WorldWideScience

Sample records for analisis modal aplicado

  1. Modal analysis applied to rotor balancing: two relevant technical aspects; Analisis modal aplicado al balanceo de rotores: dos aspectos tecnicos relevantes

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Aguirre Romano, Jorge E.; Preciado Delgado, Eduardo [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca (Mexico)

    1991-12-31

    In applying the modal analysis to rotor balancing, it is frequent to find technical matters that are hardly developed in text books or that can only be deducted through a profound and complex study. For this reason, an engineer dedicated to the practice that wishes to deepen in the subject of rotor balancing, can hardly understand these matters, unless they are developed with the specific orientation that relate them with the balancing practice. In this paper two of these subjects related to the definition and recollection of modal parameters are presented: a) the fundamental form of the polar diagrams of response, that can be perfectly circular in certain cases and b) the relationship that exists among the modal forms of a rotor and the distribution of weights that must be placed to balance them in a given way. [Espanol] Al aplicar el analisis modal al balanceo de rotores, es frecuente encontrar temas tecnicos que dificilmente se desarrollan en los libros de texto, o que solo pueden deducirse mediante un estudio profundo y complejo. Por esta razon, un ingeniero dedicado a la practica que desee profundizar en el tema de balanceo de rotores, dificilmente podra comprender estos temas, a no ser que estos sean desarrollados con la orientacion especifica que los relacionen con la practica del balanceo. En este trabajo se presentan dos de esos temas relacionados con la definicion y obtencion de los parametros modales: a) la forma fundamental de los diagramas polares de respuesta, que puede ser circular perfecta en ciertos casos, y b) la relacion que existe entre las formas modales de un rotor y la distribucion de pesos que se deben colocar para balancear un modo dado.

  2. ANALISIS KEBIJAKAN PENANAMAN MODAL ASING DI KABUPATEN BANTAENG

    OpenAIRE

    RACHMAT, ANUGRAH

    2015-01-01

    2015 Anugrah Rachmat, Nomor Induk E12110255,Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Unversitas Hasanuddin, Menyusun Skripsi dengan judul ??? Analisis Kebijakan Penanaman Modal Asing di Kabupaten Bantaeng???. Di bawah bimbingan Dr. H. Andi Gau Kadir, M.A sebagai pemimbing I dan Dr. Hj.Nurlinah, M.Si sebagai pembimbing II. Penelitian ini bertujuan untuk mengambarkan model invetasi penanaman modal asing serta mengetahui prospeknya di Kabup...

  3. Kajian Eksperimental Parameter Modal Bangunan Dua Lantai dengan Metode Modal Analisis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Islahuddin Islahuddin

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak: Pengukuran getaran merupakan kegiatan yang umum dilakukan dalam perawatan prediktif. Perawatan prediktifbiasanya menggunakan pengukuran sinyal getaran untuk mendeteksi kerusakan yang terjadi pada mesin. Sinyalgetaran yang terukur tersebut, kemudian ditransformasikan dalam bentuk grafik fungsi respon frekuensi (FRF.Selanjutnya FRF diolah sedemikian rupasehingga diperoleh modus getar struktur. Dari modus getar yang diperoleh,maka dapat dianalisa kemungkinan kerusakan yang terjadi pada mesin dengan melihat besarnya amplitudo getarannya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa karakteristik dinamik dari sistem getaran yang terjadi pada model strukturbangunan dua lantai. Pengujian dilakukan denganmemberikan gaya eksitasi menggunakan impact hammer.Akselerometer digunakan mengukur sinyal getaran yang terjadi pada struktur. Posisi penempatan akselerometerdilakukan bervariasi untuk delapan titik pengujian yang berbeda. Sedangkan posisi pemberian gaya eksitasi tetap untuksemua titik pengujian. Pada penelitian ini menggunakan metode modal analisis eksperimen untuk mengetahuikarakteristik dinamik dari model struktur bangunan dua lantai. Teknik modal analisis ini digunakan untuk mendapatkanparameter modal seperti frekuensi, rasio redaman, dan modus getar. Hasil yang diperoleh dari penelitian inimenunjukkan bahwafrekuensi pribadipertama pada amplitudo maksimum mempunyai nilai yang sama, yaitu 2,313 Hz.Sedangkan untuk frekuensi pribadi kedua pada amplitudo maksimumnya terdapat perbedaan, yaitu pada titik pengujian3 dan 7. Hal ini dapat disebabkan oleh pemberian gaya eksitasi yang tidak sama dengan titik-titik pengujian yang lain.Kata kunci: Karakteristik dinamik, analisis modal eksperimen, frekuensi pribadi, FRF Abstract: Measuring vibration is an activity which is generally carried out in a predictive maintenance. In maintaining, vibratesignal measurement is usually used for machine damage detection. The signal measurement is then being

  4. Modal analysis of electromechanical oscillations in electrical power systems; Analisis modal de oscilaciones electromecanicas en sistemas electricos de potencia

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Calderon-Guizar, J.G [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca, Morelos (Mexico)]. E-mail: jgcg@iie.org.mx

    2008-10-15

    The presence of electromechanical oscillations in any electrical power system is a typical characteristic of this kind of systems. Provided the damping associated with these oscillations lies above of a minimum specified value, the occurrence of these oscillations is not considered as a threat to the system operation. This paper focuses the attention on the application of modal analysis for assessing the dynamical behavior of a power system subjected to small disturbances for different operating conditions and transmission system topologies, as well. The reported results indicate, that modal analysis enables a straight identification of the causes that contribute negatively to the damping of the electromechanical modes. [Spanish] La presencia de oscilaciones electromecanicas en cualquier Sistema Electrico de Potencia (SEP) es una caracteristica propia de estos sistemas. Mientras el amortiguamiento asociado con este tipo de oscilaciones se encuentre dentro de los limites considerados como aceptables para la operacion continua de este tipo de sistemas, el surgimiento de estas no se considera una amenaza para la operacion segura del SEP. El presente articulo, centra su atencion en la aplicacion del analisis modal para evaluar el comportamiento dinamico de un SEP ante la ocurrencia de disturbios de magnitud pequena para diferentes topologias y condiciones de operacion. Los resultados reportados indican, que la aplicacion del analisis modal permite la identificacion directa de las causas que contribuyen en forma negativa al amortiguamiento asociado con los modos electromecanicos, asi como la ubicacion mas adecuada de controles que contribuyan a mejorar el amortiguamiento de los mismos.

  5. STRESS AND MODAL ANALISYS REPORT FOR AVERT PROGRAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dorin LOZICI

    2009-09-01

    Full Text Available This report presents a modal and a static analysis of the assembly wing-flap ,using the finite element software’s ANSYS 11 PATRAN-NASTRAN 2007. The geometry was created in Catia V5 R18and imported. The results from the modal analysis refer to the natural frequencies and represent the displacement vector sum for each frequency. For the static analysis, 17 zones of pressure were chosen. For each zone the pressures values were calculated using the pressure distribution resulted from the INCAS subsonic wind tunnel experiments. For this analysis the results consist in the displacement vector sum and the Von Mises equivalent stress.

  6. ANALISIS PENGARUH MODAL INTELEKTUAL TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Niswah Baroroh

    2014-07-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh modal intelektual terhadap kinerja keuangan perusahaan saat ini dan masa yang akan datang serta pengaruh pertumbuhan modal intelektual terhadap kinerja keuangan di masa yang akan datang. Penentuan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan menghasilkan 57 perusahaan. Penelitian ini menggunakan analisis Partial Least Square (PLS untuk menguji pengaruh modal intelektual terhadap kinerja perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan modal intelektual berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja perusahaan saat ini dan di masa yang akan datang serta rata-rata pertumbuhan modal intelektual berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja perusahaan di masa yang akan datang. The objectives of this study to analyze the effects of intellectual capital to corporate financial performance and future performance and analyze the growth average of intellectual capital to the company’s future financial performance. In determining the sample, purposive sampling is employed with 57 companies. Partial Least Square (PLS used to analyze these effects. The results show that there is a positive significant effect of intellectual capital to financial performance and future financial performance and there is a positive significant of growth average of intellectual capital to the future financial performance of the companies

  7. Teori Pecking Order dan Trade-Off dalam Analisis Struktur Modal di Bursa Efek Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D Agus Harjito

    2014-06-01

    Full Text Available AbstractThis study aims to test the pecking order theory and trade-off theory of capital structure in the analysis of the Indonesia Stock Exchange. Pecking order theory is represented by the variable profitability and growth, while the variables volatility of earnings, tangibility of assets and the size represents a trade-off theory. The company's goal is prosperity of shareholder value. To achieve these objectives the company needs funds from internal sources and external sources. Internal sources in the form of retained earnings, while the external sources of debt and shareholders' approval in the pecking order theory. This study uses the data of financial ratios of the firms during the period 2000-2010. To analyze the data, this study uses a multiple regression with the dependent variable is the debt ratio, while profitability, growth, volatility of earnings, tangibility of assets and size as independent variables. The results show that asset structure and company size has a positive and significant impact on capital structure, while profitability has a negative effect on debt ratios. But company's growth rate has not relationship with the debt ratio or capital structure. Simultaneously, the all independent variables affect capital structure significantly.Keywords: pecking order, trade-off, capital structure, debt rasioAbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menguji teori pecking order dan teori trade-off dalam analisis struktur modal di Bursa Efek Indonesia. Teori pecking order diwakili oleh variabel profitability dan growth, sementara variabel-variabel volatility of earnings, tangibility of assets dan size mewakili teori trade-off. Tujuan perusahaan adalah memakmurkan nilai pemegang saham. Untuk mencapai tujuan tersebut perusahaan membutuhkan dana yang diperoleh dari sumber internal dan sumber eksternal. Sumber internal berupa laba ditahan, sedangkan sumber eksternal berupa hutang dan saham sebagaimana dijelaskan dalam teori pecking order

  8. Voltage stability evaluation facing small disturbances by means of the modal analysis technique; Evaluacion de la estabilidad de voltaje ante disturbios pequenos mediante la tecnica de analisis modal

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Leon Rodriguez, Daniel

    2000-12-15

    . Estos aspectos han provocado que dichos sistemas operen con margenes de seguridad mas limitados y que su estabilidad tenga que ser analizada de una manera confiable y precisa. Tomando en cuenta los aspectos arriba mencionados, a medida que los sistemas electricos han tenido que operar en condiciones mas forzadas para satisfacer la demanda de la carga, los problemas de estabilidad de voltaje se han presentado con mayor frecuencia provocando serios disturbios y en algunos casos, hasta apagones totales. Ante la ocurrencia de estos problemas, el analisis de establidad de voltaje ha cobrado cada vez mayor importancia en los estudios de las companias suministradoras de energia electrica provocando con esto que se destinen mayores recursos para la investigacion de este fenomeno con el proposito de comprenderlo y desarrollar tecnicas y herramientas que permitan estudiarlo de una manera mas completa. El analisis modal es una de las mas recientes tecnicas en estado estable la cual, desde su aparicion ha tenido un gran auge debido a la valios y rapida informacion que proporciona, ademas de su facilidad de implementacion y el poco esfuerzo computacional que requiere. En este trabajo se realiza la evaluacion de la estabilidad de voltaje d eun sistema electrico real aplicando de manera conjunta la tecnica de analisis modal con otras tecnicas convencionales como las curvas P-V y V-Q. Se ilustra tambien la manera en que la distinta informacion obtenida de estas tecnicas se complementa para lograr un estudio de estabilidad de voltaje mas completo y representativo. Ademas de analizar la estabilidad de voltaje para las condiciones normales de operacion (caso base), se evaluan tambien tres distintas alternativas de compensacion reactiva capacitiva con objeto de mejorar el margen o distancia a la inestabilidad de voltaje del sistema. Los resultado obtenidos con cada una de las opciones de compensacion son analizados y comparados entre si para finalmente proponer la alternativa que presente

  9. Modality

    DEFF Research Database (Denmark)

    Klinge, Alex; Müller, Henrik Høeg

    Modality: Studies in Form and Function reflects the diversity of theoretical frameworks and the heterogeneity of linguistic phenomena under the general heading of modality. Researchers in the fields of logic, philosophy and linguistics have for many years been pondering the elusive nature of moda...... in discourse. This volume raises new questions and offers re-examination of known phenomena which should provide interesting reading to linguists and students of linguistics of all theoretical persuasions.......Modality: Studies in Form and Function reflects the diversity of theoretical frameworks and the heterogeneity of linguistic phenomena under the general heading of modality. Researchers in the fields of logic, philosophy and linguistics have for many years been pondering the elusive nature...... of modality and grappled with ways of capturing it. The 11 studies included here cover the span from contributions that seek to clarify controversial theoretical constructs to studies which take an empirical approach to linguistic categories and cross-linguistic typological issues. The key concepts addressed...

  10. Modality

    DEFF Research Database (Denmark)

    Klinge, Alex; Müller, Henrik Høeg

    Modality: Studies in Form and Function reflects the diversity of theoretical frameworks and the heterogeneity of linguistic phenomena under the general heading of modality. Researchers in the fields of logic, philosophy and linguistics have for many years been pondering the elusive nature of moda...... in discourse. This volume raises new questions and offers re-examination of known phenomena which should provide interesting reading to linguists and students of linguistics of all theoretical persuasions....

  11. Form birefringence analysis in a grating by means of modal theory; Analisis de la birrefringencia de forma en una rejilla mediante la teoria modal

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Martinez-Ponce, G.; Solano, Cristina [Centro de Investigaciones en Optica A.C, Guanajuato (Mexico)

    2001-02-01

    The propagation of a plane electromagnetic wave through a grating using the modal theory is analyzed. The eigenproblem is solved in function of the ratio illumination wavelength {lambda} to grating period (d). When this ratio is much greater than one (quasiestatic limit), the grating shows a response similar to an uniaxial film. It is possible to approximate the eigenfunction for calculating the effective refractive indices of the birefringent element. This effect is called form birefringence and can be used to design retardation plates. [Spanish] En este trabajo se analiza la propagacion de una onda electromagnetica plana a traves de una rejilla utilizando la teoria modal. Estableciendo el problema de valor caracteristico se determina que la solucion es dependiente de la razon longitud de onda de iluminacion {lambda} y el periodo de la rejilla (d). En el caso {lambda}/d mayor que 1, conocido como el limite cuasiestatico, la rejilla se comporta como una pelicula uniaxial, obteniendose los indices ordinario y extraordinario a partir de una aproximacion a la ecuacion caracteristica. Este fenomeno, llamado birrefringencia de forma, puede emplearse para disenar elementos birrefringentes.

  12. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA SAHAM (Kasus Perusahaan Jasa Perhotelan yang Terdaftar di Pasar Modal Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edi Subiyantoro

    2003-01-01

    Full Text Available The study of testing the impact of several factors on stock price of hotel industry listed in Indonesia stock exchange is based on an approach to the constant growth of dividend discount model. By using regression analysis, this study provides evidence that stock price is influenced by book value equity per share and return on equity. The other factors of the research model such as return on asset (ROA, debt to equity ratio, stock return, market risk and return on the market index have no impact to the stock price. In general, it's discovered that all of the factors have weak influence in explaining stock price variation which means that mostly it is determined by other various things. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian terhadap pengaruh beberapa faktor yang mempengaruhi harga saham perusahaan jasa perhotelan yang terdaftar di pasar modal Indonesia didasarkan atas suatu pendekatan terhadap pertumbuhan tetap dari devidend discount model. Dengan menggunakan analisa regresi maka diketahui bahwa harga saham dipengaruhi oleh book value equity per share dan return on equity. Faktor-faktor lain seperti return on asset (ROA, debt to equity ratio, stock return, market risk dan return on the market index ternyata tidak berpengaruh terhadap harga saham. Secara umum, dapat dikatakan bahwa faktor-faktor tersebut mempunyai pengaruh yang relatif lemah terhadap variasi harga saham. Ini berarti bahwa variasi harga saham ditentukan oleh faktor-faktor lainnya. Kata kunci: harga saham, equity, return on asset (ROA

  13. Analisi matematica

    CERN Document Server

    Canuto, Claudio

    2014-01-01

    Il presente testo intende essere di supporto ad un secondo insegnamento di Analisi Matematica in quei corsi di studio (quali ad esempio Ingegneria, Informatica, Fisica) in cui lo strumento matematico parte significativa della formazione dell'allievo. I concetti e i metodi fondamentali del calcolo differenziale ed integrale in più variabili, le serie di funzioni e le equazioni differenziali ordinarie sono presentati con l'obiettivo primario di addestrare lo studente ad un loro uso operativo, ma critico. L'impostazione didattica dell'opera ricalca quella usata nel testo parallelo di Analisi Matematica I. La modalità di presentazione degli argomenti ne permette un uso flessibile e modulare. Lo stile adottato privilegia la chiarezza e la linearità dell'esposizione. Il testo organizzato su due livelli di lettura. Uno, più essenziale, permette allo studente di cogliere i concetti indispensabili della materia, di familiarizzarsi con le relative tecniche di calcolo e di trovare le giustificazioni dei principali r...

  14. MODAL MANUSIA DAN PRODUKTIVITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erlinda Puspita Sari

    2014-03-01

    Full Text Available Modal manusia dianggap sebagai salah satu faktor penentu produktivitas. Modal manusia merupakan dimensi kualitatif dari sumberdaya manusia, seperti keahlian dan keterampilan, yang akan memengaruhi kemampuan produktif manusia tersebut. Dimensi kualitatif tersebut diperoleh melalui pendidikan, pelatihan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganaliss efek dari modal manusia terhadap tingkat produktivitas di provinsi-provinsi di Indonesia. Dalam penelitian ini, tingkat pendidikan diukur dengan beberapa indikator, yaitu; angka melek huruf dan angka partisipasi murni tingkat SD, SMP maupun SMA. Tingkat kesehatan diukur dengan angka kematian bayi. Data yang digunakan adalah data panel dari 25 provinsi di Indonesia selama perioede 1996-2010 yang dianalisis dengan menggunakan Model Panel Data Fixed Effect. Hasil analisis menunjukkan bahwa modal manusia yang diukur dari tingkat pendidikan (APM dan tingkat kesehatan (AKB merupakan faktor yang berpengaruh dan signifikan untuk menjelaskan variasi produktivitas meskipun magnitude-nya lebih kecil dibandingkan dengan modal fisik. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa variabel pendidikan memiliki magnitude yang lebih besar dibandingkan dengan variabel kesehatan. Human capital is regarded as one of the determining factors of productivity. Human capital is qualitative dimension of human resource which includes skills and knowledge. These qualitative dimensions are internalized through education, training and health. This study aimed to analyze the effect of human capital on productivity level across provinces in Indonesia. In this study, the level of education was measured by literacy and school enrollment rate (in primary, secondary and high school. The level of health was measured by infant mortality rate. The study employed a panel data of 25 provinces in Indonesia during the period of 1996-2010. Using fixed effect method, the result showed that secondary school enrollment rate and infant mortality

  15. What Modals Are: Modal Verbs, Modal Words, and Auxiliary Modals

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fazira A. Kakzhanova

    2013-01-01

    Full Text Available The modals are a complicated grammatical phenomenon. As of today, the status of modals is still not precisely defined in the linguistics literature, and they are described under different names: modal verbs, modal words, auxiliary modals, or defective verbs. Modals express the result of the conversion of thought processes (deep structure about the realization of actions into surface structure. As articles determine the status of nouns as indefinite or definite things, modals determine the relation of a person to actions or the quality of an action as realizable or unrealizable. Modals cannot truly be ‘modal verbs’, because they lack the morphological characteristics of verbs (aspect, voice, mood, and tense, and the term ‘defective verb’ is flawed for the same reason. Furthermore, they cannot be ‘auxiliary modals’, because they don’t neutralize their main meanings when they become auxiliary. Thus, I propose to refer to these elements only as modals or modal words.

  16. Modal concord

    NARCIS (Netherlands)

    Zeijlstra, H.; Gibson, M.; Friedman, T.

    2008-01-01

    Sentences containing two (or more) modal elements of the same modal type and quantificational force often yield a concord reading, where the semantics of the sentence seems to contain only one modal operator, rather than a cumulative reading. In this paper I have argued that Modal Concord is a

  17. Analisi e cultura elettronica

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Roberto Doati

    2014-10-01

    Full Text Available Da alcuni anni assistiamo in Italia ad una crescita del numero di analisi che si occupano di musica elettroacustica. Ciò è dovuto da un lato all’assestamento di modelli analitici messi a punto negli anni ‘70 e ‘80, dall’altro a una prova di analisi, nell’ambito dell’esame di diploma in Musica Elettronica, che induce i giovani a scoprire i benefici di una disciplina tutt’altro che fine a se stessa. Infatti, come altri campi di indagine, anche la musica elettroacustica trae vantaggio dalla pratica analitica come strumento di lavoro non solo per lo storico, il musicologo, l’interprete, l’insegnante, ma anche per il compositore. La quasi totalità dei modelli di analisi oggi a disposizione ha origine dal lavoro di compositori che avevano bisogno di mettere a punto strumenti in grado di costruire una letteratura pertinente alla cultura elettronica, oppure di formalizzare il proprio modello compositivo che in alcuni casi, per il suo carattere di "universalità", è diventato punto di riferimento per l’analisi. Nel seguito, quindi, pur riferendomi alla mia attività di insegnante di Musica Elettronica, il beneficio degli obiettivi indicati è da intendersi esteso anche alla mia attività di compositore.

  18. SIG aplicado ao Ensino de Geografia

    OpenAIRE

    Dornelles, Liane Maria Azevedo; Universidade do Estado do Rio de Janeiro - UERJ

    2009-01-01

    Este trabalho descreve as atividades desenvolvidas junto à disciplina eletiva SIG aplicado ao ensino de Geografia. Foram elaboradas aplicações ambientais para os Ensinos Fundamental e Médio, com auxílio dos programas VistaSAGA/UFRJ, SISPLAMTE 5as com GIS, SPRING/INPE e MapServer.

  19. Modal Indicators for Operational Modal Identification

    DEFF Research Database (Denmark)

    Zhang, L.; Brincker, Rune; Andersen, P.

    2001-01-01

    modes become more significant than in traditional modal analysis. The two major modal indicators, i.e. Modal Confidence Factor (MCF) and Modal Amplitude Coherence (MAmC) are extended to two-stage time domain modal identification algorithms, together with a newly developed indicator, named as Modal...

  20. Analisis Kebijakan Penanaman Modal Asing di Kabupaten Bantaeng

    OpenAIRE

    Kadir, Hardiyanti; Majid, Masyita; Nurlinah, Nurlinah

    2014-01-01

    : This study aims to define the model of investing their foreign investment and know its prospects in Bantaeng. Teknnik analysis used is qualitative, ie by outlining and explaining the results of research in the form of words spoken or written. Data is collected using techniques sttudi literature, ob-servasi, interviews and search data online. Based on the results of this study indicate that the model of investment in capital planting Bantaeng ie direct cooperation with Joint Venture (a joint...

  1. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR MODAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putria Yusintha

    2016-02-01

    Full Text Available The purpose of this research is to find out the determinants of capital structure on manufacturing companies in Indonesia. The initial samples used in this research are 48 firm listed in Bursa Efek Indonesia (BEI during the period 2004-2008. There are 5 variables, choosed as the measurements of capital structure, those are: Tangibility of Assets, Profitability, Firm Size, Growth Sales, and Growth Firm. This research uses multiple linear regressions as the analysis method. The statistic test find out that the independent variables, which are Profitability, Firm Size, and Growth Sales have an influence on capital structure. However, Tangibility of Assets and Growth Firm has no influence on capital structure. Another result from this research is Tangibility of Assets, Profitability, Firm Size, Growth Sales, and Growth Firm have an influence on capital structure simultaneously.

  2. ANALISIS KINERJA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN RASIO CAMEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Murdiati

    2015-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesehatan bank dilihat dari kategori CAMEL. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus di PD BPR BKK Banjarharjo.Dalam menguji hipotesis digunakan alat analisis CAMEL. Hasil penelitian ini yaitu modal pada 2008 sampai 2010 termasuk dalam kriteria sehat. ROA meningkat 2008 sampai 2010 dengan kriteria sehat bagi biaya operasional yang dikeluarkan oleh pendapatan operasional yang seimbang. Rasio Kas tahun 2008 sampai 2010 termasuk dalam kriteria sehat berarti bank memiliki kemampuan untuk mengelola asset yang digunakan untuk membayar kewajiban. LDR mengalami tren yang signifikan selama tahun 2008 sampai 2010 sehingga dana yang diterima bank untuk meningkatkan baik tabungan, deposito berjangka, modal inti, yang berarti kemampuan bank untuk meningkatkan penyaluran kredit, IRR menunjukan nilai positif dalam menghadapi resiko pasar.Pengembangan tingkat kesehatan pada tahun 2008 sampai 2010 untuk komponen Capital, Assets, Laba dan Likuiditas meningkat. The goal of this research is to analyze the healtiness of banks seen from CAMEL category. The research applied a case study in PD BPR BKK Banjarharjo. The hypotheses tested using CAMEL analysis tools. The result of the study is that the modal used 2008 until 2010 is consideredin a healthy criteria. The increasing ROA in 2008 until 2010 is considered healthy criteria for operational expenses incurred by the operating income. Such condition meant that the banks are able to manage the assets which are used to pay the obligations. The significant increasing of LDR over the years 2008 until 2010 makes the received funds by the bank to increase the savings deposits, time deposits and the core capital. As the recunts, the banks are able to increase credit disstribution. More over, the IRR showed a positive values in the face of market risks and the development of healthy levels in 2008 until 2010 for the components of Capital, Assets, Earnings and

  3. ANALISIS LITERASI EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Peter Garlans Sina

    2012-10-01

    Full Text Available Abstract: Analysis of Economic Literacy. The aim of this research is as an effort to increase economic literacy for individuals and households who want to achieve prosperity. Therefore, the obligation of improving the economic literacy needs to be done in a well-planned manner and come from the strong intention to learn in order to improve the economic literacy. It could have an effect on the assets accumulation, a better debt management, as a protection, as well as to increase savings and managing spending intelligently.   Keyword: economic literacy, asset, debt, protection, saving, spending   Abstrak: Analisis Literasi Ekonomi. Tulisan ini bertujuan sebagai upaya meningkatkan literasi ekonomi bagi individu maupun rumah tangga yang menginginkan mencapai kesejahteraan. Oleh karena itu, kewajiban meningkatkan literasi ekonomi perlu dilakukan secara terencana dan diawali dari niat untuk belajar meningkatkan literasi ekonomi karena dapat berefek pada akumulasi aset, pengelolaan utang yang tepat, proteksi, meningkatkan tabungan dan cerdas mengelola pengeluaran.   Kata kunci: literasi ekonomi, aset, utang, proteksi, menabung, pengeluaran

  4. KEBIJAKAN DALAM PENENTUAN DAN PENDANAAN MODAL KERJA PERUSAHAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miswanto Miswanto

    2012-10-01

    risiko dan profitabilitas tinggi, dan jika aktiva lancar permanen dibiayai dengan pendanaan jangka panjang memiliki risiko dan profitabilitas moderat. Untuk mengukur kinerja manajemen modal kerja, posisi modal kerja perusahaan perlu dianalisis. Dengan menggunakan data yang tersaji pada neraca dan laporan laba rugi, perusahaan dapat melakukan analisis kinerja modal kerja dengan menggunakan analisis rasio keuangan pada modal kerja, analisis pada laporan sumber dan penggunaan dana, dan analisis pada laporan aliran kas perusahaan.   Kata kunci: likuiditas, modal, pendanaan, profitabilitas, dan risiko

  5. PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE, KINERJA KEUANGAN, MODAL INTELEKTUAL TERHADAP PENGUNGKAPAN MODAL INTELEKTUAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gilang Anies Saendy

    2015-10-01

    Full Text Available Dampak perkembangan globalisasi membutuhkan informasi lebih lanjut, terutama informasi tentang modal intelektual perusahaan. Tapi, dalam kondisi nyata informasi modal intelektual masih rendah, yakni sekitar 27-35%. Objek penelitian ini adalah perbankan yang terdapat dalam direktori Pasar Modal Indonesia (ICMD 2010-2013. Jumlah populasi adalah 36 perbankan dan 17 sampel dengan menggunakan purposive sampling. Metode yang digunakan adalah analisis jalur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak pengaruh antara pelaksanaan GCG untuk pengungkapan modal intelektual dan kinerja keuangan. Selain itu, ada pengaruh positif antara kinerja modal intelektual terhadap kinerja keuangan dan kinerja keuangan untuk pengungkapan modal intelektual. Selanjutnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak efek mediasi melalui kinerja keuangan perusahaan antara implementasi GCG dalam pengungkapan modal intelektual. Hasilnya juga mengatakan ada efek mediasi antara pelaksanaan GCG untuk pengungkapan modal intelektual pikir kinerja modal intelektual. The development due to the increase of globalization gives impact to the need of having more information. One of them is the need to have information on company’s intellectual capital. But, in real condition, intellectual capital information is still low. It is about 27-35%. The objects of this research are banks organized in Indonesian Capital Market Directory (ICMD from 2010-2013. Total populations were 36 banks, and finally 17 samples were selected by using purposive sampling. The method used is path analysis. The results of this research show that there is no influence between GCG’s implementation on intellectual capital disclosure and financial performance. However, there are  positive influences of intellectual capital performance on the financial performance, and financial performance on the disclosure of intellectual capital. Besides, this research said that there is no effect of mediation through the company

  6. Analisis Cadangan Devisa Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lusia Bunga Uli

    2016-09-01

    Full Text Available Abstract This study aims to determine the relationship between variables export, import, and exchange rate against Foreign Exchange Reserves in Indonesia. The data used in the empirical study of a sequence of data monthly time of year 2011.01 through 2014.12 from Bank Indonesia and the Central Statistics Agency (BPS. The analysis tool used is Auto Regression Vector Model (VAR. The results of this study indicate that the one-way relationship between the variables of foreign reserves and export. Then one-way relationship between exchange rate and exports. Lastly, there is a two-way relationship between imports and foreign exchange reserves, two-way relationship between exchange rate and foreign exchange reserves, two-way relationship between imports and exports, two-way relationship between the exchange rate and imports. The results also showed foreign exchange reserves are significantly influenced by the movement itself at a probability of 1 %. Export variable negative and not significantly affect the foreign exchange reserves. While imports of positive and not significant to the foreign exchange reserves. Foreign Exchange Reserves Indonesia is positively influenced by the exchange rate and not significant. Keywords: Foreign exchange reserves, exports, imports, exchange rate   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa keterkaitan antar variabel ekspor, impor, dan nilai tukar rupiah terhadap Cadangan Devisa Indonesia. Data yang digunakan dalam kajian empiris ini merupakan data runtutaan waktu bulanan dari tahun 2011.01 sampai 2014. 12 yang berasal dari Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik (BPS. Alat analisis yang digunakan yaitu Vector Autoregression Model (VAR. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa hubungan searah antara variabel cadangan devisa ke ekspor. Lalu hubungan searah antara kurs terhadap ekspor Terakhir, terdapat hubungan dua arah antara impor dan cadangan devisa, hubungan dua arah antara kurs dan cadangan

  7. Analisis Semiotik Sajak Bulang Cahaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Junaidi Junaidi

    2014-11-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menggali makna tanda yang terdapat dalam sajak Bulang Cahaya karya Rida K Liamsi. Untuk menggali makna itu, pendekatan analisis semiotik Roland Barthes digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sajak ini berisi tanda-tanda bersumber dari kosa kata Melayu lama. Sajak ini juga berisi simbol-simbol yang berkaitan dengan kehidupan orang Melayu. Penggunaan kata-kata Melayu lama dan simbol Melayu memperkuat setting Melayu dalam sajak ini. Analisis makna menunjukkan bahwa seseorang merasakan kedukaan sangat mendalam ketika cintanya harus berakhir, tetapi ia terus merasakan kerinduan dengan kekasihnya yang telah pergi. Mitos cinta yang terdapat dalam pusinya adalah orang tahu bahwa putus cinta itu menyakitkan tetapi orang tetap saja jatuh cinta.

  8. Analisis Morfologis Nomina Bahasa Jerman

    OpenAIRE

    Siahaan, Jujur

    2008-01-01

    Tulisan ini mendeskripsikan morfologi nomina, yang membahas tentang bagaimana kategori dan proses morfologis pembentukan nomina bahasa Jerman. Metode yang digunakan dalam analisis ini adalah metode kualitatif deskriptif. Data kepustakaan seperti: buku teks ( Themen neu, Wieso nicht ?, Sprachkurs Deutsch), Jurnal (Scala, Journal für Deutschland, Europa Magazin ) dan majalah Jugend, die Mitmach Gesellschaft serta Juma merupakan sumber data. Data yang sudah terkumpul melalui teknik studi p...

  9. ANALISIS COST – BENEFIT TEKNOLOGI INFORMASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khakim Ghozali

    2002-07-01

    Full Text Available Pada penelitian ini akan dibahas bagaimana melakukan analisis Cost - Benefit untuk investasi di bidang Teknologi Informasi. Dengan melakukan analisis Cost Benefit ini maka akan dapat diketahui apakah sebuah investasi di bidang teknologi informasi menguntungkan ataukah merugikan perusahaan. Setelah menentukan arah investasi organisasi teknologi informasi pada level bisnis maka perlu dilakukan analisis yang lebih detil mengenai dampak finansial terhadap organisasi tersebut. Hal ini melibatkan business case accounting atau analisis cost benefit . Teknik ini digunakan untuk menentukan jenis analisis termasuk capital investment yang terjadi, yang melibatkan perhitungan financial ratio seperti Payback Period, Return On Investment (ROI, Net Present Value (NPV,Internal Rate Of Return (IRR.Kata kunci: cost-benefit, business case accounting, teknologi informasi.

  10. Modal Epistemology and Conceivability

    DEFF Research Database (Denmark)

    Steffensen, Asger Bo Skjerning

    Philosophical argumentation often depends on modal facts, i.e. facts about what is possible, contingent, or necessary. For thought and cognition outside the domain of philosophy modal facts are also often decisive. It seems we have an easy access to modal facts, but how so? Through a presentation...... of the state-of-the-art in modal epistemology I wish to outline a research project based on conceivability that will try to explain how we come to know modal facts....

  11. ANALISIS PERBAIKAN SISTEM PENTANAHAN TELEKOMUNIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umar Umar

    2015-04-01

    Hasil dari penelitian ini adalah perbaikan sistem pentanahan site Kampung Baru dengan menggunakan konfigurasi single point connection window (SPCW, untuk mengamankan sistem telekomunikasi dari kebocoran arus dan petir serta imbasnya.  Perbaikan sistem pentanahan di site Kampung Baru menggunakan banyak elektroda yang membentuk persegi dikarenakan topografi tempat di sana yang memungkinkan dan efektif adalah menggunakan sistem tersebut. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan perbaikan sistem di site Kampung Baru, didapatkan nilai perhitungan sistem pentanahan adalah 1.34 Ohm serta pengukurannya 1.21-1.25 Ohm.

  12. ANALISIS DAYA SAING KEDELAI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarwono Sarwono

    2014-09-01

    Full Text Available RCA (Revealed Comparative Advantage index of soybean in Indonesia from 1983 up to 2013 is less than one, mostly. It means that the competitiveness of soybean in Indonesia is low. The purpose of this study is to analyze the factors influence the soybean competitiveness. OLS (Ordinary Least Square was used as the analysis method. Hypotheses test based on that analysis model is not bias, so that, classic divergence test is needed. It is for getting the Best Linier Unbiased Estimator (BLUE appraisal. T statistic and F statistic were also applied. The result of this research shows that production and export have positive and significant influence. In addition, exchange rate and government policy do not influence the Indonesia soybean competitiveness.Indeks RCA (Revealed Comparative Advantage kedelai Indonesia dari tahun 1983-2013 kecenderungan bernilai kurang dari satu yang berarti daya saing kedelai Indonesia rendah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing kedelai Indonesia.Metode analisis yang digunakan adalah Ordinary Least Square (OLS.Pengujian hipotesis berdasarkan model analisis tersebut tidak bias maka perlu dilakukan uji penyimpangan klasik yang tujuannya agar diperoleh penaksiran yang bersifat Best Linier Unbiased Estimator (BLUE.Pengujian statistik menggunakan uji t statistikdan uji f statistik.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produksi dan ekspor berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap daya saing kedelai Indonesia. Nilai tukar rupiah dan kebijakan pemerintah tidak berpengaruh terhadap daya saing kedelai Indonesia.

  13. Parametric modal transition systems

    DEFF Research Database (Denmark)

    Beneš, Nikola; Křetínský, Jan; Larsen, Kim Guldstrand

    2011-01-01

    in the refinement process like exclusive, conditional and persistent choices. We introduce a new model called parametric modal transition systems (PMTS) together with a general modal refinement notion that overcome many of the limitations and we investigate the computational complexity of modal refinement checking....

  14. Analisis Harmonisa Inverter PWM Satu Fasa

    OpenAIRE

    Rejeki Simanjorang

    2008-01-01

    Pada tesis ini dianalisis harmonisa inverter PWM satu fasa. Inverter PWM satu fasa yang akan ditinjau adalah inverter satu fasa jembatan penuh (konvensional) dan inverter komposit. Analisis difokuskan pada penentuan pola penyaklaran yang optimum agar pembangkitan harmonisa dan switching losses inverter rendah. Untuk menentukan pola penyaklaran optimum maka dilakukan analisis yang berbasis pada rangkaian ekivalen harmonisa inverter satu fasa. Dengan menggunakan pola penyaklaran optimum, kedua ...

  15. Dynamic analysis of piping with multiple damping mechanisms; Analisis dinamico de tuberias con multiples mecanismos de amortiguamiento

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ruiz Lopez, Pablo [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca (Mexico)

    1989-12-31

    This paper describes a damping criterion that allows realizing in a more convenient form the dynamic analysis of piping and structures in general, subjected to independent stimulations, fabricated in different materials and/or damping devices. This criterion, named composed damping, is applicable to the method of modal superimposition. [Espanol] En este trabajo se describe un criterio de amortiguamiento que permite realizar en una forma mas conveniente el analisis dinamico de tuberias y estructuras en general, sujetas a excitaciones independientes, compuestas de diferentes materiales y/o mecanismos de amortiguamiento. Este criterio, denominado amortiguamiento compuesto, es aplicable en el metodo de superposicion modal.

  16. PENGARUH MODAL DAN VOLUME PENJUALAN TERHADAP KEMAMPULABAAN USAHA BAKUL IKAN WANITA DI PASAR TULEHU KECAMATAN SALAHUTU KABUPATEN MALUKU TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Hariyanti

    2008-06-01

    Full Text Available Usaha yang sangat digeluti oleh kaum perempuan sebagai upaya membantu peningkatan perekonomian keluarga di Provinsi Maluku salah satunya adalah kegiataan usaha bakul ikan di kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah. Usaha ini  sangat berpotensi, disebabkan oleh lokasi yang sangat strategis  sebagai daerah transit kecatan pulau Haruku dan pulau Saparua serta satu-satunya pasar terbesar di Kecamatan Salahutu sebagai tempat berbelanja masyarakat ketiga kecamatan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh modal dan volume penjualan terhadap kemampulabaan serta untuk mengetahui dari dua variabel tersebut mana yang sangat berpengaruh signifikan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi liner berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal memiliki pengaruh signifikan negatif terhadap kemampulabaan, sedangkan variabel volume penjulan berpengaruh signifikan positif terhadap kemampulabaan yang berarti kedua variabel tersebut secara simultan berpangaru signifikan terhadap kemampulabaan. Secara parsial variabel modal yang sangat berpengaruh signifikan terhadap kemampulabaan

  17. ANALISIS IMPOR BERAS DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratih Kumala Sari

    2014-10-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Salah satu kebijakan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan beras yaitu dengan menggenjot produksi beras dalam negeri. Namun dengan semakin meningkatnya jumlah penduduk akan meningkatkan permintaan terhadap beras dan upaya peningkatan produktivitas dalam negeri tidak dapat memenuhi kebutuhan beras dalam negeri. Sehingga untuk menutupi kekurangan tersebut pemerintah mengambil keputusan untuk melakukan impor beras dari negara lain. Akan tetapi pada kenyataannya impor beras dilakukan ketika data statistik menunjukkan bahwa Indonesia sedang mengalami surplus beras. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi impor beras di Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan model Error Correction Model (ECM. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa secara parsial maupun secara bersama-sama produksi beras, konsumsi beras, harga beras dalam negeri dan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpengaruh dan signifikan terhadap impor beras di Indonesia. Abstract ___________________________________________________________________ One of the government’s policy to fulfill the need of rice is to boost the domestic production. However, by increasing the population, the demand of rice will also increase and the effort of increasing the domestic productivity cannot supply domestic rice need. So, to cover the shortage the government make decision to import rice from other countries. Yet, in fact importing rice is occurred when the statistical data showed that the supply of rice in Indonesia is surplus. The purpose of this research is necessary to study the factors which influence the import of rice in Indonesia. The analysis method used is multiple linear regression analysis model with Error Correction Model (ECM. Based on the research proven that partially or jointly the production, the consumption, the

  18. ANALISIS FUNDAMENTAL MAKRO DAN INTEGRASI PASAR SAHAM DUNIA DENGAN BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luh Gede Sri Artini

    2017-11-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan gabungan dari penelitian sebelumnya mengenai hubungan antara harga saham dengan kinerja ekonomi makro, dan penelitian mengenai integrasi Pasar Modal internasional.Variabel ekonomi makro dalam penelitian ini dibatasi pada pertumbuhan PDB, tingkat suku bunga SBI dan nilai Kurs dolar Amerika terhadap Rupiah dan Indeks saham digunakan adalah Indeks Dow Jones, Indeks Saham Australia, Indeks Shanghai dan Indeks Singapura. Data dikumpulkan dari tahun 2011 sampai tahun 2015 secara bulanan dengan teknik analisis regresi linier dengan bantuan Statistical Package For Social Science (SPSS

  19. Life Cycle Assessment application to wastewater processes; Analisis del ciclo de vida aplicado al tratamiento de aguas residuales

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Monistrol, A.; Vidal, N.; Poch, M. [Universidad de Girona (Spain)

    1999-11-01

    Recognition that local specific approaches are not capable to solve long term environmental problems, has led the interest for new approaches that tries to find more global solutions. Wastewater treatment could be considered as a good example of this kind of problems. Wastewater treatment plants are efficient to remove pollutants from wastewater, but, at the same time they are energy and material consuming. In this context it seems interesting to apply to this domain experiences and methodologies developed with the aim to give an integral evaluation of environmental problems, for example Life Cycle Assessment (LCA). In this paper the authors present an example of LCA application to perform an ecological comparison between two different wastewater processes, with and without nitrogen removal. Although results must be considered only as a preliminary (taking into account the constraints of the approach) it seems clear that while nitrogen removal reduces the eutrophication potential, it increases other impacts like global warming. (Author) 12 refs.

  20. Geoprocesamiento aplicado al analisis del uso de la tierra en el municipio de San Pedro de Ycuamandyyú, Paraguay.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oscar Agustín Torres Figueredo

    2010-08-01

    Full Text Available El municipio de San Pedro de Ycuamandyyú está ubicado en el noroeste de la región oriental del Paraguay. Los objetivos de este trabajo constituyen la elaboración y el análisis del mapa del uso de la tierra para la planificación de actividades forestales en la zona, para los cuales se utilizaron técnicas de cartografía, sensores remotos y (SIG Sistemas de Informaciones Geográficas, que posibilitaron el análisis de informaciones provenientes de imágenes satelitales LANDSAT TM 5, de cartas topográficas y de (GPS Sistema de Posicionamiento Global, que permitió el procesamiento de datos en el programa Idrisi 2.0 para la confección de un mapa que posibilitó el análisis sobre la situación del uso de la tierra en el municipio. Se distinguió categorías predominantes como praderas altas o campos naturales, uso agropecuario y praderas bajas o bañados, siendo la cobertura forestal con valor inferior al 25%. Se concluyó que el municipio presenta bastantes áreas de campos naturales y uso agropecuario que podrían utilizarse para actividades de reforestación, sea con especies nativas o exóticas de rápido crecimiento con la finalidad de obtener valores de cobertura forestal en equilibrio con las demás categorías de uso de la tierra.

  1. GEOPROCESAMIENTO APLICADO AL ANALISIS DEL USO DE LA TIERRA EN EL MUNICIPIO DE SAN PEDRO DE YCUAMANDYYÚ, PARAGUAY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oscar Agustín Torres Figueredo

    2002-10-01

    Full Text Available El municipio de San Pedro de Ycuamandyyú está ubicado en el noroeste de la región oriental del Paraguay. Los objetivos de este trabajo constituyen la elaboración y el análisis del mapa del uso de la tierra para la planificación de actividades forestales en la zona, para los cuales se utilizaron técnicas de cartografía, sensores remotos y (SIG Sistemas de Informaciones Geográficas, que posibilitaron el análisis de informaciones provenientes de imágenes satelitales LANDSAT TM 5, de cartas topográficas y de (GPS Sistema de Posicionamiento Global, que permitió el procesamiento de datos en el programa Idrisi 2.0 para la confección de un mapa que posibilitó el análisis sobre la situación del uso de la tierra en el municipio. Se distinguió categorías predominantes como praderas altas o campos naturales, uso agropecuario y praderas bajas o bañados, siendo la cobertura forestal con valor inferior al 25%. Se concluyó que el municipio presenta bastantes áreas de campos naturales y uso agropecuario que podrían utilizarse para actividades de reforestación, sea con especies nativas o exóticas de rápido crecimiento con la finalidad de obtener valores de cobertura forestal en equilibrio con las demás categorías de uso de la tierra.

  2. Geoprocesamiento aplicado al analisis del uso de la tierra en el municipio de San Pedro de Ycuamandyyú , Paraguay

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oscar Agustín Figueredo Torres

    2002-01-01

    Full Text Available El municipio de San Pedro de Ycuamandyyú está ubicado en el noroeste de la región oriental del Paraguay. Los objetivos de este trabajo constituyen la elaboración y el análisis del mapa del uso de la tierra para la planificación de actividades forestales en la zona, para los cuales se utilizaron técnicas de cartografía, sensores remotos y (SIG Sistemas de Informaciones Geográficas, que posibilitaron el análisis de informaciones provenientes de imágenes satelitales LANDSAT TM 5, de cartas topográficas y de (GPS Sistema de Posicionamiento Global, que permitió el procesamiento de datos en el programa Idrisi 2.0 para la confección de un mapa que posibilitó el análisis sobre la situación del uso de la tierra en el municipio. Se distinguió categorías predominantes como praderas altas o campos naturales, uso agropecuario y praderas bajas o bañados, siendo la cobertura forestal con valor inferior al 25%. Se concluyó que el municipio presenta bastantes áreas de campos naturales y uso agropecuario que podrían utilizarse para actividades de reforestación, sea con especies nativas o exóticas de rápido crecimiento con la finalidad de obtener valores de cobertura forestal en equilibrio con las demás categorías de uso de la tierra.

  3. Advances in Modal Logic

    DEFF Research Database (Denmark)

    Modal logic is a subject with ancient roots in the western logical tradition. Up until the last few generations, it was pursued mainly as a branch of philosophy. But in recent years, the subject has taken new directions with connections to topics in computer science and mathematics. This volume...... is the proceedings of the conference of record in its fi eld, Advances in Modal Logic. Its contributions are state-of-the-art papers. The topics include decidability and complexity results for specifi c modal logics, proof theory of modal logic, logics for reasoning about time and space, provability logic, dynamic...... epistemic logic, and the logic of evidence....

  4. Normal modal preferential consequence

    CSIR Research Space (South Africa)

    Britz, K

    2012-12-01

    Full Text Available beyond the basic (propositional) KLM postulates, thereby making use of the additional expressivity provided by modal logic. In particular, we show that the additional constraints we impose on the preferential semantics ensure that the rule...

  5. MODAL SOSIAL DAN PEMILIHAN DUKUN DALAM PROSES PERSALINAN: APAKAH RELEVAN?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meredian Alam

    2010-06-01

    Full Text Available Pemanfaatan dukun beranak dipandang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya kematian ibu di Indonesia. Penelitian menunjukkan bahwa salah satu penyebab kecenderungan pemilihan dukun adalah adanya jampi-jampi dan doa-doa tertentu yang dilakukan dukun pada saat persalinan. Namun, analisis terhadap faktor-faktor yang melatarbelakangi munculnya kecenderungan ini belum banyak dilakukan. Penelitian ini dilakukan untuk menggali peran dari modal sosial terhadap pemilihan persalinan menggunakan dukun. Penelitian ini menggunakan data Indonesia Family Life Survey (IFLS tahun 2007. Modal sosial diukur dari kohesivitas masyarakat dan kepercayaan sosial sementara faktor demografi ibu diukur dari status perkawinan, status pekerjaan, dan pendidikan. Uji Chi-Square digunakan untuk menganalisis hubungan yang diantara variabel. Untuk mengetahui efek dari variabel modal sosial dan demografi terhadap pemanfaatan dukun digunakan uji regresi logistik. Hasil menunjukkan bahwa keberadaan modal sosial di masyarakat memiliki hubungan yang bermakna dengan pemanfaatan dukun beranak di Indonesia. Untuk faktor demografi, tingkat pendidikan rendah berasosiasi dengan persalinan menggunakan dukun. Faktor yang mendorong pemilihan persalinan menggunakan dukun sangat kompleks. Pemahaman terhadap konteks sosial di masyarakat seharusnya menjadi bahan pertimbangan penting dalam menurunkan angka kematian ibu.

  6. Nonparametric modal regression

    OpenAIRE

    Chen, Yen-Chi; Genovese, Christopher R.; Tibshirani, Ryan J.; Wasserman, Larry

    2016-01-01

    Modal regression estimates the local modes of the distribution of $Y$ given $X=x$, instead of the mean, as in the usual regression sense, and can hence reveal important structure missed by usual regression methods. We study a simple nonparametric method for modal regression, based on a kernel density estimate (KDE) of the joint distribution of $Y$ and $X$. We derive asymptotic error bounds for this method, and propose techniques for constructing confidence sets and prediction sets. The latter...

  7. ANALISIS KESELAMATAN TERMOHIDROLIK BULK SHIELDING REAKTOR KARTINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azizul Khakim

    2015-10-01

    Full Text Available ABSTRAK ANALISIS KESELAMATAN TERMOHIDROLIK BULK SHIELDING REAKTOR KARTINI. Bulk shielding merupakan fasilitas yang terintegrasi dengan reaktor Kartini yang berfungsi sebagai penyimpanan sementara bahan bakar bekas. Fasilitas ini merupakan fasilitas yang termasuk dalam struktur, sistem dan komponen (SSK yang penting bagi keselamatan. Salah satu fungsi keselamatan dari sistem penanganan dan penyimpanan bahan bakar adalah mencegah kecelakaan kekritisan yang tak terkendali dan membatasi naiknya temperatur bahan bakar. Analisis keselamatan paling kurang harus mencakup analisis keselamatan dari sisi neutronik dan termo hidrolik Bulk shielding. Analisis termo hidrolik ditujukan untuk memastikan perpindahan panas dan proses pendinginan bahan bakar bekas berjalan baik dan tidak terjadi akumulasi panas yang mengancam integritas bahan bakar. Code tervalidasi PARET/ANL digunakan untuk analisis pendinginan dengan mode konveksi alam. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa mode pendinginan konvekasi alam cukup memadai dalam mendinginkan panas sisa tanpa mengakibatkan kenaikan temperatur bahan bakar yang signifikan. Kata kunci: Bulk shielding, bahan bakar bekas, konveksi alam, PARET.   ABSTRACT THERMAL HYDRAULIC SAFETY ANALYSIS OF BULK SHIELDING KARTINI REACTOR. Bulk shielding is an integrated facility to Kartini reactor which is used for temporary spent fuels storage. The facility is one of the structures, systems and components (SSCs important to safety. Among the safety functions of fuel handling and storage are to prevent any uncontrolable criticality accidents and to limit the fuel temperature increase. Safety analyses should, at least, cover neutronic and thermal hydraulic calculations of the bulk shielding. Thermal hydraulic analyses were intended to ensure that heat removal and the process of the spent fuels cooling takes place adequately and no heat accumulation that challenges the fuel integrity. Validated code, PARET/ANL was used for analysing the

  8. Toward predicate approaches to modality

    CERN Document Server

    Stern, Johannes

    2016-01-01

    In this volume, the author investigates and argues for, a particular answer to the question: What is the right way to logically analyze modalities from natural language within formal languages? The answer is: by formalizing modal expressions in terms of predicates. But, as in the case of truth, the most intuitive modal principles lead to paradox once the modal notions are conceived as predicates. The book discusses the philosophical interpretation of these modal paradoxes and argues that any satisfactory approach to modality will have to face the paradoxes independently of the grammatical category of the modal notion. By systematizing modal principles with respect to their joint consistency and inconsistency, Stern provides an overview of the options and limitations of the predicate approach to modality that may serve as a useful starting point for future work on predicate approaches to modality. Stern also develops a general strategy for constructing philosophically attractive theories of modal notions conce...

  9. The modal study

    International Nuclear Information System (INIS)

    Cook, J.R.

    1988-01-01

    The term ''Modal Study'' refers to a research program conducted for the Nuclear Regulatory Commission (NRC) on the level of protection provided by NRC-certified packages during the shipment of spent nuclear fuel form U.S. power reactors. The objective of the study was to examine the response of the packages to actual highway and railway accident conditions. The Modal Study results show that NRC-certified spent fuel casks would perform their safety functions under severe, actual accident conditions. The study also explains how NRC's cask design conditions, which are expressed in engineering terms, relate to actual accident conditions, with which the public is more familiar. The Modal Study, along with other transportation studies, physical testing of casks, and the spent fuel shipment safety record confirm the view that casks provide a high level of public safety during spent fuel transport

  10. Analisis SWOT pada Toko Lestari Rattan and Furniture Jl. Gatot Subroto No. 457 Medan

    OpenAIRE

    Desira, Sheila

    2011-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis SWOT yang ada pada Toko Lestari Rattan and Furniture. Analisis SWOT merupakan penilaian lingkungan internal berupa kekuatan (strength) dan kelemahan (weakness) serta lingkungan eksternal berupa peluang (opportunity) dan ancaman (treath). Analisis SWOT akan menghasilkan strategi yang tepat bagi perusahaan. Analisis SWOT umumnya digunakan pada perusahaan besar. Penelitian ini melihat penerapan analisis SWOT pada UKM (Usaha Kecil Mene...

  11. ANALISIS EPISTEMOLOGICO DE LA REALIDAD SOCIAL

    OpenAIRE

    NEPOMUCENO, VALERIO

    2005-01-01

    Este articulo pretende hacer un analisis epistemologico de la realidad social,desde la optica contable,partiendo de la premisa historica de que los cambios que han ocurrido en los ultimos siglos - revolucion industrial en la sociedad pos - industrial- han provocado profundos cambios en la forma de manipular el capital,generado como consecuencia un estado de confusion en los sistemas de informacion contable y en sus verdaderos objetivos cientificos.

  12. STRUKTUR MODAL DAN MODAL KERJA PT XYZ SERTA PENGARUHNYA TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Untung Setiono

    2017-01-01

    (Automatic Teller Machine dan EDC (Electronic Data Capture. Di tahun 2012 perusahaan membeli software tandem dari vendor luar negeri dimana menghabiskan dana USD 3,4 juta, dengan pembelian ini maka dari itu penting untuk di teliti: 1 kebijakan struktur modal perusahaan, 2 kebijakan modal kerja  perusahaan dan 3 hubungan kinerja keuangan perusahaan berdasarkan dua kebijakan tersebut. Metode yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, mengukur hubungan variabel struktur modal dan modal kerja perusahaan. Pada penelitian telah menemukan: 1 kebijakan struktur modal perusahaan sejalan dengan teori Pecking Order, dimana perusahaan lebih menggunakan dana modal sendiri sebelum menggunakan hutang jangka panjang pada pihak lain, 2 kebijakan modal kerja perusahaan kurang efisien, dikarenakan sebagian besar asset lancar adalah dalam bentuk deposito berjangka bulanan dan bahkan melebihi hutang lancer itu sendiri, dan 3 hubungan antara hutang jangka pendek dan rasio likuiditas adalah negative, sedangkan total hutang (jangka pendek dan jangka panjang berkorelasi positif dengan rasio solvabilitas/leverage perusahaan. Penelitian ini menyimpulkan manajemen untuk lebih mengurangi asset lancer mereka dan lebih menggunakan asset tersebut untuk investasi jangka panjang, bukan hanya untuk deposito berjangka.Kata kunci: ATM, EDC, regresi, struktur modal, kinerja keuangan

  13. PENGARUH STRUKTUR AKTIVA, PERPUTARAN MODAL DAN PENDANAAN TERHADAP PROFITABILITAS PERUSAHAAN FARMASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitri Rahmiyatun

    2016-10-01

    ABSTRAK Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh kebijakan modal kerja yang terdiri dari struktur aktiva, perputaran modal kerja dan pendanaan modal kerja terhadap profitabilitas pada perusahaan farmasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Populasi penelitian ini adalah perusahaan farmasi yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2005 sampai dengan 2015 yang berjumlah 10 perusahaan. Sedangkan sampel penelitian ini adalah dua perusahaan yaitu PT. Kimia Farma yang mewakili perusahaan milik BUMN dan PT.Kalbe Farma yang mewakili perusahaan swasta. Hasil analisis menunjukkan bahwa: (1 struktur aktiva berpengaruh positif dan sangat signifikan terhadap profitabilitas; (2 pendanaan modal kerja tidak berpengaruh terhadap profitabilitas, dan (3 struktur aktiva dan pendanaan modal kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas.Implikasinya adalah bahwa perusahaan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia khususnya PT. Kimia Farma dan PT. Kalbe Farma harus meningkatkan secara optimal struktur aktiva karena berpengaruh sangat signifikan terhadap profitabilitas. Peningkatan struktur aktiva akan berdampak baik terhadap kinerja perusahaan-perusahaan tersebut. Hal ini sangat relevan mengingat masih minimnya penelitian di bidang ini.   Kata kunci: Perputaran Modal Kerja, Pendanaan Modal Kerja Dan Profitabilitas.

  14. Dampak Modal Intelektual Terhadap Kinerja Bank Umum Nasional Periode 2010-2015

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Pitaloka

    2017-12-01

    Full Text Available Abstract. The purpose of this study is to find out the influence of intellectual capital on Return on Asset of the National Commercial Bank 2010-2015 period. The intellectual capital variable as independent variable consists of Human Capital / Human Capital (HCE, Structured Capital (SCE, Capital Employed Capital (CEE.,and the dependent variable is Return on Assets (ROA. This study used secondary data sourced from the financial statements. The samples of this study are banks with assets of more than Rp. 50 trillion, include state-owned enterprise bank and private bank. Data analysis technique used in this research is pooled regression analysis. The results showed that both Human Capital (HCE and Capital Employed (CEE have significant influence and positive impact on Return on Asset (ROA at α = 5%. Although Structured Capital (SCE has no significant influence on Return on Asset (ROA, but SCE has positive impact on Return on Assets (ROA.   Keywords: Intellectual Capital; HCE; SCE; CEE; ROA.   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal intelektual terhadap kinerja Bank Umum Nasional periode 2010-2015. Variabel modal intelektual sebagai variabel bebas terdiri dari: Modal Manusia / Human Capital (HCE, Modal Struktural / Structured Capital (SCE, Modal Kerja Capital Employed (CEE. Sedangkan variabel kinerja perusahaan sebagai variabel terikat adalah Return on Asset (ROA. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan bank-bank yang diteliti. Adapun bank yang diteliti adalah bank umum milik pemerintah dan bank devisa swasta dengan aset lebih dari Rp. 50 triliun. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pooled regression analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Human Capital (HCE dan Capital Employed (CEE berdampak positif dan berpengaruh terhadap Return on Asset secara signifikan pada α = 5%. Variabel Structured Capital (SCE berdampak

  15. Constructions, pragmatics and modality

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Antonio Fortin

    2013-05-01

    Full Text Available This paper rejects the commonplace view that the semantics of certain modal deverbal adjectives (MDAs, which have traditionally been assumed to be non-compositional, require complex lexical or syntactic encoding (cf. e.g. Riehemann 1994 and 1998, Booij 2007 and 2010a. Instead, it shows that productive MDA formation is semantically compositional, and that the prima facie idiosyncratic meanings are, in fact, conversational implicatures.

  16. TUGAS DAN WEWENANG PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN (PPATK DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johari Johari

    2014-03-01

    Full Text Available Tugas dan wewenang Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK terdapat di dalam Pasal 26 dan Pasal 27 Undang-Undang No. 25 Tahun 2003 tentang Tindak Pencucian Uang. Berdasarkan ketentuan tersebut, tugas dan wewenang PPATK tersebut bertujuan untuk mendeteksi terjadinya tindak pidana pencucian uang, dan membantu penegakan hukum yang berkaitan dengan pencucian uang, termasuk tindak pidana asal yang melahirkannya (predicate offences. Namun, Peranan PPATK akan berjalan secara efektif apabila aparat penegak hukum seperti Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Bea dan Cukai, para regulator seperti Bank Indonesia, Departemen Keuangan, Badan Pengawas Pasar Modal serta Penyedia Jasa Keuangan, industri perbankan, asuransi, perusahaan pembiayaan, dana pensiun, perusahaan efek, pengelola reksadana, media massa, masyarakat bekerjasama secara terorganisir dan terpadu dalam pemberantasan tindak pencucian uang di Indonesia. Dengan kewenangan yang dimilikinya, PPATK dapat mengejar hasil dari kejahatan, apabila hasil kejahatan tersebut dapat dikejar dan disita maka negara dengan sendirinya akan mengurangi tindak kejahatan itu sendiri. Kata kunci : Pencucian uang, tindak pidana pencucian uang (money laundering, kejahatan terorganisir, dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK.

  17. Preferential reasoning for modal logics

    CSIR Research Space (South Africa)

    Britz, K

    2011-11-01

    Full Text Available representation results for both preferential and rational consequence, which paves the way for effective decision procedures for modal preferential reasoning. They then illustrate applications of their constructions to modal logics widely used in AI, notably...

  18. The Progressive in Modal Semantics.

    Science.gov (United States)

    Portner, Paul

    1998-01-01

    Presents a semantic analysis of English progressive as an intentional operator within the framework of modal semantics. The treatment allows a combination of the central idea that the progressive's meaning has a major modal component with insights of other theories. Using a more sophisticated background theory of modality allows natural solutions…

  19. HUBUNGAN ANTARA KUALITAS LABA, ASIMETRI INFORMASI, DAN BIAYA MODAL EKUITAS: PENGUJIAN MENGGUNAKAN ANALISIS JALUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Nasih

    2016-12-01

    Full Text Available This study examines the direct and indirect impacts of earnings quality on cost of equity capital by using path analysis. The quality of earnings is measured by two proxies, namely discretionary accrual and income smoothing. Information asymmetry is used as mediating variable. This study uses 3 years sample period, i.e. 2008-2010. This study finds that information asymmetry has two important roles in determining the cost of equity capital. Firstly, information asymmetry affects positively to cost of equity capital, and secondly, information asymmetries serve as mediator between earnings quality measured by discretionary accrual and the cost of equity capital. Nevertheless, there is no significant direct and indirect relationship between earnings quality and the cost of capital when earnings quality was measured by income smoothing.

  20. ANALISIS KINERJA REKSADANA SAHAM DAN REKSADANA INDEKS DALAM PENILAIAN TINGKAT EFISIENSI PASAR MODAL INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tona Aurora Lubis

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRACT The objectives of this research are: first, to know whether LQ-45 Index Fund performs better than the equity mutual fund in Indonesian capital market; second, to measure the level of Indonesian capital efficiency. Results show that the raw performance and risk-adjusted performance of the LQ-45 Index Fund is better than the performance of all equity mutual funds (concurrently. For the investors who wish to invest their capital in equity mutual fund, however, we have found two individual equity mutual fund which perform better than the LQ-45 Index Fund, that is Phinisi Dana Saham and Rencana Cerdas. The result of this research also shows that the excess performance of the LQ-45 Index Fund is smaller than the excess performance of (individual equity mutual fund. From this result, we may conclude that Indonesian capital market is an inefficient capital market.   Keywords: Equity Mutual Fund, Index Fund, Efficiency Market

  1. Analisis Sumber dan Penggunaan Modal Kerja pada Mini Market Pelangi Jambi

    OpenAIRE

    Sopini, Pupu; Trifani, Chairani Yuli

    2017-01-01

    The working capital having nature of flexible, big or small working capital can be added or reduced in accordance with need company. Control working capital that will exactly ensure of continuity the operations firm efficien and economical. The objective of analyze sources and use working capital to how working capital used. Research objectives: 1) to know the sources and the use of capital work At Mini Market Pelangi Period 2012-2016. 2) to analyze the use of capital work At Mini Market Pel...

  2. Analisis Modal Kerja untuk Peningkatkan Produktivitas pada PT. Unilever Indonesia, Tbk. Periode 2006-2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Engelwati Gani

    2012-11-01

    Full Text Available The study was conducted at PT. Unilever Indonesia, Tbk, which aims to determine the level of working capital management and corporate productivity. Quantitative analysis methods used and data analysis techniques used are the working capital analysis, financial ratio analysis and the analysis of the productivity ratio. Research results obtained from the results that a decrease in working capital at PT. Unilever Indonesia, Tbk. from the year 2006-2010 which decreases the amount of current assets while current liabilities increased. PT levels of liquidity. Unilever Indonesia, Tbk. is also quite low and has decreased every year. Expected PT. Unilever Indonesia, Tbk. able to increase the amount of current assets to cash and cash equivalents productivity is not compromised. Productivity ratio of PT. Unilever Indonesia, Tbk in 2010 has increased due to production cost savings and increased sales obtained. This suggests a tight working capital management is carried out by PT. Unilever Indonesia, Tbk. can increase company productivity.

  3. Analisis Sumber Dan Penggunaan Modal Kerja Pada PT. Bank Rakyat Indonesia,tbk

    OpenAIRE

    CHRISTOFEL MANOPO, FRANS; MONTOLALU, JOHNY; S. MANOPPO, WILFRIED

    2016-01-01

    . The purpose of this study was to analyze and determine the level of effectiveness and efficiency sources and uses of working capital at PT. Bank Rakyat Indonesia, Tbk. The period of 2010 s / d 2012The analytical method used is descriptive analysis method using a capital adequacy ratio of work consisting of three types of ratio is the ratio of total assets to net working capital, current liabilities to net working capital and working capital turnover. The calculation of the ratio obtained da...

  4. Analisis Efisiensi Penggunaan Modal Kerja Perusahaan Dengan Rasio Keuangan Pada PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Medan

    OpenAIRE

    Sitorus, Devi Yanni

    2016-01-01

    Companies need working capital to carry out the investment needs and activities of daily company operations. In order to achieve maximum profit or advantage is to use working capital efficiently. Efficient working capital management is indispensable in the company as a condition for the growth and survival of the company. The purpose of this study is to determine the financial condition at PT Perkebunan Nusantara III (Persero) whether the use of working capital has achieved an efficiency o...

  5. HUBUNGAN REGULASI PASAR MODAL DENGAN ATRIBUT LABA: SUATU ANALISIS LINTAS NEGARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Francisca Reni Retno Anggraini

    2010-06-01

    Full Text Available The purpose of this paper is examining association between components of security market regulation which identified by LaPorta et al. (2006 and earnings attributes which identified by Francis et al. (2004. The sample are firms which are listed in stock exchange of 29 countries identified by LaPorta et al. (2006 with financial statement periods ended at December 3 P'. Seven groups of hypothesis regarding the association between characteristics of security market regulation and earnings attributes are suggested and tested using Rank Spearman Test. The results suggest strong association between the minor part of security market regulation components and earnings attributes, except the smoothness, value relevance, and timeliness earnings. This study find that there is non-linear correlation between earnings attributes and components °f security market regulation. This study gives two contributions. First, to the international accounting literature, this study extends prior studies (i.e. Ali and Wang 2000; Ball et al. 2000; and Boonlert-U-Thai et al. 2006 and it also confirms the prior studies (i.e. Francis et al. 2004; Hail and Leuz 2006; and Boonlert- U-Thai et al. 2006. Second, to the capital market regulator, this study shows the benefit of security market regulation in order to increase the quality of financial reporting.

  6. ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MODAL KERJA DALAM MENINGKATKAN RENTABILITAS ( STUDI KASUS UD. KOPI AROMA KALOSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    FATMAWATI _

    2017-05-01

    The research was conducted in October and November at UD. Aroma coffee Kalosi Enrekang which is a company engaged in the industry. This study aims to determine how the working capital turnover at Aroma UD. coffee Kalosi, and to determine the level of effectiveness of the use of working capital. The method used in this paper is the descriptive analysis and the analysis of effectiveness ratios and profitability ratios. Data collection is done is interview and observation. The study states that the shortage of working capital has not been effective in the sense that companies are still experiencing a shortage of capital from year to year.

  7. ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PERIJINAN DI BPMPPT (BADAN PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN PERIZINAN TERPADU KABUPATEN PEKALONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hesti Lestari

    2016-02-01

    Full Text Available Permitting is considered a very complicated, difficult and take a long time. Maind-seat it makes people reluctant to take care of permissions. Plus cases encountered either directly or indirectly, often distinguish social class. Quality services are closely related to customer satisfaction. This research was conducted in BPMPPT (Investment Board and Integrated Licensing Service Pekalongan, using qualitative research methods, informants and people who take care of licensing related parties, selected purposively. Data retrieved through observation, in-depth interviews, and documentation. Research instruments: the researcher himself, and implementation process using tools: a tape recorder, interview guidelines and documents. Research to identify any implementation issues of licensing services. Data analysis is descriptive analysis using a technique Tri angulation. The result: BPMPPT have assessed IKM in 2012, 2013, and 2014; Results of the assessment in 2012: 76.50 score with a score of 74.0 in 2013 and 2014: a score of 73.8; These results indicate that during the three years from 2012 s / d 2014: decrease. Elements decreased: Getting Justice Services; Courtesy and hospitality Officer; Fairness Service Charge; Care Cost Certainty, Certainty and Security Services Schedule Services.

  8. ANALISIS PENGELOLAAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN DI KABUPATEN SOPPENG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bakhrani Rauf

    2016-08-01

    Full Text Available Penelitian ini  bertujuan untuk mendeskripsikan pengelolaan lingkungan permukiman di Kabupaten Soppeng pada aspek: (1 penyediaan dan penanganan lahan terbuka hijau (open space; (2 penyediaan dan penanganan drainase; (3  penanganan sampah; (4 penyediaan dan penanganan pembuangan veses (septic tank. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan survei.  Sampel wailayah penelitian ini adalah satu RW di ibu kota kabupaten dan satu RW di desa yang dipilih dengan metode purpossive sampling,  yaitu RW yang sudah maju di ibu kota kabupaten dan RW yang tertinggal di desa. Responden sebanyak 50 kepala keluarga yakni masing-masing 25 kepala keuarga di setiap RW, dipilih dengan  systematic random sampling.  Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah melakukan observasi langsung dan dilengkapi dengan wawancara terhadap responden. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan lingkungan permukiman di Kabupaten Soppeng pada aspek: (1 ketersediaan dan penanganan lahan terbuka hijau (open space ditemukan belum memadai; (2 ketersediaan drainase (air kotor dan air hujan ditemukan belum memadai; (3 Penanganan sampahbelum memadai; dan (4 penanganan veses dan penyediaan septic tankbelum memadai.

  9. STUDI ANALISIS PENGELOLAAN HUTAN MANGROVE KABUPATEN CIREBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Fitriah

    2013-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan studi analisis Pengelolaan Hutan Mangrove kabupaten Cirebon dengan pendekatan kulitatif deskriptif untuk mengkaji Peningkatan kerusakan yang berpotensi terhadap pelestarian kawasan mangrove, penurunan produktivitas sumber daya di kawasan mangrove, pelanggaran dan penyalahgunaan dalam pemanfaatan kawasan mangrove, potensi konflik horizontal pada masyarakat di kawasan mangrove dan Terjadi degradasi kearifan lokal dalam pengelolaan kawasan mangrove. Penelitian ini dilakukan dengan  pendekatan kualitatif deskriptif. Metode Penelitian yang digunakan adalah Field Research. Penelitian diawali dengan studi pustaka mengumpulkan referensi, kemudian melakukan Observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan masyarakat. Kerusakan ekosistem mangrove merupakan hal yang sangat mengkhawatirkan, kerusakan ini disebabkan tekanan dari luar yang diperoleh dari perkembagan yang ada di sekitar wilayah mangrove, dan tekanan dari dalam yang berasal eksploitasi yang berlebihan terhadap kawasan mangrove. Masalah kerusakan hutan mangrove dapat ditangani dengan mengatasi akar permasalahan klasik yang melingkupinya. Pengolahan dapat diwujudkan melalui pengelolaan dan perlindungan ekosistem hutan mangrove secara terpadu dan berbasis masyarakat. Strategi pelibatan masyarakat dalam pelestarian hutan mangrove dengan menerapkan sistem insentif yang diharapkan dapat merangsang dan memacu usaha-usaha kegiatan pengelolaan ekosistem hutan mangrove yaitu melalui peningkatan kualitas sumberdaya manusia dan peningkatan peran serta masyarakat. Kata kunci: Analisis hutan mangrove, kabupaten Cirebon, berbasis masyarakat.

  10. Analisis Sektor Ekonomi Unggulan di Kabupaten Batanghari

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yurliana Yurliana

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract. This study aimed to analyze the leading sectors in the district of Batanghari. The analysis tool used is location quotient, dynamic location quotient, shift-share and specialisation index. Based on the analysis found that the sectors of the economy in the district of Batanghari can be grouped into four criteria: 1 The leading sector is the services sector; 2 The main supporting sectors are the electricity sector and the transportation sector; 3 The prospective sectors are agriculture, industry, building and construction and trade sectors; 4 The less promising sector are the mining sector and the financial sector. Keywords: Leading sector, Main supporting sector, prospectif sector Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor ekonomi unggulan di Kabupaten Batanghari. Alat analisis yang digunakan adalah location quotient, dinamic location quotient, shift-share dan indeks spesialisasi. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa sektor perekonomian di Kabupaten Batanghari dapat dikelompokkan atas empat kriteria yaitu: 1 sektor unggulan adalah sektor jasa-jasa; 2 sektor andalan adalah sektor listrik dan sektor pengangkutan; 3 sektor prospektif adalah sektor pertanian, industri, bangunan dan konstruksi serta sektor perdagangan; 4 sektor kurang prospektif adalah sektor pertambangan dan sektor keuangan. Kata kunci: Sektor unggulan, sektor andalan, sektor prospektif

  11. ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR PADA KAPAL WISATA SUNGAI KALIMAS

    OpenAIRE

    Budianto Budianto

    2015-01-01

    Dalam mengembangkan sektor pariwisata di sungai Kalimas Surabaya, salah satu diantaranya adalah pembuatan perahu wisata sungai Kalimas. Dalam perancangan kapal wisata kalimas dengan menggunakan bahan komposit FRP (Fiber Reinforcement Plastic) yang menggunakan serat buatan alam yang tidak merusak ekosistem di sungai Kalimas dan memiliki kekuatan struktur kapal yang baik. Analisis perancangan struktur dalam perahu wisata sungai Kalimas yang menggunakan bahan FRP yang diterapkan pada analisis st...

  12. Analisis Kekuatan Struktur Pada Kapal Wisata Sungai Kalimas

    OpenAIRE

    Budianto, Budianto

    2015-01-01

    Dalam mengembangkan sektor pariwisata di sungai Kalimas Surabaya, salah satu diantaranya adalah pembuatan perahu wisata sungai Kalimas. Dalam perancangan kapal wisata kalimas dengan menggunakan bahan komposit FRP (Fiber Reinforcement Plastic) yang menggunakan serat buatan alam yang tidak merusak ekosistem di sungai Kalimas dan memiliki kekuatan struktur kapal yang baik. Analisis perancangan struktur dalam perahu wisata sungai Kalimas yang menggunakan bahan FRP yang diterapkan pada analisis st...

  13. ANALISIS KELAYAKAN DAN SENSITIVITAS HARGA INPUT PADA USAHA BUDIDAYA IKAN LELE DALAM KOLAM TERPAL DI KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idiannor Mahyudin

    2016-10-01

    menunjukkan usaha budidaya ikan lele dalam kolam terpal layak untuk diusahakan lebih lanjut.  Hasil analisis sensitifitas terhadap kenaikan harga input dalam hal ini pakan ikan meningkat 20%, diperoleh nilai NPV 12% sebesar Rp 87.611,919 > 0, nilai B/C 12% = 1,86 > 1 dan nilai IRR = ~ (tidak terhingga  > dari tingkat bunga berlaku. Dari hasil analisis sensitifitas menunjukkan walaupun ada kenaikan pakan sebesar 20% usaha budidaya ikan dalam kolam terpal tetap layak untuk diusahakan.  Permasalahan yang ada pada petani ikan lele dalam kolam terpal adalah: mahalnya harga pakan ikan, rendahnya harga jual ikan, terbatasnya modal usaha, sifat kanibal dari ikan lele dan biaya pergantian terpal  yang dilakukan setiap tahun.  Struktur  pasar ikan lele adalah struktur pasar persaingan tidak sempurna (struktur pasar oligopoli.

  14. IDENTIFIKASI MISKONSEPSI SISWA SMP PADA KONSEP FOTOSINTESIS MELALUI ANALISIS GAMBAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Devi Ariandini

    2014-01-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa dengan analisis menggambar. Tiga puluh empat siswa di kelas 8 di sekolah menengah pertama digunakan sebagai subyek dalam penelitian ini. Teknik sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diperlukan untuk penelitian ini dikumpulkan melalui kuesioner, menggambar analisis rubrik, dan wawancara. Identifikasi Kesalahpahaman ditentukan dengan menggambar siswa berdasarkan menggambar kriteria klasifikasi oleh Kose (2008. Siswa diperintahkan untuk menarik tentang konsep fotosintesis setelah proses pembelajaran. Gambar siswa dianalisis dengan rubrik dan setelah itu mereka diwawancarai. Hasil penelitian menunjukkan tidak semua tingkat kriteria menggambar dari tingkat 1 sampai 5 diidentifikasi. Dari hasil analisa, gambar paling banyak ditemukan adalah pada tingkat 4. Gambar pada tingkat 4 dikategorikan sebagai gambar lengkap konsep fotosintesis dan tidak ada kesalahpahaman ditemukan. Berdasarkan gambar mereka, ada siswa 2,9% diidentifikasi yang diselenggarakan kesalahpahaman. Ada perbedaan jumlah siswa yang diadakan kesalahpahaman antara gambar hasil analisis dan hasil wawancara. Dari hasil wawancara, ada siswa 35,2% dimiliki kesalahpahaman, lebih dari menggambar hasil analisis. Ini berarti bahwa identifikasi kesalahpahaman melalui analisis gambar tidak efektif. Kesalahpahaman siswa yang paling sering terjadi pada konsep fotosintesis adalah tempat berlangsungnya fotosintesis. Faktor yang membuat kesalahpahaman siswa yaitu karena siswa itu sendiri dan lingkungannya. Kata Kunci: fotosintesis, kesalahpahaman, konsep, menggambar analisis

  15. Metaphysical Modality, Modality of Predicate and the Theory of

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    l nabavi

    2010-05-01

    This paper discusses the historical overview of the metaphysical modality firstly and then shows that the theory of "Decisive Necessity” is true and justified in a model of modal logic with equivalent accessibility relation and homogeneous possible world view (fixed domain.

  16. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RISIKO KREDIT MODAL KERJA BANK PEMBANGUNAN DAERAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novita Saragih

    2017-06-01

    Full Text Available Penyaluran kredit BPD masih didominasi kredit konsumsi dibandingkan kredit modal  kerja. Risiko kredit modal kerja BPD yang dikur dalam Non Performing Loan mengalami peningkatan selama penerapan BRC. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon NPL kredit modal kerja BPD akibat perubahan faktor internal bank dan besarnya kontribusi faktor tersebut terhadap perubahan NPL. Data yang digunakan adalah time series berdasarkan bulanan tahun 2011-2014 yang   diperoleh   dari   Bank   Indonesia.   Metode   analisis   yang   digunakan   adalah       Vector Autoregression dengan analisis Impulse Response Function dan Variance Decomposition. Hasil impulse response function menunjukan NPL merespon positif terhadap perubahan LDR dan bank size tetapi merespon negatif terhadap perubahan tingkat bunga kredit modal kerja. Hasil Variance decomposition menunjukan bahwa variabel yang paling berkontribusi pada perubahan NPL  adalah bank size.  BPD loan portofolio is still dominated by consumer loans than working capital loans. BPD working capital loans risk which measured by non performing loans is increased during implementation of the BRC. This study aimed to analyze the NPL response of BPD working capital loans due to changes of bank internal factors and the amount of factors contributing to NPL change. The data used is based on monthly time series in 2011 to 2014 that obtained from Bank of Indonesia. The analytical method used is Vector Autoregression with Impulse Response Function and Variance Decomposition analysis. The results of impulse response function indicate that NPL respond positively to LDR and bank size change but respond negatively to interest rates change. Variance decomposition results showed that the variables that most contribute to the change of NPL of BPD working capital loans is bank size.

  17. Mimicry for all modalities.

    Science.gov (United States)

    Dalziell, Anastasia H; Welbergen, Justin A

    2016-06-01

    Mimicry is a canonical example of adaptive signal design. In principle, what constitutes mimicry is independent of the taxonomic identity of the mimic, the ecological context in which it operates, and the sensory modality through which it is expressed. However, in practice the study of mimicry is inconsistent across research fields, with theoretical and empirical advances often failing to cross taxonomic and sensory divides. We propose a novel conceptual framework whereby mimicry evolves if a receiver perceives the similarity between a mimic and a model and as a result confers a selective benefit onto the mimic. Here, misidentification and/or deception are no longer formal requirements, and mimicry can evolve irrespective of the underlying proximate mechanisms. The centrality of receiver perception in this framework enables us to formally distinguish mimicry from perceptual exploitation and integrate mimicry and multicomponent signalling theory for the first time. In addition, it resolves inconsistencies in our understanding of the role of learning in mimicry evolution, and shows that imperfect mimicry is expected to be the norm. Mimicry remains a key model for understanding signal evolution and cognition, and we recommend the adoption of a unified approach to stimulate future interdisciplinary developments in this fascinating area of research. © 2016 John Wiley & Sons Ltd/CNRS.

  18. Modal abstractions of concurrent behavior

    DEFF Research Database (Denmark)

    Nielson, Flemming; Nanz, Sebastian; Nielson, Hanne Riis

    2011-01-01

    We present an effective algorithm for the automatic construction of finite modal transition systems as abstractions of potentially infinite concurrent processes. Modal transition systems are recognized as valuable abstractions for model checking because they allow for the validation as well as re...

  19. Modal Logics for Cryptographic Processes

    DEFF Research Database (Denmark)

    Frendrup, U.; Huttel, Hans; Jensen, N. J.

    2002-01-01

    We present three modal logics for the spi-calculus and show that they capture strong versions of the environment sensitive bisimulation introduced by Boreale et al. Our logics differ from conventional modal logics for process calculi in that they allow us to describe the knowledge of an attacker ...

  20. Analisis Model Manajemen Insiden Berbasis Cloud Computing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anggi Sukamto

    2015-05-01

    Full Text Available Dukungan teknologi informasi yang diterapkan oleh organisasi membutuhkan suatu manajemen agar penggunaannya dapat memenuhi tujuan penerapan teknologi tersebut. Salah satu kerangka kerja manajemen layanan teknologi informasi yang dapat diadopsi oleh organisasi adalah Information Technology Infrastructure Library (ITIL. Dukungan layanan (service support merupakan bagian dari proses ITIL. Pada umumnya, aktivitas dukungan layanan dilaksanakan dengan penggunaan teknologi yang dapat diakses melalui internet. Kondisi tersebut mengarah pada suatu konsep cloud computing. Cloud computing memungkinkan suatu instansi atau perusahaan untuk bisa mengatur sumber daya melalui jaringan internet. Fokus penelitian ini adalah menganalisis proses dan pelaku yang terlibat dalam dukungan layanan khususnya pada proses manajemen insiden, serta mengidentifikasi potensi penyerahan pelaku ke bentuk layanan cloud computing. Berdasarkan analisis yang dilakukan maka usulan model manajemen insiden berbasis cloud ini dapat diterapkan dalam suatu organisasi yang telah menggunakan teknologi komputer untuk mendukung kegiatan operasional. Kata Kunci—Cloud computing, ITIL, Manajemen Insiden, Service Support, Service Desk.

  1. ANALISIS VARIABEL KEUANGAN YANG MEMPENGARUHI KEBIJAKAN DEVIDEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumiadji -

    2012-03-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh variabel keuangan yang terdiri dari: rasio pro-fitabilitas (return on assets, likuiditas (cash ratio, rasio hutang (debt to equity ratio, market value (earnings per share, dan perputaran total aset (total assets turnover terhadap kebijakan dividen yang diproksikan dengan dividend payout ratio (DPR pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2004-2008. Prosedur pemilihan sampel penelitian menggunakan purposive sampling sehingga menghasilkan 8 perusahaan yang memenuhi kriteria sampel. Data sekunder dikumpulkan dengan teknik dokumentasi bersumber dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD, laporan keuangan, dan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini adalah secara simultan variabel ROA, CR, DER, EPS dan TATO berpengaruh terhadap DPR. Secara parsial variabel yang mempengaruhi DPR adalah CR, EPS dan TATO. Varabel lainnya, yaitu ROA dan DER ditemukan tidak berpengaruh terhadap DPR. This research was conducted to examine the influence of the financial variables which consists of: return on assets (ROA, cash ratio (CR, debt to equity ratio (DER, earnings per share (EPS, and total asset turnover (TATO to the dividend policy that indicated by the dividend payout ratio (DPR of listed manufacturing company in Indonesia Stock Exchange  2004 to 2008. The sample selection procedure used was a purposive sampling so that it produced eight companies that met the sample criteria. Se-condary data was collected by the documentation technique were obtained from the Indonesian Capital Market Directory (ICMD, financial statements, and the results of the Annual General Meeting of Shareholders. The analysis technique used was multiple linear regression analysis. The research found that five variables of kind of ROA, CR, DER, EPS dan TATO simultaneously influence to dividend

  2. PENENTUAN DAERAH RAWAN GIZI BERDASARKAN ANALISIS SPATIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noviati Fuada

    2012-11-01

    Full Text Available Latar Belakang : Riset Kesehatan Dasar telah dilakukan di Indonesia (RISKESDAS 2007. Riset telah mengumpulkan data-data yang terdiri dari data kesehatan yang menggambarkan status gizi anak di bawah lima (antrophometri data di seluruh wilayah Indonesia. Kenyataanya masih sedikit analisis dengan menggunakan metode GIS, oleh karena itu artikel ini akan dikaji dengan metode spasial. Kajian ini diharapkan dapat memberikan informasi faktual, yang dapat mendukung kebijakan daerah. Tujuan: Mengidentifikasi daerah kabupaten/provinsi rawan status gizi anak balita, Metode: Analisa GIS denganmenggunakan metode spasial (pengelompokan data dan overlay dengan cara union. Data RISKESDAS 2007. Hasil: Wilayah tingkat tinggi potensi rawan gizi bermasalah (bersumber overlay antara peta sebaran status gizi balita dengan peta sebaran KK miskin  adalah; Kota Tasikmalaya, Kab. Tasikmalaya, Cianjur, Garut, Ciamis, Bandung, Subang dan Majalengka. Wilayah tingkat tinggi berpotensi terkena infeksi penyakit (berdasarkan peta sebaran resiko Infeksi Penyakit dan pemanfaatan posyandu adalah: Kabupaten Purwakarta, Karawang, Bekasi, Bogor, Sukabumi, Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Bekasi dan Bogor. Wilayah berpotensi rawan gizi kategori tinggi (bersumber pada 4 faktor/peta sebaran meliputi, Kabupaten Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya. Kasus Gizi bermasalah berdasarkan 3 indeks gabungan menyebar di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat. Wilayah kasus gizi bermasalah kategori tinggi, dan kategori sedang, sebagian besar  terjadi di wilayah Kabupaten. Baik kategori sedang maupun tinggi merupakan wilayah yang berdampingan. Gambaran ini mengarah pada fakta bahwa  masalah gizi cenderung merupakan masalah epidemiologi. Kesimpulan: Terdapat empat wilayah kabupaten status gizi yang paling serius dalam kategori tinggi meliputi, Kabupaten Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya.  Kata kunci: analisis spasial, status gizi, posyandu, rawan gizi 

  3. ANALISIS KINERJA SAHAM SEKTOR FARMASI PADA BURSA EFEK INDONESIA (BEI TAHUN 2012-2014.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Firman Hidayat

    2016-08-01

      Abstrak. Pasar Modal merupakan salah satu sarana untuk melakukan investasi, yaitu memungkinan para pemodal (investor untuk melakukan diversifikasi invetasi, membentuk portofolio sesuai dengan risiko yang bersedia mereka tanggung dan tingkat keuntungan yang mereka harapkan. Pasar modal adalah pertemuan antara yang memiliki kelebihan dana (pihak investor dengan pihak yang membutuhkan dana ( pihak perusahaan dengan cara memperjualbelikan sekuritas. Investasi dalam bentuk saham memiliki resiko yang sangat besar. Kesalahan dalam pemilihan saham yang akan dibeli dapat mengakibatkan kerugian yang fatal. Oleh karena itu, investor harus dapat memilih dengan baik saham yang dibelinya. Pemilihan ini dapat dilakukan dengan melihat kinerja perusahaan selama kurun waktu tertentu. Salah satu cara yang umum untuk menilai kinerja perusahaan adalah dengan cara mengukur kinerja keuangan perusahaan dengan menggunakan rasio keuangan. Rasio keuangan terdiri dari rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio solvabilitas dan rasio profitabilitas. Dalam hal ini penulis menggunakan Rasio Likuiditas yang diwakili oleh Current Ratio dan Rasio Profitabilitas yang diwakili oleh Earning Per Share dan Net Profit Margin.Berdasarkan hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan analisis regresi berganda yang disertai dengan asumsi klasik menunjukkan bahwa Current Ratio (CR, Earning Per Share (EPS, Net Profit Margin (NPM berpengaruh signifikan    terhadap Return Saham. Hal ini dapat ditunjukkan dengan nilai probabilitas nya atau p-value yang mempunyai nilai < Kata Kunci: Current Ratio (CR; Earning Per Share (EPS;  Net Profit Margin (NPM;  Return Saham

  4. ANALISIS VARIABILITAS CURAH HUJAN DAN SUHU DI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ogi Setiawan

    2017-01-01

    Full Text Available Indonesia sebagai negara kepulauan yang terdiri dari pulau-pulau besar dan kecil menjadi sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim. Salah satu pulau yang juga rentan terhadap perubahan iklim adalah pulau Bali. Dampak potensial adanya perubahan iklim adalah perubahan pola hujan, peningkatan suhuudaradankenaikanpermukaanlaut. Sektoryangakanmenerimadampakperubahaniklimdengan serius adalah sektor kehutanan dan pertanian. Untuk mendukung upaya mitigasi dan adaptasi maka diperlukan informasi perubahan iklim yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabilitas iklim di Bali. Metode yang digunakan adalah analisis kecenderungan curah hujan, analisis perubahan suhu udara, analisis perubahan tipe iklim dan analisis pergeseran bulan basah, lembab dan kering. Data hujan yang digunakan adalah data hujan dari GPCC (1961-1998 dan BMKG Bali (19992008, sedangkan data suhu berasal dari BMKG Bali (2004-2008. Hasil analisis menunjukkan bahwa di pulau Bali secara umum sudah mengalami perubahan iklim. Tipe iklim berdasarkan Schmidt-Ferguson mengalami perubahan dari relatif basah menjadi agak kering. Suhu udara rata-rata bulanan serta curah hujan bulanan dan tahunan memiliki kecenderungan yang semakin meningkat. Bulan basah dan bulan kering telah mengalami pergeseran dan perubahan jumlahnya. Dampak perubahan iklim terhadap ekosistem hutan di Bali belum diketahui dengan pasti, namun terdapat beberapa implikasi perubahan iklim terhadap sektor kehutanan diantaranya kebakaran hutan dan perubahan jadwal penanaman.

  5. Analisis Kata menō Berdasarkan Surat 1 Yohanes

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nyoman Lisias Fernand Dju

    2016-03-01

    Full Text Available Tujuan penulisan ini adalah mengetahui makna kata menō dalam surat 1 Yohanes melalui pendekatan studi eksegesis yaitu analisis leksikal, analisis grammatikal, analisis konteks dan analisis historis. Perjanjian Baru menggunakan kata menō digunakan dalam hubungan dengan Allah, berarti menekankan sifatnya, sementara dalam hubungan dengan doktrin Kristen, kata ini digunakan secara kiasan menunjuk kepada ketetapan hidup sebagai umat yang diselamatkan. Secara grammatikal, bentuk yang menyatakan bahwa suatu tindakan (peristiwa sedang terjadi, subjeknya melakukannya secara aktif dan tindakan/peristiwa itu merupakan suatu realitas. Penulis surat ini, Yohanes menyatakan dengan serius bahwa hal yang paling mungkin bagi seseorang untuk tinggal dalam Anak dan Bapa adalah harus tetap tinggal di dalam firman yang “telah kamu dengar dari mulanya.” Sedangkan pendekatan analisis konteks arti menō adalah orang yang lahir dari Allah dan berada di dalam Dia memiliki potensi untuk menjauhkan diri dari dosa karena benih ilahi tinggal tetap di dalamnya dan karena mereka mengenal Dia. Dalam konteks historis penggunaan kata menō yang di dalamnya terkandung pengajaran dan nasihat yang mendasar mengenai doktrin dan praktika hidup Kristen jelas menunjukkan bahwa secara historis teologis kata ini merupakan kata yang penting dalam pergumulan iman dan perkembangan doktrin dalam komunitas Kristen mula-mula. 

  6. A Causal Theory of Modality

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    José Tomás Alvarado

    2009-08-01

    Full Text Available This work presents a causal conception of metaphysical modality in which a state of affairs is metaphysically possible if and only if it can be caused (in the past, the present or the future by current entities. The conception is contrasted with what is called the “combinatorial” conception of modality, in which everything can co-exist with anything else. This work explains how the notion of ‘causality’ should be construed in the causal theory, what difference exists between modalities thus defined from nomological modality, how accessibility relations between possible worlds should be interpreted, and what is the relation between the causal conception and the necessity of origin.

  7. ANALISIS GEN HAEMAGGLUTININ PADA VIRUS CAMPAK LIAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Subangkit Subangkit

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakPenyakit Campak disebabkan oleh virus campak yang termasuk genus Morbilivirus dan Family Paramyxoviridae. Penyakit campak masih menjadi masalah kesehatan karena masih ditemukan Kejadian Luar Biasa (KLB di Indonesia. Salah satu penyebab terjadinya KLB tersebut diduga sebagaiakibat perbedaan antigenesitas antara strain vaksin yang digunakan dengan strain virus campak liar yang beredar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran tentang karakteristik genetik gen Haemagglutinin virus campak liar yang ada di Indonesia. Spesimen yang digunakan sebanyak 27 isolat virus penyebab KLB dari 17 propinsi selama periode tahun 2003-2010. Isolat virus dilakukan pemeriksaan secara RT-PCR dan sekuensing dengan metode Sanger. Hasil sekuensing dianalisis dengan menggunakan perangkat lunak Bioedit 7.0 dan MEGA 4.0. Hasil penelitian didapatkan perbedaan 10 asam amino antara virus campak strain vaksin CAM-70 dan virus campak liar pada posisi D416N; K424T; V451M; N455T; V466I; I473T; F476L; Y481S atau Y481N; H495N; G505D. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan karakteristik genetik antara virus campak liar di Indonesia berbeda dengan strain virus vaksin CAM-70.Kata kunci : Campak, Analisis Molekuler, Hemagglutinin, CD46AbstractMeasles is caused by virus belonging to the genus Morbilivirus and Family Paramyxoviridae. Measles is still a public health problem because outbreak of measles still found in Indonesia. Outbreak is suspected as a result of differences in antigenicity between vaccine strains used with wild-type measles virus strains circulating in Indonesia. This study aims to get genetic characteristics of wild-type measles virus haemagglutinin gene in Indonesia. The specimens were used 27 viral isolates from 17 provinces period 2003-2010. Viral isolates examined by RT-PCR and sequencing with Sanger method. Sequencing analysis were conducted using Bioedit 7.0 and MEGA 4.0 software. The results showed 10 amino acid differences

  8. Analisis Aliran Daya Berbasis Injeksi Arus dalam Bentuk Vektor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Wira Satriawan

    2017-11-01

    Full Text Available Tulisan ini memaparkan hasil penelitian yang telah dilakukan untuk membandingkan metode analisis aliran daya berbasis injeksi arus dalam bentuk vektor dengan format polar dan rektangular. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh metode analisa aliran daya dengan perhitungan yang lebih cepat dan akurat, serta iterasi yang lebih sedikit. Metode iterasi Newton Raphson diadopsi dalam penelitian ini dan bahasa pemrograman Python serta library komputasinya digunakan. Analisis terhadap karakteristik konvergensi dari kedua format dilakukan pada IEEE 14-bus Test System. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa format rektangular lebih unggul dibandingkan format polar untuk kasus yang diteliti.

  9. Multivariate analysis in the frequency mastery applied to the Laguna Verde Central; Analisis multivariable en el dominio de la frecuencia aplicado a la Central Laguna Verde

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Castillo D, R.; Ortiz V, J. [ININ, 52045 Ocoyoacac, Estado de Mexico (Mexico); Calleros M, G. [CFE, Central Nucleoelectrica de Laguna Verde, carretera Nautla-Cardel Km. 42.5, Alto Lucero, Veracruz (Mexico)]. e-mail: rcd@nuclear.inin.mx

    2006-07-01

    The noise analysis is an auxiliary tool in the detection of abnormal operation conditions of equipment, instruments or systems that affect to the dynamic behavior of the reactor. The spectral density of normalized power has usually been used (NPSD, by its initials in English), to watch over the behavior of some components of the reactor, for example, the jet pumps, the recirculation pumps, valves of flow control in the recirculation knots, etc. The behavior change is determined by individual analysis of the NPSD of the signals of the components in study. An alternative analysis that can allow to obtain major information on the component under surveillance is the multivariate autoregressive analysis (MAR, by its initials in English), which allows to know the relationship that exists among diverse signals of the reactor systems, in the time domain. In the space of the frequency, the relative contribution of power (RPC for their initials in English) it quantifies the influence of the variables of the systems on a variable of interest. The RPC allows, therefore that for a peak shown in the NPSD of a variable, it can be determine the influence from other variables to that frequency of interest. This facilitates, in principle, the pursuit of the important physical parameters during an event, and to study their interrelation. In this work, by way of example of the application of the RPC, two events happened in the Laguna Verde Central are analyzed: the rods blockade alarms by high scale in the monitors of average power, in which it was presents a power peak of 12% of width peak to peak, and the power oscillations event. The main obtained result of the analysis of the control rods blockade alarm event was that it was detected that the power peak observed in the signals of the average power monitors was caused by the movement of the valve of flow control of recirculation of the knot B. In the other oscillation event the results its show the mechanism of the oscillation of the power and the influence of the recirculation knots. (Author)

  10. Analisis Model Relasional Jejaring Sebagai Katalisator Dalam Membangun Kinerja Bisnis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Sidiq

    2018-01-01

    Full Text Available Abstrak Kesuksesan entrepreneur diukur dari kehandalannya menggabungkan atau mengkombinasikan aset berwujud dan tak berwujud yang dimiliki UKM sehingga mampu mendobrak semua hambatan yang dihadapi UKM yaitu keterbatasan akses pasar dan akses modal, sumber daya yang cenderung rendah, minimnya modal kerja maupun rendahnya kemampuan untuk memanfaatkan peluang pasar yang ada. Berbagai perilaku yang digunakan entrepreneur dalam menjalankan bisnisnya maupun berinteraksi dengan stakeholder mengarah pada relasional jejaring dan kompetensi sosial yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur. Penelitian ini bertujuan untuk menguji faktor yang mampu memperluas relasional jejaring entrepreneur dan faktor konsekuensi dari adanya relasional jejaring yang dimiliki oleh seorang entrepreneur. Faktor-faktor tersebut sangat berkaitan dengan pencapaian kinerja bisnis pada UKM. Populasi penelitian ini adalah UKM sektor manufaktur di wilayah Surakarta dengan sampel sebanyak 127 UKM. Metode pemilihahan sampel adalah convenience sampling dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM dengan bantuan Partial Least Square (PLS dalam pengolahan data penelitian. Hasil analisis data menunjukkan kinerja bisnis dapat dijelaskan oleh kompetensi sosial, relasional jejaring dan orientasi berbagi pengetahuan sebesar 69.5%. Adapun hasil pengujian hipotesis menunjukkan kinerja bisnis dipengaruhi oleh kompetensi sosial, relasional jejaring dan orientasi berbagi pengetahuan. Selain itu kompetensi sosial berpengaruh pada relasional jejaring dan relasional jejaring memberi pengaruh pada orientasi berbagi pengetahuan.  Kata Kunci : kompetensi sosial, relasional jejaring, berbagi pengetahuan, kinerja bisnis Abstract The success of the entrepreneur is measured by reliability merge or combine the tangible assets and intangible owned by SMEs so as to break down all the barriers faced by SMEs is limited access to markets and access to capital, resources tend to be low, the

  11. Dinamika Penanaman Modal Asing (PMA Bidang Pertambangan Umum di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ukar Wijaya Soelistijo

    2011-06-01

    Full Text Available During 1967 – 1988, seven generations of Contract of Work (COW were in lieu with foreign  capital  investment in the area of non-coal general mining,  followed by three generations of Coal Contract (CCOW in Indonesia.  An analysis toward details of COW showed that the contract requirements were transformed from time to time. At the first phase, tax holiday was offered. Meanwhile, the later generations reduced such facilities as complained by mining companies.  This research suggests the importance of regulation to manage  Indonesia’s income resulted from windfall profit of oil prices increase. Sepanjang periode 1967 – 1988, Indonesia telah menghasilkan  tujuh generasi Kontrak Kerja dalam investasi modal asing untuk bidang pertambangan umum non batubara, diikuti oleh tiga generasi Kontrak Batubara. Analisis terhadap rincian Kontrak Kerja tersebut memperlihatkan perubahan  persyaratan kontrak  dari waktu ke waktu. Pada fase pertama, Kontrak Kerja menawarkan fasilitas bebas pajak (tax holiday. Hal ini tidak berlaku lagi pada Kontrak Kerja selanjutnya, sebagaimana dikeluhkan perusahaan-perusahaan tambang. Riset ini merekomendasikan pentingnya regulasi untuk mengelola pendapatan Indonesia yang bisa diperoleh dari keuntungan tambahan (windfall profit akibat kenaikan harga minyak.

  12. ANALISIS MODEL KEPUASAN TERHADAP PEMBELIAN ULANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naili Farida

    2014-09-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu untuk menguji pengaruh brand equity, nilai pelanggan dan lifestyle yang dimediasi kepuasan konsumen terhadap pembelian ulang produk gadget di Kota Semarang. Responden dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen yang telah melakukan pembelian produk gadget merek Samsung, sebanyak 120 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan yaitu Partial Least Square (PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh brand equity terhadap kepuasan, namun dalam konteks lifestyle dan nilai pelanggan tidak ada pengaruh terhadap kepuasan. Sedangkan kepuasan menunjukkan adanya pengaruh terhadap pembelian ulang. Diharapkan dari hasil penelitian ini mampu meningkatkan pembelian ulang melalui brand equity, lifestyle dan nilai pelanggan dalam konteks kepuasan. The objective of the research was to test the influence of brand equity, customer value and lifestyle which were mediated by consumer satisfaction toward re-purchasing of gadget products in Semarang. The respondents of the study were all consumers who have purchased Samsung gadget products. It was a purposive sampling study with 120 respondents. The data were analyzed by Partial Least Square (PLS. The result of the study showed that there was an influence of brand equity toward satisfaction, but in the lifestyle context and customer value did not give any influence toward satisfaction. Whereas; the satisfaction gave influence toward re-purchase. It is expected that this study can increase the repurchasethrough brand equity, lifestyle and customer values in the satisfaction context.

  13. Analisis Komponen Biaya Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desak Nyoman Trisnawati

    2014-06-01

    Full Text Available Asuransi adalah suatu istilah penyediaan jasa yang bergerak dalam bidang pertanggungan atau perlindungan. Seseorang yang telah mengasuransikan dirinya akan menyetujui kontrak yang disebut dengan polis. Di Indonesia terdapat beberapa jenis asuransi jiwa, salah satunya adalah asuransi jiwa dwiguna. Asuransi jiwa dwiguna adalah asuransi jiwa yang kepada tertanggung akan diberikan sejumlah uang pada akhir asuransi sesuai dengan polis. Jika tertanggung meninggal selama masa asuransi atau setelah akhir asuransi, kepada tertanggung akan diberikan uang sebesar uang pertanggungan. Untuk memenuhi pertanggungan, akan dibayarkan sejumlah uang yang disebut dengan premi. Premi terdiri dari premi netto dan premi bruto, premi netto adalah premi yang perhitungannya hanya berdasarkan faktor mortalita, sedangkan premi bruto adalah gabungan dari premi netto dengan faktor-faktor lain seperti faktor biaya. Penelitian ini membahas tentang analisis komponen biaya pada asuransi jiwa dwiguna. Komponen dari biaya asuransi jiwa dwiguna ini adalah biaya penutupan awal, biaya pengumpulan premi dan biaya pemeliharaan.Semua perhitungan aktuaria menggunakan tabel CSO 1980 dengan bunga 9%. Dengan menerapkan metode Eliminasi Gauss Jordan besarnya komponen biaya dari asuransi jiwa dwiguna masing-masing, biaya penutupan awal sebesar dan , biaya pengumpulan premi sebesar 0,075 dan biaya pemeliharaan sebesar 2.

  14. Multi-Modality Phantom Development

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Huber, Jennifer S.; Peng, Qiyu; Moses, William W.

    2009-03-20

    Multi-modality imaging has an increasing role in the diagnosis and treatment of a large number of diseases, particularly if both functional and anatomical information are acquired and accurately co-registered. Hence, there is a resulting need for multi modality phantoms in order to validate image co-registration and calibrate the imaging systems. We present our PET-ultrasound phantom development, including PET and ultrasound images of a simple prostate phantom. We use agar and gelatin mixed with a radioactive solution. We also present our development of custom multi-modality phantoms that are compatible with PET, transrectal ultrasound (TRUS), MRI and CT imaging. We describe both our selection of tissue mimicking materials and phantom construction procedures. These custom PET-TRUS-CT-MRI prostate phantoms use agargelatin radioactive mixtures with additional contrast agents and preservatives. We show multi-modality images of these custom prostate phantoms, as well as discuss phantom construction alternatives. Although we are currently focused on prostate imaging, this phantom development is applicable to many multi-modality imaging applications.

  15. Conservative treatment modalities in retinoblastoma

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bhavna Chawla

    2013-01-01

    Full Text Available Retinoblastoma is the most common primary intraocular malignancy of childhood. A potentially curable cancer, its treatment has improved significantly over the last few decades. The purpose of this article is to review the literature on various conservative treatment modalities available for the treatment of retinoblastoma and their effectiveness, when used alone or in combination. Pubmed, Medline, Embase, and the Cochrane library were searched through 2012 for published peer reviewed data on conservative treatment modalities for retinoblastoma. Various studies show that while enucleation remains the standard of care for advanced intraocular tumors, conservative modalities that can result in globe salvage and preservation of useful vision are being increasingly employed. Such modalities include systemic chemotherapy, focal consolidation with transpupillary thermotherapy, laser photocoagulation and cryotherapy, plaque brachytherapy, and delivery of local chemotherapy using subconjunctival, sub-tenon, or intra-arterial routes. When used alone or in combination, these treatment modalities can help in avoidance of external beam radiotherapy or enucleation, thus reducing the potential for long-term side effects, while salvaging useful vision. Radioactive plaque brachytherapy has an established role in selected patients with intraocular retinoblastoma. Local injections of chemotherapeutic agents via the sub-tenon or sub-conjunctival route have been used with varying degrees of success, usually as an adjunct to systemic chemotherapy. Intra-arterial ophthalmic artery delivery of melphalan has shown promising results. It is important to recognize that today, several treatment options are available that can obviate the need for enucleation, and cure the cancer with preservation of functional vision. A thorough knowledge and understanding of these conservative treatment modalities is essential for appropriate management.

  16. Conservative treatment modalities in retinoblastoma

    Science.gov (United States)

    Chawla, Bhavna; Jain, Amit; Azad, Rajvardhan

    2013-01-01

    Retinoblastoma is the most common primary intraocular malignancy of childhood. A potentially curable cancer, its treatment has improved significantly over the last few decades. The purpose of this article is to review the literature on various conservative treatment modalities available for the treatment of retinoblastoma and their effectiveness, when used alone or in combination. Pubmed, Medline, Embase, and the Cochrane library were searched through 2012 for published peer reviewed data on conservative treatment modalities for retinoblastoma. Various studies show that while enucleation remains the standard of care for advanced intraocular tumors, conservative modalities that can result in globe salvage and preservation of useful vision are being increasingly employed. Such modalities include systemic chemotherapy, focal consolidation with transpupillary thermotherapy, laser photocoagulation and cryotherapy, plaque brachytherapy, and delivery of local chemotherapy using subconjunctival, sub-tenon, or intra-arterial routes. When used alone or in combination, these treatment modalities can help in avoidance of external beam radiotherapy or enucleation, thus reducing the potential for long-term side effects, while salvaging useful vision. Radioactive plaque brachytherapy has an established role in selected patients with intraocular retinoblastoma. Local injections of chemotherapeutic agents via the sub-tenon or sub-conjunctival route have been used with varying degrees of success, usually as an adjunct to systemic chemotherapy. Intra-arterial ophthalmic artery delivery of melphalan has shown promising results. It is important to recognize that today, several treatment options are available that can obviate the need for enucleation, and cure the cancer with preservation of functional vision. A thorough knowledge and understanding of these conservative treatment modalities is essential for appropriate management. PMID:24104705

  17. Therapeutic modality: rehabilitation of the injured athlete.

    Science.gov (United States)

    Nyland, John; Nolan, Michael F

    2004-04-01

    Traditional therapeutic modalities include cryotherapy, sonotherapy, pulsed electrical stimulation, transcutaneous electrical nerve stimulation, high-volt pulsed current, and iotopheresis. Alternative modalities include acupuncture, magnetic field therapy, biofeedback,and massage. All therapeutic modalities should be considered adjuncts to progressive functional exercise. Controlled studies rarely reach consensus regarding the efficacy of therapeutic modalities,so their use should be individualized to the patient.

  18. ANALISIS PENGARUH ENDORSEMENT DAN VIEWERS TERHADAP KREDIBILITAS YOUTUBERS

    OpenAIRE

    Savira, Faradhita Delicia

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak endorsement dan viewers terhadap kredibilitas youtubers. Data primer diperoleh melalui survei dengan online maupun offline kuesioner. Teknik pengumpulan data dengan membagikan kuesioner kepada 200 partisipan, dimana partisipan tersebut dibagi dalam 4 kelompok penelitian. Partisipan yang dipilih dalam penelitian ini dilakukan dengan metode random sampling. Alat analisis yang digunakan adalah Two Way ANOVA dengan bantuan SPSS ...

  19. Analisis Sektor/Sub Sektor Unggulan di Kabupaten Bungo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gafur Gafur

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract. This study aimed to analyze the leading sectors in Bungo. The method used is Location Quotient (LQ, Dynamic Location Quotient (DLQ, specialization index, Growth Ratio Model (MRP. Based on analysis of LQ and DLQ, there are only two basis sectors at present and in the future, namely the construction sector and trade, hotels and restaurants. Based on the analysis of Specialization Index, in Bungo Regency has a concentration of the economy in the agricultural sector and the manufacturing sector. Based on MRP analysis also showed that prominent sector growth at the level of Bungo and Jambi Province, namely electricity, gas and water supply; the building sector; and trade, hotels and restaurants. Keywords : Location Quotient (LQ, Dinamic Location Quotient (DLQ, Specialization Index, Growth Ratio Model   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sektor unggulan di Kabupaten Bungo. Metode yang digunakan adalah analisis Location Quotient (LQ, Dinamic Location Quotient (DLQ, indeks spesialisasi, Model Rasio Pertumbuhan (MRP. Berdasarkan analisis LQ dan DLQ,  hanya ada 2 sektor yang menjadi sektor basis pada saat ini dan pada masa yang akan datang yaitu sektor bangunan dan sektor perdagangan, hotel dan restoran. Berdasarkan analisis Indeks Spesialisasi, di Kabupaten Bungo telah terjadi konsentrasi ekonomi pada sektor pertanian dan sektor industri pengolahan. Berdasarkan analisis MRP juga dapat diketahui bahwa sektor yang menonjol pertumbuhannya pada tingkat Kabupaten Bungo dan Provinsi Jambi yaitu sektor listrik, gas dan air bersih; sektor bangunan; serta sektor perdagangan, hotel dan restoran. Kata Kunci : Location Quotient (LQ, Dinamic Location Quotient (DLQ, indeks spesialisasi, Model Rasio Pertumbuhan

  20. ANALISIS KONTRIBUSI PAJAK HOTEL TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH KABUPATEN NUNUKAN

    OpenAIRE

    -, MULIATI

    2014-01-01

    2014 Analisis Kontribusi Pajak Hotel terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Nunukan Analysis of The Contributions Tax on Hotel Againts Regional Renenue Nunukan District Muliati Haerial M. Christian Mangiwa Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi pajak hotel terhadap pendapatan asli daerah, mengetahui sistem pengawasan, dan potensi yang ada untuk meningkatkan pajak hotel, mengetahui sistem dan prosedur...

  1. ANALISIS KEGAGALAN SOOTBLOWER TERHADAP PERPINDAHAN PANAS DI PIPA BOILER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Chandra Purnama

    2017-11-01

    Full Text Available Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM menyebut konsumsi listrik nasional saat ini masih terbilang mini, yaitu seperempat dari indikator negara maju di dunia. Dengan angka 956 per Kilowatt-hour (kWh per kapita, konsumsi listrik Indonesia baru mencapai 23,9 persen dari konsumsi listrik negara maju sebanyak 4 ribu kWh per kapita. Salah satu komponen utama pada sistem pembangkit adalah boiler. Uap hasil produksi Boiler ini digunakan untuk memutar turbine yang akan menggerakkan generator guna menghasilkan listrik. Sootblower merupakan peralatan penunjang pada boiler yang berfungsi untuk membersihkan jelaga. Oleh karena itu peranan sootblower sangat penting dalam menjaga effisiensi boiler. Tujuan dari dilakukan analisis ini adalah mampu mengidentifikasi penurunan perpindahan panas yang terjadi pada pipa boiler, mengidentifikasi faktor penyebab kegagalan pada Sootblower, mengurangi energi yang terbuang akibat pengoperasian Sootblower. Metode penelitian untuk melakukan pelaksanaan analisis sootblower ini terdiri atas berbagai bagian, antara lain: studi literatur, proses pengumpulan data, kemudian data diolah dan dilakukan analisis guna mengetahui penyebab kegagalan pada sootblower. Hasil dari analisis kegagalan pada sootblower ini didapatkan bahwa sootblower gagal beroperasi karena ada masalah pada lance tube yang sering bengkok sehingga mempengaruhi proses perpindahan panas di pipa boiler, oleh sebab itu di rekomendasikan untuk penggantian material lance tube dari carbon steel A105 dengan defleksi 1,1 m menjadi chrome moly (AISI 4130 dengan defleksi 1,05 cm  dan dilakukan perawatan sootblower lebih baik dan rutin lagi.

  2. Modalities in homotopy type theory

    DEFF Research Database (Denmark)

    Rijke, Egbert; Shulman, Michael; Spitters, Bas

    2017-01-01

    Univalent homotopy type theory (HoTT) may be seen as a language for the category of ∞-groupoids. It is being developed as a new foundation for mathematics and as an internal language for (elementary) higher toposes. We develop the theory of factorization systems, reflective subuniverses......, and modalities in homotopy type theory, including their construction using a "localization" higher inductive type. This produces in particular the (n-connected, n-truncated) factorization system as well as internal presentations of subtoposes, through lex modalities. We also develop the semantics...

  3. Analisis Nilai Murni Dalam Seteguh Karang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jumali Hj. Selamat

    2012-12-01

    Full Text Available Penelitian ini menganalisis nilai­nilai murni dalam kehidupan remaja berdasarkan teks Seteguh Karang karya Tuan Faridah Syed Abdullah dari perspektif pendekatan moral. Analisis ini bertujuan melihat penyemaian nilai murni dalam karya untuk membentuk akhlak dan budi pekerti remaja. Menerusi pemupukan nilai murni diharap dapat melahirkan remaja yang berilmu pengetahuan, berakhlak mulia, berjiwa murni dan berkeupayaan memberi sumbangan kepada agama, bangsa dan tanah air. Kajian ini mendapati teks ini menyentuh nilai­nilai murni, seperti nilai baik hati, kasih sayang, keberanian, kerjasama, kesyukuran dan rasional. Peristiwa yang dilalui oleh manusia menyerlahkan pelbagai ragam, perlakuan dan hubungan manusia dari aspek positif dan negatif untuk dijadikan cerminan perbandingan dan contoh teladan. Elemen ini memberi pengalaman dan pengetahuan dalam kehidupan remaja. Abstract: This article analyzes the moral values in the adolescent life based on text Seteguh Karang authored by Tuan Faridah Syed Abdullah from the moral approach perspective. This analysis intends to observe the inculcation of moral values in the text to form the adolescent morals and characters. The inculcation of moral values is expected to generate adolescents who are knowledgeable, honorable, noble­minded and able to contribute to the religion, race and country. The analysis has found that this text touches moral values such as kindness, compassion, courage, cooperation, gratitude to God and rationalness. All events traversed by humans display various treatment and human relationships from positive and negative aspects to become a reflection of comparison and role models. This element provides the experience and knowledge in the adolescent life. Key Words: novel, moral values, adolescents, moral approach, human life

  4. ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN DISMENORHEA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sadiman Sadiman

    2017-04-01

    Full Text Available Dismenorhea membuat wanita tidak bisa beraktivitas secara normal dan memerlukan obat. Keadaan tersebut menyebabkan menurunnya kualitas hidup wanita. Angka kejadian dismenorhea tipe primer di Indonesia adalah sekitar 54,89%, sedangkan sisanya dengan tipe sekunder.Hasil studi pendahuluan yang dilakukan di Program Studi Kebidanan Metro dari 74 mahasiswa yang dilakukan survey 63% (47 mahasiswa pernah mengalami dismenorhea. Sedangkan dari  47 mahasiswa yang pernah mengalami dismenorhea ada 9% atau 4 mahasiswa yang tidak mengikuti kuliah karena dismenorhea. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenorhea. Jenis penelitian ini adalah analitik dengan rancangan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa Program Studi Kebidanan Metro dengan jumlah 280 mahasiswa. Besar sampel pada penelitian ini ditentukan berdasarkan rumus pengambilan sampel menggunakan rumus Lemeshow. Sampel kasus sama dengan sampel kontrol yaitu sampel kasus 53mahasiswa dan sampel kontrol 53mahasiswa. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah random sampling atau pengambilan sampel secara acak atau random. Analisis untuk mengetahui hubungan usia menarche dan riwayat dismenorhea keluarga dengan kejadian dismenorheadengan menggunakan uji Chi-square dengan nilai alfa 0,05. Tidak ada hubungan antara usia menarche dengan kejadian dismenorheanilai p=0,301. Ada hubungan antara lama menstruasi dan riwayat keluarga dengan kejadian dismenorhea dengan nilai p=0,032 dannilai p=0,000. Upaya untuk  mengurangi rasa nyeri saat dismenorhea, mahasiswa perlu menerapkan gaya hidup sehat seperti: rutin melakukan olah raga,  memenuhi kebutuhan gizi seimbang, tidak mengkonsumsi minuman yang mengandung kofein dan banyak minum air putih.

  5. Cross-Modal Semantic Priming.

    Science.gov (United States)

    Tabossi, Patrizia

    1996-01-01

    Describes the cross-modal semantic priming paradigm, including its underlying rationale and the different tasks with which it is combined. Introduces the type of stimuli used and the dependent and independent variables typically manipulated; discusses the paradigm's main advantages and drawbacks; and considers its most important areas of…

  6. Linear contextual modal type theory

    DEFF Research Database (Denmark)

    Schack-Nielsen, Anders; Schürmann, Carsten

    Abstract. When one implements a logical framework based on linear type theory, for example the Celf system [?], one is immediately con- fronted with questions about their equational theory and how to deal with logic variables. In this paper, we propose linear contextual modal type theory that gives...

  7. ANALISIS STUDI KELAYAKAN USAHA BISNIS CASSAVA CHIPS DI PERUMAHAN MARDANI RAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Utami Gunawati

    2017-10-01

    Full Text Available Berdasarkan hasil survey diperoleh kebutuhan terhadap keripik singkong sebanyak 517 kg di Perumahan Mardani Raya, dengan hasil sebanyak 187 kg berasal dari  Keripik Berkah. Masih terdapat GAP atau permintaan terhadap kebutuhan yang belum terlayani. Diketahui informasi, jumlah potensial pasar minat terhadap keripik singkong cukup banyak untuk melakukan usaha. Perlu diadakan studi kelayakan usaha ditinjau dari aspek produk, pasar/pemasaran, teknis operasi, manajemen SDM, sosial ekonomi, lingkungan, dan finansial untuk menunjukkan kelayakan dari usaha tersebut. Adapun hasil analisis yang dilakukan pada aspek pasar potensial pasar 11.292 kg / bulan = 135.504 kg/tahun dengan pemasaran manfaatkan media social. Aspek produk ada 5 varian rasa dengan kemasan yang terseal dan diberi label merk. Aspek teknis, pemasok supply bahan baku singkong didapat dari 3 alternatif pasar. Aspek Manajemen SDM dibutuhkan 3 tenaga kerja. Dari ekonomi social dapat membuka lapangan kerja dan menambah penghasilan petani singkong. Aspek lingkungan terdapat limbah kulit singkong dapat dijadikan kerupuk kulit singkong. Aspek finansial untuk usaha selama 5 tahun dengan modal awal sebesar Rp. 56.434.317,- Hasil perhitungan terhadap kriteria penilaian investasi didapat nilai NPV sebesar Rp. 730.802.669, yang artinya selisih antara nilai kas yang akan datang dengan nilai investasi bernilai positif. Nilai IRR sebesar 14 %, lebih besar dari discount factor  sebesar 13 %, dan payback period selama 2 tahun 4 bulan. Maka dapat disimpulkan secara keseluruhan usaha bisnis Cassava Chips NR Jaya ini layak untuk dijalankan.

  8. PENGARUH UPAH, MODAL, JUMLAH UNIT USAHA, JUMLAH PRODUKSI TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meiditya Yudi Prabaningtyas

    2017-06-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh upah, modal, jumlah unit usaha, jumlah produksi terhadap penyerapan tenaga kerja, serta menguji peran mediasi jumlah produksi pada variabel upah, modal, jumlah unit usaha terhadap penyerapan tenaga kerja industri kecil. Populasi dalam penelitian ini adalah sentra industri kecil makanan tahu bakso yaitu sebanyak 35 unit usaha.Metodepengumpulan data yang digunakan melalui observasi dan wawancara terstruktur, metodeanalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis jalur (path analysis dengan menggunakan bantuan SPSS for Windowsversi 16. Hasil penelitian ini menunjukan secara parsial upah, modal, jumlah unit usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap jumlah produksi. Secara parsial, upah, modal, jumlah unit usaha, jumlah produksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Jumlah produksi dalam penelitian ini bukan variabel yang memediasi pengaruh upah, modal, dan jumlah unit usaha terhadap penyerapan tenaga kerja yang ditunjukan dengan nilai koefisien jalur tidak langsung < nilai koefisien pengaruh langsung.  The purpose of this study was to investigate the influence of wages, capital, number of business units, the amount of production on employment, as well as test the mediating role between the variable production quantities wages, capital, number of business units to small industrial employment. The population of this research is small food industry of Tahu Bakso that is 35 business units. The method of data collection used is through observation and structural interview. The method of analysis uses descriptive statistic and path analysis using SPSS for window version 16. The results of this research shows partial the wage, capital, total of business units are positive significant to the total production. Partially wage, capital, total of business units, total production are positive significant effect on employment. Total production in this

  9. ANALISIS TRANSIEN PADA FIXED BED NUCLEAR REACTOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Rizaal

    2015-03-01

    Full Text Available Desain teras Fixed Bed Nuclear Reactor (FBNR yang modular memungkinkan pengendalian daya dapat dilakukan dengan mengatur ketinggian suspended core dan laju aliran massa pendingin. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari perubahan daya termal teras sebagai akibat perubahan laju aliran massa pendingin yang masuk ke teras reaktor dan perubahan ketinggian suspended core serta mempelajari karakteristik keselamatan melekat yang dimiliki FBNR saat terjadi kegagalan pelepasan kalor (loss of heat sink. Keadaan neutronik teras dimodelkan pada kondisi tunak dengan menggunakan paket program Standard Reactor Analysis Code (SRAC untuk memperoleh data fluks neutron, konstanta grup, fraksi neutron kasip, konstanta peluruhan prekursor neutron kasip, dan beberapa parameter teras penting lainnya. Selanjutnya data tersebut digunakan pada perhitungan transien sebagai syarat awal. Analisis transien dilakukan pada tiga kondisi, yaitu saat terjadi penurunan laju aliran massa pendingin, saat terjadi penurunan ketinggian suspended core, dan saat terjadi kegagalan sistem pelepasan kalor. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa penurunan laju aliran massa pendingin sebesar 50%, dari kondisi normal, menyebabkan daya termal teras turun 28% dibanding daya sebelumnya. Penurunan ketinggian suspended core sebesar 30% dari ketinggian normal menyebabkan daya termal teras turun 17% dibanding daya sebelumnya. Sementara untuk kondisi kegagalan sistem pelepasan kalor, daya termal teras mengalami penurunan sebesar 76%. Dengan demikian, pengendalian daya pada FBNR dapat dilakukan dengan mengatur laju aliran massa pendingin dan ketinggian suspended core, serta keselamatan melekat yang handal pada kondisi kegagalan sistem pelepasan kalor. Kata kunci: FBNR, transien, daya, laju aliran massa, suspended core Modular in design enables Fixed Bed Nuclear Reactor (FBNR power controlled by the adjustment of suspended core and coolant flow rate. The main purposes of this paper

  10. Timing flickers across sensory modalities.

    Science.gov (United States)

    Vicario, Carmelo Mario; Rappo, Gaetano; Pepi, Anna Maria; Oliveri, Massimiliano

    2009-01-01

    In tasks requiring a comparison of the duration of a reference and a test visual cue, the spatial position of test cue is likely to be implicitly coded, providing a form of a congruency effect or introducing a response bias according to the environmental scale or its vectorial reference. The precise mechanism generating these perceptual shifts in subjective duration is not understood, although several studies suggest that spatial attentional factors may play a critical role. Here we use a duration comparison task within and across sensory modalities to examine if temporal performance is also modulated when people are exposed to spatial distractors involving different sensory modalities. Different groups of healthy participants performed duration comparison tasks in separate sessions: a time comparison task of visual stimuli during exposure to spatially presented auditory distractors; and a time comparison task of auditory stimuli during exposure to spatially presented visual distractors. We found the duration of visual stimuli biased depending on the spatial position of auditory distractors. Observers underestimated the duration of stimuli presented in the left spatial field, while there was an overestimation trend in estimating the duration of stimuli presented in the right spatial field. In contrast, timing of auditory stimuli was unaffected by exposure to visual distractors. These results support the existence of multisensory interactions between space and time showing that, in cross-modal paradigms, the presence of auditory distractors can modify visuo-temporal perception but not vice versa. This asymmetry is discussed in terms of sensory perceptual differences between the two systems.

  11. Special issue on Operational Modal Analysis

    DEFF Research Database (Denmark)

    Kirkegaard, Poul Henning; Brincker, Rune

    2010-01-01

    Operational Modal Analysis (OMA) is not really a new discipline; it has been present from the very beginning of the development of modal testing and analysis going back to the sixties and early seventies.......Operational Modal Analysis (OMA) is not really a new discipline; it has been present from the very beginning of the development of modal testing and analysis going back to the sixties and early seventies....

  12. Bimodal extinction without cross-modal extinction.

    OpenAIRE

    Inhoff, A W; Rafal, R D; Posner, M J

    1992-01-01

    Three patients with unilateral neurological injury were clinically examined. All showed consistent unilateral extinction in the tactile and visual modalities on simultaneous intramodal stimulation. There was virtually no evidence for cross-modal extinction, however, so that contralateral stimulation of one modality would have extinguished perception of ipsilateral stimuli in the other modality. It is concluded that the attentional system controlling the encoding of tactile and visual stimuli ...

  13. Modal Subordination in Type Theoretic Dynamic Logic

    OpenAIRE

    Qian, Sai; De Groote, Philippe; Amblard, Maxime

    2016-01-01

    International audience; Classical theories of discourse semantics, such as Discourse Representation Theory (DRT), Dynamic Predicate Logic (DPL), predict that an indefinite noun phrase cannot serve as antecedent for an anaphor if the noun phrase is, but the anaphor is not, in the scope of a modal expression. However, this prediction meets with counterexamples. The phenomenon modal subordination is one of them. In general, modal subordination is concerned with more than two modalities, where th...

  14. Identifiksi Sebaran Litologi berdasarkan Analisis Data Resistivitas di Gunung Wungkal

    OpenAIRE

    Nurul Dzakiya; MGS. Dwiki Nugraha; Nenden L. Sidik; Trias Galena

    2017-01-01

    Analisis data untuk mengidentifikasi sebaran litologi yang memiliki potensi bahan galian industri di Daerah Gunung Wungkal Yogyakarta dengan menggunakan metode resistivitas dan survei geologi permukaan telah dilakukan. Hasil korelasi kedua data tersebut menunjukkan sebaran litologi merupakan pelapukan intrusi batuan beku yang kemudian menghasilkan material lempung (6,0-10 m), lempung pasiran (11-30 m) dan lapukan batuan diorit (30-55 m) yang berada di kedalaman berbeda. Ketebalan batuan di pe...

  15. Uso de Analisis de Covarianza (ANCOVA en investigacion cientifica.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Badii, M.H.

    2008-01-01

    Full Text Available The basics of the ANalisis of COVAriance (ANCOVA are given. The objectives and the application of ANCOVA are laid out. Techniques for the estimation of contrasts and for the control and reduction of the degree of error are discussed. The application of a simple ANCOVA using real data is highlighted. The application of this technique in fixing the auxiliary variable in experimentation is emphasized.

  16. Batman sebagai Pahlawan Borjuis (Analisis Semiotika pada Film Batman Returns)

    OpenAIRE

    Muthia, Shafira Indah; Nugroho, AdI; Lukmantoro, Triyono

    2013-01-01

    Nama : Shafira Indah MNIM : D2C009036Judul : Batman Sebagai Pahlawan Borjuis(Analisis Semiotika pada Film Batman Returns)ABSTRAKBatman merupakan salah satu karakter superhero (pahlawan super) yangeksistensinya dalam dunia perfilman Hollywood tidak dapat diragukan lagi. Mengawalikesuksesan melalui komik dan serial TV, Batman telah berhasil menjadi film superheroterbaik dan terlaris sepanjang masa. Namun penelitian ini akan mengkritik sosok pahlawanborjuis yang direpresentasikan dalam karakter ...

  17. ANALISIS KEPEMIMPINAN BUPATI DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH DI KABUPATEN PINRANG

    OpenAIRE

    -, M.RIJAL.R

    2015-01-01

    2015 M.Rijal.R, Nomor Pokok E121 11 256, Program Studi Ilmu Pemerintahan,Jurusan Ilmu Politik Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin, menyusun skripsi dengan judul: ???ANALISIS KEPEMIMPINAN BUPATI DALAM PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN DAERAH DI KABUPATEN PINRANG??? di bawah bimbingan Dr. H. Andi Samsu Alam, M.Si dan A.Murfi S.Ip, M.Si. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui gaya kepemimpinan yang digunakan bupati dalam penyelengga...

  18. Modal strain energies in COSMIC NASTRAN

    Science.gov (United States)

    Snyder, B. D.; Venkayya, V. B.

    1989-01-01

    A computer program was developed to take a NASTRAN output file from a normal modes analysis and calculate the modal strain energies of selected elements. The FORTRAN program can determine the modal strain energies for CROD, CBAR, CELAS, CTRMEM, CQDMEM2, and CSHEAR elements. Modal strain energies are useful in estimating damping in structures.

  19. Completeness for flat modal fixpoint logics

    NARCIS (Netherlands)

    Santocanale, L.; Venema, Y.

    2010-01-01

    This paper exhibits a general and uniform method to prove axiomatic completeness for certain modal fixpoint logics. Given a set Γ of modal formulas of the form γ(x,p1,…,pn), where x occurs only positively in γ, we obtain the flat modal fixpoint language L♯(Γ) by adding to the language of polymodal

  20. ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PT. ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO) CABANG SULAWESI SELATAN

    OpenAIRE

    ARIANTY, ASTRI

    2012-01-01

    ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PT. ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO) CABANG SULAWESI SELATAN COMPANY FINANCIAL PERFORMANCE ANALYSIS PT. INSURANCE JIWASRAYA (LIMITED) SOUTH BRANCH SULAWESI Astri Arianty Prof. Dr. H. Muhammad Ali, SE., M.S Drs. Armayah Sida, M.Si Analisis terhadap kinerja keuangan perusahaan sangat penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tingkat pencapaian yang telah diperoleh perusahaan sebagaimana tujuan perusahaan dalam menjalankan proses produk...

  1. Analisis Perbandingan Performansi dan Pemilihan Web Browser (Studi Kasus: Universitas Siliwangi)

    OpenAIRE

    Rachman, Andi Nur; Gufroni, Acep Irham; Hiron, Nurul; Rahmayati, Gina

    2013-01-01

    Semakin berkembangnya browser baik dari segi performansi maupun jumlah yang kerap membuat pengguna bingung untuk memilih dan tidak memanfaatkan fitur yang ditawarkan browser secara penuh. Dengan melakukan analisis perbandingan dan pembuatan panduan pemilihan browser, pengguna browser diharapkan dapat memilih browser secara lebih objektif dan sesuai dengan kebutuhan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Analisis performansi di...

  2. Analisis Perbandingan Performansi Dan Pemilihan Web Browser (Studi Kasus: Universitas Siliwangi)

    OpenAIRE

    Rachman, Andi Nur; Gufroni, Acep Irham; Hiron, Nurul; Rahmayati, Gina

    2013-01-01

    Semakin berkembangnya browser baik dari segi performansi maupun jumlah yang kerap membuat pengguna bingung untuk memilih dan tidak memanfaatkan fitur yang ditawarkan browser secara penuh. Dengan melakukan analisis perbandingan dan pembuatan panduan pemilihan browser, pengguna browser diharapkan dapat memilih browser secara lebih objektif dan sesuai dengan kebutuhan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Analisis performansi di...

  3. Microfinanza: analisi d’impatto di un programma in India

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tommaso Rondinella

    2005-03-01

    Full Text Available L’analisi d’impatto dei programmi di microfinanza è uno strumento utile sia per migliorare i servizi offerti sia per garantire ai donatori che il denaro concesso sia utilizzato per programmi efficaci nell’alleviare la povertà. Il presente lavoro è costituito da due parti: la prima è dedicata all’analisi d’impatto, la seconda all’analisi empirica sul campo. L’indagine è stata condotta attraverso l’utilizzo di uno strumento in grado di dare una indicazione chiara dei cambiamenti avvenuti nelle condizioni di vita dei beneficiari e con il pregio di essere applicabile a costi molto ridotti. I risultati ottenuti mostrano in che misura l’accesso al credito cambi le condizioni di vita dei più poveri inducendo consistenti aumenti del reddito familiare, dei risparmi, della diversificazione delle attività produttive e del consumo di cibo. Inoltre si osserva, all’interno dei nuclei familiari, un miglioramento della condizione femminile chiaramente dipendente dalla partecipazione al programma di microcredito

  4. La prospettiva transgenerazionale: i contributi dell’analisi transazionale

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alessia Dall’Argine

    2009-12-01

    Full Text Available Facendo riferimento alla “nuova” dimensione transgenerazionale, l'autrice propone un parallelismo tra la prospettiva psicanalitica e quella analitico-transazionale.Partendo da concetti come quelli di impianto ed intromissione delineati da Laplanche, l'autrice delinea un confronto con alcuni concetti chiave dell'Analisi Transazionale. In particolare viene fatto riferimento al copione di vita e ai messaggi ingiuntivi ed attributivi.Nella parte finale del lavoro viene delineata l'ipotesi di un possibile processo alla base  della  trasmissione  transgenerazionale,  secondo  l'ottica  dell'Analisi  Transazionale. Viene  inoltre presentata  una  situazione  clinica  per  mostrare  come  le  ingiunzioni  dal genitore  al bambino  possano  costituire  il  fondamento  di  contenuti  psichici  fra  le generazioni.L’articolo si conclude con una riflessione relativa al possibile statuto transgenerazionale di tutta l’Analisi Transazionale.

  5. ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR PADA KAPAL WISATA SUNGAI KALIMAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budianto Budianto

    2015-02-01

    Full Text Available Dalam mengembangkan sektor pariwisata di sungai Kalimas Surabaya, salah satu diantaranya adalah pembuatan perahu wisata sungai Kalimas. Dalam perancangan kapal wisata kalimas dengan menggunakan bahan komposit FRP (Fiber Reinforcement Plastic yang menggunakan serat buatan alam yang tidak merusak ekosistem di sungai Kalimas dan memiliki kekuatan struktur kapal yang baik. Analisis perancangan struktur dalam perahu wisata sungai Kalimas yang menggunakan bahan FRP yang diterapkan pada analisis struktur konstruksi dengan menggunakan metode elemen hingga. Dimana diterapkan dengan mampu menerima beban baik dari dalam maupun luar pada perahu wisata sungai Kalimas FRP tersebut. Kemampuan kekuatan struktur yang cukup aman diijinkan, dengan nilai tengangan bending yang masih dalam nilai dibawah 67 mPa. Dimana dalam keadaan kondisi hogging maupun sagging telah dianalisis cukup aman kekuatan pada struktur perahu wisata sungai Kalimas FRP yang dapat timbul pembebanan akibat adanya manouvering tersebut, baik secara global memanjang kapal maupun struktur lokal didudukan mesin yang merupakan fokus konsentarsi utama. Untuk Struktur lokal di dudukan mesin dimana menerima beban statis dari mesin outboard maupun beban dinamis yang ditimbulkan akibat pergerakan perahu wisata Kalimas FRP tersebut. Perhitungan dengan mekanisme pembebanan distribusi merata ataupun beban terpusat merupakan faktor utama hasil analisis perancangan struktur perahu wisata sungai Kalimas yang effisien dan efektif.

  6. ANALISIS KARAKTERISTIK KONSUMEN BERAS DI KECAMATAN PEKANBARU KOTA KOTA PEKANBARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ASGAMI PUTRI

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik konsumen yang membeli beras baik beras unggul nasional maupun beras unggul lokal.Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru.Sampel yang diambil sebanyak 120 orang. Metode penelitian yanng digunakan adalah accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara. Analisis yang digunakan dalam penelitian adalah analisis deskriptif.Karakteristik konsumen yang mengkonsumsi beras unggul nasional memiliki rata-rata umur 41 tahun, memiliki pendapatan rata-rata Rp.1.679.333,-, pekerjaan Ibu rumah tangga, memiliki tanggungan keluarga sebanyak 3 orang, memiliki pendidikan terakhir Diploma. Sedangkan karakteristik konsumen yang mengkonsumsi beras unggul lokal antara lain memiliki umur rata-rata 35 tahun, memiliki tanggngan keluarga sebanyak 3 orang, memiliki pendapatan keluarga sebanyak Rp. 3.274.638,-, memiliki pendidikan terakhir yaitu sarjana. Jenis beras unggul lokal yang banyak dikonsumsi adalah beras anak daro dan beras belida, sedangkan beras unggul nasional yang dikonsumsi adalah kuriak kusuik. Kata Kunci : Analisis Karakteristik Konsumen, Konsumen, Beras

  7. Analisis Strategi Peningkatan Layanan Sertifikasi Perangkat Telepon Seluler

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widya Budi Andhini

    2015-03-01

    Full Text Available Standardisasi sebagai unsur penunjang pembangunan mempunyai peran penting dalam usaha optimasi pendayagunaan sumber daya.Peningkatan standarisasi dan sertifikasi perangkat telekomunikasi dilaksanakan secara aktif dalam menjaga terlaksananya interkoneksi, seperti dalam Renstra KemKominfo Tahun 2010-2014. Tujuan kegiatan standardisasi telekomunikasi antara lain menjamin interoperabilitas dan interkonektivitas, mengendalikan mutu perangkat. Untuk meningkatkan penyelenggaraan sertifikasi perangkat, dilakukan kajian yang menggambarkan analisis strategi untuk meningkatkan penyelenggaraan sertifikasi telepon seluler. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan format desain deskriptif kualitatif, pendekatan kualitatif matriks SWOT untuk menghasilkan strategi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada narasumber terdiri dari Direktorat Standardisasi Ditjen SDPPI, Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi, Telkom R&D Center, kuesioner kepada pabrikan dan toko handphone. Teknis analisis data menggunakan Model Miles and Huberman, dan analisis SWOT yaitu mengidentifikasi dan menganalisis faktor Strength (kekuatan, Weakness (Kelemahan, Opportunity (Peluang dan Threat (Tantangan. Hasil pembahasan memperlihatkan strategi masing-masing kolom di matriks SWOT adalah comparative advantage meliputi Roadmap pengembangan lembaga uji, perangkat, SDM; knowledge sharing; mobilization meliputi penyusunan aturan persyaratan teknis perangkat telekomunikasi, sosialisasi, survey; Divestment/ investment : facility sharing, kompetensi SDM, sosialisasi aplikasi online; dan Damage Control meliputi penambahan SDM, uji fungsi/pretest, pertemuan rutin antara Ditstand dan Lembaga Uji.

  8. ANALISIS CLUSTER K-MEANS DALAM PENGELOMPOKAN KEMAMPUAN MAHASISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    B. Poerwanto

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract. Cluster Analysis, K-Means Algorithm, Student Classification. This study aims to classify students based on learning outcomes for subject the basic of statistics (DDS, which is measured based on attendance, task, midterm (UTS, and final exams (UAS to further used to evaluate learning for subjects that require analysis of quantitative . This study uses k-means cluster analysis to classify the students into three groups based on learning outcomes. After grouped, there are 3 people in the low category, 27 in the medium category and over 70% in the high category.Abstrak. Analisis Cluster K-Means dalam Pengelompokan Kemampuan Mahasiswa. Pene-litian ini bertujuan untuk mengelompokkan mahasiswa berdasarkan hasil belajar mata kuliah dasar-dasar statistika (DDS yang diukur berdasarkan variabel nilai kehadiran, tugas, ujian tengah semester (UTS, dan ujian akhir semester (UAS untuk selanjutnya digunakan untuk mengevaluasi pembelajaran untuk mata kuliah yang membutuhkan kemampuan analisis kuantititatif yang baik. Penelitian ini menggunakan analisis cluster k-means dalam mengelompokkan mahasiswa ke dalam tiga kelompok berdasarkan hasil belajarnya. Seteleh dikelompokkan, terdapat 3 orang yang masuk pada kategori rendah, 27 orang pada kategori sedang dan lebih dari 70% pada kategori tinggi.Kata Kunci: Cluster Analysis, K-Means Algoritma, Klasifikasi Mahasiswa, Universitas Cokroaminoto Palopo

  9. Estetika Tari Minang dalam Kesenian Randai Analisis Tekstual-Kontekstual

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Rustiyanti

    2013-03-01

    Full Text Available ABSTRACT   This paper reveals textual and contextual Randai, among other things, an analysis of Gerak Ga­ lombang Randai, an analysis of the character of Anak Randai, and at the end of the study series, to reveal the values contained in Randai as a cultural reality, which in principle is an inseparable part of the existence of Minangkabau community as the cultural support. The variety of motion used in Gerak Galombang Randai is not only a decoration of the motion beauty (tangible, but it also can be translated, as well as a symbol or emblem that has educational meanings (intangible, and can be an example of the daily life of the indigenous Minangkabau society.   Keywords: Minang Dance aesthetic, Randai, textual­contextual analysis     ABSTRAK   Tulisan ini mengungkap teksual dan kontekstual Randai, di antaranya, analisis terhadap gerak galombang Randai, analisis karakter tokoh anak Randai, dan sebagai akhir dari rang- kaian penelitian ini, mengungkapkan nilai-nilai yang terdapat pada Randai sebagai realitas budaya, yang pada prinsipnya merupakan bagian yang tak dapat dipisahkan dari eksistensi masyarakat Minangkabau sebagai penyangga kebudayaan. Ragam gerak yang digunakan dalam gerak galombang Randai itu kiranya tidak hanya sekedar hiasan keindahan gerak be- laka (tangibel, namun ia dapat diterjemahkan, sekaligus merupakan simbol atau lambang yang bermakna  mendidik (intangibel, dan dapat   menjadi teladan dalam kehidupan se- hari-hari dalam masyarakat adat di Minangkabau.   Kata Kunci: estetika Tari Minang, Randai, analisis tekstual-kontekstual

  10. Vibration fatigue using modal decomposition

    Science.gov (United States)

    Mršnik, Matjaž; Slavič, Janko; Boltežar, Miha

    2018-01-01

    Vibration-fatigue analysis deals with the material fatigue of flexible structures operating close to natural frequencies. Based on the uniaxial stress response, calculated in the frequency domain, the high-cycle fatigue model using the S-N curve material data and the Palmgren-Miner hypothesis of damage accumulation is applied. The multiaxial criterion is used to obtain the equivalent uniaxial stress response followed by the spectral moment approach to the cycle-amplitude probability density estimation. The vibration-fatigue analysis relates the fatigue analysis in the frequency domain to the structural dynamics. However, once the stress response within a node is obtained, the physical model of the structure dictating that response is discarded and does not propagate through the fatigue-analysis procedure. The structural model can be used to evaluate how specific dynamic properties (e.g., damping, modal shapes) affect the damage intensity. A new approach based on modal decomposition is presented in this research that directly links the fatigue-damage intensity with the dynamic properties of the system. It thus offers a valuable insight into how different modes of vibration contribute to the total damage to the material. A numerical study was performed showing good agreement between results obtained using the newly presented approach with those obtained using the classical method, especially with regards to the distribution of damage intensity and critical point location. The presented approach also offers orders of magnitude faster calculation in comparison with the conventional procedure. Furthermore, it can be applied in a straightforward way to strain experimental modal analysis results, taking advantage of experimentally measured strains.

  11. Sistemi Informativi Territoriali e analisi spaziale per l'analisi dei valori immobiliari. Un caso applicato alla città di Swindon (UK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Francesco Battaglia

    2012-06-01

    Full Text Available L'articolo riguarda l'analisi dei valori urbani e la loro distribuzione spaziale in un ambito urbano. Lo scopo del contributo è quello di combinare l'utilizzo di Sistemi Informativi Geografici con le tecniche di analisi spaziale per modellizzare i valori immobiliari nell'ambito di un'area urbana. Un test è stato condotto utilizzando valori immobiliari a livello di codici postali per la città di Swindon (UK.

  12. Manejo Aplicado al Sistema Porcino Tradicional En los Llanos Colombo-Venezolanos

    OpenAIRE

    Hernández Rodriguez, Milena Esney; Rodríguez, Luís Ernesto; Cardozo, Adolfo; Salamanca, Arcesio

    2015-01-01

    Propósito: el objetivo del presente artículo fue realizar un análisis del manejo tradicional aplicado a la producción de cerdos criollos en los llanos Colombo-Venezolanos. Descripción: inicialmente se describe el origen de los cerdos criollos como un recurso zoogenético que habita en las sabanas colombo-venezolanas, producto de la selección natural. Seguidamente se revela la importancia socioeconómica para los llanos venezolanos de Apure, Guárico y Barinas, y el oriente de los departamentos c...

  13. Caracterização e monitoramento remoto aplicado a um sensor magnetoelástico

    OpenAIRE

    Alessandra Felizari

    2016-01-01

    Uma vasta gama de sensores são aplicados no mercado atual na busca pela melhoria de processos e produtos. Há um grande crescimento em novos sistemas que possam apresentar recursos que técnicas convencionais não apresentam. A busca por uma nova plataforma de sensoriamento surge a partir do interesse em identificar e controlar parâmetros ambientais isolados. Esta pesquisa em área incipiente no Brasil mostra o desenvolvimento de um sensor a partir de um material inteligente (smart material), que...

  14. Plan Estratégico de Marketing aplicado a la Empresa Studio Morena Nail&Spa

    OpenAIRE

    Delgado Gomezcoello, Carlos Javier

    2013-01-01

    El presente trabajo de investigación tiene como objetivo la elaboración de Plan estratégico de marketing aplicado a la empresa Studio Morena Nail & Spa, en cuyo contenido se delinearan en forma pragmática, coherente y objetiva, conceptos de pensamiento estratégico, análisis del entorno, variables mercadológicas y herramientas administrativas que coadyuven a la diferenciación con otras empresas que presten servicios similares en el mercado. Magister en Administración de Empresas

  15. Desenvolvimento de um sistema de informações geográficas aplicado à maricultura.

    OpenAIRE

    Paes, João Vicente; Universidade do Vale do Itajaí; Bittencourt, Rogério Gonçalves; Universidade do Vale do Itajaí

    2004-01-01

    Este artigo tem como finalidade apresentar o desenvolvimento de um Sistema de Informações Geográficas (SIG) aplicado a Maricultura, onde servirá aos órgãos e pesquisadores que atuam junto a área de maricultura, como uma ferramenta de gerenciamento das informações relacionadas ao cultivo de mariscos, aliando-se uma referência espacial. O local escolhido para aplicar o Sistema de Informações Geográficas (SIG), em especial o SPRING (Sistema de Processamento de Informações Georeferenciadas), foi ...

  16. Seletividade do halosulfuron-methyl aplicado em pré-emergência da cultura da mamoneira

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Renata L. M. da Silva

    2015-07-01

    Full Text Available A mamoneira é bastante sensível à competição, havendo necessidade de ampliar as alternativas de manejo de plantas daninhas, considerando-se principalmente as opções de herbicidas seletivos, visando favorecer a expansão das áreas de cultivo. O objetivo deste trabalho foi avaliar a seletividade do herbicida halosulfuron-methyl para a cultura da mamoneira aplicado em pré-emergência, antes da semeadura. Dois experimentos foram conduzidos em condições de casa-de-vegetação, um com solo arenoso e outro com franco-argilo-arenoso, em delineamento inteiramente casualizado com quatro repetições. Os tratamentos se constituíram de cinco períodos entre a aplicação do herbicida e a semeadura (0, 7, 14, 21 e 28 dias e uma testemunha sem aplicação. As avaliações realizadas foram: altura de plantas aos 7, 14, 21 e 28 dias após a emergência (DAE; diâmetro do caule, área foliar, volume de raízes, massa seca de parte aérea e raízes aos 28 DAE. Halosulfuron-methyl (112,5 g ha-1 é seletivo para a cultura da mamoneira quando aplicado na modalidade de pré-emergência, antes da semeadura.

  17. Atopia & Aesthetics. A Modal Perspective

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yves Millet

    2013-01-01

    Full Text Available Living in an era where global exchanges of forms and ideas are the norm raises some questions about the status of artistic practices. To explore these questions, we use Roland Barthes’ notion of atopia and the complementary yet related notion of Neutral on which Barthes commented in his later years. Atopia highlights the fact that rather than viewing current artistic activities as searches for homogenous identity, we need to view them as belonging to plural communities of practices offering modal and qualitative distinctions. We suggest that adopting this perspective sheds light on the capacity of any individual to act creatively within his or her daily life. Before considering this last point, we will explore how adopting an atopic perspective helps to throw light on the relation between aesthetics and politics.

  18. Analisis Pengaruh Manajemen Modal Kerja terhadap Profitabilitas dalam Industri Consumer Goods yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iswandi Iswandi

    2012-05-01

    Full Text Available In this paper we evaluate the relathionship between working capital management and corporate profitability. We used a sample of 29 companies in consumer goods industry listed in the Bursa Efek Indonesia for the period of 2006 – 2008. The results of the evaluation showed that there is statistical significance between profitability, measured through gross profit, and the cash conversion cycle. Empirical findings show that NDAR, NDI, NDAP affect firm profitability negatively, while CCC affects firm profitability positively.  

  19. ANALISIS MODAL SOSIAL DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI KELUARGA MISKIN DI KELURAHAN KEDUNG JAYA, KECAMATAN TANAH SAREAL, KOTA BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfiasari Alfiasari

    2008-01-01

    Full Text Available The importance of social capital in poor family empowerment to increase their level of life is realized by most stakeholders. Some researchers stated that social capital has significant role in increasing family welfare. The aim of this research was to analyze the correlation between social capital and poor family empowerment through “UEK-SP KUBE Gakin” Program was conducted at Kedung Jaya village, Tanah Sareal sub district of Bogor, West Java. This research used cross sectional study as a study design. Sampling frame of this research were poor families which were intervened by “UEK-SP KUBE Gakin” Program. There were 106 poor families getting loan in 1st period and 2nd period during fiscal year 2005 were drawn for this study. This research was conducted for 5 months (Juni until November 2006. Social capital was measured by 3 variables that are trust, networks, and norms. The improvement of family welfare of the “UEK-SP KUBE Gakin” was assessed by measuring of the changing of economic family condition after participated in that program. This research used Spearman Correlation Test to measure correlation between variables. The results showed that social capital had significant correlation with the increasing of poor family economic welfare of “UEK-SP KUBE Gakin” participants. Social capital variables that had significant correlation with the improvement of family welfare of participants were trust (α = 0.01, “UEK-SP KUBE Gakin” rules (α = 0.0, and networks (α = 0.05.

  20. Analisis Kebutuhan Modal pada UMKM Sektor Makanan dan Minuman di Kota Medan (studi kasus: Kecamatan Medan Tembung)

    OpenAIRE

    Sari, Utami Rukmana

    2014-01-01

    This research aims to determine the capital requirements of enterpreneurs on food and beverage sector in Medan city as well as to determine the pattern of business management in terms of the managerial aspects of Micro Small Medium Enterprises in the food and beverage sector in Medan city. This research uses primary data with the collection methods of data through observation, interviews, and questionnaires addressed to 40 people entrepreneurs engaged in the food and beverage sector and the l...

  1. Investigative modalities in infectious keratitis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gupta Noopur

    2008-01-01

    Full Text Available Standard recommended guidelines for diagnosis of infectious keratitis do exist. Based on an extensive Medline literature search, the various investigative modalities available for aiding the diagnosis of microbial keratitis have been reviewed and described briefly. Preferred practice patterns have been outlined and the importance of routine pre-treatment cultures in the primary management of infectious keratitis has been highlighted. Corneal scraping, tear samples and corneal biopsy are few of the specimens needed to carry out the investigative procedures for diagnosis and for initiating therapy in cases of microbial keratitis. In bacterial, fungal and amoebic keratitis, microscopic examination of smears is essential for rapid diagnosis. Potassium hydroxide (KOH wet mount, Gram′s stain and Giemsa stain are widely used and are important for clinicians to start empirical therapy before microbial culture results are available. The usefulness of performing corneal cultures in all cases of suspected infectious keratitis has been well established. In cases of suspected viral keratitis, therapy can be initiated on clinical judgment alone. If a viral culture is needed, scrapings should directly be inoculated into the viral transport media. In vivo confocal microscopy is a useful adjunct to slit lamp bio-microscopy for supplementing diagnosis in most cases and establishing early diagnosis in many cases of non-responding fungal and amoebic keratitis. This is a non-invasive, high resolution technique which allows rapid detection of Acanthamoeba cysts and trophozoites and fungal hyphae in the cornea long before laboratory cultures give conclusive results. Other new modalities for detection of microbial keratitis include molecular diagnostic techniques like polymerase chain reaction, and genetic finger printing by pulsed field gel electrophoresis.

  2. ANALISIS PENERAPAN 8 STANDAR NASIONAL PENDIDIKAN PADA SMP NEGERI 2 DOLOPO KABUPATEN MADIUN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luki Eko Cahyono

    2015-10-01

    Penelitian ini menggunakan desain penelitian Deskriptif Kualitatif. Jenis penelitian adalah studi kasus. Data yang digunakan adalah data Primer. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumentasi. Teknik keabsahan data adalah Triangulasi Sumber dan teknik analisis data yang digunakan adalah pendekatan Strengths, Weakness, Opportunities, dan Threats (Analisis SWOT. Kesimpulan penelitian ini adalah (1 Hasil analisis Strenght (Kekuatan adalah sekolah sudah merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi sebagian besar indikator dalam pemenuhan Standar Nasional Pendidikan sehingga meningkatkan mutu pendidikan sekolah. (2 Hasil analisis Weakness (kelemahan adalah keterbatasan anggaran dana dan sumber daya manusia baik peserta didik, pendidik, maupun tenaga kependidikan dalam pemenuhan seluruh unsur Standar Nasional Pendidikan. (3 Hasil analisis Opportunities (peluang adalah Pemberian workshop dan pelatihan kepada pendidik dan tenaga kependidikan meningkatkan kualitas pendidikan sekolah, dan perencanaan, pelaksanaan pembiayaan serta evaluasi penganggaran yang baik memberikan dampak positif terhadap semua unsur operasional sekolah maupun sarana prasarana sekolah. (4 Hasil analisis Threats (Tantangan adalah perencanaan, sosialisasi, pelaksanaan dan evaluasi serta tindak lanjut yang tidak dijalankan dengan manajemen yang baik dalam upaya pemenuhan Standar Nasional Pendidikan akan menghambat peningkatan kualitas pendidikan sekolah. (5 Hasil penerapan Standar Nasional Pendidikan pada SMP Negeri 2 Dolopo menggunakan analisis SWOT menunjukkan bahwa Kekuatan lebih besar daripada Kelemahan dan Peluang lebih besar dari Ancaman, yang berarti Standar Nasional Pendidikan telah terpenuhi dan menghasilkan Akreditasi Sekolah nilai A.

  3. Methods of Modality Transmission within Intercultural Communication

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Olga Alexandrovna Nikolaeva

    2017-09-01

    Full Text Available The main idea of the research is the specifics of modality expression in English compared with the Russian language. Therefore, this analysis helps us not only to understand the nature of modality, but also the ways of its expression. For this purpose, the study benefits from comparative analysis methodology. The analysis of similarities and differences in the category of modality in English and Russian languages, translation techniques of modal meanings are investigated in the article. The article contributes to the expansion and deepening of modality linguistic concepts. Materials of the article can be useful in practice of teaching English, especially on the practical classes in translation and in further development of theoretical issues of language modality.

  4. Physical modalities for treating acne and rosacea.

    Science.gov (United States)

    Jalian, H Ray; Levin, Yakir; Wanner, Molly

    2016-06-01

    Physical modalities provide an important adjunct to medical treatment of acne and rosacea. In patients who cannot tolerate or fail medical treatments, physical modalities offer an alternative approach. For cases of acne scarring, phymatous changes of rosacea, and rosacea-associated telangiectasia, physical modalities such as laser and light treatments represent the treatment of choice. We will review the use of laser and light treatments, photodynamic therapy, and other physical modalities such as targeted therapies for the treatment of acne and rosacea. ©2016 Frontline Medical Communications.

  5. Modalities for an Allegorical Conceptual Data Model

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bartosz Zieliński

    2014-05-01

    Full Text Available Allegories are enriched categories generalizing a category of sets and binary relations. In this paper, we extend a new, recently-introduced conceptual data model based on allegories by adding support for modal operators and developing a modal interpretation of the model in any allegory satisfying certain additional (but natural axioms. The possibility of using different allegories allows us to transparently use alternative logical frameworks, such as fuzzy relations. Mathematically, our work demonstrates how to enrich with modal operators and to give a many world semantics to an abstract algebraic logic framework. We also give some examples of applications of the modal extension.

  6. Analisis Penerimaan PAD Pada Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tebo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Purnarianto

    2016-06-01

    Full Text Available Abstract. This study aims to analyze potential, efficiency, effectivity and contribution of PAD admission at Department of Fishery and Animal Husbandry in Tebo Regencyincluding the strategy establishment to increase its revenue.The analysis used is a potential formula, efficiency ratio, effectivity ratio, contributions ratio and SWOT analysis.The results shows that the potential revenue of retribution slaughterhouse (RPH, the potential sales of livestock, and potential sales fishery product are beyond the current target. The efficiency level of retribution slaughterhouse (RPH and sales of fishery product is poor, but the sales of livestock is very efficient. Effectivity level of livestock and fishery product sales are low, whileretribution slaughterhouses(RPH is not effective regarded to its potential  but in the contrary for its target. Contribution of PAD admission of Fishery and Animal Husbandry Department is very low regarded Tebo Regency PAD. The result of SWOT analysis of retribution slaughter house (RPH admission using WO (Weakness-Opportunity strategy, livestock sales using SO (Strength-Oppurtunity strategy, and fishery product sales using ST (strength-threat strategy. Keywords: Retribution SlaughterHouse (RPH, Sales of Fishery, Livestock Sales, SWOT Analysis   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi, efisiensi, efektivitas dan kontribusi penerimaan PAD pada Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Teboserta menetapkan strategi untuk peningkatan penerimaan PAD. Analisis yang digunakan adalah rumus potensi, rasio efisiensi, rasio efektivitas, rasio kontribusi dan analisis SWOT.Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi penerimaan retribusi rumah potong hewan (RPH, potensi penjualan hasil peternakan, potensi  penjualan hasil perikanan lebih besar dari target yang telah ditetapkan. Tingkat efisiensi retribusi RPH dan penjualan hasil perikanan tidak efisien, penjualan hasil peternakan sangat efisien. Tingkat

  7. Identifiksi Sebaran Litologi berdasarkan Analisis Data Resistivitas di Gunung Wungkal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurul Dzakiya

    2017-05-01

    Full Text Available Analisis data untuk mengidentifikasi sebaran litologi yang memiliki potensi bahan galian industri di Daerah Gunung Wungkal Yogyakarta dengan menggunakan metode resistivitas dan survei geologi permukaan telah dilakukan. Hasil korelasi kedua data tersebut menunjukkan sebaran litologi merupakan pelapukan intrusi batuan beku yang kemudian menghasilkan material lempung (6,0-10 m, lempung pasiran (11-30 m dan lapukan batuan diorit (30-55 m yang berada di kedalaman berbeda. Ketebalan batuan di permukaan sekitar 225-231 meter berdasarkan penampang peta geologi dengan arah sebaran dari Barat Laut hingga Tenggara. Proses pelapukan dan alterasi di daerah ini intensif (alterasi argilik dengan jenis morfologi perbukitan intrusi terdenudasi dan dataran Alluvial.

  8. Evaluación de la eficacia de fungicidas aplicados al suelo y al follaje

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Quiroga B. Nini Johanna

    2004-12-01

    Full Text Available

    Una de las enfermedades más limitantes en los cultivos de rosa colombianos para exportación es el mildeo velloso, producido por Peronospora sparsa. Dentro de las herramientas más utilizadas para el manejo de la enfermedad es la aplicación de fungicidas, pero poco se conoce sobre su eficacia y la forma de aplicación más efectiva. El objetivo de la investigación fue evaluar la eficacia de las aplicaciones foliares y en aspersión al suelo (“drench” de los fungicidas dimetomorf, fosetil de aluminio y metalaxil+mancozeb, en comparació con un testigo comercial. El diseñ utilizado fue completamente al azar con nueve tratamientos y tres repeticiones. La incidencia y la severidad de la enfermedad fueron evaluadas en las hojas de los estratos inferior, medio y superior de los tallos y se encontraron diferencias significativas entre los tratamientos, asícomo para la incidencia en tallos y botones florales. Las aplicaciones foliares de los fungicidas mostraron un mayor control de la enfermedad. El control más eficaz se obtuvo con fosetil de aluminio aplicado al follaje. Los tratamientos

  9. Avaliação dos selantes de fossas e fissuras aplicados por estudantes de Odontologia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Márcio Cristiano de Souza Rastelli

    Full Text Available INTRODUÇÃO: Selantes de fossas e fissuras são indicados para prevenir lesão de cárie em superfícies oclusais. OBJETIVO: O objetivo deste estudo foi avaliar os selantes de fossas e fissuras aplicados por estudantes do Curso de Graduação em Odontologia da Universidade Regional de Blumenau (FURB, Santa Catarina. MATERIAL E MÉTODO: O estudo descritivo retrospectivo desenvolveu-se em três etapas: na primeira, procedeu-se à análise dos prontuários do Setor de Triagem, tendo como critério de inclusão a existência de radiografias dos dentes selados. Na segunda etapa, analisaram-se as radiografias dos prontuários selecionados e a história clínica da criança. A terceira etapa foi realizada por meio de exames clínicos e radiográficos, pelos quais eram verificadas as condições dos selantes de fossas e fissuras. RESULTADO: Foram analisados 800 prontuários, sendo selecionados 131 (16,37% para a segunda etapa, quando se observou que 321 selantes de fossas e fissuras foram aplicados. Compareceram à consulta de controle 119 (90,84% crianças, ocasião em que se confirmou a aplicação de 160 (49,85% selantes resinosos, 126 (39,25% com cimento de ionômero de vidro e 35 (10,90% com resina flow. Foram observados 296 (92,21% selantes em dentes permanentes. Ao exame clínico, verificou-se que 114 (35,51% selantes haviam sido perdidos totalmente em diferentes períodos de tempo. Nenhuma lesão de cárie foi observada em 294 (91,59% dentes selados. CONCLUSÃO: Verificou-se que os selantes de fossas e fissuras, aplicados por estudantes do Curso de Odontologia da FURB, foram eficazes na manutenção da maioria das superfícies dentárias livres de lesão de cárie, mesmo quando foram perdidos parcial ou totalmente.

  10. Large proximal ureteral stones: Ideal treatment modality?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    B Kadyan

    2016-01-01

    Conclusion: Laparoscopic transperitoneal ureterolithotomy is a minimally invasive, safe and effective treatment modality and should be recommended to all patients of impacted large proximal stones, which are not amenable to URS or extracorporeal shock-wave lithotripsy or as a primary modality of choice especially if patient is otherwise candidate for open surgery.

  11. Modal Transition Systems with Weight Intervals

    DEFF Research Database (Denmark)

    Juhl, Line; Larsen, Kim Guldstrand; Srba, Jiri

    2012-01-01

    We propose weighted modal transition systems, an extension to the well-studied specification formalism of modal transition systems that allows to express both required and optional behaviours of their intended implementations. In our extension we decorate each transition with a weight interval...

  12. History of Civil Engineering Modal Analysis

    DEFF Research Database (Denmark)

    Brincker, Rune

    2008-01-01

    techniques are available for civil engineering modal analysis. The testing of civil structures defers from the traditional modal testing in the sense, that very often it is difficult, or sometimes impossible, to artificially excite a large civil engineering structure. Also, many times, even though...

  13. Y TRANSFERENCIAS EN MÉXICO. Un análisis de equilibrio general aplicado

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Enrique R. Casares

    2015-01-01

    Full Text Available En este artículo se argumenta que, dada la fuerte concentración del ingreso en México y la estrechez de la base tributaria del ingreso, resulta muy difícil realizar una reforma tributaria que sea recaudatoria y redistributiva. Para ello se construyó un modelo de equilibrio general aplicado que incluye, entre otras cosas, una desagregación de los hogares en 10 niveles de ingreso, la estructura tributaria y de transferencias del país y las esferas productivas y de consumo. Los escenarios confirman que, lograr una recaudación adicional significativa, y mejorar al mismo tiempo la desigualdad del ingreso (medida por el coeficiente de Gini, implica aumentos de tasas o bases difíciles de lograr en las condiciones actuales.

  14. ANALISIS EXPERIENTIAL MARKETING TERHADAP EXPERIENTIAL VALUE DI INDUSTRI SMARTPHONE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rydho Styawan

    2016-01-01

    Full Text Available Persaingan yang ketat di industri smartphone membuat perusahaan mulai menanamkan konsep experiential marketing dan experiential value dalam memposisikan produk untuk mengalahkan pesaing. Saat ini para produsen smartphone berlomba-lomba untuk menawarkan produk dan jasa bagi konsumen berdasarkan pada perkembangan kebutuhan dan keinginan konsumen. Produsen dituntut untuk tidak sekedar menjual produk atau jasa saja, tetapi juga berpikir bagaimana menciptakan produk maupun jasa yang dapat memberikan pengalaman berkesan bagi konsumennya. Penelitian dengan judul “Analisis Experiential Marketing terhadap Experiential Value di Industri Smartphone” ini merupakan replikasi penelitian yang dilakukan oleh Maghnati et al (2012, dengan judul “Exploring the Relationship between Experiential Marketing and Experiential Value in the Smartphone Industry“. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh indikator experiential marketing yaitu sense experience, feel experience, act experience, relate experience, think experience terhadap experiential value. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 500 mahasiswa yang diperoleh melalui metode Judgement Sampling dan Quota Sampling yang diambil dari 5 perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil dari Analisis Regresi Linear Berganda dengan pengolahan data menggunakan perangkat lunak SPSS versi 16: sense experience, feel experience, act experience, relate experience, think experience berpengaruh positif signifikan terhadap experiential value. Variabel yang mempunyai pengaruh paling dominan dalam mempengaruhi experiential value adalah variable think experience. Dengan demikian hasil penelitian ini mendukung penelitian Maghnati. et al (2012 yang menemukan bahwa experiental marketing berpengaruh positif signifikan terhadap experiental value. Kata kunci: Sense Experience, Feel Experience, Act Experience, Relate Experience, Think Experience, Experiential Value

  15. Analisis keragaman tanaman durian sukun (Durio zibethinus berdasarkan penanda RAPD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ISMI PUJI RUWAIDA

    2009-11-01

    Full Text Available Ruwaida IP, Yuniastuti E, Supriyadi. 2009. Analisis keragaman tanaman durian sukun (Durio zibethinus berdasarkan penanda RAPD. Bioteknologi 6: 96-105. Tujuan penelitian adalah mengkaji keragaman durian varietas sukun, sunan, kani, monthong, dan petruk serta keragaman durian sukun yang ditanam pada wilayah yang berbeda berdasarkan penanda RAPD. Bahan penelitian berupa daun tanaman durian varietas sukun, sunan, kani, monthong dan petruk dari Kebun Benih Ranukutri Karanganyar; serta durian varietas sukun dari Gempolan Karanganyar, Jepara dan Salatiga. Selanjutnya dilakakukan analisis DNA terhadap sampel daun yang diawali dengan isolasi DNA, uji kuantitas dan kualitas DNA, seleksi primer, dan amplifikasi dengan PCR. Visualisasi hasil PCR dilakukan dengan elektroforesis menggunakan EtBr yang menghasilkan pita DNA. Pita DNA selanjutnya dianalisis dengan program NTSYS untuk mendapatkan keragaman durian antar varietas dan antar durian sukun dari wilayah yang berbeda. Primer yang digunakan adalah 6 primer polimorfik, yaitu OPA-01, OPA-02, OPA-07, OPA-16, OPA-18 dan OPA-19. Pola pita DNA hasil amplifikasi menunjukkan adanya keragaman antar varietas durian sukun, sunan, kani, monthong dan petruk serta menunjukkan keragaman durian sukun yang ditanam di wilayah yang berbeda. Dendrogram pengelompokkan menunjukkan lima varietas durian cenderung memisah, yaitu sukun, sunan, monthong dan petruk merupakan satu kelompok yang memisah dengan durian Kani. Dendrogram pengelompokkan durian sukun yang ditanam pada wilayah berbeda menghasilkan dua kelompok, yaitu kelompok durian sukun dari Gempolan Karanganyar dan Salatiga serta kelompok lainnya dari Kebun Benih Ranukutri Karanganyar dan Jepara.

  16. Klasifikasi Kecamatan Berdasarkan Nilai Akhir SMA/MA di Kabupaten Aceh Selatan Menggunakan Analisis Diskriminan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitriana A.R.

    2015-11-01

    Full Text Available Analisis diskriminan merupakan bagian dari analisis peubah ganda. Analisis diskriminan digunakan untuk memodelkan variabel tak bebas yang bersifat kualitatif dengan variabel bebas yang bersifat kuantitatif. Pada penelitian ini, analisis diskriminan lebih dari dua kelompok diterapkan pada data nilai akhir SMA/MA di Kabupaten Aceh Selatan yang bertujuan untuk mendapatkan model untuk pengklasifikasian kecamatan. Pengklasifikasian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kualitas siswa SMA/MA yang berada di masing-masing kecamatan Kabupaten Aceh Selatan berdasarkan data nilai akhir. Variabel tak bebas yang digunakan berupa klasifikasi kecamatan berdasarkan rata-rata jumlah nilai akhir SMA/MA yang berada di masing-masing kecamatan yang dibentuk dengan K-Means Cluster. Sedangkan variabel bebas yang digunakan adalah data rata-rata nilai akhir SMA/MA untuk setiap mata pelajaran yang diujiankan pada masing-masing jurusan setiap kecamatan. Model yang didapatkan adalah dua model diskriminan untuk jurusan IPA dan IPS.

  17. ANALISIS KELEMBAGAAN PEMASARAN KENTANG VARIETAS GRANOLA TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN TOMBOLOPAO KABUPATEN GOWA

    OpenAIRE

    ANDI LELANOVITA.S

    2017-01-01

    ANALISIS KELEMBAGAAN PEMASARAN KENTANG VARIETAS GRANOLA TERHADAP PENDAPATAN PETANI DI KECAMATAN TOMBOLOPAO KABUPATEN GOWA TESIS Oleh : ANDI LELANOVITA.S Nomor Induk Mahasiswa : 201311812 PROGRAM PASCASARJANA MAGISTER MANAJEMEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MAKASSAR MAKASSAR 2015

  18. Analisis Hubungan Kinerja Keuangan Terhadap Kemampulabaan PT. Perkebunan Nusantara IV (Persero).

    OpenAIRE

    Nasution, M Azmi

    2011-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Kinerja keuangan yang diukur dengan quick ratio, debt to equity ratio, debt to asset ratio,long term debt to equity ratio, total asset turnover, inventory turnover dan fixed asset turnover terhadap kemampulabaan yang diukur dengan return on investment (ROI) pada PT. Perkebungan Nusantara IV (Persero) selama periode 1999 sampai dengan 2006. Berdasarkan metode analisis yang digunakan penulis yaitu metode analisis Rank Spearman dan pengujian hip...

  19. Analisis Framing Pemberitaan Konflik Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Di Harian Media Indonesia Dan Koran Sindo

    OpenAIRE

    R. Surbakti, Leonarda Johanes

    2013-01-01

    Mundurnya Hary Tanoesoedibjo beserta sejumlah kader Partai NasDem mengundang banyak perhatian media. Untuk menganalisis hal tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian analisis framing yang dikembangkan dengan menggunakan model analisis Pan dan Kosicki dengan tujuan untuk melihat bagaimana bingkai pemberitaan Harian Media Indonesia dan Koran SINDO terkait kemunduran Hary Tanoesoedibjo beserta sejumlah kader Partai NasDem.Temuan peneliti dari hasil penelitian ini, Harian Media Indonesia d...

  20. ANALISIS POLA WACANA PEDAGOGIS GURU BIOLOGI DI SMA NEGERI 7 CIREBON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edy Chandra

    2013-04-01

    Full Text Available Permasalahan yang berkembang di kalangan pengajar muda yang belum memiliki pengalaman dalam dunia pengajaran adalah membutuhkan profil seorang guru ideal  yang disenangi oleh siswa.Analisis wacana pedagogis guru tidak hanya dapat mengungkap kualitas pengajaran seorang guru di kelas, tetapi merupakan salah satu pendekatan yang dapat digunakan untuk mengungkap proses belajar mengajar secara totalitas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil seorang guru Biologi yang terbaik di salah satu SMA Negeri di Cirebon berdasarkan kemampuannya dalam menyampaikan materi dan memberikan pemahaman kepada siswa. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah dengan mengamati tingkat relevansi penguasaan materi guru biologi pada indikator RPP, tingkat analisis wacana pedagogis guru menggunakan model representasi, tingkat analisis wacana pedagogis guru berdasarkan penyajian motif dan tingkat analisis wacana pedagogis guru berdasarkan level penyajian konsep.Metode penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode Kualitatif Deskriptif. Prosedur pengumpulan data dilakukan oleh peneliti sendiri dengan melakukan observasi, wawancara, penyebaran angket dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah seorang guru biologi yang dianggap guru biologi terbaik di SMA Negeri 7 Cirebon.Data utama yang diperoleh berupa rekaman audio visual, diubah kedalam bentuk teks atau transkripsi untuk dapat dianalisis lebih lanjut.Hasil penelitian ini menunjukan tingkat relevansi penguasaan materi guru terhadap RPP yang dibuatnya dikatakan baik karena sebagian besar sudah teraktualisasi. Hal ini dapat dilihat dari hasil persentase tingkat relevansi indikator 90% materi terakomodasi, dan 10% tidak terakomodasi. Sementara itu, hasil analisis wacana pedagogis guru pada representasi teks mencapai struktur 5 level. Artinya semakin banyak konsep yang disampaikan guru dan semakin tinggi kompleksitas penguasaan materi guru. Analisis wacana pedagogis berdasarkan penyajian motif menunjukan

  1. Analisis Dinamik Skema Euler Untuk Model Predator-Prey Dengan Efek Allee Kuadratik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivi Aida Fitria

    2017-03-01

    Full Text Available Pada penelitian ini dilakukan pendekatan numerik menggunakan skema Euler pada model predator-prey dengan efek alelopati. Perilaku dinamik dari model diskrit yang diperoleh kemudian dianalisis, yaitu eksistensi dan kestabilan titik kesetimbangan model tersebut. Analisis kestabilan titik kesetimbangan menunjukkan bahwa titik kepunahan predator dan predator-prey bersifat tidak stabil tetapi titik kepunahan prey dan titik keberhasilan hidup predator-prey bersifat stabil dengan syarat tertentu. Dari simulasi numerik menunjukkan bahwa hasil yang diperoleh sesuai dengan hasil analisis.

  2. Analisis Makna Lagu Bugis “Sajang Rennu” Ciptaan Yusuf Alamudi Melalui Pendekatan Hermeneutika

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herianah Herianah

    2010-12-01

    Full Text Available Tulisan ini bertujuan membahas makna lagu Bugis Sajang Rennu ciptaan Yusuf Alamudi melalui pendekatan hermeneutika. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik inventarisasi, baca-simak, dan pencatatan dalam pengumpulan datanya. Teknik analisis data melalui tahap identifikasi, klasifikasi, analisis, dan deskripsi. Analisis makna lagu dengan pendekatan hermeneutika ini dilakukan melalui tiga tahap, yaitu analisis kata dalam larik lagu, analisis larik dalam bait, dan analisis bait dalam lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna lagu Sajang Rennu ciptaan Yusuf Alamudi adalah adanya rasa sirik ‘malu’ dari seorang lelaki karena kekasih pujaan hatinya menikah dengan orang lain tanpa kabar berita. Konsekuensi dari rasa sirik ‘malu’ ini membuatnya berpikir untuk mengakhiri hidupnya. Abstract: This writing is intended to discuss the meaning of Buginese song Sajang Rennu by Yusuf Alamudi using hermeneutic approach. This research applies descriptive qualitative method by collecting data using inventory technique, reading-observing, and noting. The technique of data analysis is identification, classification, analysis, and description. The result of the research shows that the meaning of Sajang Rennu by Yusuf Alamudi is sirik or feeling embarassed of a man since his girl friend gets married to another man without any notification before. The consequence of sirik makes him think of suicide. It is figured by the statement that one day people will find a new grave, and he is in. Key Words: meaning; Buginese song; hermeneutic research

  3. Determination of rolling tyre modal parameters using Finite Element techniques and Operational Modal Analysis

    Science.gov (United States)

    Palanivelu, Sakthivel; Narasimha Rao, K. V.; Ramarathnam, Krishna Kumar

    2015-12-01

    In order to address various noise generation mechanisms and noise propagation phenomena of a tyre, it is necessary to study the tyre dynamic behaviour in terms of modal parameters. This paper enumerates a novel method of finding the modal parameters of a rolling tyre using an Explicit Finite Element Analysis and Operational Modal Analysis (OMA). ABAQUS Explicit, a commercial Finite Element (FE) software code has been used to simulate the experiment, a tyre rolling over a semi-circular straight and inclined cleat. The acceleration responses obtained from these simulations are used as input to the OMA. LMS test lab has been used for carrying out the Operational Modal Analysis. The modal results are compared with the published results of Kindt [22] and validated. Also, the modal results obtained from OMA are compared with FE modal results of stationary unloaded tyre, stationary loaded tyre and Steady State Transport rolling tyre.

  4. Conceptual structure within and between modalities

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Katia eDilkina

    2013-01-01

    Full Text Available Current views of semantic memory share the assumption that conceptual representations are based on multi-modal experience, which activates distinct modality-specific brain regions. This proposition is widely accepted, yet little is known about how each modality contributes to conceptual knowledge and how the structure of this contribution varies across these multiple information sources. We used verbal feature lists, features from drawings and verbal co-occurrence statistics from latent semantic analysis to examine the informational structure in four domains of knowledge: perceptual, functional, encyclopedic and verbal. The goals of the analysis were three-fold: (1 to assess the structure within individual modalities; (2 to compare structures between modalities; and (3 to assess the degree to which concepts organize categorically or randomly.Our results indicated significant and unique structure in all four modalities: perceptually, concepts organize based on prominent features such as shape, size, color and parts; functionally, they group based on use and interaction; encyclopedically, they arrange based on commonality in location or behavior; and verbally, they group associatively or relationally. Visual/perceptual knowledge gives rise to the strongest hierarchical organization and is closest to classic taxonomic structure. Information is organized somewhat similarly in the perceptual and encyclopedic domains, which differs significantly from the structure in the functional and verbal domains. Notably, the verbal modality has the most unique organization, which is not at all categorical but also not random. The idiosyncrasy and complexity of conceptual structure across modalities begs the question of how all of these modality-specific experiences are fused together into coherent, multi-faceted yet unified concepts. Accordingly, both methodological and theoretical implications of the present findings are discussed.

  5. Extending Modal Transition Systems with Structured Labels

    DEFF Research Database (Denmark)

    Bauer, Sebastian S.; Juhl, Line; Larsen, Kim Guldstrand

    2012-01-01

    We introduce a novel formalism of label-structured modal transition systems that combines the classical may/must modalities on transitions with structured labels that represent quantitative aspects of the model. On the one hand, the specification formalism is general enough to include models like...... weighted modal transition systems and allows the system developers to employ more complex label refinement than in the previously studied theories. On the other hand, the formalism maintains the desirable properties required by any specification theory supporting compositional reasoning. In particular, we...

  6. Analisis Keagenan pada Bank yang Memiliki Anak Perusahaan Leasing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novia Nour Halisa

    2017-05-01

    antara biaya agensi terhadap tingkat risiko kredit dan profitabilitas. Pengumpulan data sekunder penelitian diperoleh dari laporan keuangan bank dan leasing dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling sehingga diperoleh sampel enam perbankan dan tiga perusahaan leasing. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif statistika dan analisis Structural Equation Modelling (SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya agensi pada bank yang memiliki anak perusahaan leasing lebih rendah jika dibandingkan dengan bank. Selanjutnya biaya agensi memiliki pengaruh signifikan terhadap risiko kredit, biaya agensi memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap profitabilitas, sedangkan risiko kredit memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas.Kata kunci: keagenan, biaya agensi, profitabilitas, risiko kredit, partial least square

  7. ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL WISATA AIR WADUK JATIGEDE KABUPATEN SUMEDANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Susanto

    2016-04-01

    pendahuluan agar manfaatnya jauh lebih besar dari biaya yang dikeluarkan. Oleh sebab itu untuk kepentingan ilmiah perlu dilakukan kajian akademisnya berupa Analisis kelayakan Finansial. Berdasarkan analisis kelayakan keuangan   ,dapat  disimpulkan bahwa wisata air di Waduk jatigede Kabupaten Sumedang  memberikan manfaat yang lebih dibandingkan dengan biaya yang dikeluarkan . ini dapat dilihat dari hasil analisis net present value yang positif, internal rate of return yang lebih besar dari tingkat bunga bank serta benefit cost yang lebih besar dari satu. Kata Kunci: Kelayakan Finansial; Wisata Air.

  8. ANALISIS RELEVANSI LULUSAN PERGURUAN TINGGI DENGAN DUNIA KERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Muhson

    2012-04-01

    Full Text Available Abstract: A Relevance Analysis of University Graduates with World of Work. Education should be oriented to the competencies required by the workforce as a percentage of unemployment among the educated increase continuously. This study aims to examine the relevance of YSU Economic Education graduates. The study only focuses on the type of work and subjects taught. The subject of this study is the alumni of Economic Education Study Program. Sampling technique used is snowball sampling. Data collection technique using questionnaires and documentation while the technique of data analysis using descriptive analysis. The result suggests that the majority of the graduates find their first job as private a teacher, a private employee and a tutor, while current job of the most graduates are private teacher, private employee, and civil servant (teacher. The data shows that more than 50 percent of the graduates work in the education area. This implies that the relevance level based on the type of work is categorized as sufficient. Majority of the graduates teaches social science, economic, and entrepreneurship, hence it can be concluded that the relevance level based on the subjects taught is highly relevant.   Keyword: relevance of graduates, type of work, unemployment, employment     Abstrak: Analisis Relevansi Lulusan Perguruan Tinggi dengan Dunia Kerja. Pendidikan harus berorientasi pada kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja karena persentase penganggur di kalangan terdidik terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat relevansi (kesesuaian lulusan Pendidikan Ekonomi UNY. Kajian hanya diarahkan pada jenis pekerjaan dan mata pelajaran yang diampu. Penelitian ini mengambil subjek alumni Prodi Pendidikan Ekonomi dari berbagai angkatan. Teknik sampling yang digunakan adalah snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini

  9. Modality-Invariant Image Classification Based on Modality Uniqueness and Dictionary Learning.

    Science.gov (United States)

    Kim, Seungryong; Cai, Rui; Park, Kihong; Kim, Sunok; Sohn, Kwanghoon

    2016-12-02

    We present a unified framework for image classification of image sets taken under varying modality conditions. Our method is motivated by a key observation that the image feature distribution is simultaneously influenced by the semantic-class and the modality category label, which limits the performance of conventional methods for that task. With this insight, we introduce modality uniqueness as a discriminative weight that divides each modality cluster from all other clusters. By leveraging the modality uniqueness, our framework is formulated as unsupervised modality clustering and classifier learning based on modality-invariant similarity kernel. Specifically, in the assignment step, each training image is first assigned to the most similar cluster according to its modality. In the update step, based on the current cluster hypothesis, the modality uniqueness and the sparse dictionary are updated. These two steps are formulated in an iterative manner. Based on the final clusters, a modalityinvariant marginalized kernel is then computed, where the similarities between the reconstructed features of each modality are aggregated across all clusters. Our framework enables the reliable inference of semantic-class category for an image, even across large photometric variations. Experimental results show that our method outperforms conventional methods on various benchmarks, such as landmark identification under severely varying weather conditions, domain-adapting image classification, and RGB and near-infrared (NIR) image classification.

  10. Sensor Placement for Modal Parameter Subset Estimation

    DEFF Research Database (Denmark)

    Ulriksen, Martin Dalgaard; Bernal, Dionisio; Damkilde, Lars

    2016-01-01

    ). It is shown that the widely used Effective Independence (EI) method, which uses the modal amplitudes as surrogates for the parameters of interest, provides sensor configurations yielding theoretical lower bound variances whose maxima are up to 30 % larger than those obtained by use of the max-min approach.......The present paper proposes an approach for deciding on sensor placements in the context of modal parameter estimation from vibration measurements. The approach is based on placing sensors, of which the amount is determined a priori, such that the minimum Fisher information that the frequency...... responses carry on the selected modal parameter subset is, in some sense, maximized. The approach is validated in the context of a simple 10-DOF mass-spring-damper system by computing the variance of a set of identified modal parameters in a Monte Carlo setting for a set of sensor configurations, whose...

  11. Modal testing of hydraulic pipeline systems

    Science.gov (United States)

    Mikota, Gudrun; Manhartsgruber, Bernhard; Kogler, Helmut; Hammerle, Franz

    2017-11-01

    Dynamic models of fluid power systems require accurate descriptions of hydraulic pipeline systems. For laminar flow in a rigid pipeline, modal approximations of transcendental transfer functions lead to a multi-degrees-of-freedom description. This suggests the application of experimental modal analysis to investigate fluid dynamics in hydraulic pipeline systems. The concept of modal testing is adapted accordingly and demonstrated for a straight pipeline, the same pipeline with a single side branch, and a pipeline system with three side branches. Frequency response functions are determined by injecting a defined flow rate excitation and measuring pressure responses along the pipelines. The underlying theory is confirmed by comparisons between calculated transcendental, measured, and estimated rational frequency response functions. Natural frequencies, damping ratios, and pressure mode shapes are identified. Although the experiments are made for low flow rates and stiff pipeline walls, they indicate the way to perform modal testing in practical applications of fluid power.

  12. Modal Specifications for Probabilistic Timed Systems

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tingting Han

    2013-06-01

    Full Text Available Modal automata are a classic formal model for component-based systems that comes equipped with a rich specification theory supporting abstraction, refinement and compositional reasoning. In recent years, quantitative variants of modal automata were introduced for specifying and reasoning about component-based designs for embedded and mobile systems. These respectively generalize modal specification theories for timed and probabilistic systems. In this paper, we define a modal specification language for combined probabilistic timed systems, called abstract probabilistic timed automata, which generalizes existing formalisms. We introduce appropriate syntactic and semantic refinement notions and discuss consistency of our specification language, also with respect to time-divergence. We identify a subclass of our models for which we define the fundamental operations for abstraction, conjunction and parallel composition, and show several compositionality results.

  13. Comparing location memory for 4 sensory modalities.

    Science.gov (United States)

    Schifferstein, Hendrik N J; Smeets, Monique A M; Postma, Albert

    2010-02-01

    Stimuli from all sensory modalities can be linked to places and thus might serve as navigation cues. We compared performance for 4 sensory modalities in a location memory task: Black-and-white drawings of free forms (vision), 1-s manipulated environmental sounds (audition), surface textures of natural and artificial materials (touch), and unfamiliar smells (olfaction) were presented in 10 cubes. In the learning stage, participants walked to a cube, opened it, and perceived its content. Subsequently, in a relocation task, they placed each stimulus back in its original location. Although the proportion of correct locations selected just failed to yield significant differences between the modalities, the proportion of stimuli placed in the vicinity of the correct location or on the correct side of the room was significantly higher for vision than for touch, olfaction, and audition. These outcomes suggest that approximate location memory is superior for vision compared with other sensory modalities.

  14. Representation learning for cross-modality classification

    NARCIS (Netherlands)

    G. van Tulder (Gijs); M. de Bruijne (Marleen)

    2017-01-01

    textabstractDifferences in scanning parameters or modalities can complicate image analysis based on supervised classification. This paper presents two representation learning approaches, based on autoencoders, that address this problem by learning representations that are similar across domains.

  15. Disentangling Linguistic Modality Effects in Semantic Processing.

    Science.gov (United States)

    Moita, Mara; Nunes, Maria Vânia

    2017-04-01

    Sensory systems are essential for perceiving and conceptualizing our semantic knowledge about the world and the way we interact with it. Despite studies reporting neural changes to compensate for the absence of a given sensory modality, studies focusing on the assessment of semantic processing reveal poor performances by deaf individuals when compared with hearing individuals. However, the majority of those studies were not performed in the linguistic modality considered the most adequate to their sensory capabilities (i.e., sign language). Therefore, this exploratory study was developed focusing on linguistic modality effects during semantic retrieval in deaf individuals in comparison with their hearing peers through a category fluency task. Results show a difference in performance between the two linguistic modalities by deaf individuals as well as in the type of linguistic clusters most chosen by participants, suggesting a complex clustering tendency by deaf individuals.

  16. The modality effect and echoic persistence.

    Science.gov (United States)

    Watkins, O C; Watkins, M J

    1980-09-01

    The modality effect refers to the higher level of recall of the last few items of a list when presentation is auditory as opposed to visual. It is usually attributed to echoic memory. The effect may be sharply reduced by an ostensibly irrelevant auditory item appended to the end of the list. Previous research suggests that this "suffix effect" arises only when the suffix item occurs within 2 sec of the last list item. This finding strengthens the widely held assumption that echoic information decays within 2 sec, and has led to the assumption that if echoic information is to be useful in serial recall it must first be encoded into a more durable modality-independent form. Both assumptions conflict with the research reported here. The first two experiments demonstrate substantial suffix effects with suffix delays of 2 and 4 sec, indicating that echoic information lasts at least 4 sec. This finding implies that echoic information may aid recall directly, an implication that was supported in Experiments 3 and 4. In Experiment 3 serial recall was interrupted with a brief distractor task. The modality effect was smaller when this task was auditory than when it was visual, suggesting that echoic information was still available immediately prior to recency recall. In Experiment 4 list presentation was broken by a 4-sec pause; the modalities of the list halves were combined factorially. Interest focused on the recency positions of the first half. A modality effect was found at these positions when the second half was visual but not when it was auditory. This is contrary to the hypothesis that echoic information is encoded before recall, but is consistent with the hypothesis that echoic information is encoded before recall, but is consistent with the alternative hypothesis that echoic information is used directly at recall. The final two experiments concern the modality effect found when a delay is interpolated between list presentation and recall. Experiment 5 showed that

  17. DICOM versus HL7 for modality interfacing

    OpenAIRE

    Oosterwijk, Herman

    1998-01-01

    Digital modalities such as CT, MRI, Ultrasound and Computerized Radiography systems, generating softcopy images to be used by a Picture Archiving and Communication System (PACS), need to identify the images properly in order to retrieve and manage them. In many cases, a technologist re-enters patient demographic and study related information at the modality, even although it is usually already present somewhere in the hospital Information System (IS). In order to achieve a higher level of eff...

  18. CAPM condicional com aprendizagem aplicado ao mercado brasileiro de ações.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    André Alves Portela Santos

    2013-02-01

    Full Text Available Modelos de precificação de ativos representam uma das áreas mais discutidas e pesquisadas em finanças. São amplamente utilizados de forma teórica e prática na área de investimentos para modelar e prever o risco e o retorno de títulos e de carteiras, bem como em finanças corporativas para estimar o custo de capital e ranquear projetos de investimento. Eles fornecem uma medida útil de risco que ajuda gerentes e investidores a determinar o retorno requerido ao colocarem seu dinheiro em risco. O objetivo deste trabalho é analisar o desempenho do modelo CAPM condicional com aprendizagem proposto por Adrian e Franzoni (2009 quando aplicado às séries de retornos das ações mais líquidas do mercado brasileiro no período de 1987 a 2010. Adrian e Franzoni (2009, em seu artigo, complementaram a literatura do CAPM condicional ao modelarem um novo tipo de variação temporal nos betas condicionais. Nesse ambiente, os investidores formam expectativas sobre o nível de longo prazo dos fatores de risco com base nos retornos realizados de variáveis exógenas. Como consequência direta dessa hipótese, os betas condicionais são modelados por meio do filtro de Kalman. Utilizando dados de 25 carteiras classificadas por tamanho e pelo índice valor contábil-valor de mercado, os autores concluíram que o CAPM condicional com aprendizagem é capaz de reduzir substancialmente os erros de apreçamento quando comparado ao CAPM em sua versão original. Dessa forma, contribuímos para a literatura de precificação de ativos, na medida em que avaliamos se esse modelo é capaz de reduzir os erros de apreçamento em relação à versão original do modelo CAPM, quando aplicado a dados de ativos individuais brasileiros. Os resultados deste artigo evidenciam uma redução nos erros de precificação do CAPM condicional com aprendizagem em relação ao CAPM em sua versão original. Dessa forma, tais resultados empíricos sugerem que a aprendizagem sobre os

  19. Analisis Kekuatan Struktur Pallet Menggunakan Metode Elemen Hingga

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tria Mariz Arief

    2015-07-01

    Full Text Available Pallet sebagai suatu alat bantu untuk mempermudah proses bongkar-muat logistik. Palletdigunakan hampir dalam berbagai lingkungan transportasi logistik. Pada bahasan berikutdikhususkan dalam lingkup transportasi di dalam pesawat udara khususnya pada pesawatangkut militer. Di lingkungan militer pallet digunakan untuk transport logistik baik secara normalmuat (loading dan bongkar (unloading maupun kondisi bongkar dengan diterjunkan daripesawat udara. Untuk pemenuhan penggunaan tersebut dilakukan perancangan ulang (reverseengineering struktur pallet yang dapat dimanufaktur secara lokal. Hipotesis awal menunjukkanbahwa berdasarkan kondisi pembebanan pada pallet dapat diperkirakan bahwa kondisitegangan dan regangan maksimum akan terjadi pada posisi sudut struktur pallet yang ditransferbebannya ke komponen plat besi penahan siku-siku dan baut. Material yang digunakan padastruktur pallet adalah Allumunium Alloy 7075-T6 dengan kekuatan tarik sebesar 503 MPa.Analisis dilakukan dengan menggunakan simulasi numerik dengan metoda elemen hingga(FEM. Proses simulasi numerik kekuatan struktur pallet difokuskan pada pembebanan statis(termasuk pengaruh factor G dalam interval beban statis 4 ton sampai 7 ton. Analisis dilakukanpada perubahan variabel tegangan dan regangan terhadap variasi beban yang diberikan untukmendapatkan tingkat keamanan struktur (margin safety. Pemodelan dilakukan denganidealisasi model ¼ bagian menggunakan elemen terstruktur dengan jenis elemen hexahedral(brick dengan jumlah 73803 elemen dan 360323 node. Hasil analisis menunjukkan teganganekuivalen maksimum struktur Pallet adalah 94 MPa yang terjadi di penguat sudut (anglebracket. Sedangkan pada struktur penguat lapis (sandwich structure berbahan thick blockyang mempunyai kekuatan sebesar 20 MPa adalah sebesar 0.84 MPa. Tingkat keamanansecara keseluruhan struktur dengan mempertimbangkan factor G hingga 2 adalah 5.3.Kata kunci: Analisis struktur, pallet, logistik, reverse engineering, FEM

  20. ANALISIS PERANCANGAN BUSINESS INTELLIGENCE BERBASIS SAAS CLOUD COMPUTING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Gede Adnyana

    2014-05-01

    Full Text Available Persaingan bisnis yang ketat, mendorong setiap perusahaan menyusun strategi bisnis agar dapat bertahan dari para pesaing. Penyusunan strategi bisnis mutlak memerlukan informasi yang tepat dan akurat, pengolahan hingga analisis data yang menghasilkan informasi yang tepat dan akurat menjadi proses yang sangat penting. Business Intelligence (BI menawarkan solusi bisnis untuk menganalisis data dan memungkinkan suatu perusahaan untuk mengambil keputusan untuk meningkatkan keuntungan dan kinerja bisnis. Namun, BI mahal untuk diimplementasikan, memerlukan biaya pemeliharaan yang tidak sedikit dan infrastruktur yang kuat. Hal ini mendorong perusahaan mengurangi biaya tetapi masih memiliki teknologi yang tepat untuk memungkinkan mereka untuk membuat keputusan, mengidentifikasi peluang dan proaktif mengidentifikasi risiko yang dapat mempengaruhi bisnis. Konsep Software as a Service (SaaS Cloud Computing dapat menjawab tantangan yang dihadapi BI. Sebelum merancang BI berbasis SaaS perlu diketahui parameter-parameter evaluasi hingga kelebihan dan kekurangannya.

  1. ANALISIS LEMBAR KERJA SISWA DALAM MENINGKATKAN KOMUNIKASI MATEMATIS TULIS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fimmatur Rizka Ardina

    2016-02-01

    Komunikasi merupakan suatu kemampuan yang penting untuk dimiliki setiap manusia. Komunikasi dalam artikel ini difokuskan pada komunikasi matematis tulis. Komunikasi matematis tulis ini akan berhubungan dengan lembar kerja siswa yang dipakai dalam proses pembelajaran. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mendeskripsikan proses analisis LKS sebagai alat untuk meningkatkan komunikasi matematis tulis siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. LKS akan dianalisis menggunakan standar indikator kemampuan komunikasi NCTM (2000 yang dimodifikasi sehingga terdapat empat indikator yaitu (1 siswa dapat menuliskan ide yang dimiliki dengan jelas dan tepat (2 siswa dapat menuliskan alasan untuk jawaban yang diberikan (3 siswa dapat memberikan tanggapan untuk ide atau jawaban siswa lain (4 siswa dapat menuliskan kembali ide orang lain menggunakan bahasanya sendiri. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa LKS oleh Tim MGMP Kota Malang tidak dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan kemmapuan komunikasi matematis tulis siswa.

  2. Eigenvectors phase correction in inverse modal problem

    Science.gov (United States)

    Qiao, Guandong; Rahmatalla, Salam

    2017-12-01

    The solution of the inverse modal problem for the spatial parameters of mechanical and structural systems is heavily dependent on the quality of the modal parameters obtained from the experiments. While experimental and environmental noises will always exist during modal testing, the resulting modal parameters are expected to be corrupted with different levels of noise. A novel methodology is presented in this work to mitigate the errors in the eigenvectors when solving the inverse modal problem for the spatial parameters. The phases of the eigenvector component were utilized as design variables within an optimization problem that minimizes the difference between the calculated and experimental transfer functions. The equation of motion in terms of the modal and spatial parameters was used as a constraint in the optimization problem. Constraints that reserve the positive and semi-positive definiteness and the inter-connectivity of the spatial matrices were implemented using semi-definite programming. Numerical examples utilizing noisy eigenvectors with augmented Gaussian white noise of 1%, 5%, and 10% were used to demonstrate the efficacy of the proposed method. The results showed that the proposed method is superior when compared with a known method in the literature.

  3. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INDEPENDENSI PENAMPILAN AKUNTAN PUBLIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardiani Ika S.

    2012-03-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris faktor-faktor yang mempengaruhi independensi penampilan akuntan publik baik secara parsial dan simultan. Faktor-faktor tersebut adalah financial interests, hubungan bisnis dengan klien, pelayanan asuransi dan audit, hubungan antara klien atau yg diaudit dengan auditor, kompetisi antara Kantor Akuntan Publik (KAP, ukuran KAP dan audit fee. Populasi dalam penelitian ini adalah para auditor di akuntan publik di Semarang tahun 2009. Metode penyeleksian sampel yang digunakan adalah convenience sampling dan jumlah respondennya 35. Alat analisis yang digunakan adalah multiple regression analysis. Dimulai dengan analisis kuantitatif untuk mengetes validitas dan reabilitas. Kemudian dilanjutkan uji asumsi klasik termasuk normality, multicollinearity, and heteroscedastisity. Hasil menunjukkan bahwa 6 variabel yang sudah dikaji secara simultan dan partial tersebut mempunyai efek yang signifikan terhadap independensi penampilan akuntan publik dengan R square 0.749. The objective of this study is to test empirically the factors that influence the independence of public accountant appearance both partially and simultaneously. The factors cover financial interests, business relationships with clients, assurance services and audit services, the length of relationship between client or auditee and auditor, the competition between Public Accountan Offices (KAPs, the size of KAP, and audit fee. The population in this study was the auditors who worked in the public accountant’s office in Semarang in 2009. The sample selection method is a convenience sampling and the  number of  respondents are 35. The Analysis tools used is multiple regression analysis. It starts by applying quantitative analysis to test the validity and reliability. Then, it is continued by testing the classical assumptions which include normality, multicollinearity, and heteroscedastisity. The result shows that the six

  4. ANALISIS KENDALA POTENSIAL PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT HOTEL PLAZA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendrajaya -

    2010-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor-faktor yang terbentuk dari kendala penerapan Total Quality Management (TQM, sebagai upaya untuk menganalisis masalah-masalah potensial dari penerapan TQM di Hotel Plaza, Semarang. Sampel dari penelitian ini sejumlah 65 karyawan Hotel Plaza, Semarang yang terdiri dari manajer dan staf. Teknik analisis menggunakan Faktor Analisis. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa kendala potensial dari implementasi TQM dapat disimpulkan menjadi lima faktor, yaitu faktor inkonsistensi, visi-misi, transformasi budaya, manajerial dan manajemen kualitas. Penelitian ini memberikan rekomendasi bahwa peningkatan fungsi-fungsi korporat melalui optimalisasi kualitas sebagai strategi bisnis dan orientasi pada kepuasan konsumen dengan melibatkan seluruh anggota organisasi, akan menjadi dasar untuk memaksimalkan daya saing perusahaan dalam hal produk, layanan, SDM, lingkungan dan seluruh proses yang dapat mendukung upaya perbaikan produktivitas. This study aims to determine the constraint factors and to analyze the potential problems of TQM implementation of Plaza Semarang Hotel. The sample of 65 employees of TQM implementation of Plaza Semarang Hotel, consist of managers and staffs. Factor analysis is used to achieve the results of the potential constraint implementation of Total Quality Management which can be summarized into five factors, they are: the factor of inconsistencies, the factor of vision and mission, cultural transformation factors, managerial factors and the factors of quality management. In order to increase the corporate functions through the optimization of quality as a business strategy and to achieve customer satisfaction, this study suggests that all members of the organization should be involved by the company as on-going basis to maximize the competitiveness of the organization on products, services, human resources, environment and all processes that support productivity improvement.

  5. ENCAPAI SUMBER DAYA MANUSIA UNGGUL (ANALISIS KINERJA DAN KUALITAS PELAYANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ketut Sudarma

    2012-03-01

    Full Text Available Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan individu, kepuasan kerja, komitmen organisasi terhadap kinerja dan kinerja terhadap kualitas pelayanan. Sampel penelitian berjumlah 76 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Variabel penelitian terdiri dari kemampuan individu, kepuasan kerja, komitmen organisasi, dan kinerja serta kualitas pelayanan  Analisis data menggunakan regresi dua tahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan individu, kepuasan kerja dan komitmen organisasi mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap kinerja dan kinerja berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas pelayanan. Ini berarti semakin meningkat kinerja, maka semakin meningkat juga kualitas pelayanan. Dari hasil analisis deskriptif persentase tampak secara rata-rata  semua variabel penelitian  menunjukkan kategori baik, namun pada aspek-aspek tertentu pada masing-masing variabel masih terdapat kekurangan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pimpinan dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan. Upaya perbaikan dimulai dari peningkatan kemampuan melalui pendidikan dan latihan, monitoring pelaksanaan kerja secara rutin, menumbuhkan komitmen kerja dan perbaikan standar operasi prosedur.The aim of the study is toanalyze the influence of individual abilities, job satisfaction, organizational commitment to performanceand performance againstservice quality. This samplingmethod is using 76 samples by the proportionalrandom sampling techniques. Variables consisted of individual ability, job satisfaction, organizational commitment, and performance andservice qualitydata analysisusingtwo-stageregression. The results showedthat theability of individuals, job satisfaction and organizational commitment had asignificant positive effecton performance and the performance ofa significant positive effecton quality of service. It means the higher performance, the higher service

  6. Il difficile cammino dell’analisi musicale in Italia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Claudio Annibaldi

    2014-10-01

    Full Text Available Si immaginino gli atti d’un convegno sull’analisi musicale che abbia avuto luogo in un paese come la Francia, la Germania, l’ Inghilterra o gli Stati Uniti. Potrebbe mai accadere che essi vengano pubblicati sostituendo il discorso ufficiale d’apertura dei lavori con un testo tutto nuovo epperò simulante d’esser quello effettivamente pronunciato dall’autore? E potrebbe mai accadere - essendo costui un noto critico musicale e il direttore della collana editoriale comprendente gli atti in questione - che questo nuovo testo sia da lui dedicato a uno sfoggio della propria competenza analitica capace solo di esibire una visione dilettantesca della tecnica musicale tout court? Penso proprio di no. Eppure questo è accaduto in Italia non molti anni fa, quando le Edizioni Unicopli pubblicarono, nella collana dei "Quaderni di Musica/Realtà", gli atti di un convegno sull’analisi musicale tenuto nel 1989 a Reggio Emilia: il primo del genere negli annali della musicologia italiana. L’episodio rende bene l’idea dei pericoli incombenti sul cammino di quegli studiosi che, a far data dal convegno suddetto, si sono adoperati a che la pratica analitica acquisisse anche da noi la dignità scientifica di cui gode, appunto, in paesi come la Francia, la Germania, l’Inghilterra o gli Stati Uniti. Quei pericoli si chiamano ‘dilettantismo tecnico’, ‘arroganza intellettuale’, ‘ vezzo d’ imporre l’uno e l’altra grazie a un qualche tipo di potere personale’, ‘necessità di subire tale imposizione in cambio di qualche vantaggio pratico’.

  7. Modal analysis using a Fourier analyzer, curve-fitting, and modal tuning

    Science.gov (United States)

    Craig, R. R., Jr.; Chung, Y. T.

    1981-01-01

    The proposed modal test program differs from single-input methods in that preliminary data may be acquired using multiple inputs, and modal tuning procedures may be employed to define closely spaced frquency modes more accurately or to make use of frequency response functions (FRF's) which are based on several input locations. In some respects the proposed modal test proram resembles earlier sine-sweep and sine-dwell testing in that broadband FRF's are acquired using several input locations, and tuning is employed to refine the modal parameter estimates. The major tasks performed in the proposed modal test program are outlined. Data acquisition and FFT processing, curve fitting, and modal tuning phases are described and examples are given to illustrate and evaluate them.

  8. Mixed-Modality Stimulation to Evoke Two Modalities Simultaneously in One Channel for Electrocutaneous Sensory Feedback.

    Science.gov (United States)

    Choi, Kyunghwan; Kim, Pyungkang; Kim, Kyung-Soo; Kim, Soohyun

    2017-12-01

    One of the long-standing challenges in upper limb prosthetics is restoring the sensory feedback that is missing due to amputation. Two approaches have previously been presented to provide various types of sensory information to users, namely, multi-modality sensory feedback and using an array of single-modality stimulators. However, the feedback systems used in these approaches were too bulky to be embedded in prosthesis sockets. In this paper, we propose an electrocutaneous sensory feedback method that is capable of conveying two modalities simultaneously with only one electrode. The stimulation method, which we call mixed-modality stimulation, utilizes the phenomenon in which the superposition of two electric pulse trains of different frequencies is able to evoke two different modalities (i.e., pressure and tapping) at the same time. We conducted psychophysical experiments in which healthy subjects were required to recognize the intensity of pressure or the frequency of tapping from mixed-modality or two-channel stimulations. The results demonstrated that the subjects were able to discriminate the features of the two modalities in one electrode during mixed-modality stimulation and that the accuracies of successful recognitions (mean ± standard deviation) for the two feedback variables were 84.3 ± 7% for mixed-modality stimulation and 89.5 ± 6% for two-channel dual-modality stimulation, showing no statistically significant difference. Therefore, mixed-modality stimulation is an attractive method for modulating two modalities independently with only one electrode, and it could be used for implementing a compact sensory feedback system that is able to provide two different types of sensory information from prosthetics.

  9. Metaphysical Modality, Modality of Predicate and the Theory of "Decisive Necessity”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    L. Nabavi

    2010-01-01

    Full Text Available Aristotle in the Organon (1949: 9,30 a ,15-19 explicitly states that in a categorical syllogism when the minor premise is absolute (without modality operator and the major is necessary, the conclusion will be necessary too. This Aristotle's view has been the source of many conflicts and disputes in the history of logic. The famous logicians and historians of logic in the twentieth century as "Nicholas Rescher" and "Becker" believe that Aristotle's view is justifiable and defensible (at least compared to the first figure only if, the modality of major premise is considered as the property of predicate (modality de re. Today, we know very well that the modality of predicate is closely linked to Metaphysical and philosophical Modality. “Shihab al-Din al- Suhrawardi” in the theory of "Decisive (Battateh Necessity” by accepting this base, explicitly states that, in the beginning, the modality must be mentioned as a part of the predicate and then the modality of relation or copula is summarized and reduced to necessity. The modern formalization of the most important part of this theory is as follows: ("x (àAx É à Bx º ("x □ (àAx É à BxThis paper discusses the historical overview of the metaphysical modality firstly and then shows that the theory of "Decisive Necessity” is true and justified in a model of modal logic with equivalent accessibility relation and homogeneous possible world view (fixed domain.

  10. Modal Parameters from a Wind Turbine Wing by Operational Modal Analysis

    DEFF Research Database (Denmark)

    Herlufsen, H.; Møller, N.; Brincker, Rune

    2002-01-01

    Operational Modal Analysis also known as Ambient Modal Analysis has an increasing interest in mechanical engineering. Especially on big structures where the excitation and not less important the determination of the forces is most often a problem. In a structure like a wind turbine wing where...... the modes occur both close in frequency and bidirectional the Ambient excitation has big advantages. In this paper modal parameters are identified from the wing by operational modal analysis. For the parameter identification both parametric and non-parametric techniques are used. Advantages...

  11. Bambu laminado colado (Dendrocalamus giganteus) aplicado à treliça plana tipo Howe e à viga retangular

    OpenAIRE

    Lima, Douglas Mateus de

    2013-01-01

    O bambu constitui um material que tem atraído a atenção do meio científico há décadas e muitas aplicações do uso desta gramínea ao longo dos últimos séculos têm sido relatadas na literatura. Entre tais aplicações, destacam-se a fabricação de laminados colados de bambu que, dentro do contexto deste estudo, podem ser aplicados na construção civil. Deste modo, esse trabalho teve como objetivo o estudo de laminados colados de bambu da espécie Dendrocalamus giganteus aplicados na fa...

  12. Modelo experimental de prescipción del ejercicio aplicado al ámbito del Fitness Recreativo

    OpenAIRE

    Garnacho Castaño, Manuel Vicente

    2014-01-01

    El objeto de este estudio fue analizar los efectos que produce un modelo experimental de prescripción del ejercicio combinado de la RPE y diversos componentes esenciales del proceso de entrenamiento deportivo. este modelo experimental fue aplicado a dos programas diferentes de entrenamiento en circuito: tradicional con resistencia vs. inestabilidad con Bosu y TRX. Todos los participantes del programa de entrenamiento eran varones, estudiantes de Ciencias de la Actividad Física y del Deporte, ...

  13. L’analisi come strumento pratico: un argomento da prendere in considerazione

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    William Drabkin

    2014-10-01

    Full Text Available Il campo dell’analisi musicale generalmente dà l’impressione che molti studi siano fatti in astratto, per dimostrare competenza nella tecnica analitica oppure per fare un omaggio ai grandi maestri. Gli studiosi, avendo passato molti anni nell’apprendimento dei repertori, delle teorie musicali e delle metodologie analitiche, naturalmente pensano che l’aspettativa nei loro confronti sia quella di saper fare un’analisi. Nello stesso tempo la ragione principale che li spinge a studiare la musica è che essi adorano la grande letteratura musicale e si sono formati nell’ammirazione per studiosi che in passato tentarono di scoprire i segreti di quei lavori. Il risultato di ciò, naturalmente, è che l’analisi musicale generalmente è "confezionata" nella forma di lavoro erudito; in altre parole i prodotti di un’analisi sono principalmente libri, capitoli di libri e articoli su riviste destinate ad una lettura professionale. L’analisi musicale, inoltre, compare in trattati designati principalmente per preparare futuri professionisti a scrivere più volte sullo stesso argomento, come prova della loro competenza specialistica e della loro dedizione all’arte. Pochi anni fa usai per la prima volta (per me! il metodo analitico schenkeriano con uno scopo più pratico e sono questi risultati che vorrei condividere con voi. Avevo ascoltato alcune registrazioni dei concerti per pianoforte di Mozart e, sebbene lo standard delle esecuzioni fosse molto alto, ero molto deluso dalle cadenze usate nei primi movimenti.

  14. Multilayer modal actuator-based piezoelectric transformers.

    Science.gov (United States)

    Huang, Yao-Tien; Wu, Wen-Jong; Wang, Yen-Chieh; Lee, Chih-Kung

    2007-02-01

    An innovative, multilayer piezoelectric transformer equipped with a full modal filtering input electrode is reported herein. This modal-shaped electrode, based on the orthogonal property of structural vibration modes, is characterized by full modal filtering to ensure that only the desired vibration mode is excited during operation. The newly developed piezoelectric transformer is comprised of three layers: a multilayered input layer, an insulation layer, and a single output layer. The electrode shape of the input layer is derived from its structural vibration modal shape, which takes advantage of the orthogonal property of the vibration modes to achieve a full modal filtering effect. The insulation layer possesses two functions: first, to couple the mechanical vibration energy between the input and output, and second, to provide electrical insulation between the two layers. To meet the two functions, a low temperature, co-fired ceramic (LTCC) was used to provide the high mechanical rigidity and high electrical insulation. It can be shown that this newly developed piezoelectric transformer has the advantage of possessing a more efficient energy transfer and a wider optimal working frequency range when compared to traditional piezoelectric transformers. A multilayer piezoelectric, transformer-based inverter applicable for use in LCD monitors or portable displays is presented as well.

  15. Automated Modal Parameter Estimation for Operational Modal Analysis of Large Systems

    DEFF Research Database (Denmark)

    Andersen, Palle; Brincker, Rune; Goursat, Maurice

    2007-01-01

    In this paper the problems of doing automatic modal parameter extraction and how to account for large number of data to process are considered. Two different approaches for obtaining the modal parameters automatically using OMA are presented: The Frequency Domain Decomposition (FDD) technique...

  16. ANALISIS INVENTORI REAKTOR DAYA EKSPERIMENTAL JENIS REAKTOR GAS TEMPERATUR TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Kuntjoro

    2016-06-01

    Full Text Available ABSTRAK ANALISIS INVENTORI REAKTOR DAYA EKSPERIMENTAL JENIS REAKTOR GAS TEMPERATUR TINGGI. Berkaitan dengan rencana Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN untuk mengoperasikan reaktor eksperimental jenis Reaktor Gas Temperatur Tinggi (RGTT, maka diperlukan analisis keselamatan terhadap reaktor terutama yang berkaitan dengan issue lingkungan. Analisis sebaran radionuklida dari reaktor ke lingkungan pada kondisi operasi normal atau abnormal diawali dengan estimasi sumber radionuklida di teras reaktor (inventori teras berdasarkan pada tipe, daya, dan operasi reaktor. Tujuan penelitian adalah melakukan analisis inventori teras untuk disain Reaktor Daya Eksperimental (RDE jenis reaktor gas temperature tinggi berdaya 10 MWt, 20 MWt dan 30 MWt. Analisis dilakukan menggunakan program ORIGEN2 berbasis pustaka penampang lintang pada temperatur tinggi. Perhitungan diawali dengan membuat modifikasi beberapa parameter pustaka tampang lintang berdasarkan temperatur rata-rata teras sebesar 5700 °C dan dilanjutkan dengan melakukan perhitungan inventori reaktor untuk reaktor RDE berdaya 10 MWt. Parameter utama reaktor RDE 10 MWt yang digunakan dalam perhitungan sama dengan parameter utama reaktor HTR-10. Setelah inventori reaktor RDE 10 MWt diperoleh, dilakukan perbandingan dengan hasil dari peneliti terdahulu. Berdasarkan kesesuaian hasil yang didapat dilakukan desain untuk reaktor RDE 20MWEt dan 30 MWt untuk memperoleh parameter utama reaktor tersebut berupa jumlah bahan bakar pebble bed di teras reaktor, tinggi dan diameter teras. Berdasarkan pareameter utama teras dilakukan perhitungan inventori teras RDE 20 MWt dan 30 MWt dengan metode yang sama dengan metode perhitungan pada RDE 10 MWt. Hasil yang diperoleh adalah inventori terbesar untuk reaktor RDE 10 MWt, 20 MWt dan 30 MWt secara berurutan untuk kelompok Kr adalah sekitar 1,00E+15 Bq, 1,20E+16 Bq, 1,70E+16 Bq untuk kelompok I sebesar 6,50E+16 Bq, 1,20E+17 Bq, 1,60E+17 Bq dan untuk

  17. Affirmation Modality in Bulgarian, Macedonian and Serbian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marcin Grygiel

    2015-06-01

    Full Text Available Affirmation Modality in Bulgarian, Macedonian and Serbian In the case of affirmation modality the speakers transform their utterances by stressing or attributing a positive value as an additional component added to the semantic structure of a proposition. This type of affirmative polarization is triggered in opposition to negation or hypothetically negative contexts. The goal of the present paper is twofold: on the one hand to compare and contrast affirmative periphrastic constructions in Bulgarian, Macedonian and Serbian and, on the other hand, to ascertain what these constructions reveal regarding the organization of grammatical categories in general and the status of affirmation modality as a coherent and homogenous category with a linguistic validity.

  18. [Combined-modality therapy for lung cancer].

    Science.gov (United States)

    Miura, Satoru; Yamamoto, Nobuyuki

    2010-06-01

    Lung cancer is treated with surgery, radiotherapy and chemotherapy according to histology and clinical stage. Advanced stage lung cancer patients cannot be cured, but early and locally-advanced stage patients can be cured by intensive combined-modality therapy. Combined-modality therapy with surgery plus adjuvant chemotherapy is standard for resectable IB-IIIA non-small cell lung cancer (NSCLC) and stage I small cell lung cancer (SCLC) patients. Chemoradiotherapy is standard for unresectable locally-advanced NSCLC and limited-stage SCLC patients. Recently, several new drugs, molecular targeted drugs, have become available for clinical use and trials. We reviewed standard and new strategy of combined-modality therapy for early and locally-advanced lung cancer patients.

  19. Analysis of presented fissures in the axes of traction of the elevators of passengers of load; Analisis de fisuras presentadas en los ejes de traccion de los elevadores de pasajeros o carga

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Nieto Miranda, J. Jesus; Paredes Rueda, Miguel Angel; Bernardo Sanchez, Pedro Nicolas [Instituto Tecnologico de Tlalnepantla, Estado de Mexico (Mexico)

    2003-04-15

    In this paper is presented the procedure and analysis of the control by applied in the detection of fissures in the axis of the traction machine used in the elevators of passengers or load. The stresses by flexion that are generated in such axis, due to the loads that it supports, are determined and analyzed. In such analysis is used the method of the finite element and the computation program ANSYS 5.5. Both techniques are conjugated to verify the mechanical state of the axis, to guarantee their structural integrity during the operation of the elevator. [Spanish] En este trabajo se presenta el procedimiento y analisis del control por ultrasonido aplicado en la deteccion de fisuras originadas en el eje de las maquinas de traccion que utilizan los elevadores de pasajeros o carga. Los esfuerzos por flexion que se generan en dicho eje, ocasionados por las cargas que soporta, se determinan y analizan por el metodo del elemento finito y el programa de computo ANSYS 5.5. Ambas tecnicas se conjugan para verificar el estado mecanico del eje, con el fin de garantizar su integridad estructural durante el funcionamiento del elevador.

  20. Nonoperative modalities to treat symptomatic cervical spondylosis.

    LENUS (Irish Health Repository)

    Hirpara, Kieran Michael

    2012-01-01

    Cervical spondylosis is a common and disabling condition. It is generally felt that the initial management should be nonoperative, and these modalities include physiotherapy, analgesia and selective nerve root injections. Surgery should be reserved for moderate to severe myelopathy patients who have failed a period of conservative treatment and patients whose symptoms are not adequately controlled by nonoperative means. A review of the literature supporting various modalities of conservative management is presented, and it is concluded that although effective, nonoperative treatment is labour intensive, requiring regular review and careful selection of medications and physical therapy on a case by case basis.

  1. The Wigner distribution function in modal characterisation

    CSIR Research Space (South Africa)

    Mredlana, Prince

    2016-07-01

    Full Text Available function in modal characterisation P. MREDLANA1, D. NAIDOO1, C MAFUSIRE2, T. KRUGER2, A. DUDLEY1,3, A. FORBES1,3 1CSIR National Laser Centre, PO BOX 395, Pretoria 0001, South Africa. 2Department of Physics, Faculty of Natural and Agricultural... these modal weights is the main aim of the decomposition, the coefficients yield information about the amplitude and phase of the orthogonal modes. Using this, we can reconstruct the entire field. Let 𝑓 𝑥 be a field function in the spatial domain...

  2. Nonoperative Modalities to Treat Symptomatic Cervical Spondylosis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kieran Michael Hirpara

    2012-01-01

    Full Text Available Cervical spondylosis is a common and disabling condition. It is generally felt that the initial management should be nonoperative, and these modalities include physiotherapy, analgesia and selective nerve root injections. Surgery should be reserved for moderate to severe myelopathy patients who have failed a period of conservative treatment and patients whose symptoms are not adequately controlled by nonoperative means. A review of the literature supporting various modalities of conservative management is presented, and it is concluded that although effective, nonoperative treatment is labour intensive, requiring regular review and careful selection of medications and physical therapy on a case by case basis.

  3. Negligência infantil a partir do Child Neglect Index aplicado no Brasil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mara Silvia Pasian

    2015-03-01

    Full Text Available Este estudo objetivou descrever a utilização do Child Neglect Indexpara identificar casos de crianças negligenciadas por seus pais/cuidadores no contexto brasileiro. Após adaptação inicial à realidade sociocultural brasileira, o instrumento foi aplicado em três grupos de indivíduos, cada qual com 30 díades de crianças/pais, totalizando 90 díades (n=180, assim compostos: G1 (primeiro grupo = casos oficialmente notificados por negligência infantil; G2 (segundo grupo = casos suspeitos de negligência não notificados; G3 (terceiro grupo = casos sem suspeita de negligência ou outra forma de maus-tratos (grupo de comparação; além de um quarto grupo de professoras dessas crianças (n=11. Os resultados apontaram altos escores no índice de negligência em G1 e G2, e baixos escores em G3, sugerindo presença de indicadores de falta de supervisão parental referentes a cuidados com alimentação, vestimenta, higiene, saúde física, saúde mental e educação nos dois primeiros grupos avaliados, comparativamente às crianças sem suspeita de maus-tratos. Os atuais achados empíricos, embora preliminares em termos de adaptação do Child Neglect Index ao contexto do Brasil, foram promissores ao sinalizar potencial do instrumento como recurso para detecção/confirmação da negligência infantil, estimulando novas investigações e aprimoramento desse recurso técnico para favorecer adequada identificação e intervenção nesses casos.

  4. INDICADORES DE CAPACIDAD APLICADOS A LA DESERCIÓN EN LAS UNIVERSIDADES COLOMBIANAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    José Daniel Mosquera Artamónov

    2011-01-01

    Full Text Available En este trabajo, se presenta una propuesta para implementar los Índices de Capacidad de un Proceso como herramienta para medir la efectividad de un proceso social. Estos índices son ampliamente empleados en la industria de productos de consumo, pero no es clara la forma como pueden ser usados en el control de procesos sociales. El trabajo se centra en el análisis de aquellos procesos que no están normalmente distribuidos y que por lo tanto, en una primera aproximación teórica, no son susceptibles de ser controlados con el uso de Índices de Capacidad. Mediante un doble ejemplo aplicado al caso de la deserción en las universidades colombianas, se ofrece una metodología detallada de cómo solucionar el problema de la no normalidad de los datos con el uso de la transformación de Box-Cox, la distribución de Weibull y el método de percentiles de Clements. De esta manera, se demuestra la aplicabilidad de los métodos ya contrastados en otros ámbitos, a casos concretos de deserción en las universidades colombianas. El método de índices de capacidad puede usarse para evaluar el proceso de deserción y definir las metas reales de deserción, posibles de cumplir. Se propone además, que esta metodología sea usada en el control de otros procesos sociales.

  5. The Analisis Sentimen Sosial Media Twitter Dengan Algoritma Machine Learning Menggunakan Software R

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jaka Aulia Pratama

    2017-10-01

    Full Text Available Media sosial adalah wadah untuk mengungkapkan opini terhadap suatu topik tertentu. Ketersediaan informasi dan opini dari para pengguna media sosial merupakan kumpulan dokumen data berupa teks yang amat sangat besar dan berguna untuk kepentingan penelitian maupun membuat suatu keputusan bagi pihak – pihak tertentu. Text Mining bisa didefinisikan sebagai proses penggalian informasi di mana pengguna berinteraksi dengan kumpulan dokumen dari waktu ke waktu dengan menggunakan suatu alat analisis. Analisis sentimen atau Opinion Mining adalah salah satu studi di bidang komputasi yang berhubungan dengan kasus publik mengenai opini, penilaian, sikap, dan emosi. Penelitian ini akan menggunakan metode Machine Learning pada analisis sentimen pengguna layanan jejaring sosial Twitter terhadap Donald Trump dan Barack Obama dalam 20000 tweets. Nilai akurasi metode Machine Learning yang diperoleh cukup tinggi yaitu 87.52% untuk Data Training dan 87.4% untuk Data Testing.

  6. Prezzi di Offerta vs Prezzi di Mercato: un’analisi empirica

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rocco Curto

    2012-06-01

    Full Text Available Il problema della trasparenza del mercato immobiliare in Italia implica che molte analisi debbano essere fatte utilizzando i prezzi di offerta e che questi ultimi siano anche utilizzati dagli operatori del settore a fini estimativi. Nonostante l’importanza dei prezzi di offerta per l’interpretazione del mercato sia riconosciuta anche nella letteratura internazionale, si ritiene opportuno approfondire la loro relazione con i prezzi di transazione. A tal fine, in questo scritto si propone una metodologia di analisi che permetta di testare se e in quale misura i prezzi di offerta possano essere considerati una proxy per i prezzi di mercato. In particolare modo si vuole testare se la variabilità dei prezzi di offerta possa essere un riferimento per le analisi di variabilità sul mercato immobiliare. Il modello viene testato empiricamente su un caso studio: il mercato immobiliare di Torino ed i sottomercati geografici che lo compongono.

  7. ANALISIS DIMENSI EXTRAVERSION DAN DIMENSI CONSCIENTIOUSNESS (BIG FIVE PERSONALITY DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fasya Rohmana

    2017-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara dimensi ekstraversion dan dimensi conscientiousness dengan OCB pada karyawan produksi. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang sampel dengan menggunakan random sampling. Metode pengumpulan data adalah dengan menggunakan skala OCB dan IPIP (lima kepribadian besar dari Goldberg. Teknik analisis data adalah dengan menggunakan analisis korelasi product moment. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil rxy = 0,383 (p <0,010 untuk dimensi ekstraversi dengan OCB dan rxy = 0,548 (p <0,010 untuk dimensi conscientiousness dengan OCB. Variabel dimensi ekstraversi memberikan kontribusi yang efektif sebesar 14,7% terhadap variabel dimensi OCB dan conscientiousness memberikan kontribusi efektif sebesar 30% untuk OCB. Kata Kunci: Dimensi Extraversion, Dimensi Conscientiousness, Organizational Citizenship Behavior

  8. Analisis Kinerja Operasional Kereta Api Sriwedari Ekspress Jurusan Solo - Yogya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Rosida Sumantri

    2014-03-01

    Full Text Available Pada bulan Nopember 2012 PT. Kereta Api Indonesia (Persero DAOP 6 Yogyakarta mengoperasikan Kereta Api Sriwedari Ekspress dengan rute perjalanan Yogya – Solo, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang akibat pemangkasan rute perjalanan Kereta Api Prambanan Ekspress dari tiga belas kali perjalanan menjadi enam kali perjalanan. Menurut Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero DAOP 6 Yogyakarta, dibukanya rute baru Kereta Api Sriwedari Ekspress yang melayani delapan kali perjalanan hanya  dengan rute Yogya – Solo saja diharapkan kereta ini dapat memfasilitasi pergerakan penumpang antar dua daerah tersebut. Namun untuk mengetahui kinerja dari kereta api ini sesuai dengan Surat Keterangan Dirjen Perhubungan Darat No. 687 Tahun 2002, perlu ditinjau dari segi faktor muat, jumlah penumpang yang diangkut, waktu tunggu penumpang, ketepatan waktu kedatangan dan keberangkatan kereta dan kenyamanan penumpang. Dalam penelitian digunakan metode survey untuk mendapatkan nilai – nilai dari kinerja kereta api Sriwedari berupa survey observasi atau pengamatan lapangan.  Adapun  analisis yang digunakan untuk perhitungan waktu tempuh, waktu henti dan waktu tunda menggunakan uji hipotesis 1 sample t-test, karena uji ini paling memenuhi untuk melihat diterima atau tidaknya keterlambatan dari waktu kereta. Sedangkan untuk perhitungan load factor dan kenyamanan duduk dan berdiri berdasarkan perhitungan kapasitas dari Vukan R. Vuchic. Dari hasil analisis didapatkan waktu tempuh rata-rata untuk arah Yogyakarta selama 1 jam 14 menit dan untuk arah Solo selama 1 jam 12 menit. Waktu henti yang didapat dari seluruh jadwal perjalanan kereta arah Yogyakarta sebesar 3 menit, untuk arah Solo sebesar 5 menit. Waktu tunda dari seluruh perjalanan kereta Api Sriwedari untuk arah Yogyakarta didapat nilai waktu tunda kedatangan sebesar 22 menit dan nilai waktu tunda keberangkatan sebesar 20 menit, untuk arah Solo didapat nilai waktu tunda kedatangan sebesar 34

  9. LA COMUNICAZIONE POLITICA SUI SOCIAL NETWORK: UN’ANALISI LINGUISTICA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniele Spoladore

    2014-07-01

    Full Text Available Questo lavoro si propone di analizzare le scelte linguistiche dei soggetti politici che utilizzano Facebook e Twitter per rivolgersi al sempre più frammentato panorama dei potenziali elettori. In particolare, analizza le tendenze linguistiche comuni che questi social network hanno fatto emergere nel rapporto tra politica, web e lettori. Cominciando dall’analisi della presenza di parlamentari e senatori su Facebook e Twitter, si cerca di riassumere le principali caratteristiche delle due piattaforme, per giungere ad una classificazione dei testi prodotti attraverso di esse; si analizza la scrittura di post e tweet, sottolineando la presenza di espedienti tipici del mezzo e valutando il loro effetto sui lettori, e si studiano le scelte sintattiche e morfosintattiche in relazione alla struttura e alle possibilità dei due social network. In ultima analisi si osservano le scelte lessicali dei soggetti politici, studiandone i campi semantici e la quantità di tecnicismi. Infine, si cerca di compiere una valutazione delle due differenti tipologie di trasmesso scritto rinvenute nei campioni, osservando come ognuna di esse abbia uno scopo ben preciso nell’economia della comunicazione politica sui social network. Political communication policy in social networks: a language analysis  Daniele Spoladore This paper aims to analyze the linguistic choices of politicians who use Facebook and Twitter to address the increasingly fragmented landscape of potential voters. In particular, it analyzes the common language trends that these social networks have revealed in the relationship between politics, the web and readers. Starting from the analysis of the presence of MPs and senators on Facebook and Twitter, we try to summarize the key features of the two platforms, in order to arrive at a classification of the texts produced using them.  We analyzed posts and tweets, emphasizing the  typical characteristics of these means and evaluating their effect on

  10. Analisis Reduksi Intensitas Cahaya Pada Smartphones’ Screen Protector Dan Dampaknya Pada Mata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bhekti Kumorowati

    2017-04-01

    Full Text Available Analisis reduksi intensitas cahaya yang melewati screen protector dan identifikasi kemampuan screen protector sebagai pelindung mata dilakukan dengan mengukur reduksi intensitas cahaya menggunakan luxmeter, kemudian menetapkan fokus bahasan yang mencakup kemampuan cahaya menembus screen protector dan analisis fisis screen protector sebagai pelindung mata. Peran sebagai pelindung mata dikaji melalui pendekatan peristiwa polarisasi yaitu proses terserapnya sebagian arah getar cahaya. Dihasilkan sebagian arah getar cahaya layar smartphone sebelum masuk ke mata akan terserap oleh screen protector sehingga dapat memperlambat terjadinya degenerasi makula. Rekomendasi pemilihan screen protector bergantung pada besarnya koefisien atenuasi (koefisien penyerapan yang dimiliki masing-masing screen protector. Koefisien atenuasi terbesar dimiliki oleh screen protector jenis anti spy.

  11. ANALISIS PENYALURAN KREDIT PADA PT. BANK RIAU KEPRI CABANG PEMBANTU SOREK KABUPATEN PELALAWAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tasril Tasril

    2016-10-01

    Full Text Available Abstrak: Sehubungan dengan semakin tingginya persaingan antar bank di Indonesia khususnya di Kabupaten Pelalawan maka setiap bank harus mempunyai strategi-strategi yang ampuh dalam melayani kemudahan-kemudahan perbankan yang diperlukan oleh masyarakat.Adapun tujuan dari penelitian adalah (1 untuk mengetahui dan menganalisis Faktor-Faktor apa yang Menyebabkan tidak tercapainya Target Penyaluran Kredit Modal Kerja pada PT. Bank Riau Kepri Cabang Pembantu Sorek (2 untuk memgetahui seberapa besar faktor-faktor tersebut mempengaaruhinya.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah yang mengajukan Kredit Modal Kerja pada PT. Bank Riau Kepri Cabang Pembantu Sorek selama 5 tahun mulai dari tahun 2007 sampai 2011, sedangkan jumlah sample dalam penelian ini diambil dar jumlah populasi dan penetapan jumlah sample berdasarkan rumus slovin yaitu 69,42 dibulatkan menjadi 70 orang nasabah, dimana penarikan sample penulis menggunakan acak sederhana yang mana menurut penulis telah dapat mewakili dari jumlah populasi.Analisis data yang penulis lakukan dalam penelitian ini adalah dengan cara mengumpulkan, mengelompokkan dalam bentuk tabel, sehingga mudah dalam menganalisisnya.            Strategi pasar yang dimiliki oleh Bank Riau adalah di dalam menumbuh kembangkan usaha dimasa sekarang dan yang akan datang adalah merupakan realisasi dan perencanaan strategi yang telah disusun bersifat kontinin dengan beoreantasi pada perkembangan pasar dan kebutuhan nasabah Bank Riau.            Namun tidak mudah untuk merealisaikan semua dari hasil perencanaan strategis tersebut, buktinya PT. Bank Riau Kepri cabang pembantu Sorek sampai saat ini tingkat penyaluran kredit yang diberikan belum memuaskan portofolio yang optimal, artinya harus banyak realita-realita kredit Bank Riau cabang pembantu Sorek Kabupaten Pelalawan belum selruhnya dapat dinikmati oleh masyarakat. Hal inilah yang menjadi daya tarik penulis untuk melakukan penelitian

  12. Modality of Input and Vocabulary Acquisition

    Science.gov (United States)

    Sydorenko, Tetyana

    2010-01-01

    This study examines the effect of input modality (video, audio, and captions, i.e., on-screen text in the same language as audio) on (a) the learning of written and aural word forms, (b) overall vocabulary gains, (c) attention to input, and (d) vocabulary learning strategies of beginning L2 learners. Twenty-six second-semester learners of Russian…

  13. Cross-Modal Binding in Developmental Dyslexia

    Science.gov (United States)

    Jones, Manon W.; Branigan, Holly P.; Parra, Mario A.; Logie, Robert H.

    2013-01-01

    The ability to learn visual-phonological associations is a unique predictor of word reading, and individuals with developmental dyslexia show impaired ability in learning these associations. In this study, we compared developmentally dyslexic and nondyslexic adults on their ability to form cross-modal associations (or "bindings") based…

  14. Refinement Checking on Parametric Modal Transition Systems

    DEFF Research Database (Denmark)

    Benes, Nikola; Kretínsky, Jan; Larsen, Kim Guldstrand

    2015-01-01

    Modal transition systems (MTS) is a well-studied specification formalism of reactive systems supporting a step-wise refinement methodology. Despite its many advantages, the formalism as well as its currently known extensions are incapable of expressing some practically needed aspects in the refin...

  15. Seeing double: combined modalities in functional imaging

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Del Guerra, A. E-mail: delguerra@pi.infn.it; Damiani, C.; Di Domenico, G.; Gambaccini, M.; Motta, A.; Sabba, N.; Zavattini, G

    2001-09-21

    Various dedicated instruments for combined modalities in functional imaging are being developed by our group: a small animal PET/SPECT scanner, two scintimammography apparatus for breast cancer diagnosis, one with RX/PEM and the other with RX/SPECT capability. The performance and the status of development of these devices will be reported.

  16. Dynamic analysis of pipings by Modal Synthesis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Augusto, O.B.; Mattar Neto, M.

    1986-01-01

    A Modal Synthesis method, the component modes, and its implementation as a post-processor of finite element program is presented. Examples of calculations of stationary and transient vibrations for monitoring pipelines of nuclear power plants are analysed. (M.C.K.) [pt

  17. Established rheumatoid arthritis - new imaging modalities

    DEFF Research Database (Denmark)

    McQueen, Fiona M; Østergaard, Mikkel

    2007-01-01

    New imaging modalities are assuming an increasingly important role in the investigation and management of rheumatoid arthritis. It is now possible to obtain information about all tissues within the joint in three dimensions using tomographic techniques such as magnetic resonance imaging (MRI...

  18. Established rheumatoid arthritis - new imaging modalities

    DEFF Research Database (Denmark)

    McQueen, Fiona M; Østergaard, Mikkel

    2007-01-01

    New imaging modalities are assuming an increasingly important role in the investigation and management of rheumatoid arthritis. It is now possible to obtain information about all tissues within the joint in three dimensions using tomographic techniques such as magnetic resonance imaging (MRI) and...

  19. Computing modal dispersion characteristics of radially Asymmetric ...

    African Journals Online (AJOL)

    We developed a matrix theory that applies to with non-circular/circular but concentric layers fibers. And we compute the dispersion characteristics of radially unconventional fiber, known as Asymmetric Bragg fiber. An attempt has been made to determine how the modal characteristics change as circular Bragg fiber is ...

  20. Analisis dan Desain BI-Dashboard Monitoring Realisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA pada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ernestina Rahmanasari

    2013-09-01

    Full Text Available Transaksi keuangan badan pemerintahan tingkat daerah dipertanggungjawabkan kepada Kementrian Keuangan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPNsetiap bulan dalam bentuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP. Laporan Keuangan, didukung dengan teknologi Business Intelligence(BI dashboarddapat dimanfaatkan sebagai data-driven decision support system yang mendorong performa kinerja. Analisis dan desainterhadap pembuatan BI dashboard menunjukkanbagaimana Laporan Keuangan dapat digunakan untuk monitoring realisasi penyerapan dana DIPA dan kinerja instansi secara tepat waktu dan interaktif.Analisis terdiri dari analisis Indikator Kinerja Utama (IKU dan analisis Laporan Keuangan. IKUpada analisis dan desain ini mencakup ketercapaian estimasi dengan penerimaan, ketercapaian pagu dengan belanja, ketepatan waktu pengiriman rekonsiliasi oleh instansi, validasi, akurasi, dan ketepatan data. Desain terdiri dari katalog dashboard, alur analisis, sumber data, desain User-Interface, dan desain objek dashboard. Sedangkan dashboard yang dirancang menggunakan aplikasi Vera sebagai Enterprise System, mengakses basis data MySQL, dan menampilkan data dengan teknologi data-driven business-intelligence Qlikview. Desain aplikasi yang telah dibuat akan menampilkan 4 (empat Tab yaitu: Dashboard utama, Analisis, Monitoring, dan Laporan

  1. PENGARUH LEVEL OF ASSURANCE, REPUTASI KANTOR AKUNTAN PUBLIK, STRUKTUR MODAL CALON DEBITUR, DAN UKURAN BANK TERHADAP KEPUTUSAN PEMBERIAN KREDIT BANK DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elisa Tjondro

    2007-01-01

    Full Text Available This research intends to know the influence of the level of assurance, CPA firm's reputation, aspirant debitor's capital structure and bank size on bank loan decisions. The applied regression technique used to solve this problem are Chi-square test, Friedman test and Regression with the help of software SPSS 10th version. This research's results proved that the aspirant debitor's capital structure and bank size have influence on bank lending decisions, while level of assurance and CPA firm's reputation proved of no influence on bank lending decisions. From these two variables, aspirant debitor's capital structure has the highest impact on bank loan decisions in Indonesia. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah level of assurance, reputasi kantor akuntan publik, struktur modal calon debitur, dan ukuran bank mempengaruhi keputusan pemberian kredit oleh bank. Teknik analisis yang digunakan untuk memecahkan masalah tersebut adalah Chi-square test, Friedman test, dan Regresi dengan memakai alat bantu software SPSS versi 10.0. Penelitian ini membuktikan bahwa struktur modal calon debitur dan ukuran bank berpengaruh terhadap keputusan pemberian kredit bank, sedangkan variabel level of assurance dan reputasi kantor akuntan publik terbukti tidak mempengaruhi keputusan pemberian kredit bank. Dari kedua variabel tersebut, struktur modal adalah variabel yang memiliki tingkat pengaruh paling tinggi terhadap keputusan pemberian kredit bank di Indonesia. Kata kunci: level of assurance, keputusan pemberian kredit bank.

  2. Analisis Sistem Pengangkutan Sampah di Wilayah Surabaya Utara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizka Andriani Mahmudah

    2017-01-01

    Full Text Available Surabaya Utara merupakan wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi kedua setelah wilayah Surabaya Pusat. Hal ini mengakibatkan besarnya laju timbulan sampah di Surabaya Utara yang harus dikelola. Analisis sistem pengangkutan Sampah di Surabaya Utara bertujuan untuk memberikan informasi tentang kondisi eksisting sistem pengangkutan sampah yang meliputi rute dan jarak pengangkutan sampah, kecepatan pengangkutan sampah, waktu pengangkutan sampah dan jumlah timbulan sampah yang terangkut dari TPS Surabaya Utara menuju ke TPA. Pengangkutan di Surabaya Utara yang dianalisis terdiri dari pengangkutan dengan Arm Roll Truckdan Dump Truck. Jarak pengangkutan sampah di Surabaya Utara dipengaruhi oleh jumlah ritasi dan jarak TPS yang dilayani menuju ke TPA. Jumlah ritasi pengangkutan sampah pada truk DKP rata – rata yaitu 2 rit/hari dan pada truk rekanan yaitu 3 rit/hari. Alternatif jalan (jalan tol atau jalan biasa tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap waktu pengangkutan sampah dikarenakan kecepatan rata – rata pengangkutan sampah yang digunakan adalah sama. Faktor offroute pengangkutan sampah di Surabaya <0,15 yaitu 0,07, namun sisa waktu kerja yang cukup banyak memunkinkan dilakukan penambahan jumlah ritasi. Densitas rata – rata sampah di truk pengangkutan sampah di Surabaya Utara  adalah 229,29 kg/m3 untuk kontainer masih ada tutup dan 361,85 kg/m3 untuk kontainer yang sudah lepas tutupnya.

  3. ANALISIS PENGARUH TINGKAT KESEHATAN BANK TERHADAP RETURN ON ASSET

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andy Setiawan

    2017-10-01

    Full Text Available Penelitian  ini  dilakukan  untuk  menganalisis pengaruh  tingkat kesehatan bank terhadap return on asset (ROA berdasarkan metode risk based bank rating (RBBR. Variabel independen yang diteliti adalah Non  Performing  Loan  (NPL, Loan to Deposit Ratio (LDR, Net Interest Margin (NIM, Capital Adequacy Ratio (CAR,  BOPO   (Biaya   Operasional/Pendapatan Operasional, Good Corporate Governance (GCG dan Posisi  Devisa  Netto  (PDN terhadap variabel dependen Return On Asset (ROA. Sampel yang digunakan  adalah  seluruh bank BUKU 4 di Indonesia selama periode 2007-2014. Teknik analisis data yang  digunakan  adalah  regresi  linier  berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat kesehatan bank dengan metode RBBR berpengaruh signifikan secara bersama terhadap ROA. Secara parsial LDR, NIM, BOPO, dan PDN berpengaruh signifikan terhadap ROA. Sedangkan variabel NPL, GCG dan CAR tidak berpengaruh signifikan. Kemampuan prediksi dari ketujuh variabel  tersebut  terhadap  ROA  dalam  penelitian  ini  sebesar  93,7%,  sedangkan sisanya 6,3% dipengarui oleh faktor lain yang tidak dimasukkan ke dalam model penelitian.

  4. Analisis Vegetasi di Hutan Mbeji Daerah Wonosalam Jombang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anita Munawwaroh

    2016-03-01

    Full Text Available Analisis vegetasi terhadap hutan perlu dilakukan untuk mengetahui keanekaragaman hayati yang terdapat di hutan tersebut sehingga mempermudah didalam melakukan pemeliharaan dan pemberdayaan hutan.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keanekaragaman hayati dan struktur vegetasi (frekuensi, kerapatan, dominansi, dan Indeks Nilai Penting di hutan mbeji, Wonossalam, Jombang. Pada penelitian ini digunakan metode point centered quarter. Pennelitian dilakukan pada bulan Mei 2015. Hasil penelitian menujukkan padaHutan Mbeji terdapat 11 jenis pohon yang teridentifikasi dan 15 spesies tumbuhan, dimana ada 10 spesies yang telah teridentifikasiNilai penting  tumbuh-tumbuhan di Hutan Mbeji di daerah Wonosalam Jombang  pada tingkat pohon paling tinggi adalah pohon randu (Ceiba petandra  sebesar 57,42 % sedangkan nilai INP paling rendah dari jenis pohon andong (Rhadamnia cinerea yaitu sebesar 6,06 %. Pada sapling nilai penting yang paling tinggi adalah talas (Colocasia esculenta yaitu sebesar 49,23 %. Sedangkan, nilai INP paling rendah dari jenis nanas (Ananas comosus, nangka (Artocarpus heterophyllus, tapak liman (Elephantopus scaber, semak A, semak B, semak C, semak E, dan semak F yaitu sebesar 6,35 %. Tingginya nilai INP menunjukkan bahwa jenis-jenis tersebut dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya yang lebih baik dibanding jenis lainnya.

  5. La malavita bergamasca. Analisi di un fenomeno criminale

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luca Bonzanni

    2017-04-01

    Full Text Available Durante gli anni Settanta e Ottanta, le aree della Val Seriana (la valle originata dal fiume Serio e la Val Cavallina (originata dal fiume Cherio, in provincia di Bergamo (Nord Italia, sono state attraversate da un fenomeno criminale genericamente denominato “malavita bergamasca”, una particolare organizzazione criminale autoctona. Lo scopo di questo articolo, sviluppato principalmente attraverso il ricorso a interviste in profondità a ex membri dell’organizzazione, è l’analisi delle origini di questa esperienza criminale, delle sue strutture e dei suoi codici culturali, oltre all’approfondimento dei rapporti tra essa e le organizzazioni mafiose insediate nell’area della Bergamasca. Parole chiave: Bergamo; criminalità organizzata; organizzazioni criminali del Nord Italia; rapina in banca; carcere e opportunità criminali   During Seventies and Eighties, the areas of Val Seriana (the valley originated from the Serio river and Val Cavallina (the valley originated from Cherio river, in the provence of Bergamo (Northern Italy, were crossed by a criminal phenomenon generically called “malavita bergamasca”, a particular autochthonous criminal organization. The aim of this article, developed especially through indepth interviews with former members of the organization, is trying to explore the origins of this criminal experience, its structures, cultural codes and the relations with mafia groups based in the area of Bergamo. Keywords: Bergamo, organized crime, Northern Italy criminal organization, bank robbery, imprisonmet and criminal opportunities

  6. ANALISIS FAKTOR PENENTU DALAM PENGELOLAAN BERKELANJUTAN ESTUARIA DAS TALLO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Yusuf

    2016-06-01

    Full Text Available Peningkatan penduduk dapat menyebabkan terjadinya perubahan lahan secara drastis, terutama di daerah aliran sungai (DAS dan wilayah pesisir. Hal serupa terjadi pada estuaria DAS Tallo. Penelitian ini bertujuan untuk (1 menganalisis tingkat keberlanjutan pengelolaan estuaria DAS Tallo, dan (2 menganalisis variabel/atribut pengungkit dalam pengelolaan berkelanjutan estuaria DAS Tallo (3 pengembangan kebijakan pengelolaan berkelanjutan estuaria DAS Tallo. Hasil analisis menunjukkan bahwa status keberlanjutan pengelolaan estuaria DAS Tallo adalah kurang berkelanjutan (indeks keberlanjutan 49,20%. Indeks keberlanjutan dari masing-masing dimensi adalah; dimensi ekologi (46,51%, dimensi ekonomi (42,22%, dimensi sosial (43,90%, dimensi teknologi (45,99% dan dimensi kelembagaan (46,83%. Atribut pengungkit keberlanjutan pengelolaan estuaria DAS Tallo terdiri atas 12 (dua belas atribut meliputi; dimensi ekologi 2 atribut (vegetasi mangrove dan  laju konversi lahan, dimensi ekonomi 3 atribut ( akses terhadap sumber daya, marketable right dan pendapatan masyarakat, dimensi sosial 2 atribut (kepadatan penduduk dan tingkat partisipasi masyarakat, dimensi teknologi 3 atribut (teknologi budidaya perikanan/tambak, teknologi pemanfaatan sumber daya dan teknologi pertanian serta dimensi kelembagaan 2 atribut (property right dan kelengkapan kelembagaan. Arahan pengembangan kebijakan pengelolaan berkelanjutan estuaria DAS Tallo, meliputi, alternatif I yakni penguatan kelembagaan pengelola, dan alternatif II adalah pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.

  7. PELAKSANAAN PERJANJIAN KREDIT MODAL KERJA DI BANK MANDIRI (PERSERO Tbk. CABANG BINJAI DI TINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rendra Yozar Dharmaputra

    2010-12-01

    Full Text Available Pelaksanaan perjanjian kredit perbankan sebagai kontrak baku di mana ada suatu fenomena ketidakseimbangan kedudukan antara pihak bank dan calon debitur pada saat akan dilakukannya perjanjian kredit tersebut. Hal ini dikarenakan kedudukan bank sebagai surplus spending unit berhadapan dengan calon debitur sebagai defisit spending unit, sehingga dalam pelaksanaan perjanjian kredit sebagai kontrak baku akan meniadakan posisi tawar debitur. Untuk meninjau perlindungan hukum bagi nasabah dalam pelaksanakan perjanjian kredit perbankan sebagai kontrak baku, maka perlu dikaji kekuatan mengikat perjanjian kredit perbankan sebagai kontrak baku tersebut dengan menekankan kepada analisis klausula-klausula yang melemahkan kedudukan debitur untuk menentukan potensi terjadinya kerugian bagi debitur. Kehadiran Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen khususnya ketentuan Pasal 18 mengenai ketentuan pencantuman klausula baku akan berpengaruh terhadap pelaksanakan perjanjian kredit perbankan sebagai kontrak baku, sehingga akan dikaji mengenai pelaksanaan perjanjian kredit modal kerja di Bank Mandiri (Persero Tbk. Cabang Binjai sebagai salah satu jenis kredit yang dilaksanakan sebagai kontrak baku ditinjau dari ketentuan Pasal 18 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Pelaksanakan perjanjian kredit modal kerja di Bank Mandiri (Persero Tbk. Cabang Binjai sebagai kontrak baku, berdasarkan analisis yang dilakukan terhadap beberapa klausulanya dapatlah diketahui bahwa tidaklah semua masuk dalam rumusan pembatasan yang ditentukan dalam Pasal 18 ayat (1 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Walaupun terdapat beberapa Pasal yang diindikasikan melanggar ketentuan Pasal 19 ayat (1 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen tersebut, maka tetaplah harus memperhatikan tujuan Pasal 18 tersebut untuk menciptakan asas kebebasan berkontrak yang seimbang, selain itu juga harus memperhatikan

  8. Voltage stability analysis considering the load dynamic characteristics and the voltage control devices; Analisis de estabilidad de voltaje considerando las caracteristicas dinamicas de la carga y dispositivos de control de voltaje

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Hernandez Alvarez, Enrique

    2001-09-15

    improvement of the voltage stability. Finally, the application of the proposed methods of study to the analysis of voltage stability in an electrical network derived from the Mexican Peninsular system is presented. The influence of voltage control devices in the stability phenomenon is discussed and a comparison with the results obtained by means of other analysis techniques are presented, specifically, the study of the Q-V curves and the modal analysis of the power flow equations. [Spanish] El trabajo de investigacion que se presenta en esta tesis se centra en el analisis de la estabilidad de voltaje de mediano plazo considerando el efecto de las caracteristicas de la carga y su interaccion con los modelos de dispositivos de control de voltaje en la red de transmision. Mas concretamente, se define y estudia un tipo de modelo de carga con caracteristicas deseables para el estudio de la estabilidad de voltaje; los modelos genericos de carga derivados de pruebas de campo o de la aplicacion de tecnicas de identificacion y se analiza la influencia de la aplicacion de dispositivos de control para mejorar los margenes de estabilidad del sistema. Se estudian, asimismo, alternativas al modelado de sistemas de potencia para el estudio de la estabilidad de voltaje en sistemas complejos. Se presenta, en primer lugar, un analisis fundamental de las caracteristicas de estabilidad de voltaje en un sistema simplificado de potencia y se introduce el metodo de analisis adoptado. Se muestra que el fenomeno de inestabilidad se manifiesta como una bifurcacion tipo singular inducida del modo critico de voltaje cuando se opera el sistema bajo condiciones de estres. A continuacion, se analiza la contribucion de la accion de dispositivos de control al margen de estabilidad y se deducen criterios de analisis de estabilidad basados en el estudio de dicho modo. Se propone, a continuacion, un modelo lineal del sistema de potencia con caracteristicas deseables para el estudio de la estabilidad de voltaje

  9. Kit Educacional para Controle e Supervisão Aplicado a Nível

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jonathan Paulo Pereira

    2009-10-01

    Full Text Available Dada a necessidade de ferramentas didáticas para utilização em aulas práticas nas disciplinas de Controle de Processos e Sistemas Supervisórios e tendo em vista os elevados preços desses equipamentos no mercado especializado, propôs-se o projeto e implementação de um mini kit didático, aplicado a variável nível, com objetivo principal de suprir essa deficiência. Na indústria automatizada, sistemas de supervisão e controle são muito presentes, podendo ser encontrados nas mais diversas aplicações, como por exemplo: sistemas para controle térmico de caldeiras, supervisão e controle de vasos de pressão e controle de nível de reservatórios de petróleo. O projeto tem por finalidade a confecção de um kit que servirá de instrumento nas aulas práticas de controle e sistemas supervisórios, possibilitando uma maior interação do aluno com a prática objeto de estudo dessas disciplinas. Portabilidade é o fator principal no projeto do kit. Este é formado por um CLP responsável pela comunicação com o PC, uma fonte ATX para alimentação dos circuitos de acionamento e um conjunto de dois reservatórios. O elemento final de controle constitui-se de uma bomba de corrente contínua. O sistema conta ainda com uma válvula que servirá para introduzir perturbações ao sistema de controle de nível. O kit possibilitará ao aluno a construir uma aplicação em um aplicativo supervisório e será capaz de implementar um sistema de controle Proporcional – Integral, PI, observando o comportamento do sistema através gráficos e diagramas.

  10. Modelo del Costo Basado en la Actividad aplicado a consultas por trazadores de enfermedades cardiovasculares

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marteau Silvia A.

    2001-01-01

    Full Text Available OBJETIVO: Hacer un análisis de costos, de la atención médica en consultas externas, mediante la metodología del Costo Basado en la Actividad (ABC, por sus siglas en inglés y en relación con eventos trazadores de enfermedades cardiovasculares de origen isquémico en las instituciones del sector público. MATERIAL Y MÉTODOS: El estudio se basó en consultas por enfermedades o eventos trazadores (n=290 y no trazadores (n=1 710, de una muestra de 2 000 consultas de primera vez de un hospital zonal general de agudos (San Roque de Gonnet, de la provincia de Buenos Aires, Argentina, y se realizó de abril a octubre de 1998. El costo se evaluó con la metodología del ABC. RESULTADOS: El mejoramiento de las actividades de atención en el servicio de Clínica Médica conllevaría un ahorro sustancial en los costos indirectos, equivalente a un porcentaje promedio de 7.11 sobre los productos definidos como consultas por hipertensión arterial (HTA, dislipidemia y diabetes. El ahorro total en el costo unitario por producto que se produciría si se eliminaran las actividades mencionadas, estaría en el orden de 11.78% para el producto HTA, de 13.96% para dislipidemia, de 19.05% para diabetes y de 11.45% para las enfermedades no trazadores. Se asignó o se gastó ineficientemente 66.26% de los costos totales indirectos correspondientes al producto dislipidemia y 61.80% de los correspondientes a diabetes. El costo unitario total de las consultas en el servicio de Clínica Médica, según el método tradicional, es de $22.98, valor que en algunos casos está muy por debajo del costo obtenido a partir del método ABC aplicado en este estudio. CONCLUSIONES: Es necesario trabajar en el rediseño del proceso de atención para evaluar las actividades que no agreguen valor al mismo; éstas únicamente generan molestias y demoras al paciente y provocan ineficiencias en el sistema, dado que se asignan recursos a actividades que no optimizan la gestión y, como

  11. Analisis Zona Permeabel Fluida Sistem Panas Bumi Gunungapi Slamet Berdasarkan Analisis Kerapatan Kelurusan Citra SRTM Dan Struktur Geologi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sachrul Iswahyudi

    2016-03-01

    Full Text Available Keberadaan manifestasi panasbumi di sekitar Gunungapi Slamet tidak dapat dipisahkan dari zona-zona permeabilitas yang berkembang. Lokasi-lokasi lulus air tersebut (zona permeabel yang memungkinkan terbentuknya sirkulasi fluida tempat air masuk untuk mengisi reservoir panas bumi dan air keluar ke permukaan bumi sebagai manifesatasi mata air panasbumi di sekitar Gunungapi Slamet. Publikasi yang berupa hasil penelitian ini mencoba mengidentifikasi zona-zona permeabel tersebut berdasarkan anaslisis kerapatan kelurusan yang terekam dalam citra SRTM. Identifikasi kelurusan-kelurusan pada citra berdasarkan komponen-komponen interpretasi citra, yaitu tona, tekstur, pola, bentuk dan relief. Hasil analisis tersebut dikompilasi dengan data struktur geologi regional yang sebelumnya telah diidentifikasi dan data lapangan berupa manifestasi mata air panas. Lokasi-lokasi dengan kerapatan kelurusan yang tinggi pada citra SRTM umumnya bersesuaian dengan zona struktur geologi regional keberadaan manifestasi mata air panas. Daerah tersebut memanjang relatif utara-selatan di bagian barat dan timur-barat di bagian selatan peta. Daerah-daerah inilah yang merupakan daerah lulus air tempat fluida bersirkulasi membentuk sistem panasbumi Gunungapi Slamet.

  12. Estabilidad política y jugadores de veto judicial: un modelo espacial aplicado a cortes constitucionales

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santiago Basabe Serrano

    2009-11-01

    statu quo y la del juez mediano incrementan las probabilidades del cambio político. En el plano empírico, a través de un modelo de regresión LOGIT aplicado al caso del Tribunal Constitucional del Ecuador, los resultados arrojados no sólo verifi can la hipótesis planteada, sino también un corolario relacionado con la elección judicial: aun bajo condiciones de inestabilidad, los jueces pueden votar de acuerdo con sus propias preferencias ideológicas.

  13. Riesgo de crédito en el sector salud: el caso aplicado para una empresa de transporte de pacientes

    OpenAIRE

    Infante Mejía, Sandra Cristina; Aranzazu Alzate, Mauricio

    2017-01-01

    La gestión del riesgo de crédito, como elemento en la administración de una empresa es fundamental para su sostenibilidad en el largo plazo -- La recuperación de la cartera es uno de los principales determinantes de las necesidades de financiación y de la liquidez, lo cual nos lleva a reconocer la importancia de su medición y control -- Este trabajo presenta un análisis del riesgo de crédito aplicado a una compañía de transporte de pacientes cuyos clientes son, en su mayoría empresas del sect...

  14. Supervised Cross-Modal Factor Analysis for Multiple Modal Data Classification

    KAUST Repository

    Wang, Jingbin

    2015-10-09

    In this paper we study the problem of learning from multiple modal data for purpose of document classification. In this problem, each document is composed two different modals of data, i.e., An image and a text. Cross-modal factor analysis (CFA) has been proposed to project the two different modals of data to a shared data space, so that the classification of a image or a text can be performed directly in this space. A disadvantage of CFA is that it has ignored the supervision information. In this paper, we improve CFA by incorporating the supervision information to represent and classify both image and text modals of documents. We project both image and text data to a shared data space by factor analysis, and then train a class label predictor in the shared space to use the class label information. The factor analysis parameter and the predictor parameter are learned jointly by solving one single objective function. With this objective function, we minimize the distance between the projections of image and text of the same document, and the classification error of the projection measured by hinge loss function. The objective function is optimized by an alternate optimization strategy in an iterative algorithm. Experiments in two different multiple modal document data sets show the advantage of the proposed algorithm over other CFA methods.

  15. Modal Testing of Mechanical Structures subject to Operational Excitation Forces

    DEFF Research Database (Denmark)

    Møller, N.; Brincker, Rune; Herlufsen, H.

    2001-01-01

    Operational Modal Analysis also known as Output Only Modal Analysis has in the recent years been used for extracting modal parameters of civil engineering structures and is now becoming popular for mechanical structures. The advantage of the method is that no artificial excitation need to be appl......Operational Modal Analysis also known as Output Only Modal Analysis has in the recent years been used for extracting modal parameters of civil engineering structures and is now becoming popular for mechanical structures. The advantage of the method is that no artificial excitation need...

  16. ANALISIS PENGARUH STRATEGI PEMASARAN DALAM PENINGKATAN PANGSA PASAR PADA PT. SEMEN TONASA

    OpenAIRE

    ARIANSYAH, IRWIN

    2014-01-01

    2014 ABSTRAK ANALISIS PENGARUH STRATEGI PEMASARAN DALAM PENINGKATAN PANGSA PASAR PADA PT. SEMEN TONASA Analysis Affect of Marketing Strategy in Increasing of Market Share on Semen Tonasa Ltd. Irwin Ariansyah H. Cepi Pahlevi Wardhani Hakim Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh strategi pemasaran yang terdiri atas segmentasi, target dan posisi pasar terhadap peningkatan pangsa pas...

  17. Analisis Teknis dan Ekonomis Pembangunan Galangan Kapal untuk ProduksiFPU (Floating Production Unit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Samsul Latif

    2017-03-01

    Full Text Available Potensi sumber daya minyak dan gas nasional saat ini cukup besar, namun hingga kini ketersediaan kapal untuk menunjang kegiatan operasi pengeboran minyak dan gas bumi di Indonesia masih sangat minim, padahal kebutuhannya sangat besar dari tahun ke tahun. Salah satu kebutuhan kapal penunjang tersebut adalah FPU (Floating Production Unit.  Tujuan dari studi ini adalah menganalisis secara teknis dan ekonomis pembangunan galangan kapal untuk produksi FPU. Pertama dilakukan analisis peluang pasar FPU. Kedua dilakukan analisis pada aspek teknis untuk menentukan fasilitas yang dibutuhkan serta tata letak galangan kapal untuk memproduksi FPU. Ketiga dilakukan analisis pada aspek ekonomis untuk mengukur kelayakan pembangunan galangan kapal. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, didapatkan perencanaan galangan di Desa Sidokelar, Paciran, Lamongan dengan luas 350 m x 200 m. Sarana pokok galangan kapal yang dibutuhkan untuk menunjang proses produksi berupa slipway dan skidway (transfer lift system yang digunakan untuk proses load out topside processing module ke FPU hull melalui jetty pada galangan. Pembangunan galangan kapal untuk produksi FPU memerlukan biaya sekitar 336, 289 milyar rupiah dan perkiraan investasi kembali pada tahun ke-8 bulan ke-9 dengan nilai Return on Investment sekitar 11,754 milyar rupiah. Nilai Internal Rate of Return sebesar 11,07 % lebih besar dari bunga bank yang telah ditetapkan yakni 10,25%. Sehingga investasi pembangunan galangan kapal untuk produksi FPU layak dilakukan.

  18. Analisis Perluasan Merek (brand extension) Sampo Lifebuoy terhadap Sensitivitas Tanggapan Siswi Asrama Putri Santa Theresia Medan.

    OpenAIRE

    Amanita, Rika

    2011-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar tingkat sensitivitas tanggapan konsumen terhadap ekstensifikasi merek (brand extention) pada sampo merek Lifebuoy, dan untuk mengetahui dan menganalisis apakah arah tanggapan dari konsumen positif terhadap ekstensifikasi merek (brand extention) pada sampo merek Lifebuoy di Asrama Putri Santa Theresia Medan. Pengujian data dilakukan dengan menggunakan analisis sensitivitas tanggapan ; kekuatan tanggapan, perubah...

  19. Espacio y Territorio: desarrollo y evolucion del analisis territorial en la cuenca media del rio chicamocha.

    OpenAIRE

    Cárdenas Támara, Felipe

    2010-01-01

    El articulo estudia desde un marco comparativo tres momentos de analisis territorial, buscando con ello captar los prosesos de cambio, evolucion o transformacion que se bienen dando en las ciencias ambientales en lo referido a sus lecturas de procesos territoriales y a los insumos que se generan en lo que se denomina la "imagen cartografica".

  20. Perumusan Strategi Unggulan Jasa Bus Damri Berbasis Analisi Swot Dan Quality Function Deployment (Qfd)

    OpenAIRE

    Cahyadi, Achmad Barkah; Sugiono, Sugiono; Efranto, Remba Yanuar

    2014-01-01

    Penumpang bus DAMRI telah menurun dalam tiga tahun terakhir. Situasi ini perlu mendapatkan perhatian dari manajemen. Penurunan ini dikarenakan oleh adanya pesaing yang menyediakan layanan serupa. Untuk menghadapi kondisi ini, Perum DAMRI harus merumuskan strategi baru. Perumusan Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah penumpang. Perumusan strategi menggunakan analisis SWOT (Strength, Weaknesses, Opportunities, dan Threats) dan QFD juga berdasarkan suara pelanggan di wilayah Jabotabe...

  1. Analisis Perencanaan Waktu Proyek Sistem Informasi Menggunakan Critical Path Method Dan Metode Kurva Pangkat

    OpenAIRE

    Wahyuni, Sri Ngudi; Hapsara, P.hD, Manik

    2015-01-01

    —Perencanaan proyek merupakan cara dalammengelola proyek agar dapat diselesaikan tepat waktu, sesuaidengan biaya dan sumberdaya yang dianggarkan. Critical PathMethode dan kurva pangkat merupakan metode matematis yangdapat digunakan untuk perencanaan waktu proyek agar lebihefisien. Penelitian bertujuan melakukan analisis perencanaanwaktu proyek Client Application Monitoring Systems (CAMS)yang akan dibangun berdasarkan pola pengembangan proyekpada tahun sebelumnya di Universitas X. Hasil Peneli...

  2. Cinemateca de Vertigo. El delirio de la mirada: Vertigo (1958, Alfred Hitchcock) Analisis de una secuencia

    OpenAIRE

    Castro de Paz, José Luis

    1992-01-01

    Castro De Paz, JL. (1992). Cinemateca de Vertigo. El delirio de la mirada: Vertigo (1958, Alfred Hitchcock) Analisis de una secuencia. Vértigo. Revista de cine. (2):43-48. http://hdl.handle.net/10251/42923. 43 48 2

  3. Established rheumatoid arthritis - new imaging modalities

    DEFF Research Database (Denmark)

    McQueen, Fiona M; Østergaard, Mikkel

    2007-01-01

    ) and high-resolution computerized tomography. Erosions are very clearly depicted using these modalities and MRI also allows imaging of soft tissues with assessment of joint inflammation. High-resolution ultrasound is a convenient clinical technique for the assessment of erosions, synovitis and tenosynovitis...... in real-time and facilitates diagnostic and therapeutic interventions such as joint aspiration and injection. Exciting experimental modalities are also being developed with the potential to provide not just morphological but functional imaging. Techniques such as positron emission tomography (PET......) and single photon emission tomography (SPECT) can reveal actively metabolizing bone and the proliferation of synovial cells via radioactive labeling. Bioluminescence and fluorescence reflectance imaging are other approaches that allow imaging, and potentially the delivery of therapeutic agents...

  4. Kinetic Study of Curcumin on Modal Fabric

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abu Naser Md. Ahsanul Haque

    2018-03-01

    Full Text Available A kinetic study of curcumin on modal fabric was carried out using an initial dye concentration of 1 g/L at three different temperatures, 70 °C, 85 °C and 100 °C, at pH 7 and an material to liquor ratio of 1:20. Pseudo first-order and pseudo second-order kinetics were applied, and it was found that the adsorption kinetics of curcumin on modal fabric matched the pseudo second-order kinetic model. The activation energy was found to be equal to 71.14 kJ/mol, while the enthalpy and entropy of activation were 68.16 kJ/mol and –66.02 J/molK respectively.

  5. Model Design of Piezoelectric Micromachined Modal Gyroscope

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Xiaojun Hu

    2011-01-01

    Full Text Available This paper reports a novel kind of solid-state microgyroscope, which is called piezoelectric micromachined modal gyroscope (PMMG. PMMG has large stiffness and robust resistance to shake and strike because there is no evident mass-spring component in its structure. This work focused on quantitative optimization of the gyroscope, which is still blank for such gyroscope. The modal analysis by the finite element method (FEM was firstly conducted. A set of quantitative indicators were developed to optimize the operation mode. By FEM, the harmonic analysis was conducted to find the way to efficiently actuate the operational mode needed. The optimal configuration of driving electrodes was obtained. At last, the Coriolis analysis was conducted to show the relation between angular velocity and differential output voltage by the Coriolis force under working condition. The results obtained in this paper provide theoretical basis for realizing this novel kind of micromachined gyroscope.

  6. Deception Detection, Transmission, & Modality in Age & Sex

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Charlotte Dorothy Sweeney

    2014-06-01

    Full Text Available This study is the first to create and use spontaneous (i.e. unrehearsed pro-social lies in an ecological setting. Creation of the stimuli involved fifty-one older adult and forty-four college student senders who lied authentically in that their lies were spontaneous in the service of protecting a research assistant. In the main study, seventy-seven older adult and eighty-four college raters attempted to detect lies in the older adult and college senders in three modalities: audio, visual, and audiovisual. Raters of both age groups were best at detecting lies in the audiovisual and worst in the visual modalities. Overall, college students were better detectors than older adults. There was an age-matching effect for college students but not for older adults. Older adult males were the hardest to detect. The older the adult was the worse the ability to detect deception.

  7. Modal Based Fatigue Monitoring of Steel Structures

    DEFF Research Database (Denmark)

    Graugaard-Jensen, J.; Brincker, Rune; Hjelm, H. P.

    2005-01-01

    In this paper it is shown how the accumulated fatigue in steel structures can be estimated with high accuracy by continuously measuring the accelerations in a few points of the structure. First step is to obtain a good estimate of the mode shapes by performing a natural input modal analysis. The so...... the damage forecasted by commonly accepted design rules. This points to possibilities of significantly increasing the fatigue lives of structures by performing continuous monitoring....... obtained mode shapes are then used to calibrate a Finite Element model of the structure and to obtain the modal coordinates of the active modes by inverting the mode shape matrix. If the number of active modes is smaller than the number of measurement points, then the problem is solved by regression...

  8. The life trajectories modality of oral history

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rita de Cássia Gonçalves

    2007-05-01

    Full Text Available This article seeks to explore the potential of qualitative research. It presents the life trajectory modality of the oral history method, to discuss the possibility of its utilization in scientific research in the Social Work profession. The epistemological foundations of oral history are discussed to establish its scientific character. The life trajectories modality is presented as a historic and social construction that utilizes different interview techniques to give voice to previously invisible subjects, indicating the principal phases of the methodological procedures used in this approach. The conclusions highlight the importance of the construction of this model and its projection as a research proposal that implies a process of understanding and analyzing the social universes that are contextualized and interconnected, considering the realities of the life trajectories of the subjects studied.

  9. Operational Modal Analysis of the Cablestayed Footbridge

    Science.gov (United States)

    Kortiš, Ján; Daniel, Ľuboš; Farbák, Matúš; Maliar, Lukáš; Škarupa, Milan

    2017-12-01

    Modern architecture leads to design subtle bridge structures that are more sensitive to increased dynamic loading than the massive ones. This phenomenon can be especially observed on lightweight steel structures such as suspended footbridges. As a result, it is necessary to know precisely its dynamic characteristics, such as natural frequencies, natural shapes and damping of construction. This information can be used for further analysis such as damage detection, system identification, health monitoring, etc. or also for the design of new types of construction. For this purpose, classical modal analysis using trigger load or harmonic vibration exciter in combination with acceleration sensors is used in practice. However, there are many situations where it is not possible to stop the traffic or operation of the bridge. The article presents an experimental measurement of the dynamic parameters of the structure at the operating load using the operational modal analysis.

  10. Multi modal child-to-child interaction

    DEFF Research Database (Denmark)

    Fisker, Tine Basse

    In this presentation the interaction and relation of three boys is analyzed using multi modal analysis. The analysis clearly, and surprisingly demonstrates that the boys interact via different modes and that they are able to handle several interaction partners at the same time. They co-construct ......-construct interaction in rather complex and unexpected ways using verbal as well as non-verbal modes in interaction....

  11. Application of modalities in overuse syndromes.

    Science.gov (United States)

    Gieck, J H; Saliba, E N

    1987-04-01

    Improper techniques are often the cause of overuse syndromes. Unless the technique is corrected, the patient is doomed to recurrence. The same is true of improper posture, especially in the lower extremity and trunk areas. The pitcher or tennis player should have his or her style analyzed for proper form. The runner should have his or her muscular imbalances corrected by exercise and orthotic appliances. As with all other modalities used for treating painful conditions, proper evaluation of the etiology and the rectification of the cause is important. When athletes are underway in their sports seasons, it is often difficult to convince them to accept the ideal healing conditions needed to eliminate the problem. Management of the condition with any modality while maintaining an active lifestyle often brings about ethical scrutiny. However, it is the belief of the authors that noninvasive modalities do not provide the pain relief that would enable the athlete to tolerate activity beyond a significant injurious stress level. The modalities allow the athlete to regain the criteria for return, strength, and range of motion more successfully. Short-term goal setting is imperative to proper return. Several plateaus should be successfully completed before full return to activity is allowed. Tennis elbow, for example, may be allowed an initial period of 5 minutes on alternate days, gradually increasing to full activity every other day. Patients are often so anxious to return to activity that they overdo, leading to a decrease in function with a rapid return to the results of inflammation. The goals of successful rehabilitation of the overuse syndrome are pain-free range of motion, strength, and endurance. The use of cold, heat, electrotherapy, and exercise allow the athlete to reach his or her goal of returning to activity more quickly with a reduced risk of reinjury.

  12. Aspectos particularistas en el discurso modal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Manuel PÉREZ OTERO

    2010-01-01

    Full Text Available Según el particularismo semántico modal la función referencial de los términos singulares —también cuando aparecen en enunciados modales— es irreducible mediante funciones descriptivas y lógicas. Kripke es quien ha defendido vigorosamente esa tesis; elucidamos en ese sentido su rechazo a cierta interpretación metafórica de los mundos posibles como lugares lejanos vistos con telescopios.

  13. Estimation of Modal Parameters and their Uncertainties

    DEFF Research Database (Denmark)

    Andersen, P.; Brincker, Rune

    1999-01-01

    In this paper it is shown how to estimate the modal parameters as well as their uncertainties using the prediction error method of a dynamic system on the basis of uotput measurements only. The estimation scheme is assessed by means of a simulation study. As a part of the introduction, an example...... is given showing how the uncertainty estimates can be used in applications such as damage detection....

  14. Rules with parameters in modal logic I

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Jeřábek, Emil

    2015-01-01

    Roč. 166, č. 9 (2015), s. 881-933 ISSN 0168-0072 R&D Projects: GA AV ČR IAA100190902; GA ČR GBP202/12/G061 Institutional support: RVO:67985840 Keywords : modal logic * admissible rule * equational unification Subject RIV: BA - General Mathematics Impact factor: 0.582, year: 2015 http://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0168007215000366

  15. Mobile Active Authentication via Linguistic Modalities

    Science.gov (United States)

    2015-07-01

    keyboard, (2) applications used, (3) websites visited, and (4) physical location of the device as determined from GPS (when outdoors) or WiFi (when...visited. • Location (based on GPS or WiFi ). The key characteristics of this dataset are its large size (200 users), the duration of tracked activity (30...either from GPS or WiFi . Table 2 shows statistics on each of the four investigated modalities in the corpus. The table contains data aggregated

  16. Signaling modalities during oogenesis in mammals.

    Science.gov (United States)

    McGinnis, Lynda K; Limback, S Darlene; Albertini, David F

    2013-01-01

    During oogenesis in mammals, the germ line interacts with ovarian somatic cells as follicles assemble, grow, ovulate, and die. As a result, these interactions with granulosa cells determine germ cell fate as the oocyte undergoes hypertrophy, the final stages of meiosis, and preparations required for successful fertilization. Over the past 15 years, investigators using a range of experimental approaches have uncovered the existence of multiple modalities for signaling between the oocyte and companion granulosa cells that play essential and sometimes overlapping roles during the growth and maturative phases of oogenesis. Five modalities of intercellular signaling are considered in the context of regulating oocyte gene expression, metabolism, spatial patterning, and the cell cycle. While some forms of signaling predominate at specific stages of oogenesis, such as during the assembly of primordial follicles, it is apparent that combinations of modalities work in concert to control events associated with ovulation when both nuclear and cytoplasmic maturation occur. A final key feature of the signaling platform underscoring the protracted process of oogenesis is the existence of negative and positive feedback loops designed to coordinate the tempo of oogenesis and folliculogenesis at key developmental transitions. Copyright © 2013 Elsevier Inc. All rights reserved.

  17. New biometric modalities using internal physical characteristics

    Science.gov (United States)

    Mortenson, Juliana (Brooks)

    2010-04-01

    Biometrics is described as the science of identifying people based on physical characteristics such as their fingerprints, facial features, hand geometry, iris patterns, palm prints, or speech recognition. Notably, all of these physical characteristics are visible or detectable from the exterior of the body. These external characteristics can be lifted, photographed, copied or recorded for unauthorized access to a biometric system. Individual humans are unique internally, however, just as they are unique externally. New biometric modalities have been developed which identify people based on their unique internal characteristics. For example, "BoneprintsTM" use acoustic fields to scan the unique bone density pattern of a thumb pressed on a small acoustic sensor. Thanks to advances in piezoelectric materials the acoustic sensor can be placed in virtually any device such as a steering wheel, door handle, or keyboard. Similarly, "Imp-PrintsTM" measure the electrical impedance patterns of a hand to identify or verify a person's identity. Small impedance sensors can be easily embedded in devices such as smart cards, handles, or wall mounts. These internal biometric modalities rely on physical characteristics which are not visible or photographable, providing an added level of security. In addition, both the acoustic and impedance methods can be combined with physiologic measurements such as acoustic Doppler or impedance plethysmography, respectively. Added verification that the biometric pattern came from a living person can be obtained. These new biometric modalities have the potential to allay user concerns over protection of privacy, while providing a higher level of security.*

  18. Survival by Dialysis Modality-Who Cares?

    Science.gov (United States)

    Lee, Martin B; Bargman, Joanne M

    2016-06-06

    In light of the recent emphasis on patient-centered outcomes and quality of life for patients with kidney disease, we contend that the nephrology community should no longer fund, perform, or publish studies that compare survival by dialysis modality. These studies have become redundant; they are methodologically limited, unhelpful in practice, and therefore a waste of resources. More than two decades of these publications show similar survival between patients undergoing peritoneal dialysis and those receiving thrice-weekly conventional hemodialysis, with differences only for specific subgroups. In clinical practice, modality choice should be individualized with the aim of maximizing quality of life, patient-reported outcomes, and achieving patient-centered goals. Expected survival is often irrelevant to modality choice. Even for the younger and fitter home hemodialysis population, quality of life, not just duration of survival, is a major priority. On the other hand, increasing evidence suggests that patients with ESRD continue to experience poor quality of life because of high symptom burden, unsolved clinical problems, and unmet needs. Patients care more about how they will live instead of how long. It is our responsibility to align our research with their needs. Only by doing so can we meet the challenges of ESRD patient care in the coming decades. Copyright © 2016 by the American Society of Nephrology.

  19. Combined modality therapy in the elderly population.

    Science.gov (United States)

    Lin, Lilie L; Hahn, Stephen M

    2009-08-01

    The incidence of cancer among older patients continues to rise. The use of combined modality therapy has improved survival in a variety of malignancies, including rectal, head and neck, and lung cancer; however, the addition of chemotherapy increases substantially the toxicities of treatment. Elderly patients have generally been excluded from prospective clinical trials and as such, there is a lack of evidence-based data with regards to the most appropriate treatment. Age itself should not be used as a criterion for foregoing combined modality therapy in elderly patients. Due to the increased toxicity of therapy, patients must be carefully selected. Any medical intervention should account for life expectancy, performance status, tolerance to therapy, and presence of medical or social conditions that may impact therapy. We encourage a comprehensive geriatric assessment to evaluate functional status, comorbidities, mental status, psychological state, social support, nutritional status, polypharmacy, and geriatric conditions in order to improve a patient's overall functional status during the course of therapy. Fit elderly patients should be considered candidates for combined modality therapy, however, because they are potentially more vulnerable to therapy, careful attention should be paid to hydration and nutritional status with early intervention when necessary. Investigators should be encouraged to expand eligibility to include elderly patients on non age-related clinical trials. Additionally, therapy-related clinical trials directed at the elderly should be developed.

  20. Generating a lexicon of Scandinavian modals

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gunnar Hrafn Hrafnbjargarson

    2007-04-01

    Full Text Available Morphology and phonology can in many cases be used to figure out which words correspond to which in Scandinavian. For instance, it is rather easy to figure out which Norwegian personal pronoun corresponds to which in Danish, and even Icelandic or Faroese. However, when it comes to prepositions and modal verbs we cannot rely on morphology or phonology alone. For example, Norwegian and Danish måtte do not always have the same meaning, and similarly, Icelandic vilja is not used as the future modal as Norwegian and Danish ville is. Instead of relying on morphology or phonology, we can use parallel corpora. Unfortunately, there are not many parallel corpora that include all of the Scandinavian languages, and those that exist are maybe not large enough to give reliable results. Nevertheless, to get a picture of what it could look like, the Danish, Faroese, Icelandic, Norwegian, Swedish, and English parts of a small treebank, The Sophie Treebank, were used to find out which modal verbs correspond to which in the various languages.

  1. TESS Lens-Bezel Assembly Modal Testing

    Science.gov (United States)

    Dilworth, Brandon J.; Karlicek, Alexandra

    2017-01-01

    The Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) program, led by the Kavli Institute for Astrophysics and Space Research at the Massachusetts Institute of Technology (MIT) will be the first-ever spaceborne all-sky transit survey. MIT Lincoln Laboratory is responsible for the cameras, including the lens assemblies, detector assemblies, lens hoods, and camera mounts. TESS is scheduled to be launched in August of 2017 with the primary goal to detect small planets with bright host starts in the solar neighborhood, so that detailed characterizations of the planets and their atmospheres can be performed. The TESS payload consists of four identical cameras and a data handling unit. Each camera consists of a lens assembly with seven optical elements and a detector assembly with four charge-coupled devices (CCDs) including their associated electronics. The optical prescription requires that several of the lenses are in close proximity to a neighboring element. A finite element model (FEM) was developed to estimate the relative deflections between each lens-bezel assembly under launch loads to predict that there are adequate clearances preventing the lenses from making contact. Modal tests using non-contact response measurements were conducted to experimentally estimate the modal parameters of the lens-bezel assembly, and used to validate the initial FEM assumptions. Key Words Non-contact measurements, modal analysis, model validation

  2. Analisis Karaterisasi Konsentrasi dan Komposisi Partikulat Udara (Studi Case : Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Fithriani Ahmad

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak Pencemaran udara merupakan dampak yang sangat merugikan, tidak hanya bagi manusia tetapi juga akan berdampak buruk bagi ekosistem hewan dan tumbuhan. Pada penelitian ini akan mengkaji pencemaran udara dari Oktober 2012 hingga Februari 2014 melalui penelitian konsentrasi dan komposisi dari partikulat udara dengan ukuran PM 2.5. Penelitian ini bertujuan untuk menentuan sumber asal pencemaran di Surabaya sehingga dapat dijadikan referensi berbasis ilmiah sebagai langkah untuk membuat keputusan dan kebijakan yang tepat dalam menanggulangi dampak pencemaran. Metode pengolahan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan analisis reseptor modeling yaitu Positif Matrix Factorization (PMF untuk mengetahui sumber asal pencemaran. Hasil pengukuran yang diperoleh pada konsentrasi PM 2,5 adalah 15.05 μg/m3 sehingga telah melebihi baku mutu tahunan yang telah ditetapkan PP 41 tahun 1999, USEPA, maupun WHO. Dalam partikulat terdapat konsentrasi black carbon (BC sebesar 3.20 μg/m3 dan unsur Pb dengan konsentrasi 0.28 μg/m3 yang telah melebihi nilai baku mutu USEPA. Sedangkan hasil analisis reseptor modeling di dapatkan sumber asal polutan berasal dari biomass, vehicle, soil, industri Pb, industri Zn dan indutri Fe. Kata kunci: Partikulat mater 2.5, black carbon, Pb, positive matrix factorization, Surabaya   Abstract Air pollution is a very adverse impact, not only for humans but also the ecosystem of plants and animals. This research examine air pollution from October 2012 until February 2014 through the research of concentration and composition of airborne particulates with a size of PM 2.5 μm. This study aims to determine the origin and location of pollution sources in Surabaya so that it can be used as scientific reference as a step to make the right decisions and policies in tackling the impact of pollution. Data processing method in this research used analysis of receptor modeling that is Positive Matrix Factorization (PMF to determine

  3. MENENTUKAN PRIORITAS PILIHAN MAHASISWA DALAM MEMILIH KAMPUS MENGGUNAKAN ANALISIS CONJOINT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maxsi Ary

    2016-03-01

    menganalisis preferensi mahasiswa Jurusan Manajemen Informatika AMIK BSI Bandung dalam memilih kampus. Penelitian preferensi mahasiswa dalam memilih kampus dilakukan dengan mengaplikasikan analisis conjoint menggunakan SPSS 17.0. Cara yang dilakukan adalah dengan memperoleh skor kegunaan yang dapat mewakili setiap aspek faktor jasa kampus yang dimiliki, sehingga dari skor tersebut dapat ditarik kesimpulan tentang atribut apa saja yang paling dipertimbangkan oleh mahasiswa dalam memilih kampus. Hasil preferensi responden yang bernilai paling tinggi adalah faktor Lapangan (14.92%, Kurikulum (13.21%, Akreditasi (12.75%, Dosen (12.13%, Gedung (11.96%, Perpustakaan (11.87%, Jarak (11.66%, dan Iklan (11.46%. Hasil utilitas agregat level faktor/atribut pilihan responden, bahwa responden menyukai jasa pendidikan dalam pemilihan kampus adalah kampus memiliki lapangan, kurikulum terbuka (pihak administasi menyampaikan terlebih dahulu diawal pendaftaran, kampus telah terakreditasi, pilihan dosen senior, ukuran gedung biasa saja (kurang diperhatikan, perpustakaan memiliki banyak koleksi buku, jarak antara rumah dan kampus dekat, dan iklan kurang diperhatikan. Kata Kunci: Statistik Multivariat, Analisis Conjoint, Preferensi

  4. Analisis Penerapan E-Government di Kabupaten Sragen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yan Andriariza AS

    2013-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Kabupaten Sragen merupakan salah satu pemerintah kabupaten yang menerapkan e-government dengan baik, dan merupakan kabupaten yang menjadi percontohan dalam suksesnya penerapan e-government. Karenanya perlu untuk dilakukan analisis penerapan e-government di Kabupaten Sragen, sebagai contoh bagi daerah lain dalam membangun e-government di daerah tersebut. Analisa yang dilakukan antara lain melihat seberapa jauh penerapan G2C, G2B dan G2G di Pemerintah Kabupaten Sragen. Selain itu juga dilakukan analisa menggunakan The UN Web Measure Index, dan analisa terakhir melakukan analisa deskriptif untuk 5 faktor kesuksesan penerapan e-government, yaitu Hukum dan Peraturan, Struktur Organisasi, Proses Bisnis, Teknologi Informasi dan Visi, Objektif dan Strategi. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa Kabupaten Sragen telah menerapkan G2B dan G2G, serta berada pada tahap awal penerapan G2C, selain itu Kabupaten Sragen juga telah mencapai pemerintahan yang online, tanpa kertas dan transparan. Implementasi e-government di kabupaten Sragen tersebut dapat dikatakan sukses karena telah memenuhi beberapa faktor dalam mencapai kesuksesan implementasi e-government, yaitu hukum dan peraturan, struktur organisasi, teknologi informasi dan visi, objektif dan strategi. Bila dilihat berdasarkan UN Web Measured Index, Kabupaten Sragen telah mencapai tahap 4. Saran yang dapat diberikan melalui penelitian ini adalah untuk unit kerja yang menangani TIK di Kabupaten Sragen akan lebih baik bila dipegang oleh unit kerja setingkat eselon 2 dan perlunya SOP dan peraturan tambahan terkait TIK di Kabupaten Sragen. ABSTRACT Sragen is one of the districts that implement well e-government, and being a model for the successful implementation of e-government. It is necessary to do the analysis of the application of e-government in Sragen, as an example for other regions in developing e-government in the area. Analysis was carried out to see how far the application of G2C

  5. Kembalikan Lagu Anak-anak Indonesia: Sebuah Analisis Struktur Musik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardipal - -

    2015-12-01

    . Yaitu musik sebagai pengembangan seni di lingkungan tertentu  dan musik sebagai seni komersial. Dari sisi musik komersial, hampir dua dekade terakhir  ini lagu anak-anak menghilang di media massa. Digantikan oleh lagu orang dewasa. Hal ini tentu mempengaruhi perkembangan psikologis, fisik, dan mental anak-anak. Secara teoritik, masalah ini hal ini dapat ditinjau dari produksi musik melalui pendekatan (1 konfik (hegemoni dan (2 interpretasi/makna. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan struktur musik lagu anak-anak dan struktur musik orang dewasa. Data diambil dari lagu anak-anak dan lagu pop orang dewasa. Metoda analisis difokuskan pada fitur lagu berdasarkan struktur musik dan dampaknya. Instrumen kunci dalam penelitian adalah peneliti sendiri dan instrumen pembantu berupa panduan kodifikasi data. Kemudian mendeskripsikan unsur-unsur tersebut yang terdapat dalam beberapa lagu anak-anak dan dewasa. Untuk menjaga keabsahan data, dilakukan kegiatan triangulasi data. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap memilih dan mengodifikasi data, menganalisis data sesuai dengan fitur musiknya masing-masing, dan tahap menarik kesimpulan serta verifikasi. Dari data lagu yang diambil sebagai sampel penelitian, terlihat bahwa pola ritmis, melodis, interval, tempo, hingga rentang nada belum laik  dinyanyikan oleh anak-anak. Pemaksaan anak-anak untuk meniru lagu tersebut dapat berakibat fatal seperti kerusakan pita suara, kram otot rahang. Akhirnya, disarankan agar partisipan seni, dan juga Demikian juga jaringan infrastuktur seni, harus dapat memiliki pandangan yang sama dan kuat  dalam pengembangan seni musik di Indonesia, khususnya untuk lagu anak-anak. Kata Kunci: lagu anak-anak, lagu perjuangan, lagu orang dewasa, struktur musik

  6. ANALISIS DAYA SAING INDUSTRI BESI BAJA DALAM RANGKA MENGHADAPI ACFTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christiana Ari Cahyani

    2014-10-01

    Full Text Available Abstrak ___________________________________________________________________ Industri baja merupakan industri strategis karena merupakan salah satu pendorong utama pembangunan suatu negara. Hasil yang dihasilkan oleh industri baja masih cukup defisit karena ketergantungan yang tinggi terhadap impor baja lebih tinggi dari yang dihasilkan oleh ekspor. Nilai negara ekspor baja Indonesia dari 2008 sampai 2012, mencapai 9129400000000 Euro sedangkan impor negara baja Indonesia mencapai 42.874,70 miliar dolar AS. Metode menggunakan analisis CMS untuk menentukan faktor-faktor apa yang mempengaruhi daya saing, bagaimana pengaruh faktor-faktor tersebut. Dari analisis perhitungan Revealed Comparative Advantage (RCA yang membandingkan negara-negara ACFTA menunjukkan bahwa Indonesia berada di lima besar dengan rata-rata 2.003 hingga tahun 2012 adalah 0,5193. Hasil CMS bahwa efek daya saing sebagian besar pangsa pasar Indonesia diambil alih oleh negara pesaing. Efek distribusi pasar rata-rata selama bertahun-tahun 2003-2012 menghasilkan nilai positif menunjukkan bahwa ketika impor ACFTA pasar meningkat pertumbuhan Indonesia merespon dengan menaikkan volume industri baja Saran yang diberikan kebutuhan untuk perluasan cakupan di pasar dunia, untuk mengurangi ketergantungan pada Indonesia ke negara-negara lainnya yang diimpor. Hal ini ditunjukkan dengan besarnya pengaruh terhadap pertumbuhan distribusi pasar baja komoditas ekspor Indonesia ke negara-negara lain. Konsumsi masyarakat Indonesia terhadap industri baja tinggi perlu diimbangi dengan konsumsi baja nasional dengan kontribusi mampu meningkatkan baja nasional.. Abstract ___________________________________________________________________ Steel industry is a strategic industry because it is one of the main drivers of development of a country. Proceeds generated by the steel industry is still quite a deficit due to the high dependence on imported steel is higher than that generated by exports. State steel

  7. ANALISIS EFEKTIVITAS PEMBERIAN PINJAMAN PROGRAM PEMBIAYAAN UMKM OLEH KOPERASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hadi Ismanto

    2014-10-01

    Full Text Available Abstrak: Analisis Efektivitas Pemberian Pinjaman Program Pembiayaan UMKM Oleh Koperasi. Program Pembiayaan memiliki peran yang penting bagi UMKM, namun sering menghadapi masalah penunggakan dan kemacetan pembayaran angsuran. Penelitian ini berupaya untuk mengetahui sebab-sebab tidak lancarnya pengembalian Program Pembiayaan UJKS sehingga diharapkan dapat menyusun strategi yang lebih baik lagi dalam menyeleksi calon peminjam agar angka pinjaman bermasalah dapat ditekan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua UMKM yang menjadi Peminjam (peminjam program pembiayaan UJKS Mitra Usaha dan masih tergolong aktif hingga bulan November 2013 dan telah memperoleh fasilitas pembiayaan sekurang-kurangnya enam bulan berjalan. Penelitian ini menemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh positif terhadap tingkat pengembalian pinjaman (lancar atau menunggak adalah omzet usaha, lama usaha dan nilai plafon pinjaman. Hal ini dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi UJKS dalam menjalankan program pembiayaan sehingga menjadi lebih efektif dalam menjalankannya.   Kata Kunci: UMKM, UJKS, Program Pembiayaan, Lancar, dan Macet.   Abstract: Effectiveness Analysis of SMEs Financing Program by Cooperative. Financing programs have an important role to SMEs, but often face the problem of repayment failures and installment payments. This study examines the causes of saving and loan cooperatives’ repayment problems. The population of this study is all SMEs borrowing from Mitra Usaha saving and loan cooperative. Furthermore these SMEs must be categorized as active SMEs until November 2013 and they had been receiving loan for at least six months. The study found that the variables such as: the length of the business, the business volume, and the value of the loan have a positive impact on repayment rate.   Keywords: SMEs, Saving and Loan Cooperative, Financing Program

  8. Analisis Kinerja Penerapan Container untuk Load Balancing Web Server

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Agung Nugroho

    2016-12-01

    Full Text Available Container merupakan teknologi virtualisasi terbaru. Container memudahkan system administrator dalam mengelola aplikasi pada server. Docker container dapat digunakan untuk membangun, mempersiapkan, dan menjalankan aplikasi. Dapat membuat aplikasi dari bahasa pemrograman yang berbeda pada lapisan apapun. Aplikasi dapat di bungkus dalam container, dan aplikasi dapat berjalan pada lingkungan apapun dimana saja.  Dalam perkembangannya container ini dapat digunakan untuk load balancing, dengan memanfaatkan HA Proxy. Load Balancing dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan beban kinerja web server yang terlalu berat (overload terhadap permintaan. Load Balancing merupakan salah satu metode untuk meningkatkan skalabilitas web server sekaligus mengurangi beban kerja web server. Ujicoba dilakukan dengan memberikan beban request pada single container dan multi container, dan membandingkan kinerjanya. Analisis kinerja dapat dilakukan dengan menggunakan parameter performance pada processor, memori dan proses layanan. Penerapan ujicoba dilakukan pada raspberry pi. Hasil yang diperoleh multi container dapat digunakan untuk mengembangkan metode load balancing, hasil ujicoba menunjukkan performance raspberry pi dapat optimum karena pembagian beban processor.

  9. ANALISIS REKRUITMEN TENAGA PENDIDIK PADA SD KALAM KUDUS PEKANBARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murnawati Murnawati

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sistem rekrutmen tenaga pendidik pada SD kalam kudus kota Pekanbaru. Populasi dalam penelitian ini adalah tenaga pendidik di SD Kalam Kudus Kota Pekanbaru, kebutuhan guru sebanyak 65 sedangkan guru tetap sebanyak 40 guru dan sisanya guru honor sebanyak 25 guru. Dalam penelitian ini penulis mengambil sampel seluruh populasi. Pengambilan sampel dilakukan secara sensus. Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh dari wawancara langsung dan penyebaran kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini adalah menggunakan metode deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa persyaratan administrasi dalam rekruitmen guru diperoleh rata – rata skor sebesar 3,49. Artinya persyaratan administrasi dalam rekruitmen guru pada SD Kalam Kudus Pekanbaru dinilai baik. Abstract: This research aimed to determine the system of teachers’s recruitment in Kalam Kudus elementary school of Pekanbaru. The population in this study were educators in in Kalam Kudus elementary school of Pekanbaru, the teacher needs as much as 65 while the teacher remains as much as 40 teachers and teacher salaries remaining 25 teachers. In this study the authors took samples of the entire population. Sampling was done by census. The data used is primary data obtained from interviews and questionnaires. Data analyzed by descriptive method. Based on the results of this study concluded that the administrative requirements for the recruitment of teachers obtained average - average score of 3.49. This means that the administrative requirements for the recruitment of teachers in elementary Holy Kalam Pekanbaru considered good. Kata Kunci : Rekruitmen, Tenaga Pendidik

  10. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPOR BAJA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jhonson Agustinus Pasaribu

    2017-06-01

    Full Text Available Impor baja terus mengalami peningkatan dari tahun 1980-2012, hal ini disebabkan karena tingkat produksi baja tidak mampu mengimbangi dan memenuhi tingkat konsumsi baja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi impor baja di Indonesia. Metode analisis yang digunakan adalah Error Corection Model (ECM. Pengujian secara parsial digunakan uji t-statistik dan pengujian secara serempak digunakan uji F-statistik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Produksi baja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap impor baja dalam jangka panjang dan jangka pendek. Konsumsi baja menunjukan pengaruh positif dan signifikan terhadap impor baja dalam jangka panjang dan jangka pendek. Gross Domestic Product (GDP menunjukan pengaruh yang negatif dan tidak signifikan terhadap impor baja dalam jangka panjang dan jangka pendek. Nilai tukar rupiah (Kurs menunjukan pengaruh yang positif dan tidak signifikan terhadap impor baja dalam jangka panjang dan jangka pendek.  The steel import keep having enhancement from 1980 to 2012, it’s because of steel production level can’t fulfill the steel consumption level. If the high level of the steel import volume continues, domestic steel industries will run into a low impact for Indonesian’s economy. The goal of this research analize the affecting factors of steel import in Indonesia. The analytical method use the Error Correction Model (ECM. The partial test use t-statistic and the simultan test use F-statistic. The results showed that the steel production has negative and significant effect on steel import in the long term and short term. The steel consumption has positive and significant effect on steel import in the long term and short term. The Gross Domestic Product (GDP has negative and not significant effect on steel import in the long term and short term. The exchange rate indicates positive and not significant effect on steel import in the long term and short term.

  11. ANALISIS TINGKAT KEPUASAN NASABAH BANK, PENERAPANMETODEANALYTICAL HIERARCHY PROCESS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ujang Arlian

    2016-01-01

    Full Text Available The development of the banking industry continues to progress over time. History has recorded that the banking industry advances occur after the deregulation package. Impact after the deregulation package that is increasing the number of private banks in Indonesia.Both private banks and state banks/enterprises vying to attract customers. Regional Development Bank (BPD, which has changed its name to the name of the province in Indonesia is also trying to implement a variety of strategies to encourage people to do deposits. The purpose of this study is to determine the level of satisfaction of bank customers who are in Lebong. The analytical method used is Analytical Hierarchy Process (AHP. Using four (4 criteria such as facilities, products, services, and security as a comparison between the two banks. The results showed that the criteria for the facility is a major factor in determining the level of customer satisfaction.Then followed the safety criteria for second place while the third and fourth position are the criteria of products and services.  Perkembangan industri perbankan terus mengalami kemajuan dari waktu ke waktu. Sejarah telah mencatat bahwa kemajuan industri perbankan terjadi setelah masa paket deregulasi. Dampak setelah masa paket deregulasi yaitu bertambah banyaknya bank swasta di Indonesia. Baik bank swasta maupun bank BUMN/BUMD berlomba-lomba untuk menarik nasabah. Bank Pembangunan Daerah (BPD yang telah berubah nama menjadi nama provinsi di Indonesia juga berupaya dengan menerapkan berbagai strategi untuk mengajak masyarakat melakukan simpanan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tingkat kepuasan nasabah perbankan yang terdapat di Kabupaten Lebong. Metode analisis yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP. Menggunakan 4 (empat kriteria seperti fasilitas, produk, pelayanan, dan keamanan sebagai pembanding diantara kedua bank tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria fasilitas merupakan faktor

  12. Analisis Elektron Beam Profile Constancy pada Pesawat Linac

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edi Guritna

    2018-02-01

    Full Text Available Radioterapi adalah pengobatan penyakit terutama tumor atau kanker ganas dengan menggunakan radiasi elektromagnetik (Sinar-X dan Gamma dan radiasi partikel (elektron, proton, dan neutron. Salah satu alat radioterapi modern yang digunakan dalam pengobatan penyakit kanker adalah linear accelerator (linac. Alat radioterapi ini menghasilkan elektron dan sinar-X (foton yang dibangkitkan oleh generator dan mempunyai energi yang bervariasi. Dalam penelitian profil dosis, digunakan pesawat liner accelerator (linac Siemens Primus berkas elektron 5 MeV dengan luas lapangan radiasi berkisar dari 5×5 cm2 sampai 25×25 cm2. Pengukuran profil dosis dilakukan dengan menggunakan water phantom,  detektor farmer chamber dan condenser chamber yang dilengkapi dengan  computer control units (CCU serta dilakukan untuk arah crossline dan inline pada kedalaman Dmax dan kedalaman tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil berkas sinar elektron energi 5 MeV pada kedalaman tertentu dan Dmax dengan variasi luas lapangan 5×5 cm2, 10×10 cm2, 15×15 cm2, 20×20 cm2, 25×25 cm2. Hasil analisis profil dosis pada berkas elektron 5 MeV menunjukkan bahwa lapangan 5×5 cm2 memiliki nilai flatness yang cukup besar sehingga dalam kalibrasi maupun terapi radiasi perlu diperhatikan penggunaan  luas lapangan tersebut. Dalam penelitian ini juga didapatkan bahwa nilai flatness paling ideal (nilai flatness rendah terjadi pada lapangan 15×15 cm2. Sehingga ada luas lapangan lain yang bisa digunakan untuk treatment maupun kalibrasi selain 10×10 cm2 yaitu 15×15 cm2 yang memiliki nilai flatness rendah.

  13. ANALISIS JENIS, JUMLAH DAN MUTU SARAPAN PAGI SISWA SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sopiyandi Sopiyandi

    2016-01-01

    Full Text Available Abstract: Type Analysis, Number and Quality Breakfast of Children on Elementary School. The research objective is to analyze the full breakfast at the elementary school students in District Rasau Jaya covering aspects of the type, quantity and quality of the breakfast. This research is an analytic with Cross sectional study design. Subjects were students at SDN 1 Rasau Jaya aged 8-12 years, a large sample of 215 respondents. The results showed that as many as 98.6% of students breakfasts with ten types of food most consumed by children during breakfast ie eggs, white rice, fried rice, yellow rice, tempeh, bulb meatballs, dumplings, bread, sausages and porridge. While the five types of beverage most consumed by children during breakfast was tea, milk, juice, water, and syrup. 54% of the number of good energy, 51% protein and 68.4% fat in both categories. 61.9% carbohydrate intake is not good. The nutritional quality of food is quite good kid. Abstrak : Analisis Jenis, Jumlah Dan Mutu Sarapan Pagi Siswa Sekolah Dasar. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis sarapan pagi pada siswa Sekolah Dasar di Kecamatan Rasau Jaya meliputi aspek jenis, jumlah dan mutu sarapan. Penelitian ini bersifat analitik dengan desain penelitian Cross sectional. Subjek penelitian adalah siswa SDN 1 Rasau Jaya usia 8-12 tahun, besar sampel penelitian sebanyak 215 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 98,6 % siswa sarapan dengan sepuluh jenis makanan yang paling banyak dikonsumsi oleh anak selama sarapan yaitu telur ayam, nasi putih, nasi goreng, nasi kuning, tempe, pentol bakso, siomay, roti, sosis, dan bubur. Sedangkan lima jenis minuman yang paling banyak dikonsumsi oleh anak selama sarapan adalah teh, susu, air jeruk, air putih, dan sirup. Sebanyak 54% jumlah energi baik, protein 51 % dan lemak 68,4% pada kategori baik. 61,9% asupan karbohidrat tidak baik. Mutu gizi pangan anak tergolong baik.

  14. ANALISIS STILISTIKA WACANA TERJEMAHAN RESMI NASKAH PRASASTI PLUMPUNGAN (KAJIAN HISTORIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hristina Nikolic

    2008-12-01

    Full Text Available This article mainly deals with the Plumpungan manuscript discourse, an ancient stone inscription found in the Salatiga area. The manuscript dates back to the 8th century and is one of the main historical sources of the Salatiga municipality. There is a tight connection involving the above mentioned inscription with the legitimacy of the Javanese court at that time, as well as with the monarch, who was seen as half- man, half-deity. The monarch drew on the labor of his subjects in maintaining reli- gious sites to ensure his place on earth, and in heaven. The Plumpungan manuscript was a ‘legal document’ used to reassure inhabitants of the area that the monarch is the legitimate ruler, and to prevent further revolt. The monarch’s subjects in the Salatiga area at the time were farmers disheartened with high taxes and the fear of volcanic eruptions, which later caused great migrations to East Java. Consequently, the mon- arch, using the Plumpungan manuscript as a medium, decreed that the Hampra vil- lage (present-day Salatiga become a tax-free area due to the excellent care that its citizens provided for the religious sites, in addition to the obeisance shown to the monarch. It becomes clear, however, that all the way through the discourse analysis, the king wanted to ensure his legitimacy. Socio-historical context confirms that the monarch, Bhanu, was a successful ruler who held power over four regions, analogi- cally with Indra, the king of all deities. Discourse analysis is detained under three main dimensions, which is grammatical, lexical and contextual, unified from be- ginning to end in a particular style that reveals genuinely hidden meaning.     Key words: manuscript, Plumpungan, kodikologi, dan analisis stilistika.

  15. APLIKASI METODE-METODE AGGLOMERATIVE DALAM ANALISIS KLASTER PADA DATA TINGKAT POLUSI UDARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Rachmatin

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRAK   Analisis Klaster merupakan analisis pengelompokkan data yang mengelompokkan data berdasarkan informasi yang ditemukan pada data. Tujuan dari analisis klaster adalah agar objek-objek di dalam satu kelompok memiliki kesamaan satu sama lain sedangkan dengan objek-objek yang berbeda kelompok memiliki perbedaan. Analisis klaster dibagi menjadi dua metode yaitu metode hirarki dan metode non-hirarki. Metode hirarki dibagi menjadi dua, yaitu metode agglomerative (pemusatan dan metode divisive (penyebaran. Metode-metode yang termasuk dalam metode agglomerative adalah Single Linkage Method, Complete Linkage Method, Average Linkage Method, Ward’s Method, Centroid Method dan Median Method. Pada artikel ini dibahas metode-metode agglomerative tersebut yang diterapkan pada data tingkat polusi udara. Masing-masing metode tersebut memberikan jumlah klaster yang berbeda.   Kata Kunci : Analisis Klaster, Single Linkage Method, Complete Linkage Method, Average Linkage Method, Ward’s Method, Centroid Method dan Median Method.     ABSTRACT Cluster analysis is an analysis of the data classification based on information found in the data.The objective of cluster analysis is that the objects in the group have in common with each other, while the different objects have different groups. Cluster analysis is divided into two methods : the method of non-hierarchical and hierarchical methods.Hierarchical method is divided into two methods, namely agglomerative methods (concentration and divisive methods (deployment. The methods included in the agglomerative method is Single Linkage Method, Complete Linkage Method, Average Linkage Method, Ward 's Method, Method and Median Centroid Method. In this article discussed the agglomerative methods were applied to the data rate of air pollution. Each of these methods provides a different number of clusters.   Keywords: Cluster Analysis , Single Linkage Method, Complete Linkage Method, Average Linkage Method, Ward

  16. ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ELIMINASI MALARIA DI PROVINSI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Betty Roosihermiatie

    2013-03-01

    to Ministry of Health strategy Interrelated sectors activities were directly or indirectly in synergy with malaria elimination policy Innovation strategy activities in supporting the malaria elimination had be en developed in the district. The budgetting for malaria elimination policy in Bali Province and Karangasem District still depend local budget. The roles of local governments to support policies are by issueing policies/regulations, financing and socialization activities. Treatment should be based on new treatment strategies using artemisinin or ACT to prevent primary drug resistance of malaria. The budgetting for malaria program in Bali Province should be increased, either the total or the source. Then, it needs to develop Malaria Working Group both at the provincial and district levels so interrelated sector activities could be coordinated and integrated with the Health Offices activities to achieve malaria elimination by year 2012. Key words: Malaria, elimination, policy ABSTRAK lndonesia di ASEAN merupakan salah satu dari tiga negara dengan morbiditas malaria tertinggi. Pada tahun 2007, di lndonesia 396 (80% dari total 495 kabupaten/kota merupakan daerah endemis malaria. Dalam rangka pengendalian penyakit malaria, Pemerintah mengeluarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 293 tahun 2009 tentang Eliminasi malaria. Tujuan penelitian adalah mengkaji implementasi SK Menkes No. 293 tahun 2009 tentang kebijakan eliminasi malaria di Provinsi Bali, dengan tujuan khusus mengkaji pemahaman, penerapan, inovasi, pendanaan dan peran Pemda dalam mendukung kebijakan eliminasi malaria di Provinsi Bali. Jenis penelitian adalah observasional dengan disain cross sectional, dilaksanakan di Bali dan Kabupaten Karangasem. Pengumpulan data dilaksanakan bulan September 2011, dengan cara diskusi kelompok terarah baik di level provinsi dan kabupaten, dengan Dinas Kesehatan, Pemerintah Daerah (Bappedda dan lintas sektor terkait serta studi dokumen. Analisis data dengan cara

  17. Analisis Spasial Kejadian Filariasi di Kabupaten Demak Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurjazuli Nurjazuli

    2018-04-01

    Full Text Available Latar Belakang: Filariasis merupakan salah satu penyakit tular vektor yang kurang mendapatkan perhatian, termasuk kelompok Neglected Tropical Diseases (NTDs. Kabupaten Demak merupakan salah satu wilayah di Propinsi Jawa Tengah  yang merupakan daerah endemis filarisis (mf rate>1%. Kejadian filarisis di daerah ini diduga berkaitan dengan kondisi lingkungan fisik dan biologis (nyamuk yang mempunyai peran penting dalam penyebaran penyakit filarisis. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan adanya penderita baru,  mengidentifikasi kondisi lingkungan fisik dan biologi yang berkaitan dengan sebaran filarisis di Kabupaten Demak. Matede: Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional. Sebanyak 30 kasus filariasis dijadikan indek kasus yang selanjutnya dipilih secara purposif sebanyak 140 yang tinggal di sekitar 30 kasus tersebut untuk dilakukan pengamblan darah jari. Observasi lingkungan dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi lingkungan (breeding places dan resting places dari yang diduga sebagai nyamuk vektor filariasis. Penangkapan nyamuk dilakukan di sekitar rumah penderita filariasis. Pengukuran koordinat kasus filariais dilakukan dengan pesawat Geographic Positioning System (GPS. Pemeriksaan darah jadi jari dilakukan di Laboratorium Kesehatan Daerah (LABKESDA Propinsi Jawa Tengah. Sedang bedah nyamuk dilakukan di Balai Penelitian Vektor Penyakit Banjarnegara. Analisis data dlakukan secara deskriptif, analisis spasial dilakukan dengan software ArcGis 9.3. Hasil: Penelitian ini tidak menemukan penderita baru filarisis (mf rate=0%. Sebanyak 129 ekor nyamuk telah dilakukan pembedahan dengan hasil semuanya negatip cacing filaria. Hasil identifikasi nyamuk menemukan spesies nyamuk Culex quinquefasciatus merupakan nyamuk yang dominan (72,86% di lokasi penelitian.Terdapat breeding places (40% berupa genangan air terbuka (SPAL dan resting places (83,3% berupa semak-semak di sekitar rumah penderita. Analisis spasial

  18. Automated Modal Parameter Estimation of Civil Engineering Structures

    DEFF Research Database (Denmark)

    Andersen, Palle; Brincker, Rune; Goursat, Maurice

    In this paper the problems of doing automatic modal parameter extraction of ambient excited civil engineering structures is considered. Two different approaches for obtaining the modal parameters automatically are presented: The Frequency Domain Decomposition (FDD) technique and a correlation...

  19. Cross-Modal Subspace Learning via Pairwise Constraints.

    Science.gov (United States)

    He, Ran; Zhang, Man; Wang, Liang; Ji, Ye; Yin, Qiyue

    2015-12-01

    In multimedia applications, the text and image components in a web document form a pairwise constraint that potentially indicates the same semantic concept. This paper studies cross-modal learning via the pairwise constraint and aims to find the common structure hidden in different modalities. We first propose a compound regularization framework to address the pairwise constraint, which can be used as a general platform for developing cross-modal algorithms. For unsupervised learning, we propose a multi-modal subspace clustering method to learn a common structure for different modalities. For supervised learning, to reduce the semantic gap and the outliers in pairwise constraints, we propose a cross-modal matching method based on compound ℓ21 regularization. Extensive experiments demonstrate the benefits of joint text and image modeling with semantically induced pairwise constraints, and they show that the proposed cross-modal methods can further reduce the semantic gap between different modalities and improve the clustering/matching accuracy.

  20. An eco design strategy for high pressure die casting components: microstructural analysis applied to mass reducing processes; Una estrategia de ecodiseno de piezas obtenidas mediante moldeo a presion: analisis microestructrual aplicado a la desmaterializacion

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Suarez-Pena, B.; Asensio-Lozano, J.

    2009-07-01

    In this work the study focused on the possibility of use of new aluminium alloys with optimized microstructures that ensure the mechanical properties requested for cast components made by high pressure die casting. The objective was to check the possibility of manufacture of structurally sound eco-steps for escalators with reduced structural integrity. The former arises as a result of a new redesign of the traditional steps aiming at a significant weight reduction. The experimental results show that it is feasible to cut the use of materials during processing and therefore to reduce the impact of the components during its lifetime, whilst the performance and safety standards are kept identical or even improved. (Author) 17 refs.

  1. Solvent. I. Extraction systems applied to uranium analysis. I. Extraction studies with Tributyl phosphate-Methyl-isobutyl-ketone; Metodos de extraccion don disolventes aplicados al analisis quimico del uranio. I. Estudio de la extraccion con fosfato de tributilo-metilisobutilcetano

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Vera Palomino, J.; Palomares Delgado, F.; Petrement Eguiluz, J. C.

    1964-07-01

    A factorial study of the selective extraction of uranium with a mixture of TBP-MIC was carried out using 0,8 N nitric acid and different salting agents. We use the most suitable salting agent to develop new factorial experiments in order to get an equation involving the percent of extracted uranium, E, the concentration of the extraction agent in the organic phase, c, and the concentration of the slating agent in the aqueous phase, n. (Author) 3 refs.

  2. A study of the efficiency of different spectrochemical buffers applied to the uranium ore analysis; Estudio de la eficiencia de diversos reguladores espectroqimicos aplicados al analisis de minerales de uranio

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Roca, M.; Diaz Guerra, J. P.

    1981-07-01

    A direct-reading emission spectroscopy method allowing the determination of Al, Ca, Fe, Mg, Mn, Na, P, Si and Ti in geological materials, that are of interest for the prospecting and recovery of uranium, is proposed. Direct-current are between graphite electrodes Is used as the excitation source. Efficiency of Ag{sub 2}O, BaCO{sub 3}, Bi{sub 2}O{sub 3}, CuF{sub 2}, CuO, Ga{sub 2}0{sub 3}, Ge0{sub 2}, graphite, K{sub 2}CO{sub 3}, H{sub 2}B{sub 4}O{sub 7}, Li{sub 2}CO{sub 3}, Ni, PbS, Sb{sub 2}o{sub 4} , SrC0{sub 3}, Ti{sub 2}O{sub 3} and ZnO as spectrochemical buffers has been studied. It has been inferred that through a sample dilution with Li{sub 2}CO{sub 3}, SrC0{sub 3} and graphite powder in the rations 1:10:10:20, respectively, the highest reduction of the matrix effects is achieved. Phosphorus determination Is better performed with PbS as spectrochemical buffer Instead of the indicated above. The action of the selected compounds Is completed by using Co, In, Li and Sr as internal standards, and, as a whole, satisfactory accuracy and reproducibility are attained. (Author) 7 refs.

  3. Solvent-extraction methods applied to the chemical analysis of uranium. III. Study of the extraction with inert solvents; Metodos de extraccion con disolventes aplicados al analisis quimico del uranio. III. Estudio de la extraccion con disolvente inertes

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Vera Palomino, J.; Palomares Delgado, F.; Petrement Eguiluz, J. C.

    1964-07-01

    The extraction of uranium on the trace level is studied by using tributylphosphate as active agent under conditions aiming the attainment of quantitative extraction by means of a single step process using a number of salting-out agents and keeping inside the general lines as reported in two precedent papers. Two inert solvents were investigated, benzene and cyclohexane, which allowed to derive the corresponding empirical equations describing the extraction process and the results obtained were compared with those previously reported for solvents which, like ethyl acetate and methylisobuthylketone, favour to a more or less extend the extraction of uranium. (Author) 4 refs.

  4. INDICADORES DE CONTAMINACIÓN FECAL EN BIOSÓLIDOS APLICADOS EN AGRICULTURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Carolina Guzmán

    2004-12-01

    todos los usos. Aunque la determinación y cuantificación de fagos somáticos y fagos F-específicos no son parámetros propuestos en la norma EPA/625/R-92/013 (1999, las concentraciones de estos microorganismos en el biosólido son indicadores de la posible presencia de virus entéricos en las muestras analizadas. Con base en estos resultados se puede concluir que este producto puede ser aplicado en agricultura teniendo en cuenta el tiempo de restricción previo al cultivo para reducir el riesgo sanitario.

  5. Lexical exponents of hypothetical modality in Polish and Lithuanian

    OpenAIRE

    Roman Roszko

    2015-01-01

    Lexical exponents of hypothetical modality in Polish and Lithuanian The article focuses on the lexical exponents of hypothetical modality in Polish and Lithuanian. The purpose for comparing and contrasting the lexical exponents of hypothetical modality is not only to identify all the lexemes in both languages but also find the answer to the following question: whether the morphological exponents of hypothetical modality (so-called modus relativus) familiar to the Lithuanian language have/...

  6. Analisis Kandungan Logam Berat Tembaga (Cu) Dan Timbal (Pb) Pada Sedimen Di Pulau Payung Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan

    OpenAIRE

    Lyusta, Atik Hendika; Agustriani, Fitri; Surbakti, Heron

    2017-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Tembaga (Cu) danTimbal (Pb) pada sedimen di Pulau Payung. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2014. Metode yang digunakan dalam analisis logam berat adalah Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS) sedangkan metode yang digunakan untuk analisis fraksi sedimen adalah pengayakan dan pemipetan. Hasil penelitian didapat bahwa kandungan logam berat Cu lebih tinggi dibandingkan Pb dengan kandungan Cu 2,3-11,6mg/kg dan...

  7. Modality effects in implicit artificial grammar learning: An EEG study.

    Science.gov (United States)

    Silva, Susana; Folia, Vasiliki; Inácio, Filomena; Castro, São Luís; Petersson, Karl Magnus

    2018-05-15

    Recently, it has been proposed that sequence learning engages a combination of modality-specific operating networks and modality-independent computational principles. In the present study, we compared the behavioural and EEG outcomes of implicit artificial grammar learning in the visual vs. auditory modality. We controlled for the influence of surface characteristics of sequences (Associative Chunk Strength), thus focusing on the strictly structural aspects of sequence learning, and we adapted the paradigms to compensate for known frailties of the visual modality compared to audition (temporal presentation, fast presentation rate). The behavioural outcomes were similar across modalities. Favouring the idea of modality-specificity, ERPs in response to grammar violations differed in topography and latency (earlier and more anterior component in the visual modality), and ERPs in response to surface features emerged only in the auditory modality. In favour of modality-independence, we observed three common functional properties in the late ERPs of the two grammars: both were free of interactions between structural and surface influences, both were more extended in a grammaticality classification test than in a preference classification test, and both correlated positively and strongly with theta event-related-synchronization during baseline testing. Our findings support the idea of modality-specificity combined with modality-independence, and suggest that memory for visual vs. auditory sequences may largely contribute to cross-modal differences. Copyright © 2018 Elsevier B.V. All rights reserved.

  8. The Perceptual Basis of the Modality Effect in Multimedia Learning

    Science.gov (United States)

    Rummer, Ralf; Schweppe, Judith; Furstenberg, Anne; Scheiter, Katharina; Zindler, Antje

    2011-01-01

    Various studies have demonstrated an advantage of auditory over visual text modality when learning with texts and pictures. To explain this modality effect, two complementary assumptions are proposed by cognitive theories of multimedia learning: first, the visuospatial load hypothesis, which explains the modality effect in terms of visuospatial…

  9. Fuzzy Reasoning Based on First-Order Modal Logic,

    NARCIS (Netherlands)

    Zhang, Xiaoru; Zhang, Z.; Sui, Y.; Huang, Z.

    2008-01-01

    As an extension of traditional modal logics, this paper proposes a fuzzy first-order modal logic based on believable degree, and gives out a description of the fuzzy first-order modal logic based on constant domain semantics. In order to make the reasoning procedure between the fuzzy assertions

  10. ANALISIS FAKTOR PEMANFAATAN POLINDES MENURUT KONSEP MODEL PERILAKU KESEHATAN ”ANDERSON” (Analisis Lanjut Data RISKESDAS 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Astridya Paramita

    2013-11-01

    dari kajian analisis lanjut data sekunder Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2007. Tehnik analisis yang digunakan adalah uji chi square dan regresi logistik multiple untuk memperoleh gambaran hubungan antara karakteristik, status sosial rumah tangga, dan kemudahan akses Polindes terhadap pemanfaatan Polindes. Hasil kajian menunjukkan pemanfaaatan Polindes oleh rumah tangga di Indonesia masih rendah dengan alasan tidak butuh pelayanan Polindes. Uji Chi Square menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara jarak tempuh, waktu tempuh, klasifikasi desa, pengeluaran per kapita, pekerjaan, pendidikan, dan umur kepala rumah tangga terhadap pemanfaatan Polindes. Hasil uji regresi logistik multiple menunjukkan adanya kecenderungan pemanfaatan Polindes oleh rumah tangga berdasarkan jarak tempuh, waktu tempuh, klasifikasi desa, pengeluaran per kapita, pekerjaan, pendidikan dan umur kepala rumah tangga. Kesimpulan yang dapat diambil dari tulisan ini adalah Polindes lebih tepat didesain untuk kelompok rumah tangga pra sejahtera, berpendidikan rendah, bermata pencaharian petani atau nelayan, dan berlokasi di pedesaan atau daerah terpencil dengan keterbatasan alat transportasi. Kata kunci: karakteristik dan status sosial rumah tangga, aksesibilitas Polindes, pemanfaatan Polindes

  11. Evidence for a supra-modal representation of emotion from cross-modal adaptation.

    Science.gov (United States)

    Pye, Annie; Bestelmeyer, Patricia E G

    2015-01-01

    Successful social interaction hinges on accurate perception of emotional signals. These signals are typically conveyed multi-modally by the face and voice. Previous research has demonstrated uni-modal contrastive aftereffects for emotionally expressive faces or voices. Here we were interested in whether these aftereffects transfer across modality as theoretical models predict. We show that adaptation to facial expressions elicits significant auditory aftereffects. Adaptation to angry facial expressions caused ambiguous vocal stimuli drawn from an anger-fear morphed continuum to be perceived as less angry and more fearful relative to adaptation to fearful faces. In a second experiment, we demonstrate that these aftereffects are not dependent on learned face-voice congruence, i.e. adaptation to one facial identity transferred to an unmatched voice identity. Taken together, our findings provide support for a supra-modal representation of emotion and suggest further that identity and emotion may be processed independently from one another, at least at the supra-modal level of the processing hierarchy. Copyright © 2014 Elsevier B.V. All rights reserved.

  12. Electrotherapy modalities for adhesive capsulitis (frozen shoulder).

    Science.gov (United States)

    Page, Matthew J; Green, Sally; Kramer, Sharon; Johnston, Renea V; McBain, Brodwen; Buchbinder, Rachelle

    2014-10-01

    Adhesive capsulitis (also termed frozen shoulder) is a common condition characterised by spontaneous onset of pain, progressive restriction of movement of the shoulder and disability that restricts activities of daily living, work and leisure. Electrotherapy modalities, which aim to reduce pain and improve function via an increase in energy (electrical, sound, light, thermal) into the body, are often delivered as components of a physical therapy intervention. This review is one in a series of reviews which form an update of the Cochrane review 'Physiotherapy interventions for shoulder pain'. To synthesise the available evidence regarding the benefits and harms of electrotherapy modalities, delivered alone or in combination with other interventions, for the treatment of adhesive capsulitis. We searched CENTRAL, MEDLINE, EMBASE, CINAHL Plus and the ClinicalTrials.gov and World Health Organization (WHO) International Clinical Trials Registry Platform (ICTRP) clinical trials registries up to May 2014, unrestricted by language, and reviewed the reference lists of review articles and retrieved trials to identify any other potentially relevant trials. We included randomised controlled trials (RCTs) and controlled clinical trials using a quasi-randomised method of allocation that included adults with adhesive capsulitis and compared any electrotherapy modality to placebo, no treatment, a different electrotherapy modality, or any other intervention. The two main questions of the review focused on whether electrotherapy modalities are effective compared to placebo or no treatment, or if they are an effective adjunct to manual therapy or exercise (or both). The main outcomes of interest were participant-reported pain relief of 30% or greater, overall pain, function, global assessment of treatment success, active shoulder abduction, quality of life, and the number of participants experiencing any adverse event. Two review authors independently selected trials for inclusion

  13. Efficiency analysis in the application of indicators LEED-ND, the arid zone of the north of Mexico, case of study: Parajes del Sur, Ciudad Juarez, Chihuahua; Analisis de la eficiencia en la aplicacion de indicadores LEED-ND, en la zona arida del norte de Mexico, caso de estudio: parajes del sur, Ciudad Juarez, Chihuahua

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Pena Barrera, Leticia [Universidad Autonoma de Ciudad Juarez, Chihuahua (Mexico)

    2009-01-15

    This article presents the analysis realized to the urban design of a colony applying the indicators of The Leadership in Energy (LEED-ND). The advantages that represent as far as impact are established and also the limits are pointed out, evaluating their efficiency in the application of indicators to improve performance and energy saving. Based on the analysis applied to the colony under study, some right solutions in the urban design are obtained that should be established as a part of the in force standardization. Nevertheless, the follow up to this same company in other developments, reflects that the proposals are not determined as a strategy of self planning but only to fulfill the asked requirements, obtaining a result with smaller impact and as an index that allows offering residential alternatives in the city tending to the sustained development. [Spanish] Este articulo presenta el analisis realizado al diseno urbano de un fraccionamiento aplicando los indicadores de The Leadership in Energy (LEED-ND). Se establecen las ventajas que presenta en cuanto a impacto y tambien se senalan las limitantes, evaluando su eficiencia en la aplicacion de indicadores para mejorar desempeno y ahorro energetico. Con base en el analisis aplicado al fraccionamiento en estudio, se tienen algunas soluciones acertadas en el diseno urbano que debieran establecerse como parte de la normatividad vigente, sin embargo, el seguimiento a esta misma empresa en otros desarrollos, refleja que las propuestas no estan determinadas como una estrategia de planeacion propia sino unicamente para cumplir con los requerimientos solicitados, obteniendo un resultado con menor impacto y como indice que permitan ofrecer alternativas habitacionales en la ciudad tendientes al desarrollo sostenido.

  14. Does Modality Matter? The Effects of Reading, Listening, and Dual Modality on Comprehension

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Beth A. Rogowsky

    2016-09-01

    Full Text Available With advancing technology, there is increasing interest in differences between listening versus reading comprehension or doing both simultaneously. Ninety-one participants were randomly assigned to one of three groups that received the same instructional material (the preface and a chapter from a non-fiction book, but each in a different input modality (digital audiobook, e-text, dual modality. After completing the material, participants took the same comprehension test in written form to establish both immediate comprehension (Time 1 and 2-week retention (Time 2. No statistically significant differences were found for any analyses pertaining to effects of the three different instructional conditions on comprehension at Time 1 or Time 2. Additional analyses showed that both males and females in each condition recalled an equal amount of information, regardless of whether they listened to an audiobook, read from an electronic tablet, or both listened and read simultaneously (dual modality.

  15. Vocabulary acquisition in aphasia: Modality can matter.

    Science.gov (United States)

    Tuomiranta, Leena; Grönroos, Ann-Mari; Martin, Nadine; Laine, Matti

    2014-11-01

    The present case study investigated modality-specific aspects of novel word acquisition in aphasia. It was prompted by recent aphasia case studies indicating great interindividual variability in the ability to learn and maintain novel words in aphasia. Moreover, two previous case studies revealed a striking effect of input modality by showing effective word learning and re-learning via visual input only (Kohen, Sola, Tuomiranta, Laine, & Martin, 2012; Tuomiranta et al., 2014). The present participant TS with chronic nonfluent aphasia and post-semantic anomia was administered novel word-referent learning tasks. In the first experiment, the learning phase included simultaneous phonological and orthographic input, while the follow-up was probed separately for spoken and written responses. In the second experiment, we studied the effect of four different input and output modality combinations on her ability to learn to name the novel items. In the first experiment, TS's spoken naming performance during the learning phase was just within the range of healthy controls. Maintenance declined and remained outside that range during the whole 6-month follow-up. However, TS maintained the learned words better in written than in spoken naming throughout the follow-up, and in written naming, her maintenance stayed within the control's range up to 8 weeks post-training. The second experiment indicated that the best learning outcome was achieved with orthographic input. Orthographic input combined with orthographic output resulted in fast and accurate learning of the novel words. Interestingly, TS's test profile was opposite to her learning profile, as she repeated better than she read aloud in the linguistic background assessment. The results from the present case highlight the importance of multiple learning channels for word acquisition in individuals with aphasia. Probing the functionality of different input and output channels for learning may also prove valuable in tailoring

  16. Water as an Independent Taste Modality

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrew M Rosen

    2010-10-01

    Full Text Available To qualify as a basic taste quality or modality, defined as a group of chemicals that taste alike, three empirical benchmarks have commonly been used. The first is that a candidate group of tastants must have a dedicated transduction mechanism in the peripheral nervous system. The second is that the tastants evoke physiological responses in dedicated afferent taste nerves innervating the oropharyngeal cavity. Last, the taste stimuli evoke activity in central gustatory neurons, some of which may respond only to that group of tastants. Here we argue that water may also be an independent taste modality. This argument is based on the identification of a water dedicated transduction mechanism in the peripheral nervous system, water responsive fibers of the peripheral taste nerves and the observation of water responsive neurons in all gustatory regions within the central nervous system. We have described electrophysiological responses from single neurons in nucleus of the solitary tract (NTS and parabrachial nucleus of the pons (PbN, respectively the first two central relay nuclei in the rodent brainstem, to water presented as a taste stimulus in anesthetized rats. Responses to water were in some cases as robust as responses to other taste qualities and sometimes occurred in the absence of responses to other tastants. Both excitatory and inhibitory responses were observed. Also, the temporal features of the water response resembled those of other taste responses. We argue that water may constitute an independent taste modality that is processed by dedicated neural channels at all levels of the gustatory neuraxis. Water-dedicated neurons in the brainstem may constitute key elements in the regulatory system for fluid in the body, i.e. thirst, and as part of the swallowing reflex circuitry.

  17. Modality-specificity of selective attention networks

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hannah Jamieson Stewart

    2015-11-01

    Full Text Available Objective: To establish the modality specificity and generality of selective attention networks. Method: Forty-eight young adults completed a battery of four auditory and visual selective attention tests based upon the Attention Network framework: the visual and auditory Attention Network Tests (vANT, aANT, the Test of Everyday Attention (TEA, and the Test of Attention in Listening (TAiL. These provided independent measures for auditory and visual alerting, orienting, and conflict resolution networks. The measures were subjected to an exploratory factor analysis to assess underlying attention constructs. Results: The analysis yielded a four-component solution. The first component comprised of a range of measures from the TEA and was labeled ‘general attention’. The third component was labeled ‘auditory attention’, as it only contained measures from the TAiL using pitch as the attended stimulus feature. The second and fourth components were labeled as ‘spatial orienting’ and ‘spatial conflict’, respectively – they were comprised of orienting and conflict resolution measures from the vANT, aANT and TAiL attend-location task – all tasks based upon spatial judgments (e.g., the direction of a target arrow or sound location. Conclusions: These results do not support our a-priori hypothesis that attention networks are either modality specific or supramodal. Auditory attention separated into selectively attending to spatial and non-spatial features, with the auditory spatial attention loading onto the same factor as visual spatial attention, suggesting spatial attention is supramodal. However, since our study did not include a non-spatial measure of visual attention, further research will be required to ascertain whether non-spatial attention is modality-specific.

  18. Modality-specificity of Selective Attention Networks.

    Science.gov (United States)

    Stewart, Hannah J; Amitay, Sygal

    2015-01-01

    To establish the modality specificity and generality of selective attention networks. Forty-eight young adults completed a battery of four auditory and visual selective attention tests based upon the Attention Network framework: the visual and auditory Attention Network Tests (vANT, aANT), the Test of Everyday Attention (TEA), and the Test of Attention in Listening (TAiL). These provided independent measures for auditory and visual alerting, orienting, and conflict resolution networks. The measures were subjected to an exploratory factor analysis to assess underlying attention constructs. The analysis yielded a four-component solution. The first component comprised of a range of measures from the TEA and was labeled "general attention." The third component was labeled "auditory attention," as it only contained measures from the TAiL using pitch as the attended stimulus feature. The second and fourth components were labeled as "spatial orienting" and "spatial conflict," respectively-they were comprised of orienting and conflict resolution measures from the vANT, aANT, and TAiL attend-location task-all tasks based upon spatial judgments (e.g., the direction of a target arrow or sound location). These results do not support our a-priori hypothesis that attention networks are either modality specific or supramodal. Auditory attention separated into selectively attending to spatial and non-spatial features, with the auditory spatial attention loading onto the same factor as visual spatial attention, suggesting spatial attention is supramodal. However, since our study did not include a non-spatial measure of visual attention, further research will be required to ascertain whether non-spatial attention is modality-specific.

  19. Modality of Input and Vocabulary Acquisition

    OpenAIRE

    Tetyana Sydorenko

    2010-01-01

    This study examines the effect of input modality (video, audio, and captions, i.e., on-screen text in the same language as audio) on (a) the learning of written and aural word forms, (b) overall vocabulary gains, (c) attention to input, and (d) vocabulary learning strategies of beginning L2 learners. Twenty-six second-semester learners of Russian participated in this study. Group one (N = 8) saw video with audio and captions (VAC); group two (N = 9) saw video with audio (VA); group three (N =...

  20. Deception Detection, Transmission, & Modality in Age & Sex

    OpenAIRE

    Charlotte Dorothy Sweeney; Stephen J Ceci

    2014-01-01

    This study is the first to create and use spontaneous (i.e. unrehearsed) pro-social lies in an ecological setting. Creation of the stimuli involved fifty-one older adult and forty-four college student senders who lied authentically in that their lies were spontaneous in the service of protecting a research assistant. In the main study, seventy-seven older adult and eighty-four college raters attempted to detect lies in the older adult and college senders in three modalities: audio, visual, a...

  1. Development of Hardware Dual Modality Tomography System

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. M. Zain

    2009-06-01

    Full Text Available The paper describes the hardware development and performance of the Dual Modality Tomography (DMT system. DMT consists of optical and capacitance sensors. The optical sensors consist of 16 LEDs and 16 photodiodes. The Electrical Capacitance Tomography (ECT electrode design use eight electrode plates as the detecting sensor. The digital timing and the control unit have been developing in order to control the light projection of optical emitters, switching the capacitance electrodes and to synchronize the operation of data acquisition. As a result, the developed system is able to provide a maximum 529 set data per second received from the signal conditioning circuit to the computer.

  2. Modal decomposition without a priori scale information

    CSIR Research Space (South Africa)

    Schulze, C

    2012-12-01

    Full Text Available of America OCIS codes: (070.6120) Spatial light modulators; (120.3940) Metrology; (090.1995) Digital holography; (120.5060) Phase modulation. References and links 1. J. W. Goodman, Introduction to Fourier Optics (McGraw-Hill Publishing Company, 1968). 2... to be used, and the scale parameters of this basis. Clearly this is a serious disadvantage if the tool is to be used as a diagnostic for arbitrary laser sources. In this paper we outline a new approach using digital holography for an optimal modal de...

  3. Modal Testing of Mechanical Structures Subject to Operational Excitation Forces

    DEFF Research Database (Denmark)

    Møller, N.; Brincker, Rune; Herlufsen, H.

    2000-01-01

    to the Operational Modal Analysis. For Operational Modal Analysis two different estimation techniques are used: a non-parametric technique based on Frequency Domain Decomposition (FDD), and a parametric technique working on the raw data in time domain, a data driven Stochastic Subspace Identification (SSI) algorithm......Operational Modal Analysis also known as Output Only Modal Analysis has in the recent years been used for extracting modal parameters of civil engineering structures and is now becoming popular for mechanical structures. The advantage of the method is that no artificial excitation need...

  4. ANALISIS KONVERGENSI ANTAR PROVINSI DI INDONESIA SETELAH PELAKSANAAN OTONOMI DAERAH TAHUN 2001-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrian Syah Malik

    2014-03-01

    Full Text Available Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat keanekaragaman yang tinggi seperti suku bangsa, budaya, sumber daya alam, pendidikan, sosial dan ekonomi di setiap daerah. Untuk mengatur tingkat keanekaragaman tersebut, pembangunan di tingkat daerah diatur oleh pemerintah pusat dengan menjadikan Pulau Jawa sebagai pusat perekonomian nasional. Hal tersebut membuat provinsi-provinsi yang kaya sumber daya alam menuntut pemberian transfer anggaran yang lebih dan pemberian hak dan wewenang kepada tiap-tiap daerah untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan di tingkat daerah. Penelitian ini memiliki dua tujuan yaitu pertama, mengindentifikasi tingkat konvergensi di Indonesia setelah pelaksanaan otonomi daerah. Kedua, menganalisis pengaruh Penanaman Modal Asing (PMA, dana perimbangan dan  Indeks Pembangunan Manusia (IPM terhadap pertumbuhan PDRB per kapita di Indonesia setelah pelaksanaan otonomi daerah tahun 2001-2012. Data penelitian  adalah data sekunder dari Badan Pusat Statistik dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia. Penghitungan konvergensi sigma menggunakan standar deviasi log PDRB per kapita antar provinsi, sementara penghitungan konvergensi beta menggunakan analisis regresi data panel dengan pendekatan fixed effect model. Hasil penelitian  menunjukkan bahwa terjadi konvergensi sigma dan konvergensi beta setelah pelaksanaan otonomi daerah tahun 2001-2012. Variabel PMA, dana perimbangan dan IPM berpengaruh posittif terhadap pertumbuhan PDRB per kapita di Indonesia setelah pelaksanaan otonomi daerah. Indonesia is a country which has many kinds of ethnic groups, cultures, natural resources, educations, socials, and economics in every region. To manage the diversity, development at the local level is set by the central government by becoming the Island of Java as the center of the national economy. That problem makes the provinces which are rich in natural resources demand for more budget transfers and ask for grant rights and

  5. MENDORONG PASAR MODAL EFISIEN DAN BERDAYA SAING GLOBAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Satia Nur Maharani

    2006-01-01

    Full Text Available Globalisasi semakin memperpendek jarak dan waktu. Kemampuannya mampu  merubah wajah planet bumi menjadi” just a small village “ melalui peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perubahan tersebut bertransformasi pula pada  sistem ekonomi. Modal berdiri sendiri tanpa identitas dan siapa saja berhak untuk berinvestasi tanpa batas melalui sebuah mekanisme antar negara dan benua. Salah satu lintasan modal untuk meraih keuntungan adalah melalui mekanisme pasar modal. Pasar modal manakah yang diminati oleh arus modal masuk adalah pasar modal yang mampu memberikan jamuan terbaik berupa keuntungan yang tinggi dengan resiko yang optimal. Maka untuk mencapai pelayan yang maksimal bagi masyarakat pemodal , pasar modal harus efisien dan berdaya saing global. Maka keterbukaan informasi, peningkatan teknologi, efisiensi biaya penegakan hukum, partisipasi masyarakat dan pemerintah, inovasi produk mutlak untuk dievaluasi dan ditingkatkan

  6. The expressive power of modal logic with inclusion atoms

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lauri Hella

    2015-09-01

    Full Text Available Modal inclusion logic is the extension of basic modal logic with inclusion atoms, and its semantics is defined on Kripke models with teams. A team of a Kripke model is just a subset of its domain. In this paper we give a complete characterisation for the expressive power of modal inclusion logic: a class of Kripke models with teams is definable in modal inclusion logic if and only if it is closed under k-bisimulation for some integer k, it is closed under unions, and it has the empty team property. We also prove that the same expressive power can be obtained by adding a single unary nonemptiness operator to modal logic. Furthermore, we establish an exponential lower bound for the size of the translation from modal inclusion logic to modal logic with the nonemptiness operator.

  7. ANALISIS HOMOGENITAS DATA CURAH HUJAN TAHUNAN KOTA MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahidah Sanusi

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract. Homogeneity Analysis Of Annual Rainfall Data Of Makassar City. Testing the homogeneity of rainfall series is often required in climate and hydrology studies to ensure that rainfall data can be used reliability. The objective of this study is to identify homogeneity of annual rainfall data for three rainfall stations in Makassar for the period from 1985 to 2014. These stations are Paotere station, station of Biring Romang, and station of  BBMKG region IV. Four tests for homogeneity were applied for each station. These tests include the Standard Normal Homogeneity (SNH test, Buishand Range (BR test, Pettitt test and the von Neumann Ratio test. The SNH, BR, and Pettitt tests indicate that there was no break point for all station, except at Paotere station, Pettitt test shows that there was a break point in 1994. However, based on four homogeneity tests, the results reveal that rainfall series of Makassar city is homogeneous. The study results are usefull information for rainfall modeling of Makassar city.Abstrak. Analisis Homogenitas Data Curah Hujan Tahunan Kota Makassar. Pengujian homogenitas data runtun curah hujan sering diperlukan dalam kajian iklim dan hidrologi untuk menjamin kehandalan data yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeteksi kehomogenan data jumlah curah hujan tahunan di tiga stasiun hujan di kota Makassar dalam kurun waktu 1985 hingga 2014. Ketiga stasiun hujan tersebut adalah stasiun Paotere, stasiun Biring Romang, dan stasiun BBMKG wilayah IV. Ada empat uji homogenitas yang digunakan pada setiap stasiun, yaitu uji Standard Normal Homogeneity (SNH, uji Rentang Buishand (BR, uji Pettitt, dan uji Rasio von Neumann. Uji SNH, BR, dan Pettitt menunjukkan bahwa tidak terjadi perubahan jumlah curah hujan tahunan pada semua stasiun kajian, kecuali di stasiun Paotere, uji Pettitt menunjukan bahwa telah terjadi perubahan pada tahun 1994. Namun demikian, berdasarkan empat uji homogenitas tersebut menunjukkan

  8. ANALISIS TRANSIEN PADA PASSIVE COMPACT MOLTEN SALT REACTOR (PCMSR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Makrus Imron

    2015-04-01

    Full Text Available Penggunaan bahan bakar cair berupa garam LiF-BeF2-ThF4-UF4 pada Passive Compact Molten Salt Reactor (PCMSR meyebabkan pengendalian daya pada PCMSR dapat dilakukan dengan mengendalikan laju aliran bahan bakar dan pendingin. Sedangkan dari sistem keselamatan, penggunaan bahan bakar cair menjadikan PCMSR memiliki karakter keselamatan melekat (inherent safety yang baik. Pada penelitian ini telah dilakukan analisis transien PCMSR pada tiga kondisi, yaitu: ketika terjadi perubahan laju aliran bahan bakar, ketika terjadi perubahan laju aliran pendingin dan ketika terdapat kegagalan pada sistem pelepasan panas (loss of heat sink. Penelitian dilakukan dengan memodelkan reaktor pada kondisi tunak menggunakan paket program. Standart Reactor Analysis Code (SRAC. Selanjutnya dari keluaran paket program SRAC diperoleh data data yang meliputi fluks netron,konstanta grup, kontanta peluran prekusor netron, fraksi netron kasip untuk perhitungan transien. Penelitian ini menunjukkan bahwa penurunan laju aliran bahan bakar sebesar 50 % dari laju bahan bakar sebelumnya, menyebabkan daya pada PCMSR turun menjadi 78 % dari daya sebelumnya. Dan penurunan laju aliran pendingin sebesar 50 % dari laju pendingin sebelumnya, menyebabkan daya pada PCMSR turun menjadi 63 % dari daya sebelumnya. Sedangkan pada saat terjadi loss of heat sink daya PCMSR menunjukkan penurunan. Kata kunci: PCMSR, transien, daya, laju aliran.   The use of liquid fuels in the form of molten salts LiF-BeF2-ThF4-UF4 in Passive Compact Molten Salt Reactor (PCMSR makes power control at PCMSR can be done by controlling the flow rate of fuel and coolant. In addition, from safety systems aspect, the use of liquid fuels makes PCMSR has good inherent safety characteristics. In this study transient analysis has been carried out on three conditions of PCMSR, namely when the fuel flow rate is changing, when the coolant flow rate is changing and when there is loss of heat sink condition. This research is

  9. ANALISIS PARITAS DAYA BELI KURS RUPIAH TERHADAP DOLLAR AMERIKA SERIKAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elysa Pernika Simanjuntak

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan teori paritas daya beli kurs Rupiah terhadap Dollar AS dalam jangka panjang maupun jangka pendek dan pengaruh tingkat inflasi, produk domestik bruto, jumlah uang beredar, dan cadangan devisa terhadap kurs Rp/USD dengan menggunakan alat analisis Error Correction Model Engle-Granger. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah kurs, sedangkan variabel independennya adalah inflasi, produk domesti bruto, jumlah uang beredar, dan cadangan devisa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam jangka panjang maupun jangka pendek, teori paritas daya beli berlaku pada kurs Rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat. Variabel independen secara bersama-sama berpengaruh terhadap kurs Rupiah dalam jangka pendek maupun jangka panjang kecuali variabel jumlah uang beredar tidak berpengaruh dalam jangka panjang dan cadangan devisa tidak berpengaruh terhadap kurs dalam jangka pendek. Rekomendasi dari penelitian ini adalah Bank Indonesia selaku bank sentral Republik Indonesia diharapkan lebih berhati- hati dalam mengambil kebijakan yang tepat demi menjaga kestabilan nilai tukar Rupiah. Salah satunya tetap mengawasi kebijakan yang ditetapkan pemerintah mengenai pemakaian Rupiah untuk seluruh transaksi dalam negeri.  This research aims to analyze how the application of the theory of purchasing power parity exchange rate of the Rupiah against the US Dollar in the long term and short term and influence the rate of inflation, GDP, money supply, and the foreign exchange reserves of the exchange rate of Rp/USD by using analytical tools Error Correction Model Engle-Granger. Dependent variable in this study is the exchange rate, while the independent variables are inflation, gross domestic product, money supply, and the foreign exchange reserves. The results of this study indicated that in the long term and short term, the theory of purchasing power parity exchange rate prevailing at the Rupiah against the US

  10. Evaluasi dan Analisis Dampak Program Corporate Social Responsibility Badak LNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hanes Utama

    2017-08-01

    Full Text Available Program CSR Badak LNG telah melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan, pelaksanaan, sampai pada proses monitoring dan evaluasi. Hal ini tentu berdampak pada peningkatan kualitas program serta meningkatkan peran partisipasi masyarakat sebagai kelompok sasaran penerima program CSR. Tujuan dari penelitian ini adalah mengukur tingkat kepuasan masyarakat terhadap program CSR yang telah dijalankan dan mengevaluasi dampak program CSR yang telah dilakukan. Adapun metode yang digunakan adalah  melalui pendekatan kajian input, output, outcome dan impact melalui analisis Indeks Kepuasan Masyarakat, Importance Performance Analysis, dan Compass Sustainability Analysis. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan program CSR Badak LNG menunjukkan parameter sangat baik. Tingkat kesesuaian antara kepuasan kinerja dengan tingkat kepentingan masyarakat masuk dalam kategori sangat baik. Indikator kejelasan petugas pendamping,  tanggung jawab petugas pendamping, kemampuan petugas pendamping,  kesopanan petugas pendamping, dan kepastian biaya pelayanan adalah indikator yang memiliki harapan tinggi dari masyarakat penerima manfaat, dan perusahaan memiliki kinerja yang sangat baik dalam hal tersebut. Dampak positif yang diterima dari  kegiatan CSR pada dimensi nature, wellbeing, economy, social di Kota Bontang sangat tinggi, di antaranya terjadinya peningkatan kualitas lingkungan, pemanfaatan potensi alam, peningkatan pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, peningkatan kemandirian UMKM, semakin dikenalnya kebudayaan masyarakat, dan tingginya tingkat kepuasan masyarakat terhadap kegiatan-kegiatan CSR Badak LNG. The CSR program from Badak LNG has been involving the society in the planning, implementation, monitoring and evaluation process. It has an impact to the improvement quality program and increase peoples participation as a CSR awardee. This research aims to measure the peoples satisfactory towards CSR

  11. ANALISIS KANDUNGAN GARAM GUNUNG ASAL KRAYAN KABUPATEN NUNUKAN KALIMANTAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herman Herman

    2012-06-01

    Full Text Available Has been studied composition of mountain salt from Krayan, Nunukan, East Kalimantan. This study aims to determine the composition of the minerals contained in the  mountain salt. Mountain salt is obtained from wells Krayan District residents were further prepared for analysis using a technique using Atomic Absorption Spectrometer (AAS, further by looking at the pattern of X-ray Diffraction (XRD and Scanning electron microscopic (SEM. Based on the results obtained AAS has identified mineral deposits include: Na, K, Mg, Al, Cu, Zn, Fe, Ba, and Sr. From the results of XRD shows that the main peak of the salt Krayan shows major peaks for NaCl crystals with impurities such as KCl, CaCl2, MgCl2, and AlCl3. SEM observation showed that morphology of Krayan salt have cube shape which is the shape of NaCl crystals with space group Fm3m and lattice parameter (a 5.620 Å Keywords : Mountain Salt, krayan, AAS, XRD, SEM   Abstrak Telah dilakukan penelitian analisis kandungan garam gunung asal Krayan Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi mineral yang terkandung dalam garam gunung. Garam gunung diperoleh dari sumur warga Kecamatan Krayan yang selanjutnya dipreparasi untuk dianalisis dengan menggunakan menggunakan teknik Spektrometer Serapan Atom (SSA, selanjutnya dengan melihat pola Difraksi Sinar X (XRD, dan Scanning Elektron Microscopy (SEM. Berdasarkan hasil SSA telah diidentifikasi diperoleh kandungan mineral antara lain: Na, K, Mg, Al, Cu,  Zn, Fe, Ba, dan Sr. Dari hasil XRD terlihat bahwa puncak utama dari  garam krayan tersebut menunjukkan puncak utama untuk Kristal NaCl, dengan impurities antara lain KCl, CaCl2, MgCl2, dan AlCl3. Selain itu hal ini didukung pula oleh pengamatan SEM, bahwa morfologi SEM garam krayan memperlihatkan bentuk kristal kubus yang merupakan  bentuk dari  Kristal NaCl  dengan  grup ruang  Fm3m  dengan panjang  kisi kristal 5,620 Å. Kata Kunci : Garam Gunung, Krayan

  12. Evaluasi Konsumen di "RM. Pak Kardi" Pemalang dengan Analisis Diskriminan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tuis Susanto

    2017-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah ada perbedaan yang siqnifikan dalam variabel dependen (Y yang meliputi konsumen sering Beli (YO, Cukup (Y I dan Jarang Beli (Y2, serta bertujuan mengetahui perilaku konsumen yang benar-benar berbeda, perbedaan dalam  arti perilaku   mereka  sering  membeli, cukup dan jarang membeli. Metode analisis  yang digunakan adalah dengan Wilk's Lambda, Pairwise, F test. Canonical  corellation,   untuk  mencari ada dan tidak perbedaan antar group variabel dependen dan  menginterpretasikan     berdasarkan function at group centroid untuk mengetahui variabel independen mana yang   menjadi  faktor diskriminannya. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah  bahwa  variabel  menu  merupakan faktor pembeda (diskriminan.  Artinya konsumen grup (sering  beli,  cukup  dan jarang   beli  tidak terpengaruh   dengan  usia,  harga,  pendapatan,   dan pelayanan  yang  diberikan oleh RM. Pak Kardi ditunjukkan dengan tanda (+ padafunction I. Jadi  konsumen  yang  membeli  di RM. Pak  Kardi adalah  mereka  yang  benar-benar   menyukai menu  (masakan  khas kepiting RM. Pak Kardi.  Jarak antara  grup  Sering  Beli  dengan grup  Jarang   Beli  adalah yang  terbesar, yakni 7,350. Sedangkan jarak   terkecil   adalah antara grup  Cukup  dengan  grup  Jarang   Beli  (0.522. Dengan demikian dapat  dikatakan   bahwa  Konsumen   di grup  Sering  Beli paling berbeda  selera  Menu  masakannya. Sebaliknya   Menu yang  disukai  oleh  konsumen di RM. Pak Kardi yang termasuk konsumen Cukup mempunyai perbedaan yang  kecil dengan  mereka  yang jarang membeli

  13. Analisis Profil Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2002-2005

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Priyono Priyono

    2016-05-01

    Full Text Available Klaten Regency is a regency that owning very strategic situation, that is lay between 3 (three metropolis (Jogjakarta, Surakarta, and Semarang. This Regency is having immeasurable properties, there are agriculture area, tourism, mining, and so on. This condition is obliging that this regency have to make an inventarisation of their properties to make a profile so thisregency can make a good decision to their region especially to their peoples. This research use secondary data analisys that collected from region statistics and by collecting data from many related institution and than it can gives some resource balance of this sub-province. Topographic condition of Klaten Regency predominated with flat and landuse which is rice field areal still majority, designate that this area is compatible used for agriculture. This condition is proved with big paddy supply which reach 300 ton per year while other agriculture product just only about tens of thousand ton. Agriculture sector is a potential sector to buils but the condition is worsed by the degradation of rice field areal with 26 hectare per year and also the increasing of the amount of resident every year that is proving the high requirement of land. Besides agriculture, this sub-province is also supported with mine and tourism sector. Mining sector are stone, clay, and sand are caused by the location of this area is in volcanic hill side. Tourism sector also contribute big Region Original Income to this Regency which progressively mount every year. By 3 (three tourism object type, this sector can contribute Region Original Income equal to 773.674.000 rupiahs and supported with hotel facility, restaurant, and accessibility which mounting every year. However, amount of terminal which in this time there is not yet supported the demand.This Regency also experience of the increasing of economic sector, that is the financial that is the amount of Foreign Capital Proyect and Nation Capital Proyect

  14. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPOR KAPAS DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Budi Basuki

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh produksi kapas domestik, konsumsi kapas, GDP riil dan kurs rupiah ke dollar AS terhadap impor kapas. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan data time series berdasarkan tahun 1980-2013. Data diperoleh dari Indexmundi, International Monetary Fund dan United Nations Conference on Trade and Development (UNSCAD. Hasil analisis Error Correction Model (ECM menunjukkan bahwa variabel produksi kapas domestik dalam jangka pendek dan jangka panjang tidak berpengaruh terhadap impor kapas, variabel konsumsi kapas dalam jangka pendek dan jangka panjang berpengaruh positif terhadap impor kapas, variabel GDP riil dalam jangka pendek dan jangka panjang tidak berpengaruh terhadap impor kapas, dan variabel kurs rupiah terhadap dollar dalam jangka pendek dan jangka panjang tidak berpengaruh terhadap impor kapas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor produksi kapas, GDP riil dan kurs dalam jangka pendek dan jangka panjang tidak berpengaruh terhadap impor kapas, namun dalam jangka pendek dan jangka panjang faktor konsumsi kapas mempengaruhi impor kapas. Saran yang berkaitan dengan hasil penelitian ini adalah Pemerintah perlu meningkatkan total produksi kapas dalam negeri dengan cara mengembangkan penelitian dan pembenihan kapas dalam negeri termasuk jenis transgenic. Pemerintah perlu mengurangi penggunaan kapas terutama dengan cara mensubtitusi kapas tersebut dengan kapas sintetis This study aimed to analyze the influence of domestic cotton production, cotton consumption, real GDP and the exchange rate rupiah to the US dollar against the import of cotton. This research is a quantitative study with time series data based on years of 1980-2013. Data obtained from Indexmundi, International Monetary Fund and the United Nations Conference on Trade and Development (UNSCAD. Results of analysis Error Correction Model (ECM shows that domestic cotton production variables in the short term and the

  15. ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PENAMBAHAN MESIN FRAIS BARU PADA CV. XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Febri Muhammad Rachadian

    2013-04-01

    Full Text Available Perkembangan teknologi sangat pesat sehingga dunia perindustrian harus mengikuti perkembangannya. Penerapan teknologi diharapkan dapat meningkatkan proses produksi sehingga dapat menghasilkan produk yang berkualitas. Pada industri pembuatan mesin cetak di CV XYZ, mesin-mesin yang digunakan telah hampir lebih dari 20 tahun. Ada indikasi bahwa mesin-mesin tersebut sudah lewat umur pakainya. Alternatif yang digunakan selama ini ialah penggantian komponen yang rusak. Peneliti ingin membandingkan alternative tersebut dengan  penambahan mesin frais baru. Untuk itu diperlukan analisis kelayakan investasi penambahan mesin baru. Dalam perkiraan kurun waktu 10 tahun dan suku bunganya 15 % dengan menggunakan NPV, penambahan mesin frais menarik sebesar Rp 461.201.000 dibandingkan penggantian komponen yang rusak sebesar Rp 211.227.000. Sebaliknya pada PBP, penggantian komponen yang rusak masih mengungguli dengan 1 tahun 4 bulan dibandingkan penambahan mesin frais baru selama 2 tahun 1 bulan. Begitupun juga PI penggantian komponen yang rusak masih menarik sebesar 4,2 dibandingkan PI penambahan mesin frais baru sebesar 2,56. Dapat disimpulkan bahwa dalam jangka waktu 10 tahun, alternatif penggantian komponen yang rusak masih lebih baik dibandingkan penambahan mesin frais baru. Namun, untuk investasi jangka panjang, mungkin saja alternatif penambahan mesin frais baru lebih menarik. Kata Kunci: penggantian komponen rusak, mesin frais baru, mesin cetak Abstract The rapid development of technology makes the world of industry must follow its development. Application of technology is expected to improve the production process so it can be produce a quality product. On the industrial manufacture of printing machines in CV XYZ, the machines have been used almost more than 20 years. There are indications that those machines passed the age lifetime. The alternatives that have been used during this time are the replacement of defective parts. Researchers wanted to

  16. Emerging Biometric Modalities: Challenges and Opportunities

    Science.gov (United States)

    Gafurov, Davrondzhon

    Recent advances in sensor technology and wide spread use of various electronics (computers, PDA, mobile phones etc.) provide new opportunities for capturing and analyses of novel physiological and behavioural traits of human beings for biometric authentication. This paper presents an overview of several such types of human characteristics that have been proposed as alternatives to traditional types of biometrics. We refer to these characteristics as emerging biometrics. We survey various types of emerging modalities and techniques, and discuss their pros and cons. Emerging biometrics faces several limitations and challenges which include subject population coverage (focusing mostly on adults); unavailability of benchmark databases; little research with respect to vulnerability/robustness against attacks; and some privacy concerns they may arise. In addition, recognition performance of emerging modalities are generally less accurate compared to the traditional biometrics. Despite all of these emerging biometrics posses their own benefits and advantages compared to traditional biometrics which makes them still attractive for research. First of all, emerging biometrics can always serve as a complementary source for identity information; they can be suitable in applications where traditional biometrics are difficult or impossible to adapt such as continuous or periodic re-verification of the user's identity etc.

  17. Potential Therapeutic Modalities in Cancer Gene Therapy

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prithvi Sinha

    2017-04-01

    Full Text Available In spite of huge concerted efforts, the treatment of cancer, a disease frequently associated with genetic alterations caused due to hereditary or environmental factors, remains a challenge. The last few years have witnessed emergence of several innovative and effective modalities for the treatment of solid tumours and hematological malignancies. Gene therapy has shown enormous potential for cancer treatment, especially for metastatic cancers which unlike localized solid tumours, may not be amenable to surgery or other treatment options. Gene therapy aims to introduce a correct copy of the malfunctioning gene in the tumour environment by using viral or non-viral methods to impede or inhibit its growth. This review provides an overview of three main approaches for cancer gene therapy namely immunotherapy, oncolytic therapy and gene transfer therapy. Immunotherapy augments the host immune system in order to destroy cancer cells while oncolytic therapy uses genetically engineered viruses such as to effectively kill cancer cells. Clinical studies so far have shown that cells can be engineered to express gene products that can specifically target cancer cells and prevents their growth and metastasis. Though gene therapy for cancer is yet to see extensive clinical use, it is likely that in combination with other treatment modalities, it will help in controlling and possibly curing cancer in the near future.

  18. Estabilidad política y jugadores de veto judicial: un modelo espacial aplicado a cortes constitucionales

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Santiago Basabe Serrano

    2009-01-01

    Full Text Available Este artículo identifi ca las condiciones que facilitan la variación de la estabilidad política -statu quo- por parte de jueces que actúan como jugadores de veto. Teóricamente, se argumenta que la menor distancia ideológica entre quienes demandan la modifi cación del statu quo y la del juez mediano incrementan las probabilidades del cambio político. En el plano empírico, a través de un modelo de regresión LOGIT aplicado al caso del Tribunal Constitucional del Ecuador, los resultados arrojados no sólo verifi can la hipótesis planteada, sino también un corolario relacionado con la elección judicial: aun bajo condiciones de inestabilidad, los jueces pueden votar de acuerdo con sus propias preferencias ideológicas.

  19. Indice de Saude Aplicado ao Municipio de Araraquara, SP: um instrumento para o acompanhamento da Atencao Basica

    OpenAIRE

    Augustus Tadeu Relo de Mattos; Maria do Carmo G.G. Caccia-Bava; Debora Cristina Modesto Barbosa

    2013-01-01

    O aprimoramento do processo de avaliação da Atenção Básica, compreendida como organizadora de todo o sistema de saúde e não apenas como um nível assistencial, vem sendo almejado pelos gestores do Sistema Único de Saúde. O presente trabalho buscou identificar aspectos da assistência à saúde no município de Araraquara/SP, valorizando as características particulares presentes na área de adscrição de cada unidade de saúde. Adotando um indicador composto aplicado a cada unidade de saúde, o estudo ...

  20. ANALISIS SISTEM PENGEMBANGAN KAWASAN INDUSTRI TERPADU BERWAWASAN LINGKUNGAN: STUDI KASUS DI PT. KAWASAN INDUSTRI MEDAN (Analysis System of Integrated Industrial Estate Ecodevelopment Case Study: At PT. Medan Industrial Estate

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kimberly Febrina Kodrat

    2011-07-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan utama penelitian adalah menganalisis kinerja pengembangan kawasan industri terpadu berwawasan lingkungan. Cakupan aspek penelitian disinkronkan dengan konsep pembangunan berkelanjutan sekaligus dijadikan sebagai batasan kajian, yakni mempersekutukan aspek ekonomi, ekologi dan sosial. Data diperoleh dengan menggunakan metode survei melalui observasi, wawancara mendalam, dan pendapat pakar. Metodologi penelitian menggunakan metode survei dengan menggunakan perpaduan antara hard system (analisis sistem dinamis dan soft system (analisis prospektif. Dari hasil uji statistik chi square (α = 0,01 diperoleh bahwa kelompok masyarakat yang bekerja di dalam PT. KIM mempunyai hubungan yang sangat signifikan dengan kelompok masyarakat yang bekerja di luat PT. KIM terhadap tingkat pendapatan, tingkat pendidikan dan faktor usia. Berdasarkan hasil analisis kualitas limbah cair unit IPAL PT. KIM terdapat 5 parameter yang masih berada diatas nilai baku mutu KepMenLHNo.51/1997, yaitu: BOD, COD, TSS, klorida dan amoniak. Tingkat efisiensi pengolahan limbah cair unit IPAL PT. KIM rata-rata 53,07%. Hasil analisis ketergantungan antar faktor dengan menggunakan Analisis Prospektif diperoleh sebanyak 5 faktor strategis masa depan yang mempengaruhi pengembangan kawasan industri terpadu berwawasan lingkungan, yaitu: jumlah industri, permintaan lahan, kebijakan pemerintah, model pengembangan, dan iklim investasi yang kondusif. Pengembangan kawasan industri terpadu berwawasan lingkungan dapat dilakukan dengan strategi moderat dengan kebijakan mencakup jumlah industri bertambah secara bertahap dengan meningkatnya permintaan lahan serta kebijakan pemerintah yang memfasilitasi peningkatan modal pengembangan dan didukung oleh iklim investasi yang kondusif. ABSTRACT The main purpose of the research is to study environmental aspect of industrial estate development. The scope of the research aspects is synchronized with sustainable development concepts, namely

  1. Electrotherapy modalities for rotator cuff disease.

    Science.gov (United States)

    Page, Matthew J; Green, Sally; Mrocki, Marshall A; Surace, Stephen J; Deitch, Jessica; McBain, Brodwen; Lyttle, Nicolette; Buchbinder, Rachelle

    2016-06-10

    Management of rotator cuff disease may include use of electrotherapy modalities (also known as electrophysical agents), which aim to reduce pain and improve function via an increase in energy (electrical, sound, light, or thermal) into the body. Examples include therapeutic ultrasound, low-level laser therapy (LLLT), transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS), and pulsed electromagnetic field therapy (PEMF). These modalities are usually delivered as components of a physical therapy intervention. This review is one of a series of reviews that form an update of the Cochrane review, 'Physiotherapy interventions for shoulder pain'. To synthesise available evidence regarding the benefits and harms of electrotherapy modalities for the treatment of people with rotator cuff disease. We searched the Cochrane Central Register of Controlled Trials (CENTRAL; 2015, Issue 3), Ovid MEDLINE (January 1966 to March 2015), Ovid EMBASE (January 1980 to March 2015), CINAHL Plus (EBSCOhost, January 1937 to March 2015), ClinicalTrials.gov and the WHO ICTRP clinical trials registries up to March 2015, unrestricted by language, and reviewed the reference lists of review articles and retrieved trials, to identify potentially relevant trials. We included randomised controlled trials (RCTs) and quasi-randomised trials, including adults with rotator cuff disease (e.g. subacromial impingement syndrome, rotator cuff tendinitis, calcific tendinitis), and comparing any electrotherapy modality with placebo, no intervention, a different electrotherapy modality or any other intervention (e.g. glucocorticoid injection). Trials investigating whether electrotherapy modalities were more effective than placebo or no treatment, or were an effective addition to another physical therapy intervention (e.g. manual therapy or exercise) were the main comparisons of interest. Main outcomes of interest were overall pain, function, pain on motion, patient-reported global assessment of treatment success

  2. STRATEGIC AND ECONOMIC MODALITY OF ENVIRONMENTAL DIPLOMACY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    А. Bokhan

    2018-01-01

    Full Text Available Modern development of humanity and its well-being is measured by the parameters of progressive achievements, global resonance and ecological warnings. XXI century, forming a new architecture of the world economy, which requires countries to resource diversification, market innovation and modification of the concept of leadership in combinatorial forms of competition and confrontation, consolidation and partnership. The dialogue of civilizations always contains contradictions and demonstrates the relative stability of communities in terms of ecological risk. International politicians are calling for the approval of constructivism economic activities on the basis of environmental diplomacy. Purpose. Determination of activation modality stratagem environmental diplomacy in the context of consolidating the areas of international economic relations, globalization challenges and opportunities. Result. New aspirations of humankind radically change the idea of naturalness and safety of its habitat, increase the importance of information and technological attributes of activity, cause the reactionary nature of the scale of the economic confrontation. Pause economic and technological expansionism unrealistic, but to channel the energy in a more environmental expansionism direction is necessary. Great hopes are placed on the active forms of diplomacy based on multi-level mobility of its subjects and ecological factors strengthen countries stratification. Traditionally, diplomacy is synchronized with the negotiation process, which are presented to the interests and intentions, tactics and strategy of the leaders of the political and business elite of the world. The development of environmental analysis diplomacy takes place under the pressure of massive information flows, multinational business interests and ideology of the hybrid wars. Environmental diplomacy is able to set the modality (way hypothetical implementation, realistic, pragmatic and forward

  3. ANALISIS PENGARUH KOMPENSASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA GURU DI SMA NEGERI 1 KLATEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rina Oktaviani

    2016-10-01

      Kompensasi merupakan faktor yang penting untuk meningkatkan kinerja karyawan. Lingkungan kerja, baik fisik maupun non-fisik juga merupakan variabel penting yang mempengaruhi secara langsung maupun tidak langsung terhadap kinerja karyawan dalam melaksanakan tugasnya. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Karangdowo Klaten Jawa Tengah, menggunakan penelitian kuantitatif. Sampel penelitian ini sama dengan populasi yaitu 62 guru. Metode analisis regresi berganda digunakan untuk menganalisis dampak kompensasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja guru. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari kompensasi dan kondisi kerja terhadap kinerja guru dengan nilai R2 sebesar 0,642. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kompensasi dan kondisi kerja akan meningkatkan kinerja guru.   Kata kunci: Kompensasi, Lingkungan Kerja, Dan Kinerja.

  4. Il Corso Sperimentale di Teoria e Analisi tenuto al Conservatorio di Messina

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Francesco Scarpellini Pancrazi

    2014-10-01

    Full Text Available Il Corso Sperimentale di Teoria e Analisi tenuto al Conservatorio “Arcangelo Corelli” di Messina da Mario Musumeci compie in quest’anno accademico 1999/2000 il suo dodicesimo anno di età. Il corso gode di ottima salute ed è oggi uno dei fiori all’occhiello del Conservatorio messinese. Soprattutto rappresenta per gli allievi un punto fermo per l’adeguata comprensione del linguaggio musicale: subito messi di fronte al testo musicale, sono obbligati, di volta in volta, ad interagire attivamente con esso prendendo in considerazione tutti i suoi parametri, scomponendolo e ricomponendolo, anche con l’uso creativo e innovativo della corrupta lectio (la prassi del modificare l’oggetto in analisi per conferirgli una più precisa identità.

  5. ANALISIS KUALITAS REPRESENTASI VISUAL BUKU BIOLOGI SMA KELAS XI KURIKULUM 2013 PADA MATERI SEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivi Sophie Elfada

    2015-07-01

    Full Text Available Representasi Visual (RV yang ditampilkan di dalam buku teks akan menambah nilai estetika buku, namun buku yang berkualis akan memperhatikan seluruh aspek tampilan buku agar bermanfaat dalam penyampaian materi, termasuk tampilan RV. Penggunaan RV yang tepat akan mempermudah pembaca dalam mempelajari konsep materi dan menghindari terjadinya miskonsepsi. Keberadaan RV sangat signifikan di dalam buku teks, oleh karena itu perlu adanya penelitian RV pada buku teks.Penelitian analisis RV bertujuan untuk mengetahui kualitas buku teks dari segi ketepatan RV yang digunakan di dalam buku teks. Analisis yang dilakukan meliputi: 1 ketepatan konsep; 2 tipe RV; 3 hubungan RV dengan konten materi; 4 hubungan RV dengan realitas; dan 5 fungsi RV. Buku teks yang dianalisis meliputi tiga penerbit buku kurikulum 2013 yaitu penerbit Erlangga  (buku sampel A, Platinum (buku sampel B, dan Yrama Widya (buku sampel C. Analisis RV yang dilakukan yaitu pada materi sel kelas XI semester I. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini ialah tabel daftar (list table yang terdiri dari tabel analisis ketepatan konsep dan tabel analisis RV. Konsep materi sel terlebih dahulu dianalisis, kemudian dilakukan analisis RV.   Penelitian menghasilkan data bahwa buku sampel yang memiliki ketepatan konsep memadai yang tertinggi ialah buku sampel A sebesar 65,85%. Buku sampel B memiliki ketepatan konsep memadai sebesar 51,22%, dan buku sampel C sebesar 41,46%. Buku sampel A, B, dan C ditinjau dari segi tipe RV, masing – masing sudah relatif tepat dalam menampilkan tipe RV karena disesuaikan dengan kebutuhan bacaan. Tipe RV buku sampel A, B, dan C yang tertinggi ialah tipe sketsa – komik sebesar 30,00% pada buku sampel A; 28,26% pada buku sampel B; dan  28,99% pada buku sampel C. Analisis hubungan RV dengan konten materi menghasilkan data bahwa Buku sampel B memiliki hubungan bermakna dengan konten

  6. Deteksi Kerusakan Batang Rotor Pada Motor Induksi Menggunakan Analisis Arus Mula Berbasis Hilbert Transform

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isti Qomah

    2017-01-01

    Full Text Available Kerusakan batang rotor merupakan salah satu jenis kerusakan pada motor induksi yang dapat menyebabkan masalah serius. Kerusakan tersebut dapat mencapai 5% - 10% dari seluruh kasus gangguan motor induksi. Oleh karena itu, perlu adanya diagnosis awal yang mendeteksi adanya gangguan pada rotor motor induksi, agar dapat dilakukan perbaikan lebih cepat dan tanggap sebelum terjadi gangguan yang lebih besar. Tugas Akhir ini membahas terkait teknik deteksi kerusakan batang rotor pada motor induksi dengan menggunakan analisis arus mula. Sistem yang digunakan berbasis  decomposition wavelet transform terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan analisis berbasis hilbert transform sebagai perangkat pengolahan sinyal sehingga mampu mendeteksi motor dalam keadaan sehat atau mengalami kerusakan. Pengujian sistem dilakukan dalam beberapa kondisi, yaitu kondisi tanpa beban dan berbeban. Selain itu, kondisi yang diberikan adalah kecacatan mulai dai 1BRB hingga 3BRB. Hasil pengujian membuktikan bahwa decomposition wavelet transform dan Hilbert transform mampu mendeteksi perbedaan kondisi pada motor induksi normal ataupun rusak pada batang rotor.

  7. ANALISIS KEMAMPUAN DAN DAYA DUKUNG LAHAN UNTUK PENATAGUNAAN LAHAN SUBDAS DENGKENG DAS BENGAWAN SOLO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Senawi Senawi

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Tujuan penelitian ini mengetahui kemampuan dan daya dukung lahan untuk penatagunaan lahan di Sub-DAS Dengkeng. Analisis kemampuan lahan dilakukan secara matching per satuan lahan hasil overlay peta kerniringan lahan dan jenis tanah. Karakteristik satuan lahan diperoleh dari survei di lapangan dan analisis tanah di laboratorium. Daya dukung lahan ditentukan berdasarkan nilai tekanan penduduk. Hasil penelitian menunjukkan Sub-DAS Dengkeng rnemiliki enarn kelas kemampuan lahan dan telah mengalami tekanan penduduk dengan nilai daya dukung lahan tahun 2004, 2007, dan 2012 menurun menjadi 0,69; 067 dan 0.65. Penatagunaan lahan untuk rehabilitasi lahan yang disarankan adalah nzerubah bentuk penggunaan lahan sawah tadah hujan, tegalan, dan perkebunan pada kelas kemampuan lahan I, III, dan IV menjadi lahan agroforestri, pada kelas kemampuan lahan VI menjadi hutan rakyat produksi biasa sedangkan pada kelas kemampuan lahan VII dan VIII menjadi hutan rakyat dengan fungsi lindung.

  8. Analisis Sifat Lasing Bahan Optical Amplifier untuk Sistem Komunikasi Optik Menggunakan Aplikasi Berbasis MATLAB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rudi Susanto

    2017-09-01

    Full Text Available Artikel ini berisi tahapan pembuatan aplikasi dengan GUI Matlab yang digunakan untuk menganalis sifat lasing kaca tellurite yang didadah ion erbium dengan teori Judd Ofelt. Tahapan pembuatan aplikasi terdiri dari 1 analisis kebutuhan fungsional, 2 melakukan kajian formulasi model matematis judd ofelt, 3 membuat aplikasi perhitungan parameter judd ofelt dengan Matlab dan 4  Pengujian. Hasil pengujian menunjukkan rata rata error terbesar adalah 5,79% pada komposisi x=1,0 sedangkan rata rata error terkecil adalah 0,17% dari hasil ini aplikasi yang dibuat dapat digunakan untuk menganalis sifat lasing. Berdasarkan analisis parameter Judd Ofelt memiliki trend Ω2> Ω6> Ω4 yang bersesuaian dengan komposisi  lain yaitu TBZNbEr10, SALSFEr, LBTAFEr, TZN dan PKBAEr. Berdasarkan hal tersebut, kaca memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai penguat optik dalam sistem komunikasi optik .

  9. Productividad del trabajo en la industria maquiladora del norte de Mexico: Un analisis de convergencia

    OpenAIRE

    Jorge Eduardo Mendoza Cota

    2004-01-01

    En este estudio se analiza la productividad del trabajo en la industria maquiladora de exportacion por divisiones y por estados, comparando la region de la frontera norte de Mexico con el resto de los estados. Se utiliza un analisis econometrico de panel, partiendo del enfoque de convergencia condicional. Se aprecia una heterogeneidad de la productividad del trabajo, lo que sugiere diferencias regionales en los procesos tecnologicos y en la dotacion del capital. Los estados del centro mostrar...

  10. ANALISIS PENERAPAN PSAK NO. 102 UNTUK PEMBIAYAAN MURABAHAH PADA KPN IAIN SAMARINDA

    OpenAIRE

    Parno, Parno; Tikawati, Tikawati

    2017-01-01

    Penelitian ini dilakukan di KPN IAIN Samarinda dengan judul: Analisis Penerapan PSAK No. 102 Untuk Pembiayaan Murabahah Pada KPN IAIN Samarinda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adalah untuk mengetahui kesesuaian penerapan akuntansi murabahah pada KPN IAIN Samarinda dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan Syariah No.102 Tentang Akuntansi Murabahah. Metode pengumpulan data menggunakan studi pustaka dan wawancara. Salah satu pendekatan dalam penelitian yang berbasis literatur yait...

  11. Analisi Pengaruh Store Name, Brand Name, Dan Price Discounts Terhadap Purchase Intentions Konsumen Infinite Tunjungan Plaza

    OpenAIRE

    Gunawan, Andy

    2013-01-01

    Andy Gunawan:SkripsiAnalisis pengaruh store name, brand name dan price discounts terhadap purchase intention konsumen infnite tunjungan plaza Di era globalisasi ini, persaingan dagang antara Perusahaan – Perusahaan baik lokal maupun global menjadi semakin ketat, oleh karena itu Perusahaan selalu berusaha untuk meningkatkan ketertarikan minat beli konsumen. Beberapa variabel yang menjadi fokus Perusahaan adalah store name, brand name, dan price discount. Tujuan penelitian ini adalah untuk meng...

  12. Analisis Biaya, Volume, Laba sebagai Alat Bantu Perencanaan Laba pada Hotel Sedona Manado

    OpenAIRE

    Samahati, Ricky Budiman

    2013-01-01

    Manado sebagai kota pariwisata menyediakan sarana dan prasarana kepariwisataan termasuk jasa perhotelan. Hotel Sedona merupakan salah satu hotel yang ada di Kota Manado dan merupakan objek yang dipilih penulis dengan menggunakan data operasional penjualan yang terjadi pada tahun 2011 dan 2012. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui titik break even point, jumlah volume penjualan pada tingkat laba yang direncanakan, serta tingkat margin of safety pada Hotel Sedona Manado. Metode analisi...

  13. ANALISIS POTENSI PENGEMBANGAN PUSAT PERTUMBUHAN EKONOMI DI KABUPATEN KARANGANYAR 2009-2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arumpaka Priangga

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kecamatan yang berpotensi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karanganyar. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yaitu berupa data times series dengan periode waktu tahun 2009-2013 yang bersumber dari BPS Provinsi Jawa Tengah, BPS Kabupaten Karanganyar dan jurnal serta literatur yang berkaitan dengan penelitian. Metode analisis yang digunakan yaitu Tipologi Klassen, Analisis Location Quotient (LQ, Model Rasio Pertumbuhan (MRP, Analisis Overlay, Analisis Skalogram. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Karanganyar dan kawasan kerjasamanya adalah Kawasan Barat dengan pusat pertumbuhan ekonomi Kecamatan Gondangrejo, Kawasan Tengah dengan pusat pertumbuhan Kecamatan Karanganyar, Kawasan Timur dengan pusat pertumbuhan Kecamatan Matesih, dan Kawasan Selatan dengan pusat pertumbuhan Kecamatan Jumantono. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa terdapat empat kecamatan pusat pertumbuhan yang saling berinteraksi dengan kecamatan di sekitarnya. This study aims to determine the potential districts as centers of economic growth in Karanganyar. The data used in this research is secondary data in the form of data time series with the time period of 2009-2013 taken from BPS Central Java province, BPS Karanganyar as well as journals and any other literatures which are related to the research. The analytical methods being used are Typology Klassen, Location Quotient analysis (LQ, Growth Ratio Model (MRP, Overlay analysis, and Schallogram analysis. The results of this study indicate that the center of economic growth in Karanganyar and its regional cooperation are the Western Region with the center of economic growth is in the District Gondangrejo, Central Region with the growth center is in Karanganyar, Eastern Region with Subdistrict Matesih as its center of economic growth, and South Region with Subdistrict Jumantono as its center. The

  14. Analisis Sifat Listrik Komposit Polianilin (Pani) Terhadap Penambahan Bottom Ash Sebagai Elektroda Superkapasitor

    OpenAIRE

    Susmita, Ria; Muttaqin, Afdal

    2013-01-01

    Telah dilakukan pembuatan dan analisis sifat listrik elektroda superkapasitor berbahan dasar polimer PANi dengan penambahan bottom ash. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari sifat listrik polimer konduktif polianilin terhadap penambahan bottom ash dibawah pengaruh temperatur antara 308 K hingga 373 K. Sampel komposit PANi-bottom ash dibuat dalam bentuk tablet dengan ukuran tebal 0,324 cm, luas permukaan 1,3143 cm2 dan massa jenis ± 1,3624 g/cm3, dengan komposisi penambahan bottom ash 0 ...

  15. Analisis Penggunaan Power System Stabilizer (PSS) Dalam Perbaikan Stabilitas Dinamik Sistem Tenaga Listrik Multimesin

    OpenAIRE

    Rudi Masrul

    2009-01-01

    Tugas akhir ini menganalisis perbaikan stabilitas dinamis sistem tenaga listrik yang dilakukan dengan pemasangan Power System Stabilizer (PSS) yang diterapkan pada sistem eksitasi. Model sistem yang digunakan ialah sistem tenaga listrik multimesin, yang terdiri dari tiga generator atau pembangkit. Analisis dan simulasi ini diawali dengan pembuatan model matematik sistem tenaga listrik tanpa pemasangan Power System Stabilizer (PSS) ke dalam persamaan variabel keadaan, dan kemudian dibentuk ...

  16. Analisis Kelayakan Usaha Unit Penangkapan Pukat Cumi di Perairan Selat Makassar Kabupaten Pangkep

    OpenAIRE

    ASIB, Ahlan Jaya; NAJAMUDDIN; KURNIA, Muhammad

    2016-01-01

    Alat tangkap pukat cumi merupakan salah satu alat tangkap yang banyak digunakan nelayan di kabupaten Pangkep dengan hasil tangkapan utama adalah cumi-cumi (loligo sp). Analisis usaha unit penangkapan pukat cumi bertujuan untuk mengetahui keuntungan dan kelayakan unit usaha pukat cumi ditinjau dari aspek finansial. Penelitian ini dilakukan di Perairan Selat Makassar Kabupaten Pangkep pada bulan Mei sampai Juli 2013 dengan metode pengambilan data melalui observasi dan wawancara. Data dibagi da...

  17. Salam Dan Ungkapan Perpisahan Dalam Bahasa Inggris Dan Bahasa Sangihe (Suatu Analisis Kontrastif)

    OpenAIRE

    SRIJONO, AMELIA PRATIWI

    2017-01-01

    This title of this research is “Salam dan Ungkapan Perpisahan dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Sangihe : Suatu Analisis Kontrastif”. The aims of this study are to identify, describe and contrast the forms and pattern of greetings and leave-takings in English and Sangiric Language. This research uses descriptive and contrastive analysis. The data in English were collected from books related to sociolinguistics, book of speaking, and source from internet, the data in Sangiric Language were co...

  18. ANALISIS GOL TIM FUTSAL PUTRI UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA PADA LIGA FUTSAL WANITA PROFESIONAL TAHUN 2017

    OpenAIRE

    Fitranto, Nur

    2018-01-01

    Penelitian ini dilaksanakan di Jakarta, pengambilan data dilaksanakan di  Gor Universitas Negeri Jakarta pada bulan Agustus 2017. Pengambilan data menggunakan metode deskriptif dengan teknik analisis. Populasi penelitian ini adalah Tim Futsal Putri Universitas Negeri Jakarta Pada Liga Futsal Wanita Profesional Tahun 2017. Sampelnya adalah gol yang terjadi pada Tim Futsal Putri Universitas Negeri Jakarta. Proses gol kemasukkan yang terjadi pada Tim Futsal UNJ di Liga Futsal Wanita Profesi...

  19. ANALISIS STRUKTUR AKTANSIAL DAN FUNGSIONAL DALAM VOYAGE AUCENTREDELA TERRE KARYA JULES VERNE

    OpenAIRE

    Ade Yolanda Latjuba, Dr. M.A

    2017-01-01

    Berdasarkan hasil analisis, maka dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. Roman Voyage au centre de la terre menceritakan tentang Prof. Lidenbrock, Axel, dan Hans Bjelke melakukan perjalanan luar biasa menuju pusat bumi berdasarkan petunjuk dari Ame Saknussemm yang Axel dan si Professor dapatkan secara tidak sengaja terselip di dalam sebuah buku tua karya Snorre Tarlesson. 2. Prof. Lidenbrock, Axel dan Hans Bjelke memulai perjalanan mereka menuju pusat bumi dengan cara menuruni gunung bera...

  20. Analisis Algoritma Pergantian Cache Pada Proxy Web Server Internet Dengan Simulasi

    OpenAIRE

    Nurwarsito, Heru

    2007-01-01

    Pertumbuhan jumlah client internet dari waktu ke waktu terus bertambah, maka respon akses internet menjadi semakin lambat. Untuk membantu kecepatan akses tersebut maka diperlukan cache pada Proxy Server. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis performansi Proxy Server pada Jaringan Internet terhadap penggunaan algoritma pergantian cache-nya.Analisis Algoritma Pergantian Cache Pada Proxy Server didesain dengan metoda pemodelan simulasi jaringan internet yang terdiri dari Web server, Proxy ...

  1. ANALISIS DEKONSTRUKSI TOKOH TAKESHI DAN MITSUSABURO DALAM NOVEL SILENT CRY KARYA KENZABURO OE PERSPEKTIF JACQUES DERRIDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abd. Ghofur

    2015-12-01

    Full Text Available This article is a little result done by the writer, in which critical analisys discourse study as a tool to learn literature. It is Kenzaburo Oe’s writing, a Japan writer who got Pulitzer or noble in literature. It employs Jaques Derrida deconstructive theory, while the researcher focuses on binary opposition.  When deconstruction used, it will expose inside of the text, furthermore it produces other meaning or different point of view from the real text.

  2. ANALISIS POTENSI PEMUNGUTAN PAJAK HOTEL DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH KOTA MAKASSAR

    OpenAIRE

    -, MUHAMMAD TRY DHARSANA AMBO ALA DEPARTEMEN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR 2017

    2017-01-01

    Analisis Potensi Pemungutan Pajak Hotel dalam Rangka Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Kota Makassar Analysis of Hotels Tax Collection Potency in Makkasar???s Own-Source Revenue Increase Muhammad Try Dharsana Ambo Ala Andi Kusumawati Yulianus Sampe Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besar potensi pajak hotel dan seberapa jauh bentuk usaha yang di lakukan oleh pemerintah daerah dalam menggali potensi pajak hotel di kota Makassar. Untuk menghitung potensi, efektivi...

  3. ANALISIS PERILAKU PENYUSUN ANGGARAN DALAM PERSPEKTIF KEAGENAN PADA KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI SULAWESI SELATAN

    OpenAIRE

    ILMI, A. NURUL

    2016-01-01

    2016 Analisis Perilaku Penyusun Anggaran dalam Perspektif Keagenan pada Kabupaten dan Kota di Provinsi Sulawesi Selatan Analysis of Budget Compiler???s Behavior within the Agency Perspective in Regency and City of South Sulawesi Province A. Nurul Ilmi Mediaty Aini Indrijawati Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perubahan Pendapatan Asli Daerah dan perubahan Dana Perimbangan terhadap perilaku oportunistik penyusun anggaran yang menjelaskan mengenai hubungan k...

  4. Analisis Pengaruh Experiential Marketing Dan Customer Satisfaction Terhadap Customer Loyalty Comedy Kopi Di Surabaya

    OpenAIRE

    Lokito, Sheila Amanda

    2013-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Strategic Experiential Moduls (SEMs) sebagai kerangka Experiential Markerting, yang terdiri dari: Sense, Feel, Think, Act, Relate; dan Customer Satisfaction Terhadap Customer Loyalty Comedy Kopi di Surabaya. Jumlah sampel yang diteliti dalam penelitian ini adalah sebanyak 250 responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modelling (SEM). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari keenam hi...

  5. Analisis Kontrastif Kata Ganti Orang dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin.

    OpenAIRE

    Ginting, Rindi Alfabina

    2011-01-01

    The title of this thesis is “ Analisis Kontrastif Kata Ganti Orang dalam Bahasa Mandarin dan Bahasa Indonesia”. The writer is trying to analyze the similarities and differences between personal pronoun in Mandarin and Indonesia. The concept are part of speech and personal pronoun. Contrastive analysis is the theory used in this paper to see similarities and differences of personal pronoun in Mandarin and Indonesia. The methodology on the paper is descriptive analysis. The result of th...

  6. The elementary fusion modalities of osteoclasts

    DEFF Research Database (Denmark)

    Søe, Kent; Hobolt-Pedersen, Anne Sofie; Delaisse, Jean Marie

    2015-01-01

    The last step of the osteoclast differentiation process is cell fusion. Most efforts to understand the fusion mechanism have focused on the identification of molecules involved in the fusion process. Surprisingly, the basic fusion modalities, which are well known for fusion of other cell types......, are not known for the osteoclast. Here we show that osteoclast fusion partners are characterized by differences in mobility, nuclearity, and differentiation level. Our demonstration was based on time-laps videos of human osteoclast preparations from three donors where 656 fusion events were analyzed. Fusions...... between a mobile and an immobile partner were most frequent (62%), while fusion between two mobile (26%) or two immobile partners (12%) was less frequent (p fusion partner contained more nuclei than the mobile one (p

  7. Semi-Self-Translation: modalities and variants

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Xosé Manuel Dasilva

    2017-05-01

    Full Text Available In this paper, we expound the concept of semi-self-translation, with which we aim to reflect the great diversity of self-translation in which the translator is offered other people’s collaboration. After analyzing the concept of collaboration with respect to allograph translation and to self-translation, we contend the convenience of not fusing the concepts of allograph translation with author’s collaboration and self-translation with allograph collaboration, the latter being associated with semi-self-translation. In addition, we describe five modalities of semi-self-translation: iself-translation in collaboration with an allograph translator; ii self-translation revised by an allograph translator; iii allograph translation revised by the author; iv self-translation in collaboration with a relative; and vallograph translation by a relative or a friend of the author.

  8. Treatment modalities for patients with gambling disorder.

    Science.gov (United States)

    Choi, Sam-Wook; Shin, Young-Chul; Kim, Dai-Jin; Choi, Jung-Seok; Kim, Seohee; Kim, Seung-Hyun; Youn, HyunChul

    2017-01-01

    Gambling disorder (GD) is defined as persistent and recurrent problematic gambling behavior leading to clinically significant impairment or distress. The prevalence of GD has been shown to be 1.2-7.1% in the general population. GD can severely impact on personal and vocational wellbeing as well as lead to financial problems, and has been known to be difficult to treat. This review describes the available pharmacotherapy/psychosocial treatments for GD patients, and summarizes data on the effectiveness of these GD treatments. This review refers to newly as well as previously published studies and guidelines. The description of pharmacotherapy mainly focuses on opioid receptor antagonists, selective serotonin reuptake inhibitors, and mood stabilizers. Psychosocial treatments/strategies mainly include cognitive behavioral therapy, motivational interviewing, and Gamblers Anonymous. We also introduce relatively novel treatment modalities. This review can help clinicians to decide treatment plans for their GD patients. In addition, it can be used as a reference for designing future research.

  9. Comparing modalities and feedback for peripheral interaction

    DEFF Research Database (Denmark)

    Hausen, Doris; Wagner, Christine; Boring, Sebastian

    2013-01-01

    When executing one task on a computer, we are frequently confronted with secondary tasks (e.g., controlling an audio player or changing the IM state) that require shifting our attention away from the actual task, thus increasing our cognitive load. Peripheral interaction aims at reducing that cog......When executing one task on a computer, we are frequently confronted with secondary tasks (e.g., controlling an audio player or changing the IM state) that require shifting our attention away from the actual task, thus increasing our cognitive load. Peripheral interaction aims at reducing...... of visual feedback. In a dual-task lab study we found that those additional modalities are fit for peripheral interaction. Also, feedback did not have a measurable influence, yet it assured participants in their actions....

  10. Modal analysis of interior noise fields

    Science.gov (United States)

    Chao, C. F. B.

    1981-08-01

    A method and associated computer program were developed to compute the acoustic natural modes and natural frequencies of a cavity of arbitrary geometry. Simplified and efficient numerical techniques for solving the resulting algebraic equations are presented. The method has applicability to both two and three dimensional irregularly shaped cavities. Comparisons of present calculated results and other theoretical and experimental values show generally good agreement. The theoretical model was applied to predict the noise transmission through a single wall or a double wall/cavity system into a cavity. The reverberation process in a rectangular room for the low frequency range was also investigated. The room walls were covered with absorption material which is characterized by a normal incidence boundary condition or by Bliss' bulk reaction boundary condition. Results for modal reverberation time and overall reverberation time show considerable error may be introduced by treating a bulk-reacting liner as a point-reacting liner.

  11. A Modal Description of Multiport Antennas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jonathan J. Lynch

    2011-01-01

    Full Text Available This paper presents a modal description of multiport antennas that leads directly to a rigorous network representation and simple quadratic expressions for gain, efficiency, and effective area. The analysis shows that the transmitting and receiving properties of an element antenna array are exactly described by a 2×2 element scattering matrix together with a set of orthonormal mode functions and accounts for effects such as mutual coupling, scattering, reflection, and losses. The approach is quite general, only requiring that the antenna be finite and reciprocal. The scattering network description simplifies accounting of power flow while retaining a close connection to the physical antenna characteristics. The orthonormal mode functions provide a complete basis for radiated and received fields, facilitating beamforming. The theory provides rigorous definitions of input-output signals and links them to the underlying electromagnetics in a straightforward manner.

  12. Monte Carlo simulations of medical imaging modalities

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Estes, G.P. [Los Alamos National Lab., NM (United States)

    1998-09-01

    Because continuous-energy Monte Carlo radiation transport calculations can be nearly exact simulations of physical reality (within data limitations, geometric approximations, transport algorithms, etc.), it follows that one should be able to closely approximate the results of many experiments from first-principles computations. This line of reasoning has led to various MCNP studies that involve simulations of medical imaging modalities and other visualization methods such as radiography, Anger camera, computerized tomography (CT) scans, and SABRINA particle track visualization. It is the intent of this paper to summarize some of these imaging simulations in the hope of stimulating further work, especially as computer power increases. Improved interpretation and prediction of medical images should ultimately lead to enhanced medical treatments. It is also reasonable to assume that such computations could be used to design new or more effective imaging instruments.

  13. Role modalities in Urban Health Education

    DEFF Research Database (Denmark)

    Wistoft, Karen

    2011-01-01

    food, drinking alcohol, smoking cigarettes or having sexual relationships, the children are brought into a moral, political and lifestyle oriented discourse on risks. In this discourse their identity (as children or adolescents) is at stake as they are expected to participate as well...... educators and other key persons related children and adolescent (N=34). The paper takes upon it self a combined search for different role modalities of present health semantics aimed at children and young people. The relations between health semantics, citizen roles, and educational inclusion......), and on the other hand as a semantic preparation for participation in behavioural activities such as co-decision making, different preventive initiatives are analysed. The theoretical framework combines elements from system theory (Luhmann, 1995a), pedagogical studies and health education theory in order to grasp...

  14. Diagnostic modalities for distal radioulnar joint.

    Science.gov (United States)

    Jens, S; Luijkx, T; Smithuis, F F; Maas, M

    2017-05-01

    The first imaging modality in patients suspected of distal radioulnar joint pathology should be conventional radiography to exclude or diagnose wrist pathology including osteoarthritis, rheumatoid arthritis, calcium pyrophosphate deposition disease, (healed) fractures, or impaction syndromes. When conventional radiography is inconclusive, high resolution 3 Tesla magnetic resonance imaging is advised. We provide a broad overview of the literature regarding the use of intra-articular contrast both with computed tomography (CTA) or magnetic resonance imaging (MRA). Conventional arthrography and unenhanced computed tomography are not indicated. This article discusses the most useful imaging techniques in terms of clinical indications, patient positioning, technical imaging requirements, and diagnostic performance in patients with suspected distal radioulnar joint pathology. Furthermore, the most prevalent pathologies are discussed, with the focus on imaging characteristics in both stable and unstable distal radioulnar joints.

  15. Analisis Model Penelusuran Backward Chaining dalam Mendeteksi Tingkat Kecanduan Game pada Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anastasya Latubessy

    2017-10-01

    Full Text Available Game addiction rate can be detected by applying expert system. This study developed a model of game addiction analysis using backward chaining. This model uses six types of game addiction behavior, among others, salience, euphoria, conflict, tolerance, withdrawal, relapse and reinstatement. Someone is said to be addicted to the game if it meets at least three types of game addiction behavior. Testing the validity of the model is done by testing the closeness of the agreement between the model analysis and expert analysis, resulting in a value of 0.78 which means having a strong agreement. Tingkat kecanduan game dapat dideteksi dengan mengaplikasikan sistem pakar. Penelitian ini mengembangkan model analisis tingkat kecanduan game menggunakan backward chaining. Model ini menggunakan enam jenis perilaku kecanduan game antara lain, salience, euphoria, conflict, tolerance, withdrawal, relapse dan reinstatement. Seseorang dikatakan kecanduan game jika memenuhi paling sedikit tiga jenis perilaku kecanduan game. Pengujian validitas model dilakukan dengan menguji keeratan kesepakatan antara analisis model dan analisis pakar, menghasilkan nilai 0,78 yang berarti memiliki keeratan kesepakatan kuat.

  16. ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPULSE BUYING WISATAWAN DOMESTIK TERHADAP PRODUK PARIWISATA DI BIRO PERJALANAN WISATA BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Anggriawan

    2016-07-01

    Full Text Available Biro Perjalanan Wisata (BPW yang saat ini banyak tersebar di Bali merupakan salah satu sarana pokok yang dapat dimanfaatkan oleh wisatawan sebagai konsumen dalam memudahkan melakukan perjalanan wisata. Sebagai produsen produk pariwisata tentunya BPW memiliki target untuk menuai keuntungan sebanyak-banyaknya. Salah satu caranya adalah dengan memahami pola- pola pembelian konsumen agar strategi, trik, dan pengualaran yang dikerahkan efektif dan efisien. Fenomena impulse buying pada era globalisasi ini marak terjadi, Indonesia sendiri menurut Nielsen.com menempati posisi 3 besar dalam jumlah konsumen yang melakukan impulse buying, setelah India dan Cina. Penelitian ini bertujuan untuk membeberkan faktor-faktor apa sajakah yang mempengaruhi impulse buying wisatawan domestik terhadap produk pariwisata BPW di Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitaif melalui analisis faktor dan dikombinasikan dengan pendekatan kualitatif melalui pendekatan emik untuk mengkonfirmasi ulang hasil yang didapat didalam analisis faktor. Hasil analisis faktor yang kemudian di re-confirm melalui pendekatan emik menunjukan bahwa terdapat 4 faktor yang mempengaruhi impulse buying wisatawan domestik di BPW Bali yaitu (1 faktor psikologi, (2 faktor kegiatan promosi, (3 faktor finansial, (4 faktor kekerabatan, dengan faktor yang dominan adalah faktor psikologi.

  17. ANALISIS KINERJA HEAT EXCHANGER SHELL & TUBE PADA SISTEM COG BOOSTER DI INTEGRATED STEEL MILL KRAKATAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jajat Sudrajat

    2017-11-01

    Full Text Available Penggunaan heat exchanger pada sistem COG booster bertujuan untuk mendinginkan temperatur oli yang akan digunakan sebagai pelumasan dan pendinginan bearing. Semakin lama heat exchanger digunakan akan menyebabkan terjadinya fouling (pengotoran di bagian dalam heat exchanger. Semakin besar fouling yang terjadi akan menyebabkan terjadi penurunan kinerja heat exchanger seperti besarnya laju perpindahan panas aktual dan efektivitas. Oleh karena itu dilakukan analisis heat exchanger untuk mengetahui pengaruh fouling terhadap laju perpindahan panas aktual dan efektivitas heat exchanger dengan rentang waktu 1 tahun setelah booster beroperasi yang dibagi menjadi 2 periode. Analisis dilakukan dengan membuat perhitungan parameter-parameter yang dibutuhkan. Dari hasil perhitungan dan analisis, ditunjukan bahwa terjadi penurunan pada laju perpindahan panasnya hingga sebesar 0,411 kW atau 19,45%, setara dengan energi yang dihasilkan dari penggunaan solar sejumlah 0,036 liter selama satu jam. Fouling yang terjadi mengalami kenaikan hingga sebesar 0,561 m2.K/kW. Sedangkan efektivitasnya mengalami penurunan sebesar 3,7%.

  18. ANALISIS TINGKAT KAPABILITAS SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT BERDASARKAN COBIT 5 (MEA01 PADA RSUD TUGUREJO SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ariel Bagus Nugroho

    2015-11-01

    Full Text Available RSUD Tugurejo Semarang merupakan Rumah Sakit kelas B milik pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menyediakan pelayanan jasa untuk masyarakat. Dalam manajemen pengolahan data, RSUD Tugurejo Semarang telah menggunakan sistem informasi rumah sakit. Untuk mengetahui apakah sistem informasi telah berjalan seperti yang diharapkan, maka perlu dilakukan analisis tatakelola teknologi informasi. Pada penelitian ini analisis tatakelola teknologi informasi berfokus pada proses pengawasan, evaluasi dan penilaian kinerja, dan kesesuaian kinerja teknologi informasi, yaitu domain MEA01 pada framework COBIT 5.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kapabilitas dan strategi perbaikan untuk proses pengawasan, evaluasi dan penilaian kinerja dan kesesuaian TI. Metode pengumpulan  data penelitian ini dengan menggunakan studi dokumen, kuesioner dan wawancara kemudian dianalisis tingkat kapabilitas dan kesenjangan. Tingkat kapabilitas yang didapat dari hasil penelitian yaitu berada level 2 (managed. Untuk menaikkan tingkat kapabilitas pada level 3 maka maka perlu dilakukan secara bertahap strategi perbaikan pada PA 2.1, PA2.2, PA 3.1, dan 3.2. Kata kunci: Analisis Tata Kelola TI, COBIT 5, MEA01, Tingkat Kapabilitas, Rumah Sakit.

  19. Analisis Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 4.1 pada Fakultas Teknik Undip

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arini Arumana

    2014-06-01

    Full Text Available Peran teknologi informasi dalam suatu instansi sudah tidak dapat dielakkan lagi, mengingat perkembangannya yang begitu pesat seiring berjalannya waktu. Namun masalah yang sering terjadi di instansi adalah penggunaan teknologi informasi yang kadang tidak sesuai dengan harapan. Oleh karena itu diperlukan tata kelola terhadap penggunaan teknologi informasi yang biasa disebut dengan IT Governance. Fakultas teknik UNDIP adalah salah satu fakultas yang dalam operasionalnya sangat mengandalkan teknologi informasi, baik dalam aktifitas belajar mengajar maupun dalam menjalankan operasional bisnis. Kondisi sekarang di Fakultas Teknik sendiri tidak terdapat suatu indikator yang dapat menyatakan bahwa kinerja TI yang berjalan telah sesuai dengan visi dan misi Fakultas Teknik, oleh karena itu perlu dilakukan analisis tata kelola teknologi informasi, guna mengetahui performa TI sekarang sesuai dengan yang diharapkan oleh managemen atau tidak. Hasil dari analisis ini berupa tingkat kematangan tata kelola TI yang mecerminkan kondisi tata kelola TI di Fakultas Teknik dengan mengacu pada maturity level yang disediakan kerangka kerja COBIT 4.1, yakni dari level 0 (non-existent sampai 5 (optimized. Berdasarkan analisis yang dilakukan, secara garis besar kondisi kematangan tata kelola TI Fakultas Teknik berada pada level 2 yakni repeatable but intuitive. Kondisi ini mengacu pada beberapa kelemahan dalam proses-proses TI yang berjalan, diantaranya penetapan dan dokumentasi tindakan, kebijakan dan prosedur yang minim, serta tidak tersedianya service level yang disetujui bersama.

  20. PENGGUNAAN METODE STRUCTURAL EQUATION MODELLING UNTUK ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA FIP UMJ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ririn Widiyasari

    2018-02-01

    Full Text Available Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui faktor apa saja  yang mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa, apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara cara belajar, fasilitas belajar dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar mahasiswa, serta faktor mana yang paling berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 192 mahasiswa (FIP UMJ angkatan tahun 2013-2015 yang aktif mengikuti perkuliahan. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode kuantitatif survey. Metode pengambilan data menggunakan  kuesioner dengan skala likert. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, dan analisis  Structural Equation Modeling (SEM berbantuan program LISREL 8.3. Uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi-square dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel cara belajar memiliki kontribusi yang paling besar, selanjutnya variabel kedua yang berkontribusi meningkatkan motivasi belajar adalah lingkungan belajar dan terakhir fasilitas belajar memberikan pengaruh yang paling kecil terhadap motivasi belajar. Jadi, variabel laten cara belajar dan lingkungan belajar berpengaruh positif terhadap motivasi belajar dan fasilitas belajar berpengaruh negatif terhadap motivasi belajar.

  1. ANALISIS KEPUASAN PELAYANAN PERGURUAN TINGGI (Kasus pada Prodi Magister Pendidikan Ekonomi Unnes

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kardoyo Kardoyo

    2016-06-01

    Full Text Available Abstrak: Fokus penelitian ini adalah pengukuran kepuasan pelayanan terhadap mahasiswa, penelusuran lulusan, dan kepuasan pengguna lulusan. Populasi penelitian adalah mahasiswa Prodi Magister Pendidikan Ekonomi PPs Unnes yang aktif pada semester gasal 2015/2016, lulusan, dan pengguna lulusan. Alat yang digunakan adalah instrumen SERVQUAL yang dikembangkan dari Parasuraman et al. (1994 untuk mengukur kepuasan mahasiswa. Instrumen pengukuran kesesuaian lulusan dan kepuasan pengguna lulusan berdasarkan pedoman akreditasi BAN PT. Analisis data dilakukan dengan analisis statistik deskriptif dan importance-performance analysis (IPA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan analisis kepuasan layanan terdapat dua dimensi layanan yang harus menjadi prioritas utama untuk segera diperbaiki, yaitu dimensi acces dan reliability. Hasil lainnya menunjukkan bidang pekerjaan alumni telah sesuai dengan visi misi prodi dan alumni berpendapat materi dan proses perkuliahan sangat relevan dengan bidang pekerjaan yang digeluti sekarang sehingga sangat membantu menyelesaikan pekerjaan. Terakhir, kepuasan pengguna terhadap kompetensi lulusan termasuk dalam kategori sangat bagus. Kata kunci : mahasiswa, lulusan, pengguna lulusan, kualitas layanan, Importance-Performance Analysis

  2. Risk analysis in the chemical industry; Analisis de riesgos en la industria quimica

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Rea Soto, Rogelio; Sandoval Valenzuela, Salvador [Instituto de Investigaciones Electricas, Temixco, Morelos (Mexico)

    2000-07-01

    The Instituto de Investigaciones Electricas has a group of risk analysis (GAR), specialized in the most advanced methodologies to apply them in diverse industries of the productive sector, such as the nuclear, the oil and the chemical industries. In this work the integrated methodology that the GAR uses to make risk analysis in the chemical and oil industries is described. These analyses have as an objective to make a meticulous evaluation of the system design, the operation practices, the maintenance and inspection policies and the emergency plans. [Spanish] El Instituto de Investigaciones Electricas cuenta con un grupo de analisis de riesgo (GAR), especializado en las metodologias mas avanzadas para aplicarlas en diversas industrias del sector productivo, como lo son la nuclear, la petrolera y la quimica. En este trabajo se describe la metodologia integrada que el GAR utiliza para realizar analisis de riesgos en las industrias quimica y petrolera. Estos analisis tienen como objetivo realizar una minuciosa evaluacion del diseno del sistema, las practicas de operacion, las politicas de mantenimiento e inspeccion y los planes de emergencia.

  3. A Modal Model to Simulate Typical Structural Dynamic Nonlinearity

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Pacini, Benjamin Robert [Sandia National Lab. (SNL-NM), Albuquerque, NM (United States); Mayes, Randall L. [Sandia National Lab. (SNL-NM), Albuquerque, NM (United States); Roettgen, Daniel R [Univ. of Wisconsin, Madison, WI (United States)

    2015-10-01

    Some initial investigations have been published which simulate nonlinear response with almost traditional modal models: instead of connecting the modal mass to ground through the traditional spring and damper, a nonlinear Iwan element was added. This assumes that the mode shapes do not change with amplitude and there are no interactions between modal degrees of freedom. This work expands on these previous studies. An impact experiment is performed on a structure which exhibits typical structural dynamic nonlinear response, i.e. weak frequency dependence and strong damping dependence on the amplitude of vibration. Use of low level modal test results in combination with high level impacts are processed using various combinations of modal filtering, the Hilbert Transform and band-pass filtering to develop response data that are then fit with various nonlinear elements to create a nonlinear pseudo-modal model. Simulations of forced response are compared with high level experimental data for various nonlinear element assumptions.

  4. Unified framework of face hallucination across multiple modalities

    Science.gov (United States)

    Ma, Xiang; Liu, Junhui; Li, Wenmin

    2015-02-01

    Face hallucination in a single modality environment has been heavily studied, in real-world environments under multiple modalities is still in its early stage. This paper presents a unified framework to solve face hallucination problem across multiple modalities i.e. different expressions, poses, illuminations. Almost all of the state-of-the-art face superresolution methods only generate a single output with the same modality of the low-resolution input. Our proposed framework is able to generate multiple outputs of different new modalities from only a single low-resolution input. It includes a global transformation with diagonal loading for modeling the mappings among different new facial modalities, and a local position-patch based method with weights compensation for incorporating image details. Experimental results illustrate the superiority of our framework.

  5. Seletividade de herbicidas pós-emergentes aplicados na soja geneticamente modificada Selectivity of post-emergence herbicides applied on genetically modified soybeans

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M.E.F. Neto

    2009-06-01

    pelo fato de o herbicida ser registrado para controle em pré-emergência e ter sido aplicado em pós-emergência. Nenhum dos tratamentos influenciou significativamente a produção de grãos da cultura da soja. A aplicação única ou a complementação com aplicação sequencial de glyphosate promoveram excelente controle de Commelina benghalensis e Ipomoea triloba.The experiment was carried out in a Roundup Ready® commercial soybean field in the Pontal do Paranapanema region in Euclides da Cunha Paulista-SP, located 20º 43' 11'' S and 50º 10' 20'' W, 270 m altitude. The experimental phase was carried out from December 2006 to April 2007, under no-tillage system. The soil classification is sandy clay loam Argisol. This work aimed to evaluate the efficiency of Roundup Transorb® glyphosate formulation selectivity associated with the herbicides diclosulam, cloransulam-methyl, flumioxazina and S-metolachlor under two spray modalities (single, with glyphosate associated to the herbicides and sequential, with only glyphosate in tropical Spiderwort (Commelina benghalensis and little bell (Ipomoea triloba management during soybean cultivation. The experiment was arranged in a randomized block design, with 12 treatments and 4 replications. Treatments were distributed in a factorial scheme + 2 controls (no control and clean field. The factorial scheme 2 x 5 comprises two herbicide sprays (single and sequential and five herbicides (glyphosate, glyphosate + diclosulam, glyphosate + cloransulam-methyl, glyphosate + flumioxazin and glyphosate + S-metolachlor. Under the conditions and time the herbicides were used as well as spray dosage, the results showed that glyphosate sprayed in a single dose or sequentially, in combination with diclosulan and cloransulam-methyl in the first spray did not cause phyto-intoxication in the soybean plants. The flumioxazin and S-metolachlor combination promoted delay in the growing plants as well as in the complete formation of the culture due

  6. Analisis Kandungan Bakteri Fecal Coliform pada Sungai Kuin Kota Banjarmasin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deasy Ari Santy

    2017-12-01

    Full Text Available ABSTRAK Sungai Kuin merupakan anak Sungai Martapura yang yang bermuara di Sungai Barito. Sungai ini terdapat di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kejadian diare tertinggi di Kota Banjarmasin terjadi di bantaran Sungai Kuin, sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai kandungan bakteri fecal coliform pada sungai ini. Penelitian ini bertujuan menganalisis jumlah kandungan bakteri fecal coliform di Sungai Kuin dan menganalisis cara mengatasi penurunan kualitas air Sungai Kuin akibat keberadaan bakteri fecal coliform. Data diambil sepanjang Sungai Kuin dengan panjang 3.909,00 m yang terbagi menjadi 20 segmen (10 segmen berada di bagian kanan sungai dan 10 segmen berada di bagian kiri sungai. Pembagian segmen berdasarkan panjang sungai per 390 meter, dengan sampel sebanyak 5 segmen yang mewakili segmen lainnya. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan menggunakan hasil uji laboratorium, perbandingan terhadap Peraturan Gubernur Kalimantan Selatan No 5 tahun 2007 dan referensi dari katalog informasi pilihan jamban sehat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas air Sungai Kuin adalah berwarna kecoklatan, dan terkadang tercium bau terutama pada saat hujan turun. Jumlah rerata kandungan bakteri fecal coliform di Sungai Kuin adalah 210/100 ml pada saat pasang naik dan 780/100 ml pada saat pasang surut. Kualitas air Sungai Kuin tidak tidak memenuhi baku mutu air minum karena kandungan bakteri fecal coliform berada di atas baku mutu 100/100 ml.  Penurunan kualitas air Sungai Kuin dapat dilakukan dengan pembangunan jamban yang sesuai dengan lingkungan perairan pasang surut. ABSTRACT Kuin River is a tributary of Martapura River, which flows into Barito River. It traverses Banjarmasin City, South Kalimantan Province. The highest diarrhea incidence in this city was found in the banks of Kuin River. Therefore, this research, focusing on fecal coliform bacteria in Kuin River, becomes necessary. Aside from analyzing the concentration of fecal coliform

  7. ANALISIS PENGENDALIAN DAYA REAKTOR PCMSR DENGAN LAJU ALIR PENDINGIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iqbal Syafin Noha

    2015-03-01

    Full Text Available Passive Compact Molten Salt Reactor (PCMSR merupakan pengembangan dari Molten Salt Reactor (MSR yang memiliki karakter berbeda dengan lima reaktor generasi IV lainnya, yaitu menggunakan bahan bakar leburan garam. Pada reaktor MSR, garam lebur tidak digunakan sebagai pendingin tetapi digunakan sebagai medium pembawa bahan bakar. Dengan fase bahan bakar yang berupa garam lebur LiF-BeF2-ThF4-UF4, maka dapat dilakukan pengendalian daya dengan mengatur laju aliran bahan bakar dan pendingin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perubahan laju alir pendingin terhadap daya reaktor PCMSR. Analisis dilakukan dengan empat jenis masukan untuk perubahan laju alir pendingin, yaitu masukan step, ramp, eksponensial, dan sinusoidal. Untuk masukan step, laju alir pendingin dibuat berubah secara mendadak. Selanjutnya untuk masukan ramp dan eksponensal, perubahan laju alir masing-masing dibuat perlahan secara linear dan mengikuti fungsi eksponensial. Kemudian untuk masukan sinusoidal, laju alir berubah naik turun secara periodik dengan memvariasikan frekuensi dari perubahan laju alir tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan laju alir pendingin sebesar 50% dari laju pendingin sebelumnya, menyebabkan daya pada reaktor PCMSR turun sebesar 63% dari daya sebelumnya. Jika terjadi fluktuasi laju aliran pendingin, maka semakin cepat perubahan tersebut, maka respon daya yang diberikan semakin kecil. Pada frekuensi yang sangat cepat, daya reaktor menjadi konstan dan cenderung tidak memiliki respon terhadap laju aliran. Hal ini merupakan salah satu aspek keselamatan reaktor, karena reaktor tidak merespon perubahan yang terlalu cepat. Kemampuan reaktor mengatur daya menyesuaikan laju aliran pendingin merupakan aspek keselamatan lainnya. Kata kunci : PCMSR, pengendalian daya, laju alir pendingin, uji respon   Passive Compact Molten Salt Reactor (PCMSR is the development of Molten Salt Reactor (MSR which has different character from other five

  8. ANALISIS DAN MODEL STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK EDAMAME BEKU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sandryas Alief Kurniasanti

    2015-03-01

    penelitian ini adalah untuk menganalisis daya saing dan merumuskan prioritas alternatif strategi peningkatan daya saing produk edamame beku di PT MT 27. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Revealed Comparative Advantage untuk mengetahui kinerja ekspor dari produk edamame beku di pasar dunia, kemudian menganalisis faktor persaingan dengan menggunakan Diamond Porter’s Theory. Alternatif strategi dihasilkan dari analisis SWOT dan ditentukan prioritasnya dengan menggunakan analytical hierarchy process dari satu narasumber ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas alternatif strategi peningkatan daya saing produk edamame beku PT MT 27 secara berurutan meliputi: (1 diversifikasi pasar, (2 diversifikasi produk, (3 meningkatkan kerjasama luar negeri, (4 pengembangan divisi Research and Development, (5 mengembangkan program Corporate Social Responsibility, (6 pengelolaan keuangan secara baik dan benar, serta (7 mengembangkan areal pertanian yang berbasis rumah kaca untuk menghindari cuaca buruk karena beriklim tropis. Implikasi Manajerial dari penelitian ini adalah mengembangkan pasar yang sudah ada, dan mengembangkan jenis produk yang diproduksi untuk memenuhi selera pasar ekspor dan juga penghematan biaya produksi. Kata kunci: daya saing, edamame beku, Mitratani Dua Tujuh, strategi daya saing

  9. ANALISIS PENGARUH KREDIBILITAS MEREK TERHADAP SENSITIVITAS HARGA KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anik - Kusmintarti

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAKS   Informasi yang tidak sempurna dan tidak simetris mengakibatkan timbulnya ketidakpastian yang dihadapi konsumen tentang atribut dan/ atau manfaat apa yang didapat dari sebuah produk.  Dalam kondisi seperti ini penting bagi perusahaan untuk menyampaikan informasi terpercaya kepada konsumen, yaitu informasi yang jujur dan perusahaan harus bersedia dan mampu menyampaikan apa yang telah dijanjikan. Merek yang kredibel berpengaruh terhadap  kesan kualitas, resiko yang diterima dan biaya informasi. Kemudian kesan kualitas, resiko yang diterima dan biaya informasi akan mempengaruhi manfaat yang diharapkan.  Dan selanjutnya akan mempengaruhi sensitivitas harga konsumen. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita dewasa yang berdomisili di kota Malang dan sampelnya adalah wanita berumur 17 sampai sengan 45 tahun yang menggunakan shampo Anti Ketombe dari satu atau lebih merek-merek yang sedang diteliti. Jumlah responden 100 orang dan metode pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah quota sampling. Uji empiris menggunakan Metode Analisis Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas merek berpengaruh terhadap sensitivitas harga konsumen. Selain itu kredibilitas merek berpengaruh secara tak langsung terhadap sensitivitas harga konsumen melalui kesan kualitas dan manfaat yang diharapkan; Kredibilitas merek berpengaruh tak langsung terhadap sensitivitas harga konsumen melalui melalui biaya informasi dan manfaat yang diharapkan. Pengaruh kredibilitas merek terhadap sensitivitas harga konsumen melalui resiko yang dirasakan dan manfaat yang diharapkan tidak signifikan. Temuan ini tidak konsisten dengan temuan dari penelitian yang dilakukan Erdem dan Swait (1998. Hal ini menurut peneliti disebabkan oleh responden dari penelitian yang peneliti lakukan cenderung mudah percaya dengan informasi-informasi yang ada disekelilingnya dan kurang peduli dengan keberadaan

  10. Analisis Daya Saing Ekspor Sektor Unggulan di Jawa Tengah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwit Santi Wahyuningsih

    2017-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi industri unggulan yang ada di Jawa Tengah, dan kemudian industri unggulan tersebut diidentifikasi mana saja yang mempunyai daya saing ekspor. Penelitian ini menggunakan data PDRB Jawa Tengah dan PDB Tahun 2010-2015, Tabel Input Output Jawa Tengah Tahun 2013, serta data Ekspor-Impor Jawa Tengah Tahun 1997-2015. Data tersebut diperoleh dari data sekunder, yaitu dengan memanfaatkan data yang telah tersedia pada instansi terkait. Penelitian ini mengunakan alat analisis Indeks Daya Penyebaran (IDP, Indeks Derajat Kepekaan (IDK dan Revealed Comparative Advantage (RCA. Dari hasil IDP dan IDK terdapat 9 industri unggulan di Jawa Tengah yaitu industri pengolahan dan pengawetan ikan, industri minyak dan lemak, industri penggilingan padi, industri tepung terigu dan tepung lainnya, industri makanan ternak, industri pemintalan, industri tekstil, industri kayu dan bahan bangunan dari kayu, serta industri karet dan barang dari karet. Tetapi dari 9 industri unggulan tersebut yang memiliki daya saing ekspor tinggi hanya ada 3 industri yaitu industri dengan IDP>1, IDK>1 dan RCA>1 yang meliputi industri pemintalan, industri tekstil, dan industri kayu dan bahan bangunan dari kayu. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sektor industri yang dapat diandalkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui ekspor dan memiliki daya saing ekspor yang sangat bagus serta memilki harga jual tinggi yaitu hanya industri pemintalan, industri tekstil, dan industri kayu dan bahan bangunan dari kayu. Maka dari itu sebaiknya kebijakan pemerintah lebih ditekankan pada sektor hulu dan sektor hilir dari industri-industri tersebut. This research’s aim is to identify the leading manufactures in central Java then identify which of those industries have the export competitiveness. This study used data of Central Java’s Gross Domestic Regional Product (GDRP and Gross National Product (GNP on 2010-2015, Input Output Table on 2013, as

  11. ANALISIS DAYA SAING EKSPOR SEKTOR UNGGULAN DI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwit Santi Wahyuningsih

    2017-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi industri unggulan yang ada di Jawa Tengah, dan kemudian industri unggulan tersebut diidentifikasi mana saja yang mempunyai daya saing ekspor. Penelitian ini menggunakan data PDRB Jawa Tengah dan PDB Tahun 2010-2015, Tabel Input Output Jawa Tengah Tahun 2013, serta data Ekspor-Impor Jawa Tengah Tahun 1997-2015. Data tersebut diperoleh dari data sekunder, yaitu dengan memanfaatkan data yang telah tersedia pada instansi terkait. Penelitian ini mengunakan alat analisis Indeks Daya Penyebaran (IDP, Indeks Derajat Kepekaan (IDK dan Revealed Comparative Advantage (RCA. Dari hasil IDP dan IDK terdapat 9 industri unggulan di Jawa Tengah yaitu industri pengolahan dan pengawetan ikan, industri minyak dan lemak, industri penggilingan padi, industri tepung terigu dan tepung lainnya, industri makanan ternak, industri pemintalan, industri tekstil, industri kayu dan bahan bangunan dari kayu, serta industri karet dan barang dari karet. Tetapi dari 9 industri unggulan tersebut yang memiliki daya saing ekspor tinggi hanya ada 3 industri yaitu industri dengan IDP>1, IDK>1 dan RCA>1 yang meliputi industri pemintalan, industri tekstil, dan industri kayu dan bahan bangunan dari kayu. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sektor industri yang dapat diandalkan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui ekspor dan memiliki daya saing ekspor yang sangat bagus serta memilki harga jual tinggi yaitu hanya industri pemintalan, industri tekstil, dan industri kayu dan bahan bangunan dari kayu. Maka dari itu sebaiknya kebijakan pemerintah lebih ditekankan pada sektor hulu dan sektor hilir dari industri-industri tersebut. This research’s aim is to identify the leading manufactures in central Java then identify which of those industries have the export competitiveness. This study used data of Central Java’s Gross Domestic Regional Product (GDRP and Gross National Product (GNP on 2010-2015, Input Output Table on 2013, as

  12. ANALISIS KEMAMPUAN MENATA ARSIP SISWA JURUSAN ADMINISTRASI PERKANTORAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bunga Aprilia Kartini

    2016-02-01

    Full Text Available Salah satu kemampuan yang harus dimiliki Program Administrasi Perkantoran adalah kompetensi dasar penataan dokumen. Kompetensi yang diharapkan dari kompetensi penataan dokumen adalah dapat menyimpan dan menemukan kembali dokumen/arsip sesuai dengan sistem yang diterapkan dalam perusahaan. Pembelajaran yang terjadi di SMK PGRI 2 Salatiga, siswa jurusan Administrasi Perkantoran tidak mendapatkan praktik menemukan kembali arsip/dokumen serta tidak ada laboratorium khusus kearsipan. Hal ini tentu akan mempengaruhi kemampuan lulusan dari siswa-siswanya. Kemampuan tersebut akan berujung pada kemampuan lulusan dalam memenuhi standar kerja suatu perusahaan atau organisasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI Jurusan Administrasi Perkantoran SMK PGRI 2 Salatiga yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 64 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan angka indeks. Hasil Penelitian menunjukan bahwa rata-rata kemampuan siswa dalam menata dokumen/arsip dengan angka indeks adalah sebesar 68,85 hal tersebut menunjukkan bahwa siswa umumnya memiliki kemampuan yang sedang, walaupun secara teori pemahaman siswa sudah cukup baik namun secara praktik siswa masih memiliki kekurangan yaitu siswa kurang menguasai dalam praktik mengindeks, memberikan kode penyimpanan, pencatatan kartu pinjam arsip, membaca kode penyimpanan dan prosedur penemuan kembali arsip/dokumen. Siswa juga belum diajarkan praktik penyimpanan sistem wilayah, sistem nomor dan sistem subjek/perihal sehingga kemampuan meraka dalam sistem penyimpanan tersebut masih kurang serta siswa juga belum diajarkan praktik penemuan kembali surat/arsip. Office Administration program is one of the must have skills that are the basis of the competencies document setup. Learning happens in SMK PGRI 2 Salatiga , students in Administrative

  13. ANALISIS COSTEFFECTIVENESS PENGENDALIAN HAYATI MENGGUNAKAN Bacillusthuringiensis H-14 GALUR LOKAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Retno Ambar Yuniarti

    2014-06-01

    .Costeffectiveness analysis(CEA merupakan salah satu alat untukmembantumengambil keputusan. Analisis tersebutdipergunakanuntukmembandingkantingkatefisiensi beberapaprogram. Tujuan umum penelitian adalah mendapatkan cost effectivenessmodel pengendalian vektor malaria secara hayati menggunakanB.thuringiensisH-14galurlokal.Tujuan khusus penelitian adalah Membandingkancost effectiveness penggunaan Bacillusthuringiensis H-14 galur lokal denganB.thuringiensis H-14 galur luar dalam mengendalikanjentiknyamuk vektor malariaAnophelessp.Penelitian dilakukan pada Bulan Maret sampai Desember 2006 di Balai Besar Penelitiandan PengembanganVektor dan Reservoir Penyakit (B2P2VRP, Salatiga. Desainpenelitianadalahpenelitianobservasional(observational research.Data dikumpulkan secararetrospektif,selama 1tahun penelitian. Datadianalisis secara statistik menggunakanprogramExceluntukmenghitungCost effectiveness ratio(CER dengan discount rate 10%. Dalammenganalisisefektivitasbiaya(CEA dengancaramenghitungrasio efektivitasbiaya(CER. ApabilanilaiCERdariagenpengendalianvektoryangdigunakanlebih tinggi daripadayangdiperbandingkanmakadikatakanagentersebutlebih efisien daripadaagen yangdiperbandingkanatausebaliknya.Hasilpenelitianmenunjukkanbahwamodelpengendalianvektormalaria An. sundaicusmenggunakanB. thuringiensisH-14galurlokal lebih cost effective daripadamenggunakanB.thuringiensisH-14galurluar, dengan Cost effectiveness ratio(CER padaB. thuringiensisH-14galurlokal sebesar6,49x10"7danpadafi.thuringiensisH-14galurluar sebesar3,23x10"7.Katakunci: Costeffectivenessanalysis,B.thuringiensis,An.sundaicus

  14. ANALISIS KARAKTER WISATAWAN MANCANEGARA TERHADAP FASILITAS WISATA KAWASAN PRAWIROTAMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reiza Miftah Wirakusuma

    2016-03-01

    , pengrajin batik dan suasana akomodasi yang santai menjadikan nilai yang sangat berharga bagi suatu daya tarik wisata. Dengan adanya perkembangan teknologi dan semakin tingginya persaingan perhotelan di Yogyakarta, Lalu bagaimanakah dengan kondisi saat ini? penelitian ini akan mengungkap apa yang mempengaruhi wisatawan mancanegara datang ke kawasan Prawirotaman. Temuan-temuan yang dihasilkan yaitu Wisatawan Mancanegara didominasi 5 besar kewarganegaraan: Belanda, Jerman, Perancis, USA, dan Jepang. Dari hasil analisis dapat disimpulkan bahwa (1 Adanya pengaruh secara parsial antara variabel daya tarik terhadap kunjungan wisatawan mancanegara. Hal ini menyatakan bahwa variabel Daya Tarik dapat berpengaruh secara mandiri tanpa variabel lain. Hal ini juga menandakan bahwa kekuatan daya tarik kawasan yang utama adalah keragaman kompleks kuliner internasional dengan harga yang terjangkau disamping suasana dan ketersediaan akomodasi. (2 Karakter wisatawan mancanegara mempengaruhi kombinasi dari produk wisata yang ditawarkan Kawasan Prawirotaman. Perlu diketahui bahwa karakter segmentasi demografis ternyata lebih dominan untuk menentukan pola perjalanan. kesimpulannya, wisatawan mancanegara dibagi berdasarkan usia seperti Youth Travelers (Independent or Couple, Honeymooners, Retirement, and Family with infant or younger children. Berdasarkan data sekunder dan pengamatan, segmentasi Youth Travelers bersifat sangat sensitif terhadap harga dan pengguna internet yang sangat aktif, lalu segmentasi Retirement and Family lebih berorientasi pada kenyamanan fasilitas dan privacy. Terakhir, Honeymooners merupakan kombinasi dari keduanya. Kata kunci: Produk Wisata, Prawirotaman, Persepsi, Karakter, Wisatawan Mancanegara

  15. ANALISIS PENGARUH UMUR, PENDIDIKAN, DAN UPAH TERHADAP PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zakaria Firmansyah

    2017-06-01

    Full Text Available Produktivitas merupakan salah satu indikator yang paling penting dari kegiatan ekonomi. Produktivitas merupakan pendorong utama pertumbuhan ekonomi penting, yaitu sebagai leverage (leverage untuk pertumbuhan ekonomi nasional dalam jangka panjang. Itulah salah satu alasan mengapa negara-negara saat ini banyak telah berusaha untuk meningkatkan  produktivitas. Masalah ketenagakerjaan didominasi oleh kemampuan produktivitas tenaga kerja masih belum memadai baik dari segi pendidikan, pengalaman kerja dan lain-lain Satu hanya untuk pekerja di mitra industri rambut Purbalingga bahwa sebagian besar pekerja perempuan tersebut. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, Regresi Pengujian, dan Asumsi Klasik Uji. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa secara bersama-sama Umur, Pendidikan, dan Upah dampak positif dan signifikan terhadap produktivitas tenaga kerja di rambut Industri Mitra Purbalingga dibuktikan dari hasil uji F untuk dan nilai prob. F-hitung (0.000000 <5%. R2 = 0,98673. berarti bahwa 98,6 persen dari kemampuan variasi set variabel independen (independent yang digunakan dalam model ini dapat menjelaskan variasi dalam produktivitas tenaga kerja di mitra industri rambut di Purbalingga. Sedangkan 1,4 persen sisanya  dipengaruhi  oleh  variasi dalam variabel dependen dijelaskan oleh variabel lain di luar model yang digunakan dalam penelitian ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian yaitu 3 variabel independen digunakan untuk memiliki pengaruh yang signifikan pada α = 5% dari produktivitas tenaga kerja di mitra Industri Rambut di Purbalingga variabel ini adalah usia, pendidikan, dan Upah. Productivity is one of the most important indicator of economic activity . Productivity is a key driver of economic growth vital , namely as leverage ( leverage for national economic growth in the long term. That's one reason why today many countries have sought to improve productivity. Employment issues are dominated by the

  16. Output-Only Modal Analysis by Frequency Domain Decomposition

    OpenAIRE

    Brincker, Rune; Zhang, Lingmi; Andersen, Palle

    2000-01-01

    In this paper a new frequency domain technique is introduced for the modal identification of output-only systems, i.e. for the case where the modal parameters must be estimated without knowing the input exciting the system. By its user friendliness the technique is closely related to the classical approach where the modal parameters are estimated by simple peak picking. However, by introducing a decomposition of the spectral density function matrix, the response spectra can be separated into ...

  17. Modal Identification from Ambient Responses using Frequency Domain Decomposition

    OpenAIRE

    Brincker, Rune; Zhang, L.; Andersen, P.

    2000-01-01

    In this paper a new frequency domain technique is introduced for the modal identification from ambient responses, ie. in the case where the modal parameters must be estimated without knowing the input exciting the system. By its user friendliness the technique is closely related to the classical approach where the modal parameters are estimated by simple peak picking. However, by introducing a decomposition of the spectral density function matrix, the response can be separated into a set of s...

  18. Multi-modal RGB–Depth–Thermal Human Body Segmentation

    DEFF Research Database (Denmark)

    Palmero, Cristina; Clapés, Albert; Bahnsen, Chris

    2016-01-01

    This work addresses the problem of human body segmentation from multi-modal visual cues as a first stage of automatic human behavior analysis. We propose a novel RGB-Depth-Thermal dataset along with a multi-modal seg- mentation baseline. The several modalities are registered us- ing a calibration...... to other state-of-the-art meth- ods, obtaining an overlap above 75% on the novel dataset when compared to the manually annotated ground-truth of human segmentations....

  19. Applicability Limits of Operational Modal Analysis to Operational Wind Turbines

    DEFF Research Database (Denmark)

    Tcherniak, D.; Chauhan, Shashank; Hansen, Morten Hartvig

    2011-01-01

    Operational Modal Analysis (OMA) is one of the branches of experimental modal analysis which allows extracting modal parameters based on measuring only the responses of a structure under ambient or operational excitation which is not needed to be measured. This makes OMA extremely attractive to m...... excitation and sets limitations on the applicability of OMA to operational wind turbines. The main purpose of the study is to warn the experimentalists about these limitations and discuss possible ways of dealing with them....

  20. El empleo de diseños de series temporales en la evaluación de intervenciones públicas: un ejemplo aplicado

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    FRANCISCO ALVIRA MARTÍN

    1996-01-01

    Full Text Available en el articulo se presenta el uso de los modelos arima en la evaluacion de intervenciones publicas. se relaciona la utilizacion de dichos modelos con los problemas de validez interna, analizando el posible efecto de las campañas de publicidad de trafico sobre los accidentes. en el analisis de las campañas de la direccion general de trafico no se encontro ningun efecto sobre los accidentes.

  1. Modal Analysis for Crack Detection in Small Wind Turbine Blades

    DEFF Research Database (Denmark)

    Ulriksen, Martin Dalgaard; Skov, Jonas falk; Dickow, Kristoffer Ahrens

    2013-01-01

    The aim of the present paper is to evaluate structural health monitoring (SHM) techniques based on modal analysis for crack detection in small wind turbine blades. A finite element (FE) model calibrated to measured modal parameters will be introduced to cracks with different sizes along one edge...... of the blade. Changes in modal parameters from the FE model are compared with data obtained from experimental tests. These comparisons will be used to validate the FE model and subsequently discuss the usability of SHM techniques based on modal parameters for condition monitoring of wind turbine blades....

  2. Automated Frequency Domain Decomposition for Operational Modal Analysis

    DEFF Research Database (Denmark)

    Brincker, Rune; Andersen, Palle; Jacobsen, Niels-Jørgen

    2007-01-01

    The Frequency Domain Decomposition (FDD) technique is known as one of the most user friendly and powerful techniques for operational modal analysis of structures. However, the classical implementation of the technique requires some user interaction. The present paper describes an algorithm...... for automated FDD, thus a version of FDD where no user interaction is required. Such algorithm can be used for obtaining a default estimate of modal parameters in commercial software for operational modal analysis - or even more important - it can be used as the modal information engine in a system...

  3. Children's Discourse Skill: Form and Modality Requirements of Schooled Writing.

    Science.gov (United States)

    McCutchen, Deborah

    1987-01-01

    Describes a psycholinguistic investigation of children's competence in the production of extended discourse, concentrating on discourse form (narrative versus expository) and production modality (written versus spoken). (SKC)

  4. A compositional proof system for the modal μ-calculus

    DEFF Research Database (Denmark)

    Andersen, Henrik Reif; Stirling, C.; Winskel,, G.

    1994-01-01

    We present a proof system for determining satisfaction between processes in a fairly general process algebra and assertions of the modal μ-calculus. The proof system is compositional in the structure of processes. It extends earlier work on compositional reasoning within the modal μ-calculus and ......We present a proof system for determining satisfaction between processes in a fairly general process algebra and assertions of the modal μ-calculus. The proof system is compositional in the structure of processes. It extends earlier work on compositional reasoning within the modal μ...

  5. Indirect influence of modality on direct memory for words and their modality: closed-head-injured and control participants.

    Science.gov (United States)

    Vakil, E; Openheim, M; Falck, D; Aberbuch, S; Groswasser, Z

    1997-10-01

    Twenty closed-head-injured (CHI) patients and 28 control participants were tested on recall and recognition of words. In addition, memory for modality (i.e., visual vs. auditory) of word presentation was measured directly (i.e., recognition) and indirectly (i.e, by its influence on word and modality recognition). As predicted, the CHI patients were impaired relative to controls on all of the direct memory tasks; that is, word recall, word recognition, and modality judgment. However, the CHI and control groups did not differ significantly on the magnitude of the modality effect (i.e., facilitation due to correspondence of modality in learning and test). The findings are interpreted in the theoretical framework that distinguishes between item (i.e., words) and source (i.e., modality) memory and between direct and indirect measures of memory.

  6. Analisis Pengaruh Struktur Ekonomi, Upah Minimum Provinsi, Belanja Modal, dan Investasi Terhadap Ketimpangan Pendapatan di Seluruh Provinsi di Indonesia Tahun 2005-2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muara Nangarumba

    2015-08-01

    Full Text Available Income inequality is a problem that exists in every country and a problem that continually occurs. Government, particularly in Indonesia, faced with the problems to reduce income inequality, this is because the trend of income inequality has not decreased lately, so it is feared affect the welfare of the Indonesian people. This study aimed to assess the effect of the Agricultural Sector GDP, GDP Industrial Sector, Services Sector GDP, wages Minimimum Province, Capital Expenditure and Investment Credits to Income Inequality in Indonesia in 2005 until 2014, using panel data regression. In this study the functional form of the regression model used is the model of a log-log or better known as double log, so that can know the elasticity of each independent variable on the dependent variable. The results achieved in this study, one of them is, it was found that the independent variables significantly affect income inequality with a negative effect, except variable Industrial Sector GDP. While elasticity, each independent variable inelastic to income inequality. Advanced Research also found that, according to some previous research, by improving the economic structure, raise funds for infrastructure investments multiply, increasing the minimum wage, or reduce migration can reduce the level of income inequality.

  7. Analisis Pengaruh Struktur Ekonomi, Upah Minimum Provinsi, Belanja Modal, dan Investasi Terhadap Ketimpangan Pendapatan di Seluruh Provinsi di Indonesia Tahun 2005-2014

    OpenAIRE

    Muara Nangarumba

    2015-01-01

    Income inequality is a problem that exists in every country and a problem that continually occurs. Government, particularly in Indonesia, faced with the problems to reduce income inequality, this is because the trend of income inequality has not decreased lately, so it is feared affect the welfare of the Indonesian people. This study aimed to assess the effect of the Agricultural Sector GDP, GDP Industrial Sector, Services Sector GDP, wages Minimimum Province, Capital Expenditure and Investme...

  8. ANALISIS PENGARUH MEKANISME INTERNAL DAN EXTERNAL CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP PROFITABILITAS DAN KEBIJAKAN DIVIDEN PERUSAHAAN (Studi Empiris Pada Perusahaan Go Publik di Pasar Modal Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christiana Fara Dharmastuti

    2015-04-01

    Dividend policy is an interesting topic to be discussed despite the fact that there are contentious arguments on theories about dividend. In this research dividend policy will be viewed through the agency theory by considering the effect of the company's corporate governance, in particular through the separation mechanism of internal and external corporate governance (Gillan, 2006 which are mediated by profitability. The study was conducted by all non-financial companies at the Indonesia Stock Exchange from 2007 to 2010. AMOS 16.0 program is used in estimating the completion path model and testing hypotesis. The results shows that the mechanisms of internal corporate governance via the existence of independent commissioner and executive compensation can not significantly influence the company's financial performance, while mechanisms of external corporate governance as measured by the stability and the percentage of institutional ownership significantly influence the companys financial performance. This indicates that the external corporate governance has a greater power to monitor and influence the financial policies of the company.

  9. Analisis Pengaruh Derajat Desentralisasi Fiskal, Alokasi Belanja Modal, Ketergantungan Keuangan Daerahterhadap Indeks Pembangunan Manusia Pada Pemerintahan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat

    OpenAIRE

    Purba, Rizky Hartawan Natanael

    2016-01-01

    The purpose of this research isdetermine whether the effect of degree of fiscal decentralization, capital expenditure and local financial dependency to human development index partially or simultaneously. The population of this research is the government at the west java province which published the general revenues and expenditure budget report and the general revenues and expenditure report realization report in the 2011-2013 period. The sample on this research taken with the purposive samp...

  10. Analisis Pengaruh Pertumbuhan Pembiayaan Modal Kerja, Investasi dan Konsumsi Pada Perbankan Umum Syariah Terhadap Pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB Kalimantan Barat Periode 2009-2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hayet Hayet

    2016-04-01

    Full Text Available Islamic banking has an important role in stimulating the economy because of the intermediaryfunction performed. Improved economy is reflected in the value of the Gross Regional DomesticProduct (GRDP of an area / region. Distribution of funding performed Islamic banking is givenbased on the purpose and use of the funds are classified into financing for working capital,investment and consumption. This research was to determine (1 the effect of the growth ofworking capital financing (MK, investment (I, and consumption in Islamic commercial bankingon growth GRDP West Kalimantan. (2 Determine which variables are the most dominantinfluence on GRDP growth in West Kalimantan. Sources of data working capital financing,investment and consumption of Islamic banking statistics obtained from Bank Indonesia whilethe GRDP data from the Central Statistics Agency (BPS of West Kalimantan. The analyticalmethods used were multiple linear regression with a significance level of 0.05. The results of thisresearch indicate that (1 the growth of working capital financing, investment and consumptionin Islamic commercial banking simultaneously the effect on the GRDP growth in WestKalimantan. Partially, on the financing of investment and consumption variables there aresignificant positive effect on GRDP growth West Kalimantan. However, variable financing forworking capital of individual negative and not significant. 2 The most dominant variable effecton the GRDP growth is financing consumption, followed by financing investment and workingcapital. The value of the coefficient of determination Adjusted R2 of 0.489, it means that thefinancing of working capital, investment, and consumption of Islamic commercial banking affectGRDP growth of 48.9 percent. While the rest influenced by other variables not included in thisstudy.

  11. Analisis Pengaruh Variabel-Variabel Makroekonomi terhadap Tingkat Pengembalian di Pasar Modal Periode 2000 -2011 dengan Membandingkan Hasil Estimasi OLS, GLS dan MLE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sari Minjari Damayanti

    2014-05-01

    Full Text Available The factors in macroeconomic gives enormous influence on the fluctuation rate of return on stocks that is reflected in the stock price movement in the stock market. Movements in excess of the normal state, such as those caused by the global economic crisis, from the macro variables will create specific shocks on the capital markets, which will affect the value of the return on stocks in the capital market. To determine the effect of the factors or macroeconomic variables on the return of the index shares on BEI, empirical tests are accurately performed on these variables. This study has two main objectives: first to test how much the influence of macroeconomic variables on the return of the shares in the Indonesian Stock Exchange (BEI. Second, empirical research testing of variables using three different estimation methods, namely, Ordinary Least Squares (OLS, Generalized Least Square (GLS and Maximum Likelihood Estimation (MLE to find out how much the estimation accuracy of the three methods. The empirical result shows that there is a significant relationship between composite stock returns BEI and three macroeconomic variables, the consumer price index (inflation rate, exchange rate and interest rate of SBI. These results indicate that the three macro variables that affect the rate of return on the stock market.

  12. Modal gating of muscle nicotinic acetylcholine receptors

    Science.gov (United States)

    Vij, Ridhima

    Many ion channels exhibit multiple patterns of kinetic activity in single-channel currents. This behavior is rare in WT mouse muscle nicotinic acetylcholine receptors (AChRs), where A2C↔A2O gating events are well-described by single exponentials. Also, single-channel open probability (PO) is essentially homogeneous at a given agonist concentration in the WT receptors. Here I report that perturbations of almost all the residues in loop C (alpha188-alpha199, at the agonist binding site) generate heterogeneity in PO ('modes'). Such unsettled activity was apparent with an alanine substitution at all positions in loop C (except alphaY190 and alphaY198) and with different side chain substitutions at alphaP197 for both adult- and fetal-type AChRs. I used single channel electrophysiology along with site-directed mutagenesis to study modal gating in AChRs consequent to mutations/deletions in loop C. The multiple patterns of kinetic activity arose from the difference in agonist affinity rather than in intrinsic AChR gating. Out of the four different agonists used to study the modal behavior, acetylcholine (ACh) showed a higher degree of kinetic heterogeneity compared to others. The time constant for switching between modes was long (~mins), suggesting that they arise from alternative, stable protein conformations. By studying AChRs having only 1 functional binding site, I attempted to find the source of the affinity difference, which was traced mainly to the alphadelta agonist site. Affinity at the neurotransmitter binding site is mainly determined by a core of five aromatic residues (alphaY93, alphaW149, alphaY190, alphaY198 and deltaW57). Phenylalanine substitutions at all aromatic residues except alphaY93 resulted in elimination of modes. Modes were also eliminated by alanine mutation at deltaW57 on the complementary side but not at other aromatics. Also, by substituting four gamma subunit residues into the delta subunit on the complementary beta sheet, I found that

  13. Dynamic behaviour studies of a vertical axis wind turbine blade using Operational Modal Analysis (OMA) and Experimental Modal Analysis (EMA)

    DEFF Research Database (Denmark)

    Najafi, Nadia; Schmidt Paulsen, Uwe; Belloni, F.

    Dynamic behavior of a modified blade fitted onto a small 1 kW vertical-axis wind turbine is studied by two different approaches: Classical modal analysis (EMA) is carried out to validate the results of Operational Modal Analysis (OMA). In traditional modal analysis (EMA) one axis accelerometers...... different points. This process continues until the data set contains all the points with their degrees of freedom. Finally the frequency response function (FRF) is obtained for all points, and the natural frequencies and the mode shapes are estimated by peak picking method. Operational Modal Analysis (OMA...

  14. Modality of Input and Vocabulary Acquisition

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tetyana Sydorenko

    2010-06-01

    Full Text Available This study examines the effect of input modality (video, audio, and captions, i.e., on-screen text in the same language as audio on (a the learning of written and aural word forms, (b overall vocabulary gains, (c attention to input, and (d vocabulary learning strategies of beginning L2 learners. Twenty-six second-semester learners of Russian participated in this study. Group one (N = 8 saw video with audio and captions (VAC; group two (N = 9 saw video with audio (VA; group three (N = 9 saw video with captions (VC. All participants completed written and aural vocabulary tests and a final questionnaire.The results indicate that groups with captions (VAC and VC scored higher on written than on aural recognition of word forms, while the reverse applied to the VA group. The VAC group learned more word meanings than the VA group. Results from the questionnaire suggest that learners paid most attention to captions, followed by video and audio, and acquired most words by associating them with visual images. Pedagogical implications of this study are that captioned video tends to aid recognition of written word forms and the learning of word meaning, while non-captioned video tends to improve listening comprehension as it facilitates recognition of aural word forms.

  15. Helioseismology in a bottle: modal acoustic velocimetry

    International Nuclear Information System (INIS)

    Triana, Santiago Andrés; Zimmerman, Daniel S; Lathrop, Daniel P; Nataf, Henri-Claude; Thorette, Aurélien; Lekic, Vedran

    2014-01-01

    Measurement of the differential rotation of the Sun's interior is one of the great achievements of helioseismology, providing important constraints for stellar physics. The technique relies on observing and analyzing rotationally-induced splittings of p-modes in the star. Here, we demonstrate the first use of the technique in a laboratory setting. We apply it in a spherical cavity with a spinning central core (spherical-Couette flow) to determine the mean azimuthal velocity of the air filling the cavity. We excite a number of acoustic resonances (analogous to p-modes in the Sun) using a speaker and record the response with an array of small microphones on the outer sphere. Many observed acoustic modes show rotationally-induced splittings, which allow us to perform an inversion to determine the air's azimuthal velocity as a function of both radius and latitude. We validate the method by comparing the velocity field obtained through inversion against the velocity profile measured with a calibrated hot film anemometer. This modal acoustic velocimetry technique has great potential for laboratory setups involving rotating fluids in axisymmetric cavities. It will be useful especially in liquid metals where direct optical methods are unsuitable and ultrasonic techniques very challenging at best. (paper)

  16. Modal analysis of gear housing and mounts

    Science.gov (United States)

    Lim, Teik C.; Singh, RAJ.; Zakrajsek, James J.

    1989-01-01

    Dynamic finite element analysis of a real gear housing is presented. The analysis was conducted for the housing without the rotating components (gears, shafts, and bearings). Both rigid and flexible mounting conditions for the gear housing are considered in this analysis. The flexible support simulates the realistic mounting condition on a rotorcraft, and the rigid one is analyzed for comparison purposes. The effect of gear housing stiffeners is also evaluated. The results indicate that the first six natural modes of the flexibly mounted gear housing in the 0 to 200 Hz range correspond to the translational and rotational rigid body vibration modes of the housing. Above this range, the housing plate elastic modes begin to occur. In the case of the rigid mount, only the housing plate elastic modes are observed which are verified by modal analysis experiments. Parametric studies show that the housing plate stiffeners and rigid mounts tend to increase most of the natural frequencies, the lower ones being affected the most.

  17. Semi-Self-Translation: modalities and variants

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Xosé Manuel Dasilva

    2017-05-01

    Full Text Available http://dx.doi.org/10.5007/2175-7968.2017v37n2p229 In this paper, we expound the concept of semi-self-translation, with which we aim to reflect the great diversity of self-translation in which the translator is offered other people’s collaboration. After analyzing the concept of collaboration with respect to allograph translation and to self-translation, we contend the convenience of not fusing the concepts of allograph translation with author’s collaboration and self-translation with allograph collaboration, the latter being associated with semi-self-translation. In addition, we describe five modalities of semi-self-translation: iself-translation in collaboration with an allograph translator; ii self-translation revised by an allograph translator; iii allograph translation revised by the author; iv self-translation in collaboration with a relative; and vallograph translation by a relative or a friend of the author.

  18. Modal Structures in flow past a cylinder

    Science.gov (United States)

    Murshed, Mohammad

    2017-11-01

    With the advent of data, there have been opportunities to apply formalism to detect patterns or simple relations. For instance, a phenomenon can be defined through a partial differential equation which may not be very useful right away, whereas a formula for the evolution of a primary variable may be interpreted quite easily. Having access to data is not enough to move on since doing advanced linear algebra can put strain on the way computations are being done. A canonical problem in the field of aerodynamics is the transient flow past a cylinder where the viscosity can be adjusted to set the Reynolds number (Re). We observe the effect of the critical Re on the certain modes of behavior in time scale. A 2D-velocity field works as an input to analyze the modal structure of the flow using the Proper Orthogonal Decomposition and Koopman Mode/Dynamic Mode Decomposition. This will enable prediction of the solution further in time (taking into account the dependence on Re) and help us evaluate and discuss the associated error in the mechanism.

  19. A Comparison of Passion and Teaching Modality

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Scott Greenberger

    2016-01-01

    Full Text Available Research exists that applies the dualistic model of passion to face-to-face teaching, but no research has applied this model to online instruction. Distance education theories imply a need to discover factors contributing to online faculty motivation to engage students. Although there has been extensive exploration of intrinsic and extrinsic motivation to teach online, factors contributing to consistent and optimal teaching behavior has received less attention. There is evidence that the passion construct is independent of both intrinsic and extrinsic motivation. A stratified random sample of online and face-to-face faculty (n = 92 were surveyed using the Passion Scale. The results showed that 95 percent of the sampled online faculty self-identified as passionate for their online instruction. In the between-groups analysis, there were no significant differences in the variables of passion orientation, harmonious passion, and obsessive passion by modality. This research provides a basis for future research of passion in online instruction. In addition, this study adds another dimension for research within distance education theory, providing increased evidence for what motivates online instructors to consistently and effectively engage students.

  20. A Modal Logic of Epistemic Games

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    François Schwarzentruber

    2010-11-01

    Full Text Available We propose some variants of a multi-modal of joint action, preference and knowledge that support reasoning about epistemic games in strategic form. The first part of the paper deals with games with complete information. We first provide syntactic proofs of some well-known theorems in the area of interactive epistemology that specify some sufficient epistemic conditions of equilibrium notions such as Nash equilibrium and Iterated Deletion of Strictly Dominated Strategies (IDSDS. Then, we present a variant of the logic extended with dynamic operators of Dynamic Epistemic Logic (DEL. We show that it allows to express the notion IDSDS in a more compact way. The second part of the paper deals with games with weaker forms of complete information. We first discuss several assumptions on different aspects of perfect information about the game structure (e.g., the assumption that a player has perfect knowledge about the players’ strategy sets or about the preference orderings over strategy profiles, and show that every assumption is expressed by a corresponding logical axiom of our logic. Then we provide a proof of Harsanyi’s claim that all uncertainty about the structure of a game can be reduced to uncertainty about payoffs. Sound and complete axiomatizations of the logics are given, as well as some complexity results for the satisfiability problem.

  1. ANALISIS KEKUATAN GEL (GEL STRENGTH PRODUK PERMEN JELLY DARI GELATIN KULIT IKAN CUCUT DENGAN PENAMBAHAN KARAGINAN DAN RUMPUT LAUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    pipih - suptijah

    2014-06-01

    Full Text Available AbstrakPermen jelly merupakan permen bertekstur kenyal dengan penambahan komponen hidrokoloid,misalnya agar, gum, pektin, pati, karaginan, gelatin, dan lain-lain yang digunakan untuk modifi kasitekstur sehingga menghasilkan produk yang kenyal. Penelitian ini bertujuan menentukan kekuatan gel (gelstrength dan formulasi terbaik dari permen jelly yang berasal dari gelatin kulit ikan cucut dan karaginan.Metode analisis yang digunakan, meliputi analisis proksimat, pH, rendemen, viskositas, analisis sensori,dan kekuatan gel. Konsentrasi asam asetat terbaik dalam pembuatan gelatin adalah 0,1 N dan formulasipermen jelly terbaik terdapat pada permen jelly yang dibuat dari gelatin 1,75% dan karaginan 3,50% denganmenghasilkan kekuatan gel 169,35 N/cm2.Kata kunci: gelatin, ikan cucut, kekuatan gel (gel strength, permen jelly

  2. Modality in Russian language picture of the world

    OpenAIRE

    Glazkova, Svetlana

    2012-01-01

    In article the incentive modality in Russian language picture of the world on a design example a predicative + an infinitive is analyzed. Research of modeling synonyms showed unevenness of a modal language pic-ture of the world of Russian: intention and need prevalence and obligation reduction

  3. Examining the Influence of Gender on the Modality Effect

    Science.gov (United States)

    Flores, Raymond; Coward, Fanni; Crooks, Steven M.

    2011-01-01

    This study aimed to investigate the effects of modality and gender on learning from a computer-based matrix graphic organizer. A 2 x 2 factorial experiment was created by crossing two presentation modes (visual text vs. spoken text) and gender. Dependent measures included transfer and comprehension tests. Results revealed a significant modality by…

  4. The redundant target effect is affected by modality switch costs

    DEFF Research Database (Denmark)

    Gondan, Matthias; Lange, K.; Rösler, F.

    2004-01-01

    When participants have to respond to stimuli of two modalities, faster reaction times are observed for simultaneous, bimodal events than for unimodal events (the redundant target effect [RTE]). This finding has been interpreted as reflecting processing gains for bimodal relative to unimodal stimu...... for the MSE, supporting the hypothesis that coactivation occurs independently of modality switch costs....

  5. Encoding Modality Can Affect Memory Accuracy via Retrieval Orientation

    Science.gov (United States)

    Pierce, Benton H.; Gallo, David A.

    2011-01-01

    Research indicates that false memory is lower following visual than auditory study, potentially because visual information is more distinctive. In the present study we tested the extent to which retrieval orientation can cause a modality effect on memory accuracy. Participants studied unrelated words in different modalities, followed by criterial…

  6. Creating Pretence and Sharing Friendship: Modal Expressions in Children's Play

    Science.gov (United States)

    Hoyte, Frances; Torr, Jane; Degotardi, Sheila

    2015-01-01

    Friendships and play provide children with opportunities for mutual engagement, which both require and facilitate children's language use. Modality is a semantic system in the language associated with children's learning. One way in which modality is realised is through linguistic expressions which allow speakers to moderate the degree of…

  7. Modal Identification from Ambient Responses using Frequency Domain Decomposition

    DEFF Research Database (Denmark)

    Brincker, Rune; Zhang, L.; Andersen, P.

    2000-01-01

    In this paper a new frequency domain technique is introduced for the modal identification from ambient responses, ie. in the case where the modal parameters must be estimated without knowing the input exciting the system. By its user friendliness the technique is closely related to the classical ...

  8. An Investigation on Revealing the Learning Modalities of Undergraduate Students

    Science.gov (United States)

    Ünal, Menderes

    2015-01-01

    This study investigated learning modalities of undergraduate students in terms of their gender, departments, grades and academic achievements. The modalities/styles (visual, auditory and kinaesthetic) indicate learning preferences and help students find ways to study effectively, reach new information and solve problems. The study was conducted…

  9. Education Solutions for Child Poverty: New Modalities from New Zealand

    Science.gov (United States)

    Airini

    2015-01-01

    This article describes education solutions to child poverty. Through a focus on New Zealand, the article explores the meaning of child poverty, children's perspectives on child poverty and solutions, and modalities in citizenship, social and economics education to help address child poverty. Four modalities are proposed: centre our work in…

  10. The effect of preference modality on self-control

    NARCIS (Netherlands)

    Klesse, Anne-Kathrin; Levav, J.; Goukens, C.

    2015-01-01

    The marketplace affords consumers various modalities to express their preferences (e.g., by pressing a button on a vending machine or making an oral request at a restaurant). In this paper, we compare speaking to manual preference expression modalities (button pressing, writing, and taking) and

  11. On the use of Kripke modality in language theory

    DEFF Research Database (Denmark)

    Nielsen, Karsten Hvidtfelt

    2006-01-01

    The article shows how the formal modal technique known as 'Kripke-Modality' can be used as a descriptive tool in language theory. My use is motivated by a version of the well-known liar's paradox: anyone claiming natural language to be semantically undecidable may only on pain on inconsistency...

  12. The Logic and Semantics of Modal Propositions in Juan Caramuel

    Czech Academy of Sciences Publication Activity Database

    Dvořák, Petr

    19/43/, - (2005), s. 105-115. ISBN 80-7007-236-9. ISSN 0231-5955 Institutional research plan: CEZ:AV0Z90090514 Keywords : Juan Caramuel y Lobkowicz * modal logic * modalities * late scholasticism Subject RIV: AA - Philosophy ; Religion

  13. Accuracy of different imaging modalities prior to biventricular repair ...

    African Journals Online (AJOL)

    Accuracy of different imaging modalities prior to biventricular repair in Tetralogy of Fallot. ... Internet Journal of Medical Update - EJOURNAL ... findings of different imaging modalities (e.g. echocardiography, multi-detector Computed Tomography (CT) and invasive angiocardiography) to intraoperative findings to determine ...

  14. Adequacy and Complete Axiomatization for Timed Modal Logic

    DEFF Research Database (Denmark)

    Jaziri, Samy; Larsen, Kim Guldstrand; Mardare, Radu Iulian

    2014-01-01

    In this paper we develop the metatheory for Timed Modal Logic (TML), which is the modal logic used for the analysis of timed transition systems (TTSs). We solve a series of long-standing open problems related to TML. Firstly, we prove that TML enjoys the Hennessy-Milner property and solve one of ...

  15. A dynamically weighted multi-modal biometric security system

    CSIR Research Space (South Africa)

    Brown, Dane

    2016-09-01

    Full Text Available the match score-level. However, leveraging this potential requires a new approach. This work demonstrates a novel dynamic weighting algorithm for improved image-based biometric feature-fusion. A comparison is performed on uni-modal, bi-modal, tri...

  16. Modal Testing of Mechanical Structures Subject to Operational Excitation Forces

    DEFF Research Database (Denmark)

    Møller, N.; Brincker, Rune; Herlufsen, H.

    2000-01-01

    to the Operational Modal Analysis. For Operational Modal Analysis two different estimation techniques are used: a non-parametric technique based on Frequency Domain Decomposition (FDD), and a parametric technique working on the raw data in time domain, a data driven Stochastic Subspace Identification (SSI) algorithm......Operational Modal Analysis also known as Output Only Modal Analysis has in the recent years been used for extracting modal parameters of civil engineering structures and is now becoming popular for mechanical structures. The advantage of the method is that no artificial excitation need...... to be applied to the structure or force signals to be measured. All the parameter estimation is based upon the response signals, thereby minimising the work of preparation for the test. This test case is a controlled lab set-up enabling different parameter estimation methods techniques to be used and compared...

  17. WWER FA modal analysis under vibration force and kinematic excitation

    International Nuclear Information System (INIS)

    Makarov, V.; Afanasyev, A.; Matvienko, I.; Tutnov, A.; Kiselev, A.; Kiselev, A.; Volkov, S.

    2008-01-01

    The approach based on mixed application of calculation and experimental methods is assumed for the analysis of WWER FA strength and stability under vibration loads typical as for reactor normal operating conditions so seismic effects. Experimental modal analysis is usually provided in air at 20 deg C, the results are FA modal characteristics: frequencies, shapes, vibration damping factor, transfer functions. Since FA is a non-linear structure, modal analysis is provided at various levels of vibration excitation. The results of experimental modal analysis are initial data for FA calculation modal model, which are used for the analysis of FA vibration strength and stability during the whole service life in the reactor. The results of experimental examination and numerical modelling of WWER-440, WWER-1000, and WWER-1500 FA dynamic characteristics and the analysis of design and operational factors influence on FA dynamic characteristics are presented in the report. This work was organized by JSC TVEL. (authors)

  18. ANALISIS KEBERADAAN BIDAN DESA DAN DUKUN BAYI DI JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochamad Setyo Pramono

    2013-03-01

    through the course. Suggestion: Patterns midwife partnership with shamans only one way to improve the coverage of deliveries by health personnel. The approach must be done from two sides, which is also in the community. The abilityof midwives to promotive and preventive accordance with the local culture are factors in addition to the factors of education and knowledge in society itself. Key words: midwives, tradistional birth attendants, East Java ABSTRAK Latar Belakang: Tujuan MDGs yang berupa meningkatkan kesehatan ibu, salah satu indikatornya adalah proporsi pertolongan kelahiran oleh tenaga kesehatan terlatih. Terkait dengan hal tersebut yang menjadi ujung tombak dilapangan adalah bidan desa. Kehadiran profesi bidan bukan berada di dalam lahan yang kosong, karena secara tradisi keberadaan dukun bayi telah ada terlebih dahulu. Pada kondisi geografis dan sosial masyarakat yang beragam, keberadaan mereka bisa menjadi khazanah kekayaan budaya. Menjadi menarik ketika dua kepentingan yang sejalan tetapi berbeda latar belakang ini bertemu di lapangan. Bagaimana eksistensi mereka di masyarakat terutama di perdesaan yang tradisinya masih kuat. Metode: Penelitian ini merupakan gabungan penelitian kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2011 di empat kabupaten di Jawa Timur yaitu Sampang, Probolinggo, Jombang dan Madiun. Pemilihan kabupaten mengacu pada karakteristik masyarakat di Jawa Timur yaitu Madura, Pandalungan, Arek dan Mataraman. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara mendalam, informannya adalah bidan desa dan dukun bayi pada tiap wilayah puskesmas terpilih. Data dianalisis dengan teknik analisis domain, kategorial dan komponensial, sehingga membentuk matriks atau tipologi. Hasil: Terdapat dikotomi bidan senior dan bidan muda. Bidan senior kebanyakan berasal dari luar daerah. Jumlahnya terbatas sementara cakupan wilayah yang luas, tidak jarang membuat mereka memilih tinggal di pusat kecamatan. Akibatnya, pelayanan

  19. Reajustando o limite de tolerância biológica aplicado à plumbemia no Brasil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ricardo Cordeiro

    Full Text Available Foram alocados aleatoriamente vinte trabalhadores expostos ocupacionalmente ao chumbo em uma indústria de acumuladores elétricos de médio porte, no interior do Estado de São Paulo, os quais apresentavam plumbemia e excreção urinária do ácido delta-aminolevulínico, nos últimos dois anos, sempre menores que 60 µg/dL e 10 mg/L, respectivamente. Os trabalhadores foram submetidos a eletroneurografia do nervo radial direito e a dosagem de plumbemia. Com estas medidas ajustou-se um modelo de regressão linear simples de primeira ordem, tendo como variável dependente a velocidade de condução e como variável independente a plumbemia. Analisando-se a regressão ajustada, infere-se que o valor preditivo negativo do limite de tolerância biológica brasileiro aplicado à plumbemia seja de apenas 0,63. O estudo sugere que o valor do referido limite de tolerância deva ser reduzido do atual valor de 60 µg/dL para 32 µg/dL, para ter um valor preditivo negativo de 0,99.

  20. Uni-, bi- and tri-modal warning signals : Effects of temporal parameters and sensory modality on perceived urgency

    NARCIS (Netherlands)

    Erp, J.B.F. van; Toet, A.; Janssen, J.B.

    2015-01-01

    Multi-sensory warnings can potentially enhance risk communication. Hereto we investigated how temporal signal parameters affect perceived urgency within and across modalities. In an experiment, 78 observers rated the perceived urgency of uni-, bi-, and/or tri-modal stimuli as function of 25

  1. Uni-, bi- and tri-modal warning signals: effects of temporal parameters and sensory modality on perceived urgency

    NARCIS (Netherlands)

    van Erp, Johannes Bernardus Fransiscus; Toet, Alexander; Janssen, Joris B.

    Multi-sensory warnings can potentially enhance risk communication. Hereto we investigated how temporal signal parameters affect perceived urgency within and across modalities. In an experiment, 78 observers rated the perceived urgency of uni-, bi-, and/or tri-modal stimuli as function of 25

  2. Analisis Karakteristik Hujan untuk Pendugaan Debit Aliran Rencana Sungai Anafri di Kota Jayapura

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurfaijin Nurfaijin

    2016-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengkaji karakteristik hujan wilayah DAS Anafri, menghitung debit aliran rencana, dan mengkaji kapasitas Sungai Anafri dalam merespon pengalihragaman hujan menjadi aliran permukaan. Kajian karakteristik hujan yakni ketebalan, intensitas, dan durasi hujan dilakukan dengan analisis statistik data hujan. Analisis distribusi data hujan diasumsikan sesuai dengan Metode Gumbel, sehingga untuk menentukan hujan periode ulang 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, dan 25 tahun menggunakan persamaan Gumbel. Hujan periode ulang digunakan untuk menghitung debit aliran rencana Metode Rasional. Analisis kapasitas sungai dilakukan dengan membandingkan debit aliran rencana dalam periode ulang T dengan kapasitas sungai. Penghitungan kapasitas sungai dilakukan pada penampang PI (bagian hulu, P2,dan P3 (bagian hilir. Debit aliran rencana yang digunakan dalam analisis kapasitas sungai adalah debit aliran Q25tahun (107,478 m³/detikdan 163,726 m³/detik. Hasil analisis menunjukan bahawa, terjadinya limpasan pada penampang sungai PI dan P2 pada saat menampung debit banjir yang diketahui penyebab utamanya adalah bank full capacity kecil, maka alternat! ( penanganan yang direkomendasikan adalah peninggian tanggul sungai. Analisis kapasitas sungai menggunakan debit banjir periode ulang 25 tahun menunjukan bahwa, terjadi limpasan pada lokasi penampang PI sampai P2 dengan panjang ruas 400 m yang terjadi pada tanggul sisi kanan dan tanggul sisi kiri dengan panjang ruas 40 meter. Limpasan terjadi setinggi 0,1 m hingga 1,6 m pada tanggul sisi kanan dan 0,1 m hingga 0,3 m pada tanggul sisi kiri, sehingga peninggian tanggul yang direkomendasikan adalah setinggi 1,6 mpada sisi kanan dan 0,3 m pada tanggul sisi kiri. ABSTRACT This study aims to examine the characteristics of rainfall watershed of Anafri calculate the flow rate plan, and assess the river capacity to respond diversion of rain to be surface runoff. In this study, the analysis of rainfall

  3. ANALISIS PENGUKURAN PRODUKTIVITAS PADA CV. CITRA JEPARA FURNITURE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darminto Pujotomo

    2012-02-01

    Full Text Available CV. Citra Jepara adalah perusahaan furnitur ekspor. Pada masa itu, perusahaan hanya melihat level keuntungan untuk mengkaji perusahaan telah berjalan lebih baik atau kebalikannya. Hasil persepsi membuat perusahaan hanya sedikit memperhatikan efisiensi pemakaian sumber daya yang dimiliki (input sehingga perusahaan membutuhkan biaya besar untuk melakukan aktivitas perusahaan.Penelitian ini mempelajari evaluasi produktivitas perusahaan dan pengukuran serta hubungan antara level produktivitas dengan level profitabilitas (kemampuan perusahaan untuk menciptakan laba yang dapat dicapai oleh perusahaan.Hasil penelitian ini tentang pengukuran produktivitas parsial memperlihatkan level produktivitas berubah-ubah dan masih memerlukan usaha peningkatan produktivitas parsial terutama dalam pemakaian masing-masing input dengan efisien. Level Total Factor Productivity selama perioda pengukuran memperlihatkan level pertumbuhan positif. Ini melukiskan perusahaan sukses dalam mengelola input tenaga kerja dan modal kolektif yang dimiliki. Level Total Productivity selama perioda pengukuran menunjukkan level pertumbuhan yang berubah-ubah. Ini melukiskan perusahaan itu belum dapat mengelola input yang dimiliki keseluruhan dengan sukses. Untuk melukiskan hubungan antara produktivitas total dengan profitabilitas dari hasil penelitian bisa diketahui faktor produktivitas (0,998 mempunyai pengaruh lebih besar dibandingkan pemulihan harga (0,457 untuk peningkatan profitabilitas perusahaan selama kurun waktu satu tahun perioda pengukuran. Diperlukan usaha untuk meningkatkan profitabilitas perusahaan untuk periode mendatang disertai usaha untuk meningkatkan produktivitas yang memusatkan pada peningkatan produktivitas material dan produktivitas modal sebagai input yang sangat mempengaruhi profitabilitas perusahaan dengan cara berkelanjutkan dan berkesinambungan. Kata kunci: pengukuran evaluasi dan produktivitas, profitabilitas    CV. Citra Jepara is an export furniture

  4. Obtaining Cross Modal Similarity Metric with Deep Neural Architecture

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ruifan Li

    2015-01-01

    Full Text Available Analyzing complex system with multimodal data, such as image and text, has recently received tremendous attention. Modeling the relationship between different modalities is the key to address this problem. Motivated by recent successful applications of deep neural learning in unimodal data, in this paper, we propose a computational deep neural architecture, bimodal deep architecture (BDA for measuring the similarity between different modalities. Our proposed BDA architecture has three closely related consecutive components. For image and text modalities, the first component can be constructed using some popular feature extraction methods in their individual modalities. The second component has two types of stacked restricted Boltzmann machines (RBMs. Specifically, for image modality a binary-binary RBM is stacked over a Gaussian-binary RBM; for text modality a binary-binary RBM is stacked over a replicated softmax RBM. In the third component, we come up with a variant autoencoder with a predefined loss function for discriminatively learning the regularity between different modalities. We show experimentally the effectiveness of our approach to the task of classifying image tags on public available datasets.

  5. ANALISIS STRATEGI PENGEMBANGAN SEKTOR PERTANIAN SUB SEKTOR BAHAN PANGAN DI KABUPATEN BOYOLALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Zaenuri

    2017-06-01

    Full Text Available Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah 1. Komoditas tanaman bahan makanan unggulan apa saja yang ada di masing-masing kecamatan di Kabupaten Boyolali, 2 Bagaimana strategi perencanaan pengembangan subsektor tanaman bahan makanan dilihat dari kelengkapan infrastruktur di Kabupaten Boyolali, 3 Bagaimana laju pertumbuhan sektor tanaman bahan makanan yang dimiliki tiap kecamatan di Kabupaten Boyolali. Data yang digunakan adalah data sekunder. Metode analisis data menggunakan analisis Location Quotient (LQ, Shift Share (SS, Klassen Typologi. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan analisis Location Quotient (LQ diketahui pengembangan komoditas padi terdapat di Kecamatan Ngemplak, Kecamatan Banyudono, Kecamatan Sawit. Komoditas tanaman jagung terdapat di Kecamatan Selo, Kecamatan Ampel, Kecamatan Cepogo dan Kecamatan Musuk. Komoditas ubi kayu di Kecamatan Klego, kecamatan Simo. Komoditas ubi jalar di Kecamatan Selo, Kecamatan Simo dan Kecamatan Mojosongo. Komoditas kacang tanah ada di Kecamatan Boyolali dan Kecamatan Nogosari. Komoditas kedelai di Kecamatan Juwangi, Kecamatan Sambi, Kecamatn Kemusu dan Kecamatan Wonosegoro. The problems that were in this research is 1 Commodities food plants seed material what it was in each carpel kecamatan in kabupaten boyolali, 2 how strategy sub planning the development of the food crops sector seen from the completeness of the infrastructure in boyolali district, 3 how sector growth rate of plants of food material possessed every sub-district in boyolali district. The data used was secondary data. Data analysis methods using analysis loqation quotient (LQ, shift share (SS, klassen typologi . According to the research using analysis loqation quotient (LQ development rice is in in ngemplak, in banyudono, in palm. Corn is crops in district violoncello, in ampel, in cepogo and in musuk. Commodities cassava in district klego, in simo. Commodities sweet potatoes in in violoncello, in simo and

  6. Pengaruh Advance Organizer Berbasis Proyek Terhadap Kemampuan Analisis – Sintesis Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tasiwan -

    2014-01-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pengatur kemajuan (advance organizer berbasis proyek terhadap kemampuan analisis – sintesis siswa pada konsep Energi. Sebelum pembelajaran, diberikan tugas proyek pada siswa untuk merealisasikan bel listrik sederhana, rangkaian arus seri - paralel, dan tuas. Produk proyek digunakan sebagai advance organizer dalam pembelajaran di kelas. Penguatan kognitif dilakukan melalui diskusi kelompok dan pembuatan peta konsep, ekspositori guru di kelas, dan kegiatan eksperimen laboratorium. Data diambil melalui pretest, post test, observasi partisipatif pembelajaran oleh dua orang observer, penilaian produk, peta konsep dan laporan kegiatan eksperimen. Teknik analisis data meliputi uji prasyarat data dan uji hipotesis Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan kemampuan analisis – sintesis dalam aspek menguraikan, mengkategorikan, mengidentifikasi, merumuskan pernyataan, merekonstruksi, menentukan konsep, dan menganalisis konsep dengan rata – rata peningkatan delta skor sebesar 54,46 %, uji t sebesar 6,4, dan skala gain sebesar 0,3. This study was conducted to determine the effect of project-based advance organizer model on student’s analysis - synthesis ability of the energy concept. Students were given an assignment to realize the project on simple electric bell, the series – parallel circuit, and lever, before learning. The products of project were used as an advanced organizer in the learning activity. Cognitive strengthening was done through group discussions and concept mapping, expository learning in the classroom, and laboratory experiments activities. The data were taken through a pretest, post-test, participant observation study by two observers, product assessment, concept maps and report of experiment activities. Results showed that the students’ analysis - synthesis ability increased in the aspect of describing, categorizing, identifying, statement

  7. Analisis Film Horor Indonesia Produksi Tahun 2014 (Studi Kasus: Mall Klender dan Kamar 207

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dedi Sukatno Sembiring Meliala

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Film horor erat kaitannya dengan tokoh antagonis yang menimbulkan ketakutan pada penonton dalam bentuk makhluk supranatural seperti hantu, roh jahat dan sebagainya. Karakteristik film dengan genre horor membuat penonton terbawa suasana dengan alur ceritanya yang menakutkan. Namun, beberapa dari film horor Indonesia menyajikan adegan-adegan yang kurang sopan bahkan tergolong asusila atau porno. Untuk itu, penelitian ini ingin melihat apakah terdapat konten pornografi pada film Mall Klender dan Kamar 207 yang merupakan film horor Indonesia terlaris di tahun 2014. Analisis dilakukan dengan melihat pandangan dan penilaian 30 responden dengan karakteristik yaitu penonton film horor Indonesia yang berusia 20-40 tahun. Berdasarkan hasil analisis, tidak didapatkan konten pornografi pada film Mall Klender dan Kamar 207. Adegan-adegan yang terindikasi sebagai konten pornografi ternyata masih dapat diterima oleh penonton sebagai adegan yang berada dalam batas kewajaran dan mendukung pembawaan suasana dan kesan dalam cerita yang disampaikan. Kata Kunci: film horror Indonesia, analisis konten, pornografi Abstract The horror film is closely related to the antagonist that causes fear for audience in the form of supernatural creatures such as ghosts, demons and so on. Characteristic of the horor film is to make the audience carried away with the scary plot. However, some of the existing Indonesian horror film presents scenes that classified as obscene or pornographic. Therefore, this study wanted to see if there are any pornographic content on the film Klender Mall and Room 207 is the best-selling Indonesian horror movie in 2014. The analysis was done by looking at the view and assessment of 30 respondents which are Indonesian horror movie goers aged 20-40 years. Based on the analysis, there is no founding of pornographic content on the film Klender Mall and Room 207. The scenes that indicated as pornographic content was still acceptable by the audience

  8. ANALISIS SPASIAL FAKTOR LINGKUNGAN PADA KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI KECAMATAN GENUK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kartika Kirana

    2017-10-01

    Full Text Available ABSTRAK Kecamatan Genuk merupakan salah satu kecamatan yang endemis DBD di Kota Semarang. Secara berturut-turut sejak tahun 2012 hingga 2014, Kecamatan Genuk masuk sebagai tiga besar kasus DBD terbanyak. Salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian DBD adalah faktor lingkungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran dari hasil analisis spasial faktor lingkungan dengan kejadian DBD di Kecamatan Genuk. Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Fokus penelitian ini adalah kondisi SPAL, penumpukan ban bekas dan sumur gali. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Genuk (Kelurahan Genuksari, Karangroto, Bangetayu Kulon dan Banjardowo pada bulan Maret 2016. Instrumen meliputi lembar observasi, peta lokasi, Global Positioning System (GPS, alat fotografi dan AcrGIS. Analisis data menggunakan SIG. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian DBD menggerombol pada beberapa RW yang berdekatan dengan keberadaan penumpukan ban bekas sekitar permukiman dan sumur gali terbuka.   Kata Kunci        : demam berdarah (DBD, lingkungan, analisis spasial     ABSTRACT Genukis one of dengue fever endemic district in Semarang city. Since 2012 until 2014, Genuk involve as the place that has high incidence of Dengue Fever. One of the factors in the incidence Dengue Fever areenvironmental factors.The goals of this research wasto analize spatial environmental factorsin the incidence Dengue Fever in Genukdistrict. This was a quantitative descriptive research with descriptive survey. The unit this research was water puddle on the pilling of the tire, the dug wells, and waste water pipeline that located in Genuk District (Subdistrict of Genuksari, Karangroto, Bangetayu Kulon and Banjardowo at March 2016. The instruments were paper of observation,the  map, GPS, camera and ArcGIS. Data was analyzed with GIS. The study showed that dengue fever transmission was inthe area with pilling of the tire, and the dug wells.   Keywords

  9. KERAGAAN WARNA IKAN CLOWN BIAK (Amphiprion percula POPULASI ALAM DAN BUDIDAYA BERDASARKAN ANALISIS GAMBAR DIGITAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ruby Vidia Kusumah

    2015-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keragaan warna ikan clown Biak (Amphiprion percula populasi alam dan budidaya berdasarkan analisis gambar digital sebagai dasar upaya pemuliaannya. Gambar digital diambil dari koleksi ikan clown Biak Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut Gondol, Bali; serta pengumpul ikan hias di Denpasar, Bali menggunakan kamera digital Canon EOS 600D. Pola warna dikarakterisasi secara visual terhadap variasi strip hitam dan putih pada dasar badan oranye, jenis warna dianalisis menggunakan ImageJ 1.49s, persentase penutupan warna dilakukan dengan Adobe Photoshop CS5. Pola warna dikarakterisasi oleh strip hitam tebal, tipis, gelap, pudar, terputus, bergabung, serta strip putih normal, pelana, spot, melebar, dan terputus. Warna hitam alam dikarakterisasi oleh hue (H: 300-60º, saturation (S: 8%-56%, brightness (B: 3%-19%, sedangkan budidaya H: 300-23º, S: 9%-71%, B: 4%-20%. Warna oranye alam H: 19-33º, S: 88%-98%, B: 47%-85%, dan budidaya H: 14-29º, S: 86%-99%, B: 38%-82%. Warna putih alam H: 36-270º; S: 1%-13%, B: 66%-88%, dan budidaya H: 0-229º, S: 0%-14%, B: 55%-87%. Persentase penutupan warna badan didominasi warna oranye dengan rata-rata 45% untuk populasi alam dan 57% untuk populasi budidaya. Keragaan warna ikan clown Biak dapat diarahkan pada pembentukan strain misbar, picasso, spot (domino, dan onyx. Metode analisis gambar digital sangat potensial digunakan untuk analisis keragaan warna ikan hias.

  10. ASUPAN GULA, GARAM, DAN LEMAK DI INDONESIA: Analisis Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atmarita Atmarita

    2017-01-01

    Indonesia menghadapi masalah kesehatan yang sangat kompleks. Penyakit tidak menular semakin meningkat, sementara penyakit menular masih cukup dominan. Faktor penyebabnya antara lain adalah tidak seimbangnya asupan zat gizi yang dibutuhkan sehari-hari. Kelebihan berat badan sangat erat kaitannya dengan konsumsi makanan sehari-hari, terutama penyumbang kalori, seperti gula dan lemak, selain asupan garam yang cenderung membuat orang untuk mengonsumsi makan lebih banyak. Artikel ini ditujukan untuk mengetahui asupan gula, garam, dan lemak penduduk Indonesia yang melebihi rekomendasi WHO. Analisis menggunakan data Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI 2014 yang mengumpulkan data dan menanyakan semua yang dikonsumsi 24 jam terakhir dari 45.802 rumah tangga dan 145.360 anggota rumah tangga di seluruh provinsi di Indonesia. Analisis deskriptif dari ke-17 kelompok makanan dilakukan untuk menghitung asupan gula, garam, dan lemak (GGL dari setiap individu, dan juga dihitung proporsi berdasarkan karakteristik: kelompok umur, jenis kelamin, tempat tinggal, sosial-ekonomi, dan juga menurut provinsi. Hasil analisis menunjukkan bahwa 29,7 persen penduduk Indonesia atau setara dengan 77 juta jiwa sudah mengonsumsi GGL melebihi rekomendasi WHO: gula (>50 gram/hari, garam (>5 gram/hari, dan lemak (>67 gram/hari. Hal ini perlu diantisipasi mengingat kecenderungan meningkatnya penderita penyakit tidak menular, seperti: obesitas, hipertensi, diabet mellitus, dan stroke yang sudah jelas dari tahun 2007 ke tahun 2013. Saran untuk mengurangi asupan GGL ini perlu segera dilakukan dengan target seluruh penduduk, melalui advokasi/penyuluhan/sosialisasi di sekolah, industri makanan-minuman, restoran, pabrik, dan institusi terkait lainnya. Kata kunci: asupan gula-garam-lemak, penyakit tidak menular, penduduk Indonesia

  11. Simulating Marine New Particle Formation and Growth Using the M7 Modal Aerosol Dynamics Modal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ciaran Monahan

    2010-01-01

    Full Text Available A modal atmospheric aerosol model (M7 is evaluated in terms of predicting marine new particle formation and growth. Simulations were carried out for three different nucleation schemes involving (1 kinetic self-nucleation of OIO (2 nucleation via OIO activation by H2SO4 and (3 nucleation via OIO activation by H2SO4 plus condensation of a low-volatility organic vapour. Peak OIO and H2SO4 vapour concentrations were both limited to 6×106 molecules cm-3 at noontime while the peak organic vapour concentration was limited to 12×106 molecules cm-3. All simulations produced significant concentrations of new particles in the Aitken mode. From a base case particle concentration of 222 cm-3 at radii >15 nm, increases in concentrations to 366 cm-3 were predicted from the OIO-OIO case, 722 cm-3 for the OIO-H2SO4 case, and 1584 cm-3 for the OIO-H2SO4 case with additional condensing organic vapours. The results indicate that open ocean new particle production is feasible for clean conditions; however, new particle production becomes most significant when an additional condensable organic vapour is available to grow the newly formed particles to larger sizes. Comparison to sectional model for a typical case study demonstrated good agreement and the validity of using the modal model.

  12. Spatial Analysis of Case-Mix and Dialysis Modality Associations.

    Science.gov (United States)

    Phirtskhalaishvili, Tamar; Bayer, Florian; Edet, Stephane; Bongiovanni, Isabelle; Hogan, Julien; Couchoud, Cécile

    2016-01-01

    ♦ Health-care systems must attempt to provide appropriate, high-quality, and economically sustainable care that meets the needs and choices of patients with end-stage renal disease (ESRD). France offers 9 different modalities of dialysis, each characterized by dialysis technique, the extent of professional assistance, and the treatment site. The aim of this study was 1) to describe the various dialysis modalities in France and the patient characteristics associated with each of them, and 2) to analyze their regional patterns to identify possible unexpected associations between case-mixes and dialysis modalities. ♦ The clinical characteristics of the 37,421 adult patients treated by dialysis were described according to their treatment modality. Agglomerative hierarchical cluster analysis was used to aggregate the regions into clusters according to their use of these modalities and the characteristics of their patients. ♦ The gradient of patient characteristics was similar from home hemodialyis (HD) to in-center HD and from non-assisted automated peritoneal dialysis (APD) to assisted continuous ambulatory peritoneal dialysis (CAPD). Analyzing their spatial distribution, we found differences in the patient case-mix on dialysis across regions but also differences in the health-care provided for them. The classification of the regions into 6 different clusters allowed us to detect some unexpected associations between case-mixes and treatment modalities. ♦ The 9 modalities of treatment available make it theoretically possible to adapt treatment to patients' clinical characteristics and abilities. However, although we found an overall appropriate association of dialysis modalities to the case-mix, major inter-region heterogeneity and the low rate of peritoneal dialysis (PD) and home HD suggest that factors besides patients' clinical conditions impact the choice of dialysis modality. The French organization should now be evaluated in terms of patients' quality of

  13. Combined modality treatment in nasopharyngeal carcinoma

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Yun, Sang Mo [College of Medicine, Catholic Univ., Daegu (Korea, Republic of); Kim, Jae Cheol; Park, In Kyu [College of Medicine, Kyungpook National Univ., Daegu (Korea, Republic of)

    2001-06-01

    We performed a retrospective analysis to compare short term results of induction chemotherapy-radiotherapy versus concurrent chemo-radiotherapy in patients with locally advanced nasopharyngeal carcinoma. From Oct. 1989 to May 1998, 62 patients with locally advanced nasopharyngeal carcinoma were treated with induction chemotherapy followed by radiotherapy (induction group) or concurrent chemo-radiotherapy (concurrent group). Induction chemotherapy was done for 50 patients, and concurrent chemotherapy for 12 patients. Age, sex, performance status, and pathologic types were evenly distributed between two groups. Stage distribution showed 32% with llB, 30% with III, and 38% with IV in induction group, and 50%, 33.3%, and 16.7% in concurrent group, respectively. Chemotherapy regimen was CF (cisplatin and 5-FU) in both groups, and drug delivery method also same. Cisplatin 100 mg/m{sup 2} was intravenously infused on day 1, and 5-FU 1,000 mg/m{sup 2} on day 2-6. This was repeated at 3 weeks interval. At the end of radiotherapy, total cycles of chemotherapy were 1-3 (median 2) in both groups. Conventionally fractionated radiotherapy with daily fraction size 1.8-2.0 Gy and 5 fractions/week was done. Total dose was 69.4-86 Gy(median 73.4 Gy) for induction group, and 69.4-75.4 Gy (median 70.8 Gy) for concurrent group. Follow-up time was 9 -116 months (median 40.5 months) for induction group, 14-29 months (median 21 months) for concurrent group, respectively. Overall 2 year survival rate (2YSRj for all patients was 78.7%. According to treatment modality, 2YSR were 77% for induction group, 87% for concurrent group (p>0.05). 2 year disease-free survival rate were 56% and 81% (p>0.05), respectively. Complete response to treatment were 75.5% for induction group and 91.7% for concurrent group, but there was no statistical difference. The incidence of grade 3- 4 hematologic toxicity during radiotherapy was not differ between two groups, but grade 2 leukopenia was more frequent in

  14. ANALISIS BAURAN PEMASARAN KENDARAAN RODA TIGA MEREK KAISAR PADA PT KAISAR MOTORINDO INDUSTRI PEKANBARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Suroto

    2015-04-01

    Full Text Available Abstrak: Banyaknya perusahaan atau operator yang melayani jaringan internet secara otomatis akan timbul suatu proses yang dinamakan pemasaran. Di dalam dunia usaha, pemasaran merupakan salah satu fungsi penting didalam suatu perusahaan, karena dalam pemasaran mencakup beberapa hal kegiatan penting yang kita kenal dengan marketing mix yang diantaranya adalah perencanaan produk (product, penetapan harga (price, program promosi (promotion, sangat penting dalam keberhasilan suatu perusahaan namun ada satu hal yang perlu diperhatikan dan perlu dianalisis apabila perusahaan menginginkan atau mempunyai daur hidup atau life cycle produk yang lebih lama, maka perusahaan harus melakukan analisis perilaku pelanggan. Selain kegiatan pemasaran yang sangat penting perusahaan juga tidak boleh mengabaikan apa yang dibutuhkan oleh seorang konsumen, faktor apa saja yang dapat merangsang pelanggan untuk melakukan pembelian suatu barang, serta mengapa konsumen mempunyai banyak kebutuhan dalam waktu yang relatif singkat dan tentunya hal itu semua menggambarkan arti penting sebuah kegiatan analisis perilaku konsumen. Keluhan yang dirasakan konsumen atau pelanggan adalah promosi yang diberikan atau ditawarkan terkadang sering tidak sesuai dengan kenyataan yang ada di lapangan, seperti akses internet yang lama, dan jaringan yang sering terputus karena adanya gangguan dan sistem perbaikan jaringan. Masalah dalam penelitian ini adalah faktor-faktor apakah yang menyebabkan tidak tercapainya target pemasaran pemasangan jaringan internet speedy pada PT.Kaisar Motorindo Industri Pekanbaru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode deskriptif, yaitu menggunakan analisis data kualitatif serta analisis data dengan menghubungkan antara teori dan permasalahan yang diteliti. Hasil penelitian diperoleh variabel produk, dalam hal ini merupakan kombinasi barang dan jasa yang ditawarkan oleh perusahaan kepada pasar sasaran terhadap pemasaran jaringan

  15. ANALISIS PERUBAHAN KURIKULUM PADA PROSES PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI OLAHRAGA DAN KESEHATAN DI SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Slamet Yulianto

    2017-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan proses pembelajaran PJOK yang dilakukan guru seiring dengan tuntutan perubahan kurikulum sebagai kompetensi keprofesionalan guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis fenomenologi untuk menggali data alamiah dari subjek guru PJOK. Pengumpulan data dilakukan oleh peneliti sebagai instrumen kunci dengan teknik wawancara, observasi, dan analisis dokumen kepada subjek guru PJOK di SD inti kota Malang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, guru PJOK telah memenuhi standar profesi guru, guru PJOK telah memahami konsep perubahan kurikulum dan konsep PJOK, namun proses pembelajaran PJOK tidak maksimal sesuai dengan tuntutan perubahan kurikulum sebagai kompetensi keprofesionalan guru.

  16. ANALISIS PENGGUNAAN FILTER AKTIF SHUNT UNTUK MENANGGULANGI THD DI RSUP SANGLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Rinas

    2009-12-01

    Full Text Available Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah (RSUP memiliki tingkat THD (Total Harmonics Distortion  arus yang tidak sesuai dengan standar IEEE 159-1992. THD arus yang berlebih dapat menyebabkan berbagai kekurangan. Untuk mengatasi masalah ini digunakan filter aktif shunt berbasis inverter. Dalam penelitian ini dilakukan simulasi penggunaan filter aktif menggunakan sofware simulink MATLAB 7.0.4 Hasil analisis menunjukan pemasangan filter aktif menyebabkan terjadi penurunan kandungan THD arus dan THD tegangan pada feeder yang bermasalah. Kandungan THD arus dan THD tegangan telah sesuai dengan IEEE 152-1992. Daya distorsi harmonisa pada sistem mengalami penurunan dan terjadi peningkatan faktor daya mendekati unity power factor pada feeder.

  17. Servqual Method: Analisis Kualitas Pelayanan Beauty Advisor Sari Ayu Martha Tilaar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ami Widyastuti

    2013-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kualitas pelayanan beauty advisor Sari Ayu Martha Tilaar guna meningkatkan kualitas pelayanan pada konsumen. Pengambilan data menggunakan skala kualitas pelayanan yang disusun berdasarkan metode Servqual dari (Parasuraman, dkk., 1988 pada 72 orang konsumen Sari Ayu Martha Tilaar. Sampel diambil dengan menggunakan teknik insidental random sampling. Analisis data menggunakan pengukuran gap 5 dari metode Servqual. Hasil penelitian menemukan ada kesenjangan pelayanan (service gap antara persepsi dan harapan konsumen sebesar -81.09 dimana nilai minus disini berarti, kinerja kerja beauty advisor Sari Ayu Martha Tilaar berada pada kategori rendah. Kesimpulannya, beauty advisor sebagai garda lini depan dalam pemasaran belum bekerja secara optimal.

  18. Servqual Method: Analisis Kualitas Pelayanan Beauty Advisor Sari Ayu Martha Tilaar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ami Widyastuti

    2012-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kualitas pelayanan beauty advisor Sari Ayu Martha Tilaar guna meningkatkan kualitas pelayanan pada konsumen. Pengambilan data menggunakan skala kualitas pelayanan yang disusun berdasarkan metode Servqual dari (Parasuraman, dkk., 1988 pada 72 orang konsumen Sari Ayu Martha Tilaar. Sampel diambil dengan menggunakan teknik insidental random sampling. Analisis data menggunakan pengukuran gap 5 dari metode Servqual. Hasil penelitian menemukan ada kesenjangan pelayanan (service gap antara persepsi dan harapan konsumen sebesar -81.09 dimana nilai minus disini berarti, kinerja kerja beauty advisor Sari Ayu Martha Tilaar berada pada kategori rendah. Kesimpulannya, beauty advisor sebagai garda lini depan dalam pemasaran belum bekerja secara optimal.

  19. Analisis dan Rencana Pengembangan Jaringan Distribusi Air Bersih Unit Cabang Timur PDAM Kabupaten Klaten

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ana Tri Lestari

    2017-01-01

    Full Text Available Unit Cabang Timur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM Kabupaten Klaten dibagi menjadi 3 unit pelayanan Ibu Kota Kecamatan (IKK dan mempunyai tingkat pelayanan yang masih rendah pada tahun 2015, yaitu Unit IKK Ceper 17,6%; Unit IKK Pedan 2,43%; dan Unit IKK Cawas 31,26% sehingga peningkatan persen pelayanan menjadi hal yang perlu dilakukan. Hal ini didukung dengan adanya penambahan debit produksi sebesar 50 liter/detik. Selain itu, jaringan distibusi belum dibentuk blok pelayanan sehingga sulit untuk mengontrol kehilangan air. Perencanaan ini dilakukan pembagian blok pelayanan menjadi 26 blok dan 5 tapping. Setelah itu dilakukan analisis kondisi eksiting. Hasil analisis kondisi eksisting menunjukkan kondisi hidrolika perpipaan kecuali kecepatan masih memenuhi kriteria, yaitu tekanan antara (15,43-59,99 m, kecepatan (0-0,91 m/detik, unit headloss (0-3,51 m/km. Kemudian dilakukan pengembangan jaringan yang dibagi menjadi 2 tahap, dimana tahap 1 meningkatkan persen pelayanan, sedangkan tahap 2 menambah daerah pelayanan baru. Blok pelayanan setelah pengembangan menjadi 29 blok dan 5 titik tapping. Kemudian analisis rencana pengembangan dilakukan dan menunjukkan bahwa kondisi hidrolika pipa untuk tekanan di jaringan distribusi IKK Cawas bernilai negatif. Hal ini dikarenakan unit headloss yang terjadi pada pipa dari reservoir menuju titik tapping pertama IKK Cawas sebesar 5,78 m/km dengan panjang pipa 14,35 km sehingga headloss  sebesar 82,94 m menyebabkan tekanan menjadi -2,89 m. Permasalahan ini dapat diatasi dengan parallel pipa diameter 200 mm sepanjang 9 km. Parallel pipa tersebut mengakibatkan tekanan  pada titik tapping pertama IKK Cawas menjadi 34,65 m dan titik tapping terjauh (blok 19 sebesar 16,34 m.  Hasil analisis hidrolika, seperti unit headloss berada pada rentang (0-5,78 m/km, namun kecepatan masih ada yang di bawah 0,3 m/detik. Rencana anggaran biaya (RAB yang dibutuhkan untuk melakukan pengembangan jaringan sebesar Rp 2.470.153,051.71.

  20. Utilização de acetochlor e atrazine aplicados em mistura de tanque com dessecantes no sistema de plantio direto Reaction of the herbicides acetochlor and atrazine applied in tank mixtures with desiccants in no-till system

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Benedito N. Rodrigues

    2000-08-01

    Full Text Available A mistura em tanque de herbicidas dessecantes com residuais tem sido utilizada com frequencia pelos agricultores no sistema de plantio direto. Sabe-se, no entanto, que alguns herbicidas residuais têm problemas de retenção na palha quando utilizados isoladamente em préemergência nesse sistema. O objetivo do presente trabalho, foi estudar o comportamento dos herbicidas residuais atrazine e acetochlor em mistura com dessecantes no manejo em plantio direto. Para tal, foi instalado um experimento em blocos ao acaso com parcelas subdivididas e quatro repetições. Os tratamentos, alocados na parcela, em número de nove, foram constituidos pelas seguintes misturas de herbicidas: 1 acetochlor + glyphosate; 2 acetochlor + glyphosate + 2,4D; 3 acetochlor + paraquat; 4 acetochlor + paraquat + 2,4D; 5 atrazine + glyphosate; 6 atrazine + glyphosate + 2,4D; 7 atrazine + paraquat; 8 atrazine + óleo vegetal; 9 testemunha não tratada. Os tratamentos da sub parcela, em número de dois, foram constituidos pelas modalidades de aplicação dos herbicidas na cobertura vegetal: 1 aplicação com a cobertura "em pé"; 2 aplicação com a cobertura "rolada". A cobertura vegetal de inverno era formada pela consorciação de aveia-preta + ervilhaca comum. Os resultados mostraram que o controle de Brachiaria plantaginea, Euphorbia heterophylla e Bidens pilosa foi melhor efetuado com os tratamentos onde entrou o atrazine. De maneira geral, o controle obtido na modalidade "em pé," foi melhor do que na modalidade "rolada," principalmente nos tratamentos com acetochlor. A análise cromatográfica de resíduos feita em amostras de solo retiradas do experimento antes e após uma chuva de 41mm ocorrida 24 horas após a aplicação dos tratamentos, mostrou que menos de 6 % do acetochlor aplicado foi detectado no solo, em ambas as modalidades de aplicação. Quanto ao atrazine, no entanto, mais de 78 % do total aplicado foi detectado no solo após a chuva na modalidade

  1. Modal Identification from Ambient Responses Using Frequency Domain Decomposition

    DEFF Research Database (Denmark)

    Brincker, Rune; Zhang, Lingmi; Andersen, Palle

    2000-01-01

    In this paper a new frequency domain technique is introduced for the modal identification from ambient responses, i.e. in the case where the modal parameters must be estimated without knowing the input exciting the system. By its user friendliness the technique is closely related to the classical...... approach where the modal parameters are estimated by simple peak picking. However, by introducing a decomposition of the spectral density function matrix, the response can be separated into a set of single degree of freedom systems, each corresponding to an individual mode. By using this decomposition...

  2. A Logical Approach to Modal Verbs 3. “Must”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imre Attila

    2017-12-01

    Full Text Available The article aims at a logical approach to discussing must, organized around the core meaning of necessity, split into epistemic (logical necessity and deontic necessity (obligation. After discussing must as a central modal auxiliary, we present various meanings of must, relying on authoritative sources published for international (English, Hungarian, and Romanian students. Possible issues of teaching must are also dealt with, supported by data from a popular TV series containing modal verbs. The conclusion discusses the importance and relativity of a number of occurrences, trying to offer a possible teaching option for modals stemming from practice.

  3. Symbols presentation modality as a determinant of gambling behavior.

    Science.gov (United States)

    Ladouceur, Robert; Sévigny, Serge

    2002-07-01

    In this study, the authors investigated the effects that modality of symbol presentation on video lottery terminals (sequential vs. simultaneous) has on gambling behavior. They predicted that sequential presentation would incite players to prolong their gambling session. Results confirmed this prediction and showed that modality of presentation is a determinant of gambling persistency. The authors discuss the relationship between modality of presentation, hopes of an imminent win, losses, and practical and theoretical issues about other cognitive and emotional elements that may influence gamblers' behaviors.

  4. Scientific information and public opinion. Daily press analysis about ozone hole in the years 1996-1997; Informazione scientifica e opinione pubblica. Analisi della stampa quotidiana italiana negli anni 1996-1997 sul tema del buco dell'ozono

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Bertuzzi, D. [ENEA, Centro Ricerche E. Clementel, Bologna (Italy). Unita' Comunicazione e Informazione; Borrelli, G. [ENEA, Centro Ricerche Casaccia, Rome (Italy). Sezione Ambiente Globale e Clima

    1999-07-01

    One of ENEA's many activities consists in dealing with the analysis of information strategies. In this case the analysis concerns an environmental issue, the ozone hole which, in spite of the consideration given by the media, is not sufficiently highlighted, as well as in the case of climate changes issue. A survey of the coverage of four daily newspapers was realized; the time period covered by the analysis spans form January 1996 to December 1997, 77 articles in total. The newspapers involved are: La Repubblica, Il Corriere della Sera, L'Unita' on a national scale, and Il Resto del Carlino on a regional scale. The number of articles analyzed is divided as follows: 26 for the Repubblica, 24 for the Corriere della Sera, 21 for the Unita', 6 for the Resto del Carlino. The purpose of the work was to detect quality and quantity indicators of the Italian press about the ozone hole issue and possible environmental risks conveyed to the public, using the classical methods of the Content analysis. The analysis, carried out through a questionnaire realized for another research on climate change and daily press and appropriately readapted, consisted of 35 questions pointing out the fundamental characteristics of each article: (i) morphological characteristics; (ii) modalities describing the ozone hole; (iii) communication connotations. [Italian] Tra le attivita' dell'ENEA rientra l'analisi delle strategie dell'informazione, rivolta in questo caso ad un tema ambientale, il buco dell'ozono, che pur avendo recentemente grande rilevanza sui media, viene trattato con scarsa evidenza, cosi' come avviene, ad esempio, per i cambiamenti climatici. L'analisi presentata copre quattro testate per un arco temporale di due anni, dal gennaio 1996 al dicembre 1997, per un totale di 77 rilevati. Sono state analizzate tre testate nazionali, La Repubblica, il Corriere della Sera, l'Unita', e un giornale a carattere regionale, il

  5. A Combination of Modal Synthesis and Subspace Iteration for an Efficient Algorithm for Modal Analysis within a FE-Code

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M.W. Zehn

    2003-01-01

    Full Text Available Various well-known modal synthesis methods exist in the literature, which are all based upon certain assumptions for the relation of generalised modal co-ordinates with internal modal co-ordinates. If employed in a dynamical FE substructure/superelement technique the generalised modal co-ordinates are represented by the master degrees of freedom (DOF of the master nodes of the substructure. To conduct FE modal analysis the modal synthesis method can be integrated to reduce the number of necessary master nodes or to ease the process of defining additional master points within the structure. The paper presents such a combined method, which can be integrated very efficiently and seamless into a special subspace eigenvalue problem solver with no need to alter the FE system matrices within the FE code. Accordingly, the merits of using the new algorithm are the easy implementation into a FE code, the less effort to carry out modal synthesis, and the versatility in dealing with superelements. The paper presents examples to illustrate the proper work of the algorithm proposed.

  6. ANALISIS PENGARUH STRATEGI PEMASARAN DALAM PENINGKATAN DAYA SAING DALAM MEMILIH PAKET UMROH PADA BIRO PERJALANAN PT. MAKTOUR DI MAKASSAR

    OpenAIRE

    MANGGABARANI, REYHAN RISQULLAH MANGGABARANI

    2014-01-01

    2014 ANALISIS PENGARUH STRATEGI PEMASARAN DALAM PENINGKATAN DAYA SAING DALAM MEMILIH PAKET UMROH PADA BIRO PERJALANAN PT. MAKTOUR DI MAKASSAR Analysis Affect of Marketing Strategy in Increasing of Competitive in Choice of Umroh Package on PT. Maktour Tour and Travel Makassar Branch Reyhan Risqullah Manggabarani Hj. Djumidah Maming Mukhtar Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh strategi pemasaran y...

  7. ANALISIS SIKAP KONSUMEN TERHADAP PENGGUNAANPRODUK DETERJEN MAKE CLEAN DI KALANGAN LAUNDRY YOGYAKARTA DENGAN METODE STATISTIK UJI BEDA DUA MEAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jono

    2017-04-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sikap pengusaha laundry pria dan wanita terhadap deterjen merek Make Clean di kalangan laundry Yogyakarta terhadapt atribut harga, merk, kemasan, promosi dan performansi. Kemudian apakah ada perbedaan sikap antara pengusaha laundry pria dan wanita, dan dari kelima atribut tersebut, atribut manakah yang paling mempengaruhi pengusaha laundry dalam melakukan pembelian produk Make Clean.Data penelitian diambil dengan menggunakan kuisioner, wawancara dan observasi kepada 100 pengusaha laundry sebagai sampel. Sampel diambil dengan menggunakan teknik ramdom sampling. Data yang diperoleh diuji dengan uji validitas dan uji reliabilitas, dianalisis dengan analisis kualitatif dan analisis kuantitatif.Hasil uji analisis aritmatik mean diketahui bahwa sikap pengusaha laundry terhadap atribut-atribut deterjen merek Make Clean untuk pengusaha pria mempunyai penilaian negatif, sedangkan wanita mempunyai sikap penilaian yang positif. Hasil uji hipotesis tentang sikap pengusaha pria dan wanita secara keseluruhan dengan menggunakan uji beda 2 mean dapat disimpulkan bahwa -1,96 < Zhitung < 1,96(-2,883<- 1,96. Artinya bahwa Analisis sikap pengusaha pria dan wanita secara keseluruhan terhadap atribut produk deterjen merek Make Clean di kalangan laundry kiloan di Yogyakarta ada perbedaan yang signifikan.

  8. Caracterización superficial de nuevos pre-tratamientos a base de silanos aplicados sobre aluminio

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gener, M.

    2005-12-01

    Full Text Available Silane- based pre-treatments are an alternative process for the chrome-based corrosionpreventive commercial pre-treatments, without salubrity problems and that in initial exploratory studies have yielded promising results regarding corrosion protection and adhesion promotion. In the framework of the research about the anticorrosive capacity of these compounds that it's being undertaken for different silane and substrates, some preliminary results are presented in this paper. Specifically, the results of the surface characterisation through SEM-EDS (Scanning Electron Microscopy and XPS (X-Ray Photoelectron Spectroscopy for two silanes with different functional groups (3-aminopropyltriethoxysilane or γ-APS and 3-glycidyloxypropyltrimethoxysilane or γ-GPS, prepared at different pH and applied as primers on an aluminium substrate, are discussed.

    Un proceso alternativo a los pre-tratamientos comerciales anticorrosivos a base de cromo, sin problemas de salubridad y que en estudios exploratorios iniciales ha dado resultados prometedores en cuanto a la protección frente a la corrosión y la mejora de la adherencia, son los pre-tratamientos a base de silanos. En el marco de la investigación sobre la capacidad anticorrosiva de estos compuestos que se está realizando para diferentes silanos y substratos, se presentan en este artículo algunos de los resultados preliminares. En concreto, se discuten los resultados de la caracterización superficial mediante técnicas de SEM-EDS (Scanning Electron Microscopy y XPS (X-Ray Photoelectron Spectroscopy para dos silanos con distintos grupos funcionales (3-aminopropiltrietoxisilano o γ-APS y 3-glicidiloxipropiltrimetoxisilano o γ-GPS, preparados a distintos pH y aplicados como imprimación sobre un substrato de aluminio.

  9. TRATAMENTO TÉRMICO DE PRECIPITAÇÃO - T6 APLICADO EM RODA DE LIGA LEVE DE MOTOCICLETA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ricardo Orcélio Miranda de Oliveira

    2014-11-01

    Full Text Available As ligas de alumínio da série A356 (Al-Si-Mg são usadas extensivamente em componentes de manufatura para indústria automotiva e aeroespacial devido a suas propriedades físicas e mecânicas. São utilizadas em muitas aplicações estruturais que requerem uma alta resistência a baixo peso, alta resistência e tenacidade ao impacto, baixo coeficiente de expansão térmica, boa resistência à corrosão e excelente fluidez, como ligas de fundição para produção de rodas de liga leve. Nesse sentido, o objetivo principal deste trabalho é avaliar os efeitos do tratamento térmico de precipitação – T6 sobre a microestrutura e propriedades mecânicas da liga A356/Al-7Si-0,3Mg. Para tanto, uma roda de motocicleta foi utilizada e o tratamento térmico aplicado na própria indústria de fabricação, conforme padrões estabelecidos. Os resultados alcançados mostram uma microestrutura eutética composta de Si (esferoidizado mais os intermetálicos de Fe, que foram observados entre as ramificações interdendríticas. Ensaios de dureza Rocwell B foram realizados e os valores obtidos correspondem aos padrões estabelecidos.

  10. Análise comparativa de classificadores digitais em imagens do Landsat-8 aplicados ao mapeamento temático

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Danilo Francisco Trovo Garofalo

    2015-07-01

    Full Text Available Resumo: O objetivo deste trabalho foi avaliar o desempenho dos classificadores digitais SVM e K-NN para a classificação orientada a objeto em imagens Landsat-8, aplicados ao mapeamento de uso e cobertura do solo da Alta Bacia do Rio Piracicaba-Jaguari, MG. A etapa de pré-processamento contou com a conversão radiométrica e a minimização dos efeitos atmosféricos. Em seguida, foi feita a fusão das bandas multiespectrais (30 m com a banda pancromática (15 m. Com base em composições RGB e inspeções de campo, definiram-se 15 classes de uso e cobertura do solo. Para a segmentação de bordas, aplicaram-se os limiares 10 e 60 para as configurações de segmentação e união no aplicativo ENVI. A classificação foi feita usando SVM e K-NN. Ambos os classificadores apresentaram elevados valores de índice Kappa (k: 0,92 para SVM e 0,86 para K-NN, significativamente diferentes entre si a 95% de probabilidade. Uma significativa melhoria foi observada para SVM, na classificação correta de diferentes tipologias florestais. A classificação orientada a objetos é amplamente aplicada em imagens de alta resolução espacial; no entanto, os resultados obtidos no presente trabalho mostram a robustez do método também para imagens de média resolução espacial.

  11. Filmes de polipirrol aplicados no desenvolvimento de eletrodos descartáveis seletivos a íons fluoreto

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alyne Cristina Lamy-Mendes

    2014-08-01

    Full Text Available O presente manuscrito descreve o desenvolvimento de um sensor descartável sensível e seletivo baseado em filmes de polipirrol dopados (PPy para determinação íons fluoreto. Os íons fluoretos foram incorporados na matriz PPy durante a polimerização eletroquímica realizada em condições galvanostáticas em um eletrodo compósito etileno vinil acetato e negro de fumo. Parâmetros experimentais envolvidos na preparação de película PPy tais como densidade de corrente elétrica, carga elétrica, o pH e a concentração de eletrólito foram otimizados de forma a maximizar a resposta potenciométrica. A resposta do sensor para íons de flúor foi linear no intervalo de concentração de 1,00 × 10- 5 a 1,08 × 10- 2 mol L- 1, com uma inclinação de ~ 40 mV / pF e foi estável suficiente para várias determinações. O método foi aplicado com sucesso na determinação de íons fluoreto em amostras comerciais farmacêuticas. Os resultados demonstraram que o sensor proposto pode ser utilizado como uma alternativa interessante aos métodos analíticos tradicionais para determinação de íons fluoreto.

  12. MULTIOBJECTIVE EVOLUTIONARY ALGORITHMS APPLIED TO MICROSTRIP ANTENNAS DESIGN ALGORITMOS EVOLUTIVOS MULTIOBJETIVO APLICADOS A LOS PROYECTOS DE ANTENAS MICROSTRIP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juliano Rodrigues Brianeze

    2009-12-01

    Full Text Available This work presents three of the main evolutionary algorithms: Genetic Algorithm, Evolution Strategy and Evolutionary Programming, applied to microstrip antennas design. Efficiency tests were performed, considering the analysis of key physical and geometrical parameters, evolution type, numerical random generators effects, evolution operators and selection criteria. These algorithms were validated through design of microstrip antennas based on the Resonant Cavity Method, and allow multiobjective optimizations, considering bandwidth, standing wave ratio and relative material permittivity. The optimal results obtained with these optimization processes, were confirmed by CST Microwave Studio commercial package.Este trabajo presenta tres de los principales algoritmos evolutivos: Algoritmo Genético, Estrategia Evolutiva y Programación Evolutiva, aplicados al diseño de antenas de microlíneas (microstrip. Se realizaron pruebas de eficiencia de los algoritmos, considerando el análisis de los parámetros físicos y geométricos, tipo de evolución, efecto de generación de números aleatorios, operadores evolutivos y los criterios de selección. Estos algoritmos fueron validados a través del diseño de antenas de microlíneas basado en el Método de Cavidades Resonantes y permiten optimizaciones multiobjetivo, considerando ancho de banda, razón de onda estacionaria y permitividad relativa del dieléctrico. Los resultados óptimos obtenidos fueron confirmados a través del software comercial CST Microwave Studio.

  13. [Selection of treatment modalities in patients with spasticity].

    Science.gov (United States)

    Ota, Tetsuo

    2014-09-01

    Spasticity is the most common abnormality of muscle tone. Typically, oral antispastic drugs, phenol blocks, motor-point blocks, selective dorsal rhizotomies, and selective peripheral neurotomies are used to reduce muscle tone and/or improve ranges of motion. Recently, botulinum toxin injections and intrathecal baclofen have been used as treatment modalities. The selection of the most appropriate treatment modality by doctors treating patients with spasticity is critical. Furthermore, rehabilitation techniques, such as physiotherapy, occupational therapy, therapeutic electrical nerve stimulation, and orthosis, are useful as combination therapy for the treatment of spasticity. The purpose of this study was to outline the various modalities that are currently used for the treatment of spasticity. Regardless of the modality selected, it is imperative that treatment goals are carefully identified. The reduction of spasticity is not an appropriate treatment goal. Appropriate goals include improving gait, activities of daily living, and the quality of life.

  14. Statistical approach for uncertainty quantification of experimental modal model parameters

    DEFF Research Database (Denmark)

    Luczak, M.; Peeters, B.; Kahsin, M.

    2014-01-01

    estimates obtained from vibration experiments. Modal testing results are influenced by numerous factors introducing uncertainty to the measurement results. Different experimental techniques applied to the same test item or testing numerous nominally identical specimens yields different test results...

  15. Modal and Mixed Specifications: Key Decision Problems and their Complexities

    DEFF Research Database (Denmark)

    Antonik, Adam; Huth, Michael; Larsen, Kim Guldstrand

    2010-01-01

    Modal and mixed transition systems are specification formalisms that allow mixing of over- and under-approximation. We discuss three fundamental decision problems for such specifications: whether a set of specifications has a common implementation, whether a sole specification has an implementation......, and whether all implementations of one specification are implementations of another one. For each of these decision problems we investigate the worst-case computational complexity for the modal and mixed case. We show that the first decision problem is EXPTIME-complete for modal as well as for mixed...... specifications. We prove that the second decision problem is EXPTIME-complete for mixed specifications (while it is known to be trivial for modal ones). The third decision problem is furthermore demonstrated to be EXPTIME-complete for mixed specifications....

  16. Multi-Modal Intelligent Traffic Signal Systems GPS

    Data.gov (United States)

    Department of Transportation — Data were collected during the Multi-Modal Intelligent Transportation Signal Systems (MMITSS) study. MMITSS is a next-generation traffic signal system that seeks to...

  17. Multivariable control in nuclear power stations: modal control

    International Nuclear Information System (INIS)

    Mcmorran, P.D.; Cole, T.A.

    1979-12-01

    A nuclear generating unit is a coupled multivariable dynamic system consisting of the reactor, primary heat transport system, boilers, turbine-generator and feedwater train. Future unit controllers will be required to take greater account of dynamic interaction within and between these components, and multivariable methods are the basis for the design of such systems. Modal control is one multivariable technique suitable for analysis of the control problems which are encountered in a power plant. A design aid for modal control has been developed as part of a computer-aided design package for multivariable control systems. To demonstrate the use of modal control, models of an evaporator and a nuclear steam generator have been analyzed. The results are discussed to indicate the applicability of modal control to the design of controllers for nuclear generating stations. (Auth)

  18. Mixing Categories and Modal Logics in the Quantum Setting

    Science.gov (United States)

    Cinà, Giovanni

    The study of the foundations of Quantum Mechanics, especially after the advent of Quantum Computation and Information, has benefited from the application of category-theoretic tools and modal logics to the analysis of Quantum processes: we witness a wealth of theoretical frameworks casted in either of the two languages. This paper explores the interplay of the two formalisms in the peculiar context of Quantum Theory. After a review of some influential abstract frameworks, we show how different modal logic frames can be extracted from the category of finite dimensional Hilbert spaces, connecting the Categorical Quantum Mechanics approach to some modal logics that have been proposed for Quantum Computing. We then apply a general version of the same technique to two other categorical frameworks, the `topos approach' of Doering and Isham and the sheaf-theoretic work on contextuality by Abramsky and Brandenburger, suggesting how some key features can be expressed with modal languages.

  19. The measurement of the modal strain fields using digital shearography

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gomes J.M.

    2010-06-01

    Full Text Available This work presents a Michelson shearography interferometer configuration associated with stroboscopic double illumination technique for the measurement of modal rotation fields and their strain fields on a clamped circular aluminium plate. The speckle pattern is frozen by the synchronization between the LASER illumination and the modal vibration of the object. The quantitative evaluation is performed for each digital shearogram using a time modulation technique. The setup of double illumination LASER with out-of-plane opposite sensitivity allows the two phase maps measurement of the modal spatial gradient. The modal rotation and strain fields are extracted by the combination of this two digital phase maps. Image processing techniques are applied on the phase maps to obtain full-field measurements using a dedicated post-processing algorithm. Finally, is presented a comparison between the experimental measurement and the numerical solution.

  20. Cycling, modality styles and variation by urban environment

    DEFF Research Database (Denmark)

    Olafsson, Anton Stahl; Nielsen, Thomas Alexander Sick; Carstensen, Trine Agervig

    The aim for this study is to improve the understanding of cycling usage in relation to other modes of transport and the urban environment. Modality styles, i.e. the mode of transport or set of modes that a person habitually uses, are revealed by data on seven days transport inventory on modes......, and leisure transport are most widespread in large urban areas, while retirement and car-based transport is most abundant in small urban areas, reflecting both differences in demographics and in the urban environment. The highest mode share of cycling is in education and leisure transport modality styles...... and transport purposes from a representative sample of Danes (n=1,957). A combined factor and cluster analysis is uses to define five modality styles (education transport; public transport; retirement transport; leisure transport; and car-based transport). Modality styles categorized as education, public...

  1. MODALITIES OF MANAGEMENT OF VERNAL KERATOCONJUNCTIVITIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bajantri

    2015-03-01

    Full Text Available BACKGROUND: Ocular allergy is a common disorder which can be debilitating for patients and, at times, challenging for physicians to diagnose and treat . Allergic disease affects 30 – 50% of the population . Vernal kerato conjunctivitis has predilection for young age group and the diagnosis is generally based on signs and symptoms of the disease . This study is undertaken to stress upon the importance of clinical manifestations, management and prevent the complications of the disease and those secondary to its long - term medication . AIM OF STUDY: To study the different modalities in management of VKC patients . MATERIALS & METHODS: 74 patients with VKC selected at random, who attended the department of ophthalmology KIMS, Hubli from December 2012 to May 2014 . The relevant details of history and clinical examination of the patients were recorded on a specifically designed Proforma . The type and severity of VKC and its association with corneal involvement was noted . Clinical observation and evaluation of clinical signs and symptoms were performed before and after drug therapy at first visit, weekly interval for 2 weeks and at the end of 3 months . Therapeutic options are many, in most cases topical and chosen on the basis of the severity of the disease . RESULTS: 68/74 (91 . 89% patients were put on 0 . 1% olopatadine eye drops 2 times a day at 0 visit . Additional treatment such as 0 . 5% ketorolac 4 times a day in 13/68 patients, 0 . 1% bromofenac 2 times a day in 3/68 patients and 0 . 1% Napafenac 2 times a day in 1/68 patient was added along with olopatadine at visit 0 . In 16/68 patients with persistent symptoms with olopatadine alone 0 . 5% ketorolac was added in subsequent visits . 15/68 patients with persistent symptoms received Flurometholone 0 . 1% in the subsequent visits along with 0 . 1% olopatadine . All these patients who received 0 . 5% ketorolac alone or with other drugs responded well . Fallow – up patients using 0 . 1

  2. Mobile Education: Towards Affective Bi-modal Interaction for Adaptivity

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Efthymios Alepis

    2009-04-01

    Full Text Available One important field where mobile technology can make significant contributions is education. However one criticism in mobile education is that students receive impersonal teaching. Affective computing may give a solution to this problem. In this paper we describe an affective bi-modal educational system for mobile devices. In our research we describe a novel approach of combining information from two modalities namely the keyboard and the microphone through a multi-criteria decision making theory.

  3. Modal data for the BARC challenge problem Test Report

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Rohe, Daniel Peter [Sandia National Lab. (SNL-NM), Albuquerque, NM (United States)

    2018-01-22

    Modal testing was performed on the uncut BARC structure as a whole and broken into its two sub-assemblies. The structure was placed on soft foam during the test. Excitation was provided with a small modal hammer attached to an actuator. Responses were measured using a 3D Scanning Laser Doppler Vibrometer. Data, shapes, and geometry from this test can be downloaded in Universal File Format from the Sandia Connect SharePoint site.

  4. An Approach: Modality Reduction and Face-Sketch Recognition

    OpenAIRE

    Pramanik, Sourav; Bhattacharjee, Dr. Debotosh

    2013-01-01

    To recognize face sketch through face photo database is a challenging task for todays researchers. Because face photo images in training set and face sketch images in testing set have different modality. Difference between two face photos of difference person is smaller than the difference between same person in a face photo and face sketched. In this paper, for reduction of the modality between face photo and face sketch we first bring face photo and face sketch images in a new dimension usi...

  5. Morphological Markers Of Verb Modality In Javanese Surabaya Dialect

    OpenAIRE

    ZULFERDI, LAZUAR AZMI

    2014-01-01

    Zulferdi, Lazuar Azmi. 2013. Morphological Markers of Verb Modality in Javanese Surabaya Dialect. Study Program of English, Universitas Brawijaya. Supervisor: Eni Maharsi; Co-Supervisor: Yana Shanti Manipuspika. Keywords: Dialect, Javanese Language, Verb Modality, Morphological Markers, Surabaya Dialect Dialect is a variety of a language that has unique patterns of phonology, morphology, syntax, and vocabulary. Dialect is spoken and understood by a particular language society. One of ...

  6. The New Modality: Emoji Challenges in Prediction, Anticipation, and Retrieval

    OpenAIRE

    Cappallo, Spencer; Svetlichnaya, Stacey; Garrigues, Pierre; Mensink, Thomas; Snoek, Cees G. M.

    2018-01-01

    Over the past decade, emoji have emerged as a new and widespread form of digital communication, spanning diverse social networks and spoken languages. We propose to treat these ideograms as a new modality in their own right, distinct in their semantic structure from both the text in which they are often embedded as well as the images which they resemble. As a new modality, emoji present rich novel possibilities for representation and interaction. In this paper, we explore the challenges that ...

  7. Estimating modal instability threshold for photonic crystal rod fiber amplifiers

    DEFF Research Database (Denmark)

    Johansen, Mette Marie; Hansen, Kristian Rymann; Laurila, Marko

    2013-01-01

    We present a semi-analytic numerical model to estimate the transverse modal instability (TMI) threshold for photonic crystal rod amplifiers. The model includes thermally induced waveguide perturbations in the fiber cross section modeled with finite element simulations, and the relative intensity...... noise (RIN) of the seed laser, which seeds mode coupling between the fundamental and higher order mode. The TMI threshold is predicted to ~370 W – 440 W depending on RIN for the distributed modal filtering rod fiber....

  8. Many-dimensional modal logics theory and applications

    CERN Document Server

    Gabbay, D M; Wolter, F; Zakharyaschev, M

    2003-01-01

    Modal logics, originally conceived in philosophy, have recently found many applications in computer science, artificial intelligence, the foundations of mathematics, linguistics and other disciplines. Celebrated for their good computational behaviour, modal logics are used as effective formalisms for talking about time, space, knowledge, beliefs, actions, obligations, provability, etc. However, the nice computational properties can drastically change if we combine some of these formalisms into a many-dimensional system, say, to reason about knowledge bases developing in time or moving objects.

  9. Cerenkov imaging - a new modality for molecular imaging

    OpenAIRE

    Thorek, Daniel LJ; Robertson, Robbie; Bacchus, Wassifa A; Hahn, Jaeseung; Rothberg, Julie; Beattie, Bradley J; Grimm, Jan

    2012-01-01

    Cerenkov luminescence imaging (CLI) is an emerging hybrid modality that utilizes the light emission from many commonly used medical isotopes. Cerenkov radiation (CR) is produced when charged particles travel through a dielectric medium faster than the speed of light in that medium. First described in detail nearly 100 years ago, CR has only recently applied for biomedical imaging purposes. The modality is of considerable interest as it enables the use of widespread luminescence imaging equipm...

  10. On Some Syntactic Properties of the Modalized Heyting Calculus

    OpenAIRE

    Muravitsky, Alexei

    2016-01-01

    We show that the modalized Heyting calculus introduced by Leo Esakia admits a normal axiomatization. Then, we prove that the inference rules $\\square\\alpha/\\alpha$ and $\\square\\alpha\\rightarrow\\alpha/\\alpha$ are admissible in this calculus. Finally, we show that this calculus and intuitionistic propositional calculus are assertorically equipollent, which leads to a variant of limited separation property for the modalized Heyting calculus.

  11. Sistemas multi–modales de profundidad restringida Multi-modal systems of restricted depth

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Manuel Sierra A.

    2008-12-01

    Full Text Available Se presentan como extensiones del cálculo proposicional clásico, la jerarquíade sistemas deductivos SMM–n con n > 1. SMM–n es el sistema multi–modalde profundidad–n. El sistema SMM–1 es el cálculo proposicional clásico. Elsistema SMM–(n + 1 puede ser visto como el resultado de aplicar la regla denecesariedad, asociada a los razonadores con suficiente capacidad de razona-miento, una vez a los teoremas del sistema SMM–n. El sistema SMM resultade la reunión de los sistemas de la jerarquía, y puede ser visto como el sis-tema de lógica multi–modal Km con restricciones. Los sistemas SMM–n soncaracterizados con una semántica al estilo Kripke, en la cual, la longitud delas cadenas de mundos posibles se encuentra restringida.They are presented as extensions of the classical propositional logic, the hierarchy of deductive systems SMM–n with n > 1. SMM–n is the multi–modal system of depth–n. The system SMM–1 is the classical propositional logic. The system SMM–(n + 1 it can be seen as the result of applying the necesariedad rule, associated to the reasoners with enough reasoning capacity, once to the theorems of the system SMM–n. The system SMM is of the union of the systems of the hierarchy, and it can be seen as the system of logic multimodal Km with restrictions. The systems SMM–n are characterized with a semantics to the style Kripke, in the one which, the longitude of the chains of possible worlds is restricted.

  12. Global 2-D intercomparison of sectional and modal aerosol modules

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. K. Weisenstein

    2007-01-01

    Full Text Available We present an intercomparison of several aerosol modules, sectional and modal, in a global 2-D model in order to differentiate their behavior for tropospheric and stratospheric applications. We model only binary sulfuric acid-water aerosols in this study. Three versions of the sectional model and three versions of the modal model are used to test the sensitivity of background aerosol mass and size distribution to the number of bins or modes and to the prescribed width of the largest mode. We find modest sensitivity to the number of bins (40 vs. 150 used in the sectional model. Aerosol mass is found to be reduced in a modal model if care is not taken in selecting the width of the largest lognormal mode, reflecting differences in sedimentation in the middle stratosphere. The size distributions calculated by the sectional model can be better matched by a modal model with four modes rather than three modes in most but not all situations. A simulation of aerosol decay following the 1991 eruption of Mt. Pinatubo shows that the representation of the size distribution can have a signficant impact on model-calculated aerosol decay rates in the stratosphere. Between 1991 and 1995, aerosol extinction and surface area density calculated by two versions of the modal model adequately match results from the sectional model. Calculated effective radius for the same time period shows more intermodel variability, with a 20-bin sectional model performing much better than any of the modal models.

  13. Librarian instruction-delivery modality preferences for professional continuing education.

    Science.gov (United States)

    Lynn, Valerie A; Bose, Arpita; Boehmer, Susan J

    2010-01-01

    Attending professional continuing education (CE) is an important component of librarianship. This research study identified librarians' preferences in delivery modalities of instruction for professional CE. The study also identified influential factors associated with attending CE classes. Five instruction-delivery modalities and six influential factors were identified for inclusion in an online survey. The survey completed by members of the American Library Association (ALA), Special Libraries Association (SLA), and Medical Library Association (MLA) provided the data for analysis of librarian preferences and influential factors. The majority of respondents were MLA members, followed by ALA and SLA members. Librarians from all three library associations preferred the face-to-face instructional modality. The most influential factor associated with the decision to attend a professional CE class was cost. All five instruction-delivery modalities present useful structures for imparting professional CE. As librarians' experience with different modalities increases and as technology improves, preferences in instruction delivery may shift. But at present, face-to-face remains the most preferred modality. Based on the results of this study, cost was the most influential factor associated with attending a CE class. This may change as additional influential factors are identified and analyzed in future studies.

  14. Analisis Daya Saing untuk Meningkatkan Kualitas Layanan terhadap Pelanggan dengan Pendekatan CRM di CV. BLITZSPOT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suryadi Muhammad

    2017-04-01

    Full Text Available CV. Blitzspot adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa penyediaan layanan internet (internet service provider, yang berkantor pusat di Komplek Padasuka Indah Ruko Blok A-1, Cimahi, Jawa Barat. Berdasarkan hasil wawancara dan hasil observasi pada data transaksi CV. Blitzspot, konsumen CV. Blitzspot yang melakukan transaksi tiap tahunnya selalu berkurang, hal ini dikarenakan konsumen sering membandingkan layanan-layanan yang ditawarkan oleh para pesaing CV. Blitzspot. Bila permasalahan tersebut belum teratasi, konsumen CV. Blitzspot akan menurun tiap tahunnya dan akan selalu berpindah ke pesaing CV. Blitzspot. Direktur Utama CV. Blitzspot ingin menganalisis daya saing untuk menentukan layanan-layanan yang akan diberikan kepada pelanggan CV. Blitzspot dan penentuan strategi untuk mempertahankan konsumen CV. Blitzspot.  Metode Analisis daya saing yang digunakan adalah Model Analisis Berlian Porter dan Metode Pengelompokkan Pelanggan yang digunakan adalah Metode LRFM. Berdasarkan hasil pengujian dan pembahasan yang telah dibuat, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa Direktur Utama dapat menganalisis daya saing CV. Blitzspot dengan menggunakan Berlian Porter untuk meningkatkan kualitas layanan terhadap pelanggan CV. Blitzspot.

  15. ANALISIS FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL PROGRAM PENINGKATAN PEMBERIAN ASI EKSLUSIF PUSKESMAS PARIAMAN KOTA PARIAMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dian Fajri Utami

    2013-03-01

    Full Text Available ASI eksklusif, salah satu program prioritas karena dampaknya yang luas terhadap kesehatan bayi. Puskesmas Pariaman merupakan yang paling rendah cakupan ASI eksklusifnya yaitu 53,3 %. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan ekstemal program peningkatan pemberian ASI eksklusif. Penelitian kualitatif ini dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Pariaman Kota Pariaman dengan informan kepala Puskesmas, koordinator program gizi, bidan desa, kader Posyandu, dan ibu bayi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara indepth interview, FGD dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara content analisis. Hasil penelitian mendapatkan aspek internal dari segi input, tenaga pelaksana adalah tenaga gizi dan sudah mendapatkan pelatihanASI eksklusif, belum ada dana khusus, metode yang digunakan yaitu penyuluhan dengan memanfaatkan sarana Posyandu dan kelas ibu. Dari segi process, belum ada perencanaan dan pengorganisasian khusus, telah dilakukan penggerakan dan pemantauan oleh tenaga kesehatan. Dari segi output, cakupan ASI eksklusif masih rendah. Aspek ekstemal belum ada kebijakanpemerintah daerah yang mendukungASI eksklusif ada kebiasaan masyarakat yang mempengaruhi ASI eksklusif, rendahnya pengetahuan ibu dan faktor pekerjaan ibu menyebabkan rendahnya ASI eksklusif. Dapat disimpulkan bahwa program ASI eksklusif masih lemah dan rendah secara internal dan ekstemal. Diharapkan tenaga gizi agar lebih meningkatkan sosialisasi ASI eksklusif.

  16. Analisis Highest and Best Use (HBU pada Lahan Jl. Gubeng Raya No. 54 Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akmaluddin Akmaluddin

    2013-03-01

    Full Text Available Laju pertumbuhan penduduk dan tingkat perekonomian yang semakin meningkat di  kota-kota besar seperti Surabaya, bertolak belakang dengan  ketersediaan lahan yang terbatas. Selayaknya properti yang akan dibangun di atas suatu lahan dapat memberikan manfaat yang maksimal serta efisien agar hasilnya dapat dirasakan demi pembangunan wilayah tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan perhitungan  penggunaan yang paling memungkinkan dan diizinkan dari suatu tanah kosong atau tanah yang  sudah dibangun, dimana secara fisik dimungkinkan, didukung atau dibenarkan oleh peraturan, layak secara keuangan dan menghasilkan nilai tertinggi. Dalam penelitian ini dilakukan analisis Highest and Best Use (HBU pada lahan di Jl. Gubeng Raya No. 54 Surabaya seluas 1.150 m2 yang direncanakan akan dibangun hotel. Lahan tersebut berpotensi untuk dikembangkan menjadi properti komersial seperti hotel, apartemen, perkantoran dan pertokoan. Analisis tersebut menggunakan tinjauan terhadap aspek fisik, legal, finansial dan produktivitas maksimumnya. Dari hasil penelitian ini didapatkan alternatif properti komersial hotel yang memiliki penggunaan tertinggi dan terbaik pada pemanfaatan lahan dengan nilai lahan Rp. 67.069.980,31/ m2.

  17. ANALISIS SUMBER-SUMBER KEBERMAKNAAN HIDUP NARAPIDANA YANG MENJALANI HUKUMAN SEUMUR HIDUP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Marliana

    2012-04-01

    Full Text Available Narapidana yang mendapat hukuman seumur hidup akan mengalami perubahan besar dalam kehidupannya, seperti keterbatasan dalam melakukan aktivitas, pekerjaan, kehidupan sosial bahkan dalam tujuan hidup. Kondisi tersebut akan  mengubah pandangannya mengenai makna dari hidupnya ataupun mengalami ketidakbermaknaan hidup. Fokus penelitian ini adalah analisis sumber-sumber kebermaknaan hidup pada narapidana yang divonis hukuman seumur hidup dengan mengacu pada konsep kebermaknaan hidup Viktor Frankl. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Sukamiskin Bandung yang sudah menjalani dua tahun masa hukuman dari vonis hukuman seumur hidup atas kasus pembunuhan. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumber-sumber kebermaknaan hidup bagi subjek adalah : 1.  Adanya nilai-nilai kreatif (creative values untuk dapat berkarya, bekerja, mencipta serta melaksanakan tugas dan kewajiban sebaik-baiknya. 2. Adanya nilai-nilai penghayatan (experiential values, yakni dengan cara memperoleh pengalaman tentang sesuatu atau seseorang yang bernilai bagi subjek. 3. Nilai-nilai bersikap (attitudinal values atas hukuman seumur hidup yaitu subjek memilih sikap menerima kondisi tersebut sebagai tanggung jawab yang harus dijalani akibat perbuatannya dan berusaha menikmati kehidupan di penjara dengan menjadikan penjara sebagai tempat untuk belajar menjadi manusia yang lebih baik. Kata Kunci: hukuman seumur hidup, sumber-sumber kebermaknaan hidup, creative values, experiential values, attitudinal values

  18. ANALISIS POSTUR KERJA PADA PT. XYZ MENGGUNAKAN METODE ROSA (RAPID OFFICE STRAIN ASSESSMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosma Hani Damayanti

    2014-06-01

    Full Text Available Penggunaan teknologi informasi, dimana komputer sebagai medianya kini semakin meningkat. Frekuensi yang tinggi akan penggunaan komputer yang tidak memperhatikan sisi ergonomi dalam bekerja mengakibatkan adanya resiko yang dirasakan oleh pengguna. PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan komputer sebagai salah satu alat utama dalam bekerja. Pada penggunaannya karyawan pada Departemen Publishing merasakan keluhan pada punggung, pinggang, nyeri bahu, leher dan tangan. Keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada Departemen publishing dapat diminimalkan dengan cara mengetahui dan mengidentifikasi postur kerja pada pekerja dalam menggunakan komputer. Identifikasi tersebut digunakan untuk mengetahui kondisi pekerja dan mengetahui penyebab keluhan yang dirasakan oleh pekerja untuk dilakukan perbaikan. Pada penelitian ini dilakukan analisis dengan menggunakan metode ROSA untuk mengurangi adanya keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada Departemen publishing. ROSA merupakan salah satu metode pada office ergonomics, dimana penilaiannnya dirancang untuk mengukur resiko yang terkait dengan penggunaan komputer serta untuk menetapkan tingkat tindakan perubahan berdasarkan laporan dari ketidaknyamanan pekerja. Dengan menggunakan metode ROSA, dapat diketahui apakah postur kerja karyawan pada Departemen Publishing pada saat bekerja aman atau berbahaya. Hasil analisis postur kerja menggunakan metode ROSA pada Departemen Publishing menunjukkan bahwa seluruh pekerja yang menjadi sampel memiliki level resiko yang tinggi dan perlu dilakukan perbaikan segera.  Perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat resiko yang dirasakan oleh pekerja yaitu dengan perbaikan fasilitas yang digunakan oleh pekerja yang sesuai dengan standar ergonomi, melakukan sosialisasi kepada pekerja tentang pentingnya ergonomi pada dunia kerja, dan sebaiknya pekerja melakukan istirahat atau peregangan otot minimal setiap tiga jam sekali.

  19. ANALISIS POSTUR KERJA PADA PT. XYZ MENGGUNAKAN METODE ROSA (RAPID OFFICE STRAIN ASSESSMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosma Hani Damayanti

    2014-06-01

    Full Text Available Penggunaan teknologi informasi, dimana komputer sebagai medianya kini semakin meningkat. Frekuensi yang tinggi akan penggunaan komputer yang tidak memperhatikan sisi ergonomi dalam bekerja mengakibatkan adanya resiko yang dirasakan oleh pengguna. PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan komputer sebagai salah satu alat utama dalam bekerja. Pada penggunaannya karyawan pada Departemen Publishing merasakan keluhan pada punggung, pinggang, nyeri bahu, leher dan tangan. Keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada Departemen publishing dapat diminimalkan dengan cara mengetahui dan mengidentifikasi postur kerja pada pekerja dalam menggunakan komputer. Identifikasi tersebut digunakan untuk mengetahui kondisi pekerja dan mengetahui penyebab keluhan yang dirasakan oleh pekerja untuk dilakukan perbaikan. Pada penelitian ini dilakukan analisis dengan menggunakan metode ROSA untuk mengurangi adanya keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada Departemen publishing. ROSA merupakan salah satu metode pada office ergonomics, dimana penilaiannnya dirancang untuk mengukur resiko yang terkait dengan penggunaan komputer serta untuk menetapkan tingkat tindakan perubahan berdasarkan laporan dari ketidaknyamanan pekerja. Dengan menggunakan metode ROSA, dapat diketahui apakah postur kerja karyawan pada Departemen Publishing pada saat bekerja aman atau berbahaya. Hasil analisis postur kerja menggunakan metode ROSA pada Departemen Publishing menunjukkan bahwa seluruh pekerja yang menjadi sampel memiliki level resiko yang tinggi dan perlu dilakukan perbaikan segera. Perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat resiko yang dirasakan oleh pekerja yaitu dengan perbaikan fasilitas yang digunakan oleh pekerja yang sesuai dengan standar ergonomi, melakukan sosialisasi kepada pekerja tentang pentingnya ergonomi pada dunia kerja, dan sebaiknya pekerja melakukan istirahat atau peregangan otot minimal setiap tiga jam sekali.

  20. ANALISIS SOAL JENJANG KOGNITIF TAKSONOMI BLOOM REVISI PADA BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK (BSE BIOLOGI SMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aa Juhanda

    2016-11-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemunculan soal jenjang kognitif Bloom Revisi pada Buku Sekolah Elektronik (BSE Biologi SMA. Subjek penelitian adalah 1.650 soal yang terdapat pada BSE Edisi 2009. Instrumen yang digunakan adalah lembar analisis dokumen yang di dalamnya memuat informasi seperti kode soal, soal, dan jenis tingkatan kognitif taksonomi Bloom Revisi. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata persentase kemunculan cukup tinggi diperoleh pada soal yang mengembangkan keterampilan berpikir tingkat rendah (Lower-Order Thinking Skills yaitu soal C1 (mengingat sebesar 46,60% dan C2 (memahami sebesar 47,99%, meskipun untuk C3 (menerapkan persentasenya masih rendah (0,28%. Rerata persentase kemunculan soal yang mengembangkan keterampilan tingkat tinggi (Higher-Order Thinking Skills mulai dari soal C4 (menganalisis sampai dengan C6 (mencipta memiliki rerata persentase yang rendah. Oleh karena itu, kemunculan soal jenjang kognitif Bloom Revisi pada BSE khususnya yang mengembangkan Higher-Order Thinking Skills masih perlu untuk ditingkatkan.

  1. ANALISIS KADAR GLUKOSA PADA BIOMASSA BONGGOL PISANG MELALUI PAPARAN RADIASI MATAHARI, GELOMBANG MIKRO, DAN HIDROLISIS ASAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Qismatul Barokah

    2013-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan air dan perubahan kadar glukosa pada biomassa bonggol pisang melalui paparan radiasi matahari, gelombang mikro, dan hidrolisis asam. Metode penelitian dilakukan dengan cara mengeringkan bonggol pisang jenis pisang kepok selama 5 hari, kemudian dihomogenkan dengan proses penghalusan, setelah itu dilakukan tiga metode penghidrolisisan pati menjadi glukosa melalui paparan radiasi matahari, paparan gelombang mikro, dan hidrolisis asam. Pada setiap perlakuan pemaparan, sampel divariasi menjadi tiga yaitu kering, penambahan air 10 ml, dan penambahan air 20  ml,  masing-masing perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 3 (tiga kali. Kadar glukosa dianalisis dengan metode Nelson-Somogyi dan hasilnya dianalisis menggunakan perbandingan grafik. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan adanya pengaruh penambahan air dan metode yang digunakan terhadap kadar glukosa. Hasil analisis UV-Vis melalui analisis perbandingan grafik menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kadar glukosa yang signifikan terutama ketika sampel dipapar menggunakan gelombang mikro serta dengan penambahan air 20 ml yang menghasilkan kadar glukosa sebesar 30.89%.

  2. ANALISIS PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT PADA PERUSAHAAN NON-KEUANGAN TAHUN 2009-2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Candri Puspita Marwati

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh return on asset (ROA, likuiditas (current ratio, ukuran perusahaan (size, earning per share (EPS terhadap pengungkapan sustainability report. Sampel yang digunakan adalah perusahaan non-keuangan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI yang menerbitkan sustainability report sesuai standar GRI pada periode 2009-2013 dan diperoleh 12 perusahaan. Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik: normalitas, multikolinearitas, autokorelasi dan heterokedastisitas. Uji hipotesis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ROA berpengaruh positif signifikan terhadap sustainability report, current ratio tidak mempengaruhi sustainability report, size memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap sustainability report, dan EPS memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap sustainability report.This study aims to examine and analyze the effect of return on assets (ROA, liquidity (current ratio, firm size (size, earnings per share (EPS on the disclosure of sustainability report. Sample are corporate non-financial listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX and publishes a sustainability report according to GRI standard in the period 2009-2013 and obtained sample of 12 companies. Data were analyzed using classic assumption test: normality, multicollinearity, autocorrelation and heterokedastisitas. Hypothesis testing using multiple regression analysis. The results showed that, ROA significant positive effect on sustainability report. current ratio does not affect the sustainability report. size has a negative and significant impact on the sustainability report, and EPS has a negative and significant impact on the sustainability report.

  3. ANALISIS SENTIMEN PENGGUNA TWITTER MENGGUNAKAN METODE SUPPORT VECTOR MACHINE BERBASIS CLOUD COMPUTING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizky Maulana

    2017-05-01

    Full Text Available Twitter merupakan jejaring sosial dengan pertumbuhan tercepat sejak tahun 2006 menurut MIT Technology Review (2013, Indonesia menempati Negara ketiga penyumbang tweet terbanyak dengan jumlah 1 milyar tweet. Fakta tersebut menjadikan Twitter menjadi salah satu sumber data text yang dapat digali dan dimanfaatkan untuk berbagai keperluan melalui metode-metode pengambilan data teks atau text mining, salah satunya adalah analisis sentimen pengguna terhadap tokoh-tokoh publik indonesia. Penelitian ini membuat sebuah sistem yang dapat melakukan analisis sentimen pengguna twitter terhadap tokoh publik secara real time dengan menggunakan Twitter Streming API dan metode Support Vectore Machine (SVM memanfaatkan pustaka libSVM sebagai salah satu machine learning untuk text classification. Algoritma Porter digunakan dalam proses stemming untuk ekstraksi fitur dan metode Term Frequency untuk pembobotan. Perangkat lunak dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP untuk sisi server yang berjalan pada platform cloud Windows Azure dan Java untuk sisi client yang berjalan pada platform Android. Dari hasil penelitian dengan 1.400 tweet pada dataset dan 200 data uji didapatkan akurasi sebesar 79,5%.

  4. ANALISIS PSAK NO. 27 TENTANG AKUNTANSI PERKOPERASIAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESEHATAN USAHA PADA KPRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Khafid

    2012-03-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kepatuhan penerapan PSAK 27 (Cooperative Accounting, dan untuk menganalisa dampak  kepatuhan penerapan PSAK 27 (Cooperative Accounting  pada pengoperasian kinerja KPRI di kota Semarang. Populasinya adalah 62 KPRI di kota Semarang, dan sempel yang digunakan adalah 29 KPRI. Metode pengumpulan datanya adalah dokumentasi dan kuesioner. Metode analisis data adalah analisis deskriptif  dan statistik inferensial. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa KPRI di kotamadya Semarang dikategorikan cukup dan terbukti bahwa hipotesis menyatakan bahwa tingkat kepatuhan penerapan PSAK 27 berpengaruh terhadap pertumbuhan usaha. Abstract The purposes of this research are to analyze the implementation compliance of PSAK 27 (Cooperative Accounting, and to analyze the effects of implementation compliance of PSAK 27 (Cooperative Accounting on KPRI performance  in Semarang Municipality. The population are 62 KPRIs in Semarang.However, there are only twenty nine KPRIs become the samples. The methods for collecting the data are documentation and questionairre. Then, for analyzing the data, it requires descriptive analysis and inferential analysis. The results of study shows that KPRIs in Semarang Municipality are categorized as fair and hypothesis states that the level of implementation compliance of PSAK 27 is influencial to the business has successfully proven.Keywords:  cooperative accounting; compliance

  5. PENINGKATAN HASIL BELAJAR ANALISIS TITRIMETRI MELALUI MODEL CREATIVE PROBLEM SOLVING PADA PESERTA DIDIK SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indayatmi Indayatmi

    2017-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menggunakan model pembelajaran creative problem solving untuk meningkatkan aktivitas peserta didik dan hasil belajar pada kompetensi analisis titrimetri kelas XI SMK Negeri 2 Depok. Penelitian yang dilakukan terdiri dari 3 tahap yaitu pra siklus, siklus 1, dan siklus 2. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, evaluasi hasil belajar, penilaian proses creative problem solving, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran creative problem solving dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas XI yaitu pada pra siklus diperoleh nilai evaluasi belajar rata-rata sebesar 60, siklus 1 sebesar 80, siklus 2 sebesar 85. Penggunaan model pembelajaran creative problem solving dapat meningkatkan jumlah peserta didik yang mencapai kriteria ketuntasan minimal yaitu pada pra siklus sebanyak 11 peserta didik, siklus 1 sebanyak 23 peserta didik, siklus 2 sebanyak 27 peserta didik. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan model pembelajaran creative problem solving dapat meningkatkan aktivitas peserta didik dan hasil belajar analisis titrimetri pada peserta didik kelas XI SMK Negeri 2 Depok

  6. ANALISIS PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA BERDASARKAN ISLAMIC SOCIAL REPORTING INDEKS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khusnul Fauziah

    2013-05-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan pengungkapan tanggungjawab sosial bank syariah di Indonesia berdasarkan pada indeks Islamic Social Reporting (ISR. Obyek dari penelitian ini adalah tujuh bank syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan laporan tahunan tahun 2011 yang dipublikasikan pada masing-masing bank. Analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan skore indek IRS tertinggi adalah Bank Muamalat Indonesia dengan skore 73% dan skore terendah adalah Bank Panin Syariah dengan skore 41%. This research is intended to compare the social responsibility disclosure of Islamic banking in Indonesia based on the Islamic Social Reporting (ISR index. The object of this research is taken from seven Islamic bankings in Indonesia. This research use the data from the annual report which was published in 2011 by the banks. The content analysis is implemented for analyzing the data. The results show that the highest score of social responsibility disclosure is Bank Muamalat Indonesia with the score of 73% and the lowest score is Panin Bank Syariah with the score of 41%.

  7. Dynamic behaviour studies of a vertical axis wind turbine blade using Operational Modal Analysis (OMA) and Experimental Modal Analysis (EMA)

    DEFF Research Database (Denmark)

    Najafi, Nadia; Schmidt Paulsen, Uwe; Belloni, F.

    2014-01-01

    Dynamic behavior of a modified blade fitted onto a small 1 kW vertical-axis wind turbine is studied by two different approaches: Classical modal analysis (EMA) is carried out to validate the results of Operational Modal Analysis (OMA). In traditional modal analysis (EMA) one axis accelerometers...... different points. This process continues until the data set contains all the points with their degrees of freedom. Finally the frequency response function (FRF) is obtained for all points, and the natural frequencies and the mode shapes are estimated by peak picking method. Operational Modal Analysis (OMA...... it is excited by random and wind forces. The cameras are programmed in LabView to take pictures at the same time with 180 fps and store them on a high speed hard disk. The output deflection will be investigated in frequency domain by peak picking method, and then AR (Autoregressive) model is applied to describe...

  8. ANALISIS KONDISI TERAS REAKTOR DAYA MAJU AP1000 PADA KECELAKAAN SMALL BREAK LOCA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Sofrany Ekariansyah

    2015-06-01

    Full Text Available ABSTRAK ANALISIS KONDISI TERAS REAKTOR DAYA MAJU AP1000 PADA KECELAKAAN SMALL BREAK LOCA. Kecelakaan yang diakibatkan oleh kehilangan pendingin (loss of coolant accident / LOCA dari sistem reaktor merupakan kejadian dasar desain yang tetap diantisipasi dalam desain reaktor daya yang mengadopsi teknologi Generasi II hingga IV. LOCA ukuran kecil (small break LOCA memiliki dampak yang lebih signifikan terhadap keselamatan dibandingkan LOCA ukuran besar (large break LOCA seperti terlihat pada kejadian Three-Mile Island (TMI. Fokus makalah adalah pada analisis small break LOCA pada reaktor daya maju Generasi III+ yaitu AP1000 dengan mensimulasikan tiga kejadian pemicu yaitu membukanya katup Automatic Depressurization System (ADS secara tak disengaja, putusnya salah satu pipa Direct Vessel Injection (DVI secara double-ended, dan putusnya pipa lengan dingin dengan diameter bocoran 10 inci. Metode yang digunakan adalah simulasi kejadian pada model AP1000 yang dikembangkan secara mandiri menggunakan program perhitungan RELAP5/SCDAP/Mod3.4. Dampak yang ingin dilihat adalah kondisi teras selama terjadinya small break LOCA yang terdiri dari pembentukan mixture level dan transien temperatur kelongsong bahan bakar. Hasil simulasi menunjukkan bahwa mixture level untuk semua kejadian small break LOCA berada di atas tinggi teras aktif yang menunjukkan tidak terjadinya core uncovery. Adanya mixture level berpengaruh pada transien temperatur kelongsong yang menurun dan menunjukkan pendinginan bahan bakar yang efektif. Hasil di atas juga identik dengan hasil perhitungan program lain yaitu NOTRUMP. Keefektifan pendinginan teras juga disebabkan oleh berfungsinya injeksi pendingin melalui fitur keselamatan pasif yang menjadi ciri reaktor daya AP1000. Secara keseluruhan, hasil analisis menunjukkan model AP1000 yang telah dikembangkan dengan RELAP5 dapat digunakan untuk keperluan analisis kecelakaan dasar desain pada reaktor daya maju AP1000. Kata kunci: analisis

  9. ANALISIS KEBUTUHAN UNTUK PENGEMBANGAN MODUL INKUIRI BERBASIS PERTANYAAN (MIBP DI SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desak Made Citrawathi

    2016-08-01

    Full Text Available melakukan analisis kebutuhan untuk pengembangan dan penyusunan modul inkuri berbasis pertanyaan (MIBP. MIBP disusun untuk memfasilitasi pembelajaran sains agar dapat meningkatkan penguasaan konsep biologi, keterampilan proses sains, dan kemampuan berpikir siswa SMP. Pengembangan MIBP menggunakan model ADDIE. Prosedur pengembangan terdiri dari 5 tahap, yaitu 1 Menganalisis, 2 Mendisain, 3 Mengembangkan dan produksi, 4 Mengimplementasikan, dan 5 Mengevaluasi. Penelitian dilakukan dalam waktu 3 tahun. Pada tahun pertama ini dilakukan analisis kebutuhan dan mendisain MIBP. Subjek penelitian adalah guru IPA SMP Negeri dan Swasta di Kecamatan Buleleng. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, penyebaran angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan interpretatif. Dari hasil analisis diperoleh bahwa kurikulum yang digunakan di SMPN 1,SMPN 2, dan SMPN 4 adalah kurikulum 2013, sedangkan di SMP lainnya masih menggunakan kurikulum 2006. Kemampuan guru bertanya untuk meningkatkan keterampilan proses sains, penguasaan konsep, dan kemampuan berpikir belum optimal. Hal ini ditunjukkan dari jenis pertanyaan yang diajukan guru 85,8 persen bersifat konvergen, dan 14,2 persen bersifat divergen. Berdasarkan pertanyaan menurut Taksonomi Bloom, pertanyaan yang diajukan guru 74,4 persen pertanyaan ingatan, 22,6 persen pemahaman, 2,68 persen aplikasi, dan 0,32 persen analisis. Salah satu yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru adalah memfasilitasi pembelajarannya dengan MIBP. Dari karakteristik perkembangan kognitifnya, siswa SMP dapat dibelajarkan dengan strategi inkuiri, dan guru setuju dengan pengembangan MIBP. Kata kunci: Kemampuan berpikir, keterampilan proses sains, Modul Inkuiri Berbasis Pertanyaan, penguasaan konsep Pertanyaan, penguasaan konsep Abstract The purpose of this study was to analyze the need for the development and preparation of question-based inquiry module (QBIM. QBIM was designed conceiv to

  10. Analisis Sensitifitas Respon Konsumen Pada Perluasan Merek (brand extension) Sabun Mandi Merek Lifebuoy (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara).

    OpenAIRE

    Yanti, Rika Indah Sari

    2011-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis besarnya tingkat sensitifitas dan arah respon konsumen pada perluasan merek (brand extension) sabun mandi merek Lifebuoy pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sumatera Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif, metode analisis sensitivitas respon dan metode statistik yaitu, uji validitas dan reliabilitas dengan bantuan SPSS 16,00 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa s...

  11. Analisis pengaruh capital adequacy ratio (CAR) dan operational efficiency ratio (OER) terhadap return on assets (ROA) (Studi pada bank umum syariah devisa di Indonesia)

    OpenAIRE

    Maryadi, Eldi

    2017-01-01

    Tujuan dari penelitan ini adalah untuk menganalisis (1) perkembangan ROA, CAR dan OER pada bank umum syariah devisa di Indonesia. (2) CAR dan OER terhadap ROA pada bank umum syariah devisa di Indonesia periode 2009-2014. Data yang digunakan adalah data time series dari Laporan Keuangan tahunan Bank Umum Syariah Devisa di Indonesia periode 2009-2014, yaitu Bank BNI Syariah, Bank Mega Syariah, Bank Muamalat Indonesia, dan Bank Mandiri Syariah. Alat analisis yang digunakan adalah analisis deskri...

  12. O PARADOXO APLICADO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ALEXANDRE COSTA e JOÃO WANDERLEY GERALDI

    2007-01-01

    Full Text Available In this article we discuss the denial of the centrality of the linguistic epistemologyby the disciplinary discourse of Applied Linguistics. We intend to show that itsSIGNÓTICA, v. 19, n. 2, p. 157-175, jul./dez. 2007 173attempt at self-definition, by means of emphasis in its transdisciplinary relations,systematically erases its stable epistemologic base, conforming the positivedenial of Linguistics in favor of the affirmation of applied demands.KEY WORDS: linguistics, applied linguistics, epistemology.NOTASNeste artigo discutimos a negação da centralidade da epistemologia lingüísticapelo discurso disciplinar da Lingüística Aplicada. Pretendemos mostrar quesua tentativa de autodefinição por meio da ênfase em suas relações transdisciplinaresapaga sistematicamente sua base epistemológica estável, conformandouma negação positiva da Lingüística em favor da afirmação dasdemandas aplicadas.

  13. Analisis de tendencia en el modelo autoregresivo bajo innovaciones con distribuciones normal y otras

    OpenAIRE

    Maza Cantellano, Pablo

    2012-01-01

    Se analiza la tendencia en el modelo autorregresivo. Se propone el nivel de tendencia y se observa si las pruebas de Mann-Kendall y el coeficiente de correlación de Pearson la detectan, variando el tamaño de muestra, el valor del término autorregresivo, el nivel de significancia y el tipo de distribución que siguen las innovaciones, la cual puede ser Exponencial, Pareto, de Valor Extremo Generalizado Tipo I o Normal. El proceso es aplicado a datos simulados sin transformar ...

  14. Musical minds: attentional blink reveals modality-specific restrictions.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sander Martens

    Full Text Available Formal musical training is known to have positive effects on attentional and executive functioning, processing speed, and working memory. Consequently, one may expect to find differences in the dynamics of temporal attention between musicians and non-musicians. Here we address the question whether that is indeed the case, and whether any beneficial effects of musical training on temporal attention are modality specific or generalize across sensory modalities.When two targets are presented in close temporal succession, most people fail to report the second target, a phenomenon known as the attentional blink (AB. We measured and compared AB magnitude for musicians and non-musicians using auditory or visually presented letters and digits. Relative to non-musicians, the auditory AB was both attenuated and delayed in musicians, whereas the visual AB was larger. Non-musicians with a large auditory AB tended to show a large visual AB. However, neither a positive nor negative correlation was found in musicians, suggesting that at least in musicians, attentional restrictions within each modality are completely separate.AB magnitude within one modality can generalize to another modality, but this turns out not to be the case for every individual. Formal musical training seems to have a domain-general, but modality-specific beneficial effect on selective attention. The results fit with the idea that a major source of attentional restriction as reflected in the AB lies in modality-specific, independent sensory systems rather than a central amodal system. The findings demonstrate that individual differences in AB magnitude can provide important information about the modular structure of human cognition.

  15. Musical minds: attentional blink reveals modality-specific restrictions.

    Science.gov (United States)

    Martens, Sander; Wierda, Stefan M; Dun, Mathijs; de Vries, Michal; Smid, Henderikus G O M

    2015-01-01

    Formal musical training is known to have positive effects on attentional and executive functioning, processing speed, and working memory. Consequently, one may expect to find differences in the dynamics of temporal attention between musicians and non-musicians. Here we address the question whether that is indeed the case, and whether any beneficial effects of musical training on temporal attention are modality specific or generalize across sensory modalities. When two targets are presented in close temporal succession, most people fail to report the second target, a phenomenon known as the attentional blink (AB). We measured and compared AB magnitude for musicians and non-musicians using auditory or visually presented letters and digits. Relative to non-musicians, the auditory AB was both attenuated and delayed in musicians, whereas the visual AB was larger. Non-musicians with a large auditory AB tended to show a large visual AB. However, neither a positive nor negative correlation was found in musicians, suggesting that at least in musicians, attentional restrictions within each modality are completely separate. AB magnitude within one modality can generalize to another modality, but this turns out not to be the case for every individual. Formal musical training seems to have a domain-general, but modality-specific beneficial effect on selective attention. The results fit with the idea that a major source of attentional restriction as reflected in the AB lies in modality-specific, independent sensory systems rather than a central amodal system. The findings demonstrate that individual differences in AB magnitude can provide important information about the modular structure of human cognition.

  16. Avaliação do selamento marginal promovido por sistemas adesivos aplicados em esmalte e dentina

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amanda Aguiar

    2015-11-01

    Full Text Available Objetivo: Avaliar o selamento marginal promovido por dois diferentes sistemas adesivos em esmalte e dentina através de microinfiltração. Método: Foram utilizados 20 terceiros molares humanos hígidos. Os sistemas adesivos Adper Single Bond 2 (convencional e Adper SE Plus (autocondicionante foram aplicados em cavidades Classe V, nas faces vestibular e lingual, seguindo-se restauração com resina composta Filtek Z350 na técnica incremental e fotoativação com aparelho de lâmpada halógena (VIP, Bisco, 550mW/cm². Os dentes restaurados permaneceram armazenados em água destilada (24h/37°C, foi feito o acabamento, termociclagem (500 ciclos, 5°/55°C, 30 segundos, impermeabilização dos ápices dentários com resina acrílica e o restante do dente com três camadas de esmalte cosmético, exceto 1 milímetro ao redor da cavidade. Seguiram-se a imersão em solução aquosa de nitrato de prata a 50% (2 h em ambiente escuro, lavagem, imersão em solução reveladora Kodak (8 h sob luz fluorescente e lavagem. As restaurações foram seccionadas pelo centro, no sentido V-L, obtendo-se duas fatias. A microinfiltração foi avaliada por um examinador treinado, em software UTHSCSA Image Tool for Windows 3.0, com dois métodos: qualitativo (escala visual: 0- sem infiltração; 1- infiltração em esmalte; 2- em dentina nas paredes axial e gengival; 3 – idem 3 e em direção à polpa e quantitativo (porcentagem de infiltração de nitrato de prata. Os dados foram submetidos ao teste t de Student (alfa=5%. Resultados: Não foi observada diferença entre os materiais na porcentagem de infiltração de nitrato de prata (p=0,595, nem na avaliação por escala (p=0,408. Houve infiltração em dentina nos dois grupos. Conclusão: os sistemas adesivos testados apresentaram comportamento semelhante.

  17. Redução química e biológica do cromo hexavalente aplicado ao solo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. D. Castilhos

    2001-06-01

    Full Text Available Realizou-se um experimento em laboratório, com o objetivo de avaliar não só a redução do cromo hexavalente aplicado ao solo com ênfase ao efeito da aplicação de carbono orgânico, manganês divalente, mas também a participação da microbiota do solo. Utilizaram-se, como unidades experimentais, amostras de 50 g de um Argissolo, acondicionadas em sacos de polipropileno e incubadas durante 42 dias com calcário para elevar o pH a 6,0 (2,0 t ha-1 de CaCO3 + MgCO3 na proporção de 2:1, Cr6+, esterco bovino e Mn2+ nas doses de 20, 50 e 40 mg kg-1, respectivamente. Metade das amostras foi sujeita à esterilização por autoclavagem com o objetivo de eliminar a atividade biológica. A aplicação de esterco bovino e sulfato de manganês promoveu a total redução do cromo hexavalente para cromo trivalente (Cr6+ → Cr3+ no solo, em 42 dias. Os modelos, quadrático e exponencial, foram os que melhor descreveram a cinética de redução com o tempo. A redução do Cr6+ foi estimulada pela atividade microbiana, sendo 16% maior em amostras de solo não esterilizadas, que continham esterco bovino, em comparação com as mesmas amostras esterilizadas por autoclavagem. Os resultados demonstraram que a descontaminação do solo que contém teores tóxicos de Cr6+ pode ser viabilizada tanto pela incorporação de adubo orgânico como pela manutenção de sua atividade biológica.

  18. Persistência de herbicidas dessecantes aplicados em milho transgênico sobre Trichogramma pretiosum Riley, 1879 (Hymenoptera: Trichogrammatidae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rafael Antonio Pasini

    Full Text Available RESUMO O milho é um dos cereais mais cultivados no mundo e para a obtenção de altas produtividades é imprescindível o controle adequado das plantas daninhas. Contudo, a utilização de herbicidas pode comprometer os efeitos benéficos da ação dos inimigos naturais, entre eles o parasitoide de ovos Trichogramma pretiosum. O objetivo deste trabalho, foi estimar a duração da atividade nociva de herbicidas dessecantes aplicados em milho transgênico ao parasitoide T. pretiosum através de testes de persistência. Foram realizados bioensaios em laboratório, expondo-se os adultos do parasitoide aos resíduos dos herbicidas, utilizando-se as metodologias propostas pela "International Organization for Biological Control of Noxious Animals and Plants" (IOBC. Os herbicidas foram pulverizados sobre as folhas das plantas de milho transgênico, que foram levadas ao laboratório para a confecção de gaiolas de exposição, onde adultos de T. pretiosum foram expostos aos 3; 10; 17; 24 e 31 dias após esta aplicação. Foi utilizado o delineamento inteiramente casualizado, com quatro repetições para cada tratamento. A redução do parasitismo em relação à testemunha foi utilizada para classificar os agrotóxicos quanto à seletividade e, posteriormente quanto à persistência. Os herbicidas dessecantes à base de sal de isopropilamina (Glifosato® Atanor 48, Gli-Up® 480 SL, Roundup® Original, Roundup® Transorb, Roundup® WG, Shadow® 480 SL, Stinger® e Trop®, sal de potássio (Zapp® Qi 620 e de sal de amônio (Finale® foram considerados de vida curta, tendo menos de cinco dias de atividade nociva sobre o parasitoide. Assim, liberações inundativas de T. pretiosum podem ser realizadas aos três dias após pulverização destes herbicidas dessecantes.

  19. Modal depth function estimation using time-frequency analysis.

    Science.gov (United States)

    Bonnel, J; Gervaise, C; Roux, P; Nicolas, B; Mars, J I

    2011-07-01

    Acoustic propagation in shallow water is characterized by a set of depth-dependent modes, the modal depth functions, which propagate in range according to their horizontal wavenumbers. For inversion purposes, modal depth function estimation in shallow water is an issue when the environment is not known. Classical methods that provide blind mode estimation rely on the singular value decomposition of the received field at different frequencies over a vertical array of transducers. These methods require that the vertical array spans the full water column. This is obviously a strong limitation for the application of such methods in an operational context. To overcome these shortcomings, this study proposes to replace the spatial diversity constraint by a frequency diversity condition, and thus considers the case of a field emanating from an impulsive source. Indeed, because of the discrete nature of the wavenumber spectrum and due to their dispersive behavior, the modes are separated in the time-frequency domain. This phenomenon enables the design of a modal filtering scheme for signals received on a single receiver. In the case of a vertical receiver array, the modal contributions can be isolated for each receiver even when using a partial water column spanning array. This method thus eliminates the receiving constraints of classical methods of modal depth function estimation, although it imposes the use of an impulsive source. The developed algorithm is benchmarked on numerical simulations and validated on laboratory experimental data recorded in an ultrasonic waveguide. Practical applications are also discussed. © 2011 Acoustical Society of America

  20. How Much is Remembered as a Function of Presentation Modality?

    Science.gov (United States)

    Schneider, Vivian I.; Healy, Alice F.; Carlson, Kenneth W.; Buck-Gengler, Carolyn J.; Barshi, Immanuel

    2017-01-01

    According to a widespread claim often used for teaching recommendations, students remember 10 percent of what they read, 20 percent of what they hear, 30 percent of what they see, and 50 percent of what they see and hear. Clearly, the percentages cannot be correct, and there is no empirical evidence even for the ordering. To investigate the ordering, we used a laboratory paradigm that has already revealed some findings regarding the ordering of modalities for remembering information. In this paradigm, subjects are given messages instructing them to move in a grid of four stacked matrices by clicking a computer mouse. The current experiment compared 3 modalities presented either once, see (visual arrows), hear (auditory words), read (visual words); twice in succession, see see, hear hear, read read; or in two different successive modalities, see hear, hear see, see read, read see, hear read, read hear. We found better performance for messages presented twice than for those presented once, regardless of modality. For the twice-presented messages performance varied as a function of the second modality, with best performance for see and worst for read.