah hotel yang dikelola secara komersial oleh Jurusan Pariwisata tetapi dioperasikan sepenuhnya menggunakan tenaga dosen maupun mahasiswa. Pemasaran The Wing Ed Hotel selama ini dilakukan hanya menggunakan metode konvensional, yaitu menggunakan brosur atau email dan presentasi pada beberapa travel agent serta pertemuan kepariwisataan lainnya. Pemasaran dengan metode konvensional ini memiliki keterbatasan jangkauan dan akses sehingga berdampak kurang optimumnya tingkat hunian hotel. Selain itu, sistem pemesanan kamar dilakukan juga secara manual dan terpisah dengan sistem pemasarannya. Artikel ini menjabarkan pengembangan sistem informasi terintegrasi dalam marketing dan reservasi berbasis website. Dengan pemanfaatan teknologi informasi  berupa pembuatan website, maka banyak keuntungan yang dapat diperoleh, antara lain kemudahan akses informasi dan tidak terbatas waktu akses. Hal ini disebabkan karena internet dapat diakses setiap saat dari setiap titik di dunia ini, baik menggunakan komputer, tablet atau smartphone. Keuntungan-keuntungan ini sangat berarti karena pangsa pasar menjadi lebih luas ke seluruh dunia yang pada akhirnya meningkatkan tingkat hunian hotel sehingga meningkatkan operasional dan pendapatan hotel.

  5. Tipe Dry Cell dan Wet Cell berdimensi 80 x 80 mm dengan Penambahan PWM E-3 FF (1 kHz

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yanur Arzaqa Ghiffari

    2013-09-01

    Full Text Available Ketersediaan bahan bakar minyak semakin terbatas dan hasil pembakarannya berdampak pada pencemaran lingkungan, salah satu solusinya dengan memanfaatkan gas HHO pada kendaraan bermotor. Penelitian dengan sistem direct connection, temperatur mencapai lebih dari 90oC menyebabkan  generator HHO menjadi rusak dan meleleh, maka penelitian ini menambahan alat untuk mengkontrol besarnya arus, frekuensi, dan duty cycle. Pengembangan generator HHO menggunakan tipe kering (dry cell dan tipe basah (wet cell dengan penambahan PWM (Pulse Width Modulation E-3 Fixed Frequency 1 kHz divariasikan berupa duty cycle: 20%, 40%, 60%, 80%  dan direct connection. Pengujian dilakukan di Laboratorium Teknik Pembakaran dan Bahan Bakar - Teknik Mesin ITS.  Dari hasil penelitian didapatkan karakteristik unjuk kerja terbaik pada kedua tipe generator HHO dengan penambahan PWM. Nilai arus dan tegangan lebih stabil dibandingkan dengan tanpa penambahan PWM (direct connection, namun arus cenderung meningkat seiring dengan kenaikan temperatur mencapai 70oC. Efisiensi terbaik pada generator tipe wet dengan duty cycle 80%,  yaitu 27,7 %.

  6. ANALISIS FINANSIAL DAN KELEMBAGAAN RANTAI NILAI MEBEL MAHONI JEPARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nunung Parlinah

    2011-12-01

    Full Text Available Industri mebel umumnya termasuk dalam industri kecil dan menengah. Selain berperan dalam penerimaan devisa, bisnis di bidang mebel ini juga menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat terutama di Kabupaten Jepara. Adanya hubungan (pemberi kepercayaan - (penerima kepercayaan yang terjadi antar aktor atau pelaku di dalam rantai berpengaruh terhadap besarnya distribusi nilai tambah yang diperoleh oleh masingmasing pelaku di sepanjang rantai nilai Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi kelembagaan (aturan yang terjadi antar pelaku di sepanjang rantai nilai mebel mahoni Jepara dan menentukan skenario kebijakan yang dapat mendukung bagi kelestarian industri mebel Jepara. Data yang digunakan meliputi data primer dan data sekunder. Analisis data meliputi identifikasi aktor dan kelembagaan (aturan yang terjadi antar pelaku serta analisis manfaat biaya yang terdiri dari NVP, BCR dan IRR. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 para pengrajin ( memproduksi mebelnya lebih didasarkan pada pesanan pembeli ( . agent principal Asymetic information yang terjadi antara pedagang kayu dan petani juga telah mengakibatkan posisi petani sebagai (2 Nilai NPV, BCRdan IRR untuk tiap pelaku berbeda-beda tetapi nilai-nilai tersebut mengindikasikan bahwa pola kemitraan yang terjadi antar pelaku dalam rantai nilai mebel mahoni saat ini sudah efektif. Skenario kebijakan yang dapat diterapkan adalah kebijakan yang bersifat insentif bagi petani hutan rakyat, peningkatan kemampuan pengrajin di bidang pemasaran; dan membangun aksi kolektif diantara pengrajin. price taker;

  7. IMPLEMENTASI DAN STRATEGI PEMBANGUNAN KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN BANJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iis Alviya

    2014-09-01

    Full Text Available Eksploitasi hutan alam produksi secara besar-besaran yang telah berlangsung sejak tahun 1969, telah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan nasional melalui produk utamanya kayu dan hasil hutan non-kayu. Di lain pihak eksploitasi hutan alam telah memberikan dampak negatif bagi kelestarian sumberdaya hutan sendiri. Untuk mewujudkan pengelolaan hutan yang lestari, maka seluruh kawasan hutan akan dibagi ke dalam Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH yang merupakan wilayah pengelolaan hutan terkecil sesuai fungsi pokok dan peruntukannya. Tujuan penelitian ini secara khusus adalah : (1 mengidentifikasi permasalahan yang meliputi faktor internal maupun eksternal yang berpengaruh terhadap pembangunan KPH Banjar dan (2 mengkaji implementasi dan strategi pembangunan KPH Banjar. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei lapangan dan wawancara secara mendalam di KPH Model Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, dan data tersebut diolah dengan analisis deskriptif dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pembangunan KPH Banjar, masih terdapat perbedaan persepsi di antara para pemangku kepentingan. Hal ini dibuktikan dari hasil análisis SWOT yang menunjukkan adanya perbedaan cara pandang dalam memahami beberapa kasus permasalahan dalam pembangunan KPH antara Dishut propinsi, Dishut kabupaten dan BPKH. Oleh karena itu upaya yang perlu dilakukan dalam pembangunan KPH Banjar ke depan adalah: adanya dukungan dan komitmen Pemda dengan merumuskan perundangan (PERDA maupun penyusunan RTRW yang sesuai, pengembangan SDM melalui kerjasama perguruan tinggi, dan peningkatan koordinasi, kolaborasi dengan pemangku kepentingan dalam rangka sinkronisasi kegiatan dalam kawasan KPH Banjar serta peningkatan pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan KPH.

  8. UANG DAN FUNGSINYA (Sebuah Telaah Historis dalam Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyuddin Wahyuddin

    2009-06-01

    Full Text Available Konsep uang dalam ekonomi Islam berbeda dengan ekonomi konvensional. Dalam ekonomi Islam, konsep uang sangat jelas dan tegas bahwa uang adalah uang, uang bukan capital. Sebaliknya, konsep uang yang dikemukakan dalam ekonomi konvensional tidak jelas. seringkali istilah uang dalam perspektif ekonomi konvensional diartikan secara bolak-balik, yaitu uang sebagai uang dan uang sebagai capital. Kata nuqud (uang tidak terdapat dalam Al-Qur’an maupun hadist Nabi saw, karena bangsa Arab umumnya tidak menggunakan kata nuqud untuk menunjukan harga. Mereka menggunakan kata dinar untuk menunjukan mata uang yang terbuat dari emas, kata dirham untuk menunjukan alat tukar yang terbuat dari perak. Mereka juga menggunakan kata wariq untuk menunjukan dirham perak, kata ‘ain untuk menunjukan dinar emas. Sedang kata fulus (uang tembaga adalah alat tukar tambahan yang digunakan untuk membeli barang-barang murah. Bahwa uang yang digunakan oleh umat islam pada masa Rasulullah adalah dirham perak Persia dan dinar emas Romawi dalam bentuk aslinya, tanpa mengalami pengubahan atau pemberian tanda tertentu. Rasulullah pun tidak pernah membuat uang khusus untuk umat Islam. Dengan kata lain, pada masa itu belum ada apa yang disebut dengan “uang Islam”. Sejarah mencatat bahwa selain uang emas dan perak murni berlaku pula jenis uang lain, yaitu uang emas dan perak campuran, fulus, dan uang kertas. Uang campuran tersebut pada mulanya beredar secara terbatas, kemudian beredar secara luas terutama setelah Khalifah al-Mutawakkil dan memberlakukannya secara resmi. Namun demikian mata uang emas dan perak murni tetap berlaku sebagai mata uang resmi dan paling banyak beredar. Selanjutnya, sejalan dengan perkembangan kehidupan ekonomi dan keterbatasan persediaan emas dan perak, umat Islam sedikit demi sedikit meninggalkan emas dan perak beralih menggunakan uang campuran dan akhirnya menggunakan fulus

  9. Pengaruh Metode Student Teams Achievement Division (STAD dan Pemahaman Struktur Kalimat terhadap Keterampilan Menulis Narasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sigit Widiyarto

    2017-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui pengaruh metode Teams Achievment Division dan pemahaman  struktur kalimat terhadap keterampilan menulis Bahasa kalimat narasi. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan analisis dua jalur (Anova.Data  di lapangan  memakai hasil tes. Sampel diambil pada kelas VII SMP Swasta Future Gate Jatikramat Kota Bekasi. Jumlah siswa pada kelas kontrol dan eksperimen sebanyak 50 siswa. Berdasarkan analisis data yang dihitung dengan memakai Spss 22 dapat disimpulkan : 1.   Terdapat pengaruh signifikan metode Student Teams Achievment Division( STAD terhadap keterampilan menulis. 2 Tidak terdapat Pengaruh Struktur Kalimat terhadap Keterampilan menulis narasi. . 3. Tidak terdapat pengaruh  Metode STAD dan pemahaman  struktur kalimat secara bersama-sama terhadap keterampilan menulis narasi Kata Kunci  :  metode STAD, Penguasaan struktur kalimat dan keterampilan menulis narasi 

  10. PENENTUAN CAMPURAN LUMPUR LAPINDO SEBAGAI SUBSTITUSI PASIR DAN SEMEN DALAM PEMBUATAN PAVING BLOCK RAMAH LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ganjar Samudro

    2016-03-01

    Full Text Available Lumpur Lapindo (LL atau Lumpur Sidoarjo (Lusi merupakan lumpur panas, yang pemanfaatannya sangat terbatas dan menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang cukup besar. Karakteristik Lumpur Lapindo mengandung silikat (SiO2 dan kapur (CaO yang cukup tinggi dan bersifat pozoland. Selain kandungan kimia yang menguntungkan, Lumpur Lapindo juga bersifat B3 dengan kandungan logam berat Pb 35,41 ppm dan Cu 21,9 ppm yang melebihi baku mutu Kepmenkes no.907/2002, PP no.82/2001 dan PP no.18/1999. Teknik olidifikasi menjadi paving block dapat digunakan untuk mengubah watak fisik dan kimia limbah B3 dengan cara penambahan senyawa pengikat sehingga pergerakan senyawa-senyawa B3 dapat dihambat dan membentuk ikatan massa monolit dengan struktur yang kekar. Penambahan Lumpur Lapindo sebagai substitusi semen dan pasir ditentukan sebesar 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%, dengan pengujian terhadap kuat tekan, daya serap air dan perlindian. Penelitian ini didapatkan variasi Lumpur Lapindo sebagai substitusi pasir dan semen optimum asingmasing sebesar 30% dengan kuat tekan 408 kg/cm2 , daya serap air 10,17% dan uji perlindian dihasilkan dibawah 0,03 ppm Pb dan Cu, serta biaya pembuatan 1 buah paving block berkurang dari Rp 1.302,86 per buah menjadi Rp 1.059,40 per buah. Lumpur Lapindo sebagai substitusi semen lebih baik penggunaannya dalam pembuatan paving block ramah ingkungan.

  11. Potensi Bencana Geologi Pada Penambangan Emas dan Lempung di Desa Cihonje Kecamatan Gumelar Kabupaten Banyumas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asmoro Widagdo

    2015-04-01

    Full Text Available Desa Cihonje di Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, memiliki sumber daya mineral seperti emas dan tanah liat kaolin. Kedua mineral ini telah dilakukaneksploitasi oleh masyarakat setempat. Pemanfaatan sumber daya ini telah memberikan kemakmuran bagi warga setempat. Namun, upaya pertambangan tidak dalam kondisi baik dan masih belum berlisensi. Penggalian emas dan tanah liat di sekitar area perumahan telah membawa dampak yang sangat mengkhawatirkan terhadap keselamatan para penambang dan lingkungan sekitarnya. Penelitian ini pada potensi bencana yang mungkin menjadi ancaman bagi masyarakat setempat dilakukan dengan pengamatan langsung. observasi lapangan ini dilakukan dengan memetakan lokasi operasi pertambangan, perubahan lingkungan dilakukan deskripsi, mengambil gambar dan wawancara dengan penduduk dan para penambang. pertambangan emas primer mengambil urat mineral dengan membuat sumur vertikal dan horizontal. sumur ini sangat dalam dan mencapai puluhan meter. Hal ini telah mengancam keselamatan para penambang, mengganggu penggunaan lahan sebagai daerah pertanian, yang mempengaruhi ketersediaan sumber air tanah, menyebabkan tanah longsor dan mencemari sumber air sungai. pertambangan emas sekunder pada deposito aluvial di tepi sungai telah menyebabkan kerusakan lahan pertanian, erosi sungai dan pencemaran air. Pertambangan tanah liat telah menyebabkan perubahan dalam pengaturan lingkungan dan potensi longsor.

  12. Pemanfaatan Terapi Tradisional dan Alternatif oleh Penderita Gangguan Jiwa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Arsyad Subu

    2017-09-01

    Full Text Available Sampai saat ini masih sedikit informasi dari hasil-hasil penelitian tentang pemanfaatan terapi tradisional dan alternatif oleh para penderita gangguan jiwa di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana pemanfaatan terapi tradisional dan alternatif di antara penderita gangguan jiwa di Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan Charmaz Constructive Grounded Theory untuk mengeksplorasi pemanfaatan terapi tradisional dan alternatif di antara pasien yang menderita gangguan jiwa. Metode pengumpulan data termasuk interaksi langsung (wawancara semi-terstruktur, document review, catatan lapangan dan memo. Data analisis menggunakan pendekatan Paille data analisis. Penelitian menghasilkan lima kategori: 1 kerasukan oleh setan atau roh; 2 penyakit akibat berdosa; 3 Berobat ke tradisional dulu baru akhirnya ke rumah sakit jiwa; 4 kekerasan; 5 takut dengan pengobatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terapi tradisional dan alternatif dan orang pintar (dukun, para pemimpin agama Islam, pendeta, paranormal dan pengobatan tradisional Cina memiliki peran sentral dalam mendukung dan menawarkan solusi ketika seseorang memiliki gangguan jiwa di Indonesia. Para terapis atau ‘orang pintar’ biasanya merupakan pilihan pertama dari keluarga dan anggota ‘masyarakat lainnya jika berhubungan dengan terapi yang orang yang menderita gangguan jiwa. Penelitian lanjut diperlukan untuk melihat efektivitas terapi tradisional dan alternatif ini yang masih kurang diteliti dan didokumentasikan di Indonesia. Penelitian lebih lanjut juga perlu dilakukan untuk memahami sikap atau perspektif keluarga, masyarakat dan staf lembaga pemerintahan sebagai partisipan terkait dengan pengobatan tradisional dan alternatif ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian kuantitatif diperlukan untuk meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaaatan terapi tradisional dan alternatif oleh penderita gangguan jiwa di Indonesia.

  13. TRANSMISI BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sriyati Astuti

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian ini berusaha mengungkap kesadaran pendidik sebagai transmitter budaya bagi anak-anak usia dini. Atas dasar itu, kajian bertujuan untuk mengetahui kesadaran pengelola Pendidikan Anak Usia Dini dalam mentransmisi budaya dan kearifan lokal. Kajian lapangan ini data-datanya diperoleh melalui wawancara, ombservasi dan dokumentasi, dengan lokasi riset pada PAUD al-Hidayah yang terletak di desa Kauman, Argomulyo, Cangkringan Sleman. didapatkan kesimpulan bahwa pendidik pada umumnya belum memahami perannya pentingnya sebagai transmitter budaya. memberi contoh (voorbeeled, memberikan pembiasaan (pakulinan, gewoontevorming, pengajaran (leering, wulan wuruk, perintah, paksaan dan hukuman (regeering en tucht.   This study aims to find out awareness of teacher of Early Childhood Education in transmitting culture and local wisdom. Through field studies approach on al-Hidayah Early Childhood Education Institute which is located in the village of Kauman, Argomulyo, Cangkringan, Sleman, it was concluded that teachers in general do not understand its importance as a transmitter of culture.

  14. PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN TEKNIK FOREHAND DAN BACKHAND DRIVE TENIS MEJA PADA ATLET USIA DINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Verandita Rihtiana

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen penilaian keterampilan teknik forehand dan backhand drive tenis meja pada atlet usia dini. Penelitian ini menggunakan metode pene-litian dan pengembangan, dengan langkah-langkah pengembangan sebagai berikut: (1 pengumpulan informasi di lapangan, (2 melakukan analisis terhadap informasi yang dikumpulkan, (3 mengembangkan produk awal (draf model, (4 validasi ahli dan revisi, (5 uji coba skala kecil dan revisi, (6 uji coba skala besar dan revisi, (7 pembuatan produk final. Subjek penelitian atlet tenis meja usia dini. Analisis data untuk uji validitas dilakukan dengan CVR (content validity ratio dan reliabilitas dengan  menggunakan Alpha Crobanch. Penelitian ini menghasilkan buku panduan instrumen penilain keterampilan teknik forehand dan backhand drive tenis meja untuk atlet pemula  yang didalamnya berisi  petunjuk penggunaan, lembar tugas siswa, pedoman penilaian, rubrik penilaian, serta tabel penyekoran, yang memiliki validitas yang tinggi (1 dan reliabilitas yang tinggi¸forehand drive sikap awal: r = 0,975, pelaksanaan: r = 0,961, gerak lanjutan: r = 0, 955. Backhand drive sikap awal: r = 0,961, pelaksanaan r = 0,974, gerak lanjutan: r = 0, 989. Kata Kunci: instrumen penilaian teknik forehand dan backhand drive, tenis meja

  15. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF KOMPETENSI DASAR PEMASANGAN SISTEM PENERANGAN DAN WIRING KELISTRIKAN DI SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nopriyanti Nopriyanti

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan; (2 mengetahui kualitas multimedia pembelajaran interaktif; dan (3 mengetahui efektifitas multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan pada kelas XI SMK bidang keahlian Teknik Kendaraan Ringan. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan. Validasi multimedia dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Subjek uji coba penelitian ini adalah 32 siswa kelas XI SMKN 2 Depok, Sleman, Yogyakarta bidang keahlian Teknik Kendaraan Ringan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1 produk multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan layak digunakan; (2 kualitas multimedia interaktif ini sangat baik, hasil penilaian ahli ditinjau dari pembelajaran 66 (baik, isi sebesar 54 (baik, aspek tampilan 97 (baik, dan program 50 (baik, sedangkan hasil dari penilaian peserta didik uji coba lapangan pada aspek pembelajaran1277 (sangat baik, isi 1195 (sangat baik, tampilan 1562 (sangat baik, dan pemograman 519 (sangat baik; (3 Produk multimedia pembelajaran interaktif kompetensi dasar pemasangan sistem penerangan dan wiring kelistrikan efektif meningkatkan hasil belajar siswa. Rata-rata penilaian hasil belajar siswa ketika pretest adalah 63,75 dengan nilai terendah 50 dan nilai tertinggi 75. Sedangkan rata-rata nilai posttest sebesar 78,75 dengan nilai terendah 65 dan nilai tertinggi 90.

  16. KIAT MAHASISWA BERKOMUNIKASI DIDALAM BAHASA INGGRIS PASKA PENDEKATAN FRESHNESS DAN ENTHUSIASM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Doddy Rusmono

    2014-05-01

    Abstrak Melalui DIMBI (Diskusi Ilmiah Mahasiswa Berbahasa Inggris terperoleh simpulan bahwa para pembelajar (baca: Mahasiswa ingin agar pesan yang mereka komunikasikan dapat berterima. Dengan menggabungkan kosa-kata dan gramatika saja pesan yang mereka sampaikan sebagai penutur belum cukup untuk memenuhi keberterimaan oleh penerima pesan pada bahasa sasaran (Bahasa Inggris. Diperlukan unsur kultur untuk mencapai bahasa sasaran. Unsur kultur akan sangat menentukan makna yang ditangkap oleh penerima pesan, terutama bilamana penerima pesan tadi adalah penutur asli (native speaker.  Pembelajar berada dalam situasi yang dikategorikan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (English As A Foreign Language , bukan sebagai Bahasa Kedua (English As A Second Language. Ketika bergagas melalui ujaran didalam Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua, pembelajar dilibatkan dengan bahasa ini didalam kehidupan sehari-hari mereka sedangkan pembelajaran Bahasa Inggris sebagai bahasa asing seperti misalnya di Indonesia, perolehan dan penggunaan Bahasa Inggris tergantung dan terbatas pada rancangan belajar di ruang kelas dengan segala dampak penyertanya. Upaya sekecil apapun oleh pembelajar harus dilihat dari segi positifnya untuk kemudian dicarikan cara pengembangannya. Kiat penuh kekeliruan sekalipun perlu dihidupkan agar komunikasi tetap berlangsung lancar dan berterima. Pendekatan melalui teacher demeanor yang menyegarkan dan penuh semangat membawa dampak positif bagi pembelajar berupa keberanian berekspresi, terlepas dari ketidakpasan disana-sini. Kata kunci: kosa kata, gramatika, komunikasi, kultur, bahasa sasaran.

  17. PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMEGANG SAHAM DALAM PENJUALAN ASET PERSEROAN BERDASARKAN PASAL 102 AYAT (4 UNDANG-UNDANG NOMOR 40 TAHUN 2007 TENTANG PERSEROAN TERBATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Musriansyah Musriansyah

    2017-12-01

    Full Text Available Abstract: this study aims to discribe forms of legal protection of shareholders in the company's asset sales in excess of 50% (fifty percent of the amount of the net worth of the company without the approval of the General Meeting Of Shareholders under article 102 paragraph 4 of Act No. 40 of 2007 concerning limited liability companies as well as to know what kind of Board of Directors  responsibility. The study method uses normative juridical with legislation approach. Law No. 40 of 2007 concerning Limited Liability Company provides legal protection by freeing shareholders from personal responsibility for commitments made on behalf of the Company and is not liable for losses of the Company in excess of its shares. Then the responsibility of the board of directors in running its stewardship must be based on in good faith and full of responsibility because the directors hold the fiduciary duty of the company. If the board of directors is negligent in their duties, directors may be subject to piercing the corporate viel of personal liability to personal property of the board of directors for loss received by the company, shareholders or third parties. It is used to protect the interests of the holder or the offending third party for the arbitrary or improper conduct of the board of directors conducted on behalf of the company Abstrak: Kajian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk perlindungan hukum terhadap pemegang saham dalam penjualan aset perseroan yang melebihi 50 % (lima puluh persen jumlah kekayaan bersih perseroan tanpa persetujuan RUPS berdasarkan pasal 102 ayat 4 undang-undang nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas serta untuk mengetahui bentuk tanggung Jawab direksi terhadap penjualan aset tersebut. Metode kajian menggunakan yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan. Undang-Undang No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas memberikan perlindungan hukum dengan membebaskan pemegang saham dari tanggung jawab

  18. KERAGAAN PEMIJAHAN BUATAN ANTARA IKAN PATIN SIAM (Pangasianodon hypophthalmus BETINA DAN IKAN PATIN JAMBAL (Pangasius djambal JANTAN DAN IKAN PATIN NASUTUS (Pangasius nasutus JANTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Iswanto

    2014-08-01

    Full Text Available Upaya pengembangan budidaya ikan patin jambal (Pangasius djambal dan ikan patin nasutus (P. nasutus sebagai komoditas ekspor ikan patin daging putih sulit direalisasikan, karena kematangan induk-induk betinanya sulit dicapai pada musim kemarau dan keterbatasan fekunditasnya, sehingga produksi massal benihnya terbatas. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan produktivitas ikan patin daging putih adalah melalui program hibridisasi antara ikan patin siam (Pangasianodon hypophthalmus betina dengan ikan patin jambal jantan (menghasilkan ikan patin hibrida siam x jambal dan atau dengan ikan patin nasutus jantan (menghasilkan ikan patin hibrida siam x nasutus. Potensi budidaya kedua ikan patin hibrida tersebut berkaitan dengan produksi massal benihnya merupakan hal yang penting untuk diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi derajat fertilisasi, derajat penetasan, dan derajat deformitas larva kedua ikan patin hibrida tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat fertilisasi ikan patin hibrida siam x nasutus sama (P>0,05 dengan ikan patin siam, ikan patin hibrida siam x jambal dan ikan patin nasutus, sedangkan ikan patin jambal memiliki derajat fertilisasi yang lebih rendah tetapi tidak berbeda (P>0,05 dengan ikan patin nasutus dan ikan patin hibrida siam x jambal. Derajat penetasan ikan patin hibrida siam x nasutus adalah sama (P>0,05 dengan ikan patin siam dan ikan patin hibrida siam x jambal, dan lebih tinggi (P0,05; sedangkan pada ikan patin jambal dan ikan patin nasutus lebih tinggi (P<0,05. Hasil-hasil tersebut menunjukkan bahwa produktivitas (produksi massal benih kedua ikan patin hibrida tersebut tinggi dan sama dengan ikan patin siam, sehingga potensial untuk dikembangkan sebagai ikan budidaya.

  19. Inventarisasi Permasalahan Industri Keuangan Mikro Syariah (Studi Pada BMT di Kota dan Kabupaten Magelang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Kurniasih Pratiwi

    2015-06-01

    Full Text Available Baitul Maal wat Tamwil (BMT merupakan lembaga keuangan mikro yang berbasis syari’ah muncul dan mencoba menawarkan solusi bagi masyarakat untuk mengatasi permasalah yang dihadapi. BMT merupakan lembaga keuangan syariah berbadan hukum koperasi yang bisa dibilang paling sederhana. Keberadaan BMT diharapkan dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya. Di balik perkembangan BMT saat ini, baik dari sisi kuantitas maupun asset, terdapat berbagai permasalahan yang harus segera dicari solusinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan BMT di wilayah kota dan kabupaten Magelang. Penelitian ini adalah penelitian survey (field research, tepatnya survey eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini didesain untuk mengetahui permasalahan yang hadapi BMTBMT dengan menggunakan sumber data primer (wawancara dan data sekunder (referensi dan dokumentasi, dengan metode pengambilan sampel purposive random sampling, yaitu BMT yang tergabung dalam FORSILA sebagai sampelnya. Metode pengambilan data yang digunakan adalah observasi lapangan, wawancara (depth interview, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis untuk diambil simpulan dengan menggunakan metode kualitatif dengan pengamatan dan penelaahan dokumen. Studi ini menemukan bahwa permasalahan yang dihadapi oleh BMT secara umum hampir sama, yaitu (1 permasalahan kelembagaan (2 Permasalahan sumber daya manusia (3 Permasalahan yang terkait dengan tingkat kepercayaan dan pemahaman masyarakat terhadap BMT.

  20. BAHASA DAN IDEOLOGI: MENGUNGKAP IDEOLOGI DAN KEKUASAAN SIMBOLIK DI BALIK PENGGUNAAN BAHASA (KAJIAN TEKS MEDIA MELALUI ANALISIS WACANA KRITIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Su haryo

    2014-11-01

    Full Text Available Abstrak   Tulisan ini didasari sebuah anggapan bahwa bahasa tidak berada di ruang hampa sosial.Maka, bahasa pada dasarnya bukan hanya untaian kata yang hanya bersifat linguistik, tetapi bersifat sosial. Karenanya, bahasa dipahami sebagai tindakan sosial.Implikasinya, bahasa bukan hanya bermatra linguistik, tetapi juga bermatra sosial. Van Dijk menjadi salah satu model yang dapat digunakan sebagai alat untuk menganalisis wacana secara kritis. Penelitian analisis wacana kritis model van Dijk mempertimbangkan teks, konteks, kognisi sosial, dan analisis/konteks sosial. Untuk mengungkap hal itu, langkah yang dapat dilakukan adalah: mengungkap struktur makro (tematik, suprstruktur (skematik, dan struktur mikro yang terdiri atas semantik, sintaksis, stilitistik, dan retorika. Untuk mengungkap hal itu, di sini digunakan metode simak dan catat dengan menjadikan Suara Merdeka dan Kompassebagai sumber datanya. Hasilnya pertama,SM cenderung berideologi kasar, provokatif, dan konotatif/figuratif. Hal itu, tampak pada pilihan kata/kalimat  kata yang cenderung kasar, seperti mengancam,menyerang, memanggil paksa, menyeret, menembak.Sementara, harian K cenderung berideologi idealisme pers yang objektif, netral, dan berimbang. Kedua, dari dimensi kekuasaan (simbolik, harian SM cenderung menjadi “oposisi”  dan “oposan”sebagai pihak yang di-dominan-kan, sedang pihak pemerintah sebagai pihak yang “dimarginalkan”. Sementara, harian K menempatkan pihak yang dominan/marginal lebih didasarkan pada kondisi objektif di lapangan yang  berbasis data dan keterangan yang dari narasumber yang cenderung netral, seperti pengamat, warga, dan akademisi; tidak didasarkan pada keterangan yang cenderung subjektif, seperti dari para politisi.Ketiga, dari sisi analisis sosial dan kognisi sosial; SM lebih tampak sebagai cerminan tagline-nya yaitu lokal (yaitu “perekat komunitas Jawa Tengah”, sedangkan harian K lebih “mengabdi” pada rakyat seperti tampak pada

  1. AGAMA, TUBUH, DAN PEREMPUAN: Analisis Makna Tubuh Bagi Perempuan Berjilbab di Ponorogo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Unun Roudlotul Janah

    2010-12-01

    Full Text Available Abstraks: Perlindungan terhadap tubuh perempuan dilakukan dengan mengenakan kain panjang yang dikenal dengan jilbab. Sebagai anjuran agama yang masuk dalam kesadaran perempuan muslimah, perintah menutup aurat bagi perempuan dengan berjilbab memunculkan keanekaragaman bentuk dan model jilbab yang dikenakan para perempuan, termasuk di Ponorogo. Artikel ini berusaha menemukan jawaban atas makna tubuh bagi perempuan berjilbab di balik bentuk jilbab yang mereka pilih. Selanjutnya akan dipaparkan landasan pilihan tersebut akan diketahui permasalahan kedua tentang makna tubuh dalam model praktik berjilbab bagi perempuan. Dari penelitian di lapangan dan hasil anaalisis data dapat disimpulkan. Pertama, Tiga kategori  perempuan  berjilbab  di  Ponorogo  secara  ideologis  memiliki  alasan yang sama, yaitu sebagai bentuk implementasi pemahaman mereka terhadap konsep aurat. Kedua, tubuh bagi perempuan jilbaber adalah hak individu yang sangat sakral dan menjadi tubuh pribadi yang diciptakan Tuhan dan menjadi tubuh populasi yang menempatkan agama yang tersubordinasi pada kontrol seksualitas bagi perempuan berjilbab sedang. Adapun bagi perempuan berjilbab dengan busana sexy, tubuh dimaknai sebagai komoditas yang menjadi aset bagi pemiliknya.

  2. EKSLUSI DAN INKLUSI PADA RUBRIK METROPOLITAN HARIAN KOMPAS: ANALISIS WACANA KRITIS BERDASARKAN SUDUT PANDANG THEO VAN LEEUWEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harry Andheska

    2015-10-01

    Full Text Available Penggunaan teori kritis sebagai alat pengkajian dalam penelitian ini disebabkan oleh adanya persoalan tentang penumpang kereta rel listrik (KRL yang sering melanggar aturan dengan menaiki atap kereta tersebut. Penelitian ini pada dasarnya lebih menekankan titik perhatiannya pada sosok penumpang KRL sebagai sosok yang senantiasa termajinalkan dalam kehidupan sosial. Kajian ini merupakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Kajian ini juga terbatas hanya pada satu teks berita yang dimuat dalam satu rubrik metropolitan pada haian Kompas. Model analisis wacana yang digunakan adalah model Theo Van Leuween dengan tujuan untuk mendeteksi dan meneliti bagaimana para penumpang yang duduk di atap KRL dimarjinalkan posisinya dalam suatu wacana. Hasil penelitian ditemukan bahwa terdapat dua jenis eksklusi yang dilakukan, yakni pasivasi dan nominalisasi; sedangkan inklusi ada tiga jenis, yakni diferensiasi, abstraksi, dan identifikasi. Keterbatasan dalam kajian ini disebabkan karena faktor kajian yang hanya terfokus pada satu teks berita.

  3. Analisis Persepsi Leadership dan Kewirausahaan dalam Mencapai Visi Teacherprenuership dan Entrepreneurship (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahwy Oktradiksa

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan (1 untuk mengetahui persepsi leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship menurut mahasiswa Fakultas Agama Islam.(2 Untuk mengetahui analisis leadership dalam mencapai visi teacherpreneurship dan entrepreneurship di Fakultas Agama Islam. Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan studi kasus. Metode penelitian dengan analitis deskriptif, metode pengambilan sampel yang diambil dengan purposive sampling, teknik pengambilan data dengan metode observasi, wawancara dan kuisioner mengukur tingkat pemahaman. Hasil penelitian sebagai berikut : (1 Persepsi pada hakikatnya adalah proses kognitif yang dialami oleh setiap orang dalam memahami informasi tentang lingkungannya, merupakan suatu penafsiran yang unik terhadap situasi. Pandangan mahasiswa Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Magelang tentang leadership/kepemimpinan dalam mewujudkan visi entreprenueship dan teacherprenuership sangatlah diperlukan karena suatu organisasi senantiasa menilai, baik sesama anggota maupun terhadap gaya yang diterapkan pemimpin, dan sebaliknya pemimpin memberi penilaian terhadap perilaku anggota. Sementara itu dalam kehidupan berorganisasi melakukan pengambilan keputusan yaitu dengan membuat pilihan dari dua alternatif atau lebih dimana semua keputusan menuntut penafsiran dan evaluasi terhadap informasi. (2 Berdasarkan hasil analisis persepsi yang dilakukan maka dapat dideksripsikan; (a Adanya persepsi leadership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 6,57 % dan sangat setuju dengan 11,7 %, (b Adanya persepsi entreprenuership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 3,0 % dan sangat setuju dengan 4,4 %, (c Adanya persepsi teacherprenuership yang sifatnya berpengaruh positif berdasarkan indek persentase “setuju” dengan 17,1 % dan sangat setuju dengan 16,2 %. Dari hasil penelitian ini bisa

  4. RANCANG BANGUN WEB SERVICE PEMBERITAHUAN DINI TERINTEGRASI VOICE OVER INTERNET PROTOCOL DAN KOMUNIKASI SELULER UNTUK KEAMANAN LINGKUNGAN PERUMAHAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Agung Ayu Putri

    2009-12-01

    Full Text Available Kejahatan, khususnya perampokan di rumah tangga di Bali akhir-akhir ini menunjukkan kecenderungan yang meningkat baik secara kuantitas maupun kualitas. Secara kualitas kejahatan yang terjadi bukan hanya terbatas pada pencurian, akan tetapi sampai pembunuhan. Pengakuan seorang penjahat yang melakukan pembunuhan menunjukkan bahwa pembunuhan dilakukan bila korban melihat dan karenanya dapat mengidentifikasi penjahat. Jika dalam rumah tangga tertimpa kejadian darurat seperti perampokan atau kecelakaan, permintaan bantuan cepat bisa dilakukan dengan menekan nomor telepon tertentu yang berbeda untuk setiap kejadian dengan menggunakan telepon seluler. Melalui pengintegrasian Web Service dengan perangkat jaringan komunikasi seluler dan Voice of Over Internet Protocol (VOIP, maka pesan sms cepat bisa dikirimkan ke tetangga atau instansi terkait. Selain itu suatu perangkat lunak Open Source Software (OSS dapat menjadi solusi alternative pemakaian properiaty software. Pengembangan aplikasi menjadi sangat relevan dan penting karena adanya dukungan pemerintah Indonesia bagi pemanfaatan OSS melalui program Indonesia Goes Open Source (IGOS sejak tahun 2004. Dengan demikian diharapkan pemanfaatan Teknologi Informasi dan komunikasi ini melalui permintaan bantuan cepat terhadap kejadian darurat dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan rumah tangga . Lebih jauh aplikasi system ini diharapkan bermanfaat lebih luas seperti di obyek pariwisata dan masyarakat luas umumnya.

  5. KESADARAN SEJARAH HUKUM PERANG DAN DAMAI SEBAGAI KHASANAH DUNIA ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ANTON MINARDI

    2016-03-01

    Full Text Available As Islamic teachings cope various fields of human life, and the grace of Islam make a positive contribution to the community and have been coloring various world civilizations. West is now advanced and modern cannot be separated from Islamic world in the previous progress. Development of a civilized nation today following the rules in international relations is influenced by the teachings of Islam including the law of war and peace. Many people are not aware of it, so that it is time for us to acknowledge and restate the repertoire of Islamic science view as an intellectual property in the modern civilized world. Keyword: History of Scientific Awareness; the laws of war and peace; the Islamic World ABSTRAK Sebagai ajaran Islam mencakup berbagai lapangan kehidupan manusia, dan sebagai rahmat Islam memberikan kontribusi positif kepada berbagai komunitas dan telah mewarnai peradaban dunia. Barat yang sekarang maju dan modern tidak terlepas dari kemajuan Islam sebelumnya. Pembangunan bangsa yang beradab masa kini berikut kaidah-kaidah dalam hubungan internasional dipengaruhi oleh ajaran-ajaran Islam termasuk di dalamnya adalah hokum perang dan damai. Banyak kalangan yang tidak menyadari akan hal tersebut, untuk itu sudah saatnya kita mengakui dan mengemukakan kembali khasanah ilmu pengetahuan Islam sebagai salah satu kekayaan intelektual dunia yang berperadaban modern. Kata kunci: Kesadaran Sejarah Ilmiah; Hukum Perang dan damai; Dunia Islam

  6. STUDI POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK MINIHYDRO SISTEM TRANSMISI AIR BAKU PDAB UNIT BREGAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arya Rezagama

    2016-03-01

    Full Text Available Distribusi pelayanan listrik di Indonesia hingga kini masih belum merata. Banyak desa-desa di pegunungan yang masih terbatas dalam mengakses pasokan listrik. Salah satu alternatif solusinya ialah dengan memanfaatkan beda ketinggian sistem perpipaan transmisi air baku. Jaringan transmisi PDAB Tirta Utama Jateng Unit Bregas teridiri atas tiga jalur perpipaan meliputi jalur Eksisting, Bregas I, dan Bregas II memiliki 34 Bak Pelepas Tekan yang bisa ditanamkan Pembangkit Listrik Minihydro. Survei lapangan dilakukan dari mata air hingga lokasi Reservoir Yamansari menggunakan GPS. Pengukuran debit aliran pipa menggunakan alat Ultrasonik Flowmeter. Analisis hidrolika perpipaan dihitung dengan formula Hazen-Williams. Alternatif lokasi terbaik yang akan dimanfaatkan potensinya sebagai pembangkit listrik tenaga mikrohidro/minihidro adalah ruas perpipaan BPT III A – BPT III B pada jalur Bregas I dengan potensi daya yang dihasilkan 434,24 kW, kemudian ruas perpipaan Chamber Kalibakung – BPT III A pada jalur Bregas I dengan potensi daya yang dihasilkan 303,71 kW. Kondisi jalur Bergas II masih belum optimal dimana debit yang beroperasi sekarang hanya 150 l/det dapat ditingkatkan menjadi 250 l/det. Ruas perpipaan BPT 6 – BPT 7 pada jalur Bregas II dengan potensi daya yang dihasilkan 227 kW. Sedangkan sistem Bergas Eksisting tidak direkomendasikan untuk PLTM karena kondisi pipa yang sudah buruk dan kehandalan debit yang kurang baik dari sumbernya.

  7. PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA AIR UNTUK IRIGASI DI KABUPATEN SLEMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hery Listyawati

    2012-07-01

    Full Text Available Supervision and control of utilization of water resources for irrigation in Sleman regency is vital in realizing fair use of water resources. This descriptive-qualitative study finds that preventive-internal supervision has been consistent with those set forth in the working procedures and that repressiveinternal supervision is present in the form of sanctions. The locals enjoy preventive and repressive eksternal supervisionary role, which is manifested in local gatherings and public reporting system. We also find that the government exerts control by licensing, reprimands, advocacy, direction, and conflict resolution mechanisms. Practical problems include the absence of provincial irrigation commission and specific agencies that supervise the enforcement of mediation. Pengawasan dan pengendalian pemanfaatan sumber daya air untuk irigasi di Kabupaten Sleman sangat penting dalam mewujudkan penggunaan sumber daya air yang adil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan internal-preventif telah sesuai dengan yang dimandatkan oleh tugas pokok dan fungsi dan bahwa pengawasan internal-represif telah dilaksanakan dalam bentuk sanksi. Masyarakat melakukan pengawasan preventif dan represif dalam bentuk sarasehan/musyawarah dan sistem pelaporan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pemerintah mengendalikan penggunaan sumber daya air dengan menyelenggarakan sistem perizinan, teguran, pembinaan, dan penyelesaian sengketa. Beberapa masalah yang ditemukan di lapangan antara lain adalah tidak adanya komisi irigasi provinsi dan lembaga pengawas khusus yang mengawasi pelaksanaan putusan mediasi.  

  8. Identifikasi dan Tingkat Penerapan Inovasi Teknologi Padi Sawah di Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syafruddin Syafruddin

    2016-07-01

    Full Text Available Pencapaian tingkat swasembada dan ketahanan pangan khususnya beras tidak terlepas dari beberapa dukungan seperti sumberdaya alam dan penerapan inovasi teknologi. Kabupaten Parigi Moutong merupakan salah satu wilayah penghasil beras yang cukup besar di Sulawesi Tengah yang diharapkan dapat menjadi sumber pertumbuhan baru produksi beras Nasional di Indonesia. Pemerintah Daerah menetapkan wilayah ini, sebagai daerah penyangga beras terbesar di Sulawesi Tengah. Tujuan dari Penelitian ini adalah untuk : 1. Mengidentifikasi berbagai permasalahan dan tingkat penerapan inovasi teknologi pertanian di Kabupaten Parigi Moutong dan 2. Menetapkan arahan dan alternatif teknologi yang potensial untuk pengembangan lahan di Kabupaten Parigi Moutong. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua tahap yaitu tahap 1 Desk study dan 2. Penelitian Lapangan. Desk study dilakukan dengan cara penelusuran pustaka dan diskusi dengan stake holders lainnya. Untuk Penelitian lapangan dilaksanakan dengan menggunakan metode survey dengan melakukan pengamatan kondisi sosial ekonomi dan budaya serta pengamatan tingkat penerapan inovasi teknologi melalui pendekatan Partisifatif Rural Aprasial atau Pengenalan Desa Secara Partisifatif (PRA. Pelaksanaan penelitian dilakukan selama 2 bulan yaitu dari bulan Juni hingga bulan Juli 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat potensi perluasan areal persawahan dan peningkatan luas tanam karena didukung oleh iklim dan irigasi yang cukup baik. Tingkat penerapan teknologi masih cukup rendah terutama penggunaan varietas unggul, benih unggul dan bermutu serta pemupukan. The achievement level of self-sufficiency and food security, particularly in rice production should be supported by natural resources and the application of technology innovation.  Parigi Moutong Regency is one of the largest rice producer areas in Central Sulawesi, which is expected to be a new growth source area of national rice production in Indonesia. Local government

  9. Analisis Zona Permeabel Fluida Sistem Panas Bumi Gunungapi Slamet Berdasarkan Analisis Kerapatan Kelurusan Citra SRTM Dan Struktur Geologi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sachrul Iswahyudi

    2016-03-01

    Full Text Available Keberadaan manifestasi panasbumi di sekitar Gunungapi Slamet tidak dapat dipisahkan dari zona-zona permeabilitas yang berkembang. Lokasi-lokasi lulus air tersebut (zona permeabel yang memungkinkan terbentuknya sirkulasi fluida tempat air masuk untuk mengisi reservoir panas bumi dan air keluar ke permukaan bumi sebagai manifesatasi mata air panasbumi di sekitar Gunungapi Slamet. Publikasi yang berupa hasil penelitian ini mencoba mengidentifikasi zona-zona permeabel tersebut berdasarkan anaslisis kerapatan kelurusan yang terekam dalam citra SRTM. Identifikasi kelurusan-kelurusan pada citra berdasarkan komponen-komponen interpretasi citra, yaitu tona, tekstur, pola, bentuk dan relief. Hasil analisis tersebut dikompilasi dengan data struktur geologi regional yang sebelumnya telah diidentifikasi dan data lapangan berupa manifestasi mata air panas. Lokasi-lokasi dengan kerapatan kelurusan yang tinggi pada citra SRTM umumnya bersesuaian dengan zona struktur geologi regional keberadaan manifestasi mata air panas. Daerah tersebut memanjang relatif utara-selatan di bagian barat dan timur-barat di bagian selatan peta. Daerah-daerah inilah yang merupakan daerah lulus air tempat fluida bersirkulasi membentuk sistem panasbumi Gunungapi Slamet.

  10. Child Health Improvement through Implementation of Food Safety Model

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Safari

    2016-06-01

    Pemenuhan akan pangan merupakan komponen dasar untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Namun, masih terdapat permasalahan dalam mewujudkannya, di antaranya masalah keamanan pangan dengan persentase kasus keracunan makanan masih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis situasi pelaksanaan keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS yang ada saat ini dan memilih alternatif model keamanan pangan yang paling efektif dan efisien diterapkan di usaha mikro kecil (UMK guna meningkatkan keamanan pangan yang dihasilkannya sehingga terjadi peningkatan kesehatan anak. Penelitian dilakukan pada kuartal II tahun 2015 sampai dengan awal kuartal III tahun 2015 melalui survei lapangan dan survei pakar dengan mengambil studi kasus di lingkungan sekolah dasar. Survei lapangan melibatkan 102 responden untuk memungkinkan dilakukannya analisis situasional dan juga survei pakar untuk memilih model keamanan pangan yang paling efektif dan efisien untuk diterapkan pada UMK PJAS dengan Analytical Hierarchy Process. Hasil survei lapangan menunjukkan 91% responden anak sekolah pernah mengalami gangguan kesehatan setelah mengonsumsi PJAS. Selain itu, 100% responden UMK PJAS tidak menggunakan masker dan sarung tangan sebelum mengolah makanan/minuman, 62% masih menggunakan air sumur sebagai sumber air untuk produksi PJAS dan 86% menggunakan Bahan Tambahan Pangan. Hasil survei pakar menunjukkan model Lima Kunci Pangan Aman terpilih sebagai model keamanan pangan yang paling efektif dan efisien diterapkan pada UMK PJAS.

  11. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR IPA TERINTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER TEMA MATAHARI SEBAGAI SUMBER ENERGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amrina Izzatika

    2015-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu bahan ajar yang valid,  untuk mengetahui keefektifan bahan ajar serta respons guru dan siswa terhadap bahan ajar IPA terintgrasi pendidikan karakter. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model 4-D. Data validasi ahli, uji lapangan terbatas,dan uji lapangan operasional diperoleh melalui angket. Hasil penelitian ini menunjukkan penilaian validator terhadap bahan ajar IPAsangat baik, sehingga hasil pengembangan bahan ajar IPA ini valid.Hasil uji tebatas menunjukkan respon siswa terhadap bahan ajar IPA baik ditunjukan dengan hasil penilaian pada setiap kriteria baik, sedangkan pada uji lapangan operasional menunjukkan respon siswa terhadap bahan ajar sangat baik dengan hasil penilaian pada setiap kriteria sangat baik.Data hasil belajar kognitif diperoleh thitung = 3.768 > t0,05;70 = 1,666 pada pembelajaran dengan menggunakan bahan ajar IPA menunjukkan peningkatan hasil belajar kognitif. Rata-rata afektif kelas eksperimen sebesar 81,1, sedangkan rata-rata afektif kelas kontrol sebesar 70,6. Nilai psikomotor pada kelas eksperimen sebesar 21.1, sedangkan rata-rata psikomotor siswa kelas kontrol sebesar 18,5. Nilai karakter pada kelas eksperimen sebesar 11,4, sedangkan rata-rata karakter kelas kontrol sebesar 10,1.This study was purponted to produce a decent or valid teaching material, to determine the effectiveness of the teaching material along with the responses of teachers and students science teaching materials integrated character education. This research was a development type of study that applied the 4-D models. Validation expert, limited field test, and operational field test was obtained through a questionnaire. The results of this study indicate validator assessment of the excellent scienceteaching material, the development of teaching materials science is valid. Unlimited test results indicate students response to good science teaching material is shown by the results of

  12. PENERAPAN MODEL THINK PAIR SHARE BERBANTUAN MEDIA UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS, SIKAP, DAN HASIL BELAJAR IPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Ngafifi

    2014-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan: (1 Aktivitas Belajar Siswa, (2 Sikap Siswa, dan (3 Hasil Belajar IPS siswa kelas VIII B SMP Negeri 2 Sukoharjo, Wonosobo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK yang terlaksana dalam dua siklus dengan menggunakan desain Kemmis & Taggart. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes hasil belajar, angket, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah: (1 Terjadi peningkatan aktivitas belajar siswa; pada akhir siklus I dengan rata-rata 67,84 menjadi 81,20 pada akhir siklus II. (2 Ada peningkatan nilai sikap siswa. Rata-rata nilai sikap siswa pada akhir siklus I 77,20 menjadi 84,49 pada akhir siklus II. (3 Terjadi Peningkatan hasil belajar dari kondisi awal dengan nilai rata-rata 65,58, pada akhir siklus I menjadi 79,10, dan pada akhir siklus II menjadi 85,90.Kata Kunci: model Think Pair Share, media pembelajaran, hasil belajar

  13. ANALISIS VEGETASI DAN VISUALISASI STRUKTUR VEGETASI HUTAN KOTA BARUGA, KOTA KENDARI Vegetation Analysis and Visualization of vegetation Structure Baruga Urban Forest, Kendari City

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulkarnain Zulkarnain

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi, struktur dan tingkat keragaman vegetasi di Hutan Kota Baruga, Kota Kendari. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode sensus. Data dianalisis untuk memperoleh Indeks Nilai Penting (INP dan Index Keanekaragaman Shannon-Wiener (H'. Software Sexi-FS digunakan untuk mendapatkan visualisasi distribusi vegetasi dan stratifikasi lapisan tajuk yang menyerupai kondisi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi vegetasi disusun oleh 76 spesies yang terkelompok dalam 29 famili dengan jumlah total 8.296 individu untuk semua spesies. Alstonia macrophylla, Gironniera subaequalis dan Nephelium lappaceum adalah spesies yang mendominasi komunitas vegetasi. Distribusi vegetasi menunjukkan pola distribusi mengelompok, dengan stratifikasi terdiri 4 lapisan tajuk, yang menunjukkan bahwa lokasi-studi disusun oleh lapisan tajuk yang relatif lengkap. Indeks keragaman tergolong tinggi, dengan nilai lebih dari 3 pada tingkat pertumbuhan pohon, tiang dan pancang, kecuali pada tingkat semai dengan H'= 2,89. Hasil ini menunjukkan bahwa ketahanan ekosistem hutan cukup baik. Kata Kunci : Komposisi vegetasi, Keanekaragaman, Struktur vegetasi, Hutan Kota.

  14. PENGGUNAAN ALGORITMA NDVI DAN EVI PADA CITRA MULTISPEKTRAL UNTUK ANALISA PERTUMBUHAN PADI (STUDI KASUS : KABUPATEN INDRAMAYU, JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Hafizh S

    2015-02-01

    Full Text Available Kabupaten Indramayu merupakan salah satu kabupaten yang merupakan daerah sentra pertanian dimana sektor ini menyumbang 43% dari total PDRB (Produk Domestik Regional Bruto. Strategi yang tepat dan cepat harus dicanangkan untuk selalu memenuhi kebutuhan akan bahan pokok tersebut. Teknologi penginderaan jauh dapat mengakomodir informasi suatu objek secara cepat dan akurat tanpa harus berinteraksi langsung dengan objek dan dapat dimanfaatkan dalam berbagai aplikasi yang diinginkan. Pembangunan model - model estimasi produktivitas pada beberapa komoditas vegetasi pertanian seperti padi telah digunakan sejak dua dekade lalu. Dari berbagai macam permodelan vegetasi, indeks vegetasi yang paling umum digunakan adalah NDVI (Normalized Difference Vegetation Index dan EVI (Enhanced Vegetation Index. Hasil dari penelitian ini adalah penentuan fase pertumbuhan , masa tanam, dan masa panen tumbuhan padi pada citra MODIS L1B. Masa tanam padi di kabupaten Indramayu berada pada bulan Juni dan Desember 2011, masa panen berada pada bulan  Mei dan September 2011. Citra Aster digunakan sebagai data pendukung untuk menentukan korelasi linear  terhadap data lapangan (fieldspectometer. Korelasi yang dihasilkan Antara Modis - Aster sebesar 0.9576 pada EVI dan 0.9654 pada NDVI; Modis - Fieldspectometer sebesar 0.8798 pada EVI dan 0.9077 pada NDVI; dan pada Aster - Fieldspectometer sebesar 0.9220 pada EVI dan 0.9460 pada NDVI. Korelasi dari ketiga data tersebut memiliki hubungan yang cukup kuat dikarenakan nilai yang dihasilkan mendekati nilai 1.

  15. PENGEMBANGAN MODEL LATIHAN KARATE KIDS PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR KELAS ATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widha Srianto

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model latihan karate kids pada anak usia sekolah dasar (SD kelas atas (10-12 tahun. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengadaptasi langkah-langkah penelitian sebagai berikut: (1 pengumpulan informasi di lapangan, (2 melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3 mengembangkan produk awal, (4 validasi ahli dan revisi, (5 uji coba lapangan skala kecil dan revisi,  (6 uji coba lapangan skala besar dan revisi, dan (7 pembuatan produk final. Uji coba skala kecil dilakukan di klub Forki Kota Yogyakarta berjumlah 7 anak. Uji coba skala besar di klub Inkanas DIY berjumlah 16 anak. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1 pedoman wawancara, (2 skala nilai, (3 pedoman observasi model, (4 pedoman observasi keefektifan model, dan (5 kuesioner untuk siswa. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa model latihan karate kids pada anak usia SD kelas atas (10-12 tahun yaitu: (1 model latihan maegeri, (2 model latihan gyaku tsuki, (3 model latihan mawashigeri, dan (4 model latihan oi tsuki. Dari hasil analisis data penilaian para ahli materi dan kuesioner anak, dapat ditarik kesimpulan bahwa model latihan karate kids pada anak usia SD kelas atas (10-12 tahun ini dinilai baik dan efektif. Kata kunci: model latihan, karate kids

  16. PENATAAN TERHADAP PEDAGANG KAKI LIMA UNTUK MEMBERIKAN PERLINDUNGAN HUKUM DAN PENINGKATAN TARAF HIDUP PEDAGANG (STUDI KASUS DI KAWASAN MANAHAN SOLO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NURVITASARI NURVITASARI

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui bentuk peraturan yang mengatur mengenai perlindungan terhadap usaha kecil pedagang kaki lima, untuk mengetahui proses relokasi suatu kawasan usaha yang baik, agar tidak terjadi konflik sosial, serta untuk mengetahui upaya apa yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surakarta agar relokasi yang dilakukan mampu meningkatkan taraf hidup pedagang kaki lima. Metode pendekatan yang penulis pakai adalah pendekatan yuridis empiris. Jenis penelitian yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian di Dinas Pengelolaan Pasar Kota Surakarta, UPTD Prasarana Olaraga, Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olaraga Kota Surakarta, serta Paguyuban Pedagang Kaki Lima di Stadion Manahan Solo. Menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Metode  pengumpulan  data  dalam  penelitian  ini menggunakan teknik studi kepustakaan dan studi lapangan dengan cara wawancara dengan narasumber yang dianggap mengetahui duduk permasalahan. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa Pemerintah Kota Surakarta dalam upaya meningkatkan dan memberdayakan pedagang kaki lima dengan cara merelokasi dan menyediakan tempat yang baru yang dianggap lebih strategis, serta berupaya memberdayakan pedagang kaki lima dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memberikan bantuan modal pedagang kaki lima, serta pendampingan dan pengembangan usaha.

  17. ANALISA SUMBER DAYA MANUSIA TEKNOLOGI INFORMASI MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA COBIT 4.1” (STUDI KASUS : UNIT PELAKSANA TEKNIS TELEMATIKA UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Idhom

    2016-08-01

    Full Text Available Pengelolaan sumber daya manusia merupakan proses dan struktur hubungan yang mengendalikan dan mengarahkan suatu organisasi perusahaan dalam mencapai tujuan organisasi dengan menambahkan nilai agar teknologi informasi dan prosesnya dapat diseimbangkan dengan resikonya. Diperlukan sebuah evaluasi sumber daya manusia dibidang teknologi informasi untuk mengetahui sejauh mana tingkatan pengelolaan terhadap sumber daya manusia di Unit Pelaksana Teknis Telematika saat ini. Sumber daya manusia di bidang teknologi informasi pada Unit Pelaksana Teknis Telematika membutuhkan pengembangan dan pengelolaan sesuai dengan harapan organisasi. Melihat terbatasnya sumber daya manusia di bidang teknologi informasi pada Unit Pelaksana Teknis Telematika sangat terbatas sehingga kegiatan operasional masih belum efektif dan memenuhi sasaran yang diharapkan. Melihat kondisi organisasi yang mengalami terbatas pada sumber daya manusia di bidang teknologi informasi dilakukan evaluasi secara detail dengan menggunakan COBIT 4.1.Dalam melakukan evaluasi sumber daya manusia dengan menggunakan kerangka kerja COBIT  yang berfokus pada Domain PO7 diharapkan dapat memberikan acuan dan perbaikan yang lebih efektif terhadap organisasi ke depannya.

  18. Orbit Geostasioner (GSO dalam Hukum Internasional dan Kepentingan Nasional Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Pramono

    2013-04-01

    Full Text Available Space Treaty 1967 merupakan landasan Hukum Internasional (Ruang Angkasa atas pemanfaatan dan eksploitasi ruang angkasa termasuk bulan dan benda-benda angkasa lainnya. Pemanfaatan dan eksploitasi ruang angkasa tersebut dalam kenyataannya hanya mungkin dilakukan secara optimal oleh negara-negara maju yang memiliki sumber daya dan kemampuan teknologi maju. GSO merupakan salah satu sumber daya alam terbatas yang merupakan tempat strategis untuk penempatan satelit komunikasi. Satelit komunikasi pada dasarnya menjadi wahana utama dan sangat penting dalam mendukung berbagai kegiatan masyarakat dunia umumnya dan kepentingan nasional Indonesia pada khususnya meliputi aspek ekonomi, politik, sosial budaya maupun pertahanan keamanan. Dengan dilandasi semangat kerjasama internasional dalam memanfaatkan GSO untuk tujuan bersama bagi kemanusian dan perdamaian, disepakati prinsip kesetaraan akses di antara negara-negara. Perjuangan Indonesia bersama negara-negara katulistiwa lainnya melalui berbagai fora internasional terus dilanjutkan agar bisa mencapai pengaturan internasional atas pemanfaatan GSO lebih mencerminkan keadilan mengingat letak GSO berada pada posisi di atas ruang angkasa negara-negara katulistiwa. Space treaty 1967 is the international law of space based in utilizing and exploiting of the space including Moon and other space objects. The utilization and exploitation of the space is only conducted by the developed countries, which has the resources and developed technology. Geostasioner is one of the limited natural resources as a strategic place for communication satellite orbite. The communication satellite is the major vehicle to endorse many kind of the world people activities, and especially for the national interest such as economics, politics, social and culture, and also defence. The equal principle among states is based on the international cooperation in utilizing GSO for the human peace. Indonesia with other equatorial countries

  19. KUNCI SUKSES DAN PERAN STRATEGIS IMPLEMENTASI AKUNTANSI BERBASIS AKRUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Surepno

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian dilakukan untuk menganalisis kesuksesan Pemerintah Kota Semarang dalam implementasi akuntansi berbasis akrual. Penelitian ini juga menganalisis respon pelaku implementasi terhadap peran strategis akuntansi berbasis akrual dalam transparansi dan akuntabilitas. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan melalukan studi kasus pada Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD Kota Semarang dengan cara mewancarai aktor kunci impelementasi. Hasil penelitian menunjukkan, keberhasilan implementasi akuntansi berbasis akrual Pemerintah Kota Semarang didukung oleh empat strategi utama yaitu komitmen pimpinan, pengembangan regulasi, pengembangan sistem informasi dan pengembangan sumber daya manusia. Adapun hambatannya dalam proses implementasi adalah SDM masih terbatas, dukungan teknologi informasi belum memadai, permasalahan aset tetap dan belum adanya petunjuk teknis bagi Pemda. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa pelaku implementasi menunjukkan akuntansi berbasis akrual memiliki peran strategis dalam peningkatan transparansi dan akuntabilitas melalui pelaporan keuangan.The study focused on analysis of Semarang City Government's success in implementing accrual accounting. This study also analyzes the offender's response to the implementation of the strategic role of accrual accounting in transparency and accountability. Furthermore, the method used in this study is a qualitative approach to perform a case study at Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD Semarang by means of interviewing the key actors of implementation. The results showed that the successful implementation of accrual accounting Semarang city government is supported by four main strategies, namely management commitment, regulatory development, information systems development and human resource development. While the obstacles that occur in the implementation process is still limited human resources, information technology support is not

  20. Pengembangan Kapasitas Manajemen Sekolah dalam Membangun Pemahaman Visi dan Misi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Sukaningtyas

    2017-06-01

    Full Text Available Abstrak: Visi dan misi merupakan tujuan akhir yang menjadi pedoman bagi aktivitas sekolah dan dapat difungsikan sebagai dasar kekuatan layanan bermutu ke peserta didik. Namun, banyak sekolah hanya menjadikan visi dan misi sekadar ada, tetapi tidak menjadi pedoman yang bermakna bagi penyelenggaraan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kapasitas manajemen sekolah dalam membangun pemahaman visi misi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi lapangan, dan studi dokumen/artifact. Uji keabsahan data dilakukan dengan kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah yang membangun pemahaman visi misi berdasarkan nilai-nilai luhur pendiri lebih memiliki dasar kuat untuk pengembangansekolah. Kata kunci: visi, misi, kapasitas manajemen sekolah DEVELOPING THE CAPACITY OF THE SCHOOL MANAGEMENT IN ENHANCING THE UNDERSTANDING OF VISION AND MISSION Abstract: Vision and mission constitute the ultimate goaland serve as guidelines for school activities and as the strong foundationsfor providingqualified service to learners. However, in many schools, the vision mission just existswithout being considered as meaningful guidelines for the implementation of education. This research aims to describe and analyze the capacity of the school management in building up understanding of the vision and mission. It used a qualitative approach with case studies. Data collection methods included interviews, observation, and study of the documents/artifacts. Data validation was done through credibility, transferability, dependability, and confirmability. The results show that schools which establish vision and mission based on noble values of the founders have strongerfoundations for school development. Key word: vision, mission, the capacity of school management

  1. Analisis kesesuaian dan daya dukung ekowisata bahari Pulau Sebesi, Provinsi Lampung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yar Johan

    2015-05-01

    Full Text Available Abstract. The Sebesi Island has coral reefs, mangrove and seagrass ecosystems, and therefore this island has the potenticy to be developed as a tourism destination object. The objectives of the present study were to analysis the suitability and carrying of Sebesi Island for for marine ecotourism activities of diving and snorkeling. The primary data were collected through field sampling, direct observation of field conditions, questionnaires and interviews. The secondary data were collected from previous studies, journals, technical reports and related agencies. The results showed that the Sebesi Island was suitable for diving and snorkeling activities  (S2 category with the carrying capacity for diving and snorkeling activities were 2,394 person/day and 2,489 person/day, respectively. Keywords: coral reef, marine ecotourism, suitability, carrying capacity, Sebesi Island   Abstrak. Pulau Sebesi berpotensi untuk dikembangkan menjadi salah satu Objek Daerah Tujuan Wisata (ODTW. Ekosistem Pulau Sebesi sebagian besar merupakan ekosistem terumbu karang, mangrove dan lamun. Penelitian tentang analisis kesesuaian dan daya dukung ekowisata bahari Pulau Sebesi Provinsi Lampung bertujuan mengkaji kesesuaian kawasan Pulau Sebesi untuk kegiatan ekowisata bahari yaitu diving dan snorkeling dan menganalisis daya dukung (carryng capacity kawasan Pulau Sebesi. Pengumpulan data primer dilakukan melalui sampling, observasi langsung di lapangan, kuisioner, wawancara terbuka/langsung dan wawancara mendalam  di lokasi penelitian. Data sekunder dikumpulkan dengan penelusuran berbagai pustaka, dan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kegiatan ekowisata bahari diving dan snorkling termasuk dalam kategori sesuai (S2, dengan daya dukung kawasan 2.394/hari orang untuk diving dan 2.489 orang/hari untuk snorkling. Kata kunci: terumbu karang, ekowisata bahari, kesesuaian, daya dukung, Pulau Sebesi

  2. QUESTION ANSWERING SYSTEM DAN PENERAPANNYA PADA ALKITAB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gunawan Gunawan

    2006-01-01

    sumber informasi yang luas dan bervariasi, serta adanya perkembangan yang pesat dari teknik Natural Language Processing (NLP, Information Extraction (IE, dan Information Retrieval (IR sangat mempengaruhi perkembangan dari QA system, yang mana dulunya hanya dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang terbatas pada suatu bidang (domain tertentu dengan berdasarkan pada sumber informasi yang terstruktur seperti database, hingga kini dapat menjawab berbagai jenis pertanyaan dengan bersumber pada informasi dari sebuah koleksi teks yang tidak terstruktur. Umumnya arsitektur question answering system yang berbasis teks dibangun atas enam tahapan proses, yaitu analisis pertanyaan, preprocessing koleksi dokumen, pemilihan kandidat dokumen, analisis kandidat dokumen, ekstraksi jawaban, dan pemberian respon. Aplikasi-aplikasi QA system (baik yang dapat diakses melalui internet maupun tidak yang dikembangkan dengan ciri khasnya masing-masing memiliki urutan proses yang tidak jauh berbeda satu dengan lainnya. Jawaban yang dikembalikan oleh sebuah QA system sebagai respon terhadap pertanyaan perlu dievaluasi untuk menilai performansi sistem. Tulisan ini dilengkapi dengan sebuah aplikasi QA system dengan menggunakan Alkitab berbahasa Inggris versi World English Bible (WEB sebagai sumber informasi untuk menjawab pertanyaan. Pemilihan domain Alkitab menyebabkan sejumlah pertanyaan yang dapat diajukan terbatas pada informasi yang tersimpan dalam Alkitab itu sendiri. Selain itu pertanyaan juga dibatasi pada tiga buah tipe jawaban, yaitu Person, Location, dan Date. Kata kunci: question answering system, natural language processing, information retrieval, information extraction, named entity recognition, part of speech tagging.

  3. PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PENGUKURAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP DI KOTA BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erman Sutarno

    2015-02-01

    and the students can easily check their own progress, (5 every segment of this model was completed with reinforcement to improve the learning quality. Keywords: Learning Model, Interactive Multimedia, Experiential Learning Cycle. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran Pengukuran berbasis multimedia interaktif  yang dapat meningkatkan hasil dan kemandirian belajar siswa di SMP kelas VII. Penelitian dilaksanakan di SMP di Kota Bandung menggunakan pendekatan research and development. Proses dilaksanakan melalui tahapan: studi pendahuluan, pengembangan, dan pengujian. Instrumen yang digunakan pada tahap studi pendahuluan adalah studi pustaka dan survei lapangan; tahap pengembangan model dilakukan berupa penyusunan draf awal model, uji-coba terbatas, dan uji-coba diperluas; tahap validasi model berupa eksperimen pre-test treatment post-test dengan menggunakan matching pretest-posttest control group design. Penelitian ini menggunakan profil model pembelajaran experiential learning cycle dari teori belajar Kolb (1994 dengan karakteristik: (1 mengintegrasikan pengalaman awal siswa dengan pengalaman scientific (ilmiah, (2 belajar sambil bekerja (work-base laboratory, (3 pendidikan yang bersifat kooperatif (bekerja sama dalam konteks sosial, dan (4 menjamin penguasaan kompetensi dasar pengukuran arus, meter, kilogram yang memadai. Hasil uji efektivitas melalui model pembelajaran berbasis multimedia interaktif  dapat meningkatkan hasil belajar dan kemandirian belajar siswa. Beberapa temuan terpenting adalah: (1 model ini dapat meningkatkan kompetensi belajar siswa pada ranah kognitif, (2 melalui perangkat lunak keterampilan siswa dapat meningkatkan kemampuan bekerjasama dalam kelompok belajar, melatih berfikir kreatif, dan berkomunikasi, (3 mampu menerapkan berbagai kemampuan dengan terampil ketika mengerjakan LKS. Beberapa rekomendasi penelitian untuk guru, sekolah, pemerintah adalah: (1 Multimedia interaktif melalui animasi yang didisain

  4. Desain Didaktis Penalaran Matematis untuk Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa SMP pada Luas dan Volume Limas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulistiawati Sulistiawati

    2015-12-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan penalaran matematis siswa SMP pada materi geometri. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian desain didaktis (didactial design research.  Penelitian diawali dengan studi pendahuluan untuk mendapatkan data kesulitan belajar (learning obstacle yang dilaksanakan di SMP Negeri 29 Bandung kelas IXE sebanyak 35 orang, SMA Negeri 1 Lembang kelas XI IPA2 sebanyak 41 orang, dan STKIP Siliwangi Bandung mahasiswa semester VI sebanyak 49 orang pada tahun pelajaran 2011/2012 semester genap. Selanjutnya, dikembangkan desain didaktis yang diujicobakan terbatas kepada 30 siswa kelas VIII B SMP Assalam Bandung. Dari uji coba terbatas dilakukan analisis untuk menyusun desain didaktis revisi. Hasil dari penelitian ini diantaranya perangkat pembelajaran yang digunakan pada pembelajaran sebelum menggunakan desain didaktis belum dapat menggali kemampuan penalaran matematis, desain didaktis penalaran matematis yang dikembangkan dapat memperkecil gap yang dihadapi siswa, dan siswa memberikan tanggapan positif terhadap desain didaktis yang dikembangkan.The background of this research was the lack of junior high school students’ mathematical reasoning in geometry. This research used Didactical Design Research (DDR method which started by a preliminary study to 35 students of grade IX E Public Junior High School 29 Bandung, 41 students of grade XI Science Program of Senior High School 1 Lembang, and 49 students of Siliwangi College of Education Bandung in semester VI for academic year 2011/2012. The preliminary study was aimed to explore students’ learning obstacles to develep didactical design. The developed didactical design was implemented to 30 students of grade VII B of Assalam Junior High School Bandung. After this implementation the developed didactical design was revised. The results of this research were the learning tools used by previous teacher have not explored mathematical reasoning yet

  5. RANCANG BANGUN SISTEM E-LEARNING PEMROGRAMAN PADA MODUL DETEKSI PLAGIARISME KODE PROGRAM DAN STUDENT FEEDBACK SYSTEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Munif

    2017-01-01

    Full Text Available Kompetensi utama yang harus dimiliki oleh mahasiswa jurusan ilmu komputer/informatika adalah pemrograman. Perkuliahan yang berbasis pemrograman seringkali mewajibkan mahasiswa untuk mengerjakan soal yang cukup banyak. Hal ini tentunya akan menyulitkan dosen dalam mengevaluasi hasil pekerjaan mahasiswa. Selain itu, dimungkinkan pula adanya praktik mahasiswa yang memplagiat hasil dari mahasiswa lain. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan tersebut. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah sistem pembelajaran/e-learning pemrograman. Modul sistem e-learning yang dibuat pada artikel ini terbatas pada modul deteksi kemiripan kode program dan student feedback system. Modul deteksi kemiripan kode program berfungsi untuk mengecek kemiripan kode program antar mahasiswa. Kemudian kode-kode program yang memiliki tingkat kemiripan tinggi akan dikelompokkan menjadi satu menggunakan algoritma hierarchical clustering. Proses pengecekan kemiripan program dimulai dari proses transformasi kode program ke dalam Abstract Syntax Tree (AST, kemudian ditransformasi menjadi sequence dan dihitung kemiripannya menggunakan algoritma Levenshtein Distance. Modul student feedback system berfungsi untuk mengecek kemiripan kode program mahasiswa dengan dosen. Mahasiswa akan mendapatkan informasi apakah kode program mereka sudah sesuai dengan yang diinginkan oleh dosen atau belum. Sebelum sistem memberikan umpan balik, terlebih dahulu kode program dosen dan mahasiswa diproses menjadi AST dan kemudian menjadi sequence. Sistem akan membandingkan kemiripan kode program dosen dan mahasiswa menggunakan algoritma Smith-Waterman yang telah dimodifikasi. Kemudian sistem menampilkan baris-baris kode mana saja yang sama antara kode program dosen dengan kode program mahasiswa. Dari hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa modul deteksi plagiarisme dan student feedback system telah terimplementasi dengan baik.

  6. Estimasi Kanal Akustik Bawah Air Untuk Perairan Dangkal Menggunakan Metode Least Square (LS dan Minimum Mean Square Error (MMSE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mardawia M Panrereng

    2015-06-01

    Full Text Available Dalam beberapa tahun terakhir, sistem komunikasi akustik bawah air banyak dikembangkan oleh beberapa peneliti. Besarnya tantangan yang dihadapi membuat para peneliti semakin tertarik untuk mengembangkan penelitian dibidang ini. Kanal bawah air merupakan media komunikasi yang sulit karena adanya attenuasi, absorption, dan multipath yang disebabkan oleh gerakan gelombang air setiap saat. Untuk perairan dangkal, multipath disebabkan adanya pantulan dari permukaan dan dasar laut. Kebutuhan pengiriman data cepat dengan bandwidth terbatas menjadikan Ortogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM sebagai solusi untuk komunikasi transmisi tinggi dengan modulasi menggunakan Binary Phase-Shift Keying (BPSK. Estimasi kanal bertujuan untuk mengetahui karakteristik respon impuls kanal propagasi dengan mengirimkan pilot simbol. Pada estimasi kanal menggunakan metode Least Square (LS nilai Mean Square Error (MSE yang diperoleh cenderung lebih besar dari metode estimasi kanal menggunakan metode Minimum Mean Square (MMSE. Hasil kinerja estimasi kanal berdasarkan perhitungan Bit Error Rate (BER untuk estimasi kanal menggunakan metode LS dan metode MMSE tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan yaitu berselisih satu SNR untuk setiap metode estimasi kanal yang digunakan.

  7. JENIS HERPETOFAUNA DI CAGAR ALAM DAN TAMAN WISATA ALAM PENGANDARAN JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syafa'at Ariful Huda

    2017-06-01

    Full Text Available This study aims to determine the type of Herpetofauna that often appear in the area Cikamal and Cirengganis. This research was conducted in West Java precisely in Nature Tourism and Pangandaran Nature Reserve. The method used in this research is descriptive qualitative with field research approach (VES. Visual Encounter Survey (VES along the river and river body. The data obtained is analyzed first with the calculation of the number and calculation of the percentage of research results. From the results of this study get 2 types of herpetofauna consisting of amphibians and reptiles. Amphibians consist of a type of frog and type of bangkong. While only the type of lizard reptile found in the two locations. Amphibians and reptiles are found: Type of frog (Fajervarya limnocharis, Rana chalconata, Microdiscus sp, Hylidae, type of bangkong (Microhyla achatina, Bufonidae and Lizard Type (Spenomorphus sp.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis Herpetofauna yang sering muncul di daerah Cikamal dan Cirengganis. Penelitian ini dilakukan di Jawa Barat tepatnya di Wisata Alam dan Cagar Alam Pangandaran. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan riset lapangan (VES. Visual Encounter Survey (VES dengan menyusuri Sungai dan badan Sungai. Data yang diperoleh dianalisis terlebih dahulu dengan perhitungan jumlah dan perhitungan persentase hasil penelitian. Dari hasil penelitian kali ini mendapatkan 2 jenis herpetofauna yang terdiri dari amfibi dan reptil. Amfibi terdiri dari jenis katak dan jenis bangkong. Sedangkan reptil hanya jenis kadal yang di temukan di dua lokasi tersebut. Amfibi dan reptil yang ditemukan yaitu: Jenis katak (Fajervarya limnocharis, Rana chalconata, Microdiscus sp, Hylidae, jenis bangkong (Microhyla achatina, Bufonidae dan Jenis Kadal (Spenomorphus sp.

  8. PERANAN INVESTASI PENANAMAN MODAL DALAM NEGRI (PMDN DAN PENANAMAN MODAL ASING (PMA DALAM PENYERAPAN TENAGA KERJA DI KABUPATEN SIAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Thamrin

    2016-10-01

    Full Text Available Abstrak: Siak yang kita kenal sebagai salah satu daerah potensi sumber daya alam yang dimilikinya dan juga dikenal sebagai salah satu tujuan wisata di Provinsi Riau. pembangunan ekonomi Siak berdasarkan kebutuhan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang potensial, dan karena itu potensi ini perlu dikelola dan dimanfaatkan karena dapat membuat kontribusi besar untuk negara untuk menarik investasi serta menciptakan lapangan kerja. investasi mereka akan mendorong terciptanya barang modal baru yang akan menyerap faktor produksi baru yang menciptakan lapangan kerja kerjabaru atau pekerjaan yang akan menyerap tenaga kerja, yang pada gilirannya akan mengurangi pengangguran.               Berdasarkan apa yang telah dijelaskan, penyidik permasalahandalam pokok merumuskan penelitian ini adalah, Barapa besar adalah peran investasi domestik dan asing untuk menyerap permintaan tenaga kerja di Siak. Setelah semua data yang diperlukan dikumpulkan, diproses, dan kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif berdasarkan teori, model dan berbagai pendapat para ahli yang sudah berlaku umum sesuai dengan masalah yang dibahas.               Hasil penelitian menunjukkan Siak merupakan salah satu daerah potensi sumber daya alam, potensi terbesar Kabupaten Siak adalah pertanian dan perkebunan, Foreign Direct Investment (FDI yang terjadi selama lima tahun terakhir sebesar Rp 7.508.886.293.818, - atau 43, 40% yang terutama terlibat sektor industri, ada dua (2 perusahaan yang berinvestasi besar, yaitu PT. Indah Kiat Pulp & Paper Tbk dan PT. Pindo Deli Pulp & Paper Mills mampu menyerap tenaga kerja sebanya 22 168 orang atau 13,41%. Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN dalam lima tahun terakhir sebesar Rp 9.839.746.586.566, - atau 56,60%, yang bergerak di sektor pertanian dan perkebunan sektor manufaktur mampu menyediakan lapangan kerja bagi 143 172 orang atau 86,59%.  Abstract: Siak we know as one of the potential of its natural

  9. Pengaruh Konsentrasi Subletal Deltametrin terhadap Nutrisi dan Pertumbuhan Tanaman Padi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuni Ratna

    2011-12-01

    Full Text Available Increasing the reproductive capacity through increasing plant growth and nutrition is one plausible mechanism of resurgence. This research was intended to determine the effect of deltamethrin on plant vigor and nutrition contents. The experiment was carried out outdoor. The treatments tested were deltamethrin (50 ppm, buprofezin (100 ppm, and control (water. Insecticide applications were applied one time (at age 26 d or 50 d and two times (at age 26 and 50 d. Deltamethrin applications as many as two times did not increase the total chlorophyll and the photosynthesis rate, nutrients (total nitrogen, total protein, total sugar, total reducing sugar at aged 26 d, and sucrose, growth (plant height and number of tillers, and yield (number of panicles. However, application of deltamethrin at aged 26 d increased the amount of asparagine. Asparagine is known to be associated with the feeding rate of Nilaparvata lugens stimulation. Therefore, increasing level of asparagine after application of deltamethrin at sublethal concentration was considered as one of the factors that might be involved in the mechanism of N. lugens resurgence. Salah satu mekanisme resurjensi adalah peningkatan reproduksi hama melalui peningkatan nutrisi dan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini dimaksudkan untuk melihat pengaruh deltametrin terhadap kandungan nutrisi dan vigor tanaman. Pengujian dilakukan di lapangan. Perlakuan yang diuji adalah deltametrin 50 ppm, buprofezin 100 ppm, dan kontrol (air. Aplikasi insektisida dilakukan satu kali masing-masing pada umur tanaman 26 dan 50 hst dan dua kali pada umur 26 dan 50 hst. Aplikasi deltametrin sebanyak dua kali tidak meningkatkan total klorofil dan laju fotosintesis, nutrisi (total nitrogen, total protein, total gula, total gula reduksi pada 26 hst, dan sukrosa kecuali asparagin, pertumbuhan (tinggi tanaman dan jumlah anakan, dan hasil (jumlah malai tanaman. Oleh karena asparagin berperan sebagai pemacu laju makan Nilaparvata

  10. Kualitas Air Tanah di Tiga Ibu Kota Kecamatan (Kutowinangun, Prembun dan Kutoarjo dan Kaitannya dengan Sanitasi Lingkungan Sekitar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S Sudarmadji

    2016-12-01

    Full Text Available Air tanah masih merupakan sumber air untuk keperluan sehari-hari bagi penduduk perkotaan, lebih-lebih kota kecil pada umumnya. Sumber daya air menunjukkan gejala penurunan kualitas yang disebabkan oleh dampak berbagai macam kegiatan yang menghasilkan limbah dan sistem sanitasi lingkungan yang kurang baik. Daerah-daerah perkotaan yang terletak di dataran alluvial pantai dapat merupakan daerah yang rawan terhadap pencemaran air tanah. Tiga ibu kota kecamatan, yaitu Kutowinangun dan Prembun, Kabupaten Kebumen dan Kutoarjo Kabupaten Purworejo yang terletak saling berdekatan diteliti untuk mengetahui kualitas air tanah yang merupakan sumber air domestik penduduknya dalam kaitannya dengan kondisi sanitasi lingkungan serta persepsi masyarakat terhadap pencemaran sumber air tersebut. Penelitian ini dilakukan dengan mengadakan pengamatan di lapangan wawancara dengan penduduk serta analisis laboratorium terhadap sampel air tanah yang diambil. Hasil analisis laboratorium menunjukkan gejala kualitas air di tiga kota tersebut sudah memperlihatkan gejala penurunan, walaupun belum sampai melampaui ambang batas baku mutu air Golongan B. Penurunan tersebut terlibat dengan tingginya kadar NO2, SO4, Cl, COD dan bakteri coli. Diperkirakan bahwa tingginya kadar zat tersebut terkait dengan masalah limbah yang dibuang, yang didukung oleh sanitasi lingkungan yang masih belum baik. Kadar NO2 dan NO3 cenderung lebih tinggi di daerah pusat kota yang merupakan pusat aktivitas penduduk, dibandingkan dengan daerah pinggir kota. Limbah dari aktivitas kegiatan penduduk di pusat-pusat pelayanan umum, termasuk juga dari sarana transportasi di jalan raya dapat merupakan sumber pencemar air tanah. Bakteri coli pada umumnya tinggi di ketiga kota yang diteliti, melebihi 2400 MPN/100ml. Angka COD yang tinggi teramati didalam air tanah Kutowinangun dan Prembun, lebih dari 25% sampel di kedua kota ini memiliki COD diatas 10 mg/l, sedangkan di Kutoarjo relatif lebih rendah. Hal yang

  11. Walking behavior on Lapangan Merdeka district in Medan city

    Science.gov (United States)

    Zahrah, W.; Mandai, A. J. O.; Nasution, A. D.

    2018-03-01

    Lapangan Merdeka district in Medan City is an area with a lot of functions and activities. Pedestrians in this area pose particular behavior for walking. Such behavior can be formed due to certain factors. This study aimed to identify the behavior and motivation of walking, as well as knowing the perception of pedestrians on pedestrian facilities and infrastructures. This research is a qualitative descriptive study. This research was conducted in five streets that have pedestrian lanes by collecting data through observation of pedestrian facilities and infrastructures, as well as the distribution of questionnaires to investigate the characteristics of pedestrians, the behavior and motivation of walking, and perceptions of pedestrian facilities and infrastructure. The research found that the behavior of pedestrians when walking are different on certain characteristics of pedestrians as well as the specific conditions of facilities and infrastructures. The most dominant motivation when walking in this area is easy transportation access. The results of the perception of pedestrians also show that pedestrian facilities and infrastructure are good in this area.

  12. KAJIAN GEOMORFOLOGI UNTUK PERENCANAAN PENGGUNAAN LAHAN DI DAERAH ALIRAN SUNGAI OYO, GUNUNGKIDUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karmono Mangunsukardjo

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan geomorfologi dalam perencanaan penggunaan lahan di Daerah Aliran Sungai Oyo, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Arahan perencanaan penggunaan lahan didasarkan pada kelas kemampuan lahan dengan satuan medan sebagai satuan evaluasi dan acuan petanya. Satuan medan yang disusun atas satuan bentuklahan, lereng, dan tanah, sedangkan untuk penentuan kelas kemampuan lahannya ditambang dengan factor batu di permukaan, airtanah, dan genangan. Evaluasi kemampuan lahan dilakukan dengan cara matching antara karakteristik lahan dalam setiap satuan medan terhadap persyaratan kelas kemampuan lahan dengan menggunakan system informasi geografis (SIG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa satuan medan yang disusun berdasarkan kerangka dasar geomorfologi mampu memberikan penilaian kemampuan lahan dan arahan penggunaan lahan. Satuan medan pegunungan structural-denudasional (SP, perbukitan structural-denudasional (SB, mempunyai kelas kemampuan lahan VI, sehingga tidak boleh dimanfaatkan dan seharusnya dijadikan lahan konservasi. Satuan medan lain yang mempunyai kelas kemampuan lahan IV seperti SBk, KD, KDt dapat dimanfaatkan untuk pertanian sangat terbatas. Satuan medan yang berkelas kemampuan lahan III adalah FT, SI, KDa, dan KLb yang memungkinkan untuk lahan pertanian terbatas. Erosi dan sifat tanah merupakan faktor kendala lahan pertanian pada satuan medan dengan kelas kemampuan lahan III.

  13. ANALISIS BUTIR SOAPENGELOLAAN ARSIP INAKTIF DALAM UPAYA MENDUKUNG LAYANAN INFORMASI DI KANTOR ARSIP DAN PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN PURWOREJOL MATA PELAJARAN PENGANTAR ADMINISTRASI PERKANTORAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nita Rahmawati

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Purworejo, Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Seksi Akuisisi, Pengelolaan Arsip dan Dokumentasi,Staff Sub Tata Usaha,dan Arsiparis. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Prosedur penelitian ini meliputi tahap pra-lapangan, tahap pekerjaan lapangan, dan tahap analisis data. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arsip meliputi pencatatan arsip, pengendalian dan pendistribusian arsip, penyimpanan arsip, pemeliharaan arsip, pengawasan arsip, pemindahan dan pemusnahan arsip. Kendala yang ada antara lain masih adanya arsip yang menumpuk di ruang depo penyimpanan arsip, tidak adanya sanksi bagi peminjam arsip yang terlambat mengembalikan. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pencatatan arsip melalui kelengkapan arsip, pengendalian dan pendistribusian dengan tanggal terima, tanggal surat, paraf penerima. Sistem penyimpanan arsip yang digunakan adalah sistem penyimpanan kronologis (tanggal, pemeliharaan dengan membersihkan setiap sudut ruang arsip baik dengan kemoceng atau sapu dan memberikan kapur barus disela rak arsip juga melapisi arsip dengan kertas payung, pemindahan dan pemusnahan arsip dilakukan setiap periodik atau setahun sekali. Dengan demikian menyarankan : 1 mengoptimalkan ruang depo penyimpanan yang arsipnya masih ditumpuk dan belum diolah, 2 memberikan sanksi kepada peminjam arsip yang mengembalikan tidak tepat waktu. It was a qualitative research. The data source of the were the Head Office of Regional Library and Archive Office in Purworejo Regency, the Head of Administration, the Head Section of Procurement, Archives and Documentation Management,the Sub Staff of Administration, and the Archivist. The data were

  14. PROMOSI INDUSTRI BATIK PEKALONGAN (Penerapan, Kemudahan, dan Hambatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    T Tamamudin

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract: Pekalongan city is one of the produce regions batik. Geographically, small industry and large garment industry compete in the marketing of Pekalongan batik spread and extends beyond Pekalongan. Promotion strategy itself is the best combination of variables advertising, personall selling, promotions and other publicity semuanaya planned to achieve sales program. The type of research is a field research. The approach used in the study is a qualitative approach, the research procedures that produce descriptive data, in the form of words written or spoken of the people and observed behavior. Batik industry in Pekalongan in the implementation of the strategy promotion strategy promotional mix or promotional mix (promotional mix that is noticed and keep the blend of Personal selling by opening stores or shop and email services for e-commerce, advertising to advertise in several electronic media and newspapers, sales promotion with several exhibitions held in Pekalongan Pekalongan and outside the city, and publicity by utilizing the internet. Abstrak: Kota Pekalongan adalah salah satu daerah penghasil batik. Secara geografis, Industri kecil maupun industri konveksi besar bersaing dalam pemasaran batik Pekalongan yang menyebar dan meluas di luar Kota Pekalongan. Strategi promosi sendiri merupakan kombinasi yang paling baik dari variable-variabel periklanan, personall selling ,promosi dan publisitas yang lain yang semuanaya direncanakan untuk mencapai tujuan program penjualan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan kualitatif, prosedur penelitian yang menghasilkan data-data deskriptif. Industri batik di pekalongan dalam pelaksanaan strategi promosinya menggunakan strategi bauran promosi atau promotional mix (bauran promosi yaitu memperhatikan dan menjaga perpaduan antara Personal selling dengan membuka gerai atau toko dan layanan email untuk e

  15. Pola Penyebaran Harian Dan Karakteristik Tumbuhan Pakan Monyet Ekor Panjang (Macaca Fascicularis R. Di Hutan Rakyat Ambender, Pamekasan, Madura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anisa Zairina

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak Primata merupakan salah satu fauna arboreal di hutan yang memiliki arti penting dalam kehidupan alam. Keberadan primata sangat penting artinya dalam regenerasi hutan tropik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola penyebaran harian, populasi, serta identifikasi jenis tumbuhan pendukung terutama sebagai pakan M. fascicularis. Pengamatan penyebaran dan populasi  monyet dilakukan di kawasan hutan rakyat yang terletak di desa Ambender Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Pemetaan penyebaran harian dan daerah edar dilakukan dengan menggunakan peta dengan plotting area aktivitas harian M. fascicularis. Estimasi populasi monyet dilakukan dengan metode terkonsentrasi di lima titik pengamatan. Parameter yang diamati dalam estimasi populasi adalah jumlah, struktur umur, jenis kelamin, dan arah pergerakannya. Penentuan jenis makanan monyet dilakukan dengan metode focal animal sampling yaitu mengamati satu individu dalam jangka waktu tertentu. Proporsi tumbuhan pendukung dilakukan dengan metode kuadrat dan dihitung proporsinya terhadap seluruh tumbuhan yang ada. Identifikasi jenis tumbuhan dilakukan secara langsung di lapangan dan jika tidak memungkinkan dibuat herbarium dan diidentifikasi di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan monyet melakukan penyebaran harian dengan pola tertentu. Terdapat beberapa jenis tumbuhan yang menjadi pilihan M. fascicularis sebagai pakannya. Diantaranya terdapat sekitar 22 tumbuhan hutan yang teridentifikasi dan diketahui dipilih oleh M. fascicularis sebagai pakannya, jenis tumbuhan tersebut antara lain duwek (Syzygium cumini, nyato (Palaquium eriocalyx, kalak (Uvaria purpurea, polai (Alstonia scholaris, kendal (Cordia gantamensis, dan sanek (Capparis acuminata.   Kata Kunci: M. fascicularis, Pola penyebaran, Karakteristik tumbuhan pakan

  16. POTENSI DAN KAIDAH PERANCANGAN SITUS-WEB SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI VISUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Freddy H. Istanto

    2001-01-01

    Full Text Available The world is overwhelmed with the newly advanced-communication%2C that is Internet. One which widely known is web-site. Performing as the media of information through visual communication%2C web site is very potential and provides a wide variety of work field for the designers. The rules in web-site design are not far different from those of visual communication design. The essential elements%2C such as typography%2C illustration%2C symbolism%2C and photography%2C act as the key design in producing the web sites. Abstract in Bahasa Indonesia : Dunia dilanda model komunikasi baru yaitu internet. Salah satu bentuknya yang sangat terkenal adalah situs-web. Sebagai media penyebaran informasi melalui komunikasi visual%2C situs-web merupakan potensi dan lapangan kerja yang luar biasa bagi desainer komunikasi visual. Kaidah-kaidah perancangan situs-web tidak berbeda jauh dengan kaidah-kaidah pokok desain komunikasi visual. Elemen-elemen penting dalam desain komunikasi visual seperti typografi%2C ilustrasi%2C simbolisme dan fotografi merupakan kunci perancangan tampilan situs-web. web-site%2C potensi%2C design-criteria%2C visual communication design

  17. Corak Etnik dan Dinamika Batik Pekalongan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irfa'ina Rohana Salma

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAKBatik Pekalongan mempunyai ciri khas atau karakter yang berbeda dengan batik dari daerah pesisir lainnya. Corak yang berbeda ini karena adanya pengaruh budaya dari etnis-etnis pembuat batik yang berdomisili di Pekalongan, yaitu etnis Jawa, etnis Cina dan etnis Belanda. Tulisan ini bertujuan untuk melakukan tinjauan dan mengkritisi lebih dalam ciri khas atau karakter corak dari batik yang dihasilkan para pembatik dari etnis yang berbeda di Pekalongan. Metode pendekatan yang dipakai yaitu studi kepustakaan dan eksplorasi di lapangan. Beberapa sampel motif dari ketiga etnis pembatik dianalisis untuk mengetahui keunikan dan kekhasannya masing-masing, serta dengan tinjauan aspek-aspek lain yang melingkupi dinamika industri batik di Pekalongan. Hasilnya menunjukkan bahwa latar belakang budaya yang berbeda menghasilkan corak batik baru yang kemudian menjadi ciri khas batik Pekalongan secara umum. Ada tiga corak batik Pekalongan yaitu: Batik Pekalongan bergaya Jawa, Batik Pekalongan bergaya Cina, dan Batik Pekalongan bergaya Belanda, yang mempunyai keunikan sendiri-sendiri yang membedakan corak batik di antara mereka. Kajian ini dapat menjadi inspirasi pembinaan seni dan industri kreatif di daerah lain yang multietnis.Kata-kata kunci: batik, corak, etnisABSTRACTPekalongan batik has a specific or a different characteristic from other batik of coastal areas. Thestyle is differently from other because of the cultural influences of ethnic batik maker who lives in Pekalongan, namely Javanese, Chinese and Dutch. This paper aims to conduct a review and criticize the deeper characteristics or specific pattern of the Pekalongan batik results from the different ethnics. Approximation method used is library research and exploration in the field. Several samples of the three ethnic batik motifs were analyzed to determine the uniqueness and each characteristic, as well as the review of other aspects surrounding the dynamics of the industry in Pekalongan batik

  18. PENGEMBANGAN WEB INTRANET FISIKA UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SISWA SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Doyan

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran web intranet fisika dan mengetahui pengaruhnya terhadap penguasaan konsep dan kemampuan pemecahan masalah siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian dan pengembangan model Borg dan Gall yang dimodifikasi menjadi tiga tahap, yaitu tahap studi pendahuluan, tahap pengembangan media,dan tahap uji coba media. Tahap studi pendahuluan dilaksanakan dengan studi kepustakaan dan survei awal. Tahap pengembangan media menghasilkan draf awal media. Penelitian dilanjutkan dengan tahap implementasi uji coba terbatas dan uji coba lebih luas media pembelajaran web intranet fisika di SMKN 2 Praya Tengah. Pembelajaran materi usaha, energi, dan daya di kelas eksperimen menggunakan web intranet fisika sedangkan di kelas kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Kedua kelas dianalisis menggunakan uji perbedaan rata-rata (Uji t atau Uji Mann-Whitney dan skor gain ternormalisasi (N-gain. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran web intranet fisika efektif meningkatkan penguasaan konsep tetapi tidak efektif meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa SMK.ABSTRACTThe research was aimed at developing a learning media of physics intranet web and knowing its impacts to the student’s concept comprehension and problem solving skills. The research used a research design and development model of Borg and Gall which was modified into three stages; those were stage of preliminary study, stage of media development, and stage of media testing.The stage of preliminary study was conducted by having literature review and initial survey. Furthermore media development generated an initial draft of media. The research was continued with the stage of limited testing and more extensive testing implementation of physics intranet web learning media at SMKN 2 Praya Tengah. The learning material of work, energy and power in the experimental group used the physics intranet web, while the

  19. PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN PATISERI UNTUK SISWA TINGKAT XI SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Sunarmi

    2015-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: 1 mengembangkan multimedia pembelajaran patiseri pada standar kompetensi mengolah kue pastry kontinental untuk siswa tingkat XI SMK yang layak dari aspek pembelajaran, materi, dan media; 2 mengetahui keefektifan multimedia pembelajaran patiseri yang dikembangan terhadap penguasaan kompetensi belajar mengolah kue pastry kontinental dilihat dari peningkatan skor tes hasil belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan. Subyek penelitian adalah 36 siswa, untuk uji coba kelompok kecil dan uji coba lapangan. Validasi produk dilakukan oleh ahli materi dan ahli media. Selanjutnya data dianalisis dengan teknik analisis deskriptif.Hasil penilaian ahli materi dan ahli media menunjukkan bahwa kualitas multimedia “baik”. Penilaian siswa pada uji coba lapangan mengenai kualitas multimedia dari aspek pembelajaran,aspek materi dan aspek media “sangat baik“, dengan rerata skor dari ketiga aspek 4,49. Hasil pretes menunjukkan rerata sebesar 63,15 sedangkan rerata pada posttes sebesar 89,07. N-gain sebesar 0,72 termasuk kategori “tinggi”. Kesimpulannya: multimedia pembelajaran patiseri hasil pengembangan layak dignakan untuk media pembelajaran dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

  20. STUDI KUALITATIF MENGENAI PERSEPSI DAN PERILAKU SEKSUAL WANITA PEKERJA SEKS KOMERSIAL (PSK DALAM UPAYA PENCEGAHAN IMS DI KOTA SEMARANG TAHUN 2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratu Matahari

    2015-04-01

    Full Text Available Pendahuluan: Peningkatan jumlah kasus IMS di Kota Semarangdengan jumlah kasus IMS pada tahun 2009 tercatat mencapai 2.471 kasusdan jumlah kasus IMS pada tahun 2011 adalah 2473 kasus. Tujuan: Mendeskripsikan persepsi dan perilaku seksual wanita Pekerja Seks Komersial (PSK di Lokalisasi Sunan Kuning terhadap upaya pencegahan Infeksi Menular Seksual (IMS di Kota Semarang. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam (indepth interview pada enam PSK yang mengalami IMS dan mewawancarai dua kelompok diskusi (FGD, seorang mucikari, dan seorang petugas lapangan (PL sebagai triangulasi. Analisis data menggunakan analisis isi (content analysis. Hasil: Pola Pengetahuan PSK dan persepsi PSK terhadap IMS juga sudah baik, tetapi perilaku PSK dalam upaya mencegah penularan IMS masih belum bisa dikatakan baik karena penggunaan kondom diantara pekerja seks komersial pada saat melakukan hubungan seksual dengan pelanggannya masih rendah. Tidak adanya dukungan dari mucikari dalam meningkatkan perilaku pencegahan IMS. Hal ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap kesehatan diri sendiri masih rendah. Kesimpulan: Perilaku pencegahan PSK terhadap penularan IMS belum baik. Perlu diadakan pelatihan dengan metode role playing kepada para PSK dan mucikari untuk meningkatkan kepedulian mereka terhadap kesehatan sehingga diharapkan akan terjadi perubahan perilaku baru dalam upaya pencegahan penularan IMS terhadap diri mereka sendiri atau pelanggan.  Kata kunci: Persepsi, pekerja seks komersial, IMS, Kota Semarang

  1. Peningkatan Produktivitas Lahan Gambut melalui Teknik Ameliorasi dan Inokulasi Mikroba Pelarut Fosfat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Nur Istina

    2014-12-01

    Full Text Available Keterbatasan lahan potensial menyebabkan perluasan areal pertanian mengarah pada lahan gambut. Kendala pengembangan lahan gambut adalah rendahnya kandungan hara tersedia bagi tanaman. Fosfat (P merupakan salah satu unsur hara makro yang penting untuk pertumbuhan dan produksi tanaman, disisi lain ketersediaan hara ini pada lahan gambut terbatas karena ikatan asam organik dan sifat yang mudah tercuci. Penelitian untuk menguji pengaruh ameliorasi dan inokulasi mikroba pelarut fosfat terhadap ketersediaan hara P di lahan gambut dilakukan di kebun pembibitan kelapa sawit petani di Riau dari Oktober 2013 - Maret 2014, menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola Faktorial dengan 30 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan. Variabel yang diamati meliputi : tinggi tanaman, lingkar batang, jumlah daun, lebar daun, panjang daun, kandungan hara tanaman, dan bobot biomasa bibit setelah 5 bulan di pembibitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ameliorasi menggunakan kompos tandan kosong kelapa sawit mampu meningkatkan P tersedia, serapan P oleh batang dan akar, berat brangkasan dan berat kering batang. Sedangkan mikroba pelarut fosfat berpengaruh secara tidak nyata.The limitation of potential land leads agricultural development expansion to the peat soil area. Constrain of the peatland development is the low nutrient content that is required by plant. Phosphate is one of major growth and production limiting nutrient because of the solublelize of the organic acids and immobility The research was conducted from October 2013 – March 2014 at the farmer main nursery in Riau province to test the effect of amelioration and phosphate solubilizing microbe inoculation on P availability on palm oil seedling growth and production at peatland, used Randomized Block Design with 30 treatments and 3 replications. The parameters observed were plant height, leaf number, leaf width, leaf length, stem diameters, nutrient contents, also fresh and dry weight after 5 months at the

  2. APLIKASI PEMINJAMAN RUANGAN, KENDARAAN, PERALATAN DAN PENYAMPAIAN KELUHAN SERTA ANALISIS KETERSEDIAAN BARANG DAN KINERJA PELAYANAN PADA UPPK UNIVERSITAS KRISTEN PETRA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwie Yoanna

    2005-01-01

    Full Text Available Unit Pelayanan dan Pemeliharaan Kampus (UPPK Universitas Kristen Petra has a difficulty in facing the customers. Sometimes, a customer has to contact or meet UPPK staff just for asking schedule or give complain. Besides, UPPK needs a system that has ability to analyze equipments needed, base on customers' request and to analyze serving evaluation. Because of these problems, a web based system of distributing information, equipments and tools ordering, transportation ordering, room ordering, sport-field ordering, giving complain, equipments needed analysis and serving evaluation analysis is made. With this system, customers can obtain schedule information and then make an order, or giving complain, without have to meet the UPPK staff. This system is developed using PHP and MySQL as database server. The system is validated by distributing some questionnaires for UPPK staff and customers that give an average value of 3.63 (scale 1-4. Therefore, it can be concluded that this system can help to solve the problems. Besides, the systems also give a facility to analyze the serving evaluation and the need of equipments and tools. Abstract in Bahasa Indonesia : Unit Pelayanan dan Pemeliharaan Kampus (UPPK Universitas Kristen Petra mengalami kesulitan dalam berhadapan dengan customer. Terkadang customer harus menghubungi atau bertatap muka dengan pihak UPPK hanya untuk menanyakan jadwal pemakaian atau menyampaikan keluhan. Selain hal itu UPPK juga membutuhkan suatu sistem yang mampu menganalisa kebutuhan peralatan/barang berdasar permintaan customer serta analisa kinerja yang telah dilakukan. Melihat permasalahan yang ada, maka dibuat suatu sistem penyampaian informasi, pemesanan peralatan/barang, pemesanan ruang khusus, pemesanan lapangan, pemesanan kendaraan, penyampaian keluhan, analisa kebutuhan barang dan kinerja berbasis web. Dengan sistem ini customer dapat memperoleh informasi jadwal dan melakukan pemesanan serta penyampaian keluhan tanpa harus

  3. DIVERSIFIKASI KOMPETENSI LULUSAN PENDIDIKAN DAN LATIHAN VOKASI UNTUK LEBIH KOMPETITIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Dardiri

    2012-08-01

    Full Text Available The diversification of graduate’s competencies of vocational education and training to enhancing her/his competitiveness. The weakness absorbtion of graduate’s employment, the lack relevancies of the graduate’s competencies by industrial need, and the outnumber of graduate’s job availabilities were the problems of vocational education and training (VET especially in the Building Technology Education Program. In order to solve these problems, VET’s institutional must carry out: (1 di­versification of graduate’s competencies, (2 enhancing inovations teaching learning process with Total Quality Management (TQM Based Learning, (3 enhancing coope­ration with industries for learning process, (4 improving curriculum, and      (5 work’s quality culturalism. The implications for educational practice for the head of department are: (1 encourage teachers to innovate TQM-based learning, (2 have to do the diversification of graduates through improved curricula fit the needs of industry, and (3 expanding and strengthening cooperation with business/industry and the Vocational School for internship programs or other innovative programs. Lemahnya daya serap lulusan, kurang relevannya kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri, dan terbatasnya lapangan pekerjaan merupakah persoalan yang dihadapi lembaga pendidikan vokasi khususnya di bidang pendidikan teknik bangunan.  Untuk memecahkan persoalan tersebut diperlukan langkah-langkah (1 diversifikasi kompetensi lulusan, (2 inovasi penerapan model pembelajaran berbasis Total Quality Management (TQM, (3 penguatan kerjasama  pembelajaran dengan dunia industri,  (4 restrukturisasi kurikulum, dan (5 rekulturisasi dari budaya tradisonal ke budaya mutu. Implikasinya bagi praktik pendidikan adalah ketua jurusan (1 mendorong dosen melakukan inovasi pembelajaran berbasis TQM; (2 melakukan diversivikasi kompe­tensi lulusan melalui perbaikan kurikulum sesuai kebutuhan industri; dan (3 mem­perluas dan

  4. PERILAKU DAN PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM PENGELOLAAN LIMBAH CAIR DOMESTIK DENGAN SISTEM SANITASI TERPUSAT DI KECAMATAN GUBENG SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukriyah Kustanti

    2008-06-01

    Full Text Available Pertambahan jumlah penduduk berpengaruh pada peningkatan jumlah limbah domestik yang dihasilkan, sehingga membawa dampak terjadinya pencemaran lingkungan alam. Salah satu wadah penampung limbah domestik adalah saluran-saluran drainase. Seringkali pula berfungsi sebagai tempat buangan limbah dari kegiatan dapur dan kamar mandi beserta tinjanya. Saluran Kalidami adalah salah satu saluran hulu yang berasal dari 3 buah anak saluran yakni saluran Pucang Anom Timur, Saluran Pucang Adi, dan Saluran Kertajaya, yang semuanya itu bermuara di Saluran Kalidami. Kualitas Saluran Kalidami terkait dengan ditetapkannya Peraturan Daerah Kota Surabaya Nomor : 02 tahun 2004, tentang Pengolahan Kualitas air dan Pengendalian Pencemaran Air sebagai badan air dengan klasifikasi kelas III. Salah satu poko permasalahan dalam melihat pengelolaan saluran-saluran tersebut adalah peran serta masyarakat, yang dalam hal ini merupakan kajian dalam penelitian ini. Peran serta masyarakat terkait dengan bagaimana sikap dan perilaku masyarakat tersebut terhadap obyeknya. Studi kasus dalam penelitian ini adalah untuk melihat sejauh mana peran serta masyarakat di sepanjang anak Saluran Kalidami terhadap pengelolaan limbah cair domestik di sepanjang saluran drainase tersebut. Tujuan penelitian untuk melihat peran serta masyarakat di sepanjang saluran tersebut. Penelitian bersifat deskriptif, dengan teknik penarikan sampling random /acak terhadap sampel penelitian. Metode pengumpulan data adalah observasi dan survei lapangan, serta wawancara terbuka maupun wawancara dengan kuesioner. Hasil Penelitian menunjukkan tinkat pemahaman responden positif, demikian pula untuk sikap masyarakatnya. Namun tidak berhubungan dan berkontribusi terhadap perilaku dan peranserta masyarakat. Sehingga disimpulkan bahwa aspek ekonomi tidak berkaitan dengan faktor peranserta masyarakat, namun lebih pada aspek nilai budaya masyarakat

  5. Penentuan Rute Patroli Sekuriti Optimal Dengan Menggunakan Metode Nearest Neighbour Dan Insertion (Studi Kasus : South Processing Unit PT. X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fuaddillah Fuaddillah

    2017-03-01

    Full Text Available South Processing Unit (SPU merupakan salah satu lapangan migas di PT. X dengan estimasi harian produksi gas sekitar 450 gas (MMscf/d dan 5000 kondensat (BOPD. Gas dan kondesat yang terpisah dari masing-masing sumur produksi akan dikumpulkan ke dalam satu stasiun pengumpul yang disebut Gathering and Testing Satellite (GTS. Karena statusnya sebagai objek vital nasional, melakukan patroli sekuriti di laut antara GTS yang satu dengan GTS lainnya wajib dilakukan. Proses patroli sekuriti dengan seatruck pada kawasan SPU PT. X masih menggunakan intuisi dari supir seatruck dimana rute yang dipilih adalah rute yang dirasa lebih dekat, lebih nyaman dilalui, dan lebih familiar dengan pengetahuan supir sendiri sehingga menghasilkan total jarak tempuh yang lebih jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan membandingkan metode intuitif yang dilakukan oleh supir seatruck dengan metode nearest neighbour dan metode insertion dalam permasalahan penentuan rute patroli sekuriti yang optimal di PT. X pada lokasi SPU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total jarak tempuh dengan menggunakan metode intuitif yang telah diterapkan oleh supir seatruck adalah 72,76 km. Sedangkan, total jarak tempuh yang didapatkan dari menggunakan metode nearest neighbour yaitu 67,67 km dengan persentase penghematan jarak sebesar 6,9%. Dengan metode insertion, didapatkan total jarak tempuh sebesar 61,40 km, dengan persentase penghematan jarak sebesar 15,6% dibandingkan dengan metode intuitif supir seatruck.

  6. IMPLEMENTASI ALGORITMA HILL CLIMBING DAN ALGORITMA A* DALAM PENYELESAIAN PENYUSUNAN SUKU KATA DASAR DENGAN POLA PERMAINAN BINTANG KEJORA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurdin Nurdin

    2016-07-01

    Full Text Available Permainan Bintang Kejora merupakan permainan yang sama seperti permainan pergeseran angka dalam kotak berbentuk persegi (Puzzle. Jenis permainan seperti ini cenderung mudah untuk diselesaikan. Bentuk wadah bintang menyebabkan arah pergeseran akan menjadi terbatas. Permainan bintang kejora ini cukup rumit dan sukar untuk diselesaikan secara manual. Permainan ini dapat diselesaikan dengan metode heuristik, yaitu dengan menggunakan algoritma hill climbing dan algoritma A*. Sifat algoritma hill climbing adalah mencari kemungkinan-kemungkinan dari calon solusi untuk mendapatkan yang optimal bagi penyelesaian masalah dengan mencari nilai heuristik yang terkecil. Sedangkan algoritma A* membantu menemukan solusi pencarian dalam ruang keadaan dengan mempertimbangkan nilai heuristik terbesar yang dilacak sesuai node yang akan dilewati. Pembuatan perangkat lunak ini dirancang terlebih dahulu dengan menggunakan diagram State Transition Diagram, Use Case Diagram, Activity Diagram, dan Class Diagram. Perangkat lunak ini dapat memberikan penyelesaian yang optimum atas permainan bintang kejora yang nantinya menghasilkan huruf yang sebelumnya diacak menjadi tersusun membentuk sebuah kata dasar. Hasil yang didapatkan berupa langkah-langkah ditemukan solusi serta ditampilkan waktu pencarian yang dibutuhkan dalam menemukan solusi. Pencarian A* lebih cepat menemukan solusi dibandingkan Hill Climbing, karena A* mencari nilai heuristik pada jarak yang terjauh sehingga langsung tepat menuju sasaran. Kata kunci: Hill Climbing, Algoritma A*, Bintang Kejora

  7. SAFETY DAN SANITASI DI AREA KITCHEN AMAROOSSA HOTEL BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chandra Rizki Yano Putra

    2016-05-01

    prosedur membersihkan area kitchen, bagaimana prosedur mencuci bahan makanan dan peralatan di kitchen, dan hambatan apa saja yang terjadi pada saat kegiatan operasional di kitchen”. Metode yang digunakan dalam tugas akhir ini adalah “Metode Deskriptif”. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui observasi langsung kepada objek penelitian, mengadakan wawancara langsung dengan karyawan kitchen Amaroossa Hotel Bandung, di lengkapi dengan studi pustaka untuk memperoleh data teoritis sebagai dasar dalam pembahasan. Hasil observasi ini bahwa keadaan safety dan sanitasi area kitchen belum memenuhi persyaratan safety dan sanitasinya. Membersihkan area kitchen sudah berjalan dengan baik, tetapi luas kitchen yang dimiliki terbatas. Mencuci peralatan dan bahan makanan belum memenuhi safety dan sanitasi yaitu menggunakan satu bak cuci dalam tempat yang sama untuk mencuci. Hambatan operasional di kitchen ruang gerak yang sempit serta terbatasnya bak pencucian dan peralatan.

  8. STATUS INTRODUKSI IKAN DAN STRATEGI PELAKSANAAN SECARA BERKELANJUTAN DI PERAIRAN UMUM DARATAN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chairulwan Umar

    2013-11-01

    Full Text Available Masuknya jenis ikan asing berpotensi merubah keseimbangan pada perairan umum daratan, dan di Indonesia gejala ini sudah mulai terlihat. Makalah ini bertujuan untuk membahas lebih lanjut tentang perkembangan introduksi ikan asing, strategi pelaksanaan intoduksi dan berbagai dampaknya terhadap komunitas ikan asli perairan di Indonesia. Penelitian dilakukan melalui penelusuran dan studi pustaka tentang: sejarah kegiatan introduksi ikan yang dilakukan ke Indonesia, jenis-ikan introduksi ikan di Indonesia dan kegiatan introduksi ikan yang telah dan dilakukan di Indonesia beserta dampaknya. Verifikasi lapangan dilakukan pada tahun 2011 di beberapa danau dan waduk antara lain Danau Sentani, Danau Kerinci, Danau Matano dan Waduk Riam Kanan. Data yang terkumpul ditabulasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa introduksi ikan asing dilakukan di Indonesia sebelum tahun 1900. Introduksi ikan yang telah dilakukan selama ini, lebih banyak dilakukan tanpa melalui kajian ilmiah yang mendalam dan telah terbukti mengakibatkan hilang atau berkurangnya populasi ikan asli atau endemik serta menjadi agen pembawa penyakit. The entry of alien fish species could potentially change the balance of the inland waters and in Indonesia this symptoms was shown. The paper aims are to discuss more about the development introduction of alien fish species, the introduction implementation strategy and its impact to indigenous fish species communities in Indonesian inland waters. The study was conducted through a literature research about: the history of fish introductions activities which carried out in Indonesia, the species of fish introduction in Indonesia and the activities of introduction fish that have been conducted in Indonesia and its impact. Field verification was conducted in 2011 at several lakes and reservoir such us: Sentani Lake, Kerinci Lake, Matano Lake and Riam Kanan Reservoir. The collected data were tabulated and analyzed

  9. Sistem Perburuan Landak Moncong Panjang (Zaglossus bruijnii pada Masyarakat Kampung Waibem dan Kampung Saukorem Tambrauw, Papua Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tresia Frida Awak

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem perburuan landak moncong panjang (Zaglossus bruijnii oleh masyarakat kampung Waibem dan Saukorem, Kabupaten Tambrauw. Penelitian ini dilakukan di Kampung Waibem dan Saukorem selama 1 bulan, yaitu sejak bulan Juli-Agustus 2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik observasi lapangan dan wawancara semi struktural yang mengacu pada daftar kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa umumnya masyarakat Kampung Waibem dan Saukorem melakukan perburuan dengan 3 (tiga tujuan, yaitu untuk dikonsumsi, dijual, dan sebagai hiburan. Masyarakat Kampung Waibem dan Saukorem berburu landak moncong panjang dengan menggunakan jerat, parang, bantuan anjing, dan berburu secara visual (bantuan mata. Waktu berburu landak moncong panjang adalah sehabis hujan, bulan sabit, dan pada malam hari. Pengembangan ekowisata berbasis satwa landak moncong panjang menjadi salah satu strategi untuk menambah pendapatan masyarakat pada kedua kampung serta secara perlahan-lahan mengurangi tingkat perburuan masyarakat. Kata kunci: sistem perburuan, Zaglossus bruijnii, landak moncong panjang, Saukorem Village, Waibem Village   Hunting system of long-beaked echidna (Zaglossus bruijnii by Waibem and Saukorem local communities, Tambrauw Regency, West Papua Abstract The objective of this research was to investigate hunting system of western long-beaked echidna (Zaglossus bruijnii by Waibem and Saukorem Local Communities, Tambrauw Regency in Papua Province of Indonesia during July to August 2014. The observation technique and semi-structural interview were carried out by asking local people through questionnaire and analyzed by descriptive method. The result shows that local people in Waibem and Saukorem villagers generally do hunting for consumption, commercial/sale and hobby. The hunting method used by these communities were lasso, chopping knife, dog, and visual hunting. Hunting time of western long-beaked echidnais

  10. EFEKTIVITAS METODE TAMYIZ DALAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENERJEMAH AL-QUR’AN (Studi di Pondok Pesantren Bayt Tamyiz Indramayu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Subakir Subakir

    2016-05-01

      Abstrak Penelitian yang kami tulis ini bertujuan untuk mengetahui tentang implementasi pembelajaran terjemah Al-Qur’an dengan menggunakan Metode Tamyiz, dan juga mengetahui secara jelas proses pembelajaran dari awal hingga akhir dan sistem evaluasi yang digunakan terhadap siswa.Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Bayt Tamyiz Indramayu Jawa Barat. Adapun jenis penelitian yang dipakai yaitu penelitian lapangan (Field research dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan metode Purposive sampling yaitu informan dari pimpinan pondok dan guru yang bersangkutan di pondok tersebut, selanjutnya observasi partisipan. Uji keabasahan data peningkatan ketekunan pengamatan, trianggulasi, analisis implementasi dan member cek. Adapun tehnik analisis data selama di lapangan yaitu analisis domain, taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema kultural.Hasil penelitian di Pondok Pesantren Bayt Tamyiz Indramayu menunjukan bahwa efektifitas metode Tamyiz dengan ukuran materi yang cukup banyak mempelajari terjemah Quran dengan meggunakan metode Tamyiz baik untuk pemula maupun yang pernah belajar sangat efektif karena dengan waktu 24 jam siswa dapat terjemah Quran. Kata Kunci : Tamyiz, Metode Terjemah Al-Quran, Pondok Pesantren

  11. THE INSECT GROWTH REGULATOR, TRIFLUMURON (OMS-2015 AGAINST AEDES AEGYPTI IN JAKARTA, INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Soekirno

    2012-09-01

    Full Text Available Uji laboratorium dan lapangan dengan IGR Triflumuron (OMS-2015 terhadap larva nyamuk Aedes aegypti telah dilakukan di Jakarta. Uji laboratorium dilakukan dengan 6 variasi dosis, yaitu 0,004; 0,011; 0,034; 0,10; 0,33 dan 1,0 ppm Triflumuron terhadap perkembangan larva nyamuk Ae. aegypti di dalam tempayan. Dari uji laboratorium dapat diketahui bahwa Triflumuron dengan dosis 0,004 ppm dapat menekan perkembangan pupa untuk menjadi dewasa dalam waktu 2 minggu, sedangkan dosis 0,10 ppm menekan padat populasi nyamuk Ae. aegypti selama 4 minggu dan dosis 1,0 ppm menekan padat populasi nyamuk Ae. aegypti selama 8 minggu. Uji lapangan dengan menggunakan Triflumuron di daerah pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, seluas 27 hektar dengan dua kali perlakuan, dengan dosis 0,042 dan 0,075 ppm, terjadi penurunan populasi nyamuk Ae. aegypti dewasa dan indeks pupa menjadi 0 dalam 4 hari setelah perlakuan. Penurunan populasi nyamuk Ae. aegypti dewasa terlihat setelah 2 minggu se­sudah perlakuan dengan tidak berhasilnya larva/pupa menjadi nyamuk dewasa. 

  12. Perhitungan Volume dan Karakterisasi Material Endapan Erupsi Gunungapi Kelud Tahun 2014, di Sungai Bladak Bagian Hulu Dengan Metode Geofisika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anastasia Neni Candra Purnamasari

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Erupsi Gunungapi Kelud pada 13 Februari 2014 menghasilkan material endapan di hulu Sungai Bladak dalam jumlah yang sangat besar.Endapan hasil erupsi yang terdapat di hulu sungai berpotensi sebagai material lahar bagi wilayah di hilir.Upaya mitigasi untuk mengurangi bencana banjir lahar memerlukan informasi volume material endapan. Selain itu, informasi karakteristik fisik material endapan juga penting untuk pemanfaatannya bagi masyarakat. Penelitian untuk mengetahui volume material endapan dilakukan dengan menggunakan metode geofisika pada pengukuran ketebalan dari material endapan.Metode geofisika yang digunakan adalah metode mikroseismik dan metode seismik refraksi.Hasil yang didapatkan dari pengolahan data lapangan mikroseismik adalah nilai frekuensi natural (f0 dari setiap titik pengukuran mikroseismik. Hasil yang didapatkan dari pengolahan data lapangan seismik refraksi adalah kecepatan gelombang P dari material endapan, dimana kecepatan gelombang P akan diturunkan sehingga didapatkan kecepatan gelombang S. Kecepatan gelombang S akan digunakan untuk penghitungan ketebalan material endapan yang digabungkan dengan nilai frekuensi natural dengan rumus h=Vs/4f0. Berdasarkan ketebalan material endapan yang didapatkan dari hasil penghitungan setiap titik mikroseismik, kemudian dibuat kontur ketebalan material endapan dan dilakukan penghitungan volume material endapan. Karakterisasi material endapan dilakukan dengan cara menghitung persentase pumice dan nonpumice secara fisual menggunakan foto lapangan. Ketebalan endapan pumice di permukaan lahan dianalisis persebarannya menurut satuan-satuan lereng. Volume material endapan yang didapatkan dari hasil penelitian sebesar 27,6 juta m3. Hasil karakterisasi material diketahui bahwa pumice pada material endapan yang ada di hulu Sungai Bladak 91,82 % dan sisanya 7,18 % adalah nonpumice. Jumlah pumice yang sangat banyak tersebut merupakan sumberdaya alam yang bernilai ekonomi tinggi. Pumice dapat

  13. Efektivitas Model Prakarya dan Kewirausahaan Berbasis Ekonomi Kreatif Berdimensi Industri Keunggulan Lokal terhadap Keinovatifan Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukardi Sukardi

    2017-06-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan model pendidikan Prakarya dan Kewirausahaan berbasis ekonomi kreatif berdimensi industri keunggulan lokal terhadap keinovatifan siswa SMA dalam menghasilkan produk/jasa. Penelitian berupa penelitian dan pengembangan versi Borg dan Gall yang dipadukan dengan prinsip desain konstruktivistik. Kajian dilakukan melalui tahapan uji produk awal melalui uji terbatas yang disertai revisi; uji produk akhir melalui quasi eksperimen; dan desiminasi dan implementasi. Data dikumpulkan melalui tes, proyek, dan kuesioner, sedang analisis data dilakukan lewat uji korelasi dan t-tes. Hasil penelitian menunjukkan: (1 hasil uji produk awal menunjukkan bahwa model yang dihasilkan sangat baik dan layak diuji lebih lanjut; (2 hasil uji produk akhir menunjukkan model yang dihasilkan efektif ditinjau dari keinovatifan siswa dalam menghasilkan produk ekonomi kreatif berdimensi keunggulan lokal; (3 guru dan siswa memberikan respon yang sangat baik terhadap model yang dihasilkan dilihat dari aspek relevance, reflection, interaction, tutor support, peer support, dan interpretation; (4 model akhir yang dihasilkan memuat tiga komponen utama, yaitu tujuan, prosedur, dan penilaian pembelajaran. Kata Kunci: efektivitas model, prakarya dan kewirausahaan, keinovatifan THE EFFECTIVENESS OF CRAFTSMANSHIP EDUCATIONAL MODEL AND CREATIVE ECONOMY-BASED ENTREPRENEURSHIP WITH LOCAL ADVANTAGE INDUSTRY TO STUDENTS’ INNOVATION Abstract: The purpose of this study is to figure out the effectiveness of craftsmanship educational model and creative economy-based entrepreneurship with local advantage industry to the level of high school students’ innovation in providing products / services. This study uses a model of research and development developed by Borg and Gall combined with constructivist design principles. The second phase involves two steps: (1 the initial product test through limited testing with revisions; (2 the final

  14. Analisa Ketelitian Geometrik Citra Pleiades 1A dan Worldview-2 untuk Pembuatan Peta Dasar Rencana Detail Tata Ruang Perkotaan (Studi Kasus: Surabaya Pusat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ricko Buana Surya

    2017-01-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi penginderaan jauh mulai banyak diterapkan untuk berbagai keperluan, misalnya pembuatan peta Rencana Detail Tata Ruang (RDTR dengan skala 1:5000. Saat ini, ada beberapa satelit yang dapat menghasilkan citra resolusi tinggi dengan resolusi spasial kurang dari 1-2 m. Namun data citra yang diperoleh dari satelit-satelit tersebut harus diolah sedemikian rupa untuk meminimalisasi adanya kesalahan, terutama kesalahan geometrik. Data citra Pleiades 1A tahun 2015 dan citra Worldview-2 tahun 2012. Kedua citra tersebut dikoreksi secara geometrik menggunakan dua metode transformasi yaitu affine dan polynomial orde-2. Proses koreksi geometrik dengan menggunakan 8 titik kontrol tanah (GCP tersebar merata pada keseluruhan area studi yaitu Surabaya Pusat. Koordinat GCP diukur langsung di lapangan menggunakan GPS geodetik dengan metode statik dan lama pengamatan untuk setiap titik sekitar 40 menit. Kemudian citra terkoreksi dilakukan uji ketelitian koordinat dengan menggunakan ICP sebanyak 12 titik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai RMSE menggunakan metode transformasi polynomial orde-2 lebih baik dibandingkan dengan metode affine. Citra Worldview-2 menghasilkan nilai RMSE lebih kecil dibandingkan dengan citra Pleiades 1A pada kedua metode transformasi yang digunakan. Untuk kelayakan citra sebagai peta dasar, citra Pleiades 1A memenuhi syarat peta skala 1:5000 dan citra Worldview-2 memenuhi syarat peta skala 1:5000.

  15. HUBUNGAN PANJANG BOBOT, FAKTOR KONDISI DAN STRUKTUR UKURAN IKAN LEMURU (Sardinella lemuru DI PERAIRAN SELAT BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Wujdi

    2016-03-01

    Full Text Available Ikan lemuru merupakan jenis ikan hasil tangkapan utama kegiatan perikanan di perairan Selat Bali yang status pemanfaatannya sudah mengalami lebih tangkap dan memerlukan upaya pengelolaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan panjang dan bobot, faktor kondisi, serta struktur ukuran ikan lemuru di perairan Selat Bali. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Agustus 2010 hingga Desember 2011 dengan metode survei dan pengamatan langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan panjang dan bobot ikan lemuru mengikuti persamaan W=0,007FL3,167 dan memiliki pola pertumbuhan allometrik positif (b>3 namun pada setiap bulannya mengalami perubahan pola pertumbuhan. Nilai faktor kondisi relatif berkisar antara 0,95-1,28 dan berfluktuasi setiap bulannya. Hasil ini diduga dipengaruhi oleh ketersediaan makanan. Ikan lemuru berukuran kecil atau “sempenit” (<11 cmFL banyak tertangkap pada bulan Agustus dan September 2010 serta Juli dan November 2011 dan diduga pada waktu tersebut terjadi awal rekruitmen.   Bali sardinella (“lemuru” is mostly caught by fishers in the Bali Strait waters, and its status predicted have overfishing so that it needs to manage this resources. The purpose of this study to investigate the length-weight relationship, the condition factors and size structure of lemuru in the Bali Strait waters. The data was collected through survey and direct observation in the field from August 2010 to December 2011. The result of this study shows that length-weight relationship could be described as W = 0.007 FL3, 167. Nevertheless,  it is change on the growth pattern by monthly. The value of relative condition factors of lemuru were ranging from 0.95 to 1.28 and very fluctuated by monthly. It is predicted that influenced by feed availability in Bali Strait waters. The smaal size of lemuru, namely “sempenit (<11 cmFL are dominantly caught during August to September 2010 and July and November 2011 that indicated

  16. Identifikasi Fusarium dan Nematoda Parasitik yang Berasosiasi dengan Penyakit Kuning Lada di Kalimantan Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suryanti Suryanti

    2015-07-01

    Full Text Available Pepper (Piper nigrum, known as the “King of Spices” is one of the most important spices. In the international market, Indonesian pepper has high selling value, due to its flavor characteristics. Pepper yellowing disease is one of the most important disease that caused the decrease of pepper production and become the main problem in the cultivation of pepper in West Kalimantan. This research was conducted to determine the major causal agent of leaf yellowing disease of pepper. The Fusarium associated with diseased plant were isolated from the symptomatic plant and nematodes were isolated from the root with leaf yellowing symptom. The Fusarium isolates were cultured on agar medium, and the nematode was cultured on tomato plant. From diseased pepper in West Kalimantan, it was isolated 4 Fusarium isolates and plant parasitic nematode Meloidogyne. The result showed that H isolate of Fusarium was the most virulent isolate and identified asFusarium solani. The Meloidogyne was identified by the female perenial patern.The nematode was identified as Meloidogyne incognita. INTISARI Lada (Piper nigrum L. merupakan salah satu jenis rempah penting yang telah dikenal sebagai “King of Spices”. Di pasar internasional, lada Indonesia mempunyai daya jual tinggi karena cita rasanya yang khas. Salah satu kendala dalam budidaya lada adalah adanya penyakit kuning lada dan sampai saat ini menjadi masalah utama pada pertanaman lada di Kalimantan Barat. Informasi tentang patogen utama yang berinteraksi dengan penyakit kuning lada masih sangat terbatas, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi patogen utama yang berasosiasi dengan penyakit kuning lada. Isolasi Fusarium dilakukan dari batang lada dan isolasi nematoda dilakukan dari akar lada yang bergejala penyakit kuning di Kalimantan Barat. Fusarium hasil isolasi dikulturkan dalam medium agar, sedangkan nematoda hasil isolasi dikulturkan dalam akar tomat. Dari hasil isolasi berhasil didapatkan

  17. Peningkatan Kemampuan Memahami Bacaan Bahasa Arab Melalui Teknik Pembelajaran SQ4-R (Penelitian Tindakan pada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Jurusan Tarbiyah STAIN Kendari)

    OpenAIRE

    Batmang, Batmang

    2013-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa pada semester ke enam Departemen Arab Bahasa Pendidikan Akademik 2012-2013 dalam memahami teks-teks Arab dengan penerapan teknik pembelajaran SQ4-R. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan dan pendekatan kualitatif. Metode untuk mengumpulkan data yang: observasi, wawancara, portofolio, membaca tes pemahaman, dan catatan lapangan. Data dianalisis secara kualitatif dengan mengurangi, menyajikan dan dengan menarik kesimpul...

  18. SEJARAH PENGUASAAN SUMBER DAYA PESISIR DAN LAUT DI TELUK TOMINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Obie

    2015-01-01

    mulai hidup menetap dengan membangun rumah di atas permukaan laut, ekonomi bersumber dari menangkap ikan di pesisir dan mengumpulkan hasil-hasil laut lainnya. Memasuki Orde Baru, tepatnya mulai tahun 1977 sampai Orde Reformasi, eksistensi Suku Bajo mulai terganggu dengan masuknya perusahaan kayu, tambak, dan kebijakan konservasi. Di era ini Suku Bajo mengalami tekanan resettlement, menyebabkan komunitas mereka terbelah. Akses komunitas Bajo Darat ke laut menjadi terbatas, sementara komunitas Bajo Laut makin terjepit oleh ekspansi perusahaan kayu, tambak, dan kebijakan konservasi.Kata-kata kunci: Suku Bajo, perusahaan kayu, usaha tambak, konservasi, resettlement, pariwisata budaya  

  19. EVALUASI PROGRAM PEMBERDAYAAN PETANI MELALUI TEKNOLOGI DAN INFORMASI PERTANIAN USAHA TERNAK DOMBA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desy Anggar Sary

    2017-06-01

    Full Text Available Pemberdayaan SDM pertanian perlu terus dikembangkan agar semakin maju dan efisien serta diarahkan untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produksi. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi dan menganalisis pelaksanaan program, kendala yang dihadapi dan solusi program, strategi program pemberdayaan petani melalui teknologi dan informasi pertanian pada usaha ternak domba di Kabupaten Temanggung. Hasil penelitian menunjukkan 1 pelaksanaan program tersebut telah sesuai dengan komponen A, B dan E, 2 kendala yang dihadapi  penyuluh berkaitan  dengan SDM  termasuk  rendah dengan  solusi  memberikan  penyuluhan dengan bahasa yang mudah dipahami oleh petani; kendala yang dihadapi petani adalah kesulitan mendapatkan pakan ternak segar pada musim kemarau dengan solusi mencari sumber protein lain, pemasaran hasil ternak domba terbatas dan munculnya pesaing dengan solusi peningkatan kualitas hasil ternak yang kompetitif, 3 strategi pemberdayaan mencakupi kegiatan memberi pelatihan secara nyata dan tepat guna serta intensifikasi  pengelolaan pertanian dan peternakan domba. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa program FEATI/P3TIP komponen A,B dan E telah dilaksanakan di Desa Purwodadi Kecamatan Tembarak Kabupaten Temanggung sehingga mampu memberdayakan petani melalui UP FMA menjadi embrio agribisnis. Diajukan saran agar diberikan pelatihan dasar pertanian dan peternakan untuk meningkatkan pengetahuan petani peserta program pemberdayaan.  The agricultural human resources empowermentneed to develop to be more advanced and efficient and directed to improve the quantity and quality of production. The purpose of this study was to evaluate and analyze the execution of the program, the obstacles encountered and solutions programs, strategies farmer empowerment through technology and information on the business of sheep farming in the district Temanggung.The results showed; 1 implementation of the program in accordance  with the component A, B and E, 2

  20. STUDI PENGARUH JUMLAH PENGUNJUNG TERHADAP KEANEKAAN JENIS DAN KEMELIMPAHAN BURUNG DI KAWASAN WISATA ALAM KOPENG (Study on Effect of Visitor Number to The Species Variety and The Abundance of Birds in Kopeng Natural Tourism Area

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Retno Nur Utami

    2007-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian yang dilakukan di Kawasan Wisata Alam (KWA Kopeng ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah pengunjung terhadap keanekaan jenis dan kemelimpahan burung di KWA Kopeng; mengetahui keanekaan jenis dan kemelimpahan burungterhadap tingkat kepuasan pengunjung; serta untuk memberikan arahan pengelolaan pengunjung berdasarkan hasil penelitian. Pengamatan burung dan pengunjung dilakukan dengan metode point count. Titik pengamatan dipilih secara representatif menggunakan teknik random sampling. Berdasarkan peta kawasan hutan wisata dan pengecekan lapangan dilakukan pembagian lokasi titik pengamatan sebanyak 21 titik. Titik pengamatan berbentuk lingkaran dengan radius 20 m, kemudian titik-titik pengamatan yang telah terpilih dipetakan dan didokumentasikan untuk memudahkan pengamatan pada periode berikutnya. Waktu pengamatan adalah selama dua (kali hari Minggu. Hari Minggu dipilih atas pertimbangan kemudahan perjumpaan dengan pengunjung. Selain dilakukan pengukuran terhadap variabel-variabel terpilih (dalam rangka memperoleh data primer, juga dilakukan pengumpulan data sekunder yang meliputi data kondisi umum lapangan dan sistem pengelolaan kawasan. Data primer yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan menggunakan model regresi linier sederhana dan korelasi peringkat Spearman, masing-masing untuk mengetahui pengaruh jumlah pengunjung (variable bebas terhadap keanekaan jenis burung dan jumlah kemelimpahan burung (variabel-variabel bergantung; dan untuk mengetahui korelasi antara variabel keanekaan jenis burung maupun variabel kemelimpahan burung dengan variabel kepuasan pengunjung. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jumlah pengunjung tidak berpengaruh nyata terhadap keanekaan jenis dan kemelimpahan burung di Kawasan Wisata Alam Kopeng; terdapat korelasi yang negatif antara keanekaan jenis dan kemelimpahan burung dengan tingkat kepuasan pengunjung.   ABSTRACT The aims of this research were to know the effect of the

  1. I Juragan Anom: (Sebuah Kajian Tekstual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Bagus Putra Yadnya

    2015-04-01

    Full Text Available Tulisan ini ditujukan untuk memberikan tinjauan teoretis mengenai konsep konteks situasi dan aplikasi model teoretis Hallday (1985 tentang konteks situasi terhadap teks I Juragan Anom, sebuah teks tradisional Bali berwujud prosa naratif yang tidak saja bisa dipahami sebagai suatu cerita rakyat yang bercerita tentang perjalanan hidup karakter di dalam cerita tersebut yang dikemas dalam struktur kisahan cerita Panji dan memiliki sejumlah kesamaan struktur alur universal dari the Hero of Tradition serta memiliki bobot edukatif bagi pendidikan dan pembinaan anak-anak. Jangkauan pembicaraan dan kajian terhadap teks tersebut terbatas pada (1 kesatuan teks yang mencakup kesatuan struktur dan texture, (2 konteks situasi dan (3 konteks budayanya.

  2. PEMANFAATAN E-COMMERCE POPULER POPULER UNTUK OPTIMALISASI PEMASARAN PRODUK PADA KUBE BORDIR KURNIA DESA DEMANGAN KUDUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diana Laily Fithri

    2017-11-01

    Full Text Available Desa Demangan merupakan salah satu desa yang berada di wilayah kecamatan Kota kabupaten Kudus. Di desa ini terdapat beberapa pengrajin usaha bordir yang tergabung dalam KUBE. Selama ini proses pemasaran produk bordir masih dilakukan secara tradisional sehingga hasil penjualan produk bordir kuantitasnya belum optimal serta jangkauan promosinya masih terbatas di sekitar kota Kudus, meskipun ada beberapa permintaan dari luar kota tetapi jumlahnya masih sedikit karena kurangnya promosi. Implementasi teknologi informasi dalam dunia pemasaran, salah satunya melalui penerapan media pemasaran berbasis e-commerce populer. Melalui media tersebut memungkinkan akses informasi untuk promosi serta pemasaran dapat dilakukan seluas – luasnya tanpa terbatas ruang dan waktu.  Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah membantu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para pengrajin bordir. Dengan target khususnya yaitu meningkatkan kuantitas pemasaran bordir melalui memperluas daerah pemasaran dengan cara  mempromosikan hasil bordir melalui e-commerce populer supaya bisa mencakup pasar yang lebih luas.

  3. Teknik Penyembunyian dan Enkripsi Pesan pada Citra Digital dengan Kombinasi Metode LSB dan RSA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Antonius Erick Handoyo

    2018-02-01

    Full Text Available This study proposed a combination of steganography and cryptography techniques using LSB and RSA methods. RSA is a popular cryptographic technique that can be applied to digital imagery. Digital image pixel values range from 0 to 255, making the keys used in RSA limited enough and less secure. So in this study, it is proposed to convert pixel image value to 16 bits so that the key used can be more varied. Experimental results proved that there was a steady increase in security and imperceptibility. This was shown by the results of PSNR 57.2258dB and MSE 0.1232dB. This method was also resistant to salt and pepper attacks. Penelitian ini mengusulkan kombinasi teknik steganografi dan kriptografi menggunakan metode LSB – RSA. RSA merupakan teknik kriptografi yang populer dapat diterapkan pada citra digital. Nilai piksel citra digital hanya berkisar 0 sampai 255. Hal ini membuat kunci yang digunakan dalam RSA cukup terbatas sehingga kurang aman. Dalam penelitian ini diusulkan untuk mengkonversi nilai piksel citra menjadi 16 bit sehingga kunci yang digunakan dapat lebih bervariasi. Hasil eksperimen membuktikan adanya peningkatan keamanan serta nilai imperceptibility yang tetap terjaga. Hal ini dibuktikan dengan hasil PSNR 57.2258dB, MSE 0.1232dB. Metode ini juga tahan terhadap serangan salt and pepper.

  4. PENGELOLAAN MATA AIR UNTUK PENYEDIAAN AIR RUMAHTANGGA BERKELANJUTAN DI LERENG SELATAN GUNUNGAPI MERAPI (Springs Management for Sustainability Domestic Water Supply in the South West of Merapi Volcano Slope

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudarmadji Sudarmadji

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Mata air merupakan pemunculan air tanah ke permukaan tanah. Pemanfaatan mata air sangat beragam, antara lain penggunaan untuk keperluan air minum, irigasi, perikanan, untuk obyek wisata. Mata air mempunyai debit terbatas, namun kualitasnya baik, penggunaannya beragam, hal tersebut sering terjadi konflik pemanfaatan. Di saat musim kemarau, beberapa mata air merupakan sumber air satu-satunya di suatu tempat, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara baik. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengelolaan mata air berbasis teknologi tepat guna dalam penyediaan air rumahtangga di lereng selatan Gunungapi Merapi. Penelitian dilakukan dengan survei dan observasi di lapangan terhadap mata air yang digunakan untuk penyediaan air rumahtangga. Sejumlah responden pengguna mata air dan tokoh masyarakat setempat diwawancarai secara bebas dan terstruktur untuk memperoleh data pengelolaan mata air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi lingkungan dan karakteristik mata air, pengetahuan masyarakat dan budaya lokal yang beragam akan berpengaruh terhadap pengelolaanmata air. Perkembangan teknologi tidak dapat diabaikan dalam pengelolaan sumberdaya air. Hal ini dapat dipadukan dengan budaya masyarakat setempat dalam pengelolaan mata air, sehingga dapat diperoleh manfaat yang optimal dan kesinambungan fungsi dan manfaat mata air tersebut.   ABSTRACT Spring is the groundwater which comes out on ground surface. The use of water from springs is very diverse, varying from water for drinking, irrigation, fisheries, even for tourism. The springs usually have a limited discharge but the water quality from springs is good, therefore they are often facing some conflicts in utilization. In the dry season, in fact the springs are the only source of water supply; therefore the management of the spring should be done properly. This research aims to study the spring management based on appropriate technology in relation to household water supply in the

  5. Daun Binahong (Andredera cordifolia Steenis Sebagai Alternatif Insektisida Terhadap Miasis yang Disebabkan Lalat Chrysomya bezziana (ANREDERA CORDIFOLIA STEENIS (BINAHONG LEAF AS AN ALTERNATIVE INSECTICIDE AGAINST CHRYSOMYA BEZZIANA CAUSED MYIASIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ietje Wientarsih

    2017-04-01

    Full Text Available Larvae Chrysomya bezziana caused myiasis in most livestock in Indonesia. Drugs of choice for treating myasis are synthetic insecticides. Unfortunately the insecticides has negative effect on animal product, killed insect non target and insect resistenst. The research was conducted on the activity of ethanol extract of binahong leaves against various stages of C. bezziana larvae (L1, L2, and L3. Five treatments group tested were: group without any treatment (negative control, groups treated with ethanol extracts of binahong leaves 0.5%, 1%, and 2%, respectively, positive control were given coumaphos. The treatments were applied with five replications. Number of living larvae and pupae, pupae weight and number of imago were observed. The results demonstrated that 0.5% of the extract effective consentration which was able to kill the larvae (L1 and L2. Finally 2% of the extract was the most effective concentration which was able to kill larvae (L3 and decrease the pupae weight. Ethanol extract of binahong leaves was significantly able to reduce the growth of C. bezziana larvae due to contact and digestive effect of the active compounds contained in Anredera cordifolia leaf. ABSTRAK Miasis merupakan infestasi larva lalat yang terdapat pada jaringan hidup. Penyakit ini umum menyerang hewan maupun manusia. Obat yang digunakan sebagai pengendalian kasus miasis di lapangan sampai saat ini sangat terbatas dan menggunakan insektisida sintetik. Penelitian ini bertujuan melihat aktivitas ekstrak etanol daun binahong terhadap larva lalat Chrysomya bezziana pada stadium L1, L2, dan L3. Penelitian dibagi menjadi lima kelompok perlakuan dengan lima ulangan. Kelompok perlakuan terdiri dari kontrol negatif (tanpa pemberian obat, kelompok perlakuan yang diberikan ekstrak binahong dengan konsentrasi berturut-turut 0,5%, 1%, 2%, dan kelompok yang diberikan coumaphos (kontrol positif. Peubah yang diamati adalah jumlah larva yang hidup dan berkembang menjadi pupa

  6. PENGGUNAAN MODEL REGRESI TOBIT UNTUK MENGANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP KEPUASAN KONSUMEN UNTUK JASA PENGANGKUTAN BARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imelda Yuliana Suhardi

    2001-01-01

    Full Text Available This research compares the regression results of OLS and Tobit methods to analyze the effects of age, educational level and the type of good shipped on consumer satisfaction for the service of shipping goods between Surabaya and Sumbawa by PT Antar Nusa by ship. If OLS is used with censured data, that is, if the value of the dependent variable (in this case, customer satisfaction is limited in its value, the result of the regression will be biased and inconsistent. Because of that, the Tobit method can be used so that the result is better and more useful. Based on the OLS results for this analysis, there are no variables that significantly influence customer satisfaction. This shows the weakness of the OLS method for censured data. According to the results for the Tobit method, there are two variables which are significant, age and type of good. Age is positively related to satisfaction while for type of good shipped, customers who send business or trade goods are less satisfied than those who send personal goods. The level of education is not significant in any case. The results suggest that researchers should use the Tobit method of regression for censured data so that the results will be correct, consistent and unbiased. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini membandingkan hasil regresi OLS dan Tobit untuk menganalisa pengaruh dari variabel umur, tingkat pendidikan, serta jenis barang terhadap kepuasan konsumen untuk jasa pengangkutan barang di perusahaan PT Antar Nusa yang mengangkut barang antara Surabaya dan pulau Sumbawa dengan kapal laut. Jika metode OLS digunakan dengan data yang terbatas, yaitu jika nilai dari variabel tidak bebas (kepuasan pelanggan dibatasi, maka hasil regresi akan menjadi bias dan tidak konsisten. Oleh karena itu, metode Tobit dapat digunakan supaya hasil menjadi lebih baik dan berguna. Berdasarkan hasil OLS dalam analisa ini, tidak ada variabel yang berpengaruh secara signfikan terhadap kepuasan pelanggan

  7. KOMPOSISI JENIS DAN FUNGSI PEKARANGAN (Studi kasus desa Giripurwo, Kecamatan Girimulyo, DI Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junaidah Junaidah

    2017-02-01

    Full Text Available Homegarden is one form of agroforestry complex which has a diverse structure and species composition. This research is aimed to (1 Determine the composition on 3 (three levels development of homegarden, (2 Determine the function of crops on 3 (three levels development of homegarden.  The sample location was done purposively based on the availability of data and information obtained in the field.  The number of homegarden which will be observed is 12 piece who representing 3 (three levels development of homegarden, namely early homegarden, intermediate homegarden and advanced homegarden. Observations and measurements of vegetation used census (100% on the entire plot. The results showed each level  development of homegarden have different  structure and composition of species. More advanced the level development of  homegarden, the number of woody plants increased while the number of crops decreased. This condition causes changes in the environmental conditions at under the stand. The function of homegardenat Giripurwo village is as a source of food, timber, trade commodities, spices, medicine, social, craft materials and ornamental plants. Pekarangan salah satu bentuk agroforestri komplek dimana memiliki struktur dan komposisi jenis yang sangat beragam. Penelitian ini bertujuan untuk (1 Mengetahui komposisi jenis pekarangan pada berbagai tingkat perkembangan, (2 Mengetahui  fungsi pekarangan pada berbagai tingkat perkembangan. Penentuan sampel lokasi penelitian dilakukan secara purposive berdasarkan ketersediaan data dan informasi yang diperoleh di lapangan. Pekarangan yang diamati berjumlah 12 buah yang mewakili 3 tingkat perkembangan pekarangan, yaitu: pekarangan awal, pekarangan menengah dan pekarangan lanjut. Pengamatan dan pengukuran vegetasi secara sensus (100 % pada seluruh plot ukur. Hasil penelitian menunjukkan struktur dan komposisi pada tiap tingkat perkembangan pekarangan berbeda. Semakin lanjut tingkat perkembangan pekarangan

  8. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN TEKNOLOGI PENANGANAN DAN KELAYAKAN INVESTASI PASCAPANEN KAKAO (Theobroma cacao L. (STUDI KASUS DI KABUPATEN PIDIE JAYA, PROPINSI ACEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raida Agustina

    2013-06-01

    dukungan bagi pengambil keputusan dalam  memilih salah satu alternatif yang tepat dan sesuai dengan kondisi wilayahnya sehingga bisa meningkatkan kualitas biji kering kakao. Tujuan penelitian ini adalah membangun sebuah software sistem pendukung keputusan sebagai alat bantu pengambilan keputusan teknologi penanganan pascapanen kakao, memperoleh alternatif terbaik berdasarkan analisis teknis dan analisis ekonomi, mengevaluasi tingkat kelayakan investasi, dan mengetahui nilai sensitivitas dari setiap alternatif. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2010 sampai dengan bulan Desember 2010 di Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya, Propinsi Aceh. Metode yang digunakan adalah survey lapangan dan wawancara. Hasil pengambilan data di lapangan dianalisis untuk tujuan penyusunan database model sistem pendukung keputusan teknologi penanganan pascapanen kakao, dan diolah menggunakan bahasa program Java. Berdasarkan hasil analisis teknologi penanganan pascapanen kakao untuk petani dan investor menunjukkan bahwa alternatif mekanis merupakan alternatif terbaik karena menghasilkan keuntungan terbesar. Untuk petani alternatif mekanis  memberikan keuntungan sebesar Rp 1.419.279.165,00 per tahun sedangkan untuk investor keuntungan sebesar Rp 1.023.246.397,00 per tahun  dan analisis kelayakan menunjukkan nilai NPV sebesar Rp 923.577.155,00 dan  nilai R/C ratio sebesar 3,00 juga didapatkan pada alternatif mekanis. Dari hasil analisis sensitivitas pada setiap alternatif, variabel yang paling berpengaruh terhadap keuntungan petani dan  investor adalah upah tenaga kerja, harga buah kakao segar, dan harga biji kering. Kata kunci: Sistem pendukung keputusan, informasi, kakao, teknologi pascapanen

  9. PEMANFAATAN RELAI TUNDA WAKTU DAN KONTAKTOR PADA PANEL HUBUNG BAGI (PHB UNTUK PRAKTEK PENGHASUTAN STARTING MOTOR STAR DELTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Siden Sudaryana

    2015-07-01

    Full Text Available Tujuan dari pemanfaatan relai tunda watu selanjutnya disebut TDR (Time Delay Relay dan kontaktor adalah sebagai salah satu modul pembelajaran mahasiswa di Laboratorium Teknik Tenaga Listrik sebagai pendukung mata kuliah Panel Hubung Bagi (PHB. Selama ini pemahaman yang dimiliki mahasiswa mengenai sistem kerja TDR dan kontaktor belum maksimal, yang menyebabkan mahasiswa belum siap diterjunkan ke lapangan dunia industri, dikarenakan kurangnya modul praktek di Laboratorium. Berdasarkan hal tersebut perlu dirancang dan dibuat suatu alat berupa Modul Praktek sebagai media pembelajaran tentang pengoperasian TDR dan kontaktor. Modul Praktek ini disusun dalam bentuk modul pembelajaran yang berisi uraian materi, tentang operasi sistem kunci rangakaian Otomatisasi Lampu Taman, sistem Direct On Line (DOL, sistem Interlock hidup secara bergantian, Interlock hidup berurutan, Putar balik Motor, penghasutan/starting motor Star-Delta. Pada kesempatan ini akan dibahas tentang pemanfaatan TDR dan Kontaktor dimana komponen-komponen tersebut adalah sebagai rangkaian kontrol yang dipergunakan pada pengendali sistem penghasutan starting motor star-delta. Sistem hidup berurutan saat push button ON ditekan yaitu rangkaian kontaktor K1 dan K2 yang akan menghubungkan rangkaian motor star, sedang rangkaian kontaktor K1 dan K3 yang akan menghubungkan rangkaian motor menjadi delta. Operasi kontaktor K2 dan K3 bekerja secara berurutan/bergantian. Jika push button OFF ditekan maka semua kontaktor akan terputus. Sistem hidup bergantian menggunakan sistem Interlock dimana K2 dan K3 tidak boleh hidup bersamaan, dimana K3 akan mengalami penundaan waktu selama 5 detik setelah K2 bekerja, sedangkan kontaktor K1 tetap bekerja dengan sistem Direct On Line (DOL. Penundaan waktu bekerjanya kontaktor K3 setelah K2 terputus secara automatis, dengan menggunakan komponen TDR (Time Delay Relay. Hasilnya, dengan pemanfaatan TDR pada rangkaian star-delta mahasiswa lebih mengerti cara kerja

  10. IDENTIFIKASI TEKNIK-TEKNIK PENGUBAHAN TINGKAH LAKU DALAM PENERAPAN PEMIKIRAN IBNU QOYYIM AL-JAUZIYYAH UNTUK PENGENTASAN KORBAN SEKS BEBAS DAN HOMOSEKS (KAJIAN ANALISIS HERMENEUTIKA BERSUSUN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aswar Aswar

    2016-02-01

    Full Text Available The purposes of this research were to obtain (1 Descriptive-interpretative information  related to the intervention targets of behavior modification, (2 Descriptive-interpretative information  related with the analysis and diagnosis, and (3 Descriptive-interpretative understanding on each form of treatment that can be used as a technique of behavior modification for freesex and homosexual. Data were collected through a text document of Ibnu Qoyyim al-Jauziyyah thought, observation and interview with research subjects in the field. The study used a qualitative approach with multilevel hermeneutic analysis. Results of the study were: (1 Intervention target of modification behavior focusing on thought/belief modification; (2 analysis and diagnosis around the unhealthy thoughts/beliefs and habit/action; (3 it was founded treatment form to alleviate freesex victim and homosexual in the form of mind intervention techniques, lust disorder alleviation techniques, homosexual alleviation techniques, and worship as an alleviation techniques. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh (1 keterangan deskriptif-interpretif terkait sasaran intervensi pengubahan tingkah laku, (2 keterangan deskriptif-interpretif terkait analisis dan diagnosis, dan (3 pemahaman deskriptif-interpretif pada tiap bentuk perlakuan yang dapat dijadikan sebagai teknik pengubahan tingkah laku seks bebas dan homoseks. Data dikumpulkan melalui dokumen teks pemikiran Ibnu Qoyyim al-Jauziyyah, observasi dan interviu subjek terteliti lapangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis hermeneutika bersusun. Hasil penelitian adalah (1 sasaran intervensi pengubahan tingkah laku berfokus di pengubahan pikiran/keyakinan; (2 analisis dan diagnosis berkisar pada pikiran/keyakinan dan kebiasaan/perbuatan yang tidak sehat; (3 ditemukan bentuk perlakuan dalam pengentasan korban seks bebas dan homoseks berupa teknik intervensi pikiran, teknik pengentasan gangguan syahwat, teknik

  11. POLITIK RELASI ETNIK: MATRILINEALITAS DAN ETNIK MINORITAS CINA DI PADANG, SUMATRA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laila Kholid Alfirdaus

    2014-06-01

    Full Text Available Relasi etnik Minang dan etnik Cina di Padang, Sumatra Barat, menarik untuk dikaji. Melalui desk-study atas kajian Minang dan Cina, yang diperkuat dengan penelitian lapangan pada 2010 dan 2013 secara kualitatif dengan wawancara dan observasi, tulisan ini menemukan bahwa tidak cukup melihat relasi etnik Minang dan Cina dari perspektif ekonomi politik. Kita perlu memberikan perhatian terhadap faktor budaya dan budaya politik masyarakat Minang di Padang yang bercorak matrilineal. Jika literatur yang ada cenderung deterministik, menghasilkan dua pandangan yang secara ekstrem berbeda, yang dalam artikel ini disebut pandangan “manis” dan “sinis”, tulisan ini berargumen sebaliknya. Relasi etnik Minang dan etnik Cina tidak bisa secara buru-buru disebut “manis” hanya karena etnik Cina telah menetap dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial ekonomi Padang sejak zaman penjajahan, atau karena Padang relatif minim kerusuhan dibandingkan kota lainnya. Demikian juga, ia tidak bisa serta merta dilihat secara “sinis” hanya karena segregasi sosial terlihat lebih kentara. Tulisan ini berargumen bahwa dua wajah yang secara bersamaan terjadi tidak lepas dari bentukan budaya Minang yang lekat dengan nilai-nilai matrilineal yang tertuang dalam ide feministik Bundo Kanduang Inter-etnic relations between Minang and Chinese in Padang, West Sumatra, that looks different compared to other societies in Indonesia is interesting to discuss. Through  a desk study about Minang and Chinese, being strengthened with fieldworks in 2010 and 2013 using qualitative methods in which in-depth interview and non-participatory observations, this article found that political economy perspective being used to explain Minang-Chinese relations is not enough. We need to pay attention on culture and political culture of Minangkabau society in Padang, that is matrilineal in the nature. While the existing lieratures tend to strictly classify the relations into “sweet” and

  12. AKULTURASI BUDAYA ISLAM DAN JAWA: Ruang Komunal pada Budaya Nyadran Dukuh Krajan, Desa Kromengan, Kabupaten Malang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Winarni

    2015-01-01

    kebersamaan dan kegotongroyongan pada generasi berikutnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan rasionalistik dengan data dari observasi lapangan dan wawancara. Pembentukan ruang komunal dipengaruhi aktivitas itu sendiri, fisik ruang, pelaku dan waktu kegiatan itu berlangsung. Penggunaan ruang komunal pada kegiatan budaya nyadran mempunyai makna kebersamaan dan keguyuban, yang terbentuk dari kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan, serta kesadaran masyarakat dalam memberikan sebagian ruang miliknya yang bermanfaat untuk kepentingan umum.

  13. DEPOPULASI DAN TEKANAN PENDUDUK TERHADAP LAHAN DI DAERAH PERDESAAN : STUDI DETERMINAN REGIONAL DEPOPULASI PERDESAAN DAN KONSEKUENSINYA PADA TEKANAN PENDUDUK ATAS LAHAN DI PERDESAAN KABUPATEN BANTUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Rijanta

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Depopulasi perdesaan atau menurunnya jumlah absolut penduduk perdesaan merupakan fenomena baru dalam sejarah kependudukan Indonesia. Fenomena ini mulai terlihat nyata di DIY sejak tahun 1990an. Sejauh ini belum ada penelitian yang menelaah hubungan antara depopulasi perdesaan sebagai wujud perubahan perilaku reproduksi dan migrasi penduduk di satu pihak dengan arah dan intensitas penggunaan lahan perdesaan di lain pihak sebagai wujud perubahan lingkungan binaan. Selanjutnya pertanyaan tentang konsekuensi depopulasi terhadap perbaikan kesejahteraan penduduk perdesaan juga penting dicari jawabannya, sebab selama ini berbagai kebijakan kependudukan umumnya berasumsi jumlah penduduk yang kecil merupakan prakondisi untuk meningkatkan kesejahteraan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1menyusun tipologi daerah perdesaan menurut tingkat depopulasinya, (2mengenal determinan-determinan depopulasi perdesaan pada tingkat regional. Selanjutnya berdasarkan tipologi yang tersusun akan dilakukan penelitian pada tingkat rumahtangga untuk mengetahui (1faktor-faktor internal pada tingkat rumahtangga yang mendorong terjadinya depopulasi, (2konsekuensi depopulasi perdesaan pada intensitas dan orientasi penggunaan lahan perdesaan pada tingkat rumahtangga, dan (3 konsekuensi depopulasi perdesaan pada tingkat kesejahtraan rumahtangga. Studi penyusunan tipologi perdesaan menurut tingkat depopulasinya akan memanfaatkan data sekunder BPS dan data primer disertai observasi lapangan dengan teknik rapid rural appraisal (RRA. Dalam penyusunan tipologi perdesaan dan pengenalan determinan depopulasi perdesaan pada tingkat regional digunakan metode pemetaan dan tumpang-susun peta dalam rangka mengenali hbungan relasional secara spasial dengan bantuan teknologi Sistem Informasi Geografi (GIS. Survai rumahtangga dilakukan pada desa-desa yang dipilih berdasarkan hasil tipologi di atas. Survai rumahtangga ini diperlukan untuk menjelaskan berbagai faktor internal yang

  14. STUDI STRATEGI PEMANTAPAN KEGIATAN PENYULUHAN GIZI PENGANEKARAGAMAN KONSUMSI MAKANAN DALAM MASYARAKAT DI WILAYAH SULAWESI TENGAH DAN NUSA TENGGARA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoko Susanto

    2012-11-01

    Full Text Available Melalui kerja keras jajaran Departemen Pertanian bekerjasama dengan masyarakat petani, maka pada tahun 1985 Indonesia telah mampu berswasembada beras dan status itu mendapat penghargaan dari FAO. Konsekuensi dari kondisi tersebut tiada lain adalah mempertahankan dan melestarikannya secara terus menerus dan berkesinambungan. Landasan formal ke arah upaya itu adalah INPRES Nomor 20 tahun 1979 tentang Perbaikan Menu Makanan Rakyat, sedangkan landasan teknis operasional adalah melalui penganekaragaman menu makanan sehari-hari. Dengan prinsip penganekaragaman menu makanan, maka dua tujuan ingin dicapai sekaligus, yakni: (1 agar ketergantungan masyarakat kepada salah satu jenis pangan pokok, terutama beras dapat dikurangi, dan (2 agar mutu gizi susunan makanan masyarakat dapat ditingkatkan. Sebagian penduduk di Sulawesi Tengah dan Nusa Tenggara Timur mengkonsumsi pangan pokok non-beras secara turun-temurun. Pada tingkat nasional dan regional kebiasaan pangan tersebut perlu dipertahankan dan didukung agar penganekaragaman konsumsi makanan dapat dikembangkan dan mutu gizi susunan makanan dapat ditingkatkan dengan mendayagunakan bahan-bahan makanan yang tersedia setempat. Penelitian ini ditujukan untuk menggali keragaan di lapangan berkenaan denga pentahuan pejabat dan kader Posyandu mengenai konsep penganekaragaman konsumsi makanan, serta penerapannya pada tingkat keluarga. Ketersediaan komoditas pangan pada sistem pasar di berbagai tingkat administratif telah digali pula. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sekitar 50-70% Pejabat di berbagai tingkat administratif di kedua wilayah propinsi tersebut mengetahui dengan baik rumusan dan tujuan program penganekaragaman konsumsi makanan. Menurut para Pejabat tersebut sarana penyuluhan gizi yang tersedia belum mengandung materi mengenai penganekaragaman konsumsi makanan. Dari data pengamatan ternyata bahwa makanan pokok non-beras lebih banyak ditemukan di tingkat kecamatan, sedangkan beras lebih banyak

  15. Pembelajaran Kooperatif pada Mata Kuliah Akuntansi Pengantar: Suatu Eksperimen Lapangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junaidi Junaidi

    2009-01-01

    Full Text Available This study examines the cooperative learning implementation at accounting department of the economic faculty of Trunojoyo University. Specifically the aims of this study are 1 to test the influence of cooperative learning with student team achievement division method on the grade of  Introduction of Accounting II subject, 2 to find out whether some indicators of cooperative learning, such as attitude toward home team, attitude toward expert team, classroom issues, seft-esteem, interpersonal skills and perception about achievement is the same or not for gender and academic categories. Treatment students as much as 43 students from accounting department of the Economic Faculty of Trunojoyo University. From the results of Probit model, it can be concluded that only classes implementing cooperative learning that influence probabilities to achieve satisfied grade for  Introduction of Accounting II subject. Meanwhile, other variables do not have significant influences on the achievement of score for  Introduction of Accounting II subject.  The result of multivariate analysis of variance (Manova shows that there is no correlation and difference between male and female gender and between students who has high academic achievement and those who have low academic achievement with variables that measure cooperative learning construction.Abstract in Bahasa Indonesia:Penelitian ini menguji implementasi pembelajaran kooperatif pada program studi akuntansi fakultas ekonomi universitas trunojoyo. Secara khusus penelitian ini bertujuan 1 untuk menguji pengaruh pembelajaran kooperatif dengan metode divisi pencapaian kelompok mahasiswa terhadap nilai mata kuliah akuntansi pengantar II, 2 untuk menguji apakah indikator-indikator pembelajaran kooperatif seperti sikap terhadap teman kelompok, sikap terhadap kelompok ahli, sikap terhadap masalah-masalah akuntansi di kelas, harga diri, kemampuan interpersonal dan persepsi terhadap pencapaian menurut jenis kelamin

  16. ANALISIS PERAN POLA ASUHAN DAN PROSES SOSIALISASI OLAHRAGA BELADIRI DITINJAU DARI PERSPEKTIF KESETARAAN GENDER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Berliana Berliana

    2014-10-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini berangkat dari pemikiran bahwa peluang yang diberikan pada anak perem- puan untuk melakukan aktivitas publik belum sepenuhnya. Keengganan orang tua memberikan izin kepada anak perempuan menggeluti cabang olahraga berat, masih dipengaruhi oleh konteks masyarakat dan budaya. Masalah pokok dan fokus kajian berkaitan dengan pola pengasuhan anak pada keluarga, klub, dan sekolah dalam menggiring mereka mengambil keputusan sebagai atlet dalam olahraga kompetitif. Sekaitan dengan itu, situs penelitian lapangan dilakukan pada atlet, keluarga, pelatih, dan sekolah, selain ditambah data yang digali dari suami, rekan tempat bekerja, dan lingkungan masyarakat. Observasi partisipasi sebagai upaya memotret data dilakukan peneliti selama enam bulan lama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pola asuh yang diterapkan pada anak perempuan akan menggiring mereka untuk menggeluti olahraga prestasi sejak kecil dan menumbuhkan kemandirian yang memperkokoh konteks pandangan perempuan terhadap dirinya sebagai sumberdaya manusia yang berkualitas. Kata Kunci: pola asuh, atlit perempuan, perspektif gender AN ANALYSIS OF THE CHILD REARING PRACTICE AND THE MARTIAL ARTS SOCIALIZATION PROCESS VIEWED FROM THE GENDER EQUALITY PERSPECTIVE Abstract: This study started from the idea that girls were not given sufficient opportunities to do public activities. The parents’ reluctance to give permission to their daughters to do heavy sports was influenced by the community’s contexts and culture. The core problem and the focus of this study was related to the child rearing practice in the family, in the club, and in schools by encouraging the girls to make a decision as competitive sports athletes. Accordingly, the field study was focused on the athletes, the family, the coach, and schools. The data were also obtained from husbands, colleagues, and community environment. The researcher conducted participant observation for six months. The findings showed that

  17. Fasilitas Wisata Kuliner Solo di Solo Baru

    OpenAIRE

    Oetomo, Anthony

    2014-01-01

    Fasilitas Wisata Kuliner Solo di Solo Baru” ini merupakan fasilitas yang memberikan wadah bagi berbagai macam kuliner yang terdapat di kota Solo. Dengan demikian tempat ini akan menjadi tujuan wisata kuliner bagi masyarakat di Solo maupun dari luar Solo untuk menikmati dan memperkenalkan berbagai macam kuliner yang ada kepada masyarakat, dan menyediakan fasilitas bagi para wisatawan yang hanya memiliki waktu terbatas untuk menikmati berbagai macam kuliner Solo. Proyek ini menyediakan galeri d...

  18. KAJI EKSPERIMENTAL PENGGUNAAN LIQUID GAS FOR VEHICLE (LGV DENGAN PERTAMAX TERHADAP PERFORMA DAN EMISI GAS BUANG MOTOR BENSIN 2000 cc

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad As’adi

    2017-03-01

    Full Text Available APBN 2015 mengisyaratkan bahwa Pemerintah akan mengurangi subsidi Bahan Bakar Minyak dari 48 juta kilo liter menjadi 46 juta kilo liter, implikasi dari hal ini jelas akan berdampak pada kebijakan penggunaan BBM dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan sektor transportasi dan industri. Salah satu bahan bakar yang cadangannya masih cukup banyak dan pemanfaatannya masih terbatas pada kebutuhan rumah tangga serta usaha sector kuliner adalah Liquid Petrolium Gas (LPG. LPG mempunyai produk turunan dengan merk dagang Elpiji dan Liquid Gas for Vehicle (LGV atau sering disebut dengan Vigas. LGV mempunyai RON 98 setara dengan bahan bakar Pertamax dan mudah disimpan dalam tangki portabel karena tekanan nya relative rendah yaitu 8-15 bar, sedangakan tekanan bahan bakar Compressed Natural Gas (CNG yang sering disebut dengan Bahan Bakar Gas (BBG sekitar 200 bar. Perkembangan penggunaan LGV di masyarakat cenderung lambat hal ini disebabkan oleh keterbatasan infrastruktur yang ada dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan LGV untuk sektor transportasi masih kurang. Tujuan dan target penelitian ini adalah didapatkannya konstanta performa dari motor bensin yang berbahan bakar LGV dan Pertamax, sehingga dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat bahwa LGV bisa digunakan sebagai bahan bakar pada sector transportasi dan lebih ekonomis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksprimen dengan mesin uji motor bensin 2000 cc yang berbahan bakar LGV dan Pertamax. Pengujian dilakukan dengan uji static diatas Dyno Test. Luaran data yang dihasilkan berupa performa mesin yang meliputi torsi, daya, konsumsi bahan bakar, selain uji static juga dilakukan uji emisi gas buang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa enggunaan Liquid Gas For Vehicle (LGV dengan merk dagang Vigas mampu menaikkan Daya mesin maksimum sebesar 20,86% dan daya rata-rata sebesar 14,1%, torsi maksimum yang dihasilkan oleh Motor berbahan bakar Vigas lebih kecil dari motor yang berbahan bakar

  19. Pengaruh Jenis Mangsa dan Suhu pada Perkembangan Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae dan Peranannya dalam Pengendalian Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tris Haris Ramadhan

    2008-07-01

    Full Text Available Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae is the vector of citrus greening (Huanglongbing bacterium and the most serious impediment to citrus culture. Classical biological control of this psyllid vector should contribute to suppress their population. This research was conducted to determine the performance of Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae when they were fed with D. citri. The larval performance index of M. sexmaculatus on D. citri compared with Aphis craccivora Koch (Hemiptera: Aphididae diet was 1.3.M. sexmaculatus fed with D. citri had lower fitness than those fed with A. craccivora as shown by longer larval stadium, lower adult dry weight, less number of egg produced and lower percentage of egg hatched. M. sexmaculatus grew best at the temperature of 27oC. Employing the exclusion procedure under field condition,M. sexmaculatus could reduce the population of D. citri up to 90%. These findings showed that theM. sexmaculatus could be a potential predator in reducing D. citri, particularly when the more preferred prey A. craccivora was not present.   Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae merupakan kelompok Psyllid yang menularkan penyebab penyakit Huanglongbing yang sangat berbahaya pada tanaman jeruk. Pengendalian hayati klasik telah banyak memberikan kontribusi dalam pengendalian di lapangan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat penampilan Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae dengan pakan D. citri. Indeks penampilan larva M. sexmaculatus dengan pakan D. citri dibandingkan dengan Aphis craccivora Koch (Hemiptera: Aphididae adalah 1,3. M. sexmaculatus yang diberi pakan D. citri menunjukkan penurunan kebugaran dibandingkan jika diberi pakan A. craccivora seperti yang ditunjukkan dengan stadium larva lebih lama, penurunan berat kering serangga dewasa, telur yang dihasilkan lebih sedikit, dan penurunan jumlah telur yang menetas. Menggunakan metode eksklusi pada kondisi

  20. Kerjasama Pemasaran Obat Antara Dokter Dengan Pedagang Besar Farmasi Di Kota Bandung Dihubungkan Dengan Kode Etik Kedokteran dan Kepmenkes No. 3987/A/K/1973

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Pujiastoeti

    2006-03-01

    Full Text Available Salah satu faktor penting yang sering dirasakan masyarakat umum sebagai penyebab mahalnya biaya pelayanan kesehatan adalah harga obat. Mengingat obat merupakan komponen yang dominan dalam upaya pengobatan/penyembuhan terhadap penderita dan untuk kebanyakan penyakit sering merupakan terapi yang lebih tepat. Banyak sudah jeritan dan keluhan masyarakat terhadap obat yang tidak terjangkau oleh kantong mereka. Hal ini banyak terungkap pada media / harian / majalah, sehingga banyak laporan bahwa penderita tidak dapat menebus resep karena kantong mereka tidak menjangkau obat tersebut. Dalam kaitan dengan ini, penulis berasumsi bahwa harga obat yang tinggi tersebut disebabkan adanya pemasaran obat antara dokter dengan pedagang besar farmasi dalam persaingan usaha untuk mencari keuntungan yang sebesar-besarnya. Untuk itu perlu ditelaah mengenai kerjasama ini dari berbagai aspek. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metodologi sebagai berikut : sifat penelitian, deskriptif analisis, pendekatan penelitian, yuridis normatif, lokasi penelitian Kota Bandung, responden penelitian yaitu dokter dan pedagang besar farmasi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan dan lapangan. Teknik penentuan sampel dilakukan dengan menggunakan purposif sampling. Data yang telah diperoleh dianalisa dengan analisa kualitatif. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam “kerjasama” pemasaran obat antara dokter dengan pedagang besar farmasi tidak terdapat hubungan hukum karena tidak mempunyai akibat hukum. “Kerjasama” pemasaran obat antara dokter dengan pedagang besar farmasi tidak sesuai dengan kode etik kedokteran dan kode etik pemasaran farmasi, serta bertentangan dengan Kepmenkes RI No. 3983/A/SK/1973 tentang Larangan Pedagang Besar Farmasi Menjual Obat Secara Langsung kepada Dokter, Dokter Gigi, dan Apotek. “Kerjasama” pemasaran obat antara dokter dengan pedagang besar farmasi memenuhi asas konsensual, namun tidak sesuai dengan asas

  1. IMPLEMENTASI TQM BERORIENTASI HARD SKILL DAN SOFT SKILL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH SMA DI KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cahyo Budi Utomo

    2011-10-01

    Full Text Available This study aims to introduce the implementation of hardskill and softskill oriented TQM in teacher’s learning of history in Senior High School in Semarang. The research model are structural fit model and significance of relationship between TQM implementation model, PDSA cycle, the model analysis of fish bone, continuous improvement , hard skills and soft skills and qualified history learning is the main target of research. Data was obtained from field studies using Likert scale questionnaire developed from the constructs and theoretical construct indicator. Analysis performed using software models SmartPLS. Implementation of PDSA cycle correlated 0879 to the implementation of fish bone analysis, correlates 0830 PDSA cycle to continuously improvement , while continuously improvement  correlated 0441 and 0749 against the hard skills to soft skills. Soft skills to hard skills correlate of 0329, while the correlation of hard skills to qualified history learning is at 0673. The developed qualityfied history learning need support from  the realization of the continuous (continuously improvement and optimal orientation of hard skills. Keywords: model, TQM, PDSA, the analysis of fish bone, hard skills, soft skills, learning the history of quality  Kajian ini bertujuan mengenalkan model implementasi TQM yang berorientasi pada hardskill dan softskill dalam pembelajaran sejarah di sekolah atas Semarang pada para guru. Sebagai model penelitian, model struktural fit dan signifikasi  dari korelasi antara model implementasi TQM, siklus PDSA, model analisis tulang ikan, perbaikan terus-menerus, hard skill dan soft skill, dan pembelajaran sejarah bermutu (PSB menjadi target utama penelitian. Data didapatkan dari studi lapangan menggunakan angket skala Likert yang dikembangkan dari konstruk dan indicator konstruk teoretis. Analisis menggunakan program SmartPLS. Implementasi siklus PDSA berkorelasi 0879 terhadap implementasi model analisis

  2. Sketsa Arkeologi Islam di Maluku: Tema dan Implementasi Penelitian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wuri Handoko

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian arkeologi Islam di Maluku, merupakan ranah penelitian yang memiliki beragam lingkup dan cakupan kajiannya, karena memiliki dimensi yang luas, antara lain sosial, ekonomi, politik, selain tentu saja religi dan ideologi. Namun luasnya cakupan dalam perspektif horizontal, belum diimbangi oleh penggarapan penelitian yang mendalam (vertikal, sehingga penelitian arkeologi Islam, masih merupakan kepingan atau serpihanserpihan dalam sebuah mozaik hasil penelitian. Implementasi penelitian yang sudah berjalan, baru terbatas menggarap isu-isu pada tataran permukaan, sehingga berbagai hasil kesimpulan tentang peradaban Islam di Maluku., sementara ini baru menampilkan perwajahan Islam yang general. Interpretasi dan kesimpulan yang selama ini dihasilkan, lebih banyak bersandar oleh dukungan data dari lintas batas disiplin ilmu, yang bagaimanapun merupakan kekuatan dari pendekatan arkeologi sejarah. Dari penelitian arkeologi Islam yang sudah dilakukan, pendekatan lintas displin ilmu yakni sejarah dan etnografi, merupakan yang paling umum dilakukan, sementara pendekatan arkeologi sendiri sifatnya masih sangat deskriptif dan belum digunakannya perangkat keras arkeologi, misalnya memanfaatkan data eksavasi dan dating absolute untuk memastikan kapan masyarakat mengkonversi Islam di Maluku. Dalam kurun beberapa tahun, meskipun masih berupa serpihan, namun tampak upaya penelitian arkelogi Islam untuk menjangkau banyak dimensi dari data arkeologi Islam, misalnya yang berhubungan dengan tema Islamisasi dan perdagangan, ekspansi Islam dalam konteks politik dan kultural serta dinamika relasional Islam dan budaya lokal Maluku, serta perkembangan internal Islam itu sendiri dari awal hadirnya hingga persentuhannya dengan kolonialisme.   Islamic archaeological research in Maluku, is the realm of research that have diverse scope and coverage of studies, because it has large dimensions, including social, economic, political, besides of course, religion and

  3. Keberlanjutan dan Perubahan Pakarena Paolle

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fifie Febryanti Sukman

    2014-11-01

    Full Text Available Kehadiran Tarian Paolle dalam masyarakat Bantaeng merupakan latar belakangkebiasaan yang mengikuti tradisi leluhur mereka yang dilakukan sejak zaman dahulumelalui upacara adat yang memiliki Paolle Dance di dalamnya. Perubahan dari segibentuk Tarian Paolle terletak pada seorang penari, tempat, dan kostum. Para penariPaolle hari ini juga berbeda dari penari pertama pada zaman Kerajaan Paolle. Sepertipada hari-hari tertentu, para penari Raya Paolle adalah gadis remaja yang masihdalam keadaan suci atau tidak menstruasi, di saat para penari menjadi orang tua,mereka memiliki banyak pengalaman hidup dalam menari, sebuah praktik yangpada awalnya merupakan milik kerajaan, yang dapat dipilih dan dilihat oleh publikdi lapangan. Kostum atau pakaian yang digunakan para penari adalah irisan hitambodo yang sangat tipis dan sekarang hal itu berubah menjadi merah. KeberlanjutanTarian Paolle di masa sekarang harus dilihat dalam pernikahan atau baby shower.Masyarakat Bantaeng masih menunjukkan tarian ini dalam siklus hidup, misalnya,dalam acara pernikahan, sunat atau hanya berfungsi sebagai hiburan Tarian Paolle. Continuities and Changes of Pakarena Paolle. The background presence of PaolleDance in Bantaeng societies is a habit that follows the customs of their ancestors whohave practiced them since the time immemorial through the traditional ceremony that hasPaolle Dance in it. Changes in terms of the shape of Paolle Dance depend on a dancer,a venue, and costumes. Today’s Paolle Dancers are also different from the first dancers inKingdom era of Paolle. On the days of the Kingdom Paolle, dancers were teenage girls whowere still in a state of purity or not menstruation, but now dancers are the parents becausethey have a lot of life experiences in dancing, a practice that was originally familiarizedin the kingdom can be seen by the public in the field. Costume outfit that used a very thinblack wedge of bodo now turns into red. Paolle Dance sustainability in the

  4. IMPLEMENTASI HUTAN TANAMAN RAKYAT DI KABUPATEN PESISIR BARAT-LAMPUNG DAN KABUPATEN TEBO-JAMBI (Implementation of Community Timber Plantation in Pesisir Barat District-Lampung and Tebo District-Jambi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sanudin Sanudin

    2015-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Pembangunan Hutan Tanaman Rakyat (HTR merupakan upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan partisipasi dan tanggung jawab masyarakat sekitar hutan dalam pengelolaan hutan dengan didasari oleh prinsip-prinsip pengelolaan hutan produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi HTR pada koperasi yang mendapatkan Pinjaman Dana Bergulir (PDB dari Pusat Pembiyaan Pembangunan Hutan (PPPH. Penelitian dilakukan pada bulan Oktober 2014 – Januari 2015 di KLL, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung dan KMB, Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi. Data primer seperti pengelolaan HTR, kinerja PDB, dan permasalahan yang dihadapi dikumpulkan melalui wawancara dengan pengelola koperasi, pejabat di Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi (BP2HP, Dinas Kehutanan Kabupaten/Provinsi, petani dan melalui pengamatan lapangan. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat penerimaan masyarakat terhadap program HTR masih rendah akibat kurang maksimalnya kegiatan sosialisasi. Hal ini menyebabkan konflik dalam implementasi HTR. Berdasarkan kondisi lapangan dan tantangan yang dihadapi, tingkat keberhasilan implementasi HTR di KLL sangat tergantung kepada kesungguhan pihak koperasi dalam melakukan teknik silvikultur dalam pengelolaan hutan berbasis masyarakat, sementara implementasi HTR di KMB dari sisi silvikultur sudah cukup baik namun perlu pendekatan persuasif dalam penanganan masalah sosial. Sifat dari PDB adalah untuk memperkuat modal, oleh karena itu koperasi HTR harus mencari sumber permodalan lainnya baik lembaga keuangan maupun pihak swasta lainnya.   ABSTRACT Development of Community Timber Plantation (HTR is government effort to increase participation and responsibility of community around the forest on forest management based on management production forest. This study aimed is to know HTR implementation of cooperative which get revolving fund scheme (PDB-HTR from Forest Development

  5. PENYERAPAN TENAGA KERJA PADA SEKTOR PERTANIAN DAN SEKTOR JASA PASCAKEBIJAKAN UPAH MINIMUM DI PROVINSI BANTEN (PERIODE TAHUN 2001–2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Findi Alexandi

    2014-09-01

    , investasi, dan PDRB memiliki pengaruh yang signifikan dalam penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian. Kedua, hasil estimasi model sektor jasa menunjukan bahwa variabel UMK, konsumsi, investasi, dan PDRB memiliki pengaruh yang signifikan dalam penyerapan tenaga kerja di sektor pertanian. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Banten diharapkan mampu meningkatkan laju pertumbuhan dan kontribusi PDRB sektor pertanian dan sektor jasa, memperhitungkan tingkat upah, dan memerhatikan kondisi lapangan pekerjaan di sektor tersebut.Kata kunci: sektor pertanian,  tenaga kerja, upah minimum, PDRB, Banten

  6. Kajian Dampak Kerusakan Lingkungan Akibat Kegiatan Penambangan Pasir Di Desa Keningar Daerah Kawasan Gunung Merapi

    OpenAIRE

    Yudhistira, Y; Hidayat, Wahyu Krisna; Hadiyarto, Agus

    2011-01-01

    Pasir merupakan salah satu produk kegiatan Gunung Merapi yang, merupakan andalan pemerintah Kabupaten Magelang dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dan juga menyerap lapangan kerja. Selain mendatangkan manfaat penambangan pasir Merapi juga menimbulkan dampak lingkungan bagi daerah di lokasi penambangan dan juga bagi daerah di bawahnya Penelitian kajian dampak kerusakan lingkungan akibat kegiatan penambangan pasir bertujuan untuk mengkaji i) tingkat kerusakan lingkungan yang terjadi di...

  7. LAW ENFORCEMENT PREPAREDNESS FOR THE IMPLEMENTATION OF INDONESIA’S LAW ON JUVENILE JUSTICE SYSTEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dani Krisnawati

    2014-03-01

    Full Text Available Paradigmatic changes stipulated in Law Number 11 of 2012 on Juvenile Justice System, including regulations concerning restorative justice and diversion require the competency and skills of the law enforcement officers. This research identifies measures that have been taken and the existing barriers in preparing for the implementation of this Law. The research demonstrates that the readiness of the investigators and child prosecutors are merely limited to the outreach of Law Number 11 of 2012, whilst knowledge of the court judges only covers the draft Law. The number of officers receiving outreach is limited and should be increased. Negative perception on the officers due to the risk of a bribery accusation is feared to hamper the implementation of diversion regulation based on a restorative justice. Perubahan paradigmatik yang termuat dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, termasuk diantaranya ketentuan mengenai keadilan restoratif dan diversi, memerlukan kompetensi dan keahlian aparat penegak hukum. Penelitian ini mengidentifikasi langkah yang telah dilakukan dan kendala persiapan implementasi Undang-Undang tersebut. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kesiapan penyidik dan penuntut umum anak masih terbatas pada partisipasi sosialisasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012, sedangkan hakim anak memiliki pengetahuan hanya pada Rancangan Undang-Undang. Jumlah aparat yang menerima sosialisasi Undang-Undangmasih terbatas dan perlu ditingkatkan jumlahnya. Pandangan negatif terhadap aparat karena bisa menimbulkan dugaan suap dikhawatirkan menjadi penghambat diterapkannya ketentuan diversi dengan pendekatan keadilan restoratif.

  8. URGENSI PEMBENTUKAN MODEL PEMBINAAN DAN PEMBIMBINGAN BERBASIS KOMPETENSI BAGI NARAPIDANA PELAKU CYBERCRIME

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widodo Widodo

    2015-06-01

    tercapai secara optimal. Salah satu buktinya, banyak narapidana yang mengulangi kejahatannya (residive. Karena itu, perlu konstruksi model baru pembinaan yang sesuai dengan prinsip penologi modern. Tujuan penelitian ini untuk menemukan urgensinya dan spesifikasi model pembinanan. Pencapaian tujuan dilakukan dengan menggunakan teknik penelitian pengembangan di LAPAS dan BAPAS pada wilayah Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Model temuan disebut pembinaan dan pembimbingan narapidana cybercrime berbasis kompetensi. Urgensi penemuan model ini karena secara individual narapidana mempunyai potensi dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK, mereka ingin mendapat “nilai tambah” dalam LAPAS,  belum ada ketentuan hukum yang mengatur pembinaan khusus pada terpidana cybercrime, perlu pembinaan narapidana yang didasarkan pada pendekatan-pendekatan yang rasional dan ilmiah. Sedangkan spesifikasi dan konstruksi modelnya didasarkan pada kebutuhan narapidana dan kompetensi yang dibutuhkan di lapangan kerja, sesuai dengan standar kompetensi pemasyarakatan dan standar kompetensi 9 bidang kompetensi ahli teknologi informasi, serta sesuai dengan visi penologi modern.   Kata kunci: model, narapidana, cybercrime, kompetensi, penologi

  9. Hubungan Kewenangan Pusat dan Daerah Menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusdianto Yusdianto

    2015-12-01

    Full Text Available Abstrak Hubungan antara kewenangan pusat dengan daerah di Indonesia mengalami pasang surut sesuai rezim penyelenggaraan negara. Sejak reformasi, telah terdapat beberapa kali perubahan format otonomi daerah. Dalam Pasal 18 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 sebagai landasan konstitusi dan dasar instrumen pemerintahan daerah dalam pelaksanaannya selalu tidak konsisten mengenai dekonsentrasi, desentralisasi, dan medebewind. Setelah dilakukan penelaahan terhadap Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dapat diketahui beberapa pokok dalam undang-undang tersebut. Pertama, perumus dan pelaksana undang-undang berusaha menyeimbangkan kontekstualitas dan eksistensi pemerintah daerah lebih prudent atau sebaliknya kembali dalam skema shadow sentralisasi. Hal ini didukung dalam Pasal 9 menyebutkan urusan pemerintahan dibagi menjadi 3 (tiga yang terdiri atas urusan pemerintahan absolut, konkuren, dan umum. Bentuk negara kesatuan (unitary state diartikan sebagai penyeragaman daripada perbedaan. Kedua, lebih digunakannya konsep otonomi daerah melalui sistem rumah tangga materiil daripada sistem rumah tanggal formal dan nyata (riil. Sehingga, dengan dekonsentrasi maka suatu sistem pemerintah memiliki kewenangan luas dalam melaksanakan isu strategis di daerah. Ketiga, pemerintah pusat dengan provinsi diberikan kewenangan besar untuk mengawasi kotamadya atau kabupaten. Provinsi yang sebelumnya memiliki daya tawar lemah dan terbatas, diperkuat dengan penambahan fungsi dan kewenangan kepada gubernur. Keempat, efisiensi dan efektifitas lebih diutamakan dengan menggerus otonomi daerah yang luas, nyata dan bertanggung jawab. Prinsip-prinsip demokrasi, peran-serta masyarakat, pemerataan dan keadilan, serta memperhatikan potensi dan keanekaragaman daerah terabaikan. Abstract The relationship of central and local authorities in Indonesia have ups and downs in accordance regime implementation of the State. Since the reform, has many

  10. PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU BERBASIS KEARIFAN LOKAL KABUPATEN SUMENEP KELAS IV SUBTEMA LINGKUNGAN TEMPAT TINGGALKU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Farid Nurul Anwar

    2017-10-01

    Buku siswa dari pemerintah kurang kontekstual. Oleh karena itu, modul pembelajaran memiliki peran penting sebagai pelengkap kekurangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan modul pembelajaran tematik terpadu berbasis kearifan lokal Kabupaten Sumenep kelas IV subtema Lingkungan Tempat Tinggalku yang memiliki kevalidan dan keefektivan. Model pengembangan yang digunakan yaitu Borg & Gall dengan sedikit modifkasi. Hasil uji validasi ahli materi, bahasa dan desain beturut-turut 76,3%, 92,74%, dan 82,80%. Hasil uji lapangan menunjukkan nilai ketuntasan aspek sikap, keterampilan, dan pengetahuan berturut-turut 96,25; 90,27; 89,54. Hasil penelitian dan pengembangan modul pada penelitian ini menunjukkan bahwa modul yang dihasilkan memiliki kevalidan dan keefektivan sehingga layak digunakan.

  11. ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM AKUNTANSI PENJUALAN, PEMBELIAN DAN KAS PT. BERLIAN EKA SAKTI TANGGUH, MEDAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pwee Leng

    2001-01-01

    Full Text Available The rise of globalization causes the influence of a company's environment to be wider and more complex. The role of handling information is very dominant in highly competitive situations, especially in the business world. Information has even been accepted as one of the business resources, where the company attempts to optimize the role of information in management decision-making, for planning, operations and even control. With the help of computer technology, the spread of information, which initially was quite limited, can now be distributed according to need. This is also the case in accounting, where accounting information, which before only had a role at the operations control level, now has a role in management control. As a result of the increasing role of information in accounting, a system is needed to organize the accounting information in order to give the company a strategic competitive advantage. Because of that, Berlian Eka Sakti Tangguh, an export-oriented company located in Medan, operating in the cooking oil industry has purposed to upgrade the present system (semi-computerized to become a computerized, on-line system in order to help the company face the ever-increasing competition in the business world. Abstract in Bahasa Indonesia : Derasnya arus globalisasi menyebabkan pengaruh lingkungan usaha di tempat perusahaan beroperasi menjadi semakin luas dan kompleks. Peran penguasaan informasi menjadi sangat dominan dalam persaingan yang ketat, tidak terkecuali dalam dunia bisnis. Bahkan informasi telah diakui sebagai salah satu sumber daya, dimana perusahaan berupaya mengoptimalkan peran informasi dalam pengambilan keputusan manajemen baik untuk perencanaan, pelaksanaan, maupun pengendalian. Dengan bantuan teknologi komputer, penyebaran informasi yang pada awalnya sangat terbatas kini telah dapat didistribusikan sesuai dengan kebutuhan. Demikian pula pada bidang akuntansi, dimana informasi akuntansi yang sebelumnya hanya berperan

  12. ANALISIS RUANG TERBUKA HIJAU PERUMAHAN NASIONAL DI KOTA MEDAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Fahreza

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui : (1 Kondisi ruang terbuka hijau publik pada perumahan nasional (perumnas Kota Medan ditinjau dari luasan, vegetasi, jenis dan perawatan. (2 Aktifitas yang dimanfaatkan pada ruang terbuka hijau publik perumahan nasional (perumnas. Penelitian ini dilakukan di Kota Medan tahun 2015. Populasi dalam penelitian ini yaitu Perumahan Nasional Martubung, dan Perumahan Nasional Helvetia karna kedua Perumahan nasional ini berada di Kota Medan. Sampel dalam penelitian ini adalah semua populasi (Total sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, studi dokumenter dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian, menunjukan bahwa (1 kondisi RTH publik pada kedua perumahan nasional ini ditinjau dari luasan, jenis, vegetasi dan perawatan. Untuk luasan RTH, kedua perumahan nasional ini belum optimal dan belum memenuhi syarat yang ditentukan Kementrian PU yang mensyratkan 20% dari luas kawasan. Jenis RTH pada perumahan nasional ini yaitu taman, lapangan sepak bola, lapangan olahraga, bantaran danau, dan lahan kosong terbengkalai. Untuk vegetasi pada RTH, masih terlalu sedikit sehingga mengurangi nilai keindahan dan keteduhan pada RTH kedua perumahan nasional ini, hal itu terlihat dari tanaman-tanaman yang layu, kering dan gersang. Perawatan RTH yang dilakukan kurang maksimal hal itu terlihat dari rumput yang tidak teratur dan lebat, ranting pohon yang berjatuhan serta fasilitas didalam RTH yang rusak. (2 Aktifitas yang dimanfaatkan pada ruang terbuka hijau publik perumahan nasional (perumnas. Ada beberapa RTH yang tidak dilakukan pemanfaatan aktifitas didalamnya. Jenis aktifitas yang ada pada kedua perumahan nasional ini hampir sama, yaitu bermain bola, bermain bulu tangkis, bermain futsal, bermain voli, berolahraga seperti jogging dan senam, bermain anak-anak, bersosialisasi, berjualan dan acara-acara tahunan. Kata Kunci: RTH, perumnas

  13. DAMPAK PELATIHAN BAHASA INGGRIS TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA DAN KEPERCAYAAN DIRI TOURISTS GUIDE (STUDI KASUS DI PKBM BINA TERAMPIL MANDIRI CISARUA BANDUNG BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nunu Mahmud Firdaus

    2018-01-01

    pelatihan tersebut. Dari hasil analisis di lapangan, diketahui bahwa hasil pelatihan yang dilakukan oleh PKBM Bina Terampil Mandiri dapat meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Inggris tourists guide dan rasa percaya diri mereka. Dengan demikian para tourists guide mampu menjelaskan tempat yang dikunjungi dengan lancar sehingga para wisatawan lokal dan mancanegara semakin banyak yang tertarik untuk berkunjung ketempat wisata di Indonesia khususnya di Kabupaten Bandung Barat dan dapat memperbaiki perekonomian para tourist guide. Dari hasil penelitian diketahui bahwa PKBM Bina Terampil Mandiri berhasil meningkatkan keteramplan berbicara bahasa Inggris pemandu wisata. Sehingga dapat membuat mereka lebih percaya diri dalam menjalankan tugasnya. Rekomendasi ditujukan terutama kepada Instansi terkait pemegang kebijakan Program PLS, hendaklah lebih memperhatikan lembaga-lembaga pelatihan ini, karena terbukti memberikan dampak manfaat bagi masyarakat, terutama berhubungan dengan peningkatan ekonomi.

  14. Motivasi, Kepuasan dan Produktivitas Kerja Penyuluh Lapangan Peternakan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. V. Hubeis

    2008-04-01

    Full Text Available It is well documented that productivity of workers is influenced by both internal and external factors. The objective of this study was to provide insights into motivation, job satisfaction and job productivity of Animal Husbandry Field Extension Workers (FEW. The analysis was carried out using the Spearman rank correlation. The respondents of the study were 36 FEW, in Sukabumi district, West Java. The results of the study showed that most of FEW were male, married, relatively old, and had more than three children. Most of them had a diploma certificate, had been participating in several trainings, had 20 years of working experience, and belong to third rank employee. It was found that all internal factors of FEW (achievement, recognition, job, and responsibility had a positive correlation with job productivity. On the contrary, there were only two external factors, employment status and personal communication, which had a positive correlation with job productivity of FEW. Other external factors, including administration and policy, supervision, salary and reward, and working condition factors, were negatively correlated with job productivity of FEW. Finally, the findings also reveal evidence that three out of four job satisfactions (psychology, social, and physical condition were positively correlated with work productivity of FEW whereas financial aspect was not.

  15. Fungsi Dan Makna Simbolik Kesenian Jaranan Jur Ngasinan Desa Sukorejo Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Zahrotul Mufrihah

    2018-05-01

    Full Text Available Jaranan Jur Ngasinan merupakan kesenian yang tumbuh dan berkembang di Desa Sukorejo Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Kesenian Jaranan Jur Ngasinan memiliki keunikan dalam hal fungsi yang disesuaikan dengan kepercayaan masyarakat pendukungnya. Berdasarkan latar belakang tersebut, peneliti mengajukan beberapa rumusan masalah yakni bagaimana fungsi dan makna yang terkandung dalam Kesenian Jaranan Jur Ngasinan Desa Sukorejo Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Adapun tujuan khusus dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan fungsi dan makna simbolik Kesenian Jur Ngasinan Desa Sukorejo Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar. Data diperoleh peneliti dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Peneliti memfokuskan pada isu atau persoalan, kemudian memilih satu kasus terbatas untuk mengilustrasikan persoalan. Subjek pada penelitian ini Tari Tayung Raci, terdapat didalamnya yaitu isi kesenian dari pertunjukan dan pelaku seni. Hasil penelitian antara lain fungsi Jaranan Jur Ngasinan sebagai sarana ritual, presentasi estetis, sebagai pengikat solidaritas kelompok masyarakat, dan sebagai media pelestarian budaya. Kedua, makna kesenian Jaranan Jur Ngasinan Desa Sukorejo Kecamatan Sutojayan Kabupaten Blitar terdapat pada nama “Jur”, gerak, musik, tata rias dan busana, property, dan pola lantai. Dari penjelasan itu dapat disimpulkan bahwa Jaranan Jur Ngasinan memiliki berbagai fungsi dan memiliki makna simbolik tentang prajurit yang juga terkait dengan nilai-nilai budaya masyarakat di sekitar sana. Jaranan  Jur Ngasinan is an art which grow and develop on Sukorejo village, Sutojayan sub-distric, Biltar regency. This art has uniqueness in function which compromise to supporting community’s. Based on that background, the researcher make some research questions there are how are function and meaning which are contained in Jaranan Jur Ngasinan art, Sukorejo Village, Sutojoyan Subdistrict, Blitar Regency. There are special purposes from

  16. Adaptasi Arsitektur Tradisional Bali pada Rumah Masyarakat Suku Bali di Luar Pulau Bali (Studi Kasus : Pemukiman Suku Bali Jati Bali Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara)

    OpenAIRE

    SANTI, SANTI; SYUKUR, LAODE ABDUL

    2010-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan mendasar antara arsitektur tradisional Bali di pulau Bali dan di luar pulau Bali dan juga mengetahui bagaimana penerapan arsitektur tradisional Bali pada rumah masyarakat diluar pulau Bali khususnya pada Pemukiman Suku Bali di Jati Bali. Penelitian ini dilaksanakan di Pemukiman Suku Bali di Desa Jati Bali Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah survey lapangan. Pengambilan sampel ...

  17. MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP PADA PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heny Djoehaeni

    2014-08-01

    yang dapat menjadi acuan untuk guru dalam melaksanakan pembelajaran Pendidikan Lingkungan Hidup pada Pendidikan Anak Usia Dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan dengan tahap-tahap berikut: studi pendahuluan meliputi studi literatur, survei lapangan dan penyusunan produk awal. Tahap pengembangan termasuk pengujian terbatas dan uji coba serta tahap validasi yang lebih luas. Hasil menunjukkan bahwa Pendidikan Lingkungan Hidup pada Pendidikan Anak Usia Dini masih belum optimal. Sebuah model pembelajaran dikembangkan dengan model yang didasarkan pada proses inkuiri kontekstual. Penerapan model pembelajaran berbasis inkuiri kontekstual pada Pendidikan Lingkungan Hidup pada Pendidikan Anak Usia Dini dapat meningkatkan hasil belajar anak-anak, terutama pada ranah kompetensi pengetahuan, sikap dan keterampilan yang mengacu pada Kurikulum Muatan Lokal Pendidikan Lingkungan Hidup. Kata Kunci: Pendidikan Lingkungan Hidup, Pendidikan Anak Usia Dini, kurikulum

  18. ANALISA PRODUKTIFITAS PEKERJA DENGAN METODE WORK SAMPLING STUDI KASUS PADA PROYEK X DAN Y

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Andi

    2004-01-01

    Full Text Available There are various methods that can be employed to measure construction labor productivity. However it is difficult to measure accurately the labor productivity. Work sampling is a relatively easy- to-use method for measuring productivity. The main objective of this research is to analyze labor productivity on projects X and Y utilizing work sampling method. The productivity measure obtained from the analysis is labor utilization rate (LUR. Besides, this research is intended to investigate factors influencing the LUR in both projects by way of questionnaire. The work sampling analysis shows that in overall LUR of project X and Y was 55.13% and 44.45% respectively. Comparison of LUR on the same types of works indicates that productivity of project X was higher. The questionnaire analysis further confirms that in general the conditions of the influencing factors in project X were better that those in project Y, and that three factors were found significantly different, i.e. material, scaffolding and schedule. The research also details LUR analyses based on the labor working hours (morning, noon, and afternoon. Abstract in Bahasa Indonesia : Terdapat banyak metode yang bisa digunakan untuk mengukur produktivitas tenaga kerja di lapangan. Namun, pengukuran produktivitas tenaga kerja secara akurat sulit dilakukan. Work sampling adalah salah satu metode pendekatan yang bisa digunakan untuk mengukur produktivitas dengan cukup mudah. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisa produktivitas pekerja pada proyek X dan Y dengan metode work sampling. Ukuran produktivitas yang didapat dari analisa ini adalah labor utilization rate (LUR. Selain itu, penelitian ini juga meninjau faktor-faktor yang dapat mempengaruhi LUR di kedua proyek tersebut dengan cara kuesioner. Hasil analisa work sampling menunjukkan bahwa secara keseluruhan LUR pada proyek X dan Y adalah 55,13% dan 44,45%, secara berturut-turut. Perbandingan nilai LUR pada jenis pekerjaan

  19. OPTIMALISASI METODE PEMBELAJARAN IPS MI UNTUK PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Ulwiyah

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan dengan dua alasan; pertama, secara akademik, metode yang variatif  akan efektif dan efisien mempertinggi kualitas pembelajaran dan jika tidak dikembangkan secara baik, tidak mustahil akan menghambat pencapaian tujuan pembelajaran, yaitu tercapainya kompetensi keterampilan berfikir kritis siswa. Kedua, berdasarkan observasi awal, ditemukan fenomena guru IPS dalam mengajar menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan penugasan saja. Hal ini kurang mengembangkan berfikir kritis dengan didasarkan pada teori berpikir kritis FRISCO (focus, reason, inference, situation, clarity, overview. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis metode mengajar guru IPS MI dalam mengembangkan keterampilan berfikir kritis siswa. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, pengamatan, dan kajian dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah discourses analysis. Temuan penelitian ini adalah metode yang digunakan guru IPS MIN Rejoso Peterongan Jombang kurang mengembangkan keterampilan berfikir kritis siswa, dengan sebab-sebab yaitu adanya pandangan guru bahwa IPS identik dengan hafalan dan cerita, keterampilan berfikir kritis kurang efektif dikembangkan bagi siswa MI karena mereka belum bisa diajak berfikir kritis, ketidaktahuan guru tentang teori berfikir kritis dan metode-metode yang mendukungnya, adanya paradigma bahwa guru adalah segala-galanya, adanya rasa enggan guru untuk merancang pembelajaran yang kritis, dengan alasan: banyak pekerjaan lain yang harus diselesaikan, sarana terbatas.This research works for two reasons; first, academically, variative method will be highly effective and efficient in teaching quality. Meanwhile if this does not develop well, it is an obstacle for the achievement of learning objectives, the achievement of critical thinking skills. Second, based on the first observation, it was found that there are some social studies teacher

  20. IMPLEMENTASI DAN EVALUASI CORPORATE SOSIAL RESPONSIBILITY (CSR DI PERUSAHAAN PENGEBORAN MINYAK PETROCINA KABUPATEN BOJONEGORO - JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukriyah Kustanti

    2011-06-01

    Full Text Available Pada dasarnya Corporate Social Responsibility (CSR membawa misi organisasi dan panduan untuk berdirinya suatu perusahaan yang menjujung tinggi kepada para konsumennya. Perusahaan-perusahaan mulai menerapkan etika bisnis yang merupakan salah satu bentuk bisnis yang memperhatikan Pembangunan Berkelanjutan yang menekankan pada sinergi antara tiga aspek yakni aspek lingkungan hidup, aspek keuangan serta aspek sosial yang dikenal oleh perusahaan-perusahaan dengan sebutan Triple bottom line. JOB Pertamina – PetroChina East Java yang berada di Kabupaten Bojonegoro ini adalah Perusahaan Penanam modal asing yang bergerak pada kegiatan pemboran dalam rangka eksplorasi sumur minyak yang dilaksanakan mulai Juni 2007 hingga saat ini. Perusahaan ini sudah melaksanakan kajian lingkungan yang diharuskan oleh Lembaga Lingkungan Hidup. Oleh karena itu peneliti ingin melihat dampak dari penerapan etika sosial ekonomi yang sudah dilaksanakan selama ini. Permasalahan penelitian melihat sejauh mana implementasi dan evaluasi program CSR yang sudah dilaksanakan oleh perusahaan ini. Manfaat penelitian adalah bisa digunakan sebagai data base pemerintah dalam hal etika bisnis perusahaan serta untuk mengukur kinerja perusahaan petrocina dalam melaksanakan nilai-nilai sosial ekonomi pada masyarakat. Hasil penelitian Corporate Sosial Responsibility (CSR JOB Pertamina – PetroChina East Java, yang sudah dilaksanakan sejak dilaksanakannya kegiatan pemboran di lapangan Sukowati, sebagai tanggung jawab sosial perusahaan dalam menejemen lingkungan hidup. Bentuk/wujud dari Corporate Sosial Responsibility (CSR yang dilaksanakan JOB Pertamina-Petro Cina adalah pemberian tali asih, dana Community Development serta perekrutan tenaga kerja masyarakat lokal dalam perusahaan tersebut. Evaluasi terhadap pelaksanaan Corporate Sosial Responsibility (CSR, tidak ada aspek kecenderungan kritis seperti sikap aksi protes dan demo masyarakat.

  1. PENGEMBANGAN MODEL KOLABORASI JIGSAW ROLE PLAYING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KEMAMPUAN BEKERJASAMA SISWA KELAS V SD PADA PELAJARAN IPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Ari Pratiwi

    2015-11-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan untuk mengembangkan model kolaborasi jigsaw, role playing untuk meningkatkan kemampuan bekerjasama siswa yang valid, efektif dan praktis. Metode penelitian adalah penelitian dan pengembangan (R&D. Tahap uji coba pengembangan terdiri atas uji coba ahli, uji coba skala terbatas dan uji coba skala luas. Keefektifan model kolaborasi jigsaw role playing  diperoleh rata-rata 51,83 dalam kategori baik diterapkan dalam pelajaran IPS, peningkatan kemampuan bekerjasama siswa hasil N-gain = 0,56 dengan kategori sedang, peningkatan hasil belajar IPS N-gain = 0,50 dengan kategori sedang dan hasil ketuntasan klasikal pembelajaran IPS 97,14%.  Hasil respon guru dan siswa terhadap model yang digunakan adalah berkriteria baik. Model final penelitian ini menghasilkan model kolaborasi jigsaw role playing yang dikemas dalam suatu buku pedoman.

  2. ANALISIS PRAKTEK PERWAKAFAN UANG PADA LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Furqon

    2011-06-01

    Waqf uang saat ini menjadi fokus kajian yang menarik di kalangan masyarakat Islam. Salah satu bank yang menjalankan waqf uang adalah BSM. Ada beberapa kesimpulan yang dapat ditarik dari kajian ini: (1 Penyebaran informasi waqf uang masih relatif terbatas dibandingkan dengan kekayaan media dan peng­alaman yang dimiliki oleh bank, (2 BSM tidak memiliki meja khusus yang dapat melayani pelanggan yang datang ke bank untuk mendaftarkan waqf uang sehingga ketika pelanggan datang untuk mendaftarkan waqf uang petugas layanan pelanggan dan petugas bank akan melayani mereka tanpa nadzir dan saksi; dan (3 Dua model investasi wakaf uang di bank: sektor riil untuk pem­bangunan rumah bersalin, dan sektor finansial, di mana uang didepositkan dalam Deposito Syariah Mandiri.

  3. Analisis Risiko Ratai Pasok Beton Ready Mix Pada Proyek Hotel Batiqa Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arvin Irshad Prabowo

    2017-03-01

    Full Text Available Dalam upaya memenuhi ekspektasi dari pemilik proyek Hotel Batiqa, Kontraktor tentu harus meningkatkan kinerja dari perusahaan untuk menghasilkan produk bermutu tinggi, tepat waktu, dan efisien. Maka dari itu, pada umumnya para kontraktor menerapkan manajemen rantai pasok dalam pelaksanaan proyek dari awal sampai akhir. Dalam pelaksanaannya, manajemen rantai pasok mempunyai risiko negatif. Risiko tersebut harus dianalisis sebelumnya, karena risiko tersebut dapat mengakibatkan kerugian bagi kontraktor. Manajemen risiko diawali dengan melakukan identifikasi risiko yang dibagi menjadi tiga aliran, yaitu aliran material/fisik, aliran finansial, dan aliran informasi, dengan melakukan survei pendahuluan kepada pelaku proyek dalam rantai pasok beton ready mix untuk mendapatkan variabel risiko yang relevan di lapangan, lalu setelah itu melakukan survei utama untuk mendapatkan nilai persepsi dari probabilitas dan dampak dari variabel risiko. Dari hasil survei tersebut akan dianalisis dengan matriks probabilitas dan dampak untuk mengkategorikan tingkatan variabel risiko. Berikutnya adalah untuk mengetahui respon risiko terhadap variable berkategori tinggi tersebut.Dari hasil analisis data diketahui bahwa apabila risiko berkategori tinggi dari persepsi kontraktor terhadap pemasok beton ready mix terjadi masing-masing satu variabel di aliran finansial dan informasi. Beda halnya untuk persepsi pemasok ready mix terhadap kontraktor, risiko berkategori tinggi terjadi hanya satu variabel pada aliran finansial. Semua pihak yang terlibat dalam aktivitas rantai pasok proyek memilih opsi respon risiko dengan mengurangi dampak risiko apabila risiko tersebut terjadi di lapangan.

  4. PRELIMINARY SURVEY OF RODENTS IN TWO TRANSMIGRATION SCHEMES IN SOUTH SUMATRA, INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lim Boo Liat

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan sebagian dari survey biomedis yang dilakukan di daerah transmigrasi Baturaja-Martapura (Sumatera Selatan dan Mulyorejo, Way Abung III Lampung pada bulan September dan Oktober 1977. Tikus2 liar ditangkap dan dipelajari untuk mengetahui peranannya sebagai penyebar penyakit. R.r. diardii merupakan spesies yang lebih banyak ditemukan didaerah perumahan dikedua daerah transmigrasi tersebut. Hasil pemeriksaan parasitologis menunjukkan bahwa pengerahan spesies ini tidak terbatas didaerah perumahan saja. Diladang sekitar perumahan dikedua daerah tersebut R. tiomanicus lebih banyak ditemukan dari pada R. exulans dan R. argentiventer. Kertas kerja ini menyimpulkan bahwa dengan adanya hoepes dan vektor yang tepat di daerah-daerah tersebut ada kemungkinan akan timbulnya penyakit demam semak (scrub typhus dan mungkin juga eosinophilic meningo encephalitis dikalangan para transmigrasi, selain penyakit arbovirus yang lain.

  5. DAERAH OTONOM PADA MASA KERAJAAN MATARAM KUNA: TINJAUAN BERDASAR KEDUDUKAN DAN FUNGSINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Maziyah

    2011-10-01

    Full Text Available The aim of this research was to know about the autonomy of Old Mataram’s Kingdom in the VIII-XI century, and to know the status and function of region autonomy at that time by the inscriptions. Furthermore, information about region autonomy can be used as comparison wit the current region autonomy. This research used historical method to find data and fact in the field. The first step was heuristic; second was critical sources; third was interpretation, and the last was historiography. Output of the research concludes that autonomy of the region in the Old Mataram’s Kingdom was similar with current era, that is there is tax free area, the region with right to manage itself and finance it self. This was especially for areas that can it self product tax.   Key words: autonomy; the Old Mataram’s Kingdom; tax. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang otonomi dari Kerajaannya Mataram lama pada XI abad VIII, untuk mengetahui status dan fungsi dari otonomi dari daerah di saat itu oleh catatan-catatan kuno. Lebih lanjut lagi, informasi tentang daerah otonom dapat digunakan sebagai perbandingan dengan masa otonomi di saat ini. Penelitian menggunakan metode sejarah untuk menemukan data dan fakta di lapangan. Langkah pertama adalah heuristik; kedua adalah kritik sumber; ketiga adalah penafsiran, dan terakhir adalah historiografi. Keluaran dari penelitian menyimpulkan bahwa otonomi dari daerah di Kerajaannya Mataram kuna adalah serupa dengan saat ini, yakni terdapat daerah bebas pajak, derah yang mengatur daerah tersebut secara mandiri dengan keuangan yang mandiri. Daerah ini terutama area yang menghasilkan pajak.   Kata kunci: otonomi; Kerajaannya Mataram kuna; pajak.  

  6. SISTEM MANAJEMEN DAN PERSEDIAAN VAKSIN DI DUA PROVINSI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Leny Susyanty

    2014-10-01

    biologi yang dapat meningkatkan kekebalan pada beberapa penyakit. Imunisasi dapat mencegah terjadinya penyakit jika vaksin terdistribusi secara merata dan mutu vaksin terjaga dengan baik.Beberapa pertanyaan perlu dijawab dengan ketersediaan data yang akurat, diantaranya adalah bagaimana sistem manajemen dan persediaan vaksin di daerah? Hal ini mengingat masa edar  vaksin  yang  terbatas  dan  vaksin  membutuhkan  perlakuan  khusus. Apakah  kualitas  vaksin cukup baik dan apakah Cold chain memadai? Serta bagaimana peran instansi pemerintah pusat dan  daerah  terkait  dengan  pengelolaan  vaksin? Penelitian  ini  dilakukan  secara  potong  lintang di  2  Provinsi  yang  bertujuan  untuk  mengidentifikasi  faktor-faktor  yang  mempengaruhi  akses dan kualitas vaksin di Puskesmas. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, penelusuran data sekunder dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan vaksin yang sesuai pedoman penyelenggaraan imunisasi hanya ditemukan di Dinkes Provinsi, sementara di Dinkes Kab/Kota dan Puskesmas masih banyak kekurangan. Tiga dari enam Dinkes Kab/Kota dan 8 dari 18 Puskesmas yang di observasi tidak memiliki freeze tag.Sepuluh dari delapan belas Puskesmas tidak memiliki genset, padahal empat Puskesmas diantaranya tidak memiliki pasokan listrik 24 jam dari PLN. Distribusi vaksin juga masih bermasalah, hal ini terlihat dari persediaan yang tidak merata dalam satu Provinsi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperlukan sistem informasi yang mengakomodasi sistem pengadaan, penerimaan, penyimpanan dan pendistribusian dan memperbaiki rantai vaksin terutama di Dinkes Kab/Kota dan puskesmas dengan melakukan pengawasan terhadap laporan persediaan vaksin secara intensif, sehingga stok vaksin dapat terjaga dengan baik dan mencegah resiko terjadinya kadaluwarsa.Kata Kunci: vaksin, manajemen, distribusi, persediaan, rantai vaksin

  7. SISTEM PENGENDALI KEMUDI TRAKTOR OTOMATIS EMPAT RODA PADA PENGUJIAN LINTASAN LURUS (Tracking Control System of Autonomous Four Wheel Tractor on Straight Path

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setya Permana Sutisna

    2015-05-01

    dilapangan pada lintasan lurus sepanjang 30 m dengan kecepatan traktor 0.5 m/s. Hasil pengujian di lapangan diperoleh tingkat akurasi kinerja kontrol sebesar 97.13% dan besar simpangan rata-rata terhadap lintasan acuan sebesar 8.62 cm. Kata kunci: Traktor otomatis, sistem pengendali kemudi, pengolahan tanah

  8. Perbandingan Hasil Belajar Teknik Dasar Pukulan Pada Permainan Tenis Meja Antara Yang Langsung Mengunakan Net Dengan Tanpa Menggunakan Net Terlebih Dahulu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indra Safari

    2016-07-01

    Full Text Available Abstrak   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji antara hasil belajar langsung menggunakan net dengan yang tanpa menggunakan net terlebih dahulu terhadap peningkatan penguasaan teknik dasar pukulan pada permainan tenis meja bagi pemula.Untuk memecahkan permasalahan tersebut penulis menggunakan metode eksperimen, sedangkan data yang diperoleh adalah melalui eksperimen lapangan. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa SDN Muhammadiyah III Bandung, sedangkan untuk sampelnya yaitu siswa kelas 4 s/d 6 (putera dan yang termasuk dalam kategori umur pemula. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa walaupun secara perhitungan statistic kedua cara pembelajaran tersebut tidak ada perbedaan yang berarti (signifikan, tetapi secara fakta di lapangan dengan frekuensi tiga kali dalam seminggu dengan cara pembelajaran tanpa menggunakan net terlebih dahulu memberikan perbedaan dalam perbedaan mean, yaitu yang langsung menggunakan net (0 – 89,0 sedangkan yang tanpa menggunakan net terlebih dahulu (0 – 93,0 dengan taraf nyata 0,05. Kata Kunci: teknik dasar, menggunakan net dan tanpa menggunakan net

  9. KARAKTERISTIK TANAH DI BAWAH TEGAKAN JENIS VEGETASI MANGROVE DAN KEDALAMAN TANAH BERBEDA SEBAGAI INDIKATOR BIOLOGIS UNTUK TANAH TAMBAK DI KABUPATEN MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Mustafa

    2011-04-01

    Full Text Available Kondisi lahan mangrove sangat ekstrem, sehingga vegetasi yang tumbuh merupakan vegetasi yang telah beradaptasi dan berevolusi dengan kondisi tersebut. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui karakteristik tanah di bawah tegakan vegetasi mangrove dan kedalaman tanah berbeda yang dapat dijadikan indikator biologis untuk memprediksi karakteristik tanah untuk budidaya tambak. Pengukuran dan pengambilan contoh tanah dilakukan di bawah tegakan paku laut (Acrostichum aureum, bakau (Rhizophora apiculata, api-api (Avicennia alba, dan nipah (Nypa fruticans masing-masing pada kedalaman tanah 0-0,25 m dan 0,50-0,75 m di hutan mangrove Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat. Kualitas tanah yang diukur langsung di lapangan adalah pHF, pHFOX, dan potensial redoks, sedangkan yang dianalisis di laboratorium adalah kandungan air, pHKCl, pHOX, SP, SKCl, SPOS, TPA, TAA, TSA, pirit, karbon organik, N-total, PO4, Fe, Al, tekstur, dan nilai n. Analisis ragam dilakukan untuk mengetahui perbedaan kualitas tanah antar vegetasi mangrove pada kedalaman yang sama, sedangkan Uji T dilakukan untuk mengetahui perbedaan kualitas tanah antar kedalaman pada vegetasi mangrove yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegakan bakau, api-api, nipah, dan paku laut yang tumbuh pada tanah sulfat masam Kabupaten Mamuju diklasifikasikan sebagai Sulfaquent dan Sulfihemits untuk kategori Kelompok Besar. pHF tanah pada vegetasi dan kedalaman tanah yang berbeda relatif sama, tetapi peubah kemasaman tanah lainnya menunjukkan bahwa tanah vegetasi paku laut memiliki potensi kemasaman yang lebih rendah dibandingkan dengan vegetasi lainnya. Kesuburan dan sifat fisik tanah vegetasi paku laut lebih mendukung untuk lahan budidaya tambak daripada vegetasi lainnya (bakau, api-api, nipah. Kualitas tanah pada setiap vegetasi relatif sama pada kedua kedalaman, kecuali tanah vegetasi paku laut dan api-api yang memiliki pH dan kandungan PO4 yang

  10. KAJIAN TEKNIS PROPELLER -ENGINE MATCHING PADA KAPAL IKAN TRADISIONAL DENGAN MENGGUNAKAN MOTOR LISTRIK HYBRID DARI SOLAR CELL DAN GENSET SEBAGAI MESIN PENGGERAK UTAMA KAPAL DI KABUPATEN PASURUAN JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Sasmito Hadi

    2012-03-01

    Full Text Available Ketersediaan energi tak terbarukan yang kian menipis akan menjadi permasalahan besar bagi kehidupan manusia, banyak pemikiran sudah dicurahkan oleh para ilmuan guna mengantisipasi adanya kemungkinan krisis energi di masa yang akan datang. Selain dari permasalahan keterbatasan energi yang ada juga timbul masalah baru dari penggunaan energi tak terbarukan tersebut yaitu berupa polusi dan pencemaran lingkungan yang berdampak pada perubahan iklim di dunia. Para pemimpin dari berbagai negara menggelar konferensi tentang perubahan iklim di Bali (UNFCCC, sebagai tindak lanjut dari Protokol Kyoto yang diselenggarakan di Jepang sebelumnya, sehubungan dengan perubahan iklim dunia, beberapa negara sepakat untuk mengurangi emisi gas buang pada mesin berbahan bakar mineral, yang dianggap sebagai penyumbang polusi udara terbanyak, dengan membuat kebijakan yang diharapkan dapat menjadi suatu solusi untuk mengurangi polusi udara, salah satu solusi yang dibahas penulis adalah penggunaan motor listrik sebagai pengganti mesin berbahan bakar mineral, tujuan dari penelitian ini adalah menghitung parameter pendukung propeller engine matching (putaran mesin, BHP mesin, dan hambatan kapal , pada kapal ikan tradisional KM Brandal, dan penentuan ukuran propeller yang sesuai dengan kapal ikan KM Brandal dengan menggunakan sistem hybrid. Dalam penelitian ini penulis melakukan pengukuran dan perhitungan pada sistem penggerak kapal baik di lapangan maupun simulasi hybrid, rangkaian hybrid ini terdiri dari beberapa komponen antara lain 2 buah solar cell 100 WP, genset 800 VA, 2 buah baterai 70 Ah, dan motor listrik 12 volt 80 ampere, sedangkan untuk mendapatkan tegangan listrik yang sama pada rangkaian hybrid beberapa komponen seperti baterai, genset, dan solar cell disusun secara paralel. Penelitian tentang Propeller-Engine Matching pada rangkaian hybrid kapal ikan KM Brandal menghasilkan beberapa parameter optimasi propeller antara lain hambatan kapal 1,04 kN, daya efektif

  11. KARAKTERISTIK HABITAT DAN MORFOLOGI SIPUT ONGCOMELANIA HUPENSIS LINDOENSIS SEBAGAI HEWAN RESERVOIR DALAM PENULARAN SHISTOSOMIASIS PADA MANUSIA DAN TERNAK DI TAMAN NASIONAL LORE LINDU (Habitat Characteristics and Morphology of Oncomelania hupensis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hafsah Hafsah

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji habitat dan morfologi siput Oncomelania hupensis lindoensis sebagai hewan reservoir dalam penularan shistosomiasis pada manusia dan ternak. Penelitian dilakukan dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan mengukur dan mengambil beberapa sampel tanah pada beberapa jenis habitat. Siput dikoleksi dengan menggunakan metode gelang besi yang disebut ring method. Siput yang dikumpulkan kemudian dibawa ke laboratorium untuk pengamatan bentuk morfologi dan mirasidia baik secara langsung maupun dengan penggunaan mikroskop. Penentuan tingkat prevalensi digunakan metode “ Kato-Kars” yang dimodifikasi. Data dianalisis secara deskriptif berdasarkan data hasil survei di lapangan dan hasil analisis dari laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa habitat siput O.hupensis Lindoensis yang terdapat dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu sebanyak 144 habitat (fokus dan terdistribusi pada empat desa yaitu Tomado (64 fokus, Anca (63 fokus, Puroo (11 fokus dan Langko (6 fokus dengan persebaran 44,44 % ( sawah, 29,86 % ( kebun, 18,06 % ( padang rumput, dan 11 % ( hutan. Karakteristik habitat yaitu tekstur tanah lempung berpasir dengan bahan organik tanah yang relatif rendah (2%. Pada ternak didapatkan tingkat prevalensi yaitu kerbau (39,36%, sapi (39,32%, dan babi (22,5%. Kesimpulan dari hasil penelitian ini bahwa habitat siput O. Hupensis lindoensis mempunyai karakteristik dan bentuk yang spesifik. Tingkat prevalensi schistosomiasis pada manusia dan ternak dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu masih cukup tinggi. ABSTRACT The objective of the study was evaluated the habitat characteristics and  morphology of  Oncomelania hupensis lindoensis  as  a  reservoir in transmission of Schistosomiasis on  human and animal in Lore Lindu National Park. The study was conducted in four villages as known as the habitat of the endemic snails. Collections of the snails

  12. DESAIN DAN PEMBUATAN MESIN PENGERING LADA DENGAN MENGGUNAKAN PEMANAS UAP BERBAHAN BAKAR KAYU LIMBAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Muhammad Idkhan

    2016-12-01

    ,pemanfaatanya menggunakan prinsip perpindahan panas. Uap panas masuk ke oven melalui pipa inputkemudian masuk ke radiator dan panas bersirkulasi didalam oven untuk mengeringkan lada dan menurunkan kadar air. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian desain dan eksperimen berupa kajian teoritis, mendesain mesin, dan membuat mesin pengering lada. Pembuatan mesin  dan uji coba laboratorium dilakukan di Laboratorium Pendidikan Teknik Mesin FT UNM dan uji coba lapangan dilaksanakan di Desa Salassae Kecamatan Bulukumpa Kabupaten Enrekang. Pengeringan yang dilaksanakan selama enam jam menghasilkan lada yang berkadar air sebelas koma sembilan, biji lada bentuknya utuh tanpa kisut dengan warna yang kurang lebih seragam.Dengan adanyamesin pengering lada diharapkan memberi manfaat pada proses pengawetan hasil panen sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada cuaca untuk melakukan pengeringan, mempercepat proses pengeringan dan meningkatkan kualitas lada kering.Kata Kunci: Mesin Pengering, Lada, Pemanas uap

  13. Faktor Penentu Pengembangan Industri Pengolahan Perikanan Di Kabupaten Sidoarjo melalui Pengembangan Ekonomi Lokal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sayyidatu Ulish Shofa

    2015-12-01

    Full Text Available Wilayah bagian timur Kabupaten Sidoarjo memiliki potensi pengembangan sub sektor perikanan, khususnya Kecamatan Candi, Sedati, Sidoarjo, Buduran, Jabon, dan Waru. Potensi tersebut belum didukung pengembangan industri pengolahan perikanan secara optimal sehingga belum dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. Industri pengolahan perikanan masih bersifat sederhana, marketshare terbatas, dan belum ada kemitraan usaha. Pendekatan pengembangan ekonomi lokal menjadi bentuk pengembangan yang cocok dalam permasalahan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan arahan pengembangan industri pengolahan perikanan di Kabupaten Sidoarjo melalui pengembangan ekonomi lokal. Pada penelitian ini akan dibahas mengenai faktor penentu pengembangan industri melalui teknik analisis konten dan CFA (Confirmatory Factor Analysis. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 6 faktor penentu pengembangan industri pengolahan perikanan, yaitu sumberdaya, kelembagaan, ekonomi, pasar dan pemasaran, transportasi, serta sarana dan prasarana pendukung pengolahan perikanan.

  14. Peramalan Pengguna Broadband di Indonesia [Forecasting of Broadband Users in Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azwar Aziz

    2016-07-01

    Full Text Available Negara Indonesia memiliki peluang yang sangat besar untuk merealisasikan potensi pitalebar, mengingat Indonesia memiliki jumlah penduduk 253 juta orang dan pengguna internet 88,1 juta orang pada tahun 2014. Di sisi lain sektor komunikasi (salah satunya termasuk telekomunikasi merupakan satu-satunya sektor yang secara konsisten memberikan kontribusi pertumbuhan terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB sebesar dua angka (double digit. Kemudian peran penting pemerintah adalah selalu mengantisipasi dalam membuat regulasi telekomunikasi, salah satu nya untuk mempercepat penggelaran prasarana pitalebar, seperti menerbitkan Peraturan Presiden RI. Nomor 96 Tahun 2014 tentang Rencana Pitalebar Indonesia 2014 – 2019.  Secara riil pembangunan jaringan pitalebar di Indonesia masih dilakukan di kota-kota besar, mengingat pengguna telekomunikasi sebagian besar berada di kota-kota besar. Selain itu perangkat hanset atau handphone, ketersediaan di pasaran masih terbatas dan harganya masih mahal. Kajian ini menggunakan metodologi penelitian kuantitatif dengan menghitung peramalan dan kualitatif, dengan melakukan observasi atau pengamatan langsung ke lapangan kepada perusahaan Telkom, Telkomsel, XL Axiata dan Indosat. Selanjutnya hasil penelitian ini diperoleh lima faktor yang mempengaruhi penggunaan pitalebar yaitu jumlah penduduk, produk domestik bruto, pendapatan per kapita, laju pertumbuhan ekonomi dan inflasi, dan laju penetrasi. Selain itu, hasil pitalebar menunjukkan pengguna pitalebar lima tahun kedepan selalu meningkat.*****Indonesia has a tremendous opportunity to implement the potential of broadband, as Indonesia has a population of 253 million people and 88.1 million Internet users in 2014. On the other hand, the communication sector (one of them including telecommunications is the only sector that is consistently contributed to the growth of Gross Domestic Product (GDP as many as two numbers (double-digit. Then the important role of government is

  15. Use of Space and the Need for Planning in the Disaster-Prone Area of Code River, Yogyakarta, Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Rachmawati

    2017-01-01

      Abstrak Tepi Sungai Code merupakan daerah rawan terhadap banjir lahar yang disebabkan oleh erupsi Gunungapi Merapi. Penelitian ini menfokuskan pada daerah terdampak di Danurejan, Kota Yogyakarta, Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah 1 untuk mengidentifikasi dan menganalisa fungsi ruang setelah bencana, dan 2 untuk menganalisa tindakan perencanaan ruang yang dibutuhkan setelah bencana. Data dikumpulkan dari data sekunder dan primer. Data primer diperoleh melalui observasi, interview mendalam, dan diskusi kelompok terfokus. Hasil menunjukkan bahwa pemanfaatan ruang dalam antisipasi dari bencana banjir lahar masih terbatas  untuk pembangunan peninggian tanggul. Temuan penelitian menyarankan perlunya perhatian terhadap pemanfaatan ruang untuk kelompok yang rentan. Selain itu juga perlunya partisipasi publik dalam pemanfaatan ruang, penyiapan design ekowisata dan kegiatan bernilai ekonomi. Selan itu juga perlu adanya integrasi analisis risiko dan distribusi spasial dari risiko yang  dituangkan dalam  rencana rinci tata ruang.

  16. PENGEMBANGAN MODUL GEOGRAFI PARIWISATA BERBASIS PAKET WISATA PULAU LOMBOK SEBAGAI UPAYA MEMUPUK RASA CINTA TANAH AIR PADA MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrinata Andrinata

    2016-10-01

    Full Text Available The purpose of the study is to produce the tourism geography module based on the Lombok tourism packages that is prepared in accordance with the module design of C Michael and Stephen J. Page. This study is designed with Dick & Carey model and simplified into six steps. The quality of product is known through the lecturer’s feedback and students during the field test. The trial subjects are the students of Geography Education STKIP Hamzanwadi Selong in the sixth semester in year 2013 who have taken the course. Based on the results of validation and field trials, the numbers of scores are obtained namely: (a the assessment of the expert design towards the components of the module is 82.7%, (b the assessment of the content/materials to components of the module is 83%, (c the assessment of the language expert of language towards the module components is 76%, (d the assessment of the lecturer of the course and students towards the questionnaires is distributed associated with the products and developed each score 84.28% and 86.4%. The average value of the results of validation and field trials, the module is developed and appropriately used as learning sources with percentage 82.5%. Tujuan penelitian ini ialah menghasilkan modul Geografi Pariwisata Berbasis Paket Wisata Pulau Lombok yang disusun sesuai dengan desain modul C. Michael Hall dan Stephen J. Page. Penelitian ini didesain dengan pendekatan penelitian pengembangan model Dick & Carey yang disederhanakan menjadi enam langkah. Kualitas produk diketahui melalui hasil tanggapan dari dosen pengampu matakuliah dan mahasiswa pada saat uji lapangan. Subjek uji coba yakni mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi STKIP Hamzanwadi Selong pada semester VI angkatan 2013 yang telah menempuh matakuliah tersebut. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba lapangan, jumlah skor yang didapat yakni: (a penilaian ahli desain pembelajaran terhadap komponen modul adalah 82,7, (b penilaian ahli isi

  17. ONE TIME PASSWORDLESS and IP ADDRESS AUTHENTICATION METHOD for WEB APPLICATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Sani Suprayogi

    2015-08-01

    Full Text Available Penelitian yang membahas model autentikasi pengguna, mulai dari autentikasi tradisional menggunakan username dan password hingga metode multi-factor authentication telah sering dilakukan. Namun model autentikasi tersebut masih menggunakan password, dimana manusia memiki keterbatasan untuk mengingat sehingga resiko kehilangan password kerap terjadi. Selain itu pencurian data pada jaringan komputer masih marak dilakukan sehingga perlu pendekatan lain dalam autentikasi pengguna terhadap sistem. Passwordless authentication adalah model autentikasi yang mulai dikenalkan, hanya saja proses implementasinya masih terbatas. Paper ini berusaha meningkatkan metode passwordless dengan tambahan time limit, session, dan ipaddress dalam melakukan autentikasi pengguna. Hasilnya, pengguna tidak perlu membuat dan mengingat password. Pengguna cukup memanfaatkan layanan email untuk proses registrasi dan login, kemudian ip address menjamin bahwa hanya pengguna tersebut yang dapat mengakses layanan website.

  18. Dialektika Agama dan Budaya dalam "Berkah" Nawu Sendang Selirang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Waryono Abdul Ghafur

    2017-05-01

    jukkan bahwa bagi masyarakat abangan, Sendang Selirang menjadi ritus dan upacara yang dilaksanakan dengan emosi keagamaan dan mempunyai sifat keramat. Pemaknaan tersebut ternyata berbeda bagi kelompok santri yang direpresentasikan dengan Muhammadiyah. Bagi beberapa aktivis Muhammadiyah, tradisi nawu sendang (Sendang Selirang merupakan bagian dari tahayul, bid’ah, dan kurafat sehingga harus dihindari. Sementara bagi kelompok “cendekiawan”, peristiwa nawu sendang tidak cukup dipandang dari sisi agama, namun juga dari sisi budaya. Ini sebagai “jalan tengah” untuk menengahi dua kelompok sebelumnya yang berpotensi konflik. Temuan di lapangan menunjukkan bahwa perbedaan pandangan dari tiga kelompok tersebut dipengaruhi oleh bukan semata pandangan keagamaan masing-masing, tapi juga oleh faktor lain di luar agama, seperti pemerataan dalam penyelenggaraan dan keuntungan material. Kebersamaan dalam perbedaan tetap yang diutamakan, sehingga harmoni terus berjalan dengan baik.

  19. Development of Instructional Materials for Electrochemical Module Class XII Science High School Students with Guided Inquiry Learning Approach

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Fatmawati

    2014-06-01

    ahli isi/materi pem-belajaran untuk kelayakan isi adalah 92,9%, untuk kelayakan dan kelengkapan penyajian adalah 91,1%, dan untuk kelayakan kebahasaan adalah 92,3%, yang tergolong kriteria sangat layak. Secara keseluruhan rata-rata nilai kelayakan tersebut adalah 92,1. Efektifitas modul hasil pengembangan ditunjukkan oleh persepsi dan hasil belajar siswa. Persepsi siswa diperoleh dari penilaian siswa terhadap modul hasil pengembangan. Pada ujicoba lapangan terbatas diperoleh nilai rata-rata untuk seluruh aspek adalah 81,8 dari nilai maksimum 100. Perolehan rata-rata nilai hasil belajar siswa untuk aspek kognitif adalah 83,3, untuk aspek afektif adalah  82,3, dan untuk aspek psikomotorik adalah 83,8 dari nilai maksimum 100. Hasil keseluruhan penelitian menunjukkan bahwa Modul Elektrokimia untuk siswa SMA Kelas XII IPA hasil pengembangan sangat layak dan sangat efektif digunakan dalam proses pembelajaran. Kata kunci: inkuiri terbimbing, modul elektrokimia, model 4-D

  20. ANALISIS POLA INTERAKSI SERANGGA-GLMA PADA EKOSISTEM SAWAH SURJAN DAN LEMBARAN YANG DIKELOLA SECARA ORGANIK DAN KONVENSIONAL (Analysis of Insect-Weed Interaction Pattern in Surjan and Lembaran Rice Farm Ecosystems under Organic and Conventional

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tien Aminatun

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur food web dalam pola interaksi serangga-gulma pada ekosistem sawah surjan dan lembaran yang dikelola secara organik dan konvensional.        Penelitian dilakukan pada enam petak sawah surjan dan enam petak sawah lembaran di daerah Kulon Progo dalam dua musim tanam pada bulan Desember 2009 sampai Juli 2010.  Baik sawah surjan maupun sawah lembaran, masing-masing dibedakan dalam dua pengelolaan, yaitu pengelolaan organik dan konvensional, dengan ulangan masing-masing tiga petak.  Lima plot ukuran 1x1 m ditempatkan pada masing-masing petak yang tidak diubah posisinya sampai berakhir satu musim tanam. Inti dari penelitian lapangan ini adalah menghitung jenis dan kelimpahan gulma setiap tiga minggu sekali untuk setiap petak, demikian juga untuk jenis dan kelimpahan dari serangga herbivora untuk setiap jenis tanaman/gulma pada setiap plot. Analisis data dilakukan dengan program Bipartite in R statistics 2.12.0, dan dilakukan uji pengaruh tipe sawah dan cara pengelolaan lahan terhadap struktur dan network level (jumlah jenis trofik atas, jumlah jenis trofik bawah, keterhubungan, diversitas Shannon, dan kemerataan interaksi dengan menggunakan General Linear Model (GLM dalam program SPSS 17.0. Hasil penelitian sawah surjan yang dikelola secara organik mempunyai pola interaksi serangga-gulma yang lebih kompleks dengan lebih banyak link interaksi, jumlah jenis trofik atas dan bawah, indeks diversitas Shannon, dan kemerataan interaksi yang lebih tinggi, serta keterhubungan (connectance yang lebih rendah.  ABSRACT The aims of this research was to analyse food web structure of insect-weed interaction in surjan and lembaran rice field ecosystems under organic and conventional managements. We observed six rice fields of local farms called “surjan” rice fields, and six rice fields of “lembaran” farms in Kulon Progo District, central Java, in two planting seasons in December 2009 until

  1. STATUS OF COMMENSAL RODENT -BORNE DISEASES RESEARCH IN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lim Boo Liat

    2012-09-01

    Full Text Available Rodents yang terdapat di rumah-rumah maupun di lapangan mempunyai peranan penting dalam penyebaran penyakit terhadap manusia dan binatang. Dalam tulisan ini disajikan peninjauan kembali literatur tentang penyakit-penyakit yang ditularkan oleh binatang, seperti : plague, scrub and murine typhus, leptospirosis, schistosomiasis, angiostrongyliasis, yang biaya terdapat di Indonesia.

  2. Penggunaan Incoterms dalam Perjanjian Perdagangan Internasional (Studi Pada Pt. Insan Bonafide di Banjarmasin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhitya Christanto Henry Dalim

    2016-09-01

    Incoterms yang telah di sepakati oleh kedua belah pihak namun kenyataannya di lapangan cukup sering ketentuan-ketentuan Incoterms yang telah disepakati oleh para pihak kemudian dilanggar oleh salah satu pihak. karena belum adanya pengaturan yang sempurna di Incoterms ini maka dari itu lah Incoterms masih menimbulkan permasalahan dalam aplikasi/penerapannya di lapangan karena masih terdapat kekaburan hukum mengenai ruang lingkup dan batas-batas tanggung jawab masing-masing pihak antara penjual (eksportir dan importir

  3. PENGEMBANGAN BAHAN AJAR UNTUK MENUMBUHKAN KELEMAHLEMBUTAN DI SEKOLAH MINGGU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johana Manubey

    2016-03-01

    Kelemahlembutan merupakan karakter penting, yang didalamnya termuat kerendahan hati, ketaatan, penguasaan diri, dan kesediaan untuk dididik. Salah satu tempat untuk pengajaran kelemahlembutan adalah sekolah minggu. Sekolah minggu diadakan untuk anak-anak yang beragama Kristen. Untuk mengajarkan dan menumbuhkan kelemahlembutan, diperlukan pengembangan bahan ajar terkait kelemahlembutan, yang berisikan strategi dan metode untuk dapat mentrasformasikan karakter kelemahlembutan. Pengembangan bahan ajar kelemahlembutan dilakukan dengan menggunakan model Dick & Carey. Dimana, dari hasil pengembangan bahan ajar diperoleh kelayakan bahan ajar untuk diimplementasikan yakni diatas 80%. Untuk implementasi di lapangan diperoleh hasil bahwa bahan ajar ini dapat menumbuhkan karakter kelemahlembutan di sekolah minggu.

  4. Tinggalan Perang Dunia II Dan Konseptualisasi Museum di Morotai

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syahruddin Mansyur

    2016-04-01

    Full Text Available Morotai Island is one of the locations which left many traces of World War II in Indonesia. This suggests that Morotai Island has a strategic geographical position for the two military forces involved at the time. In this context, the legacy of World War II in Morotai has important historical value to be preserved, one of them through the establishment of a museum. This study aimed to develop appropriate thematic concept for presentation of the museum. Literature study and field observations conducted to obtain data related to the historical and archaeological remains exist in the study area. The results of this study, obtained information about the actual condition of archaeological remains exist in Morotai, as well as the formulation of the concept of thematic presentation of the exhibition. Thus, early studies of this thematic concepts can provide the storyline, so as to give weight to the information of the existing archaeological remains in the Morotai. Pulau Morotai merupakan salah satu lokasi yang banyak meninggalkan jejak Perang Dunia II di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa Pulau Morotai memiliki posisi geografis yang strategis bagi dua kekuatan militer yang terlibat saat itu. Dalam konteks inilah, peninggalan Perang Dunia II yang ada di Morotai memiliki nilai sejarah yang penting untuk dilestarikan, salah satunya melalui pendirian sebuah museum. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun konsep tematik yang tepat bagi penyajian museum. Studi pustaka dan observasi lapangan dilakukan untuk memperoleh data terkait dengan sejarah dan tinggalan arkeologi yang ada di lokasi penelitian. Hasil kajian ini, diperoleh informasi tentang kondisi aktual tinggalan arkeologi yang ada di Morotai, serta rumusan tentang konsep tematik penyajian pameran. Dengan demikian, studi awal konsep tematik ini dapat memberikan alur cerita atau storyline, sehingga mampu memberikan bobot informasi tinggalan arkeologi yang ada di Morotai.

  5. PERNIKAHAN PONORAGAN DI KABUPATEN PONOROGO, JAWA TIMUR (Kajian Semiotika Visual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diana Setia Dewi

    2017-12-01

    Full Text Available Studi ini dimasudkan untuk menelusuri makna khususnya ikon, indek dan simbol yang terdapat dalam pernikahan ponoragan tersebut. Hasil penelitian ini secara teoritik dapat menjelaskan tentang teori semiotika visual dan mengembangkan konsep tentang makna dari ikon, indeks dan simbol pada pernikahan ponoragan di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur yang berkarakter lokal. Penelitian ini memadukan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Instrumen utama berupa rekaman video dan foto pernikahan ponoragan. Instrumen pendukung berupa wawancara dengan perias, budayawan, pengantin dan sesepuh pernikahan ponoragan di Kabupaten Ponorogo, Jawa timur. Penelitian ini menggunakan observasi, dokumentasi, wawancara dan perekaman di lapangan. Data yang diperoleh dari hasil observasi, dokumenatsi, perekaman dan wawancara dengan narasumber digabungkan untuk memperoleh gambaran makna ikon, indeks dan simbol yang mewakili dalam lingkup pernikahan ponoragan. Hasil makna ikon, indeks dan simbol yang diperoleh dari analisis hubungan diantaranya, selanjutnya diinterpertasi, dianalisis untuk memperoleh gambaran menyeluruh makna ikon, indeks dan simbol pernikahan ponoragan.

  6. BUKU PENGAYAAN MENULIS NASKAH KETOPRAK BERBASIS PEMBELAJARAN PENEMUAN (DISCOVERY LEARNING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sungging Widagdo

    2016-04-01

    Full Text Available Kajian lapangan menunjukkan, nilai menulis naskah ketoprak mahasiswa lebih rendah dibandingkan nilai pada kompetensi menulis lainnya. Kondisi ini sebagai dampak minimnya buku ajar menulis naskah ketoprak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku pengayaan menulis naskah ketoprak sekaligus menyajikan validitas dan keefektifan produk penelitian. Penelitian ini mengembangkan buku pengayaan menulis naskah ketoprak dengan menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran penemuan. Penelitian ini dicapai melalui teknik educational R & D adaptasi model Dick & Carey. Hasil penelitian disajikan dalam tiga hal. (1 Kajian lapangan menunjukan adanya kebutuhan lapangan terhadap buku pengayaan menulis naskah ketoprak yang mampu meningkatkan minat, kreatifitas, dan keterampilan menulis naskah ketoprak. (2 Penyusunan prototipe produk dikembangkan berdasarkan strategi aplikasi pembelajaran penemuan. (3 Produk penelitian memiliki validitas isi yang memuaskan. Produk terbukti efektif meningkatkan kompetensi menulis naskah ketoprak dengan t hitung (-91.622 dan taraf signifikansi (α 0.000. Dengan demikian, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai rujukan teoretis bagi mahasiswa, dosen, dan peneliti lainnya.Field studies showed, students score of writing ketoprak script is lower than score at the other writing competence. This condition arises as a result of the lack of writing ketoprak script reference book. Therefore, this study aims to: develop the writing ketoprak scripts supplementary book while presents the validity and effectiveness of products. These research developed the writing ketoprak scripts supplementary book by applying the principles of discovery learning. Research is achieved through a method of educational R & D by Dick & Carey model. Results of the study are presented in three domains. (1 The field studies showed the needs of writing ketoprak script supplementary book were able to increase interest, creativity, and skill of

  7. Identifikasi bite marks dengan ekstraksi DNA metode Chelex (Bite marks identification with Chelex methods in DNA extraction

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imelda Kristina Sutrisno

    2013-06-01

    terbatas dalam kuantitas tetapi juga terbatas dalam kualitas. Hal ini seringkali menimbulkan kesulitan tersendiri dalam proses analisisnya. Chelex yang dikenal sebagai salah satu metode ekstraksi yang efektif di bidang forensik, sangat diperlukan untuk mengatasi kendala tersebut . Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk meneliti penggunaan metode ekstraksi DNA metode Chelex pada sampel bite marks. Metode: Darah dan cetakan gigi dari 5 subjek diambil, dan DNA di ekstraks dengan Chelex dan kemudian diuji kuantitas dengan UV Spechtrophotometer. Setelah itu hasil diamplifikasi dengan PCR pada lokus vWA dan TH01 kemudian divisualisasi dengan elektroforesis. Hasil: Hasil elektroforesis menunjukkan adanya band pada lokus vWA dan TH01 untuk sampel darah dan cetakan gigi tanpa perbedaan yang signifikan secara statistika. Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa metode Chelex dapat digunakan untuk mengekstraksi DNA dari bite marks.

  8. PENGARUH PENERAPAN BUDAYA PERUSAHAAN TERHADAP MOTIVASI KERJA DAN KINERJA KARYAWAN DI PT. REKAYASA INDUSTRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Ernanto

    2015-08-01

    Analysis (CFA. Pengujian hipotesis pengaruh budaya perusahaan terhadap motivasi kerja dan kinerja karyawan dilakukan dengan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM. Hasil penelitian disimpulkan terdapat pengaruh yang signifikan pada budaya perusahaan terhadap motivasi kerja, budaya perusahaan terhadap kinerja dan motivasi kerja terhadap kinerja. Terdapat perbedaan antara nilai yang dianggap penting di lapangan, budaya perusahaan seharusnya mementingkan professional, dan innovation dan team work tapi dalam realitasnya adalah concern for people, professional dan focus on customer. Berdasarkan nilai rataan skor dan faktor muatan SEM variabel motivasi seharusnya memprioritaskan  motivasi intrinsik, tetapi kenyataanya motivasi ekstrinsik dan faktor kinerja seharusnya memprioritaskan kemampuan konseptual, tetapi dalam kenyataanya pelaksanaan paling baik adalah kemampuan teknis . Penelitian ini juga untuk melakukan eksplanatori  terhadap 6 nilai inti budaya perusahaan  yang telah dirumuskan, agar dapat diketahui apakah penetapan keenam nilai inti tersebut sudah sesuai dengan kaidah statistik sehingga dapat digunakan lebih lanjut untuk kepentingan penelitian ilmiah.Kata kunci: budaya perusahaan, kinerja karyawan, motivasi kerja, CFA, SEM

  9. PERAN GANDA PEREMPUAN PEMETIK TEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunita Kusumawati

    2013-04-01

    Full Text Available Tingkat sosial ekonomi keluarga yang rendah membuat perempuan memiliki peran ganda. Terbatasnya lapangan kerja di pedesaan, ketrampilan yang terbatas dan pendidikan yang rendah menjadikan pemetik teh sebagai pilihan pekerjaan para perempuan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan bagaimana pembagian waktu perempuan pemetik teh sebagai efek dari beban ganda dan bagaimana kondisi sosial ekonominya. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi. Lokasi penelitian ini adalah di desa Keteleng, Batang yang berlokasi di dekat perkebunan teh PT Pagilaran dimana  banyak perempuan desa ini yang menjadi pemetik teh. Metode observasi, wawancara, dan dokumentasi digunakan dalam pengambilan data. Validitas data dilakukan dengan triangulasi sumber dan analisis data dilakukan dengan analisis interpretatif. Penelitian ini menjelaskan bahwa perempuan dengan peran ganda, memiliki waktu domestik dan waktu publik yang berdampak dalam kehidupannya. Hal ini berpengaruh pada kondisi sosial, dimana perempuan pemetik teh tetap memiliki interaksi sosial yang baik dengan keluarga, bahkan memperluas pergaulan dengan masyarakat. Dari segi ekonomi, profesi sebagai perempuan pemetik teh tidak menaikkan kesejahteraan secara signifikan karena rendahnya upah yang diterima. Namun dengan kemandirian ekonominya, perempuan ini memiliki peran yang aktif dalam pengambilan keputusan di keluarga. Tuntutan sosial ekonomi yang dibebankan kepada perempuan ini juga mendorong masyarakat untuk tidak bertindak diskriminatif. Levels of low socioeconomic families lead women to have double roles. Limited employment opportunities in rural areas, limited skills and low education make tea picking as the most possible work for women. The objective of this study is to describe the time division of women tea pickers and their social and economic conditions. The study used a qualitative approach and specifically phenomenology. The study site is in the village Keteleng, Batang

  10. Pengetahuan Tumbuhan Obat Dukun Sakai Desa Sebangar Duri Tiga Belas dan Desa Kesumbo Ampai Duri Kabupaten Bengkalis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulisa Resti Irawan

    2013-03-01

    Full Text Available Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dengan 13.466 pulau yang termasuk kedalam 33 provinsi dengan berbagai suku dan budaya. Keanekaragaman tumbuhan yang tinggi, berpadu dengan budaya etnik yang ada menghasilkan sistem pengetahuan dan budaya yang terkait dengan pemanfaatan tumbuhan yang ada. Budaya pengobatan dan penggunaan tumbuhan obat sudah berkembang lama dan diwariskan secara turun-temurun. Modernisasi menggerus tradisi dan pengetahuan pengobatan tradisional dan penggunaan tumbuhan obat di Suku Sakai Duri. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang pengetahuan tumbuhan obat secara tradisional di Suku Sakai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, wawancara dan survey langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan ada 250 jenis tumbuhan obat yang digunakan oleh suku Sakai yang berasal dari Desa Sebangar dan Desa Kesumbo Ampai. Berdasarkan familinya kelompok Zingiberaceae lebih banyak digunakan di Sebagar, sedangkan Famili Annonaceae lebih banyak digunakan di Desa Kesumbo Ampai. Berdasarkan bagian tanaman yang digunakan daun merupakan organ yang paling bayak digunakan di kedua tempat, sedangkan berdasarkan habitus tumbuhan berhabitus pohon lebih umum digunakan di kedua tempat.Indonesia have the high natural resources and biodiversity with 13.466 islands in 33 provinces with various of ethnics and cultures. The high plant diversity combined with the variety of ethnics might result in the diversity of knowledge system of relationship between the society cultures and their plants cultures. The traditional treatment cultures and use the medicinal plants have been evolving for centuries that have been conserved from generation to generation. The presence of culture modernization has caused erosion of traditional knowledge of the society especially in the medicinal plants knowledge of Sakai Duri and Duri 13 ethnics. The aim of this study was to collect the information about the

  11. Sebaran Populasi dan Potensi Tanaman Ganitri ( Elaeocarpus ganitrus Roxb di Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Rohandi

    2015-12-01

    Full Text Available Ganitri (Elaeocarpus ganitrus Roxb merupakan jenis tanaman multiguna yang cukup potensial untuk dikembangkan. Jenis ini sudah mulai dikenal dan dibudidayakan oleh masyarakat khususnya diwilayah Jawa Tengah. Penelitian bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran populasi dan mengetahui potensi tanaman ganitri meliputi informasi geografi dan kondisi ekologisnya. Metode yang dilakukan meliputi : (1 studi literatur dan komunikasi langsung dengan pihak terkait dan masyarakat, (2 survei lapangan untuk pengumpulan data penampilan dan produktifitas tegakan ganitri meliputi : lokasi, luas, tahun tanam, kerapatan tegakan, tinggi, diameter, bentuk batang, sistem penanaman, (3 pengumpulan data primer dan sekunder kondisi tempat tumbuh tanaman ganitri meliputi : letak geografis, ketinggian, curah hujan dan jenis tanah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman ganitri di wilayah Jawa Tengah tersebar di hutan tanaman pada ketinggian 0-1.300 m dpl pada jenis tanah regosol, andosol, podsolik coklat, atosol dengan curah hujan 3.500-4.500 mm/tahun. Sebaran hutan tanaman ganitri tidak ditemukan di semua kabupaten, tetapi hanya terdapat di beberapa wilayah/kabupaten yang secara umum ditanam dengan beberapa tujuan yaitu terutama untuk dimanfaatkan bijinya sebagai hasil hutan bukan kayu (HHBK, selain untuk kayu pertukangan serta fungsi lindung. Sebaran hutan tanaman ganitri di Jawa Tengah ditemukan di Kabupaten Cilacap, Kebumen, Kendal, Brebes, Purworejo, Banjarnegara, Wonosobo, Banyumas, Temanggung, Semarang dan Karanganyar. Secara umum, ganitri memiliki kisaran wilayah yang cukup luas mulai dari dataran tinggi sampai dataran rendah, khususnya berada diwilayah Jawa Tengah bagian tengah dan selatan. Pengembangan tanaman ganitri untuk produksi biji dapat ditemukan di Kabupaten Cilacap,Kebumen,Purworejo, dan Banjarnegara. Katakunci: Elaeocarpus ganitrus Roxb, hutan rakyat, Jawa Tengah, sebaran populasi, potensi   Distribution and the potential growth of ganitri

  12. Identifikasi Gen Aerolysin dan Sensitivitas Antibiotik Aeromonas Hydrophila Penyebab Kematian Tukik (Lepidochelys olivacea di Pulau Serangan, Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rima Ratnanggana Prasetya

    2017-06-01

    Full Text Available The purpose of this study was to evaluate the pathogene of Aeromonas hydrophila genes (Aerolysin as the cause of Lepidochelys olivacea death and to perform the antibiotic sensitivity test for antibiotic that often used in order to provide the best antibiotic treatment in the field case. The method used was the identification test using primary cultures on Tryptic Soy Agar (TSA and Mac Conkey Agar (MCA medium, then followed by Gram staining, oxidase, catalase, and biochemical tests. Then, aerolysin genes detection was performed by using Polymerase Chain Reaction (PCR method, while oxytetracycline, chloramphenicol, streptomycin, and kanamycin were tested for their sensitivity. From five samples of dead Lepidochelys olivacea, bleeding on the liver and intestine were observed. The identification result of bacteria was found A. hydrophila, and identified the gene encoding aerolysin. The antibiotic sensitivity test showed a sensitive category of A. hydrophila with a sensitivity level were oxytetracycline, chloramphenicol, kanamycin, and streptomycin. The main cause of Lepidochelys olivacea death in Turtle Conservation and Education Centre, Serangan Island, Bali was A. hydrophila which contains aerolysin genes, in which oxytetracycline seems to be the most effective drug for the treatment. ABSTRAK Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan adanya gen patogen (Aerolysin pada Aeromonas hydrophila sebagai penyebab kematian tukik penyu abu-abu serta mengetahui kepekaan obat antibiotic yang sering digunakan sehingga dapat memberikan terapi yang tepat pada kasus di lapangan. Metode penelitian yang digunakan adalah uji identifikasi menggunakan kultur primer pada media Tryptic Soy Agar (TSA dan Mac Conkey Agar (MCA, dilanjutkan uji pewarnaan Gram, uji oksidase, uji katalase, dan uji biokimiawi. Setelah itu dilakukan deteksi gen aerolysin menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR, serta dilakukan uji sensitivitas antibiotik oxytetracycline

  13. TANGGAPAN PARA PROFESIONAL SURABAYA TERHADAP PERUBAHAN EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMERINTAH DI BIDANG PERBANKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Astuti

    1999-01-01

    Full Text Available As we know, in mid July 1999, Indonesia is suffering an economic crisis that shocked every economist in Indonesia, economic cycle jammed and many enemployment and "Pemutusan Hubungan Kerja" (PHK. The change of economical pattern either in the society or among the enterpreneur has gone in a drastic way and causes a very big trouble to the Indonesian government to stabilize the economic cycle. Many economist from may kind of proffesion or any work field try to save there own business in their own way and limited only in a micro scale. Even in the economic crisis that coused by the weakness in rupiah to US $, the economist behavior make the rupiah weaker, becouse they with hold cash rupiah and cash US $. To over come it, Indonesian government give a secure guarantee to the banks consumers so they will agree to release cash at home and deposit the money in the bank. In that way the economic cycle will run again and ever better. The purpose of this research is to see the differences of the economist behavior through their financial assets coused by the differences of proffesion and economical condition and how for they have been participated with the government policy in banking in January 1998. Abstract in Bahasa Indonesia : Seperti kita ketahui, pada pertengahan Juli 1997, Indonesia dilanda krisis ekonomi yang sangat mengejutkan para pelaku ekonomi Indonesia. Roda perekonomian menjadi macet, banyak terjadi pengangguran dan pemutusan hubungan kerja. Perubahan-perubahan pola ekonomi masyarakat maupun pengusaha secara drastis silih berganti, menimbulkan kesulitan besar bagi pemerintah Indonesia untuk menstabilkan jalannya roda perekonomian. Berbagai pelaku ekonomi dari berbagai jenis profesi atau bidang usaha berusaha mnenyelamatkan usahanya masing-masing dengan cara mereka sendiri dan terbatas pada skope mikro saja. Bahkan dalam masa krisis ekonomi yang disebabkan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap uang dolar Amerika, perilaku sebagian pelaku

  14. TABU PEREMPUAN DALAM BUDAYA MASYARAKAT BANTEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ayatullah Humaeni

    2016-01-01

    Full Text Available Artikel ini mengkaji fenomena tabu (tabu perempuan dan maknanya bagi perempuan Banten. Bagaimana perempuan Banten memahami dan memaknai tabu-tabu yang hadir di sekitar mereka dan masih ditradisikan dari generasi ke generasi menjadi salah satu fokus utama artikel ini. Di samping itu, artikel ini juga mencoba mengidentifikasi dan menganalisis berbagai jenis tabu yang berhubungan dengan perempuan Banten. Artikel ini merupakan hasil penelitian lapangan dengan menggunakan metode study kasus yang bersifat deskriptif kualitatif dengan pendekatan antropologis. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah kajian pustaka, observasi, dan wawancara mendalam. Keberadaan tabu perempuan dalam budaya Banten, sedikit banyak, mempunyai pengaruh bagi kehidupan sosial keagamaan masyarakat Banten. Jika menganalisis isi dan makna tabu berdasarkan kontkes sosial kulturalnya, beragam tabu yang ada pada masyarakat Banten, khususnya yang berkaitan dengan tabu perempuan Banten, memiliki fungsi dan makna sebagai bentuk penjagaan moral dan perilaku, pemeliharaan identitas diri dan identitas sosial, memperkuat hubungan emosional, bentuk perlindungan, sampai simbol kasih sayang dan cinta.

  15. Pengembangan Modul Fisika Pokok Bahasan Hukum Newton bagi Anak Berkebutuhan Khusus (Tunanetra Di Kelas Inklusi SMA/MA Kelas X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitriany Yudistia R

    2014-04-01

    Full Text Available Siswa tunanetra SMA Muhammadiyah 4 Yogyakarta, MAN Maguwoharjo dan SMAN 1 Sewon belum memiliki sumber belajar mandiri berupa modul Braille khususnya pada materi Hukum Newton. Berdasarkan kenyataan ini maka dibutuhkan sebuah sumber belajar yang didesain khusus bagi siswa tunanetra di kelas Inklusi yakni modul Braille pada pokok bahasan Hukum Newton.Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk: (1 mengembangkan modul fisika pokok bahasan Hukum Newton untuk siswa tunanetra SMA/MA kelas X sebagai sumber belajar mandiri, (2 mengetahui kualitas modul fisika Braille materi Hukum Newton untuk siswa tunanetra SMA/MA kelas X, (3 mengetahui respon siswa terhadap modul fisika Braille yang telah dikembangkan.Penelitian ini merupakan penelitian R & D dengan model prosedural yang mengadaptasi dari pengembangan perangkat model 4-D, yakni Define, Design, Develop, and Disseminate. Instrumen penelitian berupa angket kualitas modul yaitu menggunakan skala Likert yang dibuat dalam bentuk checklist. Instrumen untuk siswa berupa angket respon siswa yaitu menggunakan skala Guttman yang dibuat dalam bentuk checklist. Modul dinilai kualitasnya oleh 3 ahli materi, 1 ahli media, dan 2 guru fisika SMA/MA. Kelayakan modul berdasarkan respon siswa pada uji coba terbatas sebanyak 2 siswa dan uji coba luas sebanyak 8 siswa.Hasil penelitian berdasarkan penilaian dari ahli materi, ahli media dan guru fisika SMA/MA modul memiliki kategori sangat baik (SB. Persentase keidealan menurut ahli materi adalah 87,88%; persentase keidealan menurut ahli media adalah 90,00% dan persentase keidealan menurut guru Fisika SMA/MA adalah 75,00%. Respon siswa terhadap modul fisika Braille pada uji coba terbatas diperoleh persentase 97,22%; sedangkan pada uji coba luas diperoleh persentase 89,58%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa modul layak dijadikan sebagai salah satu sumber belajar mandiri bagi siswa tunanetra.

  16. Pengelolaan Lingkungan Berbasis Kemitraan Pesantren dan Masyarakat di Pesantren Ilmu Giri, Kabupaten Bantul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wijaya Wijaya

    2016-09-01

    melatarbelakangi Pesantren Ilmu Giri berhasil dalam kegiatan menumbuhkan kesadaran lingkungan, yaitu : pertama modal sosial dan modal spiritual pengasuh pesantren; kedua ketokohan dan strategi kepemimpinan pengasuh pesantren; ketiga dukungan warga lokal pesantren; dan keempat dukungan pemberitaan media massa (pers terkait dengan kegiatan pesantren. Selain keberhasilan, juga ditemukan beberapa kendala / kelemahan dalam pengelolaan lingkungan berbasis kemitraan pesantren dan masyarakat, yaitu (a dakwah dan ceramah-ceramah lingkungan sulit diterima jamaah karena keterbatasan pendidikan; (b merubah pola pikir (mind set masyarakat terhadap kelestarian lingkungan; (c tingkat ekonomi masyarakat yang rendah; (d akses, moda transportasi serta ketersedian air bersih yang terbatas; (e domisili pengasuh jauh dari pesantren; (f konflik dan gesekan pengasuh pesantren dan masyarakat lokal.   ABSTRACT The purpose of this study was to: (1 determine the forms of environmental management activities result of the partnership Pesantren Science Giri with the public, (2 determine the curriculum, materials and methods based learning environment that is applied Pesantren Science Giri told pilgrims and students, and (3 determine the factors that influence the success of Science Giri Pesantren in growing environmental awareness in society Nogosari hamlet. In-depth interviews, observation partisapatif, focus group discussion (FGD, and include a literature review and documentation is a major technique in data mining. The data collected is then analyzed descriptively qualitative. This thesis found that: (1 Boarding School of Science succeeded in the management of the natural environment, social and cultural forms of activities such as: (a afforestation through forest students to the concept of eco-religion; (b Science Giri Pesantren digging, lifting and preserving local cultural traditions; (c Science Giri Pesantren lift the local economy through the birth of Microfinance Institutions (MFIs; (d Science Giri

  17. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA MODEL PROBLEM BASED INSTRUCTION PADA MATA KULIAH KAPITA SELEKTA MATEMATIKA SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ririn Widiyasari

    2016-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah: (1 menghasilkan perangkat pembelajaran matematika model PBI yang valid, (2 mendapatkan efektivitas pembelajaran matematika dengan model PBI dan (3 mengetahui apakah perangkat pembelajaranan matematika model PBI praktis. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu pada model Plomp yang dimodifikasi. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri dari silabus, Satuan Acara Perkuliahan (SAP, modul pembelajaran, dan worksheet. Kevalidan perangkat pembelajaran ditentukan berdasarkan validasi tim ahli dan teman sejawat, hasil penilaian oleh lima validator diperoleh kriteria valid dengan klasifikasi baik dan sangat baik. Keefektivan pembelajaran didapatkan dengan lembar pengamatan keaktifan mahasiswa, diperoleh hasil keaktifan mahasiswa termasuk kategori aktif. Sedangkan uji kepraktisan perangkat pembelajaran, dari uji lapangan diperoleh hasil pengamatan terhadap proses pembelajaran, angket respon pengajar dan mahasiswa terhadap pemakaian perangkat pembelajaran semuanya menunjukkan hasil yang baik.

  18. Pengaturan Kewenangan, dan Tanggung Jawab Direksi Dalam Perseroan Terbatas (Studi Perbandingan Indonesia dan Australia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Shinta Ikayani Kusumawardani

    2013-01-01

    Full Text Available Research on: The Rules Regarding  The Powers and Responsibilities Of Directors In A Limited Liability Company (Comparative Study of Indonesia and Australia. As for the issues discussed in this study related to the application of the authority of the board of directors in the management of a limited liability company under the principle of fiduciary duty Australia comparison of Indonesia can not be separated from the authority granted will cause responsibility that must be borne by the company’s board of directors in managing and also the characteristics of the type of responsibility of Directors This study uses normative juridical approach. Juridical Approaches to run whether the provisions of law relating to kewenagan concrete and responsibilities of the Board of Directors in the management Company Limited Comparative Study of Indonesia and Australia, while Normative is the cover of the principles of law, comparative law, the elements and factors related to authority and responsibility of the Company's Board of Directors in the management of one heart-to-day. This study on Duties and Responsibilities of Directors is normative legal research that emphasizes the study of literature. The purpose of this research is to know the duties and responsibilities of the Board of Directors of Limited Liability Company under the law. Data analysis was performed using the comparative method of qualitative. From the results of this analysis are expected to obtain an accurate picture and understanding of the duties and responsibilities of the Board of Directors of Limited Liability Company. To this effect, a comparison of the authority and responsibilities of the Board of Directors in the management of the Company as the Company's assessment of body organ is the comparison between the authority of the Board of Directors in Indonesia and in Australia the comparative results indicate that the system of regulation in Indonesia and Australia are more inclined to use the model and not a model enabling mandatory because it is based by the condition of the structure of capital ownership. Fiduciary obligations, particularly on legislation in both Indonesia and Australia appear as incomplete law and need to be interpreted by the fiduciary. The main essence of this comparison as the basis for further transplants Indonesia that fiduciary obligations may fruitfully dalamn Handling Company Limited.

  19. Pengaturan Kewenangan, dan Tanggung Jawab Direksi Dalam Perseroan Terbatas (Studi Perbandingan Indonesia dan Australia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Shinta Ikayani Kusumawardani

    2013-02-01

    Full Text Available Research on: The Rules Regarding  The Powers and Responsibilities Of Directors In A Limited Liability Company (Comparative Study of Indonesia and Australia. As for the issues discussed in this study related to the application of the authority of the board of directors in the management of a limited liability company under the principle of fiduciary duty Australia comparison of Indonesia can not be separated from the authority granted will cause responsibility that must be borne by the company’s board of directors in managing and also the characteristics of the type of responsibility of Directors This study uses normative juridical approach. Juridical Approaches to run whether the provisions of law relating to kewenagan concrete and responsibilities of the Board of Directors in the management Company Limited Comparative Study of Indonesia and Australia, while Normative is the cover of the principles of law, comparative law, the elements and factors related to authority and responsibility of the Company's Board of Directors in the management of one heart-to-day. This study on Duties and Responsibilities of Directors is normative legal research that emphasizes the study of literature. The purpose of this research is to know the duties and responsibilities of the Board of Directors of Limited Liability Company under the law. Data analysis was performed using the comparative method of qualitative. From the results of this analysis are expected to obtain an accurate picture and understanding of the duties and responsibilities of the Board of Directors of Limited Liability Company. To this effect, a comparison of the authority and responsibilities of the Board of Directors in the management of the Company as the Company's assessment of body organ is the comparison between the authority of the Board of Directors in Indonesia and in Australia the comparative results indicate that the system of regulation in Indonesia and Australia are more inclined to use the model and not a model enabling mandatory because it is based by the condition of the structure of capital ownership. Fiduciary obligations, particularly on legislation in both Indonesia and Australia appear as incomplete law and need to be interpreted by the fiduciary. The main essence of this comparison as the basis for further transplants Indonesia that fiduciary obligations may fruitfully dalamn Handling Company Limited.

  20. Perlindungan Nasabah BMT Jika BMT Pailit (Taflis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Neni Sri Imaniyati

    2005-12-01

    Full Text Available BMT merupakan salah satu lembaga keuangan berbasis syariah yang merupakan cikal bakal lahirnya bank syariah di Indonesia. BMT memiliki peran dan fungsi yang sangat strategis dalam pemberdayaan masyarakat, pengusaha mikro dan pengusaha kecil. Makalah ini mengkaji bentuk usaha BMT, tanggung jawab pendiri dan pengurus BMT,  dan perlindungan nasabah penyimpan dana BMT jika BMT pailit.Dari hasil penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa bentuk hukum BMT ada dua, yaitu Kelompok Swadaya Masyarakat dan Koperasi. Tanggung jawab pendiri dan pengurus BMT dipengaruhi oleh bentuk usaha BMT. Tanggung jawab pendiri dan pengurus BMT yang berbentuk Kelompok Swadaya Masyarakat dan koperasi adalah sama, yaitu melakukan tindakan dan upaya bagi kepentingan dan kemanfaatan BMT. Namun terdapat perbedaan tanggung jawab jika BMT pailit, BMT yang merupakan KSM pendiri pengurus bertanggung jawab sampai harta kekayaan pribadi. Sedangkan pengurus dan pendiri BMT yang berbadan hukum koperasi sebagai badan hukum tanggung jawab pendiri dan pengurus terbatas sampai jumlah modal yang diserahkan. Perlindungan nasabah penyimpan dana pada BMT belum memadai dengan melihat pada ketentuan KUH Perdata, nasabah penyimpan dana pada BMT berkedudukan sebagai kreditur konkuren untuk mendapatkan haknya harus berbagi dengan kreditur lainnya setelah dana BMT yang tersisa dibagikan kepada kreditur preference.

  1. KAJIAN LITERATUR: MANAKAH YANG LEBIH EFEKTIF? TRADITIONAL WORD OF MOUTH ATAU ELECTRONIC WORD OF MOUTH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Adriani Prayustika

    2016-12-01

    Full Text Available Word of Mouth telah diakui sebagai salah satu strategi komunikasi yang paling efektif dalam transisi informasi perusahaan kepada konsumen. Perusahaan memanfaatkan komunikasi word of mouth untuk kepentingan pemasaran produk dan layanan. Namun, komunikasi WOM konvensional hanya efektif dalam batasan kontak sosial terbatas. Kemajuan teknologi informasi dan munculnya situs jaringan sosial online telah mengubah cara informasi ditransmisikan dan telah melampaui keterbatasan tradisional WOM. Komunikasi word of mouth dengan memanfaatkan teknologi ini sering disebut electronic word of mouth (eWOM, dimana komunikasi ini memanfaatkan media baru, seperti misalnya media sosial. Makalah ini akan membahas kajian literatur dari beberapa penelitian yang telah dilakukan sebelumnya dalam membandingkan efektivitas traditional word of mouth dan electronic word of mouth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum dapat dikatakan dengan perkembangan teknologi seperti sekarang, eWOM jauh lebih efektif daripada traditional WOM.

  2. THE CHANGE OF PREVALENCE OF XEROPHTHALMIA ON LOMBOK, SEPTEMBER 1977 - SEPTEMBER 1983

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ignatius Tarwotjo

    2012-11-01

    Full Text Available Berdasarkan data "Survei Prevalensi Kebutaan Gizi" tahun 1977, Lombok, Nusa Tenggara Barat, dinyatakan sebagai wilayah tinggi prevalensi xeroftalmia. Sebagai suatu wilayah dengan prevalensi xeroftalmia paling tinggi di Indonesia, banyak faktor risiko yang diidentifikasi bagi daerah ini, termasuk kejadian kecacingan, kekurangan frekuensi pemberian ASI pada anak yang masih menyusu; kekurangan "kamar cuci" di dalam rumah; variasi diet yang terbatas, tidak ada variasi konsumsi bahan pokok selain beras; dan kecilnya konsumsi sumber-sumber protein. Faktor risiko khusus xeroftalmi-korneal berkaitan dengan riwayat penyakit yang baru diderita si anak (campak dan infestasi berat kecacingan dan kurang kalori protein berat. Sejak tahun 1978, Pemerintah Indonesia telah mengembangkan berbagai macam pendekatan untuk mengawasi (kontrol xeroftalmia; sampai tahun 1982 telah mencapai 80% sasaran (anak Balita dan telah menghasilkan penurunan prevalensi xeroftalmia di wilayah ini. Penurunan prevalensi ini dicapai tanpa penurunan secara proporsional faktor-faktor risiko terkait.

  3. MODEL PERMAINAN AKTIVITAS LUAR KELAS UNTUK MENGEMBANGKAN RANAH KOGNITIF, AFEKTIF, DAN PSIKOMOTORIK SISWA SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendra Setyawan

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menghasilkan model-model permainan Aktivitas Luar kelas (ALK yang layak digunakan sebagai materi pembelajaran penjas, serta efektif untuk mengembangkan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik siswa SMA. Penelitian ini dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1 pengumpulan informasi di lapangan, (2 menganalisis informasi yang telah dikumpulkan, (3 mengembangkan produk awal, (4 validasi ahli dan revisi, (5 uji coba skala kecil dan  revisi, (6 uji coba skala besar dan revisi, dan (7 pembuatan produk final. Uji coba skala kecil dilakukan terhadap siswa kelas X-D dan XI-IPA 4 dari SMA N I Prambanan berjumlah 66 orang. Uji coba skala besar dilakukan terhadap siswa kelas X-G, X-H, XI-IPS 3, dan XI-BHS dari SMA N I Prambanan berjumlah 132 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu; (1 pedoman wawancara, (2 skala nilai, (3 pedoman observasi permainan, (4 pedoman observasi keefektifan permainan, (5 pedoman observasi terhadap guru pelaku uji coba, dan (6 rubrik penilaian siswa. Teknik analisis data dengan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian berupa tujuh model permainan yang layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran penjas, hal ini dibuktikan dengan perolehan persentase sebesar 100% dari data hasil kuesioner skala nilai, observasi model permainan, observasi keefektifan permainan, dan observasi guru pelaku uji coba. Model permainan juga efektif untuk mengembangkan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik, yang dibuktikan dengan terjadinya peningkatan persentase nilai rata-rata siswa sebesar 21%. Kata kunci: model, permainan, aktivitas luar kelas, kognitif, afektif, psikomotorik THE OUTDOOR ACTIVITY GAME MODEL TO DEVELOP THE ASPECT OF COGNITIVE, AFFECTIVE, AND PSYCHOMOTOR OF THE SENIOR HIGH SCHOOL STUDENTS Abstract This study aims at producing outdoor activity game models which are proper to be used for physicall education learning and developing cognitive, affective, and

  4. PENGEMBANGAN MODUL SISTEM KEAMANAN JARINGAN BERBASIS SIMULASI CISCO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zulkipli Zulkipli

    2016-03-01

    Tujuan penelitian adalah untuk menghasilkan dan menguji kelayakan modul sistem keamanan jaringan berbasis simulasi Cisco Paket Tracer untuk peserta didik SMK. Model pengembangan yang digunakan adalah model Dick, Carey & Carey dengan sembilan langkah. Pengembangan produk ini divalidasi oleh ahli materi dengan tingkat kevalidan 96%, ahli media dengan tingkat kevalidan 92.8%, ahli desain pembelajaran dengan tingkat kevalidan 83%, uji coba perorangan dengan tingkat kevalidan 92.3%, uji coba kelompok kecil dengan tingkat kevalidan 92% dan uji coba lapangan dengan tingkat kevalidan 89% dengan kualifikasi sangat layak tidak perlu revisi.

  5. Penggunaan Data Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis untuk Pembuatan Prototipe Perangkat Lunak Simulasi Penyebaran Kebakaran Hutan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Mulyo Widodo

    2017-04-01

    Full Text Available Telah didesain dan disusun prototipe perangkat lunak model interaktif kebakaran hutan, yang dapat memberikan skenario terjadinya kebakaran hutan dengan masukan berupa lokasi titik api (hotspot dan keluaran berupa informasi lokasi penyebaran kebakaran, luas kebakaran, waktu simulasi yang diperlukan untuk mencapai luas kebakaran serta kecepatan penyebaran kebakaran. Prototipe model interaktif ini dibangun dengan mendefinisikan suatu satuan perluasan eskalasi kebakaran (FirePixel yang mewakili granularitas data riil lapangan sebesar 400X400 m, letak (posisi geografis dan luasan pengamatan simulasi kebakaran yang dapat dikustomisasi (disetting oleh pengguna secara interaktif dengan asumsi kondisi pada sebuah satuan perluasan eskalasi kebakaran atau Fire Pixel diasumsikan homogen dengan parameter konfigurasi vegetasi, kelerengan, sebaran gambut, sebaran batubara sebagai faktor internal dan faktor eksternal yaitu faktor tetangga terdekat, kecepatan dan arah angin, temperatur rata-rata, kelembaban rata-rata dari simulasi dapat dikustomisasi secara interaktif pada saat simulasi. Dalam perhitungan proses kebakaran dan proses pemadaman kebakaran hutan didefinisikan faktor percepatan proses kebakaran yang merupakan akumulasi dari faktor internal dan eksternal yang secara langsung mempengaruhi kecepatan terjadinya proses kebakaran dan pemadaman kebakaran hutan. Perubahan fase kebakaran diperoleh melalui pemodelan matematik dari faktor internal dan eskternal mulai dari fase mulai terbakar sampai kebakaran padam. Hasil validasi prototipe diperoleh kebenaran yang dapat diterima dalam perhitungan statistik menggunakan Uji Kolmogorov-Smirnov Dua Sampel. Hasil skenario 1 menghasilkan nilai KD hitung (=1,5722 < KD tabel (-1,9176 dan skenario 2 menghasilkan nilai KD hitung (=1,36 < nilai KD tabel (=1,5722.   It has been designed and structured software prototype interactive model of forest fires, which can provide forest fire scenario, input is the location of

  6. Alterasi Akibat Proses Hidrothermal Di Bolaang Mongondow, Provinsi Sulawesi Utara

    OpenAIRE

    Harjanto, Agus; Sutanto, Sutanto; Sutarto, Sutarto; Subandrio, Achmad; Suasta, I Made; Hartono, Giri; Suputra, Putu; Basten, I Gde; Fauzi, Muhammad; Rosdiana, Rosdiana

    2016-01-01

    Bolaang Mongondow terletak di bagian tengah lengan utara Sulawesi yang disusun oleh busur magmatik berumur Neogen dan berpotensi mengandung mineral-mineral ekonomis. Hal tersebut yang melatarbelakangi dilakukan penelitian terhadap potensi sumber daya mineral. Tujuan penelitian adalah untuk mempelajari alterasi akibat proses hidrotermal serta hubungannya dengan cebakan emas (Au) berdasarkan kajian di lapangan maupun analisis laboratorium. Metode yang digunakan dalam penelitian, yaitu kajian li...

  7. Pengembangan model tarian bonet untuk kebugaran jasmani dalam pembelajaran penjasorkes di sekolah dasar

    OpenAIRE

    Ramona Mathias Mae

    2017-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model tarian bonet untuk kebugaran jasmani dalam pembelajaran Penjasorkes di sekolah dasar (SD) yang layak digunakan guru sekolah dasar sebagai salah satu bentuk model pembelajaran Penjasorkes yang bervariasi dan menyenangkan. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan langkah-langkah penelitian sebagai berikut: (1) pengumpulan informasi di lapangan, (2) melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpulkan, (3) mengembangkan produk awal (d...

  8. Rancang Bangun Aplikasi Sistem Pakar Diagnosis Gangguan Emosional Pada Anak Berbasis Aplikasi Website

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fanidia Nur Utami

    2016-01-01

    Full Text Available Ketepatan diagnosis terhadap suatu penyakit dan kecepatan proses penentuan diagnosis sangat penting dalam dunia kesehatan. Proses diagnosis penyakit ditentukan dari pengetahuan tenaga medis yang menangani pasien. Kesalahan diagnosis penyakit dan keterlambatan menentukan solusi pengobatan dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan pasien. Namun, tenaga medis yang dapat melayani terkadang jumlahnya terbatas. Penelitian ini dikhususkan untuk merancang suatu aplikasi sistem pakar diagnosis gangguan emosional yang disesuaikan dengan Pedoman Panduan Diagnosis Gangguan Jiwa di Indonesia. Perancangan sistem pakar pada penelitian ini bertujuan untuk menerapkan ilmu kecerdasan buatan, metodologi waterfall dan aplikasi website. Perencanaan sistem menggunakan metode terstruktur dengan mendefinisikan DFD, ERD, serta diagram alir sistem. Sistem pakar dirancang berbasis aplikasi website sehingga program ditulis dengan bahasa pemrograman C# dan Razor untuk bagian view sedangkan basisdata program menggunakan SQL Server Local Database Proses diagnosis penyakit pada penelitian ini menggunakan metode forward chaining. Pengujian aplikasi sistem pakar ini menggunakan metode pengujian white box. Berdasarkan hasil pengujian white box, tidak ditemukan kesalahan fungsi dan proses diagnosis pada aplikasi.

  9. PEMANFAATAN TEKNIK GEOLISTRIK UNTUK MENDETEKSI PERSEBARAN AIRTANAH ASIN PADA AKUIFER BEBAS DI KOTA SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Setyawan Purnama

    2016-10-01

    Full Text Available ujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persebaran airtanah asin di Kota Surabaya, menganalisis faktor penyebabnya dan mencari kemungkinan ditemukannya airtanah tawar pada akuifer tertekan. Untuk rnencapai tujuan tersebut dilakukan pendugaan geolistrik pada tujuh penampang dengan masingmasing penampang terdiri atas dua hingga tiga titik pendugaan. Untuk menganalisis hash pendugaan, data tahanan jenis hash pendugaan lapangan diinterpretasi dengan Program Schlumberger 0 Weil. Hasil interpretasi dapat ditentukan kedalaman dan ketebalan lapisan airtanah beserta sifat-sifatnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Kota Surabaya telah terdeteksi adanya airtanah asin dan airtanah payau, dengan jarak dari garis pantai dan ketebalan lapisan yang beniariasi. Faktor penyebab adanya airtanah asin dan airtanah payau tersebut adalah air fosil (connate water Hasil lain dari penelitian ini adalah bahwa hingga kedalaman 150 meter dari permukaan tanah, tidak ditemukan akuifer tertekan yang mengandung airtanah tawar.

  10. Quantitative Interpretation of Gravity Anomaly Data in Geothermal Field Seulawah Agam, Aceh Besar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aprillino Wangsa

    2018-01-01

    Keywords: Gravity Method, Density, Grav2DC, Geothermal System, Seulawah Agam REFERENSI Bennett, J.D., dkk. 1981. Peta Geologi Lembar Banda Aceh, Sumatera. Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi. Hidayat, N dan Basid, A. 2011. Analisis Anomali Gravitasi Sebagai Acuan Dalam Penentuan Struktur Geologi Bawah Permukaan dan Potensi Geothermal, Jurnal Neutrino, 4.1,p-36. Muzakir. 2014. Investigasi Struktur 2D Lapangan Panasbumi Seulawah Agam Berdasarkan Data Pengukuran Magnetotellurik. Skripsi. Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Saptadji, N. M. 2001. Teknik Panas Bumi. Departemen Teknik Perminyakan Fakultas Ilmu Kebumian dan Teknologi Mineral. Institut Teknologi Bandung: Bandung. Yu, G., He, Z. X., Hu, Z.Z., borbergsdottir, I. M., Strack, K. –M., dan Tulinius, H.2009. Geothermal Exploration Using MT and Gravity Techniques at Szentlorinc Area in Hungary - SEG 2009 International Expoloration and Annuad Meeting. Houston. P-4333

  11. Analisa Highest and Best Use Pada Lahan Gedung Serbaguna Purnama di Jl R.A Kartini Bangkalan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chairun Nisya Aziz

    2015-03-01

    Full Text Available Era pembangunan pasca jembatan Suramadu diharapkan menjadi tonggak kebangkitan daerah, sehingga kesejahteraan masyarakat yang merupakan cita-cita pembangunan akan terwujud. Akan tetapi fakta yang terjadi di lapangan, beberapa pembangunan mengalami kondisi yang kurang layak secara finansial. Dalam penelitian ini menggunakan analisa HBU pada sebuah lahan gedung serbaguna Purnama Bangkalan. Analisis legal, fisik, keuangan, dan produktivitas maksimum adalah proses dan metodologi yang digunakan pada penelitian ini. Objek studi sebuah lahan gedung yang dianggap kosong seluas 600 m2 terletak di kawasan komersial alun-alun kota Bangkalan. Hasil yang diperoleh yaitu hotel merupakan alternatif penggunaan yang memberikan nilai tertinggi dengan nilai lahan menjadi sebesar Rp 4,086,635/m2 dan memiliki produktifitas maksimum sebesar 253%

  12. Desain Pembelajaran Logaritma untuk Siswa SMA Kelas X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Resti Madiana Lestari

    2018-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran desain pembelajaran logaritma dalam pengenalan konsep logaritma dan mengetahui hasil belajar siswa dalam pembelajaran logaritma melalui Lembar Aktivitas Siswa (LAS berbasis pendekatan pembelajaran Pendidikan Matematika Realistik (PMR. Penelitian ini menggunakan metode penelitian design research, yang dilaksanakan di salah satu Sekolah Menengah Atas di Yogyakarta. Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes tertulis, video, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pertemuan ke-1 dan ke-2 siswa beradaptasi dengan desain pembelajaran yang diterapkan. Pada pertemuan selanjutnya, siswa dapat mengikuti kegiatan pembelajaran dengan lebih baik. Selain itu, hasil belajar siswa menunjukkan bahwa nilai rata-rata yang diperoleh siswa adalah 77,5 dengan frekuensi ketuntasan 65,6%.

  13. Teknologi Hijau Warisan Nenek Moyang di Tanah Parahyangan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Handajani Asriningpuri

    2015-08-01

    Full Text Available Masyarakat tradisional umumnya tidak berkebutuhan majemuk; sederhana; bersahaja; dan menerima keberadaan alam sebagai sahabat, bahkan merupakan bagian kehidupannya. Keadaan ini terjadi di Kampung Naga, Garut, Tanah Parahyangan sebagai suatu kearifan lokal. Dari sudut pandang arsitektur, hal tersebut menginspirasi konsep perancangan. Penelitian ini, membuktikan dari sudut pandang ilmu lingkungan dan arsitektur tentang adanya kaitan kearifan lokal dengan teknologi hijau yang menerapkan “green concept”(ZEB – Zero Energy Building dan 3R – Reuse, Reduce, Recycle. Metoda yang dilakukan adalah metoda diskriptif kualitatif berdasarkan data primer dan sekunder hasil observasi lapangan dan literatur. Kemudian dikaji melalui teori Aarsitektur dan pendekatan Teknologi Hijau, dan dibuktikan melalui Greenship Home Assestment (ketentuan GBCI – Green Building Council Indonesia Hasil kajian dan temuan pemahaman kearifan lokal, akan menginspirasi, membangkitkan semangat hijau, dan menambah wawasan bagiperancang bangunan. Bagi para regulator (pemerintah daerah kearifan lokal harus di pertahankan dan dapat menyadarkan penduduk kampung Naga untuk tetap berkehidupan sesuai ketentuan yang di yakini. Kata Kunci : Green Concept, Kampung Naga, Kearifan lokal, Teknologi Arsitektur

  14. PERAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DI KELURAHAN KALEGOWA, KECAMATAN SOMBA OPU KABUPATEN GOWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adzimat Tinur Haque

    2014-04-01

       Berbagai fenomena terkait dengan perempuan baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya menciptakan perbedaan eksistensial antara laki-laki dan perempuan. Hingga melahirkan pemikiran bahwa kedudukan perempuan dan laki-laki berbeda, perempuan cenderung sebagai subordinat dalam rumah tangga. Untuk itu, dalam tulisan ini hendak melihat peran Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dalam meningkatkan kualitas perempuan. Peneliian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatiff yaitu data yang dikumpulkan dideskriptifkan berdasarkan hasil wawancara langsung dan pengamatan langsung di lapangan. Peran Badan Keluarga Berencana Dan Pemberdayaan Perempuan dalam Pemberdayaan Perempuan yaitu dengan melakukan sosialisasi tentang kelompok usaha kepada peserta pemberdayaan, pendampingan mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan hingga evaluasi, dan yang terakhir yaitu pelatihan yang didalamnya berisi pelatihan pembuatan jajanan pasar, pelatihan tas pesta dan pelatihan penjahitan, dalam kegiatan tersebut yang berfungsi sebagai pelaksana yaitu Badan Keluarga Berencana Dan Pemberdayaan Perempuan yang dibantu oleh LSM ( Lembaga Swadaya Masyarakat serta tim penggerak PKK, sedangkan yang berfungsi sebagai peserta yaitu perempuan yang akan melakukan pemberdayaan. Dengan berjalannya peran tersebut perempuan sudah bisa malakukan Akses, Kontrol, Manfaat dan Partisipasi.

  15. Makna ‘Seneng lan Kemringet’ dalam Festival Lima Gunung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    joko aswoyo

    2018-04-01

    ABSTRAK Artikel ini bertujuan untuk mengetahui makna ungkapan ‘seneng lan kemringet’ pada Festival Lima Gunung (FLG di Magelang. Ungkapan ‘seneng lan kemringet’ memberi kesempatan bagi yang terlibat untuk mengungkapkan keberadaannya dan berbicara tentang hakikat dirinya. Dengan keakraban, keterlibatan langsung dalam aktivitas kesenian, dan berdialog dengan petani atas kenyataan-kenyataan di lapangan, akan dapat disingkap makna di balik ungkapan ‘seneng lan kemringet’ tersebut. Hasil dari penelitian kami menunjukkan bahwa di dalam ungkapan ‘seneng lan kemringet’ tersimpan daya hidup sebagai modal dasar keberlanjutan FLG. ‘Seneng lan kemringet’ juga dimaknai sebagai otonomi dan aktualisasidiri. Selain itu, ‘seneng lan kemringet’ adalah bagian dari permainan dengan tujuan untuk memperlihatkan eksistensi diri. Pada akhirnya, ‘seneng lan kemringet’ merupakan kebanggaan diri. Kata kunci: ‘seneng lan kemringet’, daya hidup, dan permainan

  16. MODEL PENGEMBANGAN WAKAF PRODUKTIF (Studi tentang Pengelolaan Wakaf pada Yayasan Muslimin Kota Pekalongan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mubarok *

    2013-03-01

    Full Text Available Artikel hasil penelitian ini akan membahas tentang model wakaf produktif pada Yayasan Muslimin Kota Pekalongan dan strategi yang digunakannya dalam mengembangkan aset wakaf yang dimiliki. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research. Adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Data-data yang telah diperoleh akan dianalisis dengan menggunakan analisis induktif-deskriptif . Hasil riset menunjukkan bahwa di antara model wakaf produktif yang jalankan oleh Yayasan Muslimin sebagai nadzir adalah menyewakan kamar hotel, ruko, toko, meeting room dan mempergunakan sebagian ruangan yang ada dihotel sebagai tempat usaha seperti warnet dan rumah makan (kuliner. Adapun strategi Yayasan Muslimin dalam mengembangkan aset wakaf adalah: Pengembangan melalui istibdal, pengembangan aset melalui pengajuan proposal, pengembangan aset melalui hutang kepada pihak ketiga, pengembangan aset melalui pembelian dari hasil wakaf, dan pengembangan aset melalui pemberian dari wakif baru.

  17. Analisis Highest and Best Use (HBU pada Lahan Jl. Gubeng Raya No. 54 Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akmaluddin Akmaluddin

    2013-03-01

    Full Text Available Laju pertumbuhan penduduk dan tingkat perekonomian yang semakin meningkat di  kota-kota besar seperti Surabaya, bertolak belakang dengan  ketersediaan lahan yang terbatas. Selayaknya properti yang akan dibangun di atas suatu lahan dapat memberikan manfaat yang maksimal serta efisien agar hasilnya dapat dirasakan demi pembangunan wilayah tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan perhitungan  penggunaan yang paling memungkinkan dan diizinkan dari suatu tanah kosong atau tanah yang  sudah dibangun, dimana secara fisik dimungkinkan, didukung atau dibenarkan oleh peraturan, layak secara keuangan dan menghasilkan nilai tertinggi. Dalam penelitian ini dilakukan analisis Highest and Best Use (HBU pada lahan di Jl. Gubeng Raya No. 54 Surabaya seluas 1.150 m2 yang direncanakan akan dibangun hotel. Lahan tersebut berpotensi untuk dikembangkan menjadi properti komersial seperti hotel, apartemen, perkantoran dan pertokoan. Analisis tersebut menggunakan tinjauan terhadap aspek fisik, legal, finansial dan produktivitas maksimumnya. Dari hasil penelitian ini didapatkan alternatif properti komersial hotel yang memiliki penggunaan tertinggi dan terbaik pada pemanfaatan lahan dengan nilai lahan Rp. 67.069.980,31/ m2.

  18. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATERI PECAHAN BERBASIS TEORI BRUNER DI KELAS IV SD LABSCHOOL UNESA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lina Wijayanti

    2015-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran pada materi pecahan tema 3 berbasis teori Bruner ditinjau dari kualitas produk secara umum (kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan dan dalam peningkatan kemampuan pemecahan masalah dan prestasi belajar peserta didik di kelas IV SD Labschool Unesa. Penelitian ini termasuk penelitian dan pengembangan yang menggunakan model yang dikembangkan oleh Borg & Gall. Subjek penelitian dalam uji coba terbatas berjumlah 4 siswa, sedangkan dalam uji coba lapangan berjumlah 8 siswa. Subjek uji coba produk operasional pada kelas eksperimen sebanyak 17 siswa dan kelas kontrol sebanyak 18 siswa. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan lembar penilaian produk perangkat pembelajaran, lembar observasi guru, lembar observasi peserta didik, tes hasil belajar, angket respon guru, dan agket respon peserta didik. Analisis data menggunakan independent sample t-test dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran hasil pengembangan dinyatakan valid dengan kategori sebagai berikut: silabus berkategori baik, RPP berkategori sangat baik, tes hasil belajar berkategori baik, dan media berkategori sangat baik, sehingga rerata hasil semua perangkat pembelajaran adalah berkategori baik. Penerapan perangkat pembelajaran secara umum dapat terlaksana dengan baik. Berdasarkan hasil uji coba kelas eksperimen dan kelas kontrol, terdapat perbedaan yang signifikan pada ketercapaian hasil belajar sehingga perangkat pembelajaran dikatakan efektif, sedangkan untuk kemampuan pemecahan masalah dan prestasi belajar siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan perangkat pembelajaran berbasis teori Bruner hasil pengembangan mengalami peningkatan. Kata Kunci: perangkat pembelajaran, teori Bruner, kemampuan pemecahan masalah, prestasi belajar DEVELOPING TEACHING KIT BASED ON THE THEORY OF BRUNER IN GRADE FOUR STUDENTS OF SD LABSCHOOL UNESA Abstract This study aims to develop a

  19. Kualitas Perairan Sungai Musi di Kota Palembang Sumatera Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuanita Windusari

    2015-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perairan Sungai Musi di perairanKelurahan 5 Ulu (titik 1 pada ordinat  02o59’41.2”S dan 104o 45’39.3’’E dan 7 Ulu (Titik 2 pada ordinat 02o59’39.3’’S dan 104o45’42.1’’E di Kecamatan Seberang Ulu IKota Palembang. Parameter fisika, kimia, dan biologi perairan diukur di lapangan dan di laboratorium. Hasil menunjukkan kualitas perairan Sungai Musi untuk nilai-nilai dari beberapa parameter kimia seperti amonia, sulfida, besi, mangan, klorida lebih tinggi dari standar nilai yang diperbolehkan dalam suatu perairan sungai. Total colifrom sebesar 2400 koloni/100 ml  pada di Titik 1 juga melebihi batas kelayakan untuk nilai total coliform di perairan sungai.Berdasarkan hasil ini dapat dinyatakan kualitasperairan Sungai Musi, khususnya di lokasi sampling tidak layak digunakan untuk konsumsi karena terindikasi tercemar polutan dari industri dan feses.

  20. Menggali Filsafat Wayang Beber untuk Mendukung Perkembangan Industri Kreatif Batik Pacitan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suyanto -

    2017-03-01

      Artikel ini berjudul “Menggali Filsafat Wayang Beber untuk Mendukung Perkembangan Industri Kreatif Batik Pacitan” Ini merupakan perasan dari hasil penelitian  pada tahun kedua.    Penelitian ini dilakukan untuk melihat sejauh mana kondisi Wayang Beber Pacitan hubungannya dengan pertumbuhan dan perkembangan  ekonomi dan industri, serta perannya sebagai media penguatan kearifan lokal dan upaya peningkatan perekonomian masyarakat  Pacitan. Penelitian ini menggunakan pendekatan action research melalui empat tahapan: menentukan fokus, pengumpulan data,  analisis dan interpretasi data, serta tindakan lapangan. Metode yang dilakukan melalui tahap pengkajian, perancangan, sosialisasi, pendampingan dan pelatihan, produksi, serta  Launching. Hasil penelitian tahun kedua ini menjadi acuan penelitian tahun ketiga untuk: desiminasi draft corporate identity branding panduan ekowisata kampung batik dan draft modul pelatihan perancangan desain motif batik yang diperuntukkan bagi pengrajin klaster industri batik Pacitan sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Pacitan.    Kata Kunci: Filsafat, Wayang Beber, Motif Batik Pacitan.

  1. PERDA SYARI’AH DAN KONFLIK SOSIAL (Implikasi penerapan Perda No. 4 tahun 2005 tentang Larangan Kegiatan pada Bulan Ramadlan terhadap Hubungan antar Agama di Kota Banjarmasin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Tarawiyah Siti Tarawiyah

    2013-08-01

    Full Text Available Abstrak: Tulisan ini sebagai refleksi kreatif penulis dalam memotret dinamika sosial di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan terkait lahirnya Perda No. 4 tahun 2005 tentang Perubahan atas  Peraturan Daerah No. 13 tahun 2003 tentang Larangan Kegiatan pada Bulan Ramadlan terhadap Hubungan antar Agama. Sebagai implikasi politik diberlakukannya otonomi daerah, maka pemerintah daerah mempunyai ‘kewenangan’ untuk membuat peraturan daerah (perda termasuk Perda Syari’ah. Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan kerangka teori konflik Karl Marx dan Ralf Dahrendorf. Temuan menarik dari tulisan ini adalah munculnya perda syar’iah (Perda Ramadlan tersebut menimbulkan pro-kontra, karena cenderung dijadikan alat memperkuat kekuasaan, politisasi agama, dan diskriminasi etnis minoritas, sehingga sangat berpotensi mengundang konflik, yakni konflik vertikal (antara masyarakat versus aparat dan konflik horizontal (masyarakat mayoritas versus minoritas dan yang lebih tragis lagi berdampak negatif pada hubungan antar agama. Secara prinsip Perda Ramadlan secara substantif tidak memberikan dampak yang signifikan dalam hubungan antar agama di Banjarmasin, terbatasnya akses ekonomi kalangan pedagang. Meski demikian, masyarakat Banjarmasin dalam mensikapi Perda Ramadlan tersebut tidak anarkhis artinya masih mensikapi secara arif dan damai.   Abstract: This article is creative reflection of social dynamic in Banjarmasin city, South Kalimantan relating the release of Perda (local official regulation No. 4. Tahun 2005 of alteration on the previous Perda No. 13 Tahun 2003 of activities prohibition during Ramadlan (fasting month toward inter-religion relations. As the political implication of local-government autonomy, local government has “authority” to establish Perda including syari’ah Perda. This is a field study that apply a qualitative approach using theoretical framework of Karl Marx and Ralf Dahrendorf. The

  2. PENGEMBANGAN KINERJA GURU MELALUI PENELITIAN TINDAKAN KELAS PADA SMA NEGERI DI KOTA PALOPO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hilal Muhammad

    2015-12-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengungkap: (1 pelaksanaan pengembangan kinerja guru melalui PTK pada SMA Negeri di Kota Palopo; dan (2 hambatan da-lam pelaksanaan pengembangan kinerja guru melalui PTK pada SMA Negeri di Kota Palopo. Jenis penelitian adalah penelitian lapangan yang kajiannya bersifat kualitatif-verifikatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomeno-logi. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan dua hal. Pertama, pengembangan kinerja guru melalui PTK pada SMA Negeri di Kota Palopo belum berjalan optimal dan baru sebatas memenuhi kebutuhan persyarat-an kenaikan pangkat. Potensi guru belum dimanfaatkan melalui pemberdayaan, khususnya penelitian tindakan kelas. Kedua, hambatan dalam pelaksanaan pe-ngembangan kinerja guru melalui PTK pada SMA Negeri di Kota Palopo adalah keterbatasan waktu, dana, sumber referensi kurang, lingkungan tidak kondusif, dan motivasi kurang. Selain itu, sebagian guru juga masih mengalami kesulitan dalam melakukan dan menyusun laporan hasil PTK.

  3. ADAPTASI PERIKANAN PUKAT CINCIN DI LAUT JAWA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PENGELOLAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suherman Banon Atmaja

    2014-11-01

    Full Text Available Usaha perikanan akan mengalami fluktuasi terkait dengan dinamika faktor alam, sedangkan nelayan mempunyai kemampuan yang lentur dan adaptif dalam kelangsungan usahanya. Tujuan utama makalah ini adalah membahas tentang kemampuan adaptasi perikanan purse seine untuk bertahan dari usaha perikanan tangkap. Pemetaan rekaman data sistem pemantauan kapal (VMS purse seine pelagis kecil tahun 2012 dilakukan berdasarkan kriteria kecepatan kapal nol adalah waktu melakukan aktifitas penangkapan. Daerah penangkapan perikanan pukat cincin pada saat ini telah menyebar semakin luas, tidak terbatas di wilayah teritorial dan perairan nusantara, tetapi sudah sampai ke wilayah Samudera (ZEEI. Jumlah hari laut pada perikanan cantrang kurang dari sebulan memperoleh rata – rata pendapatan nelayan ABK hampir dua kali lipat dari pada ABK pukat cincin yang beroperasi lebih dari sebulan. Rotasi penggunaan alat tangkap di Laut Jawa adalah suatu kondisi yang muncul ke permukaan sebagai sinyal pergeseran populasi ikan dari karakteristik sumber daya yang multi-spesies. Fenomena hasil tangkapan yang tidak tercatat dan dilaporkan menyebabkan pendugaan stok ikan dengan akurat yang rendah akan menimbulkan ketidakpastian dalam penyusunan rekomendasi. Tersedianya sistem pemantauan kapal perlu didukung oleh kegiatan validasi hasil tangkapan yang didaratkan, untuk itu sangat perlu meningkatkan keterlibatkan enumerator dan observer di atas kapal serta penguatan sistem log-book yang sedang berjalan.   The fishing business will fluctuate as a result of high connectivity with the dynamic and nature of environmental factors, in the other side, experience fishers have flexible and adaptive capabilities in order to sustain their business. The objective of this paper is to describe the purse seine fishery adaptability to survive from long term fishing. Plotting data on recorded vessel monitoring system (VMS of small pelagic purse seine in 2012 were applied based on the criteria of the

  4. IJTIHAD HAKIM DALAM PENYELESAIAN PERKARA HARTA BERSAMA DI MAHKAMAH SYAR’IYAH BANDA ACEH (Analisis dengan Pendekatan Ushul Fiqh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mursyid Mursyid

    2014-12-01

    Full Text Available Ketentuan UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam tentang harta bersama mengatur bahwa sebelum warisan dibagi kepada ahli waris, maka harta bersama antara suami dan istri dibagi dengan cara 50% bagi suami dan 50% istri. Namun bagaimana dengan praktik pembagian harta bersama pada Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh dalam penyelesaian perkara harta bersama di Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh para apakah hakim hanya mendasarkan putusannya pada UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam saja ataukah juga mempertimbangkan hukum Islam yang hidup dalam masyarakat Aceh. Hal inilah yang menjadi fokus kajian dari penelitian ini dengan arah utama pembahasan diarahkan pada dua pertanyaan pokok, yaitu Perkara apa saja yang ditangani oleh Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh dalam kaitannya dengan harta bersama? Dan Bagaimana ijtihad hakim dalam penyelesaian perkara harta bersama pada Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh, apakah para hakim hanya mendasarkan putusannya pada UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974 dan Kompilasi Hukum Islam saja atau juga mempertimbangkan praktek pembagian harta bersama dalam masyarakat Aceh? Untuk membahas permasalahan tersebut, penulis menggunakan metode penelitian lapangan dan metode penelitian pustaka dengan pendekatan kualitatif. Untuk data lapangan, penulis lebih dominan menggunakan metode wawancara (indepth interview dan studi dokumentasi. Hasil Pembahasan menunjukkan bahwa Perkara harta bersama yang masuk ke Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh pada tahun 2010 terdapat 4 perkara harta bersama dari 550 perkara secara umum. Pada tahun 2011 terdapat 5 perkara harta bersama dari 815 perkara secara umum dan pada tahun 2012 terdapat 10 perkara harta bersama dari 433 perkara secara umum. Adapun Ijtihad Hakim dalam penyelesaian perkara harta bersama pada Mahkamah Syar’iyah Banda Aceh didasarkan pada pada pertimbangan ketentuan tentang harta bersama yang diatur dalam UU Perkawinan No. 1 Tahun 1974

  5. PENGEMBANGAN PENGELOLAAN KELAS DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh Riza Zainuddin

    2016-09-01

    Sistem desentralisasi pendidikan di era sekarang ini memberikan peluang kepada setiap lembaga sekolah untuk meningkatkan kualitas mutu sekolah yaitu ikut merespon dalam meningkatkan mutu pendidikan dengan mengupayakan kepada setiap guru untuk berkreasi meningkatkan pengelolaan kelas dengan tepat agar pembelajaran berjalan secara efisien dan efektif. Dengan alasan bahwa kelas merupakan media pertemuan segala komponen pendidikan serta ujung tombak dan juga basis pendidikan. Konsep pengelolaan Kelas ini berusaha untuk memberikan penyelesaian terhadap masalah di kelas, yang cakupannya tidak hanya terbatas pada penyampaian materi saja, akan tetapi mencakup beberapa hal yang menyeluruh untuk mengorganisasi kelas antara lain: pertama kegiatan akademik berupa perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran. Kedua kegiatan administratif yang mencakup kegiatan procedural dan organisasional seperti penataan ruangan, pengelompokan siswa dalam pembagian tugas, penegakan disiplin kelas, pengadaan tes, pengorganisasian kelas, pelaporan. Jadi konsep pengelolaan kelas adalah berusaha memberdayakan potensi kelas yang ada seoptimal mungkin untuk mendukung proses interaksi edukatif dalam mencapai tujuan pembelajaran yang efektif khususnya dalam materi Pendidikan Agama Islam.

  6. Mendengkur pada Anak: kapan waktu yang tepat untuk dilakukan tonsiloadenoidektomi?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Supriyatno

    2016-10-01

    Full Text Available Mendengkur atau mengorok adalah suara nyaring yang keluar dari saluran respiratori atas sebagai hasil getaran palatum molle dan uvula. Mendengkur bukanlah suatu diagnosis, melainkan gejala yang harus dicari diagnosisnya. Mendengkur perlu diwaspadai karena dapat menimbulkan masalah respiratori di kemudian hari, dan terbagi dalam dua kelompok besar, yaitu occasional snoring dan habitual snoring. Spektrum mendengkur terdiri dari ringan hingga berat, yaitu primary snoring, upper airway resistance syndrome, obstructive hypoventilation, dan obstructive sleep apnea syndrome (OSAS. Pemeriksaan baku emas untuk membedakan spektrum mendengkur tersebut adalah polisomnografi (PSG, namun pemeriksaan ini belum merata di seluruh daerah. Sebagai alternatif, pemeriksaan lain yang dapat dilakukan adalah poligrafi, pulse-oximetri, rekaman video, dan tape recorder. Faktor risiko utama OSAS pada anak adalah hipertrofi tonsil dan/atau adenoid, dengan demikian kecenderungan tata laksana saat ini adalah tonsiloadenoidektomi (TA. Sebelum tindakan TA, kortikosteroid intranasal, selama 4-8 minggu, dapat diberikan untuk menurunkan ukuran tonsil dan/atau adenoid. Indikasi TA adalah OSAS sedang dan berat pada anak, tonsilitis akut yang berulang, abses peritonsil, dan tersangka keganasan. Pada daerah dengan fasilitas terbatas, TA dapat dipertimbangkan pada habitual snoring yang tidak respons dengan pemberian kortikosteroid intranasal selama 8 minggu. Setelah dilakukan TA, pemantauan lebih lanjut perlu dilakukan untuk melihat proses catch up terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak

  7. PRODUKSI KAYU BULAT DAN NILAI HARAPAN LAHAN JABON (Anthocephalus cadamba DI PT INTRACA HUTANI LESTARI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Sarjono

    2017-10-01

    lahan pengusahaan jabon (Anthocephalus cadamba di PT Intraca Hutani Lestari.  Penelitian ini dilakukan di PT Intraca Hutani Lestari di Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara selama 3 bulan efektif dengan beberapa tahapan yakni orientasi lapangan, penyusunan rencana penelitian, studi kepustakaan, pengumpulan data, simulasi data dan penulisan hasil penelitian. Analisis data yang digunakan dengan menggunakan rumus volume, riap dan nilai harapan lahan. Adapun hasil dari perhitungan potensi tegakan A. candamba dengan jarak tanam 3m X 3m menunjukan bahwa pemanenan yang efektif dilakukan pada umur 8 dengan total volume sebesar  199,61 m3/ha, MAI sebesar 24,95 m3/ha/thn dan CAI sebesar 24,49 m3/ha/thn dengan rata-rata diameter sebesar 31 cm. Untuk perhitungan nilai harapan lahan pada tanaman  A. cadamba menunjukan nilai terbesar pada umur 8 tahun dengan nilai sebesar Rp.59.916.283

  8. KARAKTERISTIK MORFOLOGI SERTA PERKEMBANGAN FIG NYAWAI (Ficus variegata Blume DI KEBUN RAYA CIBODAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Astho Pramono

    2015-12-01

    Full Text Available Nyawai (Ficus variegata Blume merupakan salah satu jenis pohon yang memiliki prospek yang baik untuk hutan tanaman. Informasi tentang aspek biologi reproduksinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik morfologi bunga dan buah nyawai, serta tahapan perkembangan fig. Penelitian dilakukan di Kebun Raya Cibodas, Jawa Barat. Kegiatan penelitian meliputi: 1 pengamatan morfologi bunga dan buah, dan 2 pengamatan perkembangan fig. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik morfologi fig nyawai yang dijumpai di Kebun Raya Cibodas, memiliki variasi yang tinggi dalam hal ukuran dan warna. Berdasarkan karakteristik morfologi bunga, secara individual ditemui dua tipe pohon yang mencirikan sebagai pohon menghasilkan bunga jantan dan penghasil bunga betina. Perbedaan antara tahap bunga, buah muda, dan buah matang tidak dapat dibakukan berdasarkan karakteristik morfologi eksternal dari fig. Tingkat kematangan buah nyawai dapat dilakukan dengan membelah fig. Nyawai tahap kuncup bunga berakhir sekitar 6-11 hari setelah munculya tunas fig, dan tahap bunga berakhir 11-26 hari. Perkembangan kuncup bunga menjadi buah yang matang memakan waktu sekitar 2-3 bulan. Hasil penelitian menyarankan untuk tidak mengumpulkan benih dari fig yang berukuran kecil, meskipun mereka memiliki karakteristik fisik fig yang matang.

  9. REKAYASA PERANGKAT LUNAK MEDIA INFORMASI SMA QURANIAH PALEMBANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herlinda Kusmiati

    2017-08-01

    Full Text Available Seiring dengan semakin berkembangnya teknologi informasi dan meningkatnya penggunaan internet sebagai media informasi dikalangan masyarakat Indonesia. Hal ini mendorong SMA Quraniah Palembang untuk membenahi media informasi yang ada saat ini untuk meningkatkan jumlah siswa.  Media informasi yang dibuat berbasis website menggantikan Media  informasi saat ini yang masih menggunakan media brosur dan banner, dimana informasi yang diberikan masih sebatas informasi mengenai visi misi, profile, dan syarat pendaftaran siswa baru yang tidak dapat diakses dengan mudah oleh masyarakat. Dengan media informasi berbasis website dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mendapatkan informasi mengenai profil sekolah, persyaratan pendafataran siswa baru. Selain itu, media informasi ini menyediakan informasi mengenai kegiatan-kegiatan yang ada di sekolah, ektrakulikuler siswa, serta fasilitas yang ada di sekolah. Media informasi ini dikelola oleh admin tata usaha, sehingga kesalahan-kesalahan dalam penyampaian informasi akan lebih mudah diperbaiki. Informasi-informasi mengenai SMA Quraniah Palembang dapat diakses kapanpun dan dimanapu, tidak terbatas pada salah satu wilayah saja. Media informasi ini dibuat dengan menggunakan Php & Mysql dan Waterfall sebagai metode pengembangan sistem.

  10. Instrumentasi Elektrokardiografi dengan Capacitive Contact Electrode pada Kursi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Monica Regina Emilia

    2017-01-01

    Full Text Available Elektrokardiograf secara konvensional menggunakan elektroda Ag-AgCl sebagai conductive contact dan kabel sebagai penghubung antara elektroda dengan elektrokardiograf. Metode yang digunakan bersifat direct sehingga elektroda melekat langsung pada kulit. Konfigurasi ini mengakibatkan ruang gerak pengguna menjadi terbatas dan dalam jangka panjang dapat menyebabkan iritasi pada kulit. Oleh karena itu, pada tugas akhir ini akan difokuskan pada perancangan Instrumentasi Elektrokardiografi secara indirect menggunakan capacitive electrode. Elektroda dibuat dengan menggunakan komponen IC dengan input impedansi tinggi sehingga sinyal jantung dapat direkam walau terhalang oleh pakaian sekalipun. Elektroda dibuat sejumlah 2 buah dan diletakkan pada sandaran kursi, sedangkan untuk ground digunakan PCB berukuran 30cmx30cm sebagai alas duduk. Ketiga sinyal ini kemudian dilewatkan pada rangkaian penguat instrumentasi, filter dan baseline restoration untuk menguatkan dan menghilangkan komponen sinyal yang tidak diperlukan. Dari pengujian yang telah dilakukan, sinyal QRS complex dapat terdeteksi dengan jelas. Kualitas sinyal yang dihasilkan sangat bergantung dari pakaian yang digunakan. Oleh karena itu capacitive electrode memiliki peluang yang besar untuk dijadikan sebagai elektroda alternatif yang bisa digunakan dalam jangka panjang.

  11. Analisis Ketelitian Geometrik Citra Pleiades 1A untuk Pembuatan Peta Dasar Lahan Pertanian (Studi Kasus: Kecamatan Socah, Kabupaten Bangkalan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreas Kelvin Pujianto

    2017-01-01

    Full Text Available Penggunaan citra satelit resolusi tinggi lebih tepat dan akurat dibanding citra satelit resolusi rendah. Pada saat ini, beberapa satelit dapat menghasilkan citra dengan resolusi spasial kurang dari 1 m. Selain itu, salah satu keuntungan dari data citra satelit resolusi tinggi untuk deteksi dan inventarisasi sumber daya alam adalah setiap lembar (scene citra ini mencakup wilayah yang sangat luas yaitu sekitar 60–180 km2 (360.000–3.240.000 ha [5]. Interpretasi visual pada citra Pleiades 1A dan survei lapangan telah membuktikan bahwa mayoritas daerah Kecamatan Socah memiliki tutupan lahan berupa lahan pertanian yang lebih banyak dibandingkan dengan kecamatan lainnya di Kabupaten Bangkalan. Alasan tersebut menjadikan Kecamatan Socah sebagai lokasi penelitian. Proses rektifikasi citra menggunakan koordinat titik horizontal (X,Y dari Ground Control Point (GCP yang didapatkan dari pengukuran lapangan menggunakan GPS geodetik dengan metode static dengan lama pengukuran 45 menit tiap baseline. Sedangkan untuk uji ketelitian citra menggunakan pengukuran titik Independent Control Point (ICP yang didapatkan dari pengukuran GPS geodetik dengan metode static dengan lama pengukuran 15 menit. Nilai Root Mean Square Error (RMSE titik ICP dari transformasi affine sebesar 0,645 m, sedangkan polynomial orde-2 sebesar 0,533 m. Masing-masing nilai RMSE titik ICP kemudian dikalikan dengan koefisien Circular Error 90% (CE90 dari Perka BIG no. 15 tahun 2014 maka didapatkan nilai ketelitian geometric sebesar 0,979 m pada affine dan 0,809 m pada polynomial orde-2. Hasil ketelitian geometric dari kedua metode transformasi menunjukkan nilai ≤ 1 m, sehingga citra Pleiades 1A memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai peta dasar skala 1:5.000 dengan kategori kelas 1.

  12. Prinsip Kehati-Hatian di Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup dalam Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Maluku

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    La Ode Angga

    2017-06-01

    Full Text Available Prinsip Kehati-Hatian di Bidang Pengelolaan Lingkungan Hidup dalamPeraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Maluku bertujuan untuk mengetahui hakekat prinsip kehati-hatian dalam Rencana Tata Ruang Wilayah di Provinsi Maluku.Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif, yaitu penelitian yang dilakukan terhadap azas-azas hukum, kaedah-kaedah hukum dalam arti nilai (norma peraturan hukum konkrit dan sistem hukum.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian adalah pendekaan filosofis (philosophicalapproach, pendekatan konseptual (conseptual approach, pendekatan perundang-undangan (statute approach. Hasil yang diperoleh bahwa prinsip kehati-hatian dalam Perda RTRW Provinsi Maluku No. 16 Tahun 2013 dilakukan pencegahan secara dini, pencegahan antisipatif, kehati-hatian (Prudential Principles terhadap perlindungan dan pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup serta penataan ruang. Filosofis pengaturan prinsip kehati-hatian dalam Perda RTRW Provinsi Maluku bahwa mengingat fungsi ruang sebagai tempat manusia dan makhluk hidup lain, melakukan kegiatan, dan memelihara kelangsungan hidupnya, pada dasarnya ketersediaannya tidak tak terbatas. Berkaitan itu untuk mewujudkan rencana tata ruang wilayah Provinsi Maluku yang aman, nyaman, produktif, dan berkelanjutan perlu dilakukan rencana tata ruang wilayah yang dapat mengharmonisasi lingkungan alam dan lingkungan buatan  mampu mewujudkan keterpaduan penggunaan sumber daya alam dan sumber daya buatan, serta dapat memberikan perlindungan terhadap fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan hidup akibat pemanfaatan ruang. 

  13. PERUBAHAN FISIK KERUANGAN DAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KAWASAN SEKITAR TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR SAMPAH BANTARGEBANG KOTA BEKASI (Physical Environmental and Social Economic Changing in Bantargebang Solid Waste Dumping Site Area Surrounding Bekasi City

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nila Kesuma

    2003-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menjelaskan perubahan fisik keruangan dan sosial ekonomi masyarakat di kawasan sekitar TPA Sampah Bantargebang. Metode penelitian yang digunakan adalah gabungan metode kualitatif dengan metode kuantitatif dengan pendekatan rasionalitas, yaitu data dan informasi dilapangan dikomparasikan dengan teori dan konsep yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa: (1 terdapat perubahan fisik keruangan di walayah penelitian yang ditandai dengan bertambahnya area terbangun, yaitu tumbuhnya tempat-tempat permukiman pemulung warung-warung, rumah-rumah penduduk, bertambah panjang dan lebarnya jalan, serta menurunnya kualitas air tanah, udara dan kesuburan lahan; (2 terdapat perubahan pada kondis; sosial masyarakat yang ditandai dengan bertambahnya jumlah penduduk, kegiatan ekonomi atau lapangan kerja, rendahnya angka partisipasi kasar pada setiap tingkat pendidikan, menurunnya derajat kesehatan masyarakat, serta terganggunya kenyamanan lingkungan yang akhirnya mengurangi kesejahteraan masyarakat; (3 terdapat perubahan pada ekonomi penduduk ke arah yang lebih baik, yang ditandai dengan meningkatnya jumlah pendapatan dan terbukanya peluang mengembangkan usaha sampingan. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa bagi lingkungan sekitar dan masyarakat di wilayah penelitian sebara umum keberadaan TPA Sampah Bantargebang lebih memberikan pengaruh negatif daripada positif.   ABSTRACT This research aims to identify and to explain physical spatial and social economic community changing in the Bantargebang Solid Waste Dumping site area  and it surroundings. The research used deductive rational approach, with a combination of quantitative and qualitative methods, i.e. comparison between data and information collected in the field, and the concept and theory related to the subject. The research identified physical, social, and economic changes. The

  14. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KOMPETENSI SULIT MATEMATIKA SMA DI RIAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ummi Aisyah

    2014-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran kompetensi sulit matematika SMA di Provinsi Riau yang berkualitas baik/layak yaitu valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengembangkan perangkat pembelajaran kompetensi sulit matematika SMA dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel & Semmel yang telah dimodifikasi sehingga hanya memuat tahap pen-definisian, perancangan, dan pengembangan. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran kompetensi sulit matematika SMA yang meliputi silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP, lembar kegiatan siswa (LKS, dan instrumen tes. Hasil validasi menunjukkan bahwa silabus, RPP, LKS yang dikembangkan memiliki kategori sangat valid untuk masing-masing silabus, RPP, LKS, dan test instrument. Hasil uji coba lapangan menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan praktis dan efektif. Kepraktisan mencapai hasil sangat baik ditinjau dari penilaian guru dan siswa. Keefektifan ditinjau dari ketuntasan belajar siswa dan hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran. Secara klasikal ketuntasan belajar mencapai 84,38%. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah layak untuk digunakan. Kata Kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, kompetensi sulit matematika

  15. Pengembangan Modul Pembelajaran Fisika Berbasis Problem Based Learning (PBL pada Materi Gelombang Bunyi untuk Siswa SMA Kelas XII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Anita Nur Hasanah

    2017-03-01

    dilakukan dalam tiga tahap yaitu pendefinisian (define, perancangan (design dan pengembangan (develop yang dibatasi sampa uji coba terbatas. Validasi modul oleh 4 validator dan uji coba terbatas  kepada 10 orang siswa. Dari hasil penelitan diperoleh skor segi  materi sebesar 3,59 dengan kriteria layak, segi penyajian sebesar 3,9 dengan kriteria layak, segi bahasa sebesar 3,41 dengan kriteria layak dan hasil uji coba terbatas mendapat rerata skor sebesar  3,6 dengan kriteria sesuai. Dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran fisika berbasis PBL pada materi Gelombang Bunyi untuk siswa SMA kelas XII layak digunakan. Kata Kunci: Modul Pembelajaran Fisika, Problem Based Learning (PBL, Gelombang Bunyi

  16. Perkembangan Ronggeng Sebagai Seni Tradisi Di Kabupaten Pangandaran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nina Herlina Lubis

    2015-03-01

    Full Text Available Tulisan ini merupakan hasil penelitian kepustakaan dan lapangan mengenai potensi sosial, ekonomi, politik, dan budaya Kabupaten Pangandaran yang dibiayai oleh Dikti tahun Anggar- an 2014. Permasalahan yang dikaji dalam tulisan ini adalah bagaimana sejarah seni ronggeng itu? Apakah penyajian seni ronggeng tersebut mengalami perubahan dari waktu ke waktu? Bagaimana upaya pemerintah dalam melestarikan seni ronggeng? Untuk menjawab pertanyaan itu, metode penelitian yang dipergunakan adalah metode sejarah karena penelitian ini dilaku- kan dalam perspektif historis. Dalam implementasinya, metode sejarah meliputi empat tahap, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Untuk keperluan analisis, tulisan ini dileng- kapi dengan konsep dan teori kesenian yang relevan dengan permasalahan yang ada. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada awalnya, kesenian ronggeng menunjukkan sifat sakral karena terkait dengan kepercayaan samanisme dan dalam perkembangannya, bergeser menjadi bersifat profan. Unsur-unsur negatif yang melekat dalam kesenian ronggeng, secara perlahan dihapus atau diubah sehingga dipandang tidak lagi melanggar norma sosial.   Kata kunci: Pangandaran, ronggeng, sejarah, kesenian tradisional

  17. Analisa Highest and Best Use Pada Lahan Kosong Di Jemur Gayungan II Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Finda Virgitta Faradiany

    2014-09-01

    Full Text Available Perkembangan bisnis properti di Surabaya yang semakin pesat, mengakibatkan permintaan terhadap lahan semakin tinggi. Namun fakta di lapangan menampakkan hal yang sebaliknya karena ternyata masih terdapat lahan-lahan yang dibiarkan kosong tidak dimanfaatkan oleh pemiliknya. Kondisi yang demikian memerlukan efisiensi dan optimalisasi penggunaan lahan dengan mendirikan sebuah properti komersial yang memberikan keuntungan bagi pemilik serta lingkungan sekitarnya.Lahan “X” seluas 1786 m2 berlokasi di Jl. Jemur Gayungan II merupakan lahan kosong yang terletak di dekat daerah perkantoran dan berpotensi dikembangkan menjadi properti komersial. Penentuan nilai lahan “X” bergantung pada penggunaan lahan. Metode penilaian yang digunakan adalah analisa penggunaan tertinggi dan terbaik atau Highest and Best Use (HBU yang secara legal diijinkan, secara fisik memungkinkan, layak secara finansial dan memiliki produktifitas maksimum. Dari hasil penelitian didapatkan alternatif yang menghasilkan nilai lahan tertinggi dan produktivitas maksimum adalah hotel. Nilai lahan yang didapatkan sebesar Rp 9.722.718/m2 dengan produktivitas meningkat sebesar 486%.

  18. PENGELOLAAN SUNGAI BERBASIS MASYARAKAT LOKAL DI DAERAH LERENG SELATAN GUNUNGAPI MERAPI (River Management Based on Local Community in the Southern Slope of Marapi Volcano

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmakusuma Darmanto

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Dalam kehidupan manusia, ternyata ada hubungan yang saling terkait antara manusia dengan sungai. Manusia memerlukan sungai untuk mendukung keperluan dan aktivitasnya, sebaliknya keberadaan sungai juga dapat dipengaruhi oleh aktivitas manusia. Dalam memanfaatkan dan memelihara sungai tidak terlepas dari pemanfaatan air di dalam sungai dan alur sungainya. Dalam memgelola sungai tidak terpisahkan antara pengelolaan air sungai dan alur sungainya. Hal tersebut juga tergantung dari karakteristik sungai dan kondisi sosial budaya masyarakat. Penelitian yang dilakukan di lereng selatan Gunungapi Merapi dengan cara survei di lapangan. Data dikumpulkan dengan observasi lapangan dan wawancara dengan masyarakat. Selanjutnya dikuti dengan analisis data secara deskriptif kualitatif. Sungai sungai besar di daerah penelitian telah dikelola oleh pemerintah, sedangkan masyarakat lebih berperan kepada pemanfaatan dan pemeliharaan sungai kecil. Berbagai penggunaan dilakukan terhadap sungai-sungai kecil, untuk keperluan rumah tangga, irigasi dan perikanan. Teknik pengambilan dan pemanfaatan air dilakukan dengan cara sederhana dengan beaya yang relatif murah, tetapi tetap mengedepankan azas kebersamaan dan keadilan. Pemeliharaan terhadap alur sungai terhadap kerusakkan lingkungan dilakukan berdasarkan atas kesadaran untuk keberlangsungan lingkungan dengan yang dilakukan secara perorangan dan berkelompok. Dalam pemeliharaan dikedepankan asas kegotongroyongan tanpa mengabaikan budaya masyarakat setempat. ABSTRACT In human life, there was a relationship between human activities with rivers. Humans need rivers to support their need and their activities; otherwise the existence of rivers can also be affected by human activities. The management of river cannot be separated from managing water in the river and its channels. It also depends on rivers characteristics as well as social and culture of the community. This research was conducted in the southern slopes of

  19. IMPETIGO BULOSA : SEBUAH LAPORAN KASUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nyoman Raditya Adiprayoga

    2015-05-01

    Full Text Available Impetigo merupakan peradangan superfisialis yang terbatas pada bagian epidermis yangdisebabkan oleh infeksi bakteri stafilokokus dan streptokokus sp.  Salah satu bentuk klinisyang paling sering dijumpai pada kasus pediatrik adalah impetigo bulosa, bakteri inimenyebar dari satu individu ke individu yang lainnya melalui suatu kontak langsung sepertimelalui kontak tangan. Dilaporkan suatu kasus impetigo bulosa pada anak perempuan usia7 tahun dengan gambaran klinis berupa bula dengan dinding kendor berisi berisi nanah,hipopion  di atas kulit yang eritema, tanpa riwayat demam maupun nyeri. Pengobatan yangdiberikan adalah kapsul oral Cefadroxil 500 mg 2x1 selama lima hari dan topikalMupirosin 2 % cream dioleskan 2 x sehari selama 7 hari dengan memberikan respon terapiyang baik, serta tanpa komplikasi. Prognosis pasien ini adalah baik

  20. MANAJEMEN PENGELOLAAN ARSIP DINAMIS UNTUK MENUNJANG TERTIB ADMINISTRASI DI SMK WIDYA PRAJA UNGARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azzam Iskiyamudin

    2014-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan manajemen pengelolaan arsip dinamis, kendala-kendala pada saat pelaksanaan manajemen pengelolaan arsip dinamis, dan usaha-usaha yang dilakukan dalam mengatasi hambatan pada pelaksanaan manajemen pengelolaan arsip dinamis di SMK Widya Praja Ungaran. Sumber data pada penelitian ini diperoleh melalui tatap muka langsung dengan informan. Alat yang digunakan yaitu perekam dan kamera. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan teknik analisis interaksi meliputi reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Prosedur penelitiannya terdiri dari tahap pra lapangan, pekerjaan lapangan, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen pengelolaan arsip dinamis sudah baik, kendala yang dihadapi yaitu hilangnya arsip berupa surat yang diambil oleh guru setempat tanpa melapor dan tidak mengembalikan ke tempat semula, dan usaha yang dilakukan dalam mengatasi kendala yang ada yaitu dengan menanyakan arsip yang hilang pada guru setempat dan membuat peraturan untuk menulis pada buku surat bagi yang akan meminjam arsip, serta mensosialisasikan prosedur peminjaman arsip. The purpose of this study is to investigate the implementation of archive management, the constraints in the implementation of archive management, and efforts were made ​​to overcome barriers to the implementation of archive management in SMK Widya Praja Ungaran. The data source in this study was obtained through face to face with the informant. Tool used is the recorder and camera. Data collection techniques by observation, interviews, and documentation. Methods of data analysis using interaction analysis techniques, include data reduction, data presentation, and draw conclusions. The procedure consists of a pre research field, field work, and data analysis. The results showed that the implementation of archive management has been good

  1. APLIKASI GENERATOR AKORD DENGAN MENGGUNAKAN FONT NOTANGKA.TTF DAN MENGADAPTASI LOGIKA DIRECT PRODUCT PADA NOTASI MUSIKAL ANGKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Sediyono

    2009-01-01

    Full Text Available Information technology has brought a big influence in other fields of science, especially in music. One part of the musical arrangement process is chord defining. Direct product is one of vector multiplication types. Although its using in vector, but in music, it can be used for searching all possibilities of chord arrangement. This chord generator will use NotAngka2.ttf as a basic for input writing. Because of the unexistence of application for writing song in number notation with NotAngka2 font type and generating some chord arrangements for the song, so this topic become a focus for application designing and implementing. Abstract in Bahasa Indonesia: Paper ini membahas perancangan aplikasi pembangkit akord dari not angka yang ditulis dengan editor teks dengan font NotAngka2.ttf. Langkah-langkah yang digunakan untuk membangkitkan akord menggunakan teknik kompilasi. Tahap pertama adalah lexical analysis yang menyaring string dan membentuk token. Tahap ke dua adalah syntax analysis dimana input yang masuk diteliti struktur gramarnya. Selanjutnya dengan menggunakan logika perkalian langsung (direct product logic, maka dapat dibentuk akord yang sesuai dengan lagu masukannya. Aplikasi yang dibangun masih dalam tahap awal, sehingga inputnya masih terbatas pada lagu yang sangat sederhana, yang dibatasi pada patokan nada dasar, ketukan, jenis akord, serta tangga nada yang digunakan Kata kunci: akord, direct product, syntax analysis, lexical analysis

  2. Kualitas Papan Partikel dari Pelepah Nipah dengan Perekat Asam Sitrat dan Sukrosa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahdi Santoso

    2016-11-01

    Full Text Available Penggunaan perekat alami dan bahan baku non kayu dalam pembuatan papan partikel masih sangat terbatas. Sukrosa dan asam sitrat adalah dua bahan alami yang potensial sebagai perekat alami pengganti perekat sintetik berbasis formaldehida. Nipah (Nypa fruticans Wurmb. merupakan bahan non kayu yang potensial dijadikan alternatif bahan baku papan partikel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas papan partikel pelepah nipah yang direkat dengan sukrosa/asam sitrat (100/0, 87,5/12,5 dan 75/25. Papan partikel yang dibuat berukuran 25 cm × 25 cm × 1 cm, target kerapatan 0,8 g/cm3. Variabel perekatan antara lain jumlah perekat 20%, waktu kempa 10 menit, suhu kempa 180°C dan tekanan spesifik 3,6 MPa. Sifat fisika dan mekanika papan partikel diuji berdasarkan standar JIS A 5908:2003, kekasaran permukaan diukur menggunakan metode yang dilakukan oleh Hiziroglu (1996. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan asam sitrat terhadap sukrosa berpengaruh positif terhadap sebagian besar sifat papan partikel pelepah nipah. Papan partikel pelepah nipah dengan perekat sukrosa/asam sitrat 87,5/12,5 mampu memberikan hasil terbaik dengan memenuhi standar JIS A 5908:2003. Karakteristik papan partikel tersebut adalah kerapatan 0,89 g/cm3, kadar air 10,21%, pengembangan tebal 2,45%, penyerapan air 23,55%, kekasaran permukaan 5,13 μm, keteguhan rekat internal 0,39 MPa, keteguhan patah 9,80 MPa dan keteguhan elastisitas 3,19 GPa. Kata kunci: papan partikel, pelepah nipah, perekat alami, sukrosa, asam sitrat   Quality of the Nipa Frond Particleboard Bonded with Citric acid and Sucrose Abstract Utilization of natural binder for non-wood composite is still limited. Sucrose and citric acid are potential natural binding agents for composite products. Nipa (Nypa fruticans Wurmb. was non-wood materials which are potentially to be used as an alternative raw material for particleboards. This study aimed to determine the quality of the nipa frond

  3. Pengembangan OSD (On Screen Display dengan Penambahan Menu untuk Aplikasi pada Semi Autonomous Mobile Robot dengan Lengan untuk Mengambil Objek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Saiful Hak

    2017-01-01

    Full Text Available Tugas Akhir ini membahas pengembangan OSD (On Screen Display dengan sistem FPV (First Person View yang bertujuan untuk mendukung kinerja sebuah RC (Remote Control atau mobile robot dengan cara mengambil data pada RC atau mobile robot tersebut. Penggunaan sensor pad a modul OSD ini terbatas, sehingga dilakukan sebuah pengembangan dengan penambahan pengkabelan dan pemrograman menggunakan kompiler Arduino. Dalam sistem ini, OSD yang dipakai adalah dua buah minimOSD yang telah dirancang dengan penambahan beberapa fitur menu sensor. Pada minimOSD yang pertama data GPS (Global Positioning System berupa posisi lintang dan bujur didapat dari APM (ArduPilot Mega yang diprogram menggunakan minimOSD extra. Pada minimOSD yang kedua didapat data sensor ultrasonik dan posisi lengan robot yang dikirim oleh Arduino Mega pada mobile robot menggunakan pengiriman serial. Sensor suhu, level baterai dan data waktu diperoleh dari penambahan pengkabelan pada pin-pin ATMega328. Hasil olah data sensor pada minimOSD pertama dan kedua yang berupa data visual digabung dan dikirim menuju layar monitor FPV menggunakan video transmiter. Animasi data yang ditampilkan mempunyai batas sebesar 256 data karakter, sehingga posisi lengan robot dan sensor ultrasonik hanya bisa digambarkan berupa perbandingan skala tingkatan dan data teks, sedangkan data sensor yang lain ditampilkan sesuai hasil olah data sebenarnya.

  4. PENENTUAN TAHANAN JENIS BATUAN ANDESIT MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER (STUDI KASUS DESA POLOSIRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Munaji

    2013-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian untuk menentukan nilai resistivitas dan kedalaman batuan andesit di Desa Polosiri. Prinsip kerja metode geolistrik adalah mempelajari aliran listrik di dalam bumi dan cara mendeteksi di permukaan bumi. Metode tahanan jenis didasari oleh hukum Ohm, untuk mengetahui jenis lapisan batuan didasarkan pada distribusi nilai resistivitas pada tiap lapisan. Variasi harga tahanan jenis akan didapatkan jika jarak masing-masing elektroda diubah, sesuai konfigurasi alat yang dipakai (konfigurasi Schlumberger. Data hasil pengukuran di lapangan berupa beda potensial dan arus yang dapat digunakan untuk menghitung resistivitas semu. Penelitian ini dilakukan sebanyak tiga lintasan. Data hasil pengukuran diolah menggunakan software IPI2Win. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa batuan andesit di Desa Polisiri memiliki resistivitas 212 Ωm – 300 Ωm dengan kedalaman 1.3 m - 1.86 m.

  5. PEMBACAAN ANGKA TAHUN PRASASTI SIRAH KẼTING DAN KAITANNYA DENGAN TOKOH ŚRĪ JAYAWARSA DIGWIJAYA ŚASTRAPRABHU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Churmatin Nasoichah

    2017-06-01

    Full Text Available The purpose of this paper is to know the exact age for Sirah Kĕting Inscription and its relation with Śrī Jayawarsa Digwijaya Śastraprabhu. The assessment was done by using inductive-deductive reasoning which moves from the facts on the field and then ends with a conclusion. In reading the Sirah Kĕting Inscription were found in the Ponorogo area, East Java, there are two different opinions in chanting year number. According to J.L.A. Brandes and W.F. Stutterheim readings, Sirah Kĕting Inscription was built on 1026 Śaka, while according to the Louis-Charles Damais readings, Sirah Kĕting Inscription was built on 1126 Śaka. From some of the results of the comparison can be concluded that the date Sirah Kĕting Inscription was built in 1126 Saka (1204 AD, the reading means agree with Louis-Charles Damais. Related to the Śrī Jayawarsa Digwijaya Śastraprabhu figure, is a king who has an autonomous kingdom (power located in the region of Madiun and Ponorogo, East Java and is the grandson of Dharmmawangsa Tguh. Keywords: Sirah Kĕting Inscription, date built, Śrī Jayawarsa Digwijaya Śastraprabhu, Mṛwak Inscription  Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk mengetahui secara pasti angka tahun Prasasti Sirah Kĕting dan kaitannya dengan tokoh Śrī Jayawarsa Digwijaya Śastraprabhu. Pengkajian dilakukan dengan menggunakan penalaran induktif-deduktif yang bergerak dari fakta-fakta di lapangan yang kemudian diakhiri dengan sebuah simpulan. Dalam pembacaan Prasasti Sirah Kĕting yang ditemukan di daerah Ponorogo, Jawa Timur terdapat dua pendapat yang berbeda dalam penyebutan angka tahunnya. Menurut pembacaan  J.L.A. Brandes dan W.F. Stutterheim, Prasasti Sirah Kĕting berangka tahun 1026 Śaka, sedangkan menurut hasil pembacaan Louis-Charles Damais, Prasasti Sirah Kĕting berangka tahun 1126 Śaka. Berdasarkan beberapa hasil perbandingan dapat ditarik simpulan bahwa angka tahun pada Prasasti Sirah Kĕting adalah 1126 Śaka (1204 Masehi

  6. PENERAPAN METODE DISKUSI SYNDICATE GROUP UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA POKOK BAHASAN MENDESKRIPSIKAN HUBUNGAN ANTARA KELANGKAAN SUMBER DAYA DENGAN KEBUTUHAN MANUSIA YANG TIDAK TERBATAS SISWA KELAS VIII B DI SMP NEGERI 2 BANYUBIRU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meita Lusianti

    2013-11-01

    Full Text Available Aktivitas siswa dalam kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 2 Banyubiru belum terlihat optimal. Proses pembelajaran berpusat pada guru sehingga siswa belum terlibat langsung untuk aktif dalam pembelajaran. Kondisi tersebut mempengaruhi hasil penerimaan siswa terhadap materi pembelajaran yang berakibat rendahnya hasil ulangan harian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 (dua siklus. Kegiatan dalam setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata hasil belajar kognitif siswa pada siklus I sebesar 72,93 dengan ketuntasan klasikal 67%. Rata-rata hasil belajar pada siklus II sebesar 79,20 dengan ketuntasan klasikal 90%. Adapun hasil analisis aktivitas siswa pada siklus I mencapai 61% dan pada siklus II meningkat menjadi 81%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan metode diskusi Syndicate Group dapat peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII B SMP Negeri 2 Banyubiru tahun ajaran 2013/2014. Student activity in learning activities at SMP Negeri 2 Banyubiru seen optimum yet. Learning proces centre on teacher so the student not involve direct to active in the learning. That condition influential student outcome about learning material that come about student daily test outcome low. The research as a purpose to increase activity and student outcome learning. This research doing on two cycle. Activity in every cycle includes planning, implementation, observation, and reflection. Research result got average of cognitive learning outcome in cycle I is 72,93 with classical totally 67%. Average of learning outcome in cycle II is 79,20 with classical totally 90%. There is student activity analysis outcome on cycle I reach 61% and on cycle II rises become 81%. Grounded on research result that, be able take conclusion that implementation Syndicate

  7. Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa dengan Menerapkan Pembelajaran Kooperatif Model Think Pair Share Berbasis Kurikulum 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Alfian Irawan

    2015-11-01

    merupakan penelitian tindakan kelas (PTK. Subyek penelitian adalah siswa kelas X Penasaran 1 SMK Negeri 1 Pasuruan tahun 2014/2015. Pengumpulan data menggunakan tes, observasi, catatan lapangan, wawancara, angket dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus. Setiap siklus mencakup 4 tahap kegiatan yaitu: 1 perencanaan, 2 pelaksanaan tindakan, 3 observasi dan 4 refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  penerapan model Think Pair Share yaitu: (a Berfikir mandiri (b Berpasangan (c berbagi. Hasil dari penelitian menunjukkan (1 Penerapan pembelajaran berjalan dari dengan baik, terbukti dengan adanya peningkatan pada aktivitas dan hasil belajar siswa, (2 Aktivitas belajar siswa meningkat dari persentase 37,91% pada siklus I menjadi 87,60% pada siklus II, (3 Hasil belajar siswa terdiri dari kognitif, afektif, dan psikomotor yang meningkat dari persentase 44,19% pada siklus I menjadi 85,56% pada siklus II (4 Hambatan  yang terjadi dapat diatasi dengan adanya solusi dalam refleksi berupa saran dari guru mata pelajaran dan observer (5 Respon siswa terhadap penerapan pembelajaran kooperatif model TPS mendapatkan apresiasi dan antusias yang baik oleh siswa dengan nilai presentase rata-rata 87,76%. Salah satu kendala penerapan model pembelajaran think pair share yaitu memerlukan manajemen waktu yang lebih baik sehingga guru harus lebih cermat dalam memanajemen waktu.

  8. Pengembangan Ekonomi Lokal di Kawasan Perikanan Berdasarkan Preferensi Masyarakat Nelayan Nambangan Kedung Cowek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rheza Firmantyo Pramono

    2013-09-01

    Full Text Available Wilayah nambangan memiliki prosentase 40% sebagai nelayan menggantungkan dengan kondisi pesisir, mengindikasikan bahwa wilayah nambangan memiliki potensi pesisir yang cukup besar. Namun masih mempunyai beberapa keterbatasan yang perlu diperhatikan seperti SDA, SDM, Pendanaan, Prasarana Sarana, Kelembagaan, dan teknologi di kawasan pesisir Nambangan Kedung Cowek. Tujuan penelitian ini untuk merumuskan arahan pengembangan ekonomi lokal wilayah nambangan berdasarkan preferensi masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Analisis pertama penentuan faktor kurang berkembangnya ekonomi lokal menggunakan teknik delphi, selanjutnya menentukan preferensi masyarakat dan faktor prioritas menggunakan teknik servqual. Melalui metode servqual ditemukan banyak faktor prioritas yang harus dikembangkan yaitu SDA, SDM , Pendanaan, Prasarana Sarana, Kelembagaan, Teknologi, dan Pemasaran. Selanjutnya menentukan arahan pengembangan ekonomi lokal beradasakan faktor prioritas menggunakan teknik triangulasi berdasarkan tujuh faktor priortas dengan menggabungkan studi literatur, studi kasus wilayah lain dan temuan fakta emipiri di lapangan. Hasil akhir berupa peningkatan prasarana sarana berupa penataan lingkungan sempadan pantai, pengelolahan limbah, peningkatan sumberdaya manusia berupa pelatihan mutu pendidikan dan wawasan ekonomi. Selanjutnya peningkatan upaya pemasaran dengan membangun mina store dan peningkatan fasilitas alat tangkap.

  9. POTENSI KONTRIBUSI SEKTOR KEHUTANAN TERHADAP KETAHANAN PANGAN NASIONAL MELALUI PENGEMBANGAN AGROFORESTRY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tigor Butarbutar

    2016-11-01

    Full Text Available Undang-undang No. 7 Tahun 1996 tentang pangan menyebutkan tujan ketahanan pangan  sebagai kondisi terpenuhinya pangan bagi setiap rumah tangga, yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman dan terjangkau. Resesi ekonomi global yang masih akan terjadi beberapa tahun kedepan akan menyebabkan menurunnya pertumbuhan ekonomi karena sulitnya mendapatkan dana dalam menjalankan sektor riil.  Kelangkaan  lapangan kerja dan pertambahan penduduk menyebabkan sulitnya  masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, terutama  pangan. Untuk antisipasi hal tersebut diperlukan kontribusi sektor kehutanan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Sektor kehutanan dapat berkontribusi terhadap pangan dengan mengembangkan potensi hutan yang terdapat di hutan alam, hutan tanaman, hutan lindung dan kawasan konservasi. Selain pemanfaatan dan pengembangan potensi yang ada juga perlu dipertimbangkan pemanfaatan areal hutan/kawasan sebagai areal pengembangan pangan terpadu. Pola agroforestri yang lebih berorientasi komoditi pangan dapat dikembangkan. Pengembangan agroforestri dapat dilakukan dengan model silvopastur serta harus mempertimbangkan kesesuaian jenis, ekonomi dan kebijakan. Tujuan dari pengembangan model agroforestry ini adalah untuk pemanfaatan kawasan hutan guna memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekitar hutan khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya.

  10. Perancangan Katalog Digital Pada UMKM Sentra Bordir Desa Padurenan Kudus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitro Nur Hakim

    2015-12-01

    Full Text Available Temuan ?é?áyang ada di lapangan mengindikasikan bahwa produksi bordir di Desa Pedurenan seakan menyurut ditengah kepungan produk-produk sandang yang instan, terlihat bagus dan murah. Sebenarnya produk bordir menyasar lebih kepada selera, seni dan originalitas. Sebagai upaya dalam membagun branding yang bisa mengangkat produk-produk bordir Pedurenan adalah pertama-tama menampilkan kembali Produk Bordir secara Tekstual terlabih dahulu kepada masyarakat dengan perancangan katalog digital.?é?áMetode pengembangan sistem untuk rancang bangun katalog digital menggunakan 6 tahapan, yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing.?é?áDengan perancangan katalog digital pada UMKM Sentra Bordir Desa Padurenan Kudus maka UMKM mampu meningkatkan peluang dengan menyatukan katalog digital dengan website e-commerce, mengembangkan aplikasi berbasis tablet, handphone, ditambah dengan fitur email marketing dan penguatan peluang transaksi dengan calon konsumen. Dengan merancang katalog digital UMKM mampu memperlihatkan produk dengan jelas, dapat ditautkan dengan web dan media sosial, mudah dan cepat dibawa kemana saja, bisa diperkaya dengan multimedia, dan bisa dilengkapi informasi detail tentang produk bordir yang dijual.

  11. EVALUASI CSE-UCLA PADA STUDI PROSES PEMBELAJARAN MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Andriani

    2015-12-01

    Full Text Available tandar proses merupakan salah satu standar nasional yang mengatur perencanaan, pelaksanaan, penilaian, dan pengawasan proses pembelajaran. Pelaksanaan standar proses yang terjadi di lapangan belum terlihat keterlaksanaannya. Tujuan penelitian ini yaitu memperoleh deskripsi keterlaksanaan standar proses pada proses pembelajaran matematika menggunakan analisis CSE-UCLA di SMP Negeri Satu Atap Lerep. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan evaluatif. Sumber data utama adalah guru matematika. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan uji credibility (triangulasi dan kecukupan bahan referensi, uji transferability, dan uji dependability.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pembelajaran matematika di SMP Negeri Satu Atap Lerep sudah mengikuti standar proses. Implementasi standar proses dengan analisis CSE-UCLA menunjukkan bahwa standar proses dilaksanakan melalui tahap  perencanaan, pengembangan, implementasi, hasil dan dampak. Dampak yang muncul pembelajaran yang terjadi tidak maksimal. Selain itu, banyak faktor yang mempengaruhi implementasi standar proses pada pembelajaran matematika di SMP Negeri Satu Atap Lerep. Faktor-faktor tersebut berupa faktor pendukung dan faktor penghambat.

  12. DAMPAK TENAGA KERJA SEKTOR INDUSTRI TERHADAP PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO,PAJAK, INVESTASI, DAN UPAH DI KOTA BATAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Albert Gamot Malau

    2013-03-01

    Full Text Available Labor becomes problem without the availability of jobs. Batam is a city with high employment rate, especially in industrial sector. The purpose of this article was to observed factors that affect the employment sector, labor supply, and regional minimum wage. The model allegedly using the method of Two Stage Least Squares (2SLS. Overall the results indicated that the level of minimum wage make a significant contribution to the formation of labor supply compared to the productive population. The level of investment was very responsive in affecting labor demand sector in both the short and long term. If there is governments policy of raising the minimum wage by 20%, the impact on the labor supply will be increased by 2.1036%, the opposite will decrease the demand for labor by 0.5898% and a decrease in the minimum wage for the city of Batam by 0. 2753%. Tenaga kerja menjadi suatu masalah apabila tidak dibarengi dengan ketersediaan lapangan kerja. Salah satu kota dengan penyerapan tenaga kerja sangat tinggi adalah kota Batam, terutama pada sektor industri. Tujuan artikel ini untuk melihat faktor yang mempengaruhi penyerapan tenaga kerja sektor industri, penawaran tenaga kerja sektor industri, dan upah minimum regional Kota Batam. Model diduga dengan mengunakan metode Two Stage Least Squares (2SLS. Secara keseluruhan hasil menunjukkan bahwa tingkat upah minimum kota Batam memberikan kontribusi cukup besar kepada pembentukan penawaran tenaga kerja dibanding jumlah penduduk produktif. Tingkat investasi sangat responsif mempengaruhi permintaan tenaga kerja sektor industri baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Bila pemerintah membuat kebijakan dengan menaikkan upah minimum regional sebesar 20%, hal ini akan berdampak pada peningkatan penawaran tenaga kerja sebesar 2,1036%, sebaliknya akan menurunkan tingkat permintaan tenaga kerja sebesar 0,5898 % dan berdampak pada penurunan upah minimum kota Batam sebesar 0,2753%.

  13. PREFERENSI PEMBIAYAAN USAHA MIKRO DAN KECIL : PERSPEKTIF GENDER DAN ENTREPRENEURABILITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khaira Amalia Fachrudin

    2013-06-01

    Full Text Available Preferensi pembiayaan dalam perusahaan besar lebih didasarkan pada karakteristik perusahaan tersebut.  Namun dalam usaha mikro dan kecil hal ini mungkin berbeda dan bergantung pada karakteristik pemiliknya seperti gender dan entrepreneurability.   Perbedaan gender mungkin juga membedakan entrepreneurability dan dukungan yang diterima.  Penelitian ini akan menguji apakah terdapat perbedaan preferensi pembiayaan berdasarkan gender, entrepreneurability berdasarkan gender dan berdasarkan preferensi pembiayaan, serta perbedaan dukungan berdasarkan gender.  Sampel dari usaha mikro dan kecil yang bergerak dalam bidang kuliner  diuji dengan uji beda Independent Sample t Test dan kemudian dengan Crosstabulation untuk lebih memperinci hasilnya.  Hasil uji menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan preferensi pembiayaan berdasarkan gender dan berdasarkan  entrepreneurability, namun entrepreneurability berbeda signifikan berdasarkan gender dan juga ditemukan bahwa dukungan moral, tenaga, dan modal yang diterima pemilik usaha pria dan wanita tidak berbeda signifikan (p value lebih kecil dari 0.05.   Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat kesetaraan gender dalam pembiayaan usaha dan entrepreneurability lebih tinggi pada pria.  Pria pemilik usaha juga mendapatkan dukungan tenaga kerja yang lebih banyak daripada wanita.  Dukungan tenaga ini adalah salah satu bentuk  financial bootstrapping karena dapat mengurangi pembiayaan usaha

  14. PENGEMBANGAN PERANGKAT LUNAK MANAJEMEN KONEKSI INTERNET UNTUK SOHO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muchammad Husni

    2002-07-01

    Full Text Available Untuk bisa mengakses Internet, komputer harus terhubung ke Internet melalui Internet Service Provider dan menggunakan IP address Internet. Jumlah IP address Internet saat ini (IPv4 sangat terbatas, oleh karena itu penggunaannya dibatasi dan diatur dengan sistem sewa yang cukup mahal. Alternatif koneksi Internet yang paling murah dan umum digunakan adalah Dial-up, komputer client akan otomatis menggunakan IP address dynamic yang disewakan selama kita terkoneksi. Apabila pada Local Area Network terdapat beberapa komputer yang ingin menggunakan Internet secara bersamaan apakah harus dilakukan Dial-up untuk tiap komputer ? Tidak, terdapat 2 alternativ Internet-Sharing yakni Masquerading dan Proxy. Saat ini terdapat beberapa software yang menyediakan solusi Internet-Sharing dengan Masquerading atau Proxy yang berbasis sistem operasi Windows. Permasalahannya software tersebut tidak handal (lambat dan sering hang dan tidak aman karena banyaknya celah keamanan pada sistem operasi Windows seperti Denial-of-Service dan Trojan. Penggunaan Internet yang tidak terkontrol pada suatu perusahaan dapat menyebabkan efek yang kontraproduktiv pada karyawan, oleh karena itu diperlukan manajemen akses Internet yang efektiv, efisien dan mudah digunakan. Pada makalah ini dikembangkan solusi Internet-Sharing dan Manajemen Koneksi Internet yang handal, aman, fleksibel dan mudah digunakan. Untuk Internet-Sharing menggunakan fasilitas Masquerading yang terdapat pada kernel Linux 2.2 yang terbukti handal dan aman. Sistem manajemen koneksi dan konfigurasi didesain berbasis Web agar mudah digunakan oleh network administrator dan karyawan. Sistem ini juga cocok diaplikasikan pada Internet Café/Warung Internet. Kata kunci : Internet, SOHO, IP, dial-up.

  15. PENGEMBANGAN MODEL KOOPERATIF MODELING THE WAY DENGAN TEKNIK RENDRA DALAM PEMBELAJARAN BERMAIN DRAMA BERMUATAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA PESERTA DIDIK SMP KELAS VIII

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andhi Nugeraha Setiaji

    2014-08-01

    Full Text Available Pembelajaran drama di SMP masih berlangsung kurang maksimal. Model pembelajaran drama yang digunakan juga masih sangat terbatas. Salah satu alternatif model pembelajaran yang bisa digunakan adalah model kooperatif Modeling the Way. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana: kebutuhan pengembangan, prinsip pengembangan, prototipe, dan keefektifan model Modeling the Way . Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kebutuhan pengembangan, merumuskan prinsip pengembangan, mengembangkan prototipe, dan mengidentifikasi keefektifan model Modeling the Way. Penelitian ini dilakukan dengan desain penelitian R&D. Langkah penelitian ini adalah studi literatur, analisis kebutuhan pengembangan, pengembangan model, uji validasi, revisi, penerapan, revisi, pengembangan model akhir. Teknik pengumpulan data dilaksanakan melalui angket, jurnal, lembar pengamatan, lembar uji validasi, dan teknik tes. Instrumen yang digunakan adalah angket analisis kebutuhan pengembangan, lembar uji validasi, observasi, motivasi,  dan kreativitas peserta didik, serta lembar tes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kebutuhan, uji validasi ahli, dan teknik analisis data uji coba terbatas Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut. Kebutuhan pengembangan model Modeling the Way adalah diskusi, guru mengaitkan materi sebelumnya dengan materi yang  dipelajari, dan peserta didik memberikan evaluasi terhadap temannya. Prinsi model ini adalah kerja sama,  kreativitas individu, dan naskah drama bermuatan pendidikan karakter. During this learning in junior high drama still going on less than the maximum. Learners must find their own practice and role-play techniques. Examples of dramatic play techniques demonstrated by the teacher is still less than the maximum . In fact, sometimes the teacher does not show an example of dramatic play. Learning model used drama is still very limited. Often learners immediately given the task to find, read, and

  16. English Teachers’ Teaching Quality in Madrasah in Jakarta and Banten based on the Dynamic Model of Educational Effectiveness

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Nurul Azkiya

    2016-02-01

    sekali mempraktikkan orientation, structuring, modeling, dan CLE. Selain itu, mereka tidak banyak memberikan application dan waktu yang ada banyak terpakai untuk membaca teks dan menerjemahkannya. Meski demikian, guru-guru tersebut mulai menggunakan berbagai pertanyaan untuk memandu proses pembelajaran dan melakukan asesmen. Hanya saja, pertanyaan yang diajukan masih terbatas pada pertanyaan product yang tidak menumbuhkan daya kritis, dan metode assessmen yang dilakukan terbatas pada memberikan pertanyaan kepada siswa. How to Cite:  Azkiyah, S., N. (2015. English Teachers’ Teaching Quality in Madrasah in Jakarta and Banten Based on the Dynamic Model of Educational Effectiveness. TARBIYA: Journal Of Education In Muslim Society, 2(1, 35-46. doi:10.15408/tjems.v2i.1668. Permalink/DOI: http://dx.doi.org/10.15408/tjems.v2i1.1668

  17. KATALIS HETEROGEN DARI ABU VULKANIK UNTUK PEMBUATAN BIODIESEL DARI MINYAK MIKROALGA 1,2 CHLORELLA Sp

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Catur Rini Widyastuti

    2015-02-01

    Full Text Available Proses produksi biodiesel secara konvensional menggunakan bahan baku yang terbatas jumlahnya, proses yang rumit, dan banyaknya limbah yang dihasilkan menyebabkan produksi biodiesel dalam skala besar tidak dapat direalisasikan dengan mudah. Mikroalga merupakan sumber bahan alam terbarukan yang sangat potensial untuk produksi biodiesel karena kandungan minyaknya yang tinggi, kecepatannya tumbuh pada lahan yang terbatas, serta merupakan produk non-pangan. Salah satu jenis mikroalga dengan kandungan minyak yang relatif besar (28-32% berat kering adalah mikroalga Chlorella sp. Selain bahan baku, pemilihan proses yang lebih sederhana dan ekonomis perlu dikembangkan. Selama ini, proses produksi biodiesel konvensioanal banyak menghasilkan air limbah pada tahap pemisahan produk dari katalis yang larut dan produk samping yang dihasilkan. Oleh karena itu, untuk mengurangi limbah yang dihasilkan selama proses pemisahan tersebut, jenis katalis heterogen dapat digunakan untuk menggantikan katalis homogen alkali yang biasa digunakan. Katalis padat tersebut dapat disintesis dari abu vulkanik yang mengandung unsur-unsur seperti SiO2, Al2O3, Fe2O3, TiO2, MnO, CaO, MgO, Na2O, K2O, P2O5, serta beberapa elemen minor seperti Zr, Sr, dan V. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jenis katalis dan aktivitasnya dalam reaksi transesterifikasi minyak mikroalga Chlorella sp menjadi biodiesel. Tahap awal penelitian yang dilakukan adalah preparasi minyak mikroalga yang akan digunakan untuk uji aktivitas katalis. Minyak mikroalga diperoleh dengan ekstraksi menggunakan metode maserasi menggunakan pelarut n-heksana. Rendemen minyak yang diperoleh sebesar 12,26%. Dari hasil uji GC-MS diketahui dua kandungan asam lemak terbesar dalam minyak mikroalga, yaitu Dodecanoic acid sebesar 59.52% dan n-Decanoic acid sebesar 12.64%. Selanjutnya minyak mikroalga direaksikan dengan metanol dengan rasio molar 1:6 menggunakan jenis katalis yang disintesis dari abu vulkanik. Preparasi katalis

  18. Pembelajaran Bahasa Inggris pada Anak Usia Dini di Sekolah Alam Exelentia Pamekasan Madura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Nikmatul Rabbiyanti

    2015-05-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini ingin mengetahui pola pembelajaran Bahasa Inggris Pada UsiaDini di Sekolah Alam Excelentia Pamekasan Madura, termasuk kelebihan, dan kelemahannya. Hasilnya menunjukkan bahwa proses pembelajaran bahasainggris di PAUD SAE Pamekasan menggunakan dua pola pembelajaran yaitu: 1 Bahasa Inggris sebagai media/materi pembelajaran dengan menggunakanaktivitas Indoor maupun outdoor, seperti: songs, story tellings, project, question and answer, games, brainstorming, group discussion, dengan pendekatannatural approach, total physical response, audio lingual method. Aktivitas pembelajaran tersebut dibantu dengan media flashcards, realia, audio visual,worksheet dan lain lain. 2 Bahasa Inggris sebagai media instruksi dalamsemua mata pelajaran dan aktivitas yang dilakukan sehari-hari di SAE Pamekasan. Kelebihan Pembelajaran Bahasa Inggris di PAUD SAEPamekasan adalah: a Situasi dan lingkungan belajar yang menyenangkan, b Fasilitator yang memiliki keterampilan cukup baik, c Jumlah peserta didikyang terbatas/kelas kecil, d Lengkapnya sarana dan prasarana yangmendukung pembelajaran, e Materi yang menyenangkan dan mudah dipahami, f Tidak ada pekerjaan rumah, g Peran serta orang tua dalamproses pembelajaran bahasa Inggris yang cukup baik. Kelemahannya adalah: aPenggunaan Bahasa Ibu (bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dalam proses pembelajaran, b Pronunciation fasilitator yang terkadang tidak sesuaidengan ejaan dan pelafalan yang benar, c Pencampuran jenjang pendidikan dalam satu lokasi pembelajaran yang membuat sesama siswa salingmengganggu konsentrasi.

  19. Pemberdayaan Petani Lahan Gambut Melalui Proses Penjernihan Air Gambut

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Widiastuti

    2017-12-01

    Full Text Available Masyarakat di kawasan gambut umumnya mengandalkan air hujan untuk kebutuhan air bersih sehari-hari, akan tetapi ketersediaan air hujan menjadi terbatas pada musim kemarau, itu berarti tidak ada pilihan lain selain memanfaatkan air gambut yang mengalir di parit dilingkungan tempat tinggal mereka. Program KKN PPM bertujuan untuk memberdayakan petani melakukan penjernihan air gambut melalui program  alih teknologi dan pendampingan petani. Penjernihan air gambut menggunakan bahan - bahan  alami yang mudah didapatkan dilingkungan sekitar mereka, yaitu menggunakan kapur sirih, PAC dan Tawas sebagai koagulan penjernihan air dan juga menggunakan batu kerikil, pasir, arang dan ijuk sebagai filter pada proses penyaringan air. Sasaran utama adalah kelompok tani pengguna air gambut  anggota Gapoktan Sumber Bersama yang berada di kampung Kembang Wonosari, dusun Karya 1, desa Kuala Dua. Kegiatan KKN PPM  diselenggarakan selama 1bulan diikuti oleh 30 mahasiswa, Metode yang diterapkan adalah membuat  plot percontohan, penyuluhan, bersama Poktan membuat sumur resapan, instalasi dan demo penjernihan air gambut. Pada 6 lokasi yang berbeda telah berhasil didirikan 6 buah instalasi pengolahan air gambut dan 6 sumur resapan, Melalui kegiatan KKN-PPM ini para petani telah dapat melakukan penjernihan air secara mandiri dan dapat mengatasi kesulitan air bersih pada musim kemarau.   Kata kunci : air gambut, penjernihan, sumur

  20. DIVERSITAS DAN KERAPATAN MANGROVE, GASTROPODA DAN BIVALVIA DI ESTUARI PERANCAK, BALI

    OpenAIRE

    Susiana; Ali, Syamsu Alam; Rukminasari, Nita

    2011-01-01

    Penelitian ini bertujuan membandingkan diversitas dan kerapatan mangrove dengan kepadatan gastropoda dan bivalvia di mangrove alami dan rehabilitasi. Pengukuran ekosistem mangrove menggunakan transek kuadrat 10 m x 10 m. Kelimpahan dan kepadatan gastropoda dan bialvia menggunakan transek kuadrat berukuran 1 m x 1 m. Analisis nMDS, cluster untuk melihat hubungan karekteristik mangrove alami dan rehabilitasi dianalisis secara deskriptif dan analisis regresi untuk mendetermi...

  1. MODEL PENGENALAN PERMAINAN DALAM PEMBELAJARAN LOMPAT JAUH PADA SISWA KELAS ATAS SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kurnia Azis Setyawan

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pengenalan pembelajaran lompat jauh pada siswa sekolah dasar (SD kelas atas tahun pelajaran 2013/2014 di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. Model pembelajaran yang dikembangkan diharapkan untuk digunakan guru SD sebagai salah satu bentuk pembelajaran lompat jauh yang baik dan efektif. Penelitian pengembangan ini dilakukan dengan mengadaptasi langkah-langkah penelitian pengembangan sebagai berikut: (1 pengumpulan informasi di lapangan, (2 melakukan analisis terhadap informasi yang telah dikumpul-kan, (3 mengembangkan produk awal (draf model, (4 validasi ahli dan revisi, (5 uji coba lapangan skala kecil dan revisi, (6 uji coba lapangan skala besar dan revisi, dan (7 pembuatan produk final. Uji coba skala kecil dilakukan terhadap siswa kelas 5 SD N Tegalrandu dan SD N Polengan, Kecamatan Srumbung yang berjumlah 31 siswa. Uji coba skala besar dilakukan terhadap siswa kelas 5 SD N Tegalrandu, SD N Polengan, SD N Pucanganom, SD N Pandanretno, SD N Soka 1 yang berjumlah 81 siswa. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu; (1 pedoman wawancara, (2 skala nilai, (3 pedoman observasi model pembelajaran, (4 pedoman observasi keefektifan model pembelajaran. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu analisis deskriptif kuantitatif dan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini berupa buku dan video model pengenalan dalam pembelajaran lompat jauh pada SD kelas atas. Berdasarkan penilaian ahli materi cabang olahraga atletik dan guru penjasor-kes, produk model pengenalan dalam pembelajaran lompat jauh pada SD kelas atas, sudah sesuai dan layak untuk digunakan oleh guru penjasorkes dalam mengajarkan materi lompat jauh kepada siswanya dengan nilai rata-rata 98,1%. Kata kunci: pengembangan, permainan, model pengenalan pembelajaran lompat jauh   INTRODUCTION MODELS IN LEARNING GAMES OF LONG JUMP IN UPPER CLASS ELEMENTARY SCHOOL Abstract This study aims to produce introduction models of the

  2. Pemanfaatan Mikrotik RB750 Untuk Jaringan Wifi Pada SMK Muhammadiyah Kudus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R Rhoedy Setiawan

    2013-06-01

    Full Text Available Abstrak Dengan kendala user yang terbatas dan software pencatatan user yang terdata yang relatif mahal, pendekatan yang dilakukan adalah pembuatan sebuah software yang ke depan bisa menekan biaya.Pengaksesan internet untuk kalangan SMK Muhammadiyah Kudus dibatasi penggunaannya untuk penghematan biaya pembelian bandwidht akses internet.Pengaturan hak akses internet di SMK Muhammadiyah Kudus sekarang ini menggunakan mikrotik RB 750. Diharapkan alat yang digunakan dapat mencapai pengguna yang lebih banyak, diantara alat pilihan lain yang digunakan dalam penelitian jaringan berbasis wifi. Keyword: software, microtic rb750, bandwidht

  3. Peraga Mikrometer Sekrup Braille untuk Siswa Tunanetra

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fithri Iradaty

    2017-06-01

    Full Text Available This research was conducted with Four D Models research design with a limited test involving three blind students at MAN Maguwoharjo, a physics teacher ath the school, and several students majoring in physics education FMIPA UNY. The result of the limited test shows that the props that have been developed can be applied as a screw micrometre model and the Braille-labeled LKS can also be used as a guide in a practicum implementation. The results of the assessment of the feasibility of the developed product are reviewed regarding several aspects which are the requirements of the measuring instrument that is validity (reliable, reliable, can be used internationally, is easy to produce, and safe. In general, Braille scarp micrometre displays are suitable for blind students. Besides, blind students strongly support the existence of braille screw micrometre displays equipped with this braille LKS as it will help them more easily understand micrometre screw gauges which in general this tool is still produced only for the non-blind. [Penelitian ini menggunakan desain Four D Models, dengan uji coba terbatas melibatkan tiga orang siswa tunanetra MAN Maguwoharjo, seorang guru fisika MAN Maguwoharjo, dan beberapa mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika FMIPA UNY. Hasil uji coba terbatas menunjukkan bahwa produk peraga yang telah dikembangkan dapat diterapkan sebagai peraga mikrometer sekrup dan LKS berhuruf Braille juga dapat dimanfaatkan sebagai pedoman dalam pelaksanaan praktikum. Hasil penilaian kelayakan produk peraga yang dikembangkan ditinjau dari beberapa aspek yang menjadi syarat alat ukur, yaitu valid (dapat dipercaya, reliable, dapat digunakan secara internasional, mudah diproduksi, dan aman. Secara umum, peraga mikrometer sekrup Braille layak digunakan bagi siswa tunanetra. Selain itu siswa tunanetra sangat mendukung keberadaan peraga mikrometer sekrup braille yang dilengkapi dengan LKS braille ini karena akan membantu mereka lebih mudah memahami

  4. PENGARUH PEMAHAMAN KURIKULUM, SUPERVISI AKADEMIK, DAN FASILITAS KERJA TERHADAP KINERJA GURU EKONOMI SMA/MA NEGERI DI KOTA MAGELANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oky Estiana Putri

    2016-02-01

    Full Text Available Pada era globalisasi dewasa ini pendidikan menjadi sangatpenting. Bekal pendidikan yang dimiliki suatu masyarakat akan berkembang secara baik, dan tidak dapat dipungkiri masyarakat tersebut semakin berkualitas sertamampu bersaing secara kompetitif di era persaingan yang semakin ketat. Dalam suasana kompetitif semacam ini diperlukan sumber daya yang berkualitas. Untuk menciptakan sumber daya berkualitas diperlukan pendidik yang profesional. Keprofesionalan seorang pendidik dapat dilihat melalui kinerjanya yang baik. Kondisi di lapangan, kinerja guru di Kota Magelang masih belum optimal. Populasi penelitian ini adalah guru mata pelajaran Ekonomi/Akuntasi SMA/MA Negeri di Kota Magelang yang berjumlah 30 orang. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner. Data variabel dianalisis dengan statistik deskriptif dan analisis regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman kurikulum, supervisi akademik, dan fasilitas kerja berpengaruh secara simultan terhadap kinerja guru sebesar 82,8%. Pengaruh secara parsial juga didapatkan pada variable independen terhadap variabel dependen. Pemahaman kurikulum berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru ekonomi SMA/MA Negeri sebesar 24,70%. Supervisi akademik berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru ekonomi SMA/MA Negeri sebesar 19,54%, serta fasilitas kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru sebesar 23,42%. Saran yang dapat diberikan adalah para guru hendaknya lebih meningkatkan pemahaman kurikulum supaya kinerjanya semakin baik. Bagi kepala sekolah hendaknya lebih memperhatikan lagi guru-guru dengan kegiatan supervisi akademik, dengan merasa diperhatikan, mendapat dorongan dan bantuan dari kepala sekolah guru akan lebih berusaha meningkatkan kinerjanya menjadi semakin baik. Sekolah hendaknya menyediakan fasilitas kerja yang lebih baik lagi, nyaman dan lengkap supaya guru merasa puas dan kinerjanya akan semakin baik. In the era of globalization

  5. Pengembangan Program Macromedia Flash 8 untuk Pembelajaran Fisika di SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiji Susilowati

    2007-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian adalah membuat dan mengevaluasi media pembelajaran fisika SMA menggunakan program Macromedia Flash 8. Subjek coba pada penelitian ini berjumlah 40 orang yang terdiri dari 10 siswa untuk uji coba instrumen penelitian, 10 siswa untuk ujicoba kelompok kecdl, dan 20 siswa untuk uji coba lapangan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengguna­kan kuesioner dan tes fisika (pre-test dan post-test. Evaluasi terhadap program ditinjau dari aspek pembelajaran dan aspek media. Kritik dan saran digunakan untuk memperbaiki program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Macromedia Flash 8 untuk pembelajaran fisika di SMA: (1 dirancang sesuai dengan prinsip-prinsip desain pembelajaran, (2 terbukti mampu menaikkan skor rerata tes fisika siswa sebesar 55,42%, (3 memiliki efisiensi waktu yang tinggi, (4 ditinjau dari aspek media Hinilai cukup bagus/menarik (dinilai/dikategorikan sedang oleh siswa, (5 ditinjau dari aspek pembelajaran secara keseluruhan program ini dinilai tinggi/jelas dimengerti oleh siswa, (6 ditinjau dari aspek media dinilai menarik (bagus/kategori tinggi oleh guru fisika, dan (7 ditinjau dari aspek pembelajaran juga dinilai menarik (bagus/kategori tinggi oleh guru fisika. Kata kunci: media pembelajaran fisika diSMA.

  6. Perancangan Aplikasi Web dengan Akses Mobile Untuk Sistem Informasi Penjualan Retail Menggunakan Arsitektur MVC (Studi Kasus : Toko Pacific Motor Bukittinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ricky Akbar

    2017-05-01

    Full Text Available Proses bisnis pembelian, stok, dan penjualan barang yang sedang berlangsung pada toko Pacific Motor Bukittinggi masih dilakukan secara manual dan belum terkomputerisasi. Hal ini menyebabkan terjadinya beberapa masalah antara lain penumpukan arsip dan laporan, proses penghitungan transaksi yang lama, lambatnya ketersediaan informasi terhadap stok barang dan rekap laporan penjualan maupun pembelian yang sulit. Untuk mengatasi masalah ini, perancangan Aplikasi Web dengan Akses Mobile pada Toko Pacific Motor Bukittinggi ini sangat dibutuhkan agar proses bisnis penjualan, stok, dan pembelian barang dapat dilakukan secara efektif dan efisien, serta bagi pimpinan dapat mengakasesnya dimanapun dan kapanpun dia butuhkan dengan Smartphone-nya. Adapun metodologi yang digunakan dalam perancangan ini adalah metode waterfall. Proses pelaksanaan dari metode waterfall yang digunakan ini, yaitu (1 analisis kebutuhan sistem dengan melakukan studi pendahuluan dan pengumpulan data berdasarkan studi lapangan dan studi pustaka, (2 perancangan sistem dengan menggunakan diagram ataupun arsitektur aplikasi seperti Business Process Model Notation (BPMN, use case diagram, sequence diagram, class diagram, dan Entity Relationship Diagram (ERD, (3 implemetasi sistem menggunakan konsep OOP(Object Oriented Programming dan arsitektur perangkat lunak MVC (Model, View, Controller serta menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database PostgreSQL, (4 melakukan pengujian sistem dengan menggunakan metode blackbox testing. Proses perancangan ini telah berhasil dilakukan hingga tahap pengujian dan berjalan sesuai kebutuhan. Kata Kunci— Penjualan, Pembelian, Web, Mobile, MVC, Sistem Informasi.

  7. ANALISIS KUALITAS PRODUK SEPATU TOMKINS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ria Arifianti

    2013-03-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh kajian tentang pelaksanaan pengendalian kualitas sepatu Tomkins pada PT Primarindo Asia Infrastruktur Tbk Bandung, Pengendalian kualitas menggunakan peta kendali c dan memilih metode yang paling efektif antara peta kendali c dengan pengendalian kualitas yang digunakan perusahaan. Kualitas berkaitan dengan pemenuhan permintaan, atau melebihi permintaan, pemenuhan kebutuhan konsumen untuk saat ini dan masa yang akan datang. Hal ini berarti bahwa produk yang dihasilkan memenuhi kebutuhan  konsumen dan cocok dengan penggunaan konsumen. Tipe penelitian adalah kuantitatif. Pengumpulan datanya adalah studi literatur dan studi lapangan. Studi lapangan berkaitan dengan observasi dan wawancara. Teknik penarikan sampelnya menggunakan purposive random sampling. Data yang digunakan adalah data produksi tahun 2007 sampai dengan 2009. Pengendalian yang dilakukan perusahaan pada saat produksi berdasarkan pada spesifikasi produk yang telah ditetapkan di awal. Pengolahan data menggunakan peta kendali c  menunjukkan semua proses produksi berada dalam batas kendali. Hal ini berarti penggunaan peta kendali c lebih efektif dibandingkan dengan metode yang digunakan perusahaan.The objective of this research were to determine the quality control processof Tomkins shoes at PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk. Bandung.Quality can be defined is meeting, or exceeding, customer requirements now and in the future. This means the product or service is fit for customer’s use. Controlling product quality using c chart.It select the method which one is better or effective for the company. The research methode type is qualitative. Data collection methods are literature and field studies. Field study covers observation and interview.The sampling technique by purposive random sampling. Sample is used that occurred during production years 2007-2009. Control is carried out by Firm, at the time of production based on

  8. Profil Sensori dan Nilai Gizi Beberapa Jenis Ikan Patin dan Hibrid Nasutus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Theresia Dwi Suryaningrum

    2010-11-01

    Full Text Available Penelitian mengenai profil sensori dan nilai gizi filet patin Siam (Pangasius hypopthalmus, Jambal (Pangasius djambal Bleeker, Pasupati, Nasutus serta hasil silangan Siam dan Nasutus (hibrid Nasutus telah dilakukan. Analisis sensori dilakukan dengan uji pembeda menyeluruh, uji pembeda atribut, uji kesukaan, dan uji rangking. Pengamatan lainnya dilakukan terhadap edible portion dan nilai gizi (proksimat dan profil asam amino. Hasil penelitian menunjukkan bahwa filet patin hibrid Nasutus lebih memiliki kesamaan warna dengan filet patin Nasutus daripada filet patin Siam. W arna daging filet patin hibrid Nasutus berbeda nyata dengan induknya yaitu patin Nasutus dan patin Siam. Panelis lebih menyukai warna filet patin hibrid Nasutus dibandingkan dengan patin Pasupati. Patin hibrid Nasutus mempunyai tekstur yang berbeda nyata dengan Nasutus dan Jambal yang kompak dan padat, tetapi mempunyai kesamaan dengan patin Siam dan Pasupati yang agak kompak dan agak padat. Berdasarkan intensitas warna, hasil uji pembeda atribut dan uji kesukaan, maka secara berturut-turut panelis menyukai filet patin Jambal, Nasutus, hibrid Nasutus, Pasupati, dan Siam. Hibrid Nasutus mempunyai edible portionpaling tinggi (49% dibandingkan dengan patin lainnya tetapi mempunyai kadar air, kadar lemak, dan kadar protein yang lebih rendah dan berbeda nyata dengan induknya (patin Siam dan Nasutus. Patin Siam mengandung asam amino esensial paling tinggi di antara berbagai jenis patin yang diteliti. Profil asam amino patin hibrid Nasutus, Jambal, Pasupati, dan Nasutus hampir sama, kecuali pada patin Siam yang mengandung glisin, leusin, isoleusin, histidin, serin, treonin, dan prolin yang lebih tinggi dibandingkan dengan patin lainnya

  9. FAKTOR STATUS PEMBUDIDAYA, KONDISI, DAN PENGELOLAAN TAMBAK YANG BERPENGARUH TERHADAP PRODUKSI RUMPUT LAUT (Gracilaria verrucosa DI TAMBAK TANAH SULFAT MASAM KABUPATEN LUWU UTARA PROVINSI SULAWESI SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Ratnawati

    2016-11-01

    Full Text Available Tambak di Kabupaten Luwu Utara umumnya tergolong tanah sulfat masam dan banyak digunakan untuk budidaya rumput laut (Gracilaria verrucosa dengan produksi yang tinggi. Oleh karena itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui faktor status pembudidaya, kondisi, dan pengelolaan tambak yang mempengaruhi produksi rumput laut. Metode penelitian yang diaplikasikan adalah metode survai untuk mendapatkan data primer dari produksi, status pembudidaya, dan pengelolaan tambak yang dilakukan melalui pengajuan kuisioner kepada responden secara terstruktur, sedangkan kondisi tambak ditentukan melalui pengamatan dan pengukuran langsung di lapangan. Sebagai peubah tidak bebas adalah produksi dan peubah bebas adalah faktor status pembudidaya yang terdiri atas 10 peubah, kondisi tambak yang terdiri atas 12 peubah, dan pengelolaan tambak yang terdiri atas 26 peubah. Analisis regresi berganda dengan peubah boneka digunakan untuk memprediksi produksi rumput laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi aktual rata-rata rumput laut di tambak tanah sulfat masam sebesar 7.821 kg/ha/tahun dengan prediksi produksi sebesar 23.563 kg kering/ha/tahun. Produksi rumput laut dapat ditingkatkan melalui: peningkatan pengalaman pembudidaya tambak, penambahan jumlah pintu air, tambak dibuat dengan bentuk bujur sangkar atau empat persegi panjang dengan luasan tambak tidak terlalu luas serta peningkatan lama pengeringan tanah dasar tambak, padat penebaran ikan bandeng, dosis kapur dan dosis pupuk Urea, SP-36, KCl, dan Za sebagai pupuk dasar. Brackishwater pond in North Luwu Regency, generally as classified as acid sulfate soils and most of them was used for culturing seaweed (Gracilaria verrucosa with high productivity. Hence, it was conduct research that aim to know the effect of farmer status, condition, and management of pond on the seaweed production. Survey method was applied to find primary data of seaweed production, farmer status and pond management, while

  10. PENGEMBANGAN ECONOMICS POCKET BOOK BERBASIS QUANTUM LEARNING UNTUK SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Wayan Ayu Santi

    2017-04-01

    Full Text Available The purpose of this study is to produce and know the quality of quantum learning based economics pocket book. In developing economics pocket book the research uses design based research. The result of study show that the matter experts, education and education practtioners provide ratings that economics is a very decent to be used without revision. Besides design experts provide decent ratings with the revition. The result of the field test showed positive responses from students with the acquistion of a persentage of 90% in addition to the field tes results II also earn a percentage of 87,4%.  Based on the result above, economics pocket book is very decend for be used without revision.  Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan dan mengetahui kualitas economics pocket book berbasis quantum learning. Peneliti dalam mengembangkan economics pocket book menggunakan model pengembangan Design Based Research. Hasil penelitian menunjukkan ahli materi, pendidikan dan praktisi pendidikan memberikan penilaian bahwa economics pocket book sangat layak digunakan tanpa revisi, selain itu ahli desain memberikan penilaian bahwa layak digunakan dengan revisi. Hasil dari uji lapangan I menunjukkan tanggapan positif dari siswa dengan perolehan persentase 90%, selain itu hasil uji lapangan II juga memperoleh persentase sebesar 87,4%. Berdasarkan hasil tersebut maka economics pocket book berbasis quantum learning termasuk kualifikasi sangat layak digunakan tanpa revisi.

  11. Pengembangan Sistem Otomatisasi AC dan Lampu Menggunakan Fuzzy dan Raspberry Pi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudy Ariyanto

    2017-11-01

    Full Text Available Otomatisasi AC dan lampu dilakukan untuk menghemat energi yang digunakan pada kehidupan sehari-hari. Dalam pengembangan otomatisasi AC dan lampu perlu menerapkan sebuah perangkat yang memiliki fungsi maksimal dengan harga yang minimal. Raspberry Pi merupakan perangkat atau modul dengan harga rendah yang mampu melakukan komunikasi wireless tanpa bantuan modul lain. Dalam pengembangan otomatisasi AC dan lampu juga diperlukan sebuah metode yang mampu melakukan kontrol terhadap nyala AC dan lampu. Penerapan metode fuzzy dapat dilakukan untuk menghimpun informasi keadaan ruang yang didapat dari sensor untuk menentukan nyala AC dan lampu secara otomatis. Oleh sebab itu pada penelitian ini mengusulkan pengembangan otomatisasi AC dan lampu menggunakan Raspberry Pi dan Fuzzy. Otomatisasi AC dan lampu menggunakan Raspberry Pi yang menerapkan metode Fuzzy dapat menghemat energi hingga 59,87% dalam hal lama waktu nyala AC dan 57,47% untuk lumenasi lampu

  12. PERSEPSI DAN TRANSFORMASI VISI DAN MISI PADA CIVITAS AKADEMIKA STAIN PEKALONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Khanafi

    2013-05-01

    Full Text Available Penelitian ini mengukur tingkat persepsi visi dan misi civitas akademika STAIN Pekalongan, dan mengukur juga tingkat implementasi sebagai transformasi visi misi tersebut serta menemukan hubungan antara persepsi dengan implementasinya. Kajian ini memiliki signifikan yang strategis dalam konteks manajemen dan pengembangan Pendidikan di STAIN Pekalongan dan lembaga pendidikan lainnya. Hal ini karena posisi visi dan misi sebagai kerangka acuan (frame of reference yang mengarahkan dan menjelaskan kepada keseluruh unsur civitas akademika dalam setiap program kerjanya.

  13. MANAGEMEN UNTUK MENCEGAH KOMPLIKASI JANGKA PANJANG PENYAKIT DIABETES MELITUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prabu Ponudurai

    2015-04-01

    Full Text Available Diabetes mellitus (DM adalah gangguan metabolisme yang progresif kronis yang ditandai dengan hiperglikemia terutama disebabkan absolut (Type 1 DM atau relatif (Tipe 2 DM hormon insulin defisiensi. Perkiraan Organisasi Kesehatan Dunia bahwa lebih dari 346 juta orang di seluruh dunia menderita DM. Jumlah ini kemungkinan akan lebih dari dua kali lipat pada tahun 2030 tanpa intervensi. Kebutuhan pasien diabetes tidak hanya terbatas pada kontrol glikemik yang memadai, tetapi juga sesuai dengan mencegah komplikasi; Keterbatasan cacat dan rehabilitasi. Ada tujuh perawatan diri penting perilaku pada penderita diabetes yang memprediksi hasil makan makanan yang sehat, aktif secara fisik, pemantauan gula darah, pengobatan yang teratur, kemampuan menyelesaikan masalah yang baik, keterampilan gaya hidup sehat dan perilaku pengurangan risiko diabetes. Semua tujuh perilaku ini telah ditemukan berkorelasi positif dengan glikemik yang baik dari segi kontrol, pengurangan komplikasi dan peningkatan kualitas hidup. Individu dengan diabetes telah memainkan peranan penting pada perkembangan dan perkembangan penyakit mereka dengan berpartisipasi dalam perawatan mereka sendiri.Beberapa demografis, faktor dukungan sosial‐ekonomi dan sosial dapat dianggap sebagai kontributor positif dalam memfasilitasi aktivitas perawatan diri pada pasien diabetes, peran dokter dalam mempromosikan perawatan diri adalah penting dan harus ditekankan.

  14. Evaluasi Sifat Morpologi dan Teknologi Pengolahan pada Gabah dan Beras

    OpenAIRE

    Santosa, Susilo

    2017-01-01

    Penelitian evaluasi dan beras terhadap mutu dan jumlah hasil ditekankan pada lr36 , lr38 dan Cisadane. Penelitian dilakukan di laboratorium Balai Penelitian Tanaman Pangan Karawang. Hasil studi menunjukkan diantara ketiga varitas, Cisadane mempunyai ukuran dimensi butiran yang lebih besar daripada Ir36 dan Ir38. Di antara ketiga varitas, persen kulit sekam yang tertinggi didapat 23,57 % pada lr38 diikuti 22,32% pada Ir36 dan 19,5% pada Cisadane. Persen beras pecah kulit tertinggi diperoleh pa...

  15. Evaluasi Sifat Morpologi Dan Teknologi Pengolahan Pada Gabah Dan Beras

    OpenAIRE

    Santosa, Susilo

    1982-01-01

    Penelitian evaluasi dan beras terhadap mutu dan jumlah hasil ditekankan pada lr36 , lr38 dan Cisadane. Penelitian dilakukan di laboratorium Balai Penelitian Tanaman Pangan Karawang. Hasil studi menunjukkan diantara ketiga varitas, Cisadane mempunyai ukuran dimensi butiran yang lebih besar daripada Ir36 dan Ir38. Di antara ketiga varitas, persen kulit sekam yang tertinggi didapat 23,57 % pada lr38 diikuti 22,32% pada Ir36 dan 19,5% pada Cisadane. Persen beras pecah kulit tertinggi diperoleh pa...

  16. PENGELOLAAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN DI THAILAND, MYANMAR, DAN INDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anorital, SKM Anorital, SKM

    2012-09-01

    Full Text Available Dalam bulan Januari 1991 yang lalu, Sdr. Anorital, SKM (Ka. Subbag. Pengumpulan dan PengolahanData Badan Litbangkes dan H. Syafwani Mirin, SKM (Ka. Bag. Keuangan Badan Litbangkes memperoleh fellowship dari WHO untuk melakukan studi perbandingan ke institusi-institusi penelitian kesehatan di Thailand,Myanmar, dan India.Berikut di bawah ini tulisan bersangkutan yang menggambarkan secara garis besar pengelolaan penelitian dan pengembangan kesehatan pada masing-masing negara obyek studi. Semoga informasi yang terkandung pada tulisan ini dapat bermanfaat bagi pengembangan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

  17. Kinerja Dan Efisiensi Bank Pemerintah (Bumn) Dan Busn Yang Go Publik Di Indonesia

    OpenAIRE

    Haryanto, Sugeng

    2012-01-01

    Penelitian ini menganalisis kinerja dan tingkat efisiensi bank-bank BUMN dan BUSN yang go Publik di Bursa Efek Indonesia. Sample penelitian ini mengambil tiga bank BUMN Bank BNI 46, Bank Mandiri dan Bank BRI) dan tiga bank BUSN (Bank BCA, Bank Niaga dan Bank Panin) dengan periode analisis tahun 2005-2011. Varibael yang digunakan meliputi ROA, ROE, LAR. LDR, NPL dan BOPO. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat dan menganalisis perbedaan kinerja antara Bank BUMN dan BUSN yang go public di...

  18. KINERJA DAN EFISIENSI BANK PEMERINTAH (BUMN DAN BUSN YANG GO PUBLIK DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugeng Haryanto

    2012-06-01

    Full Text Available Penelitian ini menganalisis kinerja dan tingkat efisiensi bank-bank BUMN dan BUSN yang go Publik di Bursa Efek Indonesia.  Sample penelitian ini mengambil  tiga bank BUMN Bank BNI 46, Bank Mandiri dan Bank BRI  dan tiga bank BUSN (Bank BCA, Bank Niaga dan Bank Panin dengan periode analisis tahun 2005-2011. Varibael yang digunakan meliputi ROA, ROE, LAR. LDR, NPL dan BOPO. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat dan menganalisis perbedaan kinerja antara Bank BUMN dan BUSN yang go public di Bursa Efek Indonesia tahun 2005-2011.  Pendekatan pengukuran kinerja yang digunakan adalah Return on Asset (ROA, Return on Equity (ROE dan Loan to Deposit Ratio (LDR, Loan to Asset Ratio (LAR,  dan efisiensi bank. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 1 Bank-bank nasional, baik itu bank BUMN maupun BUSN menunjukkan kinerja yang semakin baik, 2 tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja bank BUMN dan BUSN untuk variabel ROA, ROE, LAR, LDR, dan BOPO sedangkan variabel NPL yang merupakan indikator risiko kredit menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara Bank BUMN dan BUSN

  19. Rancang Bangun Prototype Unmanned Aerial Vehicle (UAV dengan Tiga Rotor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmawan Rasyid Hadi Saputra

    2013-03-01

    Full Text Available Unmanned Aerial Vehicle atau yang biasa dikenal dengan istilah UAV  merupakan sebuah sistem penerbangan/ pesawat tanpa pilot yang berada di dalam pesawat tersebut. UAV dapat dikendalikan dengan menggunakan remote dari jarak jauh, diprogram dengan perintah tertentu, atau bahkan dengan sistem pengendalian otomatis yang lebih kompleks. Aplikasi dari teknologi UAV pun beragam mulai dari tugas militer hingga pengamatan udara. Dalam penelitian ini, sebuah UAV akan dikembangkan dengan tiga buah rotor dan satu buah motor servo di bagian belakang UAV. Perancangan model menggunakan software CATIA dengan batasan dimensi (panjang × lebar maksimum 75 × 75 cm dan massa < 2 kg. Analisis struktur rangka dilakukan untuk menguji kekuatan rangka ketika terbang dan membawa beban, dengan menggunakan metode elemen hingga dan kriteria kegagalan Von-Misses. Dalam proses pengerjaan, rancangan dari CATIA dan analisis yang telah dilakukan dalam perancangan tersebut akan digunakan. Hasil yang didapat berupa UAV yang memiliki struktur rangka dengan defleksi maksimum 3,67 mm pada rangka tengah yang berbahan acrylic. Dalam pengujian di lapangan, UAV dapat melakukan gerak roll, pitch, dan yaw yang dikendalikan melalui remote control. Waktu operasi maksimum yang dapat dilakukan adalah selama 7 menit 43 detik.

  20. Jejak Kuasa Atas Tata Ruang (Studi Kasus Kebijakan Revitalisasi Hutan Kota Malabar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H.B. Habibi Subandi

    2017-10-01

    Full Text Available Problem revitalisasi hutan kota dan upaya penyediaan Ruang Terbuka Hijau (RTH oleh Pemerintah di wilayah perkotaan pada dasarnya merupakan satu kajian baru di bidang politik lingkungan di Indonesia. Penelitian ini secara khusus mengkaji kebijakan revitalisasi Hutan Kota Malabar di Kota Malang dengan pisau analisis anthroposentrisme dan ekosentrisme. Dengan menggunakan metode focus group discussion (FGD dan dokumentasi, penulis melacak jejak kuasa dalam kebijakan lingkungan di wilayah-wilayah perkotaan. Berdasarkan analisis fakta di lapangan ditemukan sebuah trade-off kepentingan dalam skema kebijakan revitalisasi hutan kota Malabar tahun 2015. Penggunaan dana Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL dengan skema build-transfer-operate (BTO dalam revitalisasi hutan menunjukkan terjadinya penetrasi modal di balik inisiatif penyediaan RTH yang melibatkan pihak swasta di Kota Malang. Di satu sisi, kebijakan ini dapat mempermudah pemerintah dalam pembangunan RTH. Namun di sisi lain kebijakan ini dapat merugikan anggaran pemerintah yang hanya berfungsi sebagai operator RTH.

  1. Keragaman dan Peran Biologi Arthrophoda pada Sawah Irigasi dan Tegalan

    OpenAIRE

    Suwarno, Suwarno

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman arthropoda dan peran biologinya pada tanah sawah irigasi dan tegalan. Penelitian ini dilaksanakan di daerah persawahan di daerah Sragen pada bulan Maret – Mei 2016. Metode Penelitian dengan menggunakan pitfall trap atau perangkap jebakan yang diletakkan area persawahan dan tegalan. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan purposive sampling. Sampel arthropoda yang diperoleh diidentifikasi dan dianalisis di Laboratorium pendidikan Biologi. ...

  2. Pengaruh Perebusan, Penggaraman Dan Penjemuran Pada Udang Dan Cumi Terhadap Pembentukan 7 Ketokolesterol

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudi Riyanto

    2007-12-01

    Full Text Available Penelitian pengaruh perebusan, penggaraman dan penjemuran pada udang dan cumi terhadap pembentukan 7‑ketokolesterol telah dilakukan. Dalam penelitian ini, udang dan cumi masing ­masing dibagi dalam dua kelompok. Pada kelompok pertama diberikan perlakuan perebusan dalam air, dan pada kelompok kedua diberikan perlakuan perebusan dalam air garam (3% air garam untuk udang dan 20% air garam untuk cumi. Setelah perebusan, dilakukan pengeringan di bawah matahari (udang dikupas dahulu sebelum dijemur. Pengambilan sampel dilakukan saat kondisi segar, setelah direbus dan setelah dijemur. Pengamatan dilakukan terhadap kandungan 7‑ketokolesterol, kolesterol, nilai TBA, dan kadar air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perebusan, penggaraman dan penjemuran berpengaruh terhadap pembentukan 7‑ketokolesterol sampai konsentrasi 20,82 ppm pada udang dan 15,05 ppm pada cumi sebagai konsentrasi tertinggi produk hasil oksidasi kolesterol yang terbentuk. Penelitian ini dapat dijadikan bukti bahwa pemanasan (perebusan dan penjemuran, serta penggaraman berpengaruh dalam proses oksidasi kolesterol pada udang dan cumi.

  3. EFEKTIVITAS PERAN KOPERASI SEKOLAH SEBAGAI UNIT PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN DI SMP NEGERI 1 KARANGANYAR KABUPATEN PEKALONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dea Prilia Sari

    2013-02-01

    Full Text Available Di SMP Negeri 1 Karanganyar Kabupaten Pekalongan, koperasi sekolah menyediakan jasa penjualan berbagai keperluan para siswa. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas peran koperasi sekolah sebagai unit pembelajaran kewirausahaan. Tipe penelitian yaitu kualitatif dengan proses analisis deskriptif evaluatif. Berdasarkan hasil analisis koperasi sekolah terbukti efektif sebagai pembelajaran kewirausahaan siswa tetapi masih mempunyai beberapa kendala. Kendala-Kendala yang dihadapi yaitu �waktu yang terbatas, tempat yang sempit dan modal juga sangat terbatas serta sifat personality yang beragam. Strategi yang digunakan yaitu membentuk tim guru pembina yang bertanggung jawab atas keberadan koperasi. � Abstract ___________________________________________________________________ In SMP Negeri 1 Karanganyar Pekalongan, cooperative schools provide students selling various purposes. this study aims to determine the effectiveness of� cooperative learning school as the unit of entrepreneurship. This type of research used is descriptive qualitative analysis process evaluative. Based on the analysis of school cooperatives proved to be effective as a learning entrepreneurship students but still have some problems. constraints faced by the limited time, the place is also very narrow and limited capital as well as diverse personality trait. the strategy used is to set up a teacher coach is responsible for the existence of cooperative

  4. ETIKA BISNIS AL-GHAZALI DAN ADAM SMITH DALAM PERSPEKTIF ILMU BISNIS DAN EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AM. M. Hafidz MS.

    2013-05-01

    Full Text Available Penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi: (1 pembangunan etika bisnis yang telah dirumuskan oleh al-Ghazali dan Adam Smith, (2 persamaan dan perbedaan antara dua etika bisnis pria, dan (3 relevansi bisnis mereka etika bisnis modern dunia dan ekonomi. Bisnis etika dibangun oleh al-Ghazali dan Smith di dataran praksis tidak jauh berbeda. Etika bisnis konstruksi dibangun oleh al-Ghazali didasarkan pada prinsip-prinsip seperti orientasi itikad baik tentang dunia dan akhirat, kejujuran, kepentingan pribadi dan social keseimbangan, dan perilaku / perbuatan yang tepat. Di sisi lain, etika bisnis konstruksi dibangun oleh Smith, berdasarkan keadilan, altruisme, keadilan dan liberal (kebebasan ekonomi. Baik etika bisnis yang diperkenalkan oleh kedua sangat relevan untuk menjadi digunakan sebagai bahan pokok acuan dalam etika bisnis modern.

  5. Analisis Kebijakan dan Efektivitas Organisasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amir Syarifudin Kiwang

    2015-05-01

    Full Text Available Penerapan Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 8 Tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Pendidikan dan Pelatihan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah dalam rangka untuk meningkatkan efektivitas kerja organisasi pada UPT Diklat Koperasi dan UMKM. Penelitian ini berusaha untuk melihat dampak kebijakan organisasi terhadap efektivitas organisasi dengan menggunakan enam elemen variabel dari kebijakan dan praktik manajemen. Keenam elemen tersebut adalah penetapan tujuan strategis, pencarian dan pemanfaatan sumber daya, lingkungan prestasi, proses komunikasi, kepemimpinan dan pengambilan keputusan, serta adaptasi dan inovasi organisasi. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data model Miles dan Huberman, yang terdiri atas reduksi data, display/penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas organisasi pada UPT Diklat koperasi dan UMKM belum berjalan secara baik, hal ini dapat dilihat dari beberapa hal antara lain, belum adanya tenaga spesialisasi pengelola diklat dan tenaga khusus (sarjana di bidang perkoperasian dan kondisi lingkungan kerja (lingkungan prestasi pada UPT Diklat koperasi dan UMKM yang belum efektif. Penempatan pegawai juga belum tepat, mutasi ke UPT Diklat Koperasi dan UMKM tidak memperhatikan latar belakang pendidikan dan spesialisasi/keahlian pegawai sehingga membutuhkan waktu dalam proses penyesuaian serta menurunkan jumlah pelaksanaan diklat dikarenakan keterbatasan alokasi dana.

  6. Perancangan dan Analisis Redistribution Routing Protocol OSPF dan EIGRP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    DWI ARYANTA

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak OSPF (Open Shortest Path First dan EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol adalah dua routing protokol yang banyak digunakan dalam jaringan komputer. Perbedaan karakteristik antar routing protokol menimbulkan masalah dalam pengiriman paket data. Teknik redistribution adalah solusi untuk melakukan komunikasi antar routing protokol. Dengan menggunakan software Cisco Packet Tracer 5.3 pada penelitian ini dibuat simulasi OSPF dan EIGRP yang dihubungkan oleh teknik redistribution, kemudian dibandingkan kualitasnya dengan single routing protokol EIGRP dan OSPF. Parameter pengujian dalam penelitian ini adalah nilai time delay dan trace route. Nilai trace route berdasarkan perhitungan langsung cost dan metric dibandingkan dengan hasil simulasi. Hasilnya dapat dilakukan proses redistribution OSPF dan EIGRP. Nilai delay redistribution lebih baik 1% dibanding OSPF dan 2-3% di bawah EIGRP tergantung kepadatan traffic. Dalam perhitungan trace route redistribution dilakukan 2 perhitungan, yaitu cost untuk area OSPF dan metric pada area EIGRP. Pengambilan jalur utama dan alternatif pengiriman paket berdasarkan nilai cost dan metric yang terkecil, hal ini terbukti berdasarkan perhitungan dan simulasi. Kata kunci: OSPF, EIGRP, Redistribution, Delay, Cost, Metric. Abstract OSPF (Open Shortest Path First and EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol are two routing protocols are widely used in computer networks. Differences between the characteristics of routing protocols pose a problem in the delivery of data packets. Redistribution technique is the solution for communication between routing protocols. By using the software Cisco Packet Tracer 5.3 in this study were made simulating OSPF and EIGRP redistribution linked by technique, then compared its quality with a single EIGRP and OSPF routing protocols. Testing parameters in this study is the value of the time delay and trace route. Value trace route based on direct calculation of cost

  7. DAMPAK NEGATIF PERKEMBANGAN TEKNOLOGI INFORMATIKA DAN KOMUNIKASI DAN CARA ANTISIFASINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Ratnaya

    2011-03-01

    Full Text Available Sampai saat ini perkembangan ilmu pengetahuan telah menghantarkan masyarakat menuju babak baru yaitu babak yang memanfaatkan peralatan-peralatan yang merupakan hasil dari teknologi. Penggunaan tenaga manusia yang semakin hari semakin kecil volumenya sering kali menyebabkan orang kehilangan pekerjaannya karena tugasnya telah tergantikan oleh peralatan atau mesin. Sebagai sarana penyampaian informasi dan komunikasi, komputer bisa dipakai sebagai sarana berinternetan. Lewat internet orang bisa mencari bermacam-macam informasi dan berkomunikasi. Peran yang dapat diberikan oleh aplikasi teknologi informasi ini adalah mendapatkan informasi untuk kehidupan pribadi seperti informasi tentang kesehatan, hobi, rekreasi, dan rohani. Selain memberikan keuntungan, ternyata peralatan teknologi informasi dan komunikasi juga memberikan dampak negatif bagi penggunanya. Dampak negatif tersebut muncul sebagai akibat dari penggunaan yang salah atau tidak bertanggung jawab dari yang menggunakan. Beberapa dampak negatif tersebut adalah 1. Anak lebih banyak menghabiskan waktu menonton TV ketimbang melakukan hal lainnya (seperti belajar dan olah raga, 2. Anak kehilangan kemampuan berbaur dengan masyarakat dan cenderung nyaman dengan kehidupan online, 3 Adanya pelanggaran hak cipta, 4.  Kejahatan di internet, 5. Penyebaran virus komputer, dan 6. Pornografi, perjudian, penipuan, tayangan kekerasan. Adapun cara mengatasi dampak-dampak negatif tersebut adalah : 1. Gunakan teknologi untuk menjalin hubungan dengan orang yang sudah dikenal, 2. Cari komunitas positif  yang sering melakukan pertemuan didunia nyata, 3. Perlunya penegakkan hukum yang berlaku dengan dibentuknya polisi internet, 4. Menghindari pemakaian telepon seluler yang berfitur canggih oleh anak-anak dibawah umur dan lebih mengawasi penggunaan telepon seluler, 5. Perbanyak membaca buku-buku yang bersifat edukatif dan bersifat keimanan serta aplikasi komputer yang bersifat mendidik, dan 6. Perlunya pengaturan

  8. Kemampuan Penalaran Dan Komunikasi Matematis : Apa, Mengapa, Dan Bagaimana Ditingkatkan Pada Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cita Dwi Rosita

    2014-01-01

    Full Text Available Matematika diberikan kepada semua siswa tanpa terkecuali agar terlatih berpikir secara logis, analitis, sistematis, dan kreatif. Dengan kompetensi-kompetensi tersebut diharapkan siswa dapat memiliki kemampuan menerima, mengelola, dan memanfaatkan pengetahuan yang diperolehnya untuk bertahan hidup dalam keadaan yang selalu berubah dan kompetitif. Latihan berpikir, merumuskan dan memecahkan masalah serta mengambil kesimpulan akan membantu siswa untuk mengembangkan pemikirannya atau intelegensinya. Dengan demikian, semakin banyak siswa berlatih memecahkan masalah matematis maka akan semakin mengerti dan berkembang cara berpikirnya. Kemahiran siswa dalam memecahkan masalah matematis, dipengaruhi oleh kemampuannya dalam memahami matematika. Kemampuan bernalar berperan penting dalam memahami matematika. Bernalar secara matematis merupakan suatu kebiasaan berpikir, dan layaknya suatu kebiasaan, maka penalaran semestinya menjadi bagian yang konsisten dalam setiap pengalaman-pengalaman matematis siswa. Dari pengalaman-pengalaman awal siswa belajar materi matematika, penting bagi guru untuk membantu siswa memahami bahwa penegasan-penegasan harus selalu mempunyai alasan. Komunikasi matematis berperan penting pada proses pemecahan masalah. Melalui komunikasi ide bisa menjadi objek yang dihasilkan dari sebuah refleksi, penghalusan, diskusi, dan pengembangan. Proses komunikasi juga membantu dalam proses pembangunan makna dan pempublikasian ide. Ketika para siswa ditantang untuk berpikir dan bernalar tentang matematika dan mengomunikasikan hasil pikiran mereka secara lisan atau dalam bentuk tulisan, sebenarnya mereka sedang belajar menjelaskan dan meyakinkan. Mendengarkan penjelasan lain, berarti sedang memberi kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan pemahaman mereka.

  9. Perancangan Sistem Kontrol PID Untuk Pengendali Sumbu Elevasi Gun Pada Turret-Gun Kaliber 20 Milimeter

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Kunto Ariwibowo

    2017-01-01

    Full Text Available Pertahanan negara pada hakikatnya adalah segala upaya pertahanan yang bersifat semesta yang didasarkan pada kesadaran atas hak dan kewajiban warga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri dengan tujuan untuk menjaga dan melindungi kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan segenap bangsa. Salah satu alat pendukung pertahanan yaitu senjata laras panjang, Turret-Gun.  Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam merancang pengendali PID Turret-Gun kaliber 20mm ini diawali dengan studi literatur serta studi lapangan mengenai mekanisme dan parameter-parameter yang terdapat pada Turret-Gun pada sumbu elevasi. Setelah itu dilakukan perancangan transmisi dan sistem kontrol Turret-Gun untuk dievaluasi grafik responnya yang akan digunakan sebagai acuan untuk merancang pengendali PID yang sesuai. Selanjutnya pengendali PID yang telah dirancang lalu disimulasikan, sehingga menghasilkan grafik respon yang sesuai dengan kriteria yang dibutuhkan. Hasil yang telah didapatkan dari penelitian ini adalah konstanta PID yang direkomendasikan untuk , , dan secara berturut-turut adalah sebesar 23061.024, 37820.07 dan 3515.4 yang menghasilkan transient response dengan nilai overshoot sebesar 19.9 % , steady state error sebesar 0 % serta settling time sebesar 0.935 detik. Hasil analisa kestabilan untuk sistem kontrol dengan konstanta PID tersebut menunjukkan bahwa sistem kontrol telah stabil, baik menggunakan metode Root Locus maupun metode Routh-Hurwitz.

  10. PEMBANGUNAN PERANGKAT LUNAK INTERAKTIF BERBASIS MARKERLESS AUGMENTED REALITY UNTUK PENGENALAN HEWAN PADA TAMAN KANAK-KANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Qori’ Untiarasani

    2015-07-01

    Full Text Available Teknologi berkembang dengan sangat pesat, tentunya hal ini harus dapat dimanfaatkan dalam proses pendidikan. Namun belum dimanfaatkan secara penuh terutama dalam pendidikan yang membutuhkan alat peraga, seperti pendidikan tentang pengenalan hewan pada Taman Kanak-Kanak, selama ini pendidikan mengenai pengenalan hewan yang berlangsung masih menggunakan media kertas bergambar dengan penjelasan dari seorang pengajar dan sebagian juga sudah menggunakan alat peraga, namun alat peraga jumlahnya sangat terbatas, sehingga harus bergantian ketika menggunakannya. Peserta didik mengalami kesulitan terhadap materi yang disampaikan karena memerlukan imajinasi yang cukup terhadap cir-ciri hewan yang disampaikan oleh pengajar. Dengan adanya Augmented Reality yang didukung oleh teknologi Markerless. Pengguna tidak memerlukan marker khusus berbentuk hitam putih, melainkan pengguna langsung secara menggunakan gambar 2D yang ada pada buku yang disediakan oleh penulis. Hal ini akan mempermudah prosees penyampaian materi dan akan lebih maksimal. Aplikasi dibuat dengan menggunakan magicbook sebagai buku acuan untuk mengeluarkan konten, dengan fitur yang diberikan pada aplikasi adalah model 3D hewan berikut dengan suara pada masing-masing hewan dan menggunakan 2 model navigasi yaitu virtual button dan native button. Kata Kunci : pendidikan, pengenalan hewan, Augmented Reality, markerless

  11. PERAN RELAWAN TERHADAP KEMANDIRIAN DIFABEL DI PLD UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Neni Rosita

    2015-12-01

    Full Text Available Fakta difabel di UIN Sunan Kalijaga belum semua bisa mandiri, disebabkan ada beberapa hal yang tidak dapat dilakukan sendiri seperti mencari buku diperpustakaan, mengedit tugas untuk difabel netra. Oleh karena itu, mahasiswa difabel membutuhkan peranan relawan, dalam proses menjalankan pendidikan di perguruan tinggi, yang aksesibilitasnya belum tercipta secara holistic dan konprehensif. Berdasarkan paparan tersebut maka penting untuk dilakukannya  penelitian terkait dengan bagaimana peran relawan Pusat Layanan Difabel (PLD UIN Sunan Kalijaga dan bagaimana kemandirian yang dimiliki oleh mahasiswa difabel UIN Sunan Kalijaga yang bergabung di PLD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan jenis penelitian lapangan, data primier berupa observasi dan wawancara beberapa relawan dan mahasiswa difabel yang juga sebagai subjek dalam penelitian ini. Adapun hasil dari penelitian ini adalah: Pertama, Peran relawan di Pusat Layanan Difabel UIN Sunan Kalijaga yakni pendampingan kuliah untuk difabel rungu dan pendampingan ujian untuk difabel netra serta pengenalan mobilitas kampus terhadap semua difabel. Sehingga dapat memudahkan dalam mengenal lingkungan di UIN Sunan Kalijaga. Relawan berperan dalam menjembatani difabel agar dapat menyuarakan hak­haknya di hadapan publik. Kedua, Kemandirian difabel terlihat pada kemandirian belajar di kampus UIN Sunan Kalijaga yang dapat mengikuti kuliah dan pelajaran dengan baik. Baik dalam menyelesaikan dan mengedit tugas, membaca buku, dan keperpustakaan. Difabel yang mandiri mampu bersaing dan selalu optimis dalam setiap situasi yang dihadapi.

  12. DAMPAK SOSIAL EKONOMI OBJEK WISATA THE UNIQUE PARK WATERBOOM DI KOTA SAWAHLUNTO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lisa Destaria

    2017-01-01

    Full Text Available Tourism development could improve people's lives, because of growth in employment, due to the opportunities new ventures. Government Sawahlunto is one area that also develop tourism for the economic growth of tourism is one of the locations Unique Park Waterboom. The purpose of this study was to describe how social and economic impacts once established waterboom Village Muaro Kalaban Silungkang District of Sawahlunto. This study used a qualitative approach and descriptive type. Data collected by observation, interview and document  analysis. In-depth interviews were conducted at several informants community representatives and community leaders such as village chief Muaro Kalaban, Head of Dusun Sawah tabang, traders around. The results showed that after the establishment of The Unique Park Waterboom Muaro Kalaban social and economic impacts. Its social effects are positive impacts and negative impacts. The negative impact is imitate how to dress, way of thinking and swim behavior, religious values of society. While the positive impact that increased education and relations of good interaction. The economic impact that arises is to create jobs for the people, rising incomes, the community initiative to build shophouses, increasing public facilities and infrastructure such as roads. Pembangunan pariwisata daerah bisa meningkatkan taraf kehidupan masyarakat, karena pertumbuhan lapangan pekerjaan akibat adanya peluang usaha baru. Pemerintah Kota Sawahlunto merupakan salah satu daerah yang juga mengembangkan pariwisata untuk pertumbuhan ekonomi salah satu lokasi wisatanya adalah The Unique Park Waterboom.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana dampak sosial ekonomi setelah adanya objek wisata waterboom di Desa Muaro Kalaban Kecamatan Silungkang Kota Sawahlunto. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Data dikumpulkan dengan observasi, wawancara mendalam dan studi dokumen.  Wawancara mendalam

  13. Aplikasi Promosi Perguruan Tinggi Berbasis Multimedia Interaktif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyudi ,

    2017-02-01

    Full Text Available Promosi dapat digunakan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada jaminan mutu suatu perguruan tinggi, semakin dikenalnya jaminan mutu suatu perguruan tinggi maka semakin banyak pula masyarakat pengguna jasanya. Promosi dalam bentuk teknologi komunikasi visual interaktif memiliki kemampuan untuk menyimpan data audio-visual, sebagai media untuk promosi dan pencitraan jaminan mutu, akuntabilitas dan kredibelitas perguruan tinggi. STMIK Indonesia Padang sebagai perguruan tinggi berbasis IT sangat membutuhkannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan R & D (Research and Developmentdengan lima langkah utama (Borg & Gall, yaitu: 1 Menganalisis produk yang akan dikembangkan; 2 Pengembangkan produk awal; 3 Validasi ahli & revisi; 4 Uji coba lapangan & revisi produk; 5 Uji coba lapangan & produk akhir.Disini dilakukan analisa sejauhmana efisiensi perancangan dan pengembangan teknologi komunikasi visual interaktif aplikasi promosi bagi perguruan tinggi STMIK Indonesia Padang, mahasiswa, stakeholders serta memperkaya khasanah ilmu pengetahuan, dan teknologi. Penelitian ini bertujuan meningkatkan: kinerja/dukungan promosi; kegiatan publikasi; dan efisiensi informasi dengan memberikan informasimelalui tampilan multimedia audio visual interaktif.Hal ini akan dapat mengurangi pembiayaan dan pemborosan sumber daya manusia melalui efisiensi komunikasi, informasi, dan promosi.Kata Kunci : aplikasi promosi, interaktif, multimedia Promotion can be used to increase public confidence in the quality assurance of the higher education, the growing recognition of the quality assurance of the higher education so the more people who use its services. Promotion in the form of interactive visual communication technology has the ability to store the audio-visual data, as a medium for promotion and imaging quality assurance, accountability and credible of the higher education. STMIK Indonesia Padang as IT-based of the higher educationreally need it. This study uses the

  14. KARAKTERISTIK KONSELOR BAGI MAHASISWA ( PROGRAM STUDI LANGKA PEMINAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Rosyid

    2014-01-01

    Full Text Available Berkaitan dengan respon pengguna jasa pada perguruan tinggi dikenal PT ekstrapeminat dan langka peminat. Perguruan Tinggi Agama Islam (PTAI yang statusnya negeri atau swasta juga terpilah prodi gemuk dan kering (langka peminat. Prodi gemuk antara lain prodi yang mencetak calon guru agama. Dalihnya, calon pengguna jasa beranggapan bahwa sarjana pendidikan lahan kerjanya dianggap jelas yakni menjadi pendidik lapangan kerjanya di madrasah/sekolah.  Berbeda dengan sarjana ilmu tafsir, ilmu aqidah, atau ilmu dakwah yang lapangan kerjanya dianggap masih bias. Anggapan ini menjadi penyebab semakin menurunnya  minat calon mahasiswa  sehingga perlu peran ekstra sosok konselor yang diperankan dosen dan pejabat struktural bagi mahasiswa pada prodi langka peminat. Peran utama konselor tersebut untuk meyakinkan pada mahasiswa untuk tetap optimis menyelesaikan studi untuk mendapatkan gelar sarjana. Konselor berperan dalam perkuliahan dan di luar perkuliahan diharuskan melaksanakan tiga hal mendasar meliputi mengenalkan tentang optimisme di Jurusan Dakwah, luasnya prospek alumni sarjana Jurusan Dakwah, dan prinsip pelayanan konselor yang prima. Modal dasar yang dijadikan bahan penyuluhan oleh konselor adalah membangun hubungan saling percaya dan penuh kasih antara konselor dengan klien, menumbuhkan rasa diperhatikan bagi klien oleh konselor, memahami dan  mengenali perasaan emosi  klien, berusaha membantu menyelesaikan masalah, dan memberi pertimbangan dalam hal solusi yang tepat. kata kunci: Modal Dasar, Konselor, dan Prodi Langka Peminat. Related with the  user response services at the  college known rare Program  registrants. College of Islamic Religion (PTAI the public or private status is also disaggregated fat and dried (rare enthusiasts study program. Fat  Study Program among  others study program scored a religion teacher candidates. He argued, potential service users assume that undergraduate  education  is considered clear his  land that

  15. PERSEPSI IBU HAMIL DAN NIFAS TENTANG ANEMIA DAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH SELAMA KEHAMILAN : STUDI KUALITATIF DI KABUPATEN PURWAKARTA DAN LEBAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Titaley CR

    2015-04-01

    Full Text Available Latar belakang: Salah satu intervensi yang dilakukan untuk mencegah terjadinya anemia defisiensi besi pada ibu hamil adalah melalui pemberian tablet tambah darah (tablet besi-folat selama kehamilan; Tujuan: Memberikan gambaran persepsi ibu hamil dan nifas (42 hari setelah melahirkan tentang anemia dan pemberian tablet tambah darah selama kehamilan di Kabupaten Lebak  dan Purwakarta. Metode: Data dalam penulisan ini berasal dari studi kualitatif di Kabupaten Lebak dan Purwakarta pada bulan Maret 2012. Informasi yang dianalisis bersumber dari 24 wawancara mendalam (WM dan enam diskusi kelompok terarah  (DKT, melibatkan 46 ibu hamil dan 17 ibu nifas. Analisis konten dan tematik dilakukan melalui identifikasi tema yang muncul dari hasil WM dan DKT; Hasil: Walaupun pengetahuan ibu tentang penyebab dan cara mengatasi anemia di kedua daerah studi cukup baik, persepsi yang keliru dengan menyamakan anemia dengan tekanan darah rendah masih kerap ditemukan. Penjelasan tentang tablet tambah darah telah diberikan bidan, namun informasi terkait efek samping tablet tambah darah masih dianggap kurang. Beberapa faktor pendorong minum tablet tambah darah termasuk pengetahuan ibu tentang tablet tambah darah, manfaat yang dirasakan setelah minum tablet tambah darah, anjuran tenaga kesehatan, serta dorongan anggota keluarga. Beberapa faktor penghambat yang disebutkan termasuk efek samping minum tablet tambah darah, adanya pemahaman yang keliru tentang manfaat minum tablet tambah darah, larangan paraji, dan akses yang sulit untuk mendapatkan tablet tambah darah; Kesimpulan: Diperlukan upaya komprehensif untuk meningkatkan kepatuhan ibu minum tablet tambah darah, termasuk program edukasi dan penguatan keterampilan konseling bidan dan kader, peningkatkan pengetahuan masyarakat tentang tablet tambah darah, serta peningkatan keterlibatan suami dan paraji terutama bagi masyarakat daerah terpencil.   Kata kunci: Persepsi, pengetahuan, anemia, suplementasi besi

  16. Pengembangan bahan Pembelajaran Berbantuan komputer (PBK untuk Memfasilitasi Active Learning dalam Mata Kuliah Landasan Kependidikan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Surtikanti Surtikanti

    2005-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengembangkan software PBK mata kuliah Landasan Kependidikan sebagai salah satu sumber media alternatif dalam rangka mencapai efektivitas, efisiensi dan daya tank untuk belajar; (2 menerapkan prinsip-prinsip desain pembelajaran (in­structional design dalam software pembelajaran Landasan Kependidikan; (3 Menentukan kelayakan produk pembelajaran landasan kependidikan berbantuan komputer agar dapat memfasilitasi active learning. Subjek penelitian terdiri dari 2 orang, (1 orang ahli mated dan 1 orang ahli media, 6 orang mahasiswa untuk uji coba kelompok kecil, dan 20 orang mahasiswa untuk uji coba lapangan. Data yang dijaring sesuai dengan jenisnya. Data kuantitatif dianalisis dengan statistik deskriptif sedangkan data kualitatif dengan naratif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1 Bahan PBK yang dirancang efektif digunakan untuk mencapai tujuan pembelajaran; (2 Bahan PBK memiliki efisiensi waktu yang tinggi dalam penyampaian isi pembelajaran; (3 Bahan PBK yang digunakan memiliki daya tarik yang tinggi; (4 isi program PBK sesuai dengan prinsip-prinsip desain pembelajaran; dan (5 program PBK ini dapat memfasilitasi strategi active learning. Kata kunci: pembelajaran berbantuan komputer, strategi active learning.

  17. KANDUNGAN KADMIUM (Cd PADA TANAH DAN CACING TANAH DI TPAS PIYUNGAN, BANTUL, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (Cadmium (Cd Content in Soil and Earthworms in Piyungan Controlled Landfill Municipal Waste Disposal, Bantul Yogyakarta Special District

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heny Mayasari Setyoningrum

    2014-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Analisis kandungan logam berat cadmium (Cd pada tanah dan cacing tanah telah dilakukan di TPAS Piyungan Bantul untuk mengetahui tingkat pencemaran Cd dalam tanah. Penelitian dibagi menjadi penelitian di lapangan yang meliputi pengambilan sampel tanah-cacing tanah dan pengukuran parameter lingkungan, serta penelitian di laboratorium yang meliputi analisis kandungan kadmium, bahan organik dan tekstur tanah. Tingkat pencemaran kadmium ditentukan menggunakan Indeks Kontaminasi-Polusi. Hasil penelitian memperlihatkan kandungan kadmium pada tanah di TPAS Piyungan antara tidak terdeteksi (< 0.01 – 0.47 ppm. Kandungan kadmium di TPAS Piyungan lebih rendah dibandingkan jumlah maksimum kadmium yang diperbolehkan di tanah dan khusus untuk zona III dan zona I titik sampling 1 dan 2 lebih tinggi dari standar kandungan kadmium pada tanah yang bebas polusi, sedangkan kandungan kadmium pada tanah kontrol lebih rendah dibandingkan kandungan kadmium secara umum pada tanah bebas polusi tersebut. Kandungan kadmium dalam tanah di lokasi TPAS tidak selalu lebih tinggi bila dibanding kontrol. Cacing tanah mengandung kadmium antara 0.35 – 0.45 ppm, kandungan kadmium dalam cacing tanah di beberapa lokasi TPAS lebih rendah dibanding kontrol. Tingkat pencemaran kadmium di TPAS Piyungan berada pada tingkat kontaminasi sangat ringan hingga kontaminasi sangat berat. Lokasi TPAS yang masih aktif digunakan memiliki tingkat kontaminasi lebih tinggi bila dibanding lokasi lain. Rasio kadmium pada tanah dan cacing tanah di TPAS Piyungan adalah 0.13 : 1.75.   ABSTRACT Cadmium (Cd analysis has been done at Piyungan TPAS (Piyungan TPAS, stands for Tempat Pembuangan Akhir Sampah for knowing the level of Cd contamination insoil. The research was divided into in-sites study, which consisted of soil and earthworms sampling, and soil environmental factors measurement, and laboratory analysis, which consisted of cadmium content, organic compounds and soil textures analysis

  18. PERFORMANS DAN INDEKS KELEMBABAN SUHU KELINCI JANTAN (Lepus nigricollis YANG DIPELIHARA DENGAN LUAS LANTAI KANDANG DAN DIBERI RANSUM DENGAN IMBANGAN ENERGI DAN PROTEIN BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eny Puspani

    2016-01-01

    Full Text Available Penelitian yang bertujuan mempelajari indeks kelembaban suhu atau temperature humidity index dan performans kelinci jantan lokal pada kepadatan ternak berbeda dan diberi ransum dengan imbangan energi protein berbeda telah dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK pola Faktorial 2 x 3 dengan empat kali ulangan (blok. Sebagai perlakuan pertama adalah imbangan energi dan protein pada ransum (R yang terdiri dari ransum dengan kandungan energi termetabolis 2500 kkal/kg dan protein kasar 17% dengan imbangan energi dan protein 147 (R1, ransum dengan kandungan energi termetabolis 2800 kkal/kg dengan kandungan protein kasar 18,5% dengan imbangan energy dan protein 151 (R2. Sebagai perlakuan kedua adalah luas lantai kandang (L yang terdiri dari 3500 cm2 (L1, 1750 cm2 (L2 dan 1166 cm2 (L3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa iklim mikro pada perlakuan tingkat kepadatan ternak dan ransum dengan imbangan energi dan protein yang berbeda memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P>0,05 terhadap kelembapan udara, temperatur udara, “temperature humidity index” dan radiasi matahari. Performans pada perlakuan ransum dengan imbangan energy dan protein R1 menyebabkan konsumsi air, ransum, berat badan akhir dan pertambahan berat badan lebih tinggi (P0,05. Performans pada perlakuan tingkat kepadatan ternak L2 dan L3 menyebabkan konsumsi air dan ransum lebih tinggi sehingga berat badan akhir pada kandang L2 dan L3 juga lebih tinggi dibandingkan L1 kecuali pertambahan berat badan dan FCR memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P>0,05. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa tidak terjadi perbedaan iklim mikro pada kandang dengan perlakuan ransum dengan imbangan energi dan protein berbeda serta perlakuan dengan tingkat kepadatan ternak berbeda. Kelinci yang diberi ransum dengan imbangan energi dan protein 147 (R1 menghasilkan performans lebih tinggi daripada imbangan energi dan protein 151 (R2. Kelinci yang dipelihara pada tingkat

  19. Pengembangan Sistem Pendukung Keputusan Permasalahan Inventory Routing Problem Pada Spbu Menggunakan Algoritma Ant Colony

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Satria Nur Alam

    2012-09-01

    Full Text Available Seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan setiap tahun, akan mempengaruhi konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan. Tingginya kebutuhan bahan bakar di Indonesia didominasi oleh jenis bahan bakar premium. Persentase konsumsi bahan bakar premium di daerah Jawa-Bali mencapai 59% dari kuota premium nasional. Besarnya persentase kebutuhan akan bahan bakar premium, menyebabkan manajemen distribusi menjadi hal krusial yang perlu ditingkatkan secara berkala. Depo yang berperan sebagai supplier terhadap retailer -yang dalam studi kasus ini adalah SPBU- diusulkan menerapkan model Vendor Managed Inventory (VMI, yaitu proses pengadaan barang dimana supplier mengelola inventori dari retailernya. VMI memiliki salah satu perencanaan yaitu Inventory Routing Problem (IRP, IRP merupakan suatu bentuk perencanaan berbasis vendor hasil perpaduan antara Inventory Management dengan Inventory Routing yang mengatur kuantitas pengiriman dan retailer mana yang harus dikunjungi dalam suatu waktu perencanaan dalam jangka waktu tertentu yang bersifat terbatas (finite planning horizon. Dengan hasil akhir berupa penjadwalan, perencanaan model IRP mempertimbangkan jarak supplier-retailer dan biaya stockout yang mungkin terjadi pada retailer, sehingga diharapkan pengiriman optimal dan tidak terjadi stockout pada pos-pos penjualan bahan bakar.

  20. Pengembangan ANIME (Animation Learning Media Berbasis Multimedia untuk Pembelajaran Dasar Sistem Komputer Bahasan Instalasi Hardware

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Gede Sunarya

    2015-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasi Anime (Animation Learning Media Berbasis Multimedia untuk Pembelajaran Dasar Sistem Komputer Bahasan Instalasi Hardware serta mengetahui respon mahasiswa terhadap penerapan Anime berbasis multimedia tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan (Research and Development. Desain pengembangan yang digunakan adalah model Dick & Carey. Pengembangan Anime sebagai sebuah produk akhir dari penelitian ini menggunakan metode pengembangan yang disebut System Development Life Cycle (SDLC berbasis Waterfall yang merupakan standar pengembangan sebuah perangkat lunak. Validasi yang dilakukan dalam pengujian produk yaitu validasi produk secara teknis, validasi oleh para ahli dan uji terbatas. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pemberian angket kepada mahasiswa. Data yang terkumpul dianalisis secara statistik deskriptif. Rancangan dan implementasi media anime terdiri dari 3 menu utama, yaitu menu pengenalan hardware, menu perakitan komputer, menu troubleshooting komputer. menu pengenalan hardware terdiri dari 4 sub menu, yaitu alat input, alat output, alat pemroses, alat penyimpanan. Menu perakitan komputer terdiri dari submenu perakitan tanpa casing dan perakitan dengan casing. Respon mahasiswa terhadap pengembangan media anime dalam kategori sangat positif.

  1. Kualitas Jaringan Pada Jaringan Virtual Local Area Network (VLAN Yang Menerapkan Linux Terminal Server Project (LTSP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lipur Sugiyanta

    2017-12-01

    Full Text Available Virtual Local Area Network (VLAN merupakan sebuah teknik dalam jaringan komputer untuk menciptakan beberapa jaringan yang berbeda tetapi masih merupakan sebuah jaringan lokal yang tidak terbatas pada lokasi fisik seperti LAN sedangkan Linux Terminal Server Project (LTSP merupakan sebuah teknik terminal server yang dapat memperbanyak workstation dengan hanya menggunakan sebuah Linux server. Dalam membangun sebuah jaringan komputer perlu memperhatikan beberapa hal dan salah satunya adalah kualitas jaringan dari jaringan yang dibangun. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah client terhadap kualitas jaringan berdasarkan parameter delay dan packet loss pada jaringan VLAN yang menerapkan LTSP. Oleh karena itu, penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kualitatif dengan memperhatikan standar yang digunakan dalam penelitian yaitu standar International Telecommunication Union – Telecommunication (ITU-T. Penerapan penelitian ini menggunakan sistem operasi pada server adalah Ubuntu Desktop 14.04 LTS. Berdasarkan dari hasil penelitian yang ditemukan dapat disimpulkan bahwa benar terbukti bahwa makin banyak client yang dilayani oleh server maka akan menurunkan kualitas jaringan berdasarkan parameter Quality of Service (QoS yang digunakan yaitu delay dan packet loss.

  2. TEKNIK ESTIMASI GERAK PENCARIAN PENUH DENGAN AKURASI SETENGAH PIKSEL UNTUK FRAME RATE UP CONVERSION VIDEO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ary satya prabhawa

    2014-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Saat ini Teknologi video digital banyak digunakan pada aplikasi hiburan, contohnya adalah TV Digital dengan format HD. Dengan frame rate tinggi, pengkodean video akan menghasil laju bit lebih tinggi yaitu sampai 15 – 30 fps. Permasalahannya adalah kapasitas saluran transmisi memiliki kapasitas terbatas. Solusinya adalah menurunkan laju bit dengan menurunkan jumlah frame video ke penerima. Skema ini dikenal dengan Frame Rate Up-Conversion (FRUC video, dimana frame yang di encoder akan direkonstruksi kembali di decoder dengan membangkitkan frame intermediate (FI. FI dibangkitkan dengan teknik Motion Compensation Interpolation (MCI. Terkait dengan metode FRUC, penelitian ini mengajukan skema MCI unidirectional dengan pencarian gerak akurasi setengah piksel. Pada skema ini, sebuah motion vector (MV kandidat akan dicari di frame referensi, proses estimasi gerak dilakukan dengan menambah piksel sisipan diantara piksel eksisting. Sasarannya adalah meningkatkan akurasi MV kandidat. Hasil simulasi menunjukkan bahwa metode yang diajukan lebih baik sampai sebesar masing – masing 3,21 dB dan 3,11 dB pada wilayah pencarian 7 dan 15 piksel dibandingkan dengan metode frame repetition untuk sekuen video foreman dan hall monitor.

  3. Pengolahan Citra untuk Mengukur Diameter Terkecil Kayu Guna Mengatasi Rugi Akibat Kesalahan Pengukuran pada Industri Kayu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rifyal Rachmat

    2015-12-01

    Full Text Available Kayu merupakan hasil hutan sebagai bahan dasar dari produk jadi seperti lemari, kursi, dan produk olahan lain. Pada industri pengolahan kayu, metode penentuan harga umumnya didasarkan terhadap perhitungan isi kayu (volume dimana nilai tersebut diawali dengan perhitungan diameter terkecil. Pekerja lapangan pada usaha kayu menggunakan nilai dari diameter terkecil untuk dijadikan acuan perhitungan dengan penggaris. Akan tetapi pengukuran ini kurang akurat karena kayu gelondong mempunyai bentuk yang tidak bulat sempurna. Padahal, selisih satu centimeter saja dapat menentukan grade kayu dan berpengaruh terhadap harga kayu gelondong tersebut. Penelitian menggunakan algorithma pengolahan citra telah dilakukan  maupun dengan spesifikasi tentang permukaan kayu. Teknologi yang dirancang memanfaatkan penginderaan mesin visual yang dilakukan oleh kamera  untuk melakukan penghitungan otomatis terhadap nilai kayu dengan program OpenCV. Pada tugas akhir ini, sebuah alat tepat guna dengan raspberry pi yang akan menjadi standarisasi pengukuran pada usaha kayu dengan menggunakan pengolahan citra digital. Devais yang dibuat sangat portabel dan berhasil mengukur diameter terkecil kayu dengan akurasi pengukuran 97% menggunakan metode kontur dan bounding box. Metode tersebut lebih baik dari metode lingkaran Hough dengan akurasi 89%. Perbaikan sistem dapat dilakukan pada deteksi obyek melalui pencahayaan dan segmentasi kontur.

  4. DEVELOPMENT OF E-DESA POLICY MODEL IN BANDUNG REGENCY (EDUCATION QUALIFICATION TECHNOLOGY OF PERANGKAT DESA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Melly Maulin Purnawingwulan, dkk

    2015-06-01

    Abstrak. Electronic Desa (e-Desa merupakan sistem yang dapat didasarkan pada teknologi cloud computing. Dengan e-Desa maka pemerintah desa tidak perlu direpotkan dengan penyediaan infrastruktur sistem seperti server, aplikasi dan perawatan sistem. Harapan dengan adanya sistem e-Desa ini adalah pemerintah desa dapat mandiri dalam pengelolaan informasi dan administrasi yang dilakukan. Pembangunan e-Desa ini ditujukan khusus untuk mendapatkan model pengelolaan informasi dan administrasi yang dilakukan pemerintahan desa guna meningkatkan pelayanan sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Bandung dalam semangat otonomi daerah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk memberikan kontribusi mendasar pada Ilmu Pemerintahan khususnya tentang konsep baru tentang e-Government. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik penentuan informan yang digunakan purposive (pengambilan informan berdasarkan tujuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi pustaka dan studi lapangan serta validitas data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan model kebijakan pembangunan e-Desa dapat berhasil bilamana ditunjang oleh kualifikasi pendidikan teknologi perangkat desa yang memadai. Kenyatannya, hal ini masih kurang di kalangan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung. Kata Kunci : Kebijakan, E-desa, E goverment

  5. PEMAHAMAN NASABAH BANK MUAMALAT INDONESIA BANDA ACEH TERHADAP AKAD MUDHARABAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iskandar Iskandar

    2012-12-01

    Full Text Available Knowledge and understanding of mudharabah products in Islamic banking is necessity for the customers. Mudharabah is one of banking products pose a great risk, because this involves both the investors and the costumers. For the case of Bank Muamalat Indonesia, customer’s lack of understanding on the mudharabah contract may elevate disputes related to the financing offered by the bank as investor and consequently to the consensus of profit sharing ratio. This study aims to discuss and identify the link between the understanding and the conflicts that occur in Bank Muamalat Indonesia Banda Aceh branch. This is a field research that utilized a quantitative approach in gathering data. The results obtained are analyzed using the SPSS software. The finding shows that there is a link between the understanding and the conflicts that occur in Bank Muamalat Indonesia Banda Aceh. The higher level of customer’s understanding towards the product, the smaller risk of conflict may occur. Thus, the data analysis concludes that there is a small positive relationship between customers' understanding of the mudharabah contract and the disputes possibility. =========================================== Pengetahuan dan pemahaman nasabah terhadap produk mudharabah dalam perbankan syariah sangat diperlukan oleh semua nasabah. Mudharabah adalah salah satu produk perbankan yang menimbulkan resiko yang besar, ini karena akad ini melibat dua pihak, yaitu investor dan nasabah. Pada kasus Bank Muamalat Indonesia, kurangnya pemahaman nasabah terhadap produk Mudharabah akan mendatangkan kemungkinan timbulnya sengketa berkaitan pembiayaan yang dikeluarkan oleh bank sebagai shahibul maal dan kesepakatan nisbah pembagian keuntungan. Kajian ini bertujuan untuk membahas dan mengenal pasti kaitan antara kepahaman dengan konflik yang terjadi di Bank Muamalat Indonesia cabang Banda Aceh. Kajian ini merupakan kajian lapangan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dalam mendapatkan

  6. Isolasi dan Identifikasi Mikroba Lipolitik dari Limbah Cair Surimi dan Rajungan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Devi Ambarwati Oktavia

    2017-05-01

    Full Text Available Industri pengolahan hasil perikanan di sepanjang pantai Utara Jawa seperti pengalengan rajungan di Cirebon (Jawa Barat dan pengolahan surimi di Kendal (Jawa Tengah, menghasilkan air limbah yang mengandung banyak protein dan lemak. Bakteri yang hidup di limbah yang banyak mengandung protein dan lemak tersebut diperkirakan memiliki kemampuan untuk menghidrolisis lemak menjadi asam lemak dan gliserol sehingga berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bioremedian alami bagi penanganan air limbah hasil perikanan di tempat lain. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan penapisan dan identifikasi bakteri lipolitik potensial sebagai bioremedian air limbah perikanan. Penapisan dilakukan terhadap 11 isolat bakteri lipolitik dari air limbah yang diambil dari industri pengalengan rajungan di Cirebon dan pengolahan surimi di Kendal dengan menggunakan media spesifik agar tributirin. Isolat bakteri lipolitik potensial ditentukan berdasarkan zona bening yang terbentuk di sekitar koloni, yaitu sekurang-kurangnya 6 mm. Isolat bakteri potensial ini selanjutnya diidentifikasi secara molekuler berdasarkan analisis sekuen 16S-rDNA. Dari penapisan diperoleh empat isolat bakteri potensial, yaitu isolat SPB, SHj, SOr dan SKn. Identifikasi molekuler menunjukkan bahwa isolat SPB dan SHj masing-masing adalah Serratia fonticola 10AdanBacillus cereus strain 103.2.2dengan kemiripan 97%, isolat SOr memiliki kemiripan 96% dengan Bacillus pumilus strain vit bac1 dan isolat SKn adalah Enterococcus pseudoavium strain L3C21K2dengan kemiripan 87%. Keempat isolat tersebut berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai bioremedian pada air limbah dari industri pengolahan hasil perikanan di Indonesia.

  7. Identifikasi Komponen Model Pelatihan Pedagogi untuk Meningkatkan Profesionalitas Calon Guru Kejuruan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rina Febriana

    2016-05-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan komponen model pelatihan pedagogi untuk meningkatkan profesionalitas calon guru kejuruan. Studi ini direncanakan akan memerlukan waktu tiga tahun. Pada tahun pertama dihasilkan komponen model pelatihan pedagogik beserta ujicoba pada skala internal UNJ. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang berdurasi selama tiga tahun. Luaran penelitian pada tahun pertama adalah identifikasi komponen model pelatihan pedagogik, tahun kedua menghasilkan model pelatihan pedagogi dan tahun ketiga menguji efektivitas model dengan mengintegrasikan mata kuliah kependidikan yang bersifat prerequisit sehingga setiap mahasiswa yang telah menyelesaikan matakuliah kependidikan akan memiliki kompetensi pedagogik yang dapat meningkatkan profesionalitas keguruannya.Penelitian ini menggunakan desain research and development dengan mengadopsi model latihan keterampilan kerja (skill training for the job. Subyek penelitian adalah mahasiswa di Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta. Tahun pertama menempuh alur sebagai berikut: (1 studi literatur, (2 pengumpulan data lapangan dan triangulasi data, (3 deskripsi dan analisis temuan terhadap komponen model pembelajaran yang terdapat pada pendidikan kejuruan. Target yang dicapai pada tahun pertama yaitu identifikasi komponen model pelatihan pedagogik.

  8. Peran Mitra Strategis dan Agen Perubahan dalam Manajemen Talenta dan Kinerja Manajer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Ketut Kusumawijaya

    2014-06-01

    Full Text Available Abstract  The purposes of the study are to analyze: (1 characteristic of strategic partner and change agent roles, talent management and managers performance, (2 influence of strategic partner and change agent roles to talent management and its impact to managers performance. Four hundred hotel managers in Bali were participated in this study by using proportional random sampling. Data were analyzed using descriptive analysis and SEM. The result shows that: (1 strategic partner and change agent role, talent management and managers performance are in enough category, (2 positive and significant effect between strategic partner and change agent roles to talent management and its impact to managers performance. Keywords:Strategic Partner Role, Change Agent Role, Talent Management, Managers Performance.AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: (1 karakteristik dari mitra strategis dan peran agen perubahan, manajemen bakat dan kinerja manajer, (2 pengaruh mitra strategis dan peran agen perubahan untuk manajemen bakat dan dampaknya terhadap kinerja manajer. Sebanyak empat ratus manajer hotel di Bali berpartisipasi dalam penelitian ini dengan menggunakan proporsional random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 mitra strategis dan peran agen perubahan, manajemen bakat dan kinerja manajer termasuk dalam kategori cukup, (2 pengaruh positif dan signifikan antara mitra strategis dan peran agen perubahan untuk manajemen bakat dan dampaknya terhadap kinerja manajer.Keywords: Peran Mitra Strategis, Peran Agen Perubahan, Manajemen Talenta, kinerja Manajer.

  9. TRANSFORMASI ORGANISASIONAL DAN MSDM: HAMBATAN DAN IMPLIKASINYA PADA REKRUTMEN DAN SELEKSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Licen Indahwati Darsono

    2002-01-01

    Full Text Available Rapid change of environment is an external force that causes the organization to transform. Fundamentally, the main purpose of the transformation is to change the organizational structure to be more flexible and competitive with fewer hierarchial levels, managers, and employees. The transformation needs to be radical, causing resistance from the organization's members. Their resistance can cause the transformation to fail, therefore organization must find ways to lessen this resistance. First, organization must learn about the diversity of its members' cultures and values. Second, organization must build its own organizational culture which can support the success of the transformation, by communicating it with the members of the organization. To support organizational culture building efforts, it needs changes in human resources practices, especially recruitment and selection. Abstract in Bahasa Indonesia : Perubahan yang cepat dalam lingkungan merupakan kekuatan eksternal yang mengakibatkan transformasi dalam sebuah organisasi. Pada dasarnya, tujuan utama dari transformasi tersebut adalah merubah struktur organisasi agar menjadi lebih fleksibel dan mampu bersaing, dengan tingkat structural yang sedikit, serta jumlah manajer dan karyawan yang lebih kecil. Transformasi tersebut harus menyeluruh, dan hal ini dapat menyebabkan resistensi dari para anggota organisasi yang memperhambat perubahan tersebut. Resistensi itu bisa menyebabkan perubahan tersebut batal, oleh karena itu organisasi harus mencari jalan untuk mengurangi hambatan-hambatan tersebut. Pertama, organisasi harus belajar keanekaragaman dari budaya dan nilai anggotanya. Kedua, organisasi harus mengembangkan budaya organisasi sendiri melalui komunikasi yang baik dengan anggotanya. Untuk mendukung usaha mengembangkan budaya organisasi, harus ada perubaban pada kebijakan sumber daya manusia, terutama dalam rekrutmen dan seleksi karyawan. Kata kunci: transformasi, resistensi, budaya

  10. Perbedaan konsumsi buah dan sayur pada anak sekolah dasar yang obes dan tidak obes di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irma Nuraeni

    2016-03-01

    gender and energy intake, showed that obese  children who rarely consuming fruits (<7 times/week (OR=2,24, 95%CI: 1.53-3.28, rarely consuming vegetables (<7 times/week (OR=2,52, 95%CI: 1,70-3,73, and consuming fruits and vegetables less than 5 servings/day (equivalent to 400 g/day (OR= 4,59, 95%CI:2,11-10,00 were greater risk for being obesity.Conclusion:Obese children had rarely and less consume of fruits and vegetables than that did in non-obese children at Yogyakarta Municipality and District of Bantul. The children rarely and less consuming fruits and vegetables increased the risk of obesity.KEYWORDS: children obesity, vegetable, fruitABSTRAKLatar Belakang: Indonesia saat ini mengalami masalah gizi ganda, yaitu masalah gizi kurang dan gizi lebih. Kelebihan  gizi atau obesitas pada anak dan remaja apabila tidak diatasi maka berdampak menjadi obesitas pada masa dewasa yang berpotensi mengalami penyakit tidak menular, seperti jantung, hipertensi dan diabetes mellitus. Prevalensi obesitas pada anak di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta mengalami peningkatan dari tahun ke tahun (1; 2. Obesitas disebabkan ketidakseimbangan antara masukan dengan keluaran energi. Anak cenderung mengkonsumsi padat energi yang berasa manis dan berlemak tinggi serta makanan kurang serat dari buah dan sayur. Beberapa penelitian menunjukkan peningkatan risiko obesitas pada orang yang kurang konsumsi buah dan sayur.Tujuan: Untuk mengetahui perbedaan frekuensi dan jumlah konsumsi buah dan sayur pada anak SD obes dan tidak obes di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul serta peran konsumsi buah dan sayur terhadap kejadian obesitas. Metode: Rancangan penelitian ini adalah case-control, 244 kasus (anak obes dan 244 kontrol (anak tidak obes. Subjek penelitian adalah anak usia 6-12 tahun yang duduk di kelas 1 hingga kelas 5 sekolah dasar di Kota Yogyakarta dan di Kabupaten Bantul. Data identitas diperoleh dari kuesioner terstruktur, sedangkan data frekuensi dan jumlah konsumsi buah dan sayur diperoleh

  11. NUTRITION ANEMIA AND PHYSICAL ENDURANCE AMONG CIVIL CONSTRUCTION WORKERS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darwin Karyadi

    2012-09-01

    Full Text Available Penyelidikan ini adalah untuk membuktikan suatu hypothesa bahwa ada pengaruh dari keadaan gizi dan kesehatan terhadap kemampuan bekerja para pekerja. Sejumlah 571 pekerja laki-laki telah dipilih dari tiga daerah tempat bekerja yaitu : Rentang, Seladarma (pembuatan canalj Halim Perdanakusuma (pembuatan lapangan terbang Didapatkan bahwa seluruh pekerja mempunyai nilai gizi yang borderline dan tidak ada perbedaan didalam keadaan fisik mereka, namun masih terdapat rata-rata 30 percent menderita anemia. Anemia banyak disertai dengan rendahnya kadar Iron darah pada pekerja di Rentang dan Seladarma hal ini tidak terdapat pada pekerja di Halim. (Table 4. Mengenai infeksi cacing terutama cacing tambang maka diseluruh pekerja menderita infeksi cacing tersebut tingkat pertama yaitu infeksi ringan yang tidak akan mempengaruhi keadaan fisik kecuali hanya kekurangan Iron didalam darah. Untuk mengetahui kemampuan bekerja maka telah dipakai Harvard Step Test Scores selama 5 menit. Dan ternyata bila pekerja-pekerja tersebut dibagi dua group yaitu yang diatas dan yang dibawah nilai Hb. 11 Gm/100 ml maka terdapat perbedaan yang menyolok sekali atas kemampuan pekerja tersebut didalam melakukan test fisik. Hal ini sesuai dengan penyelidikan Veteri. Perlu juga disini diketahui bahwa pekerja berasal dari Rentang dan Seladarma lebih banyak menggunakan tenaga kaki oleh karena selalu naik dan turun canal. Kesimpulan penyelidikan ini adalah adanya pengaruh yang positip antara faktor makanan dan infeksi cacing dengan kemampuan bekerja yang dewasa ini amat diperlukan didalam pembangunan negara.

  12. Kondisi oral higiene dan karies gigi pada vegetarian dan non vegetarian di Maha Vihara Maitreya Medan

    OpenAIRE

    Prawira, Albert

    2011-01-01

    Perbedaan pola makan antara vegetarian dan non vegetarian dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi oral higiene dan karies gigi pada umat vegetarian dan non vegetarian di Maha Vihara Maitreya Medan. Jenis penelitian adalah survei deskriptif. Sampel terdiri atas 74 vegetarian dan 65 non vegetarian. Pemeriksaan oral higiene dan karies gigi masing-masing menggunakan indeks OHIS Greene dan Vermillion dan indeks DMFT Klein, se...

  13. Sistem Pendukung Keputusan Pengalokasian Spare Part

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rita Wiryasaputra

    2013-01-01

    Full Text Available Abstrak Era informasi yang semakin berkembang mempengaruhi lingkungan bisnis. Pengaruhnya dapat dilihat pada proses pengambilan keputusan. Proses pengambilan keputusan terhadap sejumlah alternatif dan sejumlah tujuan diselesaikan dengan sebuah sistem. Sistem  yang bermodelkan Multi Attribute Decision Making (MADM dan Multi Objective Decision Making (MODM. Model MODM digunakan untuk menyelesaikan perancangan alternatif terbaik dan model MADM digunakan untuk menyelesaikan penyeleksian terhadap beberapa alternatif dalam jumlah yang terbatas. Salah satu pendekatan model MADM adalah TOPSIS (Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution. Konsep utama TOPSIS adalah alternatif preferensi terbaik memiliki jarak terpendek dari solusi ideal positif dan memiliki jarak terjauh dari solusi ideal negatif. Hasil metode TOPSIS adalah perankingan terhadap sejumlah alternatif. Salah satu masukan dari metode TOPSIS adalah nilai pembobotan kriteria. Nilai pembobotan kriteria dapat diberikan secara langsung oleh pengambil keputusan atau dihitung melalui sebuah metode. Penelitian akan menghitung nilai pembobotan kriteria dengan metode Entropy. Tujuannya adalah untuk memberikan objektifitas pembobotan kriteria. Penelitian mengangkat kasus tentang pengalokasian spare part ke sejumlah store. Alternatif terbaik dengan sumber daya yang terbatas, beberapa tujuan yang saling bertentangan didekati dengan metode Goal programming. Pengambilan keputusan akan lebih terarah karena sistem menghasilkan perankingan store spare part, dan menampilkan  informasi alokasi spare part.   Kata kunci— Sistem Pendukung Keputusan, Entropy, TOPSIS, Goal Programming   Abstract The capabilities of computrized systems facilitate decision support in a number of ways, such as speed computations, increased productivity ,improved data management and others. Decisions are often made by individuals. There may be conflicting objectives even for a  decision maker. The conflicting

  14. Profil Berpikir Geometri Siswa Tunagrahita Berdasarkan Tingkatan Van Hiele Di SMPLB Negeri Salatiga

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Nova Hasti Yunianta

    2017-06-01

    Full Text Available Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana profil berpikir geometri siswa tunagrahita berdasarkan tingkatan berpikir van Hiele. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga orang siswa yang terdiri masing-masing satu siswa dari kelas VII, VIII dan IX SMPLB C Negeri Salatiga. Penelitian ini dilakukan melalui wawancara semi terstrukur. Hasil dari penelitian yang dilakukan, ketiga siswa cenderung memiliki kemampuan yang sama dalam berpikir geometri. Ketiga siswa dapat mencapai tingkat 1 (visualisasi berdasarkan tingkat berpikir geometri van Hiele, namun terbatas pada bentuk-bentuk bangun geometri yang dipahami atau dikenalnya. Siswa belum dapat melakukan analisis pada tingkat 2 dan hanya sebatas mengetahui sebagian komponen pada bangun segiempat serta menamainya menggunakan bahasanya sendiri yang tidak baku. Selain itu siswa mengetahui beberapa istilah yang ada pada bangun segiempat, namun tidak mengetahui maksud dari istilah-istilah tersebut. Kendala dan masalah yang dihadapi ketiga siswa yaitu lebih cenderung memperhatikan pada bangun-bangun yang dikenalnya, kurang cermat dan teliti dalam menggambar, kesulitan dalam menjelaskan atau mendeskripsikan secara lisan suatu bangun segiempat dan hanya terbatas pada bangun yang diketahuinya, hal tesebut karena siswa tidak banyak mengenal macam-macam bangun.This research is a qualitative descriptive which aims to determine how the profile geometry students think retarded by van Hiele levels of thinking. Subjects in this study were three students who comprised each of the students of class VII, VIII and IX SMPLB C State Salatiga. This research was conducted through semi-structured interviews. The results of the research conducted, the three students tend to have the same ability to think geometry. All three students can reach level 1 (visualization based on the geometry of the van Hiele levels of thinking, but limited to the forms of geometry understood or known

  15. UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR, AKTIVITAS DAN SIKAP PADA MATERI GETARAN, GELOMBANG DAN BUNYI, MELALUI METODE DISKUSI, OBSERVASI, DAN EKSPERIMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuni Lestari Purnomowati

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian dilakukan menggunakan metodePenelitian Tindaan Kelas (PTK. Penelitian ini dilaksanakan di  SMKN 3 Metro pada siswa Kelas XI-TKJa semester genapTahun Pelajaran 2012/2013 berjumlah 31 siswa.Sasaran perubahan dalam penelitian ini yaitu peningkatan hasil, aktivitas dan sikap siswa terhadap pelajaran Fisika. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa peningkatan hasil belajargetaran, gelombang dan bunyi terjadi karena kerjasama siswa selama proses pembelajaran menumbuhkan suasana yang nyaman sekaligus kompetitif. Perubahan sikap siswa terhadap pelajaran Fisika semakin baik. Ketika pembelajaran fisika mampu memberikan apa yang diharapkan oleh siswa, yaitu siswa merasa nyaman, tidak terintimidasi oleh guru dan teman karena keterbatasan yang dimilikinya, terlibat dengan teman sejawat pada saat menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan dengan diskusi, melakukan observasi, dan bereksperimen, maka persepsi terhadap fisika sebagai objek menjadi berubah lebih baik. Adanya interaksi siswa dengan media pembelajaran karena kegiatan mendiskusikan, mengobservasi, dan melakukan eksperimen mendorong siswa menjadi aktif selama proses pembelajaran. Penelitian dilakukan menggunakan metodePenelitian Tindaan Kelas (PTK. Penelitian ini dilaksanakan di  SMKN 3 Metro pada siswa Kelas XI-TKJa semester genapTahun Pelajaran 2012/2013 berjumlah 31 siswa.Sasaran perubahan dalam penelitian ini yaitu peningkatan hasil, aktivitas dan sikap siswa terhadap pelajaran Fisika. Peneliti dapat menyimpulkan bahwa peningkatan hasil belajargetaran, gelombang dan bunyi terjadi karena kerjasama siswa selama proses pembelajaran menumbuhkan suasana yang nyaman sekaligus kompetitif. Perubahan sikap siswa terhadap pelajaran Fisika semakin baik. Ketika pembelajaran fisika mampu memberikan apa yang diharapkan oleh siswa, yaitu siswa merasa nyaman, tidak terintimidasi oleh guru dan teman karena keterbatasan yang dimilikinya, terlibat dengan teman sejawat pada saat menyelesaikan tugas-tugas yang

  16. Konsep Tingkat Kematangan penerapan Internet Protokol versi 6 (Capability Maturity Model for IPv6 Implementation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Azmi

    2015-03-01

    Full Text Available Internet Protocol atau IP merupakan standar penomoran internet di dunia yang jumlahnya terbatas. Di dunia, alokasi IP diatur oleh Internet Assignd Number Authority (IANA dan didelegasikan ke melalui otoritas masing-masing benua. IP sendiri terdiri dari 2 jenis versi yaitu IPv4 dan IPv6 dimana alokasi IPv4 dinyatakan habis di tingkat IANA pada bulan April 2011. Oleh karena itu, penggunaan IP diarahkan kepada penggunaan IPv6. Untuk melihat bagaimana kematangan suatu organisasi terhadap implementasi IPv6, penelitian ini mencoba membuat sebuah model tingkat kematangan penerapan IPv6. Konsep dasar dari model ini mengambil konsep Capability Maturity Model Integrated (CMMI, dengan beberapa tambahan yaitu roadmap migrasi IPv6 di Indonesia, Request for Comment (RFC yang terkait dengan IPv6 serta beberapa best-practice implementasi dari IPv6. Dengan konsep tersebut, penelitian ini menghasilkan konsep Capability Maturity for IPv6 Implementation.

  17. CANDRA NAYA ANTARA KEJAYAAN MASA LALU DAN KENYATAAN SEKARANG (Hasil Penelitian tahun 1994- 1998

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naniek Widayati

    2003-01-01

    Full Text Available The peacefulness of Candra Naya ancient building has lately begun to be disturbed again because of many kinds of polemics on printed and electronic media as well as on millis. This happens because there is a present decision made by the owner, namely PT Bumi Perkasa Permai to Indonesian Chinese Fund. It happens that at present this Fund wants to build Indonesian Chinese Museum at TMII (Mini Beautiful Indonesian Park and that Fund makes a request that it is allowed to move the Candra Naya building to TMII so that it can be a part of the Museum building. This writing is meant to give information on the process side of field observation having been done for years. The nature of this writing is neutral that there is no siding with anyone. And thank you to PT Bumi Perkasa Permai to give me opportunity to research the conservation building. The review includes historical and temporary demolition data. It also does the data of conservation accomplishments which have been done till the crisis era in 1998. After all, however, the activities stop Abstract in Bahasa Indonesia : Kedamaian bangunan kuno Candra Naya akhir-akhir ini terusik oleh adanya polemik, baik dari media cetak maupun elektronik. Hal ini terjadi karena adanya sebuah pernyataan yang dibuat oleh pemiliknya, yaitu PT Bumi Perkasa Permai kepada sebuah paguyuban Indonesia-Cina. Masalahnya adalah bahwa paguyuban tersebut berniat mendirikan sebuah museum Indonesia-Cina di TMII (Taman Mini Indonesia Indah dan ingin mengajukan permohonan untuk memindahkan bangunan Candra Naya tersebut ke TMII, yang nantinya direncanakan untuk menjadi bagian dari bangunan museum tersebut. Tulisan ini berisi informasi, melalui proses pengamatan lapangan yang dibuat pada tahun-tahun yang lalu. Sifat dari tulisan ini adalah netral dan tidak memihak pada siapapun. Terima kasih pada PT Bumi Perkasa Permai yang telah memberikan kepada saya kesempatan untuk meneliti bangunan konservasi tersebut. Isi dari tulisan ini

  18. KAJIAN STRATEGI PROMOSI KESEHATAN SANITASI TOTAL BERBASIS MASYARAKAT (STBM DI KELURAHAN TIRTO KECAMATAN PEKALONGAN BARAT KOTA PEKALONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulis Indriyani

    2016-07-01

    Full Text Available Latar Belakang: Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku higienis dan saniter melalui pemberdayaan masyarakat dengan cara pemicuan. Fenomena yang terjadi di Kelurahan Tirto masih terdapat perilaku BABS sebanyak 84 KK, perilaku buang sampah secara sembarangan (di lahan kosong dan sungai, dan mengalirkan limbah cair rumah tangga (limbah deterjen dan air bekas mandi ke sungai. Tujuan penelitian: Mengkaji secara mendalam strategi promosi kesehatan (advokasi, bina suasana, dan pemberdayaan masyarakat STBM di Kelurahan Tirto Kecamatan Pekalongan Barat Kota Pekalongan. Rancangan penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan desain eksploratoris kualitatif. Hasil penelitian: Pencapaian lima pilar  STBM di Kelurahan Tirto belum maksimal yaitu pada pilar stop BABS dan pilar pengelolaan limbah cair rumah tangga secara aman. Terdapat beberapa hambatan yang mempengaruhi hasil capaian tersebut diantaranya konsistensi komitmen yang tegas belum diterapkan bagi pelaku yang mengalirkan pembuangan feses ke sungai, belum adanya pelatihan teknis STBM bagi tokoh masyarakat, metode CLTS bersifat terbatas di satu RW, dan masyarakat Kelurahan Tirto belum mengoptimalkan swadaya atau iuran secara kolektif untuk menyediakan penambahan sarana sanitasi berupa septic tank dan bak penampungan. Saran: Pertama, penerapan punishment dari Kelurahan Tirto untuk mencapai Kelurahan ODF bagi pelaku yang mengalirkan pembuangan feses ke sungai. Kedua, pertemuan untuk menjalin koordinasi antara Pemerintah Kota Pekalongan dan Pemerintah Kabupaten Pekalongan untuk bersama mengelola limbah cair rumah tangga secara aman. Ketiga,  pelatihan teknis STBM bagi tokoh masyarakat untuk mencapai perilaku buang air besar secara sehat di Kelurahan Tirto. Keempat, penambahan bak penampungan limbah cair rumah tangga melalui swadaya masyarakat.

  19. Rancang Bangun Platform Sistem SFN TV Digital DVB-T2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rakhmat Oktariza

    2015-12-01

    Full Text Available Menyambut implementasi penuh standar penyiaran TV digital DVB-T2 di Indonesia, pemahaman konsep dan realisasi terkait skema alokasi frekuensi dan susunan pemancar-penerima amat diperlukan untuk dapat melakukan perencanaan jaringan yang matang. Adanya suatu platform untuk implementasi, pengukuran dan analisis kinerja sistem DVB-T2 akan sangat membantu hal tersebut. Tugas Akhir ini bertujuan merancang platform sistem Single Frequency Network (SFN untuk implementasi, pengukuran dan analisis pada aplikasi TV digital berstandar DVB-T2. Rancangan platform untuk pengukuran terdiri atas sebuah PC berisi card DekTec DTA-2131 dan antena UHF sebagai unit penerima, sedangkan dua buah PC berisi card DekTec DTA-2111 sebagai unit pemancar dan sebuah RF channel simulator ditambahkan untuk memungkinkan implementasi dan pengujian SFN secara mandiri dalam skala laboratorium. Pengukuran lapangan melalui drive test dilakukan dengan unit penerima sebagai evaluasi terhadap jaringan penyiaran TV digital di wilayah Gerbang Kertasusila. Hasil yang diperoleh kemudian digunakan dalam simulasi untuk menentukan rekomendasi skenario pengimplementasian SFN di wilayah tersebut, terutama dalam kaitannya dengan faktor Power Imbalance (PI antara dua atau lebih pemancar. Platform yang dirancang sudah mampu diaplikasikan untuk pengukuran dan evaluasi jaringan penyiaran existing. Sementara hasil pengukuran dari 8 test point memberikan rata-rata level RF sebesar -67,70 dBm dan CNR sebesar 20,40 dB untuk wilayah Gerbang Kertasusila. Skenario pasangan pemancar yang direkomendasikan dari hasil simulasi adalah Tx1-2 untuk SFN-SISO dan Tx2-3 untuk SFN-MISO.

  20. Menumbuhkan Keterlibatan Positif dalam Bekerja: Melalui Iklim Kompetisi ataukah Pengembangan Kompetensi?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rezki Ashriyana Sulistiobudi

    2017-10-01

    Abstrak: Penerapan motivational climate untuk mendorong iklim berprestasi dan performansi sudah sangat banyak dibahas bahkan berpuluh tahun sebelum ini. Hanya, penelitian yang ada masih terbatas pada konteks akademik, pendidikan dan bidang olahraga. Oleh karena itu, melalui penelitian ini akan dibahas mengenai motivational climate di konteks pekerjaan dengan pendekatan psikologi industri dan organisasi dan perannya terhadap work engagement karyawan. Secara spesifik, penelitian ini mendudukkan motivational climate sebagai resource dalam kerangka JDR-Model (Job Demand Resource Model yang mem­bantu karyawan dalam menghadapi tantangan pekerjaan sehingga lebih merasa engaged dalam bekerja. Penelitian ini dilakukan terhadap 76 orang karyawan di salah satu BUMN di Jawa Barat. Pendekatan penelitian melalui ex-post-facto study dengan uji regresi linier berganda. Berdasarkan hasil tersebut, diperoleh hasil bahwa motivational climate berperan signifikan terhadap work engagement karyawan. Mastery climate sebagai salah satu dimensi dari motivational climate, berperan signifikan terhadap keterikatan positif dalam bekerja. Sebaliknya, performance climate ternyata tidak menunjukkan peran yang berarti. Dengan demikian, dukungan terhadap pengembangan diri dan kemampuan karyawan dapat berperan sebagai job resource yang berkontribusi untuk menumbuhkan perasaan engaged pada pekerjaannya. Jika iklim yang mendorong kompetisi antar karyawan diterapkan begitu saja tanpa dibarengi kesempatan pengembangan diri maka tidak akan berdampak pada engagement karyawan. Oleh sebab itu, secara praktis sebaiknya perusahaan mem­per­timbang­kan bagaimana program-program pengembangan kemampuan kerja dan pengembangan diri karyawan dapat diimplementasikan dengan berkesinambungan dan seimbang daripada hanya sekedar program kompetisi kerja semata.

  1. Pengaruh Penambahan Ni, Cu, dan Al dan Waktu Milling pada Mechanical Alloying Terhadap Sifat Absorpsi dan Desorpsi Mg sebagai Material Penyimpan Hidrogen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Febrian Budi Pratama

    2012-09-01

    Full Text Available Mg merupakan salah satu material yang digunakan sebagai material penyimpan hidrogen dengan membentuk MgH2. Sifat absorpsi dan desorpsi hidrogen dari suatu metal hidrida salah satunya tergantung  pada bahan, unsur penambah, dan metode pembuatannya. Pada penelitian kali ini Mg sebagai material penyimpan hidrogen dihasilkan melalui metode mechanical alloying dengan unsur penambah Ni, Cu, dan Al dan variasi waktu milling 10, 20, 30 jam. Selanjutnya sampel dilakukan pengujian SEM, XRD, DSC, dan Uji hidrogenisasi. Dari data uji diperoleh bahwa meningkatnya waktu milling menurunkan ukuran partikel sehingga meningkatkan wt% hidrogen terabsorb dan menurunkan temperatur onset desorpsi. Namun efek aglomerasi dan coldwelding yang berlebih pada proses mechanical alloying mengakibatkan ukuran partikel menjadi lebih besar. Unsur pemadu Al dan Cu berfungsi sebagai katalis, sedangkan Ni berfungsi sebagai pemadu yang ikut bereaksi dengan hidrogen. Mg10wt%Al dengan waktu milling 20 jam mempunyai nilai weight percent terbaik H2 yaitu 0.38% dalam temperatur hidrogenisasi 2500C, tekanan 3 atm, dan waktu tahan 1 jam. Sedangkan Mg10wt%Al dengan waktu milling 30 jam memiliki temperatur onset paling rendah yaitu 341.490C Kata Kunci— Absorpsi, Desorpsi, Material Penyimpan Hidrogen, Mechanical Alloying, Mg

  2. Rendahnya asupan zat besi dan kepatuhan mengonsumsi tablet besi berhubungan dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas I Kembaran, Banyumas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Purwoko Widji Utomo

    2016-08-01

    iron tablets, and the role of husband in encouraging pregnant women to consume iron tablets.KEYWORDS: anemia, compliance in consuming iron tablets, nutrient intakeABSTRAKLatar belakang: Salah satu masalah gizi yang banyak terjadi pada ibu hamil adalah anemia gizi, yang merupakan masalah gizi mikro terbesar dan tersulit diatasi di seluruh dunia. Hasil Riskesdas tahun 2010 menunjukkan 80,7% wanita usia subur (WUS yang hamil mendapat/membeli tablet besi, namun sebagianbesar diketahui tidak patuh mengonsumsinya. Kekurangan besi dalam tubuh disebabkan kurangnya konsumsi makanan sumber zat besi dan ketidakpatuhan ibu hamil mengonsumsi tablet besi. Suplementasi tablet besi dan perbaikan asupan zat gizi terutama sumber zat besi merupakan upaya penanggulangananemia yang banyak dilakukan.Tujuan: Mengetahui hubungan asupan zat gizi dan tingkat kepatuhan mengonsumsi tablet besi dengan kejadian anemia pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas I Kembaran Kabupaten Banyumas.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional (survey dengan rancangan cross sectional dengan subjek penelitian 50 ibu hamil trimester III. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif.Hasil: Persentase anemia pada ibu hamil sebesar 56,0%. Hasil analisis multivariat hanya kepatuhan mengonsumsi tablet besi yang berhubungan bermakna (p=0,001, RP=3,7; 95% CI:2,06-6,82 dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Harga sumber makanan hewani yang mahal, keanekaragaman sumber makanan hewani yang terbatas, dan ketidaksukaan mengonsumsi sumber makanan hewani menyebabkan ibu hamil memilih sumber makanan nabati yang murah dan mudah didapat.Kesimpulan: Asupan zat gizi terutama zat besi dan kepatuhan ibu hamil mengonsumsi tablet besi masih menjadi penyebab anemia pada ibu hamil. Oleh sebab itu, perlu dilakukan upaya penanggulangan dan pencegahan anemia ibu hamil dengan cara peningkatan keanekaragaman konsumsi bahan makanan sumber zat besi, kesadaran ibu hamil untuk mengonsumsi tablet besi

  3. BAHAYA LATEN INFEKSI GONORE DAN KLAMIDIA DI ASIA SELATAN & ASIA TENGGARA, DI INDONESIA DAN KOTA MANADO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aron Pirade

    2014-04-01

    menempati urutan tertinggi. Wilayah Asia Selatan dan Asia Timur-Selatan (juga disebut Asia Tenggara adalah wilayah dengan prevalensi Gonore dan Klamidia terbesar. Prevalensi Gonore di tahun 1995 dan 1999 yaitu 29.11 dan 27.2 juta penduduk wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara. Klamidia, di tahun 1995 dan tahun 1999 yaitu 40.48 dan 42.89 juta penduduk wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri, pada 11 area penelitian menunjukkan bahwa prevalensi Gonore dalam wilayah Indonesia menunjukkan rata-rata prosentasenya 20%-40% dari keseluruhan STI pada wanita beresiko tinggi terkena STI. Sedangkan infeksi oleh Klamidia prosentasenya 15%- 45% dari keseluruhan STI pada wanita beresiko tinggi terkena penyakit kelamin. Prosentase Gonore dan Klamidia di Kota Manado rata-rata 15-30%. Tingginya prevalensi infeksi Gonore dan Klamidia di Asia Tenggara, ternyata diikuti juga dengan tingginya perkembangan infeksi Gonore dan Klamidia di Indonesia dan Kota Manado.

  4. KANDUNGAN ASAM AMINO, TAURIN, MINERAL MAKRO-MIKRO, DAN VITAMIN B12 UBUR-UBUR (Aurelia aurita SEGAR DAN KERING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - - Nurjanah

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian adalah menentukan komposisi gizi, asam amino, taurin, mineral makro dan mikro,dan vitamin B12 pada ubur-ubur (Aurelia aurita segar dan kering. Asam amino esensial pada ubur-uburyaitu arginina, leusina, valina, treonina, lisina, isoleusina, fenilalanina, metionina, dan histidina, sedangkanasam amino non esensial yaitu asam glutamat, glisina, asam aspartat, serina, alanina, dan tirosina. Asamamino esensial tertinggi segar dan kering adalah arginina sebesar 1,72% (bk dan 1,44% (bk dan terendahhistidina yaitu sebesar 0,19% (bk dan 0,13% (bk. Asam amino non esensial segar dan kering tertinggiadalah asam glutamat dan glisina yaitu sebesar 3,26% (bk dan 2,62% (bk dan terkecil tirosina sebesar0,38% (bk dan 0,41% (bk. Taurin segar sebesar 2,68% (bk dan kering sebesar 0,67% (bk. Mineral makrotertinggi segar dan kering adalah natrium yaitu 180.092,1 ppm (bk dan 111.209,4 ppm (bk, terkecil adalahkalsium yaitu 5.750,2 ppm (bk dan 11,1 ppm (bk. Mineral mikro tertinggi segar dan kering adalah iodium yaitu8.291,5 ppm (bk dan 1.800 ppm (bk dan yang terkecil adalah tembaga yaitu 1,1 ppm (bk dan 0,6 ppm (bk.Vitamin B12 segar adalah 396,6 μm/100 g (bk dan kering 63,5 μm/100 g (bk.Kata kunci: asam amino, mineral, taurin, ubur-ubur (Aurelia aurita, vitamin B12

  5. Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway di Petshop "PetZone"

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Fadhilah Wati

    2013-09-01

    Full Text Available Dewasa ini teknologi informasi sangat membantu dalam dunia bisnis. Kemudahan yang ditawarkan akan menjaring lebih banyak konsumen. Namun, perusahan tingkat menengah seperti PetZone saat ini masih jarang yang menawarkan kemudahan berbelanja atau pemesanan layanan secara online. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem berbasis web di perusahaan PetZone yang dapat memudahkan pemilik dan karyawan dalam apenjualan, pelayanan, dan pemasaran, serta memudahkan pelanggan dalam jual-beli barang dan jasa. Atas dasar masalah tersebut dibangun Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway untuk menunjang proses bisnis yang ada. Sistem informasi dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP framework Codeigniter, javascript untuk tampilan yang dinamis, dan database MySQL. Proses pembuatan dan pengembangan Sistem Informasi Penjualan ini menggunakan metode air terjun. Metode air terjun meliputi kebutuhan pengguna, analisis, rancangan, implementasi dan pengujian. Pemodelan Sistem Informasi yang dibangun menggunakan metode berorientasi objek UML (Unified Modeling Language yang terdiri dari Use case  diagram, Class diagram dan Sequence diagram. Hasil pengujian Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway menunjukkan bahwa semua fitur yang terdapat baik dalam sistem informasi maupun SMS gateway dapat bekerja dengan baikdengan ratusan sample data, dan server SMS gateway dapat memproses lebih dari satu SMS secara bersamaan. Dalam perkembangan ke depannya nanti, Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway masih dapat dikembangkan lagi dengan menambah fitur-fitur pada SMS gateway sehingga lebih memudahkan konsumen.

  6. Persepsi Santri dan Kiai terhadap Pluralisme Agama di Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM dan Aswaja Nusantara Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zainal Arifin

    2017-05-01

    Abstrak: Perdebatan pluralisme agama masih mengemuka dalam konteks masyarakat majemuk di Nusantara. Bahkan, tidak jarang menimbulkan konflik dan perang pemikiran. Menarik melihat perspektif kiai dan santri Muhammadiyah dan NU terhadap isu pluralisme melalui praktik pendidikan di Ulama Tarjih Muhammadiyah (PUTM Yogyakarta dan Pondok Pesantren Aswaja Nusantara Yogyakarta yang dianggap representatif karena membawa muatan konsep, ide dan paradigma dari Muhammadiyah dan NU. Penelitian ini bersifat kualitatif,  data diperoleh dari wawancara dan studi kepustakaan dengan saling memberikan verifikasi, koreksi dan pelengkap. Hasil penelitian ini, PUTM dan Pesantren Aswaja Nusantara memiliki konsep yang sama dalam memegang teguh akidah, yakni sikap eksklusif dan menolak pluralisme secara teologis namun menerimanya secara sosiologis. Sehingga, paradigma dari dua lembaga tersebut merepresentasikan dari paradigma Muhammadiyah dan NU dalam merespon fenomena pluralisme agama dan budaya.

  7. PENGEMBANGAN BUKU TEKS GEOGRAFI DENGAN STRUKTUR PENULISAN ENSIKLOPEDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iskandar Iskandar

    2016-02-01

    Full Text Available Efficacy of study as a whole very depend on efficacy of teacher design study items. Difficulty of teacher for the mengkolaborasikan of study scientificly, obliging teacher to manage Iesson items which in it have to there are scientific element (perceiving, enquiring, eksploration, association, and communicate, see clarification at textbook of Geografi limited will very application difficult to to five the element in one Iesson items. Creativity learn very needed to develop the mareri. at, textbook of Geografi used by is student and teacher in school not yet included the overall of problems and phenomenon which can be analysed by student. Clarification at textbook still limited and still relate at cognate aspect of just student. Besides, clarification at textbook not yet can to instruct student learn scientificly. Overcoming the problems, require to the existence of development of textbook matching with requirement of student. Pursuant to assessment of student to enquette the alloted, amount of answer score the got to amount to 551, hence assessment of student to usage of textbook is (551:600 x 100 = 92% from which is expected (100%. obtained data of student at forming items and exploiting of land; ground is 92% with category very good. Comment and suggestion written by student made by consideration to complete textbook. Inferential that textbook needn't again there is reviseing related to overall of component in textbook. Keberhasilan pembelajaran secara keseluruhan sangat tergantung pada keberhasilan guru merancang materi pembelajaran. Kesulitan guru untuk mengkolaborasikan pembelajaran secara saintifik, mengharuskan guru untuk mengelola materi pelajaran yang di dalamnya harus terdapat unsur saintifik (mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan. Melihat penjelasan pada buku teks Geografi yang terbatas akan sangat sulit untuk mengaplikasikan ke lima unsur tersebut dalam satu materi pelajaran. Kreativitas guru sangat

  8. KEABSAHAN PERUBAHAN DAN PENAMBAHAN PERATURAN HUKUM PIDANA MELALUI PERPPU DAN PERMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amiruddin Amiruddin

    2013-12-01

    Full Text Available KUHP yang berlaku sekarang berasal dari “Wetboek van Strafrecht voor Nederlandsh-Indie” 1918dan dinyatakan berlaku di Indonesia berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 1946 juncto UU Nomor 73 Tahun1958. Mengingat usianya yang sangat tua, maka beberapa ketentuan yang ada dalam KUHP sudah tentuketinggalan dan harus disesuaikan dengan perkembangan masyarakat dan ilmu pengetahuan. Meskipuntelah ada upaya untuk melakukan perubahan yang menyeluruh melalui penyusunan RUU KUHP namunbelum juga disahkan. Oleh karena itu, maka pola perubahan yang dilakukan adalah bersifat parsial yaitumulai dari Perpu Nomor 16 Tahun 1960 sampai dengan Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun2012 tentang Penyesuaian Batasan Tindak Pidana Ringan dan Jumlah Denda dalam KUHP. Perubahanyang dilakukan itu pun ada yang sesuai dengan prosedur dan ada juga yang tidak sesuai dengan prosedurperubahan perundang-undangan.Kata kunci: perubahan, penambahan, KUHP.

  9. Produksi Panel Dinding Bangunan Tahan Gempa dan Ramah Lingkungan dari Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Industri Minyak dan Gas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luqman Hakim

    2015-10-01

    Full Text Available Berdasarkan hasil uji karakteristik fisik terhadap panel dinding dari komposit limbah industry migas berupa activated alumina, sandblasting dan glasswall yang telah dilakukan pada tahun pertama diketahui bahwa kuat lentur tertinggi diperoleh dari sampel B4 yaitu sebesar 67,8 Kg/Cm2 dengan standar DIN 1101 17 Kg/cm2, kuat desak sampel B 2 68,31 N/mm2 dengan standar bata merah 25 N/mm2 dan batako 20 N/mm2 dan tingkat keausan terendah diperoleh dari sampel 37 streap. Dari hasil tersebut diketahui bahwa uji telah memiliki kemampuan lebih tinggi jika dibandingkan dengan standar yang berlaku. Maka pada penelitian lanjutan yang akan dilakukan bertujuan untuk mempelajari apakah produk panel dinding ini ramah lingkungan sehingga aman bagi kesehatan manusia dan lingkungan sekitarnya.Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode uji toxicity characteristic leaching procedure (TCLP dan LC50 terhadap produk panel dinding terbaik. Uji TCLP yang akan dilakukan yaitu dengan cara mendestruksi dan ekstraksi produk panel dinding dengan menggunakan rotating agitator selama 24 jam kemudian diuji dengan menggunakan AAS untuk mengetahui konsentrasi logam berat yang terdapat dalam produl panel dinding. Adapun untuk uji LC50 dilakukan dengan menggunakan hewan uji larva udang atau tikus.Berdasarkan hasil uji TCLP dan LC50 diketahui bahwa: a Kadar kandungan logam berat yang terdapat di dalam wall panel setelah dilakukan uji TCLP ternyata berada dibawah baku mutu seperti yang telah ditetapkan dalam PP No.85 Tahun 1999. Jadi ini artinya produk wall panel dalam penelitian ini ramah lingkungan, b pengujian terhadap bahan baku wall panel, Limbah Activated Alumina, Sandblasting dan Glasswoll sebelum di solidifikasi dapat mematikan sebesar 50% hewan uji pada konsentrasi 116.667 ppm dalam waktu 96 jam, dan c hasil uji LC50 terhadap produk wall panel selama 96 jam tidak menunjukkan adanya kematian hewan uji. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa produk wall panel dari

  10. Berpikir Rasional-Ilmiah dan Pendekatan Interdisipliner dan Multidisipliner dalam Studi Hukum Keluarga Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khoiruddin Nasution

    2017-12-01

    Full Text Available This short article tries to explain how important it is to think rationally and scientifically, place the position of approachment in the Study of Islamic Family Law, also describe the use of Interdisciplinary and multidisciplinary approach to understand and practice the Islamic Family Law. In conclusion, there are three conclutions. First, students need to get used to think, write, speak and act rationallly and scientifically. The process can be carried out by integrating with the entire subjecy. Second,  needs a good and comprehensive understanding of approachment positions in the study of Islamic Family Law, both in relation to habituation of thinking, writing, speaking and acting rational and scientific as well as in effort to integrate and interconnect Islam and science. Third, it is necessary to habituate using an interdisciplinary and multidisciplinary approach to understand and observe all matters  that related to the Islamic Family Law.   [Tulisan singkat ini mencoba menjelaskan bagaimana pentingnya berpikir rasional dan ilmiah, meletakkan dimana posisi pendekatan dalam Studi Hukum Keluarga Islam, sekaligus menggambarkan penggunaan Pendekatan Interdisipliner dan Multidisipliner dalam memahami dan mengamalkan Hukum Keluarga Islam. Kesimpulannya ada tiga. Pertama, mahasiswa perlu dibiasakan berpikir, menulis, berbicara dan bentindak rasional dan ilmiah. Proses pembiasaannya dapat dilakukan secara terintegrasi dengan seluruh mata kuliah. Kedua, perlu pemahaman yang baik dan konprehensif bagaimana posisi pendekatan dalam studi Hukum Keluarga Islam, baik dalam kaitannya dengan pembiasaan berpikir, menulis, berbicara dan bentindak rasional dan ilmiah maupun dalam upaya integrasi dan/atau interkoneksi keilmuan. Ketiga, perlu pembiasaan menggunakan pendekatan interdisipliner dan multidisipliner dalam memahami dan mengamalkan segala persoalan yang berkaitan dengan Hukum Keluarga Islam.

  11. Bahasa, Simbol, dan Religi

    OpenAIRE

    Supriyadi, Supriyadi

    1999-01-01

    Manusia sering disebut sebagai makhluk sosial, makhluk berakal, makhluk berseni, dan sebagainya. Tulisan ini secara tidak langsung membicarakan manusia sebagai makhluk berbahasa, bersimbol, dan bereligi . Meskipun demikian, titik tolaknya bukan pada manusia itu sendiri, tetapi pada bahasa, simbol, dan religinya, terutama pada hubungan di antara ketiganya . Hubungan antara bahasa dan simbol tidak diragukan lagi karena bahasa merupakan jenis simbol . Demikian juga hubungan antara simbol dengan ...

  12. Evaluasi Manfaat Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT Perkebunan Kopi Rakyat dalam Meningkatkan Pendapatan Petani

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendiarto Hendiarto

    2007-12-01

    Full Text Available Integrated pest management (IPM Farmers Field School (FFS on coffee crop had been conducted in East Java since 1998 until 2003. The IPM-FFS program aimed to increase productivity and quality of the coffee bean through the improvement of the crop and the environment. The aim of this paper was to 1 describe the benefit of the implementation of IPM practicing farmers. The tabulation descriptive method, the profit function and logit function analysis were used. Results showed that the application of IPM technology could increase the profit and the quality of the coffee bean and the price of coffee at farmer level obviously affected the farmer to adopt IPM and increase the income of the farming.   Sekolah Lapangan Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT tanaman kopi telah dilaksanakan di provinsi Jawa Timur sejak tahun 1998 sampai 2003. Program SLPHT bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas biji kopi melalui perbaikan teknik budidaya tanaman dan perbaikan lingkungan. Tujuan tulisan ini adalah 1menjelaskan manfaat pelaksanaan teknologi PHT, dan 2 mengetahui faktor-faktor penentu yang mempengaruhi petani melaksanakan PHT. Untuk dapat menjawab tujuan dalam tulisan ini, digunakan metode deskriptif dan fungsi produksi dengan pendekatan fungsi keuntungan dan logit. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1 penerapan teknologi PHT dapat meningkatkan keuntungan dan kualtas biji kopi; 2 harga kopi di tingkat petani secara nyata mempengaruhi petani untuk menerapkan PHT dan meningkatkan pendapatan usaha tani.

  13. Mosquito Survey in the Campus Area of Universitas Padjadjaran Jatinangor in September to November 2016

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lia Faridah

    2017-12-01

    Kabupaten Sumedang dilaporkan sebagai salah satu daerah endemik demam berdarah di Jawa Barat. Jumlah pasien demam berdarah yang datang ke Rumah Sakit Umum Daerah Sumedang meningkat dalam tiga bulan terakhir pada tahun 2015. Universitas Padjadjaran (Unpad merupakan salah satu wilayah yang terluas di Jatinangor Sumedang sebagai tempat banyak orang melakukan aktivitas pada siang dan malam hari. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi jenis genera nyamuk yang ada di kampus Unpad Jatinangor berdasar atas waktu dan lokasi. Survei lapangan dilakukan pada 22 lokasi di kampus Unpad Jatinangor pada bulan September–November 2016 menggunakan perangkap nyamuk cahaya yang dimodifikasi. Perangkap nyamuk ditempatkan di dalam dan luar ruangan untuk setiap lokasi. Perangkap nyamuk dipasang selama 24 jam, kemudian nyamuk dikumpulkan setiap 12 jam. Nyamuk yang terperangkap dikumpulkan dan dimasukkan ke dalam cangkir plastik, diberi label sesuai dengan waktu pengambilan, kemudian dibawa ke Laboratorium Parasitologi Unpad untuk diidentifikasi. Hasil penelitian menunjukkan 4 genera nyamuk ditemukan di kampus Unpad Jatinangor, yaitu Culex spp. (405, Armigeres spp. (70, Aedes spp. (33, dan Anopheles spp. (10. Pencegahan pada tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk dan perlindungan menggunakan kawat nyamuk pada jendela harus dipertimbangkan untuk menurunkan risiko penyakit tular vektor. Simpulan penelitian ini, Aedes spp. merupakan nyamuk yang paling aktif pada siang hari serta Culex spp. dan Armigeres spp. yang paling aktif pada malam hari.

  14. VIDEO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR BAHASA INGGRIS PARA SISWA KELAS XI IPS 2 MA NEGERI RENGEL TUBAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Muktamir

    2017-07-01

    Abstrak: Video sebagai Media Pembelajaran untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Bahasa Inggris para Siswa Kelas XI IPS 2 MA Negeri Rengel Tuban. Keberhasilan beelajar indivisu sangat dipengaruhi oleh banyak factor. Motivasi sebagai bagian dari factor-faktor yang memberikan penaruh yang kuat bagi para siswa padaaktivitas pembelajaran Bahasa inggris. penelitian ini di desain untuk meningkatkan motivasi beljaran para siswa dengan menggunakan video. Pada penelitian ini kita menggunakan film pendek sebagai medi pembelajaran dengan menerapkan tiga langkah dalam proses pengajaran. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Subyek penelitian ini adalah parasiswa kelas sebelas IPS 2 MA Negeri rengel Tuban pada tahun pelejaran 2016/2017 yang terdiri atas 32 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes, catatan lapangan, lembar observasi dan kuisioner. Hahil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan video dapat meningkatkan motivasi para siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil pengisian kuesioner; hasil penelitian mengindikasikan bahwa motivasi instrinsik dan ekstrinsik para siswa mengalami peningkatan. Hal ini bisa bilihat dari hasil pembelajaran pada siklus 1 dan 2. Motivasi instrinsik siswa adalah pada saat studi pendahuluan adalah 53.4%, dan meningkt pada siklus 1 menjadi 68.8% dan di siklus 2 meningkat menjadi 85.4%. Motivasi ekstrinsik para siswa pada pre-studi adalah 51.5% dan pada siklus 1 adalah 78.6% dan hasil setelah siklus 2 adalah 89.6%. Kata kunci: Video, media pengajaran, motivasi.

  15. TANGKI SEPTIK DAN MASALAHNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Soewasti Soesanto

    2012-10-01

    Full Text Available Manusia yang sehat tiap hari membuang tinja yang harus ditampung dan/atau diolah secara saniter. Meskipun Indonesia telah 55 tahun merdeka dan telah memiliki banyak ahli sanitasi/teknik penyehatan baik lulusan dalam maupun luar negeri, namun cara pengelolaan tinja yang ada kebanyakan masih belum memenuhi syarat kesehatan. Tangki septik dianggap sebagai cara penampungan tinja yang terbaik, padahal sebenarnya masih terjadi pencemaran tanah dan air melalui saluran perembesan.Tangki septik (septic tank merupakan salah satu macam sarana pengolahan tinja manusia yang pada garis besarnya terdiri dari sebuah tangki pembusukan lumpur (sludge digester dan saluran perembesan efluen. Tangki pembusukan harus memenuhi syarat mengenai perbandingan panjang dan lebar serta syarat kedalaman maksimum dan minimum, agar pembusukan lumpur dari tinja manusia dapat berjalan sempurna malahan tidak berbau busuk lagi.

  16. Perancangan dan Implementasi Autonomous Landing Menggunakan Behavior-Based dan Fuzzy Controller pada Quadcopter

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fadjri Andika Permadi

    2012-09-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi sistem kendali pesawat sayap berputar (copter semakin pesat salah satunya pada pesawat berbaling-baling empat (quadcopter. Landing merupakan bagian tersulit dalam penerbangan quadcopter. Ukuran quadcopter yang kecil mengakibatkan susahnya pengendalian kestabilan dan kecepatan turun.Cara mengatasi permasalahan ini adalah dengan autonomous landing yang menggunakan algoritma kendali behavior-based (berbasis perilaku. Tugas akhir ini merancang dan mengimplementasikan algoritma kendali behavior-based (berbasis perilaku pada proses autonomous landing quadcopter dan kontroler PD (Proporsional, Diferensial pada untuk  kestabilan sudut roll dan pitch, sedangkan untuk jarak landing menggunakan kontroler logika fuzzy. Pada Tugas Akhir ini, didapatkan nilai parameter kontroler PD roll dan kontroler PD pitch dari hasil tuning terstruktur pada simulasi Kp=500 dan Kd=30. Sedangkan kendali landing menggunakan kontroler logika fuzzy dengan parameter Ke=4 Kde=175 dan Ku=1 pada simulasi dapat melakukan proses landing selama 8 detik dari ketinggian 3 meter. Respon hasil implementasi pada quadcopter belum sesuai dengan hasil simulasi. Proses landing pada implementasi lebih cepat dengan waktu 3.5 detik dari ketinggian 2 meter, selain itu koreksi sudut roll dan sudut pitch masih terhadapat error +/-3º.

  17. Penskalaan Butir Format Respons Pilihan dan Respons Bebas Berdasarkan Model Rasch dan Partial Credit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Hariadi

    2007-06-01

    Full Text Available Penelitian melihat pengaruh jumlah parameter butir, kategori respons bebas (RB, pengaruh sampel terhadap akurasi estimasi parameter kemampuan untuk menghasilkan estimasi yang stabil dan pengaruh pembobotan butir RP dan butir RB terhadap kesalahan baku. Penelitian dalam dua tahap, simulasi menggunakan 30 kondisi dengan replikasi 50 dengan variabel panjang tes, jumlah kategori, dan jumlah parameter butir, dan analisis deskriptif, dilanjutkan penerapan penskalaan gabungan butir tipe respons pilihan (rp dan butir respons bebas (rb pada konstruksi tes elektronika yang terdiri 40 butir pilihan ganda dan 4 butir jawaban tersusun, 3 butir memiliki lima kategori jawaban dan 1 butir dengan 4 kategori jawaban, melibatkan 355 siswa. Hasil penelitian menunjukkan: ukuran sampel kurang berpengaruh pada root mean square error atau (RSME> dan korelasi antara 9 dengan 0, namun berpengaruh terhadap akurasi estimasi parameter butir pilihan ganda (/>/y,dan parameter butir respons tersusun (3^- Jumlah parameter butir berpengaruh terhadap parameter kemampuan, tetapi tidak berpengaruh terhadap akurasi dari b^, dan S„,. Estimasi dari parameter tingkat kesulitan butir jawaban tersusun tiga kategori lebih akurat daripada butir jawaban tersusun lima kategori. Estimasi tahan {robust untuk parameter kesulitan butir jawaban tersusun 5 kategori memerlukan sampel minimal 250 responden, sedangkan untuk butir respons tersusun 3 kategori memerlukan sampel minimal 100 responden. Estimasi parameter kemampuan dari skor total (0^^ tidak sama dengan rata-rata jumlah tbeta dari masing-masing subtes (0^ + 0CR. Theta dari tes yang dikalibrasi bersama-sama berbeda dengan theta dari total subtes yang dikalibrasi secara terpisah. Korelasi kemampuan yang mengunakan pembobotan dan kemampuan tanpa pembobotan mempunyai suatu rentang dari 0,988 sampai 0,948. Kata kunci: penyekaiaan, model rash dan partial credit.

  18. PENGEMBANGAN RUBRIK PENYEKORAN PADA ASESMEN OTENTIK UNTUK MATERI TABUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Astin Duwi Mutiara

    2017-10-01

    Full Text Available The purpose of this development study is to produce a scoring rubric on authentic assessment for tube material that meets the valid, practical, and reliable criteria. This development research uses the Plomp model. The result of this research is holistic scoring rubric and analytic on tube material with very valid value shown by percentage of score given by validator equal to 87,5%. The results of a limited trial show that the holistic and analytical rubrics on the tube material is quite practical and reliable. The value of this practicality is respectively indicated by the respondent response of holistic and analytical rubric users in the tube material by 80% and 78.33%. The scores reliability score of holistic and analytical rubric users on tube material was 0.738 and 0.868 respectively. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan rubrik penyekoran pada asesmen otentik untuk materi tabung yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan reliabel. Penelitian pengembangan ini menggunakan model Plomp. Hasil penelitian ini berupa rubrik penyekoran holistik dan analitik pada materi tabung dengan nilai sangat valid yang ditunjukkan oleh presentase skor yang diberikan validator sebesar 87,5%. Hasil uji coba secara terbatas menunjukkan bahwa rubrik holistik dan analitik pada materi tabung itu cukup praktis dan reliabel. Nilai kepraktisan ini secara berturut-turut ditunjukkan oleh respons angket pengguna rubrik holistik dan analitik pada materi tabung sebesar 80% dan 78,33 %. Nilai reliabilitas skor dari pengguna rubrik holistik dan analitik pada materi tabung secara berturut-turut sebesar 0,738 dan 0,868.

  19. ANALISIS TINGKAT KEPUASAN DAN HARAPAN PASEN TERHADAP PELAYANAN PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT DAERAH PROVINSI DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunarto Sunarto

    2010-10-01

    Full Text Available Kepuasan merupakan perasaan seseorang mengenai kesenangan atau kekecewaan sebagai hasil membandingkan antara kinerja dan harapan. Jumlah kunjungan Puskesmas tahun 2007 sebesar 3.094.027 pasien yang terdiri dari 3.076442 rawat jalan dan 17.585 rawat inap. Penelitian untuk mengentahui gambaran tingkat kepuasan dan untuk mengetahui perbedaan tingkat kepuasan dan harapan pasien yang mendapatkan pelayanan Puskemas dan rumah sakit menurut wilayah Kabupatet / Kota di Propinsi DIY Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan cros sectional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner dengan 35 item pernyataan yang diambil dari atribut-atribut SERVQUAL dalam 5 dimensi. Total sampel untuk lima Kabupaten Kota sebanyak 1000, masing-masing Kabupaten Kota 200. Penelitian ini dilakukan terhadap pasien yang menerima pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah di Kabupaten-Kota Daerah Istimewa Yogyakarta. Penilaian tingkat kepuasan pasien ketika mereka berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit di Propinsi DIY, dengan menggunakan skala O sampai 4. Hasilnya adalah dimensi tangibles, rata-rata kepuasan pasien (2,96 cukup dan harapan pasien (3,38 pada dimensi reliability, rata-rata kepuasan pasien (3,01 bagus dan harapan pasien (3,40. Pada dimensi responsiveness, rata-rata kepuasan pa-sien (3,07 bagus dan harapan pasien (3,42. Dimensi assurance, rata-rata kepuasan pasien (3, 1 0 bagus dan harapan pasien (3 ,42. pada dimensi emphaty, rata-rata kepuasan pasien (3,02 bagus dan harapan pasien (3,35. Hasil uji statistik didapatkan nilai p > 0.05, berarti pada alpha 5%, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat kepuasan diantara kelima wilayah kabupaten/kota di DIY. Penilaian tingkat kepuasan pasien, ketika mereka berkunjung ke Puskesmas dan Rumah Sakit di DIY secara rata-rata bagus dan tidak ada perbedaan tingkat kepuasan menurut wilayah Kabupaten-Kota di Propinsi DIY. Kata Kunci : Kepuasan, harapan

  20. Perkiraan Asupan Iodium dan Natrium Menggunakan Urin 24 Jam pada Anak dan Dewasa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoko Kartono

    2015-01-01

    deficiency area but considerably high intake of sodium based on the analysis of a 24 hour urine collection. Keywords: adult, children, iodine, sodium, 24 hours urine.   ABSTRAK Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2007 mendapatkan angka hipertensi yang tinggi (31.7%. Pertanyaannya, masih relevankah program fortifikasi iodium dalam garam karena konsumsi garam berkorelasi dengan hipertensi. Tujuan penelitian ini menilai kadar iodium urin dan natrium urin serta perkiraan asupan natrium dan iodium. Disain studi potong lintang dengan sampel keluarga: bapak, ibu, anak 6-12 tahun. Lokasi di tiga desa di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Sebanyak 99 keluarga menjadi sampel penelitian. Variabel dikumpulkan mencakup berat dan tinggi badan, kadar iodium   garam, volume urin 24 jam, kadar iodium urin dan natrium urin. Perkiraan asupan iodium dan natrium menggunakan nilai iodium dan natrium urin dan volume urin. Jenis garam yang dikonsumsi (97% bentuk bata, rerata kadar iodium 20.4 ppm dan konsumsi garam 8.0 ± 4.7 gram per orang per hari. Median dan rerata volume urin 1500 mL dan 1523 ± 623 mL. Median dan rerata ekskresi iodium urin (EIU 93 dan 105 ± 61 μg/L. Proporsi EIU subyek < 100 μg/L 55.6% dan EIU ≥ 300 μg/L 1%. Median dan rerata ekskresi natrium urin (ENU 2588 mg/L (ppm dan 2732 ± 986 mg/L. Proporsi ENU ≥ 2300 mg/L 62%. Frekuensi konsumsi sumber iodium dan natrium: 47.5% subyek mengonsumsi mi instan dan snack 1-2 kali seminggu, 98% mengonsumsi vetsin/kecap/saus ≥ 1 kali sehari. Frekuensi makan makanan asin: 53.9% subyek mengonsumsi 1-2 kali seminggu dan 26.9% mengonsumsi roti/biskuit/cake 1-2 kali seminggu. Median dan rerata asupan iodium (bapak, ibu, anak 113 μg/L dan 126 ± 73 μg/L. Median dan rerata asupan natrium (bapak, ibu, anak 3131 mg/L dan 3306 ± 1193 mg/L. Ringkasnya, garam merupakan sumber utama asupan iodium dan natrium walaupun kadar iodium dalam garam cukup rendah dibanding standar nasional industri. Lokasi penelitian merupakan daerah kekurangan

  1. KEADILAN ORGANISASIONAL DAN KONSEKUENSINYA TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR GURU SMA DAN SMK KOTA MADIUN*

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Veronika Agustini Srimulyani

    2017-11-01

    Full Text Available Keadilan organisasional memiliki potensi untuk menciptakan manfaat besar bagi organisasi dan karyawan, dan salah satu manfaatnya adalah menumbuhkan extra-role behavior (ERB atau organizational citizenship behavior (OCB. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis konsekuensi keadilan organisasional (keadilan distributif, keadilan prosedural, dan keadilan interaksional pada organizational citizenship behavior guru SMA dan guru SMK di Kota Madiun. OCB dibagi menjadi dua jenis yaitu citizenship behaviors directed toward individuals (OCB-I dan citizenship behaviors directed towards the organisation (OCB-O. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian ini adalah 409 guru, yang dipilih secara non-acak. Data diperoleh dengan menyebarkan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian disimpulkan: keadilan distributif dan keadilan interaksional berpengaruh positif signifikan terhadap OCB-I dan OCB-O; keadilan prosedural tidak berpengaruh signifikan terhadap OCB-I tetapi keadilan prosedural berpengaruh positif signifikan terhadap OCB-O.

  2. PENINGKATAN KUALITAS DAN PROSES PEMBUATAN BIODIESEL DARI BLENDING MINYAK KELAPA SAWIT (PALM OIL DAN MINYAK KELAPA (COCONUT OIL DAN BANTUAN GELOMBANG ULTRASONIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hantoro Satriadi

    2015-01-01

    Full Text Available Keterbatasan solar sebagai sumber energi bahan bakunya tidak dapat diperbaharui menuntut adanya bahan baku alternatif yang dapat diperbaharui dan ramah lingkungan untuk pembuatan biodiesel. Reaksi utama produksi biodiesel adalah esterifikasi dan transestirifikasi yang berlangsung lambat dan membutuhkan banyak katalis dan alkohol. Reaksi yang terjadi belum sempurna dan belum memenuhi standar SNI dan ASTM. Untuk memperbaiki mutu biodiesel serta menghasilkan yield maksimal, maka dilakukan blending bahan baku antara minyak kelapa sawit dan minyak kelapa dan dengan bantuan gelombang ultrasonic. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variabel perbandingan volume minyak kelapa sawit dan minyak kelapa, perbandingan volume methanolminyak, dan persentase berat katalis terhadap minyak terhadap hasil atau yield biodiesel. Alat utama yang digunakan adalah reaktor yang dilengkapi pembangkit gelombang ultrasonic dengan temperature 60 oC, tekanan 1 atm, volume 3 liter, dan frekuensi 28 kHz. Variabel proses pada penelitian ini adalah perbandingan volume minyak sawit dan kelapa 2:1, 3:1, dan 4:1, pebandingan volume metanol-minyak 0,2:1, 0,25:1, dan 0,3:1, dan persentase berat katalis KOH terhadap minyak 0,3%, 0,5%, dan 0,7%. Hasil penelitian didapat konversi tertinggi dicapai pada variabel perbandingan volume minyak sawit dan kelapa 3:1, perbandingan volume metanol/minyak 0,25:1, dan persentase berat katalis terhadap minyak dengan yield 97,26%.[A Improvement of Quality and Process for Biodiesel Production from Palm Oil and Coconut Oil Blends with Ultrasound Assisted] Limitations of solar energy as a source of raw material cannot be renewed demands for alternative raw materials that are renewable and environmentally friendly for the manufacture of biodiesel. The main production of biodiesel reaction is esterification and transestirifikasi which runs slow and requires a lot of alcohol and a catalyst. Reactions that happen yet perfect, and has not met

  3. PENGARUH LATIHAN FARTLEK DENGAN TREADMILL DAN LARI DI LAPANGAN TERHADAP DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maya Kurnia

    2013-04-01

    Abstract The objective of this study is to reveal the effect of fartlek with treadmill, running, and vital lung capacity on respiratory endurance. The study used the experiment factorial 2x2 block design. The data were collected using the respiratory endurance test (using the twelve minutes by Cooper’s test with maximal distance which can be taken within twelve minutes. The results of this study are as follows: (1 There is a difference in respiratory endurance between those who were involved in fartlek with treadmill with those who ran. The respiratory endurance is better for those who ran than those who used treadmill. (2 There is a difference in respiratory endurance between those who have low vital lung capacity with those who have high vital lung capacity. The respiratory endurance is better for those who have high vital lung capacity than those who have low vital lung capacity. (3 There is no interaction between those who were involved in fartlek with treadmill, running, and vital lung capacity in respiratory endurance. Members who were involved in fartlek with ran and have low vital lung capacity, who were involved in fartlek with treadmill and have high vital lung capacity, and who were involved in fartlek with ran and have high vital lung capacity is not different significance. Keywords: fartlek training, vital lung capacity, respiratory endurance.

  4. Perbandingan Akurasi Pengukuran Suhu Dan Kelembaban Antara Sensor DHT11 Dan DHT22

    OpenAIRE

    Saptadi, Arief Hendra

    2014-01-01

    Suhu dan kelembaban merupakan dua objek pengukuran yang acapkali terdapat di dalam sistem akuisisi data. Terdapat banyak piranti sensor yang berfungsi untuk mengukur dua objek tersebut dan akurasi merupakan salah satu parameter yang dapat digunakan untuk memilihnya. DHT11 dan DHT22 adalah sensor seri DHT dari Aosong Electronics yang dapat melakukan pengukuran suhu dan kelembaban secara serempak dengan keluaran digital. Informasi tentang akurasi terdapat di dalam lembar data keduanya. Kendati ...

  5. Pertumbuhan dan Mutu Fisik Bibit Jabon (Anthocephalus Cadamba Miq.) di Polibag dan Politub

    OpenAIRE

    Junaedi, Ahmad

    2010-01-01

    Informasi pertumbuhan dan mutu fisik bibit jabon (Anthocephalus cadamba Miq.) di wadah bibit dengan volume yang berbeda diperlukan sebagai bagian yang akan diperhitungkan dalam pemilihan wadah bibit yang akan digunakan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pertumbuhan dan mutu fisik bibit jabon yang disapih pada wadah bibit polibag (volume 300 cm3) dan politub (volume 60 cm3). Tahapan penelitian meliputi : pembibitan serta pengamatan pertumbuhan dan penilaian mutu fisik bibit jabon yang ...

  6. Implementasi Penggunaan Aplikasi AutoCAD dalam Meningkatkan Kompetensi Dasar Menggambar teknik bagi Masyarakat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Risma Dwi Atmajayani

    2018-05-01

    Full Text Available Dengan berkembangnya teknologi, maka gambarpun ikut mengalami kemajuan dalam penggunaannya. Dengan kecanggihan dan kemajuan teknologi dapat melahirkan suatu cara menggambar dengan media komputer. Teknologi dapat membantu mempercepat menyelesaikan suatu pekerjaan, tidak terkecuali aplikasi CAD (Computer Aided Design. Program yang sering digunakan untuk pengajaran CAD adalah AutoCAD yang merupakan sebuah aplikasi (software yang digunakan untuk menggambar, mendesain gambar, menguji material dimana program tersebut mempunyai kemudahan dan keunggulan untuk membuat gambar secara tepat dan akurat. Berdasarkan temuan dilapangan yang didasari tinjauan langsung, didapatkan informasi bahwa materi AutoCAD yang diperoleh dari jenjang sebelumnya masih banyak yang jauh dari kondisi ideal. Materi AutoCAD yang didapatkan masih banyak tentang teori sedikit praktek, perangkat hardware yang terbatas sampai pada ketersediaan sumber daya manusia yang kurang adalah permasalahan umum yang terjadi. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah (1 Meningkatkan mutu peserta pelatihan melalui workshop pemanfaatan aplikasi AutoCAD (2 Meningkatkan ketrampilan peserta pelatihan dengan membuat suatu proyek desain gambar bangun berbasis aplikasi AutoCAD. Manfaat kegiatan pelatihan adalah: (1 Peserta pelatihan dapat meningkatkan pemahaman tentang program AutoCAD; (2 Peserta pelatihan dapat menyalurkan pengetahuan dan ketrampilan yang didapatkan nantinya kepada yang membutuhkan dan terutama akan sangat membantu para calon civil engineer dalam menyelesaikan pekerjaan yang berkaitan dengan desain rancang bangun; (3 Peserta pelatihan dapat mendesain gambar menggunakan program AutoCAD.

  7. JALUR SEPEDA SEBAGAI BAGIAN DARI SISTEM TRANSPORTASI KOTA YANG BERWAWASAN LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A Artiningsih

    2016-01-01

    Full Text Available Menciptakan kota berwawasan lingkungan dapat diupayakan dengan mengurangi volume kendaraan, misalnya melalui penggunaan angkutan umum massal atau penggunaan kendaraan ramah lingkungan. Penggunaan sepeda sebagai kendaraan ramah lingkungan di Jakarta, telah diinisiasi oleh komunitas yang menerapkan gaya hidup berwawasan lingkungan, misalnya komunitas B2W (Bike to Work. Sepeda menjadi pilihan menarik karena biaya operasionalnya yang murah, dan kesanggupan memperpendek waktu tempuh di jalanan yang macet, serta kemampuannya bermanuver di sela-sela kendaraan lain. Namun sekarang ini jalur khusus sepeda, maupun lahan parkir khusus sepeda di per-kotaan masih terbatas. Akibatnya, muncul ancaman terhadap keselamatan pengguna sepeda, karena harus berkendara pada kondisi jalan tanpa pemisah jalur kendaraan bermotor dan tidak bermotor. Akibatnya ada okupansi pedestrian menjadi jalur sepeda, yang akhirnya mengancam keselamatan pe-jalan kaki. Banyak hal patut dipertanyakan. Apa urgensi jalur sepeda pada pengembangan infratruktur jalan di perkotaan? Apakah kemudian upaya pengembangan jalur sepeda tidak akan menjadi hal yang kontra produktif dalam penataan ruang? Mengingat, penciptaan kota berkelanjutan melalui perenca-naan dan pengelolaan sistem transportasi baru efektif jika terintegrasi dengan strategi pengelolaan penggunaan lahan dan lingkungan. Alokasi jalur sepeda di perkotaan bukanlah upaya yang berdiri sendiri, namun harus menjadi salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari rangkaian strategi pem-bangunan berkelanjutan yang dilakukan secara simultan.

  8. GAMBARAN JENIS DAN JUMLAH KONSUMSI FAST FOOD DAN SOFT DRINK PADA MAHASISWA OBESITAS DI UNIVERSITAS HASANUDDIN

    OpenAIRE

    Suryanti, Rut; Jafar, Nurhaedar; Syam, Aminuddin

    2013-01-01

    Konsumsi fast food dan soft drink dapat menyebabkan kelebihan berat badan dan obesitas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran jenis dan jumlah zat gizi makro dari konsumsi fast food dan soft drink pada mahasiswa yang obesitas.Jenis penelitian adalah deskriptif, dilaksanakan pada bulan Mei-Juni 2013 di Universitas Hasanuddin dengan jumlah responden 60 orang. Instrument penelitian adalah kuesioner identitas diri dan food frekuensiSemiQuantitatif fast food dan soft drink, food pictur...

  9. URGENSI DAN PROSPEK PENGATURAN (IUS CONSTITUENDUM UU TENTANG CONTEMPT OF COURT UNTUK MENEGAKKAN MARTABAT DAN WIBAWA PERADILAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilik Mulyadi

    2015-07-01

    Full Text Available UU Contempt of Court merupakan kebutuhan yang bersifat urgent, segera dan mendesak, sehingga perlu dilakukan kajian dan penelitian secara kritis, akademis dan bersifat komprehensif untuk menjaga keluhuran dan menegakkan martabat dan wibawa peradilan.

  10. Fluiditas Antara Maskulinitas Dan Femininitas: Representasi Waria Dalam Film Dokumenter Dan Fiksi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maimunah Maimunah

    2012-06-01

    Full Text Available Dunia Waria menjadi salah satu tema yang muncul dalam perkembangan film Indonesia pasca Orde Baru. Penelitian ini mengkaji dua film dokumenter dan sebuah film fiksi yaitu Betty Bencong Slebor karya Benyamin Sueb (1978 serta dua film dokumenter Renita­Renita karya Tony Trimarsanto (2006 dan Ngudal Piwulang Wandu karya Kukuh Yudha Karnanta (2009. Meng­ gunakan metode penelitian kualitatif dan teori queer dalam membaca media film, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari ketiga film tersebut terlihat perbedaan dalam memaknai tubuh dan gender. Tokoh Sholeh dalam Ngudal Piwulang Wandu berharap suatu hari nanti kembali menjadi lanang sejati, menikah secara heteroseksual dan memiliki anak. Renita membayangkan tubuh dan identitas gender sebagai perempuan sempurna, sedangkan Betty terlihat menikmati interplay antara tubuh feminine dan maskulinnya. Tubuh dalam konteks ini dapat dilihat sebagai suatu con­ tinuum, perpaduan antara femininitas dan maskulinitas, bukan suatu entitas yang statis. Perbe­ daan ketiga tokoh utama dalam memandang tubuh, seksualitas, dan gender mereka juga mere­ fleksikan bahwa tidak ada identitas dan entitas tunggal dari waria. Abstract: The growing visibility of waria/male to female transgender has become one of the do­ dominant features in Indonesia’s contemporary film industry. The research examines three waria films: Tony Trimarsanto’s Renita­Renita (2006, Kukuh Yudha Karnanta’s Ngudal Piwulang Wan­ du (2009, and Benyamin Sueb’s Betty Bencong Slebor (1978. Two basic research questions are, firstly: how is the fluidity of masculinity and femininity represented; secondly how do the waria per­ceive themselves (self­identity in a heterosexual culture. Queer film theory will be used in analyzing the film diegesis. The research finds the fluidity and continuum of the waria main characters in de­fining the meaning of the self and their bodies. This fluidity offers a playful negotiation to the essen

  11. RETURN DAN RISIKO SAHAM PADA PERUSAHAAN PERATA LABA DAN BUKAN PERATA LABA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Putra R.A.

    2013-05-01

    Full Text Available Perataan laba merupakan praktik yang umum dilakukan oleh manajer perusahaan untuk mengurangi fluktuasi laba, yang diharapkan memiliki efek menguntungkan bagi evaluasi kinerja manajemen. Beberapa peneliti percaya bahwa investor memiliki lebih banyak kecenderungan untuk berinvestasi di perusahaan yang menerapkan perataan laba. Investor percaya bahwa perusahaan halus memiliki return yang berbeda dan risiko investasi. Beberapa penelitian membuktikan tentang return yang berbeda dan risiko investasi antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Studi lainnya menyatakan bahwa tidak ada perbedaan antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Penelitian ini mencoba untuk menguji perbedaan risiko investasi dan return antara perusahaan manufaktur perata dan bukan perata laba yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2009-2011. Perusahaan-perusahaan diklasifikasikan dengan Indeks Eckel dan pendapatan berdasarkan pendapatan operasional, laba sebelum pajak, dan laba setelah pajak. Studi ini menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan return investasi antara perusahaan perata dan bukan perata laba. Namun, ada perbedaan dalam risiko investasi antara perusahaan perata dan bukan perata labaKata kunci: Return, Risiko, Perata laba, Beta Income smoothing is a common practice by corporate managers to reduce fluctuations in earnings, which are expected to have beneficial effects for management performance evaluation. Some researchers believe that investors have much more tendency to invest in companies that apply income smoothing. Investors believe that smoother companies have different return and risk investment.  Some studies prove about different return and risk investment between the smoother and non-smoother companies. On the other hand, the rest studies state that there is no difference between smoother and non-smoother companies. This study tries to examine the difference of investment risk and return between smoother and non-smoother manufacturing

  12. PENGARUH VARIETAS DAN SISTEM BUDIDAYA TERHADAP PERTUMBUHAN, PRODUKSI, DAN KANDUNGAN GIZI JAGUNG (ZEA MAYS L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yukarie Ayu Wulandari

    2016-06-01

    Full Text Available Jagung merupakan bahan pangan yang berpotensi untuk dikembangkan sebagai pangan lokal, pakan, dan bahan baku industri. Mengingat pentingnya jagung, maka perlu adanya upaya untuk peningkatan produktivitasnya. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh varietas dan sistem budidaya terhadap pertumbuhan, produksi, dan kandungan gizi jagung. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan petak utama varietas (Srikandi Putih-1 dan Srikandi Kuning-1 dan anak petak sistem budidaya (organik dan inorganik yang diulang lima kali. Hasil menunjukkan bahwa varietas Srikandi Putih-1 memberikan hasil tertinggi pada tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, lingkar batang, pati, dan vitamin A. Varietas Srikandi Kuning-1 memberikan hasil tertinggi pada produksi, protein dan lemak. Sistem budidaya inorganik memberikan hasil tertinggi pada tinggi tanaman, jumlah daun, panjang tongkol, bobot bersih tongkol, bobot pipilan kering, bobot 100 butir, konversihasil/ha, patidan protein. Interaksi varietas Srikandi Putih-1 dengan sistem budidaya organik memberikan hasil tertinggi terhadap jumlah daun, lingkar batang dan kandungan vitamin A. Varietas Srikandi Kuning-1 yang dibudidayakan secara inorganik memberikan hasil tertinggi terhadap bobot bersih tongkol, bobot pipilan kering, bobot 100 butir, konversi hasil ha-1 dan kandungan protein. Kandungan pati tertinggi pada varietas Srikandi Putih-1 yang dibudidayakan secara inorganik, sedangkan kandungan lemak tertinggi pada varietas Srikandi Kuning-1 yang dibudidayakan secara organik.

  13. TUGAS DAN WEWENANG PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN (PPATK DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johari Johari

    2014-03-01

    Full Text Available Tugas dan wewenang Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK terdapat di dalam Pasal 26 dan Pasal 27 Undang-Undang No. 25 Tahun 2003 tentang Tindak Pencucian Uang. Berdasarkan ketentuan tersebut, tugas dan wewenang PPATK tersebut bertujuan untuk mendeteksi terjadinya tindak pidana pencucian uang, dan membantu penegakan hukum yang berkaitan dengan pencucian uang, termasuk tindak pidana asal yang melahirkannya (predicate offences. Namun, Peranan PPATK akan berjalan secara efektif apabila aparat penegak hukum seperti Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Bea dan Cukai, para regulator seperti Bank Indonesia, Departemen Keuangan, Badan Pengawas Pasar Modal serta Penyedia Jasa Keuangan, industri perbankan, asuransi, perusahaan pembiayaan, dana pensiun, perusahaan efek, pengelola reksadana, media massa, masyarakat bekerjasama secara terorganisir dan terpadu dalam pemberantasan tindak pencucian uang di Indonesia. Dengan kewenangan yang dimilikinya, PPATK dapat mengejar hasil dari kejahatan, apabila hasil kejahatan tersebut dapat dikejar dan disita maka negara dengan sendirinya akan mengurangi tindak kejahatan itu sendiri. Kata kunci : Pencucian uang, tindak pidana pencucian uang (money laundering, kejahatan terorganisir, dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK.

  14. Subjektivitas Dalam Iklan Ambient Media Miracle Aesthetic Clinic

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wegig Murwonugroho

    2015-09-01

    Full Text Available Subjektivitas di dalam iklan adalah kuasa yang dimiliki iklan untuk mengkonstruksi trend, kebenaran, hingga ideologi yang terjadi melalui alam bawah sadar. Iklan berfungsi menyampaikan pesan, yang direpresentasi-visualkan melalui metafora-metafora yang menjembatani antara gambaran imajinasi dan realitas. Ambient media merupakan media beriklan yang memanfaatkan lingkungan di mana iklan ditempatkan. Miracle Aesthetic Clinic (Miracle merepresentasi-visualkan iklan ambient media-nya dengan cara menghilangkan tampilan wajah kedua boneka perempuan. Wajah model iklan merupakan komoditi pencitraan yang pada umumnya memiliki nilai jual, namun dalam kedua iklan ini justeru ditenggelamkan ke dalam alas meja dan dinding tembok. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Analisa Wacana Kritis untuk menganalisa subjektivitas di dalam pemaknaan ambient media. Subjektivitas iklan Miracle menyudutkan perempuan tidak dapat hadir, tersisih, menjadi sosok yang mengerikan di dalam tataran sosialnya ketika wajah berjerawat.  Iklan ambient media Miracle ini berhasil mengkonstruksi wacana trend baru kecantikan wajah yang tidak terbatas pada tolok ukur karakteristik kecantikan pada umumnya. Kata kunci: ambient media, subjektivitas, kuasa, kecantikan ideal perempuan.

  15. Penyusunan Perencanaan Keberlangsungan Bisnis PT PLN (Persero APD Jateng dan DIY dengan ISO 22301 dan Metode OCTAVE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azmi Afifah Zahra

    2017-01-01

    Full Text Available Abstrak— Penelitian dalam tugas akhir ini adalah melakukan penyusunan perencanaan keberlangsungan bisnis teknologi informasi pada PT PLN (Persero APD Jateng dan DIY dengan berbasis risiko sebagai bentuk kesiapan perusahaan dalam menangani risiko dan dampak bisnis yang mengancam perusahaan. PT PLN (Persero APD Jateng dan DIY menggunakan sistem dan layanan TI sebagai daya dukung perusahaan dalam mencapai tujuannya. Penggunaan sistem dan layanan TI tersebut tidak terlepas dari adanya ancaman pada risiko sistem dan layanan TI serta dampak dari proses bisnis yang dijalankan oleh tiap fungsi bisnis perusahaan. Dalam proses penyusunan untuk perencanaan keberlangsungan bisnis akan dibuat terlebih dahulu alur kerja untuk kegiatan pengelolaan keberlangsungan bisnis (Business Continuity Management untuk PT PLN (Persero APD Jateng dan DIY dengan menggunakan acuan ISO 22301: 2012 dan alur kerja yang telah diterapkan oleh perusahaan lain yaitu dari Perusahaan Chubu Electric Power Company Group dan DHS Electricity dengan tetap memberikan prosedur praktis yang dapat disesuaikan oleh PT PLN (Persero APD Jateng dan DIY. Hasil akhir dari penelitian ini adalah berupa rekomendasi penerapan alur kerja dan strategi keberlangsungan bisnis untuk PT PLN (Persero berdasarkan pada risiko aset TI yang menjadi tanggung jawab tim SCADA dan Telekomunikasi.

  16. Optimasi Dosis Pupuk Dolomit pada Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis Guineensis Jacq. Belum Menghasilkan Umur Satu Tahun

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Sudradjat

    2015-09-01

    Full Text Available Kelapa sawit merupakan komoditi perkebunan utama karena sebagai sumber devisa negara dan menyediakan lapangan kerja. Indonesia adalah negara produsen terbesar kelapa sawit di dunia dengan luas areal mencapai 10.1 juta hektar. Peningkatan produktivitas dicapai dengan intensifikasi antara lain dengan melakukan rasionalisasi pemupkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis optimum pupuk dolomit pada tanaman kelapa sawit belum menghasilkan umur satu tahun. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Pendidikan dan Penelitian Kelapa Sawit IPB-Cargill, Jonggol, Bogor dari bulan Maret 2013 sampai Maret 2014. Rancangan yang digunakan adalah Faktorial Tunggal,  dosis pupuk dolomit,  yang disusun dalam lingkungan Acak Kelompok dengan tiga ulangan. Dosis pupuk dolomit yang diuji  terdiri atas 0, 200, 400, dan 600 g tanaman-1 tahun-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pupuk dolomit meningkatkan secara nyata terhadap peubah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, dan kandungan khlorofil daun, namun tidak berpengaruh terhadap kandungan Mg dalam jaringan daun. Berdasarkan tanggap peubah tinggi tanaman, dosis optimum pupuk dolomit untuk tanaman kelapa sawit pada umur satu tahun adalah 306.4 g dolomit tanaman-1tahun -1. Kata kunci: dolomit, dosis optimum, kelapa sawit, respons fisiologi, respons morfologi.

  17. ELEMEN-ELEMEN DALAM DESAIN KOMUNIKASI VISUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christine Suharto Cenadi

    1999-01-01

    Full Text Available In the recent information and technology globalization era%2C the role of Visual Communication Design has become important and it has become a hot topic which is inescapable from our daily lives. Almost every day%2C everwhere we go%2C we will encounter different forms of Visual Communication Design. Unfortunately%2C most of us have not yet realized the objectives and purposes of the Visual Communication Design. This paper will discuss about what the functions%2C purposes%2C elements and fields of the Visual Communication Design are. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam era globalisasi informasi dan teknologi seperti sekarang ini%2C Desain Komunikasi Visual berperan penting dan menjadi topik hangat yang tidak dapat terlepas dari kehidupan kita sehari-hari. Hampir setiap hari%2C kemanapun kita pergi%2C kita akan menjumpai bentuk-bentuk dari Desain Komunikasi Visual. Sayangnya%2C banyak diantara kita yang belum sadar akan tujuan dan manfaat dari Desain Komunikasi Visual itu sendiri. Tulisan ini akan membahas mengenai apa tujuan%2C manfaat%2C elemen dan lapangan kerja dari Desain Komunikasi Visual

  18. Rancang Bangun Sistem Otomatisasi Waktu Penangkaran Burung Walet Berbasis Mikrokontroller

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ikhsan Ikhsan

    2017-08-01

    Full Text Available Budidaya Walet menjadi primadona bagi sebagian kalangan masyarakat pembudidaya, karena sarang Walet dapat menjadi komoditas baru. Sebagian besar para pembudidaya walet membuat rumah burung walet (RBW baik di rumahnya maupun ditempat lain. Untuk memancing jenis burung ini agar datang dan bersarang pada rumah yang dibuat, dibutuhkan teknik pemanggil. Tekniknya, diputarkan audio burung Walet sebagai sarana pemanggilnya. Namun, suara ini tidak harus diperdengarkan setiap saat, ada jam-jam tertentu, sehingga akan membutuhkan waktu dan tenaga lebih untuk menghidupkan berkali-kali setiap hari. Walaupun dipasaran sudah banyak jenis suara burung yang dikemas dalam bentuk twitter, namun harganya masih terlalu tinggi. Untuk itu sistem otomatisasi waktu ini memiliki peranan penting agar proses on/off audio Walet dapat terorganisir dengan baik. Perancangan dilakukan dengan metode penelitian dengan langkah-langkah sebagai berikut : Penelitian Lapangan, Wawancara, Penelitian Pustaka, dan terakhir Penelitian Laboratorium. Hasilnya; sistem ini dapat berjalan memainkan suara walet yang disimpan dalam sebuah IC Suara berdasarkan waktu yang sudah diset sebelumnya, sehingga dapat mengefesienkan waktu untuk menghidupkan dan mematikan suara burung Walet, disamping itu, sistem otomatisasi ini juga dapat mengefesienkan biaya jika dibandingkan dengan membeli twitter otomatis.

  19. MANAJEMEN GIZI ATLET CABANG OLAHRAGA UNGGULAN DI KABUPATEN BULELENG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Luh Kadek Alit Arsani

    2014-05-01

    Full Text Available Pembinaan prestasi olahraga merupakan salah satu agenda tahunan yang menggunakan dana pemerintah cukup besar baik di tingkat nasional maupun di daerah. Salah satu aspek penting yang sering terlupakan dalam pembinaan atlet adalah faktor gizi atlet. Penelitian ini bertujuan untuk 1 mengetahui keberadaan cabang olahraga unggulan di Kabupaten Buleleng; 2 mengetahui manajemen gizi atlet cabang olahraga unggulan di Kabupaten Buleleng; 3 mengetahui kesesuaian manajemen gizi atlet cabang olahraga unggulan di Kabupaten Buleleng. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dipilih secara purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan Analisis Interaktive model dari Miles. Hasil penelitian diperoleh bahwa 1 Cabang olahraga yang menjadi unggulan Kabupaten Buleleng adalah tenis lapangan, tenis meja, bulutangkis, atletik, kempo, dan cabang olahraga woodball; 2 Manajemen gizi atlet di Kabupaten Buleleng selama ini dilakukan oleh atlet sendiri dan orang tua atlet; 3 Kesesuaian manajemen gizi atlet di Kabupaten Buleleng tidak dilakukan perhitungan kebutuhan kalori terhadap atlet. Dapat disimpulkan bahwa pola asupan gizi sebagai salah satu prioritas dalam pembinaan atlet dalam pelaksanaannya belum sepenuhnya tertangani dengan baik dan manajemen gizi di Kabupaten Buleleng belum sesuai dengan perhitungan kebutuhan energi atlet bersangkutan. Dapat disarankan untuk meningkatkan prestasi olahraga di Kabupaten Buleleng sebaiknya mengaplikasikan IPTEKS Keolahragaan dan menerapkan manajemen gizi atlet yang baik.

  20. APLIKASI 3D TERRAIN VIRTUAL RECREATION GARUDA WISNU KENCANA CULTURAL PARK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gede Indra Raditya Martha

    2016-08-01

    Full Text Available Aplikasi 3D Terrain Garuda Wisnu Kencana Cultural Park (GWK atau GWK 3DVR adalah sebuah aplikasi virtual recreation yang merupakan salah satu cara tercepat untuk merampungkan proyek prestisius GWK secara virtual yang terhambat pembangunannya karena krisis moneter Indonesia di Tahun 1997. Aplikasi ini dibuat dengan menggabungkan objek 3 dimensi kedalam virtual environtment yang didesain agar menyerupai keadaan lapangan GWK berdasarkan masterplan 2014, digabungkan dengan wawancara langsung kepada pihak arsitektur GWK. Aplikasi GWK 3DVR merupakan aplikasi yang memerlukan spesifikasi perangkat keras yang cukup tinggi sehingga GWK 3DVR dilengkapi dengan fitur pengaturan kualitas grafis. Pengguna aplikasi seakan-akan berjalan di areal kompleks GWK dengan mengunakan tombol navigasi dan mode kamera first person yang terdapat pada aplikasi. Sensasi immersive dan realitas dapat dirasakan apabila pengoperasiannya disertai dengan pengunaan head mounted display yang kedepannya lebih mudah didapat. Hal tersebut dikarenakan virtual reality saat ini mulai berkembang cepat seiring dengan kepopulerannya pada bidang multimedia dan gaming. Walaupun hanya berbentuk virtual setidaknya aplikasi ini diharapkan dapat memvisualisasikan bentuk jadi dari GWK dan secara keseluruhan aplikasi telah mampu berjalan dengan baik serta menampilkan bentuk dan perkiraan tata letak juga tempat dari GWK yang saat ini belum rampung dengan bentuk virtual 3 dimensi. Kata kunci: Virtual recreation, first person point of view, Garuda Wisnu Kencana.

  1. Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi Dan Pengelolaan Keuangan Modul Bendahara Menggunakan Teknologi Java dan PostgreSQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfie Satria Hidayat

    2012-09-01

    Full Text Available Penerapan sistem informasi saat ini sudah menjadi kebutuhan yang krusial bagi proses bisnis instansi pemerintah. Direktorat Jenderal Perbendaharaan adalah salah satu instansi pemerintah di bawah Kementerian Keuangan yang memiliki tugas pokok dan fungsi terkait dengan siklus anggaran (budget cycle mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pertanggungjawaban anggaran. Saat ini terdapat banyak aplikasi yang dikembangkan oleh Direktorat Jenderal Perbendaharaan untuk membantu satuan kerja sebagai mitra kerja dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Namun, aplikasi-aplikasi tersebut belum terintegrasi padahal dalam proses bisnisnya semuanya saling terkait dan berurutan. Selain itu, beberapa aplikasi menggunakan database yang sama sehingga dimungkinkan terjadi duplikasi data dan memerlukan sinkronisasi jika terjadi perubahan. Diantara aplikasi yang ada, salah satunya terdapat aplikasi pembukuan bendahara. Melalui penelitian ini, penulis akan membuat Sistem Informasi Akuntansi dan Pengelolaan Keuangan (SIAPKAN  khususnya modul bendahara sebagai solusi untuk menjawab permasalahan dengan mengintegrasikan semua aplikasi yang terkait dalam proses siklus anggaran. Aplikasi ini merupakan aplikasi berbasis web yang akan dikembangkan dengan menggunakan bahasa pemrograman Java (Servlet dan JSP. Aplikasi ini akan menggunakan single database yaitu dengan database PostgreSQL sehingga data yang diolah dan disajikan lebih akurat dan proses bisnis akan berjalan lebih efektif dan efisien.

  2. EKSISTENSI DAN SEBARAN NYAMUK AEDES AEGYPTI DAN AEDES ALBOPICTUS DI KAMPUS UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yosefina Dota T

    2015-03-01

    Full Text Available Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui eksistensi dan sebaran nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus telah dilakukan di Kampus Universitas Hasanuddin, Kec. Tamalanrea, Makassar. Penelitian bersifat eksploratif dengan melakukan sampling terhadap lima lokasi yaitu : a Fak. Peternakan (Utara, b Fak. Hukum (Timur, c Pusat Kegiatan Penelitian/PKP (Selatan, d Workshop/Dekat Pondokan mahasiswa (Barat dan e Fak. MIPA (Tengah. Sampling nyamuk menggunakan metode ovitrap (menggunakan attraktan Eluisine Indica L. dan survei terhadap berbagai tempat penampungan air. Sampel telur dan larva nyamuk yang diperoleh disimpan dalam microtube berisi alkohol 70% kemudian diidentifikasi berdasarkan Rueda (2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nyamuk Ae. aegypti dan Ae. albopictus ditemukan hidup dan berkembang biak di kampus Universitas Hasanuddin, Makassar. Eksistensi dan sebaran kedua jenis nyamuk tersebut dipengaruhi oleh faktor adanya manusia/masyarakat kampus yang beraktivitas baik di dalam ruangan (indoor maupun di luar ruangan (outdoor, adanya berbagai tempat penampungan air baik buatan (bak mandi, ember maupun barang bekas (botol/kaleng bekas, tempurung kelapa, vegetasi/tanaman dan berbagai macam hewan yang berada di sekitaran kampus. Hasil penelitian dalam ruangan (indoor menunjukkan bahwa nyamuk Ae. aegypti lebih banyak ditemukan hidup di dalam ruangan gedung PKP sedangkan Ae.albopictus lebih banyak di Fak. Hukum. Hasil penelitian di luar ruangan (outdoor menunjukkan bahwa nyamuk Ae. aegypti lebih banyak ditemukan hidup di area Workshop sedangkan Ae.albopictus lebih banyak di area PKP.

  3. Penskalaan Butir Format Respons Pilihan dan Respons Bebas Berdasarkan Model Rasch dan Partial Credit

    OpenAIRE

    Eko Hariadi

    2007-01-01

    Penelitian melihat pengaruh jumlah parameter butir, kategori respons bebas (RB), pengaruh sampel terhadap akurasi estimasi parameter kemampuan untuk menghasilkan estimasi yang stabil dan pengaruh pembobotan butir RP dan butir RB terhadap kesalahan baku. Penelitian dalam dua tahap, simulasi menggunakan 30 kondisi dengan replikasi 50 dengan variabel panjang tes, jumlah kategori, dan jumlah parameter butir, dan analisis deskriptif, dilanjutkan penerapan penskalaan gabungan butir tipe res...

  4. Perbandingan Inklinasi dan Ukuran Rahang antara Orang Jawa Buta dan Normal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    C. Christnawati

    2016-10-01

    Full Text Available Latar Belakang. Penglihatan merupakan salah satu faktor yang diperlukan untuk mengontrol postur kepala. Postur kepala berhubungan dengan kompleks kraniofasial. Maksila dan mandibula merupakan bagian dari kompleks kraniofasial. Pada orang buta terjadi penyimpangan pertumbuhan dan perkembangan daerah orbita karena tidak adanya rangsang. Tujuan Penelitian adalah untuk mempelajari perbandingan inklinasi dan ukuran rahang berdasarkan jenis kelamin antara orang Jawa buta dan normal. Metode Penelitian. Penelitian ini dilakukan terhadap 53 subjek, terdiri dari 25 orang buta ( 12 orang laki-laki dan 13 orang perempuan dan 28 orang normal (14 orang laki-laki dan 14 orang perempuan. Setiap subjek penelitian dilakukan pengambilan sefalogram lateral pada posisi alamiah kepala, kemudian dilakukan penapakan pada kertas kalkir di atas iluminator. Pengukuran sembilan parameter inklinasi dan ukuran maksila dan mandibula dilakukan pada hasil penapakan. Data dianalisis dengan uji Anava dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang tidak bermakna (p<0,05. Panjang mandibula dan panjang basis mandibula laki-laki normal lebih besar daripada perempuan normal dan kelompok buta, serta perempuan normal lebih besar daripada perempuan buta (p<0,05. Kesimpulan Ukuran maksila laki-laki buta lebih besar daripada perempuan normal. Panjang mandibula dan panjang basis mandibula laki-laki normal lebih besar daripada perempuan normal lebih besar daripada perempuan normal, laki-laki buta, dan perempuan buta, serta perempuan normal lebih besar daripada perempuan buta.   Background Vision is one of the factors involved in the control of head posture. The posture of the head is related to craniofacial complex. Maxilla and mandible are part of craniofacial complex. In the blind there are deviations of growth and development of the orbital region in the absence of stimuli. The purpose of this study was to compare the inclinations and sizes of maxilla and mandible

  5. DIAGNOSIS DAN PENATALAKSANAAru LIMFOMA ORtsITA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardizal Rahman

    2014-12-01

    Full Text Available Limfoma orbita merujuk pada limfoma yang terjadi di konjungtiva, kelenjar lakrimal, palpebradan otot-otot ekstraokular. Limfoma primer non-Hodgkin (NHL dari orbita dapat ditemukanpada hanya 1o/o dari semua limforna non-Hodgkin. Anaiisis mutasi somatik pada regiovariabel (V dari immunoglobulin (ig dan segmen gen rantai berat (H telah menunjukkanperan dari stimulasi antigen kronik pada patogenesis limfoma /nucosa-associated lymphoidflssue (MALT. Patogen mikroba seperti Helicobacter pylaridan Chlamydia pneumonia dapaimendasari proses inflamasi dan pada akhirnya memicu akuisisi MALT juga memainkanperan penting dalam tranformasi maligna dan ekspansi klonal lanjutan limfoma. Penentuanstadium kanker sangat penting karena akan menentukan terapi apa yang akan diberikan dankemungkinan remisi dan prognosisnya. Berdasarkan sistem stadium Ann-Arbor, limfoma yangterbatas di orbita disebut sebagai stadium l, keterlibatan struktur sekitar (sinus paranasal,tonsil, dan hidung menjadikannya stadium ll. Stadium lll adalah penyakit nodal abdominaldibawah diafragma dan stadium lV merujuk pada keterlibatan yang tersebar dari satu ataulebih lokasi ekstranodal (hepar, sum-sum tulang atau sistem saraf pusat. Mayoritas pasiendatang dengan keluhan massa konjungtiva berwarna pink (91%, diikuti hiperemis konjungtiva(32%, propiosis (27%, massa palpebra atau orbita (19"fi, penurunan visus dan ptosis (6%,dan diplopia(2%. Bilateralitas terjadi pada 10% hingga 15% kasus dimana 80 % terjadisecarasimultan sedangkan 20% merupakan kondisi yang berurutan. Penilaian lanjut untuk stagingyang akurat dan perencanaan terapitermasuk anamnesis yang lengkap dan pemeriksaan fisik,pemeriksaan laboratorium rutin, elektroforesis protein sei-um, LDH serum, Fr-mikroglobulin,rontgen thoraks, CT scan thoraks, abdornen, dan pelvis, dan biopsisum-sum tulang. Diagnosapositif harus berdasarkan pada perneriksaan histologik dari sampeltumor yang memadai yangdiperoleh dengan biopsiorbita. Beberapa kriteria

  6. Rancang Bangun Aplikasi Enkripsi dan Dekripsi Email Dengan Menggunakan Algoritma Advanced Encryption Standard Dan Knapsack

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Timothy John Pattiasina

    2014-07-01

    Full Text Available Advanced Encryption Standard (AES dan Knapsack adalah dua algoritma enkripsi simetris dan asimetris yang paling sering digunakan. Penelitian ini menganalisa kedua algoritma AES dan algoritma Knapsack. Prototipe aplikasi enkripsi email ini dirancang dengan menggabungkan karateristik algoritma AES dan Knapsack untuk memecahkan masalah keamanan email. Algoritma AES digunakan untuk mengenkripsi dan deskripsi email berupa teks atau file, sedangkan Algoritma Knapsack di gunakan untuk mengenkripsi kunci AES. Enkripsi hybrid yang diterapkan pada aplikasi bertujuan untuk menambah keamanan informasi dalam sebuah jaringan.

  7. Hubungan Antara Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Karyawan dengan Penerapan Manajemen Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Purnawati Rahayu

    2015-05-01

    Full Text Available Budaya K3 dipengaruhi oleh organisasi, individu, dan lingkungan kerja. Tujuan penelitian ini menganalisis hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku karyawan dengan penerapan Budaya Keselamatan Dan Kesehatan (K3 di Bagian Produksi PT. Mustika Ratu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif jumlah sampel sebanyak 170 orang yang diambil secara simple random sampling. Hasil penelitian:  85,9% responden memiliki pengetahuan yang baik mengenai penerapan manajemen budaya K3, 80.6% bersikap baik dan 84.7% berperilaku baik pada penerapan budaya K3.  Penerapan manajemen budaya K3 memberikan hasil baik : 89,4 % sudah menerapkan manejemen budaya K3. Mengenai hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku terhadap penerapan manajemen budaya K3, sub variabel yang diteliti memberikan hasil yang sama yaitu adanya hubungan yang bermakna. Hubungan pengetahuan terhadap penerapan manajemen budaya K3 (pValue < 0,001 dan Odd Ratio 9,133 (95% CI=3,143-26,539. Hubungan  sikap terhadap penerapan manajemen budaya K3 (Pvalue < 0,001 dan Odd Ratio= 9,286 (95% CI = 3,250 - 26,531, sedangkan hubungan perilaku terhadap penerapan manajemen budaya K3 (p value < 0,001 dan Odd Ratio=  5,956 (95% CI = 2,080 - 17,051. Temuan lainnya adalah tidak ada hubungan yang bermakna antara karakteristik responden dengan penerapan budaya K3. Saran: pihak manajemen harus melakukan monitoring dan harus memiliki komunikasi yang baik dengan karyawan, melatih dan melibatkan karyawan untuk meningkatkan upaya perusahaan pada pelaksanaan K3 dengan penerapan OSHAS 18001 sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 dan PP (peraturan pemerintah nomor 50 pada tahun 2012.

  8. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CARD SORT UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA KELAS V SE-GUGUS KEBONSARI KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Halimatus Sakdiyah

    2016-10-01

    Full Text Available According to the observation, the learning process carried out in primary schools throughout Kebonsari cluster in Sukun District Malang has adopted the 2013 curriculum, which students must actively participate in learning activities. However, there are still many students who do not have a courageous to express their opinions and much participation in learning activities in the classroom. This study was designed using classroom action research. The research instrument used in this study are (1 observation sheets and (2 field notes is used to obtain data or information related to classroom situations that are not listed on the observation sheet. In this research, field notes used to observe things that happen in the classroom during card sort learning model application. The results showed that in the first cycle Average student activity has been demonstrated considerably active within Kebonsari Elementary schools 1 with a percentage of 64%, while the highly active category within Kebonsari Elementary School 4 resulted with a percentage of 84%. Furthermore, at the second cycle, the students’ average activity has been demonstrated active or  resulted of 78% within Kebonsari Elementary schools 1, while highly active category resulted at 92% within Kebonsari Elementary School 4. Therefore, the developed Card Sort learning model is recommended to all teachers at primary schools 1 and primary schools 2 Kebonsari during the learning process. Berdasarkan hasil pengamatan, proses pembelajaran yang dilaksanakan di SD Negeri se-Gugus Kebonsari Kecamatan Sukun Kota Malang sudah menerapkan kurikulum 2013, dimana siswa harus berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran. Akan tetapi, kenyataan di lapangan, masih banyak siswa yang belum berani untuk mengemukakan pendapat mereka dan kurang ikut berpartisipasi dalam kegiatan belajar di kelas. Penelitian ini dirancang dengan menggunakan Penelitian Tindakan Kelas. Instrumen penelitian yang dipakai dalam penelian

  9. Analisis Kesiapan Penyelenggara Jaringan Internet di Indonesia dalam Migrasi ke IPv6

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Azmi

    2012-06-01

    Full Text Available Internet Protocol merupakan sumberdaya pengalamatan jaringan yang sifatnya terbatas. Sejak dikembangkankan konsep TCP/IP, sumberdaya pengalamatan jaringan dan internet berbasiskan pada Internet Protokol versi 4 (IPv4 yang memiliki 4 miliar alamat unik. Data dari potaroo.net pada 18 maret 2011, diperkirakan alokasi IPv4 berakhir pada bulan May 2011. Dalam menghadapi keterbatasan IPv4 tersebut, dibuatlah konsep pengalamatan baru IPv6 yang memiliki jumlah alamat 6,5 x 1038 alamat unik. Di Indonesia sendiri dalam rangka mengantisipasi habisnya penggunaan IPv4 tersebut, stakeholder internet di Indonesia yang dikomandoi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika cq. Ditjen Postel membentuk Indonesia IPv6 Task Force (ID-IPv6TF. ID-IPv6TF merumuskan peta jalan / roadmap migrasi ke IPv6 versi 2 yang berakhir pada 2012. Studi ini melakukan evaluasi formatif sejauhmana kesiapan migrasi dari IPv4 ke IPv6 di Indonesia pada tingkat Penyelenggara Jaringan Internet  dengan melihat dari dimensi kesiapan aplikasi, strategi migrasi dan kesiapan infrastruktur. Kesiapan migrasi tersebut dikategorkan menjadi 5 level yaitu IPv6 Agnostic, IPv6 Aware,. Hasil studi menunjukkan bahwa Indonesia berada pada level IPv6 Savvy dengan distribusi level yang beragam.

  10. PRODUKSI BIOGAS DARI SAMPAH BUAH DAN SAYUR : PENGARUH VOLATILE SOLID DAN LIMONEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Piyantina Rukmini

    2016-10-01

    Full Text Available Abstrak- Biogas merupakan salah satu sumber energi alternatif yang sedang dikembangkan dan sumber energi yang terbarukan. Bahan baku yang digunakan adalah kulit jeruk busuk (Citrus sinensia osbeck dan kobis (Brassica oleracea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh volatile solid dan limonen terhadap produksi biogas. Penelitian menggunakan erlenmeyer 500 mL sebanyak 6 buah, waterbath, manometer air, dan thermometer. Volume total digester 350 mL. Penelitian dilakukan dengan cara menghancurkan bahan baku supaya lebih mudah didegradasi oleh bakteri. Oksigen yang bersifat toxic bagi bakteri anaerobik, dapat dihilangkan dengan penambahan N2 dalam digester pada awal operasi. Penelitian dilakukan pada kondisi mesofilik (30 – 400C selama 50 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada digester yang memiliki VS sama (T1 dan T3 dengan 15% VS, dan T2 dan T4 dengan 20% VS, dengan konsentrasi kulit jeruk/limonen berbeda (T1= 114ppm< T3= 170ppm, dan T2= 152ppm

  11. ANEMIA DAN ANEMIA GIZI BESI PADA KEHAMILAN: HUBUNGANNYA DENGAN ASUPAN PROTEIN DAN ZAT GIZI MIKRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Handayani Utami

    2015-03-01

    Full Text Available Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan pada wanita hamil. Zat besi dianggap sebagai salah satu zat gizi mikro yang berperan terhadap terjadinya anemia. Kekurangan gizi besi dalam tingkat lanjut dapat menyebabkan anemia, yang disebut sebagai anemia gizi besi. Tujuan studi ini adalah untuk menganalisis perbedaan antara asupan protein dan gizi mikro serta menghitung odd ratio (OR kejadian anemia dan anemia gizi besi akibat asupan protein dan gizi mikro pada wanita hamil di lokasi studi. Analisis ini merupakan analisa dari data studi kohor Tumbuh Kembang anak pada tahun pertama, yang dilaksanakan di Kelurahan Kebon Kalapa dan Ciwaringin, Kota Bogor yang dianalisa menggunakan disainkasus kontrol. Sebanyak 47 ibu hamil menjadi sampel dalam analisa ini. Kategori untuk anemia yaitu apabila kadar hemoglobin (Hb ibu hamil ≤11 g/dL. Kekurangan gizi besi dikategorikan apabila kadar serum transferrin reseptor (sTfR diatas 4.4 mg/L. Sedangkan Anemia Gizi Besi dikategorikan apabila memiliki kadar Hb < 11 g/dL dan sTfr > 4.4 mg/L. Tes one way anova digunakan untuk menganalisa adanya perbedaan asupan energi, protein dan zat gizi mikro antara ibu hamil yang mengalami anemia, anemia gizi besi maupun yang normal. Odd ratio dianalisa dengan menggunakan uji chi square. Nilai signifikan ditentukan apabila nilai p value < 0.05 dan perhitungan OR> 1. 27.7% dari ibu hamil di lokasi studi mengalami anemia, 14.9% tergolong dalam anemia ringan, 10.6% anemia sedang dan 2.1% anemia berat. Anemia gizi besi dialami oleh 17% dari wanita hamil. Terdapat hubungan yang signifikan antara keparahan anemia dan terjadinya anemia gizi besi. Tidak ditemukan perbedaan antara asupan protein, besi, folate dan zink pada wanita yang mengalami anemia, anemia gizi besi maupun yang normal. Akan tetapi terdapat kecenderungan bahwa asupan zat besi dan seng pada ibu yang anemia dan anemia gizi besi lebih rendah daripada ibu yang normal. Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan pada ibu

  12. TINJAUAN ATAS SUKU BUNGA DAN DAMPAKNYA PADA KEPUTUSAN INVESTASI DAN PEMBIAYAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Devie Devie

    2000-01-01

    Full Text Available Interest rate characteristics will have an impact to the investing and financing decision making since interest rate is a cost of funding and expected outcome as well. Having the understanding of interest rate characteristics, the most efficient cost of funding and higher expected outcome will be resulted. Compound interest rate is a common rate in business that has always been modified with its compounding periods, known as effective interest rate. In practice, the effective interest rate will be converted to the flat interest rate so that it will be easy to do the investing and financing as well as finding the most effective cost of funding with the highest outcome. Abstract in Bahasa Indonesia : Karakteristik suku bunga sangat berpengaruh dalam mengambil keputusan investasi dan pembiayaan, karena suku bunga merupakan biaya pendanaaan di satu sisi dan merupakan tingkat hasil yang diharapkan disisi lain. Dengan memahami karakteristik suku bunga, dapat diperoleh biaya pendanaan yang paling efisien dan sebaliknya akan mencapai tingkat hasil yang diharapkan lebih besar. Suku bunga majemuk merupakan suku bunga yang berlaku pada dunia bisnis yang senantiasa mengalami modifikasi sesuai dengan periode pembayaran bunga, yang disebut suku bunga efektif. Dalam perkembangannya suku bunga efektif dikonversikan menjadi suku bunga flat agar memudahkan melakukan investasi - pembiayaan dan mencari biaya pendanaan yang paling efisien dan tingkat hasil yang paling besar. Kata kunci: suku bunga, keputusan investasi dan pembiayaan, tingkat hasil

  13. Pengembangan Sistem Informasi Akuntansi Dan Pengelolaan Keuangan (Siapkan Modul Administrasi Berteknologi Java Dan DBMS PostgreSql

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyudiono Wahyudiono

    2012-09-01

    Full Text Available Direktorat Jenderal Perbendaharaan Negara telah meluncurkan berbagai jenis aplikasi dalam rangka penatausahaan transaksi satuan kerjanya (satker. Tujuannya adalah menghasilkan laporan keadaan kas dan realisasi anggaran yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Beberapa aplikasi untuk membantu satker dalam menatausahakan transaksi yang berhubungan dengan uang negara sudah disediakan. Namun aplikasi-aplikasi yang ada tersebut belum terintegrasi antara satu dengan lainnya. Hal tersebut tentu saja menjadi sebuah penghambat bagi pencapaian efisiensi dan efektifitas pengelolaan data dan transaksi. Pada pengerjaan tugas akhir ini dikembangkan sebuah Aplikasi Sistem Informasi dan Akuntansi Keuangan Negara (SIAPKAN yang dirancang dengan tujuan dapat mengintegrasikan semua aplikasi yang digunakan oleh satker. SIAPKAN merupakan aplikasi berbasis Web berteknologi bahasa pemrograman Java (JavaServlet dan JSP dan sistem manajemen basis data PostgreSQL. Dengan menggunakan bahasa pemrograman Java dan Database Management System (DBMS PostgreSQL, modul Administrasi yang menjadi fokus utama tugas akhir, menjadi gerbang awal dari aplikasi SIAPKAN. Melalui modul Administrasi inilah kebutuhan referensi tiap modul disediakan.

  14. Metode Sederhana dan Efektif untuk Penghitungan dan Visualisasi Tiga Dimensi (3D) Biofilm Vibriio Cholera

    OpenAIRE

    Kurniawan, Andi; Fadjar, Mohamad; Sukoso, Sukoso; Prihanto, Asep Awaludin

    2015-01-01

    Mikroorganisme yang mampu menghasilkan biofim menimbulkan masalah yang serius dalam bidang kesehatan dan pangan. Penelitian biofim bagi sebagian peneliti sangat identik dengan kerumitan proses penghitungan dan visualisasi penutupan permukaan substrat penempelan bakteri. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui efiiensi metode alternatif untuk menghitung dan memvisualisasikan biofimVibrio cholera. Pada penelitian ini beberapa faktor lingkungan seperti pH, suhu, dan kondisi kultur diujicobakan...

  15. PEMBELAJARAN KETERAMPILAN BERBICARA MODEL KOOPERATIF TEKNIK MENCARI PASANGAN DAN TEKNIK KANCING GEMERINCING PADA SISWA INTROVER DAN EKSTROVER DI SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Sunarsih

    2012-06-01

    Full Text Available Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat merupakan salah satu unit di Universitas Respati Yogyakarta yang bertugas untuk mengelola kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen. Dalam proses pengolahan data kegiatan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat masih mengalami beberapa permasalahan yaitu belum adanya basis data yang digunakan untuk pengumpulan data rekam jejak kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen dan sistem pengarsipan dokumen masih berbentuk kertas yang berdampak pada kerusakan dokumen, hilangnya dokumen, efisiensi ruang dan pencarian data. Penelitian yang dilakukan bertujuan menghasilkan luaran sistem informasi yang dapat melakukan proses pengolahan data penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dikelola oleh Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat di Universitas Respati Yogyakarta. Pengolahan data mengacu pada komponen beban kerja dosen dibidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Metode pengembangan dilakukan dengan tahapan analisa sistem, perancangan sistem, coding dan implementasi sistem. Hasil pengembangan sistem informasi penelitian dan pengabdian masyarakat yaitu sebuah sistem yang dapat membantu Unit Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat dalam proses pengolahan data rekam jejak kegiatan penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen.

  16. DETEKSI DAN MANAJEMEN REFEEDING SYNDROME

    OpenAIRE

    Darmadi Darmadi; Riska Habriel Ruslie

    2012-01-01

    AbstrakRefeeding syndrome (RFS) dideskripsikan sebagai perubahan biokimiawi, manifestasi klinis dan komplikasi sebagai konsekuensi pemberian nutrisi pada pasien kurang gizi. Refeeding syndrome ini menyebabkan dampak buruk dan kematian. Sindroma ini lebih sering terjadi pada kelompok risiko. Refeeding syndrome merupakan suatu sindroma yang sering tak terdiagnosis oleh karena itu perlu peningkatan pengetahuan dan kesadaran dari tenaga medis untuk mengurangi morbiditas dan mortalitas dari RFS. K...

  17. Islam, Media, dan Politik : Sebuah Perdebatan dan Kontempelasi Nilai Berdemokrasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idil Akbar

    2016-10-01

    Full Text Available Infact, press or media is one of pilar democracy. Media in democracy is a public sphere to communi-cation and makes relation, and a same time as public arena to gain information. But, media also could not release from streotypes and tendency that usually bring of interest, either the owner or ideology. It is meaning media can not released from perspective distorsion, values bias and take a side. Media also effective to become propaganda instrument for a political interest and an ideology. It is seen like how media in US, for example, stereotype of Islam in discourses contradiction and glob-al interest opposition. Then, Islam dominantly identified as doctrine teaches radicalism, fundamen-talism and terorism. Thus, it is often be justification for US to operate the military mission in the name of democracy. Tak dipungkiri pers atau media menjadi salah satu pilar bagi demokrasi. Media dalam demokrasi adalah sebagai ruang bagi publik berkomunikasi dan berinteraksi, sekaligus sarana publik mem-peroleh informasi tentang banyak hal. Namun, media juga tak bisa dilepaskan dari stereotip dan kecenderungan-kecenderungan, yang biasanya membawa kepentingan, baik pemilik maupun ide-ologi. Media karenanya tak lepas dari distorsi perspektif, bias nilai dan berpihak. Media juga efektif menjadi alat propaganda bagi sebuah kepentingan politik dan ideologi, seperti bagaimana media di negara Amerika, misalnya, menstereotipkan Islam dalam analisis pertentangan wacana dan kepent-ingan global. Sehingga, dominan Islam diidentikkan dengan sematan sebagai ajaran yang mengajarkan radikalisme, fundamentalisme dan terorisme. Karenanya pula seringkali menjadi alasan pembenar bagi Amerika untuk menjalankan misi militer atas nama demokrasi.

  18. DEPRESI DAN GANGGUAN TIDUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wayan Eko Radityo

    2012-12-01

    Full Text Available Depresi merupakan gangguan mood berupa kesedihan yang intens, berlangsung dalamwaktu lama, dan mengganggu kehidupan normal yang insidennya semakin meningkatseiring dengan meningkatnya tekanan hidup. Tahun 2020, depresi diperkirakanmenempati urutan kedua penyakit di dunia. Gejala-gejala depresi terdiri dari gangguanemosi, gangguan kognitif, keluhan somatik, gangguan psikomotor, dan gangguanvegetatif. Salah satu gejala depresi yang muncul adalah gangguan tidur yang bisaberupa insomnia, bangun secara tiba-tiba, dan hipersomnia. Hal ini disebabkan olehgangguan neurotransmiter dan regulasi hormon. Selain sebagai gejala depresi, gangguantidur juga bisa merupakan penyebab depresi. Beberapa penelitian memberikanhubungan gangguan tidur dapat meningkatkan risiko depresi di kemudian hari.

  19. Pengaruh Variasi Kadar Zn Dan Temperatur Hydrotermal Terhadap Struktur Dan Nilai Konduktivitas Elektrik Material Graphene

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lita Nur Azizah

    2014-09-01

    Full Text Available Graphene adalah bentuk 2D dari karbon dengan sifat-sifat unggul yang menarik untuk dikembangkan. Permasalahan yang kemudian muncul adalah proses sintesis massal yang masih menjadi kendala. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis material graphene secara kimiawi dengan menggunakan reduktor zinc dan metode hydrothermal dan menganalisa pengaruh varaiasi penambahan massa sebesar 0,8 gram, 1,6 gram, dan 2,4 gram zinc serta variasi temperatur hydrthermal 160ᵒC, 180ᵒC, 200ᵒC. Proses karakterisasi material graphene dilakukan dengan pengujian Scanning Electron Microscope (SEM, X-Ray Diffraction (XRD, Fourier Transform Infrared spectroscopy, Uji Iodine number, dan Four Point Probe digunakan untuk mengetahui nilai konduktivitas elektrik material. Morfologi dari graphene yang dihasilkan berbentuk lembaran-lembaran transparan dan disertai dengan kerutan pada permukaannya. Nilai konduktivitas elektrik terbesar dihasilkan dari variasi panambahan serbuk zinc sebesar 0,8 gram dan temperatur hydrothermal sebesar 200ᵒC dengan nilai sebesar 0,10281 S/cm dan bilangan iodine 11384,64.

  20. PENGARUH CARA PENGAWETAN TERHADAP KOMPOSISI KIMIA DAN EFISIENSI DALAM BENTUK HAY DAN SILASE PADA DAUN 16 PROVENAN GAMAL (GLIRICIDIA SEPIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. W. Puger

    2012-09-01

    Full Text Available RINGKASAN Percobaan yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh cara pengawetan terhadap kandungan zat-zat makanan dan efisiensinya pada daun 16 provenan gamal telah dilaksanakan selama 3 bulan. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri atas 3 perlakuan pengawetan (gamal segar, gamal hay, dan gamal silase dan 3 blok sebagai ulangan. Setiap perlakuan terdiri atas 16 provenan, yaitu 6 dari Mexico (M, 4 dari Guatemala (G, dan satu provenan masing-masing dari Colombia (C, Indonesia (I, Nicaragua (N, Panama (P, Costa Rica (R, dan Venezuela (V. Sampel setiap daun (helai dan tangkai provenan sebelum dan setelah diawetkan dianalisis kandungan zat-zat makanannya dan dihitung efisiensinya setelah dibuat hay dan silase. Kandungan DM dan CP dari hay adalah tertinggi (P0,05 setelah diawetkan menjadi hay dan silase, sedangkan efisiensi DM, OM, dan CP dari hay lebih tinggi (P<0,05 daripada silase. Provenan P13, R12, dan M34 mengandung zat-zat makanan lebih tinggi; sementara provenan G14 dan G17 lebih efisien bila diawetkan dalam bentuk hay dan silase. Pada pertanian lahan kering pengawetan gamal dalam bentuk hay lebih efektif dan efisien jika dibandingkan dengan dalam bentuk silase.

  1. Pengembangan Model Manajemen ICT Center

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hakkun Elmunsyah

    2013-01-01

    Full Text Available Abstrak: Pengembangan Model Manajemen ICT Center. Kemendiknas telah melakukan investasi  cukup besar berupa pembangunan Jejaring komputer pendidikan nasional yang disebut Jaringan Pendidikan Nasional (Jardiknas, pada sekolah menengah kejuruan (SMK di seluruh Indonesia yang dikenal dengan nama ICT center. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model manajemen ICT center sesuai karakteristik SMK sehingga dapat memberikan kontribusi mutu pada SMK tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau Research and Development yang dikembangkan oleh Borg and Gall. Hasil secara keseluruhan penelitian menunjukkan berdasarkan uji coba keefektivan kinerja manajemen pada skala terbatas dan lebih luas menunjukkan bahwa model manajemen ICT center memenuhi kriteria sangat efektif. Kata-kata kunci: Jardiknas, SMK, model manajemen ICT center, kontribusi mutu

  2. INDUSTRIALISASI DAN TANTANGANNYA PADA SEKTOR PENDIDIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Unwanullah

    2015-10-01

    Full Text Available Abstrak: Industrialisasi dan Tantangannya pada Sektor Pendidikan. Sumbangan pendidikan dalam perubahan dan pembangunan masa lalu telah bergeser dengan kemajuan teknoekonomi dan komunikasi. Perubahan yang terjadi telah menggeser tatanan kehidupan dan pandangan masyarakat. Materialisme, kapitalisme, efisiensi, dan efektivitas telah menjadi tujuan dan semangat hidup. Pergeseran pandangan masyarakat telah mengubah pula pandangan keberhasilan dan mutu pendidikan, di mana pendidikan diukur dari keberhasilan dalam keterserapan lulusan dalam dunia kerja, oleh karenanya pendidikan dianalisis dari karakteristik sebagai investasi (capital-investment. Pergeseran makna dan tanggung jawab pendidikan mendorong dunia pendidikan melakukan pembaruan dengan alternatif: membangun pembaruan penalaran warganya menuju pemerdekaan dan pendewasaan, pendidikan dilaksanakan secara komprehensif dan bekerjasama dengan semua pihak secara kemitraan, dan membangun visi pendidikan secara komprehensif dan simultan dengan semua pihak. Kata kunci: perubahan sosial, materialistik, modernisasi dan kapitalis Abstract: Industrialization and its education Sector challenges. Contribution of education has shifted with the progress of technology, economy, and communication. The changes have shifted the society's views. Materialism, capitalism, efficiency, and effectiveness have become of interest and enthusiasm for life. The shift has changed society's view, i.e. the view of success and quality of education, in which education is measured from a rate of the absorption of graduates into labor market, therefore education is analyzed from the characteristics of an investment (capital-investment. A shift in meaning and responsibility of education encourages the education sector to create reformation through these following alternatives: creating new thoughts towards liberation and maturation, implementing education comprehensively and cooperating with all parties in partnership, and creating

  3. Variasi Temporal dan Stabilitas Fisik dan Kimia Senyawa Bioaktif Karotenoid Rumput Laut Coklat Turbinaria decurrens

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Susilowati

    2014-06-01

    Full Text Available Pada pengembangan senyawa bioaktif karotenoid dari rumput laut coklat Turbinaria decurrens sebagai produk nutrasetikal atau pangan fungsional, pengetahuan mengenai variasi temporal dan stabilitas fisik dan kimia senyawa tersebut merupakan hal yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan variasi temporal dan stabilitas fisik dan kimia senyawa karotenoid dari T. decurrens. Bahan baku T. decurrens diambil dari Pantai Binuangeun, Banten. Kuantifikasi kadar karotenoid pada sampel dilakukan terhadap ekstrak kasar etanol dari sampel dengan menggunakan teknik spektrofotometri UV-Vis. Variasi temporal kadar karotenoid dilakukan dengan pengambilan sampel pada musim penghujan (Februari, musim peralihan (April dan Oktober, serta musim kemarau (Juni dan Agustus, pada tahun 2012. Analisis variabel air (DO, pH, suhu, temperatur, salinitas, fosfat, dan nitrogen anorganik terlarut dari titik pengambilan sampel juga dilakukan, untuk mengetahui faktor utama yang mempengaruhi produksi senyawa ini di alam. Analisis stabilitas senyawa dilakukan dengan perlakuan penambahan asam, basa, oksidator, dan suhu. Hasil pengujian menunjukan bahwa kadar karotenoid temporal dari alga ini berkisar 0,002–0,063 mg/g (bobot segar. Analisis korelasi terhadap variabel air menunjukkan bahwa kadar karotenoid dipengaruhi faktor musim, tidak tergantung pada variabel air lokal. Terkait dengan probabilitas fungsinya dalam fotosintesis, kadar tertinggi senyawa ini terdapat pada musim penghujan. Karotenoid dapat meluruh sebesar 84% pada perlakuan asam, 15% pada perlakukan basa, 28% pada perlakukan oksidasi, dan 15% pada suhu tinggi (70 oC. Dengan demikian, pada pengembangannya sebagai produk pangan fungsional atau nutrasetikal, diperlukan teknik mikroenkapsulasi untuk menjaga stabilitas fisik dan kimia senyawa karotenoid T. decurrens.

  4. Inovasi Desain, Teknologi, dan Pemasaran Lewat Website Usaha Kecil Menengah Batik dan Lutik (Lurik Batik di Kecamatan Laweyan Surakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anastasia Riani Suprapti

    2016-12-01

      Tujuan penelitian terapan ini adalah untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan produk batik dan lutik yang ada di wilayah Kecamatan Laweyan Surakarta dengan inovasi desain dan teknologi baru. Program ini bekerja sama dengan mitra UKM Batik Dewi (UKM 1 dan Batik Sinung Rejeki (UKM2 yang terletak di Kecamatan Laweyan. Pengusaha batik Laweyan dengan produknya berupa batik dan tekstil bermotif batik (printing dan cap dalam era globalisasi sekarang ini ternyata memiliki daya tahan yang baik, ditengah persaingan dengan produk sejenis dari daerah lain maupun dari luar negeri. Secara garis besar pola yang digunakan dalam implementasi penelitian ini meliputi: diskusi (FGD, kerja bengkel, operasional pabrik, pelatihan dan pendampingan (kelompok dan individu. Seperti halnya Usaha Kecil Menengah pada umumnya, pengusaha batik di Laweyan juga menghadapi masalah Internal meliputi  permodalan, inovasi desain, pemasaran, dan manajemen keuangan, yang meliputi administrasi keuangan/pembukuan. Beberapa solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi diantaranya adalah melakukan Inovasi desain dan teknologi, pengaturan layout pabrik, dan pemasaran lewat web. Selain itu mengembangkan desain motif batik yang lebih diminati pasar diberikan juga untuk pengembangan teknik kombinasi batik-lurik ikat dengan cara lukis dan pengelantangan. Penggunaan media teknologi informasi dan komunikasi untuk promosi lewat website. Adapun untuk usaha pengembangan manajemen pemasaran,  diusahakan media promosi dan menjalin kerjasama pemasaran  dengan instansi terkait, misalnya dengan mengikuti pameran-pameran di Solo dan Jakarta.

  5. UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK RUMPUT LAUT Kappaphycus alvarezii DAN Eucheuma denticullatum TERHADAP BAKTERI Aeromonas hydrophila DAN Vibrio harveyii

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Budi Wiyanto

    2010-04-01

    Full Text Available Penelitian tentang Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Rumput Laut Kappaphycus alvarezii dan Eucheuma denticullatum Terhadap Bakteri Aeromonas hydrophila dan Vibrio harveyii dilakukan, mengingat banyak dijumpai  penyakit pada usaha budidaya ikan dan udang, terutama bakteri Aeromonas hydrophila dan Vibrio harveyii. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas senyawa bioaktif rumput laut K. alvarezii dan E. denticullatum yang diekstrak menggunakan pelarut metanol dan etanol sebagai antibakteri terhadap A. hydrophila dan V. harveyii.  Penelitian dilakukan sebanyak dua tahap, yaitu: (1 Uji aktivitas antibakteri ekstrak rumput laut; dan (2 Analisa senyawa bioaktif yang terdapat pada ekstrak rumput laut, dimana masing-masing tahapan dianalisis menggunakan rancangan acak lengkap faktorial. Hasil penelitian menunjukkan, dua jenis ekstrak rumput laut dengan pelarut metanol dan etanol, mempunyai daya antibakteri terhadap A. hydrophila dan V. harveyii. Ekstrak E. denticullatum dengan pelarut metanol memiliki daya hambat lebih luas dibanding ekstrak K. alvarezii dengan pelarut metanol terhadap A. hydrophila (19.43±0,55 mm. Ekstrak E. denticullatum dengan pelarut metanol memiliki daya hambat lebih luas dibanding ekastrak K. alvarezii dengan pelarut metanol terhadap V. harveyii (19.85±0,23 mm. Asam heksadekanoat merupakan senyawa paling dominan dijumpai pada ekstrak rumput laut K. alvarezii, dan E. denticullatum yang diekstrak menggunakan pelarut metanol. Kata Kunci : Aktivitas Antibakteri, Rumput laut K. alvarezii dan E. denticullatum,  Bakteri A.  hydrophila dan V. harveyii. 

  6. PERANCANGAN MEJA DAN KURSI ANAK MENGGUNAKAN METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD DENGAN PENDEKATAN ATHROPOMETRI DAN BENTUK FISIK ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Denny Nurkertamanda

    2012-02-01

    Full Text Available Meja dan kursi anak merupakan suatu sarana pendukung yang sangat penting dalam kelancaran pelaksanaan proses belajar anak. Ketidakserasian antara meja dan kursi dengan ukuran tubuh anak merupakan salah satu kendala dalam upaya meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas. Akibat dari meja dan kursi yang tidak sesuai dengan ukuran tubuh anak dapat mengakibatkan anak cepat mengalami kelelahan. Penelitian ini membahas perancangan dan pengembangan produk meja dan kursi anak sesuai dengan anthropometri (ukuran tubuh manusia dan bentuk fisik anak untuk menghasilkan rancangan kursi yang ergonomis untuk mengantisipasi adanya ketidakserasian antara meja kursi dengan ukuran tubuh anak. Metode yang digunakan dalam perancangan dan pengembangan meja dan kursi ini adalah metode Quality Function Deployment (QFD. Metode QFD merupakan suatu proses atau mekanisme terstruktur untuk menentukan kebutuhan pelanggan dan menerjemahkan kebutuhan-kebutuhan itu ke dalam kebutuhan teknis yang relevan. Metode QFD memiliki empat (4 fase yaitu fase perencanaan produk (product planning, perancangan produk (design product, perencanaan proses (process planning dan perencanaan pengendalian proses (process-control planning. Dalam penelitian ini hanya dilakukan hingga fase ke-3 yaitu fase perencanaan proses. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini berupa gambar rancangan meja dan kursi anak.   KATA KUNCI : Perancangan dan pengembangan produk, Anthropometri, Ergonomis, QFD

  7. KETERGANTUNGAN ONLINE GAME DAN PENANGANANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridwan Syahran

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui perilaku yang ditimbulkan dari kecanduan bermaian online game pada siswa SMP Negeri 1 Palu yang meliputi faktor-faktor penyebab kecanduan, keadaan psikologis yang ditimbulkan dari kecanduan bermain online game dan dampak-dampak yang ditimbulkan dari kecanduan bermain online game.Pendekatan penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus dengan berdasarkan responden dan informan sebagai bahan sumber data. Dalam proses pengumpulan data digunakan teknik observasi dan wawancara, dimana setelah data diperoleh selanjutnya dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif.Berdasarkan hasil penelitian ini, bahwa subyek (RZ dan (MT, kedua subyek penelitian menjadi ketergantungan atau kecanduan untuk bermain online game yang dikarenakan tersedianya beberapa fasilitas pendukung untuk bermain game di rumah, adanya faktor sosial dari pertemanan dengan teman bermain dan keingintahuan yang sangat besar terhadap suatu jenis game. Penanganan ketergantungan game online dengan bantuan dari berbagai pihak terutama pihak sekolah memberikan kepercayaan kepada konselor sekolah atau guru BK untuk mengadakan seminar kepada orang tua siswa tentang game online dan masalah yang akan ditimbulkan, mengatur waktu belajar dan bermain anak, memasukkan materi tentang game online dan dampaknya kepada siswa serta memberikan penyaluran yang baik dalam memilih game yang edukatif serta Menjalin komunikasi interpersonal agar anak dapat terbuka dengan orang tua.

  8. PERENCANAAN DAN ANALISA SISTEM SPRINKLER OTOMATIS DAN KEBUTUHAN AIR PEMADAMAN FIRE FIGHTING HOTEL XX

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahesa Dwi Putri

    2017-02-01

    Full Text Available Dalam pembangunan sebuah gedung terdapat suatu utilitas keamanan salah satunya adalah sistem instalasi sprinkler yang dirancang sesuai dengan standar proteksi kebakaran yang disiapkan untuk mencegah, memadamkan dan menanggulangi kebakaran dalam bangunan gedung. Pada perencanaan sistem sprinkler ini bertujuan untuk memahami dan melakukan perhitungan pada kecepatan aliran dan tekanan serta merencanakan kebutuhan air pada pemadaman fire fighting gedung hotel. Penulis melakukan penganalisaan dan perhitungan dengan menentukan discharge coefficient of the sprinkler k-factor pada kecepatan aliran fluida, selanjutnya menggunakan presure loss dari Hazen-Williams dan dilakukan kebutuhan air dengan mengacu pada Azas Bernoulli, yang penulis sebut dengan metode Step by Step. Dari hasil perhitungan ini didapat bahwa hubungan antara kecepatan aliran pada sprinkler otomatis ini dengan pressure loss yang terjadi dipengaruhi oleh area yang direncanakan, diameter pipa yang digunakan serta panjang pipa. Dimana perencanaan ini mengacu pada standar yang berlaku seperti Standar Nasional Indonesia (SNI dan National Fire Protection Association (NFPA yang harus dipakai dalam perencanaan siste sprinkler otomatis pada sebuah gedung.

  9. ANALISIS HUBUNGAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH DAN KETERGANTUNGAN DAERAH TERHADAP PENGANGGURAN DAN KEMISKINAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosyafah Febiandani

    2017-06-01

    Full Text Available Adanya desentralisasi fiskal diharapkan dapat menciptakan kemandirian daerah dan dapat mengurangi ketergantungan pemerintah daerah terhadap pemerintah pusat. Kemandirian keuangan daerah dicerminkan dengan perbandingan besarnya PAD terhadap total pendapatan daerah. Sejak 10 tahun dilaksanakannya otonomi daerah sesuai UU No 32 Tahun 2004, kemandirian keuangan daerah di Provinsi Jawa Tengah masih berada di level yang kurang baik dibandingkan dengan provinsi lainnya di Pulau Jawa. Jumlah pengangguran dan jumlah penduduk miskin di Provinsi Jawa Tengah juga masih terhitung tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari tingkat kemandirian keuangan daerah dan tingkat ketergantungan daerah terhadap tingkat pengangguran dan tingkat kemiskinan di kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah Tahun 2013. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah Analisis Korelasi Kanonikal menggunakan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan kemandirian keuangan daerah mempunyi hubungan yang signifikan, kuat, dan tidak searah dengan pengangguran dan kemiskinan. Sedangkan hubungan antara ketergantungan daerah terhadap kemiskinan dan pengangguran mempunyai hubungan yang signifikan, tidak kuat, dan tidak searah. Peningkatan kemandirian keuangan daerah guna mengurangi tingkat ketergantungan terhadap pemerintah pusat dapat dilakukan dengan cara menggali dan mengelola sumber daya atau potensi daerah yang dimilikinya secara efektif dan efisien sebagai sumber utama pendapatan keuangan daerahnya. Fiscal decentralization is expected to create independency regional financial and to reduce the dependence of local governments to the central government. Independency regional financial can be result by the ratio of PAD to total local revenue. Since 10 years the implementation of regional autonomy based on UU No. 32 of 2004, independency regional financial in Central Java is still unwell compared to the other

  10. IPTEKS BAGI MASYARAKAT USAHA JASA TAILOR DI KOTA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Endah Wahyuningsih

    2016-03-01

    Full Text Available Tujuan kegiatan Ipteks bagi Masyarakat (IbM ini adalah untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh industri kecil jasa penjahitan busana pria dan wanita di Kecamatan Gajah Mungkur, Kota Semarang. Ada dua usaha jasa tailor yang diprioritaskan menjadi mitra IbM, yaitu Bapak Mamiek Slamet dan Ibu Sri Astuti Yudhaningrum dengan dua aspek permasalahan yang akan ditangani, yaitu aspek produksi dan aspek manajemen. Target khusus yang ingin dicapai adalah, dalam aspek produksi : 1 Dihasilkan 2 sofware pemrograman data pelanggan purnama dan dara tailor mengenai : identitas pelanggan, jenis dan ukuran pelanggan untuk model kebaya, kemeja, jas, celana dan rok, serta ongkos jahit 2 pelatihan Penggunaan mesin high speed untu produksi celana, kemeja maupun blazer 3 Menambah peralatan produksi, antara mesin jahit industri 4 Tempat material dan produk lebih tertata sehingga lebih nyaman, aman bersih, dan rapi. Dalam aspek manajemen: 1 Pembukuan data identitas, ukuran dan model baju pesanan tersimpan dalam komputer sehingga lebih cepat mencari dan mempercepat layanan lebih baik , pencatatan ongkos jahit dan keuangan lebih tertib 2 Terdapat nota sesuai identitas dan kartu nama tempat produksi. Sebagai tim pelaksana kegiatan ini melibatkan dosen dan mahasiswa dengan bidang keahlian yang sesuai dengan kebutuhan lapangan. Dalam pelaksanaan dipakai beberapa metode yang saling mendukung, antara lain dengan ceramah/ penyuluhan untuk materi yang bersifat teori dan motivasi, demonstrasi/peragaan untuk menyampaikan materi praktek/keterampilan, praktek langsung oleh mitra, dan pendampingan kegiatan. Luaran pengabdian dalam aspek produksi : 1 Dihasilkan 2 sofware pemrograman data pelanggan purnama dan dara tailor mengenai : identitas pelanggan, jenis dan ukuran pelanggan untuk model kebaya, kemeja, jas, celana dan rok, serta ongkos jahit 2 pelatihan Penggunaan mesin high speed untu produksi celana, kemeja maupun blazer 3 Menambah peralatan produksi, antara mesin

  11. Epistemologi dan Keterbatasan Teori Gravitasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erwin Erwin

    2017-08-01

    Full Text Available Peristiwa tentang kecenderungan jatuhnya benda-benda menuju pusat bumi dan keteraturan peredaran planet dan benda-benda langit lainnya dalam tata surya dahulu dianggap dua fenomena yang berbeda. Mekanika benda langit dan mekanika bumi yang sebelumnya merupakan dua pengetahuan yang terpisah, dianggap satu kesatuan oleh Sir Isaac Newton. Newton mengemukakan hukum gravitasi umum yaitu gaya tarik menarik antara dua benda besarnya sebanding dengan massa masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda. Hukum gravitasi ini sukses menjalaskan bagaimana benda cendrung jatuh menuju pusat bumi dan peredaran planet dan benda-benda langit lain mengelilingi matahari dalam sistem tata surya. Namun hukum gravitasi Newton ternyata tidak sepenuhnya tepat, beberapa hal dapat dijelaskan dengan hukum relativitas Einstein, namun demikian hukum relativitas Einstein juga dicurigai masih perlu diamandemen agar dapat menjelaskan fenomena alam dengan tepat.

  12. EPISTEMOLOGI DAN KETERBATASAN TEORI GRAVITASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erwin Erwin

    2017-08-01

    Full Text Available Peristiwa tentang kecenderungan jatuhnya benda-benda menuju pusat bumi dan keteraturan peredaran planet dan benda-benda langit lainnya dalam tata surya dahulu dianggap dua fenomena yang berbeda. Mekanika benda langit dan mekanika bumi yang sebelumnya merupakan dua pengetahuan yang terpisah, dianggap satu kesatuan oleh Sir Isaac Newton. Newton mengemukakan hukum gravitasi umum yaitu gaya tarik menarik antara dua benda besarnya sebanding dengan massa masing-masing benda dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara kedua benda. Hukum gravitasi ini sukses menjalaskan bagaimana benda cendrung jatuh menuju pusat bumi dan peredaran planet dan benda-benda langit lain mengelilingi matahari dalam sistem tata surya. Namun hukum gravitasi Newton ternyata tidak sepenuhnya tepat, beberapa hal dapat dijelaskan dengan hukum relativitas Einstein, namun demikian hukum relativitas Einstein juga dicurigai masih perlu diamandemen agar dapat menjelaskan fenomena alam dengan tepat.

  13. KARAKTERISASI DAN AKTIVITAS KATALITIK BERBAGAI VARIASI KOMPOSISI KATALIS Ni DAN ZnBr2 DALAM Γ-Al2O3 UNTUK ISOMERISASI DAN HIDROGENASI (R-(+-SITRONELAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ED Iftitah

    2014-06-01

    Full Text Available Pengaruh sifat dan karakter berbagai variasi komposisi katalis Ni dan ZnBr2 yang terimpregnasi dalam γ-Al2O3 terhadap aktivitas dan selektivitasnya untuk reaksi isomerisasi dan hidrogenasi (R-(+-Sitronelal telah dilakukan. Dalam penelitian ini, terdapat tiga jenis variasi komposisi Ni dan ZnBr2 dalam γ-Al2O3, yaitu: A1=Ni/ZnBr2/γ-Al2O3 (3:2, A2=Ni/ZnBr2/γ-Al2O3 (1:1 dan A3=Ni/ZnBr2/γ-Al2O3 (2:3. Katalis dikarakterisasi menggunakan X-ray diffraction (XRD, Brunauer-Emmett-Teller (BET surface area, dan SEM-EELS. Luas area permukaan spesifik dan porositasnya ditentukan berdasarkan adsorption-desorption gas nitrogen pada 77 K. Distribusi dan volume pori ditentukan dengan desorption isotherm pada P/Po ≥ 0,3. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara karakter dan sifat katalis dengan aktivitas katalitiknya terhadap produk isomerisasi dan hidrogenasi (R-(+-Sitronelal. Uji aktivitas dilakukan dalam sebuah reaktor mini dengan 0,5 g katalis dan 3 mL (R-(+-Sitronelal menggunakan atmosfir gas N2 dan/atau H2 dalam waktu 5 dan 24 jam masing-masing pada suhu 90 dan 120 °C. Komposisi katalis, pemilihan jenis atmosfir gas dan suhu sangat berpengaruh terhadap aktivitas dan selektivitas pembentukan produk isomerisasi dan hidrogenasi. Konversi (R-(+-Sitronelal tertinggi ditunjukkan oleh katalis A3=Ni/ZnBr2/γ-Al2O3 (2:3 dengan kondisi reaksi selama 5 jam (4 jam N2 + 1 jam H2 pada suhu 90 °C dan 24 jam (4 jam N2 + 20 jam H2 pada suhu 120 °C. The influence of catalyst properties and characteristics of Ni and ZnBr2 catalysts impregnated in γ-Al2O3 on the activity and selectivity of (R-(+-Citronellal isomerisation and hydrogenation has been done. In this study, there were three sets of Ni and ZnBr2 in γ-Al2O3 with various composition, they were A1=Ni/ZnBr2/γ-Al2O3 (3:2, A2=Ni/ZnBr2/γ-Al2O3 (1:1, A3=Ni/ZnBr2/γ-Al2O3 (2:3. The catalysts were characterized using X-ray diffraction (XRD, Brunauer-Emmett-Teller (BET surface area and SEM

  14. PERGESERAN KARIR TRADISIONAL MENJADI KARIR PROTEAN: DAMPAK DAN IMPLIKASINYA PADA INDIVIDU DAN PERUSAHAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christofera Marliana Junaedi

    2003-01-01

    Full Text Available It was started by The Great Depression in America that so many changes happened on the organization internally and externally, and the change of career development from career job to protean career as well. Some researchers prove it and state that the job esspecially for career nowadays is different from it was few decades ago. The effect of this changes occur on the system and value that employees have and career development management conducted by the company. This article will discuss the change factor of company internally and externally, its effects,the subtitution of the new paradigm from the old one, and also its implications on the individu and the company. Abstract in Bahasa Indonesia : Berawal dari terjadinya depresi yang besar (The Great Depression di Amerika yang menyebabkan perubahan organisasi secara internal dan eksternal, perubahan pengembangan karir pun bergeser dari karir tradisional menjadi karir protean. Banyak peneliti yang membuktikannya dan menyatakan bahwa karir saat ini berbeda dengan beberapa decade sebelumnya. Dampak dari perubahan ini tentu saja menimbulkan sistem dan nilai yang dimiliki karyawan dan juga manajemen pengembangan karir perusahaan. Artikel ini akan membahas tentang perubahan factor internal dan eksternal organisasi, dampaknya pada perubahan paradigma dari paradigma lama menjadi baru, dan juga implikasinya pada individu dan perusahaan. Kata kunci: karir tradisional, karir protean, paradigma lama, paradigma baru, manajemen karir.

  15. IDENTIFIKASI JENIS OBAT BERDASARKAN GAMBAR LOGO PADA KEMASAN MENGGUNAKAN METODE NAIVE BAYES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Surya Rahayuda

    2016-10-01

    Full Text Available There many types of drugs have been approved by the government and circulating in the community, but many people don’t know. In this study, I want to create an application that can identify the type of drug based on the logo on the packaging. I’m using 4 different types of modern medicine and 3 types of herbal medicine, total there will be as many as 7 different logo that will be used. Pictures will be entered into the application, then detected the edges of the image using the Edge Detection, to get the shape of the logo image, after it is extracted using methods GLCM, extraction will produce output in the form of numbers, the numeric data is then classified using Naïve Bayes classification and will get the results in the form of the type of drug. From the experiments it was found that the resulting level of accuracy is quite high, there are 3 categories of types of drugs that have a high accuracy on Obat Bebas, Obat Bebas Terbatas and Obat Keras. From the results of these trials concluded that the Naïve Bayes method can be used to mengkalsifikasi types of drugs is based on the logo on the packaging of drugs. Keywords: logo, drug, image processing, edge detection, GLCM, naïve bayes Terdapat banyak jenis obat telah disetujui oleh pemerintah dan beredar di masyarakat, namun banyak masyarakat tidak mengetahuinya. Pada penelitian ini saya ingin membuat suatu aplikasi yang dapat mengindentifikasi jenis obat berdasarkan logo pada kemasan. Saya menggunakan 4 jenis obat moderen dan 3 jenis obat herbal, total akan terdapat sebanyak 7 macam logo yang akan digunakan. Gambar akan diinputkan ke dalam aplikasi, kemudian dideteksi tepian gambarnya menggunakan metode Edge Detection, untuk mendapatkan bentuk dari gambar logo, setelah itu diekstraksi menggunakan metode GLCM, hasil ekstraksi akan menghasilkan output berupa angka, data angka ini kemudian diklasifikasikan menggunakan metode Naïve Bayes dan akan mendapatkan hasil klasifikasi berupa jenis

  16. Regret Aversion Bias dan Risk Tolerance Investor Muda Jakarta dan Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yohnson Yohnson

    2008-01-01

    Full Text Available Investment decision behavior is an interesting topic in finance research. Bailey and Kinerson’s (2005 research found that individual risk tolerance and experienced regret significantly influenced investment decisions. Anticipation of potential future regret did not predict subsequent investment decision behavior. Specifically, this research also wants to know the effects of a person’s experienced regret and anticipated regret or the effects of individual risk tolerance on investment decision behavior in Jakarta and Surabaya. Respondent of this research is 323 students from UK Petra who represent young investors from Surabaya and students from UPH who represent young investors from Jakarta. The method of research is experimental study and the design of research is 2x2x2 (between subject with experienced regret (time deposit and stock as first variable, anticipated regret (time deposit and stock as second variable and risk tolerance (high and low as third variable This study finds that an individual risk tolerance significantly influences decisions. Regret aversion bias does not influence young investors in Indonesia. (We assume that it is because the character of Indonesian investors is different from foreign investors. The couse of this is supposedly the unique characteristics of Indonesian investors and the different view points between Indonesian investors and investors from other countries. Abstract in Bahasa Indonesia: Perilaku keputusan investasi sangat menarik untuk diteliti. Dalam penelitian Bailey dan Kinerson (2005 ditemukan risk tolerance dan experienced regret mempengaruhi keputusan investasi. Anticipated regret tidak dapat dipakai sebagai predictor perilaku keputusan investasi. Penelitian ini juga ingin mengetahui experienced regret, anticipated regret atau risk tolerance yang lebih mempengaruhi perilaku keputusan investasi di Jakarta dan Surabaya. Responden yang diteliti sebesar 323 mahasiswa berasal dari UK Petra yang mewakili

  17. Fisiologi dan Gangguan Keseimbangan Natrium, Kalium dan Klorida serta Pemeriksaan Laboratorium

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rismawati Yaswir

    2012-09-01

    Full Text Available AbstrakElektrolit adalah senyawa di dalam larutan yang berdisosiasi menjadi partikel yang bermuatan (ion positifatau negatif. Sebagian besar proses metabolisme memerlukan dan dipengaruhi oleh elektrolit. Konsentrasielektrolit yang tidak normal dapat menyebabkan banyak gangguan. Pemeliharaan tekanan osmotik dan distribusibeberapa kompartemen cairan tubuh manusia adalah fungsi utama empat elektrolit mayor, yaitu natrium (Na+,kalium (K+, klorida (Cl-, dan bikarbonat (HCO3-. Pemeriksaan keempat elektrolit mayor tersebut dalam klinisdikenal sebagai ”profil elektrolit. Natrium adalah kation terbanyak dalam cairan ekstrasel, kalium kation terbanyakdalam cairan intrasel dan klorida merupakan anion terbanyak dalam cairan ekstrasel. Jumlah natrium, kalium danklorida dalam tubuh merupakan cermin keseimbangan antara yang masuk terutama dari saluran cerna dan yangkeluar terutama melalui ginjal. Gangguan keseimbangan natrium, kalium dan klorida berupa hipo- dan hiper-. Hipoterjadibila konsentrasi elektrolit tersebut dalam tubuh turun lebih dari beberapa miliekuivalen dibawah nilai normaldan hiper- bila konsentrasinya meningkat diatas normal.Pemeriksaan laboratorium untuk menentukan kadarnatrium, kalium dan klorida adalah dengan metode elektroda ion selektif, spektrofotometer emisi nyala,spektrofotometer atom serapan, spektrofotometri berdasarkan aktivasi enzim, pemeriksaan kadar klorida denganmetode titrasi merkurimeter, dan pemeriksaan kadar klorida dengan metode titrasi kolorimetrik-amperometrik.Kata kunci: elektrolit, keseimbangan, gangguan keseimbanganAbstractElectrolyte is compound in condensation which is disociation become particle which is charged (ionnegative or positive. Most metabolism processes need and influenced by electrolyte. Electrolyte concentrationwhich abnormal can cause many troubles. Conservancy of osmotic pressure and distribution some human beingbody fluid compartment are especial function four major electrolyte, that is natrium (Na

  18. Dampak belanja irigasi dan jaringan terhadap output PDRB sektor pertanian dan pertumbuhan ekonomi Kota Jambi

    OpenAIRE

    Aminah, Siti; Parmadi, Parmadi

    2018-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan Belanja irigasi dan jaringan serta perkembangan output GDP sektor pertanian Kota Jambi selama periode tahun 2005-2015 dan menganalisis pengaruh belanja irigasi dan jaringan terhadap  GDP Output sektor pertanian dan pertumbuhan ekonomi Kota Jambi. Hasil penelitian menunjukkan Selama periode penelitian tahun 2005-2015 dengan rata-rata pertumbuhan 61,98%, nilai rata-rata PDRB harga berlaku Kota Jambi sebesar 157.601,68 dalam juta rupi...

  19. Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Perusahaan Terhadap Audit Delay dan Timeliness

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sistya Rachmawati

    2008-01-01

    Full Text Available The objective of this research is to investigate the influence of the firm size, the profitability, the solvability, the public accountant size and the existence of internal auditor division toward the Audit Delay and Timeliness on manufacture companies that listed in Jakarta Stock Exchange.The Research sample was taken from Fifty-nine listed companies in Jakarta Stock Exchange. These samples were selected by using Purposive sampling method. Analysis hypothesis is using Multiple Regression, before hypothesis test, normality data test using P-Plot test.The result of Multiple Regression model shows that Audit Delay influenced by firm size and public accountant size, and Timeliness influenced by firm size and solvability. This result is recommended for auditor to increase effectiveness and efficiency of his audit performance and for all existing studies to contribute towards the current literature on Auditing. Abstract in Bahasa Indonesia: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh faktor internal yaitu: profitabilitas, solva¬bili¬tas, internal auditor dan size perusahaan dan faktor eksternal, yaitu ukuran KAP terhadap audit delay dan Timeliness pada perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Jakarta Stock Exchange. Pemilihan sampel menggunakan metode Purposive Sampling. Dari hasil pengolahan Regresi Berganda pada Audit Delay diketahui bahwa koefisien determi¬nasi Adjusted R2 = 0,123. Artinya seluruh variabel independen (Profitabilitas, Solvabilitas, Internal Auditor, Size Perusahaan, dan KAP hanya mampu menjelaskan variasi dari variabel depen¬den (Audit Delay adalah sebesar 12,3%. Sedang¬kan pada Timeliness, seluruh variabel independen (Profitabilitas, Solvabilitas, Internal Auditor, Size Perusahaan, dan KAP dapat men¬jelaskan variasi pada variabel dependennya (Timeliness adalah sebesar 7,9%. Hasil dari penelitian ini dapat membantu profesi akuntan publik dalam upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses audit dengan

  20. Perbedaan Kadar Thyroid Stimulating Hormone dan Free Thyroxine pada Pasien Talasemia Β-Mayor dengan Kelasi Besi Deferasirox dan Deferiprone

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aries - Krisbiyantoro

    2018-03-01

    Hasil. Rerata usia pasien 12,5+3,12 tahun. Rerata kadar TSH kelompok deferiprone dan deferasirox adalah 3.051,78 IU/ml dan 2.351,29 IU/ml. Sedangkan rerata kadar FT4 untuk kelompok deferiprone dan deferasirox 15.424,12 mmol/l dan 15.822,75 IU/ml. Tidak terdapat perbedaan kadar TSH dan FT4 pada kelompok yang mendapatkan deferasirox dan deferiprone berturut-turut nilai TSH (p=0,148; p>0,05 dan FT4 (p=0,836; p>0,05. Kesimpulan. Tidak terdapat perbedaan kadar TSH dan FT4 pada pasien talasemia beta mayor yang mendapatkan kelasi deferasirox maupun deferiprone.

  1. KETENTUAN TENTANG STANDAR PELAYANAN MINIMAL BIDANG KELUARGA BERENCANA DAN KELUARGA SEJAHTERA BERDASARKAN ASAS PERIKEMANUSIAAN DAN HAK ASASI MANUSIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Riyanti

    2017-01-01

    Hasil penelitian, ketentuan tentang standar pelayanan minimal bidang keluarga berencana, keluarga sejahtera dan asas perikemanusiaan dengan hak asasi manusia sangat berhubungan keterbatasan lingkup pelayanan dan standar pelaksanaan Komunikasi Informasi dan Edukasi yang tidak jelasberdampak pada tidak dipenuhinya hak asasi manusia untuk mendapatkan kesetaraan dan kebebasan dalam pelayanan keluarga berencana dan keluarga sejahtera.

  2. Pemahaman terhadap Konsep Pahala dan Dosa Serta Hubungannya Dengan Etos Kerja Dosen dan Pegawai Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam IAIN Raden Fatah Palembang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idrus Alkaf

    2016-03-01

    Full Text Available Artikel ini membahas tentang konsep pahala dan dosa dalam ajaran Islam dan pengaruhnya terhadap etos kerja dosen dan staf Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, IAIN Raden Fatah Palembang. Pemahaman tentang pahala dan dosa, yang merupakan bagian dari doktrin etika dalam Islam ternyata memiliki peran dalam menentukan etos kerja. Kegiatan yang dianggap baik berdasarkan ajaran Islam pasti akan dihargai. Sebaliknya, mereka yang tidak menjalankan atau yang melanggar aturan akan mendapatkan dosa sebagai balasannya. Dengan menggunakan metode pengumpulan data melalui survei, observasi, wawancara atau kuesioner, dalam artikel ini, diketahui bahwa pemahaman dosen dan staf tentang pahala dan dosa ternyata sangat berhubungan dengan etos kerja mereka sehari-hari. Semakin baik tingkat pemahaman dosen dan staf dengan konsep pahala dan dosa, semakin tinggi etos kerja mereka. Ini menyiratkan bahwa pemahaman seseorang tentang konsep pahala dan dosa itu dapat mendorong orang untuk bekerja lebih baik, lebih serius dan lebih berhati-hati. Atau dengan kata lain, secara teologis pemahaman ini dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari. This article discusses the concept of merit and sin in Islam and the influence by the work ethic of faculty and staff of the Faculty of Islamic Theology and Islamic Thought, Islamic State Institute Raden Fatah Palembang. Understanding of merit and sin, which is part of the doctrine of ethics in Islam to have a role in determining the work ethic. Activities that are considered good based on the teachings of Islam is believed to be rewarded. Vice versa, those who do not run or that violate the rules will get sin as a reward. By Idrus analysis using the method of data collection through the courts (survey, observation, interviews or questionnaires, in this article, Idrus found understanding of faculty and staff to the concept of merit and sin is very in touch with their work ethic in everyday tasks. Or the better the level of

  3. POTENSI TAMAN NASIONAL BOGANI NANI WARTABONE, PERMASALAHAN DAN KONSERVASI PADA TINGKAT PENGEMBANGAN DAN PENGAWASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Femmy Roosje Kawuwung

    2010-03-01

    Full Text Available Taman Nasional Bogani Nani Wartabone sebelumnya bernama Dumoga Bone. Nani Wartabone seorang pahlawan yang terkenal di daerah Gorontalo, untuk mengenang pahlawan tersebut maka namanya diabadikan pada nama Taman Nasional. Pada tahun 1982 luas 300.000 hektar dinyatakan Menteri Pertanian. Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK No. 731/Kpts-II/1992 luas 287.115 hektar. Propinsi Gorontalo dengan ketinggian tempat 50 – 2.000 meter dpl. Posisi 1o– 4o LS, 120o – 124o BT. Permasalahan; terjadinya fragmentasi, perladangan berpindah, pertanian, illegal logging, pemukiman, pertambangan, dan pencurian spesies flora dan fauna. Tujuan mengetahui potensi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone, permasalahan dan upaya konservasi.Potensi Taman Nasional Bogani Nani Wartabone adalah; Flora terdiri dari 400 jenis pohon, 241 jenis tumbuhan tinggi, 120 jenis efifit dan terdapat 24 jenis anggrek. Tumbuhan endemik yaitu; palem matayangan, kayu hitam dan bunga bangkai(Amophaphallus compamulatus. Tumbuhan yang umum adalah cempaka, kenanga, agates, dan tanaman hias.Taman Nasional Bogani Nani Wartabone memiliki 24 jenis mamalia, 64 jenis aves, 11 jenis reptile. Mamalia (satwa endemik : monyet hitam/yaki (Macaca nigra, Monyet Dumoga Bone, babirusa, kelelawar bone, kus-kus besar (Palanger ursinus, anoa kecil (B.quarlesi. Di Taman Nasional Bogani Nani Wartabone tercatat 200 – 225 jenis burung. Reptil : ular kobra, king kobra (N. hammah, ular belang, katak pohon (Rhacophorus monticola, ikan : ikan mas (Cyprinus carpio, bekicot (Achatina fulica. Upaya konservasi adalah pada tingkat pengembangan dan pengawasan. Dalam upaya konservasi harus ada kerja sama dari pemerintah dan masyarakat sekitar kawasan.

  4. Pengaruh Massa Zn Dan Temperatur Hydrotermal Terhadap Struktur Dan Sifat Elektrik Material Graphene

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Rizki Ilhami

    2014-09-01

    Full Text Available Kemajuan teknologi yang sangat berkembang pada saat ini membutuhkan material yang tidak hanya kecil ataupun ringa