WorldWideScience

Sample records for analisis keselamatan reaktor

  1. REAKTOR INNOVATIVE MOLTEN SALT (IMSR DENGAN SISTEM KESELAMATAN PASIF MENYELURUH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andang Widiharto

    2015-04-01

    Full Text Available Pengembangan Teknologi Reaktor Nuklir pada masa mendatang mengarah pada peningkatan aspek keselamatan, peningkatan pendayagunaan bahan bakar, reduksi limbah radioaktif, ketahanan terhadap proliferasi bahan-bakar nuklir dan peningkatan aspek ekonomi. reaktor Innovative Molten Salt (IMSR adalah reaktor nuklir yang menggunakan bahan bakar cair berupa garam lebur fluoride (7LiF-ThF4-UF4-MaFx. Reaktor IMSR didesain sebagai reaktor pembiak termal, yaitu membiakkan U-233 dari Th-232. Hal ini untuk menjawab permasalahan sustainabilitas ketersedian sumber daya bahan bakar nuklir dan reduksi limbah radioaktif. Dalam aspek keselamatan, desain reaktor IMSR memiliki sifat inherent safe, yaitu koefisien umpan balik daya yang negatif serta memiliki fitur-fitur keselamatan pasif. Fitur-fitur keselamatan pasif terdiri dari sistem shutdown pasif, sistem pendinginan pasif pasca shutdown serta sistem pendinginan pasif untuk produk fisi. Kecelakaan yang berpotensi terjadi pada IMSR, yaitu kecelakaan kehilangan aliran bahan bakar, kecelakaan kehilangan aliran pendingin, kecelakaan kehilangan kemampuan pengambilan kalor serta kecelakaan kerusakan integritas sistem reaktor, dapat ditangani sepenuhnya secara pasif hingga mencapai kondisi shutdown selamat. Kata kunci: keselamatan pasif, inherent safe, IMSR   The next Nuclear Reactor Technology developments are directed to the increasing of the aspects of safety, fuel utility, radioactive waste reduction, proliferation retention and economy. Innovative Molten Salt Reactor (IMSR is a nuclear reactor design that uses fluoride molten salt (7LiF-ThF4-UF4-MaFx. IMSR is designed as a thermal breeder reactor, i.e. to produce U-233 from Th-232. This is the answer of natural nuclear fuel sustainability and radioactive waste problems. In term of safety aspect, IMSR design has inherent safe characteristics, i.e. negative power feedback coefficient, and passive safety features. The passive safety features are passive shutdown

  2. PENINGKATAN KINERJA SISTEM KESELAMATAN PASIF PADA REAKTOR NUKLIR DENGAN PENAMBAHAN KOMPONEN RVACS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. G. Abdullah

    2014-07-01

    Full Text Available Kelengkapan sistem keselamatan pasif dan inheren pada reaktor lanjut merupakan prasyarat utama. Makalah ini mengeksplorasi hasil desain konseptual sistem pembuang sisa panas pada pusat listrik tenaga nuklir berjenis Very High-Temperature Reactor. Tujuan riset ini untuk merancang sistem pembuang sisa panas pusat listrik tenaga nuklir yang terdapat pada dinding reaktor. Studi kinerja Reactor Vessel Auxliary Cooling System (RVACS dilakukan pada dua jenis pendingin yaitu Timbal-Bismut dan Liquid Salt. Panas dari dinding reaktor dihapus melalui sirkulasi alamiah pada keadaan tunak. Analisis melibatkan sistem perpindahan panas secara radiasi, konduksi dan konveksi alami. Perhitungan perpindahan panas dilakukan pada elemen reaktor vessel, dinding luar guard vessel, dan pelat pemisah. Hasil analisis kecelakaan menunjukkan kedua jenis sistem pendingin reaktor dan sistem pasif sisa pembuangan panas cukup menghapus sisa panas hasil peluruhan dengan sirkulasi alami.ABSTRACTCompleteness of passive safety systems and inherent in advanced reactors is a major prerequisite. This paper explores the results of a conceptual design of the heat removal system at the nuclear power plant (NPP type Very High-Temperature Reactor. The purpose of this research was to design the reactor vessel auxiliary cooling system (RVACS of NPP located within the reactor walls. The RVACS performance study was conducted on two types of coolant: Lead-Bismuth and Liquid Salt. Heat was removed from the reactor vessel through the natural circulation in the steady state. Analyses of heat transfer systems involved radiation, conduction and natural convection. Heat transfer calculations were performed on the reactor vessel, guard vessel, and perforated plate. The results from the accident analysis showed that both types, the reactor coolant system and the passive residual heat removal system, adequately remove remaining heat of the decay by a natural circulation.

  3. ANALISIS KECELAKAAN REAKTOR AKIBAT KEGAGALAN SISTEM PEMBUANG PANAS PADA REAKTOR NUKLIR GENERASI IV

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. G. Abdullah

    2012-05-01

    Full Text Available Salah satu aspek terpenting dalam proses desain reaktor nuklir adalah aspek keselamatan reaktor. Sebelum membangun reaktor secara fisik, terlebih dahulu dibuat perencaaan perhitungan yang matang termasuk melakukan simulasi kinerja keselamatannya dalam menghadapi kemungkinan kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model simulasi kecelakaan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN yang disebabkan  gagalnya sistem pembuang panas. Kecelakaan akibat gagalnya sistem pembuang panas dipicu oleh hilangnya kemampuan pendinginan dari pembangkit uap. Urutan kecelakaan ini diawali dengan hilangnya kemampuan reaktor untuk membuang panas dari loop pendingin sekunder. Selama kecelakaan, laju pembuangan panas mengalami penurunan sedangkan temperatur masukan pendingin mengalami peningkatan. Hasil simulasi memberikan gambaran bahwa reaktor dapat bertahan dari kecelakaan. Hasil analisis kecelakaan menunjukkan bahwa temperatur maksimum bahan bakar, selongsong dan pendingin memiliki batas keselamatan yang sangat besar.One of the most important aspects in nuclear reactor design process is the safety aspect. Advanced and accurate safety simulation must be performed before it can be built.  This research aims to develop a simulation model of Nuclear Power Plant (NPP accidents due to the loss of  heat sink system. Loss of heat sink accident was triggered by the loss of cooling capability of steam generators.  This  accident  sequence  began with the loss of the reactor’s ability to remove heat from the secondary cooling loop. During the accident, the heat dissipation rate decreased whereas the coolant inlet temperatures increased till a new equilibrium level. The analysis results of the accident showed that there are large safety margin to the maximum temperature of the fuel, cladding, and coolant.

  4. ANALISIS PENGENDALIAN DAYA REAKTOR PCMSR DENGAN LAJU ALIR PENDINGIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iqbal Syafin Noha

    2015-03-01

    Full Text Available Passive Compact Molten Salt Reactor (PCMSR merupakan pengembangan dari Molten Salt Reactor (MSR yang memiliki karakter berbeda dengan lima reaktor generasi IV lainnya, yaitu menggunakan bahan bakar leburan garam. Pada reaktor MSR, garam lebur tidak digunakan sebagai pendingin tetapi digunakan sebagai medium pembawa bahan bakar. Dengan fase bahan bakar yang berupa garam lebur LiF-BeF2-ThF4-UF4, maka dapat dilakukan pengendalian daya dengan mengatur laju aliran bahan bakar dan pendingin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perubahan laju alir pendingin terhadap daya reaktor PCMSR. Analisis dilakukan dengan empat jenis masukan untuk perubahan laju alir pendingin, yaitu masukan step, ramp, eksponensial, dan sinusoidal. Untuk masukan step, laju alir pendingin dibuat berubah secara mendadak. Selanjutnya untuk masukan ramp dan eksponensal, perubahan laju alir masing-masing dibuat perlahan secara linear dan mengikuti fungsi eksponensial. Kemudian untuk masukan sinusoidal, laju alir berubah naik turun secara periodik dengan memvariasikan frekuensi dari perubahan laju alir tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan laju alir pendingin sebesar 50% dari laju pendingin sebelumnya, menyebabkan daya pada reaktor PCMSR turun sebesar 63% dari daya sebelumnya. Jika terjadi fluktuasi laju aliran pendingin, maka semakin cepat perubahan tersebut, maka respon daya yang diberikan semakin kecil. Pada frekuensi yang sangat cepat, daya reaktor menjadi konstan dan cenderung tidak memiliki respon terhadap laju aliran. Hal ini merupakan salah satu aspek keselamatan reaktor, karena reaktor tidak merespon perubahan yang terlalu cepat. Kemampuan reaktor mengatur daya menyesuaikan laju aliran pendingin merupakan aspek keselamatan lainnya. Kata kunci : PCMSR, pengendalian daya, laju alir pendingin, uji respon   Passive Compact Molten Salt Reactor (PCMSR is the development of Molten Salt Reactor (MSR which has different character from other five

  5. ANALISIS LAJU DOSIS NEUTRON REAKTOR PLTN PWR 1000 MWe MENGGUNAKAN PROGRAM MCNP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amir Hamzah

    2015-03-01

    Full Text Available Dalam rangka menyongsong PLTN pertama di Indonesia, dilakukan kajian dan analisis berbagai aspek teknologi reaktor tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan laju dosis neutron di luar perisai biologik reaktor PLTN PWR 1000 MWe yang merupakan bagian dari kegiatan besar di atas. Data hasil analisis laju dosis radiasi pada posisi tertentu sangat dibutuhkan untuk menunjukkan tingkat paparan radiasi di posisi tersebut. Analisis laju dosis neutron ditentukan berdasarkan hasil analisis fluks dan spektrum neutron. Analisis fluks dan spektrum neutron di teras reaktor daya PWR 1000 Mwe dilakukan menggunakan program MCNP. Model perhitungan yang dilakukan meliputi 9 zona material yaitu, teras, air, selimut, air, tong, air, bejana tekan, beton dan lapisan udara luar. Penentuan distribusi fluks dan spektrum neutron dilakukan ke arah radial hingga di luar perisai beton dengan akurasi antara 10% hingga 30% dalam tiap kelompok energi yang jumlahnya 1 dan 50 kelompok. Hasil analisis laju dosis neutron di permukaan perisai biologik reaktor PLTN PWR 1000 MWe pada kondisi reaktor beroperasi daya penuh sudah di bawah nilai batas keselamatan. Maka dapat disimpulkan bahwa dari segi paparan radiasi neutron, penggunaan perisai radiasi beton setebal dua meter sudah memenuhi persyaratan keselamatan. Kata kunci: PLTN PWR, fluks neutron, perisai, laju dosis neutron, MCNP.   In order to meet the first nuclear power plant in Indonesia, it has been conducted a study and analysis of various aspects of reactor technology. The purpose of this study was to determine the neutron dose rates at the outside of biological shield of NPP PWR 1000 MWe reactor that is a part of the activities described above. The analysis data of radiation dose rate at a specific position is needed to show the level of radiation exposure in those positions. Analysis neutron dose rate is determined based on the results of the analysis of neutron flux. Analysis of flux and neutron spectrum in

  6. ANALISIS DESAIN PROSES SISTEM PENDINGIN PADA REAKTOR RISET INOVATIF 50 MW

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukmanto Dibyo

    2015-03-01

    Full Text Available Reaktor Riset Inovatif (RRI merupakan jenis MTR (Material Testing Reactor yang dipersiapkan ke depan sebagai desain reaktor baru. Daya RRI telah ditetapkan dari perhitungan neutronik dan termohidrolika teras yaitu 50 MW termal. Reaktor bertekanan 8 kgf/cm2 dan laju aliran massa pendingin primer 900 kg/s. Tantangan yang penting dalam menindak lanjuti desain reaktor ini adalah analisis desain pada sistem pendingin. Makalah ini bertujuan untuk menganalisis desain proses sistem pendingin utama reaktor RRI daya 50 MW (RRI-50 dengan menggunakan program Chemcad 6.1.4. Dalam analisis ini dilakukan perhitungan neraca massa dan energi (mass/energy balances pada sistem pendingin primer dan sekunder sebagai pendingin utama. Masing-masing sistem pendingin tersebut terdiri dari 2 jalur beroperasi secara paralel dan 1 jalur redundansi. Disamping itu untuk desain termal unit komponen telah dianalisis dengan program RELAP5, frenchcreek dan Metoda Analitik. Hasil analisis yang diperoleh adalah desain diagram sistem pendingin yang mencakup data parameter entalpi, temperatur, tekanan dan laju aliran massa pendingin untuk masing-masing jalur. Adapun hasil desain unit komponen utama pada RRI-50 adalah tangki tunda dengan volume 51,5 m3, 2 unit pompa sentrifugal dan 1 unit pompa cadangan pada pendingin primer daya 141 kW/pompa dan pendingin sekunder daya 206 kW/pompa, 2 unit penukar panas tipe shell-tube dengan koefisien termal overall 1377 W/m2.oC dan 4 unit menara pendingin yang mampu melepaskan panas ke udara dengan desain temperatur approach 5,0 oC dan temperatur range 9,0 oC. Desain sistem pendingin reaktor RRI-50 ini telah menetapkan parameter operasi sistem pendingin yaitu temperatur, tekanan dan laju aliran massa pendingin dengan mempertimbangkan tuntutan aspek keselamatan teras reaktor sehingga desain temperatur maksimum pendingin masuk ke teras 44,5 oC. Kata kunci : RRI 50 MW, desain sistem pendingin, program Chemcad 6.1.4   Innovative Research Reactor RRI

  7. ANALISIS SEBARAN RADIONUKLIDA PADA KONDISI NORMAL UNTUK REAKTOR AEC 1000 MW

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Kuntjoro

    2015-03-01

    Full Text Available Telah dilakukan analisis sebaran radionuklida pada reaktor daya Atomic Energy Agency (AEC 3568 MWTh, setara dengan 1000 Mwe untuk kondisi operasi normal. Analisis dilakukan untuk dua reaktor yang terpisah sejauh 500 m dan sudut 90o satu dengan yang lain. Langkah awal dalam melakukan analisis adalah menentukan suku sumber reaktor menggunakan program komputer ORIGEN2 dan EMERALD NORMAL. ORIGEN2 digunakan untuk menentukan inventori radionuklida yang terdapat di reaktor. Selanjutnya dengan dengan menggunakan program EMERALD NORMAL dihitung suku sumber yang sampai ke cerobong reaktor. Untuk menganalisis dosis yang diterima penduduk dilakukan dengan menggunakan program PC-CREAM. Perhitungan dilakukan untuk satu dan dua PLTN di calon tapak PLTN. Hasil yang diperoleh adalah sebaran radionuklida terbesar untuk satu PLTN pada jarak 1 km dan kearah zona 9 (191,25o dan untuk dua PLTN pada jarak 1 km dan kearah zona 10 (213,75o. Radionuklida yang sampai ke penduduk melalui dua alur yaitu alur makanan dan hirupan. Untuk alur makanan berasal dari radionuklida I-131, dan terbesar melalui alur produk susu sebesar 53,40 % untuk satu maupun dua PLTN . Untuk alur hirupan ranionuklida pemberi kontribusi paparan terbesar berasal dari Kr-85m sebesar 53,80 %. Dosis total terbesar yang diterima penduduk terdapat pada jarak 1 Km untuk bayi yaitu sebesar 4,10 μSi dan 11,26 μSi untuk satu dan dua PLTN. Hasil ini sangat kecil dibandingkan dengan batas dosis yang diijinkan oleh badan pengawas (BAPETEN untuk penduduk yaitu sebesar 1 mSi. Kata Kunci : Reaktor daya, komputer code, radionuklida, alur makanan, hirupan   Analysis for radionuclide dispersion for the Atomic Energy Agency (AEC 3568 MWth Power Reactor, equal to the 1000 MWe at normal condition has been done. Analysis was done for two piles that is separated by 500 m distance and angle of 90o one to other. Initial pace in doing the analysis is to determine reactors source term using ORIGEN2 and EMERALD NORMAL

  8. ANALISIS MODEL TERAS 3-DIMENSI UNTUK EVALUASI PARAMETER KRITIKALITAS REAKTOR PWR MAJU KELAS 1000 MW

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tagor Malem Sembiring

    2015-04-01

    Full Text Available Setelah kejadian Fukushima, penggunaan sistem keselamatan pasif menjadi persyaratan yang penting untuk PLTN. PLTN jenis PWR maju kelas 1000 yang didesain oleh Westinghouse, AP1000, memiliki fitur keselamatan pasif disamping sederhana dan modular. Sebelum memilih suatu PLTN, maka perlu dilakukan suatu evaluasi terhadap parameter desainnya. Salah satu parameter yang penting dalam keselamatan adalah kritikalitas teras. Permasalahan pokok dalam mengevaluasi parameter kritikalitas teras AP1000 tidak adanya data komposisi material SS304 dan H2O di daerah reflektor dan diameter penyerap SS304. Dengan demikian tujuan penelitian ini adalah mendapatkan model teras 3-dimensi AP1000 dan siap diaplikasikan dalam evaluasi parameter kritikalitas teras. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa komposisi terbaik SS304 dan H2O di reflektor teras bagian atas dan bawah masing-masing 50 vol%, sedangkan diameter penyerap SS304 adalah 0,960 cm. Evaluasi konsentrasi boron kritis menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan nilai desain. Meskipun penyebab utama dari perbedaan ini belum diketahui, akan tetapi dapat dibuktikan bahwa konsentrasi boron kritis sangat sensitif dengan densitas UO2. Untuk reaktivitas padam, reaktor AP1000 memiliki margin subkritikalitas teras yang besar untuk satu siklus operasi. Dengan demikian teras yang diusulkan dapat digunakan sebagai acuan untuk evaluasi parameter teras lainnya atau perangkat analitis lainnya dalam rangka mengevaluasi desain reaktor AP1000. Kata kunci: AP1000, kritikalitas, konsentrasi boron kritis, reaktivitas padam   After the Fukushima accident, the use of passive safety system becomes an important requirement for the nuclear power plant (NPP. The advanced PWR NPP with 1000 MW (electric class, designed by Westinghouse, AP1000, a reactor with the passive safety features as well as simple and modular. Before selecting a nuclear power plant, there should be an evaluation of the design parameter. One important parameter in

  9. ANALISIS DAN PENGUKURAN PARAMETER REAKTOR KARTINI UNTUK PENERAPAN METODE K0-NAA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Murniasih

    2015-03-01

    Full Text Available Metode k0-NAA merupakan metode analisis yang banyak digunakan dengan berbagai keunggulan. Dalam penerapan metode k0-NAA diperlukan nilai parameter reaktor (f dan α, maka tujuan penelitian ini adalah akan dilakukan pengukuran nilai parameter f dan α di fasilitas Lazy Susan reaktor Kartini. Metode yang digunakan meliputi metode Cd-ratio dan triple bare. Telah diukur nilai parameter tersebut pada tiga lubang iradiasi di fasilitas Lazy Susan. Diperoleh perbedaan hasil pengukuran nilai parameter yang signifikan pada setiap lubang iradiasi, nilai ƒ berkisar 13,713 - 22,128 dan α berkisar -0,060 – 0,068. Hasil pengukuran f dan α dengan metode Cd-ratio, memberikan nilai yang lebih stabil dibandingkan metode triple bare. Nilai f dan α yang diperoleh dapat dijadikan basis data pada penerapan metode k0-NAA untuk analisis sampel di laboratorium AAN – PSTA. Kata kunci: parameter reaktor, reaktor Kartini, k0-NAA, fluks neutron   The k0-NAA method is an analysis method that widely used by many of the advantages. In the application of k0-NAA method needed valuea of reactor parameters (f and α, then the purpose of the research would be conducted meaasurement parameter values f and α in the Lazy Susan Kartini reactor facilities. The methods used include Cd-ratio and triple bare methods. The parameter value has been measured in three channels in the irradiation facilities Lazy Susan. Differences of measurement results obtained parameter values are significant in each channel irradiation, the value of ƒ ranged from 13.713 to 22.128 and the value of α ranged from -0.060 – 0.068. The results of measurements for the f and α with the Cd-ratio method, providing more stable value than the triple bare method. The value of f and α obtained can be used a database for the application of k0-NAA method for sample analysis in the laboratory NAA – CAST. Keywords: reactor parameter, Kartini reactor, k0-NAA, neutron flux

  10. PENGARUH DAYA DAN DURASI OPERASI REAKTOR TERHADAP KONSENTRASI 3H DAN 14C DI AIR SISTEM PENDINGIN PRIMER REAKTOR RSG-GAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pande Made Udiyani

    2015-03-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian terhadap pengaruh daya dan durasi operasi reaktor terhadap konsentrasi 3H dan 14C dalam air sistem pendingin primer reaktor RSG-GAS. Keberadaan nuklida 3H dan 14C di dalam air sistem pendingin primer reaktor RSG-GAS merupakan hasil produk fisi dan aktivasi. Nuklida radioaktif ini mempunyai potensi bahaya radiasi interna dan eksterna, karena mempunyai umur paro yang panjang yaitu 12,26 tahun untuk 3H dan 5568 tahun untuk 14C, sehingga mempunyai dampak radiologis yang sangat berarti. Analisis dan pengukuran contoh cuplikan air pendingin primer dilakukan dengan menggunakan alat LSC (Liquid Scintillation Counter. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh daya dan durasi operasi reaktor terhadap konsentrasi nuklida 3H dan 14C dalam air sistem pendingin primer, korelasi konsentrasi kedua nuklida dengan komponen sistem reaktor yang berkaitan dengan penuaan komponen, dan estimasi penerimaan radiasi terhadap pekerja radiasi di reaktor RSG-GAS dalam kaitan dengan keselamatan daerah kerja dan keselamatan personil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa besarnya konsentrasi 3H dan 14C di air sistem pendingin primer reaktor RSG-GAS sebanding dengan daya yang dibangkitkan dan durasi operasi reaktor. Pertambahan konsentrasi 3H dan 14C di kolam reaktor RSG-GAS yang pesat setelah lima tahun pertama operasi reaktor diperkirakan karena intensitas pengoperasian reaktor yang tinggi, dan adanya proses akumulasi nuklida yang mempunyai umur paro yang panjang. Hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan untuk mengkaji keselamatan operasi reaktor, keselamatan personil, keselamatan kerja, dan proses penuaan reaktor. Kata kunci : air pendingin primer, 3H, 14C, reaktor RSG-GAS   The influence of reactor power and operation duration on concentration of 3H and 14C in primary coolant water system RSG-GAS reactor has been studied. The existence of nuclides 3H and 14C in primary coolant system RSG-GAS reactor is a result of fission product and

  11. PSA LEVEL 3 DAN IMPLEMENTASINYA PADA KAJIAN KESELAMATAN PWR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pande Made Udiyani

    2015-03-01

    Full Text Available Kajian keselamatan PLTN menggunakan metodologi kajian probabilistik sangat penting selain kajian deterministik. Metodologi kajian menggunakan Probabilistic Safety Assessment (PSA Level 3 diperlukan terutama untuk estimasi kecelakaan parah atau kecelakaan luar dasar desain PLTN. Metode ini banyak dilakukan setelah kejadian kecelakaan Fukushima. Dalam penelitian ini dilakukan implementasi PSA Level 3 pada kajian keselamatan PWR, postulasi kecelakan luar dasar desain PWR AP-1000 dan disimulasikan di contoh tapak Bangka Barat. Rangkaian perhitungan yang dilakukan adalah: menghitung suku sumber dari kegagalan teras yang terjadi, pemodelan kondisi meteorologi tapak dan lingkungan, pemodelan jalur paparan, analisis dispersi radionuklida dan transportasi fenomena di lingkungan, analisis deposisi radionuklida, analisis dosis radiasi, analisis perlindungan & mitigasi, dan analisis risiko. Kajian menggunakan rangkaian subsistem pada perangkat lunak PC Cosyma. Hasil penelitian membuktikan bahwa implementasi metode kajian keselamatan PSA Level 3 sangat efektif dan komprehensif terhadap estimasi dampak, konsekuensi, risiko, kesiapsiagaan kedaruratan nuklir (nuclear emergency preparedness, dan manajemen kecelakaan reaktor terutama untuk kecelakaan parah atau kecelakaan luar dasar desain PLTN. Hasil kajian dapat digunakan sebagai umpan balik untuk kajian keselamatan PSA Level 1 dan PSA Level 2. Kata kunci: PSA level 3, kecelakaan, PWR   Reactor safety assessment of nuclear power plants using probabilistic assessment methodology is most important in addition to the deterministic assessment. The methodology of Level 3 Probabilistic Safety Assessment (PSA is especially required to estimate severe accident or beyond design basis accidents of nuclear power plants. This method is carried out after the Fukushima accident. In this research, the postulations beyond design basis accidentsof PWR AP - 1000 would be taken, and simulated at West Bangka sample site. The

  12. ANALISIS PENGARUH IRADIASI FLUENS NEUTRON CEPAT TERHADAP BERILIUM REFLEKTOR REAKTOR RSG-GAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Kuntjoro

    2015-04-01

    Full Text Available Telah dilakukan analisis iradiasi fluens neutron cepat terhadap berilium reflektor reaktor RSG-GAS. Analisis dilakukan dengan cara melakukan pengukuran fluks neutron di posisi berilium elemen dan berilium blok yang berfungsi sebagai reflector. Selanjutnya dilakukan perhitungan untuk menentukan apakah ada pengaruh fluens neutron selama berilium berada di teras reaktor. Selain cara tersebut dilakukan pula visualisasi untuk memastikan ada tidaknya deformasi pada berilium akibat iradiasi. Hasil pengukuran fluks dan fluens neutron cepat maksimal pada daya 200 kW untuk berilium elemen posisi E-2 sebesar 2,30E+07 n/cm2s dan 4,19E+17 n/cm2, J-8 sebesar 3,70E+07 n/cm2s dan 6,74E+17 n/cm2. Hasil pengukutan pada posisi B-3 sebesar 2,19E+12 n/cm2s dan 3,99E+22 n/cm2, G-10 sebesar 2,12E+12 n/cm2s dan 3,86E+22 n/cm2, serta berilium blok posisi (5-6 sebesar 5,02E+07 n/cm2s dan 9,15E+17 n/cm2, (C-D sebesar 2,32E+07 n/cm2s dan 4,23E+17 n/cm2. Deformasi yang diperoleh untuk berilium elemen (∆L/L posisi E-2 sebesar 1,12E-08, J-8 sebesar 1,84E-08, B-3 sebesar 1,60E-03, posisi G-10 sebesar 1,55E-03, sedangkan pada berilium blok di posisi 5-6 sebesar 2,52E-08 dan C-D sebesar 1,13E-08. Dari hasil ini disimpulkan tidak terjadi deformasi pada berilium elemen dan berilium blok. Hasil ini dibuktikan pula dari pengamatan visual, dimana tidak terlihat adanya deformasi pada berilium tersebut. Kata kunci : fluks, fluens, berilium elemen, berilium blok   Analysis of influence fast neutron fluence irradiated to the RSG-GAS beryllium reflector have been done. Methods of analysis was carried out by measuring fluxs neutron in beryllium element and block positio that function as reflector. The calculation done for determination it is there any influence of neutron as long as beryllium in the core. Bisede that, visualization done to make sure it there is any deformation at beryllium as efect of irradiation. Fluxs and fluences of beryllium element measurement result in 200 k

  13. KESELAMATAN PENGELASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarjito Jokosisworo

    2012-03-01

    Full Text Available Welding Inspector seringkali bekerja di tempat yang sama dengan tukang las mempunyai resiko terkena kecelakaan kerja seperti: terkena aliran listrik, jatuh, radiasi, mata terkena sinar ultra violet, dan partikel/debu di udara, asap dan gas serta kejatuhan benda-benda. Maka keselamatan kerja seorang welding inspector tidak boleh dipandang ringan. Welding Inspector dan pekerja lain yang bekerja di tempat pemotongan dan pengelasan harus memperhatikan semua faktor keselamatan, seperti penggunaan kacamata las, topi kerja/helm, pakaian kerja/wehrpak, sarung tangan kulit dan peralatan lain.

  14. OPTIMASI DESAIN TERMOHIDROLIKA TERAS DAN SISTEM PENDINGIN REAKTOR RISET INOVATIF DAYA TINGGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endiah Puji Hastuti

    2015-10-01

    Full Text Available ABSTRAK OPTIMASI DESAIN TERMOHIDROLIKA TERAS DAN SISTEM PENDINGIN REAKTOR RISET INOVATIF DAYA TINGGI. Implementasi reaktor inovasi telah diterapkan pada berbagai reaktor riset baru yang saat ini sedang dibangun.  Pada saat ini BATAN sedang merancang desain konseptual reaktor riset daya tinggi yang telah masuk pada tahap optimasi desain. Spesifikasi desain konseptual reaktor riset inovatif adalah reaktor tipe kolam berpendingin air dan reflektor D2O. Teras reaktor memiliki kisi 5x5 dengan 16 bahan bakar dan 4 batang kendali. Teras reaktor berada di dalam tabung berisi D2O yang berfungsi sebagai posisi iradiasi. Daya reaktor 50 MW didesain untuk membangkitkan fluks neutron termal sebesar 5x1014 n/cm2s. Teras reaktor berbentuk kompak dan menggunakan bahan bakar U9Mo-Al dengan tingkat muat uranium 7-9 gU/cm3. Desain termohidrolika yang mencakup pemodelan, perhitungan dan analisis kecukupan pendingin dibuat sinergi dengan desain fisika teras agar keselamatan reaktor terjamin. Makalah ini bertujuan menyampaikan hasil analisis perhitungan termohidrolika teras dan sistem reaktor riset inovatif pada kondisi tunak. Analisis dilakukan menggunakan program perhitungan yang telah tervalidasi, masing-masing adalah Caudvap, PARET-ANL, Fluent dan ChemCad 6.4.1. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa pembangkitan panas yang tinggi dapat dipindahkan tanpa menyebabkan pendidihan dengan menerapkan desain teras reaktor bertekanan, di samping itu desain awal komponen utama sistem pembuangan panas yang terintegrasi telah dilakukan, sehingga konseptual desain termohidrolika RRI-50 dapat diselesaikan. Kata kunci : reaktor riset inovatif, Caudvap, PARET-ANL, Fluent, ChemCad 6.4.1.   ABSTRACT THERMALHYDRAULIC DESIGN AND COOLING SYSTEM OPTIMIZATION OF THE HIGH POWER INOVATIVE RESEARCH REACTOR. Reactor innovation has been implemented in a variety of new research reactors that currently are being built. At this time BATAN is designing a conceptual design of the high power

  15. Analisis dan Optimasi Desain Sistem Reaktor Gas Temperatur Tinggi RGTT200K dan RGTT200KT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Dhandhang Purwadi

    2013-03-01

    dengan penyelesaian persamaan aljabar linier dari model RGTT200K dan RGTT200KT. Dari analisis dan optimasi ini dihasilkan desain konseptual sistem RGTT200K dan RGTT200KT dengan spesifikasi thermal-flow teras sama, dan peningkatan EUF dari 63% menjadi 80,14% (untuk RGTT200K dan dari 63,6% menjadi 78,02% (untuk RGTT200KT.

  16. PENENTUAN KANDUNGAN UNSUR PADA INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL RSUP DR. SOERADJI TIRTONEGORO KLATEN DENGAN METODE ANALISIS AKTIVASI NEUTRON REAKTOR KARTINI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Niati

    2012-01-01

    Full Text Available Limbah cair hasil aktivasi manusia misalnya di Rumah Sakit harus diolah terlebih dahulu sebelum dialirkan ke lingkungan. Pengolahan limbah cair ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya suatu hal yang berbahaya atau tidak aman bagi lingkungan. Permasalahan yang dikaji adalah dengan mengetahui jenis unsur dan kadarnya apakah melebihi dari batas kadar baku mutu limbah dan air minum. Metode  Analisis Aktivasi Neutron (AAN untuk analisis kualitatif yaitu mengetahui jenis unsur dan analisis kuantitatif yaitu menghitung kadar dari jenis unsur tersebut. Sampel limbah cair diaktivasi menggunakan sumber neutron dari Reaktor Kartini, kemudian dicacah menggunakan Spektrometri-γ, barulah analisis kualitatif dan kuantitatif dapat dilakukan. Hasil penelitian sampel air sumur dan limbah cair RS secara kualitatif terdapat jenis unsur dengan waktu peluruhan pendek seperti : Fe, Cl, dan Al dan waktu peluruhan panjang terdapat jenis unsur Br dan Na. Secara kuantitatif untuk waktu peluruhan pendek dengan evaporasi kadar Cl antara (0,0849-3,01E-06 ppm, kadar Al antara (2,3197-3,9841E-07 ppm; tanpa evaporasi kadar Cl antara (0,65785-2,3197E-07 ppm, kadar Al antara (2,5113-2,7761E-09 ppm. Untuk waktu peluruhan panjang dengan evaporasi kadar Br antara (0,069846-1,9147E-04 ppm, kadar Na antara (0,8058-3,2544E-05 ppm; tanpa evaporasi kadar Br 5,031E-06 ppm, kadar Na antara (6,7857-8,3285E-07 ppm. Dari hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa waktu peluruhan dan perbedaan perlakuan sampel mengakibatkan jenis unsur dan kadar unsur yang dihasilkan juga berbeda-beda. Berdasarkan penghitungan kadar jenis unsur dan setelah dibandingkan dengan kadar baku mutu limbah dan mutu air maka limbah cair RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten dalam batas aman apabila dibuang ke lingkungan dan air sumur tersebut juga aman untuk dikonsumsi. Kata kunci : Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL, AAN, Reaktor Kartini

  17. DESAIN KONSEPTUAL PERISAI RADIASI REAKTOR RRI-50

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amir Hamzah

    2015-06-01

    Full Text Available ABSTRAK DESAIN KONSEPTUAL PERISAI RADIASI REAKTOR RRI-50. Salah satu parameter yang harus dipenuhi dalam mendesain reaktor nuklir adalah desain perisai radiasi yang dapat menjamin keamanan dan keselamatan radiasi bagi pekerja dan masyarakat sekitar. Pada penelitian ini dilakukan desain perisai radiasi RRI-50 dengan elemen bakar berjenis U9Mo-Al berkerapatan tinggi dengan tipe pelat sebanyak 21 buah dan berdimensi seperti elemen bakar RSG-GAS tapi panjang aktifnya 70 cm. Konfigurasi teras terdiri dari 16 elemen bakar dan 4 elemen kendali serta 5 posisi iradiasi sehingga membentuk matriks 5 x 5. Tujuan dari penelitian ini adalah mendesain perisai radiasi dan menentukan distribusi laju dosis di daerah kerja dan di lingkungan reaktor RRI-50. Tahapan awal penelitian adalah perhitungan kuat sumber dan inventori bahan radioaktif teras reaktor dengan mensimulasikan operasi 50 MW selama 20 hari tiap siklus menggunakan program ORGEN2.1. Berdasarkan kuat sumber tersebut dan model yang dibuat menggunakan program VisEd, maka dilakukan analisis penentuan parameter perisai radiasi secara iteratif menggunakan program MCNPX. Pada tahap akhir, dilakukan analisis distribusi laju dosis di seluruh ruang di dalam dan di luar gedung reaktor juga menggunakan program MCNPX. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa ketinggian permukaan air adalah 1000 cm dan kombinasi 90 cm beton berat dan 60 cm beton biasa dapat digunakan sebagai perisai biologi. Desain perisai tersebut mereduksi laju dosis menjadi 0,05 µSv/jam di Balai Operasi sementara di Balai Eksperimen dan di luar gedung reaktor menjadi 4,2 µSv/jam dan 0,03 µSv/jam pada saat reaktor beroperasi. Hasil penelitian juga menunjukkan pemasagan perisai tambahan setebal 280 cm berjarak 300 cm di depan tabung berkas neutron radial yang terbuka mereduksi laju dosis gamma dan neutron menjadi 3,3 µSv/jam dan 3,1x10-11 µSv/jam. Hasil-hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desain perisai radiasi yang dibuat membuat reaktor

  18. ANALISIS DISTRIBUSI KECEPATAN PENDINGIN DALAM ELEMEN BAKAR TIPE PELAT MENGGUNAKAN METODE CFD UNTUK REAKTOR RISET RSG-GAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Subekti

    2015-03-01

    Full Text Available Eksperimen pengukuran distribusi kecepatan pendingin dalam subkanal elemen bakar reaktor riset RSG-GAS sulit dilakukan karena lebar celah yang sangat kecil dan terletak di dalam elemen bakar. Oleh karena itu diperlukan perhitungan untuk memprediksi distribusi kecepatan pendingin dalam subkanal untuk mengkonfirmasi bahwa keberadaan handle tidak merusak distribusi kecepatan pendingin masuk ke dalam setiap subkanal. Perhitungan ini memerlukan metode CFD yang memperhatikan interior 3 dimensi. Perhitungan distribusi kecepatan pendingin dalam subkanal juga belum pernah dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah melakukan investigasi distribusi kecepatan pendingin elemen bakar tipe pelat menggunakan metode CFD 3 dimensi untuk reaktor riset RSG-GAS. Penelitian ini juga sangat diperlukan sebagai bagian dari pengembangan desain termohidrolika elemen bakar untuk reaktor riset inovatif. Pemodelan menggunakan ½ model dalam perangkat lunak Gambit dan perhitungan menggunakan persamaan Turbulen dalam perangkat lunak FLUENT 6.3. Hasil perhitungan kecepatan pendingin tiga dimensi dalam subkanal menggunakan metode CFD lebih rendah sekitar 4,06% dari pada hasil perhitungan satu dimensi karena perhitungan satu dimensi mengabaikan keberadaan handle. Kata kunci: Aliran pendingin, elemen bakar, reaktor riset, kondisi tunak, CFD   The measurement experiment for coolant-velocity distribution in the subchannel of fuel element of RSG-GAS research reactor is difficult to be carried out due to too narrow channel and subchannel placed inside the fuel element. Hence, the calculation is required to predict the coolant-velocity distribution inside subchannel to confirm that the handle presence does not ruin the velocity distribution into every subchannel. This calculation utilizes CFD method, which respect to 3-dimension interior. Moreover, the calculation of coolant-velocity distribution inside subchannel was not ever carried out. The research object is to investigate the

  19. INVESTIGASI KARAKTERISTIK TERMOHIDROLIKA TERAS REAKTOR DAYA KECIL DENGAN PENDINGINAN SIRKULASI ALAM MENGGUNAKAN RELAP5

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susyadi Susyadi

    2016-02-01

    Full Text Available ABSTRAK INVESTIGASI KARAKTERISTIK TERMOHIDROLIKA TERAS REAKTOR DAYA KECIL DENGAN PENDINGINAN SIRKULASI ALAM MENGGUNAKAN RELAP5. Reaktor modular daya-kecil (small modular reactor, SMR memiliki prospek tinggi untuk dibangun di Indonesia. Keluaran dayanya yang relatif kecil dan disainnya yang kompak serta dapat dikonstruksi secara modular memberikan keunggulan fleksibilitas pembangunan yang lebih baik dibanding reaktor konvensional berdaya besar. Disain sistem reaktor kategori ini sangat bervariasi, salah satu diantaranya adalah jenis reaktor air tekan (pressurized water reactor, PWR yang menerapkan sirkulasi alamiah pada sistem pendingin primernya. Selain itu reaktor ini juga memiliki teras (core lebih pendek dibanding PWR konvensional. Dari kedua perbedaan tersebut maka terdapat kemungkinan perbedaan pola perpindahan panas yang dapat berimplikasi terhadap keselamatan secara keseluruhan. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan investigasi terhadap karakteristik termohidrolika teras reaktor tersebut khususnya karakteristik temperatur fluida dan bahan bakar serta laju alir fluidanya. Tujuannya adalah untuk mengetahui perbedaan marjin keselamatan temperatur teras reaktor bila dibanding dengan PWR konvensional. Investigasi dilakukan dengan menggunakan program RELAP5, dimana secara parsial teras reaktor dimodelkan menggunakan model-model generik yang ada pada program dan dilakukan beberapa perhitungan kondisi tunak. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa saat beroperasi pada daya nominalnya, reaktor modular ini memiliki margin temperatur pendidihan sebesar 2K lebih baik dibanding reaktor konvensional. Selain itu, keunggulan marjin keselamatan reaktor modular daya-kecil ini juga ditunjukkan dari naiknya laju alir mengikuti kenaikan dayanya yang berarti memiliki sifat keselamatan yang melekat (inherent safety. Kata kunci: reaktor modular daya-kecil, PWR, sirkulasi alam, RELAP5, termohidrolika   ABSTRACT INVESTIGATION ON CORE THERMAL HYDRAULIC

  20. ANALISIS TRANSIEN PADA FIXED BED NUCLEAR REACTOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Rizaal

    2015-03-01

    Full Text Available Desain teras Fixed Bed Nuclear Reactor (FBNR yang modular memungkinkan pengendalian daya dapat dilakukan dengan mengatur ketinggian suspended core dan laju aliran massa pendingin. Tujuan penelitian ini adalah mempelajari perubahan daya termal teras sebagai akibat perubahan laju aliran massa pendingin yang masuk ke teras reaktor dan perubahan ketinggian suspended core serta mempelajari karakteristik keselamatan melekat yang dimiliki FBNR saat terjadi kegagalan pelepasan kalor (loss of heat sink. Keadaan neutronik teras dimodelkan pada kondisi tunak dengan menggunakan paket program Standard Reactor Analysis Code (SRAC untuk memperoleh data fluks neutron, konstanta grup, fraksi neutron kasip, konstanta peluruhan prekursor neutron kasip, dan beberapa parameter teras penting lainnya. Selanjutnya data tersebut digunakan pada perhitungan transien sebagai syarat awal. Analisis transien dilakukan pada tiga kondisi, yaitu saat terjadi penurunan laju aliran massa pendingin, saat terjadi penurunan ketinggian suspended core, dan saat terjadi kegagalan sistem pelepasan kalor. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini menunjukkan bahwa penurunan laju aliran massa pendingin sebesar 50%, dari kondisi normal, menyebabkan daya termal teras turun 28% dibanding daya sebelumnya. Penurunan ketinggian suspended core sebesar 30% dari ketinggian normal menyebabkan daya termal teras turun 17% dibanding daya sebelumnya. Sementara untuk kondisi kegagalan sistem pelepasan kalor, daya termal teras mengalami penurunan sebesar 76%. Dengan demikian, pengendalian daya pada FBNR dapat dilakukan dengan mengatur laju aliran massa pendingin dan ketinggian suspended core, serta keselamatan melekat yang handal pada kondisi kegagalan sistem pelepasan kalor. Kata kunci: FBNR, transien, daya, laju aliran massa, suspended core Modular in design enables Fixed Bed Nuclear Reactor (FBNR power controlled by the adjustment of suspended core and coolant flow rate. The main purposes of this paper

  1. PEMODELAN DAN ANALISIS SEBARAN RADIONUKLIDA DARI PWR PADA KONDISI ABNORMAL DI TAPAK BOJANEGARA-SERANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Kuntjoro

    2015-04-01

    Full Text Available Penambahan pembangkit listrik yang baru khususnya pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN berpotensi memberikan konsekuensi radiologis pada masyarakat dan lingkungan, karena adanya lepasan radioaktif dalam kondisi operasi normal maupun abnormal. Oleh karena itu maka pengelola reaktor nuklir harus bisa menyediakan data dan argumentasi yang kuat untuk menjelaskan tentang keselamatan PLTN terhadap lingkungan. Untuk itu perlu dilakukan analisis kondisi abnormal yang terjadi pada PLTN yang akan memberikan konsekuensi radiologis pada lingkungan. Analisis dilakukan dengan membuat pemodelan simulasi kondisi abnormal yang dipostulasikan pada PLTN tipe PWR 1000 MWe serta simulasi dan pemodelan pola potensi lingkungan sebagai daya dukung tapak terhadap penerimaan konsekuensi radiologis tersebut. Pemodelan fenomena transport radionuklida dari teras reaktor sampai ke luar dari sungkup reaktor dilakukan menggunakan perangkat lunak EMERALD dan pemodelan pola dispersi radioaktivitas ke lingkungan dari reaktor meliputi simulasi kondisi meteorologi, distribusi penduduk, produksi dan konsumsi masyarakat pada kondisi ekstrim di daerah studi, menggunakan perangkat lunak GIS, Arcview, Windrose, dan PC COSYMA. Pemodelan konsekuensi radiologis menggunakan tapak contoh daerah Bojanegara-Kramatwatu Pantai Serang-Banten. Dengan menggunakan data sourceterm, data meteorologi dan data dispersi (sebaran penduduk, produksi pertanian dan ternak dan modeling alur paparan (pathway, dihasilkan model sebaran radionuklida dan penerimaan paparan radiasi di lingkungan tapak Bojanegara-Serang, dengan penerimaan dosis radiasi di bawah batas yang diijinkan badan regulator BAPETEN. Kata kunci : PLTN, radioaktivitas, pola dispersi, keselamatan   Additional of electrical power especially Nuclear Power Plant will give radiological consequences to population and environment due to radioactive release in normal and abnormal condition. In consequence the management of nuclear power plant must

  2. DESAIN TERAS ALTERNATIF UNTUK REAKTOR RISET INOVATIF (RRI DARI ASPEK NEUTRONIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iman Kuntoro

    2015-03-01

    Full Text Available Berdasarkan dokumen kriteria pengguna dan fungsi utamanya, Reaktor Riset Inovatif (RRI dipersyaratkan dapat menghasilkan fluks neutron termal maksimum 1×1015 neutron cm-2s-1. Hal ini diperlukan agar reaktor RRI dapat digunakan untuk target yang membutuhkan fluks neutron tinggi. Dalam penelitian sebelumnya diperoleh bahwa desain reaktor RRI tidak mungkin menghasilkan fluks neutron tersebut jika menggunakan bahan bakar seperti yang digunakan reaktor RSG-GAS. Hal ini diduga karena dimensinya terlalu besar, mengingat fluks neutron berbanding terbalik dengan volume teras. Tujuan penelitaian ini adalah untuk mendapatkan desain teras alternatif reaktor RRI yang memenuhi persyaratan fluks neutron termal tersebut. Alternatif bahan bakar yang dipilih adalah yang dipakai di reaktor JMTR (Japan Material Testing Reactor yang berdimensi lebih kecil dibanding reaktor RSG-GAS. Disamping itu tinggi aktif teras divariasi 70 cm dan 75 cm. Desain teras dilakukan dengan perangkat analaitik WIMS-D5B, Batan-FUEL dan Batan-3DIFF. Teras alternatif menggunakan konsep konfigurasi teras kompak 5×5 dengan 4 elemen kendali jenis follower. Berdasarkan hasil perhitungan ada 3 (tiga teras alternatif yang dapat memenuhi persyaratan tersebut, termasuk teras menggunakan bahan bakar reaktor RSG-GAS dengan menambah tinggi aktifnya menjadi 70 cm dari 60 cm. Dengan menganalisis seluruh aspek, keselamatan serta efisiensi dan efektivitas reaktor, maka teras alternatif dengan bahan bakar tipe JMTR dengan tinggi aktif 70 cm merupakan teras alternatif yang terbaik. Kata kunci: neutronik, teras kompak, reaktor riset inovatif, fluks neutron termal tinggi   Based on its User Requirement Document and main function, RRI shall be able to provide a maximum thermal neutron flux of 1×1015 neutron cm-2s-1. The reason is that the RRI reactor can serve targets requiring a high neutron flux. From the previous results it was obtained that RRI design using fuel of RSG-GAS type was not possible to

  3. ANALISIS TRANSIEN PADA PASSIVE COMPACT MOLTEN SALT REACTOR (PCMSR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Makrus Imron

    2015-04-01

    Full Text Available Penggunaan bahan bakar cair berupa garam LiF-BeF2-ThF4-UF4 pada Passive Compact Molten Salt Reactor (PCMSR meyebabkan pengendalian daya pada PCMSR dapat dilakukan dengan mengendalikan laju aliran bahan bakar dan pendingin. Sedangkan dari sistem keselamatan, penggunaan bahan bakar cair menjadikan PCMSR memiliki karakter keselamatan melekat (inherent safety yang baik. Pada penelitian ini telah dilakukan analisis transien PCMSR pada tiga kondisi, yaitu: ketika terjadi perubahan laju aliran bahan bakar, ketika terjadi perubahan laju aliran pendingin dan ketika terdapat kegagalan pada sistem pelepasan panas (loss of heat sink. Penelitian dilakukan dengan memodelkan reaktor pada kondisi tunak menggunakan paket program. Standart Reactor Analysis Code (SRAC. Selanjutnya dari keluaran paket program SRAC diperoleh data data yang meliputi fluks netron,konstanta grup, kontanta peluran prekusor netron, fraksi netron kasip untuk perhitungan transien. Penelitian ini menunjukkan bahwa penurunan laju aliran bahan bakar sebesar 50 % dari laju bahan bakar sebelumnya, menyebabkan daya pada PCMSR turun menjadi 78 % dari daya sebelumnya. Dan penurunan laju aliran pendingin sebesar 50 % dari laju pendingin sebelumnya, menyebabkan daya pada PCMSR turun menjadi 63 % dari daya sebelumnya. Sedangkan pada saat terjadi loss of heat sink daya PCMSR menunjukkan penurunan. Kata kunci: PCMSR, transien, daya, laju aliran.   The use of liquid fuels in the form of molten salts LiF-BeF2-ThF4-UF4 in Passive Compact Molten Salt Reactor (PCMSR makes power control at PCMSR can be done by controlling the flow rate of fuel and coolant. In addition, from safety systems aspect, the use of liquid fuels makes PCMSR has good inherent safety characteristics. In this study transient analysis has been carried out on three conditions of PCMSR, namely when the fuel flow rate is changing, when the coolant flow rate is changing and when there is loss of heat sink condition. This research is

  4. STUDI DESAIN DOWN SCALE TERAS REAKTOR DAN BAHAN BAKAR PLTN JENIS PEBBLE BED MODULAR REACTOR – HTR 100 MWe

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Slamet Parmanto

    2015-04-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian terhadap teras reaktor Pebble Bed Modular Reactor (PBMR dengan daya 100 Mwe berbahan bakar UO2. Reaktor ini menggunakan moderator grafit dan helium sebagai pendingin. Studi down scale dilakukan tanpa mengubah geometri teras maupun geometri bahan bakar. Parameter yang dianalisis adalah kritikalitas teras, reaktivitas lebih, koefisien reaktivitas temperatur bahan bakar, moderator dan pendingin serta nilai ekonomis bahan bakar. Dari penelitian ini diharapkan diperoleh desain bahan bakar yang bernilai ekonomis dan memiliki fitur keselamatan melekat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan program SRAC 2003. Hasil yang diperoleh adalah desain bahan bakar UO2 berbentuk pebble dengan pengkayaan 10% U235 dan 90 ppm racun dapat bakar Gd2O3. Nilai faktor multipilkasi effektif keff pada beginning of life (BOL adalah 1,01115 dan menjadi 1,00588 setelah 2658 hari operasi reaktor (EOL. Koefisien reaktivitas temperatur total diperoleh sebesar - 3,25900E-05 ∆k/k/K saat BOL dan -1,10615E-04 ∆k/k/K saat end of life (EOL. Reaktor ini memenuhi karakteristik keselamatan melekat ditandai dengan nilai koefisien reaktivitas temperatur yang negatif. Kata kunci: PBMR, desain bahan bakar, faktor multipilkasi effektif, reaktivitas lebih, koefisien reaktivitas temperatur.   Research of Pebble Bed Modular Reactor (PBMR 100 MWe which used UO2 fuel has been done. This reactor uses graphite as moderator and helium as coolant. Down scale studies performed without changing the core and fuel geometry. The parameter being analyzed were core criticality, excess reactivity, fuel, moderator, coolant temperature reactivity coefficient, and fuel economy. This research is expected to obtain the design that has fuel economy and inherent safety features. In this research, we have employed SRAC 2003 code. The calculation show that the UO2 pebble fuel design with 10% enrichment of U235 and 90 ppm burnable poison of Gd2O3 results in the effective multiplication

  5. OPTIMASI GEOMETRI TERAS REAKTOR DAN KOMPOSISI BAHAN BAKAR BERBENTUK BOLA PADA DESAIN HIGH TEMPERATURE FAST REACTOR (HTFR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agustina Mega

    2015-04-01

    Full Text Available Telah dilakukan desain High Temperature Fast Reactor (HTFR tipe pebble dengan bahan bakar uranium plutonium nitrida berpendingin Pb-Bi. Parameter yang dianalisis adalah kritikalitas teras, koefisien reaktivitas temperatur bahan bakar, koefisien reaktivitas void pendingin dan kemampuan breeding reaktor. Perhitungan dilakukan dengan paket program SRAC2K3. Dari penelitian ini diharapkan diperoleh desain teras berumur lama dan memiliki fitur keselamatan melekat. Dari penelitian ini diperoleh desain reaktor dengan diameter 520 cm dan tinggi 480 cm. Bahan bakar berbentuk pebble dengan 63 % UN-37 % PuN pada zona core dan 95,5 % UN-4,5 % PuN pada zona blanket. Reaktor tidak kritis setelah kurang lebih 800 hari dan keff pada BoL 1,078223 dan keff setelah 800 hari adalah 0,986379. Dari penelitian ini diperoleh koefisien reaktivitas temperatur bahan bakar sebesar -2,190014E-05 pada saat BoL dan -1,390773E-05 setelah 800 hari serta koefisien reaktivitas void pendingin sebesar -2,160402E-04/% void pada saat BoL dan setelah 800 hari sebesar -2,942364E-03/% void. Reaktor merupakan jenis fast breeder ditandai dengan naiknya densitas plutonium 239. Kata kunci : desain, teras, HTFR, keselamatan, umur, koefisien reaktivitas.   Design of pebble bed type High Temperature Fast Reactor (HTFR with uranium plutonium nitride fuel and Pb-Bi cooled has been done. The parameters being analyzed were core criticality, fuel temperature coefficient, void coefficient and reactor breeding ability. Calculation was done by using SRAC2K3 computer code. This research is expected to obtaine the design with long life core and inherent safety features. This research obtained core design with a diameter of 520 cm and 480 cm core high. Shaped pebble fuel bed with the 63 % UN-37 % PUN on core zone and 95.5 % UN-4.5 % Pu on blanket zone and keff value is 1.078223 with approximately 800 day of core life. The fuel temperature coefficient is -2.190014E-05 at BOL and is 1.390773E-05 at EOL and

  6. PENGARUH GEMPA PATAHAN LEMBANG TERHADAP FLEKSIBILITAS PIPA DAN KEGAGALAN NOZEL PERALATAN SISTEM PENDINGIN PRIMER REAKTOR TRIGA 2000 BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H.P. Raharjo

    2012-02-01

    Full Text Available Gempa bumi di suatu instalasi nuklir dapat menyebabkan terjadinya kerusakan sistem peralatan karena adanya perubahan fleksibilitas pipa akibat beban berlebih pada sistem perpipaannya. Beban dari sistem perpipaan dapat membebani nozel peralatan seperti pompa, penukar panas, dll. Apabila beban tersebut terlalu besar dan melebihi beban yang diizinkan akan mengakibatkan kegagalan nozel peralatan. Penelitian ini menganalisis besarnya beban-beban yang terjadi di semua nozel  sistem pendingin primer Reaktor TRIGA 2000 Bandung. Analisis dilakukan dengan bantuan perangkat lunak Caesar II yang berbasis metode elemen hingga (finite element method. Acuan analisis yang digunakan adalah code ASME B31.1 yang mengatur tentang perancangan sistem perpipaan untuk sistem pembangkit daya (Power Piping. Hasil analisis menunjukkan bahwa gaya yang terjadi pada nozel masukan pompa arah aksial (FZ melebihi batas yang diijinkan. Oleh karena itu perlu dilakukan modifikasi terhadap jalur perpipaan sistem pendingin tersebut agar nozel tidak menerima gaya yang berlebih. Penyangga pipa titik(node 22 di jalur PriOut dilepas dan/atau dipindahkan pada nozel masukkan pompa. Perpipaan sistem pendingin primer reaktor TRIGA 2000 Bandung akan aman beroperasi jika terjadi gempa.yang berasal dari patahan Lembang Kata kunci : gempa bumi, patahan, perpipaan, reaktor, sistem pendingin

  7. PERHITUNGAN SUHU ELEMEN BAKAR REAKTOR TRIGA 2000 DALAM TABUNG SIPPING TEST MENGGUNAKAN CFD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K.A. Sudjatmi

    2015-03-01

    Full Text Available Telah dihitung suhu elemen bakar pada perangkat sipping test reaktor TRIGA 2000 Bandung. Perhitungan perlu dilakukan untuk memastikan bahwa suhu elemen bakar masih dibawah atau pada batas suhu elemen bakar yang diizinkan pada saat reaktor beroperasi, sehingga dapat dipastikan bahwa pada pelaksanaan pengujian dengan menggunakan perangkat ini, suhu masih dalam batas keselamatan. Perhitungan dilakukan dengan membuat model tabung sipping test berisi elemen bakar yang dikelilingi oleh 9 buah elemen bakar, sesuai dengan posisi tabung sipping test di teras reaktor, dengan menggunakan GAMBIT. Dimensi model disesuaikan dengan dimensi tabung dan elemen bakar dalam teras reaktor TRIGA 2000 Bandung. Pengoperasian sipping test untuk tiap elemen bakar dilakukan selama 30 menit pada daya 300 kW. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Computational Fluid Dynamics (CFD dan sebagai inputan disesuaikan dengan parameter reaktor TRIGA 2000. Simulasi dilakukan pada pengoperasian dari 30, 60, 90, 120 150, 180 sampai 210 menit. Hasil perhitungan menunjukan bahwa suhu pusat bahan bakar dalam tabung sipping test sebesar 236,06 oC, sedangkan suhu dinding elemen bakar adalah sebesar 87,58 oC. Suhu maksimum pusat bahan bakar reaktor TRIGA 2000 pada operasi normal adalah 650 oC, dan tidak diizinkan terjadinya pendidihan di dalam teras reaktor. Jadi dapat disimpulkan bahwa pengoperasian perangkat sipping test masih sangat aman karena suhu bahan bakar berada dibawah batasan suhu bahan bakar yang diizinkan pada kondisi operasi normal demikian juga suhu dinding elemen bakar masih dibawah suhu didih air. Kata kunci: sipping test, TRIGA, elemen bakar, CFD   It has been calculated the fuel element temperature in the sipping test of Bandung TRIGA 2000 reactor. The calculation needs to be done to ascertain that the fuel element temperatures are below or at the limit of the allowable temperature fuel elements during reactor operation, ensuring that the

  8. Disain Sistem Pemantauan Lingkungan Untuk Evaluasi Lepasan Radionuklida dari Subsistem pada Kecelakaan Reaktor Daya PWR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Kuntjoro

    2013-03-01

    Full Text Available PLTN. (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir sebagai sumber energi baru dipilih sebagai alternatif, karena memiliki berbagai kelebihan yaitu ramah lingkungan, pasokan bahan bakar yang tidak bergantung musim, serta harganya yang dapat bersaing dengan pembangkit listrik yang lain. Namun demikian, adanya keraguan sebagian masyarakat tentang keselamatan radiasi PLTN, maka pemerintah harus bisa meyakinkan tentang operasi PLTN yang aman dan selamat. Penelitian tentang disain sistem pemantauan lingkungan untuk evaluasi lepasan radionuklida dari subsistem reaktor dan lingkungan akibat terjadinya kecelakaan pada reaktor daya telah dilakukan. Penelitian dilakukan dengan melakukan perhitungan sebaran radionuklida ke subsistem dan lingkungan serta membuat sistim monitoring radiasi di lingkungan. Sistem monitoring lingkungan terdiri dari system pencacah radiasi, sistem peringatan dini, sistem pengukuran meteorologi, sistem GPS dan system GIS. Sistem pencacah radiasi digunakan untuk mencatat data radiasi, sistem pengukuran meteorologi digunakan untuk mencatat data arah dan kecepatan angin, sedangkan sistem GPS digunakan untuk menentukan data posisi pengukuran. Data tersebut kemudian dikirimkan ke system akuisisi data untuk ditransmisikan ke pusat kendali. Pengumpulan dan pengiriman data dilakukan melalui SMS menggunakan perangkat modem yang ditempatkan di ruang kendali. Ruang kendali menerima data dari berbagai tempat pengukuran. Dalam hal ini ruang kendali memiliki fungsi sebagai SMS gateway. Sistem ini dapat memvisualisasi untuk lokasi pengukuran yang berbeda. Selanjutnya, data posisi dan data radiasi diintegrasikan dengan peta digital. Integrasi sistem tersebut kemudian divisualisasikan dalam personal komputer. Untuk posisi pengukuran terlihat langsung di peta dan untuk data radiasi ditampilkan di monitor dengan tanda lingkaran merah atau hijau yang digunakan sebagai pemonitor batas aman radiasi. Bila tanda lingkaran berwarna merah maka akan menyalakan alarm di

  9. PENGARUH KONSENTRASI ZrO2 TERHADAP KORELASI PERPINDAHAN PANAS NANOFLUIDA AIR-ZrO2 UNTUK PENDINGIN REAKTOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    K.A. Sudjatmi

    2015-03-01

    Full Text Available Sejalan dengan perkembangan konsep keselamatan pasif pada sistem keselamatan PLTN, maka sistem perpindahan panas konveksi alam memegang peranan penting. Pemakaian nanofluid sebagai fluida pendingin pada sistem keselamatan nuklir dapat digunakan pada Sistem Pendingin Teras Darurat dan Sistem Pendingin Pengungkung Luar Reaktor. Beberapa peneliti telah melakukan studi desain konseptual aplikasi nanofluid untuk meningkatkan keselamatan AP1000 dan sistem pendingin teras darurat pada reaktor daya eksperimen. Penerapan nanofluida juga mulai dikembangkan melalui hasil penelitian perpindahan panas konveksi alamiah pada sub-buluh dengan nanofluida sebagai fluida kerjanya sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh perubahan konsentrasi ZrO2 terhadap korelasi perpindahan panas konveksi alamiah dengan pendekatan eksperimental. Data eksperimental yang diperoleh digunakan untuk mengembangkan korelasi umum empirik perpindahan panas konveksi alamiah. Metode penelitian dengan menggunakan alat uji sub-buluh vertikal dengan geometri segitiga dan segiempat menggunakan air dan nanofluida air-ZrO2 sebagai fluida kerjanya. Konsentrasi nanopartikel dalam larutan yang digunakan sebesar 0,05 %, 0,10% dan 0,15 % dalam persen berat. Hasil penelitian menunjukan bahwa untuk bilangan Rayleigh yang sama, kemampuan pemindahan kalor oleh nanofluida air-ZrO2 lebih baik dari pada pemindahan kalor oleh air. Namun peningkatan konsentrasi nanofluida tidak selalu mendapatkan kemampuan pemindahan kalor yang lebih baik. Kata kunci: nanofluida air-ZrO2, konveksi alamiah, sub-buluh segitiga, sub-buluh segi segiempat   In line with the development of the passive safety concept for the safety systems of nuclear power plants, the natural convection heat transfer system plays an important role. The nanofluid as coolant fluid on nuclear safety system can be used in Emergency core cooling system and in reactor coolant system confinement. Several researchers have

  10. PENGEMBANGAN KAMUS KOMPETENSI KESELAMATAN KERJA DI PT XYZ INDONESIA TBK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudhie Dwi Kristanto

    2017-01-01

    Full Text Available The occupational health and safety known as K3 (Keselamatan dan kesehatan kerja is one of the main objectives of PT XYZ Indonesia ltd. operation.  Currently PT XYZ Indonesia ltd has possessed an occupational safety competent model for the operational area originally from XYZ global. The objectives of the research are to define the role of the Occupational safety and health (OSH department, arrange an appropriate competent model and specify the competent level requirements in each job positions and also formulate a development program for each competency.  The research uses DACUM (Developing a Curriculum modified method and refers to AMA (American Management Association competent literature.  The result of the research shows that there are nine main competencies in the department of occupational safety.  The four competencies in occupational safety cover 1 OHS mission implementation & tactical planning, 2 controls hazards & manages risks, 3 result oriented OHS, and 4 mastering complexity & manages incidents.  While the other five competencies are related to leadership competent, they are 1 communication, 2 partnering, 3 influencing, 4 building trust & personal accountability, 5 critical & analytical thinking.  The content designed for the competent model are 1 the list of nine main required competencies, 2 the definition of each competency, 3 the level of each competency, 4 the development for each level, 5 the need of the competent level for each job positions. Based on the research, it shows that the DACUM modified method is suitable to formulate the competency needed from the unit. Keywords: competent, occupational safety, human resources, DACUM, AMA AbstrakKeselamatan dan kesehatan kerja, atau yang juga dikenal sebagai K3,  merupakan salah satu tujuan utama dalam operasi PT XYZ Indonesia tbk. Saat ini PT XYZ Indonesia tbk telah memiliki model kompetensi keselamatan kerja untuk area operasional yang berasal dari XYZ global. Tujuan

  11. Keselamatan Penerbangan: Teori dan Problematika (Aviation Safety: Theory and Problematic

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adhy Riadhy

    2012-09-01

    Full Text Available “Keselamatan Penerbangan: Teori dan Problematika (Aviation Safety: Theory and Problematic” is written by aviation practioner in Indonesia. The writer explores the aviation problematic based on his experience in more than three decades. Many issues out of box in aviation arise in this book, such as “Kebenaran Dalam Penerbangan (The Truth in Aviation” which is focus on international aviation policy and regulations made by ICAO through research and development (scientific truth and written on 18 Annexes and relevant documents, as living guidances of standards and recommended practices that must be implemented by states.

  12. Fire modeling of the Heiss Dampf Reaktor containment

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Nicolette, V.F. [Sandia National Labs., Albuquerque, NM (United States); Yang, K.T. [Notre Dame Univ., IN (United States)

    1995-09-01

    This report summarizes Sandia National Laboratories` participation in the fire modeling activities for the German Heiss Dampf Reaktor (HDR) containment building, under the sponsorship of the United States Nuclear Regulatory Commission. The purpose of this report is twofold: (1) to summarize Sandia`s participation in the HDR fire modeling efforts and (2) to summarize the results of the international fire modeling community involved in modeling the HDR fire tests. Additional comments, on the state of fire modeling and trends in the international fire modeling community are also included. It is noted that, although the trend internationally in fire modeling is toward the development of the more complex fire field models, each type of fire model has something to contribute to the understanding of fires in nuclear power plants.

  13. APLIKASI PENSILBARIS1.2 UNTUK DESAIN KESELAMATAN IRADIATOR GAMMA BATAN 500K

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M.S. Pudjijanto

    2015-04-01

    Full Text Available Aspek keselamatan penggunaaan radiasi gamma, khususnya penggunaan iradiator gamma perlu ditekankan untuk menjamin keselamatan personil maupun keselamatan lingkungan. Keselamatan radiasi pekerja diperhitungkan pada saat fasilitas iradiasi beroperasi normal dan ketika sedang dilakukan bongkar-muat sumber radiasi dan perawatan/perbaikan fasilitas dengan sumber radiasi berada di dalam kolam penyimpan atau di rak khusus penyimpan sumber. Jenis dan tebal dinding beton ruang papar yang sekaligus berfungsi sebagai perisai radiasi perlu dipertimbangkan, agar paparan radiasi di lingkungan fasilitas iradiator ini memenuhi kriteria keselamatan radiasi yang ditetapkan BAPETEN. Perhitungan dilakukan dengan menggunakan PensilBaris1.2 dengan teknik integrasi kernel titik dan sebagai pembanding digunakan program MCNP5 dengan teknik Monte Carlo. Fasilitas iradiator gamma inovatif yang akan didesain berdimensi panjang 13 m, lebar 6 m dan tinggi 4 m. Radiasi gamma bersumber dari 36-52 batang Cobalt-60 beraktivitas total 500 kCi yang disusun tegak berjajar yang berjarak sama dalam sepasang rak sejajar bertingka dua dengan panjang 135 cm dan tinggi 100 cm. Jarak pisang antara sepasang rak sumber gamma ditetapkan 120 cm. Hasil perhitungan program PensilBaris1.2 untuk dinding beton dengan kerapatan 2,45 g/cm3 berturut-turut memberikan 141,6; 164,4 dan 154,9 cm dan program MCNP5 berturut-turut memberikan ketebalan 145, 155 dan 140 cm. Perbedaan hasil dari kedua tool ini, selain disebabkan oleh teknik dan metode komputasi yang berbeda, disebabkan karena adanya perbedaan pustaka data tampang interaksi foton dengan materi dan faktor bangkit dosis yang digunakan. Hasil perhitungan menggunakan PensilBaris1.2 dengan kerapatan 2,35 g/cm3 memberikan tebal dinding beton dalam arah memanjang, melebar dan meninggi berturut-turut 147,4; 170,7 dan 161,4 cm. Kedalaman benam minimal ujung atas sumber dari permukaan air kolam menggunakan PensilBaris1.2 sebesar 4,85 meter untuk laju

  14. DESAIN KONSEPTUAL TERAS REAKTOR RISET INOVATIF BERBAHAN BAKAR URANIUM MOLIBDENUM DARI ASPEK NEUTRONIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tukiran Surbakti

    2015-03-01

    Full Text Available Manfaat yang luas dari penggunaan reaktor riset membuat banyak negara membangun reaktor riset baru. Kecenderungan saat ini adalah reaktor tipe reaktor serbaguna (MPR dengan teras yang kompak untuk mendapatkan fluks neutron yang tinggi dengan daya yang relatif sedang atau rendah. Reaktor riset yang ada di Indonesia yang paling muda usianya sudah berumur 25 tahun. Oleh karena itu diperlukan desain reaktor riset baru sebagai alternatif, disebut reaktor riset inovatif (RRI, kelak pengganti reaktor riset yang sudah ada. Tujuan dari riset ini mendapatkan konfigurasi teras setimbang reaktor riset yang optimal dengan kriteria memiliki fluks neutron termal minimum sebesar 2,5x1014 n/cm2 s pada daya 20 MW (minimum, memiliki panjang operasi satu siklus lebih dari 40 hari dan penggunaan bahan bakar yang paling efisien. Desain neutronik dilakukan untuk bahan bakar baru U-9Mo-Al dengan kerapatan bervariasi dan jenis reflektor yang bervariasi. Desain dilakukan dengan paket program WIMSD-5B dan BATAN-FUEL. Hasil desain konseptual menyajikan 4 konfigurasi teras yaitu 5×5, 5×7, 6×5 dan 6×6. Hasil optimasi menunjukkan bahwa teras setimbang reaktor RRI dengan konfigurasi 5×5, tingkat muat 235U sebesar 450 g, reflektor berilium, fluks neutron termal maksimum di daerah reflektor sebesar 3,33×1014 neutron cm-2s-1 dan panjang siklus 57 hari merupakan desain teras reaktor riset inovatif yang paling optimal. Kata kunci: desain konseptual, bahan bakar uranium-molibdenum,berilium, D2O, WIMS, BATAN-FUEL   The multipurpose of research reactor utilization make many countries build the new research reactor. Trend of this reactor for this moment is multipurpose reactor type with a compact core to get high neutron flux at the low or medium level of power. The research newest reactor in Indonesia right now is already 25 year old. Therefore, it is needed to design a new research reactor, called innovative research reactor (IRR and then as an alternative to replace the old

  15. Analisi matematica

    CERN Document Server

    Canuto, Claudio

    2014-01-01

    Il presente testo intende essere di supporto ad un secondo insegnamento di Analisi Matematica in quei corsi di studio (quali ad esempio Ingegneria, Informatica, Fisica) in cui lo strumento matematico parte significativa della formazione dell'allievo. I concetti e i metodi fondamentali del calcolo differenziale ed integrale in più variabili, le serie di funzioni e le equazioni differenziali ordinarie sono presentati con l'obiettivo primario di addestrare lo studente ad un loro uso operativo, ma critico. L'impostazione didattica dell'opera ricalca quella usata nel testo parallelo di Analisi Matematica I. La modalità di presentazione degli argomenti ne permette un uso flessibile e modulare. Lo stile adottato privilegia la chiarezza e la linearità dell'esposizione. Il testo organizzato su due livelli di lettura. Uno, più essenziale, permette allo studente di cogliere i concetti indispensabili della materia, di familiarizzarsi con le relative tecniche di calcolo e di trovare le giustificazioni dei principali r...

  16. Pengembangan Reaktor Fotokatalitik Rotating Drum untuk Pengolahan Air Limbah Industri Tekstil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cholid Syahroni

    2015-11-01

    Full Text Available Reaksi oksidasi fotokatalitik memiliki potensi untuk mendegradasi senyawa organik hingga tingkat mineralisasi, sehingga tidak meninggalkan residu (sludge. Penelitian ini bertujuan membuat reaktor fotokatalitik rotating drum dan mengaplikasikan pada industri tekstil. Langkah percobaan meliputi pembuatan katalis TiO2 secara anodizing serta karakterisasi dengan XRD dan SEM, pembuatan reaktor fotokatalitik  rotating drum dan uji coba degradasi air limbah industri tekstil. Proses anodizing dilakukan dengan bias potensial sebesar 40 volt selama 2 jam menggunakan elektrolit etilen glikol yang mengandung amonium fluorida dan air. Uji karakterisasi secara XRD dan SEM menunjukkan bahwa struktur kristal TiO2 adalah anatase dengan ukuran kristalit 8–19 nm. Bentuk kristal nanotube, dengan diameter 30–110 nm. Hasil uji coba menunjukkan bahwa  degradasi secara fotokatalitik dengan penambahan H2O2 0,15% terhadap air limbah bisa menurunkan COD 72,12% dalam waktu 2 jam. 

  17. Penentuan Konversi CO Yang Menjadi Metanol Pada Metanol Reaktor Di PT. Kaltim Metanol Industri

    OpenAIRE

    Marduansyah, Muhammad

    2015-01-01

    Telah dilakukan penelitian tentang penentuan konversi CO yang menjadi metanol pada reaktor metanol, di PT. Kaltim Metanol Industri dimana dalam penelitian ini digunakan data laju alir dan komposisi gas yang didapat dari control room. Dari perhitungan yang dilakukan maka didapat hasil konversi CO pada tanggal 25 februari 2013 yaitu 74,93%. Selain itu juga didapat hasil data perhitungan yang sebelumnya telah dilakukan yaitu 61,21% pada 12 november 2012; 68,53% pada 13 april 2012; 66,89% pada 14...

  18. PENERAPAN KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI PUSKESMAS DI TIGA PROVINSI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lusianawaty Tana

    2013-11-01

    kerja. Penelitian bertujuan mengevaluasi penerapan kesehatan dan keselamatan kerja (K3 dalam pencegahan penularan Mycobaterium tuberculosis di puskesmas dan hambatannya. Disain cross sectional, pada 50 puskesmas (PRM/PPM puskesmas rujukan mikroskopis/puskesmas pelaksana mandiri di provinsi Banten, Gorontalo, dan Kalimantan Selatan,  tahun 2012, data dikumpulkan melalui wawancara dan pengamatan. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik puskesmas, penerapan K3, kelengkapan pedoman, sarana dan prasarana. Penerapan K3 dalam rangka pencegahan TB paru di puskesmas belum seluruhnya sesuai dengan Pedoman Pencegahan Penularan M. tuberculosis WHO. Pelatihan pekerja puskesmas terhadap pencegahan penularan TB telah dilaksanakan oleh puskesmas. Penerapan K3 yang masih kurang adalah pelaksanaan kegiatan yang perlu dilakukan dan pemeriksaan kesehatan berkala/skrining TB masing-masing pada 58 % dan 56 % puskesmas. Alat promosi kesehatan terkait K3 masih kurang pada 26 % puskesmas.  Alat pelindung diri berupa sarung tangan dan masker tersedia pada hampir semua puskesmas  98% dan 96%. Sarana prasarana masih kurang pada 68 % puskesmas dan sarana prasarana laboratorium masih kurang pada 40 % puskesmas (n=50. Penerapan K3 di PRM/PPM perlu ditingkatkan dengan melengkapi sarana dan prasarana puskesmas dan laboratorium, serta alat promosi kesehatan.Kata kunci : puskesmas, kesehatan dan keselamatan kerja

  19. STUDI KARAKTERISTIK PEMBENTUKAN UAP DALAM PEMBANGKIT UAP HELIKAL PADA REAKTOR MODULAR DAYA KECIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susyadi Susyadi

    2015-06-01

    Full Text Available Reaktor modular daya kecil (SMR sangat cocok untuk  dibangun Indonesia, terutama pada lokasi-lokasi dengan kapasitas jaringan listrik yang rendah sehingga investigasi lebih jauh tentang reaktor ini sangat diperlukan. Umumnya SMR memiliki bentuk pembangkit uap yang kompak dan terintegrasi di dalam bejana tekan. Disain tersebut menyebabkan perbedaan pendekatan dalam memproduksi uap dibandingkan reaktor nuklir konvensional yang menggunakan pembangkit uap tabung-u terbalik. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik uap dan pola pembentukkannya di dalam pembangkit uap tipe helikal yang banyak digunakan oleh SMR. Metoda yang dipakai adalah dengan melakukan pemodelan dan perhitungan numerik menggunakan program RELAP5. Dalam pemodelan, aliran air umpan  bertekanan dan temperatur rendah dimasukkan ke dalam tabung helikal sementara aliran fluida bertekanan dan temperatur tinggi, yang mewakili pendingin sistem primer reaktor, berada di sisi luar tabung. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa uap yang dihasilkan oleh pembangkit uap helikal bersifat lewat jenuh yakni sekitar 25 K di atas titik jenuhnya. Hal ini memberikan keunggulan komparatif dari segi disain dan operasional pada SMR dibanding reaktor konvensional karena uap lewat jenuh yang dihasilkan dapat mengurangi kerugian turbin dan sekaligus meningkatkan efisiensi termodinamika. Kata kunci: pembangkit uap helikal, SMR, PWR, uap lewat jenuh, RELAP5   Small modular reactor (SMR is very suitable to be deployed in Indonesia especially for locations having low electrical grid capacity, so  further investigation on the characteritic of this reactor is needed. In general SMR has a compact and integrated-to-vessel steam generator design. This design implies different approach in producing steam as compared to conventional nuclear power plant  having inverted u-tube steam generator. For that reason, this research is intended to investigate the steam characteristic and

  20. APLIKASI TEKNIK AAN DI REAKTOR RSG-GAS PADA PENENTUAN UNSUR ESENSIAL DAN TOKSIK DI DALAM IKAN DAN PAKAN IKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saeful Yusuf

    2015-03-01

    Full Text Available Pada makalah ini diuraikan tentang aplikasi teknik AAN (Analisis Aktivasi Neutron dalam penentuan konsentrasi unsur-unsur esensial dan cemaran yang terkandung di dalam beberapa spesies ikan dan pakan ikan. Unsur-unsur esensial yang terkandung dalam pakan ikan buatan juga dianalisis untuk mengetahui pengaruhnya terhadap ikan. Penentuan unsur menggunakan teknik AAN dengan metode perbandingan dan metode k0-AAN. Sampel diiradiasi di reaktor RSG-GAS yang memiliki fluks neutron thermal 5 x 1013 n.cm-2.s-1 pada daya 15 MW. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 12 unsur di dalam 11 spesies ikan air laut dan air tawar telah ditentukan yaitu As, Br, Cr, Co, Cs, Fe, Hg, K, Na, Rb, Se and Zn. Konsentrasi cemaran As didalam ikan laut sudah melampaui batas maksimum 1 mg/kg, sedangkan konsentrasi cemaran Hg masih dibawah batas maksimum 0,5 mg/kg, baik untuk ikan laut maupun ikan air tawar. Unsur K dan Na merupakan unsur makroesensial sedangkan unsur Cr, Co, Fe, Se and Zn adalah termasuk unsur mikroesensial. Secara umum ditunjukkan bahwa kandungan mineral didalam ikan laut lebih tinggi konsentrasinya dibandingkan ikan air tawar. Br, Cs dan Rb merupakan unsur-unsur non esensial yang teridentifikasi dalam semua ikan yang dianalisis. Penelitian terhadap pakan ikan air tawar menunjukkan bahwa semua unsur yang teridentifikasi juga terdapat di dalam ikan laut dan ikan air tawar. Hal ini menunjukkan bahwa pakan ikan berkontribusi terhadap konsentrasi unsur di dalam ikan air tawar. Kata kunci : Analisis aktivasi neutron, unsur esensial, unsur cemaran, ikan, pakan ikan   This paper reported on the application of NAA (Neutron Activation Analysis Technique in the determination of the concentration of the essential and toxic elements in some species of fish and fish feed. Determination of elements using instrumental NAA technique with comparison and k0-INAA methods. Samples were irradiated in the RSG-GAS which has a thermal neutron flux  5.0E +13 ncm-2s-1. The results

  1. Perumusan Laju Reaksi dan Sifat-Sifat Pirolisis Lambat Sekam Padi Menggunakan Metode Analisis Termogravimetri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suyitno

    2009-01-01

    Full Text Available The objective of the research is to formulate the reaction rate and the properties of slow pyrolysis for rice husk. The research was carried out experimentally by thermogravimetry analysis (TGA method. The research was performed with three variations of reactor wall temperature, i.e. at 250oC, 300oC, dan 350oC. From the research can be concluded that for slow pyrolysis of rice husk, the increasing wall temperature tended to increase the reaction rate. The value of activation energy and pre-exponential factor for slow pyrolysis of rice husk was 41.24 kJ/mol and 5.94 %/s. The average of slow pyrolysis rate for rice husk was 8.3 x 10-4 %/s. The reaction rate for slow pyrolysis of rice husk was formulated into [%/s]. The pyrolysis characteristics for pyrolysis process could be determined, i.e. Tonset, Tshoulder, Tpeak, and Toffset. The pyrolysis characteristics depend on the reactor wall temperature. Abstract in Bahasa Indonesia: Tujuan penelitian adalah untuk merumuskan laju reaksi dan sifat-sifat pirolisis lambat sekam padi. Penelitian dilakukan secara eksperimen dengan metode analisa termogravimetri (TGA. Pengujian dilakukan pada tiga variasi temperatur dinding reaktor yaitu pada 250oC, 300oC, dan 350oC. Dari pengujian diperoleh hasil bahwa pada proses pirolisis lambat sekam padi, untuk temperatur reaktor yang semakin tinggi cenderung meningkatkan laju reaksi. Nilai dari energi aktivasi dan faktor pre-eksponensial pada proses pirolisis sekam padi adalah 41,24 kJ/mol dan 5,94 %/s. Laju pirolisis rata-rata pada pengujian ini adalah 8,3 x 10-4 %/s. Laju reaksi pirolisis lambat sekam padi dirumuskan sebagai [%/s]. Sifat-sifat pirolisis pada proses pirolisis dapat ditentukan, yaitu Tonset, Tshoulder, Tpeak, dan Toffset. Sifat-sifat pirolisis dipengaruhi oleh temperatur dinding reaktor (Twall. Kata kunci: Sekam padi, pirolisis lambat, analisis termogravimetri, TGA, laju reaksi, energi aktivasi.

  2. THERMAL-HYDRAULIC ANALYSIS OF SMR WITH NATURALLY CIRCULATING PRIMARY SYSTEM DURING LOSS OF FEED WATER ACCIDENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susyadi Susyadi

    2016-09-01

    ABSTRAK Reaktor daya kecil modular (SMR memiliki beberapa keunggulan dibanding reaktor daya besar konvensional. Dengan disain yang lebih sederhana dan terintegrasi, penerapan hukum alamiah untuk sistem keselamatannya dan biaya modal yang rendah, reaktor ini sangat cocok untuk dibangun di Indonesia. Salah satunya disain SMR yang sedang dikembangkan menerapkan gaya penggerak alami untuk sistim pendingin primernya. Dengan disain seperti itu, adalah sangat penting untuk memahami implikasinya terhadap aspek keselamatan pada seluruh kondisi operasi. Salah satu yang perlu diinvestigasi adalah kecelakaan kehilangan air umpan (LoFW. Pada studi ini, dilakukan analisis kinerja thermal hidrolik SMR yang menggunakan sistim pendinginan primer sirkulasi alam saat kecelakaan LoFW. Tujuannya adalah untuk menginvestigasi karakteristik aliran sistem primer saat kecelakaan LoFW dan untuk memastikan apakah aliran sirkulasi alam cukup untuk memindahkan panas dari teras guna menjaga kondisi tetap aman selama kecelakaan tersebut. Metoda yang digunakan adalah dengan merepresentasikan sistem reaktor ke dalam model-model generik program RELAP5 dan melakukan simulasi numerik. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa setelah kejadian pemicu dan trip reaktor, pada sisi primer laju alirnya berfluktuasi secara signifikan dan temperatur pendinginnya menurun secara bertahap sedangkan  pada sisi sekunder kondisi uap berubah menjadi uap jenuh. Laju alir turun dari ~711 kg/detik menjadi ~263 kg/detik sebelum kembali naik lagi pada t=~46 detik. Saat laju alir di titik terendah, temperatur pusat bahan bakar dan fluida pendingin adalah sekitar  ~565 K dan  ~554 K, yang menujukkan bahwa temperatur bahan bakar masih jauh di bawah batas disain dan temperatur fluidanya juga berada di bawah titik saturasi. Keadaan ini menunjukkan bahwa saat transien kedua parameter utama termohidrolik reaktor tetap dalam kondisi yang dapat diterima sehingga dapat disimpulkan  bahwa saat  kecelakaan kehilangan air umpan, SMR

  3. ANALISIS TERMAL-ALIRAN KISI BAHAN BAKAR BOLA TERAS RGTT200K DENGAN FLUENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Dhandhang Purwadi

    2015-03-01

    Full Text Available Sejalan dengan Perpres No.5/2010, PTRKN-BATAN mengembangkan dua varian desain konseptual reaktor daya maju kogenerasi, yaitu RGTT200K dan RGTT200KT. Energi termal pada kedua sistem reaktor ini dipasok oleh teras reaktor berbahan bakar bola dengan daya termal 200 MWt. Komposisi geometri dan struktur teras didesain agar dapat menghasilkan keluaran pendingin gas helium bertemperatur 950OC sehingga dapat digunakan untuk produksi hidrogen dan atau unit industri proses lainnya secara kogeneratif. Luaran gas helium bertemperatur sangat tinggi ini akan menimbulkan tegangan termal pada bola bahan bakar yang mengancam integritas sistem pengungkungan produk fisi di dalamnya. Oleh karena itu perlu dilakukan analisis termal-aliran untuk mengetahui distribusi temperatur dan aliran pendingin gas helium dalam kisi bahan bakar bola. Salah satu cara terbaik untuk melakukan analisis termal-aliran adalah dengan pemodelan tiga dimensi menggunakan perangkat lunak komputasi dinamika fluida (computational fluid dynamics yang teruji. Dalam penelitian ini digunakan perangkat lunak FLUENT 6.3. Analisis termal aliran pada kisi bola bahan bakar dilakukan dengan memodelkan dinamika fluida pendingin dengan perpindahan panas kombinasi tiga moda, konduksi, konveksi dan radiasi, serta mempertimbangkan adanya turbulensi aliran gas. Model Discret Ordinate dan Reynolds-Averaged Navier-Stokes (RANS masing-masing digunakan dalam perhitungan perpindahan panas radiasi dan turbulensi. Dari distribusi temperatur bola bahan bakar hasil pemodelan CFD dengan aliran turbulen pada pendinginnya diketahui bahwa temperatur maksimum bahan bakar bola mencapai 1036,1OC. Temperatur setinggi ini masih jauh dari temperatur yang dapat menyebabkan kegagalan pengungkungan produksi fisi, yaitu 1600OC. Kata kunci: pemodelan pendinginan, model kisi kubus sederhana, reaktor kogenerasi, RGTT, komputasi dinamika fluida   In accordance to the Presidential Regulation No.5/2010, PTRKN-BATAN develops two variants

  4. KINETIKA REAKSI OKSIDASI KATALITIK FERO SULFAT DARI LIMBAH BESI DALAM REAKTOR LULUHAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hary Sulistyo

    2012-02-01

    Full Text Available Limbah besi yang berupa serbuk direaksikan dengan asam sulfat membentuk larutan fero sulfat. Larutan fero sulfat dapat dioksidasi menjadi feri sulfat. Oksidasi dijalankan dalam reaktor drift pada tekanan dan suhu tetap. Percobaan dilakukan pada kisaran suhu 323K sampai 353K dan konsentrasi katalisator dari 1,7 sampai 6,7 g/L, waktu reaksi 150 menit pada tekanan atmosferis. Nilai konversi tertinggi fero sulfat menjadi feri sulfat yang diperoleh 39,5%. Nilai koefisien perpindahan massa gas ke cairan dan cairan ke permukaan padatan berturut-turut 37,18 cm/s dan 180 cm/s. Hubungan antara konstante kecepatan reaksi permukaan dengan suhu dapat dinyatakan dalam bentuk persamaan Arrhenius, k = 2,8092x107exp(-8794/RT. Hasil penelitian yang diperoleh sesuai dengan data di pustaka dan kinetika reaksi ditentukan oleh gabungan antara perpindahan massa gas ke cairan dan reaksi pada permukaan katalisator. 

  5. Analisis Risk Assessment Menggunakan Process Hazard Analysis (PHA dan Safety Objective Analysis (SOA pada Central Gathering Station (CGS di Onshore Facilities

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Jouhari

    2014-03-01

    Full Text Available Keselamatan proses merupakan faktor utama yang sering dibahas oleh industri-industri kimia beberapa tahun terakhir ini. Salah satu metode semi-kuantitatif yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan menetapkan tingkat risiko bahaya yaitu dengan Process Hazard Analysis (PHA dan Safety Objective Analysis (SOA. Hazard and Operability Studies (HAZOP dan What-If Analysis merupakan metode identifikasi bahaya kualitatif yang sering diterapkan secara simultan untuk PHA-SOA. Process Hazard Analysis (PHA ialah rangkaian aktivitas mengidentifikasi hazard, mengestimasi konsekuensi, mengestimasi likelihood suatu skenario proses disertai dengan safeguard, dan mendapatkan risk ranking yang dapat dilihat pada matrik PHA 6x6. Sedangkan Safety Objective Analysis (SOA merupakan rangkaian aktivitas yang bergantung pada penyebab skenario, dan konsekuensi dari PHA, menghasilkan kebutuhan IPL (Independent Protective Layer menggunakan matrik SOA 6x6. Risk ranking 6 pada penilaian PHA diketegorikan aman jika safeguard yang ada selalu siap mengurangi risiko yang timbul dari skenario tersebut. Namun tidak semua safeguard dapat selalu siap mengurangi risiko tersebut. Oleh karena itu, perlu adanya analisis tambahan untuk memastikan risiko dari skenario dapat diperkecil. Analisis safety suatu skenario dengan SOA menghasilkan kebutuhan IPL yang dapat ditutup dengan mengkonfirmasi safeguard yang sesuai menjadi IPL. Hasil penilaian PHA-SOA CGS 1, CGS 3, CGS 4, dan CGS 5 menunjukkan bahwa ada penilaian severity dan PHA-SOA likelihood yang berbeda di tiap CGS padahal proses pada CGS tersebut identik, maka perlu adanya analisis konsistensi. Hasil analisis konsistensi ini dapat dijadikan pedoman untuk melakukan safety review pada risk assessment workshop kedepannya, yang biasanya diadakan setiap tiga hingga lima tahun sekali oleh industri.

  6. VERIFIKASI PAKET PROGRAM MVP-II DAN SRAC2006 PADA KASUS TERAS REAKTOR VERA BENCHMARK.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jati Susilo

    2015-03-01

    Full Text Available Dalam penelitian ini dilakukan verifikasi perhitungan benchmark VERA pada kasus Zero Power Physical Test (ZPPT teras reaktor Watts Bar 1. Reaktor tersebut merupakan jenis PWR kelas 1000 MWe yang didesain oleh Westinghouse, tersusun dari 193 perangkat bahan bakar 17×17 dengan 3 jenis pengkayaan UO2 yaitu 2,1wt%, 2,619wt% dan 3,1wt%. Perhitungan nilai k-eff dan distribusi faktor daya dilakukan pada siklus operasi pertama teras dengan kondisi beginning of cycle (BOC dan hot zero power (HZP. Posisi batang kendali dibedakan menjadi uncontrolled (semua batang kendali berada di luar teras, dan controlled (batang kendali Bank D didalam teras. Paket program komputer yang digunakan dalam perhitungan adalah MVP-II dan SRAC2006 modul CITATION dengan data pustaka tampang lintang ENDF/B-VII.0. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa perbedaan nilai k-eff teras pada kondisi controlled dan uncontrolled antara referensi dengan MVP-II (-0,07% dan -0,014% dan SRAC2006 (0,92% dan 0,99% sangat kecil atau masih dibawah 1%. Perbedaan faktor daya maksimum teras pada kondisi controlled dan uncontrolled dengan referensi dengan MVP-II adalah 0,38% dan 1,53%, sedangkan dengan SRAC2006 adalah 1,13% dan -2,45%. Dapat dikatakan bahwa kedua paket program komputer menunjukkan hasil perhitungan yang sesuai dengan nilai referensi. Dalam hal penentuan kekritisan teras, maka hasil perhitungan MVP-II lebih konservatif dibandingkan dengan SRAC2006. Kata kunci : MVP-II, SRAC2006, PWR, VERA   In this research, verification calculation for VERA core physics benchmark on the Zero Power Physical Test (ZPPT of the nuclear reactor Watts Bar 1. The reactor is a 1000 MWe class of PWR designed by Westinghouse, arranged from 193 unit of 17×17 fuel assembly consisting 3 type enrichment of UO2 that are 2.1wt%, 2.619wt% and 3.1wt%. Core power factor distribution and k-eff calculation has been done for the first cycle operation of the core at beginning of cycle (BOC and hot zero power (HZP. In this

  7. DESAIN TERAS PLTN JENIS PEBBLE BED MODULAR REACTOR (PBMR MENGGUNAKAN PAKET PROGRAM MCNP-5 PADA KONDISI BEGINNING OF LIFE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ralind Re Marla

    2015-03-01

    Full Text Available Telah dilakukan desain teras Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN untuk jenis Pebble Bed Modular Reactor (PBMR dengan daya 70 MWe untuk keperluan proses smelter pada keadaan beginning of life (BOL. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui persen pengkayaan, distribusi suhu dan nilai keselamatan dengan koefisien reaktivitas teras yang negatif pada reaktor jenis PBMR apabila daya reaktor 70 MWe. Analisis menggunakan program Monte Carlo N-Particle-5 (MCNP5 dan dari hasil analisis ini diharapkan dapat memenuhi syarat dalam mendukung program percepatan pembangunan kelistrikan batubara 10.000 MWe khususnya untuk proses smelter, yang tersebar merata di wilayah Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, faktor perlipatan efektif (k-eff Reaktor jenis PBMR daya 70 MWe mengalami kondisi kritis pada pengkayaan 5,626 % dengan nilai faktor perlipatan efektif 1,00031±0,00087 dan nilai koefisien reaktivitas suhu pada -10,0006 pcm/K. Dari hasil analisis daat disimpulkan bahwa reaktor jenis PBMR daya 70 MWe adalah aman.   ABSTRACT The core design of Nuclear Power Plant for Pebble Bed Modular Reactor (PBMR type with 70 MWe capacity power in Beginning of Life (BOL has been performed. The aim of this analysis, to know percent enrichment, temperature distribution and safety value by negative temperature coefficient at type PBMR if reactor power become lower equal to 70 MWe. This analysis was expected become one part of overview project development the power plant with 10.000 MWe of total capacity, spread evenly in territory of Indonesia especially to support of smelter industries. The results showed that, effective multiplication factor (keff with power 70 MWe critical condition at enrichment 5,626 %is 1,00031±0,00087, based on enrichment result, a value of the temperature coefficient reactivity is - 10,0006 pcm/K. Based on the results of these studies, it can beconcluded that the PBMR 70 MWe design is theoritically safe.

  8. ANALISIS KANDUNGAN UNSUR ESENSIAL DAN TOKSIK DALAM TEH DAN AIR SEDUHANNYA DENGAN AKTIVASI NEUTRON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Th. Rina Mulyaningsih

    2015-04-01

    Full Text Available Kadar unsur logam K, Ca, Mn, Mg, Fe, Na, Zn, Rb, Br, Cr, Cs, La,Sc dan Co dalam 14 sampel teh hijau, teh hitam, teh hitam dengan aroma melati, aroma vanila, bunga rosella dan air seduhan teh telah ditentukan dengan analisis aktivasi neutron. Sampel teh dipilih dari produksi dalam negeri dan diperoleh dari Pasar Swalayan di daerah Serpong. Iradiasi neutron sampel dilakukan di Fasilitas Iradiasi reaktor RSG-GAS pada fluks neutron thermal sekitar sekitar 1013 ncm-2s-1. Prosedur kerja menggunakan SOP yang dikeluarkan oleh FNCA. Sebagai kontrol mutu digunakan SRM-NIST 1573a Tomato leaves dan NIST 1547 Peach leaves. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsentrasi semua unsur bervariasi tergantung jenis teh. Konsentrasi Ca, K, Mg dan Mn dalam teh cukup tinggi > 100 mg/kg . Konsentrasi Ca dan K memiliki rentang nilai antara 1135,36-9123,21 dan 1064,41-2473,12 mg/kg serta Mg 2725,6-5528,5; dan Mn 95,38-815,48 mg/kg. Unsur mikroesensial Na, Fe, Co, La, Cr, Br, Sc, Cs, Rb dan Zn memiliki konsentrasi 100 mg/kg. Concentration of Ca and K have values in a range of 1135.36-9123.21 and 1064.41-2473.12 mg/kg as well as Mg of 2725.6-5528.5; and Mn of 95.38-815.48 mg/kg.Concentration of Na, Fe, Co, La, Cr, Br, Sc, Cs, Rb and Zn <100 mg/kg. Most elements in these tea were released into the infusions at defferent percentages in a range of 27.89-68.94% depending on the sort of the tea. There were not detected toxical elements Hg, Cd and As except Cr with low concentration. Therefore tea drink sare adequately good enough as essential elements source and content no toxic elements. Keywords: elemental analysis, essential, toxic, tea, neutron activation.

  9. PERFORMA OKSIDASI METAN PADA REAKTOR KONTINYU DENGAN PENINGKATAN KETEBALAN LAPISAN BIOCOVER LANDFILL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Opy Kurniasari

    2013-11-01

    methane through the form of methanol metabolite. ABSTRAKPenanganan sampah kota di Indonesia pada umumnya dilakukan pada tempat pemrosesan akhir sampah (TPA, yang sebagian besar dilakukan dengan cara pengurugan (landfilling yang cenderung bersifat anaerob (tidak ada oksigen. Cara pengurugan ini biasanya dioperasikan lapis perlapis sehingga memungkinkan terjadinya proses anaerob. Pada kondisi ini dipastikan biogas, yaitu gas metana (CH4 dan CO2, akan muncul. Metana adalah gas rumah kaca dengan potensi pemanasan global lebih besar dari CO2, dan dapat mengabsorpsi radiasi infra merah 23 kali lebih efisien dari CO2 pada periode lebih dari 100 tahun. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi gas metana dari landfill yang lepas ke alam adalah dengan mengoksidasinya dengan memanfaatkan material penutup landfill (biocover sebagai media mikroorganisma pengoksidasi metana. Aplikasi kompos sebagai material penutup landfill merupakan pendekatan dengan biaya rendah untuk mereduksi emisi gas dari landfill sehingga cocok untuk negara berkembang. Biocover yang digunakan pada penelitian ini adalah kompos landfill mining, yaitu kompos yang terdegradasi secara alami di landfill. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kemampuan biocover kompos landfill mining dalam mengoksidasi metana pada ketebalan lapisan tertentu dengan kondisi aliran kontinyu. Tiga buah reaktor kolom yang digunakan terbuat dari flexy glass berukuran tinggi 70 cm dan diameter 15 cm. Gas metana dialirkan dari bawah reaktor secara kontinyu dengan laju alir 5 ml/menit. Kolom diisi dengan biocover kompos landfill mining dengan ketebalan lapisan 5, 25, 35 dan 60 cm. Hasil percobaan menunjukkan bahwa semakin tebal lapisan biocover, semakin tinggi efisiensi oksidasi metana. Efisiensi oksidasi yang diperoleh pada setiap ketebalan lapisan 15, 25, 35 dan 60 cm adalah masing-masing 56,43%, 63,69%, 74,58% dan 80,03%, dengan laju oksidasi 0,287 mol m-2 d-1 dan fraksi oksidasi 97%. Hasil oksidasi yang diperoleh tersebut

  10. ANALISIS LITERASI EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Peter Garlans Sina

    2012-10-01

    Full Text Available Abstract: Analysis of Economic Literacy. The aim of this research is as an effort to increase economic literacy for individuals and households who want to achieve prosperity. Therefore, the obligation of improving the economic literacy needs to be done in a well-planned manner and come from the strong intention to learn in order to improve the economic literacy. It could have an effect on the assets accumulation, a better debt management, as a protection, as well as to increase savings and managing spending intelligently.   Keyword: economic literacy, asset, debt, protection, saving, spending   Abstrak: Analisis Literasi Ekonomi. Tulisan ini bertujuan sebagai upaya meningkatkan literasi ekonomi bagi individu maupun rumah tangga yang menginginkan mencapai kesejahteraan. Oleh karena itu, kewajiban meningkatkan literasi ekonomi perlu dilakukan secara terencana dan diawali dari niat untuk belajar meningkatkan literasi ekonomi karena dapat berefek pada akumulasi aset, pengelolaan utang yang tepat, proteksi, meningkatkan tabungan dan cerdas mengelola pengeluaran.   Kata kunci: literasi ekonomi, aset, utang, proteksi, menabung, pengeluaran

  11. PEMODELAN KOLIMATOR DI RADIAL BEAM PORT REAKTOR KARTINI UNTUK BORON NEUTRON CAPTURE THERAPY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bemby Yulio Vallenry

    2015-03-01

    Full Text Available Salah satu metode terapi kanker adalah Boron Neutron Capture Therapy (BNCT. BNCT memanfaatkan tangkapan neutron oleh 10B yang terendapkan pada sel kanker. Keunggulan BNCT dibandingkan dengan terapi radiasi lainnya adalah tingkat selektivitas yang tinggi karena tingkatannya adalah sel. Pada penelitian ini dilakukan pemodelan kolimator di radial beamport reaktor Kartini sebagai dasar pemilihan material dan manufature kolimator sebagai sumber neutron untuk BNCT. Pemodelan ini dilakukan dengan simulasi menggunakan perangkat lunak Monte Carlo N-Particle versi 5 (MCNP 5. MCNP 5 adalah suatu paket program untuk memodelkan sekaligus menghitung masalah transpor partikel dengan mengikuti sejarah hidup neutron semenjak lahir, bertranspor pada bahan hingga akhirnya hilang karena mengalami reaksi penyerapan atau keluar dari sistem. Pemodelan ini menggunakan variasi material dan ukurannya agar menghasilkan nilai dari tiap parameter-parameter yang sesuai dengan rekomendasi I International Atomic Energy Agency (IAEA untuk BNCT, yaitu fluks neutron epitermal (Фepi > 9 n.cm-2.s-1, rasio antara laju dosis neutron cepat dan fluks neutron epitermal (Ḋf/Фepi 0,7. Berdasarkan hasil optimasi dari pemodelan ini, material dan ukuran penyusun kolimator yang didapatkan yaitu 0,75 cm Ni sebagai dinding kolimator, 22 cm Al sebagai moderator dan 4,5 cm Bi sebagai perisai gamma. Keluaran berkas radiasi yang dihasilkan dari pemodelan kolimator radial beamport yaitu Фepi = 5,25 x 106 n.cm-2s-1, Ḋf/Фepi =1,17 x 10-13 Gy.cm2.n-1, Ḋγ/Фepi = 1,70 x 10-12 Gy.cm2.n-1, Фth/Фepi = 1,51 dan J/Фepi = 0,731. Berdasarkan penelitian ini, hasil optimasi 5 parameter sebagai persyaratan kolimator untuk BNCT yang keluar dari radial beam port tidak sepenuhnya memenuhi kriteria yang direkomendasikan oleh IAEA sehingga perlu dilakukan penelitian lebih lanjut agar tercapainya persyaratan IAEA. Kata kunci: BNCT, radial beamport, MCNP 5, kolimator   One of the cancer therapy methods is

  12. PERILAKU PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI TERKAIT KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA PENGRAJIN PATUNG KAYU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS UBUD I GIANYAR BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N. P. Wida Pangestika

    2015-06-01

    Full Text Available Ubud, Gianyar terkenal sebagai daerah industri kerajinan ukir-ukiran kayu, persentase pengrajin patung di wilayah ini mencapai 60% dari total pekerja. Dalam pembuatan patung, pengrajin masih menggunakan cara yang tradisional dan manual sehingga banyak menimbulkan resiko kerja. Resiko kerja ini dapat diminimalkan dengan menerapkan prinsip-prinsip keselamatan dan kesehatan kerja (K3 dengan penggunaan alat pelindung diri (APD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku penggunaan APD pada pengrajin patung kayu di wilayah kerja Puskesmas Ubud I, Gianyar, Bali. Metode yang digunakan adalah deskriptif cross-sectional. Jumlah sampel didapatkan 103. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara dan observasi. Pekerjaan pengrajin patung kayu meliputi pemotong kayu, pemahat, dan pengamplas serta pengecat. Pada pemotong kayu, yang memakai kacamata pelindung 15,4%, dan tutup telinga 7,7%. Pada pemahat, yang memakai masker 37,2%, dan sarung tangan 16,3%. Pada pengamplas dan pengecat, yang memakai masker 65,9%, dan sarung tangan 17%. Dapat disimpulkan pemakaian APD pada pengrajin patung kayu di wilayah kerja Puskesmas Ubud I, Gianyar umumnya sudah sesuai dengan jenis pekerjaan, namun pemakaiannya masih rendah.  

  13. ANALISIS EFEK KECELAKAAN WATER INGRESS TERHADAP REAKTIVITAS DOPPLER TERAS RGTT200K

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zuhair Zuhair

    2015-03-01

    Full Text Available Dalam high temperature reactor, koefisien reaktivitas temperatur yang didesain negatif menjamin reaksi fisi dalam teras tetap berada di bawah kendali dan panas peluruhan tidak akan pernah melelehkan bahan bakar yang menyebabkan terlepasnya zat radioaktif ke lingkungan. Namun masuknya air (water ingress ke dalam teras reaktor akibat pecahnya tabung penukar panas generator uap, yang dikenal sebagai salah satu kecelakaan dasar desain, dapat mengintroduksi reaktivitas positif dengan potensi bahaya lainnya seperti korosi grafit dan kerusakan material struktur reflektor. Makalah ini akan menganalisis efek kecelakaan water ingress terhadap reaktivitas Doppler teras RGTT200K. Kapabilitas koefisien reaktivitas Doppler untuk mengkompensasi reaktivitas positif yang timbul selama kecelakaan water ingress akan diuji melalui serangkaian perhitungan dengan program MCNPX dan pustaka ENDF/B-VII untuk perubahan temperatur bahan bakar dari 800K hingga 1800K. Tiga opsi kernel bahan bakar UO2, ThO2/UO2 dan PuO2 dengan tiga model kisi bahan bakar pebble di teras reaktor diterapkan untuk kondisi water ingress dengan densitas air dari 0 hingga 1.000 kg/m3. Hasil perhitungan memperlihatkan koefisien reaktivitas Doppler tetap negatif untuk seluruh opsi bahan bakar yang dipertimbangkan bahkan untuk posibilitas water ingress yang besar. Efek water ingress lebih kuat pada model kisi dengan fraksi packing lebih rendah karena lebih banyak volume yang tersedia untuk air yang memasuki teras reaktor. Efek water ingress juga lebih kuat di teras uranium dibandingkan teras thorium dan plutonium sebagai konsekuensi dari fenomena Doppler dimana absorpsi neutron di daerah resonansi 238U lebih besar daripada 232Th dan 240Pu. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa, koefisien Doppler teras RGTT200K mampu mengkompensasi insersi reaktivitas yang diintroduksi oleh kecelakaan water ingress. Teras RGTT200K dengan bahan bakar UO2, ThO2/UO2 dan PuO2 dapat mempertahankan fitur keselamatan

  14. NEUTRONICS ANALYSIS ON MINI TEST FUEL IN THE RSG-GAS CORE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tukiran Surbakti

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract NEUTRONICS ANALYSIS ON MINI TEST FUEL IN THE RSG-GAS CORE. Research of UMo fuel for research reactor has been developing  right now. The fuel of  research reactor used is uranium low enrichment with high density. For supporting the development of fuel, an assessment of mini fuel in the RSG-GAS core was performed. The mini fuel are U7Mo-Al and U6Zr-Al with densitis of 7.0gU/cc and 5.2 gU/cc, respectively. The size of both fuel are the same namely 630x70.75x1.30 mm were inserted to the 3 plates of dummy fuel. Before being irradiated in the core, a calculation for safety analysis  from neutronics and thermohydrolics aspects were required. However, in this paper will discuss safety analysis of the U7Mo-Al and U6Zr-Al mini fuels from neutronic point of view.  The calculation was done using WIMSD-5B and Batan-3DIFF code. The result showed that both of the mini fuels could be irradiated in the RSG-GAS core with burn up less than 70 % within 12 cycles of operation without over limiting the safety margin. Power density of U7Mo-Al mini fuel bigger than U6Zr-Al fuel.   Key words: mini fuel, neutronics analysis, reactor core, safety analysis   Abstrak ANALISIS NEUTRONIK ELEMEN BAKAR UJI MINI DI TERAS RSG-GAS. Penelitian tentang bahan bakar UMo untuk reaktor riset terus berkembang saat ini. Bahan bakar reaktor riset yang digunakan adalah uranium pengkayaan rendah namun densitas tinggi.  Untuk mendukung pengembangan bahan bakar dilakukan uji elemen bakar mini di teras reakror RSG-GAS dengan tujuan menentukan jumlah siklus di dalam teras sehingga tercapai fraksi bakar maksimum. Bahan bakar yang diuji adalah U7Mo-Al dengan densitas 7,0 gU/cc dan U6Zr-Al densitas 5,2 gU/cc. Ukuran kedua bahan bakar uji tersebut adalah sama 630x70,75x1,30 mm dimasukkan masing masing kedalam 3 pelat dummy bahan bakar. Sebelum diiradiasi ke dalam teras reaktor maka perlu dilakukan perhitungan keselamatan baik secara neutronik maupun termohidrolik. Dalam makalah ini

  15. ANALISIS PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puspita Rokhmawati

    2013-03-01

    Full Text Available Tujuan analisis ini untuk mengetahui sistem, evaluasi dan perubahan penilaian prestasi kerja pegawai UPT Balai Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Cibodas -LIPI. Pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan secara acak dengan metode yang digunakan terdiri dari beberapa bagian, yaitu studi pustaka, studi lapangan dan metode analisis. Metode yang digunakan adalah Metode Analisis SWOT. Hasil analisis menunjukkan banyak kelemahan yang muncul daripada kekuatan yang dimiliki. Peluang dan ancaman yang ada pun tidak memotivasi dalam mengimplementasi ke sistem penilaian prestasi kerja. Oleh karena itu perlu upaya mengevaluasi dan mengubah sistem penilaian prestasi kerja pegawai. Pemberian umpan balik akan mendorong kearah kemajuan dan kemungkinan meningkatkan kualitas kerja pegawai. Maka penilaian harus dibuat seobjektif dan seteliti mungkin berdasarkan data yang tersedia.The purpose of this study is  to determine the system, the  evaluation and the assessment of employees’ job performance in UPT Botanical Gardens Plant Conservation Center Cibodas - LIPI. UPT Botanical Gardens Plant Conservation Center Cibodas - LIPI has not carry out  an optimal job performance assessment. There are indications that the condition relate to the presence of subjectivity in the assessment so depth analysis is needed to find out the solution. Sampling technique uses random sampling. SWOT analysis is used to analyze the data along with study of literature and field study. The result shows that more weaknesses reveale in job performance assessment system than strengths.Opportunities and treats are ignored in implementing the job performance assessment system. Evaluation and modification are needed to improve employees’ job quality.

  16. PENGGUNAAN TEKNOLOGI REAKTOR MICROBIAL FUEL CELLS (MFCs DALAM PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI TAHU UNTUK MENGHASILKAN ENERGI LISTRIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purwono

    2015-09-01

    Full Text Available Microbial Fuel Cells (MFCs adalah bioreaktor yang mengubah energi kimia dari senyawa organik menjadi energi listrik melalui reaksi katalitik mikroorganisme dalam kondisi anaerob. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh variasi media terlekat (attached growth media dan variasi konsentrasi COD awal terhadap efisiensi penyisihan konsentrasi COD dan energi listrik yang dihasilkan. Reaktor MFCs didesain dalam betuk dual-chamber yang dihubungkan menggunakan jembatan garam. Kerikil dan bioball digunakan sebagi variasi media lekat pada kompartemen anoda dan konsentrasi limbah awal divariasikan dari 0%, 25%, 50%, dan 100% dari konsentrasi COD limbah cair industri tahu asli dengan cara melakukan pengenceran.Hasil penelitian menunjukkan bahwa media lekat kerikil dengan konsentrasi 50% menghasilkan arus listrik rata-rata tertinggi 7,25 µA dan energi listrik sebesar 179,54 mWh. Voltase dan enegi listrik pada kedua variasi tersebut semakin hari semakin enurun. Variasi konsentrasi 25%, 50%, dan 100% menghasilkan enurunan nilai effisiensi penyisihan COD masing-masing 41,41%; 39,90% dan 18,26%.Pada variasi 100% menghasilkan energi listrik lebih rendah dari pada 50%. Kemungkinan hal ini karena adanya senyawa sulfida yang berperan sebagai akseptor elektron. Pembentukan senyawa sulfida ditandai dengan terbentuknya warna hitam pada substrat. Efisiensi coulombic (εC akibat perbedaan media lekat dan variasi konsentrasi berada pada kisaran 0,001-0,035%. Rendahnya εC kemungkinan karena adanya produkproduk fermentasi dan biofilm pada elektroda anoda yang menghambat transfer elektron menuju elektroda anoda seperti biomassa, bahan organik terlarut, gas H2 dan gas CH4.

  17. ANALISIS PERBAIKAN SISTEM PENTANAHAN TELEKOMUNIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Basuki Nugraha

    2015-09-01

    Hasil dari penelitian ini adalah perbaikan sistem pentanahan site Kampung Baru dengan menggunakan konfigurasi single point connection window (SPCW, untuk mengamankan sistem telekomunikasi dari kebocoran arus dan petir serta imbasnya.  Perbaikan sistem pentanahan di site Kampung Baru menggunakan banyak elektroda yang membentuk persegi dikarenakan topografi tempat di sana yang memungkinkan dan efektif adalah menggunakan sistem tersebut. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan perbaikan sistem di site Kampung Baru, didapatkan nilai perhitungan sistem pentanahan adalah 1.34 Ohm serta pengukurannya 1.21-1.25 Ohm.

  18. ANALISIS PERBAIKAN SISTEM PENTANAHAN TELEKOMUNIKASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umar Umar

    2015-04-01

    Hasil dari penelitian ini adalah perbaikan sistem pentanahan site Kampung Baru dengan menggunakan konfigurasi single point connection window (SPCW, untuk mengamankan sistem telekomunikasi dari kebocoran arus dan petir serta imbasnya.  Perbaikan sistem pentanahan di site Kampung Baru menggunakan banyak elektroda yang membentuk persegi dikarenakan topografi tempat di sana yang memungkinkan dan efektif adalah menggunakan sistem tersebut. Berdasarkan hasil analisis dan perhitungan perbaikan sistem di site Kampung Baru, didapatkan nilai perhitungan sistem pentanahan adalah 1.34 Ohm serta pengukurannya 1.21-1.25 Ohm.

  19. Reactor for biological elimination of poorly degradable hydrocarbons by adjustment of substrate-specific retention times; Reaktor zur biologischen Eliminierung schwer abbaubarer Kohlenwasserstoffe durch Einstellung substratspezifischer Verweilzeiten

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Brambach, R.

    1997-11-01

    Industrial waste water cleaning increasingly makes use of biological processes based on immobilized biomass, in order to ensure the aimed elimination of toxic substances. A novel, efficient reactor technique was developed, by which dangerous, poorly degradable dissolved hydrocarbons are selectively retained in the bioreactor thanks to an integrated membrane, while other substances are quickly discharged from the system via the effluent. With a synthetic waste water, this selective retention method achieved substrate-specific retention times which were five to fifty times higher than those of a merely hydrodynamically operated reactor system. In addition, the decoupling of high reactor and low effluent concentrations results in a higher biochemical activity in the reactor in comparison with conventional process techniques. (orig.) [Deutsch] In der industriellen Abwasserreinigung werden verstaerkt Bioverfahrenstechniken mit immobilisierter Biomasse eingesetzt, um eine gezielte Eliminierung gefaehrlicher Stoffe durchzufuehren. - Hierzu wurde eine neuartige leistungsfaehige Reaktortechnik entwickelt, die mittels einer im Bioreaktor integrierten Membran gefaehrliche, schwer abbaubare geloeste Kohlenwasserstoffe selektiv im Bioreaktor zurueckhaelt, waehrend andere Stoffe das System schnell ueber den Ablauf verlassen. Durch den stoffselektiven Rueckhalt wurden an einem synthetischen Abwasser substratspezifische Verweilzeiten erzielt, die um den Faktor 5 bis 50 ueber denen eines rein hydrodynamisch bestimmten Reaktorsystems liegen. Darueber hinaus wird aufgrund der Entkopplung von hoher Reaktor- und niedriger Ablaufkonzentration eine im Vergleich zu herkoemmlichen Verfahrenstechniken hoehere biochemische Aktivitaet im Reaktor erzielt. (orig.)

  20. ANALISIS DAYA SAING KEDELAI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarwono Sarwono

    2014-09-01

    Full Text Available RCA (Revealed Comparative Advantage index of soybean in Indonesia from 1983 up to 2013 is less than one, mostly. It means that the competitiveness of soybean in Indonesia is low. The purpose of this study is to analyze the factors influence the soybean competitiveness. OLS (Ordinary Least Square was used as the analysis method. Hypotheses test based on that analysis model is not bias, so that, classic divergence test is needed. It is for getting the Best Linier Unbiased Estimator (BLUE appraisal. T statistic and F statistic were also applied. The result of this research shows that production and export have positive and significant influence. In addition, exchange rate and government policy do not influence the Indonesia soybean competitiveness.Indeks RCA (Revealed Comparative Advantage kedelai Indonesia dari tahun 1983-2013 kecenderungan bernilai kurang dari satu yang berarti daya saing kedelai Indonesia rendah.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi daya saing kedelai Indonesia.Metode analisis yang digunakan adalah Ordinary Least Square (OLS.Pengujian hipotesis berdasarkan model analisis tersebut tidak bias maka perlu dilakukan uji penyimpangan klasik yang tujuannya agar diperoleh penaksiran yang bersifat Best Linier Unbiased Estimator (BLUE.Pengujian statistik menggunakan uji t statistikdan uji f statistik.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produksi dan ekspor berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap daya saing kedelai Indonesia. Nilai tukar rupiah dan kebijakan pemerintah tidak berpengaruh terhadap daya saing kedelai Indonesia.

  1. Analisis Kebijakan dan Efektivitas Organisasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amir Syarifudin Kiwang

    2015-05-01

    Full Text Available Penerapan Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 8 Tahun 2011 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis Pendidikan dan Pelatihan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah pada Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah Provinsi Nusa Tenggara Timur adalah dalam rangka untuk meningkatkan efektivitas kerja organisasi pada UPT Diklat Koperasi dan UMKM. Penelitian ini berusaha untuk melihat dampak kebijakan organisasi terhadap efektivitas organisasi dengan menggunakan enam elemen variabel dari kebijakan dan praktik manajemen. Keenam elemen tersebut adalah penetapan tujuan strategis, pencarian dan pemanfaatan sumber daya, lingkungan prestasi, proses komunikasi, kepemimpinan dan pengambilan keputusan, serta adaptasi dan inovasi organisasi. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data model Miles dan Huberman, yang terdiri atas reduksi data, display/penyajian data, dan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas organisasi pada UPT Diklat koperasi dan UMKM belum berjalan secara baik, hal ini dapat dilihat dari beberapa hal antara lain, belum adanya tenaga spesialisasi pengelola diklat dan tenaga khusus (sarjana di bidang perkoperasian dan kondisi lingkungan kerja (lingkungan prestasi pada UPT Diklat koperasi dan UMKM yang belum efektif. Penempatan pegawai juga belum tepat, mutasi ke UPT Diklat Koperasi dan UMKM tidak memperhatikan latar belakang pendidikan dan spesialisasi/keahlian pegawai sehingga membutuhkan waktu dalam proses penyesuaian serta menurunkan jumlah pelaksanaan diklat dikarenakan keterbatasan alokasi dana.

  2. HUBUNGAN KERJA DALAM INDUSTRI FAST FASHION: ANALISIS ISI TERHADAP FENOMENA EKSPLOITASI (STUDI KASUS FILM THE TRUE COST DAN NIKE SWEATSHOPS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Apriliani

    2016-06-01

    dari aspekdominan eksploitasi berdasarkan upah, jaminan kesehatan, jaminan keselamatan, waktu, kekerasan fisik dan pembentukan serikat. Selain temuan dari film tesebut, didapati bahwa konteks ekonomi, sosial, dan politik pada periode tertentu serta kebijakan ketenagakerjaan turut mendukung terjadinya eksploitasi tenaga kerja.

  3. Analisis Framing Buku Biografi Chairul Tanjung Si Anak Singkong

    OpenAIRE

    Sonia, Fadilah

    2016-01-01

    Analisis Framing merupakan analisis bingkai versi terbaru dan pendekatan analisis wancana, khususnya untuk menganalisis teks media. Gagasan mengenai Framing, pertama kali dilontarkan oleh Beterson tahun 1995. Framing, secara sederhana adalah bingkaian sebuah peristiwa. Framing adalah pendekatan untuk mengetahui bagaimana presektif atau cara pandangan yang digunakan oleh wartawan ketika menulis sebuah berita. Chairul Tanjung Si Anak Singkong karya Tjahja Gunawan Diredja merupakan salah satu...

  4. Aplikasi Analisis DNA dalam Bidang Forensik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elza Ibrahim Auerkari

    2015-10-01

    Full Text Available Analisis DNA dalam bidang forensik merupakan teknik yang relatif baru dan berkembang pesar sesuai dengan peningkatan kualitas dan kuantitas kriminalitas disamping dapat digunakan dalam penentuan hubungan keluarga. Permasalahannya adalah bagaimana kemampuan analisis DNA ini dalam mengidentifikasi individu pada kasus-kasus tersebut. Dari 3,3 milyar pasang basa yang membentuk genom manusia, terdapat sekitar 3 juta perbedaan di antara setiap dua individu. Untuk tujuan identifikasi DNA dalam bidang forensik, regio yang sangat penting adalah lokus polimorfik DNA termasuk regio ukuran satelit (Satelite sequence pada bagian yang tidak mengkode produk tertentu dari genom manusia. Bila frekuensi folimorfis DNA pada suatu populasi diketahui, probabilitas dari identifikasi, lokus polimorfik dengan frekuensi yang diketahui dalam suatu populasi dapat dipilih sebagai DNA maeker. Analisis DNA merupakan suatu metode yang sangat potensial yang dewasa ini telah diterima secara luas sebagai suatu cara identifikasi dalam bidang forensik, sebab hanya dibutuhkan sedikit sampel saja yang dapat diambil dari semua sel berinti di seluruh tubuh. Penggunaan analisis DNA dan bank data DNA berkembang dengan pesat serta merupakan sarana yang penting sebagai pelengkap terhadap bidang kedokteran dan kedokteran gigi forensik lainnya. Guna efisiensi identifikasi di bidang forensik dianjurkan agar metode-metode yang ada dikombinasi.

  5. ANALISIS SENSITIVITAS TURBULENSI ALIRAN PADA KANAL BAHAN BAKAR PWR BERBASIS CFD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endiah Puji Hastuti

    2015-04-01

    Full Text Available Turbulensi aliran pendingin pada proses perpindahan panas berfungsi untuk meningkatkan nilai koefisien perpindahan panas, tidak terkecuali aliran dalam kanal bahan bakar. Program CFD (CFD=computational fluid dynamics, FLUENT adalah program komputasi berbasis elemen hingga (finite element yang mampu memprediksi dan menganalisis fenomena dinamika aliran fluida secara teliti. Program perhitungan CFD dipilih dalam penelitian ini karena selain akurat juga dapat memberikan visualisasi dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristika perpindahan panas, massa dan momentum dari dinding rod bahan bakar ke pendingin secara visual, pada medan temperatur, medan tekanan, dan medan energi kinetika pendingin, sebagai fungsi dinamika aliran di dalam kanal, pada kondisi tunak dan transien. Analisis dinamika aliran pada kanal bahan bakar PWR berbasis CFD dilakukan dengan menggunakan sampel data reaktor PWR dengan daya 1000 MWe dengan susunan bahan bakar 17x17. Untuk menguji sensitivitas persamaan aliran yang sesuai dengan model aliran turbulen pada kanal bahan bakar dilakukan pemodelan dengan menggunakan persamaan k-omega (Ƙ-ω, k-epsilon (Ƙ-ε, dan Reynold stress model (RSM. Pada analisis sensitivitas aliran turbulen di dalam kanal digunakan model mesh hexahedral dengan memilih tiga geometri sel yang masing masing berukuran 0,5 mm; 0,2 mm dan 0,15 mm. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada analisis kondisi tunak (steady state, terdapat hasil yang mirip pada model turbulen Ƙ-ε standard dan Ƙ-ω standard. Pengujian terhadap kriteria Dittus Boelter untuk bilangan Nusselt menunjukkan bahwa model Reynold stress model (RSM direkomendasikan. Analisis sensitivitas terhadap geometri mesh antara sel yang berukuran 0,5 mm, 0,2 mm dan 0,15 mm, menunjukkan bahwa geometri sel sebesar 0,5 mm telah mencukupi. Aliran turbulen berkembang penuh telah tercapai pada model LES dan DES, meskipun hanya dalam waktu singkat (3 s, model LES memerlukan waktu komputasi

  6. Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Kelapa Sawit Dengan Menggunakan Katalis Berpromotor Ganda Berpenyangga γ-Alumina (CaO/KI/γ-Al2O3 Dalam Reaktor Fluidized Bed

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunu R Puspitaningati

    2013-09-01

    Full Text Available Biodiesel merupakan salah satu energi alternatif pengganti bahan bakar fosil dari hasil reaksi transesterifikasi minyak nabati dengan metanol. Proses pembuatan biodiesel selama ini menggunakan katalis homogen NaOH atau KOH yang memiliki kelemahan terbentuknya produk samping berupa sabun dan rumitnya pemisahan produk biodiesel dengan katalis. Maka dari itu, mulai dikembangkan penggunaan katalis heterogen untuk menggantikan penggunaan katalis homogen. Penelitian ini mengembangkan katalis CaO/KIγ-Al2O3­. Pembuatan katalis melalui metode presipitasi CaO pada γ-Al2O3 serta asam asetat sebagai larutan precursor selama 3 jam lalu impregnasi KI selama 3 jam. Kemudian, dioven selama 12 jam pada suhu 110oC dan dikalsinasi pada suhu 650oC selama 4,5 jam. Katalis yang diperoleh digunakan untuk membantu proses transesterifikasi biodiesel dengan variable massa katalis, rasio molar minyak dan metanol, dan suhu. Dari hasil penelitian didapatkan bahwa biodiesel dapat diproduksi melalui reaksi transesterifikasi menggunakan katalis CaO/KI/γ-Al2O3­ dalam reaktor fluidized bed. Kemurnian tertinggi dari biodiesel yang didapatkan yaitu sebesar 99,17%. Yield dan konversi tertinggi sebesar 97,19% dan 96,89%  didapatkan pada penggunaan massa katalis 16 gram dan rasio molar minyak dan metanol 1 : 36 serta kondisi operasi suhu 225oC dan laju alir umpan 6 ml/menit (waktu tinggal 8 jam memiliki densitas sebesar 0,853 gr/ml serta viskositas sebesar 5,53 mm2/s (cSt.

  7. Analisis Faktor yang Mempengaruhi Indeks Prestasi Mahasiswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putriaji Hendikawati

    2011-12-01

    Full Text Available Penelitian ini dilaksanakan untuk mengungkap dan menganalisis faktor-faktor yangmempengaruhi perolehan indeks prestasi mahasiswa. Populasi penelitian adalahmahasiswa program studi Pendidikan Matematika FMIPA Unnes dan dipilih sampelsebanyak 3 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara stratified cluster randomsamplingdengan sampel penelitian berjumlah 114 mahasiswa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indeks Prestasi (IP mahasiswa dipengaruhioleh beberapa variabel antara lain: variabel suasana hati, membagi waktu, hubungandengan keluarga, penjelasan dosen, suasana tempat tinggal, kegiatan selain kuliah, bakat,adaptasi lingkungan, pantauan orang tua, perhatian orang tua, pergaulan, makan dan gizi,IQ dan EQ, kemampuan sosialisasi, kondisi keuangan, suasana belajar kampus, pancaindera kemampuan menangkap materi, dan olahraga. Setelahdilakukan analisis faktor danproses reduksi diperoleh5 faktor yang mempengaruhi IP mahasiswa. Lima faktor tersebutadalah Faktor Manajemen Diri, Faktor Lingkungan Sekitar, Faktor Kondisi Eksternal,Faktor Kondisi Fisik dan Faktor Olahraga.Hasil penelitian ini bermanfaat bagi mahasiswa serta para dosen khususnyapenentu kebijakan di jurusan Matematika FMIPA Unnes, untuk mengembangkan sertameningkatkan faktor-faktor yang mempengaruhi IP mahasiswa yang berhubungan dengankebijakan dalam kampus agar dapat memberikan kontribusi positif bagi perolehan IPmahasiswa. Kata kunci: analisis faktor, indeks prestasi, mahasiswa.

  8. ANALISIS PERIKANAN HUHATE DI PERAIRAN LARANTUKA, FLORES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohamad Adha Akbar

    2016-11-01

    Full Text Available Informasi mengenai beberapa aspek perikanan huhate sangat diperlukan sebagai bahan untuk perencanaan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan di Larantuka, Flores Timur pada tahun 2014 dengan tujuan untuk menganalisis perikanan huhate sebagai salah satu tulang punggung perikanan TCT. Kegiatan penelitian diprioritaskan pada analisis unit alat tangkap, daerah penangkapan, komposisi hasil tangkapan dan estimasi Total Faktor Produktivitas (TFP perikanan huhate. Basis data pengukuran adalah himpunan  data pendaratan dan observasi lapang. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik armada terdiri dari kapal yang terbuat dari fibreglass dengan kisaran bobot kapal 6 - 30 GT. Daerah penangkapan di sekitar perairan Laut Sawu dan Laut Flores. Hasil tangkapan utama didominansi oleh cakalang (Katsuwonus pelamis sebanyak 82%, juwana tuna (Thunnus spp. 17% dan tongkol (Auxis spp. 1% serta hasil tangkapan ikutan lemadang (Coryphaena hippurus dan marlin (Makaira spp. < 1%. Hasil analisis tangkapan per unit upaya (CPUE memberikan nilai rata-rata sebesar 1,1 ton/trip (0,4-1,7 ton/trip dengan nilai tertinggi terjadi pada Februari, sedangkan terendah terjadi pada Januari. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tren bulanan CPUE dan nilai TFP.

  9. APLIKASI META-ANALISIS DALAM PENGUJIAN VALIDITAS AITEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Helly Prajitno Soetjipto

    2016-09-01

    Full Text Available Proses validasi dan penghitungan reliabilitas skala psikologi dianggap sebagai salah satu langkah penting. Anggapan ini bisa dipahami karena penyusunan dan pengujian skala merupakan langkah yang sangat menentukan analisis dan kesimpulan penelitian.

  10. Analisis Perilaku Dan Kepuasan Pelanggan BMI (Bank Muamalat Indonesia) Cabang Surabaya Dengan Menggunakan Analisis Regresi Logistik

    OpenAIRE

    Suparto

    2009-01-01

    Dalam penelitian ini, akan diteliti hubungan antara variabel identitas dan perilaku dan perilaku nasabah yang mempengaruhi tingkat kepuasannya terhadap pelayanan BMI (Bank Muamalat Indonesia). Dari analisis regresi logistik disimpulkan bahwa laki-laki cenderung merasa puas terhadap pelayanan BMI, sebesar 2,503 kali dibandingkan perempuan. Nasabah yang pegawai negeri/ABRI cenderung merasa puas 1,833 kali, yang wiraswasta/pengusaha sebesar 0,288 kali, dan pegawai swasta 0,480 kali bila dibandin...

  11. PENENTUAN DAERAH RAWAN GIZI BERDASARKAN ANALISIS SPATIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Noviati Fuada

    2012-11-01

    Full Text Available Latar Belakang : Riset Kesehatan Dasar telah dilakukan di Indonesia (RISKESDAS 2007. Riset telah mengumpulkan data-data yang terdiri dari data kesehatan yang menggambarkan status gizi anak di bawah lima (antrophometri data di seluruh wilayah Indonesia. Kenyataanya masih sedikit analisis dengan menggunakan metode GIS, oleh karena itu artikel ini akan dikaji dengan metode spasial. Kajian ini diharapkan dapat memberikan informasi faktual, yang dapat mendukung kebijakan daerah. Tujuan: Mengidentifikasi daerah kabupaten/provinsi rawan status gizi anak balita, Metode: Analisa GIS denganmenggunakan metode spasial (pengelompokan data dan overlay dengan cara union. Data RISKESDAS 2007. Hasil: Wilayah tingkat tinggi potensi rawan gizi bermasalah (bersumber overlay antara peta sebaran status gizi balita dengan peta sebaran KK miskin  adalah; Kota Tasikmalaya, Kab. Tasikmalaya, Cianjur, Garut, Ciamis, Bandung, Subang dan Majalengka. Wilayah tingkat tinggi berpotensi terkena infeksi penyakit (berdasarkan peta sebaran resiko Infeksi Penyakit dan pemanfaatan posyandu adalah: Kabupaten Purwakarta, Karawang, Bekasi, Bogor, Sukabumi, Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Bekasi dan Bogor. Wilayah berpotensi rawan gizi kategori tinggi (bersumber pada 4 faktor/peta sebaran meliputi, Kabupaten Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya. Kasus Gizi bermasalah berdasarkan 3 indeks gabungan menyebar di seluruh wilayah Provinsi Jawa Barat. Wilayah kasus gizi bermasalah kategori tinggi, dan kategori sedang, sebagian besar  terjadi di wilayah Kabupaten. Baik kategori sedang maupun tinggi merupakan wilayah yang berdampingan. Gambaran ini mengarah pada fakta bahwa  masalah gizi cenderung merupakan masalah epidemiologi. Kesimpulan: Terdapat empat wilayah kabupaten status gizi yang paling serius dalam kategori tinggi meliputi, Kabupaten Cianjur, Garut, Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya.  Kata kunci: analisis spasial, status gizi, posyandu, rawan gizi 

  12. ANALISIS VARIABEL KEUANGAN YANG MEMPENGARUHI KEBIJAKAN DEVIDEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sumiadji -

    2012-03-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh variabel keuangan yang terdiri dari: rasio pro-fitabilitas (return on assets, likuiditas (cash ratio, rasio hutang (debt to equity ratio, market value (earnings per share, dan perputaran total aset (total assets turnover terhadap kebijakan dividen yang diproksikan dengan dividend payout ratio (DPR pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2004-2008. Prosedur pemilihan sampel penelitian menggunakan purposive sampling sehingga menghasilkan 8 perusahaan yang memenuhi kriteria sampel. Data sekunder dikumpulkan dengan teknik dokumentasi bersumber dari Indonesian Capital Market Directory (ICMD, laporan keuangan, dan hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini adalah secara simultan variabel ROA, CR, DER, EPS dan TATO berpengaruh terhadap DPR. Secara parsial variabel yang mempengaruhi DPR adalah CR, EPS dan TATO. Varabel lainnya, yaitu ROA dan DER ditemukan tidak berpengaruh terhadap DPR. This research was conducted to examine the influence of the financial variables which consists of: return on assets (ROA, cash ratio (CR, debt to equity ratio (DER, earnings per share (EPS, and total asset turnover (TATO to the dividend policy that indicated by the dividend payout ratio (DPR of listed manufacturing company in Indonesia Stock Exchange  2004 to 2008. The sample selection procedure used was a purposive sampling so that it produced eight companies that met the sample criteria. Se-condary data was collected by the documentation technique were obtained from the Indonesian Capital Market Directory (ICMD, financial statements, and the results of the Annual General Meeting of Shareholders. The analysis technique used was multiple linear regression analysis. The research found that five variables of kind of ROA, CR, DER, EPS dan TATO simultaneously influence to dividend

  13. ANALISIS GEN HAEMAGGLUTININ PADA VIRUS CAMPAK LIAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Subangkit Subangkit

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakPenyakit Campak disebabkan oleh virus campak yang termasuk genus Morbilivirus dan Family Paramyxoviridae. Penyakit campak masih menjadi masalah kesehatan karena masih ditemukan Kejadian Luar Biasa (KLB di Indonesia. Salah satu penyebab terjadinya KLB tersebut diduga sebagaiakibat perbedaan antigenesitas antara strain vaksin yang digunakan dengan strain virus campak liar yang beredar di Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendapatkan gambaran tentang karakteristik genetik gen Haemagglutinin virus campak liar yang ada di Indonesia. Spesimen yang digunakan sebanyak 27 isolat virus penyebab KLB dari 17 propinsi selama periode tahun 2003-2010. Isolat virus dilakukan pemeriksaan secara RT-PCR dan sekuensing dengan metode Sanger. Hasil sekuensing dianalisis dengan menggunakan perangkat lunak Bioedit 7.0 dan MEGA 4.0. Hasil penelitian didapatkan perbedaan 10 asam amino antara virus campak strain vaksin CAM-70 dan virus campak liar pada posisi D416N; K424T; V451M; N455T; V466I; I473T; F476L; Y481S atau Y481N; H495N; G505D. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan karakteristik genetik antara virus campak liar di Indonesia berbeda dengan strain virus vaksin CAM-70.Kata kunci : Campak, Analisis Molekuler, Hemagglutinin, CD46AbstractMeasles is caused by virus belonging to the genus Morbilivirus and Family Paramyxoviridae. Measles is still a public health problem because outbreak of measles still found in Indonesia. Outbreak is suspected as a result of differences in antigenicity between vaccine strains used with wild-type measles virus strains circulating in Indonesia. This study aims to get genetic characteristics of wild-type measles virus haemagglutinin gene in Indonesia. The specimens were used 27 viral isolates from 17 provinces period 2003-2010. Viral isolates examined by RT-PCR and sequencing with Sanger method. Sequencing analysis were conducted using Bioedit 7.0 and MEGA 4.0 software. The results showed 10 amino acid differences

  14. KLASIFIKASI TINGKAT KEPUASAN PELANGGAN DENGAN ANALISIS DISKRIMINAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A Rizkiana

    2016-03-01

    Full Text Available Persaingan yang semakin ketat dalam dunia usaha khususnya yang bergerak dalam bidang jasa, mengharuskan perusahaan menempatkan orientasi kepuasan pelanggan sebagai tujuan utama. Untuk mempertahankan pelanggan, memperluas pangsa pasar dan meningkatkan keuntungan, perusahaan harus berupaya menciptakan suatu strategi yang dapat memberikan nilai kepuasan terhadap pelanggan. Penelitian ini menganalisis kepuasan pelanggan Leasing Company di Kabupaten Semarang dengan analisis diskriminan. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kepuasan pelanggan pengguna jasa Leasing Company dengan membentuk model diskriminan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan pengumpulan data primer menggunakan angket melalui pengambilan sampel proporsional. Kepuasan pelanggan dibedakan menjadi tiga kategori yaitu tidak puas, cukup puas dan sangat puas. Sedangkan variabel yang diduga mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan adalah usia pelanggan, lama aktifitas, lama waktu pelunasan, besar uang muka (DP, pendapatan, pengeluaran, dan harga kendaraan. Berdasarkan hasil analisis diskriminan tiga factor melalui uji prasyarat dan uji kelayakan variabel, diperoleh dua variabel yang layak dianalisis, yaitu lama waktu pelunasan pinjaman dan besar uang muka. Model diskriminan tiga faktor yang terbentuk adalah zScore =0,969 0,077 dan zScore = 4,146 + 0,085  dengan  sebagai variabel lama pelunasan dan  sebagai variabel uang muka. Hasil validasi menunjukkan angka ketepatan model yang cukup tinggi yaitu 54%. Competition in business, especially in services sector, causing every company must put orientation on customer satisfaction as a primary goal. To retain customers, expand market share and improve profitability, companies must strive to create a strategy to create customer's satisfaction. This study analyzes Leasing Company customer satisfaction in Kabupaten Semarang with discriminant analysis. The purpose of this study

  15. Analisis SWOT untuk Penentuan Strategi Optimalisasi Infrastruktur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Wahyuningsih

    2012-12-01

    Full Text Available Undang-undang No.38 tahun 2009 tentang Pos memberikan keleluasaan penyelenggara pos untuk melakukan pengembangan produksi serta peningkatan infrastruktur, yang mendukung daya saing masing-masing penyelenggara pos. Sebagai badan usaha milik negara, PT.Pos Indonesia memiliki jaringan terintegrasi sampai ke pedesaan dan daerah transmigrasi, yang diketahui hampir 100% jaringan dibangun oleh pemerintah. Jaringan Pos adalah jaringan fisik maupun virtual untuk mendukung terselenggaranya layanan pos. Jumlah titik layanan mencapai 24 ribu titik layanan yang menjangkau hampir 100% kecamatan dan 42 % kelurahan/desa. Untuk mengetahui strategi dalam rangka optimalisasi infrastruktur di PT.Pos Indonesia, dilakukan penelitian dengan pendekatan kualitatif dan analisis SWOT dan hasilnya penggambaran pada Matrik Grand Strategi, posisi pada  Kuadran I (positif, positif, artinya, PT.Pos Indonesia khususnya untuk KPRK Jakarta Pusat10000, KPRK Jakarta Utara14000 dan KPRK Bandung 40000 manajemen organisasinya sudah solid, dan banyak mempunyai peluang. Ekspansi dapat dilanjutkan untuk memperbesar pertumbuhan dan pengembangan produk, namun aspek SDM masih perlu ditingkatkan.

  16. PENERAPAN TEORI ATRIBUSI WEINER UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN ANALISIS PENDAPATAN NASIONAL

    OpenAIRE

    Joko Suwandi

    2012-01-01

    Tujuan penelitian adalah untuk; (1) meningkatkan pemahaman tentang analisis pendapatan nasional dengan menerapkan Teori Atribusi Weiner, (2) sejauh mana peningkatan hasil belajar mahasiswa dari penerapan Teori Atribusi Weiner, dan (3) bagaimana tanggapan mahasiswa terhadap penerapan Teori Atribusi Weiner. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model alir dari Kemmis dan Taggart yang terdiri dari kegiatan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian Mahasiswa semester...

  17. ANALISIS KINERJA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN RASIO CAMEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Murdiati

    2015-06-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesehatan bank dilihat dari kategori CAMEL. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus di PD BPR BKK Banjarharjo.Dalam menguji hipotesis digunakan alat analisis CAMEL. Hasil penelitian ini yaitu modal pada 2008 sampai 2010 termasuk dalam kriteria sehat. ROA meningkat 2008 sampai 2010 dengan kriteria sehat bagi biaya operasional yang dikeluarkan oleh pendapatan operasional yang seimbang. Rasio Kas tahun 2008 sampai 2010 termasuk dalam kriteria sehat berarti bank memiliki kemampuan untuk mengelola asset yang digunakan untuk membayar kewajiban. LDR mengalami tren yang signifikan selama tahun 2008 sampai 2010 sehingga dana yang diterima bank untuk meningkatkan baik tabungan, deposito berjangka, modal inti, yang berarti kemampuan bank untuk meningkatkan penyaluran kredit, IRR menunjukan nilai positif dalam menghadapi resiko pasar.Pengembangan tingkat kesehatan pada tahun 2008 sampai 2010 untuk komponen Capital, Assets, Laba dan Likuiditas meningkat. The goal of this research is to analyze the healtiness of banks seen from CAMEL category. The research applied a case study in PD BPR BKK Banjarharjo. The hypotheses tested using CAMEL analysis tools. The result of the study is that the modal used 2008 until 2010 is consideredin a healthy criteria. The increasing ROA in 2008 until 2010 is considered healthy criteria for operational expenses incurred by the operating income. Such condition meant that the banks are able to manage the assets which are used to pay the obligations. The significant increasing of LDR over the years 2008 until 2010 makes the received funds by the bank to increase the savings deposits, time deposits and the core capital. As the recunts, the banks are able to increase credit disstribution. More over, the IRR showed a positive values in the face of market risks and the development of healthy levels in 2008 until 2010 for the components of Capital, Assets, Earnings and

  18. Analisis Pembiayaan Kesehatan Keluarga Penderita Talasemia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Kurniawan

    2013-04-01

    Full Text Available Pembiayaan kesehatan sekitar 146 (60% penderita talasemia di Banyumas, tahun 2011 ditanggung rumah tangga dalam bentuk pembayaran langsung (out of pocket payment. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ability to pay, willingness to pay, dan need assessment pembiayaan kesehatan penderita talasemia di Kabupaten Banyumas. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan studi kasus. Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Jumlah sampel penelitian 30 responden yang mempunyai anggota keluarga penderita talasemia di Kabupaten Banyumas. Hasil penelitian menunjukkan keluarga penderita talasemia mempunyai ability to pay rata-rata adalah Rp34.448,8/bulan dan rata-rata willingness to pay pengobatan talasemia adalah Rp133.833,3/ bulan. Pola pembiayaan kesehatan talasemia di Kabupaten Banyumas menggunakan 93,3% Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas, 3,3% biaya sendiri, dan 3,3% asuransi kesehatan. Sebelum mendapatkan Jamkesmas, 90,0% responden membayar dengan out of pocket, berhutang, berhemat pada kebutuhan nonkesehatan, dan menjual perhiasan/sawah. Kebutuhan pelayanan kesehatan yang diharapkan keluarga penderita talasemia adalah konsultasi talasemia dan desain khusus ruang perawatan anak. Kebutuhan pembiayaan kesehatan keluarga penderita talasemia adalah uang transportasi ke rumah sakit sebagai bentuk biaya tidak langsung. Health financing of majority thalassemia patients, around 146 people (60% in Banyumas year 2011 is assured by Households in direct payments to health care providers (out-of-pocket payment. This study aimed to analyze the ability to pay, willingness to pay, and need assessment of health financing thalassemia in Banyumas. This research an analytic observation- Analisis Pembiayaan Kesehatan Keluarga Penderita Talasemia Health Financing Analysis of Thalassemia Patient Family Arif Kurniawan, Arih Diyaning Intiasari al with case study design

  19. Pembuatan Biodiesel Dari Minyak Kelapa Sawit RBD Dengan Menggunakan Katalis Berpromotor Ganda Berpenyangga γ-Alumina (CaO/MgO/ γ-Al2O3 Dalam Reaktor Fluidized Bed

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Niar Kurnia Julianti

    2014-09-01

    Full Text Available Biodiesel merupakan salah satu energi alternatif pengganti bahan bakar fosil dari hasil reaksi transesterifikasi minyak nabati dengan metanol. Proses pembuatan biodiesel selama ini menggunakan katalis homogen NaOH atau KOH yang memiliki kelemahan terbentuknya produk samping berupa sabun dan rumitnya pemisahan produk biodiesel dengan katalis. Maka dari itu, mulai dikembangkan katalis heterogen. Penelitian ini mengembangkan katalis berpromotor ganda berpenyangga y-alumina (CaO/MgO/y-Al2O3 dalam reaktor fluidized bed. Pembuatan katalis melalui metode presipitasi CaO dan MgO pada y-Al2O3 serta asam asetat sebagai larutan precursor. Kemudian, katalis dioven selama 12 jam pada suhu 110C dan dikalsinasi pada suhu 700 C selama 5 jam. Katalis yang diperoleh digunakan untuk proses transesterifikasi dengan ratio molar minyak metanol 1:36; variabel massa katalis 4, 7, 10, 13, 16 gram; laju alir reaktan 4, 7, 10, 13, 16 ml/menit; dan suhu 125, 150, 175, 200, 225 C. Dimana yield dan % konversi terbaik dari penelitian diperoleh sebesar 0,642 gr biodiesel/gr minyak dan 63,975% pada massa katalis 16 gram, suhu 225 C dan laju alir reaktan 4 ml/menit.

  20. ANALISIS PERAN BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DI KABUPATEN BULUKUMBA

    OpenAIRE

    Akbar, Muh.Nur

    2015-01-01

    2015 INTISARI MUH.NUR AKBAR NOMOR POKOK E12111603, Program Studi Ilmu Pemerintahan Kerjasama Jurusan Politik Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin. Analisis Peran Badan Pemeberdayaan Masyarakat Desa Di Kabupaten Bulukumba. Di Bimbing Oleh Dr.H.A.Gau Kadir,MA Selaku Pembimbing I Dan Dr.HJ.Indar Arifin,M.Si Selaku Pembimbing II. Tujuan Penelitian Ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis peran Badan Pemberdayaan Masyarakat Des...

  1. MODEL TES DAN ANALISIS PRESTASI BELAJAR MATEMATIK SISWA SEKOLAH DASAR

    OpenAIRE

    Zamsir Zamsir

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model tes dan analisis prestasi belajar siswa yang dapat dipakai untuk melakukan identifikasi level kemampuan dan menyusun profil pencapaian kompetensi siswa, khususnya di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model yang dikembangkan menyangkut dua hal, yaitu: (1) prosedur dan langkah-langkah penyusunan tes serta teknik identifikasi level kemampuan siswa, dan (2) pelaporan hasil tes. Identifikasi dilakukan dengan cara menempat...

  2. Analisis Kelelahan dan Hubungannya dengan Umur Material Pada Camshaft

    OpenAIRE

    Kurnia Brahmana

    2006-01-01

    Tekanan yang berubah-ubah secara berulang-ulang selama selang waktu tertentu pada bahan akan mengakibatkan kegagalan akibat kelelahan, selanjutnya penyebaran keretakan dan keretakan yang semakin melebar dan sehingga mengakibatkan patah. Umur lelah dari suatu bahan dipengaruhi oleh tingkat amplitudo dari beban yang diberikan kepada bahan tersebut, dan pada umumnya kelelahan pada benjolan camshaft terjadi mulai pada 50 juta getaran. Analisis kelelahan akibat stress, strain, dan gaya memberikan ...

  3. ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PT. ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO) CABANG SULAWESI SELATAN

    OpenAIRE

    ARIANTY, ASTRI

    2012-01-01

    ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN PT. ASURANSI JIWASRAYA (PERSERO) CABANG SULAWESI SELATAN COMPANY FINANCIAL PERFORMANCE ANALYSIS PT. INSURANCE JIWASRAYA (LIMITED) SOUTH BRANCH SULAWESI Astri Arianty Prof. Dr. H. Muhammad Ali, SE., M.S Drs. Armayah Sida, M.Si Analisis terhadap kinerja keuangan perusahaan sangat penting dilakukan untuk mengetahui sejauh mana tingkat pencapaian yang telah diperoleh perusahaan sebagaimana tujuan perusahaan dalam menjalankan proses produk...

  4. Analisis Pemasaran Wortel (Studi Kasus : Desa Gajah, Kec. Simpang IV, Kab. Karo, Prop. Sumatera Utara)

    OpenAIRE

    Rahman, Dewi Fauziah

    2012-01-01

    Penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive, pengambilan sampel petani dilakukan secara Stratified Random Sampling dan pengambilan sampel pedagang dilakukan secara Accidental Sampling, dengan jumlah petani sampel 30 kepala keluarga. Metode analisis yang digunakan adalah anal isis deskriptif dan metode Analisis Regresi Berganda. 950304010

  5. ANALISIS PELAYANAN KB MANDIRI WANITA USIA SUBUR BERDASARKAN STATUS EKONOMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Selma Siahaan

    2013-08-01

    Full Text Available Latar belakang: Penggunaan metode keluarga berencana (KB oleh Wanita Usia Subur (WUS antara lain dipengaruhi oleh faktor sosial ekonomi. Maka, masalah biaya yang harus dibayar oleh WUS untuk memperoleh pelayanan KB perludi pahami guna keberhasilan program KB Nasional. Metode: Studi menggunakan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2010, bertujuan untuk mengetahui biaya pelayanan KB yang dibayar oleh perempuan usia 10–59 tahun (WUS yang pernah kawin menurut metode KB berdasarkan status ekonomi yang bersangkutan. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, analisis bivariat dengan uji statistik chi-square. Hasil: Alat/obat KB disposible terbanyak yang digunakan WUS dari semua golongan status ekonomi adalah metode KB suntik, sedangkan kondom terbanyak digunakan oleh WUS dengan status ekonomi atas banyak. Sekitar 50% WUS dengan status ekonomi (SE rendah membayar biaya pelayanan KB berkisar Rp.10.000–Rp.15.000. Sementara itu WUS dengan SE atas terbanyak membayar sekitar > Rp. 20.000. Terdapat korelasi signifikan antara metode KB dengan biaya dan status ekonomi. Kesimpulan: Metode suntik masih merupakan metode pilihan bagi WUS di Indonesia dan pemilihan metode KB oleh WUS berhubungan dengan status ekonomi mereka. Oleh karena itu promosi kesehatan perlu terus digalakkan agar program KB pemerintah dengan IUD dapat lebih dikenal dan dapat diterima masyarakat. Di samping itu, diperlukan kebijakan khusus (bantuan kepada WUS dengan status ekonomi rendah sehingga IUD dapat diperoleh secara gratis atau setidaknya dengan biaya yang terjangkau.

  6. ANALISIS KEKUATAN STRUKTUR PADA KAPAL WISATA SUNGAI KALIMAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budianto Budianto

    2015-02-01

    Full Text Available Dalam mengembangkan sektor pariwisata di sungai Kalimas Surabaya, salah satu diantaranya adalah pembuatan perahu wisata sungai Kalimas. Dalam perancangan kapal wisata kalimas dengan menggunakan bahan komposit FRP (Fiber Reinforcement Plastic yang menggunakan serat buatan alam yang tidak merusak ekosistem di sungai Kalimas dan memiliki kekuatan struktur kapal yang baik. Analisis perancangan struktur dalam perahu wisata sungai Kalimas yang menggunakan bahan FRP yang diterapkan pada analisis struktur konstruksi dengan menggunakan metode elemen hingga. Dimana diterapkan dengan mampu menerima beban baik dari dalam maupun luar pada perahu wisata sungai Kalimas FRP tersebut. Kemampuan kekuatan struktur yang cukup aman diijinkan, dengan nilai tengangan bending yang masih dalam nilai dibawah 67 mPa. Dimana dalam keadaan kondisi hogging maupun sagging telah dianalisis cukup aman kekuatan pada struktur perahu wisata sungai Kalimas FRP yang dapat timbul pembebanan akibat adanya manouvering tersebut, baik secara global memanjang kapal maupun struktur lokal didudukan mesin yang merupakan fokus konsentarsi utama. Untuk Struktur lokal di dudukan mesin dimana menerima beban statis dari mesin outboard maupun beban dinamis yang ditimbulkan akibat pergerakan perahu wisata Kalimas FRP tersebut. Perhitungan dengan mekanisme pembebanan distribusi merata ataupun beban terpusat merupakan faktor utama hasil analisis perancangan struktur perahu wisata sungai Kalimas yang effisien dan efektif.

  7. Analisis Strategi Peningkatan Layanan Sertifikasi Perangkat Telepon Seluler

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widya Budi Andhini

    2015-03-01

    Full Text Available Standardisasi sebagai unsur penunjang pembangunan mempunyai peran penting dalam usaha optimasi pendayagunaan sumber daya.Peningkatan standarisasi dan sertifikasi perangkat telekomunikasi dilaksanakan secara aktif dalam menjaga terlaksananya interkoneksi, seperti dalam Renstra KemKominfo Tahun 2010-2014. Tujuan kegiatan standardisasi telekomunikasi antara lain menjamin interoperabilitas dan interkonektivitas, mengendalikan mutu perangkat. Untuk meningkatkan penyelenggaraan sertifikasi perangkat, dilakukan kajian yang menggambarkan analisis strategi untuk meningkatkan penyelenggaraan sertifikasi telepon seluler. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan format desain deskriptif kualitatif, pendekatan kualitatif matriks SWOT untuk menghasilkan strategi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada narasumber terdiri dari Direktorat Standardisasi Ditjen SDPPI, Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi, Telkom R&D Center, kuesioner kepada pabrikan dan toko handphone. Teknis analisis data menggunakan Model Miles and Huberman, dan analisis SWOT yaitu mengidentifikasi dan menganalisis faktor Strength (kekuatan, Weakness (Kelemahan, Opportunity (Peluang dan Threat (Tantangan. Hasil pembahasan memperlihatkan strategi masing-masing kolom di matriks SWOT adalah comparative advantage meliputi Roadmap pengembangan lembaga uji, perangkat, SDM; knowledge sharing; mobilization meliputi penyusunan aturan persyaratan teknis perangkat telekomunikasi, sosialisasi, survey; Divestment/ investment : facility sharing, kompetensi SDM, sosialisasi aplikasi online; dan Damage Control meliputi penambahan SDM, uji fungsi/pretest, pertemuan rutin antara Ditstand dan Lembaga Uji.

  8. Thermodynamic analysis of thermosolar plants; Analisis termodinamico de plantas termosolares

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Munoz, Felipe; Rojas, Armando [UNAM, Mexico, D.F. (Mexico)

    2000-07-01

    In this work we obtained the mathematical expressions to calculate the concentration area for parabolic trough and central tower solar systems in thermosolar plants. Thermodynamic analysis considering 1{sup s}t and 2{sup n}d laws were made for gas and steam energy conversion cycles joined to thermosolar plants. Economical analysis were made too. In this way, higher thermal efficiencies 57.4, 58, 57 y 58.1% and 2{sup n}d law efficiencies 76.6, 77.5, 76, y 77.6% were found with combined cycle and central tower solar system. However, the cheaper configuration (773.5 USD/MWh), found by the economic analysis, was the parabolic trough solar system with steam cycle. [Spanish] En este trabajo se determinan las expresiones matematicas para obtener el area de concentracion requerida en plantas termosolares de canal parabolico y de torre central combinadas con ciclos de generacion convencionales. Se realiza el analisis termodinamico con base en la primera y segunda ley a cada ciclo y asi mismo se efectua el analisis economico de dichos arreglos. Se encuentra que las mayores eficiencias termicas 57.4, 58, 57 y 58.1% y las eficiencias de 2 ley: 76.6, 77.5, 76, y 77.6% se tienen con sistema de torre central y ciclo combinado. El analisis economico expresa que el sistema solar con concentradores de canal parabolico con ciclos de vapor presenta el menor costo total de generacion (773.5 USD/MWh).

  9. FAKTOR-FAKTOR ORGANISASIONAL SEBAGAI PENCETUS KECENDERUNGAN AGRESI DI TEMPAT KERJA : STUDI META-ANALISIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Intaglia Harsanti

    2009-11-01

    Full Text Available Artikel ini menyajikan studi meta-analisis dari literature eksperimen dan survey yang diujikan dengan menggunakan korelasi antara faktor-faktor organisasi dan agresi di tempat kerja. Jumlah subjek yang diteliti sebanyak 31 penelitian dari 20 artikel. Rangkuman analisis menunjang hipotesis bahwa faktor-faktor organisasi memiliki hubungan dengan agresi di tempat kerja. Analisis ini mengoreksi nilai kesalahan sampling dan pengukuran. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor-faktor organisasi diidentifikasikan sebagai prediktor terhadap agresi di tempat kerja.

  10. ISOLASI DAN ANALISIS GEN HORMON PERTUMBUHAN LELE (Clarias gariepinus Burch.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ibnu Dwi Buwono

    2012-12-01

    CAGGGTGCAGTTGGAATCC-3’ dapat mengkopi sekuen gen GH lele dengan ukuran fragmen PCR sekitar 1.400 bp. Sementara amplikon gen GH American catfish (Rhamdia quelen menggunakan primer Amc-GH-F dan Amc-GH-R sebesar 1.465 bp. Hasil analisis sekuensing gen penyandi GH menggunakan program BlastP dan Genetyx versi 7.0, menunjukkan bahwa sekuen gen penyandi GH lele dumbo memiliki homologi 80% dengan sekuen GH C. gariepinus pada bank gen (no. aksesi AF 416488.1, sehingga sebagian besar sekuen gen penyandi hormon pertumbuhan ikan tersebut dapat diamplifikasi secara in vitro.

  11. BERMAIN DAN KOMPETENSI SOSIAL ANAK: STUDI META ANALISIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iswinarti Iswinarti

    2016-10-01

    Full Text Available Studi ini bertujuan untuk menguji hubungan antara bermain dan kompetensi sosial anak dengan menggunakan metaanalisis terhadap 20 penelitian yang berasal dari 17 artikel. Artikel terdiri dari 10 studi eksperimen dan 7 studi survei. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara bermain dan kompetensi sosial anak. Ringkasan hasil analisis tidak mendukung diterimanya hipotesis karena hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara bermain dan kompetensi sosial anak tidak selalu positif. Penjelasan tentang mengapa hubungan antara bermain dan kompetensi sosial anak tidak selalu positif didiskusikan dalam pembahasan.

  12. Intorno all'analisi sintattica della frase semplice in italiano /

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Josip Jernej

    2004-12-01

    Full Text Available Secondo una lunga tradizione confermata anche da opere illustri come la Sin­ tassi italiana di Raffaello Fornaciari del 1881, gli autori delle grammatiche italiane, nel trattare la struttura della frase semplice, adottano una soluzione fortemente influenzata dalla semantica, con i cosiddetti complementi indiretti. Trattasi di un modello che si differenzia completamente da quello adottato nelle grammatiche delle altre grandi lingue europee, come i1francese, il tedesco, il russo, in cui l'analisi della frase semplice è impostata  su criteri  essenzialmente sintattici.

  13. Analisis Kendala Perizinan Spektrum Frekuensi Radio untuk Radio Komunitas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Wahyuningsih

    2014-03-01

    Full Text Available Izin penggunaan spektrum frekuensi radio diatur dalam Undang-undang No.36 tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Saat ini masih ditemukan Radio Komunitas yang belum memiliki Izin Stasiun Radio (ISR. Penelitian ini bertujuan untuk menemu kenali kendala-kendala yang dihadapi Radio Komunitas pada proses pengajuan Izin Stasiun Radio (ISR. Teknik pengumpulan data melalui wawancara dengan penanggungjawab Radio Komunitas dan pejabat di lingkungan Balai Monitor Frekuensi Radio (Balmon di Jakarta, Semarang dan Yogyakarta. Analisis data mengacu pada model Matthew B Miles dan A Michael Huberman. Hasil penelitian menyatakan kendala yang dihadapi terutama pada sertifikasi perangkat Radio Komunitas.

  14. Analisis Musikal Lagu Etnik Pada Gitar Tunggal: Studi Kasus Pada Karya-Karya Jubing Kristianto

    OpenAIRE

    Purba, Wonter Lesson

    2015-01-01

    Penelitian ini menganalisis aransemen lagu etnik pada gitar tunggal dengan studi kasus pada karya-karya Jubing Kristianto dengan pendekatan kepada kajian musikal yang meliputi bagaimana proses analisis aransemen lagu etnik yang diadaptasikan ke gitar tunggal, bagaimana menganalisis musik yang mencakup analisis chord, iringan, bas, harmoni dan teknik-teknik pada gitar tunggal. Bagaimana gaya musik (gaya aransemen) dan gaya bermain gitar dalam aransmen Jubing Kristianto. Guna menjawab hal ini a...

  15. ANALISIS ECONOMIC VALUE ADDED UNTUK MENILAI KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN SEMEN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    OpenAIRE

    PATA, MARIANUS

    2015-01-01

    2015 Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja keuangan pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia melalui metode analisis Economic Value Added sebagai alat ukur kinerja keuangan pada perusahaan semen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Data penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan tahun 2011-2013 masing-masing perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Hasil analisis kinerja keuangan dari 5 perusahaan semen yang ter...

  16. Metodologie molecolari per l'analisi OGM in matrici alimentari "food and feed"

    OpenAIRE

    Campioli, Daniel

    2011-01-01

    L’evoluzione del mercato mondiale degli organismi geneticamente modificati, e di conseguenza delle normative collegate ad esso, rende necessario uno studio approfondito sulle metodiche di analisi di queste matrici. Le normative di diversi paesi rende obbligatoria la tracciabilità e l’etichettatura dei prodotti alimentari “food and feed” contenenti OGM. Il lavoro svolto in questo dottorato di ricerca si è quindi basato sullo studio delle metodologie utilizzate per l’analisi di matrici alime...

  17. ANALISIS RELEVANSI LULUSAN PERGURUAN TINGGI DENGAN DUNIA KERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Muhson

    2012-04-01

    Full Text Available Abstract: A Relevance Analysis of University Graduates with World of Work. Education should be oriented to the competencies required by the workforce as a percentage of unemployment among the educated increase continuously. This study aims to examine the relevance of YSU Economic Education graduates. The study only focuses on the type of work and subjects taught. The subject of this study is the alumni of Economic Education Study Program. Sampling technique used is snowball sampling. Data collection technique using questionnaires and documentation while the technique of data analysis using descriptive analysis. The result suggests that the majority of the graduates find their first job as private a teacher, a private employee and a tutor, while current job of the most graduates are private teacher, private employee, and civil servant (teacher. The data shows that more than 50 percent of the graduates work in the education area. This implies that the relevance level based on the type of work is categorized as sufficient. Majority of the graduates teaches social science, economic, and entrepreneurship, hence it can be concluded that the relevance level based on the subjects taught is highly relevant.   Keyword: relevance of graduates, type of work, unemployment, employment     Abstrak: Analisis Relevansi Lulusan Perguruan Tinggi dengan Dunia Kerja. Pendidikan harus berorientasi pada kompetensi yang dibutuhkan oleh dunia kerja karena persentase penganggur di kalangan terdidik terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat relevansi (kesesuaian lulusan Pendidikan Ekonomi UNY. Kajian hanya diarahkan pada jenis pekerjaan dan mata pelajaran yang diampu. Penelitian ini mengambil subjek alumni Prodi Pendidikan Ekonomi dari berbagai angkatan. Teknik sampling yang digunakan adalah snowball sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini

  18. STUDY ON DISCHARGE HEAT UTILIZATION OF 250 MWe PCMSR TURBINE SYSTEM FOR DESALINATION USING MODIFIED MED

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andang Widiharto

    2015-03-01

    keselamatan melekat serta sistem keselamatan yang secara total bersifat pasif. Desain PCMSR terdiri dari tiga modul, yaitu modul reaktor, modul turbin dan modul pengelolaan bahan bakar. Analisis dilakukan dengan melakukan perhitungan parametrik sistem turbin untuk menghitung efisiensi sistem turbin dan kalor yang tersedia bagi desalinasi. Selanjutnya dilakukan perhitungan neraca massa dan neraca energi proses desalinasi untuk menghitung jumlah distilat yang dihasilkan serta umpan air laut yang dibutuhkan. Modul turbin PCMSR dirancang untuk dapat dioperasikan pada suhu siklus maksimum 1373 K (1200 0C dan suhu siklus minimum 333 K (60 0K. Perhitungan parametrik menunjukkan bahwa perbandingan tekanan turbin yang optimum adalah 4,3 dan memberikan efisiensi maksimum sebesar 56 % dengan menggunakan 4 tingkat turbin serta 4 tingkat kompresor yang dilengkapi dengan rekuperator. Pada kondisi optimum ini, turbin PCMSR dengan daya keluaran 250 MWe menghasilkan kalor sisa sebesar 196 MWth dengan suhu fluida pendingin berkisar dari 327 K (54 0C hingga 368 K (95 0C. Kalor sisa ini dapat digunakan untuk memproduksi air tawar dengan cara desalinasi air laut. Dengan menggunakan sistem desalinasi MMED, jumlah destilat yang dapat dihasilkan adalah 48663 ton per hari dengan menggunakan 15 efek destilasi. Nilai rasio performansi adalah 2,8722 dengan menggunakan 15 efek destilasi. Kata kunci: PCMSR, kalor sisa, MMED desalinasi

  19. ANALISIS SISTEM KEAMANAN JARINGAN DENGAN MENGGUNAKAN SWITCH PORT SECURITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oris Krianto Sulaiman

    2016-01-01

    Full Text Available Abstrak — Perkembangan teknologi dalam jaringan komputer lambat laun semakin pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan akses jaringan yang efisien , stabil dan cepat serta kemanan yang handal. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas dalam jaringan adalah network security atau keamanan jaringan, banyak teknik yang dapat dilakukan dalam meningkatkan keamanan jaringan, baik dengan membangun sistem firewall, dengan menggunakan layer7 protocol maupun dengan port security, port security memanfaatkan port-port yang ada untuk mengizinkan akses ke jaringan, switch port security merupakan suatu kemampuan perangkat switch untuk mengamankan jaringan LAN (Local Area Network terdapat beberapa jenis switch port security yang digunakan yaitu default/ static port security, port security dynamic learning dan sticky port security, penulis akan melakukan analisis terhadap masing-masing jenis switch port security untuk menentukan kehandalan, kegunaan dan pemanfaatannya dilapangan. Keywords :  network security, port security, switch port security

  20. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI INDEPENDENSI PENAMPILAN AKUNTAN PUBLIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardiani Ika S.

    2012-03-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji secara empiris faktor-faktor yang mempengaruhi independensi penampilan akuntan publik baik secara parsial dan simultan. Faktor-faktor tersebut adalah financial interests, hubungan bisnis dengan klien, pelayanan asuransi dan audit, hubungan antara klien atau yg diaudit dengan auditor, kompetisi antara Kantor Akuntan Publik (KAP, ukuran KAP dan audit fee. Populasi dalam penelitian ini adalah para auditor di akuntan publik di Semarang tahun 2009. Metode penyeleksian sampel yang digunakan adalah convenience sampling dan jumlah respondennya 35. Alat analisis yang digunakan adalah multiple regression analysis. Dimulai dengan analisis kuantitatif untuk mengetes validitas dan reabilitas. Kemudian dilanjutkan uji asumsi klasik termasuk normality, multicollinearity, and heteroscedastisity. Hasil menunjukkan bahwa 6 variabel yang sudah dikaji secara simultan dan partial tersebut mempunyai efek yang signifikan terhadap independensi penampilan akuntan publik dengan R square 0.749. The objective of this study is to test empirically the factors that influence the independence of public accountant appearance both partially and simultaneously. The factors cover financial interests, business relationships with clients, assurance services and audit services, the length of relationship between client or auditee and auditor, the competition between Public Accountan Offices (KAPs, the size of KAP, and audit fee. The population in this study was the auditors who worked in the public accountant’s office in Semarang in 2009. The sample selection method is a convenience sampling and the  number of  respondents are 35. The Analysis tools used is multiple regression analysis. It starts by applying quantitative analysis to test the validity and reliability. Then, it is continued by testing the classical assumptions which include normality, multicollinearity, and heteroscedastisity. The result shows that the six

  1. ANALISIS KENDALA POTENSIAL PENERAPAN TOTAL QUALITY MANAGEMENT HOTEL PLAZA SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendrajaya -

    2010-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menemukan faktor-faktor yang terbentuk dari kendala penerapan Total Quality Management (TQM, sebagai upaya untuk menganalisis masalah-masalah potensial dari penerapan TQM di Hotel Plaza, Semarang. Sampel dari penelitian ini sejumlah 65 karyawan Hotel Plaza, Semarang yang terdiri dari manajer dan staf. Teknik analisis menggunakan Faktor Analisis. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa kendala potensial dari implementasi TQM dapat disimpulkan menjadi lima faktor, yaitu faktor inkonsistensi, visi-misi, transformasi budaya, manajerial dan manajemen kualitas. Penelitian ini memberikan rekomendasi bahwa peningkatan fungsi-fungsi korporat melalui optimalisasi kualitas sebagai strategi bisnis dan orientasi pada kepuasan konsumen dengan melibatkan seluruh anggota organisasi, akan menjadi dasar untuk memaksimalkan daya saing perusahaan dalam hal produk, layanan, SDM, lingkungan dan seluruh proses yang dapat mendukung upaya perbaikan produktivitas. This study aims to determine the constraint factors and to analyze the potential problems of TQM implementation of Plaza Semarang Hotel. The sample of 65 employees of TQM implementation of Plaza Semarang Hotel, consist of managers and staffs. Factor analysis is used to achieve the results of the potential constraint implementation of Total Quality Management which can be summarized into five factors, they are: the factor of inconsistencies, the factor of vision and mission, cultural transformation factors, managerial factors and the factors of quality management. In order to increase the corporate functions through the optimization of quality as a business strategy and to achieve customer satisfaction, this study suggests that all members of the organization should be involved by the company as on-going basis to maximize the competitiveness of the organization on products, services, human resources, environment and all processes that support productivity improvement.

  2. ENCAPAI SUMBER DAYA MANUSIA UNGGUL (ANALISIS KINERJA DAN KUALITAS PELAYANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ketut Sudarma

    2012-03-01

    Full Text Available Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan individu, kepuasan kerja, komitmen organisasi terhadap kinerja dan kinerja terhadap kualitas pelayanan. Sampel penelitian berjumlah 76 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling. Variabel penelitian terdiri dari kemampuan individu, kepuasan kerja, komitmen organisasi, dan kinerja serta kualitas pelayanan  Analisis data menggunakan regresi dua tahap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan individu, kepuasan kerja dan komitmen organisasi mempunyai pengaruh positif signifikan terhadap kinerja dan kinerja berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas pelayanan. Ini berarti semakin meningkat kinerja, maka semakin meningkat juga kualitas pelayanan. Dari hasil analisis deskriptif persentase tampak secara rata-rata  semua variabel penelitian  menunjukkan kategori baik, namun pada aspek-aspek tertentu pada masing-masing variabel masih terdapat kekurangan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pimpinan dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan. Upaya perbaikan dimulai dari peningkatan kemampuan melalui pendidikan dan latihan, monitoring pelaksanaan kerja secara rutin, menumbuhkan komitmen kerja dan perbaikan standar operasi prosedur.The aim of the study is toanalyze the influence of individual abilities, job satisfaction, organizational commitment to performanceand performance againstservice quality. This samplingmethod is using 76 samples by the proportionalrandom sampling techniques. Variables consisted of individual ability, job satisfaction, organizational commitment, and performance andservice qualitydata analysisusingtwo-stageregression. The results showedthat theability of individuals, job satisfaction and organizational commitment had asignificant positive effecton performance and the performance ofa significant positive effecton quality of service. It means the higher performance, the higher service

  3. Meta Analisis sa Pagsusuri ng Maiikling Kwento sa mga Tesis at Disertasyon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Regina I. Cuizon

    2014-10-01

    Full Text Available Anumang mga pagbabago na makikita sa mundo ay bunga ng pananaliksik. Ang meta-analisis ay isa sa mga bunga ng pananaliksik na ginagamit sa kasalukuyan bilang teknik upang malaman iba pang mga nagsulputang informasyon. Ito’y pag-aaral sa mga pag-aaral. Isang kritikal at sistematikong pagsusuri sa istruktura ng mga pag-aaral. Maging gabay sa mga gradwadong paaralan sa pagpili ng paksang pagaaralan. Pangunahing layunin na matiyak ang mga pamamaraan sa pagsusuri ng maiikling kwento ng mga tesis at disertasyong nagawa mula sa mga piling SUCs. Desinyong kwalitatibo - kontent analisis sa pagsusuri ng: kaanyuan ayon sa suliranin, metodolohiya, paglalahad at interpretasyon ng mga datos, natuklasan, konklusyon, at rekomendasyon; kahinatnan ayon sa pagkatulad, pagkakaiba at kabuluhan; Emerging tema. Napag-alaman na ang karaniwang pinag-aralan ay 30% kahalagahang pangkatauhan, 20% larawangdiwa ng mga kababaihan at 10% gramatikang aspeto. Sa metodolohiyang ginamit, 80% desinyong kwalitatibo at 20% kwantitatibo-kwalitatibo. Sa paglikom ng datos 60% diretsahang pagsusuri, 30% talatanungan at 10% tseklis. Sa pag-analisa 90% kontent analisis at 10% gramatikal analisis. Batay sa natuklasan, ang pagsusuri ng maiikling kwento sa mga tesis at disertasyon mula sa iba’t ibang paaralan gamit ang meta analisis ay isang epektibo, mabisa, objektibong paraan at kagamitan na magagamit sa makatarungang paghatol; pamumuna sa kabuluhan at kagandahan; paghaham- bing sa mga kritikal na isyu; at pormulasyon ng panibagong pamantayan at batas.

  4. Analisis komoditas unggulan perikanan budidaya Kabupaten Pidie Jaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Farok Afero

    2015-06-01

    Full Text Available Abstract. Snapper (Lates calcarifer, grouper (Epinephelus coioides, tiger shrimp (Penaeus monodon, vannamei shrimp (Litopenaeus vannamei and tilapia (Oreochromis niloticus are leading commodity worthly cultivated in Pidie Jaya. Bandar Baru and Tringgadeng an appropriate areas for black tiger shrimp while Jangka Buya and Ulim approriate areas for vannamei cultivation. AHP analysis showed black tiger shrimp is top priority based on the economic value while vannamei shrimp is top priority based on enterprise sustainability. Financial analysis of snapper, grouper, black tiger shrimp, vannamei shrimp and tilapia farming generated positive cash flow and NPV, IRR > 100%, the ratio of benefit to cost of production > 1,30 and payback period of investment costs  < 1 year, thus demonstrating the feasibility of cultivation of these leading commodities. Vannamei shrimp cultivation showed positive prospect as long the market offers premium price. Grouper and snapper had a positive outlook because high demand of high-quality fish in the international market. Keywords: Leading commodity; financial analysis; aquaculture; Pidie Jaya Abstrak. Komoditas kakap (Lates calcarifer, kerapu (Epinephelus coioides,udang windu (Penaeus monodon, udang vannamei (Litopenaeus vannamei dan nila (Oreochromis niloticus adalah komoditas unggulan yang layak dibudidaya di Kabupaten Pidie Jaya. Bandar Baru dan Tringgadeng merupakan kawasan yang layak untuk pengembangan komoditas udang windu sedangkan Jangka Buya dan Ulim layak untuk pengembangan komoditas udang vannamei. Analisis AHP menunjukkan komoditas udang windu menjadi prioritas utama untuk dikembangkan berdasarkan nilai ekonomi sedangkan udang vannamei menjadi prioritas utama berdasarkan keberlanjutan usaha. Analisis indikator keuangan budidaya kakap, kerapu, udang windu, vannamei dan nila menunjukkan usaha budidaya komoditas unggulan menghasilkan arus kas kumulatif dan NPV positif, nilai  IRR diatas 100%, rasio keuntungan

  5. LA COMUNICAZIONE POLITICA SUI SOCIAL NETWORK: UN’ANALISI LINGUISTICA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Daniele Spoladore

    2014-07-01

    Full Text Available Questo lavoro si propone di analizzare le scelte linguistiche dei soggetti politici che utilizzano Facebook e Twitter per rivolgersi al sempre più frammentato panorama dei potenziali elettori. In particolare, analizza le tendenze linguistiche comuni che questi social network hanno fatto emergere nel rapporto tra politica, web e lettori. Cominciando dall’analisi della presenza di parlamentari e senatori su Facebook e Twitter, si cerca di riassumere le principali caratteristiche delle due piattaforme, per giungere ad una classificazione dei testi prodotti attraverso di esse; si analizza la scrittura di post e tweet, sottolineando la presenza di espedienti tipici del mezzo e valutando il loro effetto sui lettori, e si studiano le scelte sintattiche e morfosintattiche in relazione alla struttura e alle possibilità dei due social network. In ultima analisi si osservano le scelte lessicali dei soggetti politici, studiandone i campi semantici e la quantità di tecnicismi. Infine, si cerca di compiere una valutazione delle due differenti tipologie di trasmesso scritto rinvenute nei campioni, osservando come ognuna di esse abbia uno scopo ben preciso nell’economia della comunicazione politica sui social network. Political communication policy in social networks: a language analysis  Daniele Spoladore This paper aims to analyze the linguistic choices of politicians who use Facebook and Twitter to address the increasingly fragmented landscape of potential voters. In particular, it analyzes the common language trends that these social networks have revealed in the relationship between politics, the web and readers. Starting from the analysis of the presence of MPs and senators on Facebook and Twitter, we try to summarize the key features of the two platforms, in order to arrive at a classification of the texts produced using them.  We analyzed posts and tweets, emphasizing the  typical characteristics of these means and evaluating their effect on

  6. ANALISIS DINAMIKA KELOMPOK TANI NELAYAN DI PESISIR KOTA BONTANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Haqiqiansyah

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat dinamika kelompok tani nelayan di Pesisir Kota Bontang. Pengumpulan data dengan metode survei, yaitu melakukan pengamatan langsung di lapangan dan melakukan wawancara dengan responden. Responden yang diambil sebanyak 30 orang, yang tergabung dalam kelompok tani nelayan. Data yang terkumpul diolah, ditabulasi dan dianalisis secara diskriptif dengan menggunakan teknik skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek dinamika kelompok, hasil analisis diperoleh nilai skor relatif tinggi, dengan rata-rata skor tercapai sebesar 89,85 (skor 75,1–97,5. Hal ini memberi indikasi bahwa kelompok tani nelayan relatif dinamis, yang berarti anggota kelompok menunjukkan kerjasama yang baik ABSTRACT This purpose of research is to assess the level of dynamics farmer group of fishermen at Coastal in Bontang. Collected data with survey methods, namely direct observation and interviews with respondents. Respondents were taken as many as 30 people who are members of farmer groups of fishermen. The data obtained were processed, tabulated and analyzed descriptively and using scoring techniques. The results showed that from the aspect of group dynamics analysis that the scores achieved relatively high, with the average score achieved by 89.85 (scores range from 75.1 to 97.5 .This suggests that groups of fishermen are relatively dynamic, meaning fellow members of farmers fishermen able to foster good cooperation.

  7. ANALISIS DINAMIKA KELOMPOK TANI NELAYAN DI PESISIR KOTA BONTANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Haqiqiansyah

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat dinamika kelompok tani nelayan di Pesisir Kota Bontang. Pengumpulan data dengan metode survei, yaitu melakukan pengamatan langsung di lapangan dan melakukan wawancara dengan responden. Responden yang diambil sebanyak 30 orang, yang tergabung dalam kelompok tani nelayan. Data yang terkumpul diolah, ditabulasi dan dianalisis secara diskriptif dengan menggunakan teknik skor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek dinamika kelompok, hasil analisis diperoleh nilai skor relatif tinggi, dengan rata-rata skor tercapai sebesar 89,85 (skor 75,1–97,5. Hal ini memberi indikasi bahwa kelompok tani nelayan relatif dinamis, yang berarti anggota kelompok menunjukkan kerjasama yang baik ABSTRACT This purpose of research is to assess the level of dynamics on farmer group of fishermen at Coastal in Bontang. Data collection was with survey methods, namely direct observation and interviews with respondents. Respondents were taken as many as 30 people who are members of farmer groups of fishermen. The data obtained were processed, tabulated and analyzed descriptively by using scoring techniques. The results showed that by the side of the aspect of group dynamics, the scores achieved was relatively high, with the average score achieved was 89.85 (scores range from 75.1 to 97.5 .This indicates that groups of fishermen are relatively dynamic, which fishermen able to foster good cooperation.

  8. Analisis Tipe Kepemimpinan dalam Film “The Last Samurai”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vigor Wirayodha Hendriwinaya

    2016-06-01

    Full Text Available Dilema transisi budaya, politik, ekonomi, dan militer Jepang menuju era modern merupakan skenario yang menarik dalam film “The Last Samurai. Para pemimpin yang saling bersaing dalam mencapai tujuannya memudahkan penonton untuk melakukan analisis tipe kepemimpinan. Efektifitas serta relevansi terhadap kebutuhan tipe kepemimpinan akan transisi Jepang lama menuju Jepang modern yang mampu bersaing dengan bangsa luar (khususnya bangsa Barat terlihat jelas dalam film ini. Tipe kemepimpinan visioner ditampilkan oleh Omura, penasihat yang mampu mempengaruhi Kaisar dalam mewujudkan nilai komparatif dan kompetitif para masyarakat Jepang sehing­ga dapat bersaing dengan berbagai inovasi-inovasi yang terus berkembangan seiring dengan tantangan jaman. Tipe kepemimpinan “Wisdom dan Charismatic”hadir dalam sosok Katsumoto, sebagai pemimpin Samurai dan guru Kaisar ingin mempertahankan nilai-nilai luhur budaya Jepang. Teladan kepemimpinan “Wisdom and Charismatic”Katsumoto tercermin pada pengabdian yang luar biasa, jiwa kepahlawanan, serta karakter yang patut menjadi teladan, dan memegang teguh perintah yang diwah­yukan padanya sebagai seorang samurai. Sifat tersebut menimbulkan kekaguman, rasa hormat, dan pengabdian dari seke­lompok samurai. Gambaran tipe kepemimpinan Visioner,“Wisdom dan Charismatic” yang ditemui pada sosok Omura dan Katsumoto. Tantangan masa kini menuntut setiap anggota untuk inovatif, kreatif, kompetitif, kompeten, dan berani mengambil risiko. Dalam pencapaian visi tersebut dibutuhkan sosok seorang pemimpin yang memiliki jiwa kharis­matik.

  9. The Application of Fishbone Diagram Analisis to Improve School Quality

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Slameto Slameto

    2016-06-01

    Full Text Available The research problems are: 1 What steps are to take in a program development aimed at improving the quality of school using a fishbone analysis? 2 Is the program model using fishbone analysis  effective and efficient in meeting the school’s needs to improve its quality? This is research and developmental which comprises 3 phases, namely Preliminary Study, Model Development, and Evaluation/Model Testing. The qualitative data come from the input of management experts and the result of interviews/FGD with stakeholders. The quantitative data are obtained from the assessment of management experts on the product draft, the observation sheets for the field study on the standards of education, and the try out. Data analisis on the validation result uses a descriptive analysis technique. Data from the questionnaire are analyzed by descriptive statistical technique. The results are: 1 the developmental steps in the school quality improvement program by way of fish bone analysis have gone through 6 phases, 2 the research product using fish bone diagram has proved to be simple, applicable, important, controllable, as well as adaptable. Furthermore, it is communicable, so that it has been effective and efficient in meeting the school’s needs for making its educational quality improved.

  10. ANALISIS TINGKAT PENDAPATAN PEDAGANG CANANG DI PASAR BADUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Surya Dewi Rustariyuni

    2015-12-01

    Full Text Available This studyanalyzes thecharacteristic of “canang”sellers, their economicactivities, their revenues, the factors which influencethem to chooseBadung Market for selling their products and theircontributions in their household economy. As a matter of fact,all of Hindu ismpeoplein Bali use canang everyday for conductingall ceremonies, but only few people whomake canang. It has occured foryears. The method used for analizing the data isdescriptive analysis. The result shows thatthe canang sellersare mostlyfrom Bali. They are dominated by married women atthe age of 15 up to 35 years old. Then, theireducational backgroundaresenior high schools. They start selling early in the morning and stop their activities in the evening.Finally, usually the sellers get much money when there is a big ceremony.Penelitian ini menganalisis karakteristik penjual "canang", kegiatan ekonominya, pendapatannya, faktor-faktor yang mempengaruhi penjual canang untuk memilih Pasar Badung sebagai tempat untuk menjual canangnya dan kontribusi penjual canang dalam perekonomian rumah tangga. Sebenarnya, semua orang Hindu di Bali menggunakan canang setiap hari untuk melakukan semua upacara, tetapi hanya sedikit orang yang membuat canang. Ini telah terjadi selama bertahun-tahun. Metode yang digunakan untuk menganalisis data disini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para penjual canang sebagian besar dari Bali. Mereka didominasi oleh perempuan yang sudah menikah danusianya antara 15 hingga 35 tahun. Kemudian, latar belakang pendidikan mereka adalah sekolah menengah atas. Mereka mulai menjual canang di pagi hari dan selesai di malam hari. Biasanya para penjual mendapatkan uang banyak ketika ada upacara besar.

  11. ANALISIS PENGARUH STRATEGI PEMASARAN DALAM PENINGKATAN PANGSA PASAR PADA PT. SEMEN TONASA

    OpenAIRE

    ARIANSYAH, IRWIN

    2014-01-01

    2014 ABSTRAK ANALISIS PENGARUH STRATEGI PEMASARAN DALAM PENINGKATAN PANGSA PASAR PADA PT. SEMEN TONASA Analysis Affect of Marketing Strategy in Increasing of Market Share on Semen Tonasa Ltd. Irwin Ariansyah H. Cepi Pahlevi Wardhani Hakim Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh strategi pemasaran yang terdiri atas segmentasi, target dan posisi pasar terhadap peningkatan pangsa pas...

  12. Analisis Hubungan Pola Migrasi Penduduk dengan Transportasi Laut (Studi Kasus: Jawa – Kalimantan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizky Ramadhan Eka Putra

    2013-03-01

    Full Text Available Transportasi laut yang handal dibutuhkan untuk mengangkut para migran Jawa – Kalimantan karena kondisi geografisnya yang dipisahkan oleh laut. Tetapi pada saat peak time terjadi lonjakan penumpang kapal yang drastis sehingga kapal mengangkut penumpang melebihi kapasitasnya dan melebihi load factor yang diijinkan. Selain itu, terdapat beberapa kapal yang tidak cocok dioperasikan pada rute Jawa – Kalimantan. Tugas Akhir ini menganalisis tentang hubungan pola migrasi penduduk dengan transportasi laut menggunakan metode kuesioner dan analisis regresi logistik biner. Selain itu, di dalam tugas akhir ini juga berisi analisis pangsa pasar perusahaan pelayaran yang melayani rute Jawa – Kalimantan menggunakan Herfindahl-Hirschman Indeks (HHI dan perencanaan transportasi laut untuk migrasi Jawa – Kalimantan menggunakan vehicle routing problem (VRP. Hasil hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat variabel X dan atribut Y yang mempengaruhi jumlah migrasi melalui transportasi laut. Setiap lokasi penelitian menghasilkan variabel X dan atribut Y yang berbeda-beda. Di dalam analisis pangsa pasar menunjukkan PT. Pelni mempunyai pangsa pasar terbesar dan struktur pasar adalah pasar ekonomi monopoli. Pada perencanaan transportasi laut menghasilkan skenario 3.2 sebagai rute dan penugasan kapal yang optimal untuk melayani migrasi penduduk Jawa – Kalimantan beserta tarif yang akan dibebankan kepada para migran.

  13. ANALISIS KASUS DBD BERDASARKAN UNSUR IKLIM DAN KEPADATAN PENDUDUK MELALUI PENDEKATAN GIS DI TANAH DATAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Masrizal Dt Mangguang

    2016-09-01

    Full Text Available Demam Berdarah Dengue (DBD merupakan satu penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian. Salah satu faktor yang berhubungan dengan DBD adalah unsur iklim dan kepadatan penduduk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan unsur iklim dan kepadatan penduduk dengan kasus DBD di Kabupaten Tanah Datar tahun 2008-2014. Penelitian ini menggunakan desain ekologi. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh kasus DBD yang tercatat di Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Datar tahun 2008-2014. Sumber data menggunakan data sekunder berupa data kasus DBD, data iklim, dan data kepadatan penduduk. Pengolahan data menggunakan analisis spasial menggunakan Arc Gis dan analisis korelasi regresi. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kasus DBD di Kabupaten Tanah Datar tahun 2008-2014 adalah 16,86 kasus, rata-rata suhu 26,930C, kelembaban 88,06%,curah hujan 332,59 mm, kecepatan angin 5,34 Knot. Hasil analisis kasus DBD dengan unsur iklim yaitu suhu (p =0,655 , curah hujan (p=0,465, kelembaban udara (p=0,20, kecepatan angin (p= 0,001. Hasil analisis kasus DBD de­ngan kepadatan penduduk (p=0,001. Secara spasial distribusi kasus terbanyak terdapat di kecamatan padat penduduk. Variabel faktor risiko dalam kasus DBD yaitu kecepatan angin dan kepadatan penduduk, diharapkan pemberantasan penyakit DBD dapat difokuskan kepada kecamatan padat penduduk. Kata Kunci: DBD, Kepadatan penduduk, suhu

  14. ANALISIS PENGARUH CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA PT TELKOMSEL DI MAKASSAR

    OpenAIRE

    ANANDA, RACHMA RESKY

    2015-01-01

    2015 Analisis Pengaruh Customer Relationship Management Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada PT Telkomsel di Makassar Analysis of Customer Relationship Management Influence to Customer Satisfaction at PT Telkomsel in Makassar Rachma Resky Ananda Muh. Asdar Yansor Djaya Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Customer Relationship (continuity marketing, one to one marketing dan partnering atau co-marketing) terhadap k...

  15. Analisis Faktor-Faktor Pemilihan Karir Sebagai Akuntan Publik bagi Seorang Akuntan

    OpenAIRE

    Tangalalayuk, Virandha

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang dipertimbangkan dan yang paling dominan dalam pemilihan karir sebagai akuntan publik. Sampel penelitian yang digunakan adalah orang-orang yang berprofesi sebagai akuntan publik pada Kantor Akuntan Publik yang tersebar di kota Makassar, baik kantor pusat maupun kantor cabang. Metode analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan ...

  16. Analisis Penerapan E-Government di Kabupaten Sragen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yan Andriariza AS

    2013-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Kabupaten Sragen merupakan salah satu pemerintah kabupaten yang menerapkan e-government dengan baik, dan merupakan kabupaten yang menjadi percontohan dalam suksesnya penerapan e-government. Karenanya perlu untuk dilakukan analisis penerapan e-government di Kabupaten Sragen, sebagai contoh bagi daerah lain dalam membangun e-government di daerah tersebut. Analisa yang dilakukan antara lain melihat seberapa jauh penerapan G2C, G2B dan G2G di Pemerintah Kabupaten Sragen. Selain itu juga dilakukan analisa menggunakan The UN Web Measure Index, dan analisa terakhir melakukan analisa deskriptif untuk 5 faktor kesuksesan penerapan e-government, yaitu Hukum dan Peraturan, Struktur Organisasi, Proses Bisnis, Teknologi Informasi dan Visi, Objektif dan Strategi. Dari hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa Kabupaten Sragen telah menerapkan G2B dan G2G, serta berada pada tahap awal penerapan G2C, selain itu Kabupaten Sragen juga telah mencapai pemerintahan yang online, tanpa kertas dan transparan. Implementasi e-government di kabupaten Sragen tersebut dapat dikatakan sukses karena telah memenuhi beberapa faktor dalam mencapai kesuksesan implementasi e-government, yaitu hukum dan peraturan, struktur organisasi, teknologi informasi dan visi, objektif dan strategi. Bila dilihat berdasarkan UN Web Measured Index, Kabupaten Sragen telah mencapai tahap 4. Saran yang dapat diberikan melalui penelitian ini adalah untuk unit kerja yang menangani TIK di Kabupaten Sragen akan lebih baik bila dipegang oleh unit kerja setingkat eselon 2 dan perlunya SOP dan peraturan tambahan terkait TIK di Kabupaten Sragen. ABSTRACT Sragen is one of the districts that implement well e-government, and being a model for the successful implementation of e-government. It is necessary to do the analysis of the application of e-government in Sragen, as an example for other regions in developing e-government in the area. Analysis was carried out to see how far the application of G2C

  17. Analisis vegetasi dan struktur komunitas Mangrove Di Teluk Benoa, Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Budi Wiyanto

    2015-10-01

    Full Text Available Hutan mangrove merupakan salah satu sumber daya alam yang mempunyai nilai dan arti yang sangat penting baik dari segi fisik, biologi maupun sosial ekonomi. Akibat meningkatnya kebutuhan hidup sebagian manusia telah mengintervensi ekosistem tersebut. Hal ini dapat terlihat dari adanya alih fungsi lahan mangrove menjadi tambak, permukiman, areal industri dan sebagainya.Salah satu kawasan hutan mangrove di Bali adalah Teluk Benoa. Tujujan penelitian ini yaitu untuk mengetahui struktur dan vegetasi dan jenis-jenis mangrove yang dominan di hutan mangrove Teluk Benoa-Bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah sample survey method atau survey di lapangan. Pada setiap stasiun pengamatan sepanjang transek garis, dibuat petak (plot dengan ukuran 10 meter x 10 meter sebanyak 3 plot untuk tiap stasiun. Selanjutnya pada setiap plot dilakukan pengamatan dan penghitungan jumlah individu mangrove per spesies yang ditemukan. Untuk keperluan analisis data, masing-masing individu pohon, anakan dan semai dicatat nama jenis dan keliling batang setinggi dada, sedangkan untuk vegetasi strata seedling dicatat nama jenis dan jumlah individu masing-masing jenis. Vegetasi mangrove yang ditemukan yaitu 11 spesies mangrove sejati dan 1 jenis mangrove ikutan yaitu Waru Laut (Thespesia popunema. Pada stasiun I, vegetasi mangrove tingkat pohon didominasi oleh Sonneratia alba (INP sebesar 130.61, tingkat anakan didominasi oleh Rhizophora mucronata (INP sebesar 246.11. Pada stasiun II, vegetasi mangrove tingkat pohon didominasi oleh Rhizophora mucronata (INP sebesar 109.59, sedangkan tingkat anakan didominasi oleh Rhizophora stylosa (INP sebesar 91.60. Pada stasiun III, vegetasi mangrove tingkat pohon didominasi oleh Rhizophora apiculata (INP sebesar 92.26, sedangkan tingkat anakan didominasi oleh Rhizophora apiculata (INP sebesar 82.89. Pada stasiun IV, vegetasi mangrove tingkat pohon didominasi oleh Sonneratia alba (INP sebesar 93.77, sedangkan tingkat anakan

  18. ANALISIS KEPEMILIKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN: EVALUASI OUTCOME PENDIDIKAN MENENGAH DI JAWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Purhantara

    2013-10-01

    Full Text Available Abstract: Analisis Kepemilikan Jiwa Kewirausahaan: Evaluasi Outcome Pendidikan Menengah di Jawa. Pendidikan memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan jiwa kewirausahaan. Karena Indonesia memiliki kurang dari 2% dari penduduknya sebagai pengusaha, pendidikan kewirausahaan menjadi hal yang penting. Menurut Drucker, sebuah negara akan makmur jika penduduknya memiliki jiwa kewirausahaan. Pertanyaannya adalah, mengapa semangat kewirausahaan memainkan peran penting dalam pengembangan organisasi, bisnis, dan pengembangan diri? Jawabannya adalah bahwa kewirausahaan melatih orang untuk menjadi mandiri, kreatif, inovatif, kompetitif, berorientasi hasil, menyukai tantangan, bekerja keras, dan sebagainya. Hasil evaluasi terhadap jiwa kewirausahaan berdasarkan hasil proses pendidikan tingkat SMA/SMK di 5 kota di Jawa pada tahun 2011 menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki jiwa kewirausahaan seperti yang diharapkan oleh standar kompetensi bagi lulusan SMA / SMK. Keywords: Jiwa Kewirausahaan, Pendidikan Kewirausahaan   Abstract: Entrepreneurial Spirit Analysis: Outcome Evaluation of Secondary Education in Java. Education has central role in forming character and entrepreneurial spirit. Since Indonesia has less than 2% of its inhabitants as entrepreneurs, education of entrepreneurship becomes urgent. According to Drucker, a country would be prosperous if its inhabitants have entrepreneurial spirit. The question is, why entrepreneurial spirit plays an important role in organization development, business, and self development? The answer is that entrepreneurship trains people to become self-supporting, creative, innovative, competitive, result oriented, fond of challenges, hard working, and so on. Result of evaluation on entrepreneurial spirit of high school education outcome in 5 towns in Java in 2011 indicates that they do not have entrepreneurship spirit as expected by the standard of competence for SMA/ SMK graduates. Keywords: entrepreneurial

  19. ANALISIS HUBUNGAN JANGKA PANJANG ANTARA ANGGOTA DENGAN KOPERASI JASA KEUANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Nur Udin Aziz

    2012-09-01

    Full Text Available Penelitian ini, dilakukan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh Kemampuan Tenaga Pemasaran, Reputasi Lembaga dan Kepuasan Anggota terhadap Hubungan Jangka Panjang yang dimediasi oleh Kepercayaan Anggota, serta pengaruh Kemampuan Tenaga Pemasaran Terhadap Hubungan Jangka Panjang dan pengaruh Kepuasan Anggota terhadap Hubungan Jangka Panjang antara anggota dengan KJKS BMT Bina Ummat Sejahtera. Dari hasil analisis data atas model yang dikembangkan didapatkan nilai indeks pengukuran RMSEA (0.065, GFI (0.928, AGFI (0.822, TLI (0.936 dan CFI (0.968 berada dalam rentang nilai yang baik. Maka model ini dapat diterima karena secara umum model memiliki tingkat goodness of fit yang dapat diterima meskipun nilai chi square dan probabilitas diterima secara marginal. Dari pengujian terhadap enam hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini semua hipotesis alternatif didukung yaitu H1, H2, H3, H4, H5 dan H6 dapat didukung.This study aims to describe and to analyze the influence of salesforce ability, Institute reputation and Member Satisfaction toward Long Term Relationships, which are mediated by the trust of the members, as well as the influence of salesforce ability toward Long-Term Relationship and the influence of the members satisfaction toward Long-Term Relationships among members of the BMT KJKS Bina Ummat Sejahtera. Analysis of the data obtained the model developed index measuring the value of RMSEA (0065, GFI (0928, AGFI (0822, TLI (0936 and CFI (0968 is in the range of good value. In addition, this model can be generally accepted as the model which has level of goodness of fit and can be accepted even though the value of chi square and probability is marginally accepted. Examination of the six hypotheses proposed in this study whereas all received as the alternative hypothesis H1, H2, H3, H4, H5 and H6 can be supported.

  20. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENERIMAAN PAJAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Phany Ineke Putri

    2013-09-01

    Full Text Available The purpose of this study was to analyze the influence of population, income per capita, inflation and the number of Trade Permit toward billboard tax revenue in Purbalingga. The results of this study is expected to provide benefit and input to the Local Government of Purbalingga, especially Departement of management of financial income and regional asset. Analysis tool used is multiple linear regression (Multiple Linear Regression Method by the method of least squares Ordinary Least Square (OLS. Jointly test results showed that overall independent variables (population, income per capita, inflation, and the number of trade permit together to show their effects on the billboard tax revenue. Adjusted R-Squared value of 0,951, which means 95,1 percent of the four independent variables. While the remaining 4,9 percent is explained by other causes outside the model. The results showed that the per capita income variable and the number of trade permit have a significant positive effect, the inflation variable has a significant negative effect, whereas a number of population variable have a positive effect which is not significant at α = 5 percent of tax revenue in Purbalingga billboard. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk, pendapatan per kapita, inflasi dan jumlah surat ijin usaha perdagangan (SIUP terhadap penerimaan pajak reklame di Kabupaten Purbalingga. Manfaat penelitian ini diharapkan menjadi bahan masukan Pemerintah Kabupaten Purbalingga khususnya Dinas Pengelolaan, Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah. Teknik analisis yang digunakan adalah regresi berganda dengan metode Ordinary Least Square (OLS. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh secara bersama-sama variabel jumlah penduduk, pendapatan per kapita, inflasi dan jumlah surat ijin usaha perdagangan terhadap penerimaan pajak reklame. Koefisien determinasi 95,1% dapat dijelaskan oleh variabel independen terhadap variabel dependen, dan sisanya

  1. ANALISIS PENGARUH ROA, EPS, FINANCIAL LEVERAGE, PROCEED TERHADAP INITIAL RETURN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andhi Wijayanto

    2010-03-01

    Full Text Available Riset ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ROA, EPS, Financial Leverage dan Proceed terhadap initial return. Initial return diperoleh dengan mengukur perbedaan harga pada hari pertama perdangangan di pasar sekunder dengan harga saat IPO. Penelitian ini menduga bahwa ROA, EPS, Proceed mempunyai pengaruh negatif dengan initial return, disisi lain, Financial Leverage diduga mempunyai pengaruh yang positif terhadap initial return. Data pada penelitian ini terdapat dalam prospectus perusahaan. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling dengan dua kriteria yaitu terdiri dari perusahaan yang IPO selama periode tahun 2000-2006 dan underpriced. Dengan kriteria tersebut, 67 perusahaan dijadikan sebagai sampel. Metode analisis menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian ini adalah Earning Per-Share (EPS, dan Proceed mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap initial return, sedangkan Return on Assets Ratio (ROA, dan Financial Leverage tidak berpengaruh signifikan terhadap initial return. This research aimed to examine the influence of ROA, EPS, Financial Leverage, and Proceed on initial return. Initial return was measured by the difference between the firm’s stock price on the first day in the secondary market and it’s IPO. This research expected that return on assets ratio (ROA, earning per-share (EPS, and proceed negatively associated with initial return. On other hand, financial leverage ratio expected to positively associate with initial return. Data in this study were obtained from company prospectus, ICMD. Sample had been taken by using purposive sampling method with two criterions such as conducted IPO during period 2000-2006 and underpriced. With criterions, 67 companies obtains as sample. The analytical methods used multiple regressions, the empirical result of this research indicate that EPS, and proceed significantly associated with initial returns. Whereas ROA, and financial leverage ratio not

  2. ANALISIS EFEKTIVITAS PEMBERIAN PINJAMAN PROGRAM PEMBIAYAAN UMKM OLEH KOPERASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hadi Ismanto

    2014-10-01

    Full Text Available Abstrak: Analisis Efektivitas Pemberian Pinjaman Program Pembiayaan UMKM Oleh Koperasi. Program Pembiayaan memiliki peran yang penting bagi UMKM, namun sering menghadapi masalah penunggakan dan kemacetan pembayaran angsuran. Penelitian ini berupaya untuk mengetahui sebab-sebab tidak lancarnya pengembalian Program Pembiayaan UJKS sehingga diharapkan dapat menyusun strategi yang lebih baik lagi dalam menyeleksi calon peminjam agar angka pinjaman bermasalah dapat ditekan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua UMKM yang menjadi Peminjam (peminjam program pembiayaan UJKS Mitra Usaha dan masih tergolong aktif hingga bulan November 2013 dan telah memperoleh fasilitas pembiayaan sekurang-kurangnya enam bulan berjalan. Penelitian ini menemukan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh positif terhadap tingkat pengembalian pinjaman (lancar atau menunggak adalah omzet usaha, lama usaha dan nilai plafon pinjaman. Hal ini dapat dijadikan bahan pertimbangan bagi UJKS dalam menjalankan program pembiayaan sehingga menjadi lebih efektif dalam menjalankannya.   Kata Kunci: UMKM, UJKS, Program Pembiayaan, Lancar, dan Macet.   Abstract: Effectiveness Analysis of SMEs Financing Program by Cooperative. Financing programs have an important role to SMEs, but often face the problem of repayment failures and installment payments. This study examines the causes of saving and loan cooperatives’ repayment problems. The population of this study is all SMEs borrowing from Mitra Usaha saving and loan cooperative. Furthermore these SMEs must be categorized as active SMEs until November 2013 and they had been receiving loan for at least six months. The study found that the variables such as: the length of the business, the business volume, and the value of the loan have a positive impact on repayment rate.   Keywords: SMEs, Saving and Loan Cooperative, Financing Program

  3. ‘Usi’ e ‘abusi’ nel diritto: Una riflessione critica sulla normativa in materia di analisi genetiche

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Salardi Silvia

    2013-01-01

    Full Text Available Al centro di questo contributo vi è l’analisi eticogiuridica degli atti normativi disciplinanti le analisi genetiche in vari contesti, ad esempio, ricerca medica, terapia, medicina legale e così dicendo. Lo scopo è di mettere in evidenza i valori ai quali sono state improntate alcune risposte normative. Pertanto, dopo una ricognizione delle varie tipologie di analisi genetiche e dei loro possibili impieghi, il presente lavoro confronta i testi normativi internazionali, europei e nazionali (Austria, Francia, Germania, Svizzera, al fine di individuare la strada percorsa e da percorrere per salvaguardare il più possibile certi valori ritenuti fondamentali per la preservazione sia dell’autonomia individuale, sia dell’eguaglianza tra i consociati. Si concluderà che non tutte le norme che disciplinano le analisi genetiche possono considerarsi rispettose dei diritti fondamentali garantiti a tutti gli individui.

  4. Perbandingan Hasil Analisis Beberapa Parameter Mutu Pada Crude Palm Olein Yang Diperoleh Dari Pencampuran Cpo Dan Rbd Palm Olein Terhadap Teoretis

    OpenAIRE

    Alfian, Zul

    2010-01-01

    Telah dilakukan analisis crude palm olein yang diperoleh dari pencampuran crude palm oil dan RBD palm olein. Hasil analisisnya telah dibandingkan dengan hasil teoretisnya. Analisis crude palm olein tersebut didasarkan pada parameter-parameter kadar asam lemak bebas (ALB), kadar air, kadar pengotor. Hasil perbandingan menyimpulkan bahwa hasil analisis yang dilakukan untuk kadar asam lemak bebas: 1,02%, kadar air: 0,056%, kadar pengotor: 0,012%. Sedangkan hasil teoretis untuk kadar asam lemak...

  5. PENGARUH KESELAMATAN KERJA DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Busyairi

    2014-12-01

    Full Text Available Human Resources (HR is the most important asset in a company. Employees can be a good potential if managed properly and correctly, but employees can also be a burden if the company can not manage it properly. As the increase in the industry, particularly coal mining industry in East Kalimantan is always the problem that arises is the possibility of the occurrence of occupational accidents, occupational diseases, and environmental pollution. The occurrence of occupational accidents, occupational diseases, and environmental pollution due to poor human resource management can reduce employee productivity and company. Research objectives to be achieved is describing the safety and health of employees produkitivitas particularly in the production of PT. XYZ, Loa Kulu aquatic mammal, and to know the significant influence of each variable. Survey respondents were employees in the production of PT. XYZ, Loa Kulu aquatic mammal with a high of 165 employees. By using the Slovin formula can be determined that a sample of respondents is as many as 99 employees.Based on the description of each item answer the answer of respondents indicated that employees responded positively to the questions given. Multiple regression analysis showed that there were significant effects of occupational safety and health of employee productivity, it can be seen from the significance of each variable is significant <0.05. Significance X1 to Y by 0.000, and the significance of X2 to Y by 0.017. Can be inferred by looking at the results of studies showing that the implementation of occupational safety and health on the productivity of employees of PT. XZY Loa Kulu Kukar, generally not very good, is expected to be further enhanced supervision.

  6. PENGARUH KESELAMATAN KERJA DAN KESEHATAN KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Busyairi

    2014-12-01

    Full Text Available Human Resources (HR is the most important asset in a company. Employees can be a good potential if managed properly and correctly, but employees can also be a burden if the company can not manage it properly. As the increase in the industry, particularly coal mining industry in East Kalimantan is always the problem that arises is the possibility of the occurrence of occupational accidents, occupational diseases, and environmental pollution. The occurrence of occupational accidents, occupational diseases, and environmental pollution due to poor human resource management can reduce employee productivity and company. Research objectives to be achieved is describing the safety and health of employees produkitivitas particularly in the production of PT. XYZ, Loa Kulu aquatic mammal, and to know the significant influence of each variable. Survey respondents were employees in the production of  PT. XYZ, Loa Kulu aquatic mammal with a high of 165 employees. By using the Slovin formula can be determined that a sample of respondents is as many as 99 employees.Based on the description of each item answer the answer of respondents indicated that employees responded positively to the questions given. Multiple regression analysis showed that there were significant effects of occupational safety and health of employee productivity, it can be seen from the significance of each variable is significant <0.05. Significance X1 to Y by 0.000, and the significance of X2 to Y by 0.017. Can be inferred by looking at the results of studies showing that the implementation of occupational safety and health on the productivity of employees of PT. XZY  Loa Kulu Kukar, generally not very good, is expected to be further enhanced supervision.

  7. Budaya Organisasi yang Mendukung Keselamatan Pasien di Rumah Sakit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ari Widyanti

    2016-12-01

    Full Text Available Organizational culture is one of important factors that contribute to the performance of an organization, including in a hospital. In a hospital, performance can be measured by its level of patient safety. Howover, studies and research that discuss the relationship of organizational culture and patient safety are still very limited, including in Indonesia. This research is conducted to observe organizational culture that support patient safety. This research is conducted in three hospitals in Jakarta. Type of organizational culture is identified using the Organizational Culture Assessment Instrument (OCAI questionnaire and the level of patient safety is assessed using the Hospital Survey on Patient Safety Culture (HSOPSC questionnaire. Once the organizational culture is identified and the level of patient safety culture is observed in each hospital, correlation test and analysis is conducted between types of organizational culture with aspect of patient safety based. Results show that three hospitals do not have dominant organizational culture. However, type of organizational culture that has a significant positive correlation with aspect of patient safety the most is adhocracy culture, eventhough other organizational culture type also support patient safety. The result of this research then used as initial suggestion to make change on organizational culture so that patient safety could be improved

  8. Model Perilaku Keselamatan Kerja Karyawan pada Industri Berisiko Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Usep Firdaus Huda

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract. Workplace accident rate in Indonesia is still high and likely to increase each year. The most dominant factor which causes accidents to happen in high-risk industries is because of the low behaviour of the workers' safety work. The research was conducted on the employees of LPG Bulk Filling Station (SPBE in Bogor Region. The aim of this research is conducted to develop a model of the worker's safety behavior on high-risk industries. Some of the factors that have an influence on the safety behavior, among others: safety leadership style, safety climate, job satisfaction, fatigue, and safety motivation. The population of this research is all employees of SPBE ini Bogor region. The samples were taken by using multy stage cluster random sampling technique with two stages. The first stage, SPBE separated by location, and the second, employees is separated by working environment; office and field. A total of 100 questionnaires were distributed, of which 92 were returned and 69 were analyzed. Respondent data were analyzed by SEM-PLS using smart PLS software. The resulting model showed that safety leadership by participating and delegating style has a positive effect on safety climate and workers' safety behaviour. Worker's safety motivation has a positive effect on workers' safety behaviour, and worker's safety motivation affected by the safety climate. Keywords: safety climate, safety leadership, safety motivation, safety behaviour, workplace accident

  9. ANALISIS METODE KARMARKAR UNTUK MENYELESAIKAN MASALAH PROGRAM LINIER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    DR Indriani

    2014-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengetahui dasar matematis dalam metode Karmarkar, mengetahui penyelesaian masalah program linier dengan metode Karmarkar, serta menganalisis penyelesaian masalah program linier dengan metode simpleks dan metode Karmarkar. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur. Penyelesaian program linier dengan metode Karmarkar, mula-mula harus diubah dalam bentuk kanonik Karmarkar, kemudian diselesaikan dengan metode Karmarkar. Penyelesaian program linier dengan metode Karmarkar dilakukan secara manual dan dengan menggunakan program Matlab, kemudian hasil dari keduanya dilakukan analisis. Kesimpulannya adalah bahwa metode Karmarkar adalah suatu metode titik interior yang menembus dari daerah fisibel untuk mencapai suatu solusi optimum sedangkan metode simpleks bergerak dari titik ekstrim menuju ke penyelesain optimum. Titik interior dilambangkan dengan banyaknya variabel. Menyelesaikan masalah dengan metode Karmarkar yaitu dengan mengubah bentuk dasar program linier ke bentuk kanonik Karmarkar, dilanjutkan dengan perhitungan iterasi hingga nilai  minimum (kanonik Karmarkar kurang dari 0,05. Metode Karmarkar membutuhkan perhitungan yang relatif lebih besar untuk persoalan program linier yang berukuran kecil dan lebih cepat diselesaikan dengan metode simpleks, sedangkan untuk kendala yang lebih besar metode Karmarkar lebih efisien dibandingkan metode simpleks. This research purpose is to determine the basic mathematical Karmarkarmethods, to know the solving linear programs with Karmarkar method, and to analyze the problem solving linear program with the simplex method and Karmarkar method. This research was literature study. The completion of linear programs with Karmarkar method was done manually by using Matlab program, then the results of both was analyzed. The conclusion is the Karmarkar method is a method that penetrates the interior point of the feasible region to achieve an optimum solution while the simplex method

  10. Analisis Profil Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2002-2005

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Priyono Priyono

    2016-05-01

    Full Text Available Klaten Regency is a regency that owning very strategic situation, that is lay between 3 (three metropolis (Jogjakarta, Surakarta, and Semarang. This Regency is having immeasurable properties, there are agriculture area, tourism, mining, and so on. This condition is obliging that this regency have to make an inventarisation of their properties to make a profile so thisregency can make a good decision to their region especially to their peoples. This research use secondary data analisys that collected from region statistics and by collecting data from many related institution and than it can gives some resource balance of this sub-province. Topographic condition of Klaten Regency predominated with flat and landuse which is rice field areal still majority, designate that this area is compatible used for agriculture. This condition is proved with big paddy supply which reach 300 ton per year while other agriculture product just only about tens of thousand ton. Agriculture sector is a potential sector to buils but the condition is worsed by the degradation of rice field areal with 26 hectare per year and also the increasing of the amount of resident every year that is proving the high requirement of land. Besides agriculture, this sub-province is also supported with mine and tourism sector. Mining sector are stone, clay, and sand are caused by the location of this area is in volcanic hill side. Tourism sector also contribute big Region Original Income to this Regency which progressively mount every year. By 3 (three tourism object type, this sector can contribute Region Original Income equal to 773.674.000 rupiahs and supported with hotel facility, restaurant, and accessibility which mounting every year. However, amount of terminal which in this time there is not yet supported the demand.This Regency also experience of the increasing of economic sector, that is the financial that is the amount of Foreign Capital Proyect and Nation Capital Proyect

  11. ANALISIS BANTUAN KREDIT TERHADAP PERKEMBANGAN KELOMPOK USAHA BERSAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Priyo Harsono

    2012-09-01

    Full Text Available The object of research is KUB Rukun Mina Barokah in Juwana, Pati. The purpose of research is to investigate the differences of KUB Rukun Mina Barokah development before and after getting the credit assistance from the Department of Marine and Fisheries, Pati in terms of capital, labor, thenumber of buyers, the total sales, and profits. The population for this research is 45 small micro enterprises. The type of data collected are primary and secondary data. The methods of data analysis are validity test, reliability test, and Wilcoxon sign rank test statistics. Based on the results of Wilcoxon sign rank test statistics which focuses on the variables of capital, labor, number of buyers, total sales and profit , it is obtained that p-value is 0.000 (0.000 <0,05. It shows that the credit assistance of the Department of Marine and Fisheries, Pati has given the changes in the joint venture group, Rukun Mina Barokah. The changes here means an increase in the variables before and after getting the credit assistance. Therefore, besides financial aid in the form of business loans, collaboration expansion is also needed to develop the business groups (KUB Objek dalam penelitian ini adalah KUB Rukun Mina Barokah di Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan perkembangan KUB Rukun Mina Barokah sebelum dan sesudah mendapatkan bantuan kredit dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati ditinjau dari modal usaha, tenaga kerja, jumlah pembeli, total penjualan, dan keuntungan. Populasi penelitian sebanyak 45 usaha mikro kecil.Jenis datanya adalah data primer dan data sekunder.Metode analisis data meliputi uji validitas, uji reabilitas, dan uji statistic pangkat tanda wilcoxon.Berdasarkan hasil uji statistik pangkat tanda wilcoxon, baik variabel modal usaha, variabel tenaga kerja,variabel jumlah pembeli, variabel total penjualan maupun variabel keuntungan didapatkan nilai -p sebesar 0,000 (0,000 < 0,05. Hal itu

  12. Analisis Perencanaan dan Penganggaran Pada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meri Darlina

    2017-03-01

    Full Text Available Abstract This research tried to investigate the analysis of consistency between planning and budgeting in education departement of Jambi Province year 2011 to 2015 which viewed by the planning and budgeting document of education in Jambi Province such as; RPJMD year 2010-2015, Renstra year 2010-2015, RKPD yaer 2011-2015, Renja year 2011-2015, PPAS year 2011-2015, RKA year 2011-2015, and DPA of APBD Education department year 2011-2015. The result of the analysis continuosly was analyzed by using Matrik of Planning and Budgeting Consolidation (MKPP for investigate level of consistency that occur and analyzed what kind of factors which caused inconsistency and what kind of effort has been done to create consistency between planning and budgeting.             The result showed level of planning and budgeting consistency between document of planning and budgeting still low. The highest consistency available in PPAS document and APBD document. The cause of inconsistency is leader policy, human resources limitedness, less coordination between sub-department and SKPD, high frequency of leader commutation and goverment’s role changing. Efforts are being made to achieve consistency between planning and budgeting is the functional improvement of human resource planning, improved coordination between field and education and the establishment of an electronic planning system (E-Planning. Keyword : Consistency, Planning, Budgeting, Education, Region Goverment   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsistensi antara perencanaan dan penganggaran pada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Tahun 2011-2015 yang dilihat dari dokumen perencanaan dan pengaggaran pendidikan di Provinsi Jambi seperti RPJMD Tahun 2010-2015, Renstra Tahun 2010-2015, RKPD Tahun 2011-2015, Renja 2011-2015, PPAS Tahun 2011-2015, RKA Tahun 2011-2015, dan DPA Dinas Pendidikan APBD Tahun 2011-2015.Hasil analisa tersebut selanjutnya di analisis dengan menggunakan Matrik

  13. Analisis Hubungan Ekspor, Impor, PDB dan Utang Luar Negeri Indonesia Periode 1970-2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dison M.H. Batubara

    2015-11-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan kausalitas serta kointegrasi di antara ekspor, impor, PDB dan utang luar negeri Indonesia dengan memakai data sekunder time series tahun 1970-2013. Penelitian ini menerapkan metode Vector Autoregression (VAR yang meliputi Granger-Causality test dan Johansen Co-Integration test, yang dilanjutkan dengan estimasi Vector Error Correction Model (VECM dan forecasting melalui analisis Impulse Response Function (IRF dan Forecast Error Variance Decomposition (FEVD. Hasil uji Granger-Causality menunjukkan diantara keempat variabel tidak terdapat kausalitas, namun terdapat lima hubungan satu arah (unidirectional, yang meliputi ekspor ke impor, ekspor ke utang luar negeri, PDB ke impor, impor ke utang luar negeri dan PDB ke utang luar negeri. Johansen Co-Integration test menunjukkan bahwa keempat variabel terkointegrasi. Analisis IRF dan FEVD menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh terhadap ekspor, impor dan PDB adalah ekspor, sedangkan variabel yang paling berpengaruh terhadap utang luar negeri adalah impor

  14. Analisis Arsitektur Aplikasi Web Menggunakan Model View Controller (MVC pada Framework Java Server Faces

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gunawan Gunawan

    2016-06-01

    Full Text Available Aplikasi web yang khususnya memiliki kompleksitas besar dalam melakukan transaksi data sehingga konsep arsitektur (pattern perlu menjadi perhatian khusus untuk dapat mengoptimalkan kinerja performansi sistem ketika pengguna (user menggunakan dalam waktu yang bersamaan dengan jumlah yang banyak. Analisis performa arsitektur aplikasi web yang menggunakan model 2 (MVC dengan menggunakan framework Java Server Faces (JSF dan model 1 sebagai pembanding. Metode yang digunakan adalah Load dan Scalability Testing dengan dua cara yaitu uji coba terhadap response time karena peningkatan ukuran dari database dan uji coba terhadap response time karena peningkatan jumlah user yang menggunakan sistem secara bersamaan (concurrent users dan waktu tunggu (ramp-up yang ditentukan menggunakan Apache Jmeter. Analisis menunjukkan bahwa dalam implementasi arsitektur web yang menggunakan model 1 waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk merespon permintaan user lebih cepat dan efisien dibanding model 2 (MVC.  

  15. SINTESIS PIGMEN ALAMI DAUN TANAMAN ANDONG (CORDYLINE FRUTICOSA L. SEBAGAI PEWARNA BATIK DAN ANALISIS SIFAT OPTIKNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nita Rosita

    2014-11-01

    Full Text Available Pigmen alami dari daun tanaman Andong (Cordyline fruticosa L. telah berhasil disintesis secara sederhana dengan merendamnya pada larutan 20 ml HCl 1,47 M. Massa daun dijadikan sebagai variabel bebas penelitian dimana 1 gram hingga 6 gram daun direndam pada larutan kemudian dianalisis sifat optik berupa transmitansi dan absorbansinya. Pigmen yang dihasilkan dalam penelitian ini berwarna merah. Hasil analisis menunjukkan bahwa transmitansi pigmen yang diperoleh menurun secara eksponensial dengan penambahan massa daun. Hasil tersebut menunjukkan pada massa daun 4 gram pigmen telah mengalami saturasi. Adapun absorbansi pigmen yang dihasilkan pada penelitian ini memiliki spektrum absorbansi pada daerah UV hingga spektrum tampak yaitu pada panjang gelombang 200 – 700  nm. Dari hasil analisis absorbansi tersebut, pigmen yang dihasilkan dari penelitian ini secara umum merupakan pigmen jenis flavonoid.  Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa daun tanaman Andong berpotensi sebagai pewarna alami yang selanjutnya dapat diaplikasikan untuk pewarna batik.

  16. Analisi basata sugli sforzi locali della resistenza a fatica di giunzioni incollate di materiali compositi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F. Moroni

    2009-07-01

    Full Text Available Il lavoro prende spunto dai risultati di un’analisi sperimentale del comportamento a fatica di giunzioni incollate di materiali compositi laminati di elevato spessore formati da strati di unidirezionale e di tessuto di fibra di carbonio. I giunti sono stati realizzati in modo tale da saggiare l’influenza della lunghezza di sovrapposizione (da 25,4 mm a 110,8 mm, della forma del giunto (con e senza rastremazione, e della composizione degli aderendi (sostituzione di uno degli aderendi in composito con uno in acciaio. Mediante analisi 2D elastiche con il metodo degli elementi finiti sono state ricavate le distribuzioni degli sforzi all’interno dello strato di adesivo, al fine di individuare un parametro utile alla descrizione del comportamento a fatica in termini di sforzi locali - numero di cicli a rottura. Il ruolo della fase di propagazione viene discusso alla luce di osservazioni dell’avanzamento della frattura, condotta su alcuni dei giunti testati.

  17. Analisis Aspek Kepribadian Tokoh Utama Pada Novel Empress Orchid Karya Anchee Min Berdasarkan Tinjauan Psikologi Sastra.

    OpenAIRE

    Siregar, Sheyla Silvia

    2011-01-01

    The research with titled “Analisis Aspek Kepribadian Tokoh Utama Pada Novel Empress Orchid Karya Anchee Min Berdasarkan Tinjauan Psikologi Sastra” focuses on the analysis of main character “Yehonala Princess” wich is also known with “Ci Xi Tai Hou”. The main purpose of this research is to describe personality of main character which based on Psycology Literature by Sigmund Freud (Id, Ego, Superego). Researcher uses descriptive method, namely document analysis. Data sources t...

  18. L’analisi dell’attività onirica secondo l’approccio cognitivo - neuropsicologico

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nicola Allegri

    2012-09-01

    Full Text Available Un’analisi fenomenologica del sogno apre il quadro delle indagini scientifiche sull’attività onirica e consente a differenti discipline di integrare le rispettive conoscenze empiriche sull’argomento. In questo lavoro, a partire da una visione fenomenologica ed ermeneutica dell’essere umano (essere-nel-mondo, cercheremo di delineare alcuni aspetti della struttura onirica, facendo dialogare tra loro alcune evidenze empiriche sull’argomento che provengono sia dalle scienze umane, sia dalle neuroscienze.

  19. An Analisys Of Transitivity Time Megazine A Case Study Of Arts Rubrics

    OpenAIRE

    Winda, Yusta Utami

    2010-01-01

    Skripsi yang berjudul An Analysis of Transitivity Process in Time Magazine: A Case Study of Arts Rubrics. Merupakan suatu kajian Linguistik Fungsional Sistemik pada majalah mingguan Time khususnya pada bidang seni. Untuk mendapatkan proses yang palind dominan digunakan formula yang dikembangkan oleh Bungin (2005,171-172). Analisis proses transitivity didalam skripsi ini menerapkan teori Linguistik Fungsional Sistemik (Systemic Functional Linguistics) yag dipelopori oleh Halliday. Proses ini d...

  20. Analisis Customer Relationship Management Terhadap Kepuasan Nasabah Pada Customer Care Bank CIMB Niaga Makassar

    OpenAIRE

    Ihsan Raya, Ahmad

    2013-01-01

    2013 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Customer Relationship management Continuity marketing, one to one marketing, dan partnering atau co-marketing terhadap kepuasan nasabah pada Customer Care Bank CIMB Niaga Makassar dan untuk mengetahui variabel dari Customer Relationship yang paling dominan berpengaruh terhadap kepuasan nasabah pada Customer Care Bank CIMB Niaga Makassar. Untuk mencapai tujuan tersebut maka digunakan metode analisis deskriptif, uji kelayakan instrument...

  1. ANALISIS PENERAPAN TAX PLANNING ATAS PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA PT SEMEN TONASA PANGKEP

    OpenAIRE

    WIJAYA, AKBAR

    2014-01-01

    2014 ABSTRAK ANALISIS PENERAPAN TAX PLANNING ATAS PAJAK PENGHASILAN BADAN PADA PT SEMEN TONASA PANGKEP Implementation Analysis of Tax Planning on Board Incoming Tax of Semen Tonasa Ltd. Pangkep Akbar Wijaya Amiruddin Darmawati Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tax planning yang dilakukan oleh PT Semen Tonasa Pangkep, dan untuk menganalisis penerapan tax planning yang dilakukan oleh PT Semen Tonasa Pangkep dengan undang-undang perpajakan yang berlaku. Data...

  2. Analisis Kesalahan Bahasa Indonesia Tulis Siswa Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) Methodist III Medan

    OpenAIRE

    Eliza Leyli Lisnora Saragih

    2008-01-01

    Penelitian ini berupaya mendeskripsikan kesalahan bahasa Indonesia tulis yang dilakukan oleh siswa SLTP Methodist III Medan. Mayoritas siswa di sekolah ini bersuku Cina (Tionghoa) dengan bahasa ibu bahasa Hokkien. Secara rinci penelitian ini mendeskripsikan jenis kesalahan yang dibuat oleh siswa dan mengamati penyebab kesalahan. Data diambil dari siswa dan dianalisis dengan menggunakan prosedur analisis kesalahan yang dikemukakan oleh Ellis (1984) dan Tarigan (1995). Temuan penelitian ini...

  3. ANALISIS DEKONSTRUKSI TOKOH TAKESHI DAN MITSUSABURO DALAM NOVEL SILENT CRY KARYA KENZABURO OE PERSPEKTIF JACQUES DERRIDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abd. Ghofur

    2015-12-01

    Full Text Available This article is a little result done by the writer, in which critical analisys discourse study as a tool to learn literature. It is Kenzaburo Oe’s writing, a Japan writer who got Pulitzer or noble in literature. It employs Jaques Derrida deconstructive theory, while the researcher focuses on binary opposition.  When deconstruction used, it will expose inside of the text, furthermore it produces other meaning or different point of view from the real text.

  4. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUASAN NASABAH PADA PT. BANK MEGA TBK CABANG MAKASSAR

    OpenAIRE

    REZA A.F, M. TAUFIQ

    2012-01-01

    2013 M. Taufik Reza A.F A211 07 610. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kepuasan Nasabah Pada PT Bank Mega Tbk Cabang Makassar. (dibimbing oleh Mahlia Muis dan Fahrina Mustafa). Penelitian ini bertujuan untuk Untuk menganalisis sejauh mana pengaruh factor-faktor (Keunggulan produk, layanan, rasa percaya terhadap kepuasan nasabah pada pada PT. Bank Mega Tbk Cabang Makassar, untuk menganalisis faktor yang paling dominan m...

  5. Analisis Tata Kelola Teknologi Informasi Menggunakan Kerangka Kerja COBIT 4.1 pada Fakultas Teknik Undip

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arini Arumana

    2014-06-01

    Full Text Available Peran teknologi informasi dalam suatu instansi sudah tidak dapat dielakkan lagi, mengingat perkembangannya yang begitu pesat seiring berjalannya waktu. Namun masalah yang sering terjadi di instansi adalah penggunaan teknologi informasi yang kadang tidak sesuai dengan harapan. Oleh karena itu diperlukan tata kelola terhadap penggunaan teknologi informasi yang biasa disebut dengan IT Governance. Fakultas teknik UNDIP adalah salah satu fakultas yang dalam operasionalnya sangat mengandalkan teknologi informasi, baik dalam aktifitas belajar mengajar maupun dalam menjalankan operasional bisnis. Kondisi sekarang di Fakultas Teknik sendiri tidak terdapat suatu indikator yang dapat menyatakan bahwa kinerja TI yang berjalan telah sesuai dengan visi dan misi Fakultas Teknik, oleh karena itu perlu dilakukan analisis tata kelola teknologi informasi, guna mengetahui performa TI sekarang sesuai dengan yang diharapkan oleh managemen atau tidak. Hasil dari analisis ini berupa tingkat kematangan tata kelola TI yang mecerminkan kondisi tata kelola TI di Fakultas Teknik dengan mengacu pada maturity level yang disediakan kerangka kerja COBIT 4.1, yakni dari level 0 (non-existent sampai 5 (optimized. Berdasarkan analisis yang dilakukan, secara garis besar kondisi kematangan tata kelola TI Fakultas Teknik berada pada level 2 yakni repeatable but intuitive. Kondisi ini mengacu pada beberapa kelemahan dalam proses-proses TI yang berjalan, diantaranya penetapan dan dokumentasi tindakan, kebijakan dan prosedur yang minim, serta tidak tersedianya service level yang disetujui bersama.

  6. IMPLEMENTASI METODE PENUGASAN ANALISIS VIDEO PADA MATERI PERKEMBANGAN KOGNITIF, SOSIAL, DAN MORAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    E. Susantini

    2013-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kinerja mahasiswa dalam menyelesaikan tugas analisis video pada materi perkembangan kognitif, sosial, dan moral. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre experiment dengan rancangan one shot case study design. Subjek penelitian adalah 24 mahasiswa Program Pendidikan Biologi Universitas Negeri Surabaya Angkatan 2012. Hasil penelitian menunjukkan rerata nilai kinerja mahasiswa dalam menyelesaikan tugas analisis video adalah 80,94, rerata hasil belajar kognitif 78,54 dan sebagian besar mahasiswa (94,27% memberi respon positif terhadap pelaksanaan pembelajaran dengan metode penugasan analisis video.The purpose of this study is to describe the performance of students in completing the task of video analysis on the material of development of cognitive, social, and moral. This type of research is the design of pre experiment with one shot case study design. Subjects were 24 students of Biology Education Program, State University of Surabaya Force 2012. The results showed the mean value of the performance of students in completing the task of video analysis was 80.94, 78.54 average cognitive achievement and the majority of students (94.27% responded positively to the implementation of learning with video analysis assignment method.

  7. Risk analysis in the chemical industry; Analisis de riesgos en la industria quimica

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Rea Soto, Rogelio; Sandoval Valenzuela, Salvador [Instituto de Investigaciones Electricas, Temixco, Morelos (Mexico)

    2000-07-01

    The Instituto de Investigaciones Electricas has a group of risk analysis (GAR), specialized in the most advanced methodologies to apply them in diverse industries of the productive sector, such as the nuclear, the oil and the chemical industries. In this work the integrated methodology that the GAR uses to make risk analysis in the chemical and oil industries is described. These analyses have as an objective to make a meticulous evaluation of the system design, the operation practices, the maintenance and inspection policies and the emergency plans. [Spanish] El Instituto de Investigaciones Electricas cuenta con un grupo de analisis de riesgo (GAR), especializado en las metodologias mas avanzadas para aplicarlas en diversas industrias del sector productivo, como lo son la nuclear, la petrolera y la quimica. En este trabajo se describe la metodologia integrada que el GAR utiliza para realizar analisis de riesgos en las industrias quimica y petrolera. Estos analisis tienen como objetivo realizar una minuciosa evaluacion del diseno del sistema, las practicas de operacion, las politicas de mantenimiento e inspeccion y los planes de emergencia.

  8. ANALISIS TINGKAT KAPABILITAS SISTEM INFORMASI RUMAH SAKIT BERDASARKAN COBIT 5 (MEA01 PADA RSUD TUGUREJO SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ariel Bagus Nugroho

    2015-11-01

    Full Text Available RSUD Tugurejo Semarang merupakan Rumah Sakit kelas B milik pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang menyediakan pelayanan jasa untuk masyarakat. Dalam manajemen pengolahan data, RSUD Tugurejo Semarang telah menggunakan sistem informasi rumah sakit. Untuk mengetahui apakah sistem informasi telah berjalan seperti yang diharapkan, maka perlu dilakukan analisis tatakelola teknologi informasi. Pada penelitian ini analisis tatakelola teknologi informasi berfokus pada proses pengawasan, evaluasi dan penilaian kinerja, dan kesesuaian kinerja teknologi informasi, yaitu domain MEA01 pada framework COBIT 5.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tingkat kapabilitas dan strategi perbaikan untuk proses pengawasan, evaluasi dan penilaian kinerja dan kesesuaian TI. Metode pengumpulan  data penelitian ini dengan menggunakan studi dokumen, kuesioner dan wawancara kemudian dianalisis tingkat kapabilitas dan kesenjangan. Tingkat kapabilitas yang didapat dari hasil penelitian yaitu berada level 2 (managed. Untuk menaikkan tingkat kapabilitas pada level 3 maka maka perlu dilakukan secara bertahap strategi perbaikan pada PA 2.1, PA2.2, PA 3.1, dan 3.2. Kata kunci: Analisis Tata Kelola TI, COBIT 5, MEA01, Tingkat Kapabilitas, Rumah Sakit.

  9. ANALISIS GAMBAR DIGITAL SEBAGAI METODE KARAKTERISASI DAN KUANTIFIKASI WARNA PADA IKAN HIAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ruby Vidia Kusumah

    2011-12-01

    Full Text Available Analisis gambar (foto digital digunakan sebagai metode alternatif karakterisasi dan kuantifikasi warna yang obyektif, akurat, serta aplikatif. Software Image membantu mengukur dan mengelompokkan beberapa parameter kualitatif warna secara kuantitatif berdasarkan standar nilai digital RGB (Red Green Blue yang dimiliki setiap pikselnya. Dengan melakukan konversi ke model HSB (Hue Saturation Brightness, nilai digital warna yang diperoleh semakin mudah dipahami sesuai konsep cara pandang mata manusia. Frekuensi serta distribusi warna yang terukur pun dapat ditampilkan dalam bentuk histogram dua dimensi dan grafik tiga dimensi warna (3D color space. Hasil analisis pada delapan strain warna ikan cupang hias (Betta splendens menunjukkan variasi warna yang ditampilkan dalam bentuk kisaran (minimum-maksimum, rata-rata (mean, serta standar deviasi (SD dari setiap nilai RGB dan HSB. Kecerahan setiap individu dalam suatu strain warna diukur berdasarkan nilai kecerahan (brightness yang dimiliki model warna HSB. Penelitian ini merupakan studi pendahuluan yang bertujuan untuk mempelajari analisis gambar digital sebagai metode karakterisasi dan kuantifikasi warna pada ikan hias.

  10. ANALISIS PENGARUH KREDIBILITAS MEREK TERHADAP SENSITIVITAS HARGA KONSUMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anik - Kusmintarti

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAKS   Informasi yang tidak sempurna dan tidak simetris mengakibatkan timbulnya ketidakpastian yang dihadapi konsumen tentang atribut dan/ atau manfaat apa yang didapat dari sebuah produk.  Dalam kondisi seperti ini penting bagi perusahaan untuk menyampaikan informasi terpercaya kepada konsumen, yaitu informasi yang jujur dan perusahaan harus bersedia dan mampu menyampaikan apa yang telah dijanjikan. Merek yang kredibel berpengaruh terhadap  kesan kualitas, resiko yang diterima dan biaya informasi. Kemudian kesan kualitas, resiko yang diterima dan biaya informasi akan mempengaruhi manfaat yang diharapkan.  Dan selanjutnya akan mempengaruhi sensitivitas harga konsumen. Populasi dalam penelitian ini adalah wanita dewasa yang berdomisili di kota Malang dan sampelnya adalah wanita berumur 17 sampai sengan 45 tahun yang menggunakan shampo Anti Ketombe dari satu atau lebih merek-merek yang sedang diteliti. Jumlah responden 100 orang dan metode pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah quota sampling. Uji empiris menggunakan Metode Analisis Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas merek berpengaruh terhadap sensitivitas harga konsumen. Selain itu kredibilitas merek berpengaruh secara tak langsung terhadap sensitivitas harga konsumen melalui kesan kualitas dan manfaat yang diharapkan; Kredibilitas merek berpengaruh tak langsung terhadap sensitivitas harga konsumen melalui melalui biaya informasi dan manfaat yang diharapkan. Pengaruh kredibilitas merek terhadap sensitivitas harga konsumen melalui resiko yang dirasakan dan manfaat yang diharapkan tidak signifikan. Temuan ini tidak konsisten dengan temuan dari penelitian yang dilakukan Erdem dan Swait (1998. Hal ini menurut peneliti disebabkan oleh responden dari penelitian yang peneliti lakukan cenderung mudah percaya dengan informasi-informasi yang ada disekelilingnya dan kurang peduli dengan keberadaan

  11. ANALISIS KEMAMPUAN MENATA ARSIP SISWA JURUSAN ADMINISTRASI PERKANTORAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bunga Aprilia Kartini

    2016-02-01

    Full Text Available Salah satu kemampuan yang harus dimiliki Program Administrasi Perkantoran adalah kompetensi dasar penataan dokumen. Kompetensi yang diharapkan dari kompetensi penataan dokumen adalah dapat menyimpan dan menemukan kembali dokumen/arsip sesuai dengan sistem yang diterapkan dalam perusahaan. Pembelajaran yang terjadi di SMK PGRI 2 Salatiga, siswa jurusan Administrasi Perkantoran tidak mendapatkan praktik menemukan kembali arsip/dokumen serta tidak ada laboratorium khusus kearsipan. Hal ini tentu akan mempengaruhi kemampuan lulusan dari siswa-siswanya. Kemampuan tersebut akan berujung pada kemampuan lulusan dalam memenuhi standar kerja suatu perusahaan atau organisasi. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas XI Jurusan Administrasi Perkantoran SMK PGRI 2 Salatiga yang terdiri dari 2 kelas dengan jumlah 64 siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah dengan angka indeks. Hasil Penelitian menunjukan bahwa rata-rata kemampuan siswa dalam menata dokumen/arsip dengan angka indeks adalah sebesar 68,85 hal tersebut menunjukkan bahwa siswa umumnya memiliki kemampuan yang sedang, walaupun secara teori pemahaman siswa sudah cukup baik namun secara praktik siswa masih memiliki kekurangan yaitu siswa kurang menguasai dalam praktik mengindeks, memberikan kode penyimpanan, pencatatan kartu pinjam arsip, membaca kode penyimpanan dan prosedur penemuan kembali arsip/dokumen. Siswa juga belum diajarkan praktik penyimpanan sistem wilayah, sistem nomor dan sistem subjek/perihal sehingga kemampuan meraka dalam sistem penyimpanan tersebut masih kurang serta siswa juga belum diajarkan praktik penemuan kembali surat/arsip. Office Administration program is one of the must have skills that are the basis of the competencies document setup. Learning happens in SMK PGRI 2 Salatiga , students in Administrative

  12. ANALISIS DAN MODEL STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK EDAMAME BEKU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sandryas Alief Kurniasanti

    2015-03-01

    penelitian ini adalah untuk menganalisis daya saing dan merumuskan prioritas alternatif strategi peningkatan daya saing produk edamame beku di PT MT 27. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Revealed Comparative Advantage untuk mengetahui kinerja ekspor dari produk edamame beku di pasar dunia, kemudian menganalisis faktor persaingan dengan menggunakan Diamond Porter’s Theory. Alternatif strategi dihasilkan dari analisis SWOT dan ditentukan prioritasnya dengan menggunakan analytical hierarchy process dari satu narasumber ahli. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prioritas alternatif strategi peningkatan daya saing produk edamame beku PT MT 27 secara berurutan meliputi: (1 diversifikasi pasar, (2 diversifikasi produk, (3 meningkatkan kerjasama luar negeri, (4 pengembangan divisi Research and Development, (5 mengembangkan program Corporate Social Responsibility, (6 pengelolaan keuangan secara baik dan benar, serta (7 mengembangkan areal pertanian yang berbasis rumah kaca untuk menghindari cuaca buruk karena beriklim tropis. Implikasi Manajerial dari penelitian ini adalah mengembangkan pasar yang sudah ada, dan mengembangkan jenis produk yang diproduksi untuk memenuhi selera pasar ekspor dan juga penghematan biaya produksi. Kata kunci: daya saing, edamame beku, Mitratani Dua Tujuh, strategi daya saing

  13. ANALISIS SPASIAL KEJADIAN LUAR BIASA (KLB KASUS LEPTOSPIROSIS DI KABUPATEN KULONPROGO TAHUN 2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmawati Rahmawati

    2014-01-01

    Full Text Available ABSTRACTIndonesia's case totally rate of leptospirosis was ranked third in the world. There were outbreak of leptospirosis in2011 with 273 cases with 18 deaths (CFR = 6.59%. Therefore it was necessary to describe the spread ofleptospirosis. This research was descriptive study that using cross-sectional design with 249 leptospirosis casesrecorded by Kulonprogo District Health Office during January to November 2011. The coordinates of the patientswas determined by GPS. The data is displayed with digital maps Indonesian RBI (RBI scale 1: 25,000 usingArcView 3.3 software. Spatial analysis is done by scoring the following variable i.e. rainfall, land use and altitude.The results showed correlation of rainfall with leptospirosis cases is 0.179, most of cases occured in plantationand residential land use with altitude 0-100asl. Rainfall concluded weak relationship with leptospirosis. Spatialanalysis shows 55.7% of cases of leptospirosis occur in moderate vulnerability zone and 31.79% occur in lowvulnerability.Key words: spatial analysis, rainfall, land use, altitudeABSTRAKPada tahun 2011 terjadi KLB di Kulonprogo dengan jumlah kasus 273 dan jumlah kematian 18 orang (CFR =6,59%. Oleh sebab itu sangat penting untuk mengetahui gambaran penyebaran leptospirosis. Analisis inimerupakan studi deskriptif dengan menggunakan pendekatan cross sectional menggunakan subjek berjumlah249 kasus yang terdata di Dinas Kabupaten Kulonprogo selama bulan Januari-November 2011. Titik koordinatrumah penderita ditentukan dengan GPS. Data ditampilkan dengan peta digital Rupa Bumi Indonesia (RBIskala 1 : 25000 menggunakan software ArcView 3.3. Analisis spasial dilakukan dengan skoring pada variabelcurah hujan, penggunaan lahan dan ketinggian tempat. Analisis spasial besarnya curah hujan dengan kejadianleptospirosis pada masa tersebut menunjukkan angka korelasi 0,179, dengan demikian korelasi antara curahhujan dengan kasus leptospirosis sangat lemah. Kasus leptospirosis di

  14. Konspirasi Media Massa Dan Pengembalian Bahasa Pada Hakikatnya : Sebuah Penerapan Metode Analisis Tindak Tutur Komunikasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Wibowo

    2014-12-01

    Full Text Available Abstrak : Abad ke-21 dapat disebut sebagai Abad Bahasa, mengingat kehidupan manusia dewasa ini tidak dapat dilepaskan dari pelbagai bentuk media massa. Akan tetapi, terkait dengan pengonstruksian fakta dan realitas, apalagi jika dilumuri oleh ego-sentris subjek-subjek di balik media massa tersebut, kerap terjadi bias pemberitaan yang memicu problem etis. Artinya, terjadi konspirasi di balik pemberitaan yang berdampak pada pengerdilan fungsi media massa sebagai wadah pendidikan politik bagi rakyat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Demi membongkar konspirasi tersebut dibutuhkan metode analisis teks media yang baru, yang di dalam tulisan ini disebut metode analisis tindak tutur komunikasi. Metode ini dilahirkan secara hereustik, kritis, dan kontekstual melalui prinsip-prinsip kontemporer aliran Filsafat Bahasa Sehari-hari. Dengan demikian, metode ini selain hendak menegaskan bahwa komunikasi massa harus dilakukan secara etis dan emansipatoris, sekaligus hendak mengoreksi eksistensi metode analisis teks media lainnya yang selama ini sudah dikenal, namun tidak berdaya ketika harus membongkar konspirasi di balik pemberitaan media massa.Kata kunci : problem etis, metode analisis tindak tutur komunikasi, filsafat bahasa sehari-hari, analisis teks media. Abstract : The twenty-first century may be referred toas the century of language, considering how human life is inseparable from the various forms of mass media. However, concerning the construction of facts and reality, especially whenever mass-media becomes colored by ego-centric tendencies, biases in reporting frequently occur that raise ethical problems. It follows that there has been a conspiracy behind mass-media that has impact inobstructing the function of media as a forum for political education for the people. Therefore, in order to reveal the conspiracy a new media text analysis method -- which in this paper is called speech-act analysis method of communication -- is required. The

  15. ANALISIS KEKUATAN GEL (GEL STRENGTH PRODUK PERMEN JELLY DARI GELATIN KULIT IKAN CUCUT DENGAN PENAMBAHAN KARAGINAN DAN RUMPUT LAUT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    pipih - suptijah

    2014-06-01

    Full Text Available AbstrakPermen jelly merupakan permen bertekstur kenyal dengan penambahan komponen hidrokoloid,misalnya agar, gum, pektin, pati, karaginan, gelatin, dan lain-lain yang digunakan untuk modifi kasitekstur sehingga menghasilkan produk yang kenyal. Penelitian ini bertujuan menentukan kekuatan gel (gelstrength dan formulasi terbaik dari permen jelly yang berasal dari gelatin kulit ikan cucut dan karaginan.Metode analisis yang digunakan, meliputi analisis proksimat, pH, rendemen, viskositas, analisis sensori,dan kekuatan gel. Konsentrasi asam asetat terbaik dalam pembuatan gelatin adalah 0,1 N dan formulasipermen jelly terbaik terdapat pada permen jelly yang dibuat dari gelatin 1,75% dan karaginan 3,50% denganmenghasilkan kekuatan gel 169,35 N/cm2.Kata kunci: gelatin, ikan cucut, kekuatan gel (gel strength, permen jelly

  16. ANALISIS KEBERADAAN BIDAN DESA DAN DUKUN BAYI DI JAWA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mochamad Setyo Pramono

    2013-03-01

    through the course. Suggestion: Patterns midwife partnership with shamans only one way to improve the coverage of deliveries by health personnel. The approach must be done from two sides, which is also in the community. The abilityof midwives to promotive and preventive accordance with the local culture are factors in addition to the factors of education and knowledge in society itself. Key words: midwives, tradistional birth attendants, East Java ABSTRAK Latar Belakang: Tujuan MDGs yang berupa meningkatkan kesehatan ibu, salah satu indikatornya adalah proporsi pertolongan kelahiran oleh tenaga kesehatan terlatih. Terkait dengan hal tersebut yang menjadi ujung tombak dilapangan adalah bidan desa. Kehadiran profesi bidan bukan berada di dalam lahan yang kosong, karena secara tradisi keberadaan dukun bayi telah ada terlebih dahulu. Pada kondisi geografis dan sosial masyarakat yang beragam, keberadaan mereka bisa menjadi khazanah kekayaan budaya. Menjadi menarik ketika dua kepentingan yang sejalan tetapi berbeda latar belakang ini bertemu di lapangan. Bagaimana eksistensi mereka di masyarakat terutama di perdesaan yang tradisinya masih kuat. Metode: Penelitian ini merupakan gabungan penelitian kuantitatif dan kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2011 di empat kabupaten di Jawa Timur yaitu Sampang, Probolinggo, Jombang dan Madiun. Pemilihan kabupaten mengacu pada karakteristik masyarakat di Jawa Timur yaitu Madura, Pandalungan, Arek dan Mataraman. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi dan wawancara mendalam, informannya adalah bidan desa dan dukun bayi pada tiap wilayah puskesmas terpilih. Data dianalisis dengan teknik analisis domain, kategorial dan komponensial, sehingga membentuk matriks atau tipologi. Hasil: Terdapat dikotomi bidan senior dan bidan muda. Bidan senior kebanyakan berasal dari luar daerah. Jumlahnya terbatas sementara cakupan wilayah yang luas, tidak jarang membuat mereka memilih tinggal di pusat kecamatan. Akibatnya, pelayanan

  17. HASIL ANALISIS VITAMIN A DAN β-KAROTEN BAHAN MAKANAN SUMBER VITAMIN A DAN KAROTEN DENGAN METODE HPLC

    OpenAIRE

    Yuniar Rosmalina; Dewi Permaesih

    2012-01-01

    Telah dilakukan analisis vitamin A DAN β-Karoten terhadap beberapa jenis pangan dengan menggunakan metode HPLC. Analisis dilakukan terhadap 9 jenis serealia dan umbi-umbian, 3 jenis kacang-kacangan, 40 jenis sayuran, 11 jenis daging dan hasilnya, 7 jenis telur dan hasilnya, 8 jenis ikan, 12 jenis buah-buahaan, dan 7 jenis kelompok lain-lain. Hasilnya menunjukkan sumber β-Karoten yang tinggi pada kelompok serealia dan umbi-umbian adalah umbi jalar, pada kelompok sayuran adalah daun katuk, daun...

  18. KERAGAAN WARNA IKAN CLOWN BIAK (Amphiprion percula POPULASI ALAM DAN BUDIDAYA BERDASARKAN ANALISIS GAMBAR DIGITAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ruby Vidia Kusumah

    2015-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keragaan warna ikan clown Biak (Amphiprion percula populasi alam dan budidaya berdasarkan analisis gambar digital sebagai dasar upaya pemuliaannya. Gambar digital diambil dari koleksi ikan clown Biak Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung, Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Budidaya Laut Gondol, Bali; serta pengumpul ikan hias di Denpasar, Bali menggunakan kamera digital Canon EOS 600D. Pola warna dikarakterisasi secara visual terhadap variasi strip hitam dan putih pada dasar badan oranye, jenis warna dianalisis menggunakan ImageJ 1.49s, persentase penutupan warna dilakukan dengan Adobe Photoshop CS5. Pola warna dikarakterisasi oleh strip hitam tebal, tipis, gelap, pudar, terputus, bergabung, serta strip putih normal, pelana, spot, melebar, dan terputus. Warna hitam alam dikarakterisasi oleh hue (H: 300-60º, saturation (S: 8%-56%, brightness (B: 3%-19%, sedangkan budidaya H: 300-23º, S: 9%-71%, B: 4%-20%. Warna oranye alam H: 19-33º, S: 88%-98%, B: 47%-85%, dan budidaya H: 14-29º, S: 86%-99%, B: 38%-82%. Warna putih alam H: 36-270º; S: 1%-13%, B: 66%-88%, dan budidaya H: 0-229º, S: 0%-14%, B: 55%-87%. Persentase penutupan warna badan didominasi warna oranye dengan rata-rata 45% untuk populasi alam dan 57% untuk populasi budidaya. Keragaan warna ikan clown Biak dapat diarahkan pada pembentukan strain misbar, picasso, spot (domino, dan onyx. Metode analisis gambar digital sangat potensial digunakan untuk analisis keragaan warna ikan hias.

  19. Pengaruh Advance Organizer Berbasis Proyek Terhadap Kemampuan Analisis – Sintesis Siswa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tasiwan -

    2014-09-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh model pengatur kemajuan (advance organizer berbasis proyek terhadap kemampuan analisis – sintesis siswa pada konsep Energi. Sebelum pembelajaran, diberikan tugas proyek pada siswa untuk merealisasikan bel listrik sederhana, rangkaian arus seri - paralel, dan tuas. Produk proyek digunakan sebagai advance organizer dalam pembelajaran di kelas. Penguatan kognitif dilakukan melalui diskusi kelompok dan pembuatan peta konsep, ekspositori guru di kelas, dan kegiatan eksperimen laboratorium. Data diambil melalui pretest, post test, observasi partisipatif pembelajaran oleh dua orang observer, penilaian produk, peta konsep dan laporan kegiatan eksperimen. Teknik analisis data meliputi uji prasyarat data dan uji hipotesis Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami peningkatan kemampuan analisis – sintesis dalam aspek menguraikan, mengkategorikan, mengidentifikasi, merumuskan pernyataan, merekonstruksi, menentukan konsep, dan menganalisis konsep dengan rata – rata peningkatan delta skor sebesar 54,46 %, uji t sebesar 6,4, dan skala gain sebesar 0,3. This study was conducted to determine the effect of project-based advance organizer model on student’s analysis - synthesis ability of the energy concept. Students were given an assignment to realize the project on simple electric bell, the series – parallel circuit, and lever, before learning. The products of project were used as an advanced organizer in the learning activity. Cognitive strengthening was done through group discussions and concept mapping, expository learning in the classroom, and laboratory experiments activities. The data were taken through a pretest, post-test, participant observation study by two observers, product assessment, concept maps and report of experiment activities. Results showed that the students’ analysis - synthesis ability increased in the aspect of describing, categorizing, identifying, statement

  20. Analisis Film Horor Indonesia Produksi Tahun 2014 (Studi Kasus: Mall Klender dan Kamar 207

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dedi Sukatno Sembiring Meliala

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Film horor erat kaitannya dengan tokoh antagonis yang menimbulkan ketakutan pada penonton dalam bentuk makhluk supranatural seperti hantu, roh jahat dan sebagainya. Karakteristik film dengan genre horor membuat penonton terbawa suasana dengan alur ceritanya yang menakutkan. Namun, beberapa dari film horor Indonesia menyajikan adegan-adegan yang kurang sopan bahkan tergolong asusila atau porno. Untuk itu, penelitian ini ingin melihat apakah terdapat konten pornografi pada film Mall Klender dan Kamar 207 yang merupakan film horor Indonesia terlaris di tahun 2014. Analisis dilakukan dengan melihat pandangan dan penilaian 30 responden dengan karakteristik yaitu penonton film horor Indonesia yang berusia 20-40 tahun. Berdasarkan hasil analisis, tidak didapatkan konten pornografi pada film Mall Klender dan Kamar 207. Adegan-adegan yang terindikasi sebagai konten pornografi ternyata masih dapat diterima oleh penonton sebagai adegan yang berada dalam batas kewajaran dan mendukung pembawaan suasana dan kesan dalam cerita yang disampaikan. Kata Kunci: film horror Indonesia, analisis konten, pornografi Abstract The horror film is closely related to the antagonist that causes fear for audience in the form of supernatural creatures such as ghosts, demons and so on. Characteristic of the horor film is to make the audience carried away with the scary plot. However, some of the existing Indonesian horror film presents scenes that classified as obscene or pornographic. Therefore, this study wanted to see if there are any pornographic content on the film Klender Mall and Room 207 is the best-selling Indonesian horror movie in 2014. The analysis was done by looking at the view and assessment of 30 respondents which are Indonesian horror movie goers aged 20-40 years. Based on the analysis, there is no founding of pornographic content on the film Klender Mall and Room 207. The scenes that indicated as pornographic content was still acceptable by the audience

  1. Analisi virologica dei mitili per la sicurezza alimentare ed il biomonitoraggio

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N. Lucchesi

    2003-05-01

    Full Text Available

    Obiettivi: i mitili sono organismi filtratori che accumulano sostanze disciolte o in sospensione nell’acqua, concentrando in tal modo anche eventuali contaminanti come i microrganismi. Ai fini della sicurezza alimentare la normativa vigente considera soltanto parametri batteriologici, lasciando a discrezione dei laboratori specializzati la ricerca di virus. La biologia molecolare rappresenta una possibile soluzione ai problemi relativi alla ricerca di virus nei molluschi.

    Metodi: su campioni di mitili artificialmente contaminati sono state saggiate due diverse sostanze eluenti la Glicina 0.05 M pH 9 e Beef Extract 3% pH 9, (1:2 e due diversi metodi di estrazione in parallelo: uno che utilizza la protease k-fenolo/cloroformio e uno rapido il QIAamp Viral RNA Kit (Qiagen. Sono state, inoltre, messe a confronto le sensibilità di una RT-PCR e di una RT-nested PCR per la ricerca di enterovirus. Il protocollo più sensibile per quanto riguarda l’eluizione, l’estrazione dell’RNA e la PCR, è stato applicato alle analisi sul campo, affiancando ad esso la ricerca colturale di virus citopatogeni e le analisi batteriologiche. I campioni risultati positivi alle analisi biomolecolari sono stati sottoposti a sequenziamento genico degli amplificati.

    Risultati: la Glicina ha mostrato la maggiore capacità di recupero virale, mentre per l’estrazione degli acidi nucleici è risultato più efficiente il sistema QIAamp Viral RNA Kit e la reazione RT-nestedPCR ha evidenziato una sensibilità maggiore di cinque logaritmi rispetto alla reazione one-step. Fino ad ora sono stati analizzati 20 campioni di mitili, ed in uno di questi è stato rilevato Human poliovirus 1 isolate MAHONEY V001149, isolato anche su culture cellulari di BGM.

    Conclusioni: l’analisi virologica appare importante nel controllo di qualità dei mitili per la possibilità di individuare agenti

  2. ANALISIS RASIO RNA/DNA UDANG WINDU Penaeus monodon HASIL SELEKSI TUMBUH CEPAT Andi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Parenrengi

    2016-02-01

    bahwa rasio RNA/DNA udang windu tumbuh cepat (4,51 berbeda secara nyata (P<0,05 dengan udang windu kontrol (3,19. Kecenderungan rasio RNA/DNA semakin tinggi dengan semakin beratnya bobot badan, di mana rasio RNA/DNA udang betina (4,96 lebih tinggi (P<0,05 dari udang jantan (2,93. Analisis regresi menunjukkan bahwa rasio RNA/DNA udang windu memiliki hubungan erat dengan panjang (R=0,5628 dan bobot (R=0,6539. Hasil penelitian ini berimplikasi bahwa parameter rasio RNA/DNA dapat dijadikan sebagai indikator pertumbuhan udang windu.

  3. Servqual Method: Analisis Kualitas Pelayanan Beauty Advisor Sari Ayu Martha Tilaar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ami Widyastuti

    2012-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa kualitas pelayanan beauty advisor Sari Ayu Martha Tilaar guna meningkatkan kualitas pelayanan pada konsumen. Pengambilan data menggunakan skala kualitas pelayanan yang disusun berdasarkan metode Servqual dari (Parasuraman, dkk., 1988 pada 72 orang konsumen Sari Ayu Martha Tilaar. Sampel diambil dengan menggunakan teknik insidental random sampling. Analisis data menggunakan pengukuran gap 5 dari metode Servqual. Hasil penelitian menemukan ada kesenjangan pelayanan (service gap antara persepsi dan harapan konsumen sebesar -81.09 dimana nilai minus disini berarti, kinerja kerja beauty advisor Sari Ayu Martha Tilaar berada pada kategori rendah. Kesimpulannya, beauty advisor sebagai garda lini depan dalam pemasaran belum bekerja secara optimal.

  4. ANALISIS PENGARUH EFEKTIVITAS PERPINDAHAN PANAS DAN TAHANAN TERMAL TERHADAP RANCANGAN TERMAL ALAT PENUKAR KALOR SHELL & TUBE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Chandrasa Soekardi

    2015-02-01

    Full Text Available Kajian dalam tulisan ini berisi gambaran tentang hasil analisis pengaruh rata-rata faktor efektivitas perpindahan panas dan faktor koefisien perpindahan panas global terhadap dimensi utama hasil perancangan APK shell & tube dengan metode efektivitas-NTU. Faktor efektivitas perpindahan panas 35%, 40%, dan 45% dan koefisien perpindahan panas global 1700 W/m2K, 1900 W/m2K, dan 2100 W/m2K dipilih sebagai batasan experimen. Hasil rangkaian perhitungan menunjukkan bahwa APK memiliki dimensi utama yang paling ekonomis pada saat dirancang dengan menggunakan efektivitas perpindahan panas 35% dan koefisien perpindahan panas global 2100 W/m2K.

  5. ANALISIS KEBIJAKAN LINKAGE PROGRAM LEMBAGA KEUANGAN SYARIAH DALAM RANGKA PEMBERDAYAAN UKM DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Hamidah

    2016-03-01

    Linkage program adalah program yang menghubungkan bank dengan pelaku usaha mikro kecil melalui lembaga keuangan mikro. Kelemahan dalam Linkage program adalah pada aspek peraturan yang tersebar dalam berbagai aturan, dan khusus bagi lembaga keuangan syariah terdapat pula kendala berkaitan dengan kesesuaian dengan ketentuan syariah. Dari penelitian dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual ini diperoleh inventarisasi serta analisis kebijakan Linkage Program bagi Lembaga Keuangan Syariah dalam hukum positif Indonesia. Kebijakan terkait Linkage program, diklasifikasi dalam 2 kelompok, yaitu kebijakan substansi dan prosedural. Aturan inilah yang menjadi rujukan bagi lembaga keuangan syariah rangka pemberdayaan usaha kecil mikro di Indonesia. Kata kunci: Linkage program, lembaga keuangan syariah, usaha mikro kecil

  6. La pesca in Alto Adriatico dalla caduta della Serenissima ad oggi : un analisi storica ed ecologica

    OpenAIRE

    Fortibuoni, Tomaso

    2010-01-01

    L’ecologia è una disciplina storica: i processi ecologici in corso sono il risultato di quello che è accaduto nel passato. Non conosciamo però quando e con che intensità l’uomo ha iniziato ad alterare l’ambiente marino, e non conosciamo lo stato “naturale” degli ecosistemi. L’ecologia storica ha come obiettivo lo studio degli ecosistemi e delle sue componenti a posteriori, attraverso il recupero e la meta-analisi di documenti del passato. La ricostruzione dello stato passato (historical basel...

  7. Analisi sui pigmenti di ceramica neolitica tramite tecniche Raman e LIBS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cristina Fabbri

    2007-04-01

    Full Text Available I dati presentati in questo breve contributo provengono da uno studio condotto in collaborazione dal Dipartimento di Scienze Archeologiche dell’Università di Pisa e dall’Istituto per i Processi Chimico-Fisici di Fisica molecolare del CNR di Pisa. Le metodologie applicate sono basate sull’analisi integrata delle tecniche spettroscopiche Raman e LIBS già ampiamente utilizzate nel campo dei Beni Culturali; i metodi sono infatti essenzialmente non distruttivi, non richiedono di un pre trattamento del campione e l’acquisizione delle misure è immediata.

  8. Ruoli pragmatici di "sì" : modello di analisi dei segnali discorsivi nell'italiano parlato

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jana Kenda

    2008-12-01

    Full Text Available Nel presente contributo osserveremo i diversi ruoli pragmatici assunti dal segnale discorsivo sì nella lingua italiana parlata. è nostro intento servirci di questo esempio concreto per illustrare la pluralità di funzioni e di forze illocutorie di un segnale discorsivo che possono renderne difficoltosa l’elaborazione e l’interpretazione. il metodo adottato per l’individuazione dei diversi ruoli pragmatici svolti dal segnale prescelto, si propone di costituire un modello di analisi applicabile anche ad altri elementi linguistici aventi simili proprietà pragmatiche.

  9. ANALISIS PENGGUNAAN FILTER AKTIF SHUNT UNTUK MENANGGULANGI THD DI RSUP SANGLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Rinas

    2009-12-01

    Full Text Available Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah (RSUP memiliki tingkat THD (Total Harmonics Distortion  arus yang tidak sesuai dengan standar IEEE 159-1992. THD arus yang berlebih dapat menyebabkan berbagai kekurangan. Untuk mengatasi masalah ini digunakan filter aktif shunt berbasis inverter. Dalam penelitian ini dilakukan simulasi penggunaan filter aktif menggunakan sofware simulink MATLAB 7.0.4 Hasil analisis menunjukan pemasangan filter aktif menyebabkan terjadi penurunan kandungan THD arus dan THD tegangan pada feeder yang bermasalah. Kandungan THD arus dan THD tegangan telah sesuai dengan IEEE 152-1992. Daya distorsi harmonisa pada sistem mengalami penurunan dan terjadi peningkatan faktor daya mendekati unity power factor pada feeder.

  10. ANALISIS METODE ALTMAN Z-SCORE DALAM MEMPREDIKSI KEBANGKRUTAN PERUSAHAAN PERTAMBANGAN BATUBARA YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

    OpenAIRE

    ARISKA, NUR

    2016-01-01

    2016 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasifikasi prediksi kebangkrutan perusahaan pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama tahun 2012-2014 melalui penerapan analisis Altman Z-Score. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif. Objek penelitiannya adalah sebanyak dua puluh perusahaan pertambangan batubara. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah ringkasan laporan keuangan tahunan perusahaan yang d...

  11. ANALISIS PENGARUH STRATEGI PEMASARAN DALAM PENINGKATAN DAYA SAING DALAM MEMILIH PAKET UMROH PADA BIRO PERJALANAN PT. MAKTOUR DI MAKASSAR

    OpenAIRE

    MANGGABARANI, REYHAN RISQULLAH MANGGABARANI

    2014-01-01

    2014 ANALISIS PENGARUH STRATEGI PEMASARAN DALAM PENINGKATAN DAYA SAING DALAM MEMILIH PAKET UMROH PADA BIRO PERJALANAN PT. MAKTOUR DI MAKASSAR Analysis Affect of Marketing Strategy in Increasing of Competitive in Choice of Umroh Package on PT. Maktour Tour and Travel Makassar Branch Reyhan Risqullah Manggabarani Hj. Djumidah Maming Mukhtar Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh strategi pemasaran y...

  12. Analisis Safety System dan Manajemen Risiko pada Steam Boiler PLTU di Unit 5 Pembangkitan Paiton, PT. YTL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luluk Kristianingsih

    2013-09-01

    Full Text Available Pembangkit listrik tenaga uap (PLTU merupakan pembangkit listrik yang banyak digunakan di Indonesia. Salah satu bagian dari sistem PLTU yang memiliki risiko bahaya tinggi adalah boiler, oleh karena itu diperlukan adanya analisis bahaya dan safety system sebagai langkah pencegahan bahaya pada boiler. Analisis bahaya dalam penelitian ini dilakukan menggunakan metode HAZOP. Node yang dipakai adalah economizer, steam drum, superheater, dan reheater yang merupakan komponen utama penyusun boiler. Guide word dan deviasi ditentukan berdasarkan control chart yang dibentuk oleh data proses masing-masing komponen selama bulan Maret 2013. Estimasi likelihood dilakukan berdasarkan data maintenance dari work order PT YTL selama 5 tahun, sedangkan estimasi consequences dilakukan berdasarkan kriteria risiko yang ditimbulkan serta berdasarkan control chart. Hasil perkalian likelihood dan consequences dengan risk matrix menghasilkan kriteria risiko dari komponen. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh hasil bahwa komponen yang memiliki risiko bahaya paling besar adalah level transmitter steam drum dengan deviasi berupa less level, yaitu dengan kriteria likelihood adalah A dan consequences 4, sehingga risiko bernilai extreme. Selain itu, risiko extreme juga terdapat pada pressure transmitter outlet superheater, dengan likelihood B dan consequences 4. Untuk menurunkan risiko, maka dilakukan perawatan dan kalibrasi secara rutin, serta penambahan redundant transmitter. Bahaya paling besar pada seluruh node adalah adanya kebakaran. Oleh karena itu, dilakukan analisis emergency response plan untuk kebakaran yang mencakup peta evakuasi, tugas dan tanggungjawab tiap personel, langkah pencegahan, serta langkah penanganan.

  13. TUGAS DAN WEWENANG PUSAT PELAPORAN DAN ANALISIS TRANSAKSI KEUANGAN (PPATK DALAM PEMBERANTASAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johari Johari

    2014-03-01

    Full Text Available Tugas dan wewenang Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK terdapat di dalam Pasal 26 dan Pasal 27 Undang-Undang No. 25 Tahun 2003 tentang Tindak Pencucian Uang. Berdasarkan ketentuan tersebut, tugas dan wewenang PPATK tersebut bertujuan untuk mendeteksi terjadinya tindak pidana pencucian uang, dan membantu penegakan hukum yang berkaitan dengan pencucian uang, termasuk tindak pidana asal yang melahirkannya (predicate offences. Namun, Peranan PPATK akan berjalan secara efektif apabila aparat penegak hukum seperti Kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan, Bea dan Cukai, para regulator seperti Bank Indonesia, Departemen Keuangan, Badan Pengawas Pasar Modal serta Penyedia Jasa Keuangan, industri perbankan, asuransi, perusahaan pembiayaan, dana pensiun, perusahaan efek, pengelola reksadana, media massa, masyarakat bekerjasama secara terorganisir dan terpadu dalam pemberantasan tindak pencucian uang di Indonesia. Dengan kewenangan yang dimilikinya, PPATK dapat mengejar hasil dari kejahatan, apabila hasil kejahatan tersebut dapat dikejar dan disita maka negara dengan sendirinya akan mengurangi tindak kejahatan itu sendiri. Kata kunci : Pencucian uang, tindak pidana pencucian uang (money laundering, kejahatan terorganisir, dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK.

  14. Analisis interferensi T-DAB dan TV Analog pada pita Very High Frequency (VHF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kasmad Ariansyah

    2014-09-01

    Full Text Available Kehadiran teknologi digital telah membawa perubahan di dalam berbagai aspek kehidupan, tak terkecuali di dunia penyiaran. Digitalisasi dibidang penyiaran diyakini dapat memberikan manfaat dalam hal efisiensi spektrum frekuensi radio. Berkaitan dengan penyiaran radio, Menteri  Komunikasi  dan  Informatika telah menetapkan DAB family sebagai standard penyiaran radio digital di Indonesia. Kajian dilakukan untuk mendapatkan jarak minimum yang diperlukan  antara sistem T-DAB dan TV analog sebagai solusi terhadap kemungkinan interferensi. Analisis dilakukan dengan bantuan SEAMCAT. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa  kanal  A  T-DAB  merupakan  kanal yang paling rentan terhadap interferensi; Untuk mencapai probabilitas interferensi maksimum 5%, separasi geograpis minimum antara cakupan terluar TV analog kanal n dan transmitter terluar pada jaringan SFN T-DAB untuk kanal (n- 1D, nA, nB, nC berturut-turut adalah 220 Km, 290 Km, 145 Km dan  40  Km.  Sedangkan  untuk  kanal  nD  dan  (n+1A  dapat dioperasikan tanpa separasi geograpis dengan TV analog.

  15. ANALISIS PENGUNGKAPAN SUSTAINABILITY REPORT PADA PERUSAHAAN NON-KEUANGAN TAHUN 2009-2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Candri Puspita Marwati

    2015-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh return on asset (ROA, likuiditas (current ratio, ukuran perusahaan (size, earning per share (EPS terhadap pengungkapan sustainability report. Sampel yang digunakan adalah perusahaan non-keuangan terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI yang menerbitkan sustainability report sesuai standar GRI pada periode 2009-2013 dan diperoleh 12 perusahaan. Teknik analisis data menggunakan uji asumsi klasik: normalitas, multikolinearitas, autokorelasi dan heterokedastisitas. Uji hipotesis menggunakan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ROA berpengaruh positif signifikan terhadap sustainability report, current ratio tidak mempengaruhi sustainability report, size memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap sustainability report, dan EPS memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap sustainability report.This study aims to examine and analyze the effect of return on assets (ROA, liquidity (current ratio, firm size (size, earnings per share (EPS on the disclosure of sustainability report. Sample are corporate non-financial listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX and publishes a sustainability report according to GRI standard in the period 2009-2013 and obtained sample of 12 companies. Data were analyzed using classic assumption test: normality, multicollinearity, autocorrelation and heterokedastisitas. Hypothesis testing using multiple regression analysis. The results showed that, ROA significant positive effect on sustainability report. current ratio does not affect the sustainability report. size has a negative and significant impact on the sustainability report, and EPS has a negative and significant impact on the sustainability report.

  16. ANALISIS PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA BERDASARKAN ISLAMIC SOCIAL REPORTING INDEKS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khusnul Fauziah

    2013-05-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk membandingkan pengungkapan tanggungjawab sosial bank syariah di Indonesia berdasarkan pada indeks Islamic Social Reporting (ISR. Obyek dari penelitian ini adalah tujuh bank syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan laporan tahunan tahun 2011 yang dipublikasikan pada masing-masing bank. Analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan skore indek IRS tertinggi adalah Bank Muamalat Indonesia dengan skore 73% dan skore terendah adalah Bank Panin Syariah dengan skore 41%. This research is intended to compare the social responsibility disclosure of Islamic banking in Indonesia based on the Islamic Social Reporting (ISR index. The object of this research is taken from seven Islamic bankings in Indonesia. This research use the data from the annual report which was published in 2011 by the banks. The content analysis is implemented for analyzing the data. The results show that the highest score of social responsibility disclosure is Bank Muamalat Indonesia with the score of 73% and the lowest score is Panin Bank Syariah with the score of 41%.

  17. ANALISIS PSAK NO. 27 TENTANG AKUNTANSI PERKOPERASIAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESEHATAN USAHA PADA KPRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Khafid

    2012-03-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kepatuhan penerapan PSAK 27 (Cooperative Accounting, dan untuk menganalisa dampak  kepatuhan penerapan PSAK 27 (Cooperative Accounting  pada pengoperasian kinerja KPRI di kota Semarang. Populasinya adalah 62 KPRI di kota Semarang, dan sempel yang digunakan adalah 29 KPRI. Metode pengumpulan datanya adalah dokumentasi dan kuesioner. Metode analisis data adalah analisis deskriptif  dan statistik inferensial. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa KPRI di kotamadya Semarang dikategorikan cukup dan terbukti bahwa hipotesis menyatakan bahwa tingkat kepatuhan penerapan PSAK 27 berpengaruh terhadap pertumbuhan usaha. Abstract The purposes of this research are to analyze the implementation compliance of PSAK 27 (Cooperative Accounting, and to analyze the effects of implementation compliance of PSAK 27 (Cooperative Accounting on KPRI performance  in Semarang Municipality. The population are 62 KPRIs in Semarang.However, there are only twenty nine KPRIs become the samples. The methods for collecting the data are documentation and questionairre. Then, for analyzing the data, it requires descriptive analysis and inferential analysis. The results of study shows that KPRIs in Semarang Municipality are categorized as fair and hypothesis states that the level of implementation compliance of PSAK 27 is influencial to the business has successfully proven.Keywords:  cooperative accounting; compliance

  18. ANALISIS SUMBER-SUMBER KEBERMAKNAAN HIDUP NARAPIDANA YANG MENJALANI HUKUMAN SEUMUR HIDUP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siska Marliana

    2012-04-01

    Full Text Available Narapidana yang mendapat hukuman seumur hidup akan mengalami perubahan besar dalam kehidupannya, seperti keterbatasan dalam melakukan aktivitas, pekerjaan, kehidupan sosial bahkan dalam tujuan hidup. Kondisi tersebut akan  mengubah pandangannya mengenai makna dari hidupnya ataupun mengalami ketidakbermaknaan hidup. Fokus penelitian ini adalah analisis sumber-sumber kebermaknaan hidup pada narapidana yang divonis hukuman seumur hidup dengan mengacu pada konsep kebermaknaan hidup Viktor Frankl. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada seorang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Sukamiskin Bandung yang sudah menjalani dua tahun masa hukuman dari vonis hukuman seumur hidup atas kasus pembunuhan. Teknik pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sumber-sumber kebermaknaan hidup bagi subjek adalah : 1.  Adanya nilai-nilai kreatif (creative values untuk dapat berkarya, bekerja, mencipta serta melaksanakan tugas dan kewajiban sebaik-baiknya. 2. Adanya nilai-nilai penghayatan (experiential values, yakni dengan cara memperoleh pengalaman tentang sesuatu atau seseorang yang bernilai bagi subjek. 3. Nilai-nilai bersikap (attitudinal values atas hukuman seumur hidup yaitu subjek memilih sikap menerima kondisi tersebut sebagai tanggung jawab yang harus dijalani akibat perbuatannya dan berusaha menikmati kehidupan di penjara dengan menjadikan penjara sebagai tempat untuk belajar menjadi manusia yang lebih baik. Kata Kunci: hukuman seumur hidup, sumber-sumber kebermaknaan hidup, creative values, experiential values, attitudinal values

  19. Analisis Highest and Best Use (HBU pada Lahan Jl. Gubeng Raya No. 54 Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akmaluddin Akmaluddin

    2013-03-01

    Full Text Available Laju pertumbuhan penduduk dan tingkat perekonomian yang semakin meningkat di  kota-kota besar seperti Surabaya, bertolak belakang dengan  ketersediaan lahan yang terbatas. Selayaknya properti yang akan dibangun di atas suatu lahan dapat memberikan manfaat yang maksimal serta efisien agar hasilnya dapat dirasakan demi pembangunan wilayah tersebut. Oleh karena itu, perlu dilakukan perhitungan  penggunaan yang paling memungkinkan dan diizinkan dari suatu tanah kosong atau tanah yang  sudah dibangun, dimana secara fisik dimungkinkan, didukung atau dibenarkan oleh peraturan, layak secara keuangan dan menghasilkan nilai tertinggi. Dalam penelitian ini dilakukan analisis Highest and Best Use (HBU pada lahan di Jl. Gubeng Raya No. 54 Surabaya seluas 1.150 m2 yang direncanakan akan dibangun hotel. Lahan tersebut berpotensi untuk dikembangkan menjadi properti komersial seperti hotel, apartemen, perkantoran dan pertokoan. Analisis tersebut menggunakan tinjauan terhadap aspek fisik, legal, finansial dan produktivitas maksimumnya. Dari hasil penelitian ini didapatkan alternatif properti komersial hotel yang memiliki penggunaan tertinggi dan terbaik pada pemanfaatan lahan dengan nilai lahan Rp. 67.069.980,31/ m2.

  20. ANALISIS POSTUR KERJA PADA PT. XYZ MENGGUNAKAN METODE ROSA (RAPID OFFICE STRAIN ASSESSMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosma Hani Damayanti

    2014-06-01

    Full Text Available Penggunaan teknologi informasi, dimana komputer sebagai medianya kini semakin meningkat. Frekuensi yang tinggi akan penggunaan komputer yang tidak memperhatikan sisi ergonomi dalam bekerja mengakibatkan adanya resiko yang dirasakan oleh pengguna. PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan komputer sebagai salah satu alat utama dalam bekerja. Pada penggunaannya karyawan pada Departemen Publishing merasakan keluhan pada punggung, pinggang, nyeri bahu, leher dan tangan. Keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada Departemen publishing dapat diminimalkan dengan cara mengetahui dan mengidentifikasi postur kerja pada pekerja dalam menggunakan komputer. Identifikasi tersebut digunakan untuk mengetahui kondisi pekerja dan mengetahui penyebab keluhan yang dirasakan oleh pekerja untuk dilakukan perbaikan. Pada penelitian ini dilakukan analisis dengan menggunakan metode ROSA untuk mengurangi adanya keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada Departemen publishing. ROSA merupakan salah satu metode pada office ergonomics, dimana penilaiannnya dirancang untuk mengukur resiko yang terkait dengan penggunaan komputer serta untuk menetapkan tingkat tindakan perubahan berdasarkan laporan dari ketidaknyamanan pekerja. Dengan menggunakan metode ROSA, dapat diketahui apakah postur kerja karyawan pada Departemen Publishing pada saat bekerja aman atau berbahaya. Hasil analisis postur kerja menggunakan metode ROSA pada Departemen Publishing menunjukkan bahwa seluruh pekerja yang menjadi sampel memiliki level resiko yang tinggi dan perlu dilakukan perbaikan segera. Perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat resiko yang dirasakan oleh pekerja yaitu dengan perbaikan fasilitas yang digunakan oleh pekerja yang sesuai dengan standar ergonomi, melakukan sosialisasi kepada pekerja tentang pentingnya ergonomi pada dunia kerja, dan sebaiknya pekerja melakukan istirahat atau peregangan otot minimal setiap tiga jam sekali.

  1. RDA: un'analisi critica alla luce della teoria e della pratica della catalogazione

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alberto Petrucciani

    2016-05-01

    Full Text Available RDA appare come un ibrido: un elenco contenente un gran numero di elementi bibliografici e una riscrittura, formale più che sostanziale, delle pratiche di catalogazione stabilite con AACR2. Nel documento le linee guida vengono analizzate cercando di compararle con i requisiti che un buon codice di catalogazione dovrebbe possedere. Le regole di catalogazione non dovrebbero essere un modello astratto e auto-referenziale, ma uno strumento efficace per l'analisi e la rappresentazione dei fenomeni culturali, che serva ad apprendere ciò che è necessarioper gli utenti, e per il personale qualificato.Da questo punto di vista, il testo RDA è piuttosto deludente: molti gravi problemi di catalogazione e che si verificano di frequente non sono menzionati e la catalogazione è lasciata senza una reale linea guida. Un certo numero di lacune, errori e carenze individuati nel testo potranno essere modificati in futuro dalla redazione attraverso un'analisi approfondita delle reali attività di catalogazione.

  2. MILITER DAN KONSTRUKSI IDENTITAS NASIONAL: ANALISIS BUKU TEKS PELAJARAN SEJARAH SMA MASA ORDE BARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hieronymus Purwanta

    2013-01-01

    Full Text Available This study aims to analyze the influence of the military in constructing national identity through history lesson textbooks for high schools in the period of New Order government. The move is motivated by the understanding that history lesson textbooks are important media to instill a national identity. The research method used was qualitative through content analysis of history lesson textbooks. The analysis focused on historical narratives about the revolution of independence (1945-1950. The results show that the narratives in textbooks are influenced by the views of the military. It can be seen from the militaristic narratives and heroification of military figures. On the other hand, the roles of political figures are negated and distorted.Keywords: history, history lesson, textbook, military, heroification, distortion, negation  Penelitian ini bermaksud menganalisis pengaruh kelompok militer dalam pembentukan identitas nasional melalui buku teks pelajaran sejarah untuk SMA pada masa pemerintahan Orde Baru. Langkah itu dimotivasi oleh pemahaman bahwa buku teks pelajaran sejarah merupakan media yang penting untuk menanamkan identitas nasional. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif melalui analisis isi buku teks pelajaran sejarah. Analisis dilakukan terhadap narasi sejarah tentang revolusi kemerdekaan (1945-1950. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi dalam buku teks dipengaruhi oleh pandangan kelompok militer. Hal itu antara lain dapat disimak dari narasi yang bersifat militeristik dan pemahlawanan (heroifikasi tokoh-tokoh militer. Di lain pihak, peran tokoh-tokoh politik dinegasikan dan ditenggelamkan. Kata kunci: sejarah, pelajaran sejarah, buku teks, militer, heroifikasi, distorsi, negasi

  3. ANALISIS KEBUTUHAN UNTUK PENGEMBANGAN MODUL INKUIRI BERBASIS PERTANYAAN (MIBP DI SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desak Made Citrawathi

    2016-08-01

    Full Text Available melakukan analisis kebutuhan untuk pengembangan dan penyusunan modul inkuri berbasis pertanyaan (MIBP. MIBP disusun untuk memfasilitasi pembelajaran sains agar dapat meningkatkan penguasaan konsep biologi, keterampilan proses sains, dan kemampuan berpikir siswa SMP. Pengembangan MIBP menggunakan model ADDIE. Prosedur pengembangan terdiri dari 5 tahap, yaitu 1 Menganalisis, 2 Mendisain, 3 Mengembangkan dan produksi, 4 Mengimplementasikan, dan 5 Mengevaluasi. Penelitian dilakukan dalam waktu 3 tahun. Pada tahun pertama ini dilakukan analisis kebutuhan dan mendisain MIBP. Subjek penelitian adalah guru IPA SMP Negeri dan Swasta di Kecamatan Buleleng. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, penyebaran angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan interpretatif. Dari hasil analisis diperoleh bahwa kurikulum yang digunakan di SMPN 1,SMPN 2, dan SMPN 4 adalah kurikulum 2013, sedangkan di SMP lainnya masih menggunakan kurikulum 2006. Kemampuan guru bertanya untuk meningkatkan keterampilan proses sains, penguasaan konsep, dan kemampuan berpikir belum optimal. Hal ini ditunjukkan dari jenis pertanyaan yang diajukan guru 85,8 persen bersifat konvergen, dan 14,2 persen bersifat divergen. Berdasarkan pertanyaan menurut Taksonomi Bloom, pertanyaan yang diajukan guru 74,4 persen pertanyaan ingatan, 22,6 persen pemahaman, 2,68 persen aplikasi, dan 0,32 persen analisis. Salah satu yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan guru adalah memfasilitasi pembelajarannya dengan MIBP. Dari karakteristik perkembangan kognitifnya, siswa SMP dapat dibelajarkan dengan strategi inkuiri, dan guru setuju dengan pengembangan MIBP. Kata kunci: Kemampuan berpikir, keterampilan proses sains, Modul Inkuiri Berbasis Pertanyaan, penguasaan konsep Pertanyaan, penguasaan konsep Abstract The purpose of this study was to analyze the need for the development and preparation of question-based inquiry module (QBIM. QBIM was designed conceiv to

  4. Analisis Perbandingan Sistem Pemberian Kredit Pada Bank Konvensional (PT. Bank Cimb Niaga) Dan Sistem Pembiayaan Murabahah Pada Bank Syariah (PT. Bank Cimb Niaga Syariah) Di Medan

    OpenAIRE

    Kardina, Tika

    2011-01-01

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem pembiayaan KPR (Kredit Pemilikan Rumah) bank konvensional khususnya Bank CIMB Niaga dan sistem Pembiayaan kepemilikan Rumah (PKR) khususnya Bank CIMB Niaga Syariah di Medan. Metode Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif, yaitu data yang dikumpulkan mula-mula disusun, diklasifikasikan, dan dianalisis sehingga akan memberikan gambaran yang jelas mengenai sistem pembiayaan KPR di bank konvensional d...

  5. Expert system for failure analysis of shafts; Sistema experto para analisis de falla de ejes

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Jacobo Armendariz, V.H.; Cerrud Sanchez, S.M.; Ramirez Rodriguez, M.A.; Ortiz Prado, A. [Facultad de Ingenieria, UNAM, Mexico, D.F. (Mexico)

    2002-09-01

    An expert system for the failure analysis in metallic mechanical devices is being Developer at the Mechanical Engineering departments of the Faculty of Engineering of the Universidad Nacional Autonoma de Mexico (UNAM) to provide a solution for the failure analysis in cases where considerable experience in needed. The system pretends to resolve the scarceness of experts in the field of failure analysis and is oriented toward the metal-mechanics industry and will also have didactic applications. The main complication in the development of the system is the broad range of applications envisioned, like gears, shafts, bolts and springs between others. Therefore, it was decided to develop the system in a modular way, using the experience obtained in a first module to proceed faster in the others. The present paper presents the elaboration of the module that analyses shafts. This will serve as the base to expand the system toward other components. It uses the general structure of the global system, including an auxiliary software for the determination of maximum stresses in the corresponding parts. [Spanish] Con el fin de contar con un medio eficaz para la solucion de problemas relacionados con el analisis de falla, en donde la experiencia juega un papel fundamental, el Departamento de Ingenieria Mecanica de la Facultad de ingenieria de la Universidad Nacional Autonoma de Mexico (UNAM) , esta desarrollando el proyecto Sistema experto para analisis de falla de elementos mecanicos, dicho sistema busca resolver el inconveniente de la escasez de expertos y se orienta, tanto a la necesidad de la industria metalmecanica como a la de la docencia. Presenta tambien complicaciones en su desarrollo, ya que se pretende la posibilidad de realizar analisis de falla de elementos como ejes, engranes, pernos, bielas, resortes, tornillos etc. Por lo anterior, se establecio como estrategia el desarrollo del sistema por modulos, ya que teniendo la experiencia de elaboracion de un primer

  6. ANALISIS SEISMOGRAM TIGA KOMPONEN TERHADAP MOMENT TENSOR GEMPA BUMI DI MANOKWARI PAPUA 03 JANUARI 2009

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irwan Setyowidodo, Bagus Jaya Santosa

    2012-03-01

    Full Text Available Penelitian ini melakukan analisis inversi waveform 3 komponen terhadap data gempa bumi yang  terjadi  di  Manokwari  Papua  pada  tanggal  3  Januari  2009  pukul  19:43:55  GMT  dengan magnitude  7.1  Mw  yang  episentrumnya  berada  pada  lattitude  -0.70541,  longitude  125.8455  dan kedalaman 25 km. Data yang digunakan dalam penelitian ialah, data seismik lokal yang diunduh dari data  gempa  IA.  Selanjutnya  dilakukan  proses   inversi  data  waveform  tiga  komponen  dengan menggunakan  metode  iterasi  dekonvolusi.  Metode  ini  diimplementasikan  dalam  software  ISOLA yang  dikembangkan   untuk  mendapatkan  parameter-parameter  sumber  gempa  bumi.  Parameter- parameter  gempa ini tergambarkan dalam Centroid Moment Tensor dan parameter sesar penyebab gempa. Selanjutnya, hasil parameter-patameter  tersebut digunakan untuk  mengetahui arah  patahan yang sebenarnya (fault-plane dengan menggunakan metode H-C. Seismogram sintetik dihitung dengan ISOLA yang inputnya adalah model bumi dan data seismogram yang  direkam  oleh  stasiun  seismologi  BAK,  LBM  dan  JAY.  Hasil   interpretasi  atas  analisis seismogram   waveform   tiga   komponen   menunjukkan   bahwa   orientasi   bidang   patahan   gempa Manokwari Papua pada tanggal 3 Januari 2009 memiliki sudut dip 54o       terhadap bidang  horizontal yang menyebabkan zona patahan di daerah tersebut mudah bergeser dan mudah terjadi gempa. Hasil analisis  ini  diketahui  bahwa  sesar  penyebab  gempa  bumi  ini  ialah  sesar  strike-slip  oblique  yang bergerak dari  arah barat  laut - tenggara. Sumber  gempa  bumi  yang terjadi tersebut terjadi akibat aktivitas Sesar Sorong yang terdapat di bagian utara Manokwari.

  7. Analisi dell’anisotropia microstrutturale in materiali compositi rinforzati con fibre corte

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    D. Dreossi

    2008-01-01

    Full Text Available La microtomografia con luce di sincrotrone si è rivelata una tecnica particolarmente efficace per l’analisi della struttura risultante dalla distribuzione degli orientamenti assunti dalle fibre di rinforzo di compositi rinforzati con fibre di vetro. La ricostruzione dell'immagine tridimensionale ha consentito la visualizzazionedella distribuzione spaziale delle fibre all'interno della matrice polimerica anche nel caso di fibre di piccole dimensioni (diametro medio di 10 micrometri. E' stato quindi possibile misurare le differenze nell'orientamento delle fibre nei differenti strati di un campione utilizzando metodi basati sulla valutazione del Mean Intercept Length (MIL e del fabric tensor. La tecnica descritta è stata applicata a un campione di poliammide 6 rinforzato con il 30% di fibre corte di vetro ricavato da lastra.

  8. Berpikir Sistemik Menggunakan Analisis Soft Systems Methodology dalam Manajemen Data dan Information Governance Pemerintah Daerah DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RADEN MUHAMMAD AGUNG HARIMURTI PURNOMOJATI

    2016-10-01

    Full Text Available Penelitian ini berjudul “Berpikir Sistemik menggunakan analisis Soft Systems Methodology dalam manajemen data dan tata kelola informasi Pemda DIY”. Penelitian ini bertujuan membuat model konseptual manajemen data dan tatakelola informasi Pemda DIY yang terkoneksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Sistem Lunak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sementara teknik pengumpulan data yang dipakai adalah wawancara, FGD, dan observasi lapangan. Hasil penelitian ini menunjukan manajemen data dan tata kelola informasi di Pemda DIY menunjukkan ciri-ciri tidak sistemik dan ciri-ciri organisasi yang mengalami ketidak mampuan belajar. Untuk itu perlu perubahan cara berpikir lama (old mindset stakeholder ke cara berpikir baru (new mindset dalam manajemen  data dan tata kelola informasi Pemda DIY

  9. ANALISIS RASIO KEUANGAN DALAM MEMPREDIKSI LABA YANG AKAN DATANG PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulistyo Sulistyo

    2011-02-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh rasio profitabilitas (Net Profit Margin (NPM, Return on Investment (ROI dan Return on Equity (ROE, dan rasio penilaian (Price Earning Ratio (PER terhadap prediksi laba yang akan datang. Data diperoleh dengan metode dokumentasi, cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria (1 Perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode tahun 2005-2009, (2 Perusahaan manufaktur yang menghasilkan laba setelah pajak selama periode penelitian dan (3 Perusahaan manufaktur yang mengeluarkan NPM, ROI, ROE dan PER bernilai positif selama periode penelitian. Hasil analisis regresi linier berganda dengan tingkat signifikansi sebesar 5% menunjukkan bahwa variabel PER secara parsial berpengaruh positif signifikan terhadap prediksi laba yang akan datang. Sedangkan variabel NPM, ROI, dan ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap prediksi laba yang akan datang. Secara bersama-sama menunjukkan bahwa variabel NPM, ROI, ROE dan PER berpengaruh signifikan terhadap prediksi laba yang akan datang 

  10. OPTIMALISASI FERMENTOR UNTUK PRODUKSI ETANOL DAN ANALISIS HASIL FERMENTASI MENGGUNAKAN GAS CHROMATOGRAFI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Khak

    2015-04-01

    Full Text Available Produksi etanol dilakukan dengan beberapa perlakuan antara lain pengenceran larutan stok menjadi 4 variasi konsentrasi, penambahan nutrisi, pengaturan pH, sterilisasi bahan, pendinginan, penambahan inokulum Saccharomyces cerevisiae. Penelitian ini bertujuan mengoptimalisasi pemanfaatan fermentor dan Gas Chromatography untuk fermentasi etanol dan analisis hasilnya. Fermentasi dilakukan selama 96 jam dan pengambilan sampel dilakukan setiap 24 jam. Pengujian hasil fermentasi dilakukan dengan cara melakukan uji kadar alkohol metode conway, uji kadar alkohol metode GC setelah dilakukan pemekatan 5 kali dengan cara destilasi, uji gula dengan metode DNS untuk mengetahui sisa gula yang digunakan dalam fermentasi, uji TPC dan kekeruhan untuk mengetahui pertumbuhan sel Saccharomyces cerevisiae. Hasil uji dibuat grafik dan dianalisis menggunakan SPSS untuk mengetahui penambahan kadar alkohol tiap jam fermentasi, untuk mengetahui apakah data dianggap linier secara statistik dan untuk mengetahui berapa waktu optimal produksi etanol dengan kadar tertinggi. Hasil menunjukkan waktu optimal pemanfaatan fermentor adalah 72 jam dengan kemurnian etanol tertinggi 43,44%.

  11. Analisis Migrasi Radio Trunking Analog ke Radio Trunking Digital di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Azmi

    2013-09-01

    Full Text Available Dalam Tabel Alokasi Spektrum Frekuensi di Indonesia pada catatan kaki INS9 dan INS13 disebutkan bahwa alokasi pada pita-pita frekuensi yang digunakan untuk teknologi trunking direncanakan dimigrasi ke sistem komunikasi trunking digital pada waktu yang akan ditentukan oleh pemerintah. Terkait dengan hal itu, studi ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kelayakan migrasi dari sistem trunking analog ke sistem trunking digital dan hal-hal yang terkait dengannya. Dengan menggunakan analisis biaya dan manfaat (Cost-Benefit Analysis studi ini melihat bahwa migrasi hanya dapat dilakukan jika umur masing-masing lisensi dari operator telah berakhir, atau dengan kata lain pemerintah dapat mendorong transisi ke digital dengan menerbitkan lisensi baru yaitu lisensi trunking digital.

  12. ANALISIS POLA MUSIM TANAM RUMPUT LAUT, Kappaphycus alvarezii MELALUI PENDEKATAN KESESUAIAN LAHAN DI NUSA PENIDA, BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Radiarta

    2014-08-01

    Full Text Available Usaha budidaya rumput laut sangat dipengaruhi oleh lokasi dan iklim. Penyusunan pola musim tanam rumput laut yang benar dapat membantu dalam keberlanjutan usaha budidaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pola musim tanam rumput laut, Kappaphycus alvarezii, berdasarkan pendekatan kesesuaian lahan pengembangan budidaya rumput laut di Nusa Penida, Bali. Data dikumpulkan pada bulan Mei dan September 2013. Kesesuaian lahan dianalisis secara spasial berdasarkan sistem informasi geografis, dengan memadukan antara faktor kualitas perairan dan sosialinfrastruktur. Hasil analisis menunjukkan bahwa bulan Mei merupakan bulan yang sesuai untuk K. alvarezii dibandingkan dengan bulan September. Kawasan Pulau Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan merupakan kawasan yang lebih sensitif terhadap perubahan kondisi perairan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan acuan dalam penyusunan strategi musim tanam di Nusa Penida.

  13. Introduzione all'analisi qualitativa dei sistemi dinamici discreti e continui

    CERN Document Server

    Squassina, Marco

    2016-01-01

    Il testo è stato concepito per la struttura degli attuali corsi di laurea in Biologia, Matematica, Matematica Applicata, Ingegneria, Scienze Naturali e Mediche. Esso si concentra sugli aspetti qualitativi delle equazioni differenziali come limitatezza o illimitatezza delle soluzioni, esistenza o non esistenza di orbite periodiche, stabilità o instabilità dei punti di equilibrio, biforcazione del sistema al variare di un parametro, robustezza del sistema in presenza di perturbazioni. L'analisi qualitativa di sistemi dinamici discreti e continui è un argomento tecnicamente accessibile anche agli studenti di primo livello e consente di collegare, combinare ed esercitare nozioni che provengono dall'algebra, dal calcolo differenziale di base e dalla geometria elementare, stimolando l'intuizione matematica. Il volume si caratterizza per due aspetti: quello induttivo e quello figurativo. L'approccio induttivo si basa su un'ampia gamma di problemi risolti e pensati per introdurre, gradualmente, sia le conoscenze ...

  14. DISKRIMINASI KELAMIN PADA IKAN TUNA SIRIP KUNING, Yellowfin tuna MENGGUNAKAN ANALISIS DOT BLOT DAN ELISA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Permana

    2014-08-01

    Full Text Available Pemahaman tentang penentuan jenis kelamin dalam populasi induk merupakan hal yang sangat penting bagi keberhasilan program pembenihan. Pengukuran reaksi antibodi dan aktivitas hormon testosterone, serta estradiol adalah metode dengan potensi yang secara akurat dapat menentukan jenis kelamin ikan tanpa mematikan ikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui akurasi metode dot blot dan ELISA dengan 11-ketotestorsterone (11-KT yang tersedia secara komersial EIA-kit untuk membedakan jenis kelamin ikan tuna sirip kuning. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode dot blot menghasilkan ekspresi vitelogenin tampak jelas pada individu betina dan efek plasma terlihat transparan, jika dibandingkan dengan individu jantan. Interpretasi dari metode ini memerlukan pengalaman dan keahlian dalam akurasi pembacaan hasil. Aktivitas hormon 11-KT dengan sampel klip sirip dan plasma memberikan hasil yang baik dengan aktivitas hormon terlihat jelas.

  15. Analisis keragaman manggis (Garcinia mangostana diiradiasi dengan sinar gamma berdasarkan karakteristik morfologi dan anatomi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ALFIN WIDIASTUTI

    2010-11-01

    Full Text Available Abstrak. Widiastuti A, Sobir, Suhartanto MR. 2010. Analisis keragaman manggis (Garcinia mangostana diiradiasi dengan sinar gamma berdasarkan karakteristik morfologi dan anatomi. Bioteknologi 7: 85-98. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan keragaman genetik manggis (Garcinia mangostana L. yang diiradiasi dengan sinar gamma dosis 0 Gy, 20 Gy, 25 Gy, 30 Gy, 35 Gy dan 40 Gy. Bahan tanaman yang digunakan adalah biji yang dikumpulkan dari Kampung Cegal, Desa Karacak, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Data dihasilkan dari karakteristik morfologi dan anatomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis sinar gamma dapat menghambat pertumbuhan benih, sehingga membutuhkan waktu lebih lama untuk tumbuh dan menurunkan viabilitas benih. Secara morfologi, hal itu juga menurunkan tinggi tanaman, diameter batang, ukuran daun, dan jumlah daun. Secara anatomi, kepadatan stomata berkorelasi positif dengan tinggi tanaman dengan nilai korelasi adalah 90% dan 74%. Iradiasi sinar gamma dapat meningkatkan keragaman morfologi hingga 30%. Pemotongan benih setelah iradiasi dapat meningkatkan keragaman dan tingkat kelangsungan hidup manggis.

  16. ANALISIS KESESUAIAN LAHAN BUDIDAYA RUMPUT LAUT (Kappaphycus alvarezii DI KABUPATEN PARIGI MOUTONG PROVINSI SULAWESI TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasnawi Hasnawi

    2016-04-01

    Full Text Available Budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii merupakan aktivitas dominan budidaya laut di Kabupaten Parigi Moutong. Namun demikian belum ada data dan informasi mengenai kesesuaian lahan maupun sarana penunjangnya. Untuk itu dilaksanakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui kesesuaian lahan untuk budidaya rumput laut, serta sarana penunjangnya di Kabupaten Parigi Moutong. Metode survai diaplikasikan dalam pengambilan data terutama data primer. Model kesesuaian lahan untuk budidaya rumput laut di Kabupaten Parigi Moutong disusun berdasarkan model hirarki. Analisis kesesuaian lahan dilakukan secara spasial dengan memadukan antara SIG dan multicriteria analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, kondisi perairan pesisir Kabupaten Parigi Moutong dapat mendukung usaha budidaya rumput laut Kappaphycus alvarezii dengan metode tali panjang. Perairan pesisir Parigi Moutong dicirikan dengan kisaran pasang surut 1,38 m dan rata-rata kecepatan arus 0,11 m/detik; kecerahan 12,51 m; kedalaman 24,06 m; suhu 29,47oC; salinitas 32,95 ppt; pH 8,14; dan oksigen terlarut 6,77 mg/L. Substrat dasar perairan didominasi oleh karang yaitu 27% dari total titik pengamatan. Kondisi masyarakat di kawasan Minapolitan sangat mendukung dalam pengembangan usaha budidaya rumput laut. Dari hasil analisis dapat ditentukan bahwa sepanjang pesisir pantai layak untuk dikembangkan budidaya rumput laut dengan total luas 61.804 ha, mulai dari Kecamatan Ampibabo, Kasimbar, dan Tinombo. Lokasi yang memiliki tingkat sangat sesuai (S1 seluas 9.350 ha (15,13%, sesuai (S2 seluas 52.265 ha (84,57%, dan cukup sesuai (S3 seluas 189 ha (0,31%.

  17. Analysis system and remote monitoring of atmospheric discharges; Sistema de analisis y monitoreo remoto de descargas atmosfericas

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Zabre Borgaro, Eric; Rodriguez Padilla, Ma. Consuelo [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca (Mexico)

    1996-12-31

    A system for analysis and monitoring of atmospheric discharges (SAMDA (Sistema de Analisis y Monitoreo de Descargas Atmosfericas) (lightnings)) in an electronic device that subsequently transmits these data as automatic processing or by request of a user from a computer operating as a remote station, is described. Also, the characteristics of the SAMDA, its evolution, and the challenges encountered along the development of this project and comments on possible improvements to the equipment and data recordings of this nature, are described. [Espanol] Se presenta el sistema de analisis y monitoreo de descargas atmosfericas (SAMDA) utilizado en la deteccion y registro de descargas atmosfericas (rayos) en un equipo electronico que posteriormente transmite estos datos como procesamiento automatico o por peticion de un usuario desde una computadora, operando como estacion remota. Asimismo, se describen las caracteristicas del SAMDA, su evolucion, los retos encontrados a lo largo del desarrollo de este proyecto y comentarios sobre posibles mejoras a equipos y registros de datos de esta naturaleza.

  18. HASIL ANALISIS VITAMIN A DAN β-KAROTEN BAHAN MAKANAN SUMBER VITAMIN A DAN KAROTEN DENGAN METODE HPLC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuniar Rosmalina

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan analisis vitamin A DAN β-Karoten terhadap beberapa jenis pangan dengan menggunakan metode HPLC. Analisis dilakukan terhadap 9 jenis serealia dan umbi-umbian, 3 jenis kacang-kacangan, 40 jenis sayuran, 11 jenis daging dan hasilnya, 7 jenis telur dan hasilnya, 8 jenis ikan, 12 jenis buah-buahaan, dan 7 jenis kelompok lain-lain. Hasilnya menunjukkan sumber β-Karoten yang tinggi pada kelompok serealia dan umbi-umbian adalah umbi jalar, pada kelompok sayuran adalah daun katuk, daun pepaya, daun singkong, daun melinjo, daun talas dan daun sintrong, pada kelompok telur adalah telur bebek, pada kelompok buah-buahan adalah mangga golek dan mangga gedong. Sedangkan kelompok kacang-kacangan dan kelompok daging kandungan β-Karotennya rendah. Hati ayam, hati bebek, dan hati kambing merupakan sumber vitamin A yang tinggi, sedangkan pada kelompok ikan didapati ikan lele mempunyai kandungan vitamin A yang lebih tinggi dibandingkan jenis ikan lainnya.

  19. ANALISIS KONSENTRASI MERKURI (Hg DAN CADMIUM (Cd DI MUARA SUNGAI PORONG SEBAGAI AREA BUANGAN LIMBAH LUMPUR LAPINDO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R Rachmawatie

    2009-10-01

    Full Text Available Tujuan riset ini adalah untuk meneliti konsentrasi Merkuri ( Hg dan Cadmium ( Cd di  muara Sungai Porong serta menentukan tingkat pencemaran logam berat di area tersebut. Analisa statistic yang digunakan adalah  ANOVA  dan analisis regresi yang digunakan untuk menguji hubungan logam berat yang terdeteksi dengan parameter penunjang. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Cd telah melewati batasan normal di area muara. Disamping itu, Merkuri (Hg tidak terdeteksi. Rata-Rata konsentrasi Cd dari 9 stasiun adalah 0,025 - 0,075 mg/liter. Hasil ANOVA menunjukkan rata-rata konsentrasi Cadmium (Cd dari seluruh stasiun pengamatan  adalah berbeda nyata (p < 0,05. Selanjutnya, analisis regresi menunjukkan bahwa model regresi dapat menjelaskan hubungan konsentrasi logam berat Cadmium (Cd dengan beberapa parameter kualitas air  ( R2 < 70%. Kata Kunci :  Cadmium, Merkuri, muara Sungai Porong

  20. Perangkat Lunak Untuk Analisis Gaya Gelombang Di Laboratorium Lingkungan Dan Energi Laut, Jurusan Teknik Kelautan, Ftk-Its

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fendi Hidayat

    2013-09-01

    Full Text Available Laboratorium Lingkungan dan Energi Laut, Jurusan Teknik Kelautan, FTK-ITS sering digunakan untuk pengujian. Salah satunya menguji gaya mooring pada floating breakwater. Hal tersebut menjadi salah satu alasan untuk membuat suatu perangkat lunak dalam membantu dalam proses analisis gaya mooring tersebut. Perangkat lunak yang dibuat berfungsi untuk membantu proses kalibrasi sensor load cell LUB-B 5 to 50 KB dan melakukan analisis gaya gelombang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan regresi linier, korelasi linier, perhitungan varian, standar deviasi, dan hukum Newton yang kemudian disusun dengan menggunakan Microsoft Visual Studio 2008. Penyusunan perangkat lunak yang bernama FORYS ini memiliki tampilan antarmuka pengguna yang mudah dalam pemakaian. Perangkat lunak yang telah dibuat juga bersifat portable sehingga bisa digunakan di berbagai komputer atau laptop. Hasil pengujian yang telah dilakukan menghasilkan bahwa semakin besar gaya gelombang yang terjadi, maka semakin besar pula tegangan yang terjadi pada tali.  

  1. ANALISIS KONSENTRASI MERKURI (Hg) DAN CADMIUM (Cd) DI MUARA SUNGAI PORONG SEBAGAI AREA BUANGAN LIMBAH LUMPUR LAPINDO

    OpenAIRE

    R Rachmawatie; Zainul Hidayah; Indah Wahyuni Abida

    2009-01-01

    Tujuan riset ini adalah untuk meneliti konsentrasi Merkuri ( Hg) dan Cadmium ( Cd) di  muara Sungai Porong serta menentukan tingkat pencemaran logam berat di area tersebut. Analisa statistic yang digunakan adalah  ANOVA  dan analisis regresi yang digunakan untuk menguji hubungan logam berat yang terdeteksi dengan parameter penunjang. Hasil penelitian menunjukkan konsentrasi Cd telah melewati batasan normal di area muara. Disamping itu, Merkuri (Hg) tidak terdeteksi. Rata-Rata konsentrasi Cd d...

  2. KEMAMPUAN MENULIS BAHASA INGGRIS SISWA MELALUI SELF-EDITING AND SELF-CORRECTING BERDASARKAN ANALISIS KESALAHAN GRAMATIKAL DAN KOSAKATA

    OpenAIRE

    Mathelda Obisuru; Widyastuti Purbani

    2016-01-01

    Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan menulis bahasa Inggris siswa melalui self-editing and self-correcting berdasarkan analisis kesalahan tata bahasa dan kosakata. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Data dikumpulkan melalui observasi dan dari tes menulis siswa. Penelitian dilakukan secara kolaboratif dalam dua siklus, dan setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Setelah dilakukan tindakan self-editing and self-correcting dala...

  3. ANALISIS SPASIAL PADA KEJADIAN LUAR BIASA (KLB) MALARIA DI DESA PANUSUPAN KECAMATAN REMBANG DAN DESA SIDAREJA KECAMATAN KALIGONDANG KABUPATEN PURBALINGGA

    OpenAIRE

    Widiarti Widiarti; Bambang Heriyanto; Umi Widyastuti

    2015-01-01

    AbstrakMalaria seringkali muncul pada kejadian luar biasa (KLB) maupun peningkatan kasus baik di Jawa maupun di luar Jawa. Dilaporkannya peningkatan kasus atau KLB malaria di Kabupaten Purbalingga menimbulkan pemikiran faktor-faktor apa yang mempengaruhi terjadinya KLB malaria. Tujuan penelitian adalah analisis spasial kasus malaria, konfirmasi vektor yang berperan dalam penularan malaria dan bioekologi nyamuk tersangka vektor. Lokasi penelitian di Desa Panusupan Kecamatan Rembang dan Desa Si...

  4. ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN METODE VERTIKAL-HORIZONTAL DAN RASIO KEUANGAN PADA PT BPR SULAWESI MANDIRI MAKASSAR

    OpenAIRE

    PADDYLAN, ADITYA PUTRI

    2016-01-01

    2016 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kinerja keuangan PT. BPR Sulawesi Mandiri Makassar. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari laporan keuangan PT. BPR Sulawesi Mandiri Makassar periode tahun 2012-2015. Teknik analisis yang digunakan adalah metode vertikalhorizontal dan rasio keuangan yang terdiri dari Current Ratio, Cash Ratio, ROA,ROE, ROI, Debt Ratio, Debt to Equity Ratio. Hasil penelitian dengan metode vertikal menunjukkan bah...

  5. L'interazionismo simbolico: una riflessione sull'analisi qualitativa e le sue applicazioni nello studio della devianza minorile

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Francesco Giacca

    2004-12-01

    Full Text Available Questa prospettiva - che trae le sue origini dal pensiero di G.H. Mead e di A. Schutz - sottolinea la natura simbolica delle interazioni umane e concepisce la devianza come risultato di un processo interattivo tra il soggetto che compie azioni, le norme che di tali azioni definiscono il grado di liceità, la reazione sociale all'infrazione delle norme e le modificazioni dell'identità personale legate ai processi di etichettamento, stereotipizzazione ed esclusione. Nelle opere di Lemert, Becker, K.T. Erikson e poi Goffman e Matza - i cosiddetti Neochicagoans - l'analisi delle cause è sostituita dall'esame dall'analisi dei processi sociali ed istituzionali di controllo sociale e, in generale, della complessa interazione tra soggetto deviante, norme e reazione sociale. In questo contributo, esaminiamo le peculiarità e le unità metodologiche dominanti di questo approccio che, a nostro giudizio, rappresenta ancora un punto di riferimento importante sia nella attuale analisi qualitativa applicata al settore della devianza, sia in qualità di "strumento" utilizzato dagli operatori istituzionali nell'ambito dell'interazione/relazione educativa con il soggetto deviante.

  6. Analisis Pengaruh Monetary Policy Shock Terhadap Jumlah Deposito Perbankan Islam Dalam Sistem Perbankan Ganda: Studi Kasus Indonesia Dan Malaysia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ade Mutiah

    2014-03-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah ingin menguji secara empiris, apakah perilaku nasabah perbankan Islam di Indonesia dan di Malaysia terpengaruh oleh kebijakan moneter yang dikeluarkan oleh bank sentral pada masingmasing negara. Selain itu, apakah negara dengan karakteristik ekonomi dan kebijakan yang hampir sama – Indonesia dan Malaysia -, akan menghasilkan perilaku nasabah terhadap deposito perbankan Islam yang sama atau tidak. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah yang pertama , metode ekonometrika VAR (Vector Auto Regression yang bila terjadi kointegrasi pada data yang stasioner di 1st difference akan dilanjutkan pada VECM (Vector Error Correction Models dan yang kedua, analisis elastisitas permintaan deposito perbankan Islam terhadap variabel-variabel yang diuji dalam penelitian ini pada periode Januari 2005 sampai dengan Desember 2009. Hasil dari penelitian ini menujukkan bahwa dalam jangka panjang variabel moneter di Indonesia berpengaruh secara signifikan terhadap deposito perbankan Islam. Berbeda dengan di Malaysia di mana variable moneter tidak berpengaruh secara signifikan terhadap deposito perbankan Islam. Begitupun hasil analisis elastisitas permintaan deposito perbankan Islam di kedua negara. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa deposito perbankan Islam di Indonesia lebih sensitif terhadap perubahan kebijakan moneter, dibandingkan dengan yang ada di Malaysia.JEL Classifications : E41, E52, G21.Keywords : Kebijakan Moneter; Deposito; Perbankan Islam; VECM; Elastisitas.

  7. DETERMINAN STATUS GIZI PENDEK ANAK BALITA DENGAN RIWAYAT BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR DI INDONESIA (ANALISIS DATA RISKESDAS 2007-2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bunga Christita Rosha

    2015-03-01

    Full Text Available Kejadian berat bayi lahir rendah (BBLR merupakan indikator kesehatan masyarakat karena erat hubungannya dengan angka kematian, kesakitan dan kejadian kurang gizi dikemudian hari, salah satunya adalah permasalahan status gizi pendek (stunting. Tujuan analisis ini adalah menganalisis determinan status gizi pendek (stunting anak balita dengan riwayat BBLR di Indonesia, tahun 2007-2010. Analisis ini merupakan analisis lanjut dari data Riskesdas tahun 2007 dan tahun 2010 dengan sampel anak balita yang memiliki riwayat BBLR di Indonesia. Data dianalisis menggunakan analisis bivariat dengan uji chisquare dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil analisis menunjukkan pada tahun 2007 determinan utama stunting anak balita dengan riwayat BBLR adalah wilayah tempat tinggal yaitu responden yang tinggal di wilayah desa memiliki peluang lebih rendah terhadap kejadian stunting sebesar 0,57 kali dibandingkan dengan responden yang tinggal di kota dengan nilai OR (95%CI = 0,57 (0,36-0,89 dibandingkan wilayah perkotaan. Sedangkan pada tahun 2010 determinan utamanya adalah proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total (ketahanan pangan keluarga yaitu anak yang berasal dari keluarga dengan proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total >70% berisiko 2,48 kali menyebabkan anak menderita stunting dengan OR (95% CI = 2,48 (1,58-3,87 dibandingkan anak yang berasal dari keluarga yang memiliki proporsi pengeluaran pangan terhadap pengeluaran total < 50%.

  8. ANALISIS KELAYAKAN DAN SENSITIVITAS HARGA INPUT PADA USAHA BUDIDAYA IKAN LELE DALAM KOLAM TERPAL DI KOTA BANJARBARU PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Idiannor Mahyudin

    2016-10-01

    Full Text Available Salah satu kegiatan ekonomi berbasis sumberdaya hayati pada sektor perikanan adalah kegiatan budidaya ikan.  Tetapi dengan keterbatasan lahan yang dimiliki dan untuk memanfaatkan lahan pekarangan supaya bernilai produktif maka masyarakat Banjarbaru banyak mengusahakan budidaya ikan lele di kolam terpal. Penelitian ini bertujuan untuk (1 menganalisis layak atau tidaknya usaha budidaya ikan lele di kolam terpal; (2 menganalisis pengaruh perubahan harga input terhadap usaha budidaya ikan lele di kolam terpal; (3 mengetahui permasalahan yang dihadapi oleh pelaku usaha budidaya  ikan lele di kolam terpal di Kotamadya Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan metode survei dan wawancara. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Lokasi sampel ditentukan secara sengaja (purposive, yakni Kotamadya Banjarbaru. Wawancara dilakukan terhadap petani ikan  yang aktif mengelola kegiatan usaha budidaya  ikan lele di kolam terpal, yakni sebanyak 200 petani ikan.  Penetapan jumlah sampel dilakukan secara random mengingat populasi yang homogen. Analisis data untuk menjawab tujuan pertama, yakni menganalisis kelayakan investasi usaha budidaya ikan lele di kolam terpal , digunakan perhitungan pada kriteria investasi yang meliputi Net Present Value (NPV, Net Benefit Cost Ratio (Net BCR, Internal Rate of Return (IRR dan Payback Period.   Untuk menjawab tujuan kedua dilakukan pengujian terhadap hasil kelayakan usaha pada metode di atas dengan mempertimbangkan adanya kenaikan harga pakan. Selanjutnya untuk menjawab tujuan ketiga, yakni mengetahui permasalahan yang dihadapi pelaku usaha budidaya ikan lele di kolam terpal, digunakan analisis deskriptif dengan cara mengkaji data-data primer/sekunder dan selanjutnya memaparkannya secara tertulis. Hasil analisis kelayakan usaha diperoleh nilai NPV 12% sebesar Rp 96.600,081 > 0, nilai B/C 12% = 2,089 > 1 dan nilai IRR = ~ (tidak terhingga  > dari tingkat bunga berlaku. Dari hasil kelayakan usaha

  9. Analisi matematica

    CERN Document Server

    Canuto, Claudio

    2014-01-01

    Il presente testo intende essere di supporto ad un primo insegnamento di Matematica in quei corsi di studio (quali ad esempio Ingegneria, Informatica, Fisica) in cui lo strumento matematico parte significativa della formazione dell'allievo. Il testo presenta tre diversi livelli di lettura. Un livello essenziale permette allo studente di cogliere i concetti indispensabili della materia e di familiarizzarsi con le relative tecniche di calcolo. Un livello intermedio fornisce le giustificazioni dei principali risultati e arricchisce lesposizione mediante utili osservazioni e complementi. Un terzo livello di lettura prevede anche lo studio del materiale contenuto nelle appendici e permette all'allievo più motivato ed interessato di approfondire la sua preparazione sulla materia. Completano il testo numerosi esempi e un considerevole numero di esercizi; di tutti viene fornita la soluzione e per la maggior parte si delinea il procedimento risolutivo. La grafica accattivante, a due colori e con struttura modulare, f...

  10. Un approccio innovativo per l’analisi quantitativa delle superfici di frattura a fatica nelle ghise sferoidali mediante elaborazione di immagini

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    O. Di Bartolomeo

    2008-07-01

    Full Text Available Le osservazioni al microscopio elettronico a scansione (SEM delle superfici di frattura ottenute a seguito di rotture per fatica consentono di evidenziare alcuni meccanismi di avanzamento che dipendono dal materiale e dalla modalità di applicazione delle sollecitazioni. L’introduzione di moderne tecniche di analisi di immagine assistite al calcolatore permette di elaborare un numero di informazioni elevato che consente di porre in relazione le caratteristiche morfologiche locali con il comportamento meccanico macroscopico del materiale.In questo lavoro è stata implementata una tecnica innovativa di analisi di immagine basata sull’analisi della tessitura, valutando l’influenza delle condizioni di applicazione della sollecitazione (ΔK applicato sulla evoluzione del clivaggio rilevato sulle superfici di frattura a fatica di una ghisa sferoidale ferrito-perlitica.

  11. Analisis Sistim Manajemen Dokumentasi Keperawatan pada Poliklinik Gigi Rumah Sakit di Bukittinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Rosmalia

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Dokumentasi keperawatan merupakan bukti tertulis pelayanan yang diberikan kepada pasien oleh tenaga keperawatan yang bertujuan untuk menghindari kesalahan, tumpang tindih dan ketidak lengkapan informasi. Dalam asuhan keperawatan agar terbinanya koordinasi yang baik dan dinamis antar tenaga keperawatan serta meningkatkan efisiensi, efektifitas dan menjamin kualitas asuhan keperawatan. Tujuan penelitian ini adalah  menganalisis sistim manajemen dokumentasi keperawatan pada poliklinik gigi rumah sakit berdasarkan standar pelayanan keperawatan. Penelitian dilakukan dengan metode analisis kualitatif, sumber data berasal dari observasi, dokumen dan wawancaramendalam. Informan penelitian berjumlah 10 (sepuluh orang yang terdiri dari direktur rumah sakit, ketua PPGI Kota Bukittinggi, kepala ruangan poliklinik gigi/ kepala instalasi dan perawat gigi di pol iklinik gigi rumah sakit di Bukittinggi. Validasi data dilakukan dengan triangulasi, selanjutnya dilakukan analisis data, reduksi data, interpretasi dankomunikasikan makna temuan melalui laporan tertulis. Hasil penelitian didapatkan dokumentasi keperawatan pada poliklinik gigi belum terlaksana dengan optimal, hal ini mempengaruhi proses pendokumentasian, tidak tersedianya kartu khusus pencatatan pemeriksaan dan perawatan gigi juga sangat mempengaruhi sistim dokumentasi keperawatan pada poliklinik gigi. Kesimpulan penelitian ini ialahsistim penyelenggaraan dokumentasi keperawatanpada poliklinik gigi belum terlaksana dengan optimal karena belum tersedianya kartu pencatatan pemeriksaan dan perawatan gigi pada poliklinik gigi rumah sakit, belum adanya SOP dokumentasi keperawatan dan jika ada tidak pernah disosialisasikan. Kata kunci: dokumentasi, poliklinik gigi, manajemenAbstract Nursing documentation is written proof of service to patients by nursing staff that aims to avoid errors, and incompleteness of information overlapping in nursing so good and dynamic coordination between nursing staff

  12. ANALISIS DETERMINAN DAN PENGARUH STUNTING TERHADAP PRESTASI BELAJAR ANAK SEKOLAH DI KUPANG DAN SUMBA TIMUR, NTT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Intje Picauly

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe research was conducted to find out determinant factors that can cause the incidence of stunting and how it may affect elementary school children performance. The research areas were selected based on the difference access of nutrition information. Kabupaten Sumba Timur and Kota Kupang were selected as research areas. Related primary data was taken covering anthropometric index namely body height for age (HFA; weight for age (WFA, and weight for height (WFH, and academic school performances before and after research treatment. Other data was collected by interview using questionnaires. Regression analysis was used to know determinant factors that may bring about stunting. The results showed that determinant factors of stunting were family income, mother’s nutrition knowledge, child care practices, the history of infection, immunization, protein intake, and mother education. While, stunted elementary school children had low academic performances. The higher level of stunting is the lower academic performance of elementary school children.Keywords: academic performances, determinant of Stunting, elementary school studentsABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting serta dampaknya terhadap prestasi anak sekolah dasar. Penelitian dilakukan di Kota Kupang dan Kabupaten Sumba Timur. Lokasi penelitian sengaja diambil dua wilayah yang berbeda jangkauan informasi tentang gizi dan manfaatnya serta ketersediaan sarana prasarana yang dapat digunakan untuk pencapaian kondisi bebas masalah gizi. Subjek yang dibutuhkan dalam penelitian ini masing-masing sebanyak 265 siswa di Kota Kupang dan 274 di Kabupaten Sumba Timur. Adapun jenis data yang digunakan adalah data primer yang meliputi data indeks antropometri (TB/U; BB/U; BB/TB dan data hasil pengukuran nilai siswa. Selain itu data–data lain dilengkapi dan diukur menggunakan instrumen kuesioner yang bersifat terstruktur. Analisis

  13. ANALISIS FUNGSI PRODUKSI DAN EFISIENSI JAGUNG DI KECAMATAN PATEAN KABUPATEN KENDAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Arif Nugroho

    2016-06-01

    Full Text Available Food is the major need for human to survive. Corn is one of the most important food crops in the world after wheat and rice. Besides, corn is a source of carbohydrates and can also be an alternative food source. In fact, the world demand for corn to meet the need of food and cattle industry has increased every year as well as at the national level. This is due to not only the growth of population, but also the food and farm industry. The growth of corn farm increased rapidly in the last three years in Patean subdistrict, Kendal regency. However, the productivity was still low reaching only 4.57 tons/ha. This condition is interesting to review especially on the anlysis of production function and the efficiency of maize farming in the area. The aim of this reseach was to analyze the producton function and efficiency of maize farming. This study used Frontier Analysis approach.  Pangan merupakan kebutuhan utama bagi manusia. Di antara kebutuhan yang lainnya, pangan merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi agar kelangsungan hidup seseorang dapat terjamin. Jagung merupakan salah satu tanaman pangan penting di dunia, selain gandum dan padi. Jagung merupakan sumber karbohidrat dan menjadi alternatif sumber pangan. Jagung merupakan salah satu tanaman pangan penting di dunia, selain gandum dan padi. Permintaan jagung dunia untuk memenuhi kebutuhan industri makanan maupun industri pakan ternak semakin meningkat. Kebutuhan nasional juga terus meningkat daritahun ke tahun, bukan saja dikarenakan pertambahan penduduk, tetapi juga pertumbuhan usaha peternakan dan industri pangan dll.Perkembangan tanaman jagung di Kecamatan Patean Kabupaten Kendal, selama 3 (tiga tahun terakhir sangat pesat. Namun demikian produktivitasnya masih rendah hanya mencapai 4,57 ton/ha.Kondisi ini menarik untuk dikaji tentang analisis fungsi produksi dan efisiensi usaha tani jagung di Kecamatan Patean Kabupaten Kendal.Adapun tujuan yang hendak dicapai dari penyusunan penelitian ini

  14. Analisis Proses Pembelajaran Matematika pada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK Slow Learner di Kelas Inklusif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfian Nur Aziz

    2016-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses pembelajaran matematika pada anak berkebutuhan khusus (ABK slow learner di kelas inklusif SMP Negeri 7 Salatiga dalam mencapai keberhasilan belajar. Data penelitian ini adalah mengenai proses pembelajaran matemetika pada anak berkebutuhan khusus slow learner di kelas inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data,reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil : (1 Guru mata pelajaran matematika sudah memahami karakterstik siswa slow learner secara umum. Tidak Terdapat perbedaan dalam Rencana Pelaksanan Pembelajaran (RPP namun perencanaan tetap memperhatikan karakteristik siswa slow learner.(2 Dalam pelaksanaan pembelajaran guru melakukan pengkondisian dengan mempersiapkan siswa secara fisik dan psikis. Penggunaan model, metode, media pembelajaran disamakan antara siswa reguler dan slow learner. Dalam pelaksanaan ada metode yang sudah dapat mengakomodir siswa reguler dan siswa slow learner, namun masih ada metode yang membuat siswa slow learner semakin mengalami kesulitan dalam belajar.(3 Kegiatan evaluasi dilakukan ketika satu materi bahasan selesai dan dilakukan denga tes tertulis maupun tes lisan. Hasil evaluasi digunakan sebagai acuan kegiatan tidak lanjut yang dilaksanakan di bimbingan khusus oleh Guru Pendamping Khusus (GPK.This study intends to unveil how mathematics-learning process in disabilities of slow learners in inclusive class of SMP Negeri 7 Salatiga achieves the learning goals. The data of this study is related to mathematics-learning process in disabilities of slow learners in inclusive class. This study employs qualitative method. The techniques of collecting the data are observation, interview, and documentation. The techniques of analysis vary on collecting

  15. ANALISIS KOMUNIKASI MATEMATIS DAN TANGGUNG JAWAB PADA PEMBELAJARAN FORMULATE SHARE LISTEN CREATE MATERI SEGIEMPAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naful Nur Aini

    2015-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mendeskripsikan: (1 kemampuan awal komunikasi matematis siswa; (2 keefektifan model pembelajaran Formulate Share Listen Create pada materi segiempat; (3 kemampuan akhir komunikasi matematis dan karakter tanggung jawab siswa. Penelitian ini merupakan penelitian mixed. Dari tujuh kelas yang ada diambil dua kelas secara acak. Kelas VIIH dipilih sebagai kelas eksperimen dan kelas VIIG dipilih sebagai kelas kontrol. Hasil analisis awal didapat bahwa kemampuan komunikasi hanya satu indikator saja yang terpenuhi yaitu menyelesaikan masalah. Model pembelajaran Formulate Share Listen Create efektif terhadap kemampuan komunikasi dan karakter tanggung jawab. Hasil analisis akhir kemampuan komunikasi matematis sudah mengalami perubahan lebih baik karena semua indikator terpenuhi, sedangkan secara keseluruhan karakter tanggung jawab siswa hampir semua indikator terpenuhi untuk masing-masing tingkatan kemampuan siswa. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa: (1 kemampuan awal komunikasi matematis masih rendah; (2 Model pembelajaran Formulate Share Listen Create lebih efektif dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional; (3 Kemampuan akhir komunikasi matematis cukup baik dan karakter tanggung jawab kategori baik.This study aims to analyze and describe: (1 the ability of students' mathematical communication early; (2 the effectiveness of the learning model Formulate Share Listen Create the rectangular material; (3 the ability of end mathematical communication and character of the student's responsibility. This research is mixed. Of the seven classes there are two classes taken at random. VIIH class chosen as an experimental class and class VIIG chosen as the control class. Results of a preliminary analysis found that communication skills are only one indicator is met is to solve the problem. Formulate learning model Listen Share Create effective communication skills and character of

  16. DESAIN TERAS DAN BAHAN BAKAR PLTN JENIS PEBBLE BED MODULAR REACTOR (PBMR DENGAN MENGGUNAKAN PROGRAM SRAC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sungkowo Wahyu Santoso

    2015-03-01

    Full Text Available Analisis desain down scale teras dan bahan bakar PBMR-HTR dengan menggunakan program SRAC bertujuan mengetahui pengaruh variasi pengayaan U235, burnable poison, laju aliran pendingin dan suhu pendingin masuk terhadap kekritisan teras serta aspek-aspek keselamatan reaktor nuklir dengan parameter nilai keff dan koefisien reaktivitas suhu bahan bakar, moderator dan pendingin. Teras PBMR-HTR berbentuk silinder finite dengan lubang ditengahnya yang berisi 334.000 bahan bakar pebble bed. Bahan bakar berupa UO2, moderator grafit dan pendingin helium. Model desain down scale dilakukan pada ½ teras yang mewakili keseluruhan teras. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan pengayaan bahan bakar sebesar 8%, 8,5%, 9%, 9,5% dan 10% sementara variasi konsentrasi burnable poison sebesar 5 ppm, 7 ppm, 9 ppm, 11 ppm, dan 15 ppm. Variasi laju aliran pendingin sebesar 60%, 80%, 100%, 120%, dan 140% sementara variasi suhu masukan pendingin sebesar 673,15K; 723,15K; 773,15K; 823,15K dan 873,15K. Pada penelitian ini keff pada BOL tanpa Gd2O3 sebesar 1.026213 dan EOL sebesar 0.995865 dengan excess reactivity sebesar 2,5 % dengan pengkayaan U235 9%. Sementara keff pada BOL dengan menggunakan Gd2O3 sebesar 1.0069680 dan EOL sebesar 0.9961928 dengan excess reactivity sebesar 0.69 % dengan konsentrasi Gd2O3 7 ppm. Koefisien reaktivitas suhu bahan bakar,moderator dan pendingin berturut-turut sebesar -9,074583E-05/K, -2,971833E-05/K dan 1,120700E-05/K. Koefisien reaktivitas bernilai negatif menunjukkan karakteristik keselamatan melekat (inherent safety telah terpenuhi. Peningkatan suhu masukan dan penurunan laju aliran pendingin berkontribusi menurunkan nilai keff teras sehingga koefisien reaktivitas bernilai negatif. Kata kunci : PBMR-HTR, kritikalitas, reaktivitas, down scale, burnable poison Core and fuel down scale analysis on PBMR-HTR using SRAC program aims to identify the influence of U235 enrichment, burnable poison, coolant flow rate and coolant temperature

  17. ANALISIS PRODUCT MAPPING DAYA SAING EKSPOR PRODUK PRIMER INDONESIA DAN CHINA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sulthon Sjahril Sabaruddin

    2015-11-01

    Full Text Available This research attempts to analyze the mapping competition of the Indonesian and Chinese primary products in order to identify and map the strengths and weaknesses of Indonesian products vis-à-vis China. To examine this, the study uses tools such as the SMART Model (Software for Market Analysis and Restrictions on Trade, Social Accounting Matrix 2008 (SAM 2008, Normalized Revealed Comparative Advantage (NRCA and the Product Mapping. The results of the competition analysis found that Indonesia which rely on the export of primary products, in overall it is predicted to win the competition against China as the Indonesian primary products have better competitiveness than China. However, in the future, the competition will be fiercer, therefore, Indonesia should make efforts to improve further the competitiveness of Indonesian exports. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi peta persaingan produk primer Indonesia dan China guna mengidentifikasi dan memetakan kekuatan dan kelemahan produk Indonesia dalam persaingan dengan produk-produk primer asal China. Guna menelaah studi ini, beberapa perangkat dimanfaatkan yakni SMART Model (Software for Market Analysis and Restrictions on Trade, Sistem Neraca Sosial Ekonomi 2008 (SNSE 2008, Normalized Revealed Comparative Advantage (NRCA dan Product Mapping. Hasil analisis peta persaingan kedua negara, Indonesia yang mengandalkan ekspor produk primer diperkirakan secara keseluruhan unggul dibandingkan produk primer dari China karena Indonesia memiliki daya saing yang lebih baik dibandingkan China. Namun demikian, perlu diperhatikan bahwa persaingan ke depan akan berlangsung semakin ketat, oleh karena itu Indonesia perlu melakukan upaya untuk meningkatkan daya saing ekspor Indonesia.

  18. ANALISIS KEMAMPUAN MENGELOLA SISTEM KEARSIPAN SISWA KELAS XI JURUSAN ADMINISTRASI PERKANTORAN SMK NEGERI 9 SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Retno Oktamasari

    2013-02-01

    Full Text Available Pendidikan kejuruan bertujuan membekali siswa dengan kemampuan sesuai standar dunia kerja. Berdasarkan observasi, silabus belum sepenuhnya terlaksana. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana kemampuan mengelola kearsipan siswa dan apakah sesuai dengan syarat arsiparis yang dibutuhkan dunia kerja? Objek penelitian ini adalah siswa kelas XI AP SMKN 9 Semarang. Penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif, analisis data menggunakan deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan siswa mengelola sistem kearsipan termasuk kategori baik (75%. Ketelitian dalam kategori teliti (76%, kecerdasan termasuk kategori cerdas (73%, kecekatan termasuk kategori cekat (71%, kerapian termasuk kategori sangat rapi (84%. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa kemampuan siswa mengelola sistem kearsipan dapat dikatakan baik. � Abstract ___________________________________________________________________ Vocational education aims to equip students with the ability to working world standards. Based on observation, the syllabus has not been fully implemented. The problem in this study is how students' ability to manage archives and archivists are in accordance with the terms required the working world? Object of this study is the students of class XI AP SMKN 9 Semarang. This research is descriptive quantitative, descriptive data analysis using the percentage. The results demonstrate the ability of students to manage archival system including good categories (75%. Accuracy in the category carefully (76%, intelligence including intelligent category (73%, dexterity in fixed category (71%, neatness including very tidy categories (84 %. Based on these results, it was concluded that the student's ability to manage archival system can be said to be good.

  19. ANALISIS BIAYA JAMINAN PERSALINAN (JAMPERSAL (STUDI KASUS PADA SALAH SATU BIDAN PRAKTEK SWASTA KOTA PADANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syafrawati Syafrawati

    2016-03-01

    Full Text Available Tahun 2011 Kementerian Kesehatan RI membuat suatu kebijakan dengan meluncurkan Program Jaminan Persalinan (Jampersal sebagai bentuk intervensi dalam penurunan AKI dan AKB. Pelaksanaan program Jampersal ini masih menemukan kendala di lapangan. Salah satunya adalah masih minimnya Bidan Praktek Swasta yang mau menerima pasien Jampersal. Tujuan penelitian adalah dilakukannya analisa biaya untuk satu kali persalinan normal pada salah satu bidan praktek swasta di Kota Padang. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan data kuantitatif. Metode analisis biaya yang digunakan adalah metode activity based costing yaitu metode penghitungan biaya berdasarkan aktifitas-aktifitas yang dilakukan bidan pada persalinan normal, mulai dari pasien datang ke rumah bidan sampai pasien pulang. Berdasarkan analisa biaya yang ditimbulkan pada pelayanan persalinan normal adalah Rp. 574.452,-. Hal ini menunjukkan bahwa pengantian biaya persalinan normal oleh pemerintah kepada bidan praktek swasta masih kurang sekitar Rp. 74.452,- dari anggaran  pemerintah sebesar Rp 500.000,-. Disarankan kepada pemerintah untuk menambah alokasi dana persalinan normal agar bidan yang ingin melaksanakan pelayanan jampersal mendapatkan pembayaran sesuai dengan biaya yang mereka keluarkan.Kata Kunci: Jampersal, Bidan, Activity Based Costing

  20. Penerapan Analisis Input Output dan ANP dalam Penentuan Prioritas Pengembangan Sub Sektor Industri di Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Try Mardiantony

    2012-09-01

    Full Text Available Struktur perekonomian wilayah yang relatif maju ditandai oleh semakin besarnya peran sektor industri dan jasa dalam menopang perekonomian wilayah tersebut. Sektor ini telah menggantikan peran sektor pertanian dalam penyerapan tenaga kerja dan sumber pendapatan wilayah. Namun, kontribusi sektor industri terhadap PDB terus menurun hingga 24,11% pada triwulan I 2011. Harapan baru bagi industri nasional muncul ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI di bulan Mei 2011. Salah satu dari 3 strategi utama MP3EI adalah mengembangkan koridor-koridor ekonomi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Pulau Jawa sebagai salah satu koridor difokuskan sebagai pendorong industri dan jasa nasional. Jawa Timur sebagai provinsi yang memiliki pertumbuhan ekonomi di atas pertumbuhan ekonomi nasional memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Pemilihan sektor industri yang potensial menjadi penting karena keterbatasan sumber daya yang dimiliki, di antaranya sumber daya manusia, sumber daya alam, teknologi, dan finansial. Kriteria yang digunakan untuk menentukan sektor industri unggulan yaitu: share output; share PDRB; keterkaitan; dampak multiplier; serta pertumbuhan sektoral. Sektor industri yang terpilih akan dilakukan analisis SWOT yang dikombinasikan dengan metode ANP untuk menentukan strategi pengembangan yang paling tepat untuk diterapkan

  1. ANALISIS KINERJA PENYELENGGARAAN MAKANAN DAN TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN RESTORAN KHAS PADANG DI BOGOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nisa Sinti Atikah

    2014-08-01

    Full Text Available ABSTRACTThis research aimed to analyze food service performance and level of customer satisfaction in Etnic Padang restaurant in Bogor City. Case study design was applied in this study. Sampling method of purposive sampling was carried out and number of subjects used was 99 people. Based on Importance Performance Analysis, results showed that the most important attribute was cleanliness of dining room and the highest performance levels was safety and hygiene products. Based on Customer Satisfaction Index the satisfaction value gained was 79 (satisfied. Spearman’s correlation showed that there was relationship between income with quality of the product (p<0.05.Keywords: customer satisfaction, ethnic padang restaurant, food serviceABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja penyelenggaraan makanan dan tingkat kepuasan konsumen di Restoran khas Padang, Bogor. Penelitian ini bersifat studi kasus. Metode penarikan subjek dilakukan secara purposive sampling dan jumlah subjek yang digunakan sebanyak 99 orang. Hasil analisis berdasarkan Importance Performance Analysis atribut yang dirasakan paling penting adalah kebersihan ruangan dan tempat makan sedangkan atribut tingkat kinerja yang paling tinggi adalah keamanan dan kebersihan produk. Berdasarkan Customer Satisfaction Index diperoleh nilai kepuasan sebesar 79 (puas. Hasil uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan antara pendapatan dengan penilaian atribut mutu produk (p<0.05.Kata kunci: kepuasan konsumen, penyelenggaraan makanan, restoran khas padang

  2. Analisis Pembebanan Ekonomis pada Jaringan 500 kV Jawa Bali Menggunakan Software PowerWorld

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Badru Tamam Arozaq

    2012-09-01

    Full Text Available Pada jaringan 500 kV Jawa Bali, PT. PLN (Persero P3B menentukan kombinasi pembangkit yang akan beroperasi pada setiap level beban tertentu. Oleh karena itu, Economic Dispatch (ED atau pembagian pembebanan secara ekonomis dilakukan untuk menghasilkan pembebanan pembangkit yang optimal. Namun, hasil dari Economic Dispatch tersebut belum tentu dapat memenuhi batasan sistem seperti batasan pembakitan generator dan batasan saluran. Untuk itu, Optimal Power Flow (OPF perlu dilakukan dalam rangka pembagian pembebanan secara ekonomis, sekaligus memenuhi batasan-batasan sistem. Pada tugas akhir ini, perhitungan pembagian pembebanan pembangkit dilakukan dengan menggunakan software PowerWorld. Software ini memiliki keunggulan dalam teknik analisis, interaktif, dan disertai dengan grafik, sehingga mempermudah pembaca dalam memahami informasi yang diberikan. Dari hasil pengujian, terbukti bahwa pada keadaan normal ED dan OPF dalam penggunaan software PowerWorld, menghasilkan nilai yang sama yaitu sebesar 662.264,94 $/h. Tetapi pada saat terjadi pelanggaran batas saluran transmisi, hasil simulasi ED lebih murah yaitu sebesar 665.834,06 $/h sedangkan hasil OPF sebesar 863.630,50 $/h.

  3. ANALISIS KESULITAN MATEMATIKA SISWA SMA/MA DALAM MENYELESAIKAN SOAL SETARA UN DI KABUPATEN MALUKU TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Irfan Rumasoreng

    2014-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah menentukan jenis kesulitan siswa SMA/MA Kabupaten Maluku Tengah dalam menyelesaikan soal setara UN dan faktor yang menyebabkannya. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah 1819 siswa kelas XII SMA/MA Program IPA dari 53 sekolah di Kabupaten Maluku Tengah. Sampel berasal dari tujuh sekolah dengan jumlah siswa sebanyak 95 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tulis berbentuk urai-an dan dilengkapi dengan wawancara terhadap subjek untuk melacak jenis kesulitan; yakni kesulitan fakta, ketrampilan, konsep, dan prinsip serta faktor penyebabnya. Soal yang diujikan sebanyak 10 butir soal yang merupakan soal dengan daya serap rendah berdasarkan hasil UN tahun 2008 hingga 2011. Analisis data dilakukan dengan menghitung banyak kesulitan siswa yang didukung hasil tes dan wawancara, kemudian dilanjutkan dengan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan kesulitan fakta tertinggi dialami sekolah strata rendah diikuti strata sedang kemudian strata tinggi. Urutan tingkat kesulitan tersebut juga terjadi dalam hal kesulitan ketrampilan, konsep, dan prinsip. Sedangkan faktor-faktor yang menyebabkan kesulitan berdasarkan hasil telaah terhadap jawaban siswa adalah siswa tidak mampu dalam hal penguasaan konsep, perpaduan antarkonsep, ketrampilan dalam menyelesaikan soal turunan dalam trigonometri dan teknik integral, penggunaan perbandingan trigonometri, penentuan banyaknya pilihan dalam menyelesaikan soal kombinasi, penentuan persamaan garis singgung lingkaran, penggunaan aturan kosinus dalam menentukan volume bangun ruang, penggunaan konsep limit baik bentuk aljabar maupun trigonometri, pembuatan model matematika, danpenentuan daerah asal suatu fungsi komposisi. Kata kunci: kesulitan, fakta, konsep, ketrampilan, prinsip, Ujian Nasional SMA/MA.

  4. VARIASI GENETIK IKAN TUNA SIRIP KUNING, Thunnus albacares DENGAN ANALISIS ELEKTROFORESIS ALLOZYME DAN Mt-DNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gusti Ngurah Permana

    2007-04-01

    Full Text Available Sampel ikan tuna sirip kuning, T. albacares diambil dari tiga lokasi (perairan Bali, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara dan dilakukan analisis variasi genetik dengan metode elektroforesis allozyme menggunakan 15 enzim dan mt-DNA dengan 4 enzim restriksi. Hasil penelitian ini diperoleh 4 lokus enzim polimorfik yaitu: Idh-*2 (isocitrate dehydrogenase, Gpi-2* (glucose phoshate dehydrogenase , Mdh-1* (malat e dehydrogenase, dan Est-1* (esterase. Frekuensi alel allozyme terlihat adanya perbedaan yang nyata (Fst = 0,12; P<0,05 antar lokasi yaitu Bali (A, B, C, D, Sulawesi Utara dan Maluku Utara (A, B, C. 15 komposit haplotipe ditemukan pada populasi Bali, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara. Haplotype diversity pada populasi Bali 0,886; Sulawesi Utara 0,790; dan Maluku Utara 0,785; dengan rata-rata dari haplotype diversity adalah 0,857. Jarak genetik dari ketiga populasi berkisar antara 0,003--0,023 (rata-rata 0,016. Populasi Maluku Utara dan Sulawesi Utara mempunyai jarak genetik terdekat yaitu 0,003. Hal ini merupakan indikator bahwa Sulawesi Utara dan Maluku Utara sering digunakan sebagai jalur migrasi dengan adanya kesamaan alel yang ditemukan pada kedua populasi tesebut, jika dibandingkan dengan populasi Bali (0,023.

  5. Perbandingan Konstruksi Perkerasan Lentur dan Perkerasan Kaku serta Analisis Ekonominya pada Proyek Pembangunan Jalan Lingkar Mojoagung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oktodelina Nurahmi

    2012-09-01

    Full Text Available Jalan Raya Mojoagung sebagai pintu masuk Jombang dari Surabaya saat ini tidak mampu lagi menampung arus lalu lintas yang terus meningkat. Karena itu, muncul wacana pembangunan Jalan Lingkar Mojoagung untuk membagi volume lalu lintas jalan lingkar dan jalan eksisting dan mempersingkat jarak tempuh. Tujuan Tugas Akhir ini adalah menghitung tebal perkerasan lentur dan kaku, perhitungan total biaya konstruksi dan pemeliharaan perkerasan lentur dan kaku, mencari user cost dengan menggunakan metode N.D. Lea, dan membandingkan kedua perkerasan secara ekonomi dengan perhitungan Benefit Cost Ratio. Dari hasil perhitungan untuk konstruksi perkerasan lentur, didapatkan tebal Surface Course (Laston = 13 cm, Base Course (Batu Pecah Kelas A = 20 cm, Sub Base Course (Sirtu Kelas B = 31 cm. Untuk perkerasan kaku digunakan tebal Surface Course (pelat beton = 28 cm, Sub Base Course (Sirtu Kelas A = 20 cm.  Dari hasil analisis dan evaluasi ekonomi diperoleh hasil , Alternatif dan . Dengan demikian, dipilih Alternatif B atau perkerasan kaku untuk Jalan Lingkar Mojoagung dengan alasan lebih menguntungkan dari segi ekonomi jalan raya.

  6. ANALISIS FISIS MEMBRAN BIOFILTER ROKOK DENGAN VARIASI DAUN, BIJI DAN KULIT DELIMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Umaiyatus Syarifah

    2015-04-01

    Full Text Available Analisis fisis membrane biofilter rokok telah dilakukan untuk mengetahui kerapatan dan porositas. Membrane biofilter terbuat dari variasi daun delima, biji delima dan kulit delima. Variasi massa yang digunakan pada masing-masing bahan delima adalah 0.7 gram, 0.8 gram, 0.9 gram dan 1 gram. Matriks yang digunakan pada pembuatan biofilter berbahan delima adalah polyethilene glikol (PEG. Data pengujian kerapatan membran pada biofilter berbahan daun delima terbesar adalah 1.532 g/cm3 dengan komposisi 0.7 gram. Pada biofilter yang menggunakan biji delima kerapatan paling tinggi bernilai 1.491 g/cm3 dengan komposisi 0.7 gram. Biofilter yang menggunakan kulit delima memiliki kerapatan terbesar pada komposisi 1 gram dengan nilai 1,436 g/cm3. Nilai kerapatan tertinggi antara membran biofilter berbahan daun delima, biji delima dan kulit delima adalah membran biofilter daun delima dengan variasi 0.7 gram. Porositas pada daun delima memiliki nilai terkecil pada variasi massa 0.7 gram dengan nilai porositas 8.67%. pada biji delima porositas terkecil adalah 4.10% dengan variasi massa 0.7 gram. Membran biofilter dengan kulit delima memiliki porositas terkecil pada variasi massa 0.7 gram dengan nilai 76.72%. Nilai porositas terkecil antara membran biofilter berbahan daun delima, biji delima dan kulit delima adalah membran biofilter biji delima dengan variasi 0.7 gram.

  7. Analisis Kegagalan Retak dan Teknologi Perbaikan Sudu Turbin Jenis Inconel 792 pada Pesawat Terbang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suharno .

    2013-01-01

    Full Text Available Penelitian untuk melakukan analisis terhadap kegagalan retak telah dilakukan pada sudu turbin dari Auxiliary Power Unit (APU pesawat terbang. Bahan sudu turbin adalah paduan super  Inconel 792. Pengujian yang dilakukan meliputi inspeksi visual, pengujian komposisi kimia, fractography, pengujian kekerasan, dan metalografi.Hasilnya menunjukkan bahwa patah dimulai dari celah dan retak makro dan kemudian menjalar/merambat menjadi retak terbuka di permukaan.Hal ini kemungkinan disebabkan oleh mekanisme retak panas selama perbaikan las sebelumnya. Kandungan Aluminium dan Titanium yang tinggi pada logam las, menjadikan material menjadi rapuh, hal ini ditunjukkan oleh fitur intergranular dibandingkan dengan aspek pembelahan transgranular menunjukkan bahwa keuletan pada lasan rendah. Dibandingkan dengan sudu yang tidak rusak (gagal, ukuran butir dari sudu turbin yang rusak adalah sangat berbeda menunjukkan eksposisi terhadap panas baik dari siklus termal pengelasan atau lingkungan operasi normal pada suhu tinggi.Teknik perbaikan lebih lanjut dikembangkan berdasarkan keberhasilan PQTR yang di uji dengan kekerasan mikro, destructive dan non destructive test.Untuk tujuan ini maka dipilih las GTAW yang diikuti dengan solution dan aging treatment.

  8. Origini e sviluppi delle analisi e delle teorie sul linguaggio politico: (1920-1960

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paola Desideri

    2009-12-01

    Full Text Available Scopo di questo contributo è di ricostruire le origini e gli sviluppi degli studi, sia teorici che applicati, sul linguaggio politico dal 1920 al 1960, a cominciare dagli articoli di alcuni autorevoli formalisti russi pubblicati nel 1924 sulla rivista sovietica Lef. Vengono ripercorse le tappe fondamentali di questo interessante e complesso settore di studi, che vede, soprattutto negli anni Trenta, le prime analisi applicate indirizzate all'esame delle peculiarità stilistiche degli idioletti di tre capi carismatici che hanno fatto la storia del primo Novecento: Lenin, Hitler e Mussolini. Di tali linguaggi sono particolarmente messi in luce quei tratti semantici e retorici che, lessicalizzati da parole d'ordine e slogan ad effetto, hanno reso possibile quel passivo e irrazionale rapporto popolo-capo che ha caratterizzato inquietanti regimi nel secolo scorso. Inoltre sono prese in considerazione le prime teorie novecentesche sulla specificità del discorso politico, del quale si tenta di identificare modi e usi, tenendo conto del comportamento segnico di questa particolare produzione linguistica. A tale riguardo, la teoria predominante è certamente quella della Content analysis, che, a partire dagli anni 1930-1940 in avanti, sarà il punto di riferimento metodologico per intraprendere ricerche, anche quantitative, sulla persuasione politica e sulle strategie comunicative di massa.

  9. Gli spazi di negoziazione dell'appartenenza religiosa in Sukyo Mahikari: un'analisi etnografica

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrea Molle

    2009-04-01

    Full Text Available Sukyo Mahikari (nel prosieguo Mahikari è un nuovo movimento religioso non buddhista che ha origine dal Sekai Mahikari Bunmei Kyodan, fondato in Giappone da Okada Yoshikazu nel 1963. Il centro della dottrina e delle attività di Mahikari è il rituale di purificazione detto di ‘trasmissione della luce divina’ (okiyome, mentre il nome stesso del movimento sottintende la sua natura di organizzazione dedita alla trasmissione della ‘vera luce’ (ma hikari e alla diffusione di insegnamenti sovra religiosi (sukyo. Registrando un tasso di crescita relativamente elevato (saldo netto tra iniziazioni e uscite registrate, Mahikari viene oggi considerato dagli studiosi un nuovo movimento religioso giapponese tra i più interessanti. In Italia il movimento è presente dal 1974, a seguito dell'apertura di un primo centro di pratica (dojo nella città di Milano. I centri di pratica aderenti alla Federazione Italiana Sukyo Mahikari si concentrano maggiormente in Lombardia e in Veneto, ma con buoni tassi di crescita anche nelle altre regioni. La mia ricerca etnografica, della durata complessiva tre anni e svolta prevalentemente nei centri di Milano, Lussemburgo e Takayama (Giappone, si è concentrata sull'analisi di quegli elementi organizzativi del sistema simbolico di Mahikari che garantiscono l'integrazione del movimento in diversi contesti geografici nonostante lo spiccato esotismo delle sue dottrine.

  10. STUDI ANALISIS SETTING RELAY PENGAMAN DI PENYULANG NGURAH RAI I DAN PENYULANG NGURAH RAI II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Komang Sutarjana

    2015-03-01

    Full Text Available Permasalahan gangguan di jaringan distribusi 20 kV seringkali menyebabkan terputusnya pasokan daya listrik kepada pelanggan. Salah satu penyebab keandalan sistem kurang baik adalah kesalahan koordinasi setting relay pada penyulang. Seperti yang terjadi pada penyulang Ngurah Rai I dan Penyulang Ngurah Rai II dimana terdapat kesalahan koordinasi setting antara relay pada pangkal penyulang yang terletak di Gardu Induk (GI dengan relay pada di ujung jaringan yang terletak di Gardu Hubung (GH. Untuk memecahkan masalah tersebut maka perlu dianalisis setting relay yang sudah ada (eksisting. Untuk membuktikan koordinasi setting relay sudah sempurna, maka akan dilakukan simulasi menggunakan bantuan program computer yaitu Electrical Transient Analysis Program (ETAP. Dari hasil analisis diperoleh nilai setting dimulai dari setting Over Current Relay (OCR pada pangkal penyulang (GI 360 A dan Tms 0,36 sedangkan untuk nilai setting arus OCR pada ujung penyulang (GH yang menggunakan relay directional 330 A dan TMS 0,16. Kemudian untuk setting GFR pada pangkal penyulang (GI diperoleh nilai 34 A dan TMS 0,2. Sedangkan setting GFR pada ujung penyulang (GH yang menggunakan relay directional diperoleh nilai 31 A dan TMS 0,1.

  11. ANALISIS KEMAMPUAN DAN KEMAUAN MEMBAYAR IURAN TERHADAP PENCAPAIAN UHC JKN DI KOTA BENGKULU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yandrizal Yandrizal

    2016-03-01

    Full Text Available Jaminan Kesehatan Nasional  wajib bagi seluruh rakyat yang mampu maupun tidak mampu. Penduduk Kota Bengkulu 356.253 jiwa yang menjadi peserta tercatat sekitar 230.576 orang. Kunjungan di Puskesmas Basuki Rahmat tahun 2014 sebanyak 33.336 pasien, belum menggunakan JKN yaitu 21.245 pasien (63,73%. Tujuan penelitian adalah mengetahui  kemampuan dan kemauan masyarakat membayar iuran dalam upaya universal health coverage (UHC. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Basuki Rahmat yang belum menjadi peserta Jaminan kesehatan nasional (JKN dan Peserta mandiri. Metode penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional, dan rancangan metode analisis formatif. Responden belum menjadi peserta 87%, menjadi peserta 13%. Pendapatan 5%  responden sebagian besar 82% kurang dari iuran terendah Rp. 25.500,- atau tidak mampu. Respoden tidak mampu membayar 86,59% belum menjadi peserta. Responden yang mampu tetapi belum  peserta 88,89%. Responden yang merokok 81,2% tidak mampu, sedangkan belanja rokok lebih besar dari iuran. Upah minimum regional di Bengkulu  tahun 2015 sebesar Rp. 1.500.000,-. Pendapatan masyarakat dengan penghasilan UMR termasuk yang tidak mampu membayar.  Upaya UHC dapat tercapai bila pemerintah membayar iuran masyarakat tidak mampu dengan menambah peserta Kartu Indonesia Sehat (KIS.Kata Kunci: Kemampuan dan kemauan membayar, Jaminan Kesehatan Nasional, Pencapaian UHC

  12. ANALISIS PERILAKU KEPUTUSAN KONSUMEN DALAM PEMBELIAN PRODUK PATUNG KAYU PADA TOKO KERAJINAN (ART SHOP KECAMATAN SUKAWATI, GIANYAR, BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka - Sulistyawati

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan  untuk mengetahui: (1 faktor yang dipertimbangkan oleh konsumen dalam keputusan pembelian produk patung kayu; (2 Faktor yang mempunyai pengaruh paling dominan dalam keputusan pembelian produk patung kayu. Lokasi penelitian ditetapkan di Kecamatan Gianyar Bali karena merupakan pusat industri kerajinan patung kayu di Bali dan mempunyai pasar sampai ke luar negeri. Toko kerajinan (art shop patung kayu di Kecamatan Sukawati jumlah cukup banyak dan terus berkembang, toko kerajinan (art shop letaknya terpusat, berjejer dan saling berdekatan. Kecamatan Sukawati terletak dalam jalur utama ke arah timur seperti obyek wisata Ubud, Istana Presiden Tampak Siring, Goa Gajah, Kintamani serta obyek wisata lainnya. Yang menjadi populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh wisatawan mancanegara yang berkunjung pada toko kerajinan (art shop patung kayu di Kecamatan Sukawati Gianyar Bali. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode accidental sampling yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, dengan demikian siapa saja yang kebetulan bertemu dengan peneliti dan memenuhi syarat yang ditentukan dapat digunakan sebagai responden. Sedangkan jumlah sampel yang diperlukan jika dianalisis dengan menggunakan analisis faktor adalah paling sedikit 4 atau 5 kali jumlah variabel yang diteliti. Karena jumlah variabel yang diteliti sebanyak 20 maka sampel ditetapkan 100 responden. Alat analisa yang digunakan adalah analisis faktor untuk mengetahui faktor-faktor yang dipertimbangkan konsumen dalam keputusan pembelian produk patung kayu dan analisis regresi berganda untuk mengetahui faktor-faktor yang mempunyai pengaruh paling dominan dalam keputusan pembelian produk patung kayu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 20 variabel dapat direduksi menjadi 17 variabel yang tersebar dalam 6 faktor. Tiga variabel dikeluarkan dari model karena tidak memenuhi kriteria MSA > 0,5 yaitu variabel potongan harga (X12 dan dua

  13. LE CARATTERISTICHE LINGUISTICHE DELLE DIDASCALIE NELL’ARTE, ANALISI DI UN CASO: IL MUSEO DEL 900 DI MILANO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elena Villa

    2014-07-01

    Full Text Available Il lavoro cerca di sottolineare l’importanza dell’apparato para-testuale che accompagna le opere d’arte; in particolare sono state esaminate la struttura linguistica e le caratteristiche della didascalia. In primo luogo è stata analizzata brevemente la lingua della storia dell’arte, organizzando un’indagine di tipo linguistico condotta secondo quelli che sono considerati i tre livelli di analisi caratteristici delle lingue speciali: il lessico, la morfosintassi e la testualità. In secondo luogo, si è scelto di approfondire le caratteristiche dell’apporto para-testuale, fornendo un’analisi completa della didascalia e alcune notizie di tipo storico. In terzo luogo si sono esaminati casi particolari di didascalie; nello specifico, sono state scelte quelle che accompagnano i dipinti presenti nelle prime cinque sale del Museo del 900 a Milano e sono stati forniti degli esempi concreti a supporto dell’analisi linguistica. Linguistic characteristics of captions in art, a study case: the: Milan’s Museo del 900 (Museum of the Twentieth CenturyElena VillaThe aim of this work was to emphasize the importance of paratextual apparatus with which artworks are presented; in particular, the author analyzed the linguistic structure and the specific characteristics of captions. First of all, in order to briefly analyze the language of art history, linguistic research was conducted. It built on what are considered to be the three main levels of analysis when jargons is concerned: lexicon, morphosyntax and textuality. Secondly, the author chose to examine in depth the characteristics of the paratextual contribution, by making a complete analysis of captions and giving historical information. Thirdly, the author provided concrete examples of captions to support his previous linguistic observation choosing those associated with the paintings of the first five rooms of Milan’s Museo del 900. 

  14. Analisi, progettazione e valutazione dell'efficacia dello spot pubblicitario. Una semiotica per la ricerca di mercato

    OpenAIRE

    Zannin, Andrea

    2009-01-01

    Il lavoro di ricerca tenta di inquadrare sotto nuove prospettive una problematica ormai classica all’interno della semiotica della pubblicità: l’analisi dello spot. I punti chiave del lavoro – e la pretesa di una certa differenza rispetto a lavori con oggetti affini – consistono sostanzialmente in tre aspetti. Innanzitutto, vi è un ritorno alle origini flochiane nella misura in cui non solo il contesto complessivo e le finalità che la ricerca si propone sono fortemente ancorati all’interno...

  15. Dynamic analysis of piping with multiple damping mechanisms; Analisis dinamico de tuberias con multiples mecanismos de amortiguamiento

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ruiz Lopez, Pablo [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca (Mexico)

    1989-12-31

    This paper describes a damping criterion that allows realizing in a more convenient form the dynamic analysis of piping and structures in general, subjected to independent stimulations, fabricated in different materials and/or damping devices. This criterion, named composed damping, is applicable to the method of modal superimposition. [Espanol] En este trabajo se describe un criterio de amortiguamiento que permite realizar en una forma mas conveniente el analisis dinamico de tuberias y estructuras en general, sujetas a excitaciones independientes, compuestas de diferentes materiales y/o mecanismos de amortiguamiento. Este criterio, denominado amortiguamiento compuesto, es aplicable en el metodo de superposicion modal.

  16. PERBEDAAN DURASI TIDUR MALAM PADA ORANG DEWASA OBESITAS DAN NON-OBESITAS: META-ANALISIS STUDI CROSS-SECTIONAL 2005-2012

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Debby Endayani Safitri

    2016-09-01

    Full Text Available Tidur berperan dalam mekanisme pengaturan energi. Berbagai penelitian terkini menunjukkan bahwa durasi tidur yang pendek berhubungan dengan kejadian obesitas pada orang dewasa. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan durasi tidur pada orang dewasa yang mengalami obesitas dengan orang dewasa yang tidak obesitas. Penelitian yang diikutsertakan dalam meta-analisis merupakan penelitian yang dipublikasikan pada rentang tahun 2005 hingga 2012. Identifikasi penelitian secara sistematis dilakukan menggunakan PubMed dan e-resource PNRI. Identifikasi penelitian secara manual dilakukan berdasarkan daftar referensi pada penelitian yang diidentifikasi secara sistematis. Proses identifikasi menghasilkan 62 penelitian potensial untuk dianalisis. Dari jumlah tersebut, 9 penelitian memenuhi kriteria inklusi menjadi bahan untuk dilakukan meta-analisis. Ke-sembilan penelitian tersebut mencakup 78.119 partisipan. Durasi tidur malam pada kelompok obesitas adalah kurang dari 7 jam, sedangkan durasi tidur kelompok non obesitas adalah 7-9 jam. Meta-analisis menghasilkan OR gabungan 1,42 (95% CI: 1,25-1,61. Analisis dengan membedakan dua kelompok durasi tidur, yaitu ≤ 5 jam dan 5-7 jam OR menghasilkan OR gabungan 1,73 (95% CI: 1,47-2,03 pada durasi tidur kurang dari lima jam dan 1,21 (95% CI: 1,05-1,39 pada kelompok lainnya. Disimpulkan bahwa orang dewasa dengan durasi tidur yang lebih singkat memiliki resiko lebih besar mengalami obesitas.

  17. ANALISIS POTENSI TEGAKAN BAMBU PARRING (Gigantochloa atter) SEBAGAI PENYERAP DAN PENYIMPAN KARBON (Studi Kasus Pengelolaan Hutan Bambu Rakyat di Tanralili Kabupaten Maros)

    OpenAIRE

    Baharuddin

    2014-01-01

    Analisis Potensi Tegakan Bambu Parring (Gigantochloa atter) Sebagai Penyerap Dan Penyimpan Karbon:Studi Kasus Pengelolaan Hutan Bambu Rakyat di Tanralili Kabupaten Maros. (dibimbing oleh Djamal Sanusi, Daud Malamassam, dan Kaimuddin. Peneltian ini bertujuan, menghitung potensi bambu, biomassa bambu, serapan CO2 dan cadangan karbon pada hutan rakyat bambu. Menentukan model pendugaan biomassa terbaik sebagai dasar dalam perhitungan potensi serapan karbon bambu. Menganalisis pengelolaan...

  18. Analisis Peran Good Corporate Governance dalam mengatasi pengaruh manajemen laba terhadap tingkat pengungkapan: studi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI

    OpenAIRE

    Rahmawati HS

    2015-01-01

    ANALISIS PERAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM MENGATASI PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP TINGKAT PENGUNGKAPAN: STUDI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI (RAHMAWATI HS, Universitas Hasanuddin) ABSTRACT This research aims to analysis the effect of the earning management on disclosure level. Earning Management is measured by Modified Jones Model, and disclosur...

  19. Analisis de los Servicios y Aplicaciones LBS. Desarrollo de una plataforma de apoyo para la gestión de procesos y localización de personas

    OpenAIRE

    IRIMIA CERVERA, JAVIER

    2015-01-01

    Irimia Cervera, J. (2015). Analisis de los Servicios y Aplicaciones LBS. Desarrollo de una plataforma de apoyo para la gestión de procesos y localización de personas [Tesis doctoral no publicada]. Universitat Politècnica de València. doi:10.4995/Thesis/10251/48879. TESIS

  20. ANALISIS PERBEDAAN PERILAKU ETIS AUDITOR DALAM ETIKA PROFESI (STUDI TERHADAP PERAN FAKTOR-FAKTOR INDIVIDUAL: LOCUS OF CONTROL, JOB EXPERIENCE, DAN GENDER)

    OpenAIRE

    A R I A N T I

    2012-01-01

    2012 ABSTRAK Analisis Perbedaan Perilaku Etis Auditor dalam Etika Profesi (Studi terhadap Peran Faktor-faktor Individual: Locus Of Control, Job Experience, dan Gender) The Different of Ethical Behaviour Between Auditors in An Profession Ethics Based on Individual Factors (Locus of Control, Job Experience, and Gender) Arianti Syahrir Rahmawati HS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku etis auditor dalam etika p...

  1. ANALISIS IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KESIAPSIAGAAN PENANGGULANGAN BENCANA BIDANG KESEHATAN DI PROVINSI SUMATERA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ristrini Ristrini

    2013-03-01

    and Professional organizations. Key words: reparedness, disaster, regulatory ABSTRAK Kesiapsiagaan merupakan tahapan yang penting dalam penanggulangan bencana, yang harus diantisipasi baik oleh unsur pemerintah, swasta maupun masyarakat, dalam bentuk pengembangan peraturan-peraturan, penyiapan program, pendanaan dan pengembangan jejaring lembaga atau organisasi siaga bencana. Tujuan penelitian untuk manganalisis implementasi kebijakan kesiapsiagaan penanggulangan bencana bidang kesehatan di Propinsi Sumatera Barat, dengan tujuan khusus untuk mengkaji aspek legal kebijakan, jejaring kelembagaan, pembagian peran dan koordinasi antar lembaga, pendanaan dan program penanggulangan bencana. Penelitian ini merupakan penelitian kebijakan (policy research yang dilakukan di Provinsi Sumatera Barat pada tahun 2011. Pengumpulan data dengan teknik wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah terhadap Bagian Penanggulangan bencana Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD, RS. dr. M. Djamil, PMI, POLDA, TNI AD serta studi dokumen peraturan. Analisis data menggunakan analisis interpretatif. Aspek legal Kebijakan Kesiapsiagaan bencana Bidang Kesehatan di Propinsi Sumatera Barat, telah didukung oleh Peraturan Daerah No. 5 tahun 2007, tentang Penanggulangan bencana dan SK Kepala Dinas Kesehatan NO.360.1OB/PP BencanaNI/2011 tentang Tim Penanggulangan Bencana Bidang Kesehatan. Jejaring kelembagaan, peran serta fungsi lembaga penanggulangan bencana bidang kesehatan telah terbentuk dan diatur oleh SK Kepala Dinas Kesehatan/Institusi/Lembaga maupun prosedur tetap sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing. Pem bi yaan bersumber APBD, APBN dan bantuan luar negeri. Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat telah mengembangkan berbagai program kesiapsiagaan penanggulangan bencana dengan melibatkan berbagai sektor yaitu BPBD, RSUP dr. M. Djamil Padang, PMI, TNI, Polda dan organisasi profesi. Kata kunci: kesiapsiagaan, bencana, peraturan

  2. Analysis of the organic horticultural market in Lazio; Analisi della filiera ortofrutticola biologica del Lazio

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Letardi, A. [ENEA, Divisione Biotecnologie e Agricoltura, Centro Ricerche Casaccia, Rome (Italy); Lumaca, P. [Centro Ecologico di Dimostrazione Agraria, Rome (Italy); Grandi, C.; Dominicis, L. [Centro Ecologico di Dimostrazione Agraria/Associazione Italiana per l' Agricoltura Biologica, Lazio, Rome (Italy)

    2001-07-01

    In 1998 Agriculture and Biotechnology Division of ENEA (BIOAG), Ecological Centre for Extension Service (CEDA), and Italian Association for Biological Agriculture (AIAB) established a research collaboration on the limiting factors that regulate marketing of fresh biological products. Field research was carried out, starting at the end 1998 to 1999, on horticultural production, mainly by means a fellowship in agriculture factors that regulate marketing of fresh biological products. Results and conclusion of the study focuses critical steps regulating productions, transformation and distribution of biological agriculture and could be associated to general situation of this sector in Italy. Moreover attention should be put on the rapid evolution of this sector in the last months, with respect to research time duration, i.e., 1998-1999 years, because of food safety emergencies and legislative innovations issued by European Commission. [Italian] Nel 1998 una lunga collaborazione tra ricercatori della Divisione Biotecnologie ed Agricoltura dell'ENEA, del Ceda (Centro Ecologico di Dimostrazione Agraria) e dell'AIAB (Associazione Italiana per l'Agricoltura Biologica), grazie all'apporto finanziario di un imprenditore privato interessato allo sviluppo del settore, produsse un bando di concorso per una borsa di formazione e studio sperimentale per laureato in agraria con specializzato in materie economiche. Grazie a tale borsa e' stata realizzata, tra la fine del 1998 e il 1999, una indagine sulla filiera agroalimentare biologica del Lazio, finalizzata all'analisi dei punti critici che limitavano i segmenti della commercializzazione e della distribuzione del prodotto fresco. Nella discussione su principali problemi per lo sviluppo dell'agricoltura biologica in Italia, ed in particolare nel Lazio, tra i ricercatori delle strutture sopra menzionate era emersa infatti una carenza di dati sperimentali certi che potessero supportare una serie di

  3. Standar Normatif Analisis Sefalograf Postero-Anterior Sub Ras Jawa Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cendrawasih Andusyana Farmasyanti

    2016-08-01

    Full Text Available Latar Belakang. Pasien dengan kelainan asimetri wajah termasuk diantarnya adalah pasien dengan celah bibir dan lelangit memerlukan analisis cefalometri postero-anterior. Tujuan Penelitian. Penelitian pendahuluan ini dilakukan untuk memperoleh standar normal analisis dimensi transversal wajah pada sefalograf postero-anterior orang Jawa serta mengetahui apakah terdapat perbedaan intra dan inter gender. Cara Penelitian. Sampel terdiri dari 30 orang terdiri dari 24 perempuan dan 6 laki-laki yang beretnis Jawa. Subyek adalah individu dengan estesis dan oklusi wajah yang baik, usia 18-30. Hubungan molar klas I dalam variasinya. Setiap subyek di ambil sefalograf postero anterior untuk diukur lebar dimensi transversal landmark dari Broadbent. Penelitian telah mendapatkan ethical approval. Hasil Penelitian. Setelah dilakukan pengujian statistic Wilcoxon, hanya Bi-Zygomatic(Bi-Zyg yang berbeda bermakna (p<0,05, kanan 66,33 dan kiri 65,28 pada wanita dan Bi-Maxillary(Bi-Mx kiri 36,31, kanan 34,27 pada laki-laki. Lebar rata-rata pada satu sisi wajah, berturut-turut laki-laki dan perempuan dalam mm adalah Bi-Latero orbitale (Bi-Lo: 45,99 dan 49,51; Bi-Maxillary (Bi-Mx: 33,04 dan 35,29; Bi-Lateronasal (Bi-Ln: 16,6 dan 18,07; Bi-Condylar (Bi-Cond: 50,66 dan 56,08; dan Bi-Gonial (Bi-Go: 44,27 dan 47,59. Uji beda antar gender, Mann Whitney U, dijumpai laki-laki lebih besar bermakna daripada perempuan kecuali lebar Bi-Zyg (p<0,05. Kesimpulan. Lebar Bi-Zyg perempuan dan Bi-M laki-laki pada sisi kiri lebih besar bermakna (p<0,05 daripada sisi kanan. Lebar semua variabel kecuali Bi-Zyg lebih besar bermakna dibandingkan perempuan (p<0,05.   Background. Patient with skeletal disorders such as cleft lip and palate patients need a normal standard anteroposterior cephalometric analysis. Aim. The preliminary research was conducted to obtain a normal standard dimensional analysis of Javanese postero-anterior transverse facial cephalography and determined whether there

  4. VALIDASI METODE ANALISIS MULTIRESIDU PESTISIDA ORGANOKLOR DALAM SALAK MENGGUNAKAN KROMATOGRAFI GAS-DETEKTOR PENANGKAP ELEKTRON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Joko Raharjo

    2013-08-01

    Full Text Available Validation of methods is a key step in the accreditation process of the method. Validation of organoklor pesticide residues method in snakefruit based on the method recommended by FAO-WHO, conducted in LPPT-UGM reported in this study. Snake fruit was homogenized, extracted using toluene/2-propanol (2:1, cleaned up using activated carbon and Celite 545, followed by analysis using gas chromatography-electron capture detector. Validation covered specificity and selectivity, limits of detection and quantification, linear range, precision and accuracy. Validation results showed good specificity and selectivity shown by the inter-peak chromatogram resolution greater than 1.5. Limits of detection and quantification for heptaklor, endosulfan, dieldrin and p, p-DDT were 0.002 and 0.006, 0.5 and 1.7; 0.0006 and 0.002, as well as 0.014 and 0.047 ppm respectively. The linear range for heptaklor, endosulfan, dieldrin, and p,p-DDT were 0.0017 to 2 ppm, 0.165 to 2 ppm, 0.023 to 2 ppm and 0.229 to 2 ppm, respectively. Precision methods meet the acceptance of Horwitz RSD value less than 12.78% at a concentration of 0.3 ppm. Accuracy is indicated by recovery, for each pesticide in the range of 80-110% acceptance at a concentration of 0.1 ppm. Analysis of organochlorine pesticides in three commercial snakefruit samples showed no pesticide residues at concentrations higher than the detection limit. Keywords: Validation, organochlorine, snakefruit, gas chromatography electron capture   ASBTRAK Validasi metode merupakan tahap kunci dalam proses akreditasi suatu metode. Validasi metode uji residu pestisida organoklor dalam salak berdasarkan metode yang direkomendasikan FAO-WHO, di LPPT-UGM dilaporkan pada penelitian ini. Buah salak dihomogenisasi, diekstraksi menggunakan toluen/2-propanol (2:1, clean up menggunakan karbon aktif dan Celite 545, dilanjutkan analisis menggunakan kromatografi gas-detektor penangkap elektron. Validasi mencakup spesifisitas dan

  5. ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK PEKERJAAN DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PERFORMANSI KERJA OPERATOR PADA BAGIAN PRODUKSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I.G.A. Happy Trindira

    2005-01-01

    perusahaan. Pencapaian tujuan perusahaan akan terlaksana bila sumber daya manusianya menunjukkan performansi kerja yang baik. Performansi kerja dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti karakteristik pekerjaan, kepuasan kerja, gaya kepemimpinan, motivasi, dan lain-lain. Penelitian ini berfokus pada faktor karakteristik pekerjaan dan kepuasan kerja sebagai faktor yang berpengaruh pada performansi kerja. Jika seorang pekerja memiliki karakteristik yang sesuai dengan pekerjaannya, maka performansi dan kepuasan kerjanya akan meningkat. Dalam penelitian ini sarana yang digunakan untuk berkomunikasi secara tidak langsung dengan responden adalah kuesioner. Responden yang menjadi objek penelitian ini adalah karyawan PT. CANDRATEX SEJATI bagian weaving, Bandung. Perusahaan ini merupakan suatu perusahaan tekstil yang sebagian besar hasil produksinya diekspor ke luar negeri. Identifikasi faktor yang digunakan adalah analisis faktor, lalu dilanjutkan dengan perhitungan analisis jalur yang digunakan untuk menentukan besarnya pengaruh suatu variabel ataupun beberapa variabel terhadap variabel lainnya baik pengaruh yang sifatnya langsung atau tidak langsung. Variabel karakteristik pekerjaan sebaiknya pekerja perlu meningkatkan hubungan dengan atasannya. Variabel kepuasan kerja internal sebaiknya perusahaan perlu meningkatkan inisiatif yang timbul dari dalam pekerja tanpa harus menunggu perintah lagi. Variabel kerja eksternal sebaiknya perusahaan perlu meningkatkan imbalan dan tunjangan-tunjangan yan diberikan Variabel performansi kerja sebaiknya perusahaan perlu meningkatkan tekad yang ada dalam diri pekerja agar masing-masing pekerja dapat meraih prestasinya. Kata kunci: karakteristik pekerjaan, kepuasan kerja, gaya kepemimpinan, motivasi.

  6. ANALISIS HUBUNGAN STATUS OTONOMI PUSKESMAS DENGAN MOTIVASI KARYAWAN DI KABUPATEN SLEMAN, PASURUAN DAN KOTA BLITAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rukmini Rukmini

    2013-03-01

    employee, motivating potential score, autonomy status, public health center ABSTRAK Sejak diberlakukannya otonomi daerah tahun 2001, berbagai inovasi telah dilakukan oleh pemerintah kabupaten/kota, khususnya menyangkut pemberian decision space yang lebih luas kepada manajemen puskesmas dalam memenuhi tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan tingkatan otonomi pada puskesmas (decision space terhadap motivasi karyawan. Motivasi karyawan adalah terkait dengan konsep Motivating Potential Score, yang terdiri dari Skill Variety, Task Identity, Task Significance, Autonomy, dan Job Feedback. Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan disain cross sectional, lokasi di Provinsi 0.1 Yogyakarta Kabupaten Sleman untuk Puskesmas Depok /I (tipe 150 dan Jawa Timur di Kabupaten Pasuruan yaitu Puskesmas Bangil (tipe swakelola dan Kota Blitar di Puskesmas Karangsari (tipe gratis pada bulan Mei-Desember 2009. Jumlah sampel karyawan puskesmas diambil secara proportional random to size di puskesmas yang diteliti. Analisis untuk menilai hubungan status otonomi puskesmas dengan motovasi karyawan, dilakukan uji ANOVA dan didukung dengan analisis data kualitatif dari hasil wawancara mendalam dengan kepala puskesmas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar motivasi karyawan puskesmas disetiap tipe status otonomi adalah kategori cukup, yaitu puskesmas 150 (62,5%, swakelola (72% dan gratis (75,7%, sedangkan hasil uji Anova menunjukkan bahwa F adalah 1,450 dan P value 0,240 (P> 0,05, sehingga dapat dikatakan bahwa tidak ada perbedaan motivasi karyawan di puskesmas, 150, swakelola dan gratis. Penelitian ini merekomendasikan kepala puskesmas harus mampu mendorong terbentuknya motivasi intrinsik yaitu menciptakan kepemimpinan (leadership yang memberi inspirarasi kepada karyawan dan lingkungan kerja yang mendukung, memberi kuasa pada karyawan dan menoeteqeslken pekerjaan yang berarti dan meningkatkan kompetensi

  7. PENERAPAN ANALISIS DIMENSI DALAM RANCANG BANGUN MESIN PEMBELAH BIJI KEDELAI (Glycine max L. SISTEM GESEK PUTAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rofarsyam Rofarsyam

    2012-05-01

    Full Text Available Application of Dimensional Analysis In The Design of Spin Friction Type of Soybean Slicing Machine Penelitian ini bertujuan untuk merancangbangun mesin pembelah biji kedelai sistem gesek putar yang diperlukan dalam penyiapan bahan baku pembuatan tempe. Pendekatan analisis dimensi digunakan untuk mendapatkan persamaan matematis yang menghubungkan kapasitas kerja pembelahan dengan parameter-parameter yang berpengaruh. Hasil rancangbangun diuji melalui variasi hopper berdiameter 260 mm dengan jarak sudu masing-masing 51, 102, dan 204 mm; hopper berdiameter 300 mm dengan jarak sudu 118 mm; rotor berdiameter 90 mm dengan jarak sudu 71 mm, rotor berdiameter 180 mm dengan jarak sudu 141 mm dan rotor berdiameter 75 mm dengan jarak sudu 59 mm. Dari hasil pengujian hubungan antara kapasitas pembelahan (Q terhadap berat kedelai (WB, kecepatan putar (n, berat air (WA, waktu proses (t, massa jenis kedelai (ñ, jarak sudu rotor (SR, panjang sudu rotor (HR, jarak sudu hoper (SH, panjang sudu hoper (HH, dan diameter hoper (DH adalah sebagai berikut: Pengaruh parameter rancangbangun terhadap kapasitas kerja pembelahan (Q/WB.n yang paling besar adalah (DH/SR yaitu sebesar 620 %, yang paling kecil adalah (WA/WB sebesar 2 %. Model matematis tersebut dapat direkomendasikan sebagai acuan dalam penentuan dimensi dan operasional pengembangan mesin pembelah biji kedelai sesuai kapasitas kerja yang dikehendaki. Kata kunci : Mesin pembelah biji kedelai, gesek putar, kapasitas kerja, analisis dimensi   ABSTRACT The aim of this research was to design a spin friction type of soybean slicing machine needed in the preparation of tempeh raw material. Dimensional analysis method was used to develop a mathematical relationship between the slicing capacity and its design variables. The prototype was tested using 260 mm diameter of hoppers equiped by number of blades with staggering variations of 51, 102, and 240 mm; a 300 mm diameter of hopper equiped by hopper’s blades with

  8. ANALISIS SPEKTRAL DALAM PENENTUAN PERIODISITAS SIKLUS CURAH HUJAN DI WILAYAH SELATAN JATILUHUR, KABUPATEN SUBANG, JAWA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Susilokarti

    2016-04-01

    menjadi domain atau spectrum frekuensi Y, dengan cara menguraikan sinyal menjadi komponen sinusoidal.  Penelitian ini menggunakan metode Fast Fourier Trans!orm (FFT untuk mencari sifat berulangnya trend curah hujan di wilayah selatan Jatiluhur Kabupaten Subang. Simulasi model menggunakan data curah hujan bulanan tahun 1975 - 2012. Hasilnya menunjukkan trend curah hujan di lokasi penelitian berulang setiap 12 bulan sekali (1 siklus. Prediksi curah hujan dilakukan dengan menggunakan data curah hujan 5 tahun dan menggunakan observasi data 5 tahun berikutnya sebagai pembanding hasil prediksi untuk melihat performa yang dihasilkan. Performa hasil prediksi menggunakan Mean Square Error (MSE sebagai standar perhitungan derivasi perbedaaan antara data real dan data pemodelan. Hasil analisis pada saat validasi model didapatkan MSE    14,92 dengan tingkat kepercayaan 95%. Dengan menggunakan analisis FFT untuk menghitung nilai error (perbedaan antara nilai perhitungan model ANN dengan data sebenarnya, diperoleh perubahan siklus curah hujan terjadi dalam kurun waktu 71,68 bulan atau sekitar 5-6 tahun. Kata kunci:  Curah hujan, prediksi, Fast Fourier Trans!orm (FFT, Mean Square Error (MSE, Kabupaten Subang

  9. ANALISIS LABELLING PEREMPUAN DENGAN TEORI FEMINISME PSIKOANALISIS: STUDI KASUS MAJALAH REMAJA OLGA!

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Muashomah

    2013-04-01

    Full Text Available Labelling perempuan dalam majalah remaja merupakan salah satu tindakan media yang merugikan perempuan. Dalam tulisan ini, penulis mengkaji label-label perempuan, bentuk labelling, analisis teori feminisme psikoanalisis terhadap labelling untuk perempuan dalam majalah remaja. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode semiotik dan penelitian dilakukan terhadap majalah Olga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktek pelabelan terhadap perempuan yang dilakukan oleh majalah remaja ditujukan untuk remaja perempuan dilakukan dengan empat kode yaitu tubuh seksi dan wajah cantik, pentingnya penampilan bagi perempuan, kondisi psikologis perempuan yang labil, dan peran domestik perempuan. Label-label ini dapat membentuk persepsi masyarakat tentang perempuan dan mengandung konsekuensi pengharapan kepada perempuan. Penelitian ini menguatkan lagi tesis bahwa perempuan sering menjadi objek pelabelan. Label-label ini berasal dari kehidupan sosial perempuan dan diinternalisasi oleh perempuan.Labelling in woman in teenagers magazine is one of the mass media strategy that can harm woman. Even though women normally do not recognize it. The purpose of this research is to describe the labelling practices in media analysed with the psychoanalysis feminism theory. The research method used is semiotics and the research is conducted on Olga! maganize. Result from the research shows that  the labelling targets teenagers through four labelling codes: sexy body and beautiful face; the importance physical performance for women; unconsistent psycological condition; and domestic role of women. This label constructs society perception on  woman. The study strengthen a thesis that woman tends to be a labelling object. These labels are developped from women’s social life and are internalized by women

  10. HUBUNGAN INDEX MASSA TUBUH DENGAN HIPERTENSI PADA WANITA USIA SUBUR (ANALISIS DATA RISKESDAS 2013

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kristina Kristina

    2016-03-01

    Full Text Available Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang banyak diderita di dunia termasuk Indonesia. Sebagian besar masyarakat dengan tekanan darah tinggi adalah overweight, dan hipertensi lebih sering terjadi pada obesitas. Pada tahun 2013, prevalensi obesitas perempuan dewasa (>18 tahun 32,9 persen, naik 19 persen dari tahun 2007 (13,9% dan naik 17,4 persen dari tahun 2010 (15,5% ( Riskesdas 2013. Penelitian di China tahun 2004 menunjukkan bahwa obesitas mempunyai risiko 4,9 kali lebih tinggi menjadi hipertensi dibandingkan yang memiliki indeks massa tubuh <25 kg/m2. Tujuan: mengetahui hubungan IMT dengan hipertensi pada WUS. Metode: Penelitian menggunakan data Riskesdas 2013.  Disain penelitian cross sectional. Sampel: semua WUS berumur 15-49 tahun dan yang tidak hamil. Disebut hipertensi apabila tekanan darah sistol  >140 mmHg atau Diastole > 90 mmHg.  IMT WUS dibagi dua:  kelompok  IMT  <25 kg/ m2 dan  IMT ≥ 25 kg/m2 .    Analisis data univariat, bivariat dan multi variat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan hipertensi pada WUS  adalah 21,3 persen. WUS yang memiliki IMT  ≥ 25 kg/m2 yaitu 11,5%. Secara statistik ada hubungan yang bermakna  antara variabel utama (IMT dan variabel antara  dengan hipertensi  (p<0,05. Tidak ada variabel confounding. WUS yang IMT ≥ 25 kg/m2 berpeluang hipertensi 2,272 kali dibandingkan dengan WUS dengan IMT<25 kg/m2. Kesimpulan.  WUS yang memiliki IMT ≥ 25 kg/m2 berpeluang 2,272 kali hipertensi. WUS umur 25-49 tahun dengan IMT ≥ 25 kg/m2 berisiko terkena hipertensi 1,91 kali.  WUS di perkotaan dengan IMT ≥ 25 kg/m2 berisiko hipertensi 2,70 kali.

  11. Critical analysis of the daylight saving time; Analisis critico al horario del verano

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Romero Paredes Rubio, Hernando [Universidad Autonoma Metropolitana Ciudad-Ixtapalapa, Mexico, D.F., (Mexico)

    2001-07-01

    The critical analysis is presented as a synthesis of the problem untied since the implementation of the daylight saving time. The often related history is retaken to introduce the reader into the context of the causes of a such program. The geometric aspect of the solar trajectories is discussed and the length of the day as a function of the latitude and the time of the year to have technical elements for the time displacement in a certain region. The technical implementation of the daylight saving time based on three elements is justified: time of dawn and the decline (length of the day), national economic motivation and tourism industry. Stands out that although the daylight saving time schedule has a set of social and economic benefits it is not centered in the individual but in the society as a whole. The errors in handling the information and the misinformation are pointed out as the main causes of the controversy, the discord and the political manipulation of competing groups. [Spanish] El analisis critico se presenta como una sintesis del problema desatado desde la implementacion del horario de verano. La historia muchas veces contada se retoma para introducir al lector en el contexto de las causas de un tal programa. Se discute el aspecto geometrico de las trayectorias solares y la longitud del dia como una funcion de la latitud y de la epoca del ano para tener elementos tecnicos para el desplazamiento horario en una region determinada. Se justifica la implementacion tecnica del horario de verano en funcion de tres elementos: hora de alba y del ocaso (longitud del dia), motivacion economica nacional e industria turistica. Se destaca que si bien el horario de verano tiene un conjunto de beneficios sociales y economicos no se centra en el individuo sino en la sociedad en su conjunto. Se senalan los errores de manejo de la informacion y la desinformacion como los principales causantes de la polemica, el desacuerdo y la manipulacion politica de grupos

  12. ANALISIS HUBUNGAN SISTEM BANGUNAN DENGAN KINERJA TOTAL DAN INTEGRASI BANGUNAN PADA BERBAGAI GEDUNG BERTINGKAT DI SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Herry Pintardi Chandra

    2001-01-01

    Full Text Available Factors in building system design have target in achieving maximum performance when they have proper correlation with total performance and building integrity. The purpose of this research is to find out the influence of building system: structural, envelope, mechanical and interior, to the performance and building integrity: spatial, thermal, indoor air quality, acoustical, and performance visual and building integrity. The analysis shows that: Structural system has dominant influence to the spatial performance, indoor air quality and building integrity (mean 4,75, envelope system has dominant influence to the thermal performance (mean 4,75, mechanical system has dominant influence to the visual performance (mean 5,00, interior system has dominant influence to the spatial performance (mean 4,75, In conclusion, there are differences in which building systems affect the total performance and building integrity. Abstract in Bahasa Indonesia : Faktor-faktor dalam desain sistem bangunan mempunyai sasaran dalam mencapai kinerja maksimum bila memiliki hubungan yang sesuai dengan kinerja total dan integrasi bangunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauhmana faktor-faktor dalam sistem bangunan: structural, envelope, mechanical dan interior berpengaruh terhadap kinerja dan integrasi bangunan: spatial, thermal, indoor air quality, acoustical dan visual performance serta building integrity. Dari hasil analisis data, didapat: Structural system memiliki pengaruh yang dominan terhadap spatial performance, indoor air quality dan building integrity (mean 4,75, envelope system memiliki pengaruh yang dominan terhadap thermal performance (mean 4,75, mechanical system memiliki pengaruh yang dominan terhadap visual performance (mean 5,00, interior system memiliki pengaruh yang dominan terhadap spatial performance (mean 4,75. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pengaruh desain sistem terhadap kinerja total dan integrasi bangunan.

  13. Analisis kesesuaian dan daya dukung ekowisata bahari Pulau Sebesi, Provinsi Lampung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yar Johan

    2015-05-01

    Full Text Available Abstract. The Sebesi Island has coral reefs, mangrove and seagrass ecosystems, and therefore this island has the potenticy to be developed as a tourism destination object. The objectives of the present study were to analysis the suitability and carrying of Sebesi Island for for marine ecotourism activities of diving and snorkeling. The primary data were collected through field sampling, direct observation of field conditions, questionnaires and interviews. The secondary data were collected from previous studies, journals, technical reports and related agencies. The results showed that the Sebesi Island was suitable for diving and snorkeling activities  (S2 category with the carrying capacity for diving and snorkeling activities were 2,394 person/day and 2,489 person/day, respectively. Keywords: coral reef, marine ecotourism, suitability, carrying capacity, Sebesi Island   Abstrak. Pulau Sebesi berpotensi untuk dikembangkan menjadi salah satu Objek Daerah Tujuan Wisata (ODTW. Ekosistem Pulau Sebesi sebagian besar merupakan ekosistem terumbu karang, mangrove dan lamun. Penelitian tentang analisis kesesuaian dan daya dukung ekowisata bahari Pulau Sebesi Provinsi Lampung bertujuan mengkaji kesesuaian kawasan Pulau Sebesi untuk kegiatan ekowisata bahari yaitu diving dan snorkeling dan menganalisis daya dukung (carryng capacity kawasan Pulau Sebesi. Pengumpulan data primer dilakukan melalui sampling, observasi langsung di lapangan, kuisioner, wawancara terbuka/langsung dan wawancara mendalam  di lokasi penelitian. Data sekunder dikumpulkan dengan penelusuran berbagai pustaka, dan instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis kegiatan ekowisata bahari diving dan snorkling termasuk dalam kategori sesuai (S2, dengan daya dukung kawasan 2.394/hari orang untuk diving dan 2.489 orang/hari untuk snorkling. Kata kunci: terumbu karang, ekowisata bahari, kesesuaian, daya dukung, Pulau Sebesi

  14. ANALISIS FLYPAPER EFFECT PADA BELANJA DAERAH KABUPATEN DAN KOTA DI PROVINSI BANTEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fitri Amalia

    2015-05-01

    Full Text Available This study aims to identify the flypaper effect on the country and city in Banten Province in 2010-2013. The main objective of this research is to provide empirical evidence for the occurrence of flypaper effect on General Allocation Fund (DAU and Local Revenue (PAD to Regional Expenditure (BD of country/city in Banten Province. In this case, the dependent variable used is the shopping area while the independent variable is PAD and DAU. Object of research include 8 counties and cities in Banten Province with data source Realisasi Budget Report 2010-2013. Design research using model hypothesis testing using secondary data in the form of panel data. The method of analysis of data used is multiple regression.This research result indicates that (1 PAD and DAU simultaneously influence significantly to regional expenditure, (2 PAD and DAU partially influential significantly against regional expenditure, (3 there is no flypaper effect on contry and city in Banten in the 2010-2013. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi terjadinya flypaper effect pada belanja daerah kabupaten dan kota di Provinsi Banten tahun 2010-2013.Tujuan utama dari penelitian ini adalah memberikan bukti empiris terjadinya flypaper effect pada Dana Alokasi Umum (DAU dan Pendapatan Asli Daerah (PAD terhadap Belanja Daerah kabupaten/kota di Provinsi Banten. Dalam hal ini, variabel dependen yang digunakan adalah belanja daerah sedangkan variabel independennya adalah Pendapatan Asli Daerah dan Dana Alokasi Umum. Objek penelitian meliputi 8 kabupaten dan kota di Provinsi Banten dengan sumber data yang diperoleh dari Laporan Realisasi APBD 2010-2013. Desain penelitian menggunakan model pengujian hipotesis dengan menggunakan data sekunder dalam bentuk data panel. Adapun metode analisis data yang digunakan adalah regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1 PAD dan DAU secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Belanja Daerah, (2 PAD dan DAU secara parsial berpengaruh

  15. ANALISI PROSODICO DELL’ITALIANO PARLATO PER SPAGNOLI: IL CASO DELLE INTERROGATIVE POLARI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Empar Devís

    2011-10-01

    Full Text Available In this work we propose to present the prosodic features characteristic of the interrogatives yes/no of the spanish who learned italian as a foreign language. The two varieties considered for evaluation are the Italian variety of Venice, Madrid and the Spanish variety. Both have already been studied in the past, however, as far as I know, this is the first study that systematically puts compared in a comprehensive way. This description of the transfer is strongest fundamental in education for the teachers involved in teaching Italian as a foreign language are aware of the fact that the L1 prosodic features are very strong and difficult subject to conscious control of the speaker. In this sense it will be important to take into account when they start to offer models of orality to spanish speakers.In questo lavoro ci proponiamo presentare i tratti prosodici caratteristici delle interrogative polari degli spagnoli che hanno imparato l’italiano come lingua straniera, in particolar modo ci concentremo sui transfer dalla L1 verso la L2. Le due varietà prese in considerazione per l’analisi sono la varietà italiana di Venezia, e la varietà spagnola di Madrid. Entrambe sono già state studiate in passato, tuttavia, per quanto mi è dato sapere, questa è la prima ricerca che le mette sistematicamente a confronto in modo esaustivo. Questa descrizione dei transfer più resistenti è fondamentale in ambito educativo affinché i docenti che si occupano d’insegnamento dell’italiano come lingua straniera siano consapevoli del fatto che i tratti prosodici della L1 sono molto resistenti e difficilmente sottoposti al controllo consapevole del parlante. In questo senso sarà fondamentale prenderli in considerazione quando inizieranno a offrire modelli di oralità ai parlanti spagnoli.

  16. Analysis of the operating cost of Petroleos Mexicanos; Analisis del costo de operacion de petroleos mexicanos

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Decelis Contreras, Rafael [Petroleos Mexicanos (PEMEX), Mexico (Mexico)

    2006-11-15

    The utility for the operation of Petroleos Mexicanos is the highest world-wide of the oil industry, the official propaganda that we listen every day informs us of a weak company without future, of a company that only associated will be able to come out ahead and this is not so, the present government has received surplus in over excess of the budgeted by more than 500 billion pesos (47,600 million dollars), this money in excess has been thrown to the garbage, because it has not solved any problem for the Mexican nation, in a simple manner, the number of poor people has increased, going from 17.85 million to 19.95, and the total national debt has been increased 42%. We must demand the Secretario de Hacienda Francisco Gil Diaz, to explain to us what has he done with that money. Next, in picture 1 we can appreciate these circumstances in a consistent analysis of 4 years that go from 2002 to 2005. [Spanish] La utilidad de operacion de Petroleos Mexicanos es la mas alta de la industria petrolera mundial, la propaganda oficial que escuchamos todos los dias nos informa de una empresa debil y sin futuro, de una empresa que solamente asociada podra salir adelante y esto no es asi, el gobierno actual a recibido excedentes por encima de lo presupuestado por mas de 500 mil millones de pesos (47,600 millones de dolares), este dinero excedente ha sido tirado a la basura, pues no ha resuelto ningun problema para la nacion mexicana, siendo simplista el numero de pobres ha incrementado, paso de 17.85 millones a 19.95 millones de pobres, y la deuda total nacional se ha incrementado 42%. Tenemos que exigirle al Secretario de Hacienda Francisco Gil Diaz, el tendra que explicarnos que ha hecho con ese dinero, a continuacion en el cuadro 1 podemos apreciar estas circunstancias en un analisis consistente de 4 anos que van de 2002 a 2005.

  17. I “Quaderni ucraini” di Igort. Analisi linguistica di un reportage a fumetti

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Valerio Monti

    2013-07-01

    Full Text Available L’articolo prende in considerazione i Quaderni ucraini, memorie dai tempi dell’URSS di Igor Tuveri, in arte noto con lo pseudonimo di Igort. L’opera si presenta come reportage a fumetti, nel quale l’autore racconta la sua esperienza nei territori dell’ex-Unione Sovietica. Il primo capitolo presenta il genere del graphic journalism, la sua diffusione in Italia e alcuni suoi caratteri formali. Nei capitoli successivi l’analisi si concentra sugli aspetti della lingua adottata da Igort, in rapporto con le caratteristiche del medium “fumetto” e le peculiarità del genere in cui l’opera è collocata. Le considerazioni finali evidenziano le analogie che intercorrono con la lingua tipica del graphic novel, oltre a individuare tratti frequentemente ricorrenti nel giornalismo a fumetti, evidenziando l’influenza proveniente dalla lingua del giornalismo tradizionale.  Igort’s “ukranian notebooks”A linguistic analysis of a comic strip news report The article considers the Ukrainian Notebooks, memories from the times of the USSR by Igor Tuveri, also known by the pseudonym Igort. The work looks like strip reportage, where the author describes his experience in the former Soviet Union. The first chapter presents the genre of graphic journalism, its diffusion in Italy and some of its formal features. In the following chapters, the analysis focuses on the aspects of the language adopted by Igort, in connection with the characteristics of the medium, “comics”, and the peculiarities of the genre in which the work falls. The final considerations highlight the similarities that exist with the characteristic language of the graphic novel, in addition to identifying traits which frequently recur in journalism/comics, highlighting the influence that comes from the language of traditional journalism.

  18. ANALISIS KARAKTERISTIK SAMPAH DAN LIMBAH CAIR PASAR BADUNG DALAM UPAYA PEMILIHAN SISTEM PENGELOLAANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Jana

    2012-11-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan analisis data di lakukan di lapangan danlaboratorium. Pengukuran kuantitas sampah dilakukan selama satu minggu berturut-turut, sedangkanpengukuran karakteristik yang meliputi komposisi, kepadatan dan kadar air sampah dilakukan sebanyak tigakali pengukuran. Pengukuran kuantitas dan kualitas limbah cair juga dilakukan sebanyak tiga kali. Parameterlimbah yang diukur adalah parameter kimia dan fisik yang meliputi BOD5 dengan metode elektroda, CODdengan titrimetrik, TSS dengan metode filter membran, serta parameter bakteriologis menggunakan metodeMPN dengan tabung fermentasi.Hasil penelitian menunjukkan, bahwa timbulan sampah pasar Badung sebanyak 33,13 M3 per hari,yang terdiri dari empat komponen, yaitu; sampah organik sebesar 71,51 %, sampah plastik sebesar 14,61%,sampah kertas dan karton sebesar 12,59 %, dan sisa-sisa potongan kain dan lain lain sebesar 1,29 % dengandensitas sebesar 244,33 kg/m3 dan kadar air mencapai 25,67%. Perkiraan volume limbah cair yang dihasilkanPasar Badung adalah sebesar 49.056 liter per hari dengan kualitas termasuk kedalam kualitas limbah klas IIIberdasarkan kandungan TSS dan termasuk kedalam kualitas limbah klas IV berdasarkan kandungan BODdan COD serta adanya indikator tercemar tinja manusia karena mengandung bakteri Coliform maupun E.coli. Limbah cair ini memberikan beban pencemaran secara langsung terhadap Kali Badung.Berdasarkan karakteristik sampah yang didapatkan, maka alternatif yang paling tepat diterapkanuntuk pengolahan sampah Pasar Badung adalah dengan melakukan pemilahan pada sumbernya kemudiansampah organik diolah dengan metode komposting dan sampah anorganik dilakukan upaya daur ulang,sehingga kebutuhan TPA menjadi berkurang serta nilai ekonomis sampah bisa diangkat. Berdasarkan kualitaslimbah cair, maka limbah cair yang dihasilkan Pasar Badung sudah seharusnya dibuatkan suatu instalasipengolahan air limbah (IPAL secara lengkap, sehingga tidak

  19. Statistical analysis of the wind around a nuclear power plant; Analisis estadistico del viento alrededor de una central nucleoelectrica

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Tejeda, A; Alvarez, Oscar; Contreras, A. D.; Jauregui, E. [Universidad Veracruzana, (Mexico)

    1996-12-31

    In order to show an appropriate methodology for the climatic analysis of the wind, some of the recent results in the investigation of the field flow around the Laguna Verde Nuclear Power Station, at Veracruz State (Mexico,) through the angular correlation coefficients and contingency tables among the registered wind directions by a meteorological tower at the levels of 10 and 60 meters high are presented. Finally, by applying an objective analysis of the data some conclusions are obtained in connection with the local winds with the mesoscale systems. [Espanol] Con el objeto de mostrar una metodologia apropiada en el analisis climatico del viento, se presentan algunos resultados recientes en la investigacion del campo de flujo en los alrededores de la central nucleoelectrica de Laguna Verde, Veracruz (Mexico), a traves de los coeficientes de correlacion angulares y de tablas de contingencia entre las direcciones del viento registradas por una torre meteorologica en los niveles de 10 y 60 metros de altura. Finalmente, aplicando analisis objetivo de los datos, se obtienen algunas conclusiones sobre la conexion de los vientos locales con los sistemas de mesoescala.

  20. ANALISIS OPTIMASI KINERJA QUALITY OF SERVICE PADA LAYANAN KOMUNIKASI DATA MENGGUNAKAN NS-2 DI PT. PLN (PERSERO JEMBER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yohanes Andri Pranata

    2016-06-01

    Full Text Available Quality of Service merupakan metode pengukuran tentang seberapa baik jaringan yang terpasang dan juga merupakan suatu usaha untuk mendefinisikan karakteristik dan sifat dari satu layanan. Dengan dibuatnya sistem pembayaran online yang terdapat di PT. PLN (Persero Jember, layanan internet yang digunakan hendaknya harus memenuhi standar TIPHON (Telecommunications and Internet Protocol Harmonization Over Networks. Maka diperlukan optimasi kinerja QoS sebagai salah satu cara untuk mengetahui seberapa besar kualitas layanan data yang harus dipenuhi. Parameter QoS yang digunakan untuk analisis layanan komunikasi data adalah jitter, packet loss, throughtput, dan delay. Dari hasil analisis data menunjukan bahwa pada jam sibuk (09.00-11.00 WIB dan non sibuk (11.00-13.00 WIB mendapatkan hasil rata – rata indeks QoS sebesar 2,125 dalam kategori “kurang memuaskan”. Dengan kapasitas bandwidth yang disediakan sebesar 3 Mbps. Kemudian dari hasil perhitungan optimasi bandwidth yang diperlukan sebesar 7,154 Mbps dan disimulasikan mendapatkan rata–rata indeks  QoS yang sebesar 3,5 dalam kategori “sangat memuaskan”.

  1. Modal analysis of electromechanical oscillations in electrical power systems; Analisis modal de oscilaciones electromecanicas en sistemas electricos de potencia

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Calderon-Guizar, J.G [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca, Morelos (Mexico)]. E-mail: jgcg@iie.org.mx

    2008-10-15

    The presence of electromechanical oscillations in any electrical power system is a typical characteristic of this kind of systems. Provided the damping associated with these oscillations lies above of a minimum specified value, the occurrence of these oscillations is not considered as a threat to the system operation. This paper focuses the attention on the application of modal analysis for assessing the dynamical behavior of a power system subjected to small disturbances for different operating conditions and transmission system topologies, as well. The reported results indicate, that modal analysis enables a straight identification of the causes that contribute negatively to the damping of the electromechanical modes. [Spanish] La presencia de oscilaciones electromecanicas en cualquier Sistema Electrico de Potencia (SEP) es una caracteristica propia de estos sistemas. Mientras el amortiguamiento asociado con este tipo de oscilaciones se encuentre dentro de los limites considerados como aceptables para la operacion continua de este tipo de sistemas, el surgimiento de estas no se considera una amenaza para la operacion segura del SEP. El presente articulo, centra su atencion en la aplicacion del analisis modal para evaluar el comportamiento dinamico de un SEP ante la ocurrencia de disturbios de magnitud pequena para diferentes topologias y condiciones de operacion. Los resultados reportados indican, que la aplicacion del analisis modal permite la identificacion directa de las causas que contribuyen en forma negativa al amortiguamiento asociado con los modos electromecanicos, asi como la ubicacion mas adecuada de controles que contribuyan a mejorar el amortiguamiento de los mismos.

  2. Analisis Pendapatan Usaha Pengrajin Gula Aren Di Desa Tulo’a Kecamatan Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yanti Saleh

    2014-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besarnya pendapatan pengrajin gula aren di Desa Tulo’a dan untuk menganalisis besarnya keuntungan pengrajin gula aren di Desa Tulo’a. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan mei sampai bulan juli 2013. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survey yang terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara dengan pengrajin gula aren dengan menggunakan kuisioner/daftar pertanyaan dan data sekunder diperoleh dari Kantor Desa Tulo’a serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bone Bolango. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode sampling jenuh atau sensus dimana semua anggota populasi responden dijadikan sampel. Analisis data yang digunakan yaitu biaya tetap, biaya variabel, total biaya, penerimaan, pendapatan, dan analisis R/C Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan bersih/keuntungan yang diperoleh pengrajin gula aren di Desa Tulo’a yaitu sebesar Rp. 1.395.684/bulan atau Rp. 16.748.208/tahun. Dengan nilai R/C Ratio sebesar 2,12. Berdasarkan kriteria nilai R/C Ratio lebih dari satu berarti dapat dikatakan usaha pengrajin gula aren di Desa Tulo’a menguntungkan dan layak untuk diusahakan

  3. Analisis Klaster K-Means dari Data Luas Grup Sunspot dan Data Grup Sunspot Klasifikasi Mc.Intosh yang membangkitkan Flare Soft X-Ray dan H-alpha

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Jumaroh

    2015-12-01

    Full Text Available Analisis klaster merupakan teknik interpendensi yang mengelompokkan suatu objek berdasarkan kemiripan dan kedekatan jarak antar objek. Pengelompokan objek dengan jumlah banyak membutuhkan waktu yang lama. Salah satu analisis klaster yang dapat digunakan dalam situasi ini adalah analisis klaster non hierarki, yaitu K-means. Pada artikel ini mengelompokkan data luas grup sunspot dan data grup sunspot klasifikasi Mc.Intosh yang membangkitkan flare soft X-Ray dan Hα. Untuk mengetahui luas grup sunspot dan grup sunspot klasifikasi Mc.Intosh yang berpeluang membangkitkan flare soft X-Ray dan Hα dengan intensitas ledakan yang tinggi dan rendah. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh dua klaster yaitu klaster pertama yang tergolong mampu membangkitkan flare Soft X-Ray dan Hα dengan intensitas yang tinggi. Sedangkan klaster kedua yang tergolong mampu membangkitkan flare Soft X-Ray dan Hα dengan intensitas yang rendah

  4. ANALISIS SPASIAL PADA KEJADIAN LUAR BIASA (KLB MALARIA DI DESA PANUSUPAN KECAMATAN REMBANG DAN DESA SIDAREJA KECAMATAN KALIGONDANG KABUPATEN PURBALINGGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widiarti Widiarti

    2015-01-01

    Full Text Available AbstrakMalaria seringkali muncul pada kejadian luar biasa (KLB maupun peningkatan kasus baik di Jawa maupun di luar Jawa. Dilaporkannya peningkatan kasus atau KLB malaria di Kabupaten Purbalingga menimbulkan pemikiran faktor-faktor apa yang mempengaruhi terjadinya KLB malaria. Tujuan penelitian adalah analisis spasial kasus malaria, konfirmasi vektor yang berperan dalam penularan malaria dan bioekologi nyamuk tersangka vektor. Lokasi penelitian di Desa Panusupan Kecamatan Rembang dan Desa Sidareja Kecamatan Kaligondang Kabupaten Purbalingga Jawa Tengah. Konfirmasi vektor dilakukan dengan elisa sporozoit dari semua nyamuk Anopheles sp yang diperoleh. Analisis kasus malaria digunakan metoda GIS dan dilanjutkan uji spatially weighted regression (spatial error model dengan GeoDa. Survei entomologi dilakukan sesuai standart penangkapan nyamuk oleh WHO. Hasil penelitian diperoleh informasi bahwa berdasarkan  elisa  sporozoit,  vektor  yang  berperan  di  Desa  Panusupan  Kecamatan  Rembang  adalah Anopheles maculatus hasil penangkapan hinggap pada manusia diluar rumah pada jam 18.00. Kejadian luar biasa malaria di Kabupaten Purbalingga, semula kasus import namun karena keberadaan vektor (daerah reseptif, sehingga terjadi penularan lokal. Analisis spasial kasus malaria di kedua desa mengelompok dan berdekatan dengan habitat perkembangbiakan An. maculatus yaitu ditepi aliran sungai. Mencermati vektor yang berperan di daerah KLB adalah An. maculatus dengan aktivitas sore sampai malam hari, maka perlu diinformasikan kepada masyarakat agar menjaga tidak kontak dengan nyamuk dan melindungi masyarakat dengan kelambu berinsektisida yang mempunyai daya lindung lama (LLIN sehingga dapat mengurangi terjadinya penularan.Kata Kunci : analisis spasial, KLB, Anopheles maculatus dan malariaAbstractMalaria outbreak or increase cases has came up very often inside or outside of Java Island. The increase malaria cases from Purbalingga Regency is reported

  5. ANALISIS JARINGAN KOMUNIKASI PETANI TANAMAN SAYURAN (KASUS PETANI SAYURAN DI DESA EGON, KECAMATAN WAIGETTE, KABUPATEN SIKKA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bulkis Bulkis

    2015-11-01

    petani diambil sebagai sampel dengan menggunakan metode sensus. Pengumpulan data primer dan observasi lapangan dilakukan selama bulan Juni sampai Juli 2012. Data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan sekunder. Analisis sosiometri digunakan untuk melihat jaringan komunikasi yang terjadi di antara petani sayuran. Struktur jaringan komunikasi dianalisis dengan menggunakan UCINET VI. Analisis data dilakukan dengan menggunakan program excel dan SPSS for windows, yaitu analisis korelasi Person dan Rank Spearman. Hasil yang diperoleh: (1 gambaran jaringan komunikasi usahatani petani sayuran yang terbentuk adalah jaringan personal radial dan jaringan personal memusat (2 terdapat hubungan antara pendidikan non formal, pengalaman bertani, tingkat kosmopolitan, luas lahan, status kepemilikan lahan dengan jaringan komunikasi.

  6. ANALISIS RESPON KONSUMEN TERHADAP FAKTOR-FAKTOR MARKETING MIX DALAM PEMBELIAN PRODUKLUWAK WHITE KOFFIE DI PASAR SWALAYAN KOTA SURAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yesi Krista Karnasih

    2014-11-01

    Full Text Available Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor marketing mix dan variabel-variabel yang dominan dipertimbangkan konsumen dalam membeli produk Luwak White Koffie instan di pasar swalayan Kota Surakarta serta posisi produk Luwak White Koffie terhadap produk pesaing. Metode dasar dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan teknik survei. Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara purposive. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah judgment sampling. Metode analisis data yang digunakan antara lain analisis faktor dan perceptual map. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Hasil analisis faktor menunjukkan bahwa ada 4 faktor yang menjadi pertimbangan konsumen dalam memutuskan pembelian luwak white koffie yaitu faktor produk, faktor aroma dan rasa, faktor tempat, dan faktor promosi. Variabel-variabel yang dominan dipertimbangkan konsumen adalah variabel merek pada faktor produk, variabel rasa pada faktor aroma dan rasa, variabel penataan di swalayan pada faktor tempat dan variabel tampilan iklan pada faktor promosi. Posisi produk Luwak White Koffie instan dibandingkan dengan produk pesaing melalui perceptual map menempati posisi unggul untuk atribut merek, rasa, kecepatan alir, isi pesan iklan, dan tampilan iklan. Abstract This research aims to determine the marketing mix factors and dominant variables which considered by consumers into buying instant Luwak White Koffie at supermarket in Surakarta City and Luwak White Koffie product position against competitor products. The basic method in this study was analytical descriptive with survey techniques. Location research determined purposively. The sampling method used was judgment sampling. Data analysis methods used include factor analysis and perceptual map. The data used is primary data and secondary data. The results of factor analysis showed that there are four factors that are considered by consumers to buy products Luwak White Koffie instant at

  7. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPOR MINYAK MENTAH DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Edwin Ramandhika Utama

    2014-03-01

    Full Text Available Tingkat produksi minyak mentah yang cenderung mengalami penurunan sedangkan tingkat konsumsi terus mengalami peningkatan menjadi alasan bagi pemerintah untuk mengimpor minyak mentah dari luar negeri. Jika membiarkan impor minyak mentah terus meningkat maka akan berdampak pada defisitnya neraca perdagangan yang akan berdampak pada perekonomian Indonesia. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh produksi minyak mentah, konsumsi minyak mentah dan harga minyak internasional terhadap impor minyak. Jenis Penelitian ini menggunakan data runtut waktu dari tahun 1980-2012. Metode analisis yang digunakan adalah Error Correction Model (ECM. Pengujian secara parsial digunakan uji t-statistik dan pengujian secara serempak digunakan uji F-statistik. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa produksi minyak mentah, konsumsi, minyak mentah dan harga minyak mentah internasional secara serempak berpengaruh signifikan. Produksi minyak mentah berpengaruh negatif dan signifikan. Konsumsi minyak mentah berpengaruh positif dan signifikan. Harga minyak mentahinternasional berpengaruh negatif dan signifikan. Saran penelitian ini pemerintah menempuh kebijakan yang mendorong untuk pengembangan energi alternatif pengganti minyak mentah secara komprehensif dari hulu sampai hilir dan masyarakat mampu mengurangi konsumsi minyak atau meningkatkan efisiensi pemanfaatan minyak mentah agar ketergantungan minyak mentah dapat dikurangi. The level of oil production tends to decrease while the level of consumption continues to increase the reason for the government to import oil from abroad. If allow the import of crude oil continues to increase it will have an impact on the trade balance deficit which will have an impact on the Indonesian economy. The study aims to determine the effect of oil production, oil consumption and international oil prices on oil imports. This study uses the data type of time series or time series data from 1980-2012. The analytical method used is the

  8. ANALISIS PEMBEBANAN BIAYA OVERHEAD PABRIK TERHADAP HARGA JUAL PRODUK PADA UKM DI WILAYAH SUKABUMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuri Rahayu

    2016-03-01

    . Metode penelitian Kuantitatif dengan Teknis Deskriptif analisis dengan Populasi adalah sub sector Usaha Kecil Menengah (UKM yang berada di wilayah Kota Sukabumi.  Sample yang digunakan berdasarkan Purposive Sampling. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa perlu adanya Langkah-langkah dalam Penentuan  pembebanan Biaya Overhead Pabrik mulai dari  memahami katagori yang termasuk ke dalam Biaya Overhead Pabrik, Menyusun Anggaran , Memilih dasar pembebanan, sehingga perusahaan mengetahui berapa Biaya Overhead Pabrik yang sudah di serap oleh satuan produk yang di hasilkan sehingga berefek kepada penentuan Harga Jual Produk yang Tepat sehingga kelangsungan hidup perusahaan bisa dipertahankan. Kata Kunci : BOP, UKM, Perlakuan dan Perhitungan

  9. ANALISIS BIPLOT PADA DATA KASUS PENYAKIT DI BEBERAPA DAERAH DI INDONESIA TAHUN 2009

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Heriyanto

    2013-08-01

    Full Text Available Abstract In order to reduce the spread of disease in developing countries such as Indonesia, data is rate  as well as practical methods to determine how to cope with the diseases that increasing rapidly each year. Descriptive statistical methods are generally only describe data on-dimensional, meaning that only one variable, so that when applied to data of high-dimensional visual representations which can be used to detect in an area with prevalent diseases and find out what the correlation between the cases such as tuberculosis and HIV-AIDS and the closeness between the two disease, only one table is needed. Biplot analysis has been impromented in an area that has a lot of cases of measles in the city of Batam in the year 2009 among other Sei Beduk District, Lubuk Baja and Batam City. Districts that have a lot of cases of STIs is Batu Aji and Nongsa . While the data bilpot analysis for the province of East Nusa Tenggara in 2009, Kupang regency, and East Sumba regency is still need  intensive assistance for nearly all disease variables clustered in the area. Keywords: disease, visual representation, data, correlation, the data dimension Abstrak Untuk mengurangi penyebaran penyakit di negara berkembang seperti Indonesia, di-butuhkan data serta metode praktis untuk menentukan bagaimana cara meng-atasi penyakit yang setiap tahun meningkat dengan cepat. Metode statistik des-kriptif umumnya hanya menggambarkan data pada dimensi, yang berarti bahwa hanya satu variabel, sehingga ketika diterapkan pada data dimensi tinggi penggambaran secara visual yang  dapat digunakan untuk mendeteksi penyakit di daerah umum dan mencari tahu apa korelasi antara kasus, misalnya korelasi antara penyakit tuberkolosis dengan HIV-AIDS dan kedekatan antar keduanya dengan hanya satu tabel saja. Hasil analisis biplot telah dilakukan pada daerah yang memiliki banyak kasus campak di Kota Batam pada Tahun 2009  antara lain di Kecamatan Sei

  10. Analisis Semiotika Makna Pesan pada Iklan Axis Versi “Iritologi – Menatap Masa Depan”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puri Sulistiyawati

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis makna pesan dalam iklan Axis versi “Iritologi – Menatap masa depan” di televisi dengan menggunakan pendekatan semiotika Roland Barthes. Dari analisis yang telah dilakukan berdasarkan makna denotasi, konotasi dan mitos dalam iklan Axis versi “iritologi – Menatap masa depan”, dapat diketahui bahwa iklan Axis memiliki konsep yang sangat sederhana, dengan mengusung tema tentang kebiasaan remaja dalam memanfaatkan media sosial. Dari visual iklan yang ditampilkan menguatkan pesan bahwa produk Axis ini menyasar remaja sebagai target audience, remaja atau pelajar adalah konsumen yang mendambakan produk dengan kalitas baik namun dengan harga yang terjangkau. Meski menyasar remaja, namun dalam target marketnya Axis tetap menyasar semua kalangan. Setting tempat atau latar pada iklan yang ditampilkan pun sebagai representasi bahwa Axis dapat dijangkau oleh semua kalangan ekonomi khususnya masyarakat menengah kebawah. Makna Mitos dalam iklan Axis ini tersirat pada scene tertentu. Secara umum iklan ini menyampaikan bahwa selfie dan media sosial sebagai bagian dari kehidupan masyaraka khususnya generasi muda, sebagai sarana untuk berinteraksi dan menunjukan eksistensinya kepada komunitas. Melalui foto yang diunggah pada media sosial, khalayak merepresentasikan perasaan maupun kegiatan yang sedang di lakukannya. Sehingga hal tersebut memicu kebutuhan akan jaringan komunikasi yang lancar dan ekonomis. Kata Kunci: iklan, axis, semiotika, mitos  Abstract The purpose of this research was to determine and analyze the meaning of message in Axis advertisement version “Iritologi – Menatap masa depan” on television using Roland Barthes semiotic approach. Analysis has been done based on the meaning of denotation, connotation and myth in Axis advertisement version “Iritologi – Menatap masa depan”, it can be seen that Axis advertisement has a simple concept, with a theme of

  11. ANALISIS PREDIKSI PERINGKAT OBLIGASI PERUSAHAAN DENGAN PENDEKATAN FAKTOR KEUANGAN DAN NON KEUANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Desak Nyoman Sri Werastuti

    2015-10-01

    Full Text Available Pemeringkatan obligasi dapat memberikan sinyal tentang probabilitas kegagalan pembayaran utang sebuah perusahaan. Fenomena di Indonesia terjadi beberapa emiten yang mengalami gagal bayar (default yang kebetulan memiliki peringkat layak investasi (investment-grade. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisis pengaruh laba operasi, laba  ditahan,  aliran kas operasi,  total assets, leverage,  profitabilitas, umur obligasi (maturity,  jaminan (secure dan  reputasi auditor pada peringkat obligasi di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan industri non keuangan yang menerbitkan obligasi di Bursa Efek Indonesia periode tahun 2009-2013. Sampel dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Hipotesis dalam penelitian ini akan dianalisis dengan menggunakan analisis Ordinal Logistic Regression. Hasil penelitian menunjukkan laba ditahan, aliran kas operasi dan profitabilitas berpengaruh positif pada peringkat obligasi di Bursa Efek Indonesia. Leverage berpengaruh negatif terhadap pada peringkat obligasi di Bursa Efek Indonesia. Laba operasi, total assets, maturiti dan jaminan tidak berpengaruh pada peringkat obligasi di Bursa Efek Indonesia.Bond rating can provide signals about the probability of failure to pay the debt of a company. Phenomenon in Indonesia occurred several issuers who have failed to pay (default happens to have an investment grade rating (investment-grade. The purpose of this research is to examine and analyze the effect of operating income, retained earnings, operating cash flow, total assets, leverage, profitability, age bonds (maturity, assurance (secure and auditor reputation on bond ratings in the Indonesia Stock Exchange. The population in this study are that companies non-financial industry that issue bonds in the Indonesia Stock Exchange-year period 2009-2013. The sample was selected using purposive sampling method. The hypothesis in this study will be

  12. Hydrodynamic Analysis of the Jaruco-Aguacate Aquifer; Analisis hidrodinamico del acuifero Jaurco-Aguacate

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Dilla Salvador, Felix [Centro de Investigaciones Hidraulicas (Cuba)

    2002-03-01

    The paper shows the hydrodynamic analysis of the Jaruco-Aguacate aquifer using an unsteady groundwater flow mathematical model. The simulation includes conditions before and after pumping from a well filed, called El Gato, which is considered, as the most important water source for Havana city. The system is closed to the sea and conformed by an unconfined karstic aquifer with a well defined storage zone; its natural discharge flows through two spring groups. Results obtained with the model for the main spring discharge are near to the measured values, i. e. around 5 m{sup 3}/dec as the mean value for the period without main pumping station. Flow is reduced to 2.5-1.5 m{sup 3}/sec during pumping period but there are no data to confirm this result. Besides, a detailed study of the open boundary of the system is done when piezometric head variation in time is known. The mathematical modelling has been able to simulate the aquifer in its most general conception, in its regional as well as local representation, with a mean deviation of simulated head from observed values less than one meter in both analysed simulated periods. [Spanish] El objetivo del trabajo fue realizar un analisis hidrodinamico del acuifero Jaruco-Aguacate antes y despues de la puesta en marcha del acueducto el Gato, una de las fuentes de abasto mas importantes de la ciudad de La Habana, Cuba, basado en un modelo matematico de simulacion de flujo subterraneo transitorio bidimensional. El acuifero es una llanura carstica cerrada al mar y libre; hacia su centro, la zona de almacenamiento esta bien definida; el sistema de descarga natural realiza por medio de dos grupos de manantiales. El resultado obtenido para el gasto del manantial coincide con los valores aforados para un valor medio de 5 m{sup 3}/seg en el periodo analizado antes del funcionamiento del acueducto, pero su valor se reduce, variando desde 2.5 a 1.5 m{sup 3}/seg, en el periodo posterior, sin embargo, no existe informacion para

  13. Exergy analysis in a space with ceiling shield; Analisis exegetico en un espacio con techo escudo

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Laboratorio de Energia Solar, Universidad Nacional Autonoma de Mexico (Mexico)

    2009-07-15

    The Solar Laboratory of Energy (LES) of the Universidad Nacional Autonoma de Mexico (UNAM) was designed to be comfortable in spite of the extreme climate where it was built. One of the novel characteristics was the shield type ceiling used in cubicles. In order to compare the effect that had had with respect to the environmental conditions, one had to resort to an exergy analysis, since exergy is a measurement of the capacity of the energy to carry out a work. As a first system the data of the national meteorological system as initial conditions were used. The comparative system used as initial conditions the temperature and relative humidity measurements obtained in 1992 in a cubicle of the LES. Both systems were taken as open. The final conditions were settled at 25 Celsius degrees and 50% of relative humidity in a first case and variables (with respect to the perimeter a comfort zone) in a second case. The saving obtained was of 69% and 33% respectively. Although it is not possible to determine what percentage corresponds to the exclusive saving of the ceiling shield, we see that the cover all altogether, presents a significant exergy saving in respect to modifying the environmental conditions directly. [Spanish] El Laboratorio de Energia Solar (LES) de la Universidad Nacional Autonoma de Mexico (UNAM) fue disenado para ser confortable a pesar del clima extremoso donde fue construido. Una de las caracteristicas novedosas fue el uso de techo tipo escudo en cubiculo. Para comparar el efecto que se tuvo respecto a las condiciones ambientales, se recurrio a un analisis exergetico, ya que la exergia es una medida de la capacidad de la energia para realizar un trabajo. Como un primer sistema se utilizaron los datos del sistema meteorologico nacional como condiciones iniciales. El sistema comparativo utilizo como condiciones iniciales las mediciones de temperatura y humedad relativas obtenidas en 1992 en un cubiculo del LES. Ambos sistemas fueron tomados como abiertos

  14. Analisis Kesiapan Industri Manufaktur Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK Dalam Negeri Untuk Mendukung Implementasi Green-ICT Pada Sektor Telekomunikasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diah Yuniarti

    2012-09-01

    Full Text Available Industri TIK merupakan bagian dari industri masa depan yang terdiri atas industri perangkat, infrastruktur/jaringan dan aplikasi/konten. Akhir-akhir ini, aspek lingkungan menjadi pertimbangan dalam menciptakan kesinambungan industri, termasuk industri TIK atau yang dikenal dengan istilah TIK hijau. Implementasi TIK Hijau pada penyelenggara telekomunikasi masih menemui beberapa kendala yaitu efisiensi rendah dan investasi tinggi pada penggunaan perangkat TIK berbasis energi alternatif. Selain itu, rencana implementasi TIK Hijau di lembaga pemerintah maupun swasta masih dibayangi isu terkait kekuatan industri dalam negeri. Penelitian ini bertujuan mengukur kesiapan industri manufatur TIK dalam negeri untuk mendukung implementasi TIK Hijau pada sektor telekomunikasi. Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan indikator attitude, policy, practice, technology dan governance yang dimodifikasi pada Green IT Readiness Model oleh Molla, Alemayehu, et.al. Berdasarkan analisis LSR, secara umum lima responden industri manufaktur dikategorikan memiliki sikap positif. Indikator yang perlu mendapatkan perhatian dari responden yang tergolong memiliki sikap negatif adalah indikator policy dan governance.

  15. ANALISIS VARIABEL YANG MEMPENGARUHI STRUKTUR KEUANGAN INDUSTRI MANUFAKTUR (MAKANAN DAN MINUMAN YANG GO PUBLIK DI BURSA EFEK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jaelani La Masidonda

    2008-10-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 mengetahui pengaruh variabel struktur aktiva, pertumbuhan penjualan, beban pajak dan laba ditahan terhadap struktur keuangan, (2 mengetahui variabel yang paling signifikan dan dominan pengaruhnya terhadap struktur keuangan. Populasi penelitian adalah industri manufaktur (makanan dan minuman yang go publik di Bursa Efek Indonesia (BEI sejak 2003-2007 sejumlah 19 perusahaan. Sampel diambil 9 perusahaan yang ditentukan berdasarkan teknik purposive sampling. Data berasal dari data sekunder Bursa Efek Indonesia, terutama laporan keuangan dan informasi perkembangan industri manufaktur (makanan dan minuman dengan menggunakan teknik dokumentasi dan tipe pooled data. Model analisis yang digunakan adalah Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan variabel struktur aktiva, pertumbuhan penjualan, beban pajak dan laba ditahan berpengaruh signifikan terhadap struktur keuangan, dan secara parsial hanya variabel  struktur aktiva yang tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur keuangan.

  16. Thermal analysis of the integration of an ammonia plant; Analisis de la integracion termica de una planta de amoniaco

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Arriola Medellin, Alejandro M.; Huante Perez, Liborio; Rodriguez Martinez, J. Hugo; Alcaraz Calderon, A. Moises [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca, Morelos (Mexico)]. E-mail: aarriola@iie.org.mx; lhp@iie.org.mx; jhrm@iie.org.mx; malcaraz@iie.org.mx

    2010-11-15

    In this paper the thermal integration of an existing ammonia plant is evaluated using the Pinch Analysis tools. It is shown the design criteria that would have to fulfill the heat recovery network to take advantage of process streams thermal potentials. It was identified the heat recovery equipment that induces energy losses by incorrect streams selection, and the economic implications. [Spanish] En este trabajo se evalua la integracion termica de una planta existente de amoniaco usando las herramientas del analisis Pinch. Se muestran los criterios de diseno que deberian de cumplir las redes de recuperacion de calor, para aprovechar al maximo el potencial termico de las corrientes del proceso. Tomando como base dichos criterios se analizo el diseno la red de recuperacion de calor de la planta existente, identificando los equipos de recuperacion de calor que generan perdidas de calor por la seleccion incorrecta de las corrientes. Se estiman las perdidas economicas derivadas del diseno ineficiente de la red.

  17. Advisory expert system for energy analysis in industrial boilers; Sistema experto asesor en el analisis energetico de calderas industriales

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Kemper Valverde, Nicolas; Lara Rosano, Felipe; Vazquez Nava, Rodolfo [Laboratorio de Inteligencia Artificial, Instituto de Ingenieria UNAM, Mexico, D. F. (Mexico)

    1994-12-31

    This paper presents an expert system for the operational analysis of industrial boilers, estimating the potential of heat recovery, in the small and medium size industry. The package is friendly, practical, flexible easy to maintain and expandable to take into consideration the user`s specific requirements and allows the analysis of the energy losses in the combustion, feed water, drains, and insulation, identifying the enhancements and estimating the saving potential, in energy as well as economical. [Espanol] En este trabajo se presenta un sistema experto para analizar la operacion de calderas industriales estimando el potencial de recuperacion de calor, en la pequena y mediana industria. El paquete es amigable, practico, flexible, facil en su mantenimiento y expandible para tomar en consideracion los requerimientos especificos de los usuarios y permite el analisis de las perdidas de energia en la combustion, agua de alimentacion, purgas y aislamientos, identificando las mejoras y estimando ahorros potenciales, tanto energeticos como economicos.

  18. Politica come intrattenimento. Un’analisi della “messa in scena” politica di Fernando Collor de Mello

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paula Diehl

    2014-07-01

    Full Text Available  Dopo gli anni 1980, la comunicazione politica delle e dei politici è diventata sempre più ibrida, mescolando intrattenimento e rappresentazione politica. Politici come Silvio Berlusconi, Beppe Grillo, ma anche Barack Obama pongono il proprio corpo al centro della rappresentazione mediatica, utilizzandolo non solo come canale di comunicazione, ma anche come fonte di intrattenimento. Prima ancora della “discesa in campo” di Silvio Berlusconi, il caso dell’ex presidente brasiliano Fernando Alfonso Collor de Mello mostra già nel 1989, in modo emblematico, come la fusione di politica e intrattenimento è diventata una delle principale tendenze della comunicazione politica. L’analisi della sua messa in scena da chiarezza a questa tendenza e rivela un fenomeno nuovo della messa in scena mediatica: l’apparizione del terzo corpo del politico.

  19. PENGEMBANGAN DAN ANALISIS KUALITAS APLIKASI PENILAIAN E-LEARNING SMK BERBASIS ISO 19796-1 DI YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Faiq Abror

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk: (1 menghasilkan aplikasi penilaian e-learning Sekolah Menengah Kejuruan (SMK berbasis ISO 19796-1 yang dapat digunakan untuk mengevaluasi e-learning SMK di Yogyakarta menggunakan teknik Analitycal Hierarchy Process (AHP dengan metode agregasi arithmetric mean dan geometric mean, (2 menguji kualitas aplikasi dengan menggunakan strandar ISO 9126. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D. Proses pengembangan aplikasi menggunakan metode  Software Development Life Cycle (SDLC dengan model Waterfall. Selanjutnya pada proses pengujian kualitas aplikasi menggunakan standar ISO 9126 yang terdiri atas aspek functionality, reliability, efficiency, maintainability, usability, dan portability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi penilaian e-learning SMK berdasarkan ISO 19796-1 telah berhasil dikembangkan menggunakan metode Software Development Life Cycle (SDLC dengan model waterfall. Selanjutnya hasil dari analisis kualitas aplikasi menggunakan standar ISO 9126 menunjukkan bahwa aplikasi mempunyai hasil rata-rata sangat baik dan layak digunakan untuk penilaian kualitas e-learning SMK.

  20. Emission trading scheme: market analysis and forecasting scenarios; Emission Trading scheme: analisi di mercato e scenari previsivi

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Clo, Stefano [Universita' di Bologna, Bologna (Italy). Facolta' di Economia; Desalvo, Tobia [Scuola Mattei Master MEDEA, (Italy)

    2006-06-15

    This article offers an economic analysis of the Emission Trading Scheme (ETS) and its institutional framework; we introduce an economic model able to simulate some possible market price's scenarios. The aim of this article is to offer a better market fundamentals' comprehension and to help economic agents building their expectations about market's development. [Italian] Questo articolo offre un'analisi economica dell'Emission Trading Scheme (ETS) e delle istituzioni pubbliche che lo interessano. Viene, inoltre, presentato un modello economico elaborato per simulare l'andamento futuro dei prezzi, con l'obiettivo di contribuire ad una migliore comprensione dei meccanismi di mercato e di facilitare la formulazione di aspettative.

  1. ANALISIS KINERJA PKPRI PADA ASPEK KERJASAMA ANTAR KPRI DAN PADA ASPEK KEPEDULIAN TERHADAP KOMUNITAS KPRI DI KABUPATEN PEMALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wandha Norendra

    2013-02-01

    Full Text Available Analisis kinerja pada� PKPRI masih menggunakan cara lama yaitu hanya menggunakan penilaian keuangan dengan menggunakan analisis rasio keuangan rentabilitas, likuiditas, dan solvabilitas. Bukannya dengan menggunakan pedoman dari kepmen no 129 tahun 2002 yang dikeluarkan oleh menteri koperasi dan UKM. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan kinerja pada PKPRI pada aspek kerjasama antar KPRI dan pada aspek kepedulian terhadap komunitas KPRI di Kabupaten Pemalang. Penelitian ini merupakan studi kasus pada PKPRI dan KPRI di Kabupaten Pemalang. Pendekatan penelitian yang akan� digunakan dalam penulisan skripsi ini adalah metode penelitian deskriptif� kuantitatif yaitu apabila datanya telah terkumpul,� kemudian diklasifikasikan menjadi dua kelompok data, yaitu data kuantitatif yang berbentuk angka-angka dan data kualitatif yang menyatakan dalam kata-kata atau simbol-simbol (Suharsimi, 2006: 239. Hasil dalam penelitian ini adalah kerjasama antar KPRI dikategorikan baik, kepedulian terhadap komunitas KPRI juga dikategorikan baik. � Analysis of the performance of the PKPRI still use the old way is just using financial valuation using financial ratio analysis of profitability, liquidity and solvency. Instead of using the guidelines of the Decree No. 129 of 2002 issued by the minister of cooperatives and SMEs. The purpose of this study is to analyze and describe the performance of the PKPRI KPRI aspects of cooperation and concern for the community aspect KPRI in Pemalang. This research is a case study on PKPRI and KPRI in Pemalang. The research approach will be used in writing this thesis is descriptive quantitative research method is if the data has been collected and then classified into two groups of data, the quantitative data in the form of figures and qualitative data are expressed in words or symbols (Suharsimi , 2006: 239. The results of this study are categorized KPRI good cooperation, concern for the

  2. Sulla stima di macro, micro e nano-durezza di materiali metallici mediante analisi elasto-plastiche agli elementi finiti

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luca Susmel

    2012-01-01

    Full Text Available Il lavoro sintetizzato nel presente articolo si pone come obiettivo primario quello di investigare la possibilità di stimare, mediante un approccio elasto-plastico agli elementi finiti, la durezza dei materiali metallici convenzionali, e questo sia a livello macroscopico, che a livello microscopico, che, infine, a livello nanoscopico. Per verificare validità e accuratezza della metodologia FEM sviluppata, sono state condotte una serie di analisi sperimentali su tre materiali metallici aventi caratteristiche metallurgiche estremamente diverse: una lega d’alluminio (Al 7075-T6, un acciaio a basso tenore di carbonio (BS970-En3B e, infine, un acciaio austenitico (AISI 316L. L’indentazione Vickers è stata simulata con analisi elasto–plastiche agli elementi finiti considerando carichi di prova nell’intervallo tra 490 N e 490 µN e calibrando le simulazioni numeriche mediante curve monotone tensione–deformazione ottenute da prove di trazione eseguite utilizzando provini sia di dimensione convenzionale che aventi larghezza della zona calibrata dell’ordine dei 100 µm.La sistematica comparazione tra risultati sperimentali e simulazioni numeriche ha posto in evidenza come l’aumentare del valore della durezza misurata al diminuire della dimensione dell’impronta possa essere imputata al ruolo giocato dalla reale morfologia del materiale, ruolo che diventa predominante sulla plasticità convenzionale quando le dimensioni della superficie indentata diventano comparabili con le dimensioni medie della grana cristallina delle leghe esaminate. Tali fenomeni, pertanto, non hanno consentito di estendere l’utilizzo della meccanica del continuo fino ad un livello nanoscopico per determinare correttamente i valori della durezza. Alla luce di questi risultati è stata, però, proposta una semplice metodologia di correzione delle stime eseguite mediante gli elementi finiti che si è dimostrata un valido strumento da utilizzarsi in situazioni di

  3. ANALISIS KEPUASAN PENGHUNI DAN PERANAN ENVIRONMENTAL INFLUENCES INDIVIDUAL CONSUMERS DAN MARKETER STIMULI PADA KONDOMINIUM MEWAH DI SURABAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Timoticin Kwanda

    2002-01-01

    Full Text Available The occupancy rate of luxurious condominiums in Surabaya keep on decreasing. There are many reasons for these problems, among others economic crisis that weakened market-buying capability (external and decreased preferences to reside (internal. The internal factor comprises of occupant’s satisfaction, environmental influences, individual consumers and marketer stimuli. The purpose of the research is to know according to the assessment of the occupants which of these four factors, is higher and more dominant. The occupants surveyed are the occupants of the luxurious condominiums in Surabaya, such as Paragon, Beverly, Puri Matahari, Regency, Graha Famili, and Puri Darmo. Samples were taken with Purposive Sampling method and collected through questioners. Anova is used to analyse the data with SPS 2000 program. The result showed that there are no significant differences of occupant’s satisfaction, environmental influences, individual consumers and marketer stimuli on the six observed condominiums. Meanwhile according to the mean, occupant’s satisfaction, individual consumers and marketer stimuli are dominant at Puri Matahari, and environmental influences are dominant at Puri Darmo. Abstract in Bahasa Indonesia : Tingkat hunian kondominium mewah di Surabaya terus menurun tajam. Hal yang menjadi penyebabnya antara lain krisis ekonomi yang memperlemah daya beli pasar (eksternal dan menurunnya minat menempati (internal. Faktor internal adalah kepuasan penghuni, environmental influences, individual consumers dan marketer stimuli. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penilaian penghuni kondominium mewah di Surabaya, yaitu Paragon, Beverly, Puri Matahari, Regency, Graha Famili, dan Puri Darmo terhadap keempat faktor ini. Ingin diketahui faktor mana yang lebih tinggi dan lebih dominan peranannya. Pengambilan sampel menggunakan metode Purposive Sampling dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Analisis data menggunakan Anova dengan program SPS

  4. La presenza delle riviste italiane di area umanistica e sociale nel Journal Citation Reports (JCR e nello SCImago Journal Rank (SJR: dati e prime analisi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrea Capaccioni

    2012-03-01

    Full Text Available L’articolo analizza la visibilità delle riviste umanistiche italiane nell'ambito dei principali strumenti bibliografici utilizzati per la valutazione della ricerca e, in particolare nelle banche dati bibliografiche Web of Science (Thomson Reuterse Scopus (Elsevier. All'esame critico degli elenchi delle riviste italiane inclusi nelle banche dati prescelte, presentati integralmente per agevolare l'identificazione dei titoli, segue l'esposizione e l'analisi dei dati.

  5. TANTANGAN SISTEM KOMUNIKASI LAUT DI INDONESIA SEBAGAI FAKTOR PENDUKUNG KESELAMATAN PELAYARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Windyandari

    2012-02-01

    Full Text Available Shipping safety topics lately skyrocketed in the surface and became a hot news, both print and electronic media,along with marine accidents which occurred in late 2006 and early 2007. The role of shipping safety in marinetransportation system is essential for this type of transport is reflected as full-tinged danger and threat of storms,fog, and the movements of the sea as waves, currents, sea corals, sedimentation and cruise lines are fixed andchanged. That’s why our shipping have very high risk, and therefore the safety aspects must be absolutelyguaranteed.Therefore necessary communication equipment that support the safety of the ship sailing. Due to sophisticatedcommunications equipment on board, will reduce the number of ship accidents and casualties in the case ofaccident in shipping.

  6. MANAJEMEN RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3 PADA PROYEK PEMBANGUNAN CIPUTRA WORLD JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Wiyasa

    2015-02-01

    Full Text Available Abstract :Generally, in Indonesia the subject of Occupational Health and Safety is often forgotten. This is proven with the high number of work accidents in Indonesia. In 2011, there were 99.491 incidents or on average 414 work accidents cases per day. In 2010 there were 98.711 work accidents, 96.314 cases in 2009, 94.736 cases in 2008 and 83.714 cases in 2007. This reserch is intended to asses the possible major risk of Occupational Health and Safety for The Ciputra World Jakarta building Project, and offer solutions to deal with any unexpected risk. This research was conducted with a descriptive and qualitative method. Survey was carried out to get opinions from respondents on Occupational Health & Safety risks during the construction of the Ciputra World Jakarta. There are Seventy eight (78 high risks were identified with the most being Tower Crane operation job, installation of steel column, beam, and wall with 5 risks. The 2 extreme risks were found in column casting and screeding exterior wall with 1 risk. Suggestion given is to organise training relation to Occupational Health and Safety risk to every employee, introduve shift system, allocate alternate day off to employees, provide health/medical check up, and eliminate high risk and dengerous work environment.

  7. REGULASI DAN PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3 RUMAH SAKIT DI PROPINSI SUMATERA BARAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Ristiono

    2009-09-01

    Full Text Available The study is related to the implementation of regulation’s policy on hospital safety and occupational health in West Sumatera. Hospital will implement regulation that local government established if there is effective mechanism. Regulation is an authoritative ride regarding to detail procedures that declare on local government policy.  The study aims to describe regulation policy of health department on behalf of Local Government for the implementation of hospital safety and occupational health in order to see effective regulation factors to make hospital obedient and will to implement regulation policy that established. Methods: The method of the study was case study with explorative descriptive. Dependent variable in the study was hospital safety and occupational health in West Sumatera, while the Independent variable was regulation policy of local government in implementing hospital safety and occupational health with factors in it, that cover sanction and reward, watch, regulation focus, human resource, financial, commitment, public control, and transparency. Objective: The study was obtained in Health Department and district hospital in West Sumatera that covers 6 district hospitals, ie. 2 hospitals with 12 accredited statuses, 2 hospitals with 5 accredited statuses, 2 hospitals with unaccredited status, and private hospital. Subject of the study was hospital manager and hospital manager in health Department of West Sumatera Province and district/city. Data were collected by dept. interview and spreading questionnaire that was obtained because of the difficulty of location and the busy of respondents. The result of the study shows that regulation of hospital safety and occupational health is weak, low commitment of hospital management toward hospital safely and occupational health, in order to make effective regulation of hospital safety and occupational health, it need the support of human resource, financial, sanction and reward, transparency, and public control. In order to make hospital safety and occupational health implemented well, health department of West Sumatera Province has to: complete the existing rule and socialized it to all hospitals, presence government and hospitals’ presence, increasing hospital's commitment and support to make effective regulation. The result of study wished to be used local government as a reference in implementing and maintaining regulation policy of hospital safety and occupational health, especially in West Sumatera in the future.

  8. Profiling, analisi delle prestazioni e proposte per l'ottimizzazione del RDBMS MySQL utilizzato dal progetto DIRAC/LHCbDIRAC

    CERN Document Server

    Mesin, Alberto

    Il lavoro presentato in questa tesi riguarda lo studio, l'analisi e la formula- zione di proposte per il miglioramento del database di back-end del progetto DIRAC/LHCbDIRAC. LHCbDIRAC, basato su DIRAC, e il sistema di sot- tomissione per l'accesso all'infrastruttura distribuita Grid per l'esperimento LHCb del CERN. Ad esso e adata la gestione dei job di Produzione, Mer- ge, Ricostruzione degli Eventi e Analisi per i dati sperimentali e simulati. Il sistema utilizza un RDBMS MySQL per la gestione di numerosi databa- se. La volonta di passare ad un motore relazionale e transazionale per la denizione schemi e la possibilita che, in un recente futuro, il DBMS possa rappresentare un serio limite alle prestazioni del sistema stesso hanno reso necessario questo studio. Il lavoro svolto si e concentrato sul proling di un singolo schema relazionale per il quale sono stati utilizzati metodi di analisi e fornite soluzioni ai problemi riscontrati il quanto piu possibile generali e per tanto validi per l'intero sistema. L...

  9. Articoli teriologici nelle principali riviste pubblicate in Italia (1980-2003: analisi e tendenze

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luca Canova

    2004-06-01

    ricerca teriologica. Questo dato puo essere spiegato dalla maggiore disponibilità di risorse economiche distribuita dagli Enti competenti in materia di attività venatoria (Carnivori e Artiodattili, mentre per i Roditori può dipendere dal fatto che sono in genere specie abbondanti, i cui studi di base sono affrontabili con risorse economiche ridotte. L'ipotesi che le ricerche siano indirizzate in buona parte dalle disponibilità economiche dei ricercatori è supportata anche dalla ridotta frequenza di articoli inerenti i Cetacei e i Chirotteri. L'analisi degli articoli, accorpati per settori omogenei, mostra un andamento leggermente decrescente per i contributi di tipo "tradizionale", una stabilizzazione intorno ai massimi di frequenza per i contributi "caratterizzanti" (ecologia, etologia, zoogeografia e una crescita lineare di contributi di tipo applicativo (gestione e conservazione, eco-tossicologia ecc.. Hystrix è paragonabile, sotto il profilo esclusivamente quantitativo, alle altre due riviste ma la regolarità della pubblicazione deve essere migliorata.

  10. Analisis Sinyal Getaran untuk Menentukan Jenis dan Tingkat Kerusakan Bantalan Bola (Ball Bearing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suhardjono Suhardjono

    2004-01-01

    vibration monitoring for predictive maintenance. Abstract in Bahasa Indonesia : Seorang Insinyur (Engineer mesin dapat mendeteksi jenis dan tingkat kerusakan mesin dengan sinyal getarannya bak seorang dokter mendeteksi penyakit pasiennya dengan menganalisa denyut/detak jantungnya. Getaran merupakan respon dari sebuah sistem mekanik baik yang diakibatkan oleh gaya eksitasi yang diberikan maupun perubahan kondisi operasi sebagai fungsi waktu. Gaya yang menyebabkan getaran ini dapat ditimbulkan oleh beberapa sumber misalnya kontak/benturan antar komponen yang bergerak/berputar, putaran dari massa yang tidak seimbang (unbalance mass, misalignment dan juga karena kerusakan bantalan (bearing fault yang akan menjadi topik penelitian ini. Jenis kerusakan bantalan bola baik akibat kerusakan lokal maupun yang terdistribusi ditunjukkan oleh adanya getaran dengan frekuensi tertentu yang muncul, sedangkan tingkat kerusakan pada umumnya diketahui dari besarnya amplitude getarannya. Metode yang paling mutakhir untuk mendeteksi kerusakan pada bantalan bola adalah dengan mengukur karakteristik getarannya baik dalam domain waktu maupun domain frekuensi yang terjadi pada arah radial. Percobaan untuk mengetahui dan mempelajari spektrum getaran akibat kerusakan bantalan bola ini dilakukan pada mesin gerinda bangku dengan mengganti beberapa jenis bantalan yang sengaja dirusak. Analisis perbandingan sinyal getaran antara bantalan bola yang berkondisi baik (normal dan yang dibuat cacat pada komponennya secara bertingkat sedemikian rupa sehingga dapat ditentukan jenis dan tingkat kerusakan bantalan bola tersebut. Secara umum hasil dari percobaan ini dapat disimpulkan bahwa sinyal getaran untuk bantalan yang baik mendekati harmonik (sinusoidal, sedangkan yang rusak sinyal getarannya berbentuk stokastik (random. Untuk menentukan jenis kerusakan lintasan dalam, luar atau kerusakan bola harus disinkronkan antara frekuensi getaran dan perhitungan yang berdasarkan data dari parameter bantalannya, yaitu

  11. Analysis tools for simulation of hybrid systems; Herramientas de analisis para simulacion de sistemas hibridos

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Guillen S, Omar; Mejia N, Fortino [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca, Morelos (Mexico)

    2005-07-01

    In order to facilitate and to simplify the development and analysis of a Hybrid System in reference to its design, construction, operation and maintenance, it turns out optimal to carry out the simulation of this one by means of software, with which a significant reduction in the investment costs is obtained. Given the mix of technology of electrical generation which is involved in a hybrid system, it is very important to have a tool integrated with specialized packages of calculation (software), that allow to carry out the simulation tasks of the operational functioning of these systems. Combined with the former, one must not fail to consider the operation characteristics, the facilities of the user, the clarity in the obtained results and the possibility of its validation with respect to prototypes orchestrated in field. Equally, it is necessary to consider the identification of tasks involved in relation to the place of installation of this electrification technology. At the moment, the hybrid systems technology still is in a stage of development in the international level, and exist important limitations as far as the methodology availability and engineering tools for the optimum design of these systems. With the development of this paper, it is intended to contribute to the advance of the technology and to count on own tools to solve the described series of problems. In this article are described the activities that more impact have in the design and development of hybrid systems, as well as the identification of variables, basic characteristics and form of validation of tools in the integration of a methodology for the simulation of these systems, facilitating their design and development. [Spanish] Para facilitar y simplificar el desarrollo y analisis de un Sistema Hibrido en lo que refiere a su diseno, construccion, operacion y mantenimiento, resulta optimo efectuar la simulacion de este por medio de un software, con lo que se obtiene una reduccien

  12. ANALISIS POSISI PERSAINGAN OPERATOR TELEPON SELULER BERDASARKAN PERSEPSI KONSUMEN DI KOTA MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dodik - Yunarwanto

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK   Penelitian dilakukan untuk mengetahui posisi persaingan operator telepon seluler prabayar merek Merek I, Merek II, Merek III, Merek IV serta Merek V berdasarkan persepsi konsumen dan pengaruh posisi persaingannya terhadap jumlah pelanggan di kota Malang. Metode analisa Multi Dimensional Scaling (MDS digunakan untuk menganalisis data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan posisi masing-masing operator telepon seluler prabayar  berdasarkan persepsi konsumen. Dengan alat analisis Cluster hasil penelitian yang diperoleh terbentuk tiga kelompok atau segmen yaitu kelompok pertama ditempati Merek I, Merek II dan Merek III; kelompok ke dua ditempati Merek V;  dan kelompok ke tiga Merek IV tujuan pengelompokan ini mengetahui jarak terdekat persaingan antar operator ponsel prabayar. Merek II merupakan pesaing dekat Merek I dan Merek III sedangkan Merek V merupakan pesaing terdekat Merek IV. Selanjutnya dengan alat analisa Atribut Vektor dapat diketahui keunggulan atribut masing-masing operator ponsel prabayar Merek I disukai konsumen karena atribut produk dan personal traits, Merek II disukai konsumen karena atribut distribusi, Merek III disukai konsumen karena atribut proses, Merek V disukai konsumen karena atribut promosi sedangkan Merek IV disukai konsumen karena atribut harga. Setelah diketahui keunggulan atribut masing-masing operator dengan menggunakan alat analisa Regresi dapat diketahui pengaruh posisi persaingan terhadap jumlah pelanggan secara keseluruhan dari enam atribut, hanya atribut promosi yang paling signifikan berpengaruh terhadap keputusan berlangganan. Hasil tiap kelompok atau segmennya. Segmen pertama atribut promosi yang paling signifikan berpengaruh terhadap keputusan berlangganan. Segmen kedua atribut harga dan personal traits yang paling signifikan berpengaruh terhadap jumlah pelanggan. Segmen ketiga, atribut harga yang paling signifikan berpengaruh terhadap keputusan berlangganan.   Kata kunci :

  13. ANALISIS KANDUNGAN GIZI PADA IKAN BANDENG YANG BERASAL DARI HABITAT YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H Hafiludin

    2015-04-01

    Full Text Available Bandeng (Chanos chanos, Forskal merupakan salah satu komoditas yang strategis untuk memenuhi kebutuhan protein yang relatif murah dan digemari oleh konsumen di Indonesia.  Bandeng sebagai bahan pangan, merupakan sumber zat gizi yang penting bagi proses kelangsungan hidup manusia Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui komposisi kimia daging ikan bandeng yang berasal dari habitat yang berbeda yaitu air tawar dan air payau. Penelitian dilakukan dengan dua tahap yaitu preparasi sampel saat transportasi dan preparasi bahan baku untuk memisahkan daging, kulit, tulang dan jeroan. Analisa yang dilakukan yaitu analisis proksimat, asam amino, asam lemak, mineral dan vitamin. Hasil yang didapatkan bahwa ikan bandeng dari dua habitat memperoleh rendemen yang berbeda. Rendemen ikan bandeng air tawar sebesar 38,5%, sedangkan air payau sebesar 50,8%. Ikan bandeng kaya akan sumber protein (20-24%, asam amino, asam lemak, mineral dan vitamin. Komposisi asam amino tertinggi yaitu glutamat sebesar 1,386% (air tawar dan 1,268% (air payau. Asam lemak tidak jenuh tertinggi oleat 31-32%, mineral makro pada daging ikan bandeng yaitu: Ca, Mg, Na dan K. Mineral mikronya terdiri dari Fe, Zn, Cu, Mn. Kandungan vitamin daging ikan bandeng meliputi vitamin A, B1 dan B12.Kata Kunci: habitat berbeda, ikan bandeng (Chanos chanos, Forskal, kandungan giziTHE ANALYSIS OF NUTRITIONAL CONTENT OF MILKFISHES WHICH COME FROM DIFFERENT HABITATSABSTRACTMilkfish (Chanos chanos, Forskal is one of the strategic commodities to fulfill protein need which is relatively cheap and favored by Indonesian consumer. Milkfish as a comestible is an important sources of nutrient for the survival of mankind. The objective of this research is to know the flesh’s chemical composition of the milkfishes come from different habitats which are freshwater and brackish water. The research was conducted through two stages, the stage of sample preparation for transportation, and the stage of raw

  14. ANALISIS SITUASI DAN UPAYA PERBAIKAN GIZI BALITA DI TINGKAT KABUPATEN: STUDI KASUS KABUPATEN GARUT TAHUN 2008

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Ketut Aryastami

    2013-03-01

    intervention, nutrition state at the under-five years old ABSTRAK Latar Belakang: Kurang gizi merupakan masalah utama kesehatan pada anak usia di bawah lima tahun (Balita sebagai predisposing faktor penyebab kematian di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Kurang gizi dan penyakit adalah dua faktor yang saling berpengaruh dalam kejadian kurang gizi dan kematian. Studi ini dilakukan untuk menganalisa masalah kesehatan masyarakat dengan mempelajari determinan terkait kesehatan ibu dan anak. Metode: Disain studi adalah studi eksploratif melalui wawancara dan analisis data sekunder, pemecahan masalah dan analisa terhadap implementasi kebijakan. Hasil: Studi menunjukkan bahwa prevalensi gizi buruk cukup tinggi, yairu 5,7 bila dibandingkan dengan prevalensi untuk Jawa Barat (3,7 dan lndonesia (5,4 per 100 Balita. Berdasarkan indicator gizi BB/U, TB/U dan BB/TU, kabupaten Garut menghadapi masalah gizi akut (BB/U di atas 10% standar UNHCR dan masalah gizi kronis (TB/U di atas prevalensi nasional. Faktor terkait penyebab kematian Balita dan masalah gizi di kabupaten Garut antara lain: 1 faktor lingkungan dan sanitasi (termasuk kelahiran BBLR dan penyakit infeksi, 2 perilaku (kebersihan individu dan imunisasi anak, 3 pelayanan kesehatan (deteksi dini, management kasus, monitoring status gizi Balita, alokasi anggaran untuk program kesehatan ibu dan anak. Kesimpulan: Pemecahan masalah dalam program gizi harus dikembangkan secara inovatif di tingkat kabupaten dengan mengacu kepada goals dan strategi nasional. Intervensi gizi pada anak saja tidak cukup, tetapi ibu hamil yang mengalami masalah gizi kronik harus sejak awal dideteksi dan diintervensi dalam upaya mencegah terjadinya bayi lahir dengan berat badan rendah. Rekomendasi studi adalah intervensi tidak langsung ditingkat kabupaten, melalui penguatan system kesehatan dan gizi dengan melibatkan masyarakat, pemerintah lokal dan sector terkait, sebab seperti telah diketahui akar daripada masalah gizi adalah pada tingkat kemiskinan dan terkait

  15. Analisis Transisi Lahan di Kabupaten Gunungkidul dengan Citra Penginderaan Jauh Multi Temporal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Wardhana

    2015-02-01

    Full Text Available Kabupaten Gunungkidul dulu terkenal tandus kering gersang pada tahun 1940-1970-an tetapi kini telah menjadi hijau kembali. Proses ini disebut dengan proses transisi. Penelitian ini memberikan bukti empirik melalui alat bantu analisis perubahan spasial dan penginderaan jauh yang hasilnya kemudian digunakan untuk memodelkan proses tahapan transisi sebagaimana model menurut Mather (1992 dan Hosunuma (2002. Tahapan transisi saat ini menurut model tersebut adalah menuju tahap akhir dari proses pertumbuhan. Yang unik dari proses transisi di wilayah ini adalah model penutupan/penggunaan lahan yang dominan dengan bentuk pemukiman/pekarangan, sawah tadah hujan dan tegalan/ladang (sesuai SNI 7645-2010. Model ini dapat dikatakan merupakan model penyusun ekosistem baru yang terjadi dalam proses transisi yang berbeda dari model penutupan sebelumnya yang berupa hutan campuran sebagaimana dijelaskan oleh Nibbering (1991. Model ini merupakan bentuk kompromi sosial-ekologis hasil proses rehabilitasi saat itu yang dilakukan baik oleh masyarakat maupun oleh Pemerintah Daerah dengan program INPRES Penghijauan dari Pemerintah Pusat saat itu. Pembelajaran yang menarik dari proses transisi adalah kembalinya lahan bervegetasi menjadi sebuah ekosistem baru di Gunungkidul melalui dominasi penutupan/penggunaan lahan pemukiman (pekarangan, sawah tadah hujan dan tegalan/ladang. Bentuk-bentuk ini merupakan proses kompromi yang menjadi faktor keberhasilan rehabilitasi yang dilakukan saat itu. Katakunci: Gunungkidul, transisi hutan, rehabilitasi, perubahan spasial, penginderaan jauh   Analysis on the Land Transition in Gunungkidul using Multi Temporal Remote Sensing Abstract Gunungkidul was well known as barren area during 1940-1970 but now becomes fully vegetated. This process called the transition process. This study provided empirical evidences by spatial changes and remote sensing analysis and then the results were used for modelling of  the transition phases according

  16. Analisi comparativa della dieta di alcuni carnivori opportunisti (Vulpes vulpes, Martes foina, Meles meles in Europa

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anna Maria De Marinis

    2003-10-01

    Full Text Available L'ecologia alimentare della volpe, del tasso ed in misura minore della faina è stata ampiamente studiata in diverse aree comprese all'interno degli areali di queste 3 specie. La variazione geografica delle abitudini alimentari di questi carnivori definiti opportunisti è al contrario decisamente poco nota. Scopo del presente lavoro è la descrizione della variazione della dieta di faina, tasso e volpe attraverso l'Europa ed in secondo luogo l'analisi comparativa delle strategie alimentari adottate da questi carnivori. Sono stati analizzati 19 studi per la volpe, 11 per la faina e 23 per il tasso. Sono stati presi in considerazione soltanto gli studi della durata di almeno un anno nei quali la composizione della dieta, determinata tramite analisi delle feci, fosse espressa in percentuale di volume o biomassa e le categorie alimentari fossero dettagliatamente descritte. Gli studi sono stati divisi in gruppi in base alla regione climatica di appartenenza (mediterranea, centroeuropea, atlantica e boreale. Le categorie alimentari utilizzate nell'analisi della variabilità geografica sono: mammiferi, uccelli, anfibi, artropodi, lombrichi, altro animale, frutta, cereali, rifiuti. L'analisi delle componenti principali, condotta separatamente sulle 3 specie, ha consentito l'individuazione su di un grafico bidimensionale di due gruppi riferibili all'Europa centro-settentrionale ed alla regione mediterranea, con una percentuale di variabilità spiegata > 76% per ognuna delle 3 specie. La composizione della dieta del primo gruppo risulta caratterizzata da elevate percentuali di mammiferi e secondariamente uccelli per la volpe, uccelli ed altro animale per la faina e lombrichi, cereali ed anfibi per il tasso. La composizione della dieta nella regione mediterranea risulta invece caratterizzata da elevate percentuali di artropodi e frutta per tutte e 3 le specie di carnivori. L'analisi dicriminante ha consentito di differenziare gli studi condotti in ambiente

  17. Historical-statistical analysis of energy consumption in energy management; Analisis historico-estadistico del consumo energetico en la administracion de energia

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Guizar Bejarano, Ruben [IMENOR (Mexico); Oven, Mark [RCG/Hagler, Bailly, Inc., Washington (United States)

    1992-12-31

    Traditionally the specific consumption of energy has been considered as the most adequate index to evaluate the efficiencies in the productive processes. Nevertheless, this index, in some instances is highly susceptible to suffer significant variations, due to factors such as equipment condition, raw materials quality, operational parameters, climate and production level. This last one definitely is the most important and requires a deeper analysis. In this presentation a methodology is developed to analyze the energy consumption as well as their specific energy consumption with respect to production. Enough historical data are utilized to allow for a statistical analysis. This study is of equal usefulness in an energy diagnosis, as in a management program of energy saving. In presenting the possibility of identifying potential energy saving, stands out the advantages of the analysis and the conclusions that can be derived from it. Through the actual data collected in several industries during the energy diagnosis, various possible results of the analysis are presented. Finally, how this type of analysis can be adapted to a more precise control of the energy consumption is described and be used as a base for establishing goals in energy efficiency in the long term. [Espanol] Tradicionalmente se ha considerado al consumo especifico de energia como el indice energetico mas adecuado para evaluar las eficiencias de los procesos productivos. Sin embargo, este indice es en ocasiones altamente susceptible a sufrir variaciones importantes, debido a factores como el estado de los equipos, la calidad de la materia prima, los parametros operativos, el clima, y el nivel de produccion. Este ultimo es decididamente el mas importante, y requiere un analisis mas profundo. En esta presentacion se desarrolla una metodologia para analizar tanto consumos de energia como consumos especificos de energia con respecto a la produccion. Se utilizan suficientes datos historicos para permitir

  18. Una nuova dimensione della sanitá italiana: analisi dei bisogni di salute in una 'Area Vasta'

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. del Prato

    2003-05-01

    Full Text Available

    Introduzione: fin dalla sua nascita il Servizio Sanitario Nazionale Italiano (SSN è alla ricerca del bacino di utenza ottimale delle Unità Sanitarie Locali. La Regione Toscana ha individuato tre “Aree Vaste”, attorno alle strutture universitarie di Pisa (Toscana Costiera, di Firenze (Toscana Centrale e di Siena (Toscana Meridionale – AVTM, per superare la attuale dimensione provinciale delle stesse, dimostratasi insufficiente a gestirle in economia di scala e ad eliminare le “migrazioni” dei pazienti.

    Obiettivi: fornire un primo contributo all’analisi dei bisogni di salute in una Area Vasta, utilizzando la mortalità per causa, generalmente considerata il miglior proxy singolo per tali studi. Metodi: sono stati studiati due trienni, 1991-93 e 1996- 98, per le popolazioni dell’AVTM (province di Siena - USL7, Arezzo - USL8 e Grosseto - USL9 e, per confronto, dell’Italia e della Toscana, utilizzando i seguenti indicatori: tassi di mortalità specifici, grezzi e standardizzati; anni di vita persi, potenziali (YPLLlifex e produttivi (YPLL65; probabilità di morte alle diverse età (QXI; variazioni nella speranza di vita per fasce di età e per causa (metodo Pollard.

    Risultati: nel confronto con l’Italia e con la Toscana in toto, l’AVTM presenta tassi specifici sensibilmente migliori per K polmone, malattie respiratorie, cirrosi epatiche nei maschi e per k polmone, k fegato, malattie infettive nelle femmine. Risultano, invece, tassi più alti per k stomaco (sia maschi che femmine. Anche YPLLlifex presenta complessivamente tassi migliori nell’AVTM. Gli incidenti stradali emergono come principale causa di sottrazione di anni di vita produttiva (YPLL65 nei maschi. L’analisi col metodo Pollard ha segnalato criticità per farmacodipendenza e k colon-retto nei maschi nonché per k polmone, k colon-retto ed altre cause esterne nelle femmine

  19. STUDI PERBANDINGAN ANALISIS UNSUR PLUMBUM (PB DARI HASIL ELEKTROLISIS ANTARA METODE LASER- INDUCED BREAKDOWN SPECTROSCOPY (LIBS DENGAN METODE KONVENSIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H. S. Suyanto

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menganalisis unsur Pb hasil proses elektrolisis dengan metode alternatif laser-induced breakdown spectroscopy (LIBS dan metode konvensional. Elektrolisis menggunakan tembaga (Cu sebagai katoda dan karbon sebagai anoda. Unsur Pb yang terdeposisi pada katoda diirradiasi laser Nd-YAG (model CFR 200, 1064nm dan emisinya (Pb I 405.7 nm ditangkap spektrometer HR 2500++ yang kemudian ditampilkan dalam intensitas fungsi panjang gelombang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa energi laser, arus listrik dan waktu deposisi proses elektrolisis yang optimum untuk karakterisasi unsur Pb masing - masing adalah 100 mJ, 5,28 mA dan 15 menit. Aplikasi metode ini untuk analisis kuantitatif larutan Pb dengan membuat kurva kalibrasi dari kosentrasi 300 ppm sampai kosentrasi terendah yaitu 0,5 ppm, serta diperoleh deteksi limit sebesar 0,44 ppm. Sebagai perbandingan metode deteksi dengan LIBS ini telah dilakukan analisis dengan metode konvensional dengan menentukan selisih massa katoda sebelum dan sesudah elektrolisis dan diperoleh hasil yang sebanding.ABSTRACTThe aim of this research was to compare between a method of laser-induced breakdown spectroscopy (LIBS and the conventional one to analyse of Plumbum (Pb element resulted from electrolysis process. Electrolysis used copper (Cu and carbon (C as cathode and anode respectively. Plumbum element which was deposited on cathode was irradiated by Nd-YAG laser (model CFR 200, 1064nm and its emission intensity of neutral Pb I 405.7 nm in the plasma was captured by HR 2500++ spectrometer and displayed in a form of intensity as a function of wavelength. The experiment result showed that the optimum condition parameters of electrolysis: laser energy, electric current and electrolysis time duration were 100 mJ, 5.28 mA and 15 minutes respectively. An application of these conditions was done to make calibration curve of Pb element in liquid sample from 300 ppm to 0.5 ppm and resulted a limit of

  20. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MENIMBULKAN KECENDERUNGAN MINAT BELI KONSUMEN SARUNG (Studi Perilaku Konsumen Sarung di Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ujianto Ujianto

    2004-01-01

    dianalisis dengan menggunakan analisis faktor dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang dipertimbangkan oleh konsumen untuk membeli sarung adalah kualitas, referensi, merk dan warna serta kemasan, harga, diskon dan hadiah. Dari keseluruhan faktor tersebut kualitas dan referensi merupakan faktor yang paling dominan. Kata kunci: Minat beli, faktor yang dipertimbangkan, konsumen sarung.

  1. Analisis Konsistensi Perencanaan dan Penganggaran serta Implikasinya terhadap Capaian Target Kinerja pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Merangin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Namira Osrinda

    2017-03-01

    Full Text Available Abstract. This study aimed to analyze the consistency between planning and budgeting as well as the gains at SKPD. Because planning and budgeting at SKPD greatly contributed to the success of the planning and budgeting in the city. SKPD who becomes the object of study is Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Merangin. Assessment of consistency between the programs and activities carried out by using a document Matrik Konsolidasi Perencanaan dan Penganggaran (MKPP and cause inconsistent by analyzing the results of indepth interviews.    The analysis shows that the consistency between planning and budgeting documents at Bappeda Kabupaten Merangin been consistent. The highest consistency is documents RKA and DPA. The cause is not consistent is the Government’s strategic policy areas, political interest, fiscal capacity, lack of quality planning officials and the lack of commitment in maintaining the consistency of planning and budgeting. Analysis of performance achievements at Bappeda Kabupaten Merangin showed that in general the achievement of objectives, programs and activities in accordance with the target that has been set. Keywords : The Consistency of Planning and Budgetting, and The Achievement of Performance Targets Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsistensi antara perencanaan dan penganggaran serta capaian kinerja pada SKPD. Karena perencanaan dan penganggaran di SKPD sangat berkontribusi terhadap suksesnya perencanaan dan penganggaran di daerah. SKPD yang menjadi objek penelitian adalah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Merangin. Penilaian konsistensi antara program dan kegiatan dokumen dilakukan dengan menggunakan Matrik Konsolidasi Perencanaan dan Penganggaran (MKPP dan penyebab ketidak konsistenan dilakukan dengan menganalisis hasil wawancara mendalam. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsistensi antara dokumen perencanaan dan penganggaran pada Bappeda Kabupaten Merangin sudah konsisten

  2. ANALISIS FAKTOR–FAKTOR YANG DIPERTIMBANGKAN KONSUMEN KOSMETIKA DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK PEMUTIH WAJAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indarti - -

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK   Penelitian ini dilatar belakangi oleh keinginan wanita tampil lebih cantik dengan kulit yang putih dan bersih, sehingga muncul produk kosmetika pemutih wajah. Dengan munculnya banyak produk pemutih wajah ini maka konsumen dihadapkan pada berbagai faktor untuk pengambilan keputusan pembelian produk kosmetika pemutih wajah. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu: Tujuan pertama adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang menjadi pertimbangan konsumen dalam mengambil keputusan pembelian produk kosmetik pemutih wajah. Tujuan Kedua adalah untuk mengetahui pengaruh faktor kelas sosial, kelompok referensi, keluarga, sikap, motivasi, dan persepsi terhadap keputusan pembelian kosmetik pemutih wajah. Tujuan Ketiga adalah untuk mengetahui faktor dominan yang mempengaruhi konsumen dalam mengambil keputusan pembelian kosmetik pemutih wajah. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 02 Agustus 2002 sampai dengan 15 Oktober 2002. Responden yang diambil dari penelitian ini adalah mahasiswi yang sudah menggunakan produk kosmetik pemutih wajah sampai dengan saat ini. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik purposive sampling dan accidental sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisa Faktor dan Analisis Regresi Berganda. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini ada 18 variabel yaitu tingkat sosial, tingkat pendapatan, tingkat selera, pengalaman teman kampus, pengalaman tetangga, pengalaman sahabat karib, peran ibu, saudara kandung, famili, merek baru, merek sama, keamanan, trend atau mode, kepercayaan, kecantikan, kemasan, kualitas dan harga. Kesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah: 1 Terdapat 6 faktor yang dipertimbangkan oleh mahasiswi dalam memutuskan membeli kosmetik wajah. Keenam faktor yang dipertimbangkan adalah faktor keluarga dan sikap yang meliputi keamanan, merek baru, peran ibu dan saudara kandung;  faktor motivasi meliputi kemasan

  3. VALIDITAS GEJALA KLINIS SEBAGAI INDIKATOR UNTUK MEMPREDIKSI KASUS MALARIA DI INDONESIA (ANALISIS DATA RISKESDAS 2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hayani Anastasia

    2014-02-01

    Full Text Available AbstrakSalah satu upaya yang cukup efektif dalam surveilans malaria adalah melakukan screening (penapisan malaria untuk meningkatkan sistem kewaspadaan dini di kelompok masyarakat daerah endemis malaria. Hasil penapisan positif atau meragukan harus dirujuk ke dokter untuk penegakkan diagnosis dan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas gejala klinis sebagai indicator untuk memprediksi kasus malaria di Indonesia dengan menggunakan disain cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah semua responden yang diwawancarai, dilakukan pemeriksaan darah dengan Rapid Diagnostic Test (RDT. Validitas gejala klinis diukur dengan melakukan summary statistic untuk diagnostic test. Di wilayah endemis tinggi sensitivitas gejala klinis demam saja sebagai prediktor malaria hanya 26,9% (95% CI: 22-32,2 dan PPV 11,4% (95% CI: 9,2-13,9 dengan spesifisitas 96% (95% CI: 95,6-96,3. Sensitivitas, PPV, dan spesifisitas gejala demam saja di daerah endemis sedang secara berturut-turut adalah sebesar 26,1% (95% CI: 17,5-36,3, 5.0% (95% CI: 3,2-7,4, dan 96,9% (95% CI: 96,6-97,2. Di daerah endemis rendah sensitivitas demam sebagai alat diagnosa kasus malaria hanya sebesar 3,5% (95% CIH: 1,6-6,6 dengan PPV 1,1% (95% CI: 0,5-2,1 sedangkan spesifisitas 98% (95% CI: 97,8-98,1. Kombinasi gejala klinis demam, menggigil, sakit kepala, berkeringat, mual, dan muntah dalam analisis data Riskesdas menunjukkan sensitifitas yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan demam saja (36,4%. Sebaliknya PPV kombinasi gejala tersebut lebih rendah bila dibandingkan dengan PPV demam saja (3,8%. Gejala klinis malaria kurang valid untuk digunakan untuk mendeteksi kasus malaria baik pada daerah endemis tinggi, sedang, maupun rendah. Akan tetapi penggunaannya untuk daerah endemis tinggi masih dimungkinkan, seperti yang direkomendasikan oleh WHO terutama untuk anak-anak.Kata kunci: malaria, gejala klinis, validitas, sensitivitas, spesifisitasAbstractOne of the effective ways

  4. Nonlinear analysis of thermal stresses of a of first stage nozzle of a gas turbine at full load from the results of an analysis of conjugated heat transference; Analisis no lineal de esfuerzos termicos de una tobera de primera etapa de turbina de gas a plena carga a partir de resultados de un analisis de transferencia de calor conjugado

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Perez Hernandez, Efrain [Centro Nacional de Investigacion y Desarrollo Tecnologico (Cenidet), Cuernavaca, Morelos (Mexico); Mazur C, Zdzislaw; Garcia Illescas, R; Hernandez Rossette, Alejandro [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca, Morelos (Mexico)

    2007-11-15

    The gas turbines operate at extremely high temperatures, at high thermal and mechanical stresses, causing that the useful life of the involved components be reduced. In the present article the results realized by previous investigations of temperatures obtained from analysis of heat transfer and flow of fluids of the nozzle by means of the Star-CD program based on finite volumes is presented. Later, the NISA program of finite elements was used to realize the analysis of thermal stresses considering the material plasticity. The methodology employed to determine the material properties variable with the temperature of the super-alloy FSX-414 and the plasticity model used in the structural analysis in the finite element program. The result will be later used in the fatigue analysis for the useful life assessment. [Spanish] Las turbinas de gas operan a temperatura extremadamente altas, a elevados esfuerzos termicos y mecanicos, ocasionando que la vida de los componentes involucrados se reduzca. En el presente articulo se presentan los resultados realizados por previas investigaciones de temperaturas obtenidas a partir de analisis de transferencia de calor y flujo de fluidos de la tobera mediante el programa Star-CD basado en volumenes finitos. Posteriormente, se utilizo el programa NISA de elementos finitos para realizar el analisis de esfuerzos termicos considerando plasticidad del material. Se muestra la metodologia empleada para determinar las propiedades del material variables con la temperatura de la superaleacion FSX-414 y el modelo de plasticidad utilizado en el analisis estructural en el programa de elemento finito. Los resultados seran empleados posteriormente en el analisis de fatiga para la estimacion de vida util.

  5. Analisis Efektivitas Perangkat pada Program Desa Broadband Terpadu [Analysis of Device Effectiveness in Integrated Broadband Village Program

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hilarion Hamjen

    2016-12-01

    Full Text Available Pemerintah berkomitmen mendukung pertumbuhan e-commerce dan ekonomi digital di Indonesia untuk mencapai visi Indonesia 2020 sebagai negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara. Secara fundamental diperlukan dukungan konektivitas nasional dari tingkat pusat sampai ke tingkat lokal, salah satunya melalui program KPU/USO yaitu program DBT (Desa Broadband Terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas perangkat pada program DBT phase 1 dan keterkaitannya dengan konektivitas, dengan menggunakan metode analisis kepentingan kinerja dan uji statistik Chi square. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa efektivitas perangkat meliputi variabel kondisi, fungsi, pemeliharaan dan pemanfaatan rata-rata adalah 84,5 persen. Dengan nilai efektivitas tersebut diketahui bahwa keseluruhan variabel kondisi perangkat, fungsi dan pemanfaatannya tidak mempengaruhi konektivitas.  *****The Indonesian government has a strong commitment in supporting the growth of e-commerce and Digital Economy in Indonesia to attain Indonesia’s vision by 2020 as the largest digital economy nation in Southeast Asia. Fundamentally, the national connectivity supports from central level to local level are needed, where one of them comes from Integrated Broadband Village program. This research determines the effectiveness of devices in the DBT program and its correlation to the connectivity, by using importance-performance analysis method and Chi-square statistical test. It is known from the result that the effectiveness of devices, including condition, function, maintenance, and utilization variables, achieves 84.5 percent on average. The value shows that all mentioned variables have insignificant correlations to the connectivity.

  6. ANALISIS SENTIMENT PADA SOSIAL MEDIA TWITTER MENGGUNAKAN NAIVE BAYES CLASSIFIER TERHADAP KATA KUNCI “KURIKULUM 2013”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyarsa Singgih Pamungkas

    2015-11-01

    Full Text Available Twitter salah satu situs sosial media yang memungkinkan penggunanya untuk menulis tentang berbagai hal yang terjadi dalam sehari-hari. Banyak pengguna mentweet sebuah produk atau layanan yang mereka gunakan. Tweet tersebut dapat digunakan sebagai sumber data untuk menilai sentimen pada Twitter. Pengguna sering menggunakan singkatan kata dan ejaan kata yang salah, dimana dapat menyulitkan fitur yang diambil serta mengurangi ketepatan klasifikasi. Dalam penelitian ini menggunakan Twitter Search API untuk mengambil data dari twitter, penulis menerapkan proses n-gram karakter untuk seleksi fitur serta menggunakan algoritma Naive Bayes Classifier untuk mengklasifikasi sentimen secara otomatis. Penulis menggunakan 3300 data tweet tentang sentimen kepada kata kunci “kurikulum 2013”. Data tersebut diklasifikasi secara manual dan dibagi kedalam masing-masing 1000 data untuk sentimen positif, negatif dan netral. Untuk proses latih di gunakan 3000 data tweet dan 1000 tweet tiap kategori sentimentnya. Hasil penelitian ini menghasilkan sebuah sistem yang dapat mengklasifikasi sentimen secara otomatis dengan hasil pengujian 3000 data latih dan 100 tweet data ujicoba mencapai 91 %. Kata kunci : Twitter, Twitter Search API, sosial media, tweet, analisis sentimen, sentimen, N-gram, Naive Bayes Classifier.

  7. Development of a computer system for the thermodynamic analysis; Desarrollo de un sistema de computo para el analisis termodinamico

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Hernandez R, Aurelio; Romero S, Antonio; Gomez G, Herminia [Instituto Politecnico Nacional, Mexico, D.F. (Mexico)

    1996-02-01

    The objective of this paper is to explain the programs that are contained in a Thermodynamic Computer System. Students can use this Computer System to make complicated calculations that are required in Thermodynamic Analysis. One of this programs is used to obtain the expression of heat capacity of pure substances in terms of temperature, at constant pressure. A database of pure substances has been created which retrieves the thermodynamic properties (enthalpy, entropy and Gibbs free energy) in such a format that it is very easy to understand. The changes of state functions for chemical reactions can also be calculated. Another program is used to estimate the equilibrium conditions in multicomponent and multiphase systems. [Spanish] En el presente trabajo se muestran los programas de computo que conforman un Sistema de Analisis Termodinamico desarrollado con el fin de facilitar los calculos y la comprension de algunos principios de la Termodinamica. Este sistema permite obtener la funcionalidad de la capacidad calorifica con la temperatura de sustancias puras, a presion constante; obtener de manera rapida y concisa las propiedades termodinamicas (entalpia, entropia y energia libre de Gibbs) de elementos y compuestos puros almacenados en una base de datos; determinar los cambios en las funciones de estado de reacciones quimicas entre sustancias puras; determinar el equilibrio en sistemas multicomponentes y multifasicos. Se indican los alcances de este grupo de programas de computo asi como su aplicacion a procesos practicos.

  8. Analisi termica per la valutazione del comportamento a fatica di provini soggetti a successive serie di carichi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Giacomo Risitano

    2010-04-01

    Full Text Available Partendo dalla osservazione che provini precedentemente danneggiati hanno un limite di fatica differente (vedi Miner viene esaminato il comportamento di un acciaio soggetto a serie di carichi affaticanti al fine di verificare la conseguente risposta termica. L’esame, mediante analisi termica, delle prove di fatica su provini di acciaio C40 danneggiati a diverso grado, da interessanti indicazioni sul ruolo dei carichi applicati in relazione alla possibilità di produrre danno nel materiale. Viene messo in evidenza come la temperatura, conseguenza dell’energia consumata dal provino, possa essere elemento indicativo dello stato del materiale. Vengono riportate le curve di fatica e le curve di temperatura di provini lisci sottoposti a storie di carico diverse. Da esse si può evincere che mentre è valida la legge di linearità del danno, la curva definita secondo la regola del Miner-Manson, che tiene solo conto del numero di volte in cui la tensione supera il limite di fatica del materiale (provini lisci, invece, non sempre rispecchia il reale stato di danno. Questo specialmente quando si è in presenza di carichi prossimi al limite di fatica che, per la sequenza dell’applicazione, possono diventare carichi affaticanti.

  9. ANALISIS EKONOMI TERHADAP PASAL-PASAL HUKUM PERSAINGAN USAHA DALAM UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1999

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murni Murni

    2014-04-01

    Full Text Available Abstract Economic analysis of the law is to see aspects of efficiency in an effort to minimize cost of operations(rules that the law has been prepared in order to prevent the high cost and inefficient. As the lawgoverning economic matters Competition Act requires the help of other sciences to interpret the meaningof unlawful use of rule of law principle of rule of reason in the Competition Act is an evidentiary processthat requires the help of non-legal factors (non-legal factors such as economics. Key words: economic, bussines competition, monopoly practices Abstrak Analisis ekonomi atas hukum adalah melihat aspek efisiensi dalam upaya meminimalisasi cost terhadapberoperasinya (aturan hukum yang telah disusun agar tidak menimbulkan ekonomi biaya tinggi dantidak efisien. Tulisan ini hendak membahas mengenai relevansi penggunaan pendekatan ekonomiterhadap praktik Hukum Persaingan Usaha Sebagai Undang-undang yang mengatur masalah ekonomiUndang-undang Persaingan Usaha memerlukan bantuan ilmu-ilmu lain diluar hukum untuk menginterpretasikanmakna aturan hukum Penggunaan prinsip rule of reason dalam Undang-undang PersainganUsaha merupakan proses pembuktian yang membutuhkan bantuan faktor nonhukum (non legal factorseperti ilmu ekonomi. Kata kunci: ekonomi, persaingan usaha, praktek monopoli

  10. Circolazione troposferica e stratosferica media mensile e stagionale per l'analisi co .... ente della circolazione dell' alta stratosfera

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. MONTALTO

    1962-06-01

    Full Text Available La scarsità di dati a livelli superiori a 100 mb rende finora praticamenteimpossibile l'analisi sinottica della circolazione nell'alta stratosfera,a meno di sostituire i dati mancanti con altri estrapolati. Lo studio preliminaredelle circolazioni mensili e stagionali nella troposfera, nella bassa emedia stratosfera e nell'alta stratosfera ha rivelato che esse sono in certomodo interdipendenti. Ciò è posto qualitativamente in evidenza, ad esempio,dalla corrispondenza dei cunei e delle saceature delle configurazionibariclie dell'alta stratosfera con le aree oceaniche e continentali dell'EmisferoNord. Considerandole correnti a getto come sintesi delle grandi perturbazionidell'alta troposfera atte ad influire sulla struttura e circolazionedell'alta stratosfera, le conclusioni precedenti mi hanno indotto a programmareuna classificazione della struttura e della circolazione osservate, suciascuna delle stazioni aerologiche Mediterranee, in relazione alla loro posizionerispetto alle correnti a getto, onde reperire sperimentalmente le formuleche consentano una logica estrapolazione delle osservazioni correnti ai livellidesiderati.

  11. ANALISIS SWOT DALAM PENENTUAN STRATEGI PEMASARAN PRODUK PEMBIAYAAN PADA PT. PANIN BANK SYARIAH, TBK. KANTOR CABANG MALANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fani Firmansyah

    2014-07-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini PT Panin Bank Syariah, Tbk. (PBS perlu menetapkan strategi-strategi yang tepat agar kehadirannya dapat memperoleh respon positif dari masyarakat dan produk serta jasa yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan dan keinginan masyarakat. Penelitian ini akan dilakukan di PT. Panin Bank Syariah, Tbk. Kantor Cabang Malang yang terletak di Jl Mgr Sugiopranoto No 7 kota Malang Provinsi Jawa Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Dari hasil matriks SWOT dapat diambil beberapa strategi yang sesuai dengan keadaan PT Panin Bank Syariah, Tbk. Kantor Cabang Malang bedasarkan beberapa hal yaitu : Segmentasi, Targeting, Positioning, Marketing Mix. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti, maka kesimpulan dari hasil penelitian ini yaitu: (a Strategi pemasaran khususnya pemasaran produk pembiayaan yangditerapkan oleh PT. Panin Bank Syariah, Tbk. Kantor Cabang Malang meliputi beberapa strategi, yakni strategi jemput bola, referal, membangun jaringan, memberikan servise excellent, dan memberikan fasilitas yang memuaskan untuk meningkatkan kepercayaan dan kepuasan nasabah, sehingga nasabah yang ada tidak akan lari dari bank. (b Hasil analisis SWOT menyebutkan bahwa PT. Panin Bank Syariah, Tbk. Kantor Cabang Malang sudah bisa bersaing di pasar persaingan yang kompetitif yang ada di wilayah Malang.  

  12. Analisis Tampilan Visual Game Super Mario Bros Dalam Kajian Persepsi Visual Sebagai Dasar Pengembangan Konsep Visual Game

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khamadi Khamadi

    2015-08-01

    Full Text Available Pada perancangan sebuah game selain memiliki konsep yang berupa gameplay yang kuat dan menarik, harus memperhatikan aspek visual yang diwujudkan dalam desain interface game sebagai media interaksi dengan user. Aspek visual begitu penting untuk menarik minat dari user dan juga untuk memperlihatkan pesan pertama kali kepada user. Dengan visual yang baik, user akan menangkap pesan game dengan mudah dan akan memahami gameplay permainan lebih cepat. Visual yang baik tidak harus dengan gambar yang rumit tetapi bisa dengan gambar yang sederhana yang disusun dengan komposisi yang baik dan desain tata letak yang mudah dipahami oleh user. Dengan menganalisis game Super Mario Bros yang telah terbukti disukai banyak orang meskipun tampilan visual dan gameplaynya sederhana. Maka penelitian ini berusaha mengkaji visual game Super Mario Bros versi 2 Dimensi (2D dan 3 Dimensi (3D berdasarkan teori persepsi visual untuk mendapatkan rumusan visual game yang disukai oleh user (pemain game. Kemudian dengan metode komparasi dari kajian tersebut dibuat analisis perancangan tampilan visual game yang baik meliputi aspek gambar/objek, view, komposisi, dan desain tata letak/layout yang berguna sebagai dasar pengembangan visual game selanjutnya. Kata Kunci: Game, Persepsi, Super Mario Bros, Visual

  13. Analisis Pengaruh Penggunaan Game Edukasi pada Penguasaan Kosakata Bahasa Asing dengan Studi Kasus Game Edukasi Bahasa Arab

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Shulhan Khairy

    2016-12-01

    Full Text Available Pemanfaatan game saat ini telah merambah ke ranah edukasi, ditambah dengan berkembangnya teknologi saat ini, maka hal tersebut dapat dimanfaatkan untuk kepentingan edukasi. Pada penelitian ini akan dilakukan analisis pengaruh game edukasi pada kemampuan dalam menguasai kosakata bahasa asing, dengan studi kasus bahasa Arab. Game edukasi tersebut menggunakan perangkat bergerak dan salah satunya menggunakan teknologi realitas virtual dengan kakas Google Cardboard. Game edukasi diujikan pada pengguna berusia 10-15 tahun dan dibagi menjadi dua kelompok, berdasarkan teknologi yang digunakan dan genre game. Pengguna melakukan pre-test dan post-test  untuk mengukur kemampuan mereka sebelum dan sesudah mengujikan game. Hasil pengujian tersebut dianalisis dengan metode uji hipotesis ANOVA. Dari kedua kelompok tersebut didapatkan kesimpulan bahwa perbedaan teknologi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan pengguna. Begitu pula pada kelompok kedua, didapatkan kesimpulan bahwa faktor jenis game, faktor jenis kelamin pengguna, dan hubungan kedua faktor tersebut tidak berpengaruh secara signifikan terhadap perubahan kemampuan pengguna dalam menguasai perbendaharaan kosakata bahasa Arab.

  14. ANALISIS PENYEBAB KEMATIAN DAN TANTANGAN YANG DIHADAPI PENDUDUK LANJUT USIA DI INDONESIA MENURUT RISET KESEHATAN DASAR 2007

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarimawar Djaja

    2013-05-01

    Full Text Available Latar Belakang: Penduduk lansia di Indonesia terus bertambah kira-kira 3 jutaan setiap 10 tahun, pada tahun 2010 tercatat18 juta, merupakan 7,59 persen dari total penduduk. Analisis penyebab kematian pada lansia dari Riset Kesehatan Dasar2007 diharapkan memberi gambaran penyebab kematian usia 55 tahun ke atas dan tantangan yang dihadapi di Indonesia.Metode: Riskesdas 2007 menggunakan metode potong lintang untuk peristiwa kematian dalam kurun waktu satu tahun dirumah tangga terpilih. Sampel berasal dari sampel Kor dan Modul yang mencakup 258.366 RT, diperoleh secara ProbabilityProportional to Size (PPS. Data penyebab kematian dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dengan teknik autopsi verbal dan diklasifi kasi berdasarkan ICD-10. Hasil: Penyebab kematian tertinggi adalah penyakit sistem sirkulasi, diikuti dengan infeksi, sistem pernapasan, pencernaan, otot rangka, endokrin, neoplasma, kecelakaan/cedera. Kematian akibat penyakit sistem sirkulasi dan endokrin di perkotaan lebih besar dibandingkan di pedesaan, sedangkan kematian akibat penyakit infeksi, sistem pernapasan, pencernaan lebih besar di pedesaan dibandingkan di perkotaan. Jenis penyakit infeksi adalah TB, diare, hepatitis virus, malaria. Jenis penyakit sistem sirkulasi adalah stroke, hipertensive heart disease dan ischaemic heart diseases. Neoplasma yang tercatat adalah kanker payudara, pencernaan, lymphoid, pharynx, paru-paru, otak, tiroid, sistem saraf. Proporsi terbesar penyakit sistem pernapasan adalah bronkhitis, asma, emfi sema. Saran: Kementerian Kesehatan harus melaksanakan segala upaya untuk meningkatkan status kesehatan semua umur, pemeliharaan kesehatan serta kesejahteraan lansia denganmewujudkan jaminan sosial bagi lansia.

  15. ANALISIS PENGARUH KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN PENDEKATAN KANSEI ENGINEERING PERUSAHAAN XYZ (Analysis of Job Satisfaction and Its Influence to the Worker Performance Using Kansei Engineering of XYZ Company

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Riza Ovita Risqi

    2015-05-01

    karyawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan Perusahaan XYZ. Beban kerja dipengaruhi oleh lingkungan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan Kansei Engineering. Kansei Engineering merupakan metode yang digunakan untuk mengolah nilai Kansei sebagai input menjadi atribut sistem kerja baru sebagai outputnya. Selain itu metode ini juga digunakan untuk mengetahui gap antara respon verbal dan non-verbal. Nilai Kansei diperoleh melalui wawancara yang disertai dengan pemutaran video sebagai sumber imajinasi karyawan. Hasil dari kuesioner kepuasan dan pengukuran beban kerja kemudian dianalisis menggunakan regresi berganda dengan hasil kuesioner kinerja. Input dari penelitian adalah faktor kepuasan kerja dan beban kerja, sedangkan output adalah kinerja karyawan. Hasil penelitian diperoleh nilai r square yaitu diketahui bahwa nilai korelasi model regresi linier berganda ini adalah sebesar 77,5%, sedangkan adjusted r square sebesar 44,1% menunjukkan bahwa kinerja karyawan variabel Y dapat dijelaskan oleh variabel X yang meliputi faktor fisiologis, keselamatan dan keamanan, sosial, penghargaan, aktualisasi diri, dan beban kerja sebesar 44,1%. Persentase sisanya sebesar 55,9% dijelaskan oleh variabel lainnya. Kata kunci: Kepuasan kerja, kinerja karyawan, Kansei Engineering, Kansei word

  16. Environmental analysis applied to schools. Methodologies for data acquisition; Analisi ambientale iniziale per gli istituti d'istruzione. Metodologia per l'acquisizione dei dati

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Andriola, L.; Ceccacci, R. [ENEA, Div. Caratterizzazione dell' Ambiente e del Territorio, Centro Ricerche Casaccia, Rome (Italy)

    2001-07-01

    The environment analysis is the basis of environmental management for organizations and it is considered as the first step in EMAS. It allows to identify, deal with the issues and have a clear knowledge on environmental performances of organizations. Schools can be included in the organizations. Nevertheless, the complexity of environmental issues and applicable regulations makes very difficult for a school, that wants to implement an environmental management system (EMAS, ISO 14001, etc.), to face this first step. So, it has been defined an instrument, that is easy but complete and coherent with reference standard, to let schools choose their process for elaborating the initial environmental revue. This instrument consists, essentially, in cards that, if completed, facilitate the drafting of the environmental analysis report. [Italian] L'analisi ambientale iniziale costituisce il presupposto di qualsiasi azione di gestione ambientale da parte di un'organizzazione ed e' esplicitamente prevista, come prima tappa, in EMAS. Essa consente infatti di individuare ed approfondire le problematiche ambientali e di fotografare, per mezzo di riferimenti oggettivi, le prestazioni ambientali di un'organizzazione, e quindi anche di una scuola, in modo da poter stabilire e controllare nel tempo gli obiettivi di miglioramento. Tuttavia la complessita' delle problematiche ambientali e delle relative normative di riferimento rende estremamente difficoltoso, per un istituto scolastico che intenda intraprendere un percorso di gestione ambientale comunque finalizzato (EMAS, ISO 14001, Comunicazione ambientale, ecc.) compiere questo passo iniziale. E' stato pertanto realizzato uno strumento semplificato, ma comunque completo e coerente con gli standard di riferimento, per consentire alle scuole di effettuare il percorso di elaborazione di un'analisi ambientale iniziale. Lo strumento consiste essenzialmente in schede che, una volta compilate

  17. Numerical-experimental analysis of a rin AISI{sub 7}Mg Alloy; Analisis numerico experimental de un rin de aleacion AISi{sub 7}Mg

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sauceda Mesa, Israel; Mata Lucero, Omar; Tirado Delgado, Luis; Ocampo Diaz, Juan de Dios [Universidad Autonoma de Baja California, Mexicali, Baja California (Mexico)

    2005-10-15

    The present work shows the results obtained from an investigation mode on the behaviour of a rin of alloy AISi{sub 7}Mg, which is used in compact Volkswagen's cars. Due to two kind of analysis were realized, firstly an experimental and numerical analysis was done, using a special machine for test the flexionante torque and material fatigue, besides was used an equipment of laser to scanner zone with strength concentrations and the maximum displacement amplitudes. The second analysis was done with the finite element technique, using the software ANSYS and CATIA. The difference between life fatigue cycles obtained from the two analyses was 0.6%. While the time optimize by MEF, was of 85% less than experimental analysis. [Spanish] En el presente trabajo se hicieron investigaciones del comportamiento de un rin de aleacion AISi{sub 7}Mg, el cual es usado en automoviles compactos de volkswagen (VW). Para esto, se realizo analisis experimental y numerico. En el primero se utilizo una maquina para prueba de fatiga de momento flexionante, un equipo de medicion de laser escaner donde se detectaron las zonas de concentraciones de esfuerzos y la maxima amplitud de desplazamiento en el rin. Mientras que en el segundo se obtuvieron los esfuerzos que ocasionaban la fatiga por el elemento finito, utilizando los paquetes de computo Ansys y Catia. La diferencia de los ciclos de vida de fatiga obtenidos entre ambos analisis fue del 0.6%. Mientras que el tiempo que se optimizo por el MEF, fue de un 85% menos que el analisis experimental.

  18. ANALISIS TATA KELOLA OPTIMALISASI SUMBER DAYA SISTEM INFORMASI MANAJEMEN JEMBATAN TIMBANG (EDM04 BERDASARKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 PADA DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA PROVINSI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yudistira Dian Hastiti

    2016-06-01

    Full Text Available Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo Provinsi Jawa tengah sebagai perumus dan pelaksana kebijakan teknis, fasilitator, dan evaluator terkait penyelengaraan kegiatan penimbangan kendaraan bermotor melalui 16 jembatan timbang yang tersebar di wilayah provinsi jawa tengah telah mengimplementasikan sebuah system yang dipergunakan untuk kemudahan dalam menimbang kendaraan dengan mendata setiap kendaraan pada suatu system yang disebut Sistem Informasi Manajemen Jembatan Timbang (SIM JT. Masalah yang ditemukan saat ini yaitu, melihat padatnya antrian panjang kendaraan yang akan ditimbang disebabkan karena SIM JT yang belum memiliki database identitas kendaraan dan tidak dapat terpantau secara real time yang terjadi saat local server dalam keadaan down. Berdasarkan hal tersebut Dinhubkominfo berupaya mengoptimalkan kinerja SIM JT baik dari segi sumber daya manajemen manusia, TI, serta keuangan untuk meminimalkan kesalahan serta meningkatkan efektifitas pelayanan. Dari hasil studi dokumen, wawancara, dan kuesioner  berdasarkan COBIT 5 menghasilkan tingkat kapabilitas tata kelola proses optimalisasi sumer daya (EDM04 pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Tengah saat ini berada di level 3 dengan status pencapaian Largely Achieved sebesar 80,18% setara dengan 3,80 dimana level 0, 1, dan 2 mencapai status Fully Achieved. Hal ini menunjukan telah mengelola dengan baik proses optimalisasi sumber daya dan diimplementasikan untuk mendukung pengerjaan proses standar dan efektif. Untuk mencapai tingkat target, Dinhubkominfo dapat melakukan strategi perbaikan dengan memperhatikan secara bertahap dari proses atribut level 1 sampai 4 Kata Kunci: Analisis Tata Kelola TI, COBIT 5, Sistem Informasi Manajemen Jembatan Timbang, Analisis Tingkat Kapabilitas, Analisis Kesenjangan.

  19. Analisis Integritas Struktur Kaki Jack-up yang Mengalami Retak dengan Pendekatan Ultimate Strength; Studi Kasus Jack-up Maleo MOPU (Mobile Offshore Production Unit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alit Winiscoyo

    2013-03-01

    Full Text Available Jack-up adalah suatu struktur bangunan lepas pantai yang terdiri dari lambung (hull, kaki (legs, dan suatu sistem jacking sehingga memungkinkan untuk dipindahkan dari satu lokasi ke lokasi yang lain. Pada penelitian ini akan dilakukan studi kasus struktur Maleo MOPU (Mobile Offshore Production Unit yang dioperasikan oleh SANTOS (Madura Pty.Ltd. yang beroperasi di Selat Madura blok Maleo dengan kedalaman perairan di lokasi ini adalah 57 m terhadap MSL (Mean Sea Level. Studi kasus ini dilakukan karena ditemukan indikator retak lelah/damage pada sambungan antara kaki jack-up dan mudmat. Analisis ultimate strength akan dilakukan untuk mengetahui integritas struktur terhadap beban maksimal . Variasi dead load, live load dan environmental load menjadi tahapan penting dalam analisa ini untuk mengetahui tingkat integritas struktur. Dengan pengaruh variasi beban (dead load dan live load terhadap struktur untuk tiap-tiap kasus didapatkan nilai unity check (UC yang dari semua kasus dikategorikan aman karena tidak ada nilai UC yang melebihi 1,3 (API RP 2A WSD. Dari semua analisis yang dilakukan dead load lebih berpengaruh dibandingkan dengan live load. Dari analisis pushover yang telah dilakukan pada jack-up Maleo MOPU yang dimitigasi dengan menambahkan brace dan menambahkan ketebalan dihasilkan nilai Reserve Strength Ratio (RSR terkecil pada arah pembebanan 2700 dengan nilai 6,5 pada Brace Clamp case dan terbesar dengan nilai 18,3 pada X-Bracing case. Nilai RSR tersebut masih memenuhi syarat yang telah ditetapkan API RP 2A berupa nilai RSR minimal untuk platform berpenghuni adalah 1,6.  

  20. PENGARUH ANALISIS RASIO KEUANGAN TERHADAP KEBIJAKAN DEVIDEN (Studi Empiris pada Perusahaan Real Estate dan Property yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwin Siswantini

    2015-01-01

    Full Text Available The purpose of this study was to analyze the effect of financial ratios to dividend policy. Research conducted on the real estate and property companies listed in Indonesia Stock Exchange. Sampling was conducted using purposive sampling and determined 47 companies in the sample. The data used was the data of 2009 to 2011. The analytical method was used multiple linear regression analysis. Based on the analysis it can be concluded that the return on investment, debt to total assets, and earnings per share significantly influence the dividend payout ratio in real estate and property companies in Indonesia Stock Exchange. The total asset turnover found no effect on the dividend payout ratio. The implication of this research is to increase the dividend payout ratio, real estate and property companies in Indonesia Stock Exchange should pay more attention to return on investment, debt to total assets and earnings per share. To maximaze corporate profit, Real estate and property companies in Indonesia Stock Exchange should be more efficiency using its asset. Artikel ini menganalisis pengaruh rasio keuangan terhadap kebijakan deviden dan merupakan hasil penelitian yang telah dilakukan terhadap perusahaan real estate dan properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penarikan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan ditentukan 47 perusahaan sebagai sampel. Data yang digunakan adalah data tahun 2009 sampai dengan tahun 2011. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa Return on investment, Debt to total assets, dan Earning per share berpengaruh signifikan terhadap dividend payout ratio pada perusahaan real estate dan properti di Bursa Efek Indonesia. Total asset turnover ditemukan tidak berpengaruh terhadap dividend payout ratio. Implikasi dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan dividend payout ratio, perusahaan real estate dan property di Bursa Efek

  1. EVOLUZIONE DELLA FASCIA COSTIERA JONICA FRA I FIUMI BRADANO E BASENTO ATTRAVERSO L'ANALISI DI CARTOGRAFIA E ORTO IMMAGINI STORICHE E RECENTI

    OpenAIRE

    2010-01-01

    La dinamica costiera jonica fra i fiumi Basento e di Bradano è un processo geomorfologico complesso, che prende in considerazione l'erosione, la sedimentazione, le attività umane, le mareggiate ed altri fattori. L'uso e l'analisi di cartografie e di immagini storiche e recenti può essere considerata un'operazione importante per il controllo e la valutazione del litorale costiero. Questo lavoro presenta cartografie e dati che illustrano la dinamica costiera di questa zona dal 18...

  2. An assessment of econometric models applied to fossil fuel power generation; Un'analisi critica dell'applicazione dei modelli econometrici alla generazione termoelettrica

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Gracceva, F.; Quercioli, R. [ENEA, Funzione Centrale Studi, Centro Ricerche Casaccia, Rome (Italy)

    2001-07-01

    The main purpose of this report is to provide a general view of those studies, in which the econometric approach is applied to the selection of fuel in fossil fired power generation, focusing the attention to the key role played by the fuel prices. The report consists of a methodological analysis and a survey of the studies available in literature. The methodological analysis allows to assess the adequateness of the econometric approach, in the electrical power utilities policy. With this purpose, the fundamentals of microeconomics, which are the basis of the econometric models, are pointed out and discussed, and then the hypotheses, which are needed to be assumed for complying the economic theory, are verified in their actual implementation in the power generation sector. The survey of the available studies provides a detailed description of the Translog and Logit models, and the results achieved with their application. From these results, the estimated models show to fit the data with good approximation, a certain degree of interfuel substitution and a meaningful reaction to prices on demand side. [Italian] In questo rapporto viene tracciato un quadro generale degli studi che utilizzano modelli econometrici per analizzare la scelta dei combustibili nella termogenerazione, con particoalre attenzione al ruolo svolto dal prezzo dei combustibili. La trattazione si compone di un'analisi di tipo metodologico e di una rassegna della letteratura. L'analisi metodologica consente di valutare l'adeguatezza dell'approccio econometrico nell'analisi del comportamento delle imprese di generazione elettrica. A tal fine vengono esplicitati e discussi i fondamenti microeconomici su cui poggiano i modelli econometrici, e viene verificata la sussistenza, nel settore termoelettrico, delle ipotesi che e' necessario assumere per soddisfare la teoria economica. La rassegna fornisce invece una descrizione dei modelli translog e logit lineare, ed un'analisi

  3. ANALISIS PENGGUNAAN METODE ALTMAN Z-SCORE DAN METODE SPRINGATE UNTUK MENGETAHUI POTENSI TERJADINYA FINANCIAL DISTRESS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SEKTOR INDUSTRI DASAR DAN KIMIA SUB SEKTOR SEMEN PERIODE 2009-2013

    OpenAIRE

    BURHANUDDIN, RIZKY AMALIA

    2015-01-01

    2015 Analisis Penggunaan Metode Altman Z-Score Dan Metode Springate Untuk Mengetahui Potensi Terjadinya Financial Distress Pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Dasar Dan Kimia Sub Sektor Semen Di Indonesia Periode 2009-2013 Rizky Amalia Burhanuddin Musran Munizu Nur Alamzah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah kinerja keuangan Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Dasar dan Kimia sub sektor semen. de...

  4. Analisi qualitativa, analisi comprendente e analisi semiotica: quale collegamento?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Martine Arino

    2002-12-01

    Full Text Available L'origine del postulato dell'interpretazione soggettiva nelle scienze sociali la ritroviamo in questa espressione, "io non posso comprendere un oggetto culturale senza riferirmi all'attività umana che lo ha prodotto. Schutz ha avviato un percorso esplorativo della fenomenologia verso l'etnometodologia. L'etnometodologia è d'altronde qualificata come "sociologia interpretativa" e questo la paragona istantaneamente alla semiotica di Charles Sanders Peirce, poiché la semiotica si indirizza verso colui che interpreta, l'interpretazione.

  5. Gambaran Konsumsi Sayur dan Buah Penduduk Indonesia dalam Konteks Gizi Seimbang: Analisis Lanjut Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI 2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermina Hermina

    2016-12-01

    Full Text Available Abstract Fruits and vegetables consumption was required by human body as sources of vitamins, minerals and fibers in achieving a healthy and nutritious balanced diet. The objective of the analysis is to obtain proportion and the average of fruits and vegetables consumed by Indonesian population at the age group, both in urban and rural areas from the 2014 Individual Food Consumption Survey The analysis showed that almost all Indonesion population consume vegetables (94.8% but only a few of them that consume fruits (33.2%. Average vegetables consumption was 70.0g/person/day and fruit consumption was 38.8 grams/grams/person/day. Total consumption of vegetables and fruits were 108.8g/person/day. When they were compared to the recommended adequacy under the guidelines of balanced nutrition, fruits and vegetables consumption were still low. A total of 97.1% of the population did not consume enough vegetables and fruits. When it was compared to the age group, teenagers were the highest age groups who consumed less fruit and vegetables (98.4%. The study concludes that the average consumption of vegetables and fruits of the Indonesian population was still low, in the context of balanced nutrition by age group, both in urban and rural areas, and the lowest was teenagers. Key words : fruits and vegetables, consumption, balanced nutrition, Indonesian population AbstrakKonsumsi sayur dan buah diperlukan tubuh sebagai sumber vitamin, mineral dan serat dalam mencapai pola makan sehat dengan gizi seimbang untuk kesehatan yang optimal. Tujuan analisis lanjut untuk mendapatkan informasi proporsi dan rerata jumlah sayur dan buah yang dikonsumsi penduduk menurut kelompok umur, baik di perkotaan maupun di perdesaan dalam konteks gizi seimbang. Data yang dianalisis merupakan hasil Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI 2014. Pengumpulan data dilakukan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Data konsumsi dikumpulkan dengan metode recall 1x24 jam, dilakukan

  6. ANALISIS POTENSI PENERIMAAN KUALITAS ALUMNI PROGRAM STUDI EKONOMI SYARI’AH STAIN KUDUS DITINJAU DARI PERSPEKTIF STAKEHOLDER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ekawati Rahayu Ningsih

    2015-03-01

    kebutuhan stakeholder terhadap penerimaan kualitas alumni. Dan ketiga, untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menjadi pendukung dan penghambat penyerapan alumni Ekonomi Syari’ah Jurusan Syari’ah STAIN Kudus di dunia kerja. Teori yang dikembangkan sebagai dasar analisis adalah teori piramida motivasi dan kebutuhan dari Abraham Maslow. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, hasil analisis dan pembahasan dari penelitian ini adalah:Pertama, potensi penerimaan lulusan Ekonomi Syari’ah di dunia kerja, terutama di lingkungan perbankan syari’ah dan lembaga keuangan syari’ah masih sangat besar dan potensial seiring dengan semakin berkembang pesatnya pertumbuhan jumlah perbankan syari’ah dan lembaga keuangan syari’ah di Indonesia. Kedua, motivasi dan kebutuhan stakeholder terhadap penerimaan alumni Ekonomi Syari’ah STAIN Kudus adalah karena STAIN Kudus merupakan satu-satunya perguruan tinggi agama negeri di sekitar wilayah Pantura yang memiliki Program Studi Ekonomi Syari’ah dan mudah diakses. Selain itu, untuk menjalin hubungan yang lebih bersifat sinergis dengan STAIN Kudus, maka baik perbankan syari’ah maupun lembaga keuangan syari’ah bersedia menerima alumni Program Studi Ekonomi Syari’ah sebagai karyawan, tentunya dengan berbagai kriteria yang telah ditetapkan dalam persyaratan kerja. Kata Kunci: Potensi, Penerimaan Kualitas, Alumni, Ekonomi Syari’ah, Stakeholder.

  7. PENDIDIKAN AKHLAK MUSLIMAT MELALUISYA’IR : ANALISIS GENDER ATAS AJARAN SYI’IR MUSLIMAT KARYA NYAI WANIFAH KUDUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Said

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini difokuskan pada tiga hal: (1 Apakah karakteristik lingkup isi Syi’ir Muslimat?, (2 Bagai-manakah kondisi sosial budaya pada saat naskah ditulis oleh penulis?, (3 Apa nilai-nilai pendidikan moral bagi perempuan Muslim di isi Syi’ir Muslimat dalam perspektif gender?. Penelitian ini menggunakan pendekatan filologi dengan meningkatkan penggunaan analisis gender. Hasil dari penelitian ini adalah: Pertama, Syi’ir Muslimat ditulis oleh Nyai Wanifah, seorang wanita yang hidup pada zaman kolonial Belanda dipesantren tradisi di Kudus, Jawa Tengah. Kedua, beberapa nilai pendidikan moral di Syi’ir Muslimatantara lain: (1 Pentingnya pendidikan moral, (2 Bahaya perempuan bodoh; (3 Pentingnya belajar bagi perempuan di usia dini, (4 Etika menghias diri; (5 Bahaya materialisme, (6 Etika hubungan keluarga; (7 Dari rumah untuk mencapai surga; (8 Berhati-hatilah dengan tipu iblis; (9 Hindari perzinahan; (10 yang penting dari penutupan aurot; (11 yang ditujukan kepada orang tua. Ketiga, meskipun ada beberapa senyawa yang bias gender dalam Syi’ir Muslimat misalnya: (a Ada penjelasan yang menunjukkan bahwa perempuan lebih rendah dibandingkan laki-laki dalam derajat, (2 Pernyataan bahwa wanita bicara dibandingkan laki-laki, (3 wanita hanya cocok di wilayah domestik; Namun secara umum nasihat di syi’ir masih sangat relafen dalam konteks sekarang, terutama untuk memberikan solusi alternatif dalam merespon krisis moral bangsa terutama pada wanita generasi muda. Kata kunci: Syi’ir Muslimat, Pendidikan Karakter, Analisis Gender. This study focused on three things: (1 What is the characteristics of the scope of contents of Syi’ir Muslimat?, (2 What is the socio-cultural conditions at the time the manuscript was written by the author?, (3 What are the moral education values for Muslim women in the content of Syi’ir Muslimat in the perspective of gender?. This research uses a philological approach with enhanced use of gender analysis. The

  8. LA LINGUA ITALIANA PARLATA E SCRITTA DAGLI STUDENTI USBECHI: ANALISI DI POSSIBILI INTERFERENZE DELLA LORO LINGUA MADRE.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Antonietta Gobbis

    2011-07-01

    Full Text Available In questo breve saggio ci proponiamo di illustrare le peculiarità dell’italiano parlato in Uzbekistan dagli studenti dell’Università delle Lingue Mondiali di Tashkent, dove chi scrive presta servizio come Lettore ministeriale dal gennaio del 2008. Dalle nostre osservazioni si evince come  la L1 e la prima lingua straniera studiata a scuola, l’inglese, possono interferire durante il processo di apprendimento della lingua italiana. I due gruppi linguistici più consistenti all’interno dei corsi di italiano della scrivente sono rappresentati dagli usbechi e dai russi e per questo motivo l’analisi sarà limitata ad essi. Il nostro non vuole essere un mero studio comparativo delle lingue usbeca, russa e italiana ma intende evidenziare le maggiori difficoltà linguistiche che incontrano gli studenti di italiano in Uzbekistan, in particolare nelle prime fasi dell’interlingua, e suggerire alcune strategie per superarle.     Spoken and written italian by uzbek students: an analysis of possible interferences from their native language   The following brief essay discusses Italian usage by students of the Uzbek State University of World Languages, where the author has been working as Lecturer for the Italian Foreign Office since January 2008. The thesis of this article is that the students’ native language and the first foreign language studied at school, English, interfere with the process of learning Italian. The two largest language groups in the author’s classes are Uzbek und Russian and the analysis is restricted to interference problems from them. It is not an exhaustive comparative study of Uzbek, Russian and Italian, but investigates the main difficulties that Italian learners in Uzbekistan have and suggests some ways to overcome them.

  9. METODE ANALISIS KUANTITATIF RASIONALISTIK DALAM MENENTUKAN KARAKTERISTIK RUANG UNTUK ARAHAN RANCANGAN KAWASAN URBAN (Studi Kasus Jl. Kemasan, Kotagede

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Poerwadi Poerwadi

    2008-01-01

    dilakukan secara digital dengan program komputer JMP dan pixelate Adobe Photoshop. Hasil analisis merupakan temuan karakteristik di Jl. Kemasan, terhadap outline, irama bukaan bangunan dan kualitas ruang jalan yang dapat dimanfaatkan untuk menyusun arahan rancangan kawasan. Kata kunci: jalan kemasan kotagede, konservasi, karakteristik.

  10. Analisis Sifat Mekanik Tulangan Beton Pasca Bakar (Sebagai Bahan Pengayaan Mata Kuliah Bahan Bangunan dan Struktur Beton

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Santoso

    2009-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menganalisis besarnya tegangan leleh tulangan beton bertulang  yang dibakar pada suhu 6000 Celcius dan 9000 Celcius  dengan tebal lindungan beton  2 cm dan 4 cm. Diharapkan hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pengayaan pada mata kuliah  Bahan Bangunan dan Struktur Beton. Jenis penelitian ini adalah eksperimen dan pelaksanaannya dilakukan di Laboratorium Bahan Bangunan Fakultas Teknik UNY, Laboratorium Struktur dan Laboratorium Teknik Mesin Universitas Gajah Mada. Jumlah sampel  sebanyak 15 buah. Bentuk konstruksi beton berupa balok, dengan ukuran 15 x 20 cm dengan  panjang 45 cm. Tulangan yang digunakan adalah tulangan baja polos berdiameter 10 mm dan begel diameter 6 mm sebagai bahan untuk merangkai tulangan. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan mencari harga reratanya. Hasil penelitian yang diperoleh antara lain besarnya tegangan leleh tulangan sebelum dilakukan pembakaran= 385,12 MPa, setelah dibakar pada suhu 6000 Celcius dengan tebal lindungan beton 2 cm  sebesar 385,25 MPa, sedangkan untuk tebal lindungan beton 4 cm sebesar 382,50 MPa. Besarnya tegangan leleh tulangan  beton setelah dilakukan pembakaran pada suhu 9000 Celcius dengan tebal lindungan beton 2 cm sebesar 374,97 MPa, sedangkan untuk tebal lindungan beton 4 cm sebesar  377,48 MPa.  Secara umum beton yang dibakar sampai dengan suhu sampai 9000 Celcius, tegangan lelehnya  masih memenuhi persyaratan, yaitu masih dalam satu kelas (SII 0136-80dan penurunan tegangan  lelehnya sebesar 2,63%.

  11. Design and analysis of an intelligent public FV lighting system; Diseno y analisis de un alumbrado publico FV inteligente

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Hanessian D, Ana V.; Gordon, Manuel [Universidad Autonoma Metropolitana, Unidad Azcapotzalco, Mexico, D.F. (Mexico)

    2009-07-01

    In the Mexico's National Energy Balance of 2008, it is considered that of the total of the electrical power consumption in our country, 18% is dedicated to lighting. Conscious of the necessity of saving energy in public lighting in this article is presented the design, construction and analysis of the power consumption of a public light fed with electricity of photovoltaic cells and the control of intensity on the light in inverse way of the natural light. A lamp constructed based in light emitting diodes (LEDs) is used. This has the quality of consuming very little energy that could be provided by the sun and be stored to use it at night. With this system, proven at scale, energy savings are obtained superior to 50% of the conventional one and, in relation to the commercial photovoltaic (FV) luminaries up to 30%. [Spanish] Del Balance Nacional de Energia, de Mexico, de 2008, se considera que del total del consumo de energia electrica en nuestro pais, el 18% esta dedicado a la iluminacion. Conscientes de la necesidad de ahorrar energia en alumbrado publico, en este articulo se presenta el diseno de construccion y analisis del consumo energetico de una luminaria publica alimentada con electricidad de celdas fotovoltaicas y el control de intensidad de la luz de manera inversa a la luz natural. Se utiliza un foco construido a base a los diodos emisores de luz (LEDs, por sus siglas en ingles). Estos tienen la cualidad de consumir muy poca energia que podra ser suministrada por el sol y almacenada para utilizarla en la noche. Con este sistema, probado a escala, se logran ahorros de energia superiores al 50% del convencional y, en relacion a las luminarias fotovoltaicas (FV) comerciales, hasa el 30%.

  12. Effetti del siero immune su colture cellulari di macrofagi infettati con Mycoplasma mycoides subsp. mycoides small colony: analisi morfologica mediante microscopia elettronica a scansione

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Attilio Pini

    2010-12-01

    Full Text Available I macrofagi sono cellule del sistema immunitario che svolgono un ruolo fondamentale nel meccanismo di difesa dell’ospite contro gli agenti patogeni. Attualmente è ancora poco chiara la dinamica del loro intervento e della risposta umorale nel favorire l’attività fagocitaria nei confronti di Mycoplasma mycoides subsp. mycoides small colony (Mmm-SC, agente eziologico della pleuropolmonite contagiosa bovina (PPCB. Questo studio è stato condotto al fine di valutare le modificazioni morfologiche della superficie macrofagica in seguito all’infezione in vitro con Mmm-SC in presenza di siero immune bovino. L’analisi morfologica dei macrofagi è stata condotta su colture, 6 ore dopo l’infezione, utilizzando l’analisi tridimensionale della microscopia elettronica a scansione. I macrofagi non infettati, in presenza di siero negativo o immune, e i macrofagi infettati con Mmm-SC, in assenza di siero, hanno mostrato solo lievi modificazioni della loro superficie. Al contrario, in colture di macrofagi infettati e in presenza di siero immune sono state osservate marcate modificazioni della superficie cellulare, come ampi veli e filopodi (indicatori di attivazione cellulare, e piccoli aggregati di micoplasmi in stretto contatto con le membrane macrofagiche. I risultati suggeriscono che la risposta umorale specifica per Mmm-SC può contribuire a innescare l’attività fagocitaria dei macrofagi.

  13. Pembuatan Standard Operating Procedure (SOP Service Desk Berdasarkan Kerangka Kerja Itil V3 dengan Menggunakan Metode Analisis Gap Layanan (Studi Kasus: PT. XYZ , Tangerang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Annisa Rachmi

    2014-09-01

    Full Text Available Penggunaan Teknologi Informasi di banyak perusahaan telah menjadi satu hal penting dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi operasional bisnis yang mendukung tercapainya tujuan perusahaan, termasuk juga PT XYZ. Unit fungsional service desk sangat dibutuhkan oleh PT XYZ dalam mendukung operasional TI dan menangani permasalahan yang muncul serta memonitor terkait penggunaan TI yang ada di dalam perusahaan. Adanya kebutuhan PT XYZ untuk menjadikan service desk menjadi unit yang dapat berjalan dengan baik sesuai dengan fungsinya, menunjukkan bahwa perlunya penerapan tata kelola TI untuk mengatur dan mengelola aktivitas service desk. Salah satu tata kelola TI yang dimaksud adalah berupa prosedur kerja. Kerangka kerja Information Technology Infrastructure Library (ITIL merupakan suatu best practice yang bertujuan secara berkelanjutan meningkatkan efisiensi operasional TI. Perancangan dan implementasi service desk berdasarkan kerangka kerja ITIL V3 di PT XYZ diperlukan dalam upaya meningkatkan layanan TI dan mengatasi masalah yang ada saat ini. Pembuatan SOP ini diinisialisasi dengan menggunakan metode analisis gap, proses-proses yang dimuat ke dalam SOP merupakan hasil analisis kesenjangan antara kondisi kekinian service desk PT XYZ dengan kondisi ideal service desk framework ITIL.

  14. Analysis of turbomachineries by means of the application of the SMDTurbo system; Analisis de turbomaquinas mediante la aplicacion del sistema SMDTurbo

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Zuniga, Helen; Garcia, Ernesto; Bernabe, Jose; Aboites, Fernando [CIATEQ, A.C., Queretaro (Mexico)

    2007-11-15

    In this paper is presented an integral system in experimental phase developed by CIATEQ for the monitoring and acquisition of involved physical variables in the turbo-machinery analysis. The system has been denominated SMDTurbo (System of Monitoring and Diagnosis for Turbo machinery) and its purpose is to realize a diagnosis (on the basis of mathematical and graphical tools) of the performance of the turbo machinery through the measurement of variables such as pressure, temperature and vibration. The obtained data from these elements is used for its later processing of analysis and diagnosis by means of specialized software with which the performance of the turbo machinery will be able to be performed (TM). Preliminary results of the proposal are presented. [Spanish] En este trabajo se presenta un sistema integral en fase experimental desarrollado por CIATEQ para el monitoreo y adquisicion de variables fisicas involucradas en el analisis de turbomaquinaria. El sistema se ha denominado SMDTuro (Sistema de Monitoreo y Diagnostico para Turbomaquinaria) y tiene como proposito realizar un diagnostico (en base a herramientas matematicas y graficas) del rendimiento de la turbomaquina a traves de la medicion de variables como presion, tempreratura y vibracion. La informacion obtenida de estos elementos se utiliza para su posterior proceso de analisis y diagnostico mediante un software especializado con el cual se podra realizar el rendimiento de la turbomaquinaria (TM). Se presentan resultados preliminares de la propuesta.

  15. Failure analysis to the weights of balance of a 350 MW turbo-generator; Analisis de falla a los pesos de balanceo de un turbogenerador de 350 MW

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Vital Flores, Francisco; Gamero Arroyo, Jose Manuel [LAPEM, Comision Federal de Electricidad (Mexico)

    2007-11-15

    The selection of materials and the quality control in the supply of the components, as well as the involved operative variables in the process of work to which an equipment, device or a system of a power station of electrical generation are subjected, impact in the same in their useful life in a decisive way. In this document it is presented an analysis of a failure occurred in a 350 MW turbo-generator by the loosening of the balance weights, in which it is mentioned the flaws occurred by this cause and a metallographic analysis that indicates the main fault for the happening. [Spanish] La seleccion de material y el control de calidad en los suministros de los componentes, asi como las variables operativas involucradas en el proceso de trabajo al cual es sometido un equipo, dispositivo o un sistema de una central de generacion electrica, impactan en los mismos de manera decisiva en su vida util. En este documento se presenta un analisis de falla ocurrido en un turbogenerador de 350 MW, por el desprendimiento de los pesos de balanceo, el cual se menciona de los desperfectos ocurridos por esta causa y un analisis metalografico que indica la falla principal por lo ocurrido.

  16. Pengolahan Sampah Secara Pirolisis dengan Variasi Rasio Komposisi Sampah dan Jenis Plastik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Qonita Rachmawati

    2015-03-01

    Full Text Available Pada tahun 2012, sampah yang dihasilkan sebesar 1200 ton/hari. Jika permasalahan sampah di Kota Surabaya tidak ditangani dengan baik maka akan menimbulkan beberapa masalah antara lain: masalah kesehatan dan masalah kebersihan. Oleh karena itu, diperlukan metode yang dapat mengolah sampah namun tidak menimbulkan masalah baru lainnya. Salah satu metode pengolahan sampah yang telah dikembangkan, yaitu metode pirolisis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh jenis plastik dan komposisi terhadap produk hasil pirolisis. Pada penelitian ini digunakan reaktor dengan kapasitas 500 g yang berbahan stainless steel. Variabel yang digunakan yaitu jenis sampah plastik dan komposisi sampah. Jenis sampah yang digunakan yaitu sampah plastik HDPE (High Density Polyethylene, PET (Poly Ethylene Terephthalate, dan PS (Poly Styrene. Komposisi sampah yang digunakan antara lain: 100:0, 75:25, dan 50:50. Temperatur yang digunakan pada reaktor yaitu 500°C dengan waktu 30 menit. Penelitian dimulai dari persiapan bahan uji, persiapan reaktor, percobaan pendahuluan, dan penelitian dengan reaktor pirolisis. Selanjutnya dilakukan analisis untuk masing-masing hasil produk. Penelitian ini jenis sampah plastik yang menghasilkan gas tertinggi yaitu jenis plastik PET sebesar 45,40% dan jenis plastik yang menghasilkan wax tertinggi yaitu jenis plastik HDPE sebesar 69,91%. Sedangkan komposisi yang menghasilkan gas tertinggi yaitu komposisi dengan ranting 25% dan PET 75% sebesar 71,24% dan komposisi yang menghasilkan wax tertinggi yaitu komposisi dengan ranting 25% dan PS 75% sebesar 61,36%.

  17. ANALISIS KINERJA MESIN PENGUPAS LADA (Piper Nigrum L. TIPE SILINDER PUTARAN VERTIKAL Performance Analysis of Vertical Axis Rotating Cylinder Type of Pepper Decorticator

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suhendra Suhendra

    2012-05-01

    Full Text Available White pepper is produced by decorticating the pericarp of the pepper which commonly be done manually or mechani­ cally. A pepper decorticator without soaking process was developed in order to improve quality and capasity of decor­ tication. The decortication mechanism was designed by shearing the pepper on a gap between a static vertical cylinder and a vertical axis rotating tube. This research was done to analyze the decortication and working performances of the machine. Dimension analysis approach was applied in order to develope a mathematical relation to be used for prediction of the machine performance based on their design and operational variables. The machine variables varied were linear speed of tube (v, width of clearance (s, and length of rotated cylinder (L. The material variables were diameter of pepper (D , decortication force (F , and density of pepper (ρ . From the analysis result, there were de­bkbfined mathematical equations for prediction of decorticated pepper (p , damaged pepper (p and working capacity ofkrthe machine (K . Validation analysis shows that the equations could be used for prediction and determination of themachine performances needed. ABSTRAK Lada putih dihasilkan melalui proses pengupasan kulit lada yang dilakukan secara manual atau mekanis. Untuk meng­ atasi masalah rendahnya kapasitas dan kualitas pengupasan telah dikembangkan rancangbangun mesin pengupas kulit lada dengan sistem gesekan pada silinder dengan putaran poros secara vertikal tanpa melalui proses perendaman. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kinerja pengupasan, kerusakan dan kapasitas kerja mesin. Pendekatan analisis dimensi diterapkan untuk mendapatkan persamaan matematis yang dapat digunakan untuk memprediksi dan merencanakan kinerja mesin berdasarkan variabel rancangbangun dan operasionalnya. Variabel bebas mesin yang di­ variasikan meliputi kecepatan linier silinder (v, lebar celah (s dan panjang silinder pengupas (L. Variabel

  18. ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT MAHASISWA MENJADI GURU AKUNTANSI PADA MAHASISWA PRODI PENDIDIKAN AKUNTANSI ANGKATAN 2010 UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anis Ardyani

    2014-06-01

    Full Text Available Minat menjadi guru merupakan pemusatan pikiran, perasaan, kemauan atau perhatian seseorang terhadap profesi guru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi minat mahasiswa menjadi guru akuntansi pada mahasiswa prodi pendidikan akuntansi angkatan 2010 Universitas Negeri Semarang. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa prodi pendidikan akuntansi angkatan 2010 sebanyak 103 mahasiswa. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus slovin dan didapat 82 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik propotional random sampling yaitu pengambilan sampel secara acak dengan melihat proporsi tiap kelas. Metode pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi dan metode kuesioner. Metode analisis data menggunakan analisis faktor dan analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 7 kelompok faktor baru yang dapat mempengaruhi minat mahasiswa menjadi guru akuntansi diantaranya yaitu a persepsi mahasiswa tentang profesi guru (24,66%; b kesejahteraan guru (18,69%; c prestasi belajar (15,26%; d pengalaman PPL (13,85%; e teman bergaul (10,54%; f lingkungan keluarga (4,32%; dan g kepribadian (2,62%. Interest in becoming a teacher is a concentration of thought, feeling, volition or one's attention to the teaching profession. The purpose of this study was to determine the factors that influence student interest in becoming a teacher in the accounting department of accounting education student class of 2010 State University of Semarang. The study population was a student of accounting department of education class of 2010 as many as 103 students. Determination of the number of samples obtained using the formula Slovin and 82 students. Sampling technique using proportional random sampling technique is random sampling with the proportions of each class. Methods of data collection using documentation and questionnaire method. Methods of data analysis using factor analysis and

  19. ITALIANO LINGUA FRANCA: UN’ANALISI LINGUISTICA E SOCIOCULTURALE DI INTERAZIONI TRA STUDENTESSE STRANIERE PRESSO L’UNIVERSITÀ DEGLI STUDI DI MILANO.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Francesca Moja

    2010-09-01

    Full Text Available L'identità linguistica è una peculiarità mutevole e poliedrica che le persone costruiscono e ricostruiscono continuamente nelle loro relazioni con gli altri parlanti. Questo articolo presenta uno studio condotto con sei studentesse straniere provenienti da Paesi diversi (Grecia, Filippine, Albania, Estonia, Turchia e Cina con lo scopo di indagare le loro strategie conversazionali in Italiano L2 utilizzate in un focus group per discutere temi linguistici e culturali. I dati raccolti sono stati analizzati secondo una prospettiva linguistica e socioculturale. L'analisi linguistica si è concentrata sull'uso dell'italiano come lingua franca con particolare attenzione ad aspetti come il mutamento di codice, le strategie di riparazione, la negoziazione del significato e le strategie di politeness. L'analisi socioculturale ha evidenziato le possibili relazioni tra l'uso della lingua italiana e il contesto socioculturale in cui le partecipanti a questo studio vivono e studiano, cioè il Corso di Laurea in Lingue e Letterature Straniere dell'Università degli Studi di Milano. Nell'ultima parte dell'articolo, vengono prese in esame alcune implicazioni di questa analisi per l'insegnamento dell'italiano L2.   Linguistic identity is a shifting and multifaced feature that people are constantly constructing and reconstructing in their relationships with other speakers. This article presents a study aimed at investigating the way six students from different countries (Greece, Philippines, Albania, Estonia, Turkey and China and with different L1 backgrounds use specific conversational strategies while discussing a number of linguistic and cultural issues in a focus group session. The data collected were analysed from linguistic and sociocultural perspectives. The linguistic analysis focused on the participants' use of Italian as a lingua franca with a view to underscoring aspects of interaction such as code-mixing, repair strategy, negotiation of meaning and

  20. Flashback analysis in tangential swirl burners; Analisis de reflujo de flama en combustores tangenciales de flujo giratorio

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Valera-Medina, A. [CIATEQ A.C., Centro de Tecnologia Avanzada, Queretaro (Mexico)]. E-mail: agustin.valera@ciateq.mx; Syred, N. Abdulsada, M. [United Kingdom Cardiff University (United Kingdom)]. E-mails: syredn@cf.ac.uk; abdulsadam@cf.ac.uk

    2011-10-15

    demuestra beneficios sustanciales en terminos de resistencia al reflujo, eliminando estructuras coherentes que puedan aparecer en los canales de flujo. El gradiente de velocidad critico de capa limite se utiliza para la caracterizacion, tanto con la formula original de Lewis y von Elbe como a traves del analisis utilizando CFD e investigacion de las condiciones de capa limite al frente de la flama.

  1. Bioclimatic analysis and its impact within the design methodology; Analisis bioclimatico y su impacto dentro de la metodologia de diseno

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Fuentes Fleixanet, Victor A; Rodriguez Viqueira Manuel [Universidad Autonoma Metropolitana Azcapotzalco, Mexico, D.F(Mexico)

    2000-07-01

    el objetivo de facilitar el trabajo del disenador para que el producto arquitectonico final tenga una respuesta mas armonica con el medio ambiente, ofrezca condiciones de bienestar integral a sus ocupantes y sea eficiente en el manejo de los recursos. Asi mismo se busca definir las herramientas de analisis, diseno y evaluacion necesarias para que la aplicacion de la metodologia sea clara, sencilla y que pueda ser llevada a cabo por cualquier disenador, aunque no posea conocimientos profundos de diseno bioclimatico.

  2. Persamaan Unsur Pokok Pada Suatu Merek Terkenal (Analisis Putusan MA Nomor 162 K/Pdt.Sus-HKI/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dandi Pahusa

    2016-04-01

    Full Text Available Abstract: Equation Basic Element In A Famous Brand (Analysis of the Decision of the Supreme Court Number 162 K / Pdt.Sus-IPR / 2014. Criteria for determining the equation of the constituents in a well-known brand that is the similarity of images, sounds, names, words, letters, numbers, color composition or a combination of these elements, either for goods or services that are similar or dissimilar based on general knowledge of the public, the brand earned a reputation as a massive campaign, and with evidence of the trademark registration in several countries. The impact of the decision of the Supreme Court Number 162 K / Pdt.Sus-IPR / 2014 for brand owners who have registered and well-known to always protect its brand, namely by taking into account the bad faith of the owner of the other brands. If there are other brands that have been registered in the Directorate General of Intellectual Property and published in General News Brands, the owner of the mark that has been registered in advance immediately appealed and the cancellation of the trademark. Abstrak: Persamaan Unsur Pokok Pada Suatu Merek Terkenal (Analisis atas Putusan MA Nomor 162 K/Pdt.Sus-HKI/2014. Kriteria penentuan persamaan unsur pokok pada suatu merek terkenal yaitu adanya kemiripan gambar, bunyi, nama, kata, huruf-huruf, angka-angka, susunan warna atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut, baik terhadap barang atau jasa yang sejenis maupun tidak sejenis yang didasarkan pada pengetahuan umum masyarakat, reputasi merek yang diperoleh karena promosi besar-besaran, dan disertai bukti pendaftaran merek tersebut di beberapa negara. Dampak dari putusan Mahkamah Agung Nomor 162 K/Pdt.Sus-HKI/2014 bagi pemilik merek yang telah terdaftar dan terkenal agar selalu melindungi mereknya yaitu dengan memperhatikan adanya itikad tidak baik dari pemilik merek lain. Apabila terdapat merek lain yang telah terdaftar di Dirjen HKI dan diumumkan dalam Berita Umum Merek, maka pemilik merek yang telah

  3. Analisis Risiko Pajanan PM2,5 di Udara Ambien Siang Hari terhadap Masyarakat di Kawasan Industri Semen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Randy Novirsa

    2012-11-01

    Full Text Available Salah satu dampak negatif industri pabrik semen terhadap kesehatan masyarakat adalah peningkatan risiko penyakit saluran pernapasan. Risiko tersebut banyak disebabkan oleh pajanan partikulat di udara, khususnya partikulat berukuran di bawah 2,5 mikron (PM2,5. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko pajanan PM2,5 di udara ambien siang hari pada masyarakat di kawasan industri semen. Risiko dihitung dengan metode Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan berdasarkan metode Louvar yang menghasilkan nilai Intake pajanan yang diterima individu per hari berdasarkan nilai konsentrasi pajanan, pola aktivitas individu, dan nilai antropometri. Konsentrasi PM2,5 di lingkungan diukur pada 10 titik dengan radius 500 meter antartitik dari pusat pabrik, sedangkan pola aktivitas dan nilai antropometri diukur dengan menggunakan kuesioner pada 92 responden dewasa di kawasan pabrik. Hasil perhitungan risiko yang diterima seumur hidup (lifetime menunjukkan terdapat tiga area berisiko dengan nilai RQ > 1, yaitu Ring 2 (500 – 1.000 m, Ring 4 (1.500 – 2.000 m, dan Ring 5 (2.000 – 2.500 m. Daerah paling aman yang dapat dihuni oleh masyarakat di kawasan industri semen adalah di atas 2,5 km dari pusat industri dengan konsentrasi paling aman 0,028 mg/m3. Kata kunci: Industri semen, infeksi saluran pernapasan, partikulat PM2,5 Abstract One of the negative impacts of cement industry to public health is an increased risk of respiratory disease. These risks are caused by exposure to particulate matter in air, especially fine particulate matter which is smaller than 2,5 microns (PM2,5. This study aimed to analyze the risks of PM2,5 exposure in ambien air at noon on people around cement industry. Risk was calculated using Environmental Health Risk Analysis Method that generates value of individual exposure intake received per day. This value was generated based on the concentration of exposure, individual activity patterns, and anthropometric values. PM2,5 concentrations

  4. Analysis and application of equivalents in power systems; Analisis y aplicacion de equivalentes en sistemas de potencia

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Salinas Barrera, Humberto

    1987-09-01

    proven exhaustively with models of the Electric Power System of the Comision Federal de Electricidad with: 405 nodes, 111 generators and 613 branches, giving precise results even in the most extreme conditions, the savings of computational time go from 30 to a 50% according to the type of study made. [Spanish] El objetivo principal de esta tesis es el de presentar un modelo de reduccion de redes que pueda ser utilizado en la simulacion de diversos fenomenos que ocurren en la operacion de los Sistemas Electricos de Potencia (SEP). El trabajo muestra el desarrollo y aplicacion del equivalente en estudios de: Flujos de potencia en estado estable, estabilidad transitoria, comportamiento dinamico generalizado y comportamiento de la frecuencia simplificado. Este modelo surge como resultado de la observacion y analisis del comportamiento del SEP, separando efectos de: cargas, generaciones, red electrica y sus elementos en derivacion. El algoritmo utiliza un enfoque alterno a la presentacion tradicional de equivalentes, donde las cargas se ponderan en el proceso de eliminacion a sus nodos vecinos, basados en una reduccion vectorial de las lineas o transformadores que se involucran al nodo eliminado. De igual forma se transfieren los efectos de los elementos en derivacion. Los resultados asi obtenidos tienen un desajuste pequeno en potencia reactiva por lo que es necesario compensar el caso base reducido. La compensacion solo es necesaria en los nodos que fueron vecinos a uno eliminado durante el proceso y esta compensacion se hace considerando las ramas que finalmente resultaron conectadas a dicho nodo. El algoritmo utiliza los voltajes obtenidos en el caso base original para calcular las potencias complejas de salida de cada una de las ramas que conectan al nodo que se compensa. Las sumatorias de potencias resultantes son los ajustes al caso base reducido. El modelo de equivalentes propuesto permite el analisis de contingencias en puntos donde los equivalentes tradicionales no

  5. Analysis methodology for economic technical feasibility studies in offshore electrical generation systems; Metodologia de analisis para estudios de factibilidad tecnica economica en sistemas de generacion electrica costa fuera

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Fiscal Escalante, Raul [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca, Morelos (Mexico)

    2007-07-01

    An analysis methodology followed in the development of technique-economic feasibility studies of systems of electrical generation in offshore electrical installations is presented, including the obtaining of the curves of the turbine and generator performance, the technical considerations for the formulation of the operation scenes and the calculations of the economic evaluation of a real scenario. [Spanish] Se muestra una metodologia de analisis seguida en el desarrollo de estudios de factibilidad tecnica-economica de sistemas de generacion electrica en instalaciones electricas costa fuera, incluyendo la obtencion de las curvas de comportamiento de la turbina y el generador, las consideraciones tecnicas para la formulacion de los escenarios de operacion y los calculos de la evaluacion economica de un escenario real.

  6. Analysis of pumping systems to large flows of cooling water in power plants; Analisis de sistemas de bombeo para grandes flujos de agua de enfriamiento en centrales termoelectricas

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Sanchez Sanchez, Ramon; Herrera Velarde, Jose Ramon; Gonzalez Sanchez, Angel [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca, Morelos (Mexico)]. E-mail: rsanchez@iie.org.mx; jrhv@iie.org.mx; ags@iie.org.mx

    2010-11-15

    Accurate measurement of large water flows remains being a challenge in the problems of implementation of circulating water systems of power plants and other applications. This paper, presents a methodology for the analysis in pumping systems with high rates of water in power plants, as well as their practical application and results in pipelines water flow of a thermoelectrical power plant of 350 MW. In this power plant, the water flow per pipeline for a half of condenser oscillates around 7 m{sup 3}/s (14 m{sup 3}/s per power generating unit). In this analysis, we present the techniques used to measure large flows of water with high accurately, as well as the computational model for water circulating system using PIPE FLO and the results of practical application techniques. [Spanish] La medicion precisa de grandes flujos de agua, sigue siendo un reto en los problemas de aplicacion de sistemas de agua de circulacion de centrales termoelectricas, entre otras aplicaciones. En este articulo, se presenta una metodologia para el analisis de sistemas de bombeo con grandes flujos de agua en centrales termoelectricas, asi como, su aplicacion practica y los resultados obtenidos en los ductos de agua de circulacion de una central generadora con unidades de 350 MW. En esta central, los flujos por caja de agua oscilan alrededor de los 7 m{sup 3}/s (14 m{sup 3}/s por unidad generadora). En el analisis, se presentan las tecnicas utilizadas para medir con precision grandes flujos de agua (tubo de Pitot), asi como, el modelado del sistema de agua de circulacion por medio de un paquete computacional (PIPE FLO) y resultados obtenidos de la aplicacion de dichas tecnicas.

  7. Analisis del contenido curricular de los Documentos Normativos del Programa de Ciencias en el area de biologia para la escuela superior del sistema de educacion publica de Puerto Rico: 1993-2012

    Science.gov (United States)

    Davila Montanez, Melissa

    Esta investigacion de naturaleza cualitativa se ocupo de realizar un analisis de contenido documental de los Documentos Normativos del Programa de Ciencias en el area de biologia de la escuela superior del sistema de educacion publica de Puerto Rico del periodo 1993-2012. Los documentos analizados fueron: Guia Curricular, 1995; Marco Curricular, 2003; Estandares de Excelencia, 1996, 2000 y Estandares de Contenido y Expectativas de Grado, 2007. Se indago si hubo cambios en significados en los Componentes Estructurales: Naturaleza de la ciencia, Paradigmas para la ensenanza de la ciencia, Funcion del curriculo formal, Mision de la ensenanza de la ciencia; Contenidos, destrezas y competencias, Estrategias de ensenanza y Evaluacion/Assessment del aprendizaje. El analisis sugiere que no hubo cambios sustanciales en los significados de los Componentes Estructurales. Los documentos estudiados muestran mayormente caracteristicas similares, aunque los documentos mas recientes eran mas descriptivos, explicativos y especificos.

  8. Analisis Kepribadian Tokoh Utama Pada Roman Kisah Tiga Kerajaan Karya Luo Guan Zhong Berdasarkan Psikologi Sastra. 《三国演义》中刘备、曹操、孙权形象研究

    OpenAIRE

    Siregar, Sheyra Silvia

    2011-01-01

    The title of this research is “Analisis Aspek Kepribadian Tokoh Utama Pada Roman Kisah Tiga Kerajaan Karya Luo Guan Zhong Berdasarkan Psikologi Sastra.” This research analyzes the main characters which are based on intrinsic approach and extrinsic approaches: Literature Psychology. The aim of this research is to analyze the characteristics of main characters intrinsic approach such as theme, plot, setting, point of view, and characterization. Then the description individuali...

  9. BINGKAI BERITA PEMILIHAN GUBERNUR BALI (Analisis Framing Berita Kampanye Pemilihan Gubernur Bali 2013-2018 pada Surat Kabar Harian Bali Post dan Surat Kabar Harian Fajar Bali Edisi 28 April 2013 – 11 Mei 2013)

    OpenAIRE

    Pratyaksa, I Gede Titah

    2014-01-01

    Penelitian ini fokus untuk melihat bagaimana frame yang dibentuk oleh dua media lokal Bali dalam menilai suasana Pemilihan Gubernur 2013. Lebih dalam lagi, peneliti ingin mengetahui bagaimana pers lokal, yakni SKH Bali Post dan SKH Fajar Bali mengemas pemberitaan isu lokal yang menasional, yakni bagaimana membingkai kampanye Pemilihan Gubernur Bali 2013 yang dilakukan oleh masing-masing cagub dan cawagub. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam pengumpulan datanya dan analisis fram...

  10. Valutazione dell'appropriatezza dei ricoveri in un Policlinico Universitario: analisi mediante l'uso comparativo dei sistemi di classificazione isogravitá APR-DRG e Disease Staging e del PRUO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Volpe

    2003-05-01

    Full Text Available

    Obiettivi: valutare l’appropriatezza organizzativa dei ricoveri effettuati in un Policlinico Universitario attraverso la comparazione di due metodi, dei quali uno basato sui dati della scheda di dimissione ospedaliera ed utilizza, rispettivamente, i sistemi di classificazione iso-gravità APR-DRG e Disease Staging e l’altro sulla revisione delle cartelle cliniche mediante il PRUO.

    Metodi: oggetto di analisi sono i ricoveri ordinari effettuati nell’anno 2001 ed afferenti ai DRG inclusi nella delibera della Giunta Regionale del Lazio 864/2002 che recepisce il D.P.C.M. 29/11/2001 sui livelli essenziali di assistenza.

    Risultati: i risultati evidenziano che le due varianti del
    metodo basato sulla SDO (metodo APPRO mostrano quote di ricoveri inappropriati sovrapponibili rispetto al complesso dei ricoveri oggetto di analisi, ma con differenze anche rilevanti tra APR-DRG e Disease Staging in relazione ai singoli DRG considerati, riconducibili ai diversi algoritmi di attribuzione del livello di severità utilizzati dai due sistemi. L’analisi campionaria effettuata con il metodo PRUO su casi afferenti ai DRG della DGR 864/2002 caratterizzati da livelli di severità minimi evidenzia una proporzione di ricoveri inappropriati superiore a quella determinata tramite i metodi basati sulla SDO. Tale differenza è verosimilmente dovuta al ruolo del valore delle soglie percentuali di accettabilità individuate dalla Regione Lazio per ciascun DRG: le quote di ricoveri che eccedono tali soglie sono considerate inappropriate.

    Conclusioni: sulla base dei risultati ottenuti gli autori
    descrivono gli interventi organizzativi adottati per ottimizzare il contesto di erogazione delle prestazioni
    oggetto di analisi, discutono vantaggi e limiti dei metodi SDO-based e del metodo analitico PRUObased e ne propongono l

  11. Analyses of the ferro resonance phenomenon in electric power systems; Analisis del fenomeno de ferrorresonancia en sistemas electricos de potencia

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ledezma Lambarque, Enrique

    1987-12-01

    , los efectos capacitivos inherentes de la red, bajo ciertas condiciones, pueden producir un fenomeno conocido con el nombre de ferrorresonancia, el cual trae consigo la saturacion del material ferromagnetico de los transformadores, lo cual a su vez produce la aparicion de sobrevoltajes y altas corrientes de excitacion en forma de oscilaciones bastante distorsionadas que mas que transitorias, toman un verdadero estado estable, entendiendose por esto que las amplitudes alcanzadas se mantienen hasta que se tome una medida correctiva; tal situacion traera como consecuencia el dano irremediable del equipo electrico. Este trabajo esta encaminado a presentar al ambiente ingenieril la susceptibilidad de los sistemas electricos de potencia al problema de ferrorresonancia. Para ello se establece claramente la metodologia seguida para el analisis. Como el problema es de caracter no lineal se utilizan modelos que involucran la dinamica del sistema y el fenomeno de saturacion de los transformadores. Se proporcionan las tecnicas computacionales para la simulacion de las ferro-oscilaciones asi como un estudio completo desarrollado en laboratorio. Se hace una serie de recomendaciones a las redes de potencia electrica y a los fabricantes de transformadores del pais, con el fin de prevenir la ocurrencia del problema, debiendose tomar en cuenta estas principalmente en la fase de diseno.

  12. Analysis of the models of the metal oxide lightning; Analisis de los modelos de apartarrayos de oxidos metalicos

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Del Angel Hernandez, Alberto

    1999-12-01

    criterio para juzgar la confiabilidad de un sistema electrico de potencia, es la frecuencia y duracion de la interrupcion del suministro de energia electrica a los consumidores. Debido a la importancia de mantener la continuidad del servicio de energia electrica, es necesario estudiar los dispositivos de proteccion contra sobretensiones, ya que en condiciones meteorologicas adversas, asi como por condiciones de cambio de configuracion en la red, se pueden presentar sobretensiones que danen a los equipos del sistema electrico de potencia. Los apartarrayos son dispositivos cuya funcion es proteger equipos de un sistema electrico de potencia contra las sobretensiones, por medio de absorcion de energia a traves del sistema de aterrizamiento. En la proteccion de los Sistemas Electricos de Potencia (SEP) contra sobretensiones comunmente se empleaban los apartarrayos de carburo de silicio (SiC) que brindaban un margen de proteccion pequeno. En los ultimos anos se han desarrollado nuevas tecnologias que han revolucionado la coordinacion del aislamiento. Un ejemplo de estas tecnologias es la aplicacion de los apartarrayos de oxidos metalicos (ZnO), los cuales incrementan el margen de proteccion considerablemente. En este trabajo se evaluan las limitaciones y potencialidades reales de los modelos existentes, y el propuesto en este trabajo, de apartarrayos de oxidos metalicos, con la ayuda de las simulaciones digitales en transitorios electromagneticos, cuando los apartarrayos estan sujetos a transitorios por maniobra de interruptores como por descargas atmosfericas. Todas las simulaciones en este trabajo se realizaron con el Programa de Transitorios Electromagneticos (EMTP), que es una herramienta ampliamente usada y recomendada para el analisis de los fenomenos transitorios electromagneticos. El modelado de los apartarrayos de oxidos metalicos en el EMTP es complicado por el comportamiento no lineal de sus elementos y se requiere de una gran precision y cuidado para implementar

  13. ANALISIS JULAT PASANG SURUT (TIDAL RANGE DAN PENGARUHNYA TERHADAP SEBARAN TOTAL SEDIMEN TERSUSPENSI (TSS DI PERAIRAN TELUK PARE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ulung Jantama Wisha

    2016-03-01

    Full Text Available ANALYSIS OF TIDAL RANGE AND ITS EFFECT ON DISTRIBUTION OF TOTAL SUSPENDED SOLID (TSS IN THE PARE BAY WATERSPare Bay conditions is closely related to the mechanism of circulation in Makasar Strait. One of the problems that occur in Pare Bay waters is increased turbidity and low dynamics of transport inside the bay, which caused silting in some parts of the bay. The aim of this study was to determine tidal range characteristics and the influence of suspended sediment distribution as analysis of the sedimentation process and siltation at Pare bay. Descriptive quantitative method was used and the survey location was based on purposive sampling method. Tidal type in Pare Bay water was mix mainly semidiurnal tides with Formzahl Value was 0.895. The value of the water level below the lowest tide (Z0 was 1036.44 cm. Mean sea level (MSL value was 1107.97 cm. The vertical datum of MHHWS and MLLWS were 1143.47 cm and 1072.47 cm. Tidal range cycle in spring condition was 102-129,56 cm bigger than cycle in neap condition ranged from 55.53-82.47 cm. TSS concentrations ranged from 0-7.0 mg/L in the surface and ranged from 0- 10.0 mg/L in 5 meters depth. At high tide down, sediment was settling and at the time of high tide, sediment mixed back.Keywords: Pare Bay, suspended solid, tidal range, tide.ABSTRAKKondisi perairan di Teluk Pare sangat berkaitan dengan mekanisme sirkulasi di Selat Makasar, Permasalahan yang terjadi di Teluk Pare salah satunya adalah tingginya tingkat kekeruhan dan rendahnya dinamika transport didalam teluk yang menyebabkan pendangkalan di beberapa bagian teluk. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui karakteristik julat pasang surut dan pengaruhnya terhadap sebaran sedimen tersuspensi sebagai analisis proses sedimentasi dan pendangkalan di perairan Teluk Pare. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, metode penentuan lokasi titik pengambilan sampel air yaitu metode purposive sampling. Tipe pasang surut Teluk

  14. ANALISIS MODEL KOMUNIKASI PEMBENTUKAN KONSEP KELUARGA SEJAHTERA DI INDONESIA(Studi terhadap sosialisasi program BKKBN kota Depok dan kota Bogor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Sediyaningsih

    2014-03-01

    mempunyai jumlah penduduk terbesar di Indonesia adalah Jawa Barat yang mempunyai kepadatan penduduk 46.500 orang. Dengan kondisi ini tentu saja diperlukan stratgi komunikasi untuk memobilitas kembali kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga, dan yang lebih penting lagi memahami bahwa perencanaan keluarga tidak hanya sekedar dua anakn cukup namun lebih kepada bagaimana bertanggungjawab untuk mensejahterkan anak dan mewujudkan keluarga yang bahagia lahir dan batin. Untuk itu melalui dua kota di Jawa Barat Bogor dan Depok dimana keduanya sangat dekat dengan sumber informasi atau Jakarta yang juga mempunyai tingkat tingkat penduduk pada tahap pra sejahtera masih cukup tinggi yaitu 2,46% pra sejahtera, 13,69% sejahtera 1. Sedangkan kota Bogor jumlah prosentase keluarga pra sejahtera jauh lebih tinggi daripada Depok yaitu nilai 4,07 dan keluraga sejahtera 1 hampir sama 13,41. Angka ketergantungan penduduk di kota Bogor sebesar 31.64% sedangkan kota Depok lebih kecil sebesar 39.56. %.(Sumber: Database SIAK Provinsi Jawa Barat Tahun 2011. Bila dilihat dari tingkat ketergantungannya dan dibandingkan dengan usia produktif yang ada di kota Bogor dan kota Depok tersebut, yaitu 75,9% dan 73%, menunjukkan bahwa banyak usia produktif yang tidak bisa dikatakan produktif lagi. Melalui pendekatan penomenologi dan penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis triangulasi, maka artikel ini memberikan gambaran model komunikasi yang paling sesuai untuk mendesiminasikan konsep-konsep keluarga sejahtera.

  15. MODEL PERPINDAHAN MASSA PADA EKSTRAKSI SAPONIN BIJI TEH DENGAN PELARUT ISOPROPIL ALKHOHOL 50% DENGAN PENGONTAKAN SECARA DISPERSI MENGGUNAKAN ANALISIS DIMENSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susiana Prasetyo

    2012-11-01

    Full Text Available Indonesia merupakan salah satu penghasil teh terbesar di dunia. Menurut data dari Deptan 2010, dengan luas lahan sebesar 127712 ha, Indonesia dapat menghasilkan produktivitas teh sebesar 153971 ton/tahun. Namun sayangnya, selama ini pemanfaatan tanaman teh di Indonesia masih terbatas pada pucuk daunnya saja. Bagian tanaman teh yang memiliki kandungan potensial namun belum dimanfaatkan adalah  biji teh, mengandung 26% saponin, 20-60% minyak dan 11% protein. Saponin merupakan salah satu komponen bioaktif yang telah dimanfaatkan sebagai insektisida pembasmi hama pada tambak udang, bahan baku industri deterjen, shampoo, minuman bir, pembentuk busa pada pemadam kebakaran, dan dapat dimanfaatkan pula sebagai pupuk organik. Pada penelitian ini, saponin biji teh diperoleh melalui ekstraksi biji teh pasca pengepresan menggunakan pelarut IPA 50% secara batch di dalam sebuah ekstraktor berkapasitas 2 L. Pengontakan solvent dengan biji teh dilakukan secara dispersi. Pada penelitian ini, rasio massa pelarut terhadap massa umpan diset 20:1; temperatur divariasikan 25-60 oC, kecepatan pengadukan 100-400 rpm, serta ukuran biji teh divariasikan -40+50 mesh s.d -100+200 mesh. Ekstraksi dilakukan hingga tercapai kesetimbangan. Ekstrak yang diperoleh dipekatkan menggunakan rotavapor vakum pada temperatur di bawah 40oC. Ekstrak pekat saponin kasar yang didapat dimurnikan dengan penambahan eter, etanol dan petroleum eter secara bertahap sehingga diperoleh endapan saponin murni yang kemudian dikeringkan menggunakan tray drier pada temperatur 40oC. Pada penelitian ini, model perpindahan massa sederhana dikembangkan untuk menggambarkan proses ekstraksi padat-cair saponin biji teh. Berdasarkan hasil analisis dimensi diperoleh hubungan antara koefisien perpindahan massa volumetrik (kLa pada lapisan antar fasa padat-cair dengan variabel-variabel ekstraksi yang dinyatakan dalam persamaan bilangan tak berdimensi dengan ralat rata-rata 3,7904 %.DIMENSIONAL ANALYSIS FOR MASS

  16. Energy analysis of a solar advanced refrigeration system; Analisis energetico de un sistema de refrigeracion solar avanzado

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Velazquez Limon, Nicolas [Universidad Autonoma de Baja California (Mexico); Best y Brown, Roberto [Universidad Nacional Autonoma de Mexico, Temixco, Morelos (Mexico)

    2000-07-01

    In this article is presented a solar refrigeration system that integrates the more recent and important technological advances of the training solar systems (SCS) and of the advanced absorption units. An analysis and evaluation is made of the energy behavior of the absorption system with heat exchanger absorber-generator (GAX), air cooled and assisted by a hybrid power plant natural gas-solar. Given the characteristic of high not-linearity of the resulting system of occupations, the proposed methodology contemplates a calculation sequence for the external currents and an iterative procedure for the internal currents. The unit was designed with a capacity of 10.6 kw (3 tons.) of cooling and uses ammonia-water as working fluid. Giving priority to internal energy integration, an arrangement of the GAX cycle is proposed, that allows 19% of solar contribution at full load, being able to be greater at partial loads. In spite of using as cooling means air at 40 Celsius degrees with a relative humidity of 24%, a COP of 0.86 in the cooling mode was obtained and 1.86 in the heating mode, with an internal energy integration of 1013 kJ/min, 37% more of the energy that is supplied in the generator. The massic flow rates of the GAX cycle were compared with those of a basic cycle, resulting 73% and 62% lower for the circulation rate and for the flow rate, respectively. [Spanish] En este articulo se presenta un sistema de refrigeracion solar que integra los avances tecnologicos mas recientes e importantes de los sistemas de capacitacion solar (SCS) y de las unidades de absorcion avanzadas. Se realiza un analisis y evaluacion del comportamiento energetico del sistema de absorcion con intercambio de calor absorbedor-generador (GAX), enfriado por aire y asistido por una fuente de energia hibrida gas natural-solar. Dada la caracteristica de alta no-linealidad del sistema de ocupaciones resultante, la metodologia propuesta contempla una secuencia de calculo para las corrientes externas

  17. ANALISIS VARIABEL YANG MEMPENGARUHI EARNINGS PER SHARE PADA INDUSTRI FOOD AND BAVERAGES YANG GO PUBLIC DI BURSA EFEK JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    SUTEJO - -

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRAK Ide penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa para investor bersedia melakukan investasi, kalau obyek investasi tersebut mampu menghasilkan keuntungan yang lebih tinggi dari obyek investasi lainya, sehingga perusahaan yang go public harus menarik bagi calon investor. Earnings per share merupakan salah satu indikator utama yang digunakan investor dalam melihat daya tarik suatu saham. Informasi ini akan bermanfaat bagi pengambilan keputusan di bidang keuangan pada industri food and baverages yang menjual sahamnya di Bursa Efek Jakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pengaruh variabel-variabel return on equity (X1, net sales (X2, current ratio (X3, debt to equity (X4, inventory turnover (X5, total assets turnover (X6, dan net profit margin (X7 terhadap earnings per share, baik secara simultan maupun secara partial. Penelitian ini dilakukan dengan mengambil keseluruhan elemen populasi industri food and baverages yang go public di Bursa Efek Jakarta, mulai tahun 1992 sampai dengan tahun 1996 dengan rincian sebagai berikut: tahun 1992 berjumlah 9 perusahaan, tahun 1993 berjumlah 15 perusahaan, tahun 1994 berjumlah 19 perusahaan, tahun 1995 berjumlah 20 perusahaan dan tahun 1996 berjumlah 20 perusahaan. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi berganda, dengan hasil sebagai berikut : Pertama, return on equity (X1, net sales (X2, current ratio (X3, debt to equity (X4, inventory turnover (X5, total assets turnover (X6, dan net profit margin (X7 secara simultan berpengaruh dalam menentukan variabilitas earnings per share. Kedua, diantara berbagai variabel bebas tersebut hanya inventory turnover (X5 yang tidak berpengaruh secara signifikan dalam menentukan variabilitas earnings per share, hal ini tentunya tidak terlepas dari kenyataan pada industri food and baverages di Indonesia, dimana untuk menjamin kelancaran dan kualitas bahan baku yang dibeli, perusahaan harus memberikan bantuan teknis

  18. Pendekatan Ergonomi Makro sebagai Solusi Perencanaan Sistem Kerja Bergilir untuk Meningkatkan Produktivitas, Kualitas dan Keselamatan Kerja Industri

    OpenAIRE

    Lamto Widodo; Bambang Pramudya; Sam Herodian; M. Faiz Syuaib

    2006-01-01

    According to IEA (International Ergonomics Association), ergonomics or human factors is the scientific discipline concerned with the understanding or interactions among humans and other elements of a system, and the profession that applies theory, principles, data and methods to design in order to optimize human well-being and overall system performance. To achieve effectiveness and productivity, work system designer have to consider not only the technological aspects, but also the relationsh...

  19. Pendekatan Ergonomi Makro sebagai Solusi Perencanaan Sistem Kerja Bergilir untuk Meningkatkan Produktivitas, Kualitas dan Keselamatan Kerja Industri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lamto Widodo

    2006-08-01

    Full Text Available According to IEA (International Ergonomics Association, ergonomics or human factors is the scientific discipline concerned with the understanding or interactions among humans and other elements of a system, and the profession that applies theory, principles, data and methods to design in order to optimize human well-being and overall system performance. To achieve effectiveness and productivity, work system designer have to consider not only the technological aspects, but also the relationship between user and system. User satisfaction, comfortabillity, adjustablillity and worker safety, for example, are the most important parameters to be considered in the design processea. There are two ergonomics approach in the job design, i.e., micro ergonomics and macro ergonomics. Micro ergonomics analyzes task-sub task, optimize worker, focused on detail design, and generally physical measure such as length, force, lumens, decibels, time, etc. Macro ergonomics analyzezz group of worker, focused on broad overview and generally organizational and/or subjective measures such as number of people, span of controls, attiudes, morals, shift schedules and sosio-technical design. Shift work is well recognized risk factors for occuptional safety and health. Evaluation and design of working time arrangements gain importance due to economical changes and overall reduction of safety and health problems. The aim of this paper is to review the main factors of ergonomics approach applied on shift work design to improve systems productivity and occupation safety and health.

  20. PENGARUH MOTIVASI, KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN LAPANGAN(Studi Pada PT. Amanah Anugerah Adi Mulia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Fachru Rozy

    2016-04-01

    Full Text Available PT. Amanah Anugerah Adi Mulia actively engaged in coal mining operations with  considerable  occupational  risk  prone  with  accidents  due  to  the  use of  blasting  /  explosion  Companies  need  to  prepare  a  strategy  to  motivate employees, many things that can interfere with employee morale should receive attention. Associated with the protection of the health and safety of employees of PT. Amanah Anugerah Adi Mulia always obey the laws and regulations of the K3. The  purpose  of  this  study  is  to  investigate  and  analyze  the  influence  of motivation,  health  and  safety  on  the  performance  of  field  employees.  Unit analysis this studies, are field employees who worked in the coal mines owned by PT. Amanah Anugerah Adi Mulia. Research population numbered 200 people with  respondents  who  used  as  many  as  100  employees  by  sampling  random sampling  technique.  Measurement  variables  using  Likert  scale  with  multiple linear regression analysis using SPSS. The  results  showed  that  the  variables  of  motivation,  workplace  health  and safety  with  ways  together  (simultaneously  a  significant  positive  effect  on performance.  Adverbs  individually  (partial,  work  motivation,  significant positive  effect  on  employee  performance,  health  significant  positive  effect  on employee performance, and work salvation positive and significant impact on employee performance. Variables of work motivation is the dominant variable affecting employee performance Keywords: Motivation, health, safety, employee performance

  1. ANALISIS EKSPOR KOPI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    SRI - WIDAYANTI

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRACT   This study aimed at analyzing, firstly, the factors influencing the coffee export of Indonesia; secondly, the factors influencing the domestic coffee supply; and thirdly, the factors influencing the domestic coffee demand. This research used secondary data, time series data of 1975–1997 which were collected from many resources, i.e. Statistical Center Bureau (BPS, Trade Department, Indonesian Coffee Exporter Association, Forestry and Commercial Agricultural Enterprise Department, and the Indonesian Bank. The factors influencing the coffee export of Indonesia as well as the domestic coffee demand and supply were analyzed by simultaneous equation model in the form of double logarithm using the two stage least square method (2SLS. The research results show that the factors influencing the export quantity of coffee were the coffee FOB price, the coffee price in domestic markets, the exchange rate and the coffee supply of the previous year. The coffee export price had negative correlation with the coffee export quantity of Indonesia with export supply elasticity toward the export price of 2.04. In other words, the increase of coffee export price was followed by the decrease of coffee export quantity. This condition was due to the low quality of the coffee export of Indonesia. The coffee price at domestic markets has positive correlation with the coffee export quantity of Indonesia. Export was still conducted when the coffee price at domestic markets increased because the demand for domestic coffee was still very low. Other factors positively influencing the coffee export quantity were the exchange rate of rupiah and the coffee supply of the previous year. The factors influencing the domestic coffee supply were the domestic coffee price, technology level and the coffee supply of the previous year. The domestic coffee price positively related to the coffee supply at domestic markets with a supply elasticity of 0.04. This means that the coffee farmers in Indonesia insufficiently responded to the change of price as shown by the low adjustment coefficient of 0.07. The technology level had positive correlation with the domestic coffee supply. This implies that the increase in coffee productivity yielded an increase in coffee supply at domestic level. The factor influencing the coffee demand at domestic level was the income level of the society with the coffee demand elasticity toward the income of 0.59.   Keywords: Coffea, export abstrak   Tujuan penelitian ini adalah (1 untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi ekspor kopi Indonesia, (2 untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penawaran kopi dalam negeri, (3 untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap permintaan kopi dalam negeri. Penelitian ini menggunakan data sekunder, data time series dari tahun 1975-1997 yang dikumpulkan dari berbagai sumber data antara lain Biro Pusat Statistik, Departemen Perdagangan, Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia, Departemen Kehutanan dan Perkebunan dan Bank Indonesia.  Untuk menganalisis faktor-faktor yang berpengaruh terhadap ekspor kopi Indonesia, permintaan dan penawaran dalam negeri digunakan model persamaan simultan dalam bentuk double logaritma dengan metode two stage least square (2SLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kuantitas ekspor kopi Indonesia adalah harga ekspor  kopi (harga FOB, harga kopi dalam negeri nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika dan penawaran kopi tahun t-1. Harga ekspor kopi berhubungan negatif dengan kuantitas ekspor kopi Indonesia dengan elastisitas penawaran ekspor terhadap harga ekspor sebesar 2,04, ini berarti bahwa pada saat harga ekspor meningkat kuantitas ekspor kopi Indonesia menurun. Keadaan ini disebabkan karena mutu kopi Indonesia yang masih rendah sehingga tidak memenuhi kualitas yang diminta konsumen luar negeri. Harga kopi dalam negeri berhubungan positif dengan kuantitas ekspor kopi Indonesia, tetap dilakukannya aktivitas ekspor pada saat harga kopi dalam negeri meningkat disebabkan karena permintaan kopi dalam negeri yang masih sangat rendah. Faktor-faktor lain yang berpengaruh positif terhadap kuantitas ekspor kopi adalah nilai tukar rupiah dan penawaran kopi tahun t-1. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penawaran kopi dalam negeri adalah harga kopi dalam negeri, tingkat teknologi dan penawaran kopi tahun t-1. Harga kopi dalam negeri berhubungan positif terhadap penawaran kopi dalam negeri dengan elastisitas penawaran sebesar 0,04, ini berarti bahwa petani kopi Indonesia kurang merespon secara baik terjadinya perubahan harga, hal ini didukung dengan besarnya koefisien penyesuaian yang cukup rendah yaitu sebesar 0,07. Tingkat teknologi berhubungan positif dengan penawaran kopi dalam negeri, ini berarti bahwa meningkatnya produktivitas kopi menyebabkan penawaran kopi dalam negeri juga meningkat. Faktor yang berpengaruh terhadap permintaan kopi dalam negeri adalah tingkat pendapatan masyarakat dengan elastisitas permintaan kopi terhadap pendapatan sebesar 0,59.   Kata kunci: kopi, ekspor.

  2. Theory of nuclear reactors. Vol. 1. Theorie der Kernreaktoren. Bd. 1. Der stationaere Reaktor

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Emendoerfer, D.; Hoecker, K.H.

    1982-01-01

    An introduction is given to the elements of reactor physics and reactor calculation which refers to practice from the present point of view. It is demonstrated to the reader how the reactor characteristics relevant to construction can be calculated from atomic factors by means of neutron transport and diffusion theory; these reactor characteristics are: multiplication factor, power density distribution, burn-up, plutonium build-up, xenon vibrations, short-time behaviour. The interaction between thermo- and fluid-dynamic processes is important for this calculation. On grounds of didactics the crucial point of this book is the establishment and calculation of simple models which give a clear description of all important characteristics of the events. Attempts for more exact simulation by computer are dealt with including typical solutions.

  3. UNJUK KERJA REAKTOR PLASMA DIELECTRIC BARRIER DISCHARGE UNTUK PRODUKSI BIODIESEL DARI MINYAK KELAPA SAWIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardian Dwi Yudhistira

    2013-10-01

    Full Text Available Biodiesel is one of alternative renewable energy source to substitute diesel fuel. Various biodiesel productionprocesses through transesterification reaction with a variety of catalysts have been developed by previousresearcher. This process still has the disadvantage of a long reaction time, and high energy need. DielectricBarrier Discharge (DBD plasma electro-catalysis may become a solution to overcome the drawbacks in theconventional transesterification process. This process only needs a short time reaction and low energy process.The purpose of this study was to assess the performance of DBD plasma rector in making biodiesel such as: theeffect of high voltage electric value, electrodes gap, mole ratio of methanol / oil, and reaction time. TheResearch method was using GC-MS (Gas Cromatography-Mass Spectrofotometry and FTIR (FourierTransform Infrared Spectrofotometry and then it will be analysed the change of chemical bond betweenreactant and product. So, the reaction mechanism can be predicted. Biodiesel is produced using methanol andpalm oil as reactants and DBD plasma used as reactor in batch system. Then, reactants contacted by highvoltage electric. From the results of this research can be concluded that the reaction mechanism occurs in theprocess is the reaction mechanism of cracking, the higher of electric voltage and the longer of reaction time leadto increasing of product yield. The more of mole ratio of methanol / oil and widening the gap between theelectrodes lead to decreased product yield. From this research, product yield maksimum is 89,8% in the variableof rasio mol metanol/palm oil 3:1, voltage 10 kV, electrode gap 1,5 cm, and reaction time 30 seconds.

  4. Analisis heteroplasmy DNA mitokondria pulpa gigi pada identifikasi personal forensik (Heteroplasmy analysis of dental pulp mitochondrial DNA in forensic personal identification

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ardyni Febri K

    2013-09-01

    Full Text Available Background: Mitochondrial DNA (mtDNA sequence analysis of the hypervariable control region has been shown to be an effective tool for personal identification. The high copy and maternal mode of inheritance make mtDNA analysis particularly useful when old samples or degradation of biological samples prohibits the detection of nuclear DNA analysis. Dental pulp is covered with hard tissue such as dentin and enamel. It is highly capable of protecting the DNA and thus is extremely useful. One of the diasadvantages of mitochondrial DNA is heteroplasmy. Heteroplasmy is the presence of a mixture of more than one type of an organellar genome within a cell or individual. It can lead to ambiguity in forensic personal identification. Due to that, the evidence of heteroplasmy in dental pulp is needed. Purpose: The study was aimed to determine the heteroplasmy occurance of mitocondrial DNA in dental pulp. Methods: Blood and teeth samples were taken from 6 persons, each samples was extracted with DNAzol. DNA samples were amplified with PCR and sequencing to analyze the nucleotide sequences polymorphism of the hypervariable region 1 in mtDNA and compared with revised Cambridge Reference Sequence (rCRS. results: The dental pulp and blood nucleotide sequence of hypervariable region 1 mitochondrial DNA showed polymorphism when compared with rCRS and heteroplasmy when compared between dental pulp with blood. Conclusion: The study showed that heteroplasmy was found in mithocondrial DNA from dental pulp.latar belakang: Analisis sekuens DNA mitokondria (mtDNA regio kontrol hypervariable telah terbukti menjadi alat efektif untuk identifikasi personal. Kopi DNA yang banyak dan pewarisan maternal membuat analisis mtDNA sangat berguna ketika sampel lama atau sampel biologis yang terdegradasi menghambat deteksi analisis DNA inti. Pulpa gigi terlindung jaringan keras seperti dentin dan enamel. Hal ini membuat pulpa mampu melindungi DNA dan dengan demikian sangat berguna

  5. ANALISIS DESKRIPTIF DALAM PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PBL (PROBLEM BASED LEARNING OLEH GURU MATA PELAJARAN EKONOMI SMA NEGERI 1 SLIYEG KABUPATEN INDRAMAYU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sheilla Az Zahra

    2015-06-01

    Full Text Available Permasalahan dalam penelitian ini antara lain : (1 Perencanaan pembelajaran PBL oleh guru Ekonomi (2 Pelaksanaan pembelajaran PBL oleh guru Ekonomi di SMAN 1 Sliyeg (3 Evaluasi pembelajaran PBL oleh guru Ekonomi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sliyeg Kabupaten Indramayu. Alat analisis data adalah analisis interaksi. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Informan utama adalah guru mata pelajaran Ekonomi. Teknik analisis data dalam penelitian ini meliputi : pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru mata pelajaran Ekonomi di SMAN 1 Sliyeg selalu membuat perangkat pembelajaran di awal semester dan selalu menyusun dan mempersiapkan RPP sebelum mengajar. Pelaksanaan pembelajaran PBL oleh guru Ekonomi sudah cukup baik dan guru pun cukup memahami mengenai PBL dan mendapat respon positif dari siswa. Evaluasi dan penilaian dari guru Ekonomi masing-masing mempunyai cara yang berbeda, seperti quiz dan tanya jawab, lalu guru memberi nilai tambahan kepada siswa yang aktif dalam menjawab. Saran yang diberikan dalam penelitian ini adalah guru sebaiknya meningkatkan pemahaman mengenai pembelajaran PBL. Guru harus lebih berwawasan luas, meningkatkan kretivitas dan inovatif dalam pelaksanaan PBL. Guru harus memperluas wawasan dan lebih kreatif lagi dalam mengembangkan cara evaluasi pada akhir pembelajaran. One of these models is the learning of model PBL (Problem Based Learning. It is expected that a better model of PBL to increase student activity when compared with the model konvesional.So far this learning process is still dominated by a paradigm that states that a knowledge of the facts is to be memorized. Problems in this study include: (1 Planning of PBL learning by teachers of Economics (2 The implementation of PBL learning by Economics teacher at SMAN 1

  6. Analytical quality control in trace element analysis of atmospheric particulate; Controllo di qualita' nell'analisi degli elementi in traccia contenuti nel particolato atmosferico

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Rizzio, E.; Giavieri, G.; Bergamaschi, L.; Profumo, A.; Gallorini, M. [Consiglio Nazionale delle Ricerche, Centro di Radiochimica e Analisi per Attivazione, Pavia (Italy)

    2001-07-01

    parte degli elementi e' stata determinata mediante analisi per attivazione neutronica. Per tutte le analisi di Pb e CD, e in alcuni casi di Ni e Cu, si e' impiegata la tecnica di spettrometria di assorbimento atomico.

  7. Analisis Model Komunikasi Kepala Sekolah Ditinjau Dari Perspektif Gender (Studi Kasus di SMK Islam P.B. Soedirman 2 Jakarta dan SMK Mandiri Bekasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Giyanti

    2012-06-01

    Full Text Available Analisis Model Komunikasi Kepala Sekolah Ditinjau Dari Perspektif Gender (Studi Kasus Pada SMK Islam P.B. Soedirman 2 Jakarta dan SMK Mandiri Bekasi. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan berkomunikasi kepala sekolah perempuan di SMK Islam P.B. Soedirman 2 Jakarta dengan kepala sekolah laki-laki di SMK Mandiri Bekasi. Penelitian ini adalah studi kasus dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui pengamatan/observasi, wawancara mendalam, dan dokumen tentang berbagai model komunikasi yang digunakan yaitu : 1. Model Lasswell; sering memberikan pertanyaan. 2. Model Shannon; berkomunikasi dengan tatap muka, komunikasi lewat telepon, radio dan televisi, memakai otak, anggukan kepala, sentuhan, kontak mata, ingatan dan menetralkan gangguan. 3. Model Schraumn; kesamaan dalam bidang pengalaman, balikan. 4. Model Berlo; faktor keterampilan, sikap, pengetahuan, kebudayaan, sistem sosial dan satu arah. 5. Model Seiler; latar belakang. 6. Model S-R; Isyarat-isyarat, gambar-gambar, tindakan, timbal balik, dan banyak efek. 7. Model Aristoteles; persuasi, klasik, pidato dan sangat sederhana. Kemudian data tersebut dianalisis, analisis yang digunakan ialah dengan  mendeskripsikan secara kualitatif mengenai perbedaan, dan skala ukur yang digunakan ialah skala nominal. Hasil hipotesis komparatif dua sample independen mengungkapkan, bahwa model komunikasi yang dilakukan kepala sekolah perempuan di SMK Islam P.B. Soedirman 2 Jakarta lebih bervariasi, kepala sekolah perempuan lebih banyak menggunakan model komunikasi dibanding model komunikasi yang dilakukan kepala sekolah laki-laki. Karena otak perempuan dirancang untuk lebih bersifat relasional, dan lebih mudah bagi perempuan untuk menyesuaikan gaya komunikasi mereka dengan lawan bicara yang bermacam-macam. Berbicara membantu kepala sekolah perempuan dalam mengklasifikasikan dan menata informasi di kepala. Berbeda dengan model komunikasi  yang dilakukan oleh kepala sekolah laki

  8. Incorporation of a wind generator model into a dynamic power flow analysis; Incorporacion de un modelo de generador eolico al analisis de flujos dinamicos de potencia

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Angeles Camacho, C.; Banuelos Ruedas, F. [Instituto de Ingenieria, Universidad Nacional Autonoma de Mexico (Mexico)]. E-mail: cangelesc@iingen.unam.mx; fbanuelosr@iingen.unam.mx

    2011-07-15

    Wind energy is nowadays one of the most cost-effective and practical options for electric generation from renewable resources. However, increased penetration of wind generation causes the power networks to be more depend on, and vulnerable to, the varying wind speed. Modeling is a tool which can provide valuable information about the interaction between wind farms and the power network to which they are connected. This paper develops a realistic characterization of a wind generator. The wind generator model is incorporated into an algorithm to investigate its contribution to the stability of the power network in the time domain. The tool obtained is termed dynamic power flow. The wind generator model takes on account the wind speed and the reactive power consumption by induction generators. Dynamic power flow analysis is carried-out using real wind data at 10-minute time intervals collected for one meteorological station. The generation injected at one point into the network provides active power locally and is found to reduce global power losses. However, the power supplied is time-varying and causes fluctuations in voltage magnitude and power flows in transmission lines. [Spanish] La energia eolica es hoy en dia una de las opciones mas efectivas y practicas para la generacion de electricidad a partir de energias renovables. Sin embargo, el incremento de la penetracion de energia eolica provoca que los sistemas de potencia se vuelvan mas dependientes y vulnerables a las variaciones de la velocidad del viento. El modelado es una herramienta que provee informacion valiosa de la interaccion dinamica entre las turbinas eolicas y las redes de potencia a las que se conectan. El presente articulo desarrolla una caracterizacion realista de un modelo de la turbina eolica. El modelo de la turbina eolica se incorpora a un algoritmo para el analisis de su contribucion a la estabilidad de una red electrica en el dominio del tiempo. La herramienta obtenida se conoce como flujos

  9. Il ruolo dell'Arvicola delle nevi Chionomys nivalis come specie-preda: un'analisi della situazione italiana

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armando Nappi

    2003-10-01

    Full Text Available L?Arvicola delle nevi Chionomys nivalis, a causa della sua particolare nicchia ecologica costituita, nella sua componente spaziale, dai suoli pietrosi nei cui interstizi vive, viene di norma considerata una preda poco rappresentata nelle catene trofiche. In Italia, eccettuato un dato incerto di cattura da Buteo buteo, è risultata predata da cinque specie di serpenti (Coronella austriaca, Elaphe longissima, Vipera aspis, V. berus, V. ursinii, sei di uccelli (Aquila chrysaetos, Strix aluco, Bubo bubo, Aegolius funereus, Asio otus e cinque di mammiferi (Vulpes vulpes, Mustela nivalis, M. erminea, Martes sp., Felis catus. In alcuni casi, come in Vipera berus a Passo Fedaia (BL, Asio otus a S. Valentino alla Muta (BZ, Mustela erminea nel Parco Naturale Adamello-Brenta (TN con percentuali piuttosto consistenti, rispettivamente del 69.6%, 60.71% e 35.89%. In uno studio su Vulpes vulpes nel Parco Nazionale Gran Paradiso (TO-AO è risultata essere la preda dominante tra i roditori. Sempre nella stessa area, è interessante la predazione da Aegolius funereus per la quale risulta, dopo Clethrionomys glareolus, la preda più rappresentata (27.97% malgrado, da uno studio di trappolamento di micromammiferi effettuato intorno all?area di nidificazione, risulti assente rivelando così un comportamento esplorativo del rapace diretto proprio alla ricerca dell?arvicola delle nevi. Da una prima analisi sembrerebbe dunque da rivalutare il ruolo di questo roditore come preda, anche considerando il contributo in biomassa che può rappresentare. Su un totale di 184 dati reperiti sulla presenza della specie in Italia, 28 (15.2% derivano da residui di predazione. Benché non risulti un quantitativo alto comparato ad altri micromammiferi è comunque significativo

  10. A tiered approach for probabilistic ecological risk assessment of contaminated sites; Un approccio multilivello per l'analisi probabilistica di rischio ecologico di siti contaminati

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Zolezzi, M. [Fisia Italimpianti SpA, Genova (Italy); Nicolella, C. [Pisa Univ., Pisa (Italy). Dipartimento di ingegneria chimica, chimica industriale e scienza dei materiali; Tarazona, J.V. [Instituto Nacional de Investigacion y Tecnologia Agraria y Alimentaria, Madrid (Spain). Departamento de Medio Ambiente, Laboratorio de toxicologia

    2005-09-15

    This paper presents a tiered methodology for probabilistic ecological risk assessment. The proposed approach starts from deterministic comparison (ratio) of single exposure concentration and threshold or safe level calculated from a dose-response relationship, goes through comparison of probabilistic distributions that describe exposure values and toxicological responses of organisms to the chemical of concern, and finally determines the so called distribution-based quotients (DBQs). In order to illustrate the proposed approach, soil concentrations of 1,2,4-trichlorobenzene (1,2,4- TCB) measured in an industrial contaminated site were used for site-specific probabilistic ecological risks assessment. By using probabilistic distributions, the risk, which exceeds a level of concern for soil organisms with the deterministic approach, is associated to the presence of hot spots reaching concentrations able to affect acutely more than 50% of the soil species, while the large majority of the area presents 1,2,4- TCB concentrations below those reported as toxic. [Italian] Scopo del presente studio e fornire una procedura per l'analisi di rischio ecologico di siti contaminati basata su livelli successivi di approfondimento. L'approccio proposto, partendo dal semplice rapporto deterministico tra un livello di esposizione ed un valore di effetto che consenta la salvaguardia del maggior numero di specie dell'ecosistema considerato, procede attraverso il confronto tra le distribuzioni statistiche dei valori di esposizione e di sensitivita delle specie, per determinare infine la distribuzione probabilistica del quoziente di rischio. Ai fini di illustrare la metodologia proposta, le concentrazioni di 1,2,4-triclorobenzene determinate nel suolo di un sito industriale contaminato sono state utilizzate per condurre l'analisi di rischio per le specie terrestri. L'utilizzo delle distribuzioni probabilistiche ha permesso di associare il rischio, inizialmente

  11. ANALISIS ENERGI MASUKAN-KELUARAN PADA PROSES PRODUKSI KELAPA SAWIT (Elaesis guineensis jacq. Input-Output Energy Analyisis in Oil Palm Production

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Haryanto

    2012-03-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis energi masukan-keluaran dan mengidentifikasi kemungkinan penghematan energi pada proses budidaya kelapa sawit. Penelitian dilakukan di PTPN VII Unit Usaha Rejosari, Lampung Selatan dengan mengamati semua energi yang digunakan dan dihasilkan. Energi masukan terdiri dari tenaga manusia, bahan bakar, energi tidak langsung dari pupuk, pestisida, dan alat-mesin pertanian. Energi keluaran berasal dari tandan buah segar (TBS dengan komponen minyak sawit, minyak inti sawit, serat, cangkang, dan tandan kosong, serta pelepah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budidaya kelapa sawit memerlukan energi masukan sebesar 57,63 GJ.ha-1  dan menghasilkan energi 339,14 GJ.ha-1. Sebagian besar energi masukan adalah penggunaan pupuk yang mencapai 31,22 GJ.ha-1  (54,18 % dari total energi masukan. Berdasarkan tahapan budidaya, maka pemeliharaan tanaman produktif memerlukan energi yang paling besar yaitu 33,06 GJ.ha-1  (57,37 %. Budidaya kelapa sawit menghasilkan energi neto 281,51 GJ.ha-1 dengan rasio energi 5,88, produktivitas energi 0,258 kg TBS/MJ, dan intensitas energi 3,87 MJ/kg TBS.   Kata kunci: Analisis energi, energi masukan, energi keluaran, indikator energi

  12. Analysis of the indices of thermal comfort for the conditions of the Mexican Republic; Analisis de los indices de confort termico para las condiciones de la republica mexicana

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Fuentes Freixanet, Victor; Rodriguez Viqueira, Manuel [Universidad Autonoma Metropolitana - Unidad Azcapotzalco (Mexico)

    2009-07-15

    The objective of this article is to analyze different indices of thermal comfort for the Mexican Republic. Among them the Fanger (PMV and PPD) physiological methods of comfort and the new effective temperature index are included. The standard effective temperature (SET), as well as the adaptive methods of Humphreys and Nicol, Auliciems, De Dear and Brager. A comparative analysis is done of the different indices through thematic maps determined by interpolation, using a climatic data base of 700 cities obtained from the observatories and stations of the National Meteorological Service. This article pretends to establish general criteria of the thermal comfort to later define design strategies for each one of the climatic regions of the Mexican Republic. [Spanish] El objetivo de este articulo es analizar distintos indices de confort termico para la Republica Mexicana. Entre ellos se incluyen los metodos fisiologicos de confort de Fanger (PMV y PPD), el indice de nueva temperatura efectiva. La temperatura efectiva estandar (SET), asi como los metodos adaptativos de Humphreys y Nicol, Auliciems, De Dear y Brager. Se hace un analisis comparativo de los distintos indices a traves de mapas tematicos determinados por interpolacion, usando una base de datos climaticos de 700 ciudades obtenidos de los observatorios y estaciones del Servicio Meteorologico Nacional. Este articulo presenta establecer criterios generales del confort termico para posteriormente definir estrategias de diseno para cada una de las regiones climaticas de la Republica Mexicana.

  13. Thermal analysis for energy consumption reduction in cooling water systems; Analisis termico para la reduccion del consumo de energia en sistemas de agua de enfriamiento

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Picon Nunez, Martin [Instituto de Investigaciones Cientificas, Universidad de Guanajuato, Guanajuato (Mexico); Quillares Vargas, Luis [Tecnopinch, S. A. de C. V., (Mexico)

    1998-12-31

    This paper presents the fundamental principles for the thermal analysis of cooling water systems in processing plants. In existing heat dissipating networks this methodology application allows the identification of opportunities for reducing the energy consumption used for cooling water pumping. The methodology is based on the determination of the minimum cooling water flow as a function of the installed heat exchange capacity, subjected to the restrictions of the maximum allowed temperature elevation. The methodology application to real systems, has resulted in saving 20% of the total energy consumed in cooling water pumping. [Espanol] En este trabajo se presentan los principios fundamentales para el analisis termico de sistemas de enfriamiento en plantas de proceso. En redes de eliminacion de calor existentes, la aplicacion de esta metodologia permite identificar oportunidades para reducir el consumo de energia utilizada para el bombeo del fluido enfriante. La metodologia se basa en la determinacion del flujo minimo de agua de enfriamiento en funcion de la capacidad de transferencia de calor instalada, sujeta a las restricciones de maximo incremento de temperatura permitido. La aplicacion de la metodologia a sistemas reales, ha resultado en ahorros del 20% del total de la energia que se consume en el bombeo del agua de enfriamiento.

  14. ANALISIS IT GOVERNANCE DENGAN DOMAIN MEA01 DALAM PELAKSANAAN E-HEALTH MENGGUNAKAN KERANGKA KERJA COBIT 5 PADA DINAS KESEHATAN PROVINSI JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rusyida Baniya Savira

    2016-03-01

    Full Text Available Teknologi Informasi memiliki peran yang sangat penting untuk mendukung tujuan pencapaian suatu kegiatan dalam organisasi mupun instansi. Apabila pemanfaatan TI sudah berjalan dan mampu berintegrasi dengan baik dengan organisasi, maka TI mampu mendorong terjadinya peningkatan kinerja organisasi. Untuk mendukungnya, dibutuhkan suatu kegiatan monitoring, evaluasi, dan penilaian kinerja suatu organisasi. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah merupakan suatu instansi pemerintahan yang bertindak sebagai penyelenggara untuk penyediaan layanan kesehatan kepada masyarakat di daerah Jawa Tengah. Permasalahan yang pada Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah adalah dalam pelaksanaan kegiatan pengawasan dan evaluasi masih ditemukan beberapa kekurangan seperti kurang lengkapnya Standart Operational Procedure (SOP mengenai detail proses pengawasan dan penilaian kinerja, proses tata kelola TI yang belum dilakukan secara menyeluruh, serta kurangnya pengawasan dalam peningkatan kebutuhan pemakaian e-health. Dari hasil studi dokumen, wawancara dan kuesioner berdasarkan COBIT 5 dihasilkan level kapabilitas tata kelola proses monitoring, evaluasi, dan penilaian kinerja dan kesesuaian (MEA01 saat ini adalah level 1 yaitu Performed, dengan tingkat pencapaian Largely Achieved sebesar 83,33% atau setara dengan 1,83 yang menunjukkan bahwa proses monitoring kinerja dan kesesuaian yang telah diimplementasikan berhasil mencapai tujuan instansi tetapi masih belum sepenuhnya dikelola dengan baik. Untuk mencapai level kapabilitas 2, dapat dilakukan strategi perbaikan secara bertahap dari proses atribut level 1 sampai 2. Kata kunci: COBIT 5, Analisis Tata Kelola TI, E-health, Proses Monitoring Evaluate and Assess Performance and Conformance (MEA01, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.

  15. Regional Analysis of Precipitation by Means of Bivariate Distribution Adjusted by Maximum Entropy; Analisis regional de precipitacion con base en una distribucion bivariada ajustada por maxima entropia

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Escalante Sandoval, Carlos A.; Dominguez Esquivel, Jose Y. [Universidad Nacional Autonoma de Mexico (Mexico)

    2001-09-01

    The principle of maximum entropy (POME) is used to derive an alternative method of parameter estimation for the bivariate Gumbel distribution. A simple algorithm for this parameter estimation technique is presented. This method is applied to analyze the precipitation in a region of Mexico. Design events are compered with those obtained by the maximum likelihood procedure. According to the results, the proposed technique is a suitable option to be considered when performing frequency analysis of precipitation with small samples. [Spanish] El principio de maxima entropia, conocido como POME, es utilizado para derivar un procedimiento alternativo de estimacion de parametros de la distribucion bivariada de valores extremos con marginales Gumbel. El modelo se aplica al analisis de la precipitacion maxima en 24 horas en una region de Mexico y los eventos de diseno obtenidos son comparados con los proporcionados por la tecnica de maxima verosimilitud. De acuerdo con los resultados obtenidos, se concluye que la tecnica propuesta representa una buena opcion, sobre todo para el caso de muestras pequenas.

  16. STUDI PENGARUH VARIASI SUHU KALSINASI TERHADAP KEKERASAN BENTUK MORFOLOGI, DAN ANALISIS POROSITAS NANOKOMPOSIT CAO/SiO2 UNTUK APLIKASI BAHAN BIOMATERIAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad Kurniawan

    2015-01-01

    Full Text Available Bahan biomaterial saat ini dibutuhkan bagi masyarakat, namun saat ini penyediaannya sangat terbatas dan harganya yang mahal. Hal ini mendorong terciptanya inovasi bahan biomaterial yang efisien dan berasal dari alam Untuk itu dilakukan penelitian yang bertujuan untuk membuat bahan biomaterial dari limbah cangkang kerang dan lumpur Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah melakukan sintesis nanokomposit CaO dan SiO2, dan mencampur dengan rasio 2:1, kemudian dikalsinasi pada suhu 700oC, 800oC, 900oC setelah itu mengkaraterisasinya menggunakan uji mekanik harness vickers dan SEM, BET. Hasil karakterisasi menunjukkan pada suhu 900oC nilai kekerasan tertinggi dicapai pada suhu pemanasan 900oC yaitu sebesar 109,1 ± 5,22 VHN. Kemudian bentuk mikrostruktur dimana pada suhu ini terbentuk butiran yang menggumpal dan membesar dengan ukuran pori mengecil. Sedangkan untuk analisa porositasnya pada suhu ini nilai surface area sebesar 23.843 m2/g dan volume pori sebesar 0.007 cc/g. Dari analisis diatas dapat disimpulkan bahwa meningkatnya suhu pemanasan menyebabkan sifat kekerasannya semakin meningkat dan mempengaruhi bentuk mikrostruktur serta surface area pada permukaan sampel.Kata kunci : Biomaterial, nanokomposit CaO/SiO2, Hardness Vickers, SEM, BET

  17. Analisis Bahaya dengan Metode Hazop dan Manajemen Risiko pada Steam Turbine PLTU di Unit 5 Pembangkitan Listrik Paiton (PT. YTL Jawa Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Zulfiana

    2013-09-01

    Full Text Available Steam turbine beroperasi pada temperatur dan tekanan uap yang tinggi sehingga keamanan proses harus dijaga agar tidak terjadi bahaya yang menimbulkan risiko. Untuk analisis dan identifikasi bahaya digunakan metode HAZOP yang selanjutnya melakukan manajemen resiko berupa emergency respon plan berdasarkan bahaya yang mungkin terjadi pada PLTU. Identifikasi bahaya dengan metode HAZOP dilakukan dengan penentuan 4 node pada steam turbine yaitu HP Turbine, IP Turbine, LP Turbine 1 dan LP Turbine 2, penentuan guideword dan deviasi berdasarkan control chart data proses transmitter di setiap node, dan untuk estimasi likelihood berdasarkan nilai MTTF tiap transmitter. ERP pada steam turbine dibuat untuk kejadian kebakaran karena berisiko tinggi dan kemungkinan besar terjadi serta dapat menyebabkan bahaya lain seperti ledakan dsb. Dari penelitian ini diketahui kondisi yang paling berbahaya pada steam turbine adalah kondisi high pressure yang diketahui dari risk matrix pressure trasnmitter pada 4 node yang bernilai high dan ekstrim yang dapat menyebabkan turbin mengalami overspeed. Rekomendasi untuk menanggulangi bahaya tersebut antara lain pemasangan pressure alarm, simulasi automatic turbine test, pemeriksaan turbine overspeed protection serta kalibrasi maupun pengecekan pada pressure trasnmitter tersebut.

  18. Application of GIS-based models for the evaluation of water resources; Analisi GIS-based dei fenomeni idrologici per la pianificazione territoriale

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Pistocchi, A.; Neri, D. [Studio di Ingegneria per l' Ambiente e il Territorio, Cesena, FO (Italy)

    2000-08-01

    The paper illustrates the application of GIS-based models for the evaluation of water resources in a hilly area for land use planning at the municipality level. The method, suitable for integration with more detailed analyses for specialistic purposes, provides the fundamental elements for decision in areas of the kind hereby considered, by describing the terms of water budget, diffuse pollution and soil erosion at a regional level. [Italian] Il presente lavoro illustra l'applicazione di tecniche di cartografia modellistica per la caratterizzazione degli aspetti idrologici rilevanti ai fini della pianificazione territoriale di un comune collinare in Emilia Romagna. La metodologia viene proposta in senso generale per la valutazione preliminare delle risorse idriche e dei fattori che limitano la qualita' e gli usi, attraverso la descrizione regionalizzata dei termini del bilancio idrologico, dell'inquinamento diffuso e dell'erosione dei suoli. Pur non sostituendo analisi di maggiore dettaglio a fini specifici, si ritiene che la valutazione fornisca gli elementi fondamentali per le decisioni sull'uso del suolo in aree del tipo considerato.

  19. Vibration analysis to characterize the behavior of fracture rotors operating in line; Analisis de vibracion para caracterizar el comportamiento de rotores fracturados operando en linea

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Garcia Illescas, Rafael

    2001-07-01

    , in other words. Unstable response behavior is quite sensitive to such nonlinear parameters. A general overview in this area is presented as a part of a multidisciplinary study. [Spanish] En este trabajo se presenta un analisis en tres enfoques: teorico, numerico y experimental, del comportamiento dinamico y de la estabilidad vibratoria de un sistema rotor chumacera conteniendo una grieta transversal localizada a medio tramo de la longitud axial del eje. La presencia de una grieta transversal es considerada mediante la modelacion de la variacion periodica de la rigidez estructural del rotor, la cual se expresa en funcion del tiempo (o posicion angular). El amortiguamiento del sistema incluye un amortiguamiento externo debido al fluido dentro del cual se encuentra el rotor girando y, el mas significativamente, un amortiguamiento viscoso originado por la pelicula de aceite en las chumaceras. El problema en estudio consiste en un rotor extendido del tipo Jeffcott, el cual tiene un disco al centro y chumaceras hidrodinamicas identicas en los dos extremos. Un aspecto innovador que aumenta la complejidad del analisis es que se incluye el efecto que tiene la masa del eje en cada una de las chumaceras en los extremos, ademas del efecto obvio de la masa del disco. Se hace una analisis numerico de la estabilidad lineal del sistema incluyendo todos los aspectos mencionados mediante la teoria de Floquet. Algunos resultados son comparados con los obtenidos por otros investigadores en este campo como Gasch, Meng y otros. El sistema parametricamente excitado resultante es analizado utilizado una solucion de perturbacion lineal del sistema. El sistema de ecuaciones se encuentra utilizando terminos complejos y ha sido representado y escrito en programas de computo en MATLAB desarrollados por el autor de la tesis para calcular la estabilidad lineal del problema. Varias configuraciones de rotores simples y reales son estudiados con el fin de ilustrar las propiedades basicas de rotores

  20. Voltage stability evaluation facing small disturbances by means of the modal analysis technique; Evaluacion de la estabilidad de voltaje ante disturbios pequenos mediante la tecnica de analisis modal

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Leon Rodriguez, Daniel

    2000-12-15

    . Estos aspectos han provocado que dichos sistemas operen con margenes de seguridad mas limitados y que su estabilidad tenga que ser analizada de una manera confiable y precisa. Tomando en cuenta los aspectos arriba mencionados, a medida que los sistemas electricos han tenido que operar en condiciones mas forzadas para satisfacer la demanda de la carga, los problemas de estabilidad de voltaje se han presentado con mayor frecuencia provocando serios disturbios y en algunos casos, hasta apagones totales. Ante la ocurrencia de estos problemas, el analisis de establidad de voltaje ha cobrado cada vez mayor importancia en los estudios de las companias suministradoras de energia electrica provocando con esto que se destinen mayores recursos para la investigacion de este fenomeno con el proposito de comprenderlo y desarrollar tecnicas y herramientas que permitan estudiarlo de una manera mas completa. El analisis modal es una de las mas recientes tecnicas en estado estable la cual, desde su aparicion ha tenido un gran auge debido a la valios y rapida informacion que proporciona, ademas de su facilidad de implementacion y el poco esfuerzo computacional que requiere. En este trabajo se realiza la evaluacion de la estabilidad de voltaje d eun sistema electrico real aplicando de manera conjunta la tecnica de analisis modal con otras tecnicas convencionales como las curvas P-V y V-Q. Se ilustra tambien la manera en que la distinta informacion obtenida de estas tecnicas se complementa para lograr un estudio de estabilidad de voltaje mas completo y representativo. Ademas de analizar la estabilidad de voltaje para las condiciones normales de operacion (caso base), se evaluan tambien tres distintas alternativas de compensacion reactiva capacitiva con objeto de mejorar el margen o distancia a la inestabilidad de voltaje del sistema. Los resultado obtenidos con cada una de las opciones de compensacion son analizados y comparados entre si para finalmente proponer la alternativa que presente

  1. Development of a tool for the analysis and diagnosis in real time of centrifugal pumps; Desarrollo en una herramienta para el analisis y diagnostico en tiempo real de bombas centrifugas

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Pacheco, J.J.; Aviles, J.J.; Zaleta, A.; Olivares, A. [Facultad de Ingenieria Mecanica, Electrica y Electronica (FIMEE), Universidad de Guanajuato (Mexico)

    2007-11-15

    In this paper the development of a computer tool for the analysis of centrifugal pumps is presented. This tool allows the user to analyze the performance of the pump by means of the analysis of the behavior curves at its design conditions, reference and operation. In order to realize the analysis it is necessary that the user feeds the tool with the missing and necessary information according to norm ASME PTC 8.2 and under the specified conditions of calibration of the same norm, to eliminate possible errors in the results, a bad qualification or erroneous acquisition of the signals. The system must early be fed with the polynomials of the behavior curves of the pump in its design conditions to later correct the behavior based on a velocity of present operation. [Spanish] En este trabajo se presenta el desarrollo de una herramienta computacional para el analisis de bombas centrifugas. Dicha herramienta permite al usuario analizar el desempeno de la bomba mediante el analisis de las curvas de comportamiento en sus condiciones de diseno, referencia y operacion. Para realizar el analisis es necesario que el usuario alimente la herramienta con la informacion faltante y necesaria de acuerdo a la norma ASME PTC 8.2 y bajo las condiciones de calibracion especificadas en la misma norma, para eliminar posibles errores en los resultados a una mala calificacion o adquisicion erronea de las senales. El sistema tiene que ser anticipadamente alimentado con los polinomios de las curvas de comportamiento de la bomba en sus condiciones de diseno para posteriormente corregir el comportamiento en funcion de una velocidad de operacion actual.

  2. Choice and the cost and benefit analysis of one solar system of renewable energy for the Tepozan Park; Seleccion y analisis costo-beneficio de un sistema de energia renovable para el parque Tepozan

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Lopez P, J. Manuel A; Sheinbaum P, Claudia [Instituto de Ingenieria de la UNAM, Mexico, D. F. (Mexico)

    2000-07-01

    This article is about the choice process and the cost and benefit analysis of one solar photovoltaic system for the Tepozan Park, which is a space of ecoturism and ecological education, it is at the Tlalpan District in Mexico, D.F. According to this objective, we start with an introduction related to general conditions in the Park and we talk about the energy requirement. Next, the method for the better option choice is shown, this is based on decision analysis of Kepner and Tregoe. The choice option is evaluated according to the main financial tools of the Cost and Benefit Analysis private evaluation. This shows the decision analysis including issued about ecology. Finally, we add a point for the result synthesis, so we can have a complete approach in order to choice a renewable energy. As conclusion is shown the most important costs and benefits, thinking on future decisions about operation and maintenance of the system. [Spanish] En este articulo se presenta el proceso de seleccion y analisis Costo-Beneficio de un sistema de energia solar fotovoltaica para las instalaciones del Parque Tepozan, un espacio de ecoturismo y educacion ambiental, ubicado en la delegacion Tlalpan de Mexico, D.F. Para ello, se da una introduccion de las condiciones generales del parque y de los requerimientos de energia. Posteriormente se presenta un apartado del metodo para la seleccion de la alternativa mas adecuada, sustentado en un analisis de decisiones. La alternativa seleccionada, se somete a una evaluacion de los principales criterios de la evaluacion privada derivada del Analisis Costo Beneficio, con lo que se ilustra el proceso de toma de decision, incluyendo los factores de impacto ambiental. Finalmente, se incorpora un apartado de sintesis de resultados, para aportar un panorama completo en cuanto a la operacion y mantenimiento del sistema dentro del parque.

  3. NEMÁTODOS PARÁSITOS DE Lutjanus synagris (Linneaus, 1758) Y Lutjanus analis> (Cuvier, 1828) (PERCIFORMES, LUTJANIDAE) EN LAS ZONAS DE SANTA MARTA Y NEGUANJE, CARIBE COLOMBIANO

    OpenAIRE

    Cortés J.; Valbuena J.; Manrique G.

    2009-01-01

    Se describen los nemátodos encontrados en el sistema digestivo de las especies de pargo Lutjanus synagris y Lutjanus analis>. Esta investigación se orientó principalmente a la clasificación taxonómica de los parásitos y no a los efectos o patologías que estos puedan ocasionar en los peces. Se tuvo en cuenta que en Colombia los pargos constituyen uno de los recursos de mayor importancia para la comercialización; Lutjanus synagris y

  4. Experimental hydraulic analysis in conduction tunnels at the trunk section working as a channel considering compound roughness; Analisis hidraulico experimental en tuneles de conduccion en seccion baul trabajando como canal, considerando rugosidades compuestas

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Marengo-Mogollon, Humberto; Cortes-Cortes, Carlos [Comision Federal de Electricidad (Mexico); Arreguin-Cortes, Felipe I [Comision Nacional del Agua (Mexico)

    2008-01-15

    This paper presents the roughness coefficients of a conduction tunnel at the trunk section working as a channel obtained experimentally using a hydraulic model of the diversion tunnel of the Hydroelectric Project called El Cajon (Mexico). A comparative analysis between experimental and theoretical coefficients obtained in the literature is shown. [Spanish] Se presentan los coeficientes de rugosidad compuesta de un tunel de conduccion en seccion baul trabajando como canal obtenidos en forma experimental en un modelo hidraulico del tunel de desvio del Proyecto Hidroelectrico El Cajon (Mexico). Se muestra un analisis comparativo entre los coeficientes experimentales y los teoricos obtenidos en la literatura.

  5. Voltage stability analysis considering the load dynamic characteristics and the voltage control devices; Analisis de estabilidad de voltaje considerando las caracteristicas dinamicas de la carga y dispositivos de control de voltaje

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Hernandez Alvarez, Enrique

    2001-09-15

    improvement of the voltage stability. Finally, the application of the proposed methods of study to the analysis of voltage stability in an electrical network derived from the Mexican Peninsular system is presented. The influence of voltage control devices in the stability phenomenon is discussed and a comparison with the results obtained by means of other analysis techniques are presented, specifically, the study of the Q-V curves and the modal analysis of the power flow equations. [Spanish] El trabajo de investigacion que se presenta en esta tesis se centra en el analisis de la estabilidad de voltaje de mediano plazo considerando el efecto de las caracteristicas de la carga y su interaccion con los modelos de dispositivos de control de voltaje en la red de transmision. Mas concretamente, se define y estudia un tipo de modelo de carga con caracteristicas deseables para el estudio de la estabilidad de voltaje; los modelos genericos de carga derivados de pruebas de campo o de la aplicacion de tecnicas de identificacion y se analiza la influencia de la aplicacion de dispositivos de control para mejorar los margenes de estabilidad del sistema. Se estudian, asimismo, alternativas al modelado de sistemas de potencia para el estudio de la estabilidad de voltaje en sistemas complejos. Se presenta, en primer lugar, un analisis fundamental de las caracteristicas de estabilidad de voltaje en un sistema simplificado de potencia y se introduce el metodo de analisis adoptado. Se muestra que el fenomeno de inestabilidad se manifiesta como una bifurcacion tipo singular inducida del modo critico de voltaje cuando se opera el sistema bajo condiciones de estres. A continuacion, se analiza la contribucion de la accion de dispositivos de control al margen de estabilidad y se deducen criterios de analisis de estabilidad basados en el estudio de dicho modo. Se propone, a continuacion, un modelo lineal del sistema de potencia con caracteristicas deseables para el estudio de la estabilidad de voltaje

  6. SURVEY DAN ANALISIS SEISMISITAS WILAYAH JAWA TIMUR BERDASARKAN DATA GEMPA BUMI PERIODE 1999-2013 SEBAGAI UPAYA MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jihan Nia Shohaya

    2013-11-01

    Full Text Available Kajian kegempaan suatu wilayah terutama di daerah rawan gempa bumi seperti Jawa Timur sangat diperlukan dalam rangka mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat bencana gempa bumi. Dalam konteks ini, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis tingkat seismisitas di wilayah Jawa Timur antara tahun 1999-2013 yaitu dengan menganalisis hubungan antara frekuensi kejadian gempa bumi (N dan magnitudo gempa bumi (M. Rumus umum yang digunakan, yaitu log N = a – bM. Gradien persamaan ini atau nilai b merupakan parameter tektonik yang menggambarkan sifat batuan pada daerah yang diteliti sedangkan nilai a menggambarkan aktivitas tektonik wilayah yang diamati. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder parameter gempa bumi dari bank data seismologi IRIS dengan magnitudo 4,0-10,0 SR pada kedalaman 0-200 km yang berlokasi antara 110o-115o BT dan 5o-10o LS. Berdasarkan hasil analisis dengan metode maximum likelihood, didapatkan besarnya parameter seismisitas untuk wilayah 1 diperoleh nilai a sebesar 11,7 dan nilai b sebesar 1,86. Sementara untuk wilayah 2 diperoleh nilai a sebesar 9,69 dan nilai b sebesar 1,49. Hasil analisis menunjukkan bahwa wilayah 1 memiliki tingkat seismitas yang lebih besar dibandingkan wilayah 2. Sedangkan nilai b pada kedua wilayah relatif sama. Hal tersebut menunjukkan bahwa batuan pada wilayah Jawa Timur memiliki heterogenitas yang rendah. Kata kunci : Seismisitas, Gempa Bumi, Jawa Timur Abstract Studying about seismicity pattern, especially in earthquake prone areas such as East Java is needed in order to reduce the impact caused by the earthquake. This research is analyze the level of seismicity and the return period of earthquakes by analyzing the relationship between the frequency of occurrence of earthquakes (N and the earthquake magnitude (M. The main formula is log N = a - bM, gradient equation or b value describes the nature of tectonic rocks of observed regions, and a value describes the

  7. ANALISIS MODEL FAKTOR RISIKO YANG MEMPENGARUHI INFEKSI KECACINGAN YANG DITULARKAN MELALUI TANAH PADA SISWA SEKOLAH DASAR DI DISTRIK ARSO KABUPATEN KEEROM, PAPUA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Semuel Sandy

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakInfeksi kecacingan yang ditularkan melalui tanah masih merupakan masalah kesehatan di daerah pedesaan. Parasit cacing yang paling banyak menginfeksi adalah Ascaris lumbricoides, Cacing tambang (hookworm dan Trichuris trichiura. Penyakit ini umumnya terkait dengan faktor sosial-ekonomi, perilaku hidup bersih dan sehat. Penelitian bertujuan mengetahui prevalensi infeksi kecacingan yang ditularkan melalui tanah pada siswa sekolah dasar (SD di Distrik Arso Kabupaten Keerom dan mengetahui hubungan infeksi kecacingan yang ditularkan melalui tanah terhadap status gizi, status anemia, sosial ekonomi orang tua murid, sanitasi lingkungan dan higiene perorangan. Penelitian menggunakan metode potong lintang (cross sectional dengan melakukan pengukuran antropometri tinggi badan, berat badan, pengukuran kadar Hb untuk melihat status anemia pada 224 murid SD di Distrik Arso Kabupaten Keerom. Pengumpulan data sosial-ekonomi, sanitasi, higiene perorangan mengunakan kuesioner. Pemeriksaan infeksi kecacingan menggunakan metode Kato-Katz dan pengukuran variable intensitas infeksi berdasarkan metode WHO. Analisis statistik bivariat dan multivariat digunakan untuk melihat variabel faktor risiko yang berperan dalam penularan infeksi kecacingan yang ditularkan melalui tanah. Hasil penelitian menunjukkan infeksi kecacingan pada anak sekolah dasar didapatkan sebesar 29,9% dari 224 murid SD. Jumlah murid sekolah dasar yang terinfeksi ascariasis 23,2%, terinfeksi cacing tambang 7,6% dan terinfeksi trikhuriasis 4,9%. Sedangkan murid SD yang mengalami anemia 12,5% dan indeks massa tubuh (IMT kurang 79,5%. Hasil analisis multivariat menggunakan regresi logistik diperoleh variabel faktor risiko yang berkaitan dengan infeksi kecacingan STH yaitu: kebiasaan mencuci tangan sebelum makan dengan air dan sabun (OR = 0,33; 95% CI 0, 14-0, 78 dan nilai p = 0,012. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian infeksi kecacingan yang

  8. Computational package for the dynamic analysis of synchronous generators and their controls; Paquete computacional para el analisis de generadores sincronos y sus controles

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Perez Guillen, Jesus Artemio

    1997-12-31

    This thesis presents a computational package for the dynamic analysis of synchronous generators and their controls in a machine - infinite bus system. The package is integrated by a graphic interface for Windows environment and several models for the different components of the generation system. The development of the graphic interface was carried out with object oriented programming under Windows environment, available from Borland C++, which generates a group of menus that integrates an environment of interactive and versatile simulation. The package contains mathematical models of third, fourth, fifth and sixth order for synchronous generators of round and salient poles. Several mathematical models for the excitation systems DC1A, AC1A and ST1A, according to the IEEE classification, are included. Models for thermal and hydraulic turbines with governor of speed are also included, as well as a mathematical model for the power system stabilizer and magnetic saturation on synchronous generators. Numerical methods like Euler, Modified Euler and Runge Kutta of second and fourth order are used to solve the characteristics differential equations of the system under study. Algorithms for graphic generation includes phasor diagram, capability and saturation curves for synchronous machine. Computer models are validated and sensitivity analysis is carried out in order to assess the ef ect of type of model for synchronous machine, excitation systems, power system stabilizer, magnetic saturation in the synchronous generator and different numerical methods of integration. The computational package is useful in teaching and research on the dynamic response of synchronous machines and their controls. [Espanol] En este trabajo se presenta el desarrollo de un paquete computacional para el analisis dinamico de generadores sincronos y sus controles en el esquema de una unidad de generacion - bus infinito. El paquete esta integrado por una interfaz grafica para ambiente Windows y un

  9. PERBANDINGAN ANALISIS KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI ELUASI GRADIEN DENGAN ISOKRATIK PADA PENENTUAN VITAMIN B1, B2 DAN B6 DALAM SEDIAAN SIRUP MULTIVITAMIN SECARA SIMULTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Luh Kasih Ariani

    2015-06-01

    Full Text Available ABSTRAK: Vitamin B terutama B1 (Tiamin, B2 (Riboflavin, dan B6 (Piridoksin sering terkandung dalam sirup multivitamin sehingga diperlukan analisis untuk mendeteksi secara simultan dalam campuran. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan analisis vitamin B1, B2, dan B6 dalam sirup multivitamin secara simultan dengan kromatografi cair kinerja tinggi eluasi gradien dan isokratik, menggunakan kolom C18, panjang 15 cm, dan dengan pelarut campuran metanol: air : asam asetat glasial (10:90:1. Fase gerak adalah campuran natrium heksan sulfonat 5 mM dalam asam asetat glasial 0,5% dengan metanol yang dicampur secara gradien. Kondisi optimum metode gradien diperoleh pada laju alir 2,0 mL/menit, panjang gelombang 280 nm dengan waktu retensi 3,441 menit untuk piridoksin; 4,985 menit untuk riboflavin dan 7,393 menit untuk tiamin dengan resolusi 2,272 antara riboflavin dan piridoksin. Hasil uji presisi riboflavin dan piridoksin menggunakan metode isokratik (campuran natrium heksan sulfonat 5 mM dengan metanol dengan perbandingan 70 : 30 masing-masing dengan RSD adalah 1,377 dan 1,376 sedangkan metode gradien adalah 0,693 dan 0,825. Uji linearitas ketiga vitamin menggunakan dua metode isokratik dan gradien memenuhi persyaratan dengan R2 = 0,999. Kata kunci : Vitamin B, sirup multivitamin, kromatografi cair kinerja tinggi ABSTRACT: The aim of this research is to compare the simultaneous analytical results of B1 (Tiamin, B2 (Riboflavin, and B6 (Piridoxin in multivitamin syrup between gradient and isocratic methods using high performance liquid chromatography (HPLC. The separation was performed on 15 cm length of C18 column and a mixture of methanol, water and glacial acetate acid with ratio of 10:90:1 was used as solvent. The eluent was a mixture of methanol and 5 mM sodium hexane sulfonate in 0.5% glacial acetate acid and gradually mixed using 2 different pumps. The optimal analytical conditions for gradient method were found to be 2,0 mL/min of flow rate and

  10. STUDI BIO-EPIDEMIOLOGI DAN ANALISIS SPASIAL KASUS MALARIA DAERAH LINTAS BATAS INDONESIA – MALAYSIA (PULAU SEBATIK KABUPATEN NUNUKAN, PROVINSI KALIMANTAN TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Damar Tri Boewono

    2013-02-01

    Dinas Kesehatan. Walaupun demikian, kasus malaria masih banyak ditemukan beberapa tahun lalu. Penelitian komprehensif telah dilakukan untuk mengetahui distribusi spasial kasus malaria dengan pemetaan menggunakaan geographical information system (GIS sehubungan dengan distribusi breeding habitat positip jentik nyamuk vektor. Tujuan penelitian adalah untuk menentukan strategi pengendalian vektor malaria spesifik, berdasarkan beberapa faktor bionomik, distribusi spasial kasus malaria dan breeding habitat positip jentik nyamuk vektor  dengan pemetaan GIS dan analisis indek jarak (distance index analyses dan status kerentanan vektor malaria terhadap insektisida.  Hasil penelitian ditemukan bahwa tiga spesies nyamuk dicurigai sebagai vektor malaria seperti: Anopheles balabacensis dan Anopheles maculatus (daerah pegunungan di pedalaman, seperti Desa Sungai Limau and Lapio, sebagai breeding habitat adalah air sumur/perigi, kolam dan parit. Daerah pantai, Desa Sungai Nyamuk dan Liang Bunyu, kolam dan lagoon/goba air payau ditemukan sebagai breeding habitat nyamuk Anopheles sundaicus (dicurigai sebagai vektor malaria. Vektor malaria (An. balabacensis and An. maculatus, ditemukan sudah resisten terhadap insektisida Permetrin dan Lambdacyhalotrin tetapi masih toleran terhadap Malation. Insektisida alternatif perlu dipertimbangkan dalam pengendalian vektor malaria.  Analisis spasial diketahui bahwa kasus malaria tersebar mengelompok clumped/cluster, buffer zones terhadap breeding habitat (< 400 meter sebagai indikasi penularan lokal/setempat (indigenous sehubungan dengan perilaku vektor  dan kurang disebabkan  mobititas manusia.  Pengendalian vektor malaria di Desa Sungai Limau (daerah endemis perlu diperhatikan secara khusus,  Manajemen vektor secara terpadu baik aplikasi dalam rumah  (indoors treatment seperti indoor residual spraying/IRS (penyemprotan insektisida pada dinding rumah, atau distribusi kelambu berinsektisida (LLIN dan aplikasi breeding habitat jentik nyamuk

  11. Artificial intelligence tools to support the analysis of the high tension insulator flaming; Herramientas de inteligencia artificial de apoyo al analisis de flameos en aisladores de alta tension

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Rodriguez Ortiz, Guillermo; Mejia Lavalle, Manuel; Montoya Tena, Gerardo [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca (Mexico)

    1996-12-31

    Four artificial intelligence tools developed at the Instituto de Investigaciones Electricas (IIE) to support the analysis of high tension insulator flaming are described. The first tool builds up a decision tree departing from historical data, the other 3 tools operate departing from the decision tree previously created to generate production rules, function as an expert system and make tests with many already known cases. These tools could predict the impending occurrence of flaming with enough time allowance for the insulators to be cleaned, since the traditional practice is the periodical cleaning of the insulators and this is not always adequate since the cleaning teams are limited, and the action of the environment is not always constant and for that reason insulators that do not need it are cleaned and vice-versa [Espanol] Se describen 4 herramientas de inteligencia artificial desarrolladas en el Instituto de Investigaciones Electricas (IIE) para apoyar al analisis de flameos en aisladores de alta tension. La primera herramienta construye el arbol de decision a partir de datos historicos; las otras 3 herramientas operan a partir del arbol de decision previamente creado para generar reglas de produccion, funcionar a la manera de un sistema experto y hacer pruebas con muchos casos conocidos. Estas herramientas podrian predecir la ocurrencia inminente del flameo con tiempo suficiente para que los aisladores se limpien, ya que la forma tradicional es limpiar periodicamente los aisladores y esto a veces no es adecuado debido a que las cuadrillas de limpieza son limitadas, ademas de que la accion del medio ambiente no es constante y es por eso que a veces se limpian aisladores que no lo necesitan o viceversa

  12. IL FENOMENO DELL’ALTERNANZA L1/L2 NELL’INSEGNAMENTO DELL’ITALIANO COME LINGUA STRANIERA. ANALISI DI UN CORPUS DI INTERAZIONI DIDATTICHE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paola Arrigoni

    2012-02-01

    Full Text Available La modalità plurilingue della comunicazione in classi di lingua straniera può rientrare tra le strategie pedagogiche a disposizione dell’insegnante per il raggiungimento di precisi scopi didattici e formativi. Partendo da una breve analisi sul significato di parlante plurilingue e plurilinguismo stesso, in questo articolo si è voluto esaminare come si attua una educazione al plurilinguismo in contesti formativi e, in particolare, se e come l’utilizzo della L1 può costituire uno strumento di supporto all’insegnamento e all’apprendimento di una lingua straniera. A questo scopo sono stati analizzati i dati raccolti presso l’Università di Coventry durante corsi di italiano L2 per studenti anglofoni. I fenomeni di contatto linguistico L1/L2 più frequenti e significativi sono stati suddivisi in base al parlante e alle loro funzioni.   The phenomena of l1/l2 alternation in the teaching of italian as a foreign language. analysis of a corpus of didactic interactions Multilingual communication in foreign language classrooms can be considered as one of the teacher’s pedagogical  strategies to achieve specific educational aims. Through a brief analysis of the meaning of multilingual speakers and multilingualism, this article examines how an education to multilingualism in teaching contexts is carried out and, in particular, if and how the use of the L1 can be a helpful tool for the foreign language teaching and learning. For this purpose the data collected at Coventry University during Italian (L2 classrooms for English students were examined. The more common and meaningful phenomena of linguistic contact between L1 and L2 were grouped according to the speaker and to their functions.

  13. Analisis Pengaruh Scouring Pada Pipa Bawah Laut (Studi Kasus Pipa Gas Transmisi SSWJ Jalur Pipa Gas Labuhan Maringgai – Muara Bekasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Catur Nugraha

    2012-09-01

    Full Text Available Abstrak— Jalur pipa gas bawah laut merupakan salah satu infrastruktur transportasi jarak jauh untuk minyak dan gas yang paling efesien untuk pemindahan produksi minyak dan gas  dibandingkan dengan penggunaan struktur terapung seperti kapal tanker. Pada struktur pipa bawah laut fenomena scouring juga dapat terjadi yang berpengaruh kepada struktur pipa. Akibat yang timbul darinya ialah adanya freespan yang dapat menyebabkan defleksi dan vibrasi atau biasa dikenal sebagai fenomena Vortex Induced Vibration (VIV. Tugas akhir ini adalah melakukan analisis pengaruh scouring pada pipa bawah laut, data yang digunakan adalah data Pipa Gas Labuhan Maringgai – Muara Bekasi yang dioperasikan oleh Perusahaan Gas Negara, berdasarkan code DnV RP F105 untuk analisa dinamis. Dari hasil analisa, maka diperoleh kedalaman scouring maksimal pada tiap zona yang dianalisa adalah 0.65 m, 0.26 m, 0.2 m, 0.15 m, 0,2 m dan 0.48 m sedankan panjang span yang dijinkan ialah panjang span yang dihitung berdasarkan gerak inline flow yaitu 29.13 m, 36.93 m, 44.53 m, 47.43 m, 34.17 m dan 30.61 m untuk zona yang sama. Dari hasil panjang span yang ijinkan tersebut didapatkan defleksi yang terjadi tiap zona yaitu  0.001873 m, 0.004013 m, 0,007476 m, 0.009259 m, 0.003117 m dan 0.003117 m. Sedangkan dari hasil analisa terjadinya osilasi pada pipa diketahui bahwa pada tiap zona menghasilkan frekuensi natural yang lebih besar daripada frekuensi vortex shedding sehingga osilasi pada pipa akibat vortex tidak terjadi dan pipa aman dioperasikan.

  14. Modal analysis applied to rotor balancing: two relevant technical aspects; Analisis modal aplicado al balanceo de rotores: dos aspectos tecnicos relevantes

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Aguirre Romano, Jorge E.; Preciado Delgado, Eduardo [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca (Mexico)

    1991-12-31

    In applying the modal analysis to rotor balancing, it is frequent to find technical matters that are hardly developed in text books or that can only be deducted through a profound and complex study. For this reason, an engineer dedicated to the practice that wishes to deepen in the subject of rotor balancing, can hardly understand these matters, unless they are developed with the specific orientation that relate them with the balancing practice. In this paper two of these subjects related to the definition and recollection of modal parameters are presented: a) the fundamental form of the polar diagrams of response, that can be perfectly circular in certain cases and b) the relationship that exists among the modal forms of a rotor and the distribution of weights that must be placed to balance them in a given way. [Espanol] Al aplicar el analisis modal al balanceo de rotores, es frecuente encontrar temas tecnicos que dificilmente se desarrollan en los libros de texto, o que solo pueden deducirse mediante un estudio profundo y complejo. Por esta razon, un ingeniero dedicado a la practica que desee profundizar en el tema de balanceo de rotores, dificilmente podra comprender estos temas, a no ser que estos sean desarrollados con la orientacion especifica que los relacionen con la practica del balanceo. En este trabajo se presentan dos de esos temas relacionados con la definicion y obtencion de los parametros modales: a) la forma fundamental de los diagramas polares de respuesta, que puede ser circular perfecta en ciertos casos, y b) la relacion que existe entre las formas modales de un rotor y la distribucion de pesos que se deben colocar para balancear un modo dado.

  15. Vibration analysis and online thermodynamic assessment of a turbo-blower turbine; Analisis de vibraciones y evaluacion termodinamica en linea de la turbina de un turbosoplador

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Munoz Q, Rodolfo; Marino L, Carlos; Ramirez S, Jose A.; Rivera G, Juan J. [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca, Morelos (Mexico)

    2007-11-15

    In this paper are presented the results of the analysis of dynamic and thermodynamic behavior analysis of a turbo-blower integrated by one 13,080 KW steam turbine and a blower with a flow of 131,520 ft{sup 3}/m, to determine the cause of the excessive wearing of the axial trust bearing of the steam turbine. The main cause of failure is the wearing and severe dirtiness of the turbine stages that contributes with an increment of the turbine axial load. The consequences of the turbine deterioration are: greater axial load due to the additional heating rotor (requires greater steam to generate the same power that in design conditions); turbine motive power reduction and the reduction of isentropic efficiency of the same, for similar average steam consumption between reference and test. Due to the former the turbine power represents a deviation of the 34.74% in Steam Specific Consumption (SSC). [Spanish] Se presenta los resultados del analisis del comportamiento dinamico y termodinamico de un turbosoplador integrado por una turbina de vapor de 13,080 KW y un soplador con un caudal de 131,520 pies{sup 3}/m, para determinar la causa del desgaste excesivo de la chumacera de empuje axial de la turbina de vapor. La causa principal de la falla es el desgaste y ensuciamiento severo de las etapas de la turbina que contribuye con un incremento de la carga axial de la turbina. Las consecuencias del deterioro de la turbina son: mayor carga axial debida al calentamiento adicional del rotor (requiere mayor vapor para generar la misma potencia que en condiciones de diseno); reduccion de la potencia motriz de la turbina y de la eficiencia isoentropica de las mismas, para un consumo de vapor promedio similar entre referencia y prueba. Debido a lo anterior la potencia de la turbina representa una desviacion del 34.74% en el Consumo Especifico de Vapor (CVE).

  16. Application of the Pinch analysis for the design of a cogeneration system in a paper mill; Aplicacion del analisis Pinch para el diseno de un sistema de cogeneracion en una industria papelera

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Mani Gonzalez, A. G.; Arriola Medellin, A. [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca (Mexico)

    1997-12-31

    The Pinch Analysis is a set of principles, tools and rules for the design that allow the engineer find the best way to configure the elements of a process. In the last ten years it has been utilized for the design of new processes as well as in the energy optimization of existing processes. In this paper the tools utilized for the integration of a cogeneration system in a process for the production of paper is presented. It is also presented how the combined treatment of the Pinch Analysis and the exergy concept allows to define, before the detailed design, the cogeneration potential, the fuel consumption and the amount of pollutant emissions for different cogeneration schemes. [Espanol] El analisis Pinch es un conjunto de principios, herramientas y reglas de diseno que permiten al ingeniero encontrar la mejor manera de configurar los elementos de un proceso. En los ultimos diez anos se ha utilizado para el diseno de procesos nuevos asi como en la optimacion energetica de procesos existentes. En el presente articulo se presentan las herramientas utilizadas para la integracion de un sistema de cogeneracion en un proceso de produccion de papel. Se muestra tambien como el tratamiento combinado del analisis Pinch y el concepto de energia permite definir, antes del diseno detallado, el potencial de cogeneracion, el consumo de combustible y la cantidad de emisiones contaminantes para diferentes esquemas de cogeneracion.

  17. NEMÁTODOS PARÁSITOS DE Lutjanus synagris (Linneaus, 1758 Y Lutjanus analis> (Cuvier, 1828 (PERCIFORMES, LUTJANIDAE EN LAS ZONAS DE SANTA MARTA Y NEGUANJE, CARIBE COLOMBIANO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cortés J.

    2009-09-01

    Full Text Available Se describen los nemátodos encontrados en el sistema digestivo de las especies de pargo Lutjanus synagris y Lutjanus analis>. Esta investigación se orientó principalmente a la clasificación taxonómica de los parásitos y no a los efectos o patologías que estos puedan ocasionar en los peces. Se tuvo en cuenta que en Colombia los pargos constituyen uno de los recursos de mayor importancia para la comercialización; Lutjanus synagris y Lutjanus analis> son especies demersales explotadas a lo largo de toda la región costera e insular del Caribe colombiano. Los tractos digestivos se colectaron de los pargos capturados artesanalmente (nasa, cordel por pescadores de las zonas de Santa Marta y Neguanje; se identificaron los siguientes géneros de nemátodos: Capillaria spp., Contracaecum spp., Cucullanus spp. y Raphidascaris spp.; el último género fue el más representativo.

  18. Analisi Multicriteriale applicata alla vulnerabilità socio-spaziale delle vittime della violenza del traffico a Belo Horizonte, Brasile: un'investigazione per mezzo del trauma maxillo-facciale

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Carlos José De Paula Silva

    2013-05-01

    Full Text Available Gli incidenti stradali, come problemi di salute pubblica, sono una delle principali cause di morte in Brasile. Il lavoro analizza la distribuzione spaziale di casi di incidente (con lesioni maxillo-facciali associandoli con le caratteristiche di vulnerabilità del luogo di residenza delle vittime. Gli indirizzi delle vittime sono stati sottoposti a georeferenziazione e geo-codificazione. Sono state identificate le condizioni socio-spaziali delle vittime ed utilizzate per l'analisi “multicriteria” attraverso la combinazione di variabili e la composizione di distribuzione spaziale del grado di vulnerabilità socio-spaziale. Le tendenze spaziali dei casi sono state analizzate con mappe del Kernel e funzione K di Ripley. I casi sono distribuiti nello spazio in forma aggregata, con maggiori densità in aree con grandi disparità socio-economiche. Si presenta come referenza metodologica per l'analisi delle correlazioni tra le variabili, la verifica del grado della spazializzazione dei fenomeni, e la composizione dell'indice spaziale per sostenere i progetti urbani che devono contemplare le condizioni di accessibilità, la violenza e le necessità socio-spaziali. 

  19. Analysis of conjugated heat transfer, in transient state of the first stage of a gas turbine; Analisis de transferencia de calor conjugada, en estado transitorio, de la primera etapa de una turbina de gas

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Campos Amezcua, Alfonso; Mazur C, Zdzislaw [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca, Morelos (Mexico); Gallegos Munoz, Armando [Facultad de Ingenieria Mecanica, Electrica y Electronica (FIMEE), Universidad de Guanajuato, Guanajuato (Mexico)

    2007-11-15

    This article presents an analysis of conjugated heat transfer in the first stage of movable blades during the starting of a gas turbine, covering a period of 1,012 seconds. The developed computer model is in 3D and uses as initial and border conditions typical starting curves for stack gases, the cooling air and the angular velocity of the blades. As a result of the numerical predictions, the temperature distributions in stack gases, the trowel of the blade and the cooling air are included, doing emphasis in the results obtained in the solid (body of the blade), since these are used for thermo-mechanical stress analysis and later estimation of the blade residual life. [Spanish] Este articulo presenta un analisis de transferencia de calor conjugada en la primera etapa de alabes moviles, durante el arranque de una turbina de gas, cubriendo un periodo de 1.012 segundos. El modelo computacional desarrollado es en tres dimensiones y utiliza como condiciones iniciales y de frontera curvas de arranque tipicas para los gases de combustion, el aire de enfriamiento y la velocidad angular de los alabes. Como resultado de las predicciones numericas, se incluyen las distribuciones de temperatura en los gases de combustion, la paleta del alabe y el aire de enfriamiento, haciendo enfasis en los resultados obtenidos en el solido (cuerpo del alabe), ya que estos se utilizan para analisis de esfuerzos termomecanicos y posterior estimacion de vida residual del alabe.

  20. Useful life consumption analysis of the blades of a gas turbine by thermofluency during constant load operation; Analisis de consumo de vida util por termofluencia en alabes de turbinas de gas durante operacion con carga constante

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ortega Quiroz, Gerardo Daniel

    2005-08-15

    A new analytical model for creep life prediction of gas turbine blades is proposed. The ultimate tensile strength is included to reflect heat-to-heat variations in strength. A thermo mechanical analysis is made using the finite element method. With the stress distribution obtained, some creep life prediction models as the Norton-Bailey and Dorn-Bailey models were reviewed as well as the Larson-Miller parameter. The time to failure data obtained with the previous analysis, was used to determine the new creep life prediction model coefficients. The results obtained are in good concordance with experimental data for IN-738-LN gas turbine blades. [Spanish] En el presente trabajo se propone un nuevo modelo analitico para predecir la vida util por termofluencia en alabes de turbinas de gas, donde se incluye el esfuerzo ultimo de tension para reflejar el efecto que tiene la variacion de la temperatura en la rigidez del material. Para lograr esto, primero se hizo un analisis termomecanico del alabe, utilizando el metodo de elementos finitos. Con los esfuerzos obtenidos, se hizo una revision de los modelos de consumo de vida de Norton-Bailey y de Dorn-Bailey. Tambien se utilizo el parametro Larson-Miller para obtener datos de consumo de vida. Con los resultados de los analisis anteriores, fue posible determinar los coeficientes del modelo propuesto. Los resultados obtenidos estan en buena concordancia con los datos experimentales del alabe, y muestran un error menor que el de los modelos revisados.

  1. FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP RISIKO KEHAMILAN “4 TERLALU (4-T” PADA WANITA USIA 10-59 TAHUN (ANALISIS RISKESDAS 2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Puti Sari H

    2015-01-01

    Full Text Available Abstrak Tujuan penulisan ini adalah mengidentifikasi faktor-faktor tidak langsung yang dapat mempengaruhi risiko kehamilan. Desain penelitian cross sectional. Data yang dianalisis merupakan data hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas tahun 2010 yang telah dilaksanakan oleh Badan Litbangkes. Unit analisis adalah ibu atau wanita usia subur (WUS yang pernah melahirkan minimal 1 anak dalam kurun waktu 5 tahun terakhir sampai dengan saat wawancara. Analisis dilakukan dengan menggunakan metode logistik regresi untuk mengetahui faktor yang paling dominan. Berdasarkan hasil analisis ditemukan bahwa variabel yang paling dominan dalam hubungan antara faktor tidak langsung dengan kejadian fisiko kehamilan 4-T (terlalu tua, terlalu muda, terlalu banyak dan terlalu dekat adalah variabel tempat tinggal  (desa/kota,  tingkat  pendidikan,  status  ekonomi,  dan  keinginan  hamil.  Ibu  yang  tinggal  di perdesaan berpeluang 1,1 kali berisiko kehamilan 4T, sementara ibu yang berpendidikan rendah (SD ke bawah berpeluang 1,4 kali untuk mengalami risiko kehamilan. Ibu dari keluarga miskin berpeluang 1,3 kali mengalami risiko kehamilan, sedangkan ibu yang sulit akses ke pelayanan kesehatan berpeluang 1,9 kali berisiko hamil dengan kondisi 4-T, dan ibu yang tidak/belum ingin hamil berpeluang 4,9 kali mengalami risiko kehamilan. Masalah risiko kehamilan lebih mungkin terjadi pada kelompok ibu yang tinggal di perdesaan, dengan tingkat pendidikan dan ekonomi rendah, dan kesulitan akses ke fasilitas kesehatan serta belum atau tidak menginginkan kehamilannya. Oleh sebab itu diperlukan pemerataan program jamkesmas agar keluarga tidak mampu dan yang tinggal di perdesaan semakin mudah untuk mendapat  pelayanan  kesehatan.  Selain  itu  memprioritaskan  pembangunan  fasilitas  kesehatan  dan penyediaan tenaga kesehatan di perdesaan, dan juga penyuluhan tentang cara mengatur kehamilan yang sehat.Kata kunci : risiko kehamilan, WUS, 4-TAbstract The purpose

  2. PENENTUAN KRITERIA MUTU BIJI PALA (Myristica fragrans Houtt BERDASARKAN ANALISIS TEKSTUR MENGGUNAKAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN CITRA DIGITAL (Quality Criteria for Determination of Seeds Nutmeg (Myristica fragrans Houtt Based Texture Analysis Using Digital

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Latifa Dinar

    2013-06-01

    Full Text Available Separation of nutmeg based on quality at the farm level is still not done. At the market level process to separate the whole seed and seed damage done by direct observation. The process has the disadvantage, among others, can not be done continuously and mixed results. Development of non-destructive method for separate nutmeg by class quality effectively and objectively indispensable. On image texture analysis can be used to differentiate the surface properties of an object in the image associated with the rough and smooth, also the specific properties of the surface roughness and smoothness criteria that characterize an object of an object. This study aims to analyze the texture characteristics of the object image nutmeg with image processing to determine the quality grade of nutmeg. The materials used are nutmeg derived from Ternate town of North Maluku with reference to defined quality standards in 2000 that divides Menegristek nutmeg into three quality classes ABCD, Rimpel and BWP. Determination of the quality criteria nutmeg done by the method of discriminant analysis. Texture characteristics extracted from the object image consisting of nutmeg contrast, correlation, energy, homogenity, entropy. The results showed significant parameter correlation and the entropy distinguish quality classes nutmeg with a degree of truth of 96,7%. Keywords: Nutmeg, quality, classification, texture, discriminant analysis   ABSTRAK Pemisahan biji pala berdasarkan mutu di tingkat petani saat ini masih belum dilakukan. Di tingkat pedagang proses untuk memisahkan antara biji utuh dan biji rusak dilakukan dengan pengamatan langsung. Proses tersebut memiliki kelemahan antara lain tidak dapat dilakukan secara terus menerus dan hasil yang beragam. Pengembangan metode non-destruktif untuk memisahkanan biji pala berdasarkan kelas mutunya secara efektif dan objektif sangat diperlukan. Analisis  tekstur pada citra dapat digunakan untuk membedakan sifat-sifat permukaan

  3. Stress analysis in the last stage blade of a geothermal turbine under different excitation conditions; Analisis de esfuerzos en el alabe de la ultima etapa de turbina geotermica bajo diferentes condiciones de excitacion

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Jimenez Alcazar, Rony Ediberto

    2009-11-15

    The blades of the steam turbines operate below severe conditions of pressure, temperature and steam flow, and at high rotary speeds too. These excitements generate states of stress, which depending on its magnitude and time of application; they can threaten the structural reliability of these mechanical components. In this work a stress analysis is realized in a blade L-0 of a geothermal turbine of low pressure, by means of the finite element method, by the aim to determine the states of static stress caused by the combined action of the centrifugal force and pressure of system flow, and dynamic stresses caused by the harmonic fluctuation in the steam flow. The analysis is realized under two superficial conditions in the blade: without presence of superficial damage and with presence of erosion in the bottom part of the trailing edge. The combined action of these conditions of stress is evaluated by means of an analysis of fatigue. This allows knowing the influence of the stress calculated, on the useful life of the blade. [Spanish] Los alabes de turbinas de vapor operan bajo condiciones severas de presion, temperatura y flujo de vapor, asi como a altas velocidades rotativas. Estas excitaciones generan estados de esfuerzos, que dependiendo de su magnitud y tiempo de aplicacion, pueden amenazar la confiabilidad estructural de estos componentes mecanicos. En este trabajo se realiza un analisis de esfuerzos en un alabe L-0 de una turbina geotermica de baja presion, mediante el metodo de elemento finito, con el objetivo de determinar los estados de esfuerzos estaticos causados por la accion combinada de la carga por fuerza centrifuga y presion de flujo de vapor, y esfuerzos dinamicos causados por la fluctuacion armonica en el flujo de vapor. El analisis se realiza bajo dos condiciones superficiales en el alabe: sin presencia de dano superficial y con presencia de erosion en la parte inferior del borde de salida. La accion combinada de estos estados de esfuerzos se

  4. Revision curricular a partir de un analisis comparativo de las discrepancias en los curriculos de una escuela de optometria en Puerto Rico con las competencias requeridas para las agencias de revalida y acreditacion 2004

    Science.gov (United States)

    Rivera Pacheco, Andres

    El proposito de esta investigacion, un estudio cualitativo de caso, fue comparar y contrastar el curriculo vigente de la Escuela de Optometria de la UIAPR con las competencias y estandares requeridos por las agencias de acreditacion y de revalida. Con este proposito, decidimos realizar una revision y un analisis de documentos: el prontuario de cada uno de los cursos de los curriculos implantados en el 1993 y en el 2001; las competencias y estandares establecidos por las agencias de revalida y de acreditacion; y las estadisticas en las que se analiza el porcentaje de estudiantes que aprueban cada una de las partes de los examenes de revalida entre el 1998 al 2003. Se realizaron entrevistas dirigidas para dar apoyo y complementar la revision y el analisis de estos documentos. Los participantes de las entrevistas fueron tres estudiantes de la clase de optometria del 2004 (ultima clase del curriculo del 1993); tres estudiantes de la clase de optometria del 2005 (primera clase graduanda del curriculo vigente) y tres profesores y/o directores de los Departamentos de Ciencias Basicas, Ciencias Clinicas y Cuidado al Paciente. Esta investigacion se enmarco en el modelo de evaluacion curricular de discrepancia de Malcolm Provus y en el modelo de desarrollo basado en competencias. Uno de los hallazgos mas importantes del estudio es que los cambios que se implantaron al curriculo del 2001 no han logrado que los estudiantes mejoren su ejecucion en los examenes de revalida. Por otro lado, se encontro que el curriculo vigente atiende completamente los estandares de la practica de Optometria, pero no las competencias. Esta informacion fue validada mediante el uso de una tabla de cotejo para el analisis de los cursos y de la informacion obtenida de las entrevistas. El estudio determina y concluye que existen discrepancias entre los prontuarios de los cursos del curriculo y las competencias requeridas por la agencia de revalida. Segundo, que el Departamento de Ciencias Basicas es el

  5. Preliminary design and analysis of innovating bearing using lubricant pressurized injection; Diseno preliminar y analisis de chumacera innovadora utilizando inyeccion presurizada del lubricante

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ordonez Pantoja, Alfredo

    2003-07-01

    rigidez y amortiguamiento de la pelicula del lubricante. En la presente investigacion se calculan por primera vez los coeficientes lineales de rigidez (Kxx, Kxy, Kyx, Kyy) y de amortiguamiento (Cxx, Cxy, Cyx, Cyy) considerando presurizacion externa, estos coeficientes se calculan de forma numerica con el programa CHUMA para distintos valores de presion de inyeccion adimensional. Estos coeficientes son utilizados en el modelo Jeffcott con eje rigido y eje flexible para encontrar la velocidad umbral de estabilidad lineal y la amplitud maxima de vibracion ante el efecto del desbalance. En la parte final de este trabajo se presentan los resultados que comprueban el beneficio que ofrece este nuevo diseno de chumacera presurizada. Los resultados obtenidos se presentan en forma de curvas, tanto para el umbral de estabilidad lineal como para la respuesta al desbalance y sus analisis comparativos contra los casos convencionales.

  6. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN JAGUNG MENGGUNAKAN METODE ANALISIS SPASIAL Land Suitability Assessment Of Corn (Zea mays L. Using Spasial Analysis Method

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ruslan Wirosoedarmo

    2012-05-01

    , kondisi drainase, tekstur, pH, kelembaban relatif, C-organik, KTK Liat, kemiringan, ketinggian tempat dan kondisi erosi. Kelas kesesuaian lahan terdiri atas kelas “sangat sesuai”, “cukup sesuai”, “sesuai marginal” dan “tidak sesuai”. Analisis spasial memanfaatkan fasilitas Map calculator dalam Software Arc View GIS.Hasil penelitian menunjukkan, di Blitar memiliki tiga kelas kesesuaian untuk tanaman jagung yaitu “sangat sesuai” 85%, “cukup sesuai” 10% dan “sesuai marginal” 5 % dari 150961 ha luas wilayah. Kelas “cukup sesuai” umumnya ter- letak di wilayah Blitar Utara dan kelas “sesuai marginal” terletak pada ketinggian di atas 1200 mdpl di sebagian kecil wilayah Kecamatan Wlingi (10 ha, Gandusari (117 ha, dan Doko (52 ha.

  7. ANALISIS SISTEM USAHATANI TERPADU DI LAHAN PASANG SURUT UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI WILAYAH (An Analysis Integrated Farming System in Tidal Swamp Land to Support Regional Agroindustrial Development

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rustan Massinai

    2013-11-01

    di Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah. Pengumpulan data primer dilakukan pada bulan Mei 2011 sampai dengan Desember 2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan usaha agroindustri berbasis usahatani terpadu (padi, kopi dan ternak sapi diperoleh nilai BC Ratio = 1,09 (lebih besar dari 1, IRR = 16,7% lebih besar dari nilai suku bunga bank (12% dan nilai NPV diperoleh sebesar Rp 37.349.080 bernilai positif (+, maka pengusahaan agroindustri berbasis usahatani terpadu di lahan pasang surut layak untuk dikembangkan. Pengembangan agroindustri berbasis usahatani terpadu di lahan pasang surut ke depan memiliki peluang untuk diterapkan di daerah lain, hal ini dapat mengantisipasi pertumbuhan jumlah penduduk yang setiap tahunnya mengalami pertambahan. Kata kunci: Analisis sistem usahatani terpadu, lahan pasang surut, agroindustri

  8. Monitoring systems for the analysis of vibrations and balance of rotary machines; Sistemas de monitorizacion para el analisis de vibraciones y balanceo de maquinas rotatorias

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Serrano R, Luis E; Ramirez Solis, J. Antonio; Munoz Q, Rodolfo [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca, Morelos (Mexico)

    2004-07-01

    Often, the rotary equipment faults appear as an abnormal vibration or a change in the characteristic vibration pattern of each machine. From here the importance of counting on tools that allow to acquire and to analyze the vibration signals of the equipment while it is in operation. The Gerencia de Turbomaquinaria has worked in this field since the end of the Seventies, developing diagnosis systems based on personal computers that allow the monitoring of the dynamic behavior of the rotary equipment. The main system of this type that the Instituto de Investigaciones Electricas (IIE), nowadays offers, is the Computerized System for Dynamic Analysis, also known by its abbreviation in Spanish as: SICAD II. This was designed under the requirements of the Comision Federal de Electricidad (CFE) to collect, measure and analyze vibration data of rotary equipment. It is also used in the balance, fault diagnosis and the solution of problems in rotary equipment. The system SICAD II is portable and versatile system with which vibrations are acquired, measured and analyzed by means of the presentation of the data in graphical formats of different type and application. [Spanish] A menudo, las fallas en los equipos rotatorios se manifiestan como una vibracion anormal o como un cambio en el patron de vibraciones caracteristico de cada maquina. De ahi la importancia de contar con herramientas que permitan adquirir y analizar las senales de vibracion de los equipos mientras estan en operacion. La Gerencia de Turbomaquinaria ha trabajado en este campo desde finales de la decada de los setenta, desarrollando sistemas de diagnostico basados en computadoras personales que permiten monitorear el comportamiento dinamico de los equipos rotatorios. El principal sistema de este tipo que ofrece, actualmente, el Instituto de Investigaciones Electricas (IIE) es el Sistema Computarizado para Analisis Dinamico, conocido tambien por su abreviacion como: Sicad II. Este fue disenado bajo los

  9. PERBANDINGAN IMT DAN INDIKATOR OBESITAS SENTRAL TERHADAP KEJADIAN DIABETES MELITUS TIPE 2 (DMT2 (Analisis data sekunder baseline studi kohor PTM di kelurahan Kebon Kalapa Bogor tahun 2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Dewi Susilawati

    2015-04-01

    Full Text Available AbstractBackground: Several studies show that obesity is associated with risk of type 2 diabetes mellitus (T2DM. However, the most appropriate indicator of obesity measurement to predict the occurrence of T2DM is still varies.The purpose of the study is to identify whether indicator of general obesity or central obesity which has a more strong relationship to T2DM. Methods: Design of the study was a cross sectional using secondary data of the raw data of cohort study on non-communicable diseases risk factors, NIHRD 2011. The multivariate logistic regression is applied for analysis. Result:Statistical models show that there is no strength of correlations of BMI, WC and WHtR ratio with the occurrence of T2DM were not different. The Odds ratio values of BMI, LP, and LP/TB are 2.83, 2.70 and 2.49 respectively; with 95% CI value is coincided.Conclusion: The strength of association of the three indicators of obesity with T2DM after controlled by age, family history, hypertension, and physical activity are not much different. The use of appropriate indicators depends on the healthpractitioner’s decision based on the available resources.Keywords : T2DM, BMI, WC, WHtRAbstrakLatar belakang: Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa obesitas berkaitan dengan risiko terjadinya DM tipe 2 (DMT2. Namun indikator pengukuran obesitas yang paling tepat dalam memprediksi terjadinya DMT2 masih berbeda-beda. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasiindikator pengukuran obesitas umum atau obesitas sentral yang lebih kuat hubungannya dengan kejadian DMT2. Metode : Desain penelitian ini potong lintang dengan menggunakan data sekunder dari data dasar studi kohor faktor risiko penyakit tidak menular (PTM Badan Litbangkes RI tahun 2011. Analisis menggunakan regresi logistik ganda. Hasil : Kekuatan hubungan ketiga indikator obesitas yaitu IMT, LP dan rasio LP/TB terhadap terjadinya DMT2 tidak berbeda. Odds Ratio IMT 2,83 OR LP 2,70 dan OR LP/TB 2,49 dengan nilai 95 % CI

  10. Analysis of efficiency of a solar dryer tunnel type of mango pulp; Analisis de la eficiencia de un secador solar tipo tunel para pulpa de mango

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Chagoyan Serrano, Jose [Universidad Autonoma de Baja California Sur, La Paz, Baja California Sur (Mexico)

    2000-07-01

    A new method to assess the performance of a solar dryer is presented. It describes energy efficiency indicators to improve a commercial dryer design. First, a preliminary dryer design procedure is described step by step. Then, two different modes of a tunnel dryer are investigated: Batch and semi-continue operations. The results of the analysis show that, the thermal efficiency is not sufficient to rate de dryer performance. It is necessary to include the productivity of the drying process and the quality of the dried fruit. The drying process and productivity tend to go hand-in-hand but in opposite directions. That is to say, raising the thermal efficiency reduce the process productivity and conversely. The analysis also suggests that an agreement between the efficiency, productivity and the quality must be specified in the drier design. [Spanish] Se presenta un procedimiento nuevo para evaluar la operacion de un secador solar, con el cual se precisan indicadores de la eficiencia que pueden ser utiles para mejorar el diseno del equipo. Se empieza por describir los pasos de un procedimiento de diseno preliminar de un sistema de secado. Despues, se analizan cualitativamente dos secadores: uno que opera por lotes y el otro de modo semicontinuo. Los resultados del analisis muestran que, la eficiencia termica del equipo no es un criterio suficiente para evaluar su operacion; tambien se requiere tomar encuenta la productividad del proceso de secado y la calidad del producto final. Se concluye que la eficiencia termica y la productividad del proceso son conceptos encontrados. Es decir, la eficiencia termica del equipo no es un criterio suficiente para evaluar su operacion; tambien se requiere tomar en cuenta la productividad del proceso de secado y la calidad del producto final. Se concluye que la eficiencia termica y la productividad del proceso son conceptos encontrados. Es decir, la eficiencia termica solo se puede aumentar a costa de la productividad y viceversa

  11. INVESTIGATION ON THERMAL-FLOW CHARACTERISTICS OF HTGR CORE USING THERMIX-KONVEK MODULE AND VSOP'94 CODE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudarmono Sudarmono

    2015-03-01

      Kegagalan sistem pembuangan panas pada reaktor berpendingin air jenis PWR, Three Mile Islands dan reaktor BWR Fukushima Daiichi, menyebabkan masyarakat nuklir mulai memikirkan penggunaan reaktor pembangkit daya jenis temperatur tinggi berpendingin gas (HTGR. Bidang Fisika dan Teknologi Reaktor di Pusat Teknologi Reaktor dan Keselamatan Nuklir (PTRKN mempunyai tugas melaksanakan kegiatan litbang desain konseptual reaktor kogenerasi dengan tingkat daya menengah yang berpendingin gas helium dengan daya 200 MWt. Desain HTGR200K merupakan salah satu sistem pembangkit energi yang memiliki efisiensi energi paling besar, dan tingkat keselamatan inheren yang tinggi dan bersih. Komposisi geometri dan struktur teras didesain agar dapat menghasilkan keluaran pendingin gas helium bertemperatur 950 0C sehingga dapat digunakan untuk produksi hidrogen dan atau unit industri proses lainnya secara kogeneratif. Luaran gas helium bertemperatur sangat tinggi ini akan menimbulkan tegangan termal pada bola bahan bakar yang mengancam integritas sistem pengungkungan produk fisi di dalamnya. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi karakteristika termal flow untuk menentukan distribusi temperatur bahan bakar bola dan outlet temperatur pendingin gas helium teras HTGR. Hal ini dilakukan dengan menggunakan modul Thermix-Konvek yang terintegrasi dalam program VSOP’94. Geometri teras HTGR dikerjakan dalam modul BIRGIT untuk model teras 2-D (R-Z dengan 5 kanal aliran pebble dalam teras aktif arah radial. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa nilai tertinggi dan terendah temperatur yang terdapat pada teras   adalah sebesar 999.3 °C dan 886,5 °C. Demikian pula hasil temperatur tertinggi bahan bakar TRISO dan bahan bakar pebble di dalam teras, yaitu diperoleh sebesar  1510,20°C yang terletak pada lapisan bahan bakar inti UO2, di posisi z= 335.51 cm dan  r=0 cm. Analysis di lakukan pada laju massa aliran pendingin, tekanan dan daya masing-masing sebesar 120 kg/s, 7 Mpa dan 200MWth. Hasil

  12. CAKUPAN SUPLEMENTASI KAPSUL VITAMIN A PADA IBU MASA NIFAS DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI DI INDONESIA ANALISIS DATA RISKESDAS 2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sandjaja Sandjaja

    2013-03-01

    education on importance of vitamin A supplementation. Key words: vitamin A supplementation, post-partum mothers, acces to health services, household characteristics ABSTRAK Program suplementasi kapsul vitamin A pada ibu nifas di lndonesia sejak 1996 bertujuan meningkatkan status vitamin A ibu nifas dan diteruskan ke bayi melalui ASI. Riskesdas 2010 menunjukkan hanya satu dari 2 ibu nifas mendapatkan kapsul vitamin A, lebih rendah dibanding cakupan balita. Tulisan ini bertujuan menganalisis faktor rumah tangga, ibu, dan akses pelayanan kesehatan yang berperan dalam cakupan kapsul vitamin A pada ibu nifas. Penelitian menggunakan data sekunder Riskesdas 2010, mencakup 19.000 ibu 10-59 tahun yang ditanyakan mendapat kapsul vitamin A saat masa nifas anak terakhir yang lahir pada periode lima tahun terakhir. Analisis regresi logistik multivariat dilakukan untuk mengetahui odd rasio cakupan kapsul vitamin A. Cakupan suplementasi vitamin A ibu nifas 56,1% bervariasi 35-70% antar provinsi, lebih tinggi di perkotaan (61,4% dibandingkan perdesaan (50,8%. Analisis multivariat menunjukkan odd rasio ibu nifas tidak menerima kapsul vitamin A berhubungan nyata jika bayinya tidak mendapatkan pemeriksaan neonatus (AGR = 2,334 95% CI 2, 156-2,530, ibu tidak mendapatkan pil besi (AGR = 2,076,95% CI 1,874-2,298, periksa hamil 1-3 kali (AGR = 1.252,95% CI 1,095-1,431, atau tidak periksa hamil (AGR = 1,355, 95% CI 1,217-1,510, tidak imunisasi TT (AGR = 1,245,95% CI 1, 156-1,341. Cakupan juga berhubungan nyata dengan tidak ke posyandu, tidak tahu lokasi polindes atau RS, pendidikan ibu rendah, tinggal di perdesaan walaupun dengan nilai AGR mendekati nilai 1, tetapi tidak nyata dengan umur dan status perkawinan ibu. Nilai AGR menunjukkan akses pelayanan kesehatan sejak kehamilan sampai persalinan merupakan faktor utama tingginya cakupan suplementasi vitamin A. Cakupan masih perlu ditingkatkan dengan perbaikan akses pelayanan kesehatan bumil dan persalinan di masyarakat dan penyuluhan bumiI. Kata

  13. Faktor Risiko Penyakit Ginjal Kronik Berdasarkan Analisis Cross-sectional Data Awal Studi Kohort Penyakit Tidak Menular Penduduk Usia 25-65 Tahun di Kelurahan Kebon Kalapa, Kota Bogor Tahun 2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eva Sulistiowati

    2015-11-01

    Full Text Available AbstractGlomerular Filtration Rate (GFR is associated with renal function and used to diagnose Chronic Kidney Disease (CKD. CKD is considered a serious worldwide public health problem, and the prevalence is increasing dramatically. The aim of the analisis is to explore of the factors associated with estimated Glomerular Filtration Rate (eGFR. This analysis used subset baseline data Cohort Study Non-Communicable Diseases (NCD 2011 with a cross-sectional design. CKD was defined as those withan estimated glomerular filtration rate (eGFR <60 mL/min/1.73 m2. We analyzed of 1932 subjects (820 males and 1112 females aged 25-65 years old. GFR was estimated by using calibrated serum creatinine level with a formula CKD-epi, devided into ≥60 mL/min/1.73 m2 and <60 mL/min/1.73 m2. Subject with e-GFR <60 mL/min/1.73 m2 was 2,3%, and increased remarkably with age. Multivariate logistic regression analysis demonstrated that age of 49-65 years (OR=13.57; 95% CI: 4.73-38.97,economic status quintile 1 (OR=4.44; 95% CI: 1.14-17.39, hipertension (OR=3.71;95% CI: 1.82-7.59, male gender (OR=2.97; 95% CI: 1.49-5.92, diabetes mellitus (OR=2.54; 95% CI=1.24-5.20, obesity(OR=2.51; 95% CI: 1.20-5.25, were significant factors that were independently associated with CKD.Keywords : risk factors; glomerular filtration rate; CKDAbstrakLaju filtrasi glomerulus (LFG berhubungan dengan kondisi fungsi ginjal dan digunakan sebagai penentu diagnosis Penyakit Ginjal Kronik (PGK. PGK merupakan masalah kesehatan yang serius dan prevalensinya meningkat secara drastis. Tujuan analisis ini untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan PGK. Data diambil dari subset data Studi Kohor Penyakit Tidak Menular (PTM di Kota Bogor Tahun 2011, menggunakan disain analisis potong lintang. Subjek yang dianalis berjumlah 1932 orang(1112 perempuan dan 820 laki-laki berumur 25-65 tahun. LFG diklasifikasikan menurut estimasi LFG (e-LFG berdasarkan kriteria CKD-epi, dengan kategori ≥60 mL/min/1,73 m2

  14. Scientific information and public opinion. Daily press analysis about ozone hole in the years 1996-1997; Informazione scientifica e opinione pubblica. Analisi della stampa quotidiana italiana negli anni 1996-1997 sul tema del buco dell'ozono

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Bertuzzi, D. [ENEA, Centro Ricerche E. Clementel, Bologna (Italy). Unita' Comunicazione e Informazione; Borrelli, G. [ENEA, Centro Ricerche Casaccia, Rome (Italy). Sezione Ambiente Globale e Clima

    1999-07-01

    One of ENEA's many activities consists in dealing with the analysis of information strategies. In this case the analysis concerns an environmental issue, the ozone hole which, in spite of the consideration given by the media, is not sufficiently highlighted, as well as in the case of climate changes issue. A survey of the coverage of four daily newspapers was realized; the time period covered by the analysis spans form January 1996 to December 1997, 77 articles in total. The newspapers involved are: La Repubblica, Il Corriere della Sera, L'Unita' on a national scale, and Il Resto del Carlino on a regional scale. The number of articles analyzed is divided as follows: 26 for the Repubblica, 24 for the Corriere della Sera, 21 for the Unita', 6 for the Resto del Carlino. The purpose of the work was to detect quality and quantity indicators of the Italian press about the ozone hole issue and possible environmental risks conveyed to the public, using the classical methods of the Content analysis. The analysis, carried out through a questionnaire realized for another research on climate change and daily press and appropriately readapted, consisted of 35 questions pointing out the fundamental characteristics of each article: (i) morphological characteristics; (ii) modalities describing the ozone hole; (iii) communication connotations. [Italian] Tra le attivita' dell'ENEA rientra l'analisi delle strategie dell'informazione, rivolta in questo caso ad un tema ambientale, il buco dell'ozono, che pur avendo recentemente grande rilevanza sui media, viene trattato con scarsa evidenza, cosi' come avviene, ad esempio, per i cambiamenti climatici. L'analisi presentata copre quattro testate per un arco temporale di due anni, dal gennaio 1996 al dicembre 1997, per un totale di 77 rilevati. Sono state analizzate tre testate nazionali, La Repubblica, il Corriere della Sera, l'Unita', e un giornale a carattere regionale, il

  15. Rotor optimization of a Francis type hydraulic turbine through the computer flow analysis (CFD); Optimizacion del rodete de una turbina hidraulica tipo Francis a traves del analisis computacional del flujo (CFD)

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Rosado Tamariz, Erick

    2007-06-15

    In the analysis of fluid behavior through hydraulic turbines, two basic methodologies for flow analysis and optimization processes in turbines are used, which are: a) modeled of flow through the entire turbine (joint), or modeled one of each component separately, obtaining satisfactory results by both methodologies. The analysis of computational fluids dynamics (CFD) to geometries improved by means of finite volume method (FVM) with their corresponding initials and boundary conditions is made, to solve a system differential equations of second order that correspond to the flow around the dominion of runner blades; considering nonviscous flow and the implementation of the two equations models for the solution of the equations that govern the turbulent flow. Also, used parameterization techniques based in a parametric geometry an objective function and the diminution of cavitation. This work presents the optimization of a runner from a Francis hydro turbine for a 75 MW considering three different load conditions (75%, 85% and 100%) through CFD as a part of the hydraulic analysis for modernization of the actual condition of a power generation unit. Francis runner optimization is made, through a previous analysis of CFD by means of the FVM, considering the viscous effects of the fluid and the model of turbulence developed by Sparlart and Allmaras; modeling the wicket and runner separately. Later the generation of a parametric model of the runner is made and the simulation for the generation of data base is formed. Finally an objective function is considered to develop the optimal geometry of the runner blades. The results are presented in a graphic form in such a way, that it shows the distributions of pressure and speed around the blades runner, the geometrical and performance (efficiency and power) comparison between original and optimized model. [Spanish] En el analisis del comportamiento del fluido a traves de turbinas hidraulicas, se emplean dos metodologias

  16. Analysis regarding steam generator furnace's incident heat, temperature and composition of combustion gases; Analisis de calor incidente, temperatura y composicion de gases de combustion en hornos de generadores de vapor

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Diego Marin, Antonio [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca, Morelos (Mexico)

    2006-07-01

    In order to obtain more precise evaluations of the combustion process in the furnace of a steam generator a suction pyrometer has been integrated to measure the temperature of the combustion gases; an ellipsoidal radiometer to measure the incident heat by thermal radiation in the water walls; a water cooled probe to determine the particle concentration, as well as a water cooled probe to determine the composition of the combustion gases present. This document clarifies the form of use of these instruments and their engineering specifications, simultaneously presenting an analysis that considers, unlike others, the internal conditions of the furnace to obtain a more precise evaluation of the efficiency that the combustion process presents and bases for the taking of preventive actions in specific zones of the furnace. Thus, the present work exhibits instruments and techniques of analysis to study the phenomena occurring within a steam generator. [Spanish] Con el fin de obtener evaluaciones mas precisas del proceso de combustion en el horno de un generador de vapor, se ha integrado un pirometro de succion para medir la temperatura de los gases de combustion; un radiometro elipsoidal para medir el calor incidente por radiacion termica en las paredes del agua; una sonda enfriada con agua para determinar la concentracion de particulas, asi como una sonda refrigerada con agua para determinar la composicion de los gases de combustion presentes. Este documento aclara la forma de uso de estos instrumentos y sus especificaciones tecnicas, a la vez que presenta un analisis que considera, a diferencia de otros, las condiciones internas del horno para obtener una evaluacion mas precisa sobre la eficiencia del proceso de combustion y bases para la toma de acciones preventivas en zonas especificas del horno. Asi, el presente trabajo exhibe instrumentos y tecnicas de analisis para estudiar los fenomenos que ocurren dentro de un generador de vapor.

  17. Energy analysis of the production process of sugar using modern technologies of process integration; Analisis energetico del proceso de produccion del azucar utilizando tecnicas modernas de integracion de proceso

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Figueroa Ibarra, Luis; Arriola Medellin, Alejandro [Instituto de Investigaciones Electricas, Temixco, Morelos (Mexico)

    1999-07-01

    The application of new concepts for the energy analysis of industrial processes, which consider the thermal integration of the process equipment, not only allows to detect energy recovery potentials that cannot be visualized with the traditional treatment of energy diagnosis of individual equipment, allows in addition, to suggest changes in the operation of the process that, without modifying the production, result in the reduction of the consumption of energy by the services and fuel. The analysis of thermal integration is illustrated for the case of a sugar mill, detecting a reduction potential in the use of fuel oil of 75%, and a potential increase of electrical production by cogeneration of 41%, departing from the modification of the use of the steam available in the process, and of the change of operation parameters of operation in the evaporation section. [Spanish] La aplicacion de nuevos conceptos para el analisis energetico de procesos industriales, los cuales consideran la integracion termica de los equipos del proceso, no unicamente permiten detectar potenciales de recuperacion de energia que no se pueden visualizar con el tratamiento tradicional de diagnostico energetico de equipos individuales, permiten ademas, sugerir cambios en la operacion del proceso que, sin modificar la produccion, redundan en una reduccion del consumo de servicios y combustible. El analisis de la integracion termica se ilustra para el caso de un ingenio azucarero, detectandose un potencial de reduccion del uso de combustoleo de 75%, y un potencial de incremento de produccion electrica por cogeneracion de 41%, a partir de la modificacion del uso del vapor disponible en el proceso, y del cambio de parametros de operacion en la seccion de evaporacion.

  18. Mesh sensitivity in the thermal analysis of a gas turbine a blade with internal cooling; Sensibilidad de malla en el analisis termico de un alabe de turbina de gas con enfriamiento interno

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Alfaro Ayala, Jorge Arturo; Gallegos Munoz, Armando [Facultad de Ingenieria Mecanica, Electrica y Electronica (FIMEE), Universidad de Guanajuato (Mexico); Campos Amezcua, Alfonso [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca, Morelos (Mexico)

    2007-11-15

    This article presents the methodology to generate the mesh model of the computer model of a blade by means of commands in the software of CFD Fluent, mainly in the fluid zone, since a mesh sensitivity analysis becomes too expensive in terms of human and computer resources. When geometry is too irregular, modifications are required in the mesh to avoid problems such as the divergence, instability in the solution and the dependency on the results of temperature, pressure, velocity, etc. Such is the case of a blade with internal cooling of the first stage of a gas turbine. The results are included of the generated mesh as well as of the thermal analysis of the blade. Additionally the results of temperature, pressure and velocity of the combustion gases and of the cooling air are shown. [Spanish] Este articulo presenta la metodologia para generar el mallado del modelo computacional de un alabe por medio de comandos en el software de CFD Fluent, principalmente en la zona del fluido, ya que un analisis de sensibilidad de malla se vuelve demasiado costoso en terminos de recursos humanos y computacionales. Cuando la geometria es demasiado irregular, se requiere de modificaciones en la malla para evitar problemas como son la divergencia, inestabilidad en la solucion y la dependencia de los resultados de temperatura, presion, velocidad, etc. Tal es el caso de un alabe con enfriamiento interno de la primera etapa de una turbina de gas. Se incluyen los resultados tanto de la malla generada como del analisis termico del alabe. Adicionalmente se muestran los resultados de temperatura, presion y velocidad de los gases de la combustion y del aire de enfriamiento.

  19. Chemical processes of coal for use in power plants. Part 1: Approximate analysis and associated indexes of pulverized coal; Procesos quimicos del carbon para su uso en centrales termoelectricas. Parte 1: Analisis aproximado e indices asociados del carbon pulverizado

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Altamirano-Bedolla, J. A.; Manzanares-Papayanopoulos, E.; Herrera-Velarde, J. R. [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca, Morelos (Mexico)]. E-mail: emp@iie.org.mx

    2010-11-15

    The usage of hydrocarbons, such as natural gas, oil products and coal, will be the main source of energy to the mankind for next generations. Therefore, the actual research and technological developments point out to employ with high efficiency those fuels. The main interests are to release most of the energy as possible and to guide the combustion reactions. It is well known that during the combustion process of coal, the chemical energy is converted to thermal energy, which it allows the steam production, and therefore to produce energy through an electric generator. The main interest of the work presented here is to study the behavior of the coal combustion processes in function of the approximate analysis and some associate indices of that analysis, to point out the optimization of the coal usage as main fuel in electrical power generation plants. [Spanish] El uso de hidrocarburos como son el gas natural, los derivados del petroleo y el carbon mineral, continuara siendo en las proximas decadas la principal fuente de energia de la humanidad. Por consiguiente, la investigacion cientifica y los desarrollos tecnologicos actualmente se enfocan en emplear de manera mas eficiente dichos combustibles, satisfaciendo entre otros factores, dos intereses principales: liberar la mayor cantidad de energia, reduciendo al minimo el material combustible no quemado, y direccionar las reacciones del proceso de combustion para minimizar la cantidad de productos no deseados resultantes de la reaccion. A traves de los procesos quimicos de combustion del carbon, se transforma la energia quimica a energia termica, lo que permite la produccion de vapor para a su vez impulsar una turbina la cual esta acoplada a un generador electrico. El objetivo del presente trabajo es el estudio del comportamiento de los procesos quimicos que se llevan a cabo durante las reacciones de combus-tion del carbon en funcion del analisis aproximado y de los indices asociados resultantes de dicho analisis; lo

  20. A structure-preserving approach to normal form analysis of power systems; Una propuesta de preservacion de estructura al analisis de su forma normal en sistemas de potencia

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Martinez Carrillo, Irma

    2008-01-15

    . [Spanish] El comportamiento dinamico de los sistemas de potencia es no lineal y es comprendido por diversos procesos en diferentes escalas de tiempo. El tamano y la complejidad de estos mecanismos han estimulado a la propuesta de metodos que reducen la dimension original preservando caracteristicas esenciales de la naturaleza del sistema. En esta investigacion, se propone un metodo analitico no lineal basado en la teoria de formas normales y tecnicas de perturbacion singular para el analisis de oscilaciones de gran amplitud. Este enfoque permite que el metodo de formas normales alcance su maxima capacidad proporcionando una metodologia general para su aplicacion en una amplia variedad de sistemas no lineales en los diversos campos de la investigacion. Basados en la teoria de formas normales de los sistemas dinamicos, se propone un modelo que preserva la estructura del sistema, las caracteristicas de la red y la carga. Aprovechando la separacion que existe entre la dinamica lenta y rapida, originada por las diferentes escalas de tiempo; una eficiente tecnica basada en perturbaciones singulares, es usada para obtener el comportamiento no lineal de los sistemas de potencia preservando exactamente la estructura de la red. Este metodo no requiere reduccion de ecuaciones por lo que se puede obtener informacion adicional de interes directamente de la red y de la dinamica de la carga del sistema de potencia. En este trabajo son desarrolladas expresiones analiticas que proporcionan una buena aproximacion al comportamiento real del sistema, y ademas se proponen tecnicas para interpretar estas soluciones en terminos de funciones modales para designar areas de control y ubicar dispositivos FACTS; asi tambien se desarrollan criterios para caracterizar los efectos de la red sobre el comportamiento no lineal del sistema. Los procedimientos desarrollados son probados en dos sistemas reales de potencia.

  1. Transient analysis for grounding systems considering the ground ionization; Analisis transitorio de sistemas de puesta a tierra considerando la ionizacion del suelo

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Salgado Salgado, Luis Alberto

    2008-06-15

    sistema de puesta a tierra. Lo anterior origina el fenomeno de ionizacion del suelo, lo cual provoca una disminucion de la impedancia de la red de tierra, modificando su comportamiento. En este trabajo de tesis, se presenta un modelo computacional para evaluar el comportamiento transitorio de un sistema de puesta a tierra, sujeto a corriente de magnitud y frecuencia tales que dan lugar al fenomeno de ionizacion del suelo. Modelo esta basado en la teoria de lineas de transmision multiconductoras y el analisis transitorio de la red de tierra se efectua en el dominio de la frecuencia. La conversion al dominio del tiempo se realiza a traves de la Transformada Rapida de Fourier Inversa. Con el modelo desarrollado se analizaron varios casos de estudio con electrodos verticales y mallas de puesta a tierra de diferentes dimensiones. Para los casos de estudio se consideraron diferentes magnitudes de campo electrico critico, suelos con diferentes valores de resistividad y se utilizaron corrientes con distintos valores de magnitud y frecuencia. Los resultados obtenidos que aqui se presentan, fueron analizados y validados con resultados de otros modelos y mediciones reales publicadas en la literatura.

  2. Health risk analysis of a Mexico South-west oil installation; Analisis de riesgo a la salud de una instalacion petrolera del Suroeste de Mexico

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Iturbide-Arguelles, R; Flores-Serrano, R. Ma; Torres-Bustillos, L.G [Instituto de Ingenieria, Universidad Autonoma de Mexico (Mexico)]. E-mail: ria@pumas.iingen.unam.mx

    2006-01-15

    ) en concentraciones de ND a 59,000 mg/kg. No se detecto la presencia de benceno, tolueno, etilbenceno y xileno (BTEX), metil terbutil eter (MTBE) ni metil-teramil eter (MTE). De los 16 hidrocarburos aromaticos policiclicos (HAP) analizados, solo se encontro la presencia de naftaleno en un punto, a una concentracion por debajo de 1 mg/kg. Se identifico la presencia de Fe, Pb y Zn en el suelo, pero los indices de geo-acumulacion calculados sugieren que se trata de concentraciones naturales del suelo y no contaminacion alguna. Se encontraron HTP en las aguas subterraneas, solo en un de los 6 pozos por arriba del nivel recomendado de 10mg/l. Tambien se encontro que el Fe excede el valor sugerido de 0.3 mg/l en 5 de los 6 pozos estudiados. Se encontro que el pH de las aguas subterraneas no esta relacionado con el nivel de metales encontrados (Fe y Zn), pero si con el contenido de HTP. El analisis de riesgo a la salud indico que las concentraciones de naftaleno y zinc, presentes en el suelo y agua subterranea, no representan un riesgo para la salud de los habitantes de las colonias aledanas ni para los trabajadores de la TAD. Sin embargo, dados los altos niveles de concentracion de HTP al norte de la TAD, se recomendo el saneamiento de un volumen de aproximadamente 8,000 m{sup 3} mediante el proceso de biopilas.

  3. Aplikasi Metode Lean Six Sigma Untuk Usulan Improvisasi Lini Produksi Dengan Mempertimbangkan Faktor Lingkungan. Studi Kasus: Departemen GLS (General Lighting Services PT. Philips Lighting Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Miftachul Arifin

    2012-09-01

    Full Text Available Departemen GLS (General Lighting Services PT. Philips Lighting Surabaya merupakan produsen lampu pijar. Pada pelaksanaan proses produksinya, perusahaan menemui beberapa kendala yang terkait dengan waste. Analisis lean six sigma dengan menggunakan value stream mapping menunjukkan terjadi defect di mesin finishing dan waiting di mesin mounting. EHS waste juga muncul yang mengindikasikan adanya dampak terhadap lingkungan dan kesehatan serta keselamatan pekerja. Pencarian akar permasalahan dilakukan dengan menggunakan tools RCA (5 whys dan FMEA hingga memunculkan 15 penyebab utama terjadinya ketiga waste tersebut. Pembentukan tim Total productive maintenance, penelitian perbaikan kualitas bulb dan flare, serta eksperimen pengurangan jumlah jenis coil menjadi usulan alternatif yang bisa dilakukan perusahaan. Dengan menggunakan konsep value management didapatkan alternatif terbaik dengan melakukan pembentukan dan pelatihan tim Total productive maintenance. Alternatif ini meningkatkan nilai sigma defect dari 2,92 menjadi 3,08 dan sigma waiting dari 2,83 menjadi 2,89. Indikator dampak lingkungan juga mengindikasikan penurunan yang sejalan.

  4. Thermo mechanical analysis and optimization in transient state of the first stage of blades in a gas turbine with internal cooling; Analisis y optimizacion termomecanica, en estado transitorio, de la primera etapa de alabes en una turbina de gas con enfriamiento interno

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Campos Amezcua, Alfonso

    2007-04-15

    ). This interface allows integrating the computational models virtually, although they have different grids, and that the CFD model registers the data in center cells, whereas the FEA model registers them in the nodes. Pressure, temperature and velocity profiles were obtained for the fluid and, temperature and stress for the solid. The obtained results are compared with experimental data reported in literature obtaining acceptable results. With this work, information for complementary studies is generated, as failure analysis faults and blade life assessment. [Spanish] Este trabajo presenta una metodologia para el analisis termomecanico de un alabe de turbina de gas con enfriamiento interno, la cual permite eliminar simplificaciones tipicas en este tipo de estudios, tales como: analisis ensamblados de perfiles bidimensionales, que desprecia los efectos tridimensionales del flujo que rodea la punta del alabe entre otras zonas; uso de coeficientes de transferencia de calor semi-empiricos obtenidos de predicciones de flujo adiabatico, entre otros. Esta metodologia utiliza dinamica de fluidos computacional ((CFD) por sus siglas en ingles) para el analisis de flujo y transferencia de calor conjugado y, analisis por elementos finitos ((FEA) por sus siglas en ingles) para el analisis termoestructural, estas tecnicas de simulacion han llegado a ser herramientas estandar para cada uno de los analisis, pero su integracion virtual aun esta en proceso de desarrollo. El codigo de CFD utiliza las ecuaciones de conservacion, asi como ecuaciones constitutivas adicionales para los diversos fenomenos que se presentan, permitiendo utilizar funciones definidas por el usuario para utilizar condiciones de frontera dinamicas en el analisis transitorio y propiedades variables de los materiales, lo cual incrementa la presion de las predicciones. Para resolver las ecuaciones y encontrar una solucion aproximada, se utiliza el metodo de volumen finito. Por otro lado, el codigo de FEA utiliza las

  5. ANALISIS METODE BELAJAR KOSA KATA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Robihim

    2008-10-01

    Full Text Available Many jobs fields needed foreign language skills, such as Japanese. To comprehend the Japanese text, people must understand Japanese characters like Hiragana, Katakana, and Kanji because three of them were always used in Japanese text. Learning Hiragana and Katakana usually were taught in elementary level then secondary and high levels have more Kanji usages. Learning Japanese kanji meant learning vocabulary too. But, learning kanji had to be continuos and routine, because kanji had more than one meanings. Kanji did not only one meaning. So, we should know the meaning of the interrelated other kanji writing. To make easy in reading to read Japanese texts, certainly we should know kanji characters and the meanings.

  6. ANALISIS KESULITAN MAHASISWA MENYELESAIKAN SKRIPSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asmawan Asmawan

    2017-02-01

    Full Text Available This research discussed the difficulties of students in completing the skripsi (thesis. The research problems were the factors that cause the length of students in completing the thesis, as well as solutions to overcome the problems of old students in completing the thesis. The respondents were accounting education students of the Faculty of Teaching and Education who took courses thesis and proved by the study plan (KRS. The research used purposive sampling technique. This was a qualitative research. Data collection techniques were documentation, interviews and observation. The triangulation technique used to validate the data. The research found several factors that hinder the completion of the thesis. The first factor was the inability of students in writing; the external factor was the difficulty in communicating with the supervisor. While supporting factors were the motivation, a supportive environment and management system.

  7. ANALISIS KUALITAS PRODUK SEPATU TOMKINS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ria Arifianti

    2013-03-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh kajian tentang pelaksanaan pengendalian kualitas sepatu Tomkins pada PT Primarindo Asia Infrastruktur Tbk Bandung, Pengendalian kualitas menggunakan peta kendali c dan memilih metode yang paling efektif antara peta kendali c dengan pengendalian kualitas yang digunakan perusahaan. Kualitas berkaitan dengan pemenuhan permintaan, atau melebihi permintaan, pemenuhan kebutuhan konsumen untuk saat ini dan masa yang akan datang. Hal ini berarti bahwa produk yang dihasilkan memenuhi kebutuhan  konsumen dan cocok dengan penggunaan konsumen. Tipe penelitian adalah kuantitatif. Pengumpulan datanya adalah studi literatur dan studi lapangan. Studi lapangan berkaitan dengan observasi dan wawancara. Teknik penarikan sampelnya menggunakan purposive random sampling. Data yang digunakan adalah data produksi tahun 2007 sampai dengan 2009. Pengendalian yang dilakukan perusahaan pada saat produksi berdasarkan pada spesifikasi produk yang telah ditetapkan di awal. Pengolahan data menggunakan peta kendali c  menunjukkan semua proses produksi berada dalam batas kendali. Hal ini berarti penggunaan peta kendali c lebih efektif dibandingkan dengan metode yang digunakan perusahaan.The objective of this research were to determine the quality control processof Tomkins shoes at PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk. Bandung.Quality can be defined is meeting, or exceeding, customer requirements now and in the future. This means the product or service is fit for customer’s use. Controlling product quality using c chart.It select the method which one is better or effective for the company. The research methode type is qualitative. Data collection methods are literature and field studies. Field study covers observation and interview.The sampling technique by purposive random sampling. Sample is used that occurred during production years 2007-2009. Control is carried out by Firm, at the time of production based on product specifications that have been established in the beginning. Proceessing data using c-chart showing the production processed are in boundary control limit. It means clarity the use c-chart of which method more effectively done than  used by firm.

  8. ANALISIS FINANSIALPOLA PENGGUNAAN LAHAN MANGROVE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indra Gumay Febryano

    2014-11-01

    The expansion of aquaculture in coastal areas has become a major cause of mangroves deforestation. That has been taking place on a massive scale and impact on the social, economics, and ecology aspects in coastal areas. This study aims to explain the value of mangrove resources through the study of the financial analysis of some mangrove land use patterns. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document analysis. The results showed that some landuse patterns of mangrove in Pesawaran Regency are intensive shrimp farming, mangrove nursery, and ecotourism that financially feasible to be developed. The high value of landuse patterns for intensive shrimp ponds created a high interest on the bussinesmen to own the mangrove. When intensive shrimp farms have a negative impact to the environment and its surrounding communities, also the constrain of mangrove nursery by market, then ecotourism gives great potential to mangrove protection and its biodiversity along the empowerment of local communities.

  9. ANALISIS ASOSIASI KULTURAL ATAS WARNA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mita Purbasari Wahidiyat

    2014-05-01

    Full Text Available Cultural association analysis of color is an approach to know color from the side of culture. Unlike the previous color studies which see the color from the aspect of psychology, this research of color aims to provide insight based on the colors from local culture. Johannes Ittens theory of color was used as a basis of thought in this research. The theory was reflected to Indonesian cultures, and this time, represented by Java island. Research used qualitative method by literature study, interviewing the color experts, historians and artists, visiting cultural centers. Results of the research are in the form of morphological matrix cultural over color. Matrix of analysis resulted in argument and study proposal. Students implemented the color schemes from 5 big cities in Java. They were asked to change the color composition of food and beverage packaging. Students may use, explore, and maximize the principle of color in visual communication to achieve contrast and balance.

  10. ANALISIS POSITIONINGLAYANAN BCA CABANG KUTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amen Wirajaya

    2013-10-01

    Full Text Available The aims of this study are investigating PT Bank Central Asia, Tbk. Kuta Branch positioning to its competitor in Bali;and superiority services of PT Bank Central Asia, Tbk. Kuta Branch based on customer perception and determining the best relevant marketing strategy for PT Bank Central Asia, Tbk. Kuta Branch to counter its  competitor.  The  data  will  be  analyzed  using  statistical  method  of  Multi  Dimensional  Scaling  and Correspondence analysis. The result of this study shows that BCA Kuta has similiarities with Mandiri, it means that Mandiri is the nearest competitor of BCA Kuta. BCA is superior in waiting time of teller services, ATM services, internet banking, and mobile banking.

  11. Analisi del decadimento $W -> \\tau \

    CERN Document Server

    Coscetti, Simone

    Questo lavoro di tesi si e' svolto nell'ambito dell'esperimento CMS a LHC, ed in particolare verte sullo studio delle strategie di identificazione off-line del leptone tau, atteso tra i prodotti di decadimento del bosone di Higgs, cosi' come di altre particelle previste in altri modelli teorici. Il canale utilizzato per testare la procedura di identificazione del tau e' il decadimento semileptonico del bosone vettore W. Infine, sulla base dei risultati ottenuti viene presentata una stima quantitativa della sezione d'urto di produzione pp-> W + X

  12. ANALISIS EKSPOR IKAN TUNA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indriana - Yudiarosa

    2012-05-01

    Full Text Available ABSTRACT   Facing the  free trade era, Indonesia needs to reorganize its export strategies with not mainly depending on oil and gas sector only. In relation to this, tuna as Indonesia’s export commodity has plate an important role but presently Indonesia can only contribute 7% of the world tuna supply. Being one of the country which have unused tunas potensial  up to 53,7%, Indonesia’s opportunity to supply world market is the large. This studied was aimed at analyzing; factors influencing Indonesia’s tunas export; factors  influencing domestic supply of tunas; predicting tunas export in the next 5 years (2000 –2005 and study marketing strategies that effect Indonesia’s export of tuna. To analyze factors that influenced tunas export and domestic supply of tunas, simultan equation in the form of double logarithma with two stage least square (2SLS methods were used. Meanwhile, export development were analyzed with trend analysis and tunas export strategies with SWOT analysis. Result of this study showed that, tunas export price,  tunas export  tax, exchange rate and tunas export the previous year effected tunas export.Factors that influenced domestic tuna supplies were domestic prices of tunas and domestic supplies of tunas the previous year.       Tunas export prediction from 2000 – 2005 drawn from the trend analysis; shows an increase in export by average of 1.06%. Hopefully this will be followed by increase in tunas production by an average of 1.27%. Increase in tunas export must be supported by marketing strategies.Marketing strategies that can be carried out based on the SWOT analysis are improving infrastucture, transfer of technology for fleet and catch material, improvement in the quality and quantity of the product , marketing research and upgrading cooperation with importing countries.   Keywords: tuna fish, export

  13. Analisis Anggaran Pendidikan Provinsi Jambi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azwan Azwan

    2014-08-01

    Full Text Available Education was essentially non-discriminatory. Education is for all the children of the nation. If there are people who can not get an education, especially basic education of nine years, it is the duty of the government to take action so that no more children of school age are not in school. With the enactment of the nine-year compulsory education program means all Indonesian children nine years of compulsory schooling and compulsory funded by the government. The government has set the education budget is allocated 20% of the APBN or APBD. The case study is the achievement of 20% was never achieved in the education budget in Jambi Province despite budget each year tends to increase. The purpose of this study was to analyze the proportion of the education budget Jambi formula comparison, how big the proportion and deconcentration progress with the development of the formula, is there a relationship between the increase in the education budget with APM and APK with pearson product moment correlation formula and how big the budget needs field education for 8 years to come up with a method of exponential trend. The research yielded information that the average proportion of education budgets to the provincial budget over a period of 12 years by 7,6 percent, and the proportion of development deconcentration lowest occurred in 2010 of 21,3 percent and the largest occurred in 2012 amounted to 228,5 percent, the significance of the correlation results turned out to be the APBN/APBD with APM SD, APK SMP and APK SMA were not significant, while the correlation/relationship between the APBN/APBD with APM SD, APK SMP and APK SMA are very strong while the estimated growth of the education budget in Jambi Provincial APBD for 7 years on average amounted to 23,2 percent.

  14. Analisis Anggaran Pendidikan Provinsi Jambi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Azwan

    2014-06-01

    Full Text Available Education was essentially non-discriminatory. Education is for all the children of the nation. If there are people who can not get an education, especially basic education of nine years, it is the duty of the government to take action so that no more children of school age are not in school. With the enactment of the nine-year compulsory education program means all Indonesian children nine years of compulsory schooling and compulsory funded by the government. The government has set the education budget is allocated 20% of the APBN or APBD. The case study is the achievement of 20% was never achieved in the education budget in Jambi Province despite budget each year tends to increase. The purpose of this study was to analyze the proportion of the education budget Jambi formula comparison, how big the proportion and deconcentration progress with the development of the formula, is there a relationship between the increase in the education budget with APM and APK with pearson product moment correlation formula and how big the budget needs field education for 8 years to come up with a method of exponential trend. The research yielded information that the average proportion of education budgets to the provincial budget over a period of 12 years by 7,6 percent, and the proportion of development deconcentration lowest occurred in 2010 of 21,3 percent and the largest occurred in 2012 amounted to 228,5 percent, the significance of the correlation results turned out to be the APBN/APBD with APM SD, APK SMP and APK SMA were not significant, while the correlation/relationship between the APBN/APBD with APM SD, APK SMP and APK SMA are very strong while the estimated growth of the education budget in Jambi Provincial APBD for 7 years on average amounted to 23,2 percent.

  15. ANALISIS PENYALURAN DANA BANK SYARIAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siswati -

    2013-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik Dana Pihak Ketiga (DPK, Non Performing Financing (NPF, Sertifikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI, dan penyaluran dana Bank Syariah Mega Indonesia. Serta untuk menganalisis pengaruh DPK, NPF, dan bonus SWBI secara simultan maupun parsial terhadap penyaluran dana yang diberikan oleh Bank Syariah Mega Indonesia. Sampel dalam penelitian ini adalah laporan keuangan bulanan Bank Syariah Mega Indonesia tahun 2005-2007. Hasil penelitan ini menunjukkan bahwa DPK, NPF, dan Bonus SWBI berpengaruh secara simultan terhadap penyaluran dana yang dilakukan oleh Bank Syariah Mega Indonesia sebesar 99,2% dan sisanya 0,8%  dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini. Secara parsial DPK berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyaluran dana Bank Syariah Mega Indonesia sebesar 98,65%, sedangkan NPF dan Bonus SWBI tidak signifikan berpengaruh secara parsial terhadap penyaluran dana yang dilakukan oleh Bank Syariah Mega Indonesia.This study aims to describe the characteristics of Third Party Funds (TPF, Non-Performing Financing (NPF, Bank Indonesia Certificates Wadiah (SWBI, and funds Islamic Bank Mega Indonesia. Moreover to analyze the influence of DPK, NPF, and the bonus SWBI simultaneously or partially on the distribution of funds provided by the Bank Syariah Mega Indonesia. The sample in this study is the monthly financial report of Bank Syariah Mega Indonesia in 2005-2007. The results of this research showed that DPK, NPF, and Bonus SWBI simultaneous effect on the distribution of funds committed by Bank Syariah Mega Indonesia at 99.2% and the remaining 0.8% influenced by other factors that are not revealed in this study. DPK is partially positive and significant effect on the distribution of funds Bank Syariah Mega Indonesia at 98.65%, while the NPF and Bonus SWBI insignificant effect on the partial distribution of funds committed by Bank Syariah Mega Indonesia.

  16. ANALISIS PENYALURAN DANA BANK SYARIAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siswati

    2013-03-01

    Full Text Available This study aims to describe the characteristics of Third Party Funds (TPF, Non-Performing Financing (NPF, Bank Indonesia Certificates Wadiah (SWBI, and funds Islamic Bank Mega Indonesia. Moreover to analyze the influence of DPK, NPF, and the bonus SWBI simultaneously or partially on the distribution of funds provided by the Bank Syariah Mega Indonesia. The sample in this study is the monthly financial report of Bank Syariah Mega Indonesia in 2005-2007. The results of this research showed that DPK, NPF, and Bonus SWBI simultaneous effect on the distribution of funds committed by Bank Syariah Mega Indonesia at 99.2% and the remaining 0.8% influenced by other factors that are not revealed in this study. DPK is partially positive and significant effect on the distribution of funds Bank Syariah Mega Indonesia at 98.65%, while the NPF and Bonus SWBI insignificant effect on the partial distribution of funds committed by Bank Syariah Mega Indonesia.

  17. ANALISIS PENYALURAN DANA BANK SYARIAH

    OpenAIRE

    Siswati -

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik Dana Pihak Ketiga (DPK), Non Performing Financing (NPF), Sertifikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI), dan penyaluran dana Bank Syariah Mega Indonesia. Serta untuk menganalisis pengaruh DPK, NPF, dan bonus SWBI secara simultan maupun parsial terhadap penyaluran dana yang diberikan oleh Bank Syariah Mega Indonesia. Sampel dalam penelitian ini adalah laporan keuangan bulanan Bank Syariah Mega Indonesia tahun 2005-2007. Hasil penelitan ini ...

  18. Analisis Kelembagaan Badan Wakaf Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahmat Dahlan

    2016-05-01

    Full Text Available Organizational Analysis of Indonesian Waqf BoardThe emergence of the idea of ​​cash waqf is surprising to many people, especially experts and practitioners of Islamic economics. The method used in this research is a normative legal research method (legal research. One of the objectives the need to establish Indonesian Waqf Board is to promote and develop waqf. Indonesian Waqf Board plays an active role as a regulator, motivator, mediator, and also can play a role as the administrator of waqf itself (nazhir. Therefore, it is in the case of appointment Indonesian Waqf Board membership management needs are called upon with some requirements such as having the vision and mission of commitment to develop waqf, has a working knowledge of and experience in managing waqf assets in a professional manner on a national scale.DOI: 10.15408/ess.v6i1.3125

  19. ANALISIS EFISIENSI LEMBAGA KEUANGAN MIKRO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ihwan Susila

    2007-12-01

    Full Text Available This article discuss about microfinance organizations. The research based on analysis of efficiency of Badan Kredit Desa (BKD in Sukoharjo district in Central of Java Province. In the earlier, paper discuss about microfinance and its role in the economics development. Analysis data use Data Envelopment Analysis with three inputs and two outputs to analysis of financial performance and eight inputs and four outputs to analysis of general efficiency. This research found that from 169 BKD used as setting in this research, only 21 BKD have efficiency in finance performance and 73 BKD in general performance. In the future, microfinance organizations (BKD need innovation especially in the system which originated in developing countries where it has successfully enabled extremely impoverished people to engage in self-employment projects that allow them to generate an income and, in many cases, begin to build wealth and exit poverty. Due to the success of microcredit, many in the traditional banking industry have begun to realize that these microcredit borrowers should more correctly be categorized as pre-bankable; thus, microcredit is increasingly gaining credibility in the mainstream finance industry and many traditional large finance organizations are contemplating microcredit projects as a source of future growth.

  20. Video-analisi e videografia

    OpenAIRE

    Hubert Knoblauch; René Tuma; Bernt Schnettler

    2016-01-01

    In this article, we discuss the use of video data for qualitative social research and its particular practicality for studying face-to-face interaction. The special focus is on naturally occurring data and its analysis. Whereas ‘video analysis’ refers to the process of analysing audio-visual data, videography means the encompassing process of collection video data in the field, its interpretation and its analysis.

  1. ANALISIS DAN PERANCANGAN APLIKASI AUTOMAIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indrajani Indrajani

    2007-10-01

    Full Text Available Article analysis business process of a running report delivery and designes an automatied report delivery tothe ABC company partner by noticing the safety of data transfered. The used methods are literature, interview,survey, analysis, and design method. The result is indicates that there is email automation by automail application.The conclusion is the automail analysis and design was cover verification process, text file encoding, and reportdelivery by encryption-description process as form of data safety.Keywords: system analysis, design analysis, automail application

  2. Application of the reliability analysis to the wastewater plant. Activated sludge pure oxygen system; Applicazione dell'analisi di affidabilita' alla depurazione delle acque. Impianto a fanghi attivi ad ossigeno puro

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Corti, A. [Florence Univ., Florence (Italy). Dipt. di Energetica Sergio Stecco; Giagnoni, L. [Florence Univ., Florence (Italy). Dipt. di Energetica Sergio Stecco, Sez. Impianti e Tecnologie Industriali; Sirini, P. [Florence Univ., Florence (Italy). Dipt. di Ingegneria Civile

    2001-08-01

    The application of the reliability analysis to the wastewater plant is a valid and favorable instrument for the location of able managerial and/or structural participation to improve not only the emergency, but also the activity to obtain a product of optimal characteristics to several regimes (in the specific case the quality of effluent, the recovery of energy form the digestion processes, etc.) Moreover, the analysis techniques allow to indicate and to quantify the probability to create a crisis in to the system to the several steps it is subordinate during the own life utility. The wastewater process cannot be sure considered stationary. This variability can be controlled through one corrected appraisal in project and managerial activity equipping the system of great flexibility. In this way, the reliability analysis widens its range and it searches not only the single event able to produce a damage to the structure, but also that one is able to alter the final product. With this attempt, the classic techniques have been applied. Analysis, (Fault tree Analysis) to Bologna's wastewater treatment (pure oxygen system). [Italian] L'applicazione dell'analisi di affidabilita' agli impianti di depurazione si presenta come un valido e vantaggioso strumento per l'individuazione di interventi gestionali e/o strutturali capaci di migliorare non solo la sicurezza, ma anche l'attivita' depurativa al fine di ottenere un prodotto di caratteristiche ottimali ai vari regimi. Questo equiavale a dire, nel caso specifico, poter valutare la costanza dei termini di qualita' dell'effluente in uscita e del recupero di energia dai processi di digestione dei fanghi. Le tecniche di analisi di affidabilita' permettono di indicare e quantificare la probabilita' di eventi capaci di mettere in crisi l'attivita' stessa dell'impianto alle varie sollecitazioni a cui e' sottoposto durante la propria vita utile. Il

  3. Analysis of the methods for the achievement of comfort conditions of humidity and temperature in energetically efficient designs; Analisis de los mtodos para lograr condiciones de confort higrotermico en disenos energeticamente eficientes

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Mesa A., N. A.; Morillon G., D. [Division de Estudios de Posgrado de la Facultad de Arquitectura, Universidad Nacional Autonoma de Mexico (Mexico)

    1997-12-31

    This paper presents the analysis of the tools commonly utilized in Bioclimatic Design, for the achievement of humidity an temperature comfort conditions in architectonic spaces. The analysis was performed by means of field studies and experimentally for different sport activities, carried out in spaces designed for each purpose. In the experimental part, inside ambient temperature and relative humidity were measured in the different spaces where sport activities were conducted, such as calisthenics, dance, judo, wrestling, weight lifting, boxing, basket-ball, volley-ball, gymnastics and fencing. At the same time an inquiry was conducted among their occupants in respect to the thermal sensation they experimented while conducting such activities. The results obtained in the inquiry were compared with the results reported by other researchers, by means of tables and psychometric diagrams as optimum values for temperature comfort. As a conclusion it was decided that the graphic and mathematical methods analyzed, are based on a sedentary activity, therefore in using them for the design of spaces for different activities uncomfortable conditions are experimented with the consequential necessity of air conditioning, which implies energy consumption and the corresponding expenditure, lastly it is necessary to adapt these tools, that is, consider the activity that is going to be performed in the buildings. [Espanol] En este documento se presenta el analisis de las herramientas, comunmente utilizadas en Diseo Bioclimatico, para lograr el confort higrotermico de espacios arquitectonicos, el analisis se realizo mediante estudios de campo y experimental, para diversas actividades deportivas, llevadas a cabo en espacios disenados para ello. En la parte experimental, se tomaron mediciones de temperatura y humedad relativa internas, de los distintos espacios en los cuales se desarrollaban las actividades deportivas, tales como calistenia, danza, judo, lucha, trabajo con pesas

  4. Analysis and control of erosion by solid particles in the elements of the flow system of steam turbines; Analisis y control de erosion por particulas solidas en los elementos del sistema de flujo de turbinas de vapor

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Mazur Czerwiec, Zdzislaw; Campos Amezcua, Alfonso; Campos Amezcua, Rafael [Instituto de Investigaciones Electricas, Cuernavaca, Morelos (Mexico)

    2010-07-01

    The analysis of erosion by solid particles is presented of different elements of the flow channel of the steam turbines that operate in Mexico: nozzles, stop valves, blade bosses, labyrinth seals and rotor disc; using tools of of Computational Fluid Dynamics (CFD). In these main elements of turbines a strong problem of erosion was registered that threatens the reliable operation of the turbines, its availability and its optimal yield. With base on the results of the numerical analyses, the design modifications of the different elements were developed from the flow channel of the steam turbines, in order to reduce the erosion and thus diminishing the energy losses and increasing the steam turbine efficiency. This work presents the main benefits that the Thermoelectric Power Plants obtain with the reduction of the erosion by solid particles that affect the critical components of steam turbines: extension of the period between maintenance, replacement of components, reduction of operation and maintenance costs of the turbines, and extension of the useful life of the main components. [Spanish] Se presenta el analisis de erosion por particulas solidas de diferentes elementos del canal de flujo de las turbinas de vapor que operan en Mexico: toberas, valvula de paro, tetones de los alabes, sellos de laberinto y disco del rotor; utilizando herramientas de Dinamica de Fluidos Computacional (DFC). En estos elementos principales de turbinas se registro un fuerte problema de erosion que amenaza la operacion confiable de las turbinas, su disponibilidad y su rendimiento optimo. Con base en los resultados de los analisis numericos, se desarrollaron las modificaciones de diseno de los diferentes elementos del canal de flujo de las turbinas de vapor, con el proposito de reducir la erosion y asi, disminuir las perdidas de energia e incrementar el rendimiento de las turbinas de vapor. Este trabajo presenta los principales beneficios que obtienen las Centrales Termoelectricas con la

  5. Wind power in Mexico: simulation of a wind farm and application of probabilistic safety analysis; La energia del viento en Mexico: Simulacion de un parque eolico y aplicacion de analisis probabilistica de seguridad

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Martin del Campo Marquez, C.; Nelson Edestein, P.F.; Garcia Vazquez, M.A. [Facultad de Ingenieria, Universidad Nacional Autonoma de Mexico (Mexico)]. E-mail: cecilia.martin.del.campo@gmail.com; pnelson_007@yahoo.com; maiki27@yahoo.com

    2009-10-15

    The most important aspects of wind energy in Mexico, including the potential for generating electricity and the major projects planned are presented here. In particular, the generation costs are compared to those of other energy sources. The results from the simulation of a 100MW wind farm in the Tehuantepec Isthmus are also presented. In addition, the environmental impacts related to the wind farm in the mentioned zone are analyzed. Finally, some benefits of using Probabilistic Safety Analysis are discussed with respect to evaluating the risks associated with events that can occur in wind parks, being especially useful for design and maintenance of the parks and the wind turbines themselves. In particular, an event tree was developed to analyze possible accident sequences that could occur when the wind speed is too great. Also, fault trees were developed for each mitigating system considered, in order to determine the relative importance of the wind generator components to the failure sequences, in order to evaluate the yield of suggested improvements and the optimization of maintenance programs. [Spanish] Se presentan los aspectos mas importantes referentes a la energia eolica en Mexico, su potencial de aprovechamiento y los proyectos planeados. Se comparan sus costos de generacion electrica con los de otras fuentes de energia. Se presentan los resultados de la simulacion con el programa WindPro, de un parque eolico de 100 MW localizado en el Istmo de Tehuantepec. Asimismo, se analizan algunos de los impactos ambientales relacionados con la instalacion de paquetes eolicos en la zona mencionada. Finalmente, se discuten las ventajas que pueden aportar los analisis probabilisticas de seguridad para evaluar los riesgos asociados a eventos que pueden ocurrir en los parques eolicos, sino de los resultados de este analisis de utilidad para el diseno y mantenimiento de los parques y de los propios aerogeneradores. Especificamente se desarrollo un arbol de eventos con el

  6. ANALISIS CEMARAN BAKTERI Escherichia coli ANALISIS CEMARAN BAKTERI Escherichia coli ANALISIS CEMARAN BAKTERI Escherichia coli

    OpenAIRE

    ANGGREINI, RAHAYU

    2015-01-01

    2015 RAHAYU ANGGREINI coli Penelitian ini bertujuan untuk melakukan identifikasi cemaran bakteri E. coli O157:H7 pada daging sapi di kota Makassar. Sampel pada penelitian ini sebanyak 72 sampel Kata Kunci : Daging sapi, pasar tradisional, E. coli, E. coli O157:H7, kontaminasi bakteri, identifikasi E. coli O157:H7.

  7. Analysis and solution of algebraic-differential equations of the steam generation processes; Analisis y resolucion de ecuaciones algebraico-diferenciales de los procesos de generacion de vapor

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Gonzalez Herrera, Juan Anibal

    1996-10-01

    steady and dynamic state in orden to: a) Observe the behavior of the variables during the coupling of two or more equipment. b) Observe the characteristics what present the numerical integration method to solve the equipment`s network and analyze the obtained numerical results. In this work the individual mathematical models were analyzed and adapted to operate the equipment with different operating conditions, changes in their geometry and different connections with others equipment. Later an equipment`s network was built to represent the cycle boiler-superheater and a numerical method was chosen to solve the equipment`s network in steady and dynamic state. [Espanol] Este trabajo presenta la construccion, analisis y solucion de una red de equipos en regimen estable y dinamico, a partir de: a) Los modelos matematicos de equipos individuales y de sus especificaciones geometricas. b) Las interconexiones topologicas entre los equipos. c) La seleccion de un metodo numerico para resolver simultaneamente los modelos matematicos. Los modelos matematicos seleccionados representan el ciclo caldera-sobrecalentador. Estos modelos fueron tomados del simulador modular MICROTERM-300, el cual contiene los modelos simplificados de los procesos (agua de alimentacion, caldera, turbinas, etc.) de la planta termoelectrica Francisco Perez Rios de Tula Hidalgo, Mexico. Este trabajo fue desarrollado conforme a las siguientes etapas: 1.- Se selecciono un metodo de integracion numerico para resolver simultaneamente las ecuaciones algebraicas y diferenciales de los equipos que conforman el ciclo caldera-sobrecalentador. 2.- Se adaptaron los modelos matematicos en su forma individual para permitir que los equipos puedan ser dimensionables (que permitan cambios en sus geometrias), flexibles (que puedan operar a diferentes condiciones de operacion) y configurables (que permitan diferentes formas de conexion). Ademas, que tengan una representacion de las ecuaciones que permitan analizarlas y una

  8. Evaluasi Pelaksanaan Sasaran Keselamatan Pasien Sesuai Akreditasi Rumah Sakit Versi 2012 di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak PKU Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Totok Sundoro

    2018-01-01

    Full Text Available The purpose of this study was to knowing description (policy, implementation, barriers, recommendation on compliance efforts in patient safety goals RSKIA PKU Muhammadiyah Yogyakarta Kota Gede. Qualitative research with case study design (case study. Subjects were hospital management, the staff of the hospital and the patient. The study object is the implementation of Patient Safety Goals Hospital Accreditation Hospital In Version 2012. Policy and implementation for the implementation of 6 targets have not been fully made patient safety and well-executed yet because there are still adhere to standards that do not, do not know the rules, socialization, and motivation are lacking and there is no management support. Recommendation needs to be done is the hospital management and the need to formulate a policy direction that comes with phasing as a guide to target patient safety in hospitals.

  9. Pigments analysis on skin tomato fruits during ripening by mean fluorescence techniques; Analisi mediante utilizzo di tecniche di fluorescenza dei pigmenti presenti sulla superficie di bacche di pomodoro durante la maturazione

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Lai, A.; Fantoni, R. [ENEA, Divisione Fisica Applicata, Centro Ricerche Frascati, Rome (Italy)

    2000-07-01

    Different spectroscopic techniques, based on visible fluorescence emission upon excitation in the same