WorldWideScience

Sample records for berat dan pestisida

  1. Status Gizi Ibu dan Berat Badan Lahir Bayi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khaula Karima

    2012-10-01

    Full Text Available Berat badan lahir 2.500 gram yang hingga kini merupakan standar ukuran risiko morbiditas dan mortalitas bayi merupakan faktor risiko penting yang berdampak hingga usia dewasa. Saat ini, bayi dengan berat badan lahir di bawah 3.000 gram dihubungkan dengan risiko penyakit degeneratif pada usia dewasa. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan berat badan lahir dengan status gizi ibu meliputi berat badan prahamil, pertambahan berat badan selama kehamilan, dan kadar hemoglobin ibu pada trimester ketiga kehamilan. Penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional ini menggunakan sumber data sekunder rekam medis Rumah Sakit Ibu dan Anak Budi Kemuliaan Jakarta. Analisis dilakukan secara bivariat dan multivariat menggunakan metode uji chi square dan korelasi regresi. Hasil studi menunjukkan hubungan yang bermakna antara berat badan prahamil dan pertambahan berat badan ibu selama kehamilan dengan berat badan lahir. Setelah dikontrol berbagai variabel lain, analisis regresi logistik ganda menemukan berat badan ibu prahamil, pertambahan berat badan selama kehamilan, usia ibu, dan urutan kelahiran merupakan faktor yang memengaruhi berat badan lahir. Berat badan prahamil ibu merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap berat badan lahir (odds ratio, OR = 6,64. Oleh sebab itu, ibu dengan status gizi prahamil kurang yang sedang merencanakan kehamilan perlu lebih diperhatikan. Kata kunci: Berat badan lahir, kehamilan, mortalitas bayi, status gizi ibu Abstract The weight of 2.500 gram is still being used as the cut off point to predict the risk of baby’s morbidity and mortality. Recently birth weight of less than 3.000 gram is being rigorously assess as a risk factor for noncommunicable disease in adulthood. Therefore it is important to assess factors that are affecting the fetal growth and development. The objectives of this study is to determine the relationship between infant’s birth weight and mother’s nutritional status, i.e. pre

  2. Hubungan Ukuran Pupil Dengan Miopia Derajat Sedang Dan Berat

    OpenAIRE

    Bobby Ramses Erguna Sitepu

    2008-01-01

    Telah dilakukan penelitian observasional analitik dengan menggunakan rancangan penelitian potong lintang terhadap 32 penderita miopia sedang dan berat yang datang ke Poliklinik Mata Sub Bagian Refraksi RSUP H. Adam Malik Medan selama bulan Februari sampai dengan April 2008. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ukuran pupil dengan pertambahan kekuatan refraksi pada penderita miopia sedang dan berat. Diharapkan penelitian ini dapat memberi manfaat dengan memperlihatkan secara r...

  3. PEMERIKSAAN CEMARAN PESTISIDA DALAM KOMODITI CABAl MERAH BESAR DAN CABAI MERAH KERITING DI BEBERAPA KOTA DALAM UPAYA PENETAPAN BMR (BATAS MAKSIMUM RESIDU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Mutiatikum

    2012-10-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian terhadap residu pestisida dalam komoditi cabai merah besar dan cabai merah keriting yang berasal dari pasar di kota Cianjur, Semarang dan Surabaya. Pengujian dilakukan menggunakan alat KCKT (Kromatografi Cair Kinerja Tinggi. Hasil pengujian terhadap beberapa golongan pestisida kemudian dikaji kembali berdasarkan pola konsumsi cabai orang Indonesia dan dihitung BMR-nya dan dibandingkan terhadap BMR pustaka. Dari hasil pemeriksaan terdeteksi pestisida golongan organoklorin seperti lindon, aldrin, heptaklor, endosulfon. Golongan organofosfat yang terdeteksi adalah paration, klorpirifos, dimethoat, profenofos, protiofos. Golongan karbamat yang terdeteksi adalah karbofuran, sedangkan golongan piretrin tidak terdeteksi, hasil perhitungan lebih kecil dari BMR pustaka.   Kata kunci : Pestisida, cabai

  4. PENGETAHUAN DAN PERILAKU MASYARAKAT TENTANG PENGELOLAAN PESTISIDA DI RUMAH TANGGA DI BOGOR, DEPOK, TANGERANG, DAN BEKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rachmalina Soerachman

    2015-01-01

    pestisida di rumah tangga dari waktu ke waktu terus mengalami peningkatan baik dari segi jumlah maupun jenisnya. Sesuai dengan tujuan penggunaannya yaitu mengendalikan hama, maka hampir seluruh jenis pestisida bersifat toksik. Penggunaan dan penyimpanan yang tidak sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan dapat meningkatkan risiko paparan dan pada akhirnya dapat menimbulkan bahaya terhadap kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan, dan perilaku tentang pengelolaan (penyimpanan dan penggunaan pestisida di rumah tangga Penelitian ini dilakukan di 4 kota/kabupaten di Provinsi Jawa Barat dan Banten dengan desain potong lintang (cross sectional. Jumlah sampel per lokasi sebanyak 300, yang dihitung menggunakan rumus estimasi beda dua proporsi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner terhadap kepala rumah tangga atau salah satu anggota rumah tangga yang telah dewasa dan paling mengetahui kondisi rumah tangga. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SPSS dan disajikan secara deskriptif. Proporsi responden yang pernah mendengar istilah pestisida paling tinggi di Kabupaten Bogor (84,6%. Dari proporsi tersebut, lebih dari 86,6%nya mengetahui cara penggunaan pestisida/insektisida dan lebih dari 88,4% mengetahui cara penyimpanannya. Proporsi responden yang mengetahui adanya peraturan pengelolaan, pelabelan maupun adanya pelarangan pestisida tertentu di keempat lokasi masingmasing adalah 14,6%, 49,0%, dan 60,3%. Dalam prakteknya, proporsi tertinggi yang biasa membaca aturan penggunaannya adalah kelompok responden di Kabupaten Bogor (77,8%; mencuci tangan setelah mengaplikasikan, proporsi tertinggi adalah Bekasi (92,0%. Proporsi responden yang menggunakan APD di keempat lokasi penelitian relatif rendah (tidak lebih dari 22,6%. Jenis APD yang paling banyak digunakan adalah masker, dan proporsi tertinggi yang menggunakannya adalah responden di Depok. Terdapat ketidak sesuaian antara pengetahuan dan

  5. Perbedaan Berat Lahir Bayi Pasien Preeklampsia Berat / Eklampsia Early dan Late Onset di RSUP Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizka Amelia

    2016-01-01

    Full Text Available AbstrakPreeklampsia dan eklampsia tidak hanya berdampak bagi ibu, tetapi juga terhadap janin yang dikandungnya, seperti hambatan pertumbuhan janin intrauterin yang dapat dilihat dari berat lahir bayi tersebut. Ibu dengan preeklampsia berat/ eklampsia early onset cenderung melahirkan bayi dengan berat lahir Kecil untuk Masa Kehamilan (KMK, sementara yang  late onset cenderung melahirkan bayi dengan berat lahir Sesuai untuk Masa Kehamilan (SMK atau bahkan Besar untuk Masa Kehamilan (BMK. Tujuannya penelitian ini adalah menentukan perbedaan berat lahir bayi pasien preeklampsia berat/ eklampsia early dan late onset. Penelitian ini dilaksanakan dari Oktober 2012 sampai Juli 2013 di bagian Rekam Medik RSUP Dr. M. Djamil Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kejadian preeklampsia berat/ eklampsia early onset adalah 26,1% dan yang late onset sebanyak 73,9%. Bayi KMK lebih banyak dilahirkan oleh ibu preeklampsia berat/ eklampsia early onset (16,67% dibandingkan dengan yang  late onset (7,35%. Setelah dilakukan analisis melalui uji chi-square, disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan berat lahir bayi antara pasien preeklampsia berat/eklampsia early dan late onset secara signifikan (p>0,05.Kata kunci: preeklampsia berat/eklampsia early onset, preeklampsia berat/eklampsia late onset, berat lahir bayi AbstractPreeclampsia and eclampsia are not only effect to mother, but also influent to the fetus, such as intrauterine fetal growth retardation  which can be seen as baby's birth weight. Mothers with early onset severe preeclampsia / eclampsia tend to give birth small for gestational age  babies, while the late onset tend to give birth normal birth weight or large for gestational age babies. The objective of this study was to determine the differentiation between baby's birth weight of early and late onset severe preeclampsia/ eclampsia. The research was

  6. Pengaruh Berat Kitosan, Ph Dan Waktu Kontak Terhadap Kadar Amoniak Dalam Larutan Amonium Klorida

    OpenAIRE

    Ambarita, Melfa Mulatiur

    2010-01-01

    Telah dilakukan studi tentang pengaruh penambahan kitosan terhadap kadar amoniak dari larutan amonium klorida. Kadar amoniak ditentukan dengan variasi berat kitosan, pH campuran kitosan dan amoniak, dan waktu kontak kitosan dan amoniak dalam 50 mL larutan Amonium klorida. Penentuan kadar amoniak dilakukan dengan metode spektrofotometri. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa penyerapan amoniak yang optimum terjadi pada berat kitosan 0,075 g dan pH 8 serta waktu kontak 80 m...

  7. KANDUNGAN LOGAM BERAT PADA AIR DAN SEDIMEN DI PERAIRAN SOCAH DAN KWANYAR KABUPATEN BANGKALAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Andy Nugraha

    2009-10-01

    Full Text Available Logam berat sangat berbahaya bagi biota laut maupun trofik level diatasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat di perairan Socah dan Kwanyar kabupaten Bangkalan. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan. Pengambilan sampel air menggunakan botol sampel, sedangkan pengambilan sampel sedimen menggunakan grab sampler. Sampel kemudian dianalisa dengan spektrofotometer serapan atom (SSA. Hasil menunjukkan bahwa kandungan logam berat Cd, Cu, Pb, dan Hg pada air di perairan Socah dan Kwanyar masih dibawah ambang batas baku mutu air laut, sedangkan kandungan logam berat di sedimen melebihi ambang batas baku mutu air laut untuk biota laut. Secara umum, kandungan logam berat di sedimen lebih tinggi dari pada kandungan logam berat di air. Kata Kunci : Logam berat, Pencemaran, Spektrophotometer  HEAVY METALS CONTENTS IN WATER AND SEDIMENT IN KWANYAR AND SOCAH WATER, BANGKALANHeavy metals are very dangerous for marine life as well as the trophic level above. This study aims to determine the content of heavy metals in the waters Socah and Kwanyar Bangkalan. This study was conducted over 3 months. Water sampled using a sample bottle, while sediment samples was taken using a grab sampler. The sample was then analyzed by atomic absorption spectrophotometer (AAS. Results showed that the content of heavy metals Cd, Cu, Pb and Hg in the water in the Socah and Kwanyar waters still below the seawater quality standard limits, whereas the heavy metal content in sediments exceeded the water quality standard for marine sea. In general, the content of heavy metals in sediment is higher than on the water.Keywords: Heavy metals, Pollution, AAS

  8. ANALISIS KANDUNGAN GIZI DAN LOGAM BERAT IKAN BELANAK (Mugil sp.DI SEKITARDI PERAIRAN SOCAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H Hafiludin

    2012-10-01

    Full Text Available Meningkatnya aktivitas manusia di sekitar perairan Kecamatan Socah seperti limbah industri dan rumah tangga dari Bangkalan, tumpahan bahan bakar kapal yang langsung terbuang ke laut, tumpukan sampah yang sengaja dibuang ke laut dan aktivitas lewatnya kapal laut memungkinkan berpengaruh terhadap biota perairan.Ikan belanak sudah banyak dan ditangkap di perairan Socah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan gizi dan kadungan logam berat ikan belanak (Mugil sp. yang berada di sekitar perairan Socah.Penelitian dimulai dengan pengambilan dan preparasi sampel, pengujian kandungan proksimat dan logam berat dengan perlakuan ukuran ikan (12 cm dan 25 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen ikan belanak ukuran 12 cm sebesar 37,79% dan 38,87% untuk ikan belanak ukuran 25%. Kandungan kadar air berkisar 75,96-76,70%, kandungan protein berkisar 17,64-19,57%, kandungan lemak berkisar 2,83-3,33%, asam lemak bebas berkisar 1,43-1,47%, kandungan abu berkisar 1,14-2,94% dan kandungan karbohidrat berkisar 0,29-0,49%. Tidak terindikasi adanya logam berat Pb dan Hg pada perairan Socah dan pada daging ikan belanak.Kata kunci : belanak(Mugil sp, gizi, logam berat, perairan Socah

  9. Perancangan Alat Ukur Digital untuk Tinggi dan Berat Badan dengan Output Suara berbasis Arduino UNO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MUHAMMAD AFDALI

    2017-01-01

    Full Text Available ABSTRAKAlat pengukur tinggi badan dan penimbang berat badan yang sekaligus memberikan informasi berat badan ideal akan sangat bermanfaat bagi para pengguna. Oleh karena itu, dalam penelitian ini, dirancang dan direalisasikan suatu alat ukur yang sekaligus dapat mengukur tinggi badan dan berat badan serta memberikan informasi ideal atau tidaknya berat badan yang terukur. Alat ukur ini menggunakan Arduino Uno sebagai otaknya, sensor ultrasonik untuk mengukur tinggi badan, dan sensor strain gauge untuk mengukur berat badan. Data dari kedua sensor tersebut diolah oleh Arduino untuk mendapatkan indeks massa tubuh (IMT dan berat badan ideal (BBI. Nilai tinggi badan, berat badan, dan berat badan ideal akan ditampilkan pada LCD. Selanjutnya, informasi suara menyangkut kondisi berat badan yaitu ideal, gemuk, atau kurus akan dikeluarkan oleh speaker. Berdasarkan hasil pengujian dan analisis data maka diperoleh nilai persentase keberhasilan rata-rata pada pengukuran tinggi badan adalah 96,80% dan pada pengukuran berat badan adalah 99,04%. Sedangkan tingkat keberhasilan penampilan informasi suara adalah 95%.Kata kunci: Alat ukur digital, tinggi badan, beratbadan, Arduino, output suara. ABSTRACTAn instument for measuring height and weight while providing information ideal weight for users will be very helpful. Therefore, in this study, it was designed and realized a measuring instrument which can simultaneously measure the height and weight as well as providing the ideal information whether or not the weight measured. This instrument uses an Arduino Uno as the brain, the ultrasonic sensor to measure the height and strain gauge sensor for measuring weight. Data from the sensors is processed by the Arduino to get a body mass index and ideal weight. The values of height, weight, and ideal weights will display on LCD. Furthermore, voice information regarding the ideal conditions of weight, namely ideal, fat, or thin will be emitted by a speaker. Based on test

  10. PENCEMARAN PESTISIDA PADA PERAIRAN PERIKANAN DI SUKABUMI- JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Taufik

    2011-12-01

    Full Text Available Penggunaan pestisida merupakan salah satu sumber pencemar yang potensial bagi sumberdaya dan lingkungan perairan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat pencemaran pestisida pada lahan perikanan budidaya di Sukabumi, Jawa Barat. Penelitian diawali dengan penentuan lokasi, dilanjutkan dengan pengambilan contoh (air, sedimen, biota air, preparasi, identifikasi, dan analisis data, serta pelaporan. Analisis contoh menggunakan alat Gas Chromatograph (GC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada lahan perikanan air tawar di daerah Sukabumi terdapat residu pestisida dari golongan organoklorin, organofosfat, piretroid, dan karbamat dengan konsentrasi di bawah Batas Maksimal Residu (BMR. Jenis dan konsentrasi residu pestisida tersebut yang terbesar terdapat pada ikan, kemudian di dalam tanah dan yang terakhir adalah dalam air.

  11. FAKTOR RISIKO PAPARAN PESTISIDA SELAMA KEHAMILAN TERHADAP KEJADIAN BBLR PADA PETANI SAYUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miftah Fatmawati

    2016-10-01

    Full Text Available Berat badan lahir rendah (BBLR menjadi salah satu penyebab utama mortalitas bayi. Permasalahan yang muncul adalah apakah ada hubungan antarapaparan pestisida pada masa kehamilan dengan kejadian BBLR di daerah pertanian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian BBLR. Penelitian ini merupakanstudi case control. Subjek dibagi menjadi dua kelompok: kelompok kasus sejumlah 25 petanidengan riwayat melahirkan BBLR dan kelompok kontrol yang merupakan tetangga dari subjek kasus tanpa riwayat melahirkan BBLR sejumlah 25 petani. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan wawancara dan observasi. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat (chi square dan fisher sebagai alternatifnya. Faktor risiko yang terbukti berhubungan dengan kejadian BBLR antara lain: pekerjaan ibu hamil yang berkaitan dengan pestisida (OR = 6,769; kelengkapan alat pelindung diri (APD saat beraktivitas di ladang (OR= 18,857; dan penyimpanan pestisida (OR= 12,667. Saran yang direkomendasikan adalah menghindari pekerjaan yang berkaitan langsung dengan pestisida selama masa kehamilan, jika memang harus ikut dalam kegiatan pertanian maka ibu hamil sebaiknya menggunakan APD lengkap.   Low birth weight becomes one problem that may cause infant mortality. This study aimed to find the relation between pesticide exposure during pregnancy and low birth weight. This was case control study. The subjects were divided into two groups: 25 farmers with low birth weight infants as case group, and subjects 25 farmers with normal birth weight infants wholived around the case group as control group. Data were collected with interview and observation. Data were analyzed by univariate and bivariate analysis (chi-square test and fisher test. Risk factors during pregnancy that associated with lowbirth weight were activities with pesticide during pregnancy (OR= 6,769; personal protective equipment completeness (OR= 18,857; and storage of pesticide

  12. Akumulasi dan Distribusi Logam Berat pada Vegetasi Mangrove di Pesisir Sulawesi Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Setiawan

    2015-04-01

    Full Text Available Tumbuhan mangrove mempunyai fungsi ekologis yaitu dapat menyerap, mengangkut dan menimbun materi yang bersifat toksik yang berasal dari sekitar lingkungan tempat tumbuhnya, salah satunya adalah logam berat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui akumulasi dan distribusi logam berat jenis Timbal (Pb, Tembaga (Cu dan Kadmium (Cd pada vegetasi mangrove di perairan pesisir Sulawesi Selatan. Sampel vegetasi mangrove diambil dari empat lokasi, yaitu sekitar Pantai Tanjung Bunga Makassar, Muara Sungai Tallo Makassar, Teluk Pare-Pare dan Teluk Bone. Distribusi logam berat pada vegetasi mangrove dibagi dalam lima jaringan yaitu, akar napas, akar kawat, daun muda, daun tua dan ranting. Kandungan logam berat dalam sampel diukur dengan menggunakan alat Atomic Absorption Spectrophotometric(AAS. Hasil penelitian menunjukkan, akumulasi Pb terbesar berasal dari sampel vegetasi mangrove di Muara Sungai Tallo yaitu 36,1 ppm, akumulasi Cu terbesar dari Pantai Tanjung Bunga Makassar 42,8 ppm, dan akumulasi Cd terbesar dari Muara Sungai Tallo yaitu 29,3 ppm. Distribusi logam berat pada jaringan vegetasi mangrove yang paling tinggi, untuk Pb terdapat pada akar kawat yaitu 9,5 ppm, akumulasi logam berat Cd tertinggi terdapat pada jaringan daun muda yaitu 3,1 ppm, sedangkan akumulasi logam berat Cu yang tertinggi terdapat pada jaringan akar kawat yaitu 10,1 ppm. Secara umum, jenis Api-api (Avicennia marina merupakan jenis mangrove yang paling besar menyerap logam berat dengan kandungan Pb sebesar 24,2 ppm, Cd sebesar 30, 9 ppm dan Cu sebesar 71,2 ppm. Katakunci: logam berat, mangrove, perairan pesisir, Sulawesi Selatan   Accumulation and Distribution of Heavy Metals in Mangrove Vegetation of the Coastal of South Sulawesi Abstract Mangroves have ecological functions to absorb, transport and stockpile toxic materials, e.g., heavy metal from surrounding environment. This research aimed to know the accumulation and distribution of heavy metals, i.e. Lead (Pb, Cuprum

  13. SINTESIS DAN KARAKTERISASI MEMBRAN KITOSAN UNTUK APLIKASI SENSOR DETEKSI LOGAM BERAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Nugroho CS

    2011-11-01

    Full Text Available Penelitian tentang pemanfaatan membran kitosan sebagai sensor deteksi logam berat berdasarkan sifat optic belum pernah dilaporkan. Penelitian ini melaporkan kajian tentang sintesis membrane kitosan untuk diaplikasikan sebagai sensor deteksi logam berat berdasarkan sifat optic. Sebagai laporan awal, pada artikel ini baru akan dilaporkan kajian sintesis membrane kitosan dari serbuk kitosan hasil preparasi dari cangkang kepiting dan karakterisasinya. Penelitian awal ini bertujuan untuk mensintesis membrane kitosan dari serbuk kitosan dan karakterisasinya. Serbuk kitosan dipreparasi dari cangkang kepiting melalui proses deproteinasi, demineralisasi dan deasetilasi. Membran kitosan dibuat dari kitosan dengan penambahan agen crosslingking berupa glutaraldehida. Kitosan dikarakterisasi meliputi uji kadar air, kadar abu, kadar nitrogen, viskositas, derajat deasetilasi, analisis gugus fungsi dengan spektroskopi IR dan kristalinitas dengan difraksi sinar X. Membran kitosan dilakukan karakterisasi penampilan fisik, analisis gugus fungsi dan kristalinitas. Kesimpulan penelitian adalah 1 kitosan dapat dipreparasi dari limbah cangkang kepiting melalui proses deproteinasi, demineralisasi, dan deasetilasi, 2 membran kitosan dapat disintesis dari serbuk kitosan dengan menggunakan agen crosslinking glurataldehida, 3 semakin tinggi konsentrasi kitosan yang digunakan untuk membuat membran, maka membran yang dihasilkan akan menunjukkan warna yang pekat dan kurang transparan, 4 struktur kimia kitosan dalam bentuk membran kitosan tidak mengalami perubahan tetapi kristalinitasnya berubah.

  14. PENCEMARAN PESTISIDA PADA PERAIRAN PERIKANAN DI SUKABUMI- JAWA BARAT

    OpenAIRE

    Imam Taufik

    2011-01-01

    Penggunaan pestisida merupakan salah satu sumber pencemar yang potensial bagi sumberdaya dan lingkungan perairan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat pencemaran pestisida pada lahan perikanan budidaya di Sukabumi, Jawa Barat. Penelitian diawali dengan penentuan lokasi, dilanjutkan dengan pengambilan contoh (air, sedimen, biota air), preparasi, identifikasi, dan analisis data, serta pelaporan. Analisis contoh menggunakan alat Gas Chromatograph (GC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa...

  15. KAJIAN PESTISIDA BERBAHAN AKTIF ANTIBIOTIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mariana Raini

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakPenyakit tanaman yang disebabkan oleh bakteri dapat menghambat produksi panen dan sangat sukar dikendalikan karena selain gejala-gejala penyakit yang nampak, bakteri dapat masuk ke dalam jaringan tanaman sehingga sulit untuk dibasmi hanya dengan memangkas jaringan yang terinfeksi atau pemberian pestisida pada permukaan tanaman. Pestisida antibiotika merupakan senyawa kimia yang sangat baik untuk mengatasi penyakit bakteri dan jamur pada tanaman. Sayangnya, muncul strain bakteri resisten terhadap antibiotika telah membatasi efektifias antibiotika tersebut dalam bidang medik.Resistensi pestisida antibiotika juga telah mengacaukan pengendalian penyakit pada tanaman. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pestisida antibiotika sehingga dapat dipertimbangkan penggunaannya di Indonesia. Metoda yang digunakan adalah mengkaji artikel pestisida antibiotika dari berbagai jurnalnasional dan internasional. Kajian ini akan menguraikan tentang pestisida antibiotika, jenis, cara kerja, toksisitas, resistensi, dampak yang ditimbulkan, sehingga dapat untuk pertimbangan registrasi di Indonesia. Dengan mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan, perilaku petani, sebaiknya dilakukan evaluasi terhadap pestisida antibiotika dan tidak diizinkan untuk beredar di Indonesia.Kata kunci : pestisida, antibiotik, resisten, kontrolAbstractPlant diseases that are caused by bacteria are able to inhibit the crop production. These diseases are very diffiult to manage because of the silent symptoms and bacterias can get into the plant tissues that make it diffiult to eradicate by pruning infected tissues or using pesticide on the plant surface. Antibiotic pesticide is an excellent chemical subtance for the control of several bacterial and fungal diseases in plants. Unfortunately, the emergence resistant strains of bacteria to antibiotics has limited their medical effiacy and reducing plants disease control. The aim of this study is to review articles of studies onantibiotics

  16. Analisa Data Dan Titik Berat Sayap Pada Pesawat Tanpa Awak Dan Pengujian Impak Dengan Material Aluminium – Magnesium (96%-4%)

    OpenAIRE

    Marbun, Ivan Basker

    2014-01-01

    Aluminium banyak digunakan didalam aplikasi bidang automotive yang memiliki sifat mekanis yang memadai seperti ketangguhan (impak). di dalam pengecoran aluminium memiliki titik kelemahan tersendiri. maka perlu dilakukan penelitian dengan perpaduan dua material antara Aluminium-Magnesium yang dipakai untuk pembuatan pesawat tanpa awak. Pada penelitian ini dilakukan untuk membandingkan berat dari hasil perhitungan teori dan hasil pengecoran pesawat dan titik berat (pusat massa ) sayap pesawat u...

  17. Pekerjaan, Nonpekerjaan, dan Psikologi Sosial sebagai Penyebab Kelelahan Operator Alat Berat di Industi Pertambangan Batu Bara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indri Hapsari Susilowati

    2013-09-01

    Full Text Available Kelelahan merupakan salah satu faktor penyebab kecelakaan transportasi, ditandai dengan menurunnya kinerja fisik dan mental yang mengakibatkan kurangnya kewaspadaan karena rasa kantuk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko dan faktor pendukung kelelahan pada operator alat berat. Penelitian dilakukan pada operator alat berat di 3 tambang batubara di Kalimantan (2 area di Kalimantan Timur dan 1 area di Kalimantan Selatan, melibatkan 353 operator alat berat yang bekerja dengan 3 sif. Hasilnya menunjukkan bahwa keluhan kelelahan semakin tinggi dengan meningkatnya usia, lama kerja, dan kerja pada sif 3 (malam hari. Kelelahan paling banyak dirasakan oleh operator dump truck (bagian hauling yang dipengaruhi oleh faktor-faktor pekerjaan (postur saat bekerja, faktor variasi pekerjaan, beban kerja dan vigilance dan faktor-faktor bukan pekerjaan (kondisi medan atau area tambang yang berisiko, penerangan yang kurang pada malam hari, dan rute yang selalu berubah. Faktor lainnya berkaitan dengan masalah sosial-psikologis, baik yang berhubungan dengan pekerjaan maupun lingkungan kerja, seperti waktu istirahat, standar gaji yang belum memadai, pengaturan jadwal cuti yang sering tidak jelas, dan masalah karier. Disimpulkan, secara umum kelelahan meningkat dengan bertambahnya usia dan lama kerja, dengan kelelahan yang lebih besar pada pekerja sif 3. Umumnya, penurunan waktu reaksi pekerja sif malam lebih besar daripada waktu reaksi pekerja sif siang. Fatigue is one of the causes of transportation accidents, characterized by reduced physical and mental performance resulting in reduced alertness due to drowsiness. The present study was to determine the risk factors and contributing factors of fatigue suffered by heavy equipment operators. The study was conducted at three coal mining sites in Kalimantan (2 areas in East Kalimantan and 1 area in South Kalimantan involving 353 heavy equipment operators who work in shifts. It was found that fatigue

  18. Gambaran Kadar Gula Darah pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang Memiliki Berat Badan Berlebih dan Obesitas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Auliya

    2016-09-01

    Full Text Available AbstrakObesitas dan berat badan berlebih merupakan faktor predisposisi terhadap resistensi insulin yang dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah sehingga terjadi diabetes mellitus tipe 2. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kadar gula darah pada dewasa muda yang diwakili oleh mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang memiliki berat badan berlebih dan obesitas. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang. Sampel penelitian diambil dari total populasi yakni sebanyak 25 orang yang  diperiksa kadar gula darah puasa, TTGO, IMT dan aktivitas fisik. Hasil penelitian ini menggambarkan telah terjadi peningkatan kadar gula darah puasa yakni GDPT sebanyak 32% dan diabetes sebanyak 28%. Pada gula darah TTGO terjadi peningkatan sebanyak 16% yakni TGT. Peningkatan kadar gula darah ini sangat berhubungan dengan aktivitas fisik, yakni 16% responden dengan aktivitas fisik ringan didapatkan interpretasi diabetes pada gula darah puasa sedangkan aktivitas berat hanya 8% dan sedang 4%. Begitu pula dengan kadar gula TTGO yakni sebanyak 8% mengalami TGT pada responden dengan aktivitas fisik ringan. Kesimpulannya sebagian besar sampel yang memiliki berat badan berlebih dan obesitas mengalami peningkatan kadar gula darah pada interpretasi TGT, GDPT dan Diabetes.Kata kunci: kadar gula darah, obesitas, berat badan berlebih, TTGO, TGT, diabetes AbstractObesity and overweight is a predisposing factor insulin resistance which causes an increase in blood sugar levels in type 2 diabetes mellitus. The objective of this study was to reveal the blood sugar levels of medical students in andalas university whom are overweight and obese. This  was a descriptive study with a cross sectional design. This study was conducted in Medicine Faculty of Andalas University Padang. Samples from this study is the total sampling population of 25

  19. Pengaruh Waktu Perendaman dan Konsentrasi Karboksimetil Kitosan untuk Menurunkan Kandungan Logam Berat Hg, Cd, Dan Pb Pada Kerang Hijau (Perna Viridis Linn.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jovita Tri Murtini

    2008-06-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh waktu perendaman dan konsentrasi karboksimetil kitosan larut air (KMK terhadap kandungan logam berat Hg, Cd, dan Pb pada daging kerang hijau (Perna viridis Linn.. Perlakuan perendaman larutan karboksimetil kitosan menggunakan konsentrasi 0; 0,5; 1; dan 1,5% dengan lama perendaman 1, 2, dan 3 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan yang paling efektif untuk penurunan logam Hg adalah perendaman dengan larutan KMK 0,5% selama 1 jam, sedangkan perlakuan yang paling efektif untuk penurunan Pb adalah perendaman dengan larutan KMK 0,5% selama 3 jam. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa KMK tidak efektif untuk menurunkan Cd pada kerang hijau. Analisis sidik ragam menunjukkan tidak ada interaksi antara konsentrasi KMK dengan lama perendaman yang dapat menurunkan kandungan Hg dan Cd, tetapi terdapat interaksi yang sangat nyata antara konsentrasi KMK dan lama perendaman untuk menurunkan kandungan Pb. Perendaman dalam akuades (KMK 0% sudah dapat menurunkan kandungan logam berat dalam kerang hijau, diduga karena terjadinya leaching dari senyawa organik yang berikatan dengan logam berat.

  20. Hubungan Usia dan Paritas dengan Kejadian Preeklampsia Berat di Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi Tahun 2012 - 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siqbal Karta Asmana

    2016-09-01

    Full Text Available AbstrakPreeklampsia dapat menimbulkan berbagai komplikasi yang membahayakan bagi ibu dan janin, sehingga dapat menimbulkan kematian.  Beberapa faktor risiko seperti usia yang ekstrem (<20 &>35 tahun dan nuliparitas. Keduanya merupakan faktor risiko yang tidak dapat dimodifikasi. Tujuan  penelitian ini adalah menentukan hubungan usia dan paritas dengan kejadian preeklampsia berat. Telah dilakukan penelitian di Bagian Rekam Medis Rumah Sakit Achmad Mochtar Bukittinggi terhadap data semua pasien rawat inap obstetri dan ginekologi tahun 2012 – 2013.  Penelitian menggunakan metode analitik dengan desain cross sectional study. Analisis penelitian menggunakan ratio prevalence dan chi-square test dengan derajat kepercayaan 95%. Penelitian ini menemukan 162 kasus (4,99% preeklampsia berat. Proporsi kasus terbesar ditemukan pada kelompok usia ekstrem (9,90% dan kelompok multiparitas (8,68%. Analisis ratio prevalence menyimpulkan bahwa usia ekstrem merupakan faktor risiko preeklampsia berat (RP= 1,476; CI= 1,094 – 1,922, dan nuliparitas belum dapat ditentukan apakah merupakan faktor risiko atau faktor protektif (RP= 0,765; CI= 0,565 – 1,034. Berdasarkan analisis dengan chi-square test, disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara usia dengan preeklampsia berat (p= 0,014<0,05 dan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara paritas dengan preeklampsia berat (p= 0,096>0,05.Kata kunci: preeklampsia, faktor risiko, usia, paritas AbstractPreeclampsia can cause the complication that endanger maternal and fetal, until death. There are many risk factors like extreme age (<20 & >35 years and nuliparity that can not modify. The objective of this study was to  determine the relationship of maternal age and parity to the incidence of severe preeclampsia.  The research conducted at Medical Record Division of Achmad Mochtar Hospital Bukittinggi about data of all hospitalized patients of obstetrics and gynecology on 2012 – 2013. This research

  1. RESIDU PESTISIDA ALDRIN DAN DIELDRIN PADA SAMPEL TANAH DAN AIR DI DESA SRIGADING KECAMATAN SANDEN KABUPATEN BANTUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iin Narwanti

    2013-11-01

    Full Text Available Aldrin and dieldrin pesticide residue in soil and water samples from Srigading Village, Sanden District, Bantul Regency has been investigated. The purpose of this study were to analyze, identificate and evaluate pyrethroid pesticide residues in soil and water samples. Soil sample was extracted using shaker with acetone solvent. Water samples was extracted using separator funnel with 15% (v/v dichloromethane/n-hexane solvent.Clean-up was couducted using chromatography column using florisil and determination of pesticide residue in the samples was carried out by gas chromatography apparatus equipped with electron capture detector (GC-ECD. The result showed that pesticide residues in soil sample in the range level: aldrin (4,8-64,8 ppb and dieldrin (not detected-6,0 ppb. In water sample pesticide residues in the range level: aldrin (not detected-1,0 ppb dan dieldrin (-not detected1,2 ppb. The quality or water sample taken from onion field is laid under the standard of water that has been settled.

  2. HUBUNGAN KEMATANGAN REPRODUKSI DAN USIA SAAT MELAHIRKAN DENGAN KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR DI INDONESIA TAHUN 2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rofingatul Mubasyiroh

    2016-09-01

    Full Text Available AbstractBackground: Infant Low Birth Weight (LBW is a major factor in increased mortality, morbidity and disability neonatal infants and children. One of biological characteristics of mothers that increases the risk of low birth weight is young gynecological age (reproductive maturity. Objective: This study aims to determine the relationship of reproductive maturity and maternal age at delivery with Infant LBW. Methods: The study design was cross-sectional with the outcome (LBW clearly preceded by exposure (condition during pregnancy. Sample was 1562 subjects of Riskesdas 2010 namely married with first child. Birth weight data recorded in the health record book/KMS/KIA books. Multivariate analysis done by Cox regression. Result: Overall incidence of LBW was 6.1 percent. There were 11.8 percent of LBW with immaturity reproduction and 8.4 percent in women at risk on maternal age (<20 years. The final result of multivariate analysis showed that women with immaturity reproduction and at risk on maternal age were 2.43 times having low birth weight baby compared to those with maturity reproduction and safe age of childbirth, controlled by education, iron tablet consumption, gestational age at first visit and number of ANC visits. Conclusions: Immaturity reproduction and at risk maternal age affect the incidence of LBW in Indonesia in 2010 adjusted by education, iron tablet consumption, gestational age at first visit and the number of ANC visits. Keywords: reproductive maturity, age at delivery, low birth weight Abstrak Latar belakang: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR termasuk faktor utama dalam peningkatan mortalitas, morbiditas dan disabilitas neonatus bayi dan anak. Salah satu karakteristik biologis ibu yang memiliki peran meningkatkan risiko BBLR adalah usia ginekologi yang muda. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kematangan reproduksi dan usia ibu saat melahirkan dengan kejadian Berat Bayi Lahir Rendah (BBLR. Metode: Disain

  3. STATUS GIZI IBU SEBELUM HAMIL SEBAGAI PREDIKSI BERAT DAN PANJANG BAYI LAHIR DI KECAMATAN BOGOR TENGAH, KOTA BOGOR: STUDI KOHOR PROSPEKTIF TUMBUH KEMBANG ANAK TAHUN 2012 - 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anies Irawati

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRACTWeight and length at birth are the good indicators to evaluate the possibility of survival, growth, and chronic disease as adults. This analysis aims to assess the effect of maternal nutritional status as pre-pregnant and pregnant on birth weight and length of infants at risk of chronic disease in adulthood. The design of this study was a prospective cohort, starting from pre pregnancy, during pregnancy until infant birth. Data analysis used multiple logistic regression. The result showed that 6 percent of infants birth weight <2500 g and 26.4 percent of infants birth weight to chronic disease risk (<3000 g. Approximately 30.1 percent of infants stunted at birth (<48 cm and 62.6 percent infants at birth length <50 cm (standard WHO 2006. Mean of height pre-pregnancy is 151.9±5.6 cm and mean of body mass index (BMI pre-pregnancy is 20.6±3.1 kg/m2. Maternal BMI pre-pregnancy is a major risk factor for birth weight infants < 3000 g after controlled by maternal height, weight gain during pregnancy, maternal age, parity, diarrhea, energy and protein intake and sex of the baby. Maternal height is a major risk factor for infant birth length (<50 cm after controlled by pre-pregnant maternal BMI, maternal age, parity, weight gain during pregnancy, diarrhea, energy and protein intake. Conclusions, maternal nutritional status is a risk factor for pre-pregnant weight and birth length.Keywords: infant, birth weight, body mass index, length, maternalABSTRAKBerat dan panjang saat lahir merupakan indikator yang baik untuk melihat kemungkinan kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan penyakit kronis ketika dewasa. Analisis ini bertujuan menilai pengaruh status gizi ibu ketika pra hamil dan hamil terhadap berat dan panjang bayi lahir yang berisiko pada penyakit kronis ketika dewasa. Disain penelitian adalah kohor prospektif sejak ibu pra hamil sampai bayi lahir. Studi kohor ini dimulai sejak tahun 2012 dan direncanakan berlanjut sampai tahun 2030. Data yang

  4. PEMANFAATAN KARBON AKTIF ARANG BATUBARA (KAAB UNTUK MENURUNKAN KADAR ION LOGAM BERAT Cu2+ DAN Ag+ PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kusmiyati Kusmiyati

    2012-05-01

    0.994 for Cu2+ metals ion and 0.984 for the Ag+ metals ion at acidic solution, whereas 0.986 for Cu2+ metals ion and 9.69 for the Ag+ metals ion at neutral pH. Kinetic model of second order rate describe the adsorption process well at acidic and neutral conditions. At the optimum conditions, the correlation coefficient (R2 of 0.998 for Cu2+ and 0.999 for the Ag+ at acidic solution, whereas 0.993 for Cu2+ and 9.998 for the Ag+ at neutral pH were obtained.  Limbah cair industri bisa mengandung ion logam berat seperti Cu2+ dan Ag+ yang berbahaya bagi lingkungan jika dibuang tanpa melalui pengolahan dahulu. Metode yang digunakan untuk mengurangi ion logam berat dalam limbah cair sudah banyak dilakukan, salah satu diantaranya adalah adsorpsi, yaitu memisahkan komponen tertentu dari fluida ke permukaan zat padat. Adsorpsi merupakan metode yang mudah, akan tetapi kebanyakan adsorben yang digunakan harganya mahal, sehingga perlu adanya alternatif adsorben yang murah. Penelitian ini memanfaatkan karbon aktif arang batubara (KAAB sebagai adsorbennya. Arang batubara merupakan limbah hasil pembakaran batubara pada industri, yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi adsorben, sehingga dapat mengurangi pencemaran lingkungan. Pengaktifan arang batubara dilakukan dengan merendamnya dalam peroxide kemudian dilakukan pemanasan pada suhu 500°C. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh parameter proses (konsentrasi, pH dan waktu proses terhadap persentase ion logam berat teradsorpsi dalam KAAB, mempelajari persamaan kesetimbangan adsorpsi dengan menggunakan model isoterm adsorpsi Langmuir dan Freundlich, dan menghitung konstanta kinetika adsorpsi dengan pendekatan model kinetika pseudo-first-order dan pseudo-second-order. Pelaksanaan penelitian dengan batch, yaitu mengkontakkan 10 gram KAAB dengan 400 ml limbah sintetis. Pengujian kadar ion logam berat menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KAAB dapat digunakan untuk

  5. FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KERACUNAN PESTISIDA PADA PETANI HORTIKULTURA DI KECAMATAN JORLANG HATARAN KABUPATEN SIMALUNGUN TAHUN 2005

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irnawati Marsaulina

    2012-09-01

    Full Text Available Pestisida adalah bahan beracun dan berbahaya, bila tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan keracunan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan model pencegahan keracunan pestisida pada petani hortikidtura di Kecamatan Jorlang Hataran Kabupaten Simalungun Tahun 2005. Penelitian ini merupakan studi analitik dengan desain case control. Pengambilan sampel dengan cara purposive berjumlah 144 petani dengan melakukan matching jenis kelamin dan umur. Analisis data yang dilakukan adalah univariat, bivariat (Chi square dan multivariat (regressi logistik ganda. Hasil temuan penelitian dengan menggunakan uji Chi Square menunjukkan ada hubungan status gizi tidak baik, dosis yang tidak sesuai anjuran, tidak memakai Alat Pelindung Diri (APD, kebersihan badan, alat penyemprot yang dipakai terhadap kejadian keracunan pestisida dengan nilai p<0,05, sedangkan tingkat pendidikan dan jenis pestisida tidak ada hubungan. Hasil temuan penelitian dengan menggunakan uji regressi logistik ganda menunjukkan ada pengaruh status gizi tidak baik, dosis tidak sesuai anjuran dan tidak memakai APD terhadap kejadian keracunan pestisida sebesar 72,9%. Berdasarkan temuan diperlukan kerja sama lintas sektor dari Dinas Kesehatan dan Pertanian, meningkatkan organisasi kelompok tani dalam penyuluhan serta pengadaan APD dengan harga yang terjangkau melalui koperasi petani dalam mencegah keracunan pestisida serta pencemaran lingkungan terhadap tanah, air dan udara.   Kata kunci: keracunan pestisida, cholinesterase, strategi pencegahan.

  6. Aktivitas Antioksidan Kulit Biji Kakao dari Hasil Penyangraian Biji Kakao Kering pada Derajat Ringan, Sedang dan Berat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratri Retno Utami

    2017-03-01

    Full Text Available Cocoa bean shell is waste from chocolate industry that containing polyphenol 5.78 % and can be used as natural antioxidant source. The most important step in cocoa processing is roasting. Roasting is needed for developing the chocolate flavor. Chocolate industries do their roasting with low, medium and high degree, depend on product’s necessity. The objective of this research is to determine the effect of roasting degree toward cocoa bean shell antioxidant activity. Cocoa bean roasted at low degree (110 ºC for 60 minutes, medium (140 ºC for 40 minutes and high (190ºC for 15 minutes. Cocoa bean shell polyphenol was extracted with acetone 70 %. Yield, total phenolic, DPPH free radical scavenging activity as IC50 and inhibition of linoleic acid oxidation was analyzed from crude polyphenol extract. The result shows that the increasing of roasting temperature leads to low yield. Cocoa bean shell polyphenol extract with high roasting degree has the lowest yield (8.07 % b/b. While cocoa bean shell polyphenol extract using medium roasting degree has the highest total phenolic and DPPH free radical scavenging activity of 21.23 ± 0.39 mg GAE/g dry extract and IC50 74.31 ± 0.72 μg/mL, respectively. Cocoa bean shell polyphenol extract is able to inhibit the linoleic acid oxidation. Roasting enhance the inhibition of linoleic acid oxidation compared to extract without roasting about 6%. For the future study, it is needed to identify the cocoa bean shell antioxidant compound during roasting.   ABSTRAK Kulit biji kakao merupakan limbah dari industri pengolahan cokelat yang mengandung polifenol sebesar 5,78 %, sehingga berpotensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber senyawa antioksidan alami. Tahapan penting dalam pengolahan biji kakao kering adalah penyangraian yang berguna untuk pengembangan citarasa khas cokelat. Industri pengolahan cokelat melakukan penyangraian dengan derajat ringan, sedang dan berat, berdasarkan produk yang dikehendaki. Penelitian

  7. Perbedaan Rerata Kadar Soluble Fms-Like Tyrosine Kinase-1 (Sflt-1 Serum pada Penderita Early Onset, Late Onset Preeklampsia Berat / Eklampsia dan Kehamilan Normal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laila Rahmi

    2016-01-01

    Full Text Available AbstrakPreeklampsia merupakan sumber utama morbiditas dan mortalitas ibu di seluruh dunia. Kegagalan pengaturan dan ketidakseimbangan agen vasoaktif proangiogenik dan antiangiogenik plasenta, soluble fms-like tyrosine kinase-1 (sFlt-1, vascular endothelial growth factor (VEGF dan placental growth factor (PlGF memainkan peran penting dalam patogenesis preeklampsia. Tujuan penelitian ini adalah menentukan perbedaan rerata kadar sFlt-1 serum pada penderita early onset, late onset preeklampsia berat/ eklampsia dan kehamilan normal. Penelitian dilakukan di RSUP Dr. M. Djamil, RS TK. III dr. Reksodiwiryo dan Laboratorium Biologi Molekuler Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang dari Februari sampai  Desember 2014 dengan desain cross sectional. Subjek berjumlah 84 orang, terdiri dari tiga kelompok, yaitu kelompok early onset preeklampsia berat/ eklampsia, late onset preeklampsia berat/ eklampsia, dan kehamilan normal sebagai kelompok kontrol yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Darah dikumpulkan dari subjek penelitian dengan cara intravena kemudian diukur dengan metode ELISA. Rerata kadar sFlt-1 pada kelompok early onset, late onset preeklampsia berat/ eklampsia dan kehamilan normal secara berturut-turut adalah 4,69±0,96 ng/ml, 2,39±0,57 ng/ml, dan 1,23±0,42 ng/ml. Perbedaan ini sangat signifikan dengan uji statistik ANOVA (p<0,05 dan uji Post Hoc Test Multiple Comparisons. Kesimpulan penelitian adalah terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kadar sFlt-1 serum pada kelompok early onset preeklampsia berat/ eklampsia, late onset preeklampsia berat/ eklampsia dan kehamilan normal.Kata kunci: sFlt-1, antiangiogenik, preeklampsia berat/ eklampsia, kehamilan normal AbstractPreeclampsia is a major cause maternal morbidity and mortality in the world. Failure regulation and imbalance of vasoactive agents and antiangiogenic proangiogenik placenta, soluble fms-like tyrosine kinase-1 (sFlt-1, vascular endothelial growth factor

  8. PEMBERIAN KITOSAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP BERAT BADAN DAN KADAR TRIGLISERIDA DARAH TIKUS SPRAGUE-DAWLEY YANG DIBERI PAKAN ASAM LEMAK TRANS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdurrahman Ali

    2015-05-01

    Full Text Available ABSTRACTThis study was aimed to analyze the effects of chitosan intake on body weight and plasma triglyceride level in Sprague-dawley rats fed by trans fatty acid. This study was an experimental on animal using factorial randomized with post-test only control group design. The samples were 28 male Sprague-dawley rats aged two months old. The samples were divided into one control (K and three treatment groups which received chitosan as much as 0.035 g (P1, 0.045 g (P2, and 0.055 g (P3. The feed was high-fat diet, namely added by melted margarine as a source of trans fatty acid, as much as 1.7 g per day. Intervention was done for 14 and 28 days. Measurement of body weight was done every three days, whereas measurement of triglyceride level was done after 14 and 28 days intervention. The study revealed that feeding of melted margarine in a dose of 1.7 g per day increased body weight of control group as much as 54% after 28 day intervention. The increase was higher than P1, P2, and P3 groups which were elevated by 48.7%, 27.8%, and 38.9% respectively. In addition, after 14 day intervention, the plasma triglyceride levels of control and P1 groups were categorized as hypertriglyceridemia, namely 254.3±49.0 mg/dL and 241.7±58.5 mg/dL respectively. In the meanwhile, the plasma triglyceride levels of P2 (128.3±14.3 mg/dL and P3 (141.3 ± 25.3 were significantly lower than the control and P1 groups. After 28 day intervention, there is no significant difference on plasma triglyceride level among groups (p>0.05, but the triglyceride level of each group was significantly lower than the levels after 14 day intervention (p<0.05.Keywords: body weight, chitosan, trans fatty acids, triglycerideABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian kitosan terhadap berat badan dan kadar trigliserida plasma tikus Sprague-dawley yang diberi pakan asam lemak trans. Penelitian ini merupakan experimental study pada hewan percobaan, menggunakan rancangan

  9. Perbedaan Efek Infusa Bubuk Kedelai (Glycine max, Jamur Tiram (Pleurotus ostreatus, dan Campuran Keduanya terhadap Kadar Kolesterol LDL, Ekspresi Gen Reseptor LDL Hati, dan Berat Omentum Majus Mencit Model Hiperlipidemia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizky Suganda Prawiradilaga

    2016-07-01

    Full Text Available Abstrak Angka kejadian dislipidemia di Indonesia semakin meningkat. Dislipidemia dan obesitas abdominal merupakan faktor risiko penyakit kardiovaskular. Diperlukan solusi yang efektif dengan bahan alami seperti kedelai dan jamur tiram. Tujuan penelitian ini melihat efektivitas infusa bubuk kedelai, jamur tiram, dan campuran keduanya terhadap kadar kolesterol LDL, ekspresi gen LDLR hati, dan berat omentum majus mencit percobaan. Penelitian eksperimental di Laboratorium Farmakologi RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung tahun 2010 memakai rancangan postes kelompok kontrol. Mencit jantan sebanyak 20 ekor dibagi 5 kelompok perlakuan, yaitu A pakan standar, B induksi kolesterol, C infusa kedelai dengan induksi kolesterol, D infusa jamur tiram dengan induksi kolesterol, dan E infusa campuran dengan induksi kolesterol. Pada akhir penelitian mencit dikorbankan lalu dibedah untuk diambil darah jantung, juga sedikit bagian hati dan omentum majus. Kolesterol LDL darah kelompok E (12±5,48 mg/dL sama dengan kelompok D (12±6,06 mg/dL, tetapi lebih rendah daripada kelompok C (15±5,35 mg/dL dan kelompok B (13,5±5,45 mg/dL, namun tidak signifikan. Didapatkan ekspresi gen LDLR yang sedang pada kelompok A dan C, ekspresi gen LDLR yang lemah pada kelompok B, dan tidak terekspresi pada kelompok D dan E. Berat basah omentum majus kelompok E (0,40±0,07 g lebih rendah bermakna dibanding kelompok A (0,55±0,07 g, B (0,8±0,49 g, C (1,28±0,28 g, D (0,74±0,11 g (p<0,05. Berat kering omentum majus kelompok E (0,16±0,03 g lebih rendah bermakna daripada kelompok B (0,27±0,25 g, C (0,39±0,06 g, dan D (0,31±0,07 g (p=0,025. Simpulan, infusa kedelai 100 mg/hari meningkatkan kadar kolesterol LDL darah dan berat omentum majus, tetapi jamur tiram 75 mg/hari sebaliknya, menurunkan kadar kolesterol LDL darah dan berat omentum majus mencit.

  10. LAJU PENURUNAN LOGAM BERAT PLUMBUM (PB DAN CADMIUM (CD OLEH EICHORNIA CRASSIPES DAN CYPERUS PAPYRUS (The Diminution Rate Of Heavy Metals, Plumbum And Cadmium By Eichornia Crassipes And Cyperus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ramadhan Tosepu

    2012-03-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk (1 menganalisis lama waktu (hari laju penurunan logam berat plumbum dan cadmium oleh Eichornia crassipes dan Cyperus papyrus. (2 membandingkan laju penurunan logam lumbum dan cadmium oleh Eichornia crassipes dan Cyperus papyrus. Penelitian ini dilaksanakan di Kota Makassar dengan pemeriksaan sampel air dilakukan di Laboratotium Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau Maros. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik dengan uji T test dan uji Post Hoc Test. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi logam berat plumbum lebih cepat terakumulasi habis dengan menggunakan tumbuhan Eichornia crassipes dibandingkan dengan menggunakan tumbuhan Cyperus papyrus. Logam berat plumbum dan cadmium memiliki laju penurunan yang cepat oleh tumbuhan Eichornia crassipes dibandingkan dengan tumbuhan Cyperus papyrus. ABSTRACT The aim of the study was to analyze the diminution rate of heavy metals, plumbum and cadmium by Eichornia crassipes and Cyperus papyrus and to compare the rate of their decrease. The study conducted in Makassar city by examining the water sample in the Brackish Water Culture Fishery Research in Maros.  The data were analyzed statistically by employing T test and Post Hoc test. The results of the study indicate that the concentration of heavy metal, plumbum is quicker by using Eichornia crassipes plant than the Cyperus papyrus plant. The heavy metals, plumbum and cadmium have rapid rates of diminution by  Eichornia crassipes plant than the Cyperus papyrus plant.

  11. RISIKO TERJADINYA BERAT BAYI LAHIR RENDAH MENURUT DETERMINAN SOSIAL, EKONOMI DAN DEMOGRAFI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochammad Setyo Pramono

    2012-11-01

    Full Text Available Background: Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR or Low Birth Weight (LBW was one of cases that caused the infant's mortality, and stiff be a health's problem in many countries. It been connected with the period of gestation and maternal's health, and other factors. This study learned about the risks of infant low level's weight determined by social, economic, and demography's factors. Methods: This study analysis used the Indonesia Riskesdas (basic health research data on 2007. 10 variables that has been viewed were: domicile's region, infant's sex, maternal age, maternal occupation, maternal smoking status, health cares accesability, economic's status, parity, and antenatal cares (ANC. Results: The result showed that infant's weight been influenced by infant's sex, parity and ANC. BBLR has been risked on female baby, and on mother who didn't do the ANC. Female baby had 1.3 times risk on BBLR than male baby (OR= 1.346. 95% Cl 1.081-1.677. The baby whose mother didn't do ANC had 2.2 times risk on BBLR than did ANC (OR= 2.179, 95% Cl1.403-3.386. Meanwhile BBLR not related with economic's status.Key words: Riskesdas, LBW, social economic, demography

  12. Efektivitas Bioremediasi Lima Jenis Tanaman Terhadap Kandungan Logam Berat (Cr2+dan Pb2+ dalam Air

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I.G. Seregeg

    2012-09-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian di Laboratorium, tentang efektivitas bioremediasi lima jenis tanaman ; mendong {Scirpus articularis welingi (Cyperus sp, purun (Typha sp., tales-talesan (Typhonium sp, kangkung (Ipomoea aquatica terhadap kandungan Cr2+ dan Pb2+ dalam air tercemar di Jakarta, Desember 1994. Kelima jenis tanaman tersebut ditempatkan dalam akuarium berkapasitas 10 liter, yang diisi air tercemar Cr2+ dan Pb2+ sebanyak lima liter. Penelitian ini dilengkapi dengan akuarium kontrol, seluruh perlakuan diulang dua kali. Hasilnya menunjukkan, bahwa semua jenis tanaman mempunyai kemampuan yang berbeda-beda. Kemampuan yang paling kuat ditunjukkan oleh purun disusul berturut-turut oleh welingi, mendong, kangkung dan tales-talesan. Pengaruh tanam terhadap Pb2+ menunjukkan, daya serap yang cukup kuat dan pola urutannya sama seperti yang ditunjukkan terhadap Cr2+. Tanaman yang tumbuh tegak dengan batang yang kuat (rumput-rumputan mempunyai daya serap yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman menjalar.

  13. Produksi Bioetanol dari Bahan Baku Singkong, Jagung dan Iles-iles :Pengaruh Suhu Fermentasi dan Berat Yeast Saccharomyces cerevisiae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K. Kusmiyati

    2014-12-01

    Full Text Available Kebutuhan bahan bakar di masa sekarang semakin bertambah besar sehingga berdampak pada menipisnya sumber bahan bakar dan meningkatnya polusi udara di lingkungan. Penggunaan bahan bakar alternatif dari sumber non fosil merupakan pilihan terbaik sebagai pengganti bahan bakar fosil. Bioetanol merupakan salah satu energi alternatif yang tepat digunakan baik di masa sekarang ataupun di masa yang akan datang. Bahan baku etanol yang digunakan pada penelitian ini adalah singkong, dan iles-iles.Variabel penelitian yang diamati temperatur fermentasi (30°C; 40°C;­­ 50°C dan komposisi Saccharomyces cerevisiae (2,5 g; 5 g; 10 g; 15 g Proses pembuatan bioetanol terdiri dari hidrolisis enzim yaitun likuifikasi menggunakan a-amylase1,6% v/w (t = 1 jam; T = 95-100°C; pH 6 dan sakarifikasi menggunakan b-amylase 3,2% v/w (t = 4 jam; T = 60°C; pH 5 serta proses fermentasi menggunakan Saccharomyces cerevisiae ( t = 120 jam; pH 4,5; yeast 5 g. Kadar etanol tertinggi dihasilkan pada temperatur fermentasi 30°C untuk semua bahan baku dengan kadar etanol masing-masing 83,43 g/L untuk singkong,80,77 g/L untuk jagung,dan 79,94 g/L untuk iles-iles. Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE

  14. BIOAKUMULASI LOGAM BERAT DAN PENGARUHNYA TERHADAP OOGENESIS KERANG HIJAU (Perna viridis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jalius Jalius

    2016-12-01

    The Jakarta, Banten, and Lada Bays have been polluted by the heavy metals. The study was conducted to identify the  heavy metals (Pb, Cd, Cr, and Hg bio accucumulation in gonads and its  effects on oogenesis of green mussels (Perna viridis. The data collected were the number of oogenium, primary oocytes, secondary oocytes, diameter, square, and volume of follicle lumens on stage-III oogenesis. The content of heavy metal was analyzed by Atoms Absorbent Spectrophotometer (AAS. The results indicated that the gonad of green mussels originated from Jakarta bay have been bioaccumulated by heavy metal. The gonad of green mussel contained Pb (600.33±544.83 ppb, Cd (32.273±28.091 ppb, Cr (527.36±461 ppb, dan Hg (0.0222±0.0264 pbb. Cd and Pb have been found in gonads originated from Banten and Lada Bay while no Cr and Hg were detected. The concentration of Cd and Pb were 6.937 ppb, 0.021 mg/L (Banten Bay dan 6.069 ppb, and 0.018 mg/L (Lada Bay respectively. The green mussels female Jakarta Bay originated showed a strong correlation of Cr with developing of oogenia cells (r= 0.69, and secondary oocytes (r= 0.57. All heavy metals influenced the development of secondary oocytes (Pb, r= 0.75; Cd, r= 0.57; Cr, r= 0.57; Hg, r= 0.74, square (Pb, r= 0.76; Cd, r= 0.71; Cr, r= 0.57; Hg, r= 0.70, and volume of follicle lumen (Pb, r= 0.78; Cd, r= 0.74; Cr, r= 0.66; Hg, r= 0.58. Cadmium (Cd had effect to the number of female sex cells (r= 0.63. Therefore, the heavy metals influenced oogenesis process of green mussel at Jakarta Bay.

  15. PENGARUH LOGAM BERAT Cd, Pb TERHADAP PERUBAHAN WARNA BATANG DAN DAUN SAYURAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hening Widowati

    2011-04-01

    Full Text Available Cd, Pb heavy metal absorption in aquatic vegetables: Genjer (Limnocharis flava, Kangkung air (Ipomoea aquatica Forsk dan Selada air (Nasturtium officinale R. Br, studied to see the relationship with green figure scale. The research objective was to identify the accumulated Cd, Pb in the consumed organ vegetable, and their impacts to the levels of green figure scale. The research was undertaken by planting three kinds of the aquatic vegetables to the contaminated pure Cd,pure Pb media, mixture of Cd and Pb with factorial randomized block design. Data were analyzed by factorial One-Way Anova and further test of Duncan and HSD to see the difference of Cd, Pb and green figure scale, regression and correlation to know the contribution of Cd, Pb in influencing the green figure scale. Variety of vegetables, media, organ, and the interaction influences the accumulation of Cd, Pb and level of green figure scale. There is a relationship between Cd, Pb metal accumulation to the level of green figure scale of the aquatic vegetables, with negative correlation that Cd, Pb decreased the vegetable green figure scale.

  16. Pengaruh Fraksi Berat Serbuk Karbon Hitam Dan Jumlah Lapisan Serat E-Glass Terhadap Reflection Loss Pada Komposit E-Glass/Ripoxy Untuk Aplikasi Radar Absorbing Structure (Ras

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizal Ramadhan

    2012-09-01

    Full Text Available Saat ini penelitian tentang radar absorbing structure (RAS dengan menggunakan bahan komposit polimer yang diperkuat serat (FRP yang ditambahkan dengan serbuk penyerap gelombang elektromagnetik menjadi populer karena sifat elektromagnetik dari material tersebut dapat disesuaikan secara efektif hanya dengan menambahkan beberapa serbuk yang dapat menyerap gelombang elektromagnetik, seperti karbon hitam, ferit, besi karbonil, dan lain-lain ke dalam matrik komposit. RAS bekerja tidak hanya sebagai struktur bantalan beban untuk menopang sistem antenna tetapi juga mempunyai peranan penting dalam menyerap gelombang elektromagnetik yang datang dari energi elektromagnetik sebuah sistem pelacak. Dalam penelitian ini, komposit serat E-glass yang diperkuat dengan resin ripoxy  dibuat dengan mencapurkan serbuk karbon hitam yang konduktif (Ketjenblack EC300J dengan matrik komposit dan memaksimalkan koefisien penyerapan lebih dari 90 % (lebih dari -10 dB dalam jangkauan frekuensi X-Band (8 – 12 GHz. Pengujian yang dilakukan yaitu dengan menggunakan uji konduktivitas listrik (LCR meter dan Vector Network Analyzer (VNA. Spesimen yang terbaik untuk diaplikasikan sebagai radar absorbing structure (RAS adalah komposit E-glass/ripoxy dengan fraksi berat serbuk karbon hitam  0,02 dan jumlah lapisan serat E-glass  4 lapis dengan nilai ketebalan sebesar 2,1 mm, nilai konduktivitas listrik 8,33 × 10-6 S/m, dan nilai maksimum reflection loss sebesar -27,123 dB. Kata Kunci—serbuk karbon hitam, komposit E-glass/ripoxy, radar absorbing structure

  17. PENURUNAN NILAI COD PADA PESTISIDA SIPERMETRIN DENGAN FOTOKATALIS TITANIUM(IV OKSIDA-PLATINA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diana Rakhmawaty Eddy

    2014-11-01

    Full Text Available Pada penelitian ini telah dilakukan fotodegradasi pestisida jenis sipermetrin dengan adanya fotokatalis titanium (IV oksida-platina. Fotokatalis tersebut dibuat dengan merefluks larutan titanium(IV oksida tetraminplatina(II klorida selama 2 jam kemudian diuapkan pelarutnya dan dipanaskan selama 12 jam. Padatan fotokatalis kemudian dikalsinasi selama 3 jam pada 500 °C. Hasil sintesis titanium(IV oksida-platina 0,5% dan 1% dikarakterisasi dengan XRD, SEM, dan SEM-EDX. Kemampuan dalam mengkatalisis fotodegradasi diuji untuk pestisida sipermetrin yang dilakukan selama 4 jam. Hasil fotodegradasi dinyatakan sebagai COD (Chemical Oxygen Demand yang diukur setiap 1 jam. Penurunan COD terbesar untuk titanium(IV oksida platina 0,5% dan titanium(IV oksida-platina 1% masing-masing yaitu 77% dan 79%. Sementara TiO2 standar sebesar 68,42 %. Fotokatalis titanium(IV oksida-platina lebih baik dibanding titanium(IV oksida untuk degradasi sipermetrin.

  18. Kompatibilitas Jamur Entomopatogenik Paecilomyces fumosoroseus dengan Beberapa Bahan Aktif Pestisida Secara In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fani Fauziah

    2016-12-01

    Full Text Available Untuk mengurangi penggunaan pestisida di perkebunan teh, maka salah satu upaya pengendalian hama yang dapat dilakukan adalah mengkombinasikan aplikasi pestisida dengan jamur entomopatogenik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompatibilitas antara jamur P. fumosoroseus  dengan beberapa bahan aktif pestisida di laboratorium. Perlakuan dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL terdiri dari 5 jenis bahan aktif yaitu metomil, bifentrin, imidakloprid, tembaga oksida dan metidation pada taraf konsentrasi sesuai rekomendasi lapang (RL, 0,5x RL dan 2x RL. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa diantara kelima jenis bahan aktif pestisida yang diuji, metidation memiliki tingkat toksisitas yang paling tinggi. Persentase produksi spora tertinggi sebesar 13,77% ditunjukkan oleh perlakuan bifentrin 2x RL. Combining application of pesticides and entomopathogenic fungi is an alternative way for controlling pest in order to reduce pesticides application in the tea field. This research was aimed toexamine the compatibility of Paecilomyces fumosoroseus tosome active agents of pesticide in laboratory. Completely Randomized Block Designed (CRBD with 5 active agents: methomyl, bifenthrin, imidacloprid, copper oxide and metidation in three different concentration was employed in this study, which was based on the existing field recommendation (FR: 0,5x FR and 2x FR. The results showed that among the five tested pesticides, metidation appeared to be the most toxic agentto P. fumosoroseus. Meanwhile, the highest percentage of spore production was counted in bifenthrin 2x RL (13,77%.

  19. Analisis Hukum Hak Dan Kewajiban Para Pihak Dalam Perjanjian Leasing Dengan Objek Alat Berat (Pada Kontrak PT. Clipan Finance Indonesia Tbk. Dan PT. Dipo Star Finance)

    OpenAIRE

    Natio, Ferry Suwandi

    2013-01-01

    Di masa pertumbuhan ekonomi dewasa ini, banyak pelaku usaha yang bergerak pada sektor seperti jasa konstruksi, pertambangan, perkebunan, yang memerlukan alat berat sebagai barang modal utama sedangkan biaya yang dibutuhkan sangat besar. Leasing (selanjutnya disebut sewa guna usaha) merupakan suatu model pembiayaan yang dapat dijadikan solusi bagi pelaku usaha untuk memperoleh barang modal tersebut. Contoh perusahaan sewa guna usaha adalah PT. Clipan Finance Indonesia Tbk. da...

  20. EFIKASI SUPLEMENTASI FORMULA TEMPE BENGKUANG TERHADAP KADAR ALBUMIN DAN Z-SKOR BERAT BADAN MENURUT UMUR (BB/U PADA ANAK GIZI KURANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Denas Symond

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe aim of this study was to determine the efficacy of formulated tempe-yam supplementation on weight for age z-score of underweight children aged 2-4 years. A quasi experiment pre-post test with control group design was applied in this study for four weeks. The intervention group consist of 19 children given formulated tempe-yam 100 g/d; and the control group consist of 19 children given biscuit 100 g/d in Padang Pariaman district, West Sumatera. Data collected included weight, height, and albumin level. Paired t-test was applied for the data analysis. The results of this study found significant differences in albumin level before and after on control group (p<0.05. Then, the results of this study also found significant differences in weight for age z-score before and after on intervention group (p<0.05. Therefore, formulated tempe-yam supplementation as food sumplementation need to be considered for underweight children.Keywords: albumin level, food suplementation, tempe-yam, weight-for age z-scoreABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui efikasi dari suplementasi formula tempe-bengkuang berdasarkan z-skor BB/U pada anak gizi kurang usia 2-4 tahun. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat,menggunakan pendekatan quasi experiment pre-post test with control group design selama empat minggu. Kelompok intervensi terdiri atas 19 anak yang diberi formula tempe-bengkuang sebanyak 100 g/hari dan kelompok kontrol terdiri 19 anak yang diberi biskuit 100 g/hari. Data yang dikumpulkan adalah berat badan,tinggi badan, dan kadar albumin anak. Pengujian statistik menggunakan paired t-test. Terdapat perbedaan kadar albumin yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok biskuit (p<0,05 dan terdapat perbedaaan antropometri berdasarkan BB/U yang signifikan sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok formula tempe bengkuang (p<0,05. Penelitian ini juga menemukan adanya perubahan nilai antropometri

  1. USAHA MENURUNKAN PENGGUNAAN PESTISIDA KIMIA DENGAN PROGRAM PENGENDALIAN HAMA TERPADU (Efforts to Reduce Chemical Pesticides Use through Integrated Pest Management Program

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Mariyono

    2001-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Pestisida kimia merupakan bahan beracun yang menyebabkan pencemaran lingkungan dan berbahaya bagi kesehatan manusia. Penggunaannya yang berlebihan telah menimbulkan biaya eksternal yang sangat tinggi. Sejak tahun 1989 Pemerintah Indonesia telah berusaha mengurangi penggunaan pestisida kimia melalui program Pengendalian Hama Terpadu (PHT Untuk mengetahui dampak program PHT, digunakan fungsi permintaan pestisida kimia. Analisis ini menggunakan data sekunder selama sembilan tahun yang diambil dari empat kabupaten wilayah Yogyakarta. Hasil analisis menunjukkan bahwa  dampak program PHT telah berhasil mengurangi penggunaan pestisida kimia pada padi dan kedelai. Penurunan penggunaan pestisida kimia disebabkan oleh kenaikan harga dan penyebaran teknologi PHT. Turunnya penggunaan pestisida kimia ini akan meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan manusia karena tersedia bahan pangan yang residu pestisida kimianya rendah.   ABSTRACT Chemical pesticide is a poisonous agent that causes deterioration on environment quality and thereatens to human health. It causes considerable high externat cost. Sice 1989 the Government of Indonesia had removed chemical pesticide subsidy and introduced a new program called Integrated {est

  2. PENGARUH KONTAMINASI LOGAM BERAT DI SEDIMEN PADA KOMUNITAS MAKROZOOBENTOS DI BEBERAPA SITU DAN WADUK DI JAWA BARAT (Effect of Heavy Metals Contamination in Sediments on The Macrozoobenthos Community in Some Small Lakes and Reservoirs

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jojok Sudarso

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Keberadaan logam berat di ekosistem akuatik telah sering dilaporkan menimbulkan masalah ke biota perairan. Salah satu biota perairan yang memiliki resiko untuk terpapar logam berat dari sedimen adalah organisme makrozoobentos. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh kontaminasi logam berat di sedimen pada struktur komunitas makrozoobentos yang berada di ekosistem lentik (situ dan waduk. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Juni 2009 - September 2011 di beberapa situ dan waduk yang berada di Provinsi Jawa Barat dan Jakarta. Sampel makrozoobentos dikumpulkan dengan menggunakan alat Ekman grab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi antara indeks keanekaragaman makrozoobentos dengan kontaminasi logam arsen yang tinggi. Kontribusi logam Pb dan Cd dalam memberikan pengaruh pada indeks keanekaragaman relatif masih kecil. Keberadaan makrozoobentos Coleoptera (Simsonia sp., lintah (Placobdella sp., larva chironomid (Ablabesmyia sp., dan (Tanytarsus sp. relatif toleran dengan kontaminasi logam arsen di sedimen yang tinggi, pH dan suhu yang rendah. Penggunaan indeks keanekaragaman pada penelitian ini masih relatif sensitif dalam mencerminkan gangguan akibat kontaminasi logam berat di sedimen.   ABSTRACT Presence of heavy metals in aquatic ecosystems have been reported to cause problems in aquatic organisms. One of the aquatic organisms that have risk for exposure by heavy metals from sediments is macrozoobenthos. This paper aims to describe the influence of heavy metal contamination in sediments to the structure of macrozoobenthos communities in lentic ecosystem (small lakes and reservoirs. This study was conducted in June 2009 to September 2011 in some small lakes and reservoirs which are in West Java and Jakarta provinces. Macrozoobenthos samples were collected by using Ekman grab. The results showed that there is a low correlation index with a high diversity of macrozoobenthos contamination by arsenic. The

  3. PERUBAHAN CARA PENGAMBILAN KEPUTUSAN OLEH PETANI PENGENDALIAN HAMA TERPADU (PHT DALAM MENGGUNAKAN PESTISIDA KIMIA PADA PADI (The Change of Chemical Pesticides Use Decision Making in Rice by Intergrated Farms

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irham Irham

    2001-08-01

    Full Text Available ABSTRAK Pestisida kimia merupakan salah satu masukan dalam produksi padi yang berfungsi untuk menekan kehilangan hasil oleh serangan hama dan penyakit. Penggunaan pestisida kimia harus bijaksana karena selain memberi manfaat juga menimbulkan bahaya terhadap kesehatan dan lingkungan. Banyak petani yang menggunakan pestisida kimia dengan dasar pencegahan, yaitu tanpa mempertimbangkan keadaan serangan hama dan penyakit sehingga penggunaannya cenderung berlebih. Pengendalian Hama Terpadu (PHT diperkenalkan kepada petani melalui Sekolah Lapangan (SL PHT, dengan tujuan untuk nrengurangi pestisida kimia,  dan hanya digunakan jika memang diperlukan. Hasil studi ini menunjukkan bahwa SLPHT telah mengubah cara pengambilan keputusan dalam menggunakan pestisida kimia. Keadaan ini menyebabkan penggunaan pestisida kimia menjadi berkurang.   ABSTRACT Chemical pesticide is one of the inputs in rice production used to protect yield loss caused by pest attack. Chemical pesticides should be used wisely as they pose threat to human health and pollute environment. Many farmers use chemical pesticide based on prophylactic concept, that is using chemical pesticides without taking into consideration the level of pest attack, which leads to an excessive use. Integrated Pest Management (IPM concept is introduced to farmers through Farmer’s Field School (FFS in order to reduce chemical pesticides use. According to the IPM principle, farmers can use chemical pesticides when necessary. Results of this study show that farmers have changed their decision-making in chemical pesticides use after adopting IPM concept through participation at FFS in IPM. This condition causes decline in chemical pesticide use.

  4. Identifikasi berat, diameter, dan tebal daging buah melon (Cucumis melo L. kultivar action 434 tetraploid akibat perlakuan kolkisin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Y. Ulung Anggraito

    2012-02-01

    Full Text Available Indonesian farmers are very dependence on certificated seed from another countries. In the other side the natural resources andmen powers very abundance. For these reason it is properly developed the research in agriculture sector, especially on plants breeding.It can be hoped that in the future the dependence on certificated seed from another countries can be minimized. The objective of thisresearch were: (1 to find out the concentration and dipping period which is effective to induce polyploid in musk melon plant, (2identify the weight, diameter, dan flesh thickness of tetraploid musk melon as result of colchicines treatment. The sample of this researchwas Action 434 musk melon cultivar, product of Chia-Thai Seed, Thailand. The number of sample was 480 plants, which plants on fieldrandomly. There were four colchicines concentration as an independent variable: 0.0%, 0.05%, 0.10% and 0.2%. The dipping periodwere 12, 16, 20, and 24 hours for each concentration respectively. Completely Random Design was used in three replications. Datameasurement were analyzed with Two Way ANOVA, DMRT, and LSD. From this research can be concluded that: (1 0.2 % colchicinesis the most effective concentration to induce polyploid on musk melon, with dipping period effective varied from 16–24 hours, (2 thereare changes in weight, diameter, and flesh thickness characters, with the increased tendency of each character in definite norm.

  5. KEPUASAN DAN LOYALITAS PETANI PADI TERHADAP PESTISIDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fibria Mustikarini

    2014-05-01

    Full Text Available Satisfaction and loyalty are important factors to mantain and to increase the level of sales. The purpose of this study was to analyze the satisfaction and loyalty to pesticides of paddy farmers. This study used crosssectional design with 100 farmers as samplesthat were chosen by simple random sampling in the village of Cikarawang, District Dramaga, Bogor, West Java. The data was collected by interview techniques using questionnaire.This research used one of pesticides brand that used by paddy farmers at study site. The results showed that the paddy farmers have already satisfied, this result was indicated by CSI value which was 79,14 percent and the proportion of loyalty level mostly in habitual buyer level as much as 41 percent farmers. The analysis revealed a significant positive correlation between the reference group of farmers and the satisfaction of farmers to the pesticides brand. In addition, there was also a significant positive correlation between the frequency of utilization and the brand loyalty of farmers. The model suggested that the family income per capita affect significantly on brand loyalty pesticides among paddy farmers.

  6. PENGEMBANGAN ISI KURIKULUM PENDIDIKAN TEKNIK ALAT BERAT BERBASIS KEBUTUHAN INDUSTRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochamad Bruri Triyono

    2016-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengetahui rumusan kompetensi tenaga mekanik alat berat sesuai standar industri; (2 mengetahui kualifikasi tenaga instruktur alat berat yang dibutuhkan industri sesuai standar industri; (3 merumuskan isi kurikulum untuk materi ajar produktif untuk menciptakan tenaga kerja di bidang alat berat. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan model pilihan pengembangan kurikulum Task Analysis. Penelitian dilaksanakan di industri yang bergerak di bidang alat berat dan institusi pendidikan perguruan tinggi dan SMK yang bekerja sama dengan industri alat berat yaitu PT Thiess Contractors Indonesia, PT United Tractors Indonesia, dan PT Trakindo Utama. Hasil penelitian diperoleh bahwa: (1 kompetensi mekanik alat berat meliputi: menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja, menguasai dasar mekanik alat berat, melaksanakan perawatan dan perbaikan engine, sistem hidrolik, powertrain, sistem vehicle control, serta sistem kelistrikan alat berat minimal pada level capable (di bawah supervisi; (2 kualifikasi tenaga instruktur alat berat meliputi: memiliki kemampuan mekanik alat berat level III, memiliki kemampuan mengelola pelatihan, memiliki pengalaman kerja, serta mendapatkan pelatihan instruktur; (3 isi kurikulum untuk materi ajar produktif mekanik alat berat meliputi: dasar mekanik alat berat dan keselamatan kerja, dasar engine, dasar hidrolik, dasar vehicle control, dasar kelistrikan, materi sistem engine lanjut, sistem hidrolik lanjut, sistem powertrain lanjut, sistem vehicle control lanjut, sistem kelistrikan lanjut, product training, serta electronic machine control. Kata kunci: kompetensi, instruktur alat berat, isi kurikulum, materi ajar   THE CONTENT CURRICULLUM DEVELOPMENT OF EDUCATION TECHNIC IN HEAVY EQUIPMENT BASED ON INDUSTRIAL NEEDS ABSTRACT This study aims to: (1 find out the formula of competency for heavy equipment mechanic based on industry needs, (2 determine the qualifications of instructors in heavy

  7. VALIDASI METODE ANALISIS MULTIRESIDU PESTISIDA ORGANOKLOR DALAM SALAK MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI GAS-DETEKTOR PENANGKAP ELEKTRON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Joko Raharjo

    2013-08-01

    Full Text Available Validation of methods is a key step in the accreditation process of the method. Validation of organoklor pesticide residues method in snakefruit based on the method recommended by FAO-WHO, conducted in LPPT-UGM reported in this study. Snake fruit was homogenized, extracted using toluene/2-propanol (2:1, cleaned up using activated carbon and Celite 545, followed by analysis using gas chromatography-electron capture detector. Validation covered specificity and selectivity, limits of detection and quantification, linear range, precision and accuracy. Validation results showed good specificity and selectivity shown by the inter-peak chromatogram resolution greater than 1.5. Limits of detection and quantification for heptaklor, endosulfan, dieldrin and p, p-DDT were 0.002 and 0.006, 0.5 and 1.7; 0.0006 and 0.002, as well as 0.014 and 0.047 ppm respectively. The linear range for heptaklor, endosulfan, dieldrin, and p,p-DDT were 0.0017 to 2 ppm, 0.165 to 2 ppm, 0.023 to 2 ppm and 0.229 to 2 ppm, respectively. Precision methods meet the acceptance of Horwitz RSD value less than 12.78% at a concentration of 0.3 ppm. Accuracy is indicated by recovery, for each pesticide in the range of 80-110% acceptance at a concentration of 0.1 ppm. Analysis of organochlorine pesticides in three commercial snakefruit samples showed no pesticide residues at concentrations higher than the detection limit. Keywords: Validation, organochlorine, snakefruit, gas chromatography electron capture   ASBTRAK Validasi metode merupakan tahap kunci dalam proses akreditasi suatu metode. Validasi metode uji residu pestisida organoklor dalam salak berdasarkan metode yang direkomendasikan FAO-WHO, di LPPT-UGM dilaporkan pada penelitian ini. Buah salak dihomogenisasi, diekstraksi menggunakan toluen/2-propanol (2:1, clean up menggunakan karbon aktif dan Celite 545, dilanjutkan analisis menggunakan kromatografi gas-detektor penangkap elektron. Validasi mencakup spesifisitas dan

  8. Hubungan Berat Induk dan Berat Sapi Anak Sapi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulaiman Ibrahim

    2016-03-01

    Full Text Available ABSTRACT. A survey conducted to study a relationship between a dam body weight and a calf birth weight of cattle. There were six dams of Brahman Cross (B.C, six females calves of B.C dam, eleven local cattle dams and her eleven females calves, and another seven dams of local cattle and her seven male calves. The mean birth weight were local cattle and her seven male calves. The mean birth weight were 20.67 ±13.47 Kg for the female calf of B.C dam, and 19.27 ± 4.41 Kg for thr female calf of local cattle dam, and 18 ± 2.33 Kg for the male calf of local cattle dam. The mating method used was an artificial insemination and Brahman Cross frozen semen. The birth weight between the two groups of these female calves were not significantly different, and berween the two groubs of these female calves and the male calves were not significantly different. The body weights of B.C dams were not significantly correlated with their female calves ( r= + 0.7166, P>0.05, and the local dam body weights were not significantly correlated with their female calves (r=+0.7450, P>0.05, and with their male calves (r=+ 0.1948, P>0.05. The equation of the regression lines were Y = 5.38 + 0.07 X for female calves and Y = 16.21 + 0.01 X for male calves. X dam body wight, and Y = calf birth weight.

  9. HUBUNGAN BERAT BADAN TERHADAP KEKUATAN OTOT PUNGGUNG (Kasus : Pada Lab. Sistem Kerja & Ergonomi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Torik Torik

    2013-10-01

    Full Text Available Di Indonesia, khususnya, isu-isu seperti itu telah jarang dilakukan penelitian, dan hal ini masih penting untuk dipelajari karena hubungan antara faktor-faktor ini mempunyai hasil yang berbeda pada populasi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara berat badan dan usia dengan kekuatan otot punggung untuk kedua jenis kelamin. Tujuh puluh lima laki-laki dan perempuan berusia (18-21 tahun direkrut dalam penelitian ini dan diukur kekuatan otot punggungnya dengan alat dorsal electric dynamometer, sehingga didapatkan data kekuatan otot punggung dan berat badan. Dengan uji korelasi pearson product moment (r dan korelasi parsial (rp melalui program SPSS  16  pada  taraf  signifikan α  =  0,05.  Hasil  penelitian menunjukkan bahwa;    (1  Ada hubungan yang signifikan antara berat badan dengan otot punggung, dengan nilai   ( rhitung   sebesar 0.250 ( rhitung > rtabel 0.227 untuk pria, nilai ( rhitung sebesar 0.640 (rhitung > rtabel 0.227 untuk wanita. (2   Ada hubungan yang signifikan antara berat badan dengan kekuatan otot punggung ketika dimasukkan umur sebagai variabel kontrol, dengan nilai Th 2.91 > Ttabel 1.99 untuk pria dan nilai Th 3.92 > Ttabel 1.99 untuk wanita. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar dalam mengevaluasi persyaratan fisik pekerjaan, dan faktor-faktor yang sesuai yang relevan untuk suatu jenis pekerjaan tertentu.

  10. Pencemaran Tanah dan Air Tanah oleh Pestisida dan Cara Menanggulanginya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rachman Sutanto

    2001-07-01

    Full Text Available The large increase in the use of modern agricultural chemicals, including pesticides and fertilizers has made agriculture an important non-point source of soil and groundwater contamination. Nitrogen, heavy metals, and organic associated with pesticides are presumably the most common contaminants introduced into the environment by modern agricultural practices. The present and abundance of the chemical contaminants in the soil and underlying groundwater largely depends on their chemical species as well as the various physical, biological and chemical properties of the soil. Understanding these processes and interactions between the contaminants and soil constituents would be useful in identifying effective techniques to restore the soil and groundwater contaminated by modern agricultural practices and others modern society activities. When the level of these contaminants in the soil are such that the quality of the plants, food crops and the groundwater are being compromised, then remedial actions are necessary. Such remediation could include in situ technologies, including bioremediation or phytoremediation combined as well as agronomic-types approaches. The best strategy in reducing soil contamination is to reduce pollution at the source and to use best management practices, such as adopting the most appropriate land use for a given type of soil contamination. Key words: pesticide, contamination, adsorption, bioremediation

  11. Heterogenitas Asma Berat

    OpenAIRE

    Zubir, Zuhrial; Abidin, Alwinsyah; E.N. Keliat; Triyono

    2016-01-01

    Asma merupakan penyakit yang heterogen, suatu sindrom klinis yang kompleks dengan berbagai faktor yang terlibat di dalamnya seperti faktor genetik dan faktor lingkungan. The 2007 National Asthma Education and Prevention Program’s Expert Panel Report 3, dalam tatalaksana untuk diagnosis dan manajemen asma, mendefinisikan asma sebagai suatu inflamasi kronik yang menyebabkan hiperesponsif jalan napas sehingga menimbulkan gejala episodik berulang yang berhubungan dengan obstruksi jalan napas yang...

  12. SINTESIS TURUNAN POLIEUGENOL SEBAGAI CARRIER BAGI RECOVERY LOGAM BERAT DENGAN TEKNIK MEMBRAN CAIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Cholid Djunaidi

    2012-02-01

    Full Text Available Telah dilakukan sintesis senyawa asam poliuegenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat (suatu turunan polieugenoksi asetat dengan gugus aktif N dari eugenol. Hasil sintesis digunakan sebagai ekstraktan logam berat dengan metode transport membran cair. Analisis struktur polimer yang terbentuk dilakukan dengan spektrometer infra merah, 1H NMR, KLT, dan uji kelarutan. Penentuan berat molekul relatif polimer menggunakan metode viscometer Ubbelohde. Transport logam dilakukan dengan Membran Cair Ruah (BLM menggunakan sel gelas tipe U terhadap campuran logam Cu (II, Fe (III, Ni (II, Cd (II, Zn (II, dan Cr (III kesemuanya dalam bentuk garam klorida. Transport dilakukan pada fasa umpan dan penerima HCl, konsentrasi logam masing-masing 50 ppm. Penentuan konsentrasi ion logam di fasa penerima sebelum dan sesudah transport dilakukan dengan spectrofotometer serapan atom, sedangkan perubahan pH yang menyertai diukur dengan pH meter. Hasil sintesis polieugenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat berupa serbuk amorf berwarna merah bata sampai coklat tua, dengan berat molekul 5.980.854 gram/mol dan 5.602.282 gram/mol. Hasil transport terhadap campuran logam menunjukkan polieugenoksi asetat dan polieugenoksi asetil piridil karbinolat dengan gugus N hasil sintesis mampu mentransferkan  campuran logam ke fasa penerima dengan urutan logam hard  (Cr (III dan Fe (III > logam borderline (Ni (II, Zn (II dan Cu (II, logam soft Cd (II.

  13. Pengaruh Kurang Tidur terhadap Berat Badan pada Tikus Wistar Jantan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deby Nelsya Eka Putri

    2015-01-01

    Full Text Available AbstrakPengurangan durasi tidur menurunkan kadar leptin dan meningkatkan kadar ghrelin sehingga merangsang nafsu makan dan meningkatkan kemungkinan terjadinya obesitas pada manusia. Pada tikus akan menyebabkan peningkatan asupan makanan tetapi terjadi penurunan berat badan yang disebabkan karena aktivitas yang tinggi pada tikus. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh kurang tidur 24 jam, 48 jam dan 72 jam terhadap berat badan pada tikus Wistar jantan. Jenis penelitian adalah true experimental research dengan rancangan randomized post control group terhadap 14 ekor tikus Wistar yang dibagi atas kelompok kontrol, kelompok perlakuan 24 jam, 48 jam dan 72 jam. Tikus dikondisikan mengalami paradoxycal sleep deprivation dengan metode modified multiple platform. Asupan makanan diberikan ad libitum dan berat badan diukur setelah pengurangan durasi tidur selama 24 jam, 48 jam, dan 72 jam.Analisis data menggunakan uji Saphiro-Wilk Test dan One-Way ANOVA. Rerata berat badan setelah pengurangan durasi tidur 24 jam adalah 193,6±17,9 gram; setelah 48 jam 179,6±17,3 gram; dan setelah 72 jam 176,7±15,9 gram dibandingkan dengan kontrol 219.6±11,3 gram. Pengurangan durasi tidur 48 jam dan 72 jam dibandingkan dengan kontrol bermakna (p<0,05. Dapat disimpulkan bahwa terjadi penurunan berat badan pada pengurangan durasi tidur selama 48 jam dan 72 jam.Kata kunci: kurang tidur, berat badan, tikus wistarAbstractSleep deprivation lowers level of leptin and increases level of ghrelin which stimulates appetite and increases the likelihood of obesity in humans. In mice will increases food intake, but decreases the body weight due to high activity in mice. The objective of this study was to examine the effect of sleep deprivation 24 hours, 48 hours and 72 hours on body weight in male Wistar rats. This type of research was a true experimental design research with post randomized control group on 14 Wistar rats were divided into control group, treatment group

  14. Kandungan logam berat dalam sedimen di Perairan Teluk Wawobatu, Kendari, Sulawesi Tenggara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edward

    2014-08-01

    Full Text Available Pengamatan kandungan logam berat dalam sedimen di Perairan Teluk Wawobatu, Kendari telah dilakukan pada bulan Juni 2011. Contoh sedimen diambil dengan menggunakan gravity core pada 5 stasiun penelitian. Kandungan logam berat diukur dengan menggunakan Spektrofotometer Serapan Atom (SSA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan logam berat dalam sedimen serta memprediksi kualitas sedimen berdasarkan pendekatan analisis indeks (Indeks geoakumulasi dan Indeks Beban Pencemaran. Hasilnya menunjukkan, kandungan Pb berkisar 3,704-21,892 ppm, Cd 0,784-1,385 ppm, Cu 3,451-12,193 ppm, Zn 24,838-69,973 ppm, dan Ni 37,289-72,329 ppm. Kandungan ke lima logam tersebut masih lebih rendah dari nilai ambang batas yang ditetapkan oleh Kantor Menteri Negara Lingkungan Hidup 2010 dan baku mutu sedimen Ontario (Ontario Sediment Guideline 2008. Kandungan logam berat dalam sedimen di Stasiun 4 lebih tinggi dibandingkan dengan Stasiun lainnya. Hal ini disebabkan oleh perbedaan tekstur sedimen di masing-masing stasiun. Stasiun 4 berada di muara sungai dan mempunyai sedimen dengan tekstur berupa lumpur berwarna hitam. Kandungan logam Ni lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain, hal ini menunjukkan adanya masukan sedimen dari Teluk Kendari dan Teluk Lasolo yang terbawa oleh arus, disamping yang berasal dari darat yang masuk melalui aliran sungai. Berdasarkan nilai indeks geoakumulasi (I-geo sedimen di perairan ini termasuk kategori tidak tercemar oleh Pb, Cu, Zn, dan Ni (I_geo<0, dan tercemar sedang oleh Cd (1berat Pb, Cd, Cu, Zn, dan Ni.

  15. Pre-eklampsia Berat dan Kematian Ibu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nova Muhani

    2015-11-01

    death 12 times higher (95%CI 2.9 – 53.7 and eclampsia had the risk 12.1 times higher (95%CI 3.8 – 38.6. Then diastolic blood pressure 110 – 119 mmHg had the risk 7.4 times higher (95%CI 1.8 – 29.2, diastolic blood pressure ≥ 120 mmHg had the risk 5.5 times higher (95%CI 1.1 – 23.1, sistolic blood pressure > 190 mmHg had the risk 2.1 times higher (95%CI 0.5 – 7.4, sistolic blood pressure 170 – 190 mmHg had the risk 1.6 times higher (95%CI 0.5 – 4.5, proteinuria +3 had the risk 4.2 times higher (95%CI 0.3 – 27.4, proteinuria +4 had the risk 3.2 times higher (95%CI 0.5 – 31.7 after controlled by maternal age, gravida, pregnancy age, delivery method, diazepam provision, education, domicile and employment. Therefore, it needs to improve early detection of pregnancy complication and good management of preeclampsia case to prevent maternal death due to eclampsia and HELLP syndrome.

  16. Penilaian tingkat pencemaran logam berat dalam sedimen di perairan Pulau Morotai, Maluku Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edward .

    2015-09-01

    Full Text Available Abstract. Morotai Waters, located in North of Maluku, has panoramic coastal waters and marine natural beautiful view, and rich of fishery resources, so it is potentially to be developed as a location for recreation area, mariculture, and fisheries industries. For those reasons, the development need a lot of base data, one of the data base is heavy metals. Heavy metals comes from various human activities, both on land and at sea and geological process. Heavy metals in low levels needed by aquatic organisms for the growth and development of its life, but high levels are toxic. Measurement of levels of heavy metals Pb, Cd, Cu, Zn, Ni, and Cr in the sediment in the waters of Morotai was conducted in June 2005. Sediment samples is taken using gravity cores at 13 research stations. The levels of heavy metals were measured using Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS. The purpose of this study was to evaluate the contamination and pollution of heavy metals pollution level in Morotai Island waters using CF, I_geo, and PLI. The results of this study show that, based on the value of contamination factors (CF, geoaccumulation indices (I_geo and pollution load indices (PLI, sediment in this water is include to uncontamination and unpolluted category and is still safe for marine life (CF<0, I_geo<0 and PLI <1. Keywords:  Morotai; sediment; heavy metal; pollutions   Abstrak. Perairan Morotai terletak di Maluku Utara, perairan ini memiliki panorama pantai dan alam laut yang indah, serta kaya akan sumberdaya perikanan, sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai lokasi  wisata bahari, budidaya, dan industri perikanan. Untuk pengembangan tersebut diperlukan data dasar, salah satu data dasar tersebut adalah data  logam berat. Logam berat berasal dari berbagai aktivitas manusia yang ada di darat maupun di laut, dan proses geologis di alam. Logam berat dalam kadar yang rendah diperlukan oleh organisme perairan untuk pertumbuhan dan perkembangan hidupnya

  17. Uji Efektivitas Pestisida terhadap Beberapa Patogen Penyebab Penyakit Penting pada Buah Naga (Hylocereus sp. secara In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Widiastuti

    2011-12-01

    Full Text Available Problem caused by pathogen in Dragon Fruit (Hylocereus sp. cultivation became very important because it decreased significantly the quantity and quality of the fruit production. This study aims to determine the effectiveness of some pesticides against pathogens that cause diseases of dragon fruit in several plantations in the DIY (Sleman and Kulon Progo and Central Java (Magelang and Batang. Test of fungicide effectiveness was done in vitro on PDA medium (potato dextrose agar by poisoned food technique. The fungicides were mancozeb 80 %, methyl tiofanat 70 %, copper hydroxide 80 %, chlorotalonil 75 %, mancozeb 64 % + metalaxyl 4 %, mancozeb karbendazim 73.8 % + 6.8 %,benomyl 50 % at a concentration of 1g/L. The bactericides used were streptomycin sulfate 20 % and oxytetracycline 150 AL with each concentration of 1 g/L and 1 mL /L. The results showed that benomyl 50 % was the most effective fungicide to suppress the growth of Fusarium sp. (brown spot, Colletotrichum sp. (anthracnose and Pestalotiopsis sp. (scab, followed by mancozeb 73.8 % +karbendazim 6.8 % and 73.8 % mancozeb. Bactericide which was able to suppress the growth of Erwinia sp. (stem rot was streptomycin sulfate 20 %.   Gangguan patogen pada buah naga (Hylocereus sp. saat ini menjadi masalah penting karena secara signifikan menurunkan kuantitas dan kualitas hasil panen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektivan beberapa pestisida terhadap patogen penyebab penyakit-penyakit penting pada tanaman buah naga yang ditanaman pada beberapa sentra pertanaman di Propinsi DIY (Sleman dan Kulon Progo dan Jawa Tengah (Magelang dan Batang. Uji keefektivan pestisida dilakukan secara in vitro pada medium PDA (potato dextrose agar dengan metode teknik makanan beracun (poisoned food technique. Fungisida yang dipergunakan adalah mankozeb 80%, tiofanat metil 70%, tembaga hidroksida 80%, klorotalonil 75%, mankozeb 64% + metalaksil 4%, mankozeb 73,8% + karbendazim 6,8%, benomil 50% dengan

  18. Hubungan Tekanan Darah Ibu Hamil Aterm Dengan Berat Badan Lahir di RSUP Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Feby Andammori

    2013-05-01

    Full Text Available AbstrakTinggi rendahnya tekanan darah sistolik dan diastolik dalam kehamilan mempunyai pengaruh terhadap berat badan lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan tekanan darah ibu hamil aterm dengan berat badan lahir di RSUP dr M. Djamil Padang. Metode penelitian : Penelitian yang dilakukan merupakan survei analitik dengan menggunakan studi komparatif dengan design penelitian Cross Sectional Study. Penelitian menggunakan data sekunder yang diambil dari sub bagian Rekam Medik (Medical Record RSUP dr. M. Djamil Padang bulan Januari 2010 – Desember 2012 dengan jumlah sampel 34 orang ibu hamil yang tidak hipertensi dan 34 orang ibu hamil yang mengalami hipertensi dalam kehamilannya. Hasil penelitian : Ditemukan rata-rata berat badan lahir bayi yang dilahirkan oleh kelompok ibu yang tidak mengalami hipertensi pada kehamilannya adalah 3.408 (SD 307 gram dan rata-rata berat badan lahir bayi yang dilahirkan oleh kelompok ibu yang mengalami hipertensi pada kehamilannya adalah 2.799 (SD 413 gram. Dari hasil uji analisis Independent Sample T-test diperoleh hasil ditemukan adanya hubungan tekanan darah ibu hamil dengan berat badan lahir di RSUP dr. M. Djamil Padang p = 0,00 (p < 0,05. Kesimpulan : Pemeriksaan kehamilan secara teratur penting untuk mengantisipasi adanya peningkatan tekanan darah ibu hamil yang dapat berpengaruh terhadap berat bayi lahir.Kata kunci: tekanan darah, berat badan lahir, ibu hamilAbstractHigh and low level of systolic and diastolic blood pressure in pregnancy has impact to birth weight. This research is purposed to identify the relation between aterm pregnant blood pressure and birth weight.Methods : This research is analytical survey which used comparative study with Cross Sectional Study design. This research used secondary data taken from Medical Record in RSUP dr. M. Djamil Padang since Januari 2010 until December 2012 with number of samples are 34 pregnant women who have not hypertension and 34 pregnant

  19. Hubungan Kehalusan, Strength Activity Index, Berat Jenis Fly Ash dengan Kuat Tekan Mortar Menggunakan Artificial Neural Network

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nikmatus Solikha

    2012-09-01

    Full Text Available Kehalusan, strength activity index dan berat jenis fly ash mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap hasil kuat tekan mortar. Perlu dilakukan penelitian untuk mencari pengaruh sifat-sifat tersebut dengan mengetahui hubungan antara sifat fisik fly ash dengan kuat tekan mortar. Artificial Neural Network (ANN merupakan suatu model komputasi yang bekerja seperti sel saraf biologis pada otak manusia, dipakai untuk mencari hubungan tersebut melalui proses pembelajaran Back-Propagation. Langkah-langkah penelitian meliputi pengumpulan data, pemodelan, dan pengujian pemodelan yang sudah dibuat. Kehalusan, berat jenis dan strength activity index dipakai sebagai input dan kuat tekan mortar umur 28 hari sebagai target output dalam pemodelan. Pengujian dilakukan untuk mencari performa ANN yang paling optimal pada proses pelatihan dengan nilai Mean Square Error (MSE validation terkecil. Dari penelitian yang telah dilakukan disimpulkan bahwa ANN dapat digunakan untuk membentuk hubungan antara kehalusan, strength activity index dan berat jenis fly ash dengan hasil kuat tekan mortar dengan kesalahan antara 0%-0.054%. Pada pengujian parameter pelatihan, didapatkan bahwa performa yang optimal dihasilkan dengan 1 hidden layer dengan 3 node dengan prosentase data 70% training, 15% testing, dan 15% validation dan MSE rata-rata 5.57x10-5.

  20. Pemberian Biochar Dari Beberapa Bahan Baku Untuk Mengurangi Pencemaran Logam Berat Cd Di Tanah

    OpenAIRE

    Sinaga, Elfride

    2017-01-01

    120301076 Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis bahan baku biochar yang terbaik dalam mengurangi pencemaran logam berat Cd di tanah. Penelitian dilakukan di laboratorium menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) non faktorial dengan perlakuan kontrol, 3 jenis biochar dari bahan baku yang berbeda meliputi brangkasan jagung, jerami padi dan TKKS, sebanyak 5 ulangan. Parameter yang diamati adalah pH H2O, pH KCl, Cd ekstrak DTPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga jenis biochar...

  1. IDENTIFIKASI DAN TEKNIK PENGENDALIAN HAMA BENIH LAMTORO (Leucaena leucocephala Lam.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dida Syamsuwida

    2016-09-01

    Full Text Available Serangan hama serangga pada benih lamtoro (Leucaena leucocepahala merupakan salah satu kendala yang perlu diperhatikan dan ditanggulangi. Penelitian bertujuan melakukan identifikasi hama yang menyerang benih lamtoro dan teknik pengendaliannya selama penyimpanan dengan menggunakan pestisida nabati. Pestisida nabati yang digunakan diantaranya ekstrak jahe, sirsak, suren dan lada. Penyimpanan dilakukan pada ruang kamar, DCS dan kulkas selama 2, 4 dan 6 minggu. Hasil menunjukkan bahwa serangga hama yang menyerang benih lamtoro adalah Acanthocelides sp. (Coleoptera:Bruchidae. Acanthocelides sp. menyebabkan kehilangan viabilitas benih lamtoro hingga 100%. Teknik pengendalian yang efektif menekan pertumbuhan Acanthocelides sp. yaitu pemberian ekstrak jahe atau daun suren yang disimpan di ruang kamar. Tehnik ini dapat mempertahankan daya berkecambah lamtoro hingga 75% .

  2. Kenaikan Berat Badan Antar Dialisis

    OpenAIRE

    Ramadhani, Sumi

    2016-01-01

    Dialisis atau disebut juga dengan ‘cuci darah’ secara awam, merupakan terapi pengganti ginjal bagi pasien gagal ginjal kronik (GGK) selain transplantasi ginjal yang biayanya jauh lebih mahal. Dikenal dua macam terapi dialisis, yaitu hemodialisis dan peritoneal dialisis. Kedua jenis dialisis ini menggunakan cairan ‘pencuci’ yang disebut dengan dialisat. Memakai prinsip perpindahan cairan antar kompartemen pembuluh darah dan dialisat melalui selaput semipermeabel sintetis (pada hemodialisis) d...

  3. KARAKTERISASI SIFAT FISIS MEMBRAN POLIMER MATRIK KOMPOSIT(PMC DARI KARBON AKTIF TEMPURUNG KELAPA UNTUK ADSORBSI LOGAM BERAT PADA MINYAK GORENG BEKAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivi Nurmayanti

    2014-05-01

    Full Text Available Minyak goreng yang sudah berulangkali dipanaskan akan berwarna hitam dan mengandung logam-logam berat. Untuk meremajakannya diperlukan teknologi alternatif yang mampu mereduksi logam berat pada minyak goreng bekas. Salah satunya adalah membran PMC yang digunakansebagai filter. Membran di uji sifat fisis (debit aliran, kerapatan, porositas dengan variasi ukuran mesh dan komposisi karbon aktif tempurung kelapa. Matrik berasal dari campuran 0.3 gr PEG, 5 ml PVA, dan 5 ml Aquades. Filler berupa serbuk karbon aktif berasal dari limbah tempurung kelapa. Membran di buat dengan variasi ukuran mesh 60, 100, 120 mesh dan komposisi 1, 3, dan 5 gr. Karbon aktif diperoleh dari tempurung kelapa dengan teknik pemanasan pada temperatur 500o C dan aktifasi kimia dengan larutan H3PO4 5 M. Hasil terbaik ditunjukkan pada membran dengan penambahan karbon aktif  5 gram 120 mesh yang memiliki efektifitas penyaringan paling baik dan adsorbsi logam berat paling maksimal. Debit aliran semakin meningkat dengan nilai 0.0333 (ml/menit dan kerapatan membran semakin kecil 0.95534 (gr/cm dengan porositas 0.39 %. Hasil AAS menunjukan logam Cu mengalami penurunan kadar logam sebesar 0.0819 mg/L dan logam Fe 0.0285 mg/L. Membran ini merupakan membran mikrofiltrasi dengan rata-rata pori-pori 160.4 nm yang mampu mereduksi partikel dan bakteri dengan ukuran 400 nm hingga 2 µm

  4. Hubungan Preeklamsi Berat dengan Hasil Luaran Janin (Fetal Outcome di RSUD Al-Ihsan Kabupaten Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dave Orlando Gumay

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Preeklamsi merupakan salah satu penyebab morbiditas dan mortalitas pada ibu dan neonatus. Beberapa keadaan hasil luaran janin pada ibu preeklamsi di antaranya small for gestasional age (SGA, asifiksia, prematuritas, dan stillbirth. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan preeklamsi berat dengan hasil luaran janin (fetal outcome di RSUD Al-Ihsan Kabupaten Bandung periode 1 Januari 2012–31 Maret 2014. Penelitian menggunakan metode rancangan deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penentuan jumlah subjek penelitian didapatkan dari jumlah populasi sebanyak 137 orang. Analisis statistik dilakukan secara bivariat dengan menggunakan metode chi-kuadrat derajat kepercayaan 95%. Hasil penelitian ini didapatkan hasil luaran janin dari ibu preeklamsi berat sebesar 33 kasus (24,1% SGA, 73 kasus (53,3% asfiksia ringan-sedang dan 13 kasus (9,5% asfiksia berat pada APGAR menit pertama, 18 kasus (13,1% lahir prematur, serta 1 kasus (0,7% stillbirth. Terdapat hubungan preeklamsi berat dengan SGA (p=0,001; PR=6,928; 95% IK=2,797–17,162, asfiksia ringan-sedang APGAR 1 menit (p=0,001; PR=2,483; 95% IK=1,504–4,100, asfiksia berat APGAR 1 menit (p=0,001; PR=7,222; 95% IK=1,963–26,567, prematuritas (p=0,010; PR=3,303; 95% IK=1,269–8,597. Simpulan, terdapat hubungan preeklamsi berat dengan variabel hasil luaran janin yakni SGA, asfiksia ringan-sedang dan berat APGAR 1 menit, serta prematuritas. Kata kunci: Hasil luaran janin, preeklamsi berat   The Correlation between Severe Preeclampsia and Fetal Outcomes in RSUD Al-Ihsan Bandung Abstract Preeclampsia is one of the causes of maternal-neonates morbidity and mortality. Several conditions of fetal outcomes in women with preeclampsia including small for gestasional age (SGA, asphyxia, prematurity and stillbirth. This study aims was to analyze the relationship between severe preeclampsia with fetal outcome in Al-Ihsan Hospital Bandung District period 1 January 2012−31 March 2014

  5. Pemanfaatan Bentonit Dan Karbon Sebagai Support Katalis NiO-MgO Pada Hidrogenasi Gliserol

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ferlyna Sari

    2014-09-01

    Full Text Available Semakin meningkatnya produksi biodiesel maka gliserol kasar yang merupakan produk samping dari reaksi transesterifikasi dari minyak nabati juga semakin besar. Salah satu cara yang dikembangkan untuk memanfaatkan gliserol adalah dengan mengubahnya menjadi propilen glikol (1,2-propanadiol melalui proses hidrogenasi menggunakan katalis heterogen (padat. Dalam penelitian ini digunakan katalis padat NiO-MgO dengan support bentonit dan karbn aktif dalam hidrogenasi gliserol untuk mengetahui pengaruh jumlah katalis, berat promote terhadap bentonit atau karbon, suhu, serta waktu reaksi terhadap besarnya konversi gliserol dan yield propilen glikol yang dihasilkan. Penelitian ini terdiri dari dua tahapan, yaitu preparasi katalis dan pembuatan propilen glikol. Preparasi katalis dilakukan melalui proses impregnasi dan kalsinasi. Kemudian dilakukan proses pembuatan propilen glikol di dalam reaktor batch berpengaduk dengan berat katalis, berat promoter terhadap bentonit dan karbon aktif, suhu, serta waktu reaksi sesuai variabel. Produk hasil proses hidrogenasi dipisahkan dari katalis, lalu menganalisa kadar gliserol sisa dengan menggunakan metode titrimetri dan propilen glikol terbentuk menggunakan analisa gas chromatography (GC. Konversi gliserol terbaik pada proses hidrogenasi gliserol menjadi propylene glycol dengan katalis NiO-MgO/Bentonit dan NiO-MgO/Karbon masing-masing sebesar 50,419% dan 52,882% pada kondisi suhu 200°C, tekanan 200 psi dengan 20% berat promote terhadap katalis dan 7%berat katalis selama 2 jam. Yield propylene glycol terbaik dengan menggunakan katalis NiO-MgO/Bentonit sebesar 8,1848% pada kondisi suhu 220°C dengan 10% berat promote terhadap katalis dan 7%berat katalis selama 3 jam, sedangkan pada katalis NiO-MgO/Karbon diperoleh yield terbaik sebesar 7,2607% pada kondisi suhu 200°C dengan 5% berat promote terhadap katalis dan 7%berat katalis selama 3 jam.

  6. Hubungan Paparan Pestisida Dengan Kandungan Arsen (As Dalam Urin dan Kejadian Anemia (Studi : Pada Petani Penyemprot Pestisida di Kabupaten Brebes

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elanda Fikri

    2012-11-01

    Full Text Available Background : Brebes as the largest users of pesticides (insecticide and  fungicide in Indonesia, have potential for the occurrence of pesticide poisoning which will give effect on health. Impacts of pesticide exposure with the incidence of anemia using indicators arsenic (As in urine has not been known. This research aimed to identify  association between pesticide exposure with the level of arsenic (As in urine and incidence of anemia. Methods : this research was an observational research  using a cross sectional design, with  32 samples farmer were taken by purposive sampling. Data levels of arsenic in urine in a test using spectrophotometry, while the haemoglobin concentration measured by Hemocue Hb201+, and for other data obtained by interview. Data analysis performed using Kendall-tau test (α = 0.05. Result : study showed level of arsenic (As still below threshold limit value (NAB= 3 years and working hour/day (≥ 3 hours/day exposed to pesticides. Conclusion : The small sample size and  indication of long term exposure is a potential factor in strengthening the conclusion there was no significant association between pesticides exposure, level of arsenic (As in urine and incidence of anemia. Key words : Anemia, Arsenic, Pesticides Exposure

  7. Kepatuhan Mengonsumsi Tablet Fe Selama Hamil Berhubungan dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR di Kabupaten Bantul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fatimatasari Fatimatasari

    2013-11-01

    Full Text Available Penurunan angka kematian bayi di Indonesia belum belum mencapai target 8 tujuan emas MDG’S. Pada tahun 2010 penyebab kasus kematian neonatal terbanyak disebabkan karena bayi berat lahir rendah (BBLR dan kasus terbanyak terjadi di Kabupaten Bantul. Ibu hamil dengan anemia merupakan faktor resiko kejadian BBLR, sedangkan kasus anemia yang paling sering dijumpai pada ibu hamil adalah akibat kekurangan zat besi.Pemberian tablet Fe minimal 90 tablet dapat mengatasi anemia kekuarangan zat besi pada ibu hamil. Penelitian case control ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kepatuhan Ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian bayi berat lahir rendah (BBLR. Sampel penelitian adalah 132 ibu melahirkan di RSUD Panembahan Senopati Bantul  terdiri dari 66 Ibu yang melahirkan bayi BBLR sebagai kelompok kasus dan 66 Ibu yang melahirkan bayi tidak BBLR sebagai kelompok kontrol. Hasil pengumpulan data didapatkan 53% sampel masih mengkonsumsi tablet Fe kurang dari 90 tablet. Hasil analisa data dengan uji statistik didapatkan hasil OR= 2,09 (95%CI [1,040–4,194] dan x=4,38 dengan p-value=0,036. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara tingkat kepatuhan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe dengan kejadian Bayi berat lahir rendah (BBLR dengan resiko ibu hamil yang mengkonsumsi tablet Fe kurang dari 90 tablet mempunyai resiko 2,1 kali lebih besar untuk melahirkan bayi BBLR dibandingkan dengan ibu yang mengkonsumsi tablet Fe 90 tablet atau lebih.

  8. STUDI PENGGUNAAN PRODUK KIMIA DAN BIOLOGI PADA BUDIDAYA UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei DI TAMBAK KABUPATEN PESAWARAN PROVINSI LAMPUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Mustafa

    2016-11-01

    Full Text Available Kemerosotan kualitas lingkungan menyebabkan terjadinya serangan penyakit udang vaname (Litopenaeus vannamei, sehingga penggunaan produk kimia dan biologi  menjadi penting sebagai konsekuensi dalam mempertahankan produksi di tambak. Oleh karena itu, studi ini dilakukan untuk mengetahui produk kimia dan biologi yang digunakan di tambak udang vaname Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung sebagai upaya awal untuk mengantisipasi dampaknya terhadap lingkungan. Produk kimia dan biologi serta karakteristik budidaya tambak diketahui melalui pengajuan kuisioner secara terstruktur kepada responden di 29 usaha budidaya tambak di Kecamatan Padang Cermin dan Punduh Pidada Kabupaten Pesawaran. Pengukuran dan pengambilan contoh air dilakukan pada siklus hujan dan kemarau. Statistik deskriptif digunakan untuk mengetahui gambaran umum data penggunaan produk kimia dan biologi serta kualitas air. Uji-T digunakan untuk mengetahui perbedaan karakteristik budidaya tambak intensif dan super-intensif. Hasil studi menunjukkan bahwa ada 48 jenis produk kimia dan biologi yang digunakan di tambak dan dapat dibagi atas 5 kelompok yaitu: disinfektan, pestisida, pupuk, perbaikan tanah, dan air serta tambahan pakan yang masing-masing dibagi lagi menjadi beberapa sub-kelompok. Pestisida organik dan kapur adalah sub-kelompok produk yang banyak digunakan dan sebaliknya pestisida anorganik adalah sub-kelompok produk yang paling sedikit digunakan di tambak udang vaname. Produk kimia dan biologi yang bersifat sangat beracun, sulit terurai, dapat terakumulasi dalam tubuh organisme dan berbahaya bagi keselamatan makanan ternyata tidak digunakan dalam budidaya tambak udang vaname. Dengan berdasar pada produksi dan luasan tambak udang vaname intensif dan super-intensif maka dihasilkan beban limbah sebesar 21.349-35.582 kg N dan 3.050-6.100 kg P pada setiap siklus budidaya yang memiliki potensi sebagai pencemar untuk budidaya udang vaname itu sendiri di Kabupaten Pesawaran

  9. IDENTIFIKASI DAN TEKNIK PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT BIBIT KRANJI (Pongamia pinnata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tati Suharti

    2015-12-01

    Full Text Available Salah satu faktor pembatas dalam keberhasilan tanaman untuk tumbuh optimal yaitu adanya serangan hama dan penyakit. Identifikasi hama dan penyakit penting dilakukan karena berkaitan dengan teknik pengendalian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis hama dan penyakit yang menyerang bibit kranji (Pongamia pinnata dan teknik pengendaliannya. Metode penelitian meliputi identifikasi jenis hama dan penyakit serta teknik pengendalian dengan menggunakan pestisida biologi dan kimia. Hasil penelitian menunjukan, hama yang menyerang bibit kranji antara lain belalang (Valanga nigricornis, ulat grayak (Spodoptera sp., ulat jengkal (Hyposidra talaca dan ulat penggulung (Syllepta sp. sedangkan patogen yang menyebabkan penyakir hawar daun yaitu Phytophthora sp. Teknik pengendalian hama bibit kranji dengan menggunakan larutan ekstrak biji mahoni atau insektisida Bacillus thuringiensis sedangkan teknik pengendalian penyakit menggunakan larutan ekstrak biji mahoni, larutan ekstrak daun cengkeh atau benomil

  10. PENGARUH PEMULIHAN GIZI BURUK RAWAT JALAN SECARA KOMPREHENSIF TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN, PANJANG BADAN, DAN STATUS GIZI ANAK BATITA (EFECTS OF COMPREHENSIVE OUTPATIENT CARE ON WEIGHT AND HEIGHT INCREAMENT, AND NUTRITIONAL STATUS AMONG SEVERELY MALNO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arnelia Arnelia

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRACT Background: Outpatient care is a new approach for severely acute malnourished children while the other is inpatient care. To increase and optimalize outpatient care at Nutrition Clinic in Center for R&D in Nutrition and Food (CRDNF Bogor, the comprehensively treatment was performed including health, nutrition and caring practices. Objectives: To analyse weight and height increament and the nutritional status of under-three years children during outpatient care of severely malnourished children. Methods: An intervention study was implemented to severely malnourished children who participating in a 6 months outpatient care at Nutrition Clinic in CRDNF, Bogor. The comprehensive treatments were: curing the illness, nutrition and health counseling, gradually dietary treatment, caring guidance. The control groups were treated as the regular treatment of the clinic, including curing the illness, nutrition and health counseling and skim milk ration. Results: The average weight increament among comprehensive group significantly higher than those of reguler group, that was 1.39 ± 0.66 kg and 0.80 ± 0.40 after 3 months  (p=0.001 and at the end of out patient care was increased 2.02 ± 0.85 kg and 1.39 ± 0.52 consecutively (p=0.008. No different was found on the increament of childs length/height after 6 months out patient care, that was 4.0 ± 2.0 cm dan 4.1 ± 1.3 cm (p=0.806. After 3 months, 58.3% of comprehensive group and 22.7% of reguler group increased their weight by >15%, and to 73.9% and 50% after 4 months intervention. Based on W/H category, 79.2% of the comprehensive groups were severe wasting while in reguler group 59.1% and the rest were wasting at the beginning of the study. After 3 months intervention, 50% of the comprehensive group and 27.3% of the reguler group were normal and by the end increased to 73.9% and 33.3%. Conclusion: The increament of weight and the nutritional status improvement was much better among comprehensive

  11. Faktor Risiko yang Berpengaruh terhadap Kejadian Berat Badan Lahir Rendah di RSUP Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sagung Adi Sresti Mahayana

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak  Berat Badan Lahir Rendah (BBLR adalah bayi yang lahir dengan berat badan kurang dari 2500 g. BBLRmerupakan prediktor utama angka kesakitan dan kematian bayi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan faktorrisiko ibu, plasenta, janin dan lingkungan yang berpengaruh terhadap kejadian BBLR. Penelitian ini bersifat analitikdengan desain cross-sectional dengan mengumpulkan data retrospektif rekam medis ibu yang melahirkan bayi BBLRdi RSUP Dr. M. Djamil Padang dari Januari sampai Desember 2012. Pada 72 sampel yang didapatkan, faktor risikojanin dengan jenis kelamin laki-laki (61,1% dan status sosioekonomi rendah (52,8% memiliki proporsi yang lebihbesar pada kejadian BBLR. Analisis bivariat chi-square menunjukkan faktor risiko anemia (p=0,001 dan kelainanplasenta (p=0,049 memiliki hubungan statistik yang signifikan terhadap kejadian BBLR prematur dan dismatur.Pengaruh terbesar secara statistik terdapat pada faktor risiko anemia (p=0,001 dan paritas (p=0,022 pada analisismultivariat regresi logistik. Anemia, kelainan plasenta dan paritas merupakan faktor risiko yang berpengaruh terhadapkejadian BBLR prematur dan dismatur di RSUP Dr. M. Djamil Padang.Kata kunci: BBLR, prematur, dismatur, faktor risikoAbstract Low birthweight (LBW is a birth weight under 2500 g. LBW is a major predictor of infant morbidity and mortality.The objective of this study was to determine maternal, placental, fetal and environmental risk factors that influencingLBW. This was a cross-sectional study by obtaining retrospective datas from medical records of mother who deliveredLBW babies at RSUP Dr. M. Djamil Padang from January until December 2012 period. Male fetal sex (61.1% and lowsocioeconomic status (52.8% were found in high rates on total 72 cases of LBW. Chi-square test showed anemia(p=0.001 and placental abnormalities (p=0.049 were statistically significant in LBW with premature and dysmature.Logistic regression test indicates anemia (p=0.001 and parity (p=0

  12. Alternatif Material Hood dan Side Panel Mobil Angkutan Pedesaan Multiguna

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Ihsan

    2015-03-01

    Full Text Available Mobil merupakan sarana transportasi yang banyak digunakan oleh manusia baik untuk kepentingan pribadi maupun umum. Pada tahun 2013 Teknik Mesin ITS bekerja sama dengan PT. Karya Tugas Anda membuat sebuah prototype mobil pick up multiguna pedesaan. Berat total prototype mobil dan box tersebut adalah 1200 Kg. Sedangkan dengan engine 650 cc dan daya 38,23 - 43,33 HP, berat mobil terlalu berat (rancangan beban total maksimum mobil dan penumpang/ barang adalah 1500 Kg. Untuk itu dilakukan kajian terhadap hood dan side panel mobil tersebut pada body bagian depan maupun box (body bagian belakang. Setelah perancangan tersebut selesai, dilanjutkan dengan merancang sambungan hood dan side panel mobil tersebut. Sambungan menggabungkan antara material pelat dengan komposit dan material komposit dengan komposit. Sambungan dianalisa kekuatannya terhadap gaya-gaya/ beban yang mungkin terjadi saat mobil digunakan. Selanjutnya dilakukan perancangan proses pembuatan hood dan side panel mobil dari bahan komposit. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah hood berdimensi 1176 mm x 453 mm dan side panel mobil dengan dimensi 558 mm x 430,5 mm. Bahan kedua komponen adalah komposit tipe E-Glass yang memiliki keuntungan lebih ringan daripada bahan sebelumnya, yaitu mild steel. Ketebalan hood yang dipilih sebesar 2 mm. Ketebalan hood tersebut aman, yaitu mampu menerima tegangan ekuivalen maksimum 7,9769 MPa dan lebih kecil daripada tegangan ijin material komposit yaitu 1020 MPa. Deformasi yang pada hood adalah sebesar 0,0247 mm. Berat dari hood mengalami perubahan, dimana dengan menggunakan bahan mild steel berat hood adalah 7,536 kg. Jika menggunakan bahan komposit berat hood menjadi 2,327 kg, hampir 69,12% lebih ringan dari sebelumnya.

  13. Upaya Peningkatan Status Gizi Balita Malnutrisi Akut Berat Melalui Program Home Care

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitri Haryanti

    2014-12-01

    Full Text Available Malnutrisi pada balita masih merupakan permasalahan di Indonesia termasuk di Daerah Istimewa Yogyakarta. Berdasarkan indikator berat badan menurut tinggi badan, 2,6% balita mengalami malnutrisi akut berat. Pada beberapa dekade terakhir, telah terjadi pergeseran paradigma dalam penanganan balita malnutrisi, yang sebelumnya berbasis pendekatan fasilitas kesehatan bergeser menjadi pendekatan berbasis komunitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh program home care terhadap peningkatan status gizi balita malnutrisi pada anak usia 6-60 bulan. Penelitian menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pretest dan posttest control group melalui tiga tahap pendampingan yaitu intensif, mandiri, dan penguatan dengan pendekatan asuhan keperawatan. Sampel adalah 56 balita malnutrisi akut di dua wilayah, yaitu 33 balita di Kota Yogyakarta (eksperimen dan 23 balita di Kabupaten Sleman (kontrol dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Intervensi home care diberikan selama tiga 3 bulan (Januari sampai Maret 2013. Hasil penelitian menunjukkan setelah program home care, terjadi peningkatan yang signifikan pada status gizi balita (p < 0,05. Pada akhir intervensi, terjadi penurunan kejadian malnutrisi akut berat dari 100% menjadi 56,7% (p < 0,05. Improving Nutritional Status of Children with Severe Acute Malnutrition Through Home Care Program Children undernutrition is still an issue in Indonesia, including in the Special Region of Yogyakarta. Based on weight for height indicator, 2.6% children experience severe acute malnutrition. In the last few decades, there has been a paradigm shift in the management of acute malnutrition from a facility- based to community-centered approach. The purpose of this study was to analyze the effect of home care intervention on the improvement of nutritional status of severe acute malnutrition children aged 6-60 months. This study was designed with quasi-experimental and pretest-posttest control

  14. ANALISIS KONSENTRASI MERKURI (Hg) DAN CADMIUM (Cd) DI MUARA SUNGAI PORONG SEBAGAI AREA BUANGAN LIMBAH LUMPUR LAPINDO

    OpenAIRE

    R Rachmawatie; Zainul Hidayah; Indah Wahyuni Abida

    2009-01-01

    Tujuan riset ini adalah untuk meneliti konsentrasi Merkuri ( Hg) dan Cadmium ( Cd) di  muara Sungai Porong serta menentukan tingkat pencemaran logam berat di area tersebut. Analisa statistic yang digunakan adalah  ANOVA  dan analisis regresi yang digunakan untuk menguji hubungan logam berat yang terdeteksi dengan parameter penunjang. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Cd telah melewati batasan normal di area muara. Disamping itu, Merkuri (Hg) tidak terdeteksi. Rata-Rata konsentrasi Cd d...

  15. KANDUNGAN FITOKIMIA EKSTRAK DAUN KAMBOJA (Plumeria sp. DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN JAHE EMPRIT (Zingiber officinale var. Amarum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Yayun Antari Budaya

    2015-11-01

    Full Text Available Tanaman kamboja mengandung senyawa alelopati yang menghambat pertumbuhan tanaman di sekitarnya.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan fitokimia ekstrak daun kamboja dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman jahe emprit (Zingiber officinale var. amarum. Penelitian dilaksanakan dalam dua tahap yaitu, tahap pertama uji fitokimia ekstrak daun kamboja merah dan daun kamboja putih, serta tahap kedua berupa uji respon pertumbuhan tanaman jahe emprit yang diberi perlakuan ekstrak daun kamboja. Variabel respon pertumbuhan yang diamati adalah jumlah tunas tumbuh, tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah akar, berat rimpang, berat basah berangkasan, dan berat kering berangkasan. Hasil uji fitokimia menunjukkan bahwa pada ekstrak daun kamboja putih dan kamboja merah memiliki jenis golongan senyawa aktif yang sama yaitu triterpenoid, steroid, flavonoid, dan polifenol dalam intensitas yang berbeda. Ekstrak daun kamboja putih memberikan efekdaya hambat yang lebih kuat dibandingkan dengan ekstrak daun kamboja merah. Persentase daya hambat ekstrak daun kamboja putih terhadap tinggi tanaman jahe emprit sebesar 80,5%, berat basah berangkasan 64%, jumlah daun 54%, berat kering berangkasan 54%, jumlah tunas tumbuh 33,3%, dan berat rimpang 31,9%.

  16. ANALISIS KONSENTRASI LOGAM BERAT TIMBAL (Pb DI MUARA SUNGAI PORONG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Parawita

    2009-10-01

    Full Text Available Laut merupakan tempat bermuaranya semua sungai, baik sungai kecil maupun sungai besar. Pembuangan lumpur lapindo ke laut yang di alirkan melalui muara sungai Porong mengandung logam berat, salah satunya yaitu timbal. Konsentrasi timbal yang melebihi baku mutu akan berpengaruh pada efek negatif biota. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui konsentrasi timbal di muara sungai Porong. Metode yang digunakan adalah observasi, pengambila sampel dilakukan tiga kali tiap minggu pada waktu pagi hari. Hasil dari penelitian ini diketahui bahwa kondisi fisika kimia perairan antara lain : konsentrasi timbal di muara sungai Porong berada jauh di ambang batas dengan nilai konsentrasi timbal yaitu berkisar antara 0-0,490 mg/l, pH berkisar antara 7,6-7,7, suhu berkisar antara 30-32 0C, salinitas berkisar antara 11,3-12,3 ‰, DO berkisar antara 4,7-5,3 mg/l, dan TSS berkisar antara 482,6-926,6 mg/l. Kata Kunci : Konsentrasi, Timbal (Pb, Muara.  HEAVY METAL CONCENTRATION ANALYSIS OF LEAD (Pb IN PORONG RIVER DELTALapindo mud disposed into the sea which is piped through Porong river estuary contain heavy metals, one of which is lead. Lead concentrations that exceeded the quality standard will have the negative effects to biota. The aim of the study was to determine the concentration of lead in the Porong river estuary. The method used is observation, the samples was taken three times per week in the morning. Results of this research showed that the physical condition of the water chemistry, among others: the concentration of lead in the Porong river estuary was above the threshold value of lead concentrations ranging from 0 to 0.490 mg / l, pH ranging from 7.6 to 7.7, the temperature ranging from 30-32 oC, salinity ranged from 11.3 to 12.3 ‰, DO ranged from 4.7 to 5.3 mg / l and TSS ranged from 482.6 to 926.6 mg / l.Keywords: Heavy metals, Concentration, Lead (Pb, Delta

  17. Sintesa dan Karakteristik Sifat Mekanik Karet Nanokomposit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pocut Nurul Alam

    2007-06-01

    Full Text Available Peningkatan sifat mekanik karet alam dengan penambahan tanah liat nanokomposit pada kosentrasi berbeda yaitu 1, 3 dan 5 % berat sudah berhasil diteliti. Pada percobaan ini pengujian dilakukan dengan X-Ray Difraction (X-RD untuk analisa morphologi dan Instron untuk analisa uji tarik. Penambahan tanah liat nanokomposit kedalam matrik polimer adalah untuk meningkatkan sifat mekanik dari material asli dan juga untuk menghasilkan suatu produk polimer yang lebih murah. Hasil yang diperoleh adalah terjadinya peningkatan yang drastis terhadap basal spacing dari matrik polimer dan menunjukkan intercalasi diantara polimer dengan pengisinya. Uji tarik juga menununjukkan peningkatan yang sangat signifikan yaitu 14.983 MPa pada karet alam menjadi 40.178 MPa pada karet alam-tanah liat nanokomposit 5% berat. Kata kunci: karet alam, sifat mekanik, tanah liat nanokomposit

  18. TIMBULAN SAMPAH B3 RUMAHTANGGA DAN POTENSI DAMPAK KESEHATAN LINGKUNGAN DI KABUPATEN SLEMAN, YOGYAKARTA (Generation of Household Hazardous Solid Waste and Potential Impacts on Environmental Health in Sleman Regency, Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iswanto Iswanto

    2016-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Sampah rumahtangga yang mengandung Bahan Berbahaya dan Beracun (B3 seperti baterai, lampu listrik, elektronik, kemasan pestisida, pemutih pakaian, pembersih lantai, cat, kaleng bertekanan (aerosol, sisa obat-obatan, termometer dan jarum suntik berpotensi mengancam kesehatan manusia dan lingkungan. Meskipun kuantitas sampah B3 rumahtangga (SB3-RT di Kabupaten Sleman hanya 2,44 g/orang/hari atau sekitar 0,488% dari sampah domestik, tetapi karena memiliki karakteristik mudah meledak, mudah terbakar, reaktif, beracun, infeksius dan/atau korosif maka sangat membahayakan bagi kesehatan dan lingkungan (air, tanah, udara. Sampai saat ini, SB3-RT di Kabupaten Sleman masih ditangani seperti layaknya sampah domestik, yaitu dibakar, dibuang ke sungai, ditimbun di pekarangan, dibuang ke tempat pembuangan sampah ilegal atau dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA Piyungan. Jenis SB3-RT yang banyak ditemukan adalah sampah elektronik (24,91%, lampu listrik bekas (18,08% dan baterai bekas (16,71%. Ketiga jenis sampah tersebut mengandung berbagai unsur logam berat seperti Cd, Pb, Hg, Cr, As, Ni, Co, Zn, Cu, Al, Mn, Li, Sb dan Fe yang umumnya bersifat toksik, karsinogenik dan akumulatif yang dapat masuk ke dalam tubuh manusia secara langsung atau melalui rantai makanan. Pemaparan bahan berbahaya beracun (B3 dapat menyebabkan kerusakan pada berbagai jaringan/organ tubuh pada masyarakat sekitar tempat pembuangan, petugas sampah, pemulung, pengepul, pemanfaat dan pelaku daur ulang SB3-RT. Oleh karena itu SB3-RT perlu dikelola sebagaimana mestinya sesuai dengan sifat dan karakteristiknya.   ABSTRACT Household solid waste containing hazardous and toxic materials such as batteries, electric light, electronics, pesticides, bleach, cleaner, paint, pressurized cans (aerosol, unused medicines, thermometers and syringes can threaten human and environment. Although the quantity of Household Hazardous Solid Waste (HHSW in Sleman Regency only 2.44 g/person/day or

  19. Kesehatan Gigi Mulut dan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Gigi Mulut pada Ibu Hamil (Studi Pendahuluan di Wilayah Puskesmas Serpong, Tangerang Selatan)

    OpenAIRE

    2015-01-01

    Kehamilan memiliki efek penting pada kesehatan mulut terkait perubahan hormonal, pola makan dan perilaku. Wanita hamil menjadi sangat rentan terhadap penyakit gingiva dan periodontal. Kondisi kesehatan gigi dan mulut ibu hamil yang buruk dapat memberikan dampak seperti kelahiran prematur, dan bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Tujuan penelitian ini untuk memperoleh gambaran kesehatan gigi mulut ibu hamil, pengetahuan kesehatan gigi mulut dan pemanfaatan pelayanan kesehatan gigi mulu...

  20. Analisis pestisida karbaril dengan metode KLT-Densitometri dalam matriks kedelai dan validasi metodenya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugijanto Erma Sugijanto

    2012-02-01

    Full Text Available A simple and rapid densitometric method has been developed for determination of low levels of carbaryl in soy bean matrix samples.Sample carbaryl in the soybean matrix was extracted with acetonitril, chloroform and NaCl 0.2 % solution, and the resulting chloroformlayer was separated, added sodium sulphate anhydrous to get free of water than evaporated. After dissolution in methanol, the solutionswere spotted on silica gel GF254 plates which were then eluted with toluene: ethyl acetate = 3:1 (v/v. Quantitative evaluation wasperformed by measuring the absorbance reflectance of the analyte spots at λ 280 nm. This densitometric method is selective, precise,accurate and can be used for the determination carbaryl in soy bean matrix.Key words: carbaryl, TLC-densitometry, validation methode, soy bean

  1. PERTUMBUHAN, HISTOPATOLOGI OVARIUM DAN FEKUNDITAS IKAN NILA MERAH (OREOCHROMIS NILOTICUS SETELAH PAPARAN PESTISIDA ORGANOFOSFAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    IRIANI SETYAWATI

    2011-12-01

    Full Text Available Fish cultures in rice fields or areas that use water from a pesticide-polluted irrigation or river, are particularly vulnerable to the negative impact of pesticides. This study aims to assess the effect of organophosphates on growth, ovarian histopathology and fecundity of red tilapia (Oreochromis niloticus. After acclimatization, 160 fishes (fingerlink stage were kept in four ponds sized 2x1,5x0,8 m each. This study used a complete randomized block design and organophosphate administration through the feed. The study used four groups: control, and variations in dose of 2 ml (D1, 6 ml (D2, and 10 ml (D3 of pesticide per 100 grams of pellet, which is given in the morning (treatment and in the evening (regular feed. Data were taken at week 3, 6, and 9, then the organophosphate treatments were stopped, and the last data were taken at week-18. Statistical analysis was performed by Anova and Duncan's Multiple Range Test. The results showed that the organophosphate pesticide inhibits the growth by reducing fish length and weight, reducing ovarian weight, increasing the number of oocyte atresia, damaging structure of the ovarian histology, and decreasing fecundity by reducing the number of egg production in the ovarian of red tilapia.

  2. Studi Dampak Arsen (As Dan Kadmium (Cd Terhadap Penurunan Kualitas Lingkungan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Festri Festri Istarani

    2014-03-01

    Full Text Available Arsen memiliki berbagai macam warna sesuai dengan bentuknya, yakni arsen trioksida (As2O3 berwarna putih, dan berwarna abu-abu namun jarang ditemukan bentuk seperti ini. Kadmium merupakan salah satu logam berat yang berwarna putih perak. Kadmium sering dipakai pada industri pelapisan logam, dan merupakan hasil akhir dalam industri pengolahan biji logam. Kadmium mempunyai efek buruk terhadap lingkungan dan manusia, karena dapat mengakibatkan kanker payudara, gangguan pernafasan, gagal ginjal serta kematian. Kasus yang terjadi di dunia, yaitu kasus pencemaran arsen di Bangladesh pencemaran kadmium yakni itai-itai disease yang terjadi di Jepang.Peraturan dan perundang-undangan telah banyak mengatur mengenai pencegahan hingga penanganan logam berat oleh industri, yakni PP no. 18 tahun 1999 juncto PP no. 85 tahun 1999 tentang Limbah B3, serta PP No. 74 tahun 2001 tentang bahan berbahaya dan beracun turut mengatur limbah yang dapat merusak lingkungan tersebut. Berbagai dampak di atas yang mendasari adanya penulisan literatur ini. Penulisan ini dibuat dengan berdasar atas berbagai jurnal-jurnal, artikel baik nasional mau pun internasional yang berkaitan dengan logam berat arsen dan kadmium. Sehingga masyarakat mampu mengenali jenis logam berat serta dampak yang akan ditimbulkan terhadap lingkungan dan dirinya sendiri. Pada akhirnya, masyarakat dapat mengelola keberadaan limbah dengan baik dan menjaga lingkungan dari dampak yang tidak diinginkan.

  3. EVALUASI PERBANDINGAN DRAFT KAPAL IKAN FIBERGLASS DAN KAYU BERDASARKAN SKENARIO LOADCASE, STUDI KASUS KAPAL IKAN 3GT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhasanah Nurhasanah

    2016-10-01

    Full Text Available Nelayan di pulau Bengkalis yang dulunya banyak menggunakan kapal ikan dari bahan dasar kayu, saat ini sudah banyak menggunakan kapal ikan dari bahan dasar fiberglass. Kapal ikan fiberglass yang ada saat ini dibangun berdasarkan spesifikasi dari bangunan kapal kayu yang sudah ada sebelumnya. Hal ini dilakukan karena nelayan berpendapat bahwa spesifikasi bangunan kapal kayu memiliki tingkat akurasi yang tinggi sehingga performa kapal akan sangat baik. Namun perlu diketahui bahwa bahan baku kayu dan fiberglass memiliki berat yang berbeda yaitu 20 Kg/m2 untuk kayu dan 14 Kg/m2 untuk fiberglass. Berdasarkan perbedaan berat ini, jika dilakukan perbandingan dengan ukuran kapal yang sama tentu saja kapal fiberglass akan menjadi lebih ringan dari kapal kayu. Faktor berat ini sangat mempengaruhi displacement kapal dan juga akan berpengaruh terhadap badan kapal yang tercelup dan juga stabilitas kapal. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh perubahan berat terhadap sarat kapal maka dilakukan evaluasi berdasarkan loadcase setiap kondisi berlayar. Evaluasi dilakukan pada kapal ikan 3GT sebanyak 4 unit dengan ukuran dan bentuk yang berbeda (Kapal-1, Kapal-2, Kapal-3, Kapal-4. Setelah dilakukan evaluasi berdasarkan 4 data kapal 3GT yang berbeda, maka disimpulkan bahwa selisih berat kapal kayu dan FRP adalah 0,93 Ton. Sedangkan untuk selisih sarat kapal berdasarkan kriteria loadcase yang telah dievaluasi untuk setiap kapal, maka diperoleh rata-rata selisih tinggi sarat adalah 0,07 meter.

  4. KECUKUPAN ENERGI DAN POLA KEGIATAN WANITA HAMIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Y. Krisdinamurtirin

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dihitung penggunaan energi berdasarkan kegiatan sehari-hari 33 orang wanita hamil triwulan kedua pengunjung Puskesmas Semplak, Bogor, Jawa Barat. Data kegiatan fisik responden dikumpulkan secara "recall" 2x24 jam oleh peneliti pada saat kunjungan rumah. Data antropometri, termasuk tebal lemak bawah kulit, serta data konsumsi makanan juga dikumpulkan. Umur kehamilan responden antara (6-24 minggu (±20,4, rata-rata berat badan 50,54 kg (±5,7 kg atau 4 kg lebih tinggi daripada rata-rata berat badan wanita tidak hamil tidak menyusui di kecamatan yang sama; tinggi badan 149,7 cm (±3,7cm dan tebal lemak badan 27,5% (±1,9% berat badan. Rata-rata masukan energi menurut hasil "recall" hanya 7652 (±527,4 kal, atau 79% dari kecukupan menurut Widya Karya Nasional Pangan dan Gizi 1983. Pengeluaran energi, dihitung berdasarkan kegiatan fisik, rata-rata 2609 Kal; berdasarkan BMR menurut cara FAO/WHO/UNU 1985, juga hampir sama 2611 Kal. Angka kecukupan energi wanita hamil triwulan kedua dengan berat badan 50 kg, menurut penelitian ini adalah 2600 Kal.

  5. KAJIAN CEMARAN LOGAM BERAT TIMBAL DARI KEMASAN KERTAS BEKAS KE DALAM MAKANAN GORENGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iis Siti Suwaidah

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe function of packaging is to protect food from contamination that can disrupt, harm and endanger human health. Packaging material could contain dagerous substances such as lead, that could migrate into the food, and consumed by human. Migration test is intended to ensure food safety by controlling the migration rate of unwanted compounds from the packaging into the food. The purposes of the study were to determine lead metal content migrated from packaging made of waste paper into fried foods and to define the model of migrating reaction and and the rate of release. The method of the study were kinetics reaction method using Arrhenius equation and lead analysis method using Atomic Absorption Spectrophotometer. The results showed that there was a number of metallic lead migrated from simulation packaging paper into the simulation fried foods. Increasing temperature and storage time, correspond to the lead levels leached from the packaging increased and showed a linear relationship between storage time and the release. The realising rate of lead agree with first order of kinetics reaction, the plot of the number of lead released toward time produced a straight-line. The constant (K of lead releasing rate in average was 4.97 x 10-3 ppm / min with an activation energy (Ea of 3775.3 cal mol-1K-1.Keywords: lead, used paper packaging, fried foodsABSTRAKFungsi pengemasan pada makanan antara lain untuk melindungi makanan dari kontaminasi yang dapat mengganggu, merugikan dan membahayakan kesehatan manusia. Bahan pengemas dapat mengandung senyawa berbahaya seperti logam berat timbal yang dapat mencemari makanan, dan dikonsumsi oleh manusia. Uji cemaran ditujukan untuk memastikan keamanan makanan dengan cara mengontrol laju masuk senyawa yang tidak dikehendaki dari kemasan ke dalam makanan. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan kadar logam timbal yang terikut dari kemasan kertas bekas ke dalam makanan gorengan serta menentukan model reaksi

  6. Asosiasi Keragaman Lokus DNA Mikrosatelit DRB3 Gen Bola dengan Berat Badan Induk dan Berat Lahir Pedet pada Sapi Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Nyoman Trinayani

    2013-11-01

    Full Text Available Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE Genomic selection has a high potency to improve the genetic quality of Bali cattle. In effort to find out a molecular marker or DNA segment which is linked with a certain phenotype, we examined the association between BoLa-DRB3 microsatellite polymorphism and dam body weight and birth weight of calves in Bali cattle. A total of 40 dams from Abuan Village, the District of Susut was investigated. The total DNA was extracted with QIAamp DNA blood mini kit. The locus was amplified using PCR technique with a 54OC annealing temperature.. Alleles were separated through PAGE 6%, and visualized with silver staining. We found 10 alleles which their length varied from 145 bp to 233 bp. Allele 195 had the highest frequency that was 35.0%. The HE, HO, PIC were 0.821, 0.875, and 0.791 consecutively. Statistical analysis showed that the polymorphism of DRB3 microsatellite had a marginally significant association (p < 0.1 to the dam body weight. However, it had no significant association to the birth weight of the calves. The results of the research reflect that the DRB3-BoLA gene has a weak potency in controlling the body weight. /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; text-align:justify; line-height:150%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin;}

  7. EFEKTIVITAS BIOPESTISIDA BACILLUS SUBTILIS BNt 8 DAN PESTISIDA NABATI UNTUK PENGENDALIAN PENYAKIT HAWAR PELEPAH DAN UPIH DAUN JAGUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurasiah Djaenuddin

    2017-05-01

    Full Text Available Effectiveness of the biopesticide of Bacillus subtilis BNt 8 and botanical pesticide in controlling banded leaf and sheath blight disease on maize. Banded leaf and sheath blight disease (BLSB caused by the fungus Rhizoctonia solani is difficult to control because it pertained soil borne fungus that can survive in a long time in the soil. Control the disease with synthetic pesticide causing contamination to the environment, so that an environmentally friendly alternative control is needed. This study aimed to obtain a Bacillus subtilis formulation as biological agents and selected botanical pesticides that effective to control BLSB in the field. The study was conducted at the Plant Pathology Laboratory of Indonesia Cereals Research Institute in Maros and at the Bajeng Experimental Farm in Gowa, held from February to August 2015. The reatments consists of several botanical pesticides, B. subtilis formulation, a synthetic fungicide, positive and negative controls. In vitro test was inhibition test between botanical pesticide with R. solani and antagonistic test between the B. subtilis and botanical pesticides, each of them consists of 6 treatments and 3 replications, while the field activity consists of test of effectiveness of single treatment and combination between B. subtilis formulation and botanical pesticides. The results showed that combination of formulated B. subtilis with botanical pesticide of cloves leaves, betel leaves, and turmeric were not significantly different from single treatment of formulated B. subtilis and botanical pesticides. Formulated B. subtilis suppressed the severity of BLSB as much as 39.1% and yield reached 8.4 t/ha.

  8. GANGGUAN PERTUMBUHAN DAN DEFISIT BERAT BADAN PADA BALITA DI PERKOTAAN DAN PEDESAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Muljati

    2014-09-01

    Full Text Available GROWTH FAILURE AND BODY WEIGHT DEFICIT OF UNDERFIVE CHILDREN IN URBAN AND RURAL AREAS The prevalence of malnutrition in Indonesia in 2003 is 19 percents; three percents of them are severe malnutrition. Study on the age beginning deviation of growth failure and the extent of the deficit in body weight of underfive children in Indonesia is scarce. We analysed 1694 records of children underfive year old from National Household Survey (SKRT having complete data in weight, height and age. The study revealed that 42.9% children underfives suffered from growth failure, in which the magnitude was greater in rural than urban e.i. 53.8% and 46.2% respectively growth failure started. In the age 4 months, infant begins deficit his her body weight and the peak of the deficit is infant in six months e.i 21.05%. This analysis supports international finding that deviation in growth failure begin at 4 month for Indonesian children should be considered Keywords: under five year children, growth

  9. Penelitian pengaruh variasi dioktyl phtalat dan azodicarbonamide terhadap ketahanan kikis dan berat jenis kompon sol PVC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Rochani

    1994-08-01

    Full Text Available The aim of this research is to know influence of plasticizer Dioctyl Phtalat (DOP and blowing agent Azodicarbonamide (ADCM to the physical properties of abrasive resistant and density PVC compound for sole. It makes from PVC suspension EH 1000 as raw material with addition ingredients are DOP, epoxy plasticizer oil, Ba Cd Zn complex stabilizer, kicker, stearic acid and ADCM blowing agent. PVC compound for sole, formed to slab by hydraulic press at 170oC and than tested density and abrasive resistant. The result of this reseach indicated that DOP and blowing agent ADCM variation are high significant to density and abrasive resistant properties of PVC compound for sole.

  10. Penelitian pengaruh variasi dioktyl phtalat dan azodicarbonamide terhadap ketahanan kikis dan berat jenis kompon sol PVC

    OpenAIRE

    Siti Rochani

    1994-01-01

    The aim of this research is to know influence of plasticizer Dioctyl Phtalat (DOP) and blowing agent Azodicarbonamide (ADCM) to the physical properties of abrasive resistant and density PVC compound for sole. It makes from PVC suspension EH 1000 as raw material with addition ingredients are DOP, epoxy plasticizer oil, Ba Cd Zn complex stabilizer, kicker, stearic acid and ADCM blowing agent. PVC compound for sole, formed to slab by hydraulic press at 170oC and than tested density and abrasive ...

  11. Kombinasi Proses Koagulasi dan Sistem Ultrafiltrasi dengan Membran Poliakrilonitril untuk Pemurnian Air Berwarna

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Aprilia

    2013-12-01

    Full Text Available Penelitian pengolahan air berwarna berdasarkan proses koagulasi dan ultrafiltrasi dengan membran poliakrilonitril (PAN telah dilakukan. Studi ini bertujuan untuk membuat dan mengevaluasi karakteristik membran PAN untuk aplikasi pada pengolahan air berwarna. Membran PAN berbentuk plat dibuat dengan melarutkan polimer PAN kedalam dimetilformamida (DMF. Konsentrasi PAN divariasikan pada 15, 20, dan 25 (% berat. Membran yang dihasilkan selanjutnya dikarakterisasi untuk parameter struktur morfologi dengan scanning electron microscopy (SEM, fluks dan rejeksi larutan menggunakan modul filtrasi tipe dead-end. Selanjutnya dilakukan uji molecular weight cut-off (MWCO membran menggunakan larutan dekstran dengan berat molekul 9500, 19500, dan 39000 Da. Hasil uji SEM menunjukkan bahwa membran mempunyai pori dengan struktur asimetrik. Uji ultrafiltrasi yang diawali dengan proses koagulasi dapat merejek warna air 92,5%, dengan perolehan fluks mencapai 364,8 ml/m2.s.

  12. KERACUNAN BAHAN KIMIA BERACUN DI RUMAH TANGGA DAN PENANGGULANGANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Satmoko Satmoko

    2012-10-01

    Full Text Available Pada umumnya semua bahan kimia merupakan racun, termasuk obat-obatan. Bahan kimia beracun di dalam rumah setiap saat dapat mengancam keselamatan kita, terutama anak-anak.Bahan bahan kimia yang sering digunakan dan, disimpan di rumah tangga adalah sangat beragam. Hal ini perlu diperhatikan oleh masyarakat umum karena bahan kimia tersebut dapat membahayakan anak-anak, khususnya balita atau bahkan orang dewasa apabila dalam pelabelan tidak jelas atau memindahkan wadah asli bahan kimia ke wadah lain tanpa diberikan keterangan atau label.Bahan kimia yang sering disimpan di rumah tangga adalah antara lain, spiritus (metil alkohol, asam cuka, air aki, aseton (penghapus cat kuku, bensin, pestisida, deterjen, karnper, kaporit, karbol, minyak tanah, terpentin, oli, obat obatan (boorwater, asetosal, obat-obatan penurun panas, barbiturat, mereurochrom, dan lain sebagainya.  

  13. Aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) dan Asam Humik Terhadap Pertumbuhan Bibit Suren (Toona serene Merr) Pada Tanah Bekas Tambang Emas

    OpenAIRE

    Siregar, Ismail Rasyid

    2011-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk megetahui pengaruh aplikasi fungi mikoriza arbuskula (FMA) dan asam humik terhadap pertumbuhan semai Suren pada media tanah bekas tambang. Penelitian ini dilakukan di rumah kasa dan laboratorium biologi tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, dimulai pada bulan April sampai Juli 2011. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, berat kering total, derajat infeksi dan serapan P tanaman. Penelitian ini menggunakan rancangan acak ...

  14. Pemilihan food outlet sebagai faktor risiko berat badan lebih anak usia sekolah dasar di Kecamatan Tegalsari Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Renny Evelyn Hartono

    2016-08-01

    , physical activity,gender, and total expenditure had relationship with overweight/obesity status.KEYWORDS: food outlet, obesity, overweightABSTRAKLatar belakang: Overweight dan obesitas adalah keadaan akibat ketidakseimbangan kalori dalam tubuh yang terjadi dalam waktu lama dan menjadi penyebab kematian lebih banyak dibanding underweight. Salah satu faktor yang berhubungan langsung adalah pola makan, yang juga dipengaruhi pemilihan food outlet. Surabaya merupakan daerah perkotaan sehingga memiliki jenis dan karakteristik food oulet lebih beragam. Anak usia SD kelas IV, V, VI sudah tidak terlalu bergantung pada orang tua, sehingga konsumsi pangan dan aktivitas fisiknya mulai beragam. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pemilihan food outlet dan status berat badan lebih pada anak usia sekolah dasar di Kecamatan Tegalsari, Surabaya.Metode: Penelitian menggunakan desain studi kasus-kontrol. Sampel penelitian adalah 51 anak untuk masing-masing kelompok kasus dan kontrol dari 11 SD di 5 Kelurahan di Kecamatan Tegalsari, Surabaya. Data diperoleh dengan wawancara, observasi langsung ke food outlet dan wawancara alasan pemilihan food outlet pada informan terpilih. Data kuantitatif diolah dengan uji bivariat (chi-square dan multivariariat (regresi binomial.Hasil: Uji bivariat menyatakan terdapat hubungan signifi kan antara frekuensi datang ke pedagang kaki lima (OR=4,09, 95% CI:1,60-10,75, frekuensi konsumsi fast food (OR=2,86, 95% CI:1,19-6,94 dan kudapan (OR=6,05, 95% CI:2,20-17,62, aktivitas fi sik (OR=3,09, 95% CI:1,28-7,51 serta jenis kelamin (OR=2,70, 95% CI:1,11-6,64 dengan berat badan lebih, sedangkan frekuensi ke food store (total, supermarket, pasar, mini-market, frekuensi ke food service place total, rumah makan, restoran fast food, pola konsumsi sayur buah, dan sosial ekonomi responden tidak berhubungan signifi kan. Pada analisis multivariat, variabel yang mempengaruhi frekuensi datang ke pedagang kaki lima adalah frekuensi konsumsi kudapan, aktivitas fisik, jenis kelamin

  15. PENGARUH SUPLEMENTASI TEPUNG KULIT MANGGIS DAN VITAMIN E DI DALAM RANSUM AYAM RAS PETELUR STRAIN LOHMANN TERHADAP KUALITAS FISIK TELUR YANG DISIMPAN PADA WAKTU DAN SUHU YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rita Mutia

    2017-02-01

    1 g TKM/Kg ransum, R2 (R0 + 2 g TKM/Kg ransum dan R3 (R0 + 200 mg VE/Kg ransum. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola faktorial 4 x 3 x 2 dengan 4 ulangan. Faktor pertama yaitu ransum, faktor kedua yaitu: waktu penyimpanan (1, 2 dan 3 minggu dan faktor ketiga yaitu suhu penyimpanan pada refrigerator (4,13oC dan 22,50% dan suhu ruang (27, 47oC dan 76,17%. Variabel yang diamati adalah: berat telur, persentase kerabang telur, persentase kuning telur, persentase putih telur, tebal kerabang, warna kuning telur dan Haught unit (HU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara ransum, waktu dan suhu selama penyimpanan sangat nyata (P<0,01 menurunkan warna kuning telur. Waktu dan suhu penyimpanan sangat nyata (P<0,01 menurunkan HU dan meningkatkan persentase kuning telur. Interaksi waktu dan suhu penyimpanan nyata (P<0,05 menurunkan persentase putih telur. Tebal kerabang nyata (P<0,05 meningkat dipengaruhi oleh ransum dan sangat nyata (P<0,01 meningkat dipengaruhi oleh waktu penyimpanan. Berat telur dan persentase kerabang telur tidak dipengaruhi oleh ransum, waktu dan suhu penyimpanan. Kesimpulan penelitian adalah suplementasi tepung kulit manggis dan Vitamin E di dalam ransum ayam ras petelur strain Lohmann secara umum tidak mempengaruhi kualitas fisik telur (kecuali warna kuning telur dan tebal kerabang yang disimpan pada waktu dan suhu yang berbeda. Kualitas fisik telur lebih utama dipengaruhi oleh waktu dan suhu penyimpanan yang berbeda. Suhu dan kelembaban terbaik untuk penyimpanan telur adalah 4,13oC dan 22,50% pada refrigerator, pada kondisi ini telur dapat disimpan selama 21 hari.

  16. Membran Polisulfon untuk Pengolahan Air: Dengan dan Tanpa Pra Perlakuan Koagulasi secara Ultrafiltrasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bastian Arifin

    2014-06-01

    Full Text Available Membran polisulfon untuk pengolahan air telah dilakukan untuk mengurangi warna air dengan proses koagulasi dan tanpa proses koagulasi. Membran ultrafiltrasi polisulfone telah dikarakte-risasi dengan mengukur fluks, permeability (Lp, dan MWCO dengan bebagai variasi berat molekul dekstran. Morfologi membran diobservasi dengan scanning electron microscopy (SEM. Analisis SEM dilakukan terhadap permukaan membran dan penampang melintang membran. Proses koagulasi optimum dilakukan dengan menggunakan alat jar test, diperoleh kondisi optimum pada 50 ppm Al2(SO43 dan pH 7. Indeks warna rejeksi diperoleh dengan koagulasi adalah 85% dan tanpa koagulasi adalah 62%.

  17. PENYAKIT MENULAR SEKSUAL AKIBAT JAMUR, PROTOZOA, DAN PARASIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Max Joseph Herman

    2012-09-01

    Full Text Available Berbagai penyakit akibat hubungan seksual (PHS selain yang disebabkan oleh bakteri, klamidia, virus, dan mikroplasma, juga mungkin disebabkan oleh jamur, protozoa dan parasit, antara lain kandidiasis, trikomoniasis, giardiasis, amebiasis, kudis, dan kutu pubis. Diagnosis PHS yang tepat dan pasti sangat penting karena mcmiliki konotasi sosial dan biasanya diperoleh melalui pemeriksaan mikroskopik, pembenihan bakteriologis atau virologis. Sedangkan penatalaksanaan PHS bergantung pada infeksi masing-masing individu, tetapi secara umum apabila PHS sendiri tidak/kurang serius seperti trikomoniasis atau ektoparasit maka tidak perlu pengamatan pasangan seksual meskipun harus diobati juga karena hampir pasti ia juga terinfeksi. Sebagian besar PHS lain demikian berat (dalam kasus gonore resistensi terhadap antibiotika merupakan masalah sehingga semua kontak seksual harus ditelusuri dan diobati, khususnya pada gonore, sifilis dan AIDS.

  18. CARA MENGHILANGKAN RASA DAN BAU PADA PENGOLAHAN AIR MINUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Soewasti Soesanto

    2012-12-01

    Full Text Available Salah satu syarat kualitas air minum adalah tidak berwarna, tidak ada rasa, dan tidak berbau. Kebanyakan konsumen air minum menilai baik tidaknya kualitas air minum hanya secara visual, keruh atau jernih, berwarna atau tidak dan dengan indera pengecap apakah ada rasa atau tidak serta dengan indera pencium; berbau atau tidak. Tulisan ini hanya akan membahas dua aspek yaitu rasa dan bau yang sering dikeluhkan oleh konsumen.Sumber kontaminasi yang menimbulkan rasa dan bau dalam air dapat bersifat alami maupun anthropogenik.Untuk menghilangkan rasa dan bau karena sebab alami ada beberapa pilihan cara pengolahan yaitu sedimentasi konvensional secara gaya berat (Conventional Gravity Sedimentatin = CGS dan pengembangan udara terlarut (Dissolved Air Flotation = DAF, ozonisasi dan filtrasi dengan karbon aktif granular (Granular Activated Carbon = GAC. 

  19. ANALISIS KONSENTRASI MERKURI (Hg DAN CADMIUM (Cd DI MUARA SUNGAI PORONG SEBAGAI AREA BUANGAN LIMBAH LUMPUR LAPINDO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R Rachmawatie

    2009-10-01

    Full Text Available Tujuan riset ini adalah untuk meneliti konsentrasi Merkuri ( Hg dan Cadmium ( Cd di  muara Sungai Porong serta menentukan tingkat pencemaran logam berat di area tersebut. Analisa statistic yang digunakan adalah  ANOVA  dan analisis regresi yang digunakan untuk menguji hubungan logam berat yang terdeteksi dengan parameter penunjang. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Cd telah melewati batasan normal di area muara. Disamping itu, Merkuri (Hg tidak terdeteksi. Rata-Rata konsentrasi Cd dari 9 stasiun adalah 0,025 - 0,075 mg/liter. Hasil ANOVA menunjukkan rata-rata konsentrasi Cadmium (Cd dari seluruh stasiun pengamatan  adalah berbeda nyata (p < 0,05. Selanjutnya, analisis regresi menunjukkan bahwa model regresi dapat menjelaskan hubungan konsentrasi logam berat Cadmium (Cd dengan beberapa parameter kualitas air  ( R2 < 70%. Kata Kunci :  Cadmium, Merkuri, muara Sungai Porong

  20. REAKSI KATALITIS ESTERIFIKASI ASAM OLEAT DAN METANOL MENJADI BIODIESEL DENGAN METODE DISTILASI REAKTIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kusmiyati Kusmiyati

    2012-01-01

    Full Text Available Biodiesel is an alternative diesel fuel that is produced from vegetable oils and animal fats. Generally, it is formed by trans etherification reaction of triglycerides in the vegetable oil or animal fat with an alcohol. In this work, etherification reaction was carried out using oleic acid, methanol and sulphuric acid as a catalyst by reactive distillation method. In order to determine the best conditions for biodiesel production by reactive distillation, the experiments were carried out at different temperature (1000C, 1200C, 1500C and 1800C using methanol/oleic acid molar ratios (1:1, 5:1, 6:1, 7:1, 8:1, catalyst/ oleic acid molar ratios (0.5%wt, 1%wt, 1.5%wt and 2%wt and reaction times (15, 30, 45, 60, 75 and 90 minutes. Result show that at temperature 1800C, methanol/oleic acid molar ratio of 8:1, amount of catalyst 1% for 90 minute reaction time gives the highest conversion of oleic acid above 0.9581. Biodiesel product from oleic acid was analyzed by ASTM (American Standard for Testing Material. The results show that the biodiesel produced has the quality required to be a diesel substitute. Biodiesel merupakan salah satu bahan bakar alternatif pengganti bahan bakar fosil yang diproduksi dari bahan baku minyak nabati dan lemak hewan. Secara umum biodiesel diproduksi melalui reaksi transesterifikasi minyak nabati atau lemak hewan dan alkohol. Pada penelitian ini proses esterifikasi pada pembuatan biodiesel menggunakan bahan baku asam oleat murni (99%, metanol dan katalis asam sulfat dengan metode distilasi reaktif. Distilasi reaktif merupakan penggabungan antara proses reaksi dan proses pemisahan dalam satu unit proses sehingga memungkinkan diperoleh biodiesel dengan kemurnian yang tinggi. Variabel yang dipelajari pada penelitian ini adalah temperatur (1000C, 1200C, 1500C, 1800C, jumlah katalis H2SO4 (0,5% berat, 1% berat, 1,5% berat, 2% berat, rasio metanol : asam oleat dinyatakan 1:1, 5:1, 6:1, 7:1, 8:1 (dalam % berat terhadap konversi

  1. Analisis Kinerja Supplier Bahan Baku Menggunakan Integrasi Supply Chain Operations Refrence dan Analytic Hierarchy Process PT. Asia Raya Foundry

    OpenAIRE

    Jati, Wahyu Listyo

    2015-01-01

    Persaingan bisnis yang semakin cepat menuntut PT. Asia Raya Foundry sebagai salah satu perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur pengecoran logam untuk produksi spare part mesin pabrik perkebunan dan alat berat harus memperhatikan keinginan konsumen terhadap produk. Berdasarkan penelitian yang dilakukan terdapat keluhan dari pabrik terhadap pasokan bahan baku langsung yang diperoleh dari supplier sehingga menyebabkan adanya keterlambatan dalam penyelesaian produk. Gangguan yang disebabkan ...

  2. Efektivitas KMK dan Na2 EDTA dalam Mengabsorbsi Paparan Merkuri pada Ikan Lele (Clarias batrachus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tuti Hartati Siregar

    2010-12-01

    Full Text Available Penelitian ini dilaksanakan untuk mengamati efektivitas karboksimetil kitosan (KMK sebagai bahan pengkelat alami dan Na2 EDTA sebagai bahan pengkelat sintetis logam berat merkuri (Hg pada ikan lele. Ikan lele yang digunakan adalah jenis lele dumbo yang diperoleh dari Bogor. Ikan dipelihara dalam kolam berukuran 380 x 150 x 60 cm 3. Air kolam sebanyak 570 L yang berisi 200 ekor ikan lele dipapar dengan Hg 60–90 ppb secara bertahap selama 1 bulan dan penggantian air kolam dilakukan setiap minggu. Sebelum pemaparan dengan Hg dilakukan, ikan lele dikondisikan pada kolam percobaan selama 1 minggu. Pada minggu ke dua ikan dipapar merkuri 60 ppb, kemudian konsentrasi merkuri dinaikkan 15 ppb setiap minggu sampai dengan minggu ke empat. Pemaparan dihentikan setelah minggu ke empat. Setelah itu ikan dipanen kemudian difilet dan dikelat dengan cara direndam dalam larutan KMK dan Na 2EDTA masing-masing pada konsentrasi 0; 0,5; 1,0; dan 1,5% selama 0, 30, 60, dan 90 menit. Perendaman dalam air digunakan sebagai kontrol terhadap perlakuan tersebut. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Pengamatan yang dilakukan meliputi kandungan awal dan kandungan akhir Hg setelah perlakuan perendaman. Analisis dilakukan menggunakan instrumen AAS (Perkin Elmer tipe Aanalyst800. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa perendaman dalam KMK dan Na 2 EDTA 0,5% selama 30 menit memberikan hasil yang terbaik, dan tidak ada perbedaan antara KMK dan Na2EDTA dalam fungsinya sebagai absorben logam berat.

  3. Kapasitas Adsorpsi Bentonit terhadap Sulfur dan Merkuri secara Simultan pada Pembakaran Batubara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alhamidi Yusran

    2015-12-01

    Full Text Available Pemanfaatan batubara sebagai sumber energi melalui pembakaran langsung akan menghasilkan emisi gas, partikulat trace metal (logam berat dan abu (terutama abu terbang yang akan mencemari udara. Penanganan terhadap pencemaran tersebut merupakan hal yang sangat mendesak. Dalam studi ini ditawarkan penyelesaian secara simultan terhadap emisi SOx dan partikulat logam berat merkuri pada pembakaran batubara peringkat rendah yang ada di Aceh melalui penyerapan menggunakan bentonit alam yang juga terdapat di Aceh (juga di daerah lain di Indonesia. Penggunaan bentonit dapat mengurangi emisi gas SO2 dan partikulat trace metal Hg dalam gas buang dan abu terbang. Bentonit dapat meningkatkan afinitas atau gaya tarik menarik antara Hg dan mineral-mineral dalam bentonit dan sekaligus menurunkan afinitas Hg terhadap S atau SO2. Konsentrasi bentonit dalam kajian ini, tanpa kalsinasi dan langsung dicampur dalam batubara, adalah 0 – 16% dan temperatur pembakaran adalah 700 – 900oC. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa kondisi maksimum penyerapan sulfur dan/atau SO2 serta merkuri terjadi pada kandungan bentonit 6% dan temperatur 700oC.

  4. DETERMINAN STATUS GIZI PENDEK ANAK BALITA DENGAN RIWAYAT BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR DI INDONESIA (ANALISIS DATA RISKESDAS 2007-2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bunga Christita Rosha

    2015-03-01

    Full Text Available Kejadian berat bayi lahir rendah (BBLR merupakan indikator kesehatan masyarakat karena erat hubungannya dengan angka kematian, kesakitan dan kejadian kurang gizi dikemudian hari, salah satunya adalah permasalahan status gizi pendek (stunting. Tujuan analisis ini adalah menganalisis determinan status gizi pendek (stunting anak balita dengan riwayat BBLR di Indonesia, tahun 2007-2010. Analisis ini merupakan analisis lanjut dari data Riskesdas tahun 2007 dan tahun 2010 dengan sampel anak balita yang memiliki riwayat BBLR di Indonesia. Data dianalisis menggunakan analisis bivariat dengan uji chisquare dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan pada tahun 2007 determinan utama stunting anak balita dengan riwayat BBLR adalah wilayah tempat tinggal yaitu responden yang tinggal di wilayah desa memiliki peluang lebih rendah terhadap kejadian stunting sebesar 0,57 kali dibandingkan dengan responden yang tinggal di kota dengan nilai OR (95%CI = 0,57 (0,36-0,89 dibandingkan wilayah perkotaan. Sedangkan pada tahun 2010 determinan utamanya adalah proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total (ketahanan pangan keluarga yaitu anak yang berasal dari keluarga dengan proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total >70% berisiko 2,48 kali menyebabkan anak menderita stunting dengan OR (95% CI = 2,48 (1,58-3,87 dibandingkan anak yang berasal dari keluarga yang memiliki proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total < 50%.

  5. Karakterisasi lundi putih (Melolonthidae: Coleoptera pada pertanaman salak berdasarkan ciri morfologi dan pola pita protein

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    KRISNANDARI TITIK MARYATI

    2009-11-01

    Full Text Available Abstrak. Maryati KT, Sugiyarto. 2009. Karakterisasi lundi putih (Melolonthidae: Coleoptera pada pertanaman salak berdasarkan ciri morfologi dan pola pita protein. Bioteknologi 6: 80-87. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman lundi putih (Melolonthidae; Coleoptera berdasarkan ciri morfologi dan pola pita protein yang ditemukan di lahan pertanaman salak pondoh di Kabupaten Sleman, Yogyakarta dan Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Pada masing-masing wilayah diambil lima titik sampling. Analisis morfologi lundi putih digunakan metode deskriptif, dan analisis pola pita protein digunakan analisis kualitatif berdasarkan muncul tidaknya pola pita pada gel, dan secara kuantitatif berdasarkan nilai mobilitas relatif protein (RF. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel lundi putih di Kabupaten Sleman dan Magelang, berdasar karakter morfologi hanya satu spesies yaitu Holotrichia sp. Karakter pola pita protein sampel lundi putih dari Sleman dan Magelang mempunyai perbedaan jumlah pita protein dan berat molekulnya.

  6. RESIDU PESTISIDA PADA SAYURAN KUBIS (Brassica oleracea L. DAN KACANG PANJANG ( Vigna sinensis L. YANG DIPASARKAN DI PASAR BADUNG DENPASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K Agung Sudewa

    2012-11-01

    Full Text Available Pesticides residue of organophosphate and carbamate i.e. diazinon, chlorpyriphos, fentoate, carbaril and BPMC were tested on cabbage (Brassica oleracea L. and long bean (Vigna sinensis L.. The purpose of this study was to know the level of pesticides residue remaining on cabbage and long bean marketed in Badung Market, Denpasar.The samples were determined proportionally based on purposive sampling method. The proportion of sample was 10% of the total cabbage and snake bean sold in Badung market.Result of present study showed that residue of insecticides such as diazinon, chlorpyriphos, fentoate, carbaril, and BPMC remaining on the head of cabbage and snake bean marketed in Badung market was affected by the frequencies of their use in the field, in which chlorpyriphos was used by 60-65% of the farmers and carbaril by 40% of the farmers. Their residues on cabbage anf snake bean were 0.525 ppm and 1.296 ppm for chlorpyriphos (organophosphate; 0.303 ppm and 0.471 ppm for carbaril (carbamate. These result suggested that residue of chlorpyriphos on cabbage and snake bean were higher than MRL (Maximum Residue Limit for vegetable crops, i.e. 0.5 ppm.

  7. KONSUMSI OKSIGEN UDANG VANNAMEI Litopenaeus vannamei BERDASARKAN BERAT TUBUH

    OpenAIRE

    Ambeng, Ambeng; Umar, Muhammad Ruslan; Mangawe, Victor G

    2014-01-01

    Penelitian menkaji tentang korelasi konsumsi oksigen udang vannamei L. vannamei berdasarkan bobot tubuh secara in vitro. yang akan menunjang usaha budidaya udang vannamei dalam penyediaan kebutuhan oksigen terlarut di tambak dari masa tebar sampai tahap pemanenan, dengan demikian lama pemakaian dan jumlah kincir sebagai pemasok oksigen terlarut dapat diefisienkan untuk menekan biaya produksi udang ABSTRACT Oxygen consumption of Litopenaeus vannamei experiment was conducted at Researc...

  8. UJI POTENSI Gliocladium sp TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lina Herlina

    2013-09-01

    Full Text Available AbstrakMikroorganisme tanah seperti Gliocladium sp dapat bertindak sebagai dekomposer dan juga sebagai agen pengendali hayati patogen tanaman hal ini memberikan harapan untuk mengurangi penggunaan pupuk dan fungisida sintetik. Tujuan penelitian untuk menguji potensi biofertililzer Gliocladium sp terhadap pertumbuhan dan produksi buah tomat. Variabel bebas yaitu bioferlizer Gliocladium sp  dengan dosis (g/tanaman 0,50, 100, 150, dan 200 .Variabel tergantung adalah pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Parameter pertumbuhan yang diukur adalah  tinggi tanaman, kandungan klorofil a dan b. Parameter hasil tanaman yang diukur adalah berat buah setelah panen. Hasil uji Anava satu jalan menunjukkan bahwa pemberian Gliocladium sp perpengaruh terhadap tinggi tanaman, kandungan klorofil a dan klorofil b, berat tomat  . Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa dosis 100, g 150 g dan 200 g tidak berbeda signifikan terhadap tinggi tanaman, dosis 150g dan 200 g tidak berbedan nyata dalam pembentukan klorofil a dan klorofil b. Pemberian Gliocladium dosis 150g paling tinggi terhadap berat buah. Simpulan dalam penelitian ini bahwa pemberian Gliokompos sp berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi buah tomat. AbstractSoil microorganisms such as Gliocladium sp. can play role in the decomposition and can also become the biological control of pathogenic plants. The animal is potentially reduce the use of fertilizers and synthetic fungidid. The aim of the study was to test the potential effect of biofertililzer Gliocladium sp. on the growth and production of tomatoes. The independent variables was biofertilizer Gliocladium sp. at various dosages (g/plant of 0, 50, 100, 150, dan 200. The dependent variables were the growth and the production of tomatoes. The growth parameter measured were plant height, as well as a and b chlorophyl contents.  The crop parameter was the fruit weight post-harvest.  A one-way anova showed that Gliocladium sp. affected the

  9. UJI POTENSI Gliocladium sp TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lina Herlina

    2013-09-01

    Full Text Available AbstrakMikroorganisme tanah seperti Gliocladium sp dapat bertindak sebagai dekomposer dan juga sebagai agen pengendali hayati patogen tanaman hal ini memberikan harapan untuk mengurangi penggunaan pupuk dan fungisida sintetik. Tujuan penelitian untuk menguji potensi biofertililzer Gliocladium sp terhadap pertumbuhan dan produksi buah tomat. Variabel bebas yaitu bioferlizer Gliocladium sp  dengan dosis (g/tanaman 0,50, 100, 150, dan 200 .Variabel tergantung adalah pertumbuhan dan produksi tanaman tomat. Parameter pertumbuhan yang diukur adalah  tinggi tanaman, kandungan klorofil a dan b. Parameter hasil tanaman yang diukur adalah berat buah setelah panen. Hasil uji Anava satu jalan menunjukkan bahwa pemberian Gliocladium sp perpengaruh terhadap tinggi tanaman, kandungan klorofil a dan klorofil b, berat tomat  . Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan bahwa dosis 100, g 150 g dan 200 g tidak berbeda signifikan terhadap tinggi tanaman, dosis 150g dan 200 g tidak berbedan nyata dalam pembentukan klorofil a dan klorofil b. Pemberian Gliocladium dosis 150g paling tinggi terhadap berat buah. Simpulan dalam penelitian ini bahwa pemberian Gliokompos sp berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi buah tomat. AbstractSoil microorganisms such as Gliocladium sp. can play role in the decomposition and can also become the biological control of pathogenic plants. The animal is potentially reduce the use of fertilizers and synthetic fungidid. The aim of the study was to test the potential effect of biofertililzer Gliocladium sp. on the growth and production of tomatoes. The independent variables was biofertilizer Gliocladium sp. at various dosages (g/plant of 0, 50, 100, 150, dan 200. The dependent variables were the growth and the production of tomatoes. The growth parameter measured were plant height, as well as a and b chlorophyl contents.  The crop parameter was the fruit weight post-harvest.  A one-way anova showed that Gliocladium sp. affected the

  10. MODEL INTERPOLASI GEOSTATISTIK LOGAM BERAT DAN BIOTA DI PERAIRAN MUARA SUNGAI KUIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdur Rahman

    2016-10-01

    Full Text Available This study aimed to model the spatial content of heavy metals in water bodies and biota in the waters of the River Estuary Kuin. Data analysis methods are used to determine water quality status with spatial interpolation models Semivariogram (kriging and Inverse Distance weighting (IDW is integrated with  Geographic Information System (GIS. Based on calculations using the Ordinary Kriging method with Semivariogram/covariance modeling to model the heavy metals in water bodies Average Standard Error values average of 0.01641 (RMS = 0.01430 at the station Kuin River Estuary. Results of calculations using the Inverse Distance weighting method (IDW for models of heavy metals in biota obtained Root Mean Square value (RMS-error average of 0.29787 on Kuin River Estuary, and the mean value of the average station of 0.0138.

  11. Pengaruh Teknik Marmet terhadap Kelancaran Air Susu Ibu dan Kenaikan Berat Badan Bayi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anita Widiastuti

    2015-05-01

    However, the fact shows the low production and ejection of breastfeed in the first days cause many mothers have ineffective breastfeeding problem. The lack of prolactin hormone stimulus affects breastfeed cannot be produced. Marmet technique is a combination of breast dairy and massage in puerperium mothers that can stimulate hormone during breastfeeding. This study aimed to compare effects of both marmet technique and breast massage in three-days postpartum mothers on the smoothness of breastfeeding and baby weight gain. This study used pre-experimental design with statistical group comparison conducted in Grabag Primary Health Care, Magelang District. The samples used were 40 postpartum mother respondents on September - November 2014. The statistical test used Mann Whitney U-Test. Marmet technique and breast massage affecting the smoothness of breastfeeding were statistically different (p value = 0.047. Meanwhile, the difference in affecting baby weight gain reached p value = 0.038, so statistically no difference found. The treatment of marmet technique affects breastfeeding smoother, yet no difference found between marmet technique and breast massage in affecting the baby weight gain.

  12. Akumulasi dan Distribusi Logam Berat pada Vegetasi Mangrove di Pesisir Sulawesi Selatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Setiawan

    2013-01-01

    Full Text Available Mangroves have ecological functions to absorb, transport and stockpile toxic materials, e.g., heavy metal from surrounding environment. This research aimed to know the accumulation and distribution of heavy metals, i.e. Lead (Pb, Cuprum (Cu and Cadmium (Cd in mangrove vegetation of South Sulawesi. Vegetation samples were collected from four research location, which were Tanjung Bunga Makassar, Tallo River Makassar, Pare-Pare Bay and Bone Bay. Distribution of heavy metals in mangrove tissues was devided into five areas: pneumatophora, cable root, young leaves, old leaves and twig. Heavy metal content in the samples was measured using Atomic Absorption Spectrophotometric (AAS. The results showed that the highest accumulation of Pb was derived from the sample in Tallo River with 36.1 ppm. The highest accumulation of Cu was derived from Tanjung Bunga Makassar with 42.8 ppm. The highest accumulation of Cd was derived from Tallo River with 29.3 ppm. The distribution of heavy metals in mangrove showed that the highest accumulation of Pb was found in the cable roots with 9.5 ppm. The highest concentration of Cd was found in the young leaf with 3.1 ppm. The highest concentration of Cu was found in the cable roots with 10.1 ppm. Generally, Avicennia marina is mangrove species that has the highest concentration of heavy metals with Pb 24.2 ppm, Cd 30.9 ppm and Cu 71.2 ppm.

  13. PENGARUH PERBEDAAN INTENSITAS LATIHAN ATLET SEPEDA TERHADAP BERAT BADAN DAN BODY WATER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih

    2016-02-01

    Full Text Available This research intended to determine the influence of various exercise intensities to hydration status in cyclists based on body weight and body water alteration. This research was done by measured body weight and body water before and after exercise in various intensities. The data measured during April-June 2015 with nine cyclists of Pegasus Continental Cycling Team located in Yogyakarta. Sampling technique used total sampling. Based on One-Way ANOVA statistical analysis, showed significant differences between body weight alteration before and after exercise in light intensity, moderate intensity, and strong intensity. The result proofed by p-value 0,000<0,05. However, there are no significant differences between body water alteration in average intensity and strong intensity. From the result, we can conclude that in various exercise intensities, light, moderate, and high influence athletes hydration status based on body weight and body water alteration before and after exercise. But, body water change in average intensity and vigorous energy are not different. Whereas, body weight change in light intensity is different from the average intensity and strong intensity.

  14. PENGARUH PENCEMARAN LOGAM BERAT TERHADAP STRUKTUR POPULASI DAN ORGAN TUBUH RAJUNGAN (Portunus pelagicus, LINN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arie Prabawa

    2014-07-01

    Full Text Available Blue Swimming crab (Portunus pelagicus is one of important fishery in Indonesia that captured nearshore on the bottom of the sea. There has been a significant water contamination on the Jakarta bay and the fishery are reported to be effected. Many heavy metals and other contaminants are introduced into the waters, sediments, and fishery that living in the bay. Heavy metals such as Pb, Cd, Hg and As are the most lethal contaminants and found in Jakarta Bay. This study aims to determine the effect of heavy metals contaminants to the blue swimming crab morphometric, body organs and population structure of blue swimming crabs in Jakarta bay, which compared to the study in healthier environment in Madura island. The results of this study showed that 1 The morphometric parameter of blue swimming crab population in Jakarta and Madura are significantly different. 2 The internal organ of the blue swimming crab (hepatopancreas, gonad and gill in Jakarta bay are also significantly different than in Madura. The histological analysis are confirmed some abnormal indication of the internal body of the blue swimming crab in Jakarta bay.3 Some population parameters of the blue swimming crab in jakarta bay are significantly different than in Madura island. The fishery structure in Jakarta bay showed the size of first maturity of the crabs is relatively smaller than in Madura and other area of Inodonesia. The fishery mangament based on spatial area management is recommended to apply in different area of Indonesia.

  15. TELAAHAN LOGAM BERAT Pb DAN Cd PADA SEDIMEN DI PERAIRAN BARAT LAUT DUMAI – RIAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syahminan Syahminan

    2015-08-01

    Full Text Available This research was conducted in Dumai sea western waters, Riau Province. Dumai marine waters are part of the territorial waters of Riau that relate directly to the Strait of Malacca, and are at Rupat Strait region, and has a high accessibility of the region, both locally and internationally. Dumai waters is also an estuary waters affected by the activities of the land, and the waters that receive input from various types of waste from various activities in Dumai city and surrounding areas. The research was aimed to knowing the general condition of the Dumai sea western waters, analyzing the content of Pb and Cd in sediments, observing the correlation between organic matter and heavy metal of Pb and Cd, and find out the status of pollution Dumai Sea Western Waters by comparing the results of the analysis with some quality standard countries, The method used is a survey method. Based on the Decree of The Minister of Environment No. 51 of 2004, that the general condition of the Dumai sea western waters still can support the life activities of marine organisms in the waters. The results showed that the concentrations of Pb and Cd in sediments of Dumai is below the threshold value. The results of simple linear regression analysis of heavy metals Pb and Cd with organic matter content showed that the concentration of heavy metals Pb and Cd is not influenced by organic matter content or have a very weak correlation with linear regression equation consecutive y = 0,0834x + 7,7866 and y = -0,001x + 0,0559. The status of pollution of Dumai sea western waters for Pb 8,76 µg/g and Cd 0,04 µg/g still under quality standardsKeywords: Dumai Sea Western Waters, Sediments, Heavy Metal Pb and Cd

  16. Sistem Informasi Antropometri Terintegrasi Dengan Sistem Tertanam Sebagai Pengukur Berat Dan Tinggi Balita

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nugroho Budi Wicaksono

    2016-01-01

    Full Text Available Indonesian children’s growth are monitored monthly and can be seen by the KMS graphic and posyandu cadre’s book. The data from posyandu activity will be evaluated by the government health department. In practice, there are many obstacles to make posyandu works ideally. First, the cadres of posyandu have a difficulty to use the conventional anthropometric equipment, so the measurement data may not be valid and precise. Second, noting the KMS graphic needs an accuracy. Third, the measurement result in posyandu is not rapidly integrated to the central health data. A technology innovation of automatization anthropometry measurement called OTOTIM designed for infants that supported by an integrated information system is needed to solve those problems. OTOTIM designed to make anthropometric measurement for infants more fast, valid, and accurate. The measurement result will be stored in the database and transferred to an image that describe the nutrition status in the KMS. Microcontroller will process the data from load sensor that measure baby’s weight and ping sensor that measure baby’s height. Then those raw data will be sent to main component of OTOTIM, which is the software itself to gain informative result of measurement, that consist of right suggestion on what kind of treatment used to take care various nutrition condition of infant and comparison against the previous measurement. OTOTIM will also generate statistics which group the infant by nutritional condition for each month. Those statistics will also include information on how percentage of male and female babies which have certain nutritional condition. However those statistic will provide information which is relevant only for specific district as OTOTIM used in regional manner. In order to create statistic which is relevant to consumed by public, those measurement data must be processed in central server which can calculate whole data and grouped them by nutritional condition. OTOTIM introduces the central server that bring synchronization service between OTOTIM software which is installed locally on client PC and the server itself. OTOTIM software have to establish a connection to server to publish subdistrict-specific statistic, however this connection is not mandatory to run primary function. So if client have trouble to connect, this will not interrupt the primary function as OTOTIM supposed to run in less-signal environment.

  17. PENGARUH REALIMENTASI TERHADAP PERKEMBANGAN BERAT BADAN DAN MORFOLOGI USUS HALUS PADA TIKUS MALNUTRISI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endi Ridwan

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACT Introduction: Intra Uterine Growth Retardation (IUGR cause the weight of baby body born to lower, as a result can cause the malnutrition. The most common etiology of failure to thrive in infants due to gastrointestinal origin, particularly nutrient maldigestion , malabsorbtion and chronic diarrhea. Malnutrition can be overcome with the gift of square meal and well-balanced by energy required to pursue the growth. Objectives: Learning growth response of body weight, morphology of intestinal parameters and activities of disaccharidases enzyme. by using rats as animal model. Methods: This Research is experimental. Malnutrition rats were made with the restriction  diet of equal to 50 percent  since gestation period, lactation and 3 week after delivering birth. Realimentation were conducted during 8 week, with the food gift ad libitum and use the control. Parameters  perceived is ; body weight, morphology and morphometry of small intestine, serum of albumin and enzyme activities in disaccharidase. Results: The body weight of rats in realimentation group was higher than malnutrition group, but lower than control group.  The morphology and morfometri of small intestine showed  the increase have a meaning , and so do serum of albumin and activities of  disaccharidases enzym. Conclusions: Realimentation at malnutrition rats can improve the body weight, morfology and morphometry of small intestine, and also enzyme activities in disaccharidases. [Penel Gizi Makan 2005,28(2: 72-78] Keywords: malnutrition rats, realimentation, small intestine, body weight

  18. REHABILITASI TANAH SAWAH TERCEMAR LOGAM BERAT Pb DAN Cd MELALUI FITOREMEDIASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sandra Sukmaning Adji

    2016-09-01

    Full Text Available It is indicated that rice field soil and plants on Rancaekek Bandung is containing heavy metal elements. This research aims to find out rehabilitation method for rice field soil by phytoremediation. Experiment was conducted in greenhouse. Vegetation used for this research were eceng gondok, mendong, akar wangi and haramay. The vegetation treatment was conducted under greenhouse experiments using Complete Randomized Design (CRD. Result showed that the use of vegetation had reduced the volume of Pb and Cd in the soil. Heavy metals are also contained within the roots and the leaves of the indicator plants. Mendong contained the highest concentration of Pb accumulated in its root, while akar wangi was indicated as contained Cd in its roots. Eceng gondok was indicated as containing the highest consentration of Pb and Cd accumulated in its leaves

  19. POLA KEJADIAN BAYI BERAT LAHIR RENDAH DAN FAKTOR YANG MEMENGARUHINYA DI INDONESIA TAHUN 2010

    OpenAIRE

    Mochammad Setyo Pramono; Umi Muzakkiroh

    2012-01-01

    Background: Low Birth Weight (LBW) is still a public health problem in many countries because it is considered to be one of the causes of infant mortality. LBW can also seriously  affected the quality of future generations because it can slow the growth and development of children, and therefore contributes to a decrease of intelligence. Methods: This was a secondary data analysis, where data sources are result of Basic Health Research (Riskesdas) in 2010 with coverage of all provinces in Ind...

  20. PENGARUH PADAT PENEBARAN TERHADAP PERTAMBAHAN BERAT DAN PANJANG BADAN BELUT SAWAH (MONOPTERUS ALBUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I GUSTI KETUT ALIT

    2014-04-01

    Full Text Available This experiment performed to find out the effect of stocking density on body weight and body length of freshwater eel (Monopterus albus. In this experiment 160 individual freshwater eels that planted in 20 clay pots. Completely Randomized Design (CRD with five treatments and four replicates applied in this experiment. The treatments of different stocking densities were 4 eels/pot, 6 eels/pot, 8 eels/pot, 10 eels/pot, 12 eels/pot. Significant gains were recorded on body weight (P0,05 for different stocking densities.

  1. PENURUNAN KANDUNGAN LOGAM BERAT PADA AIR LINDI DENGAN MEDIA ZEOLIT MENGGUNAKAN METODE BATCH DAN METODE KONTINYU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Liliya Dewi Susanawati

    2016-11-01

    Full Text Available Leacheate could be defined as a liquid from the biological decomposition of decomposed waste that caused by external water that flowing in into the pile of waste. Leacheate caused by a prescipitation liquid into the Final Disposal, both from the rain infiltration or from the water content of the waste itself. Leachate is toxic due to impurities in the deposits that may be derived from industrial waste disposal, dust, the result of processing waste, household hazardous waste, or from the normal decomposition that occurs in trash. If the problem doesnt solved then the landfill that fille with leacheate could contamine the environment and more specific it would contamine ground water and surface water. The results of this study showed the levels of chromium (Cr was at 0.3892 mg / l and the result treatment that have the most decreasing rate of chromium is at 0.1751 mg / l, while the result for Lead (Pb is at 2.2923 mg / l and the average result treatment with the best decreasing rate is 0.3940 mg / l at the retention time of 3 weeks. Selection of the best treatment is based on qualitative parameters of wastewater, which is allowed according to the waste quality standard set by the government and different residence time in combinatiaon treatment. Selection of the best treatment P1Z2 give the average Cr content of the smallest since the levels of Cr on initial observation and after treatment P and Z has decreased significantly. And also on treatment P2Z2 give the decreasing rate for the smallest Pb. Pb is a levels at the beginning of the observation and treatment after being given P and Z. Both of these treatments can be interpreted that the treatment effect on levels of Cr and Pb.

  2. Pengaruh Penambahan Karbon terhadap Sifat Mekanik dan Konduktivitas Listrik Komposit Karbon/Epoksi sebagai Pelat Bipolar Polimer Elektrolit Membran Sel Bahan Bakar (Polymer Exchange Membran(PEMFC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ara Gradiniar Rizkyta

    2013-03-01

    Full Text Available Sel bahan bakar merupakan sel elektrokimia yang mampu mengkonversi bahan bakar menjadi energi listrik. Lebih dari 70% dari total berat dan 60%  biaya dalam  fuel cell berupa pelat bipolar. Maka dibutuhkan pemilihan bahan yang sesuai untuk mereduksi berat, volume dan biaya  pada sel bahan bakar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh karbon terhadap sifat mekanik dan konduktivitas listrik komposit karbon/epoksi. Matriks yang digunakan adalah epoksi dengan hardener poliamino amid dengan  rasio pencampuran 20 dan 80% poliamino amid. Filler yang digunakan adalah karbon dengan kadar karbon 20, 40, 60 dan 80%.  Bahan campuran dimatangkan dalam furnace pada temperatur 50, 100, 150, 200, 240oC selama satu jam. Pengujian yang dilakukan yaitu FT-IR, tarik, SEM, TGA dan konduktivitas listrik. Hasil pengujian menunjukkan penambahan karbon  dapat meningkatkan Modulus Young tetapi menurunkan sifat tarik dan elongasi. Kekuatan tarik epoksi tertinggi adalah 61 MPa, sedangkan pada 20% karbon 18,9 MPa. Stabilitas thermal meningkat dengan penambahan karbon, data 60% karbon menunjukkan  berat sisa pada 800⁰ C senilai 63%. Penambahan karbon juga dapat menaikkan konduktivitas listrik. Data tertinggi diperoleh pada komposisi 80% karbon yaitu 424,8 S.Cm-1

  3. PEMBUATAN KHITOSAN DARI KULIT UDANG UNTUK MENGADSORBSI LOGAM KROM (Cr6+ DAN TEMBAGA (Cu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kristinah Haryani

    2011-07-01

    Full Text Available Khitosan adalah hasil proses deasetilasi dari senyawa khitin yang banyak terdapat dalam kulit luar hewan golongan Crustaceae seperti udang dan kepiting. Elektron nitrogen pada gugus amino yang dimiliki khitosan dapat mengikat ion-ion logam, membentuk senyawa kompleks koordinasi yang stabil. Oleh karena itu, khitosan dapat digunakan untuk mengadsorbsi logam berat hasil buangan industri seperti krom dan tembaga yang bersifat karsinogenik dan berbahaya bagi tubuh manusia. Kemampuan khitosan untuk menjerap limbah logam tergantung pada derajat deasetilasinya. Proses adsorbsi dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain jumlah adsorbent, pH, waktu, kecepatan pengadukan dan suhu. Percobaan dibagi dalam dua tahap. Tahap pertama adalah pembuatan khitosan dari kulit udang, dengan konsentrasi NaOH dari 20 hingga 60% (%berat. Khitosan yang dihasilkan dari proses ini dianalisa derajat deasetilasinya dengan FTIR. Tahap kedua adalah proses adsorbsi limbah krom dan tembaga menggunakan khitosan dengan derajat deasetilasi yang paling besar. Pada proses ini waktu adsorbsi divariasi untuk limbah logam krom sedangkan untuk limbah tembaga menggunakan variabel berubah pH dan waktu. Limbah krom dan tembaga kemudian dianalisa dengan AAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa derajat deasetilasi khitosan yang optimum sebesar 91,88% diperoleh pada konsentrasi NaOH 50%, waktu optimum untuk proses adsorbsi limbah krom adalah 30 menit dengan kadar krom sebesar 13,96 ppm sedangkan untuk adsorbsi Cu optimum pada pH 3 dengan kadar 0,24 ppm dan efisien untuk waktu 30 menit.

  4. PERANAN UKM MENJALIN KEMITRAAN GUNA MEMPERLUAS JARINGAN, PENGEMBANGAN MEDIA DAN SARANA BERBISNIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Nu Graha

    2011-02-01

    Full Text Available Kebanyakan UKM dikelola oleh perorangan yang merangkap sebagai pemilik dan pengelola usaha, dan mempergunakan tenaga kerja dari keluarga dan kerabat dekatnya. Juga tidak ada pembagian tugas yang jelas antara bidang administrasi dan operasional. UKM umumnya bersifat informal, sangat lentur terhadap perubahan, mudah mengalami out and entry, dan bergerak pada jenis usaha yang sangat beragam. Tidak mudah untuk memetakan problematika yang dialami pengusaha kecil menengah. Tantangan dan kendala yang dihadapi pelaku UKM cukup kompleks. Hal itu tidak hanya berhubungan dengan keterbatasan akses mereka terhadap berbagai sumber yang diperlukan namun juga menyangkut mentalitas dan semangat kewirausahaan. Kondisi ini pada gilirannya menyebabkan rangsangan atau penyediaan fasilitas kurang berjalan secara efektif. Hambatan menyangkut permodalan ini semakin berat dirasakan UKM dengan adanya tekanan dari faktor eksternal menyangkut aliran kas (cash flow dari keuangan mereka. Masyarakat atau konsumen kebanyakan memberlakukan sistem pembayaran mundur terhadap barang yang dipesan kepada pelaku UKM. Begitu juga para pengusaha besar yang menerima pasokan produk dari usaha kecil menerapkan cara yang sama dalam sistem pembayarannya. Padahal, pengusaha kecil menengah harus membeli berbagai bahan baku dan bahan pendukung lainnya secara tunai. Hal ini yang menyebabkan UKM semakin sulit berkembang. Tantangan yang dihadapi UKM dirasakan semakin berat dengan kurang kondusifnya iklim usaha dalam mendukung perkembangannya. Diantaranya tingkat persaingan yang semakin ketat antara sesama pelaku usaha kecil

  5. Struktur Mikroanatomi Hati dan Kadar Kolesterol Total Plasma Darah Tikus Putih Strain Wistar Pasca Suplementasi Minyak Lemuru dan Minyak Sawit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ngudy Jaka Surasa

    2014-09-01

    Full Text Available Mengkonsumsi minyak lemuru dan minyak sawit secara terus menerus, diduga dapat menyebabkan kerusakan mikroanatomi hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur mikroanatomi hati dan kadar kolesterol total plasma darah tikus putih strain Wistar paska suplementasi minyak lemuru dan minyak sawit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, dengan rancangan acak lengkap. Penelitian menggunakan 25 ekor tikus usia ± 3 bulan. Masing-masing diberi minyak sawit dan minyak lemuru sebanyak 0%+0%, 5%+5%, 10%+10%, 15%+15%, dan 20%+20% secara per oral selama 28 hari. Data kadar kolesterol total plasma darah, berat badan tikus dan berat hati tikus dianalisis secara kuantitatif menggunakan ANAVA satu arah, dengan tingkat kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian minyak sawit dan minyak lemuru bersifat toksik terhadap hati dan dapat menurunan kadar kolesterol total plasma darah. Sifat toksik minyak lemuru dan minyak sawit terhadap hati dapat dilihat dari adanya perubahan struktur mikroanatomi hati, makroskopis hati tikus, dan berat hati tikus. Kerusakan struktur mikroanatomi hati yang ditemukan berupa kerusakan sel hati (nekrosis hati serta melebarnya sinusoid. Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian minyak sawit dan minyak lemuru mengakibatkan kerusakan mikroanatomi berupa nekrosis sel hati, sehingga mempengaruhi makroskopis hati (perubahan tekstur dan warna, berat hati, dan mempengaruhi berat badan tikus.Consuming lemuru oil and palm oil continuously could be expected to cause damage to the liver micro-anatomy. This study aimed to determine the micro-anatomy structure of liver and blood plasma total cholesterol level of white rats Wistar strain by post-oil supplementation of lemuru and palm oil. This research was experimental, with a completely randomized design. The research used 25 mice aged ± 3 months. Each was given a palm oil and lemuru oil as much as 0%+0%, 5%+5%, 10%+10%, 15%+15%, and 20%+20% orally for 28 days

  6. Pengaruh Lama Penyinaran Gelombang Mikro Terhadap Pembentukan Struktur dan Sifat Thermal Karbon Hitam dari Bambu Ori (Bambusa arundinacea dan Bambu Petung (Dendrocalamus asper

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahma Rei Sakura

    2013-03-01

    Full Text Available Bambu merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki bentuk batang tinggi, berongga, berbentuk bulat dan memiliki kekuatan yang baik. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh proses penyinaran gelombang mikro terhadap pembentukan struktur dan sifat thermal karbon hitam dari bambu ori (Bambusa arundinacea dan bambu petung (Dendrocalamus asper. Metode sintesis karbon hitam yaitu dengan melakukan penyinaran gelombang mikro dengan variasi lama penyinaran selama 1, 2, 3, 4, dan 5 menit, serta variasi daya 400, 600, dan 800 watt. Pengujian nilai kalor terhadap karbon hitam untuk mengetahui potensi bahan bakar. Perubahan gugus fungsi diuji dengan Fourier Transforms Infrared Spectrometer. Untuk mengidentifikasi senyawa atau fasa, dilakukan pengujian X-Ray Difraction. Struktur mikro akan dipelajari menggunakan uji Scanning Electron Microscope. Hasil dari pengujian tersebut yaitu semakin lama pemanasan gelombang mikro, maka berat sisa yang dihasilkan semakin sedikit. Semakin tinggi daya, maka karbon yang dihasilkan semakin homogen. Waktu pemanasan yang semakin lama, mengakibatkan karbon yang terbentuk semakin baik dan homogen.

  7. BEBAN ANGKUT, POSISI ANGKUT, MASA KERJA DAN UMUR DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA PEKERJA BONGKAR MUAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    neila sulung

    2016-06-01

    Full Text Available Tenaga kerja bongkar muat (TKBM merupakan salah satu bagian dari masyarakat pekerja perlu mendapat perhatian karena proses kerja yang mereka lakukan banyak mengandung resiko terhadap kesehatan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Hubungan Beban Angkut, Posisi Angkut, Masa Kerja dan Umur dengan  Keluhan  muskuloskeletal pada pekerja bongkar muat di Pelabuhan  Muara Padang. Jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja bongkar muat di Pelabuhan Muara Padang sebanyak 60 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah  total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 60 responden terdapat (51,7% beban angkut berat, (46,7% posisi angkut, (53,3% masa kerja beresiko, (51,7% umur tua, (53,3% keluhan muskuloskeletal pekerja bongkar muat berat. Beban angkut dengan p value 0,001 dan OR 7.547. Posisi angkut p value 0,000 dan OR 9.370. Masa kerja p value 0,020 dan OR 3.390. Umur p value 0,010 dan OR 4.644 berhubungan dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja bongkar muat di Pelabuhan Muara Padang. Risiko MSDs meningkat seiring bertambahnya  usia dan  pekerja yang mengabaikan posisi angkut yang tidak benar. Hasil ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara beban angkut, posisi angkut, masa kerja dan umur dengan keluhan muskuloskeletal di Pelabuhan Muara Padang.

  8. Pengaruh Mikoriza Arbuskular Terhadap Pertumbuhan dan Serapan Pb dan Cd Tanaman Mucuna pruriens pada Tanah yang Dicemari Logam Berat

    OpenAIRE

    Amnah, Rizky

    2015-01-01

    Rizky Amnah. Effect of Arbuscular Mycorrhiza on Growth and Pb-Cd Uptake of Mucuna pruriens in Soil Contaminated by Heavy Metals. Supervised by Asmarlaili S and T. Sabrina. Heavy metals is one of the causes of decreasing soil quality and toxicity for plant. Heavy metals can not be degraded and accumulate in soil and plant tissues. Arbuscular mycorrhiza is an agent for improving phytoremediation on contaminated soil. Arbuscular mycorrhiza can stimulate heavy metals uptake by plants, reduc...

  9. Perbedaan Indeks Apoptosis Plasenta Antara Preeklamsi dan Kehamilan Normal serta Hubungannya dengan Berat Badan Lahir dan Tekanan Darah Ibu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mintareja Teguh

    2010-03-01

    Full Text Available The incidence of preeclampsia in Indonesia (1980–2001 was around 6-8% of the total pregnancies with maternal mortality rate 9.8-25%. In preeclampsia, an increase of apoptosis occurs as a result of a decrease of Bcl-2 expression before a pregnancy reached full term. The objectives of this study were to determine placental apoptosis index (AI in preeclampsia and normal pregnancy, and its correlation with birth weight and mother's blood pressure. This study was an observational analytical study using cross sectional design among 63 patients consisted of 32 preeclampsia and 31 normal pregnancies. This study was performed at Dr. Hasan Sadikin Hospital, during April-June 2008.Immunohistochemical analysis was used to examine the placental AI (caspase 3. Chi square test was used to analysed the result using p<0.05 for the significant difference. AI was significantly higher in preeclampsia group (21.9% than in the normal pregnancies (0% (p=0.006. There was significantly difference of AI with birth weight in preeclampsia with p=0.046. On the otherhand, there was no significantly difference of AI with birth weight in normal pregnancies. There was no significantly difference of AI with mother's blood pressure in the two

  10. PENENTUAN CAMPURAN LUMPUR LAPINDO SEBAGAI SUBSTITUSI PASIR DAN SEMEN DALAM PEMBUATAN PAVING BLOCK RAMAH LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ganjar Samudro

    2016-03-01

    Full Text Available Lumpur Lapindo (LL atau Lumpur Sidoarjo (Lusi merupakan lumpur panas, yang pemanfaatannya sangat terbatas dan menimbulkan dampak sosial dan lingkungan yang cukup besar. Karakteristik Lumpur Lapindo mengandung silikat (SiO2 dan kapur (CaO yang cukup tinggi dan bersifat pozoland. Selain kandungan kimia yang menguntungkan, Lumpur Lapindo juga bersifat B3 dengan kandungan logam berat Pb 35,41 ppm dan Cu 21,9 ppm yang melebihi baku mutu Kepmenkes no.907/2002, PP no.82/2001 dan PP no.18/1999. Teknik olidifikasi menjadi paving block dapat digunakan untuk mengubah watak fisik dan kimia limbah B3 dengan cara penambahan senyawa pengikat sehingga pergerakan senyawa-senyawa B3 dapat dihambat dan membentuk ikatan massa monolit dengan struktur yang kekar. Penambahan Lumpur Lapindo sebagai substitusi semen dan pasir ditentukan sebesar 10%, 20%, 30%, 40%, dan 50%, dengan pengujian terhadap kuat tekan, daya serap air dan perlindian. Penelitian ini didapatkan variasi Lumpur Lapindo sebagai substitusi pasir dan semen optimum asingmasing sebesar 30% dengan kuat tekan 408 kg/cm2 , daya serap air 10,17% dan uji perlindian dihasilkan dibawah 0,03 ppm Pb dan Cu, serta biaya pembuatan 1 buah paving block berkurang dari Rp 1.302,86 per buah menjadi Rp 1.059,40 per buah. Lumpur Lapindo sebagai substitusi semen lebih baik penggunaannya dalam pembuatan paving block ramah ingkungan.

  11. KANDIDIASIS VAGINA YANG MENDAPAT TERAPI SISTEMIK DAN TOPIKAL: SEBUAH LAPORAN KASUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewa Made Rendy Sanjaya

    2014-08-01

    Full Text Available Kandidiasis vulvovaginitis ialah penyakit jamur candida yang mengenai mukosa vagina danvulva.Penyebabnya yang tersering biasanya adalah candida albicans.Gejala klinis KandidiasisVulvovaginitis ialah gatal didaerah vulva, dan pada yang berat terdapat rasa panas,dispaneuria.lesi eritema, hiperemis dilabia mayora, dan vagina 1/3 bawah. Dilaporkan satu  kasusseorang wanita. berumur 26 tahun dengan keluhan keputihan pada daerah vagina sertamengalami kegatalan dan rasa nyeri terjadi sejak 2 minggu yang lalu. Pada gambaran klinis tampak dinding vagina eritema, erosi dengan secret putih kental. Pada pengecatan gram darisecret mukosa vagina didapatkan leukosit blastopsora dan pseudohifa. Pemerikaan KOH 10%dari sekret vagina didapatkan blastopore dan pesudohifa.Penanganan yang diberikan adalah obatsistemik dengan flukonazol 1x150 mg dosis tunggal dan topical diberikan ketokenazol cream.Prognosis kasus tersebut adalah baik..

  12. STATUS GIZI PADA BALITA DAN ANAK VEGETARIAN DI KOMUNITAS ASRAM SRI SRI RADHA MADHAVA, DESA SIANGAN, KABUPATEN GIANYAR TAHUN 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gusti Ayu Risma Pramita

    2015-06-01

    Full Text Available Masalah gizi adalah salah satu permasalahan kesehatan masyarakat yang belum tuntas ditanggulangi di dunia. Berdasarkan data Riskesdas 2010, prevalensi balita yang mengalami gizi buruk secara nasional adalah 4,9%, gizi kurang 13%, dan gizi lebih 5,8%. Asram Sri Sri Radha Madhava berada di wilayah kerja Puskesmas Gianyar II. Masyarakat tersebut adalah kelompok vegetarian lakto mulai dari remaja, hamil, sampai pada anak yang dilahirkan. Berdasarkan laporan tahunan Puskesmas Gianyar II tahun 2012 terjadi masalah gizi kurang sebesar 2,3%. Pada tahun 2013 di Puskesmas Gianyar II tercatat masalah gizi kurang pada balita meningkat menjadi 5%, sedangkan jumlah balita gizi buruk adalah sebesar 2%. Puskesmas Gianyar II belum dapat mencapai target yakni 0% untuk balita gizi buruk maupun gizi kurang. Balita dan anak-anak Asram jarang mengikuti kegiatan Posyandu sehingga pertumbuhan dan perkembangannya sulit untuk dipantau. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status gizi bayi dan balita serta anak vegetarian di komunitas Asram Sri Sri Radha Madhava. Desain penelitian yang digunakan adalah studi potong lintang (cross-sectional deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan pengukuran langsung tinggi badan dan berat badan serta wawancara. Status gizi pada 36 orang yang termasuk kelompok balita dan anak vegetarian dilihat berdasarkan indeks berat badan terhadap umur (BB/U, tinggi badan terhadap umur (TB/U, berat badan terhadap tinggi badan (BB/TB, dan indeks masa tubuh terhadap umur (IMT/U dari grafik WHO. Sebagian besar tergolong gizi baik berdasarkan BB/U (80,6%, TB/U normal (72,2%, BB/TB normal (63,9%, dan IMT/U normal (72,2%. Sebanyak 2,8% termasuk kategori obese, 11,1% kategori gemuk (overweight dan 13,9% kategori kurus (underweight.

  13. PRODUKTIVITAS JAMUR TIRAM PUTIH (Pleurotus ostreatus PADA MEDIA LIMBAH SEKAM PADI DAN DAUN PISANG KERING SEBAGAI MEDIA ALTERNATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suparti Suparti

    2015-08-01

    Full Text Available Jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus merupakan jenis jamur pangan yang banyak dikonsumsi mengandung protein 27%. Kandungan protein pada jamur tiram putih dapat dipengaruhi oleh komposisi media tanam seperti selulosa, hemiselulosa, lignin dan nutrisi tambahan. Sekam padi dan daun pisang kering merupakan salah satu limbah organik yang dapat digunakan sebagai media alternatif untuk meningkatkan produktivitas jamur tiram putih.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui produktivitas jamur tiram putih yang ditumbuhkan pada media  limbah sekam padi dan daun pisang kering sebagai media alternatif. Jenis penelitian eksperimen dengan metode rancangan acak lengkap (RAL dua faktor yaitu faktor 1 penambahan sekam padi dan faktor 2 daun pisang kering (0%, 5%, 10%, 15%, masing-masing  dengan empat perlakuan dan dua kali ulangan.  Hasil analisis data menunjukkan bahwa penambahan sekam padi dan daun pisang kering  15% (S3T3 memberikan pengaruh nyata terhadap lama penyebaran miselium, jumlah badan buah dan berat segar jamur tiram putih.Perlakuan yang paling baik untuk pertumbuhan jamur pada perlakuan S3T3, dengan rata-rata lama penyebaran miselium 25,5 hari, jumlah badan buah 64,5 buah dan berat segar yang dihasilkan 402,5. Hasil data tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan perlakuan yang lain.

  14. PENINGKATAN KUALITAS DAN PROSES PEMBUATAN BIODIESEL DARI BLENDING MINYAK KELAPA SAWIT (PALM OIL DAN MINYAK KELAPA (COCONUT OIL DAN BANTUAN GELOMBANG ULTRASONIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hantoro Satriadi

    2015-01-01

    Full Text Available Keterbatasan solar sebagai sumber energi bahan bakunya tidak dapat diperbaharui menuntut adanya bahan baku alternatif yang dapat diperbaharui dan ramah lingkungan untuk pembuatan biodiesel. Reaksi utama produksi biodiesel adalah esterifikasi dan transestirifikasi yang berlangsung lambat dan membutuhkan banyak katalis dan alkohol. Reaksi yang terjadi belum sempurna dan belum memenuhi standar SNI dan ASTM. Untuk memperbaiki mutu biodiesel serta menghasilkan yield maksimal, maka dilakukan blending bahan baku antara minyak kelapa sawit dan minyak kelapa dan dengan bantuan gelombang ultrasonic. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variabel perbandingan volume minyak kelapa sawit dan minyak kelapa, perbandingan volume methanolminyak, dan persentase berat katalis terhadap minyak terhadap hasil atau yield biodiesel. Alat utama yang digunakan adalah reaktor yang dilengkapi pembangkit gelombang ultrasonic dengan temperature 60 oC, tekanan 1 atm, volume 3 liter, dan frekuensi 28 kHz. Variabel proses pada penelitian ini adalah perbandingan volume minyak sawit dan kelapa 2:1, 3:1, dan 4:1, pebandingan volume metanol-minyak 0,2:1, 0,25:1, dan 0,3:1, dan persentase berat katalis KOH terhadap minyak 0,3%, 0,5%, dan 0,7%. Hasil penelitian didapat konversi tertinggi dicapai pada variabel perbandingan volume minyak sawit dan kelapa 3:1, perbandingan volume metanol/minyak 0,25:1, dan persentase berat katalis terhadap minyak dengan yield 97,26%.[A Improvement of Quality and Process for Biodiesel Production from Palm Oil and Coconut Oil Blends with Ultrasound Assisted] Limitations of solar energy as a source of raw material cannot be renewed demands for alternative raw materials that are renewable and environmentally friendly for the manufacture of biodiesel. The main production of biodiesel reaction is esterification and transestirifikasi which runs slow and requires a lot of alcohol and a catalyst. Reactions that happen yet perfect, and has not met

  15. Memahami Patofisiologi dan Aspek Klinis Syok Hipovolemik: Update dan Penyegar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hardisman Hardisman

    2013-09-01

    Full Text Available AbstrakSecara patofisiologis syok merupakan gangguan hemodinamik yang menyebabkan tidak adekuatnya hantaran oksigen dan perfusi jaringan. Gangguan hemodinamik tersebut dapat berupa penurunan tahanan vaskuler sitemik terutama di arteri, berkurangnya darah balik, penurunan pengisian ventrikel dan sangat kecilnya curah jantung. Gangguan faktor-faktor tersebut disbabkan oleh bermacam-macam proses baik primer pada sistim kardiovaskuler, neurologis ataupun imunologis. Diantara berbagai penyebab syok tersebut, penurunan hebat volume plasma intravaskuler merupakan faktor penyebab utama. Terjadinya penurunan hebat volume intravaskuler dapat terjadi akibat perdarahan atau dehidrasi berat, sehingga menyebabkan yang balik ke jantung berkurang dan curah jantungpun menurun. Penurunan hebat curah jantung menyebabkan hantaran oksigen dan perfusi jaringan tidak optimal dan akhirnya menyebabkan syok. Pada tahap awal dengan perdarahan kurang dari 10%, gejala klinis dapat belum terlihat karena adanya mekanisme kompensasi sisitim kardiovaskuler dan saraf otonom. Baru pada kehilangan darah mulai 15% gejala dan tanda klinis mulai terlihat berupa peningkatan frekuensi nafas, jantung atau nadi (takikardi, pengisian nadi yang lemah, penurunan tekanan nadi, kulit pucat dan dingin, pengisian kapiler yang lambat dan produksi urin berkurang. Perubahan tekanan darah sistolik lebih lambat terjadi akibat adanya mekanisme kompensasi tadi, sehingga pemeriksaan klinis yang seksama harus dilakukan.Kata kunci: syok, hipovolemik dan patofisiologiAbstractShock is hemodynamic disorders, which causes inadequate oxygen delivery and perfusion. The hemodynamic disorders can be decreasing of systemic vascular resistant, venous return, ventricular filling and inadequate of cardiac output. The disorders are caused by cardiovascular dysfunction, neurologic or immunologic factors. Intravascular volume loss is one of the main factors, which is caused by severe dehydration or bleeding. These

  16. Pengaruh Densitas Arus dan Waktu Kontak Efektif Elektrolit Gel Terhadap Ketebalan Dan Kekuatan Lekat Lapisan Krom Pada Baja Dengan Metode Elektroplating

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naufal Gati Furqon

    2015-03-01

    Full Text Available Dalam dunia industri, korosi merupakan ancaman yang sering muncul yang dapat menyebabkan terjadinnya kegagalan material. Korosi bukanlah sesuatu yang dapat dicegah, akan tetapi korosi dapat dikendalikan dengan beberapa cara. Pengendalian terhadap korosi merupakan cara yang dilakukan memperlambat timbulnya korosi pada material dan merupakan suatu hal yang vital untuk dilakukan. Dalam penelitian ini digunakan metode elektroplating dengan menggunakan media elektrolit gel dengan penam bahan 5% gelatin pada larutan elektrolit dan menganalisa pengaruh densitas arus (0.3 A/cm2; 0.45 A/cm2; 0.6 A/cm2 dan waktu kontak ( 300s ; 600s; 900s dari hasil penelitian didapatkan peningkatan ketebalan dan berat dari lapisan seiring penambahan nilai parameter yang diaplikasikan. Sedangkan pada kualitas kelekatan  lapisan tidak memiliki keteraturan pada hasil yang didapatkan akan tetapi kelekatan maksimal pada penelitian ini didapatkan pada 0.6A/cm2 dan 600 s sebesar 23.15 MPa

  17. KARAKTERISTIK BENIH GELAM (Meulaleca leucadendra: TINGKAT KEMASAKAN, MORFOLOGI, PERKECAMBAHAN DAN DAYA SIMPAN BENIH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dede J. Sudrajat

    2016-12-01

    Full Text Available Gelam (Meulaleuca leucadendra (L. L. merupakan salah satu jenis potensial untuk kayu konstruksi yang mampu beradaptasi pada lahan rawa gambut terdegradasi. Budidaya jenis ini masih terbatas dan memerlukan dukungan informasi teknologi pengadaan benih yang memadai, seperti kemasakan benih, teknik perkecambahan dan daya simpan benih. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik masak fisiologis benih, morfologi, teknik perkecambahan dan penyimpanan benih. Benih gelam dari 3 populasi, yaitu Landasan Ulin, Gasing dan Jabiren, dikumpulkan dan diuji di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemasakan benih dapat diidentifikasi dari asal tangkai benih itu diunduh. Benih yang berasal dari tangkai kedua dan ketiga memberikan daya berkecambah terbaik, masing-masing 984 kecambah/0,1 g dan 809 kecambah/0,1 g. Morfologi buah, daya berkecambah dan daya simpan benih berbeda nyata di antara populasi. Buah yang berasal dari Gasing dengan panjang 3,81 mm, diameter 3,79 mm dan berat 0,037 g bernilai lebih besar dibandingkan dengan buah dari Landasan Ulin dan Jabiren. Perkecambahan terbaik pada ketiga kelompok benih tersebut dihasilkan pada metode UDK dengan periode pencahayaan 12 jam, sedangkan untuk aplikasi di persemaian, media campuran pasir dan arang sekam (1:1 v/v memberikan hasil terbaik. Penyimpanan benih dapat dilakukan pada ruang refrigerator dengan wadah kedap udara. Perkecambahan terbaik dihasilkan oleh benih yang berasal dari Jabiren dengan daya berkecambah awal 925 kecambah/0,1 g dan setelah disimpan 1 tahun bernilai 731 kecambah/0,1 g.

  18. INFEKSI LEPTOSPIROSIS DENGAN GEJALA JAUNDICE DAN ACUTE KIDNEY INJURY: SEBUAH LAPORAN KASUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Ade Sukma Gautama

    2015-01-01

    Full Text Available Infeksi leptospirosis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh mikro organisme dari genus Leptospira. Penularan penyakit ini melalui kontak langsung ataupun tidak langsung dari urin hewan yang terinfeksi. Angka perkiraan kejadian infeksi leptospirosis di dunia antara 100 per 100.000 populasi pada grup yang berisiko tinggi, dengan proporsi angka kematian mencapai 22%, tepatnya penanganan yang diberikan akan menurunkan angka kematian akibat infeksi ini dan komplikasi yang lebih berat yang dapat terjadi seperti Weil disease. Laporan kasus ini membahas tentang infeksi leptospirosis pada seorang laki-laki berusia 21 tahun disertai pemeriksaan serologi antibodi leptospira menunjukkan hasil positif. Pada pasien ini dilakukan penanganan berupa hemodialisa cito dan pemberian antibiotik ceftriaxone.

  19. Pengaruh Penambahan Kutub Bantu Pada Motor Arus Searah Penguatan Seri Dan Shunt Untuk Memperkecil Rugi-Rugi

    OpenAIRE

    Fahni, Al Magrizi

    2015-01-01

    Penggunaan motor DC akhir-akhir ini mengalami perkembangan, khususnya dalam pemakaiannya sebagai motor penggerak. Terutama untuk menggerakkan beban yang berat dan bervarisasi. Oleh sebab itu, diharapkan motor DC dapat bekerja secara efisien. Pada saat motor DC dibebani, akan mengalir arus jangkar yang mengakibatkan terjadinya reaksi jangkar. Arus jangkar yang terlalu besar akan mengakibat timbulnya rugi-rugi daya pada motor DC, salah satu cara untuk memperkecil rugi-rugi day...

  20. Ketersediaan Nitrogen Tanah dan Pertumbuhan Tanaman Bayam (Amaranthus tricolor L. yang Diperlakukan dengan Pemberian Pupuk Kompos Azolla

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lukman Amir

    2014-01-01

    Full Text Available DOWNLOAD PDFPenelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui kadar  nitogen  tanah  dan  pertumbuhantanaman bayam yang diberi pupuk kompos Azolla. Penelitian ini menggunakan rancanganacak kelompok (RAK yang terdiri atas 2 kelompok, dimana tiap kelompok terdiri atas 4perlakuan dan  1  kontrol  dengan  3  ulangan.  Parameter  pengamatan adalah  pertumbuhantanaman bayam yang meliputi tinggi tanaman (cm, berat kering tanaman bayam (gram,kadar amonium (NH4+ dan nitrat (NO3- pada tanah serta kadar nitrat (NO3- air lindihan.Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  pupuk  kompos  Azolla  mulai  berpengaruh  nyataterhadap  tinggi  tanaman  sejak  pengamatan  minggu  ke-tiga  dan  berpengaruh  nyata  pulaterhadap berat kering tanaman bayam. Pemberian pupuk kompos Azolla berpengaruh nyataterhadap kadar amonium dan nitrat tanah masing-masing pada minggu ke dua dan mingguke  dua  dan  ke  empat.  Disamping  itu  pemberian  pupuk  tersebut  juga  berpengaruh  nyataterhadap kadar nitrat pada air lindihan.Kata kunci : Pupuk kompos Azolla, pertumbuhan tanaman bayam, nitrogen tanah

  1. Aktivitas Fisik, Stres, dan Obesitas pada Pegawai Negeri Sipil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Winne Widiantini

    2014-02-01

    Full Text Available Pada tahun 2008, sekitar 2,8 juta orang dewasa meninggal akibat obesitas, sekitar 300 juta orang yang secara klinis tergolong obesitas yang merupakan penyokong utama penyakit degeneratif seperti diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Penelitian ini bertujuan mengetahui prevalensi obesitas pada Pegawai Negeri Sipil (PNS Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan pengaruh aktivitas fisik dan stres terhadap obesitas. Penelitian potong lintang ini dilakukan pada bulan Mei - Juni 2013 di Jakarta pada 230 responden yang dipilih secara acak sistematik dari 1.119 PNS. Obesitas diukur dengan Indeks Massa Tubuh (IMT berupa rasio berat badan (kilogram dibagi tinggi badan kuadrat (meter2, responden dinyatakan obesitas jika IMT ³ 25 kg/m2. Prevalensi obesitas pada PNS Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI Tahun 2013 adalah 48%. Setelah dikontrol oleh konsumsi makanan dan usia didapatkan hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan stres dengan obesitas. Kelompok yang melakukan aktivitas fisik sedang atau berat berisiko 0,4 atau 0,6 kali lebih rendah untuk mengalami obesitas dan kelompok yang mengalami stres sedang atau berat berisiko 4,6 atau 2,4 kali lebih besar untuk mengalami obesitas. Disarankan Kementerian Kesehatan melakukan pemeriksaan obesitas pada semua pegawai secara rutin dan menyelenggarakan olahraga rutin setiap hari serta memanfaatkan fasilitas olahraga (fitness center untuk menjaga kebugaran. In 2008, about 2,8 milion adult people were dead caused by obesity, about 300 milions people who clinically obese who is main support of degenerative diseases such as diabetes mellitus, heart desease, and cancer. This study aimed to know the prevalence of obesity among civil servant Secretariat General of the Ministry of Health of Republic of Indonesia and the effect of physical activity and stress. The cross sectional studies was performed on 230 respondents who selected by systematic random samsampling. Obesity is

  2. EKSTRAKSI PEKTIN KULIT BUAH NAGA (Dragon fruit DAN APLIKASINYA SEBAGAI EDIBLE FILM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Megawati -

    2014-10-01

    Full Text Available Ekstraksi pektin kulit buah naga dilakukan menggunakan metode Microwave Assisted Extraction (MAE dengan variasi berat bahan (10, 15, and 20 gram dan waktu ekstraksi (15, 20, and 25 minute. Ekstraksi dengan variasi berat bahan dilakukan pada waktu ekstraksi 25 menit dan daya 600 W, sedangkan ekstraksi dengan variasi waktu dilakukan pada berat bahan 10 gram dan daya 600 W. Pektin yang diperoleh dianalisis kadar pektinnya menggunakan uji Fourier Transform Infrared (FTIR dan diproses menjadi edible film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yield pektin kulit buah naga  dengan metode MAE  lebih besar dibandingkan metode konvensional. Variasi berat bahan mempengaruhi yield pektin yang dihasilkan, semakin sedikit bahan yang digunakan dalam ekstraksi, semakin besar yield pektin kulit buah naga yang dihasilkan. Yield pektin terbesar (72 % dihasilkan pada variasi berat 10 gram. Variasi waktu ekstraksi juga memberikan pengaruh terhadap yield pektin, semakin lama waktu ekstraksi semakin besar yield pektin kulit buah naga yang dihasilkan. Yield pektin terbesar dihasilkan pada waktu ekstraksi 25 menit. Pektin hasil ekstraksi dapat digunakan sebagai bahan edible film. Extraction of pectinfrom dragon fruit peel is conducted using Microwave Assisted Extraction (MAE method with the variation of the weight of the raw materials are 10, 15, and 20 gram and the time of the extraction are 15, 20 and 25 minutes. Extraction with the variation of the weight of raw material is conducted in 25 minutes using power of 600 W, whereas the extraction with the variation of time is conducted with 10 gram of raw material using power of 600 W. The obtained pectin was analyzed using Fourier Transform Infrared (FTIR and processed into edible film. The result of the research shows that MAE method provides more yield of dragon fruit peel rather than the conventional method. The variation of the weight affecting the amount of the obtained pectin, the less material used in the

  3. Pengaruh Penambahan Grafit terhadap Sifat Tarik, Stabilitas Termal dan Konduktivitas Listrik Komposit Vinil Ester/Grafit sebagai Pelat Bipolar Membran Penukar Proton Sel Bahan Bakar (PEMFC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Galang Wisnu Wardana

    2014-03-01

    Full Text Available Sel bahan bakar merupakan sel elektrokimia yang mampu mengkonversi bahan bakar menjadi energi listrik. Lebih dari 80% dari volume, 70% dari total berat dan 60%  biaya dalam  fuel cell berupa pelat bipolar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh grafit terhadap sifat, stabilitas termal  dan konduktivitas listrik komposit vinil ester/grafit. Matriks yang digunakan adalah epoxy vinil ester (EVE dan novolac vinil ester (NVE. Filler yang digunakan adalah grafit dengan kadar grafit 20 dan 40%.  Bahan campuran dimatangkan dalam furnace pada temperatur  50, 100,  150, 200, 250oC selama dua jam. Pengujian yang dilakukan yaitu FT-IR, tarik, SEM, TGA dan konduktivitas listrik. Hasil pengujian menunjukkan penambahan grafit  dapat menurunkan Modulus Young, sifat tarik dan elongasi. Kekuatan tarik  tertinggi EVE adalah 16.6 MPa sedangkan NVE 10.7 MPa, sedangkan 40% 3.0 MPa untuk EVE dan 2.95 MPa untuk NVE. Stabilitas thermal meningkat dengan penambahan grafit, data 40% grafit menunjukkan  berat sisa pada 800⁰ C senilai 47% untuk EVE maupun NVE. Penambahan grafit juga dapat menaikkan konduktivitas listrik. Data tertinggi diperoleh pada komposisi 40% grafit  yaitu 1,1 S.Cm-1 untuk EVE dan 0.93 untuk NVE.

  4. Pengaruh Temperatur Aging dan Waktu Holding Aging Presipitasi Hardening Pada Struktur Mikro dan Sifat Mekanik Paduan Mg-5Al-1%Y untuk Aplikasi Komponen Otomotif Temperatur Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rieco Malik Darmawan

    2014-09-01

    Full Text Available Paduan magnesium banyak diaplikasikan pada dunia otomotif mobil atau motor dan mesin pesawat terbang. Hal ini dikarenakan berat dari magnesium sendiri yang sangat ringan dan memiliki kekuatan tinggi. Serta paduan magnesium memiliki konduktifitas termal yang baik, modulus elastisitas yang tinggi dan memiliki sifat mekanik yang baik. Pada penelitian ini menggunakan paduan Mg 5Al 1%Y proses conventional melting pada temperatur 7200C waktu holding 1 jam dan didinginkan secara lambat. Variasi temperatur aging adalah 1500C, 2000C dan 2500C dan waktu holding aging 8 jam, 16 jam dan 24 jam. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh temperatur dan waktu holding aging terhadap mikro struktur, kekerasan dan stabilitas termal. Hasil pengujian karakterisasi yang menggunakan alat uji XRD yang menunjukkan adanya fasa α-Mg, β-Mg17Al12 dan Al2Y. Hasil pengujian kekerasan yang bersesuaian dengan aplikasi engine block adalah ketika paduan diberikan perlakuan panas 200°C waktu holding 16 jam yang memilki nilai kekerasan sebesar 81.40 HB. Hasil koefisien termal yang sesuai dengan aplikasinya adalah ketika temperatur aging 2000C waktu holding 16 jam dengan nilai koefisien termal sebesar 26.73 ppm0C-1.

  5. Pengaruh VCO terhadap hitung jenis leukosit, kadar glukosa dan kreatinin darah Mus musculus Balb/c hiperglikemi dan tersensitisasi ovalbumin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NOOR SOESANTI HANDAJANI

    2009-05-01

    Full Text Available Handajani NS, Dharmawan R. 2009. Pengaruh VCO terhadap hitung jenis leukosit, kadar glukosa dan kreatinin darah Mus musculus Balb/c hiperglikemi dan tersensitisasi ovalbumin. Bioteknologi 6: 1-10. Obat-obatan kimia dan insulin dapat menurunkan kadar glukosa darah pada pasien dengan efek samping hiperglikemi makro vaskular. Diabetes dan insiden alergi dipengaruhi kualitas dan kuantitas leukosit. Asam laurat dalam VCO dilaporkan menurunkan tingkat glukosa darah pada kejadian diabetes dan beberapa insiden alergi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh VCO pada tingkat glukosa darah, diferensial leukosit dan kadar kreatinin pada mencit hiperglikemi dan normoglicemic tersensitisasi ovalbumin. Empat puluh lima (45 mencit Mus musculus Balb/c jantan dengan berat rata-rata 35 g dibagi menjadi 9 kelompok dengan 5 ulangan, yaitu 4 kelompok non aloksan dan 5 kelompok hiperglikemi yang diinduksi aloksan, Pada hari ke-22 sampai ke-36, mereka disensitisasi dengan ovalbumin sebagai penyebab alergi. Sampel darah diperoleh dari vena orbital menggunakan heparin sebagai anti koagulan, kadar glukosa darah diukur dengan metode GOD sebanyak 6 kali, pada hari ke-1, 4, 18, 22, 32 dan 37, kemudian diuji dengan ANAVA yang diikuti oleh DMRT 0,05 untk mengetahui tingkat perbedaan antar perlakuan. Pada hari ke-37, diferensial leukosit dan tingkat kreatinin darah ditentukan, lalu dibandingkan dengan nilai normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hitungan diferensial leukosit mencit hiperglikemi, persentase neutrofil jauh lebih rendah daripada nilai normal (3.22%, dan persentase limfosit jauh lebih tinggi daripada nilai normal (94.54%. Konsumsi 0.003 mL/35 g VCO lebih dari 18 hari menurunkan kadar glukosa darah pada mencit hiperglikemi, menurunkan persentase basophile pada mencit tersensitisasi ovalbumin, normalisasi persentase neutrophile tidak meningkatkan tingkat kreatinin darah.

  6. TASAWUF DAN TANTANGAN PERUBAHAN SOSIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yusno Abdullah Otta

    2010-12-01

    Full Text Available Abstract: Sufism in the eras of globalization and information often faces considerable challenges. The function and role of religion in modern life have in some aspects diminished, including sufism because it is claimed to have played no or less role in resolving problems nor stimulating social change. As one of Islamic traditions, sufism makes ihsan as its essential teaching. By this concept, sufism encourages humans to pray to God wholeheartedly. Sufism is now required to show its own existence and function by making fundamental contribution for modern life, an era which differ socio-culturally from the one when sufism firstly emerged. Sufism thus needs to adapt itself to the changes in the era of information and globalization so that it will remain relevant and suitable for human progress. Sufism needs to release itself from its exclusivism and to avoid being trapped in its own logic, namely speculative-trancendentalism Abstrak: Tasawuf di era globalisasi dan informasi seperti saat ini tengah menghadapi tantangan yang sangat berat. Kehidupan modern sudah sampai pada taraf tidak lagi mempercayai fungsi dan peran agama, termasuk di dalamnya tasawuf, sebagai ‘sesuatu’ yang dapat memberikan solusi bagi perubahan sosial. Sebagai manifestasi paripurna dari ajaran Islam, tasawuf berintikan pada konsep Ihsān yang mengajarkan untuk beribadah kepada Sang Pencipta secara ikhlas. Untuk menunjukkan eksistensinya, tasawuf dituntut peran aktifnya secara konstruktif-solutif terhadap berbagai kebutuhan manusia modern yang amat berbeda dengan setting maupun struktur masyarakat pada saat tasawuf “dilahirkan” pada zamannya. Tasawuf dituntut untuk memerlukan “baju” baru di era informasi yang kerap berubah ini, agar tetap realible dan suitable dengan kemajuan zaman. Hal itu dapat dilakukan dengan berusaha “keluar” dari eksklusifismenya dengan meminjam tradisi filsafat analitik pasca positivisme dan tradisi eksistensialis serta dinamika filsafat

  7. Serological survey of Crimean-Congo hemorrhagic fever virus in cattle in Berat and Kolonje, Albania

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ARTA LUGAJ

    2014-06-01

    Full Text Available Crimean–Congo hemorrhagic fever (CCHF is a tick-borne disease caused by the arbovirus Crimean–Congo hemorrhagic fever virus(CCHFV, which is a member of the Nairovirusgenus (family Bunyaviridae. The disease now occurs sporadically throughout much of Africa, Asia, andEurope and results in an approximately 30% fatality rate. Numerous genera of ixodid ticks serve both as vector and reservoir for CCHFV; however, ticks in the genus Hyalommaare particularlyimportant to the ecology of this virus.The aim of this study was to examine the distribution of CCHFV among the cattle in Berat and Kolonje regions in Albania. The data taken in this study indicates for the presence of CCHFV Crimean-Congo hemorrhagic fever virus in these countries. The serum samples were conserved in -20°C and tested with immunological methods using indirect ELISA assay in Friedrich-Loeffler Institute (FLI, Greifswald Germany. Through this technique it was possible to identified IgG antibodies in infected serum samples. From these results in Berat-Terpanwe had an indication about the presence of IgG antibodies in 2 blood samples. 3 serum samples were equivocal and 45 serum samples were negative from the total of 50 serum samples in cattle. While in Kolonje-Erseke the results show the presence of IgG antibodies in 4 blood samples from 54 seum samples in cattle. Respectively the prevalence in these 2 countries in Albania is 4.4% and 8%. These results can clearly proved the presence of CCHFV in livestock in Albania.

  8. Pengaruh Penambahan Kutub Bantu Pada Motor Arus Searah Penguatan Seri Dan Shunt Untuk Memperkecil Rugi-Rugi (Aplikasi pada Laboratorium Konversi Energi Listrik FT-USU)

    OpenAIRE

    Fahni, Al Magrizi

    2015-01-01

    Penggunaan motor DC akhir-akhir ini mengalami perkembangan, khususnya dalam pemakaiannya sebagai motor penggerak. Terutama untuk menggerakkan beban yang berat dan bervarisasi. Oleh sebab itu, diharapkan motor DC dapat bekerja secara efisien. Pada saat motor DC dibebani, akan mengalir arus jangkar yang mengakibatkan terjadinya reaksi jangkar. Arus jangkar yang terlalu besar akan mengakibat timbulnya rugi-rugi daya pada motor DC, salah satu cara untuk memperkecil rugi-rugi day...

  9. Kajian Morfologi Anatomi dan Agronomi antara Kedelai Sehat dengan Kedelai Terserang Cowpea Mild Mottle Virus serta Pemanfaatannya sebagai Bahan Ajar Sekolah Menengah Kejuruan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    As’ad Syamsul Arifin

    2014-06-01

    varietas kedelai sakit. Ada pengaruh va-rietas, kondisi terhadap tinggi tanaman, tidak terdapat pengaruh interaksi varietas dan kondisi terhadap tinggi tanaman. Tidak terdapat pengaruh varietas, kondisi, interaksi varietas dan kondisi terhadap polong hampa. Polong hampa kedelai sehat sebesar 0,55 kali kedelai sakit. Ada pengaruh varietas, kondisi, interaksi varietas dan kondisi terhadap polong isi. Ada pengaruh varietas, kondisi, interaksi varietas dan kondisi terhadap buku subur. Ada pengaruh varietas, kondisi, interaksi varietas dan kondisi terhadap jumlah polong. Ada pengaruh varietas, kondisi, interaksi varietas dan kondisi terhadap jumlah buku. Ada pengaruh kondisi terhadap berat polong. Tidak ada pengaruh varietas, interaksi varietas dan kondisi terhadap berat polong. Ada pengaruh varietas, kondisi, interaksi varietas dan kondisi terhadap jumlah biji. Kata kunci: tanaman kedelai, CPMMV, tanaman terinfeksi, tanaman sehat

  10. SIFAT FISIKA DAN NILAI KETEGUHAN REKAT KAYU KECAPI (Sandoricum koetjape Merr

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Violet Burhanuddin

    2017-06-01

    Full Text Available The research  aim was to determine the physical properties and bonding strenght value of Kecapi wood, and the relationship between the above both parameters, as well.  The above knowledge will be implemented in producing wood products. The ASTM D 143-52 dan ASTM D 1759-64 standard (1975 were used in order to test the physical properties and the bonding strength value.  The research result showed as followed average value of density based on the volume of dried air was 0,42; density based on the volume of dried kiln 0,43; wood moisture content 15,90%; radial shrinkage 2,75%; tangential shrinkage 4,22% and longitudinal shrinkage 0, 13%; anisotropy value was 2,37%; bonding strength value 64,11 kg/cm2 and timber damage 2,0%.The strenght of the wood is III – IV, and durability class as IV-V.  The wood has a high level of defect free and different shrinkage on the three-way cross-section.  Also, the research result showed that the bonding strenght complied with standard and timber damage was low.  So, koetjape wood may be recommended to be products by using glue-bond technology.  Meanwhile the relationships between physical properties and the bonding strength showed that only moisture content which had strong relation with bonding strength, namely r = 0,916. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisika dan nilai keteguhan rekat kayu Kecapi (Sandoricum koetjape Merr serta mengetahui hubungan antara sifat fisika dengan nilai keteguhan rekat kayu. Sifat fisika dan keteguhan rekat ini akan diaplikasikan untuk pemanfaatan produk kayu yang cocok berdasarkan sifat dasar dan besarnya kekuatan kayu tersebut. Pengujian sifat fisika dan nilai keteguhan rekat ini menggunakan standar ASTM D 143-52 dan ASTM D 1759-64 (1975. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai berat jenis berdasarkan volume kering udara 0,42, berat jenis berdasarkan volume kering tanur 0,43, nilai kadar air 15,90%, penyusutan radial 2,75%, penyusutan tangensial 4,22% dan

  11. Peningkatan Produktivitas Lahan Gambut melalui Teknik Ameliorasi dan Inokulasi Mikroba Pelarut Fosfat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Nur Istina

    2014-12-01

    Full Text Available Keterbatasan lahan potensial menyebabkan perluasan areal pertanian mengarah pada lahan gambut. Kendala pengembangan lahan gambut adalah rendahnya kandungan hara tersedia bagi tanaman. Fosfat (P merupakan salah satu unsur hara makro yang penting untuk pertumbuhan dan produksi tanaman, disisi lain ketersediaan hara ini pada lahan gambut terbatas karena ikatan asam organik dan sifat yang mudah tercuci. Penelitian untuk menguji pengaruh ameliorasi dan inokulasi mikroba pelarut fosfat terhadap ketersediaan hara P di lahan gambut dilakukan di kebun pembibitan kelapa sawit petani di Riau dari Oktober 2013 - Maret 2014, menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola Faktorial dengan 30 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan. Variabel yang diamati meliputi : tinggi tanaman, lingkar batang, jumlah daun, lebar daun, panjang daun, kandungan hara tanaman, dan bobot biomasa bibit setelah 5 bulan di pembibitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ameliorasi menggunakan kompos tandan kosong kelapa sawit mampu meningkatkan P tersedia, serapan P oleh batang dan akar, berat brangkasan dan berat kering batang. Sedangkan mikroba pelarut fosfat berpengaruh secara tidak nyata.The limitation of potential land leads agricultural development expansion to the peat soil area. Constrain of the peatland development is the low nutrient content that is required by plant. Phosphate is one of major growth and production limiting nutrient because of the solublelize of the organic acids and immobility The research was conducted from October 2013 – March 2014 at the farmer main nursery in Riau province to test the effect of amelioration and phosphate solubilizing microbe inoculation on P availability on palm oil seedling growth and production at peatland, used Randomized Block Design with 30 treatments and 3 replications. The parameters observed were plant height, leaf number, leaf width, leaf length, stem diameters, nutrient contents, also fresh and dry weight after 5 months at the

  12. Karakteristik Fisik, Kimia, Sensoris, dan Kandungan B-Karoten Bakso yang Terbuat dari Kombinasi Daging Sapi dan Daging Ayam Petelur Afkir dengan Penambahan Daun Katuk (Sauropus androgynus

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rio Olympias Sujarwanta

    2013-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik fisik, kimia, sensoris, dan kandungan β-karoten bakso yang terbuat dari kombinasi daging sapi dan daging ayam petelur afkir dengan penambahan daun katuk. Penelitian ini dilakukan dengan lima macam perlakuan yaitu imbangan daging sapi dan daging ayam petelur afkir dengan perbandingan 100:0, 75:25, 50:50, 25:75, dan 0:100. Lima macam perlakuan tersebut selanjutnya disuplementasi daun katuk dengan konsentrasi 0; 2,5; dan 5% dari berat daging. Pengujian yang dilakukan meliputi uji karakteristik fisik (pH, daya ikat air, dan keempukan, karakteristik kimia (kadar air, protein, dan lemak, karakteristik sensoris (warna, aroma, tekstur, kekenyalan, dan daya terima, dan kandungan β-karoten. Data karakteristik fisik dan kimia dianalisis variansi pola faktorial (3 faktor penambahan daun katuk x 5 faktor imbangan daging. Data karakteristik sensoris dianalisis non-parametrik yaitu uji Hedonik Kruskal-Wallis, dilanjutkan uji Quantitative Descriptive Analysis (QDA dalam model jaring laba-laba (spider web. Perbedaan yang signifikan dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa imbangan daging sapi dan ayam petelur afkir sebesar  0:100% dapat meningkatkan pH, daya ikat air, keempukan, kadar air, kadar protein, dan kandungan β-karoten bakso berturut-turut sebesar 0,20; 5,8%; 4,74 mm/45 g; 5,58%; 4,28%; dan 8,39 μg/100 g; tetapi menurunkan kadar lemak sebesar 0,31% (P<0,05. Penambahan daun katuk pada level 2,5% dapat meningkatkan daya ikat air, kadar air, kadar protein, dan kandungan β-karoten masing-masing sebesar 2,72%; 2,70%; 1,10%; dan 17,82 μg/100 g; tetapi menurunkan pH, keempukan, dan kadar lemak berturut-turut sebesar 0,35; 2,01 mm/45 g; dan 0,08% (P<0,05. Imbangan daging dan level penambahan daun katuk secara umum tidak mengubah karakteristik sensoris dan tidak menunjukkan interaksi antara masing-masing perlakuan. Imbangan daging sapi dan ayam

  13. Keragaan Hama, Penyakit, dan Musuh Alami pada Budidaya Padi Organik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dini Yuliani

    2017-07-01

    Full Text Available Budidaya padi organik bertujuan meminimalkan penggunaan pupuk anorganik dan pestisida kimia, namun kenyataannya tetap tidak terlepas dari gangguan hama dan penyakit. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keragaan hama, penyakit, dan musuh alami pada budidaya padi organik. Penelitian dilaksanakan di Screen Field BB Padi pada Musim Hujan (MH 2015/2016 dan Musim Kemarau (MK 2016. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Split Plot dengan tiga ulangan. Petak utama yaitu varietas: 1. Inpari 25, 2. Inpari 33, dan 3. Sintanur. Anak petak yaitu aplikasi ekstrak daun: 1. Mindi, 2. Sirsak, 3. Mahoni, dan 4. Kontrol. Aplikasi dilakukan pada 4, 6, 8, dan 10 minggu setelah tanam (MST. Pengamatan hama, penyakit, dan musuh alami pada 5, 7, 9, dan 11 MST sebanyak 20 rumpun per plot. Hasil penelitian menunjukkan varietas dan aplikasi Daun Mindi, Sirsak dan Mahoni berpengaruh nyata pada keparahan penyakit busuk batang pada 5 dan 7 MST di MH 2015/2016. Pada musim hujan ditemukan yellowing pada varietas Inpari 25 dan Inpari 33. Akan tetapi, varietas Sintanur lebih tahan terhadap yellowing dengan nilai BWD pada dua musim tanam paling tinggi dibandingkan varietas lainnya. Sintanur memiliki keparahan penyakit Bercak Daun Cercospora paling rendah dibandingkan varietas lainnya. Keparahan penyakit umumnya meningkat seiring dengan bertambahnya umur padi, sedangkan kepadatan populasi hama dan musuh alami berfluktuasi. Kepadatan hama cukup tinggi pada plot kontrol, sedangkan kepadatan musuh alami cukup tinggi pada plot aplikasi ekstrak daun Mindi, Mahoni, dan Sirsak. Organic rice cultivation intents to minimize the use of inorganic fertilizers and chemical pesticides, but in fact not apart from the disruption of pests and diseases. The study aimed to determine the pests, diseases, and natural enemies on organic rice cultivation. The research was conducted at Screen Field of ICRR at WS 2015/2016 and DS 2016, using Split Plot research design with three replications. The

  14. APLIKASI STRUCTURAL EQUATION MODEL (SEM DALAM PENENTUAN ALTERNATIF PENGELOLAAN LINGKUNGAN INDUSTRI KOMPONEN ALAT BERAT BERBASIS PARTISIPASI DAN KEMITRAAN MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Setyo Utomo

    2012-07-01

    Full Text Available As a company engaged in the industrial sector by producing certain components and localized in an industrial area, there will be an impact on the environment. These impacts can be positive in the form of employment, reducing dependence on imported heavy equipment, increase in foreign exchange due to reduced imports and increased exports, increased government revenue from taxes, public facilities improvement and supporting infrastructure, and opening up opportunities for other related industries. These impacts can also be negative in the form of environmental degradation such as noise disturbance, dust, and micro climate change, and changes in social and cultural conditions surrounding the industry. Data analysis was performed descriptively and with the Structural Equation Model (SEM. SEM is a multivariate statistical technique which is a combination of factor analysis and regression analysis (correlation, which aims to test the connections between existing variables in a model, whether it is between the indicator with the construct, or the connections between constructs. SEM model consists of two parts, which is the latent variable model and the observed variable model. In contrast to ordinary regression linking the causality between the observed variables, it is also possible in SEM to identify the causality between latent variables. The results of SEM analysis showed that the developed model has a fairly high level of validity that is shown by the minimum fit chi-square value of 93.15 (P = 0.00029. Based on said model, it shows that the company's performance in waste management is largely determined by employee integrity and objectivity of the new employees followed later by the independence of the employees in waste management. The most important factor that determines the employee integrity in waste management in the model is honesty, individual wisdom, and a sense of responsibility. The most important factor in the employee objectivity in waste management is the support of accurate data in each report of waste management by the company and transparency on reports of the company’s activity. While the factors that determine the employee independency is the company's interests, a sense of employee volunteering, and openness between the company and employees. Keywords : heavy equipment industry, management, environment, Structural Equation Model (SEM

  15. Pengaruh Musik Keroncong selama Pelaksanaan Kangaroo Mother Care terhadap Respons Fisiologis dan Lama Rawat Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anita Rahmawati

    2015-11-01

    (LBW infants. Some care interventions in neonatal intensive care unit, such as infant massage, KMC and listening to music have advantage for infant growth in form of physiological responses and reduce LBW infant-nursing length. This study aimed to determine advantage of keroncong music toward LBW infant’s response during KMC and nursing length. The study design was quasi experimental using pretest and posttest using control group design. Population was mothers and LBW infants implementing KMC. Samples were 60 infants taken by purposive sampling. Inclusion criteria determined for LBW infants were having weight 1,500 – 2,499 gram, without considering pregnancy age, having ability to suckle though still weak, not suffering breathing distress. Meanwhile, exclusion criteria were infants with congenital disorder, sepsis symptoms and infants during therapy photo. Statistical test used paired t-test, independent t-test with p value 0.05. In conclusion, keroncong music influences on decrease of pulse, respiration during KMC and length of infant nursing.

  16. TINGKAT BIOKONSENTRASI LOGAM BERAT DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI IKAN MUJAIR (Oreochromis Mossambicus YANG HIDUP DI PERAIRAN TUKAD BADUNG KOTA DENPASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Rahayu Kusumadewi

    2015-08-01

    Full Text Available Tukad Badung River is one of the potential contamination of heavy metal sare very highin the city of Denpasar. Tilapia (Oreochromis mossambicus isa commonspecies of fish found in the river and became the object of fishing by the public. The fish is usually consume das a food ingredient forever yangler. Fish can be used as bio-indicators of chemical contamination in the aquatic environment. Determination of heavy metal bioconcentration and analysis of liver histopathology gills organs and muscles is performed to determine the content of heavy metals Pb, Cd, and Cr+6, and the influence of heavy metal exposure to changes in organ histopathology Tilapia that live in Tukad Badung. In this observational study examined the levels of heavy metal contamination include Pb, Cd and Cr+6 in Tilapia meat with AAS method (Atomic Absorption Spectrofotometric, and observe the histopathological changes in organ preparations gills, liver, and muscle were stained with HE staining (hematoxylin eosin. Low Pb content of the fish that live in Tukad Badung 0.8385 mg/kg and high of 20.2600 mg/kg. The content of heavy metals Pb is above the quality standards specified in ISO 7378 : 2009 in the amount of 0.3 mg / kg. The content of Cr+6 low of 1.1402 mg / kg and the highest Cr+6 is 6.2214 mg / kg. The content of Cr+6 is above the quality standards established in the FAO Fish Circular 764 is equal to 1.0 mg / kg. In fish with Pb bioconcentration of 0.8385 mg / kg and Cr+6 of 1.1402 mg / kg was found that histopathological changes gill hyperplasia and fusion, the liver was found degeneration, necrosis, and fibrosis, and in muscle atrophy found. Histopathologicalchangessuch asedema and necrosis ofthe liveris foundin fishwith Pb bioconcentration of 4.5225mg/kg and Cr+6 amounted to2.5163mg/kg. Bio concentration of heavy metal contamination of lead (Pb and hexavalent chromium (Cr+6 on Tilapia ( Oreochromis mossambicus who lives in Tukad Badung river waters exceed the applicable standard. Histopathological changes occur in organs gills, liver, and muscle as a result of exposure to heavy metals lead and hexavalent chromium. Advised the people not to eat Tilapia that live in Tukad Badung

  17. PENGGUNAAN Aspergilus niger YANG DIRADIASI GAMMA SEBAGAI BIOREMEDIAN RESIDU TRIAZOFOS DAN LOGAM BERAT PADA BAWANG MERAH (Allium cepa L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Beny Maulana Satria

    2015-06-01

    Full Text Available The use of pesticides and fertilizers containing Pb in agriculture will leave residues in soil, water, and plants. This Pb will be accumulated in the human body and, have a negative impact gradually on human health. The use of gamma-irradiation of Aspergillus niger is expected to reduce the levels of metals and residues triazofos onions. Bioremediation technique using gamma rays against a. niger is still quite a bit or a new research so the research on this is still a little The purpose of this study was to determine the effectiveness of technology A. niger low dose gamma irradiation in reducing heavy metals and low triazofos residue on onion. Apergillus niger low dose gamma irradiated, mixed with organic materials such as Kohe, rice husk and bran. The mixture is fermented for 8 days and then applied to the soil of onion in Bradford to measure levels of Pb and triazofosnya residue. The Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS and Gas Chromatography Mass Spectrophotometer (GCMS was used in this study. The result showed Pb that goes into the water very small and more are stuck in the ground and Pb accumulated in onion is still quite high. Triazofos residue concentrations in onions undetectable or very low in quality standards established under 0,005 ppm. The conclusion of this study, Aspergillus niger were not irradiated and irradiated can withstand heavy metals Pb in soil so it goes into the water a little, but not optimal in Pb which adsorbs into the onion and pesticide residues on onions Triazofos undetected.Keywords: Aspergillus niger, residual triazofos, gamma radiation, onion

  18. Hubungan berat badan lahir, pemberian ASI eksklusif, status gizi dan stimulasi kognitif dengan kecerdasan anak usia 5–6 Tahun

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Andarwati

    2006-03-01

    Full Text Available Background: Intellegence is affected by 2 factors, internal (genetics and external (nutrition intake, infection, toxin, stimu- lation, environmental factors. Sufficient nutrition is very important during pregnancy. Birth weight and exclusive breastfeeding affect brain growth and development. Malnutrition during infancy results in stunting and impaired cognitive function in children. Lack of stimulation may affect intelligence. Objective: The objective of the study was to find out the relationship among birth weight, exclusive breastfeeding, nutrition status and cognitive stimulation and intelligence. Method: An analytic observational study was conducted with cross sectional design, at kindergarten in Prambanan Subdistrict. Subjects were recruited based on a cluster random sampling technique. There were 50 children and mothers met the inclusion criteria of mothers who knew the child’s background (birth weight, breastfeeding practices and were willing to be included in this study. Intelligence was assessed using Stanford Binet test. Data were analyzed with chi square and logistic regression tests. Results: The study showed that 76% of children had normal intelligence and 24% of children had abnormal intelligence. Based on multivariable analysis, low cognitive stimulation was a risk factor of getting low IQ score (OR=15.6; CI 95%=1.725– 141.272, whereas birth weight (OR=1.1; CI 95%=0.126– 9.751, exclusive breastfeeding (OR=4.9; CI 95%=0.494– 49.054 and nutrition status did not relate to intelligence. Conclusion: There was significant relationship between cognitive stimulation and intelligence, whereas birth weight, exclusive breastfeeding and nutrition status did not significantly relate with intelligence.

  19. HUBUNGAN ANTARA TINGGI BADAN, BERAT BADAN, INDEKS MASSA TUBUH, DAN UMUR TERHADAP FREKUENSI DENYUT NADI ISTIRAHAT SISWA SMKN-5 DENPASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nengah Sandi

    2013-07-01

    Full Text Available Has done research on students' Sekolah Menengah Kejuruan (SMK Negeri-5 Denpasar. This research is connected between the body height (BH, body weight (BW, body mass index (BMI, and age on the resting pulse rate changes. The study was conducted in Cross Sectional Analytic in September 2011 on the class I and II SMK Negeri-5 Denpasar. The selection of a random sample of the group (cluster random sampling with a simple random draw of the eight classes as a cluster to get the three classes. Of the three classes of 33 students chosen as men who do not have physical abnormalities and are willing as a research subject. Measurements for body height, body weight, body mass index, age, and the resting pulse rate was conducted in o'clock in the afternoon at 5:00 to 19:00 pm at GOR Ngurah Rai Denpasar. Data were analyzed by correlation of Pearson (Pearson Correlation at the 0.05 significance level. From the analysis found no association between IMT with the resting pulse rate with r = 0.540 and p = 0.001, between the ages of the resting pulse rate with r = 0.460 and p = 0.007 (p ? 0.05 and there is no relationship between body weight and body height with the resting pulse rate with a value of r and p respectively, r = - 0.146 with p = 0.417 and r = 0.190 with p = 0.290 (p > 0.05. Thus, the resting pulse rate is directly influenced by age and BMI with positive correlation.

  20. PENGGUNAAN Aspergilus niger YANG DIRADIASI GAMMA SEBAGAI BIOREMEDIAN RESIDU TRIAZOFOS DAN LOGAM BERAT PADA BAWANG MERAH (Allium cepa L.)

    OpenAIRE

    2015-01-01

    The use of pesticides and fertilizers containing Pb in agriculture will leave residues in soil, water, and plants. This Pb will be accumulated in the human body and, have a negative impact gradually on human health. The use of gamma-irradiation of Aspergillus niger is expected to reduce the levels of metals and residues triazofos onions. Bioremediation technique using gamma rays against a. niger is still quite a bit or a new research so the research on this is still a little The purpose of th...

  1. ANALISIS RESIKO KESEHATAN PENCEMARAN LOGAM BERAT PADA AIR, SEDIMEN, DAN SIMPING (Placuna placenta DI PESISIR KABUPATEN TANGERANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anna Rejeki Simbolon

    2014-07-01

    Full Text Available Waste containing heavy metals originating from human activity in Tangerang will go into the waters and tributaries of the Coastal District Tangerang. Heavy metals accumulate in bodies of water, sediment and biota scallop will go into the human body through exposure to direct dermal contact or intake. The purpose of this study to determine the public health risk due to exposure to heavy metals and formulate risk management that can be done. The approach taken by the USEPA methods of risk analysis and quantification of health risks from exposure to water and sediment using SEDISOIL risk analysis model developed by the National Institute of Public Health and Environmental Protection.. The results showed that in general water quality parameters are still below the quality standard by decree No. 51 of 2004 LH. Analysis of health risks for people who move directly (bathing, swimming, fishing shows the value of RQ > 1, meaning that coastal communities at risk for adverse effects of exposure to heavy metals Pb, Cd and Zn. Similarly, the results of the analysis of risk through consumption of biota scallop, with RQ values > 1 and ECR > 10-4. It shows that scallop (Placuna placenta is not suitable for consumption by the public, because the content of Pd , Cd, and Zn health risk for consuming.Keywords: risk assessment, heavy metals, Tangerang District littoral

  2. Suplementasi multi mikronutrien dibandingkan Fe-asam folat terhadap kadar hemoglobin dan berat badan ibu hamil anemia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herta Masthalina

    2012-07-01

    Conclusion: There were no significant differences in Hb level and weight gain between pregnant mothers consuming multi-micronutrient supplements compared to those consuming Fe – folic acid supplements.

  3. POLA KEGIATAN DAN PENGGUNAAN ENERGI REMAJA PUTRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Y. Krisdinamurtirin

    2012-11-01

    Full Text Available Penelitian mengenai pola kegiatan dan penggunaan energi remaja putri telah dilakukan pada tahun 1991/1992, dengan anggaran rutin. Sebagai subjek adalah siswi SLTA. Remaja putri daerah perkotaan 49 orang SLTA di Kodya Bogor, dan remaja putri daerah pedesaan 45 orang siswi SLTA Kabupaten Bogor. Tujuan penelitian ialah mendapatkan nilai penggunaan energi sehubungan dengan kegiatan yang dilakukan golongan remaja putri, baik dari daerah perkotaan maupun dari daerah pedesaan. Jumlah subjek perkotaan untuk analisis data 33 orang, untuk subjek pedesaan 37 orang. Hasil analisis data menunjukkan bahwa: rata-rata umur, berat badan, tinggi badan, Body Mass Index (BMI, keadaan gizi (% BB/TB, % lemak tubuh/BB, kedua kelompok perbedaannya tidak bermakna (P>0.05. Rata-rata Hb subjek perkotaan 12.5g%, subjek pedesaan 11.0g% (perbedaan bermakna, p<0.01. Rata-rata BMR subjek perkotaan 1104 Kkal/hari, atau 24.39 Kkal/kg BB/hari atau 0.017 Kkal/kg BB/mmenit atau 58.05 Kkal/BMI/24 jam. BMR subjek pedesaan 1238 Kkal/hari atau 27.3 Kkal/kg BB/hari, atau 0.019 Kkal/kg BB/hari, atau 65.73 Kkal/BMI/24 jam. Pola kegiatan kedua kelompok terdapat perbedaan terutama pada kegiatan occupational household task dan naik mobil, lebih banyak dilakukan oleh subjek pedesaan. Besarnya penggunaan energi untuk berbagai kegiatan sehari-hari, kelompok pedesaan lebih besar (39.7 Kkal/kg BB/hari daripada penggunaan energi kelompok perkotaan (35.5 Kkal/kg BB/hari. Maka taksiran nilai kecukupan energi bagi remaja putri adalah 40 Kkal/kg BB/hari, sepadan dengan nilai anjuran kecukupan Widya Karya Nasional Pangan dan Gizi tahun 1988.

  4. INOVASI PUPUK ORGANIK KOTORAN AYAM DAN ECENG GONDOK DIKOMBINASI DENGAN BIOTEKNOLOGI MIKORIZA BENTUK GRANUL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A Asngad

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah membuat formula pupuk organik limbah dari campuran kotoran ayam dan eceng gondok sebagai pupuk organik dasar dan memproduksi pupuk organik unggul kombinasi pupuk organik dasar dan pupuk hayati spora CMA dalam kemasan granul. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen dan analisis laboratorium dilakukan untuk mengetahui kuantitas dan kualitas hara pupuk yang dihasilkan, serta kandungan logam berat. Pupuk secara diskriptif dibandingkan dengan baku mutu pupuk organik menurut SK Mentan 2009. Hasil analisis hara makro dan mikro, serta logam berat pada pupuk organik dasar sudah memenuhi persyaratan baku mutu pupuk organik. Perbanyakan pupuk  hayati CMA diperoleh 35 butir spora CMA/gram. Formula pembuatan campuran pupuk organik dasar: 2 kotoran ayam, 1 eceng gondok. Pupuk tersebut ditambah dengan 1 kg inokulum CMA atau pupuk hayati, 0,5 kg clay merah, 0,5 kg fosfat alam, 0,25 kg clay putih; 500 cc air. Hasil analisis hara makro dan mikro, campuran pupuk organik dasar dan hayati yang telah digranul sesuai dengan standar pupuk organik dari SK Mentan 2009. Disimpulkan bahwa campuran pupuk organik dari bahan dasar (kotoran ayam dan gulma air, yang ditambah dengan pupuk hayati dapat digunakan sebagai alternatif pengganti pupuk anorganik. Pupuk granul lebih efisien dan efektif digunakan untuk berbagai campuran dan di lapang. The research objective is to make the formula of organic fertilizer from water weed and chicken poop mixture as the basic organic fertilizer and to produce excellent organic fertilizer from the combination of basic organic fertilizer and biologic CMA spore fertilizer in a granule package. The study was conducted with an experimental method and laboratory analysis to determine the quantity and quality of fertilizer nutrients and heavy metal content that was descriptively compared to the standard organic fertilizer by SK Mentan 2009. The results showed that the quantity and quality of the fertilizer

  5. SINTESA DAN KARAKTERISASI PADUAN ZrNbMoGe UNTUK MATERIAL KELONGSONG BAHAN BAKAR NUKLIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iman Kuntoro

    2015-04-01

    Full Text Available Sintesa paduan ZrNbMoGe untuk material kelongsong dilakukan dengan proses peleburan dan pengerolan panas untuk menghasilkan pelat tipis dengan ketebalan 1,4 mm. Proses peleburan dilakukan dengan melebur unsur pemadu ZrNbMoGe dalam dapur busur listrik dengan komposisi (prosen berat 97,5% Zr, 1% Nb, 1% Mo dan 0,5% Ge. Proses pengerolan panas dilakukan pada temperatur 800 oC dan 850 oC dengan rasio reduksi 5 % untuk tiap langkah. Hasil karakterisasi menunjukkan kekerasan ingot dan pelat paduan ZrNbMoGe masing-masing sebesar 199 VHR dan 188 VHR, lebih tinggi dibandingkan kekerasan bahan kelongsong Zirkaloi-4. Peningkatan kekerasan diperkirakan terjadi akibat terbentuknya presipitat keras Zr3Ge dalam ingot selama proses peleburan, yang telah diamati dari hasil uji presipitat dengan SEM-EDX dan uji XRD. Hasil uji korosi dalam lingkungan air aqua bidistillate menunjukkan laju korosi yang cukup rendah sebesar 0,0457 MPY, sedangkan hasil uji oksidasi suhu tinggi pada temperatur 800 oC selama 36 jam memberikan pertambahan berat sebesar 0,0959 mg/cm2, mendekati harga pertambahan berat untuk bahan Zirkaloi-4 sebesar 0,1105 mg/cm2. Kata kunci : sintesa, zirkonium, kelongsong, rol.   Synthesis of ZrNbMoGe alloy used for nuclear fuel cladding material was performed by melting and hot rolling processes to produce thin plates of 1.4 mm thickness. The melting process was done by melting the elements of ZrNbMoGe alloy using an arc melting furnace with compositions (weight percentage of 97.5% Zr, 1% Nb, 1% Mo and 0.5% Ge. The hot rolling process was done at temperatures of 800 oC and 850 oC with reduction ratios of 5% for each step. Result of the characterizations showed that the hardness of ingot and plate of ZrNbMoGe alloy were 199 VHR and 188 VHR respectively. These are higher than the hardness of the cladding material of Zircaloi-4. Increasing of hardness was believed due to the formation of hard precipitates of Zr3Ge in the ingot during the melting process

  6. KOMPOSIT SERAT ALAM AKAR WANGI DAN LIMBAH SERBUK GERGAJIAN KAYU SEBAGAI BAHAN DASAR ALTERNATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purwanto Purwanto

    2016-09-01

    Full Text Available penelitian ini  adalah mengkaji tentang pemanfaatan limbah untuk membuat bahan komposit dari  limbah serbuk gergajian kayu (SGK dan bahan alam serat akar wangi (SAW. Metode yang digunakan dalam penelitian menggunakan eksperiman di laboratorium dengan membuat komposit SGK-SAWK  dalam bentuk lembaran dan poros dengan perbandingan berat antara SGK dan SAW adalah 5:1, 5:2, 5:3, 5:4 dan 5:5. Setelah terbentuk komposit kemudian dibuat specimen uji, untuk  uji tarik  spesimen  di buat sesuai standart JIS R7601 dan uji akustik (redam suara sesuai standart ASTM E336-90. Pengujian dilakukan di Laboratoriun Bahan dan Laboratorium Getaran dan Akustik, Fakultas Teknik UGM Yogyakarta. Hasil penelitian  komposit antara serat akar wangi  dan serbuk gergajian kayu bisa mencapai kekuatan tarik  36,2 kg/mm2 pada komposisi 5:2, hasil ini nilainya lebih tinggi dibandingkan dengan kekuatan tarik bahan kayu kamper sebesar 12,81 kg/cm2. Demikian juga dalam sifat yang lain komposit ini mempunyai kemampuan sebagai  peredam suara bisa mencapai nilai redam (α 0,99, pada frekuensi 800 Hz. Nilai ini juga lebih tinggi bila dibandingkan dengan bahan kayu yang mempunyai nilai koefisien redam (α sebesar 0,07 dan pada plywood nilai redamnya (α sebesar 0,08. Pembuatan komposit dari bahan serat alam dan limbah bisa dilakukan pada skala rumahan sehingga pemanfaatan bahan tersebut dapat dijadikan alternatif bahan dasar pembuatan produk-produk kreatif maupun desain interior yang murah dan ramah lingkungan di industri kecil.

  7. Respons Peristalsis dan Neuron Mienterik Nitrergik Usus Halus Kelinci yang Diinfeksi Eimeria magna

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amelia Hana

    2012-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon usus kelinci yang diinfeksi Eimeria magna denganmengamati frekuensi dan amplitudo kontraksi peristalsis, dan jumlah neuron mienterik nitrergik usushalus. Hewan percobaan yang digunakan adalah 60 ekor kelinci jantan lokal sehat umur 5 bulan dengankisaran berat badan 1,5-1,8 kg, dan bebas koksidiosis. Seluruh kelinci percobaan diadaptasikan dengankondisi lingkungan penelitian selama 7 hari dengan pakan pellet dan air minum ad libitum. Kelincidipelihara dalam kandang individual. Enam puluh ekor kelinci tersebut dibagi secara acak menjadi 3kelompok masing-masing 20 ekor. Kelompok I sebagai kontrol (K-0 diberi 1,0 ml akuades/ekor per oral,kelompok II (K-10 diinfeksi 10x106 ookista E. magna/ekor per oral dosis tunggal, dan kelompok III (K-20diinfeksi 20x106 ookista E. magna /ekor per oral dosis tunggal. Pascainfeksi setiap hari 4 ekor per kelompokdianestesi dengan uretan (1,55 g/kg BB dalam larutan 25%, secara intraperitoneal, kemudian dibedah,diambil segmen usus halus (duodenum, jejunum, dan ileum. Segera setelah itu kelinci dibunuh dengancara dislokasi cervikal. Segmen usus halus diukur gerak peristalsis secara elektromiografik. Selanjutnyasampel tersebut dibuat preparat histokimia dengan teknik pewarnaan Nicotinamide Adenine DincleotidePhosphate-diaphorase (NADPH-d untuk mengetahui jumlah neuron mienterik nitrergiknya. Data frekuensidan amplitudo kontraksi peristalsis, dan jumlah neuron mienterik nitrergik usus halus kelinci dianalisissecara statistika dengan sidik ragam dan uji-t (LSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa infeksi10x106 dan 20x106 ookista E. magna dapat menyebabkan timbulnya peningkatan frekuensi peristalsisusus halus (p<0,01, penurunan amplitudo kontraksi usus halus (P<0,01, dan penurunan jumlah neuronmienterik nitrergik usus halus (P<0,01 dibandingkan kelompok kontrol (K-0. Dari hasil disimpulkanbahwa infeksi ookista E. magna dapat menyebabkan peningkatan frekuensi peristalsis

  8. Efektivitas Busur Multiloop Edgewise Pada Kasus Crowding Berat Disertai Palatal Bite

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nolista Indah Rasyid

    2014-12-01

    omega asimetri. Lengkung gigi regio posterior mengalami kontraksi lateral dan lengkung gigi kearah anterior mengalami protraksi. Perawatan kasus dilakukan dengan menggunakan alat cekat teknik Edgewise dengan multiloop pada regio anterior dan posterior disertai pencabutan empat gigi premolar pertama. Hasil perawatan setelah 6 bulan menunjukkan crowding, palatal bite, dan scissor bite terkoreksi. Overjet menjadi 4,20 mm dan overbite 3,90 mm. Bentuk lengkung pada rahang atas dan rahang bawah menjadi parabola simetris. Jarak intermolar rahang atas bertambah sebesar 2,11 mm dan rahang bawah bertambah sebesar 1,22 mm.   Effectiveness of multiloop edge wise arch in severe crowded case accompanied by palatal bite. MEAW appliance is a tehnique which is able to efficiently treat many cases including severe crowding with very low load deflection. The objectives of this study is to evaluate the treatment of severe crowding malocclusion with palatal bite using multiloop edgewise archwire. A 15 years old man with Angle class I type 1,4 malocclussion, class I sceletal with bimaxillary retrusion and bidental protusion. Severe crowding malocclusion in anterior and posterior region, palatal bite in 12, 11, 21, 22 to 42, 41, 31, 32, scissor bite in 15 to 45, overjet 6,21 mm and overbite 6,04 mm. asymmetry in both of dental arch, but the shape of the upper arch was parabola and lower arch was omega. Contraction of dental arch in posterior region and protraction in anterior region. This case was treated with extraction of four first premolar using multiloop edgewise arcwire tehnique, the loops were placed in anterior and posterior region. After six month of treatment the result showed that MEAW could correct severe crowding, palatal bite and scissor bite. Overjet became 4,20 mm and overbite became 3,90 mm. Shape of upper and lower dental arch became symmetric parabola. Upper intermolar increased 2,11 mm and lower intermolar 1,22 mm.

  9. PROFIL PROTEIN SUSU DAN PRODUK OLAHANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Susanti

    2017-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kadar protein dan profil protein pada beberapa susu (susu kedelai, susu kambing dan olahannya (yogurt, tofu. Kadar protein diukur dengan metode Lowry, sedangkan profil protein dianalisis menggunakan SDS PAGE. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Kadar protein tertinggi pada sampel yang dianalisis terdapat pada produk yogurt A (579,5 mg/ml, disusul susu kedelai (289,99 mg/ml dan susu kambing (133,1 mg/ml. Analisis profil protein terlihat pita protein dengan mobilitas terendah sampai tertinggi terletak pada berat molekul 14-150 KDa. Pita protein khas yang hanya dimiliki susu kambing adalah pita 150kDa. Sementara pita protein khas yang hanya dimiliki susu kedelai adalah pita 44 kDa dan 55kDa. Pita protein yang khas hanya dimiliki yogurt A (dengan bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus adalah pita 65Da. Semua jenis susu dan olahannya memiliki pita 70kDa, kecuali susu kedelai. Profil protein susu kedelai dan tofu menunjukkan profil protein yang sangat berbeda, namun keduanya memiliki pita 18kDa.This study aimed to observe protein level and profiles on some milks (soy milk, goat's milk and dairy (yogurt, tofu product. Protein content was observed by Lowry method, whereas the protein profiles were analyzed by polyacrylamide gel electrophoresis. Data were analyzed descriptively. The highest protein content of the observed sample was in yogurt A products (579,5 mg/ml, followed by soy milk (289,99 mg/ml and goat's milk (133,1 mg/ml. Analysis of protein profiles showed protein bands with lowest to highest mobility lies in the molecular weight of 14-150 KDa. Typical protein band of goat's milk was a 150kDa band. While the typical protein bands of soy milk were 44 kDa and 55kDa band. The typical protein band of yogurt A (with Lactobacillus bulgaricus and Streptococcus thermophillus bacterium was 65Da. All types of milks and dairy had 70kDa band, except for soy milk. Protein

  10. PENENTUAN KAWASAN LAHAN KRITIS HUTAN MANGROVE DI PESISIR KECAMATAN MODUNG MEMANFAATKAN TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DAN PENGINDERAAN JAUH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoga Ibnu Graha

    2009-10-01

    Full Text Available Fenomena konversi hutan mangrove dijadikan sebagai kawasan pertambakan dan pemukiman banyak dijumpai di kawasan pesisir Kecamatan Modung. Sayangnya, eksploitasi sumberdaya pesisir yang dilakukan selama ini, telah mengidentifikasikan fenomena kerusakan yang tidak hanya mengancam kemampuan ekosistem pesisir dalam menyediakan sumberdaya alam, tapi juga telah mereduksi kemampuannya dalam mencegah  bencana alam di wilayah pesisir. Untuk mengembalikan dan melestarikan funsi-fungsi ekosistem pesisir, maka perlu adaya upaya mengkuantifikasi nilai- nilai dari sumberdaya utama pesisir yang ada melalui Studi Penentuan Lahan Kritis Hutan Mangrove di Pesisir Kecamatan Modung Memanfaatkan Sistem Informasi Geografis (SIG. Metode penelitian menggunakan metode skoring serta analisis data. Untuk menilai Kekritisan Lahan digunakan 3 metode yaitu dengan menggunakan SIG dan Inderaja, Pengukuran langsung dilapang (terestris dan secara sosial ekonomi. Total Nilai Skoring (TNS tingkat kekritisan lahan mangrove di pesisir Kecamatan Modung melalui SIG dan Inderaja menunjukkan bahwa diseluruh Desa penelitian masuk kedalam kategori rusak. Sedangkan Total Nilai Skoring secara terestris (survey lapang menunjukkan bahwa Desa yang termasuk dalam kategori rusak yaitu : Desa Karang Anyar, Suwaan, Langpanggang dan Desa Pangpajung.  Untuk kategori rusak berat terdapat di Desa Modung serta yang termasuk kategori tidak rusak yaitu Desa Patengteng.Total Nilai Skoring dari hasil wawancara terhadap responden menyatakan bahwa Desa Karang Anyar, Modung, Suwaan, Patengteng dan Desa Pangpajung termasuk dalam kategori dimana faktor sosial ekonomi berpengaruh terhadap kerusakan hutan mangrove. Sedangkan Desa Langpanggang termasuk dalam kategori faktor sosial ekonomi kurang berpengaruh terhadap kerusakan hutan mangrove. Kata kunci : Lahan kritis, mangrove, SIG dan Indraja

  11. PENGARUH LINGKUNGAN SUHU TINGGI DAN SUHU RENDAH TERHADAP KONSUMSI ZAT GIZI DAN STATUS GIZI ORANG DEWASA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fithia Dyah Puspitasari

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe imbalance nutrition intake for a long term period can cause changes in weight, body composition andmay alter health problem. The environment temperature can affect the 24 Hours Energy Expenditure (24-hEE magnitude. This research was aimed to investigate the differences of adult's nutrient intake pattern inhigh-temperature and low-temperature area. Research was held in high-temperature area (Jakarta and lowtemperaturearea (Tawangmangu. Frequency distribution analysis was done to obtain the respondentcharacteristics, while bivariat test was done to determine the difference of energy consumption rate andnutritions. The results showed that the subjects in high-temperature area consumed higher total protein,total vitamin B2 and total calcium than the subjects in low-temperature area. Subject in low-temperaturearea consumed more partial calcium compare to subjects in high-temperature area. There was a signifiCantdifference in average of total vitamin A intake between less and overweight group (p=0,049; normal andoverweight group (p=0,007 and between overweight and obese group (p=0,004.Keywords: Nutrient intake, nutrition status, environment temperature ABSTRAKKetidakseimbangan asupan zat gizi pada jangka waktu yang lama mengakibatkan perubahan berat badan,komposisi tubuh dan memungkinan timbulnya gangguan kesehatan. Suhu lingkungan mempengaruhibesaran 24 Hours Energy Expenditure (24-h EE. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan polakonsumsi zat gizi orang dewasa di lingkungan bersuhu tinggi dan lingkungan bersuhu rendah. Penelitiandilakukan di area bersuhu tinggi (Jakarta dan area bersuhu rendah (Tawangmangu. Analisis distribusifrekuensi dilakukan untuk mengetahui karakteristik responden sedangkan uji bivariat dilakukan untukmengetahui beda jumlah konsumsi energi dan zat gizi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subyek padaarea suhu tinggi mengonsumsi protein total, vitamin B2 total dan kalsium total lebih banyak

  12. Pengaruh suplementasi serat Psyllium husk dan diet rendah kalori seimbang terhadap berat badan, kadar kolesterol high-density lipoprotein, dan trigliserida serum pada obes I

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irnawaty Rasyid

    2014-07-01

    Full Text Available Background: The increased prevalence of obesity will bring a great impact in the health sector, due to the effect of the influence of organ in the body such as type 2 diabetes mellitus (T2DM and cardiovascular disease (CVD. Reduced energy diet and exercise are effective for management weight loss. During the restriction diet, an obese person should increase the amount of dietary fiber up to 20−35 g/day, specifically of soluble fiber, to more effective fat loss and improve serum high-density lipoprotein (HDL and triglyceride (TG cholesterol concentration. Psyllium husk (PH is a source of natural soluble fiber obtained from Plantago ovate Forssk seed. Objective: The aim of the study have investigated the change of body weight, serum HDL cholesterol, and TG concentration in obese I after supplemented PH 8.4 g/day and balanced deficit calories diet (BDCD for 4 weeks. Method: The survey used double-blind randomized clinical trial with parallel design. Subjects were randomly divided into two groups; treatment (T group and placebo (P group. The T subjects received psyllium husk (PH 8.4 g/day and BDCD 1200 kcal/day and the P subjects received placebo and BDCD 1200 kcal/day. The analyzed used independent t-test and Mann-Whitney. Results: A total 28 subjects (14 subjects in each group had completed the intervention. There were no serious adverse effects reported during the intervention. Intake of dietary fiber in T group was 17.2 ± 2.8 g/day had significantly higher than P group 8.6 (5.2−15.2 g/day, although supplemented with PH didn’t meet the recommendation of fiber intake (20-35 g/day. Decrease of body weight was -1,8 ± 0,8 kg and triglyceride level was -1,5 (-416−77 in T group that statistically insignificant difference (p=0,39 and p=0,84 with P group -1,6 ± 0,9 kg and -10,0 ± 31,3. Soluble supplementation (P group increased serum HDL cholesterol concentration was 0,0 ± 4,3 mg/dL that statistically insignificant difference (p=0,86 with T group -0,4 ± 5,9. Conclusion: PH supplementation 8.4 g/day and BDCD 1200 kcal/day in obese I can not reduce body weight, serum high-density lipoprotein cholesterol, and triglyceride concentration level in 4 weeks.

  13. KONTAMINASI LOGAM BERAT MERKURI (Hg) DAN TIMBAL (Pb) PADA AIR, SEDIMEN DAN IKAN SELAR TETENGKEK (Megalaspis cordyla L) DI TELUK PALU, SULAWESI TENGAH

    OpenAIRE

    Matius Paundanan; Etty Riani; Syaiful Anwar

    2015-01-01

    Palu bay waters is susceptible to heavy metal pollution due to the inclusion of the waste product of Palu city, and such as agriculture, and traditional mining. The objective of this research was to determine the contamination of heavy metals mercury (Hg) and lead (Pb) in water, sediment, and torpedo scad fish (Megalaspis cordyla). Sampling was done purposively at 10 sampling points. Parameters of water quality measurements were done in the field for temperature, pH, brightness, turbidity, an...

  14. KONTAMINASI LOGAM BERAT MERKURI (Hg DAN TIMBAL (Pb PADA AIR, SEDIMEN DAN IKAN SELAR TETENGKEK (Megalaspis cordyla L DI TELUK PALU, SULAWESI TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Matius Paundanan

    2015-09-01

    Full Text Available Palu bay waters is susceptible to heavy metal pollution due to the inclusion of the waste product of Palu city, and such as agriculture, and traditional mining. The objective of this research was to determine the contamination of heavy metals mercury (Hg and lead (Pb in water, sediment, and torpedo scad fish (Megalaspis cordyla. Sampling was done purposively at 10 sampling points. Parameters of water quality measurements were done in the field for temperature, pH, brightness, turbidity, and dissolved oxygen (DO, and at laboratory analysis for salinity, chemical oxygen demand (COD, ammonia, and nitrates. Heavy metals were analized by following APHA, and Indonesian National Standard (SNI methods. The results showed that Hg consentrations in water, sediment, gill, meat, liver, and spleen were 0.0008-0.0042 mg/l, 0.017-0.287 mg/kg, 0.007-0.145 mg/kg, 0.014-0.046 mg/kg, 0.052-0.106 mg/kg, and 0.043-0.414 mg/kg, respectively. Pb concentrations in water, sediments, gill, meat, liver, and spleen were 0.0130-0.0392 mg/l, 2.647-8.987 mg/kg, 0.132-0.775 mg/kg, 0.005-0.734 mg/kg, 0.295-1.871 mg/kg, and 1.654-12.92 mg/kg, respectively. The average of Hg and Pb concentrations in the water had exceeded the specified quality standards, while in the sediment were still below the quality standards. The average of Hg and Pb concentrations in all observed fish organs were below the quality standards, except for Pb concentrations in gill, liver, and spleen.Keywords: heavy metals, water, sediment, Megalaspis cordyla, Palu Bay

  15. PENGARUH KONSENTRASI KATALIS DAN PERBANDINGAN MOLARITAS REAKTAN PADA SINTESIS SENYAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Galuh Widiyarti

    2012-01-01

    Full Text Available In the laboratory scale, the effect of the concentration of H2SO4 catalyst (1.25-6.25 (% w/w and the equivalent mol ratio between lauric acid and glycerol (1:1; 1:2.5; 2.5:1 on the synthesis of a-monolaurin has been studied. The a-monolaurin compound has been synthesized from lauric acid and glycerol was done by batch esterification on the free solvent system. The esterification by using 5% H2SO4 catalyst and equivalent mol ratio between lauric acid and glycerol 1:2.5 produced most monolaurin, and dilaurin in amount of 31.14 and 4.42%, respectively. The monolaurin and dilaurin are identified by thin layer chromatography (TLC, infrared spectrophotometer (FTIR, liquid chromatography-mass spectrometer (LC-MS, and Nuclear Magnetic Resonance (NMR spectrometer. The spectral data of monolaurin was compared to spectral data of standard a-monolaurin.Telah dilakukan penelitian sintesis senyawa a-monolaurin dari asam laurat dan gliserol, dengan konsentrasi katalis H2SO4 (1,25 s.d. 6,25 (% berat dan perbandingan molaritas reaktan asam laurat terhadap gliserol (1:1; 1:2,5; dan 2,5:1 sebagai parameter. Pada reaksi esterifikasi dengan konsentrasi katalis H2SO4 5%  dan perbandingan molaritas asam laurat terhadap gliserol 1:2,5 dihasilkan senyawa a-monolaurin terbanyak 31,14% sebagai hasil utama dan senyawa a,a’-dilaurin 4,42% sebagai hasil samping sintesis. Kedua senyawa hasil sintesis diidentifikasi dengan kromatografi lapis tipis (KLT, spektrofotometer infra merah (FTIR, spektrometer massa liquid chromatography-mass spectrometer (LC-MS, dan spektrometer resonansi magnetik inti (NMR. Karakteristik senyawa a-monolaurin hasil sintesis dibandingkan  dengan karakteristik a-monolaurin standar.   

  16. Pengaruh Konsentrasi CaCl2 Dan Alginat Terhadap Karakteristik Analog Bulir Jeruk Dari Alginat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosmawaty Peranginangin

    2015-12-01

    Full Text Available Alginat memiliki sifat dapat membentuk gel dengan adanya ion Ca2+, yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan dasar pembuatan bulir jeruk analog. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan konsentrasi alginat dan CaCl2 yang optimum dalam pembuatan bulir jeruk analog  dengan menggunakan response surface methodology (RSM dan mempelajari karakteristik bulir jeruk analog yang dihasilkan. RSM dengan central composite design (CCD pada software Design Expert 7 (DX 7 digunakan dengan variasi konsentrasi alginat dan konsentrasi CaCl2 sebagai variabel. Parameter yang diamati pada analog bulir jeruk meliputi kekuatan gel, viskositas, sineresis, dan pH. Selain itu juga diamati kadar air, kadar abu, kadar serat, dan uji sensoris (hedonik skala 5. Analog bulir jeruk disimpan dalam larutan sari jeruk  selama 1 bulan dengan pengamatan berat dan warna periode per minggu. Optimasi dilakukan dengan menggunakan program DX 7 (RSM dan 5 kali ulangan pada bulir jeruk yang dibuat dari alginat 0,8% dan CaCl2 0,5%.  Analog bulir jeruk yang dihasilkan memiliki kekuatan gel 130,29 g/cm2; viskositas larutan 118,6 cPs; sineresis 43,47% dan pH 3,99; sedangkan kadar air 94,05%; kadar abu 0,35%; kadar serat 2,46%. Hasil uji hedonik skala 5 pada analog bulir jeruk  memiliki nilai yaitu mendekati suka untuk tekstur (3,73, suka untuk kenampakan (4 dan antara agak suka hingga suka untuk rasa (3,53.

  17. Intrusi Berat dengan Keterlibatan Multipel Gigi Insisivus Maksila akibat Trauma pada Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andhika Priyatama

    2015-12-01

    Full Text Available Trauma gigi anak merupakan kasus yang sering dijumpai. Intrusi gigi merupakan salah satu akibat trauma berupa perpindahan gigi ke dalam soket alveolaris. Intrusi gigi permanen anak dengan pertumbuhan akar sempurna perlu segera ditangani untuk menghindari kerusakan permanen gigi dan jaringan pendukung. Reposisi secara bedah dipilih dengan pertimbangan kondisi umum, lama kejadian, keparahan dislokasi, kondisi mahkota dan pertumbuhan akar. Tujuan laporan ini adalah melaporkan keberhasilan pembedahan pada kasus fraktur dentoalveolar dengan multipel gigi intrusi. Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun datang ke RSGM Prof. Soedomo dengan keluhan gigi masuk ke langit-langit setelah terjatuh kurang lebih 30 menit sebelum kedatangan. Keadaan umum baik, compos mentis,  GCS 15, tanda vital normal, rasa sakit pada gigi atas (VAS = 7, tidak dicurigai cedera kepala atau trauma di tempat lain. Pemeriksaan klinis menunjukkan vulnus laceratum pada gingiva anterior maksila, empat gigi incisivus maksila (12,11, 21, 22 mengalami intrusi. Gigi insisivus sentral dan lateral kanan terlihat sepertiga mahkota, gigi insisivus sentral dan lateral kiri mahkota tidak tampak. Pemeriksaan radiografis menunjukkan intrusi gigi insisivus maksila dengan kedalaman lebih dari 7 milimeter, akar gigi telah tumbuh sempurna, dan tidak terdapat fraktur akar, fraktur mahkota maupun fraktur rahang. Tindakan yang dilakukan adalah reposisi gigi intrusi dan fiksasi interdental maksila. Perawatan bedah dan fiksasi interdental memberikan hasil yang sangat  baik. Hasil kontrol pasca perawatan didapatkan oklusi normal, pasien mampu membuka dan menutup mulut tanpa ada gangguan, gigi-gigi intrusi dalam kondisi vital, mastikasi normal, dan estetika baik. Severe Traumatic Intrusions of Multiple Maxillary Incisors In Children. Dental trauma is one of the most common traumas during childhood. The report will discuss about a treatment of multiple severe traumatically  intruded maxillary incisors in

  18. Asupan Gizi dan Mengantuk pada Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sada Rasmada

    2012-10-01

    Full Text Available Asupan nutrisi dan energi, status nutrisi, serta aktivitas harian berpengaruh pada kejadian mengantuk yang berpengaruh negatif pada konsentrasi dan produktivitas belajar pada mahasiswa. Kejadian mengantuk berhubungan dengan penurunan kemampuan kognitif yang disebabkan oleh defisiensi zat besi. Seseorang yang mengantuk akan mengalami penurunan aktivitas fisik yang menyebabkan kelebihan berat badan sehingga berisiko lebih tinggi untuk terkena penyakit degeneratif seperti penyakit kardiovaskular dan diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor dominan yang berpengaruh pada kejadian mengantuk di kalangan mahasiswa. Penelitian dengan desain studi cross sectional ini dilakukan terhadap sampel 139 mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia. Proporsi mahasiswa yang hampir mengantuk sekitar 28,80%. Terdapat hubungan yang signifikan antara durasi tidur dan masalah kantuk (nilai p = 0,048. Mahasiswa dengan durasi tidur < 8 jam per hari mengalami kejadian mengantuk 0,50 kali lebih besar daripada mahasiswa dengan durasi tidur ³ 8 jam per hari. Faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian mengantuk adalah durasi tidur setelah dikontrol dengan asupan protein dan lemak, aktivitas fisik, dan paparan media. Mahasiswa yang sering mengantuk memperlihatkan asupan zat besi rendah sehingga disarankan untuk meningkatkan asupan zat besi yang berasal dari sumber makanan yang mengandung heme. Kata kunci: Asupan nutrisi, aktivitas fisik, konsentrasi, masalah kantuk Abstract Nutrient and energy intake, nutrition status, and daily activity could give impact for sleepiness problem. Sleepiness related to the decreasing of cognitive ability that caused by iron deficiency. A person who feels sleepy will have a lack of physical activities that lead to overweight and therefore has a higher risk to suffer degenerative diseases such as cardiovascular and diabetes mellitus. This study aimed to analyze dominant factor that can give

  19. Kombinasi Boraks dan Asam Borat sebagai Bahan Penghambat Api dan Antirayap Pada Kayu Meranti Merah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahdi Santoso

    2015-01-01

    Full Text Available Kayu mempunyai sifat yang mudah terbakar dan sebagian besar mempunyai keawetan alami yang rendah. Perbaikan kualitas kayu dilakukan untuk mengatasi kelemahan tersebut, salah satunya dengan mengimpregnasikan bahan kimia yang bersifat menghambat api dan beracun terhadap organisme perusak kayu. Tujuan penelitian ini adalah melihat kemampuan boraks:asam borat (1:1 untuk meningkatkan ketahanan kayu meranti merah terhadap api dan rayap kayu kering dan mengetahui proses pengawetan yang efektif. Penelitian ini menggunakan kayu meranti merah (Shorea spp berukuran 6 x 15 x 500 cm. Waktu pengawetan adalah 1, 2, dan 3 jam serta konsentrasi bahan pengawet 7% dalam 5 ulangan. Metode pengawetan menggunakan metode sel kosong dengan tekanan 12 kg/cm2 . Pengujian ketahanan terhadap api mengacu pada ASTM E 69-02 prosedur B, pengujian ketahanan terhadap rayap kayu kering mengacu pada metode rayap makan tanpa pilihan. Parameter yang diamati ialah absorpsi, retensi aktual, intensitas bakar, suhu pembakaran maksimal, lama pembaraan, mortalitas rayap kayu kering, pengurangan berat contoh uji, derajat kerusakan dan kondisi fisik sampel setelah uji bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi boraks:asam borat (1:1 memiliki efektivitas yang tinggi untuk meningkatkan ketahanan kayu meranti merah terhadap api dan rayap kayu kering. Proses pengawetan yang paling efektif adalah lama penekanan 2 jam dengan absorpsi 331 kg/m3 ; retensi aktual 28,8 kg/m3 ; intensitas bakar 10,9%; suhu pembakaran maksimal 140ºC; lama pembaraan 1,03 menit; mortalitas rayap kayu kering 100%; pengurangan berat contoh uji 0,002%; serta derajat kerusakan kategori ringan. Katakunci: penghambat api, anti rayap, boraks, Shorea spp, Cryptotermes cynocephalus   Borax and Boric Acid Combination As Fire Retardant and Anti-termite Agents on Red Meranti Wood Abstract Woods have properties which are easy to be ignited by fire and most of them have a low natural durability. Therefore, it is required to

  20. Model Prediksi Indeks Massa Tubuh Remaja Berdasarkan Riwayat Lahir dan Status Gizi Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Demsa Simbolon

    2013-08-01

    Full Text Available Usia remaja merupakan salah satu kelompok umur rentan terhadap masalah gizi sebagai akibat riwayat lahir dan status gizi buruk sebelumnya yang konsekuensinya buruk dalam daur hidup berikutnya. Penelitian ini menggunakan data Indonesia Family Life Survey (IFLS dengan desain studi longitudinal, bertujuan memperoleh model prediksi IMT remaja berdasarkan riwayat lahir dan status gizi anak. Sampel berjumlah 837 balita dipilih secara multistage random sampling. Riwayat lahir diukur dari berat lahir dan umur kehamilan. Pengukuran status gizi dilakukan mulai balita sampai remaja (15 - 19 tahun. Analisis menggunakan regresi logistik multinomial. Rata-rata berat lahir bayi perempuan 147 gram lebih rendah dibandingkan bayi laki-laki. Terdapat 7,4% berat bayi lahir rendah, dengan prevalensi tertinggi pada perempuan (9,3%. Terdapat masalah gizi ganda pada balita yaitu 47% stunting, 29,7% underweight, 10% wasting, dan 13,9% gemuk/obesitas. Sebesar 51,7% balita mengalami gangguan pertumbuhan dengan stunting sebagai kontribusi terbesar. Risiko remaja gemuk/obesitas diprediksi dari kelahiran prematur, stunting usia 8 - 12 tahun, dan gemuk/obesitas usia 8 - 12 tahun. Risiko remaja kurus diprediksi dari IMT kurus saat berusia 5 - 9 tahun dan usia 8 - 12 tahun. Perlu intervensi yang diprioritaskan pada remaja perempuan untuk mencegah kelahiran prematur dan fetal programming, serta evaluasi program Pemberian Makan Tambahan (PMT pada balita yang lebih memfokuskan pada penambahan berat badan tanpa mempertimbangkan tinggi badan. Adolescents is one of the age groups vulnerable to nutritional problems as a result of poor birth history and nutritional status, and then have bad consequences the next life cycle. Research using data Indonesia Family Life Survey (IFLS with longitudinal study designs to predict adolescent body mass index based on the history of birth and child nutritional status. Sample consisted of 837 children selected by multistage random sampling. History

  1. MODEL MULTILEVEL PERTUMBUHAN ANAK USIA 0-24 BULAN DAN VARIABEL YANG MEMPENGARUHINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irianton Aritonang

    2013-01-01

    Full Text Available Tujuan umum penelitian ini untuk mengkaji bagaimana berbagai variabel mempengaruhi pertumbuhan anak usia 0-24 bulan di kabupaten Sleman. Penelitian noneksperimen desain korelasional ini dilakukan pada 272 anak usia 0-24 bulan yang diambil secara acak stratifikasi dari dua kecamatan (Sleman dan Moyudan yang ditentukan secara purposif. Analisis multilevel pertumbuhan anak dilakukan dengan program Stata-10 dan analisis jalur dilakukan dengan program Amos-8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan variabel berat badan lahir, jenis kelamin dan strata usia anak dan status gizi ibu dengan pertumbuhan anak pada level-1 dan ada hubungan variabel hasil penimbangan pada level-2, sedangkan pada level 3 ada hubungan yang tidak signifikan hasil penimbangan dan pencapaian program. Hasil analisis jalur yang mempengaruhi pertumbuhan anak 0-24 bulan, yakni variabel endogenous terdiri dari status gizi ibu, pengetahuan ibu tentang gizi seimbang, pertumbuhan anak indeks BB/U, hasil penimbangan tingkat dusun dan hasil program tingkat desa. Sedangkan variabel exogenous terdiri dari sikap ibu terhadap posyandu, berat badan lahir, jenis kelamin dan stratifikasi usia anak. Kata kunci: Model multilevel, Pertumbuhan anak 0-24 bulan ______________________________________________________________ A MULTILEVEL MODEL FOR THE GROWTH OF CHILDREN AGED 0-24 MONTHS AND THE VARIABLES AFFECTING IT Abstract The main objective of this study is to investigate how various variables contribute to the growth of children between 0-24  months old in Sleman Regency. This study was a non-experimental correlational design which was conducted on 272 children aged 0-24 months, selected using the purposive stratified random sampling technique from 21 hamlets in two districts (Sleman and Moyudan. The multilevel analysis of children’s growth of was carried out using the Stata-10 program and the path analysis using the Amos-8 program. The results show  that there is a significant

  2. KEMAMPUAN Gracilaria sp. SEBAGAI AGEN BIOREMEDIASI DALAM MENYERAP LOGAM BERAT Pb

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudi N Ihsan

    2015-04-01

    Full Text Available Efek negatif dari kegiatan industri telah menyebar tidak hanya di darat tapi juga di ekosistem perairan, termasuk laut. Polusi dari kegiatan industri ke air laut terutama heavymetal, menjadi masalah di seluruh dunia. Penelitian tentang makroalga Gracilaria sp. menyerap Timbal telah dilakukan dalam percobaan 6-hari untuk menyelidiki kemampuan potensial sebagai agen bioremediasi. Penurunan konsentrasi Timbal ditemukan dalam air laut selama percobaan 144 jam diukur dalam suhu kamar. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan dua faktor, amonium dan Timbal (Pb. Memimpin digunakan dalam tiga tingkat (0,0, 0,5, dan 1 ppm dan amonium digunakan dalam satu tingkat (0,5 ppm. Setiap pengobatan menggunakan tiga ulangan. Hasil akhir menunjukkan bahwa konsentrasi Timbal dalam Gracilaria sp. selama pengobatan A (0.00 ppm dari amonium naik ke 0,03 ppm, perlakuan B (0,05 ppm dari amonium naik 0,55 ppm, perlakuan C (0,50 ppm dari amonium naik ke 1,77 ppm dan perlakuan D (1 ppm dari amonium naik ke 2.94 ppm. Konsentrasi Timbal ditemukan dalam air laut menurun secara berkala. Pada periode 96 jam eksperimental, konsentrasi Timbal di semua perawatan mencapai 0.00 ppm.Kata kunci: Ammonium, Bioremediasi, Gracillaria, Timbal (Pb THE ABILITY OF Gracilaria sp. AS BIOREMEDIATION AGENT IN ABSORBING HEAVY METAL PbABSTRACTThe negative effect of industrial activities has been spread out not only in terrestrial but also in aquatic ecosystems, including ocean. The pollution from industrial activities to the seawater especially heavymetal, become problem all over the world. Research on macroalgae Gracilaria sp. to absorb Lead has been conducted in 6-day experiment to investigate the potential ability as bioremediation agent. The decline of Lead concentration found in the seawater during 144 hours experiment measured in room temperature. This experiments used Completely Randomized Design (CRD with two factors, ammonium and Lead (Pb. Lead used in three level (0

  3. Produksi Biofuel dari Minyak Kelapa Sawit dengan Katalis Au/HZSM-5 dan Kompositnya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tillotama Anindita Sari

    2012-09-01

    Full Text Available Semakin meningkatnya kebutuhan dan konsumsi bahan bakar minyak menyebabkan cadangan minyak bumi semakin menipis sehingga perlu adanya pengembangan bahan lain sebagai sumber bahan bakar alternatif yang dapat menggantikannya. Salah satu produk energi alternatif yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui adalah biofuel. Perubahan minyak sawit menjadi biofuel salah satunya adalah dengan proses perengkahan katalitik. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dimana dalam penelitian ini akan dipelajari kondisi operasi dan  unjuk kerja katalis Au/HZSM-5 sintetis dan kompositnya pada reaksi perengkahan minyak sawit menjadi biofuel. Penelitian ini diharapakan mampu menghasilkan teknologi pembuatan katalis baru dan teknologi proses baru dalam proses produksi biofuel pada proses perengkahan katalitik asam palmitat dari minyak sawit. Pada penelitian ini biofuel telah berhasil diperoleh pada proses perengkahan minyak sawit menggunakan katalis Au/HZSM-5 sintetis dan kompositnya pada berbagai temperatur dan laju alir gas N2. Penelitian dilakukan dengan tiga tahapan yaitu sintesa katalis, karakterisasi katalis dan proses perengkahan katalitik. Au/HZSM-5 disintesa dengan metode Plank dan katalis komposit disentesa berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh Qjang Tang et all. Hasil yang telah berhasil disintesa dikarakterisasi dengan Energy Difraction X-Ray (EDX, X-Ray Difraction (XRD dan Brunaur Emmet Teller (BET. Dari hasil karakterisasi dapat disimpulkan bahwa katalis yang telah disintetis telah memenuhi syarat untuk digunakan sebagai katalis pada proses perengkahan. Proses perengkahan katalitik dilakukan dalam suatu mikroreaktor fixed bed dengan berat katalis yang digunakan sebanyak 2 gram dan proses perengkahan dimulai saat gas N2 dialirkan selama 60 menit. Proses perengkahan dilakukan pada variasi temperatur 350-550 °C dan laju alir gas N2 90-400 ml/min. Hasil perengkahan dianalisa dengan metode gas kromatografi. Hasil yang

  4. Pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan lele dumbo (Clarias gariepinus pada konsentrasi tepung daun jaloh (Salix tetrasperma Roxb yang berbeda dalam pakan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cut Dara Dewi

    2013-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemungkinan pemanfaatan tepung daun jaloh (S. tetrasperma sebagai bahan baku alternatif untuk pakan ikan lele(C. gariepinus. Dalam penelitian ini telah diuji beberapa tingkat proporsi tepung daun jaloh yaitu (0%, 5%, 10%, dan 15% .Pemberian pakan dilakukan tiga kali sehari, yaitu pada pukul 08.00, 12.00 dan 17.00 WIB,sebanyak5%dari berat bobot tubuhnyaselama 35 hari. Hasil uji ANOVA menunjukkan bahwa pemberian tepung daun jaloh memberikan pengaruh nyata (P0,05. Uji lanjut Duncan’s menunjukkan bahwa perlakuan kontrol (tanpa daun jaloh dalam pakan memberikan hasil terbaik dari segi pertumbuhan mutlak, pertumbuhan harian dan kelangsungan hidup. Oleh karena itu dapat disimpulkan tepung daun jaloh kurang sesuai sebagai bahan baku alternatif dalam pakan ikan lele dumbo.

  5. Gambaran Obesitas pada Siswa Sekolah Dasar di SD Pertiwi dan SD Negeri 03 Alai Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizqa Fiorendita Hadi

    2015-01-01

    Full Text Available AbstrakObesitas merupakan permasalahan serius yang mulai menjadi perhatian di seluruh dunia. Pada beberapa dekade terakhir prevalensi obesitas pada anak mulai mengalami peningkatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat gambaran obesitas yang terjadi pada siswa sekolah dasar di SD Pertiwi dan SD Negeri 03 Alai Padang serta hubungan usia dan jenis kelamin dengan obesitas pada siswa di SD Pertiwi dan SD Negeri 03 Alai Padang. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan desain cross sectional yang dilaksanakan pada bulan Agustus – September 2013. Populasi dari penelitian ini adalah semua murid kelas I sampai VI SD Pertiwi dan SD Negeri 03 Alai Padang. Sampel untuk pemeriksaan berat badan, tinggi badan, dan IMT yang memenuhi kriteria inklusi dan ekslusi berjumlah 93 anak. Data diperoleh dengan melakukan pemeriksaan tinggi badan, berat badan, dan IMT dengan menggunakan kurva BMI-CDC 2000. Siswa yang terpilih secara acak di SD Pertiwi dan SD Negeri 03 Alai dilakukan pengukuran berat badan, tinggi badan, dan IMT, didapatkan frekuensi obesitas pada anak adalah sebesar 10,8%. Frekuensi obesitas lebih tinggi pada siswa laki-laki (13%. Kejadian obesitas banyak ditemukan pada anak berusia >9 tahun yaitu 14,7%. Berdasarkan hasil uji statistik yang dilakukan dengan metode chi square, tidak terdapat hubungan yang bermakna antara usia dan jenis kelamin dengan obesitas pada siswa sekolah dasar (p>0,05.Kata kunci: obesitas, usia, jenis kelaminAbstractObesity is a serious problem that is starting to become a worldwide concern. In recent decades the prevalence of obesity in children began to increase around the world. The purpose of this study is to see an overview of obesity that occurs in primary school students in SD Pertiwi and SD Negeri 03 Alai Padang and the relationship of age and gender to obesity in SD Pertiwi and SD Negeri 03 Alai Padang. This study is a descriptive cross- sectional design and the study was conducted in August-September 2013

  6. ADSORPSI LOGAM SENG (Zn DAN TIMBAL (Pb PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI KERAMIK OLEH TANAH LIAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cindy Rianti Priadi

    2014-05-01

    Full Text Available ADSORPTION OF ZINC AND LEAD FROM CERAMIC WASTEWATER USING CLAY. Ceramic industry generates glaze wastewater and clay waste. Glaze wastewater contains heavy metal from ceramic painting process which can potentially cause severe pollution problem. Glaze wastewater from PT.X typically contains Cd (0.013 mg/L; Cu (0.033 mg/L; Pb (1.20 mg/L; and Zn (7.00 mg/L. Clay waste used as adsorbent to reduce heavy metal amount in glaze wastewater. The present study investigates in bench scale and uses batch adsorption method to determine effective  adsorbent amount and contact time in removing heavy metals in glaze wastewater in order to fulfill the discharge requirement based on regulation of Minister of Environment No.16/2008concerning effluent water standard for ceramic industries. The results showed that the effective adsorbent amount and contact time respectively are 5 g/L and 15 minutes with pH 8 and stirring speed of 150 rpm. Concentration of heavy metal adsorbed are 0,614 mg/L and 2,07 mg/L for lead (Pb and zinc (Zn with removal efficiency up to 61.0% for Pb and 9.8% for Zn.From this study clay waste could be potentially used as an adsorbent to reduce heavy metal amount in glaze wastewater. Keywords: adsorption, clay waste, heavy metals Abstrak Industri keramik menghasilkan limbah glasir dan limbah tanah liat. Limbah glasir mengandung logam berat yang berasal dari proses pewarnaan keramik dan berpotensi mencemari lingkungan. Kandungan logam berat pada limbah glasir PT.X yaitu Cd (0,013 mg/L; Cu (0,033 mg/L; Pb (1,20 mg/L; dan Zn (7,00 mg/L. Limbah tanah liat digunakan sebagai adsorben yang berguna mengurangi kadar logam berat pada limbah glasir.Penelitian ini dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan metode batch adsorpsi untuk menentukan dosis adsorben dan waktu kontak yang efektif dalam mengolah limbah glasir agar memenuhi persyaratan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 16 Tahun 2008 tentang baku mutu air limbah bagi usaha dan

  7. Pengembangan Media Poster dan Strategi Edukasi Gizi untuk Pengguna Posyandu dan Calon Pengantin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermina Hermina

    2015-11-01

    mengembangkan media poster dan strategi edukasi gizi untuk ibu-ibu pengguna posyandu dan calon pengantin dalam upaya pencapaian Keluarga Sadar Gizi. Jenis penelitian adalah penelitian operasional dengan desain penelitian potong lintang (Cross-sectional menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif. Penelitian dilakukan di tiga provinsi: Jawa Barat, Sumatera Barat dan Kalimantan Timur. Sampelpenyampai pesan adalah kader posyandu dan penyuluh perkawinan. Sampel sasaran edukasi gizi adalah ibu-bu pengguna posyandu dan calon pengantin (catin. Pesan edukasi yang dikembangkan yaitu anjuranmakan sayur dan buah, penimbangan berat badan anak balita, anemia ibu hamil, ASI eksklusif dan gizi buruk. Hasil uji implementasi edukasi gizi dengan menggunakan media poster Kadarzi yang dibuat, menunjukkan bahwa >70 % sasaran edukasi pengetahuan gizinya meningkat menjadi lebih baik dari sebelumnya, dan kader posyandu mampu menyampaikan pesan dengan baik begitu juga petugas penyuluh perkawinan di Kantor Urusan Agama (KUA. Dari studi ini disimpulkan bahwa poster edukasi gizi yang dibuat cukup sederhana, mudah dipahami dan bersifat universal serta cukup efektif untuk meningkatkan pengetahuan gizi ibu-ibu pengguna posyandu dan calon pengantin.Kata kunci : Edukasi gizi, Poster, Keluarga sadar gizi, Pengguna posyandu, Calon-pengantin

  8. KINETIKA REAKSI ESTERIFIKASI GLISEROL DAN ASAM ASETAT MENJADI TRIACETIN MENGGUNAKAN KATALIS ASAM SULFAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hantoro Satriadi

    2015-12-01

    Full Text Available Biodiesel merupakan salah satu energi alternatif yang diharapkan dapat menggantikan bahan bakar diesel. Gliserol merupakan produk dengan produksi biodiesel dari reaksi transesterifikasi. Gliserol saat diesterifikasi dengan asam asetat untuk membentuk triacetin. Kegunaan triacetin sangat baik untuk makanan dan non makanan. Untuk bahan makanan, triacetin dapat digunakan sebagai bahan aroma dalam permen, minuman dari susu, minuman ringan dan permen karet. Adapun non-makanan dapat digunakan untuk pelarut pada parfum, tinta cetak, pelarut dalam rasa, plasticizer untuk resin selulosa, polimer dan co-polimer, bahkan dapat digunakan sebagai bahan aditif bahan bakar untuk mengurangi knocking di mesin mobil. Dalam penelitian ini akan diperoleh kondisi optimum pembuatan triacetin. Volume total gliserol dan asam asetat 600 ml, kecepatan pengadukan 100 rpm dan berat katalis adalah 5% berat gliserol. Dalam penelitian ini proses analisis kualitatif dengan menggunakan instrumen FTIR telah mendeteksi adanya produk triacetin. Hasil analisis kuantitatif diperoleh persamaan kecepatan reaksi esterifikasi dan kondisi optimum yang dihasilkan pada rasio mol reagen gliserol dan asam asetat 1:7 dengan temperatur 120 oC pada menit ke-5 dengan nilai konversi sebesar 67,63%. [Title: Kinetics of Esterification Reaction of Triacetin Formation from Glycerol and Acetic Acid Using Sulfuric Acid Catalyst] Biodiesel, as one of alternative energy, is expected to replace diesel fuel. Glycerol is a by product of biodiesel production from transesterification reaction. The glycerol was esterified with acetic acid to form triacetin. The triacetin was useful for food and non- food application. For food application, the triacetin can be used as a fragrance ingredient in candy, beverages from milk, soft drinks and chewing gum. Meanwhile, for non-food materials, it can be used for solvent triacetin on perfumes, printing ink, solvent in flavor, plasticizer for cellulose resin, polymer and co

  9. Pengaruh Penambahan Kalsium Terhadap Struktur Mikro, Sifat Mekanik, dan Ketahanan Termal Paduan Mg6Zn Sebagai Aplikasi Engine Block

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yogie Arisandi Trisnawan

    2015-03-01

    Full Text Available Paduan magnesium banyak diaplikasikan pada dunia otomotif mobil atau motor dan mesin pesawat terbang. Haq     al ini dikarenakan berat dari magnesium sendiri yang sangat ringan dan memiliki kekuatan tinggi. Serta paduan magnesium memiliki konduktifitas termal yang baik, modulus elastisitas yang tinggi dan memiliki sifat mekanik yang baik. Magnesium dalam aplikasi teknik biasanya di padukan dengan unsur seperti Al, Ag, Mn, Zn, Si, Zr dan RE (rare element. Pada penelitian ini telah dilakukan proses pemaduan sistem Mg-Zn-Ca dengan menggunakan variabel komposisi Ca yaitu 0 wt.%; 0,5 wt.%; 1,5 wt.%; dan 3 wt.%Ca terhadap paduan awal Mg-6Zn. Hasil penelitian menunjukkan struktur mikro yang terbentuk adalah αMg, MgZn, Mg2Ca, dan Mg6Zn3Ca2. Penambahan 3 wt.% Ca menghasilkan paduan paling stabil pada temperatur tinggi. Adanya fasa Mg6Zn3Ca2menaikkan nilai kekerasan menjadi 74,05 BHN

  10. AKUMULASI LISTRIK STATIS PADA GELAS PLASTIK PRODUKSI MESIN INJECTION MOLDING: PENGARUH KELEMBABAN UDARA, TEMPERATUR, DAN BAHAN ADITIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratnawati Ratnawati

    2014-12-01

    Full Text Available Akumulasi listrik statis pada gelas polipropilena hasil produksi mesin injection molding dapat menyebabkan gelas memiliki gaya elektrostatik dan tidak dapat turun secara gravitasi. Masalah ini menghambat aplikasi gelas pada mesin pengisian air minum dalam kemasan (AMDK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelembaban udara, temperatur, dan penambahan bahan aditif TiO2 terhadap potensial listrik permukaan gelas polipropilena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensial listrik permukaan dipengaruhi oleh kelembaban udara ruang produksi, temperatur, dan penambahan TiO2. Potensial listrik permukaan semakin kecil dengan naiknya kelembaban udara. Setelah kelembaban mencapai 68% potensial listrik permukaan cenderung konstan. Ditinjau dari beda potensial (DV antara permukaan dua gelas, kelembaban optimum adalah 67-68%, yang ditandai dengan beda potensial yang paling rendah. Beda potensial ≤ 5,2 kV menyebabkan gelas cepat turun, beda potensial 5,2 kV < DV ≤ 6,7 kV menyebabkan gelas turun dengan lambat, dan DV ≥ 6,7 kV menyebabkan gelas sangat lambat turun atau menempel. Potensial listrik turun dengan naiknya temperatur. Potensial listrik statis permukaan hanya sedikit turun akibat penambahan 0,75% berat TiO2. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa penggunaan gelas dengan potensial listrik permukaan rendah dapat menaikkan kecepatan mesin pengisian AMDK menjadi 220-250 rpm dan 140-160 rpm, masing-masing untuk mesin pengisian gelas 180 ml dan 225 ml.

  11. Muhammad Abduh Dan Ijtihadnya Dalam Bidang Pendidikan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suhaimi Suhaimi

    2017-05-01

    Full Text Available Since the arrival of Napoleon Bonaparte to Egypt in the late 19th century AD, the Islamic world can be said to have been aware of the lag in many areas including in the field of education. Therefore, among the scholars at the same time Muslim intellectuals in the Islamic world when it started thinking to bounce back and catch up with the Islamic world experienced such a variety of ways that may be carried out according to the conditions at that time. Among them was Sheikh Muhammad Abduh. In the course of his life, Abduh has done ijtihad and renewal through the various ideas put forward ideas or even gets serious challenges from various parties, including the scholars of al-Azhar itself. But all of that does not make him despair and retreat, so that his ideas had a great influence for the next generation. Abduh brilliant ideas include the fields of education, legal, social, administrative, political and others. This article only focuses his discussion on his thoughts about education which would still be relevant to observe in order to be an afterthought for students of education in this country. Abduh's ideas include the following educational objectives, curriculum, methods and the importance of education for women. ABSTRAK Sejak kedatangan Napoleon Bonaparte ke Mesir pada akhir abad ke 19 Masehi, dunia Islam dapat dikatakan telah menyadari akan ketertinggalan di berbagai bidang termasuk di bidang pendidikan. Karena itu, di antara ulama sekaligus intelektual muslim di dunia Islam saat itu mulai berfikir untuk bangkit kembali serta mengejar ketertinggalan yang dialami dunia Islam tersebut dengan berbagai cara yang mungkin dilakukan sesuai kondisi saat itu. Di antara mereka adalah Syeikh Muhammad Abduh. Dalam perjalanan hidupnya, Abduh telah melakukan ijtihad dan pem-baharuannya melalui berbagai ide atau gagasan yang dikemukakannya sekalipun mendapat tantangan yang berat dari berbagai pihak termasuk pihak ulama al-Azhar sendiri. Akan tetapi semua

  12. Kadar Hemoglobin dan Kecerdasan Intelektual Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuni Kusmiyati

    2013-10-01

    Full Text Available Kualitas sumber daya manusia dipengaruhi oleh inteligensi anak. Skor kecerdasan intelektual yang tidak menetap pada usia tertentu dapat berubah karena faktor genetik, gizi, dan lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan kadar hemoglobin dengan kecerdasan intelektual anak. Penelitian observasional dengan desain potong lintang ini dilakukan pada populasi siswa kelas VI Sekolah Dasar Negeri Giwangan Yogyakarta, tahun 2013. Penarikan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling terhadap 37 sampel siswa. Instrumen untuk mengukur kecerdasan intelektual dengan Cultural Fair Intelligence Quotient Test yang dirancang untuk meminimalkan pengaruh kultural dengan memperhatikan prosedur evaluasi, instruksi, konten isi, dan respons peserta. Tes dilakukan oleh Biro Psikologi Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta, kadar hemoglobin diukur menggunakan Portable Hemoglobin Digital Analyzer Easy Touch secara digital.Variabel luar indeks massa tubuh diukur langsung menggunakan parameter tinggi badan dan berat badan. Analisis menggunakan uji regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan indeks massa tubuh tidak berhubungan dengan kecerdasan intelektual (nilai p = 0,052. Anemia berhubungan cukup dengan kecerdasan anak (r = 0,491 dan berpola positif, semakin tinggi kadar hemoglobin semakin tinggi kecerdasan intelektual anak. Nilai koefisien determinasi 0,241 menerangkan bahwa 24,1% variasi anemia cukup baik untuk menjelaskan variabel kecerdasan intelektual. Ada hubungan antara kadar hemoglobin dengan kecerdasan intelektual (nilai p = 0,002. Quality of human resources is influenced by the child’s intelligent. Intelligence Quotient (IQ score will not settle at a certain age and can change due to genetic factors, nutrition, and the environment. The objective is known relationship of anemia with IQ to child. Method of observational study with cross sectional design. Population are students of class VI elementary school of Giwangan Yogyakarta in

  13. PERANCANGAN DAN PEMBUATAB ALAT UKUR KADAR KROM DALAM AIR DENGAN MENGGUNAKAN PRINSIP SPEKTROSKOPI SERAPAN ATOM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tin Yunis Mahfudloh, Mohammad Tirono

    2012-04-01

    Full Text Available Air adalah bahan yang berperan penting dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Air steril dengan kandungan mineral yang cukup dan tidak terpolusi dapat berperan sebagai cairan yang menata keseimbangan tubuh. Apabila air yang dikosumsi manusia telah tercemar oleh sampah dan limbah industri yang mengandung zat-zat kimia/logam berat yang bersifat racun akan berbahaya Seperti kromium/krom dengan kode kimiawi Cr. Penelitian dilakukan untuk membuat alat ukur kadar krom dalam air dengan metode absorpsi dengan instrumen fotometri. Alat ukur kadar krom dalam air menggunakan prinsip spektroskopi serapan atom terdiri dari 2 sistem, yaitu sistem optik dan sistem elektronik. Sistem optik terdiri dari lampu halogen, filter cahaya dengan panjang gelombang 520.4, kuvet dan sensor photodioda. Sedangkan sistem elektronik terdiri dari ADC 0804, MCU AT89S51 dan LCD.  Prinsip keja alat ini adalah cahaya polikromatis yang dipancarkan oleh lampu halogen akan melewati filter sehingga cahaya polikromatis akan bersifat monokromatis. Cahaya akan melewati air dengan kadar krom 0% untuk mereset reagen dan pelarut kemudian dideteksi oleh sensor sehingga menghasilkan data I0. Setelah dideteksi air  akan bergeser ke atas dan sensor bergeser kebelakang untuk mendeteksi sampel yang mempunyai kadar krom tertentu dan menghasilkan data I1. Di dalam sampel ini terjadi penyerapan intensitas cahaya oleh atom krom. Kemudian data I0 dan I1 akan diolah oleh MCU AT89S51 dan ditampilkan pada LCD. Sampel yang digunakan adalah larutan H2O dengan K2Cr2O7 sebanyak 10 sampel dengan variasi kadar 0%, 1%, 1.5%, 2%, 2.5%, 3%, 3.5%, 4%, 4.5%, dan 5%. Larutan krom diperoleh dengan cara mengencerkan 10gr K2Cr2O7 dalam 100ml H2O sehingga didapatkan K2Cr2O7 10% sebagai larutan stok, selanjutnya untuk mendapatkan K2Cr2O7 dengan kadar tertentu, maka diambil dari larutan stok kemudian diencerkan sampai volume 25 ml sesuai dengan rumus M1 V1 =M 2 V2 Hasil pegujian pada sistem elektronik menunjukkan

  14. PENGARUH ASUPAN ZAT GIZI DAN AKTIVITAS FISIK TERHADAP KESEHATAN TULANG PADA WANITA USIA 40-65 TAHUN DI PUSKESMAS NANGGALO KOTA PADANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syahrial Syahrial

    2011-03-01

    Full Text Available Penelitian ini adalah tentang pengaruh Asupan Zat Gizi dan aktivitas Fisik terhadap Kesehatan Tulang di Kecamatan Nanggalo Kota Padang yang menggunakan desain cross sectional study, dilakukan pada bulan Maret sampai Desember 2010. Populasi penelitian ini adalah semua lansia pre dan post menopause yang berkunjung ke posyandu lansia di Kecamatan Nanggalo Kota Padang sebanyak 48 orang. Data diolah dan dianalisis dengan analisis univariat untuk mendeskripsikan masing-masing variabel guna memperoleh gambaran karakteristik sampel dan analisis bivariat untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik, pola konsumsi, asupan zat gizi dengan kesehatan tulang, menggunakan uji chi square dengan derajat kepercayaan 95% (a < 0,05. Dari hasil penelitian didapatkan rata-rata umur responden adalah 52,2 ± 7,24 tahun dan 50% diantaranva sudah menopouse. Hasil pemeriksaan tulang menunjukkan bahwa 81,2% responden sudah mengalami Osteoporosis. Dilihat dari konsumsi zat gizi, responden dengan asupan kalsium kurang 62,5%, asupan phosfor tinggi 95,8%, asupan vitamin D tinggi 93,8 %. Sebanyak 52,1% responden mempunyai aktivitas fisik harian dengan kategori berat. Hasil analisis menunjukkan tidak ada hubungan antara zat gizi phosfor, kalsium dan vitamin D dengan kesehatan tulang dan tidak ada hubungan aktivitas fisik dengan kesehatan tulang. Disarankan untuk mengadakan penelitian eksperimen pada 2 kelompok yang berbeda dengan memberikan perlakuan terhadap kelompok yang sudah menopouse kemudian diperiksa status kesehatan tulangnya.Kata kunci : Osteoporiosis, gizi

  15. TINJAUAN KEBIJAKAN PESTISIDA RUMAH TANGGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mariana Raini

    2012-11-01

    Full Text Available Household insecticide was widely and repeatedly used in a closed room in the community, despite of the potential accumulation of its hazard to human health and the environment. The control of all pesticides (household, as well as agricultural pesticides, i.e. registration for licensed certificate, licensed renewal, and evaluation of the safety was conducted and supervised by the Ministry of Agriculture. On the other hand, the Ministry of Health is also conducted the same activities on household pesticides, so there are a doubling-up in the regulation systems which might be inefficient. However. since was catagorized as a household health hazard, household pesticides should be exactly the subject to be controlled by the Ministry of Health through the Directorate General of Pharmaceutical Services and Medical Devices, particularly for its safety and product license for marketing, while other pesticide used in agriculture was remained to be under control ofthe Ministry of Agriculure. This article describes discourses and alternative inputs on household insecticide policy for the optimum control of the household pesticides. Key words: household pesticide, registration, control, policy

  16. Simulasi Pengaruh Kandungan CO2 dalam Gas Umpan terhadap Reforming dan Shift Converter Sistem Pabrik Amoniak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jefry Yusuf

    2015-12-01

    Full Text Available Perubahan produksi dan pangsa pasar gas alam domestik maupun global mempengaruhi suplai terhadap pabrik pupuk-amoniak baik dari sisi jumlah, komposisi maupun harga. Kondisi ini memungkinkan pabrik amoniak menerima jenis gas alam berat kaya dengan CO2 (raw gas maupun gas alam  ringan minim CO2 (treated gas. Pada penelitian ini telah dilakukan analisa pengaruh perubahan  komposisi gas alam terutama kandungan CO2 dengan variasi 0, 5, 10, 15, 20, 25, 30, 35, 40, 45 dan 50% vol terhadap operasional reforming dan shift converter sistem pabrik amoniak-2 PT. PI Mexisting dengan metodelogi simulasi mengggunakan Aspen HYSYS V8.0. Untuk memproduksi amoniak dengan jumlah yang sama, hasil studi menunjukkan penambahan CO2 dalam gas umpan akan meningkatkan pressure drop sistem, laju pembentukan komponen hidrogen turun sementara konsumsi energi bertambah di reforming, beban katalis shift converter dan beban feed gas compressor meningkat. Kandungan CO2 sebesar 7% vol masih mungkin diaplikasikan, mengingat ada batasan beban peralatan.

  17. Fetal Outcome pada Kehamilan Aterm Anemia dan Tidak Anemia di RS Achmad Mochtar Bukittinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daulat Azhari

    2016-01-01

    Full Text Available AbstrakAnemia pada kehamilan merupakan faktor resiko gangguan pada fetal outcome dan memiliki komplikasi yang meningkatkan maternal dan perinatal mortality. Tujuan penelitian ini adalah menentukan perbedaan fetal outcome pada kehamilan aterm dengan anemia dan tidak anemia..Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan rancangan cross sectional. Total sampel adalah 110 yang terdiri dari 55 ibu hamil aterm dengan anemia dan 55 ibu hamil aterm tidak anemia. Tekhnik pengambilan sampel adalah consecutive sampling dan analisis data menggunakan tes Mann- Whitney. Hasil uji diperoleh rerata berat badan lahir bayi pada ibu hamil aterm anemia adalah 3097,27 gr± 366,93 gr, yang sedikit lebh rendah dibandingkan pada ibu hamil aterm tidak anemia 3200,55 gr± 343,02 gr dengan nilai p= 0,214. Rerata APGAR skor pada menit pertama pada kelompok anemia adalah 7,04± 1,39, yang sedikit lebih rendah jika dibandingkan pada ibu hamil aterm tidak anemia 7.36± 0,65 dengan nilai p= 0,480. Rerata APGAR skor pada menit kelima pada kelompok anemia 8,11± 1,20 sedikit lebih rendah dibandingkan ibu hamil aterm tidak anemia 8,40± 0,62 dengan nilai p= 0,483. Rerata panjang badan lahir pada kelompok anemia adalah 48,58 cm± 1,52 cm hampir tidak memiliki perbedaan dibandingkan ibu hamil aterm tidak anemia 48,89 cm± 1,56 cm  dengan nilai p=0,310. Disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan berat badan lahir, APGAR skor menit pertama dan kelima, dan panjang badan lahir pada kehamilan aterm dengan anemia dan tidak anemia.Kata kunci: berat badan lahir, APGAR skor, panjang badan lahir,  wanita hamil aterm dengan anemia AbstractAnemia in pregnancy is a risk factor of fetal outcome disorder and it have complication that increase of matenal and perinatal mortality. The objective of this study was to determine the differences of fetal outcome between aterm pregnant women with anemia and non anemia.This research uses secondary data by using cross sectional study design. Total sample is

  18. Sifat Fisika Mekanika dan Ketahanan Papan Partikel Bambu dengan Perekat Asam Sitrat terhadap Serangan Rayap Kayu Kering

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ragil Widyorini

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian mengenai penggunaan asam sitrat sebagai agen pengikat alami masih relatif sedikit. Oleh karena itu penelitian ini difokuskan pada pengaruh jumlah asam sitrat dan suhu pengempaan terhadap sifat papan partikel bambu, termasuk ketahanannya terhadap serangan rayap kayu kering. Bahan penelitian adalah partikel bambu petung. Komposisi kimia bahan baku bambu diuji untuk kadar ekstraktif, holoselulosa, lignin, dan alfa selulosa. Faktor pada penelitian ini adalah jumlah asam sitrat (0 - 40% berdasarkan berat kering udara partikel dan suhu pengempaan (200 oC dan 220 oC. Sifat fisika dan mekanika papan partikel diuji berdasarkan standar pengujian JIS A 5908. Analisis menggunakan Fourier transform infrared spectroscopy (FTIR juga dilakukan untuk mengetahui perubahan gugus ester pada berbagai jumlah asam sitrat dan suhu pengempaan. Pengujian ketahanan terhadap serangan rayap kayu kering juga dilakukan dengan menghitung nilai pengurangan berat dan mortalitas rayap setelah 6 minggu. Hasil pengujian menunjukkan bahwa interaksi kedua faktor berpengaruh nyata terhadap nilai pengembangan tebal, penyerapan air, modulus elastisitas dan modulus patah. Intensitas gugus C=O yang ditunjukkan pada puncak 1720 cm-1 semakin bertambah besar seiiring dengan semakin banyaknya jumlah asam sitrat, yang menyebabkan kekuatan perekatan dan stabilitas dimensi papan partikel menjadi semakin kuat. Kondisi optimum pada penelitian ini adalah papan partikel dengan penambahan jumlah asam sitrat 20 % pada suhu pengempaan 200 oC dengan kualitas yang dapat memenuhi standar JIS A 5908 tipe 8. Penambahan asam sitrat dapat meningkatkan mortalitas rayap kayu kering secara nyata. Penambahan 20 % asam sitrat pada suhu pengempaan 200 oC menghasilkan nilai pengurangan berat 0,9 % dan mortalitas rayap 57 %. Kata kunci: bambu petung, asam sitrat, suhu pengempaan, jumlah asam sitrat.   Mechanical properties and durability against the dry termite attacks of particleboard made from bamboo

  19. Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia 3-24 Bulan di Daerah Konflik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hastuti Usman

    2014-08-01

    Full Text Available Lima tahun pertama adalah masa penting dalam proses tumbuh kembang anak. Anak lahir dan tinggal di daerah rawan bencana (bencana alam, perang, atau konflik bersenjata berisiko mengalami kegagalan pertumbuhan dan keterlambatan perkembangan. Penelitian ini bertujuan mengukur perbedaan pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3 - 24 bulan antara yang tinggal di daerah konflik dan bukan konflik dan menganalisis korelasi tempat tinggal daerah konflik dengan pertumbuhan serta perkembangan anak usia 3 - 24 bulan. Metode penelitian secara potong lintang dilakukan di Kabupaten Poso periode Februari - Maret 2014 terhadap 40 anak usia 3 - 24 bulan di daerah konflik dan bukan konflik. Data dianalisis menggunakan kai kuadrat dan korelasi point biseral. Hasil pertumbuhan berdasarkan berat badan/panjang badan di daerah konflik dan bukan konflik, kurus berturut-turut 32% dan 2% (p0,05, tetapi jenis kelamin memengaruhi perkembangan (p=0,010. Pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3-24 bulan yang tinggal di daerah konflik lebih terganggu dibandingkan dengan yang tinggal di daerah bukan konflik. Terdapat korelasi antara tempat tinggal daerah konflik dan jenis kelamin anak dengan pertumbuhan dan perkembangan anak usia 3-24 bulan. The first five years are an important period in the development of the child. Children born and living in areas prone to disasters (natural disasters, war or armed conflict, risk of growth failure and developmental delay. This study aimed to measure the difference in the growth and development of children aged between 3 - 24 months who live in areas of conflict and not conflict and analyze correlations residential areas of conflict with the growth and development of children aged 3 - 24 months. Method of cross-sectional studies conducted in Poso regency February - March 2014 to children aged 3 - 24 months in areas of conflict and not conflict. Data were analyzed using chisquare and correlation point biseral.The results based on the growth of

  20. KONSUMSI ZAT GIZI DAN AKTIVITAS FISIK ANAK TAMAN KANAK-KANAK GEMUK DI KOTA BOGOR (NUTRIENT INTAKES AND PHYSICAL ACTIVITY OF OBESE KINDERGARTEN STUDENTS IN BOGOR CITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunita Diana Sari

    2013-06-01

    -anak disebabkan oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, di antaranya  kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi lemak dan karbohidrat,  dan kurangnya aktifitas fisik. Tujuan dari penelitia adalah untuk mengetahui gambaran konsumsi zat gizi (energi, karbohidrat, protein, lemak dan kolesterol pada anak usia 4-6 tahun dengan berat badan lebih serta pengeluaran energi sehari. Penelitian dilakukan di tiga Taman Kanak-Kanak di Kota Bogor. Kriteria inklusi sampel yaitu anak TK usia 4-6 tahun dengan berat badan/tinggi badan (BB/TB ≥ 2 SD. Data diperoreh melalui pengukuran antropometri, recall makanan 1x24 jam dan recall aktifitas 1x24 jam. Rata-rata berat badan anak 26,85 kg.  Rata-rata asupan energi sebesar 2019 kkal,  karbohidrat 229 g, protein 61 g, lemak 78 g dan kolesterol 457 mg. Kadar kolesterol yang tinggi diperoleh dari konsumsi telur 3 butir sehari dan konsumsi susu full cream minimal 3 kali sehari. Total Energy Expenditure sebesar 1214 kkal/hari atau kelebihan 805 kalori/hari. Aktifitas fisik yang dilakukan oleh semua subyek penelitian berada dalam kategori ringan. Rata-rata asupan energi, protein, lemak dan kolesterol makanan melebihi 100% AKG. Tingginya asupan zat gizi menyebabkan kelebihan energi. Dalam jangka waktu yang lama hal ini akan menyebabkan terjadinya peningkatan berat bedan yang akhirnya bisa menyebabkan anak menjadi obesitas. [Penel Gizi Makan 2013, 36(1: 44-53] Kata Kunci : gizi lebih, konsumsi zat gizi, total energy expenditure

  1. Asupan Yodium, Ekskresi Yodium Urine, dan Goiter pada Wanita Usia Subur di Daerah Endemis Defisiensi Yodium

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mutalazimah Mutalazimah

    2013-10-01

    Full Text Available Rendahnya asupan yodium berhubungan dengan ekskresi yodium urine (EYU yang tidak normal. Asupan yodium yang terlalu rendah juga menyebabkan kelenjar tiroid tidak mampu mempertahankan sekresi hormon yang adekuat sehingga timbul hipertrofi tiroid yang menimbulkan goiter. Penelitian ini bertujuan menguji hubungan asupan yodium, EYU, dan goiter pada wanita usia subur (WUS di daerah endemis defisiensi yodium. Penelitian observasional potong lintang ini dilakukan pada 115 WUS di Kecamatan Prambanan Sleman yang dipilih secara random. Asupan yodium diukur menggunakan metode food recall 24 jam, EYU diukur dengan metode acid digestion, dan goiter diukur dengan cara palpasi. Hubungan antarvariabel dianalisis dengan uji kai kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan subjek dengan asupan yodium kurang sebanyak 83,5% dan asupan yodium cukup sebanyak 16,5%. Subjek dengan goiter sebanyak 13% dan tanpa goiter sebanyak 87%. Subjek defisiensi yodium sebanyak 15,7% (tingkat berat 2,6%; tingkat sedang 3,5%; tingkat ringan 9,6%, yang normal sebanyak 31,3%, sedangkan yang lebih sebanyak 20,8% dan ekses sebanyak 32,2%. Asupan yodium berhubungan dengan EYU, tetapi goiter tidak berhubungan dengan asupan yodium dan EYU. The low iodine intake, associated with insufficiency of urinary iodine concentration (UIC. Iodine intake is too low, also causes the thyroid gland is unable to maintain adequate hormone secretion, influence the thyroid hypertrophy that causes goitre. This study aimed to examine the relationship of iodine intake, UIC, and goiter on women of childbearing age in endemic areas of iodine deficiency. This cross-sectional observational study was performed 115 randomly selected women of childbearing age at sub-district of Prambanan, Sleman Regency. Iodine intake was measured using 24-hour food recall method, UIC measured by acid digestion method, and goiter measured by palpation method.The association between variables

  2. PENGGUNAAN LEAFLET DALAM PENDIDIKAN GIZI DAN PENGARUHNYA TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN IBU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susilowati Herman

    2012-11-01

    Full Text Available Selama ini pendidikan gizi umumnya belum memanfaatkan alat bantu pendidikan gizi secara optimal. Selain itu pesan-pesan pendidikan gizi terkadang belum dirancang dengan seksama, sesuai dengan kebutuhan sasaran. Tidak jarang dijumpai pesan yang terlalu banyak, umum atau tidak terarah. Penyampaian pesan-pesan pendidikan gizi yang dilakukan secara berulang dan disertai penggunaan alat bantu pendidikan yang dirancang dengan baik, dapat mempermudah sasaran pendidikan menangkap dan mengerti isi pesan pendidikan. Penelitian ini bertujuan menilai perubahan tingkat pengetahuan gizi sebagai hasil dari paket pendidikan gizi yang terarah dengan menggunakan alat bantu pendidikan berupa leaflet yana dibawa pulang oleh sasaran pendidikan. Sasaran pendidikan adalah ibu-ibu dari anak Balita penderita gizi buruk (KKP berat pengunjung Klinik Gizi, Puslitbang Gizi, Bogor. Kelompok pembanding adalah juga ibu-ibu dari anak Balita penderita gizi buruk pengunjung Klinik Gizi yang sama dan kepadanya juga diberikan pendidikan gizi dengan isi pesan sama, tetapi tidak diberi alat bantu pendidikan berupa leaflet. Hasil penelitian menunjukkan babwa perubahan tingkat pengetahuan gizi ibu-ibu yang diberi leaflet, lebih baik daripada pengetahuan gizi ibu-ibu kelompok pembanding.

  3. FORMULASI RUMPUT LAUT Gracilaria sp. DALAM PEMBUATAN BAKSO DAGING SAPI TINGGI SERAT DAN IODIUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lovi Dwi Princestasari

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to formulate seaweed Gracilaria sp. in producing meatballs with high fiber and iodine content. The formulation was made by seaweed porridge addition as much as 30%, 40%, and 50% of total weight of raw material. Meatball product with the addition of 40% of seaweed porridge was the most accepted in organoleptic tests. The proximate analysis of the selected meatballs showed that the content of water, ash, fat, protein, and carbohydrate was 76.93%, 2.31%, 0.5%, and 8.11% respectively. The total dietary fiber and iodine content was 5.98% and 1.14 ppm. The acceptance test done by 31 elementary school students showed that 90% of them stated “like” and could accept the product properly. The contribution of selected product to nutrient adequacy level of 6-12 years old’s children was 2.12-2.67% for energy, 7.03-12.05% for protein, 0.36-0.42% for fat, 2.19-2.87% for carbohydrate, 10.37-14.13% for fiber, and 49.4% for iodine. Hence, the meatball product with addition of Gracilaria sp. 40% is a high fiber and iodine product.Keywords: fiber, Gracilaria sp. seaweed, iodine, meatballsABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memformulasikan rumput laut Gracilaria sp. dalam pembuatan bakso daging sapi agar diperoleh produk dengan kadar serat dan iodium yang tinggi. Formulasi dibuat dengan penambahan bubur rumput laut Gracilaria sp. sebesar 30%, 40%, dan 50% terhadap berat adonan total. Produk bakso dengan penambahan rumput laut sebanyak 40% menunjukkan nilai penerimaan tertinggi secara organoleptik dan dipilih sebagai produk terpilih. Hasil uji proksimat kadar air, abu, lemak, protein, dan karbohidrat secara berturut-turut adalah 76,93%; 2,31%; 0,5%; 8,11%, dan 12,16%. Kadar serat pangan total dan iodium produk terpilih masing-masing adalah 5,98% dan 1,14 ppm. Hasil uji daya terima terhadap 31 anak SD menunjukkan 90,3% subjek menyatakan suka dan dapat menerima produk bakso terpilih dengan baik. Produk bakso terpilih

  4. Daya Cerna Protein Pakan, Kandungan Protein Daging, dan Pertambahan Berat Badan Ayam Broiler setelah Pemberian Pakan yang Difermentasi dengan Effective Microorganisms-4 (EM-4

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    SUTARNO

    2006-05-01

    Full Text Available Effective Microorganisms-4 ( EM-4 is a mixture consists of photosynthetic bacteria, lactic acid bacteria (Lactobacillus sp, yeast (Saccharomyces sp, Actinomycetes and fermentation mushroom (Aspergillus sp, Penicillium sp. EM-4 able to increase digestibility capacity through the balancing of microorganism in digestive tract. The objectives of the research are to know the influence of giving various concentration of EM-4 fermented feed on feed protein digestibility, meat protein and increasing body weight of broiler chicken. Complete Random Design (RAL involving five treatments with five repetitions were used in this study. The treatments given were subsequently of: addition of 5% (PI, 10% (P2, 15% (P3 and 20% (P4 of starter solution and a control group (P0 without any addition of starter solution. The Broiler Chicken used was 25 broiler cocks produced by CP 707 of PT. Charoen Pokphand Jaya Farma. The protein content was measured by Kjedahl method. Collected data were then analyzed statistically by ANOVA and followed with DMRT test with significance level of 5%. The result of the research indicated that the treatment significantly increased the digestibility of feed protein, meat protein content and increasing of body weight of broiler chicken. The use of EM-4 at the concentration of 15% (P3 increased feed quality and feed efficiency by increasing feed protein content. Therefore, addition of EM-4 fermented feed could increase feed protein digestibility, meat protein content and increasing body weight of broiler chicken.

  5. Hubungan Kumpulan Mineral Berat pada Sedimen Pantai dan Lepas Pantai dengan Batuan Asal Darat di Perairan Teluk Pelabuhan Ratu, Jawa Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deny Setiady

    2014-06-01

    Full Text Available DOI: 10.17014/ijog.v5i1.93Based on the depth contour, the sea bottom morphology in southern part of the researched area is very steep, while in the northern area it is sloped slightly. It shows that sedimentation process is from south to the north and continues to the west. It is supported by the current process in studied area. Rock slope stability of hilly morphology in the Cimandiri River area is related to weathering, erosion, and transportation process in coastal and nearshore areas. The presence of mineral in the studied area caused by those processes, was accumulated in the mouth of Cimandiri River, coastal, and nearshore areas. Those minerals were deposited in Cibelendung to Karangbeureum nearshore area by the longshore current. Magnetite and pyroxene minerals are dominant along the coastal and offshore areas of Pelabuhan Ratu Bay. The presence of augite and diopside shows that the source rock is basic igneous rocks (basalt, while the presence of hornblende and biotite minerals tend to indicate that the source rock is intermediate igneous rocks (andesite.

  6. Polimorfisme Gly972Arg Gen IRS-1 dan Cys981Tyr Gen PTPN1 sebagai Faktor Risiko pada Sindrom Metabolik dengan Riwayat Berat Bayi Lahir Rendah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hikmat Permana

    2012-09-01

    Full Text Available Increasing prevalence of obesity occurs worldwide and can affect all ages levels. Risk factors of increasing metabolic syndrome were associated with changes in lifestyle, obesity and low birth weight (LBW. This study was aimed to analyze the genotype IRS-1, genotype PTPN1 and LBW in metabolic syndrome risk factors. In 2009, this restrospective cohort study was comprised of 97 LBW and 100 normal birth weight (NBW, aged 20–21 years old, from the previous cohort study in District Tanjung Sari since 1989. The role of IRS-1 gene, PTPN1 gene and LBW in the metabolic syndrome factors were analyzed using multiple logistic regressions. The result showed there were no significant relationship between IRS-1 and PTPN1 genotype with metabolic syndrome factors but only IRS-1 genotype was significantly associated with trygliceride (p=0.006. Gly972Arg IRS-1 gene polymorphism in LBW has predictive value of increasing diastolic blood pressure, waist circumference and trygliceride. Cys981 Tyr PTPN1 gene polymorphism showed a risk factor for systolic blood pressure and high density lipoprotein (HDL cholesterol. Gly972Arg IRS-1 gene polymorphism was a dominant factor to increase diastolic blood pressure, waist circumference and trygliceride. In conclusions, Cys981 Tyr PTPN1 gene polymorphism is a risk factor of increased systolic blood pressure and HDL cholesterol, and LBW is the risk factor increasing fasting glucose level.

  7. Hubungan Tipe Thalassemia β serta Polimorfisme c.-582 A>G Promotor Gen HAMP dan Status Besi thalassemia β Berat Baru

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susi Susanah

    2015-09-01

    Full Text Available Iron overload is the common cause of morbidity and mortality in severe β-thalassemia patients. Many factors influence the iron status in severe β-thalassemia. This study aimed to analyze the association of β-thalassemia type, polymorphism c.-582 A>G promotor hepcidine antimicrobacterial peptide (HAMP gene, and iron status in newly diagnosed severe β-thalassemia. A cross-sectional study was performed at Dr. Hasan Sadikin General Hospital/Faculty of Medicine, Universitas Padjadjaran Bandung from November to December 2012. Subjects were newly diagnosed severe β-thalassemia patients who were diagnosed based on clinical manifestation and laboratory examination. Subjects had not received any blood transfusion before and had normal CRP level. Transferrin saturation (TS and serum ferritin (SF levels indicate iron status. The statistical analysis was performed using t test, Mann-Whitney, and Chi square test. Twenty nine subjects were diagnosed as newly severe β-thalassemia, 24 β-thalassemia mayor and 5 with severe β-thalassemia/HbE. There was no difference in the iron status between the two types of severe β-thalassemia and between those with and without polymorphism of c.-582 A>G promotor HAMP gene in newly diagnosed severe β-thalassemia (p>0.05. In conclusiosn, the β-thalassemia type and polymorphism of c.-582 A>G promotor HAMP gene do not associate with the iron status in newly diagnosed severe β-thalassemia patients.

  8. EFEK EKSTRAK ETANOL GANGGANG HIJAU (Ulva Lactuca L TERHADAP BERAT BADAN DAN KADAR TRIGLISERIDA TIKUS JANTAN YANG DIBERI DIET LEMAK TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Widyaningsih

    2015-11-01

    Full Text Available Previous studies showed the potential of melatonin of green algae ( Ulva lactuca L to reduce the risk of coronary heart disease with the activity of antihiperlipidemia. Obesity and hiperlipidemia were the risk factor of degenerative diseases such as heart disease. This research aims was explore the effect of ethanol extract of green algae against weight, consumption of rat feed test white male rat were given high fat diet . Research was started with extraction green algae with ethanol 96 % to obtained concentrated extract. The extract was tested to wistar rats age of 2 months. Animals test divided into 6 group. Group I was control group, treated with high fat diet of lard 2 ml / 200g BW, of group II given high fat diet and simvastatin, group III, IV and V given high fat diet and green algae extract doses 50 mg/ Kg BW, 100 mg/Kg BW and 200 mg/ Kg BW. Group VI is the control group without diet fat high. Treatment was conducted over 28 days. Measuring normal of his weight every five day for 28 days and in measuring consumption feed with measure weight feed the rest of feed early 20 g. The difference of data weight rats per 5 days and consumption fodder for 28 days counted area under curve ( AUC from curves time versus weight. The measurement of triglycerides levels. The result showed the high fat diet with lard 2 ml / 200g BW for 28 days reduce weight and consumption feed mice in a significantly than control without high fat diet. The treatment with extract ethanol dose of 50 , 100 and 200 mg / Kg BW did not reduce weight, feed consumption, triglyceride levelsof mice were given high fat diet.

  9. ANALISIS PENGARUH VARIASI SUHU dan WAKTU PADA PROSES HIDROLISIS TERHADAP KADAR GLUKOSA DALAM PEMANFAATAN Lemna minor SEBAGAI BIOETANOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivi Mayangsari

    2014-10-01

    Full Text Available Energi terbarukan sangatlah diperlukan karena semakin meluasnya krisis energi sehingga memerlukan alternatif selain penggunaan bahan bakar fosil, penggunaan bioethanol merupakan alternatif yang baik karena banyak kelebihanya. Lemna minor merupakan salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai bioethanol, hal ini dapat dilihat dari kandungan glukosanya yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan waktu dan suhu pada proses hidrolisis terhadap nilai kadar glukosa serta mengetahui hubungan densitas terhadap kadar etanol. Proses ekstrasi glukosa menggunakan perbandingan volume HCl dengan kosentrasi 0,1 N, berat serbuk Lemna minor dan volume aquades yaitu 1:10:100 dengan variasi waktu ekstrasi 60, 90, dan 120 menit pada variasi suhu 60, 70, 80 °C dengan ukuran serbuk 60 mesh. Hasil penelitian ekstrasi hidrolisis terbaik pada menit ke-90 didapatkan panjang gelombang tertinggi 415 nm. Semua glukosa pada ekstrasi 90 menit difermentasi menggunakan bakteri Saccharomiches cerevisiae sebanyak 10% dari volume glukosa dengan waktu 144 jam, setelah fermentasi selesai sampel didestilasi untuk menghilangkan kadar air dan dihasilkan kadar ethanol terbaik 0,47% dengan densitas 0,9345 gr/ml3pada panjang gelombang larutan glukosa 316 nm.

  10. PERTUMBUHAN DAN SINTASAN BENIH UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii de Man PADA PENDEDERAN BERBASIS SISTEM HETEROTROF DENGAN PADAT TEBAR BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ikhsan Khasani

    2016-04-01

    Full Text Available Strategi untuk meningkatkan produksi udang galah dapat ditempuh melalui penyediaan benih unggul dalam jumlah memadai dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan komponen teknologi pendederan udang galah yang lebih produktif. Teknologi bioflok pada sistem pendederan udang galah, dengan titik berat pada optimasi peran bakteri heterotrof untuk pengendalian senyawa toksik limbah budidaya diharapkan dapat meningkatkan produktivitas melalui peningkatan padat tebar dan sintasan benih. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap dengan tiga tingkat kepadatan benih dan satu kontrol, yang terdiri dari: A kepadatan 1 ekor/L, tanpa sistem heterotrof (TSH; B kepadatan 1 ekor/L dengan sistem heterotrof (SH; C 2 ekor/L dengan SH; D 3 ekor/L dengan SH, masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Sistem heterotrof dijalankan dengan menambahkan molase sebagai sumber karbon dan bakteri Bacillus sp. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa perlakuan padat tebar dan sistem pengelolaan air memberikan pengaruh nyata (P<0,05 baik terhadap sintasan maupun pertumbuhan benih. Nilai sintasan akhir benih yang diperoleh yaitu 63,3±13,6%; 78,0±22,0%; 88,7±8,1%; dan 89,6±3,7%, berturut-turut untuk perlakuan A, B, C, dan D. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa melalui penerapan teknologi bioflok pendederan udang galah dapat dilakukan tanpa pergantian air dengan kepadatan hingga 3 ekor/L.

  11. PERTUMBUHAN KALUS DAUN DEWA [Gynura procumbens (Lour Merr.] DENGAN KOMBINASI 2,4-DICHLOROPHENOXYACETIC ACID DAN KINETIN SECARA INVITRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samkhatin Khaniyah

    2012-09-01

    Full Text Available Tanaman daun dewa [Gynura procumbens (Lour Merr.] berguna untuk menurunkan kadar kolesterol darah, mengobati diabetes, tumor, dan sebagai obat anti kanker. Daun dewa mengandung senyawa metabolit sekunder yaitu flavonoid, saponin, dan minyak atsiri. Oleh karena itu, perlu adanya kultur in vitro yang diharapkan mampu meningkatkan jumlah metabolit sekunder, maka perlu dilakukan penelitian tentang induksi kalusdengan penambahan kombinasi 2,4-Dichlorophenoxyacetic acid dan kinetin yang tepat dapat digunakan untuk menginduksi kalus daun dewa. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh konsentrasi 2,4-D dan Kinetin serta interaksi keduanya terhadap induksi kalus daun dewa. Analisis menggunakan anava dua arah dan uji lanjut Duncan. Parameter yang diamati adalah parameter persentase eksplan yang hidup, persentase berkalus, berat basah, kering kalus, serta tekstur dan warna kalus . Dari Uji Jarak Berganda Duncan diperoleh hasil tertinggi pada konsentrasi 2,4-Dichlorophenoxyacetic acid 0.5 ppm dan konsentrasi kinetin 1 ppm sebesar 33.33% pada parameter persentase berkalus.Daun dewa [Gynura procumbens (Lour. Merr.] plant can be used to lower the blood cholesterol levels, to treat diabetes and tumors, and may be used as an anti-cancer drug. Daun dewa plant produces of secondary metabolites such as flavonoids, saponins, and essential oils. An in vitro culture is a necessity to increase the quantity of secondary metabolites using callus induction with the addition of a combination of 2,4-Dichlorophenoxyacetic acid and kinetin to induce daun dewa callus. The research will ecamine the influence of 2,4-Dichlorophenoxyacetic acid and Kinetin in various concentrations and their interaction on callus induction of daun dewa. Data were analyzed using advanced two-way anova and Duncan test. The test showed that the highest yeield was obtained from the combination of 0.5 ppm 2,4-D and 1 ppm kinetin, where 33.33% of plants had callus.

  12. PERAN ASOSIASI Synechococcus sp. TERHADAP PROTEIN DAN PRODUKSI BIJI TANAMAN KEDELAI PADA BERBAGAI DOSIS BOKASHI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abadi Darma Setia

    2013-08-01

    ini dilaksanakan di lahan Agrotechnopark Universitas Jember. Penelitian ini menggunakan Split Plot dengan dua faktor yaitu faktor bakteri dan faktor bokashi. Nilai rerata masing-masing perlakuan setiap parameter dibandingkan dengan nilai SEM (Standard error of the mean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 Asosiasi Synechococcus sp. pada tanaman kedelai (Glicine max L. Merrill cenderung meningkatkan berat biji per-tanaman sebesar 34,61% dan protein biji sebesar 1,9% hanya pada dosis 0 kg/ha bokashi, namun pengaruh Synechococcus sp. tidak nyata seiring dengan meningkatnya dosis bokashi. (2 Dosis bokashi cenderung meningkatkan kandungan protein biji serta berat biji per-tanaman. Kata Kunci: Kedelai; Synechococcus sp.; Bokashi   How to citate: Setia AD, R Soedradjad, A Syamsunihar. 2013. Peran asosiasi Synechococcus sp. terhadap protein dan produksi biji tanaman kedelai pada berbagai dosis bokashi . Berkala Ilmiah Pertanian 1(1: 4-6.

  13. SURVAI DASAR GIZI DAN KESEHATAN DI WILAYAH KERJA WORLD VISION INDONESIA DAN WAHANA VISI INDONESIA DI KABUPATEN MERAUKE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lindawati Wibowo

    2012-11-01

    data dilakukan pada ibu balita (n=542 di unit klaster terpilih. Hasil penelitian menunjukkan estimasi prevalensi balita dengan berat badan kurang, pendek, kurus, serta menderita anemia berturut-turut adalah 11.7%, 21.0%, 7.5% dan 73.7%. Masalah ini diasumsikan terkait dengan beberapa faktor seperti: pendapatan keluarga, tingkat literasi pengasuh, pengetahuan dan praktik pengasuh yang berkaitan dengan gizi dan kesehatan, serta implementasi program gizi dan kesehatan. Penelitianini menyimpulkan bahwa kasus kurang gizi masih tergolong permasalahan kesehatan masyarakat. Sebagai rekomendasi, disarankan untuk menjalankan dua strategi secara paralel yaitu 1 dengan mengoptimalkan program-program yang sudah berjalan seperti pemantauan status gizi di posyandu, program suplementasi vitamin A, pencegahan dan pengendalian penyakit, dan promosi pemberian ASI dan MP ASI dengan didahului oleh review sistem kesehatan agar diketahui komponen sistem yang mana yang perlu penguatan, 2 melalui kerjasama lintas sektor dan melibatkan partisipasi masyarakat bersama-sama dengan pemerintah untuk mengentaskankemiskinan dan iliterasi yang menjadi akar permasalahan kasus kurang gizi.Kata kunci: masalah gizi, balita, anemia, kualitas pelayanan kesehatan, Merauke

  14. ANALISIS SITUASI DAN UPAYA PERBAIKAN GIZI BALITA DI TINGKAT KABUPATEN: STUDI KASUS KABUPATEN GARUT TAHUN 2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Ketut Aryastami

    2013-03-01

    intervention, nutrition state at the under-five years old ABSTRAK Latar Belakang: Kurang gizi merupakan masalah utama kesehatan pada anak usia di bawah lima tahun (Balita sebagai predisposing faktor penyebab kematian di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kurang gizi dan penyakit adalah dua faktor yang saling berpengaruh dalam kejadian kurang gizi dan kematian. Studi ini dilakukan untuk menganalisa masalah kesehatan masyarakat dengan mempelajari determinan terkait kesehatan ibu dan anak. Metode: Disain studi adalah studi eksploratif melalui wawancara dan analisis data sekunder, pemecahan masalah dan analisa terhadap implementasi kebijakan. Hasil: Studi menunjukkan bahwa prevalensi gizi buruk cukup tinggi, yairu 5,7 bila dibandingkan dengan prevalensi untuk Jawa Barat (3,7 dan lndonesia (5,4 per 100 Balita. Berdasarkan indicator gizi BB/U, TB/U dan BB/TU, kabupaten Garut menghadapi masalah gizi akut (BB/U di atas 10% standar UNHCR dan masalah gizi kronis (TB/U di atas prevalensi nasional. Faktor terkait penyebab kematian Balita dan masalah gizi di kabupaten Garut antara lain: 1 faktor lingkungan dan sanitasi (termasuk kelahiran BBLR dan penyakit infeksi, 2 perilaku (kebersihan individu dan imunisasi anak, 3 pelayanan kesehatan (deteksi dini, management kasus, monitoring status gizi Balita, alokasi anggaran untuk program kesehatan ibu dan anak. Kesimpulan: Pemecahan masalah dalam program gizi harus dikembangkan secara inovatif di tingkat kabupaten dengan mengacu kepada goals dan strategi nasional. Intervensi gizi pada anak saja tidak cukup, tetapi ibu hamil yang mengalami masalah gizi kronik harus sejak awal dideteksi dan diintervensi dalam upaya mencegah terjadinya bayi lahir dengan berat badan rendah. Rekomendasi studi adalah intervensi tidak langsung ditingkat kabupaten, melalui penguatan system kesehatan dan gizi dengan melibatkan masyarakat, pemerintah lokal dan sector terkait, sebab seperti telah diketahui akar daripada masalah gizi adalah pada tingkat kemiskinan dan terkait

  15. Variabilitas Genetik dan Fenotipik Karakter Pertumbuhan dan Komponen Pertumbuhan Benih Hasil Perbanyakan Vegetatif Klon-klon Teh yang Diperoleh melalui Persilangan Buatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Syahrian Khomaeni

    2015-07-01

    Full Text Available Perbanyakan tanaman teh dengan menggunakan setek satu daun saat ini merupakan cara yang umum untuk memenuhi kebutuhan bahan tanaman dalam jumlah yang banyak dengan waktu yang singkat. Salah satu syarat dalam perakitan klon teh unggul baru adalah kemudahan klon tersebut untuk diperbanyak secara vegetatif. Hal ini dikarenakan klon yang mudah diperbanyak secara vegetatif lebih disukai oleh para pekebun. Salah satu pengujian yang harus dilakukan dalam proses pemuliaan tanaman teh adalah uji perbanyakan vegetatif pada kandidat klon unggul baru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabilitas kemampuan pertumbuhan dan beberapa komponen pertumbuhan benih setek dalam uji perbanyakan vegetatif. Penelitian dilaksanakan di Persemaian Pemuliaan Kebun Percobaan Pusat Penelitian Teh dan Kina Gambung. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK dengan 19 klon sebagai perlakuan yang diulang tiga kali, setiap perlakuan ditanam 52 benih setek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh variabilitas genetik pada karakter yang diamati tergolong dalam kategori luas, kecuali untuk karakter panjang akar, dan berat kering akar. Variabilitas fenotipik menunjukkan bahwa hampir seluruh karakter yang diamati tergolong dalam kategori luas, kecuali berat kering akar. Currently, propagation of tea plant using one leaf is a common way to fulfil the need of plant material in large quantity also short in time. One of requirements in assembling new superior tea clone is the easy of clone to be propagated vegetatively. Clone which is easy to propagate in vegetative way is apt more by the gardeners. One required test on tea plant breeding process is vegetative propagation test of new superior clone candidates. This research aimed to determine variability of growth ability and several growth components of cutting seed in vegetative propagation. The research was carried out in Breeding Nursery, Experimental Field of Tea and Cinchona Research Institute Gambung

  16. Identifikasi Golongan Senyawa Kimia Estrak Etanol Buah Pare (Momordica charantia dan Pengaruhnya Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Tikus Putih Jantan (Rattus novergicus yang Diinduksi Aloksan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Ketut Angga Yuda

    2013-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa kimia ekstrak etanol buah pare (M. charantia sebagai penurun kadar glukosa darah tikus putih jantan (R. novergicus yang diinduksi aloksan. Sampel penelitian ini adalah 25 ekor tikus putih jantan (R. novergicus berumur 3 bulan dengan berat rata-rata 150-300 g. Rancangan yang digunakan berupa Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan lima perlakuan sebagai berikut, perlakuan I sebagai kontrol yaitu tikus normal tanpa perlakuan, Perlakuan II kontrol diabetes, perlakuan III tikus diabetes dan ekstrak buah pare 100 mg/kg bb, perlakuan IV tikus diabetes dan ekstrak buah pare 50 mg/kg bb, dan perlakuan V tikus diabetes dan glibenklamid 1 mg/kg bb. Hasil penelitan menunjukan buah pare mengandung zat flavonoid, polifenol, dan saponin. Pemberian ekstrak etanol buah pare (M. charantia dapat menurunkan kadar glukosa darah tikus putih (R. novergicus penderita diabetes dengan diinduksi aloksan secara signifikan P<0,05 yang sebanding dengan pemberian glibenklamid. Dengan demikian, ekstrak etanol buah pare dapat digunakan sebagai penurun kadar glukosa darah.

  17. Eksplorasi dan Karakterisasi Tanaman Genjer (Limnocharis flava (L. Buch di Kabupaten Pangandaran Berdasarkan Karakter Morfologi dan Agronomi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Liberty Chaidir

    2016-12-01

    Full Text Available Genjer merupakan tanaman yang tumbuh liar di area persawahan, rawa, atau sungai yang keberadaannya sering dianggap sebagai gulma. Tanaman genjer memiliki banyak manfaat, diantaranya sebagai bahan penyerap logam berat dalam tanah dan sebagai obat yang memiliki banyak kandungan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi karakter morfologi dan karakter agronomi untuk mengetahui hubungan kekerabatan tanaman genjer antar daerah di Kabupaten Pangandaran. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran pada Mei sampai Oktober 2015. Metode yang digunakan adalah metode eksplorasi purposive sampling pada 77 aksesi genjer yang diambil dari Kabupaten Pangandaran. Hasil penelitian menunjukkan terdapat keragaman fenotipik yang luas pada karakter morfologi ujung daun, warna batang, tekstur daun, warna daun, panjang lekukan bawah daun, warna kelopak bunga dan warna bunga. Karakter agronomi yang mempunyai keragaman yang luas ialah tinggi tanaman, jumlah batang per rumpun, panjang daun, lebar daun, jumlah daun, jumlah bunga dan diameter batang. Tanaman genjer di Kabupaten Pangandaran memiliki kekerabatan yang jauh dengan rentang jarak Euclidian 0,48 sampai 10,17. Aksesi yang memiliki hubungan kekerabatan paling jauh yaitu Ciakar (001 dengan jarak Euclidian 10,17, sedangkan yang memiliki hubungan kekerabatan paling dekat yaitu Cikalong (003 dan Cikalong (004 dengan jarak Euclidian 0,48. Genjer or Yellow velvetleaf is a plant that grows wild in lowland area, swamp or river which existence is considered as a weed. Genjer has a lot of benefits, such as material absorbent for heavy metals in the soil and medicine that has a lot of nutrition. This study aimed to determine the variety of morphological and agronomic characters of Genjer in Pangandaran Regency and to determine the genetic relationship of genjer between regions in Pangandaran. The research was conducted in the Pangandaran Regency on May to October 2015. The method used purposive sampling

  18. PERMASALAHAN DAN FAKTOR RISIKO YANG BERHUBUNGAN DENGAN TERJADINYA HIPERTENSI DI KABUPATEN BOGOR PROV. JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Julianty Pradono

    2013-08-01

    desain penelitian potong lintang dan penelitian kualitatif.  Sampel dalam penelitian ini adalah penduduk kelompok umur 15-60 tahun sebanyak 2,785 orang. Analisis menggunakan metode multivariate regresi logistik dan analisis kualitatif. Hasil: Model statistik menunjukkan faktor risiko yang berhubungan dengan terjadinya hipertensi di kabupaten Bogor perlu difokuskan pada perilaku hidup sehat. Perilaku yang mempunyai hubungan dengan terjadinya hipertensi adalah cukup aktivitas fisik, tidak merokok, kurangi makanan berlemak, mempertahankan berat badan ideal dan tidak obesitas sentral. Hasil kualitatif menunjukkan kurangnya pengetahuan informan tentang penyebab terjadinya hipertensi, gejala hipertensi, cara mendeteksi hipertensi, dan penggunaan obat antihipertensi yang membutuhkan waktu lama dan berkesinambungan. Hal ini terjadi karena program PTM belum merupakan prioritas, sehingga kegiatan penyuluhan dan ketersediaan obat antihipertensi belum mencukupi di fasilitas kesehatan. Kesimpulan: Melakukan modifikasi gaya hidup dengan mengurangi risiko meningkatnya berat badan dan lingkar perut, memegang peranan penting dalam mencegah terjadinya hipertensi di kabupaten Bogor, sehingga perlu menargetkan upaya promosi Perilaku Hidup Sehat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya faktor risiko terjadinya hipertensi. Keyword: Hypertension, Risk Factors, Intervention, Bogor district

  19. Faktor Risiko dan Faktor Pencetus yang Mempengaruhi Kejadian Asma pada Anak di RSUP Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isnaniyah Usman

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakAsma merupakan gangguan inflamasi kronik saluran pernafasan yang sering dijumpai pada anak. Penyakit ini memiliki banyak faktor risiko dan faktor pencetus. Beberapa diantara faktor tersebut adalah jenis kelamin, usia, riwayat atopi, makanan, perubahan cuaca, aktivitas, berat badan lahir, status gizi, pemberian ASI dan debu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor risiko dan faktor pencetus yang mempengaruhi kejadian asma pada anak di RSUP Dr. M. Djamil Padang. Ini adalah penelitian deskriptif dengan desain cross-sectional. Penelitian dilakukan dengan melakukan wawancara pada responden yang telah ditetapkan sebagai subjek penelitian. Subjek penelitian adalah seluruh pasien anak baik rawat jalan maupun rawat inap yang telah didiagnosis asma oleh dokter di RSUP Dr. M. Djamil Padang yang memenuhi kriteria. Penelitian dilakukan dari Februari sampai Maret 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko dan faktor pencetus yang mempengaruhi asma pada anak adalah perubahan cuaca (65,91%, debu (63,64%, jenis kelamin (52,80%, makanan (43,19%, urtikaria pada anak (38,64%, rhinitis pada anak (34,09%, dermatitis atopi pada ibu (31,82%, dermatitis atopi pada anak (29,55%, aktivitas (27,27%, rhinitis pada ibu (22,72%, asma pada ibu (22,72%, urtikaria pada ayah (20,45%, berat badan lahir <2500 gram (15,91% dan status gizi (obesitas 2,28%. Berdasarkan hasil penelitian, kejadian asma banyak terjadi pada laki-laki, sebagian besar dipengaruhi oleh perubahan cuaca dan debu, riwayat atopi terbanyak pada anak adalah urtikaria, riwayat atopi terbanyak pada orangtua adalah dermatitis atopi pada ibu dan status gizi serta berat badan lahir pasien sebagian besar normal.Kata kunci: asma pada anak, faktor risiko, faktor pencetus AbstractAsthma is a cronic inflammatory disorder of respiratory tract that is often found in children. It has many risk faktor and inducer. Some of these risk are gender, age, history of atopy, food, climate change

  20. PENGARUH KATALIS Co DAN Fe TERHADAP KARAKTERISTIK CARBON NANOTUBES DARI GAS ASETILENA DENGAN MENGGUNAKAN PROSES CATALYTIC CHEMICAL VAPOUR DEPOSITION (CCVD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tutuk Djoko Kusworo

    2013-11-01

    asetilen (C2H2 sebagai sumber karbon dalam sintesis carbon nanotubes (CNTs. Pada penelitian ini digunakan perbandingan laju alir gas asetilen dan gas N2 yaitu 1:1 dengan berat katalis Co/Zeolit  dan Fe/Zeolit masing-masing sebesar 0,5 gram pada suhu operasi 700 oC selama 20 menit. Dari hasil analisa Scanning Electron Microscopy (SEM menunjukkan CNTs yang dihasilkan pada penelitian ini memiliki tipe Multi Walled Nano Tube (MWNT dengan ukuran diameter dan berat produk yang berbeda, tergantung dari besarnya konsentrasi komponen aktif pada katalis. Semakin besar konsentrasi komponen aktif akan dihasilkan CNTs dengan diameter yang semakin  besar, sedangkan berat produk semakin kecil. Penggunaan katalis Fe/Zeolit dengan kalsinasi akan menghasilkan CNTs dengan diameter yang lebih besar daripada katalis Co/Zeolit.

  1. Pola makan dan pantangan makan tidak berhubungan dengan kekurangan energi kronis pada ibu hamil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oktriyani Oktriyani

    2016-08-01

    tahun 2013 sebesar 23,4 % dan Kecamatan Sedayu sebesar 11,4% masih merupakan masalah kesehatan. Ibuhamil yang KEK berisiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah dan meningkatkan risiko penyakit kronis di masa depan. Pola makan dan pantangan makan merupakan salah satu faktor risiko dari masalah gizi ibu hamil.Tujuan: Mengetahui hubungan antara pola makan dan pantangan makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di Kecamatan Sedayu, Bantul, Yogyakarta.Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Sampel pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berada di Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul. Metode kualitatif dengan menggunakan focus group disscussion (FGD kepada kelompok ibu hamil yang KEK dan tidak KEK yang berjumlah 14 orang. Penelitian kuantitatif menggunakan metode pengambilan sampel total sampling, yang berjumlah 201 orang ibu hamil. Penelitian dilaksanakan pada bulan April hingga Juni 2014. Data dianalisis dengan menggunakan analisis univariat (deskriptif, bivariat (chi-square dan Mann Whitney dan multivariat (regresi logistik. Data asupan energi dan protein dianalisis dengan menggunakan software Nutrisurvey.Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan tidak ada hubungan antara pola makan dan pantangan makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil (p>0,05. Sebanyak 17,91% ibu hamil berisiko KEK, 20,99% diantaranya mempunyai pola makan pokok (nasi yang kurang dan 20,22% masih mempunyai pantangan makan. Makanan yang dipantang yaitu makanan sumber protein, sumber vitamin dan mineral (buah dan sayur, dan bahan makanan sumber energi.Kesimpulan: Pola makan dan pantangan makan pada ibu hamil tidak berhubungan dengan kejadian KEK.KATA KUNCI: pola makan, pantangan makan, ibu hamil, KEK

  2. Pengaruh penggorengan belut sawah (Monopterus albus terhadap komposisi asam amino, asam lemak, kolesterol dan mineral

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ika Astiana

    2015-05-01

    , dan mineral belut sawah. Penelitian mencakup pengukuran morfometrik belut sawah segar yang meliputi panjang, diameter, lingkar badan, dan berat total, pengukuran rendemen, analisis proksimat, analisis asam amino, asam lemak, kolesterol, dan analisis mineral pada belut sawah segar dan setelah penggorengan dengan suhu 180 oC selama 5 menit.Rendemen belut goreng mengalami susut sebesar 26%. Perubahan kadar proksimat adalah peningkatan kadar abu sebesar 2,56% dan peningkatan kadar lemak sebesar 14,47%. Penurunan terjadi pada kadar air yaitu sebesar 55,43%, protein sebesar 2,84%, dan karbohidrat sebesar 14,19%. Keseluruhan kandungan asam amino belut mengalami penurunan setelah penggorengan. Asam amino non esensial tertinggi pada belut sawah segar dan goreng adalah asam glutamat yaitu 12,89 g/100g dan 9,06 g/100g, sedangkan asam amino esensial yang tertinggi adalah lisin yaitu 7,13 g/100g dan 4,91 g/100g. Asam amino pembatas pada belut sawah segar dan goreng adalah histidin yaitu 1,54 g/100g dan 1,18 g/100g. Proses penggorengan dapat meningkatkan kandungan asam palmitat sebesar 17,37%, asam oleat sebesar 24,31%, dan EPA sebesar 1,42%. Kandungan kolesterol rata-rata belut segar adalah 30,15 mg/100 gram dan belut goreng adalah 170,44 mg/100 gram.Mineral  kalsium, natrium, kalium, magnesium, besi, dan seng juga mengalami penurunan sedangkan tembaga mengalami kenaikan. Kata kunci :belut sawah; komposisi; gizi; pemanasan; pengolahan

  3. PERTUMBUHAN BAYI DAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF OLEH IBU PENERIMA KONSELING MENYUSUI DAN MAKANAN TAMBAHAN TORBANGUN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tetty Herta Doloksaribu

    2016-01-01

    blind randomized controlled trial digunakan untuk menentukan produk makanan tambahan yang diberikan kepada ibu yaitu kelompok intervensi (n=10 mendapat produk yang mengandung tepung torbangun dan kelompok kontrol (n=10 mendapat produk tanpa tepung torbangun. Seluruh subjek diberikan konseling menyusui dengan frekuensi dua kali sebelum ibu melahirkan dan tiga kali selama pemberian makanan tambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling menyusui signifikan meningkatkan skor pengetahuan dan sikap responden tentang ASI eksklusif. Kelompok intervensi, rata-rata skor pengetahuan dari 59,1±22,4 menjadi 94,1±6,9, skor sikap dari 65,8±11,4 menjadi 94,1±8,8 (p<0,05. Kelompok kontrol, rata-rata skor pengetahuan dari 75,0±11,8 menjadi 94,4±7,2, skor sikap dari 75,0±14,4 menjadi 94,4±11,0 (p<0,05. Pemberian makanan tambahan yang mengandung tepung torbangun berpengaruh signifikan terhadap waktu yang lebih singkat untuk mencapai kembali berat badan lahir bayi yaitu 5,1±1,4 hari untuk kelompok intervensi sedangkan kelompok kontrol 7,0±2,4 hari (p<0,05. Selama waktu pemberian makanan tambahan, keberhasilan praktek pemberian ASI eksklusif pada kelompok intervensi adalah 90% sedangkan kelompok kontrol adalah 80%.Kata kunci: ASI eksklusif, makanan tambahan, torbangun

  4. UPAYA PENINGKATAN MUTU DAN EFISIENSI PROSES PENGERINGAN JAGUNG DENGAN MIXED-ADSORPTION DRYER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luqman Buchori

    2013-11-01

    produk sehingga beban biaya operasi besar untuk konsumsi bahan bakar. Pengering adsorpsi dengan zeolite berpotensi untuk mengatasi permasalahan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh komposisi jagung-zeolite dan suhu terhadap kecepatan pengeringan dan kandungan protein dan lemak di dalam jagung. Penelitian dilakukan dengan variabel berubah yaitu rasio antara jagung dan zeolit (1:0, 1:3, 1:1, 3:1 dan suhu udara masuk (suhu kamar, 30oC, 40oC, 50oC. Pengambilan sampel untuk pengujian kadar air dilakukan setiap 15 menit. Untuk keperluan energi dihitung pula efisiensi energi (h berdasarkan jumlah panas yang digunakan untuk menguapkan air dari jagung (Qevap dibagi dengan kebutuhan panas total untuk meregenerasi zeolit dan menaikkan suhu udara (Qintr. Profil temperatur dan air di dalam mixed adsorption dryer juga dipelajari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah zeolit yang digunakan, kadar air hasil akhir pengeringan makin sedikit, kadar protein dan lemak hasil akhir pengeringan relatif konstan. Semakin besar suhu udara masuk pengering, kadar air hasil pengeringan makin sedikit, kadar protein semakin menurun, dan kadar lemak tidak berubah/relatif konstan. Variabel yang terbaik adalah variabel dengan rasio jagung:zeolit yaitu 1:3 dan menggunakan suhu udara pengering 50oC. Sedangkan variabel yang cocok dan sesuai dengan standar SNI untuk makanan kering (14% adalah variabel dengan menggunakan suhu udara pengering antara 40oC dan 50oC dengan rasio berat jagung : zeolit adalah 1:3. Efisiensi energi diperoleh sebesar 81,23%. Pemodelan yang dilakukan dengan Femlab (COMSOL dapat menggambarkan profil kandungan air dan suhu di dalam jagung dan zeolit. Kata kunci : jagung; pengeringan; efisiensi energi; mixed adsorption dryer; zeolit

  5. OPTIMASI PENGAMBILAN DAN PENATAAN ULANG BARANG DI GUDANG DENGAN PENERAPAN STACK MENGGUNAKAN METODE GENETIC ALGORITHM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Resmana Lim

    2004-01-01

    Full Text Available Industrial field which getting more advance needs computer to help them. In industrial field, computer will make something get easier, fetching and reordering goods in warehouse is including here. A software including that needs have been made by writers. This software is specified for a warehouse which goods stored in plates at the rack in the warehouse. To reordering goods, writers use the Genetic Algorithm, which will process making population, finding the fitness cost with counting the vast and weight of the goods, sorting, immigration, cross over, and mutation. With this software, user can also check the condition of the warehouse in two and three dimensions, using OpenGL. This optimation software have been tried and give fitness cost average up to 90%, this software have been succeed to operate the function. Abstract in Bahasa Indonesia : Dunia industri yang semakin maju membutuhkan komputer sebagai alat bantu utama. Sistem komputerisasi di dalam dunia industri akan membuat beberapa hal menjadi lebih mudah, antara lain dalam pengambilan barang dan penataan ulang barang di gudang. Suatu perangkat lunak untuk keperluan tersebut telah dibuat oleh penulis. Perangkat lunak yang dibuat ini dikhususkan untuk gudang yang barang-barangnya disimpan dalam palet-palet pada rak di gudang. Penataan ulang barang ini menggunakan algoritma genetika, yang akan melalui proses pembuatan populasi awal, pencarian fitness cost dengan memperhitungkan luas area dan berat barang, pengurutan data, imigrasi, persilangan, dan mutasi. Melalui perangkat lunak ini, user juga dapat melihat kondisi gudang secara baik secara 2 dimensi ataupun 3 dimensi, yang dalam pengerjaannya menggunakan OpenGL. Sistem dari perangkat lunak yang dibuat ini sudah diuji coba dan memberikan nilai rata-rata fitness cost di atas 90%, ini berarti perangkat lunak ini telah sukses dalam menjalankan fungsinya. Kata kunci: penataan barang, pengambilan barang dari gudang, penataan ulang barang, rak

  6. EKSTRAKSI MINYAK KETUMBAR (Coriander Oil DENGAN PELARUT ETANOL DAN n-HEKSANA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Astuti Handayani

    2013-05-01

    Full Text Available Indonesia memiliki banyak sumber daya alam, diantaranya minyak atsiri. Salah satu sumber daya alam yang potensial adalah minyak biji ketumbar (coriandrum oil. Kandungan terbesar dalam minyak ketumbar adalah senyawa linalool yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku parfum, farmasi, aroma makanan dan minuman, sabun mandi, bahan dasar lilin, sabun cuci, sintesis vitamin E dan pestisida maupun insektida. Tujuan dari percobaan ini adalah untuk mempelajari pengaruh penggunaan pelarut etanol dan n-heksana terhadap rendemen minyak ketumbar yang dihasilkan serta senyawa kimia yang terdapat dalam minyak ketumbar. Ekstraksi minyak ketumbar dengan pelarut etanol dan n-heksana menggunakan alat ekstraktor soxhlet. Biji ketumbar yang tua dan kering dihancurkan kemudian dibungkus kertas saring dan dimasukan dalam ekstraktor soxhlet. Temperatur proses ekstraksi sesuai dengan titik didih dari pelarut yang digunakan. Ekstraksi berakhir jika warna pelarut dalam ekstraktor seperti warna pelarut semula. Filtrat yang diperoleh kemudian di recovery dengan ekstraktor soxhlet untuk memisahkan minyak atsiri dari pelarutnya. Minyak ketumbar kemudian di analisis dengan uji GC-MS untuk mengetahui senyawa kimia yang terkandung dalam minyak tersebut. Dari hasil percobaan diperoleh bahwa rendemen minyak ketumbar dengan pelarut etanol sebesar 1,17% dengan kadar linalool sebesar 57,13%, sedangkan dengan pelarut n-heksana diperoleh rendemen minyak ketumbar sebesar 0,84% dengan kadar linalool sebesar 47,25%. Indonesia has many natural resources, such as the essential oils. One of the potential re-sources is the coriander seed oil (coriandrum oil. The greatest content in coriander oil is linalool compounds that can be used as raw materials of perfumes, pharmaceuticals, food and beverage scent, soap, basic materials for candles, laundry soap, synthetic vitamin E and pesticides as well as insecticide. The purpose of this experiment was to study the effect of the use of ethanol

  7. KOEFESIEN CERNA BAHAN KERING DAN NUTRIEN RANSUM KAMBING PERANAKAN ETAWAH YANG DIBERI HIJAUAN DENGAN SUPLEMENTASI KONSENTRAT MOLAMIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    IGLO. CAKRA

    2012-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan di Padanggalak, Denpasar. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh suplementasi konsentrat Molamik terhadap koefesien cerna bahan kering dan nutrien ransum kambing PE yang diberi hijauan berbasis leguminosa. Penelitian menggunakan tancangan acak kelompok (RAK dengan tiga perlakuan dan tiga kelompok (blok sebagai ulangan. Ternak yang digunakan berjumlah 9 ekor, rata-rata berat badan awal 15,56±1,63 kg. Ketiga perlakuan tersebut adalah: perlakuan A: 100% ransum hijauan (20% Rumput lapangan, 60% Gamal dan 20% Waru, perlakuan B: 92,5% ransum A + 7,5% konsentrat Molamix dan perlakuan C: 85% ransum A+15% konsentrat Molamix. Peubah yang diamati adalahk oefisien cerna bahan kering, dan nutrien ransum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien cerna bahan kering, bahan organik, protein kasar pada perlakuan B dan C nyata lebih tinggi (P<0,05 dibandingkan dengan perlakuan A. Koefesien cerna serat kasar pada perlakuan B dan C nyata lebih tinggi (P<0,01 dibandingkan dengan perlakuan A. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pemberian ransum hijauan berbasis leguminosa dengan suplementasi 7,5% dan 15% konsentrat Molamik pada kambing Peranakan Etawah secara nyata dapat meningkatkan koefisien cerna bahan kering dan nutrien ransum (bahan organik, protein kasar dan serat kasar. COEFESIEN DIGESTIBILITY OF DRY MATTER AND NUTRITION CONTENT OF ETAWAH CROSS BREED GOAT RATION WITH FORAGE AND MOLAMIK CONSENRAT ABSTRACT This experiment was conducted to find out the effect of suplement molamik consentrat on digestibility of dry matter and nutrien content on etawah cross breed goat ration with leguminosa forage.The experiment used nine goats that had an average initial weight of 15.56 ±1.63 that were alocated into three treatment group of diets i. e. Diet A =100% forage (20% grass, 60 % Gliricidia sepium and 20% Hibiscus teilleaceus ; Diet B = 92,5% diet A + 7.5% Molamik consentrat ; Diet C = 85 % diet A

  8. Analisis Kebijakan dan Efektivitas Organisasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amir Syarifudin Kiwang

    2015-05-01

    Full Text Available Penerapan Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 8 Tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Pendidikan dan Pelatihan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah dalam rangka untuk meningkatkan efektivitas kerja organisasi pada UPT Diklat Koperasi dan UMKM. Penelitian ini berusaha untuk melihat dampak kebijakan organisasi terhadap efektivitas organisasi dengan menggunakan enam elemen variabel dari kebijakan dan praktik manajemen. Keenam elemen tersebut adalah penetapan tujuan strategis, pencarian dan pemanfaatan sumber daya, lingkungan prestasi, proses komunikasi, kepemimpinan dan pengambilan keputusan, serta adaptasi dan inovasi organisasi. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data model Miles dan Huberman, yang terdiri atas reduksi data, display/penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas organisasi pada UPT Diklat koperasi dan UMKM belum berjalan secara baik, hal ini dapat dilihat dari beberapa hal antara lain, belum adanya tenaga spesialisasi pengelola diklat dan tenaga khusus (sarjana di bidang perkoperasian dan kondisi lingkungan kerja (lingkungan prestasi pada UPT Diklat koperasi dan UMKM yang belum efektif. Penempatan pegawai juga belum tepat, mutasi ke UPT Diklat Koperasi dan UMKM tidak memperhatikan latar belakang pendidikan dan spesialisasi/keahlian pegawai sehingga membutuhkan waktu dalam proses penyesuaian serta menurunkan jumlah pelaksanaan diklat dikarenakan keterbatasan alokasi dana.

  9. PENGARUH SUPLEMENTASI BEBERAPA SUMBER MINERAL DALAM KONSENTRAT TERHADAP SERAPAN, RETENSI, UTILISASI NITROGEN, DAN PROTEIN DARAH KAMBING PERANAKAN ETAWAH YANG DIBERI PAKAN DASAR RUMPUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. PUTRA

    2012-09-01

    Full Text Available RINGKASAN Suatu penelitian tingkat stasiun telah dilaksanakan dengan tujuan untuk mempelajari pengaruh suplementasi beberapa sumber mineral dalam ransum terhadap serapan semu nitrogen (N, protein darah, retensi N, dan jumlah bersih N yang dimanfaatkan ternak kambing PE (NNU yang diberi pakan dasar rumput alami. Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah bujur sangkar latin yang terdiri atas 4 perlakuan ransum, 4 ekor kambing PE, dan 4 periode (minggu. Keempat perlakuan ransum tersebut adalah ransum A rumput alami + konsentrat tanpa suplemen-tasi sumber mineral; ransum B rumput alami + konsentrat yang disuplementasi MINERAL 10; ransum C adalah ransum B disuplementasi amonium sulfat; dan ransum D adalah ransum C disuplementasi PIGNOX. Nisbah antara rumput alami dengan konsentrat adalah 68% : 32%. Keempat ekor kambing tersebut mempunyai berat badan (? SD rata-rata 18,2 ? 1,8 kg. Setiap periode dialokasikan waktu selama 3 minggu dengan 2 minggu pertama untuk periode pengamatan dan satu minggu terakhir untuk periode koleksi total. Namun, di antara periode diberikan waktu selama 7 hari sebagai waktu adaptasi atau istirahat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi sumber mineral berpengaruh tidak nyata (P>0,05 terhadap konsumsi N, serapan N, kadar protein darah, retensi N, nilai hayati protein ransum (BV, dan NNU, tetapi berpengaruh nyata (P0,05 setelah perlakuan C. Ini berarti bahwa sumber N tersebut dapat dimanfaatkan kambing D secara lebih efisien. Dapat disimpulkan bahwa secara kuantitatif suplementasi MINERAL 10, amonium sulfat, dan PIGNOX pada perlakuan D adalah kombinasi terbaik dalam upaya meningkatkan N terserap, teretensi dan terutilisasi serta kadar protein darah ternak.

  10. UJI TOLERANSI TANAMAN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum L. TERHADAP CEKAMAN KADMIUM (Cd, TIMBAL (Pb, DAN TEMBAGA (Cu PADA KULTUR CAIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S Rosidah

    2014-11-01

    Full Text Available Penelitian ini menyelidiki respon fisiologis, anatomis, dan morfologis tanaman tembakau (Nicotiana tabacum L. terhadap cekaman logam berat Cu, Cd, dan Pb. Sampel yang digunakan adalah tembakau umur 3-4 minggu yang dikecambahkan secara in vitro dan kemudian dipapar logam berat selama 14 hari. Desain penelitian yang digunakan yaitu rancangan acak lengkap dengan satu faktor, yaitu konsentrasi logam Cu (0 µM, 50 µM, 100 µM, 150 µM & 200 µM, Cd (0 µM, 50 µM, 100 µM, 200 µM & 300 µM, dan Pb (0 µM, 5 µM, 20 µM, 50 µM & 100 µM. Parameter yang digunakan: pertambahan panjang akar, pertambahan jumlah akar, akumulasi logam dalam akar, lokalisasi penimbunan dalam akar, dan warna daun. Bertambahnya konsentrasi logam menghambat pertumbuhan akar dan menyebabkan deposit logam pada jaringan akar dan gejala klorosis. Hasil uji Atomic Absorbtion Spectrophotometry (AAS menunjukkan semakin besar konsentrasi semakin banyak akumulasi logam pada jaringan akar. Akan tetapi, akumulasi Cd pada konsentrasi 200 µM lebih besar dibanding pada konsentrasi 300 µM. Analisis kualitatif membuktikan bahwa cekaman Cu tidak berpengaruh signifikan terhadap warna daun, sedangkan pada cekaman Cd (100, 150 dan 200 µM dan Pb (150 µM daun mengalami klorosis. Pada konsentrasi logam yang rendah seperti 50 µM Cu, 50 µM Cd, dan 5 µM Pb tidak berbeda nyata dengan kontrol. Dengan demikian disimpulkan bahwa tembakau mampu mentoleransi cekaman logam pada konsentrasi yang rendah.  This research investigated the physiological, anatomical, and morphological responses of tobacco (Nicotiana tabacum L. on stresses of heavy metals Cu, Cd, and Pb. The samples were 3- to 4-week tobacco plants germinated in vitro and then were exposed to heavy metals for 14 days. This study used a completed random design with single factor, i.e. the concentrations of Cu (0 µM, 50 µM, 100 µM, 150 µM & 200 µM, Cd (0 µM, 50 µM, 100 µM, 200 µM & 300 µM, and Pb (0 µM, 5 µM, 20 µM, 50 µM & 100

  11. Keratoacanthoma Dan Perawatannya

    OpenAIRE

    Indah Heriyanti

    2008-01-01

    Keratoacanthoma adalah suatu tumor jinak yang berasal dari jaringan epitel dan biasanya di jumpai pada permukaan kulit yang umumnya terjadi pada bagian kulit yang sering terkena sinar matahari dimana tumor ini dapat sembuh dengan spontan. Lesi ini biasanya berawal sebagai makula yang kecil yang berwarna merah dan kemudian menjadi papula yang kokoh dan bersisik pada permukaanya. Papul ini dengan cepat membesar selama 2 sampai 8 minggu. Pada awalnya berbentuk bulat atau oval,kokoh menonjol ...

  12. DEPRESI DAN GANGGUAN TIDUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wayan Eko Radityo

    2012-12-01

    Full Text Available Depresi merupakan gangguan mood berupa kesedihan yang intens, berlangsung dalamwaktu lama, dan mengganggu kehidupan normal yang insidennya semakin meningkatseiring dengan meningkatnya tekanan hidup. Tahun 2020, depresi diperkirakanmenempati urutan kedua penyakit di dunia. Gejala-gejala depresi terdiri dari gangguanemosi, gangguan kognitif, keluhan somatik, gangguan psikomotor, dan gangguanvegetatif. Salah satu gejala depresi yang muncul adalah gangguan tidur yang bisaberupa insomnia, bangun secara tiba-tiba, dan hipersomnia. Hal ini disebabkan olehgangguan neurotransmiter dan regulasi hormon. Selain sebagai gejala depresi, gangguantidur juga bisa merupakan penyebab depresi. Beberapa penelitian memberikanhubungan gangguan tidur dapat meningkatkan risiko depresi di kemudian hari.

  13. Pola konsumsi air, susu dan produk susu, serta minuman manis sebagai faktor risiko obesitas pada anak sekolah dasar di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yayah Lakoro

    2016-03-01

    consumption of water, whereby higher comsumption of sweet drink meant lower consumption of water. Nutrition education embedded in the curriculum could be used as an alternative of obesity prevention in children by changing or building healthy lifestyle. KEYWORDS: risk factors, obese children, consumption of water, consumption of sweet drinkABSTRAKLatar belakang: Minuman manis diduga kuat sebagai penyebab terjadinya obesitas pada anak. Susu dan produk susu yang tidak sehat yang mengandung lemak dan gula tinggi dapat menjadi salah satu faktor risiko terjadinya obesitas, sedangkan air putih merupakan minuman sehat tanpa kalori yang dapat membantu manajemen berat badan.Tujuan: Mengetahui pola konsumsi minuman pada anak obesitas.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kasus kontrol. Kasus adalah anak SD yang mengalami obesitas, kontrol  adalah anak SD yang dengan berat badan normal. Lokasi penelitian di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Penentuan sampel menggunakan metode probability proportional to size (PPS. Jumlah sampel adalah 488 sampel terdiri dari 244 kasus dan 244 kontrol. Pada subyek penelitian dilakukan matching asal sekolah dengan ketentuan siswa kasus dan kontrol berasal dari kelas yang sama. Uji statistic McNemar dan regresi logistik dilakukan untuk mengidentifi kasi variabel yang merupakan faktor risiko.Hasil: Terdapat perbedaan karakteristik jenis kelamin antara kedua kelompok (p=0,03. Rata-rata jumlah konsumsi air putih dan minuman manis pada anak obes berbeda secara signifi kan  dibandingkan dengan anak tidak obes, berturut-turut adalah 243,8 mL/hari (±2½ gelas/hari dan 397,3 mL/hari (± 2 gelas/hari, sedangkan rata-rata jumlah konsumsi susu dan produk susu tidak sehat pada anak obes dan tidak obes, tidak berbeda secara signifikan. Uji Mc Nemar menunjukkan bahwa konsumsi air putih dan minuman manis berhubungan dengan kejadian obesitas pada anak di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul  dengan nilai OR 2,1 (95% CI:1,4–3,05 dan OR 3,1 (95% CI: 2,1

  14. Pengaruh Cekaman Kekeringan terhadap Perilaku Fisiologis dan Pertumbuhan Bibit Black Locust (Robinia pseudoacacia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novita Anggraini

    2016-03-01

    Full Text Available Black locust (Robinia pseudoacacia merupakan tanaman asli Amerika Utara dan telah tersebar ke Eropa dan Asia serta menjadi salah satu spesies yang digunakan untuk rehabilitasi lahan semiarid dan arid. Walau demikian, kemampuan adaptasi black locust pada daerah persebarannya cukup meresahkan disebabkan jenis ini memiliki potensi invasif yang cenderung menekan pertumbuhan tanaman asli setempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh cekaman kekeringan berupa volume penyiraman dan interval penyiraman terhadap perilaku fisiologis dan pertumbuhan bibit black locust, serta untuk menganalisis tingkat toleransi black locust terhadap kekeringan melalui karakter efisiensi penggunaan air (WUE dan kandungan klorofil. Perlakuan volume penyiraman berupa kapasitas lapang 30-40 % mewakili kondisi kekeringan dan kapasitas lapang 70-80 % mewakili kondisi air yang memadai, sementara periode interval penyiraman adalah 1 hari, 3 hari dan 7 hari. Metode analisis yang digunakan ialah analisis tren. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah semakin rendah volume penyiraman (KL 30-40 % dan semakin lama interval penyiraman (ke 7 hari maka fotosintesis, transpirasi, konduktansi stomata, serta pertumbuhan (tinggi, diameter, berat kering tajuk dan akar akan semakin rendah, sementara untuk WUE dan kandungan klorofil semakin tinggi. Peningkatan WUE dan kandungan klorofil merupakan dua indikator bahwa black locust mampu beradaptasi (toleran pada kondisi cekaman kekeringan. Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan black locust dalam upaya reklamasi lahan kering perlu didahului studi khusus dan pertimbangan yang matang agar tidak membawa dampak invasif pada kehidupan mendatang. Kata kunci: black locust, cekaman kekeringan, jenis invasif, water use efficiency, kandungan klorofil.   Effect of drought stress on physiological behavior and growth ofblack locust (Robinia pseudoacacia seedlings Abstract Black locust (Robinia pseudoacacia is a native

  15. KOMPARASI KUAT TEKAN KOMPOSIT BERBAHAN DASAR SERBUK LIMBAH KACA DENGAN PEREKAT POLIMER POLYURETHANE DAN POLYVINYL ACETATE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MP Aji

    2013-07-01

    Full Text Available Komposit berbahan dasar serbuk limbah kaca telah dihasilkan dengan perekat polimer polyurethane (PU dan polyvinyl acetate (PVAc. Komposit dengan perekat polimer PU memiliki kuat tekan 36 MPa dengan fraksi optimum perekat adalah 30% berat. Komposit dengan perekat polimer PVAc memiliki kuat tekan yang lebih rendah dari perekat polimer PU, yaitu 10 MPa pada fraksi perekat 10 persen berat. Gugus fungsi urethane yang terbentuk dari gugus fungsi isosianat yang reaktif dan hidroksil menjadi perekat yang baik untuk limbah kaca yang didominasi oleh bahan silika (SiO2. Daya rekat polimer pada serbuk kaca ditentukan banyaknya kontak perekat dengan silika. Hasil uji kuat tekan diestimasi dengan persamaan sederhana. Hasil estimasi menunjukan bahwa komposit dengan perekat polimer PU memiliki kontak dengan partikel limbah kaca lebih banyak dari perekat PVAc. Kontak perekat dengan serbuk kaca merepresentasi daya adhesif. Hasil ini didukung dari pengujian porositas komposit dimana perekat polimer PU dengan kontak partikel yang tinggi memiliki porositas yang jauh lebih rendah dari perekat polimer PVAc sehingga komposit dengan perekat polimer PU memiliki kuat tekan yang lebih baik. Composite made from waste glass powder has been produced with polymer adhesive polyurethane (PU and polyvinyl acetate (PVAC. Composites with a polymer adhesive PU has a compressive strength of 36 MPa with optimum adhesive fraction of 30% of weight. Meanwhile, polymer composite with PVAc adhesive has a lower compressive strength than PU adhesive polymer, that is 10 MPa at adhesive fraction of 10 percent of weight. Functional group of urethane formed from reactive isocyanate and hydroxyl is turning out to be a good adhesive for glass waste material dominated by silica (SiO2. Polymer adhesion on glass powder is determined by contact of adhesive with silica. Compressive strength test results are estimated with a simple equation. Estimation results show that composite with PU adhesive

  16. KOMPOSISI GIZI DAN DAYA TERIMA MAKANAN TERAPI: READY TO USE THERAPEUTIC FOOD UNTUK BALITA GIZI BURUK (NUTRITION COMPOSITION AND ACCEPTANCE TEST OF READY TO USE THERAPEUTIC FOOD FOR SEVERE MALNOURISHED CHILDREN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Komari Komari

    2012-12-01

    Full Text Available Abstract Severe malnourished children need special diet which is nutritious, easily digested, and safe to improve their nutritional status. The diet could be Ready-to-Use Therapeutic Food (RUTF, composed by highly digestible component such as milk, vegetable oil, sugar, vitamines, minerals, and indigenous food such as peanut, mungbean and tempeh powder. This study was aimed to examine the nutrients content and the sensory quality of local RUTF. The method utilised were acceptability test on severe malnourished children, chemical analyses to identify nutrient content and safety analysis towards microbial and heavy metal contaminants. The  results showed that RUTF contained energy ranging from 521 kcal /100 g to 530 kcal/100 g, and protein ranging from 14,1 g/100 g to 16,9 g/100g. The RUTF was acceptable by malnourished children under five years old. Keywords: ready to use, therapeutic food, malnourished Abstrak Anak gizi buruk memerlukan diet yang khusus untuk meningkatkan status gizinya dengan makanan yang mudah dicerna, bergizi tinggi dan aman. Makanan tersebut dapat berupa Ready to Use Therapeutic Food (RUTF yang terdiri dari bahan yang mudah dicerna seperti susu, minyak sayur, gula, vitamin dan mineral, dan menggunakan bahan makanan lokal yakni tepung kacang tanah, kacang hijau, dan tempe. Penelitian ini bertujuan menilai komposisi zat gizi dan kualitas sensori produk RUTF lokal. Metode yang digunakan adalah uji daya terima yang dilakukan terhadap anak balita gizi buruk, uji kimia untuk mengukur komposisi gizi dan keamanan terhadap mikroba dan logam berat. Hasil menunjukkan bahwa komposisi gizi untuk RUTF mengandung cukup tinggi energi  yaitu berkisar antara 521-530 kkal/100g dan protein berkisar antara 14,1-16,9 g/100g. Makanan tersebut juga dapat diterima oleh  anak-anak balita gizi buruk. [Penel Gizi Makan 2012, 35(2: 159-167] Kata Kunci: ready to use, makanan terapi, gizi buruk

  17. KANDUNGAN LOGAM BERAT (Pb dan Cd Pada Sawi Hijau (Brassica rapa l. Subsp. Perviridis Bailey Dan Wortel (Daucus Carrota L. Var. Sativa Hoffm YANG BEREDAR DI PASAR KOTA DENPASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deni Agung Priandoko

    2013-05-01

    Full Text Available Has been doing a research about the content of heavy metals (Pb and Cdin green mustard (Brassica rapa L. subsp. Perviridis Bailey and carrot (DaucusCarrota L. Var. Sativa Hoffm that exist in the market of Denpasar city. Purposeof this research was to know the content of Pb and Cd in green mustard andcarrots that exist in traditional markets (Badung and Kreneng market Denpasarcity that treated by washing and without washing. Content of Pb and Cd in greenmustard and carrots that analyzed by AAS (atomic absorption spectrophotometer.The results of research shows that contents of Pb in green mustard andcarrots that washed and without washed in Kreneng and Badung Market equal to64.71 ± 6.66 ug / g, 69.58 ± 4.61 ug / g, 62.56 ± 6.99 ug / g, 64.96 ± 7:20 ug / g,62.56 ± 6:56 ug / g, 73, 91 ± 2:51 ug / g, 57.17 ± 8:59 ug / g, 59.71 ± 8.93 ug / gdry weight. Content of Cd that washed and without washed equal to SCK 8.81 ±1.68?g / g, 10, 55 ± 1.78 ug / g, 8.09 ± 1.71 ug / g, 9.30 ± 2:01 ug / g, 8.96 ± 1.72ug / g, 10.09 ± 1:09 ug / g, 7.39 ± 1.6 ug / g 5, 8.14 ± 1.71 ug / g dry weight

  18. PENGGUNAAN LUMPUR AKTIF UNTUK MENURUNKAN KADAR Biological Oxygen Demand (BOD, Chemical Oxygen Demand (COD, dan LOGAM BERAT JENIS TIMBAL (Pb dan CADM IUM (Cd PADA LIMBAH CAIR PENCELUPAN INDUSTRI BATIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RAFICHA RACHMA

    2015-06-01

    Full Text Available In the production process, batik dyeing industry use a lot of water and chemicals in the coloring or dyeing fabric dyeing wastewater batik. Batik dyeing waste industry typically have concentrations of chemical oxygen demand (COD and biological oxygen demand (BOD and heavy metals that exceed quality standards set by the government. In an effort to overcome the problems posed by wastewater, the wastewater treatment process must be done before the waste is discharged into aquatic environment. One of the biological wastewater treatment system that is able to reduce levels of contamination are industrial wastewater is activated sludge system. This research was conducted to determine the optimal time and time effectiveness of treatment with activated sludge to reduce levels of COD, BOD, and Pb in the batik industry wastewater. In this research using activated sludge by taking a fixed volume on sampling from hour o to hour 24 so as to produce organic compounds that remain much lower concentrations can result in COD, BOD, and Pb. This is because the longer the settling time of the volume of waste activated sludge with variable sampling and at the same time a decrease in the percentage levels of COD, BOD, and Pb greater. The results of this research found that activated sludge best influence in lowering the levels of COD, BOD, and Pb. This is due to the activity of microorganisms that have given nutrient and insufficient oxygen in aeration process with the longest time that the ability of the microbes in the sludge to oxidize organic materials with the highest effectiveness in the waste. After going through treatment with activated sludge showed that the optimal time of activated sludge treatment to decrease the levels of COD in wastewater dyeing batik industry is 12 hours, the reduced levels of BOD is 12 hours, and to decrease levels of Pb is 8 hours.

  19. Peter Winzen: Das Ende der Kaiserherrlichkeit. Die Skandalprozesse um die homosexuellen Berater Wilhelms II. 1907–1909. Köln u.a.: Böhlau Verlag 2010.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Julian Herbert Köck

    2011-03-01

    Full Text Available Peter Winzen versucht in vorliegender Studie zu beweisen, dass Kanzler von Bülow hinter der Harden-Eulenburg-Affäre steckte. Der Publizist Harden beschuldigte in mehreren Artikeln einige der Freunde und Berater von Wilhelm II. der Homosexualität, was zu einer Reihe von Skandalprozessen führte. Winzens Argumentation kann in diesem Punkt nicht überzeugen, gleichzeitig zeichnet er aber den Verlauf der Affäre und ihre politischen Ursachen und Wirkungen unter Verwendung einer Fülle an Quellen sehr anschaulich nach. Das Buch eignet sich damit als Einführung in das Thema, für die Forschung, insbesondere für die Genderforschung, wird es dagegen wohl nicht von größerer Bedeutung sein.In this present study, Peter Winzen tries to prove that chancellor von Bülow was behind the Harden-Eulenburg affair. In several articles, the journalist Harden accused several friends and counselors of Wilhelm II. of homosexuality, which led to a number of scandalous processes. Regarding this point, Winzen’s line of argument fails to convince; at the same time, however, he vividly traces the course of the affair and its political causes and effects using a multitude of resources. Thus, the book is a suitable introduction to the topic. However, it will probably not be of major importance for research, particularly gender research.

  20. PERAN MIKROBA STARTER DALAM DEKOMPOSISI KOTORAN TERNAK DAN PERBAIKAN KUALITAS PUPUK KANDANG (The Role of Microbial Starter in Animal Dung Decomposition and Manure Quality Improvement

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cahyono Agus

    2014-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Pupuk organik perlu didekomposisi oleh mikroba dan memerlukan lingkungan yang sesuai agar cepat matang sempurna dan tidak memberikan dampak negatif pada aspek sosial, estetika maupun kesehatan pada makluk hidup dan lingkungan. Dekomposisi bahan pupuk organik dilakukan dengan menggunakan kotoran sapi, dengan 2 perlakuan mikroba (tanpa dan dengan mikroba starter dan 3 variasi waktu, yaitu 0, 6 dan 24 jam setelah diberi mikroba starter. Analisis meliputi  uji fisik bahan pupuk yang meliputi pH, warna, aroma, lengas, dan DHL,  uji mikroba patogen (Eschericia. coli dan Salmonella pada pupuk, pengujian kandungan hara pupuk total (C, N, P, K, Ca, Mg, Na, S, Cd, Cr, B, Fe, Cu, Zn  dan Ntersedia (NH4 dan NO3,  serta analisis emisi gas amonia (NH3, oksigen (O2, karbon monoksida (CO, karbon dioksida (CO2, metana (CH4, NOx, NO, dan SO2. Mikroba starter mengandung mikrobia dan unsur hara yang sangat diperlukan dalam proses dekomposisi bahan organik. Pupuk kandang sapi setelah aplikasi  mikroba starter masih mengandung E. coli dan Salmonella sp. yang cenderung menurun seiring dengan lama waktu inkubasi. Terjadi dinamika kandungan unsur-unsur hara seperti P, K, Mg, Fe dan Cu serta logam berat Cr selama proses inkubasi baik pada pupuk kandang ayam maupun sapi. Dengan perlakuan mikroba starter, bagian senyawa sulfur dari bahan organik banyak yang terombak menjadi gas SO2 yang relatif tidak berbau, dan sebaliknya H2S serta senyawa reduktif sulfida lainnya menjadi terhambat pembentukannya. Perombakan dengan  mikroba starter sebaiknya diupayakan dalam suasana aerobik atau dengan suasana lembab tetapi tidak sampai anaerobik sehingga kehadiran senyawa H2S dan senyawa sulfur reduktif lainnya dapat dikurangi atau tidak terbentuk. Hasil penelitian ini menunjukkkan pentingnya penggunaan mikroba starter optimal dan benar untuk memperbaiki kandungan nutrisi dan kualitas pupuk kandang.   ABSTRACT Process of decomposition of organic fertilizer relies on the

  1. INFLASI DI INDONESIA : SUMBER-SUMBER PENYEBAB DAN PENGENDALIANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adwin Surja Atmadja

    1999-01-01

    Full Text Available The monetary crisis that happens among the ASEAN countries including Indonesia has cause the broken of the national economical aspects. The monetary crisis causes the imported inflation, which is the result of the sharp depreciation of rupiah exchange rate toward the foreign exchange rate. This condition can cause the heavy inflation pressure for Indonesia. The inflation phenomenon in Indonesia actually is not the short-term phenomena. That is only happens incidentally. In fact, the same general problem also happens in others developing countries. The inflation problem in Indonesia is the kind of long-term inflation that caused by the structural of economic obstacles that still occur in Indonesia. As the result, the reconstruction of inflation problem in Indonesia is not enough to be accomplished only with monetary instruments, which usually tend to be in short-term. Therefore, the reconstruction in the real sector with the main target to eliminate the nation structural economic obstacles also needed in order to improve the national economy of Indonesia. Abstract in Bahasa Indonesia : Krisis moneter yang melanda negara-negara ASEAN, termasuk Indonesia, telah menyebabkan rusaknya sendi-sendi perekonomian nasional. Krisis moneter menyebabkan terjadinya imported inflation sebagai akibat dari terdepresiasinya secara tajam nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing, yang selanjutnya mengakibatkan tekanan inflasi yang berat bagi Indonesia. Fenomena inflasi di Indonesia sebenarnya semata-mata bukan merupakan suatu fenomena jangka pendek saja dan yang terjadi secara situasional, tetapi seperti halnya yang umum terjadi pada negara-negara yang sedang berkembang lainnya, masalah inflasi di Indonesia lebih pada masalah inflasi jangka panjang karena masih terdapatnya hambatan-hambatan struktural dalam perekonomian negara. Dengan demikian, maka pembenahan masalah inflasi di Indonesia tidak cukup dilakukan dengan menggunakan instrumen-instrumen moneter saja

  2. Gambaran dan Derajat Disfungsi Sendi Temporomandibula pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Bandung Tahun Akademik 2013–2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Randika Rachman

    2015-02-01

    Full Text Available Abstrak Disfungsi sendi temporomandibula merupakan kelainan yang melibatkan sendi temoromandibula, otot-otot pengunyahan, dan berbagai struktur jaringan yang bersangkutan, ditandai dengan gejala utama berupa nyeri pada otot-otot pengunyahan dari sendi temporomandibula, suara sendi seperti clicking (keletuk sendi dan krepitasi, serta keterbatasan dan deviasi pergerakan rahang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan derajat disfungsi sendi temporomandibula pada mahasiswa FK Unisba tahun akademik 2013–2014. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pemilihan subjek secara simple random sampling periode April–Juli 2014, didapatkan jumlah sampel sebesar 70 orang. Penelitian ini diperoleh dari hasil kuesioner dan pemeriksaan fisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kejadian disfungsi sendi temporomandibula pada mahasiswa FK Unisba tahun akademik 2013–2014 adalah 61%. Derajat ringan 49%, derajat sedang 8%, dan derajat berat 4%. Gambaran manifestasi klinis untuk bunyi sendi 61%, nyeri mengunyah 6%, nyeri membuka mulut 7%, dan trismus 4%. Kebiasan buruk terjadi pada 46%, pola pengunyahan 37%, dan maloklusi 29%. Angka kejadian disfungsi sendi temporomandibula pada mahasiswa FK Unisba tahun akademik 2013–2014 sebesar 61%, manifestasi klinis berupa clicking yang disebabkan oleh pola pengunyahan satu sisi. Kata kunci: Derajat, disfungsi, gambaran, mahasiswa, sendi temporomandibula   Description and Degree of Temporomandibular Joint Dysfunction in Medical Students of Universitas Islam Bandung Academic Year 2013–2014 Abstract Temporomandibular joint dysfunction is a disorder that involves temporomandibula joints, muscles of mastication, and a range of relevant network structures, characterized by major symptoms of pain in the masticatory muscles of the temporomandibular joint, the joint sound like clicking and crepitation, and limitations and deviation of the jaw movement. This study aimed to determine the

  3. Struktur komunitas mangrove dan strategi pengelolaannya di Kabupaten Pidie, Province Aceh (Community structure of mangrove and its management strategy in Pidie District, Aceh Province

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mirza Karnanda

    2016-12-01

    digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Pada setiap lokasi ditetapkan dua sub statiun pengamatan dan setiap pengamatan dengan tiga titik transek dimana transek berupa kuadrat berukuran 10 m x 10 m. Pengambilan data mangrove dilakukan dengan transek kuadrat berukuran 10 m x 10 m untuk kategori pohon plot 5 m x 5 m unuk kategori pancang dan 2 m x 2 m untuk kategori semai. Sedangkan untuk data strategi pengelolaan mangrove dengan mewawancarai 297 responden yang merupakan perwakilan beberapa petani tambak dan nelayan di Kecamatan Batee, Kota Sigli, Kecamatan Simpang Tiga dan perwakilan stakeholder terkait. Strategi pengelolaan ekosistem mangrove di Kabupaten Pidie dianalisis menggunakan formula SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 6 spesies mangrove di Kabupaten Pidie, yaitu Avicennia alba, A. officinalis, A. marina, Rhizopora mucronata, R. apiculata dan Sonneratia alba. Mangrove di lokasi penelitian untuk tingkat semai dan pancang dapat dikategorikan dalam kondisi sangat baik, kecuali di Kecamatan Batee S. alba pada tingkat semai dikategorikan rusak ringan dan pada tingkat pancang dalam kondisi rusak berat. Mangrove tingkat pohon pada lokasi penelitian dikategorikan rusak berat. Strategi pengelolaan ekosistem mangrove di Kabupaten Pidie dapat dilakukan dengan memaksimalkan fungsi ekosistem mangrove berupa penanaman kembali jenis-jenis mangrove tertentu yang sesuai dengan habitat hidupnya sehingga menghasilkan fungsi tertentu; meningkatkan peran pemerintah dan masyarakat; melakukan pengawasan dan monitoring secara berkala di ekosistem mangrove; serta merumuskan peraturan daerah tentang pengelolaan ekosistem mangrove di Kabupaten Pidie.

  4. PENGEMBANGAN DAN PERANCANGAN TEMPAT TIDUR BAYI (BABY BOX YANG ERGONOMIS MENGGUNAKAN SOFTWARE AUTOCAD DENGA PENDEKATAN DATA ANTROPOMETRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Kristanto

    2013-04-01

    Full Text Available Dengan semakin majunya sistem informasi diluar maupun didalam negeri, Kini masyarakat lebih memperhatikan atau tertarik pada produk-produk yang dihasilkan harus lebih mempunyai nilai ringkas atau  flexibledan tentunya sesuai dengan harga dari produk tersebut, Hal ini  menjadi sebuah acuan bagi pengembang inovasi produk yang mementingkan keinginan masyarakat untuk mendapatkan kekuatan dari kalangan konsumen, Dengan mempertimbangkan usulan dari para orang tua maka penulis mencoba menawarkan prototype tempat tidur balita  yang sesuai dengan dimensi antropometri tubuh bayi di Indonesia. Dengan maksud tempat tidur bayi tersebut mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi bayi, khususnya kepuasan bagi para orang tua dalam mengasuh atau memfasilitasi anaknya.  Metodologi penelitian dilakukan dengan penggalian data dari responden menggunakan metode  Quality Funcion Deployment  (QFD untuk mengetahui keinginan dari konsumen, serta data antropometri untuk mengetahui persentil dari ukuran yang diperlukan untuk merancang Tempat Tidur  Bayi (Baby Box yang sesuai dengan dimensi tubuh bayi di Indonesia. Hasil penelitian ini dapat diketahui atribut-atribut tempat tidur bayi yang sesuai dengan keinginan pelanggan meliputi : Tempat tidur mampu menahan berat dan gerakan bayi, Dilengkapi dengan kain tile pelindung dari gigitan nyamuk, Adanya rak tempat untuk menyimpan pakaian bayi, Warna tempat tidur yang cerah, Adanya kantong tas sehingga mudah dibawa. Ukuran tempat tidur bayi dikembangkan berdasarkan penerapan data antropometri dengan menggunakan persentil 5-th dan 95-th sehingga diperoleh ukuran tinggi tempat tidur bayi adalah 80cm, panjang 110 cm, dan lebar 80cm.

  5. Pengaruh Jenis Katalis terhadap Kekuatan Tarik dan Stabilitas Termal Polidimetilsiloksan (PDMS untuk Lapisan Pelindung Baja AISI 1050

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Atha Illah

    2013-03-01

    Full Text Available Polisiloksan adalah polimer yang paling banyak digunakan sebagai lapisan pelindung pada baja karena memiliki sifat yang unggul dibandingkan polimer lain. Polidimetilsiloksan (PDMS adalah salah satu  keluarga polisiloksan yang paling banyak digunakan dalam bentuk karet Room-Temperature Vulcanization (RTV. Pada penelitian ini, PDMS divulkanisir menggunakan katalis Bluesil Catalyst 60R (komersial, NaOH 2 M, H2SO4 2 M, Poli aminoamid, dan Red 683 (komersial dengan variasi komposisi masing-masing katalis 2 - 10 wt%. Katalis yang bisa membentuk karet silikon hanyalah Bluesil Catalyst 60R dan Red 683. Pada percobaannya, waktu pematangan semakin cepat seiring bertambahnya komposisi katalis yang diberikan. Elastisitas karet silikon sangat tinggi, karena sifat inilah karet silikon tidak pecah ketika diuji fleksural hingga 180o. Hasil pengujian tarik menunjukkan karet dengan Bluesil Catalyst 60R 6wt% memiliki kekuatan tarik paling optimum yaitu 1,625 MPa. Penambahan Bluesil Catalyst 60R 10wt% juga memberikan nilai kestabilan termal  karet silikon yang paling baik, berat sisanya adalah 39,172 % pada temperatur 800oC.

  6. POTENSI BIJI DAN EKSTRAK BIJI TERATAI (Nymphaea pubescens Willd SEBAGAI PENCEGAH DIARE PADA TIKUS PERCOBAAN YANG DIINTERVENSI E.coli ENTEROPATOGENIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuspihana Fitrial

    2013-03-01

    Full Text Available The Potency of Waterlily’s Seed (Nymphaea pubescens Willd and Its Extract as DiarrheaPreventative in Rats that Intervented with Enterophatogenic Escherichia coli Yuspihana Fitrial, Made Astawan, Soewarno T.Soekarto,Komang G.Wiryawan, Tutik Wresdiyati ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komponen Þ tokimia yang terdapat pada biji teratai dan ekstrak etil asetat bijiteratai dan mengetahui aktivitas antibakterinya terhadap E.coli penyebab diare (E.coli Enteropatogenik K1.1, EPECK1.1 pada tikus percobaan. Perlakuan diberikan pada tikus jantan jenis Sprague Dawley (berat 140 ±5 g selama28 hari. Tikus percobaan dibagi menjadi 4 grup yaitu, grup 1, kontrol (mendapatkan ransum standar, grup 2 yangmendapat ransum yang disubstitusi tepung biji teratai (18,7 g/100 g, grup 3 yang mendapat ransum yang disubstitusiFOS (fruktooligosakarida, 6 g/100 g, dan grup 4 yang mendapat ransum standar dan ekstrak etil asetat biji teratai(17,8 mg/ml. Setelah 2 minggu perlakuan ransum, tikus percobaan diintervensi secara oral dengan 0,3 ml dari 106CFU/ml EPEC K1.1 selama 1 minggu sehingga diare. Aktivitas biologis ransum perlakuan diamati dengan mengamatibobot badan, konsumsi ransum per hari, eÞ siensi ransum, total mikroba, total E.coli dan total bakteri asam laktatdari isi sekum tikus percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji teratai mengandung alkaloid, ß avonoid,steroid, glikosida, tanin, saponin, dan triterpenoid, sedangkan ekstrak etil asetat biji teratai mengandung alkaloid,ß avonoid, tanin, glikosida, saponin dan triterpenoid. Substitusi biji teratai pada ransum mampu menurunkan totalE.coli isi sekum, baik setelah intervensi maupun setelah intervensi EPEC dihentikan. Sementara pemberian ekstrakbiji teratai mampu menurunkan total E.coli isi sekum setelah intervensi dihentikan. EÞ siensi ransum pada grup yangdisubstitusi biji teratai lebih tinggi dibandingkan kontrol dan ekstrak biji teratai (P<0.05. Perlakuan substitusi bijiteratai, dan

  7. Dan Performer Mei Lanfang

    DEFF Research Database (Denmark)

    Risum, Janne

    2010-01-01

    The convention of performing female characters (dan characters) in Beijing opera, as practised by its most prominent male performer of female characters Mei Lanfang, and its and his cultural context and aesthetic aim...

  8. Liever kraanwater dan bronwater

    NARCIS (Netherlands)

    Kole, A.P.W.

    2011-01-01

    Een test in het Restaurant van de Toekomst van de invloed van CO2-labels op het aankoopgedrag van consumenten, heeft nog geen duidelijk beeld opgeleverd. Wel pakten mensen vaker kraanwater dan bronwater.

  9. Makna Dan Ideologi Punk

    OpenAIRE

    Daniar Wikan Setyanto

    2015-01-01

    Punk Sebagai sebuah subkultur telah diadaptasi oleh para remaja Indonesia bukan hanya sebagai semangat bermusik, namun merambah sebagai ideologi dan gaya hidup. Punk merupakan warisan budaya dari barat yang awalnya bergerak pada bidang musik, namun lambat lain punk telah menjadi sebuah identitas global yang mewakili para remaja radikal yang memiliki visi anti kemapanan dan anti pemerintah. Selain ideologinya yang kontroversi, punk mempengaruhi dinamika fashion di dunia. Asesoris punk diadapta...

  10. Karakteristik Ibu pada Penderita Abortus dan Tidak Abortus di RS Dr. M. Djamil Padang Tahun 2011-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Resya I Noer

    2016-09-01

    Full Text Available AbstrakAbortus adalah berakhirnya kehamilan sebelum janin dapat hidup di luar kandungan dengan batasan kehamilan kurang dari 20 minggu atau berat janin kurang dari 500 gram. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan hubungan usia ibu, usia kehamilan, pekerjaan dan pendidikan terhadap kejadian abortus dan tidak abortus.  Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Populasi adalah rekam medik seluruh ibu hamil yang menjalani rawat inap di bagian Obstetri dan Ginekologi RS Dr. M. Djamil Padang sejak Januari 2011 sampai Desember 2012. Jumlah sampel sebanyak 272 orang yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data diambil dengan cara melihat data sekunder dari rekam medis pasien dan dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat uji chi-square pada nilai p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa angka kejadian abortus tahun 2011-2012 adalah 5,83%. Ibu yang mengalami abortus lebih banyak berada di kelompok usia dibawah 20 tahun dan diatas 35 tahun, paritas lebih dari 3, pernah mengalami abortus sebelumnya, usia kehamilan kurang dari 12 minggu, tidak bekerja dan pendidikan terakhir SD, SLTP dan SLTA dibandingkan dengan ibu yang tidak mengalami abortus. Uji statistik menunjukkan bahwa usia ibu, usia kehamilan, pekerjaan dan pendidikan memengaruhi terjadinya abortus (p=0,035; p=0,000; p=0,002 dan p=0,043, sedangkan paritas dan riwayat abortus sebelumnya tidak memengaruhi terjadinya abortus (p=0,919 dan p=0,205.Kata kunci: usia ibu, paritas, riwayat abortus, usia kehamilan, pekerjaan ibu, pendidikan ibu, abortus AbstractAbortion is a pregnancy termination before the 20th completed week or weighing less than 500 gram. The objective of this study was to determine the relationship of the age, parity, history of previous abortion, gestational age, mother's occupation and education on abortion and without abortion. The design was comparative study with the cross sectional approach. The population was taken from the medical records

  11. KARAKTERISTIK DAN PROFIL INULIN BEBERAPA JENIS UWI (Dioscorea spp. Characteristic and Inulin Profil of Wild Yam (Dioscorea spp.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Winarti

    2012-05-01

    adalah mengetahui kharakteristik fisik dan kimia jenis-jenis umbi uwi (Dioscorea spp., serta profil inulin yang terkandung dalam masing-masing umbi.Beberapa jenis uwi diperoleh dari berbagai daerah di Jawa Timur, antara lain Pacet Mojokerto, Karang Ploso dan Pegunungan Kawi Malang, Nganjuk, dan pasar tradisional Surabaya. Karakteristik fisik yang diamati meliputi , bentuk dan ukuran umbi, warna kulit dan daging umbi, berat rata-rata dan tekstur umbi. Karakteristik kimia yang diamati meliputi kadar air, kadar abu dan kadar inulin. Karakteristik organoleptik pada uwi kukus yang diamati adalah tekstur dan rasa. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analisis Varian (ANOVA dan uji lanjut Duncan’t Multiple Range Test (DMRT.Dari hasil karakterisasi diperoleh 10 jenis uwi yaitu D1 (Dioscororea alata/uwi putih, D2 (Dioscorea pinthaphylla/ uwi katak, D3 (Dioscorea hispida/uwi gadung, D4 (Dioscorea alata/uwi kuning kulit ungu, D5 (Dioscorea alata/ uwi ungu, D6 (Dioscorea esculenta/gembili, D7 (Dioscorea alata/uwi kuning, D8 (Dioscorea opposita/uwi putih kulit kuning, D9 (Dioscorea bulbifera/gembolo, dan D10 (Dioscororea rotundata/uwi putih kulit coklat.Kadar inulin tertinggi diperoleh pada Dioscororea esculenta (gembili yaitu 14,77 % (db. Kadar air berkisar antara71,89-85,07 % (wb, kadar abu 0,59-1,83 % dan tekstur   antara 0,012-0,055 (mm/g.dt. Skor organoleptik tekstur adalah 2,75-4,55 dan rasa adalah 3,20-5,00.

  12. Pengujian Kemampuan Daya Samak Cube Black dan Limbah Cair Gambir Terhadap Mutu Kulit Tersamak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gustri Yeni

    2016-06-01

    Cube black dan limbah cair pengolahan gambir. Konsentrasi bahan penyamak yang digunakan dalam perlakuan adalah 2%, 3% dan 4% dengan berat kulit yang akan disamak sebanyak 1 kg. Kulit tersamak diuji terhadap derajat penyamakan (DP dan uji fisik meliputi kekuatan tarik, kemuluran dan kekuatan sobek. Pada perlakuan yang sama dibandingkan dengan penyamak krom. Hasil uji kulit tersamak menunjukkan makin tinggi konsentrasi bahan penyamak makin tinggi nilai DP dan sifat fisik kulit makin baik. Kulit tersamak dari kambing menggunakan Cube black gambir pada konsentrasi 4% menghasilkan nilai DP mendekati sama dengan penyamak krom (38,45% dan 36,60%. Untuk kulit ikan tuna tersamak menghasilkan nilai DP 39,57% dan 31,35%. Bahan penyamak gambir menghasilkan nilai kekuatan tarik, kekuatan sobek dan kemuluran lebih tinggi dari penyamak krom. Nilai kekuatan tarik kulit kambing 730,37 kg/cm2, ikan tuna 353,33 kg/cm2 diperoleh dari penyamak limbah cair. Nilai kekuatan sobek kulit kambing adalah 353,33 kg/cm2, kulit ikan tuna 29,96 kg/ cm2 dan nilai kemuluran kulit ikan tuna 202,0% diperoleh dari Cube black gambir. Hasil penelitian menunjukkan bahan penyamak gambir memiliki sifat penyamak yang dapat menggantikan penyamak krom.

  13. PENGARUH SUPLEMENTASI MADU KELENGKENG TERHADAP KADAR TSA DAN MDA TIKUS PUTIH YANG DIINDUKSI TIMBAL (Pb

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kamilatussaniah Kamilatussaniah

    2016-04-01

    Full Text Available Timbal (Pb merupakan salah satu logam berat yang berasal dari emisi pembakaran bahan bakar. Peningkatan penggunaan bahan bakar pada mesin industri dan kendaraan bermotor menyebabkan peningkatan kadar Pb di udara. Masuknya Pb ke dalam tubuh akan mengganggu keseimbangan molekul lain sehingga menjadi radikal bebas. Ketidakseimbangan antara radikal bebas dengan antioksidan menyebabkan stres oksidatif yang ditandai dengan menurunnya total satus antioksidan (TSA dan meningkatnya malondialdehid (MDA. Madu kelengkeng adalah suplemen kesehatan yang mengandung flavonoid, vitamin C, vitamin E dan beta karoten yang berperan sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh madu kelengkeng terhadap kadar TSA dan MDA darah tikus putih yang diinduksi Pb. Desain penelitian ini adalah eksperimental dengan 25 ekor tikus putih jantan galur Wistar yang dibagi dalam 5 kelompok, yaitu kelompok A (tikus normal, B (tikus dengan induksi Pb 10 mg/kgBB dan C, D, E merupakan kelompok perlakuan suplementasi madu secara berturut-turut 0,45, 0,9, 1,8 ml/200 gramBB dan induksi Pb 10 mg/kgBB selama 14 hari. Data TSA dan MDA dianalisis menggunakan one way anova dan uji LSD untuk mengetahui perbedaan setiap kelompok. Hasil penelitian menunjukkan madu dengan dosis 1,8 ml/200 gramBB dapat meningkatkan kadar TSA dan menurunkan kadar MDA secara signifikan. Simpulan dari penelitian ini adalah madu dapat meningkatkan kadar TSA dan menurunkan kadar MDA pada tikus putih yang diinduksi Pb. Lead (Pb is heavy metal which comes from waste fuel emissions. Increased use of fuel in industrial machinery and vehicles causes increased levels of lead in the air. The entry of Pb into the body will disturb the ballance other molecules and became a free radicals. The imbalance between free radicals and antioxidants cause oxidative stress which characterized by decreased total antioxidant statue (TAS and increased malondialdehid (MDA. Longan honey is health suplement which

  14. PERSEPSI TENTANG PANGAN SEHAT, ALASAN PEMILIHAN PANGAN DAN KEBIASAAN MAKAN SEHAT PADA MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rekyan Hanung Puspadewi

    2015-02-01

    pangan dinilai dengan Food Choice Questionnaire (FCQ dan kebiasaan makan sehat dinilai dengan Adolescent Food Habits Checklist (AFHC. Hasil studi menunjukkan bahwa status gizi subjek normal (81,7%, lebih (13,3%, dan kurang (5,0%. Persepsi tentang pangan sehat subjek sebagian besar berada pada kategori netral (77,5%, yaitu sikap yang berada pada tingkatan ragu-ragu sampai setuju pada kriteria pangan sehat. Alasan dalam pemilihan pangan subjek yang utama adalah kandungan alami dalam pangan, kesehatan, dan harga. Sebagian besar kebiasaan makan sehat subjek baik (57,5%, yaitu memperhatikan konsumsi buah dan sayur serta asupan lemak dan gula. Persepsi tentang pangan sehat berhubungan dengan alasan kesehatan, suasana hati, kandungan alami dalam pangan, harga, familiaritas, dan masalah etika dalam pemilihan pangan (p<0,05. Terdapat hubungan antara alasan kesehatan, suasana hati, kandungan alami dalam pangan, pengendalian berat badan, dan masalah etika dalam pemilihan pangan, dengan skor kebiasaan makan sehat (p<0,05. Mahasiswa dengan status gizi lebih memiliki persepsi dan kebiasaan makan yang lebih sehat dibandingkan dengan yang berstatus gizi normal.Kata kunci: mahasiswa, makan sehat, pemilihan pangan, persepsi

  15. DAMPAK LINGKUNGAN PEMANFAATAN ALUR SUNGAI DI KALI BOYONG, KALI KUNING DAN KALI GENDOL (Environmental Impact of Utulization River Courses in Boyong River, Kuning River and Gendol River

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmakusuma Darmanto

    2011-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini merupakan sebagian dari hasil studi Program Doktor (S3 pada lokasi penelitian di Kali Boyong, Kali Kuning dan Kali Gendol yang merupakan sungai yang secara periodik merupakan jalur limpahan material sedimen yang berasal dari aktivitas Gunungapi Merapi. Sehingga muncul permasalahan: (a dampak erupsi terhadap fungsi alur sungai sebagai tempat menyimpan, mengalirkan dan memanfaatkan air pada wilayah yang padat penduduk dan (b pemanfaatan alur sungai untuk kegiatan penambangan sirtu dan pertanian, sehingga perlu dikembangkan model pengelolaan lingkungan alur yang dapat meminimalkan dampak yang terjadi, sehingga fungsi alur sungai tetap optimal. Metodologi yang digunakan adalah metoda survei dengan cara melakukan pengamatan lingkungan dan pengukuran profil penampang sungai, pengambilan sampel material sedimen yang kemudian dianalisis di laboratorium mengenai diameter butir, berat jenis dan warna, wawancara kepada masyarakat penambang di sekitar wilayah penelitian pada setiap penggal sungai, pengambilan gambar dengan menggunakan foto-digital dan pengumpulan data sekunder. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis secara deskriptif pada setiap sungai dan antar sungai dengan pendekatan ekologis dan spasial. Berdasarkan kajian hasil dan pembahasan yang diperoleh dalam penelitian ini dan sesuai dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut: (a Mendasarkan pada pendekatan ekologis subDas antara hulu-tengah-hilir dan antar subDas kondisi geometrik dari faktor-faktor fisik maupun biotik relatif sama antara Kali Boyong dan Kali Gendol/ Opak sedangkan untuk Kali Kuning agak berbeda karena merupakan “lokasi antara” perpindahan waktu aktivitas Gunungapi Merapi; dan (b Pemanfaatan alur sungai oleh masyarakat sekitar lokasi maupun usaha pemerintah daerah menimbulkan gangguan kelancaran penyimpanan dan penyaluran air sungai pada alurnya dari hulu ke hilir, kegiatan tersebut adalah

  16. INOVASI DAN STRATEGI PENCAPAIANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Liem Ferryanto

    2009-01-01

    Full Text Available Innovation is the way of life of any institution to profitably sustain its life. It starts with empathy, the ability to reach outside of ourselves and walk in someone else’s shoes, and optimal implementation of the newly advanced technology. Innovation shows its results through continuously hard working efforts known as "10 Thousand Hours Rule". As world uncertainty creates complexity we, instead of predicting, should therefore anticipate the future by creating and managing real options on contingent projects or elements of alternative optimal strategies. This should reflect into our portfolio strategy. Abstract in Bahasa Indonesia: Inovasi merupakan darah bagi suatu institusi untuk bisa hidup berkelanjutan serta menguntungkan. Inovasi berupa penemuan baru secara sistematis yang berawal dari empati, kemampuan untuk melihat dunia melalui mata orang lain, dan pemanfaatan secara optimal kemajuan teknologi yang ada. Inovasi baru menghasilkan buahnya melalui kerja keras, yaitu dengan mengikuti “Aturan 10 Ribu Jam” secara berkesinambungan. Ketidakpastian, interaksi, keterbatasan dan degradasi menciptakan kompleksitas tentang kebutuhan dan solusi di masa depan. Oleh sebab itu daripada meramalkan risiko yang bakal terjadi, kita sebaiknya memasang strategi berupa skenario untuk mereduksi akibat dari risiko masa depan yang tidak kita mengerti. Skenario ini dapat diperoleh lewat penciptaan dan penanganan beberapa pilihan nyata atas semua proyek antisipatif yang ada. Kata kunci: Inovasi, ketidakpastian dan kompleksitas, aturan 10 ribu jam, paradoks strategi, peta jalan, empati, kerja berkesinambungan.

  17. PENGELOLAAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN DI THAILAND, MYANMAR, DAN INDIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anorital, SKM Anorital, SKM

    2012-09-01

    Full Text Available Dalam bulan Januari 1991 yang lalu, Sdr. Anorital, SKM (Ka. Subbag. Pengumpulan dan PengolahanData Badan Litbangkes dan H. Syafwani Mirin, SKM (Ka. Bag. Keuangan Badan Litbangkes memperoleh fellowship dari WHO untuk melakukan studi perbandingan ke institusi-institusi penelitian kesehatan di Thailand,Myanmar, dan India.Berikut di bawah ini tulisan bersangkutan yang menggambarkan secara garis besar pengelolaan penelitian dan pengembangan kesehatan pada masing-masing negara obyek studi. Semoga informasi yang terkandung pada tulisan ini dapat bermanfaat bagi pengembangan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

  18. DanRIS

    DEFF Research Database (Denmark)

    2009-01-01

    Windows 2000/XP/Vista platform computerprogram til DanRIS indberetning baseret på indskrivning af klienter på CPR, klientsforløb, faseforløb, ASI EuropASI composite score beregninger. Udgave: 2.1.0.5 Udgivelsesdato: 01-01-2009......Windows 2000/XP/Vista platform computerprogram til DanRIS indberetning baseret på indskrivning af klienter på CPR, klientsforløb, faseforløb, ASI EuropASI composite score beregninger. Udgave: 2.1.0.5 Udgivelsesdato: 01-01-2009...

  19. Makna Dan Ideologi Punk

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniar Wikan Setyanto

    2015-08-01

    Full Text Available Punk Sebagai sebuah subkultur telah diadaptasi oleh para remaja Indonesia bukan hanya sebagai semangat bermusik, namun merambah sebagai ideologi dan gaya hidup. Punk merupakan warisan budaya dari barat yang awalnya bergerak pada bidang musik, namun lambat lain punk telah menjadi sebuah identitas global yang mewakili para remaja radikal yang memiliki visi anti kemapanan dan anti pemerintah. Selain ideologinya yang kontroversi, punk mempengaruhi dinamika fashion di dunia. Asesoris punk diadaptasi oleh budaya bopuler sebagai pernak-pernik fashion. Kini punk, telah menjadi bagian dari dunia fashion di seluruh dunia. Apa sebenarnya yang melatar belakangi munculnya Punk? bagaimana Punk bisa berkembang di Indonesia? Kata Kunci: punk, fashion, budaya populer

  20. MISKONSEPSI KONSEP ARCHAEBACTERIA DAN EUBACTERIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fina Nurul Khotimah

    2015-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada konsep Archaebacteria dan Eubacteria. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan instrumen berupa pilihan ganda beralasan terbuka sebagai alat ukur. Unit analisis dalam penelitian adalah siswa MAN kelas X berjumlah 72 orang. Hasil analisis ditemukan ketidakpahaman pada konsep Archaebacteria dan Eubacteria (61% yang mendominasi kategori lainnya. Sedangkan kategori Paham konsep dan Miskonsepsi hanya sebesar 19% dan 20%. Miskonsepsi yang dialami siswa dari hasil diagnosa alasan terbuka menunjukkan lebih banyak miskonsepsi utuh dibandingkan dengan miskonsepsi sebagian. Miskonsepsi utuh teridentifikasi dengan siswa beranggapan bahwa bakteri lebih banyak menimbulkan kerugian daripada keuntungan bagi manusia dan lingkungan.

  1. EFEKTIVITAS Bacillus thuringiensis H-14 STRAIN LOKAL DALAM BUAH KELAPA TERHADAP LARVA Anopheles sp dan Culex sp di KAMPUNG LAUT KABUPATEN CILACAP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Blondine Ch. P

    2013-07-01

    Full Text Available Abstrak Bacillus thuringiensis serotipe H-14 strain lokal adalah bakteri patogen bersifat target spesifiknya larva nyamuk, aman bagi mamalia dan lingkungan. Penelitian bertujuan menentukan efektivitas B. thuringiensis H-14 strain lokal yang dikembangbiakkan dalam buah kelapa untuk pengendalian larva Anopheles sp dan Culex sp. Rancangan eksperimental semu, terdiri dari kelompok perlakuan dan kontrol. Bacillus thuringiensis H-14 strain lokal dikembangbiakan dalam10 buah kelapa umur 6–8 bulan, dengan berat kira-kira 1 kg, telah berisi air kelapa sekitar 400-500 ml/buah kelapa yang diperoleh dari Desa Klaces, Kampung Laut, Kabupaten Cilacap. Diinkubasi selama 14 hari pada temperatur kamar dan ditebarkan di 6 kolam yang menjadi habitat perkembangbiakan larva nyamuk dengan luas berkisar 3–100 m2.Hasil yang diperoleh menunjukkan efektivitas B. thuringiensis H-14 strain lokal terhadap larva Anopheles sp dan Culex sp selama 1 hari sesudah penebaran kematian larva berturut-turut sebesar 80–100% dan 79,31–100%. Sedangkan pada hari ke-14 sebesar 69,30–76,71% dan 67,69–86,04%. Buah kelapa dapat digunakan sebagai media lokal alternatif untuk pengembangbiakan B. thuringiensis H-14 strain lokal Kata kunci: B. thuringiensis H-14,  strain  lokal, buah kelapa, pengendalian larva Abstract Bacillus thuringiensis serotype H-14 local strain is pathogenic bacteria which specific  target to mosquito larvae. It is safe for mammals and enviroment. The aims of this study was to determine the effectivity of B. thuringiensis H-14 local strain which culturing in thecoconut wates against Anopheles sp and Culex sp mosquito larvae. This research is quasi experiment which consist of treated  and control groups. Bacillus thuringiensis H-14 local strain was cultured in 10 coconuts with 6–8 months age with weight around 1 kg that contained were approximately 400-500 ml/coconut were taken from Klaces village, Kampung Laut. After that the coconuts incubated for 14

  2. Macapat dan Santiswara

    OpenAIRE

    Darusuprapta, Darusuprapta

    2013-01-01

    Dalam khazanah kebudayaan Indonesia, khusus Jawa, hidup berkembangan kesenian macapat yang disebut juga  macapatan, dan kesenian santiswara yang disebut pula santiswaran. Macapatan lebih mengutamakan pembacaan teks dengan dendangan tembang kemudian diikuti sarasehan atau diskusi yang membahas segala segi isi teks bacaannya, sedangkan santiswaran lebih mengutamakan alunan swara dengan dendangan tembang disertai iringan bunyi tabuh-tabuhan.

  3. DANS LE CONTEXTE IVOIRIEN

    African Journals Online (AJOL)

    LA RELATION "GENRE" ET SES IMPLICATIONS SOCIOLOGIQUES. DANS LE CONTEXTE IVOIRIEN ... de base et de la gestion des affaires publiques en milieu rural .... Les raisons économiques; du fait du faible pouvoir d'achat des parents face au ..... cause de rupture du contrat, toute femme a le droit de suspendre son.

  4. Akromegali Dan Gigantisme

    OpenAIRE

    Silvani, Melati; Pase, M. Aron; Syafril, Santi; Lindarto, Dharma; Solin, Steffie S

    2016-01-01

    Hormon pertumbuhan manusia (Growth Hormone/GH) merupakan peptida rantai tunggal yang terdiri dari 191 asam amino, yang diisolasi dari sel somatotrop pada kelenjar hipofisis anterior pada tahun 1956, dan pertama kali digunakan sebagai terapi untuk penatalaksanaan dwarfisme hipofisis pada tahun 1958. Dwarfisme hipofisis adalah bentuk klasik dari defisiensi hormon pertumbuhan pada anak-anak Melati Silvani

  5. Perilaku makan dan kejadian obesitas anak di SD Negeri Kota Kendari, Sulawesi Tenggara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supiati Supiati

    2016-08-01

    Full Text Available ABSTRACTBackground: Obesity is a health problem in developed countries as well as developing countries like Indonesia. National prevalence of overweight children aged 6-14 years is 9.5% in male and 6.4% in female. In Sulawesi Tenggara, there are 6.2% of male and 4.5% of female children who were overweight. Obesity in City of Kendari, there was an increase of obesity prevalence 0.15% in 2007 and 0.26% in 2008. Obesity can be influenced by various factors. It issuspected that eating behavior is a major factor, so we want to know, how big is the eating behaviors contribute to children’s obesity.Objectives: To determine the relationship of eating behavior and incidence of childhood obesity in one favorite public elementary school in Kendari Sulawesi Tenggara Province.Methods: This research was observational with cross sectional study design it was conducted in May 2010. Data was analysed using comparative test (chi square, and logistic regression.Results: There was significant correlation between eating behavior and obese incidence (p<0.01 with the power of prevalence ration (PR was protective in their nature (PR= 1/0.12 = 8.3 In other words, the subject with healthy eating behavior had probability 8.3 times greater to not obese.Conclusions: There was significant correlation between diet behavior and the obesity in the children with the power of correlation and prevalence ratio was protective. The subject with healthy diet behavior had probability of 8.3 times to avoid obese incidence compared to the subject with non healthy eating behavior.KEYWORDS: eating behavior, obesity, elementary school childrenABSTRAKLatar belakang: Obesitas merupakan masalah kesehatan di negara maju dan berkembang seperti Indonesia. Prevalensi nasional berat badan lebih anak usia 6-14 tahun pada laki-laki 9,5% dan pada perempuan 6,4%. Di Sulawesi Tengggara, prevalensi tersebut 6,2% pada laki-laki dan 4,5% pada perempuan. Obesitas di Kota Kendari meningkat

  6. Pengaruh Laju Alir Inlet Reaktor MSL terhadap Reduksi BOD, COD, TSS, dan Minyak/Lemak Limbah Cair Industri Minyak Goreng

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Salmariza Sy

    2017-06-01

    Full Text Available This research was conducted by treating edible oil industry wastewater used Multi Soil Layering (MSL method. The MSL reactor was built from a 200x120x200 cm concrete basin. Andisol soil was mixed with sawdust and fine charcoal at each ratio 5:1:1 based on dry weight as an impermeable layer. The flow rate variations were 250, 500, 1000, and 1500 L/m2.day. The observed pollutant parameters were BOD, COD, TSS, oil/fat, and pH. The results showed that MSL reactor was effective to decrease the pollutant content of edible oil industry wastewater. The reactor could reduce concentration of effluent parameters below standard except for oil/fat parameters at high flow rates. In the effluent was found BOD 0.66-14.22 mg/L, COD 5-69 mg/L, TSS 9-26 mg/L, and oil/fat 2-9 mg/L. The flow rate had an effect on reduction efficiency of BOD, COD, TSS, and oil/fat but did not effect pH as all flow rate could raise pH 6.37-6.95 became pH 6.99-7.24. The lower the flow rate the higher the reduction efficiency. The reduction efficiency at flow rates 250 and 1500 L/m2 days for BOD were 99% and 86%, COD were 96% and 71%, TSS were 88% and 77%, and oil/fat were 80% and 60%.ABSTRAK  Penelitian ini dilakukan dengan mengolah air limbah industri minyak goreng menggunakan metoda Multi Soil Layering (MSL. Reaktor MSL dibuat dari beton berbentuk bak ukuran 200x120x200 cm. Tanah andisol dicampur dengan serbuk gergaji dan arang halus pada rasio masing-masing 5:1:1 berdasarkan berat kering sebagai penyusun lapisan impermeable. Variasi laju alir yaitu 250, 500, 1000, dan 1500 L/m2.hari. Parameter pencemar yang dianalisis meliputi BOD, COD, TSS, minyak/lemak, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reaktor MSL sangat efektif untuk menurunkan kandungan zat pencemar limbah cair industri minyak goreng. Reaktor dapat mereduksi konsentrasi parameter outlet sampai dibawah baku mutu yang distandarkan kecuali untuk parameter miyak/lemak pada perlakuan laju alir tinggi. Pada effluen

  7. Efek Interaksi Ragi Tape dan Ragi Roti terhadap Kadar Bioetanol Ketela Pohon (Manihot Utilissima, Pohl Varietas Mukibat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Budi Kurniawan

    2014-09-01

    Full Text Available Ketela pohon (Manihot utilissima, Pohl varietas mukibat berpotensi sebagai bahan baku bioetanol. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efek interaksi ragi tape dan ragi roti terhadap kadar bioetanol ketela pohon mukibat dan menentukan interaksi terendah yang efektif menghasilkan bioetanol yang dapat terbakar. Sampel yang digunakan adalah ketela pohon mukibat umur 7 bulan dengan berat rata-rata 500 gram. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial, yaitu konsentrasi ragi tape (0%, 0,3%, 0,6% dan 0,9% dan konsentrasi ragi roti (0%, 0,3%, 0,6% dan 0,9% dengan 3 kali ulangan. Parameter yang diukur meliputi jumlah sel khamir (data pendukung dan kadar bioetanol (data utama. Data kadar bioetanol yang diperoleh dianalisis menggunakan anava dua arah dan dilanjutkan uji Duncan (DMRT pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh interaksi ragi tape dan ragi roti terhadap kadar bioetanol ketela pohon mukibat p>0,05. Konsentrasi ragi tape dan ragi roti yang tinggi menghasilkan kadar bioetanol yang tinggi. Interaksi ragi tape 0,6% dan ragi roti 0,3% (T2R1 merupakan interaksi terendah yang efektif menghasilkan kadar bioetanol yang dapat terbakar (36%. Interaksi ragi tape 0,9% dan ragi roti 0,9% (T3R3 menghasilkan kadar bioetanol tertinggi dengan rata-rata mencapai 49,8%.Cassava (Manihot utilissima, Pohl var Mukibat is potential for bioethanol feedstock. The study aimed to determine the effects of the interaction of bread yeast and tape yeast on the concentration of mukibat cassava bioethanol and to determine the lowest effective interaction can produce flammable bioethanol. The samples used were mukibat cassava aged 7 months with an average weight of 500 grams. Research design was completely randomized design factorial, tape yeast concentration (0%, 0.3%, 0.6% and 0.9% and the concentration of yeast bread (0%, 0.3%, 0.6% and 0.9% with 3 replications. Parameters measured include the number of yeast cells (supporting data

  8. PEMBERIAN VIRGIN COCONUT OIL UNTUK MENINGKATKAN JUMLAH DAN MOTILITAS SPERMATOZOA: STUDI PADA TIKUS WISTAR DENGAN DIET TINGGI LEMAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asmarita Jasda

    2015-04-01

    mengandung asam laurat dan polifenol yang memiliki fungsi menangkap radikal bebas sehingga diharapkan mampu meningkatkan jumlah dan motilitas spermatozoa. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pemberian virgin coconut oil dalam meningkatkan Jumlah dan motilitas spermatozoa pada tikus Wistar yang diberi diet tinggi lemak (DTL. Penelitian menggunakan Posttest Only Randomized Control Group Design. Tiga puluh tikus jantan Wistar umur 2 bulan dan berat 150-200 gram, dibagi menjadi 5 kelompok: kontrol negatif (pakan normal, kontrol positif (DTL, perlakuan I dengan DTL dan VCO 1 ml/hari, perlakuan II VCO 1,2 ml/hari dan perlakuan III VCO 2 ml/hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata jumlah spermatozoa pada 3 kelompok perlakuan menunjukkan peningkatan dibanding kelompok kontrol positif (375 jt/ml, P1(566,67jt/ml, P2 (510 jt/ml dan P3 (500 jt/ml. Analisis uji statistik untuk rerata jumlah spermatozoa pada semua kelompok tidak berbeda bermakna (p=0,1. Rerata presentase motilitas spermatozoa pada tiga kelompok perlakuan juga menunjukkan peningkatan dibanding kelompok kontrol positif, P1 (43,33%, P2 (36% dan P3 (32,50%. Namun uji statistik tidak bermakna (p=0,2. Pemberian VCO tidak dapat meningkatkan jumlah dan motilitas spermatozoa pada tikus jantan Wistar yang diberi diet tinggi lemak (p > 0.05. [Penel Gizi Makan 2014, 37(2: 161-167]Kata kunci : diet tinggi lemak, virgin coconut oil, jumlah motilitas spermatozoa

  9. Efek Interaksi Ragi Tape dan Ragi Roti terhadap Kadar Bioetanol Ketela Pohon (Manihot Utilissima, Pohl Varietas Mukibat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Budi Kurniawan

    2014-09-01

    Full Text Available Ketela pohon (Manihot utilissima, Pohl varietas mukibat berpotensi sebagai bahan baku bioetanol. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efek interaksi ragi tape dan ragi roti terhadap kadar bioetanol ketela pohon mukibat dan menentukan interaksi terendah yang efektif menghasilkan bioetanol yang dapat terbakar. Sampel yang digunakan adalah ketela pohon mukibat umur 7 bulan dengan berat rata-rata 500 gram. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola faktorial, yaitu konsentrasi ragi tape (0%, 0,3%, 0,6% dan 0,9% dan konsentrasi ragi roti (0%, 0,3%, 0,6% dan 0,9% dengan 3 kali ulangan. Parameter yang diukur meliputi jumlah sel khamir (data pendukung dan kadar bioetanol (data utama. Data kadar bioetanol yang diperoleh dianalisis menggunakan anava dua arah dan dilanjutkan uji Duncan (DMRT pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh interaksi ragi tape dan ragi roti terhadap kadar bioetanol ketela pohon mukibat p>0,05. Konsentrasi ragi tape dan ragi roti yang tinggi menghasilkan kadar bioetanol yang tinggi. Interaksi ragi tape 0,6% dan ragi roti 0,3% (T2R1 merupakan interaksi terendah yang efektif menghasilkan kadar bioetanol yang dapat terbakar (36%. Interaksi ragi tape 0,9% dan ragi roti 0,9% (T3R3 menghasilkan kadar bioetanol tertinggi dengan rata-rata mencapai 49,8%.Cassava (Manihot utilissima, Pohl var Mukibat is potential for bioethanol feedstock. The study aimed to determine the effects of the interaction of bread yeast and tape yeast on the concentration of mukibat cassava bioethanol and to determine the lowest effective interaction can produce flammable bioethanol. The samples used were mukibat cassava aged 7 months with an average weight of 500 grams. Research design was completely randomized design factorial, tape yeast concentration (0%, 0.3%, 0.6% and 0.9% and the concentration of yeast bread (0%, 0.3%, 0.6% and 0.9% with 3 replications. Parameters measured include the number of yeast cells (supporting data

  10. ISLAM DAN RADIKALISME: Upaya Antisipasi dan Penanggulangannya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idrus Ruslan

    2017-02-01

    Full Text Available Sejak tragedi pemboman WTC tanggal 11 September 2001 yang disusul dengan rangkaian peledakan bom di sejumlah negara, banyak orang non Muslim yang berasumsi bahwa ajaran Islam identik dengan radikalisme. Walaupun assumsi yang berkembang itu dapat dimaklumi, namun keyakinan tersebut tentu saja tidak sepenuhnya benar. Karena meskipun terdapat sekelompok orang Islam yang berbuat radikal, akan tetapi mayoritas Muslim justru bertentangan dengan mereka. Lagi pula, jika dicermati secara mendalam, sesungguhnya Islam sama sekali tidak mentolerir tindakan radikal. Ia adalah agama kasih sayang yang sangat mendodrong penganutnya untuk berbuat baik terhadap orang lain, termasuk kepada orang-orang non-Muslim. Artikel ini menawarkan beberapa upaya strategis dalam mengantisipasi dan menanggulangi bahaya radikalisme-terorisme.

  11. EKSTRAK DAUN KAPULAGA MENURUNKAN INDEKS ATHEROGENIK DAN KADAR GULA DARAH TIKUS DIABETES INDUKSI ALLOXAN (Cardamom Extract Leaves Decreased Atherogenic Indexs and Blood Glucose Level of Diabetic Rats Alloxans-Induced

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hery Winarsi

    2013-11-01

    Full Text Available Cardamom (Amomum Cardomomum leaves has antioxidant in vitro, which was supported by a high flavonoids and vitamin C contents. It has been reported that antioxidants improved atherogenic index and insulin secretion. The aims of this study were to explore the potential of cardamom leaves extracts as atherogenicity and blood glucose levels controlling in alloxan-induced diabetic rats. The animal experiments were 45 rats (Rattus norvegicus L. Sprague Dawley strain, male, aged 2-3 months, weighing 210-310 g. After acclimatization for 1 week, rats were fasted overnight and then induced alloxan monohydrate at a dose of 120 mg/kg body weight. One week later, the rats in the test blood glucose levels using the Nesco Multi Check Glucose, Kemel Int’l Corp.  via the lateral tail vein of rats, blood glucose check attached to the equipment, and after 5 seconds glucose levels was read. Atherogenic index was determined by the formula: {( Chol-tot –HDL}/HDL. Blood samples for analysis of total-cholesterol and chol-HDL taken from the eye vein, after the rat anesthetized using ketamine. Rats with blood glucose levels > 200 mg / dL, were selected as experimental animals, and then divided into 3 groups of 15 each. Group I, fed standard and cardamom leaves extract; Group II, fed standard and glibenclamide, whereas group III, only fed standard for 2 weeks. At the beginning diabetic, their weight dropped from 247.63+28.5 to 220.9+26.6 g (P0.05, the blood glucose levels decreased from 199.25+100.5 to 102.88+17 mg/dL (P 200 mg/dL, dipilih sebagai hewan percobaan, kemudian dibagi menjadi 3 kelompok masing-masing 15 ekor. Kelompok I, diberi pakan standar dan ekstrak daun kapulaga; kelompok II, diberi pakan standar dan glibenklamid; sedangkan kelompok III, hanya diberi pakan standar selama 2 minggu. Saat awal diabetes, berat badannya turun dari 247,63+28,5 menjadi 220,9+26,6 g (P0.05, kadar glukosa darahnya menurun dari 199,25+100,5 menjadi 102,88+17 mg/dL (P<0.05, dan

  12. BAHAYA RADIASI DAN CARA PROTEKSINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Badunggawa P

    2014-09-01

    Full Text Available Radiasi yang kita terima setiap saat, termasuk radiasi untuk tujuan kedokteran, mempunyai dampak positif dan negatif terhadap keselamatan manusia dan lingkungan. Dampak positif dari radiasi terhadap keselamatan manusia diantaranya adalah digunakan sebagai pengobatan dan dampak negatifnya adalah tergantung dari besar dosis yang diterima diantaranya adalah mulai dari mual, muntah, pusing-pusing, rambut rontok, menyebabkan kanker, diturunkan secara genetik, dan yang lebih berbahaya lagi adalah menyebabkan kematian. Oleh karena itu kita harus berhati-hati terhadap bahaya yang ditimbulkannya, baik terhadap pekerja radiasi maupun masyarakat umum termasuk pasien. Perlindungan terhadap bahaya yang ditimbulkan radiasi ini dikenal dengan istilah proteksi radiasi. Sehingga dosis yang diterima pertahun oleh pekerja atau masyarakat umum tidak melebihi batas dosis yang ditetapkan oleh Bapeten. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meminimalkan bahaya tersebut sehingga pekerja dan pasien merasa aman melakukan dan dikenai tindakan medik.[medicina 2009;40:47-51].  

  13. Sifat Anatomi dan Fisis Kelapa Hibrida

    OpenAIRE

    Hutabarat, Marihot Hamonangan

    2010-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sifat anatomis dan fisis batang kelapa hibrida. Ciri anatomi diamati langsung pada sampel dan menggunakan mikroskop untuk pengamatan dimensi seratnya, dan pengujian sifat fisis menggunakan British Standard. Sifat anatomis dan fisis batang kelapa hibrida bervariasi menurut ketinggian dan kedalaman. Struktur anatomis batang kelapa hibrida didominasi oleh vascular bundle dan parenkim. Serat kayu dapat ditemukan didalam vascular bundle dengan rata-r...

  14. Nilai Dan Fungsi Ndungndungen Karo

    OpenAIRE

    Rosita Ginting

    2010-01-01

    Tesis ini berjudul “Nilai dan Fungsi Ndungndungen Karo”. Tesis ini menjabarkan tentang macam-macam Ndungndungen Karo, nilai-nilai yang terkandung dalam Ndungndungen Karo, fungsi Ndungndungen Karo, dan bagaimana penggunaan Ndungndungen Karo pada saat sekarang ini. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif, dengan teknik rekaman dan interviu. Metode kepustakaan juga digunakan dalam penelitian ini karena data sekunder dari penelitian ini adalah data-data ya...

  15. Kloning Dan Rekayasa Reproduksi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulchan Sofoewan

    1997-06-01

    Full Text Available REKAYASA reproduksi yang disebut Assisted Reproductive Techniques (ART atau tehnik tehnik reproduksi dengan tanpa melakukan senggama tetapi dengan bantuan secara medik, atau setiap manipulasi terhadap bagian prekreatif (reproduksi siklus kehidupan. Rekayasa reproduksi, rekayasa genetik dan kloning embrio cenderung untuk saling menunjang (sinergetik. Rekayasa genetik dan klonasi sel embrional dari hasil fertilisasi tadi dapat dilibatkan pada ART sebelum embrio ditransfer kedalam rahim. Untuk pasangan yang suaminya belum memenuhi syarat untuk fertilisasi in vitro karena jumlah spermatozoanya kurang ditempuh dengan cara menyuntikkan spermatozoa langsung kedalam ovum/oosit dengan cara mikro manipulasi/mikro injeksi yang dikenal dengan istilah lCZI (Intracytoplasmic Sperm Injection atau SUZI (Subzonal Sperm Insemination.

  16. En kamp om dans

    DEFF Research Database (Denmark)

    Zachariassen, Annette

    2004-01-01

    Hvordan er det muligt at medtænke et legende og "kæmpende" element i det faglige indholdsområde musik, bevægelse og kropsudtryk/dans? og hvordan er det muligt at lade sig inspirere af elementer fra genren elektric boogie-battel og brasiliansk kampdans "Capoeira" i tilrettelæggelse af et undervisn......Hvordan er det muligt at medtænke et legende og "kæmpende" element i det faglige indholdsområde musik, bevægelse og kropsudtryk/dans? og hvordan er det muligt at lade sig inspirere af elementer fra genren elektric boogie-battel og brasiliansk kampdans "Capoeira" i tilrettelæggelse af et...

  17. Perancangan dan Implementasi Modul Praktikum

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gita Indah Hapsari

    2015-05-01

    Full Text Available Kemajuan teknologi berbasis komputer berkembang dengan sangat pesat. Seiring dengan perkembangan jaman, kemajuan  tersebut memberikan pengaruh  terhadap  perubahan cara penyampaian pengajaran yang mengarah pada penggunaan jenis media penyampaian. Praktikum merupakan salah satu bentuk pengajaran yang memberikan pengalaman belajar secara nyata terhadap kondisi sebenarnya di lapangan mengenai penggunaan dan implementasi alat praktek yang berhubungan dengan berbagai materi yang dipelajari oleh mahasiswa dan memiliki tujuan untuk memberikan keterampilan dan pengenalan terhadap mahasiswa/peserta didik. Penelitian ini melakukan implementasi teknologi augmented reality terhadap salah satu modul praktikum yaitu pengenalan tata letak hardware dan Port I/O pada motherboard dan bertujuan sebagai alat bantu penyampaian pengajaran praktikum. Pengimplementasian teknologi augmented reality melibatkan aksi oleh user terhadap media penangkapan gambar motherboard menggunakan web camera dan tampilan pemetaan tata letak hardware dan port i/o pada motherboard. Penelitian telah diimplementasikan dan diujicoba terhadap 3 kelas dengan 97 responder. Adapun hasil dari penelitiannya adalah 83% responder menyukai aplikasi, 77% memahami materi, 84,5% menginginkan aplikasi ini menjadi alat bantu ajar, 65,98% meminta materi untuk dilengkapi dan diperbanyak, 77,3% dapat belajar mandiri menggunakan aplikasi ini, tanpa bantuan dari dosen ataupun asisten.

  18. NYERI KEPALA DAN GANGGUAN TIDUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lina Kamelia

    2014-09-01

    Full Text Available Nyeri kepala dan tidur merupakan dua fenomena yang saling mempengaruhi dengan patomekanisme yang kompleks. Nyeri kepala primer, terutama migren, nyeri kepala klaster dan hypnic headache dapat timbul karena pengurangan waktu tidur, parasomnia, maupun gangguan pada regulasi arsitektur tidur terutama fase rapid eye movement. Sebaliknya, adanya nyeri kepala memicu timbulnya berbagai macam gangguan tidur. Studi pencitraan otak dan biokimia menunjukkan peranan penting melatonin dan nukleus suprachiasmatik   yang mengalami disfungsi pada penderita nyeri kepala yang berhubungan dengan gangguan tidur. [MEDICINA 2013;44:101-104].

  19. Pengaruh Jenis Mangsa dan Suhu pada Perkembangan Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae dan Peranannya dalam Pengendalian Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tris Haris Ramadhan

    2008-07-01

    Full Text Available Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae is the vector of citrus greening (Huanglongbing bacterium and the most serious impediment to citrus culture. Classical biological control of this psyllid vector should contribute to suppress their population. This research was conducted to determine the performance of Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae when they were fed with D. citri. The larval performance index of M. sexmaculatus on D. citri compared with Aphis craccivora Koch (Hemiptera: Aphididae diet was 1.3.M. sexmaculatus fed with D. citri had lower fitness than those fed with A. craccivora as shown by longer larval stadium, lower adult dry weight, less number of egg produced and lower percentage of egg hatched. M. sexmaculatus grew best at the temperature of 27oC. Employing the exclusion procedure under field condition,M. sexmaculatus could reduce the population of D. citri up to 90%. These findings showed that theM. sexmaculatus could be a potential predator in reducing D. citri, particularly when the more preferred prey A. craccivora was not present.   Diaphorina citri Kuwayama (Hemiptera: Psyllidae merupakan kelompok Psyllid yang menularkan penyebab penyakit Huanglongbing yang sangat berbahaya pada tanaman jeruk. Pengendalian hayati klasik telah banyak memberikan kontribusi dalam pengendalian di lapangan. Penelitian ini dilakukan untuk melihat penampilan Menochilus sexmaculatus Fabricius (Coleoptera: Coccinellidae dengan pakan D. citri. Indeks penampilan larva M. sexmaculatus dengan pakan D. citri dibandingkan dengan Aphis craccivora Koch (Hemiptera: Aphididae adalah 1,3. M. sexmaculatus yang diberi pakan D. citri menunjukkan penurunan kebugaran dibandingkan jika diberi pakan A. craccivora seperti yang ditunjukkan dengan stadium larva lebih lama, penurunan berat kering serangga dewasa, telur yang dihasilkan lebih sedikit, dan penurunan jumlah telur yang menetas. Menggunakan metode eksklusi pada kondisi

  20. SEKS DAN BUGAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ira Paramastri

    2016-10-01

    Full Text Available Barilah, seorang eksekutif perempuan datang ke klinik psikologi dengan keluhan "malas bahkan tidak terangsang tatkala suaminya mengajak bermain seks", atau keluhan Edo, seorang menejer muda "saya jengkel dengan diri saya sendiri karena saya tidak dapat ereksi dengan keras", atau keluhan pasangan muda wanita karir dan pengusaha Retno-Rubi "saat atau serampung hubungan seksual selalu dibarengi rasa nyeri/sakit, sungguh menyebalkan".

  1. PENERAPAN PULSED ELECTRIC FIELD PADA PASTEURISASI SARI BUAH APEL VARIETAS ANA: KAJIAN KARAKTERISTIK NILAI GIZI, SIFAT FISIK, SIFAT KIMIAWI DAN MIKROBIA TOTAL Application of Pulsed Electric Field in Pasteurization of Apple Juice of Ana Cultivar : Study on

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    La Choviya Hawa

    2012-05-01

    Full Text Available Apple juice, extracted from apple of ana cultivar , was pasteurized using a pulsed electric field (PEF method. The aimof this research was to analyze the changes on nutritional, physical and chemical properties and total microbes from apple juice after pasteurization. The research was conducted from July until Oktober 2009 located in Malang. The PEF treatment was carried out using treatment time variation for 10, 20, 30, 40, 50 and 60 seconds. Several parameters of vitamin A and C, water content, density, pH, total soluable solid and total microbes were observed. The results showed that PEF treatment did not significantly change nutritional, physical and chemical properties and total microbes after pasteurization with PEF in compared with no treatment pasteurization. The highest degradation was found in treatment time for 60 seconds, i.e. 93.53 %. ABSTRAK Sari buah apel, yang diekstrak dari apel varietas ana, dipasteurisasi dengan metode pulsed electric field (PEF. Tujuanpenelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan karakteristik nilai gizi, sifat fisik, kimiawi dan total mikrobia sari buah apel sesudah dipasteurisasi. Penelitian dilaksanakan bulan Juli sampai dengan Oktober 2009 di Malang. Penelitian ini menggunakan variasi waktu pengolahan 10, 20, 30, 40, 50 dan 60 detik. Parameter pengamatan yaitu vitamin A dan C, kadar air, berat jenis, pH, total padatan terlarut dan total mikrobia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai gizi, sifat fisik dan kimiawi dari sari apel  tidak mengalami perubahan signifikan dibandingkan sari apel tanpa perlakuan PEF. Penurunan total mikrobia terbesar pada waktu perlakuan 60 detik dengan efektivitas pembunuhan sebesar 93,53%.

  2. ASIMETRI INFORMASI DAN UNDERPRICING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tety Anggita Safitri

    2013-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh asimetri informasi terhadap underpricing. Penelitian ini menggunakan sampel 63 perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana di Bursa Efek Indonesia dalam kurun waktu 2005-2010. Analisis data menggunakan regresi linier berganda, yaitu menguji proksi asimetri informasi yang terdiri atas ukuran perusahaan, umur perusahaan, proporsi saham yang ditawarkan kepada masyarakat, reputasi underwriter dan reputasi auditor terhadap underpricing. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa reputasi underwriter dan reputasi auditor berpengaruh terhadap underpricing. Ukuran perusahaan, umur perusahaan dan proporsi saham yang ditawarkan tidak berpengaruh terhadap underpricing.The aim of this research is to examine the effect of assymetric information on underpricing. This research used a sample of 63 companies that make initial public offering on the Indonesia Stock Exchange in the period of 2005-2010. The data analysis is using multiple linear regression, which is testing the proxy of asymmetric information which consists of the firm size, the firm age, the proportion of shares offered to the public, underwriter reputation and auditor reputation on underpricing. This research indicates that underwriter reputation and auditor reputation have a significant effect on underpricing. The firm size, the firm age and the proportion of shares offered to the public have no significant effect on underpricing.

  3. ASIMETRI INFORMASI DAN UNDERPRICING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tety Anggita Safitri

    2013-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh asimetri informasi terhadap underpricing. Penelitian ini menggunakan sampel 63 perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana di Bursa Efek Indonesia dalam kurun waktu 2005-2010. Analisis data menggunakan regresi linier berganda, yaitu menguji proksi asimetri informasi yang terdiri atas ukuran perusahaan, umur perusahaan, proporsi saham yang ditawarkan kepada masyarakat, reputasi underwriter dan reputasi auditor terhadap underpricing. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa reputasi underwriter dan reputasi auditor berpengaruh terhadap underpricing. Ukuran perusahaan, umur perusahaan dan proporsi saham yang ditawarkan tidak berpengaruh terhadap underpricing.The aim of this research is to examine the effect of assymetric information on underpricing. This research used a sample of 63 companies that make initial public offering on the Indonesia Stock Exchange in the period of 2005-2010. The data analysis is using multiple linear regression, which is testing the proxy of asymmetric information which consists of the firm size, the firm age, the proportion of shares offered to the public, underwriter reputation and auditor reputation on underpricing. This research indicates that underwriter reputation and auditor reputation have a significant effect on underpricing. The firm size, the firm age and the proportion of shares offered to the public have no significant effect on underpricing.

  4. DIVERSITAS DAN KERAPATAN MANGROVE, GASTROPODA DAN BIVALVIA DI ESTUARI PERANCAK, BALI

    OpenAIRE

    2011-01-01

    Penelitian ini bertujuan membandingkan diversitas dan kerapatan mangrove dengan kepadatan gastropoda dan bivalvia di mangrove alami dan rehabilitasi. Pengukuran ekosistem mangrove menggunakan transek kuadrat 10 m x 10 m. Kelimpahan dan kepadatan gastropoda dan bialvia menggunakan transek kuadrat berukuran 1 m x 1 m. Analisis nMDS, cluster untuk melihat hubungan karekteristik mangrove alami dan rehabilitasi dianalisis secara deskriptif dan analisis regresi untuk mendetermi...

  5. ADSORPSI ION CU(II MENGGUNAKAN PASIR LAUT TERAKTIVASI H2SO4 DAN TERSALUT Fe2O3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    DS Pambudi

    2014-11-01

    Full Text Available Pasir laut merupakan bahan alam yang melimpah. Selain digunakan sebagai bahan bangunan, pasir dapat dimanfaatkan sebagai penjerap ion logam berat mengingat 30% lebih dari volumenya adalah pori-pori. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kapasitas adsorpsi ion logam Cu(II menggunakan pasir laut kontrol, pasir laut teraktivasi H2SO4, pasir laut tersalut Fe2O3, serta pasir laut teraktivasi H2SO4 dan tersalut Fe2O3. Ada dua macam pasir laut yang digunakan, yaitu pasir hitam dan pasir putih. Kajian yang dilakukan meliputi optimasi adsorben pada variasi pH, konsentrasi ion logam, dan waktu kontak. Optimasi pH diperoleh pada pH 7, optimasi konsentasi ion logam diperoleh 250 ppm untuk pasir hitam dan 200 ppm untuk pasir putih, dan optimasi waktu diperoleh 60 menit untuk pasir hitam dan 90 menit untuk pasir putih. Kapasitas adsorpsi pasir laut teraktivasi H2SO4 dan tersalut Fe2O3 dalam menyerap ion logam tembaga sebesar 24,8634 mg/g untuk pasir hitam dan 19,8854 mg/g untuk pasir putih. Sebanyak 6,5 g pasir hitam teraktivasi H2SO4 dan tersalut Fe2O3 digunakan untuk menyerap limbah pada konsentrasi Cu(II sebesar 2960,32 ppm dengan persentase teradsorpsi sebesar 94,70%. Sedangkan pada pasir putih teraktivasi H2SO4 dan tersalut Fe2O3, sebanyak 8 g pasir digunakan untuk menyerap limbah dengan konsentrasi Cu(II sebesar 2984,13 ppm, hasilnya menunjukkan 92,56% ion logam Cu(II teradsorp. Sea sand is abundant natural materials. In addition to be used as a building material, sand can be utilized as heavy metal ion adsorbent, because it has quite a lot of pores, i.e 30% more than its volume. The purpose of this study was to determine the adsorption capacity of Cu(II ions using sea sand alone as control, H2SO4-activated sea sand, Fe2O3-coated sea sand, as well as H2SO4-activated and Fe2O3-coated sea sand. Two kinds of sea sand have been used in the research, i.e the black sand and the white sand. Studies were performed to examine the optimization of the

  6. Kromium, Timbal, dan Merkuri dalam Air Sumur Masyarakat di Sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Taufik Ashar

    2013-04-01

    Full Text Available Tempat pembuangan akhir (TPA sampah domestik dengan sistem penampungan terbuka sangat berisiko mencemari air tanah milik warga yang bermukim di sekitarnya melalui proses perlindian. Untuk mengetahui kandungan logam berat dalam air tanah di sekitar TPA, sebanyak 68 sampel air sumur gali (45 sumur Dusun I dan 23 sumur Dusun IV dari Desa Namobintang Kecamatan Pancurbatu Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, telah dianalisis dengan inductively couple plasma atomic emission spectroscopy. Hubungan jarak sumur dengan konsentrasi kromium, merkuri, dan timbal diuji dengan Mann-Whitney, Spearman’s Correlation dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi kromium, timbal, dan merkuri (rerata ± deviasi standar, mg/L masing-masing 0,036 ± 0,0096; 0,0003 ± 0,00018; dan 0,005 ± 0,0041 (Dusun I; 0,0370 ± 0,0115; 0,00026 ± 0,00013; dan 0,0070 ± 0,0069 (Dusun IV. Dari 68 sumur yang dianalisis, hanya ada 8 sumur yang konsentrasi timbalnya melebihi batas menurut Peraturan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Nomor 492/Per/IV/2010. Sementara itu, tidak ada korelasi jarak sumur gali ke TPA dengan konsentrasi kromium, merkuri, dan timbal dalam air sumur gali tersebut. Disimpulkan bahwa perlindian sampah di Namobintang tidak mencemari air sumur-sumur gali yang berjarak 84 meter atau lebih dari TPA. Dumping site of domestic wastes has potential risk to contaminate groundwater of the surrounding population through leaching process. To determine heavy metals (chromium, lead, and mercury in groundwater at surrounding dumping site, a total of 68 dig well water samples (45 from Hamlet I and 23 from Hamlet IV of Namobintang Village, Pancurbatu Sub-District of Deli Serdang Regency, North Sumatra, were analyzed using Inductively Couple Plasma Atomic Emission Spectroscopy. The relationship between the dig well distance and chromium, mercury, and lead content was tested by Mann-Whitney, Spearman’s Correlation and Simple Linier

  7. IJTIHAD KONTEMPORER (Problem dan Solusinya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustaqim Mustaqim

    2011-04-01

    Full Text Available Ijtiha>d adalah merupakan bahasan yang tak henti-hentinya menjadi kajian ketat para ulama sejak dulu sampai kini, seperti imam al-Ghaza>li> membahas dalam bukunya al mustasfa, demikian juga imam assyaukani membahas dalam bukunya irsyadul puhul dan masih banyak lagi ulama yung membahas dalam masalah ijtiha>d ini, Begitu juga dari kalangan ulama kontemporer seperti, Shaykh Ah}mad Ibra>hi>m, Shaykh ‘Abd al-Wahha>b Khala>f, Dr. Yu>suf al-Qarad}awi>, Dr. T{a>ha> Jabi>r dan masih banyak lagi selain mereka. Bersama itu, pintu ijtiha>d tak pernah tertutup, karena kehidupan masih terus berlanjut, dan kejadian-kejadian masih terus berkembang, timbulnya krisis ekonomi dan sosial, rangkaian masalah dan berbagai macam solusinya, desakan kejadian yang tak pernah dipersiapkan oleh manusia yang menimbulkan aneka ragam kesulitan, dan terus mengakar sampai menyelami kehidupan tekhnologi, perdagangan, atau kehidupan individu dan umum. Berawal dari sini maka merupakan cambuk bagi seorang muslim dengan kebebasan berpikirnya untuk mengerahkan segala kemampuannya terhadap seluruh masalah, sebab islam adalah agama kehidupan yang mencakup segala aspek, Islam bukan hanya berurusan dengan masalah akhirat saja, tapi Islam lahir dalam bentuk yang luas, mampu mengobati penyakit sosial, ekonomi, internasional, dll, dan fiqih sendiri bukan hanya merupakan peraturan belaka, melainkan fiqih mencakup segala masalah tergantung kejadian dan kebutuhan, fiqih masih siap menerima perubahan selama masih tetap dalam rel qur’an dan sunnah, dari sinilah perlu adanya ijtiha>d, Ijtiha>d merupakan hal yang terbuka bagi seorang muslim agar merasakan kebebasan berfikir yang sempurna karena ijtiha>d adalah merupakan sebuah bukti akan luas dan mudahnya syariat islam.

  8. PENGARUH APLIKASI STRATEGI MANAJEMEN OPERASI DAN PEMASARAN PRODUK BANQUET TERHADAP PENINGKATAN KEUNGGULAN DAYA SAING HOTEL PANGHEGAR BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Darwin Durachim

    2016-03-01

    looking for the several biggest of influence in between one variabel with another. Base on hipotesis examination T Hit. As: If the Management Operation Strategy and Banquet  Product Marketing is definitely executed , it’ll upgrade the exellence of competition power of Panghegar Hotel will be received. And then if always being carry out continuity  the Application of Management Operation Strategy and Banquet Product Marketing ,  its will be influence to stand opposite of the exellence promoted of competition power to the Panghegar Hotel Bandung. ” One of the key factor in obtaining an optimal successfull result  in the Banquet Operation is excellence  process of the job execution  of the Application  Strategy Management Operation and Banquet Marketing  perform by managers  Panghegar Hotel Bandung.So the Banquet Business Competition Problems will be reducing automatically   Keyword : strategi management operation and banquet product marketin   Abstrak - Hotel Panghegar  Bandung , merupakan salah satu industri perhotelan telah sukses dalam operasi bisnis, secara periodik tahun 1983 sampai tahun 1986 mengalami kemajuan bisnis yang sangat baik dan booming , alasannya adalah  pada waktu itu persaingan bisnis banquet tidak begitu ketat belum, dan kemudian Manajemen Operasi Strategi dan Perjamuan Pemasaran Produk pada waktu itu adalah melaksanakan dengan presentasi keunggulan dan didukung oleh staf profesional / berkualitas. Alasan lain adalah pada saat itu, persaingan produk perjamuan bisnis pada umumnya tidak membuat chalange dari satu berat. Bahkan  Hotel Panghegar  Bandung disebut " The Best Hotel in Bandung " atau " The Best Hotel Hunian " untuk seluruh hotel di Negara Indonesia . Tapi setelah tahun 1989 sampai dengan tahun 1999 sampai sekarang sedang membuat chalange dari satu lebih berat, karena begitu banyak Hotel bintang IV / V sebagai tingkat yang sama dengan Hotel Panghegar  . Menyebabkan kasus mereka sedang membuat sisi mempengaruhi persaingan

  9. Karakteristik Sensori dan Fisiko-Kimia Beras Analog Sorghum dengan Penambahan Rempah Campuran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maya Indra Rasyid

    2017-02-01

    Full Text Available The purpose of this study was to obtain the formula of sorghum rice analogue by mixed spices addition with acceptable sensory and physico-chemical characteristics.  The selection of sorghum rice analogue formula was tested by using hedonic test with 70 untrained panelists. The addition of mixed spices powder was as follows: 30 % onion, 20 % garlic, 10 % bay leaves, 20 % ginger and 20 % lemongrass. Those mixed spices powder were added to the sorghum rice analogue at percentage of 0.25 %, 0,5 %, 1 %, 2 %, 3 % and 0 % (control  from total dough weight. The sorghum rice analogue was made using extrusion technology (a twin screw extruder. The overall sensory evaluation result showed that the addition of spice mixed had significant effect (p ≤ 0.05 on the characteristics of sorghum rice analogue. The panelists accepted the sorghum rice analogue with 1% mixed spice. The preferred formulation was the addition of 1% mixed spice which contain of  9.56 % moisture, 0.72 % ash, 0.53 % fat, 6.22 % protein, 92.53 % carbohydrate, 26.48 % amyloseand 6,67 % dietary fiber. Sorghum rice analogue enriched by spices is a potential as a rich fiber source. ABSTRAK Tujuan penelitian adalah mendapatkan formula beras analog berbahan dasar sorgum dengan penambahan rempah campuran yang dapat diterima secara sensori. Pemilihan formula dilakukan dengan uji hedonik menggunakan 70 orang panelis tidak terlatih. Rempah yang ditambahkan berupa bubuk rempah campuran yang terdiri atas bawang merah 30%, bawang putih 20 %, daun salam 10 %, jahe 20 % dan sereh 20 %. Penambahan bubuk rempah campuran untuk pembuatan beras analog sorghum berturut-turut 0,25 %, 0,5 %, 1 %, 2 %, 3 % dan kontrol (tanpa rempah dari total berat adonan diluar air. Beras analog sorghum dibuat dengan teknologi ekstrusi menggunakan ekstruder ulir ganda. Hasil uji sensori secara keseluruhan menunjukkan bahwa penambahan rempah campuran berpengaruh nyata (p <0,05 terhadap nasi beras analog yang dihasilkan

  10. Analisis dan Optimasi Desain Sistem Reaktor Gas Temperatur Tinggi RGTT200K dan RGTT200KT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Dhandhang Purwadi

    2013-03-01

    dengan penyelesaian persamaan aljabar linier dari model RGTT200K dan RGTT200KT. Dari analisis dan optimasi ini dihasilkan desain konseptual sistem RGTT200K dan RGTT200KT dengan spesifikasi thermal-flow teras sama, dan peningkatan EUF dari 63% menjadi 80,14% (untuk RGTT200K dan dari 63,6% menjadi 78,02% (untuk RGTT200KT.

  11. Exfoliative Cheilitis dan Penatalaksanaannya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Agustina

    2012-12-01

    Full Text Available Latar Belakang: Exfoliative cheilitis adalah suatu keadaan inflamatori kronis superfisisal yang ditandai dengan adanya pengelupasan permukaankeratin bibir sedangkan area yang lain terjadi pembentukan lapisan keratin. Tujuan: untuk melaporkan suatu  kasus Exfoliative cheilitis yang diikuti +  selama 2 bulan beserta penatalaksanaanya. Laporan kasus: seorang wanita berusia 52 tahun mengeluh bibir bawahnya pecah-pecah, terasa kering dan panas berdasarkan pemeriksaan subyektif dan klinis, Exfoliative cheilitis ditetapkan sebagai diagnosis kerja. Penatalaksanaanya: Komunikasi-Informasi-Edukasi (KIE diberikan kepada pasien pada awal kunjungan disertai pemberian metil prednisolon, Vitamin B1,6,12 dan anjuran untuk menghentikan kebiasaan menjilat-jilat bibir bawah, menghindari stress dan meningkatkan asupan makanan yang mengandung vitamin A. Pada kunjungna berikutnya pemberian metil prednisolon dihentikan karena terdeteksi adanya peningkatan tekanan darah. Untuk selanjutnya kondisi bibir bawah dievaluasi +  selama 2 bulan. Kesimpulan: Progresitas Exfoliative cheilitis dapat dihentikan dengan bantuan KIE serta menghindari faktor pemicu stress, yang pada akhirnya akan dapat meminimalisir aktivitas factitious berupa menjilat-jilat bibir bawah.    Background: Exfoliative cheilitis is a chronic superficial inflammatory condition that is characterized by regular peeling of a superficial excessive layer of karatin, on the other hand, keratinization is developed in the other area. Aim: to report an Exfoliative cheilitis case monitored for two months and its management. Case Report: a 52 year female has been suffering from fissured lower lip with dry and burning sensations. According to subjective and clinical examinations, Exfoliative cheilitis was determined as the working diagnosis. Management: Communication-Information-Education (CIE were given to the patient at the first visit, besides metyl prednisolon and vitamin B1,6,12 administrations. Patient was

  12. KEBIASAAN SARAPAN, STATUS GIZI, DAN KUALITAS HIDUP REMAJA SMP BOSOWA BINA INSANI BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ilyatun Niswah

    2014-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to examine the association between breakfast habits, nutritional status, and health related quality of life of adolescents in Bosowa Bina Insani Junior High School Bogor. A cross sectional study was conducted and simple random sampling was used to determine the subjects. Subjects were 60 adolescent students of Bosowa Bina Insani Junior High School Bogor aged 13—15 years old. The study found there was no significant difference in nutritional status between breakfast skippers and breakfast eaters (p>0.05. However, regular breakfast eaters were more likely to have lower body weight (r=-0.160, p=0.222. There was no significant difference of health related quality of life based on nutritional status (p>0.05. Breakfast eaters tended to have better quality of life than breakfast skippers even though there was no significant difference between them (p>0.05.Keywords: adolescents, breakfast habits, food consumption, health related quality of life, nutritionalstatusABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengkaji hubungan kebiasaan sarapan, status gizi, dan kualitas hidup pada remaja SMP Bosowa Bina Insani Bogor. Desain penelitian ini adalah cross sectional dengan penarikan subjek secara simple random sampling. Subjek berjumlah 60 remaja berusia 13—15 tahun yang merupakan siswa-siswi SMP Bosowa Bina Insani Bogor. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan status gizi berdasarkan kebiasaan sarapan (p>0.05 namun terdapat kecenderungan semakin sering konsumsi sarapan, berat badan semakin menurun (r=-0.160, p=0.222. Tidak terdapat perbedaan signifikan kualitas hidup berdasarkan status gizi (p>0.05. Kualitas hidup pada kelompok yang biasa sarapan cenderung lebih tinggi dibandingkan kelompok yang tidak biasa sarapan, namun tidak terdapat perbedaan signifikan secara statistik (p>0.05.Kata kunci: kebiasaan sarapan, konsumsi pangan, kualitas hidup, remaja, status gizi

  13. Studi Pengembangan Pertanian Padi Sawah Organik Berdasarkan Kesesuaian Lahan dan Potensi Pupuk Organik dari Limbah Pertanian di Kecamatan Temon Kabupaten Kulon Progo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rusiyah Rusiyah

    2016-10-01

    pestisida organik, (h meningkatkan produksi pertanian organik, (i bekerjasama dengan kelompok tani semi organik untuk mengembangkan pertanian organik, (j mengusahakan  padi varietas lokal, (k meningkatkan penggunaan pupuk organik, (l kebijakan penyediaan dan subsidi sarana dan prasarana pertanian organik, (m petani organik harus menjaga kepercayaan kepada konsumen, (n pengembangan kualitas sumberdaya manusia melaui pendidikan dan pelatihan.   ABSTRACT The Green Revolution has caused many negative impacts both on the environment, agricultural biodiversity, and socioeconomic conditions. The research objective is to assess: 1 the suitability of land for rice crops, 2 the potential of organic fertilizer from agricultural waste, 3 socio-economic characteristics of farmers, and 4 formulating development strategy of organic paddy farming. The method used in this study is a survey method. The sampling technique purposive sampling area for the physical aspects of land and purposive sampling to sample farmers. Software data processing techniques with LCLP, frequency table, and a SWOT analysis. Results of research and discussion of quantitative and qualitative analysis. The results showed that land suitability classes for rice crops in the study area is marginally suitable (S3 with an area of 1165.77 ha or 99.11% and is not appropriate at this time (N1 with an area of 10.51 ha, or 0.89% , the potential of organic fertilizer from agricultural waste in the first planting season was 5070.05 tons and the growing season II is 3595.04 tons, internal social and economic characteristics of farmers have better strength than the external socio-economic characteristics of farmers for the development of organic farming rice paddy fields in the study area , strategy development of rice farming organic farm in Temon can be done as follows: (a the award / appreciation to the farmers who have managed to develop organic farming, (b the government should help farmers in getting the certificate of

  14. HUBUNGAN KEPADATAN PARASIT DENGAN MANIFESTASI KLINIS PADA MALARIA Plasmodium FALCIPARUM DAN Plasmodium VIVAX

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rossa Avrina

    2012-07-01

    analysis, there is significant relationship between parasite density and chidren under 15 years old in P.falciparum malaria (OR = 0,4, CI95%= 0,2-1,0. In P.vivax malaria, parasite density is related to children under 15 years old (OR = 0,6, CI 95% =0,2-1,9, haemoglobin level under 11gr/dl (OR= 1,4, CI 95%= 0,5-3,8, non indigenous OR= 0,3, CI 95%= 0,1-1,2 and the sum of clinical symptom <7  (OR=0,7, CI 95%=0,3-1,9. Parasite density is not related with clinical manifestation in P.falciparum malaria.. Parasite density is related to children under 15 years old significantly in P.falciparum malaria. In P.vivax malaria, parasite density are related to children under 15 years old, anemia, non indigenous, and the sum of clinical symptom <7. But the relationship  isn’t significant. AbstrakMalaria merupakan salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Gejala/manifetasiklinis malaria bervariasi dan banyak faktor yang dapat mempengaruhi beratnya manifestasi tersebut. Selain spesies dari malaria, kepadatan parasit diketahui berhubungan dengan berat atau keparahan malaria. Untuk itu penting menaganalisa data klinik dan laboratorium dari subyek malaria pada monitoring pengobatan DHP. Bagian Data dari Monitoring drug resistance in subject with P.falciparum and P.vivax malaria in  Kalimantan and Sulawesi, Indonesia yang terdiri dari klinis dan laboratorium hari 0 dianalisa. Data klinis diambil melaluli anamnesa dan pemeriksaan fisik. Kepadatan parasit diperiksa oleh petugas mikroskopis Puskesmas dan di cek silang oleh petugas mikroskopis bersertifikasi di Badan Litbangkes. Data laboratorium lain yaitu kadar hemoglobin diperiksa oleh analis di Puskesmas menggunakan hemogobinmeter Sahli. Untuk pengelompokkan variabel kepadatan parasit , nilai median diambil sebagai cut off. Pada  malaria P.falciparum cut off nya adalah 5588/µl, dan pada malaria P.vivax adalah 3375/µl.  Hubungan antara kepadatan parasit dan manifestasi klinis pada malaria P.falciparum dan P.vivax ditentukan dengan

  15. Perbedaan Penggunaan Bahan Desensitizing dan Tanpa Desensitizing Pasca Bleaching Ekstra-Koronal terhadap Kekerasan Email

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wignyo Hadriyanto

    2012-12-01

    Full Text Available Latar Belakang. Pada bleaching ekstrakoronal diketahui terjadi proses demineralisasi sehingga terjadi hiersensitivitas dentin. UltraEZ salah satu bahan desensitizing yang dapat mengurangi hipersensitivitas akibat demineralisasi email pasca bleaching ekstrakoronal terkini. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kekerasan email pasca pemutihan gigi ekstra-koronal dengan aplikasi bahan desensitizing dan tanpa aplikasi bahan desensitizing. Metode penelitian ini menggunakan 20 gigi premolar permanen pasca pencabutanyang masih utuh dan direndam dalam saliva buatan, kemudian dilakukan pemolesan pada bagian bukal dengan menggunakan pasta profilaksis kemudian gigi dicuci dan dikeringkan. Bahan pemutih Opalescence Xtra Boost diaplikasikan pada semua permukaan bukal gigi premolar kemudian dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok I, II, masing-masing kelompok sebanyak 10 gigi. Kelompok I sebagai kelompok control setelah dilakukan pemutihan, tidak dilakukan aplikasi Ultra-EZ, dimasukkan dalam wadah botol dan direndam dalam saliva buatan kemudian disimpan dalam incubator. Mahkota dan akar gigi,kemudian ditanam dalam resin akrilik sesuai kelompok sebelumnya dengan permukaan bukal menghadap ke atas. Semua sampel diuji kekerasannya dengan uji kekerasan Vickers menggunakan beban 100 g selama 15 detik. Permukaan bukal menghadap ke atas, kemudian dijepit dengan alat penjepit pada meja alat Micro Vickers Hardness Tester. Sampel diatur sedemikian rupa sehingga akan terlihat gambar yang dapat diukur panjang diagonalnya langsung dengan micrometer yang ada pada lensa okuler. Nilai kekerasan email dalam Vickers hardness number (VHN juga dapat diperoleh dari table setelah mengetahui rata-rata panjang diagonal, berat badan yang digunakan dan waktu yang digunakan untuk uji kekerasan. Pengujian ini dilakukan pada setiap kelompok. Selanjutnya diuji dengan uji-t. hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang bermakna antara aplikasi ultraEZ lima menit

  16. Singkatan Dan Akronim Dalam Chatting Di Internet

    OpenAIRE

    Hervina M. S.

    2010-01-01

    Penelitian ini menganalis pola singkatan dan akronim dalam chatting di internet. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pola singkatan dan akronim dalam chatting di internet dan mendeskripsikan pola singkatan dan akronim yang paling dominan digunakan dalam chatting di internet. Teori yang digunakan adalah singkatan, akronim, bahasa dalam chatting, sosiolinguistik. Pengumpulan data digunakan dengan metode simak, yaitu penyimakan terhadap penggunaan bahasa (Sudaryanto,1993:133), dan tekni...

  17. LINTASAN SEJARAH FILSAFAT PENDIDIKAN PERENIALISME DAN AKTUALISASINYA

    OpenAIRE

    2015-01-01

    Antara filsafat dan pendidikan terdapat kaitan yang erat. Filsafat memiliki aspek-aspek utama yang dapat dijadikan landasan bagi pendidikan. Aspek-aspek yang dimaksud adalah aspek-aspek metafisis, epistemologis, dan aksiologis. Aspek metafisis antara lain berkaitan dengan persoalan realitas yang tercermin pada bahan ajar, pengalaman dan keterampilan. Aspek epistemologis berkaitan dengan persoalan pengetahuan dan kebenaran, termasuk di dalamnya sumber belajar dan metode pembelajaran. Aspek aks...

  18. PEMBUATAN DAN KARAKTERISASI ARANG DARI BATANG TANAMAN GUMITIR (Tagetes erecta) PADA BERBAGAI SUHU DAN WAKTU PIROLISIS

    National Research Council Canada - National Science Library

    I Made Siaka; Ni Putu Diana Febriyanti; Emmy Sahara; I Made Sutha Negara

    2017-01-01

    ...) pada berbagai suhu dan waktu pirolisis. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh suhu dan waktu yang optimum dalam pembuatan arang serta mengetahui karakteristik arang yang dihasilkan pada suhu dan waktu optimumnya...

  19. RESISTENSI AGAMA DAN BUDAYA MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David Samiyono

    2013-12-01

    Interaksi antar etnis, agama dan budaya bukanlah barang langka di Bali. Sejak semula hal tersebut sudah ada, ketika pulau ini menjadi locus perdagangan hasil bumi. Sebab sesungguhnya kebudayaan Bali menjujung tinggi nilai-nilai keseimbangan dan harmonisasi antar manusia dengan Tuhan (perhyangan, dengan sesama (pawongan dan dengan lingkungan (palemahan. Konsep ini disebut Tri hita karana. Bali kini berubah. Budayanya berorientasi pada jasa, yang berkait dengan industri pariwisata. Sikap orang Bali kini tidak lagi ramah dan harmoni. Akibat ledakan bom dalam bulan Oktober 2002 dan 2005, masyarakat lebih berhati-hati terhadap para pendatang. Ajeg Bali merupakan kearifan lokal –agama dan budaya– masyarakat Bali dalam rangka menanggulangi pengaruh luar yang mengakibatkan perubahan di berbagai bidang sehingga identitas kebalian mengalami degradasi. Ajeg Bali merupakan bentuk resistensi masyar­akat Bali dalam rangka membatasi pendatang dari luar Bali. Kajian ini berusaha untuk menjawab pertanyaan “apakah Ajeg Bali, sebuah kearifan lokal masyarakat Bali dapat membendung pengaruh budaya, agama dan ekonomi masyarakat Bali?”

  20. Kitab kuning dan perempuan, perempuan dan kitab kuning

    NARCIS (Netherlands)

    Bruinessen, M.M. van

    2007-01-01

    Kitab Kuning dan Emansipasi Perempuan: Konflik Budaya? Pengamatan-pengamatan Masdar mengenai kedudukan perempuan dalam diskursus (wacana, bahasan) dominan kitab kuning terasa tidak enak didengar tetapi memang sulit dibantah. Baik dalam penggunaan bahasa (yang sangat memihak kepada jenis mudzakkar) m

  1. Perancangan dan Analisis Redistribution Routing Protocol OSPF dan EIGRP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    DWI ARYANTA

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak OSPF (Open Shortest Path First dan EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol adalah dua routing protokol yang banyak digunakan dalam jaringan komputer. Perbedaan karakteristik antar routing protokol menimbulkan masalah dalam pengiriman paket data. Teknik redistribution adalah solusi untuk melakukan komunikasi antar routing protokol. Dengan menggunakan software Cisco Packet Tracer 5.3 pada penelitian ini dibuat simulasi OSPF dan EIGRP yang dihubungkan oleh teknik redistribution, kemudian dibandingkan kualitasnya dengan single routing protokol EIGRP dan OSPF. Parameter pengujian dalam penelitian ini adalah nilai time delay dan trace route. Nilai trace route berdasarkan perhitungan langsung cost dan metric dibandingkan dengan hasil simulasi. Hasilnya dapat dilakukan proses redistribution OSPF dan EIGRP. Nilai delay redistribution lebih baik 1% dibanding OSPF dan 2-3% di bawah EIGRP tergantung kepadatan traffic. Dalam perhitungan trace route redistribution dilakukan 2 perhitungan, yaitu cost untuk area OSPF dan metric pada area EIGRP. Pengambilan jalur utama dan alternatif pengiriman paket berdasarkan nilai cost dan metric yang terkecil, hal ini terbukti berdasarkan perhitungan dan simulasi. Kata kunci: OSPF, EIGRP, Redistribution, Delay, Cost, Metric. Abstract OSPF (Open Shortest Path First and EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol are two routing protocols are widely used in computer networks. Differences between the characteristics of routing protocols pose a problem in the delivery of data packets. Redistribution technique is the solution for communication between routing protocols. By using the software Cisco Packet Tracer 5.3 in this study were made simulating OSPF and EIGRP redistribution linked by technique, then compared its quality with a single EIGRP and OSPF routing protocols. Testing parameters in this study is the value of the time delay and trace route. Value trace route based on direct calculation of cost

  2. Perawatan Pergeseran Mandibula dan Kliking Menggunakan Teknik Edgewise dan Trainer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rully Utami

    2014-06-01

    Full Text Available Kasus ini terjadi pada perempuan usia 22 tahun yang bersedia dipublikasikan untuk kepentingan  ilmu pengetahuan. Keluhan utama mandibula dan dagunya bergeser ke kanan, gigitan terbuka posterior dan bunyi click di persendian temporomandibular. Diagnosis pasien adalah maloklusi Angle kelas III tipe dento skeletal, pergeseran garis tengah mandibula dan dagu ke kanan, gigitan terbuka posterior dan clicking pada sendi temporomandibular. Perawatan dilakukan dengan teknik Edgewise dan trainer. Leveling dan unraveling dilakukan menggunakan kawat stainless steel bulat diameter 0,014 mm dengan multiloop. Trainer digunakan untuk koreksi pergeseran mandibula. Perawatan dilakukan selama 11 bulan, dan menunjukkan hasil hubungan molar pertama kanan menjadi kelas I. Overjet meningkat dari 0,1 mm menjadi 2 mm, overbite meningkat dari 0,2 mm menjadi 2,57 mm, garis tengah mandibula yang semula bergeser ke kanan 4,38 mm menjadi 2,53 mm, gigitan terbuka posterior dan clicking telah terkoreksi. Compromised Treatment of Class III Malocclusion with Mandibular Shifting, Posterior Openbite and Clicking Using Edgewise Technique and Trainer In Adult. This case report described the treatment of an adult female 22 years old who complained that her mandibula and chin shift to the right, posterior openbite and clicking. The patient diagnosed class III molar relationship, skeletal class III malocclusion, mandibular midline and chin shift to the right, posterior openbite and clicking on temporomandibular joint. Treatment was conducted using combination between  Edgewise Technique and trainer.  Leveling and unraveling are achieved by round stainless steel archwire 0,014 mm with multiloop. Trainer used to corrected the mandibular shifting. Result after 1 years treatment showed that the right molar relationship became class I, overjet increased  from 0,1 mm to 2 mm, overbite increased  from 0,2 mm to 2,57 mm, mandibular midline shifting decresed from 4,38 mm to 2,53 mm

  3. BIOSORPSI DAN REDUKSI KROM LIMBAH PENYAMAKAN KULIT DENGAN BIOMASSA Fusarium sp DAN Aspergillus niger (Biosorpstion and Reduction of Chromium Bearing Tannery Wastewater Using The Biomass of Fusarium Sp. and Aspergillus niger

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suharjono Triatmojo

    2001-08-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian ini ialah untuk membuktikan bahwa biomassa Fusarium sp dapat mereduksi Cr(VI, dan biomassa Aspergillus niger dapat digunakan untuk mengambil ion krom dari larutan. Fusarium.sp ditumbuhkan pada media cair kentang dekftosa cair, ditambah K2Cr2O7 atau sludge limbah penyamakan kulit. Selanjutnya diamati perubahan warnanya, bila terjadi perubahan warna dan oranye ke ungu atau tak berwarna maka telah terjadi reduksi krom valensi VI menjadi krom valensi Ill. Aspergillus niger ditumbuhkan pada media Potato dectrose agar (PDA padat, dipindahkan ke media cair yang bensi bakto pepton, bakto dektrose dan srukronutrien. Produksi biomassa dilakukan pada labu erlenmeyer; setelah 5 hari dipanen dan dibuat bubuk. Bubuk ini digunakan untuk mengambil krom dari larutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biomassa Fusarium sp dapat digunakan untuk mengambil krom dan larutan yang.mengandung KrCrrO, atau sludge limbah penyamakan kulit. Waktu inkubasi yang lebih lama meningkatkan absorbsi krom oleh biomassa Fascrium sp. Fusarium sp mampu mereduksi Cr(VI menjadi Cr(Iii. Biomassa Aspergillus niger dapat digunakan untuk mengambil krom dari larutan. Hasil terbaik diperoleh pada konsentrasi awal 100 mg/I, pada pH 2,0, berat biomassa 0,1 g, dan waktu kontak 12 jam, yaitu 96,23% untuk Cr(II| dan96,3 % untuk Cr(VI. Fusarium sp. dan A. niger dapat digunakan sebagai bioremediator dalam penanganan limbah penyamakan kulit secara biologi.   ABSTRACT The objectives of this research was to study the biosorption and reduction of chromium bearing tannery wastewater using biomass of Fusarium sp and Aspergillus niger. Fusarium sp was used to investigate bioaccumulation and reduction of chromium in K2 Cr2O7 solution and solution containing sludge of leather tanning waste, and aspergillus niger was used to investigate biosorption of Cr(III and Cr(VI in solution. Fusarium sp was grown on sterilized potato extrose liquid medium, added with K2Cr2O7solution or sludge

  4. KONSEP DAN PRAKTIK PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI AMERIKA SERIKAT DAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juju Masunah

    2011-11-01

    Full Text Available Abstract: Concepts and Practices of Multi Cultural Education in the United States and in Indonesia. The purpose of this article is to discuss multicultural education consepts and practices in the U.S.A and its application to Indonesia. Data is based on a case study research of two dance educators who implemented multicultural education concept in Columbus, Ohio in year 2007. The result of this research is that two dance educators teach students equally by developing a curriculum and pedagogy that face democracy for all students. This concept and practice is possible to be applied to dance education in Indonesia. Abstrak: Konsep dan Praktik Pendidikan Multikultural di Amerika Serikat dan Indonesia. Tujuan artikel ini adalah untuk mendiskusikan konsep dan praktik pendidikan multikultural di Amerika Serikat dan Indonesia. Data-data diperoleh dari hasil penelitian studi kasus dua orang pendidik tari di Columbus, Ohio yang menerapkan konsep pendidikan multikultural dalam pembelajaran tari pada tahun 2007. Peneli­tian ini menyimpulkan bahwa dua guru tari tersebut memberi perlakuan yang sama dan adil terhadap se­mua siswa dengan cara yang demokratis dengan memperhatikan keberagaman dan keperbedaan siswa. Cara-cara ini sangat memungkinkan untuk diaplikasikan dalam pendidikan tari di Indonesia.

  5. KAITAN ANTARA STATUS GIZI, PERKEMBANGAN KOGNITIF, DAN PERKEMBANGAN MOTORIK PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL STATUS, COGNITIVE DEVELOPMENT, AND MOTOR DEVELOPMENT IN PRESCHOOL CHILDREN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rindu Dwi Malateki Solihin

    2013-06-01

    tergolong pendek, 98,6 persen anak memiliki berat badan lahir normal, dan 76,7 persen anak mempunyai panjang lahir normal. Tingkat perkembangan kognitif (54,8% dan motorik halus (68,5% anak tergolong rendah, sementara tingkat perkembangan motorik kasar anak tergolong sedang (41,1%. Faktor-faktor yang berhubungan signifikan dengan status gizi balita adalah tinggi badan ibu, tingkat kecukupan energi dan protein balita dan panjang badan lahir balita. Faktor-faktor yang berkaitan signifikan dengan tingkat perkembangan motorik kasar dan motorik halus balita adalah status gizi balita, lama mengikuti PAUD dan usia balita. Faktor-faktor yang berhubungan signifikan dengan tingkat perkembangan kognitif balita adalah status gizi balita, usia balita, lama mengikuti PAUD dan praktik pengasuhan balita oleh ibu. Tingkat kecukupan gizi balita, terutama energi dan protein, berhubungan dengan status gizi dan perkembangan mereka. [Penel Gizi Makan 2013, 36(1:62-72] Kata kunci: status gizi, perkembangan kognitif, perkembangan motorik, anak prasekolah

  6. RADIKALISME NEGARA DAN KEKUASAAN PERSPEKTIF POLITIK GLOBAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Sidi Ritaudin

    2014-12-01

    Full Text Available Meskipun tragedi kemanusiaan yang berbasis terorisme bersifat domistik regional, tetapi sebab musababnya, setelah dilakukan penelusuran secara kritis dan tajam serta mendalam oleh para ahli, adalah dimensi politik global. Ini bukan asumsi tetapi fakta dan realita. Sebut saja misalnya tragedi WTC di Amerika serikat 11 September 2001, yang berbuntut pada pembumihangusan Irak, pembantaian dan pembunuhan secara keji di Palestina. Dan saat ini terjadi pembumihangusan Irak jilid dua dengan peristiwa ISIS, tragedi kemanusiaan di Ukraina dan Somalia. Sebahagian pemerhati Islam dan Timur Tengah menengarai bahwa motif gerakan radikalisme merupakan antitesa dari keserakahan politik, ekonomi, kekuasaan dan keangkuhan peradaban. Paradoksal radikalisme Islam dengan para aktivis pengusung ide sekularisme, pluralisme, dan liberalisme agama sudah berlangsung cukup lama dan tiada berkesudahan, menarik untuk didiskusikan.

  7. CORPORATE IDENTITY SEJARAH DAN APLIKASINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christine Suharto Cenadi

    1999-01-01

    Full Text Available In the recent globalization era%2C and the developed market%2C many companies compete to attract consumers to buy their products. One of the keys to compete and survive in this developing market is by creating an image and graphic identity. This paper will discuss about corporate identity%2C image%2C its purpose and applications. Abstract in Bahasa Indonesia : Dalam era globalisasi dewasa ini%2C dan dengan berkembangnya pasar (market%2C banyak perusahaan bersaing untuk menarik perhatian konsumen untuk membeli produknya. Salah satu cara untuk bersaing dan dapat bertahan di dalam pasar yang terus berkembang ini adalah dengan menciptakan suatu image dan identitas graphic. Tulisan ini akan membahas tentang corporate identity%2C image%2C fungsi dan aplikasinya

  8. Sifilis Laten: Diagnosis dan Pengobatan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rasmia Rowawi

    2013-09-01

    Full Text Available Abstrak   Sifilis laten merupakan stadium sifilis yang diakibatkan oleh T. pallidum yang masih menetap dalam tubuh, namun tidak menunjukkan gejala dan hanya menunjukkan hasil pemeriksaan serologis yang reaktif. Sifilis laten yang tidak diterapi dapat menetap bertahun-tahun atau seumur hidup dan dapat meningkatkan risiko terinfeksi HIV. Ibu hamil dengan sifilis laten dini akan menyebabkan sekitar 40% bayi yang dilahirkankannya tertular, 20% prematur, 10% lahir mati, dan 4% meninggal pada waktu dilahirkan. Diagnosis sifilis laten dini ditegakkan bila dalam 12 bulan terakhir ditemukan satu atau lebih dari tanda-tanda berikut ini: peningkatan titer VDRL/RPR sebanyak empat kali atau lebih; pada anamnesis didapatkan gejala sifilis primer dan sekunder; riwayat kontak seksual dengan seseorang yang didiagnosis atau diduga menderita sifilis primer atau sifilis sekunder atau sifilis laten dini; serta kontak seksual dengan seseorang dengan tes VDRL atau RPR dan TPHA reaktif. Pengobatan yang direkomendasikan untuk sifilis laten dini adalah benzatin penisilin 2,4 juta UI, IM, dosis tunggal, sedangkan pada sifilis laten lanjut, benzatin penisilin 2,4 juta UI, IM, diberikan 3 kali dengan interval satu minggu. Pemeriksaan serologis sifilis non- treponemal (VDRL atau RPR dilakukan setelah pengobatan 3, 6, 12, dan 24 bulan untuk menilai keberhasilan pengobatan.   Kata kunci: Diagnosis, silifis laten, terapi

  9. Sistem Komunikasi dan Informasi di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atie Rachmiatie

    2000-12-01

    Full Text Available Suatu Perubahan dan Tantangan Masa Depan Terdapat perubahan pola komunikasi dan informasi pada masyarakat. terutama perubahan dari segi perangkat keras, perangkat lunak. dan sumber daya manusia, yang berpengaruh terhadap sistem komunikasi dan informasi nasional, baik yang terjadi pada individu maupunpada lembaga/institusi yang berkaitan. Perubahan menyangkut pulapada kondisi organisasi pemerintah yang terkait dengan pengelolaan informasi. yaitu dengan ditata kembalinya sistem administrasi dan manajemen, baik secara intern, maupun ekstern berkaitan dengan organisasi luar. Apresiasi masyarakat terhadap materi informasi. pada kenyataannya. belum tersosialisasikan secara optimal. karena hal ini tergantung pada kebutuhan dan prioritas kebijakan institusi pemerintahan setempat. Dengan demikian. tidak semuajenis isi/materi informasi mendapatkan porsi yang sama dalam pemasyarakatannya.

  10. KAJIAN BIOAKTIF DAN ZAT GIZI PROPOLIS INDONESIA DAN BRASIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eliza Halim

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACTIndonesia has a potency to produce its own propolis, however the propolis market in Indonesia is dominated by imported product, such as from Brazil. Currently, still there is no reasearch which evaluate bioactive compound and nutrient content of Indonesian Propolis (IP compare with Brazilian Propolis (BP. The objectivesof this study were to analyze bioactive compounds and nutrient contents of IP compared to BP. Bioactive compounds and nutrients content were analyzed by gas chromatography–mass spectrophotometry. The resultsshowed both IP and BP contain fenol, α-amyrin, cylolanost, and pyrimidines. Bioactive compounds which specifically found in IP were eudesmane compound, ethyl acridine, lupeol, friedooleanan; while β amyrin and cinnamic acid compound only found in BP. The nutrient contents of IP were higher than BP except for vitamin A. In conclusion, IP might have potential health benefit, similar to BP.Key words: propolis, bioactive, nutrientABSTRAKIndonesia mempunyai potensi untuk menghasilkan propolis tetapi pemasaran propolis di Indonesia didominasi oleh propolis impor seperti propolis yang berasal Brasil. Sampai saat ini belum ada penelitian yang mengungkapkandungan bioaktif dan zat gizi propolis Indonesia (PI dibandingkan dengan propolis Brasil (PB. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan kajian kandungan bioaktif dan zat gizi (vitamin dan mineral PI dibandingkan dengan PB. Komponen bioaktif dan kandungn gizi dianalisis dengan metode gas chromatography–mass spectrometry. Hasil analisis menyatakan bahwa baik PI maupun PB mengandung senyawa fenol, α-amyrin, cylolanost, dan pirimidin. Komponen bioaktif unik yang ditemukan di dalam PI adalah senyawaeudesmane, ethyl acridine, lupeol dan friedooleanan; sedangkan β-amyrin dan senyawa asam sinamat hanya ditemukan di dalam PB. Kandungan zat gizi PI lebih tinggi dari PB kecuali kandungan vitamin A. Hal ini menunjukkan bahwa PI kemungkinan mempunyai khasiat untuk

  11. EKSKRESI NATRIUM DAN IODIUM URINE PADA ANAK USIA SEKOLAH DASAR DAN DEWASA (URINARY SODIUM AND IODINE CONCENTRATION AMONG SCHOOL AGE CHILDREN AND ADULTS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoko Kartono

    2012-06-01

    tekanan darah tinggi (hipertensi penduduk usia di atas 18 tahun pada tingkat nasional sangat tinggi (31,7% dan nilai median ekskresi iodium dalam urine pada anak usia sekolah juga sudah tinggi (224 µg/L. Di Indonesia, semua garam untuk konsumsi harus beriodium.  Adakah hubungan antara ekskresi iodium dalam urine dengan natrium dalam urine? Penelitian ini dilakukan untuk menilai ekskresi natrium dan iodium dalam urine anak usia sekolah dan orang dewasa. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah yang merupakan dataran tinggi. Unit sampel adalah rumah tangga yang terdiri dari laki-laki dan perempuan usia 18-45 tahun dan anak usia 8-12 tahun. Sebanyak 297 subyek terdiri dari 99 dewasa laki-laki, 99 dewasa perempuan dan 99 anak usia sekolah. Data yang dikumpulkan meliputi sampel garam, urine 24 jam, recall konsumsi makanan 24 jam, dan ukuran antropometri berat dan tinggi badan. Persentase nilai Ekskresi Iodium Urine (EIU dengan kategori kekurangan iodium adalah 55,6 persen, sedangkan dengan kategori kelebihan iodium hanya 1 persen. Persentase nilai Ekskresi Natrium Urine (ENU dengan kategori rendah sebesar 26,3 persen, sedangkan dengan kategori tinnggi 62,3 persen. Nilai median EIU adalah 93 µg/L, sedangkan nilai median ENU adalah 2588 mg/hari. Sekitar 37,4 persen rumah tangga menggunakan garam yang mengandung cukup iodium. Hampir semua (98% subyek mengonsumsi bahan makanan sumber natrium, seperti vetsin, kecap dan bumbu, lebih dari satu kali dalam sehari. Ada korelasi antara ENU dengan EIU. Namun, tidak ada korelasi antara ekskresi natrium urine dengan tekanan darah sistol. Nilai median ekskresi iodium urine termasuk kategori kekurangan iodium dan nilai median ekskresi natrium dalam urine termasuk kategori di atas anjuran kecukupan. Sebagian besar asupan natrium berasal dari garam yang ditambahkan dalam masakan.  [Penel Gizi Makan 2012, 35(1: 1-12] Kata kunci: iodium urine, natrium urine, anak usia sekolah, dewasa, garam beriodium

  12. PERBANDINGAN KARAKTERISTIK KIMIA KOPI LUWAK DAN KOPI BIASA DARI JENIS KOPI ARABIKA (Cafeea arabica. L) DAN ROBUSTA (Cafeea canephora. L)

    OpenAIRE

    Israyanti, -

    2012-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan jumlah kafein, karakteristik proksimat (protein dan lemak) dan rasa dan aroma antara kopi luwak dan kopi biasa dari jenis arabika (Cafeea arabica. L) dan robusta (Cafeea canephora. L). Perlakuan penelitian yakni A1 (luwak robusta), A2 (luwak arabika), B1 (robusta biasa) dan B2 (arabika biasa). Parameter penelitian yaitu pengujian organoleptik pada rasa (metode hedonik) dan aroma (metode ranking), analisa kafein dan uji proksimat berupa ...

  13. PERANAN KOMPETENSI INTI DALAM MERGER DAN AKUISISI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Sulistiani

    2013-11-01

    Full Text Available Dalam era globalisasi dan pedagangan  bebas dewasa ini strategi merger dan akuisisi  merupakan fenomena yang semakin marak dilakukan oleh para pelaku bisnis dan  semakin menarik untuk dicermati bersama. Untuk menjalankan perusahaan para manajemen perusahaan selalu dituntut menjaga pertumbuhan usahanya secara optimal. Penerapan strategi merger dan akuisisi merupakan jalan pintas untuk mewujudkan pertumbuhan usaha tanpa perusahaan perlu memulai dari awal suatu jenis usaha yang baru. Dalam suatu kondisi perusahaan yang kuat cenderung membeli perusahaan lain untuk meningkatkan daya saing dan penghematan biaya. Perusahaan yang terlibat dalam merger dan akuisisi akan dapat diperoleh pangsa pasar yang lebih besar dan efisiensi terhadap biaya. Perusahaan yang merasa tidak dapat bertahan hidup secara individual biasanya merelakan diri untuk menjadi target akuisisi. Merger dan akuisisi merupakan suatu realitas dan tantangan yang harus siap dihadapi oleh para pelaku usaha dalam era perdagangan bebas saat ini. Namun tingkat kesuksesan dalam melakukan kegiatan merger dan akuisisi juga sangat dipengaruhi oleh kondisi internal perusahaan meliputi sumber daya, kapabilitas dan kompetensi inti yang dimiliki oleh perusahaan. Tulisan ini akan mencoba memberikan pemahaman bahwa sumber daya, kapabilitas dan  kompetensi inti merupakan faktor penting dalam melakukan kegiatan penggabungan usaha yang pada akhirnya dapat menentukan tingkat keberhasilan proses merger dan akuisisi yang sedang dijalankan oleh perusahaan

  14. RANCANG BANGUN MODEL KOMPRESI DAN TARIK PERMODELAN SANDBOX DAN MANFAATNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahrudin Fahrudin

    2015-07-01

    Full Text Available Permodelan sandbox dibuat dengan system tektonik konvergen dan divergen dengan menggunakan pergerakan satu sumbu. Permodelan ini bertujuan untuk membuat alat mesin sandbox yang bisa digunakan untuk penelitian dan pengajaran. Mesin berhasil dibuat dan sudah diujicobakan. Ujicoba dengan menggunakan satu lapisan pasir yang diambil dari Formasi Ngrayong. Percobaan selanjutnya dengan beberapa lapisan. Percobaan dilakukan dengan pengamatan yang meliputi pengamatan permukaan dan penampang verikal. Pengamatan yang aspek morfologi, kelurusan struktur, dan perkembangan sesar yang terbentuk. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pembentukan morfologi sangat berkaitan dengan pembentukan sesar. Struktur sesar dengan pola forward propagating thrust faults. Sesar tersebut disebabkan imbrikasi. Lipatan yang terbentuk akibat mekanisme propagasi sesar.[Design of Compression and Extensional of the Sandbox Model and Its Benefit] Divergent and convergent tectonic sytem can be studied from the sandbox modelling. This model has a axis of movement. Sandbox models itends to study the progress of structural geology such as fault and fold. We successfully made machine of sandbox. This machine has basal detachment from duraluminum. Material for model is taken by loose sand from Ngrayong Formation. This experiment focused to observation about morphology in surface and thrust or backthrust in subsurface. This experiment has compression system. Result of model was that morphological sequences associated with fault sequences. Fault is formed to have the pattern of forward propagating thrust faults. It’s caused by imbricate thrust system. Folding is formed by the mechanism of fault propagation folding. 

  15. MUWUJUDKAN BUDAYA POLITIK SANTUN, BERSIH DAN BERETIKA DALAM RANGKA MEMPERKOKOH KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Widodo

    2014-11-01

    Full Text Available Abstract Makalah ini membahas konsep budaya politik berpusat pada imajinasi (pikiran dan perasaan manusia yang merupakan dasar semua tindakan. Dalam rangka menuju arah pembangunan dan modernisasi suatu masyarakat akan menempuh jalan yang berbeda antara satu masyarakat dengan yang lain, dan itu terjadi karena peranan kebudayaan sebagai salah satu faktor. Budaya politik dapat membentuk aspirasi, harapan, preferensi, dan prioritas tertentu dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan sosial politik. Pada gilirannya, disimpulkan bahwa peran budaya politik santun, bersih dan beretika dalam rangka memperkokoh kehidupan berbangsa dan bernegara menuju Indonesia baru adalah: pertama, etika politik dan pemerintahan mengandung misi kepada setiap pejabat dan elite politik untuk bersikap jujur, amanah, sportif, siap melayani, berjiwa besar, memiliki keteladanan, rendah hati, dan siap untuk mundur dari jabatan publik apabila terbukti melakukan kesalahan dan secara moral kebijakannya bertentangan dengan hukum dan rasa keadilan masyarakat. Kedua, perlu dilakukan upaya penanaman suatu kesadaran bahwa politik yang hendak kita perjuangkan bukan semata politik kekuasaan, melainkan suatu politik yang mengedepankan panggilan pengabdian demi kesejahteraan masyarakat luas, dialektika antara partai dan politikus serta masyarakat yang kritis. Ketiga, budaya politik santun, bersih dan beretika ini diperlukan karena dapat membuat para elite politik menjauhi sikap dan perbuatan yang dapat merugikan bangsa Indonesia. Akhirnya, disarankan agar dilaksanakan kembali pendidikan budi pekerti yang merupakan pondasi bagi pelaksanaan Civic Education agar tercipta generasi yang tidak hanya mau menjadi politisi, namun paham budaya dan etika politik.   Kata kunci: budaya politik, kehidupan berbangsa dan bernegara, menuju Indonesia baru

  16. Pengaruh Derajat Deasetilasi Nano Kitosan Untuk Menyerap Ion Zn2+ Dari Limbah Cair Industri Karet

    OpenAIRE

    Susi Kamelia S

    2009-01-01

    Penelitian tentang Pengaruh Derajat Deasetilasi Kitosan nano Partikel untuk Menurunkan Konsentrasi ion Zn2+ dalam Limbah Industri Karet, dengan variasi waktu perendaman, berat kitosan, dan waktu kontak. Derajat deasetilasi dengan variasi waktu perendaman (1 – 5 hari), berat kitosan (gram) dan waktu kontak (menit). Pencampuran kitosan nano partikel dengan menggunakan Jartest dan hasilnya diukur dengan menggunakan spektrofotometer serapan atom. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deraja...

  17. Pengaruh Pemberian Ekstrak Rosella (Hibiscus sabdariffa Linn Terhadap Kadar Malondialdehid dan Aktivitas Katalase Tikus yang Terpapar Karbon Tetraklorida

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zuraida ,

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Pemberian rosella (Hibiscus sabdariffa Linn diharapkan melindung hepar tikus dari kerusakkan akibat stres oksidatif pada keracunan karbon tetraklorida (CCl 4. Senyawa yang sering dijadikan petunjuk adanya kerusakan tersebut adalah malondialdehid (MDA. Rosella mengandung vitamin C, flavonoid, polifenol dan beta karoten. Tujuanpenelitian ini adalah menentukan pengaruh pemberian ekstrak rosella (Hibiscus sabdariffa Linn terhadap MDA dan aktivitas katalase tikus yang terpapar CCl 4. Ini adalah penelitian eksperimental dengan desain Post test Only Control Group Design. Sampel 24 ekor tikus Strain Wistar berumur 2-3 bulan, berat 150-200 gr. Sampel diambil secara acakdan dibagi 4 kelompok terdiri dari kelompok kontrol negatif, kontrol positif (CCl 4, perlakuan 1 (CCl 4 dan ekstrak rosella 250 mg/kg bb dan perlakuan 2 (CCl4  dan ekstrak rosella 500 mg/kg bb. Pemberian CCl 4secara oral dosis tunggal, setelah 24 jam kemudian diberi ekstrak rosella secara oral selama 14 hari. Data dianalisis dengan uji Anova, tingkatkepercayaan 95%.Pemberian ekstrak rosella secara statistik didapatkan perbedaan yang signifikan rerata kadar MDA dan katalase antar kelompok (p < 0,05. Disimpulkan bahwa ekstrak rosella dapat menurunkan kadar MDA dan meningkatkan aktivitas katalase tikus yang terpapar CCl 4. Kata kunci: karbon tetraklorida, MDA, katalase, rosella Abstract Administering roselle (Hibiscus sabdariffa Linn is expected to protect rat liver from damage caused by oxidative stress in CCl4 poisoning. Rosella contains vitamin C, flavonoids, polyphenol and beta carotene. Compounds which was often used as marker of the damage caused by free radicals wa MDA. The objective of this study was to determine the effect of extracts of roselle (Hibiscus sabdariffa Linn on MDA and catalase activity of rats exposed to CCl4. Experimental research design with Post test Only Control Group Design. Samples of 24 male Wistar Strain rats were 2-3 months old. weighing 150-200 gr

  18. Pengaruh Komposisi Arang Sekam Padi dan Arang Kulit Biji Jarak Pagar Terhadap Mutu Briket Arang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nilma Yuliza

    2013-06-01

    penelitian ini adalah sekam padi dan kulit biji jarak pagar dengan pemakaian perekat 5% dari berat arang. Briket arang adalah arang yang diolah lebih lanjut menjadi bentuk briket yang dapat digunakan untuk keperluan energi sehari-hari. Briket yang terbuat dari kulit biji jarak pagar lebih tinggi di dalam kerapatan dan keteguhan tekan, tetapi lebih rendah di dalam kadar air, karbon terikat dan nilai kalor. Sedangkan briket yang terbuat dari sekam padi memiliki nilai kalor yang cukup tinggi dan mudah terbakar, tetapi lebih rendah di dalam kerapatan dan keteguhan tekan.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan tingkat perbandingan komposisi arang sekam padi dengan arang kulit biji jarak pagar terhadap mutu briket arang yang dihasilkan dan mendapatkan komposisi terbaik dalam pembuatan briket arang berdasarkan SNI 01/6235/2000 briket arang kayu. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan,  dengan perlakuan tingkat perbandingan komposisi arang kulit biji jarak pagar dengan arang sekam padi sebanyak 30%:70%, 25%:75%, 20%:80%, dan 15%:85%. Masing-masing produk tersebut kemudian dilakukan analisa kimia dan fisik. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji F kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan’s New Multiple Range Test (DNMRT pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komposisi bahan pembuat briket arang memberikan pengaruh yang nyata terhadap kadar air, kadar abu, kualitas nilai kalor, volatile matter, fixed carbon, kerapatan dan kekuatan tekan serta laju pembakaran. Rata-rata nilai kadar abu, kualitas nilai kalor, volatile matter dan kerapatan belum memenuhi SNI 01-6235-2000 briket arang kayu. Sedangkan rata-rata nilai kadar air, fixed carbon, kekuatan tekan memenuhi SNI 01-6235-2000 briket arang kayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket arang yang terbaik adalah pada perlakuan 30%:70% dengan nilai kalor 3906,27 kal/gram.

  19. KORELASI ANTARA ISLAM DAN EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akmal Zainal Abidin

    2015-03-01

    Full Text Available CORELATION BETWEEN ISLAM AND ECONOMY. This paper aims to identifies about the correlation between economic and Islam. Islam is the perfect religion that governs all things in life, including the economy. This is evident with the concept of  well-being which is described in the al-Quran and Sunnah. Basically the goal of every human life is to prosper, although humans make sense of  well- being with a different perspective. Most understand economics assume that welfare is the welfare of  earthly material. But to make sense of well-being with the term al-Falah, is meaning holistic wellbeing and balance between material and spiritual dimensions. al-Quran and Sunnah have taught that the human being will be achieved if  living in balance between material and spiritual. This is because human life does not just stop in the life of this world, but there is still a second life that will be faced by humanity in the hereafter, and well-being will be achieved with the truth is that people can balance the needs of the world and the hereafter, and that is what is taught in Islamic economics. Keywords: Islam, Economy, Prosperity. Tulisan ini bertujuan untuk menjelasakn tentang korelasi antara ekonomi  dan  Islam.  Islam  adalah  agama  yang  sempurna  yang mengatur segala hal dalam kehidupan ini, termasuk juga ekonomi. Hal ini terbukti dengan konsep kesejahteraan yang dipaparkan dalam al-Quran dan Sunnah. Pada dasarnya tujuan hidup setiap manusia adalah untuk mencapai kesejahteraan, meskipun manusia memaknai kesejahteraan dengan perspektif  yang berbeda-beda. Sebagian besar paham ekonomi menganggap bahwa kesejahteraan adalah kesejahteraan material duniawi. Namun Islam memaknai kesejahteraan dengan istilah  Falah  yang  berarti  kesejahteraan  holistik  dan  seimbang antara dimensi material dan spiritual. Al-Quran dan Sunnah telah mengajarkan bahwa kesejahteraan akan tercapai jika manusia menjalani hidup secara seimbang antara material dan

  20. Kadar leptin saliva dan kejadian karies gigi anak obesitas (Salivary leptin levels and caries incidence in obese children

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elfrida Atzmaryanni

    2013-09-01

    Full Text Available Background: Children with obesity have a lower incidence of caries. Salivary leptin levels of obese children is higher than normal children. Leptin is protein hormone, contained in saliva. Salivary proteins maintain the balance of the ecosystem in the mouth. Purpose: The article was aimed to study the correlation of salivary leptin levels with caries incidence in obese children. Review: Mouth is reflection of the health status and so many changes occur as a weight gain. Child with obesity has a low incidence of caries than normal. This condition is associated with changes in oral cavity, especially the increase in salivary leptin. Caries is a disease of hard tissues cause by the activty of microorganisms, especially Streptococcus mutans. Salivary proteins maintain the balance of the ecosystem in the mouth. Leptin is a protein saliva, produced predominantly in adipose tissue and conduct active transport to saliva. Salivary leptin works in two ways: as an antimicrobial which prevents the attachment of bacteria on tooth surface or by inducing cytokine that affect the immune system in oral cavity. Conclusion: Salivary leptin is higher in obese children than in normal children. The low incidence of caries on obesity is associated with salivary leptin. Alteration in salivary composition and flow rate also decreased caries in obesity.Latar belakang: Anak yang mengalami obesitas memiliki insiden karies yang rendah. Kadar leptin saliva anak obesitas lebih tinggi dari anak normal. Leptin merupakan salah satu protein hormon yang terdapat di saliva. Protein saliva berfungsi untuk menjaga keseimbangan ekosistem di mulut. Tujuan: Artikel ini bertujuan mempelajari hubungan antara kadar leptin di dalam saliva dengan kejadian karies anak obesitas. Tinjauan pustaka: Rongga mulut merupakan cerminan dari status kesehatan dan banyak perubahan yang terjadi seiring peningkatan berat badan seseorang. Anak Obesitas memiliki insiden karies yang rendah jika dibandingkan

  1. KINERJA KEPALA SEKOLAH DALAM KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abu Bakar M.Luddin

    2014-06-01

    Abstrak: Kinerja Kepala Sekolah dalam Kegiatan Bimbingan dan Konseling. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kinerja kepala sekolah dalam pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling. Penelitian dilaksanakan di SMU Negeri 2 Kota Binjai, dengan memergunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, koordinator bimbingan dan konseling, dan guru pembimbing. Data di­kumpulkan dengan observasi, wawancara mendalam, dan kajian dokumen, dan selanjutnya dianalisis sete­lah melalui proses triangulasi antarsubjek dan informasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kinerja kepala sekolah terkait dengan pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling masih belum sepenuhnya sebagaimana yang diharapkan. Kepala sekolah perlu meningkatkan kinerjanya dalam menjalankan fungsi koordinasi dan kepengawasan untuk mencapai kegiatan bimbingan dan konseling yang efektif.

  2. Hubungan Indeks Masa Tubuh dan Lingkar Perut dengan Low Density Lipoprotein pada Pasien Penyakit Jantung Koroner di Poliklinik Jantung RSUP Dr. M. Djamil Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Medika Prasetya

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Berat badan dengan Indeks Masa Tubuh (IMT lebih dari 30 kg/m2  pada laki-laki dan wanita akan meningkatkan risiko Penyakit Jantung Koroner (PJK 4 kali lipat. Tingginya proporsi penyakit kardiovaskuler pada etnikMinangkabau/Padang diperkirakan berkaitan dengan tingginya prevalensi dislipidemia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan IMT dan Lingkar perut (LP dengan kadar Low density Lipoprotein (LDL pada pasien penyakit Jantung Koroner di Poliklinik Jantung RSUP Dr M Djamil Padang. Penelitian ini mengunakan rancangan analitik dengan pendekatan cross sectional study dengan mengumpulkan data primer berupa tinggi badan, berat badan, dan lingkar perut dan data sekunder berupa kadar LDL dari rekam medik pasien. Populasi studi adalah semua penderita jantung koroner dengan LDL diatas normal yang berusia 20 tahun sampai 64 tahun lebih yang berasal dari Kabupaten/Kota Propinsi Sumatera Barat  telah  berobat di Poliklinik Jantung Rumah Sakit Dr M. Djamil pada bulan Mei tahun 2012 serta bersedia berpartisipasi dalam penelitian.  LP yang tidak normal 20 orang (54,1% yang kadar LDL tinggi. Hasil statistik diperoleh nilai p=0,02 yang berarti ada perbedaan proporsi kadar LDL tinggi antara responden LP  tidak normal  dengan kadar LDL tinggi. Dari hasil analisis diperoleh pula nilai OR = 2,64, artinya LPresponden yang tidak normal mempunyai peluang 2,64 kali untuk kadar LDL tinggi  dibandingkan responden yang LP normal. Kesimpulan penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan IMT dengan kadar LDL. Yang menunjukan adanya hubungan adalah antara LP dengan kadar LDL tinggi.Kata kunci: IMT, LP, penyakit jantung koroner Abstract Weight gain by Body Mass Index (BMI over 30 kg/m2 both in men and women will increase 4-fold risk of Coronary Heart Disease (CHD. The high proportion of cardiovascular disease in ethnic Minangkabau/Padangassociated to higher prevalence of dyslipidemia.  The objective of this study was to determine the

  3. IKLIM SEKOLAH DAN EFIKASI KENDIRI DALAM KALANGAN GURU BIMBINGAN DAN KAUNSELING SEKOLAH MENENGAH DI KELANTAN

    OpenAIRE

    Ibrahim, Hasliza; Ismail, Siti Noor; Kassim, Mohamad Adnan Mohamad; Mohamad, Suhaila

    2017-01-01

    Artikel ini bertujuan untuk mengenal pasti hubungan antara iklim sekolah dan efikasi kendiri guru bimbingan dan kaunseling di negeri Kelantan.  Responden kajian adalah terdiri daripada 181 orang guru bimbingan dan kaunseling Sekolah Menengah di negeri Kelantan.  Kajian rintis dijalankan ke atas 30 orang guru bimbingan dan kaunseling di daerah Tanah Merah.  Secara spesifiknya, kaedah kuantitatif digunakan untuk tujuan pengumpulan data.  Maklum balas melalui soal selidik telah diperolehi dan se...

  4. Pesticide Exposure, Behavior of Farmer, and Activity of Cholinesterase Enzyme in Blood of Fertile Women Farmers

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deni Abdul Rahman

    2015-11-01

    Petani perempuan usia subur berisiko mengalami penurunan aktivitas kolinesterase akibat pajanan pestisida. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pajanan pestisida dan perilaku pemajan terhadap aktivitas kolinesterase petani perempuan usia subur di Desa Kedunguter. Penelitian ini menggunakan desain potong lintang pada 94 petani perempuan usia subur tahun 2015. Pengumpulan data dilakukan secara observasi, wawancara, dan uji kolinesterase. Analisis data menggunakan uji kai kuadrat dan hasil analisis menunjukkan hubungan signifikan antara jenis pestisida, waktu kerja, penggunaan sarung tangan, perilaku mencuci tangan terhadap aktivitas kolinesterase petani perempuan usia subur. Hasil analisis pada penelitian ini menunjukkan bahwa variabel waktu kerja memiliki nilai odds ratio (OR tertinggi, yaitu OR = 14,072 sehingga waktu kerja merupakan variabel paling dominan dalam memengaruhi enzim kolinesterase. Penelitian ini menyarankan agar petani perempuan usia subur tidak bekerja lebih dari enam jam per hari.

  5. Kandidiasis di Mulut akibat Khemoterapi dan Penatalaksanaannya

    OpenAIRE

    2016-01-01

    Latar belakang: kandidiasis (kandidosis) adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh spesies Candida biasanya Candida albicans. Faktor predisposisi yang memicu kandidiasis adalah terganggunya ekologi mulut karena antara lain pemakaian antibiotika, kortikosteroid, penyakit kronis dan keganasan, beberapa gangguan darah; terapi radiasi di leher dan kepala; khemoterapi; leukimia, obat sitotoksik, juga kebersihan mulut yang buruk. Tujuan: melaporkan kasus kandidiasis di mulut karena khemoterapi dan ...

  6. PEMBELAJARAN SENI TARI: AKTIF, INOVATIF DAN KREATIF

    OpenAIRE

    Gandes Nurseto

    2015-01-01

    Pendidikan seni tari perlu diberikan pada Sekolah Dasar karena keunikan, kebermaknaan terletak pada pemberian pengalaman estetik dalam bentuk berapresiasi dan menggunakan model pembelajaran yang PAIKEM Pembelajaran, Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif dan Menyenagkan dalam proses pembelajaran didalam kelas dari Standar Kompetensi dan Komptensi Dasar mengapresiasi karya seni tari tunggal nusantara yang bertujuan untuk mengenalkan karya seni tari daerah lain. Masalah dalam penelitian ini bagaiman...

  7. Pengaturan dan Pengawasan pada Bank Syariah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Syukron

    2012-06-01

    Full Text Available Peran bank dalam melaksanakan tugas dan fungsinya perlu diatur secara baik dan benar. Hal ini bertujuan untuk menjaga kepercayaan nasabah terhadap aktivitas perbankan. Salah satu peraturan yang perlu dibuat untuk mengatur perbankan adalah peraturan mengenai permodalan bank yang berfungsi sebagai penyangga terhadap kemungkinan terjadinya kerugian. Tulisan ini merupakan studi pustaka dimana penulis mengelaborasi bagaimana pengaturan dan pengawasan pada bank syariah yang ada di berbagai negera. Dalam tulisan ini, penulis mengambil sampel negara Malaysia,  Pakistan, Kuwait, dan Inggris. Alasan memilih keempat negara tersebut karena Malaysia dan Kuwait memiliki kemiripan dengan Indonesia yang mengadopsi dual banking system.

  8. ANALISIS PEMBELAJARAN HUMANIS DAN KONSTRUKTIVISKARAKTER, DAN KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Jazimul Ni’am

    2014-02-01

    Full Text Available AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pencapaian indikator teori humanismedankonstruktivismedalamperencanaan, bahanajar,danprosespembelajaranmateritrigonometri. Selainitu, ingindiketahui kemampuanliterasi matematikadankarakteryangmunculsebagaihasilbelajar.Penelitianinimerupakanpenelitiankualitatif.Instrumen yang disusun dan dikembangkan terdiri dari instrumen penila-ian perangkat pembelajaran,instrumen penilaian proses pembelajaran, tes kemampuanliterasimatematika,daninstrumenpenilaiankarakter.Validitasinstrumenpenelitianditentukanberdasarkan validasitimahli dan hasil tes uji cobadi lapangan.Teknikpengumpulandata yaitudenganmetode tes,observasi,wawancara,dan angket.Analisisdatadilakukan sebelum,selama, dan setelah penelitianberupaanalisisdiskriptif kualitatif.Keabsahan data hasil penelitian diuji menggunakan metode trianggulasidata. PenilaianterhadapRPP dan proses pembelajaranberada pada levelyangrendah, penilaian bahan ajar tergolong sedang jika dilihat daritiga aspek yaitupembelajaranhumanis,konstruktivis,dankemampuanliterasimatematika.Pencapaiankemampuan literasi matematikamasihdalam levelmenerjemahkanmasalahkontekstualkemodelmatematika dan belummampumencapai tahap menerapkandanmenafsirkan.Ketujuhkarakteryangdiamati belumsepenuhnyaterlihat. Karakteryangterlihat selamapembelajaran adalah jujur,toleransi,tanggungjawab,rasaingintahu, dan percayadiri.AbstractThe purpose of  this study was to determine the achievement indicators humanism andconstructivism theory in planning, teaching materials, and learning materials in matter trigonometry.In addition, it will be analyzedthe mathematical literacyskills andcharacterthatappearsas a resultof learning. This research is qualitative. The instrument was conceived anddeveloped is instrument to assess of  learning tools such as lesson plans and teaching materials, learning assessment, tests of  mathematical literacy skills, and instrument of  character. Validi-ty instruments of

  9. STRUKTUR DAN PRODUKSI LEBAH Trigona spp. PADA SARANG BERBENTUK TABUNG DAN BOLA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Ade Hinduari Putra

    2015-12-01

    Full Text Available Lebah tanpa sengat (Trigona spp. dapat menghasilkan madu yang bermanfaat bagi kesehatan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui : (1 morfologi Trigona spp., (2 struktur internal sarang Trigona spp. pada sarang berbentuk tabung dan bola, (3 volume sarang serta perkiraan produksi madu, beebread dan selanakan Trigona spp. pada sarang berbentuk tabung dan bola. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2014. Sampel yang digunakan adalah koloni dan sarang Trigona spp. berbentuk tabung dan bola yang diambil di Desa Padang Tunggal,Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Bali. Hasil penelitian menunjukan bahwa nama spesies dari sampel koloni Trigona spp. pada sarang berbentuk tabung dan bola adalah Trigona laeviceps. Struktur internal sarang Trigona spp. pada sarang berbentuk tabung dan bola mempunyai pola susunan yaitu pot madu, pot beebread dan pot sel anakan. Volume sarang besar memberikan perkiraan total jumlah produksi madu, beebread dan selanakan lebih banyak dibandingkan volume sarang kecil.

  10. PERAN KEPALA SEKOLAH DAN PUSTAKAWAN DALAM PEMBERDAYAAN PERPUSTAKAAN SD MUHAMMADIYAH SAPEN DAN SD NEGERI GIWANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widya Setyaningrum Bagyoastuti

    2016-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1 peran kepala sekolah dalam memberdayakan perpustakaan sekolah dasar, dan (2 peran pustakawan dalam memberdayakan perpustakaan sekolah dasar. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini dengan menjadikan perpustakaan SD Muhammadiyah Sapen dan SD Negeri Giwangan sebagai subjek penelitian. Data penelitian dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi kemudian dianalisis dengan mengacu pada model interaktif menurut Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan perpustakaan sekolah dasar dimulai manakala terdapat dukungan kepala sekolah dan hadirnya pustakawan penuh waktu yang profesional. Kepala sekolah berperan sebagai (1 manajer sekolah, (2 pemimpin instruksional, dan (3 agen perubahan. Pustakawan berperan sebagai (1 manajer perpustakaan, (2 ahli informasi dan penggiat literasi informasi, (3 pelaku instruksional, dan (4 kolaborator. Pemberdayaan perpustakaan dapat dilakukan dengan (1 meningkatkan partisipasi warga sekolah dalam pengembangan koleksi pustaka, (2 meningkatkan kolaborasi antara pustakawan dengan guru dalam pembelajaran, dan (3 pengembangan literasi informasi yang terintegrasi ke dalam pembelajaran.

  11. ETIKA BISNIS AL-GHAZALI DAN ADAM SMITH DALAM PERSPEKTIF ILMU BISNIS DAN EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AM. M. Hafidz MS.

    2013-05-01

    Full Text Available Penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi: (1 pembangunan etika bisnis yang telah dirumuskan oleh al-Ghazali dan Adam Smith, (2 persamaan dan perbedaan antara dua etika bisnis pria, dan (3 relevansi bisnis mereka etika bisnis modern dunia dan ekonomi. Bisnis etika dibangun oleh al-Ghazali dan Smith di dataran praksis tidak jauh berbeda. Etika bisnis konstruksi dibangun oleh al-Ghazali didasarkan pada prinsip-prinsip seperti orientasi itikad baik tentang dunia dan akhirat, kejujuran, kepentingan pribadi dan social keseimbangan, dan perilaku / perbuatan yang tepat. Di sisi lain, etika bisnis konstruksi dibangun oleh Smith, berdasarkan keadilan, altruisme, keadilan dan liberal (kebebasan ekonomi. Baik etika bisnis yang diperkenalkan oleh kedua sangat relevan untuk menjadi digunakan sebagai bahan pokok acuan dalam etika bisnis modern.

  12. PENGARUH PEMBERIAN HIJAUAN DAN KONSENTRAT MENGANDUNG UREA-KAPUR DAN UBI KAYU TERHADAP PENAMPILAN KAMBING PE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I G. Mahardika

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian hijauan dan konsentrat yang mengandung urea-kapur dan ubi kayu terhadap produktivitas kambing. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Ke empat perlakuan yang dicobakan adalah Perlakuan A: ransum dengan 75% konsentrat (mengandung 4% urea, 2% kapur dan 50% ubikayu dan 25% hijauan (40% gamal dan 60% rumput raja, perlakuan B: rasnsum yang terdiri 60% konsentrat 40% hijauan, perlakuan C: ransum dengan 45% konsentrat dan 55% hijauan dan perlakuan D: ransum dengan 30% konsentrat dan 70% hijauan. Hasil penelitian mendapatkan bahwa produktivitas kambing yang mendapat ransum dengan level konsentrat 45% sampai 75% tidak berbeda sedangkan yang mendapat ransum dengan level konsentrat 30% lebih rendah. Ransum yang memebrikan nilai ekonomi tertinggi adalah ransum yang mengandung konsentrat antara 45% sampai 60%.

  13. IDENTIFIKASI DAN TEKNIK PENGENDALIAN HAMA DAN PENYAKIT BENIH PULAI (Alstonia scholaris

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Evayusvita Rustam

    2016-09-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi dan mengendalikan hama dan penyakit benih pulai yang terbawa dari lapangan. Identifikasi cendawan dilakukan dengan menginkubasi benih selama 7 hari, sedangkan untuk pengendalian terhadap hama dan penyakit benih diberi insektisida nabati dan kimia. Dari hasil identifikasi jenis cendawan pada benih pulai yaitu Aspergillus sp, Curvularia sp., Fusarium sp., Penicillium sp. dan Rhizopus sp. Persentase infeksi cendawan tertinggi pada benih pulai asal Nagrak (Aspergillus sp. sebesar 92%, Curvularia sp. 29% dan Fusarium sp. 21%, sedangkan persentase infeksi cendawan terendah pada benih pulai asal Jambi (Aspergillus sp. 2% dan Fusarium sp. 1%. Perlakuan terbaik yang dapat mengendalikan hama pada benih pulai adalah perlakuan yang diberi ekstrak daun suren dalam wadah plastik tertutup dan disimpan di ruang suhu kamar 270C selama 2 bulan. Pengendalian penyakit, terbaik pada benih adalah memberi bubuk kunyit ke dalam wadah plastik tertutup dan disimpan di lemari es 160C. Perlakuan tersebut menghasilkan daya kecambah masing-masing 70%.

  14. Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway di Petshop "PetZone"

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Fadhilah Wati

    2013-09-01

    Full Text Available Dewasa ini teknologi informasi sangat membantu dalam dunia bisnis. Kemudahan yang ditawarkan akan menjaring lebih banyak konsumen. Namun, perusahan tingkat menengah seperti PetZone saat ini masih jarang yang menawarkan kemudahan berbelanja atau pemesanan layanan secara online. Oleh karena itu diperlukan sebuah sistem berbasis web di perusahaan PetZone yang dapat memudahkan pemilik dan karyawan dalam apenjualan, pelayanan, dan pemasaran, serta memudahkan pelanggan dalam jual-beli barang dan jasa. Atas dasar masalah tersebut dibangun Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway untuk menunjang proses bisnis yang ada. Sistem informasi dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP framework Codeigniter, javascript untuk tampilan yang dinamis, dan database MySQL. Proses pembuatan dan pengembangan Sistem Informasi Penjualan ini menggunakan metode air terjun. Metode air terjun meliputi kebutuhan pengguna, analisis, rancangan, implementasi dan pengujian. Pemodelan Sistem Informasi yang dibangun menggunakan metode berorientasi objek UML (Unified Modeling Language yang terdiri dari Use case  diagram, Class diagram dan Sequence diagram. Hasil pengujian Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway menunjukkan bahwa semua fitur yang terdapat baik dalam sistem informasi maupun SMS gateway dapat bekerja dengan baikdengan ratusan sample data, dan server SMS gateway dapat memproses lebih dari satu SMS secara bersamaan. Dalam perkembangan ke depannya nanti, Sistem Informasi Penjualan dan Pemesanan Layanan Berbasis Web dan SMS Gateway masih dapat dikembangkan lagi dengan menambah fitur-fitur pada SMS gateway sehingga lebih memudahkan konsumen.

  15. PERANCANGAN DAN PENGEMBANGAN PROTOTYPE SISTEM PARKIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Ayu Septriyaningrum

    2016-10-01

    Abstrak  Sistem parkir manual pada pelayanan parkir mall memerlukan pengelolaan dan pengembangan sistem yang lebih rumit dan jauh dari kata efisien. Informasi yang didapatkan pengelola parkir terkait kondisi parkir di lapangan setiap harinya masih kurang. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan mengembangkan prototype sistem parkir. Metode pengembangan dan perancangan sistem pada penelitian ini adalah metode Waterfall. Hasil yang didapatkan adalah sistem ini dapat mendeteksi keberadaan mobil pada slot parkir yang tersedia dengan bantuan Intel Galileo Board Gen 2 sebagai kontroler, sensor LDR (Light Dependent Resistor dan sensor ultrasonik (PING sebagai alat bantu pendeteksi keberadaan mobil. Sistem dapat menampilkan aktifitas parkir pada aplikasi web seperti kondisi lahan parkir kosong, lahan terisi, waktu masuk, waktu keluar, lama parkir dan kapasitas parkir yang tersedia serta grafik pemakaian lahan parkir. Dapat disimpulkan bahwa perancangan dan pengembangan sistem berhasil diimplementasikan. Kata Kunci : Sistem parkir, waterfall, Intel Galileo Board Gen 2,sensor LDR (Light Dependent Resistor, sensor ultrasonik

  16. KUALITAS PRODUK DAN KUALITAS LAYANAN TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS NASABAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kharisma Nawang Sigit

    2017-05-01

    Full Text Available This study described the effect of product quality and service quality on sustomer satisfaction and loyalty. The population in this study was the customers of Kredit Usaha Rakyat at BRI Warungasem. The sampling method used in this research was purposive sampling. The samples in this study were 100 customers in People’s Business Credit (Kredit Usaha Rakyat BRI Batang Branch Unit Warungasem who had already taken at least two time KUR credits. The instrument of answers measurement used was a Likert scale 1-7 alternative answers. Testing instrument used was validity and reliability, and testing the model used was the coefficient of determination and F test (goodness of fit. Testing the hypothesis in this study used t test. Variables used in the study were product quality, service quality, customer satisfaction and loyalty.The results showed that there was the effect on the product quality and customer satisfaction. Service quality affected the customer satisfaction. Product quality affect the customer loyalty. The quality of service had an effect on customer loyalty. Customer satisfaction had an effect on customer loyalty. Penelitian ini menjelaskan pengaruh kualitas produk dan kualitas layanan terhadap kepuasan nasabah dan loyalitas. Populasi pada penelitian ini adalah nasabah Kredit Usaha Rakyat BRI Unit Warungasem. Metode pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah 100 nasabah Kredit Usaha Rakyat di BRI Cabang Batang Unit Warungasem yang sudah mengambil minimal dua kali kredit KUR.Pengukuran jawaban instrumen menggunakan skala likert 1-7alternatif jawaban. Pengujian instrumen menggunakan validitas dan reliabilitas, pengujian model menggunakan koefisien determinasi, dan uji F (goodness of fit. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji t. Variabel yang digunakan dalam penelitian yaitu Kualitas Produk, kualitas layanan, kepuasan dan loyalitas nasabah. Hasil

  17. GRIYA DAN OMAH Penelusuran Makna dan Signifikasi di Arsitektur Jawa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Josef Prijotomo

    1999-01-01

    Full Text Available Terms and names in architecture may sometimes be powerful in exploring history of ideas. Philology and hermeneutics are discipline of knowledge that utilize this notion in a very throgh and critical way. Inspired by those discipline of knowledge, this musing on `Griya' and `Omah' tries to demonstrate that their meaning is not `house' as many still understand them. Rather, both terms understood by the Jawanese as `any building' constructed. Critical assessment upon old documents named `Kawruh Griya' not only supportive for this understanding among the Javanese, but also provide us with a hint on one of ideals of `what a home is' among the Jawanese. The Javanese once had a notion that to dwell in a house is like sheltering under a shady tree. Since `griya' and `omah' may open our musing up to regions and cultures outside Jawa, this paper will limit its musing within the Jawanese. Abstract in Bahasa Indonesia : Kata, sebutan dan istilah yang digunakan dalam arsitektur terkadang memiliki kemampuan untuk membantu dan menjadi bahan kajian sejarah bagi dunia arsitektur. Kajian filologi dan hermeneutika dengan baik telah memanfaatkan kemampuan tersebut. Tanpa harus memaksakan diri untuk mengikuti dengan ketat bidang pengetahuan tersebut, penelusuran atas arti `griya' dan `omah' ini mencoba untuk mengungkap sebagian kecil dari sejarah arsitektur Jawa. Melalui interpretasi-menerangkan (Poespoprodjo 1987: 194-195 atas arti kedua kata tersebut di dalam berbagai naskah Kawruh Griya, keduanya samasekali tidak memiliki arti: `rumah'. Dengan penelusuran ini ditemukan pula petunjuk yang mengarah pada salah satu gagasan orang Jawa tentang rumah yakni `bagaikan berteduh di bawah pohon'. Meskipun kedua kata tersebut dapat membawa penelusuran ini ke wilayah di luar arsitektur dan masyarakat Jawa, harus diakui bahwa penelusuran ini masih dibatasi pada telusuran internal bahasa Jawa, yakni hanya mengkaji kedua kata tersebut di dalam perjalanan kebahasaan bahasa Jawa

  18. Pengaruh Lama Pemberian Diet Tinggi Kolesterol terhadap Kadar LDL dan TGF-Β Serum Tikus Putih (Rattus novergicus strain Wistar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Biomechy Oktomalioputri

    2016-01-01

    Full Text Available AbstrakDiet tinggi kolesterol ini akan meningkatkan kadar Low Density Lipoprotein (LDL sebagai penanda hiperlipidemia yang berdampak pada terjadinya aterosklerosis. Transforming Growth Factor β (TGF-β memiliki peranan dalam proses terjadinya aterosklerosis ini. Keterlibatannya dalam hiperlipidemia sebagai faktor risiko utama aterosklerosis belum banyak diketahui. Tujuan penelitian ini adalah menentukan pengaruh lama permberian diet tinggi kolesterol terhadap kadar LDL dan TGF-β pada tikus putih (Rattus novergicus strain Wistar. Penelitian ini menggunakan metode post test only control group design yang dilakukan terhadap tikus Rattus novergicus jantan umur 3-4 bulan, berat 200-250 gram. Sampel penelitian terdiri dari 24 ekor tikus yang dibagi menjadi 4 kelompok, yaitu kelompok kontrol, A, B dan C. Selain kelompok kontrol, kelompok tikus diberi diet tinggi kolesterol berupa lemak kambing 10%, telur puyuh 5%, selama 10 hari untuk kelompok A, 20 hari untuk kelompok B dan 30 hari untuk kelompok C. Pada akhir percobaan darah tikus diambil dan dilakukan pemeriksaan kadar LDL dan TGF-β serum. Hasil penelitian diolah secara bivariat. Analisis yang digunakan yaitu uji oneway Anova. Hasil penelitian diketahui terdapat pengaruh lama pemberian diet tinggi kolesterol terhadap peningkatan kadar LDL serum tikus dengan p=0,01 (p<0,05. Terdapat pengaruh lama pemberian diet tinggi kolesterol terhadap penurunan kadar TGF-β dimana p=0,04 (p>0,05. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat pengaruh lama pemberian diet tinggi kolesterol terhadap kadar LDL dan tikus putih Rattus novergicus strain Wistar.Kata kunci: diet tinggi kolesterol, LDL, TGF-β AbstractHigh-cholesterol diet will increase Low Density Lipoprotein (LDL levels which impact to atherosclerosis. Transforming Growth Factor β (TGF-β play a role in atherosclerosis process. But its involvement in hyperlipidemia as the main risk factor of atherosclerosis still unknown. The objective of this study was

  19. Lõuka tuuliku restaureerimine / Dan Lukas

    Index Scriptorium Estoniae

    Lukas, Dan

    2005-01-01

    Hiiumaal Pühalepa vallas Vahtrepa külas Lõuka talu maadel asuva pukktuuliku ajaloost, restaureerimise käigust. Teostus: Dan Lukas. Muinsuskaitseline järelevalve: Tõnu Sepp, tema kommentaar. Ill.:pukktuuliku lõiked ja korruste plaanid, 7 värv. fotot

  20. Corner Office: Google's Dan Clancy

    Science.gov (United States)

    Albanese, Andrew Richard; Oder, Norman

    2009-01-01

    This article presents an interview with Dan Clancy, engineering director for Google Book Search. In this interview, Clancy talks about the pending Google Book Search settlement, involving millions of volumes digitized from libraries, which drew a lawsuit from the Association of American Publishers and the Authors Guild. He also discusses pricing,…

  1. Corner Office: Google's Dan Clancy

    Science.gov (United States)

    Albanese, Andrew Richard; Oder, Norman

    2009-01-01

    This article presents an interview with Dan Clancy, engineering director for Google Book Search. In this interview, Clancy talks about the pending Google Book Search settlement, involving millions of volumes digitized from libraries, which drew a lawsuit from the Association of American Publishers and the Authors Guild. He also discusses pricing,…

  2. HUKUM DAN PERUBAHAN MASYARAKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Antoni Antoni

    2015-05-01

    Full Text Available Abstract: Where there is sugar there must be an ant, or likefish and water, as it were appropriate parable likens the Lawand Society, because where there is society there must be lawswill be needed. Law and society are two sides of which aredifficult to separate, because they will need each other andinfluence each other.ملخص:حیث یوجد السكر یجب أن یكون ھناك نملة، أو مثل السمك والماء، كما انھاكانت مناسبة المثل یشبھ القانون والمجتمع، وذلك لأن عندما یكون ھناك مجتمع یجبأن یكون ھناك وستكون ھناك حاجة القوانین .القانون والمجتمع وجھان لوالتي یصعبفصل، لأنھا سوف نحتاج إلى بعضنا البعض وتؤثر على بعضھا البعض.Kata Kunci: hukum dan perubahan masyarakat

  3. Gangguan Fungsi Penghidu dan Pemeriksaannya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Effy Huriyati

    2014-01-01

    Full Text Available AbstrakLatar belakang: Fungsi penghidu pada manusia memegang peranan penting. Gangguan penghidu dapat mempengaruhi keselamatan dan kualitas hidup seseorang. Tujuan: Untuk mengetahui jenis gangguan penghidu, penyebab gangguan penghidu, dan pemeriksaannya. Tinjauan Pustaka: Gangguan penghidu dapat berupa anosmia yaitu hilangnya kemampuan penghidu, atau hiposmia yaitu berkurangnya kemampuan penghidu. Gangguan penghidu disebabkan gangguan konduksi, gangguan sensoria dan gangguan neural. Penyakit tersering penyebab gangguan penghidu yaitu rinosinusitis kronis, rinitis alergi, infeksi saluran nafas atas dan trauma kepala. Ada beberapa modalitas pemeriksaan kemosensoris fungsi penghidu diantaranya Tes “Sniffin sticks”. Dengan tes „Sniffin sticks” dapat diketahui ambang penghidu, diskriminasi penghidu dan identifikasi penghidu seseorang. Kesimpulan: Gangguan penghidu memerlukan perhatian khusus. Diantara beberapa modalitas pemeriksaan kemosensoris penghidu, tes “Sniffin sticks” mempunyai beberapa kelebihan.Kata kunci: Gangguan penghidu, anosmia, hiposmia, tes “Sniffin sticks”.AbstractBackground: Olfactory function in humans plays an important role. Olfactory disorders can affect the safety and quality of life. Objective: To determine the type of olfactory disorder, the causes of olfactory disorders, and the examination. Literature Review: Olfactory disorder can be not smell anything or anosmia, and reduced of smell or hyposmia. Olfactory disorders caused by conduction disturbances, neural disturbances and sensoris disturbances. Disease that often causes disturbances of olfactory function is, chronic rhinosinusitis, allergic rhinitis, upper respiratory tract infections and head trauma. There are several modalities to examine chemosensoris smelling function, one of them is “Sniffin sticks” test. This test can examine threshold, discrimination, and identification of smelling. Conclusions: Impaired smelling require special attention

  4. PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN USAHA KECIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sentot Harman Glendoh

    2001-01-01

    Full Text Available Small business as an economic activity of society on a small scale, has a central role in the economy of Indonesia. Although the economic crisis has created a great disturbance in the live of large and middle-size business, apparently small business continues to function well in the lower levels of the economy. The main role of small business is: 1 use excess labor; 2 as a producer of goods and services at reachable prices for the lower economic levels of society; 3 as a potential producer of foreign exchange because of the success of this type of industry in producing non-oil commodities for export. Remembering that the role of small business is large and has great influence on the lower economic levels of society, it is quite necessary to pay attention to the development of this sector. Abstract in Bahasa Indonesia : Usaha kecil sebagai kegiatan ekonomi rakyat berskala kecil memiliki peran sentral dalam perekonomian Indonesia. Walaupun krisis ekonomi telah memporakporandakan kehidupan bidang usaha besar dan menengah, ternyata usaha kecil tetap tegar dan berjalan marak dikawasan kehidupan ekonomi tingkat bawah. Peran pokok usaha kecil ini adalah: (1 sebagai penyerap tenaga kerja, (2 sebagai penghasil barang dan jasa pada tingkat harga yang terjangkau bagi kebutuhan rakyat banyak yang berpenghasilan rendah, (3 sebagai penghasil devisa negara yang potensial kerena keberhasilannya dalam meproduksi komoditi ekspor non migas. Mengingat peran usaha kecil tersebut sangat besar andilnya bagi negara dan masyarakat kecil dilapisan bawah, maka pembinaan dan pengembangannya sangat perlu diperhatikan. Kata kunci: pembinaan, pengembangan, usaha kecil.

  5. KINERJA DAN EFISIENSI BANK PEMERINTAH (BUMN DAN BUSN YANG GO PUBLIK DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugeng Haryanto

    2012-06-01

    Full Text Available Penelitian ini menganalisis kinerja dan tingkat efisiensi bank-bank BUMN dan BUSN yang go Publik di Bursa Efek Indonesia.  Sample penelitian ini mengambil  tiga bank BUMN Bank BNI 46, Bank Mandiri dan Bank BRI  dan tiga bank BUSN (Bank BCA, Bank Niaga dan Bank Panin dengan periode analisis tahun 2005-2011. Varibael yang digunakan meliputi ROA, ROE, LAR. LDR, NPL dan BOPO. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat dan menganalisis perbedaan kinerja antara Bank BUMN dan BUSN yang go public di Bursa Efek Indonesia tahun 2005-2011.  Pendekatan pengukuran kinerja yang digunakan adalah Return on Asset (ROA, Return on Equity (ROE dan Loan to Deposit Ratio (LDR, Loan to Asset Ratio (LAR,  dan efisiensi bank. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 1 Bank-bank nasional, baik itu bank BUMN maupun BUSN menunjukkan kinerja yang semakin baik, 2 tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja bank BUMN dan BUSN untuk variabel ROA, ROE, LAR, LDR, dan BOPO sedangkan variabel NPL yang merupakan indikator risiko kredit menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara Bank BUMN dan BUSN

  6. AGROFORESTRI UNTUK ADAPTASI DAN MITIGASI PERUBAHAN IKLIM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tigor Butarbutar

    2017-01-01

    Full Text Available Hilangnya tutupan lahan hutan karena konversi hutan untuk pemukiman, perkebunan, pertanian dan kebutuhan untuk pembangunan di sektor lain, telah menyebabkan perubahan pola cuaca/iklim di berbagai tempat. Perubahan iklim dapat diantisipasi dengan mitigasi dan adaptasi. Mitigasi berarti usahausaha pencegahan yang perlu dilakukan, sedangkan adaptasi merupakan kegiatan-kegiatan penyesuaian yang perlu dilakukan untuk dapat hidup dan bertahan dan meningkatkan ketahanan, kelenturan dan mengarahkemigrasikarenakondisiiklimyangberbeda.Agroforestridapatmemitigasidanmengadaptasi perubahaniklim dengan alasan-alasansebagaiberikut: aPencampuranjenis pohonpenghasilkayu,buah dan lain-lain, karena campuran jenis lebih baik dari tanaman murni; b Pencampuran jenis yang didasarkan pada sifat toleransi ( dan , sehingga akan memanfaatkan seluruh cahaya untuk fotosintesis; c Pencampuran perbedaan umur; d Pencampuran berdasarkan perbedaan waktu pemanenan; e Penggabungan nilai ekonomi, sosial dan budaya sehingga perubahan vegetasi dapat berjalan seiring dengan perubahan sosial dan budaya secara berangsur yang dapat disesuaikan dengan perubahan iklim; dan f Dapat digunakan sebagai model untuk memfasilitasi perubahan kelompok vegetasi menjadi kelompok yang baru (adaptasi, seperti teori perubahan vegetasi melalui perladangan berpindah-pindahyangteratur.

  7. INDUSTRIALISASI DAN TANTANGANNYA PADA SEKTOR PENDIDIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Unwanullah

    2015-10-01

    Full Text Available Abstrak: Industrialisasi dan Tantangannya pada Sektor Pendidikan. Sumbangan pendidikan dalam perubahan dan pembangunan masa lalu telah bergeser dengan kemajuan teknoekonomi dan komunikasi. Perubahan yang terjadi telah menggeser tatanan kehidupan dan pandangan masyarakat. Materialisme, kapitalisme, efisiensi, dan efektivitas telah menjadi tujuan dan semangat hidup. Pergeseran pandangan masyarakat telah mengubah pula pandangan keberhasilan dan mutu pendidikan, di mana pendidikan diukur dari keberhasilan dalam keterserapan lulusan dalam dunia kerja, oleh karenanya pendidikan dianalisis dari karakteristik sebagai investasi (capital-investment. Pergeseran makna dan tanggung jawab pendidikan mendorong dunia pendidikan melakukan pembaruan dengan alternatif: membangun pembaruan penalaran warganya menuju pemerdekaan dan pendewasaan, pendidikan dilaksanakan secara komprehensif dan bekerjasama dengan semua pihak secara kemitraan, dan membangun visi pendidikan secara komprehensif dan simultan dengan semua pihak. Kata kunci: perubahan sosial, materialistik, modernisasi dan kapitalis Abstract: Industrialization and its education Sector challenges. Contribution of education has shifted with the progress of technology, economy, and communication. The changes have shifted the society's views. Materialism, capitalism, efficiency, and effectiveness have become of interest and enthusiasm for life. The shift has changed society's view, i.e. the view of success and quality of education, in which education is measured from a rate of the absorption of graduates into labor market, therefore education is analyzed from the characteristics of an investment (capital-investment. A shift in meaning and responsibility of education encourages the education sector to create reformation through these following alternatives: creating new thoughts towards liberation and maturation, implementing education comprehensively and cooperating with all parties in partnership, and creating

  8. HUBUNGAN BEBAN KERJA, PENGETAHUAN IBU, DAN POLA ASUH PSIKOSOSIAL DENGAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK USIA 2-5 TAHUN PADA KELUARGA MISKIN (THE RELATIONSHIP BETWEEN MOTHER’S WORKLOAD, KNOWLEDGE, AND PSYCHOSOCIAL STIMULATION WITH COGNITIVE DEVELOPMENT OF 2-5

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Salimar Salimar

    2013-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Latar Belakang: Kemiskinan merupakan masalah yang erat kaitannya dengan rendahnya kualitas sumber daya manusia. Meskipun anak tumbuh dan berkembang  di keluarga miskin, jika anak mendapatkan pola asuh yang baik pada usia balita, anak balita tersebut dapat tumbuh dan memiliki perkembangan yang baik (positive deviance. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja ibu, pengetahuan, dan stimulasi psiko-sosial dengan perkembangan kognitif anak usia 2-5 tahun pada keluarga miskin di daerah pedesaan Kabupaten Bogor. Metode: Desain penelitian adalah crossectional dan penelitian dilakukan di Kabupaten Bogor. Jumlah sampel penelitian adalah 200 ibu dan anak balitanya, sampel dipilih secara acak. Beban kerja dan pengetahuan ibu dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, stimulasi psikososial dikumpulkan menggunakan instrumen HOME Inventory dan perkembangan kognitif menggunakan kuesioner. Analisis statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah korelasi dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 25 persen dari ibu memiliki beban kerja yang berat. Sebagian besar ibu-ibu rata-rata memiliki pengetahuan tentang pengembangan gizi, kesehatan dan anak (66,8%. Rata-rata pola asuh psikososial yang dilakukan keluarga untuk merangsang perkembangan anak mereka tergolong sedang (62,1%, dan rata-rata perkembangan kognitif anak 2-5 tahun baru 50 persen yang tercapai. Kesimpulan: analisis regresi logistik menunjukkan faktor-faktor yang positif mempengaruhi perkembangan kognitif anak adalah beban kerja ibu dan pola asuh psikososial dari keluarga. ABSTRACT Background: Poverty is a problem that closely related to the low quality of human resources. Even tough, children are raised in poor family, but they get a good stimulation in their childhood, they could have a good development (positive deviance. Objective: This research is aiming to find out the relationship among of mother’s workload, knowledge

  9. IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMUNGUTAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arifuddin - Sahabu

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAKS   Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan bentuk studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data mengunakan metode analisis Miles dan Huberman, dengan melalui tiga prosedur yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan/verifikasi. Sedangkan keabsahan menggunakan teknik berdasarkan atas kriteria derajat kepercayaan, keteralihan, ketergantungan, dan kepastian suatu data. Tuntutan menghadapi  implementasi Otonomi Daerah mengandung arti pentingnya Pemerintah Daerah memperhatikan kemampuan “self suporting” dalam bidang keuangan. Sumber pendapatan daerah tidak hanya di peroleh dari Pendapatan Asli Daerah, tetapi juga berupa pemberian bagi hasil dari penerimaan Pemerintah Pusat. Diantara sumber penerimaan tersebut adalah Pajak Bumi dan Bangunan. Dalam Undang-undang Nomor 25 Tahun 1999 Tentang perimbangan keuangan antara Pemerintah Pusat  dan Daerah, diantaranya dijelaskan bahwa sumber penerimaan daerah dalam penyelenggaraan desentralisasi berasal dari dana perimbangan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan disamping pemberian Dana Alokasi Umum dan Alokasi Khusus. Langkah Implementasi dari pelaksanan pemungutan Pajak Bumi dan Bangunan tersebut dilakukan Departemen Keuangan melalui Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan, sedang Pemerintah daerah menerima pelimpahan penagihan pada Sektor Perkotaan dan Sektor Pedesaan. Meskipun telah ada pelimpahan kewenangan kepada daerah, akan tetapi pelimpahan kewenangan tersebut terbatas pada mekanisme penagihan saja, sedang implementor yang menyangkut masalah administrasi masih berada pada Kantor Pelayan Pajak Bumi dan Bangunan. Kondisi demikian ini ditambah dengan kurangnya koordinasi antara unit organisasi pelaksana menyebabkan setiap tahun terjadi tunggakan. Sebagai sandaran teoritik utama  untuk mendiskripsikan serta menganalisis hambatan-hambatan implementasi kebijakan publik (dalam hal ini pemungutan

  10. TRANSFORMASI ORGANISASIONAL DAN MSDM: HAMBATAN DAN IMPLIKASINYA PADA REKRUTMEN DAN SELEKSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Licen Indahwati Darsono

    2002-01-01

    Full Text Available Rapid change of environment is an external force that causes the organization to transform. Fundamentally, the main purpose of the transformation is to change the organizational structure to be more flexible and competitive with fewer hierarchial levels, managers, and employees. The transformation needs to be radical, causing resistance from the organization's members. Their resistance can cause the transformation to fail, therefore organization must find ways to lessen this resistance. First, organization must learn about the diversity of its members' cultures and values. Second, organization must build its own organizational culture which can support the success of the transformation, by communicating it with the members of the organization. To support organizational culture building efforts, it needs changes in human resources practices, especially recruitment and selection. Abstract in Bahasa Indonesia : Perubahan yang cepat dalam lingkungan merupakan kekuatan eksternal yang mengakibatkan transformasi dalam sebuah organisasi. Pada dasarnya, tujuan utama dari transformasi tersebut adalah merubah struktur organisasi agar menjadi lebih fleksibel dan mampu bersaing, dengan tingkat structural yang sedikit, serta jumlah manajer dan karyawan yang lebih kecil. Transformasi tersebut harus menyeluruh, dan hal ini dapat menyebabkan resistensi dari para anggota organisasi yang memperhambat perubahan tersebut. Resistensi itu bisa menyebabkan perubahan tersebut batal, oleh karena itu organisasi harus mencari jalan untuk mengurangi hambatan-hambatan tersebut. Pertama, organisasi harus belajar keanekaragaman dari budaya dan nilai anggotanya. Kedua, organisasi harus mengembangkan budaya organisasi sendiri melalui komunikasi yang baik dengan anggotanya. Untuk mendukung usaha mengembangkan budaya organisasi, harus ada perubaban pada kebijakan sumber daya manusia, terutama dalam rekrutmen dan seleksi karyawan. Kata kunci: transformasi, resistensi, budaya

  11. VAKSIN DENGUE DAN PERKEMBANGANNYA SAAT INI DAN DI MASA MENDATANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Triwibowo Ambar Garjito

    2012-09-01

    Full Text Available Dengue virus merupakan salah satu virus anggota dari famili Flaviviridae yang sejak tahun 1956 telah dikenal dapat menimbulkan demam dengue maupun demam berdarah dengue (DBD. Penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini diperkirakan telah menjangkiti pada selatar 50-100 juta manusia dengan 500.000 kasus di antaranya dalam manifestasi yang ganas yang dikenal sebagai dengue haemorrhagic fever dan dengue shock syndrome dan 25.000 di antaranya berakibat fatal (meninggal. Saat ini pengembangan vaksin merupakan salah satu solusi yang diharapkan dapat menekan penyebaran penyakit tersebut. E (envelope merupakan salah satu bagian dari protein struktural virus yang sangat penting dalam pengembangan vaksin, yaitu sebagai badan yang memproduksi antibodi netralisasi untuk protein. Non-struktural protein l juga telah diketahui sebagai salah satu komponen penting dalam pengembangan vaksin oleh karena kemampuannya untuk dapat diekspresi pada permukaan sel yang diinfeksi yang dapat menjadi target untuk immune cytolisis. Ada dua pendekatan yang digunakan dalam memproduksi suatu vaksin dengue, yaitu: a. Vaksin hidup yang telah dilemahkan (live attenuated vaccine: b. Vaksin hasil rekayasa (engineered vaccine. Penelitian terhadap vaksin DENV baik rekombinan maupun non-rekombinan yang didasarkan pada uji virus telah dilakukan secara terus-menerus baik pada monyet dan manusia. Sampai saat ini telah dikembangkan sejumlah kandidat vaksin DENV yang berdasar pada tetravalent virus dengue, yaitu a. vaksin konvensional, b. vaksin dengue rekombinan berdasar pada flavivirus, c. vaksin intertypic chimeric, d. vaksin chimerivac, e. vaksin dengue rekombinan menggunakan vector non-ftavivirus dan f. vector adenovirus. Namun demikian, sampai sekarang belum ada vaksin yang siap digunakan untuk menangkal infeksi ke empat serotype virus dengue, sehingga masih diharapkan untuk pengembangan virus lebih lanjut.   Kata kunci: Aedes aegypti, dengue virus, vaksin dengue.

  12. Muhammad sebagai pemimpin agama dan negara periode Makkah dan Madinah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ummu Zakiyah Maulidah

    2014-07-01

    Full Text Available Muhammad was born in Mecca between AD 570 and 580 in the Banu Hashims,a reputable family of Quraysh. In Mecca, Muhammad is portrayed as a privatecitizen, as he had to limit himself and adapt his behavior to face the situationduring jahiliyyah era. While, in Medina he governed the community and guidedthem in religious life. His arrival in Medina has significant contribution towardhis role as political leader. His power in this city had protected himself and hisfollowers from violent opposition of the Quraysh. The doctrines he employedin politics were inseparable from the religious values rooted from the Quran.Through his innovation and skillful diplomacy, he had converted the peopleof Mecca and Medina into brighter Arab civilization. Such a positive changereflected his monumental accomplishment for the people.Muhammad lahir di kota Makkah antara tahun 570 sampai 580 Masehi dikeluarga Bani Hasyim, suku Quraisy terkemuka di Arab. Di kota Makkah,Muhammad dianggap sebagai masyarakat biasa, sebab ia harus membatasidirinya dan menyesuaikan prilakunya dalam menghadapi keadaan yangterjadi pada zaman jahiliyyah. Sedangkan di Madinah, ia dianggap sebagaipemimpin masyarakat dan menjadi pembimbing umat dalam hidup beragama.Kedatangannya di Madinah juga memberikan konstribusi besar pada perannyasebagai pemimpin politik. Kekuasaan di kota ini sangat membantu dirinya danpara pengikutnya dari kerasnya kelompok oposisi Quraisy. Doktin-doktrin yangdigunakan Muhammad dalam dunia politik juga tidak lepas dari nilai-nilaiagama yang bersumber dari al Quran. Dengan kreatifitas dan inovasinya dalammemimpin, Muhammad mampu mengarahkan masyarakat Makkah dan Madinah menuju kebangkitan peradaban bangsa Arab yang lebih cemerlang.Kondisi yang semakin membaik tersebut, tidak lain merupakan sebuah karyadan jasa monumental yang telah diukir oleh Muhammad untuk umatnya.

  13. KONTEKS DAN KONSTRUKSI SOSIAL MENGENAI KEMATIAN ELEKTIF ( EUTHANASIA ∗

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Helly Prajitno Soetjipto

    2015-09-01

    konteks sosial dan konstruksi sosial kematian. Euthanasia didiskusikan di dalam suatu kerangka pikir yang mencoba memberi perhatian kepada hal-hal yang kontekstual dan interpretatif fenomena sosial suatu proses kematian dan kejadian kematian

  14. PERJANJIAN SEWA GUNA USAHA ANTARA LESSEE DAN LESSOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aprilianti Aprilianti

    2014-03-01

    Full Text Available Perjanjian sewa guna usaha (leasing yang diadakan oleh Lessor dan Lesseen dilakukan secara tertulis dalam bentuk perjanjian standar. Isi perjanjian tersebut ditentukan oleh jenis dari leasing itu sendiri dan hubungan hukum (hak dan kewajiban timbal balik antara Lessor dan Lessee. Bagi Lessor, hak dan kewajibannya adalah memperoleh pembayaran sebagai imbalan jasa dan menyerahkan barang modal kepada Lessee. Sedangkan hak dan kewajiban Lessee adalah meperoleh kegunaan dari barang modal dan membayar sewa secara berkala. Tidak dipenuhinya hak dan kewajiban masing-masing pihak maka dapat disebut wanprestasi. Perjanjian akan berakhir jika hak dan kewajiban Lessor dan Lessee telah dilaksanakan sesuai dengan perjanjian. Kata Kunci: Leasing, Lessor, Lessee, hak dan kewajiban.

  15. Pembuatan Dan Karakterisasi Papan Partikel Peredam Suara Dari Campuran Resin Poliester Dan Jerami Padi

    OpenAIRE

    Marjuki, Ismail

    2013-01-01

    060802033 Telah dilakukan penelitian papan partikel dari jerami padi yang direaksikan dengan polyester tak jenuh yukalac 157 BQTN ? EX menggunakan katalis mepoxe. Papan partikel ini dibuat dengan proses pencampuran dengan perbandingan antara poliester dan jerami padi adalah 30:70%; 35:65%; 40:60%; 45:55%; dan 50:50%, yang dilanjutkan dengan pengempaan. Karakterisasi dan analisa yang dilakukan menunjukkan bahwa sifat mekanik tegangan optimum pada campuran 50:50 antara polyester dan jerami p...

  16. KONSEP WANUA DAN PALILI DI KONFEDERASI AJATAPPARENG: SEJARAH DAN BUDAYA POLITIK ORANG BUGIS DI SULAWESI SELATAN

    OpenAIRE

    Abd. Latif

    2014-01-01

    Kajian ini akan mendiskusikan tentang konsep wanua dan palili dalam struktur kerajaan-kerajaan yang tergabung dalam Konfederasi Ajatappareng di Sulawesi Selatan. Wanua dan palili adalah dua istilah yang digunakan oleh kerajaan pusat terhadap daerah bawahannya. Pertanyaannya, mengapa ada daerah bawahan yang disebut wanua dan yang lainnya disebut palili. Apakah kriteria yang mesti dipunyai satu daerah untuk disebut sebagai wanua dan apakah pula kriteria yang mesti dipunyai satu daerah untuk dis...

  17. Analisis Kesesuaian dan Daya Dukung untuk Wisata Pantai dan Snorkeling di Pulau Hoga, Kabupaten Wakatobi.

    OpenAIRE

    Ahmad, Bahar

    2014-01-01

    Kawasan wisata bahari agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan maka pemanfaatan yang dilakukan harus berkesesuaian dengan kondisi dan daya dukung kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian dan daya dukung untuk wisata pantai dan snorkeling di Pulau Hoga Kabupaten Wakatobi. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data primer dan sekunder. Pengumpulan data primer menggunakan metode survei lapangan, sedangkan data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statis...

  18. KORUPSI DAN PELANGGARAN HAK EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Robby Darwis Nasution

    2016-02-01

    Full Text Available Korupsi merupakan budaya yang sudah lumrah terjadi di Indonesia, dalam keseharian perpolitikan di Indonesia bahkan tidak akan lepas dari aktifitas korupsi dimana pada kenyataannya korupsi sendiri akan berdampak sistemik bukan hanya berdapmapa kepada kemakmuran Negara tetapi juga berdampak kepada kesejahteraan masyarakat Indonesia. Kesejahteraan Masyarakat sesungguhnya dapat dilihat dari tingkat pemenuhan hak EKOSOB (Ekonomi, Sosial dan Budaya, ketiga poin tersebut merupakan bagian kecil indikator kesejahteraan rakyat. Bersama-sama dengan Hak Sipil, hak ekosob telah diakui secara internasional sebagai bagian dari the international bill of human rights. Kerangka hukumnya menjadi semakin jelas setelah hak-hak tersebut dituangkan dalam perjanjian multilateral yang tertuang dalam Covenan on Economic, Social and Cultural Rights (selanjutnya disingkat CESCR, yang disahkan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 1966 sebagai pelaksanaan dari prinsip-prinsip yang dimuat dalam DUHAM 1948. Kewenangan negara yang dalam hal ini adalah pemerintah untuk menjamin hak-hak ekonomi, sosial dan budaya di indonesia dirasa tidak memenuhi hasil yang memadai sehingga dapat dilihat dengan masih banyaknya pengangguran, kemiskinan, dan rendahnya tingkat pendidikan warga negara. Selain itu, tingkat korupsi di Indonesia masih sangat tinggi dibanding negara-negara lain yang menyebabkan tingkat pelanggaran hak EKOSOB di Indonesia masih sangat tinggi.

  19. KEBEBASAN BERAGAMA DAN NORMA-NORMANYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdillah Halim

    2013-04-01

      Abstrak Perdebatan tidak berkesudahan terus mewarnai perbincangan dan praktek kebebasan beragama, terutama mengenai kata “kebebasan” yang dilekatkan pada agama dan kepercayaan. Jika “kebebasan” dimaknai sebagai kemerdekaan, apa lantas berarti tidak adanya batasan terhadap kemerdekaan tersebut, dalam arti bahwa kebebasan tersebut bersifat mutlak. Atau barangkali “kebebasan” di sini dimaknai sebagai kebebasan relatif yang membuka kemungkinan perumusan definisi dan ruang lingkup yang jelas. Penulis berpandangan bahwa kebebasan beragama bukan kebebasan mutlak yang tidak menuntut pendefinisian, perumusan ruang-lingkup serta norma norma, dan pengaturan. Kebebasan mutlak pada taraf yang demikian bukan kebebasan yang bermakna sebenarnya, namun dapat berarti sebuah keadaan anarki dan anomi. Kebebasan beragama adalah kebebasan relatif yang menuntut adanya penjelasan tentang definisi, ruang lingkup, norma-norma, dan batasan-batasannya.

  20. Persebaran Layanan dan Infrastruktur Telekomunikasi Provinsi Papua

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prajna Deshanta Ibnugraha

    2014-05-01

    Full Text Available Layanan dan infrastruktur telekomunikasi merupakan bagian penting dari kehidupan modern karena hampir di segala bidang membutuhkan hal tersebut seperti pendidikan, pemerintahan, ekonomi dan sebagainya. Oleh karena pentingnya sektor telekomunikasi di Indonesia sebagai negara kepulauan maka perlu evaluasi tentang penyebaran layanan dan infrastrukturnya selain dilihat dari sisi fungsional dan perkembangan teknologinya. Provinsi Papua adalah provinsi terbesar di Indonesia namun justru memiliki layanan telekomunikasi yang paling sedikit dan terbatas. Demikian pula untuk penyebaran layanan ke kabupaten maupun ke distrik (kecamatan masih belum merata. Hal tersebut terbukti dari laporan hasil distribusi pita frekuensi yang hanya 1,5% untuk kawasan Maluku dan Papua serta kerapatan layanan tiap kabupaten yang ditunjukkan pada hasil penelitian ini.

  1. MANAJEMEN BIMBINGAN DAN KONSELING BERBASIS PERMENDIKBUD NOMOR 111 TAHUN 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edris Zamroni

    2015-11-01

    Full Text Available Manajemen bimbingan dan konseling adalah segala upaya atau cara yang digunakan  untuk mendayagunakan secara optimal semua komponen atau sumber daya (tenaga, dana, sarana-prasarana dan sistem informasi berupa himpunan data bimbingan dan konseling untuk menyelenggarakan pelayanan bimbingan dan konseling dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan. Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 diterbitkan untuk menjadi acuan baru pelaksanaan tata kelola bimbingan dan konseling mulai dari planning, organizing, staffing, leading dan controlling.

  2. Imunopatogenesis Treponema pallidum dan Pemeriksaan Serologi

    OpenAIRE

    Efrida ,; Elvinawaty .

    2014-01-01

    AbstrakSifilis adalah penyakit menular seksual yang sangat infeksius, disebabkan oleh bakteri berbentuk spiral, Treponema pallidum subspesies pallidum. Penyebaran sifilis di dunia telah menjadi masalah kesehatan yang besar dengan jumlah kasus 12 juta pertahun. Infeksi sifilis dibagi menjadi sifilis stadium dini dan lanjut. Sifilis stadium dini terbagi menjadi sifilis primer, sekunder, dan laten dini. Sifilis stadium lanjut termasuk sifilis tersier (gumatous, sifilis kardiovaskular dan neurosi...

  3. Manifestasi Kehamilan Di Rongga Mulut Dan Perawatannya

    OpenAIRE

    Fatimah

    2008-01-01

    Kehamilan merupakan sebuah proses fisiologis yang melibatkan banyak sistem dalam tubuh dan mengakibatkan terjadinya perubahan pada sistem baik secara anatomis maupun fisiologis seperti pada sistem reproduksi, endokrin, sirkulasi pencernaan dan juga rongga mulut. Manifestasi kehamilan di rongga mulut merupakan suatu kondisi yang sering tetjadi, baik pada gigi maupun pada jaringan di sekitamya. Hal ini dapat terlihat dan tingginya tingkat karies, erosi enamel, terjadinya gingivitis kehamila...

  4. Perkembangan Pendidikan Meunasah dan Dayah di Aceh

    OpenAIRE

    Mujianto Solichin

    2015-01-01

    Meunasah dan Dayah dalam masa perjalanannya tumbuh seiring perkembangan kerajaan-kerajaan Islam di Aceh yang memiliki peran strategis dalam pembentukan kebudayaan Islam di wilayah kekuasaan mereka masing-masing. Ini membuktikan bahwa kerajaan-kerajaan Melayu baik di Malaka (Malaysia) maupun di Aceh (Nangroe Aceh Darussalam) memiliki jaringan arkeologi sejarah kebudayaan dan peradaban yang terbentuk berdasarkan motivasi agama dan menjadikan tradisi Melayu sebagai identitas pemersatu mereka. Ke...

  5. KEBEBASAN BERAGAMA DAN NORMA-NORMANYA

    OpenAIRE

    Abdillah Halim

    2013-01-01

    KEBEBASAN BERAGAMA DAN NORMA-NORMANYA Abdillah Halim Jurusan Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Ngawi   Abstrak Perdebatan tidak berkesudahan terus mewarnai perbincangan dan praktek kebebasan beragama, terutama mengenai kata “kebebasan” yang dilekatkan pada agama dan kepercayaan. Jika “kebebasan” dimaknai sebagai kemerdekaan, apa lantas berarti tidak adanya batasan terhadap kemerdekaan tersebut, dalam arti bahwa kebebasan tersebut bersifat mutlak. Atau barangkali “ke...

  6. Bahasa Roh: Apa dan Bagaimana?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermanto Suanglangi

    2005-04-01

    Full Text Available Apakah itu glossalalia? Glossalalia adalah adalah kata 1.ang dibangun daridtra kata Cerika, yaitu " glossa" yang berarti bahasa atau lidah dan "lalia"artinva pembicaraan, perkataan. Sehingga "glossalalia" adalah suatu pembicaraan dengan lidah, atau perkataan denganlidah. Dari istilah inilah maka orang biasa menyebutnya dengan bahasa roh dan bahasa lidah, di mana bahasa roh, atau bahasa lidah adalah semacam bahasa yang dengan kemampuan Roh Kudus orang dapat mengucapkannya. Baik dalam Korintus maupun dalam Kisah Para Rasul, sama-sama disebutbahasa roh karena keduanya semacam bahasa yang diucapkan dengan kemampuan dari Roh yang sama yaitu Roh Kudus.

  7. KOMPLIKASI, PENCEGAHAN DAN PENANGANAN EKSTRAVASASI AGEN KEMOTERAPI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I G A Mirah K

    2012-12-01

    Full Text Available Ekstravasasi agen kemoterapi ke jaringan sekitarnya merupakan kecelakaan yangdapat menyebabkan kerusakan jaringan progresif ireversibel dalam hitungan jamsampai hari. Manifestasi klinis ekstravasasi berupa nyeri, edema, eritema, danindurasi yang kemudian berkembang menjadi ulkus dan eschar hitam dankerusakan jaringan yang mendasarinya. Pencegahan terjadinya ekstravasasi dapatdilakukan dengan menggunakan pembuluh darah yang paten dan dengan aliranyang cepat dan tetap memperhatikan keluhan yang disampaikan pasien. Setiaptenaga kesehatan yang akan menangani pasien kanker dengan kemoterapi, dituntutmemiliki pengetahuan mengenai ekstravasasi agen kemoterapi yang bergunadalam meningkatkan pelayanan pada pasien dan mengurangi morbiditas.

  8. Sistem Pengukur Suhu dan Kelembaban Ruang Server

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Fahmi Awaj

    2014-01-01

    Full Text Available Makalah ini membahas tentang perancangan sistem pengukur suhu dan kelembaban ruang server yang dapat meningkatkan efisiensi daya listrik dengan menggunakan arduino. Sistem terdiri dari sensor DHT 11 yang berfungsi untuk mengambil data berupa suhu dan kelembaban ruang server kemudian ditampilkan dalam LCD 16x2. Data suhu dan kelembaban ditampilkan juga ke dalam website dengan menggunakan IP address tertentu yang sebelumnya board arduino telah terhubung dengan ethernet shield. Suhu yang melebihi 270C akan menyalakan relay dan kipas serta sistem akan mengirim peringatan sms secara otomatis kepada administrator ruang server melalui sistem sms secara periodik hanya setiap tiga detik. Sistem peringatan sms akan berhenti jika suhu kurang 270C.

  9. KECEMASAN DAN STRATEGI COPING WARIA PELACUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Haris Herdiansyah

    2007-05-01

    Full Text Available Dunia pelacuran adalah penuh dengan tekanan, ancaman dan hal negatif cacat yang menyebabkan ketertarikan kepada pelacur oleh karena itu mendorong pelacur untuk menciptakan strategi menghadapi cukup untuk menghadapi apa yang rasa mereka . Tujuan dari studi ini akan meliputi ke luar ketertarikan dan strategi pelacur yang menghadapi transgender di tiga lingkungan sosial berbeda termasuk dalam keluarga, masyarakat dan “ cebongan” ( tempat di mana pelacur bekerja. Ini adalah suatu riset kualitatif. Karena alat pengumpulan data adalah wawancara, dan pengamatan. Studi ini menggunakan purposive sampling. Ada 3 subjek dan 4 orang informan. Untuk menganalisis data menggunakan model interaktif dari Miles & Huberman yang terdiri dari 3 langkah, yaitu reduksi data, menampilkan data dan kesimpulan serta verifikasi. Hasil dari penelitian ini, banyak kecemasan yang dialami oleh waria pelacur yang datang dari lingkungan yang berbeda-beda. Dari keluarga misalnya, merupakan sumber kecemasan tertinggi, ketika keluarga waria mengetahui profesi mereka. Sumber lain berasal dari pengucilan oleh masyarakat dan mucikari, penangkapan oleh polisi dan preman, persaingan antar pelacur dan kekerasan dari pengguna mereka di “cebongan”

  10. KONTEKTUALISASI DAN (KEMUNGKINAN KONSEKUENSINYA BAGI PSIKOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prof. Supratiknya

    2015-09-01

    jaran di perguruan tinggi seperti kita kenal sekarang (selanjutnya disebut psikologi, lahir di Jerman pada penghujung abad ke‐19. Selanjutnya psikologi berkembang pesat di Amerika Utara khususnya Amerika Serikat dan negara‐negara lain di Eropa yang lebih dulu mengalami industrialisasi khususnya di Eropa Barat. 1 Alhasil, paling tidak sampai dasawarsa 1980‐an perkembangan dan persebaran psikologi di tingkat global ditandai oleh ketimpangan di antara apa yang oleh Moghaddam (1987 disebut tiga dunia tempat psikologi dikembangkan dan dipraktekkan, disimak antara lain berdasarkan besarnya produksi pengetahuan psikologis yang disebarluaskan melalui penyelenggaraan pendidikan tinggi psikologi maupun lewat publikasi ilmiah berupa baik berkala maupun buku rujukan dan buku teks.

  11. Analisis Kinerja EIGRP dan OSPF pada Topologi Ring dan Mesh

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    DWI ARYANTA

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol dan OSPF (Open Shortest Path Fisrt adalah routing protokol yang banyak digunakan pada suatu jaringan komputer. EIGRP hanya dapat digunakan pada perangkat Merk CISCO, sedangkan OSPF dapat digunakan pada semua merk jaringan. Pada penelitian ini dibandingkan delay dan rute dari kedua routing protokol yang diimplementasikan pada topologi Ring dan Mesh. Cisco Packet Tracer 5.3 digunakan untuk mensimulasikan kedua routing protokol ini. Skenario pertama adalah perancangan jaringan kemudian dilakukan pengujian waktu delay 100 kali dalam 5 kasus. Skenario kedua dilakukan pengujian trace route untuk mengetahui jalur yang dilewati paket data lalu memutus link utama. Pada skenario kedua juga dilakukan perbandingan nilai metric dan cost hasil simulasi dengan perhitungan rumus. Skenario ketiga dilakukan pengujian waktu konvergensi untuk setiap routing protokol pada setiap topologi. Hasilnya EIGRP lebih cepat 386 µs daripada OSPF untuk topologi Ring sedangkan OSPF lebih cepat 453 µs daripada EIGRP untuk topologi Mesh. Hasil trace route menunjukan rute yang dipilih oleh routing protokol yaitu nilai metric dan cost yang terkecil. Waktu konvergensi rata-rata topologi Ring pada EIGRP sebesar 12,75 detik dan 34,5 detik pada OSPF sedangkan topologi Mesh di EIGRP sebesar 13 detik dan 35,25 detik di OSPF. Kata Kunci : EIGRP, OSPF, Packet Tracer 5.3, Ring, Mesh, Konvergensi ABSTRACT EIGRP (Enhanced Interior Gateway Routing Protocol and OSPF (Open Shortest Path Fisrt is the routing protocol that is widely used in a computer network. EIGRP can only be used on devices Brand CISCO, while OSPF can be used on all brands of network. In this study comparison of both the delay and the routing protocol implemented on Ring and Mesh topology. Cisco Packet Tracer 5.3 is used to simulate both the routing protocol. The first scenario is the design of the network and then do the test of time delay 100 times in 5 cases. The

  12. Analisis Perbandingan Database Jurnal Elektronik Emerald, ProQuest ABI/INFORM dan SpringerLink Bidang Manajemen dan Ekonomi

    OpenAIRE

    Karyatin, Arianiansyah

    2016-01-01

    Penelitian ini dilakukan pada situs database jurnal elektronik Emerald, ProQuest ABI/INFORM dan SpringerLink. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konten (muatan) subjek kajian manajemen dan ekonomi pada database Emerald, ProQuest ABI/INFORM dan SpringerLink dan untuk mengetahui di dalam database manakah diantara database Emerald, ProQuest ABI/INFORM, dan Springerlink yang memuat bidang kajian manajemen dan ekonomi yang paling lengkap. Metode yang digunakan dalam pene...

  13. Analisis Perbandingan Database Jurnal Elektronik Emerald, ProQuest ABI/INFORM dan SpringerLink Bidang Manajemen dan Ekonomi

    OpenAIRE

    Karyatin, Arianiansyah

    2016-01-01

    Penelitian ini dilakukan pada situs database jurnal elektronik Emerald, ProQuest ABI/INFORM dan SpringerLink. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana konten (muatan) subjek kajian manajemen dan ekonomi pada database Emerald, ProQuest ABI/INFORM dan SpringerLink dan untuk mengetahui di dalam database manakah diantara database Emerald, ProQuest ABI/INFORM, dan Springerlink yang memuat bidang kajian manajemen dan ekonomi yang paling lengkap. Metode yang digunakan dalam pene...

  14. KEJAHATAN PORNOGRAFI Upaya Pencegahan dan Penanggulangannya di Kabupaten Ponorogo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irma Rumtianing Uswatul Hanifah

    2013-12-01

    Full Text Available Pemerintah telah mengeluarkan undang-undang No 44 Tahun 2008 tentang pornografi. Tujuan dari undang-undang tersebut salah satunya mewujudkan dan memelihara tatanan kehidupan masyarakat yang beretika, berkepribadian luhur, menjungjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, serta menghormati harkat dan martabat kemanusiaan. Dalam perkembangannya, materi pornografi mengalami pertumbuhan dan penyebaran yang pesat seiring dengan perkembangan dan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Peredaran dan penyebaran film porno kini semakin pesat karena ditopang dengan kecanggihan sarana informasi dan komunikasi salah satunya media internet yang bisa diakses oleh masyarakat pada setiap saat. Tulisan berikut akan mengkaji bagaimana upaya dan trategi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam mencegah dan menanggulangi kejahatan pornografi di Kabupaten Ponorogo, apa hambatan dan bagaimana solusi dalam pencegahan serta penanggulangan kejahatan pornografi di Kabupaten Ponorogo serta bagaimana formulasi kebijakan untuk pencegahan dan penanggulangan kejahatan pornografi di Kabupaten Ponorogo. Kata kunci: Pornografi, Polres, KP3A

  15. Perbandingan Akurasi Pengukuran Suhu dan Kelembaban Antara Sensor DHT11 dan DHT22

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arief Hendra Saptadi

    2014-11-01

    Full Text Available Suhu dan kelembaban merupakan dua objek pengukuran yang acapkali terdapat di dalam sistem akuisisi data. Terdapat banyak piranti sensor yang berfungsi untuk mengukur dua objek tersebut dan akurasi merupakan salah satu parameter yang dapat digunakan untuk memilihnya. DHT11 dan DHT22 adalah sensor seri DHT dari Aosong Electronics yang dapat melakukan pengukuran suhu dan kelembaban secara serempak dengan keluaran digital. Informasi tentang akurasi terdapat di dalam lembar data keduanya. Kendati pun demikian informasi tersebut tidak menggambarkan kondisi sesungguhnya saat dioperasikan pada lokasi maupun platform tertentu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan akurasi dari DHT11 dan DHT22 dalam pengukuran suhu dan kelembaban saat dioperasikan di dalam maupun di luar ruangan, menggunakan platform ATMEL AVR dan Arduino. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, DHT22 memiliki akurasi yang lebih baik daripada DHT11 dengan galat relatif pengukuran suhu 4% dan kelembaban 18%. DHT11 sebaliknya memiliki rentang galat yang lebih lebar sebesar 1 – 7% dan 11 – 35%, masing-masing untuk pengukuran suhu dan kelembaban. Perbedaan lokasi dan platform tidak memberikan pengaruh pada hasil pengukuran. Galat pengukuran kelembaban yang masih di atas 10% menunjukkan perlunya kalibrasi ulang. Di masa mendatang, selain akurasi, kepresisian juga perlu diuji menggunakan penghitungan simpangan baku pada hasil-hasil pengukuran.

  16. KANDUNGAN ASAM AMINO, TAURIN, MINERAL MAKRO-MIKRO, DAN VITAMIN B12 UBUR-UBUR (Aurelia aurita SEGAR DAN KERING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - - Nurjanah

    2014-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian adalah menentukan komposisi gizi, asam amino, taurin, mineral makro dan mikro,dan vitamin B12 pada ubur-ubur (Aurelia aurita segar dan kering. Asam amino esensial pada ubur-uburyaitu arginina, leusina, valina, treonina, lisina, isoleusina, fenilalanina, metionina, dan histidina, sedangkanasam amino non esensial yaitu asam glutamat, glisina, asam aspartat, serina, alanina, dan tirosina. Asamamino esensial tertinggi segar dan kering adalah arginina sebesar 1,72% (bk dan 1,44% (bk dan terendahhistidina yaitu sebesar 0,19% (bk dan 0,13% (bk. Asam amino non esensial segar dan kering tertinggiadalah asam glutamat dan glisina yaitu sebesar 3,26% (bk dan 2,62% (bk dan terkecil tirosina sebesar0,38% (bk dan 0,41% (bk. Taurin segar sebesar 2,68% (bk dan kering sebesar 0,67% (bk. Mineral makrotertinggi segar dan kering adalah natrium yaitu 180.092,1 ppm (bk dan 111.209,4 ppm (bk, terkecil adalahkalsium yaitu 5.750,2 ppm (bk dan 11,1 ppm (bk. Mineral mikro tertinggi segar dan kering adalah iodium yaitu8.291,5 ppm (bk dan 1.800 ppm (bk dan yang terkecil adalah tembaga yaitu 1,1 ppm (bk dan 0,6 ppm (bk.Vitamin B12 segar adalah 396,6 μm/100 g (bk dan kering 63,5 μm/100 g (bk.Kata kunci: asam amino, mineral, taurin, ubur-ubur (Aurelia aurita, vitamin B12

  17. ANALISIS TINGKAT KEPUASAN DAN HARAPAN PASEN TERHADAP PELAYANAN PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT DAERAH PROVINSI DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunarto Sunarto

    2010-10-01

    Full Text Available Kepuasan merupakan perasaan seseorang mengenai kesenangan atau kekecewaan sebagai hasil membandingkan antara kinerja dan harapan. Jumlah kunjungan Puskesmas tahun 2007 sebesar 3.094.027 pasien yang terdiri dari 3.076442 rawat jalan dan 17.585 rawat inap. Penelitian untuk mengentahui gambaran tingkat kepuasan dan untuk mengetahui perbedaan tingkat kepuasan dan harapan pasien yang mendapatkan pelayanan Puskemas dan rumah sakit menurut wilayah Kabupatet / Kota di Propinsi DIY Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan cros sectional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner dengan 35 item pernyataan yang diambil dari atribut-atribut SERVQUAL dalam 5 dimensi. Total sampel untuk lima Kabupaten Kota sebanyak 1000, masing-masing Kabupaten Kota 200. Penelitian ini dilakukan terhadap pasien yang menerima pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah di Kabupaten-Kota Daerah Istimewa Yogyakarta. Penilaian tingkat kepuasan pasien ketika mereka berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit di Propinsi DIY, dengan menggunakan skala O sampai 4. Hasilnya adalah dimensi tangibles, rata-rata kepuasan pasien (2,96 cukup dan harapan pasien (3,38 pada dimensi reliability, rata-rata kepuasan pasien (3,01 bagus dan harapan pasien (3,40. Pada dimensi responsiveness, rata-rata kepuasan pa-sien (3,07 bagus dan harapan pasien (3,42. Dimensi assurance, rata-rata kepuasan pasien (3, 1 0 bagus dan harapan pasien (3 ,42. pada dimensi emphaty, rata-rata kepuasan pasien (3,02 bagus dan harapan pasien (3,35. Hasil uji statistik didapatkan nilai p > 0.05, berarti pada alpha 5%, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat kepuasan diantara kelima wilayah kabupaten/kota di DIY. Penilaian tingkat kepuasan pasien, ketika mereka berkunjung ke Puskesmas dan Rumah Sakit di DIY secara rata-rata bagus dan tidak ada perbedaan tingkat kepuasan menurut wilayah Kabupaten-Kota di Propinsi DIY. Kata Kunci : Kepuasan, harapan

  18. STRATEGI PERSONAL BRANDING FOTOGRAFER HOTEL DAN RESORT

    OpenAIRE

    GUSTAFIAN, THOMAS HENRY ADRIAN

    2014-01-01

    Identitas brand menjadi masalah penting dalam lingkungan bisnis yang semakin kompleks dan penuh dengan persaingan. Salah satu cara yang dapat dilakukan seorang entrepreneur untuk menunjukkan identitas brand adalah melalui personal branding. Strategi personal branding sangat dipengaruhi oleh konsep diri dan strategi komunikasi yang dimiliki oleh seorang entrepreneur. Tulisan ini menggambarkan bagaimana strategi personal branding mempengaruhi keberhasilan seorang entrepreneur

  19. Dhenggung Asmarandana dan Dhegung Banten: Sebuah Komparasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teguh -

    2013-11-01

    Full Text Available The Comparation of Dhenggung Asmarandana and Dhegung Banten. Penelitian ini membahas perbandinganantara gending Dhenggung Asmaradana gaya Surakarta dengan gending Dhegung Banten gaya Yogyakarta.Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa kedua gending memiliki persamaan dan perbedaan. Persamaankeduanya terletak pada laras, pathet, bentuk gendhing, struktur gendhing, serta balungan gending. Sedangkanperbedaannya hanya pada nama dan garap tabuhan bonang.

  20. Radiations cosmiques : danger dans l'Espace

    Science.gov (United States)

    Bonnet-Bidaud, J. M.; Dzitko, H.

    2000-06-01

    Au sol, l'atmosphere nous protege plus ou moins bien. Mais dans l'espace ou a bord des avions de ligne, l'homme est directement expose aux rayonnements cosmiques qui peuvent etre mortels. Un veritable frein a la presence humaine prolongee dans l'espace. Une menace que les agences spatiales prennent tres au serieux.

  1. Vast voer in zoogperiode belangrijker dan gedacht

    NARCIS (Netherlands)

    Peet-Schwering, van der C.M.C.; Binnendijk, G.P.; Troquet, L.M.P.

    2012-01-01

    Biggen die voor spenen vast voer opnemen (eters) groeien na spenen circa 50 gram per dag sneller dan biggen die tijdens de zoogperiode geen vast voer opnemen (niet-eters). Daarnaast groeien zwaardere biggen bij spenen circa 50 gram per dag sneller dan lichtere biggen bij spenen. Dit blijkt uit onder

  2. PENGARUH KOMUNIKASI INTERN DAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA GURU DAN KARYAWAN SMP NEGERI 1 SURUH KABUPATEN SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Muhsin

    2006-12-01

    Full Text Available Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah : 1 Adakah pengaruh komunikasi intern terhadap efektivitas kerja guru dan karyawan? 2 Adakah pengaruh kepemimpinan kepala sekolah terhadap efektivitas kerja guru dan karyawan? 3 Seberapa besar pengaruh komunikasi intern dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap efektivitas kerja guru dan karyawan? Tujuan penelitian ini adalah : 1 untuk mengetahui ada dan besarnya pengaruh komunikasi intern terhadap efektivitas kerja guru dan karyawan. 2 Untuk mengetahui ada dan besarnya pengaruh Kepemimpinan kepala sekolah terhadap efektivitas kerja guru dan karyawan. 3.Untuk mengetahui ada dan besarnya pengaruh komunikasi intern dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap efektivitas kerja guru dan karyawan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua guru dan karyawan yang ada di SMP Negeri 1 Suruh kabupaten Semarang yang berjumlah 40 orang.. Metode pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Analisis data menggunakan  program statistic SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif antara Komunikasi intern dan kepemimpinan kepala sekolah terhadap efektivitas kerja guru dan karyawan sebesar 68,7%. Uji pengaruh secara parsial menunjukkan bahwa seluruh variabel bebas  Komunikasi intern dan kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh secara signifikan terhadap Efektivitas kerja  dengan besarnya pengaruh masing-masing adalah 32,61% Untuk Komunikasi intern dan 25,62% untuk kepemimpinan kepala sekolah. Kata Kunci : Komunikasi Intern. Kepemimpinan Kepala Sekolah, Efektivitas Kerja

  3. Penerapan Sistem Remunerasi dan Kinerja Pelayanan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Wisesa Soetisna

    2015-08-01

    Full Text Available Remunerasi dapat memengaruhi motivasi pegawai sekaligus meningkatkan kinerjanya. Demikian halnya di rumah sakit sebagai institusi pelayanan kesehatan yang padat modal, sumber daya manusia serta padat ilmu dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pegawai terhadap implementasi sistem remunerasi dan kinerja unit pelayanan bedah jantung dewasa (UPBJD di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods (kuantitatif dan kualitatif. Desain penelitian kuantitatif adalah potong lintang menggunakan instrumen kuesioner self-assessment. Sedangkan desain penelitian kualitatif adalah deskriptif, dilakukan melalui focus group discussion dan telaah dokumen pada data berupa buku jadwal, buku registrasi, catatan keperawatan, dan rekam medis. Pengambilan data dilakukan pada tahun 2013 di salah satu rumah sakit di Jakarta. Responden/informan adalah staf medis fungsional, perawat, dan petugas administrasi berjumlah 29 orang. Data dianalisis secara univariat (metode kuantitatif, dan content analysis (metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar staf medis fungsional dan perawat tidak puas (71,2% dengan beberapa hal dalam penerapan sistem remunerasi, seperti pada sistem penggajian dan penentuan grading. Terlihat kinerja unit pelayanan bedah jantung dewasa mengalami kenaikan setiap tahun sebelum dan setelah penerapan sistem remunerasi. Diharapkan agar rumah sakit ini dapat memperbaiki sistem remunerasi yang sesuai ketentuan kebijakan dan menyusun formulasi insentif dan bonus yang lebih sesuai dengan kondisi saat ini serta perlu dilakukan sosialisasi yang tepat dan evaluasi secara berkala. Implementation of Remuneration System and Service Performance Remuneration can influence worker`s motivation, and improve their performance. Likewise in hospital as capital-intensive, human resources-intensive as well as knowledge and technology-intensive health care institution. This study aimed to analyze employee

  4. KARAKTERISASI SIMPLISIA DAN EKSTRAK DAUN STROBILANTHUS CRISPUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Isnawati

    2012-10-01

    Full Text Available Khasiat obat tradisional disebabkan oleh adanya senyawa kimia yang  dikandungnya. Bahan baku obat dari hasil pertanian atau kumpulan tumbuhan liar tentunya kandungan kimianya tidak dapat dijamin selalu konstan (ajeg karena adanya variabel bibit, tempat tumbuh, iklim, kondisi (umur dan cara panen. Kandungan senyawa kimia yang bertanggung jawab terhadap respon biologis harus mempunyai spesifikasi kimia, yaitu informasi  komposisi (jenis dan kadar. 0leh karena itu penetapan karakterisasi suatu simplisia dan ekstrak perlu dilakukan guna menjamin bahwa bahan suatu produk obat tradisional dapat diketahui mutunya. Karakterisasi dilakukan terhadap Tanaman Strobilanthus crispus (BL, yaitu simplisia bagian daun dan ekstrak 50% tanaman tersebut. Karakterisasi simplisa meliputi : penetapan kadar abu, kadar abu larut air, kadar abu tidak larut asam, kadar sari larut air, kadar sari larut asam, dan kadar air secar·a destilasi. Cara penetapan diatas dilakukan sesuai prosedur yang Ielah ditetapkan MMI, 1979. Sedangkan karakterisasi ekstrak mencakup : karakterisasi non spesifik yang meliputi penetapan bobot  jenis, kadar air, kadar sisa pelarut, kadar abu dan karakterisasi spesifik yang mencakup  pemeriksaan·senyawa yang terlarut dalam pelarut air dan etanol, pola kromatografi dengan cara KLT-densitometri, pemeriksaan golongan kimia ekstrak dan penetapan kadar zat kimia. Hasil penetapan karakterisasi simplisia menunjukkan spesifikasi tidak sesuai dengan yang dipersyaratkan MMI, hanya penetapan sari larut etanol yang memenuhi persyaratan. Penetapan karakterisasi ekstrak etanol 50% menunjukkan tidak terdapat etanol dalam ekstrak, kadar air 13,3 %; bobot jenis 1,262%, senyawa terlarut dalam pelarut air 95,06%, senyawa terlarut dalam pelarut etanol 18,69 % dan kadar flavonoid  17,59 % serta  profil  kromatogram komponen utama fraksi heksan, Khloroform dan etanol.

  5. TUGAS DAN WEWENANG PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN (PPATK DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johari Johari

    2014-03-01

    Full Text Available Tugas dan wewenang Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK terdapat di dalam Pasal 26 dan Pasal 27 Undang-Undang No. 25 Tahun 2003 tentang Tindak Pencucian Uang. Berdasarkan ketentuan tersebut, tugas dan wewenang PPATK tersebut bertujuan untuk mendeteksi terjadinya tindak pidana pencucian uang, dan membantu penegakan hukum yang berkaitan dengan pencucian uang, termasuk tindak pidana asal yang melahirkannya (predicate offences. Namun, Peranan PPATK akan berjalan secara efektif apabila aparat penegak hukum seperti Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Bea dan Cukai, para regulator seperti Bank Indonesia, Departemen Keuangan, Badan Pengawas Pasar Modal serta Penyedia Jasa Keuangan, industri perbankan, asuransi, perusahaan pembiayaan, dana pensiun, perusahaan efek, pengelola reksadana, media massa, masyarakat bekerjasama secara terorganisir dan terpadu dalam pemberantasan tindak pencucian uang di Indonesia. Dengan kewenangan yang dimilikinya, PPATK dapat mengejar hasil dari kejahatan, apabila hasil kejahatan tersebut dapat dikejar dan disita maka negara dengan sendirinya akan mengurangi tindak kejahatan itu sendiri. Kata kunci : Pencucian uang, tindak pidana pencucian uang (money laundering, kejahatan terorganisir, dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK.

  6. Peran Mitra Strategis dan Agen Perubahan dalam Manajemen Talenta dan Kinerja Manajer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Ketut Kusumawijaya

    2014-06-01

    Full Text Available Abstract  The purposes of the study are to analyze: (1 characteristic of strategic partner and change agent roles, talent management and managers performance, (2 influence of strategic partner and change agent roles to talent management and its impact to managers performance. Four hundred hotel managers in Bali were participated in this study by using proportional random sampling. Data were analyzed using descriptive analysis and SEM. The result shows that: (1 strategic partner and change agent role, talent management and managers performance are in enough category, (2 positive and significant effect between strategic partner and change agent roles to talent management and its impact to managers performance. Keywords:Strategic Partner Role, Change Agent Role, Talent Management, Managers Performance.AbstrakTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis: (1 karakteristik dari mitra strategis dan peran agen perubahan, manajemen bakat dan kinerja manajer, (2 pengaruh mitra strategis dan peran agen perubahan untuk manajemen bakat dan dampaknya terhadap kinerja manajer. Sebanyak empat ratus manajer hotel di Bali berpartisipasi dalam penelitian ini dengan menggunakan proporsional random sampling. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 mitra strategis dan peran agen perubahan, manajemen bakat dan kinerja manajer termasuk dalam kategori cukup, (2 pengaruh positif dan signifikan antara mitra strategis dan peran agen perubahan untuk manajemen bakat dan dampaknya terhadap kinerja manajer.Keywords: Peran Mitra Strategis, Peran Agen Perubahan, Manajemen Talenta, kinerja Manajer.

  7. POLA KONSUMSI PANGAN DAN ASUPAN ENERGI DAN ZAT GIZI ANAK STUNTING DAN TIDAK STUNTING 0—23 BULAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aslis Wirda Hayati

    2013-10-01

    menganalisis pola konsumsi pangan dan asupan energi dan gizi anak stunting dan tidak stunting 0—23 bulan menggunakan data Riskesdas 2010. Sub-set data Riskesdas 2010 diperoleh dalam bentuk e-files. Dari 6 634 data anak baduta dalam e-files Riskesdas 2010, sejumlah 3 539 data anak dikeluarkankarena data tidak lengkap, pencilan, konsumsi pangan saat kondisi tidak biasa. Status gizi diolah menggunakan WHO AntroPlus 2007, pengolahan data lainnya menggunakan program Microsoft Excel 2007 dan SPSS for windows. Uji beda pola konsumsi pangan menerapkan Mann-Whitney U test. Pola konsumsi pangan dan asupan energi dan zat gizi yang diukur berupa jumlah jenis konsumsi pangan, jumlah kelompok konsumsi pangan, frekuensi konsumsi pangan, tingkat kecukupan zat gizi, mutu gizi asupan pangan, dan densitas asupan zat gizi. Hasil kajian menunjukkan pola konsumsi pangan dan asupan energi dan zat gizi anak stunting dan tidak stunting 0—23 bulan berbeda menurut kelompok umur; semakin bertambah umur semakin meningkat perbedaannya. Pada anak 0—5 bulan tidak ada perbedaan pola konsumsi pangan dan asupan energi dan gizi anak stunting dan tidak stunting; sebaliknya pada anak 6—11 dan 12—23 bulan. Pada anak 6—11 bulan, rata-rata tingkat kecukupan protein anak stunting dan tidak stunting berbeda, demikian pula densitas asupan protein.Pada anak 12—23 bulan, tidak hanya rata-rata tingkat kecukupan protein dan densitas asupan protein, tetapi rata-rata tingkat kecukupan energi, tingkat kecukupan kalsium dan densitas asupan kalsium, tingkat kecukupan fosfor, tingkat kecukupan vitamin A, tingkat kecukupan vitamin C, mutu gizi makanan, dan bahkan jenis pangan juga berbeda. Implikasi untuk Indonesia yaitu perlu dilakukan penelitian efikasi intervensi zat gizi tersebut untuk pencapaian pertumbuhan linier optimal anak.Kata kunci: anak usia 0—23 bulan, pola konsumsi pangan, stunting

  8. KONSTRUKSI DETERMINAN DALAM FRASA NOMINA BAHASA PRANCIS DAN BAHASA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Roswita Lumban Tobing

    2012-06-01

    Full Text Available Artikel ini bertujuan untuk memaparkan konstruksi determinan pada frasa nomina bahasa Perancis dan bahasa Indonesia. Analisis yang digunakan adalah analisis kontrastif. Hasil analisis menunjukkan bahwa nomina bahasa Perancis memiliki jenis kelamin (maskulin/feminin dan jumlah (tunggal/jamak. Gender dan jumlah dalam bahasa Prancis memiliki aturan konkordansi yang dapat memengaruhi bentuk dan makna nomina. Dalam bahasa Indonesia, meskipun nomina memiliki konsep gender tunggal dan jamak, jenis dan jumlah dalam bahasa Indonesia tidak muncul secara eksplisit. Bentuk ini hanya ditandai dengan karakteristik semantik tertentu yang dapat menunjukkan jenis kelamin, bentuk tunggal, dan bentuk jamak.

  9. Kandidiasis di Mulut akibat Khemoterapi dan Penatalaksanaannya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Budiarti Wonso Hardjono

    2016-10-01

    Full Text Available Latar belakang: kandidiasis (kandidosis adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh spesies Candida biasanya Candida albicans. Faktor predisposisi yang memicu kandidiasis adalah terganggunya ekologi mulut karena antara lain pemakaian antibiotika, kortikosteroid, penyakit kronis dan keganasan, beberapa gangguan darah; terapi radiasi di leher dan kepala; khemoterapi; leukimia, obat sitotoksik, juga kebersihan mulut yang buruk. Tujuan: melaporkan kasus kandidiasis di mulut karena khemoterapi dan penatalaksanaannya. Kasus dan penatalaksanaannya: seorang anak laki-laki umur 3 tahun 11 bulan penderita Leukimia Limfoblastik Akut (LLA sedang dalam perawatan khemoterapi menderita kandidiasis di mulut sehingga mengalami disfoni dan disfagia. Makanan dimasukkan lewat hidung. Klinis pasien terlihat lemah infus lewat tangan. Dalam mulut terlihat patch putih tebal menutupi permukaan dorsal dan ventral lidah, palatum durum dan ventral lidah, palatum durum dan molle, mukosa pipi kanan kiri dan gingiva rahang atas dan bawah. Pasien disedasi untuk dilakukan pengerokan lapisan kandida di mulut; pemberian Nystatin solution dan ketokonazol dilanjutkan. Pengerokan psedomembran kandidiasis telah memberikan hasil yang memuaskan, satu minggu kemudian rongga mulut pasien sudah terlihat bersih, pasien sudah dapat makan minum melalui mulut, juga sudah dapat berbicara lagi/tidak serah. Kesimpulan: Pembersihan jamur dengan pengerokan telah dilakukan, kandidiasis pseudomembran dapat diangkat dan mulut pasien sudah bersih, pasien dapat makan dan berbicara lagi.   Background: Candidiasis (candidosis is an fungal infection caused by Candida species usually Candida albicans. Predisposing factors which trigger candidiasis are the ecological disruption caused by use of oral antibiotics, corticosteroids, malignancy and chronic disease; some blood disorders; head and neck radiation; chemotherapy; leukimia, cytotoxic drugs, as well as poor oral hygiene. Aim: To report a case of

  10. PERSEPSI NEGATIF PASIEN KANKER PAYUDARA DAN KOLOREKTAL TERHADAP KEMOTERAPI DAN RADIOTERAPI DI RUMAH SAKIT DI KOTA DENPASAR, BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gede Wara Samsarga Samsarga

    2015-01-01

    Full Text Available Terapi adjuvan yang biasanya diberikan pada pasien kanker payudara dan kanker kolorektal adalah kemoterapi dan radioterapi. Terapi adjuvan biasanya diberikan setelah terapi primer untuk meningkatkan angka kesembuhan penyakit, mencegah rekurensi, dan membunuh sel-sel kanker yang tersisa ataupun yang telah bermetastasis (terutama mikrometastasis. Terapi adjuvan juga berfungsi sebagai terapi paliatif untuk meningkatkan harapan hidup pasien kanker. Dalam kenyataannya banyak pasien kanker, khususnya kanker payudara dan kolorektal yang menghindari tindakan kemoterapi dan radioterapi. Dari 38 orang pasien kanker payudara dan kolorektal, didapatkan bahwa 26,3% takut gagal, 39,5% takut efek samping, 7,9% biaya yang mahal, 10,5% karena berlangsung dalam jangka waktu yang lama, dan 15,8% tidak takut terhadap kemoterapi dan radioterapi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman pasien kanker payudara dan kanker kolorektal terhadap tindakan kemoterapi dan radioterapi masih cukup rendah dimana 68,4% sampel tidak tahu dan tidak mengerti tentang tindakan kemoterapi dan radioterapi. Pemahaman yang kurang tentang tindakan kemoterapi dan radioterapi ini nantinya dapat mengakibatkan timbulnya persepsi negatif terhadap tindakan kemoterapi dan radioterapi. Maka dari itu sangat diperlukan adanya suatu edukasi yang baik bagi setiap pasien tentang penyakit dan modalitas terapi yang akan diberikan. Dokter diharapkan mampu untuk mengubah persepsi negatif pasien terkait tindakan kemoterapi dan radioterapi.  

  11. PEMERIKSAAN RESIDU PESTISIDA DALAM KOMODITI BERAS YANG BERASAL DARI BEBERAPA KOTA DALAM UPAYA PENETAPAN BATAS MAKSIMUM PESTISIDA (BMR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Mutiatikum

    2012-09-01

    Full Text Available It has researched that the residual pesticide in rice commodities with come from Cianjur, Semarang and Surabaya markets. The test examined using HPLC (High Pressure Liquid Chromatography method. The result of the test that come from some kind of Indonesia people and is calculated  pattern of Indonesia people. The result of test, the karbofuran has detected 0,0296 - 0,0755 mg/kg and according to BMR level allowable minimum consume around 0,02 mg/kglday, which is ADI level 0,01 mg/kg/day from cereal.   Kata Kunci : Residual pesticide, Rice

  12. M. Quraish Shihab dan Rasionalisasi Tafsir

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Afrizal Nur

    2012-06-01

    Full Text Available Kesempurnaan Islam adalah karena bersumberkan kepada al-Qur’an dan Sunnah, kedua sumber ini melahirkan peraturan atau popular dengan istilah syari’at. Islam menuntut umat nya untuk mendalami dan menghayati ayat-ayat yang terkandung didalam kitab suci al-Qur’an karena mempunyai maksud tersendiri, maka oleh karena nya tafsir mengambil peranan yang strategis untuk memahami dan mengungkap rahasia keagungan khazanah pada setiap ayat al-Qur’an. Berdasar motifasi tinggi untuk memahami al-Qur’an, banyak ulama di Indonesia yang berkosentrasi untuk menjelaskan dan menafsirkan al-Qur’an, dalam sejrah aktifitas penafsiran al-Qur’an berawal dari Syeikh Abdurra’uf al-Singkli pada abad ke 17M sampai saat ini adalah era nya M.Quraish Shihab. Tokoh tafsir yang terakhir ini tidak pernah absent dan ketinggalan di kaji dan di analisa oleh para komunitas akademisi tafsir baik dalam bentuk kajian kritik ataupun mendukung pencapaian prestasi kitab tafsir yang diberi nama al-Mishbah ini. Kritikan yang selalu dapat perhatian utama akademisi tafsir meliputi pandangan-pandangan rasional Quraish Shihab yang sering kali menjadi tidak rasional disebabkan tidak mengikuti dan menyalahi pandangan jumhur ulama. Oleh sebab itu penulis tidak ingin ketinggalan menyumbangkan pemikiran dalam bentuk usaha intelektual alah kadarnya yang dimiliki untuk menempatkan tafsir al-Mishbah kemartabat yang tinggi di tangga samudera karya tafsir ulama tafsir Indonesia

  13. FAKTOR PERSONAL DAN SITUASIONAL PENERIMAAN PESAN DAKWAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Enung Asmaya

    2017-02-01

    Full Text Available The da’wa messages are not necessarily able to subdue mad’u. Subjugation and readiness of mad’u is influenced by personal and situational factors which are always intertwined in giving rulings behavior. Personal factors is surrounding the biological and sociopsychological aspects. Biological aspects such as needs and aspects sociopsychological human basic form of the condition and cognitive, affective and psychomotor of mad’u. The situational factors may include environmental systems, culture, norms, architectural design and the like. Social situation is also part of the reason for mad’u to accept or reject the message of da’wa.   Pesan dakwah tidak serta-merta dapat menundukkan mad’u. Penundukan dan kesiapan mad’u dipengaruhi faktor personal dan situasional yang senantiasa berkelindan dalam memberikan putusan-putusan perilaku. Faktorfaktor personal melingkupi aspek biologis dan sosiopsikologis. Aspek biologis berupa kebutuhan-kebutuhan dasar manusia dan aspek sosiopsikologis berupa kondisi dan kemampuan kognitif, afeksi dan konasi mad’u. Adapun faktor situasional dapat berupa sistem lingkungan, budaya, norma, design arsitektur dan sejenisnya. Kondisi sosial juga menjadi alasan mad’u dalam menerima atau menolak pesan dakwah.

  14. APA DAN MANA DALAM KALIMAT DEKLARATIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Puji Astuti

    2016-06-01

    Full Text Available Kalimat merupakan salah satu sarana untuk menyampaikan maksud pembicara atau penulis kepada pendengar atau pembaca. Untuk menyampaikan informasi digunakan kalimat deklaratif. Dalam kalimat deklaratif sering ditemui kata apa dan mana serta bentuk turunannya. Bagaimana kehadiran apa dan mana serta bentuk turunannya dalam kalimat deklaratif dibahas dalam makalah ini. Teori yang digunakan untuk menganalisis adalah teori stuktural. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyimak pemakaian bahasa. Dalam analisis data digunakan metode distribusional yaitu metode analisis data yang berupa penghubungan aantarfenomena dalam bahasa tertentu itu sendiri  Adapun teknik yang d.igunakan dalam penelitian ini adalah teknik delisi, substitusi, dan teknik parafrasa. Dari hasil penelitian disimpilkan  bahwa apa dan mana serta bentuk tuturannya jika terdapat dalam kalimat deklaratif bukan merupakan interogativa. Kehadiran apa dan mana serta bentuk tuturannya dalam kalimat deklaratif ada yang bersifat wajib ada yang bersifat opsional. Apa dan mana serta bentuk turunannya  bersifat opsional jika dalam kalimat deklaratif apa dan mana serta bentuk tuturannya diikuti atau didahului oleh kata yang mempunyai makna yang sama

  15. HASIL ANALISIS VITAMIN A DAN β-KAROTEN BAHAN MAKANAN SUMBER VITAMIN A DAN KAROTEN DENGAN METODE HPLC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuniar Rosmalina

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan analisis vitamin A DAN β-Karoten terhadap beberapa jenis pangan dengan menggunakan metode HPLC. Analisis dilakukan terhadap 9 jenis serealia dan umbi-umbian, 3 jenis kacang-kacangan, 40 jenis sayuran, 11 jenis daging dan hasilnya, 7 jenis telur dan hasilnya, 8 jenis ikan, 12 jenis buah-buahaan, dan 7 jenis kelompok lain-lain. Hasilnya menunjukkan sumber β-Karoten yang tinggi pada kelompok serealia dan umbi-umbian adalah umbi jalar, pada kelompok sayuran adalah daun katuk, daun pepaya, daun singkong, daun melinjo, daun talas dan daun sintrong, pada kelompok telur adalah telur bebek, pada kelompok buah-buahan adalah mangga golek dan mangga gedong. Sedangkan kelompok kacang-kacangan dan kelompok daging kandungan β-Karotennya rendah. Hati ayam, hati bebek, dan hati kambing merupakan sumber vitamin A yang tinggi, sedangkan pada kelompok ikan didapati ikan lele mempunyai kandungan vitamin A yang lebih tinggi dibandingkan jenis ikan lainnya.

  16. Sistem Komputerisasi Pengolahan Buku Induk Pegawai Pada UPT Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kecamatan Banjarmangu Berbasis PHP Dan MYSQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elisa Usada

    2011-11-01

    Full Text Available Permasalahan yang akan dibahas adalah bagaimana membuat sistem pengolahan buku induk pegawai di UPT Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kecamatan Banjarmangu berbasis PHP dan MySQL. Sistem pengolahan buku induk pegawai  berbasis PHP dan MySQL ini dirancang komputerisasi menggunakan PHP dan database MySQL dengan tujuan agar pengolahan data pegawai di UPT Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kecamatan Banjarmangu dapat terpusat. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode waterfall. Sistem pengolahan buku induk pegawai ini menggunakan jaringan client server dan dapat diakses oleh administrator dan Kepala UPT dan Pegawai. Kelebihan dari sistem pengolahan ini adalah dilindungi password dan hak akses yang berbeda untuk setiap user sehingga keamanan data dapat terjamin, sedangkan kekurangannya adalah program yang dihasilkan belum maksimal karena mengkhususkan data pegawai pada buku induk saja. Saran dari sistem pengolahan ini yaitu pengembangan dari segi keamanan data, kelengkapan data, dan ketelitian sistem dalam input data untuk mengurangi kesalahan.

  17. Perancangan dan Implementasi Presensi Digital Guru dan Karyawan SMA Negeri 9 Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Th. Didot Septiawan

    2016-04-01

    Full Text Available Berdasarkan surat edaran dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, terhitung mulai Januari 2015 tiap sekolah dihimbau untuk beralih dari sistem presensi manual menjadi digital. Hingga awal Maret ini, presensi guru dan karyawan di SMA Negeri 9 Semarang masih dilakukan secara manual. Maka diperlukan sebuah penelitian untuk merancang dan menerapkan sistem presensi digital bagi SMA Negeri 9 Semarang. Tahapan penelitian meliputi perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Perangkat lunak dibangun dengan framework PHP Phalcon, basis data MySQL, dan aplikasi webserver Nginx pada sistem operasi Ubuntu 14.04. Mesin presensi dengan metode pengenalan wajah dipilih untuk mendapatkan data kehadiran yang bersifat autentik. Pengujian dilakukan dengan metode kotak hitam dan kotak putih. Semua kebutuhan fungsional telah diimplementasikan pada aplikasi web dan kebutuhan non-fungsional pun telah terpenuhi. Sistem presensi digital ini menjadi solusi bagi SMA Negeri 9 Semarang dalam usaha uji coba penggunaan presensi digital.

  18. TINJAUAN UMUM TENTANG HELPDESK DAN FRAMEWORK TERKAIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Tarmuji

    2013-04-01

    Full Text Available Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK di suatu instansi sangat banyak dampaknya, baik positif maupun negatif. Seiring perkembangan teknologi semakin banyak pemanfaatan media TIK ini untuk membantu pelaksanaan suatu pekerjaan bahkan hampir seluruh bidang di suatu instansi. Dalam perjalanan penggunaan TIK sering muncul permasalahan-permasalahan yang jika tidak ditangani akan mengakibatkan adanya kemunduran kinerja dari bagian/seseorang yang menggunakan peralatan TIK untuk menunjang kerja mereka. Suatu instansi yang sudah sedemikian kompleksnya dalam penggunaan peralatan TIK di instansinya maka diperlukan suatu mekanisme dan unit khusus yang menangani penggunaan dan permasalahan dalam hal penggunaan TIK tersebut. Mekanisme dan unit khusus tersebut sering dinamakan tim helpdesk yang tujuan utamanya adalah menangani penyelesaian terhadap permasalahan yang muncul dari penggunaan suatu peralatan TIK tersebut sehingga mampu memperlancar kerja yang terkait. Suatu instansi dalam hal penerapan tim helpdesk memerlukan suatu perencanaan yang matang dan terorganisir. Langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh instansi dalam implementasi tim helpdesknya antara lain, (1 membentuk tim khusus untuk menganalisis organisasinya terkait kebutuhan implementasi helpdesk tersebut, (2 membentuk organisasi helpdesk sesuai kebutuhan, (3 memilih workflow helpdesk yang disesuaikan dengan kondisi instansi, (4 memilih framework yang tepat untuk mendasari jalannya implementasi helpdesk di instansi terkait, dan (5 menuangkan aturan-aturan dasar (standard operation procedur-SOP untuk menguatkan kiprah tim helpdesk di instansi terkait.Terbentuknya tim helpdesk diharapkan dapat mengatasi permasalahan dan memberikan layanan terhadap seluruh permasalahan bidang TIK baik yang bersifat internal (pengembang aplikasi maupun seluruh permasalahan operasional aplikasi ataupun hal-hal yang berhubungan dengan sistem dan teknologi informasi dan komunikasi.

  19. Penskalaan Butir Format Respons Pilihan dan Respons Bebas Berdasarkan Model Rasch dan Partial Credit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Hariadi

    2007-06-01

    Full Text Available Penelitian melihat pengaruh jumlah parameter butir, kategori respons bebas (RB, pengaruh sampel terhadap akurasi estimasi parameter kemampuan untuk menghasilkan estimasi yang stabil dan pengaruh pembobotan butir RP dan butir RB terhadap kesalahan baku. Penelitian dalam dua tahap, simulasi menggunakan 30 kondisi dengan replikasi 50 dengan variabel panjang tes, jumlah kategori, dan jumlah parameter butir, dan analisis deskriptif, dilanjutkan penerapan penskalaan gabungan butir tipe respons pilihan (rp dan butir respons bebas (rb pada konstruksi tes elektronika yang terdiri 40 butir pilihan ganda dan 4 butir jawaban tersusun, 3 butir memiliki lima kategori jawaban dan 1 butir dengan 4 kategori jawaban, melibatkan 355 siswa. Hasil penelitian menunjukkan: ukuran sampel kurang berpengaruh pada root mean square error atau (RSME> dan korelasi antara 9 dengan 0, namun berpengaruh terhadap akurasi estimasi parameter butir pilihan ganda (/>/y,dan parameter butir respons tersusun (3^- Jumlah parameter butir berpengaruh terhadap parameter kemampuan, tetapi tidak berpengaruh terhadap akurasi dari b^, dan S„,. Estimasi dari parameter tingkat kesulitan butir jawaban tersusun tiga kategori lebih akurat daripada butir jawaban tersusun lima kategori. Estimasi tahan {robust untuk parameter kesulitan butir jawaban tersusun 5 kategori memerlukan sampel minimal 250 responden, sedangkan untuk butir respons tersusun 3 kategori memerlukan sampel minimal 100 responden. Estimasi parameter kemampuan dari skor total (0^^ tidak sama dengan rata-rata jumlah tbeta dari masing-masing subtes (0^ + 0CR. Theta dari tes yang dikalibrasi bersama-sama berbeda dengan theta dari total subtes yang dikalibrasi secara terpisah. Korelasi kemampuan yang mengunakan pembobotan dan kemampuan tanpa pembobotan mempunyai suatu rentang dari 0,988 sampai 0,948. Kata kunci: penyekaiaan, model rash dan partial credit.

  20. Evaluasi Layanan Sirkulasi dan Layanan Pengguna Pada Kantor Perpustakaan, Kearsipan dan Dokumentasi Nias Utara

    OpenAIRE

    Zalukhu, Radius Seantero

    2016-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui layanan perpustakaan pada kantor perpustakaan, kearsipan dan dokumentasi kabupaten Nias Utara. Penelitian yang dilakukan di Kantor Perpustakaan, Kearsipan dan Dokumenstasi Kabupaten Nias Utara, yang beralamat di Jl. Gunung Sitoli – Lehewa Km 42 Lotu, menitik beratkan pada layanan sirkulasi, layanan pengguna serta layanan koleksi. Metode Penelitian menggunakan metode deskriptif. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner dan st...

  1. ANEMIA DAN ANEMIA GIZI BESI PADA KEHAMILAN: HUBUNGANNYA DENGAN ASUPAN PROTEIN DAN ZAT GIZI MIKRO

    OpenAIRE

    Nur Handayani Utami; Bunga CH. Rosha

    2015-01-01

    Anemia masih menjadi permasalahan kesehatan pada wanita hamil. Zat besi dianggap sebagai salah satu zat gizi mikro yang berperan terhadap terjadinya anemia. Kekurangan gizi besi dalam tingkat lanjut dapat menyebabkan anemia, yang disebut sebagai anemia gizi besi. Tujuan studi ini adalah untuk menganalisis perbedaan antara asupan protein dan gizi mikro serta menghitung odd ratio (OR) kejadian anemia dan anemia gizi besi akibat asupan protein dan gizi mikro pada wanita hamil di lokasi studi. An...

  2. Status Oral Higiene Dan Periodontal Pada Pasien Diabetes Melitus Dan Non- Diabetes Di RSUD Dr. Pirngadi

    OpenAIRE

    Butar-Butar, Mardiah Rizqo

    2014-01-01

    Diabetes melitus adalah penyakit gangguan metabolisme ditandai dengan meningkatnya kadar gula darah yang terjadi karena kelainan sekresi insulin, kerja insulin, atau kedua-duanya. Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit sistemik yang berperan sebagai faktor risiko penyakit periodontal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui status oral higiene dan periodontal dan odd rasio periodontitis pada pasien Diabetes melitus dan non-Diabetes. Rancangan penelitian adalah case-control. Popul...

  3. Pencahayaan Buatan pada Pendekatan Teknis dan Estetis untuk Bangunan dan Ruang Dalam

    OpenAIRE

    Budi Setiawan; Grace Hartanti

    2014-01-01

    Cahaya merupakan hal yang penting bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Tanpa cahaya atau penerangan tentu sulit untuk beraktivitas, terutama saat hari menjelang malam. Seiring berkembangnya peradaban dan teknologi, manusia menciptakan pencahayaan buatan. Awalnya, pencahayaan buatan sebagai pengganti sinar alami matahari, lalu cahaya buatan yang didapat dari api, kemudian penelitian dan pengembangan bola lampu oleh Alessandro Volta, Sir Humphry Davy, Warren De La Rue, hingga Tho...

  4. Perencanaan Pemerintah Kabupaten Kudus Dalam Mempersiapkan Pengalihan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perdesaan dan Perkotaan Sebagai Pajak Daerah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vitriana Masfita

    2013-08-01

    Full Text Available Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbitnya Undang-undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Pemerintah Pusat mengalihkan kewenangan pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan kepada Pemerintah Daerah. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah harus mempersiapkan segala keperluan agar proses pengalihan ini berjalan dengan lancar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis (1 rencana pemerintah Kabupaten Kudus dalam persiapan pengambilalihan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perkotaan dan Perdesaan, (2 faktor-faktor yang mempengaruhi persiapan Pemerintah Kabupaten Kudus dalam pengalihan Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perkotaan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan data-data kualitatif berupa kata-kata, tindakan dan dokumen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah interview dengan Kepala DPPKD Kabupaten Kudus beserta Kepala Bidang, Kepala Seksi dan Staff, observasi partisipasi di DPPKD Kabupaten Kudus, dan studi dokumentasi dokumen kedinasan di DPPKD Kabupaten Kudus. Data diperoleh melalui Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil Penelitian: (1 Pemerintah Kabupaten kudus berencana untuk mempersiapkan Sarana dan Prasarana yang meliputi penyediaan ruang pelayanan, ruang server dan pengolahan data, pengadaan perlengkapan gedung kantor, pengadaan software dan hardware komputer, pengadaan barang cetakan; membentuk UPT Pelayananan Pajak Daerah; mempersiapkan personel dibidang IT, pelayanan pajak daerah, administrasi pajak daerah; membentuk Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati terkait Pajak Bumi dan Bangunan; menyiapkan SOP; menjalin kerjasama dengan KPP Pratama dan Bank Jateng; membuka rekening PBB P2 di Bank Jateng.  (2 Faktor pendukung dari proses perencanaan Pemerintah Kabupaten Kudus adalah: tersedianya dana atau pembiayaan, partisipasi SKPD terkait, serta partisipasi dari Kantor Pelayanan Pajak Pratama dan Bank

  5. DIAMETER SERAT DAN PANJANG SARKOMER DAGING SAPI BALI HASIL PENGGEMUKAN MENGGUNAKAN PAKAN DENGAN LEVEL KULIT BIJI KAKAO DAN OTOT BERBEDA

    OpenAIRE

    2015-01-01

    2015 NUR AMALIA (I111 11 271). Diameter Serat dan Panjang Sarkomer Daging Sapi Bali Hasil Penggemukan Menggunakan Pakan dengan Level Kulit Biji Kakao dan Otot Berbeda. Dibawah bimbingan Hikmah M. Ali sebagai pembimbing utama, dan Ratmawati Malaka sebagai pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis otot, level kulit biji kakao dalam pakan, dan interaksi keduanya terhadap panjang sarkomer dan diameter serat daging sapi Bali. Penelitian ini ...

  6. IMPLEMENTASI MATRIKS PADA MATEMATIKA BISNIS DAN EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuniarsi Rahayu

    2012-05-01

    Full Text Available Penelitian ini membahas tentang analisis masukan-keluaran yang merupakan salah satu penerapan  matriks dan sebagai model matematika untuk menganalisis struktur perekonomian yang saling berhubungan antara kegiatan ekonomi. Matematika penting sekali untuk dipelajari dan dikuasai, dikarenakan suatu kasus membutuhkan pemahaman yang berbentuk matematis yaitu pemodelan matematika. Metode yang digunakan adalah Metode Invers Matriks dan Metode Eliminasi Gauss-Jordan. Perhitungan ini menggunakan alat bantu Matlab (matrix laboratory yang memungkinkan untuk menangani kalkulasi matematis dengan cara yang mudah. Kata kunci : Matriks, Metode, Input-Output

  7. Media Sosial dan Perkembangan Komunikasi Korporat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rina Juwita

    2017-07-01

    Full Text Available Kehadiran media sosial telah mengubah aktivitas komunikasi korporat dan dengan cepat merevolusi bagaimana kampanye atau program public relations berjalan. Jika dibandingkan dengan cara tradisional yang mengandalkan pada output murni, media sosial memaksa komunikasi korporat beralih pada proses dialog dimana para pemangku kepentingan, dan bukan hanya perusahaan sama-sama memiliki kekuasaan terhadap pesan yang beredar. Media sosial merupakan alat komunikasi revolusioner yang mengubah secara cepat bagaimana praktik PR menjadi bagian integral dari komunikasi korporat bagi sejumlah perusahaan dan menawarkan pilihan baru bagi para praktisi PR pada setiap aspek proses komunikasi yang dilakukan.

  8. Prinsip Transparansi dalam Perjanjian TBT dan SPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Widyaputri Kariodimedjo

    2012-02-01

    Full Text Available Transparency principle in the TBT and SPS Agreement is implemented by notification. Its application is prepared by related agencies through the making of regulations, establishment of enquiry points, building capacity and infrastructure. It guarantees certainty, predictability and credibility of Indonesia in international trade, and its application should not undermine national trade policy. Prinsip transparansi dalam Perjanjian TBT dan SPS diterapkan melalui notifikasi. Penerapan prinsip ini dilakukan oleh instansi-instansi terkait melalui pembuatan peraturan, upaya terkait kelembagaan, SDM dan infrastruktur. Prinsip yang bertujuan menciptakan kepastian, konsistensi bagi perdagangan dan kredibilitas Indonesia dalam perdagangan internasional, harus dilakukan tanpa mengorbankan kepentingan untuk mengamankan kebijakan impor nasional.

  9. Determinan Kemiskinan dan Pengangguran di Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Medha Wardhany

    2017-08-01

    Full Text Available Masalah kemiskinan dan pengangguran merupakan masalah pokok yang dihadapi  secara nasional dan regional bahkan juga secara global, yang perlu mendapat perhatian serius. Besarnya angka kemiskinan dan pengangguran dalam upaya penanggulangannya memerlukan berbagai informasi dan kajian agar penanggulangan tersebut dapat berjalan secara efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan hasil yang dapat dijalankan dalam program-program penanggulangan kemiskinan dan pengangguran secara lebih efektif dan efesien sesuai dengan harapan seluruh pihak termasuk masyarakat yang masih dikategorikan sebagai marginal. Penelitian ini menggunakan sumber data utamanya berasal dari data sekunder yakni Susenas dan Sakernas untuk data Makro serta terkait lainnya seperti data Supas, dan SP 2010, ST2013 dan PBDT 2015 untuk data mikro serta data PODES untuk data pendukung kewilayahan. Metode analisis dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan eksploratif dari berbagai data dan informasi yang tersedia. Selain itu, juga akan dilakukan beberapa perhitungan model statistik yang relevan dengan kajian ini. Dari hasil analisis regresi linier berganda kemiskinan diperoleh informasi bahwa dari uji F dengan α=0,05 diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000. Artinya, variabel yang dimasukkan ke dalam model secara simultan berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan. Sedangkan secara parsial variabel status penguasaan bangunan, Luas Lantai per Kapita, Jenis Lantai dan rasio jumlah kamar, Bahan Bakar memasak rumah tangga, aset, Status pekerjaan KRT keluarga miskin, jam kerja, Penerimaan Program (KPS dan Jumlah Bangunan di permukiman kumuh berpengaruh signifikan terhadap kemiskinan. Dari hasil pengolahan analisis regresi menunjukkan nilai signifikansi dari variabel pengangguran kurang dari 0,05. Hal ini sesuai dengan teori yang menyatakan bahwa secara simultan variabel independen tamat, penyakit dan jumlah industri berpengaruh signifikan terhadap

  10. PENGKAJIAN PROGRAM KURSUS DAN PELATIHAN TERKAIT DENGAN JENIS KETERAMPILAN, SERTIFIKASI DAN PENEMPATAN LULUSAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Melati Indri Hapsari

    2016-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis-jenis keterampilan yang dibutuhkan di dunia usaha dan industri terutama pasar ASEAN yang telah tersedia lembaga sertifikasinya, mengetahui pelaksanaan sertifikasi kompetensinya, dan proses penempatan tenaga kerja yang akan bekerja di luar negeri. Lokasi penelitian dilakukan di BNSP, BKSP, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta BP3TKI. Subyek dipilih sesuai kompetensinya. Penelitian deskriptif kualitatif ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Keabsahan data menggunakan kriteria kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas, dan transferabilitas. Simpulan penelitian ini adalah bahwa jenis-jenis keterampilan yang dibutuhkan di dunia usaha dan industri terutama pasar ASEAN antara lain pariwisata, operator produksi, kayu lapis, konstruksi. Yang telah siap MRA-nya adalah bidang pariwisata dengan dikeluarkannya ACCSTP dan CATC. Pelaksanaan sertifikasi kompetensi di Indonesia adalah Lembaga Sertifikasi Profesi yang telah mendapat lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi. Proses penempatan tenaga kerja yang akan bekerja di luar negeri hanya dapat dilakukan oleh pemerintah dan pelaksana penempatan TKI swasta. Prosedur penempatan dimulai dari pra penempatan, penempatan dan pasca penempatan.

  11. EKSISTENSI DAN SEBARAN NYAMUK AEDES AEGYPTI DAN AEDES ALBOPICTUS DI KAMPUS UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yosefina Dota T

    2015-03-01

    Full Text Available Penelitian yang bertujuan untuk mengetahui eksistensi dan sebaran nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus telah dilakukan di Kampus Universitas Hasanuddin, Kec. Tamalanrea, Makassar. Penelitian bersifat eksploratif dengan melakukan sampling terhadap lima lokasi yaitu : a Fak. Peternakan (Utara, b Fak. Hukum (Timur, c Pusat Kegiatan Penelitian/PKP (Selatan, d Workshop/Dekat Pondokan mahasiswa (Barat dan e Fak. MIPA (Tengah. Sampling nyamuk menggunakan metode ovitrap (menggunakan attraktan Eluisine Indica L. dan survei terhadap berbagai tempat penampungan air. Sampel telur dan larva nyamuk yang diperoleh disimpan dalam microtube berisi alkohol 70% kemudian diidentifikasi berdasarkan Rueda (2004. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nyamuk Ae. aegypti dan Ae. albopictus ditemukan hidup dan berkembang biak di kampus Universitas Hasanuddin, Makassar. Eksistensi dan sebaran kedua jenis nyamuk tersebut dipengaruhi oleh faktor adanya manusia/masyarakat kampus yang beraktivitas baik di dalam ruangan (indoor maupun di luar ruangan (outdoor, adanya berbagai tempat penampungan air baik buatan (bak mandi, ember maupun barang bekas (botol/kaleng bekas, tempurung kelapa, vegetasi/tanaman dan berbagai macam hewan yang berada di sekitaran kampus. Hasil penelitian dalam ruangan (indoor menunjukkan bahwa nyamuk Ae. aegypti lebih banyak ditemukan hidup di dalam ruangan gedung PKP sedangkan Ae.albopictus lebih banyak di Fak. Hukum. Hasil penelitian di luar ruangan (outdoor menunjukkan bahwa nyamuk Ae. aegypti lebih banyak ditemukan hidup di area Workshop sedangkan Ae.albopictus lebih banyak di area PKP.

  12. Inovasi Desain, Teknologi, dan Pemasaran Lewat Website Usaha Kecil Menengah Batik dan Lutik (Lurik Batik di Kecamatan Laweyan Surakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anastasia Riani Suprapti

    2016-12-01

      Tujuan penelitian terapan ini adalah untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan produk batik dan lutik yang ada di wilayah Kecamatan Laweyan Surakarta dengan inovasi desain dan teknologi baru. Program ini bekerja sama dengan mitra UKM Batik Dewi (UKM 1 dan Batik Sinung Rejeki (UKM2 yang terletak di Kecamatan Laweyan. Pengusaha batik Laweyan dengan produknya berupa batik dan tekstil bermotif batik (printing dan cap dalam era globalisasi sekarang ini ternyata memiliki daya tahan yang baik, ditengah persaingan dengan produk sejenis dari daerah lain maupun dari luar negeri. Secara garis besar pola yang digunakan dalam implementasi penelitian ini meliputi: diskusi (FGD, kerja bengkel, operasional pabrik, pelatihan dan pendampingan (kelompok dan individu. Seperti halnya Usaha Kecil Menengah pada umumnya, pengusaha batik di Laweyan juga menghadapi masalah Internal meliputi  permodalan, inovasi desain, pemasaran, dan manajemen keuangan, yang meliputi administrasi keuangan/pembukuan. Beberapa solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi diantaranya adalah melakukan Inovasi desain dan teknologi, pengaturan layout pabrik, dan pemasaran lewat web. Selain itu mengembangkan desain motif batik yang lebih diminati pasar diberikan juga untuk pengembangan teknik kombinasi batik-lurik ikat dengan cara lukis dan pengelantangan. Penggunaan media teknologi informasi dan komunikasi untuk promosi lewat website. Adapun untuk usaha pengembangan manajemen pemasaran,  diusahakan media promosi dan menjalin kerjasama pemasaran  dengan instansi terkait, misalnya dengan mengikuti pameran-pameran di Solo dan Jakarta.

  13. PENCEMARAN LOGAM BERAT MERKURI (Hg PADA AIRTANAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thomas Triadi Putranto

    2012-02-01

    Full Text Available The earth consists largely of water because the land area is smaller than the ocean. Human beings on this earthcan not escape the need for water. Water is the main requirement for the process of life on the earth.Relatively clean water that is coveted by men, whether for purposes of daily life, for industrial purposes, for thecleanliness of city sanitation, as well as for agricultural purposes and so forth. Heavy metal pollution is a veryserious issue to be handled, because of adverse environmental and ecosystem in general. Heavy metallic elementis the element which has a density of more than 5 gr/cm3. Hg has a density of 13.55 gr/cm3. Disaster is anoutbreak of Minamata mercury poisoning in people who eat fish contaminated by mercury in Minamata Japan,and this event is known as Minamata Disease. Efforts to tackle the heavy metal pollution can actually be doneusing a chemical process or by microorganism such as microbes and bacteria.

  14. Dan Marino Helping Those with Autism Spectrum Disorders | NIH MedlinePlus the Magazine

    Science.gov (United States)

    ... Dan Marino Foundation. Photo: Dan Marino Foundation Former NFL star quarterback Dan Marino and his wife Claire ... have to succeed in life,'" says the former NFL star. "That's where the focus for The Dan ...

  15. DESAIN KOMUNIKASI VISUAL DAN PERILAKU KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bagus Limandoko

    2000-01-01

    Full Text Available The word design is a word with different meanings. In the visual communication context it has became part of the team in the communication industry - the world of advertising%2C magazine and newspaper publishing%2C marketing and public relations%2C and%2C indeed%2C it has became one of the influential aspects to shape the behavior of a society and its economic development. Abstract in Bahasa Indonesia : Desain merupakan sebuah kata dengan banyak makna. Dalam konteks komunikasi visual%2C desain sudah menjadi bagian dari tim dalam industri komunikasi. Dunia advertising%2C publikasi majalah dan suratkabar%2C pemasaran dan public relations%2C dan yang pasti desain juga sudah menjadi salah satu aspek yang berpengaruh dalam membentuk perilaku suatu masyarakat dan perkembangan ekonominya. design%2C designer%2C visual communication design%2C behavior%2C consumer

  16. DAN-IODP-SEIS Project

    DEFF Research Database (Denmark)

    Bendixen, Carina; Boldreel, Lars Ole; Jensen, Jørn Bo

    The DAN-IODP-SEIS is aimed at investigating the geological development of Kattegat during the last 130.000 years. This will be based on acoustic (seismic) methods and geological interpretation of cores from previously drilled shallow wells and the IODP wells drilled in 2013. A large number of ref...... Denmark and is a collaboration project between IGN, GEUS and IGG. Further information regarding the cruise that took place in June-July will be available in issue no. 3 2013 of Geoviden........ The data will be integrated with already existing archive data. The data is to be processed and interpreted using state of the art interpretation software (Petrel). Seismic examples are shown to illustrate aspects of the geological development of the Kattegat. This PhD project is funded by Geocenter...

  17. Penurunan Kadar Amonium dan Fosfat pada Limbah Cair Industri Pupuk

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Rodlia Fitriana

    2017-01-01

    Full Text Available Limbah cair industri pupuk mengandung kadar amonium dan fosfat yang cukup tinggi. Kadar ini dihasilkan dari kegiatan produksi pabrik amoniak dan pabrik asam fosfat. Penurunan ammonium dan fosfat ini dapat dilakukan melalui proses presipitasi kimiawi dan menghasilkan mineral Magnesium Ammonium Phosphate (MAP atau Struvite. Sumber Mg yang akan digunakan adalah MgCl2. Penelitian dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan sistem batch. Variabel yang digunakan adalah kecepatan pengadukan, pH, dan rasio molar [Mg2+]:[NH4+]:[PO43-]. pH yang akan digunakan adalah 7,5; 8; dan 8,5. Sedangkan rasio molar yang digunakan adalah 1:1:1; 1,5:1:1; dan 2:1:1. Kedua hasil variabel ini merupakan hasil dari permodelan Visual MINTEQ v3.0. Variasi G.td yang digunakan adalah 0,5.106; 106; dan 1,5.106. Presipitasi dilakukan selama 60 menit dan dilanjutkan dengan proses sedimentasi selama 30 menit. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah presentase removal amonium dan fosfat optimum terjadi pada pH 8,5 dan rasio molar 1:1:1 dengan G.td 106 atau setara degan 158 rpm. Kadar amonium awal sebesar 2864 mg/L dan fosfat sebesar 14656 mg/L. Residual amonium sebesar 396,82 mg/L dan residual fosfat sebesar 148,86 mg/L. Residual amonium dan fosfat pada penelitian ini masih tinggi.

  18. PERMASALAHAN DAN POTENSI PESISIR DI KABUPATEN SAMPANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aries Dwi Siswanto

    2016-03-01

    Full Text Available SAMPANG’S COASTAL PROBLEMS AND POTENTIALS One area that has progressive economic value and environmental degradation possibility is a dynamic areas of coastal areas. These characteristics is interesting in the perspective of management and utilization of marine resources and fisheries. The rapid development of the Sampang regency required the government to focus and provide greater attention to minimize the ecological pressures that affect the carrying capacity of the environment, particularly in coastal areas. This study aims to gather information about the problem and the potential that exists in coastal areas of Sampang. Data taken by interviewing respondents lived in coastal communities during April 2015 and the results of the questionnaire were analyzed descriptively. The problems identified include land requirement, the overlapping use, the threat of pollution and environmental degradation, and zoning; whereas the potential that exists include salt, marine tourism, mariculture, and the development of industrial areas and ports. The potential problems identified in coastal areas and beaches in Sampang relatively identical to the Bangkalan. It needs a comprehensive solution to minimize the existing impact as well as efforts to optimize utilization to achieve integrated coastal zone management.Keywords: coastal, CZM, problem, potential, Sampang ABSTRAKSalah satu wilayah yang memiliki nilai ekonomi progresif sekaligus peluang degradasi lingkungan sehingga disebut daerah dinamis adalah wilayah pantai dan pesisir. Karakteristik ini menjadi sesuatu yang menarik dalam perspektif pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya kelautan dan perikanan. Pesatnya perkembangan tersebut menuntut pemerintah kabupaten Sampang untuk focus dan memberikan perhatian lebih besar sebagai upaya untuk meminimalkan tekanan ekologis yang berpengaruh terhadap daya dukung lingkungan, khususnya di wilayah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi

  19. BY PRODUCT TERNAK. Teknologi dan Aplikasinya

    OpenAIRE

    Said, Muhammad Irfan

    2014-01-01

    DAFTAR PUSTAKA Adventini, N., Muhayatun, D. D. Lestiani dan W.Y.N. Syahfitri. 2012. Analisis Mikronutrien dalam Daging, Limpa, dan Hati Sapi. Jurnal Medika. 38 (8), 580???586. Angelidaki, I., and B. K. Ahring. 2000. Methods for increasing the biogas potential from the recalcitrant organic matter contained in manure. Water Science Technology. 41 (3), 189-194. Anonim. 1974. Gelita-Instant-Gelatins Type 800 A Type 800 B. Gelatine-Information-Service. Deutsche Gelatine-Febrike...

  20. La guitare dans les musiques traditionnelles

    OpenAIRE

    Rougier, Thierry

    2002-01-01

    International audience; Ce que l'organologie classique désigne sous le nom de "guitare" connaît en fait une très grande variété (de forme, d'accord, de mode de jeu) dans les musiques traditionnelles. L'ethnomusicologie rend compte de la continuité entre les cordophones de type guitare, les autres cordophones et les instruments à percussion, sur de nombreux terrains (dans la musique flamenca, brésilienne...)

  1. PRINSIP DAN KRITERIA PERIKLANAN DARI PERSPEKTIF ISLAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teuku Meldi Kesuma

    2012-06-01

    Full Text Available Advertising in marketing Islamic products must be believed and understood as an important part of marketing based on Islam which should not be separated. This paper examines the principles and criteria of the advertising in the perspective of Islam. It is caused by the increasing of the companies and institutions which are based on Islamic values such as Islamic financial institutions that promote its products the consumers. The important issues discussed in this paper is how the real of concepts, principles, and criteria of Islamic advertising? Therefore this paper is developing an advertising concept from the perspective of Islam and to know for sure whether the principles and criteria that should exist in advertising Islam. The methodology applied in this paper is through literature review by using content analysis. Hopefully, this study could develop an Islamic perspective advertisement concept in terms of principles and criteria. =========================================== Periklanan dalam memasarkan produk-produk Islam harus diyakini dan di pahami merupakan bahagian penting dalam pemasaran yang berdasarkan Islam yang tidak boleh dipisahkan. Tulisan ini mengkaji prinsip-prinsip dan kriteria periklanan dalam perspektif Islam. Hal ini disebabkan semakin ramai dan tingginya pertumbuhan perusahaan dan institusi yang berlandaskan nilai-nilai Islam seperti institusi keuangan Islam yang mempromosikan produk dan perkhidmatannya kepada orang ramai. Persoalan penting yang dibahas dalam kertas kerja ini adalah bagaimanakah bentuk konsep, prinsip dan kriteria periklanan Islam yang sebenarnya? Oleh karena itu tujuan kertas kerja ini adalah untuk membangun satu konsep periklanan dari perspektif Islam dan untuk mengenal pasti apakah prinsip-prinsip serta kriteria yang seharusnya ada dalam periklanan Islam. Metodologi kajian yang digunakan dalam kertas kerja ini adalah metode kepustakaan dengan menggunakan analisis isi. Kajian ini diharapkan dapat

  2. Dimensi Agama dan Reaksi Dunia Melayu Terhadap Penetrasi Barat di Abad XVIII dan XIX Khasnya di Riau, Melaka, Palembang, dan Aceh

    OpenAIRE

    Alfian, Ibrahim

    2013-01-01

    Tulisan ini mengangkat "kisah" dua kitab Dala'il al-Khairat dan Nasihat al-Muslimin yakni dua aspek ajaran Islam shalwat kepada Nabi Besar Muhammad saw. dan panggilan jihad sabilillah di dunia Melayu abad 18 dan 19 yang dapat memberikan kita beberapa hal penting.

  3. Kontestasi Kekuasaan dan Keteladanan Semu di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Michael HB Raditya

    2016-04-01

    Full Text Available Kepemimpinan di Indonesia merupakan persoalan yang menarik untuk ditelaah. Jika bertolak dari tataran diakronis, secara kronologis Indonesia telah mengalami pelbagai macam fase kepemimpinan dan rezim. Ihwal ini dapat menjadi stimulan positif jika masyarakat dapat mengartikulasikan pengalaman bernegaranya dengan tepat. Kontestasi kekuasaan pun tidak dapat terhindarkan, terlebih setiap pemimpin melakukan persaingan dalam memperebutkan kekuasaan. Kontestasi ini tidak hanya merujuk pada tingkat lokal, namun hingga tingkat nasional. Berbagai aspek pun turut menjadi faktor utama dari kontestasi tersebut, seperti tipe kepemimpinan aristokrasi dan demokrasi, hingga perbedaan gender pemimpinnya. Ihwal tersebut turut mengejewantah kan bahwa keteladanan yang didasarkan atas beberapa kontekstual, bersifat pseudo, atau semu. Dalam mengupas ihwal tersebut, telaah yang digunakan merujuk pada pemahaman Barkerakan agen, dan Gramsci akan hegemoni. Tidak hanya itu, Kouzes dan Posner digunakan untuk menilik parameter keteladanan. Asumsi penulis, keteladanan merupakan unsur yang tercipta untuk menghegomoni agen di dalamnya. Bertolak dari mempertanyakan keteladanan, maka pembahasan akan lebih mempertimbangkan aspek agen, hegemoni dan kuasa. Penulis menyadari bahwa tidak mungkin meneliti semua pola kepemimpinan yang ada di Indonesia, maka rujukan contoh kepemimpinan didasarkan pada beberapa contoh di era kolonial, orde lama, orde baru,dan pemerintahan kini. Penelitian ini mencoba untuk mengupas persoalan keteladanan dalam kepemimpinan yang kerap diunggulkan kepemimpinan yang ada di Indonesia.

  4. Pembuatan dan Karakteristik Komposit Polimer Berpenguat Bagasse

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eqitha Dea Clareyna

    2013-09-01

    Full Text Available Bagasse memiliki kandungan serat yang cukup besar dan berpotensi digunakan sebagai bahan penguat dalam pembuatan komposit karena sifatnya yang kuat dan ringan. Dalam penelitian tugas akhir ini telah dibuat bahan komposit berpenguat bagasse dengan empat macam ukuran penguat yaitu serat chopped serta partikel berukuran 100 mesh, 140 mesh, dan 200 mesh. Pembuatan komposit menggunakan metode hand lay-up dan fraksi volume penguat divariasi dari 2,5% hingga 15%. Hasil karakterisasi yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa kekuatan tarik dan densitas terbaik dimiliki oleh sampel komposit dengan penguat berukuran 200 mesh sebanyak 7,5% volume. Kekuatan tarik sampel tersebut adalah  28,83  MPa dan densitasnya adalah 1,15 gr/cm3. Adapun kekuatan impak terbesar dimiliki oleh sampel komposit dengan 2,5% volume sebesar 0,00271 J/mm2. Dengan demikian sampel komposit yang telah dibuat dapat digunakan sebagai alternatif bahan baku industri menggantikan tiang penyangga (scantlings pada struktur kayu (timber structure sesuai standar AS 1720.1.

  5. Al-Farabi dan Filsafat Kenabian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Qosim Nursheha Dzulhadi

    2014-03-01

    Full Text Available Artikel ini mengulas pemikiran al-Farabi tentang konsep kenabian dalam Islam. Masalah berawal dari adanya pemikiran yang menolak konsep kenabian pada umumnya dan kenabian Nabi Muhammad SAW khususnya. Sebagaimana yang dilontarkan oleh Muhammad Ahmad ibn al-Ruwandi. Ia mengatakan bahwa nabi sebenarnya tidak diperlukan manusia karena Tuhan telah mengaruniakan akal kepada manusia tanpa terkecuali. Dengan akal ini, manusia dapat mengetahui Tuhan beserta segala nikmat Nya dan dapat pula mengetahui perbuatan baik dan buruk, menerima suruhan dan larangan-Nya. Dengan demikian, nabi dengan segala fungsinya tidak diperlukan lagi. Bahkan, kitab suci pun tidak berguna untuk dibaca. Lebih berguna membaca buku filsafat Epicurus, Plato, Aristoteles, dan buku astronomi, logika, serta obat-obatan. Hal ini tentunya bertolak belakang dengan yang diajarkan dalam Islam. Beriman kepada nabi nabi merupakan hal inti dalam ajaran agama ini. Atas dasar itu al-Farabi bereaksi keras. Baginya, pandangan Ibn al-Ruwandi di atas tidak dapat dibenarkan, khususnya dari sisi akidah Islam. Sebagai al-Mu‘allim al-Tsani (Guru Kedua, karena prestasinya dalam menjelaskan dan mengulas-ulang filsafat Aristoteles, al-Farabi mengkritik secara sistematik pandangan menyimpang al-Ruwandi di atas.

  6. PENGGUNAAN TUTOR SEBAYA UNTUK PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rakimahwati -

    2014-06-01

    Abstrak: Penggunaan Tutor Sebaya untuk Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mahasiswa dengan menerapkan metode tutor sebaya pada perkuliahan Perencanaan Pembelajaran TK. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian tindakan kelas. Pelaksanaan tindakan dilakukan dua siklus terhadap mahasiswa reguler Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG-PAUD Universitas Negeri Padang. Data diperoleh melalui observasi, angket dan penilaian akhir kegiatan. Data kuantitatif dianalisis dengan rerata dan persentase, dan dikom­parasikan dengan data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode tutor sebaya dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar mahasiswa.

  7. RUMAH TRADISIONAL OSING KONSEP RUANG DAN BENTUK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Suprijanto

    2002-01-01

    , Banyuwangi-Jawa Timur, yang secara historis-genealogis-sosiologis masih memperlihatkan tata kehidupan tradisional dan memiliki rumah Osing relatif banyak. Tujuan penelitian adalah memperoleh konsep ruang dan bentuk pada rumah tradisional Osing di Desa Kemiren dan faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Hasil penelitian adalah : 1. Konsep Ruang Rumah Osing Pola ruang menganut susunan ruang Bale, Jrumah dan Pawon secara berurut dari depan ke belakang. Organisasi ruang menganut prinsip closed ended plan. Konsep ruang memperlihatkan adanya dualitas dan centralitas. 2. Konsep Bentuk Rumah Osing Bentuk atap merupakan indikator utama bentuk rumah Osing, yang dapat dibedakan menjadi Tikel Balung, Baresan dan Cerocogan. Karakteristik bentuk rumah Osing terletak pada penggunaan 1, 2 atau 3 bentuk dasar tersebut secara sekaligus dalam susunan berurut dari depan ke belakang sesuai dengan susunan ruangnya. 3. Faktor-faktor yang melatarbelakangi Konsep masing-masing ruang dipengaruhi oleh fungsi dan aktivitas, makna kegiatan yang dilakukan serta siapa yang boleh menghuni/melakukan kegiatan. Organisasi ruang merupakan manifestasi sifat tertutup, berhati-hati dan curiga masyarakatnya. Bentuk rumah Osing berkaitan erat dengan struktur sosial masyarakat yang cenderung egaliter. Nama bagian-bagian rumah dan susunannya merupakan pengungkapan pesan, makna dan kehendak sebagai ekspresi rasa dan karsa pemiliknya. Makna tersebut tidak terkandung dalam bentuk itu sendiri, melainkan dalam diri manusia yang menginginkan bentuk tersebut mencerminkan sifat laten dan asosiasional, sekaligus menggambarkan apresiasi cipta dan karya. Kata kunci: dualitas dan centralitas; Tikel Balung, Baresan dan Cerocogan.

  8. PENGARUH WORKSHOP DAN SERTIFIKASI AKUNTANSI TERHADAP PEMAHAMAN DASAR AKUNTANSI DAN PRAKTEK ( STUDI KASUS DI AMIK BSI SUKABUMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuri Rahayu

    2016-03-01

      Abstrak - Mata kuliah dasar akuntansi dan praktek merupakan mata kuliah unggulan bagi jurusan Komputer Akuntansi dan harus menjadi pondasi yang kuat untuk bisa mengerti dan memahaminya dengan baik dan benar. Tapi pada kenyataannya hanya 30  % saja dari jumlah mahasiswa yang bisa memahami dan mengerti akan mata kuliah tersebut. Untuk bisa mengatasi masalah tersebut di perlukan metode pembelajaran yang lebih mendalam terhadap suatu topik tertentu dengan melakukan  pertukaran informasi dan interaksi antar peserta dengan pembahasan yang bersifat tutorial dan cenderung teknis atau yang di sebut dengan istilah Workshop dan untuk mengetahui sampai sejauh mana pemahaman terhadap  hasil workshop tersebut  perlu di laksanakan Sertifikasi. Penelitian ini untuk mengetahui sampai sejauh mana pengaruhnya Workshop dan Sertifikasi terhadap pemahaman dasar akuntansi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dan untuk menguji hipotesis dipilih teknik pengumpulan data dengan cara survey dengan  teknik analisisnya menggunakan metode Metode Deskriptif analisis yaitu suatu metode penelitian yang mengambil sample dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpul datanya. Populasi dalam penelitian ini adalah jumlah peserta workshop dan sertifikasi akuntansi  jurusan  Komputer Akuntansi   AMIK BSI  yang berjumlah 242 orang. Pemilihan dan penetapan jumlah sample berdasarkan teknik Sampling purposive sebanyak 48 orang (studi kasus peserta di AMIK BSI Sukabumi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah  pelaksanaan workshop dan sertifikasi akuntansi berpengaruh signifikan terhadap pemahaman dasar akuntansi dan praktek. Hal ini menunjukkan pengaruh yang positif dan mempunyai arti bahwa apabila mahasiswa sering mengikuti workshop dan sertifikasi akuntansi maka akan diikuti kenaikan  yang sangat kuat terhadap pemahaman dasar akuntansi dan praktek.   Kata kunci : pemahamana akuntansi, sertifikasi, workshop

  9. MUTU ORGANOLEPTIK DAN KIMIAWI TERASI UDANG REBON DENGAN KADAR GARAM BERBEDA DAN LAMA FERMENTASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    apri dwi anggo

    2014-07-01

    Full Text Available Terasi merupakan produk fermentasi udang dengan penambahan garam. Fermentasi dengan garam menyebabkan perombakan protein menjadi asam amino misalnya asam glutamat sebagai penghasil cita rasa khas terasi. Kadar garam dan lama fermentasi merupakan faktor penting pada proses pembuatan terasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perbedaan konsentrasi garam dan lama fermentasi terhadap kualitas terasi rebon terutama kandungan asam glutamat. Bahan baku yang digunakan pada penelitian ini adalah rebon (Acetes sp. kering tawar dengan panjang ±2 cm per ekor. Perlakuan garam dengan konsentrasi 2%, 8,5%, 15% dan lama fermentasi (8 hari dan 32 hari. Metode penelitian menggunakan metode experimental field dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK pola split plot in time 3 kali ulangan. Parameter yang diuji meliputi organoleptik, pH, kadar protein, asam glutamat, kadar air dan profil asam amino. Parameter kadar protein, asam glutamat dan profil asam amino pada fermentasi hari ke 32 yang diamati hanya perlakuan konsentrasi kadar garam terbaik pada hari ke 8. Nilai organoleptik terasi berkisar antara 7,65-8,32 artinya produk tersebut dapat diterima konsumen. Nilai pH Nilai pH terasi rebon berkisar antara 7,09 sampai 7,89. Konsentrasi garam 2% pada terasi rebon menghasilkan kadar protein dan asam glutamat tertinggi yaitu 47,14%+0,20 (dry base. Asam amino yang dominan pada terasi rebon adalah asam glutamat dan asam aspartat. Lama fermentasi menyebabkan penurunan asam glutamat terasi rebon.Kata kunci: asam glutamat, fermentasi, garam, rebon

  10. Perancangan dan Implementasi Algoritma DES untuk Mikroprosesor Enkripsi dan Dekripsi pada FPGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imaduddin Amrullah Muslim

    2015-04-01

    Full Text Available Seiring dengan semakin luasnya penerapan teknologi komputasi di sekitar kita, menjadikan informasi menjadi sangat mudah dan cepat untuk disebarkan. Kita dapat mengakses informasi dan data-data yang kita butuhkan dengan mudah. Namun permasalahan yang kita hadapi saat ini kerhasiaan informasi menjadi sangat riskan. Oleh karena itu Sistem keamanan merupakan hal penting yang perlu diperhatikan dalam mengembangkan suatu sistem komputer hal ini lah yang menjadikan enkripsi dan dekripsi data menjadi hal yang penting. Modul rancangan IP Core ini dirancang menggunakan aplikasi Xilinx ISE Design Suite 12.4. Kemudian rancangan IP Core ini diimplementasikan pada papan Xilinx FPGA Spartan-3E XC3S500E-4FG320C dari keluarga Xilinx FPGA Spartan-3E dengan 500K sistem gerbang. Verifikasi fungsional dari IP Core yang dirancang menggunakan testbench dan simulasi diagram pewaktuan menggunakan aplikasi Xilinx ISE Simulator. Tugas akhir ini ditujukan untuk mengembangkan IP Core yang mampu menjalankan fungsi enkripsi DES (Data Encryption Standard dan ditulis menggunakan bahasa Verilog. Implementasi algoritma enkripsi dan dekripsi algoritma DES telah berhasil dilakukan. Hasil analisis menunjukkan sistem telah dapat melakukan enkripsi dan dekripsi data sesuai dengan spesifikasi algoritma DES. Sebaiknya penelitian ini dikembangkan kembali dengan menguji sistem untuk melakukan transmisi data berupa file ataupun teks. Selain itu juga perlu meningkatkan unjuk kerja sistem dengan optimasi sumber daya dan kecepatan waktu proses pada perancangan rekonstruksi kode verilog.

  11. Pengaruh Variasi Waktu Ultrasonikasi dan Waktu Tahan Hydrothermal terhadap Struktur dan Konduktivitas Listrik Material Graphene

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Junaidi

    2014-03-01

    Full Text Available Graphene merupakan satu lapis atom karbon yang mengalami hibridisasi sp2 membentuk struktur heksagonal 2D. Graphene memiliki potensi besar untuk aplikasi nanoelectronic materials. Penelitian ini bertujuan menganalisis waktu ultrasonikasi dan hidrothermal terbaik untuk mensintesis Graphene. Graphene disintesis dengan metode reduksi Grafit Oksida (GO. Grafit dioksidasi membentuk GO dengan modifikasi metode Hummer. GO diultrasonikasi dengan variasi waktu 60, 90 dan 120 menit. Kemudian proses reduksi GO dilakukan secara kimia dengan penambahan serbuk Zn dan teknik hidrothermal 200 oC dengan variasi waktu tahan 12, 18 dan 24 jam. Analisis morfologi dan struktur graphene dilakukan dengan pengujian SEM dan XRD. Pengujian Iodine Number untuk mengetahui kemampuan graphene menyerap Iodin. Pengujian FTIR untuk mengetahui gugus fungsi yang terbentuk  pada GO dan Graphene. Pengujian Four Point Probe Test (FPP untuk mengukur konduktivitas listrik Graphene. Hasil analsis menunjukkan bahwa graphene hasil ultrasonikasi 120 menit dan Holding 12 jam memiliki struktur Single Layer Graphene (SLG dengan konduktivitas listrik terbaik 0.0105 S/m

  12. Gereja dan Paradigma Pembaharuan Ditinjau dari Perspektif Teologi Agama dan Masyarakat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yunny Jones Akal

    2005-04-01

    Full Text Available Gereja atau umat Allah diharapkan selalu berada dalam perubahan positif, agar tegar dan siap terusmelaksanakan tanggung jawab vertical dan horizontal. Prinsip yang perlu adalahgereja memberi kontribusi bagi masyarakat. Peluang-peluang seperti halnyamengembangkan pelayanan berdasarkan panggilan Allah, bermotif kasih, danberorientasikan perbuatan baik menjadi kekuatan lahirnya pengakuan“Allahmu adalah Allahku, Kristusmu adalah Kristusku”

  13. PROFIL ASAM LEMAK DAN KESTABILAN PRODUK FORMULASI MINYAK IKAN DAN HABBATUSSAUDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugeng Heri Suseno

    2014-06-01

    Full Text Available Minyak ikan dan minyak habbatussauda saat ini banyak digunakan untuk meningkatkan kecerdasandan mencegah berbagai penyakit. Tujuan penelitian ini adalah menentukan karakteristik dan kestabilanproduk kombinasi minyak ikan dan habbatussauda. Formulasi kombinasi minyak ikan dan habbatussaudayaitu sebesar 1:1, 3:1, 5:1, dan 7:1. Analisis profi l asam lemak menunjukkan bahwa minyak ikan didominasioleh EPA dan DHA, sedangkan komponen utama minyak habbatussauda adalah asam oleat dan asamlinoleat. Minyak habbatussauda memiliki aktivitas antioksidan sebesar 551,17 mM AEAC, sedangkanminyak ikan sebesar 61,15 mM AEAC. Formulasi terbaik berdasarkan uji FFA, bilangan peroksida, dananisidin adalah formulasi 1:1 dengan nilai masing-masing 1,68%, 26,67 meq/kg dan 13,65 meq/kg. Hasilterbaik berdasarkan uji kestabilan adalah produk kombinasi 3:1 dengan nilai FFA terendah hingga harike-9 sebesar 5,94%, sedangkan untuk uji organoleptik adalah formulasi 7:1, paling disukai panelis karenamemiliki warna yang paling cerah.Kata kunci: anisidin, kestabilan, organoleptik, peroksida

  14. Pengaruh Rasio Biji terhadap Pelarut dan Waktu Ekstraksi terhadap Yield dan Kualitas Minyak Biji Alpukat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novia Mehra Erfiza

    2016-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh rasio biji alpukat terhadap pelarut dan waktu ekstraksi pada proses ekstraksi minyak biji alpukat menggunakan pelarut n-heksan. Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok dengan pola faktorial terdiri atas 2 faktor yang masing-masing terdiri dari 3 taraf dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah rasio biji alpukat terhadap pelarut yaitu 1:5, 1:10 dan 1:15 (g/mL, sedangkan faktor kedua adalah waktu ekstraksi yaitu 120, 150, dan 180 menit. Hasil sidik ragam menunjukkan bahwa perlakuan rasio bahan terhadap pelarut tidak berpengaruh nyata (P>0,05 terhadap yield dan bilangan asam. Sementara itu, perlakuan waktu ekstraksi berpengaruh nyata (P≤0,05 terhadap yield minyak biji alpukat, dan berpengaruh tidak nyata (P>0,05 terhadap bilangan asam. Yield tertinggi (2,23% diperoleh dari sampel minyak pada perlakuan rasio bubuk biji alpukat terhadap pelarut 1:5 dan waktu ekstraksi 120 menit dengan aktivitas antioksidan 62,87%, serta nilai viskositas dan densitas masing-masing yaitu 13,5 cP dan 0,96 g/mL. Asam lemak oleat merupakan komponen terbesar dalam minyak biji alpukat.

  15. KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN ISK DAN DI DITINJAU DARI MOTIVASI, SIKAP, DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djuwita Amin Mahmud

    2014-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan dan perbedaan keefektifan model pembelajaran interaktif setting kooperatif dengan direct instruction ditinjau dari motivasi belajar, sikap, dan kemampuan komunikasi matematis. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 3 Ternate yang terdiri dari 5 kelas. Dari populasi yang ada diambil secara acak dua kelas yaitu kelas X-1 dan X-3 sebagai sampel penelitian. Kelas X-1 diberi treatment dengan model pembelajaran interaktif setting kooperatif, sedangkan kelas X-3 dengan model direct instruction. Data penelitian dianalisis dengan statistik uji one sampel t-test, uji MANOVA dengan T2 Hotelling’s pada taraf signifikan 0,05 dan uji univariat untuk menentukan model mana yang lebih efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1 pembelajaran matematika dengan model pembelajaran interaktif setting kooperatif efektif ditinjau dari motivasi belajar, sikap, dan komunikasi matematis sedangkan pada model pembelajaran direct instruction efektif ditinjau dari motivasi belajar dan sikap belajar siswa tetapi tidak efektif ditinjau dari komunikasi matematis; (2 terdapat perbedaan keefektifan antara model pembelajaran interaktif setting kooperatif dengan direct instruction. Model pembelajaran interaktif setting kooperatif lebih efektif daripada model direct instruction ditinjau dari motivasi belajar, sikap, dan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas X SMA Negeri 3 Ternate. Kata Kunci: Model pembelajaran interaktif setting kooperatif, direct instruction, motivasi belajar, sikap, dan kemampuan komunikasi matematis.

  16. Profil Bibir dan Posisi Insisivus Perawatan Kasus Borderline Klas I dengan Pencabutan dan Tanpa Pencabutan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yenni Hanimastuti

    2013-12-01

    Full Text Available Penentuan rencana perawatan ortodontik dengan pencabutan atau tanpa pencabutan masih menjadi perdebatan, terutama pada kasus borderline.Perawatan ortodontik dengan atau tanpa pencabutan dapat mempengaruhi profil wajah.Perubahan pada penampilan wajah terjadi akibat adanya perubahan posisi gigi anterior yang dapat mempengaruhi perubahan profil jaringan lunak wajah terutama pada daerah bibir. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan perubahan profil bibir dan posisi gigi insisivus pada kasus borderline klas I antara perawatan dengan pencabutan 4 premolar kedua dan tanpa pencabutan. Penelitian dilakukan pada 28 sefalogram lateral kasus borderline klas I  yang dirawat dengan teknik straight wire, terdiri dari 2 kelompok (13 kasus dengan pencabutan dan 15 kasus tanpa pencabutan. Masing-masing sefalogram dilakukan pengukuran profil bibir,yaitu jarak bibir atas dan bawah terhadapVertical Reference Plane (VRP dan sudut interlabial; serta posisi gigi insisivus, yaitu jarak gigi insisivus atas dan bawah terhadap Vertical Reference Plane (VRP, sebelum dan sesudah perawatan. Hasil penelitian menunjukkan pada tahap awal perawatan kedua kelompok memiliki karakteristik profil bibir dan posisi gigi insisivus yang sama (p>0,05. Terdapat perbedaan bermakna (p0,05. There are significant differences (p<0.05 on lips position, interlabial angle, and incisors position changes between the extraction and non- extractiion cases after orthodontic treatment. From this study, it can be concluded that lips profile and incisors position in class I borderline cases treated with the extraction of second bicuspid are more retruded than that of non-extraction cases

  17. PERKEMBANGAN DAN EKSISTENSI MUSIK TARLING CIREBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Salim -

    2015-08-01

    Full Text Available Kemajuan teknologi berpengaruh terhadap perkembangan Tarling namun demikian Tarling masih tetap menunjukan eksistensinya. Nampaknya ada hal yang menarik bagi peneliti untuk selanjutnya mengadakan penelitian tentang perkembangan dan eksistensi Tarling. Sehubungan dengan permasalahan tersebut maka masalah penelitiannya adalah bagaimana perkembangan Tarling, dan Bagaimana eksistensi Tarling. Penelitian Tesis ini menggunakan metoda penelitian kualitatif. Peneliti berusaha mendeskripsikan perkembangan dan eksistensi Tarling. Untuk memahami  perkembangan, dan eksistensi maka penelitian ini  menggunakan teori perkembangan dan eksistensi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dilakukan dengan  menggunakan metode tringulasi. Analisis data dilakukan dengan tahapan: Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan perkembangannya Tarling mengalami beberapa periodisasi perubahan yaitu periode musik, periode  lagu dan lawak kemudian periode teater. Berkenaan dengan eksistensinya musik Tarlingpun mengalami perubahan bentuk yaitu Tarling kreasi dan Tarling dangdut. Eksistensi musik Tarling terbentuk melalui proses akulturasi. Saran dari hasil penelitian menyatakan bahwa, perubahan yang terjadi dalam  Tarling dimaksudkan sebagai upaya agar Tarling tetap menarik kemudian eksis. Maka bagi Para tokoh masyarakat, seniman Tarling, pemerintah dan masyarakat Cirebon harus bersinergi melakukan berbagai langkah agar Tarling tetap menujukan eksistensinya The progress of technology influence the development Tarling, however Tarling still shows its existence. It seems that there is something interesting for researchers to conduct further research on the development and existence Tarling. In connection with these problems, the research problem is how the development Tarling and How existence Tarling. This thesis research uses qualitative

  18. PERAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI DALAM INTERAKSI AYAH DAN ANAK STUDI KASUS: INTERAKSI AYAH DAN ANAK MELALUI SMARTPHONE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Detania Savitri

    2016-02-01

    Fungsi ayah dalam keluarga adalah sebagai pencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga, sementara ibu berfungsi dalam mendidik anak. Ayah yang bekerja penuh waktu akan berkurang interaksinya dengan anak. Disisi lain, teknologi komunikasi diciptakan untuk mempermudah interaksi antar individu. Penelitian ini ingin mengetahui apakah smartphone dapat meningkatkan intensitas kedekatan interaksi antara ayah dan anak. Selain itu, penelitian ini juga ingin mengetahui apakah ayah dapat memberikan sosialisasi kepada anak melalui smartphone dan mengontrol keseharian anak. Artikel ini menggunakan perspektif fungsionalis. Pendekatan kualitatif digunakan oleh penulis dengan mewawancarai tiga ayah dan tiga anak berusia 20 tahun ke atas yang sama-sama menggunakan smartphone di kota Depok. Temuan yang diperoleh penulis yaitu smartphone dapat merubah interaksi ayah dengan anak, dan ayah dapat memberikan kontrol sosial kepada anak dalam interaksi melalui smartphone. Dalam interaksi ayah dan anak, smartphone juga dapat digunakan ayah untuk mensosialisasikan nilai-nilai kepada anak.

  19. HASIL ANALISIS VITAMIN A DAN β-KAROTEN BAHAN MAKANAN SUMBER VITAMIN A DAN KAROTEN DENGAN METODE HPLC

    OpenAIRE

    Yuniar Rosmalina; Dewi Permaesih

    2012-01-01

    Telah dilakukan analisis vitamin A DAN β-Karoten terhadap beberapa jenis pangan dengan menggunakan metode HPLC. Analisis dilakukan terhadap 9 jenis serealia dan umbi-umbian, 3 jenis kacang-kacangan, 40 jenis sayuran, 11 jenis daging dan hasilnya, 7 jenis telur dan hasilnya, 8 jenis ikan, 12 jenis buah-buahaan, dan 7 jenis kelompok lain-lain. Hasilnya menunjukkan sumber β-Karoten yang tinggi pada kelompok serealia dan umbi-umbian adalah umbi jalar, pada kelompok sayuran adalah daun katuk, daun...

  20. Pengembangan Sistem Informasi Penjualan dan Pembelian pada Toko PC Tablet

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Setyo Permatasasi Putri W

    2014-06-01

    Full Text Available Sistem informasi penjualan dan pembelian yang dimiliki oleh perusahaan masih mempunyai beberapa kekurangan yang menyebabkan terjadinya kesalahan data pada laporan yang dihasilkan. Dan juga meskipun perusahaan telah memiliki sistem informasi namun perusahaan masih sering melakukan proses transaksi dan pencatatan transaksi secara manual, sehingga kesalahan data tidak dapat terhindarkan lagi. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan sebuah sistem informasi penjualan dan pembelian yang memadai, untuk dapat menampilkan data lebih akurat dan lebih mudah dipahami dalam penggunaannya. Pengembangan sistem informasi penjualan dan pembelian diawali dengan analisis kebutuhan sistem. Hal ini ditujukan untuk mendapatkan spesifikasi sistem yang sesuai. Kemudian dari data yang ada, dilakukan perancangan sistem informasi penjualan dan pembelian yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Dalam tahapan perancangan, penggambaran proses bisnis sistem informasi dijelaskan dengan menggunakan DFD (Data Flow Diagram dan untuk merepresentasikan data dalam sistem secara logis dilakukan dengan menggunakan ERD (Entity Relationship Diagram. Hasil dari perancangan kemudian diimplementasikan dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan menggunakan sistem basis data MySQL. Perangkat yang digunakan adalah perangkat lunak Adobe Dreamweaver CS6 dan XAMPP. Hasil pengujian sistem informasi penjualan dan pembelian menunjukkan bahwa semua fitur yang terdapat dalam sistem informasi dapat bekerja dengan baik seperti mengelola data transaksi, mengelola data admin, mengelola data barang dan mengelola data lainnya yang berhubungan dengan kegiatan pokok dalam transaksi ini. Pada sistem informasi penjualan dan pembelian juga disertakan fungsi untuk menampilkan laporan dari proses transaksi yang dilakukan oleh pengguna.

  1. Hantaran Sinyal Leptin dan Obesitas: Hubungannya dengan Penyakit Kardiovaskuler

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David Limanan

    2013-11-01

    Full Text Available Diperkirakan saat ini jumlah orang dengan obesitas melebihi 250 juta orang, yaitu 7% dari populasi orang dewasa di dunia. Mortalitas obesitas erat hubungannya dengan sindrom metabolik yang merupakan kelainan metabolik meliputi obesitas, resistensi insulin, gangguan toleransi glukosa, abnormalitas trigliserida dan hemostasis, disfungsi endotel dan hipertensi. Leptin dihasilkan adiposit dan merupakan anggota dari adipositokin; berperan dalam hantaran sinyal hormon jaringan adiposa. Kelainan leptin maupun reseptornyadapat menyebabkan seseorang mengalami obesitas, metabolik sindrom, diabetes dan penyakit kardiovaskuler. Kompleks leptin-reseptor mengaktifkan sistem transduksi sinyal, yang paling dominan adalah jalur janus kinase-signal transducer and activator of transcription-3 (JAK-STAT3, kemudian phospatidyl inositol 3- kinase (PI3K, mitogen-activated protein kinase (MAPK, 5’adenosine monophosphate-activated protein kinase (AMPK, dan mammalian target of rapamycin (mTOR. Jalur leptin-associated PI3K dengan ERK cascade berperan penting dalam proliferasi kardiomiosit dan melindungi jantung dari ischemia reperfusion injury. ERK1/2 mengaktifkan target gen seperti c-fos dan egr-1 yang berperan dalam proliferasi dan diferensiasi. Nuclear factor κB diduga sebagai target jalur p38 dan JNK MAPK. Faktor transkripsi inu berperan pentingdalam mengatur transkripsi sitokin proinflamasi seperti tumor necrosis factor (TNF-α dan interleukin (IL-1β. Leptin dapat meningkatkan pembentukan reactive oxygen species (ROS sel endotel pembuluh darah dan menstimulasi sekresi TNF-α dan IL-6 yang merupakan promotor hipertensi dan aterosklerosis.Kata Kunci: obesitas, leptin, sistem kardiovaskuler 

  2. ISOLASI BAKTERI HETEROTROF DI SITU CIBUNTU, JAWA BARAT DAN KARAKTERISASI RESISTENSI ASAM DAN LOGAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kesi Kurnia

    2016-12-01

    Full Text Available AbstrakBakteri heterotrofik sangat berperan penting dalam sistem perairan karena kemampuan aktivitas metabolismenya. Bakteri tersebut berinteraksi dengan logam dan mineral dalam lingkungan alam dan sintetis, mengubah keadaan fisik dan kimianya sehingga mempengaruhi aktivitas, pertumbuhan dan kelangsungan hidup bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi bakteri resisten logam timbal (Pb dan asam di Situ Cibintu, Cibinong, Jawa Barat. Sampel air diambil dari 3 titik di Situ Cibuntu dan dianalisis distribusi bakteri heterotrofiknya. Isolat bakteri dikultur di media Triptone Glucose Yeast (TGY. Selanjutnya dilakukan resistensi terhadap logam timbal (Pb dan asam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah bakteri heterotrof di Situ Cibuntu rata-rata 3,5x103 cfu m/L. Mayoritas (73% isolat bakteri resisten terhadap logam timbal sebanyak 47% dan resisten terhadap asam (pH 4. Bakteri yang resisten didominasi oleh Gram negatif. Penelitian ini memberikan pengetahuan mengenai kemampuan adaptasi bakteri heterotrof pada lingkungan logam dan asam.Abstract Heterotrophic bacteria play an important role in aquatic systems because of their ability of metabolic activities. They interact with metals and minerals in natural and synthetic environments, altering their physical and chemical state, with metals and minerals also able to affect activity, microbial growth and survival. The purpose of study is to isolate and characterize the lead (Pb and acid resistant of heterotrophic bacteria strains isolated from pond Cibuntu, Cibinong, West Java. Water samples were collected from three points around pond Cibuntu and analyzed the distribution of heterotrophic bacteria. The bacterial isolates were screened on Triptone Glucose Yeast (TGY agar plates. Lead (Pb metal and acidic tolerance were tested. In the present study, the population density of heterotrophic bacteria were recorded 3.5x103 cfu m/L. The majority (73% of bacteria isolates were

  3. KEPEMIMPINAN, SISTEM DAN STRUKTUR ORGANISASI, LINGKUNGAN FISIK, DAN KEEFEKTIFAN ORGANISASI SEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Connie Chairunnisa

    2013-05-01

    Full Text Available Abstract: The Effects of Leadership, System and Structure, and Physical Environment on the Ef­fectiveness of School Organization. The study aims at obtaining information of the effects of leadership, system and structure, and physical environment on the effectiveness of organization. This causal study was conducted in one hundred schools in Jakarta. Survey method with causal approach and  path analysis was employed. The population consisted of288 teachers in junior high schools in DKI Province of Jakarta. The sample of 100 teachers was selected by applying simple random sampling technique. The results show di­rect effects of (1 system and structure on physical environment,  (2  leadership  on the effectiveness, (3 system and structure on physical environment as well as the effectiveness of organization, (4 physical en­vironment on the effectiveness of organization. In addition, system and structure show indirect effect on the effectiveness of organization through the physical environment. The research concludes that any change or variation in organizational effectiveness can be influenced by leadership, system and structure, and physical environment. Abstrak: Kepemimpinan, Sistem dan Struktur Organisasi, Lingkungan Fisik, dan Keefektifan Orga­nisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh kepemimpinan, sistem dan struktur organi­sasi, dan lingkungan fisik terhadap keefektifan organisasi. Penelitian diselenggarakan di seratus sekolah di Jakarta, dengan menggunakan metode survei melalui pendekatan kausal dan analisis jalur. Sampel sebanyak 100 guru SMP Negeri Provinsi DKI Jakarta diambil dengan teknik penyampelan acak sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung dari (1 sistem dan struktur organisasi terhadap lingkungan fisik; (2 kepemimpinan kepala sekolah terhadap keefektifan organisasi; (3 sistem dan struktur terhadap lingkungan fisik juga terhadap keefektifan organisasi; (4 lingkungan fisik

  4. Variasi Temporal dan Stabilitas Fisik dan Kimia Senyawa Bioaktif Karotenoid Rumput Laut Coklat Turbinaria decurrens

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Susilowati

    2014-06-01

    Full Text Available Pada pengembangan senyawa bioaktif karotenoid dari rumput laut coklat Turbinaria decurrens sebagai produk nutrasetikal atau pangan fungsional, pengetahuan mengenai variasi temporal dan stabilitas fisik dan kimia senyawa tersebut merupakan hal yang penting. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan variasi temporal dan stabilitas fisik dan kimia senyawa karotenoid dari T. decurrens. Bahan baku T. decurrens diambil dari Pantai Binuangeun, Banten. Kuantifikasi kadar karotenoid pada sampel dilakukan terhadap ekstrak kasar etanol dari sampel dengan menggunakan teknik spektrofotometri UV-Vis. Variasi temporal kadar karotenoid dilakukan dengan pengambilan sampel pada musim penghujan (Februari, musim peralihan (April dan Oktober, serta musim kemarau (Juni dan Agustus, pada tahun 2012. Analisis variabel air (DO, pH, suhu, temperatur, salinitas, fosfat, dan nitrogen anorganik terlarut dari titik pengambilan sampel juga dilakukan, untuk mengetahui faktor utama yang mempengaruhi produksi senyawa ini di alam. Analisis stabilitas senyawa dilakukan dengan perlakuan penambahan asam, basa, oksidator, dan suhu. Hasil pengujian menunjukan bahwa kadar karotenoid temporal dari alga ini berkisar 0,002–0,063 mg/g (bobot segar. Analisis korelasi terhadap variabel air menunjukkan bahwa kadar karotenoid dipengaruhi faktor musim, tidak tergantung pada variabel air lokal. Terkait dengan probabilitas fungsinya dalam fotosintesis, kadar tertinggi senyawa ini terdapat pada musim penghujan. Karotenoid dapat meluruh sebesar 84% pada perlakuan asam, 15% pada perlakukan basa, 28% pada perlakukan oksidasi, dan 15% pada suhu tinggi (70 oC. Dengan demikian, pada pengembangannya sebagai produk pangan fungsional atau nutrasetikal, diperlukan teknik mikroenkapsulasi untuk menjaga stabilitas fisik dan kimia senyawa karotenoid T. decurrens.

  5. PENINGKATAN MINAT DAN KEPUTUSAN BERPARTISIPASI AKSEPTOR KB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ken Sudarti

    2011-09-01

    Full Text Available Tujuan dari studi ini adalah untuk menemukan dampak dari kualitas layanan dan konseling yang disediakan oleh PLKB dan persepsi pengguna kontrasepsi pada budaya lingkungan yang berkontribusi terhadap ketertarikan dan keputusan para pengguna alat kotrasepsi. Populasi penelitian ini adalah 98 wanita yang melakukan program keluarga berencana dalam jangka waktu lama dengan menggunakan sample convenience. Penelitian ini menunjukkan mayoritas pengguna kontrasepsi adalah usia rawan untuk melahirkan, memiliki lebih dari dua anak, dan relatif memiliki latar belakang pendidikan rendah. Kualitas layanan program konseling dan budaya lingkungan dalam program keluarga berencana mempunyai dampak positif terhadap ketertarikan dan keputusan untuk berpartisipasi terhadap program keluarga berencana. Kualitas layanan ditemukan sebagai kontribusi terbesar terhadap peningkatan ketertarikan dan partisipasi dalam program keluarga berencana.The aim of this study was to find out the effect of the service quality and counceling provided by the family planning field workers (PLKB and the perception of the contraception users on the environmental culture that contribute to the interest and decision of the contraception users.The population of this study was the contraception users in Demak District. The traditional statistical model of yamae was applied to recruit the 98 women who were long-term users of birth control within the government-sponsored family planning program using the convenience sampling method.The study showed that the majority of the contraception users were in the age at risk of giving birth , with more than two children and relatively had low education background. The