WorldWideScience

Sample records for air dan radioaktivitas

  1. CARA MENGHILANGKAN RASA DAN BAU PADA PENGOLAHAN AIR MINUM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Soewasti Soesanto

    2012-12-01

    Full Text Available Salah satu syarat kualitas air minum adalah tidak berwarna, tidak ada rasa, dan tidak berbau. Kebanyakan konsumen air minum menilai baik tidaknya kualitas air minum hanya secara visual, keruh atau jernih, berwarna atau tidak dan dengan indera pengecap apakah ada rasa atau tidak serta dengan indera pencium; berbau atau tidak. Tulisan ini hanya akan membahas dua aspek yaitu rasa dan bau yang sering dikeluhkan oleh konsumen.Sumber kontaminasi yang menimbulkan rasa dan bau dalam air dapat bersifat alami maupun anthropogenik.Untuk menghilangkan rasa dan bau karena sebab alami ada beberapa pilihan cara pengolahan yaitu sedimentasi konvensional secara gaya berat (Conventional Gravity Sedimentatin = CGS dan pengembangan udara terlarut (Dissolved Air Flotation = DAF, ozonisasi dan filtrasi dengan karbon aktif granular (Granular Activated Carbon = GAC. 

  2. PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN EFISIENSI AIR DALAM PERTANIAN MADURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arsyad Munir

    2012-09-01

    Full Text Available Peningkatan produktivitas, efisiensi  tanah dan air dalam  pertanian wilayah beriklim kering  dalam globalisasi diperlukan strategi  manajemen  sumber daya pertanian. Strategi optimalisasi manajemen produksi dalam  mengatasi permasalahan lingkungan, kesehatan dan pangan perlu dilakukan sehingga mampu eksis pada kondisi perubahan iklim, degradasi tanah dan air serta konversi lahan. Penelitian diskriptif analitik terhadap sumberdaya lahan sawah, tegal dan kebun di Madura serta eksperimen untuk mengevaluasi efisiensi air telah dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lahan pertanian Madura pada probabilitas cekaman 0, 2 dan 4, selama periode produksi 3, 8 dan 12 bulan menghasilkan produktivitas biomas sebesar 7, 23 dan 32 t ha-1  th-1 dengan penggunaan air sebanyak  1455, 1125 dan 677 mm ha-1 th-1. Produktivitas lahan sawah sebanyak 7,5 t ha-1 pada WUE 11.07 kg mm-1, produktivitas lahan 24.4 t ha-1 dalam periode produktif 6-10 bulan pada WUE 21.69 kg mm-1 sedangkan lahan kebun produktivitas sebanyak 35.5 t ha-1 pada WUE 24.29 kg mm-1.

  3. Analisa Kadar Klorida Pada Air Minum Dan Air Sumur Dengan Metode Argentometri

    OpenAIRE

    Sianturi, Novita Sani

    2015-01-01

    Air merupakan zat yang paling penting dalam kehidupan setelah udara. Sekitar tiga perempat bagian dari tubuh kita terdiri dari air dan tidak seseorang pun yang dapat bertahan hidup lebih dari 4-5 hari tanpa minum air. Air Sumur merupakan sumber utama persedian air bersih bagi penduduk yang tinggal didaerah perdesaan maupun diperkotaan Indonesia. Kadar klorida yang tinggi, misalnya pada air laut, yang diikuti oleh kadar kalsium dan magnesium yang juga kadarnya tinggi dapat meningkatkan sifat...

  4. Penentuan Kadar Kesadahan Total Dalam Air Baku Dan Air Bersih Dengan Titrasi Kompleksiometri Di PT Inalum Kuala Tanjung

    OpenAIRE

    Irmaliasari Banurea

    2009-01-01

    Telah dilakukan penentuan kadar kesadahan total air sungai Tanjung yang merupakan sumber air baku yang diolah menjadi air bersih di PT INALUM KUALA TANJUNG. Analisis air ini dilakukan dengan menggunakan metode titrasi kompleksiometri dengan menggunakan larutan EDTA dan indikator EBT. Air baku dari sungai dan air bersih yang dianalisa masing-masing 10 sampel dan pengolahan air sungai ini memberikan kadar kesadahan total seperti ditetapkan menurut KEP MENKES RI NO. 416/ MENKES/ PER/ IX/ 1990.

  5. Penggunaan Unit Slow Sand Filter, Ozon Generator dan Rapid Sand Filter untuk Meningkatkan Kualitas Air Sumur Dangkal menjadi Air Layak Minum dengan Parameter Kekeruhan, Fe, dan Mn

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jami’ah Jami’ah

    2014-09-01

    Full Text Available Air tanah dapat diambil masyarakat untuk keperluan sehari-hari. Air tanah terkadang belum memenuhi standar kualitas air minum karena adanya kadar besi, mangan dan kekeruhan yang tinggi. Dari permasalahan tersebut diperlukan adanya teknologi pengolahan yang efektif dan efisien bagi masyarakat. Slow sand filter, proses ozonisasi dan rapid sand filter dapat menjadi alternatif pengolahan air sumur dangkal tercemar menjadi air layak minum.Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisa kemampuan unit slow sand filter, ozon generator dan rapid sand filter dalam menyisihkan besi, mangan, dan kekeruhan yang terkandung dalam air minum.Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi removal pada unit slow sand filter untuk beban besi, mangan dan kekeruhan adalah (84,13%; 4842%; 89,21%, pada proses ozonisasi (75,4%; 47,4%; 35,83%, dan pada unit rapid sand filter (79,63%; 72,2%; 64,94%.

  6. Penurunan Kandungan Zat Kapur dalam Air Tanah dengan Menggunakan Filter Media Zeolit Alam dan Pasir Aktif Menjadi Air Bersih

    OpenAIRE

    Qorry Nugrahayu; Alfan Purnomo

    2013-01-01

    Salah satu syarat yang harus terpenuhi dalam kualitas air minum dalam parameter kimia adalah kesadahan. Salah satu kesadahan adalah kesadahan kalsium atau yang lebih sering dikenal dengan air kapur. Pada umumnya air tanah atau air sumur mempunyai tingkat kesadahan yang tinggi. Masalah lain yang timbul dari air tanah adalah kandungan Fe dan Mn yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh komposisi media filter yang efektif dan efisien untuk mereduksi kesadahan Kalsium, Fe dan Mn dala...

  7. Penggunaan Arang Tempurung Kelapa dan Eceng Gondok untuk Pengolahan Air Limbah Tahu dengan Variasi Konsentrasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Angelica Alimsyah

    2013-03-01

    Full Text Available Air limbah tahu yang dibuang langsung tanpa pengolahan dapat mencemari badan air. Sesuai dengan hasil laboratorium, air limbah tahu yang dibuang memiliki kandungan nutrien yang tinggi dan tidak memenuhi baku mutu. Dengan adanya permasalahan tersebut maka diperlukan adanya pengolahan air limbah tahu. Salah satu alternatif pengolahan adalah menggunakan arang tempurung kelapa dan eceng gondok. Kontaminan pada air limbah tahu diharapkan dapat berkurang dengan adanya proses adsorpsi yang dilakukan arang tempurung kelapa dan fitoremediasi yang dilakukan oleh eceng gondok. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh konsentrasi air limbah tahu terhadap penurunan NH4, TSS, dan COD yang dilakukan oleh arang tempurung kelapa dan tumbuhan eceng gondok. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah konsentrasi air limbah 60% dan 50% serta Parameter yang digunakan adalah NH4, TSS, dan COD. Dari hasil penelitian terlihat peningkatan efisiensi dari berbagai macam kerapatan tumbuhan.

  8. GAMBARAN KEMUDAHAN MEMPEROLEH AIR DAN SARANA PENYIMPANAN AIR TERHADAP KASUS DBD DI KOTA SEMARANG, KABUPATEN WONOSOBO DAN KABUPATEN JEPARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wiwik Trapsilowati

    2011-12-01

    Full Text Available ENGLISHHow to get clean water and habits of people to keep the water in the containers before it is used for household purposes is the potential to become a breeding site of Aedes aegypti mosquitoes. The purpose of this study is to determine the relation of water supply and water storage method with the occurrence of DHF cases. Research was conducted in Semarang city, Jepara and Wonosobo regencies. Results showed that 82.5% of the public in the survey area is easy to obtain water for domestic use year-round. When compared with the number of DHF cases found in that area easy to get more water has more sufferers (83.6% of cases than in areas difficult to get water during the dry season (16.4%. From the test results with the Chi square statistic (X2 showed no significant correlation between DHF cases with the ease of obtaining water for daily needs throughout the year, with P> 0.05. 60.7% of the public already has a reservoir container closed, 17.5% and amounted to an open reservoir container, 18.4% of all people who have no water (direct from the source. From the statistical test showed that there was significant relationship between DHF cases with ownership of water reservoir with a P <0.05. People who have more water reservoirs affected by the DHF cases compared to people has no water reservoirs for domestic use. Most people have no trouble obtaining water for domestic use year round and most also have a water storage fasilities for household purposes, then the 3M program (drain, cover and bury must remain fixed emboldened by seeing the potential of local communities for conservationINDONESIACara memperoleh air bersih dan kebiasaan masyarakat dalam menyimpan air pada tempat penampungan air sebelum digunakan untuk keperluan rumah tangga merupakan tempat potensial untuk menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk Aedes aegypti. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan ketersediaan air bersih dan cara penyimpanan air dengan

  9. KANDUNGAN LOGAM BERAT PADA AIR DAN SEDIMEN DI PERAIRAN SOCAH DAN KWANYAR KABUPATEN BANGKALAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Andy Nugraha

    2009-10-01

    Full Text Available Logam berat sangat berbahaya bagi biota laut maupun trofik level diatasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat di perairan Socah dan Kwanyar kabupaten Bangkalan. Penelitian ini dilaksanakan selama 3 bulan. Pengambilan sampel air menggunakan botol sampel, sedangkan pengambilan sampel sedimen menggunakan grab sampler. Sampel kemudian dianalisa dengan spektrofotometer serapan atom (SSA. Hasil menunjukkan bahwa kandungan logam berat Cd, Cu, Pb, dan Hg pada air di perairan Socah dan Kwanyar masih dibawah ambang batas baku mutu air laut, sedangkan kandungan logam berat di sedimen melebihi ambang batas baku mutu air laut untuk biota laut. Secara umum, kandungan logam berat di sedimen lebih tinggi dari pada kandungan logam berat di air. Kata Kunci : Logam berat, Pencemaran, Spektrophotometer  HEAVY METALS CONTENTS IN WATER AND SEDIMENT IN KWANYAR AND SOCAH WATER, BANGKALANHeavy metals are very dangerous for marine life as well as the trophic level above. This study aims to determine the content of heavy metals in the waters Socah and Kwanyar Bangkalan. This study was conducted over 3 months. Water sampled using a sample bottle, while sediment samples was taken using a grab sampler. The sample was then analyzed by atomic absorption spectrophotometer (AAS. Results showed that the content of heavy metals Cd, Cu, Pb and Hg in the water in the Socah and Kwanyar waters still below the seawater quality standard limits, whereas the heavy metal content in sediments exceeded the water quality standard for marine sea. In general, the content of heavy metals in sediment is higher than on the water.Keywords: Heavy metals, Pollution, AAS

  10. EKSTRAKSI MINYAK ATSIRI DAUN ZODIA (Evodia suaveolens) DENGAN METODE MASERASI DAN DISTILASI AIR

    OpenAIRE

    Prima Astuti Handayani; Heti Nurcahyanti

    2014-01-01

    Daun zodia merupakan tumbuhan yang berpotensi sebagai insektisida nabati. Daun zodia mengandung senyawa aktif limonene yang bersifat neurotoksin terhadap serangga. Pengambilan minyak atsiri daun zodia dilakuan dengan metode maserasi dan metode distilasi air. Pada metode maserasi bahan digunakan etanol dan dimaserasi selama 3x24 jam. Kemudian didistilasi untuk menguapkan pelarut etanol. Untuk metode distilasi air bahan didistilasi selama 3 jam, campuran minyak dan air dipisahkan dengan menamba...

  11. Membran Polisulfon untuk Pengolahan Air: Dengan dan Tanpa Pra Perlakuan Koagulasi secara Ultrafiltrasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bastian Arifin

    2014-06-01

    Full Text Available Membran polisulfon untuk pengolahan air telah dilakukan untuk mengurangi warna air dengan proses koagulasi dan tanpa proses koagulasi. Membran ultrafiltrasi polisulfone telah dikarakte-risasi dengan mengukur fluks, permeability (Lp, dan MWCO dengan bebagai variasi berat molekul dekstran. Morfologi membran diobservasi dengan scanning electron microscopy (SEM. Analisis SEM dilakukan terhadap permukaan membran dan penampang melintang membran. Proses koagulasi optimum dilakukan dengan menggunakan alat jar test, diperoleh kondisi optimum pada 50 ppm Al2(SO43 dan pH 7. Indeks warna rejeksi diperoleh dengan koagulasi adalah 85% dan tanpa koagulasi adalah 62%.

  12. Studi Kelayakan Pengolahan Air Laut Menjadi Air Bersih di Kawasan Wisata dan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN Pantai Prigi, Trenggalek

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agista Ayuningtyas Puspita Dwijayani

    2013-09-01

    Full Text Available Ketersediaan air bersih diperlukan pula dalam bidang kepariwisataan. Salah satunya ialah kawasan wisata alam Pantai Prigi, Trenggalek. Namun kondisi air saat ini masih memiliki kandungan TDS (Total Dissolved Solid dan salinitas yang cukup tinggi sehingga dibutuhkan suatu teknologi untuk mengolah air asin menjadi air tawar agar memenuhi standar baku mutu air bersih. Salah satu teknologi yang dapat diterapkan untuk mengolah air asin atau payau menjadi air tawar adalah dengan sistem Reverse Osmosis (RO. Penentuan kapasitas SWRO ditentukan dengan memproyeksikan jumlah pengunjung kawasan wisata Pantai Prigi dan kebutuhan air kolam apung hingga tahun 2023. Hasil proyeksi diperoleh kebutuhan air sebesar 729,40 m3/hari pada penggunaan maksimum. Dengan desain SWRO yaitu menggunakan pretreatment rapid sand filter dan filter karbon aktif untuk meremoval kandungan TDS, kesadahan total, khlorida, sulfat, dan bilangan KMnO4 (zat organik. Biaya yang dibutuhkan untuk membuat sistem pengolahan air laut dengan SWRO sebesar Rp 5.077.307.500,00.Perencanaan sistem pengolahan air laut menjadi layak jika air reject dari SWRO sebesar 1463,28 m3/hari dimanfaatkan menjadi wisata kolam apung, garam, dan air nigari dengan investasi total sebesar Rp 7.326.095.500,00. Dengan analisa kelayakan secara ekonomi  menggunakan prinsip ekonomi teknik, pada alternatif ini diperoleh nilai NPV sebesar Rp 25.024.360.250,24 ; IRR sebesar 23,7% ; dan Payback periode pada tahun ke-3 dengan keuntungan yang diperoleh Rp 3.915.665.044,80 per tahun.

  13. Tempat Penampungan Air dan Kepadatan Jentik Aedes sp. di Daerah Endemis dan Bebas Demam Berdarah Dengue

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wanti Wanti

    2014-12-01

    Full Text Available Tingkat kepadatan jentik merupakan indikasi diketahuinya kepadatan nyamuk Aedes sp yang akan menularkan virus dengue sebagai penyebab penyakit demam berdarah dengue (DBD dan juga sebagai salah satu indikator keberhasilan kegiatan pengendalian vektor. Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik tempat penampungan air (TPA dan perbedaan kepadatan jentik House Index, Container Index, Breatau Index (HI, CI, BI di Kelurahan Alak sebagai daerah endemis dan Kelurahan Belo sebagai daerah bebas DBD di Kota Kupang Tahun 2011. Penelitian observasional analitik ini menggunakan rancangan studi potong lintang. Variabel penelitian adalah jenis, kondisi, letak, bahan TPA dan kepadatan jentik Aedes sp. Data dikumpulkan dengan observasi langsung pada TPA dan rumah terpilih. Data disajikan dalam bentuk tabel kemudian dianalisis dengan uji-t. Penelitian ini menemukan TPA positif jentik paling banyak adalah TPA untuk kebutuhan sehari-hari, kondisi TPA tidak tertutup rapat, letak TPA di luar rumah, bahan TPA adalah bahan keramik, dan warna TPA adalah warna putih. Hasil penelitian menunjukkan nilai dari HI 0,887, CI 0,146 dan BI 0,080, yang artinya tidak ada perbedaan kepadatan jentik antara Kelurahan Alak (daerah endemis dengan Kelurahan Belo (daerah bebas. Disimpulkan tidak ada perbedaan kepadatan jentik (HI, CI, dan BI antara daerah endemis dan daerah bebas DBD. Kedua daerah sama-sama memiliki tingkat kepadatan jentik yang tinggi, sehingga disarankan pemberantasan sarang nyamuk tidak hanya diprioritaskan pada daerah endemis DBD tetapi juga daerah daerah bebas DBD. Water Container and the Aedes sp. Larvae Density in Endemic and Free Dengue Haemorrhagic Fever The larva density is an indication of the density of Aedes sp known to be capable of transmitting the dengue virus as the cause of dengue haemorrhagic fever (DHF and also as one of the indicators of the success of vector control activities. This study aimed to determine the difference of the water

  14. UPAYA PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENCEMARAN AIR AKIBAT PENAMBANGAN EMAS DI SUNGAI KAHAYAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mrs. Heriamariaty

    2012-02-01

    Full Text Available The absence of Public Mining Area and continued use of mercury is responsible for the illegal gold mining and water pollution in Kahayan river. Efforts must be made to avoid and overcome environmental impact by strengthening coordination in central and regional level; empowering local community; and imposing sanction as law enforcement method. Belum adanya Wilayah Pertambangan Rakyat serta penggunaan merkuri mendorong terjadinya penambangan emas tanpa izin dan pencemaran air di Sungai Kahayan. Untuk mencegah dan menanggulangi pencemaran ini diperlukan koordinasi di tingkat pusat dan daerah; penyuluhan dan pendekatan di bidang sosial, ekonomi, budaya, hukum, dan teknologi; serta penegakan hukum secara tegas melalui penerapan sanksi.

  15. KOMBINASI ULTRAFILTRASI DAN DISSOLVED AIR FLOTATION UNTUK PEMEKATAN MIKROALGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Widiasa

    2014-05-01

    Full Text Available Abstrak Mikroalga merupakan mikroorganisme fotosintetik prokariotik atau eukariotik yang dapat tumbuh dengan cepat. Pemanfaatan mikroalga tidak hanya berorientasi sebagai pakan alami untuk akuakultur, tetapi terus berkembang untuk bahan baku produksi pakan ternak, pigmen warna, bahan farmasi (β-carotene, antibiotik, asam lemak omega-3, bahan kosmetik, pupuk organik, dan biofuel (biodiesel, bioetanol, biogas, dan biohidrogen. Studi ini bertujuan untuk menginvestigasi kombinasi ultrafiltrasi (UF – dissolved air flotation (DAF untuk pemekatan mikroalga skala laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan fluks membran UF secara tajam sebagai akibat dari deposisi sel mikroalga terjadi pada 20 menit pertama proses filtrasi. Backwash pada interval 20 menit selama 10 detik dengan tekanan 1 bar memberikan pengendalian fouling yang efektif dalam nilai kestabilan fluks yang layak. Membran UF yang digunakan dapat memberikan selektivitas pemisahan biomassa mikroalga ~ 100%. Kualitas permeat sangat stabil, yaitu kekeruhan < 0,5 NTU, kandungan organik < 10 mg/L, dan warna < 10 PCU. Lebih lanjut, pemekatan retentat membran dengan DAF pada tekanan saturasi 6 bar dapat menghasilkan pasta mikroalga dengan konsentrasi 20 g/L. Koagulan PAC perlu ditambahkan kedalam umpan DAF dengan dosis 1,3–1,6 mg PAC/mg padatan tersuspensi.   Kata Kunci: ultrafiltrasi; dissolved air flotation; pemanenan mikroalga; pemekatan mikroalga   Abstract COMBINATION OF Ultrafiltration and Dissolved Air Flotation for Microalgae CONCENTRATION. Microalgae is a prokaryotic photosynthetic microorganism or eukaryotic microorganism  that proliferate rapidly. Cultivation of the microalgae is not only oriented  as natural food for aquacultures, but also developed  for animal food, color pigment, pharmaceutical raw material (β-carotene, antibiotic, fatty acid omega-3, cosmetic raw material, organic fertilizer, and biofuels (biodiesel, bioethanol, biogas, and biohydrogen. This

  16. Penurunan Kandungan Zat Kapur dalam Air Tanah dengan Menggunakan Media Zeolit Alam dan Karbon Aktif Menjadi Air Bersih

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gianina Qurrata Dinora

    2013-09-01

    Full Text Available Salah satu syarat kimia yang harus dipenuhi dalam air bersih adalah kesadahan. Salah satu penyebab utama terjadinya kesadahan adalah kandungan Ca2+ (kesadahan kalsium atau biasanya disebut air kapur. Selain kandungan air kapur yang tinggi, penyebab air tanah tidak dapat langsung digunakan adalah kadungan besi dan mangan yang tinggi pula. Untuk itu, dibutuhkan unit filter skala rumah tangga yang dapat menjadi pengolahan alternatif untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Penelitian ini  bertujuan untuk mendapatkan komposisi media filter yang efektif dan effisien untuk penyisihan kesadahan kalsium, Fe, dan Mn dalam air tanah dan mendapatkan waktu breakthrough. Media filter yang digunakan pada penelitian ini adalah media zeolit alam dan karbon aktif disusun secara stratifikasi dengan perbandingan ketinggian pada masing-masing reaktor filter. Media filter tersebut akan dialiri dengan tiga variasi konsentrasi kesdahan kalsium. Hasil dari penelitian ini, didapatkan komposisi media yang paling efektif dalam menurunkan kandungan kesadahan kalsium adalah komposisi III dengan perbandingan ketinggian media zeolit alam dan karbon aktif sebesar 30 cm : 60 cm. Pada variasi konsentrasi 1 mampu melakukan penyisihan sebesar 96,52%, konsentrasi 2 mampu melakukan penyisihan sampai 94,67%, dan konsentrasi 3 mampu melakukan penyisihan sebesar 90,22%

  17. Kombinasi Proses Koagulasi dan Sistem Ultrafiltrasi dengan Membran Poliakrilonitril untuk Pemurnian Air Berwarna

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sri Aprilia

    2013-12-01

    Full Text Available Penelitian pengolahan air berwarna berdasarkan proses koagulasi dan ultrafiltrasi dengan membran poliakrilonitril (PAN telah dilakukan. Studi ini bertujuan untuk membuat dan mengevaluasi karakteristik membran PAN untuk aplikasi pada pengolahan air berwarna. Membran PAN berbentuk plat dibuat dengan melarutkan polimer PAN kedalam dimetilformamida (DMF. Konsentrasi PAN divariasikan pada 15, 20, dan 25 (% berat. Membran yang dihasilkan selanjutnya dikarakterisasi untuk parameter struktur morfologi dengan scanning electron microscopy (SEM, fluks dan rejeksi larutan menggunakan modul filtrasi tipe dead-end. Selanjutnya dilakukan uji molecular weight cut-off (MWCO membran menggunakan larutan dekstran dengan berat molekul 9500, 19500, dan 39000 Da. Hasil uji SEM menunjukkan bahwa membran mempunyai pori dengan struktur asimetrik. Uji ultrafiltrasi yang diawali dengan proses koagulasi dapat merejek warna air 92,5%, dengan perolehan fluks mencapai 364,8 ml/m2.s.

  18. Penggunaan Unit Slow Sand Filter, Ozon Generator dan Rapid Sand Filter Skala Rumah Tangga Untuk Meningkatkan Kualitas Air Sumur Dangkal Menjadi Air Layak Minum (Parameter Zat Organik dan Deterjen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anindya Prawita Sari

    2014-09-01

    Full Text Available Air sumur merupakan air tanah yang sering kali digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari. Air sumur dengan kadar organik dan deterjen tinggi tidak layak dikonsumsi masyarakat karena dapat menyebabkan berbagai macam penyakit. Selain itu, adanya zat organik dan deterjen mempengaruhi warna dan bau air sumur sehingga tidak layak konsumsi. Slow sand filter merupakan unit pengolahan yang mampu meremoval zat organik pada air. Slow sand filter dan rapid sand filter tidak menggunakan bahan kimia dalam proses pengolahan sehingga lebih ekonomis dan efektif. Sedangkan ozon, efektif digunakan untuk meremoval zat organik yang ada dalam air dengan mengubah rantai zat organik menjadi lebih sederhana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan penggunaan slow sand filter, ozon generator dan rapid sand filter dalam menyisihkan beban deterjen dan zat organik pada air sumur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi removal pada unit slow sand filter untuk beban organik dan deterjen sebesar 57,6% dan 60,5 %, pada unit ozonasi sebesar 47,4% dan 17,5%, dan pada unit rapid sand filter sebesar 50,0% dan 50,9 %.

  19. Penurunan Kandungan Zat Kapur dalam Air Tanah dengan Menggunakan Media Zeolit Alam dan Karbon Aktif Menjadi Air Bersih

    OpenAIRE

    Gianina Qurrata Dinora; Alfan Purnomo

    2013-01-01

    Salah satu syarat kimia yang harus dipenuhi dalam air bersih adalah kesadahan. Salah satu penyebab utama terjadinya kesadahan adalah kandungan Ca2+ (kesadahan kalsium) atau biasanya disebut air kapur. Selain kandungan air kapur yang tinggi, penyebab air tanah tidak dapat langsung digunakan adalah kadungan besi dan mangan yang tinggi pula. Untuk itu, dibutuhkan unit filter skala rumah tangga yang dapat menjadi pengolahan alternatif untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Penelitian ini  bertujuan...

  20. KARAKTERISASI GLIKOSAMINOGLIKAN DARI TULANG RAWAN IKAN PARI AIR LAUT (Neotrygon kuhlii DAN PARI AIR TAWAR (Himantura signifer

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang - Riyanto

    2014-06-01

    Full Text Available Ikan pari merupakan komoditas perikanan yang populasinya besar di Indonesia, tetapi pemanfaatannyabelum optimal. Jaringan tulang rawan ikan pari mengandung molekul glikosaminoglikan dan telahdimanfaatkan dalam terapi osteoarthritis. Tujuan penelitian ini adalah menentukan karakteristikglikosaminoglikan dari tulang rawan ikan pari air laut (Neotrygon kuhlii dan pari air tawar (Himanturasignifer. Spektrum FTIR memperlihatkan pola yang sama dengan kondroitin sulfat. Konsentrasiglikosaminoglikan pada pari air laut adalah 74,767 mg/100 mL, konsentrasi ini lebih tinggi dibandingkandari ikan pari air tawar, yaitu 66,767 mg/100 mL.Kata kunci: glikosaminoglikan, Himantura signifer, kondroitin sulfat, Neotrygon kuhlii, osteoarthritis

  1. PERANCANGAN DAN PEMBUATAB ALAT UKUR KADAR KROM DALAM AIR DENGAN MENGGUNAKAN PRINSIP SPEKTROSKOPI SERAPAN ATOM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tin Yunis Mahfudloh, Mohammad Tirono

    2012-04-01

    Full Text Available Air adalah bahan yang berperan penting dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Air steril dengan kandungan mineral yang cukup dan tidak terpolusi dapat berperan sebagai cairan yang menata keseimbangan tubuh. Apabila air yang dikosumsi manusia telah tercemar oleh sampah dan limbah industri yang mengandung zat-zat kimia/logam berat yang bersifat racun akan berbahaya Seperti kromium/krom dengan kode kimiawi Cr. Penelitian dilakukan untuk membuat alat ukur kadar krom dalam air dengan metode absorpsi dengan instrumen fotometri. Alat ukur kadar krom dalam air menggunakan prinsip spektroskopi serapan atom terdiri dari 2 sistem, yaitu sistem optik dan sistem elektronik. Sistem optik terdiri dari lampu halogen, filter cahaya dengan panjang gelombang 520.4, kuvet dan sensor photodioda. Sedangkan sistem elektronik terdiri dari ADC 0804, MCU AT89S51 dan LCD.  Prinsip keja alat ini adalah cahaya polikromatis yang dipancarkan oleh lampu halogen akan melewati filter sehingga cahaya polikromatis akan bersifat monokromatis. Cahaya akan melewati air dengan kadar krom 0% untuk mereset reagen dan pelarut kemudian dideteksi oleh sensor sehingga menghasilkan data I0. Setelah dideteksi air  akan bergeser ke atas dan sensor bergeser kebelakang untuk mendeteksi sampel yang mempunyai kadar krom tertentu dan menghasilkan data I1. Di dalam sampel ini terjadi penyerapan intensitas cahaya oleh atom krom. Kemudian data I0 dan I1 akan diolah oleh MCU AT89S51 dan ditampilkan pada LCD. Sampel yang digunakan adalah larutan H2O dengan K2Cr2O7 sebanyak 10 sampel dengan variasi kadar 0%, 1%, 1.5%, 2%, 2.5%, 3%, 3.5%, 4%, 4.5%, dan 5%. Larutan krom diperoleh dengan cara mengencerkan 10gr K2Cr2O7 dalam 100ml H2O sehingga didapatkan K2Cr2O7 10% sebagai larutan stok, selanjutnya untuk mendapatkan K2Cr2O7 dengan kadar tertentu, maka diambil dari larutan stok kemudian diencerkan sampai volume 25 ml sesuai dengan rumus M1 V1 =M 2 V2 Hasil pegujian pada sistem elektronik menunjukkan

  2. PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA AIR UNTUK IRIGASI DI KABUPATEN SLEMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hery Listyawati

    2012-07-01

    Full Text Available Supervision and control of utilization of water resources for irrigation in Sleman regency is vital in realizing fair use of water resources. This descriptive-qualitative study finds that preventive-internal supervision has been consistent with those set forth in the working procedures and that repressiveinternal supervision is present in the form of sanctions. The locals enjoy preventive and repressive eksternal supervisionary role, which is manifested in local gatherings and public reporting system. We also find that the government exerts control by licensing, reprimands, advocacy, direction, and conflict resolution mechanisms. Practical problems include the absence of provincial irrigation commission and specific agencies that supervise the enforcement of mediation. Pengawasan dan pengendalian pemanfaatan sumber daya air untuk irigasi di Kabupaten Sleman sangat penting dalam mewujudkan penggunaan sumber daya air yang adil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan internal-preventif telah sesuai dengan yang dimandatkan oleh tugas pokok dan fungsi dan bahwa pengawasan internal-represif telah dilaksanakan dalam bentuk sanksi. Masyarakat melakukan pengawasan preventif dan represif dalam bentuk sarasehan/musyawarah dan sistem pelaporan. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pemerintah mengendalikan penggunaan sumber daya air dengan menyelenggarakan sistem perizinan, teguran, pembinaan, dan penyelesaian sengketa. Beberapa masalah yang ditemukan di lapangan antara lain adalah tidak adanya komisi irigasi provinsi dan lembaga pengawas khusus yang mengawasi pelaksanaan putusan mediasi.  

  3. Efektivitas Bioremediasi Lima Jenis Tanaman Terhadap Kandungan Logam Berat (Cr2+dan Pb2+ dalam Air

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I.G. Seregeg

    2012-09-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian di Laboratorium, tentang efektivitas bioremediasi lima jenis tanaman ; mendong {Scirpus articularis welingi (Cyperus sp, purun (Typha sp., tales-talesan (Typhonium sp, kangkung (Ipomoea aquatica terhadap kandungan Cr2+ dan Pb2+ dalam air tercemar di Jakarta, Desember 1994. Kelima jenis tanaman tersebut ditempatkan dalam akuarium berkapasitas 10 liter, yang diisi air tercemar Cr2+ dan Pb2+ sebanyak lima liter. Penelitian ini dilengkapi dengan akuarium kontrol, seluruh perlakuan diulang dua kali. Hasilnya menunjukkan, bahwa semua jenis tanaman mempunyai kemampuan yang berbeda-beda. Kemampuan yang paling kuat ditunjukkan oleh purun disusul berturut-turut oleh welingi, mendong, kangkung dan tales-talesan. Pengaruh tanam terhadap Pb2+ menunjukkan, daya serap yang cukup kuat dan pola urutannya sama seperti yang ditunjukkan terhadap Cr2+. Tanaman yang tumbuh tegak dengan batang yang kuat (rumput-rumputan mempunyai daya serap yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman menjalar.

  4. Perancangan Mesin Pencampur Kelapa Parut Dan Air Pada Alat Pemeras Santan Kelapa

    OpenAIRE

    Sagala, Baginda Amin

    2013-01-01

    Santan merupakan cairan yang berwarna putih dan kental, yang diperoleh dengan cara memeras daging kelapa segar yang telah diparut atau dihancurkan dengan penambahan air. Dalam industri makanan di Indonesia, peran santan sangat penting baik sebagai penambah aroma, cita rasa dan perbaikan tekstur bahan pangan hasil olahan. Pemanfaatan santan pada umumnya adalah untuk bahan campuran masakan baik di rumah tangga, restoran maupun industri rumahan, seperti pembuatan panganan seperti kue. Dalam pros...

  5. Kombinasi Metode Independent Component Analysis (ICA dan Beamforming untuk Pemisahan Sinyal Akustik Bawah Air

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mandala Anugerahwan Firstanto

    2013-09-01

    Full Text Available Pada bidang perkapalan atau kelautan, sinyal akustik merupakan sebuah sinyal noise. Hal ini dikarenakan sinyal akustik yang ingin kita analisis tercampur dengan sinyal lain. Perlu adanya metode untuk memisahkan sinyal akustik dari suara yang terdapat dalam medium air dan mengetahui arah datang sumber suara. Dalam tugas akhir ini dilakukan pemisahan sinyal akustik dengan menggunakan kombinasi metode ICA dan beamforming. Pemisahan sinyal akustik dilakukan tiga kali. Pertama, simulasi pemisahan suara menggunakan pemodelan shallowwaterdengan algoritma FastICA dan delayandsum(DS beamformer. Kedua, dengan menggunakan toolboxICALAB. Ketiga, pemisahan sinyal akustik secara riil, hasil rekaman dengan menggunakan hydrophone. Hasil simulasi menunjukkan bahwa, algoritma FastICA dapat memisahkan sinyal akustik dengan baik. Hal ini ditunjukkan dengan nilai MSE sebesar 3.6399×〖10〗^(-5 dan nilai SIR sebesar 45,72dB. Pada pemisahan suara secara riil, jarak antara speaker dengan hydrophone menentukan kualitas pemisahan suara. Semakin jauh jarak antara speaker dengan hydrophone, semakin berkurang nilai MSE dan SIR pada proses pemisahan suara bawah air. Hal ini dapat dilihat pada jarak 1 meter nilai mean SIR bernilai 51,29dB, jarak 5 meter bernilai 48.55dB, jarak 10 meter bernilai 41,73dB. Algoritma DS beamformer dapat menentukan sumber suara dalam medium air dengan jarak minimal speaker dengan hydrophone10 meter. Peletakan speaker dan hydrophone yang saling berhadapan akan mendapatkan hasil yang maksimal.

  6. Analisis Pengaruh Salinitas dan Temperatur Air Laut pada Wet Underwater Welding terhadap Laju Korosi

    OpenAIRE

    Adrian Dwilaksono; Heri Supomo; Triwilaswandio Wuruk Pribadi

    2013-01-01

    Struktur konstruksi badan kapal lambat laut mengalami kerusakan . Apabila kapal mengalami kerusakan pada konisi darurat, pekerjaan las bawah air menjadi hal yang diutamakan. Sedangkan faktor korosi pada pengelasan basah bawah air merupakan masalah yang pasti terjadi. Melalu penelitian ini dikaji perbandingan laju korosi sambungan las material baja karbon rendah yang diberi perlakuan pengelasan basah bawah air dengan salinitas 33‰ , 35‰ dan suhu 200C, 250C. Dari keempat variasi pengelasan ters...

  7. Uji Kualitas Air Minum Isi Ulang di Kecamatan Sukodono, Sidoarjo Ditinjau Dari Perilaku dan Pemeliharaan Alat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yoga Ardy Pradana

    2013-09-01

    Full Text Available Seiring dengan kemajuan teknologi sekarang ini dan diiringi dengan semakin sibuknya aktivitas manusia maka masyarakat cenderung memilih cara yang lebih praktis dengan biaya relatif murah dalam memenuhi kebutuhan air minum yaitu dengan menggunakan air minum isi ulang  terutama di kecamatan Sukodono, Sidoarjo. Agar air minum isi ulang yang dikonsumsi oleh masyarakat di kecamatan Sukodono, Sidoarjo aman untuk dikonsumsi, maka perlu dilakukan uji kualitas apakah kandungan dalam air minum isi ulang sudah memenuhi Peraturan Menteri Kesehatan No 492/MENKES/PER/IV/2010 tantang persyaratan kualitas air minum. Parameter yang diuji meliputi Total Coliform, TDS, Kekeruhan dan Warna. Kualitas air minum isi ulang ditunjang oleh cara pemeliharaan peralatan produksi. Prosedur pemeliharaan alat dari masing-masing depo air minum isi ulang diperoleh melalui wawancara dan penggunaan kuesioner. Hasil uji laboratorium dari 8 depo air minum isi ulang ada yang belum memenuhi parameter Total Koliform sebanyak 5 depo. Berdasarkan hasil kuesioner 5 depo tersebut termasuk dalam kategori cukup, yang berarti masih kurang dalam melakukan pemeliharaan alat.

  8. PENGARUH VISKOSITAS DAN LAJU ALIR TERHADAP HIDRODINAMIKA DAN PERPINDAHAN MASSA DALAM PROSES PRODUKSI ASAM SITRAT DENGAN BIOREAKTOR AIR-LIFT DAN KAPANG Aspergilus Niger

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kristinah Haryani

    2012-04-01

    Full Text Available  EFFECT OF VISCOSITY AND FLOW RATE ON THE HYDRODYNAMICS AND MASS TRANSFER ON CITRIC ACID PRODUCTION USING Aspergilus Niger YEAST IN AN AIR-LIFT BIOREACTOR. Citric acid is an important organic acid that has many advantages used in foods, drinks, pharmaceuticals industries. Waste of pine apple (covers and core of the fruit still have high contents of glucose and sucrose components, that these are potentially used as basic material for making citric acid by means of fermentation using Aspergillus niger. The reactor to do so is a reactor air-lift external loop with 88 cm in height, 45.41 cm2 in riser area, and 2.01 cm2 in downcomer area. This research is intended to study the influence of volumetric flow and viscosity upon mass transfer in the fermentation process of citric. The variable factors are concentration of total sugar (5 to 25% and of volumetric flow of gas 9.4 to 23.3 cc/second. A dynamic method used to measure of the constants transfer  of gas-fluid mass where oxygen concentration soluted is measured every 30 second using DO meter device. Result of this research shows that the increase of viscosity causes the decrease of hold up gas and fluid circulation speed of the fluid, and the decrease of the constants of mass transfer. The increase of air speed flow will cause the increase of hold up gas and fluid circulation speed, and constants of mass transfer. Relation of the constraints of mass transfer to volumetric flow and viscosity is formulated as follow    Asam sitrat adalah asam organik penting yang sangat banyak kegunaannya seperti untuk industri makanan, minuman, farmasi, dan sebagainya. Limbah nanas (kulit dan bonggol masih mengandung kadar glukosa dan sukrosa yang cukup tinggi, sehingga sangat potensial sebagai bahan baku pembuatan asam sitrat dengan cara fermentasi bantuan kapang Aspergillus niger. Reaktor yang digunakan adalah reactor air-lift external loop. Reaktor yang digunakan berdimensi tinggi 88 cm, luas daerah riser 46

  9. TEKNIK PENGATURAN AIR PADA INTENSIFIKASI PADI AEROB TERKENDALI-BERBASIS ORGANIK (IPAT-BO UNTUK MENINGKATKAN POPULASI RHIZOBACTERIA, EFISIENSI PENGGUNAAN AIR, PERAKARAN TANAMAN, DAN HASIL TANAMAN PADI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hingdri -

    2013-03-01

    Full Text Available Teknik pengaturan air pada budidaya tanaman padi melalui Intensifikasi Padi Aerob Terkendali-Berbasis Organik (IPAT-BO perlu dilakukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air. Penelitian ini bertujuan untuk mengtahui aktivitas rhizobacteria, tingkat efisiensi penggunaan air, perkaran tanaman, dan hasil tanaman pada berbagai teknik pengaturan air.Penelitian dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Winaya Mukti, Tanjungsari pada inceptisol pada skala pot plastik. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK faktor tunggal dengan 16 perlakuan dan diulang tiga kali, yaitu terdiri dari kombinasi antara perlakuan air dan empat varietas. Perlakuan air: tinggi muka air + 5cm, 0 cm, – 5 cm dan  – 10 cm. Empat varietas: Ciherang, Sintanur, Inpari 13 dan Fatmawati..Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruhnyata terhadap populasi Rhizobacteria, perkembangan akar, dan hasil tanaman. Perlakuan tinggi muka air – 10 cm varietas Fatmawati memberikan hasil tertinggi pada volume akar 186,67 ml, populasi bakteri Azotobacter sp. (1,43 x 1010 CFU g-1, bakteri pelarut fosfat (6,07 x 108 CFU g-1, hasil tanaman tertinggi 95,9 g rumpun-1 setara dengan 9,14 ton ha-1 serta meningkatkan efisiensi penggunaan air 47,1 % dibandingkan dengan pengenangan 5 cm.Kata kunci:  Teknik pengaturan air, efisiensi penggunaan air, IPAT-BO, populasi rhizobakteria

  10. PERBANDINGAN EFEKTIVITAS AIR PERASAN KULIT JERUK MANIS DAN TEMEPHOS TERHADAP MORTALITAS LARVA Aedes aegypti

    OpenAIRE

    Ekasari, Ranti; Ishak, Hasanuddin; Manyullei, Syamsuar

    2015-01-01

    Penggunaan larvasida merupakan salah satu cara untuk mengurangi jumlah larva Aedes aegypti yang dapat berkembang menjadi vektor penular penyakit DBD. Larvasida kimia yang paling sering digunakan adalah temephos, selain itu adapula larvasida alami yang dapat digunakan yaitu air perasan kulit jeruk manis. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas larvasida kimia yaitu temephos dan larvasida alami yaitu air perasan kulit jeruk manis. Jenis penelitian yang dilakukan adalah peneliti...

  11. Analisis Pengaruh Salinitas dan Temperatur Air Laut pada Wet Underwater Welding terhadap Laju Korosi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adrian Dwilaksono

    2013-03-01

    Full Text Available Struktur konstruksi badan kapal lambat laut mengalami kerusakan . Apabila kapal mengalami kerusakan pada konisi darurat, pekerjaan las bawah air menjadi hal yang diutamakan. Sedangkan faktor korosi pada pengelasan basah bawah air merupakan masalah yang pasti terjadi. Melalu penelitian ini dikaji perbandingan laju korosi sambungan las material baja karbon rendah yang diberi perlakuan pengelasan basah bawah air dengan salinitas 33‰ , 35‰ dan suhu 200C, 250C. Dari keempat variasi pengelasan tersebut diberikan variasi ketebalan pelat sebagai pembanding. Penelitian laju korosi dilakukan dengan pengujian terhadap material baja A36 yang dilas menggunakan metode SMAW pada pengelasan basah bawah air pada posisi 1G (datar dengan elektroda AWS E-6013 yang dilapisi isolasi yang bersifat kedap air. Dari data pengujian laju korosi  diketahui bahwa pengelasan basah bawah air dengan salinitas 35‰ lebih tinggi di bandingkan dengan pengelasan basah bawah air dengan salinitas 33‰, sedangkan untuk pengujian laju korosi dengan variasi suhu diketahui bahwa dengan suhu 250C cenderung lebih besar, meskipun hasil nya tidak signifikan dibandingkan dengan suhu 200C, dan semakin tebal pelat, laju korosinya juga cenderung lebih tinggi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa ketebalan yang berkurang pada Salinitas 33‰ dan Suhu 200C yaitu sebesar 0.2124 (mm/year , untuk Suhu 250C yaitu sebesar 0.2139(mm/year pada plat 10mm, Sedangkan untuk plat 12 mm , suhu 200C yaitu sebesar 0.3203 (mm/year , untuk Suhu 250C yaitu sebesar 0.3205 (mm/year. Untuk Salinitas 35‰ dan Suhu 200C yaitu sebesar 0.4521 (mm/year , untuk Suhu 250C yaitu sebesar 0.4538(mm/year pada plat 10mm, Sedangkan untuk plat 12 mm , suhu 200C yaitu sebesar 0.5547 (mm/year , untuk Suhu 250C yaitu sebesar 0.5550 (mm/year.

  12. PENGUKURAN KADAR AIR AGREGAT DAN BETON SEGAR DENGAN MENGGUNAKAN MICROWAVE OVEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Handoko Sugiharto

    2000-01-01

    Full Text Available The conventional method of water content measurement of aggregate and fresh concrete need along time to perform. As an alternative the use of microwave oven is explored in this research. The microwave oven used has 900 watt power and equiped with a turn table. Nine (9 type of aggregate consist of five (5 type of fine aggregate and four (4 type of coarse aggregate with varions water absorbsion value, are unvestigated. The rater contents measured is then compared with the once obtained using conventional oven. Four (4 type of mix using aggegate with varions water absorbsion values. Water content used for the fresh concrete mix is 0.3, 0.5 and 0.7. The test results show that this method can beused to measure water content of fine and coarse aggregate regardless of the water absorbsion values of the aggregates. For fine aggregate nine (9 minutes drying time is needed to get 100% accuracy while for coarse aggregate 11 minutes with 96% accuracy. For fresh concrete using aggregate with less than 5% absorbsion value 18 minutes is neede to get 98% accuracy, while for aggregate with 40% absorbsion value 35 minutes is needed to get 80% accuracy. Abstract in Bahasa Indonesia : Pengukuran kadar air pada agregat dan beton segar dengan metode konvensional memerlukan waktu yang cukup lama, maka dilakukan penelitian penggunaan microwave oven sebagai metode alternatifnya. Microwave oven yang digunakan mempunyai daya 900 watt dan dilengkapi dengan piring putar. Dilakukan penelitian terhadap 9 tipe agregat (5 jenis agregat halus dan 4 jenis agregat kasar dengan berbagai nilai absorpsi. Sedangkan untuk beton segar dibuat 4 macam campuran dengan berbagai nilai absorpsi agregat. Faktor air-semen yang digunakan adalah 0.3, 0.5 dan 0.7. Hasil pengukuran kadar airnya dengan microwave oven dibandingkan terhadap oven standard. Hasil tes yang diperoleh menunjukkan bahwa metode ini dapat digunakan untuk mengukur kadar air agregat halus dan kasar dengan tidak tergantung pada

  13. PENDUGAAN EROSI DAN PERENCANAAN KONSERVASI TANAH DAN AIR PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI OTAN KABUPATEN TABANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    TATIEK KUSMAWATI

    2012-11-01

    Full Text Available Erosion Prediction and Planning of Soil Water Conservation at Otan Watershed, Tabanan Regency The aims of this research was to predict the erosion and planning of soil and water conservation when the erosion is more than tolerable erosion. The USLE (Universal Soil Loss Equation was used to predict erosion and planning of soil and water conservation. The result showed that the erosion level in this area was varied from very slight to very severe. The lowest erosion was on land unit 11 and 12 which were on the forest land. Slight erosion occurred on land units 2, 3, 4, 5, 10, 13, 18, 20, 22, 23, 25, 26, 28, 31, 32, 33, 34, 36, 37, 40, 41, and 43 on the use of forest land, irrigated fields, and mix crop land. Moderate erosion can be found at cocoa plantations, coffee plantations, scrub and dry land (land unit 1, 8, 16, 30, 38, dan 45. Severe and very severe erosion occurs at mixed crop land, coffee plantations, mixed crop and dry land (land unit 35 and 6, 7, 9, 14, 15, 17, 19, 21, 24, 27, 29, 39, 42, and 44 . The planning of soil and water conservation was focused on the very severe erosion by doing for some plant growing storied canopies, very high density, and constructed terrace for land unit of 6, 7, 14, 15 ,19, 21, 27, and, 29. While at land unit, 9, 17, 24, and 35 was purposed mixed estate crop with high density, it was combinated with mulch of 1 ton/ha and in land unit 39 were for traditional terrace with gogo rice and corn plant in rotation plantation.

  14. Simulasi MCNP5 dalam Eksperimen Kritikalitas Larutan Plutonium Uranium Nitrat Dengan Reflektor Air dan Polyethelene

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dinan A.

    2011-12-01

    Full Text Available Banyak perangkat kritik dibangun untuk memenuhi kebutuhan studi fenomena kecelakaan kritikalitas pada larutan fisil di fasilitas daur bahan bakar nuklir. Salah satu diantaranya adalah perangkat kritik SCAMP. Di perangkat ini dikerjakan eksperimen kritikalitas menggunakan bejana silindris stainless steel berisi larutan plutonium uranium nitrat (Pu ditambah U nitrat. Sebanyak 7 eksperimen didemonstrasikan dengan reflektor air di semua sisi permukaan bejana larutan kecuali di bagian atas bejana. Makalah ini membahas simulasi transport Monte Carlo MCNP5 dalam eksperimen kritikalitas larutan Pu ditambah U nitrat dengan reflektor air dan polyethylene. Simulasi MCNP5 dengan pustaka ENDF/BVI memberikan hasil yang paling dekat dengan data eksperimen terutama pada kasus A untuk varian geometri 4. Dibandingkan pustaka ENDF/BV, perhitungan kritikalitas dengan pustaka ENDF/B-VI memberikan hasil lebih dekat dengan perhitungan MONK dimana bias perhitungannya kurang dari 0,44%, khususnya pada kasus A namun pada kasus B dan C simulasi MCNP5dengan pustaka ENDF/BV memberikan hasil dengan kecenderungan lebih baik dibandingkan pustaka ENDFB/VI dengan bias perhitungan kurang dari 2,67% dan kurang dari 1,13%. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa MCNP5 telah menunjukkan reliabilitasnya dalam simulasi kritikalitas larutan Pu ditambah U nitrat.

  15. EKSTRAKSI MINYAK ATSIRI DAUN ZODIA (Evodia suaveolens DENGAN METODE MASERASI DAN DISTILASI AIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Astuti Handayani

    2014-10-01

    Full Text Available Daun zodia merupakan tumbuhan yang berpotensi sebagai insektisida nabati. Daun zodia mengandung senyawa aktif limonene yang bersifat neurotoksin terhadap serangga. Pengambilan minyak atsiri daun zodia dilakuan dengan metode maserasi dan metode distilasi air. Pada metode maserasi bahan digunakan etanol dan dimaserasi selama 3x24 jam. Kemudian didistilasi untuk menguapkan pelarut etanol. Untuk metode distilasi air bahan didistilasi selama 3 jam, campuran minyak dan air dipisahkan dengan menambahkan pelarut n-heksana. Kemudian pelarut n-heksana dipisahkan dari minyak atsiri dengan cara direcovery menggunakan alat sokhlet. Minyak atsiri daun zodia yang dihasilkan dianalisis dengan Gas Cromatography-Mass Spectrometry (GC-MS untuk mengetahui kandungan senyawa kimianya. Hasil percobaan diperoleh randemen minyak atsiri daun zodia dengan metode maserasi sebesar 1,0566% dengan kandungan senyawa limonene 2,6%, sedangkan metode distilasi diperoleh randemen sebesar 0,6471% dengan kandungan senyawa limonene 1,26 %.Zodia leaf is a plant which has a potential to be plant-based insecticide. Zodia leaf has limonene as its active component which is neurotoxin towards insect. The extraction of the essential oil of the zodiac leaf is conducted using maceration method and water distillation method. In the maceration process, the raw material was macerated using ethanol for 72 hours, after that it was distillated to evaporate the ethanol. In the water distillated method, the raw material was distillated for 3 hours, the mixture of water and oil are separated by adding n-hexane solvent. After that, the n-hexane solvent was separated from the essential oil using recovery method using soxhlet. The obtained essential oil of zodia leaf was analyzed using GC-MS to determine its chemical component. The result of the research provides the yield of essential oil of zodiac leaf using maceration method is 1.0566% with limonene component is 2.6%, whereas the distillation method

  16. Perbandingan Total Padatan Tersuspensi Dan Kebutuhan Oksigen Biologis (KOB) Pada Analisis Air Limbah Kelapa Sawit Di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS)

    OpenAIRE

    Arizta

    2009-01-01

    Komposisi utama dari air limbah kelapa sawit adalah bahan – bahan organik terutama seperti minyak dan serat dari TBS (Tandan Buah Segar) adalah parameter yang digunakan untuk menunjukkan karakter air limbah kelapa sawit meliputi parameter organik seperti Kebutuhan Oksigen Biologis (KOB) dan parameter fisika seperti Total Padatan Tersuspensi. Total Padatan Tersuspensi dengan metode gravimetri dan Kebutuhan Oksigen Biologis (KOB) ditentukan dengan metode Winkler pada temperatur 20ºC dengan masa...

  17. Kajian Kinerja Teknis Proses dan Operasi Unit Koagulasi-Flokulasi-Sedimentasi pada Instalasi Pengolahan Air (IPA Kedunguling PDAM Sidoarjo

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Chamdan

    2013-09-01

    Full Text Available Salah satu instalasi pengolahan air (IPA yang akan dibahas dalam tugas akhir ini adalah IPA Kedunguling PDAM Sidoarjo. Dalam proses dan pengoperasian IPA Kedunguling, terdapat permasalahan yang cukup penting dikarenakan pembubuhan koagulan tanpa perhitungan dahulu (perkiraan sehingga tidak tercapai dosis optimum. Meninjau dari permasalahan tersebut, maka perlu dilakukan kajian efisiensi proses dan operasi pada unit koagulasi-flokulasi-sedimentasi. Analisa proses dalam unit koagulasi-flokulasi-sedimentasi didapatkan dari hasil penelitian penentuan dosis optimum koagulan menggunakan metode jar test serta mengukur parameter air yaitu kekeruhan, pH air dan waktu pengendapan. Koagulan yang dipakai adalah Poly Aluminium Chloride (PAC. Sedangkan, analisa sistem operasionalnya didapatkan dari membandingkan antara hasil perhitungan menurut kondisi eksisting mengenai parameter yang merupakan faktor penting sistem operasional tiap unit bangunan dengan kriteria desain. Dosis optimum koagulan pada musim kemarau dan musim penghujan yang didapatkan sama yaitu 75 ppm sedangkan dosis koagulan rata – rata yang dipakai di IPA Kedunguling PDAM Sidoarjo adalah 78,56 ppm. Sistem operasional tiap unit bangunan sudah memenuhi kriteria desain bangunan koagulasi dan flokulasi, sedangkan tidak pada bangunan sedimentasi.

  18. Urban air pollution; La pollution de l'air dans la ville

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    1997-07-01

    The theme of this congress concerns air pollution in urban areas. Cities are accumulation of populations and economic activities, and then pollutants activities. The first articles are devoted to pollutants and their effects on health. Then come articles relative to measurements and modeling. Finally, the traffic in city and the automobile pollution are examined. Transportation systems as well technology in matter of gas emissions are reviewed. (N.C.)

  19. Studi Numerik Karakteristik Pengeringan Batubara pada Fluidized Bed Coal Dyer Terhadap Pengaruh Variasi Temperatur Air Heater dengan Tube Heater Tersusun Staggered dan Perbandingan Volume Chamber dan Volume Batubara Sebesar 50%

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ayu Sarah Novrizqa

    2013-03-01

    Full Text Available Indonesia mempunyai sumber daya batubara yang cukup besar dan sebagian besar sumber daya tersebut termasuk ke dalam batubara peringkat rendah berupa lignit dan sub-bituminus yang memiliki kadar air yang tinggi. Tingginya kadar air menyebabkan rendahnya nilai kalor, sehingga pemanfaatan batubara jenis ini menjadi terbatas dan sulit untuk dipasarkan. Oleh karena itu perlu adanya teknologi pengeringan yang dapat meningkatkan nilai kalor dari batubara tersebut. Dalam proses pengeringan akan melibatkan perpindahan panas dan massa. Proses ini akan didefinisikan dalam suatu studi numerik, dimana penelitian ini dilakukan dengan metode numerik dengan software Fluent 6.3.26. Pemilihan kondisi simulasi digunakan model turbulensi k-ε realizable dan skema interpolasi first-order upwind. Serta mempelajari pengaruh temperatur inlet udara pengering yang divariasikan. Variasi temperatur adalah 316 K, 327 K, 339 K. Dari penelitian ini  dapat diketahui nilai drying rate serta pengaruh temperatur dan posisi batubara dalam proses pengeringan pada drying chamber fluidized bed coal dryer dengan tube heater tersusun staggered serta pengaruh dari perbandingan volume batubara dengan volume chamber sebesar 50%. Moisture content batubara yang paling banyak berkurang dialami oleh temperature outlet terbesar yaitu 339 K dari 0,22 hingga 0,0167. Laju pengeringan yang memiliki waktu paling cepat yaitu pada temperatur 339 K, sekitar 1100 detik, sedangkan yang memiliki waktu paling lama yaitu pada temperatur 316 K, sekitar 4600 detik.

  20. PENENTUAN KANDUNGAN LOGAM Pb DAN Cr PADA AIR DAN SEDIMEN DI SUNGAI AO DESA SAM SAM KABUPATEN TABANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    NI PUTU DIANTARIANI

    2012-11-01

    Full Text Available Research on the heavy metal content, Pb and Cr in water and sediment of Ao River in Sam SamVillage, Tabanan Regency have been carried out. Sample of water taken at 8 location per week during 4weeks, while sample of sediment only taken once at 8 location. Determination of metal content of Pb and Crconducted using destruction method with mixture of HNO3 dan HCl (3:1 and analysed with AbsorptionAtomic Spectrophotometer.The result showed that mean metal content of Pb and Cr in water of Ao river at the location aftertextile industry (location 5 until 8 from four times intake of samples have passed enabled boundarythreshold that is 0,03 mg/L for Pb and 0,05 mg/L for Cr. Mean Pb content in sediment at location 1, 2, 3, 4and 5 still under natural content while location 6, 7 and 8 over the natural boundary threshold. Meanwhile forthe Cr metal only at location 8 over the natural boundary threshold. The highest metal content of Pb and Cr insediment and water found at location 8 that is each of 0,496 mg/L and 0,213 mg/L for Pb and Cr in water and141,844 mg/Kg and 33,489 mg/Kg for Pb and Cr in sediment respectively.

  1. Pembuatan Karbon Aktif Dari Arang Tempurung Kelapa Dengan Aktivator Zncl2 Dan Na2co3 Sebagai Adsorben Untuk Mengurangi Kadar Fenol Dalam Air Limbah

    OpenAIRE

    Gilar S. Pambayun; Remigius Y.E. Yulianto; M. Rachimoellah; Endah M.M. Putri

    2013-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah membuat karbon aktif dari arang tempurung kelapa sesuai dengan SII No.0258 – 79 ; untuk mengetahui karateristik kadar air, kadar abu,  iodine number dan surface area karbon aktif dari arang tempurung kelapa ; untuk mempelajari pengaruh konsentrasi dan jenis aktivator terhadap efisiensi penurunan kandungan konsentrasi fenol (persen removal) menggunakan karbon aktif dari arang tempurung kelapa ; menentukan kapasitas optimum penyerapan fenol dengan karbon aktif ...

  2. Morphological Analysis of Anopheles vagus Donitz, 1902 (Diptera : Culicidae in fresh water and brackish water habitats = Variasi Morfologi Anopheles vagus Donitz, 1902 (Diptera : Culicidae dari Habitat Air Tawar dan Air Payau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Alfiah

    2014-10-01

    Full Text Available ENGLISHAbstractAnopheles subpictus had habitat variation and showed genetic difference. So, the variation of habitat of An. vagus may support the hypothesa that An. vagus had genetic and morphology variation, same as An. subpictus.The aimed of this research was analyze morphology and chaetotaxy difference between An. vagus in fresh water and brackish water. The subject of the study was An. vagus collected from Kesongo Village, Tuntang Subdistrict, Semarang (fresh water and Jatimalang Village, Purwodadi Subdistrict, Purworejo (brackish water. Anopheles vagus were collected and individually reared. One sample in every batch was used to make larvae skin, pupae skin and adult specimen of An. vagus. The result showed that there were intra and inter population variation between An. vagus in fresh water and brackish water. The variations were on the size and number of hair branches and filaments. The conclution of this research were the morphology and chaetotaxy of female An. vagus in fresh water and brackish water showed no different. Intra and interpopulation An. vagus in fresh water and brackish water were caused by the difference of geography location (allopatric speciation.INDONESIANVariasi habitat terjadi pada An. subpictus, variasi habitat yang berbeda menunjukkan variasi genetik yang berbeda. Oleh karena itu variasi habitat An. vagus diduga akan bepengaruh terhadap variasi genetik dan morfologi. Tujuan penelitian adalah menganalisis perbedaan morfologi dan kaetotaksi Anopheles vagus habitat air tawar dan air payau. Subyek penelitian adalah An. vagus habitat air tawar di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang dan An. vagus habitat air payau di Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo. Anopheles vagus yang diperoleh, di rearing secara individual. Tiap indukan diambil satu sampel keturunannya dan dibuat preparat skin larva, skin pupa dan nyamuk dewasa betina. Hasil menunjukkan bahwa Anopheles vagus betina habitat air

  3. KUALITAS FISIK DAN KIMIA AIR PAM DI JAKARTA, BOGOR, TANGERANG, BEKASI TAHUN 1999 - 2001

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mariana Raini

    2012-09-01

    Full Text Available Drinking water quality of PAM in Jakarta, Bogor, Tangerang and Bekasi between the year of 1999 - 2001 has been studied. Water quality was determined by a series of physical and chemical test at Chemical Laboratory Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi dan Obat Tradisional as stated in Permenkes no.416/Menkes/Per/IX/1990 on condition and water quality control including smell, color, turbidity, contents of manganese, iron, nitrite, sulphate, organic subtance, turbidity, hardness and pH. Total sampling was done on all drinking water samples from DKI Jakarta, Bogor, Tangerang and Bekasi delivered to be tested at Pusat Penelitian dan Pengembangan Farmasi dan Obat Tradisional between 1999-2001 and destilled water as control. Result of the study from 431 drinking water samples shows that samples that met the requirements as drinking water is 91,65% and 8,35% sub standard, most of the the sub standard drinking water is cause by the contents of manganese (4,41%, iron (2,09%, organic subtance (1,62%, chloride (0,93% and high water hardness (0,23% as well as pH (3,15%, turbidity (1,86% and colors (1,62% Statistically, the water quality of PAM in Jakarta, Bogor, Tangerang and Bekasi at 1999, 2000 and 2001 is not different.  Key word : water quality of PAM, drinking water, physical test, chemical test.

  4. Pemanfataan Pupuk Daun, Air Kelapa dan Bubur Pisang sebagai Komponen Medium Pertumbuhan Plantlet Anggrek Dendrobium Kelemense

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uhwatul Hasanah

    2014-09-01

    Full Text Available Bahan alternatif alami diperlukan untuk menggantikan bahan kimia yang mahal untuk kegiatan kultur jaringan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh merk, konsentrasi pupuk daun, interaksinya terhadap pertumbuhan plantlet anggrek Dendrobium dan menentukan konsentrasi yang paling optimal dalam menginduksi pertumbuhan plantlet. Percobaan dilakukan dengan rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri dari dua perlakuan yaitu merk pupuk dan konsentrasi pupuk, masing-masing dengan tiga taraf perlakuan yaitu merk pupuk (growmore, hyponex, gandasil dan konsentrasi (1 g/l, 2 g/l, 3 g/l. Pertumbuhan plantlet anggrek pada penelitian ini diukur berdasarkan parameter tinggi plantlet, jumlah daun, luas daun, jumlah akar dan panjang akar. Data dianalisis dengan anava dua arah, bila signifikan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil anava menunjukkan merk pupuk berpengaruh signifikan terhadap penambahan jumlah daun, luas daun dan jumlah akar, konsentrasi pupuk berpengaruh signifikan terhadap penambahan tinggi plantlet dan panjang akar sedangkan interaksi merk pupuk dengan konsentrasi pupuk signifikan terhadap penambahan tinggi plantlet dan luas daun. Kombinasi perlakuan yang paling optimal yang menginduksi penambahan tinggi plantlet dan luas daun adalah pupuk hyponex dengan konsentrasi 2 g/l (5,40 cm dan 5,43 cm2. Untuk mendapatkan pertumbuhan plantlet paling tinggi dan luas daun paling optimal digunakan media pupuk hyponex dengan konsentrasi pupuk 2 g/l.Natural alternative materials needed to replace expensive chemicals for tissue culture activities. This study aimed to examine the influence of the brand, the concentration of foliar fertilizer, interaction on the growth of dendrobium orchid Dendrobium and determine the optimal concentration in inducing the growth of plantlets. Experiments were carried out with completely randomized factorial design consisting of two treatments, the brand of fertilizer and manure concentration, each with three levels

  5. The air quality in ventilation installations. Practical guidelines; Qualite de l'air dans les installations aerauliques. Guide pratique

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Angeli, L. [France Air, 91 - Chilly Mazarin (France); Bianchina, M. [Unelvent, 93 - Le Bourget (France); Blazy, M. [Anjos, 01 - Torcieu (France); Boulanger, X. [Aldes, 21 - Chenove (France); Chiesa, M. [Atlantic (France); Duclos, M. [Groupe Titanair, 69 - Lyon (France); Hubert, D.; Kridorian, O. [Groupe Astato, Blanc Mesnil (France); Josserand, O. [Carrier (Belgium); Lancieux, C. [Camfil, 60 - Saint Martin Longueau (France); Lemaire, J.C. [Agence de l' Environnement et de la Maitrise de l' Energie, ADEME, 75 - Paris (France); Petit, Ph. [Compagnie Industrielle d' Applications Thermiques ( CIAT ), 75 - Paris (France); Ribot, B. [Electricite de France (EDF), 75 - Paris (France); Tokarek, S. [Gaz de France (GDF), 75 - Paris (France); Bernard, A.M.; Tissot, A. [Centre Technique des Industries Aerauliques et Thermiques (CETIAT), 69 - Villeurbanne (France)

    2004-07-01

    The present guide aims to provide design departments, maintenance companies and builders with practical guidelines and recommendations for the installation of ventilation and air-conditioning systems. The objective is to ensure good Indoor Air Quality (IAQ) and to safeguard the health and well-being of the occupants. The guide deals with aspects of design, dimensioning, installation and servicing, all of which play a major role in guaranteeing IAQ and duct-work hygiene. These steps are reviewed for the principal ventilation systems met in both residential and commercial premises. The first part presents the system and draws the attention of the user to specific points which require particular care in term of IAQ. The second part details recommended practice component by component, in respect of design, installation and servicing. Application of these simple guidelines during the various project stages is essential, in order to ensure a good IAQ in ventilation systems. Content: introduction; good ventilation; systems: exhaust ventilation, balanced ventilation, air handling unit, terminal ventilation units, impact of systems on indoor air quality, components: air inlet, air filter, heat recovery unit, heating or cooling coil, humidifier, mechanical fan unit, cowl and hybrid ventilation fan, mixing box, ventilation duct-work, air outlet and air terminal device; references.

  6. Studi Eksperimental Pemanas Air Tenaga Surya Pelat Absorber Type Sinusoidal dengan Variasi Terhadap Derajat Kevacuman dan Aspect Ratio

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Izha Mahendra

    2014-03-01

    Full Text Available Sistem kolektor surya yang dirancang adalah kolektor dengan variasi tingkat kevakuman dan aspect ratio dengan tebal pelat (δ 1 mm . Untuk tingkat pemvakuman -20 cm.Hg, -40 cm.Hg, dan -60 cm.Hg serta menggunakan aspect ratio 1, 1.33, dan 2. Pengambilan data dilaksanakan dengan memvariasi debit fluida kerja dengan mengatur bukaan katup, yaitu dari 100 cc/menit sampai 300 cc/menits kenaikan 100 cc/menit. Dengan pemvariasian tingkat kevacuman di antara pelat absorber dan kaca penutup, diharapkan dapat memperkecil koefisien kehilangan, temperatur absorber naik, dan temperatur kaca penutup turun. Sehingga dapat meningkatkan efisiensi kolektor. Sehingga kita dapat menyimpulkan bahwa pada tingkat kevacuman -60 cmHg efisiensi yang didapat lebih besar dibandingkan dengan tingkat kevakuman -20 cmHg dan -40 cmHg. Sedangkan untuk aspect ratio 2 memiliki efisiensi terbesar dibandingkan aspect ratio 1 dan 1,33

  7. Qualité de l’air et nuisances sonores dans les vallées alpines de transit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jürg Thudium

    2009-03-01

    Full Text Available Les conséquences du trafic routier, en termes de nuisances sonores et de qualité de l’air, ont été analysées et comparées pour quatre vallées de transit alpin (Fréjus, Mont Blanc, Gothard et Brenner durant l’année 2004. Au regard du trafic alpin dans son ensemble, des disparités considérables apparaissent entre les vallées étudiées, mais également à l’intérieur de ces mêmes vallées. Les immissions (concentration de polluants produites par unité d’émission du trafic routier sont deux à trois fois plus élevées dans ces vallées alpines qu’en plaine. Ceci s’explique principalement par la topographie et le climat particuliers de ces vallées. À de nombreux points d’observation, les seuils d’immission ont été dépassés. Les vallées sont également affectées durement par la pollution sonore. « L’effet amphithéâtre » transporte le bruit à des altitudes supérieures, qui n’auraient pas été exposées à autant d’irradiation acoustique si la source de nuisances était située à égale distance, mais dans un « paysage ouvert ». De plus, la protection contre le bruit qui se réfléchit sur les pentes est malaisée. En résumé, toutes les vallées de transit étudiées peuvent être considérées comme des régions sensibles.The environmental consequences of road transport with regard to air and noise in the transit valleys of Fréjus, Mont-Blanc, Gotthard, and Brenner have been analysed and compared with each other for the year 2004. In respect of the share of transport passing through the Alps in transport as a whole, there are in part considerable differences between the valleys under investigation as well as within the individual valleys. The air pollution produced per emission unit of road transport is two to three times higher than in the open country, mainly because of the topography and the climate. At numerous monitoring points, the thresholds for the air pollution were exceeded

  8. IDENTIFIKASI SUMBER PENCEMAR DAN ANALISIS KUALITAS AIR TUKAD SABA PROVINSI BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Desy Darmasusantini

    2016-01-01

    Full Text Available Availability of clean water for drinking water increasingly scarce, then efforts to utilize alternative flow of river water as drinking water and raw water industry one of them is Saba River. Purpose of research is to determine the characteristic of pollution source which will be impactto the changing of water quality in physical, chemical, and biological in up, middle and down stream area of Saba River, water quality and pollution index of Saba River. Determination of samples by using purposive sampling method. Sampels were taken at six points with repetitions three times at different times. Sampels taken at two points upstream, two points middle and two points downstream. Samples were analyzed in situ and ex situ. The results showed that the activities that affect water quality physical, chemical, and biological in up, middle and down stream area of Saba River is agricultural activities, livestock, restorant, blacksmith, home stay, residential, workshops, market, laundry and industrial activities. The upstream region until middle region (T1 no parameter exceeded the quality standard, parameters that exceed the quality standard in the middle region (T2 is TSS, BOD, fosfat and fecal coliform, in the downstream which exceeded the parameters in the downstream region (H1 is BOD, fosfat, fecal coliform dan total coliform and in the downstream region (H2 is DO, BOD, COD, fosfat, fecal coliform dan total coliform. Saba River quality status based on the method pollution index in the upstream region (U1 until middle region (T1 showed good condition, middle region (T2 until downstream pollutants classified as mild.

  9. PEMBUATAN ELEKTRODA KARBON BERPORI DARI TEMPURUNG KEMIRI DAN PERANCANGAN PROTOTIPE SISTEM CAPACITIVE DEIONIZATION (CDI UNTUK DESALINASI AIR PAYAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Astuti

    2015-09-01

    Full Text Available Telah dilakukan pembuatan karbon aktif dengan bahan dasar tempurung kemiri menggunakan H3PO4 2,5% sebagai aktivator dengan suhu aktivasi (400, 500, dan 600 oC.Luas permukaan aktif yang dihasilkan masing-masing adalah (6,6; 95,6; dan 391,6 m2/g. Karbon yang diaktivasi pada suhu 600 oC digunakan sebagai bahan dasar pembuatan elektroda kapasitor untuk system capacitive deionization (CDI menggunakan polimer polyvinyl alcohol (PVA sebaga ipengikat. Berdasarkan data voltammogram siklik terhadap elektroda CDI diperoleh besar kapasitansi spesifik elektroda adalah 50,21 mF/g.  Proses desalinasi dilakukan pada larutanNaCl 0,24 M dengan menyusun elektroda menggunakan system monopolar dan diberitegangan DC 1,2 V.  Penurunan konduktivitas larutan NaCl menggunakan sistem CDI ini sebesar 61,58%, dengan penurunan kadar natrium dalam larutan NaCl yaitu dari 138,0 mg/L menjadi 80,7 mg/L  selama 40 menit. Karbon aktif tempurung kemiri ini sangat potensial untuk dikembangkan sebagai elektroda CDI untuk sistem desalinasi air payau.The writers had done the research of the activated carbon that prepared with the candlenut shell by using H3PO4 2,5% as the activating agent.  All samples were heated at the temperatures of (400, 500, and 600 oC.  The activated carbon have specific surface area (6.582; 95.623; and 391.567 m2/g respectively. Capacitor electrode for capacitive deionization (CDI was fabricated by using activated carbon that was heated at activation temperature of 600 oC with polyvinyl alcohol (PVA as the binder. Based on cyclicvoltammogram of electrode, specific capacitance of CDI electrode is 50.21 mF/g.  To observe desalination process of electrode, CDI was made by monopolar system and immersed in NaCl 0.24 M as brackish water sample.  Direct current voltage 1.2 V was applied to CDI cell.  The decreased of NaCl conductivity with CDI system respectively is 61.58%.  Sodium concentration in NaCl decreases from 138.000 mg/L to 80.667 mg/Labout 40

  10. Pengaruh Kualitas Jasa Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan PT. Sriwijaya Air Distrik Medan

    OpenAIRE

    Sipayung, Sari Mariahma Nova

    2011-01-01

    Sari Mariahma Nova Sipayung, 2011, The Influence of Service Quality on Satisfaction And Loyalty of The Customers of PT. Sriwijaya Air District Medan, Prof. Dr. Paham Ginting, MS, Dr. Arlina Nurbaity, SE, MBA. Service business is a vital sector needed by community. Flight services is one of forms of air transportation services tightly competing with other kinds transportation services. The tight competition has resulted in fluctuating number passangers of flight service. Therefore, airline...

  11. Etude numérique de la convection forcée turbulente dans un capteur solaire à air à double passe

    OpenAIRE

    ABDERRAHIM, Asma

    2012-01-01

    On présente dans ce mémoire une étude numérique du comportement dynamique et thermique d’un écoulement d’air turbulent dans un capteur solaire à air à double passe. Les équations gouvernantes, basées sur le modèle k- SST sont résolues par la méthode des volumes finis à l’aide de l’algorithme SIMPLE. Les profils de vitesse axiale et les champs de vitesse et de température ainsi que le coefficient de friction et la distribution du nombre de Nusselt sont présentés....

  12. Pelayanan Tiket Domestik Dan Fasilitas Kemudahan Pada PT.Indonesia Air Asia Station Medan

    OpenAIRE

    Ridha Hafny S.

    2011-01-01

    Dengan di dukukung potensi sumber daya alam di Sumatera Utara banyak kita temukan objek – objek wisata. Wisatawan dari dalam maupun luar negeri dapat menikmati indahnya corak kebudayaan. Wisatawan dari dalam maupun luar negeri umumnya mengambil jarur singkat dengan menggunakan alat angkutan udara. Sebagai pelopor Low Cost Carrier, Indonesia AirAsia menjadi pilihan semua kalangan yang akan bepergian menggunakan transportasi udara. Walaupun beberapa pelayanan dikurangi akan tetapi tergant...

  13. Calculating emissions into the air. General methodological principles; Calcul des emissions dans l'air. Principes methodologiques generaux

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    2000-05-01

    Knowing the quantities of certain substances discharged into the atmosphere is a necessary and fundamental stage in any environmental protection policy to tackle today's problems such as acid rain, the degradation of air quality, global warming and climate change, the depletion of the ozone layer, etc. This quantification, usually known as an 'emission inventory', is built on a set of specific rules which may vary from one inventory to another. This state of affairs presents the enormous disadvantage that the data available are not comparable. At the international level, an attempt at harmonization has been going on for some years between the various international bodies. This work is being pursued in parallel with the improvement of methodologies to estimate discharges from various types of source. To take account of changes in specifications and of improvements in our understanding of phenomena giving rise to atmospheric pollution, the results of inventories of emissions need to be regularly revised, even retrospectively, to maintain a consistent series. CITEPA, which acts as a National Reference Centre, has developed a system of inventories as part of the CORALIE programme with financial help from the French Ministry for Planning and the Environment. (author)

  14. Pembuatan Karbon Aktif Dari Arang Tempurung Kelapa Dengan Aktivator Zncl2 Dan Na2co3 Sebagai Adsorben Untuk Mengurangi Kadar Fenol Dalam Air Limbah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gilar S. Pambayun

    2013-03-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah membuat karbon aktif dari arang tempurung kelapa sesuai dengan SII No.0258 – 79 ; untuk mengetahui karateristik kadar air, kadar abu,  iodine number dan surface area karbon aktif dari arang tempurung kelapa ; untuk mempelajari pengaruh konsentrasi dan jenis aktivator terhadap efisiensi penurunan kandungan konsentrasi fenol (persen removal menggunakan karbon aktif dari arang tempurung kelapa ; menentukan kapasitas optimum penyerapan fenol dengan karbon aktif dari arang tempurung kelapa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa karbon aktif dapat dibuat dari arang tempurung kelapa dengan aktivasi kimia ZnCl2 dan Na2CO3 disertai pirolisis pada suhu 700 oC selama 4 jam. Karakteristik karbon aktif yang dihasilkan telah sesuai dengan SII No.0258–79, kadar air sebesar 0,382-1,619%, kadar abu 2,28-7,79%, iodine number 448,02-1599,72 mg/g, surface area 189,630-1900,69 m2/g. Semakin tinggi konsentrasi aktivator maka semakin tinggi persen removal dari fenol yang telah diadsorbsi oleh karbon aktif. Persen removal tertinggi didapat pada karbon aktif dengan zat aktivator Na2CO3 5% dengan persen removal sebesar 99,745%. Kapasitas optimum penyerapan fenol dengan karbon aktif dari arang tempurung kelapa terbaik didapat pada karbon aktif dengan zat aktivator Na2CO3 5% dengan kapasitas serapan sebesar 220,751 mg fenol/gram karbon aktif

  15. EFEK EKSTRAK AIR DAN HEKSAN HERBA SURUHAN Peperomia pellucida (L Kunth TERHADAP PENURUNAN KADAR ASAM URAT SERUM DARAH AYAM KAMPUNG JANTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nanang Yunarto

    2013-05-01

    Full Text Available Abstrak Salah satu tanaman yang selama ini digunakan masyarakat sebagai pilihan obat tradisional untuk asam urat adalah suruhan (Peperomia pellucida (L Kunth. Penelitian ini dilakukan untuk menguji efek dari ekstrak air dan heksan herba suruhan terhadap penurunan kadar asam urat serum darah pada ayam kampung jantan. 40 ayam kampung jantan dibuat hiperurisemia dengan pemberian kombinasi antara jus hati ayam 4 ml/kg BB dan urea 1 mg/kg BB selama 12 hari. Hewan uji tersebut dibagi menjadi 8 kelompok. Kelompok I sebagai kontrol negatif dengan pemberian Polivinil Pirolidon (PVP 0,5%. Kelompok II diberi Allopurinol 10 mg/kg BB sebagai kontrol positif, kelompok III-V diberi ekstrak air 100; 200; 400 mg/Kg BB dan kelompok VI-VIII diberi ekstrak heksan 100; 200; 400 mg/Kg BB. Pemberian bahan uji mulai hari ke-13 sampai 20. Pada hari ke-15,18 dan 21 diambil serum darah hewan uji melalui vena lateralis sayap untuk diukur kadar asam uratnya serta dihitung persentase penurunan kadar asam urat . Hasil uji secara pre klinik hari ke-21, ekstrak air herba suruhan 200 mg/Kg BB mampu menurunkan kadar asam urat paling tinggi yaitu 62,49±2,80% dan penurunan kadar asam urat dengan ekstrak heksan paling tinggi hanya 19,62±3,95% pada dosis 400 mg/Kg BB. Potensi ekstrak air 200 mg/Kg BB sebanding dengan Allopurinol 10 mg/Kg BB. Ekstrak air dan heksan herba suruhan memiliki khasiat untuk menurukan kadar asam urat yang mengindikasikan bahwa kandungan kimia dalam herba suruhan dapat dikembangan menjadi obat antihiperurisemia. Kata kunci : Peperomia pellucida (L Kunth, asam urat, uji pre klinik, ekstrak air dan heksan Abstract One of the plants that had been used by the local people as a choice of traditional medicine for gout is suruhan (Peperomia pellucida (L Kunth. This research was conducted to examine the effects of water and hexan extract of suruhan to decrease  uric acid levels in cock. 40 cock made hyperuricemia with the administration combination of chicken

  16. PEMODELAN DAN SIMULASI KEBIJAKAN DENGAN PENDEKATAN SYSTEM DYNAMICS 1 Kasus Permintaan Air PDAM di Salatiga

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yayuk Ariyani

    2015-06-01

    Full Text Available About 58,83 percent of Salatiga population consumes water from PDAM (Peru- sahaan Daerah Air Minum to fulfill their daily need. The demand for water, which is increasing in line with infrastructure development and economics growth in Salatiga while the availability of water is decreasing, lead to a lack of water in some regions in Salatiga. Therefore, a new policy is needed to solve this problem. Before that, a simulation of the policy is needed because it is not possible to do a direct research on the policy. Thus, this recent study attempts to model the phenomenon of demand for water in Salatiga with dynamics system approach since it can be used for a policy simulation. Based on the simulation result, it is suggested to solve the water scarcity problem by trying to reduce the rate of leaking in water distribution from 26 percent to 5 percent.

  17. Magnesium and uranium ignition in different gaseous atmospheres; Inflammabilite du magnesium et de l'uranium dans l'air et le gaz carbonique

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Darras, R.; Baque, P.; Leclercq, D. [Commissariat a l' Energie Atomique, Saclay (France).Centre d' Etudes Nucleaires

    1960-07-01

    Magnesium, uranium and some of their alloys burning temperatures have been systematically determined in an air or carbon dioxide atmosphere, either dry or wet. Two different ways of heating have been used: either continuously rising up the temperature, or heating to and then maintaining a constant temperature. The results are clearly different in the two cases. Besides, if moisture has little effect on the magnesium burning temperatures in air, it does lower them by about 130-140 deg. C in CO{sub 2}. The differences of sight between the burning of magnesium and uranium have been noticed; this leads to distinguish between an 'ignition' and an 'inflammation'. (author) [French] Les temperatures auxquelles apparait la combustion vive du magnesium, de l'uranium et certains de leurs alliages ont ete determinees systematiquement dans l'air et le gaz carbonique, soit secs, soit humidifies. On a mis en evidence l'influence du mode de chauffage sur les resultats: soit montee en temperature continue, soit stabilisation a partir d'une certaine temperature. En outre, si la presence d'humidite affecte peu les temperatures de combustion vive du magnesium dans l'air, elle les abaisse de 130 a 140 deg. C dans le gaz carbonique. Les differences d'aspect entre la combustion vive du magnesium et de l'uranium ont egalement ete remarquees, ce qui amene notamment a distinguer une 'ignition' d'une 'inflammation'. (auteur)

  18. Pengujian Pengaruh Variasi Jumlah dan Jarak Antar Disk Pada Rancang Bangun Turbin Testa dengan Kapasitas Air Konstan

    OpenAIRE

    Sembiring, Yeni Marsia

    2016-01-01

    Turbin Tesla merupakan turbin yang memiliki bentuk yang unik dan sifat yang khusus. Adapun sifat yang dimiliki oleh Turbin Tesla adalah mempunyai putaran yang sangat tinggi dalam bentuk yang kecil serta fluida yang beragam dengan memanfaatkan viskositas dan laju aliran fluida dalam gesekan ruang tertentu menjadikan kelebihan Turbin Tesla, tetapi Turbin Tesla mempunyai kelemahan yaitu torsi yang rendah. Umumnya Turbin Tesla menggunakan uap atau udara bertekanan sebagai media ...

  19. PEMBUATAN ELEKTRODA KARBON BERPORI DARI TEMPURUNG KEMIRI DAN PERANCANGAN PROTOTIPE SISTEM CAPACITIVE DEIONIZATION (CDI) UNTUK DESALINASI AIR PAYAU

    OpenAIRE

    A. Astuti; M. Taspika

    2015-01-01

    Telah dilakukan pembuatan karbon aktif dengan bahan dasar tempurung kemiri menggunakan H3PO4 2,5% sebagai aktivator dengan suhu aktivasi (400, 500, dan 600) oC.Luas permukaan aktif yang dihasilkan masing-masing adalah (6,6; 95,6; dan 391,6) m2/g. Karbon yang diaktivasi pada suhu 600 oC digunakan sebagai bahan dasar pembuatan elektroda kapasitor untuk system capacitive deionization (CDI) menggunakan polimer polyvinyl alcohol (PVA) sebaga ipengikat. Berdasarkan data voltammogram siklik terhadap...

  20. STUDI PERILAKU KOROSI TEMBAGA DENGAN VARIASI KONSENTRASI ASAM ASKORBAT (VITAMIN C DALAM LINGKUNGAN AIR YANG MENGANDUNG KLORIDA DAN SULFAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adriana Anteng Anggorowati

    2000-01-01

    Full Text Available Planned Interval Test method conducted in several intervals of times (0-5 days, (0-10 days, (0-15 days, and (10-15 days shows the changes of environment condition and metal corrosion. The changes in the corrosiveness media and the corrosion resistant of the material. The acidity of the media gets lower from 7.6 to 7.1 in the interval of (0-5 days and the conductivity increase during the time interval. The change in acidity is caused by hydrolisis reaction and AA decomposition. During the time interval of (10-15 days a very high corrosion rate was observed due to low pH and high conductivity. The highest efficiency is found in the addition of 150 ppm AA in all different concentration of Cl - and SO4 2- in water. More or less AA concentration, AA has no function as inhibitor. The amount is not enough to form the protective film on the metal surface and some are used to form the chelate compounds with the metal ions. Abstract in Bahasa Indonesia : Pengujian dengan metode Planned-Interval Test dalam interval waktu (0-5 hari, (0-10 hari, (0-15 hari dan (10-15 hari menunjukkan perubahan kondisi lingkungan dan perilaku korosi tembaga. Perubahan kondisi lingkungan ini ditunjukkan oleh penurunan pH dan peningkatan nilai konduktivitas lingkungan. Penurunan pH dari 7,6 ke 7,1 pada interval waktu (0-5 hari karena reaksi hidrolisis dan dekomposisi asam askorbat (AA. Sedangkan nilai konduktivitas yang semakin tinggi disebabkan oleh semakin banyaknya ion-ion terlarut dalam lingkungan. Kedua perubahan ini menimbulkan peningkatan pada korosivitas lingkungan. Korosivitas tertinggi dijumpai pada interval waktu (10-15 hari , terbukti dengan laju korosi paling besar. Efisiensi AA tertinggi untuk semua variasi lingkungan NaCl dan CaSO4 terjadi pada 150 ppm. Kurang atau lebih dari 150 ppm , AA tidak akan berfungsi sebagai inhibitor karena selain jumlah AA yang tidak memadai untuk inhibisi juga dipakai bersama ion logam membentuk senyawa kelat yang meningkatkan laju

  1. Gouvernance des aires protégées : l’importance des "normes pratiques" de régulation de la gestion locale pour la faisabilité des réformes dans le Bassin du Congo

    OpenAIRE

    Nguinguiri, Jean-Claude

    2008-01-01

    La gouvernance est aujourd’hui une notion très floue. Dans la définition normative donnée à ce concept par la Banque Mondiale vers la fin des années 1980, la gouvernance correspond à une situation idéale de bonne administration. C’est la raison pour laquelle elle est assortie d’un adjectif qualificatif – bonne gouvernance. Cette perception implique un changement de la "gouvernance" telle qu’elle est, vers la "gouvernance" telle qu’elle devrait être. Dans ce raisonnement, les aires protégées s...

  2. Air condensation thermo-pumps for residential and small commercial buildings; Les thermopompes a condensation par air dans le residentiel et le petit tertiaire

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Carteret, P. [Societe Airwell, (France)

    1997-12-31

    The advantages of recent air conditioning systems in terms of temperature control, air quality, air renewal, humidity control, air distribution, acoustic comfort, flexibility, are reviewed and some aspects concerning the evolution of the market in France are discussed (steady growth of the AC residential market). The different types of air conditioning systems are presented (direct expansion with the split-system, and cool water system); the characteristics, advantages and investment/operation costs of split-system and multi-splits thermo-pumps and hot water / cooled water production central units are described

  3. Mempelajari Pengaruh Lama Fermentasi Dan Penyangraian Biji Kakao (Theobroma cacao L.) Terhadap Mutu Bubuk Kakao

    OpenAIRE

    Situmorang, Janner P

    2010-01-01

    Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi dan penyangraian biji kakao (Theobroma cacao L.) terhadap mutu bubuk kakao. Penelitian ini menggunakan metode rancangan acak lengkap dengan dua faktor yakni lama fermentasi (0, 2, 4 dan 6 hari) dan lama penyangraian (0, 25, 50 dan 75 menit). Parameter analisa adalah kadar air, kadar abu, kadar lemak, daya larut dalam air dan nilai organoleptik (aroma, warna dan rasa). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama f...

  4. ISOLASI, IDENTIFIKASI DAN UJI POTENSI BAKTERI YANG BERPERAN PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH YANG MENGANDUNG RHODAMIN B DALAM BIOSISTEM TANAMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sang Ayu Sri Satya Laksmi Utari

    2015-05-01

    Full Text Available Rhodamin B is a dangerous synthetic dyes substances used as a fabric dye in thetextile industry. Biodegradation is one way that is used in the processing of liquid wasteRhodamin B. Biodegradation technique is leveraging the ability of microbial activitiesdegrade or eliminate pollutant compounds. The main objective of this research was toinvestigate the characteristic of bacteria that are capable of living on wastewater containingRhodamin B and the effectiveness of single and microbial consortium isolates to degradeRhodamin B on wastewater. The isolation of the bacteria was done by plating method and theidentification of the bacteria by using a Kit API 20E. Test of bacterial potential of RhodaminB dyes substance carried out in the Microbiology Laboratory, Biology Department, Facultyof Science, Udayana University. It was found in this research that five bacterial isolates wereobtained (Pseudomonas sp., Shigella spp., Stenotrophomonas sp., Pasteurella sp. dan Proteussp.. Pasteurella sp. had the highest percentage degrade effectiveness of 40.55%. Microbialpotential degrade Rhodamin B by Pasteurella sp. dan Proteus sp. results showed significantdifferences (P <0.05 to control.Keyword: bacteria, biodegradation, Rhodamin B

  5. Air emissions in France. France metropolitan and overseas territories departments; Emissions dans l'air en France. Arrondissements de la metropole et des DOM

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    2000-05-01

    Air emission of SO{sub 2}, NO{sub x}, NMVOCs, CO, NH{sub 3}, and CO{sub 2} have been estimated at the scale of arrondissements and urban units over 100 000 inhabitants in the frame of work relating to the implementation of Regional Air Quality Plans (PRQA) in application to the Law on the Air and the Rational Use of Energy (LAURE). Data presented refer to to the year 1994 and include all man-made and non man-made sources except maritime traffic, air traffic above 1000 m and, for CO{sub 2}, non man-made emissions and sinks. (author)

  6. Dan Johnson the mentor

    Science.gov (United States)

    McKinley, Richard

    2003-04-01

    I first met Dan Johnson in early 1975 as I was interviewing for an engineering job with Henning von Gierke's bioengineering and bionics laboratory at Wright-Patterson Air Force Base. From the very beginning Dan was always direct and forthright. Over the ensuing next 27 years my knowledge and respect of Dan constantly grew. This presentation will review Dan's technical and personal contributions while at the laboratory at Wright-Patterson Air Force Base. He was instrumental in the development of a national noise exposure criteria with the equal-energy-rule, an accurate single number hearing protector attenuation measure based on ``C-A,'' an impulse noise exposure criteria, a longitudinal study of hearing loss in children, development of noise dosimeters, and description of hearing damage risk from nonoccupational noise exposures such as disco's, bowling alleys, lawn mowers, and school buses. Dan has had a significant effect on my career. I and the many people who knew him at the laboratory miss him greatly.

  7. Mise au point d'une méthode de mesure des siloxanes méthyliques volatils dans le biogaz et dans l'air ambiant et étude de leur impact sur les systèmes photocatalytiques

    OpenAIRE

    Lamaa, Lina

    2013-01-01

    Afin de satisfaire la demande croissante des systèmes de traitement de l'air, des procédés commerciaux basés sur la photocatalyse par TiO2 ont été commercialisés. Récemment le problème de la désactivation de ces systèmes a attiré l'attention des industriels ainsi que des chercheurs. Les Siloxanes Méthyliques Volatils (SMVs) présents dans l'air auraient été identifiés comme une source majeure contribuant à cette désactivation. Par ailleurs, dans les centres de stockage des déchets, la valorisa...

  8. Exposition by inhalation to the formaldehyde in the air. Source, measures and concentrations; Exposition par inhalation au formaldehyde dans l'air. Source, mesures et concentrations

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Del Gratta, F.; Durif, M.; Fagault, Y.; Zdanevitch, I

    2004-12-15

    This document presents the main techniques today available to characterize the formaldehyde concentrations in the air for different contexts: urban and rural areas or around industrial installations but also indoor and occupational area. It provides information to guide laboratories and research departments. A synthesis gives also the main emissions sources of these compounds as reference concentrations measured in different environments. (A.L.B.)

  9. Study on Plantago major L. dan Phaseolus vulgaris L. chlorophyll and carotenoid content using as bioincator for air pollution

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ENDANG ANGGARWULAN

    2007-10-01

    Full Text Available The aims of this research were to study using chlorophyll and carotenoid as bioindicator air quality. This research used completely randomized design 2 x 4 factorial with 5 replicates. The first factor was distance from source of exhaust automobile emissions, consists of 4 levels: 0,50, 100, and 200 m. The second factor was plant spesies, consist 2 level: Plantago major and Phaseolus vulgaris. Data collected were analyzed using Multiple Regression Analysis followed by Duncan Multiple Range Test in 5% confidence level. The result indicated that increasing distance from source exhaust automobile emission, increased growth and chlorophyll content. Chlorophyll content in Phaseolus is more sensitive as bioindicator for air pollution.

  10. Perception des émotions non verbales dans la musique, les voix et les visages chez les adultes implantés cochléaires présentant une surdité évolutive

    OpenAIRE

    Ambert-Dahan, Emmanuèle

    2014-01-01

    Le bénéfice de l’implant cochléaire pour la compréhension de la parole en milieu calme, et même dans certains cas pour des situations auditives complexes telles que les environnements bruyants ou l’écoute de la musique est aujourd’hui connu. Si la compréhension de la parole est nécessaire à la communication, la perception des informations non verbales transmises par la voix de même que des expressions faciales est fondamentale pour interpréter le message d’un interlocuteur. Les capacités de p...

  11. Perbedaan Efek Daya Hambat Jus Kulit Buah Manggis dengan Air Rebusan Kulit Buah Manggis sebagai Antibakteri terhadap Bakteri Gram-Positif (Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes secara In Vitro

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nani Hendriani

    2016-01-01

    Full Text Available AbstrakBakteri Gram-positif seperti Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes telah resisten terhadap beberapa antibiotik, sehingga perlu dicari antibakteri alternatif lain. Manggis merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang telah lama digunakan sebagai antibakteri. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental terhadap kedua bakteri tersebut,  yang diberi enam perlakuan dengan enam kali pengulangan, yaitu kontrol positif (amoksisilin 25 mcg, kontrol negatif (larutan aquades, jus kulit buah manggis dosis I (konsentrasi 58,3% v/v dan dosis II (konsentrasi 29,15% v/v, serta air rebusan kulit buah manggis dosis I (konsentrasi 30,7% v/v dan dosis II (konsentrasi 15,35% v/v. Cawan petri dengan kedua isolat bakteri  yang telah ditanami cakram dengan 6 perlakuan diinkubasi selama 24 jam pada suhu 37°C, kemudian diukur diameter halo yang dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa air rebusan kulit buah manggis memiliki efek daya hambat yang lebih baik daripada jus kulit buah manggis. Efek antibakteri jus dan air rebusan kulit buah manggis lebih sensitif pada bakteri Staphylococcus aureus dibanding bakteri Streptococcus pyogenes.Kata kunci: kulit buah manggis, jus, air rebusan, Staphylococcus aureus, Streptococcus pyogenes AbstractGram-positive bacteria such as Staphylococcus aureus and Staphylococcus pyogenes have developed resistance to some antibiotic, therefore  need to find another alternative as antibacterial. Mangosteen well known as one of the traditional medicine used as antibacterial. This study was conducted in experimental fashion toward both of those bacteria which was given 6 treatment with 6 times repetition, consist of positive control (25 mcg of amoxicillin, negative control (aquades solution, mangosteen pericarp juice dose I (58% v/v and dose II (29,15% v/v, and boiled mengosteen pericarp dose I (30,7% v/v and dose II (15,35% v/v. Six paper disks treated with before mentioned treatment was putted on a petri dish

  12. Exploring English for the Nuclear Industry in Biographical Films: Oppenheimer and Silkwood Exploration de l’anglais de l’industrie nucléaire dans les films biographiques: Oppenheimer et Silkwood

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laura M. Hartwell

    2012-04-01

    Full Text Available There is an increased interest in using filmic texts, both fictional and documentary, in the ESP classroom. Medical and legal fields have seen considerable fictional representation, but the nuclear industry has not been wholly forgotten by the creators of popular drama. Film and television programs offer visually contextualized discourse in nuclear-related scientific settings. This study analyses the oral discourse features of the 1980 BBC series Oppenheimer: The Father of the Atomic Bomb and Mike Nichols’ 1983 film Silkwood, based on the life and death of a plutonium plant worker and union member Karen Silkwood. The contrasting linguistic and thematic elements help to form distinctive representations of nuclear industry professionals, thereby offering rich sources of oral discourse, especially for learners requiring proficiency in English for Scientific Purposes (ESP.Dans l’enseignement de l’anglais de spécialité, il semble que l’utilisation de textes de films, qu’ils soient documentaires ou de fiction, présente un intérêt croissant. Les domaines de la médecine et du droit sont abondamment représentés dans les fictions, mais l’industrie nucléaire n’a pas été totalement oubliée par les créateurs de drames populaires. Le cinéma et la télévision offrent un contexte visuel au discours à caractère scientifique. La présente étude analyse les caractéristiques du discours oral dans la série télévisée de 1980, Oppenheimer: The Father of the Atomic Bomb diffusée par la BBC, et dans le film de Mike Nichols réalisé en 1983, Silkwood, qui raconte la vie et la mort de Karen Silkwood, salariée dans une usine de plutonium et syndicaliste. La complémentarité des éléments linguistiques et thématiques favorise la représentation des particularités concernant les professionnels de l’industrie nucléaire et, par là même, offre une richesse du discours oral particulièrement intéressante pour les apprenant

  13. Air

    Science.gov (United States)

    ... house) Industrial emissions (like smoke and chemicals from factories) Household cleaners (spray cleaners, air fresheners) Car emissions (like carbon monoxide) *All of these things make up “particle pollution.” They mostly come from cars, trucks, buses, and ...

  14. Air

    International Nuclear Information System (INIS)

    In recent years several regulations and standards for air quality and limits for air pollution were issued or are in preparation by the European Union, which have severe influence on the environmental monitoring and legislation in Austria. This chapter of the environmental control report of Austria gives an overview about the legal situation of air pollution control in the European Union and in specific the legal situation in Austria. It gives a comprehensive inventory of air pollution measurements for the whole area of Austria of total suspended particulates, ozone, volatile organic compounds, nitrogen oxides, sulfur dioxide, carbon monoxide, heavy metals, benzene, dioxin, polycyclic aromatic hydrocarbons and eutrophication. For each of these pollutants the measured emission values throughout Austria are given in tables and geographical charts, the environmental impact is discussed, statistical data and time series of the emission sources are given and legal regulations and measures for an effective environmental pollution control are discussed. In particular the impact of fossil-fuel power plants on the air pollution is analyzed. (a.n.)

  15. Modélisation paramétrique non linéaire des machines asynchrones et démarche d'optimisation associée. Application au dimensionnement dans les véhicules hybrides.

    OpenAIRE

    Pugsley, Gareth

    2004-01-01

    Ce travail concerne l'étude des machines asynchrones à cage dans les applications de traction automobile, en particulier pour les véhicules hybrides. Nous avons développé des modèles et des méthodes utiles pour analyser et dimensionner de telles machines électriques. Nous avons tout d'abord mis au point un modèle électromagnétique non linéaire de la machine, déterminé à partir d'un nombre restreint de calculs "éléments finis". Ce modèle a ensuite été adapté pour réaliser des études de sensibi...

  16. PENGARUH KETEBALAN IRISAN DAN LAMA PEREBUSAN (BLANCHING TERHADAP GAMBARAN MAKROSKOPIS DAN KADAR MINYAK ATSIRI SIMPLISIA DRINGO (Acorus calamus L.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Sudrajad

    2012-10-01

    Full Text Available Beberapa simplisia perlu mengalami proses seperti perajangan dan blanching. Perajangan dilakukan untuk mempermudah proses pengeringan, pengepakan dan penggilingan. Semakin tipis bahan yang dikeringkan, semakin cepat penguapan air yang dikandung, sehingga mempercepat waktu pengeringan. Namun irisan yang terlalu tipis menyebabkan zat yang mudah menguap seperti minyak atsiri akan berkurang kadarnya, sehingga mempengaruhi komposisi, bau dan rasa terutama pada simplisia seperti temu lawak, temu giring, jahe, kencur dan bahan sejenis lainnya. Perebusan (blanching adalah suatu proses pemanasan yang diberikan kepada bahan mentah selama beberapa menit  pada  suhu  air  mendidih yang bertujuan untuk memperbaiki kualitas produk yang diolah. Rimpang tanaman ini secara empiris digunakan sebagai insektisida, demam nifas, karminatif. disentri dan limpa bengkak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh ketebalan irisan dan lama perebusan (blanching terhadap gambaran makroskopis dan kadar minyak atsiri simplisia dringo (Acorus calamus L. Sebagai model digunakan Acorus calamus L. Penelitian disusun dalam rancangan acak lengkap menggunakan 2 faktor perlakuan, yaitu faktor pertama ketebalan irisan (K. yaitu K1 =2 mm, K2 =4 mm. K3 = 6 mm dan lama blanching (B yaitu BO = tanpa blanching, B 1 = 5 menit dan B2 = 10 menit. Pengamatan dilakukan terhadap kualitas (warna, bentuk permukaan dan tekstur simplisia dan kadar minyak atsiri rimpang dringo. Simplisia dengan ketebalan irisan 2 mm tanpa perlakuan blanching menghasilkan minyak atsiri lebih tinggi (4,5% dengan kualitas simplisia yang lebih baik (warna putih kekuningan, permukaan rata dan tekstur liat, mudah dipatahkan sedangkan yang hasil terendah diperoleh pada perlakuan ketebalan irisan 2 mm dengan perlakuan lama blanching 10 menit yaitu  warna simplisia coklat, keadaan fisik irisan bergelombang, permukaan keras, sukar dipatahkan dengan kadar minyak atsiri (2%. Hasil percobaan menunjukkan bahwa tebal

  17. Distribusi patogen dan kualitas lingkungan pada budidaya perikanan laut di Provinsi Kepulauan Riau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Romi Novriadi

    2014-04-01

    Full Text Available Peningkatan laju produksi perikanan budidaya secara umum berperan penting dalam peningkatan masalah lingkungan dan patogen di beberapa unit produksi budidaya. Oleh karena itu, pencegahan dan pengendalian penyakit saat ini menjadi prioritas untuk menjamin keberlanjutan industri ini. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan monitoring dan menilai distribusi patogen pada beberapa sentra produksi perikanan laut di Provinsi Kepulauan Riau. Monitoing dilakukan mulai Februari 2011 sampai Desember 2013. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nodavirus dan Iridovirus merupakan agen penyebab penyakit virus yang umum ditemukan di budidaya ikan laut. Sementara Vibrio spp., Aeromonas spp. dan Edwardsiella spp. merupakan mikroorganisme patogen yang umum ditemukan di sentra budidaya ikan laut dan ikan air tawar. Hasil kajian monitoring juga menunjukkan bahwa Diplectanum sp., Gyrodactilus sp., Caligus sp., Trichodina sp., Rhexanella sp., Hirudinae sp., Benedenia sp. dan Cylodonela sp. merupakan parasit yang memiliki distribusi tinggi di berbagai sentra produksi ikan air laut dan tawar di Kepulauan Riau.

  18. Pemanfaatan Biogas Kotoran Ternak Sapi Sebagai Pengganti Bahan Bakar Minyak Dan Gas

    OpenAIRE

    Ramli Tarigan

    2009-01-01

    Gas bio merupakan gas hasil aktivitas biologi melalui proses fermentasi anaerob dan merupakan energi terbarukan, sebagai bahan pembuat gas bio adalah kotoran hewan dan sampah organik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan dua macam variasi pengenceran terhadap medium larutan (air PDAM ) yaitu 1 : 2 dan 1 : 4% volume. Pengamatan meliputi besarnya produksi gas bio, komposisi gas bio, tekanan, tempratur dan tingkat keasaman (pH). Temperatur yang bekerja pada bio degester berkisar 30 – 350C, ti...

  19. Valeurs repères d'aide à la gestion dans l'air des espaces clos. Le formaldéhyde

    OpenAIRE

    Le Moullec, Y; BOARINI, S; BROCHARD, P; Casellas, C.; Chiron, M.; DEROUBAIX, P; Henry, E.; Paris, C.; PUCH, J; ROUBATY, JL; VERGER, P; Zmirou-Navier, D

    2009-01-01

    Le formaldéhyde est un produit génotoxique et un irritant de l'appareil respiratoire et des muqueuses oculaires. En 2004, le Centre international de recherche sur le cancer l'a classé cancérogène certain pour l'Homme (groupe 1), sur la base d'un excès de cancers du nasopharynx observé lors d'expositions professionnelles. Le formaldéhyde se caractérise par une forte réactivité avec les tissus biologiques au site de contact, ce qui explique son faible passage dans le sang. C'est une substance u...

  20. Aires protégées, gestion participative des ressources environnementales et développement touristique durable et viable dans les régions ultra-périphériques

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jean-Marie Breton

    2009-09-01

    Full Text Available Le tourisme est souvent présenté comme l’un des instruments d’un développement durable, même s’il connaît une expansion difficilement maîtrisable, au détriment du patrimoine environnemental, insulaire et littoral en particulier, comme dans les DOM-TOM.Le tourisme a des impacts, culturels et sociaux notamment, sur l’environnement. Les ressources du patrimoine alimentent de leur côté la demande et l’offre touristiques. Un tourisme assis sur une gestion ad hoc des ressources du patrimoine constitue un facteur puissant de durabilité du développement local. La soumission de l’activité touristique aux exigences de protection, de conservation et de gestion reproductible de la biodiversité et du patrimoine naturel, dans les aires protégées de la Caraïbe française en particulier, génère des approches, des stratégies et des comportements nouveaux. La démarche écotouristique appelle une gestion participative et intégrée des ressources et des espaces, et constitue un défi pour les opérateurs du tourisme comme pour les acteurs de l’environnement, et une opportunité de "réappropriation" de leur milieu de vie par les populations locales. Il faut alors en clarifier le concept et les implications ; puis en analyser les objectifs et les enjeux dans une perspective de développement durable.Tourism often appears as one a tool for a sustainable development, even if it is not easy to control, in the détriment of island and costal environment heritage, as in French overseas regions. Besides the cultural and social impacts of tourism upon environment, the heritage resources nuture the touristic request and offer. If based on an appropriate management of those resources, it may be a strong incentive for local sustainable development. The respect of protection, conservation and sustainable management of biodiversity and natural resources by tourism, especially in the overseas regions of French West Indies, produces new

  1. MEKANISME ERUPSI DAN MODEL KANTONG MAGMA GUNUNGAPI IJEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hena Dian Ayu

    2014-05-01

    Full Text Available Mekanisme erupsi suatu gunungapi dapat dilihat berdasarkan karakteristik dan bagaimana model kantong magma gunungapi tersebut.  Karakteristik dan posisi kantong magma dapat diestimasi dengan mengunakan metode seismik yaitu dengan menganalisa rekaman sinyal seismik dari suatu gempa vulkanik maupun tektonik. Analisis terhadap rekaman sinyal gempa vulkanik (tipe A dan tipe B dan tremor harmonik yang didapatkan dari 3 stasiun seismik yaitu Ijen (Ijen, Terowongan Ijen (TRWI dan Kawah Utara Ijen (KWUI dilakukan dengan cara menyeleksi sinyal  berdasarkan waveform dan dilihat pola spektralnya untuk mendapatkan kandungan frekuensinya. Analisis hiposenter dilakukan untuk mengetahui kedalaman gempa vulkanik dan mengestmasi dimanakah dan bagaimana model kantong magmanya. Dari perhitungan diperoleh sebaran posisi hiposenter berada pada kedalaman berkisar 0–2.500 meter dibawah Kawah Ijen untuk Gempa VB, 2.000–2.500 meter dibawah Kawah Ijen untuk Gempa VA dan 5.000–50.000 meter dibawah permukaan laut untuk Gempa Tektonik Lokal.  Hasil penelitian menunjukkan daerah aseismik berada pada kedalaman lebih dari 4000 meter dibawah permukaan laut, yang diindikasikan sebagai kantung magma. Adapun proses internal yang terjadi adalah lebih disebabkan oleh adanya pergeseran patahan karena terjadi peningkatan aktivitas magma. Dan didapatkan pula bahwa model kantong magmanya bersistem ganda. Pada model ini, Letusan dapat dipandang sebagai terjadinya proses pengosongan kantong magma dangkal. Gaya eksternal F(t dianalogikan tekanan magma yang mengandung gas Pm(t, gaya pegas (-ky analog dengan tekanan hidrotermal dari air danau kawah. Diasumsikan bahwa ketika gaya eksternal yang mendorong massa sudah melebihi gaya pegas dan redamannya yang menahan massa, maka gaya eksternal akan keluar pada panjang pegas dan massa akan memantul kembali. Keadaan tersebut dianalogikan dengan terjadinya erupsi, yaitu ketika tekanan magma (Pm sudah melebih tekanan hidrotermal (Ph, maka

  2. Evaluasi Sistem Monitoring dan Penertiban Frekuensi dan Perangkat Telekomunikasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amry Daulat Gultom

    2014-03-01

    Full Text Available Spektrum Frekuensi Radio merupakan Sumber Daya Alam yang terbatas, yang dalam hal pengelolaannya memberikan dampak strategis dan ekonomis bagi kesejahteraan masyarakat. Direktorat Jenderal (Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI Kementerian Komunikasi dan Informatika merupakan Lembaga Pengelola Spektrum Frekuensi Radio yang diakui International Telecommunication Union (ITU sebagai Administrasi Telekomunikasi, mewakili Indonesia dalam konferensi internasional dan regional di bidang pengelolaan spektrum frekuensi radio. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kondisi penyelenggaraan monitoring dan penertiban frekuensi dan perangkat telekomunikasi, serta menghasilkan konsep strategi guna  peningkatan penyelenggaraan monitoring dan penertiban frekuensi dan perangkat  telekomunikasi.  Penelitian  ini  menggunakan  teknik analisis data kuantitatif SWOT dan menghasilkan 5 (lima strategi utama yaitu pemanfaatan cakupan wilayah, optimalisasi SDM dan penyetaraan organisasi, optimalisasi gedung dan perangkat, peningkatan sistem administrasi dan pelaporan, perbaikan sistem penanganan kasus.

  3. Air pollution emission reduction techniques in combustion plants; Technique de reduction des emissions de polluants atmospheriques dans les installations de combustion

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Bouscaren, R. [CITEPA, Centre Interprofessionnel Technique d`Etudes de la Pollution Atmospherique, 75 - Paris (France)

    1996-12-31

    Separating techniques offer a large choice between various procedures for air pollution reduction in combustion plants: mechanical, electrical, filtering, hydraulic, chemical, physical, catalytic, thermal and biological processes. Many environment-friendly equipment use such separating techniques, particularly for dust cleaning and fume desulfurizing and more recently for the abatement of volatile organic pollutants or dioxins and furans. These processes are briefly described

  4. STUDI PENDAHULUAN OZONASI (KATALITIK DAN NON KATALITIK LIMBAH CAIR KARBOFURAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Enjarlis Enjarlis

    2012-02-01

    Full Text Available Karbofuran adalah insektisida yang banyak digunakan oleh petani padi di Indonesia. Di perairan karbofuran berpotensi membentuk organoklorida dengan klor atau turunan klor. Oleh sebab itu,   karbofuran  digunakan sebagai objek  penelitian untuk disisihkan dalam air dengan proses ozonasi. Proses ozonasi  mampu menguraikan organik kompleks menjadi sederhana dan  meningkatkan sifat biodegradable. Tujuan penelitian yaitu membandingkan  penyisihan karbofuran  dalam air dengan proses ozonasi non-katalitik dan katalitik menggunakan katalis karbon aktif. Ragam percobaan yaitu pH (2, 7, dan 9 pada  suhu kamar  selama  60 menit.  Analisis konsentrasi karbofuran  menggunakan kromatografi gas dan konsentrasi zat organik  sebagai Chemical Oxigen Deman (COD secara titrasi pada satiap10 menit selama 60 menit. Hasil percobaan memperlihatkan proses ozonasi katalitik dan non-katalitik terbaik  pada kondisi basa (pH 9  dengan penyisihan karbofuran 100 % dan COD turun dari 134 ppm menjadi 38 ppm untuk ozonasi katalitik, sedangkan pada ozonasi non-katalitik penyisihan  karbofuran  46,4 % dan  COD turun menjadi  70 ppm. Perubahan suhu dan pH selama proses baik ozonasi katalitik maupun non-katalitik  tidak menunjukkan perubahan yang berarti.

  5. Analisis Pengaruh Lingkungan Kerja Dan Insentif Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Di Pabrik Kelapa Sawit PT. Perkebunan Nusantara IV Kebun Air Batu Asahan

    OpenAIRE

    Nasution, Fuad Abdillah

    2013-01-01

    Business development is becoming competitive; therefore, a company is expected to use its human resources properly and correctly. In an attempt to increase the work productivity at PT. Perkebunan Nusantara IV, Air Batu Plantation, Asahan, the employees should be dynamic, creative and transparent, but they have to be critical and responsive to new ideas and changes. Productive employees are those who are skillful and able to understand their job as what has been expected. It can be seen from t...

  6. Penetapan Kadar Mangan (Mn) Air Reservoir Dengan Cara Colorimetri Di Laboratorium PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Tirtanadi Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sunggal Medan

    OpenAIRE

    Febrianti, Adisty Raturia

    2011-01-01

    Air merupakan zat pelarut yang penting untuk makhluk hidup dan adalah bagian penting dalam proses metabolisme. Dari sudut pandang biologi, air memiliki sifat-sifat yang penting untuk adanya kehidupan. Semua makhluk hidup memiliki ketergantungan terhadap air. Masalahnya, saat ini kualitas air minum di kota-kota besar di Indonesia masih memprihatinkan. Kepadatan penduduk, tata ruang yang salah dan tingginya eksploitasi sumber daya air sangat berpengaruh pada kualitas air. Selain itu, kelangkaan...

  7. Considering a point-source in a regional air pollution model; Prise en compte d`une source ponctuelle dans un modele regional de pollution atmospherique

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Lipphardt, M.

    1997-06-19

    This thesis deals with the development and validation of a point-source plume model, with the aim to refine the representation of intensive point-source emissions in regional-scale air quality models. The plume is modelled at four levels of increasing complexity, from a modified Gaussian plume model to the Freiberg and Lusis ring model. Plume elevation is determined by Netterville`s plume rise model, using turbulence and atmospheric stability parameters. A model for the effect of a fine-scale turbulence on the mean concentrations in the plume is developed and integrated in the ring model. A comparison between results with and without considering micro-mixing shows the importance of this effect in a chemically reactive plume. The plume model is integrated into the Eulerian transport/chemistry model AIRQUAL, using an interface between Airqual and the sub-model, and interactions between the two scales are described. A simulation of an air pollution episode over Paris is carried out, showing that the utilization of such a sub-scale model improves the accuracy of the air quality model

  8. Nos voisines, les bêtes : situation des conflits avec la faune sauvage dans une aire protégée de la périphérie de Manaus (Amazonas, Brésil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Guillaume Marchand

    2012-05-01

    Full Text Available Au cours des trente dernières années, les différentes expérimentations menées en matière de protection de la faune sauvage au Brésil ont conduit à l’élaboration d’aires protégées habitées, jugées plus acceptables et justes sur le plan social. Or, depuis la création de ces espaces, de nombreuses voix ont remis en cause le bien-fondé de ce genre de réserve, considérant que la cohabitation avec la faune sauvage pouvait potentiellement avoir des effets négatifs dans les domaines environnementaux et sociaux. Cet article s’intéresse à l’état des conflits entre humains et faune sauvage dans une communauté appartenant à la réserve de développement durable de Tupé, à la périphérie de Manaus. Il observe notamment la façon dont les conflits sont perçus et résolus afin de montrer la diversité des représentations quant aux espèces problématiques ainsi que les enjeux sociaux et environnementaux qui reposent sur leur protection.  During the last thirty years, few different experiments on protection of wild fauna in Brazil have led to the development of inhabited protected areas, seen as socially more acceptable and fairer. However, since their creation, the validity of this kind of protected areas has been questioned, considering that the coexistence between men and wild fauna may have negative effects for environment as well as local communities. This paper focuses on human/wildlife conflicts in a rural community in the sustainable development reserve of Tupé, located in the periphery of Manaus city. It mainly observes how conflicts are perceived and resolved and it shows how diverse are the representations regarding problematic species, as well as environmental and social issues related to their protection.

  9. Pemetaan Sebaran Dan Karakter Populasi Tanaman Buah Di Sepanjang Koridor Jalur Wisatadesa Kemiren, Tamansuruh, Dan Kampunganyar, Kabupaten Banyuwangi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zakiyah Zakiyah

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peta persebaran tanaman buah, karakter populasi tanaman buah, serta persepsi masyarakat pemilik tanaman buah di sepanjang jalur wisata Desa Kemiren, Tamansuruh, dan Kampunganyar, Kabupaten Banyuwangi. Metode yang dilakukan meliputi survei pemetaan tanaman buah (mangga, rambutan, manggis, durian, jambu air dan jambu biji dengan merekam titik koordinat dari GPS untuk setiap tanaman buah. Penentuan karakter populasi tanaman buah dilakukan dengan mengamati morfologi tanaman terkait vitalitas dan periodisitas. Persepsi masyarakat dilakukan dengan wawancara dan kuisioner. Analisis data dilakukan dengan mengolah data koordinat dan data pengamatan karakter populasi tanaman buah ke dalam peta dasar melalui aplikasi GIS. Pemetaan persepsi masyarakat diperoleh dengan wawancara dan kuisioner yang dihitung dengan skala Likert kemudian dipetakan sebaran spasialnya dengan aplikasi GIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persebaran tanaman buah yang ada di pekarangan rumah banyak tersebar di sepanjang jalur desa wisata dengan perbandingan jumlah buah yang ditemukan di Desa Kemiren 76 pohon, Tamansuruh 53 pohon, dan Kampunganyar 40 pohon. Kondisi tanaman buah dalam keadaan tumbuh dengan baik, bertunas, berbunga dan berbuah, hal ini dikarenakan pada saat penelitian waktunya tanaman buah memasuki masa berbuah dan masa panen. Antusiasme masyarakat tinggi untuk menjadikan tanaman buah yang ada di sepanjang jalur desa wisata sebagai daya tarik wisatawan. Kata Kunci: jalur wisata, karakter populasi, pemetaan, persepsi, tanaman buah

  10. Perancangan Sistem Pengukuran pH dan Temperatur Pada Bioreaktor Anaerob Tipe Semi-Batch

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Prasetyo Oetomo

    2013-12-01

    Full Text Available Proses pada bioreaktor dapat dilakukan secara aerob yaitu menggunakan bantuan oksigen dan anaerob yaitu tidak menggunakan bantuan oksigen. Pada penelitian ini dilakukan fermentasi  enceng gondok untuk menghasilkan biogas menggunakan bioreaktor anaerob tipe semi-batch. Enceng gondok memiliki rasio C/N sebesar 22.5 – 35.84% yang merupakan komposisi optimum untuk ekstraksi biogas. Kinerja dari bioreaktor dalam produksi biogas dipengaruhi oleh beberapa parameter seperti pH dan temperatur. Pada penelitian ini dilakukan perancangan sistem pengukuran besaran pH dan temperatur secara online sehingga memudahkan dalam pengambilan data. Bahan yang digunakan pada proses fermentasi adalah campuran enceng gondok yang telah dicincang dan dicampur air dengan dua komposisi penambahan berbeda untuk dibandingkan. Pada Bioreaktor1 digunakan komposisi enceng gondok dan air sebesar 1:3 dan pada bioreaktor 2 digunakan komposisi enceng gondok dan air sebesar 0,75: 1,25. Hasil penelitian menyebutkan bahwa bioreaktor 2 dengan komposisi enceng gondok dan air sebesar 0,75: 1,25 menghasilkan biogas lebih aktif dibandingkan dengan bioreaktor 1 dengan komposisi enceng gondok dan air sebesar 1 : 3. Hal tersebut diketahui dari hasil pengukuran selama 76 hari. Dari hasil pengukuran juga diketahui bahwa penurunan nilai COD pada bioreaktor 2 lebih besar dari pada  bioreaktor 1.

  11. Keratoacanthoma Dan Perawatannya

    OpenAIRE

    Indah Heriyanti

    2008-01-01

    Keratoacanthoma adalah suatu tumor jinak yang berasal dari jaringan epitel dan biasanya di jumpai pada permukaan kulit yang umumnya terjadi pada bagian kulit yang sering terkena sinar matahari dimana tumor ini dapat sembuh dengan spontan. Lesi ini biasanya berawal sebagai makula yang kecil yang berwarna merah dan kemudian menjadi papula yang kokoh dan bersisik pada permukaanya. Papul ini dengan cepat membesar selama 2 sampai 8 minggu. Pada awalnya berbentuk bulat atau oval,kokoh menonjol ...

  12. DEPRESI DAN GANGGUAN TIDUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wayan Eko Radityo

    2012-12-01

    Full Text Available Depresi merupakan gangguan mood berupa kesedihan yang intens, berlangsung dalamwaktu lama, dan mengganggu kehidupan normal yang insidennya semakin meningkatseiring dengan meningkatnya tekanan hidup. Tahun 2020, depresi diperkirakanmenempati urutan kedua penyakit di dunia. Gejala-gejala depresi terdiri dari gangguanemosi, gangguan kognitif, keluhan somatik, gangguan psikomotor, dan gangguanvegetatif. Salah satu gejala depresi yang muncul adalah gangguan tidur yang bisaberupa insomnia, bangun secara tiba-tiba, dan hipersomnia. Hal ini disebabkan olehgangguan neurotransmiter dan regulasi hormon. Selain sebagai gejala depresi, gangguantidur juga bisa merupakan penyebab depresi. Beberapa penelitian memberikanhubungan gangguan tidur dapat meningkatkan risiko depresi di kemudian hari.

  13. Conception d'une machine d'essai française pour caractériser les mécanismes de libération des fibres d'amiante dans l'air lors des chantiers de BTP. Action 5 convention DGPR 2010

    OpenAIRE

    MAURIN, Patrice; HUGUES, Laure; PEREZ, Jean-Louis

    2011-01-01

    l'analyse des différentes machines utilisées dans le monde pour caractériser le dégagement des fibres dans l'air montre qu'elles ne semblent pas adaptées au problème posé (roches amiantifères dures). C'est pourquoi, il est proposé de réaliser deux machines adaptées à partir des essais Los Angelès et Micro-Deval avec mesure du taux de dégagement des fibres d'amiante. La validation de ce protocole expérimental d'essais ferait l'objet d'un premier point d'un plan d'actions qui pourrait comporter...

  14. Pengaruh Ketebalan Media Geotextile dan Arah Aliran Slow Sand Filter Rangkaian Seri untuk Menyisihkan P Total dan N Total

    OpenAIRE

    Ayuningtyas Ayuningtyas Ayuningtyas; Nurina Nurina Fitriani; Wahyono Wahyono Hadi

    2014-01-01

    Pada penelitian ini dilakukan pengujian terhadap parameter-parameter yang berkaitan dengan standar kualitas air minum berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.492/MENKES/PER/IV/2010 pada air baku Kali Surabaya yang terlebih dahulu diolah pada unit pretreatment di IPAM Ngagel 1 Surabaya dan air yang akan diolah berasal dari outlet prasedimentasi. Air outlet prasedimentasi diolah terlebih dahulu menggunakan 4 unit roughing filter yang disusun secara seri kemudian diolah leb...

  15. The use of high induction air dispersion tubing for fresh air supply in high-ceiling factories or buildings; Utilisation des tubes de dispersion d'air a haute induction en situation d'apport d'air neuf ou autre dans les usines ou batiments en hauteur

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Dufresne, A. [Nad Klima, Sherbrooke, PQ (Canada)

    2010-03-15

    This article described a new air distribution system that was installed at the Transcontinental printing plant in Boucherville, Quebec to replace an inefficient system that required 8 coolers, 11 ventilators, 10 pumps and 4 air cooled condensers. The new NAD tube system operates on the principle of air injection, whereby a jet of air emerging from a nozzle creates a zone of depression to move large masses of air in any desired direction via small airflow jets. The objective of the retrofit was to reduce maintenance and HVAC energy costs and to resolve the problems of negative pressure in the building. With the new NAD tube system, all the equipment is grouped into one room. Exothermic cycles are used to heat or cool the air in the building for free using absorption coolers. The high induction air dispersing tube has several nozzles calibrated by software to move air at a very high speed. This creates turbulence to facilitate air exchange. The system has operated successfully, even on very cold days of -28 degrees C, without any condensation in the tube. The NAD tube system provides increased comfort for employees and does not require the use of fans. The payback period is 3.2 years without funding or 2.4 years with funding. 1 tab., 5 figs.

  16. STANDARISASI SIMPLISIA DAN EKSTRAK ETANOL DAUN SEMBUNG (Blumea balsamifera (L DARI TIGA TEMPAT TUMBUH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Isnawati

    2012-09-01

    Full Text Available Daun Sembung (Blumea balsamifera. L pada penelitian pendahuluan terbukti tidak toksik dan dapat menghambat atropi usus serta memperlihatkan efek esterogenikpada binatang coba. Kandungan kimia daun Sembung antara lain: borneol kamfer, flavanoid sineol, dan glikosida. Khasiat obat tradisional disebabkan oleh senyawa kimia yang dikandungnya. Bahan baku obat hasil pertanian atau kumpulan tumbuhan liar kandungan kimianya tidak dapat dijamin selalu konstan karena ada variabel bibit, tempat tumbuh, iklim, kondisi (umur dan cara panen. Kandungan senyawa kimia yang bertanggung jawab terhadap respon biologis harus mempunyai spesifikasi kimia, yaitu informasi komposisi (jenis dan kadar. Oleh karena itu penetapan standarisasi suatu simplisia dan ekstrak perlu dilakukan guna menjamin bahwa bahan suatu produk obat tradisional dapat terjamin mutunya. Standarisasi dilakukan terhadap simplisia dan ekstrak etanol daun Sembung. Standarisasi terhadap simplisia meliputi: penetapan kadar abu, kadar abu larut air, kadar abu tidak larut asam, kadar sari larut air, kadar sari larut asam, dan kadar air secara destilasi. Cara penetapan di atas dilakukan sesuai prosedur yang telah ditetapkan MMI, 1977. Sedangkan Standarisasi ekstrak etanol mencakup: karakterisasi non spesifik yang meliputi, kadar air, kadar sisa pelarut, kadar abu dan penetapan bobot jenis, dan standarisasi spesifik yang mencakup pemeriksaan senyawa yang terlarut dalam pelarut air dan etanol, pola kromatogrqfi dengan cara KLT-densitometri, pemeriksaan, penetapan kadar borneol sebagai senyawa identitas dan penetapan senyawa total flavanoid sebagai senyawa yang diduga bertanggung jawab terhadap efek yang menyerupai hormon esteroge. Hasil standarisasi diperoleh nilai rentang dari tiap jenis parameter simplisia daun Sembung yang diperoleh dari daerah Bogor, Malang dan Tawangmangu.   Kata Kunci: Daun Sembung, Standarisasi simplisia, Standarisasi ekstrak etanol 70%

  17. Alat Ukur Parameter Tanah dan Lingkungan Berbasis Smartphone Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Mulyana

    2016-02-01

    Full Text Available Jenis tanah dalam suatu wilayah dapat berbeda jenis tergantung dari kontur dan letak wilayah. Sebagai contoh, pemilihan jenis tanah yang tepat dapat menentukan tingkat keberhasilan bercocok tanam. Faktor yang dapat menjadi parameter keberhasilan diantaranya suhu lingkungan, kelembaban lingkungan, kandungan air dalam tanah, ketinggian lahan, kemiringan kontur tanah, serta lokasi lahan. Saat ini belum terdapat alat ukur terintegrasi yang dapat mengetahui parameter-parameter yang diperlukan seperti suhu, kelembaban, kandungan air dalam tanah, kemiringan lahan, ketinggian lahan, serta luas dan keliling lahan. Dengan pemilihan lahan yang tepat guna, akan meminimalisir akibat dari penyalahgunaan lahan seperti bencana alam dan kerusakan lingkungan. Alat ukur ini dapat menampilkan hasil pengukuran luas, keliling, suhu, kelembaban, kelembaban tanah, dan lokasi dari lahan. Smartphone Android menjadi bagian utama dalam alat ini sebagai pengukur luas dan keliling berdasarkan data latitude dan longitude yang bersumber dari sensor Global Positioning System (GPS Smartphone menggunakan metode Haversine. Sensor suhu dan kelembaban yang digunakan adalah DHT-22 serta sensor Soil Moisture. Kedua sensor tersebut dibaca oleh mikrokontroler Arduino Nano. 

  18. Pengaruh Jenis Dan Konsentrasi Pelarut Dalam Reduksi Ekses Lumpur Aktif

    OpenAIRE

    Maya Sarah

    2009-01-01

    Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan sistem lumpur aktif masih belum efektif karena biomassa yang terbentuk terlalu banyak sehingga membutuhkan penanganan khusus. Salah satu upaya penanganan ekses biomassa adalah dengan mereduksi volume biomassa pada kondisi anaerobik menggunakan pelarut NaOH dan HCl. Dalam penelitian ini ekses lumpur aktif yang digunakan adalah ekses lumpur aktif yang dihasilkan industri pembuatan kertas, dan yang menjadi indikator keberhasilan proses adalah kemam...

  19. Pengaruh Pemberian Tepung Eceng Gondok (Eichornia grassipes) dan Paku Air (Azolla Pinnata) Fermentasi terhadap Performans Ayam Broiler (The Effect of Utilization of Fermented Water Hyacinth [Eichornia Grassipes] and Axis Water [Azolla Pinnata] with Asper

    OpenAIRE

    Saleh, Eniza; Rifai, Joharnomi; Sari, Enna

    2009-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan tepung eceng gondok dan Azolla pinnata fermentasi terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, dan konversi ransum. Metode penelitian ini memakai rancangan acak lengkap dengan 5 perlakuan, 4 ulangan dengan masing-masing plot terdiri dari 5 ekor ayam. Perlakuan R0 merupakan ransum kontrol (basal), R1 = pemberian 5% eceng gondok + 20% Azolla pinnata dalam ransum, R2 = Pemberian 10% eceng gondok + 15% Azolla pinnata dalam ransum, R...

  20. Exposition by inhalation to the benzene, toluene, ethyl-benzene and xylenes (BTEX) in the air. Sources, measures and concentrations; Exposition par inhalation au benzene, toluene, ethylbenzene et xylenes (BTEX) dans l'air. Source, mesures et concentrations

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Del Gratta, F.; Durif, M.; Fagault, Y.; Zdanevitch, I

    2004-12-15

    This document presents the main techniques today available to characterize the benzene, toluene, ethyl-benzene and xylene (BTEX) concentrations in the air for different contexts: urban and rural areas or around industrial installations but also indoor and occupational area. It provides information to guide laboratories and research departments. A synthesis gives also the main emissions sources of these compounds as reference concentrations measured in different environments. (A.L.B.)

  1. Pengaruh Ketebalan Media dan Rate filtrasi pada Sand Filter dalam Menurunkan Kekeruhan dan Total Coliform

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deni Maryani

    2014-09-01

    Full Text Available Pada penelitian ini dilakukan proses filtrasi dengan menggunakan sand filter sebagai salah satu metode dalam pengolahan air bersih. Pada sand filter proses penyaringan terjadi pada media filter yang sangat halus, seperti media filter pada unit slow sand filter. Kecepatan penyaringan yang diinginkan pada sand filter ini adalah kecepatan seperti pada unit rapid sand filter. Sehingga sand filter ini adalah penggabungan antara kelebihan yang dimiliki slow sand filter dan rapid sand filter. Variasi pada penelitian ini yaitu: tebal media pasir 80 cm dengan rate filtrasi 5 m3/m2.jam, tebal media pasir 80 cm dengan rate filtrasi 7,5 m3/m2.jam, tebal media pasir 100 cm dengan rate filtrasi 5 m3/m2.jam, tebal media pasir 100 cm dengan rate filtrasi 7,5 m3/m2.jam, tebal media pasir 120 cm dengan rate filtrasi 5 m3/m2.jam dan tebal media pasir 120 cm dengan rate filtrasi 7,5 m3/m2.jam. Pada penelitian ini digunakan air baku yaitu air Kali Surabaya dengan nilai rata-rata total coliform 90.000 per 100 ml sampel dan nilai rata-rata kekeruhan 87,4 NTU. Dihasilkan bahwa penyisihan total coliform pada variasi tebal media 120 cm dan rate filtrasi 5 m3/m2/jam dengan nilai efisiensi sebesar 99% dan kekeruhan paling baik terjadi pada variasi panjang variasi tebal media 100 cm dan rate filtrasi 5 m3/m2/jam dengan nilai efisiensi sebesar 98,27%.

  2. Perbedaan Kandungan Asam Salisilat Dalam Sayuran Sebelum Dan Sesudah Dimasak Yang Dijual Di Pasar Swalayan Di Kota Medan Tahun 2008

    OpenAIRE

    Ester Simatupang

    2009-01-01

    Sayuran merupakan tumbuhan yang dapat dimakan sebagai pelengkap makanan karena mengandung vitamin dan mineral. Dalam budidaya sayuran tidak terlepas dari masalah hama dan penyakit tanaman. Dalam mengatasi masalah tersebut penggunaan bahan kimia untuk mempertahankan produksi sayuran sudah tak asing lagi seperti penggunaan asam salisilat. Asam salisilat sukar larut dalam air dan larut dalam air mendidih dimana titik didih asam salisilat adalah 2800C. Asam salisilat pada sayuran dosisnya memang ...

  3. Contribution to the study of the oxidation of cobalt and its protoxide in air at high temperatures; Contribution a l'etude de l'oxydation du cobalt et de son protoxyde dans l'air aux temperatures elevees

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Vallee, M.G. [Commissariat a l' Energie Atomique, Saclay (France). Centre d' Etudes Nucleaires

    1964-01-15

    The surface oxidation process of cobalt in air follows, a parabolic law and is characterized between 750 and 1350 deg. C by an activation energy of 41,000 cals/mole. Between 400 and 900 deg. C the oxide film is made up of two layers: CoO next to the metal and Co{sub 3}O{sub 4} on the surface. Above 900 deg. C only CoO remains. The morphological properties of these films have been studied; growth anisotropy, crystallization facies, oxide grain growth, texture, nucleation of Co{sub 3}O{sub 4} on a CoO base round about 900 deg. C. The oxidation of cobalt protoxide between 700 and 910 deg. C results in the building up, on the outside surface of CoO discs, of a usually continuous layer of Co{sub 3}O{sub 4}. Under certain conditions this surface reaction is accompanied by a reaction along the longitudinal symmetry plane of the sample where a layer of Co{sub 3}O{sub 4} of very irregular thickness builds up. (author) [French] Le processus d'oxydation superficielle du cobalt dans l'air obeit a une loi parabolique et peut etre caracterise, entre 750 et 1350 deg. C, par une energie d'activation de 41 000 calorie s /mole. Entre 400 et 900 deg. C, la pellicule d'oxyde est constituee de deux couches superposees de CoO, au contact du metal et de Co{sub 3}O{sub 4} en surface. Au-dessus de 900 deg. C, seul subsiste CoO. On a etudie les proprietes morphologiques de ces pellicules: anisotropie de croissance, facies de cristallisation, croissance des grains d'oxyde, texture, germination de Co{sub 3}O{sub 4} sur un support de CoO au voisinage de 900 deg. C. L'oxydation du protoxyde de cobalt entre 700 et 910 deg. C se traduit par l'edification, sur la surface exterieure des plaquettes de CoO, d'une couche en general continue de Co{sub 3}O{sub 4}. Dans certaines conditions, a cette reaction superficielle se superpose parfois une reaction suivant le plan de symetrie longitudinal de l'echantillon ou s'edifie alors une couche de Co{sub 3}O

  4. Peningkatan EPA dan DHA Rotifer (Brachionus plicatilis) oleh Bacillus sp. dengan Periode Pengkayaan Berbeda

    OpenAIRE

    Budi, Sutia; Zainuddin; Aslamyah, Siti

    2012-01-01

    Brachionus plicatilis memiliki beberapa kelebihan dibanding dengan pakan alami lainnya, seperti ukurannya yang relatif kecil, tetap bertahan di kolom air dan tidak mengendap, bergerak dengan kecepatan yang rendah dan laju perkembangbiakan yang cukup tinggi, merupakan pakan alami yang banyak dipergunakan usaha pembenihan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pengkayaan dengan menambahkan Bacillus sp. Pada media kultur terhadap EPA dan DHA Nannochloropsis sp. dengan kepadatan 105 ce...

  5. Use of a heating test to calculate the air renewable rate in an MV/LV substation; Exploitation d`un essai d`echauffement pour le calcul du renouvellement d`air dans un poste HTA/BT

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Duquerroy, P.

    1997-12-31

    In order to determine the behaviour of the ventilation system in a MV/LV distribution substation, results of heating tests at different load levels have been used. Knowing the power generated by the transformer and the switchgear, and after calculating the power dissipated through the walls, it was possible to estimate the power evacuated by ventilation and thus the air flow through the grid. The resulting equations were introduced in the thermal model of the substation using the CLIM 2000 building heat engineering software. Simulation results are in agreement with experimental data

  6. LIMBAH CAIR INDUSTRI KECIL DAN PENCEMARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kumoro Palupi

    2012-10-01

    Full Text Available Beberapa jenis industri kecil yang banyak tersebar, antara lain adalah pabrik tempe, tabu, kecap, dan sirup. Kualitas limbah yang dihasilkan industri-industri tersebut sangat jauh dari memenuhi syarat. Selain itu, limbah cair tersebut dibuang langsung ke saluran terbuka/tertutup yang bermuara di badan-badan air terdekat.Untuk mengurangi besamya beban pencemaran, sejak tahun 1989 pemerintah DKI Jakarta mengadakan Program Kali Bersih  (Prokasih. Sasaran progam adalah penurunan beban pencemaran dari sumbemya secara bertahap sehingga kualitas air sungai akan menjadi lebih baik. Sumber pencemaran yang menjadi sasaran dalam Prokasih adalah industri-industri skala besar dan menengah, sedangkan industri-industri kecil belum termasuk sasaran Prokasih untuk sementara waktu ini. 

  7. POTENSI EKSTRAK DAN FRAKSI BUAH KEMLOKO (Phyllanthus emblica L. SEBAGAI SUMBER ANTIOKSIDAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meiny Suzery

    2013-11-01

    Full Text Available Tanaman KemLoko (Phyllanthus emblica L. merupakan tanaman yang sering digunakan oleh masyarakat sebagai bahan obat tradisional. Aktivitas biologis tanaman tersebut diduga disebabkan oleh keberadaan senyawa-senyawa kelompok fenolat, terutama golongan flavonoid. Riset mengenai analisis kandungan senyawa fenolat, flavonoid dan aktivitas antioksidan dari ekstrak beserta fraksi-fraksi dari buah kemLoko dari Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Indonesia, untuk pertama kalinya dilaporkan pada publikasi ini. Buah kemLoko kering dimaserasi dalam metanol, diikuti partisi dengan gradien pelarut sehingga diperoleh fraksi n-heksana, fraksi diklorometana, fraksi etil asetat dan fraksi air. Analisis fenolat total, flavonoid total dan aktivitas peredaman radikal DPPH dilakukan terhadap ekstrak atau fraksi yang menunjukan test positif fenolat dan flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi n-heksana dan fraksi diklorometana negatif pada uji fenolat dan flavonoid. Kandungan fenolat total ekstrak metanol, fraksi etil asetat dan fraksi air berturut turut adalah 351, 436 dan 111 mg ekuaivalen asam galat/g ekstrak atau fraksi, sedangkan flavonoid total berturut-turut 200, 216 dan 70 mg ekuivalen quercetin/g ekstrak atau fraksi. Aktivitas antioksidan ketiga sampel uji tersebut memiliki IC50 berkisar 58,4 sampai 120,9. Fraksi etil asetat merupakan sampel uji yang paling aktif sebagai antioksidan, selain memiliki kadar fenolat total dan flavonoid total tertinggi.

  8. Pengaruh Media Pendingin pada Heat Treatment Terhadap Struktur Mikro dan Sifat Mekanik Friction Wedge AISI 1340

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Adie Septianto

    2013-09-01

    Full Text Available Baja AISI 1340 termasuk baja paduan rendah dengan komposisi karbon 0.38-0.43% dan Mangan 1,78%. Baja ini digunakan untuk komponen kereta api Friction Wedge yang memiliki standar kekerasan minimal 300 BHN. Untuk menambah kekerasan, salah satu cara yang digunakan adalah heat treatment. Pada penelitian ini variasi yang digunakan adalah media pendingin air, oli SAE 20W, PVA 20% dan pendinginan udara pada tempertaur austenitisasi 8400C dan waktu tahan 20 menit. Kekerasan yang dihasilkan oleh media pendingin air adalah 556,6 BHN, sedangkan quench oli dan polimer 461,8 BHN dan 416 BHN. Pada pendinginan udara dihasilkan kekerasan dibawah 300 BHN. Perbedaan media pendingin berpengaruh terhadap struktur mikro yang terbentuk. Pada pendinginan dengan media air dan oli diperoleh struktur martensit dengan bentuk kristal BCT. Sedangkan pada pendinginan udara terbentuk struktur ferrit dan perlit dengan bentuk kristal BCC. Selain berpengaruh pada sifat mekanik dan struktur mikronya, variasi media pendingin juga memberikan efek terhadap sifat termalnya dan berpengaruh terhadap elongation pada temperatur maksimum kerja. Dari hasil uji TMA, performa paling baik pada temperatur 300oC dihasilkan pada pendinginan quench oli SAE 20W, dengan pertambahan panjang sebesar 0,65%.

  9. ANALISIS KANDUNGAN GIZI DAN LOGAM BERAT IKAN BELANAK (Mugil sp.DI SEKITARDI PERAIRAN SOCAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H Hafiludin

    2012-10-01

    Full Text Available Meningkatnya aktivitas manusia di sekitar perairan Kecamatan Socah seperti limbah industri dan rumah tangga dari Bangkalan, tumpahan bahan bakar kapal yang langsung terbuang ke laut, tumpukan sampah yang sengaja dibuang ke laut dan aktivitas lewatnya kapal laut memungkinkan berpengaruh terhadap biota perairan.Ikan belanak sudah banyak dan ditangkap di perairan Socah.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan gizi dan kadungan logam berat ikan belanak (Mugil sp. yang berada di sekitar perairan Socah.Penelitian dimulai dengan pengambilan dan preparasi sampel, pengujian kandungan proksimat dan logam berat dengan perlakuan ukuran ikan (12 cm dan 25 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen ikan belanak ukuran 12 cm sebesar 37,79% dan 38,87% untuk ikan belanak ukuran 25%. Kandungan kadar air berkisar 75,96-76,70%, kandungan protein berkisar 17,64-19,57%, kandungan lemak berkisar 2,83-3,33%, asam lemak bebas berkisar 1,43-1,47%, kandungan abu berkisar 1,14-2,94% dan kandungan karbohidrat berkisar 0,29-0,49%. Tidak terindikasi adanya logam berat Pb dan Hg pada perairan Socah dan pada daging ikan belanak.Kata kunci : belanak(Mugil sp, gizi, logam berat, perairan Socah

  10. PRAKTIK PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DAN KARAKTERISTIK DEMOGRAFI (STUDI KASUS DI PROPINSI JAWA BARAT, SUMATERA BARAT DAN NUSA TENGGARA TIMUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tjetjep Syarif Hidayat

    2012-11-01

    Full Text Available Latar belakang: Menyusui secara eksklusif dapat menjaga kelangsungan hidup dan kesehatan bayi. WHO merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan. Namun kenyataan di lapangan, hanya sebagian kecil ibu yang memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan. Tujuan: mempelajari faktor-faktor yang berhubungan dengan praktik pemberian ASI eksklusif sampai 6 bulan. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan desain penelitian cross-sectional. Responden adalah ibu-ibu yang mempunyai anak yang berumur 6-12 bulan, Pemilihan responden dilakukan secara acak dan seluruhnya berjumlah 1884 responden. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2006 di 3 Propinsi yakni Jawa Barat, Sumatera Barat dan Nusa Tenggara Timur. Data yang dikumpulkan meliputi; karakteristik sosioekonomi, sosiodemografi, pemberian Air Susu Ibu (ASI, pemberian cairan pralaktal selain ASI, tempat persalinan, pemberian kolostrum. dan penolong persalinan, Analisis data dilakukan secara deskriptif dan analitik dengan membuat tabel-tabel distribusi frekuensi kemudian diuji menggunakan X2 (khi kuadrat. Hasil. Proporsi praktik pemberian ASI eksklusif di tiga propinsi masih rendah yaitu Jawa barat 19,2%, Sumatera Barat 10,4% dan Nusa Tenggara Timur 8,9%. Setelah dianalisis diperoleh beberapa faktor penentu yang berhubungan dengan praktik pemberian ASI eksklusif yaitu; ibu tinggal di wilayah kabupaten, ibu tidak bekerja, pemberian kolostrum dan penolong persalinan oleh bidan dan dukun terlatih. Sebagian besar diatas 80% responden tidak bekerja hanya sebagai ibu rumahtangga. Sebanyak (74,4% sampel di Jawa Barat dan 76,8% sampel di Sumatera Barat penolong persalinan oleh tenaga kesehatan. Sedangkan di Nusa Tenggara Timur lebih dari separoh 65,4% penolong persalinan oleh tenaga kesehatan bersama dukun terlatih. Faktor pemberian kolostrum di Sumatera Barat merupakan faktor penentu yang berhubungan dengan praktik pemberian ASI eksklusif. Kesimpulan. Faktor penentu yang hubungannya bermakna

  11. Penyebab dan Penangannan Halotosis

    OpenAIRE

    Irmadani Anwar, Ayub

    2007-01-01

    Halitosis adau bau mulut adalah masalah kesehatan gigi dan mulut yang banyak dikeluhkan. Akibat yang dapat ditimbulkan oleh halitosis dapat bersifat psikososial seperti malu atau rendah diri, menghindari pergaulan, tidak bebas bicara, tidak ada rasa percaya diri.

  12. Liever kraanwater dan bronwater

    NARCIS (Netherlands)

    Kole, A.P.W.

    2011-01-01

    Een test in het Restaurant van de Toekomst van de invloed van CO2-labels op het aankoopgedrag van consumenten, heeft nog geen duidelijk beeld opgeleverd. Wel pakten mensen vaker kraanwater dan bronwater.

  13. Dan Performer Mei Lanfang

    DEFF Research Database (Denmark)

    Risum, Janne

    2010-01-01

    The convention of performing female characters (dan characters) in Beijing opera, as practised by its most prominent male performer of female characters Mei Lanfang, and its and his cultural context and aesthetic aim...

  14. Étude numérique du couplage thermohydromécanique dans les roches. Influence des termes de couplage non linéaires pour un matériau isotrope linéaire Numerical Analysis of a Thermohydromechanical Coupling in Rocks. Influence of Nonlinear Coupling Terms on a Linear Isotropic Material

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Henry J. P.

    2006-11-01

    Full Text Available Nous présentons dans ce travail une étude numérique basée sur la méthode des éléments finis, du comportement thermoporoélastique de certaines roches. Les trois effets de couplage : déformabilité de la roche, pression interstitielle et température sont pris en compte simultanément dans la résolution numérique. Une application simple sur un puits pétrolier en conditions axisymétriques est finalement présentée afin de dégager en particulier l'influence du terme de couplage convectif non linéaire, obtenu dans l'équation de diffusivité thermique, sur l'évolution de la température et de la pression interstitielle autour du forage. This article describes a finite-element method for solving the problem of nonlinear coupling between interstitial pressure and temperature during stress on a poroelastic rock. Such coupling phenomena occur during massive injection of cold water into a petroleum borehole for example. The implementation of such a numerical solution, used here with the assumption of small deformations, first requires a review of the behavior law of the material (Eq. 2. 2 and of the equations for hydraulic diffusivity (Eq. 2. 3 and thermal diffusivity (Eq. 2. 4. This last equation (2. 4 is the one containing the nonlinear coupling terms in Grad P Grad P and Grad T. Grad P. During simulation of flow at a high flow rate, these products can no longer be neglected as shown by the results in Fig. 2. The variational formulation of the problem is then determined in relation to the three equations for equilibrium, thermal diffusivity and hydraulic diffusivity. After geometric and temporal discretizations, this formulation leads to a finite-element calculating scheme resulting in the simultaneous solving of all three equations. This solution, based on the inversion of the system of equations (2. 15, requires the updating of the rigidity matrix at each time step to take nonlinear coupling into consideration. Calculations with an

  15. KARAKTER FISIK DAN SOSIAL REALESTAT DALAM TINJAUAN GERAKAN NEW URBANISM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Timoticin Kwanda

    2001-01-01

    Full Text Available Rapid urbanization will be critical to urban environments. The immediate and most critical urban environment problems facing several big cities, such as Jakarta and Surabaya, what are referred to as the "brown" problems, among them: lack of safe water, pollution from vehicles and industrial facilities, and congestion. To cope with these urban environmental problems, New Urbanism through the Traditional Neighborhood Development (TND believes that it will cure the problems by pedestrian oriented planning, encouraging people to drive less, mixed land uses, higher density, then traffice congestion is reduced,and mitigate air pollution. Moreover, the other physical and social characters are mixed housing types, front porches, more park that will encourage more interaction, then restore a sense of community. Based on this concept, this paper discusses the physical and social characters of real estates in Jakarta and Surabaya. The results show that real estate developments in these suburban areas is one of the causes of urban environment problems. Abstract in Bahasa Indonesia : Cepatnya urbanisasi akan menyebabkan lingkungan perkotaan yang kritis. Masalah lingkungan kritis yang dihadapi oleh kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya adalah apa yang disebut dengan masalah "warna coklat" yaitu kurangnya air yang sehat, polusi udara yang berasal dari kendaraan bermotor dan industri, serta kemacetan lalu lintas. Untuk menyelesaikan masalah lingkungan ini, gerakan New Urbanism melalui konsep Traditional Neighborhood Development (TND percaya bahwa masalah lingkungan ini dapat diatasi dengan perencanaan permukiman yang berorientasi pada pejalan kaki, multi fungsi, kepadatan tinggi, sehingga mengurangi kendaraan bermotor dan berakibat pada berkurangnya kemacetan lalu lintas dan polusi udara. Karakter fisik dan sosial lainnya adalah multi tipe rumah, taman publik yang lebih banyak dan rumah berteras depan yang akan mendorong interaksi sosial dalam lingkungan

  16. Pembuatan Dan Karakterisasi Aspal Beton Berbasis Dreg Dan Grit

    OpenAIRE

    Newdesnetty Butarbutar

    2009-01-01

    Telah dilakukan penelitian tentang pembuatan dan karakterisasi aspal beton berbasis dreg dan grit. Penelitian ini dilakukan dengan metode pengadukan dengan menggunakan mixer beton, tujuan untuk memperoleh bahan aspal beton dari dreg dan grit untuk mengurangi volume pasir dengan variasi rasio pasir terhadap dreg dan grit adalah: 100 : 0 : 0; 90 : 5 : 5; 80 : 10 : 10; 70 : 15 : 15; 60 : 20 : 20; 50 : 25 : 25; 40 : 30 : 3; 30 : 35 : 35; 20 : 40 : 40; 10 : 45 : 45; 0 : 50 : 5...

  17. SISTEM BERBASIS PENGETAHUAN UNTUK KESEHATAN DAN PERAWATAN GIGI DAN MULUT

    OpenAIRE

    I Wayan Shandyasa

    2011-01-01

    Sistem berbasis pengetahuan untuk kesehatan dan perawatan gigi dan mulut ini merupakan sistem yang menghadirkan solusi penyakit dalam mengatasi masalah kesehatan gigi memberikan informasi perawatan untuk setiap masalah penyakit yang dihadapi. Sistem ini menyediakan fasilitas diagnosa penyakit untuk mengidentifikasi masalah kesehatan yang sedang dihadapi. Proses identifikasi dilakukan melalui interaksi tanya jawab antar sistem dengan user dan penginputan gejala penyakit. Metode penelusuran kes...

  18. PREFERENSI PEMBIAYAAN USAHA MIKRO DAN KECIL : PERSPEKTIF GENDER DAN ENTREPRENEURABILITY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Khaira Amalia Fachrudin

    2013-06-01

    Full Text Available Preferensi pembiayaan dalam perusahaan besar lebih didasarkan pada karakteristik perusahaan tersebut.  Namun dalam usaha mikro dan kecil hal ini mungkin berbeda dan bergantung pada karakteristik pemiliknya seperti gender dan entrepreneurability.   Perbedaan gender mungkin juga membedakan entrepreneurability dan dukungan yang diterima.  Penelitian ini akan menguji apakah terdapat perbedaan preferensi pembiayaan berdasarkan gender, entrepreneurability berdasarkan gender dan berdasarkan preferensi pembiayaan, serta perbedaan dukungan berdasarkan gender.  Sampel dari usaha mikro dan kecil yang bergerak dalam bidang kuliner  diuji dengan uji beda Independent Sample t Test dan kemudian dengan Crosstabulation untuk lebih memperinci hasilnya.  Hasil uji menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan preferensi pembiayaan berdasarkan gender dan berdasarkan  entrepreneurability, namun entrepreneurability berbeda signifikan berdasarkan gender dan juga ditemukan bahwa dukungan moral, tenaga, dan modal yang diterima pemilik usaha pria dan wanita tidak berbeda signifikan (p value lebih kecil dari 0.05.   Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat kesetaraan gender dalam pembiayaan usaha dan entrepreneurability lebih tinggi pada pria.  Pria pemilik usaha juga mendapatkan dukungan tenaga kerja yang lebih banyak daripada wanita.  Dukungan tenaga ini adalah salah satu bentuk  financial bootstrapping karena dapat mengurangi pembiayaan usaha

  19. KAJIAN EKSPERIMENTAL POROUS CONCRETE YANG MENGGUNAKAN SEMEN PORTLAND POZZOLAN DAN SERAT POLYPROPYENE

    OpenAIRE

    Irmawaty, Rita; Tjaronge, M. Wihardi

    2008-01-01

    ABSTRAK TEKNOSAINS 2009 Porous concrete adalah beton tanpa agregat halus dan hanya terdiri dari agregat kasar,semen dan air serta bahan kimia tambahan.Porositas atau lubang-lubang pada porous concrete bermanfaat untuk menyaring kotoran sehingga tidak terbawa ke dalam tanah atau saluran air.Selain itu,lubang-lubang tersebut diharapkan dapat menyerap energy sinar matahari.Porous concrete telah banyak digunakan sebagai lapisan permukaan jalan pada daerah pedestrian seperti tempat-tempat untuk...

  20. Karakterisasi Dan Ekstraksi Simplisia Tumbuhan Bunga Mawar (Rosa hybrida L.) Serta Formulasinya Dalam Sediaan Pewarna Bibir

    OpenAIRE

    Devi Farima

    2009-01-01

    Telah dilakukan karakterisasi dan skrining fitokimia terhadap simplisia bunga mawar (Rosa hybrida L.). Karakterisasi simplisia bunga mawar meliputi penetapan kadar air, penetapan kadar abu total, penetapan kadar abu tidak larut asam, penetapan kadar sari larut dalam air, dan penetapan kadar sari larut dalam etanol. Pembuatan ekstrak dari simplisia bunga mawar dilakukan dengan menggunakan pelarut etanol ditambah dengan asam asetat 3%. Formulasi sediaan pewarna bibir dibuat dal...

  1. Toxicology Selective Toxicity dan Test

    OpenAIRE

    Mansyur

    2002-01-01

    Toxicology adalah pemahaman-pemahaman mengenai effek-effek bahan kimia yang merugikan bagi organisme. Dari definisi tersebut, jelas terdapat unsur-unsur bahan kimia dan organisme, dimana didalam kedua unsur-unsur ini terdapat istilah-istilah toksisitas dan animal test-test. Tulisan ini bermaskud membicarakan mengenai selective toxicity dan animal toxicity tetst. kedokteran-mansyur5

  2. Air quality. How to give it back its original purity? The proliferation of air cleansers. Filters must be changed regularly. Measurement of the filtering efficiency of air treatment systems. The air treatment plants on the way of certification. Essential oils in a high building; Qualite de l'air. Comment lui rendre sa purete originelle? La proliferation des purificateurs d'air. Il faut changer les filtres regulierement. Mesure de l'efficacite de filtration des systemes de traitement d'air. Les centrales de traitement d'air sur la voie de la certification. Des huiles essentielles dans un immeuble de grande hauteur

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Grumel, N.

    2000-07-01

    Outside air is polluted while the ambient indoor air is saturated with microorganisms. Inside buildings, the aeraulic networks are the link between both environments and the privileged place to clean the air using filtering systems. However, the notion of air quality is still badly perceived by owners, in particular in tertiary buildings. In France, efforts have to be made on the maintenance of aeraulic networks by hygiene specialists. Air quality inside buildings must be taken into consideration using communication and regulations. This dossier takes stock of the problem of air quality and of the available means to ensure a good air quality inside residential and tertiary buildings. The maintenance of air filters in one of the key points. It should be integrated in the general maintenance concept of buildings. The dossier includes a study of the in-situ measurement of the filtering efficiency of air treatment systems. This method is described in the Eurovent recommendation 4/10 of 1996. It has been experimented by the French technical centre of aeraulic and thermal industries (Cetiat) and the results are reported in the study. The performances of air treatment plants are now certified by Eurovent. This European organization has defined a program of tests which is conformable with the European EN 1886 and EN 13053 European standards. Finally, a new protocol of air decontamination based on the micronizing of essential oils in the aeraulic network of a 29 floors building is presented. (J.S.)

  3. Pengaruh Ketebalan Media dan Rate filtrasi pada Sand Filter dalam Menurunkan Kekeruhan dan Total Coliform

    OpenAIRE

    Deni Maryani; Ali Masduqi; Atiek Moesriati

    2014-01-01

    Pada penelitian ini dilakukan proses filtrasi dengan menggunakan sand filter sebagai salah satu metode dalam pengolahan air bersih. Pada sand filter proses penyaringan terjadi pada media filter yang sangat halus, seperti media filter pada unit slow sand filter. Kecepatan penyaringan yang diinginkan pada sand filter ini adalah kecepatan seperti pada unit rapid sand filter. Sehingga sand filter ini adalah penggabungan antara kelebihan yang dimiliki slow sand filter dan rapid sand filter. Varias...

  4. RANCANG BANGUN ALAT PENJERNIH AIR LIMBAH CAIR LAUNDRY DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA PENYARING KOMBINASI PASIR – ARANG AKTIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hery Setyobudiarso

    2014-05-01

    Full Text Available Perkembangan jasa pencucian pakaian (laundry berkontribusi pada peningkatan penggunaan air tanah dan pemakaian deterjen sehingga menghasilkan limbah cair yang dapat mencemari lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan sistem pengolahan air limbah laundry menjadi air bersih. Tujuan penelitian ini adalah menentukan pengaruh bahan penyaring pasir silika, zeolit dan arang aktif terhadap hasil olahan air limbah laundry dan mengetahui  pengaruh tekanan dan waktu pemakaian reaktor penyaring. Metode pengolahan yang digunakan adalah filtrasi menggunakan filtrasi pasir silika, adsorpsi karbon aktif, serta gabungan pengolahan filtrasi pasir aktif dan adsorpsi karbon aktif untuk menghasilkan air bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pengolahan koagulasi dan flokulasi, filtrasi pasir aktif, adsorpsi karbon aktif serta gabungan filtrasi pasir aktif dan adsorpsi karbon aktif mampu menurunkan kekeruhan hingga batas maksimum air bersih. Karakteristik limbah laundry pada tekanan 1 bar memiliki nilai warna, COD dan TSS yang cenderung menurun dari menit ke 20 hingga menit ke 60 , warna nilai 138, COD 908 mg/l dan TSS 215 mg/l. Sedangkan pada tekanan 2 bar memiliki nilai warna, COD dan TSS yang cenderung menurun dari menit ke 20 hingga menit ke 60 , masing-masing masing-masing warna nilai 40, COD 746 mg/l dan TSS 210 mg/l.  Air yang dihasilkan bukan merupakan air bersih tetapi aman untuk dibuang ke lingkungan.

  5. DanRIS

    DEFF Research Database (Denmark)

    Skou, Carl Verner

    2009-01-01

    Windows 2000/XP/Vista platform computerprogram til DanRIS indberetning baseret på indskrivning af klienter på CPR, klientsforløb, faseforløb, ASI EuropASI composite score beregninger. Udgave: 2.1.0.5 Udgivelsesdato: 01-01-2009......Windows 2000/XP/Vista platform computerprogram til DanRIS indberetning baseret på indskrivning af klienter på CPR, klientsforløb, faseforløb, ASI EuropASI composite score beregninger. Udgave: 2.1.0.5 Udgivelsesdato: 01-01-2009...

  6. Kondisi oral higiene dan karies gigi pada vegetarian dan non vegetarian di Maha Vihara Maitreya Medan

    OpenAIRE

    Prawira, Albert

    2011-01-01

    Perbedaan pola makan antara vegetarian dan non vegetarian dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kondisi oral higiene dan karies gigi pada umat vegetarian dan non vegetarian di Maha Vihara Maitreya Medan. Jenis penelitian adalah survei deskriptif. Sampel terdiri atas 74 vegetarian dan 65 non vegetarian. Pemeriksaan oral higiene dan karies gigi masing-masing menggunakan indeks OHIS Greene dan Vermillion dan indeks DMFT Klein, se...

  7. ANALISIS KADAR GLUKOSA PADA BIOMASSA BONGGOL PISANG MELALUI PAPARAN RADIASI MATAHARI, GELOMBANG MIKRO, DAN HIDROLISIS ASAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Qismatul Barokah

    2013-05-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan air dan perubahan kadar glukosa pada biomassa bonggol pisang melalui paparan radiasi matahari, gelombang mikro, dan hidrolisis asam. Metode penelitian dilakukan dengan cara mengeringkan bonggol pisang jenis pisang kepok selama 5 hari, kemudian dihomogenkan dengan proses penghalusan, setelah itu dilakukan tiga metode penghidrolisisan pati menjadi glukosa melalui paparan radiasi matahari, paparan gelombang mikro, dan hidrolisis asam. Pada setiap perlakuan pemaparan, sampel divariasi menjadi tiga yaitu kering, penambahan air 10 ml, dan penambahan air 20  ml,  masing-masing perlakuan dilakukan pengulangan sebanyak 3 (tiga kali. Kadar glukosa dianalisis dengan metode Nelson-Somogyi dan hasilnya dianalisis menggunakan perbandingan grafik. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan adanya pengaruh penambahan air dan metode yang digunakan terhadap kadar glukosa. Hasil analisis UV-Vis melalui analisis perbandingan grafik menunjukkan bahwa terdapat peningkatan kadar glukosa yang signifikan terutama ketika sampel dipapar menggunakan gelombang mikro serta dengan penambahan air 20 ml yang menghasilkan kadar glukosa sebesar 30.89%.

  8. MODAL MANUSIA DAN PRODUKTIVITAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erlinda Puspita Sari

    2014-03-01

    Full Text Available Modal manusia dianggap sebagai salah satu faktor penentu produktivitas. Modal manusia merupakan dimensi kualitatif dari sumberdaya manusia, seperti keahlian dan keterampilan, yang akan memengaruhi kemampuan produktif manusia tersebut. Dimensi kualitatif tersebut diperoleh melalui pendidikan, pelatihan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganaliss efek dari modal manusia terhadap tingkat produktivitas di provinsi-provinsi di Indonesia. Dalam penelitian ini, tingkat pendidikan diukur dengan beberapa indikator, yaitu; angka melek huruf dan angka partisipasi murni tingkat SD, SMP maupun SMA. Tingkat kesehatan diukur dengan angka kematian bayi. Data yang digunakan adalah data panel dari 25 provinsi di Indonesia selama perioede 1996-2010 yang dianalisis dengan menggunakan Model Panel Data Fixed Effect. Hasil analisis menunjukkan bahwa modal manusia yang diukur dari tingkat pendidikan (APM dan tingkat kesehatan (AKB merupakan faktor yang berpengaruh dan signifikan untuk menjelaskan variasi produktivitas meskipun magnitude-nya lebih kecil dibandingkan dengan modal fisik. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa variabel pendidikan memiliki magnitude yang lebih besar dibandingkan dengan variabel kesehatan. Human capital is regarded as one of the determining factors of productivity. Human capital is qualitative dimension of human resource which includes skills and knowledge. These qualitative dimensions are internalized through education, training and health. This study aimed to analyze the effect of human capital on productivity level across provinces in Indonesia. In this study, the level of education was measured by literacy and school enrollment rate (in primary, secondary and high school. The level of health was measured by infant mortality rate. The study employed a panel data of 25 provinces in Indonesia during the period of 1996-2010. Using fixed effect method, the result showed that secondary school enrollment rate and infant mortality

  9. Analisa Perbandingan Laju Korosi Pada Pengelasan Di Bawah Air Karena Pengaruh Variasi Jenis Pelindung Flux Elektroda

    OpenAIRE

    Septian Adi Pranata; Heri Supomo

    2013-01-01

    Underwater welding diperlukan karena pada umumnya struktur yang beroprasi di laut dirancang kurang lebih 20-30 tahunan dan selama rentang waktu tersebut maka konstruksi tersebut haruslah terjamin dari segi keselamatan dan kekuatannya. Lingkungan laut yang korosif juga dapat menyebabkan berkurangnya kekuatan dan mengakibatkan kerusakan. [4] Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi pelindung flux elektroda dan tebal pelat pada pengelasan di bawah air.Dari data hasil ...

  10. KARAKTERISASI FILM KOMPOSIT ALGINAT DAN KITOSAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Rokhati

    2012-11-01

    swelling terhadap air adalah yang  paling besar kemudian diikuti oleh ethanol teknis (± 95% dan yang terkecil adalah ethanol PA (> 99,9%. Kekuatan mekanik film kitosan lebih besar dibanding dengan film alginat. Film komposit alginat-kitosan yang dibuat dengan metode layer by layer memberikan karakteristik yang lebih baik dibanding dengan film komposit yang dibuat dengan pencampuran larutan alginat dan larutan kitosan.

  11. Kitab kuning dan perempuan, perempuan dan kitab kuning

    OpenAIRE

    Bruinessen, M.M. van

    2007-01-01

    Kitab Kuning dan Emansipasi Perempuan: Konflik Budaya? Pengamatan-pengamatan Masdar mengenai kedudukan perempuan dalam diskursus (wacana, bahasan) dominan kitab kuning terasa tidak enak didengar tetapi memang sulit dibantah. Baik dalam penggunaan bahasa (yang sangat memihak kepada jenis mudzakkar) maupun pilihan aspek kehidupan perempuan yang dijadikan pokok bahasan kitab-kitab fiqh, terdapat bias yang begitu dalam dan transparan. Tolok ukur untuk segala hal ialah laki-laki, dan perbedaan ant...

  12. 无法逃避的死亡——论穆旦的诗《防空洞里的抒情诗》%Inevitable Death ——On Mu Dan's Poem The Lyric In Air-raid Shelter

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    刘纪新; 林进桃

    2012-01-01

    穆旦的诗《防空洞里的抒情诗》在平静、客观的叙事中蕴藏着深厚、沉痛的情感,全诗表面上写的是一次躲避空袭的过程,事实上揭示了现代人的生存状态。诗人从防空洞联想到古代术士的长生梦,进而揭示现代人正在各式各样的消遣中变得麻木,即使死亡就在身边,也不能从虚妄中醒来。%The Lyric In Air-raid Shelter shows deep and pa tion. The poem describes the process to escape the air rai modern people. Mu Dan associates the air-raid shelter with Based on this he reveals that modern people are becoming entertainment. They do not wake up from fake needs, eve inful ds, b emotions in calm and objective narra the im numb n with t in fact, it reveals the existence of mortal dream of the ancient Taoists. due to the wide range of leisure and death beside.

  13. Disain Sistem SCADA jarak Jauh Menggunakan Layanan VPN 3G Untuk Penggerak Pompa pada Sistem Pengolahan Air

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Insani

    2013-03-01

    Full Text Available Dalam pengolahan air gambut menjadi air bersih yang menggunakan metode AOP dan RO ini, pengaturan tekanan pompa merupakan sesuatu yang sangat vital pada saat dilakukan suplay air yang akan diolah ke sistem. Sistem pengolahan air yang menggunakan pompa tersebut harus selalu dipastikan beroperasi dengan normal disesuaikan dengan peruntukannya. Manajemen terbaru sistem pengolahan air memerlukan teknologi yang terbaru pada peralatan remote control system, dan yang paling fundamental untuk hal ini adalah penggunaan layanan public untuk akusisi dan pengawasan dari data yang diambil dari peralatan kontrol. Untuk mewujudkan remote control untuk pompa dengan tekanan tertentu dengan PLC, didisain dengan kombinasi antara internet, arsitektur dan implementasi dari sistem SCADA, yang menggabungkan jaringan komputer, PLC, WinCC, dan teknologi VPN. Dalam melakukan disain, perlu diperhatikan poin-poin penting baik dari sisi server maupun sisi controller. Disain sistem SCADA remote dapat mengefisienkan waktu bagi operator dan pemantauan lebih lanjut untuk suplay air.

  14. Quelle gouvernance territoriale pour une urbanisation orientée par le rail dans les aires métropolitaines? Les leçons d'une expérimentation régionale

    OpenAIRE

    Fourny, Marie-Christine; Feyt, Grégoire; Leysens, Thomas; Duvillard, Sylvie; Koop, Kirsten; Talandier, Magali

    2013-01-01

    International audience La recherche d'une réduction de la mobilité automobile mobilise aujourd'hui tous les niveaux de collectivités territoriales, avec des modes et objets d'intervention variables, selon leurs compétences. Elle sollicite une nouvelle ingénierie et de nouvelles formes de gouvernance, tout particulièrement interpellée dans le cas des politiques régionales, où la compétence en matière de TER rencontre les enjeux locaux et urbanistiques de restructuration des tissus péri-urba...

  15. BAHAYA RADIASI DAN CARA PROTEKSINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Badunggawa P

    2014-09-01

    Full Text Available Radiasi yang kita terima setiap saat, termasuk radiasi untuk tujuan kedokteran, mempunyai dampak positif dan negatif terhadap keselamatan manusia dan lingkungan. Dampak positif dari radiasi terhadap keselamatan manusia diantaranya adalah digunakan sebagai pengobatan dan dampak negatifnya adalah tergantung dari besar dosis yang diterima diantaranya adalah mulai dari mual, muntah, pusing-pusing, rambut rontok, menyebabkan kanker, diturunkan secara genetik, dan yang lebih berbahaya lagi adalah menyebabkan kematian. Oleh karena itu kita harus berhati-hati terhadap bahaya yang ditimbulkannya, baik terhadap pekerja radiasi maupun masyarakat umum termasuk pasien. Perlindungan terhadap bahaya yang ditimbulkan radiasi ini dikenal dengan istilah proteksi radiasi. Sehingga dosis yang diterima pertahun oleh pekerja atau masyarakat umum tidak melebihi batas dosis yang ditetapkan oleh Bapeten. Berbagai upaya telah dilakukan untuk meminimalkan bahaya tersebut sehingga pekerja dan pasien merasa aman melakukan dan dikenai tindakan medik.[medicina 2009;40:47-51].  

  16. Sistem Informasi Akademik DI SMP Swasta YAPENDAK Air Batu

    OpenAIRE

    Yudhistira, Rizky

    2010-01-01

    Kajian ini bertujuan untuk membangun satu prototype sistem dan alat inventori berdasarkan sistem pendukung keputusan. Sistem ini dikembangkan menggunakan perangkat lunak Visual Basic 6 dan Microsoft Access 2003. Metodologi pengembangan sistem yang digunakan adalah berdasarkan siklus hidup pengembangan sistem dengan pendekatan air terjun dan iterasinya. Sistem ini meliputi modul – modul masukan data berkaitan dengan guru, pegawai, siswa, jadwal. Objek utama dari sistem ini ad...

  17. Metode Pengukuran Saliva Dan Pemeriksaan Kelenjar Saliva

    OpenAIRE

    Deddy A. Simatupang

    2008-01-01

    Saliva merupakan cairan utama di rongga mulut yang dihasilkan oleh kelenjar saliva mayor dan minor. Saliva memiliki fungsi dan peranan penting dalam menjaga dan memelihara kesehatan secara umum. Kebiasaan bemafas melalui mulut, akibat terapi radiasi pada kepala dan leher, kemsakan saraf, obat-obatan, dan penyakit-penyakit tertentu dapat menyebabkan penurunan produksi saliva yang disebut dengan xerostomia atau mulut kering. Xerostomia dapat menyebabkan karies gigi, mukositis dan kandidiasi...

  18. KINERJA Jurnal Bisnis dan Ekonomi

    OpenAIRE

    Pickering, Paul; Suprapto, Budi; Kufepaksi, Mahatma; Suhardjanto, Djoko; Ariani, D. Wahyu; Haryono, Tulus; Soeroso, Amiluhur

    2010-01-01

    1. Effects Of Relationship Marketing Upon Nz Micro-Enterprise Internationals Within The Asian Marketplace oleh Paul Pickering dan Russel P J Kingshott. 2. Service Recovery Strategy And Customer Satisfaction: Evidence From Hotel Industry In Yogyakarta-Indonesia oleh Budi Suprapto dan Galang Yunanto Hashym 3. Investor Overconfident Dalam Penilaian Saham: Perspektif Gender Dalam Eksperimen Pasar oleh Mahatma Kufepaksi 4. Pengaruh Corporate Governance, Etnis, Dan Latar Belakang Pendi...

  19. UPAYA PENINGKATAN MUTU DAN EFISIENSI PROSES PENGERINGAN JAGUNG DENGAN MIXED-ADSORPTION DRYER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luqman Buchori

    2013-11-01

    Full Text Available THE EFFORT OF EFFICIENCY AND QUALITY IMPROVEMENT ON CORN DRYING PROCESS USING MIXED-ADSORPTION DRYER. The main problem in corn drying process is the low of energy efficiency (50% and quality products. Consequently, operating costs in large for fuel consumption and the short shelf life of corn. Zeolite adsorption dryers have the potential to overcome this problem. This research aims to study composition of corn-zeolite and the effect of temperature on drying speed and protein and fat content in corn. Research variables are the ratio of corn and zeolite (1:0, 1:3, 1:1, 3:1 and intake air temperature (room temperature, 30oC, 40oC, 50oC. Sampling for moisture testing performed every 15 minutes. For energy purposes also calculated the energy efficiency (h based on the amount of heat used to evaporate water from the corn (Qevap divided by the total heat requirement to regenerate the zeolite and raising the air temperature (Qintr. Profiles of temperature and water in the mixed adsorption dryer are also studied. The results showed that the greater number of zeolite used, the water content of the final outcome a little more drying, protein and fat content of the final result of drying is relatively constant. The larger intake air temperature, the water content of the less drying results, protein content decreases, and the fat content does not change/relatively constant. The best variable was a ratio of corn: zeolite is 1:3 and air temperature was 50oC. While the variables that are suitable and in accordance with ISO standards for dry foods (14% are air temperature of between 40oC and 50oC with a ratio of corn:zeolite is 1:3. The energy efficiency of 81.23% is obtained. Modeling done with FEMLAB (COMSOL can describe the moisture content and temperature profiles in the corn and zeolite. Keywords: corn; drying; energy efficiency; mixed adsorption dryer; zeolite Abstrak Masalah utama proses pengeringan jagung adalah rendahnya efisiensi energi (50% dan mutu

  20. Hepatitis B dan Permasalahannya

    OpenAIRE

    Zain, Lukman Hakim

    2008-01-01

    Pada tahun 1965, Blumberg dan kawan- kawan di Philadelphia menemukan suatu antibodi pada pasien yang ditransfusi yang berasal dari suku Aborigin Australia, sehingga ant igen tersebut dikenal dengan nama Antigen Australia. Pada tahun 1977, Blumberg mendapat hadiah nobel untuk penemuannya itu. Sekarang antigen tersebut dikenal dengan nama hepatitis B surface antigen (HBsAg). Hepatitis B merupakan penyakit infeksi pada jaringan hati yang disebabkan oleh virus yang berasal da...

  1. PERBEDAAN PROSES PEMBELAJARAN DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SD EKS-RSBI DAN SDSN DI DIY

    OpenAIRE

    Herjan Haryadi; Heri Retnawati

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan proses pembelajaran dan prestasi belajar siswa eks-RSBI dan SDSN di DIY pada mata pelajaran matematika, IPA dan Bahasa Indonesia. Penelitian ini merupakan studi penelitian komparasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV dan V SD eks-RSBI dan SDSN di DIY. Analisis data menggunakan (1) statistik deskriptif untuk mendeskripsikan proses penelitian dan menggambarkan mean dari data yang diperoleh; dan (2) statistik inferensi...

  2. ASIMETRI INFORMASI DAN UNDERPRICING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tety Anggita Safitri

    2013-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh asimetri informasi terhadap underpricing. Penelitian ini menggunakan sampel 63 perusahaan yang melakukan penawaran umum perdana di Bursa Efek Indonesia dalam kurun waktu 2005-2010. Analisis data menggunakan regresi linier berganda, yaitu menguji proksi asimetri informasi yang terdiri atas ukuran perusahaan, umur perusahaan, proporsi saham yang ditawarkan kepada masyarakat, reputasi underwriter dan reputasi auditor terhadap underpricing. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa reputasi underwriter dan reputasi auditor berpengaruh terhadap underpricing. Ukuran perusahaan, umur perusahaan dan proporsi saham yang ditawarkan tidak berpengaruh terhadap underpricing.The aim of this research is to examine the effect of assymetric information on underpricing. This research used a sample of 63 companies that make initial public offering on the Indonesia Stock Exchange in the period of 2005-2010. The data analysis is using multiple linear regression, which is testing the proxy of asymmetric information which consists of the firm size, the firm age, the proportion of shares offered to the public, underwriter reputation and auditor reputation on underpricing. This research indicates that underwriter reputation and auditor reputation have a significant effect on underpricing. The firm size, the firm age and the proportion of shares offered to the public have no significant effect on underpricing.

  3. STRESS PADA LANSIA MENJADI FAKTOR PENYEBAB DAN AKIBAT TERJADINYA PENYAKIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Hidaayah

    2015-11-01

    Full Text Available Stress conditions in the elderly means an imbalance condition of biological, psychological, and social are closely related to the response to the threats and dangers faced by the elderly. Pressure or interference that is not fun is usually created when the elderly see a mismatch between the state and the 3 systems available resources. Maintenance actions that need to be done there are 2 types, namely : prevention of exposure to a stressor (precipitation factor and serious treatment of the imbalance condition/ illness (precipitation factor. Prevention includes: sports, hobbies, friendship, avoid eating foods high in free radicals and harmful substances, sex and setting arrangements adequate rest. Habits of the above if done at a young age to avoid exposure to stress in the elderly. Treatment of the imbalance condition / illness, include : drinking water, meditation, eating fresh fruit, and adequate rest.Abstrak : Kondisi stres pada lansia berarti ketidakseimbangan kondisi biologis, psikologis, dan sosial yang erat kaitannya dengan respons terhadap ancaman dan bahaya yang dihadapi pada lanjut usia. Adanya tekanan atau gangguan yang tidak menyenangkan yang biasanya tercipta ketika lansia tersebut melihat ketidaksepadanan antara keadaan dan 3 sistem sumber daya yang dimiliki. Tindakan perawatan yang perlu dilakukan ada 2 jenis yaitu pencegahan dari paparan stressor (faktor presipitasi dan penanganan serius terhadap ketidakseimbangan kondisi/ sakit (faktor presipitasi. Pencegahannya meliputi: olah raga, penyaluran hobi, persahabatan, menghindari makan makanan tinggi radikal bebas dan zat berbahaya, pengaturan kegiatan seks dan pengaturan istirahat yang cukup. Kebiasaan tersebut diatas jika dilakukan sejak usia muda dapat menghindarkan paparan stres di lanjut usia. Penanganan terhadap ketidakseimbangan kondisi/ sakit, meliputi : minum air putih, meditasi, makan buah segar, dan istirahat yang cukup. 

  4. Etude des réactions mettant en jeu l'oxygène dans un système électrochimique lithium-air aqueux rechargeable électriquement

    OpenAIRE

    Moureaux, Florian

    2011-01-01

    The electrochemical lithium-air devices are emerging concepts and their very high theoretical performances have attracted a lot of attention, especially for an application in the electrical vehicle. A target of at least 500 Wh kg-1 is aimed for. The aqueous lithium-air devices have not yet been studied in detail which is not the case for the anhydrous lithium-air technology. This thesis firstly deals with the development of an aqueous lithium-air cell based on a three electrodes setup, and se...

  5. Analisa Hukum Pengenaan Pajak Pengambilan Dan Pemanfaatan Air Bawah Tanah Dan Air Permukaan Di Propinsi Riau

    OpenAIRE

    Erwansyah, Ronald

    2013-01-01

    Underground and surface water tax is a very prospective tax in the future. The taking of underground water can be closely done that it tends to provide opportunity to the community members to violate the existing regulation of legislation in utilizing underground water. As one of the objects of local taxes in Riau province, it is not separated from the problems existing in the administration of tax collection authority after the issuance of Law No.28/2009. The purpose of this s...

  6. Analisa Hukum Pengenaan Pajakpengambilan Dan Pemanfaatan Air Bawah Tanah Dan Air Permukaan Dipropinsi Riau

    OpenAIRE

    Erwansyah, Ronald

    2013-01-01

    Underground and surface water tax is a very prospective tax in the future. The taking of underground water can be closely done that it tends to provide opportunity to the community members to violate the existing regulation of legislation in utilizing underground water. As one of the objects of local taxes in Riau province, it is not separated from the problems existing in the administration of tax collection authority after the issuance of Law No.28/2009. The purpose of this s...

  7. PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI ASAM, TEMPERATUR DAN WAKTU EKSTRAKSI TERHADAP KARAKTERISTIK FISH GLUE DARI LIMBAH IKAN TENGGIRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tony Handoko

    2012-05-01

    Full Text Available THE EFFECTS OF TYPES AND ACID CONCENTRATIONS, TEMPERATURES AND EXTRACTION TIME ON THE FISH GLUE CHARACTERISTIC OBTAINED FROM MACKEREL FISH BONE WASTE. As a maritime nation, Indonesia produced fresh fish products up to 4,408,419 tons in 2005. Mackerel fish is one of them. Its bone waste has an economic value as a source for fish glue production. The purpose of this research was to determine the optimum conditions in fish glue processing. Preliminary research was done to determine the acid type (CH3COOH and HCl and its concentration (4%, 5%, and 6% in soaking process. While the main research was then done to determine the best temperature (45oC, 60oC, and 75oC and time of extraction (4 hrs, 5 hrs, 6 hrs. The fish glue products were analyzed their adhesion and physical characteristics, such as density, viscosity, pH, and water content. The results showed that weak acid (CH3COOH of 5% concentration is the best solution in soaking process and extraction in 4 hrs at 45oC has given the optimum condition for producing fish glue. The glue has a nice odor but its adhesion strength remains poor.      Abstrak   Sebagai negara maritim, Indonesia menghasilkan produk perikanan yang sangat besar mencapai 4.408.419 ton pada tahun 2005 dan terus bertambah. Salah satu produk perikanan yang terbesar adalah ikan tenggiri dengan limbah tulang yang mempunyai nilai ekonomis yang tinggi sebagai bahan baku fish glue. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kondisi proses yang dapat menghasilkan fish glue yang baik melalui dua tahap yaitu penelitian pendahuluan dan utama. Penelitian pendahuluan bertujuan mendapatkan jenis asam (CH3COOH dan HCl dan konsentrasi asam terbaik (4%, 5%, dan 6% pada  proses perendaman tulang ikan. Penelitian utama bertujuan  menentukan temperatur ekstraksi (45oC, 60oC, dan 75oC dan waktu ekstraksi (4 jam, 5 jam, 6 jam. Analisis fish glue yang dilakukan adalah uji kerekatan dan sifat fisik berupa densitas, viskositas, pH, dan kadar air

  8. Metode Eksponensial Smoothing Untuk Peramalan Jumlah Air Minum Yang Disalurkan PDAM Tirtanadi Medan Tahun 2014

    OpenAIRE

    Pinem, Evi Mayanti

    2012-01-01

    Air limbah domestic merupakan air yang timbul dari sisa kegiatan di rumah tangga, seperti air bekas mandi, mencuci dan kakus serta juga kegiatan lainnya yang dilakukan di dalam rumah. Air hujan bukan merupakan bagian dari air limbah domestic, karenanya air hujan harus dipisahkan penanganannya dari air limbah domestic dengan menyalurkannya ke saluran drainase kota. Tujuan pengolahan air limbah domestic ini adalah dalam rangka untuk menjaga kualitas lingkungan badan air peneri...

  9. DEODORISASI LIMBAH CAIR BATIK MENGGUNAKAN LIMBAH BAGLOG Pleurotus ostreatus DENGAN KOMBINASI VOLUME DAN WAKTU INKUBASI BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heru Teguh Sumarko

    2013-11-01

    Full Text Available Limbah cair batik yang dibuang ke lingkungan tanpa diolah terlebih dahulu bersifat toksik, mengakibatkan penurunan kualitas air disekitar lingkungan dan kesehatan dengan munculnya masalah utama seperti bau tidak sedap. Kondisi tersebut diperlukan penanganan agar efek pencemaran rendah atau menjadikan limbah cair batik tidak toksik. Penelitian tentang pengelolaan limbah cair batik berupa deodorisasi menggunakan limbah baglog Pleurotus ostreatus dengan kombinasi volume dan waktu inkubasi berbeda telah diujikan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan limbah baglog P. ostreatusdengan kombinasi volume dan waktu inkubasi berbeda dalam mendeodorisasi limbah cair batik, dan untuk mengetahui perlakuan yang terbaik dalam mendeodorisasi limbah cair batik menggunakan limbah baglog P. ostreatus dengan kombinasi volume dan waktu inkubasi berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah baglog P. ostreatus dengan kombinasi volume dan waktu inkubasi berbeda mampu mendeodorisasi limbah cair batik. Hasil terbaik berupa penurunan skala bau 3 (tidak bau yang diikuti persentase penurunan nilai BOD sebesar 93,95% (3301 mg/l menjadi 200 mg/l dan COD 79,66% (15200 mg/l menjadi 3120 mg/l pada perlakuan 100 ml volume limbah cair batik dan 96 jam waktu inkubasi.

  10. Pariisi-kiri / Aire Allikmets

    Index Scriptorium Estoniae

    Allikmets, Aire

    1997-01-01

    Fanny de Siversile pühendatud vastuvõtust College de France'i Sinises Salongis 27. märtsil 1997 ja temale pühendatud koguteosest 'Contacts de langues et de cultures dans l'aire Baltique' (koost. M. M. Jocelyne Fernendez ja Raimo Raag)

  11. Studi Beban Kerja Fisik Operator pada Aktivitas Pengangkatan dan Penyusunan Krat Produk Minuman Secara Manual

    OpenAIRE

    Afliani, Dian Harisa

    2013-01-01

    PT. Coca-cola Bottling Indonesia Unit Medan merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri pengolahan air minum dalam kemasan. Dalam kegiatan produksinya, terdapat aktivitas manual material handling. Aktivitas itu adalah pengangkatan dan penyusunan kotak produk (krat) ke atas pallet yang dilakukan secara repetitif selama delapan jam setiap shiftnya. Berat 1 krat adalah 16 kg, disusun 3x3 sampai 6 tingkat dengan tinggi maksimum 171 cm, dan berisi 54 krat per palletnya. Terdapat 3 orang peke...

  12. OPTIMASI, PRODUKSI DAN UJI AKTIVITAS ENZIM LIPASE DARI Aspergillus oryzae GALUR LOKAL

    OpenAIRE

    Seniwati Dali; AP, Pirman; Zaraswati

    2007-01-01

    Lipase (triasilgliserol hidrolase, EC.3.1.1.3) adalah enzim yang aktif mengkatalisis hidrolisis ikatan ester trigliserida antar permukaan air-lemak. Dalam kondisi tertentu, lipase juga dapat mengkatalisis reaksi sebaliknya (sintesis, reaksi esterfikasi) membentuk gliserida dari asam lemak dan gliserol. Telah dilakukan penelitian produksi enzim lipasedengan tahap-tahap riset sebagai berikut : Skreening dan identifikasi isolat jamur penghasil enzim lipase, uji aktivitas enzim lipase, optimasi p...

  13. ÉTUDE STRUCTURALE ET DYNAMIQUE PAR RÉSONANCE MAGNÉTIQUE NUCLÉAIRE, D'UNE PROTÉINE DE TRANSFERT DE LIPIDES ISOLÉE DANS LE TABAC

    OpenAIRE

    Da Silva, Pedro

    2004-01-01

    La LTP1 extraite de feuille de Nicotiana tabacum, nommée LTP1_1, a été produite dans Pichia pastoris. Nous avons ainsi déterminé sa structure tridimensionnelle par RMN 2D, 3D et modélisation moléculaire. Différentes études d'interaction et de dynamique ont ensuite mis en évidence des propriétés de fixation particulières comparativement aux autres LTPs. Ces travaux ont servi de base à la détermination de structures d'autres LTP1 de tabac par modélisation comparative et à des simulations de dyn...

  14. Antropologi dan Jaringannya di Indonesia

    OpenAIRE

    Jonris G. Purba

    2009-01-01

    Jika melihat tulisan ini sepintas dari judulnya, maka kita akan bertanya mengapa antropologi mempunyai jaringan. Di samping itu kita juga akan bertanya: jaringan seperti apa yang ada dalam antropologi itu? Bagaimana terbentuknya jaringan itu? Dan apa yang menjadi latar belakang munculnya jaringan antropologi tersebut? Serta apa saja manfaat dan kegiatan yang dilaksanakan dalam jaringan tersebut? ker-jul2006- (3)

  15. Etude numérique de la condensation en film par convection mixte dans un canal vertical

    OpenAIRE

    Merouani, Lazhar; Zeghmati, Belkacem; Chesneau, Xavier; Belhamri, Azedine

    2007-01-01

    International audience Une étude numérique de la condensation par convection mixte laminaire d'air humide dans un canal vertical à parois non isothermes est présentée. Les transferts dans la phase liquide et dans l'air sont décrits par les équations de conservation de masse, de quantité de mouvement, d'énergie et de diffusion. Le couplage entre les équations des deux phases est assuré par la continuité des contraintes de cisaillement, des densités de flux thermique et massique à l'interfac...

  16. SARANA PENGUJIAAN MUTU MAKANAN PADA BEBERAPA PABRIK MAKANAN YANG MEMPRODUKSI PRODUK OLAHAN HASIL PETERNAKAN DAN PERIKANAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ani Isnawati

    2012-10-01

    oleh 7 pabrik (30,4 %, Gas Chromatografi dan Spektrofotometer Serapan Atom dimiliki hanya oleh 1 pabrik (4,3%. Untuk uji Mikrobiologi peralatan yang dipunyai pabrik adalah autoclave dan oven dipunyai 12 pabrik (52,2 % dan Laminar air flow hanya dimiliki oleh 2 pabrik  (8, 7 %.

  17. Pola Asuh Makan pada Balita dengan Status Gizi Kurang di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Kalimantan Tengah, Tahun 2011

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Merryana Adriani

    2013-12-01

    Full Text Available Latar belakang: Menurut UNICEF, penyebab secara langsung terjadinya kurang gizi pada balita, adalah konsumsi makanan balita yang tidak seimbang dan adanya penyakit infeksi, sedangkan faktor tidak langsung diantaranya adalahpola asuh balita. Metode: Desain penelitian dilakukan secara potong lintang. Penelitian dilakukan selama 10 bulan pada tahun 2011, di tiga provinsi yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah dan Kalimantan Tengah. Pengumpulan data dilakukan secara kuantitatif, dengan cara wawancara menggunakan kuesioner terstruktur pada ibu balita dengan status gizi bawah garis merah (BGM. Pengambilan sampel balita BGM dilakukan secara purposive, di masing-masing lokasi penelitian. Hasil: Sebagian besar (33,3% ibu balita mempunyai tingkat pendidikan sekolah dasar (SD, dan 26,7% tamat SMP dan SMA. Di kabupaten Sumenep terdapat 45,8% ibu balita berpendidikan tamat SD, sedangkan ibu balita tamat SMA di kota Semarang dan kabupaten Gunung Mas, berturut-turut sebanyak 38% dan 35,1%. Balita kurang gizi/BGM yang mempunyai ayah dengan tingkat pendidikan tidak tamat sekolah sebanyak 16,7% ada di kabupaten Sumenep, sedangkan di kota Semarang dan kabupaten Gunung Mas sebagian besar ayah balita berpendidikan tamat SMA yaitu sebanyak 44,8% dan 35,1%. Jenis penyakit yang sering diderita oleh balita kurang gizi/BGM & gizi buruk di 3 (tiga lokasi penelitian adalah demam/panas (68,9%, batuk/pilek sebanyak 15,6% dan diare/mencret sebesar 8,9%. Pola makan yang diberikan selain ASI pada anak usia 0–6 bulan meliputi madu, air tajin, susu formula, biskuit bayi, pisang yang dilembutkan, bubur susu, makanan lunak,nasi, sayur, ikan, telur, daging sapi, jajanan dan camilan, dengan alasan agar anak mau makan dan tidak menangis. Kesimpulan: Pola makan yang kurang tepat pada balita mengakibatkan inisiasi menyusu dini dan pemberianASI ekslusif tidak dapat diterapkan dengan baik dan benar.

  18. Estimasi Dosis Alumunium Sulfat pada Proses Penjernihan Air Menggunakan Metode Genetic Algorithm

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meilinda Ayundyahrini

    2013-09-01

    Full Text Available Kualitas air minum tergantung dari kekeruhan dan pH. Proses koagulasi merupakan proses utama penjernihan air yang bertujuan untuk mengikat partikel-partikel dalam air menggunakan koagulan. Hubungan kualitas air dan dosis membentuk kurva U sehingga dosis optimum merupakan titik minimum dari kurva. Ketika pemberian dosis tidak tepat maka bisa merusak kualitas air itu sendiri. Metode yang digunakan untuk mencari dosis minimum adalah Algoritma Genetika dengan tahapan meliputi normalisasi data, stratifikasi, inialisasi populasi, evaluasi individu, seleksi turnamen, pindah silang, mutasi, dan elitisme. Persamaan least square error dan kesalahan sesaat digunakan sebagai persamaan fitness. Pencarian persamaan optimum dibagi menjadi dua musim, yaitu musim kemarau dan penghujan. Musim kemarau, persamaan optimum didapat dengan mengelompokkan data menjadi tiga kelompok waktu menggunakan persamaan kesalahan sesaat. Sedangkan pada musim penghujan, persamaan optimum didapatkan melalui pengelompokan data menjadi tiga golongan terhadap kekeruhan menggunakan persamaan kesalahan sesaat. Hasil simulasi menunjukkan jika data estimasi dosis mampu mengikuti data dosis tawas perusahaan.

  19. POROSITAS DAN PERMEABILITAS KOMPOSIT BERPORI DENGAN BAHAN DASAR LIMBAH KACA (CULT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    MI Savitri

    2014-11-01

    Full Text Available Komposit berpori dengan bahan dasar limbah kaca dan Polyethylen Glycol  (PEG telah dihasilkan dengan metode pencampuran sederhana. Pori pada komposit terbentuk akibat PEG yang menguap ketika dipanaskan pada temperature 700oC selama 2,5 jam. Variasi pori dihasilkan dengan mengatur komposisi PEG yaitu 2%, 3%, 4%, 5%, 6%, 7%, 8%, dan 9%. Komposit berpori memiliki nilai porositas yang bertambah dengan kenaikan komposisi PEG. Komposit berpori memiliki porositas pada rentang 1% hingga 5% dan nilai permeabilitas komposit berpori yaitu (0.3-25x10-15 m2. Potensi komposit berpori sebagai filter air diujicobakan dengan mengalirkan limbah air sungai. Hasil pengujian diperoleh air dengan sifat fisis air bening dan tidak berbau, sehingga komposit berpori dari limbah kaca dapat menyaring air limbah.  {0>Komposit berpori dengan bahan dasar limbah kaca dan Polyethylen Glicol (PEG telah dihasilkan dengan metode pencampuran sederhana.<}0{>Porous composites from waste glass and Polyethylene Glycol (PEG have been synthesized by a simple mixing method.<0} {0>Pori pada komposit terbentuk akibat PEG yang menguap ketika dipanaskan pada temperature 700oC selama 2,5 jam.Variasi pori dihasilkan dengan mengatur komposisi PEG yaitu 2%, 3%, 4%, 5%, 6%, 7%, 8%, dan 9%.Komposit berpori memiliki nilai porositas yang bertambah dengan kenaikan komposisi PEG.<}0{>The pores of the composite were formed due to the evaporation of PEG when heated at temperature of 700oC for 2.5 hours. The pore variation may be obtained by adjusting the PEG composition, i.e. 1%, 2%, 3%, 4%, 5%, 6%, 7%, 8%, and 9%. The porous composites have higher porosity because of the PEG composition.<0} {0>Komposit berpori memiliki porositas pada rentang 1% hingga 5% dan nilai permeabilitas komposit berpori yaitu (0.3-25x10-15m2.Potensi komposit berpori sebagai filter air diujicobakan dengan mengalirkan limbah air sungai.<}0{>Mesoporous composites have porosity ranging from 1% to 5% and the permeability has value

  20. FAUNA DAN TEMPAT PERKEMBANGBIAKAN POTENSIAL NYAMUK Anopheles spp DI KECAMATAN MAYONG, KABUPATEN JEPARA, JAWA TENGAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mardiana Mardiana

    2012-10-01

    Full Text Available Malaria masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di beberapa daerah pedesaan di Jawa Tengah. Usaha pemberantasan malaria telah dilakukan oleh program baik secara kimiawi maupun hayati, guna memutuskan rantai penularan. Penelitian fauna dan tempat perindukan potensial nyamuk Anopheles telah dilakukan di Desa Buaran, Kecamatan Mayong I, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Penangkapan nyamuk dengan umpan orang dilakukan di dalam dan di luar rumah pada malam hari dari pukul 18.00-24.00 yang masing-masing dilakukan oleh dua orang kolektor. Penangkapan nyamuk yang istirahat di dalam dan luar rumah (vegetasi pada pagi hari dilakukan pukul 06.00-08.00, yang dilakukan satu bulan 4 kali penangkapan selama 6 bulan. Pengambilan larva dan pupa dilakukan dari pukul 06.00-08.00 pagi di tempat genangan air dan sawah serta tempat yang potensial diduga sebagai perindukan Anopheles. Hasil penangkapan selama 6 bulan, diperoleh 1248 ekor nyamuk Anopheles yang terdiri dari 6 spesies yaitu: An. aconitus 442 ekor (35,42%, An. annularis 69 ekor (5,53% , An. barbirostris 30 ekor (2,4%, An. maculatus 2 ekor (0,16%, An. tesselatus 5 ekor (0,40% dan An. vagus 700 ekor (56,09%. Populasi aconitus ditemukan dari penangkapan di luar rumah, pada bulan Juli (56,40%, Agustus (42,80% dan Oktober (39,50% sedangkan pada bulan Mei (52,9%, Juni (44% dan September (50,40% dari penangkapan di kandang sapi. Pengambilan larva dan pupa Anopheles dilakukan di tempat habitat seperti sawah yang pada bulan Aguslus terbanyak ditemukan sebesar 85 (1.70, di sungai ditemukan hanya 4 (0.08 serta di genangan air bekas telapak kaki/kobokan ditemukan sebesar 6 (0.12. Ternyata tempat perindukan yang potensial larva Anopheles pada musim kemarau, ditemukan pada sungai yang ditanami kangkung oleh masyarakat selempat. Kata kunci: Fauna, tempat perindukan, Anopheles, vector

  1. PENINGKATAN KUALITAS DAN PROSES PEMBUATAN BIODIESEL DARI BLENDING MINYAK KELAPA SAWIT (PALM OIL) DAN MINYAK KELAPA (COCONUT OIL) DAN BANTUAN GELOMBANG ULTRASONIK

    OpenAIRE

    Hantoro Satriadi; Favian Nafiega; W Widayat; Rheza Dipo

    2015-01-01

    Keterbatasan solar sebagai sumber energi bahan bakunya tidak dapat diperbaharui menuntut adanya bahan baku alternatif yang dapat diperbaharui dan ramah lingkungan untuk pembuatan biodiesel. Reaksi utama produksi biodiesel adalah esterifikasi dan transestirifikasi yang berlangsung lambat dan membutuhkan banyak katalis dan alkohol. Reaksi yang terjadi belum sempurna dan belum memenuhi standar SNI dan ASTM. Untuk memperbaiki mutu biodiesel serta menghasilkan yield maksimal, maka dilakukan blendi...

  2. Automation on computer of the partial area method in the analysis of resonances induced by 'S' neutrons 2. with an interference term and extension of the method to the treatment of multi resonances (1963); Automatisation sur ordinateur de la methode des aires partielles dans l'analyse des resonances induites par les neutrons ''S''. 2, avec terme d'interference et extension de la methode au traitement des multiresonances (1963)

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Bianchi, G.; Corge, C.R. [Commissariat a l' Energie Atomique, Saclay (France). Centre d' Etudes Nucleaires

    1963-07-01

    This report deals with the numerical analysis on an I.B.M. 7090 computer of transmission resonances induced by 's' wave neutrons in time of flight experiments. The analysis method used is the partial area one. In this second part the interference term is taken into account. Modifications have been made in the programs and subroutines described in the first part, to determine the resonant transmissions from experimental raw data, and the relating partial areas. Also programs and subroutines are thoroughly described, which estimate the resonance parameters. The field of the partial area method has been extended to cover the case where several resonances have to be treated simultaneously, provided they do not interfere. (authors) [French] Le pretent rapport a pour objet l'analyse numerique sur ordinateur I.B.M. 7090 des resonances dues aux neutrons ''s'' dans les experiences de transmission par temps de vol, la methode d'analyse utilisee etant la methode dea aires partielles. Dans cette deuxieme partie il a ete tenu compte du terme d'interference. On y trouvera une description des amenagements apportes aux programmes et sous-programmes decrits dans la premiere partie pour determiner les transmissions interfero-resonnantes a partir des donnees experimentales brutes et les aires partielles afferentes. Sont egalement decrits les programmes et sous-programmes necessaires au calcul des parametres caracteristiques des resonances. Le domaine d'application de la methode a ete etendu au traitement simultane de plusieurs resonances groupees n'interferant pas entre elles. (auteurs)

  3. STUDI KEKUATAN BETON YANG MENGGUNAKAN AIR LAUT SEBAGAI AIR PENCAMPUR PADA DAERAH PASANG SURUT

    OpenAIRE

    Junaid, Annisa

    2014-01-01

    Kebutuhan air bersih dalam kehidupan sehari-hari semakin meningkat namun potensi sumber air semakin kecil sehingga perlu memikirkan alternative penggunaan air untuk pekerjaan konstruksi beton. Dalam kaitan ini, diadakan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui perbandingan kuat tekan beton yang menggunakan air laut pada daerah pasang surut. Penelitian ini bersifat eksperimental yang membuat mix desain beton silinder ukuran diameter 150 mm dan tinggi 300 mm. Jumlah benda uji masing-masing 24...

  4. Perancangan Alat Ukur Ketinggian Air Menggunakan Sensor HCRS Berbasis Mikrokontroler AtMega8535

    OpenAIRE

    Fakhrunnisa

    2015-01-01

    Air Adalah kebutuhan yang penting,sehingga ketersedian air tetap harus selalu ada baik dirumah tangga,perkantoran atau industri.Ini menyebabkan peran penampung air menjadi penting untuk menjamin ketersediaan air secara pasti. Mekanisme pengukur ketinggian permukaan air secara otomatis diperlukan untuk menjaga ketersedian air ini dan diperlukan suatu mekanisme pengukuran untuk mengetahui ketersedian air pada wadah air tersebut.Mekanisme tersebut masih berupa cara-cara manual,misalnya dengan me...

  5. IODISASI GARAM: KADAR IODIUM DAN STABILITAS FISIKA BERBAGAI BENTUK IODISASI GARAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Komari Komari

    2012-11-01

    Full Text Available Iodisasi garam telah lama dilakukan di Indonesia sejak PELITA II. Salah satu alternatif penambahan iodium ke dalam garam adalah dalam bentuk mikrokapsul. Penelitian ini bertujuan meneliti kandungan berbagai jenis iodium dalam garam dari berbagai pasar dan mengukur waktu melarut bagi garam bila ditambahkan berbagai bentuk penyampaian iodium yakni mikrokapsul iodium, iodium dalam larutan garam jenuh dan larutan iodium dalam air suling. Ketiga bentuk penyampaian iodium ke dalam garam ini ditambahkan pada garam dan partikel garam tersebut, kemudian digantung dengan kawat wolfram dalam desikator yang berisi uap air jenuh. Penelitian menunjukkan bahwa berbagai jenis garam yang dijual di pasar di Bogor 6 dari 10 merek dagang mengandung iodium kurang dari 40ppm. Garam dengan kadar iodium 40ppm atau lebih adalah garam dengan merek dagang Miwon, Putri Duyung, Hero dan Doplin. Larutan iodium dalam air suling yang ditambahkan ke partikel garam menyebabkan garam melarut setelah 2 jam 40 menit, larutan garam jenuh setelah 3 jam 5 menit dan mikrokapsul iodium setelah lebih dari 5 jam. Garam yang ditambahkan mikrokapsul garam relatif lebih tahan terhadap stres dari uap air dalam lingkungannya.

  6. Kitab kuning dan perempuan, perempuan dan kitab kuning

    NARCIS (Netherlands)

    Bruinessen, M.M. van

    2007-01-01

    Kitab Kuning dan Emansipasi Perempuan: Konflik Budaya? Pengamatan-pengamatan Masdar mengenai kedudukan perempuan dalam diskursus (wacana, bahasan) dominan kitab kuning terasa tidak enak didengar tetapi memang sulit dibantah. Baik dalam penggunaan bahasa (yang sangat memihak kepada jenis mudzakkar) m

  7. KINERJA DAN EFISIENSI BANK PEMERINTAH (BUMN) DAN BUSN YANG GO PUBLIK DI INDONESIA

    OpenAIRE

    Sugeng Haryanto

    2012-01-01

    Penelitian ini menganalisis kinerja dan tingkat efisiensi bank-bank BUMN dan BUSN yang go Publik di Bursa Efek Indonesia.  Sample penelitian ini mengambil  tiga bank BUMN Bank BNI 46, Bank Mandiri dan Bank BRI)  dan tiga bank BUSN (Bank BCA, Bank Niaga dan Bank Panin) dengan periode analisis tahun 2005-2011. Varibael yang digunakan meliputi ROA, ROE, LAR. LDR, NPL dan BOPO. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat dan menganalisis perbedaan kinerja antara Bank BUMN dan BUSN yang go public di...

  8. KAJIAN DAN TERAPAN KONSEP FISIKA DALAM DESAIN TUNGKU SEKAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Suhandi

    2014-08-01

    Full Text Available ABSTRAKTelah dilakukan kajian dan penerapan konsep Fisika dalam menyempurnakan desain tungku sekam. Konsep-konsep Fisika yang dikaji meliputi konsep pembakaran dan transfer panas. Hasil kajian mengindikasikan bahwa konsentrasi udara dalam badan tungku sekam mengendalikan pembakaran sekam, proses transfer panas dan pelepasan gas buang yang dihasilkan. Pengaturan konsentrasi udara dalam ruang bakar tungku direalisasikan dengan cara memasang sirip saluran udara. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki pengaruh jumlah sirip saluran udara terhadap efisiensi tungku. Proses penelitian dilakukan dengan cara menguji penggunaan tungku sekam dalam proses memasak 20 liter air. Berdasarkan data-data massa sekam yang digunakan, massa air, energi spesifik air, kalor yang dibutuhkan untuk memasak tiap satuan waktu, dan kandungan energi dalam bahan bakar sekam, efisiensi tungku sekam dapat dihitung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai efisiensi tungku sekam bergantung pada jumlah sirip lubang udara yang dipasang. Untuk ukuran tungku sekam yang digunakan dalam penelitian, efisiensi optimum  terjadi ketika jumlah sirip lubang udara berjumlah empat buah, dengan capaian efisiensi sebesar 20,25 %. ABSTRACTA study and an application of physics concepts in refining husk stove design have been done. The examined physicsconcepts include the concept of combustion and heat transfer. Results of the study indicated that the concentration of air in the stove combustion chamber could control husk burning processes, heat transfer and release of exhaust gasses produced.The management of air concentration in the stovecombustion chamber was realized by installing the fin air inlets.This research was conducted to investigate the effect of the number of fins air inlets to stove efficiency.The research process was done by testing the use of rice husk stove in the cooking of 20 liters of water. Based on the data of husk mass, water mass, the specific energy of water, the

  9. Les AOC dans la mondialisation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jean-Claude Hinnewinkel

    2004-12-01

    Full Text Available Fruit du conflit plusieurs fois séculaire entre les producteurs et le négoce, le terroir vitivinicole est né de phénomènes de « distinction » qui en Bordelais donnent les « crus ». Ces terroirs de production identifiés, il fallut les faire durer, face à conjoncture, face au négoce. Les réussites les plus nettes sont le résultat d’un projet collectif dont l’AOC à la française est l’une des plus spectaculaires. Renforcer le terroir, compris comme un espace de production géré par les producteurs, devient alors une des conditions essentielles de la durabilité du système. L’avenir des AOC réside sans doute dans une meilleure gestion du conflit négoce/production par l’interprofession mais aussi (surtout ! dans un renforcement de la gestion de la production au sein de l’aire de production qu’est le terroir. L’avenir du terroir relève de la gouvernance de cette aire de production avec trois partenaires : la puissance publique (INAO, l’interprofession et le syndicat des producteurs. Se pose dès lors la question du partage des compétences et la durabilité des AOC paraît liée en grande partie à une définition claire du rôle et donc du statut des syndicats de producteurs, à une véritable gouvernance locale, seule capable de donner du sens à l’ancrage géographique des vins dits de « terroir ». Mais alors ne faut-il pas impliquer un troisième partenaire, la société locale toute entière à travers ses représentations démocratique et associative ?Resulting from century-long conflicts between producers and merchants, vineyards have developped out of "distinction" phenomenons which in the Bordeaux region gave birth to "crus" (vintages. Such identified terroirs had to be defended: the French collective AOC (Denomination of Origin project is one of the most spectacular success. The terroir, as production territory organized by producers, is one of the essential conditions for sustainability

  10. KONSEP DAN PRAKTIK PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DI AMERIKA SERIKAT DAN INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juju Masunah

    2011-11-01

    Full Text Available Abstract: Concepts and Practices of Multi Cultural Education in the United States and in Indonesia. The purpose of this article is to discuss multicultural education consepts and practices in the U.S.A and its application to Indonesia. Data is based on a case study research of two dance educators who implemented multicultural education concept in Columbus, Ohio in year 2007. The result of this research is that two dance educators teach students equally by developing a curriculum and pedagogy that face democracy for all students. This concept and practice is possible to be applied to dance education in Indonesia. Abstrak: Konsep dan Praktik Pendidikan Multikultural di Amerika Serikat dan Indonesia. Tujuan artikel ini adalah untuk mendiskusikan konsep dan praktik pendidikan multikultural di Amerika Serikat dan Indonesia. Data-data diperoleh dari hasil penelitian studi kasus dua orang pendidik tari di Columbus, Ohio yang menerapkan konsep pendidikan multikultural dalam pembelajaran tari pada tahun 2007. Peneli­tian ini menyimpulkan bahwa dua guru tari tersebut memberi perlakuan yang sama dan adil terhadap se­mua siswa dengan cara yang demokratis dengan memperhatikan keberagaman dan keperbedaan siswa. Cara-cara ini sangat memungkinkan untuk diaplikasikan dalam pendidikan tari di Indonesia.

  11. Obituary: Professor Paul Dan Cristea

    OpenAIRE

    Tabus, Ioan; Serpedin, Erchin; Astola, Jaakko

    2013-01-01

    Paul Dan Cristea, professor of Electrical Engineering and Computer Science at ‘Politehnica’ University of Bucharest died on 17 April 2013, following several years of bravely battling a perfidious illness.

  12. PRAKTIK PEMBERIAN MAKANAN PADA BAYI DI BOGOR DAN FAKTOR-FAKTOR SOSIAL BUDAYA YANG MEMPENGARUHI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arnelia Arnelia

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian di daerah perkotaan dan pedesaan Ciomas di Kabupaten Bogor, untuk mempelajari praktek pemberian makanan pada bayi serta faktor sosial budaya yang mempengaruhi dengan menggunakan metoda Rapid Assesment Procedures (RAP. Sampel penelitian adalah ibu-ibu yang mempunyai bayi umur (13-18 bulan, kader Posyandu, dukun bayi dan tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa makanan pralaktasi berupa madu dan air putih, biasa diberikan kepada bayi baru lahir di kedua desa. Bayi di daerah perkotaan sudah diberi ASI sejak berusia sehari, sedangkan di pedesaan umumnya pada hari ke empat karena ASI pada tiga hari pertama dianggap kotor dan biasanya dibuang. Pemberian makanan tambahan dimulai pada usia terlalu dini, yaitu rata-rata usia dua minggu di pedesaan dan satu bulan di perkotaan. Sebaliknya pemberian sayuran hijau dan protein hewani umumnya terlambat. Sayuran hijau baru diberikan setelah usia sembilan bulan di perkotaan, dan setelah 18 bulan di pedesaan. Protein hewani umumnya baru mulai diberikan setelah bayi berusia 12 bulan. Bahkan di daerah pedesaan, jenis ikan basah baru diberikan setelah anak berusia tiga tahun.

  13. SCREENING DAN ANALISIS KADAR OMEGA-3 DARI RUMPUT LAUT PULAU LOMBOK NTB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erin Ryantin Gunawan

    2012-11-01

    Full Text Available Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengidentifikasi jenis rumput laut yang mengandung omega-3 dan mengetahui kadar omega-3 dari rumput laut yang terdapat di pantai Pulau Lombok NTB. Minyak yang terdapat dalam rumput laut diekstraksi dengan metoda soxhletasi. Identifikasi dan kadar asam lemak dalam rumput laut ditentukan dengan alat GC-MS. Sembilan jenis rumput laut telah dianalisa dengan kadar air berkisar antara 42% -86,5%. Minyak hasil ekstraksi mempunyai kadar antara 0,63%-4,39%. Dari ke sembilan jenis dipilih 4 jenis rumput laut yang mempunyai kadar minyak yang paling tinggi. Dua jenis rumput laut yang biasa dikonsumsi (Eucheuma Spinosum dan Eucheuma Cottoni dan dua jenis lagi yang tidak biasa dikonsumsi (Gracilaria salicornia dan Ulva sp. Asam-asam lemak omega-3 yang dapat teridentifikasi dari keempat jenis rumput laut adalah asam linolenat, Eikosatrienoat (ETE, eikosapentaenoat (EPA dan (dokosaheksaenoat DHA dalam jumlah yang bervariasi. Kadar asam lemak dalam keempat jenis rumput laut berkisar antara 26,8%-52,26% dan kandungan omega-3 antara 1,86%-5,46%.

  14. PENGAMATAN JENIS-JENIS JAMUR YANG DITEMUKAN PADA MINUMAN SUSU SEGAR DAN SUSU KEMASAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nunik Siti Aminah

    2012-10-01

    Full Text Available Minum susu dari wadah kemasan lebih praktis daripada minum susu segar yang harus dimasak lebih dahulu. Pengolahan susu biasanya dilakukan dengan dua cara yaitu dengan proses Ultra High Temperature (UHT yang menggunakan panas tinggi sekitar 140° C dalam waktu 14 detik dan cara Pasteurisasi yang menggunakan suhu 63° C dalam waktu 30 menit. Menurut label yang tertera dalam kemasan, susu dengan proses pengolahan di atas mempunyai daya simpan selama 10 bulan, terhindar dari cemaran bakteri serta efek luar seperti udara dan cahaya. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa susu dalam kemasan kardus, kaleng, botol kaca dan plastik tidak bebas dari cemaran jamur seperti Aspergillus sp. , Penicillium sp., Geotrichum sp. dan Khamir. Dari tempat pemerahan susu ditemukan cemaran jamur yang sama dengan jamur yang ditemukan pada susu kemasan. Jamur Geotrichum sp ditemukan pada tanah yang berada di sekitar tempat pemerahan susu. Aspergillus sp ditemukan pada pakan sapi perah yang berupa rumput - rumputan, Risophus sp ditemukan pada sumber air yang berada disekitar tempat pemerahan susu. Pada susu kemasan kaleng yang berasal dari luar negeri baik yang legal maupun yang ilegal hanya ditemukan Penicillium sp dan Khamir berarti cemaran jamur berasal dari udara. Sedangkan susu kemasan dalam negeri ditemukan jamur A.niger, Penicillium sp., Khamir, dan Geotrichum sp.yang menandakan dapat tercemar dari bahan/susu perah karena penanganannya kurang higienis. ' Keywords: Jamur, susu segar dan susu kemasan.

  15. PENGARUH LAMA DAN CARA PENYIMPANAN TERHADAP PERKEMBANGAN KANDUNGAN AFLATOKSIN PADA GAPLEK DI RUMAH TANGGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sukati Saidin

    2012-11-01

    Full Text Available Aflatoksin yang mencemari makanan dapat menyebabkan timbulnya kanker hati. Gaplek merupakan salah satu komoditi yang dapat tercemar aflatoksin. Ada beberapa daerah di Indonesia yang menggunakan gaplek sebagai makanan pokok. Karena gaplek pada umumnya disimpan sampai panen berikutnya maka ada peluang untuk tercemar aflatoksin. Karena itu perlu diteliti sampai berapa jauh pencemaran aflatoksin pada gaplek. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh lama dan cara penyimpanan terhadap cemaran aflatoksin pada gaplek.Gaplek yang sudah dikeringkan dengan cara yang lazim dilakukan di daerah dengan makanan pokok gaplek dibagi menjadi 3 bagian. Bagian pertama disimpan di lantai semen terbuka, bagian kedua disimpan dalam bakul terbuka dan bagian ketiga di simpan dalam karung goni yangdiikat. Analisa kandungan aflatoksin dan kadar air gaplek dilakukan pada permulaan dan 4, 8, 12, 16 dan 20 minggu dalam penyimpanan.Perkembangan cemaran aflatoksin gaplek dalam penyimpanan ini mengungkapkan makin lama gaplek disimpan makin tinggi kadar aflatoksinnya. Rata-rata kadar air gaplek selama penyimpanan berkisar antara 13,1% sampai 14,0%. Gaplek yang disimpan di lantai menunjukkan kandungan aflatoksin tertinggi, diikuti oleh gaplek yang disimpan dalam bakul dan dalam karung.Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa sampai waktu panen berikutnya sekitar 10 bulan, kandungan aflatoksin gaplek yang disimpan di dalam karung diikat belum mencapai taraf yang menbahayakan kesehatan.

  16. KINERJA Jurnal Bisnis dan Ekonomi

    OpenAIRE

    Kaaro, Hermeindito; Sukamulja, Sukmawati; Kusumastuti, Sri Yani; Krisnadewara, P. Didit; Lako, Andreas; Widiastuti, Theresia Diah; Ellitan, Lena; Priyogo, C. Jarot

    2004-01-01

    1. Kebangkrutan Versus Restrukturisasi:Evaluasi dan Prediksi Kelangsungan Hidup Perusahaan Pasca Krisis Keuangan 1997 oleh Hermeindito Kaaro 2. Morning LosSQS and Afternoon Price Volatility: Evidence of Jsksrts Stock Exchange oleh Sukmawati Sukamulja 3. Penentuan NilaiTukar: Pengujian Purchasing Power Parity diIndonesia oleh Sri Yani Kusumastuti 4. SurveiKinerja KoneksiInternet dan Kemampuan lnvestasi Warnet di Yogyakarta oleh P. Didit Krisnadewara 5. Peranan Corporate Str...

  17. ANALISIS JENIS, JUMLAH, DAN MUTU GIZI KONSUMSI SARAPAN ANAK INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fachruddin Perdana

    2013-11-01

    paling banyak dikonsumsi selama sarapan adalah air putih, teh, susu, kopi, dan sirup. Makanan yang dikonsumsi dengan rata-rata lebih dari 5 g/hari selama sarapan adalah nasi, kangkung, telur ayam, ikan, tempe, dan mie instan. Minuman yang dikonsumsi dengan rata-rata lebih dari 15 mL/hari selama sarapan adalah air putih, teh, dan susu. Hanya 10.6% dari sarapan anak yang mencukupi asupan energi>30%.Kata kunci: anak-anak, jenis sarapan, jumlah sarapan, mutu gizi pangan sarapan, sarapan

  18. Contributions à l'apprentissage statistique dans les modèles parcimonieux

    OpenAIRE

    Alquier, Pierre

    2013-01-01

    Ce mémoire d'habilitation a pour objet diverses contributions à l'estimation et à l'apprentissage statistique dans les modeles en grande dimension, sous différentes hypothèses de parcimonie. Dans une première partie, on introduit la problématique de la statistique en grande dimension dans un modèle générique de régression linéaire. Après avoir passé en revue les différentes méthodes d'estimation populaires dans ce modèle, on présente de nouveaux résultats tirés de (Alquier & Lounici 2011) pou...

  19. PERBANDINGAN EFEKTIFITAS DISINFEKTAN KAPORIT, HIDROGEN PEROKSIDA, DAN PEREAKSI FENTON (H2O2/Fe2+

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Didik Setiawan

    2013-11-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan konsentrasi optimum dan efektifitas hidrogen peroksida dan pereaksi Fenton sebagai disinfektan dibandingkan dengan kaporit. Efektivitas disinfeksi ditentukan berdasarkan beberapa parameter yaitu: koefisien fenol disinfektan dan kualitas air yang dihasilkan yang diukur melalui pH, oksigen terlarut (DO, dissolved oxygen, dan suhunya serta harga disinfektan itu sendiri. Analisis statistik ANOVA dua arah tanpa interaksi  pada tingkat kesalahan 0.01 dilakukan guna menentukan disinfektan paling efektif dan konsentrasi optimumnya. Uji koefisien fenol dilakukan dengan mencampurkan disinfektan dengan konsentrasi tertentu dengan bakteri Salmonella typhosa dan Staphyllococcus aureuskemudian membandingkan hasilnya dengan fenol.Hasil pengamatan menunjukkan bahwa koefisien fenol dari kaporit, hidrogen peroksida, dan reagen Fenton berturut-turut adalah 4, 6, dan 6. Air yang dihasilkan oleh kaporit mempunyai pH, DO dan suhu berturut-turut adalah 10.07 - 9.2, 6.63-8.07 mgL-1, dan 28.5-28.13oC. Air yang didisinfeksi dengan hidrogen peroksida mempunyai pH,DO, dan suhu berturut-turut adalah 9.03-7.33, 6.93-9.40 mgL-1  , dan 28.5-28.03oC. Sedangkan air hasil didisinfeksi dengan reagen Fenton mempunyai pH, DO, dan suhu berturut-turut adalah 5.97-4.57, 7.40-8.57 mgL-1 , dan 28.47-28.07oC.Meskipun kaporit paling murah, namun dari segi kesehatan hidrogen peroksida merupakan reagen yang paling aman dan paling efektif karena dengan daya disinfeksi enam kali dibandingkan fenol, tidak meninggalkan residu yang membahayakan. Fenton, dilain pihak, meskipun mempunyai daya disinfeksi setara dengan hidrogen peroksida, namun menghasilkan ion Besi (III dalam air sehingga memerlukan pengolahan lebih jauh.Dengan demikian, secara keseluruhan hidrogen peroksida merupakan disinfektan paling efektif dari ketiganya. The purpose of this study is to determine the optimum concentration and the effectiveness of hydrogen peroxide and Fenton

  20. STUDI KOMPARASI SIFAT FOTOKATALIS DAN AGLOMERITAS NANOPARTIKEL TIO2 SEBAGAI PENGARUH DISPERSANT ETILEN GLIKOL DAN TRITON X 100 DALAM DIRT-FREE PAINT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyah Sawitri

    2014-05-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian untuk mengetahui pengaruh variasi dispersant terhadap stabilitas fotokatalis dan aglomeritas nanopartikel TiO2 sebagai optimasi dirt-free paint, yaitu bahan komposit cat yang mempunyai sifat anti noda dan mampu membersihkan dirinya sendiri (self-cleaning dengan bantuan cahaya dan air. Dispersant yang digunakan Etilen Glikol dan Triton X 100. Komposisi massa TiO2 2% massa cat, dengan perbandingan anatase : rutile sebesar 90:10. Pengujian yang dilakukan meliputi uji DSC, XRD, FTIR, uji self-cleaning, dan SEM-EDX. Dari uji self-cleaning dengan dua macam pengotor, diperoleh hasil bahwa untuk pengotor lumpur, sampel terbaik adalah sampel dengan dispersant Etilen Glikol, dengan selisih luas pengotor 35,77%. Untuk pengotor pewarna makanan, sampel TiO2 dengan dispersant Triton X 100 memiliki selisih luas pengotor 17,64%. Hasil uji SEM-EDX menunjukkan ukuran partikel TiO2 rata-rata untuk cat tanpa dispersant adalah 132.02 nm, dan dengan dispersant Etilen Glikol menjadi 118.54 nm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa bahan dispersant dapat menimbulkan sifat self cleaning, serta mampu mendispersikan TiO2 di dalam cat dengan baik.

  1. KAJIAN BIOAKTIF DAN ZAT GIZI PROPOLIS INDONESIA DAN BRASIL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eliza Halim

    2012-11-01

    Full Text Available ABSTRACTIndonesia has a potency to produce its own propolis, however the propolis market in Indonesia is dominated by imported product, such as from Brazil. Currently, still there is no reasearch which evaluate bioactive compound and nutrient content of Indonesian Propolis (IP compare with Brazilian Propolis (BP. The objectivesof this study were to analyze bioactive compounds and nutrient contents of IP compared to BP. Bioactive compounds and nutrients content were analyzed by gas chromatography–mass spectrophotometry. The resultsshowed both IP and BP contain fenol, α-amyrin, cylolanost, and pyrimidines. Bioactive compounds which specifically found in IP were eudesmane compound, ethyl acridine, lupeol, friedooleanan; while β amyrin and cinnamic acid compound only found in BP. The nutrient contents of IP were higher than BP except for vitamin A. In conclusion, IP might have potential health benefit, similar to BP.Key words: propolis, bioactive, nutrientABSTRAKIndonesia mempunyai potensi untuk menghasilkan propolis tetapi pemasaran propolis di Indonesia didominasi oleh propolis impor seperti propolis yang berasal Brasil. Sampai saat ini belum ada penelitian yang mengungkapkandungan bioaktif dan zat gizi propolis Indonesia (PI dibandingkan dengan propolis Brasil (PB. Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan kajian kandungan bioaktif dan zat gizi (vitamin dan mineral PI dibandingkan dengan PB. Komponen bioaktif dan kandungn gizi dianalisis dengan metode gas chromatography–mass spectrometry. Hasil analisis menyatakan bahwa baik PI maupun PB mengandung senyawa fenol, α-amyrin, cylolanost, dan pirimidin. Komponen bioaktif unik yang ditemukan di dalam PI adalah senyawaeudesmane, ethyl acridine, lupeol dan friedooleanan; sedangkan β-amyrin dan senyawa asam sinamat hanya ditemukan di dalam PB. Kandungan zat gizi PI lebih tinggi dari PB kecuali kandungan vitamin A. Hal ini menunjukkan bahwa PI kemungkinan mempunyai khasiat untuk

  2. Pengaruh ENSO (El Niño and Southern Oscillation terhadap transpor massa air laut di Selat Malaka

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad

    2012-04-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini mengkaji pengaruh ENSO (El Niño and Southern Oscillation di Selat Malaka dengan memakai indek osilasi selatan Samudera Pasifik dalam menentukan kondisi Normal, El Niño dan La Nina sebagai analisis transpor massa air laut, elevasi muka laut dan densitas laut. Metode penelitian menggunakan persamaan Navier-Stokes dengan gaya pembangkit pasang surut, angin dari National Centers for Environmental Prediction (NCEP Tahun 1980-2007, Salinitas (Levitus dan Boyer, 1994a dan Temperatur (Levitus dan Boyer, 1994b. Persamaan gerak air laut tersebut dimodelkan dengan model Hamburg Shelf Ocean Model (HAMSOM. Hasil-hasil menunjukkan bahwa transpor di bagian barat laut Selat Malaka pergerakannya melemah dan transpor di bagian tenggara pergerakannya menguat dibandingkan pada kondisi tahun Normal dan La Nina. Sedangkan elevasi muka air di Selat Malaka pada kondisi tahun El Niño lebih rendah dibandingkan pada kondisi Normal dan La Nina. Selanjutnya densitas permukaan laut di Selat Malaka pada kondisi tahun Normal, El Niño dan La Nina berkisar 18,5 s/d 20,5 kg/m3. Densitas laut lapisan 30-50 m di Selat Malaka pada kondisi tahun Normal, El Niño dan La Nina berkisar 19 s/d 21 kg/m3. Densitas permukaan laut dan densitas laut kedalaman 30-50 m di bagian tenggara Selat Malaka pada kondisi El Niño lebih besar dibandingkan pada tahun Normal maupun tahun La Nina.

  3. Rancang Bangun Turbin Air Sungai Poros Vertikal Tipe Savonius dengan Menggunakan Pemandu Arah Aliran

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adia Cahya Purnama

    2013-09-01

    Full Text Available Pemanfaatan sumber energi air terutama digunakan sebagai penyedia energi listrik melalui pembangkit listrik tenaga air maupun mikrohidro. Salah satu permasalahan adalah bagaimana memanfaatkan potensi energi aliran air yang relatif kecil. Maka dari itu guna memanfaatkan dan meningkatkan potensi energi aliran air yang relatif kecil diperlukan penelitian. Pemanfaatan energi air pada penelitian ini adalah pemanfaatan energi kinetik aliran air. Energi mekanik yang merupakan transformasi dari energi kinetik aliran air dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin atau kincir. Turbin poros vertikal tipe Savonius ini cocok digunakan untuk memanfaatkan energi aliran air yang relatif kecil. Penelitian dengan judul “Rancang Bangun Turbin Air Sungai Poros Vertikal Tipe Savonius dengan Menggunakan Pemandu Araha Aliran” dilakukan dengan metode eksperimen, dimana hasil dari rancang bangun turbin akan dilakukan pengujian dan pengambilan data. Data pengujian yang diperoleh berdasarkan dari pengaruh variasi kecepatan aliran 0,30 ; 0,57 ; 0,85 dan 1,08 (m/detik serta pengaruh dari pemandu arah aliran. Performansi diperoleh dari hasil pengujian dan pengukuran. Diperoleh Cp maksimum 0,13 pada TSR 1,53. Kecepatan putar turbin maksimum diperoleh sebesar 162 RPM dan daya keluaran maksimum generator sebesar 2,31 Watt. Penggunaan pemandu arah aliran dapat meningkatkan performansi turbin Savonius diperoleh efisiensi mekanis turbin rata-rata 90,40% dan efisiensi elektris generator rata-rata 90,20%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan kecepatan aliran air yang sangat rendah turbin tipe Savonius dapat membangkitkan energi listrik.

  4. Indoor air pollution: measurement campaign in six dwellings occupied by elderly. Relation between indoor air quality and declared symptoms; Pollution atmospherique interieure: campagne de mesures dans six logements occupes par des personnes agees, relation entre qualite de l'air et symptomes declares

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Coelho, C.

    2004-10-15

    The objective of this work was to analyse the indoor air quality in dwellings occupied by old people and to correlate pollutants with life habits and health statement. A sociological survey on 96 elderly people living in social housing was firstly undertaken in order to determine risk factors responsible for poor health. Then measurements of several pollutants (CO{sub 2}, CO, NO{sub X}, O{sub 3}, COVT, PM2,5, PS>0,3 and aero-biological counts) were carried out during five days in six typical dwellings. Results were analyzed in the light of activities and reported symptoms by the old people. Besides discomfort due to CO{sub 2} accumulation, several pollutants with levels near or over guidelines were identified in particular particulate matter under 1 {mu}m, airborne microbiological counts, permanent TVOC levels. Dust was at the origin of cough, eyes and throat irritations and flows of the nose, and fungi and bacteria seem to be responsible for skin irritations, digestive disorders, sneezes and rhinitis. However, most symptoms appeared after 10 hours of exposure time for people of all ages. The risks factors were amplified by ignorance about the hazard of inadequate ventilation. Experiences in laboratory were also performed to complement some observations and introduce further research. (author)

  5. MUWUJUDKAN BUDAYA POLITIK SANTUN, BERSIH DAN BERETIKA DALAM RANGKA MEMPERKOKOH KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Widodo

    2014-11-01

    Full Text Available Abstract Makalah ini membahas konsep budaya politik berpusat pada imajinasi (pikiran dan perasaan manusia yang merupakan dasar semua tindakan. Dalam rangka menuju arah pembangunan dan modernisasi suatu masyarakat akan menempuh jalan yang berbeda antara satu masyarakat dengan yang lain, dan itu terjadi karena peranan kebudayaan sebagai salah satu faktor. Budaya politik dapat membentuk aspirasi, harapan, preferensi, dan prioritas tertentu dalam menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh perubahan sosial politik. Pada gilirannya, disimpulkan bahwa peran budaya politik santun, bersih dan beretika dalam rangka memperkokoh kehidupan berbangsa dan bernegara menuju Indonesia baru adalah: pertama, etika politik dan pemerintahan mengandung misi kepada setiap pejabat dan elite politik untuk bersikap jujur, amanah, sportif, siap melayani, berjiwa besar, memiliki keteladanan, rendah hati, dan siap untuk mundur dari jabatan publik apabila terbukti melakukan kesalahan dan secara moral kebijakannya bertentangan dengan hukum dan rasa keadilan masyarakat. Kedua, perlu dilakukan upaya penanaman suatu kesadaran bahwa politik yang hendak kita perjuangkan bukan semata politik kekuasaan, melainkan suatu politik yang mengedepankan panggilan pengabdian demi kesejahteraan masyarakat luas, dialektika antara partai dan politikus serta masyarakat yang kritis. Ketiga, budaya politik santun, bersih dan beretika ini diperlukan karena dapat membuat para elite politik menjauhi sikap dan perbuatan yang dapat merugikan bangsa Indonesia. Akhirnya, disarankan agar dilaksanakan kembali pendidikan budi pekerti yang merupakan pondasi bagi pelaksanaan Civic Education agar tercipta generasi yang tidak hanya mau menjadi politisi, namun paham budaya dan etika politik.   Kata kunci: budaya politik, kehidupan berbangsa dan bernegara, menuju Indonesia baru

  6. BIONOMIK NYAMUK Anopheles DAN KEBIASAAN PENDUDUK YANG MENUNJANG KEJADIAN MALARIA DI KECAMATAN PAGEDONGAN KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2005

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jarohman Raharjo

    2013-03-01

    Full Text Available Malaria masih merupakan masalah kesehatan global termasuk di Indonesia. Kabupaten Banjarnegara merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang mempunyai masalah malaria cukup serius. Sampai dengan tahun 2002 telah tercatat 86 desa endemis dari 276 desa yang ada, sedangkan 175 desa terancam menjadi daerah HCI (High Case lncidens, jumlah penderita malaria pada tahun 2001 sebanyak 6.793 orang (API: 7,47%o meningkat menjadi 13.401 orang (API: 15,33%o pada tahun 2002 dan 90,2% dari kasus penderita indigenous.Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bionomik nyamuk anopheles dan kebiasaan penduduk yang menunjang kejadian malaria di lokasi penelitian.Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif, karena menggambarkan bionomik nyamuk vektor dan kebiasaan penduduk. Penelitian ini bertempat di Kecamatan Pagedongan, KabupatenBanjarnegara, Provinsi Jawa Tengah dilaksanakan pada bulan Februari Nopember 2005.Tempat berkembangbiak Anopheles spp positif adalah kobakan air (belik dan bekas galian pasir disungai dan mata air. Kebiasaan nyamuk Anopheles spp menggigit orang di dalam dan di luar rumah hampir sama banyaknya. Terjadi peningkatan jumlah nyamuk yang tajam pada bulan September. Aktivitas menggigit di dalam rumah dimulai pada pukul 18.00-19.00. Sedangkan aktivitas menggigit di luar rumah meningkat pada pukul 21. 00-22.00 dan mencapai puncaknya pada pukul 22. 00-23.00 dan 03.00-04.00.Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya nyamuk tersangka vektor, kondisi lingkungan dan pengetahuan masyarakat menjadi faktor yang menunjang kejadian malaria di desa wilayah Kecamatan Pagedongan. Saran yang diberikan adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang malaria dan mengurangi keberadaan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk. Kata Kunci : Malaria, Biomonik

  7. Pengaruh Penambahan Glukosa Sebagai Co-substrate dalam Pengolahan Air Limbah Minyak Solar Menggunakan Sistem High Rate Alga Reactor (HRAR)

    OpenAIRE

    Laksmisari Rakhma Putri; Agus Slamet; Joni Hermana

    2014-01-01

    Kandungan minyak dalam air limbah umumnya relatif sulit untuk diuraikan oleh mikroorganisme pada pengolahan air limbah secara biologis. Sistem alga dalam High Rate Alga Reactor (HRAR) telah banyak dikembangkan dan digunakan sebagai pengolah air limbah domestik dan industri. Aplikasi sistem alga dalam HRAR ini dicoba untuk diaplikasikan dalam pengolahan air limbah mengandung minyak solar. Penelitian dilakukan untuk mengkaji kemampuan HRAR dalam menurunkan kandungan minyak solar dengan penambah...

  8. RANCANG BANGUN MODEL KOMPRESI DAN TARIK PERMODELAN SANDBOX DAN MANFAATNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahrudin Fahrudin

    2015-07-01

    Full Text Available Permodelan sandbox dibuat dengan system tektonik konvergen dan divergen dengan menggunakan pergerakan satu sumbu. Permodelan ini bertujuan untuk membuat alat mesin sandbox yang bisa digunakan untuk penelitian dan pengajaran. Mesin berhasil dibuat dan sudah diujicobakan. Ujicoba dengan menggunakan satu lapisan pasir yang diambil dari Formasi Ngrayong. Percobaan selanjutnya dengan beberapa lapisan. Percobaan dilakukan dengan pengamatan yang meliputi pengamatan permukaan dan penampang verikal. Pengamatan yang aspek morfologi, kelurusan struktur, dan perkembangan sesar yang terbentuk. Hasil percobaan menunjukkan bahwa pembentukan morfologi sangat berkaitan dengan pembentukan sesar. Struktur sesar dengan pola forward propagating thrust faults. Sesar tersebut disebabkan imbrikasi. Lipatan yang terbentuk akibat mekanisme propagasi sesar.[Design of Compression and Extensional of the Sandbox Model and Its Benefit] Divergent and convergent tectonic sytem can be studied from the sandbox modelling. This model has a axis of movement. Sandbox models itends to study the progress of structural geology such as fault and fold. We successfully made machine of sandbox. This machine has basal detachment from duraluminum. Material for model is taken by loose sand from Ngrayong Formation. This experiment focused to observation about morphology in surface and thrust or backthrust in subsurface. This experiment has compression system. Result of model was that morphological sequences associated with fault sequences. Fault is formed to have the pattern of forward propagating thrust faults. It’s caused by imbricate thrust system. Folding is formed by the mechanism of fault propagation folding. 

  9. Studi Salinitas Air Tanah Dangkal Di Daerah Pesisir Bagian Utara Kota Makassar

    OpenAIRE

    Damayanti, Annisa Dwi

    2015-01-01

    Air tanah merupakan salah satu dari sekian banyak alternatif sumber air yang mempunyai kualitas yang baik. Penggunaan air tanah yang berlebihan menyebabkan terjadinya intrusi air laut dan menimbulkan perubahan kualitas air tanah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran salinitas air tanah dangkal di daerah pesisir bagian utara Kota Makassar yang mengacu pada SNI 6989.58:2008. Selanjutnya pengukuran salinitas air tanah dangkal ini dilakukan terhadap beberapa faktor yang diperkira...

  10. Propagation des ondes élastiques dans les matériaux non linéaires Aperçu des résultats de laboratoire obtenus sur les roches et des applications possibles en géophysique Propagation of Elastic Waves in Nonlinear Materials Survey of Laboratory Results on Rock and Geophysical Applications

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rasolofosaon P.

    2006-12-01

    Full Text Available Les roches présentent souvent un comportement élastique nettement non linéaire, entraînant des conséquences importantes sur la propagation des ondes. Cette non-linéarité élastique est surtout causée par les microdéfauts mécaniques ubiquistes (microfissures, joints de grains, macles, etc. dont la rigidité varie sous l'effet de la contrainte. Ce sujet fait l'objet d'études de plus en plus nombreuses. Nous nous proposons de présenter très sommairement les bases théoriques et les résultats expérimentaux permettant d'avoir un ordre de grandeur des effets caractéristiques observés dans les roches afin de pouvoir proposer une approche critique des possibilités d'applications en géophysique. Deux disciplines se sont développées en parallèle à partir du même principe physique et avec des formalismes très proches : - L'acousto-élasticité étudie l'effet des précontraintes statiques sur les vitesses de propagation des ondes élastiques. On dispose d'un formalisme mécanique élaboré permettant de relier quantitativement variation de contrainte et variation de vitesse élastique (par exemple pour ce qui concerne l'anisotropie acoustique induite par un état de contrainte et d'une méthode expérimentale de mesure des coefficients de non-linéarité. - L'acoustique non linéaire s'intéresse aux conséquences de la variation des modules élastiques au passage d'une onde qui ne peut plus être considérée comme une petite perturbation, mais qui induit localement des modifications mesurables du milieu de propagation ; modifications entraînant l'apparition de phénomènes inconnus en acoustique linéaire tels que la génération d'harmoniques et l'interaction onde-onde. Les applications à la sismique pétrolière semblent fort lointaines puisque, avec les méthodes classiques de surface ou de puits, il y a peu d'espoir de réussir à faire propager jusqu'aux couches profondes des ondes dont l'amplitude dépasserait le seuil de

  11. KINERJA KEPALA SEKOLAH DALAM KEGIATAN BIMBINGAN DAN KONSELING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abu Bakar M.Luddin

    2014-06-01

    Abstrak: Kinerja Kepala Sekolah dalam Kegiatan Bimbingan dan Konseling. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kinerja kepala sekolah dalam pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling. Penelitian dilaksanakan di SMU Negeri 2 Kota Binjai, dengan memergunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, koordinator bimbingan dan konseling, dan guru pembimbing. Data di­kumpulkan dengan observasi, wawancara mendalam, dan kajian dokumen, dan selanjutnya dianalisis sete­lah melalui proses triangulasi antarsubjek dan informasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kinerja kepala sekolah terkait dengan pelaksanaan kegiatan bimbingan dan konseling masih belum sepenuhnya sebagaimana yang diharapkan. Kepala sekolah perlu meningkatkan kinerjanya dalam menjalankan fungsi koordinasi dan kepengawasan untuk mencapai kegiatan bimbingan dan konseling yang efektif.

  12. ANALISIS PERBANDINGAN SPAP, IAS DAN SPKN

    OpenAIRE

    Maylia Pramono Sari

    2012-01-01

    Dalam mewujudkan Good Goveronance  akan dilakukan analisis perbandingan mengenai standar pemeriksaan nasional yaitu SPAP, ISA, dan SPKN untuk menemukan standar yang lebih tepat dan lebih lengkap untuk pemeriksaan sektor publik. Persamaan SPKN dan ISS  adalah tanggungjawab manajemen dan tanggungjawab auditor sedangkan perbedaannya adalah badan yang menerbitkannya. Perbedaan yang mendasar terletak pada karakter pemeriksaan BPK. Karakter tersebut adalah keharusan pemeriksa BPK untuk merancang ...

  13. Analyse de l’air piégé dans les carottes de glace de Dôme C et Talos Dôme pour mieux contraindre le rôle du forçage orbital et des gaz à effet de serre dans les variations glaciaire-interglaciaire

    OpenAIRE

    Bazin, Lucie

    2015-01-01

    In order to study the climate variations recorded by ice cores, it is necessary to have precise chronologies for the ice and gas phases. The aim of this work has been to improve ice cores chronologies, covering the last 800 000 years, through new measurements of the isotopic composition of the air δ15N, δ18Oatm et δO2/N2) trapped in EPICA Dome C (EDC) ice core and the use of the Datice dating tool.The first important result of this PhD has been the production of the Antarctic Ice Core Chronol...

  14. PENGARUH KUALITAS LAYANAN (SERVQUAL), CITRA PERUSAHAAN (CORPORATE IMAGE), DAN KEPUASAN PADA GETHOK TULAR POSITIF SERTA NIAT BELI ULANG Studi Pada Penerbangan Berbiaya Rendah di Indonesia

    OpenAIRE

    Oktavianti, Maria Christina Dwi

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan (servqual), citra perusahaan (corporate image), dan kepuasan pada gethok tular positif serta niat beli ulang, studi pada penerbangan berbiaya rendah di Indonesia. Populasi pada penelitian ini ialah seluruh konsumen yang pernah menggunakan layanan maskapai penerbangan berbiaya rendah (low cost carrier), maskapai Lion Air dan atau Air Asia dalam waktu satu tahun terakhir. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara (purposive ...

  15. Pengelolaan Pupuk Organik Dan Kalium Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Rosela (Hibiscus sabdariffa L.)

    OpenAIRE

    Hutasoit, Christina

    2010-01-01

    CHRISTINA HUTASOIT: Pengelolaan Pupuk Organik dan Kalium terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Rosela (Hibiscus sabdariffa L.), dibimbing oleh J. M. Sitanggang dan Sabar Ginting. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui dosis pupuk Organik dan pupuk Kalium terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman rosella (Hibiscus sabdariffa L.). Penelitian telah dilakukan di lahan percobaan Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang pada bulan Desember – April 2010 menggunakan Rancangan Acak Kelo...

  16. KOMPOSISI KIMIA MINYAK ATSIRI BUAH SIRIH HIJAU (PIPER BETLE L, KEMUKUS (PIPER CUBEBA L DAN CABE JAWA (PIPER RETROFRACTUM VAHL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Widyo Wartono

    2014-05-01

    Full Text Available Tumbuhan genus Piper mempunyai kandungan minyak atsiri hampir disemua bagiannya, namun komposisi kimianya belum semua dilaporkan. Pada laporan ini kami melakukan isolasi dan identifikasi senyawa kimia minyak atsiri pada bagian buah tumbuhan Piper. Isolasi minyak atsiri buah Piper dilakukan dengan destilasi air menggunakan destilasi Stahl dan analisis komposisi kimia dengan kromatografi gas-spektroskopi masa (GC-MS. Kandungan minyak atsiri buah sirih hijau (Piper betle 1,4% (v/b, cabe jawa (Piper retrofractum 1% (v/b, dan buah kemukus (Piper cubeba 1,7% (v/b. Hasil analisis GC-MS menunjukan kandungan utama minyak atsiri adalah senyawa golongan monoterpen, seskuiterpen dan fenil propanoid. Kandungan utama minyak atsiri buah sirih hijau (P. betle adalah eugenol (12,36%, isokaryofillena (9,55% dan β-selinena (8,09%, sedangkan komponen utama buah cabe jawa (Piper retrofractum adalah isokaryofilen (8,88%, β-bisabolen (7,01% dan zingiberen (6,32%, dan minyak atsiri buah kemukus (Piper cubeba adalah spathulanol (27,05%, sativen (8,73% dan germakren D (7,50%.

  17. PRINSIP DAN METODE ANALISIS RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Defriman Djafri

    2014-04-01

    Full Text Available Analisis risiko kesehatan lingkungan merupakan penilaian atau penaksiran risiko kesehatan yang bisa terjadi di suatu waktu pada populasi manusia berisiko. Kajian prediktif ini menghasilkan karakteristik risiko secara kuantitatif, pilihan-pilihan manajemen risiko dan strategi komunikasi untuk meminimalkan risiko tersebut. Data kualitas lingkungan yang bersifat agent specific dan site specific, karakteristik antropometri dan pola aktivitas populasi terpajan dibutuhkan untuk kajian ini.

  18. PRINSIP DAN METODE ANALISIS RISIKO KESEHATAN LINGKUNGAN

    OpenAIRE

    Defriman Djafri

    2014-01-01

    Analisis risiko kesehatan lingkungan merupakan penilaian atau penaksiran risiko kesehatan yang bisa terjadi di suatu waktu pada populasi manusia berisiko. Kajian prediktif ini menghasilkan karakteristik risiko secara kuantitatif, pilihan-pilihan manajemen risiko dan strategi komunikasi untuk meminimalkan risiko tersebut. Data kualitas lingkungan yang bersifat agent specific dan site specific, karakteristik antropometri dan pola aktivitas populasi terpajan dibutuhkan untuk kajian ini.

  19. Hubungan Stress Dengan Penyakit Dan Perawatan Periodontal

    OpenAIRE

    Der, William

    2009-01-01

    Stress adalah istilah yang mendefenisikan reaksi psiko-fisiologis tubuh terhadap berbagai rangsangan emosional atau fisik yang mengganggu homeostasis, dan ditemukan dapat mengeksaserbasi hasil dari penyakit infeksi bakteri dan virus pada model hewan dan manusia. Stres telah lama dinyatakan sebagai suatu faktor predisposisi yang penting untuk Gingivitis Ulseratif Nekrotik Akut (GUNA). Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa stres psikologis atau kondisi psikosomatik mendorong terjadinya peru...

  20. Pembuatan Paving Block Berbasis Semen Polimer Dengan Limbah Padat Grit Sebagai Substitusi Pasir Dan Perekat Polivinyl Alkohol (PVA)

    OpenAIRE

    Tiambun Roswati

    2009-01-01

    Paving block dalam penelitian ini adalah campuran dari material pasir, grit, semen, Polivinyl Alkohol dan air. Variabel pada paving block ini adalah komposisi grit terhadap pasir : 0 : 100; 10 : 90; 20 : 80; 30 : 70; 40 : 60; 50 : 50; 60 : 40; 70 : 30; 80 : 20; 90 : 10; 100 : 0 (%volume). Adapun tujuan penelitian adalah pemanfaatan limbah industri bubur kertas yaitu grit sebagai substitusi pasir dan penggunaan Polivinyl Alkohol sebagai perekat pada pembuatan paving block. Semen seba...

  1. Perbedaan Ikan Cupang Bias (Betta Splendens Crown Tail) Dan Ikan Hias Maanvis (Pterophyllum Altum) Sebagai Predator Jentik Nyamuk

    OpenAIRE

    Hijra Wati Tarihoran

    2009-01-01

    Nyamuk adalah salah satu jenis serangga yang merupakan vektor penularan penyakit terhadap manusia. Oleh karena itu populasi nyamuk harus dikendalikan sebagaimana mestinya. Salah satu cara atau metode pengendaliannya adalah dengan memanfaatkan ikan pemakan jentik nyamuk yaitu ikan cupang bias dan ikan bias maanvis. Ikan cupang hias dan ikan maanvis mempunyai habitat bidup yang sama, mampu hidup pada kondisi air yang bervariasi. Namun kedua jenis ikan ini mempunyai perbedaan kemampuan dalam hal...

  2. Studi Korelasi Antara Bod Dengan Unsur Hara N, P Dan K Dari Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit (PKS)

    OpenAIRE

    Hidup Simanjuntak

    2009-01-01

    Telah dilakukan penelitian tentang studi korelasi antara BOD dengan unsur hara N, P dan K dari Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit. Sampel Limbah Cair Pabrik Kelapa sawit berasal dari Instalasi Pengolahan Air Limbah PT. Nusantara II (Persero) unit Pengolahan Sawit Seberang Kabupaten Langkat. Sampel diambil dari kolam Anaerobik primer 1, kolam Anaerobik primer 2, kolam Anaerobik sekunder 1 dan kolam Anaerobik sekunder 2. BOD dianalisa dengan metode Winkler, N dengan metode Dekstruksi Kjehldahl...

  3. PEMODELAN STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN DAERAH SUMBER AIR PANAS SONGGORITI KOTA BATU BERDASARKAN DATA GEOMAGNETIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dafiqiy Ya’lu Ulin Nuha, Novi Avisena

    2012-05-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian dengan metode geomagnetik pada tanggal 26 -27 April 2011 di daerah Songgoriti Kota Batu dengan tujuan untuk mengetahui pola Anomali Magnet Total dan struktur geologi bawah permukaan. Setelah dilakukan koreksi data yang meliputi koreksi diurnal dan koreksi IGRF maka didapatkan nilai anomali magnet total serta kontinuasi ke atas dan reduksi ke kutub. Selanjutnya dilakukan interpretasi secara kualitatif dan kuantitatif. Interpretasi kuantitatif dilakukan dengan membaca pola kontur anomali magnet lokal dan reduksi ke kutub, sedangkan interpretasi kualitatif dilakukan dengan membuat penampang 2,5 D pada dua lintasan AB dan CD. Berdasarkan interpretasi kuantitatif pada kontur anomali  magnetik lokal didapatkan variasi nilai anomali antara -800 nT-600 nT dengan anomali tinggi terdapat pada arah timur dan barat daerah penelitian, anomali sedang terletak pada daerah tengah penelitian dan anomali rendah terdapat pada sedikit   daerah   tengah   penelitian.   Daerah   penelitian   didominasi   anomali   magnetik   sedang. Berdasarkan interpretasi kualitatif pada model penampang 2,5 D lintasan AB dan CD, didapatkan tujuh body yaitu batuan tufa, batuan tufa, batuan breksi vulkanik, batuan breksi tufaan, batuan lava, batuan basalt, dan batuan andesit. Berdasarkan sifat fisik dari tiap lapisan batuan, diduga batuan sarang dalam sistem geothermal yang berupa sumber air panas di daerah penelitian adalah batuan breksi vulkanik dengan batuan penutup (cap rock berupa batuan tufa. Kata Kunci : Anomali Magnet, Struktur Geologi, Air Panas.

  4. KERACUNAN BAHAN KIMIA BERACUN DI RUMAH TANGGA DAN PENANGGULANGANNYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Satmoko Satmoko

    2012-10-01

    Full Text Available Pada umumnya semua bahan kimia merupakan racun, termasuk obat-obatan. Bahan kimia beracun di dalam rumah setiap saat dapat mengancam keselamatan kita, terutama anak-anak.Bahan bahan kimia yang sering digunakan dan, disimpan di rumah tangga adalah sangat beragam. Hal ini perlu diperhatikan oleh masyarakat umum karena bahan kimia tersebut dapat membahayakan anak-anak, khususnya balita atau bahkan orang dewasa apabila dalam pelabelan tidak jelas atau memindahkan wadah asli bahan kimia ke wadah lain tanpa diberikan keterangan atau label.Bahan kimia yang sering disimpan di rumah tangga adalah antara lain, spiritus (metil alkohol, asam cuka, air aki, aseton (penghapus cat kuku, bensin, pestisida, deterjen, karnper, kaporit, karbol, minyak tanah, terpentin, oli, obat obatan (boorwater, asetosal, obat-obatan penurun panas, barbiturat, mereurochrom, dan lain sebagainya.  

  5. Studi Numerik dan Eksperimental Aliran 3-D pada Kombinasi Airfoil Pelat Datar dengan Variasi Permukaan Bawah dan Pengaruh Celah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gunawan Nugroho

    2005-01-01

    Full Text Available Recently, the complexity of 3-D flow around airfoil/flat plate junction at endwall region has attracted many researchers of Aerodynamics. The majority of its experimental and numerical observations are conducted to compressor cascade. Because of that importance, stronger conceptual basis of 3-D flow is required, so the present study has stressed on single body airfoil/flat plate which clearance effect is exist. Variation of angle of attack and geometry on lower surface in this research have been carried out numerically and experimentally. Numerical study has been implemented by putting inlet velocity 25 m/s as initial condition while air density and viscosity are assumed constants. Trends of coefficient of pressure and velocity vector are studied accurately. Experimental study was conducted in wind tunnel with inlet velocity 25 m/s by means of measurement of static pressure on wall and airfoil which endwall and midspan are included. Two previous methods were supported by flow visualisation in the manner of examining the details of skin friction line. It was evidenced that 2-D history flow was strongly influenced 3-D flow characteristics. It was clarified by lower surface variation and by usage of wider blade thickness model, that was when incoming flow attached to leading edge would experience stronger adverse pressure gradient with the result that separated earlier and so was when it pass more curved surface, stronger adverse pressure gradient is responsible for generating greater pressure difference between upper and lower surface and finally, tip clearance flow is induced more intensivelly. Those effects are amplified when angle of attack is applied. Saddle point is formed further away in front of leading edge and tend to move on pressure side below, Wider branch separation line is detected and jet flow is amplified. Abstract in Bahasa Indonesia : Kompleksnya aliran 3-D pada daerah endwall dan ujung dari kombinasi airfoil/plat datar telah

  6. Short-term effects of air pollution on mortality: a combined analysis in mine French cities; Effets a court terme de la pollution atmospherique sur la mortalite: resultats d'une analyse combinee realisee dans 9 villes francaises

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Quenel, P.; Le Tertre, A.; Eilstein, D.; Zeghnoun, A.; Saviuc, P.; Prouvost, H.; Cassadou, S.; Pascal, L.; Medina, S.; Le Goaster, C. [Institut de Veille Sanitaire, Dept. Sante Environnement, 94415 - Saint-Maurice (France); Declercq, C. [Observatoire Regional de la Sante Nord Pas de Calais, 59 - Lille (France)

    2000-08-01

    The objective of this study is to estimate the short term effects of air pollution on the activity of a medical practitioners network and to test if this network can contribute to epidemiological monitoring of atmospheric pollution. Twenty-two physicians counted respiratory, ocular and neurological symptoms between February 1996 and September 1997 in the Urban Area of Strasbourg. The indicators of pollution were the maximum and mean of daily concentrations for sulphur dioxide (SO{sub 2}), air particles (PM13) and nitrogen dioxide (NO{sub 2}), daily maximum and mean of 8-hours for ozone (O{sub 3}). The statistical method for correlation between symptoms and pollutants was a Poisson regression based on a Generalized Additive Model (GAM) which takes into account auto-regression, seasonal variations, influenza epidemics, pollen counts and meteorological factors. Statistically significant associations are presented below (in brackets: relative increase of daily number of the symptoms associated with an inter-quartile increase of pollutant's concentration). Maximum of SO{sub 2} was associated with cough (7.9%) and number of symptomatic patients (4.6%); mean of SO{sub 2} with hoarseness (5.4%) and headache (6.5%): maximum of PM13 with pharynx symptoms (5.5%), cough (5.6%), wheezing dyspnea (7.3%) and number of symptomatic patients (5.7%); mean of PM13 with pharynx symptoms (2.9%), cough (3.1%) and number of symptomatic patients (4.8%); maximum of NO{sub 2} with cough (4.4%) and number of symptomatic patients (2.8%); mean of NO{sub 2} with rhinorrhea (7.4%), pharynx symptoms (5.7%), cough (11.2%), wheezing dyspnea (9.7%) and no wheezing dyspnea (6.6%), headache (9.6%) and number of symptomatic patients (5.8%); maximum of O{sub 3} with ocular irritation (12.6%); mean of O{sub 3} with ocular irritation (10.9%). Using of a medical practitioners network is possible under several conditions (recall, workshops, easy collection of symptoms) and may be recommended for

  7. Pengujian Pengaturan dan Penyeimbangan dalam Sistem Pengkondisian Udara

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soejono Tjitro

    1999-01-01

    Full Text Available The design and installation of an air conditioning system may be carried out properly, but if it is not adjusted and balanced to meet design conditions, it will not perform satisfactorily. The complexity of modern air conditioning systems may make the balancing process quite involved. Even some experienced personnel frequently are unaware of the difficulties and requirements of balancing. In the past it was often possible to get by with making a few adjustments and checking if people were comfortable. This is no longer satisfactory on large systems. Organized procedures are required to balance a system so that it will result in comfort in all seasons. Furthermore, the increased need for minimizing energy waste also requires correct balancing techniques. An improperly balanced system will almost certainly use excess energy. The testing and balancing process is often carried out by the contractor upon completion of the installation but for large systems a whole new profession has grown, with organizations and specialist who do only this work. This has happened not only because of the complexity of the task, but it also means an independent organization verifies that the system is operating correctly. Abstract in Bahasa Indonesia : Desain dan pelaksanaan pemasangan sistem pengkondisian udara bisa saja sudah dilakukan dengan tepat, tetapi jika tidak diatur (adjusted dan diseimbangkan (balanced sesuai dengan kondisi desain, maka tidak akan menunjukkan hasil yang memuaskan. Kompleksitas sistem pengkondisian udara modern menjadikan proses penyeimbangan cukup rumit. Bahkan para ahli seringkali tidak sadar akan kesulitan dan persyaratan balancing. Pada masa lalu, seringkali mungkin mendapatkan penghuni merasa nyaman dengan sedikit pengaturan dan pemeriksaan. Hal itu tidak akan memuaskan untuk sistem yang besar. Prosedur yang terorganisir dibutuhkan untuk menyeimbangkan sistem tersebut sehingga menghasilkan kenyamanan sepanjang waktu. Terlebih lagi

  8. Pencemaran merkuri di perairan dan karakteristiknya: suatu kajian kepustakaan ringkas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Adlim

    2016-05-01

    emas menggunakan unsur merkuri yang sukar larut dalam air, kelarutannya hanya 0,06 g per ton unsur merkuri  namun kelarutannya dapat meningkat jika di dasar laut yang gelap dan banyak oksigen terlarut. Berdasarkan sifat kelarutannya, dapat dipahami bahwa kadar merkuri di Sungai Teunom masih di bawah batas toleransi, namun aktivitas penambangan emas tetap saja memiliki resiko kerusakan lingkungan apalagi jika tidak mendapat pengawasan yang memadai. Banyak peneliti berusaha membuktikan perubahan merkuri menjadi metil merkuri (biometilasi tetapi mereka menggunakan garam merkuri dan bukan unsur merkuri dalam ekperimen mereka. Metil merkuri memang ditemukan di alam tetapi proses perubahan dari senyawa merkuri menjadi metil merkuri masih diperdebatkan dan belum diperoleh bukti yang kuat perubahan dari unsur merkuri menjadi metil merkuri dalam air sehingga di Peraian Aceh belum tentu tercemar metil merkuri sebagaimana kasus Minamata. Kata kunci: Aceh; metil-merkuri; minamata; penambangan; emas

  9. Study and determination of the national dosimetric standards in terms of air kerma for X-rays radiation fields of low and medium-energies; Etude et realisation des references dosimetriques nationales en termes de kerma dans l'air pour les faisceaux de rayons X de basses et moyennes energies

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ksouri, W

    2008-12-15

    Progress in radiation protection and radiotherapy, and the increased needs in terms of accuracy lead national metrology institutes to improve the standard. For ionizing radiation, the standard is defined by an absolute instrument used for air kerma rate measurement. The aim of the thesis is to establish standards, in terms of air kerma for X-rays beams of low and medium-energies. This work enables to complement the standard beam range of the Laboratoire National Henri Becquerel (LNHB). Two free-air chambers have been developed, WK06 for medium-energy and WK07 for low-energy. The air-kerma rate is corrected by several correction factors. Some are determined experimentally; and the others by using Monte Carlo simulations. The uncertainty budget of the air-kerma rate at one standard deviation has been established. These dosimetric standards were compared with those of counterparts' laboratories and are consistent in terms of degree of equivalence. (author)

  10. Heat wave during the summer 2003: relationship between temperature, air pollution and mortality in nine French towns; Vague de chaleur de l'ete 2003: relations entre temperatures, pollution atmospherique et mortalite dans neuf villes francaises

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    2006-07-01

    The objective of this study is to estimate, by taking the a particular period of summer 2003, the relationship between the exposure to ozone and the mortality risk. This estimation has for aim to realize a more valid, scientifically, evaluation of sanitary impact, for the period of heat wave that this one that could has been lead from anterior results. This study searches also to estimate, for the period of heat wave, the excess of mortality risk linked with the exposure to temperature and air pollution and the relative part of each of these factors in this combined effect. The analysis searches to evaluate an eventual displacement of mortality at short term that is to say a period of under mortality occurring at the immediate declining of the heat wave. (N.C.)

  11. Etude du rôle du récepteur nucléaire CAR, Constitutive Androstane Receptor, dans le métabolisme des lipides et la susceptibilité à l'athérosclérose

    OpenAIRE

    Sberna, Anne-Laure

    2011-01-01

    Le récepteur CAR, Constitutive Androstane Receptor, appartient à la-famille NR1 des récepteurs nucléaires. Initialement décrit comme un récepteur orphelin, CAR est en fait activé par un grand nombre de molécules exogènes et une des fonctions principales de CAR est celle de xénosenseur. L'activation CAR par ses différents ligands stimule la transcription des enzymes de phase I, II et III nécessaires à la détoxification et à l'élimination des xénobiotiques. Parallèlement, CAR a fait l'objet de ...

  12. Pengaturan dan Pengawasan pada Bank Syariah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Syukron

    2012-06-01

    Full Text Available Peran bank dalam melaksanakan tugas dan fungsinya perlu diatur secara baik dan benar. Hal ini bertujuan untuk menjaga kepercayaan nasabah terhadap aktivitas perbankan. Salah satu peraturan yang perlu dibuat untuk mengatur perbankan adalah peraturan mengenai permodalan bank yang berfungsi sebagai penyangga terhadap kemungkinan terjadinya kerugian. Tulisan ini merupakan studi pustaka dimana penulis mengelaborasi bagaimana pengaturan dan pengawasan pada bank syariah yang ada di berbagai negera. Dalam tulisan ini, penulis mengambil sampel negara Malaysia,  Pakistan, Kuwait, dan Inggris. Alasan memilih keempat negara tersebut karena Malaysia dan Kuwait memiliki kemiripan dengan Indonesia yang mengadopsi dual banking system.

  13. STRUKTUR DAN PRODUKSI LEBAH Trigona spp. PADA SARANG BERBENTUK TABUNG DAN BOLA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Ade Hinduari Putra

    2015-12-01

    Full Text Available Lebah tanpa sengat (Trigona spp. dapat menghasilkan madu yang bermanfaat bagi kesehatan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui : (1 morfologi Trigona spp., (2 struktur internal sarang Trigona spp. pada sarang berbentuk tabung dan bola, (3 volume sarang serta perkiraan produksi madu, beebread dan selanakan Trigona spp. pada sarang berbentuk tabung dan bola. Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2014. Sampel yang digunakan adalah koloni dan sarang Trigona spp. berbentuk tabung dan bola yang diambil di Desa Padang Tunggal,Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem, Bali. Hasil penelitian menunjukan bahwa nama spesies dari sampel koloni Trigona spp. pada sarang berbentuk tabung dan bola adalah Trigona laeviceps. Struktur internal sarang Trigona spp. pada sarang berbentuk tabung dan bola mempunyai pola susunan yaitu pot madu, pot beebread dan pot sel anakan. Volume sarang besar memberikan perkiraan total jumlah produksi madu, beebread dan selanakan lebih banyak dibandingkan volume sarang kecil.

  14. PENGARUH PEMBERIAN HIJAUAN DAN KONSENTRAT MENGANDUNG UREA-KAPUR DAN UBI KAYU TERHADAP PENAMPILAN KAMBING PE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I G. Mahardika

    2015-06-01

    Full Text Available Penelitian telah dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian hijauan dan konsentrat yang mengandung urea-kapur dan ubi kayu terhadap produktivitas kambing. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Ke empat perlakuan yang dicobakan adalah Perlakuan A: ransum dengan 75% konsentrat (mengandung 4% urea, 2% kapur dan 50% ubikayu dan 25% hijauan (40% gamal dan 60% rumput raja, perlakuan B: rasnsum yang terdiri 60% konsentrat 40% hijauan, perlakuan C: ransum dengan 45% konsentrat dan 55% hijauan dan perlakuan D: ransum dengan 30% konsentrat dan 70% hijauan. Hasil penelitian mendapatkan bahwa produktivitas kambing yang mendapat ransum dengan level konsentrat 45% sampai 75% tidak berbeda sedangkan yang mendapat ransum dengan level konsentrat 30% lebih rendah. Ransum yang memebrikan nilai ekonomi tertinggi adalah ransum yang mengandung konsentrat antara 45% sampai 60%.

  15. ANALISA DISTRIBUSI PRODUK DENGAN PENDEKATAN SUPPLY CHAIN MANAGEMENT DAN APLIKASI BEER GAME

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Pratiwi

    2007-08-01

    Full Text Available Di dunia industri terutama menyangkut pendistribusian produk saat ini masih sering terdapat bullwhip effect, yaitu adanya simpangan yang jauh antara persediaan yang ada dengan permintaan. Hal ini dikarenakan kesalahan dari interpretasi data permintaan di rantai distribusi dan sistem informasi didalam sistem pendistribusiannya, yang disebabkan kurang terintegrasinya level-level supply chain dalam menyampaikan informasi permintaan dari konsumen ke level atasnya. Hal itu juga yang dialami oleh PT Bangun Indopralon Sukses Cabang Yogyakarta yang merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dibidang pendistribusian produk tangki air, pipa PVC, pintu PVC, sambungan, slang air, ember cor, pagar BRC dan talang di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya. Dimana terdapat masalah pengiriman dengan lead time yang terlalu lama membuat retailer tidak dapat memperhitungkan persediaan ketika melakukan pemesanan. Karena itu terjadi bullwhip effect di 11 retailer untuk pengukuran ω1 pada pengukuran upstream. Untuk melakukan suatu perbaikan dalam proses pendistribusian digunakan konsep Supply Chain Management (SCM, dimana didalamnya tidak hanya membahas mengenai pendistribusian produk saja, tetapi juga mengenai persediaan dan sistem informasi yang mendukung penerapan SCM. Selain itu juga diperlukan suatu peramalan agar perusahaan dapat memprediksi permintaan yang akan datang dimana dalam kasus ini menggunakan metode yang memiliki nilai MAD (Mean Absolute Deviation terkecil. Selain itu juga digunakan aplikasi Beer Game untuk mengidentifikasi adanya bullwhip effect, dan memilih beberapa kebijakan (policy untuk meminimalkan terjadinya bullwhip effect.

  16. Persepsi Manajer Tentang Pengaruh Total Quality Management Terhadap Kinerja Manajerial Dengan Faktor Kondisional Sebagai Variabel Moderating Pada Perusahaan Daerah Air Minum Tirtanadi Propinsi Sumatera Utara

    OpenAIRE

    Jumirin

    2008-01-01

    Penelitian ini adalah penelitian empiris yang dilakukan pada tahun 2006, yang bertujuan untuk menguji pengaruh interaksi antara total quality management terhadap kinerja manajerial dan sistem pengukuran kinerja, sistem penghargaan dan sistem penetapan tanggungjawab sebagai variabel moderating pada Perusahaan Daerah Air Minum Tirtanadi Propinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survey, dengan sample manajer Perusahaan Daerah Air Minum Tirtanadi seb...

  17. EFIKASI Bacillus thuringiensis H-14 YANG DIBIAKAN DALAM MEDIA KELAPA PADA PENYIMPANAN SUHU KAMAR DAN REFRIGERATOR (SUHU 40C TERHADAP VEKTOR DBD DAN MALARIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lulus Susanti

    2011-12-01

    air kelapa pada suhu 40C dan suhu kamar selama 1 hari. Tujuan penelitian ini untuk menentukan efikasi B. thuringiensis H-14 yang dibiakan dalam berbagai pH media air kelapa pada penyimpanan temperatur kamar dan suhu 40C terhadap vektor DBD dan malaria. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Bacillus thuringiensis H-14 yang dikembangbiakan pada berbagai pH media air kelapa yang disimpan pada suhu 40C dan suhu kamar berturut-turut membutuhkan konsentrasi sebesar 90 ppm untuk membunuh jentik Ae. aegypti dan 0,64 % untuk membunuh jentik An aconitus sebesar 100 %. Pertumbuhan sel hidup dan spora hidup B.thuringiensis H-14 yang terbanyak dari media yang disimpan pada 40C adalah pada pH 7,5 berturut-turut sebesar 24, x 1011 sel/ml dan 23,9 x 1011 spora/ml, sedangkan dari media yang disimpan pada suhu kamar adalah 27,1 x 1011 sel/ml dan 5,.3 x 1011 spora/ml pada pH 8,5.Hasil uji analisa air kelapa adalah kandungan karbohidrat 1.68%, protein 0.12%, kadar gula reduksinya 1.52%. dan lemak 0.01%, Media air kelapa merupakan media lokal yang potensial bagi pengembangbiakan B. thuringiensis H-14.

  18. Study of air entrainment in high pressure spray: optics diagnostics and application to the Diesel injection; Etude de l'entrainement d'air dans un spray haute pression: diagnostics optiques et application a l'injection diesel

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Arbeau, A.

    2004-12-15

    The actual development of the engine must reply to a will of fuel consumption reduction and to norms more and more strict concerning the pollutant emissions. Although the Diesel engines are efficient, the NO{sub x} and particle emissions mainly come from the existence of wealthy fuel zone preventing an optimal combustion. Therefore, the air / fuel mixing preparation, highly controlled by the air entrainment in spray, is essential. In this context, we have developed metrological tools in order to analyse the air entrainment mechanism in a dense spray. The Particle Image Velocimetry (PIV) technique is first applied to a conical spray with an injection pressure less than 100 bars to study the air entrainment in spray. A transfer of the methodologies allows then the characterisation and the understanding of the air entrainment mechanism in high pressure full spray (injection pressure less than 1600 bars) type Diesel one. The influence of injection parameters (injection pressure and back pressure) on the mixing rate is studied. The increase of the injection pressure from 800 to 1600 bars implies an increase of the mixing rate of 60 %. Moreover, the thermodynamic conditions of the ambient air, simulated by the chamber back pressure, widely favours the mixing rate. Actually, this latter increases of 350 % when the chamber back pressure varies from 1 to 7 bars. The experimental results do not follow classical laws of air entrainment in one-phase flow jet with variable density, but are in good agreement with an integral model for air entrainment in an axisymmetric full spray. Finally, the Fluorescence Particle Image Velocimetry (FPIV) is introduced in order to extend the PIV application field in dense two-phase flows. (author)

  19. Corner Office: Google's Dan Clancy

    Science.gov (United States)

    Albanese, Andrew Richard; Oder, Norman

    2009-01-01

    This article presents an interview with Dan Clancy, engineering director for Google Book Search. In this interview, Clancy talks about the pending Google Book Search settlement, involving millions of volumes digitized from libraries, which drew a lawsuit from the Association of American Publishers and the Authors Guild. He also discusses pricing,…

  20. Lõuka tuuliku restaureerimine / Dan Lukas

    Index Scriptorium Estoniae

    Lukas, Dan

    2005-01-01

    Hiiumaal Pühalepa vallas Vahtrepa külas Lõuka talu maadel asuva pukktuuliku ajaloost, restaureerimise käigust. Teostus: Dan Lukas. Muinsuskaitseline järelevalve: Tõnu Sepp, tema kommentaar. Ill.:pukktuuliku lõiked ja korruste plaanid, 7 värv. fotot

  1. Rancang Bangun Turbin Air Sungai Poros Vertikal Tipe Savonius dengan Menggunakan Pemandu Arah Aliran

    OpenAIRE

    Adia Cahya Purnama; Ridho Hantoro; Gunawan Nugroho

    2013-01-01

    Pemanfaatan sumber energi air terutama digunakan sebagai penyedia energi listrik melalui pembangkit listrik tenaga air maupun mikrohidro. Salah satu permasalahan adalah bagaimana memanfaatkan potensi energi aliran air yang relatif kecil. Maka dari itu guna memanfaatkan dan meningkatkan potensi energi aliran air yang relatif kecil diperlukan penelitian. Pemanfaatan energi air pada penelitian ini adalah pemanfaatan energi kinetik aliran air. Energi mekanik yang merupakan transformasi dari energ...

  2. Documentation of endotoxins present in the ambient air of Quebec textile plants that process cotton fibre : studies and research projects; Documentation des endoxotines presentes dans l'air ambiant des usines textiles du Quebec traitant la fibre de coton : etudes et recherches

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Marchand, G.; Lalonde, M.; Pepin, C.; Beaudet, Y.; Boivin, G.; Villeneuve, S.

    2003-12-01

    Quebec's textile industry employs 33,000 workers across 750 factories that handle cotton fibre. It has been recognized that workers in the textile industry are at risk for pulmonary diseases resulting from endotoxins present in the ambient air of textile plants. This project examined the presence of airborne endotoxins at different stages of cotton fibre processing in four Quebec factories. The objective was to identify the factors that affect the levels of endotoxins. In each factory, ambient air, water and dust samples were analyzed 3 times for all the different processing stages. Despite significant variability, certain processes proved to be major generators of endotoxins. The study suggested an effective tracking method to demonstrate a relationship between endotoxin levels in the air, in materials or in the water of air washers. The results of the tracking method can be used to identify conditions and techniques where levels should be controlled. It was also suggested that the levels of endotoxins may be influenced by the ventilation system and the percentage of recirculated air, the humidity in the air and the maintenance of the HVAC system. 25 refs., 8 tabs., 10 figs.

  3. PENGARUH SUHU DAN TEKANAN UDARA MASUK TERHADAP KINERJA MOTOR DIESEL TIPE 4 JA 1

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahardjo Tirtoatmodjo

    2000-01-01

    Full Text Available One of the factor that influences optimation of performance of diesel engine is an imperfect combustion in the combustion chamber. To optimize performance of this engine it is necessary to do modification by increasing air temperature and air pressure into combustion chamber. A change of inlet air temperature in the combustion chamber will effect the air density, so will influence the amount of air in the combustion chamber. The increasing air pressure into the combustion chamber will help the mixture to reach its combustion condition faster. So that combustion deceleration, specially in the high rotation speed condition can be avoided. The result of the research showed that the optimal condition can be achieved at the temperature 50°C and the pressure 3 bars. Abstrak in Bahasa Indonesia : Salah satu faktor yang mempengaruhi optimalisasi kinerja pada motor diesel adalah pembakaran kurang sempurna di dalam ruang bakar. Untuk mengoptimalkan kinerja dari motor bakar tersebut dilakukan modifikasi dengan jalan meningkatkan suhu dan tekanan udara masuk ke ruang bakar. Perubahan suhu udara masuk ruang bakar akan berpengaruh terhadap kerapatan udara, sehingga akan mempengaruhi jumlah udara yang masuk ke ruang bakar. Penambahan tekanan pada udara yang masuk ke ruang bakar akan membantu campuran mencapai kondisi pembakaran dengan lebih cepat, sehingga keterlambatan pembakaran, terutama pada kondisi kecepatan putaran yang tinggi dapat dihindari. Hasil penelitian melalui percobaan menunjukkan bahwa kondisi optimal melalui peningkatan suhu dan udara masuk ruang bakar akan dicapai pada 50°C dan tekanan 3 bar. Kata kunci : Modifikasi Motor Diesel

  4. Gangguan Fungsi Penghidu dan Pemeriksaannya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Effy Huriyati

    2014-01-01

    Full Text Available AbstrakLatar belakang: Fungsi penghidu pada manusia memegang peranan penting. Gangguan penghidu dapat mempengaruhi keselamatan dan kualitas hidup seseorang. Tujuan: Untuk mengetahui jenis gangguan penghidu, penyebab gangguan penghidu, dan pemeriksaannya. Tinjauan Pustaka: Gangguan penghidu dapat berupa anosmia yaitu hilangnya kemampuan penghidu, atau hiposmia yaitu berkurangnya kemampuan penghidu. Gangguan penghidu disebabkan gangguan konduksi, gangguan sensoria dan gangguan neural. Penyakit tersering penyebab gangguan penghidu yaitu rinosinusitis kronis, rinitis alergi, infeksi saluran nafas atas dan trauma kepala. Ada beberapa modalitas pemeriksaan kemosensoris fungsi penghidu diantaranya Tes “Sniffin sticks”. Dengan tes „Sniffin sticks” dapat diketahui ambang penghidu, diskriminasi penghidu dan identifikasi penghidu seseorang. Kesimpulan: Gangguan penghidu memerlukan perhatian khusus. Diantara beberapa modalitas pemeriksaan kemosensoris penghidu, tes “Sniffin sticks” mempunyai beberapa kelebihan.Kata kunci: Gangguan penghidu, anosmia, hiposmia, tes “Sniffin sticks”.AbstractBackground: Olfactory function in humans plays an important role. Olfactory disorders can affect the safety and quality of life. Objective: To determine the type of olfactory disorder, the causes of olfactory disorders, and the examination. Literature Review: Olfactory disorder can be not smell anything or anosmia, and reduced of smell or hyposmia. Olfactory disorders caused by conduction disturbances, neural disturbances and sensoris disturbances. Disease that often causes disturbances of olfactory function is, chronic rhinosinusitis, allergic rhinitis, upper respiratory tract infections and head trauma. There are several modalities to examine chemosensoris smelling function, one of them is “Sniffin sticks” test. This test can examine threshold, discrimination, and identification of smelling. Conclusions: Impaired smelling require special attention

  5. PENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KREATIF DAN PRODUKTIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rini Ntowe Oya

    2014-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan sebagai berikut: (1 mengetahui pelaksanaan model pembelajaran kreatif dan produktif dalam upaya peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa kelas V SDN Bhayangkara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia dan (2 mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas V SDN Bhayangkara pada mata pelajaran Bahasa Indonesia setelah menggunakan model pembelajaran kreatif dan produktif. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang  dilaksanakan dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1 pembelajaran bahasa Indonesia dengan menggunakan model pembelajaran kreatif dan produktif kelas V di SDN Bhayangkara untuk peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa telah terlaksana dan dilakukan dengan tahapan yaitu: (1 tahap orientasi, (2 tahap eksplorasi, (3 tahap interpretasi, (4 tahap rekreasi, dan (5 tahap evaluasi. Hasil lembar observasi menunjukkan bahwa motivasi dan hasil belajar bahasa Indonesia di akhir Siklus II telah mencapai kategori sangat baik yaitu hasil observasi motivasi dan hasil belajar siswa 100%. (2 Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat dari hasil belajar pada siklus 1 sebanyak 27 siswa atau 87,09% telah memenuhi KKM dan 4 siswa atau 12,91% belum memenuhi KKM. Setelah dilakukan perbaikan hasil belajar siswa pada siklus 2, jumlah siswa yang memenuhi KKM sebanyak 31 siswa atau 100%. Kata kunci: model pembelajaran kreatif dan produktif, motivasi, dan hasil belajar.

  6. KINERJA DAN EFISIENSI BANK PEMERINTAH (BUMN DAN BUSN YANG GO PUBLIK DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sugeng Haryanto

    2012-06-01

    Full Text Available Penelitian ini menganalisis kinerja dan tingkat efisiensi bank-bank BUMN dan BUSN yang go Publik di Bursa Efek Indonesia.  Sample penelitian ini mengambil  tiga bank BUMN Bank BNI 46, Bank Mandiri dan Bank BRI  dan tiga bank BUSN (Bank BCA, Bank Niaga dan Bank Panin dengan periode analisis tahun 2005-2011. Varibael yang digunakan meliputi ROA, ROE, LAR. LDR, NPL dan BOPO. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat dan menganalisis perbedaan kinerja antara Bank BUMN dan BUSN yang go public di Bursa Efek Indonesia tahun 2005-2011.  Pendekatan pengukuran kinerja yang digunakan adalah Return on Asset (ROA, Return on Equity (ROE dan Loan to Deposit Ratio (LDR, Loan to Asset Ratio (LAR,  dan efisiensi bank. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa 1 Bank-bank nasional, baik itu bank BUMN maupun BUSN menunjukkan kinerja yang semakin baik, 2 tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kinerja bank BUMN dan BUSN untuk variabel ROA, ROE, LAR, LDR, dan BOPO sedangkan variabel NPL yang merupakan indikator risiko kredit menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara Bank BUMN dan BUSN

  7. ESTIMASI ALIRAN AIR LINDI TPA BANTAR GEBANG BEKASI MENGGUNAKAN METODA SP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syamsu Rosid

    2012-02-01

    Full Text Available Air lindi merupakan limbah sampah organik yang biasanya diproduksi dari sampah rumah tangga. Pencemaran air tanah (groundwater oleh air lindi menjadi ancaman yang serius bagi masyarakat. Penduduk Bantar Gebang, Bekasi merasa terancam kehidupannya dengan adanya tempat pembuangan akhir (TPA sampah yang dikirim dari DKI Jakarta. Beberapa penduduk di sekitar TPA mengeluhkan bahwa air sumurnya agak bau dan tidak lagi terasa segar. Untuk mengetahui seperti apa polusi air lindi yang terjadi, ke arah mana dan sudah sejauh mana sebarannya, dan memetakan daerah resiko tinggi terkena polusi maka telah dilakukan pengukuran geolistrik metoda self potential (SP di sebelah Tenggara dan Selatan daerah TPA Bantar Gebang, Bekasi. Dari data SP diketahui bahwa aliran air tanah bawah permukaan di daerah tersebut berarah Selatan ke Utara. Meskipun lokasi TPA berada di Utara daerah penelitian, limbah air lindi diduga telah mencemari air tanah bawah permukaan hingga radius ratusan meter dari lokasi TPA. Penyebaran air limbah ini  diperkirakan melalui proses osmosis, mekanisme kapilaritas dan proses elektrokinetik.   Kata kunci: air lindi, metoda SP, TPA Bantar Gebang.

  8. Pengaruh Citra Merek dan Reputasi Perusahaan Terhadap Keputusan Pembelian Smartphone Samsung pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara

    OpenAIRE

    Tarigan, Roy Marthin

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis seberapa besar pengaruh citra merek dan reputasi perusahaan terhadap pengambilan keputusan pembelian smartphone Samsung pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sumatera Utara. Metode penelitian yang digunakan yakni dengan metode observasi, kuesioner dan studi kepustakaan yang dilakukan secara sistematik berdasarkan tujuan penelit...

  9. EFEK PEMBERIAN KOMBINASI BUAH SIRIH (Piper betle L FRUIT, DAUN MIYANA (Plectranthus scutellarioides (L. R. BR. LEAF, MADU DAN KUNING TELUR TERHADAP PENINGKATAN AKTIVITAS DAN KAPASITAS FAGOSITOSIS SEL MAKROFAG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yun Astuti Nugroho

    2012-11-01

    Full Text Available Latar belakang, kombinasi buah sirih (Piper betle L, daun miyana (Plectranthus scutellarioides (L. R. BR, madu dan kuning telur dimanfaatkan oleh masyarakat Sulawesi Utara untuk mengobati malaria.  Diharapkan kombinasi buah sirih (Piper betle L, daun miyana (Plectranthus scutellarioides (L. R. BR, madu dan kuning telur juga memiliki potensi untuk merangsang respon imun. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi buah sirih (Piper betle L, daun miyana (Plectranthus scutellarioides (L. R. BR, madu dan kuning telur terhadap aktivitas dan kapasitas sel makrofag. Metode, tiga puluh ekor mencit Swiss dibagi ke dalam 5 grup. Grup I mendapatkan air suling, grup II mendapatkan 0,55 mg/20g BB Stimuno. Sementara kelompok perlakuan: grup III sampai V masing-masing mendapatkan  0,07 mL; 0,21 mL; 0,6 mL/20 g BB. Bahan uji diberikan secara oral pada hari pertama sampai dengan ketujuh. Pada hari kedelapan, kepada masing-masing mencit disuntik secara intraperitoneal bakteri Staphylococcus aureus (SA. Aktivitas dan kapasitas sel  makrofag dihitung dari sediaan apus cairan peritoneum dengan menghitung persentase fagosit yang melakukan fagositosis dari 100 fagosit. Kapasitas fagositosis ditetapkan berdasarkan jumlah SA yang difagositosis oleh 50 fagosit aktif. Hasil, aktivitas dan kapasitas sel makrofag meningkat seiring dengan peningkatan dosis kombinasi buah sirih (Piper betle L, daun miyana (Plectranthus scutellarioides (L. R. BR, madu dan kuning telur dibandingkan dengan kontrol negatif. Kata  kunci: Buah sirih, Piper betle L, Makrofag, Fagositosis 

  10. INDUSTRIALISASI DAN TANTANGANNYA PADA SEKTOR PENDIDIKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arif Unwanullah

    2015-10-01

    Full Text Available Abstrak: Industrialisasi dan Tantangannya pada Sektor Pendidikan. Sumbangan pendidikan dalam perubahan dan pembangunan masa lalu telah bergeser dengan kemajuan teknoekonomi dan komunikasi. Perubahan yang terjadi telah menggeser tatanan kehidupan dan pandangan masyarakat. Materialisme, kapitalisme, efisiensi, dan efektivitas telah menjadi tujuan dan semangat hidup. Pergeseran pandangan masyarakat telah mengubah pula pandangan keberhasilan dan mutu pendidikan, di mana pendidikan diukur dari keberhasilan dalam keterserapan lulusan dalam dunia kerja, oleh karenanya pendidikan dianalisis dari karakteristik sebagai investasi (capital-investment. Pergeseran makna dan tanggung jawab pendidikan mendorong dunia pendidikan melakukan pembaruan dengan alternatif: membangun pembaruan penalaran warganya menuju pemerdekaan dan pendewasaan, pendidikan dilaksanakan secara komprehensif dan bekerjasama dengan semua pihak secara kemitraan, dan membangun visi pendidikan secara komprehensif dan simultan dengan semua pihak. Kata kunci: perubahan sosial, materialistik, modernisasi dan kapitalis Abstract: Industrialization and its education Sector challenges. Contribution of education has shifted with the progress of technology, economy, and communication. The changes have shifted the society's views. Materialism, capitalism, efficiency, and effectiveness have become of interest and enthusiasm for life. The shift has changed society's view, i.e. the view of success and quality of education, in which education is measured from a rate of the absorption of graduates into labor market, therefore education is analyzed from the characteristics of an investment (capital-investment. A shift in meaning and responsibility of education encourages the education sector to create reformation through these following alternatives: creating new thoughts towards liberation and maturation, implementing education comprehensively and cooperating with all parties in partnership, and creating

  11. DISAIN SISTEM KENDALI MESIN AIR LEAK TEST MENGGUNAKAN SISTEM KENDALI PLC OMRON CJ2M DI HVAC (HEATING, VENTILATING, AND AIR CONDITIONING LINE 6

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Syahril Ardi

    2015-03-01

    Full Text Available Pada proses produksi pembuatan komponen HVAC (Heating, Ventilating, and Air Conditioning dari perusahaan manufaktur di Indonesia, memerlukan proses pengecekan kebocoran pada bagian HVAC. Proses pengecekan ini dilakukan untuk memastikan tidak ada komponen HVAC yang bocor sebelum dikirim ke pihak pelanggan. Penelitian ini dilakukan untuk membuat system dan alat air leak test. Mesin air leak test ini menggunakan prinsip kerja differential pressure air leak test, yaitu metode yang membandingkan antara tekanan udara yang diberikan ke produk dan master produk. Pada penelitian ini, kami membuat disain mesin air leak test menggunakan sistem kendali berupa air leak tester, PLC, dan HMI. Berdasarkan kondisi dengan kapasitas produksi yang meningkat karena bertambahnya permintaan dari customer, dapat ditanggulangi dengan adanya share loading produksi dari HVAC line 4 ke line baru, yaitu HVAC line 6. Hasil yang didapat dari pengujian deteksi kebocoran produk,didapat nilai parameter kebocoran produk sebesar 2.23 ml/min.

  12. Penentuan Kadar COD (Chemical Oxygen Demand) Pada Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit, Pabrik Karet Dan Domestik

    OpenAIRE

    Nurhasanah

    2009-01-01

    Telah dilakukan penentuan kadar COD pada limbah cair pabrik kelapa sawit, industri karet, dan domestik dengan metode titrimetri. Dari hasil analisa COD diperoleh kadar limbah kelapa sawit sebesar 206,33mg/l, limbah industri karet sebesar 31,74 mg/l, dan limbah domestik sebesar 162,68 mg/l. dimana menurut Standart baku mutu yang telah ditetapkan oleh Menteri Lingkungan Hidup Nomor: Kep-51/MENLH/10/1995, kadar maksimum COD dalam air limbah industri kelapa sawit sebesar 350 mg/l, dalam indust...

  13. La chitine dans le règne animal

    OpenAIRE

    Jeuniaux, Charles

    1982-01-01

    La chitine, haut polymère linéaire B-1,4 de la N-acétyl-D-glucosamine, est largement utilisée dans le règne animal comme trame organique de structures exosquelettiques et cuticulaires. Une méthode enzymatique, rigoureusement spécifique, permet de déceler la chitine, de mesurer son importance quantitative, et de reconnaître l'existence de liaisons avec d'autres constituants (chitine "masquée" et chitine "libre"). Elle se présente principalement sous forme de microfibrilles (complexes glycopro...

  14. Analysis of transient flows in gasoline direct injection systems: effects on unsteady air entrainment by the spray; Analyse des ecoulements transitoires dans les systemes d'injection directe essence: effets sur l'entrainement d'air instationnaire du spray

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Delay, G.

    2005-03-15

    The aim of this study is to determine instantaneous liquid flow rate oscillations effect on non stationary air entrainment of an injector conical spray (Gasoline Direct Injection). The tools we use are either experimental or numerical ones. An instantaneous flow rate determination method is used. It is based on pulsated flows physics and only requires the velocity at the centerline of a pipe mounted just before the injector. So, it is possible to 'rebuild' the instantaneous velocity distributions and then to get the instantaneous liquid flow rate (Laser Doppler Anemometry measurements). A mechanical and hydraulics modeling software (AMESim) is necessary to get injector outlet flow rate. Simulations are validated by both 'rebuilding' method results and common rail pressure measurements. Fluorescent Particle Image Velocimetry (FPIV), suited to dense two -phase flows, is used to measure air flow around and inside the conical spray. Velocity measurements close to the spray frontier are used to compute instantaneous air entrainment. Considering droplets momentum exchange with air and thanks to droplets diameters and liquid velocities measurements at the nozzle exit, a transient air entrainment model is proposed according to FPIV measurements. (author)

  15. PERTUMBUHAN STEK CABE JAMU (Piper retrofractum. Vahl PADA BERBAGAI CAMPURAN MEDIA TANAM DAN KONSENTRASI ZAT PENGATUR TUMBUH ROOTONE-F

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Irwan Budianto

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai campuran media tanam dan konsentrasi pemberian zat pengatur tumbuh Rootone F terhadap pertumbuhan stek tanaman cabe jamu (Piper retrofractum Vahl. Penelitian dilakukan di rumah plastik kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Trunojoyo Madura di Desa Telang Kecamatan Kamal Kabupaten Bangkalan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari -  Mei 2012. Penelitian menggunakan Metode Rancangan Acak Lengkap (RAL Faktorial. Faktor pertama adalah berbagai campuran media tanam yaitu tanah : pasir (1 : 1 (Z1, tanah : pasir : kompos (1 : 1 : 1 (Z2, dan tanah : pasir : 2 kompos (1 : 1 : 2 (Z3, sedagkan faktor yang kedua adalah konsentrasi zat pengatur tumbuh Rootone-F, terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol (S0, 100 ppm (S1, 200 ppm (S2, dan 300 ppm (S3. Bahan yang digunakan adalah stek cabe jamu dari Sulur Panjat, air, media tanah, pasir, kompos, Alkohol 95 % dan zat pengatur tumbuh Rootone F. Hasil pengamatan dianalisis menggunakan sidik ragam dan dilanjutkan Uji Jarak Duncan (UJD taraf 5%. Perlakuan media Z2 dan Z3 sama-sama memberikan pengaruh terbaik pada variable jumlah ruas, jumlah daun, luas daun, dan biomasa tanaman. Perlakuan pemberian  zat pengatur tumbuh Rootone-F S2 memberikan pengaruh terbaik pada pertambahan jumlah ruas. Sedangkan Kombinasi perlakuan terbaik adalah S3Z2 menunjukkan pengaruh yang paling baik pada pertambahan  panjang akar.Kata kunci: stek cabe jamu, media tanam, Rootone F

  16. TRANSFORMASI ORGANISASIONAL DAN MSDM: HAMBATAN DAN IMPLIKASINYA PADA REKRUTMEN DAN SELEKSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Licen Indahwati Darsono

    2002-01-01

    Full Text Available Rapid change of environment is an external force that causes the organization to transform. Fundamentally, the main purpose of the transformation is to change the organizational structure to be more flexible and competitive with fewer hierarchial levels, managers, and employees. The transformation needs to be radical, causing resistance from the organization's members. Their resistance can cause the transformation to fail, therefore organization must find ways to lessen this resistance. First, organization must learn about the diversity of its members' cultures and values. Second, organization must build its own organizational culture which can support the success of the transformation, by communicating it with the members of the organization. To support organizational culture building efforts, it needs changes in human resources practices, especially recruitment and selection. Abstract in Bahasa Indonesia : Perubahan yang cepat dalam lingkungan merupakan kekuatan eksternal yang mengakibatkan transformasi dalam sebuah organisasi. Pada dasarnya, tujuan utama dari transformasi tersebut adalah merubah struktur organisasi agar menjadi lebih fleksibel dan mampu bersaing, dengan tingkat structural yang sedikit, serta jumlah manajer dan karyawan yang lebih kecil. Transformasi tersebut harus menyeluruh, dan hal ini dapat menyebabkan resistensi dari para anggota organisasi yang memperhambat perubahan tersebut. Resistensi itu bisa menyebabkan perubahan tersebut batal, oleh karena itu organisasi harus mencari jalan untuk mengurangi hambatan-hambatan tersebut. Pertama, organisasi harus belajar keanekaragaman dari budaya dan nilai anggotanya. Kedua, organisasi harus mengembangkan budaya organisasi sendiri melalui komunikasi yang baik dengan anggotanya. Untuk mendukung usaha mengembangkan budaya organisasi, harus ada perubaban pada kebijakan sumber daya manusia, terutama dalam rekrutmen dan seleksi karyawan. Kata kunci: transformasi, resistensi, budaya

  17. Les immigrants dans les regions metropolitaines de recensement au Canada

    OpenAIRE

    Schellenberg, Grant

    2004-01-01

    Dans ce rapport, on examine les facteurs des immigrants dans les regions metropolitaines de recensement (RMR) au Canada, les repercussions sur les services publics offerts dans les regions urbaines et les caracteristiques de l'emploi des immigrants.

  18. Rancang Bangun Permainan Edukasi Matematika dan Fisika dengan Memanfaatkan Accelerometer dan Physics Engine Box2d pada Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putri Nikensasi

    2012-09-01

    Full Text Available Perkembangan industri permainan mobil yang semakin meningkat memotivasi para pengembang permainan mobil untuk membuat inovasi-inovasi terbaru dalam permainannya. Salah satu inovasi tersebut yaitu permainan edukasi, namun saat ini permainan edukasi kurang diminati karena aturan permainannya yang cenderung membosankan. Pengembangan permainan ini ditujukan untuk membuat sebuah permainan mobil edukasi dengan memanfaatkan teknologi mobil terbaru dalam aturan permainannya sehingga permainan tersebut tidak membosankan. Aplikasi yang dikembangkan merupakan aplikasi permainan mobil edukasi yang mengajarkan ilmu matematika dan fisika kepada pemainnya. Teknologi baru yang digunakan dalam permainan ini yaitu accelerometer pada sistem operasi Android yang diintegrasikan dengan Physics Engine Library Box2D. Selain itu, permainan ini dibangun dengan menggunakan Adobe Flash CS5.5 dan bahasa pemrograman Actionscript 3 (AS3 serta Adobe Air sebagai runtime aplikasinya. Uji coba dilakukan dengan menggunakan perangkat Android versi 2.3. Dari uji coba dapat disimpulkan bahwa Adobe Flash CS5.5 dapat digunakan untuk membuat permainan mobil edukasi pada perangkat Android dan mengakses sensor accelerometer-nya.

  19. European inter-comparison of Monte Carlo codes users for the uncertainty calculation of the kerma in air beside a caesium-137 source; Intercomparaison europeenne d'utilisateurs de codes monte carlo pour le calcul d'incertitudes sur le kerma dans l'air aupres d'une source de cesium-137

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    De Carlan, L.; Bordy, J.M.; Gouriou, J. [CEA Saclay, LIST, Laboratoire National Henri Becquerel, Laboratoire de Metrologie de la Dose 91 - Gif-sur-Yvette (France)

    2010-07-01

    Within the frame of the CONRAD European project (Coordination Network for Radiation Dosimetry), and more precisely within a work group paying attention to uncertainty assessment in computational dosimetry and aiming at comparing different approaches, the authors report the simulation of an irradiator containing a caesium 137 source to calculate the kerma in air as well as its uncertainty due to different parameters. They present the problem geometry, recall the studied issues (kerma uncertainty, influence of capsule source, influence of the collimator, influence of the air volume surrounding the source). They indicate the codes which have been used (MNCP, Fluka, Penelope, etc.) and discuss the obtained results for the first issue

  20. KESESUAIAN BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN TERHADAP ESTIMASI BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN PADA ETNIS MANDAR

    OpenAIRE

    Nurfadilla; Citrakesumasari; Syam, Aminuddin

    2015-01-01

    Data berat badan dan tinggi badan sangat diperlukan dalam penilaian status gizi dan penentuan kebutuhan zat gizi pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui kesesuaian (koefisien korelasi) antara BBA dengan estimasi BB berdasarkan LiLA dan TBA dengan estimasi TB berdasarkan tinggi lutut, dan rentang lengan pada usia dewasa etnis mandar. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif numerik dengan desain cross sectional. Teknik sampling menggunakan systematic random sampling, sebanyak 111 oran...

  1. Bruxims Dan Pengaruhnya Pada Wajah Dan Mulut Anak

    OpenAIRE

    Ringan Mariana Sitepu

    2008-01-01

    Bruxism merupakan salah satu kebiasaan buruk yang dilakukan anak. Kebiasaan ini biasanya dilakukan selama tidur tanpa disadari oleh anak. Suara bising yang ditimbulkan oleh kekuatan grinding biasanya didengar oleh orang tua atau orang yang menemani anak tidur. Awalnya bruxism tidak memberi pengaruh terhadap gigi tetapi selalu menimbulkan sakit kepala dan kelelahan otot pada miofasial ketika bangun tidur pada pagi hari, Rasa sakit pada kepala inilah yang sering dikeluhkan oleh anak pender...

  2. Studi Biblika Dan Teologis Surat 2 Petrus Pasal 3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eliezer Lewis

    2014-10-01

    Full Text Available Pengajaran yang benar tentang Kedatangan Kristus yang kedua kali sangat penting agar umat Allah tetap setia menanti kedatangan Kristus yang kedua kali. Kemunculan guru-guru palsu yang memberikan pengajaran yang tidak benar yang dialami oleh gereja mula-mula, menjadi pembelajaran bagi gereja masa kini. Ajaran guru-guru palsu berkaitan dengan adanya penolakan terhadap firman Allah, penolakan terhadap keilahian Kristus, dan penolakan terhadap kedatangan Kristus yang kedua kalinya. Secara biblika, Surat 2 Petrus 3 mengajarkan tentang penciptaan dan peristiwa air bah. Secara teologis surat ini menekankan tentang Kedatangan Kristus yang kedua kali, langit baru dan bumi baru, keselamatan untuk hidup yang kekal dan Alkitab sebagai firman Allah yang berotoritas.Kata-kata kunci: guru-guru palsu, Kedatangan Kristus kedua kali, penciptaan, pengajaran KristenCorrect teaching concerning the Second Coming of Christ is essential so that the Church is faithful in waiting for Jesus Christ’s return. The emergence of false teachers which was experienced by the early church serves as a lesson for the contemporary church. The teaching of the false teachers is related to rejection of the Word of God, the rejection of the divinity of Christ, and the rejection of theteaching about the Second Coming of Christ. From a biblical point of view, 2 Peter 3 teaches about creation and the flood. Theologically, this letter emphasizes the Second Coming of Christ, a new heaven and earth, salvation that leads to eternal life, and the Bible as the authoritative Word of God. Keywords: false teachers, the Second Coming of Christ, creation, Christian teaching

  3. PERBEDAAN KUALITAS TIDUR DAN KUALITAS MIMPI ANTARA MAHASISWA LAKI-LAKI DAN MAHASISWA PEREMPUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fuad Nashori, R. Rachmy Diana R. Rachmy Diana

    2012-11-01

    Full Text Available AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas tidur dan kualitas mimpiantara mahasiswa pria dan mahasiswa wanita. Hipotesis yang diajukan adalah (a adaperbedaan kualitas tidur antara mahasiswa laki-laki dan mahasiswa perempuan,mahasiswawanita memiliki kualitas tidur yang lebih tinggi dibanding mahasiswa laki-laki, dan (b adaperbedaan kualitas mimpi antara mahasiswa laki-laki dan mahasiswa perempuan, mahasiswawanita memiliki kualitas mimpi yang lebih tinggi dibanding mahasiswa laki-laki.Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Kualitas Tidur danSkala Kualitas Mimpi. Alat ukur Skala Kualitas Tidur dan Skala Kualitas Mimpidirumuskan berdasarkan teori kualitas tidur yang disusun oleh penulis. Subjek penelitian iniadalah 319 mahasiswa Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, yang berasal dari delapanfakultas (psikologi, kedokteran, matematika dan ilmu pengetahuan, teknologi industri, teksniksipil dan perencanaan, ilmu agama islam, hukum, dan ekonomi.Hasil penelitian menunjukkan (a ada perbedaan kualitas tidur antara mahasiswa priadan wanita; mahasiswa wanita memiliki kualitas tidur yang lebih tinggi dibanding mahasiswalaki-laki, dan (b tidak ada perbedaan kualitas mimpi antara mahasiswa pria dan wanita.Kata kunci:    kualitas tidur, kualitas mimpi, jenis kelamin

  4. Dayak Punan: Eksploitasi Gaharu dan Ancaman Subsistensi

    OpenAIRE

    Marahalim Siagian

    2009-01-01

    Studi lapangan ini melihat subsistensi masyarakat Dayak Punan di interior hutan Kalimantan Timur (Kaltim) yang terisolasi, di mana gaharu (Aquilaria becacariana) merupakan hasil hutan utama yang diperdagangkan dan merupakan produk yang terintegrasi dengan pasar internasional. Tingginya harga dan permintaan pasar menyebabkan gaharu terus dieksploitasi. Akibat eksploitasi gaharu yang terus-menerus, gaharu menjadi sangat langka dan pencaharian Punan mulai terancam. ker-jul2006- (1)

  5. Des paysans dans la jungle

    OpenAIRE

    Krauskopff, Gisèle

    2003-01-01

    Cet article décrit les techniques de piégeage au filet utilisées par les Tharu. paysans qui vivent dans la forêt paludéenne du Terai. La chasse, comme la pêche, se pratique sans effusion de sang. Lorsqu'ils s'adressent aux esprits de la malemort, responsables de la plupart des maladies, les prêtres utilisent des techniques rituelles différentes selon la « catégorie du paysage » à laquelle les esprits sont associés, site habité ou forêt. « Dans la forêt », le prêtre, installé sur ses ma...

  6. Violence dans l’appareil

    OpenAIRE

    Bégin, Richard

    2008-01-01

    Dans une communauté médiatique comme la nôtre, de plus en plus fondée sur l’accessibilité de l’information (Youtube), l’économie des télé-réalités (Loft Story) et les diverses marques d’authenticité (Facebook), l’image s’échange et se monnaie davantage qu’elle ne se manifeste et ne se révèle à l’esprit. En d’autres termes, l’image dans l’hypermodernité occidentale perd constamment de sa force évocatrice au “profit” des seuls pouvoirs de la représentation et de la communication. L’image ainsi ...

  7. KOMPLIKASI, PENCEGAHAN DAN PENANGANAN EKSTRAVASASI AGEN KEMOTERAPI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I G A Mirah K

    2012-12-01

    Full Text Available Ekstravasasi agen kemoterapi ke jaringan sekitarnya merupakan kecelakaan yangdapat menyebabkan kerusakan jaringan progresif ireversibel dalam hitungan jamsampai hari. Manifestasi klinis ekstravasasi berupa nyeri, edema, eritema, danindurasi yang kemudian berkembang menjadi ulkus dan eschar hitam dankerusakan jaringan yang mendasarinya. Pencegahan terjadinya ekstravasasi dapatdilakukan dengan menggunakan pembuluh darah yang paten dan dengan aliranyang cepat dan tetap memperhatikan keluhan yang disampaikan pasien. Setiaptenaga kesehatan yang akan menangani pasien kanker dengan kemoterapi, dituntutmemiliki pengetahuan mengenai ekstravasasi agen kemoterapi yang bergunadalam meningkatkan pelayanan pada pasien dan mengurangi morbiditas.

  8. Air Pollution

    Science.gov (United States)

    Air pollution is a mixture of solid particles and gases in the air. Car emissions, chemicals from factories, dust, pollen and ... Ozone, a gas, is a major part of air pollution in cities. When ozone forms air pollution, ...

  9. CATFISH KECIL UNIK, Corydoras sp. UNTUK AKUARIUM, TINGKAH LAKU BIOLOGI DAN REPRODUKSINYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darti Satyani

    2008-12-01

    Full Text Available Corydoras sp. termasuk dalam familia Collichthyidae, kelas Siluridae dan sangat dikenal olah para hobiis ikan hias air tawar. Genus Corydoras yang berasal dari Amerika Selatan ini mempunyai banyak spesies tetapi yang banyak beredar dan sudah dibudidayakan ada 10 spesies yaitu C. aeneus, C. adolfoi, C. barbatus, C. paleatus, C. panda, C. pygmaeus, C. rabauti, C. septentrionalis, C. sterbai, dan C. sychri. Selain ukurannya yang umumnya kecil (maksimum 7,5 cm dibandingkan dengan jenis catfish lain, jenis ini mempunyai dua baris sisik keras. Bentuk badannya kompak agak pipih ke samping dengan mulut menghadap ke bawah. Hidup merayap di dasar pada suhu 24°C--28°C (tergantung spesiesnya; pH 7,0--7,5; dan hardness sekitar 10° dH. Disebut “tukang bersih-bersih” karena senang membersihkan dinding akuarium dengan mulutnya. Tingkah laku reproduksinya amat unik. Sebelum ovulasi induk betina akan menempatkan mulutnya kearah genital induk jantan yang dikenal dengan “posisi T” dan akan mengisap spermanya. Sperma ini akan dilepas melewati usus bersama dengan lepasnya telur kedalam “kantong” yang dibentuk oleh kedua sirip perutnya. Pembuahan efektif terjadi di sini. Kemudian telur akan dilekatkan ke substrat atau objek (daun, batu datar, dan sebagainya yang sebelumnya telah dibersihkan oleh induk jantannya. Telur yang ditinggalkan akan menetas di substrat bila kondisi airnya sesuai dan cukup baik.

  10. EFEK PENAMBAHAN KAFEIN, HEPARIN DAN CALSIUM IONOPHORE TERHADAP PENINGKATAN KUALITAS SEMEN KAMBING BOER HASIL PEMISAHAN KROMOSOM X DAN Y

    OpenAIRE

    Sutomo Syawal, S.Pt.

    2005-01-01

    Tujuan penelitian ini yaitu untuk membandingkan kualitas semen kabing Boer hasil pemisahan kromosom X dan Y dengan penambahan kafein, heparin dan calsium ionophore. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 2 x 3 x 6 dengan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah medium pemisah (10% dan 30%), faktor kedua penambahan kafein (0,1,2 dan 4 mM/L), heparin (0,1,2 dan 4 IU/mL) dan calsium ionophore (0,0,1,0,2 dan 0,4 mm/L ) dan faktor ketiga adalah lama penyimpanan (1...

  11. ANALISIS KARAKTERISTIK PENGARUH SUHU DAN KONTAMINAN TERHADAP VISKOSITAS OLI MENGGUNAKAN ROTARY VISCOMETER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hardiyatul Maulida, Erika Rani

    2012-03-01

    Full Text Available Pada zat cair, ukuran partikel menentukan tingkat kekentalan (viskositas dari cairan itu sendiri.  Perbedaan  viskositas  pada  zat  cair  menunjukkan  fungsi  zat  cair  tersebut.  Contohnya viskositas air lebih rendah dari pada oli, hal itu menyebabkan air dapat dikonsumsi dan oli tidak. Masing-masing oli juga mempunyai viskositas berbeda  sesuai dengan fungsi oli dan mesin yang digunakan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah mengetahui oli yang viskositasnya lebih cepat menurun pada saat suhu yang  diberikan semakin tinggi, serta mengetahui oli yang baik menurut peneltian tersebut.  Hasil  yang didapatkan dari  penelitian  pengaruh suhu terhadap viskositas  oli adalah persamaan eksponensial untuk oli bensin yaitu oli A (y = 1196.e-0.06x, oli B (y = 1169.e-0.06x, oli C (y = 919.7e-0.04x. Oli diesel yaitu oli D (y = 522.9e-0.05x, oli E (y = 1125.e-0.04x, dan oli F (y = 849.9e-0.04x. Sedangkan untuk oli samping yaitu oli G (y = 908.7e-0.05x, oli H (y = 653.8e-0.05x, dan oli I (y = 925.7e-0.06x. Berdasarkan grafik yang didapatkan dari data hasil penelitian dapat diketahui bahwa oli yang lebih cepat encer ketika dipanaskan hingga suhu 800C adalah oli B (untuk oli bensin, oli D (untuk oli Diesel, dan oli H (untuk oli samping. Adapun oli yang baik adalah oli C (untuk oli bensin, oli E (untuk oli diesel, dan oli G (untuk oli samping.

  12. Comparaison des effets des irradiations γ, X et UV dans les fibres optiques

    Science.gov (United States)

    Girard, S.; Ouerdane, Y.; Baggio, J.; Boukenter, A.; Meunier, J.-P.; Leray, J.-L.

    2005-06-01

    Les fibres optiques présentent de nombreux avantages incitant à les intégrer dans des applications devant résister aux environnements radiatifs associés aux domaines civil, spatial ou militaire. Cependant, leur exposition à un rayonnement entraîne la création de défauts ponctuels dans la silice amorphe pure ou dopée qui constitue les différentes parties de la fibre optique. Ces défauts causent, en particulier, une augmentation transitoire de l'atténuation linéique des fibres optiques responsable de la dégradation voire de la perte du signal propagé dans celles-ci. Dans cet article, nous comparons les effets de deux types d'irradiation: une impulsion X et une dose γ cumulée. Les effets de ces irradiations sont ensuite comparés avec ceux induits par une insolation ultraviolette (244 nm) sur les propriétés d'absorption des fibres optiques. Nous montrons qu'il existe des similitudes entre ces différentes excitations et qu'il est possible, sous certaines conditions, d'utiliser celles-ci afin d'évaluer la capacité de certaines fibres optiques à fonctionner dans un environnement nucléaire donné.

  13. La simplicité dans la vie

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    王沫涵

    2011-01-01

    Il para(i)t qu'il n'y a plus de choses simples dans la vie.On ne peut pas se lever sans radioréveil;on ne peut pas prendre le petit déjeuner sans réfrigérateur ni four à micro-onde;on ne peut pas suivre un cours sans projecteur,ou bien sans didacticiel;on ne peut pas écrire sans ordinateur,et encore,on ne peut pas s'endormir sans berceuse é1ectronique.On ne peut pas remercier quelqu'un sans cadeau précieux.Un garcon ne peut pas avoir le coeur de sa petite amie sans lui offri 999 roses.Une femme ne veut passe marier avec un homme sans voiture ni maison.Une mère ne peut pas élever un enfant sans remède ni recette compliqués,ou bien sans jouet animé.Le monde ne peut pas acquérir la paix sans force de dissuasion nucléaire.

  14. Penambahan Urea sebagai Co-Substrat pada Sistem High Rate Algae Reactor (HRAR) untuk Pengolahan Air Limbah Tercemar Minyak Solar

    OpenAIRE

    Ayu Syarifa Darwinastwantya; Agus Slamet; Joni Hermana

    2014-01-01

    Kebutuhan bahan bakar minyak di Indonesia semakin meningkat. Peningkatan tersebut mengakibatkan eksplorasi dan pengolahan secara berlebihan. Eksplorasi dan pengolahan berlebihan akan memberikan dampak buruk bagi lingkungan, yaitu limbah. Limbah minyak bumi biasanya langsung dibuang ke lingkungan yang dapat menyebakan pencemaran lingkungan, misalnya air. Pengolahan limbah menggunakan alga dapat digunakan sebagai pengolahan lanjutan tanpa menimbulkan polusi tambahan. Penelitian ini bertujuan u...

  15. Analisa Efisiensi Water Tube Boiler Berbahan Bakar Fiber dan Cangkang di Palm Oil Mill Dengan Kapasitas 45 Ton TBS/Jam

    OpenAIRE

    Batubara, Pesulima

    2015-01-01

    Beberapa faktor yang mempengaruhi efisiensi boiler adalah tekanan superheater, temperatur air umpan, temperatur uap, jumlah uap yang dihasilkan, jumlah konsumsi bahan bakar, dan nilai kalor pembakaran bahan bakar. Penggunaan software chemicallogic steamtab companion untuk menghitung nilai enthalpy. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan hubungan variasi tekanan superheater dengan efisiensi boiler, hubungan variasi suhu air umpan dengan efisiensi boiler, hubungan variasi jumlah uap yang...

  16. Pemanfaatan Biji Asam Jawa (TamarindusIndica sebagai Koagulan Alternatif dalam Proses Menurunkan Kadar COD dan BOD dengan Studi Kasus pada Limbah Cair Industri Tempe

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gary Intan Ramadhani

    2013-03-01

    Full Text Available Biji asam jawa yang selama ini jarang dimanfaatkan perlu dikembangkan lebih lanjut untuk pengolahan limbah cair yang lebih ekonomis dan ramah lingkungan.  Kandungan polisakarida dalam biji asam jawa (Tamarindus Indica merupakan koagulan alami yang terbukti cukup efektif dalam peningkatan kualitas air limbah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh biji asam jawa sebagai koagulan pada limbah cair industri tempe sehingga diperoleh hasil yang optimum. Adapun yang dimaksud dengan hasil optimum yaitu dengan tercapainya penurunan kadar COD, BOD, dan TSS pada limbah cair yang digunakan sesuai dengan baku mutu dan kondisi yang tidak membahayakan lingkungan. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah pH, TSS, kadar COD dan BOD dengan membandingkan dari tiap-tiap variasi. Variabel penelitian yang digunakan adalah pemberian dosis biji asam jawa sebagai koagulan dengan variasi (500, 1500, 2500, 3500 mg/l, kecepatan putaran pada proses koagulasi-flokulasi dan lama pengadukan lambat (flokulasi. Pada penelitian ini, terdapat korelasi antara dosis koagulan dan kecepatan pengadukan yang diberikan terhadap efisiensi penurunan kadar BOD, COD dan TSS. Dosis optimum yang diperoleh yaitu 1500 mg/l limbah. Sedangkan hasil optimum diperoleh pada kecepatan koagulasi 180 rpm selama 1 menit dan flokulasi 80 rpm dengan lama waktu pengadukan 45 menit.

  17. ANALISIS TINGKAT KEPUASAN DAN HARAPAN PASEN TERHADAP PELAYANAN PUSKESMAS DAN RUMAH SAKIT DAERAH PROVINSI DIY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sunarto Sunarto

    2010-10-01

    Full Text Available Kepuasan merupakan perasaan seseorang mengenai kesenangan atau kekecewaan sebagai hasil membandingkan antara kinerja dan harapan. Jumlah kunjungan Puskesmas tahun 2007 sebesar 3.094.027 pasien yang terdiri dari 3.076442 rawat jalan dan 17.585 rawat inap. Penelitian untuk mengentahui gambaran tingkat kepuasan dan untuk mengetahui perbedaan tingkat kepuasan dan harapan pasien yang mendapatkan pelayanan Puskemas dan rumah sakit menurut wilayah Kabupatet / Kota di Propinsi DIY Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan rancangan cros sectional. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuisioner dengan 35 item pernyataan yang diambil dari atribut-atribut SERVQUAL dalam 5 dimensi. Total sampel untuk lima Kabupaten Kota sebanyak 1000, masing-masing Kabupaten Kota 200. Penelitian ini dilakukan terhadap pasien yang menerima pelayanan kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit Daerah di Kabupaten-Kota Daerah Istimewa Yogyakarta. Penilaian tingkat kepuasan pasien ketika mereka berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit di Propinsi DIY, dengan menggunakan skala O sampai 4. Hasilnya adalah dimensi tangibles, rata-rata kepuasan pasien (2,96 cukup dan harapan pasien (3,38 pada dimensi reliability, rata-rata kepuasan pasien (3,01 bagus dan harapan pasien (3,40. Pada dimensi responsiveness, rata-rata kepuasan pa-sien (3,07 bagus dan harapan pasien (3,42. Dimensi assurance, rata-rata kepuasan pasien (3, 1 0 bagus dan harapan pasien (3 ,42. pada dimensi emphaty, rata-rata kepuasan pasien (3,02 bagus dan harapan pasien (3,35. Hasil uji statistik didapatkan nilai p > 0.05, berarti pada alpha 5%, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat kepuasan diantara kelima wilayah kabupaten/kota di DIY. Penilaian tingkat kepuasan pasien, ketika mereka berkunjung ke Puskesmas dan Rumah Sakit di DIY secara rata-rata bagus dan tidak ada perbedaan tingkat kepuasan menurut wilayah Kabupaten-Kota di Propinsi DIY. Kata Kunci : Kepuasan, harapan

  18. Pengaruh Variasi Temperatur Hidrotermal Pada Sintesis Lithium Mangan Oksida (Limn2o4) Spinel Terhadap Efisiensi Adsorpsi Dan Desorpsi Ion Lithium Dari Lumpur Sidoarjo

    OpenAIRE

    Yusuf Kurniawan; Lukman Noerochim

    2014-01-01

    Perkembangan teknologi dalam bidang material menunjukkan perkembangan yang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir.Salah satu material yang sangat dibutuhkan dalam berbagai aplikasi adalah lithium. Lithium sendiri bisa didapatkan dari air laut brines dan geothermal fluid. Salah satunya adalah Lumpur Sidoarjo. Lithium Mangan Oksida Spinel digunakan sebagai material absorben karena murah, tidak beracun dan mudah didapatkan. Pada penelitian ini metode hidrotermal digunakan sebagai metode sint...

  19. Perubahan suhu transisi kaca dan massa resin akrilik heat cured akibat kelembaban dan lama penyimpanan (Changes in glass transition temperature and heat cured acrylic resin mass due to moisture and storage time

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sherman Salim

    2014-09-01

    Full Text Available Background: Acrylic resins, especially poly methyl methacrylate (PMMA was introduced in 1937. Acrylic resin has favorable properties, among others, aesthetic, color and texture similar to that of the gingival aesthetic in the mouth, relatively low water absorption and dimensional changes. However, some studies suggest that the duration of storage of acrylic resin will affect the changes in the glass transition temperature and the mass of acrylic resin. Purpose: The objective of this research was to study the effect of humidity and storage time led to changes in the glass transition temperature and the mass of the acrylic resin. Methods: The research method is experimental laboratory. Acrylic resin specimens are kept in conditions of humidity of 90%, 70%, 40% and 30% for 24 hours, one week, one month and two months. In this study used three methods of curing, namely conventional JIs, 24-hour curing at 70 °C and using the microwave. Results: Low humidity causes changes in the glass transition temperature and the mass of acrylic resin. Longer storage of acrylic resins in low humidity, can affect change greater than the glass transition temperature and the mass of acrylic resin. Conclusion: It can be concluded that the humidity and longer storage of acrylic resins can affect the glass transition temperature and a change in mass.Latar belakang: Resin akrilik terutama poli metil metakrilat (PMMA telah diperkenalkan pada tahun 1937. Resin akrilik memiliki sifat yang menguntungkan antara lain estetis, warna dan tekstur mirip dengan gingiva sehingga estetik di dalam mulut baik, daya serap air relatif rendah dan perubahan dimensi kecil. Akan tetapi, dari beberapa penelitian menyatakan bahwa lamanya waktu penyimpanan resin akrilik akan berpengaruh pada perubahan suhu transisi kaca dan massa resin akrilik. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh kelembaban dan waktu penyimpanan yang menyebabkan perubahan suhu transisi kaca dan

  20. Dhenggung Asmarandana dan Dhegung Banten: Sebuah Komparasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teguh -

    2013-11-01

    Full Text Available The Comparation of Dhenggung Asmarandana and Dhegung Banten. Penelitian ini membahas perbandinganantara gending Dhenggung Asmaradana gaya Surakarta dengan gending Dhegung Banten gaya Yogyakarta.Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan bahwa kedua gending memiliki persamaan dan perbedaan. Persamaankeduanya terletak pada laras, pathet, bentuk gendhing, struktur gendhing, serta balungan gending. Sedangkanperbedaannya hanya pada nama dan garap tabuhan bonang.

  1. Nyamuk Vektor Malaria dan Hubungannya Dengan Aktivitas Kehidupan Manusia Di Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amrul Munif

    2009-12-01

    Full Text Available Nyamuk merupakan organisme hidup yang tersebar di berbagai penjuru dunia, yang sebagian besar dapat merugikan bagi kehidupan manusia karena perannya dapat menyebar luaskan penyakit menular (penyakit tular vektor diantaranya malaria, demam berdarah, radang otak hencephalitis, filaria, chikungunya. Tidak semua spesies nyamuk betina dapat berperan sebagai penular penyakit hanya beberapa saja diantaranya genus Anopheles, culex, Aedes dan Mansonia. Penyakit penting yang dapat ditularkan oleh keempat genus tersebut adalah malaria, filaria, demam berdarah dan Japanese encephalitis. Tujuan dari penulisan ini mengkaji sejahu mana nyamuk Anopheles dapat menimbulkan masalah kesehatan masyarakat serta sebarannya yang terkait dengan aktivitas kehidupan manusia di Indonesia. Berbagai aktivitas manusia dapat memberikan kontribusi terhadap tempat perkembangbiakan bagi kehidupan nyamuk, apabila tempat-tempat tersebut tidak terawat /terkontrol dengan baik. Hal ini akan memberikan kerugian bagi manusia sendiri, karena populasi nyamuk bertambah memberi peluang kontak gigitan nyamuk terhadap manusia. Spesies nyamuk vektor tertentu mempunyai kaitan erat dengan aktivitas kehidupan manusia dari mulai pengelolaan lahan sawah, tambak ikan, perkebunan, peternakan, menampung air sampai pembuangan air limbah rumah tangga akan memberikan peluang nyamuk untuk berkembangbiak. Pada umumnya vektor malaria di Indonesia mempunyai sifat perilaku zoofilik dan sedikit antropofilik yang berbeda pada setiap daerah endemis, dan bersifat eksofagik, eksofilik berbeda pula sebagai parameter entomologi kesehatan.

  2. PENDUGAAN EROSI DAN PERENCANAAN KONSERVASI TANAH DAN AIR PADA DAERAH ALIRAN SUNGAI OTAN KABUPATEN TABANAN

    OpenAIRE

    TATIEK KUSMAWATI

    2012-01-01

    Erosion Prediction and Planning of Soil Water Conservation at Otan Watershed, Tabanan Regency The aims of this research was to predict the erosion and planning of soil and water conservation when the erosion is more than tolerable erosion. The USLE (Universal Soil Loss Equation) was used to predict erosion and planning of soil and water conservation. The result showed that the erosion level in this area was varied from very slight to very severe. The lowest erosion was on land unit 11 a...

  3. Penentuan Kadar Air Pada Cake Brownies Dan Roti Two In One Nenas Dan Es

    OpenAIRE

    Saragih, Indah Pratiwi

    2011-01-01

    In indonesia, food industry is growing rapidly and product various kinds of snack foods and beverages. With technological advances, the food industry produces snacks such as bread, cake (sponge). By using raw materials of carbohydrate, fats, protein, produced must have the value of good nutrition to support health. To know the nutritional value is one of them by analyzing the water content of the product. Analyzed the water content made in kinds of snack foods such as Brownies and bread Two I...

  4. PEMERIKSAAN KADAR AIR, WAKTU HANCUR, DAN MIKROBIOLOGI JAMU MADURA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lestari Handayani

    2012-10-01

    Full Text Available The research on Madura traditional medicine (Jamu Madura especially woman reproductive remedies was carried out to find out the quality of the 'jamu". Fourteen "jamu" were collected from fourteen industries located in Bangkalan, Sampang, Pamekasan and Sumenep regencies. Eight powder preparations were examined concerning with organoleptic, water content and microbiological contamination Six pill preparations (dry and wet were examined for organoleptic, soluble time and microbiologic test.The result showed that all samples fulfilled the water content, soluble time and microbiological test with the exception of three pills. Two out of three pill remedies were contaminated by patological bacteries. A remedy was found that the total plate count bacterial number was bigger than standard. Those conditions might be caused by incorrect procedure or unhygienic production, inadequate packaging or storing. This study recommended the Ministry of Health to supervise and control the traditional medicine industri more frequent than before. To improve the knowledge and skill of traditional medicine industry personnel, training on production process and quality control should be conducted. These efforts might improve the quality of traditional medicine industry products in order to protect the consumers from side effect of the remedies.   Keywords: Traditional medicine - Jamu Madura -quality

  5. PERUBAHAN, KEBUDAYAAN, DAN AGAMA: PERSPEKTIF ANTROPOLOGI KEKUASAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wa Ode Sifatu

    2015-06-01

    Full Text Available Perubahan, kebudayaan, dan agama, merupakan temayang menarik untuk dikaji secara antropologis mengingatmasyarakat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRImerupakan masyarakat majemuk dalam segala aspekkehidupan. Bagaimana perubahan, kebudayaan, dan agamamenjadi sumber konflik dalam kehidupan berasyarakat diIndonesia. Tulisan ini menelusuri kedudukan perubahan,kekuasaan, dan agama melalui penelusuran kepustakaanuntuk memahami nilai analitis yang bersifat heuristikdalam konteks antropologi kekuasaan.Sejak keberadaan manusia di muka bumi,manusia selalu bertanya tentang asal-usul keberadaannya,kehidupannya, dan keberadaannya nanti setelah kematian.Manusia berupaya menjawab pertanyaan tersebutmelalui berbagai cara di antaranya melalui agama danilmu pengetahuan. Namun agama menyediakan surgadan neraka, serta ilmu pengetahuan melahirkan berbagaikemudahan dan efek samping yang menimbulkan kerugianbagi manusia sehingga manusia selalu diselimuti olehperasaan takut. Dalam kondisi seperti itu, banyak pihakyang karena kekuasaannya mengklaim kelompoknyasebagai ahli surga sedangkan kelompok lain adalah ahlineraka.

  6. DETERMINAN TRUE DISCOUNT DAN MARKET REACTIONS PENAWARAN SAHAM

    OpenAIRE

    Muniya Alteza

    2013-01-01

    Abstrak: Determinan True Discount dan Market Reactions Penawaran Saham. Penelitian ini bertujuan menguji beberapa variabel sebagai determinan initial return penawaran saham perdana. Initial return dihitung dalam dua komponen, true discount dan market reaction. Determinan true discount dan market reactions dipilih berdasarkan hipotesis asimetri informasi dan hipotesis aftermarket liquidity. Total sampel yang dikumpulkan mencakup 40 penawaran saham perdana periode 2005-2008. Teknik analisis dat...

  7. Pengujian Parameter Biji Sorghum dan Pengaruh Analisa Total Asam Laktat dan pH pada Tepung Sorghum Terfermentasi Menggunakan Baker’s Yeast (Saccharomyces Cereviceae

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Amelinda Angelina

    2013-09-01

    Full Text Available Sorghum, Sorghum bicolor (L Moench, adalah sereal paling penting kelima setelah beras, jagung, barley dan gandum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan substitusi biji sorghum terhadap tepung terigu bisa mencapai 50-75%, walaupun nilai protein pembentuk glutennya tidak dapat menyamai tepung terigu. Tujuan dari penelitian ini adalah mempelajari pengaruh waktu fermentasi terhadap penurunan total asam laktat, nilai pH, dan jumlah total khamir (baker’s yeast tanpa menggunakan nutrient kimia tambahan . Analisa komposisi biji sorghum yang diinvestigasi dalam keadaan wet basis dari laboratorium menghasilkan kadar air, lemak, serat, protein, karbohidrat, dan abu masing-masing sebesar 12.85%, 3.10%, 0.56%, 5.87%, 75.82%, dan 1.79%. Untuk nilai energi total dengan metode bomb kalori didapatkan 4375.94 kcal/kg. Pengujian biji sorghum menghasilkan C-organik sebesar 12,47%. Berdasarkan analisa didapatkan hasil optimal dalam membuat tepung sorghum terfermentasi pada proses fermentasi 60 jam dengan jumlah yeast yang dihasilkan 1,7 x 105 sel/ml dengan kondisi yield % asam laktat 0,214%.

  8. Hubungan Sanitasi Lingkungan Rumah dengan Kejadian Askariasis dan Trikuriasis pada Siswa SD N 29 Purus Padang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hildya Kusmi

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Prevalensi infeksi kecacingan masih tinggi terutama pada anak usia sekolah dasar. Cacing yang sering menginfeksi yaitu Ascaris lumbricoides dan Trichuris trichiura. Infeksi ini erat kaitannya dengan masalah lingkungan, perilaku manusia dan manipulasi terhadap lingkungan. Tujuan penelitian adalah menentukan hubungan sanitasi lingkungan rumah yaitu kepemilikan jamban keluarga yang sehat, ketersediaan sumber air bersih, sarana pembuangan sampah dan jenis lantai rumah dengan kejadian askariasis dan trikuriasis. Ini adalah penelitian analitikdengan desain cross-sectional study. Jumlah populasi sebanyak 71 orang dengan jumlah subjek sebanyak 55 orang.Pengumpulan data dilakukan dengan pemeriksaan tinja dan kuesioner. Metode analisis data menggunakan uji chisquare.Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase infeksi kecacinganpada siswa SD Negeri 29 Purus Padang adalah 38%, terdiri dari; infeksi Ascaris lumbricoides (33%, Trichuris trichiura (9,1% dan infeksi kedua spesies (3,6%. Hasil uji chi-square menunjukkan tidak ada hubungan yang bermakna antara kepemilikan jamban keluarga, ketersediaan sumber air bersih, kepemilikan sarana pembuangan sampah dan jenis lantai rumah dengan angka kejadian askariasis dan trikuriasis (p > 0,05. Masih tingginya infeksi kecacingan pada siswa sekolah dasar perluperhatian yang lebih baik misalnya diadakannya program pemberantasan kecacingan baik oleh sekolah maupun petugas kesehatan setempat.Kata kunci: infeksi kecacingan, sanitasi lingkungan, askariasis, trikuriasis Abstract Prevalence of worms infestation is still high, especially found among children at the elementary school age. Type of worms that often infect are Ascaris lumbricoides and Trichuris trichiura. The infection is  related to envi ronment issues, human behavior and manipulation of the environment.  The objective of this study was to determine the relationship between environmental sanitation of home, consist of latrine ownership, availability of

  9. POLIKULTUR RAJUNGAN (Portunus pelagicus, UDANG VANAME (Litopenaeus vannamei , IKAN BANDENG (Chanos chanos, DAN RUMPUT LAUT (Gracilaria sp. DI TAMBAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suharyanto Suharyanto

    2008-12-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data dan informasi tentang sintasan dan produksi rajungan, udang vaname, ikan bandeng, dan rumput laut yang dipelihara secara polikultur di tambak. Penelitian ini dilaksanakan di Instalasi Tambak Percobaan Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau, Marana-Maros selama 105 hari. Tambak yang digunakan berukuran 25 m x 10 m/250 m2 dengan kedalaman 100 cm. Rajungan yang ditebar berukuran bobot 0,05 g sebanyak 500 ind., udang vaname dengan bobot 0,009 g sebanyak 1.000 ind., ikan bandeng berbobot 25 g sebanyak 50 ind., sedangkan rumput laut sebanyak 25 kg. Selama pemeliharaan diberikan pakan ikan rucah (Clupea sp. dengan dosis 15% dari total biomass per hari. Sampling dilakukan pada awal dan akhir percobaan. Data yang diperoleh dibahas secara deskriptif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sintasan dan produksi rajungan masing-masing adalah 32,6% (18 kg, udang vaname 70% (10 kg, ikan bandeng 100% (30 kg, dan rumput laut 125% (36,25 kg.

  10. AKUMULASI LISTRIK STATIS PADA GELAS PLASTIK PRODUKSI MESIN INJECTION MOLDING: PENGARUH KELEMBABAN UDARA, TEMPERATUR, DAN BAHAN ADITIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ratnawati Ratnawati

    2014-12-01

    Full Text Available Akumulasi listrik statis pada gelas polipropilena hasil produksi mesin injection molding dapat menyebabkan gelas memiliki gaya elektrostatik dan tidak dapat turun secara gravitasi. Masalah ini menghambat aplikasi gelas pada mesin pengisian air minum dalam kemasan (AMDK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kelembaban udara, temperatur, dan penambahan bahan aditif TiO2 terhadap potensial listrik permukaan gelas polipropilena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensial listrik permukaan dipengaruhi oleh kelembaban udara ruang produksi, temperatur, dan penambahan TiO2. Potensial listrik permukaan semakin kecil dengan naiknya kelembaban udara. Setelah kelembaban mencapai 68% potensial listrik permukaan cenderung konstan. Ditinjau dari beda potensial (DV antara permukaan dua gelas, kelembaban optimum adalah 67-68%, yang ditandai dengan beda potensial yang paling rendah. Beda potensial ≤ 5,2 kV menyebabkan gelas cepat turun, beda potensial 5,2 kV < DV ≤ 6,7 kV menyebabkan gelas turun dengan lambat, dan DV ≥ 6,7 kV menyebabkan gelas sangat lambat turun atau menempel. Potensial listrik turun dengan naiknya temperatur. Potensial listrik statis permukaan hanya sedikit turun akibat penambahan 0,75% berat TiO2. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa penggunaan gelas dengan potensial listrik permukaan rendah dapat menaikkan kecepatan mesin pengisian AMDK menjadi 220-250 rpm dan 140-160 rpm, masing-masing untuk mesin pengisian gelas 180 ml dan 225 ml.

  11. Pengaruh variasi Holding Time Pada Perlakuan Panas Quench Annealing Terhadap Sifat mekanik dan Mikro Struktur Pada Baja mangan AISI 3401

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Boby Endi Kurniawan

    2014-03-01

    Full Text Available 800x600 Baja mangan merupakan salah satu baja penting yang digunakan dalam industri dan memiliki aplikasi yang luas karena mempunyai wear resisten yang baik, kemampuan work hardening yang tinggi dengan ketangguhan dan keuletan yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisa pengaruh perubahan struktur mikro dan sifat mekanik pada baja mangan austenitic AISI 3401 .Penelitian baja mangan austenitk AISI 3401 ini dilakukan dengan perlakuan quench annneling pada temperature 10000C dengan empat variasi waktu tahan 30 menit, 60 menit, 120 menit yang diikuti pendinginan cepat media air, dan tanpa perlakuan. Kemudian dilakukan pengujian metalografi untuk mengetahui struktur mikro, uji kekerasan untuk mengetahui sifat mekanik dan uji XRD untuk menganalisis fasa hasil dari perlakuan quench annealing pada temperature 10000C dengan menggunakan empat variasi tersebut. Hasil penelitian diperoleh adanya pembentukan karbida dan austenit pada semua spesimen. Sedangkan hasil uji kekerasan yang didapatkan nilai yang tertinggi adalah pada waktu tahan 30 menit, yaitu 27 HRc Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

  12. PERSEPSI NEGATIF PASIEN KANKER PAYUDARA DAN KOLOREKTAL TERHADAP KEMOTERAPI DAN RADIOTERAPI DI RUMAH SAKIT DI KOTA DENPASAR, BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gede Wara Samsarga Samsarga

    2015-01-01

    Full Text Available Terapi adjuvan yang biasanya diberikan pada pasien kanker payudara dan kanker kolorektal adalah kemoterapi dan radioterapi. Terapi adjuvan biasanya diberikan setelah terapi primer untuk meningkatkan angka kesembuhan penyakit, mencegah rekurensi, dan membunuh sel-sel kanker yang tersisa ataupun yang telah bermetastasis (terutama mikrometastasis. Terapi adjuvan juga berfungsi sebagai terapi paliatif untuk meningkatkan harapan hidup pasien kanker. Dalam kenyataannya banyak pasien kanker, khususnya kanker payudara dan kolorektal yang menghindari tindakan kemoterapi dan radioterapi. Dari 38 orang pasien kanker payudara dan kolorektal, didapatkan bahwa 26,3% takut gagal, 39,5% takut efek samping, 7,9% biaya yang mahal, 10,5% karena berlangsung dalam jangka waktu yang lama, dan 15,8% tidak takut terhadap kemoterapi dan radioterapi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pemahaman pasien kanker payudara dan kanker kolorektal terhadap tindakan kemoterapi dan radioterapi masih cukup rendah dimana 68,4% sampel tidak tahu dan tidak mengerti tentang tindakan kemoterapi dan radioterapi. Pemahaman yang kurang tentang tindakan kemoterapi dan radioterapi ini nantinya dapat mengakibatkan timbulnya persepsi negatif terhadap tindakan kemoterapi dan radioterapi. Maka dari itu sangat diperlukan adanya suatu edukasi yang baik bagi setiap pasien tentang penyakit dan modalitas terapi yang akan diberikan. Dokter diharapkan mampu untuk mengubah persepsi negatif pasien terkait tindakan kemoterapi dan radioterapi.  

  13. Perancangan dan Pembuatan Kapal Wisata dengan Motor Generator Listrik Tenaga Surya Sebagai Energi Alternatif Penggerak Propeler

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sudiyono Sudiyono

    2008-01-01

    Full Text Available The development of solar energy as an alternative energy is highly supported by the weather at Surabaya and its surroundings. It is supported as well by development of tourism particularly in water sector with the existence of river running along downtown. As we know, the revenue of water sector tourism is much less than the one of industrial. On the river bank, had already developed places of interest such as Submarine Monument, JMP City Mall, Kalimas Tradisional Port, Kayoon Florist Center, etc. One solution to improve water tourism especially river tourism is by designing and producing a tour ship. With solar energy, that will reduce pollution level and bring better atmosphere and environment. Considering the stream of Kalimas river, design constrains implemented for tour ship are: 2 passenger and 1 captain ship with Loa: 3,48 m, Lpp: 2,9 m, B: 1,38 m, T: 0,27 m, v: 3 Knot, and battery recharging time for solar cell is 3,3 hrs starting from empty to fully charged. Abstract in Bahasa Indonesia: Kondisi cuaca wilayah Surabaya dan sekitarnya sangat mendukung untuk mengem¬bangkan pemanfaatan energi matahari sebagai energi alternative, khususnya pada sektor pariwisata terutama pariwisata air yang juga didukung oleh sungai yang mengalir ditengah kota. Melihat pemasukan disektor pariwisata terutama pariwisata air yang masih sangat sedikit dibandingkan dari sector industri, maka untuk meningkatkan pemasukan tersebut dikembangkan beberapa wilayah pinggir sungai sebagai tempat wisata seperti Monumen Kapal Selam, wisata kota (Mall JMP, pelabuhan tradisional Kali Mas, pasar bunga Kayoon dan lain – lain. Perancangan dan pembuatan kapal wisata merupakan salah satu solusi/usaha untuk lebih mendekatkan pada wisata air terutama wisata sungai. Dengan pembuatan kapal wisata tenaga surya akan semakin mengurangi polusi dan lebih mendekatkan pada suasana lingkungan yang lebih baik. Dengan melihat kondisi sungai Kali Mas, maka dilakukan pendekatan perhitungan

  14. Desain Dan Analisis Perhitungan Roda Pendaratan Pesawat Tanpa Awak

    OpenAIRE

    Aulia, T. Muhammad Rinaldi

    2015-01-01

    Landing gear merupakan struktur pesawat yang berfungsi menahan beban statis pesawat dan juga beban dinamis ketika pesawat melakukan pendaratan. Dalam mendesain landing gear dilakukan pemilihan jenis landing gear dan dilakukan analisis perhitungan pada tiap komponen landing gear yang meliputi pusat gravitasi, tinggi pesawat, wheel base, wheel track, dan roda. Desain dan analisis perhitungan dilakukan dengan metode studi pustaka dimana setiap desain dan perhitungan didasarkan pada literatur pu...

  15. PENGARUH RELIGIUSITAS DAN ETIKA KERJA ISLAMI TERHADAP MOTIVASI KERJA

    OpenAIRE

    Fauzan Fauzan; Irma Tyasari

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara religiustas dan etika kerja islami terhadap motivasi kerja. Dugaan awal, religiustas dan etika kerja islami berpengaruh terhadap motivasi kerja. Subjek penelitian ini adalah para guru di SMP yang dikelola oleh LP Ma’arif Kota Malang. Penelitian ini menggunakan kuesioner adaptasi dan modifikasi skala Islamic Work Ethics yang dkembangkan oleh Abbas Ali ( 1987) dan skala religiusitas yang dikembangkan oleh Glock dan Stark (1996...

  16. UJI POTENSI Gliocladium sp TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN TOMAT

    OpenAIRE

    Lina Herlina

    2013-01-01

    AbstrakMikroorganisme tanah seperti Gliocladium sp dapat bertindak sebagai dekomposer dan juga sebagai agen pengendali hayati patogen tanaman hal ini memberikan harapan untuk mengurangi penggunaan pupuk dan fungisida sintetik. Tujuan penelitian untuk menguji potensi biofertililzer Gliocladium sp terhadap pertumbuhan dan produksi buah tomat. Variabel bebas yaitu bioferlizer Gliocladium sp  dengan dosis (g/tanaman) 0,50, 100, 150, dan 200 .Variabel tergantung adalah pertumbuhan dan produksi tan...

  17. Air Abrasion

    Science.gov (United States)

    ... delivered directly to your desktop! more... What Is Air Abrasion? Article Chapters What Is Air Abrasion? What Happens? The Pros and Cons Will I Feel Anything? Is Air Abrasion for Everyone? print full article print this ...

  18. Sistem Komputerisasi Pengolahan Buku Induk Pegawai Pada UPT Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kecamatan Banjarmangu Berbasis PHP Dan MYSQL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elisa Usada

    2011-11-01

    Full Text Available Permasalahan yang akan dibahas adalah bagaimana membuat sistem pengolahan buku induk pegawai di UPT Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kecamatan Banjarmangu berbasis PHP dan MySQL. Sistem pengolahan buku induk pegawai  berbasis PHP dan MySQL ini dirancang komputerisasi menggunakan PHP dan database MySQL dengan tujuan agar pengolahan data pegawai di UPT Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kecamatan Banjarmangu dapat terpusat. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan metode waterfall. Sistem pengolahan buku induk pegawai ini menggunakan jaringan client server dan dapat diakses oleh administrator dan Kepala UPT dan Pegawai. Kelebihan dari sistem pengolahan ini adalah dilindungi password dan hak akses yang berbeda untuk setiap user sehingga keamanan data dapat terjamin, sedangkan kekurangannya adalah program yang dihasilkan belum maksimal karena mengkhususkan data pegawai pada buku induk saja. Saran dari sistem pengolahan ini yaitu pengembangan dari segi keamanan data, kelengkapan data, dan ketelitian sistem dalam input data untuk mengurangi kesalahan.

  19. HASIL ANALISIS VITAMIN A DAN β-KAROTEN BAHAN MAKANAN SUMBER VITAMIN A DAN KAROTEN DENGAN METODE HPLC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuniar Rosmalina

    2012-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan analisis vitamin A DAN β-Karoten terhadap beberapa jenis pangan dengan menggunakan metode HPLC. Analisis dilakukan terhadap 9 jenis serealia dan umbi-umbian, 3 jenis kacang-kacangan, 40 jenis sayuran, 11 jenis daging dan hasilnya, 7 jenis telur dan hasilnya, 8 jenis ikan, 12 jenis buah-buahaan, dan 7 jenis kelompok lain-lain. Hasilnya menunjukkan sumber β-Karoten yang tinggi pada kelompok serealia dan umbi-umbian adalah umbi jalar, pada kelompok sayuran adalah daun katuk, daun pepaya, daun singkong, daun melinjo, daun talas dan daun sintrong, pada kelompok telur adalah telur bebek, pada kelompok buah-buahan adalah mangga golek dan mangga gedong. Sedangkan kelompok kacang-kacangan dan kelompok daging kandungan β-Karotennya rendah. Hati ayam, hati bebek, dan hati kambing merupakan sumber vitamin A yang tinggi, sedangkan pada kelompok ikan didapati ikan lele mempunyai kandungan vitamin A yang lebih tinggi dibandingkan jenis ikan lainnya.

  20. TINJAUAN UMUM TENTANG HELPDESK DAN FRAMEWORK TERKAIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ali Tarmuji

    2013-04-01

    Full Text Available Penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK di suatu instansi sangat banyak dampaknya, baik positif maupun negatif. Seiring perkembangan teknologi semakin banyak pemanfaatan media TIK ini untuk membantu pelaksanaan suatu pekerjaan bahkan hampir seluruh bidang di suatu instansi. Dalam perjalanan penggunaan TIK sering muncul permasalahan-permasalahan yang jika tidak ditangani akan mengakibatkan adanya kemunduran kinerja dari bagian/seseorang yang menggunakan peralatan TIK untuk menunjang kerja mereka. Suatu instansi yang sudah sedemikian kompleksnya dalam penggunaan peralatan TIK di instansinya maka diperlukan suatu mekanisme dan unit khusus yang menangani penggunaan dan permasalahan dalam hal penggunaan TIK tersebut. Mekanisme dan unit khusus tersebut sering dinamakan tim helpdesk yang tujuan utamanya adalah menangani penyelesaian terhadap permasalahan yang muncul dari penggunaan suatu peralatan TIK tersebut sehingga mampu memperlancar kerja yang terkait. Suatu instansi dalam hal penerapan tim helpdesk memerlukan suatu perencanaan yang matang dan terorganisir. Langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh instansi dalam implementasi tim helpdesknya antara lain, (1 membentuk tim khusus untuk menganalisis organisasinya terkait kebutuhan implementasi helpdesk tersebut, (2 membentuk organisasi helpdesk sesuai kebutuhan, (3 memilih workflow helpdesk yang disesuaikan dengan kondisi instansi, (4 memilih framework yang tepat untuk mendasari jalannya implementasi helpdesk di instansi terkait, dan (5 menuangkan aturan-aturan dasar (standard operation procedur-SOP untuk menguatkan kiprah tim helpdesk di instansi terkait.Terbentuknya tim helpdesk diharapkan dapat mengatasi permasalahan dan memberikan layanan terhadap seluruh permasalahan bidang TIK baik yang bersifat internal (pengembang aplikasi maupun seluruh permasalahan operasional aplikasi ataupun hal-hal yang berhubungan dengan sistem dan teknologi informasi dan komunikasi.

  1. PENGARUH PROSES PENGERINGAN DAN IMOBILISASI TERHADAP AKTIVITAS DAN KESTABILAN ENZIM BROMELAIN DARI BUAH NENAS (Ananas comosus (L) Merr)

    OpenAIRE

    ISHAK, MEILTY CHRISTY

    2012-01-01

    Meilty Christy Ishak (G61108260). Pengaruh Proses Pengeringan dan Imobilisasi Terhadap Aktivitas dan Kestabilan Enzim Bromelain dari Buah Nenas (Ananas comosus (L) Merr) (Di Bawah Bimbingan Februadi Bastian dan Amran Laga). RINGKASAN Enzim bromelain merupakan enzim protease dari buah nenas, enzim ini memiliki sifat seperti enzim rennin (renat), papain, dan fisin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh proses pengeringan enzim terhadap aktivitas enzim, dan untuk men...

  2. Tanggap Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Jagung Manis (Zea mays Saccharata Sturt.) Terhadap Pemberian Pupuk Anorganik Cair Dan Umur Pemangkasan Daun

    OpenAIRE

    Sianipar, Rimna Regina

    2012-01-01

    Tanaman jagung yang masuk ke Indonesia belum dapat dipastikan, tetapi pendapat umum menyatakan bahwa tanaman ini masuk ke Indonesia sekitar 3-4 abad yang lalu oleh orang-orang Portugis dan Spanyol melalui India dan Tiongkok. Pertanaman jagung di Indonesia terutama terdapat di Jawa, Madura dan Sulawesi. Hingga saat ini tanaman jagung merupakan tanaman makanan yang penting di daerah tropis dan subtropis. Luas pertanaman jagung di dunia menempati urutan ke-3 setelah tanaman gandum dan padi ...

  3. PENGARUH SEKAM PADI, KOMPOS DAN PUPUK KANDANG SAPI TERHADAP BEBERAPA SIFAT KIMIA, FISIKA DAN BIOLOGI ENDAPAN LUMPUR SIDOARJO

    OpenAIRE

    santoso, Slamet

    2014-01-01

    Endapan lumpur Sidoarjo terbentuk dari lumpur yang keluar dari bekas pengeboran minyak PT. Lapindo Brantas. Endapan lumpur Sidoarjo mengandung unsur hara, liat yang tinggi dan beberapa populasi mikroba. Sekam padi, kompos dan pupuk kandang sapi diketahui dapat meningkatkan hara, memperbaiki porositas dan menambah keragaman mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sekam padi, kompos dan pupuk kandang sapi terhadap beberapa sifat kimia, fisika dan biologi endapan lumpur ...

  4. Penskalaan Butir Format Respons Pilihan dan Respons Bebas Berdasarkan Model Rasch dan Partial Credit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Hariadi

    2007-06-01

    Full Text Available Penelitian melihat pengaruh jumlah parameter butir, kategori respons bebas (RB, pengaruh sampel terhadap akurasi estimasi parameter kemampuan untuk menghasilkan estimasi yang stabil dan pengaruh pembobotan butir RP dan butir RB terhadap kesalahan baku. Penelitian dalam dua tahap, simulasi menggunakan 30 kondisi dengan replikasi 50 dengan variabel panjang tes, jumlah kategori, dan jumlah parameter butir, dan analisis deskriptif, dilanjutkan penerapan penskalaan gabungan butir tipe respons pilihan (rp dan butir respons bebas (rb pada konstruksi tes elektronika yang terdiri 40 butir pilihan ganda dan 4 butir jawaban tersusun, 3 butir memiliki lima kategori jawaban dan 1 butir dengan 4 kategori jawaban, melibatkan 355 siswa. Hasil penelitian menunjukkan: ukuran sampel kurang berpengaruh pada root mean square error atau (RSME> dan korelasi antara 9 dengan 0, namun berpengaruh terhadap akurasi estimasi parameter butir pilihan ganda (/>/y,dan parameter butir respons tersusun (3^- Jumlah parameter butir berpengaruh terhadap parameter kemampuan, tetapi tidak berpengaruh terhadap akurasi dari b^, dan S„,. Estimasi dari parameter tingkat kesulitan butir jawaban tersusun tiga kategori lebih akurat daripada butir jawaban tersusun lima kategori. Estimasi tahan {robust untuk parameter kesulitan butir jawaban tersusun 5 kategori memerlukan sampel minimal 250 responden, sedangkan untuk butir respons tersusun 3 kategori memerlukan sampel minimal 100 responden. Estimasi parameter kemampuan dari skor total (0^^ tidak sama dengan rata-rata jumlah tbeta dari masing-masing subtes (0^ + 0CR. Theta dari tes yang dikalibrasi bersama-sama berbeda dengan theta dari total subtes yang dikalibrasi secara terpisah. Korelasi kemampuan yang mengunakan pembobotan dan kemampuan tanpa pembobotan mempunyai suatu rentang dari 0,988 sampai 0,948. Kata kunci: penyekaiaan, model rash dan partial credit.

  5. Perbedaan Kadar Malondialdehide dan Tromboksan B2 pada Remaja dengan Dismenore dan Tanpa Dismenore

    OpenAIRE

    Berliana Irianti; Ermawati .; Arni Amir

    2015-01-01

    Abstrak Penyebab dismenore belum semuanya diketahui, ada dugaan peningkatan proses peroksida lipid yang akan mengaktivasi mediator inflamasi pada endometrium yang menimbulkan rasa nyeri haid (dismenore). Tujuan penelitian ini adalah menentukan perbedaan kadar malondialdehide dan tromboksan B 2  pada dismenore dan tanpa dismenore. Studi observasional ini menggunakan desain potong lintang komparatif. Subjek penelitian terdiri dari dua kelompok yaitu 23 remaja dismenore dan 23 remaja tanpa disme...

  6. Jane Air: The Heroine as Caged Bird in Charlotte Brontë’s Jane Eyre and Alfred Hitchcock’s Rebecca L’héroïne, oiseau en cage dans Jane Eyre de Charlotte Brontë et Rebecca d’Alfred Hitchcock

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paul Marchbanks

    2009-12-01

    Full Text Available Dans le quatrième chapitre de son ouvrage intitulé Brontë Transformations (1996, Patsy Stoneman révèle l’importance des reprises et transformations dont a fait l’objet Jane Eyre (1847 de Charlotte Brontë dans diverses pièces de théâtre, romans et films depuis sa publication initiale. L’un des avatars les plus intéressants mentionné par P. Stoneman est Rebecca d’Alfred Hitchcock (1940 d’après le roman à succès éponyme de Daphné Du Maurier paru en 1938. Parmi les nombreux éléments communs au roman de Brontë et au film d’Hitchcock figurent l’héroïne orpheline consciente de son physique ordinaire, un personnage masculin maussade doté d’une épouse “présente-absente” et une intendante dont le tempérament influence l’atmosphère du manoir dans lequel l’héroïne réside temporairement. Un autre point commun, plus difficile à déceler car profondément intégré à chaque œuvre, est le portrait de l’héroïne en oiseau prisonnier. Ce(tte subtile trope/métaphore mérite d’être remarqué(e car non seulement l’image constitue un lien entre les deux œuvres mais elle permet aussi, dans ses diverses manifestations, de les différencier. Tandis que dans Jane Eyre, l’image de l’oiseau apparaît chaque fois que Jane s’échappe d’un lieu qui l’emprisonne, celle de la cage s’avère être l’élément dominant dans le film d’Hitchcock, imposant finalement des limites infranchissables à la liberté de l’héroïne.

  7. Livres et lecture dans le monde ottoman

    OpenAIRE

    Anastassiadou, Meropi; Arnaud, Jean-Luc; Balta, Evangelia; Bilici, Faruk; Bounfour, Abdallah; Clayer, Nathalie; Denoix, Sylvie; Depaule, Jean-Charles; Dévényid, Kinga; Establet, Colette; Guichard, Pierre; Henry, Jean-Robert; Heyberger, Bernard; Hitzel, Frédéric; Kenderova, Stoyanka

    2004-01-01

    Au cours de ces dernières années, l'histoire du livre et de la lecture s'est affirmée comme l'un des domaines majeurs de l'histoire culturelle. Dans l'Empire ottoman, cette histoire prend une forme particulière car non seulement l'imprimerie en caractères arabes ne fait officiellement son apparition à Istanbul qu'en 1729, mais encore parce que, dans cet empire, cohabitent dans une civilisation commune, des langues et des religions différentes. Les études ici réunies dressent un premier bilan ...

  8. Être dans la musique

    OpenAIRE

    Legrain, Laurent

    2011-01-01

    “Être dans la musique”… cette expression maintes fois entendue dans le cadre d’interviews ou de discussions informelles menées avec des amateurs de jazz montre toute l’importance de ces moments musicaux particuliers dans les trajectoires des amateurs. Mais comment approcher analytiquement cet état fugace et, à la manière des amateurs, le placer au centre de nos préoccupations ? En dénouant le corset kantien qui enserre l’esthétique, de nombreux auteurs ont esquissé les contours d’une notion, ...

  9. HOSPES PERANTARA DAN HOSPES RESERVOIR FASCIOLOPSIS BUSKI DI INDONESIA Studi Epidemiologi F. buski di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan Tahun 2002 dan 2010

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anorital -

    2013-12-01

    . Bahkan dalam beberapa periode terkesan naik, meskipun upaya penanggulangannya terus dilaksanakan melalui berbagai survei yang diakhiri dengan pemberian obat. Tidak diketahuinya dengan pasti hospesperantara I, II dan hospes reservoir; merupakan salah satu kendala dalam pengendalian penyakit. Untuk mengetahui siklus epidemiologi F. buski, telah dilakukan dua studi oleh dua institusi penelitian yang berada di bawah Badan Litbangkes pada tahun 2002  oleh Anorital, dkk dan 2010 oleh Annida. Hasil dari kedua studi tersebut diketahui bahwa terdapat 3 jenis tanaman air (hospes perantara II yang dikonsumsi masyarakat yaitu teratai (Nymphea alba, teratai burung (Nymphea lotus dan kangkung (Ipomea aquatica yang positif serkaria dan metaserkaria. Dari spesimen 4 jenis siput/keong air tawar (hospes perantara I yang diperiksa  diperoleh 2 jenis siput/keong yang positif redia dan serkaria yaitu siput kalambuai (Lymnea sp dan siput pipih (Indoplanorbis sp. Dari 4 jenis spesimen kotoran hewan yang diperiksa, diperoleh 1 spesimen positif  telur F. buski yang ditemukan pada kotoran kerbau. Selain itu ditemukan  juga 2 spesimen dari kotoran ayam dan itik alabio telur yang dari segi bentuk mirip F. buski.  Namun dari segi ukuran, telur parasit yang ditemukan ini jauh lebih kecil dibandingkan dengan telur F. buski yang sebenarnya. Meski adanya temuan positif tersebut, perlu adanya konfirmasi dari institusi penelitian lainnya yang berpengalaman dalam melakukan identifikasi F. buski. Dengan mulai terkuaknya gambaran siklus epidemiologi F. buski ini, diharapkan upayapenanggulangan dan pengendalian penyakit kecacingan buski (fasciolopsiosis dapat dilakukan dengan lebih terfokus dan efektif. Agar siklus epidemiologi F. buski dapat memberikan gambaran yang lebih jelas lagi, diperlukan suatu studi yang lebih mendalam dengan jumlah sampel/spesimen yang lebih banyak.  Kata kunci: Fasciolopsis buski, fasciolopsiosis

  10. KERENTANAN KAWASAN TEPI AIR TERHADAP KENAIKAN PERMUKAAN AIR LAUT Kasus Kawasan Tepi Air Kota Surabaya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Suprijanto

    2003-01-01

    Full Text Available Even though global warming are still debates whether it will or not be happened, the changes on climate will influence activities of human. Regarding global warming issue, one of the impact that is very interesting to be investigated is sea level rise. Sea level rise is predicted has very big impact since, in general, in coastal areas locate a lot of important activities for such city or country. On the context of Indonesian locality, most of big cities such as Jakarta, Surabaya, Semarang, Makasar, etc. are located on the coastal area. Since a lot of important activities located on those cities, in general, sea level rise will influence the development processes of those cities. On the basis of the observation gathering in Surabaya City, the impact of sea level rise will influence not only the development of coastal area but also development of Surabaya City in general. The influence is because the area accommodates activities which are very important in city development both for present and future. The activities are port, industrial estate and location for new housing. Abstract in Bahasa Indonesia : Terlepas dari ketidakpastian mengenai terjadi atau tidaknya pemanasan global, setiap perubahan iklim di bumi akan memberikan dampak terhadap kelangsungan hidup manusia. Salah satu kajian yang saat ini banyak dilakukan berkaitan dengan isu pemanasan global adalah mengenai kenaikan permukaan air laut. Pengkajian mengenai kenaikan permukaan air laut tersebut penting mengingat dampak yang akan ditimbulkannya dan dengan kenyataan secara umum kawasan tepi air memegang peranan penting dalam perkembangan suatu kota ataupun negara. Hal ditandai dengan banyaknya aktivitas yang berlokasi di kawasan tepi air. Kondisi geografis Indonesia dengan duapertiga bagian wilayahnya adalah perairan, menjadikan Indonesia memiliki garis pantai terpanjang di dunia. Hal tersebut menjadikan pula beberapa bagian wilayah di Indonesia merupakan kawasan pesisir atau tepi air

  11. EFIKASI DAN KEAMANAN DIHIDROARTEMISININ-PIPERAKUIN PADA PENDERITA PLASMODIUM VIVAX DI KALIMANTAN DAN SULAWESI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armedy Ronny Hasugian

    2012-11-01

    Full Text Available Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian “Monitoring drug resistance in subject with P.falciparum and  P.vivax malaria in Kalimantan and Sulawesi, Indonesia” yang bertujuan untuk menilai efikasi dan keamanan Dihydroartemisinin – Piperaquine (DHP pada penderita malaria vivaks di Kalimantan dan Sulawesi. Disain penelitian adalah potong lintang dengan prospektif evaluasi terhadap 87 subyek penderita P. vivax. Efikasi dan keamanan DHP dinilai berdasarkan kriteria WHO. Hasil analisis menunjukkan bahwa efikasi DHP secara Intention To Treat (ITT pada Hari 28 (H28 setelah pengobatan DHP adalah 94,3% (95%CI: 87,2 – 97,5 dan H42 adalah 92% (95%CI: 87,2 – 97,5. Efikasi DHP secara Per Protokol (PP pada H28 adalah 100% dan H42 adalah 97,6% (95%CI:91,5 – 99,3. Bebas parasit 100% terjadi pada H2. Bebas gametosit 100% terjadi pada H7. Bebas demam 100% terjadi pada H7. Bebas gejala klinis tidak pernah mencapai 100% pasca pengobatan DHP. Kejadian sampingan yang ditemukan adalah berkeringat, tidak nafsu makan dan diare,  tetapi ringan dan dapat ditolerir.  Oleh karena itu dapat disimpulkan efikasi dan keamanan DHP sesuai dengan kriteria WHO dan dapat direkomendasikan untuk penggunaan secara luas.   Kata Kunci: Malaria, Efikasi, dihidroartemisinin, piperaquine, Kalimantan, Sulawesi 

  12. PENGARUH PENYIMPANAN BEKU SANTAN DAN KELAPA PARUT TERHADAP CITA RASA SANTAN DAN MUTU MINYAK YANG DIHASILKAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Uken S. Soetrisno

    2012-11-01

    Full Text Available Santan dan kelapa parut yang disimpan beku selama 1 sampai dengan 4 minggu telah diuji cita rasa santan dan mutu kimiawi dari minyak yang dihasilkannya. Data yang diperoleh menunjukkan bahwa asam lemak bebas dan bilangan peroksida, yang dipakai sebagai petunjuk kerusakan minyak mengalami kenaikan yang cukup tinggi dan sangat bermakna secara statistik setelah penyimpanan satu minggu, meskipun dengan percepatan yang berbeda. Angka-angka tersebut masih di bawah batas yang ditentukan dalam standar Industri Indonesia. Uji cita rasa menunjukkan bahwa lamanya penyimpanan serta bentuk bahan sangat berpengaruh terhadap tingkat kesukaan panelis. Santan yang berasal dari kelapa parut beku masih disukai sampai dengan penyimpanan dua minggu.

  13. Pengaruh Penambahan Glukosa Sebagai Co-substrate dalam Pengolahan Air Limbah Minyak Solar Menggunakan Sistem High Rate Alga Reactor (HRAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Laksmisari Rakhma Putri

    2014-09-01

    Full Text Available Kandungan minyak dalam air limbah umumnya relatif sulit untuk diuraikan oleh mikroorganisme pada pengolahan air limbah secara biologis. Sistem alga dalam High Rate Alga Reactor (HRAR telah banyak dikembangkan dan digunakan sebagai pengolah air limbah domestik dan industri. Aplikasi sistem alga dalam HRAR ini dicoba untuk diaplikasikan dalam pengolahan air limbah mengandung minyak solar. Penelitian dilakukan untuk mengkaji kemampuan HRAR dalam menurunkan kandungan minyak solar dengan penambahan glukosa sebagai co-substrate. Penambahan co-substrate diperkirakan dapat mendorong bakteri untuk memberikan suplai karbondioksida pada mikroalga. Penelitian ini dilakukan dengan dua variabel penelitian yaitu konsentrasi minyak solar sebesar 381 ppm dan 830 ppm dalam air limbah dan konsentrasi co-substrate berupa gula sebesar 5 gram, 7 gram, dan 10 gram ke dalam 18 Liter air pada reaktor. Setiap dua hari sekali selama 14 hari akan diambil sampel untuk kemudian dilakukan analisis masing-masing parameter. Hasil menunjukkan bahwa efisiensi tertinggi kinerja HRAR dalam menurunkan kandungan minyak solar adalah sebesar 84,27%. Efisiensi tertinggi ini didapatkan pada reaktor dengan variasi penambahan minyak solar 830 ppm dan co-substrate sebesar 10 gram ke dalam 18 Liter yang memiliki nilai COD 586,67 mg/L. Pada konsentrasi minyak solar sebesar 830 ppm, penambahan co-substrate memberikan pengaruh pada efisiensi penurunan kandungan minyak solar. Semakin besar penambahan co-substrate, semakin besar efisiensi penurunan kandungan minyak solar.

  14. Studi Kasus; “Koreksi terhadap Pengukuran Polutan di Udara Unit Perajin Logam dan Dampaknya terhadap Kesehatan”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Husaini Husaini

    2016-09-01

    Full Text Available AbstractUnderstanding on the reaction of various air pollutants until today continues to grow, even it is hard to find information about the results of the reaction of various air pollutants standard. The aim of the research was to analyze and to correct of the the various air pollutants as well as to determine the health impact of blacksmith in 2014. The samples consisted of 38 blacksmith from 38 working units in Hulu Sungai Selatan of South Kalimantan. Analytical approach of the examination of air pollutants, blood samples and pulmonary functions of selected workers was applied in this study. The results showed a decrease in lung function and abnormalization workers immune response, as a result of exposure to various air pollutants. It is very difficult to determine and predict the causality of air pollution and health impact since there must be various factors contributing to the the health impact. because it is caused by pollutants singly or may be caused from the various reactions of these pollutants, for that, the correction need on the measurement and analysis of air pollutants that made so far, including its impact on the human body. The benefit of this research as a form of correction to use the Threshold Limit Value (TLV and measurement of air pollutants, including the impact of the target organ in the human body.Keywords : Measurements correction, pollutants, lung function, immune response.AbstrakPemahaman reaksi berbagai polutan di udara sampai saat ini terus berkembang, bahkan hampir tidak ditemukan informasi tentang standar hasil reaksi berbagai polutan di udara. Tujuan penelitian untuk menganalisis dan koreksi pengukuran berbagai polutan di udara serta dampaknya terhadap kesehatan perajin logam. Studi kasus dilakukan pada 38 perajin logam serta 38 unit kerjanya di Kabupaten Hulu Sungai Selatan Kalimantan Selatan tahun 2013 dengan pendekatan observational analitik beserta pengambilan contoh polutan di udara dan pengambilan sampel

  15. Precise measurement of the absolute fluorescence yield of nitrogen in air. Consequences on the detection of ultra-high energy cosmic rays; Mesure precise du rendement absolu de la fluorescence de l'azote dans l'air. Consequences sur la detection des rayons cosmiques d'ultra-haute energie

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Lefeuvre, G

    2006-07-15

    The study of the energy spectrum of ultra-high energy cosmic rays (E > 10{sup 20} eV) requires to determine the energy with much more precision than what is currently achieved. The shower of particles created in the atmosphere can be detected either by sampling particle on the ground, or by detecting the fluorescence induced by the excitation of nitrogen by shower electrons. At present, the measurement of the fluorescence is the simplest and the most reliable method, since it does not call upon hadronic physics laws at extreme energies, a field still inaccessible to accelerators. The precise knowledge of the conversion factor between deposited energy and the number of fluorescence photons produced (the yield) is thus essential. Up to now, it has been determined with an accuracy of 15 % only. This main goal of this work is to measure this yield to better than 5 per cent. To do this, 1 MeV electrons from a radioactive source excite nitrogen of the air. The accuracy has been reached thanks to the implementation of a new method for the absolute calibration of the photomultipliers detecting the photons, to better than 2 per cent. The fluorescence yield, measured and normalized to 0.85 MeV, 760 mmHg and 15 Celsius degrees, is (4.23 {+-} 0.20) photons per meter, or (20.46 {+-} 0.98) photons per deposited MeV. In addition, and for the first time, the absolute fluorescence spectrum of nitrogen excited by a source has been measured with an optical grating spectrometer. (author)

  16. Conversion coefficients from air kerma to personal dose equivalent H{sub p}(3) fir eye-lens dosimetry; Coeficients de conversion du kerma dans l'air a l'equivalent de dose individuel H{sub p}(3) pour la dosimetrie du cristalin

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Daures, J.; Gouriou, J.; Bordy, J.M

    2009-07-01

    This work has been performed within the frame of the European Union ORAMED project (Optimization of Radiation protection for Medical staff). The main goal of the project is to improve standards of protection for medical staff for procedure resulting in potentially high exposures and to develop methodologies for better assessing and for reducing exposures to medical staff. The Work Package WP2 is involved in the development of practical eye lens dosimetry in interventional radiology. This study is complementary of the part of the ENEA report concerning the calculations with the MCNP code of the conversion factors related to the operational quantity H{sub p}(3). A set of energy and angular dependent conversion coefficients H{sub p}(3)/K{sub air} in the new proposed square cylindrical phantom of ICRU tissue, have been calculated with the Monte-Carlo code PENELOPE. The H{sub p}(3) values have been determined in terms of absorbed dose, according to the definition of this quantity, and also with the kerma approximation as formerly reported in ICRU reports. At low photon energy, up to 1 MeV, the two sets of conversion coefficients are consistent. Nevertheless, the differences increase at higher energy. This is mainly due to the lack of electronic equilibrium, especially for small angle incidences. The values of the conversion coefficients obtained with the code MCNP published by ENEA, agree with the kerma approximation calculations with PENELOPE. They are coherent with previous calculations in phantoms different in shape. But above 1 MeV, differences between conversion coefficient values calculated with the absorbed dose and with kerma approximation are significantly increasing, especially at low incidence angles. At those energies the electron transport has to be simulated. (author)

  17. Sintesa dan Karakteristik Sifat Mekanik Karet Nanokomposit

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Pocut Nurul Alam

    2007-06-01

    Full Text Available Peningkatan sifat mekanik karet alam dengan penambahan tanah liat nanokomposit pada kosentrasi berbeda yaitu 1, 3 dan 5 % berat sudah berhasil diteliti. Pada percobaan ini pengujian dilakukan dengan X-Ray Difraction (X-RD untuk analisa morphologi dan Instron untuk analisa uji tarik. Penambahan tanah liat nanokomposit kedalam matrik polimer adalah untuk meningkatkan sifat mekanik dari material asli dan juga untuk menghasilkan suatu produk polimer yang lebih murah. Hasil yang diperoleh adalah terjadinya peningkatan yang drastis terhadap basal spacing dari matrik polimer dan menunjukkan intercalasi diantara polimer dengan pengisinya. Uji tarik juga menununjukkan peningkatan yang sangat signifikan yaitu 14.983 MPa pada karet alam menjadi 40.178 MPa pada karet alam-tanah liat nanokomposit 5% berat. Kata kunci: karet alam, sifat mekanik, tanah liat nanokomposit

  18. Evaluasi Reliability dan Safety pada Sistem Pengendalian Level Syn Gas 2ND Interstage Separator Di PT. Petrokimia Gresik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Nur Rahmawati

    2013-09-01

    Full Text Available Telah dilakukan evaluasi reliability dan safety pada sistem pengendalian level separator. Tujuan dilakukan tugas akhir ini yaitu untuk mengetahui evaluasi perhitungan reliability dan nilai SIL yang terpakai pada sistem pengendalian level separator. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif. Synthesis gas compressor adalah plant untuk menaikkan pressure dari 30 kg/cm2 menjadi 180 kg/cm2. Plant ini terdiri dari 4 tingkat yang didalamnya terdapat cooler dan separator. Separator merupakan tabung bertekanan yang digunakan untuk memisahkan gas dengan air. Didalam separator diharapkan tidak terdapat air karena air dapat menyebabkan vibrasi dikompressor. Dari hasil evaluasi didapatkan nilai reliability terendah dimiliki oleh komponen LV 1159 sebesar 0,58574 selama 8760 jam. Untuk tingkat safety komponen sistem pengendalian level separator berada pada SIL 1, namun pada komponen LV 1159 dilakukan penurunan nilai PFD dengan metode redundant yang semula nilai PFD-nya 0,05220 menjadi 0,00892 sehingga nilai SIL-nya menjadi SIL 2. Berdasarkan batas acuan nilai reliability untuk dilakukan preventive maintenance sebesar 0,8 maka untuk komponen LV 1159 memiliki waktu preventive maintenance 1900 jam atau 2,5 bulan, LT 1159 t = 13900 jam atau 19 bulan, dan LIC 1159 t = 17300 jam atau 2 tahun. Dengan biaya preventive maintenance keseluruhan komponen sebesar Rp. 516.120,00 pertahunnya.

  19. Analisa Kinerja Termal Solar Apparatus Panel pada Alat Destilasi Air Payau dengan Sistem Evaporasi Uap Tenaga Matahari Menggunakan CFD

    OpenAIRE

    Nadia Handayani; Taufik Fajar Nugroho; Sutopo Purwono Fitri

    2014-01-01

    Upaya penyaluran air bersih ke daerah pesisir belum dilakukan secara merata sehingga masyarakat masih mengkonsumsi air payau untuk kehidupan sehari-hari. Meskipun telah banyak dikembangkan alat destilasi air laut menjadi air tawar, namun masih memiliki sistem yang kompleks dan biaya yang mahal, sehingga dikembangkan alat destilasi air menggunakan sistem evaporasi uap dengan sumber tenaga matahari. Untuk mengetahui kinerja termal alat destilasi ini, maka dilakukan penelitian dengan metode simu...

  20. The DanTIN project

    DEFF Research Database (Denmark)

    Steensig, Jakob; Brøcker, Karen Kiil; Grønkjær, Caroline;

    2013-01-01

    The article introduces a new website, samtalegrammatik.dk ('grammar of talk-in-interaction'), it describes the methods used for constructing the website, and it provides descriptions of three new grammatical phenomena in Danish talk-in-interaction. The website is a result of investigations carried...... out by the research group DanTIN ('Danish talk-in-interaction') since 2009. Until 2013, the group has published analyses of quite diverse phenomena, such as different versions of the word "hvad" 'what' that seem to be-ong to different word classes and have different functions in talk-in- interaction...... grammar of Danish talk-in-interaction. It offers a template for a description of all aspects of the grammar of Danish talk-in-interaction, even though at the time of the launching only a little part of the entries will be filled in. The idea is that the investigations will be continued in many years...

  1. UJI APLIKASI VAKSIN HYDROVAC UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT MERAH PADA IKAN MAS (Cyprinus carpio DAN GURAME (Osphronemus gouramy DI BALAI BENIH IKAN PANDAK KABUPATEN BANYUMAS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indrawati Indrawati

    2009-06-01

    Full Text Available Uji aplikasi vaksin ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian vaksin hydrovac terhadap perkembangan kesehatan ikan mas dan gurami, serta mendapatkan informasi tentang cara pengendalian, melalui tindakan pencegahan ikan air tawar yang terserang wabah penyakit Aeromonas hydrophila. Sebanyak 39 ekor ikan mas (Cyprinus carpio dengan bobot rata-rata 1 kg dan panjang rata-rata 30 cm dan108 ekor ikan gurami (Osphronemus gouramy L. dengan bobot rata-rata 250 g dan panjang rata-rata 10 cm yang berasal dari Balai Benih Ikan (BBI Pandak Kabupaten Banyumas, digunakan sebagai ikan uji. Vaksin yang digunakan adalah “vaksin hydrovac” yang diproduksi oleh Laboratorium Patologi Ikan. Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar, Bogor. Vaksin diaplikasikan dengan cara dicampur pelet dengan dosis 2--3 mL per kilogram bobot badan ikan yang diberikan selama 5--7 hari berturut-turut dan setelah satu bulan kemudian dilakukan vaksinasi ulangan (booster terhadap ikan yang telah divaksin dengan cara yang sama. Hasil uji menunjukkan bahwa ikan baik ikan mas maupun gurame yang divaksin menunjukkan angka sintasan yang cukup tinggi apabila dibandingkan dengan ikan yang tidak divaksin. Mortalitas ikan uji yang tidak divaksin terjadi mulai minggu ke-5 dan ke-6.

  2. L'hybridation dans les populations naturelles de salmonidés dans le Sud-Ouest de l'Europe et en milieu expérimental

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    BEALL E.

    1997-01-01

    Full Text Available L'hybridation interspécifique entre le saumon atlantique et la truite commune dans la nature a été mise en évidence dans différents pays d'Europe et au Canada. Une étude a été entreprise pour examiner son incidence dans des populations de salmonidés de certaines rivières des Asturies (nord de l'Espagne et du sud-ouest de la France. Elle a été complétée par des expériences en milieu contrôlé pour déterminer les causes et les conditions de la disparition des barrières comportementales permettant le maintien de l'isolement reproducteur. Les hypothèses de travail étaient que l'hybridation pouvait être favorisée par le comportement de «sneaker» des tacons mâles précoces et par les repeuplements en juvéniles des deux espèces. Les résultats obtenus confirment que l'hybridation entre la truite et le saumon est un phénomène répandu, qui peut affecter localement des fractions significatives des populations (9,4 % sur la rivière Narcea dans les Asturies. Dans l'aire originelle de distribution des deux espèces, le croisement s'effectue dans le sens femelle saumon x mâle truite. Dans les conditions normales de sympatrie, les barrières d'isolement reproducteur pré-appariement paraissent solides en raison du comportement agressif du mâle conspécifique dominant qui parvient à écarter efficacement les mâles compétiteurs hétérospécifiques. En l'absence de mâle conspécifique, l'hybridation peut avoir lieu. Cependant, les femelles modifient leur comportement, ralentissent leur activité de frai et le succès reproducteur, particulièrement chez la truite, diminue. Par ailleurs, les hypothèses de travail ne sont pas vérifiées. Pour éviter l'hybridation, il est recommandé au gestionnaire de veiller à la qualité et à la quantité des zones de reproduction, de maintenir l'équilibre des populations de géniteurs et de limiter les repeuplements en sujets non autochtones.

  3. BY PRODUCT TERNAK. Teknologi dan Aplikasinya

    OpenAIRE

    Said, Muhammad Irfan

    2014-01-01

    DAFTAR PUSTAKA Adventini, N., Muhayatun, D. D. Lestiani dan W.Y.N. Syahfitri. 2012. Analisis Mikronutrien dalam Daging, Limpa, dan Hati Sapi. Jurnal Medika. 38 (8), 580???586. Angelidaki, I., and B. K. Ahring. 2000. Methods for increasing the biogas potential from the recalcitrant organic matter contained in manure. Water Science Technology. 41 (3), 189-194. Anonim. 1974. Gelita-Instant-Gelatins Type 800 A Type 800 B. Gelatine-Information-Service. Deutsche Gelatine-Febrike...

  4. Strategi Pembelajaran Biologi Berbasis Kompetensi dan Konservasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saiful Ridlo

    2013-09-01

    Full Text Available AbstrakPembelajaran melibatkan interaksi dosen, mahasiswa, dan sumber belajar. Interaksi antara ketiganya membutuhkan strategi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menghasilkan strategi pembelajaran biologi di Jurusan Biologi Unnes yang telah berkomitmen mengaplikasikan kurikulum berbasis kompetensi dan konservasi dengan ciri pendekatan jelajah alam sekitar (JAS. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Informannya dosen dan mahasiswa yang mengajar dan belajar biologi umum, mikrobiologi, dan taksonomi hewan. Data yang diperoleh berupa deskripsi kegiatan belajar mengajar dan lesson study.  Data-data dianalisis kemudian dinarasikan. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran biologi dengan pendekatan berpusat pada siswa yang dikhususkan pada kegiatan penjelajahan alam sekitar dapat dilakukan menggunakan strategi yang berbasis pada cara belajar siswa aktif dan kooperatif. Strategi-strategi tersebut adalah pembelajaran kontekstual, pembelajaran partisipatif, dan pembelajaran inkuiri. AbstractLearning involves the interaction of lecturer, students, and learning resources. The interaction between them requires a learning strategy. This research aims to generate learning strategies of biology in the Department of Biology Unnes which has committed to apply the competence- and conservation-based curriculum of features the environmental exploration (JAS approach. The research methodology uses a qualitative approach. The informants are the faculty members and the students who, respectively, teach and learn biology, microbiology, and animal taxonomy subjects. The data obtained were in the form of description of learning activities and lesson studies. The data were then analyzed narratively. The results showed that the student-centered learning of environmental exploration may be conducted using active- and cooperative-based strategies. Examples of these strategies are contextual learning, participatory learning, and inquiry learning.

  5. Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik

    OpenAIRE

    rozi,ys

    2016-01-01

    Nissan X-Trail yang  mempunyai perfomance yang sangat baik, contohnya : Ada beberapa Tipe transmisi yang mudah dikendarai dan tidak membuat pengendara cepat lelah saat menyetir. Untuk jok Dapat disesuaikan dengan kondisi jalanan di perkotaan, sekaligus dengan sensasi akselerasi yang halus dan nyaman. Pada bagian Transmisi manual 5-percepatan di Nissan March membantu mendapatkan hasil maksimal dari kekuatan mesin. Baca selengkapnya hanya di: http://rozidotnet.blogspot.com/2016/...

  6. Desain Motor Bakar Bensin Untuk Mencapai Persyaratan Standar Polusi Dan Penghematan Bahan Bakar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendrata Suhada

    2002-01-01

    Full Text Available Fuel consumption of an engine is one of the most important factors for a car, the economy of a car is determined by the engine thirst. Every car driver expects to drive a car with less consumption. Differences in how a car is operated, make a different in result too, car used with maximum power and full speed for longer run is not the same as using it for city drive, which might have to make a lot of car stop. Such drive conditions will effect the fuel consumption. Control of the mixture and the timing to inject the fuel between full load and low running load or idle should be different. Because of the pollution which create more and more problem, especially from car's engine, government and environment controller have instructed designer and manufacturer of cars to commit the regulation regarding air pollution. Standard have been design to reach the condition where the components of pollutant should be minimized until it reach a zero level. To meet that expectation, a lot of changes have been made in the past until now, such as the use of light material, different type of fuel injection, using variable control of valve lift and valve timing. Abstract in Bahasa Indonesia : Ekonomis atau tidaknya suatu kendaraan bermotor dapat diukur dari banyaknya bahan bakar yang dipakai untuk mengoperasikan kendaraan tersebut. Setiap pemakai tentunya mengharapkan dapat memiliki kendaraan yang hemat bahan bakar. Pengoperasian kendaraan biasanya tidak akan mencapai hasil yang sama untuk segala kondisi operasi, misalnya operasi kendaraan pada kecepatan penuh sangat berbeda dengan kendaraan yang dioperasikan di dalam kota yang sering berhenti. Hal ini sangat menentukan pemakaian bahan bakar. Pengaturan pencampuran dan masuknya bahan bakar ke dalam silinder perlu dibedakan, antara operasi beban penuh dan operasi beban rendah atau menengah. Keadaan lingkungan yang makin menguatirkan, disebabkan oleh polusi udara dari kendaraan bermotor, mewajibkan para perencana dan

  7. Pembuatan dan Karakteristik Komposit Polimer Berpenguat Bagasse

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eqitha Dea Clareyna

    2013-09-01

    Full Text Available Bagasse memiliki kandungan serat yang cukup besar dan berpotensi digunakan sebagai bahan penguat dalam pembuatan komposit karena sifatnya yang kuat dan ringan. Dalam penelitian tugas akhir ini telah dibuat bahan komposit berpenguat bagasse dengan empat macam ukuran penguat yaitu serat chopped serta partikel berukuran 100 mesh, 140 mesh, dan 200 mesh. Pembuatan komposit menggunakan metode hand lay-up dan fraksi volume penguat divariasi dari 2,5% hingga 15%. Hasil karakterisasi yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa kekuatan tarik dan densitas terbaik dimiliki oleh sampel komposit dengan penguat berukuran 200 mesh sebanyak 7,5% volume. Kekuatan tarik sampel tersebut adalah  28,83  MPa dan densitasnya adalah 1,15 gr/cm3. Adapun kekuatan impak terbesar dimiliki oleh sampel komposit dengan 2,5% volume sebesar 0,00271 J/mm2. Dengan demikian sampel komposit yang telah dibuat dapat digunakan sebagai alternatif bahan baku industri menggantikan tiang penyangga (scantlings pada struktur kayu (timber structure sesuai standar AS 1720.1.

  8. GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN PENERAPANNYA DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thomas S. Kaihatu

    2006-01-01

    Full Text Available Recent experience indicate that it isn`t sufficient for management just to rely on how efficient is the process of managing. It needs a new instrument, Good Cooperate Governance (GCG, to prove that the management is going well. This concept emphasize on two important things, that is : first, the right of shareholder to be provided of right and just on time information, and second, the obligation of company to disclose accurately, just on time, and transparently all information of company`s performance, shareholders, and stakeholders. Various studies by national and international researchers proved the lack of understanding the importance and strategic implication of applying GCG principles by Indonesian entrepreneur. Besides, organization culture also influencing GCG application in Indonesia. Abstract in Bahasa Indonesia : Perkembangan terbaru membuktikan bahwa manajemen tidak cukup hanya memastikan bahwa proses pengelolaan manajemen berjalan dengan efisien. Diperlukan instrumen baru, Good Corporate Governance (GCG untuk memastikan bahwa manajemen berjalan dengan baik. Ada dua hal yang ditekankan dalam konsep ini, pertama, pentingnya hak pemegang saham untuk memperoleh informasi dengan benar dan tepat pada waktunya dan, kedua, kewajiban perusahaan untuk melakukan pengungkapan (disclosure secara akurat, tepat waktu, dan transparan terhadap semua informasi kinerja perusahaan, kepemilikan, dan stakeholder. Dari berbagai hasil pengkajian yang dilakukan oleh berbagai lembaga riset independen nasional dan internasional, menunjukkan rendahnya pemahaman terhadap arti penting dan strategisnya penerapan prinsip-prinsip GCG oleh pelaku bisnis di Indonesia. Selain itu, budaya organisasi turut mempengaruhi penerapan GCG di Indonesia. Kata kunci: GCG, prinsip-prinsip GCG, budaya organisasi, penerapan di Indonesia.

  9. Al-Farabi dan Filsafat Kenabian

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Qosim Nursheha Dzulhadi

    2014-03-01

    Full Text Available Artikel ini mengulas pemikiran al-Farabi tentang konsep kenabian dalam Islam. Masalah berawal dari adanya pemikiran yang menolak konsep kenabian pada umumnya dan kenabian Nabi Muhammad SAW khususnya. Sebagaimana yang dilontarkan oleh Muhammad Ahmad ibn al-Ruwandi. Ia mengatakan bahwa nabi sebenarnya tidak diperlukan manusia karena Tuhan telah mengaruniakan akal kepada manusia tanpa terkecuali. Dengan akal ini, manusia dapat mengetahui Tuhan beserta segala nikmat Nya dan dapat pula mengetahui perbuatan baik dan buruk, menerima suruhan dan larangan-Nya. Dengan demikian, nabi dengan segala fungsinya tidak diperlukan lagi. Bahkan, kitab suci pun tidak berguna untuk dibaca. Lebih berguna membaca buku filsafat Epicurus, Plato, Aristoteles, dan buku astronomi, logika, serta obat-obatan. Hal ini tentunya bertolak belakang dengan yang diajarkan dalam Islam. Beriman kepada nabi nabi merupakan hal inti dalam ajaran agama ini. Atas dasar itu al-Farabi bereaksi keras. Baginya, pandangan Ibn al-Ruwandi di atas tidak dapat dibenarkan, khususnya dari sisi akidah Islam. Sebagai al-Mu‘allim al-Tsani (Guru Kedua, karena prestasinya dalam menjelaskan dan mengulas-ulang filsafat Aristoteles, al-Farabi mengkritik secara sistematik pandangan menyimpang al-Ruwandi di atas.

  10. STUDI PREVALENS FASCIOLOPSIASIS DI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA - KALSEL TAHUN 2002 DAN 2003

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anorital Anorital

    2012-10-01

    Full Text Available Fasciolopsiasis adalah penyakit kecacingan yang disebabkan oleh cacing Fasciolopsis buski. Cacing ini merupakan salah satu parasit trematoda terbesar yang dapat menginfeksi manusia dan bermanifestasi di dalam lumen usus.  Manusia terinfeksi cacing ini dikarenakan memakan tumbuhan air yang mentah atau yang tidak dimasak dengan baik. Secara endemik, penyakit kecacingan ini di Indonesia hanya ditemukan  di beberapa desa di kabupaten Hulu Sungai Utara dengan prevalens antara 1,2-7,8%. Sampai saat ini angka prevalens penyakit tidak menunjukkan kecenderungan turun, akan tetapi menunjukkan adanya penyebaran penyakit ke wilayah lainnya. Rancang penelitian adalah cross sectional dengan mengumpulkan data parasitologis untuk mengetahui besarnya prevalens  fasciolopsiasis yang dilakukan dengan cara pemeriksaan tinja penduduk pada 7 desa di 3 kecamatan pada kabupaten Hulu Sungai Utara. Hasil survei parasitologis yang dilaksanakan pada 7 desa penelitian (Sei Papuyu, Kalumpang Dalam, Sarang Burung, Talaga Mas, Putat Atas, Padang Bangkal dan Sapala-Bararawa yang mencakup 1.555 penduduk diperoleh angka prevalens sebanyak 7,8% positif fasciolopsiasis. Anak-anak usia di bawah 10 tahun merupakan penderita fasciolopsiasis yang paling banyak yaitu 67,8% atau 5,2% dari total penduduk yang diperiksa. Oleh karena itu perlu dikembangkan suatu upaya surveilans untuk memantau prevalens fasciolopsiasis dengan pemeriksaan tinja dan pengobatan penderita yang difokuskan kepada anak­ anak sekolah dasar. Pelaksanaannya 2 kali dalam setahun yaitu pada pertengahan musim hujan (Februari-Maret dan pertengahan musim kemarau (Agustus-September.

  11. PEMBUATAN KALSIUM KARBONAT DARI BITTERN DAN GAS KARBON DIOKSIDA SECARA KONTINYU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Soemargono Soemargono

    2012-01-01

    Full Text Available Kalsium karbonat  yang  digunakan  dalam  industri- industri cat, karet, dan  kertas  harus  mempunyai  mutu yang  tinggi, terutama  kemurnian  dan kehalusannya.Untuk itu, Indonesia masih  mendatangkan  kalsium  karbonat murni dari luar negeri dalam jumlah yang cukup besar. Bittern merupakan bahan buangan industri garam yang disebut juga air tua, mengandung senyawa kalsium. Karbon dioksida biasanya berasal dari hasil pembakaran yang masuk ke udara. Kandungannya di udara kecil, tetapi berpotensi sebagai pencemar. Dengan mereaksikan kalsium yang terkandung dalam bittern dengan gas CO2 akan terbentuk CaCO3 dalam suasana basa. Pembentukan kalsium karbonat dilakukan dengan proses kontinyu dalam reaktor kolom bersekat miring. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa pengendapan magnesium dengan larutan ammonia menyebabkan kandungan kalsium ikut terdegradasi. Hasil terbaik yang diperoleh dicapai pada kondisi pH awal, kecepatan alir gas CO2, kecepatan alir cairan, dan suhu masing-masing pada 8,7; 2265 mL/menit; 10 mL/menit; dan 303 K, dengan konversi sebesar 38,40%. Produk berupa CaCO3, yang diperoleh mempunyai kemurnian sebesar 21,34%.

  12. Analisa Perbandingan Laju Korosi Pada Pengelasan Di Bawah Air Karena Pengaruh Variasi Jenis Pelindung Flux Elektroda

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Septian Adi Pranata

    2013-03-01

    Full Text Available Underwater welding diperlukan karena pada umumnya struktur yang beroprasi di laut dirancang kurang lebih 20-30 tahunan dan selama rentang waktu tersebut maka konstruksi tersebut haruslah terjamin dari segi keselamatan dan kekuatannya. Lingkungan laut yang korosif juga dapat menyebabkan berkurangnya kekuatan dan mengakibatkan kerusakan. [4] Tujuan dari tugas akhir ini adalah untuk mengetahui pengaruh variasi pelindung flux elektroda dan tebal pelat pada pengelasan di bawah air.Dari data hasil pengujian korosi diketahui bahwa pengelasan basah di bawah air dengan pelindung flux elektroda isolasi memiliki laju korosi yang lebih baik daripada menggunakan lilin dan sealent. Nilai laju korosi tertinggi adalah pelat tebal 12 mm dengan variasi pelindung flux elektroda berupa sealent sebesar 0,456935, sedangkan nilai laju korosi terendah adalah pelat tebal 10 dengan variasi pelindung flux elektroda berupa isolasi sebesar 0,212443. Sedangakn untuk perbedaan tebal pelat, Semakin tebal pelat semakin besar pula laju korosinya. Untuk pelat 10 mm, nilai laju korosi untuk pelindung flux berupa isolasi sebesar 0,212443 mmpy, untuk lilin sebesar 0,273485 mmpy dan untuk sealent sebesar 0,281885 mmpy. Sedangkan untuk pengelasan untuk pelat 12 mm, nilai laju korosi untuk pelindung flux berupa isolasi sebesar 0,32037 mmpy, untuk lilin sebesar 0,33089 mmpy dan untuk sealent sebesar 0,456935 mmpy. Nilai laju korosi tertinggi adalah pelat tebal 12 mm dengan variasi pelindung flux elektroda berupa sealent sedangkan nilai laju korosi terendah adalah pelat tebal 10 dengan variasi pelindung flux elektroda berupa isolasi.

  13. Pengaruh Variasi Waktu Ultrasonikasi dan Waktu Tahan Hydrothermal terhadap Struktur dan Konduktivitas Listrik Material Graphene

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Junaidi

    2014-03-01

    Full Text Available Graphene merupakan satu lapis atom karbon yang mengalami hibridisasi sp2 membentuk struktur heksagonal 2D. Graphene memiliki potensi besar untuk aplikasi nanoelectronic materials. Penelitian ini bertujuan menganalisis waktu ultrasonikasi dan hidrothermal terbaik untuk mensintesis Graphene. Graphene disintesis dengan metode reduksi Grafit Oksida (GO. Grafit dioksidasi membentuk GO dengan modifikasi metode Hummer. GO diultrasonikasi dengan variasi waktu 60, 90 dan 120 menit. Kemudian proses reduksi GO dilakukan secara kimia dengan penambahan serbuk Zn dan teknik hidrothermal 200 oC dengan variasi waktu tahan 12, 18 dan 24 jam. Analisis morfologi dan struktur graphene dilakukan dengan pengujian SEM dan XRD. Pengujian Iodine Number untuk mengetahui kemampuan graphene menyerap Iodin. Pengujian FTIR untuk mengetahui gugus fungsi yang terbentuk  pada GO dan Graphene. Pengujian Four Point Probe Test (FPP untuk mengukur konduktivitas listrik Graphene. Hasil analsis menunjukkan bahwa graphene hasil ultrasonikasi 120 menit dan Holding 12 jam memiliki struktur Single Layer Graphene (SLG dengan konduktivitas listrik terbaik 0.0105 S/m

  14. HASIL ANALISIS VITAMIN A DAN β-KAROTEN BAHAN MAKANAN SUMBER VITAMIN A DAN KAROTEN DENGAN METODE HPLC

    OpenAIRE

    Yuniar Rosmalina; Dewi Permaesih

    2012-01-01

    Telah dilakukan analisis vitamin A DAN β-Karoten terhadap beberapa jenis pangan dengan menggunakan metode HPLC. Analisis dilakukan terhadap 9 jenis serealia dan umbi-umbian, 3 jenis kacang-kacangan, 40 jenis sayuran, 11 jenis daging dan hasilnya, 7 jenis telur dan hasilnya, 8 jenis ikan, 12 jenis buah-buahaan, dan 7 jenis kelompok lain-lain. Hasilnya menunjukkan sumber β-Karoten yang tinggi pada kelompok serealia dan umbi-umbian adalah umbi jalar, pada kelompok sayuran adalah daun katuk, daun...

  15. KEPEMIMPINAN, SISTEM DAN STRUKTUR ORGANISASI, LINGKUNGAN FISIK, DAN KEEFEKTIFAN ORGANISASI SEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Connie Chairunnisa

    2013-05-01

    Full Text Available Abstract: The Effects of Leadership, System and Structure, and Physical Environment on the Ef­fectiveness of School Organization. The study aims at obtaining information of the effects of leadership, system and structure, and physical environment on the effectiveness of organization. This causal study was conducted in one hundred schools in Jakarta. Survey method with causal approach and  path analysis was employed. The population consisted of288 teachers in junior high schools in DKI Province of Jakarta. The sample of 100 teachers was selected by applying simple random sampling technique. The results show di­rect effects of (1 system and structure on physical environment,  (2  leadership  on the effectiveness, (3 system and structure on physical environment as well as the effectiveness of organization, (4 physical en­vironment on the effectiveness of organization. In addition, system and structure show indirect effect on the effectiveness of organization through the physical environment. The research concludes that any change or variation in organizational effectiveness can be influenced by leadership, system and structure, and physical environment. Abstrak: Kepemimpinan, Sistem dan Struktur Organisasi, Lingkungan Fisik, dan Keefektifan Orga­nisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh kepemimpinan, sistem dan struktur organi­sasi, dan lingkungan fisik terhadap keefektifan organisasi. Penelitian diselenggarakan di seratus sekolah di Jakarta, dengan menggunakan metode survei melalui pendekatan kausal dan analisis jalur. Sampel sebanyak 100 guru SMP Negeri Provinsi DKI Jakarta diambil dengan teknik penyampelan acak sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh langsung dari (1 sistem dan struktur organisasi terhadap lingkungan fisik; (2 kepemimpinan kepala sekolah terhadap keefektifan organisasi; (3 sistem dan struktur terhadap lingkungan fisik juga terhadap keefektifan organisasi; (4 lingkungan fisik

  16. PENINGKATAN MINAT DAN KEPUTUSAN BERPARTISIPASI AKSEPTOR KB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ken Sudarti

    2011-09-01

    Full Text Available Tujuan dari studi ini adalah untuk menemukan dampak dari kualitas layanan dan konseling yang disediakan oleh PLKB dan persepsi pengguna kontrasepsi pada budaya lingkungan yang berkontribusi terhadap ketertarikan dan keputusan para pengguna alat kotrasepsi. Populasi penelitian ini adalah 98 wanita yang melakukan program keluarga berencana dalam jangka waktu lama dengan menggunakan sample convenience. Penelitian ini menunjukkan mayoritas pengguna kontrasepsi adalah usia rawan untuk melahirkan, memiliki lebih dari dua anak, dan relatif memiliki latar belakang pendidikan rendah. Kualitas layanan program konseling dan budaya lingkungan dalam program keluarga berencana mempunyai dampak positif terhadap ketertarikan dan keputusan untuk berpartisipasi terhadap program keluarga berencana. Kualitas layanan ditemukan sebagai kontribusi terbesar terhadap peningkatan ketertarikan dan partisipasi dalam program keluarga berencana.The aim of this study was to find out the effect of the service quality and counceling provided by the family planning field workers (PLKB and the perception of the contraception users on the environmental culture that contribute to the interest and decision of the contraception users.The population of this study was the contraception users in Demak District. The traditional statistical model of yamae was applied to recruit the 98 women who were long-term users of birth control within the government-sponsored family planning program using the convenience sampling method.The study showed that the majority of the contraception users were in the age at risk of giving birth , with more than two children and relatively had low education background. The service quality, councelling program and environmental culture had a possitive effect on the interest and the decision of participating in the family planning program . Service quality was found to give the biggest contribution for the improved interest and partisipation in the family

  17. Pola Manajemen Keuangan Berbasis Sekolah dan Hubungan dengan Kinerja Sekolah (studi kasus di SMP negeri 1, 5, dan 8 yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Jaeni

    2005-06-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan mengungkapkan perencanaan, prosedur pengesahan, pelaksanaan, mekanisme dan bentuk laporan, serta evaluasi anggaran berbasis sekolah, pengaruh pola manajemen keuangan terhadap kinerja sekolahj dan upaya sekolah menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam membantu dan mengawasi penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen sekolah. Informan adalah kepala sekolah, wakil kepala sekolah, bendahara, guru, staf administrasi, anggota OSIS, komite sekolah, dewan pendidikan, dinas pendidikan, Badan Pemeriksa Keuangan Daerah (BPKD, dan Lembaga Pengawasan Internal (LPI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, RAPBS selalu mengalami kenaikan sekitar 20% tiap tahun. Dalam konteks MBS, pendekatan perencanaan keuangan yang dipakai tidak lagi menggunakan line item budget, tetapi didasarkan kepada kebutuhan program dan kinerja sekolah. Dalam rapat RAPBS, seringkali kepala sekolah dan bendahara hanya membahas dana dari pemerintah dan orang tua. Kedua, laporan, pengesahan, dan evaluasi keuangan sekolah disampaikan dan dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Tim Monitoring Block Grant, yang terdiri dari dinas P&P, Dewan Pendidikan, Bappeda, BPKD, dan LPI. Ketiga, Sekitar 85% anggaran sekolah dipergunakan untuk gaji dan kesejahteraan, sementara sisanya untuk KBM menggunakan dana block grant dari pemerintah. Kinerja evaluator belum maksimal. Keempat, upaya kepala sekolah serta stakeholders untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam membantu penyelenggaraan pendidikan di sekolah. Kata kunci: manajemen keuangan berbasis sekolab, kinerja sekolab

  18. STUDI TEORITIS ISO 9000 DAN TQM: SUBSTITUSI ATAU KOMPLEMETER?

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harianto Respati

    2007-09-01

    Full Text Available Banyak pertentangan pendapat tentang dampak ISO 9000 dan TQM dalam kaitannya dengan tujuannya yakni kepuasan pelanggan. Selain itu peran ISO 9000 dan TQM dipandang masih membingungkan. Penjelasan pada jurnal ini, diuraikan secara konseptual baik dari pernyataan para pakar maupun hasil-hasil penelitian terdahulu tentang peran ISO 9000 dan TQM. Hasil menujukkan bahwa secara umum ISO 9000 dan TQM mempunyai tujuan yang sama yakni kepuasan pelanggan. Peran implementasi sertifikasi ISO 9000 dan praktek TQM adalah komplementer artinya ISO 9000 dan TQM merupakan sistem yang terpadu serta bekerja sama untuk mencapai sasaran yakni kepuasan pelanggan. Kajian teoritis tentang peran ISO 9000 dan TQM bertujuan untuk mempertegas keberadaan ISO 9000 dan TQM untuk kepentingan para peneliti, akademik maupun para praktisi

  19. POTENSI DAN KARAKTERISTIK PRODUKSI Lemna minor PADA BERBAGAI MEDIA TANAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iwan Prihantoro

    2015-06-01

    Full Text Available Lemna minor merupakan jenis tanaman yang hidup dominan pada perairan dengan kualitas nutrisi tinggi dan potensial sebagai sumber hijauan pakan bagi ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur potensi Lemna minor dan karakteristiknya pada berbagai media tanam untuk mendapatkan teknik produksi yang optimal. Penelitian dilakukan pada bak plastik dengan ukuran 36.5×27×10 cm3 selama dua minggu. Rancangan yang digunakan adalah Acak Lengkap (RAL dengan lima perlakuan media dan lima ulangan. Jenis media yang digunakan adalah kontrol, hoagland, hyponex, kompos dan NPK. Parameter yang diukur meliputi serapan nitrogen, pH media, cover area, penyusutan media, dan produksi biomassa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lemna minor efektif dalam memanfaatkan nitrogen dengan nilai serapan > 98 %, media kompos memberikan status pH media yang stabil/netral dan pertambahan luas cover area (LCA tercepat dan tingkat produksi biomassa Lemna minor terbaik pada media kompos dan Hoagland.

  20. Studi Numerik Pengaruh Baffle Inclination Pada Alat Penukar Kalor Tipe U – Tube Terhadap Aliran Fluida Dan Perpindahan Panas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Reza Hidayatullah

    2014-09-01

    Full Text Available Alat penukar kalor sangat berpengaruh dalam industri terhadap keberhasilan keseluruhan rangkaian proses, karena kegagalan operasi alat ini baik akibat kegagalan mekanikal maupun opersional dapat menyebabkan berhentinya operasi unit. Penelitian terhadap desain heat exchanger masih terus dilakukan untuk mencari kinerja dari heat exchanger yang paling optimal, baik pada bagian baffle cut dan baffles inclination maupun susunan dari tube dengan menggunakan heat exchanger ukuran kecil sebagai model. Berdasarkan pada permasalahan di atas, maka dilakukan penelitian terhadap kinerja heat exchanger tipe U-tube dengan memvariasikan baffle inclination. Penelitian ini dilakukan secara numerik dengan variasi baffle inclination sebesar 0o, 10o, 20o dan variasi laju aliran massa sebesar 0,5 kg/s, 1kg/s, dan 2 kg/s. Tube yang digunakan adalah tipe U-tube yang disusun secara persegi. Model viskous yang digunakan adalah turbulensi model yaitu k-ε standar, dimana fluida yang digunakan adalah air pada boundary condition. Hasil analisa numerik menunjukkan adanya pengaruh baffle inclination pada alat penukar kalor tipe U – tube terhadap aliran fluida dan perpindahan panas. Peningkatan laju aliran massa dapat meningkatkan pressure drop secara cepat, alat penukar kalor shell and tube tipe U – tube dengan baffle inclination 20o memiliki unjuk kerja yang terbaik dibandingkan dengan baffle inclination 0o dan 10o.

  1. Détection d'adduits benzo[a]pyrène-ADN dans les cellules mononucléaires périphériques d'ouvriers de cokeries : corrélation à la capacité de fixation à l'ADN

    OpenAIRE

    Rojas, Margarita; Alexandrov, Kroum; Auburtin, Guy; Mayer, Lucienne; Mahieu, Bernard; Wastiaux-Denameur, Agnès; Sebastien, Patrick; Bartsch, Helmut

    1994-01-01

    Un des objectifs des enquetes d'epidemiologie moleculaire sur le risque de cancer du poumon est de caracteriser le role que jouent les facteurs d'hotes dans les evenements critiques menant a l'activation de cancerogenes qui, eux, peuvent provoquer des lesions a l'ADN humain.La formation d'adduits de l'ADN etant consideree comme un evenement critique de la tumorigenese, on estime que les variations interindividuelles (genetiquement determinees) de l'activation de cancerogenes sont un important...

  2. ANALISIS DESKRIPTIF KESEHATAN LINGKUNGAN DI DAERAH TERTINGGAL, PERBATASAN, KEPULAUAN DAN TERPENCIL (DTPK-T

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Felly Philipus Senewe

    2015-01-01

    Full Text Available AbstrakDalam Renstra Kementerian Kesehatan RI tahun 2009-2014 prioritas kesehatan antara lain peningkatan pelayanan kesehatan di DTPK dan meningkatkan penyehatan dan pengawasan kualitas lingkungan. Kajian ini dilakukan untuk mengetahui gambaran status kesehatan lingkungan penduduk yang tinggal di DTPK-T. Sampel berasal dari 199 kabupaten (kab daerah tertinggal, 20 kab/kota daerah perbatasan, 19 kab/kota daerah kepulauan dan 35 kab daerah terpencil. Hasil penelitian rumah tangga yang mempunyai akses yang baik terhadap air bersih di daerah kepulauan 58,6%, di daerah tertinggal 51,9%. Akses rumah tangga terhadap jamban paling tinggi di daerah kepulauan (42,4% dan daerah terpencil (34,7%. Kepadatan hunian rumah di daerah terpencil sangat rendah (74,6%. Jenis lantai rumah bukan tanah paling banyak di daerah perbatasan dan tertinggal (83%. Hasil penelitian menunjukkan akses rumah tangga terhadap air bersih paling baik di daerah kepulauan dan daerah tertinggal serta di kab bukan daerah tertinggal, akses rumah tangga terhadap jamban paling tinggi di daerah kepulauan dan daerah terpencil serta di kab bukan daerah tertinggal. Secara keseluruhan status kesehatan lingkungan yang baik banyak ditemukan di daerah kepulauan (58,6%. Diperlukan kebijakan yang lebih khusus untuk peningkatan status kesehatan masyarakat yang tinggal di daerah tertinggal, perbatasan, kepulauan dan terpencil (DTPK-T, program peningkatan perpipaan air bersih untuk menjangkau rumah tangga yang berada di DTPK-T dan program jambanisasi untuk seluruh rumah tangga di DTPK-T.Kata kunci : kesehatan lingkungan, daerah tertinggal, perbatasan, kepulauan, terpencil.AbstractIn Strategic Plan of Ministry of Health year 2009-2014, health priority, among others are to increase health service enhanced at DTPK and health restructure and environment quality supervision. This study aims to detect environment health status description of society who live in DTPK-T. Sample are from 199 less development

  3. PROFIL KEADAAN GIZI USILA DI DKI JAKARTA DAN YOGYAKARTA

    OpenAIRE

    Heryudarini Harahap; Anies Irawati; Dyah Santi Puspitasari; Sihadi Sihadi; Husaini, M.A.

    2012-01-01

    Telah dilakukan penelitian tentang profil keadaan gizi usila di DKI Jakarta dan DIY. DKI Jakarta menggambarkan daerah perkotaan dengan etnik yang beragam; DIY menggambarkan daerah pedesaan dengan etnik Jawa yang kebudayaannya masih kuat dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian dilakukan pada 90 orang usila di DKI Jakarta dan 180 usila di DIY dengan tingkat sosial ekonomi rendah. Hasil penelitian menunjukkan 82.8% dan 58.3% usila masing-masing untuk DKI Jakarta dan DIY adalah perempuan. Usila p...

  4. KERJASAMA INDIA DAN PAKISTAN DALAM PENGELOLAAN SUNGAI INDUS

    OpenAIRE

    ANUGRAH, RARA

    2015-01-01

    Rara Anugrah E131 11 261, Kerjasama India dan Pakistan Dalam Pengelolaan Sungai Indus, dibawah bimbingan Bapak Muh.Nasir Badu, Ph.D sebagai pembimbing I dan Ibu Nur Isdah, S.IP, MA sebagai pembimbing II, Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerjasama India dan Pakistan dalam mengelola Sungai Indus berdasarkan pada per...

  5. Motivasi dan Kinerja Karyawan di Hotel Madani Medan

    OpenAIRE

    Ramadan, Chaidir

    2016-01-01

    Menurut Kusmayadi (2004: 102) Kinerja merupakan suatu hasil kerja yang dicapai seseorang dalam melaksanakan tugas-tugas yang dibebankan kepadanya yang didasarkan atas kecakapan, pengalaman dan kesungguhan serta waktu. Kinerja karyawan ini adalah “Gabungan dari tiga faktor penting yaitu kemampuan dan minat seseorang pekerja, kemampuan dan penerimaan atas penjelasan delegasi tugas dan peran serta tingkat motivasi seorang pekerja”. Semakin tinggi ketiga faktor di atas, maka semakin besarlah kine...

  6. Insight, obsession et verification dans le trouble obsessionnel-compulsif

    OpenAIRE

    Jaafari, N.; Daniel, M.-L.; Lacoste, J.; Bacconnier, M.; Belin, D; Rotge, J.Y.

    2011-01-01

    Resume Introduction ? L?insight a une place centrale dans le trouble obsessionnel compulsif (TOC), il conditionne la prise en charge diagnostique et therapeutique du patient. Cependant, le role de l?insight dans l?emergence des symptomes obsessionnels compulsifs demeure controverse. Dans le but de clarifier le role de l?insight dans le TOC, nous avons evalue la relation entre le degre d?insight et certaines alterations cognitives qui font le lit de l?expression symptomatique. Pour ...

  7. MODEL TES DAN ANALISIS PRESTASI BELAJAR MATEMATIK SISWA SEKOLAH DASAR

    OpenAIRE

    Zamsir Zamsir

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menemukan model tes dan analisis prestasi belajar siswa yang dapat dipakai untuk melakukan identifikasi level kemampuan dan menyusun profil pencapaian kompetensi siswa, khususnya di sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan model yang dikembangkan menyangkut dua hal, yaitu: (1) prosedur dan langkah-langkah penyusunan tes serta teknik identifikasi level kemampuan siswa, dan (2) pelaporan hasil tes. Identifikasi dilakukan dengan cara menempat...

  8. PENGOLAHAN LINDI DENGAN OZON DAN PROSES OKSIDASI LANJUT BERBASIS OZON

    OpenAIRE

    Mohamad Rangga Sururi; Siti Ainun Saleh; Amalia Krisna

    2014-01-01

    Limbah industri tekstil di area pinggir kota Surabaya mempunyai karakteristik perbandingan COD dan BOD = 5.57. Limbah jenis ini sulit untuk dibiodegradasi. Studi ini mempelajari tekonologi elektrokoagulasi untuk mengolah limbah tekstil dengan menurunkan intensitas warna, Total Suspended Solid (TSS) dan Chemical Oxygen Demand (COD). Percobaan batch pada suhu kamar dilakukan untuk mempelajari pengaruh pH, jarak elektroda terhadap penurunan warna,TSS dan COD dan membandingkan biaya operasinya ji...

  9. Identifikasi Bakteri Coliform pada Air Kobokan di Rumah Makan Kelurahan Andalas Kecamatan Padang Timur

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ervan Arditya Kusuma

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Air kobokan merupakan media untuk cuci tangan yang banyak digunakan di rumah makan di  Kota Padang. Diare adalah penyakit yang ditularkan melalui air yang terkontaminasi oleh bakteri. Angka perkiraan kasus diare di Padang Timur merupakan yang tertinggi di Kota Padang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas mikrobiologi air kobokan di rumah makan di Kelurahan Andalas Kecamatan Padang Timur. Sebanyak 21 sampel yang diambil dan dibagi sesuai dengan sumber airnya yaitu 12 sumber air PDAM dan 9 sumber air sumur bor. Penelitian ini dibagi dalam dua tahap, tahap pertama:  pengambilan sampel dan observasi faktor yang mempengaruhi kontaminasi. Kedua: uji bakteriologi dengan metode Most Propable Number (MPN yang meliputi uji penduga, uji konfirmasi dan uji lengkap.Seluruh sampel air kobokan mengandung bakteri coliform. Sebagian besar sampel tidak memenuhi syaratmikrobiologis sesuai dengan PERMENKES no 46 tahun 1990 dan hanya satu sampel yang berasal dari air PDAM memenuhi syarat mikrobiologis. Sampel yang berasal dari PDAM didapatkan 4 yang mengandung E.coli dan dari sumber sumur bor didapatkan 3 sampel mengandung E.coli dan lainnya mengandung bakteri lain seperti Klebsiella, Enterobacter dan Pseudomonas. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti kebersihan wadah, lokasi rumah makan dan lokasi sumur bor.Kata kunci: air kobokan, most propable number (MPN. Abstract Water is the common use for hand washing in restaurant in Padang city. The research was conducted at restaurant in Andalas, East Padang. Diarrhea is a disease transmitted through water contaminated by bacteria.Morbidity of diarrhea in East Padang is the highest in Padang. The objective of this study was to identify microbiological quality of water for cleaning hand at Restaurant in Andalas sub-district, East Padang district. Total 21 sampels were taken and divided according to the water source is 12 by PDAM and 9 from dug well. This research implemented in two

  10. KORELASI ANTARA BIMBINGAN KONSELING ISLAM DAN DAKWAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marzuki Agung Prasetya

    2015-11-01

    Full Text Available Dakwah merupakan kegiatan untuk menyeru, memanggil dan mengajak orang lain menuju jalan yang diridhai Allah. Bimbingan dan Konseling Islam merupakan cabang dalam rumpun ilmu-ilmu sosial yang mulai dikembangkan sebagai disiplin ilmu yang mandiri. Keberadaan aktifitas bimbingan dan konseling Islam tersebut didasarkan pada kenyataan bahwa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah, ada individu yang mampu menyelesaikan sendiri, namun ada juga yang membutuhkan bantuan pihak lain. Dalam prakteknya bimbingan konseling akan mengacu pada beberapa pendekatan, diantaranya: pendekatan behavioristik, psikodinamika, eklektik, psikoanalisa dan eksistensial humanistik. Pendekatan tersebut dipilih berdasarkan kondisi klien, masalah yang dihadapi, kemampuan konselor selaku pihak yang memberikan bimbingan maupun kondisi dan situasi pada saat bimbingan konseling berlangsung. Menurut Hamdan Bakran ad-Dzaky, bimbingan konseling Islam merupakan suatu aktifitas memberikan bimbingan, pelajaran,dan pedoman kepada individu yang meminta bimbingan (klien dalam hal bagaimana seharusnya dirinya dapat mengembangkan akal dan pikirannya, jiwanya, keimanannya dan keyakinannya, serta dapat menanggulangi problematika hidup dengan baik dan benar sacara mandiri, yang berparadigma kepada Al-Quran dan as-Sunnah Rasulullah saw. Proses pelaksanaan bimbingan konseling Islam mengacu pada prinsip- prinsip etika berdakwah dalam Islam, yakni bi al-hikmah, al-mauidhah hasanah, dan al-mujadalah bi al-lati hiya ahsan. Tulisan ini melihat relasi antara bimbingan konseling Islam dan dakwah, sehingga dapat diketahui bagaimana hubungan yang terjalin antara keduanya. Kata Kunci: Dakwah, Bimbingan, Konseling Islam. THE CORRELATION BETWEEN ISLAMIC COUNSELING GUIDANCE AND DAWA. Dawa is an activity to call and invite others towards the path of Allah. Islamic Guidance and Counselling is a branch of social sciences which began to be developed as an independent discipline. The existence of the Islamic

  11. LEMAK TUBUH DAN KESEGARAN JASMANI PEKERJA INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Y. Krisdinamurtirin

    2012-11-01

    Full Text Available Penelitian mengenai Lemak Tubuh dan Kesegaran Jasmani telah dilakukan terhadap 62 orang karyawan gemuk, 73 orang karyawan sedang dan 86 orang karyawan kurus. Mereka terdiri atas kelompok Gemuk Aktif (GPA: 33 orang; Gemuk Sendentary (GPSD: 29 orang; Sedang Aktif (SPA: 33 orang; Sedang Sendentary (SPSD: 40 orang; Kurus Aktif (KPA: 35 orang; Kurus Sendentary (KPSD: 51 orang. Umur mereka adalah antara 20 tahun dan 40 tahun. Uji Kesegaran jasmani menggunakan cara Harvard Step Test (HST menunjukkan bahwa skor list kelompok Gemuk cenderung kurang bila dibandingkan dengan kelompok Sedang maupun Kurus. Uji kemaknaan perbedaan secara statistik menggunakan Student test, ternyata perbedaan terdapat pada tingkat Kegemukan, sedangkan pada tingkat jenis kegiatan (aktif/sendentary tidak menunjukkan perbedaan skor. Demikian pula clengan menggunakan Analisis Variance, menunjukkan bahwu ada kailan antaru Kegemuknn dengan skor HST (P:0,002, sedangkan antara jenis kegiatan dengan skor HST tidak ada kaitan (P:0,9049. Garis regresi memberikan gambaran bahwa makin tinggi presentase lemak tubuh, tingkat kesegaran jasmani yang dinyatakan dalam skor HST makin menurun. Garis regresi antara% 88/TB dengan kesegaran jasmani, memberikan gambaran pula ada kecenderungan bahwa pada % 88/TB 100%, kesegaran jasmani menurun. Sedangkan regresi antara kesegaran jasmani dengan tinggi duduk tidak menunjukkan kaitan yang jelas. Tetapi antara urnur dan kesegaran jasmani, menunjukkan ada kecenderungan makin tinggi urnur, kesegaran jasmani menurun. Kesimpulan dari penelitlan inl ialah bahwa ada kaitan antara kesegaran jasmani yang dinyatakan dalam skor Uji HST dengan (a kegemukan dan (b umur.

  12. ANALISIS PERBANDINGAN SPAP, IAS DAN SPKN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maylia Pramono Sari

    2012-03-01

    Full Text Available Dalam mewujudkan Good Goveronance  akan dilakukan analisis perbandingan mengenai standar pemeriksaan nasional yaitu SPAP, ISA, dan SPKN untuk menemukan standar yang lebih tepat dan lebih lengkap untuk pemeriksaan sektor publik. Persamaan SPKN dan ISS  adalah tanggungjawab manajemen dan tanggungjawab auditor sedangkan perbedaannya adalah badan yang menerbitkannya. Perbedaan yang mendasar terletak pada karakter pemeriksaan BPK. Karakter tersebut adalah keharusan pemeriksa BPK untuk merancang prosedur pemeriksaan terhadap kepatuhan yang terkait dengan pemeriksaan yang dilakukan dan waspada atas penyimpangan lainnya. Abstract To realize Good Governance, it needs a comparative analysis for finding out the national standardization of SPAP, ISA, and SPKN . It is used for auditing public sector. SPKN and ISA have similarities and difference. Both SPKN and ISA have the same responsibility of management and audit. SPKN and ISA  have different characteristics in auditing. The compliance of audit procedure is obligatory for  BPK. Moreover, it becomes the strength of BPK RI and the one that make BPK and KAP different.Keywords: SPAP; ISA; SPKN

  13. Dans le grand collisionneur du CERN

    CERN Document Server

    Campanelli, Mario

    2014-01-01

    Ce livre fait pénétrer le lecteur non initié dans l’instrument scientifique le plus grand du monde. D’ailleurs, le web fut précisément inventé à Genève en vue d’une collaboration aussi gigantesque. Résultat de vingt ans de recherche, le LHC, Grand collisionneur de hadrons, est l’anneau de 26,7 km creusé sous la frontière francosuisse, où sont accélérés, en sens opposés, des paquets de particules jusqu’à des vitesses et des énergies extrêmes. Ainsi la physique s’est-elle engagée dans une étape nouvelle de nos connaissances. Après les grandes découvertes de l’univers et de la réalité microscopique du siècle dernier, le collisionneur nous fait progresser aujourd’hui dans un «nuage de probabilités» aux frontières de l’antimatière. Dans une bousculade de particules, voici le champ convoité du boson de Higgs. Mario Campanelli, professeur associé à l’Université de Londres et collaborateur au projet ATLAS du LHC, propose, dans cet ouvrage, de s’introduire pas �...

  14. Dans le tourbillon des particules

    CERN Document Server

    Zito, Marco

    2015-01-01

    Accélérateurs géants, détecteurs complexes, particules énigmatiques... La physique subatomique peut sembler bien intimidante pour le novice. Et pourtant, qui n a jamais entendu parler du boson de Higgs et du CERN, le laboratoire européen où il a été découvert en 2012 ? Nul besoin d être un spécialiste pour comprendre de quoi il s agit. Aujourd hui, une théorie extraordinairement élégante, le Modèle Standard, décrit tous les résultats des expériences dans le domaine. Trente-sept particules élémentaires et quatre forces fondamentales : c est tout ce dont nous avons besoin pour expliquer la matière et l Univers ! Ce livre, destiné à un large public, raconte sans équations le long parcours qui a abouti au Modèle Standard. Ce parcours, parfois sinueux, a été entamé lorsque les Grecs anciens, et peut-être d autres avant eux, ont imaginé que la matière est composée de petites « billes ». Il faudra attendre plusieurs siècles pour qu on réalise que la matière, à l échelle micros...

  15. HUBUNGAN ANTARA JUDGMENT AUDIT DENGAN RESIKO DAN MATERIALITAS

    OpenAIRE

    Eko Madyo Sutanto

    2014-01-01

    Laporan audit auditor harus mempertimbangkan masalah materialitas, risiko dan penilaian. Pertimbangan Materialitas termasuk kualitatif dan kuantitatif pertimbangan. Pertimbangan kuantitatif berhubungan dengan kesalahan yang menjadi penentu dalam laporan keuangan. Sementara faktor kualitatif berhubungan dengan penyebab kesalahan tersebut. Untuk menghindari atau meminimalkan risiko audit, menurut Standar Audit seksi 312 menekankan “Risiko audit dan Materialitas dalam Pelaksanaan audit”, maka au...

  16. PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR

    OpenAIRE

    Arum Darmwati; Lina Nur Hayati; Dyna Herlina S.

    2013-01-01

    Abstrak: Pengaruh Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi Terhadap Organizational Citizenship Behavior. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap organizational citizenship behavior. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan mengambil sampel karyawan bagian Tata Usaha FISE UNY. Metode pengumpulan datanya menggunakan metode survey dan analisis datanya menggunakan analisis regresi berganda. Penelitian ini menemukan bahwa vari...

  17. Legenda Penciptaan Teater Boneka Tiongkok dan Persebarannya di Nusantara

    OpenAIRE

    Hirwan Kuardhani; C. Bakdi Soemanto; Lono Lastoro Simatupang; Timbul Haryono

    2013-01-01

    Wayang Cina berkembang pesat di Indonesia. Beberapa legenda Cina berkembang mengikuti berkembangnyawayang tersebut, misalnya: Legenda Madame Li, legenda Chen Ping, dan legenda Yan. Beberapa lagenda tersebutdibawa oleh imigran Cina ke wilayah Indonesia, seperti Marionette, yang dikenal sebagai wayang gantung , yangdikembangkan di sekitar Pontianak dan Singkawang. Marionette disajikan dalam dialek Hakka dan menyajikanlegenda Cina. Sementara boneka sarung tangan yang dikenal adalah wayang Potehi...

  18. Pengaruh Jumlah Pemakaian Air Terhadap Kadar Minyak Hilang dalam Lumpur Minyak (SLUDGE) Pada Pemisahan SLUDGE PTP. Nusantara III Pabrik Kelapa Sawit Rambutan

    OpenAIRE

    Butar Butar, Helga F.

    2010-01-01

    Telah dilakukan analisa laboratorium tentang pengaruh jumlah pemakaian air terhadap kadar minyak pada sludge yang ikut terbuang ke limbah (losis). Pada pengolahan kelapa sawit diperoleh minyak kasar murni (CPO) dan sludge yang diproses kembali untuk mengutip minyak yang masih tersisa didalamnya. Salah satu faktor yang paling penting diperhatikan dalam proses ini penggunaan air sebagai pengencer dan sangat berpengaruh terhadap kadar losis perusahaan. Dari hasil pengutipan minyak...

  19. PERGESERAN KARIR TRADISIONAL MENJADI KARIR PROTEAN: DAMPAK DAN IMPLIKASINYA PADA INDIVIDU DAN PERUSAHAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christofera Marliana Junaedi

    2003-01-01

    Full Text Available It was started by The Great Depression in America that so many changes happened on the organization internally and externally, and the change of career development from career job to protean career as well. Some researchers prove it and state that the job esspecially for career nowadays is different from it was few decades ago. The effect of this changes occur on the system and value that employees have and career development management conducted by the company. This article will discuss the change factor of company internally and externally, its effects,the subtitution of the new paradigm from the old one, and also its implications on the individu and the company. Abstract in Bahasa Indonesia : Berawal dari terjadinya depresi yang besar (The Great Depression di Amerika yang menyebabkan perubahan organisasi secara internal dan eksternal, perubahan pengembangan karir pun bergeser dari karir tradisional menjadi karir protean. Banyak peneliti yang membuktikannya dan menyatakan bahwa karir saat ini berbeda dengan beberapa decade sebelumnya. Dampak dari perubahan ini tentu saja menimbulkan sistem dan nilai yang dimiliki karyawan dan juga manajemen pengembangan karir perusahaan. Artikel ini akan membahas tentang perubahan factor internal dan eksternal organisasi, dampaknya pada perubahan paradigma dari paradigma lama menjadi baru, dan juga implikasinya pada individu dan perusahaan. Kata kunci: karir tradisional, karir protean, paradigma lama, paradigma baru, manajemen karir.

  20. EFEKTIVITAS MODEL BLENDED LEARNING TERHADAP MOTIVASI DAN TINGKAT PEMAHAMAN MAHASISWA MATA KULIAH ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sarah Bibi

    2015-02-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk (1 mengetahui perbedaan motivasi dan tingkat pemahaman mahasiswa antara pembelajaran model blended learning dengan pembelajaran konvensional, dan (2 mengetahui peningkatan motivasi dan tingkat pemahaman mahasiswa akibat penerapan pembelajaran model blended learning. Jenis penelitian ini adalah quasi experimental. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester 2 tahun ajaran 2013/2014 Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi dan Komputer STKIP PGRI Pontianak yang berjumlah sebanyak 270 mahasiswa. Penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 156 mahasiswa. Pengumpulan data menggunakan tes soal berbentuk pilihan ganda dan angket, teknik analisis data yang digunakan adalah statistik parametrik uji-t dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1 terdapat perbedaan motivasi belajar mahasiswa antara pembelajaran model blended learning dengan pembelajaran konvensional sebesar 5,782 dan terdapat perbedaan tingkat pemahaman sebesar 9,935 serta (2 ada peningkatan motivasi belajar mahasiswa akibat penerapan pembelajaran model blended learning rata-rata peningkatan 11,705 dan ada peningkatan pemahaman mahasiswa rata-rata peningkatan 30,288.

  1. Implementasi dan Evaluasi Kinerja Modulasi dan Demodulasi GMSK dengan menggunakan WARP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Putri Kusumadewi

    2015-03-01

    Full Text Available Modulasi GMSK ( Gaussian Minimum Shift Keying adalah teknik modulasi yang mengurangi spectrum sidelobe pada modulasi Minimum Shift Keying (MSK dengan cara melewatkan sinyal NRZ ke filter LPF Gaussian. Pada Tugas Akhir ini dilakukan proses perancangan dan implementasi modulasi dan demodulasi GMSK pada platform WARP. Proses perancangan modulasi GMSK dilakukan melalui pemrograman pada software MATLAB 2012. Sistem diimplementasi pada modul WARPLab7. Jumlah bit yang dibangkitkan adalah 106800 bit. Sebelum sistem diimplementasikan pada modul WARP, sinyal hasil ditambahkan dengan bit pilot dan preamble yang nantinya berguna untuk mendeteksi data informasi di penerima. Setelah penambahan pilot dan preamble, data di upsample terlebih dahulu kemudian dilakukan proses upconvert agar dapat dikirimkan melalui WARP. Pengujian implementasi sistem dilakukan dengan cara pengukuran nilai BER (Bit Error Rate secara real pada beberapa kondisi, diantaranya perbedaan nilai BT, perbedaan jarak antara node pengirim dan node penerima dan kondisi LOS (Line of Sight dan NLOS (No Line of Sight.  Berdasarkan hasil pengujian didapatkan pada lingkungan indoor nilai BER terkecil diperoleh pada jarak 4 meter kondisi LOS dengan TxRF sebesar -22.97 dBm dengan BER 6x10-6, sedangkan untuk lingkungan outdoor nilai BER terkecil diperoleh pada jarak 6 meter kondisi LOS dengan TxRF sebesar -22.97 dBm dengan BER 6.9x10-5

  2. Pengaruh Variasi Kadar Zn Dan Temperatur Hydrotermal Terhadap Struktur Dan Nilai Konduktivitas Elektrik Material Graphene

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lita Nur Azizah

    2014-09-01

    Full Text Available Graphene adalah bentuk 2D dari karbon dengan sifat-sifat unggul yang menarik untuk dikembangkan. Permasalahan yang kemudian muncul adalah proses sintesis massal yang masih menjadi kendala. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis material graphene secara kimiawi dengan menggunakan reduktor zinc dan metode hydrothermal dan menganalisa pengaruh varaiasi penambahan massa sebesar 0,8 gram, 1,6 gram, dan 2,4 gram zinc serta variasi temperatur hydrthermal 160ᵒC, 180ᵒC, 200ᵒC. Proses karakterisasi material graphene dilakukan dengan pengujian Scanning Electron Microscope (SEM, X-Ray Diffraction (XRD, Fourier Transform Infrared spectroscopy, Uji Iodine number, dan Four Point Probe digunakan untuk mengetahui nilai konduktivitas elektrik material. Morfologi dari graphene yang dihasilkan berbentuk lembaran-lembaran transparan dan disertai dengan kerutan pada permukaannya. Nilai konduktivitas elektrik terbesar dihasilkan dari variasi panambahan serbuk zinc sebesar 0,8 gram dan temperatur hydrothermal sebesar 200ᵒC dengan nilai sebesar 0,10281 S/cm dan bilangan iodine 11384,64.

  3. STUDI KANDUNGAN DAN DISTRIBUSI SPASIAL LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) PADA SEDIMEN DAN KERANG (Anadara Sp) DI WILAYAH PESISIR KOTA MAKASSAR

    OpenAIRE

    Payung, Febrianti Lolo; Ruslan; Birawida, Agus Bintara

    2013-01-01

    Wilayah pesisir Kota Makassar cukup pesat dengan aktifitas industri dan Kegiatan rumah tangga, serta adanya kegiatan di hulu sungai yang dapat memberikan sumbangsi terbesar bagi pencemaran laut yang berbahaya baik terhadap kehidupan kerang (Anadara sp) dan kesehatan manusia.Penelitian ini bertujuan mengetahui kandungan dan distribusi spasial logam berat timbal (Pb) pada sedimen dan kerang di wilayah pesisir Kota Makassar.Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dengan desain deskr...

  4. KESESUAIAN BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN TERHADAP ESTIMASI BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN PADA USIA DEWASA ETNIS BUGIS KABUPATEN WAJO

    OpenAIRE

    Marhayati; Citrakesumasari; Salam, Abdul

    2015-01-01

    Penilaian status gizi pasien rawat inap di rumah sakit saat ini masih sulit dilakukan karena kondisi pasien yang harus berbaring ditempat tidur. Pengukuran antropometri menjadi bagian dari penilaian status gizi sebagai dasar perhitungan kebutuhan gizi pasien dan untuk menentukan risiko timbulnya masalah gizi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kesesuaian antara berat badan dan tinggi badan dengan estimasi berat badan dan tinggi badan berdasarkan LiLA, TILUT dan RL usia dewasa Bugis. Jenis pen...

  5. KESESUAIAN BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN TERHADAP ESTIMASI BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN PADA USIA DEWASA ETNIS MAKASSAR KABUPATEN JENEPONTO

    OpenAIRE

    Hamid, Nursiami; Jafar, Nurhaedar; Citrakesumasari

    2015-01-01

    Data berat badan dan tinggi badan sangat diperlukan dalam penilaian status gizi, penentuan kebutuhan zat gizi pasien dan pemberian terapi seperti obat atau obat terapi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesesuaian (kofesien korelasi) antara BB dengan estimasi BB berdasarkan LiLA dan TBA dengan estimasi TB berdasarkan TILUT dan RL pada usia dewasa etnis Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif numeric dengan desain penelitian cross sectional.Teknik sampling m...

  6. Stres dan Koping Mahasiswa Kepribadian Tipe A dan Tipe B dalam Menyusun Skripsi di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara

    OpenAIRE

    Hasibuan, Masnun Dewani

    2012-01-01

    Stres merupakan gangguan pada tubuh dan pikiran yang disebabkan oleh perubahan dan tuntutan kehidupan. Stres bisa terjadi pada siapa saja mulai dari anak-anak, remaja, dewasa dan lansia. Sumber- sumber stres salah satunya adalah tipe kepribadian. Sedangkan koping merupakan cara yang dilakukan individu dalam menyelesaikan masalah, menyesuaikan diri dengan perubahan atau respons terhadap situasi yang mengancam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan stres dan koping mahasiswa kepri...

  7. Inférence statistique dans le modèle de régression logistique avec fraction immune

    OpenAIRE

    Diop, Aba

    2012-01-01

    Les modèles linéaires généralisés sont une généralisation des modèles de régression linéaire, et sont très utilisés dans le domaine du vivant. Le modèle de régression logistique, l'un des modèles de cette classe, très souvent utilisé dans les études biomédicales demeure le modèle de régression le plus approprié quand il s'agit de modéliser une variable discrète de nature binaire. Dans cette thèse, nous nous intéressons au problème de l'inférence statistique dans le modèle de régression logist...

  8. ANALISIS KANDUNGAN GIZI DAN BAU LUMPUR IKAN BANDENG (Chanos chanos DARI DUA LOKASI YANG BERBEDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H Hafiluddin

    2014-04-01

    Full Text Available Bandeng (Chanos chanos merupakan salah satu komoditas yang strategis untuk memenuhi kebutuhan protein yang relatif murah dan digemari oleh konsumen di Indonesia.Bau lumpur pada ikan umumnya pada ikan tawar disebabkan senyawa kimia yaitu 2-Methylisoborneol dan Geosmin.Tujuan untuk mengetahui kandungan kandungan gizi dan geosmin ikan bandeng (Chanos chanos dari dua lokasi yang berbeda yaitu perairan tambak Lamongan dan Pamekasan.Penelitian ini menggunakan metode Uji Test-T dengan menggunakan dua faktor untuk analisa uji proksimat. Kandungan gizi ikan bandeng bervariasi, yaitu kadar air ikan bandeng Lamongan 74,71-76,06% dan Pamekasan 68,50-73,34%, protein ikan bandeng Lamongan 14,84-19,47 dan Pamekasan 21,29-23,53%.Bau lumpur ikan bandeng Lamongan mempunyai rata-rata 2,848 (sedikit berbau lumpur dan Pamekasan 4,303 (sedikit sekali berbau lumpur.Kata Kunci: ikan bandeng, kandungan gizi, bau lumpurANALYSIS ON THE NUTRITION AND MUD SMELL OF MILKFISH (Chanos chanos FROM TWO DIFFERENT LOCATIONSABSTRACTMilkfish (Chanos chanos is one of strategic commodities for the fulfillment of protein needs that is relatively cheap and favored by consumers in Indonesia. The mud smell from the fish, usually freshwater fish, is caused by chemical compounds, namely 2-Methylisoborneol and Geosmin. The objective of this research was to find out the nutrition and geosmin of milkfishes (Chanos chanos that were from two different locations, namely Lamongan and Pamekasan fish ponds. This research used testing method T-Test with two factors for proximate test analysis. The nutrition consisted in a milkfish varies, in which the water content contained in Lamongan milkfish was 74.71-76.06% whereas Pamekasan milkfish was 68.50-73.34% and the protein contained in Lamongan milkfish was 14.84-19.47 whereas Pamekasan milkfish was 21.29-23.53%. The mud smell of Lamongan milkfish was in average 2.848 (a bit mud smelling whereas Pamekasan milkfish was 4.303 (hardly mud smelling

  9. Customer Services Dan Kepuasan Nasabah (Study Korelasional Antara Aktivitas Customer Service Dan Kepuasaan Nasabah di Bank Syariah Bank Mandiri Medan)

    OpenAIRE

    Wulandari, Ratih

    2010-01-01

    Penelitian ini berjudul COSTUMER SERVICE DAN KEPUASAN NASABAH sebuah studi korelasional tentang hubungan antara aktivitas customer service dan kepuasan nasabah di PT. Bank Syariah Mandiri. Masalah dalam penelitian ini adalah Sejauhmanakah pengaruh Customer Service PT. Bank Syariah Mandiri dapat memberi kepuasan kepada nasabah ?”. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana kepuasan yang dirasakan nasabah Bank Syariah Mandiri Medan dan untuk mengetahui sejauhmana peng...

  10. PEMODELAN FISIKA APLIKASI METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER UNTUK INVESTIGASI KEBERADAAN AIR TANAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teti Zubaidah

    2009-05-01

    Full Text Available Pada penelitian ini telah dilakukan suatu pemodelan físika aplikasi metode geolistrik konfigurasi Schlumberger untuk investigasi keberadaan air tanah. Pemodelan dilakukan pada suatu bak kaca yang diisi dengan pasir dan tanah liat sebagai host-rock dengan injeksi air tanah untuk berbagai volume. Hasil inversi 2-D menggunakan perangkat-lunak IP2WIN menunjukkan bahwa metode geolistrik konfigurasi schlumberger dapat digunakan untuk mengetahui migrasi air tanah. Hal ini dapat dilihat dari perubahan penampang isoresistivitas sebelum dan sesudah injeksi air dengan jumlah yang berbeda, terutama pada titik injeksi air dalam hal ini Titik 3 yang memiliki nilai resistivitas paling rendah (bersifat konduktif. Resistivitas ini berada pada range resistivitas air tanah yaitu antara 0,5 sampai 300 ohm meter (Telford, 1990.

  11. Quel 'partage' dans un voyage en covoiturage ?

    OpenAIRE

    Mani, Zied

    2016-01-01

    Notre recherche s'intéresse au principe de partage dans la consommation collaborative à travers l'exemple du covoiturage. Une étude qualitative basée sur une triangulation des méthodes de collecte nous a permis d'identifier trois dimensions de partage: le partage économique, le partage social et le partage d'espace privé. Ainsi, le partage dans le covoiturage apparaît comme un concept ambivalent. Il est à l’origine d’une pratique qui bénéficie économiquement à tous les participants. Cependant...

  12. Le corps dans l'Antiquité

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sophie Lalanne

    2008-06-01

    Full Text Available Ouvrages générauxLaqueur Thomas, La fabrique du sexe. Essai sur le corps et le genre en Occident, trad. fr., Paris, Gallimard, 1992.Feher Michel, Naddaff Ramona, Tazi Nadia, Fragments for a History of the Human Body, 3 volumes, New York, Zone Books, 1989.Le Corps dans l’AntiquitéBodiou Lydie, Frère Dominique, Mehl Véronique dir., L’expression des corps. Gestes, attitudes, regards dans l’iconographie antique, Rennes, Presses Universitaires de Rennes, 2006.Bonnard Jean-Baptiste, Le complexe de ...

  13. Procrastination et projection mentale dans le futur

    OpenAIRE

    Zuber, Sascha

    2014-01-01

    La procrastination ou la tendance à remettre les choses au lendemain est un phénomène complexe car plusieurs facteurs y sont associés. Le but ici est d’examiner le lien entre la procrastination et la projection mentale dans le futur. Mais également d'explorer différents facteurs qui pourraient moduler ce lien tels que la perspective temporelle, le niveau d’identification de l’action et la régulation émotionnelle. Nous avons donc administré une tâche de projection mentale dans le futur, ainsi ...

  14. PENGEMBANGAN MODEL TRACKING DAN TRACING DALAM DISTRIBUSI KOMODITI PERTANIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yandra Rahadian Perdana

    2011-06-01

    Full Text Available Kegagalan distribusi komoditi pertanian dapat berdampak pada penurunan dan kehilangan nilai baik secara kualitas dan kuantitas karena suatu perubahan dimensi waktu-jarak atau suhu serta sarana pengangkutan dalam setiap mata rantai aktivitas distribusi. Model tracking dan tracing system dapat menjadi strategi untuk menjamin keberhasilan distribusi komoditi pertanian secara tepat baik kuantitas maupun kualitas. Model tracking dan tracing komoditi pertanian adalah sebuah sistem proaktif yang real time yang dilengkapi dengan komponen pendukung proses distribusi dengan data yang akurat, terpercaya, berguna, dan cepat dengan memberikan informasi posisi barang atau sarana moda transportasinya.

  15. Aspek Legal dan Komitmen Etikal dalam Mu’amalah Maliyah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lalu Fahmi Zainul Arifin

    2015-11-01

    Full Text Available Legalitas dalam mu’amalah maliyah bukanlah sekedar formalitas yang apriori ataupun pesimistik terhadap relativisme moral, karena aspek etikal yang diartikulasikan dalam berbagai prinsip mu’amalah adalah salah satu konsideran yang mendasar dan pokok dalam proses memahami dan inheren dengan “halal haram”, sehingga terkadang sukar untuk menarik garis tegas antara normativitas dan positivitas. Artikel ini menjelaskan bagaimana prinsip-prinsip moral keislaman sebagai aspek pokok dan karakteristik mendasr mu’amalah maliyah, sehingga komitmen moral di dalam mu’amalah maliyah dapat diukur melalui sistem pengawasan internal, yaitu tanggungjawab personal hamba kepada Tuhan dan pengawasan eksternal melalui otoritas pemerintah atau lembaga berwenang.

  16. ANALISIS KARAKTERISTIK KANDUNGAN PENCEMAR AIR LIMBAH DAN PROSES PENGOLAHAN AIR MINUM KABUPATEN BADUNG

    OpenAIRE

    AWANG ERRY SOFYAR IRAWAN; I W. Budiarsa Suyasa; I Wayan Suarna

    2015-01-01

    Installation of water treatment is the required infrastructure in meeting the needs of clean water. During the process of water treatment it produces waste water as a byproduct that could potentially cause pollution if not properly treated. The research purposes of the study are to determine the effectiveness of compliance procedures for waste water treatment, the quality and quantity of waste water and its impact to the environment, as well as providing alternatives for waste water managemen...

  17. Analisis Kadar Angka Permanganat Pada Air Minum Dan Air Bersih Di Balai Dinas Kesehatan Medan

    OpenAIRE

    Barutu, Mai Fransiska

    2013-01-01

    Analysis of levels permanganate value in dringking water and clean water. content analysis by permanganate oxidation-reduction titration method in acid state, where the organic substances in water were oxidized by potassium permanganate was reduced by the excess of oxalic acid, excess of oxalic acid was titrated back with potassium permanganate. From the analysis was done of the obtained levels of permanganate numbers in drinking water samples from sample I to sample IV is 3.7 mg / l, 5.0 mg...

  18. Penentuan Kadar Klorida Pada Air Sumur Dan Air Limbah Dengan Spektrofotometer Portable DR/2010

    OpenAIRE

    Sinaga, Wulan Juraida

    2015-01-01

    The liquid waste is wastewater from households, industry, and the other place. If wastewater too much thrown into the land, river, lake, and the sea, it can make negative effect to quality of environment. One of chemical contains in the water and wastewater is chloride. Chloride is one of the ingredients that are very dangerous to survival if it exceeds a defined threshold. It is necessary for determination of chloride in water and wastewater. Determination of chloride content ...

  19. ANALISIS KARAKTERISTIK KANDUNGAN PENCEMAR AIR LIMBAH DAN PROSES PENGOLAHAN AIR MINUM KABUPATEN BADUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    AWANG ERRY SOFYAR IRAWAN

    2015-06-01

    Full Text Available Installation of water treatment is the required infrastructure in meeting the needs of clean water. During the process of water treatment it produces waste water as a byproduct that could potentially cause pollution if not properly treated. The research purposes of the study are to determine the effectiveness of compliance procedures for waste water treatment, the quality and quantity of waste water and its impact to the environment, as well as providing alternatives for waste water management strategies. Determination of samples were conducted by using purposive sampling method. Samples were taken at two sewer sedimentation and filtration points antl the other four points were taken in the water body and then compared with Governor of Bali Regulation No.8 year 2007. Samples were analywd both in situ and in the laboratory. To determine the effectiveness of the waste water treatment to the conformity assessment procedures, the field conditions were analyzed with a force-field analysis. The effectiveness of waste water management was categorized as moderate. The quality of waste water from the sedimentation basin shows the parameters of TSS (4957.50 mg/I and Mn (81.68 mg/I, of the tub filtration TSS (665 mg/I and Mn (12.60 mg/I. The quantity of waste sedimentation basin discharge (Q o.68 mg/sec, TSS pollutant load (3371.01 mg/sec, Mn (55.51 mg/sec, filtration basin discharge (Q o.68 mg/sec, load TSS pollutant (332.50 mg/sec, Mn (6.30 mg/sec. Based on the force-field analysis conducted, some alternative strategies were proposed such as building facilities for waste management, environmental m.inagement implementation based on the appropriate planning, implementation of waste water disposal permit including fulfill the technical conditions as required, technical capacity building of human resources, and land use.

  20. Studi Numerik Karakteristik Aliran dan Perpindahan Panas Pada Heat Recovery Steam Generator di PT Gresik Gases and Power Indonesia (Linde Indonesia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dhika Suryananda

    2012-09-01

    Full Text Available Pertumbuhan ekonomi berdampak pada meningkatnya kebutuhan energi, sehingga menuntut peningkatan efisiensi dari power plant sebagai salah satu produsen energi. Pada saat ini power plant yang memiliki efisiensi paling tinggi adalah combined cycle power plant. Pada sistem combined cycle tersebut terdapat komponen Heat Recovery Steam Generator (HRSG yang berfungsi untuk meningkatkan efisiensi dari power plant dengan  cara menggunakan sisa panas dari gas buang  (exhaust gas turbine dan digunakan untuk memproduksi uap (steam untuk proses selanjutnya. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode numerik (CFD dengan software FLUENT 6.3.26. Pemodelan yang dilakukan pada penelitian ini adalah 3 dimensi, aliran steady, turbulence model yang dipakai Relizable k-ε model dengan reaksi pembakarannya menggunakan spesies transport. Mixture materials yang digunakan merupakan methane-air. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data yang di ambil di PT. GRESIK GASES and POWER INDONESIA.. Hasil yang didapatkan pada simulasi ini adalah bentuk bodi seperti enlargement, contraction, dan elbow memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap distribusi temperatur, terkanan, dan kecepatan pada HRSG. Error dari hasil simulasi numerik dan referensi CCR sebagai berikut pada secondary superheater sebesar 8 %, pada primary superheater sebesar 6%, pada evaporator sebesar 0.00008% dan yang terakhir pada economizer sebesar 92 % . Penyebab perbedaan antara numerik dengan data CCR  adalah kurang akuratnya proses simulasi dan simplifikasi dari jajaran heat exchanger terutama pada bagian economizer.

  1. SINTESIS DAN KARAKTERISASI SENYAWA OKSOTRINUKLIR [Cr3O(OOCC6H56(H2O3](NO3×nH2O

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aldes Lesbani

    2013-11-01

    Full Text Available Senyawa oksotrinuklir telah disintesis menggunakan kromium nitrat dan asam benzoat dalam etanol pada temperatur 80 oC selama 1 jam.Kristal senyawa oksotrinuklir hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan spektrofotometer FTIR, 1H NMR padat, X-Ray Difraktometer, TGA, dan MS dengan teknik ionisasi dingin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa oksotrinuklir mempunyai vibrasi yang khas pada bilangan gelombang 671 cm-1(ν Cr3-O. Identifikasi dengan spektrometer massa dalam asetonitril sebagai pelarut menunjukkan fragmentasi pada m/z: 1021.83 [Cr3O(OOCC6H56(MeCN3]+, 998,80 [Cr3O(OOCC6H56(MeCN2(H2O]+, 980,79 [Cr3O(OOCC6H56(MeCN2]+, 939,73 [Cr3O(OOCC6H56(MeCN]+. Puncak yang lebar dan besar pada spektrum 1H NMR menunjukkan bahwa kromium yang bersifat paramagnetic di dalam senyawa. Pola XRD menunjukkan bahwa senyawa oksotrinuklir adalah kristalin dan hasil termogravimetri menunjukkan senyawa oksotrinuklir stabil sampai suhu 174 oC dan mempunyai 5 mol air kristal. Dari hasil karakterisasi FTIR,1H NMR, XRD, TGA, dan MS dapat disimpulkan bahwa senyawa yang terbentuk adalah [Cr3O(OOCC6H56(H2O3](NO3×5H2O.

  2. EFEKTIVITAS DAN EFEK TOKSIK EKSTRAK STEROID TERIPANG DAN 17α METILTESTOSTERON PADA MANIPULASI KELAMIN UDANG GALAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Apri Arisandi

    2012-10-01

    Full Text Available Testosteron selain dapat dimanfaatkan sebagai obat, juga dimanfaatkan untuk sex reversal pada udang galah (Macrobrachium rosenbergii de Man.  Hormon yang umum dipakai untuk sex reversal jantan adalah 17α metiltestosteron, merupakan hormon sintetis.  Bioassay pada ayam, diketahui bahwa hormon sintetis memberikan efek samping toksik pada hati, limpa dan bursa fabricius.  Agar tidak memberikan efek toksik, salah satu cara dengan menggunakan sumber hormon testosteron alami dari teripang.  Pemberian hormon menggunakan metode dipping, lima perlakuan dan tiga ulangan.  Dosis ekstrak steroid teripang 1, 2 dan 3mg/l, serta 17α metiltestosteron 2mg/l dapat menghasilkan populasi jantan lebih tinggi dari kontrol negatif (tanpa hormon, yaitu 44,15%, 49,65%, 49,72% dan 50,45%.   Kata kunci: ekstrak steroid teripang, 17α metiltestosteron, udang galah

  3. MENDORONG PASAR MODAL EFISIEN DAN BERDAYA SAING GLOBAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Satia Nur Maharani

    2006-01-01

    Full Text Available Globalisasi semakin memperpendek jarak dan waktu. Kemampuannya mampu  merubah wajah planet bumi menjadi” just a small village “ melalui peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perubahan tersebut bertransformasi pula pada  sistem ekonomi. Modal berdiri sendiri tanpa identitas dan siapa saja berhak untuk berinvestasi tanpa batas melalui sebuah mekanisme antar negara dan benua. Salah satu lintasan modal untuk meraih keuntungan adalah melalui mekanisme pasar modal. Pasar modal manakah yang diminati oleh arus modal masuk adalah pasar modal yang mampu memberikan jamuan terbaik berupa keuntungan yang tinggi dengan resiko yang optimal. Maka untuk mencapai pelayan yang maksimal bagi masyarakat pemodal , pasar modal harus efisien dan berdaya saing global. Maka keterbukaan informasi, peningkatan teknologi, efisiensi biaya penegakan hukum, partisipasi masyarakat dan pemerintah, inovasi produk mutlak untuk dievaluasi dan ditingkatkan

  4. Modernitas dan Tragedi: Kritik dalam Sosiologi Humanistis Zygmunt Bauman

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Robertus Robet

    2016-06-01

    Full Text Available Bauman berpandangan bahwa modernitas memiliki dua gejala pokok yakni modernitas padat dan modernitas cair. Dalam modernitas padat masyarakat tumbuh dalam bimbingan ide dan tatanan, sementara dalam modernitas cair masyarakat dan manusia secara paradoksal didikte oleh ilusi mengenai kecepatan dan perubahan yang terus menerus hingga akhirnya kehilangan pendasaran. Dalam membentuk tatanan, modernitas mensyaratkan praktik kategorisasi dan pengadministrasian. Dengan itu modernitas memastikan siapa yang bagian tatanan dan siapa yang bukan bavian dari tatanan. Kategorisasi berimplikasi pada ambivalansi yakni munculnya aktor yang tak terdefinisikan sebagai bagian atau bukan bagian dari kategorisasi dan administrasi itu. Dalam sejarah, mereka yang didefinisikan sebagai bukan bagian adalah mereka yang rentan untuk diekslusikan. Ambivalensi modernitas inilah yang kemudian berujung pada holocaust. Berdasar pengalaman itu, Bauman kemudian mengajak kita untuk bukan hanya memahami sosiologi sebagai ilmu yang memiliki komitmen terhadap kebenaran , tetapi juga ilmu yang menghargai kekayaan dalam pengalaman manusia yang beragam.

  5. Pengemabnagn dan Validasi Skala Pengukuran Kualitas Layanan Tridarma Perguruan Tinggi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hisyam Ihsan

    2010-06-01

    Full Text Available Paper ini mengemukakan hasil penelitian yang mengembangkan dan memvalidasi skala pengukuran kualitas layanan pendidikan tinggi, yang merupakan penjabaran dari tridarma perguruan tinggi. Berdasarkan adaptasi model Service Quality 5-dimensi sebagaimana dalam Parasuraman, Zeithaml dan Barry (1993, instrumen 16-butir kualitas layanan pengajaran (teacbqnal, 14-butir kualitas layanan penelitian (resqual, dan 11-butir kualitas layanan pengabdian masyarakat (p/tbqual dibuat untuk menilai kualitas layanan pendidikan. Masing-masing istrumen menggambarkan sikap dan perilaku mahasiswa mengenai kinerja layanan perguruan tinggi. Instrumen tersebut menilai kualitas secara fungsional (process maupun teknikal (output-outcome. Tiga ratus sebelas mahasiswa program sarjana tahun terakhir sebagai responden intsrumen. Unidimensional, reliabilitas, validitas isi, validitas terkait-kriterion, validitas konvergen, validitas diskriminan, dan validitas nomologikal diperiksa dengan menggunakan Structural Equation Modeling. Instrumen KLTPT telah dikembangkan dan berpotensi aplikasi untuk ekplorasi bagi para praktisi dan peneliti. Kata kunci: pengukuran kualitas layanan tridharma perguruan tinggi

  6. PENYAKIT MENULAR SEKSUAL AKIBAT JAMUR, PROTOZOA, DAN PARASIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Max Joseph Herman

    2012-09-01

    Full Text Available Berbagai penyakit akibat hubungan seksual (PHS selain yang disebabkan oleh bakteri, klamidia, virus, dan mikroplasma, juga mungkin disebabkan oleh jamur, protozoa dan parasit, antara lain kandidiasis, trikomoniasis, giardiasis, amebiasis, kudis, dan kutu pubis. Diagnosis PHS yang tepat dan pasti sangat penting karena mcmiliki konotasi sosial dan biasanya diperoleh melalui pemeriksaan mikroskopik, pembenihan bakteriologis atau virologis. Sedangkan penatalaksanaan PHS bergantung pada infeksi masing-masing individu, tetapi secara umum apabila PHS sendiri tidak/kurang serius seperti trikomoniasis atau ektoparasit maka tidak perlu pengamatan pasangan seksual meskipun harus diobati juga karena hampir pasti ia juga terinfeksi. Sebagian besar PHS lain demikian berat (dalam kasus gonore resistensi terhadap antibiotika merupakan masalah sehingga semua kontak seksual harus ditelusuri dan diobati, khususnya pada gonore, sifilis dan AIDS.

  7. The new Internet tool: the information and evaluation system by flight, of exposure to cosmic radiation in the new air transports S.I.E.V.E.R.T; Un nouvel outil internet: le systeme d'information et d'evaluation par vol, de l'exposition au rayonnement cosmique dans les transports aeriens SIEVERT

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    2002-03-01

    In France, the public authorities put a new Internet tool at air companies disposal, in order they can evaluate the radiations doses received by their flying crews during their flights. This tool called information and evaluation system by flight of exposure to cosmic radiation in air transport (S.I.E.V.E.R.T.). (N.C.)

  8. ADSORPSI LOGAM SENG (Zn DAN TIMBAL (Pb PADA LIMBAH CAIR INDUSTRI KERAMIK OLEH TANAH LIAT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cindy Rianti Priadi

    2014-05-01

    Full Text Available ADSORPTION OF ZINC AND LEAD FROM CERAMIC WASTEWATER USING CLAY. Ceramic industry generates glaze wastewater and clay waste. Glaze wastewater contains heavy metal from ceramic painting process which can potentially cause severe pollution problem. Glaze wastewater from PT.X typically contains Cd (0.013 mg/L; Cu (0.033 mg/L; Pb (1.20 mg/L; and Zn (7.00 mg/L. Clay waste used as adsorbent to reduce heavy metal amount in glaze wastewater. The present study investigates in bench scale and uses batch adsorption method to determine effective  adsorbent amount and contact time in removing heavy metals in glaze wastewater in order to fulfill the discharge requirement based on regulation of Minister of Environment No.16/2008concerning effluent water standard for ceramic industries. The results showed that the effective adsorbent amount and contact time respectively are 5 g/L and 15 minutes with pH 8 and stirring speed of 150 rpm. Concentration of heavy metal adsorbed are 0,614 mg/L and 2,07 mg/L for lead (Pb and zinc (Zn with removal efficiency up to 61.0% for Pb and 9.8% for Zn.From this study clay waste could be potentially used as an adsorbent to reduce heavy metal amount in glaze wastewater. Keywords: adsorption, clay waste, heavy metals Abstrak Industri keramik menghasilkan limbah glasir dan limbah tanah liat. Limbah glasir mengandung logam berat yang berasal dari proses pewarnaan keramik dan berpotensi mencemari lingkungan. Kandungan logam berat pada limbah glasir PT.X yaitu Cd (0,013 mg/L; Cu (0,033 mg/L; Pb (1,20 mg/L; dan Zn (7,00 mg/L. Limbah tanah liat digunakan sebagai adsorben yang berguna mengurangi kadar logam berat pada limbah glasir.Penelitian ini dilakukan dalam skala laboratorium menggunakan metode batch adsorpsi untuk menentukan dosis adsorben dan waktu kontak yang efektif dalam mengolah limbah glasir agar memenuhi persyaratan Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 16 Tahun 2008 tentang baku mutu air limbah bagi usaha dan

  9. Semiotika Kemasan Produk Susu Rasa Coklat Dan Stroberi pada Merek Indomilk Kids Dan Boneeto

    OpenAIRE

    Mukaromah Mukaromah

    2016-01-01

    Abstrak Kemasan adalah salah satu penentu keberhasilan dalam penjualan produk terkait dengan informasi pesan yang ingin disampaikan,untuk itu visualisasi dibuat semenarik mungkin agar dapat menyasar segmen yang ingin diraih. Demikian halnya dengan susu kemasan kotak untuk anak-anak yang terpapar di meja elalase di pusat- pusat perbelanjaan. Dalam penelitian ini penulis melihat bagaimana susu kemasan kotak merek Indomilk Kids dan Boneeto rasa coklat dan rasa stroberi yang dikonstruksikan sed...

  10. Diagnosis dan Penatalaksanaan Tragus Asesorius dan Stenosis Liang Telinga pada Hemifasial Mikrosomia

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Al Hafiz .

    2016-01-01

    Full Text Available Abstrak           Hemifasial mikrosomia (HFM adalah diagnosis paling sering pada lesi wajah asimmetris dan merupakan kelainan kongenital wajah terbanyak kedua. HFM merupakan malformasi kongenital dimana terdapat defisiensi jaringan lunak dan tulang pada satu sisi wajah dan gangguan perkembangan telinga, terutama telinga luar. Diagnosis ditegakkan berdasarkan pada anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan radiologis. HFM memiliki manifestasi klinis yang beragam, dan dipertimbangkan mendapatkan penatalaksanaan komprehensif yang melibatkan rekontruksi medik luas.               .           Sebuah kasus hemifasial mikrosomia dengan tragus asesorius dan stenosis liang telinga kanan dilaporkan pada perempuan berusia 13 tahun dan telah dilakukan rekonstruksi tragus dan kanaloplasti. Kata kunci: hemifasial mikrosomia, lesi wajah asimmetris, rekontruksi tragus, kanaloplasti. AbstractHemifacial microsomia (HFM is the most frequent diagnosis in asymmetry facial lesions and the top second facial congenital lesion. HFM is a congenital malformation in which there is a deficiency of soft tissue and bone on one side of the face and malformation of the ear, especially outer ear. The diagnosis is based on history, physical examination, and radiological finding. HFM had various clinical manifestation and considered to comprehensive management involving extensive medical reconstruction. A hemifacial microsomia case with right tragal assesoria and ear canal stenosis has been reported in girl aged 13 years old and have performed tragus reconstruction and canaloplasty. Keywords:  hemifacial microsomia, asymmetrical facial lession, tragus reconstruction, canaloplasty

  11. EFEK PEMBERIAN SPILANTHES ACMELLA DAN LATIHAN FISIK TERHADAP JUMLAH SEL OSTEOBLAS FEMUR MENCIT YANG DIINDUKSI DEKSAMETASON

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hening Laswati

    2015-05-01

    Full Text Available AbstrakTelah dilakukan penelitian untuk mengetahui uji aktivitas anti-osteoporosis secara in vivo dari tanaman Spilanthes acmella terhadap sel osteoblas tulang trabekula proksimal femur mencit jantan model osteoporosis induksi deksametason. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan penelitian posttest only control group, 60 ekor mencit jantan sehat (usia >5 bulan dikelompokkan secara random menjadi 10 kelompok yaitu kelompok sehat tanpa induksi deksametason dan kelompok osteoporosis induksi deksametason. Kontrol positif mendapat suspensi alendronat dan kelompok latihan fiik menggunakantreadmill mencit berjalan 10m/menit bertahap selama 5 -12 menit, 3 kali dalam satu minggu, kelompok kombinasi ekstrak etanol 70% dan latihan fiik serta kelompok uji fraksi butanol, heksan, etil asetat dan air. Penelitian ini dilakukan selama 4 minggu. Osteoporosis akibat pemakaian glukokortikoid menjadi penyebab osteoporosis sekunder yang meningkatkan risiko fraktur. Telah banyak bukti klinik tentang peran fioestrogen dalam pengobatan osteoporosis pada pascamenopause. Spilanthes acmella, atau yang dikenal masyarakat dengan sebutan Legetan, termasuk famili Asteracea merupakan satu tanaman obat di Indonesia yang mempunyai kandungan senyawa polifenol dan flvonoid. Dari hasil penelitian sebelumnya diketahui bahwa baik fraksi butanol dan air dari tanaman tersebut mampu meningkatkan aktivitas enzim alkalin fosfatase yang merupakan marker pembentukan tulang. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol 70% Spilanthes acmella dikombinasikan dengan latihan fiik meningkatkan jumlah sel osteoblas secara bermakna bila dibandingkan dengan hanya ekstrak etanol atau latihan fiik. Ini membuktikan bahwa ekstrak etanol 70% Spilanthes acmella mempunyai efek additive terhadap efek latihan pembebanan aksial pada kondisi osteoporosis. Fraksi heksana, etil asetat dan air juga meningkatkan secara bermakna jumlah sel osteoblas. Fraksi non polar merupakan fraksi yang lebih potensial untuk

  12. PERBEDAAN CARA PENGIRISAN DAN PENGERINGAN TERHADAP KANDUNGAN MINYAK ATSIRI DALAM JAHE MERAH (Zingeber officinale Roscoe.Sunti Valeton

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Almasyhuri Almasyhuri

    2013-02-01

    rimpang segar, jahe mempunyai volume yang besar, disamping juga mudah rusak dan transportasinya relatif sulit. Penelitian ini telah membuat bubuk  jahe merah dalam bentuk kering . Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan data tentang perbedaan cara pengirisan dan pengeringan terhadap kandungan minyak atsiri dan fenol dalam jahe merah.  Metode yang digunakan adalah jahe merah segar setelah dibersihkan  dari kotoran, diiris tipis-tipis lebih kurang ketebalan 3 mm dengan dua cara pengirisan, yaitu melintang dan membujur. Kemudian masing-masing irisan jahe dikeringkan dengan tiga cara, yaitu dengan diangin-angin, sinar matahari dan oven suhu 550 C. Pengeringan dilakukan sampai kering  dengan kadar air di bawah 12%.  Jahe kering dibuat  bubuk halus, lalu dilakukan analisis  kadar air,  minyak atsiri dan total fenol. Hasil penelitian menunjukkan  waktu  pengeringan dengan oven paling singkat dibandingkan  pengeringan dengan panas matahari atau diangin-angin. Cara pengeringan berpengaruh nyata terhadap  kadar minyak atsiri dan total fenol dalam jahe merah. Cara pengirisan berpengaruh terhadap kadar minyak atsiri tetapi tidak bepengaruh nyata terhadap jumlah fenol. Untuk mendapatkan jahe kering dengan kandungan minyak atsiri dan fenol relative tinggi maka dapat dilakukan dengan  pengirisan cara membujur (split dan dikeringkan dengan oven. Kata kunci: Jahe merah (Zingeber officinale Roscoe.Sunti Valeton, pengeringan, minyak atsiri dan total fenol.

  13. ASUPAN ZAT GIZI DAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI YANG SUDAH DAN BELUM MENSTRUASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dyan Fajar Christianti

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to analyze nutrient intake and nutritional status of menstruating and non-menstruating girls. This survey was conducted from April to September 2012 in elementary schools and junior high schools in Bogor. Total subjects consisted of 35 menstruating and 35 non-menstruating girls who were chosen through screening. The results showed that the percentage of menstruating girls in urban (28.0% were more than in rural (25.1%. About 57.1% of subjects had menarche at 10 years old. The average of nutrient intake on menstruating and non-menstruating girls were under DRI (Keywords: BMI/age, girls, menstruation, nutrient intake, percent body fatABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis asupan zat gizi dan status gizi pada remaja putri yang sudah dan belum menstruasi. Survei ini dilaksanakan pada April—September 2012 di Sekolah Dasar (SD dan Sekolah Menengah Pertama (SMP di Bogor. Jumlah subjek terdiri dari 35 orang yang sudah menstruasi dan 35 orang yang belum menstruasi dan dipilih melalui screening. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase terjadinya menstruasi pada siswi di sekolah kota lebih besar (28.0% dibandingkan dengan di kabupaten (25.1%. Sebanyak 57.1% subjek mengalami menarche pada usia 10 tahun. Rata-rata asupan zat gizi subjek yang sudah dan belum menstruasi masih berada di bawah AKG (Kata kunci: asupan zat gizi, IMT/U, menstruasi, persen lemak tubuh, remaja putri*

  14. Pengaruh Penambahan Ni, Cu, dan Al dan Waktu Milling pada Mechanical Alloying Terhadap Sifat Absorpsi dan Desorpsi Mg sebagai Material Penyimpan Hidrogen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Febrian Budi Pratama

    2012-09-01

    Full Text Available Mg merupakan salah satu material yang digunakan sebagai material penyimpan hidrogen dengan membentuk MgH2. Sifat absorpsi dan desorpsi hidrogen dari suatu metal hidrida salah satunya tergantung  pada bahan, unsur penambah, dan metode pembuatannya. Pada penelitian kali ini Mg sebagai material penyimpan hidrogen dihasilkan melalui metode mechanical alloying dengan unsur penambah Ni, Cu, dan Al dan variasi waktu milling 10, 20, 30 jam. Selanjutnya sampel dilakukan pengujian SEM, XRD, DSC, dan Uji hidrogenisasi. Dari data uji diperoleh bahwa meningkatnya waktu milling menurunkan ukuran partikel sehingga meningkatkan wt% hidrogen terabsorb dan menurunkan temperatur onset desorpsi. Namun efek aglomerasi dan coldwelding yang berlebih pada proses mechanical alloying mengakibatkan ukuran partikel menjadi lebih besar. Unsur pemadu Al dan Cu berfungsi sebagai katalis, sedangkan Ni berfungsi sebagai pemadu yang ikut bereaksi dengan hidrogen. Mg10wt%Al dengan waktu milling 20 jam mempunyai nilai weight percent terbaik H2 yaitu 0.38% dalam temperatur hidrogenisasi 2500C, tekanan 3 atm, dan waktu tahan 1 jam. Sedangkan Mg10wt%Al dengan waktu milling 30 jam memiliki temperatur onset paling rendah yaitu 341.490C Kata Kunci— Absorpsi, Desorpsi, Material Penyimpan Hidrogen, Mechanical Alloying, Mg

  15. KEEFEKTIFAN TEAM TEACHING PENDIDIK PROGRAM PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN ANAK USIA DINI (PPAUD) DI KABUPATEN KULON PROGO

    OpenAIRE

    Benny Erifiani; Puji Yanti Fauziah

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan: (1) Pemahaman, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pendidik program PPAUD tentang team teaching (2) hasil team teaching, dan (3) faktor pendukung dan penghambat keefektifan team teaching. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi dengan logic models menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian 65 orang pendidik. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, lembar observasi, dan pedoman wawancar...

  16. Peranan Departemen Sumber Daya Manusia Dalam Meningkatkan Efesiensi Dan Kinerja Karyawan Di Hotel JW Marriott Medan

    OpenAIRE

    Kemal, M. Arya

    2013-01-01

    Kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi di negara maju maupun negara berkembang sangat ditentukan oleh peranan dan perkembangan Departemen Sumberdaya Manusia. Fungsi utama Departemen Sumberdaya Manusia adalah melatih dan menyediakan karyawan yang kompeten dan professional yang berorientasi kepada kepuasan pelanggan atau tamu. Kompetensi adalah sebuah persaingan terhadap apa yang seseorang harus lakukan ditempat dimana ia bekerja untuk menunjukkan pengetahuan, kualitas, dan keterampilan yang ...

  17. Fungsi Metabolisme Dan Sintesis Pada Jaringan Kambium

    OpenAIRE

    Utomo, Budi

    2008-01-01

    Hutan merupakan areal penghasil energi yang paling produktif di dunia. Hutan mampu menghasilkan dan mengumpulkan energi setiap tahunnya (Lehninger, 1965; Whittaker, 1975). Proses pembentukan energi diawali dengan pengubahan energi dari cahaya matahari menjadi energi kimia dalam bentuk ikatan kimia yang stabil melalui proses fotosintesis. Banyak orang menganggap agregat berguna tersebut sebagai ikatan kimia kayu yang stabil.

  18. TRADISIONALITAS DAN MODERNITAS TIPOLOGI ARSITEKTUR MASJID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Syaom Barliana Iskandar

    2004-01-01

    Full Text Available This research want to present what the religious doctrine of the mosque community included the way and mind orientation could be supposed influence in the architecture typhology of mosque. Qualitative descriptive research method is used based on syncronic and diacronic approach with three steps: generic typhology, genetic morphology, and holistic comparison. The result of research shown that Nahdlatul Ulama mosques typhology is reflecting the traditionality of architecture, and vise verse Muhammadiyah mosques typhology is reflecting the modernity of architecture. Finally the study concludes that the specific differences of the mosque architecture typhology due to the religious doctrine differences. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bermaksud mendeskripsikan apakah faham keagamaan masyarakat pendukung masjid yang didalamnya menyangkut pula cara dan orientasi berfikir, turut mempengaruhi bentukan tipologi arsitektur masjid. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan pendekatan penelitian sinkronik-diakronik; dalam tiga langkah generik tipologi, generik morfologi, dan holistik komparasi. Hasil penelitian pada kasus masjid yang diteliti dan tidak dapat digeneralisasi pada kasus lain, menunjukkan bahwa tipologi masjid Nahdlatul Ulama mencerminkan tradisionalitas arsitektur masjid, dan sebaliknya tipologi masjid Muhammadiyah menampilkan modernitas arsitektur masjid. Artinya terdapat perbedaan yang khas dari tipologi arsitektur masjid, yang disebabkan oleh perbedaan dalam doktrin keagamaan. Kata kunci: faham/doktrin keagamaan, tradisionalitas, modernitas tipologi arsitektur masjid.

  19. Sosiologi Desa: Revolusi Senyap dan Tarian Kompleksitas

    OpenAIRE

    Salman, Darmawan

    2012-01-01

    Revolusi sebagai perubahan sosial tidaklah selalu melibatkan konflik kelas, apalagi yang berdarah-darah, seperti ketika perubahan itu meniscayakan sebuah rezim ditumbangkan, ataupun ketika pemodal borjuis disingkirkan. Revolusi sebagai perubahan sosial dapat berlangsung senyap dan bukan selalu karena konflik kelas ataupun gerakan sosial Buku ini membahas jagad desa Indonesia berikut dinamikanya. Desa menjadi entitas yang eksis dalam paradoks independensi. Karena terkait kenyataan akademik ...

  20. Des Taiwanais dans Ie sud du Fujian

    Institute of Scientific and Technical Information of China (English)

    2002-01-01

    Se trouvant dans le sud-est de la Chine au bord dela mer, la province du Fujian s’appelle aussi toutsimplement "Min". Les anc(?)tres d’une grande partie de lapopulation de Taiwan sont venus du Fujian (Min). Les deux

  1. Diagnosis dan Penatalaksanaan Tumor Ganas Laring

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dolly Irfandy

    2015-05-01

    Full Text Available Abstrak Laring berperan dalam koordinasi fungsi saluran aerodigestif atas seperti bernafas, berbicara dan menelan.Laring terbagi tiga yaitu supraglotis, glotis dan subglotis. Laring merupakan daerah tersering kedua untuk kasuskarsinoma sel skuamosa kepala-leher, biasanya berhubungan dengan tembakau dan alkohol. Lebih dari 95% kasustumor ganas laring adalah karsinoma sel skuamosa. Pasien tumor ganas laring datang dengan berbagai keluhanseperti disfonia, obstruksi jalan napas, disfagia, odinofagi dan hemoptisis. Diagnosis tumor ganas laring ditegakkanberdasarkan anamnesis, pemeriksaan klinis menggunakan endoskopi kaku, serat optik dan biopsi. Penatalaksanaantumor ganas laring tergantung stadium dengan modalitas berupa operasi, kemoterapi, radiasi atau terapi kombinasi.Dilaporkan kasus laki-laki 53 tahun dengan karsinoma glotis stadium III (T3N0M0 squamous cell ca keratinized welldifferentiated. Penatalaksanaan pada pasien ini dengan melakukan laringektomi total.Kata kunci: Tumor ganas laring, karsinoma, laringektomi, tembakau Abstract Larynx plays a certain role in coordinating functions of the upper aerodigestive tract, such as respiration,speech, and swallowing. The larynx is divided into three region; supraglottic, glottic, and subglottic. Larynx is thesecond most common site for squamous cell carcinoma in the head and neck and usually related to tobacco andalcohol exposure. Primary malignant tumors of the larynx are squamous cell carcinomas can found more than 95% ofcases. Patients with laryngeal tumors usually present with complaints of hoarseness, respiratory obstruction,dysphagia, odynophagia and hemoptysis. Diagnosis of laryngeal cancer is made by medical history, clinicalexamination using a rigid or fiberoptic endoscope and biopsy. Management of laryngeal tumour depends on stadiumwith various modality included surgery, chemotheraphy, radiotheraphy or combined therapy. Reported case of 53years old male with Glottic carcinoma of the larynx

  2. KEMAMPUAN DOSIS PUPUK ZA DAN WAKTU PEWIWILAN TUNAS LATERAL TERHADAP HASIL DAN KUALITAS CABAI BESAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imam Taufik

    2013-08-01

    Full Text Available [ENGLISH]Chili is one of the horticultural commodities which have high economic value and have a large export opportunities. The development of technology makes great chili farming business will be more profitable. The purpose of research to determine the interaction between fertilizer dosing ZA and pruning time of lateral shoots that are most influential to the outcome and quality of hot pepper. Factorial (3 x 3 research carried out using Random Design Group. The first factor is the fertilizer doses studied with 3 threshold ZA covers: N1, N2, and N3, respectively 14, 28, and 42 grams per plant. The second factor is the time of pruning with 3 degrees include: W1, W2, and W3, each for 0, 15, and 25 days after planting. The results showed that the combination treatment of ZA 28 gram per plant and prunning of lateral shoots in 15 dat tend to the best result on the yield and quality of chilli. Keywords: Chilli; ZA Fertilizer Dose; Nitrogen; Pruning.  [INDONESIAN] Cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta memiliki peluang eksport yang besar. Perkembangan teknologi menjadikan usaha pertanian cabai besar akan semakin menguntungkan. Tujuan penelitian untuk mengetahui interaksi antara pemberian dosis pupuk ZA dan waktu pewiwilan tunas lateral yang berpengaruh paling baik terhadap hasil dan kualitas cabai besar. Penelitian faktorial (3x3 dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok. Faktor pertama yang diteliti adalah dosis pupuk ZA dengan 3 taraf yang meliputi: N1, N2, dan N3 ,masing-masing 14, 28, dan 42 gram per tanaman. Faktor kedua adalah waktu pewiwilan dengan 3 taraf meliputi: W1, W2, dan W3, masing- masing untuk 0, 15, dan 25 hari setelah tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan ZA 28g/tanaman dan pewiwilan tunas lateral umur 15 hari setelah tanam cenderung memberikan hasil terbaik terhadap hasil dan kualitas cabai besar. Kata Kunci: Cabai Besar; Dosis Pupuk ZA; Nitrogen

  3. PENGARUH ARAH SAYAP PELIMPAH SAMPING DAN KEDALAMAN ALIRAN TERHADAP KOEFISIEN DEBIT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indratmo Soekarno

    2006-01-01

    Full Text Available Side weir is a type of protection structure which function is to protect channels from damage caused by excessive amount of water (overtopping so the water level in channels or rivers is to be preserved. The type is spatially varied flow with decrease of discharge occurs in main channels along the side weir. Usually design of spillway applies entrance of slope 900. Thus this reduces discharge coefficient. In this research, the influence entrance slope less than 900 was observed such as 600 and 300. The observation showed that discharge coefficient is function of entrance slope and ratio value of water depth to weir radius (h/r with largest discharge coefficient around value (0.341 – 0.366 with entrance slope value (55.850 – 57.730. Abstract in Bahasa Indonesia : Pelimpah Samping (side weir adalah bangunan untuk melindungi saluran dari kerusakan yang diakibatkan oleh jumlah air yang berlebihan (overtopping. Dengan dipasang pelimpah samping maka ketinggian air di saluran atau sungai tetap terjaga. Tipe aliran adalah aliran berubah lambat laun terhadap ruang (spatially varied flow dengan penurunan debit yang terjadi di saluran utama sepanjang pelimpah. Selama ini pembangunan pelimpah samping menggunakan sudut masuk 900 terhadap aliran utama. Dengan demikian mempunyai kerugian yakni berkurangnya koefisien pengaliran. Dilain pihak asumsi koefisien pengaliran tersebut sampai sekarang tetap dianggap cukup besar. Pada penelitian ini diamati pengaruh sudut masuk sayap yang lebih kecil dari 900 yaitu sudut 600 dan 300. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koefisien debit merupakan fungsi dari sudut masuk dan nilai perbandingan kedalaman air dan jari-jari pelimpah (h/r. Koefisien debit terbesar bernilai antara (0,341 – 0,366 pada sudut masuk antara (55,850- 57,730.

  4. Plafonds froids et introduction d'air laminaire

    CERN Document Server

    Pepinster, P

    1998-01-01

    Dès le milieu des années 1980, on a pu observer une tendance à l'augmentation des charges thermiques internes dans les bâtiments administratifs, principalement due à l'arrivée de l'informatique et de la bureautique. Cet accroissement de charges a finalement atteint un record de 100 W/m2 fin des années 80 pour se stabiliser en règle générale entre 50 et 70 W/m2. Traditionnellement, c'est le renouvellement d'air refroidi et insufflé dans les locaux qui combat les apports calorifiques, et le débit d'air pulsé est proportionnel aux charges à évacuer. Cette augmentation des charges a donc généré des vitesses de circulation d'air résiduelles insatisfaisantes pour le confort des occupants, et les ingénieurs en climatisation ont dû revoir la technologie appliquée jusqu'alors. Ce document présente les techniques actuelles qui permettent de satisfaire à l'exigence d'absence de courant d'air aux places de travail, et ainsi assurer le bien-être humain dans le domaine climatique.

  5. KELUHAN DAN KEPATUHAN PENDERITA MALARIA TERHADAP PENGOBATAN MALARIA ARTESUNAT-AMODIAKUIN DI KALIMANTAN DAN SULAWESI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mariana Raini

    2012-07-01

    . Sejak tahun 2004, Program Pemberantasan Malaria menggunakan Artemisinin-based Combination Therapy (ACT yaitu kombinasi Artesunat dan Amodiakuin (AS+AQ untuk pengobatan malaria falciparum dan vivax tanpa komplikasi sebagai pengganti obat malaria klorokuin yang telah resisten. Sejak itu implementasi AS+AQ belum pernah dievaluasi. Telah dilaporkan bahwa cakupan AS+AQ adalah 33,7% kemungkinan karena ketidakpatuhan pasien  akibat keluhan yang ditimbulkan dan formula obat yang tidak tunggal (fixed dose. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dan mengevaluasi keluhan dan kepatuhan subyek yang mendapatkan pengobatan AS+AQ pada penderita malaria falciparum, vivax dan campuran falciparum-vivax di puskesmas sentinel di Kalimantan dan Sulawesi. Desain penelitian adalah potong lintang  melibatkan 99 subyek malaria dewasa (usia ≥15 tahun yang diobati dengan AS+AQ (Artesunat-Amodiakuin selama 3 hari sesuai dengan pedoman. Upaya tindak lanjut (follow up kepada subyek dilakukan pada hari ke 3 (H3, hari ke 7 (H7 dan hari ke 28 (H28 setelah minum AS+AQ. Di samping itu, dilakukan wawancara mendalam (kualitatif pada sejumlah subyek dan tenaga kesehatan untuk menilai Pengetahuan Sikap dan Perilaku (PSP terhadap kepatuhan pengobatan AS+AQ.Hasil penelitian : Sebagian besar subyek (92,9 % menyelesaikan terapi dan 7,1% drop out dari penelitian;  dua subyek diantaranya mengalami Serious Adverse Events (SAE, empat subyek mengalami keluhan yang tidak dapat ditolerir dan dua subyek tidak datang pada kunjungan ulang yang telah ditetapkan jadwalnya. Meskipun 84,1% mengalami keluhan setelah minum AS+AQ, namun keluhan bersifat ringan-sedang, masih dapat ditolerir dan jauh berkurang setelah 1 minggu pengobatan. Kesimpulan : pengobatan AS+AQ selama 3 hari relatif masih dapat ditoleransi dan kepatuhan subyek minum obat  masih cukup baik.

  6. PEMETAAN, KARAKTERISTIK HABITAT DAN STATUS RESISTENSI Aedes aegypti DI KOTA BANJARMASIN KALIMANTAN SELATAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Safitri -

    2013-12-01

    Full Text Available ABSTRACT. Control program of Aedes aegypti in Banjarmasin by using Malation has been done since almost 15 years ago. Related to this, a study about distribution and resistence of Ae.aegypti inBanjarmasin has been done. Ae.aegypti shown to be in almost all area in Banjarmasin, with water container in the bathroom and in the house are more liked. Susceptibility test showed thatthis mosquito was resistence to Malation 0,8%. Therefor, a policy to change this type of insecticide is needed.Key words : Ae.aegypti, resistence, dengue fever, Malation ABSTRAKProgram pengendalian nyamuk Aedes aegypti di Banjarmasin dengan menggunakan Malation telah dilakukan sejak hampir 15 tahun lalu. Terkait hal ini, sebuah studi tentang distribusi dan resistensi Ae. aegypti di Banjarmasin telah dilakukan. Ae. aegypti ditemukan di hampir semua wilayah di Banjarmasin dan lebih menyukai bak mandi dan penampungan air lainnya di dalam rumah. Uji Kerentanan menunjukkan bahwa nyamukini resisten terhadap Malation 0,8%. Maka, kebijakan untuk mengubah jenis insektisida yang digunakan sangat dibutuhkan Kata kunci: Ae. aegypti, resistensi, demam berdarah, Malation

  7. La délimitation des territoires paroissiaux dans les pays de moyenne Garonne (Xe-XVe siècles)

    OpenAIRE

    Hautefeuille, Florent

    2008-01-01

    Dans l'aire de la confluence Tarn-Aveyron-Garonne, la documentation fait apparaître plusieurs types de paroisses, attachées à différents types d'églises, de l'église annexe au prieuré. Ces différences paraissent plus juridiques ou fiscales que réelles dans le fonctionnement quotidien de la paroisse des paroissiens. Par ailleurs, le processus de territorialisation des paroisses semble tardif et lent à se généraliser. Il s'explique par trois phénomènes qui se mêlent : l'influence de structures ...

  8. Comment Facebook a changé le Monde? Le rôle des réseaux sociaux dans les révolutions arabes

    OpenAIRE

    Thoreau, François

    2011-01-01

    La conférence propose une analyse raisonnée du rôle précis des réseaux sociaux dans les premières révolutions arabes, particulièrement en Tunisie et en Egypte. Elle conclut à une approche critique du discours médiatique sur la question, qui propose une vision à la fois linéaire et totalement surévaluée de l'importance de ces technologies dans la genèse du mouvement social.

  9. The Air Is on Fire

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Thérèse Guilbert

    2008-05-01

    Full Text Available C’est un grand néon rose fluorescent accroché à la façade de verre de la Fondation Cartier qui affiche le nom de David Lynch et annonce l’exposition The Air Is on Fire (du 3 mars au 27 mai 2007. La forme froide des lettres intriquées évoque l’architecture industrielle qui fascine tant l’artiste et, sans surprise, le modèle du néon sera à chercher dans la collection de ses dessins soigneux. Car on connaissait David Lynch le cinéaste, mais voilà le plasticien : peintures et aquarelles, sculptu...

  10. Régime alimentaire et croissance du barbeau iberique Barbus bocagei dans la reviere Sorraia (Portugal)

    OpenAIRE

    Geraldes, Ana Maria; Coelho, M M; COLLARES-PEREIRA M. J.

    1993-01-01

    Le barbeau ibérique Barbus bocagei est l’une des espèces les plus représentatives de l’icthyofaune de la rivière Sorraia (Bassin du fleuve Tejo). L’objectif de cette étude est de déterminer 1) les variations spatiales du régime alimentaire et de croissance linéaire de cette espèce entre différentes stations du sous-bassin de la Sorraia et 2) les variations de ces paramètres sur l’échelle temporelle dans deux de ces stations.

  11. Pengaruh Faktor Internal dan Eksternal Perusahaan Terhadap Audit Delay dan Timeliness

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sistya Rachmawati

    2008-01-01

    Full Text Available The objective of this research is to investigate the influence of the firm size, the profitability, the solvability, the public accountant size and the existence of internal auditor division toward the Audit Delay and Timeliness on manufacture companies that listed in Jakarta Stock Exchange.The Research sample was taken from Fifty-nine listed companies in Jakarta Stock Exchange. These samples were selected by using Purposive sampling method. Analysis hypothesis is using Multiple Regression, before hypothesis test, normality data test using P-Plot test.The result of Multiple Regression model shows that Audit Delay influenced by firm size and public accountant size, and Timeliness influenced by firm size and solvability. This result is recommended for auditor to increase effectiveness and efficiency of his audit performance and for all existing studies to contribute towards the current literature on Auditing. Abstract in Bahasa Indonesia: Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh faktor internal yaitu: profitabilitas, solva¬bili¬tas, internal auditor dan size perusahaan dan faktor eksternal, yaitu ukuran KAP terhadap audit delay dan Timeliness pada perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Jakarta Stock Exchange. Pemilihan sampel menggunakan metode Purposive Sampling. Dari hasil pengolahan Regresi Berganda pada Audit Delay diketahui bahwa koefisien determi¬nasi Adjusted R2 = 0,123. Artinya seluruh variabel independen (Profitabilitas, Solvabilitas, Internal Auditor, Size Perusahaan, dan KAP hanya mampu menjelaskan variasi dari variabel depen¬den (Audit Delay adalah sebesar 12,3%. Sedang¬kan pada Timeliness, seluruh variabel independen (Profitabilitas, Solvabilitas, Internal Auditor, Size Perusahaan, dan KAP dapat men¬jelaskan variasi pada variabel dependennya (Timeliness adalah sebesar 7,9%. Hasil dari penelitian ini dapat membantu profesi akuntan publik dalam upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses audit dengan

  12. Thin air

    OpenAIRE

    Jasanoff, Sheila

    2013-01-01

    Clearing the air How do we grasp the air? Without Michel Callon’s guidance, I might never have asked that question. Years ago, when I first entered environmental law practice, I took it for granted that problems such as air pollution exist “out there” in the real world for science to discover and law to fix. It is a measure of Callon’s influence that I understand the law today as a metaphysical instrument, no less powerful in its capacity to order nature than the tools of the ancient oracular...

  13. PENGARUH PROSES PENGERINGAN RIMPANG TEMULAWAK (Curcuma xanthorriza ROXB TERHADAP KANDUNGAN DAN KOMPOSISI KURKUMINOID

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Cahyono

    2012-04-01

    1, 3, 5 hari. Ekstraksi kurkuminoid dilakukan menggunakan etanol 95% dan defatisasi menggunakan petroleum eter, sedangkan analisis kualtatif dan kuantitatif kurkuminoid direalisasikan dengan KLT, spektrofotometer UV-Tampak dan KCKT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan air semua sampel sekitar 4,06%-7,76%. Analisis KLT mengidentifikasi adanya dua komponen dominan dalam kurkuminoid dengan nilai Rf 0,37 dan 0,15. Hasil analisis Spektrofotometri UV-tampak memberikan keenderungan bahwa kurkuminoid dari sampel kering lebih mudah terekstraksi daripada sampel basah. Kromatogram HPLC dapat mendeteksi adanya 4 senyawa yaitu kurkumin 61-67%, demetoksikurkumin 22-26%, bisdemetoksikurkumin 1-3%, dan turunan kurkuminoid 10-11%, urutan prosentase masing-masing komponen tetap sama selama proses pengeringan. Hasil penelitian ini juga telah dapat menunjukkan bahwa perbedaan kondisi operasi pengeringan sangat mempenaruhi penampakan simplisia yang dihasilkan, pengeringan oven memiliki warna lebih cerah dan  lebih meremah daripada pengeringan lampu.

  14. JENIS PANGAN SARAPAN DAN PERANNYA DALAM ASUPAN GIZI HARIAN ANAK USIA 6—12 TAHUN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    . Hardinsyah

    2013-10-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to analyze the type and amount of food consumed at breakfast and its also contribution in daily nutrient intake of school children (6—12 years old. The data used for this study was the secondary data of the Basic Health Survey 2010 (Riskesdas 2010 conducted by the Research and DevelopmentAgency, Ministry of Health. The data of 24-hour recall of food consumption and socio-economic were obtained from 35 000 school age children. The results of the study shows that ten most populer food consumed during breakfast are rice, scramble egg, fried tempeh, vegetable soup, fried fish, instant noodle, fried rice, stir vegetable, and fried tofu; and the five most populer beverages consumed during breakfast are drinking water, sweetened tea, milk creamer, powder milk, and tea. Nearly half (44.6% of the children breakfast with low nutritional quality. Approximately 44.6%, 35.4%, 67.8%, 85.0%, 89.4%, and 90.3% of child-ren consume only Key words: breakfast, RISKESDAS 2010, school childrenABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis jumlah dan jenis makanan dan minuman sarapan serta kontribusinyadalam asupan gizi harian anak usia sekolah (6—12 tahun. Data yang digunakan untuk penelitian ini adalah data sekunder (data konsumsi pangan yang diperoleh dari hasil penelitian Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2010 yang dilaksanakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Ke-sehatan Indonesia. Data konsumsi pangan (recall 24 jam dan sosial ekonomi diperoleh dari 35 000 subjek anak usia sekolah (6—12 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sepuluh makanan yang paling favorit dikonsumsi saat sarapan adalah nasi putih, telur ceplok/dadar, tempe goreng, sayur berkuah, ikan goreng, mi instan, nasi goreng, sayuran (tumis, dan tahu goreng; sedangkan lima minuman terpopuler yang dikonsumsi sebagai sarapan adalah air putih, teh manis, susu kental manis, susu instan, dan air teh. Hampir separuh (44

  15. Analisis Perbedaan Prestasi Kerja dan Kepuasan Kerja Ditinjau dari Tingkat Pendidikan Karyawan Divisi Umum dan Sumber Daya Manusia PT Inalum, Kuala Tanjung.

    OpenAIRE

    Sagala, Leonard

    2011-01-01

    Penelitian ini betujuan untuk mengetahui Perbedaan Prestasi Kerja dan Perbedaan Kepuasan Kerja ditinjau dari Tingkat Pendidikan Karyawan Divisi Umum dan Sumber Daya Manusia PT Inalum Kuala Tanjung. Variabel yang digunakan adalah Prestasi Kerja, Kepuasan Kerja, dan Tingkat Pendidikan Karyawan. Penelitian ini dilakukan pada Karyawan Divisi Umum dan Sumber Daya Manusia PT Inalum dengan menggunakan metode Proportionate Stratified Random Sampling. Data primer dalam penelitian ...

  16. Air Pollution

    Science.gov (United States)

    ... to a close in June 2013 when the company, Conscious Clothing, was awarded the My Air grand ... Page Options: Request Translation Services Facebook Twitter LinkedIn Google+ Reddit Email Evernote More Increase Font Size Decrease ...

  17. Svetislav Basara, Perdu dans un supermarché

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Katia Vandenborre

    2008-10-01

    Full Text Available Tomber amoureux dans le jazz de la nature quand on est pris d’élancements dans le bras. Souffrir d’un incurable serpent dans le sein après que sa mère ait été enlevée par des esclavagistes. Se dégonfler à la brûlure de cigarette lors d’une boum fatale. Discuter avec Dieu par téléphone dans un supermarché. Telles sont les aventures plus loufoques les unes que les autres dont Svetislav Basara nous tisse le décousu dans Perdu dans un supermarché. Ce recueil réunit une vingtaine de nouvelles liée...

  18. Pengaruh Penggunaan Frekuensi Listrik Terhadap Performa Generator HHO Dan Unjuk Kerja Engine Honda Kharisma 125CC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizky Akbar Pratama

    2013-09-01

    Full Text Available Energi yang dihasilkan oleh engine merupakan hasil dari proses pembakaran campuran bahan bakar dengan udara (oksigen. Secara praktis  pembakaran  menghasilkan gas yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Salah satu perkembangan teknologi adalah dengan brown gas, atau sering disebut Generator HHO, dimana alat ini akan  menghasilkan gas HHO (2 unsur gas hydrogen dan 1 unsur gas oksigen dari proses elektrolisa air murni yang di hubungkan dengan arus listrik. Pengujian dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan Generator HHO pada engine Honda Kharisma  berkapasitas 125cc. Generator HHO tersebut menggunakan Elektroda jenis pipa Stainless steel AISI 316L dengan ukuran Ø21mm x 101mm, Ø34mm x 101mm, Ø48mm x 101mm dan Ø61mm x 101mm dengan tebal 3mm, larutan elektrolit 2liter aquades dan 1,4 KOH. Variasi yang diberikan pada generator HHO adalah besar frekuensi listriknya. Untuk pengujian, perubahan kecepatan dilakukan dengan full open throttle menggunakan chasis water brake dynamometer. Pengujian dilakukan pada putaran engine dengan kelipatan 500 rpm, dimulai dari 3500 rpm sampai dengan 8500 rpm. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini adalah frekuensi untuk generator dengan effisiensi thermal terbaik adalah pada 10Hz sebesar 20,06%. Dengan daya generator 118,74 Watt, debit 13,13 L/jam, kenaikan temperature 0.7°C/menit, torsi maksimal pada engine 27.09 Nm, daya efektif  6114,651 Watt, bmep 860,627 Pa, SFC 9.608E-08 kg/watt.s, effisiensi thermal engine 23,22% serta pengurangan emisi CO 1,17% dan HC 83ppm.

  19. Fisiologi dan Gangguan Keseimbangan Natrium, Kalium dan Klorida serta Pemeriksaan Laboratorium

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rismawati Yaswir

    2012-09-01

    Full Text Available AbstrakElektrolit adalah senyawa di dalam larutan yang berdisosiasi menjadi partikel yang bermuatan (ion positifatau negatif. Sebagian besar proses metabolisme memerlukan dan dipengaruhi oleh elektrolit. Konsentrasielektrolit yang tidak normal dapat menyebabkan banyak gangguan. Pemeliharaan tekanan osmotik dan distribusibeberapa kompartemen cairan tubuh manusia adalah fungsi utama empat elektrolit mayor, yaitu natrium (Na+,kalium (K+, klorida (Cl-, dan bikarbonat (HCO3-. Pemeriksaan keempat elektrolit mayor tersebut dalam klinisdikenal sebagai ”profil elektrolit. Natrium adalah kation terbanyak dalam cairan ekstrasel, kalium kation terbanyakdalam cairan intrasel dan klorida merupakan anion terbanyak dalam cairan ekstrasel. Jumlah natrium, kalium danklorida dalam tubuh merupakan cermin keseimbangan antara yang masuk terutama dari saluran cerna dan yangkeluar terutama melalui ginjal. Gangguan keseimbangan natrium, kalium dan klorida berupa hipo- dan hiper-. Hipoterjadibila konsentrasi elektrolit tersebut dalam tubuh turun lebih dari beberapa miliekuivalen dibawah nilai normaldan hiper- bila konsentrasinya meningkat diatas normal.Pemeriksaan laboratorium untuk menentukan kadarnatrium, kalium dan klorida adalah dengan metode elektroda ion selektif, spektrofotometer emisi nyala,spektrofotometer atom serapan, spektrofotometri berdasarkan aktivasi enzim, pemeriksaan kadar klorida denganmetode titrasi merkurimeter, dan pemeriksaan kadar klorida dengan metode titrasi kolorimetrik-amperometrik.Kata kunci: elektrolit, keseimbangan, gangguan keseimbanganAbstractElectrolyte is compound in condensation which is disociation become particle which is charged (ionnegative or positive. Most metabolism processes need and influenced by electrolyte. Electrolyte concentrationwhich abnormal can cause many troubles. Conservancy of osmotic pressure and distribution some human beingbody fluid compartment are especial function four major electrolyte, that is natrium (Na

  20. ANALISIS PENGARUH VARIASI SUHU dan WAKTU PADA PROSES HIDROLISIS TERHADAP KADAR GLUKOSA DALAM PEMANFAATAN Lemna minor SEBAGAI BIOETANOL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Vivi Mayangsari

    2014-10-01

    Full Text Available Energi terbarukan sangatlah diperlukan karena semakin meluasnya krisis energi sehingga memerlukan alternatif selain penggunaan bahan bakar fosil, penggunaan bioethanol merupakan alternatif yang baik karena banyak kelebihanya. Lemna minor merupakan salah satu tumbuhan yang berpotensi sebagai bioethanol, hal ini dapat dilihat dari kandungan glukosanya yang tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan waktu dan suhu pada proses hidrolisis terhadap nilai kadar glukosa serta mengetahui hubungan densitas terhadap kadar etanol. Proses ekstrasi glukosa menggunakan perbandingan volume HCl dengan kosentrasi 0,1 N, berat serbuk Lemna minor dan volume aquades yaitu 1:10:100 dengan variasi waktu ekstrasi 60, 90, dan 120 menit pada variasi suhu 60, 70, 80 °C dengan ukuran serbuk 60 mesh. Hasil penelitian ekstrasi hidrolisis terbaik pada menit ke-90 didapatkan panjang gelombang tertinggi 415 nm. Semua glukosa pada ekstrasi 90 menit difermentasi menggunakan bakteri Saccharomiches cerevisiae sebanyak 10% dari volume glukosa dengan waktu 144 jam, setelah fermentasi selesai sampel didestilasi untuk menghilangkan kadar air dan dihasilkan kadar ethanol terbaik 0,47% dengan densitas 0,9345 gr/ml3pada panjang gelombang larutan glukosa 316 nm.

  1. Pengaruh Model Blended Learning terhadap Motivasi Dan Prestasi Belajar Siswa SMK

    OpenAIRE

    Izuddin Syarif

    2013-01-01

    Abstrak: Pengaruh Model Blended Learning terhadap Motivasi Dan Prestasi Belajar Siswa SMK. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan motivasi dan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran KKPI antara siswa yang menggunakan model face-to-face learning dan siswa yang menggunakan model blended learning, peningkatan motivasi dan prestasi belajar siswa dalam mata pelajaran KKPI akibat penerapan model blended learning, dan interaksi pengaruh penerapan model pembelajaran dan motivasi ter...

  2. PENGEMBANGAN DAN IMPLEMENTASI E-LEARNING MENGGUNAKAN MOODLE DAN VICON UNTUK PELAJARAN PEMROGRAMAN WEB DI SMK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    R. Hafid Hardyanto

    2016-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1 mengembangkan produk portal e-learning menggunakan LMS Moodle dengan vicon di SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro, (2 mengetahui kelayakan portal e-learning yang dikembangkan di SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro, (3 mengetahui hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran menggunakan portal e-learning di SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro, dan (4 mengetahui motivasi belajar peserta didik dalam pembelajaran menggunakan portal e-learning di SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan dan desain multimedia yang dikembangkan oleh Alessi & Trollip. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas X kompetensi keahlian Rekayasa Perangkat Lunak, teknik pengambilan sampel dilakukan secara acak. Ujicoba produk pengembangan meliputi tes alfa, tes beta, dan implementasi uji lapangan. Hasil penelitian menghasilkan: (1 produk portal e-learning yang dikembangkan di SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro menggunakan LMS Moodle terintegrasi dengan BigBlueButton, sehingga memungkinkan pengguna untuk melakukan video conference, (2 kelayakan portal e-learning menggunakan LMS Moodle dengan vicon di SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro, validasi alfa didapatkan skor rerata 4,05 dengan kategori baik. Uji beta didapatkan skor rerata 3,87 dengan kategori baik. Validasi ahli materi didapatkan skor rerata 3,53 dengan kategori baik. (3 Hasil belajar peserta didik dalam pembelajaran menggunakan portal e-learning, kelas kontrol dan kelas eksperimen sama, hasil uji t bernilai 0,212. (4 Motivasi peserta didik dalam pembelajaran menggunakan portal e-learning, kelas kontrol dan kelas eksperimen sama, hasil uji t 0,143.

  3. Artikula Takrif dan Taktakrif dalam Bahasa Inggris (Kajian Sintaksis dan Semantik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Iis Kurnia Nurhayati

    2013-05-01

    Full Text Available The research is to discuss definiteness in English. The method used is analytical descriptive. For the analysis, substitution technique as one of the distributional methods is used. The data sources are non-fiction papers in English magazines and newspapers. The results show that the noun phrase having an article and followed by a post-modification can be formed in various constructions based on the type of nouns as the head of NP and the type of post-modifications that complete the phrase. In addition, some factors determining the choice of the articles in NP are based on the type and the number of the noun, and the knowledge of speakers and hearers about the noun.   Penelitian ini untuk membahas ketakrifan dalam bahasa Inggris. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis. Untuk menganalisis, teknik substitusi sebagai salah satu metode distribusional digunakan. Sumber data adalah tulisan nonfiksi yang terdapat dalam majalah dan surat kabar berbahasa Inggris. Hasilnya menunjukkan bahwa frase nomina yang memiliki artikula dan diikuti oleh post modification dapat dibentuk dalam konstruksi yang berbeda tergantung pada jenis nomina yang menjadi frasa benda ini dan jenis postmodifikator yang melengkapi frasa itu. Di samping itu, beberapa faktor yang menentukan pilihan artikula dalam frase nomina didasarkan pada jenis dan jumlah nomina, serta pengetahuan penutur dan mitra tuturnya tentang nomina itu.

  4. IMPLEMENTASI E-POSYANDU UNTUK MONITORING PERKEMBANGAN KESEHATAN DAN GIZI IBU DAN ANAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Sumardi

    2012-11-01

    Full Text Available Salah satu kegiatan Posyandu adalah untuk memonitoring gizi anak pada daerah sekitarnya. Memonitoring dilakukan oleh Kader Posyandu dengan mencatat dan melaporkan sesuai dengan format yang diberikan oleh puskesmas. Informasi yang dihasilkan berupa status gizi anak, daftar anak pengikut penimbangan, daftar anak yang melakukan imunisasi, dan data kematian anak. Selama ini penyampaian informasi belum menghasilkan lengkap, akurat, jelas, dan tepat waktu. Hal ini tentunya menjadi masalah dalam memonitoring gizi anak pada suatu Posyandu. Sistem dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP dan database dengan PHPMyAdmin. Desain sistem meliputi form login admin, form pengolahan daftar anak, form pengolahan layanan anak, form pengolahan catatan imunisasi, form data kematian, form daftar imunisasi. Untuk menghasilkan laporan pengolahan data dibuat dalam bentuk pdf agar tidak terjadi manipulasi informasi. Sistem ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan kualitas informasi, berupa : ketersedian informasi saat dibutuhkan secara cepat, sudah dalam bentuk komputerisasi, tidak ada keterlambatan pelaporan hasil pengolahan data, dan hasil pengolahan data sesuai dengan keadaan yang ada. Pada tahap akhir pembuatan produk akan dilakukan evaluasi untuk memaksimalkan fungsinya. Kata kunci: E-Posyandu, monitoring, gizi anak, web report, Puskesmas

  5. INFEKSI VIRUS HEPATITIS B DAN HEPATITIS C PADA PENDERITA HEPATITIS KRONIS DAN HEMODIALISIS DI JAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Djoko Yuwono

    2012-10-01

    Full Text Available Virus Hepatitis C dan Hepatitis B merupakan penyebab hepatitis kronik aktif yang dapat berkembang menjadi hepatoselular karsinoma. Untuk mengetahui peranan kedua jenis virus tersebut sebagai penyebab hepatoselular karsinoma, telah dilakukan pemeriksaan HbsAg, anti-VHC dan RNA-VHC pada 17 penderita hepatitis kronis. 19 Pasien hemodialisis dan 198 donor darah PMI. Pemeriksaan HbsAg dilakukan dengan RPHA Cell: pemeriksaan anti-VHC dengan dipstik anti-VHC kit diagnotik produksi NTB Mataram, Lombok. Deteksi RNA-VHC dilakukan dengan teknik RT-PCR, menggunakan primer spesifik untuk daerah 5'NCR. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pada penderita hepatitis kronis ditemukan 5 orang (23,5% positif HbsAg dan 1 orang (5,8% anti-VHC. Pada penderita hemodialisis ditemukan 14 orang (73,6% positif anti-VHC, persentase anti-VHC meningkat sesuai dengan meningkatnya frekuensi hemodialisis. Pada donor darah PMI ditemukan 5 orang (2,2% positif HbsAg dan tidak satupun ditemukan anti-VHC positif.

  6. METODE ANUITAS DAN PROPORSIONAL MURABAHAH SEBAGAI BENTUK TRANSPARANSI DAN PUBLIKASI LAPORAN BANK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mr Faisal

    2015-02-01

    Full Text Available Proportional and annuity methods are based on PBI 14/14/PBI/2012 on Transparency and Publication Reports of Islamic Banking and SEBI No. 15/26/DPbs/2013 on Implementation of Accounting Guidelines of Islamic Banking in Indonesia. These methods are forms of commitment to bring transparency in the Islamic banks and recognition on financial statement of profit on murabaha. The Annuity method is referred to PSAK 50, PSAK 55 and PSAK 60 because the substance is classified as a form of financing. Proportional method is referred to PSAK 102 because the substance is classified as trading activities. Metode anuitas dan proporsional didasarkan pada PBI No. 14/14/PBI/2012 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Syariah dan SEBI No. 15/26/DPbs/2013 tentang Pelaksanaan Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia. Metode tersebut merupakan bentuk komitmen bank syariah dalam mewujudkan transparansi dan laporan keuangan pada pengakuan keuntungan murabahah. Metode anuitas mengacu pada PSAK 50, PSAK 55, dan PSAK 60 karena secara substansi dikategorikan sebagai bentuk pembiayaan. Metode proporsional mengacu pada PSAK 102 karena secara substansi dikategorikan sebagai bentuk kegiatan jual beli.

  7. STRUKTUR META TEORI AKUNTANSI KEUANGAN (Sebuah Telaah dan Perbandingan antara FASB dan IASC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Narsa

    2007-01-01

    Full Text Available The objectives of this paper is to analyses the structure of meta-theoretical of financial accounting that was used by FASB and IASC to develop the conceptual framework for financial accounting reporting. The discussion of conceptual framework conducted by comparison of the basic different between the FASB and IASC framework, then analyses the constraints to implement IFRS and identify the way out of the constraints faced by the body. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini bertujuan untuk membahas struktur meta teori yang dipergunakan oleh FASB dan IASC dalam mengembangkan rerangka konseptual, menelaah perbedaan-perbedaan mendasar, menganalisis hambatan-hambatan yang dialami serta mengidentifikasi upaya-upaya yang harus dilakukan agar IFRS diterapkan oleh negara-negara anggota. Penelitian ini dilakukan dengan cara membandingkan rerangka dasar yang diatur dalam FASB dan IASC dan kemudian menganalisa hambatan yang timbul dengan adanya penerapan IFRS dan mengidentifikasi bagaimana hambatan tersebut dapat diselesaikan. Kata kunci: globalisasi, harmonisasi, meta teori, FASB dan IASC, kerangka dasar, akuntansi keuangan

  8. Suivi du Gecko Phelsuma serraticauda (Squamata : Gekkonidae dans la région Atsinanana, dans l’Est de Madagascar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Karen L. M. Freeman

    2012-06-01

    Full Text Available RÉSUMÉCette étude a été effectuée sur le Gecko Phelsuma serraticauda durant les mois d’octobre et décembre 2008 dans 57 sites dans l’est et nord-est de Madagascar. Elle a pour objectifs de déterminer l’aire de distribution dans l’est de Madagascar et l’utilisation d’habitat de cette espèce pour sa conservation et son utilisation durable. La plupart des observations des individus sur les plantes sont sur le cocotier Cocos nucifera (84,3 % et le fruit de pain Artocarpus altilis (4,9 %, avec 8,3 % sur le mur d’une maison en bois. Le nombre de P. serraticauda varie entre un et cinq par biotope avec une moyenne de 2,6 ± 0,2 pour l’ensemble des plantes et de 1,7 ± 0,4 pour les maisons. Parmi les 29 pieds de cocotier, 34 % sont occupés chacun par un seul individu mâle ou femelle, 14 % par deux femelles, 10 % par deux mâles, 10 % par un mâle et une femelle, et 10 % par deux mâles et une femelle. Le nombre moyen de mâle a été 1,06 ± 0,20 et 1,00 ± 0,15 pour la femelle. Sur les quatre maisons visitées, trois sont occupées chacune par une femelle et la dernière par trois mâles et deux femelles. Le nombre moyen de mâles a été 0,75 ± 0,75 et de 1,25 ± 0,25 pour les femelles. Phelsuma serraticauda est rarement trouvé sur des eucalyptus, Artocarpus heterophyllus et autres palmiers. Cette espèce n’est pas recensée dans la forêt humide de basse altitude d’Analalava, à la périphérie de la forêt littorale d’Antetezana et dans la plantation de Ravenala madagascariensis. L’analyse des matières fécales a montré que l’espèce se nourrit principalement d’araignées, coléoptères, hyménoptères, hémiptères et de leurs larves. Elle est sympatrique avec P. lineata et P. quadriocellata. La collecte de P. serraticauda dans la nature est allouée avec une autorisation légale et suivant le quota fixé par la CITES. Des cas de collecte illicite qui constitue une menace pour l’espèce de P. serraticauda

  9. Tradisi Puako Pada Masyarakat Melayu Batubara Kajian: Fungsi Dan Makna

    OpenAIRE

    Fakhri, Fakhrizal

    2016-01-01

    Skripsi ini menjelaskan bagaimana menganalisis mantra pada tradisi puako dan juga mendeskripsikan dari pada tradisi puako pada masyakat melayu di Kabupaten Batubara dengan kajian fungsi dan makna. Tradisi puako adalah sebuah tradisi yang dilakukan secara turun-temurun dan bentuk kepercayaan mereka terhadap hal-hal gaib yang mereka percayai dapat menjaga mereka dari kekuatan-kekuatan gaib lainnya. Tradisi ini dilakukan dengan mengadakan upacara pemujaan untuk penyembuhan penyakit, penjaga bada...

  10. Penentuan Bobot Jenis Dan Indeks Bias Pada Minyak Akar Wangi

    OpenAIRE

    Damanik, Ayu Sri Wahyuni

    2015-01-01

    Minyak atsiri merupakan minyak yang sudah lama digunakan oleh masyarakat, terutama dipedesaan untuk mengobati penyakit. Minyak atsiri mempunyai bau khas dari tanaman aslinya dan mudah menguap. Sejak zaman dahulu penggunaan minyak atsiri di Indonesia masih sangat terbatas dan sangat tradisional. Nenek moyang kita memperkenalkan berbagai macam tanaman aromatik seperti bunga mawar, melati, kenanga, dan daun pandan untuk berbagai kegiatan ritual keagamaan, maupun ritual adat. Setelah diketahui me...

  11. Penggunaan Dan Sifat-Sifat Aloi Emas Tipe III

    OpenAIRE

    Rini Wahyuni

    2008-01-01

    Menurut American Dental Association (ADA) specification no. 5 aloi emas diklasifikasikan berdasarkan kekuatan dan kandungan emasnya ke dalam 4 ripe. Tipe I (lunak) digunakan pada daerah yang tidak terdapat beban yang besar, seperti pada pembuatan inlay tambalan kavitas klas III dan klas IV. Tipe II (sedang) digunakan untuk segala tipe inlay. Tipe III (keras) digunakan untuk keperluan mahkota dan jembatan biasanya dipakai pada keadaan dimana dapat menerima beban yang sangat besar. Tipe IV (san...

  12. PENSKALAAN TEORI KLASIK INSTRUMEN MULTIPLE INTELLIGENCES TIPE THURSTONE DAN LIKERT

    OpenAIRE

    Farida Agus Setiawati; Djemari Mardapi; Saifuddin Azwar

    2013-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui hasil penskalaan instrumen multiple intelligences (MI) pada tipe Thurstone dan Likert dengan pendekatan klasik, 2) mengetahui karakteristik instrument MI pada tipe Thurstone dan Likert pada data asli dan data yang diskalakan, 3) membandingkan karakteristik psikometrik pada kedua tipe data yang sudah diskalakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif  yang pelaksanaannya terdiri dari empat bagian yang saling terkait, yaitu penelitian pen...

  13. Redesain Meja dan Kursi Kelas Berdasarkan Antropometri Siswa SDN 060796

    OpenAIRE

    Silvia

    2015-01-01

    Perabot kelas, yang terdiri dari meja dan kursi, merupakan fasilitas fisik yang penting karena aktivitas belajar siswa, seperti membaca, menggambar, menulis dan kegiatan lainnya, banyak dihabiskan di dalam kelas. Antropometri merupakan faktor penting yang harus dipertimbangkan dalam perancangan perabot kelas guna menentukan dimensi perabot kelas yang tepat dan dapat memfasilitasi pengguna dengan sikap duduk yang baik. Penelitian ini berlokasi di Sekolah Dasar Negeri 060796 Kecamatan Medan Are...

  14. KECUKUPAN ENERGI DAN POLA KEGIATAN REMAJA LAKI-LAKI

    OpenAIRE

    Y. Krisdinamurtirin

    2012-01-01

    Penelitian mengenai kecukupan energi dan pola kegiatan remaja laki-laki telah dilakukan pada sejumlah siswa laki-laki di salah satu Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) di Kotamadya Bogor. Jumlah subyek ada 34 orang dengan keadaan gizi baik berdasarkan antropometri (% BB/TB > 90% dari baku); mereka terpilih dari sejumlah 135 siswa yang terdaftar. Umur mereka berkisar antara 16 dan 19 tahun. Pengukuran antropometri yang dilakukan yaitu penimbangan berat badan, tinggi badan dan lapisan lemak...

  15. INDEPENDENSI DAN KOMPETENSI AUDITOR PADA OPINI AUDIT (Studi BPKP Jateng)

    OpenAIRE

    Surroh Zu'amah

    2012-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui bukti empiris pengaruh independensi dan kompetensi auditor secara parsial dan simultan terhadap hasil opini auditor. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor pada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) perwakilan Provinsi Jawa Tengah yang berjumlah 135 orang, dengan proporsional random sampling. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa independensi dan kompetensi auditor mempunyai pe-ngaruh yang signifikan terhadap...

  16. Aplikasi Pengenalan Kata pada Huruf Braille dan Pelafalannya

    OpenAIRE

    Agung Mega Iswara; Mauridhi Hery Purnomo; Surya Sumpeno

    2013-01-01

    Penelitian dan karya dalam bidang optical character recognition terutama pengenalan karakter Braille, hingga saat ini masih jarang dilakukan dan pada umumnya penelitian yang telah ada untuk pengenalan huruf Braille masih berorientasi pada citra statis yang menggunakan scanner. Untuk mengubah lembaran Braille menjadi citra untuk dikenali sebagai karakter alphabet harus menggunakan alat scanner yang mahal, tidak portable, dan tidak praktis. Untuk menyederhanakan proses pengenalan huruf Braille ...

  17. Rasa Takut Terhadap Perawatan Gigi (Dental Fobia) Dan Penanggulangannya

    OpenAIRE

    Yohana Rose Linda Manurung

    2008-01-01

    Dental fobia adalah suatu bentuk ketakutan yang berlebihan dan timbul pada setiap kunjungan ke dokter gigi. Fobia tersebut menyebabkan seseorang menghindar dari situasi atau keadaan yang menimbulkan ketakutan, dalam hal ini adalah dokter gigi dan prosedur perawatannya. Tentu saja ini merupakan hambatan bagi dokter gigi dalam usaha peningkatan kesehatan gigi masyarakat dan kesehatan tubuh secara menyeluruh. Dental fobia ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya perawatan gigi ...

  18. STUDI PENGELOLAN SAMPAH HOTEL DAN PROSPEK PENGEMBANGANNYA DI KOTA MAKASSAR

    OpenAIRE

    Sofyan, Lusviminda

    2014-01-01

    ABSTRAK STUDI PENGELOLAAN SAMPAH HOTEL DAN PROSPEK PENGEMBANGANNYA DI KOTA MAKASSAR (Studi Kasus Hotel Grand Clarion, Hotel Sahid Jaya dan Hotel Imperial Aryaduta di Kota Makassar) Lusviminda Sofyan 1), Mary Selintung2), dan Achmad Zubair2) 1) Mahasiswi Teknik Lingkungan Jurusan Teknik Sipil Universitas Hasanuddin Makassar 90245 Indonesia 2) Dosen Jurusan Teknik Sipil Universitas Hasanuddin Makassar 90245 Indonesia Abstrak Makassar sebagai salah satu destinasi tujuan ...

  19. KARAKTERISASI DAN UJI ANTIOSTEOPOROSIS EKSTRAK KAYU SECANG (Caesalpinia sappan)

    OpenAIRE

    Rifai, Yusnita; Subehan; Mufidah

    2008-01-01

    Abstrak, Standarisasi dan karakterisasi bahan obat dari bahan alam sangat penting untuk mendapatkan obat yang berkhasiat secara berkelanjutan dengan mutu yang terjamin. Salah satu bahan obat tradisional yang banyak digunakan adalah Secang (Caesalpinia sappan L.). Karakterisasi dilakukan terhadap tiga jenis ekstrak yang diperoleh dengan penyari n-heksan, metanol dan etanol 70%. Metode karakterisasi yang digunakan adalah secara spektrofotometer UV-Vis, FT-IR, TLC Scanner, dan KCKT. Analisis ren...

  20. La construction relative dans Chrétien de Troyes

    NARCIS (Netherlands)

    Fabriek, Pieter

    1924-01-01

    1. On peut reléguer à la syntaxe figée la construction relative avec la pronom neutre que dans feire que sages, que je sache, (au) plus tost qu'il pot, je n'ai que feire; avec le pronom adjectif qui dans il n'i a celui (nul, un seul) qui, com cil qui; en outre qui vive dans riens (om) qui vive (Char

  1. MINUMAN TINGGI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN BERBAHAN DASAR ALAMI MINYAK BEKATUL PADI (Oryzae sativa DAN EKSTRAK MENIRAN (Phyllanthus niruri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Purnawati Hustina Rachman

    2013-11-01

    Full Text Available ABSTRACTThis study aimed to assess the antioxidant potential of chocholate-rice bran oil-emulsion beverage and meniran extract beverage. RBO beverage was made using oil in water emulsion with sugar ester as the emulsifier.Four formulas was created with the RBO-chocolate concentrate : water ratio of 1:1, 1:3, 1:5, and 1:7. Meanwhile the meniran beverage was made by adding extract meniran in five different concentrations (30, 40, 50, 60, 70 ppm along with flavor and sucralose. The selected emulsion beverage had the AEAC value of 30.75 mg Vit C/100 g, while the meniran extract beverage had the AEAC value of 9.12 mg Vit C/100 g with the total fenol of 92.75 mg/100 g. The results of TBA value, content of protein, fat, carbohydrate, ash, and water of the emulsion beverage were 0.12 mg malondialdehyde eq/kg, 0.24%, 0.52%,6.74%, 0.15% and 92.32%, respectively. Increasing concentrations of chocolate and RBO significantly affected the results of the chemical parameters (pKeywords: antioxidants, chocolate, emulsion beverage, meniran, rice bran oilABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi aktivitas antioksidan dalam pembuatan minuman emulsi minyak bekatul-cokelat dan minuman ekstrak meniran. Minuman minyak bekatul dibuat menggunakan emulsi minyak dalam air dan sugar ester sebagai emulsifier. Dibuat empat formula minuman dengan perbandingan minyak bekatul-cokelat:air yaitu 1:1, 1:3, 1:5, 1:7. Sedangkan minuman meniran dibuat dengan menambahkan ekstrak meniran pada lima konsentrasi yang berbeda (30, 40, 50, 60, 70 ppm serta ditambahkan flavor dan gula. Minuman Emulsi yang terpilih mempunyai nilai AEAC 30.75 mg Vit C/100 g, sedangkan minuman ekstrak meniran 9.12 mg Vit C/100 g dengan total fenol 92.75 mg/100 g. Hasil bilangan TBA, kandungan protein, lemak, karbohidrat, abu, dan air dari minuman emulsi masing-masing 0.12 mg malondialdehid eq/kg, 0.24%, 0.52%, 6.74%, 0,15% dan 92.32%. Meningkatnya konsentrasi cokelat dan minyak bekatul secara nyata

  2. RADIKALISME ISLAM DAN UPAYA DERADIKALISASI PAHAM RADIKAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abu Rokhmad

    2012-05-01

    Lembaga-lembaga pendidikan diduga tidak kebal terhadap pengaruh ideologi radikal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa: (1 Beberapa guru mengakui ada­nya konsep Islam radikal yang mungkin menyebar di kalangan siswa karena kurangnya pengetahuan keagamaan; (2 Unit-unit kajian Islam di sekolah-sekolah berkembang baik namun tidak ada jaminan adanya kekebalan dari radikalisme karena proses belajarnya diserahkan kepada pihak ketiga; (3 Di dalam buku rujukan dan kertas kerja terdapat beberapa pernyataan yang dapat mendorong siswa untuk membenci agama atau bangsa lain. Dapat disimpulkan  bahwa ada beberapa strategi deradikalisasi yang dapat diimplementasikan  yaitu deradikalisasi preventif, deradikalisasi preservatif terhadap Islam mo­derat, dan deradikalisasi kuratif.

  3. Migrer dans les Amériques

    OpenAIRE

    Lestage, Françoise; Schor, Paul

    2015-01-01

    Consacré à la migration dans les Amériques, ce dossier est dédié à la mémoire d’Aristide Zolberg (1931-2013), dont les travaux de déconstruction du mythe des Etats-Unis, terre de migrants, ont constitué un apport important à l’étude des migrations et de la construction nationale, et qui participa au colloque « La migration en héritage » à Paris en juin 2012 où plusieurs textes inclus dans ce dossier avaient été discutés. Si la migration est un phénomène global, les Amériques entretiennent une...

  4. Pandangan Kristen Tentang Dosa: Asal Muasal dan Cara Menebusnya

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tarpin Tarpin

    2010-11-01

    Full Text Available Agama Kristen memiliki konsep tersendiri tentang dosa. Dosa yang secara umum adalah tindakan manusia melanggar perintah dan norma serta aturan Tuhan, secara dogmatis, merupakan kesalahan krusial, dimana manusia dianggap melanggar rencana-rencana Tuhan. Keserakahan Adam dan Hawa melanggar perintah Tuhan dengan memakan buah pohon pengetahuan, telah menyebabkan putusnya Rahmat Tuhan kepada manusia. Adam dan Hawa telah menjerumuskan dirinya dan anak cucunya dalam dosa warisan. Kehadiran Yesus Kristus, sebagai oknum Tuhan, yang menebus dosa manusia dengan kematiannya di tiang salib, adalah bentuk Kasih Tuhan kepada hambahamba- Nya yang berdosa.

  5. PENGARUH RELIGIUSITAS DAN ETIKA KERJA ISLAMI TERHADAP MOTIVASI KERJA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fauzan Fauzan

    2015-08-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara religiustas dan etika kerja islami terhadap motivasi kerja. Dugaan awal, religiustas dan etika kerja islami berpengaruh terhadap motivasi kerja. Subjek penelitian ini adalah para guru di SMP yang dikelola oleh LP Ma’arif Kota Malang. Penelitian ini menggunakan kuesioner adaptasi dan modifikasi skala Islamic Work Ethics yang dkembangkan oleh Abbas Ali ( 1987 dan skala religiusitas yang dikembangkan oleh Glock dan Stark (1996. Hasil dari penelitian mengindikasikan bahwa, (1 Religiusitas atau rasa keberagamaan, cukup mewarnai Motivasi Kerja seorang guru dalam melaksanakan aktivitasnya. Karena diakui atau tidak para guru mayoritas adalah pemeluk agama Islam. Sehingga muatan-muatan ajaran Islam cukup mewarnai aktifitas mengajarnya. Religiusitas memberikan suatu dorongan kepada seseorang (guru untuk bekerja lebih baik, meningkatkan kualitas kerjanya, serta bertanggung jawab terhadap pekerjaannya. Religiusitas sangat panting dalam menciptakan etika kerja yang baik yang bertanggung jawab secara horizontal kepada sesama manusia dan secara vertikal kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian kita memiliki sumber daya manusia yang jujur dan berdedikasi baik. (2 Etika Kerja Islami belum mampu memotivasi kerja guru. Artinya, selama ini etika masih dipahami secara normative saja, tapi belum menjadi suatu praktek dalam berkehidupan serta belum terinternalisasi dalam setiap aktivas. (3 secara bersama-sama Religiusitas dan Etika Kerja Islami berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Motivasi Kerja guru SMP Islam LP Ma’arif Kota Malang

  6. Misi Kristen di Indonesia: Bahaya dan Pengaruhnya Terhadap Umat Islam

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tarpin Tarpin

    2011-06-01

    Full Text Available Misi merupakan bagian yang integral dengan agama Kristen. Terlebih sejak masuknya Paulus,yang kemudian mengklaim bahwa agama ini telah mengamanatkan pemeluknya untuk bertebaran ke seluruh penjuru dunia guna mengabarkan Injil kepada bangsa-bangsa yang belum mengimani Yesus sebagai Tuhan penyelamat manusia. Dalam konteks keindonesiaan, kegiatan misi berkait erat dengan kolonialisme, dan orientalisme, serta kristenisasi. Dalam era pasca reformasi, kegiatan misi tidak hanya sebatas kristenisasi umat Islam. Dengan berbagai metode dan sarana yang disusun sistematis dan terorganisir, kegiatan ini bertendensi untuk menjauhkan umat Islam dari ajaran agamanya, serta memecah belah kesatuan dan persatuan umat.

  7. Perlindungan Hak Cipta, Hak Terkait, dan Desain Industri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dina Widyaputri Kariodimedjo

    2012-02-01

    Full Text Available This writing is intended to disseminate the concept of copyright, related right, and industrial design to researchers and professors at universities. It also discusses the recent development on the protection of those rights according to international convention and Indonesian law, as well as explains the procedures to admit the rights.  Tulisan ini merupakan bahan dalam rangka sosialisasi hak cipta, hak terkait, dan desain industri kepada peneliti dan dosen di perguruan tinggi. Tulisan ini membahas perkembangan seputar perlindungan hak-hak tersebut berdasarkan konvensi internasional dan hukum Indonesia, serta menjelaskan prosedur dan persyaratan permohonan pendaftaran hak.

  8. Absorption air conditioning press kit: natural gas air conditioning - market shows Gaz de France's falling back, technologies - absorption heat pumps are coming to France, heat recovery - free energy for a waste processing facility, natural gas air conditioning - ideal temperature in the departments of a supermarket, teaching - an absorption machinery in a college of Marseille; Dossier Absorption: clim au gaz - le marche accuse le repli de gaz de France, technologies - les pompes a chaleur a absorption arrivent en France, recuperation de chaleur - de l'energie gratuite pour un centre de traitement des dechets, climatisation au gaz naturel - temperature ideale dans les rayons d'un supermarche, enseignement - une machine a absorption dans un lycee de Marseille

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Nicolas, J.; Maes, P.

    2005-03-01

    The reorganization of Gaz de France (GdF) company (the former historical French gas utility) in the framework of the opening of energy markets has deeply changed the natural gas air conditioning sector. The professionals now have to promote this solution without the active sustain of GdF. The natural gas air conditioning technologies should develop in Europe in the coming years. The electricity prices and the necessity to reduce the summer consumption play in favor of natural gas. The ability of absorption air conditioning to valorize various heat sources is in good agreement with the sustainable development prospects and is one of the promotion way chosen in France by absorption equipment retailers. This press kit about absorption air conditioning systems comprises 5 articles dealing with: the natural gas air conditioning market in France, the start-up of absorption heat pumps commercialization in France, the in-situ valorization of wood wastes for the space heating and air conditioning at the municipal waste sorting facility of Plantaurel (Ariege, France), the natural gas air conditioning of a supermarket in Gap (Southern Alps, France), and a pedagogical gas air-conditioning facility in a technical college of Marseille (France). (J.S.)

  9. Dan Brown: Morphology of a Bestsellersaurus

    OpenAIRE

    Stefano Calabrese; Roberto Rossi

    2015-01-01

    Dan Brown’s success finds reasons in multiple factors, social, morphological, cognitive and commercial: the cross-medial restructuring of aesthetic communication on a global scale; the use of zero-sum homeostatic mechanisms in shaping themes, characters and meanings; the mixing of history and fiction; the disappearance of naturalistic elements; the time structuring of plots in «packs», cognitively easy to comprehend; the presence of urban settings, recognizable and meaningful for the global t...

  10. Imunopatogenesis Treponema pallidum dan Pemeriksaan Serologi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Efrida .

    2014-09-01

    Full Text Available AbstrakSifilis adalah penyakit menular seksual yang sangat infeksius, disebabkan oleh bakteri berbentuk spiral, Treponema pallidum subspesies pallidum. Penyebaran sifilis di dunia telah menjadi masalah kesehatan yang besar dengan jumlah kasus 12 juta pertahun. Infeksi sifilis dibagi menjadi sifilis stadium dini dan lanjut. Sifilis stadium dini terbagi menjadi sifilis primer, sekunder, dan laten dini. Sifilis stadium lanjut termasuk sifilis tersier (gumatous, sifilis kardiovaskular dan neurosifilis serta sifilis laten lanjut. Sifilis primer didiagnosis berdasarkan gejala klinis ditemukannya satu atau lebih chancre (ulser. Sifilis sekunder ditandai dengan ditemukannya lesi mukokutaneus yang terlokalisir atau difus dengan limfadenopati. Sifilis laten tanpa gejala klinis sifilis dengan pemeriksaan nontreponemal dan treponemal reaktif, riwayat terapi sifilis dengan titer uji nontreponemal yang meningkat dibandingkan dengan hasil titer nontreponemal sebelumnya. Sifilis tersier ditemukan guma dengan pemeriksaan treponemal reaktif, sekitar 30% dengan uji nontreponemal yang tidak reaktifKata kunci: sifilis, Treponema pallidum, serologiAbstractSyphilis is a sexually transmitted disease that is highly infectious, caused by a spiral -shaped bacterium, Treponema pallidum subspecies pallidum. The spread of syphilis in the world has become a major health problem and the common, the number of 12 million cases per year. Infectious syphilis is divided into early and late-stage syphilis. Early-stage syphilis is divided into primary, secondary, and early latent. Advanced stage of syphilis include tertiary syphilis (gumatous, cardiovascular syphilis, and neurosyphilis and late latent syphilis. Primary syphilis is diagnosed by clinical symptoms of the discovery of one or more chancre (ulcer. Secondary syphilis is characterized by the finding of localized mucocutaneous lesions or with diffuse lymphadenopathy. Latent syphilis without clinical symptoms of syphilis with

  11. Perbandingan pH Saliva Sebelum dan Sesudah Menyikat Gigi dengan Pasta Gigi yang Mengandung Sorbitol dan Xylitol pada Mahasiswa FKG USU Angkatan 2007/2008

    OpenAIRE

    Purba, Merina Rentaini Cesaria

    2010-01-01

    Derajat keasaman atau pH saliva sangatlah dipengaruhi oleh irama cirkandian, diet dan stimulasi sekresi saliva. Salah satu cara untuk tetap dapat mempertahankan oral hygiene dan menjaga keseimbangan pH saliva adalah menyikat gigi dengan pasta gigi yang mengandung sorbitol dan xylitol. Sorbitol dan xylitol merupakan salah satu komposisi pasta gigi yang banyak tersedia di pasaran. Sorbitol dan xylitol merupakan salah satu jenis pengganti gula yang termasuk kedalam golongan gula alkohol, sorbito...

  12. Kegiatan Employee Relations Dan Kepuasan Kerja (Studi Korelasional Tentang Kegiatan Employee Relations dan Kepuasan Kerja Karyawan di PT. CIMB NIAGA Tbk Jl. Pemuda No. 14 Medan)

    OpenAIRE

    Akbari, M. Forrizawan

    2010-01-01

    Penelitian ini berjudul Employee Relations dan Kepuasan Kerja (Studi korelasional tentang kegiatan employee relations dan kepuasan kerja karyawan di PT. CIMB NIAGA Tbk. Jl. Pemuda No.14 Medan) Adapun permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah hubungan antara kegiatan employee relations dan kepuasan kerja karyawan PT CIMB NIAGA Tbk jalan pemuda No.14 Medan. Dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan kegiatan employee relations dan kepuasan kerja karyawan di PT. CIMB ...

  13. Ketersediaan Hara-P Dan Respon Tanaman Jagung (Zea Mays L) Pada Tanah Ultisol Tambunan-A Akibat Pemberian Guano Dan Mikroorganisme Pelarut Fosfat (MPF)

    OpenAIRE

    Wahid Ramadan S. Nasution

    2009-01-01

    Ketersediaan Hara P dan Respon Tanaman Jagung (Zea mays L) pada Tanah Ultisol Tambunan A akibat Pemberian Guano dan Mikroorganisme Pelarut Fosfat (MPF). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Tanah, Laboratorium Sentral, Rumah Kaca Fakultas Pertanian, USU Medan dan bulan Juni sampai September 2005. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian guano dan mikroorganisme pelarut Fosfat (MPF) terhadap ketersediaan hara P dan respon tanaman jagung pada ultisol Tambunan ...

  14. Pengaruh Penerapan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance terhadap Pelaksanaan Pemungutan Bea Keluar pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Makassar

    OpenAIRE

    JERRE, FITRIA JAMAL

    2012-01-01

    FITRIA JAMAL JERRE, A311 07 718, Pengaruh Penerapan Prinsip-Prinsip Good Corporate Governance terhadap Pelaksanaan Pemungutan Bea Keluar pada Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Makassar , dibimbing oleh Drs. H. Muallimin, M. Si (Pembimbing I) dan Drs. Syarifuddin Rasyid, M.Si (Pembimbing II). Kata kunci: Good Corporate Governance dan Pemungutan Bea Keluar Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisi...

  15. Pengembangan Media Poster dan Strategi Edukasi Gizi untuk Pengguna Posyandu dan Calon Pengantin

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hermina Hermina

    2015-11-01

    Full Text Available AbstractThe results of study Nutrition Awareness Family (Kadarzi in six provinces showed that nutrition knowledge and behavior of adults group is still low. The study of Kadarzi focused on the development of nutrition education strategies which was adjusted to the problems found in the community. The goal is to develop a media strategy posters and nutrition education for mothers of posyandu users and the future brides in an effort to achieve Kadarzi. The type of study was operational research. The study design wascross-sectional, with qualitative and quantitative methods. The study was conducted in three provinces: West Java, West Sumatra and East Kalimantan. The Samples taken for messenger is posyandu cadres andmarriage-guidance counsellors. The Samples taken for nutritional education is the mothers of posyandu users and the bride. Educational messages developed were advice to eat vegetables and fruits, weighingfor children under five, pregnant women anemia, exclusive breastfeeding and malnutrition. The results from the test of implementation nutrition education using posters media Kadarzi showing >70 % of targeted education increased their nutrition knowledge better than before, and generally the posyandu cadres were able to convey the message properly as well as the marriage-guidance counsellors in the Office of Religious Affairs. This study concluded that nutrition education posters which were made fairly simple, easy to understand, universal and also effective were able to improve the nutritional knowledge of mothers of posyandu users and future brides.Keywords : Nutrition Education, poster, aware family nutrition, posyandu users, future brides.AbstrakHasil Studi Keluarga Sadar Gizi (Kadarzi di enam provinsi menunjukkan bahwa pengetahuan dan perilaku gizi kelompok usia dewasa masih rendah. Penelitian ini memfokuskan pada pengembangan strategi edukasi gizi yang disesuaikan dengan permasalahan yang ditemukan di masyarakat. Tujuannya

  16. Perbandingan Kadar IL-5 dan Jumlah Eosinofil Antara Anak dan Orang Dewasa yang Terinfeksi Ascaris Lumbricoides

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darmadi ,

    2015-09-01

    Full Text Available Abstrak Ascaris lumbricoides pada umumnya menginfeksi anak, tetapi juga dapat terjadi pada orang dewasa. Respon imun hospes terhadap infeksi cacing dimulai dengan teraktifasinya Th2 dengan peningkatan yang signifikan dari IL-4, IL-5, IL-9, IL-10 dan IL-13. IL-5 yang terbentuk merangsang perkembangan dan aktivasi eosinofil. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbandingan kadar IL-5 dan jumlah eosinofil antara anak dan orang dewasa yang terinfeksi oleh Ascaris lumbricoides. Telah dilakukan penelitian secara cross sectional terhadap 16 orang anak dan 16 orang dewasa yang terinfeksi Ascaris lumbricoides. Spesimen darah dan serum anak dan orang dewasa diperiksa IL-5 metode ELISA dan jumlah eosinofil metode mikroskopis. Data dianalisis dengan uji t independent dengan hasil statistik bermakna bila p<0,05. Didapatkan rerata kadar IL-5 anak 5,90±3,61 pg/ml dan 4,10±1,98 pg/ml rerata kadar IL-5 pada orang dewasa dengan nilai p=0,092 (p>0,05, sedangkan rerata jumlah eosinofil anak 14,56±7,77% dan 8,81±4,65% rerata jumlah eosinofil orang dewasa dengan nilai p=0,018 (p<0,05. Kadar IL-5 tidak berbeda signifikan antara anak dan orang dewasa, sebaliknya jumlah eosinofil terdapat perbedaan yang signifikan antara anak dan orang dewasa. Kesimpulan hasil penelitian ini ialah jumlah eosinofil anak lebih tinggi dari pada jumlah eosinofil orang dewasa yang terinfeksi Ascaris lumbricoides. Kata kunci: IL-5, jumlah eosinofil, anak, orang dewasa, infeksi Ascaris lumbricoides Abstract The infection of Ascaris lumbricides common infect children, but it also can be occurred to adult. The immune’s host respond to the worm infection begin from the activation of Th2 by the significant increasing from IL-4, IL-5, IL-9 and IL-13. IL-5 which formed stimulate the development and eosinofil’s activation. The objective of this study was to know the comparison IL-5 degree with the total of eosinofil between the child and adult who is infected by Ascaris lumbricides. The

  17. KELUHAN SUBJEKTIF PADA OPERATOR KOMPUTER DI UNIT PELAKSANA TEKNIS – PENGEMBANGAN SENI DAN TEKNOLOGI KERAMIK DAN PORSELIN BALI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Komang Nelly Sundari

    2011-12-01

    Full Text Available Di UPT – PSTKP (Unit Pelaksana Teknis – Pengembangan Seni dan Teknologi Keramik dan Porselin Bali hampir setiap ruangan dilengkapi sebuah komputer, kecuali dalam ruangan rapat, ruangan laboratorium, dan ruangan produksi. Para operator komputer tersebut biasanya melaksanakan tugas sehari-harinya di depan komputer tidak lebih dari dua jam, lalu beralih ke pekerjaan lain yang tidak menggunakan komputer dan selanjutnya melanjutkan lagi pekerjaannya dengan komputer. Hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa jenuh, penat, dan kelelahan di mata selama bekerja di depan komputer. Bila dilihat dari sisi keefektivitan tenaga operator, cara kerja seperti ini sudah jelas tidak menguntungkan bagi lembaga karena waktu kerja terbuang dan sudah pasti kaitannya pada produktivitas yang tidak optimal. Kondisi tersebut tentu tidak sesuai dengan konsep ergonomi. Salah satunya adalah tidak tercapainya peningkatan produktivitas. Dalam ergonomi dikenal istilah keluhan subjektif, yaitu tanda-tanda yang menyatakan adanya kelelahan yang dialami orang akibat beban kerja yang membebaninya oleh karena interaksi pekerja dengan jenis pekerjaannya, rancangan tempat kerja, peralatan kerja, dan lingkungan kerja. Kelelahan dibedakan dalam tiga kategori yaitu menurunnya aktivitas, menurunnya motivasi, dan adanya kelelahan fisik akibat keadaan umum. Jenis penelitian ini adalah cross-sectional dengan rancangan pre and post test group design, melibatkan sepuluh orang operator sebagai subjek penelitian. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner kelelahan 30 items of rating scale. Pendataan dilakukan sebelum dan setelah 2 jam kerja. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji t-paired pada tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasilnya adalah operator komputer yang bekerja selama 2 jam mengalami peningkatan kelelahan secara umum sebesar 37,29%; pelemahan aktivitas kerja sebesar 39,08%; pelemahan motivasi kerja sebesar 28,64% dan meningkatnya kelelahan fisik sebesar 42,15%. Saran yang dapat

  18. ARSITEKTUR "GUNA DAN CITRA" SANG ROMO MANGUN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    IN MEMORIAM : YUSUF BILYARTA MANGUNWIJAYA

    1999-01-01

    Full Text Available Yusuf Bilyarta Mangunwijaya is not only recognized as a pastor but also as a cultural observer, writer and architect. The architectural works he produced even touch the marginal people. The work does not only result in the physical building but also the total work of human development, "use" and "image". World Architecture never escapes from Vitruvius trilogy saying : Firmitas, Utilitas and Venustas. In his amazing writing, Mangunwijaya offered a distillation of trilogy (three categories into two categories, 'use' and 'image'. This writing is going to impart how the distillation of three categories becomes a 'two-categories. Abstract in Bahasa Indonesia : Yusuf Bilyarta Mangunwijaya tidak saja dikenal sebagai seorang Pastor, tetapi dia juga seorang budayawan, sastrawan, bahkan arsitek. Karya arsitekturnya menyentuh bahkan sampai ke mereka-mereka yang dipinggirkan (kaum marjinal. Karya arsitekturnya tidak saja sebuah sosok bangunan, tetapi sekaligus karya total dengan pembangunan manusianya, "Guna" dan "Citra". Arsitektur dunia tidak dapat melepaskan diri dari Trilogi Vitruvius: Firmitas, utilitas dan venustas. Dalam karya tulisnya yang luarbiasa, Romo Mangunwijaya menyingkatnya hanya dwilogi saja, Guna dan Citra. Tulisan ini akan membahas bagaimana perasan trilogi itu menjadi dwilogi saja. Kata kunci: Mangunwijaya, Vitruvius, guna, citra.

  19. KARAKTERISASI DAN AKTIVITAS KATALITIK BERBAGAI VARIASI KOMPOSISI KATALIS Ni DAN ZnBr2 DALAM Γ-Al2O3 UNTUK ISOMERISASI DAN HIDROGENASI (R-(+-SITRONELAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ED Iftitah

    2014-06-01

    Full Text Available Pengaruh sifat dan karakter berbagai variasi komposisi katalis Ni dan ZnBr2 yang terimpregnasi dalam γ-Al2O3 terhadap aktivitas dan selektivitasnya untuk reaksi isomerisasi dan hidrogenasi (R-(+-Sitronelal telah dilakukan. Dalam penelitian ini, terdapat tiga jenis variasi komposisi Ni dan ZnBr2 dalam γ-Al2O3, yaitu: A1=Ni/ZnBr2/γ-Al2O3 (3:2, A2=Ni/ZnBr2/γ-Al2O3 (1:1 dan A3=Ni/ZnBr2/γ-Al2O3 (2:3. Katalis dikarakterisasi menggunakan X-ray diffraction (XRD, Brunauer-Emmett-Teller (BET surface area, dan SEM-EELS. Luas area permukaan spesifik dan porositasnya ditentukan berdasarkan adsorption-desorption gas nitrogen pada 77 K. Distribusi dan volume pori ditentukan dengan desorption isotherm pada P/Po ≥ 0,3. Hasil yang didapat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara karakter dan sifat katalis dengan aktivitas katalitiknya terhadap produk isomerisasi dan hidrogenasi (R-(+-Sitronelal. Uji aktivitas dilakukan dalam sebuah reaktor mini dengan 0,5 g katalis dan 3 mL (R-(+-Sitronelal menggunakan atmosfir gas N2 dan/atau H2 dalam waktu 5 dan 24 jam masing-masing pada suhu 90 dan 120 °C. Komposisi katalis, pemilihan jenis atmosfir gas dan suhu sangat berpengaruh terhadap aktivitas dan selektivitas pembentukan produk isomerisasi dan hidrogenasi. Konversi (R-(+-Sitronelal tertinggi ditunjukkan oleh katalis A3=Ni/ZnBr2/γ-Al2O3 (2:3 dengan kondisi reaksi selama 5 jam (4 jam N2 + 1 jam H2 pada suhu 90 °C dan 24 jam (4 jam N2 + 20 jam H2 pada suhu 120 °C. The influence of catalyst properties and characteristics of Ni and ZnBr2 catalysts impregnated in γ-Al2O3 on the activity and selectivity of (R-(+-Citronellal isomerisation and hydrogenation has been done. In this study, there were three sets of Ni and ZnBr2 in γ-Al2O3 with various composition, they were A1=Ni/ZnBr2/γ-Al2O3 (3:2, A2=Ni/ZnBr2/γ-Al2O3 (1:1, A3=Ni/ZnBr2/γ-Al2O3 (2:3. The catalysts were characterized using X-ray diffraction (XRD, Brunauer-Emmett-Teller (BET surface area and SEM

  20. Penambahan Urea sebagai Co-Substrat pada Sistem High Rate Algae Reactor (HRAR untuk Pengolahan Air Limbah Tercemar Minyak Solar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ayu Syarifa Darwinastwantya

    2014-09-01

    Full Text Available Kebutuhan bahan bakar minyak di Indonesia semakin meningkat. Peningkatan tersebut mengakibatkan eksplorasi dan pengolahan secara berlebihan. Eksplorasi dan pengolahan berlebihan akan memberikan dampak buruk bagi lingkungan, yaitu limbah. Limbah minyak bumi biasanya langsung dibuang ke lingkungan yang dapat menyebakan pencemaran lingkungan, misalnya air. Pengolahan limbah menggunakan alga dapat digunakan sebagai pengolahan lanjutan tanpa menimbulkan polusi tambahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan urea sebagai co-substrat terhadap kinerja High Rate Algae Reactor (HRAR dalam menurunkan kandungan minyak dalam air limbah minyak bumi. Variabel penelitian adalah konsentrasi minyak solar dalam air limbah dan konsentrasi urea yang digunakan. Konsentrasi minyak solar yang dipakai berasal penelitian pendahuluan sebesar 346 ppm dan 692 ppm untuk 18 L alga. Penelitian utama dilakukan dengan menambahkan 3 konsentrasi urea yang berbeda. Penelitian dilakukan selama 14 hari setiap dua hari sekali untuk semua parameter. Parameter yang digunakan dalam penelitian adalah kandungan Oil and Grease, Chemical Oxygen Demand (COD, klorofil a, Dissolved Oxygen (DO, pH, nitrogen-amonia, temperatur, dan Mixed Liquor Suspended Solid (MLSS. Dalam penelitian utama, menunjukkan bahwa sistem HRAR dapat mengolah air limbah mengandung minyak solar. Efisiensi penyisihan minyak solar paling optimal oleh sistem HRAR untuk variasi penambahan minyak solar 346 ppm adalah dengan penambahan urea 0,1 gr/L sebesar 83,33% sedangkan untuk variasi penambahan minyak solar 692 ppm menggunakan penambahan urea sebesar 0,3 gr/L sebesar 85,05%.

  1. Perancangan dan Implementasi Modul Praktikum - Pengenalan Tata Letak dan Port I/O pada Mother board berbasis Teknologi Augmented Reality

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gita Indah Hapsari

    2015-07-01

    Full Text Available Kemajuan teknologi berbasis komputer berkembang dengan sangat pesat. Seiring dengan perkembangan jaman, kemajuan  tersebut memberikan pengaruh  terhadap  perubahan cara penyampaian pengajaran yang mengarah pada penggunaan jenis media penyampaian. Praktikum merupakan salah satu bentuk pengajaran yang memberikan pengalaman belajar secara nyata terhadap kondisi sebenarnya di lapangan mengenai penggunaan dan implementasi alat praktek yang berhubungan dengan berbagai materi yang dipelajari oleh mahasiswa dan memiliki tujuan untuk memberikan keterampilan dan pengenalan terhadap mahasiswa/peserta didik. Penelitian ini melakukan implementasi teknologi augmented reality terhadap salah satu modul praktikum yaitu pengenalan tata letak hardware dan Port I/O pada motherboard dan bertujuan sebagai alat bantu penyampaian pengajaran praktikum. Pengimplementasian teknologi augmented reality melibatkan aksi oleh user terhadap media penangkapan gambar motherboard menggunakan web camera dan tampilan pemetaan tata letak hardware dan port i/o pada motherboard. Penelitian telah diimplementasikan dan diujicoba terhadap 3 kelas dengan 97 responder. Adapun hasil dari penelitiannya adalah 83% responder menyukai aplikasi, 77% memahami materi, 84,5% menginginkan aplikasi ini menjadi alat bantu ajar, 65,98% meminta materi untuk dilengkapi dan diperbanyak, 77,3% dapat belajar mandiri menggunakan aplikasi ini, tanpa bantuan dari dosen ataupun asisten.

  2. Semiotika Kemasan Produk Susu Rasa Coklat Dan Stroberi pada Merek Indomilk Kids Dan Boneeto

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mukaromah Mukaromah

    2016-02-01

    Full Text Available Abstrak Kemasan adalah salah satu penentu keberhasilan dalam penjualan produk terkait dengan informasi pesan yang ingin disampaikan,untuk itu visualisasi dibuat semenarik mungkin agar dapat menyasar segmen yang ingin diraih. Demikian halnya dengan susu kemasan kotak untuk anak-anak yang terpapar di meja elalase di pusat- pusat perbelanjaan. Dalam penelitian ini penulis melihat bagaimana susu kemasan kotak merek Indomilk Kids dan Boneeto rasa coklat dan rasa stroberi yang dikonstruksikan sedemikian rupa sehingga rasa coklat mewakili susu untuk anak laki-laki dan rasa stroberi untuk anak perempuan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana konstruksi identitas perempuan dan laki-laki divisualisasikan pada kemasan produk susu rasa coklat dan stroberi melalui penggunaan tanda pada aspek visualnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah semiotika menurut Roland Barthes dengan melihat pada aspek penggunaan warna dan ilustrasi gambar kemasan dengan menggunakan analisa teori konstruksi sosial. Hasil dari analisa ini adalah kemasan susu rasa coklat dengan visualisasi  warna dan ilustrasi gambarnya mewakili identitas anak laki-laki sementara kemasan rasa stroberi, visualisasi warna, ilustrasi gambar mewakili konstruksi anak perempuan yang feminin dan lembut. Kata kunci: kemasan, susu, semiotika, identitas Abstract Packaging is one of the determinants of success in the sales. The package contains an informational message that is delivered to the consumer, then the visualization of packaging made as attractive as possible in order to target the segment to be achieved. Likewise with the packaging of milk for children exposed in elalase shopping centers. In this study the authors look at how the packaging of brand Indomilk Kids and Boneeto taste of chocolate and strawberry flavors are constructed, that the chocolate-flavored milk represents for boys and  strawberry flavor for girls. The purpose of this study to find out how the

  3. Peranan Faktor Imun dan Profil Protein dalam Penelitian dan Pengembangan Vaksin Malaria Iradiasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mukh Syaifudin

    2014-03-01

    Full Text Available Pengembangan vaksin terhadap malaria yang merupakan penyakit yang mematikan tetap menjadi satu prioritas kesehatan masyarakat global, termasuk pemanfaatan parasit iradiasi sebagai bahan vaksin. Imunisasi dengan sporozoit iradiasi mampu memberikan imunitas protektif pada hewan coba dan sukarelawan. Mekanisme sistem kekebalan tubuh ini banyak dipelajari karena merupakan faktor penting dalam pengembangan vaksin, demikian halnya profil dan/atau ekspresi protein pasca iradiasi yang terkait erat dengan keamanan dan aspek lain dari bahan vaksin. Meskipun telah melalui penelitian yang ekstensif, vaksin yang aman dan protektif belum dapat diperoleh karena masih diperlukan pengetahuan yang lebih mendalam mengenai mekanisme imunitas dan protein dalam litbang malaria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sel limfosit T berperan penting dalam pengaturan respon imun dan pembentukan memori imunologik yang mengontrol dan mengeliminasi infeksi. Sitokin proinflamasi seperti interleukin-12 (IL-12, interferon-gamma (IFN-γ, dan tumor necrosis factor alpha (TNF-α juga merupakan mediator esensial dari imunitas protektif pada malaria eritrositik. Berbagai pendekatan lain terkait respon imun seperti genetika molekuler saat ini sedang dilakukan. Studi juga menunjukkan bahwa profil protein bergantung pada beberapa faktor yang akan dibahas lebih lanjut dalam makalah. The development of vaccine against malaria as the deadly disease remains the global public health priority; and it includes the use of irradiated parasites as vaccine materials. Immunization with irradiated sporozoites could provide protective immunity in animals and volunteers. The mechanism of this body immunity system has been studied widely due to its important role in the development of vaccines and profiles and/or protein expression post-irradiation which are closely related to safety and other aspects of vaccine materials. Even though extensive research has been done, a safe and protective vaccine

  4. TANTANGAN DAKWAH DI ERA TEKNOLOGI DAN INFORMASI: Formulasi Karakteristik, Popularitas, dan Materi di Jalan Dakwah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    nur Ahmad

    2015-11-01

    Full Text Available Teknologi di era globalisasi telah mengalami kemajuan yang begitu pesat. Berbagai macam media komunikasi bersaing dalam memberikan informasi tanpa batas. Fasilitas internet merupakan yang terlengkap dan efisien, dimana segala bentuk dan macam informasi dapat diakses dengan mudah dan murah termasuk dalam hal ini adalah dakwah di era teknologi didukung dengan semakin menjamurnya warung internet yang memasang tarif murah, kemana dan dengan siapapun. Sekarang kita bisa melakukan dakwah dengan mengunakan fasilitas digital, diantaranya bisa melalui radio, televisi, telepon seluler, media internet, facebook, atau twiter. Berdakwah melalui media internet merupakan salah satu media komunikasi yang fenomenal dan canggih yang lahir di era 60-an. Namun, kemajuan teknologi dan informasi, khususnya media televisi, memungkinkan seorang dai untuk berimprovisasi dengan selingan humor dan hal-hal lain, agar materi ceramahnya tetap menarik untuk disimak. Dampaknya, orientasi dakwah yang diperankan para dai, juga semakin berkembang, bahkan cenderung menjadi bias. Pola berdakwah melalui media sebagai wujud kemajuan teknologi menjadi tantangan bagi diri sendiri bagi seseorang dai. Pengaruh media memungkinkan seorang dai memperoleh popularitas di mata pemirsanya seperti layaknya seorang selebriti (publik figur dan tidak menutup kemungkinan pula setiap kegiatan dakwahnya sering dinilai dengan materi. Kata Kunci: Karakteristik, Popularitas, Materi, Tantangan Dakwah. THE CHALLENGES OF DAWA IN THE ERA OF TECHNOLOGY AND INFORMATION: THE FORMULATION CHARACTERISTICS, POPULARITY, AND MATERIAL IN THE PATH OF DAWA. Technology in the era of globalization has experienced a rapid progress. A wide range of communication media compete in providing information without limits. The internet is the most comprehensive and efficient, where all shapes and kinds of information can be accessed easily and inexpensively included in this is the dawa in the era of technology supported by the

  5. Design, dimensioning and control of a synchronous motor/generator with homopolar excitation and coils inside the air gap for electromechanical energy accumulator; Conception, dimensionnement et commande d'un moteur/generateur synchrone a excitation homopolaire et a bobinages dans l'entrefer pour accumulateur electromecanique d'energie

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Bernard, N.

    2001-12-15

    A new axial field machine with armature and field windings fixed in the air-gap is studied. A double face printed winding is presented and a new tool, using a surface permeance model is developed. A simplified current control is proposed. Finally, considering the association synchronous machine-inverter the loss minimization problem is investigated, including both geometry and command parameters. (author)

  6. EKSPLOITASI EKONOMI DAN SEKSUAL PARA PENARI LENGGER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Septianingsih

    2013-04-01

    Full Text Available Awalnya kesenian lengger digunakan dalam upacara-upacara ritual di pedesaan serta upacara-upacara yang berkaitan dengan kesuburan. Saat ini kesenian lengger lebih mengarah pada fungsi hiburan dan komersial. Hal ini membuat penari lengger rentan terhadap eksploitasi baik secara ekonomi maupun seksual. Pertanyaan penelitian ini adalah bagaimana bentuk pertunjukan lengger; bagaimana tanggapan masyarakat terhadap keberadaan penari lengger;  bagaimana bentuk eksploitasi yang dialami oleh penari lengger; dan apa respon penari lengger tentang tindakan eksploitasi itu. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, dengan analisis data interpretatif. Lokasi penelitian di desa Selanegara, Sumpiuh, Banyumas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa unsur yang terkait dengan bentuk pertunjukan lengger, yaitu: pemain, gerak, iringan musik, tata rias dan busana, serta tempat pementasan. Citra negatif penari lengger biasanya diasosiakan dengan gerakan tari yang erotis sehingga dapat memancing pelecehan, seperti diraba, dicolek, dipeluk dan dicium oleh para pengibing. Bentuk eksploitasi ekonomi terjadi karena tuntutan ekonomi sehingga mendorong para penari mengeksploitasi tubuhnya untuk mendapatkan uang.  Perlakuan tidak senonoh dari penonton merupakan bagian dari resiko profesi yang harus dijalani. Fenomena ini diharapkan dapat mendorong masyarakat dan pemerintah untuk melindungi para pelaku kesenian dari tindakan eksploitasi.Originally lengger is performed in ceremonies and rituals in rural ceremonies associated with fertility. Currently the performance of lengger has more entertainment and commercial functions. This makes the dancers vulnerable to exploitation lengger both economically and sexually. The objectiveof this study is to explore the form of lengger show, forms of exploitation experienced by dancers lengger, and the responses of the lengger dancer towards exploitation. Research methods used are qualitative approach, with

  7. REENGINEERING PROSES BISNIS : TINJAUAN KONSEPTUAL DAN METODOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lena Ellitan

    1999-01-01

    Full Text Available Business process reengineering is fundamental rethinking and radical redesign of an organization's business processes that leads the organization to achieve dramatic improvement in business performance. Many firms have successfully embraced this new innovation paradigm to achieve orders of magnitude improvements in cost, eficiency, quality and value. Even more firms are seeking opportunities to apply reengineering and methodologies to assist them in doing so. The recognition of reengineering as a new management paradigm emerged in the 1990's, though it may be argued that the principle of reengineering has been applied well before then. The early 1990's saw world wide interest in reengineering. Consequently, many organizations have reported their first-cycle experiences in reengineering. Reengineering practices in the period of the 1990's was largerly characterized by application to operational processes and emphasis on operational measure of time, cost, and quality. Quite recently, a more strategic flavor of reengineering has been advocated. One of the hopes of new thinking is that by trancending microscopic concern of operational strategy, it would help the organization derive significantly greater value out of the reengineering effort. This paper presents: 1. The concept of reengineering 2. Various problems in business process reengineering. 3. The rigorous methodology for organizing reengineering activities. Abstract in Bahasa Indonesia : Reengineering proses bisnis adalah pemikiran ulang fundamental dan disain ulang radikal suatu proses bisnis organisasi yang akan mengarahkan organisasi untuk mencapai peningkatan kinerja bisnis secara dramatis. Beberapa perusahaan telah menerapkan paradigma inovasi baru ini untuk mencapai berbagai perbaikan dalam biaya, kualitas, dan efisiensi. Bahkan makin banyak perusahaan yang mencari peluang untuk menerapkan proyek reengineering dan metodologi-metodologi yang membantu mereka dalam mencapai usaha

  8. Air surveillance

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Patton, G.W.

    1995-06-01

    This section of the 1994 Hanford Site Environmental Report summarizes the air surveillance and monitoring programs currently in operation at that Hanford Site. Atmospheric releases of pollutants from Hanford to the surrounding region are a potential source of human exposure. For that reason, both radioactive and nonradioactive materials in air are monitored at a number of locations. The influence of Hanford emissions on local radionuclide concentrations was evaluated by comparing concentrations measured at distant locations within the region to concentrations measured at the Site perimeter. This section discusses sample collection, analytical methods, and the results of the Hanford air surveillance program. A complete listing of all analytical results summarized in this section is reported separately by Bisping (1995).

  9. Le pompage optique naturel dans le milieu astrophysique

    Science.gov (United States)

    Pecker, J.-C.

    The title of this lecture abstracts only a part of it : the importance in astrophysics of the study of non-LTE situations has become considerable, as well in the stellar atmospheres as, still more, in the study of fortuitous coincidences as a mechanism of formation of emission line nebular spectra, or of molecular interstellar « masers ». Another part of this talk underlines the role of Kastler in his time, and describes his warm personality through his public reactions in front of the nuclear armement, of the Viet-Nam and Algerian wars, of the problems of political refugees... Kastler was a great scientist ; he was also a courageous humanist. 1976 : Les accords nucléaires du Brésil : allocution d'ouverture (19 mars). Colloque sur le sujet ci-dessus. 1976 : La promotion de la culture dans le nouvel ordre économique international, allocution à l'occasion d'une table ronde sur ce thème par l'UNESCO (23-27 juin 1976) ; « Sciences et Techniques », octobre 1976. 1979 : La bête immonde (avec J.-C. Pecker), « Le Matin », 20 mars. 1979 : Appel à nos ministres (avec J.-C. Pecker), « Le Monde », 13 décembre. 1979 : Le flou, le ténébreux, l'irrationnel (avec J.-C. Pecker), « Le Monde », 14 septembre. 1980 : Education à la paix, Préface, in : Publ. UNESCO. 1981 : Le vrai danger, « Le Monde », 6 août 1981. 1982 : Nucléaire civil et militaire, « Le Monde », 1er juin 1982. 1982 : Les scientifiques face à la perspective d'holocauste nucléaire (texte inédit). Le titre de cette communication en résume seulement une partie : l'importance prise en astrophysique par l'analyse des situations hors ETL est devenue considérable, qu'il s'agisse des atmosphères stellaires, ou plus encore, des coïncidences fortuites de la formation des spectres d'émission nébulaires, ou des « masers » moléculaires interstellaires. Une autre partie de cet exposé souligne le rôle de Kastler dans son époque, et décrit sa personnalité généreuse à travers ses r

  10. PENINGKATAN KUALITAS DAN PROSES PEMBUATAN BIODIESEL DARI BLENDING MINYAK KELAPA SAWIT (PALM OIL DAN MINYAK KELAPA (COCONUT OIL DAN BANTUAN GELOMBANG ULTRASONIK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hantoro Satriadi

    2015-01-01

    Full Text Available Keterbatasan solar sebagai sumber energi bahan bakunya tidak dapat diperbaharui menuntut adanya bahan baku alternatif yang dapat diperbaharui dan ramah lingkungan untuk pembuatan biodiesel. Reaksi utama produksi biodiesel adalah esterifikasi dan transestirifikasi yang berlangsung lambat dan membutuhkan banyak katalis dan alkohol. Reaksi yang terjadi belum sempurna dan belum memenuhi standar SNI dan ASTM. Untuk memperbaiki mutu biodiesel serta menghasilkan yield maksimal, maka dilakukan blending bahan baku antara minyak kelapa sawit dan minyak kelapa dan dengan bantuan gelombang ultrasonic. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh variabel perbandingan volume minyak kelapa sawit dan minyak kelapa, perbandingan volume methanolminyak, dan persentase berat katalis terhadap minyak terhadap hasil atau yield biodiesel. Alat utama yang digunakan adalah reaktor yang dilengkapi pembangkit gelombang ultrasonic dengan temperature 60 oC, tekanan 1 atm, volume 3 liter, dan frekuensi 28 kHz. Variabel proses pada penelitian ini adalah perbandingan volume minyak sawit dan kelapa 2:1, 3:1, dan 4:1, pebandingan volume metanol-minyak 0,2:1, 0,25:1, dan 0,3:1, dan persentase berat katalis KOH terhadap minyak 0,3%, 0,5%, dan 0,7%. Hasil penelitian didapat konversi tertinggi dicapai pada variabel perbandingan volume minyak sawit dan kelapa 3:1, perbandingan volume metanol/minyak 0,25:1, dan persentase berat katalis terhadap minyak dengan yield 97,26%.[A Improvement of Quality and Process for Biodiesel Production from Palm Oil and Coconut Oil Blends with Ultrasound Assisted] Limitations of solar energy as a source of raw material cannot be renewed demands for alternative raw materials that are renewable and environmentally friendly for the manufacture of biodiesel. The main production of biodiesel reaction is esterification and transestirifikasi which runs slow and requires a lot of alcohol and a catalyst. Reactions that happen yet perfect, and has not met

  11. Démocratie, économie et risque nucléaire

    OpenAIRE

    THIREAU, Veronique

    2013-01-01

    Nous présenterons ici la ou plutôt les postures et les liens (ambigus) des théoriciens de l'économie avec le concept de démocratie pour focaliser ensuite sur les « bonnes institutions » capables de gérer le risque nucléaire dans le domaine civil.

  12. Efek Durasi Pencahayaan Pada Sistem HRAR Untuk Menurunkan Kandungan Minyak Solar Dalam Air Limbah

    OpenAIRE

    Dian Puspitasari; Agus Slamet; Joni Hermana

    2014-01-01

    Kandungan minyak di dalam air limbah industri perminyakan umumnya bersifat toksik terhadap mikroorganisme dan mengganggu proses pengolahan secara biologis. Sistem HRAR diperkirakan dapat mengatasi hambatan tersebut melalui proses fotosintesis untuk menghasilkan oksigen yang dibutuhkan mikroorganisme dalam mendegradasi senyawa hidrokarbon. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh perpanjangan waktu pencahayaan pada kemampuan HRAR dalam menurunkan kandungan minyak di dalam limbah. Variabel ya...

  13. PERBANDINGAN KONFIGURASI PIPA PARALEL DAN SERPENTINE TERHADAP UNJUK KERJA KOLEKTOR SURYA PLAT DATAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahardjo Tirtoatmodjo

    2000-01-01

    Full Text Available The pipes used to circulate water in a solar collector usually has 'parallel' configuration. The water would absorb more solar energy if it flows slower in the pipes. It could be accomplished by using 'serpentine' configuration. A research on a 'parallel' collector and a 'serpentine' collector was carried on the same time, which were 7 days for one cover glass and the next 7 days for two cover glasses. From the research, it is found that if the water stored in a reservoir tank is to be used in the evening, 'parallel' configuration is more suitable than 'serpentine' configuration. Abstract in Bahasa Indonesia : Pipa sirkulasi yang ada pada kolektor surya umumnya mempunyai konfigurasi 'paralel'. Air akan menerima radiasi matahari lebih banyak jika mengalir lebih lambat dalam pipa sirkulasi. Hal ini dapat dilakukan dengan konfigurasi 'serpentine'. Pengujian kolektor dengan konfigurasi 'paralel' dan 'serpentine' dilakukan secara bersamaan selama 7 hari untuk satu kaca penutup dan 7 hari berikutnya untuk dua kaca penutup. Hasil pengujian menunjukkan konfigurasi 'paralel' lebih baik jika air yang disimpan dalam tanki hendak dipergunakan pada sore hari. Kata kunci : kolektor surya, pipa sirkulasi.

  14. PENGARUH PENAMBAHAN EM4 (Effective Microorganism-4 PADA PEMBUATAN BIOGAS DARI ECENG GONDOK DAN RUMEN SAPI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Megawati Megawati

    2014-12-01

    Full Text Available Eceng gondok (Eichornia crassipes merupakan tanaman yang menjadi limbah perairan dan keberadaannya belum banyak dimanfaatkan. Kandungan selulosa, hemiselulosa, dan lignin di dalamnya dapat dimanfaatkan menjadi biogas melalui proses fermentasi. Penelitian ini mengkaji pengaruh EM4 (Effective Microorganism- 4 terhadap massa, nilai kalor, dan kecepatan pembentukan biogas dari eceng gondok. Percobaan dilakukan dalam anaerobic digester berukuran 4 liter, bahan baku yang digunakan adalah eceng gondok, rumen sapi, dan air dengan variabel penambahan EM4 sebesar 1% dan 0%. Fermentasi dilakukan secara batch dengan pengukuran gas (temperatur, tekanan, dan massa setiap 7 hari sekali sampai hari ke-35. Sebelum proses fermentasi, dilakukan pengujian terhadap rasio C/N campuran bahan baku. Pembakaran gas dilakukan untuk membuktikan gas yang didapat mengandung metana. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa rasio C/N untuk variabel dengan penambahan EM4 1% sebesar 5,33 dan rasio C/N untuk variabel dengan penambahan EM4 0% sebesar 7. Jadi, penambahan EM4 dapat menurunkan rasio C/N. Sementara itu, hasil fermentasinya memperlihatkan bahwa EM4 memperkecil produksi biogas meskipun proses pembentukannya cepat. Massa total biogas yang didapat pada variabel EM4 1% sebesar 1,1 g dan variabel EM4 0% sebesar 1,55 g. Tekananbiogas mengalami fluktuasi (pada variabel EM4 1% sebesar 35,6 cmH2O, sedangkan pada variabel EM4 0% sebesar 40,6 cmH2O. Berdasarkan simulasi menggunakan chemical process simulator software, diketahui heating value biogas sebesar 39.180 kJ/kg. Water hyacinth (Eichornia crassipes is a plant that becomes waste and its existence has not been widely used. Content of cellulose, hemicellulose, and lignin in it can be converted into biogas through a process of fermentation. Study examines the effect of EM4 (Effective Microorganism-4 on the mass, heating value, and the rate of formation of biogas from water hyacinth. An experiments were performed in anaerobic

  15. KEMAMPUAN RHIZOPUS UNTUK MENURUNKAN KANDUNGAN SIANIDA DAN MENINGKATKAN KANDUNGAN PROTEIN SINGKONG (MANIHOT ESCULENTA CRANTZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Almasyhuri Almasyhuri

    2015-04-01

    Full Text Available ABSTRACTRhizopus oligosporus has been proven in reducing cyanogenic glucoside and increasing protein content of cassava which boiling and frying process can not do. However other Rizhopus strains are still unknown. The aim of the study was to determine the ability of three Rhizopus strains R. oligosporus MS5, R.oryzae F1, and R. oryzae EN in reducing cyanide and increasing protein content in bitter and sweet cassava fermentation added with nitrogen source. Cassavas was process to be flour. The flour was used as fermentation substrate by adding nitrogen or distilled water, then it was fermented with R. oligosporus MS5, R.oryzae F1, and R. oryzae EN in petri dish at 280C for 30 hours. After fermentation, contentof water, cyanide and protein in the fermented substrate were performed. Three strains of mold have the same ability to decrease cyanide, but the ability to increase protein content were varied. Without adding nitrogen, protein content increased 5.4 and 2.5 foldby R.oryzae F1 fermentation and by R. oryzae EN respectively. The addition of nitrogen protein content in the substarte increased 6.0 fold by R. oryzae F1 , 8.6 by R. oryzae EN and 2 by MS5 R.oligosporus. Three Rhizopus strains showed in reducing cyanide and improve protein content of cassavaKeywords: bitter-cassava, cyanide, fermentation, protein, Rhizopus sp.ABSTRAKRhizopus oligosporus terbukti dapat menurunkan kandungan sianida dan meningkatkan kandungan protein singkong tetapi strain lainnya belum diketahui. Penelitian ini menguji kemampuan R. oligosporus MS5, R. oryzae F1, dan R. oryzae EN dalam menurunkan kadar sianida dan meningkatkan kadar protein pada fermentasi substrat singkong. Singkong dibuat tepungdan hasilnya dibuat substrat fermentasi yang selanjutnya difermentasi dengan ketiga kapang dalam cawan petri pada suhu 280 C selama 30 jam. Kandungan air, sianida dan protein pada substrat dilakukan pada saat sebelum dan setelah difermentasi. Ketiga jenis kapang mempunyai

  16. Hubungan Konsumsi Makanan Sumber Antioksidan dan Omega-3 Terhadap Tekanan Darah Masyarakat di Sumatera Barat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harris Putra Reza

    2016-08-01

    Full Text Available Abstrak             Pengaturan tekanan darah melibatkan banyak sistem seperti endotelium melalui aktifitas nitrit oksida. Produksi dan aktivitas nitrit oksida dapat dipengaruhi oleh pola makan, terutama asupan makanan sumber antioksidan dan omega-3. Tujuan penelitian ini adalah menentukan hubungan antara makanan sumber antioksidan dan omega-3 terhadap tekanan darah masyarakat di Sumatera barat. Penelitian ini merupakan penelitian dengan data sekunder yang berasal dari penelitian Lipoeto et al (2008 yaitu “Faktor Determinan Hipertensi di Sumatera Barat”. Subyek penelitian berjumlah 400 orang yang diwawancarai menggunakan formulir Food Frequency Questioner (FFQ dan pemeriksaan tekanan darah dengan sphygmomanometer air raksa. Penelitian ini dilaksanakan dari Maret sampai Mei 2014. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata konsumsi sayur dan buah masyarakat di Sumatera Barat lebih tinggi dari rerata Internasional, tapi lebih rendah dari rerata nasional dengan rerata 200.7 ± 128.11 gram/orang/hari, rerata konsumsi ikan masyarakat di Sumatera Barat lebih tinggi dari rerata nasional dan internasional yakni 101.26 ± 62.18 gram/orang/hari. Prevalensi hipertensi di Sumatera Barat mengalami kenaikan menjadi sebesar 41.76%. Tingkat konsumsi makanan sumber antioksidan dan omega-3 masyarakat Sumatera Barat lebih tinggi daripada rerata internasional. Terjadi peningkatan prevalensi hipertensi di Sumatera Barat. Kesimpulan hasil studi ini adalah tidak terdapat hubungan antara konsumsi makanan sumber antioksidan dan omega-3 terhadap tekanan darah.Kata kunci: antioksidan, omega-3, tekanan darah Abstract             Blood pressure regulation involves many systems, one of the most important is endothelial system through nitric oxide activity. Nitric oxide is also known to be affected by diet, especially dietary intake of antioxidants and omega-3. The objective of this study was to determine the correlation between consumption of food

  17. Healthy Air Outdoors

    Science.gov (United States)

    ... lung.org > Our Initiatives > Healthy Air > Outdoor Healthy Air Outdoors The quality of the air we breathe ... families and can even shorten their lives. Outdoor Air Pollution and Health Outdoor air pollution continues to ...

  18. PERBEDAAN OSMOLALITAS DAN pH DARAH PADA TINDAKAN TRANSURETHRAL RESECTION OF PROSTATE (TURP YANG DIBERIKAN NATRIUM LAKTAT HIPERTONIK 3 ML/KGBB DENGAN NATRIUM KLORIDA 0,9% 3 ML/KGBB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Srinami Dewi

    2014-12-01

    Full Text Available Transurethral resection of prostate (TURP merupakan prosedur baku  dalam  penatalaksanaanhiperplasia prostat yang disertai retensi urin akut berulang atau kronis. Tindakan ini dikerjakandengan fasilitas air sebagai cairan irigasi. Salah satu komplikasi tindakan ini dikenal sebagai sindromTURP.  Kelebihan cairan intravaskular karena absorbsi cairan irigasi akan mengakibatkan terjadinyahiponatremia dilusional yang akan menurunkan  osmolalitas plasma. Perubahan kadar Nadan Lac dapat mengakibatkan terjadinya gangguan keseimbangan asam basa yaitu asidosismetabolik. Penelitian ini merupakan uji klinik, melibatkan 22 pasien dewasa dengan status fisikASA II-III, yang menjalani operasi elektif TURP di ruang Instalasi Bedah Sentral (IBS RSUP SanglahDenpasar dengan anestesi regional dan menggunakan air sebagai fasilitas cairan irigasinya.  Sebelumtindakan TURP, saat mulai puasa, pasien diberikan cairan ringer dextrose 40 ml/kgBB/hari,sesampainya di kamar persiapan IBS dilanjutkan diberikan cairan ringer laktat 10 ml/kgBB.Randomisasi blok dilakukan untuk alokasi subyek ke dalam dua kelompok yaitu  kelompok NLH(kelompok perlakuan yang mendapatkan cairan awal natrium laktat hipertonik 3 ml/kgBB dan-kelompok NaCl (kelompok kontrol yang mendapatkan cairan awal natrium klorida 0,9% 3 ml/kgBB.Dilakukan pemeriksaan osmolalitas dan pH darah sebelum, selama, dan sesudah tindakan TURP.Hasil penelitian mendapatkan perbedaan osmolalitas darah antara kelompok NLH dengan kelompokNaCl pada saat pra-operasi, durante operasi, dan pasca-operasi dengan nilai 285,3248 vs 283,3205,P= 0,0028;  287,0259 vs  284,6813, P= 0,045; dan  288,7668 vs 285,9444, P= 0,033. Juga terdapatperbedaan nilai pH darah antara kelompok NLH dengan kelompok NaCl  pada saat pra-operasi,durante operasi dan post-operasi dengan nilai 7,4864 (0,7018 vs 7,4055 (0,5646, P= 0,07;  7,4636(0,02976 vs  7,4318 (0,03945, P= 0,045; dan 7,4791 (0,03727 vs 7,4327 (0,5569, P= 0,033. Statushemodinamik lebih

  19. PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI PENILAIAN KINERJA DOSEN DAN AKUNTABILITAS KINERJA DOSEN

    OpenAIRE

    Asrori -

    2011-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk menilai penggunaan dosen terhadap Sistem Informasi Penilaian Kinerja (Silkados) dengan tujuan meningkatkam laporan akuntabilitas beban kerja dan penilaian kinerja dosen di Universitas Negeri Semarang. Sampel dari penelitian ini adalah 88 dosen selaku pengguna Silkados di lingkungan kerja Universitas Negeri Semarang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibangun dari teori Planned Behavior (Ajzen, 1988) dan Technology Acceptance Model (Davis et al., 1989)....

  20. PERUBAHAN LINGKUNGAN BISNIS DAN PENGARUHNYA TERHADAP SISTEM MANAJEMEN BIAYA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Made Narsa

    2000-01-01

    Full Text Available In recent years, the business's environments have changed and facing the transition era from industrial age to information and communications age. These changes caused by advanced in technology, intimately connected with transportation technology, information and communications technology, and manufacturing technology. These changes tend to revolutionary than evolutionary. There are many changes in various aspects cause the changes of the business's environment, thereabouts changes in management and organization paradigm, market, marketing (e.g. E-Commerce, nature and characteristics of production, the vision, mission, and business strategy, and cost management systems (e.g. in performance evaluation-the balanced scorecard. Abstract in Bahasa Indonesia : Pada beberapa tahun terakhir ini, lingkungan bisnis telah berubah dan berada dalam masa transisi dari era revolusi industri menuju era revolusi informasi dan komunikasi. Perubahan ini dipicu oleh perubahan teknologi sebagai denominator, khususnya pada tiga sektor utama yaitu (1 teknologi transportasi; (2 teknologi manufaktur; dan (3 teknologi informasi dan komunikasi. Perubahan yang terjadi cenderung bersifat revolusioner daripada evolusioner. Perubahan lingkungan ini telah membawa perubahan pada paradigma organisasi dan manajemen, perubahan pasar, pemasaran (dengan bertumbuhkembangnya bisnis lewat internet, perubahan sifat dan karakteristik produksi, perubahan visi. misi dan strategi usaha, dan perubahan pada sistem manajemen biaya. Kata kunci: perubahan, lingkungan bisnis, teknologi, revolusioner.

  1. Development of the Danish test site DanWEC

    DEFF Research Database (Denmark)

    Brodersen, H. J.; Nielsen, K.; Kofoed, Jens Peter

    2013-01-01

    The Danish Wave Energy Center (DanWEC) is placed at Hanstholm in the North Sea. DanWEC was formally established as an industry driven foundation in 2010 and received in 2012 2M€ Greenlab- and regional funding to implement its first phase as test site. The paper will provide a short review of Wave...

  2. SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN DAN TUJUAN PERUSAHAAN (SEBUAH TINJAUAN TEORI KONTINJENSI)

    OpenAIRE

    Ifah Lathifah

    2014-01-01

    Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara teori kontinjensi dengan sistem pengendalian manajemen. Berdasarkan pengembangan dan isi teori ini memiliki argumen bahwa teori kontingensi mengandalkan materi dicey dan dengan sedikit model menafsirkan. Sistem akuntansi manajemen tergantung pada faktor situasional yang ada di masing-masing situasi. Dalam penelitian akuntansi manajemen, pendekatan kontingensi diperlukan untuk mengevaluasi faktor-faktor kondisional yang menyebabkan sistem...

  3. PENYAKIT GINJAL KRONIS STADIUM V AKIBAT NEFROLITIASIS DAN PIELONEFRITIS KRONIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kadek Arditya Putra Mardana

    2015-01-01

    Full Text Available Penyakit ginjal kronik dikenal sebagai suatu kelainan dimana terjadi kerusakan dari struktur ginjal lebih dari 3 bulan yang disertai dengan penurunan LFG < 60 mL/min/1,73 m2, dengan atau tanpa penurunan fungsi ginjal yang bersifat irreversible. Di Amerika rata-rata prevalensinya 10-13% atau sekitar 25 juta orang yang terkena PGK. Sedangkan di Indonesia tahun 2009 prevalensinya 12,5% atau 18 juta orang dewasa yang terkena PGK. Etiologi dari PGK yang tersering adalah diabetes mellitus, diikuti oleh hipertensi dan glomerulonefritis, dan obstruksi serta infeksi saluran kemih. Tatalaksana penyakit gagal ginjal kronik meliputi terapi terhadap penyakit dasarnya, pencegahan terapi terhadap kondisi komorbid (comorbid condition, memperlambat pemburukan (progression fungsi ginjal, pencegahan dan terapi terhadap komplikasi, terapi pengganti ginjal berupa dialisis atau transplantasi ginjal. Pada kasus ini pasien dengan keluhan utama mual,muntah, kencing yang sedikit dan disertai nyeri di daerah pinggang kiri sejak 2 tahun terakhir dan diketahui pasien pernah didiagnosis dengan batu di ginjal kiri satu tahun yang lalu. Pasien juga dengan riwayat menderita hipertensi dan pernah kencing mengeluarkan batu. Pada pemeriksaan fisik ditemukan pasien dengan tekanan darah 180/100 mmHg, tampak anemis, ditemukan nyeri ketok CVA (+/- dan edema pada ekstremitas. Berdasarkan kasus tersebut akan dibahas lebih lanjut tentang gejala dan penanganan kasus.

  4. KEBIJAKAN POPULIS BARACK OBAMA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PEREKONOMIAN AMERIKA SERIKAT

    OpenAIRE

    FAJRI HUSIN, NURUL

    2013-01-01

    Penulisan ini bertujuan untuk menggambaran secara umum tentang kondisi perekonomian Amerika Serikat yang sedang mengalami krisis ekonomi dan finansial. Dimana pada masa pemerintahan Barack Obama periode kedua ini, memiliki fokus untuk membenahi krisis ekonomi dan finansial tersebut. Melalui kebijakan-kebijakan populis demi tercapainya kesejahteraan seluruh masyarakat Amerika Serikat. Secara spesifik, penelitian ini bertujuan yakni: (1) mengetahui alasan yang mendasari kebijakan populis yang d...

  5. Stabilité des profils de chocs dans les systèmes de lois de conservation

    OpenAIRE

    Lafitte-Godillon, Pauline

    2001-01-01

    On s'intéresse dans cette thèse à l'étude théorique de la stabilité des profils de chocs pour différentes approximations de systèmes de lois de conservation hyperboliques mono-dimensionnels. On considère dans la première partie des profils continus pour la relaxation semi-linéaire et pour des équations avec effets diffusifs et dispersifs. On obtient des conditions nécessaires de stabilité spectrale à l'aide de la théorie de la fonction d'Evans et plus précisément du lemme de l'écart dû à R. G...

  6. Analyse physique élémentaire de l'équation simplifiée du capteur plan à air en régime stationnaire

    OpenAIRE

    P. Rivet; Ramses, Groupe

    1980-01-01

    Un calcul relativement simple, effectué dans le cadre des approximations usuelles des capteurs solaires plans et appliqué au capteur à air, ou plus généralement à un capteur dont le fluide caloporteur s'écoule d'un mouvement uniforme au contact d'un absorbeur, permet de retrouver la formule classique donnant le rendement du capteur en explicitant la signification physique des paramètres qui interviennent dans cette formule. La conductivité de l'absorbeur est prise en compte dans le calcul et ...

  7. REFORMASI PENYUSUNAN ANGGARAN DAN KUALITAS ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH (APBD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jurica Lucyanda

    2012-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris pengaruh akuntabilitas publik, partisipasi masyarakat, transparansi publik dan APBD pendekatan kinerja terhadap kualitas APBD di Kabupaten Semarang. Sampel penelitian terdiri dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM, tokoh masyarakat, organisasi masyarakat, akademisi, mahasiswa dan media masa yang berada di wilayah Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Metode pengumpuan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan pada 60 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel akuntabilitas publik, partisipasi masyarakat, transparansi publik dan APBD pendekatan kinerja memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kualitas APBD. AbstractThis study purposed to get empirically the effects of public accountability, public participation, public transparency and performance approach APBD on the quality of APBD in Semarang Regency.The sample of this research consist in Non Government Organization, public figure, public organization, an academic, colleges and mass media in Semarang, Central of Java. Colecting data by  questioner and was distribute, the questioner got back with 60 respondences. Data analyzed by regression test. Regression analysis was also seen from coefficient and t values those were negative or positive. It was because hypothesis proposed in this study were positively or negatively correlated.The result of study showed that there are effects of public accountability, public participation, public transparency and performance approach APBD to quality of APBD.Keywords: APBD;  performance approach; quality of APBD

  8. KETIDAKSEIMBANGAN HAK DAN KEWAJIBAN ANTARA INVESTOR ASING DENGAN PEKERJA INDONESIA DALAM PENGATURAN PENANAMAN MODAL DAN KETENAGAKERJAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mrs. Sulistyowati

    2015-10-01

    Full Text Available This research purports to identify and find the form of imparity on the rights and obligations of the foreign investors and Indonesian workers in Indonesian regulations of investment law. The imparity is shown in: (idiscrepancies in minimum wage among employee working in foreign investment and domestic investment;(ii rights and obligations; as well as (iii legal culture which perceives Indonesian employee as one ofthe production factors. Such imparity, however, are not without purpose. It is aimed to complete verticalharmonization to avoid overlapping regulations. Nonetheless, the author finds this imparity still bringmore favour to the foreign investors. Penelitian ini ditujukan untuk mengidentifikasi dan menemukan bentuk-bentuk ketidakseimbangan hak dan kewajiban antara penanam modal asing dan pekerja Indonesia dalam peraturan perundang-undanganmengenai penanaman modal. Ketidakseimbangan tampak pada: (i upah minimum yang sama terhadappekerja Indonesia baik yang bekerja di PMA maupun PMDN; (ii hak dan kewajiban; serta (iii budayahukum yang menganggap pekerja Indonesia sebagai salah satu faktor produksi yang sama halnya denganfaktor produksi lainnya. Ketidakseimbangan ini bukanlah tanpa tujuan. Ketidakseimbangan yang adaditujukan untuk menciptakan harmonisasi vertikal dalam rangka menghindari kebijakan yang tumpangtindih. Hanya saja, penulis berpendapat bahwa ketidakseimbangan ini masih lebih menguntungkanpenanam modal asing.

  9. Valorisation et Recyclage des Déchets Plastiques dans le Béton

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Benimam Samir

    2014-04-01

    Full Text Available La valorisation des déchets dans le génie civil est un secteur important dans la mesure où les produits que l’on souhaite obtenir ne sont pas soumis à des critères de qualité trop rigoureux. Le recyclage des déchets touche deux impacts très importants à savoir l’impact et l’impact économique. Donc plusieurs pays du monde, différents déchets sont utilisé dans le domaine de la construction et spécialement dans le ciment ou béton comme poudre, fibres ou agrégats. Ce travail s’intéresse à la valorisation d’un déchet qui est nuisible pour l’environnement vu son caractère encombrant et inesthétique il s’agit du déchet plastique. Trois types de déchets plastiques sont ajoutés dans le béton (sous forme de grains et fibres (ondulées et rectilignes. Les propriétés à l’état frais (maniabilité, air occlus et densité et à l’état durci (résistance à la compression, à la traction, retrait et absorption d’eau des différents bétons réalisés sont analysées et comparés par rapport leurs témoins respectifs. D’après les résultats expérimentaux on peut conclure que le renforcement de la matrice cimentaire avec des fibres plastiques ondulées montrent une nette amélioration de la résistance à la traction du béton ainsi qu’une diminution remarquable de sa capacité d’absorption de l’eau lorsqu’on utilise des grains plastiques.

  10. Impact des changements climatiques sur l’agriculture dans la plaine de Jeffara sud-est tunisien

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Houcine Jeder

    2013-12-01

    Full Text Available Cette étude évalue la vulnérabilité de l’agriculture dans la plaine de Jeffera sud-est tunisien aux changements climatiques en utilisant la méthode Ricardienne. Cette méthode consiste à exprimer les revenus nets agricoles en fonction des variables climatiques, édaphiques et socio-économiques. Ces modèles ricardiens ont été testés sur la base des données d’une enquête réalisée dans le cadre de projet de développement dans la plaine Jeffera pour la compagne agricole 2002-2003.  Ces modèles ont permis d’exprimer d’une part la relation qui existe entre le revenu agricole et les variables climatiques (température et précipitation et d’autre part, d’analyser la sensibilité des revenus agricoles par rapport à ces variables climatiques. Des simulations ont été faites sur la base de scenario A2 résultat de la projection faite par le modèle HadCM3 à l’échelle nationale et régionale de la Tunisie.Les résultats de l’étude ont montré que la relation entre le revenu agricole et le climat est non linéaire. De même, les effets négatifs de certaines options d’adaptation ont montré que  l’agriculture dans la plaine de Jeffera est une agriculture paysanne basée sur le travail familial qui nécessite aujourd’hui un capital financier important et une marge de modernisation afin d’améliorer l’activité agricole dans les années futures. Tandis que les effets positifs de certaines autres options peuvent être servir comme des points de réflexion dans l’élaboration des stratégies d’adaptation aux changements climatiques comme l’utilisation des nouvelles technologies d’irrigation et l’intégration de l’activité de l’élevage dans l’exploitation agricole.

  11. KONSUMSI PANGAN DAN GIZI SERTA SKOR POLA PANGAN HARAPAN (PPH PADA ANAK USIA 2—6 TAHUN DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teguh Jati Prasetyo

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRACTThis study aimed to assess food and nutrients intake, Nutrient Dietary Quality (NDQ, and Desirable Dietary Pattern (DDP score of children aged 2—6 years.This study was carried out through analyzing a consumption data set of the National Basic Health Research (Riskesdas 2010 were collected using 24 hour recall method. Total number 16 675 of children aged 2—6 years. The results showed that most children eat cereals (99.4% and least eat oily seeds (1.6%. The children had deficiency of energy, fats, and water. They also had deficiency of calcium, vitamin A, vitamin B9, and vitamin C. The mean DDP score of the children was 67.1±12.9. The mean NDQ of the children was 62.4±17.1. Correlation between DDP score and each of NDQ was found 0.578—0.621 that showed moderate validity result.Keywords: children aged 2—6 years, desirable dietary pattern, food consumption, nutritional dietaryqualityABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menilai konsumsi pangan, mutu gizi konsumsi pangan (MGP, skor pola pangan harapan (PPH, dan korelasi antara skor PPH dan MGP anak usia 2—6 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan menganalisis data konsumsi Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2010 yang dikumpulkan menggunakan metode recall 24 jam. Jumlah anak usia 2—6 tahun sebanyak 24 447 anak yang berasal dari 33 provinsi di Indonesia. Setelah melalui kriteria inklusi dan eksklusi, subjek akhir untuk penelitian ini sebanyak 16 675 anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak mengonsumsi padi-padian (99.4% dan paling sedikit mengonsumsi buah/biji berminyak (1.6%. Anak mengalami defisit zat gizi makro lemak, energi, dan air serta defisit zat gizi mikro berupa kalsium, vitamin A, vitamin B9, dan vitamin C. Anak memiliki rata-rata skor PPH 67.1±12.9. Rata-rata MGP anak adalah 62.4±17.1. Korelasi antara skor PPH dan setiap MGP sebesar 0.578—0.621 yang menunjukkan hasil validitas sedang.Kata kunci: anak usia 2—6 tahun, konsumsi pangan, mutu gizi

  12. PROSPEKTIF LEMPUNG ALAM CENGAR SEBAGAI ADSORBEN POLUTAN ANORGANIK DI DALAM AIR: KAJIAN KINETIKA ADSORPSI KATION Co(II

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhdarina Muhdarina

    2012-02-01

    Full Text Available Kemampuan lempung alam Cengar untuk melepaskan kation Co(II dari air limbah model telah diuji dengan proses adsorpsi. Lempung alam Cengar diimpregnasi dengan larutan garam ammonium 1 molar untuk meningkatkan kemampuan adsorpsinya. Kapasitas adsorpsi kation Co(II oleh lempung Cengar yang diimpregnasi meningkat di bawah pengaruh waktu kontak dan menurun dengan temperatur. Beberapa model kinetika yaitu order-pertama pseudo, order-kedua pseudo, model Elovich dan difusi intra-partikel telah digunakan untuk mengevaluasi kinetika dan mekanisme interaksi Co(II pada lempung Cengar. Mekanisme adsorpsi Co(II-lempung Cengar mengikuti kinetika order-kedua pseudo pada waktu perolehan adsorbat maksimum 120 menit. Dengan model Elovich didapatkan adsorben lempung Cengar memiliki permukaan yang heterogen. Energi aktivasi proses adsorpsi juga dievaluasi di bawah pengaruh temperatur dan didapatkan energi aktivasi yang negatif.

  13. DESAIN DAN IMPLEMENTASI SOFTWARE RINGTONE COMPOSER DAN RINGTONE CONVERTER PADA HANDPHONE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kartika Gunadi

    2003-01-01

    Full Text Available Ringtone Monophonic have a different form in writing, depends on kind or type of its mobile phone. For example for Siemens c1(1/16 d1(1/8 but for Nokia 16c1 8d1 so, to input the ringtones from Siemens mobile phone to Nokia mobile phone needs a converter. Deterministic Finite Automata (DFA from language and automata theory with logical method can be used to convert ringtone which DFA will be used to check the ringtone that had been entered (it can be compose by own or open it from a text file and logical method is used for changing pattern or writing ringtone between different kinds of mobile phone by changing and fiting the writing pattern of the tap, octave and source ringtone to be writing pattern of the tap, octave and target ringtone through the iteration process as much as the ringtone had been entered. Finally, this research software can be used to convert and compose the ringtone for four different types of mobile phone such as Ericsson, Nokia, Samsung and Siemens. Abstract in Bahasa Indonesia : Ringtone monophonic mempunyai suatu pola atau bentuk penulisan yang berbeda antara jenis handphone yang satu dengan jenis handphone yang lainnya, sebagai contoh untuk Siemens c1(1/16 d1(1/8 sedangkan Nokia 16c1 8d1 sehingga untuk memasukkan ringtone jenis handphone Siemens ke jenis handphone Nokia diperlukan suatu konversi. Deterministic Finite Otomata (DFA dari teori bahasa dan otomata beserta metode logika dapat digunakan untuk melakukan konversi ringtone, dimana DFA digunakan untuk melakukan pemeriksaan terhadap ringtone yang diinputkan (dengan membuat ringtone sendiri (compose atau membuka ringtone dari text file dan metode logika digunakan untuk melakukan pengubahan pola atau penulisan ringtone dari jenis handphone yang satu ke jenis handphone lainnya dengan mengubah dan menyesuaikan pola penulisan ketukan, oktav dan nada ringtone sumber menjadi pola penulisan ketukan, oktav dan nada ringtone tujuan melalui proses iterasi sebanyak jumlah nada

  14. PENGARUH ETHNOSENTRISME TERHADAP SIKAP, PREFERENSI DAN PERILAKU PEMBELIAN BUAH LOKAL DAN IMPOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Popy Anggasari

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRACTThe purpose of this research were to 1 analyze the effect of ethnocentrism towards income and educational level; 2 analyze the effect of ethnocentrism on consumers' attitudes; 3 analyze the effect of ethnocentrism on purchasing behavior; 4 analyze the effect of ethnocentrism on consumers’ preferences; and 5 formulate marketing strategies of local fruits. The study used a survey approach with descriptive study design and cross sectional study. Data were collected through questionnaires with non probability sampling technique using convenience sampling technique. Consumer ethnocentrism was measured by the consumer ethnocentrism scale. Data were analyzed using structural equation modeling. The results of this study showed that 49,33% of respondents had medium ethnocentrism level. Ethnocentrism has a positive and significant relationship to preferences and buying behavior. Strategy recommendations were made based on the research findings. The fruits need to be segmented by the grade; higher price should be given to the fruit with good quality and attractive appearance, while fruits with lower quality should be given appropriate price.Keywords:  ethnocentrism, attitude, preference, purchasing behavior, fruits, structural equation modeling (SEMABSTRAKTujuan daripenelitian ini adalah 1 menganalisis pengaruh hubungan ethnosentrisme terhadap pendapatan dan tingkat pendidikan, 2 menganalisis pengaruh etnosentrisme untuk sikap konsumen, 3 menganalisis pengaruh etnosentrisme untuk perilaku pembelian, 4 menganalisis pengaruh etnosentrisme untuk konsumen preferensi, dan 5 merumuskan strategi pemasaran buah-buahan lokal. Penelitian menggunakan pendekatan survei dengan desain penelitian deskriptif dan cross sectional study. Pengumpulan data dilakukan melalui pengisian kuesioner dengan teknik nonprobability sampling technique menggunakan metode convenience sampling. Etnosentrisme konsumen diukur dengan consumer ethnocentrism scale. Data dianalisis

  15. Makan dan minum bersama: feasting commensality in Minahasa, Indonesia

    OpenAIRE

    Gabriele Weichart

    2008-01-01

    La distribution et la consommation de la nourriture jouent des rôles assez importants dans la culture festive en Minahasa. Dans ce contexte, la formule standard «makan dan minum bersama», qui inclut des notions de partager, ainsi que celles de communauté et d’égalité, est exprimée comme invitation et encouragement aux invités à participer au repas commun. L’idéal chrétien d’une commensalité totale, dans les fêtes, est réalisé plus concrètement dans certaines fêtes plutôt informelles du style ...

  16. PENGARUH RELIGIUSITAS DAN ETHICAL CLIMATE TERHADAP ETHICAL BEHAVIOR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fauzan Fauzan

    2015-10-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengukur pengaruh religiusitas dan ethical climate terhadap ethical behavior. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi penelitian adalah mahasiswa internasional Master dan Ph.D pada Graduate School of Business Othman Yeop Abdullah Universiti Utara Malaysia. Teknik pengambilan sampel menggunakan non-probability sampling dengan teknik pemilihan sampel adalah accidental sampling. Ada 31 responden yang mengisi kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan secara sendiri-sendiri (parsial bahwa religiusitas memiliki pengaruh yang positif tidak signifikan terhadap perilaku etis. Ethical climate memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap perilaku etis. Sementara secara bersama-sama (simultan religiusitas dan ethical climate memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap perilaku etis.

  17. KOMITMEN DAN KAPABILITAS UNTUK MENINGKATKAN KINERJA REVERSE LOGISTICS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Nyoman Sutapa

    2009-01-01

    Full Text Available Artikel ini mengkaji pengaruh pengorganisasian dan pemanfaatan teknologi logistic dalam pengelolaan reverse logistics di perusahaan manufaktur penghasil barang/kemasan plastik terhadap kapabilitas inovasi dan komunikasi perusahaan dalam meningkatkan kinerja reverse logistics perusahaan. Analisis yang digunakan adalah Structural Equation Modeling dengan menggunakan program SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan reverse logistics melalui alokasi anggaran dan pembentukan unit pengelola tersendiri disertai pendayagunaan teknologi, terutama pertukaran data secara elektronik, mampu meningkatkan kapabilitas inovasi, khususnya kemampuan kustomisasi dan fleksibilitas perusahaan dalam meningkatkan kinerja reverse logistics, dalam hal ketepatan waktu dan biaya operasional yang rendah. Di sisi lain, kapabilitas komunikasi belum terbukti dapat memengaruhi kinerja reverse logistics dikarenakan kapabilitas yang dimiliki belum dimanfaatkan secara optimal.

  18. Jumelage des bio-indicateurs et d'un réseau de surveillance de la qualité de l'air pour la détection de la pollution par le SO2 dans la région de Annaba (Algérie

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maizi, N.

    2012-01-01

    Full Text Available Twinning of bio-indicators and a monitoring network of air quality for the detection of SO2 pollution in the area of Annaba (Algeria. The city of Annaba is regarded as one of the most polluted cities in Algeria. On one hand, there is the existence of an iron and steel complex, ISPAT, and a very important fleet in relation to distance travelled, on the other hand, this region shares certain topographical features and creates a climate conducive to the development of pollution. In this context we focused our work on the study of SO2 pollution by using the results recorded by physico-chemical sensors at the level of network monitoring and control of air quality stations in the region of Annaba, baptized "Sama Safia" and the results of bio-indicators Xanthoria parietina and Funaria hygrometrica. A relevant strategy of sampling, a follow-up space-time and the measurement of certain physiological parameters (chlorophyl, proline, breathing combined with the proportioning of SO2 were done. The twinning of the two results (physico-chemical sensors and bio-accumulators showed correlations ranging from significant to highly significant not only between the parameters measured and determination of SO2 but also between bio-indicators and physico-chemical sensors, also the sensitivity and battery power of these two bio-indicators have allowed a better characterization of air pollution in this area.

  19. Analisis Kadar Protein Total Dan Non Protein Nitrogen Pada Air Dan Daging Buah Kelapa (Cocos Nucifera L.) Dengan Metode Kjeldahl

    OpenAIRE

    Margata, Linda

    2015-01-01

    In Indonesia, coconut palm is one of the big contributors for the economy of the people and nation. As food, coconut water and coconut meat contain some nutrients such as carbohydrates, fats, and also proteins. During maturation, changes in protein content of coconut water and coconut meat may happen. The purpose of this study was to determine the concentration of total protein and non protein nitrogen (NPN) in coconut water and coconut meat, and their changes in young and mature coconuts....

  20. Analisis Ion Kalium (K+), Ion Natrium (Na+), Dan Protein Dari Air Kelapa Varietas Kelapa Dalam Dan Kelapa Hibrida

    OpenAIRE

    Efendi, Efan

    2013-01-01

    Analysis of potassium ion (K+), sodium ion (Na+) and proteins of Dalam coconut varieties water and Hybrid coconut varieties water have been done. The sample is green coconut which were taken simple random from Deli Tua Barat village in regency of Deli Tua. Analysis of potassium ion (K +) and sodium ion (Na+) were determined by Atomic Absorption Spectrophotometry method (AAS) and analysis of protein was determined by Kjeldhal method. From the result analysis of Dalam coconut varieties water c...

  1. Respons pertumbuhan dan produksi tanaman kedelai(Glycine Max L.) terhadap pemberian sumber N dan perbedaan kondisi air tanah.

    OpenAIRE

    Juandi, Muhamad

    2013-01-01

    MUHAMAD JUANDI. Growth and Production of Soybean Response with application of various sources N fertilizer and Differences of Groundwater Conditions. Guided by YAYA HASANAH and SANGGAM SILITONGA Soybean is an important food crop in Indonesia. Extensive dry land use in Indonesia to be a solution to increase soybean production. However, constraints such as poor nutrient and drought stress on dry land necessary to do an investigation to determine the growth and production of soybean respons...

  2. Pengaruh Pemberian Sedimen Bakau dan Sedimen Rawa Terhadap Perubahan Populasi Bakteri dan Kandungan Sulfat Dalam Air Asam Tambang

    OpenAIRE

    Qalbi, Nur

    2014-01-01

    ???Influence of Mangrove Sediments and Marsh Sediments to change in Bacterial Population and Content of Sulfate in Acid mine Drainage??? By Nur Qalbi (H41110260) . This research aims to overcome the problem of acid mine drainage by using sulfate reducing bacteria on mangrove sediments and marsh sediments. Spesifically, this research aims to know the change of total number bacteria and raise the pH on water acid mine drainage after given a treatment of mangrove sediments and marsh sediments. P...

  3. PENGARUH PENAMBAHAN UREA, KOMPOS CAIR, DAN CAMPURAN KOMPOS DENGAN GULA TERHADAP KANDUNGAN BOD DAN COD PADA PENGOLAHAN AIR LIMBAH PENCELUPAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I W. BUDIARSA SUYASA

    2012-11-01

    Full Text Available Seed of Mikroorganisme from river mud sediment that sampling of Tebe counted ± 10 gr. Phase of seeding withcapasity of 3 litre (sediment of Tebe, was counted by 3 gr, NPK = 2,5 gr, Mgso4.7H2O = 0,2 gr, and aquades untilborder. Aerasi is conducted by using given aerator into seed place. Growth of microorganism was measured of eachevery 2 day during one week with measuring value of biomass till reach price 2000 mg / L. After seed process, intotreatment place aeraeration of process of seeding domestic waste water and each counted 500 mL. Variation of nutrienttreatment (NPK respectely 0,25 gr, 0,50 gr, 0,75 gr and 1.00 gr while control without addition of nutrient. Process ismeasured by value of pH, COD on 1, 3, 5, and 7 day.Result of research show that Sediment River of Tebe have potency as active mud. This matter is showed withgrowth of biomass of microbe till reach number 3.610 mg / L. Addition variation of NPK at treat of domestic waste havean effect on very real to value of COD. Best Result with value of COD lowest that is 38,096 mg / L with its effectivenessto 91,11% at addition of NPK counted 0,5 gr.

  4. Culture inavouée dans la nature, nature soumise dans la culture

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Claude Rivière

    2001-12-01

    Full Text Available On peut tirer de l'idée que l'on se fait de la nature, soit une apologie de l'ordre dans le cosmos, soit un argument pour justifier l'existence d'un Dieu maître de la foudre et des saisons, soit l'enchantement d'un retour à l'état de nature supposé non conflictuel, soit enfin une conviction matérialiste selon laquelle l'homme doit dompter sa gourmandise et assurer la survie optimale de l'environnement sans le polluer. La société n'est pas à penser comme une modalité d'oubli de la nature mais en rapport d'inclusion dans la nature. Après périple philosophique de Platon à Moscovici, on déviera dans le champ des artistes peignant d'après nature et dans celui des linguistes analysant ce qui est dit contre nature. C'est la culture qui oppose nature et convention, fait et norme, matière et liberté humaine. C'est elle aussi qui nous fournit notre vocabulaire, nos classifications et nos jugements de valeur à propos de la nature. Récemment un courant écologiste se pose en protecteur sourcilleux de l'environnement et en organisateur d'un développement durable, mais dans la deep ecology, on glisse vers le culte d'une biosphère de rêve.

  5. HUBUNGAN KOMPOSISI TUBUH DAN STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN SEKSUAL PADA REMAJA PUTRI DI PERKOTAAN DAN PERDESAAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Seasty Handayani

    2014-05-01

    Full Text Available ABSTRACTThe objective of this study was to analyzed the association of percent body fat and nutritional status on sexual development in adolescence girls in urban and rural areas. A cross sectional study involved 100 students of 8th grade junior high school. Age of menarche and breast growth used as sexual development indicators. Results showed that proportion of subjects with stunting and severe stunting was higher in rural area (34% than urban area (14%. Subjects in urban area had earlier age of menarche (18%. Breast growth of subjects in urban and rural areas were in midpuberty phase. Statistical analysis showed a correlation between nutritional status (BMI/U and percent body fat, nutritional status and sexual development, as well as percent body fat and sexual development (p<0.05.Keywords: age of menarche, breast growth, percent body fatABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan persen lemak tubuh dan status gizi dengan perkembangan seksual pada remaja putri di perkotaan dan perdesaan. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang melibatkan 100 siswi kelas VIII SMP. Usia menarche dan pertumbuhan payudara digunakan sebagai indikator perkembangan seksual. Hasil penelitian menunjukkan proporsi subjek pendek dan sangat pendek lebih banyak terdapat di SMP desa (34% dibandingkan SMP kota (14%. Subjek di SMP kota mengalami menarche lebih awal (18%. Pertumbuhan payudara subjek di SMP kota maupun di SMP desa berada pada fase midpubertas. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan antara status gizi (IMT/U dengan persen lemak tubuh, status gizi dengan perkembangan seksual dan persen lemak tubuh dengan perkembangan seksual (p<0.05.Kata kunci: persen lemak tubuh, pertumbuhan payudara, usia menstruasi

  6. KAJIAN FILOSOFIS-HISTORIS HUBUNGAN NEGARA DAN AGAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Armaidy Armawi

    2013-01-01

    Full Text Available The issue of the relation between state and religion as socio-politic phenomena in Indonesia has been up and down in the Indonesian history. Therefore, it can be said as a latent issue in the life of the nation and state. This study employs the theory of ideological-philosophical transformation of Pancasila as anthropological basis of the nature of mono-pluralist human beings. In order to discuss the issue in the historical-philosophical approach, analysis and synthesis methods together with verstehen, interpretation and hermeneutic methods are employed. The relation between state and religion has been finalized by the founding fathers. They tried not to fall into the trap of the dichotomy between secular and religious state. They creatively-innovatively developed the thought of the relation between state and religion, which is the Indonesian uniqueness; the State of Republic of Indonesia which believes in one God in accordance with the basis of just and civilized humanity. Key words: reflection, philosophical, relation, state and religion Persoalan hubungan negara dan agama sebagai fenomena sosial politik di Indonesia menunjukkan adanya suatu kondisi pasang surut dalam perjalanan sejarah. Oleh karena itu, permasalahan ini dapat dikatakan bersifat latent dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kajian ini menggunakan teori transformasi ideologi dan filsafat Pancasila sebagai dasar antroplogis hakikat manusia monopluralis. Dalam membahas persoalan tersebut digunakan pendekatan historis-filosofis melalui metode analisis dan sintesis serta dilengkapi pula dengan metode verstehen, interpretasi dan hermeunetika. Hubungan negara dan agama oleh pendiri Negara Republik Indonesia telah diselesaikan secara final. Pendiri negara berupaya untuk tidak terjebak dalam dikotomi negara sekular dan negara agama. Pendiri negara secara kreatif-inovatif membangun pemikiran hubungan negara dan agama yang khas Indonesia, yaitu negara ber-Ketuhanan Yang Maha Esa

  7. JENIS DAN DOSIS AKTIVATOR PADA PEMBUATAN KOMPOS BERBAHAN BAKU MAKROALGA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Susianingsih

    2011-06-01

    Full Text Available Kompos (pupuk organik merupakan salah satu bahan yang dapat digunakan untuk meningkatkan kesuburan tanah karena dapat meningkatkan retensi/ketersediaan hara di dalam tanah sebagai upaya untuk memperbaiki sifat kimia, fisika, dan biologi tanah. Salah satu material organik yang dapat dijadikan sebagai bahan baku pembuatan kompos adalah makroalga dari jenis rumput laut terutama dari jenis yang kurang memiliki nilai ekonomis (fluktuasi harga dan dari jenis yang pertumbuhannya cepat karena dapat menjadi limbah dalam perairan. Teknologi pengomposan sangat beragam, di antaranya dengan penggunaan aktivator yang bertujuan untuk mempercepat proses pengomposan. Beberapa aktivator komersil telah banyak beredar di pasaran sesuai dengan peruntukan dan keunggulannya masing-masing. Akan tetapi aktivator yang diperoleh dari bahan baku yang akan dijadikan kompos atau pupuk organik belum banyak dilakukan begitu pula mengenai dosis penggunaannya. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan dosis aktivator komersil dan aktivator hasil isolasi yang sesuai dan dapat digunakan untuk pembuatan kompos berbahan baku makroalga. Sebanyak 3 jenis makroalga yang digunakan sebagai bahan baku yaitu: Sargassum sp., E. spinosum, dan Gracilaria sp., menggunakan 2 (dua jenis aktivator yaitu aktivator hasil isolasi dari bahan baku dan EM 4 sebagai aktivator pembanding dengan 3 tingkatan dosis aktivator 104, 106, dan 108 CFU/mL. Peubah yang diamati meliputi perubahan kompos yang terjadi secara morfologi pada akhir penelitian, suhu, kadar C-organik, N-total, P, dan K. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Sargassum dengan aktivator hasil isolasi pada dosis 108 CFU/mL menghasilkan kompos dengan mutu yang lebih baik.

  8. Pengaruh Pemberian Azolla Dan Urea Terhadap Pertumbuhan Dan Produksi Padi Sawah (Oryza sativa L.) Pada Inceptisol Di Cengkeh Turi Binjai

    OpenAIRE

    Nasution, Fatimah Azzah Rawani

    2012-01-01

    Penelitian bertujuan untuk mengetahui pemberian azolla dan urea terhadap pertumbuhan dan proruksi padi ( Oryza sativa L. ) pada Inceptisol kelurahan Cengkeh Turi Binjai. Padi merupakan bahan makanan utama, bahan makanan ini untuk memenuhi makanan pokok sebagian besar penduduk Indonesia, sehingga diperlukan peningkatan produksi bahan makanan dalam jumlah yang sesuai dengan peningkatan bahan makanan. Dengan peningkatan produksi yang tinggi harus diimbangi dengan penggunaan pupuk. 95030...

  9. HUBUNGAN ANTARA KNOWLEDGE SHARING CAPABILITY, ABSORPTIVE CAPACITY DAN MEKANISME FORMAL: STUDI KASUS INDUSTRI TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DI INDONESIA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Luciana Andrawina

    2008-01-01

    Full Text Available Knowledge is currently viewed as an important strategic resource in companies in order to gain competitive advantage. However, the success in generating competitive advantage will depend on the company’s ability to acquire and assimilate knowledge (potential absorptive capacity and to transform and exploit knowledge (realized absorptive capacity. This research proposed three hypotheses by processing the sampled data of 114 companies of information and communication technology industry in Indonesia. Based on the results, this study finds that knowledge sharing capability significantly influences potential absorptive capacity and the company’s ability to acquire and assimilate knowledge has a positive influence towards the company’s ability to transform and to exploit knowledge. The relationship between potential absorptive capacity and realized absorptive capacity is moderated by formal mechanism. Abstract in Bahasa Indonesia: Pengetahuan saat ini dipandang sebagai sumber daya strategis yang penting bagi perusahaan untuk dapat memiliki keunggulan bersaing. Kesuksesan perusahaan menghasilkan keunggulan bersaing tergantung pada kemampuan perusahaan mengakuisisi dan mengasimilasi pengetahuan (potential absorptive capacity dan mentransformasi dan mengeksploitasi pengetahuan (realized absorptive capacity. Penelitian ini mengajukan tiga hipotesis dengan mengolah data sampel dari 114 perusahaan pada industri teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia. Hasil penelitian menemukan bahwa knowledge sharing capability berpengaruh signifikan terhadap potential absorptive capacity, kemampuan perusahaan mengakuisisi dan mengasimilasi berpengaruh signifikan terhadap kemampuan mentransformasi dan mengeksplotasi pengetahuan. Hubungan antara potential absorptive capacity dan realized absorptive capacity dimoderasi oleh mekanisme formal. Kata kunci: knowledge sharing capability, potential absorptive capacity, realized absorptive capacity, mekanisme formal

  10. Sufisme Perkotaan dan Nalar Beragama Inklusif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosidin Rosidin

    2014-06-01

    Full Text Available AbstractSocial conflicts rises frequently because of religious crisis that preceded religious truth claims over the interpretation and strength of religious exclusiveness. This spiritual crisis made uneasy by religious leaders that led to the various assemblies of dhikr or city Sufism, one panel of Jamaat Muji Prophet (Jamuro. This descriptive qualitative study was conducted using deep interviews, relevant documentations and observation This research aimed to determine (1 how the background standing, (2 public response and (3 the role played by the Assembly Jamaat Muji Prophet (Jamuro in deradicalization  efforts of religious movements. This research used qualitative as well as descriptive approaches. Data was obtained by deep interview, observation, and relevant documentations. The results of this study are: first, Jamuro founded in 2004 in Surakarta by Islamic theologians, kyai, habib, and Islamic figures from Nahdliyin to preserve the tradition of clerical predecessors in preaching . This movement aimed to continue Islamic propaganda tradition by earlier ulamas. The diversity of the radical movement in Surakarta contributed to the birth of Jamuro in hopes of reviving spirituality in town disappearing and the number of radical Islamic movements. (2 Most of communities accepted Majlis Jamuro, so that it derived others, like Jimat (Jamaah Iman Manteb Ati Tentrem and Tomat (Tobat Maksiat. Expanding its range not only in the former residency of Surakarta and its surroundings, even Semarang. (3 Jamuro in the context of de-radicalization seen in its efforts to fortify themselves from the many familiar and radical Islamic movements through Tausyiah which will hopefully prevent jama’ahnya to commit violence in the name of religion.Keywords: Urban Sufism, Religious Movements, Deradicalization, Majlis Jamuro. AbstrakKonflik sosial seringkali muncul karena krisis keagamaan yang diawali klaim kebenaran atas tafsir  dan kuatnya sikap eksklusif

  11. INDONESIA DAN ASEAN: KAJIAN PERUBAHAN DASAR LUAR INDONESIA PASCA ERA PEMBAHARUAN

    OpenAIRE

    D a r w i s

    2013-01-01

    Indonesia telah memainkan peranan yang penting dalam ASEAN sejak tahun 1967. Walau bagaimanapun, krisis ekonomi 1997/1998 dan peningkatan konflik antara agama dan aktiviti pengganas di bahagian pelbagai Indonesia telah menjejaskan peranan Indonesia di ASEAN. Ini adalah satu kajian perubahan dasar luar Indonesia dalam diplomasi ASEAN. Soalan utama kajian ini bertujuan untuk menjawab apakah krisis ekonomi dan isu-isu politik dan keselamat...

  12. KEEFEKTIFAN PELAKSANAAN MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH DI SDN PERCOBAAN 2 DAN SDN NGRINGIN KECAMATAN DEPOK KABUPATEN SLEMAN

    OpenAIRE

    Listijaningsih Listijaningsih; Udik Budi Wibowo

    2015-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah di SDN Percobaan 2 dan SDN Ngringin Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus (case study). Penelitian diadakan di SDN Percobaan 2 dan SDN Ngringin. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, guru, dan karyawan untuk dijadikan informan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil...

  13. ANALISIS PENGARUH KUALITAS FINANSIAL PERUSAHAAN, KUALITAS AUDITOR DAN KUALITAS PEREKONOMIAN TERHADAP OPINI AUDIT (GOING CONCERN)

    OpenAIRE

    Baqarina Hadori; Bambang Sudibyo

    2014-01-01

    Abstrak: Analisis Pengaruh Kualitas Finansial Perusahaan, Kualitas Auditor, Dan Kualitas Perekonomian Terhadap Opini Audit (Going Concern). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor keuangan dan faktor non-keuangan terhadap pemberian opini audit going concern oleh auditor. Faktor keuangan yang diuji adalah profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, pertumbuhan penjualan tahunan, dan pertumbuhan harga saham. Sedangkan faktor non-keuangan yang diuji adalah kualitas auditor dan kuali...

  14. Pengendalian Intern Atas Sistem Penerimaan Dan Pengeluaran Kas Pada PT. Agrinusa Indojaya Medan

    OpenAIRE

    Teddy P. Bangun

    2008-01-01

    Pengertian dari pengendalian intern adalah merupakan suatu sitem yang merupakan kebijakan, praktik, dan prosedur yang digunakan oleh organisasi untuk mencapai tujuan utama, yaitu untuk menjaga aktiva perusahaan, untuk memastikan akurasi dan dapat diandalkannya catatan dan informasi akuntansi, untuk mempromosikan efisiensi operasi perusahaan, serta untuk mengukur kesesuaian dengan kebijakan dan prosedur yang telah ditetapkan manajemen. Perusahaan yang menjadi objek penelitian yaitu PT. Agrin...

  15. Pengaruh Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Integrasi Peer Instruction Terhadap Penguasaan Konsep Dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa

    OpenAIRE

    I.D. Kurniawati; Wartono -; M. Diantoro

    2014-01-01

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan penguasaan konsep dan kemampuan berpikir kritis siswa yang menggunakan pembelajaran inkuiri terbimbing integrasi peer instruction, pembelajaran inkuiri terbimbing, dan pembelajaran konvensional. Selain itu, juga untuk mengetahui pengaruh pembelajaran inkuiri terbimbing integrasi peer instruction, pembelajaran inkuiri terbimbing dan pembelajaran konvensional berturut-turut terhadap penguasaan konsep dan kemampuan berpikir kritis fisika. Ranca...

  16. Gambaran Karakteristik Akseptor Suntik dan Akseptor Pil di Puskesmas Petisah Kecamatan Medan Petisah Tahun 2006

    OpenAIRE

    Purba, Susy Charoline

    2012-01-01

    Keluarga Berencana (KB) adalah upaya peningkatan kepedulian dan peran serta masyarakat melalui pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga dan peningkatan kesejahteraan keluarga untuk mewujudkan keluarga kecil, bahagia dan sejahtera. Pengaturan kelahiran dilakukan melalui penggunaan alat kontrasepsi, dimana alat kontrasepsi yang paling diminati masyarakat akhir-akhir ini adalah kontrasepsi hormonal terutama suntik dan pil. Pengunaan kontrasepsi di Kecamatan...

  17. MENGUNGKAP SEJARAH DAN MOTIF BATIK SEMARANGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Yuliati

    2011-10-01

    Full Text Available Batik Semarang was born in line with the needs of the people of Hyderabad of the material with a new motif or style tailored to the taste, intention, and creativity of the craftsmen. Batik is a combination of several countries influence developing in Indonesian culture. Based on its shape, Batik designs can be divided into two major groups, namely geometric and non-Geometric. The development of Semarangan batik was due to the fact that certain motif of batik can only be worn by certain people, not for all group of people. Batik semarangan craftments are found in coastal regions. It displays the design composing of ornaments plucked from marine environment. Indonesian Batik develops not only to display a blending of court Batik designs with the coastal Batik technique, but also to incorporate other ornaments which come from many various ethnic groups in Indonesia.   Key words: batik, history, ornaments, marine environment, designs   Batik Semarang lahirkan sejalan dengan kebutuhan dari orang-orang dari Hyderabad akan bahan dengan motif atau gaya baru yang berdasarkan pada rasa, niat, dan kreatifitas dari pembuatnya. Batik merupakan perpaduan dari pengaruh beberapa negara yang berkembang dalam budaya Indonesia. Ditinjau dari desainnya, desain batik dapat dibagi menjadi dua kelompok utama, yakni geometrik dan nongeometrik. Pengembangan yang dilakukan terhadap batik semarangan disebabkan adanya beberapa motif batik yang hanya digunakan oleh kalangan tertentu, dan tidak boleh untuk kalangan umum. Pengrajin batik Semarangan berkembang di kawasan pesisir. Ia menampilkan desain yang terdiri atas berbagai ornamen yang menunjukkan ciri khas kemaritiman. Batik ini dikembangakan tidak hanya menampilkan desain batik khas pesisiran, tetapi juga memasukkan berbagai ornament dari beragam kelompok etnis di Indonesia.   Kata kunci: batik, sejarah, ragam hias, lingkungan pesisir, desain  

  18. Monuments culturels historiques dans la Plaine Roumaine

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    FLORINA GRECU

    2013-10-01

    Full Text Available Ce travail met en évidence le rôle de la position gé ographique dans le développement des objectifs culturels d’importance touristique et sci entifique locale, régionale ou nationale (les géosites culturels. Dans le développement des géos ites culturels de la Plaine Roumaine plusieurs étapes s’individualisent, avec des caractéristiques spécifiques: a l’étape prédaco-romaine avec les géosites néolithiques ; b l’étape daco-romaine , période dans laquelle des villes sont apparues le long des rivières allochtones (Argedava et du D anube (Turnu Magurele et Zimnicea ; c l’étape médiévale , à laquelle sont particulières les villes avec une spécificité architecturelle (Calafat, Braila et Galati et la capitale, Bucarest, fondée en 1459 ; d l’étape moderne des monuments d’une architecture nouvelle ; e l’étape contemporaine / socialiste (1948-1989 ; f l’étape actuelle (après 1989, caractérisée par un mélange d’architectures avec un impact sur l’évolution du phénomène touristique. La Plaine Roum aine, du à ses caractéristiques physico- géographiques et historiques, réunit une palette la rge de géosites culturels qui pourraient se transformer en vrais objectifs touristiques.

  19. Royal Danish Air Force. Air Operations Doctrine

    DEFF Research Database (Denmark)

    Nørby, Søren

    This brief examines the development of the first Danish Air Force Air Operations Doctrine, which was officially commissioned in October 1997 and remained in effect until 2010. The development of a Danish air power doctrine was heavily influenced by the work of Colonel John Warden (USAF), both...... through his book ”The Air Campaign” and his subsequent planning of the air campaign against Iraq in 1990-1991. Warden’s ideas came to Denmark and the Danish Air Force by way of Danish Air Force students attending the United States Air Force Air University in Alabama, USA. Back in Denmark, graduates from...... the Air University inspired a small number of passionate airmen, who then wrote the Danish Air Operations Doctrine. The process was supported by the Air Force Tactical Command, which found that the work dovetailed perfectly with the transformation process that the Danish Air Force was in the midst...

  20. KESETARAAN DAN KEADILAN GENDER DALAM ADAT MINANGKABAU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahima Zakia

    2011-01-01

    Full Text Available Adat Minangkabau has the values of equality and gender justice. Men and women based on the status and function are given rights, obligations and responsibilities in proportion. Fairness and equality of cover sako and pusako heritage, as well as participation in decision making. Women as Bundo Kanduang has domestik and public roles. The man is like the proverbial "tali tigo sapilin". Keywords : Gender, adat Minangkabau, sako, pusako, dan pengambil   keputusanCopyright © 2011 by Kafa`ah All right reservedDOI : 10.15548/jk.v1i1.39