WorldWideScience

Sample records for activation analysis metod

  1. Perbandingan Hasil Deteksi Plagiarisme Dokumen dengan Metode Jaro-Winkler Distance dan Metode Latent Semantic Analysis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tinaliah Tinaliah

    2018-01-01

    Full Text Available Various methods are applied in the application of plagiarism detection to help check the similarity of a document. Jaro-Winkler Distance can measure the distance between two strings. However, this method basically depends on the position of the word. Latent Semantic Analysis emphasizes the words contained in the document regardless of its linguistic character. This study compares the results of plagiarism detection using the Jaro-Winkler Distance and the Latent Semantic Analysis method. From comparing results of  Jaro-Winkler Distance method and Latent Semantic Analysis method, Jaro-Winkler Distance method is better than Latent Semantic Analysis method if using the same test data. Jaro-Winkler Distance method will give plagiarism result 100% and Latent Semantic Analysis method will give plagiarism result 97,14%. Beragam metode diterapkan dalam aplikasi deteksi plagiarisme untuk membantu mengecek tingkat kesamaan sebuah dokumen. Metode Jaro-Winkler Distance dapat mengukur kesamaan antara dua buah string dan sangat bergantung pada urutan atau posisi kata. Latent Semantic Analysis mementingkan kata-kata yang terkandung di dalam dokumen tanpa memperhatikan karakter linguistiknya. Penelitian ini melakukan perbandingan hasil deteksi plagiarisme dengan menggunakan metode Jaro-Winkler Distance dan metode Latent Semantic Analysis. Hasil pendeteksian plagiarisme dokumen menggunakan metode Jaro-Winkler Distance memberikan hasil yang lebih baik daripada metode Latent Semantic Analysis, yaitu jika data yang dibandingkan sama persis maka akan menghasilkan nilai plagiat sebesar 100%, sedangkan metode Latent Semantic Analysis menghasilkan nilai plagiat sebesar 97,14%.

  2. Analisa Kemampuan Saluran Berdasarkan Metode Contingency N-1 Analysis

    OpenAIRE

    Syukriyadin,; Susanti, Rahmi

    2010-01-01

    Sistem transmisi memegang peranan yang sangatpenting dalam proses penyaluran daya. Oleh karena itupengamanan pada saluran transmisi perlu mendapatperhatian yang serius dalam perencanaannya. Analisakemampuan saluran merupakan aplikasi untuk mempelajarikestabilan sistem. Analisa kemampuan saluran dalampenelitian ini menggunakan metode contingency N-1 analysis.Contingency N-1 analysis merupakan sebuah program untukmemperhitungkan berbagi kondisi yang mungkin terjadidalam sistem dimasa yang akan ...

  3. PENENTUAN FITUR WEBSITE BIDANG PARIWISATA DAN KEBUDAYAAN DENGAN METODE FEATURE-ORIENTED DOMAIN ANALYSIS (FODA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Iqbal

    2016-10-01

    Penentuan fitur dalam membuat website bidang pariwisata dan kebudayaan dibutuhkan untuk mengetahui fitur yang bisa diimplementasikan. Untuk membantu menentukan fitur tersebut, digunakan analisis domain dengan metode Feature-Oriented Domain Analysis (FODA. Metode tersebut mempunyai tahapan dimulai dari tinjauan aplikasi terhadap ketiga website sebagai sampel untuk mengambil fitur. Selanjutnya tahapan analisis konteks yang mendapatkan diagram struktur dan diagram konteks. Berikutnya tahapan pemodelan domain yang dibagi dua langkah yaitu analisis fitur untuk mendapatkan fitur-fitur pada aplikasi web melalui diagram fitur dengan penjelasan melalui kamus terminologi domain. Langkah berikutnya adalah pemodelan entity-relationship dengan membuat diagram entity-relationship untuk pembuatan database. Terakhir, pemodelan arsitektur dengan membuat arsitektur domain untuk pengembangan aplikasi yang hanya fokus pada fitur.  Hasil dari analisis fitur adalah didapatkan sebanyak 38 fitur mandatory yang berarti fitur tersebut wajib diimplementasikan dalam aplikasi web untuk pariwisata dan kebudayaan.  Kata kunci: Pariwisata, Kebudayaan, Website, Fitur, Feature-Oriented Domain Analysis

  4. Analisa Penyebab Keterlambatan Proyek Pembangunan Sidoarjo Town Square Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ridhati Amalia

    2012-09-01

    Full Text Available Setiap proyek konstruksi pada umumnya  mempunyai rencana pelaksanaan dan jadwal  pelaksanaan tertentu, kapan pelaksanaan proyek  tersebut harus dimulai, kapan proyek tersebut harus diselesaikan,  bagaimana proyek tersebut akan dikerjakan, serta  bagaimana penyediaan sumber dayanya. Diharapkan dalam pelaksanaanya tidak terjadi keterlambatan karena keterlambatan yang terjadi akan mengakibatkan meningkatnya biaya proyek. Namun, dalam pelaksanaan proyek pembangunan Sidoarjo Town Square mengalami keterlambatan. Metode yang direncanakan dalam pembahasan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi terjadinya keterlambatan yaitu Metode Fault Tree  Analysis (FTA dan Method Obtain Cut Set (MOCUS. Didapatkan bahwa item pekerjaan yang mengalami keterlambatan yaitu: pekerjaan struktur GWT STP, pekerjaan finishing fasade dan canopy, dan pekerjaan atap. Dari hasil analisa FTA dari ketiga top event, didapatkan bahwa keterlambatan terjadi dikarenakan  perubahan desain serta perijinan, dimana keduanya akibat faktor penyebab keterlambatan dari pihak owner.

  5. APLIKASI PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI BATIK MADURA DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING DAN ANALISIS REGRESI LINIER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erwin Prasetyowati

    2018-01-01

    Full Text Available Pada umumnya pengrajin batik di Pamekasan tidak menghitung secara rinci biaya-biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi, serta menetapkan harga jual berdasarkan harga yang berlaku di pasar, sehingga keuntungan bersih tidak dapat diketahui secara pasti. Berdasarkan permasalan tersebut penelitian ini difokuskan untuk mengurai pembiayaaan produksi batik melalui aktivitas-aktivitas produksi yang dilakukan secara rinci menggunakan metode Activity Based Costing (ABC, dimana metode ini terbukti memiliki tingkat keakurasian yang baik dalam menentukan HPP. Setiap aktivitas yang mengakibatkan biaya akan diakumulasikan untuk menentukan HPP. Untuk mendapatkan biaya bahan baku yang akurat, penelitian ini juga mempertimbangkan perubahan harga bahan baku di pasaran, dengan menggunakan peramalan harga melalui analisis Regresi Linier  mengingat perubahan harga bahan batik memiliki pola data trend. Hasil prediksi pada harga dengan Regresi Linier terhadap bahan baku dan bahan penolong batik meliputi kain, malam dan pewarna masing-masing sebesar Rp. 22.267,00; Rp 80.700,00 dan Rp. 21.300,00. Pada BOP, kelompok aktivitas pembuatan motif, pewarnaan serta pelorotan dan finishing dihitung berdasarkan jumlah warna yang digunakan, sehinggga cost driver yang digunakan adalah panjang kain (meter. Untuk kelompok aktivitas pemeliharaan dan pemasaran, cost driver yang digunakan masing-masing adalah Jam Kerja Langsung (JKL dan jumlah produk (unit. Jumlah produksi Batik Cap 2 Warna adalah 140 unit, Batik Cap 3 Warna adalah 60 unit, Batik Tulis 2 Warna adalah 40 unit, serta Batik Tulis 3 Warna adalah 30 unit. Berdasarkan HPP per unit dan harga jual, maka total keuntungan terbesar terdapat pada Batik Cap 2 Warna sebanyak Rp. 2.452.100,00.

  6. ANALISIS TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS DAN FUZZY FAILURE MODE AND EFFECTS ANALYSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Supriyadi Supriyadi

    2017-11-01

    Full Text Available Ash Handling System merupakan suatu bagian dari pembangkit listrik tenaga uap dengan bahan bakar batu bara yang berfungsi untuk menyalurkan limbah pembuangan sisa hasil proses pembakaran batu bara pada boiler. Sisa pembakaran terbagi menjadi fly ash dan bottom ash. Untuk sisa pembakaran fly ash akan disalurkan menuju ke Electrostatic Precipitator untuk ditangkap  dengan metode corona dan ditransfer menuju penampungan fly ash dengan cara dimampatkan bersama udara dari kompresor yang melalui pipa-pipa dan tabung transporter. Sedangkan untuk sisa pembakaran bottom ash akan disalurkan dengan alat yang disebut SSC (Submerged Scraper Conveyor. Gangguan pada SSC dapat terjadi mulai dari belt putus, masalah pada penggerak, hingga masalah pada kelistrikan dan instrumennya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai OEE, mengetahui dampak gangguan belt sobek, mengetahui penyebab terjadinya belt conveyor sobek dan melakukan estimasi hasil perbaikan dari sisi biaya. Penelitian ini menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE dan Fuzzy Failure Mode and Effects Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai OEE pada tahun 2015 sekitar 52,05%, masih di bawah standar nilai OEE sebesar 85%. Penyebab utamanya adalah adanya gangguan belt sobek karena gesekan belt dengan support return ketika belt conveyor mengalami jogging yang berdampak pada terganggunya penyaluran abu. Modifikasi dapat menghindari kerugian perusahaan sebesar Rp. 582.548.800,00.

  7. PENERAPAN FUZZY ANALYTIC HIERARCHY PROCESS DALAM METODE MULTI ATTRIBUTE FAILURE MODE ANALYSIS UNTUK MENGIDENTIFIKASI PENYEBAB KEGAGALAN POTENSIAL PADA PROSES PRODUKSI

    OpenAIRE

    Dorina Hetharia

    2012-01-01

    Banyak metode dalam Total Quality Management (TQM) yang dapat digunakan untuk melakukan perbaikan kualitas produk dan jasa. Salah satunya adalah Multi Attribute Failure Mode Analysis (MAFMA), yang dapat digunakan untuk mengeliminasi atau mengurangi kemungkinan terjadinya kegagalan bila dilihat dari faktor penyebabnya, sehingga dapat mencegah terulang kembali kegagalan tersebut. MAFMA merupakan pengembangan dari Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), yang mengintegrasikan atribut severity, o...

  8. USULAN PERBAIKAN KESELAMATAN KERJA MENGGUNAKAN METODE JOB SAFETY ANALYSIS (JSA DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ariel Levi

    2017-10-01

    Full Text Available PT Prima Utama Mitra Anda adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri pembuatan box karoseri. Proses produksinya banyak menggunakan alat atau mesin yang dapat menyebabkan kecelakaan kerja. Data perusahaan menunjukkan terdapat 73 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2013 dan 107 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2014. Dengan demikian, perlu dilakukan tindakan perbaikan guna menghindari terjadinya kerugian. Dalam penelitian ini digunakan metode Job Safety Analysis (JSA dengan pendekatan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA. Berdasarkan tahapan JSA, terdapat 86 jenis kecelakaan kerja dan diperoleh 5 pekerjaan kritis untuk dianalisis menggunakan metode FMEA. Setelah dilakukan perhitungan RPN, didapatkan 3 pekerjaan dengan tingkat kecelakaan paling tinggi, yaitu pekerjaan menggunakan mesin saw blade, pekerjaan menggunakan mesin las dan pekerjaan menggunakan mesin bor. Selanjutnya, pekerjaan tersebut diberi rekomendasi perbaikan berupa penyusunan Instruksi Kerja (IK. IK berisi langkah dasar pekerjaan, potensi bahaya, serta tata cara kerja yang benar. Selain menyusun IK, tingkat disiplin kerja juga perlu diperhatikan untuk membuktikan penyebab pasti kecelakaan kerja. Tingkat disiplin kerja dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu tujuan dan kemampuan, teladan pimpinan, balas jasa, keadilan, pengawasan melekat, sanksi hukuman, ketegasan, dan hubungan kemanusiaan. Selain faktor-faktor tersebut, tingkat disiplin kerja dapat dibentuk melalui 2 cara, yaitu dengan disiplin preventif dan disiplin korektif.

  9. Projektarbejdets metoder

    DEFF Research Database (Denmark)

    2010-01-01

    11 tematisk orienterede videocasts produceret i samarbejde med Carsten Storgaard RUC it services / it-pædagogik. En dynamisk 'site' blev designet, hvorfra samtlige ressourcer kan tilgås. 1. Projektarbejdets metoder (08:32 min.) 2. Hovedelementer (14:03 min.) 3. Meta (17:31 min.) 4. Didaktik (17:1...

  10. ANALISIS TINGKAT KEPENTINGAN ATRIBUT PERPUSTAKAAN BERBASIS RISET MELALUI METODE CONJOINT ANALYSIS STUDI KASUS DI UNIVERSITAS DIPONEGORO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diana Puspita Sari

    2012-02-01

    Full Text Available Setiap Perguruan Tinggi mempunyai tugas untuk menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, yaitu mendukung kegiatan pendidikan atau pengajaran, pengabdian masyarakat dan penelitian. Kegiatan penelitian dan perpustakaan memiliki hubungan yang saling terkait. One can not complete his research work without the help of library. Di satu sisi kegiatan penelitian tidak akan terselesaikan tanpa bantuan perpustakaan dan sisi lain tidak dimungkinkan pula dihasilkan suatu penelitian yang baik tanpa sebuah perpustakaan. Maka konsekuensi logis dari perubahan status Universitas Diponegoro menjadi Research University akan menuntut perpustakaan Universitas Diponegoro  untuk mengakselerasi dirinya dari tahap gudang buku ke tahap pendidikan dan penelitian. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode Analisis Konjoin. Tujuan  dari penelitian ini adalah memberikan suatu konsep rekomendasi dalam membangun perpustakaan riset yang dibangun dengan pusat kajian detail fenomena tertentu dengan prioritas pada pengembangan wilayah pesisir dan laut tropis. Hasil dari penelitian ini adalah utility function untuk tiap-tiap taraf atribut. Karakteristik atribut yang terpilih berdasarkan pada identifikasi preferensi stakeholder adalah perpustakaan riset yang dibangun dengan standar khusus jenis riset fundamental, dengan permasalahan bidang kajian lingkungan hidup, sumber informasi yang diprioritaskan berasal dari jurnal, koleksi yang diprioritaskan pada disiplin ilmu oseanografi, adanya kebijakan alokasi hibah dana untuk meningkatkan hasil kegiatan penelitian, jejaring informasi yang berformat digital library silang layan, sistem pelayanan perpustakaan yang closed access dan sumber daya manusia yang ahli teknologi informasi. Kata Kunci : Universitas Diponegoro, perpustakaan riset, analisis konjoin.     Every colleges had assignment to enforce Threedharma, they are support of education and instruction, serving the community and research at all levels. Research and

  11. PENDEKATAN ACTIVITY-BASED COSTING DAN METODE PENCARIAN HEURISTIC UNTUK MENYELESAIKAN PROBLEM PEMILIHAN PERALATAN PADA FLEXIBLE MANUFACTURING SYSTEMS (FMS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gregorius Satia Budhi

    2002-01-01

    Full Text Available The application of Activity Based Costing (ABC approach to select the set-machine that is used in the production of Flexible Manufacture System (FMS based on technical and economical criteria can be useful for producers to design FMS by considering the minimum production cost. In the other hand, Heuristic Search is known to have a short searching time. Algorithm Heuristic that using ABC approach as the weight in finding the solution to shorten the equipment selection time during the design / redesign process of the FMS in less than exponential time was designed in this research. The increasing speed is useful because with the faster time in design / redesign process, therefore the flexibility level of part variety that can be processed will become better. Theoretical and empirical analysis in Algorithm Heuristic shows that time searching to get appropriate set of equipment is not too long, so that we can assume that the designed Algorithm Heuristic can be implemented in the real world. By comparing the empirical result of Algorithm Heuristic to the Algorithm Exhaustive, we can also assume that Algorithm Heuristic that using ABC method as the weight for finding solution can optimise the equipment selection problem of FMS based on economical criteria too. Abstract in Bahasa Indonesia : Penggunaan pendekatan Activity Based Costing (ABC untuk memilih set mesin yang digunakan dalam produksi pada Flexible Manufacture Systems (FMS berdasar atas kriteria teknis dan ekonomis, dapat membantu pelaku produksi untuk mendisain FMS dengan pertimbangan minimalisasi biaya produksi. Sementara itu, Heuristic Search dikenal memiliki waktu pencarian yang singkat. Pada riset ini didisain sebuah Algoritma Heuristic yang menggunakan pendekatan ABC sebagai bobot dalam pencarian solusi, untuk mempersingkat waktu pemilihan peralatan saat desain/redisain FMS dalam waktu kurang dari waktu Eksponensial. Peningkatan kecepatan ini bermanfaat, karena dengan cepatnya waktu

  12. Den juridiske metode

    DEFF Research Database (Denmark)

    Hansen, Lone Louring; Werlauff, Erik

    DEN JURIDISKE METODE – en introduktion (2. udgave 2016) er en brugervenlig og praktisk bog om den juridiske metode. Den kan læses af både studerende og læsere uden juridiske forkundskaber. Bogen omhandler juridisk metode gennem 2000 år, retsområderne, udstedelse af retsregler, domstolene og deres...

  13. APLIKASI METODE-METODE AGGLOMERATIVE DALAM ANALISIS KLASTER PADA DATA TINGKAT POLUSI UDARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dewi Rachmatin

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRAK   Analisis Klaster merupakan analisis pengelompokkan data yang mengelompokkan data berdasarkan informasi yang ditemukan pada data. Tujuan dari analisis klaster adalah agar objek-objek di dalam satu kelompok memiliki kesamaan satu sama lain sedangkan dengan objek-objek yang berbeda kelompok memiliki perbedaan. Analisis klaster dibagi menjadi dua metode yaitu metode hirarki dan metode non-hirarki. Metode hirarki dibagi menjadi dua, yaitu metode agglomerative (pemusatan dan metode divisive (penyebaran. Metode-metode yang termasuk dalam metode agglomerative adalah Single Linkage Method, Complete Linkage Method, Average Linkage Method, Ward’s Method, Centroid Method dan Median Method. Pada artikel ini dibahas metode-metode agglomerative tersebut yang diterapkan pada data tingkat polusi udara. Masing-masing metode tersebut memberikan jumlah klaster yang berbeda.   Kata Kunci : Analisis Klaster, Single Linkage Method, Complete Linkage Method, Average Linkage Method, Ward’s Method, Centroid Method dan Median Method.     ABSTRACT Cluster analysis is an analysis of the data classification based on information found in the data.The objective of cluster analysis is that the objects in the group have in common with each other, while the different objects have different groups. Cluster analysis is divided into two methods : the method of non-hierarchical and hierarchical methods.Hierarchical method is divided into two methods, namely agglomerative methods (concentration and divisive methods (deployment. The methods included in the agglomerative method is Single Linkage Method, Complete Linkage Method, Average Linkage Method, Ward 's Method, Method and Median Centroid Method. In this article discussed the agglomerative methods were applied to the data rate of air pollution. Each of these methods provides a different number of clusters.   Keywords: Cluster Analysis , Single Linkage Method, Complete Linkage Method, Average Linkage Method, Ward

  14. Peranan Metode Activity Based Costing Dalam Menentukan Cost of Goods Manufactured

    OpenAIRE

    Martusa, Riki; Darma, Stephanus Ryan; Carolina, Verani

    2011-01-01

    The purpose of this research is to know production process of a textile company in Bandung and to analyze the comparison between cost of goods manufactured calculation methods, that applied in the company (traditional costing method) and Activity Based Costing (ABC) method. The obatained data was performed monthly during the year 2009. Based on analysis result, Cost Of Goods Manufactured calculation for unpattern material using ABC method resulted the Cost Of Goods Manufactured that is lower ...

  15. Analisis Unit Cost Sectio Caesaria dengan Metode Activity Based Costing di Rumah Sakit Bhayangkara Yogyakarta

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tsalisah Damayanti

    2017-01-01

    Full Text Available This study aims to analyze the unit cost of sectio Caesaria by ABC method, second to analyze the differences between the unit cost calculation of Sectio Caesaria by ABC method with applied cost. Unit cost analysis was conducted at Sectio Caesaria procedure without comorbidities or complications. Data that used in the form of primary data interviews with specialists Obgyn and secondary data financial data and hospitals profiles. The result of the calculation of unit cost of Sectio Caesaria service through Activity Based Costing approach is still lower than INA CBG’s tariff.

  16. ANALISIS PEMANFAATAN JEJARING SOSIAL UNTUK PENENTUAN KONSENTRASI MAHASISWA DENGAN METODE SOCIAL NETWORK ANALYSIS (Studi Kasus: Universitas Nusantara PGRI Kediri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Risky Aswi R

    2015-08-01

    Full Text Available Analisis pemanfaatan  jejaring  sosial untuk penentuan konsentrasi mahasiswa dengan metode sosial network analysis. Tujuan dibangun sistem ini untuk menentukan konsentrasi mahasiswa dengan pendekatan Sosial Network Analisis Studi Kasus Jejaring Sosial Facebook dan mampu memanfaatkan facebook sebagai alat untuk menentukan konsentrasi mahasiswa jurusan teknik informatika menjadi tiga bagian yaitu pemrograman, jaringan, dan multimedia. Batasan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian ini hanya berlaku pada mahasiswa yang memiliki akun facebook. Penelitian ini menggunakan Social Network Analysis untuk mencari between centrality.Pada tahap pertama setiap akun akan dilihat relasinya setelah itu hubungan antar akun akan dimasukan ke node XL dan akan menghasilkan between centrality. Mahasiswa yang melanjutkan proses selanjutnya adalah mahasiswa yang nilai betweent centralitynya 85% teratas. Setelah itu akan ditambahkan variabel group yang digunakan untuk mengkelompokan peminatan, dan ditambahkan variabel nilai akademis untuk menguatkan pendapat yang diperoleh sebelumnya.Dengan cara melihat between centrality dan menambahkan variabel group untuk membagi siswa sesuai konsentrasi, dan memabahkan variabel nilai akademik untuk memperkuat pendapat. Sosial network analysis terbukti dapat menentukan konsentrasi mahaiswa. Facebook dapat digunakan sebagai alat untuk menentukan konsentrasi mahasiswa, konsentrasi mahasiswa dibagi menjadi pemrograman, jaringan, dan multimedia. Kata Kunci : Jejaring Sosial, Social Network Analysis, between centrality

  17. Den positive psykologis metoder

    DEFF Research Database (Denmark)

    Andersen, Frans Ørsted; Mørck, Line Lerche; Nissen, Poul Erik

    En antologi der giver en introduktion til en række af de metoder der anvendes til forskning, assessment, test, udviklingsarbejde og intervention indenfor den positive psykologi.......En antologi der giver en introduktion til en række af de metoder der anvendes til forskning, assessment, test, udviklingsarbejde og intervention indenfor den positive psykologi....

  18. ANALISIS PENERAPAN METODE ACTIVITY BASED COSTING TERHADAP TARIF RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT UMUM KASIH BUNDA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwinta Mulyanti

    2016-03-01

    Full Text Available ABSTRACT - Use of the estimated cost of hospitalization rates were based on General Hospital competitor rates imposed by Mother Love General Hospital, causing the gap between the cost of the facilities provided, and therefore to reduce this gap required a method to calculate the rates can provide cost information accurately. Overcome this method of activity-based costing can be used because the charge in accordance with the selection of activities undertaken appropriate cost driver. The method used is descriptive quantitative method, with the presentation of the data in the form of the costs in the form of numbers processing using mathematical formulas. The results showed that rates calculated using activity based costing method is greater than the rate that had been used by Mother Love General Hospital of Rp 454,226, while the rates in effect at the General Hospital Mother Love Rp 125,000. This is because rates Kasih Bunda Hospital is not a standard cost estimate for the result obtained from another hospital rates, while the rates based  on  activity  based  costing  methods  derived  from calculations  based  on  the  activities performed in the inpatient activities. Keywords: activity based costing method, hospitalization rates

  19. AKURASI HITUNG JUMLAH ERITROSIT METODE MANUAL DAN METODE OTOMATIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Neni Oktiyani

    2017-12-01

    Full Text Available Hitung jumlah eritrosit dilakukan dengan menggunakan metode manual dan metode otomatis. Metode manual menggunakan alat Hemositometer dapat memberikan hasil yang dipercaya dan akurat tergantung keahlian dari teknisi laboratorium. Metode otomatis memberikan hasil yang lebih mudah, cepat dan teliti dibandingkan dengan cara manual. Tujuan penelitian untuk membandingkan akurasi hitung jumlah eritrosit metode manual dan metode otomatis. Jenis penelitian yang digunakan adalah survey analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian ini membandingkan data hasil hitung jumlah eritrosit antara metode manual dengan metode otomatis dengan menggunakan 3 jenis darah kontrol hitung jumlah eritrosit high, normal, dan low dengan 9 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan nilai rerata hitung jumlah eritrosit darah kontrol high metode manual sebesar 7,08 juta/µl dengan nilai bias 1,4% dan metode otomatis sebesar 7,03 juta/µl dengan nilai bias 0,7%. Rerata hitung jumlah eritrosit darah kontrol normal metode manual sebesar 4,50 juta/µl dengan nilai bias 0,9% dan metode otomatis sebesar 4,43 juta/µl dengan nilai bias 2,4%. Rerata hitung jumlah eritrosit darah kontrol low metode manual sebesar 1,72 juta/µl dengan nilai bias 4,4% dan metode otomatis sebesar 1,67 juta/µl dengan nilai bias 1,2%. Uji statistik menunjukkan tidak ada perbedaan akurasi yang bermakna antara hitung jumlah eritrosit metode manual dengan metode otomatis.

  20. Analisis Kepuasan Pelanggan Berdasarkan Dimensi Servqual Menggunakan Metode Importance Performance Analysis (Studi Pada Indihome Witel Bandung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Irma Mardiana

    2017-07-01

    Full Text Available PT. Telkom is the largest telecommunications company in Indonesia that plays an important role in the development of the national telecommunications. In 2012, PT Telkom launched IndiHome (Indonesia Digital Home, that is is a multi product bundling packages of Telkom consisting landlines, internet and interactive television services (USee Tv. As the largest telecommunications company in Indonesia, PT. Telkom should provides satisfaction through good quality services in accordance with expected by the customer.The purpose of this study is to know how satisfied customers IndiHome Witel Bandung by comparing the level of customer expectations and IndiHome Witel Bandung’s performance levels based method SERVQUAL. Data collection method is done by distributing questionnaires to 100 customers of IndiHome Witel Bandung that currently active subscription (existing. The results of data from questionnaires, processed by using Gap analysis to know the level of customer satisfaction, after that reprocessed by using Important Performance Analysis (IPA or also called Kartesius Diagram analysis to know which attributes or dimensions that need to be a priority IndiHome Witel Bandung for improved performance levels and any attributes or dimensions that need to be retained by the company. Based on the results of data processing, it is known customer’s appraisal on 21 of performance attributes and 21 of expectations attributes indicate that all the attributes or dimensions have a gap between customers' perception of indihome’s performance and customer expectations. As well as with the level of conformity obtained is still below 100%, ie 79.5%. It means that Indihome’s performance still has not filled customer expectations. Based on the Kartesius diagram on Important Performance Analysis (IPA, there are eight indicators and two dimensions, they are reliability dimensions and responsiveness dimensions that Indihome should be the focus to be immediately

  1. Penerapan Metode Activity Based Costing dalam Menentukan Harga Pokok Produksi Karet PT. Sumber Djantin Sambas

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gowardy Gowardy

    2015-12-01

    Full Text Available This study aims to understand how to allocate overhead cost in rubber-processing factory of PT. Sumber Djantin Sambas using Activity-Based Costing method. Furthermore, this research also attempts to compare the allocation results of the existing costing systems in PT. Sumber Djantin Sambas with those created through Activity-Based Costing systems. To accomplish these objectives, this study applies case study method. The main sources of data come from interview transcript and cost and financial documents. This study results show that the cost of goods manufactured for product SIR 20 and compound rubber are overcosted. Betweeen these two products, SIR 20 is more overcosted. The total overcosting of these two products reaches Rp 2.749.997.488,57. Using Activity Based Costing, company can allocate the costs more accurately and reduce the distortion effect of costs which is caused by traditional overhead allocation method.

  2. Pengenalan Wajah Pada Sistem Presensi Menggunakan Metode Dynamic Times Wrapping, Principal Component Analysis dan Gabor Wavelet

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Romi Wiryadinata

    2016-03-01

    Full Text Available Presensi is a logging attendance, part of activity reporting an institution, or a component institution itself which contains the presence data compiled and arranged so that it is easy to search for and used when required at any time by the parties concerned. Computer application developed in the presensi system is a computer application that can recognize a person's face using only a webcam. Face recognition in this study using a webcam to capture an image of the room at any given time who later identified the existing faces. Some of the methods used in the research here is a method of the Dynamic Times Wrapping (DTW, Principal Component Analysis (PCA and Gabor Wavelet. This system, used in testing with normal facial image expression. The success rate of the introduction with the normal expression of face image using DTW amounting to 80%, 100% and PCA Gabor wavelet 97%

  3. Den positive psykologis metoder

    DEFF Research Database (Denmark)

    Bogen introducerer til de mange metoder, som anvendes i positiv psykologi. dette sker ud fra en reflekteret tilgang, der ligeledes rummer bidrag fra kritisk psykologi med det formål at nuancere den positive psykologis forståelser...

  4. Studi Kelayakan Implementasi SAP dengan Metode Fit/Gap Analysis dan CBA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurlina Nurlina

    2013-12-01

    Full Text Available An application system is required by a company to meet the needs of enterprise business processes so as to provide information quickly and accurately. Therefore, it is necessary to study the feasibility status of plan of enterprise system implementation. SAP R/3 contains various modules which is deserved to be considered as a company's information system solution. Results of the feasibility study through the analysis of fit/ gap analysis state that the implementation of SAP R/3 sales module is feasible and able to meet all the needs of the system.Results of cost and benefit analysis state that the strategy implementation of SAP R/3 module is feasible. Based on the analysis and research using the two methods above, a decision can be taken whether the SAP R/3 is worth to be implemented or not.

  5. Analisis Potensi Kecelakaan Kerja Pada CV. Automotive Workshop Dengan Metode Failure Mode and Effect Analysis

    OpenAIRE

    Syauqi, Qiqi Azwani; Susanty, Aries

    2016-01-01

    [Potential Analysis of Work Accidents at CV. Automotive Workshop using Failure Mode and Effect Analysis Method] Nowadays the global automotive industry, especially in developing countries has increased along with the increasing number of internet users and mobile penetration, the GDP rate increase of the developing countries and the growth of middle class-society, which makes the car sales in these countries increased anually. According to Carmudi, Semarang was the second-highest of the car l...

  6. PENERAPAN FUZZY ANALYTIC HIERARCHY PROCESS DALAM METODE MULTI ATTRIBUTE FAILURE MODE ANALYSIS UNTUK MENGIDENTIFIKASI PENYEBAB KEGAGALAN POTENSIAL PADA PROSES PRODUKSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dorina Hetharia

    2012-02-01

    Full Text Available Banyak metode dalam Total Quality Management (TQM yang dapat digunakan untuk melakukan perbaikan kualitas produk dan jasa. Salah satunya adalah Multi Attribute Failure Mode Analysis (MAFMA, yang dapat digunakan untuk mengeliminasi atau mengurangi kemungkinan terjadinya kegagalan bila dilihat dari faktor penyebabnya, sehingga dapat mencegah terulang kembali kegagalan tersebut. MAFMA merupakan pengembangan dari Failure Mode and Effect Analysis (FMEA, yang mengintegrasikan atribut severity, occurance, dan detectability dengan aspek ekonomi yakni expected cost. Pada FMEA, penentuan penyebab kegagalan potensial suatu produk dilakukan dengan memberikan nilai (score pada atribut severity, occurance, dan detectability, yang dilanjutkan dengan menghitung nilai Risk Priority Number (RPN tertinggi. Sedangkan pada MAFMA, penentuan penyebab kegagalan potensial dilakukan dengan pemberian bobot pada ke-empat atribut. Pemberian bobot tersebut menggunakan Analytic Hierarchy Process (AHP dengan logika fuzy. Atribut severity, occurance, detectability dan expected cost pada MAFMA dimasukkan sebagai level kriteria dalam struktur hirarkhi AHP, sedangkan penyebab-penyebab kegagalan akan menjadi level alternatif pada struktur hirarkhi tersebut. Studi kasus pada PT Pelita Cengkareng Paper & Co. menunjukkan bahwa bobot  kriteria severity sebesar 0.3461, kriteria occurance sebesar 0.0848, kriteria detectability sebesar 0.1741 dan kriteria expected cost sebesar 0.3950.Sedangkan penyebab kegagalan potensial adalah penggumpalan chemical dengan bobot tertinggi sebesar 0.210. Kata kunci: AHP, logika fuzzy, MAFMA     There are several methods of Total Quality Management (TQM that can be used to improve quality of product and service. One of those is Multi Attribute Failure Mode Analysis (MAFMA, which can be used to eliminate or minimize the failure probability based on its causal factor, so we can prevent the same failure in the future. MAFMA is development of Failure Mode

  7. Analisis Kepuasan Pelanggan Terhadap Pemanfaatan Facebook Commerce Menggunakan Metode Importance Performance Analysis (IPA)

    OpenAIRE

    Sahfitri, Vivi

    2017-01-01

    The Model of Electronic commerce or better known as e-commerce increasingly in demand by the public at large. This electronic transaction model was born because of the globalization of information technology in the economic field. The ease of doing transactions without having to go directly to producers who sell an item makes the widespread of electronic trading activities. Social network is one of the electronic commerce media that currently has many users. This research has purpose to anal...

  8. The metodical approaches to analysis of sustainable regional development with a focus on agritourism

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Barbora Kysilková

    2006-01-01

    Full Text Available Economies in rural regions are characterised by a wide range of economic activities and that in 1990 even in the most rural regions of economically developed countries the agricultural sector accounted for less than 20% of regional labour force (OECD. Non-agricultural activities become dominant in rural regions. Among others, rural tourism and agri-tourism belong to the most frequent types of these activities in rural areas. However prerequisites and conditions for sustainable regional development and rural and agri-tourism differ between countries economy with long tradition of market economy and countries with transition economies. There are many factors behind this difference, when intensive character of agricultural production even in less favourite areas, which was typical for these areas in transition economies still a few years ago, is one of decisive.The article addresses the problem of evaluation of sustainable regional development and evaluation of rural and agritourism in the context of various world regions. The three dimensions of sustainable development, the environmental, the economic and the social dimension are equally important and should not be ranked or separated.Indicator systems and evaluation methods have the potential to play a significant role in the decision making process at a regional level. They can form the basic information that is necessary to allow strategic planning as well as informed participatory processes for the decision among different pathways into the future.

  9. Method for environmental risk analysis (MIRA) revision 2007; Metode for miljoerettet risikoanalyse (MIRA) revisjon 2007

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    NONE

    2007-04-15

    OLF's instruction manual for carrying out environmental risk analyses provides a united approach and a common framework for environmental risk assessments. This is based on the best information available. The manual implies standardizations of a series of parameters, input data and partial analyses that are included in the environmental risk analysis. Environmental risk analyses carried out according to the MIRA method will thus be comparable between fields and between companies. In this revision an update of the text in accordance with today's practice for environmental risk analyses and prevailing regulations is emphasized. Moreover, method adjustments for especially protected beach habitats have been introduced, as well as a general method for estimating environmental risk concerning fish. Emphasis has also been put on improving environmental risk analysis' possibilities to contribute to a better management of environmental risk in the companies (ml)

  10. ANALISA PERBANDINGAN BIAYA PENGGUNAAN NUTRUNNER MANUAL DAN OTOMATIS MENGGUNAKAN METODE COST & BENEFITS ANALYSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ucok Mulyo Sugeng

    2017-10-01

    Full Text Available In a situation of increasingly fierce competition in every manufacturing company, PT SZI supposedly able to apply concepts and production strategies well as improve product quality. Thus the need for the selection of the right nutrunner as an investment in the assembly process. The assembly process is the part that greatly affects the quantity and quality of production in the manufacturing industry, the faster the process of assembling the more units are produced. Likewise with the production quality, the better the nutrunner is used it will be less risk of rejection unit which will incur additional costs. Nutrunner is a tool used for tightening bolts / nuts that are powered by wind energy or electricity. The different types of energy use in nutrunner that is the term naming nutrunner automatic and manual will be compared based on several aspects that will be selected which are more efficient in the production process. In search results of the comparison, cost calculation will use the application Desoutter Rightway. After known perbandinagn some aspects costs (energy costs, productivity costs, calibraton cost, maintenance cost, and quality cost then the analysis will be continued use Cost & Benefits Analysis to get some of the goals of this research, which is a long period of return on investment or breakeven on the project this nutrunner with Payback Period method. Besides the cost analysis is also used to find the value of benefits in order to determine whether the project is feasible and acceptable methods Return on Investment. After the data were analyzed using the method of cost and benefit analysis then obtained a long period of payback or breakeven for automatic nutrunner investment is 1.22 years and 14.63 months. As for the value of the benefits of 146%, this means that the project is acceptable because it provides the advantages of the total investment cost.

  11. Analisis Risiko Makanan Halal Di Restoran Menggunakan Metode Failure Mode and Effect Analysis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wildatus Sholichah

    2017-12-01

    Full Text Available The halal food served in restaurants is important for Muslim consumers and it is one of the most susceptible issues for restaurant business. Therefore, restaurant internal efforts to ensure the halal food by examining critical risks including the way to manage them become important to be execute by restaurant management. This research aims to create a model using Failure Mode and Effect Analysis (FMEA method to identify and analyze the existing risks. Moreover, it also explains some improvement programs toward the risk management. The results of the risk identification and analysis will be determined by using Risk Priority Number (RPN. It is categorized that 7% risk event is classified as ‘very high risk’, 50% as ‘high risk’, 25% as ‘moderate risk’, and 18% considered as ‘low risk’. Furthermore, the improvement programs explained in this research are about delivery order system, packaging improvement, and also training, reward and punishment system. These programs are mainly purposed to reduce the risk with ‘high risk’ category.

  12. ANALISIS EFISIENSI DISTRIBUSI PADA PENJUALAN PRODUK OLAHAN BUAH DAN SAYURAN DENGAN METODE DATA ENVELOPMENT ANALYSIS (DEA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Silvana Maulidah

    2016-10-01

    Full Text Available Industrial agro requires efficient marketing distribution making it easier for consumers to get their products and can optimize the benefits to achieve a large market share. The purposes from this research is to identify the distributional channel toward fruit and vegetable processing product sale, to analyze the efficient rate on fruit and vegetable processing product, and to formulate the distributional efficiency rate improvement strategy which is not efficient using Data Envelopment Analysis (DEA is done by WDEA (Warwick DEA Software. Limitations in the efficiency measurement in this study is the input and output variables. Input variables include the number of retailers, delivery volume, and distribution costs. Variable output includes the volume of sales, revenue and profits. The result of distributinal efficiency analysis toward fruit and vegetables processing product selling namely: (1 used are zero-rate and one rate distributional channeling. (2 There are 8 distributional channeling which is efficient includes in Malang, Batu, Kediri, Tuban, Magelang, Jombang, Lumajang and Surabaya. Meanwhile 7 distributional channeling area which is not efficient are Blitar, Banyuwangi, Bojonegoro, Trenggalek, Lamongan, Ponorogo, and  Mojokerto. (3 Improvement strategy toward distributional channeling area which is not efficient are explained below: (a decrease the sending volume according to the efficiency target; (b increase the selling volume based on the efficiency target in order not to get heaping on product so it can give advantage for industrial agro; and (c add the total amount of retailer toward distributional area which is not efficient.

  13. RISIKO RANTAI PASOK KAKAO DI INDONESIA DENGAN METODE ANALYTIC NETWORK PROCESS DAN FAILURE MODE EFFECT ANALYSIS TERINTEGRASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Harumi Aini

    2015-03-01

    Full Text Available Cocoa is one of the plantation commodities whose role is quite important for the national economy of Indonesia. However, the cocoa industry faces several problems including the various risks involved in the cocoa supply chain. The aim of this study were: 1 Identify the various risks involved in the cocoa supply chain, 2 analyze and evaluate the supply chain actors members with the highest risk in the cocoa supply chain management, and 3 understand how to evaluate and mitigate the highest risk in the cocoa supply chain effectively and efficiently. An Integrated Analytic Network Process (ANP and Weighted Failure Mode Effect Analysis (WFMEA method will be used to determine and analyze the highest risk in the cocoa supply chain. The results of the priority of the members of the value chain in the cocoa supply chain risk management are the farmer (0.408 with the risk of having the greatest priority is production risk (0.221. Risk control could be done by improving the productivity and competitiveness of cocoa.Keywords: ANP, FMEA, cocoa, risk management, supply chainABSTRAKKakao merupakan salah satu komoditas perkebunan yang peranannya cukup penting bagi perekonomian Indonesia. Industri kakao menghadapi beberapa masalah termasuk berbagai risiko yang timbul dalam rantai pasokan kakao. Tujuan penelitian ini adalah 1 mengidentifikasi macam-macam risiko pada rantai pasok kakao, 2 menganalisis dan mengevaluasi anggota pelaku rantai pasok dengan risiko tertinggi dalam manajemen rantai pasok kakao, dan 3 mengetahui cara mengevaluasi dan memitigasi risiko tertinggi pada rantai pasok kakao dengan efektif dan efisien. Metode Analytic Network Process (ANP dan Weighted Failure Mode Effect Analysis (WFMEA terintegrasi digunakan untuk mengetahui dan menganalisis risiko tertinggi dalam rantai pasokan kakao. Hasil prioritas anggota pelaku rantai pasok dalam manajemen risiko rantai pasokan kakao petani (0,408 dengan risiko yang memiliki prioritas terbesar adalah

  14. UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN JALAN TOL SEMARANG-BAWEN DENGAN INTEGRASI METODE IMPORTANCE PERFORMANCE GAP ANALYSIS, LEAN, DAN SIX SIGMA

    OpenAIRE

    Diana Puspita Sari; Ariani Putri Winanda; Arfan Bakhtiar; Dyah Ika Rinawati; Yusuf Widharto

    2017-01-01

    PT Trans Marga Jateng (TMJ) adalah sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang jasa, yaitu mengelola jalan tol Semarang-Bawen. Berdasarkan survey pendahuluan yang dilakukan oleh PT TMJ menunjukkan bahwa kualitas pelayanan PT TMJ masih dianggap kurang memuaskan, sehingga perlu dilakukan penelitian mengenai peningkatan kualitas pelayanan. Kualitas pelayanan dapat diukur dari dua perspektif, yaitu perspektif internal dan perspektif eksternal. Perspektif eksternal dapat diukur dengan metode Impor...

  15. ANALISIS PENGGUNAAN METODE ACTIVITY BASED COSTING (ABC DALAM MENENTUKAN SUMBANGAN PEMBINAAN PENDIDIKAN (SPP PADA POLITEKNIK HARAPAN BERSAMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Farida

    2017-10-01

    Full Text Available The purpose of this study to determine the calculation of education and tuition fee by using Activity Based Costing at the Polytechnic Harapan Bersama and compare the education and tuition fee by using Activity Based Costing before and after. Politeknik Harapan Bersama not have a special method to determine the cost of education. At the Polytechnic Joint expectations are two sources of income, namely Login or registration fees and donations Education Support (SPP to be paid each month. To determine the calculation of Education and tuition fee by using Activity Based Costing at the Polytechnic of Harapan Bersama. To determine the ratio of Education and tuition fee by using Activity Based Costing before and after. Data analysis method used is descriptive method. Descriptive analysis of the data is the processing of research data in order to make this data meaningful (meaningful. SPP of tariff calculation using Activity Based Costing known SPP tariff rate is Rp. 370 189; From the results of the SPP tariff calculation using the method of Activity Based Costing, when compared with the SPP tariff band is used by schools today are using the traditional method, for example Rp. 350,000; so that the difference in the amount Ro. 20 189 ;. Rate differences that occur due to charging of overhead on each product. Activity Based Costing has been able allocate cost to each activity.

  16. Savremene metode analize ulja u tehničkim sistemima / Modern methods of oil analysis in technical systems

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sreten R. Perić

    2010-01-01

    Full Text Available Analiza ulja na osnovu pravilno definisanog programa predstavlja veoma efikasan metod monitoringa stanja tehničkih sistema koji obezbeđuje rane upozoravajuće znake potencijalnih problema, koji vode ka otkazu i zastoju tehničkih sistema. Ova analiza je veoma efikasan alat programa za monitoring stanja tehničkih sistema. Mnogobrojni uređaji i testovi za analizu ulja omogućavaju kvalitetan monitoring i dijagnosticiranje problema koji nastaju u procesu podmazivanja. Korišćenjem programa za analizu motornih ulja: skraćuje se neplanirano vreme otkaza vozila, poboljšava pouzdanost vozila, produžava radni vek motora, optimizira interval zamene ulja i smanjuju troškovi održavanja vozila. / Different technical systems require an appropriate lubricant to be used at an appropriate place, at appropriate time and in appropriate quantity. Determination of technical systems condition has a very important role in the development of theory and practice of friction, wear and lubrication. Lubricant is, as a contact element of tribomechanical systems, a carrier of information about the state of the whole system, from the aspect of tribological and other ageing processes. The analysis of oils, based on a properly defined program, thus represents a very effective method for monitoring the condition of technical systems, which ensures early warning signals of potential problems that could lead to failure and break down of technical systems. Introduction It is not always simple to determine a type of lubricant, frequency of lubrication and the quantity of lubricant to be used. The optimal recommendation would be to follow specifications of technical system manufacturers, experience, lab research or professional recommendation of lubricant suppliers. Rational lubricant consumption can be obtained by timely oil replacement, which then enables a maximum possible period of use as well as high-quality lubrication. Since the primary role of lubricants is to

  17. PUSAT PENGEMBANGAN METODE PENDIDIKAN KECERDASAN JAMAK DI MAKASSAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    St. Aisyah Rahman

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak— Kurangnya pelatihan mengenai metode pendidikan kecerdasan jamak dan belum adanya pedoman operasional sebagai landasan mengajar dapat menjadi faktor kecerdasan jamak belum banyak diterapkan di Makassar. Untuk mengembangkan pengetahuan serta mengenalkan metode pendidikan kecerdasan jamak kepada masyarakat di Kota Makassar, dibutuhkan sarana atau tempat yang dapat mewadahi kegiatan pengembangan berupa pemberian informasi mengenai kecerdasan jamak ataupun pengembangan dan pelatihan metode-metode atau cara pengajaran agar para pendidik dapat merangsang dan mengaktifkan kecerdasan jamak kepada anak-anak di Makassar sesuai dengan potensi dan bakat yang mereka miliki. Tujuan perancangan ini mendesain gedung Pusat Pengembangan Metode Pendidikan Kecerdasan Jamak di Makassar dengak kosep Arsitektur Ekologis. Hasil dari perancangan ini mengurai hal-hal yang spesifik dari bangunan yaitu penentuan lokasi, pengolahan tapak, yang terdiri dari; analisis view, kebisingan, aksesibilitas tapak, sirkulasi dalam tapak, orientasi matahari dan angin, zoning, dan tata massa, konsep bentuk dan fasad bangunan, sistem struktur dan material bangunan, sistem utilitas, dan sistem teknologi terkhusus pemanfaatan energi surya sebagai salah satu bagian dari arsitektur ekologis. Kata kunci: Pendidikan, Kecerdasan Jamak, Makassar, Arsitektur Ekologis. Abstract- Lack of training in recognizing plural intellegence of education methods and lack of operational guidelines as the basic for teaching can be a factor why plural intelligence has not been widely applied in Makassar yet. To develop the knowledge and introduce the educational methods of intelligence plural to the public in Makassar, needed a means or a place that can accommodate development activities by giving information about plural intelligence or developing and training of methods or thr way of teaching in order to the education can stimulate and activate the plural intelligence to Makassar’s children

  18. RISET STRATEGI IMPLEMENTASI C-RAN DI TELKOMSEL MELALUI KOLABORASI JARINGAN NG-PON2 DI TELKOM AKSES MENGGUNAKAN PENDEKATAN METODE STRATEGIC SITUATION ANALYSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Susanto

    2007-07-01

    Full Text Available Cloud Radio Access Network (C-RAN adalah teknologi akses radio yang diyakini mampu menekan biaya CAPEX dan OPEX dari mobile operator dan memberikan performansi yang lebih baik dibandingkan Radio Access Network (RAN tradisional. Salah satu faktor kunci sukses implementasi C-RAN adalah penyediaan jaringan fonthaul yang efektif. Tujuan penelitian ini adalah membuat strategi implementasi C-RAN di Telkomsel melalui kolaborasi jaringan NG-PON2 di Telkom Akses. Pada tulisan ini menggunakan metode analisis kualitatif dengan melakukan strategy situation analysis (SSA yaitu melakukan analisa data eksternal maupun internal dan selanjutnya diformulasikan sebagai dasar pembuatan strategi implementasi. Dari penelitian ini dihasilkan usulan strategi implementasi C-RAN di Telkomsel melalui kolaborasi jaringan NG-PON2 di Telkom Akses.

  19. Metoder i livskvalitetsforskning

    DEFF Research Database (Denmark)

    Grønvold, Mogens

    2008-01-01

    Der er udviklet en omfattende forskningsmetodologi til belysning af den videnskabelige kvalitet af spørgeskemaer om helbredsrelateret livskvalitet. Da denne metodologi kan udforske vigtige aspekter af spørgeskemaers validitet og reliabilitet, er det centrale spørgsmål ikke længere, om spørgeskema...... spørgeskemaundersøgelser er valide, men om, hvor tilstrækkeligt deres validitet ved givne anvendelser er undersøgt. Med nyere statistiske metoder ses et skift i retning af interaktive, individualiserede spørgeskemaer. Udgivelsesdato: 2008-Mar-3...

  20. Tatalaksana Teknologi Informasi Metode Cobit

    OpenAIRE

    Hamzah, Ardi

    2006-01-01

    Metode COBIT perlu diterapkan dalam pengelolaan perusahaan agar penggunaan Teknologi Informasi (TI) sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan menghasilkan kinerja yang efisien dan efektif serta mencegah atau meminimalisir adanya risiko terhadap penggunaan TI. Penggunaan dan pengelolaan TI juga mempertimbangkan integrasi dimana perangkat keras, perangkat lunak dan perangkat manusia membangun intergrasi.Kata kunci: metode COBIT, teknologi informasi, perangkat keras, perangkat lunak dan perangkat m...

  1. Is activation analysis still active?

    International Nuclear Information System (INIS)

    Chai Zhifang

    2001-01-01

    This paper reviews some aspects of neutron activation analysis (NAA), covering instrumental neutron activation analysis (INAA), k 0 method, prompt gamma-ray neutron activation analysis (PGNAA), radiochemical neutron activation analysis (RNAA) and molecular activation analysis (MAA). The comparison of neutron activation analysis with other analytical techniques are also made. (author)

  2. ANALISA PENYEBAB PENURUNAN DAYA SAING PRODUK SUSU SAPI DALAM NEGERI TERHADAP SUSU SAPI IMPOR PADA INDUSTRI PENGOLAHAN SUSU (IPS DENGAN METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA DAN BARRIER ANALYSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Susatyo Nugroho W.P

    2012-02-01

    Full Text Available Produk peternakan sapi perah Indonesia dituntut untuk dapat bersaing ketat dengan produk  negara lain, bukan untuk bersaing pada pasar internasional tapi justru pasar dalam negeri Indonesia. Namun kondisi yang ada pada saat ini, produk susu perah lokal kuantitasnya tidak mampu mencukupi permintaan  Industri Pengolahan Susu (IPS, kualitas tidak memenuhi standard milk codex, dan harga lebih tinggi dari susu impor, membuat peternak lokal kalah bersaing dengan negara-negara pengekspor susu dunia. IPS di Indonesia lebih memilih menggunakan susu impor dengan kualitas lebih baik dan harga lebih murah dari susu lokal. Mengingat kondisi geografi dan ekologis di Indonesia sebenarnya cocok untuk pengembangan peternakan sapi perah (agribisnis persusuan serta besarnya permintaan susu dalam negeri, sebenarnya peternakan sapi perah Indonesia dapat lebih kompetitif. Oleh karena itu penting untuk dilakukan analisa mengidentifikasi akar penyebab masalah dari rendahnya daya saing susu sapi Indonesia terhadap susu sapi impor pada IPS. Analisa yang digunakan adalah analisa dengan metode Fault Tree Analysis (FTA untuk mengetahui akar penyebab terjadinya suatu permasalahan. Sedangkan Barrier Analysis adalah proses sistematik yang digunakan untuk mengidentifikasi hambatan fisik, administrasi dan prosedur atau  mengontrol tindakan pencegahan masalah yang dapat mencegah masalah terjadi kembali. Hasil analisa menunjukkan permasalahan utama lebih dominan disebabkan oleh faktor intern peternakan sendiri. Dari penelusuran akar penyebab permasalahan, dibuat troubleshooting yang berisi petunjuk pemecahan masalah jika permasalahan tersebut terjadi kembali baik troubleshooting permasalahan produktifitas, kuantitas, harga susu segar lokal yang tidak kompetitif terhadap susu segar impor dan rekomendasi tindakan perbaikan yang meliputi aspek man, methode, material, machine, mother nature, dan maintenance. Kata-kunci : daya saing, analisa pohon keputusan,  barrier analysis

  3. Analisis Perhitungan Harga Pokok Produksi Dengan Metode Tradisional Dan Activity Based Costing (ABC) Pada Ud. Cella Cake Dan Bakery Manado

    OpenAIRE

    Kamasih, Jimmy; Saerang, David. P. E; Mawikere, Lidya

    2015-01-01

    Activity Based Costing System can provide information for the better of cost calculation and can assist management to manage the company efficiently and gain a better understanding on competitive advantages, strengths, and weaknesses of the company. So that with Activity Based Costing can present carefully the information of cost product and accurately to the interests of management and comparing the cost calculation of production by using traditional methods and Activity Based Costing (ABC) ...

  4. Analisa Keandalan Sistem Distribusi 20 kV PT.PLN Rayon Lumajang dengan Metode FMEA (Failure Modes and Effects Analysis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Achmad Fatoni

    2017-01-01

    Full Text Available Saat ini tingkat keandalan dari suatu sistem distribusi adalah sangat penting guna menjamin kontinuitas supply tenaga listrik kepada konsumen. Karena itu, disadari pentingnya otomatisasi sistem distribusi yang salah satunya dapat dicapai dengan menggunakan sectionalizer. Tugas Akhir ini dibuat dengan tujuan menghitung indeks keandalan dari sistem distribusi 20 kV Rayon Lumajang. Metode yang digunakan adalah FMEA (Failure Mode and Effect Analysis, di mana indeks kegagalan dari setiap peralatan utama sistem distribusi diperhitungkan dalam mencari indeks keandalan sistem secara menyeluruh. Sejumlah studi kasus dilakukan guna melihat pengaruh dari jumlah serta lokasi penempatan sectionalizer dan juga fuse di sepanjang jaringan terhadap indeks keandalan sistem. Pada akhirnya, solusi optimal akan memberikan nilai indeks keandalan sistem distribusi yang terbaik. Berdasarkan hasil analisa, dengan penambahan fuse pada penyulang sukodono dapat menaikkan Indeks Keandalan SAIFI yang semula bernilai 6.6088 menjadi bernilai 5.4176, lalu dengan adanya penambahan sectionalizer pada penyulang sukodono maka dapat menaikkan indeks keandalan SAIDI yang awalnya bernilai 7.6737  menjadi bernilai 6.4431.

  5. Pengembangan Metode Risk-Cost Benefit Analysis Sebagai Alat Evaluasi Proyek Kerjasama Pemerintah dan Swasta (Studi Kasus : Proyek Penyediaan Air Minum di Wilayah X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isma Nur Sabrina

    2012-09-01

    Full Text Available Infrastruktur merupakan kebutuhan paling penting dalam mendukung kegiatan ekonomi suatu negara. PDAM Wilayah X merupakan perusahaan daerah pemasok kebutuhan air minum di wilayah Wilayah X. Salah satu cara untuk membantu meningkatkan pasokan air adalah dengan menambah instalasi, namun untuk melakukan penambahan instalasi dibutuhkan biaya yang besar. Alternatif tindakan yang dapat dipilih ialah dengan melakukan kerjasama pemerintah dan swasta. Bentuk kerjasama yang digunakan dalam proyek KPS PDAM Wilayah X adalah Rehabilitation Uprating Operate Transfer (RUOT. Penerapan RUOT dalam proyek KPS penyediaan air minum akan banyak memunculkan risiko, karena banyak pihak yang terlibat dalam kerjasama, dimana kepentingan masing-masing pihak ini berbeda. Risiko ini nantinya akan mempengaruhi keberlangsungan proyek baik secara finansial maupun ekonomis. Dalam penelitian ini,dilakukan evaluasi secara finansial dengan metode Risk-Cost Benefit Analysis. Tahapan yang akan dilakukan dalam penelitian ini adalah menentukan faktor risiko kritis, menentukan bentuk pengaruh terhadap komponen arus kas, mengidentifikasi cost benefit secara finansial, menentukan fungsi distribusi probabilitas komponen cost dan benefit, serta menghitung nilai FNPV dan FIRR proyek dengan melakukan simulasi monte carlo.

  6. PENERAPAN METODE STUDENT ACTIVE LEARNING (SAL MELALUI MULTI MEDIA POWER POINT UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN, KETERAMPILAN BERDISKUSI, DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rustinah Rustinah

    2017-08-01

    Full Text Available The purpose of this study is find math learning scenarios format with active student learning method of learning mathematics by using multimedia power point to determine how much influence can enhance the activity, discuss the skills and student learning outcomes. Subjects examined or samples studied were students who study at grade students geometry IX.2 SMP Negeri 3 Batanghari, East Lampung. This study occurred during the three months using three cycles. The variables measured in the study include the involvement of the student in the learning process, skills in using media power point and student learning outcomes. Conclusions of this research is that it can increase the creativity of teachers using a variety of learning resources and selection methods that can encourage the creation of a learning process student active learning with contextual approach through multimedia. Can enhance the activity, and fun atusiasme students during the learning process, improve students' skills in solving problems and improve learning outcomes, especially the material geometry.

  7. ANALISIS PERBANDINGAN PENENTUAN HARGA CALL OPTION DENGAN MENGGUNAKAN METODE BLACK-SCHOLES DAN METODE SIMULASI MONTE CARLO

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Krishna Kusumahadi

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract - This study was conducted to determine the accuracy of the Black-Scholes method compared with the Monte Carlo simulation method to predict the price of a call option on KOMPAS 100 Index at maturity in 1 month, 2 months, and 3 months. The method used in this research is descriptive analysis by using historical data and perform price comparisons with absolute error value to determine whether the Black-Scholes method is more accurate than the method of Monte Carlo simulation in maturities. Result from this research; found that the price value at maturity absolute error for 1 month is 3.76 and the Black-Scholes method for Monte Carlo simulation method is 0:03. Value price absolute error at maturity for 2 months is 3.76 and the Black-Scholes method for Monte Carlo simulation method is 0.03. Value price absolute error on the maturity using Black-Scholes method for 3 months is 3.48 and 2.99 for the Monte Carlo method. Judging from the data obtained that the Monte Carlo method is more accurate than the Black-Scholes method to predict the price of the call option KOMPAS 100 Stock Index in the period of 1 month, 2 months, and 3 months. Implications for investors and capital market participants is when investors want to invest in stocks included in the KOMPAS 100 Index, Monte Carlo simulation method could be use to predict the price of the call option.  It is also advisable to compare with other methods such as GARCH, Neural Network, etc.   Keywords: Black-Scholes, Monte Carlo, Garch, and Artificial Neural Networks.   Abstrak - Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui keakuratan Metode Black Scholes dibandingkan dengan Metode Simulasi Monte Carlo dalam memprediksi harga call option Indeks KOMPAS 100 pada saat jatuh tempo 1 bulan, 2 bulan, dan 3 bulan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitis dengan menggunakan data-data historis, dan melakukan perbandingan nilai price absolute error untuk mengetahui

  8. ANALISIS PENENTUAN HARGA POKOK PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN METODE TIME DRIVEN ACTIVITY BASED COSTING (TDABC PADA PT IIB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arfan Bakhtiar

    2017-01-01

      PT IIB is a manufacturing companywith major product Carton box packaging and Pulp Tray and Pallet as side products. This products using materials cardboard, scrap paper and wood. Company using calculations with adding material costs, employees’ salary costs in each activity and% profit. The bigsize product need large space, demanding supply system of Just In Time (JIT, is timely in production only to order, if there is an additional need to do overtime. So it takes time calculation standard that can be estimated lead time. So, need a method to determine an accurate cost to unify the cost of each activity, support costs and standard time. The method used is the Time-Driven Activity Based Costing (TDABC. TDABC is a method of formulating the charges on the basis of time, all of the resources used in the production are converted into units of time. The results of this research to acquire all of the costs related to production processes and support costs, gain time standard that is necessary to make three types of products and obtain a calculation of the cost of production for Box RSC Rp 4.006,-, Box DC Rp 4.449,-, Pulp Tray Rp 350,- and Pallet Kayu Rp 155.902,-,and obtain comparative results of the calculation TDABC method and company.

  9. ANALISIS PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN MAHASISWA MAGISTER MANAJEMEN TEKNOLOGI ITS SURABAYA DENGAN METODE SERVQUAL DAN IMPORTANCE PERFORMANCE ANALYSIS (IPA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lissa Rosdiana Noer

    2016-08-01

    Full Text Available MMT-ITS Study Program is a program that has orientations in developing and implementing Technology Management science. This program has some fields and they are Industrial Management, Project Management, and Information Technology Management. Service quality can be known by using Service Quality Methods, they are: (i tangible, (ii reliability, (iii responsiveness, (iv assurance, and (v emphaty. The assesment of service levels use questionnaire and this research propose to use Gap 5.  Based on the integration result of Servqual Method and Importance Performance Analysis (IPA, MMT-ITS students’ satisfaction will be reached by improving some variables, they are: motorcycle parking space, availability of cleaning service, the ease of delivering facilities and infrastructures complaints, the efficiency of security guard (a main priority of quadrant I. Maintaining the achievement of quadrant II includes: quick in delivering academic information, satisfying literatures of books/references/journals, good lecture materials comprehension, online journal can be accessed easily and fast, any replacement class, fast response to students’ complaints, the ease of academic students’ complaints, the good conditions of tables and chairs, clean classroom,  employees willing to give lectures information, clarity in giving information related to college payment and another activities, guarantee of students’ data confidentiality, bright light in the room, safe feeling in students, polite and kind employees, room temperature which is cool. While, another very important variables are fast wifi/internet facility and clean toilet (quadrant IV that has high satisfaction level.

  10. UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN JALAN TOL SEMARANG-BAWEN DENGAN INTEGRASI METODE IMPORTANCE PERFORMANCE GAP ANALYSIS, LEAN, DAN SIX SIGMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diana Puspita Sari

    2017-07-01

    Abstract PT Trans Marga Jateng (TMJ is a company engaged in service sector, which is managing Semarang-Bawen toll road. The result of preliminary surveyconducted by PT TMJ showed that service quality of PT TMJ is still unsatisfactory, so it is necessary to do research on improving service quality. Service quality can be measured from two perspectives, i.e., internal perspective and external perspective. The external perspective can be measured with Importance Performance Gap Analysis (IPGA method, while the internal perspective can be measured with Lean and Six Sigma method. Thus, this study will use the integration method of IPGA, lean, and six sigma in effort to improve service quality of PT TMJ. Based on the research result, service quality attributes considered the most influential is road lighting, road surface smoothness, driving safety, and accident handling. Suggested improvements for each attribute are road lighting installation at vulnerable points of accidents,asphalt layer installation on bumpy roads, paying particular attention to the implementation of safety driving indicator, and improving value stream of accident handling. Based on future state value stream mapping, total lead time is 150 minutes and value added activity percentage is 72,6%.

  11. EFEKTIFITAS METODE PREVIEW, QUESTION, READ, REFLECT, RECITE, REVIEW DAN METODE KONVENSIAL TERHADAP HASIL BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Resi Mayangsari

    2012-06-01

    Full Text Available Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan metode (PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa kelas X SMA PGRI Gumelar Kab. Banyumas tahun pelajaran 2011/2012 dan untuk mengetahui apakah penggunaan metode (PQ4R lebih efektif dibandingkan dengan metode konvensional. Adapun hipotesis dalam penelitian ini adalah penggunaan metode (PQ4R pada mata pelajaran IPS ekonomi satndar kompetensi uang dan lembaga keuangan efektif untuk dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas belajar siswa kelas X SMA PGRI Gumelar Kab. Banyumas tahun pelajaran 2011/2012. Hasil penelitian menunjukan bahwa, penggunaan metode (PQ4R lebih efektif daripada metode konvensional pada pembelajaran IPS ekonomi standar kompetensi uang dan lembaga keuangan pada siswa kelas X SMA PGRI Gumelar kab. Banyumas tahun pelajaran 2011/2012. Hal ini dapat dibuktikan dari nilai rata- rata post test untuk kelas eksperimen sebesar 78,57 dan kelas kontrol sebesar 75,31. Simpulan dalam penelitian ini yaitu penggunaan metode (PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa, dan lebih efektif dibandingkan metode konvensional terhadap hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPS ekonomi standar kompetensi uang dan lembaga keuangan pada siswa kelas X SMA PGRI Gumelar kabupaten Banyumas tahun pelajaran 2011/2012. Saran dalam penelitian ini yaitu pembelajaran dengan model pembelajaran (PQ4R dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran bagi guru dalam rangka menambah variasi model mengajar karena efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa, perlu adanya belajar kelompok yang efektif untuk melatih tingkat sosial siswa, dan perlu adanya penelitian lebih lanjut dalam rangka untuk meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa. Goals to be achieved in this study was to determine whether the use of the method (PQ4R can improve learning outcomes and learning activities of high school class X PGRI Gumelar

  12. Analisis Prioritas Pembangunan Embung Metode Cluster Analysis, AHP dan Weighted Average (Studi Kasus: Embung di Kabupaten Semarang

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bima Anjasmoro

    2016-06-01

    Full Text Available The Feasibility study potential of small dams in Semarang District has identified 8 (eight urgent potential small dams. These potential dams here to be constructed within 5 (five years in order to overcome the problem of water shortage in the district. However, the government has limited funding source. It is necessary to select the more urgent small dams to be constructed within the limited budget. The purpose of the research is determining the priority of small dams construction in Semarang District. The method used to determine the priority in this study is cluster analysis, AHP and weighted average method. The criteria used to determine the priority in this study consist of: vegetation in the inundated area, volume of embankment, land acquisition area, useful storage, recervoir life time, water cost/m³, access road to the dam site, land status at abutment and inundated area, construction cost, operation and maintenance cost, irrigation service area and raw water benefit. Based on results of cluster analysis, AHP and weighted average method can be conclude that the priority of small dams construction is 1 Mluweh Small Dam (0.165, 2 Pakis Small Dam (0.142, 3 Lebak Small Dam (0.134, 4 Dadapayam Small Dam (0.128, 5 Gogodalem Small Dam (0.119, 6 Kandangan Small Dam (0.114, 7 Ngrawan Small Dam (0.102 and 8 Jatikurung Small Dam (0.096. Based on analysis of the order of priority of 3 (three method showed that method is more detail than cluster analysis method and weighted average method, because the result of AHP method is closer to the conditions of each dam in the field.

  13. Upaya Peningkatan Kualitas Pelayanan Jalan Tol Semarang-bawen Dengan Integrasi Metode Importance Performance Gap Analysis, Lean, Dan Six Sigma

    OpenAIRE

    Sari, Diana Puspita; Winanda, Ariani Putri; Bakhtiar, Arfan; Rinawati, Dyah Ika; Widharto, Yusuf

    2017-01-01

    PT Trans Marga Jateng (TMJ) is a company engaged in service sector, which is managing Semarang-Bawen toll road. The result of preliminary surveyconducted by PT TMJ showed that service quality of PT TMJ is still unsatisfactory, so it is necessary to do research on improving service quality. Service quality can be measured from two perspectives, i.e., internal perspective and external perspective. The external perspective can be measured with Importance Performance Gap Analysis (IPGA) method, w...

  14. Auto-fotografi som metode

    DEFF Research Database (Denmark)

    Mogensen, Mette

    2014-01-01

    Artiklen sætter fokus på auto-fotografi som metode i arbejdsmiljøforskningen. Den organisationsæstetiske tilgang, som metoden ofte forbindes med, udfordres med afsæt i en performativ og aktørnetværks-teoretisk position. Gennem en analyse af et enkelt auto-fotografi vises hvordan en artikulation af...

  15. Kreative metoder i verbal supervision

    DEFF Research Database (Denmark)

    Jacobsen, Claus Haugaard

    2013-01-01

    , bevægelser i rummet, etc.) og 4) der primært kommunikeres via verbal-sproglige udvekslinger. Efter en diskussion af forholdet mellem kreativitet og kreative metoder, fokuseres der på relevansen af og måder til adgang til ubevidste manifestationer. Sproget non- og paraverbale betydning inddrages. Et centralt...

  16. KOMPARASI BEBERAPA METODE ESTIMASI KESALAHAN PENGUKURAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Catharina Sri Wahyu Widayati

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan besarnya estimasi kesalahan pengukuran perangkat soal Ujicoba Ujian Nasional mata pelajaran Biologi SMA. Analisis data dalam penelitian ini didasarkan pada respons siswa peserta tes ujicoba di kabupaten Bantul tahun pelajaran 2007/2008. Sumber data berupa lembar jawaban siswa yang diambil dengan teknik stratified proportional random sampling sebanyak 842 respons siswa dari 9 SMA negeri. Metode estimasi kesalahan pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah 1 metode Thorndike, 2 metode Polynomial, 3 pendekatan Binomial Lord dengan modifikasi Keats, 4 pendekatan compound Binomial, 5 metode analisis varians, dan 6 metode teori respons butir. Hasil analisis data menunjukkan bahwa besarnya estimasi kesalahan pengukuran perangkat soal tes ujicoba ujian nasional mata pelajaran biologi SMA tahun pelajaran 2007/2008 dengan menggunakan metode Thorndike, Polynomial, Binomial dengan modifikasi Keats, Compound Binomial, Analisis Varians, dan teori respons butir berturut-turut sebagai berikut: 2,96, 2,99, 2,87, 2,87, 2,83, dan 2,81, sedangkan hasil perhitungan root mean square error (RMSE untuk masing-masing metode berturut-turut sebagai berikut: 0,02869, 0,02904, 0,02891, 0,02873, 0,02854, dan 0,02848. Harga RMSE terkecil diperoleh dengan metode teori respons butir, sehingga metode ini merupakan metode yang paling tepat. Kata kunci: metode estimasi kesalahan pengukuran

  17. Feature Selection pada Dataset Faktor Kesiapan Bencana pada Provinsi di Indonesia Menggunakan Metode PCA (Principal Component Analysis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Septa Firmansyah Putra

    2017-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui atribut-atribut apa yang akan digunakan untuk klasterisasi provinsi di Indonesia berdasarkan faktor kesiapan dalam menghadapi bencana. Data yang digunakan terdiri dari tiga kelompok data yaitu data jumlah kejadian bencana yang terdiri dari 19 sub-atribut, data jumlah fasilitas kesehatan yang terdiri dari 14 sub-atribut dan data jumlah tenaga kesehatan yang terdiri dari 11 sub atribut. Penelitian ini dapat menjadi gambaran tentang bagaimana melakukan pembersihan dan pemilihan data sebelum digunakan dalam proses klasterisasi. Data-data ini akan dibersihkan dan dipilih sebelum nantinya digunakan pada proses klasterisasi. Proses pembersihan dan pemilihan data dilakukan dengan bantuan PCA (Principal Component Analysis namun sebelumnya dibersihkan telebih dahulu dengan cara manual. Penelitian dibagi menjadi 3 percobaan. Pada percobaan pertama didapatkan 31 sub-atribut yang siap digunakan, percobaan kedua didapatkan 29 sub-atribut yang siap digunakan dan pada percobaan ketiga didapatkan 24 sub-atribut yang siap digunakan.

  18. Komparasi Efisiensi Teknis Bank Umum Konvensional (BUK dan Bank Umum Syariah (BUS di Indonesia Dengan Metode Data Envelopment Analysis (DEA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Wahab

    2015-03-01

    Full Text Available The Comparation of Technical Efficiency Between Conventional Banks and Islamic Banks in Indonesia Using DEA MethodThis research is to compare the levels of technical efficiency between BUK and BUS by employing non-parametric Data Envelopment Analysis (DEA. This research assigns Third Party Funds, Labor Expenses and Fixed Assets which are input variable, meanwhile Total Credit and Other Incomes are determined as Output Variables. This research also examines the Profitability of BUK and BUS by Using Panel Regression Model with CAR, LDR, NPL and BOPO as independent variables, where ROA and ROE are dependent variables. The result showed that the average technical efficiency of the Conventional Banks is better than that of the Islamic Banks. That is because of the inefficient utilization of Input Variables, namely Third Party Funds, Labor Expenses and Fixed Assets in the Islamic Banks  DOI:10.15408/aiq.v6i2.1229

  19. METODE ACTIVE ISOLATED STRETCHING (AIS DAN METODE HOLD RELAX STRETCHING (HRS SAMA EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN FLEKSIBILITAS OTOT HAMSTRING PADA MAHASISWA AKADEMI FISIOTERAPI WIDYA HUSADA SEMARANG YANG MENGALAMI HAMSTRING MUSCLE TIGHTNESS (HMTs

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhmad alfajri

    2015-08-01

    Full Text Available Students with Hamstring Muscle Tightness (HMTs will be at risk of Anterior Crusiatum Ligament (ACL, Low Back Pain (LBP and also Plantar Faciitis. One of the efforts to reduce tightness and improve hamstring muscle flexibility is stretching. Active Isolated Stretching (AIS and Hold Relax Stretching (HRS are the methods of influential stretching to improve muscle flexibility. The goal of the research is to prove that AIS method is equally effective with the HRS method to improve hamstring muscle flexibility to the HMTs patients. The research method was true experimental with pre and post test group design. The research was conducted for 3 weeks and the samples are 23 students in range of 18-25 years old students of physical therapy in Physical Therapy Academy of Widya Husada Semarang which divided into 2 groups; AIS group (n= 12 and HRS group (n= 11. The research used Sit and Reach Test (SRT as the measurement instrument. The result of the research was the average result of AIS group used SRT before treatment was 1.75 cm, SB= 4.309 and after treatment was 10. 58 cm, SB = 8. 005 within p= 0.000 (p 0.05. Those explain that the improvement of hamstring muscle flexibility to the two groups does not show any significant difference. Conclusion from this study was active isolated stretching method and hold relax stretching method are equally effective to improving muscle flexibility of hamstring muscle tightness students of physical therapy in Physical Therapy Academy of Widya Husada Semarang.

  20. Activation analysis. Chapter 4

    International Nuclear Information System (INIS)

    1976-01-01

    The principle, sample and calibration standard preparation, activation by neutrons, charged particles and gamma radiation, sample transport after activation, activity measurement, and chemical sample processing are described for activation analysis. Possible applications are shown of nondestructive activation analysis. (J.P.)

  1. PROJECT ACTIVITY ANALYSIS WITHOUT THE NETWORK MODEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Munapo

    2012-01-01

    Full Text Available

    ENGLISH ABSTRACT: This paper presents a new procedure for analysing and managing activity sequences in projects. The new procedure determines critical activities, critical path, start times, free floats, crash limits, and other useful information without the use of the network model. Even though network models have been successfully used in project management so far, there are weaknesses associated with the use. A network is not easy to generate, and dummies that are usually associated with it make the network diagram complex – and dummy activities have no meaning in the original project management problem. The network model for projects can be avoided while still obtaining all the useful information that is required for project management. What are required are the activities, their accurate durations, and their predecessors.

    AFRIKAANSE OPSOMMING: Die navorsing beskryf ’n nuwerwetse metode vir die ontleding en bestuur van die sekwensiële aktiwiteite van projekte. Die voorgestelde metode bepaal kritiese aktiwiteite, die kritieke pad, aanvangstye, speling, verhasing, en ander groothede sonder die gebruik van ’n netwerkmodel. Die metode funksioneer bevredigend in die praktyk, en omseil die administratiewe rompslomp van die tradisionele netwerkmodelle.

  2. Metode Pengumpulan dan Analisis Data : Lang Kah Vital Proses Penelitian

    OpenAIRE

    Suprapto, Agus .

    2005-01-01

    The process of data collection and. analysis is one of chains in scientific method that should be done in a research. This part later on will determine the right method in searching and analyzing a way in solving a problem. The data collected should be the ones which are relevant which the essence of research problems, so that the next interpreted data will eventually be concluded as valid. keywords: Pengumpulan data, analisis data,dan metode ilmiah

  3. Studi Kompresi Data dengan Metode Arithmetic Coding

    OpenAIRE

    Santoso, Petrus

    2001-01-01

    In Bahasa Indonesia : Ada banyak sekali metode kompresi data yang ada saat ini. Sebagian besar metode tersebut bisa dikelompokkan ke dalam salah satu dari dua kelompok besar, statistical based dan dictionary based. Contoh dari dictionary based coding adalah Lempel Ziv Welch dan contoh dari statistical based coding adalah Huffman Coding dan Arithmetic Coding yang merupakan algoritma terbaru. Makalah ini mengulas prinsip-prinsip dari Arithmetic Coding serta keuntungan-keuntungannya dibandi...

  4. Automation of activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Ivanov, I.N.; Ivanets, V.N.; Filippov, V.V.

    1985-01-01

    The basic data on the methods and equipment of activation analysis are presented. Recommendations on the selection of activation analysis techniques, and especially the technique envisaging the use of short-lived isotopes, are given. The equipment possibilities to increase dataway carrying capacity, using modern computers for the automation of the analysis and data processing procedure, are shown

  5. IMPLEMENTASI METODE RETINEX UNTUK PENCERAHAN CITRA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murinto Murinto

    2009-07-01

    Full Text Available Data atau informasi tidak hanya disajikan dalam bentuk teks, tetapi juga dapat berupa gambar, audio, dan video. Citra/gambar mempunyai karakteristik yang tidak dimiliki oleh teks, yaitu citra kaya dengan informasi. Dewasa ini penggunaan citra digital semakin meningkat karena kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh citra digital tersebut, antara lain kemudahan dalam mendapatkan gambar, memperbanyak gambar dan pengolahan gambar. Situasi dan kondisi pada saat pengambilan citra digital sangat berpengaruh terhadap hasil citra digital yang diperoleh. Kurangnya intensitas cahaya pada saat pengambilan citra dapat menyebabkan kualitas citra menjadi tidak baik, seperti citra menjadi gelap atau perubahan warna dari gambar. Perlu suatu metode untuk memperbaiki kualitas citra dengan mempertahankan warna asli citra. Penelitian ini menggunakan metode Retinex untuk meningkatkan kecerahan citra. Jenis gambar yang digunakan berekstensi *.jpg berformat 24 bit dengan ukuran pixel yang tidak dibatasi. Citra tersebut kemudian dimasukan ke dalam program lalu diproses dengan menggunakan metode Retinex. Adapun parameter yang digunakan adalah citra hasil, histogram, dan signal-to-noise (SNR. Pengujian dilakukan dengan metode White Box Tes dan Alpha Test. Penelitian yang dilakukan menghasilkan suatu aplikasi pengolahan citra untuk meningkatkan kecerahan Citra Menggunakan Metode Retinex” yang dapat bekerja untuk mencerahkan citra. Peningkatan kecerahan citra dengan menggunakan metode retinex menghasilkan citra yang lebih cerah, nilai SNR yang lebih tinggi dan histogram dengan nilai intensitas pixel yang tinggi dan terdistribusi secara merata. Hasil uji coba menunjukan bahwa aplikasi ini dapat meningkatkan kecerahan dan kualitas citra menjadi lebih baik. Kata Kunci: Pengolahan Citra, Retinex, Histogram, SNR. 

  6. IMPLEMENTASI METODE RETINEX UNTUK PENCERAHAN CITRA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Murinto Kusno

    2012-05-01

    Full Text Available Data atau informasi tidak hanya disajikan dalam bentuk teks, tetapi juga dapat berupa gambar, audio, dan video. Citra/gambar mempunyai karakteristik yang tidak dimiliki oleh teks, yaitu citra kaya dengan informasi. Dewasa ini penggunaan citra digital semakin meningkat karena kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh citra digital tersebut, antara lain kemudahan dalam mendapatkan gambar, memperbanyak gambar dan pengolahan gambar. Situasi dan kondisi pada saat pengambilan citra digital sangat berpengaruh terhadap hasil citra digital yang diperoleh. Kurangnya intensitas cahaya pada saat pengambilan citra dapat menyebabkan kualitas citra menjadi tidak baik, seperti citra menjadi gelap atau perubahan warna dari gambar. Perlu suatu metode untuk memperbaiki kualitas citra dengan mempertahankan warna asli citra. Penelitian ini menggunakan metode Retinex untuk meningkatkan kecerahan citra. Jenis gambar yang digunakan berekstensi *.jpg berformat 24 bit dengan ukuran pixel yang tidak dibatasi. Citra tersebut kemudian dimasukan ke dalam program lalu diproses dengan menggunakan metode Retinex. Adapun parameter yang digunakan adalah citra hasil, histogram, dan signal-to-noise (SNR. Pengujian dilakukan dengan metode White Box Tes dan Alpha Test. Penelitian yang dilakukan menghasilkan suatu aplikasi pengolahan citra untuk meningkatkan kecerahan  Citra Menggunakan Metode Retinex” yang dapat bekerja untuk mencerahkan citra. Peningkatan kecerahan citra dengan menggunakan metode retinex menghasilkan citra yang lebih cerah, nilai SNR yang lebih tinggi dan histogram dengan nilai intensitas pixel yang tinggi dan terdistribusi secara merata. Hasil uji coba menunjukan bahwa aplikasi ini dapat meningkatkan kecerahan dan kualitas citra menjadi lebih baik

  7. Marte Meo Metode som magtteknologi

    DEFF Research Database (Denmark)

    Sørensen, Nelli Øvre

    2015-01-01

    Pårørendeskole til pårørende for at forbedre kommunikation og samvær med familiemedlemmer med demens. Ægtefæller fortalte, at de oplevede at skulle påtage sig større ansvar, end de allerede havde, og at de gjorde modstand mod undervisernes formidlingsmåde og fortolkning af Marte Meo, der blev......, at der mellem undervisere og pårørende foregår et biopolitisk magtspil, med intentioner om at de pårørende tilføres ressourcer ved at lære Marte Meo metoden, men at den får funktion af selvteknologiske redskaber i 'subjektiverings processer', hvor de pårørende ledes mod at tage øget ansvar for eget og...... for ægtefællens liv og for hjemmehjælperes brug af Marte Meo metode- og sprog....

  8. Activation analysis. Detection limits

    International Nuclear Information System (INIS)

    Revel, G.

    1999-01-01

    Numerical data and limits of detection related to the four irradiation modes, often used in activation analysis (reactor neutrons, 14 MeV neutrons, photon gamma and charged particles) are presented here. The technical presentation of the activation analysis is detailed in the paper P 2565 of Techniques de l'Ingenieur. (A.L.B.)

  9. Fast neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Pepelnik, R.

    1986-01-01

    Since 1981 numerous 14 MeV neutron activation analyses were performed at Korona. On the basis of that work the advantages of this analysis technique and therewith obtained results are compared with other analytical methods. The procedure of activation analysis, the characteristics of Korona, some analytical investigations in environmental research and material physics, as well as sources of systematic errors in trace analysis are described. (orig.) [de

  10. Forensic neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Kishi, T.

    1987-01-01

    The progress of forensic neutron activation analysis (FNAA) in Japan is described. FNAA began in 1965 and during the past 20 years many cases have been handled; these include determination of toxic materials, comparison examination of physical evidences (e.g., paints, metal fragments, plastics and inks) and drug sample differentiation. Neutron activation analysis is applied routinely to the scientific criminal investigation as one of multielement analytical techniques. This paper also discusses these routine works. (author) 14 refs

  11. Pendugaan Struktur Patahan Dengan Metode Gaya Berat

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ibrahim Sota

    2011-12-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian tentang pendugaan struktur patahan mengguankan metode gayaberat. Kontras densitas tersebut berasosiasi dengan ketebalan sedimen dan keberadaan struktur patahan atau lipatan. Untuk mengetahui lokasi patahan dan lipatan maka anomali residual terlebih dahulu dipisahkan dari anomali total (anomali Bouguer dengan metode perata-rataan bergerak. Kontur anomali residual memperlihatkan keberadaan lipatan dan patahan secara kualitatif sedangkan interpretasi kuantitatif dengan pemodelan kedepan 2D memperlihatkan secara jelas lokasi patahan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa lokasi patahan/sesar naik berada di bagian timurlaut yang berorientasi baratlaut-tenggara sedangkan patahan/sesar normal tersebar secara lokal yang juga berorientasi baratlaut-tenggara.

  12. Metodologi Penelitian dalam Kajian Islam (Suatu Upaya Iktisyaf Metode-Metode Muslim Klasik

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Duski Ibrahim

    2016-03-01

    Full Text Available Makalah ini mengkaji tentang metode-metode penelitian dalam kajian-kajian Islam. Hal ini berlandaskan bahwa Islam tidaklah meletakan ilmu itu dalam kerangka dikotomis. Yang membedakannya adalah nilai-nilai manfaat dan maslahat. Munculnya pemikiran yang diklaim sebagai paham dikotomis ilmu agamawi dan duniawi, secara historis, tampaknya salah satu konsekuensi dari era disintegrasi. Kelanjutannya, muncul statemen bahwa ilmu yang agamawi (ilmu-ilmu agama harus mendapat perhatian yang lebih ketimbang ilmu yang duniawi (ilmu-ilmu dunia. Kemudian, pahala ilmu agamawi dipandang lebih banyak dibanding ilmu-ilmu duniawi. Statemen dan pandangan semacam ini tentu saja tidak memiliki dasar pijakan atau dalil yang jelas. Sedangkan metode-metode penelitian dalam kajian-kajian Islam ada empat macam, yakni: metode bayani, metode burhani, metode tajribi, metode ‘irfani. This paper examined about the methods of research in Islamic studies. It was based on that Islam did not put science in a dichotomous framework. What distinguished it was the benefit values and benefit. The emergence of thought which was claimed as a dichotomous understanding of the science of religious and secular, historically, it seemed one of the consequences of the era of disintegration. The sequel, appear statement that the science of religion (religious sciences should receive more attention than the secular science (science world. Then, the reward of religion science was seen more than secular sciences. Such statements and views certainly did not have a foundation or a clear proposition. While the methods of research in Islamic studies there were four kinds, namely: bayani method, the method Burhani, tajriibi method, the method of 'Irfani.

  13. Visuelle data og metoder i narrativ forskning

    DEFF Research Database (Denmark)

    Faber, Stine Thidemann; Nielsen, Helene Pristed

    2016-01-01

    I kapitlet giver vi eksempler på og diskuterer, hvordan forskellige former for visuelle data og metoder kan kombineres med en forskningsmæssig interesse i fortællinger eller narativer. Vi giver en kort indføring i nogle af de overordnede pointer og væsentlige skillelinjer, der kendetegner den vis...

  14. Activation analysis in Greece

    International Nuclear Information System (INIS)

    Grimanis, A.P.

    1985-01-01

    A review of research and development on NAA as well as examples of applications of this method are presented, taken from work carried out over the last 21 years at the Radioanalytical Laboratory of the Department of Chemistry in the Greek Nuclear Research Center ''Demokritos''. Improved and faster radiochemical NAA methods have been developed for the determination of Au, Ni, Cl, As, Cu, U, Cr, Eu, Hg and Mo in several materials, for the simultaneous determination of Br and I; Mg, Sr and Ni; As and Cu; As, Sb and Hg; Mn, Sr and Ba; Cd and Zn; Se and As; Mo and Cr in biological materials. Instrumental NAA methods have also been developed for the determination of Ag, Cl and Na in lake waters, Al, Ca, Mg and V in wines, 7 trace elements in biological materials, 17 trace elements in sediments and 20 minor and trace elements in ceramics. A comprehensive computer program for routine activation analysis using Ge(Li) detectors have been worked out. A rather extended charged-particle activation analysis program is carried out for the last 10 years, including particle induced X-ray emission (PIXE) analysis, particle induced prompt gamma-ray emission analysis (PIGE), other nuclear reactions and proton activation analysis. A special neutron activation method, the delayed fission neutron counting method is used for the analysis of fissionable elements, as U, Th, Pu, in samples of the whole nuclear fuel cycle including geological, enriched and nuclear safeguards samples

  15. RODZAJE METOD SEKWESTRACJI CO2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zofia LUBAŃSKA

    Full Text Available Z pojęciem ochrony środowiska wiąże się bardzo szeroko w ostatnim czasie omawiane zagadnienie dotyczące ograniczenia emisji CO2. Konsekwencją globalnych zmian klimatu wywołanego przez ludzi jest wzrost stężenia atmosferycznego gazów cieplarnianych, które powodują nasilający się efekt cieplarniany. Wzrasta na świecie liczba ludności, a co za tym idzie wzrasta konsumpcja na jednego mieszkańca, szczególnie w krajach szeroko rozwiniętych gospodarczo. Protokół z Kioto ściśle określa działania jakie należy podjąć w celu zmniejszenia stężenia dwutlenku węgla w atmosferze. Pomimo maksymalnej optymalizacji procesu spalania paliw kopalnianych wykorzystywanych do produkcji energii, zastosowania odnawialnych źródeł energii zmiana klimatu jest nieunikniona i konsekwentnie będzie postępować przez kolejne dekady. Prognozuje się, że duże znaczenie odegra nowoczesna technologia, która ma za zadanie wychwycenie CO2 a następnie składowanie go w odpowiednio wybranych formacjach geologicznych (CCS- Carbon Capture and Storage. Eksperci są zgodni, że ta technologia w niedalekiej przyszłości stanie się rozwiązaniem pozwalającym ograniczyć ogromną ilość emisji CO2 pochodzącą z procesów wytwarzania energii z paliw kopalnych. Z analiz Raportu IPCC wynika, iż technologia CSS może się przyczynić do ok. 20% redukcji emisji dwutlenku węgla przewidzianej do 2050 roku [3]. Zastosowanie jej napotyka na wiele barier, nie tylko technologicznych i ekonomicznych, ale także społecznych. Inną metodą dającą ujemne źródło emisji CO2 jest możliwość wykorzystania obszarów leśnych o odpowiedniej strukturze drzewostanu. Środkiem do tego celu, oprócz ograniczenia zużycia emisjogennych paliw kopalnych (przy zachowaniu zasad zrównoważonego rozwoju może być intensyfikacja zalesień. Zwiększanie lesistości i prawidłowa gospodarka leśna należy do najbardziej efektywnych sposobów kompensowania

  16. Pengembangan Sistem Informasi Dengan Metode Waterfall Untuk Pengarsipan Data Wajib Pajak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yani Parti Astuti

    2017-05-01

    Full Text Available Kantor pelayanan pajak (KPP merupakan Kantor yang berfungsi melayani wajib pajak dalam aktivitas pembayaran pajak. Kantor Pelayanan Pajak sejatinya mempunyai data-data yang terkait dengan wajib pajak. KPP Pratama Kudus merupakan salah satu Kantor pelayanan pajak yang terdapat di Jawa Tengah. Dalam aktifitasnya, penggunaan metode konvensional dalam pengelolaan data arsip menyebabkan kendala dalam pencarian data wajib pajak. Dalam paper ini telah dibangun sebuah sistem informasi pengarsipan data wajib pajak yang mempunyai fitur pendaftaran, login, dan pengelolaan data wajib pajak. Analisis dan perancangan menggunakan metode berorientasi objek yakni menggunakan diagram-diagram UML seperti use case diagram dan activity diagram. Implementasi dilakukan dengan menggunakan tool netbean untuk Bahasa pemrograman java dan MySQL sebagai database. Berdasarkan hasil implementasi dan pengujian yang dilakukan menggunakan metode black box didapatkan bahwa sistem informasi pengarsipan yang dibangun dapat membantu dan meningkatkan kinerja di Kantor pelayanan pajak pratama kudus.

  17. EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN METODE PROBLEM POSING BERBASIS PENDIDIKAN KARAKTER

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eka Lia Susanti

    2012-06-01

    Full Text Available Abstract Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pembelajaran matematika dengan metode Problem Posing berbasis pendidikan karakter di laboratorium TeenZania pada materi garis singgung lingkaran efektif. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik di SMP N 2 Pati. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik cluster random sampling. Variabel dalam penelitian ini yaitu keaktifan sebagai variabel independen dan prestasi belajar sebagai variabel dependen. Cara pengambilan data dengan lembar pengamatan dan tes. Data diolah dengan uji banding t dan uji pengaruh regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar kelas eksperimen (82,74 secara statistik melebihi KKM (75. Dengan uji regresi linear sederhana diperoleh persamaan regresi ?=-15,847 + 1,194X dan R^2=0,829. Koefisien X merupakan bilangan positif sehingga keaktifan berpengaruh positif pada prestasi belajar sebesar 82,9%. Rata-rata prestasi belajar kelas eksperimen (82,74 dan rata-rata prestasi belajar kelas kontrol (72,91. Secara uji stastistik prestasi belajar kelas eksperimen lebih baik daripada prestasi belajar kelas kontrol. Berdasarkan hasil analisis disimpulkan (1 pembelajaran mencapai tuntas belajar; (2 adanya pengaruh positif pada keaktifan terhadap prestasi belajar; dan (3 prestasi belajar kelas eksperimen lebih baik daripada prestasi belajar kelas kontrol; sehingga pembelajaran matematika dengan metode problem posing berbasis pendidikan karakter di laboratorium TeenZania merupakan pembelajaran yang efektif. The purpose of this study was to determine whether the learning of mathematics by Problem Posing method in a TeenZania laboratory based character education in circle tangent material effectively. The population in this study were students in SMP N 2 Pati. The sample in this study were drawn by cluster random sampling technique. The variables in this study is the activity as an independent variable and learning achievement as the dependent variable

  18. Identifikasi Boraks dalam Bakso di Kelurahan Bahagia Bekasi Utara Jawa Barat dengan Metode Analisa Kualitatif

    OpenAIRE

    Mega Efrilia; Tria Prayoga; Nur Mekasari

    2016-01-01

    Already a research identification of boraks in meatball a sell is Kelurahan Bahagia, Nort Bekasi East Java. A research as a purpose for identification boraks in meatball with a metode analysis kualitatif that is a burn of fire a testing colour with a turmeric paper with ake use AgNO3, and BaCl2. Sampel in take by metode random sampel plainin meatball a sell a is Kelurahan Bahagia Nort Bekasi. On a test result, the testing in apprearance meatball of in point negatif contain boraks because meat...

  19. Activation Analysis of Aluminium

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Brune, Dag

    1961-01-15

    An analysis of pure aluminium alloyed with magnesium was per- formed by means of gamma spectrometry , Chemical separations were not employed. The isotopes to be determined were obtained in conditions of optimum activity by suitably choosing the time of irradiation and decay. The following elements were detected and measured quantitatively: Iron, zinc, copper, gallium, manganese, chromium, scandium and hafnium.

  20. EKSTRAKSI MINYAK ATSIRI DAUN ZODIA (Evodia suaveolens DENGAN METODE MASERASI DAN DISTILASI AIR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Prima Astuti Handayani

    2014-10-01

    Full Text Available Daun zodia merupakan tumbuhan yang berpotensi sebagai insektisida nabati. Daun zodia mengandung senyawa aktif limonene yang bersifat neurotoksin terhadap serangga. Pengambilan minyak atsiri daun zodia dilakuan dengan metode maserasi dan metode distilasi air. Pada metode maserasi bahan digunakan etanol dan dimaserasi selama 3x24 jam. Kemudian didistilasi untuk menguapkan pelarut etanol. Untuk metode distilasi air bahan didistilasi selama 3 jam, campuran minyak dan air dipisahkan dengan menambahkan pelarut n-heksana. Kemudian pelarut n-heksana dipisahkan dari minyak atsiri dengan cara direcovery menggunakan alat sokhlet. Minyak atsiri daun zodia yang dihasilkan dianalisis dengan Gas Cromatography-Mass Spectrometry (GC-MS untuk mengetahui kandungan senyawa kimianya. Hasil percobaan diperoleh randemen minyak atsiri daun zodia dengan metode maserasi sebesar 1,0566% dengan kandungan senyawa limonene 2,6%, sedangkan metode distilasi diperoleh randemen sebesar 0,6471% dengan kandungan senyawa limonene 1,26 %.Zodia leaf is a plant which has a potential to be plant-based insecticide. Zodia leaf has limonene as its active component which is neurotoxin towards insect. The extraction of the essential oil of the zodiac leaf is conducted using maceration method and water distillation method. In the maceration process, the raw material was macerated using ethanol for 72 hours, after that it was distillated to evaporate the ethanol. In the water distillated method, the raw material was distillated for 3 hours, the mixture of water and oil are separated by adding n-hexane solvent. After that, the n-hexane solvent was separated from the essential oil using recovery method using soxhlet. The obtained essential oil of zodia leaf was analyzed using GC-MS to determine its chemical component. The result of the research provides the yield of essential oil of zodiac leaf using maceration method is 1.0566% with limonene component is 2.6%, whereas the distillation method

  1. Neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Taure, I.; Riekstina, D.; Veveris, O.

    2004-01-01

    Neutron activation analysis (NAA) in Latvia began to develop after 1961 when nuclear reactor in Salaspils started to work. It provided a powerful neuron source, which is necessary for this analytical method. In 1963 at Institute of Physics of the Latvian Academy of Sciences the Laboratory of Neutron Activation Analysis was formed. At the first stage of development the main tasks were of theoretical and technical aspects of NAA. Later the NAA was used to solve problems in technology, biology, and medicine. In the beginning of the 80-ties more attention was focussed to the use of NAA in the environmental research. Environmental problems stayed the main task till the closing the nuclear reactor in Salaspils in 1998 that ceased the main the existence of the laboratory and of NAA, this significant and powerful analytical method in Latvia and Baltic in general. (authors)

  2. MENENTUKAN HARGA MOBIL BEKAS DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY MAMDANI DAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suria Sandi Winarto

    2012-10-01

    Full Text Available Sejak ditemukannya mobil sebagai alat transportasi, gerak hidup manusia berubah menjadi lebih mudah dan dinamis. Dengan banyaknya keluaran mobil terbaru ditambah dengan semakin gencarnya iklan tentang mobil-mobil terbaru, membuat sebagian konsumen tertarik dan terdorong untuk dapat menukar atau menjual mobilnya dan menggantinya dengan mobil keluaran terbaru, sehingga hal ini menciptakan mobil bekas yang masih layak pakai untuk kembali diperjualbelikan kepada konsumen lainya. Dalam penentuan harga beli sebuah mobil bekas merupakan suatu hal yang bisa dikatakan tidak sulit dan juga tidak mudah bagi penjual dan pembeli.  Untuk menentukan  harga beli mobil bekas setidaknya ada dua faktor yang harus diperhatikan antara lain : harga beli mobil baru dan kondisi . Padahal dalam menentukan harga mobil bekas tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh dua faktor itu saja, misalnya dari warna mobil, transmisi, dan tahun keluaran mobil.  Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem untuk menguji kemampuan metode logika fuzzy mamdani dan metode jaringan syaraf tiruan dalam menentukan harga mobil bekas toyota avanza. Metode penelitian dalam penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan mengambil data langsung dari sumbernya yaitu UD. Dito Motor.Dari pengujian data tersebut, diperoleh output yaitu  hasil prediksi harga mobil bekas. Kemudian hasil output dari kedua metode tersebut  akan diuji dengan menggunakan MAPE (Mean Absolute Percentage Error sehingga akan diketahui rata – rata persentase kesalahan absolute. Kata kunci : Harga Mobil Bekas, Fuzzy Mamdani , Jaringan Syaraf Tiruan, Prediksi, MAPE

  3. Heavy ion activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Lass, B.D.; Roche, N.G.; Sanni, A.O.; Schweikert, E.A.; Ojo, J.F.

    1982-01-01

    A report on radioactivation with ion beams of 3 6 Li and 14 N is presented with some analytical applications: the determination of C via 12 C( 6 Li,αn) 13 N; the determination of Li and Be, using 14 N activation. Next, examples, with limitations in selectivity. The detection limits using a 1 μA h of activation irradiation are 5 ppm for C and 1 ppm for Li or Be. With 9 Be suitable for analytical applications are: sup(10,11)B( 9 Be,xn) 18 F and 14 N( 9 Be,αn) 18 F. Assuming a 1 μA h irradiation the detection limits for N and B are 1.5 ng and 0.5 ng, respectively, using a 7.8 MeV 9 Be beam. For activation with 12 C, experimental results with 12 MeV 12 C beam demonstrate that the beam is best suited for 7 Li analysis by the reaction 7 Li( 12 C,n) 18 F. The detection limit for a 1 μA h irradiation is 1 ng and the only other low Z elements activated are B and C. Finally, 12 C radioactivation was further combined with autoradiography for positional analysis. The spatial resolution of the technique was estimated to be 40 μm for an exposure corresponding to 6x10 5 disintegrations. As low as 10 -12 g of Li was readily detected by autoradiography. (author)

  4. PRIMERJAVA GEODETSKIH METOD NA ZAHTEVNEM GRADBENEM OBJEKTU

    OpenAIRE

    Reberčnik, Matic

    2017-01-01

    V projektni nalogi smo v uvodnih poglavjih predstavili različne načine izvajanja geodetskih meritev, ki jih v gradbeništvu uporabljamo pri analizi pomikov in deformacij gradbenih konstrukcij ter terena, na katerem so le-te postavljene. V nadaljevanju opisujemo terestične in GNSS (globalni navigacijski satelitski sistem) metode, ki smo jih uporabljali pri izvajanju meritev na izbranem premostitvenem objektu avtocestnega odseka v Sloveniji (zaradi varovanja podatkov ga imenujemo Objekt 1). Pod...

  5. PENERAPAN METODE MIND MAPPING (PETA PIKIRAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIK SISWA SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rijal Darusman

    2014-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Masalah yang melatar belakangi penelitian ini adalah masih rendahnya kemampuan berpikir kreatif matematik siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP, sehingga diperlukan metode pembelajaran untuk mengatasi masalah tersebut. Metode yang diterapkan adalah Metode Mind Mapping, dikarenakan dengan metode pembelajaran mind mapping kemampuan berpikir kreatif matematik siswa  lebih baik jika dibandingkan dengan metode pembelajaran biasa.Berdasarkan latar belakang tersebut maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan berpikir kreatif matematik siswa yang pembelajarannya menggunakan metode mind mapping lebih baik daripada siswa yang pembelajarannya biasa. Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen berbentuk kelompok kontrol pretes-postes, dengan perlakuan metode pembelajaran mind mapping dan pembelajaran biasa (konvensional. Pengumpulan data dalam penelitian ini berupa tes uraian sebanyak 4 soal, kemudian data skor kemampuan berpikir kreatif matematik siswa tersebut dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial dengan menggunakan uji perbedaan dua rata-rata. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh kesimpulan bahwa peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematik siswa SMP yang pembelajarannya menggunakan metode mind mapping lebih baik daripada cara biasa.  Kata Kunci    : Berpikir Kreatif Matematik, Mind Mapping   ABSTRACT The problem of the background of this research is still low ability to think creatively mathematical school students (SMP, so that the necessary learning methods to overcome these problems. The method applied is Mind Mapping method, because the mind mapping method of learning mathematics students' creative thinking ability is better when compared to the learning method biasa.Berdasarkan this background, this study aims to determine whether the ability of creative thinking of students learning mathematics using mind mapping better than the usual student learning. This research is a form of quasi

  6. Perbandingan Metode Binomial dan Metode Black-Scholes Dalam Penentuan Harga Opsi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Surya Amami Pramuditya

    2016-04-01

    Full Text Available ABSTRAKOpsi adalah kontrak antara pemegang dan penulis  (buyer (holder dan seller (writer di mana penulis (writer memberikan hak (bukan kewajiban kepada holder untuk membeli atau menjual aset dari writer pada harga tertentu (strike atau latihan harga dan pada waktu tertentu dalam waktu (tanggal kadaluwarsa atau jatuh tempo waktu. Ada beberapa cara untuk menentukan harga opsi, diantaranya adalah  Metode Black-Scholes dan Metode Binomial. Metode binomial berasal dari model pergerakan harga saham yang membagi waktu interval [0, T] menjadi n sama panjang. Sedangkan metode Black-Scholes, dimodelkan dengan pergerakan harga saham sebagai suatu proses stokastik. Semakin besar partisi waktu n pada Metode Binomial, maka nilai opsinya akan konvergen ke nilai opsi Metode Black-Scholes.Kata kunci: opsi, Binomial, Black-Scholes.ABSTRACT Option is a contract between the holder and the writer in which the writer gives the right (not the obligation to the holder to buy or sell an asset of a writer at a specified price (the strike or exercise price and at a specified time in the future (expiry date or maturity time. There are several ways to determine the price of options, including the Black-Scholes Method and Binomial Method. Binomial method come from a model of stock price movement that divide time interval [0, T] into n equally long. While the Black Scholes method, the stock price movement is modeled as a stochastic process. More larger the partition of time n in Binomial Method, the value option will converge to the value option in Black-Scholes Method.Key words: Options, Binomial, Black-Scholes

  7. EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN JAGUNG MENGGUNAKAN METODE ANALISIS SPASIAL Land Suitability Assessment Of Corn (Zea mays L. Using Spasial Analysis Method

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ruslan Wirosoedarmo

    2012-05-01

    Full Text Available Land suitability assessment was needed to plan productive and sustainable land use. The aim of this research was to de- liver an informative data about land suitability of corn using spatial analysis model. The research was conducted from July 2007 to January 2008, located in Blitar district. The land survey and analysis covered several parameters needed for suitability assessment for corn such as temperature, rainfall, soil drainage, soil texture, pH, effective depth of soil, organic- C, soil content, Cation Exchange Capacity of clay, slope, altitude, and erosion endangered. The land suitability classes were classified into four classes, those were very suitable, suitable, marginally suitable, and not suitable. The data were finally analyzed using Map Calculator in Arc View GIS Software.The results showed that there were three classes of land suitability for corn i.e. very suitable, suitable and marginally suitable which accounted for 85 %, 10 %, and 5 % of 150.96 hectare areas in Blitar. The suitable class mainly located in the northern of Blitar district, while the marginally suitable class mostly located in more than 1200 meters height above sea level covered 10, 117, and 52 hectares area of Wlingi, Gandusari, and Doko county area respectively. ABSTRAK Evaluasi kesesuaian lahan diperlukan untuk perencanaan penggunaan lahan yang produktif dan lestari. Tujuan peneli- tian adalah untuk menyajikan data dan informasi tentang evaluasi kesesuaian lahan bagi tanaman jagung menggunakan model analisa spasial. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Juli 2007 sampai bulan Januari 2008. Lokasi penelitian dilaksanakan di Blitar, Jawa Timur. Data yang diperlukan meliputi data spasial berupa peta kontur dan peta jenis tanah skala 1:25000 serta data atribut berupa data klimatologi wilayah dan hasil pengamatan lapangan terhadap sifat fisik, morfologi dan kimia tanah. Parameter kesesuaian untuk tanaman jagung yang ditetapkan meliputi temperatur, curah hujan

  8. ANALISA PENENTUAN FAKTOR DOMINAN KEGAGALAN DESAIN KOMPONEN SEAT ASS’Y OIL FILTER DENGAN METODE FMEA (FAILUR MODE AND EFFECTS ANALYSIS DI PT. SELAMAT SEMPURNA TBK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dimas Novrizal

    2013-10-01

    Full Text Available Filter oli terdiri dari berbagai macam komponen dan beberapa diantaranya adalah seat, elco  dan  seat  assy.  Kadangkalanya komponen-komponen tersebt  mengalami kegagalan desain. Dari bermacam-macam bentuk kegagalan yang berasal dari klaim pelanggan yang terangkum dalam Rekaman Klaim Pelanggan, ada yang memerlukan perhatian serius. Yaitu potensi kegagalan yang dominan. Untu mengetahui klaim yang dominan terhadap (potensial failure, dilakukan analisa terhadap bermacam-macam kegagalan yang ada.Kegagalan- kegagalam tersebut yang pada awalnya berbentuk kasus, ditransformasikan kedalam bentuk angka/nilai, yang  mana  nilai-nilai tersebut adalah sebuah standar  yang  telah  ditetapkan didalam Referensi Manual Potential Failure Mode and Efects Analysis (Chrysler Corporation, Ford Motor Company, General Motor Corporation. Dari nilai-nilai yang telah ditetapkan, yaitu nilai Detection serta nilai severity yang diperoleh dari brainstorming serta pengalaman team, serta nilai occurance yang diperoleh dari penghitungan nilai PPM yang kesemua Potensi kegagalan tersebut ditransformasikan kedalam Possible failure Rates, didapat nilai RPN. Nilai RPN itu adalah hasil perkalian dari ketiga unsur diatas. RPN yang telah dibuat listnya menggambarkan bahwa RPN dengan nilai 192, Potensial Failure Mode; Tinggi titik emboss tidak seragam, menduduki peringkat tertinggi. Meskipun demikian, Potential Failure yang lainpun juga perlu ditindak lanjuti sesuai hasil analisanya, yang mana perbaikan dilakukan dengan skala prioritas, dari RPN tertinggi ke RPN terendah. 

  9. Deteksi Fraud Menggunakan Metode Model Markov Tersembunyi Pada Proses Bisnis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andrean Hutama Koosasi

    2017-03-01

    Full Text Available Model Markov Tersembunyi merupakan sebuah metode statistik berdasarkan Model Markov sederhana yang memodelkan sistem serta membaginya dalam 2 (dua state, state tersembunyi dan state observasi. Dalam pengerjaan tugas akhir ini, penulis mengusulkan penggunaan metode Model Markov Tersembunyi untuk menemukan fraud didalam sebuah pelaksanaan proses bisnis. Dengan penggunaan metode Model Markov Tersembunyi ini, maka pengamatan terhadap elemen penyusun sebuah kasus/kejadian, yakni beberapa aktivitas, akan diperoleh sebuah nilai peluang, yang sekaligus memberikan prediksi terhadap kasus/kejadian tersebut, sebuah fraud atau tidak. Hasil ekpserimen ini menunjukkan bahwa metode yang diusulkan mampu memberikan prediksi akhir dengan evaluasi TPR sebesar 87,5% dan TNR sebesar 99,4%.

  10. METODE DATA MINING UNTUK KLASIFIKASI DATA SEL NUKLEUS DAN SEL RADANG BERDASARKAN ANALISA TEKSTUR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Toni Arifin

    2016-03-01

    Full Text Available ABSTRACT - The Pap Smear test is done to see the presence of infection or changes in cells that can turn into cancer cells. In this research is using data on analysis results of texture image processing on previous research that is using a nucleus cell and inflammation cell in the image Pap Smear cell. The purpose of this research is to find the best method for classifying the nucleus cell and inflammation cell based on texture analysis GLCM (Gray Level Co-occurrence Matrix in this research used of method Decision tree (C 4.5, Naive Bayes and k-Nearest Neighbour. The results of this research brings about the best methods for classification of the data nucleus cell and inflammation cell that is a method of Decision tree (C4.5 with accuracy 97,56% whereas results for Naive Bayes 90,89% and k-Nearest Neighbour 95,97%. Keywords: Data mining, classification, Pap Smear cell, Texture Analysis ABSTRAKSI - Tes Pap Smear dilakukan untuk melihat adanya infeksi atau perubahan sel-sel yang dapat berubah menjadi sel kanker. Pada penelitian ini menggunakan data analisis tekstur yang didapatkan dari hasil pengolahan citra pada penelitian sebelumnya yaitu menggunakan sel nukleus dan sel radang pada citra sel Pap Smear. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari metode terbaik untuk mengklasifikasikan sel nukleus dan sel radang berdasarkan analisa teksur GLCM (Gray Level Co-occurrence Matrix Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Decision tree (C4.5, Naive Bayes dan k-Nearest Neighbour. Hasil dari penelitian ini didapatkan metode terbaik untuk klasifikasi data sel nukleus dan sel radang yaitu metode Decision tree (C4.5 dengan akurasi 97,56% sedangkan hasil untuk Naive Bayes 90,89% dan k-Nearest Neighbour 95,97%. Kata Kunci: Data mining, Klasifikasi, Sel Pap Smear, Analisa Tekstur

  11. METODE YASINIYAH SEBAGAI METODE PEMBELAJARAN MEMBACA AL-QUR’AN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Munir Munir

    2010-06-01

    Full Text Available Abstract This article is research report on the implementation of Yasiniyah method in learning of reading al-Qur’an. The research use theories of phenomenology–symbolic-interactionism for understanding reality in application of this method. For anlyzing the meaning  of reality, it need the approach of social-psichology with contrast analysis, verification and comparation with another different reality. Yasiniah method, philosophically, is based on pesantren’s classic tradition. The characteristic of Yasiniah method can be seen in its system of implementation, i.e. : 1 recruitment system of new student; 2 system of class management; 3 learning material; 4 strategy implemented; 5 system of evaluation use test or directly oral examination  by facing mustahiq individually, and who can pass the exam will be given the certificate at alumni’s release ceremony in  every end of academic year.Kata Kunci: Yasiniyah method, learning of al-Qur’an  reading, pesantren tradition. 

  12. METODE ANUITAS DAN PROPORSIONAL MURABAHAH SEBAGAI BENTUK TRANSPARANSI DAN PUBLIKASI LAPORAN BANK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mr Faisal

    2015-02-01

    Full Text Available Proportional and annuity methods are based on PBI 14/14/PBI/2012 on Transparency and Publication Reports of Islamic Banking and SEBI No. 15/26/DPbs/2013 on Implementation of Accounting Guidelines of Islamic Banking in Indonesia. These methods are forms of commitment to bring transparency in the Islamic banks and recognition on financial statement of profit on murabaha. The Annuity method is referred to PSAK 50, PSAK 55 and PSAK 60 because the substance is classified as a form of financing. Proportional method is referred to PSAK 102 because the substance is classified as trading activities. Metode anuitas dan proporsional didasarkan pada PBI No. 14/14/PBI/2012 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Syariah dan SEBI No. 15/26/DPbs/2013 tentang Pelaksanaan Pedoman Akuntansi Perbankan Syariah Indonesia. Metode tersebut merupakan bentuk komitmen bank syariah dalam mewujudkan transparansi dan laporan keuangan pada pengakuan keuntungan murabahah. Metode anuitas mengacu pada PSAK 50, PSAK 55, dan PSAK 60 karena secara substansi dikategorikan sebagai bentuk pembiayaan. Metode proporsional mengacu pada PSAK 102 karena secara substansi dikategorikan sebagai bentuk kegiatan jual beli.

  13. Neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Okada, Yukiko

    2005-01-01

    Trends and progress in neutron activation analysis (NAA) for the period starting in 1999 to 2003 are presented. Numbers of published reports on NAA are decreasing year by year as investigated from the database JST and NUCLEN. Summary reports on the international conferences held on NAA are followed by classifying according to the fields: various measurement techniques and application fields. Specially focused topics are newly developed techniques for measuring trace elements with high sensitivity and high accuracy such as (1) by diminishing the Compton-background gamma-rays using anti-coincidence technique, (2) by using prompt-gamma rays measurement method (PGAA) and (3) by using a gamma-ray detector array (GEMINI), which has succeeded in a simultaneous quantification of 27 elements from a standard rock sample having a weight of only 10 milligrams, and others. These techniques will be applied in the space and earth sciences and medical fields. (S. Ohno)

  14. ADAPTIVE WEB SITE DENGAN METODE FUZZY CLUSTERING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muchammad Husni

    2004-01-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Ledakan pertumbuhan dan perkembangan informasi dalam dunia maya menjadikan personalisasian informasi menjadi isu yang penting. Personalisasi informasi yang akan diberikan oleh situs web akan sangat mempengaruhi pola dan perilaku pengguna dalam pencarian informasi, terutama pada perdagangan elektronis (e-commerce. Salah satu pendekatan yang memungkinkan dalam personalisasian web adalah mencari profil pengguna (user profile dari data historis yang sangat besar di file web log. Pengklasifikasian data tanpa pengawasan (unsupervised clasification atau metode metode clustering cukup baik untuk menganalisa data log akses pengguna yang semi terstruktur. Pada metode ini, didefinisikan "user session" dan juga ukuran perbedaan (dissimilarity diantara dua web session yang menggambarkan pengorganisasian sebuah web site. Untuk mendapatkan sebuah profil akses pengguna, dilakukan pembagian user session berdasarkan pasangan ketidaksamaan menggunakan algoritma Fuzzy Clustering. Kata kunci : Adaptive Website, Fuzzy Clustering, personalisasi informasi.

  15. Komparasi Metode Penyetaraan Tes Menurut teori Respons Butir

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Erna Miyatun

    2004-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menemukan metode penyetaraan tes dengan teori respons butir yang paling akurat. Sebelum dilakukan pengujian keakuratan metode penyetaraan tes, terlebih dahulu dilakukan: 1 Pemeriksaan setara atau tidaknya perangkat tes, 2 Penemuan persamaan konversi antarpaket soal yang tidak setara dan 3 Estimasi parameter butir. Penentuan metode penyetaraan tes yang akurat didasarkan pada besarnya kesalahan standar penyetaraan (SEE; yang paling akurat adalah metode penyetaraan tes yang mempunyai SEE paling kecil. Dalam penelitian ini, terdapat dua macam objek penelitian yaitu paket soal dan jawaban peserta EBTANAS. Soal EBTANAS terdiri dari 3 paket soal utama, 1 paket soal susulan, dan 1 paket soal cadangan. Peserta EBTANAS SLTP di Jawa Tengah Tahun Ajaran 1998/1999 terdiri dari 370.187 siswa. Teknik Purposive Sampling digunakan untuk menentukan sampel paket soal, yaitu ketiga paket soal utama terpilih sebagai sampel penelitian. Teknik Cluster Stratified Systematic Random Sampling digunakan untuk menentukan sampel jawaban peserta EBTANAS. Jawaban peserta sebanyak 8.251, terpilih sebagai sampel penelitian. Paket soal EBTANAS SLTP bidang studi Matematika dan data jawaban peserta tes, diperoleh melalui pengambilan data dokumentasi. Keparalelan tes diuji dengan analisis varians, uji Scheffe, dan uji Levene. Penyetaraan tes dilakukan dengan metode: Rerata dan Sigma, Rerata dan Sigma Tegar, dan Kurva Karakteristik. Estimasi parameter butir dilakukan dengan analisis program Bilog. Hasil analisis menunjukkan, pasangan paket soal utama-1 dan 2 serta pasangan paket soal utama-1 dan 3 tidak paralel, sehingga diperlukan proses penyetaraan. Pasangan paket soal utama-2 dan paket soal utama-3 bersifat paralel. Oleh karena itu tidak diperlukan proses penyetaraan. Penyetaraan paket soal utama-1 ke paket soal utama-2, dengan metode Rerata dan Sigma didapatkan persamaan konversi X2 - 1,19495 X] + 0,25766; dengan metode Rerata dan Sigma Tegar, X2 = 0

  16. Efektifitas Penerapan Metode Pembelajaran TAI (Team Assisted Individualization Berbantuan Modul Pembelajaran terhadap Hasil Belajar Ekonomi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Fiki Ikmah

    2012-06-01

    s students. This research used Quasi experimental design pos test only control group design with documentation, observation and test collecting data technique. Based on the homogeneity, experimental class and control class was decided. Focus of this research are both, process (afektif and psychomotor and test result (cognitive. Tabulation of data used descriptive percentage technique and statistic analysis by SPSS 16 version. Experimental class�s student more active (77,78% than control class�s (70,14%. Mean post test results of experimental class are higher (81 than control class (73. There are dissimilarity of classes mean, has shown by independent t test (thitung=2,291>ttabel=1,994, TAI method more effective than conventional method seen from 78,79% experimental class student pass over minimum student achievement rate are higher than control class (71,05%. The conclusion are TAI method collaboration with learning module are more effective to increase student achievement than conventional learning method for financial report arrangement material. Economic-accounting teacher advised to use TAI method collaboration with learning module. Student advised to practice individual learning before classical lesson.

  17. Pædagogiske metoder på rejse

    DEFF Research Database (Denmark)

    Nielsen, Jeppe Agger

    2016-01-01

    Nye pædagogiske metoder byder sig konstant til som appellerende måder, hvorpå eksisterende undervisningspraksis kan styrkes. Med afsæt Skandinavisk oversættelsesteori er omdrejningspunktet i artiklen, hvordan undervisningsinstitutioner tilpasser, modificerer og udvikler pædagogiske metoder i takt...

  18. En kvantitativ metode til analyse af radio

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christine Lejre

    2014-06-01

    Full Text Available I den danske såvel som den internationale radiolitteratur er bud på metoder til analyse af radiomediet sparsomme. Det skyldes formentlig, at radiomediet er svært at analysere, fordi det er et medie, der ikke er visualiseret i form af billeder eller understøttet af printet tekst. Denne artikel har til formål at beskrive en ny kvantitativ metode til analyse af radio, der tager særligt hensyn til radiomediets modalitet – lyd struktureret som et lineært forløb i tid. Metoden understøtter dermed både radiomediet som et medie i tid og som et blindt medie. Metoden er udviklet i forbindelse med en komparativ analyse af kulturprogrammer på P1 og Radio24syv lavet for Danmarks Radio. Artiklen peger på, at metoden er velegnet til analyse af ikke kun radio, men også andre medieplatforme samt forskellige journalistiske stofområder.

  19. PERBANDINGAN ESTIMASI KEMAMPUAN LATEN ANTARA METODE MAKSIMUM LIKELIHOOD DAN METODE BAYES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Retnawati

    2015-10-01

    Full Text Available Studi ini bertujuan untuk membandingkan ketepatan estimasi kemampuan laten (latent trait pada model logistik dengan metode maksimum likelihood (ML gabungan dan bayes. Studi ini menggunakan metode simulasi Monte Carlo, dengan model data ujian nasional matematika SMP. Variabel simulasi adalah panjang tes dan banyaknya peserta.  Data dibangkitkan dengan menggunakan SAS/IML dengan replikasi 40 kali, dan tiap data diestimasi dengan ML dan Bayes. Hasil estimasi kemudian dibandingkan dengan kemampuan yang sebenarnya, dengan menghitung mean square of error (MSE dan korelasi antara kemampuan laten yang sebenarnya dan hasil estimasi. Metode yang memiliki MSE lebih kecil dikatakan sebagai metode estimasi yang lebih baik. Hasil studi menunjukkan bahwa pada estimasi kemampuan laten dengan 15, 20, 25, dan 30 butir dengan 500 dan 1.000 peserta, hasil MSE belum stabil, namun ketika peserta menjadi 1.500 orang, diperoleh akurasi estimasi kemampuan yang hampir sama baik estimasi antara metode ML dan metode Bayes. Pada estimasi dengan 15 dan 20 butir dan peserta 500, 1.000, dan 1.500, hasil MSE belum stabil, dan ketika estimasi melibatkan 25 dan 30 butir, baik dengan peserta 500, 1.000, maupun 1.500 akan diperoleh hasil yang lebih akurat dengan metode ML. Kata kunci: estimasi kemampuan, metode maksimum likelihood, metode Bayes     THE COMPARISON OF ESTIMATION OF LATENT TRAITS USING MAXIMUM LIKELIHOOD AND BAYES METHODS Abstract This study aimed to compare the accuracy of the estimation of latent ability (latent trait in the logistic model using maximum likelihood (ML and Bayes methods. This study uses a quantitative approach that is the Monte Carlo simulation method using students responses to national examination as data model, and variables are the length of the test and the number of participants. The data were generated using SAS/IML with replication 40 times, and each datum is then estimated by ML and Bayes. The estimation results are then compared with the

  20. PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN METODE PADA MATERI POKOK BAHASAN BUNYI SISWA KELAS VIII SMP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    N.I. Mabruroh

    2011-10-01

    Full Text Available Observasi awal terhadap proses pembelajaran IPAFisika di salah satu SMP Kabupaten Pekalongan, menunjukkan pembelajaranyang hanya dilakukan secara mekanistis, kurang memperhatikan kemampuan berpikir dan siswa cenderung pasif sehingga hasilbelajar masih rendah. Penelitian ini menerapkan metode pembelajaran (TPS dengan maksud memberikesempatan kepada siswa untuk berpikir dan merespon, membantu satu sama lain, sehingga setiap siswa dapatmengembangkan kemampuan berpikir, pemecahan masalah, dan ketrampilan sosialnya. Penelitian ini bertujuan untukmeningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa melalui penerapan metode pembelajaran TPS dengan desain PTK dalam tigasiklus. Data diambil dengan lembar observasi dan LKS untuk mengetahui aktivitas siswa dan tes hasil belajar untuk mengetahuipemahaman materi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata kelas tiap siklus, persentase ketuntasanklasikal pada aktivitas dan hasil belajar kognitif siswa. Siswa merasa senang dan menikmati pembelajaran bermetode TPS.Disimpulkan bahwa penerapan metode TPS dalam pembelajaran IPA Fisika mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajarsiswa. The preliminary observation on the physics learning process in one of the secondary schools in Pekalongan District shows that thelearning process is just mechanics instruction and give no more attention on the thinking ability, so that the students to be passiveand students learning achievement are low. In this research, we applied Think-Pair-Share method. This method is selected to giveopprtunity for students to think, to respond, and to cooperate, so that each student can develop their capabilities in thinking, solvingthe problems as well as improve their social skills. The goal of this research is to improve the students' activities in learning processwhich have a good impact on the students' achievements by applying TPS learning method and in three cycles of action researchdesign. Data were gathered from

  1. PEMANFAATAN METODE SAW PENDUKUNG KEPUTUSAN PENILAIAN EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tri Apriyanto Sundara

    2017-05-01

    Full Text Available Students who are in junior high school should have been able to read children stories appreciative. However, based on the results of research that has been done, appreciative children's story reading skills in students is still low due to the model applied learning teachers have not been effective. This study is a follow-up that aims to identify effective learning model that can be used by teachers in teaching reading children stories appreciative. The learning model studied is a model of Group Investigation (GI and Jurisprudential Inquiry (JI to utilize the Simple Additive Weighting (SAW method for support decision. The criteria on which the decision is motivation and student learning outcomes. Based on the analysis of data using SAW method, it is known that an effective learning model applied to teachers in teaching reading children's stories are appreciative GI learning model.  Siswa yang duduk di bangku SMP selayaknya telah mampu membaca apresiatif cerita anak. Namun, berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, keterampilan membaca apresiatif cerita anak pada siswa masih rendah dikarenakan model pembelajaran yang diterapkan guru belum efektif. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan yang bertujuan untuk mengetahui model pembelajaran efektif yang dapat digunakan guru dalam pembelajaran membaca apresiatif cerita anak. Model pembelajaran yang diteliti adalah model Group Investigation (GI dan Jurisprudential Inquiry (JI dengan memanfaatkan metode Simple Additive Weighting (SAW sebagai pendukung keputusan. Adapun kriteria yang menjadi dasar pengambilan keputusan adalah motivasi dan hasil belajar siswa. Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan metode SAW, dapat diketahui bahwa model pembelajaran yang efektif diterapkan guru dalam pembelajaran membaca apresiatif cerita anak adalah model pembelajaran GI.

  2. Penyembunyian Data pada File Video Menggunakan Metode LSB dan DCT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mahmuddin Yunus

    2014-01-01

    Full Text Available Abstrak Penyembunyian data pada file video dikenal dengan istilah steganografi video. Metode steganografi yang dikenal diantaranya metode Least Significant Bit (LSB dan Discrete Cosine Transform (DCT. Dalam penelitian ini dilakukan penyembunyian data pada file video dengan menggunakan metode LSB, metode DCT, dan gabungan metode LSB-DCT. Sedangkan kualitas file video yang dihasilkan setelah penyisipan dihitung dengan menggunakan Mean Square Error (MSE dan Peak Signal to Noise Ratio (PSNR.Uji eksperimen dilakukan berdasarkan ukuran file video, ukuran file berkas rahasia yang disisipkan, dan resolusi video. Hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan steganografi video dengan menggunakan metode LSB adalah 38%, metode DCT adalah 90%, dan gabungan metode LSB-DCT adalah 64%. Sedangkan hasil perhitungan MSE, nilai MSE metode DCT paling rendah dibandingkan metode LSB dan gabungan metode LSB-DCT. Sedangkan metode LSB-DCT mempunyai nilai yang lebih kecil dibandingkan metode LSB. Pada pengujian PSNR diperoleh databahwa nilai PSNR metode DCTlebih tinggi dibandingkan metode LSB dan gabungan metode LSB-DCT. Sedangkan nilai PSNR metode gabungan LSB-DCT lebih tinggi dibandingkan metode LSB.   Kata Kunci— Steganografi, Video, Least Significant Bit (LSB, Discrete Cosine Transform (DCT, Mean Square Error (MSE, Peak Signal to Noise Ratio (PSNR                             Abstract Hiding data in video files is known as video steganography. Some of the well known steganography methods areLeast Significant Bit (LSB and Discrete Cosine Transform (DCT method. In this research, data will be hidden on the video file with LSB method, DCT method, and the combined method of LSB-DCT. While the quality result of video file after insertion is calculated using the Mean Square Error (MSE and Peak Signal to Noise Ratio (PSNR. The experiments were conducted based on the size of the video file, the file size of the inserted secret files, and

  3. Activation analysis in water chemistry

    International Nuclear Information System (INIS)

    Szabo, A.; Toth, A.

    1978-01-01

    The potential applications of activation analysis in water chemistry are discussed. The principle, unit operations, the radiation sources and measuring instruments of activation analysis are described. The sensitivity of activation analysis is given in tabulated form for some elements of major importance in water chemistry and the elements readily accessible to determination by measurement of the spontaneous gamma radiation are listed. A few papers selected from the recent international professional literature are finally reviewed, in which the authors report on the results obtained by activation analysis applied to water chemistry. (author)

  4. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT (Team Game Tournament dengan Metode Tutor Sebaya untuk Menuntaskan Hasil Belajar Siswa Pada Kelas X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mabruratul Hasanah

    2017-03-01

    Full Text Available This research background of their learning outcomes, student of class X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan who have not yet reached KKM particularly in the field of physics studies. Therefore, the researchers tried to use cooperative learning model TGT method peer tutor in class X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan on the subject Heat and Heat Transfer. The problems of this study are: 1. How completeness of student learning outcomes through the implementation of cooperative learning model TGT method peer tutor in class X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan ?. 2. How the student's activity during the implementation of cooperative learning model TGT method peer tutor in class X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan ?. The purpose of this study is : 1. To Finalising the student learning outcomes through the implementation of cooperative learning model TGT method peer tutors. 2. To determine the students' learning activities during the implementation of cooperative learning model TGT method peer tutors on the subject Heat and Heat Transfer. This research is a classroom action research. The experiment was conducted three cycles, with each cycle consisting of planning, implementation, observation, evaluation, and reflection. Subjects were students of class X IPA 6 SMAN 2 Pamekasan in academic year 2014/2015. The data analysis technique used is descriptive statistics. From the analyst found that the learning outcomes of students from the first cycle to cycle III has reached completeness criteria with a percentage that is, the first cycle (50%, the second cycle (70%, Cycle III (85% and student activity in accordance with the purpose of learning cooperative. The results of the evaluation of the pretest-posttest is from 10.00% (not exhaustive to 90.00% (complete. Thus, it can be concluded that the type cooperative learning TGT Method Peer Tutor can complete physics learning outcomes and student activity IPA 6 Class X SMAN 2 Pamekasan on the subject Heat and Heat Transfer. Keywords: TGT, Learning Outcomes

  5. OPTIMALISASI METODE PEMBELAJARAN IPS MI UNTUK PENGEMBANGAN KETERAMPILAN BERFIKIR KRITIS SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Ulwiyah

    2014-10-01

    Full Text Available Penelitian ini dilakukan dengan dua alasan; pertama, secara akademik, metode yang variatif  akan efektif dan efisien mempertinggi kualitas pembelajaran dan jika tidak dikembangkan secara baik, tidak mustahil akan menghambat pencapaian tujuan pembelajaran, yaitu tercapainya kompetensi keterampilan berfikir kritis siswa. Kedua, berdasarkan observasi awal, ditemukan fenomena guru IPS dalam mengajar menggunakan metode ceramah, tanya jawab dan penugasan saja. Hal ini kurang mengembangkan berfikir kritis dengan didasarkan pada teori berpikir kritis FRISCO (focus, reason, inference, situation, clarity, overview. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi dan menganalisis metode mengajar guru IPS MI dalam mengembangkan keterampilan berfikir kritis siswa. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, pengamatan, dan kajian dokumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah discourses analysis. Temuan penelitian ini adalah metode yang digunakan guru IPS MIN Rejoso Peterongan Jombang kurang mengembangkan keterampilan berfikir kritis siswa, dengan sebab-sebab yaitu adanya pandangan guru bahwa IPS identik dengan hafalan dan cerita, keterampilan berfikir kritis kurang efektif dikembangkan bagi siswa MI karena mereka belum bisa diajak berfikir kritis, ketidaktahuan guru tentang teori berfikir kritis dan metode-metode yang mendukungnya, adanya paradigma bahwa guru adalah segala-galanya, adanya rasa enggan guru untuk merancang pembelajaran yang kritis, dengan alasan: banyak pekerjaan lain yang harus diselesaikan, sarana terbatas.This research works for two reasons; first, academically, variative method will be highly effective and efficient in teaching quality. Meanwhile if this does not develop well, it is an obstacle for the achievement of learning objectives, the achievement of critical thinking skills. Second, based on the first observation, it was found that there are some social studies teacher

  6. STUDI METODE-METODE EKSTRAKSI PEWARNA MAKANAN ALAMI ANNATTO DARI BIJI KESUMBA (Bixa orellana

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Johnner Parningotan Sitompul

    2012-05-01

    . Annatto merupakan pewarna alami makanan yang didapatkan melalui ekstraksi dari biji pohon kasumba (Bixa orellana dengan komponen pewarna utamanya adalah bixin. Keberadaan ikatan rangkap terkonjugasi menyebabkan bixin dan norbixin  larut dalam sebagian besar pelarut organik. Ciri struktur kimia dari bixin ini yang menjadi dasar dalam pemilihan pelarut untuk ekstraksi pewarna annatto. Tujuan makalah ini adalah studi metode-metode ekstraksi terhadap perolehan bixin, metode Soxhlet pada temperatur didih pelarut dan metoda ultrasonic bath pada temperatur kamar, dengan dua tempat sumber biji kasumba, Bandung dan Duri. Pelarut yang digunakan adalah etil asetat dan aseton. Pengujian dilakukan dengan mengukur kadar pigmen yang dihasilkan menggunakan spektrofotometri pada panjang gelombang tertentu. Dari penelitian ini, didapatkan data yield (perolehan bixin dari berbagai variasi percobaan. Perolehan bixin (terhadap biji yang didapat dari ekstraksi ultrasonic bath lebih tinggi yaitu rata-rata sebesar 0,584%, dibanding dengan metode soxhlet yang rata-rata sebesar 0,443%. Ekstraksi menggunakan metode ekstraksi ultrasonic bath, dan menggunakan pelarut etil asetat lebih tinggi yaitu rata-rata 0,602% daripada menggunakan aseton yang rata-rata 0,565%. Sedangkan dengan metode soxhlet menunjukkan perolehan bixin berbeda, dengan pelarut aseton 0,460%, sedangkan untuk pelarut etil asetat adalah 0,427%. Biji yang berasal dari 2 tempat berbeda, ketika diekstraksi dengan dua metode tersebut tidak memberikan perbedaaan hasil bixin yang signifikan

  7. Identifikasi Boraks dalam Bakso di Kelurahan Bahagia Bekasi Utara Jawa Barat dengan Metode Analisa Kualitatif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mega Efrilia

    2016-03-01

    Full Text Available Already a research identification of boraks in meatball a sell is Kelurahan Bahagia, Nort Bekasi East Java. A research as a purpose for identification boraks in meatball with a metode analysis kualitatif that is a burn of fire a testing colour with a turmeric paper with ake use AgNO3, and BaCl2. Sampel in take by metode random sampel plainin meatball a sell a is Kelurahan Bahagia Nort Bekasi. On a test result, the testing in apprearance meatball of in point negatif contain boraks because meatball not a springy, bases in one day, colour not white, and slimy in one day. in akualitatif this testing 15 sample meatball with test burn of fire, by test colour a using turmeric paper, and BaCl2 negatif contain a boraks.

  8. MANAJEMEN RISIKO KEAMANAN SISTEM INFORMASI MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN ISO 27001 PADA ORGANISASI XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Raden Budiarto

    2017-07-01

    Full Text Available Sekalipun sudah populer di bidang teknik industri, metode Failure Mode & Effect Analysis FMEA masih sangat jarang dilaporkan penelitiannya terhadap objek sistem informasi. Hal ini menarik untuk dieksplorasi lebih lanjut pemanfaatannya pada sistem informasi. Variabel yang diukur pada penelitian ini adalah occurrence (frekuensi kejadian, severity (dampak dan detection (pencegahan. Data penelitian diambil terutama berdasarkan dari hasil pengamatan langsung. Penelitian ini mencakup perlindungan terhadap aset informasi di lingkungan Organisasi XYZ dengan melakukan penilaian risiko keamanan informasi. Penilaian tersebut dilakukan dengan menggunakan metode (FMEA. Pada penelitian ini juga menggunakan kerangka kerja ISO 27001 untuk melengkapi daftar rekomendasi aksi penanggulangan mode kegagalan. Hasil dari penelitian ini yaitu berupa laporan hasil pengelolaan manajemen risiko yang berisikan daftar prioritas analisis risiko yang disertai akar sebab permasalahan dan pengendalian risiko sesuai dengan standar ISO 27001. Hasil dari studi kasus telah membuktikan penerapan standar ISO 27001 berimbas terhadap penurunan tingkat kerawanan sebesar 30%.

  9. PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN RESTORAN MENGGUNAKAN MODIFIKASI METODE DINESERV DAN TRIZ

    OpenAIRE

    Anggraeni, Ira Tania; Daryanto, Yosef

    2014-01-01

    Pasta Banget merupakan salah satu restoran yang mengusung menu makanan Italia di Yogyakarta. Banyaknya pesaing sejenis menuntut Pasta Banget selalu melakukan peningkatan kualitas layanan. Untuk itu, perusahaan perlu mengetahui atribut layanan yang dinilai belum memuaskan oleh pelanggan dan mencari solusi perbaikannya. Metode yang digunakan untuk mengukur kualitas layanan adalah modifikasi dari DINESERV. Metode ini mengandung 32 atribut untuk mengukur kualitas pelayanan berdasarkan 5 dimensi k...

  10. Application of neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Dybczynski, R.

    2001-01-01

    The physical basis and analytical possibilities of neutron activation analysis have been performed. The number of applications in material engineering, geology, cosmology, oncology, criminology, biology, agriculture, environment protection, archaeology, history of art and especially in chemical analysis have been presented. The place of the method among other methods of inorganic quantitative chemical analysis for trace elements determination has been discussed

  11. Analysis of Precision of Activation Analysis Method

    DEFF Research Database (Denmark)

    Heydorn, Kaj; Nørgaard, K.

    1973-01-01

    The precision of an activation-analysis method prescribes the estimation of the precision of a single analytical result. The adequacy of these estimates to account for the observed variation between duplicate results from the analysis of different samples and materials, is tested by the statistic T...

  12. KEEFEKTIFAN METODE SCHOOLYARD INQUIRY TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN SCIENCE VOCABULARY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S.D. Pamelasari

    2014-10-01

    Full Text Available Tantangan yang harus dihadapi dalam mengajar Bahasa Inggris di pada mahasiswa selain jurusan Bahasa Inggris adalah tingkat pemahaman kosakata yang rendah. Hal tersebut berpengaruh pada pemahaman materi mereka, berdasarkan permasalahan tersebut metode schoolyard inquiry digagas untuk membantu meningkatkan pemahaman mereka dalam memahami science vocabulary sebagai metode alternative untuk membantu mereka belajar. Schoolyard inquiry adalah metode belajar kosakata secara mandiri di luar kelas. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemahaman science vocabulary mahasiswa Pendidikan IPA FMIPA Unnes mengingkat secara signifikan dan mencapai tingkat tinggi pada level pemahamannya. Melalui metode ini mahasiswa juga dapat mengintegrasikan pembelajaran Bahasa Inggris dengan metode saintifik. Mahasiswa juga memberikan respon positif terhadap metode schoolyard inquiry  ini. The challenge that should be faced of teaching English for non English department students is the low level of students’ vocabulary mastery. It affects their comprehension of material, therefore to help students to master the science vocabulary schoolyard inquiry method was proposed to be used as alternative method to improve students’ vocabulary mastery. Schoolyard inquiry is a method of independent learning that is conducted outside the class. The result showed that the students’ science vocabulary mastery improved significantly most of students reached high level of science vocabulary mastery. Through Schoolyard Inquiry method Students were be able to learn English by applying the scientific skill. The students also gave positive responses of learning vocabulary by using alternatif method of schoolyard inquiry.

  13. Activation analysis in national economy

    International Nuclear Information System (INIS)

    1974-01-01

    The collected papers are based on the materials of the III All-Union Activation Analysis Meeting. The papers selected deal with the theoretical questions of the activation analysis, its hardware, latest developments in the field of automatic analysis and computer methods employment in the treatment of analytical information. Described are the new techniques for determination of a large number of elements in samples of biological and geological origin. Some results of the use of the activation analysis in various fields of science and technology are provided. The volume reflects the present status of activation analysis techniques in the USSR and might be of interest both for specialists, and for those involved in obtaining and using information on the composition of substances. (auth.)

  14. PENGUKURAN VS30 MENGGUNAKAN METODE MASW UNTUK WILAYAH YOGYAKARTA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muzli Muzli

    2016-10-01

    Full Text Available Yogyakarta merupakan salah satu wilayah yang aktif gempabumi di Indonesia. Sumber gempabumi dapat berasal dari patahan lokal Opak di bagian timur ataupun zona subduksi pada bagian selatan Yogyakarta. Pembuatan peta mikrozonasi gempa sangat dibutuhkan untuk pertimbangan pembangunan infrastruktur atau bangunan yang tahan terhadap gempabumi. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi dampak resiko yang mungkin ditimbulkan. Pada pertengahan tahun 2014 telah dilakukan pengukuran kecepatan gelombang geser (Vs30 di wilayah Yogyakarta khususnya wilayah Kabupaten Bantul dan Sleman. Pengukuran dilakukan terhadap 55 titik yang menyebar pada dua wilayah Kabupaten tersebut dengan jarak antar titik sekitar 1 sampai 5 km. Vs30 merupakan salah satu parameter yang digunakan dalam peta mikrozonasi. Pengukuran Vs30 dengan metode Multichannel Analysis of Surface Waves (MASW menggunakan 24 geofon komponen vertikal dengan frekuensi 4.5 Hz. Nilai Vs30 memberikan informasi klasifikasi tanah permukaan sampai pada kedalaman 30 meter. Hasil interpretasi nilai Vs30 menunjukkan bahwa pusat kota yaitu Kotamadya Yogyakarta memiliki resiko amplifikasi gelombang yang relatif besar dengan nilai Vs30 berkisar antara 115-175 m/s. Pembangunan di wilayah ini sangat disarankan untuk memperhatikan aturan yang memenuhi standard sesuai rujukan SNI 1726-2012. Pada sisi lain, wilayah yang memiliki tanah permukaan klasifikasi padat dengan nilai rata-rata Vs30 antara 350-480 m/s adalah Kecamatan Kretek, Sanden, Pandak dan Bambanglipuro. Wilayah ini memiliki potensi untuk pelemahan atau atenuasi gelombang sehingga resiko kerusakan akibat gempabumi relatif lebih kecil.   Yogyakarta region is one of a seismically active region in Indonesia. Earthquake source can be generatedfrom a local fault Opak in the easternor subduction zone in the southern part of Yogyakarta. Map of seismic microzonation is needed for infrastructure development considerations or buildings resistant to earthquakes. The

  15. PERBANDINGAN METODE PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TOURNAMENT DAN NUMBERRED HEADS TOGETHER DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfiatush Shoolihah

    2012-10-01

    Full Text Available Pembelajaran merupakan proses interaksi yang terjadi antara guru dengan siswa agar siswa mendapatkan pengalaman belajar dari kegiatan tersebut. Hasil observasi awal menunjukan banyak siswa kelas VIII mata pelajaran IPS SMP N 1 Mandiraja, Banjarnegara belum memenuhi KKM. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk menganalisis ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar antara yang menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament dan Numberred Heads Together; serta menganalisis hasil belajar lebih tinggi yang mana hasil belajar yang menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament atau Numberred Heads Together. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP N 1 Mandiraja, Banjarnegara, dengan teknik pengambilan sampel menggunkan cluster random sampling yang menghasilkan kelas VIII C sebagai kelas eksperimen dan VIII D sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil uji tahap akhir, terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament dan Numberred Heads Together. Serta hasil belajar kelas yang menggunakan metode pembelajaran Teams Games Tournament lebih tinggi dari pada kelas yang menggunakan metode pembelajaran Numberred Heads Together. � In teaching and learning education, teachers play an important role as a facilitator in optimizing the activity of students. Teachers are expected to use appropriate teaching methods to involve more students in the teaching-learning process. The results of preliminary observations suggest that class VIII (65,3% who have not completed the economic value of the material perpetrators of the economic activities in Indonesia. Results are not optimal because attention of students are less, participation of children less comprehensive, students have a fairly good activity, but not channeled properly. The procedure of this research is a cyclical activity that consists of two cycles where each cycle includes planning, implementation of the action

  16. PERBAIKAN METODE IDENTIFIKASI POTENSI PENGEMBANGAN LAHAN UNTUK TAMBAK AIR PAYAU SISTEM EKSTENSIF LEWAT INTEGRASI LOGIKA SAMAR DAN PENGINDERAAN JAUH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tarunamulia Tarunamulia

    2016-11-01

    Full Text Available Tersedianya data potensi lahan tambak yang cepat, akurat dan lengkap untuk kebutuhan pengelolaan kawasan pengembangan perikanan budidaya air payau harus didukung oleh metode identifikasi yang efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengupayakan peningkatan kualitas metode klasifikasi multispektral dalam penginderaan jauh dalam mengidentifikasi potensi lahan tambak ekstensif dengan mengintegrasikan logika samar dalam proses klasifikasi citra. Citra landsat-7 ETM+ (30 m, data elevasi digital dan data pengecekan lapang untuk wilayah pantai (kawasan tambak ekstensif/tradisional Kecamatan Kembang Tanjung, Pidie, Nangroe Aceh Darussalam (NAD digunakan sebagai bahan utama dalam penelitian ini. Klasifikasi multispektral standar secara terbimbing diperbaiki melalui pengambilan data training secara cermat, yang diikuti dengan uji keterpisahan objek, pemrosesan pasca-klasifikasi dan analisis tingkat ketelitian. Hasil klasifikasi dengan tingkat ketelitian terbaik dari berbagai algoritma yang diujikan untuk tiga saluran selanjutnya dibandingkan dengan hasil klasifikasi dengan menggunakan logika samar. Dari hasil penelitian diketahui bahwa klasifikasi multispektral standar dengan algoritma Maximum Likelihood mampu menghasilkan informasi penutup lahan yang cukup lengkap dan rinci pada wilayah pertambakan dengan ketelitian yang cukup baik (>86%. Tingkat ketelitian yang sama juga masih dijumpai walaupun hanya melibatkan kombinasi 3 saluran terbaik (5,4, dan 3 yang dipilih berdasarkan analisis statistik nilai kecerahan piksel. Dengan membandingkan hasil terbaik dari metode klasifikasi standar yang berbasis logika biner (boolean dengan hasil klasifikasi citra dengan logika samar dalam pengklasifikasian wilayah tambak, diketahui bahwa klasifikasi citra dengan logika samar mampu memperlihatkan hasil klasifikasi yang sangat baik untuk menentukan batas wilayah tambak yang tidak bisa dilakukan secara langsung bahkan oleh metode standar dengan algoritma

  17. Activation analysis in food analysis. Pt. 9

    International Nuclear Information System (INIS)

    Szabo, S.A.

    1992-01-01

    An overview is presented on the application of activation analysis (AA) techniques for food analysis, as reflected at a recent international conference titled Activation Analysis and its Applications. The most popular analytical techniques include instrumental neutron AA, (INAA or NAA), radiochemical NAA (RNAA), X-ray fluorescence analysis and mass spectrometry. Data are presented for the multielemental NAA of instant soups, for elemental composition of drinking water in Iraq, for Na, K, Mn contents of various Indian rices, for As, Hg, Sb and Se determination in various seafoods, for daily microelement takeup in China, for the elemental composition of Chinese teas. Expected development trends in AA are outlined. (R.P.) 24 refs.; 8 tabs

  18. Prednosti metode Montessori pri obravnavi oseb z demenco

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andreja Ljubič

    2017-03-01

    Full Text Available Uvod: Demenca je kronično obolenje s tendenco upadanja kognitivnih sposobnosti obolelega. Uporaba metod za obvladovanje in trening osnovnih življenjskih aktivnosti, ki omogočajo daljše obdobje samostojnega življenja pacienta z demenco, je v tujini uveljavljena z različnimi novejšimi koomplementarnimi pristopi. Ena izmed uveljavljenih metod je pristop Marie Montessori, prilagojen odraslim pacientom z demenco. V članku je predstavljena metoda montessori pri obravnavi pacienta z demenco in njeni učinki na kakovost življenja pacienta z demenco. Metode: Uporabljena je bila deskriptivna raziskovalna metodologija s pregledom domače in tuje literature. Za prikaz pregleda petih preko spleta dostopnih podatkovnih baz in odločanja o uporabnosti pregledanih virov je bila uporabljena metoda PRISMA. V končni pregled literature je bilo ključenih 19 člankov, objavljenih do maja 2016. Za obdelavo podatkov je bil uporabljen model analize konceptov. Večina zajetih raziskav je bila izvedena v Združenih državah Amerike. Rezultati: Po pregledu raziskav so bila identificirana tri tematska področja: (1 vpliv metode montessori na sodelovanje in prizadevanje, (2 vpliv metode montessori na vedenje, povezano s hranjenjem, in (3 vpliv metode montessori na širšo skupino kognitivnih sposobnosti. Diskusija in zaključek: Kljub majhnemu številu člankov, ki opisujejo uporabo metode montessori pri obravnavi pacientov z demenco, metodo lahko predstavimo kot učinkovito. Avtorji raziskav ugotavljajo, da pristop ne le omogoča ohranjanje kognitivnih sposobnosti, temveč le-te celo izboljšuje.

  19. Standardizing Activation Analysis: New Software for Photon Activation Analysis

    Science.gov (United States)

    Sun, Z. J.; Wells, D.; Segebade, C.; Green, J.

    2011-06-01

    Photon Activation Analysis (PAA) of environmental, archaeological and industrial samples requires extensive data analysis that is susceptible to error. For the purpose of saving time, manpower and minimizing error, a computer program was designed, built and implemented using SQL, Access 2007 and asp.net technology to automate this process. Based on the peak information of the spectrum and assisted by its PAA library, the program automatically identifies elements in the samples and calculates their concentrations and respective uncertainties. The software also could be operated in browser/server mode, which gives the possibility to use it anywhere the internet is accessible. By switching the nuclide library and the related formula behind, the new software can be easily expanded to neutron activation analysis (NAA), charged particle activation analysis (CPAA) or proton-induced X-ray emission (PIXE). Implementation of this would standardize the analysis of nuclear activation data. Results from this software were compared to standard PAA analysis with excellent agreement. With minimum input from the user, the software has proven to be fast, user-friendly and reliable.

  20. Standardizing Activation Analysis: New Software for Photon Activation Analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Sun, Z. J.; Wells, D.; Green, J.; Segebade, C.

    2011-01-01

    Photon Activation Analysis (PAA) of environmental, archaeological and industrial samples requires extensive data analysis that is susceptible to error. For the purpose of saving time, manpower and minimizing error, a computer program was designed, built and implemented using SQL, Access 2007 and asp.net technology to automate this process. Based on the peak information of the spectrum and assisted by its PAA library, the program automatically identifies elements in the samples and calculates their concentrations and respective uncertainties. The software also could be operated in browser/server mode, which gives the possibility to use it anywhere the internet is accessible. By switching the nuclide library and the related formula behind, the new software can be easily expanded to neutron activation analysis (NAA), charged particle activation analysis (CPAA) or proton-induced X-ray emission (PIXE). Implementation of this would standardize the analysis of nuclear activation data. Results from this software were compared to standard PAA analysis with excellent agreement. With minimum input from the user, the software has proven to be fast, user-friendly and reliable.

  1. Neutron activation analysis in Romania

    International Nuclear Information System (INIS)

    Apostolescu, St.

    1985-01-01

    The following basic nuclear facilities are used for neutron activation analysis: a 2000 KW VVR-S Nuclear Reactor, a U-200 Cyclotron, a 30 MeV Betatron, several 14 MeV neutron generators and a king size High Voltage tandem Van de'Graaff accelerator. The main domains of application of the thermal neutron activation analysis are: geology and mining, processing of materials, environment and biology, achaeology. Epithermal neutron activation analysis has been used for determination of uranium and thorium in ores with high Th/U ratios or high rare earth contents. One low energy accelerator, used as 14.1 Mev neutron source, is provided with special equipmen for oxigen and low mass elements determination. An useful alternating way to support fast neutron activation analysis is an accurate theoretical description of the fast neutron induced reactions based on the statistical model (Hauser-Feubach STAPRE code) and the preequilibrium decay geometry dependent model. A gravitational sample changer has been installed at the end of a beam line of the Cyclotron, which enables to perform charged particles activation analysis for protein determination in grains

  2. PENGARUH ABDOMINAL MUSCLE STRENGTHENING DENGAN METODE PILATES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bambang Trisnowiyanto

    2016-12-01

    Full Text Available Seseorang yang memiliki kebiasaan melakukan aktivitas pasif seperti duduk lama saat bekerja dapat meningkatkan resiko terjadinya muscle power imbalance pada otot-otot penyangga tubuh yang pada akhirnya mudah mengalami nyeri pada punggung bagian bawah, sehinga bila melakukan aktifitas atau pekerjaan yang melebihi kapasitas fisik yang dimiliki, akan mudah mengalami kelelahan dan bila dipaksakan dapat terjadi cedera, seperti terjadinya spasme atau kram pada otot perut. Peningkatan kekuatan otot perut, salah satunya dapat dicapai dengan latihan Pilates yang memiliki keunggulan memiliki fokus latihan yang bertujuan menguatkan otot-otot core stability diantaranya adalah otot perut. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh latihan Pilates terhadap peningkatan kekuatan otot perut. Subyek Penelitian Sebanyak 34 terdiri dari ibu-ibu rumah tangga dengan rentang usia antara 30–50 tahun. Metode Penelitian: Eksperimen dengan rancangan one group pre-post test with control dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Bentuk latihan pilates yang dipilih adalah khusus gerakan yang ditujukan untuk latihan otot-otot perut sebanyak 16 gerakan, program latihan diberikan selama 2 bulan, dengan durasi selama 45 menit/sesi latihan, 2 kali/minggu. Pengukuran kekuatan otot perut menggunakan curl up test. Analisis Statistik: Uji beda pre-post test dengan Wilcoxon Test, didapatkan p=0,000 (p<0.05 dan uji beda pre-pre test dan post-post test dengan Mann-whitney U Test kedua kelompok p=0,849(p<0.05  dan post-post test kedua kelompok p=0,007 (p<0.05. Kesimpulan: Latihan Pilates berpengaruh terhadap peningkatan kekuatan otot perut.

  3. Gamma activation analysis with microtron

    International Nuclear Information System (INIS)

    Fiderkiewicz, A.; Kierzek, J.; Parus, J.; Swiderska-Kowalczyk, M.; Wolski, W.; Zoltowski, T.

    1989-01-01

    The physical principles of gamma activation analysis, its capabilities as well as its application to analyse polymetallic ores with use of mean power microtron are presented. Limits of detection and determination for above twenty elements occurring in those ores with use of short- and longlived radioisotopes are specified. The work contains conception of construction of race-track microtron with electrons energy adjusted in 10-30 MeV range and with current not less than 20 μA. Besides the development of microtrons, the reason for choosing the race-track construction for gamma activation analysis is given. 69 refs., 35 figs., 5 tabs. (author)

  4. Prompt gamma neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Goswami, A.

    2003-01-01

    Prompt gamma neutron activation analysis (PGNAA) is a technique for the analysis of elements present in solid, liquid and gaseous samples by measuring the capture gamma rays emitted from the sample during neutron irradiation. The technique is complementary to conventional neutron activation analysis (NAA) as it can be used in number of cases where NAA fails. Though the technique was first used in sixties, the advantage of the technique was first highlighted by Lindstrom and Anderson. PGNAA is increasingly being used as a rapid, instrumental, nondestructive and multielement analysis technique. A monograph and several excellent reviews on this topic have appeared recently. In this review, an attempt has been made to bring out the essential aspects of the technique, experimental arrangement and instrumentation involved, and areas of application. Some of the results will also be presented

  5. Neutron activation analysis of artefacts

    International Nuclear Information System (INIS)

    Mohd Suhaimi Hamzah; Shamsiah Abd Rahman

    2004-01-01

    The paper discussed the utilization of neutron activation analysis in this field. NAA, an analytical technique which analyzing the elements in the sample without any chemical treatment. It is sensitive and accurate. Archaeological objects i.e. ceramics, historical building materials, metals, etc can be analyze with this technique. The analysis results were presented in form of characterization of the artefacts in chemical profiles, which can present the information of the origin of the artefacts as well as it originality. (Author)

  6. OPTIMALISASI PEMECAHAN MASALAH TRANSPORTASI MENGGUNAKAN METODE NWC, INPEKSI, DAN VAM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Ketut Kertiasih

    2013-08-01

    Full Text Available Sistem optimalisasi dalam pemecahan masalah transportasi menggunakan metode NWC (north west corner, INPEKSI (matrik minimum, dan VAM (Vogel Approximation Method adalah sebuah sistem yang dibangun dan difungsikan sebagai sistem yang diharapkan mampu mengetahui biaya paling minimum dalam pengalokasian barang dengan membandingkan tiga metode tersebut. Sistem ini memiliki kelebihan dalam proses input, keakuratan proses perhitungan dan proses pengerjaan lebih cepat dari proses perhitungan secara manual. Sistem ini digunakan untuk melakukan proses input jumlah gudang, input jumlah pabrik, biaya satuan dari tiap-tiap pabrik menuju tiap-tiap gudang, hasil produksi tiap pabrik, dan kapasitas gudang, selanjutnya dilakukan proses perhitungan dengan menggunakan ketiga metode tersebut. Sistem ini dibangun dengan menggunakan visual basic 6.0 dan microsoft office accsess 2007 sebagai basis datanya. Sistem ini diharapkan dapat mempermudah pengguna dalam penyelesaian masalah pendistribusian barang dari pabrik ke masing-masing gudang.   Kata-kata  kunci :  Optimalisasi, NWC, INPEKSI dan VAM

  7. PENERAPAN METODE SELEKSI FITUR UNTUK MENINGKATKAN HASIL DIAGNOSIS KANKER PAYUDARA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Elvira Sukma Wahyuni

    2016-04-01

    Full Text Available Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meningkatkan peforma klasifikasi pada diagnosis kanker payudara dengan menerapkan seleksi fitur pada beberapa algoritme klasifikasi. Penelitian ini menggunakan database kanker payudara Wisconsin Breast Cancer Database (WBCD. Metode seleksi fitur F-score dan Rough Set akan dipasangkan dengan beberapa algoritme klasifikasi yaitu SMO (Sequential Minimal Optimization, Naive Bayes, Multi layer Perceptron, dan C4.5. Penelitian ini menggunakan 10 fold cross validation sebagai metode evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan algoritme klasifikasi MLP dan C4.5 mengalami peningkatan peforma klasifikasi secara signifikan setelah dipasangkan dengan seleksi fitur rough set dan F-score, Naive Bayes menunjukan peforma terbaik ketika dipasangkan dengan metode seleksi fitur F-score saja, sedangkan SMO tidak menunjukkan peningkatan peforma klasifikas ketika dipasangkan pada kedua seleksi fitur. Kata kunci: kanker payudara, seleksi fitur, klasifikasi.

  8. Sistem Pakar Analisis Kepribadian Diri dengan Metode Certainty Factor

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Putu Veda Andreyana

    2015-08-01

    Full Text Available Kepribadian adalah sifat dan tingkah laku khas seseorang yang membedakan seseorang dengan orang lain. Salah satu metode yang digunakan psikolog adalah Big Five Personality untuk mendapatkan jenis-jenis kepribadian. Sistem pakar adalah sistem informasi yang berisi pengetahuan dari pakar yang dapat melakukan analisa seperti seorang pakar. Sistem Pakar Kepribadian Diri dengan metode Big Five dapat memudahkan seseorang melakukan tes kepribadian tanpa psikolog, dan memudahkan psikolog dalam melakukan tes kepribadian karena tanpa melakukan perhitungan manual. Sistem Pakar Kepribadian Diri merupakan sistem berbasis web yang memberikan hasil tes kepribadian seseorang dan juga memberikan informasi tentang jenis-jenis kepribadian yang ada. Sistem ini diimplementasikan menggunakan metode forward chaining untuk mendapatkan kesimpulan dari suatu kepribadian. Output sistem pakar tes kepribadian berupa jenis-jenis kepribadian berdasarkan Big Five Personality. Persentase kepercayaan yang diperoleh berdasarkan kuesioner terhadap sistem pakar ini yaitu tingkat akurasi 74%. Kata kunci: Sistem Pakar, Kepribadian, Big Five Personality, Certainty Factor, Forward Chaining

  9. Perbaikan Metode Penghitungan Debit Sungai Menggunakan Cubic Spline Interpolation

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi I. Setiawan

    2007-09-01

    Full Text Available Makalah ini menyajikan perbaikan metode pengukuran debit sungai menggunakan fungsi cubic spline interpolation. Fungi ini digunakan untuk menggambarkan profil sungai secara kontinyu yang terbentuk atas hasil pengukuran jarak dan kedalaman sungai. Dengan metoda baru ini, luas dan perimeter sungai lebih mudah, cepat dan tepat dihitung. Demikian pula, fungsi kebalikannnya (inverse function tersedia menggunakan metode. Newton-Raphson sehingga memudahkan dalam perhitungan luas dan perimeter bila tinggi air sungai diketahui. Metode baru ini dapat langsung menghitung debit sungaimenggunakan formula Manning, dan menghasilkan kurva debit (rating curve. Dalam makalah ini dikemukaan satu canton pengukuran debit sungai Rudeng Aceh. Sungai ini mempunyai lebar sekitar 120 m dan kedalaman 7 m, dan pada saat pengukuran mempunyai debit 41 .3 m3/s, serta kurva debitnya mengikuti formula: Q= 0.1649 x H 2.884 , dimana Q debit (m3/s dan H tinggi air dari dasar sungai (m.

  10. Game Blok Bakar Berbasis Android Menggunakan Metode LCG dan LFSR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Kadek Adi Praptha

    2015-11-01

    Full Text Available Blok Bakar merupakan permainan kartu tradisional Bali yang menggunakan kartu domino. Konsep utama dari game adalah memilih blok kartu yang terdiri dari 2 buah kartu yang sudah diacak. Namun seiring perkembangan jaman peminat permainan Blok Bakar dari tahun ke tahun mengalami penurunan, sehingga diperlukan sebuah sarana sebagai media pelestarian Budaya Bali. Penelitian ini menyajikan suatu aplikasi game Blok Bakar berbasis Android dengan mengkombinasikan metode pengacakan Linear Congruential Generators (LCG dan Linear Feedback Shift Register (LFSR agar minat masyarakat terhadap game Blok Bakar dapat meningkat. Kombinasi metode digunakan untuk memperoleh kartu acak dan meminimalisir kemunculan kartu yang sama. Game Blok Bakar dibuat dengan menggunakan software Corona SDK dengan bahasa pemrograman Lua. Hasil dari kombinasi metode LCG dan LFSR memberikan perbandingan kemenangan dan kekalahan Bandar sebesar 52% berbanding 48% untuk kondisi taruhan dan 60% berbanding 40% untuk kondisi jumlah kartu. Kata kunci: Blok Bakar, Budaya Bali, game kartu, LCG, LFSR.

  11. PENERAPAN METODE PENDEKATAN TEKNIK UNTUK MENINGKATKAN KEANDALAN SISTEM DISTRIBUSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rukmi Sari Hartati

    2010-07-01

    Full Text Available Metode pendekatan teknik dipergunakan untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi dengan menentukan lokasi recloser yang optimal pada penyulang- penyulang yang akan ditingkatkan keandalannya, sehingga diperoleh nilai indeks keandalan yang lebih baik. Telah dilakukan penelitian dengan menggunakan metode tersebut untuk meningkatkan keandalan pada penyulang Penebel dan Marga untuk memenuhi target PLN ke depan yakni mencapai WCS (World Customer Service serta WCC (World Class Company yaitu SAIFI = 3 kali/pelanggan/tahun dan SAIDI = 100 menit/pelangggan/tahun. Dari hasil penelitian pada 2 penyulang tersebut diperoleh nilai indeks keandalan SAIDI dan SAIFI untuk kedua penyulang tersebut sudah mendekati target WCS dan jauh lebih baik dibandingkan dengan kondisi sebelum dipasang recloser. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode pendekatan teknik untuk meningkatkan keandalan sistem distribusi cocok untuk diterapkan, terutama pada sistem distribusi di Bali.

  12. Charged-particle activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Schweikert, E.A.

    1978-01-01

    The paper discusses the methodology and application of nuclear activation with ion beams (1 9 via 16 O( 3 He,p) 18 F, 12 C( 3 He,α) 11 C and 14 N(p,α) 11 C respectively. Recently, triton activation has been shown to be inherently still superior to 3 He activation for the determination of oxygen [ 16 O( 3 H,n) 18 F]. Lithium, boron, carbon and sulphur can be detected rapidly, nondestructively and with high sensitivity (approximately 0.25ppm for Li and B) via ''quasi-prompt'' activation based on the detection of short-lived, high-energy beta emitters (10ms 1 H( 7 Li,n) 7 Be for example. Nondestructive multielement analysis: Proton activation has the inherent potential for meeting requirements of broad elemental coverage, sensitivity (ppm and sub-ppm range) and selectivity. Up to 30 elements have been determined in Al, Co, Ag, Nb, Rh, Ta and biological samples, using 12-MeV proton activation followed by gamma-ray spectrometry. These capabilities are further enhanced with the counting of X-ray emitters, 28 elements (26 9 ) and accuracy using proton activation. 204 Pb/ 206 Pb ratios can also be determined with a relative precision of a few per cent. Although charged-particle activation analysis is a well-established trace analysis technique, broad potential capabilities remain to be explored, e.g. those arising from ultrashort-lived nuclides, heavy ion interactions and the combination of delayed and prompt methods. (author)

  13. IMPLEMENTASI METODE HISTOGRAM EQUALIZATION UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS CITRA DIGITAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isa Akhlis

    2012-02-01

    Full Text Available Radiografi dapat digunakan untuk membantu mendiagnosis penyakit dalam bidang medis. Umumnya citra radiograf masih tampak kabur sehingga memerlukan pengolahan untuk menghilangkan atau mengurangi kekaburan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mendesain perangkat lunak untuk meningkatkan kualitas citra digital foto Roentgen yaitu dengan meningkatkan kontras citra tersebut. Salah satu metode untuk meningkatkan kontras citra digital adalah dengan menggunakan metode histogram equalization. Metoda tersebut membuat tingkat keabuan citra tersebar merata pada semua tingkat keabuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metoda histogram equalization dapat digunakan untuk meningkatkan kontras citra.  Hal ini dapat langsung dilihat pada layar monitor.   Kata kunci: citra radiograf,  histogram equalization

  14. Automated activation-analysis system

    International Nuclear Information System (INIS)

    Minor, M.M.; Hensley, W.K.; Denton, M.M.; Garcia, S.R.

    1981-01-01

    An automated delayed neutron counting and instrumental neutron activation analysis system has been developed at Los Alamos National Laboratory's Omega West Reactor (OWR) to analyze samples for uranium and 31 additional elements with a maximum throughput of 400 samples per day. The system and its mode of operation for a large reconnaissance survey are described

  15. Automated activation-analysis system

    International Nuclear Information System (INIS)

    Minor, M.M.; Garcia, S.R.; Denton, M.M.

    1982-01-01

    An automated delayed neutron counting and instrumental neutron activation analysis system has been developed at Los Alamos National Laboratory's Omega West Reactor (OWR) to analyze samples for uranium and 31 additional elements with a maximum throughput of 400 samples per day

  16. Instrumental activation analysis of molybdenites

    International Nuclear Information System (INIS)

    Geisler, M.; Schelhorn, H.

    1981-01-01

    Na, K, Sc, Cr, Fe, Co, Se, Rb, Ag, Cs, Ba, La, Ce, Eu, Yb, Hf, W, Re, and Th have been determined in 6 molybdenite samples by instrumental activation analysis. The samples were of different origin and showed K, Sc, W, and Re values with differences of more than two orders of magnitude, whereas Sc values were within one order of magnitude

  17. PENGUKURAN BEBAN KERJA MENTAL DALAM SEARCHING TASK DENGAN METODE RATING SCALE MENTAL EFFORT (RSME)

    OpenAIRE

    Ari Widyanti; Addie Johnson; Dick de Waard

    2012-01-01

    Metode pengukuran beban kerja mental meliputi metode obyektif dan subyektif. Metode pengukuran beban kerja mental secara subyektif yang banyak diaplikasikan di Indonesia adalah Subjective Workload Assessment Technique (SWAT) dan NASA TLX (NASA Task Load Index). SWAT dan NASA TLX adalah pengukuran subyektif yang bersifat multidimensional (multidimensional scaling) yang relatif membutuhkan waktu dalam aplikasinya. Sebagai alternatif SWAT dan NASA TLX, Rating Scale Mental Effort (...

  18. Karakterisasi Serbuk Hasil Produksi Menggunakan Metode Atomisasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    M. Halim Asiri

    2015-07-01

    Full Text Available Abstrak : Metalurgi serbuk (powder metallurgy,yaitu merupakan teknologi produksi logam dengan bahan dasar Aluminum dengan unsur lain Ti,Mn,Mg,Si,sebagai unsur penguat sebelum diproses pencairan terlebidahulu melakukan pengujian sifat mekanik antara lain uji struktur makro dan mikro kemudianuji kekerasan (hardness tes, uji kekuatan (tensile strength. Setelah selesai diadakan pengujian sifat-sifat mekanik terhadap logam dasar, maka proses selanjutnya mencairkan logam dasar denganmelalui dapur peleburan (fornaices dengan temperature panas sekitar 1200 s/d 1350? dan titik cair logam aluminum 650?. Setelah mencair kemudian di holding time selama 20 menit selanjutnya pembuatan proses granulasi (pembutiran dengan menggunakan sistim Atomisasi Air (water atomization dengan menggunakan variasi tekanan penyemprotan sebesar 20 s/d 25 Psi, dengan debit 4 l/s,variasi waktu yg digunakan 6 s/d 8 detik. Hasil dari proses sistim metode Atomisasi ini kita dapatkan macam-macam karakteristik bentuk butiran mulai dari Mesh 8 (2360????m,mesh 16 (1180????m, mesh 30(600????m, mesh 50(300????????,mesh 100 (150????m,mesh 200 (75????m. Untuk mengetahui data-data ini melalui pengamatan dengan menggunakan mikroskop makro dan mikro.Selanjutnya bisa juga melakukan pengujian dengan menggunakan alat uji SEM dan X – Ray (XRD.Kata kunci: uji sifat – sifat mekanik, sifat bahan, komposisi kimia dan porositas (civitis Abstract : Powder metallurgy (powder metallurgy, which is a production technology with basic materialsAluminum metal with other elements Ti, Mn, Mg, Si, as a reinforcement agent before beingprocessed casting prior testing of mechanical properties among others, macro and micro structuraltest then hardness test, test of strength. After completion of the testing of mechanical properties ofthe base metal, then the next process with the base metal melt through the furnace with atemperature of about 1200 s / d in 1350 and the melting point of aluminum is 650C. After melt

  19. Study on neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Chung, Yong Sam; Cho, Seung Yeon

    1993-01-01

    Environmental samples were analyzed quantitatively by neutron activation analysis using high resolution γ-ray spectrometry. The accuracy and precision of the method were checked by the analysis of reference materials, Urban Particulate Matter (NBS SRM 1648) and Coalfly ash (NBS SRM 1633a). Airborne particulates collected for 6 months with low volume air sampler at the outer area of Seoul were analyzed as the start of full scale airborne particulates research. We analyzed 19 trace elements from the samples and the NAA method was confirmed to be utilized for environmental pollution research. (Author)

  20. Digital portfolio som metode og pædagogik

    DEFF Research Database (Denmark)

    Toft, Hanne; Luplau Schnefeld, Mette

    2004-01-01

    Artiklen præsenterer erfaringer med digital portfolio som didaktik og metode. Fokus er på kobling mellem didaktiske læreprocesser på en grunduddannelse og så understøttelse af disse via brug af en digital portfolio. Portfolioen adskiller en række forskellige dokumentsamlinger i privat og offentlig...

  1. Sansning som redskab og metode for faget Modedesign

    DEFF Research Database (Denmark)

    Ræbild, Ulla

    2009-01-01

      Abstract / dansk Intentionen i denne afhandling er at undersøge, hvornår og hvordan designere anvender sansemæssig viden og kompetence i deres arbejdsproces, for igennem denne afdækning at kunne foretage en eksplicitering og artikulation af sansning som redskab og metode i designprocessen. Afha...

  2. Vergelyking van twee metodes vir die bepaling van vitamien A ...

    African Journals Online (AJOL)

    Vergelyking van twee metodes vir die bepaling van vitamien A. J.J. Erasmus. Abstract. No Abstract. Full Text: EMAIL FREE FULL TEXT EMAIL FREE FULL TEXT · DOWNLOAD FULL TEXT DOWNLOAD FULL TEXT · AJOL African Journals Online. HOW TO USE AJOL... for Researchers · for Librarians · for Authors · FAQ's ...

  3. Neutron activation analysis using TRIGA

    International Nuclear Information System (INIS)

    Byrne, A.R.

    1972-01-01

    Activation analysis with TRIGA MARK II is the main part of the work of the nuclear Chemistry Section at the Institute. A major part of the effort in this field is concerned with the determination of trace elements at the micro and nanogram level in a wide variety of materials, and with the development of new methods, (or the adaptation of known methods,) applicable to these determinations. In particular, specific and group radiochemical separations are studied

  4. EFEKTIVITAS METODE PEMBERIAN TUGAS (RESITASI BERBANTUAN MODUL PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KOMPETENSI DASAR UANG DAN PERBANKAN SMA N 1 KOTA MUNGKID KABUPATEN MAGELANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rahma Widhiantari

    2012-06-01

    Full Text Available Keberhasilan proses pembelajaran di sekolah dapat dilihat dari hasil belajar yang diperoleh. Penggunaan metode pembelajaran sangat berpengaruh terhadap hasil belajar yang akan dicapai. Salah satu metode pembelajaran yang dapat dijadikan alternatif oleh guru Metode Pembelajaran Resitasi Berbantuan Modul Pembelajaran. Metode ini dapat melatih siswa untuk berfikir aktif. Permasalahan dalam penelitian ini apakah pembelajaran dengan menggunakan metode Resitasi berbantuan modul pembelajaran lebih dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan apakah lebih efektif penggunaan metode pembelajaran Resitasi berbantuan modul pembelajaran dibandingkan metode konvensional berbantuan modul pembelajaran. Penelitian ini adalah peneltian quasi eksperimen yang dilaksanakan di SMA N 1 Kota Mungkid, Kabupaten Magelang. Sample diambil diambil dari dua kelas yang paling homogen yaitu kelas X F sebagai kelas eksperimen dan kelas X G� sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan metode resitasi berbantuan modul pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Selain itu penggunaan metode resitasi berbantuan modul pembelajaran di kelas eksperimen lebih efektif. Ada perbedaan hasil belajar kelas eksperimen dan kelas kontrol. � The success of the learning process in schools can be seen from the results obtained studying. Use of the method of learning affects the learning outcomes to be achieved. One method of learning that can be used as an alternative by teacher recitation Assisted Learning Method Learning Module. This method can train students to think actively. Problems in this study whether learning by using the method of recitation more can improve student learning outcomes and whether more effective use of the method of recitation-assisted learning module-assisted learning compared to conventional methods of learning modules. The study was a quasi experiment conducted other research in SMA N 1 Kota Mungkid, Magelang regency

  5. PENGHILANGAN NOISE PADA CITRA BERWARNA DENGAN METODE TOTAL VARIATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Anny Yuniarti

    2006-01-01

    Full Text Available Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4 /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Saat ini multimedia telah menjadi teknologi yang cukup dominan. Tukar menukar informasi dalam bentuk citra sudah banyak dilakukan oleh masyarakat. Citra dengan kualitas yang baik sangat diperlukan dalam penyajian informasi. Citra yang memiliki noise kurang baik digunakan sebagai sarana informasi, oleh karena itu diperlukan suatu metode untuk memperbaiki kualitas citra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode total variation untuk penghilangan noise yang dapat diterapkan untuk model warna nonlinier, yaitu Chromaticity-Brightness (CB dan Hue-Saturation-Value (HSV. Filter total variation disebut filter yang bergantung pada data citra karena koefisien filternya diperoleh dari pemrosesan data citra dengan rumusan yang baku. Sehingga filter mask untuk masing-masing piksel memiliki kombinasi koefisien yang berbeda. Metode ini menggunakan proses iterasi untuk menyelesaikan persamaan dasar yang nonlinier. Uji coba dilakukan dengan menggunakan 30 data dengan berbagai jenis noise, yaitu gaussian, salt and pepper dan speckle. Uji coba pembandingan dengan metode filter median dan filter rata-rata. Dari percobaan ini menunjukkan bahwa metode total variation menghasilkan citra yang lebih baik daripada metode

  6. Perpaduan Konsep Islam dengan Metode Montessori dalam Membangun Karakter Anak

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aprilian Ria Adisti

    2016-09-01

    Full Text Available Studi ini menguraikan perpaduan antara konsep Islam dan metode Montessori terutama untuk membangun karakter yang baik bagi anak-anak. Metode pendidikan Montessori adalah salah satu metode yang populer sebagai salah satu metode terbaik di Barat, terutama untuk mengajar anak-anak. Dalam al-Quran, sebagai sumber kehidupan masyarakat muslim, telah disebutkan semua laporan Montessori. Ada lima konsep dalam metode pendidikan Montessori yang bisa dipadukan dengan teori mengajar anak-anak dalam al-Quran dan al-Hadits; Konsep Kebebasan dengan konsep "Fitrah", Struktur dengan konsep Langkah demi langkah, Realitas dan Alam dengan konsep Mencintai Alam dan Makhluk Hidup, Keindahan dan Nuansa sejalan dengan konsep Kebersihan dan Keindahan Islam, dan Materi Montessori dengan Proses Konsep Pembelajaran Hidup. Hasil perpaduan nilai-nilai tersebut dapat membangun karakter yang baik untuk anak-anak, terutama menjadikan mereka orang beragama dengan sikap yang baik untuk masa depan mereka.   This study simply reveals about the assimilation of Islamic education values and Montessori education method especially to build the good character for children. Montessori education method is one of the method which really popular as one of the best method in Western, especially for teaching children. In al-Quran, as the source of Moslem people’s life, has mentioned all the statements of Montessori. There are five aspects in Montessori education methods that we collaborate with the theory of teaching children in al-Quran and al-Hadits; Concept of Freedom with Concept of “Fitrah”, Structure and Order with Concept of Step by Step, Reality and Nature with Concept of Loving the Nature and Living Being, Beauty and Nuance in line with Concept of Cleanness and Beauty of Islam, and Montessori Materials with Concept Process of Life Learning. The result of collaboration those methods can build the good character for children, especially create them to be religious person with the

  7. Activation analysis of biological materials at the Activation Analysis Centre

    International Nuclear Information System (INIS)

    Kukula, F.; Obrusnik, I.; Simkova, M.; Kucera, J.; Krivanek, M.

    1976-01-01

    A review is presented of the work of the Activation Analysis Centre of the Nuclear Research Institute for different fields of the Czechoslovak economy, aimed primarily at analyzing biological materials with the purpose of determining the contents of the so-called vital trace elements and of elements which already have a toxic effect on the organism in trace concentrations. Another important field of research is the path of trace elements from the environment to the human organism. A destructive method for the simultaneous determination of 12 trace elements in 11 kinds of human tissue has been studied. (Z.M.)

  8. PERBAIKAN POSTUR KERJA UNTUK MENGURANGI KELUHAN MUSKULOSKELETAL DENGAN PENDEKATAN METODE OWAS (Studi kasus di UD. Rizki Ragil Jaya – Kota Cilegon

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyu Susihono

    2012-04-01

    Full Text Available Perbaikan postur kerja penting dilakukan untuk menjaga kenyamanan pekerja dalam melakukan aktifitas kerja. Gangguang pada sistem musculoskeletal seminimal mungkin terjadi. Pada aktifitas proses produksi pembuatan kripik singkong teridentifikasi bahwa postur kerja memiliki potensi menimbulkan cidera sehingga perlu dilakukan perbaikan metode kerja guna menurunkan indeks resiko kerja. Metode Ovako Work Posture Analysis System (OWAS digunakan untuk mengevalusi dan menganalisa sikap kerja sehingga diperoleh kategori dan rekomendasi metode kerja yang baru. Perhitungan indek resiko kerja dilakukan agar dapat mengklasifikasikan kategori pekerjaan yang dilakukan. Perancangan mesin dengan menggunakan data antropometri dan data hasil rekomendasi OWAS. Hasil analisis OWAS menunjukkan bahwa sebelum perbaikan masuk pada kategori 3 yang artinya memerlukan perbaikan dengan segera dan 2 yang artinya memerlukan perbaikan dimasa mendatang, sedangkan setelah perbaikan diperoleh kategori 1 yang artinya tidak ada masalah pada sistem musculoskeletal. Indeks resiko sebelum perbaikan sebesar 243 satuan, setelah perbaikan menjadi 129 satuan artinya pekerjaan mempunyai resiko yang kecil (minimum risk

  9. PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA SMP DENGAN METODE INKUIRI PADA PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN LINEAR SATU VARIABEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hilman Hilman

    2015-05-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran matematika dengan metode inkuiri pada persamaan dan pertidaksamaan linear satu variabel, dengan kriteria valid, praktis, dan efektif ditinjau dari prestasi dan kepercayaan diri siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan diadaptasi dari model pengembangan Reiser & Dempsey. Pengembangan terdiri dari lima tahap yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran yang terdiri dari silabus, RPP, LAS, dan tes ulangan harian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Kevalidan produk pengembangan ditentukan oleh validasi ahli, kepraktisan produk pengem-bangan ditentukan oleh penilaian guru, dan siswa, sedangkan keefektifan produk pengembangan ditinjau dari prestasi dan kepercayaan diri siswa. Prestasi yang dicapai siswa mencapai rata-rata 76,94 melampaui KKM yakni 70, sedangkan kepercayaan diri siswa dari 55,88% menjadi 82,35% pada kategori minimal baik. Kata Kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, inkuiri   DEVELOPING LEARNING MATERIALS MATHEMATICS WITH INQUIRY METHOD FOR EQUATIONS LINEAR AND INEQUALITY OF ONE VARIABLE Abstract The aim of this study produces mathematics instructional materials, on linear equations and inequalities one variable with inquiry methods that valid, practical, and effective criteria in terms of student achievement and self-confidence. This study is developmental research. It is adapted from Reiser & Dempsey models. The research through several phases: analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instructional materials is consists of syllabi, lesson plans, student sheet activity, and daily tests. The results showed that is the valid criteria valid, practical, and effective. Validity of development product is determined by the expert validation, the practicality is determined by

  10. IMPLEMENTASI METODE THINK PAIR SHARE (TPS BERBANTUAN MEDIA POWER POINT PADA PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN POKOK BAHASAN PROPOSAL USAHA UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMK NEGERI 1 DUKUHTURI KABUPATEN TEGAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lutfiyatun Lutfiyatun,

    2012-10-01

    Full Text Available Alat dan metode pembelajaran merupakan komponen pembelajaran yang penting. Penerapan metode dan alat pembelajaran yang kurang tepat dapat berdampak terhadap keaktifan dan hasil belajar siswa. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMK N 1 Dukuhturi tahun 2011/2012. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan dua kelas yaitu kelas kontrol menggunakan metode metode ceramah� dan kelas eksperimen menggunakan metode think pair share berbantuan media power point sebagai sampel penelitian. Variabel penelitian terdiri dari metode pembelajaran, keaktifan dan hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil test, lembar observasi, dan penyebaran angket. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada perbedaan keaktifan dan hasil belajar siswa antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Persentase keaktifan pada keaktifan siswa kelas kontrol yaitu 46%, 50%, 54%, 58%, kelas eksperimen yaitu 74%, 78%, 84%, dan 86%. Sedangkan. hasil belajar pada kelas kontrol yaitu rata-rata nilai pre test 67,30 dan rata-rata nilai post test 71,90. hasil belajar pada kelas eksperimen yaitu rata-rata nilai pre test 68,10 dan rata-rata nilai post test 80,31. Tanggapan siswa pada kelas eksperimen dalam kategori sangat tinggi yaitu 85,19%, sedangakan pada kelas kontrol dalam kategori tinggi yaitu 63,75%. Tools and methods learning is an important component of learning. The less proper tools and methods application can influence to the students being active and the results of the students learning. The population of this research are studens of class XI SMK N 1 Dukuhturi 2011/2012. This research is an experiment research which use two classes that is control class and experiment class. Control class uses lecture methods and experiment class uses think pair share (TPS menthods which is helped by power point media as a research sample. The variables of this

  11. US--ITER activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Attaya, H.; Gohar, Y.; Smith, D.

    1990-09-01

    Activation analysis has been made for the US ITER design. The radioactivity and the decay heat have been calculated, during operation and after shutdown for the two ITER phases, the Physics Phase and the Technology Phase. The Physics Phase operates about 24 full power days (FPDs) at fusion power level of 1100 MW and the Technology Phase has 860 MW fusion power and operates for about 1360 FPDs. The point-wise gamma sources have been calculated everywhere in the reactor at several times after shutdown of the two phases and are then used to calculate the biological dose everywhere in the reactor. Activation calculations have been made also for ITER divertor. The results are presented for different continuous operation times and for only one pulse. The effect of the pulsed operation on the radioactivity is analyzed. 6 refs., 12 figs., 1 tab

  12. Implementacija metode 5S v proces proizvodnje

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alojz Gorše

    2016-03-01

    Full Text Available Abstract: Research Question (RQ: The following research tries to show how the introduction of 5S methodology of work affects the production process itself, where the greatest changes are shown and how they are reflected in performance indicators. Purpose: The purpose of this project is to examine the existing methods and their application in practice as well as show the logic of actions we introduce in a particular process by using the 5S method. We will try to compare all the information using a practical example of company X. The results obtained are the basis for further improvements in an analyzed company. Method: We expect positive results in terms of certain improvements in the working environment within the company, as well as the opportunity for improvement in terms of increased efficiency and, consequently, more profit. Results: The results can represent the basis for achieving eve n better work in other processes in the studied company. It is very important to identify all the key activities that are important in generating profits while all the rest are eliminated from the process. Organization: The 5S model is applicable to all levels of the organization so it can be experienced by the highest levels of management in running a business. Society: The impact of the model will surely be seen by employees as they are offered a model after which they will work well, quickly, safely and without loss of time, which in today's world means competitive advantage. Originality: The research work represents an important contribution to the implementation of the 5S model in the company and to the positive things it brings. Limitations/Future Research: The survey as a case study was done in only one organization, in which they were implemented all phases of the method. In the direction of further research it is reasonable to make a quantitative analysis of the increase in profit, increase employee satisfaction analysis, to determine the reduction

  13. Peningkatan Motivasi Belajar Kimia Siswa Sekolah Menengah Menggunakan Metode Koligatif Kemas Kreatif (K3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suci Rizki Nurul Aeni

    2016-01-01

    Full Text Available Abstract: This research is classroom action research at XII class of Madrasah Aliyah YAPIKA. The subject matter  properties of Colligative Solution conducted with K3 method (Koligatif Kemas Kreatif to improve student’s learning motivation. Research has been conducted with the repetition of three times so that the study be completed for three years. Three phase of learning are preparation, implementation and evaluation. Preparation phase is done by teachers and students at home. The teacher is preparing the learning media there are games rules, cardboard spacecraft, question cards,  stopwatch, and a dice. Students learn the material properties of koligatif independently learning by themself using  the student hand book. Implementation of the learning is done through a number of methods, there are the story method, discussions and cooperative teamwork through creative games. The evaluation was direct observation methods. The observation sheets assessing of cognitive and affective aspects of students. Based on the results of observation showed that students can impact the content, focus attention and participate active in learning, supported by innovations that have been implemented.Keywords: Colligative properties, K3, MotivationAbstrak: Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas di Madrasah Aliyah YAPIKA Kurnia kelas XII yang mengkaji materi Sifat Koligatif Larutan melalui metode pembelajaran K3 (Koligatif Kemas Kreatif, sebagai cara untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian telah dilakukan dengan pengulangan sebanyak tiga kali. Pembelajaran yang ditempuh berupa tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Tahap persiapan dilakukan oleh guru dan siswa di rumah. Guru mempersiapkan media pembelajaran berupa petunjuk games, karton wahana, question card, stopwatch, dan dadu. Siswa mempelajari materi sifat koligatif secara mandiri dengan cara belajar melalui buku pegangan siswa. Pelaksanaan

  14. Usulan Perbaikan Kualitas Penggulungan Benang Nilon Dengan Menggunakan Metode Six Sigma di PT. XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Sukania

    2016-07-01

    Full Text Available Abstrak: PT. XYZ merupakan perusahaan yang bergerak dibidang textil yang memproduksi benang jahit. Perusahaan selalu berusaha meningkatkan kualitas produknya dalam penanganan produk yang cacat yang terjadi pada proses produksi karena jumlah cacat yang timbul cukup banyak. Untuk itu perlu dilakukan tindakan perbaikan dalam menurunkan tingkat cacat yang terjadi. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode six sigma dengan model perbaikian Define-Measure-Analyze-Improve-Control (DMAIC dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA untuk menganalisis kinerja proses dan produk yang dihasilkan. Penerapan metode tersebut diharapakan mampu meningkatkan kualitas perusahaan yang sekarang pada level sigma 3,8 menuju tingkat kinerja kualitas 6 Sigma. Kata kunci: Six Sigma, FMEA Abstract: PT. XYZ is a company engaged in textile-producing sewing thread. The company is always trying to improve the quality of products due to quite a lot of products defects occur in the production process. It is necessary for corrective action in reducing the level of defects that occur. In this research, the six sigma with Define-Measure Analyze-Improve-Control (DMAIC and Failure Mode and Effect Analysis (FMEA models were used to analyze the performance of processes and products. Application of those methods are expected to be able to improve the quality of company that are now at the level of sigma 3,8 to 6 sigma level of quality performance . Keywords: Six Sigma, FMEA

  15. Application of nuclear activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Mamonov, E.I.; Khlystova, A.F.

    1979-01-01

    Consideration is given to the applications of nuclear-activation analysis (NAA) as discussed at the International Conference of 1977. One of the new results in the present-day NAA practices is the growing number of elements detected in samples without using a destructive radiochemical separation. An essential feature in this context is the development of the system automation of control and information NAA operations through the use computers. In biological medicine a multicomponent NAA is employed to determine the concentration of elements in various human organs and objects, in metabolic studies and for diagnostic purposes. In agriculture NAA finds applications in the evaluation of grain protein, analysis of element feed composition, soil and fertilizers. The application of this method to the environmental monitoring is considered with particular reference to the element analysis of water (especially drinking water), air, plant residues. Data are presented for the use of NAA in metallurgy, geology, archaeology and criminal law. Tables are provided to illustrate the uses of NAA in various fields

  16. Prehistory analysis using photon activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Krausova, I.; Chvatil, D.; Tajer, J.

    2017-01-01

    Instrumental photon activation analysis (IPAA) is a suitable radio-analytical method for non-destructive determination of total nitrogen in various matrices. IPAA determination of nitrogen is based on 14 N (γ, n) 13 N nuclear reaction after high-energy photon irradiation. The analytically usable product of this photo-nuclear reaction is a positron emitter emitting only non-specific annihilation of 511 keV, which can be emitted by other radionuclides present in the sample. Some of them, besides the non-specific 511 keV line, also emit specific lines that allow their contribution to analytical radionuclide 13 N to be subtracted. An efficient source of high-energy photon radiation is the secondary bremsstrahlung generated by the conversion of the electron beam accelerated by a high-frequency circular accelerator - a microtron. The non-destructive IPAA contributed to the clarification of the origins of a precious bracelet originating from a fortified settlement in the area of Karlovy Vary - Drahovice from the late Bronze Age. (authors)

  17. Penetapan Kadar Protein Pada Kecap Dengan Metode Kjeldahl

    OpenAIRE

    Muhammad, Mahatir

    2015-01-01

    Kecap merupakan pelengkap makanan dan masakan yang hampir setiap hari di konsumsi oleh masyarakat di negara kita. Kualitas dari kecap ditentukan dari kadar/kandungan proteinnnya. Protein merupakan zat makanan yang berguna pada tubuh karena zat ini berfugsi sebagai bahan bakar juga sebagai zat pembangun dalam tubuh. Kecap harus melalului serangkaian pengujian untuk menentukan kualitas kecap tersebut. Salah satunya adalah penetapan kadar dengan metode kjeldahl. Tujuan pengujian ini adalah untuk...

  18. RUMUSAN METODE DETEKSI PENCURIAN LISTRIK MEMANFAATKAN PERANGKAT WSN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A Sony

    2017-03-01

    Full Text Available Mendeteksi kasus pencurian listrik di Indonesia memerlukan usaha dan biaya yang besar. PLN saat ini masih menggunakan metode lama dalam mendeteksi kasus pencurian yaitu dengan memeriksa pola tagihan listrik yang didapatkan dari pencatatan secara manual oleh petugas. Penelitian ini mengajukan suatu metode deteksi pencurian listrik dengan memanfaatkan perangkat WSN yang dipasangkan dimeteran pelanggan untuk memonitor jumlah pemakaian listrik. Logika pendeteksian adalah dengan membandingkan data konsumsi pada pelanggan dengan data jumlah listrik yang disalurkan oleh gardu penyalur pada suatu cakupan wilayah. Hasil penelitian berupa simulasi dengan bantuan perangkat lunak Excel, hasil simulasi menunjukkan keefektifan penggunaan metode yang diajukan dengan tingkat akurasi yang tinggi.Detecting theft electricity in Indonesia require enormous amount of efforts and money. PLN until these days still using the old school method to detect this case by checking the pattren of customers electricity bills manualy by the PLN employee. Purposed method in this research is to detect leak of electricity by spreading WSN devices inside each customers meteran to monitor total power consumtion. Logic of the method is compare sum of power consumtion in a testing area with amount of electricity flow in that area by monitor the gardu penyalur conductor. Result of this research is excel simulation, simulation outcome shows that using the purposed to decided system status is effective in the system operational with high accuracy with the actual condition.        

  19. DESAIN KAPAL LCU TNI-AL MENGGUNAKAN METODE OPTIMISASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hasanudin Hasanudin

    2015-02-01

    Full Text Available Landing Craft Utility (LCU mempunyai peranan yang penting bagi Tentara Nasional Angkatan Laut (TNI-AL digunakan sebagai kapal amphibious mendaratkan: pasukan, logistik dan kendaraan. Desain  LCU TNI-AL mengunakan metode optimasi belum pernah dilakukan, desain kapal umumnya menggunakan metode spiral design yang berlangsung beberapa putaran secara manual yang membutuhkan waktu yang lama dan seringkali tidak mencapai hasil yang optimal. Untuk mengatasi masalah tersebut dalam makalah ini digunakan metode Non Linier Constrains Optimization sehingga perlu satu putaran untuk menyelesaikannya yaitu pada tahap preliminary design. Pemodelan optimasinya dilibatkan ukuran utama dan hull form secara bersamaan sehingga tidak diperlukan pembuatan lines plan. Variables yang dicari adalah ukuran utama dan propulsi kapal; constrains adalah ukuran utama, rasio ukuran utama, stabilitas dan propulsi; objective functions adalah meminimalkan biaya pembanguan.  Dari hasil perhitungan didapatkan Landing Craft Utility yang optimal adalah: bentuk round bilge, Lpp=46,76m, B=9,63m, T=2,56m, H=4,63m, dan Vs= 11knot.

  20. Kajian Eksperimental Parameter Modal Bangunan Dua Lantai dengan Metode Modal Analisis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Islahuddin Islahuddin

    2016-12-01

    Full Text Available Abstrak: Pengukuran getaran merupakan kegiatan yang umum dilakukan dalam perawatan prediktif. Perawatan prediktifbiasanya menggunakan pengukuran sinyal getaran untuk mendeteksi kerusakan yang terjadi pada mesin. Sinyalgetaran yang terukur tersebut, kemudian ditransformasikan dalam bentuk grafik fungsi respon frekuensi (FRF.Selanjutnya FRF diolah sedemikian rupasehingga diperoleh modus getar struktur. Dari modus getar yang diperoleh,maka dapat dianalisa kemungkinan kerusakan yang terjadi pada mesin dengan melihat besarnya amplitudo getarannya.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa karakteristik dinamik dari sistem getaran yang terjadi pada model strukturbangunan dua lantai. Pengujian dilakukan denganmemberikan gaya eksitasi menggunakan impact hammer.Akselerometer digunakan mengukur sinyal getaran yang terjadi pada struktur. Posisi penempatan akselerometerdilakukan bervariasi untuk delapan titik pengujian yang berbeda. Sedangkan posisi pemberian gaya eksitasi tetap untuksemua titik pengujian. Pada penelitian ini menggunakan metode modal analisis eksperimen untuk mengetahuikarakteristik dinamik dari model struktur bangunan dua lantai. Teknik modal analisis ini digunakan untuk mendapatkanparameter modal seperti frekuensi, rasio redaman, dan modus getar. Hasil yang diperoleh dari penelitian inimenunjukkan bahwafrekuensi pribadipertama pada amplitudo maksimum mempunyai nilai yang sama, yaitu 2,313 Hz.Sedangkan untuk frekuensi pribadi kedua pada amplitudo maksimumnya terdapat perbedaan, yaitu pada titik pengujian3 dan 7. Hal ini dapat disebabkan oleh pemberian gaya eksitasi yang tidak sama dengan titik-titik pengujian yang lain.Kata kunci: Karakteristik dinamik, analisis modal eksperimen, frekuensi pribadi, FRF Abstract: Measuring vibration is an activity which is generally carried out in a predictive maintenance. In maintaining, vibratesignal measurement is usually used for machine damage detection. The signal measurement is then being

  1. MODEL PENGEMBANGAN APLIKASI PEMBAYARAN ANGSURAN PINJAMAN ONLINE MENGGUNAKAN PHP-MYSQL DENGAN METODE OBJECT ORIENTED PROGRAMMING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Whisnumurti Adhiwibowo

    2017-12-01

    Full Text Available Sistem pembayaran angsuran berbasis web pada suatu koperasi merupakan sistem yang bersifat dinamis dalam arti akan selalu berkembang dan kompleks. Metode Pemrograman prosedural memiliki kelemahan saat mengembangkan aplikasi yang kompleks. Ketika terjadi permasalahan, penanganannya menjadi sulit karena porgram terdiri dari banyak fungsi dan pada saat mengubah suatu fungsi akan mengubah fungsi fungsi yang lain. Tidak hanya saat terjadi permasalahan, suatu sistem berbasis pemrograman prosedural juga susah apabila akan dikembangkan. Oleh karena itu di pendang perlu untuk mengembangan Sistem dengan metode object Oriented Programming (OOP, merupakan metode pemrograman berorientasi obyek.  Sistem yang di bangun dengan metode ini terdiri dari banyak obyek yang saling berhubungan. Perancangan yang dipakai menggunakan Unified Modeling Language (UML, suatu metodologi untuk mengembangkan sistem dengan pendekatan OOP. Pengembangan Sistem ini menggunakan Hypertext Prepocessor (PHP. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Waterfall. Hasil dari penelitian ini adalah terbentuknya sistem pembayaran transaksi berbasis web dengan metode OOP, sehingga dapat lebih mudah pemeliharaan dan pengembangannya

  2. Penerapan Metode Dempster Shafer Untuk Mendiagnosa Penyakit Dari Akibat Bakteri Salmonella

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mikha Dayan Sinaga

    2016-12-01

    Full Text Available Infeksi dari bakteri Samonella dapat menyerang saluran gastrointestin yang mencakup perut, usus halus, dan usus besar atau kolon. Beberapa spesies salmonella dapat menyebabkan infeksi melalui makanan. Termasuk ke dalamnya adalah Salmonella Typhi yang mengakibatkan penyakit tifus, dan Salmonella Shigella yang mengakibatkan penyakit disentri dan diare. Masih banyak orang yang belum mengetahui gejala-gejala dari infeksi bakteri ini serta bagaimana cara untuk mendiagnosa dengan nilai kepastian yang tinggi. Untuk dapat mengetahui tingkat kepastian infeksi bakteri ini peneliti menggunakan metode Dempster-Shafer. Metode ini dipilih karena metode ini dianggap mampu untuk memberikan tingkat kepastian yang tinggi. Metode Dempster-Shafer adalah representasi, kombinasi dan propogasi ketidakpastian, dimana teori ini memiliki beberapa karakteristik yang secara instutif sesuai dengan cara berfikir seorang pakar, namun dasar matematika yang kuat. Hasil dari penelitian ini adalah untuk membuat aplikasi sistem pakar yang dapat mendiagnosa bakteri dari akibat bakteri salmonella dengan menggunakan metode Dempster Shafer. Kata Kunci  : Sistem Pakar,Metode Dempster Shafer, Bakteri Salmonella.

  3. Pengaruh Metode Student Teams Achievement Division (STAD dan Pemahaman Struktur Kalimat terhadap Keterampilan Menulis Narasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sigit Widiyarto

    2017-02-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini  untuk mengetahui pengaruh metode Teams Achievment Division dan pemahaman  struktur kalimat terhadap keterampilan menulis Bahasa kalimat narasi. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan analisis dua jalur (Anova.Data  di lapangan  memakai hasil tes. Sampel diambil pada kelas VII SMP Swasta Future Gate Jatikramat Kota Bekasi. Jumlah siswa pada kelas kontrol dan eksperimen sebanyak 50 siswa. Berdasarkan analisis data yang dihitung dengan memakai Spss 22 dapat disimpulkan : 1.   Terdapat pengaruh signifikan metode Student Teams Achievment Division( STAD terhadap keterampilan menulis. 2 Tidak terdapat Pengaruh Struktur Kalimat terhadap Keterampilan menulis narasi. . 3. Tidak terdapat pengaruh  Metode STAD dan pemahaman  struktur kalimat secara bersama-sama terhadap keterampilan menulis narasi Kata Kunci  :  metode STAD, Penguasaan struktur kalimat dan keterampilan menulis narasi 

  4. AKTIVITAS PROTEOLITIK PAPAIN KASAR GETAH BUAH PEPAYA DENGAN BERBAGAI METODE PENGERINGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Deivy Andhika Permata

    2016-09-01

    Full Text Available Papain merupakan enzim golongan protease yang banyak digunakan di industri. Salah satu proses penting dalam menghasilkan produk papain kasar adalah pengeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar air, kadar abu, kadar protein, dan aktivitas proteolitik papain kasar getah buah pepaya dengan berbagai metode pegeringan. Metode pengeringan yang digunakan pada penelitian ini, yaitu pengeringan matahari (solar drying, pengeringan kabinet (cabinet drying, pengeringan vakum (vacuum drying dan pengeringan beku (freeze drying. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan disimpulkan bahwa metode vakum menghasilkan aktivitas proteolitik tertinggi dibanding metode lainnya.

  5. Penambahan Bulking Agent untuk Meningkatkan Kualitas Kompos Sampah Sayur dengan Variasi Metode Pengomposan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh. Rohim

    2017-01-01

    Full Text Available Bahan utama pengomposan dalam penelitian ini adalah sayur dan sabut kelapa sebagai bulking agent. Kedua bahan tersebut digunakan karena ketersediannya yang melimpah di lokasi penelitian yaitu Pasar Puspa Agro, Sidoarjo. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah penambahan bulking agent dan metode pengomposan. Penambahan bulking agent yang digunakan yakni 40%, 50% dan 60% yang mana persentase tersebut diperoleh dari hasil perhitungan rasio C/N campuran dari kedua bahan yang masuk rentang 25-40. Sedangkan metode pengomposan yang dipakai adalah metode 1 (tidak dicacah, dilapis, metode 2 (dicacah, dicampur dan metode 3 (dicacah, dilapis. Dimensi pengomposan yaitu 0,5x0,5x1 m dan pembalikan untuk metode 1 dan 3 yakni 3 hari sekali selama 2 minggu pertama, seminggu sekali sampai minggu keenam dan 2 minggu sekali sampai kompos matang. Sedangkan pada metode 2, pembalikan dilakukan 3 hari sekali sampai kompos matang. Parameter kualitas kompos yang digunakan mengacu pada SNI 19-7030-2004 meliputi suhu, pH, kadar air, kadar C-organik, N total dan rasio C/N. Hasil dari penelitian ini adalah jika ditinjau dari penambahan bulking agent kualitas kompos yang paling baik yaitu dengan penambahan 60%. Apabila ditinjau dari metode pengomposan, kualitas kompos yang paling baik yaitu menggunakan metode 3 (dicacah, dilapis.

  6. Activation analysis in gold industry

    International Nuclear Information System (INIS)

    Kist, A. A.

    2003-01-01

    Nuclear techniques and methods were, are, and will be very important for many fields of science, agriculture, industry, etc. Among other examples one can remember role of the nuclear medicine (radiotherapy and radiodiagnostic methods) or semiconductors (communication, computing, information, etc.) which industrial production has been on initial stage based on activation analysis. One of very illustrative examples is application of nuclear methods in gold industry. This is given by favorable nuclear properties of gold. Uzbekistan is one of the main producers of gold. Open-cast mining and hydro metallurgic extraction (using leaching by cyanide and sorption by ion-exchange resin) is the mostly used technology. The typical gold ores are sulfide and contain elevated concentration of As and Sb. That needs special technology of gold extraction. Importance of gold for Uzbekistan economy is a reason why for many years there are carried out studies concerning to gold production. These studies include also nuclear methods and their results are successfully used in gold industry. The present paper gives a brief overview for period of 25 years. For many reasons most of these studies were not published before completely. Despite some results are obtained decades ago we decided to present the overview as an example how nuclear methods can cover requirements of the whole process. We are trying to sort these studies according to methods and applications

  7. Neutron activation analysis in Bulgaria

    International Nuclear Information System (INIS)

    Apostolov, D.

    1985-01-01

    The development of instrumental neutron activation analysis (INAA) as a routine method started in 1960 with bringing into use of the experimental nuclear reactor 2 MW -IRT-2000. For the purposes of INAA the vertical channels were used. The neutron flux vary from 1 to 6x10 12 n/cm 2 s, with Cd ratio for gold of about 4,4. In one of the channels the neutron flux is additionally thermalised with grafite, in others - a pneumatic double-tube rabbit system is installed. One of the irradiation positions is equiped with 1 mm Cd shield constantly. With the pressure of the working gas (air) of 2 bar the transport time in one direction is 2,5 sec. Because of lack of special system for uniform irradiation an accuracy of 3% can be reached by use of iron monitors for long irradiations and copper monitors for use in the rabbit system. Two neutron generators are also working but the application of 14 MeV neutrons for INAA is still quite limited. The most developed are the applications of INAA in the fields of geology and paedology, medicine and biology, environment and pollution, archaeology, metallurgy, metrology and hydrology, criminology

  8. STUDI PERBANDINGAN ANALISIS UNSUR PLUMBUM (PB DARI HASIL ELEKTROLISIS ANTARA METODE LASER- INDUCED BREAKDOWN SPECTROSCOPY (LIBS DENGAN METODE KONVENSIONAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    H. S. Suyanto

    2014-07-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan menganalisis unsur Pb hasil proses elektrolisis dengan metode alternatif laser-induced breakdown spectroscopy (LIBS dan metode konvensional. Elektrolisis menggunakan tembaga (Cu sebagai katoda dan karbon sebagai anoda. Unsur Pb yang terdeposisi pada katoda diirradiasi laser Nd-YAG (model CFR 200, 1064nm dan emisinya (Pb I 405.7 nm ditangkap spektrometer HR 2500++ yang kemudian ditampilkan dalam intensitas fungsi panjang gelombang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa energi laser, arus listrik dan waktu deposisi proses elektrolisis yang optimum untuk karakterisasi unsur Pb masing - masing adalah 100 mJ, 5,28 mA dan 15 menit. Aplikasi metode ini untuk analisis kuantitatif larutan Pb dengan membuat kurva kalibrasi dari kosentrasi 300 ppm sampai kosentrasi terendah yaitu 0,5 ppm, serta diperoleh deteksi limit sebesar 0,44 ppm. Sebagai perbandingan metode deteksi dengan LIBS ini telah dilakukan analisis dengan metode konvensional dengan menentukan selisih massa katoda sebelum dan sesudah elektrolisis dan diperoleh hasil yang sebanding.ABSTRACTThe aim of this research was to compare between a method of laser-induced breakdown spectroscopy (LIBS and the conventional one to analyse of Plumbum (Pb element resulted from electrolysis process. Electrolysis used copper (Cu and carbon (C as cathode and anode respectively. Plumbum element which was deposited on cathode was irradiated by Nd-YAG laser (model CFR 200, 1064nm and its emission intensity of neutral Pb I 405.7 nm in the plasma was captured by HR 2500++ spectrometer and displayed in a form of intensity as a function of wavelength. The experiment result showed that the optimum condition parameters of electrolysis: laser energy, electric current and electrolysis time duration were 100 mJ, 5.28 mA and 15 minutes respectively. An application of these conditions was done to make calibration curve of Pb element in liquid sample from 300 ppm to 0.5 ppm and resulted a limit of

  9. STUDI KOMPARASI HASIL BELAJAR SISWA DENGAN PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI DAN METODE PEMBELAJARAN CERAMAH BERVARIASI BERBANTUAN KARTU SOAL KOMPETENSI DASAR JURNAL KHUSUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Devina Asri Laras

    2016-03-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: adanya peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan metode Team Assisted Individualization berbantuan kartu soal pada kompetensi dasar jurnal khusus. Penelitian ini termasuk penelitian quasi experiment nonequivalent control group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII IPS SMA N 2 Purbalingga. Sampel penelitian adalah XII IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan XII IPS 2 sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yaitu dengan metode tes dan metode observasi. Pengujian hipotesis menggunakan independent sample t-test dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa setelah diterapkan metode TAI sebesar 22,23. Rata-rata hasil belajar siswa dengan metode TAI sebesar 84,11 lebih tinggi dibandingkan dengan metode ceramah bervariasi sebesar 79,88. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan metode TAI lebih efektif meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan metode ceramah bervariasi berbantuan kartu soal. The purpose of this study is to determine: the improvement of student learning achievement with Team Assisted Individualization using card question about the basic competence special journal. This study is a quasi-experimental nonequivalent control group. The study population was all students in class XII IPS SMA N 2 Purbalingga. The samples were XII IPS 1 as the experimental class and class XII IPS 2 as a control. The method of collecting data in this study is the test and observation method. Hypothesis testing using independent sample t-test and paired sample t-test. The results showed an increase in student learning achievement after treatment TAI method of 22.23. Average student learning outcomes with TAI method of 84.11 is higher than the lecture method varies by 79.88. The conclusion of this research is the application of the method is more effective TAI improve student learning outcomes than the lecture variation method using question

  10. PENINGKATAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR POKOK BAHASAN PASAR DENGAN METODE RESITASI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 24 SEMARANG TAHUN AJARAN 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diinul Qoyyimah

    2013-11-01

    Full Text Available Aktivitas siswa kelas VIII pada mata pelajaran ekonomi SMP Negeri 24 Semarang pada pokok bahasan pasar masih rendah sehingga berdampak pada hasil belajar siswa yang masih dibawah KKM. Salah satu penyebabnya karena guru masih menerapkan metode belajar yang sama dalam waktu yang lama sehingga mengakibatkan rendahnya perolehan hasil belajar. Melalui penerapan metode ceramah bervariasi dan resitasi diharapkan siswa dapat belajar dengan santai dan senang dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode resitasi, dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Metode penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas. Prosedur penelitian dilakukan dimulai dengan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Metode pengumpulan data dengan dokumentasi dan tes. Hasil penelitian menyatakan bahwa ada peningkatan aktivitas siswa dan hasil belajar siswa materi pasar pada kelas VIII SMP Negeri 24 Semarang tahun 2013/2014. The students’ activity in VIII class of economic subject in SMP Negeri 24 Semarang in the subject matter of market topic is still low so it has the impact on the students’ learning outcome which is still under KKM requirements. One of the causes is because the teachers are still apply the same learning method in a long time so it resulted in low learning outcomes acquisition.through the application of various conventional methods and recitation are expected that students can learn easily and pleasure in participating of learning process. This study aims to determine the application of recitation method which can improve the activity and students’ learning outcomes. The research method using classroom action research. The research procedure begins with planning, implementation, observation and reflection. Methods of data collection carried out by documentation and test. The result of research states that there is an increasing activity and students’ learning outcomes in the

  11. ANALISA PRODUKTIFITAS PEKERJA DENGAN METODE WORK SAMPLING STUDI KASUS PADA PROYEK X DAN Y

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Andi

    2004-01-01

    Full Text Available There are various methods that can be employed to measure construction labor productivity. However it is difficult to measure accurately the labor productivity. Work sampling is a relatively easy- to-use method for measuring productivity. The main objective of this research is to analyze labor productivity on projects X and Y utilizing work sampling method. The productivity measure obtained from the analysis is labor utilization rate (LUR. Besides, this research is intended to investigate factors influencing the LUR in both projects by way of questionnaire. The work sampling analysis shows that in overall LUR of project X and Y was 55.13% and 44.45% respectively. Comparison of LUR on the same types of works indicates that productivity of project X was higher. The questionnaire analysis further confirms that in general the conditions of the influencing factors in project X were better that those in project Y, and that three factors were found significantly different, i.e. material, scaffolding and schedule. The research also details LUR analyses based on the labor working hours (morning, noon, and afternoon. Abstract in Bahasa Indonesia : Terdapat banyak metode yang bisa digunakan untuk mengukur produktivitas tenaga kerja di lapangan. Namun, pengukuran produktivitas tenaga kerja secara akurat sulit dilakukan. Work sampling adalah salah satu metode pendekatan yang bisa digunakan untuk mengukur produktivitas dengan cukup mudah. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisa produktivitas pekerja pada proyek X dan Y dengan metode work sampling. Ukuran produktivitas yang didapat dari analisa ini adalah labor utilization rate (LUR. Selain itu, penelitian ini juga meninjau faktor-faktor yang dapat mempengaruhi LUR di kedua proyek tersebut dengan cara kuesioner. Hasil analisa work sampling menunjukkan bahwa secara keseluruhan LUR pada proyek X dan Y adalah 55,13% dan 44,45%, secara berturut-turut. Perbandingan nilai LUR pada jenis pekerjaan

  12. Conference on instrumental activation analysis IAA 92

    International Nuclear Information System (INIS)

    Frana, J.; Obrusnik, I.

    1992-05-01

    The publication contains 26 abstracts primarily concerned with neutron activation analysis, although other analytical techniques based on X-ray fluorescence analysis, PIXE, PIGE, RBS are also included. Some contributions deal with aspects of quality practice and assurance in radioanalytical laboratories, with marketing of instrumental neutron activation analysis services, with hard- and software aspects of radiation detection, etc. (Z.S.)

  13. REDESIGN PRODUK PECI MENGGUNAKAN METODE KANSEI ENGINEERING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Saeful Najib

    2017-10-01

    Full Text Available Peci is one of the typical Indonesian fashion products favored by men. Peci used for a purpose both official and unofficial purposes. Many people want a product that is more than the usual Peci both in terms of materials and motifs. The purpose of this study is to realize the expectations of customers and develop the better design of peci that fit to the customer's feelings. The method used in this study is Kansei Engineering. That is a method that uses image or feeling psychologically from the user of the product. Then observations is looking for Kansei words and samples of product, There are obtained 10 Kansei words that represent the feeling of customers and 5 sampels of products of craftsmen. Then conjoint analysis is use to get the value of the relationship between elements design and Kansei words. The results of conjoint analysis obtained that special Peci is peci with batik embroidery motif with price is Rp35.000,00 and made of quality velvet. That is the highest preference of most favored by respondents. Recommend the design of the peci that has been obtained is with first quality velvet, batik embroidery three-leaved vines, Lidded green six cmyk: 100, 0, 100, 0 velvet, black cmyk: 0,0,0, 100 Flowers, red cmyk: 0,100,100,0. Ventilated at the top with a semicircular, and use the cardboard inside the furing wrapped with satin lining.

  14. SIFAT FUNGSIONAL ISOLAT PROTEIN ‘BLONDO’ (COCONUT PRESSCAKE DARI PRODUK SAMPING PEMISAHAN VCO (VIRGIN COCONUT OIL DENGAN BERBAGAI METODE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Siti Permatasari

    2015-11-01

    OHC tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antar metode (p≤ 0,05. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa metode fisik menghasilkan sifat fungsional terbaik. Kata kunci: Sifat fungsional, isolat protein, blondo, VCO

  15. IMPLEMENTASI METODE PENUGASAN ANALISIS VIDEO PADA MATERI PERKEMBANGAN KOGNITIF, SOSIAL, DAN MORAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. Kurniawati

    2013-10-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kelayakan media clue in puzzle yang digunakan dalam pembelajaran IPA pada tema bunyi serta pengaruh penggunaan clue in puzzle terhadap aktivitas belajar siswa. Metode penelitian ini adalah Research and Development (R & D. Hasil penelitian pengembangan meliputi hasil validasi pakar materi dan pakar media, aktivitas siswa dan hasil belajar. Validasi dari pakar media mencapai skor 97,5% dan validasi pakar meteri mencapai skor 93,75% dengan pencapaian kriteria masing-masing sangat baik. Hasil belajar kelas eksperimen juga lebih baik dari kelas control. Hasil penelitian menunjukkan pengembangan media clue in puzzle layak digunakan dalam pembelajaran IPA pada tema Bunyi dan dapat meningkatkan akivitas siswa. The purpose of this study is to determine the feasibility of media clue in the puzzle that used in science teaching on the theme of sound and to determine the effect of the use of clue in the puzzle in the students’ learning activities. The metode of this research is Research and Development (R & D.The research and development outcomes include the validation results of matter and media expert, student activities and learning outcomes. The validation of media experts reach score 97.5% and validation of matter reach score 93.75% and include in very well criteria. The learning outcomes of experimental class also better than the control class. The results shows that development of clue in the puzzle media is feasible to use in science teaching on the theme of sound and to increase the learning activity of students.

  16. Identifikasi bite marks dengan ekstraksi DNA metode Chelex (Bite marks identification with Chelex methods in DNA extraction

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Imelda Kristina Sutrisno

    2013-06-01

    Full Text Available Background: In the case of crime often encountered evidence in bite marks form that was found on the victim’s body. Generally, bitemarks identification use standard techniques that compare the interpretation picture with the tooth model of suspected person. However, sometimes the techniques do not obtain accurate results. Therefore another technique is needed to support the identification process,such as DNA analysis that use the remaining epithelium attached in saliva to identify the DNA of the suspected person. In this processes a limited DNA material could be met, not only less in quantity but also less in quality. Chelex known as one of an effective DNA extraction method in DNA forensic case is needed to overcome this problem. Purpose: The study was aimed to examine the use of Chelex as DNA extraction method on a bitemarks sample models. Methods: The blood and bitemarks of 5 persons with were taken. The DNA of each subject was exctracted with Chelex and quantified the quantity with UV Spechtrophotometer. The DNA results was amplified by PCR at locus vWA and TH01 then vizualised by electrophoresis. Results: The electrophoresis’s results showed band at locus vWA and TH01 for blood sample and bite marks with no significant differences. Conclusion: The study showed that Chelex method could be use to extract DNA from bitemarks.Latar belakang: Dalam kasus kejahatan sering dijumpai bukti dalam bentuk bekas gigitan (bitemarks yang ditemukan pada tubuh korban. Umumnya, untuk mengidentifikasi bite marks menggunakan teknik standar yaitu membandingkan foto interpretasi dengan model gigi dari orang yang dicurigai. Namun demikian teknik ini terkadang tidak mendapatkan hasil yang akurat, sehingga diperlukan teknik lain untuk menunjang keberhasilan proses identifikasi pelaku, yakni melalui analisis DNA bitemarks, yang diperoleh dari saliva yang mengandung sisa epitel tersangka pelaku. Sampel DNA yang berasal dari bitemarks umumnya terbatas, tidak hanya

  17. IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN BERBALIK (RESIPROCAL TEACHING PADA MATA PELAJARAN AKUNTANSI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    J Titik Haryati

    2011-05-01

    Full Text Available The objective of the researches is to know wether resiprocal teaching learning can improve understanding accounting subject on the topic transaction journal cooperative accounting. Population in this research where XII IPS students in SMA Negeri 1 Tegal. Sample in this research where XII IPS 1 students in SMA Negeri 1 Tegal. Result of this research show reciprocal teaching learning implementation can improve understanding accounting subject on the topic transaction journal cooperative accounting. This can be should 80% students can reach the target. Based on the result, it is suggested that teacher can implement reciprocal teaching learning, and to use relevan literature. Key Words: Metode pembelajaran berbalik (reciprocal teaching, prestasi belajar

  18. Proceedings of national seminar neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Agus Taftazani; Muhayatun Santoso; Budi Haryanto; Khatarina Oginawati

    2010-11-01

    Proceedings of national seminar neutron activation analysis in 2010 with the theme of the Role of Nuclear Analytical Techniques in the Field of Environment, Health and Industry. The seminar was organized by Indonesians Neutron Activation Analysis and BATAN Forum. These proceedings contain the result of environmental research in BATAN, universities and institutions associated with the application on neutron activation analysis technique. The purpose of these proceedings was as a useful source of information to spur research and development of activation analysis applications in various fields for the Indonesian welfare. There are 40 articles. (PPIKSN).

  19. Instrumental neutron activation analysis - a routine method

    International Nuclear Information System (INIS)

    Bruin, M. de.

    1983-01-01

    This thesis describes the way in which at IRI instrumental neutron activation analysis (INAA) has been developed into an automated system for routine analysis. The basis of this work are 20 publications describing the development of INAA since 1968. (Auth.)

  20. Identifikasi Urat (Vein) Sulfida Menggunakan Metode Induksi Polarisasi di Daerah Kemawi

    OpenAIRE

    Wibowo, Alamsyah

    2014-01-01

    Metode induksi polarisasi merupakan pengembangan dari metode tahanan jenis yang didasarkan pada pengukuran efek polarisasi yang terjadi akibat induksi arus. Pada penelitian ini dilakukan pengolahan, analisis dan interpretasi data pengukuran induksi polarisasi untuk mengidentifikasi sebaran mineralisasi sulfida pada daerah Kemawi, Jawa Tengah. Data yang digunakan berjumlah 11 lintasan dengan spasi 200 meter antar lintasan dan spasi elektroda 50 meter. Pengukuran dilakukan dalam domain...

  1. Perkembangan Riset Etnografi Di Era Siber : Tinjauan Metode Etnografi Pada Dark Web

    OpenAIRE

    Kautsarina Kautsarina

    2017-01-01

    Setiap tindakan manusia bermuatan kultural, begitu juga seluruh aktivitas manusia yang berkaitan dengan penggunaan internet. Bersama para pengguna internet lainnya, netizen mempertukarkan gagasan yang kemudian menghasilkan baik karya cipta maupun karsa di dunia maya. Etnografi merupakan metode penelitian yang dikhususkan untuk memahami aspek kultural dalam masyarakat. Penggunaan metode etnografi ini dinilai relevan untuk mengkaji kultur pengguna dan masyarakat dalam dunia maya. Selain interne...

  2. Kolaborasi Metode Ceramah, Diskusi dan Latihan Pada Materi Perkembangan Teknologi Untuk Meningkatkan Prestasi Belajar

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maski Maski

    2014-02-01

    Full Text Available Metode pembelajaran adalah cara yang digunakan guru dalam mengadakan interaksi antara guru dengan siswa. Setiap metode pembelajaran memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing. Oleh karena itu, dalam praktek pembelajaran mustahil menggunakan satu metode saja. Kombinasi (kolaborasi penggunaan beberapa metode merupakan keharusan dalam praktek pembelajaran. Terkait dengan parktek pembelajaran di kelas, peneliti selaku guru kelas mengalami permasalahan dalam pelajaran IPS mendeskripsikan materi “Perkembangan Teknologi” pada siswa kelas IVB yang berdampak pada rendahnya prestasi siswa. Penyebab kegagalan tersebut yaitu metode yang digunakan kurang tepat dan kurangnya motivasi siswa dalam mendiskripsikan persoalan. Oleh karena itu peneliti mencoba menggunakan kolaborasi metode ceramah, diskusi dan latihan. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang dilakukan terhadap siswa kelas IVB SDN Pinggir Papas 1 selama dua siklus, kolaborasi metode ceramah, diskusi dan latihan dapat meningktkan prestasi belajar siswa. Untuk prestasi belajar siswa yang tuntas secara indvidu mulai dari siklus I sebanyak 22 siswa (73% dengan nilai rata-rata 74, pada siklus II bertambah menjadi 27 orang (90% dengan nilai rata-rata 87. Sedangkan untuk  aktivitas belajar siswa pada siklus I mendapat penilaian 60% meningkat menjadi 93,3% pada siklus II, maka dapat dikatakan bahwa pada siklus II ini perbaikan pembelajaran yang dilakukan guru dengan menggunakan kolaborasi metode ceramah, diskusi dan latihan telah berhasil menjadikan siswa aktif dalam mengikuti kegiatan pembelajaran.

  3. PEMANFAATAN SOFTWARE MATLAB DALAM PEMBELAJARAN METODE NUMERIK POKOK BAHASAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR SIMULTAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    ani muanalifah

    2016-02-01

    Dalam pembelajaran metode Numerik khususnya pada pokok bahasan Sistem Persamaan Linear Simultan diperlukan perhitungan iterasi dengan menggunakan Komputer.  Software yang digunakan untuk perhitungan Numerik salah satunya adalah MATLAB.  Dengan peman- faatan software ini ternyata sangat membantu pemebelaja- ran metode numerik

  4. Penentuan Harga Jual Produk dengan Menggunakan Metode Cost Plus Pricing pada Ud. Vanela

    OpenAIRE

    Mawikere, Lidia; Ilat, Ventje; Woran, Reza

    2014-01-01

    Harga jual yang ditetapkan harus mampu menentukan semua biaya yang menghasilkan laba jangka panjang. Cost plus pricing adalah penetapan harga dengan menambahkan sejumlah (persentase) tertentu dari harga jual atau biaya sebagai keuntungannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Perusahaan menentukan harga jual produk dengan menggunakan metode cost plus pricing pada UD. Vanela. Dalam penganalisaan data digunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan UD. ...

  5. PEMANFAATAN METODE AERASI DALAM PENGOLAHAN LIMBAH BERMINYAK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Arsawan

    2012-11-01

    Full Text Available Oily waste can pollute environment. One of the method used to process the oily waste is aerationmethod. This researce is carried out by taking oily waste PT. Indonesia Power Business Unit Electric PowerStation Bali at Pasanggaran Denpasar, aimed at increase quality of the waste.The sampel used is waste of PT. Indonesia Power Electric Power Station Business Unit of Bali. Thesampel is intercepted and retained in a retaining box, and 11,12 litters are then taken to be put intotreatment tank. Aeration treatment duration given varies, such as 12 hours, 24 hours, 48 hours, and 72 hoursfor the sampel with air flow speed of 0,6m/s. The treatment is also done with adding sampel with mud of 1%of the whole sampel volume. The relation between Aerating duration with oil contents, oil layer, BOD value,COD value, TDS value and TSS value will be analyzed with simple correlation and descriptive analysis.Aeration treatment can reduce the contents of oil in waste and separate oil accumulated in the waterso that the oil can be depressed up. Aeration treatment can also lower BOD value, COD value, TDS valueand TSS value because giving oxygen in to waste will meet the needs of oxygen of disentanglingmicroorganism in the waste water and the needs of oxygen for oxidation of chemicals in the waste.Therefore, aeration treatment can increase quality of the waste.

  6. VALIDASI MODIFIKASI METODE WEIßHAAR UNTUK ANALISIS 3-MCPD ESTER DALAM MINYAK GORENG SAWIT [Validation of Modified Weißhaar’s Method for 3-MCPD Esters Analysis in Palm Oil

    OpenAIRE

    Tanti Lanovia1,2)*; Nuri Andarwulan1,3); Purwiyatno Hariyadi1,3)

    2014-01-01

    The 3-monochloropropane-1,2-diol (3-MCPD) and 3-MCPD esters were found in any type of refined vegetable oil -mostly produced during the refining process- and recognized as emerging food contaminants. Several analytical methods have been developed and one of which was a Weißhaar's method. The study aims to validate the modified Weißhaar's method for analysis of 3-MCPD and 3-MCPD esters in refined palm oil. Ion fragments were used for identification and quantification of 3-MCPD and 3-MCPD-d5. 3...

  7. Peningkatan Produktivitas Konstruksi Melalui Pemilihan Metode Konstruksi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Paulus Setyo Nugroho

    2012-02-01

    Full Text Available Productivity growth in the construction is lower than that of in the industry sector. Level of innovation in this sector is too low. Many problems of inefficiency in the construction process are a lotof waste of resources that do not produce value. According to  LCI (Lean ConstructionInstitute waste in the construction industry is about 57% while the activity that adds value is only 10%. The construction industry has a lot to learn from manufacture industry. Some innovations by applying an appropriate and efficient  methods in the field of construction adopted many of the manufacturing, including modular systems/fabrication (precast concrete. Construction materials are mass produced in acontrolled environment and then assembled inthe site. The use of precast on any project shows that there are advantages obtained are: cheaper, faster/more productive and guaranteed quality. The duration of the Rusunawa (Simple Flats for Rent Structure construction phase in Cilacap for precast method is 168 days while for the implementation of the conventional method is 196 days. The duration of the construction of precast structures is faster 28 days (14% faster than that of the conventional structures. In high-speed rail project on the border of Belgium and the Netherlands, use Rheda 2000 NL method, which development of Rheda method, can increase productivity and lower overtime costs as 24.6%. In the residential case, quicklyconstructed building criteria can be categorizedinto several aspects, such as dimensions, weight components and connection systems.The suitable selection criteria will accelerate instalment proses of the wall panel.

  8. Activation analysis with reactor neutrons

    International Nuclear Information System (INIS)

    Gangadharan, S.

    1983-01-01

    The potentialities of neutron as an analytical probe are indicated, pointing out the need for development of other approaches, besides the conventional activation method. Development of instrumental approach to activation and applications, carried out at Analytical Chemistry Division are outlined. The role of, and the need for, the development and application of mathematical methods in enhancing the information content, and in turn the interpretation of the analytical results, is demonstrated. (author)

  9. ANALISIS PENGENDALIAN MUTU PROSES MACHINING ALLOY WHEEL MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ong Andre Wahyu Rijanto

    2014-12-01

    Full Text Available PT. Meshindo Alloy Wheel adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur alloy wheel atau dikenal dengan sebutan velg racing untuk didistribusikan ke industri mobil atau dikenal sebagai OEM (Original Equipment Manufacturer baik untuk industri otomotif di Indonesia maupun di Jepang. Mutu merupakan syarat penting dalam sukses bisnis. Kehandalan kinerja proses dan keakuratan pencapaian persyaratan mutu harus dapat dipenuhi. Proses dikatakan capable jika dapat memenuhi spesifikasi pelanggan, variasi yang terjadi pada proses relatif kecil, dan defect atau DPMO yang terjadi kecil. Artikel ini menganalisis pengendalian mutu proses pembuatan valve hole location pada alloy wheel type MS 511 YA. Pengendalian variasi proses produksi dan pengukuran dengan menggunakan metode six sigma DMAIC (Define Measure Analysis Improve Control untuk dapat mencapai target penurunan cacat sampai mencapai 3,4 DPMO (defect per million opportunities, Cp 1,54 dan Cpk 1,54. Setelah proses six sigma selesai, diharapkan implementasi six sigma dapat memberikan saran-saran perbaikan pada proses-proses yang lain.

  10. Sistem Pakar Diagnosa Depresi Mahasiswa Akhir Dengan Metode Certainty Factor Berbasis Mobile

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Apip Supiandi

    2018-04-01

    Full Text Available Abstrak Tingkat depresi pada mahasiswa mengalami peningkatan dibandingkan usia anak‐anak dan usia dewasa. Pada orang depresi cenderung tidak akan memperhatikan pola makan dan aktivitas fisiknya. Oleh sebab itu perlu adanya tindakan/penanganan secara dini untuk mencegah orang dewasa terjangkit depresi. Metode Certainty Factor merupakan metode yang mendefenisikan ukuran kepastian terhadap suatu fakta atau aturan, untuk menggambarkan tingkat keyakinan pakar terhadap masalah yang sedang dihadapi, dengan menggunakan Certainty Factor ini dapat menggambarkan tingkat keyakinan pakar. Untuk itu, dalam penelitian ini akan dilakukan analisa data tingkat depresi pada mahasiswa tingkat akhir menggunakan metode certainty factor. Dibutuhkan sebuah sistem yang dapat mewakili seorang pakar yang memiliki basis pengetahuan dan pengalaman tentang masalah depresi, yaitu sebuah sistem pakar. Teknologi berbasis mobile saat ini semakin pesat, yang mengakibatkan meningkatnya aplikasi-aplikasi mobile berbasis android. Oleh karena itu, agar mendapatkan nilai informasi yang lebih cepat dan fleksibel, sistem pakar ini akan diaplikasikan dalam bentuk aplikasi mobile berbasis Android sehingga dapat disimpulkan bahwa penelitian yang diimplementasikan ke dalam aplikasi android ini dapat membantu para pengguna khususnya para orang tua dalam mendiagnosa tingkat depresi pada mahasiswa tingkat akhir. Kata Kunci: Sistem Pakar, Certainty Factor, Depresi, Aplikasi Mobile Abstract The rate of depression in students has increased compared to the age of children and adult age. In the depressed person tends not to pay attention to diet and physical activity. Therefore, the need for early action / treatment to prevent adults infected with depression. Certainty Factor method is a method that defines the size of certainty to a fact or rule, to describe the level of expert confidence to the problem at hand, using Certainty Factor can describe the level of expert confidence. For that, in

  11. METODE BERMAIN PUZZLE BERPENGARUH PADA PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA PRASEKOLAH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lilis Maghfuroh

    2018-03-01

    Full Text Available Pre-school is a period to increase fine motor development of children. This research aims to determine the increasing of fine motor development using the puzzle for preschoolers. his research is using one-group pre-post test design without control and procedures for statistical analysis through Wilcoxon Sign Rank Test with a confidence level of 95% and α: 5%. The subjects of this study were 40 children. The results of the analysis showed that there was effect of the intervention method by playing puzzle through the development of fine motor skills at pre-school children in mind that the value of Z sign p = 0.001 where significant value of p <0.05. Puzzle play method can improve child language development. The results of this research can be used as the basic for doing the puzzles therapy in children because it can improve fine motor skills development of children. Masa prasekolah merupakan masa peningkatan perkembangan motorik halus. Motorik halus adalah gerakan yang dilakukan oleh sekelompok otot-otot kecil seperti jari-jemari. Pada survey awal hampir sebagian anak mengalami perkembangan motorik suspek. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode puzzle terhadap perkembangan motorik halus anak pra sekolah. Penelitian ini menggunakan one-group pra-post test design tanpa control dan analisis statistik menggunakan Uji Wilcoxon Sign Rank Test dengan tingkat  kepercayaan 95% dan α : 5%. Populasi penelitian 50 anak dan sample 40 anak dengan tehnik Simple Random Sampling. Setelah data terkumpul dengan menggunakan DDST selanjutnya dianalisa. Hasil penelitian ini menunjukkan ada pengaruh metode bermain puzzle terhadap perkembangan motorik halus diketahui p sign = 0,001 dimana nilai signifikan p < 0,05. Hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar untuk melakukan terapi puzzle pada anak untuk meningkatkan perkembangan motorik halus anak.

  12. METODE PELAKSANAAN DEWATERING YANG RAMAH LINGKUNGAN PADA PROYEK THE NEST CONDOTEL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Wayan Intara

    2016-03-01

    Full Text Available Proyek Pembangunan The Nest Condotel merupakan salah satu upaya untuk memenuhi sarana dan prasarana pariwisata khusunya daerah Nusa Dua-Bali. Proyek ini dibangun di tengah-tengah pemukiman penduduk dan berdekatan dengan Pengolahan Limbah BTDC. Setelah dilaksanakan survei lapangan ada permasalahan yang dihadapi pada pembangunan proyek ini yaitu pada pengerjaan struktur basement. Kondisi muka air tanah lebih tinggi daripada rencana pemukaan galian lantai basement yang akan dibuat. Di samping itu, kondisi tanah yang kurang baik dengan kondisi tanah yang berpasir. Berdasarkan permasalahan di atas perlu adanya pemilihan perencanaan metode penanganan muka air tanah yang paling tepat dalam pekerjaan  galian basement. Dewatering adalah proses penurunan muka air tanah pada suatu area tertentu dengan cara pemompaan dari sebuah sumur ataupun saluran. Tujuannya adalah untuk menjaga area galian tetap kering dalam proses konstruksi dan menjaga kestabilan lereng galian. Pemompaan dilakukan melalui sumur-sumur dewatering (dewatering well atau well point atau saluran-saluran (sump dengan menggunakan pompa submersible (submersible pump. Dengan demikian penggalian basement bisa dikerjakan dengan baik. Penelitian ini adalah menentukan metode pelaksanaan pekerjaan dewatering yang paling tepat dari metode-metode pelaksanaan yang mungkin untuk dilaksankan berdasarkan biaya, waktu, dan dampak terhadap lingkungan. Metodelogi yang digunakan untuk analisis data adalah menganalisis metode-metode pelaksanaan yang ada dan dari hasil analisis akan ditetapkan metode pelaksanaan terbaik. Hasil analisis dari beberapa metode pelaksanaan yang ada untuk pekerjaan dewatering digunakan adalah predrainage dan open pumping, metode yang terpilih yaitu open pumping adalah metode terbaik untuk dilaksanakan pada proyek tersebut dengan biaya yang terendah, waktu pelaksanaan yang lebih cepat, dan dampak lingkungan yang dapat diminimalisir

  13. Aplikasi Prediksi Usia Kelahiran dengan Metode Naive Bayes

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Naisha Rahma Indraswari

    2018-04-01

    Full Text Available Umumnya kelahiran bayi sehat cukup bulan berada pada minggu 38-42 kehamilan. Namun ada banyak bayi yang terlahir pada usia kelahiran yang kurang mencukupi bahkan lahir dalam usia kelahiran yang lewat waktu. Hal ini menjadi hal yang serius mengingat banyak terjadi kematian bayi akibat usia kelahiran yang kurang mencukupi atau yang lewat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi prediksi yang nantinya akan dapat membantu pasien dalam mengetahui usia kelahirannya dan mengantisipasi hal yang tidak diinginkan kedepannya. Metode yang digunakan merupakan metode Naïve Bayes dengan variable inputan faktor-faktor yang dialami oleh ibu hamil, diantaranya: usia ibu, tekanan darah, jumlah bayi, riwayat persalinan, riwayat abortus/ kuretase, malnutrisi, penyakit bawaan sebelum hamil dan masalah saat kehamilan. Hasil dari penelitian ini merupakan sebuah aplikasi yang dapat memprediksi usia kelahiran dengan nilai akurasi aplikasi tertinggi pada angka 78,69%, nilai precision tertinggi ada pada angka 70.14% dan nilai recall tertinggi ada pada angka 63.64%. Kata kunci: aplikasi, naïve bayes, prediksi, usia kelahiran.

  14. Optimalisasi Produksi Di Industri Garment Dengan Menggunakan Metode Simpleks

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rizal Rachman

    2017-04-01

    Full Text Available Abstrak Aplikasi optimalisasi Produksi dan Keuntungan pada perusahaan Garment ini dibangun untuk mengatasi permasalahan tersebut. Aplikasi ini memiliki kemampuan dalam mengolah data bahan baku benang, data waktu kerja, data kebutuhan produksi dan data beban untuk dilakukan perhitungan pengoptimalan. Adapun dasar perhitungan yang dilakukan meliputi perhitungan optimasi menggunakan metode Simpleks dan Visual Basic 6. Hasil keluaran dari aplikasi ini adalah banyak yang diproduksi berdasarkan sumber daya benang yang ada, biaya total beban pengeluaran yang dikeluarkan saat proses produksi serta keuntungan kotor dan bersih dari penjualan. Aplikasi ini dapat meningkatkan keuntungan perusahaan dan tingkat prosentase keuntungan bergantung pada besar harga perbandingan penjualan antara produk yang satu dengan yang lainnya. Kata kunci : Optimasi, Metode simpleks, Linier Programming, Abstract Application optimization of Production and Profits in Garment company is built to overcome these problems. This application has the ability to process data yarn materials, work time data, the data needs of production and expense data for calculation optimization. The basis of calculation was conducted on the optimization calculations using the Simplex method and Visual Basic 6. The output of this application is many are produced based on the resources existing threads, the total cost of expenditure incurred during the production process as well as gross and net profits from sales. This application can increase corporate profits and the percentage of large profits depend on the price comparison between the sale of one product to another. Keywords: optimization, simplex method, Linear Programming.

  15. IMPLEMENTASI METODE INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    T. H. Agustanti

    2012-04-01

    Full Text Available Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar biologi pada siswa kelas VIIE SMP N 2 Wonosobo semester 1 tahun pelajaran 2010/2011 pada mata pelajaran biologi melalui Implementasi Metode Inquiry. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Implementasi Metode Inquiry dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi. Dari penelitian ini disarankan agar guru-guru mencari inovasi-inovasi baru yang dapat merangsang sehingga proses pembelajaran lebih bermakna. The purpose of this research is to improve the learning result for first semester students of SMP N 2 Wonosobo VIIE class in the academic year 2010/2011 in the Biology subject using Inquiry method. From the research, it can be concluded that the implementation of Inquiry method can improve the learning result in the Biology subject. Base don the research result it can be suggested that the teacher can find the new innovation to stimulate students’ motivation in order to make the learning process to be more significant.

  16. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN GADGET ANDROID MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gunawan Gunawan

    2013-05-01

    Full Text Available Kebutuhan informasi dan teknologi menjadi hal yang penting bagi kehidupan manusia. Ponsel saat ini bukan hanya digunakan untuk telepon dan berkirim pesan, seiring perkembangan teknologi ponsel sudah dapat melakukan sama dengan apa yang bisa dilakukan komputer mulai dari internet, email, chating, video dan sebagainya. Teknologi Android merupakan teknologi hasil karya google yang dihadirkan pada telepon pintar atau gadget. Seiring perkembangan teknologi sistem operasi android dan perkembangan gadget pada smartphone dan tablet mengakibatkan banyaknya gadget yang beredar dengan berbagai merek dan spesifikasi yang beragam. Gadget android yang ada di pasar sekarang sudah berjumlah lebih dari 70 jenis yang mengakibatkan kebingungan bagi calon pembeli. Pertimbangan yang digunakan bagi calon pembeli meliputi kriteria dan spesifikasi yang kompleks membuat calon pembeli sulit dalam menentukan gadget yang dirasa tepat sesuai yang diinginkan. Penelitian ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi dengan cara membuat sebuah sistem pendukung keputusan terhadap gadget android dengan menggunakan metode promethee. Dari hasil penelitian dengan metode promethee dihasilkan perankingan rekomendasi terhadap gadget android sesuai yang di inginkan oleh calon pembeli berdasarkan kriteria dan spesifikasi sehingga dapat membantu calon pembeli dalam menentukan gadget yang diinginkan. Dari hasil tersebut diharapkan dapat membantu calon pembeli dalam menentukan gadget yang tepat sesuai kriteria dan spesifikasi yang diinginkan. Kata Kunci: teknologi, gadget,  Android, promethee, sistem.

  17. Implementasi Cloud Computing Menggunakan Metode Pengembangan Sistem Agile

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Much Aziz Muslim

    2015-05-01

    Full Text Available Cloud computing merupakan sebuah teknologi yang menyediakan layanan terhadap sumber daya komputasi melalui sebuah jaringan. Sumber daya yang di sediakan di dalam cloud computing meliputi mesin, media penyimpanan data, sistem operasi dan program aplikasi. Fitur dari cloud computing dipercaya akan jauh lebih hemat dan memuaskan. Masalah yang muncul adalah bagaimana mengimplementasi Cloud Computing dengan menggunakan Windows Azure Pack dan bagaimana provisioning Windows Azure Pack SQL Database. Fokus pada penelitian ini adalah pada proses deploying dan provisioning SQL Database Server. Pengimplementasian cloud computing menggunakan metode pengembangan sistem agile dengan langkah-langkah meliputi perencanaan, implementasi, pengujian (test, dokumentasi, deployment dan pemeliharaan. Untuk menjalankan proses tersebut kebutuhan perangkat yang dipersiapkan meliputi perangkat keras seperti PC Server Cisco UCS C240 M3S2, Hardisk 8753 GB, 256 GB RAM, bandwith minimal 1 Mbps dan kebutuhan perangkat lunak meliputi Windows Server 2012 R2, VMM, Windows Azure Pack, IIS, SQL Server 2012 dan Web Patform Installer. Hasil dari implementasi cloud computing menggunakan metode pengembangan sistem agile adalah terbentuknya sebuah sistem cloud hosting provider dengan menggunakan Windows Azure Pack dan SQL Server 2012 sebagai sistem utama dan pengelolaan database menggunakan Microsoft SQL Server Management 

  18. THE IMPLEMENTATION OF ACTIVITY-BASED COSTING METHOD IN DETERMINING SELLING PRICES

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhtarudin Muhtarudin

    2017-08-01

    Full Text Available Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  perbedaan perhitungan antara Harga Pokok Produksi  Sepatu  menggunakan metode tradisional  dengan  metode Activity-Based Costing.  Penelitian dilakukan pada 5 industri Sepatu di Sentra Industri Sepatu Cibaduyut Kota Bandung dengan metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Jumlah populasi sebanyak 76 industri dan metode penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis beda dua rata-rata.  Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara Harga Pokok Produkasi sepatu metode tradisional dengan  Activity-Based Costing.  Setelah menerapkan metode penentuan biaya dengan metode tersebut, Harga Pokok Produkasi adanya perbedaan  yang cukup signifikan sehingga penentuan harga jual yang salah. Karena menetapkan harga jual dengan melakukan mark-up  untuk menutupi biaya produksi.  Penentuan harga jual dengan cara ini menyebabkan harga jual yang terlalu rendah, sehingga tidak dapat mengoptimalkan laba Kata Kunci.  Activity-Based Costing; Harga Pokok Produksi; Harga Jual.   Abstract. This study aims to find out the difference between the calculation of shoe production cost using the traditional method as compared to that using the Activity-Based Costing method. The research was conducted on five shoe industries in the Shoes Industry Center in Cibaduyut Bandung, using such data collecting method as observation, interview, and documentation studies. The population comprises of 76 industries, and the method used for determining the sample is purposive sampling technique. The analytical technique used in this study is the analysis of two different averages. The results of this study indicate that there is a significant difference between the shoe production cost calculated using the traditional method and that calculated using the Activity

  19. Neutron Activation Analysis with k0-standardisation

    International Nuclear Information System (INIS)

    Pomme, S.

    2001-01-01

    SCK-CEN's programme on Neutron Activation Analysis with k 0 -standardisation concentrates on the improvement of the standardisation method and the characterisation of the neutron field as well as on the improvement of the statistical control on neutron activation analysis. Main achievements in 2000 are reported

  20. Utilization of chemical derivatives in activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Ehmann, W.D.

    1990-01-01

    Derivative activation analysis (DAA) is a method to enhance the sensitivity of nuclear activation analysis for the more elusive elements. It may also allow a degree of chemical speciation for the element of interest. DAA uses a preirradiation chemical reaction on the sample to initiate the formation of, or an exchange with, a chemical complex which contains a surrogate element, M. As a result, the amount of the element or the chemical species to be determined, X, is now represented by measurement of the amount of the surrogate element, M, that is made part of, or released by the complex species. The surrogate element is selected for its superior properties for nuclear activation analysis and the absence of interference reaction in its final determination by instrumental neutron activation analysis (INAA) after some preconcentration or separation chemistry. Published DAA studies have been limited to neutron activation analysis. DAA can offer the analyst some important advantages. It can determine elements, functional groups, or chemical species which cannot be determined directly by INAA, fast neutron activation analysis (FNAA), prompt gamma neutron activation analysis (PGNAA), or charged particle activation analysis (CPAA) procedures. When compared with conventional RNAA, there are fewer precautions with respect to handling of intensely radioactive samples, since the chemistry is done before the irradiation. The preirradiation chemistry may also eliminate many interferences that might occur in INAA and, through use of an appropriate surrogate element, can place the analytical gamma-ray line in an interference-free region of the gamma-ray spectrum

  1. VALIDASI MODIFIKASI METODE WEIßHAAR UNTUK ANALISIS 3-MCPD ESTER DALAM MINYAK GORENG SAWIT [Validation of Modified Weißhaar’s Method for 3-MCPD Esters Analysis in Palm Oil

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tanti Lanovia1,2*

    2014-12-01

    Full Text Available The 3-monochloropropane-1,2-diol (3-MCPD and 3-MCPD esters were found in any type of refined vegetable oil -mostly produced during the refining process- and recognized as emerging food contaminants. Several analytical methods have been developed and one of which was a Weißhaar's method. The study aims to validate the modified Weißhaar's method for analysis of 3-MCPD and 3-MCPD esters in refined palm oil. Ion fragments were used for identification and quantification of 3-MCPD and 3-MCPD-d5. 3-MCPD was determined by GC-MS after released from its ester by transesterification with sodium methoxide and derivatized with phenylboronic acid. The validation showed that liniarity response (r=0.994 was observed from a linear regression by using external standard and internal standard at a concentration range of 0.008 and 0.377 µg mL-1. The LOD of the validated method was 0.06 µg g-1 while its LOQ was 0.20 µg g-1, precision (relative standard deviation, RSD was 6.16%, and accuracy (as percentage of recovery was in the range of 95.83-113.27%. This results indicated that the modified method was valuable and sensitive for detection of 3-MCPD and 3-MCPD esters. Using the validated method, 3-MCPD esters content of a commercial palm oil sample was determined and calculated as the difference between total 3-MCPD and free 3-MCPD, which was 13.24 µg g-1. Total 3-MCPD content of several palm oils were at a concentration range of 13.94-34.52 µg g-1. These results also showed that there was a correlation between 3-MCPD with diacylglyceride (DAG. Samples with DAG content gave a high test results of 3-MCPD with a coefficient of correlation of r=0.752.

  2. Neutron activation analysis of biological substances

    International Nuclear Information System (INIS)

    Ordogh, M.

    1978-08-01

    A Bowen cabbage sample was used as a reference material for the neutron activation studies, and the method was checked by the analysis of other biological substances (blood or serum etc.). For nondestructive measurements also some non-trace elements were determined in order to decide whether the activation analysis is a useful means for such measurements. The new activation analysis procedure was used for biomedical studies as, e.g., for trace element determination in body fluids, and for the analysis of inorganic components in air samples. (R.P.)

  3. Analysis by neutronic activation of the active principles of MIBI

    International Nuclear Information System (INIS)

    Capote Rodriguez, G.; Hernandez Rivero, A.T.; Moreno Bermudez, J.; Ribeiro Guevara, S.; Molina Insfran, J.; Perez Zayas, G.

    1997-01-01

    In the present job the obtained results are shown through the application of an analysis by neutronic activation, in their instrumental variant, for the determination of the elementary composition of three Cuban radiopharmaceuticals. (author) [es

  4. Quality assurance techniques for activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Becker, D.A.

    1984-01-01

    The principles and techniques of quality assurance are applied to the measurement method of activation analysis. Quality assurance is defined to include quality control and quality assessment. Plans for quality assurance include consideration of: personnel; facilities; analytical design; sampling and sample preparation; the measurement process; standards; and documentation. Activation analysis concerns include: irradiation; chemical separation; counting/detection; data collection, and analysis; and calibration. Types of standards discussed include calibration materials and quality assessment materials

  5. PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS KOMPUTER DENGAN METODE MULTIKOMUNIKASI UNTUK SISWA KELAS IV SDLB-B

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agus Salim

    2016-05-01

    Full Text Available Abstract - A deaf person is an individual who has a hearing impediment in both permanent and not permanent. In each teaching for deaf children, teaching aids needed to visualize the material presented, making it easier to understand. Mathematic learning models can be appropriate tools in teaching math to deaf children. This learning model is intended for students in 4th grade of SDLB B. This application presents mathematic material that is explained using animations, pictures, text and videos. By using this applications, teaching and learning activities become more enjoyable and can shorten the time of teaching. The research shows that deaf person more focused on his learning material comparing with the conventional teaching. This method makes people learn 40% faster than conventional method. Keywords : Deaf person, Computer based learning, Mathematics learning model   Abstrak -Tuna rungu adalah individu yang memiliki hambatan dalam hal pendengaran baik permanen maupun tidak. Dalam setiap proses mengajar anak tuna rungu, alat peraga sangat dibutuhkan untuk memvisualisasikan materi yang disampaikan, sehingga lebih mudah untuk memahami. Model pembelajaran matematika dapat menjadi alat yang tepat dalam mengajar matematika untuk anak tuna rungu. Model pembelajaran ini ditujukan untuk siswa kelas 4 dari SDLB-B. Aplikasi ini menyajikan materi matematika menggunakan animasi, gambar, teks dan video. Dengan menggunakan ini aplikasi, kegiatan belajar-mengajar menjadi lebih menyenangkan dan dapat mempersingkat waktu mengajar. Penelitian menunjukkan bahwa individu tuna rungu lebih terfokus pada materi pelajarannya dibandingkan dengan cara konvensional. Metode ini membuat orang belajar 40% lebih cepat dibandingkan dengan metode konvensional. Kata kunci : Tuna rungu, Pembelajaran dasar komputer, Model pembelajaran matematika

  6. SISTEM PAKAR BERBASIS ATURAN DALAM BIMBINGAN PENASEHAT AKADEMIK MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bayu Febriadi

    2016-02-01

    Full Text Available AbstrakPenasehat Akademik merupakan Proses Pengisian kartu rencana study bagi mahasiswa yang akan mengambil matakuliah apa yang akan diambil untuk semester selanjutnya. Sebelum terjadinya proses belajar mengajar (PBM berlangsung pada awal semester, kegiatan rutin yang dilakukan adalah adalah penyusunan matakuliah bagi mahasiswa. rancangan sistem ini menggunakan inference forward chaining, dengan implementasi sistem menggunakan sistem database MySQL dan bahasa pemrograman PHP. Forward Chaining adalah metode inference enggine yang mencocokan fakta atau pernyataan dimulai dari bagian sebelah kiri (IF dulu. Dengan kata lain, penalaran dimulai dari fakta terlebih dahulu untuk menguji kebenaran hipotesis. Tesis ini membangun suatu sistem pakar berbasis aturan dalam penyusunan Kartu Rencana Study (KRS bagi mahasiswa khususnya yang akan mengambil matakuliah menggunakan metode forward chaining. Tujuan untuk membantu mahasiswa yang belum tahu dalam pengisian kartu rencana study tanpa langsung bertemu dengan dosen pembimbing akademik nya dalam pengambilan matakuliah.Kata kunci : sistem pakar, forward chaining, matakuliahAbstractAcademic adviser is a card charging process study plans for students who will take courses which will be taken for the next semester. Prior to the teaching and learning process (PBM took place at the beginning of the semester, is a routine activity undertaken is the preparation course for students. The system design uses forward chaining inference, with the implementation of the system using MySQL database system and the PHP programming language. Forward Chaining is a method of inference enggine that match facts or statements starting from the left (first IF. In other words, reasoning from facts first started to test the truth of the hypothesis. This thesis build a rule-based expert system in preparation Card Study Plan (KRS for students who will take courses in particular using forward chaining method. Aim to help students who do

  7. Conference on instrumental activation analysis - IAA 89

    International Nuclear Information System (INIS)

    Vobecky, M.; Obrusnik, I.

    1989-05-01

    The proceedings contain 40 abstracts of papers all of which have been incorporated in INIS. The papers were centred on the applications of radioanalytical methods, especialy on neutron activation analysis, X-ray fluorescence analysis, PIXE analysis and tracer techniques in biology, medicine and metallurgy, measuring instruments including microcomputers, and data processing methods. (J.P.)

  8. PENGARUH METODE STRATAGEM MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 20 PADANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alfi Yunita

    2016-10-01

    Full Text Available The goal of this research was to know: “Was the students’ understanding of mathematics concept who were taught by using ‘Stratagem’ Method through cooperative learning better than conventional Method.” The research method was Quasi Experimental Research, Post-test Only Control Design. Data was collected from the test. From data data analysis, it was found that the students’ understanding of mathematics concept who were taught by using ‘Stratagem’ Method through cooperative learning was better than conventional Method. Kata kunci: metode stratagem, pembelajaran kooperatif, pemahaman konsep matematis

  9. Konsep dan Metode Garap dalam Penciptaan Tepak Kendang Jaipongan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asep Saepudin

    2013-03-01

    Full Text Available ABSTRACT   This article aims to explore the process of creation of Tepak Kendang Jaipongan by Suwanda. The idea of Tepak Kendang was obtained through four processes: 1 the direct participation of the creator (Suwanda into the popular arts; 2 the appreciation results of various kinds of art; 3 the stimulation of various kinds of dance movement; and 4 the inspiration of the songs which are sung by the singers (Sinden. Tepak Kendang Jaipongan was sourced from various kinds of genre, namely Ketuk Tilu, Topéng Banjét, Wayang Golék, Kiliningan, Bajidoran, Pencak Silat and Tarling. The many kinds of Sundanese Tepak Kendang were arranged with the concept of ‘freedom’ and ‘novelty’. The method which is used to create Tepang Kendang Jaipongan is ‘ngolah nu aya maké cara: salambar langsung saayana tinu heubeul, ‘janten ku nyalira’, ngarobah nu aya (‘ditambah’, ‘dikurangan’, ‘dipotong’, ‘dikerepan’, ‘dicarangan’.   Keywords: Method of creation, Tepak Kendang Jaipongan     ABSTRAK   Tulisan ini bertujuan untuk menggali proses penciptaan tepak kendang jaipongan dari kreatornya yakni Suwanda. Ide tepak kendang diperoleh melalui empat proses yaitu Suwan- da terjun langsung ke dalam jenis kesenian yang sedang populer, hasil apresiasi terhadap berbagai jenis kesenian, terangsang oleh ragam gerak tari, serta karena terinspirasi lagu yang dibawakan oleh pesindén. Tepak kendang jaipongan bersumber dari berbagai jenis ke- tsenian seperti Ketuk Tilu, Topéng Banjét, Wayang Golék, Kiliningan, Bajidoran, Penca Silat dan Tarling. Kekayaan ragam tepak kendang Sunda digarap dengan konsep “kebebasan dan ‘ke- baruan’. Metode yang digunakan untuk menciptakan tepak kendang jaipongan adalah “ngo­ lah nu aya maké cara: salambar langsung saayana tinu heubeul, ‘janten ku nyalira’, ngarobah nu aya (‘ditambah’, ‘dikurangan’, ‘dipotong’, ‘dikerepan’, ‘dicarangan’”.   Kata kunci: Metode garap, Tepak

  10. CUSTOMER SEGMENTATION DENGAN METODE SELF ORGANIZING MAP (STUDI KASUS: UD. FENNY

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    A. A. Gde Bagus Ariana

    2012-11-01

    Full Text Available Saat ini persaingan bisnis pada perusahaan retail tidak hanya dengan menggunakan perangkat sistem informasi namun sudah dilengkapi dengan sistem pendukung keputusan. Salah satu metode sistem pendukung keputusan yang digunakan adalah data mining. Data mining digunakan untuk menemukan pola-pola yang tersembunyi pada database. UD. Fenny sebagai perusahaan retail ingin menemukan pola segmentasi pelanggan dengan menggunakan model RFM (Recency, Frequency, Monetary. Metode data mining untuk melakukan proses segmentasi adalah metode clustering. Clustering merupakan proses penggugusan data menjadi kelompok-kelompok yang memiliki kemiripan secara tidak terawasi (unsupervised. Sebelum melakukan proses clustering, dilakukan proses persiapan data dengan membuat datawarehouse menggunakan skema bintang (star scema. Selanjutnya dilakukan proses clustering dengan menggunakan metode Self Organizing Map (SOM/Kohonen. Metode ini merupakan salah satu model jaringan saraf tiruan yang menggunakan metode unsupervised. Dari hasil percobaan metode SOM melakukan proses clustering dan menggambarkan hasil clustering pada SOM plot. Dengan melakukan proses clustering, pihak pengambil keputusan dapat memahami segmentasi customer dan melakukan upaya peningkatan pelayanan customer.

  11. PENERAPAN METODE BERMAIN BALOK DALAM MENGEMBANGKAN NILAI KOGNITIF ANAK USIA DINI PADA PAUD NUANSA KOTA BANDUNG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eni Rohaeni

    2018-01-01

    Full Text Available Penggunaan metode bermain balok di dalam proses pembelajaran di pendidikan anak usia dini belum dikuasai oleh setiap guru PAUD. Berdasarkan masalah tersebut, maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana langkah-langkah mekanisme penerapan metode bermain balok dalam mengembangkan nilai kognitif anak usia dini, untuk mengetahui bagaimana strategi penerapan metode bermain balok dalam mengembangkan nilai kognitif anak usia dini, dan untuk mengetahui bagaimana tingkat efektivitas penerapan metode bermain balok dalam mengembangkan nilai kognitif anak usia dini pada PAUD Nuansa di kota Bandung. Landasan teori yang dipergunakan sebagai bahan kajian dalam penelitian ini adalah konsep bermain sambil belajar, konsep pembelajaran, konsep anak usia dini, dan konsep kognitif anak.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang diharapkan dapat menghasilkan suatu gambaran tentang objek yang diteliti secara utuh dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi kepustakaan.Hasil penelitian dipaparkan sebagai berikut: penerapan metode bermain balok dilaksanakan oleh tutor dalam mengembangkan nilai kognitif anak, strategi bermain balok dengan diadakannya simulasi atau praktek penyusunan balok, dan efektivitas metode bermain balok yang sangat menunjang terhadap pengembangan nilai kognitif anak usia dini.Kesimpulan penelitian adalah metode bermain balok dapat meningkatkan kemampuan daya kreatifitas dan berpikir anak usia dini serta dapat melatih berpikir anak secara terstruktur atau konstruktif. Sedangkan Rekomendasi, meskipun dari penerapan metode bermain balok dalam mengembangkan nilai kognitif pada anak usia dini masih belum memenuhi harapan padahal secara potensial PAUD ini memiliki guru-guru yang terlatih dan fasilitas yang memadai, oleh karena itu perlu adanya peningkatan kemampuan pengembangan kreatifitas dalam membuat kontruksi melalui pelatihan ataupun penataran dan perlu adanya

  12. Metode Hermeunetik dalam Penafsiran Al-Qur'an

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Akhyar Hamzah

    2013-05-01

    Full Text Available Memahami teks al-qur'an dengan hanya dari segi gramatika, asal-usul kala, aspek sastra, dan aspek linguistik lainnya tidak cukup untuk menjawab kebutuhan pemahaman atas teks itu sendiri. karena sangat memungkinkan untuk memberikan peluang beberapa kosa kata yang baru dapat dipahami belakangan setelah munculnya teks kauniyah maupun humaniora. Hal ini berarti memberikan lndikasi bahwa sesungguhnya kemajuan ilmu pengetahuan memiliki peran penting dalam upaya memahami teks­ teks al -Our'an. Oleh karena itu penggunaan metode hermeneutik dalam penafsiran al-Qur'an bertujuan untuk menghayati dunia teks yang bernuansa masa lalu dengan dunia empiris saat ini. Hal ini bertujuan untuk mendekatkan keduanya agar dapat menjawab semua persoalan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat saat ini

  13. SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN KREDIT RUMAH DENGAN METODE FUZZYSAW MADM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Marganda Simarmata

    2015-07-01

    Full Text Available Persetujuan Kredit Perumahan oleh pelanggan pada sebuah bank sering terhambat dan lama karena proses persetujuan dilakukan dengan manual karena harus dikerjakan secara hati-hati sesuai dengan kriteria yang ditentukan. Kelemahan manual ini menjadi alasan perlunya Sistem Pengambilan Keputusan untuk menyetujui persetujuan KPR pada salah satu Bank. Dalam penelitian inisistem yang dibangun menggunakan metode Fuzzy Simple Additive Weighting Multiple Atribut Decission Making.Perancangan program aplikasi ini dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Studio 6.0dan  perancangan database menggunakan Microsoft Accses2007 sertaSeagate Crystal Report 8,5 untuk pembuatan laporan atau output yang diperlukan.Hasil yang diperoleh dari sistem yang dirancang dapat membantu para manager perusahaan atau para pengambil keputusan untuk memutuskan calon pelanggan KPR dengan cepat, mudah dan akurat. Kata kunci : SistemPendukung Keputusan, Kredit Perumahan, Fuzzy Simple Additive Weighting

  14. Pemisahan Campuran Etanol-Oktanol-Air dengan Metode Distilasi dalam Structured Packing

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Adesya Abdullah

    2014-09-01

    Full Text Available Keberadaan bahan bakar minyak (BBM yang merupakan bahan bakar berbahan fosil sudah menjadi suatu kebutuhan utama masyarakat dunia, namun keberadaannya saat ini semakin menipis. Salah satu potensi yang relatif besar adalah pengembangan bioetanol menggunakan metode fermentasi ekstraktif. Hasil bioetanol dari metode fermentasi ekstraktif masih rendah, yaitu sekitar 15% sehingga diperlukan penelitian untuk pemurniannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mendapatkan kadar etanol tertinggi dengan metode distilasi dalam structured packing. Dari hasil penelitian didapatkan pada variabel suhu 80ᵒC pada porositas 20%, 40% dan 60% didapatkan kadar etanol sebesar 88,24% ; 91,95% dan 85,85%.

  15. IMPLEMENTASI METODE QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT (QFD GUNA MENINGKATKAN KUALITAS KAIN BATIK TULIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Jono Jono

    2006-08-01

    Full Text Available Pemilihan dan pengoptimalan suatu metode yang lebih baik untuk meningkatkan mutu suatu produk atau jasa yang dihasilkan sangat diperlukan oleh perusahaan dewasa ini. Dalam permasalahan ini yang penting untuk diperhatikan oleh suatu perusahaan adalah kesesuaian suatu produk atau jasa yang dihasilkan dengan keinginan dan kepuasan konsumen sehingga dapat berkelanjutan menjadi pelanggan. Salah satu metode untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan pelangan adalah Quality Function Deployment. Metode ini digunakan oleh industri batik di Nambangan Lor Kotamadya Madiun untuk menentukan technical respon yang harus dilakukan.

  16. Neutron activation analysis of geochemical samples

    International Nuclear Information System (INIS)

    Rosenberg, R.; Zilliacus, R.; Kaistila, M.

    1983-06-01

    The present paper will describe the work done at the Technical Research Centre of Finland in developing methods for the large-scale activation analysis of samples for the geochemical prospecting of metals. The geochemical prospecting for uranium started in Finland in 1974 and consequently a manually operated device for the delayed neutron activation analysis of uranium was taken into use. During 1974 9000 samples were analyzed. The small capacity of the analyzer made it necessary to develop a completely automated analyzer which was taken into use in August 1975. Since then 20000-30000 samples have been analyzed annually the annual capacity being about 60000 samples when running seven hours per day. Multielemental instrumental neutron activation analysis is used for the analysis of more than 40 elements. Using instrumental epithermal neutron activation analysis 25-27 elements can be analyzed using one irradiation and 20 min measurement. During 1982 12000 samples were analyzed for mining companies and Geological Survey of Finland. The capacity is 600 samples per week. Besides these two analytical methods the analysis of lanthanoids is an important part of the work. 11 lanthanoids have been analyzed using instrumental neutron activation analysis. Radiochemical separation methods have been developed for several elements to improve the sensitivity of the analysis

  17. Phytochemical analysis and antioxidant activities of Combretum ...

    African Journals Online (AJOL)

    Phytochemical analysis and antioxidant activities of Combretum molle and Pericopsis laxiflora. Kossi-Kuma Agbalevon Koevi, Vinsoun Millogo, Jean Baptiste Hzounda Fokou, Abdou Sarr, Georges Anicet Ouedraogo, Emmanuel Bassene ...

  18. Conference on instrumental activation analysis IAA 85

    International Nuclear Information System (INIS)

    1985-05-01

    The conference heard 23 papers dealing with the application of activation analysis in environmental control, the preparation of calibration standards, gamma spectroscopy, data processing and with the control of the purity of radiopharmaceuticals. (J.P.)

  19. Photon activation analysis on building materials

    International Nuclear Information System (INIS)

    Schulze, D.; Heller, W.; Kupsch, H.

    1988-01-01

    With regard to the planned construction of a new microtron, first investigations on raw materials for the aerated concrete production have been done to clear up the possibilities of photon activation analysis (PAA). Irradiations have been partly carried out on linear accelerators with a self-developed moveable activation equipment. PAA results of qualitative and quantitative elemental analysis are described. The detection of chlorine is important for studying the oversalting processes in buildings. (author)

  20. Forensic neutron activation analysis - the Japanese scene

    International Nuclear Information System (INIS)

    Kishi, Tohru.

    1986-01-01

    The progress of forensic neutron activation analysis/FNAA/ in Japan is described. FNAA began in 1965 and during the past 20 years many cases have been handled; these include determination of toxic materials, comparison examination of physical evidences /e.g.,paints, metal fragments, plastics and inks/ and drug sample differenciation. Neutron activation analysis is applied routinely to the scientific criminal investigation as one of multielement analytical techniques. This paper also discusses these routine works. (author)

  1. Neutron activation analysis-comparative (NAAC)

    International Nuclear Information System (INIS)

    Zimmer, W.H.

    1979-01-01

    A software system for the reduction of comparative neutron activation analysis data is presented. Libraries are constructed to contain the elemental composition and isotopic nuclear data of an unlimited number of standards. Ratios to unknown sample data are performed by standard calibrations. Interfering peak corrections, second-order activation-product corrections, and deconvolution of multiplets are applied automatically. Passive gamma-energy analysis can be performed with the same software. 3 figures

  2. Applications of neutron activation analysis in industry

    International Nuclear Information System (INIS)

    Zaini Hamzah.

    1985-01-01

    Neutron activation analysis technique is discussed in brief. This technique is used for quality control of raw materials, process materials and finished products, as well as activities in research and development for the improvement of the products and new products. The uses of this technique in several experienced industries are mentioned (author)

  3. A program for activation analysis data processing

    International Nuclear Information System (INIS)

    Janczyszyn, J.; Loska, L.; Taczanowski, S.

    1978-01-01

    An ALGOL program for activation analysis data handling is presented. The program may be used either for single channel spectrometry data or for multichannel spectrometry. The calculation of instrumental error and of analysis standard deviation is carried out. The outliers are tested, and the regression line diagram with the related observations are plotted by the program. (author)

  4. BUDIDAYA KERANG HIJAU (Perna viridis L. DENGAN METODE DAN KEPADATAN BERBEDA DI PERAIRAN PESISIR KUALA LANGSA, ACEH

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andi Sagita

    2017-05-01

    Full Text Available Kerang hijau merupakan komoditas budidaya laut yang sangat prospektif untuk dikembangkan pada suatu sistem budidaya, karena dapat dilakukan dengan biaya produksi yang rendah namun menghasilkan profitabilitas yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dan kepadatan yang paling optimal untuk budidaya kerang hijau di perairan pesisir Kuala Langsa, Aceh. Metode penelitian menggunakan rancangan acak lengkap faktorial yang terdiri atas faktor metode (long line dan stick dan faktor kepadatan (20, 30, dan 40 individu/kantong 5,30 L, masing-masing diulang sebanyak empat kali. Berdasarkan sidik ragam data Specific Growth Rate (SGR dari panjang (SGL L dan bobot (SGR W menunjukkan semua perlakuan metode, kepadatan dan interaksi berbeda signifikan pada taraf uji 5% (P<0,05, di mana perlakuan yang paling optimal yaitu perlakuan metode long line dengan kepadatan 20 individu/kantong 5,30 L diperoleh rata-rata nilai SGR (L sebesar 0,86 ± 0,01%/hari dan SGR (W sebesar 1,18 ± 0,04%/hari dengan sintasan mencapai 92,50 ± 2,89%. Parameter kualitas perairan selama periode budidaya masih sesuai untuk mendukung kehidupan kerang hijau di mana suhu berkisar 27,5-34,0°C; salinitas 28,5-33,0 ppt; pH 7,8-8,6; dan oksigen terlarut 4,5-6,5 mg/L; serta kecepatan arus 0,1-0,3 m/s. Budidaya kerang hijau dengan metode long line pada kepadatan 20 individu/kantong 5,30 L merupakan pola budidaya yang paling optimal untuk diterapkan di perairan pesisir Kuala Langsa, Aceh. Green mussel is a very prospective marine aquaculture commodity due to its low cost production but with high profitability. This research aimed to determine the most optimal method and densities for green mussel culture in coastal waters of Kuala Langsa, Aceh. The research used a completely randomized factorial design consisting of methods factor (long line and stick and densities factor (20, 30, and 40 individuals/basket 5.30 L, each repeated four times. Based on the variance analysis of

  5. Building an applied activation analysis centre

    International Nuclear Information System (INIS)

    Bartosek, J.; Kasparec, I.; Masek, J.

    1972-01-01

    Requirements are defined and all available background material is reported and discussed for the building up of a centre of applied activation analysis in Czechoslovakia. A detailed analysis of potential users and the centre's envisaged availability is also presented as part of the submitted study. A brief economic analysis is annexed. The study covers the situation up to the end of 1972. (J.K.)

  6. Pemetaan Hutan Mangrove di Estuari Sungai Andai, Manokwari Papua Barat Berdasarkan Metode Density Slicing Berbasis Citra Alos Avnir-2

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Christian S. Imburi

    2016-09-01

    Full Text Available ABSTRAK Secara umum julat nilai spektral objek diperoleh melalui perpustakaan spektral (spectral library atau melalui pengukuran langsung di lapangan dengan alat ukur spectroradiometer, spectrometer, dan spectrophotometer, atau alat-alat sejenis yang mahal serta jarang, sehingga sulit untuk memperoleh julat nilai spektral objek tertentu. Studi tentang Metode Density Slicing Berbasis Citra ALOS AVNIR-2 Untuk Pemetaan Hutan Mangrove di Estuari Sungai Andai, Manokwari Papua Barat dilakukan dengan tujuan menghasilkan prosedur analisis perolehan julat nilai spektral melalui analis histogram band inframerah dekat ALOS AVNIR-2.  Penelitian ini dilakukan melalui dua tahapan metode analisis, yakni: 1 Analisis utama untuk menghasilkan julat nilai spektral, yakni analisis histogram band inframerah dekat ALOS AVNIR-2, dan 2 Analisis tambahan untuk menjelaskan tingkat akurasi julat nilai spektral melalui: (a survei lapangan yang menghasilkan data untuk proses uji akurasi reklasifikasi metode density slicing, serta (b melakukan uji akurasi terhadap peta zonasi mangrove berbasis density slicing. Analisis tersebut dijabarkan melalui pendekatan penginderaan jauh multitingkat, dimana citra QuickBird digunakan sebagai referensi untuk masking citra ALOS AVNIR-2, dan juga untuk validasi peta hasil metode density slicing. Hasil dari penelitian ini adalah prosedur analisis perolehan julat nilai spektral dan julat nilai spektral zonasi genus mangrove.  Akurasi pemetan hutan mangrove untuk metode density slicingmenghasilkan nilai 40%. Nilai tersebut masih belum memenuhi standar ketelitian yang diharapkan. Namun demikian, penelitian ini secara keseluruhan dapat menghasilkan julat nilai spektral, dan hal ini memberikan implikasi terhadap pengembangan prosedur untuk menghasilkan julat nilai spektral objek.   ABSTRACT Generally the range of spectral value objects can be obtained through spectral library or through direct measurement in the field with measuring instrument

  7. Activation analysis with small mobile reactors

    International Nuclear Information System (INIS)

    Chung, C.

    1990-01-01

    A small nuclear reactor (a low-power reactor without heat removal devices) usually has thermal power output under 100 W and an average in-core thermal neutron flux below 10 9 n/cm 2 s. Conventional activation analysis is restricted to determination of specific elements with large neutron capture cross sections in sizable samples. In-vivo prompt gamma activation analysis (IVPGAA) can be used for diagnosis of elemental composition of the human body, particularly the essential elements Ca, Cl, N, and P in the whole body, and toxic Cd and Hg in contaminated organs. In this chapter, activation analysis using an external neutron beam from the Tsing Hua Mobile Educational Reactor (THMER) for in vivo activation is described. Characteristics of the mobile reactor, in-vivo medical diagnosis, and radiation safety are emphasized. 17 refs, 12 figs, 3 tabs

  8. Dynamisk Ledarutveckling : En ny metod för personlig utveckling av ledare skapad genom integration av två etablerade metoder för personlig utveckling

    OpenAIRE

    Rudbäck, Marie-Christine

    2013-01-01

    Syftet med denna studie är att teoretiskt pröva att integrera en etablerad metod för personlig utveckling, The Skilled Helper, med metoden Dynamisk Pedagogik och skapa en ny metod för en specifik tillämpning, personlig utveckling av ledare. Integrationen görs med hjälp av en etablerad metametod för metodutveckling. De bägge ingående metoderna värderas enligt fastställda kriterier. Samma kriterier används sedan för att värdera den nya metod som designas. Med detta har studien uppnått en jämför...

  9. STUDI BANDING PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN DENGAN METODE HISTORICAL COST ACCOUNTING DAN GENERAL PRICE LEVEL ACCOUNTING PADA MASA INFLASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    David Sukardi Kodrat

    2006-01-01

    Full Text Available Generally, Financial Statements are based on Historical Cost Accounting (HCA that assumes that prices are stable. Actually, there are several methods on accounting for the effect of changing prices, such as Current Cost Accounting (Replacement Cost Accounting and Constant Dollar Accounting or General Price Level Accounting (GPLA. GPLA will do restatement the components of financial statement to be a rupiah on a similar level of purchasing power, but without changes in accounting principles which using on conventional accounting. Financial statements made by GPLA are comparing to financial statements made by HCA. Both of financial statements are analysis with NOD (Number of Dollar attribute to know that financial statements are interpretative and analysis with COG (Command of Good attribute to know that financial statements are relevant. Abstract in Bahasa Indonesia : Laporan keuangan disusun berdasarkan metode Historical Cost Accounting (HCA yang menggunakan asumsi nilai tukar stabil. Beberapa metode akuntansi yang memperhitungkan perubahan nilai tukar seperti Current Cost Accounting (Replacement Cost Accounting dan Constant Dollar Accounting atau General Price Level Accounting (GPLA. GPLA menyajikan komponen laporan keuangan berdasarkan penyesuaian rupiah dengan daya beli tanpa mengubah prinsip-prinsip akuntasi konvensional. Laporan keuangan yang disusun dengan GPLA dapat diperbandingkan dengan laporan keuangan berdasarkan HCA. Dengan analisa NOD (Number of Dollar dan COG (Command Over Good attribute menunjukkan bahwa laporan keuangan berdasarkan GPLA lebih interpretatif dan lebih relevan. Kata Kunci: Laporan Keuangan, Historical Cost Accounting, General Price Level Accounting, NOD attribute, COG attribute.

  10. Penerapan Metode Role Playing Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Anak Usia Play Group

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Dwi Anita Alfiani

    2015-06-01

    Full Text Available AbstrakSalah satu faktor penting dalam kegiatan belajar (KBM untuk anak usia play group adalah guru yang memahami berbagai macam karakterisik peserta didik dan peduli terhadap kebutuhan anak didiknya.Namun Dari hasil penelitian dan kenyataan di lapangan, menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM untuk anak-anak usia play group masih banyak kelemahan dan kekurangannya karenanya  guru juga harus mampu menguasai teknik dan metode dalam  mengajar B untuk anak.Anak didik pada usia play group.Dengan demikian, metode pembelajaran merupakan alat untuk menciptakan proses belajar mengajar.Subana dan Sunarti (2000 : 20 Berpendapat metode adalah rencana penyajian bahan yang menyeluruh dengan urutan yang sistematis berdasarkan approach tertentu. Jadi metode merupakan cara melaksanakan pekerjaan, sedangkan approach, dapat tumbuh beberapan metode. Role Playing adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa. Pengembangan imajinasi dan penghayatan dilakukan siswa dengan memerankannya sebagai tokoh hidup atau benda mati. Permainan ini pada umumnya dilakukan lebih dari satu orang, hal itu bergantung kepada apa yang diperankan.Role Playing yakni memainkan peranan dari peran-peran yang sudah pasti berdasarkan kejadian terdahulu, yang dimaksudkan untuk menciptakan kembali situasi sejarah/peristiwa masa lalu, menciptakan kemungkinan-kemungkinan kejadian masa yang akan datang, menciptakan peristiwa mutakhir yang dapat diperkaya atau mengkhayal situasi pada suatu tempat dan atau waktu tertentu. berarti metode (Role Playing adalah metode pembelajaran yang di dalamnya menampakkan adanya perilaku pura-pura dari siswa yang terlihat dan atau peniruan situasi dari tokoh-tokoh sejarah sedemikian rupa. Dengan demikian  metode Bermain Peran (RolePlayingadalah metode yang melibatkan siswa untuk pura-pura memainkan peran/ tokoh yang terlibat dalam proses sejarah. Teknik ini juga digunakan untuk dapat

  11. Pengukuran Beban Kerja Mental Dalam Searching Task Dengan Metode Rating Scale Mental Effort (Rsme)

    OpenAIRE

    Widyanti, Ari; Johnson, Addie; de Waard, Dick

    2010-01-01

    Metode pengukuran beban kerja mental meliputi metode obyektif dan subyektif. Metodepengukuran beban kerja mental secara subyektif yang banyak diaplikasikan di Indonesia adalahSubjective Workload Assessment Technique (SWAT) dan NASA TLX (NASA Task Load Index).SWAT dan NASA TLX adalah pengukuran subyektif yang bersifat multidimensional (multidimensionalscaling) yang relatif membutuhkan waktu dalam aplikasinya. Sebagai alternatif SWAT dan NASA TLX,Rating Scale Mental Effort (RSME) adalah satu me...

  12. Pengujian dan Simulasi Karakteristik Motor DC pada Industri dengan Metode Algoritma Genetik

    OpenAIRE

    Syam, Rafiuddin

    2009-01-01

    Penelitian ini menjelaskan tentang pengujian karakteristik motor DC dengan eksperimental dan simulasi. Pada banyak sistem motor DC penguat terpisah yang digunakan dalam dunia industri, namun demikian selalu menjadi masalah adalah sejauh mana pengaruh arus jangkar terhadap putaran. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengungkap pengaruharus jangkar terhadap putaran. Metode yang digunakan dalam uji simulasi adalah menggunakan metode algoritma genetik dengan program simulink Matlab V.7. Sela...

  13. Analisa Tegangan Jatuh pada Sistem Distribusi Listrik di Kapal Penumpang dengan Menggunakan Metode Simulasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhammad Farid Wahyudianto

    2017-01-01

    Full Text Available Kebutuhan akan listrik di kapal saat ini sangat tinggi, karena hampir semua aktivitas di kapal seperti berlayar, bermanuver, bongkar muat dan lego jangkar membutuhkan konsumsi listrik yang besar. Pada berbagai macam kondisi tersebut perlu diketahui seberapa besar nilai losses tegangan atau tegangan jatuh dan cara untuk melakukan perbaikan tegangan jatuh. Pada penulisan tugas akhir akan dikaji secara teknis cara melakukan perhitungan tegangan jatuh secara manual dan membandingkannya dengan simulasi software. Pada simulasi software digunakan load flow analysis dan motor acceleration analysis sebagai metode untuk melakukan perhitungan tegangan jatuh secara simulasi. Hasil yang diperoleh terdapat tegangan jatuh terbesar pada kondisi maneuver, saat starting bow thruster terdapat tegangan jatuh selama 60 detik yang tidak sesuai dengan standar IEC 5% dan tidak direkomendasikan oleh IEEE. Setelah dilakukan perbaikan pada bow thruster dengan cara menaikkan tap transformator sebesar 2,5% dengan tegangan sekunder 400V pada hasil running load flow analysis dan memberi kapasitor sebesar 2000 kVAr, tegangan jatuh pada hasil running motor acceleration analysis tegangan jatuh dapat diturunkan menjadi 13 detik yang sesuai dengan standar IEC dan rekomendasi IEEE.

  14. Perancangan Sistem Stabilisasi Kamera Tiga Sumbu dengan Metode Kontrol Fuzzy untuk Mobile Surveillance Robot

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fahrezi Alwi Muhammad

    2017-01-01

    Full Text Available Robot pengintaian (surveillance robot sering digunakan pada militer untuk melakukan tugas pengintaian sehingga tidak perlu membahayakan nyawa manusia karena dikendalikan dari jarak jauh. Robot pengintai memiliki kamera yang diletakkan di atas robot. Ketika melakukan pengamatan menggunakan kamera ini, seringkali pengamatan terganggu akibat guncangan-guncangan yang terjadi pada kamera. Guncangan ini disebabkan karena permukaan jalan yang dilalui oleh robot tidak rata. Sistem stabilisasi kamera adalah perangkat yang digunakan untuk menghilangkan guncangan dan menjaga posisi kamera agar kamera dapat mengambil gambar dengan baik pada suatu sudut pandang tertentu. Pada tugas akhir ini, dibuat sebuah sistem stabilisasi untuk robot pengintai dengan dua buah sensor gyroscope MPU-6050 untuk mengetahui kecepatan sudut guncangan dan kecepatan sudut kamera, mikrokontroler Arduino Mega sebagai pusat kontrol dan tiga buah motor DC brushless sebagai aktuator. Metode kontrol yang ditanamkan pada sistem terdiri dari tiga sistem Fuzzy untuk menangani sumbu pitch, roll, dan yaw. Pada tugas akhir ini diujikan dua metode. Metode pertama menggunakan satu sensor gyroscope sebagai nilai feedback, metode kedua menggunakan dua sensor gyroscope sebagai nilai feedback dan set point. Standar deviasi pada pengujian perekaman video tanpa kontrol untuk pixel x 40.57 dan pixel y 32.95. Standar deviasi dengan metode pertama untuk pixel x 24.73 adalah dan pixel y 21.73, Sedangkan standar deviasi metode kedua untuk pixel x 16.70 dan pixel y 22.44.

  15. Hidrolisis Ampas Tebu dengan Katalisator Asam Asetat untuk Memproduksi Furfural menggunakan Metode Steam Stripping

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nita Listiani

    2016-12-01

    Full Text Available Proses hidrolisis ampas tebu menggunakan asam asetat sebagai katalis dengan metode satu tahap (steam stripping telah dilakukan. Ampas tebu sebanyak 50 gram dihidrolisis dalam 500 ml akuades yang mengandung katalis asam asetat sebesar 2 - 6% dengan variabel waktu selama 1 - 3 jam dan temperatur hidrolisis 110 - 120oC menggunakan metode steam stripping. Metode konvensional dilakukan dalam dua tahap yaitu pemasakan dan pemisahan dalam waktu tinggal tertentu, sehingga dapat menyebabkan degradasi furfural. Selain itu, energi yang digunakan sangat besar karena ada energi yang terbuang saat pendinginan produk. Maka peneliti mengembangkan proses hidrolisis hemiselulosa menjadi furfural sekaligus juga proses pemisahan yang dilakukan secara serempak dalam satu tahap yaitu dengan menggunakan metode distilasi steam stripping. Penelitian ini ditujukan untuk melihat apakah metode steam stripping dengan menggunakan katalis asam asetat efektif untuk digunakan dalam memproduksi furfural. Dalam studi ini juga dipelajari pengaruh waktu hidrolisis, konsentrasi katalis, dan  temperatur terhadap konsentrasi furfural. Hasil uji menggunakan Response Surface Methodology (RSM menunjukkan bahwa variabel yang paling berpengaruh untuk perolehan furfural adalah konsentrasi katalis dan temperatur. Hasil penelitian menunjukkan optimum dengan perolehan konsentrasi furfural tertinggi (6,038 mg/ml di peroleh pada waktu 3 jam, temperatur 120°C, dan konsentrasi katalis 6%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini efektif untuk digunakan dalam produksi furfural.

  16. Neutron activation spectrometry and neutron activation analysis in analytical geochemistry

    International Nuclear Information System (INIS)

    Dulski, P.; Moeller, P.

    1975-07-01

    The present report is to show the geochemists who are interested in neutron activation spectrometry (NAS) and neutron activation analysis (NAA) which analytical possibilities these methods offer him. As a review of these analytical possibilities, a lieterature compolation is given which is subdivided into two groups: 1) rock (basic, intermediary, acid, sediments, soils and nuds, diverse minerals, tectites, meteorites and lunar material). 2) ore (Al, Au, Be, Cr, Cu, Mn, Mo, Fe, Pb, Pt, Sn, Ti, W, Zn, Zr, U and phosphate ore, polymetallic ores, fluorite, monazite and diverse ores). The applied methods as well as the determinable elements in the given materials can be got from the tables. On the whole, the literature evaluation carried out makes it clear that neutron activation spectrometry is a very useful multi-element method for the analysis of rocks. The analysis of ores, however, is subjected to great limitations. As rock analysis is very frequently of importance in prospecting for ore deposits, the NAS proves to be extremely useful for this very field of application. (orig./LH) [de

  17. High-capacity neutron activation analysis facility

    International Nuclear Information System (INIS)

    Hochel, R.C.

    1979-01-01

    A high-capacity neutron activation analysis facility, the Reactor Activation Facility, was designed and built and has been in operation for about a year at one of the Savannah River Plant's production reactors. The facility determines uranium and about 19 other trace elements in hydrogeochemical samples collected in the National Uranium Resource Evaluation program. The facility has a demonstrated average analysis rate of over 10,000 samples per month, and a peak rate of over 16,000 samples per month. Uranium is determined by cyclic activation and delayed neutron counting of the U-235 fission products; other elements are determined from gamma-ray spectra recorded in subsequent irradiation, decay, and counting steps. The method relies on the absolute activation technique and is highly automated for round-the-clock unattended operation

  18. High-capacity neutron activation analysis facility

    International Nuclear Information System (INIS)

    Hochel, R.C.; Bowman, W.W.; Zeh, C.W.

    1980-01-01

    A high-capacity neutron activation analysis facility, the Reactor Activation Facility, was designed and built and has been in operation for about a year at one of the Savannah River Plant's production reactors. The facility determines uranium and about 19 other elements in hydrogeochemical samples collected in the National Uranium Resource Evaluation program, which is sponsored and funded by the United States Department of Energy, Grand Junction Office. The facility has a demonstrated average analysis rate of over 10,000 samples per month, and a peak rate of over 16,000 samples per month. Uranium is determined by cyclic activation and delayed neutron counting of the U-235 fission products; other elements are determined from gamma-ray spectra recorded in subsequent irradiation, decay, and counting steps. The method relies on the absolute activation technique and is highly automated for round-the-clock unattended operation

  19. Radioactivity analysis in niobium activation foils

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Mueller, G.E.

    1995-06-01

    The motivation for this study was to measure and analyze the activity of six (6) niobium (Nb) foils (the x-rays from an internal transition in Nb-93m) and apply this information with previously obtained activation foil data. The niobium data was used to determine the epithermal to MeV range for the neutron spectrum and fluence. The foil activation data was re-evaluated in a spectrum analysis code (STAY`SL) to provide new estimates of the exposure at the Los Alamos Spallation Radiation Effect Facility (LASREF). The activity of the niobium foils was measured and analyzed at the University of Missouri-Columbia (UMC) under the direction of Professor William Miller. The spectrum analysis was performed at the University of Missouri-Rolla (UMR) by Professor Gary Mueller.

  20. PENGGUNAAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DALAM PEMILIHAN LOKASI MANGROVE PARK

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mustika Mustika

    2017-02-01

    infrastruktur juga sangat diperlukan dalam pemilihan lokasi guna untuk mendukung sarana yang ada dalam bangunan. Selain itu juga view kedalam maupun keluar tapak yang akan menjadi ketertarikan suatu tempat wisata. Sistem Pendukung Keputusan dapat digunakan sebagai alat untuk membantu proses pemilihan lokasi yang melibatkan banyak kriteria. Metode Analytical Hierarchy Process (AHP dapat digunakan untuk menganalisis yang mendukung keputusan untuk memilih lokasi. Tahapan AHP yang digunakan dalam penelitian adalah identifikasi faktor penyebab, penyusunan hirarki, penentuan prioritas, konsistensi, dan bobot prioritas. Implementasi metode terhadap kasus penelitian didapatlah lokasi yang paling baik untuk mangrove park yaitu Desa Bedono dikarenakan memiliki  total prioritas global tertinggi yaitu 1,2349. Kata Kunci: Pemilihan Lokasi, Analytical Hierarchy Process, Mangrove Park

  1. METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS: SISTEM REKOMENDER DATABASE SOFTWARE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Doni Purnama Alam Syah

    2014-09-01

    Full Text Available Abstract - Rekomender electoral system is a database software application that can be used to look for alternative software database selection strategy, the method of analytical hierarchy process (AHP. Rekomender systems needed by companies that have a large enough data processing such as the Bureau of Bina Sarana IT Information, expensive investments in the provision of Information Technology (IT makes IT Bina Sarana Information Bureau to be more careful in determining the selection of database software. This study focuses on research of database software selection system with the method of analytical hierarchy process (AHP, a case study of IT Bureau Bina Sarana Infromatika with the observation unit administrator. The results of the study found that there are two (2 main criteria, namely the selection of technology and a user with an alternative strategy My SQL, Oracle and SQL Server. Having tested the system rekomender My SQL result that the top priority in the selection of database software with a 41% weighting, followed by SQL Server and Oracle 39% 21%. The end result of a system that has been created rekomender concluded that the Bureau of Bina Sarana Informatics IT can define strategy alternatives before determining database software to be used more effectively and efficiently. Abstrak¬¬ - Sistem rekomender pemilihan database software merupakan aplikasi yang dapat digunakan untuk mencari alternatif strategi pemilihan database software, dengan metode analytical hierarchy process (AHP. Sistem rekomender dibutuhkan oleh perusahaan yang memiliki pengolahan data yang cukup besar seperti Biro TI Bina Sarana Informatika, mahalnya investasi pada penyediaan Teknologi Informasi (TI membuat Biro TI Bina Sarana Informatika lebih berhati-hati dalam menentukan pemilihan database software. Penelitian ini berfokus kepada penetilian tentang sistem pemilihan database sofware dengan metode analytical hierarchy process (AHP, studi kasus Biro TI Bina Sarana

  2. Activation analysis of air particulate matter

    International Nuclear Information System (INIS)

    Alian, A.; Sansoni, B.

    1988-11-01

    This review on activation analysis of air particulate matter is an extended and updated version of a review given by the same authors in 1985. The main part is aimed at the analytical scheme and refers to rules and techniques for sampling, sample and standard preparation, irradiation and counting procedures, as well as data processing, - evaluation, and - presentation. Additional chapters deal with relative and monostandard methods, the use of activation analysis for atmosphere samples in various localities, and level of toxic and other elements in the atmosphere. The review contains 190 references. (RB)

  3. Molecular activation analysis for chemical species studies

    International Nuclear Information System (INIS)

    Chai Zhifang; Mao Xueying; Wang Yuqi; Sun Jingxin; Qian Qingfang; Hou Xiaolin; Zhang Peiqun; Chen Chunying; Feng Weiyu; Ding Wenjun; Li Xiaolin; Li Chunsheng; Dai Xiongxin

    2001-01-01

    The Molecular Activation Analysis (MAA) mainly refers to an activation analysis method that is able to provide information about the chemical species of elements in systems of interest, though its exact definition has remained to be assigned. Its development is strongly stimulated by the urgent need to know the chemical species of elements, because the bulk contents or concentrations are often insignificant for judging biological, environmental or geochemical effects of elements. In this paper, the features, methodology and limitation of MAA were outlined. Further, the up-to-date MAA progress made in our laboratory was introduced as well. (author)

  4. Neutron activation analysis in minerals prospecting

    International Nuclear Information System (INIS)

    Gomez, H.; Duque O, J.

    1988-01-01

    One method multielemental analysis in geological samples has been developed by neutron activation analysis without using standards and by eliminating many of the error sources of the absolute method. It uses the ratio of the activities induced by mass unit, between the element in the sample and one cobalt monitor. The detection limits are good for more than thirty elements in many prospecting programs, with a standard deviation less than 7%. The neutron flux used is 2x10 11 nxcm -2 .S -1 and the HPGE detector has a relative efficiency of 20% and an energy resolution of 1.9 KeV in 1332 KeV photopeak

  5. KNOWLEDGE CONVERSION PADA PROSES PERENCANAAN PROYEK DI PT. LEN RAILWAY SYSTEM UNTUK STANDARDISASI PROSES DENGAN METODE SECI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Atikah Sayyidatu Nisaa

    2013-04-01

    Full Text Available PT LEN Railway System bergerak pada pembangunan proyek pensinyalan kereta api, namun pada proses perencanaan proyek pada perusahaan tersebut masih berupa tacit knowledge (pengalaman pekerja yang akan hilang. Oleh karena itu, diperlukan adanya konversi knowledge pekerja yang masih berbentuk tacit knowledge menjadi knowledge yang terdokumentasikan ke dalam bentuk explicit knowledge. Penelitian ini menggunakan metode SECI (Socialization, Externalization, Combination, Internalization. Pada tahap socialization dilakukan eksplorasi data kepada pelaku proyek yang bersangkutan mengenai proses bisnis suatu aktivitas maupun tacit dan explicit knowledge dari masing-masing aktivitas. Pada tahap externalization dilakukan pendokumentasian dari hasil eksplorasi data. Pada tahap combination dilakukan pemilihan best practice dengan menggunakan beberapa tools yaitu: metode Delphi, metode AHP dan pemilihan best practice menggunakan metode factor rating. Best practice yang didapatkan akan dikombinasikan dengan proses aktivitas dari PMBOK. Pada tahap internalization dilakukan penginformasian kepada pekerja mengenai best practice yang telah didapatkan dari hasil penelitian. Best practice yang terpilih dari hasil perhitungan factor rating didapatkan sebagai berikut best practice pembuatan WBS adalah proses bisnis dari responden 2 dengan nilai sebesar 8,710, untuk penentuan jadwal proyek dari responden 2 dengan nilai sebesar 8,067, untuk penentuan biaya proyek dari responden 3 sebesar 9,554, untuk pemilihan supplier dari responden 1 sebesar 8,330, untuk pembuatan desain proyek dari responden 1 sebesar 8,368 dan untuk pengadaan barang dari responden 1 dengan nilai sebesar 8,195. Kata Kunci : knowledge conversion, knowledge management, metode SECI Abstract The economic foundation movement of industrial era into the knowledge era has involved the project PT LEN Railway System which operates in the construction of the railway signaling project. This research uses SECI

  6. EFEKTIVITAS METODE ROLE PLAYING PADA MENDESKRIPSIKAN PELAYANAN PRIMA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Tri Lestari

    2013-02-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran role playing pada pokok bahasan mendeskripsikan pelayanan prima untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Administrasi Perkantoran SMK Hidayah Semarang. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X AP SMK Hidayah Semarang Tahun Ajaran 2011/2012. Prosedur penelitian ini merupakan siklus kegiatan pembelajaran yang terdiri dari dua siklus, dimana setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes evaluasi yang berupa tes objektif pada tiap akhir siklus dan lembar observasi untuk aktivitas siswa dan kinerja guru. Hasil belajar kognitif siswa pada siklus I sebesar 74,5 dengan ketuntasan klasikal 66,7%. Rata-rata hasil belajar siklus II sebesar 82,5 dengan ketuntasan klasikal 96,7%. Adapun sikap siswa terhadap pembelajaran pada siklus I sebesar 55% dan pada siklus II mencapai peningkatan sebesar 87,5%. Sedangkan kinerja guru pada siklus I mencapai 58,3% dan pada siklus II meningkat menjadi 93,1%. Penerapan metode pembelajaran role playing pada pokok bahasan mendeskripsikan pelayanan prima efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Administrasi Perkantoran SMK Hidayah Semarang. Abstract ___________________________________________________________________ The purpose from this research was to determine effectiveness of role playing in describing excellent service to improve students� result class X AP Hidayah Vocational School of Semarang year 2011/2012. The subject of this research is the class X AP of Hidayah Vocational School of Semarang year 2011/2012. The procedure of this research is a cycle of learning activities that consists of two cycles, in which each cycle includes planning, implementation of the action, observation and reflection. Instrument of data collection is the evaluation tests in the form of objective tests at each end of the cycle and observation

  7. Perancangan Sistem Pemeliharaan Menggunakan Metode Reliability Centered Maintenance (RCM Pada Pulverizer (Studi Kasus: PLTU Paiton Unit 3

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    RATNA BHAKTI PUSPITA SARI

    2017-03-01

    Full Text Available PLTU Paiton Unit 3 merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi listrik menggunakan bahan baku batubara yang terletak di Paiton, Probolinggo. Untuk mencapai target, proses produksi dilakukan 24 jam selama 1 tahun tanpa henti. Program pemeliharaan mesin sangat penting untuk kelancaran proses produksi. Dalam rangka mencapai target tersebut dituntut adanya kelancaran batubara dari silo hingga surface burner menggunakan pulverizer. Data dari Departemen Engineering menunjukkan bahwa beberapa subsistem pulverizer sering mengalami kerusakan yang dapat menimbulkan kegagalan pada sistem tersebut. Penelitian tugas akhir ini menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM untuk menurunkan tingkat breakdown mesin dan downtime produksi. Data historis kerusakan pulverizer dianalisa. Kemudian kegagalan dari suatu komponen yang dapat menyebabkan kegagalan fungsi dari sistem diidentifikasi menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA. Selanjutnya menggunakan RCM Decision Worksheet untuk mengetahui bagian dari sistem yang gagal dan perlu dilakukan tindakan perbaikan dan pencegahan berdasarkan kegagalan yang ada agar kejadian yang sama tidak terulang dan menentukan kegiatan perancang perawatan yang tepat pada setiap komponen Berdasarkan analisis data secara Reliability Centered Maintenance (RCM terdapat 12 failure mode yang terjadi pada pulverizer. 3 failure mode dapat dicegah dengan scheduled restoration task, 8 failure mode dapat dicegah dengan scheduled discard task, dan 1 failure mode dapat dicegah dengan redesign. Analisis kuantitatif menggunakan distribusi kegagalan dengan perangkat lunak Weibull++6 didapatkan MTBF grinding roller 2880,66 jam, MTBF hydraulic pump 5075,06 jam, MTBF gearbox 5381,65 jam dan MTBF coal feeder 525,17 jam.

  8. Analysis of active piezoelectric energy harvester

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yiliang CUI

    2018-02-01

    Full Text Available Most of the existing piezoelectric traps are designed for a narrow frequency range of vibration, but the surrounding environment has a very wide frequency range, and the frequency may also be subject to change, causing the problem of difficult to achieve energy capture or capture inefficiency. In order to solve problem, a new T-type piezoelectric cantilever is proposed as a capture energy structure in the paper. To begin with the aspects of structural design and circuit design, the static analysis, modal analysis and resonance analysis of the structure are carried out and the natural frequency and excitation frequency of the device are analyzed. The design and calculation of the power consumption and the loss of the components of the circuit are analyzed by the simulation and verification of the active capture energy circuit, and the active and passive techniques are compared and analyzed, the simulation of the active capture circuit is verified by analyzing the power consumption of the circuit and the maximum power obtained by the active technology is 5 times of that of the passive technology. And then the voltage-controlled active boundary control method can be used for interface circuit design, taking the initiative to use each piezoelectric transduction cycle triggered by the electrical boundary conditions to effectively increase the input piezoelectric pump energy, and then increase output power. The way of utilizing the active trapping of piezoelectric materials is innovated, which has a positive effect on the development of piezoelectric traps.

  9. Nondestructive neutron activation analysis of silicon carbide

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Vandergraaf, T. T.; Wikjord, A. G.

    1973-10-15

    Instrumentel neutron activation analysis was used to determine trace constituents in silicon carbide. Four commercial powders of different origin, an NBS reference material, and a single crystal were characterized. A total of 36 activation species were identified nondestructively by high resolution gamma spectrometry; quantitative results are given for 12 of the more predominant elements. The limitations of the method for certain elements are discussed. Consideration is given to the depression of the neutron flux by impurities with large neutron absorption cross sections. Radiation fields from the various specimens were estimated assuming all radionuclides have reached their saturation activities. (auth)

  10. Betatron activation analysis of cupriferous flotation pulp

    International Nuclear Information System (INIS)

    Kaminski, R.; Matenko, J.; Mencel, J.; Janiczek, J.; Kielsznia, J.

    1974-01-01

    A method of copper determination in cupriferous flotation pulp by photo-activation analysis using betatron and another equipments of existent ''analytical line'' intended for copper determination in dry samples has been described. An activation has been achieved with 14.9 MeV γ-photons. The excitation activity was investigated by using two scintillation detectors and a fast coincidence circuit with resolution time 80 ns. The precision of method was determined as +- 4.25% in 0.95 confidence level for pulp with concentration 5% Cu and +- 24% for 0.06% Cu. (author)

  11. Neutron activation analysis of atmospheric aerosol

    International Nuclear Information System (INIS)

    Obrusnik, I.

    1986-01-01

    Neutron activation analysis (NAA) is a modern analytical method well suited for the analysis of atmospheric aerosols. Particular steps of the NAA procedure and especially different types of aerosol sampling and sample preparation for analysis are discussed in detail. Several possible NAA techniques are described and the advantages of a purely instrumental technique with short and long irradiation are pointed out. Important performance characteristics of the NAA method such as precision, accuracy, sensitivity and detection limits are also discussed. Different applications of NAA in environmental studies are reviewed. (author)

  12. Quality assurance in biomedical neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    1984-01-01

    The summary report represents an attempt to identify some of the possible sources of error in in vitro neutron activation analysis of trace elements applied to specimens of biomedical origin and to advise on practical means to avoid them. The report is intended as guidance for all involved in analysis, including sample collection and preparation for analysis. All these recommendations constitute part of quality assurance which is here taken to encompass the two concepts - quality control and quality assessment. Quality control is the mechanism established to control errors, while quality assessment is the mechanism used to verify that the analytical procedure is operating within acceptable limits

  13. Development of neutron activation analysis software

    International Nuclear Information System (INIS)

    Wang Liyu

    1987-10-01

    The software for quantitative neutron activation analysis was developed to run under the MS/DOS operating system. The programmes of the IBM/SPAN include: spectra file transfer from and to a Canberra Series 35 multichannel analyzer, spectrum evaluation routines, calibration subprogrammes, and quantitative analysis. The programmes for spectrum analysis include fitting routine for separation of multiple lines by reproducing the peak shape with a combination of Gaussian and exponential terms. The programmes were tested on an IBM/AT-compatible computer. The programmes and the sources are available costfree for the IAEA projects of Technical Cooperation. 7 refs, 3 figs

  14. PERBEDAAN KADAR HEMOGLOBIN METODE SIANMETHEMOGLOBIN DENGAN DAN TANPA SENTRIFUGASI PADA SAMPEL LEUKOSITOSIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    wahdah norsiah

    2015-12-01

    Full Text Available Abstract: Examination of hemoglobin levels influenced leukocytosis sianmethemoglobin method that causes increased absorbance measurements of hemoglobin levels increased significantly and the false blood sample that has been diluted with a solution Drabkins in centrifugation at 3000 rpm for 10 minutes and then the absorbance of the supernatant was measured with a photometer at λ 546 nm. This study aimed to analyze the differences in hemoglobin level examination siamethemoglobin method with and without centrifugation at sample leukocytosis. This type of research is observational research laboratory. The study design was cross-sectional study. Samples were taken from the remaining blood samples of patients who have been examined leukositnya number more than 20,000 / uL with Hematology Analyzer (CEL-DYN Ruby February-April 2014, and were divided into 4 groups based on criteria that group 1. leukocyte count of 20,000 / uL-29 999 / mL, group II. 30,000 / uL-39 999 / uL, the group III. 40,000 / uL-49,999 / uL, the group IV. More than 50,000 / uL. The number of samples taken were 20 samples of each group, a total sample of 80 samples. The analysis showed no significant difference in hemoglobin levels siamethemoglobin method with and without centrifugation at sample leukocytosis with a value of p = 0.000 less than 0.05 α. Leukocytosis Turbidity affects the difference in hemoglobin levels with and without centrifugation, the higher the number the greater the difference in leukocyte levels of hemoglobin, hemoglobin level examination results of the study based on the criteria of the number of leukocytes obtained by the difference in hemoglobin levels with and without centrifugation in group I. 0.22 ± 0.07 g / dL, group II 0.40 ± 0.22 g / dL, a group III. 0.44 ± 0.14 g / dL, Group IV. 0.85 ± 0.41 g / dL. The level of hemoglobin in the sample sianmethemoglobin method leukocytosis with more than 20,000 / uL need a centrifuge so that appropriate

  15. Perbedaan Metode Peer Teaching dengan Metode Jigsaw Terhadap Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    tetti solehati

    2018-06-01

    Full Text Available Adolescents are particularly vulnerable to the problem of the triad of adolescent reproductive health that includes sexuality, HIV/AIDS and drugs. Lack of knowledge among adolescents is one of the causes of risky behavior on reproductive health. Health education through peer teaching method and jigsaw method can improve knowledge and prevent adolescent reproductive health problems. The purpose of this research is to analyze the differences between the effects of peer teaching method with jigsaw method toward the level knowledge of reproductive health students SMPN 1 Cilegon. The research design is quasi-experiment with non equivalent control group. The research sample consisted of 42 respondents to the peer teaching group and 42 respondents to the jigsaw group which is chosen by stratified random sampling. The results of the analysis of statistical tests using t-dependent test shows that there is significant influence after being given health education with p value 0.001 (p <0.05 and the results t-independent test obtained p value 0.021 (p <0.05, which shows the differences in effect between peer teaching method with jigsaw method toward the level knowledge of reproductive health students SMPN 1 Cilegon. The suggestion of this research is to use the jigsaw method as an alternative method in providing adolescent reproductive health education.

  16. Melindungi Aplikasi dari Serangan Cross Site Scripting dengan Metode Metacharacter

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yulianingsih Yulianingsih

    2017-04-01

    Full Text Available Kebutuhan masyarakat atas penggunaan jasa internet semakin meluas dan mencakup berbagai bidang kehidupan hal ini mengakibatkan turut meningkatkannya kejahatan dalam dunia internet. Keamaanan aplikasi yang tidak baik mengakibatkan data penting dan kerahasiaan pengguna menjadi terancam. Hal ini tentu saja merugikan bagi pihak pengguna maupun penyelenggara. Untuk itu perlu dikedepankan metode–metode terbaik dalam keamanan berinternet dan untuk menentukan tindakan penanggulangan yang tepat terlebih dahulu harus dipahami cara kerja dari jenis kejahatan tersebut. Cross Site Scripting merupakan jenis serangan injection terhadap situs dengan mengandalkan kelemahan dari target atau pengguna internet. Penyerang akan memanfaatkan kelemahan pengguna melalui ajakan atau bujukan untuk mengikuti arahan menuju suatu kondisi tertentu yang telah dimuati oleh usaha untuk pencurian data, kerahasiaan atau perintah tertentu melalui code scripting oleh penyerang.Dalam penelitian ini dilakukan Sejumlah Eksperimen untuk mencari pengaruh perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan, yaitu dengan menanamkan metacharacter kedalam code scripting sebelum dan sesudah proses berjalan. Tujuan yang hendak dicapai melalui penelitian ini adalah pembuktian terhadap fungsi metacharacter dalam menutup celah kerentanan keamanan aplikasi

  17. Metode Transfer Asam Nukleat sebagai Dasar Terapi Gen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Novi Silvia Hardiany

    2017-01-01

    Full Text Available Kemajuan ilmu biologi molekuler memberikan manfaat dalam bidang kedokteran untuk mengembangkanterapi gen. Tujuan terapi gen adalah untuk memperbaiki kerusakan gen atau mengganti gen yang rusakdengan gen yang normal. Pemindahan gen dilakukan dengan teknik transfeksi. Transfeksi merupakanproses pemindahan asam nukleat baik menggunakan vektor virus (transduksi atau menggunakan metodenonviral yaitu zat kimia, lipid dan metode fisik. Vektor virus yang digunakan pada transduksi adalahretrovirus, adenovirus, adeno-associated virus (AAV dan herpes simplex virus (HSV. Keberhasilantransfeksi ditentukan oleh berbagai faktor yang dapat dapat dinilai dengan menggunakan reporter sepertigreen fluorescence protein (GFP. Kata Kunci: terapi gen, transfeksi non viral, transduksi, vektor virus   Methods of Nucleic Acid Transfer as Basic Gene Therapy Abstract The advancement of molecular biology provides benefit in the field of medicine to develop genetherapy. The aim of gene therapy is to repair the genetic damage or to replace damaged gene with thenormal gene. Delivery of gene is carried out by transfection technique, a technique to transfer nucleic acidinto eukaryote cells either using viral vectors (known as transduction, and also using non viral methodsuch as chemical substance, lipid and physical method. Some of the viral vectors used in the transductionare retrovirus, adenovirus, Adeno-associated virus (AAV and Herpes Simplex Virus (HSV. The success oftransfection is determined by various factors which can be assessed using several reporters such as GreenFluorescence Protein (GFP. Key words: gene therapy, non viral transfection, transduction, viral vector. Normal 0 false false false IN X-NONE X-NONE

  18. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENERIMAAN PEGAWAI DENGAN METODE FUZZY MADM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Denni Aldi Ramadhani

    2014-08-01

    Full Text Available Pegawai merupakan faktor penting dalam sebuah perusahaan, karena dengan adanya pegawai yang memenuhi standar kualifikasi perusahaan, produktivitas akan tetap stabil dan semakin meningkat. Tetapi dalam praktek penerimaan pegawai baru, banyak perusahaan yang masih tidak memperhatikan pentingnya hal ini. Hal ini dapat dilihat pada proses penerimaan pegawai di KSP Intidana  yang masih terlihat subjektif. Dengan pengukuran bobot dan penilaian yang tidak didefinisikan dengan baik oleh pengambil keputusan maka akan sangat dimungkinkan keputusan yang diambil untuk meloloskan pelamar merupakan keputusan yang salah, dan pelamar yang diterima nantinya tidak memenuhi standar kualifikasi perusahaan. Hal inilah yang menjadi dasar penelitian ini dilakukan yaitu dengan membuat sebuah sistem yang dapat memberikan pertimbangan dalam melakukan pengambilan keputusan penerimaan pegawai baru. Dengan menggunakan metode fuzzy MADM sebagai basis dalam pengolahan data penerimaan pegawai , memungkinkan sistem dapat memberikan perangkingan sesuai dengan kualitas masing – masing pelamar sehingga diharapkan dapat mempermudah pengambil keputusan dalam menentukan pelamar yang lolos. Hasil dari penelitian ini berbentuk sebuah sistem pendukung keputusan yang dapat mengolah data proses penerimaan pegawai menjadi sebuah pertimbangan yang valid. Dari hasil penelitian tersebut diharapkan pengambil keputusan menjadi terbantu dalam menentukan pelamar yang berhak diterima dalam perusahaan. Kata kunci : Penerimaan pegawai, Fuzzy, Sistem Pendukung Keputusan, Multi-Attribute Decision Making, Kriteria

  19. Sistem Otomasi Lampu pada Bangunan Publik dengan Metode Forward Chaining

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Stephanie Stephanie

    2015-05-01

    Full Text Available Konsumsi listrik Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Seiring dengan peningkatan konsumsi listrik, efisiensi dalam penggunaan listrik menjadi sangat krusial. Salah satu tolok ukur efisiensi listrik adalah intensitas energi. Untuk menurunkan intensitas energi diperlukan adanya konservasi energi melalui manajemen energi dan penggunaan teknologi hemat energi. Contoh di mana konservasi energi belum dilakukan pada bangunan publik adalah dengan membiarkan barang elektronik tetap menyala walau sedang tidak dipergunakan, contohnya lampu. Oleh karena itu, perlu dirancang suatu sistem untuk mematikan lampu secara otomatis di luar jam operasional dan tidak ada aktivitas pada bangunan publik. Sistem ini menggunakan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence yang menggunakan metode Forward Chaining dengan sensor Passive Infrared Receiver untuk mendeteksi keberadaan manusia dengan dijembatani oleh Raspberry Pi untuk menghubungkan ke relay sebagai saklar untuk lampu. Sistem akan memutuskan kapan saat yang tepat untuk menyalakan dan memadamkan lampu, bergantung pada kehadiran manusia di setiap ruangan dan jam operasional dari bangunan. Dengan adanya sistem ini, diharapkan dapat menghasilkan penghematan energi yang cukup signifikan. Kata Kunci—forward chaining, otomasi lampu, pengendalian lampu, raspberry pi, sensor passive infrared reciever

  20. Analysis of coal by neutron activation

    International Nuclear Information System (INIS)

    Burtner, D.R.

    1983-01-01

    The development of a thermal-neutron activation analysis procedure for determining elemental concentrations in whole coal samples, and the goal of combining this technique with other nuclear methods for determining a total mass balance in these and similar complex materials, is described. Problems of applying a fast-neutron activation analysis method for nitrogen are discussed, as well as an efficient procedure for drying and packaging coal samples. A thermal-neutron activation analysis (TNAA) procedure was developed for determining up to 27 elements in coal samples from the US, China, Nigeria, and Brazil. The comparator form of TNAA was applied, using a unique multielement standard, which contained 48 elements. The difference in net photopeak counts between sample and standard, due to γ-ray attenuation, was reduced by preparing this standard in an organic matrix, which simulates the composition and physical structure of the coal material. The simultaneous irradiation of several aliquots of this standard enabled high precision and accuracy to be attained. An accurate value for oxygen, determined by fast-neutron activation analysis, is used to correct for this effect in the nitrogen determination method

  1. General principles of neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Dostal, J.; Elson, C.

    1980-01-01

    Aspects of the principles of atomic and nuclear structure and the processes of radioactivity, nuclear transformation, and the interaction of radiations with matter which are of direct relevance to neutron activation analysis and its application to geologic materials are discussed. (L.L.)

  2. Practical considerations in instrumental neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Ahmad, N.

    2001-01-01

    Activation analysis is a technique of elemental analysis based on the measurement of characteristics radiation from radionuclides formed directly or indirectly by activation. The activation can be induced by bombarding the material with neutrons or charged particles or gamma rays. This is a well-accepted analytical technique for the determination of composition of complex materials. This technique is also sensitive at trace levels and is almost free from analytical interferences of matrix. It is used for multi-elemental determination in rocks, minerals, alloys, biological materials, geological samples, non-destructive analysis of materials and environmental samples such as water, air particulate matter, plants, soil, sediments and diets. This method is also used for production and measurements of radioisotopes in materials of known composition, for example, when radioactivation is used for nuclear reaction studies, for flux and beam intensity measurements for trace experiments and process quality control. In this article the parameters affecting the sensitivity of instrumental neutron activation analysis are briefly discussed. (author)

  3. Fast neutron activation analysis in metallurgy

    International Nuclear Information System (INIS)

    Sterlinski, S.

    1981-01-01

    Article discusses the usage of a 14 MeV neutron generator for producing fast neutrons of different energies and intensities. A complete instrumental set-up for the neutron activation analysis (NAA) is given. In metallurgy the device is mainly used in the determination of oxygen and silicon in steel and non-ferrous metal, including different alloys

  4. Content Analysis in Systems Engineering Acquisition Activities

    Science.gov (United States)

    2016-04-30

    Acquisition Activities Karen Holness, Assistant Professor, NPS Update on the Department of the Navy Systems Engineering Career Competency Model Clifford...systems engineering toolkit . Having a common analysis tool that is easy to use would support the feedback of observed system performance trends from the

  5. Compositional Analysis and Antioxidant Activity of Volatile ...

    African Journals Online (AJOL)

    Compositional Analysis and Antioxidant Activity of Volatile. Components of Two Salvia spp. F Forouzin*, R Jamei and R Heidari. Department of Biology, Faculty of Science, Urmia University, West Azerbaijan, Iran. *For correspondence: Email: f_forouzin@yahoo.com, rjamei274@gmail.com, r.heidari@mail.urmia.ac.ir; Tel: ...

  6. Prompt gamma-ray activation analysis (PGAA)

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Kern, J [Fribourg Univ. (Switzerland). Inst. de Physique

    1996-11-01

    The paper deals with a brief description of the principles of prompt gamma-ray activation analysis (PGAA), with the detection of gamma-rays, the PGAA project at SINQ and with the expected performances. 8 figs., 3 tabs., 10 refs.

  7. Neutron Activation Analysis with k0 Standardization

    International Nuclear Information System (INIS)

    Pomme, S.

    1998-01-01

    SCK-CEN's programme on Neutron Activation Analysis with k 0 -standardisation aims to: (1) develop and implement k 0 -standardisation method for NAA; (2) to exploit the inherent qualities of NAA such as accuracy, traceability, and multi-element capability; (3) to acquire technical spin-off for nuclear measurements services. Main achievements in 1997 are reported

  8. Prompt gamma-ray activation analysis (PGAA)

    International Nuclear Information System (INIS)

    Kern, J.

    1996-01-01

    The paper deals with a brief description of the principles of prompt gamma-ray activation analysis (PGAA), with the detection of gamma-rays, the PGAA project at SINQ and with the expected performances. 8 figs., 3 tabs., 10 refs

  9. Activation analysis of some seaweeds of Myanmar

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Myint, U; Myint, Aye Myint [Yangon Univ. (Myanmar). Dept. of Chemistry

    1994-11-01

    Activation analysis of some seaweed samples occurring off the coastline areas of Myanmar is described. Na, K and I were determined using Am(Be) radionuclide neutron source and low level [beta]-counting. (author) 3 refs.; 1 fig.; 2 tabs.

  10. Computer-automated neutron activation analysis system

    International Nuclear Information System (INIS)

    Minor, M.M.; Garcia, S.R.

    1983-01-01

    An automated delayed neutron counting and instrumental neutron activation analysis system has been developed at Los Alamos National Laboratory's Omega West Reactor (OWR) to analyze samples for uranium and 31 additional elements with a maximum throughput of 400 samples per day. 5 references

  11. Isotopic neutron sources for neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Hoste, J.

    1988-06-01

    This User's Manual is an attempt to provide for teaching and training purposes, a series of well thought out demonstrative experiments in neutron activation analysis based on the utilization of an isotopic neutron source. In some cases, these ideas can be applied to solve practical analytical problems. 19 refs, figs and tabs

  12. PENCITRAAN TOMOGRAFI ATENUASI SEISMIK TIGA-DIMENSI GUNUNG GUNTUR MENGGUNAKAN METODE RASIO SPEKTRA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gede Suantika

    2008-11-01

    Full Text Available Karakteristik medium dapat digambarkan oleh parameter fisis seperti kecepatan dan atenuasi seismik. Dalam studi tomografi seismik, amplitudo dan waktu tempuh gelombang P dan S digunakan untuk mencitrakan struktur internal Bumi. Objek penelitian ini adalah gunung Guntur yang merupakan salah satu gunungapi aktif di Jawa Barat. Ruang lingkup daerah penelitian adalah 20x20x20 km3 dengan ukuran blok parameterisasi 2x2x2 km3. Berdasarkan beberapa data seismogram telah ditentukan posisi hiposenter dengan menggunakan metode 3 lingkaran yang didetailkan dengan metode grid search. Metode inversi leastsquare (LSQR digunakan untuk proses inversi kecepatan dan atenuasi seismik. Data masukkan untuk inversi kecepatan adalah waktu tunda (δt yang didefinisikan sebagai selisih antara waktu tempuh hasil observasi dengan waktu tempuh dari model referensi. Sedangkan input untuk inversi atenuasi seismik berupa atenuasi diferensial (∆tsp* yang diperoleh dengan perhitungan rasio spektra. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa distribusi hiposenter terkonsentrasi pada interval kedalaman 1-6 km dari puncak Guntur. Citra tomogram kecepatan dan atenuasi seismik menunjukkan zona anomali kecepatan negatif dan atenuasi tinggi yang secara konsisten terletak di bawah puncak Guntur, kaldera Gandapura, dan kawah Kamojang. Zona tersebut selanjutnya dapat diinterpretasikan sebagai zona keberadaan materi panas yang kemungkinan berasosiasi dengan dapur magma.   Characteristics of a medium could be defined by physical parameters such as seismic velocity and attenuation. In seismic tomography studies, the amplitude and travel time of P- and S-waves have been used to image the Earth’s internal structure. The object of this study is the Guntur volcano that is one of active volcanoes in West Java. The study area covers a 20x20x20 km3 volume with a block size used in the parameterization of 2x2x2 km3. Based on several seismograms, hypocenter locations have been determined using the

  13. Neutron activation analysis in archaeological chemistry

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Harbottle, G [Brookhaven National Lab., Upton, NY (United States)

    1990-01-01

    There is a long history of the application of chemical analysis to archaeological problems, extending to the last years of the 18th century. The nuclear-age technique of neutron activation analysis, permitting the simultaneous, sensitive, non-destructive estimation of many elements in an archaeological specimen, has found wide application. Important advances have been made, using this technique, in locating the origins of archaeological artifacts such as ceramics, metals, obsidian and semiprecious stones, among other articles of ancient ritual and commerce. In addition, the technique of neutron activation analysis has proved to be almost ideal in studies tracing the development of ancient technologies such as glass-making and smelting. In the future, the development of data banks of analyses of archaeological materials should provide an excellent new tool in studies of prehistory.

  14. Neutron activation analysis in archaeological chemistry

    International Nuclear Information System (INIS)

    Harbottle, G.

    1990-01-01

    There is a long history of the application of chemical analysis to archaeological problems, extending to the last years of the 18th century. The nuclear-age technique of neutron activation analysis, permitting the simultaneous, sensitive, non-destructive estimation of many elements in an archaeological specimen, has found wide application. Important advantages have been made, using this technique, in locating the origins of archaeological artifacts such as ceramics, metals, obsidian and semiprecious stones, among other articles of ancient ritual and commerce. In addition, the technique of neutron activation analysis has proved to be almost ideal in studies tracing the development of ancient technologies such as glass-making and smelting. In the future, the development of data banks of analyses of archaeological materials should provide an excellent new tool in studies of prehistory. (orig.)

  15. Determinasi Strain Aedes aegypti (Linn. yang Rentan Homozigot dengan Metode Seleksi Indukan Tunggal

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Isfanda Isfanda

    2017-06-01

    Full Text Available Abstract. Aedes aegypti is a type of mosquito that can carry dengue virus, yellow fever and chikunguya. The spread of this mosquito is very broad, covering almost all tropical regions worldwide. This study aims to determine the vulnerability status of homozygous Ae. aegypti. Sample of Ae. aegypti is mosquito strain from Health Entomology Laboratory Bogor Institute of Agriculture and at random sampling. Ae. aegypti eggs which comes from the breeders hatched separately. Insecticide‐treated paper (impregnated paper malathion, bendiokarb and deltamethrin are use for insecticides testing using WHO test kit. The analysis showed that the mosquito Ae. aegypti tested with a single sib‐selection method and were exposed to the insecticide malathion, propoksur, and showed an increasing trend sipermetrin vulnerability homozygous at each generation. As for the fourth generation (F4 has not shown changes into a strain that is homozygous susceptible to three types of insecticides. The formation of homozygous susceptible strains take over five generations.Keywords: Ae. aegypti, malathion, bendiocarb, deltamethrin, single sib‐selection methodAbstrak. Aedes aegypti merupakan jenis nyamuk yang dapat membawa virus dengue, demam kuning (yellow fever dan chikunguya. Penyebaran nyamuk ini sangat luas, meliputi hampir semua daerah tropis di seluruh dunia. Penelitian ini bertujuan mengetahui status kerentanan nyamuk Ae. aegypti secara homozigot. Nyamuk Ae. aegypti yang dijadikan sampel yaitu nyamuk dewasa strain yang ada di Laboratorium Entomologi Kesehatan Institut Pertanian Bogor dan diambil secara acak. Telur Ae. aegypti yang berasal dari satu indukan ditetaskan secara terpisah. Insektisida yang digunakan untuk pengujian menggunakan kertas berinsektisida (impregnated paper malation, bendiokarb, dan deltametrin dengan menggunakan WHO test kit. Hasil analisis menunjukkan bahwa nyamuk Ae. aegypti yang diuji dengan metode seleksi indukan tunggal serta dipaparkan

  16. Phosphorus analysis in milk samples by neutron activation analysis method

    International Nuclear Information System (INIS)

    Oliveira, R.M. de; Cunha, I.I.L.

    1991-01-01

    The determination of phosphorus in milk samples by instrumental thermal neutron activation analysis is described. The procedure involves a short irradiation in a nuclear reactor and measurement of the beta radiation emitted by phosphorus - 32 after a suitable decay period. The sources of error were studied and the established method was applied to standard reference materials of known phosphorus content. (author)

  17. Theoretical analysis of nuclear reactors (Phase III), I-V, Part V, Establishment of Monte Carlo method for solving the integral transport equation; Razrada metoda teorijske analize nuklearnih reaktora (III faza) I-V, V Deo, Postavljanje Monte Carlo metode za resavanje integralnog oblika transportne jednacine

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Pop-Jordanov, J [Institute of Nuclear Sciences Boris Kidric, Vinca, Beograd (Serbia and Montenegro)

    1963-02-15

    General mathematical Monte Carlo approach is described with the elements which enable solution of specific problems (verification was done by estimation of a simple integral). Special attention was devoted to systematic presentation which demanded explanation of fundamental topics of statistics and probability. This demands a procedure for modelling the stochastic process i.e. Monte Carlo method. Dat je matematicki prilaz Monte Carlo metodi uopste, a po elementima koji dozvoljavaju konkretno resavanje izvesnih problema. (Provera je izvrsena na estimiranju prostog integrala). Narocito je vodjeno racuna o sistematicnosti izlaganja materije sto je mestimicno zahtevalo tretiranje i osnovnih pojmova, statistike i verovatnoce, a sve to skupa zahteva postupak modeliranja stohastickog procesa odnosno Monte Carlo metod (author)

  18. Methods of charged-particle activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Chaudhri, M. Anwar; Chaudhri, M. Nasir; Jabbar, Q.; Nadeem, Q.

    2006-01-01

    The accuracy of Chaudhri's method for charged-particle activation analysis published in J. Radioanal. Chem. (1977) v. 37 p. 243 has been further demonstrated by extensive calculations. The nuclear reactions 12 C(d,n) 13 N, 63 Cu( 3 He,p) 65 Zn, 107 Ag(α,n) 110 In and 208 Pb(d,p) 209 Pb, the cross sections of which were easily available, have been examined for the detection of 12 C, 63 Cu, 107 Ag and 208 Pb, respectively, in matrices of Cu, Zr and Pb, at the bombarding energies of 4 - 22 MeV. The 'standard' is assumed to be in a carbon matrix. It has been clearly demonstrated that Chaudhri's method, which makes the charged particle activation analysis as simple as neutron activation analysis, provides results which are almost identical to, or only about 1-2 % different, from the results obtained using the full 'Activity Equation' involving solving complex integrals. It is valid even when the difference in the average atomic weights of matrices of the standard and the sample is large. (author)

  19. Application of activation techniques to biological analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Bowen, H.J.M.

    1981-01-01

    Applications of activation analysis in the biological sciences are reviewed for the period of 1970 to 1979. The stages and characteristics of activation analysis are described, and its advantages and disadvantages enumerated. Most applications involve activation by thermal neutrons followed by either radiochemical or instrumental determination. Relatively little use has been made of activation by fast neutrons, photons, or charged particles. In vivo analyses are included, but those based on prompt gamma or x-ray emission are not. Major applications include studies of reference materials, and the elemental analysis of plants, marine biota, animal and human tissues, diets, and excreta. Relatively little use of it has been made in biochemistry, microbiology, and entomology, but it has become important in toxicology and environmental science. The elements most often determined are Ag, As, Au, Br, Ca, Cd, Cl, Co, Cr, Cs, Cu, Fe, Hg, I, K, Mn, Mo, Na, Rb, Sb, Sc, Se, and Zn, while few or no determinations of B, Be, Bi, Ga, Gd, Ge, H, In, Ir, Li, Nd, Os, Pd, Pr, Pt, Re, Rh, Ru, Te, Tl, or Y have been made in biological materials

  20. Neutron activation analysis of Etruscan pottery

    International Nuclear Information System (INIS)

    Whitehead, J.; Silverman, A.; Ouellet, C.G.; Clark, D.D.; Hossain, T.Z.

    1992-01-01

    Neutron activation analysis (NAA) has been widely used in archaeology for compositional analysis of pottery samples taken from sites of archaeological importance. Elemental profiles can determine the place of manufacture. At Cornell, samples from an Etruscan site near Siena, Italy, are being studied. The goal of this study is to compile a trace element concentration profile for a large number of samples. These profiles will be matched with an existing data bank in an attempt to understand the place of origin for these samples. The 500 kW TRIGA reactor at the Ward Laboratory is used to collect NAA data for these samples. Experiments were done to set a procedure for the neutron activation analysis with respect to sample preparation, selection of irradiation container, definition of activation and counting parameters and data reduction. Currently, we are able to analyze some 27 elements in samples of mass 500 mg with a single irradiation of 4 hours and two sequences of counting. Our sensitivity for many of the trace elements is better than 1 ppm by weight under the conditions chosen. In this talk, details of our procedure, including quality assurance as measured by NIST standard reference materials, will be discussed. In addition, preliminary results from data treatment using cluster analysis will be presented. (author)

  1. Activation analysis by filtered neutrons. Preliminary investigation

    International Nuclear Information System (INIS)

    Skarnemark, G.; Rodinson, T.; Skaalberg, M.; Tokay, R.K.

    1986-01-01

    In order to investigate if measuring sensibility and precision by epithermal neutron activation analysis may be improved, different types of geological and biologic test samples were radiated. The test samples were enclosed in an extra filter of tungsten or sodium in order to reduce the flux of those neutrons that otherwise would induce interfering activity in the sample. The geological test samples consist of granites containing lanthanides which had been crushed in tung- sten carbide grinder. Normally such test samples show a interferins 1 87W-activity. By use of a tungsten filter the activity was reduced by up to 60%, which resulted in a considerable improvement of sensibility and precision of the measurement. The biologic test samples consisted of evaporated urine from patients treated with the cell poison cis-platinol. A reliable method to measure the platinum content has not existed so far. This method, however, enables platinum contents as low as about 0.1 ppm to be determined which is quite adequate. To sum up this preliminary study has demonstrated that activation analysis using filtered neutrons, correctly applied, is a satisfactory method of reducing interferences without complicated and time-consuming chemical separation procedures. (O.S.)

  2. Pengaruh Suhu dan Metode Perlakuan Panas terhadap Sifat Fisika dan Kualitas Finishing Kayu Mahoni

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ragil Widyorini

    2016-03-01

    Full Text Available Perlakuan panas dikenal sebagai metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan stabilitas dimensi dan menurunkan higroskopisitas. Di sisi lain, perlakuan panas dapat membuat warna kayu menjadi lebih gelap, penurunan sifat mekanika kayu, dan sifat wetabilitas kayu. Oleh karena itu, penelitian mengenai perlakuan panas pada kondisi yang optimum sangat menarik untuk dilakukan agar menghasilkan kayu dengan kualitas yang lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh interaksi suhu dan metode perlakuan panas terhadap sifat fisika dan kualitas finishing kayu mahoni. Contoh uji perlakuan dibuat dari kayu mahoni yang berasal dari industri penggergajian kayu rakyat. Penelitian ini menggunakan 2 metode perlakuan panas yaitu metode oven dan penguapan (steaming pada variasi suhu 90°C, 120°C, dan 150°C selama 2 jam waktu efektif. Pengujian sifat fisika diuji berdasarkan standar ASTM, yang meliputi : kadar air seimbang, perubahan dimensi, perubahan warna, dan wetabilitas. Pengujian finishing meliputi cross cut test, uji delaminasi, dan uji kekilapan (glossy test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara suhu dan metode perlakuan panas berpengaruh sangat nyata terhadap perubahan warna, serta berpengaruh nyata terhadap penyusutan radial, cross cut test, dan uji delaminasi. Metode oven menghasilkan contoh uji dengan kadar air dan pengembangan radial yang lebih rendah, warna yang lebih terang, serta uji delaminasi yang lebih baik dibandingkan dengan metode penguapan. Kata kunci: perlakuan panas, metode oven, metode penguapan, suhu, finishing   Effect of temperature and heat treatment on physical properties and finishing quality of mahagony wood Abstract Heat treatment is well known as a method for increasing dimensional stability and reducing hygroscopicity of wood. However, heat tratment can cause the color of wood become darker and reduce the wettability, as well as its mechanical properties. Therefore, the optimum condition of heat

  3. A computer program for activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Rantanen, J.; Rosenberg, R.J.

    1983-01-01

    A computer program for calculating the results of activation analysis is described. The program comprises two gamma spectrum analysis programs, STOAV and SAMPO and one program for calculating elemental concentrations, KVANT. STOAV is based on a simple summation of channels and SAMPO is based on fitting of mathematical functions. The programs are tested by analyzing the IAEA G-1 test spectra. In the determination of peak location SAMPO is somewhat better than STOAV and in the determination of peak area SAMPO is more than twice as accurate as STOAV. On the other hand, SAMPO is three times as expensive as STOAV with the use of a Cyber 170 computer. (author)

  4. Neutron activation analysis of atmospheric aerosols

    International Nuclear Information System (INIS)

    Riekstinya, D.V.; Mednis, I.V.; Veveris, O.Eh.

    1987-01-01

    A review of studies by Soviet and foreign authors on radioactivation analysis is presented. Instrumental neutron activation analysis (INAA) techniques have been developed providing the possibility to determine a number of elements in very small portions of aerosols for pollutanless areas of the Earth. Two ways of INAA are presented: with long- and short-living radionuclides. The Antarctic and the Indian Ocean aerosol samples have been analysed for 26 microelements. It has been stated that restrictions of the detection limits attained relate to high proportions of certain elements and their nonhomogeneous distribution in filters. The detection limits can be lowered by the filtered air volume growth per unit of the filter area

  5. Instrumental Neutron Activation Analysis for Human Hair

    International Nuclear Information System (INIS)

    Ratanatongchai, W.; Dharmvanij, W; Chongkum, S.

    1998-01-01

    Hair samples from students aged between 7 to 22 years old were analysed by neutron activation analysis at nuclear research reactor TRR-1.M1. From qualitative analysis of short-lived isotopes, A1, V, Ca, I, Cl, Mn, and Na were found. The quantity of those elements can be classified into three groups. The first group is A1, Ca, Na and Cl with variance less than 10%. The second group is V and I with variance between 10% to 50% and the third group, Mn, two samples have concentration about 12 times higher than the others

  6. Service activities of chemical analysis division

    International Nuclear Information System (INIS)

    Eom, Tae Yoon; Suh, Moo Yul; Park, Kyoung Kyun; Jung, Ki Suk; Joe, Kih Soo; Jee, Kwang Yong; Jung, Woo Sik; Sohn, Se Chul; Yeo, In Heong; Han, Sun Ho

    1988-12-01

    Progress of the Division during the year of 1988 was described on the service activities for various R and D projects carrying out in the Institute, for the fuel fabrication and conversion plant, and for the post-irradiation examination facility. Relevant analytical methodologies developed for the chemical analysis of an irradiated fuel, safeguards chemical analysis, and pool water monitoring were included such as chromatographic separation of lanthanides, polarographic determination of dissolved oxygen in water, and automation on potentiometric titration of uranium. Some of the laboratory manuals revised were also included in this progress report. (Author)

  7. Conference on instrumental activation analysis IAA 86

    International Nuclear Information System (INIS)

    Vobecky, M.; Obrusnik, I.

    1986-04-01

    Thirty five papers were presented at the conference held in Klucenice, Czechoslovakia from May 4 to 8, 1986. The abstracts of all papers are printed in the proceedings. The conference discussed the following problem areas: the application of activation analysis in determining elements in ores, tectites, fungi, the thyroid, the primary circuit coolant, semiconductor materials; the application of nuclear reaction analysis in determining elements in rubber and coal; the application of tracer techniques in metallurgy; the description of alpha and gamma spectrometric systems and their testing; the use of microcomputers for data processing, and the description of programs. (J.P.)

  8. METODE DATA MINING UNTUK SELEKSI CALON MAHASISWA PADA PENERIMAAN MAHASISWA BARU DI UNIVERSITAS PAMULANG

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aries Saifudin

    2018-01-01

    Full Text Available Universitas Pamulang berusaha memberikan pendidikan tinggi dengan biaya yang terjangkau oleh kalangan bawah. Tetapi mahasiswanya banyak yang keluar di tiap semester, sehingga menyebabkan rasio jumlah mahasiswa baru dengan jumlah yang lulus tidak seimbang. Selain itu banyak mahasiswa yang tidak lulus tepat waktu, hal ini mengakibatkan rasio dosen dan mahasiswa tidak seimbang. Kedua hal ini akan mengurangi penilaian pada saat akreditasi. Penyebab keluarnya mahasiswa tanpa menyelesaikan pendidikannya, atau tidak dapat menyelesaikan pendidikannya tepat waktu belum dapat dideteksi dengan sistem seleksi saat ini. Pada penelitian ini diusulkan penggunaan teknik data mining untuk memprediksi ketepatan waktu lulus calon mahasiswa. Teknik data mining dan machine learning dapat digunakan untuk memprediksi berdasarkan data-data masa lalu. Metode data mining yang digunakan untuk memprediksi adalah klasifikasi, yaitu Naïve Bayes (NB, k-Nearest Neighbor (k-NN, Random Forest (RF, Decision Stump (DS, Decision Tree (DT, Rule Induction (RI, Linear Regression (LR, Linear Discriminant Analysis (LDA, Neural Network (NN, dan Support Vector Machine (SVM. Berdasarkan hasil implementasi dan pengukuran algoritma/model yang diusulkan diperoleh algoritma/model terbaik, yaitu Support Vector Machine (SVM dengan akurasi 65.00%. Tetapi akurasi ini masih jauh dari nilai excellent (sangat baik.

  9. ANALISIS PENGENDALIAN MUTU PROSES MACHINING ALLOY WHEEL MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ong Andre Wahyu Rijanto

    2014-12-01

    Full Text Available PT. Meshindo Alloy Wheel adalah perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur alloy wheel atau dikenal dengan sebutan velg racing untuk didistribusikan ke industri mobil atau dikenal sebagai OEM (Original Equipment Manufacturer baik untuk industri otomotif di Indonesia maupun di Jepang. Mutu merupakan syarat penting dalam sukses bisnis. Kehandalan kinerja proses dan keakuratan pencapaian persyaratan mutu harus dapat dipenuhi. Proses dikatakan capable jika dapat memenuhi spesifikasi pelanggan, variasi yang terjadi pada proses relatif kecil, dan defect atau DPMO yang terjadi kecil.  Artikel ini menganalisis pengendalian mutu proses pembuatan valve hole location pada alloy wheel type MS 511 YA. Pengendalian variasi proses produksi dan pengukuran dengan menggunakan metode six sigma DMAIC (Define Measure Analysis Improve Control untuk dapat mencapai target penurunan cacat sampai mencapai 3,4 DPMO (defect per million opportunities, Cp 1,54 dan Cpk 1,54. Setelah proses six sigma selesai, diharapkan implementasi six sigma dapat memberikan saran-saran perbaikan pada proses-proses yang lain.

  10. ANALISA KERUSAKAN PADA FORKLIFT ELEKTRIK NICHIYU FB20-75C DENGAN METODE FMEA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Heri Suwandono

    2016-02-01

    Full Text Available Forklift merupakan jenis kendaraan khusus yang digunakan untuk memindahkan dan menyusun barang dalam suatu susunan tertentu. Forklift elektrik Nichiyu tipe FB20-75C merupakan forklift elektrik yang menggunakan tenaga listrik sebagai tenaga penggerak, sehingga emisi gas buang yang dihasilkan forklift elektrik lebih bagus dibandingkan dengan forklift bertenaga diesel. Untuk menjaga performa dari forklift elektrik tersebut dibutuhkan perawatan yang berkala. Untuk itu penulis menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA dalam menganalisa penyebab kegagalan yang sering terjadi serta efek yang ditimbulkan oleh kegagalan tersebut serta menentukan langkah-langkah untuk mencegah tingkat kerusakan atau kemungkinan rusak dimulai dengan prioritas tinggi sampai prioritas rendah sehingga mengurangi kerugian-kerugian dan bahaya yang terjadi. Dari 17 kegagalan yang ditemukan maka dapat dianalisa nilai severity, occurance, detection dan Rpn dari setiap potensi kerusakan tersebut. Dari hasil analisa tersebut didapat bahwa kerusakan MPU, charger dan bearing sensor memiliki nilai Rpn tertinggi yaitu 80, sehingga menjadi prioritas dalam tindakan perbaikan dengan cara melakukan aksi terhadap mode kegagalan tersebut berdasarkan kontrol detection sehingga dapat mengurangi kerugian dan bahaya yang akan terjadi.

  11. PEMERIKSAAN BAKTERI LEPTOSPIRA PADA SAMPEL DARAH MANUSIA SUSPECT LEPTOSPIROSIS MENGGUNAKAN METODE PCR (POLYMERASE CHAIN REACTION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Sefrita Tri Utami

    2014-01-01

    Full Text Available ABSTRACTLeptospirosis is a zoonotic disease, which is caused by leptospira. Leptospirosis cases often show no specificclinical symptoms and is difficult to diagnose without testing samples in the laboratory. Testing using PCR(Polymerase Chain Reaction is considered more accurate than the other methods. Components required in theexamination Leptospira bacteria in human blood samples using PCR method is DNA template, DNA polymeraseenzyme, forward primer (PU1 and SU1 and reverse primer (Lep R1, nuclease free water, Mg 2 +, and dNTPs.Examination of Leptospira bacteria in human blood samples include sampling, DNA isolation, examination byPCR, and electrophoresis running.Key words: leptospirosis, Leptospira, PCR methodsABSTRAKLeptospirosis adalah penyakit zoonosis yang disebabkan oleh bakteri Leptospira. Kasus leptospirosis seringtidak menunjukkan gejala klinis yang spesifik dan sulit didiagnosis tanpa pengujian sampel di laboratorium.Pengujian dengan menggunakan metode PCR (Polymerase Chain Reaction dinilai lebih akurat dibandingkandengan metode yang lain. Komponen-komponen yang dibutuhkan dalam pemeriksaan bakteri Leptospira padasampel darah manusia menggunakan metode PCR adalah DNA template, enzim polymerase, Primer PU 1 danPrimer SU 1, Primer Lep R1, air, Mg2+ , dan dNTP. Pemeriksaan bakteri Leptospira pada sampel darah manusiameliputi pengambilan sampel, isolasi DNA, pemeriksaan dengan metode PCR, dan running elektroforesis.Kata kunci: leptospirosis, Leptospira, metode PCR

  12. Studi Perbandingan Metode Bongkar Muat untuk Pelayaran Rakyat: Studi Kasus Manual vs Mekanisasi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Aulia Djeihan Setiajid

    2013-03-01

    Full Text Available Pelayaran Rakyat tidak semaju pelayaran konvensional. Salah satu penyebabnya adalah pola operasi bongkar muat yang kebanyakan dilakukan secara manual dengan tenaga manusia/buruh lepas.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan adanya mekanisasi peralatan bongkar muat dan penggunaan gudang bersama mampu meningkatkan kinerja bongkar muat serta menentukan metode bongkar muat seperti apa yang optimal dan menguntungkan untuk Pelra. Penelitian ini dilakukan dengan mengembangkan skenario dan membandingkan efisiensi setiap metode bongkar muat secara manual, mekanisasi, dan campuran pada kapal Pelra serta membandingkan efisiensi setelah menggunakan gudang bersama.Dari hasil analisis diperoleh hasil penambahan biaya bongkar muat sebesar 80% dari biaya awal sehingga penggunaan metode bongkar muat secara manual akan lebih menguntungkan dan optimal. Namun dari segi waktu, mekanisasi bongkar muat dapat mempercepat waktu sebanyak 31% dari awal bongkar muat secara manual. Dari segi kinerja bongkar muat terhadap kinerja total kapal Pelra dengan metode manual lebih besar yaitu sebesar 14% dibandingkan secara mekanisasi dan campuran yang hanya 10% dan 9%. Hal ini menunjukkan kinerja bongkar muat rata-rata untuk metode bongkar muat baik secara manual, mekanisasi, dan campuran tidak berpengaruh besar terhadap produktivitas kapal karena ketidakpastian adanya muatan sehingga frekuensi round trip kapal Pelra sama saja tiap tahunnya.

  13. Å skape et begrep om jam i utforskningen av en deleuziansk metode-ontologi

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ola Harstad

    2017-12-01

    Full Text Available Å forske med kunsten innebærer ikke bare valget av visse metoder for bruk i forskningsprosessen, men også om å ha til disposisjon spesifikke måter å tenke om metode. I denne artikkelen vil jeg synliggjøre en tenkemåte fundert i arbeidet med en skjønnlitterær lesesirkel for lærerstudenter, og min egen erfaring som improvisasjonsmusiker. Jazzens begrep om jam blir løftet frem som omdreiningspunkt for tenkemåten, som ellers har sitt teoretiske utspring i den franske filosofen Gilles Deleuze’s forestilling om bliven. Denne vitale forestillingen innebærer at verden produseres kontinuerlig, noe forskeren også bidrar til. Koblingen mellom jam, litteratur og Deleuze synliggjør dessuten en måte å tenke om metode på som understreker at det å forske med kunsten ikke bare betyr å forske på kunsten, men at kunsten på ulike måter kan virke inn på selve forskningen og slik også bidra til å affirmere verden i sin bliven. I tillegg til å tilby en måte å tenke om metode for den som skal forske med kunsten, er hensikten med artikkelen å gjøre forskeren bevisst sin egen tenkning om metode, noe som er viktig siden denne skaper mulighetsbetingelser for metodevalg og -bruk.

  14. PERAMALAN BEBAN JANGKA PENDEK PADA HARI LIBUR DI BALI MENGGUNAKAN METODE GENERALIZED REGRESSION NEURAL NETWORK (GRNN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juniar Doan Wihardono

    2016-12-01

    Full Text Available Peramalan beban merupakan suatu kegiatan untuk memperkirakan kondisi beban pada hari yang akan datang. Kondisi beban pada saat hari libur merupakan suatu fenomena yang sangat menarik untuk diketahui. Fenomena ini terjadi di Bali yaitu pada saat hari Raya Nyepi. Karena, kondisi beban pada hari Raya Nyepi akan mengalami penurunan yang sangat drastis. Kondisi tersebut perlu diketahui agar operasi sistem tenaga listrik dapat berjalan secara optimal. Metode peramalan beban pada penelitian ini menggunakan metode Generalized Regression Neural Nework (GRNN yang dibandingkan dengan metode Radial Basis Function Neural Network (RBFNN. Data pada proses peramalan menggunakan data beban puncak harian pada hari libur di Bali antara tahun 2010 sampai 2014. Pemilihan data difokuskan pada data beban puncak pada 5 hari sebelum hari libur (h-4 sampai hari libur (h. Metode GRNN menghasilkan Mean Square Error (MSE sebesar 0.020089 dan Mean Absolute Percentage Error (MAPE sebesar 2.01%. sedangkan metode RBFNN menghasilkan MSE sebesar 0.022757 dan MAPE sebesar 2,28%.

  15. KAJIAN TERHADAP BEBERAPA METODE PENYUSUTAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERHITUNGAN BEBAN POKOK PENJUALAN (COST OF GOOD SOLD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Juniady Slamed Setiawan

    2001-01-01

    Full Text Available Every company must generate financial statement, that provide information about income, changes in financial position to whom that concerned. In preparing financial statement, each company has a power to choose the accounting methods and technics that recommended by Financial Accounting Standard. Accounting policies adopted by firm has a substanstial impact in financial statement.Therefore the company that has equal performance will report different result.This article try to present the impact of choosing depreciation method in calculating cost of goods sold. Abstract in Bahasa Indonesia : Setiap perusahaan wajib menerbitkan laporan keuangan, yang memberikan informasi mengenai hasil usaha, perubahan posisi keuangan kepada pihak yang memerlukan. Dalam menyusun laporan keuangan, perusahaan memiliki keleluasaan untuk memilih metode dan teknik sepanjang metode yang dipilih tersebut ada dalam SAK (Standar Akuntansi Keuangan. Pemilihan metode akuntansi memiliki dampak yang sangat besar terhadap laporan keuangan yang dihasilkan. Dengan demikian dimungkinkan perusahaan yang sebenarnya memiliki kinerja yang sama dapat melaporkan hasil yang berbeda. Tulisan ini mencoba untuk mengetengahkan dampak pemilihan metode penyusutan terhadap perhitungan beban pokok penjualan (cost of goods sold. Kata kunci: metode penyusutan, beban penyusutan, aktiva tetap, beban pokok penjualan.

  16. PERANCANGAN PEMENUHAN PERMINTAAN PASOKAN GULA RAFINASI DENGAN METODE WAGNER WHITIN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hendy Tannady

    2013-09-01

    Full Text Available Tidak bisa dipungkiri, setelah melewati tahapan dimana faktor Kualitas dan Kapabilitas Memproduksi Masal merupakan dimensi yang dianggap penting bagi industri dalam terus mempertahankan eksistensi dan mampu terus berkompetisi, kini kompetisi industri tengah memasuki era kompetisi dimana kapabilitas yang baik dalam Information Technology dan Supply Chain Management dipandang dapat menjadi bagian penting kompetensi pokok untuk terus bersaing. Penelitian ini membahas tentang perancangan pemenuhan permintaan terhadap permintaan gula rafinasi dari sebuah perusahaan yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Saat ini pemerintah memiliki kebijakan untuk membatasi jumlah perusahaan yang memiliki akses produksi dan menjual gula rafinasi, sedangkan pertumbuhan permintaan domestik terus tumbuh, mengantisipasi hal ini, diperlukan sebuah perencanaan terhadap strategi pemenuhan pesanan. Penelitian menggunakan metode Wagner Within dalam membantu perusahaan membuat rancangan persediaan. Tujuan jangka panjang adalah mencari metode terbaik yang dapat meringkas anggaran perusahaan tanpa mengesampingkan kepuasan customer. Menurut John dan Riley (1985 Supply Chain Management berhubungan dengan total aliran material dari supplier hingga customer akhir. Penelitian berfokus kepada aliran material dari Manufaktur kepada distributor dan manufaktur rekanan yang membutuhkan bahan baku untuk memproduksi produk lain. Data yang digunakan diambil menggunakan data riil sekunder, pengolahan data juga memasukkan variabel seperti biaya yang ditimbulkan akibat persediaan (Holding Cost dan set up cost. Hasil akhir penelitian adalah diperoleh data tabel perencanaan persediaan untuk periode permintaan 12 periode kedepan untuk pemenuhan permintaan di area Makassar dan Manado, untuk area Makassar pemenuhan persediaan dilakukan setiap periode permintaan, sedangkan untuk area Manado pemenuhan persediaan dilakukan pada periode 1 dan 3. Kata Kunci : supply chain management, wagner within

  17. Recurrence analysis of ant activity patterns.

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Felipe Marcel Neves

    Full Text Available In this study, we used recurrence quantification analysis (RQA and recurrence plots (RPs to compare the movement activity of individual workers of three ant species, as well as a gregarious beetle species. RQA and RPs quantify the number and duration of recurrences of a dynamical system, including a detailed quantification of signals that could be stochastic, deterministic, or both. First, we found substantial differences between the activity dynamics of beetles and ants, with the results suggesting that the beetles have quasi-periodic dynamics and the ants do not. Second, workers from different ant species varied with respect to their dynamics, presenting degrees of predictability as well as stochastic signals. Finally, differences were found among minor and major caste of the same (dimorphic ant species. Our results underscore the potential of RQA and RPs in the analysis of complex behavioral patterns, as well as in general inferences on animal behavior and other biological phenomena.

  18. Neutron activation analysis: principle and methods

    International Nuclear Information System (INIS)

    Reddy, A.V.R.; Acharya, R.

    2006-01-01

    Neutron activation analysis (NAA) is a powerful isotope specific nuclear analytical technique for simultaneous determination of elemental composition of major, minor and trace elements in diverse matrices. The technique is capable of yielding high analytical sensitivity and low detection limits (ppm to ppb). Due to high penetration power of neutrons and gamma rays, NAA experiences negligible matrix effects in the samples of different origins. Depending on the sample matrix and element of interest NAA technique is used non-destructively, known as instrumental neutron activation analysis (INAA), or through chemical NAA methods. The present article describes principle of NAA, different methods and gives a overview some applications in the fields like environment, biology, geology, material sciences, nuclear technology and forensic sciences. (author)

  19. Neutron Activation Analysis with k0 standardisation

    International Nuclear Information System (INIS)

    Pomme, S.

    1998-01-01

    The objectives of the research are: (1) to develop and implement the k0 standardisation method for neutron activation analysis in close collaboration with scientific partners; (2) to exploit fully the inherent qualities of NAA such as accuracy, traceability, and multi-element offer complete services in health-physics measurements according to international quality standards, (2) to improve continuously these measurement techniques and to follow up international recommendations and legislation concerning the surveillance of workers; (3) to support and advise nuclear and non-nuclear industry on problems of radioactive contamination. Achievements in 1997 related to gamma spectrometry, whole-body counting, beta and alpha spectrometry, dosimetry, radon measurements, calibration, instrumentation, and neutron activation analysis are described

  20. Peramalan trafik SMS Area Jabotabek Dengan Metode ARIMA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Lusi Alvina Tofani

    2012-09-01

    Full Text Available Dalam dunia telekomunikasi, pertukaran informasidituntut memiliki performansi yang baik. Salah satu layanantelekomunikasi yang banyak digunakan adalah SMS (ShortMessage Service. Dalam tugas akhir ini akan dilakukanpemodelan dan peramalan trafik SMS pada jaringan GSM(Global System for Mobile Communication area Jabotabekmenggunakan metode ARIMA. Penelitian ini dipusatkan denganmengambil data dari 2 lokasi SMSC (Short Message ServiceCenter yaitu SMSC yang menampung transaksi SMS peer topeer GSM-T dan SMSC yang menampung transaksi SMS alloperator. Data tersebut merupakan trafik harian selama 4 bulandari bulan Maret hingga Juni 2011 yang akan digunakan untukpemodelan dan Bulan Juli 2011 yang akan digunakan sebagaidata testing. Ada 2 kategori pemodelan yaitu untuk tipe SMSCall operator pada selang waktu 0-15 sec dan 16-30 sec sedangkantipe yang kedua yaitu tipe SMSC peer to peer GSM-T padaselang waktu 0-15 sec dan 16-30 sec. Dari penelitian ini diperoleh4 model dari data selama 4 bulan yaitu model ARIMA untuk alloperator 0-15 sec adalah ([6,9],1,2, model ARIMA untuk alloperator 16-30 sec adalah (1,0,[1,4,5], model ARIMA untuk peerto peer GSM-T 0-15 sec adalah (1,0,[1,7], dan model ARIMAuntuk peer to peer GSM-T 16-30 sec adalah ([1,5],0,5. Kemudianuntuk hasil peramalan dari 4 model tersebut didapatkan nilaiMAPE terendah yaitu pada model ARIMA untuk trafik alloperator GSM-T 0-15 sec sebesar 0,32883%. Hasil peramalan iniyang akan digunakan sebagai prediksi trafik kedepan.

  1. Activation analysis of ground water of Chandigarh

    International Nuclear Information System (INIS)

    Mittal, V.K.

    1997-01-01

    Ground water samples from Chandigarh were analysed for 22 trace elements using neutron activation analysis (NAA) technique. These samples were drawn from shallow aquifers using hand pumps. It was found that for most of the elements the concentrations were well within the ISI/WHO recommended values. However, samples collected from the industrial belt of the city showed higher concentrations of trace elements, particularly some toxic ones. (author). 6 refs., 1 tab

  2. A concept analysis of voluntary active euthanasia.

    Science.gov (United States)

    Guo, Fenglin

    2006-01-01

    Euthanasia has a wide range of classifications. Confusion exists in the application of specific concepts to various studies. To analyze the concept of voluntary active euthanasia using Walker and Avant's concept analysis method. A comprehensive literature review from various published literature and bibliographies. Clinical, ethical, and policy differences and similarities of euthanasia need to be debated openly, both within the medical profession and publicly. Awareness of the classifications about euthanasia may help nurses dealing with "end of life issues" properly.

  3. Particulate matter and neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Otoshi, Tsunehiko

    2003-01-01

    In these years, economy of East Asian region is rapidly growing, and countries in this region are facing serious environmental problems. Neutron activation analysis is known as one of high-sensitive analytical method for multi elements. And it is a useful tool for environmental research, particularly for the study on atmospheric particulate matter that consists of various constituents. Elemental concentration represents status of air, such as emission of heavy metals from industries and municipal incinerators, transportation of soil derived elements more than thousands of kilometers, and so on. These monitoring data obtained by neutron activation analysis can be a cue to evaluate environment problems. Japanese government launched National Air Surveillance Network (NASN) employing neutron activation analysis in 1974, and the data has been accumulated at about twenty sampling sites. As a result of mitigation measure of air pollution sources, concentrations of elements that have anthropogenic sources decreased particularly at the beginning of the monitoring period. However, even now, concentrations of these anthropogenic elements reflect the characteristics of each sampling site, e.g. industrial/urban, rural, and remote. Soil derived elements have a seasonal variation because of the contribution of continental dust transported by strong westerly winds prevailing in winter and spring season. The health effects associated with trace elements in particulate matter have not been well characterized. However, there is increasing evidence that particulate air pollution, especially fine portion of particles in many different cities is associated with acute mortality. Neutron activation analysis is also expected to provide useful information to this new study field related to human exposures and health risk. (author)

  4. Research reactor operations for neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Tv'ehlov, Yu.

    2002-01-01

    The IAEA Special Manual devoted to quality control during neutron activation analysis (NAA) on research and test reactors is discussed. Three parts of the publication involve presentation of common rules for performance of NAA, quantitative and qualitative analyses, statistic and systematic errors, safety regulations and radioactive waste management. Besides, the publication contains practical manual for the performance of NAA, and examples of different NAA regulating registration forms are presented [ru

  5. Accuracy and precision in activation analysis: counting

    International Nuclear Information System (INIS)

    Becker, D.A.

    1974-01-01

    Accuracy and precision in activation analysis was investigated with regard to counting of induced radioactivity. The various parameters discussed include configuration, positioning, density, homogeneity, intensity, radioisotopic purity, peak integration, and nuclear constants. Experimental results are presented for many of these parameters. The results obtained indicate that counting errors often contribute significantly to the inaccuracy and imprecision of analyses. The magnitude of these errors range from less than 1 percent to 10 percent or more in many cases

  6. Development of prompt gamma activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Olmez, I.

    1982-01-01

    Application of prompt gamma-activation analysis to some environmental samples and NBS's standard reference materials were examined, using NBS reactor and the technique developed by the nuclear chemistry group of the University of Maryland. Concentration of several elements, Cd, B, S, Se, Sb, Zn, Ba, Cr, Cs, Co, Si, Hf, Ce, Yb, Lu, Th, Sc, Eu, Fe, Ta and Rb, were determined by both PGAA and INAA. (author)

  7. Reactor neutron activation analysis of industrial materials

    International Nuclear Information System (INIS)

    Niese, S.

    1983-01-01

    The specific application of neutron activation analysis (n.a.a.) for industrial materials is demonstrated by the determination of impurities in BeO, Al, Si, Cu, Ge, GaP, GaAs, steel, and irradiated uranium. A group scheme gives an orientation about the possibilities of n.a.a. The use of different standards, methods for the measurement of low radioactivities and errors caused by recoil reaction and radiation stimulated diffusion are discussed. (author)

  8. Molecular activation analysis for chemical speciation studies

    International Nuclear Information System (INIS)

    Chai-Chifang

    1998-01-01

    The term of Molecular Activation Analysis (MAA) refers to an activation analysis method that is able to provide information about the chemical species of elements in system of interests, though its definition has remained to be assigned. Its development is strongly stimulated by the urgent need to know the chemical species of elements, because the total concentrations are often without any meaning when assessing health or environmental risks of trace elements.In practice, the MAA is a combination of conventional instrumental or radiochemical activation analysis and physical, chemical or biochemical separation techniques. The MAA is able to play a particular role in speciation studies. However, the critical point in the MAA is that it is not permitted to change the primitive chemical species of elements in systems, or the change has to be under control; in the meantime it is not allowed to form the 'new artifact' originally not present in systems. Some practical examples of MAA for chemical species research performed recently in our laboratory will be presented as follows: Chemical species of platinum group elements in sediment; Chemical species of iodine in marine algae; Chemical species of mercury in human tissues; Chemical species of selenium in corn; Chemical species of rare earth elements in natural plant, etc. The merits and limitations of MAA will be described as well. (author)

  9. Activation Analysis and Public Health. Survey Paper

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Lenihan, I. M.A. [Western Regional Hospital Board, Glasgow (United Kingdom); Smith, H. [University of Glasgow, Glasgow (United Kingdom)

    1967-10-15

    The technique of activation analysis has useful and distinctive applications, not yet fully recognized or exploited, in public health. Three areas of usefulness may be recognized. 1. Industrial hygiene. Activation analysis offers a simple and efficient method for assessing and controlling occupational hazards associated with the handling of toxic materials, such as compounds of arsenic and of mercury. Examination of hair and nail samples, taken at six-monthly intervals, will yield a surprising amount of information regarding the influence on occupational exposure of individual variation in working habits, and inadequacy or non-observance of hygienic rules and other prescribed safety measures. 2. Epidemiology. The advantage conferred by activation analysis lies in the possibility of rapid and accurate estimation of trace element concentrations in small samples of tissue or other materials, such as can readily be obtained from population groups large enough to be statistically significant. Surveys of this kind have interesting potentialities in relation to dental caries, cancer, cirrhosis of the liver and heart disease. 3. Recognition of essential trace elements. Surveys of trace element concentrations suggest that the variability of tissue levels among members of a population is smaller for essential trace elements than for non-essential elements. It is possible also that tissue levels show a normal distribution for essential elements and a log-normal distribution for non-essential elements. (author)

  10. Neutron Activation analysis of waste water

    International Nuclear Information System (INIS)

    Hernandez H, V.

    1997-01-01

    An instrumental neutron activation analysis for the simultaneous determination of chlorine, bromine, sodium, manganese, cobalt, copper, chromium, zinc, nickel, antimony and iron in waste water is described. They were determined in waste water samples under normal conditions by non-destructive neutron activation simultaneously using a suitable monostandard method. Standardized water samples were used and irradiated in polyethylene ampoules at a neutron flux of 10 13 cm -2 s -1 for periods of 1 minute, 1 and 10 hours. A Ge hyperpure detector was used for your activity determination, with count times of 60, 180, 300 and 600 seconds. The obtained results show than the method can be utilized for the determination of this elements without realize anything previous treatment of the samples. (Author)

  11. Nuclear data for proton activation analysis

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Mukhammedov, S; Vasidov, A [Institute of Nuclear Physics of Academy of Sciences of Uzbekistan, 702132 Ulugbek, Tashkent (Uzbekistan); Comsan, M N.H. [Nuclear Research Centre, Inshas Cyclotron Facility, AEA 13759 Cairo (Egypt)

    2000-11-15

    The activation analysis with charged particles (ChPAA), as well as proton activation analysis (PAA), mainly requires separately irradiation of thick (thicker than the range of particles) samples and standard. Therefore for simplicity of determination of traces of chemical elements by instrumental PAA the absolute activity of the radionuclides must be known. Consequently we compilated data for nuclear decays (half life, radiation energy and intensity, type of decay, saturation factor), for nuclear reactions (excitation function, threshold energy, Q-value, yields of radionuclides), for the element under study (natural isotopic abundance of the nuclide, which yields the nuclear reaction considered, molar mass), stopping power of the irradiated material and the range of the particle that are used in the calculation of the absolute activity of the radionuclides and for the resolution of a nuclear interference problems of PAA. These data are tabulated. The tables of the radionuclides are presented in dependence on increasing atomic number and radiation energy as well as on methods of the radionuclide formation. The thick target yields of analytical radionuclides are presented versus particle energy.

  12. Nuclear data for proton activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Mukhammedov, S.; Vasidov, A.; Comsan, M.N.H.

    2000-01-01

    The activation analysis with charged particles (ChPAA), as well as proton activation analysis (PAA), mainly requires separately irradiation of thick (thicker than the range of particles) samples and standard. Therefore for simplicity of determination of traces of chemical elements by instrumental PAA the absolute activity of the radionuclides must be known. Consequently we compilated data for nuclear decays (half life, radiation energy and intensity, type of decay, saturation factor), for nuclear reactions (excitation function, threshold energy, Q-value, yields of radionuclides), for the element under study (natural isotopic abundance of the nuclide, which yields the nuclear reaction considered, molar mass), stopping power of the irradiated material and the range of the particle that are used in the calculation of the absolute activity of the radionuclides and for the resolution of a nuclear interference problems of PAA. These data are tabulated. The tables of the radionuclides are presented in dependence on increasing atomic number and radiation energy as well as on methods of the radionuclide formation. The thick target yields of analytical radionuclides are presented versus particle energy

  13. Neutron activation analysis of geological material

    International Nuclear Information System (INIS)

    Greef, G.J.

    1977-05-01

    In neutron activation analysis the precision and accuracy of results are often misleading, since only the statistical errors which accompany the measuring of radioactivity are taken into consideration. Several other factors can, however, also influence precision and accuracy. It was found that a geological sample was contaminated with the construction material of the mill in which it had been pulverised. Several geometrical differences which could possibly play a role were also investigated. Impurities in the irradiation containers affect the determination of some elements in the samples; the contamination materials in quarts irradiation tubes were determined. The flux gradients which may effect the relative activities of the samples and standards were measured. Suitable standards are necessary to ensure accurate analyses of geological material. Available natural standards were critically evaluated and several methods were investigated by which synthetic standards may be prepared. In order to accurately determine gallium, lanthanum and samarium by means of neutron activation analysis, sodium first had to be removed. After irradiation the sample was dissolved in a mixture of acids and the soidium absorbed from the solution on a hydrated antimony pentoxide column. Gallium, lanthanum and samarium activities were measured by means of precision gamma-spectrometry

  14. Instrumental neutron activation analysis of soil sample

    International Nuclear Information System (INIS)

    Abdul Khalik Haji Wood.

    1983-01-01

    This paper describes the analysis of soil samples collected from 5 different location around Sungai Lui, Kajang, Selangor, Malaysia. These sample were taken at 22-24 cm from the top of the ground and were analysed using the techniques of Instrumental Neutron Activation Analysis (INAA). The analysis on soil sample taken above 22-24 cm level were done in order to determine if there is any variation in elemental contents at different sampling levels. The results indicate a wide variation in the contents of the samples. About 30 elements have been analysed. The major ones are Na, I, Cl, Mg, Al, K, Ti, Ca and Fe. Trace elements analysed were Ba, Sc, V, Cr, Mn, Ga, As, Zn, Br, Rb, Co, Hf, Zr, Th, U, Sb, Cs, Ce, Sm, Eu, Tb, Dy, Yb, Lu and La. (author)

  15. Evaluation of nuclear reactor based activation analysis techniques

    International Nuclear Information System (INIS)

    Obrusnik, I.; Kucera, J.

    1977-09-01

    A survey is presented of the basic types of activation analysis applied in environmental control. Reactor neutron activation analysis is described (including the reactor as a neutron source, sample activation in the reactor, methodology of neutron activation analysis, sample transport into the reactor and sample packaging after irradiation, instrumental activation analysis with radiochemical separation, data measurement and evaluation, sampling and sample preparation). Sources of environmental contamination with trace elements, sampling and sample analysis by neutron activation are described. The analysis is described of soils, waters and biological materials. Methods are shown of evaluating neutron activation analysis results and of their interpretation for purposes of environmental control. (J.B.)

  16. SIMULASI GROUP TECHNOLOGY SYSTEM UNTUK MEMINIMALKAN BIAYA MATERIAL HANDLING DENGAN METODE HEURISTIC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Much. Djunaidi

    2006-04-01

    Full Text Available Group Technology System merupakan metode pengaturan fasilitas produksi (machine groups yang dibutuhkan untuk memproses suatu part family tertentu ke dalam sel-sel manufaktur. Pengaturan tata letak di CV. Sonytex yang berdasarkan process layout mengakibatkan perusahaan menghadapi permasalahan berupa tingginya kebutuhan material handling. Salah satu kriteria kinerja dalam pembentukan sel manufaktur pada GTS adalah meminimasi total jarak material handling, sehingga dapat mengurangi biaya material handling dan meningkatkan produktivitas. Dalam penelitian ini digunakan tiga metode, yaitu Bond Energy Algorithm (BEA, Rank Order Clustering (ROC dan Rank Order Clustering 2 (ROC2. Hasil dari penelitian ini adalah dengan menerapkan group technology systems diperoleh total pengurangan jarak material handling sebesar 70 m dan penghematan biaya material handling sebesar Rp 1.534.978,-. Berdasarkan model simulasi, relayout dengan metode BEA meningkatkan jumlah produksi sebesar 1 unit produk/hari dan penurunan waktu tunggu sebesar 0,575 menit.

  17. SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT KEHAMILAN MENGGUNAKAN METODE DEMPSTER-SHAFER DAN DECISION TREE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Minardi

    2016-04-01

    Full Text Available Teori Dempster-Shafer adalah teori matematika bukti berdasarkan fungsi keyakinan dan penalaran yang masuk akal, yang digunakan untuk menggabungkan bagian yang terpisah dari informasi. Dempster- Shafer teori alternatif teori probabilistik tradisional untuk representasi matematis dari ketidakpastian. Dalam diagnosis penyakit informasi kehamilan yang diperoleh dari pasien kadang-kadang tidak lengkap, dengan metode dan sistem pakar Dempster-Shafer aturan bisa menjadi kombinasi dari gejala yang tidak lengkap untuk mendapatkan diagnosis yang tepat sedangkan pohon keputusan digunakan sebagai alat pendukung keputusan pelacakan referensi gejala penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah sistem pakar yang dapat melakukan diagnosis kehamilan menggunakan metode Dempster Shafer, yang dapat menghasilkan nilai kepercayaan untuk diagnosis penyakit. Berdasarkan hasil tes diagnostik Dempster-Shafer metode dan ahli sistem, akurasi yang dihasilkan dari 76%. Kata kunci: sistem ahli, penyakit kehamilan, dempster shafer.

  18. Pemilihan Alternatif Jalan Lingkar Barat Utara Kota Blitar dengan Metode Analytic Hierarchy Process

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tonny Hermawanto

    2018-05-01

    Full Text Available Kota Blitar yang terus berkembang dalam berbagai sektor memerlukan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung perkembangan kota yang dinamis. Sektor perhubungan adalah salah satu faktor yang berperan penting dalam perekonomian suatu wilayah, yaitu sebagai urat nadi dalam distribusi barang dan jasa. Untuk menentukan prioritas kriteria alternatif  jalan lingkar digunakan metode analytic hierarchy process (AHP untuk memilih alternatif jalanterbaik dari beberapa alternatif alternatif jalan yang ada. Untuk metode AHP digunakan 21 responden dari dinas dan instansi di Kota Blitar yang berkompeten dalam masalah ini. Ada 5 kriteria yang akan digunakan untuk menentukan kriteria dalam metode AHP yaitu kriteria aman, waktu tempuh, kesesuaian dengan RTRW, biaya, dan manfaat.Alternatif II yaitu Jalan Kalimas-Jalan Mahakam-Jalan Kali Brantas-Jalan Ciliwung-Jalan Citarum-Jalan DI. Panjaitan-Jalan Slamet Riyadi-Jalan Cut Nyak Dien disarankan untuk dijadikan alternatif jalan lingkar barat utara Kota Blitar.

  19. METODE FUTURE PACING HYPNOTHERAPY UNTUK MENURUNKAN TINGKAT KECEMASAN PADA MAHASISWA BARU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Zahro Varisna Rohmadani

    2017-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode future pacing hypnotherapy dalam menurunkan tingkat kecemasan pada mahasiswa baru. Subjek penelitian adalah 20 mahasiswa/i baru, 10 mahasiswa di kelompok eksperimen dan 10 mahasiswa di kelompok kontrol. Peserta mendapatkan penanganan untuk penurunan kecemasan dengan metode berupa future pacing hypnotherapy. Metode analisis data yang digunakan adalah statistik nonparametrik teknik Wilcoxon Signed Rank Test untuk menguji perbedaan skor cemas kelompok subjek saat pretest dan posttest serta Mann Whitney U untuk melihat perbedaan penurunan kecemasan pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan bahwa future pacing hypnotherapy efektif dalam menurunkan kecemasan dengan p=0,012. Sedangkan hasil Mann Whitney U menunjukkan bahwa future pacing hypnotherapy efektif dalam menurunkan kecemasan dengan p=0,003 dan kelompok eksperimen mengalami penurunan kecemasan yang lebih besar dengan mean rank = 14,25.Kata kunci : future pacing hypnotherapy, kecemasan, mahasiswa baru

  20. Trace element analysis of common salt using neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Usman, K.

    1993-01-01

    Instrumental Fast Neutron Activation Analysis (IFNAA) technique has been used in the qualitative and quantitative determination of the impurity elements in common salt. Samples of the different types of common salt processed in Nigeria and some of those imported into the country were used. The type A711 KAMAN neutron generator and a high-purity Germanium (HpGe) gamma spectrometer available at the Centre for Energy Research and Training, Ahmadu Bello University, Zaria has been used. The ORTEC ADCAM 100 Emulation Software (Maestro) was used in the qualitative measurement of the detected elements. The G.R.G Activation Analysis System by G. R. Gilmore, 1987, was used in the quantitative determination of the elements detected by relative method. Aluminium and arsenic were detected and measured

  1. Analysis of atmospheric particulate samples via instrumental neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Greenberg, R.R.

    1990-01-01

    Instrumental neutron activation analysis (INAA) is a powerful analytical technique for the elemental characterization of atmospheric particulate samples. It is a true multielement technique with adequate sensitivity to determine 30 to 40 elements in a sample of atmospheric particulate material. Its nondestructive nature allows sample reanalysis by the same or a different analytical technique. In this paper as an example of the applicability of INAA to the study of atmospheric particulate material, a study of the emissions from municipal incinerators is described

  2. PERBANDINGAN METODE JUNBIKI KANBAN CYCLIC DITINJAU DARI JIT DAN SUMBER DAYA Studi Kasus pada Perusahaan Otomotif

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ignatius Eri

    2005-01-01

    Full Text Available The research has done at an automotive company. The intention of this research are to knowing the effect and also the advantages and disadvantages of Junbiki Method which is a new method in this company in increasing JIT(Just in Time, use of resources, and make comparison between Junbiki method and Kanban System. The research is done by comparing the Kanban system with the Junbiki method on the parts i.e. seat part and door trim. The measured variables are those in the period of September as the basic period, continued with the periods of October, November, and December 2004. The productivities to be observed are those of energy and labor consumption. The research proves that the Junbiki method is better than the Kanban system. It is shown from the increase of JIT performance during four periods at the average of 73% and least of resources. By using the Junbiki method, the wastage in the use of energy, labor, movement, and process can be eliminated. Abstract in Bahasa Indonesia : Penelitian ini dilakukan pada perusahaan yang bergerak di bidang otomotif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh serta kelemahan dan kelebihan metode Junbiki yang merupakan metode baru yang diterapkan perusahaan terhadap peningkatan JIT (Just in Time dan penggunaan sumber daya, dan membuat perbandingan antara metode Junbiki dan sistem Kanban. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan sistem Kanban dengan metode Junbiki pada part yang memenuhi syarat, yaitu part seat dan door trim. Variable yang diukur adalah pada periode September sebagai periode dasar, dilanjutkan dengan periode Oktober, November, dan Desember 2004. Pemakaian sumber daya yang ingin diteliti adalah pemakaian energi dan tenaga kerja. Hasil penelitian membuktikan bahwa metode Junbiki lebih baik daripada sistem Kanban. Hal ini terlihat dari peningkatan perfoma JIT selama empat periode rata-rata sebesar 73% dan kebutuhan sumber daya yang lebih sedikit. Dengan metode Junbiki

  3. Metode Barbeau Test dalam Menilai Keutuhan Arteri Radialis Pascaintervensi Koroner Perkutan

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nurhusna N

    2017-08-01

    Full Text Available Page Header User Username Password Remember me Editorial Team Editor Policies Mechanism & Ethics Author Guideline Reference Tools: About The Authors Nurhusna N Indonesia F Sri Susilaningsih Purwo Suwigjo Article Tools Print this article Indexing metadata How to cite item Finding References Review policy Email this article (Login required Email the author (Login required Information For Readers For Authors For Librarians Journal Content Search Search Scope Browse By Issue By Author By Title Home About Login Register Search Current Archives Announcements Register Index Contact Us Home > Vol 2, No 1 (2014 > N Metode Barbeau Test dalam Menilai Keutuhan Arteri Radialis Pascaintervensi Koroner Perkutan Nurhusna N, F Sri Susilaningsih, Purwo Suwigjo Abstract Radial artery occlusion merupakan salah satu komplikasi vaskular postkateterisasi jantung trans radial. Kompresi lokal menggunakan alat kompresi setelah tindakan kateterisasi jantung trans radial dapat menurunkan angka kejadian komplikasi vaskular Radial Artery Occlusion(RAO. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara metode Barbeau test dan metode pengamatan klinik dalam menilai keutuhan arteri radialis selama proses kompresi pada pasien postprosedur kateterisasi jantung trans radial. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi komparatif. Subjek penelitian adalah 20 pasien yang menjalani prosedur kateterisasi jantung dengan akses arteri radialis. Pengukuran dilakukan secara bertahap menit ke-15 dan setelah tiga jam menggunakan alat kompresi stepty-p. Uji komparasi menggunakan uji McNemar. Data univariat dianalisis menggunakan distribusi frekuensi. Hasil uji statistik menunjukkan ada perbedaan penilaian keutuhan arteri radialis antara metode Barbeau testdengan metode pengamatan klinik pada menit ke-15 (p=0.035 dan ke-30 (p=0.035. Namun secara keseluruhan hasil uji statistik menunjukkan tidak ada perbedaan yang bermakna dalam menilai kepatenan arteri pada

  4. Industrial applications of neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Hossain, T.Z.

    2001-01-01

    Neutron activation analysis has been widely used in the industry and over the years played a key role in the development of manufacturing process as well as monitoring of the process flow. In this context NAA has been utilized both in R and D, and in the factory as a flexible analytical tool. It has been used successfully in numerous industries including broad categories such as Chemical, Pharmaceutical, Mining, Photographic, Oil and Gas, Automobile, Defense, Semiconductor and Electronic industries. Dow Chemical owns and operates a research reactor for analytical measurements of samples generated in both R and D, and manufacturing area in its plant in Midland, Michigan. Although most industries do not have reactors on their campus but use an off site reactor regularly, and often have in-house neutron sources such as a 252 Cf used primarily for NAA. In most industrial materials analysis laboratory NAA is part of a number of analytical techniques such as ICP-MS, AA, SIMS, FTIR, XRF, TXRF etc. Analysis of complex industrial samples may require data from each of these methods to provide a clear picture of the materials issues involved. With the improvement of classical analytical techniques, and the introduction of new techniques, e.g. TXRF, the role of NAA continues to be a key bench mark technique that provides accurate and reliable data. The strength of the NAA in bulk analysis is balanced by its weakness in providing surface sensitive or spatially resolved analysis as is required by many applications. (author)

  5. Optimization of time characteristics in activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Gurvich, L.G.; Umaraliev, A.T.

    2006-01-01

    Full text: The activation analysis temporal characteristics optimization methods developed at present are aimed at determination of optimal values of the three important parameters - irradiation time, cooling time and measurement time. In the performed works, especially in [1-5] the activation analysis processes are described, the optimal values of optimization parameters are obtained from equations solved, and the computational results are given for these parameters for a number of elements. However, the equations presented in [2] were inaccurate, did not allow one to have optimization parameters results for one element content calculations, and it did not take into account background dependence of time. Therefore, we proposed modified equations to determine the optimal temporal parameters and iteration processes for the solution of these equations. It is well-known that the activity of studied sample during measurements does not change significantly, i.e. measurement time is much shorter than the half-life, thus the processes taking place can be described by the Poisson probability distribution, and in general case one can apply binomial distribution. The equation and iteration processes use in this research describe both probability distributions. Expectedly, the cooling time iteration expressions obtained for one element analysis case are similar for the both distribution types, as the optimised time values occurred to be of the same order as half-life values, whereas the cooling time, as we observed, depends on the ratio of the studied sample's peak value to the background peak, and can be significantly larger than the half-life value. This pattern is general, and can be derived from the optimized time expressions, which is supported by the experimental data on short-living isotopes [3,4]. For the isotopes with large half-lives, up to years, like cobalt-60, the cooling time values given in the above mentioned works are equal to months which, apparently

  6. Klasifikasi Teks Bahasa Bali dengan Metode Information Gain dan Naive Bayes Classifier

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Bagus Gede Widnyana Putra

    2016-11-01

    Full Text Available Ketersediaan dokumen teks bahasa Bali yang meningkat jumlahnya membuat proses pencarian informasi pada dokumen teks berbahasa Bali menjadi semakin sulit. Mengklasifikasikanya secara manual menjadi tidak efisien mengingat peningkatan jumlah dokumen yang semakin banyak. Pada penelitian ini dikembangkan sebuah aplikasi yang dapat mengklasifikasikan teks bahasa Bali ke dalam kategori yang ditentukan. Aplikasi ini menggunakan metode klasifikasi Naive Bayes Classifier (NBC dan metode Information Gain(IG untuk seleksi fitur. Aplikasi ini diuji dengan teknik cross validation. Hasilnya adalah nilai rata-rata akurasi dari 10 fold cross validation sebesar  95,22%.

  7. Razširitev metode kalkuliranja stroškov na podlagi sestavin dejavnosti

    OpenAIRE

    Bole, Borut

    2017-01-01

    Zaradi uveljavitve proizvodnje vedno številčnejših serij se v organizacijah pojavlja več posrednih stroškov, katerih upravljanje je zahtevnejše od neposrednih. Kot rešitev tega so se pojavile primernejše metode za celotno obvladovanje organizacije, ki vključujejo tudi metode za natančnejše kalkuliranje posrednih stroškov. Skupaj s tem se je razvila ideja o managementu organizacije, ki temelji na sestavinah dejavnosti in z njo združljiva ideja o kalkuliranju stroškov na podlagi sestavin dejavn...

  8. PENGGUNAAN TEKNIK KEAMANAN PADA JARINGAN SERAT OPTIK DENGAN METODE ANTI-JAMMING DAN STEGANOGRAFI MENGGUNAKAN MODUL OPTISYSTEM

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mia Rosmiati

    2017-02-01

    Full Text Available Serat optic merupakan media transmisi yang dapat menghantarkan informasi dalam bentuk cahaya. digunakannya cahaya sebagai media penghantaran informasi membuat media ini dapat menghantarkan informasi dengan kapasitas besar dalam waktu yang sangat singkat. Sehingga saat ini serat optic banyak digunakan dalam Telekomunikasi. jaringan serat optic ini harus disertai dengan teknik keamanan yang handal dalam proses transmisi informasinya, karena jika terjadi  penyerangan  dalam jaringan yang serat optic maka data yang akan diterima oleh receiver akan jauh berbeda dengan data yang dikirim transmitter. Sehingga hal ini sangat fatal jika informasi yang dikirimkan memiliki tingkat kerahasiaan yang sangat  tinggi seperti informasi keamanan Negara. Adapun metode yang dapat digunakan dalam pengamanan jaringan serat optic adalah metode steganography dan metode anti-jamming. Dari percobaan yang telah dilakukan terlihat bahwa teknik steganography memiliki tingkat kehandalan yang lebih baik jika dibandingkan dengan metode anti-jamming dengan  nilai BER untuk metode steganography adalah 1.91219e-077.

  9. Analysis of DOE international environmental management activities

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Ragaini, R.C.

    1995-09-01

    The Department of Energy`s (DOE) Strategic Plan (April 1994) states that DOE`s long-term vision includes world leadership in environmental restoration and waste management activities. The activities of the DOE Office of Environmental Management (EM) can play a key role in DOE`s goals of maintaining U.S. global competitiveness and ensuring the continuation of a world class science and technology community. DOE`s interest in attaining these goals stems partly from its participation in organizations like the Trade Policy Coordinating Committee (TPCC), with its National Environmental Export Promotion Strategy, which seeks to strengthen U.S. competitiveness and the building of public-private partnerships as part of U.S. industrial policy. The International Interactions Field Office task will build a communication network which will facilitate the efficient and effective communication between DOE Headquarters, Field Offices, and contractors. Under this network, Headquarters will provide the Field Offices with information on the Administration`s policies and activities (such as the DOE Strategic Plan), interagency activities, as well as relevant information from other field offices. Lawrence Livermore National Laboratory (LLNL) will, in turn, provide Headquarters with information on various international activities which, when appropriate, will be included in reports to groups like the TPCC and the EM Focus Areas. This task provides for the collection, review, and analysis of information on the more significant international environmental restoration and waste management initiatives and activities which have been used or are being considered at LLNL. Information gathering will focus on efforts and accomplishments in meeting the challenges of providing timely and cost effective cleanup of its environmentally damaged sites and facilities, especially through international technical exchanges and/or the implementation of foreign-development technologies.

  10. Neutron activation analysis of airborne inorganic pollutants

    International Nuclear Information System (INIS)

    Oerdoegh, M.; Kalman, L.

    1975-01-01

    The aim of the studies was to determine the radioactive and non-radioactive pollution of the air in the environment of the atomic reactor WWR-S of the Hungarian Academy of Sciences. Accordingly the investigations were carried out by two ways: the samples were analysed partly without previous irradiation and partly by neutron activation analysis. The use of several filter papers was studied and the most suitable filter paper (Whatman No. 41) was chosen for this investigation. The quantitative determination of more than twenty elements has been performed. First the natural activity of the aerosol samples taken periodically was measured and subsequently they have been analysed after irradiation in the atomic reactor for 1 minute, 1 hour, and 50 hours, respectively. A 45 cm 3 Ge/Li detector/ Nuclear Diodes/ was used in connection with a 1024 channel analyzer /type NTA-512B/. The analyses were made nondestructively, and the gamma-spectra were evaluated by computer. (K.A.)

  11. Opportunities for innovation in neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Peter Bode

    2012-01-01

    Neutron activation laboratories worldwide are at a turning point at which new staff has to be found for the retiring pioneers from the 1960s-1970s. A scientific career in a well-understood technique, often characterized as 'mature' may only be attractive to young scientists if still challenges for further improvement and inspiring new applications can be offered. The strengths and weaknesses of neutron activation analysis (NAA) are revisited to identify opportunities for innovation. Position-sensitive detection of elements in large samples, Monte Carlo calculations replacing the use of standards, use of scintillator detectors and new deconvolution techniques for increasing the sensitivity are examples of challenging new roads in NAA. Material science provides challenges for the application of NAA in both bulk samples, ultrathin layers and ultrapure materials. (author)

  12. Optimization of instrumental activation analysis conditions

    International Nuclear Information System (INIS)

    Guinn, V.; Gavrilas-Guinn, M.

    1993-01-01

    In instrumental neutron activation analysis (INAA) work, a good commonsense rule of thumb is that the opium conditions for the measurement of any induced activity, in a multi-element sample matrix, are an irradiation time, a decay time, and a counting time each approximately equal to the half-life of the radionuclide (if feasible). The INAA Advance Computer Program (APCP) was used to test this rule on ten reference materials. For the 280 radionuclide/material combinations traced through all 14 APCP condition sets, the rule predicted the best set for 67% of them, was off by one set for 31% of them, and was only off by two sets of 2% of them. (author) 6 refs.; 1 fig.; 3 tabs

  13. Neutron activation analysis of monomineral fractions

    International Nuclear Information System (INIS)

    Drykhin, V.I.; Belen'kij, B.V.; Voinkov, D.M.; Il'yasova, K.I.; Lejpinskaya, D.I.; Nedostyp, T.V.

    1977-01-01

    The results are described of the development of an instrumental neutron activation analysis (INAA) of monomineral sulfides (pyrites, pyrrhotites, chalcopyrites and others), quartzites and other minerals, the technique being intended for geochemical investigations. For a multi-element INAA of monomineral sulfides, the optimum irradiation time in a flux of 10 12 to 1.3x10 13 n/cm 2 (neutron field of a nuclear reactor) is 20 to 40 hours, thus ensuring a reliable determination of a great number of elements not lower than 10 -4 %. The time of the induced activity for determining indium in sulfides is 0.5 to 3 min. The actual sensitivity of the method is 10 -4 %. A sensitivity with respect to gold of 0.01 g/t was attained in monominerals after an irradiation of up to 5 min

  14. Neutron activation analysis of medicinal plant extracts

    International Nuclear Information System (INIS)

    Vaz, S.M.; Saiki, M.; Vasconcellos, M.B.A.; Sertie, J.A.A.

    1995-01-01

    Instrumental neutron activation analysis was applied to the determination of the elements Br, Ca, Cl, Cs, Fe, K, La, Mg, Mn, Na, Rb and Zn in medicinal extracts obtained from Centella asiatica, Citrus aurantium L., Achyrolcline satureoides DC, Casearia sylvestris, Solano lycocarpum, Zingiber officinale Roscoe, Solidago microglossa and Stryphnondedron barbatiman plants. The elements Hg and Se were determined using radiochemical separation by means of retention of Se in HMD inorganic exchanger and solvent extraction of Hg by bismuth diethyldithiocarbamate solution. Precision and accuracy of the results were evaluated by analyzing biological reference materials. The therapeutic action of some elements found in plant extracts analyzed is briefly discussed. (author). 15 refs., 5 tabs

  15. Activation Analysis and Nuclear Research in Burma

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Thiele, R. W.

    1971-07-01

    Research endeavours in the field of Nuclear Sciences in Burma appear to be concentrated in three main Institutions. These are the Chemistry and Physics Departments of the Rangoon Arts & Science University and the Union of Burma Applied Research Institute (UBARI). In view of possible forthcoming developments an expanded research programme, which is to be implemented on the basis of a five year plan, has been drawn up. Research topics included in this programme are predominantly of practical interest and aimed at a contribution by nuclear methods, in particular activation analysis, to the technological and industrial needs of the country.

  16. Neutron activation analysis of biological material

    International Nuclear Information System (INIS)

    Kucera, J.; Simkova, M.; Obrusnik, I.

    1985-01-01

    The possibilities are briefly summed up of usino. NAA (neutron activation analysis) for determining element traces in foodstuffs and their intake by organisms, for monitoring changes in the content of important trace elements in tissues and body fluids owing to environmental pollution, for verifying the results of other analytical techniques and for certifying the content of element traces in reference materials. Examples are given of the use of NAA, and the results are summed up of the determination of Cd, Mn and Zn in biological reference materials NBS SRM-1577, Bovine Liver, Bowen's Kale, IAEA Milk Powder A-11 and IAEA Animal Muscle H-4. (E.S.)

  17. Toxicological applications of neutron-activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Cross, J.D.; Dale, I.M.; Smith, H.

    1975-01-01

    Thermal neutron-activation analysis is recognised as a useful tool for trace element studies in toxicology. This paper describes some recent applications of the technique to three elements when ingested by people in excess of normal intake Two of the elements (copper and chromium) are essential to life and one (bromine) is as yet unclassified. Three deaths were investiagted and trace element levels compared with normal levels from healthy subjects in the same geographical area who had died as a result of violence. (author)

  18. Activation analysis for food chemistry Pt. 3

    International Nuclear Information System (INIS)

    Szabo, S.A.; Gundorin, A.N.

    1982-01-01

    The nondestructive determination of K, Na, Ca, Mg, Cl and P content of animal tissues was reported. The IBR-30 (Dubna) reactor was used as the thermal neutron source for all the (n,ν) reactions needed for the analyses (tabulated), and as the source of fast neutrons for the (n,α) reaction of the P determination, too. Results and errors of the analyses (5-15%) were discussed comparing the reproducibility of the methods in case of different animal tissues, liver, bones, blood, etc. The nondestructive neutron activation multielemental analysis for food chemistry can be recommended in the case of a large scale monitoring program of food samples. (Sz.J.)

  19. Support system for Neutron Activation Analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Sasajima, Fumio; Ohtomo, Akitoshi; Sakurai, Fumio; Onizawa, Koji

    1999-01-01

    In the research reactor of JAERI, the Neutron Activation Analysis (NAA) has been utilized as a major part of an irradiation usage. To utilize NAA, research participants are always required to learn necessary technique. Therefore, we started to examine a support system that will enable to carry out INAA easily even by beginners. The system is composed of irradiation device, gamma-ray spectrometer and data analyzing instruments. The element concentration is calculated by using KAYZERO/SOLCOI software with the K 0 standardization method. In this paper, we review on a construction of this INAA support system in JRR-3M of JAERI. (author)

  20. Activation and chemical analysis of drinking waters

    International Nuclear Information System (INIS)

    Sharma, H.K.; Mittal, V.K.; Sahota, H.S.

    1989-01-01

    Ground water samples from Patiala city have been analysed for 22 trace elements using neutron activation analysis and for seven chemical parameters using standard techniques. It was found that alkali and alkaline earth metals have high concentrations in all samples whereas the concentrations of toxic metals are low in the majority of samples. However, chromium and cadmium concentrations are higher in ground water taken from the industrial belt of the city. This indicates that the overall level of pollution is low, but that some measures are still needed to inhibit various industries from polluting the ground water. (author)

  1. Neutron activation analysis of high purity substances

    International Nuclear Information System (INIS)

    Gil'bert, Eh.N.

    1987-01-01

    Peculiarities of neutron-activation analysis (NAA) of high purity substances are considered. Simultaneous determination of a wide series of elements, high sensitivity (the lower bound of determined contents 10 -9 -10 -10 %), high selectivity and accuracy (Sr=0.10-0.15, and may be decreased up to 0.001), possibility of analysis of the samples from several micrograms to hundreds of grams, simplicity of calibration may be thought NAA advantages. Questions of accounting of NAA systematic errors associated with the neutron flux screening by the analysed matrix and with production of radionuclides of determined elements from accompanying elements according to concurrent nuclear reactions, as well as accounting of errors due to self-absorption of recorded radiation by compact samples, are considered

  2. PENENTUAN FAKTOR DAN TARAF FAKTOR DALAM PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI BENANG PCM DI PT APAC INTI CORPORA DENGAN METODE DESAIN EKSPERIMEN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Darminto Pujotomo

    2012-02-01

    Full Text Available PT. APAC Inti Corpora merupakan salah satu perusahaan tekstil yang terbesar di Asia Tenggara dimana salah satu jenis produknya adalah benang PCM yang dihasilkan oleh departemen spinning 4. Permasalahan yang muncul adalah produk akhir yang cacat melebihi target perusahaan sebesar 0,8% dari total produksi, sedangkan perusahaan dituntut untuk menghasilkan produk cacat seminimal mungkin. Masalah ini muncul karena masih banyaknya cacat yang timbul pada benang PCM yang didominan oleh cacat crossing (24,67%,  cacat ring cone (21,98%, cacat tanpa ekor (16,02% dan kontaminasi (12,50%. Penelitian ini dimaksudkan untuk melakukan penilaian terhadap proses yang terjadi dan apabila ternyata memang terjadi proses yang tidak terkendali maka selanjutnya akan dilakukan identifikasi dan analisa faktor-faktor yang mempunyai pengaruh secara signifikan terhadap ttimbulnya cacat crossing pada benang PCM. Metode yang digunakan untuk menilai proses operasi adalah metode pengendalian proses statistik (statistical process control, sedangkan metode yang digunakan untuk menganalisa faktor-faktor yang berpengaruh terhadap timbulnya cacat benang PCM adalah metode desain eksperimen faktorial.  Dari grafik pengendali dan penentuan kemampuan proses dapat diketahui bahwa proses operasi yang terjadi berada di luar kontrol karena menghasilkan cukup banyak produk cacat. Faktor-faktor yang akan diteliti dalam penelitian ini adalah faktor ukuran benang, umur mesin dan kecepatan mesin yang masing-masing faktor terdiri dari 2 taraf faktor. Faktor ukuran benang terdiri dari tipis dan tebal. Faktor umur mesin terdiri dari mesin lama dan mesin baru.Faktor kecepatan mesin terdiri dari 900 MPM dan 1000 MPM. Berdasarkaan perhitungan analisa variansi (ANAVA dan test hipotesa, faktor yang signifikan menyebabkan timbulnya cacat crossing adalah faktor ukuran benang  dan umur mesin.   Kata kunci : cacat crossing, pengendalian kualitas, ANAVA   PT.APAC Inti Corpora is the largest textile

  3. Metode Komunikasi Persuasif sebagai Upaya Meningkatkan Sikap Wanita Usia Subur Tentang GAKI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Asih Setyani

    2015-01-01

    pendidikan kesehatan menggunakan metode komunikasi persuasif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur pengaruh metode komunikasi persuasif terhadap perubahan sikap wanita usia subur tentang GAKI di Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan non equivalent (pre test and post test control group design. Subjek adalah wanita usia subur di Desa Pulosaren. Jumlah sampel sebanyak 68 orang. Sampel ini bagi menjadi 2 kelompok, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen mendapat metode komunikasi persuasif, kelompok kontrol mendapat metode penyuluhan. Besar sampel berdasar kriteria inklusi. Data diambil menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan t-test untuk data yang terdistribusi secara normal, dan   Mann-Whitney, Wilcoxon untuk data yang tidak terdistribusi secara normal. Metode komunikasi persuasif lebih efektif meningkatkan sikap wanita usia subur tentang GAKI dibanding metode penyuluhan dalam waktu sebulan setelah intervensi. Efektivitas dibuktikan dari perbedaan peningkatan sikap yang secara statistik signifikan, pada kelompok yang mendapat metode komunikasi persuasif (5.65, dibanding kelompok yang mendapat metode penyuluhan (2.03. Metode komunikasi persuasif lebih efektif meningkatkan sikap wanita usia subur tentang GAKI dibanding metode penyuluhan. Kata kunci : sikap, GAKI, metode komunikasi persuasif

  4. 14 MeV proton activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Constantinescu, B.; Ivanov, E.; Plostinaru, D.; Popa-Nemoiu, A.; Pascovichi, G.

    1985-01-01

    A fast nuclear nondestructive method for protein analysis using the 14 MeV proton activation has been developed. The total nitrogen content was measured through the reaction: 14 N (p,n) 14 O, (Tsub(1/2)=71 s). The 14 O activity was detected by means of its characteristic 2.312 MeV gamma-ray line with a NaI(Tl) detector. For a fast determination of a large number of samples a mechanized sistem reacting a rate of one sample per minute has been developed. The laboratory electronics comprises a multichannel analyser, a PDP computer and an electronic module comtroller. Comparison of the results obtained by the method described and the classical Kjeldal technique for samples of various cereal grains (soya bean seads, wheat, barley and corn) showed good correlation. A problem of the analysis of the whole protein region on corn and soya-bean seads, where this region is thicker (0,2 - 2 mm), is mentioned. In this case flour was proposed to be used to obtain a protein homogeneous sample and the irradiaton dose for a sample was about 33,000 Gy, mainly (99%) from protons (27 s x 100 nA x 14 MeV)

  5. System analysis of vehicle active safety problem

    Science.gov (United States)

    Buznikov, S. E.

    2018-02-01

    The problem of the road transport safety affects the vital interests of the most of the population and is characterized by a global level of significance. The system analysis of problem of creation of competitive active vehicle safety systems is presented as an interrelated complex of tasks of multi-criterion optimization and dynamic stabilization of the state variables of a controlled object. Solving them requires generation of all possible variants of technical solutions within the software and hardware domains and synthesis of the control, which is close to optimum. For implementing the task of the system analysis the Zwicky “morphological box” method is used. Creation of comprehensive active safety systems involves solution of the problem of preventing typical collisions. For solving it, a structured set of collisions is introduced with its elements being generated also using the Zwicky “morphological box” method. The obstacle speed, the longitudinal acceleration of the controlled object and the unpredictable changes in its movement direction due to certain faults, the road surface condition and the control errors are taken as structure variables that characterize the conditions of collisions. The conditions for preventing typical collisions are presented as inequalities for physical variables that define the state vector of the object and its dynamic limits.

  6. Uncertainty Assessments in Fast Neutron Activation Analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    W. D. James; R. Zeisler

    2000-01-01

    Fast neutron activation analysis (FNAA) carried out with the use of small accelerator-based neutron generators is routinely used for major/minor element determinations in industry, mineral and petroleum exploration, and to some extent in research. While the method shares many of the operational procedures and therefore errors inherent to conventional thermal neutron activation analysis, its unique implementation gives rise to additional specific concerns that can result in errors or increased uncertainties of measured quantities. The authors were involved in a recent effort to evaluate irreversible incorporation of oxygen into a standard reference material (SRM) by direct measurement of oxygen by FNAA. That project required determination of oxygen in bottles of the SRM stored in varying environmental conditions and a comparison of the results. We recognized the need to accurately describe the total uncertainty of the measurements to accurately characterize any differences in the resulting average concentrations. It is our intent here to discuss the breadth of potential parameters that have the potential to contribute to the random and nonrandom errors of the method and provide estimates of the magnitude of uncertainty introduced. In addition, we will discuss the steps taken in this recent FNAA project to control quality, assess the uncertainty of the measurements, and evaluate results based on the statistical reproducibility

  7. ANALISIS PENERAPAN ACTIVITY BASED COSTING SEBAGAI ALTERNATIF DALAM MENENTUKAN TARIF JASA RAWAT INAP PADA RUMAH SAKIT UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR

    OpenAIRE

    SUPARJO, TRI SUCIANI

    2016-01-01

    2016 Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui tariff rawat inap Rumah Sakit dengan menggunakan metode activity based costing serta membedakannya dengan tariff system biaya tradisional dengan cost driver yang berbeda. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu pendekatan kuantitatif deskriprif yaitu melakukan perbandingan antara penggunaan system biaya tradisional dan activity based costing untuk menentukan tariff rawat inap. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa p...

  8. Activation Analysis in Forensic Science. Survey Paper

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Jervis, R. E. [University of Toronto, Toronto (Canada)

    1967-10-15

    Recently the unique features of the activation analysis method have been utilized to advantage to meet some specialized needs in the scientific investigation of crime. A review of the principal forensic activation analysis applications to biological materials to date indicates that they may be roughly classified as: (i) the detection and determination of residues of toxic materials in foodstuffs, human tissues, sera and excreta; (ii) the 'individualization' of hair, fibres, narcotics and drugs; and (iii) investigation of the transference of ballistic material to bone, cloth or paper. Analyses of these materials in some actual forensic investigations have been perfected to the point of acceptance in the law courts of several countries. Additional and broader areas of application are under development in a number of nuclear and forensic laboratories. (i) The determination of sub microgram quantities of phosphorus compounds, arsenic, mercury, selenium and thallium in specimens from post-mortem examinations and from living persons showing symptoms of toxicity has revealed certain ingestion of abnormal amount of toxic substances by comparison with similar specimens from healthy persons. In some cases, with tissues such as hair and nails, the time scale of the ingestion of arsenic or mercury has been revealed through the distribution of the deposited element with distance from the growing end or edge. (ii) A series of feasibility studies on the possibility of distinguishing similar materials through their characteristic trace-element patterns have resulted from observations of the wide range or variation in trace impurity content in specimens which come from different individuals or different natural sources. For example, extensive activation analyses for more than twenty elements in human head hair from many people have been carried out and a statistical analysis of the results indicate that activation hair comparisons in forensic investigations may be quite definitive

  9. Instrumental neutron activation analysis in environmental research

    International Nuclear Information System (INIS)

    Bruin, M. de.

    1985-01-01

    The main characteristics of instrumental neutron activation analysis (INAA),relevant for environmental research and monitoring, was reviewed and discussed-sensitivity, suitable for detection of many toxic elements, the low risks of contamination of element loss, lack of matrix effects, lack of light element interference except for 24 Na, capability for multi-element determination, comparatively low costs. A detailed description of the IRI analysis system for routine INAA is given. The system is based on the single comparator method of standartization to take full advantage of multi-element without preparation and use the trace element standards. Zinc was used as mono element standard, the element concentrations are calculated on the basis of 65 Zn and 69m Zn-activities. The irradiations were carried out in a thermal neutron flux of 1.10 13 n/cm 2 .s. The gamma spectra is converted into element concentrations using a set of dedicated software, performing the following functions: spectrum analysis and interpretation, comparison and combination of the intermediate results from different decay times, generation of the final report, bookkeeping of the results obtained. The main applications of the INAA system mentioned are: identification of sources of heavy metal air pollution using air filters or biological indicators such as mosses, lichens, toe-nails, bird feathers, molusks and waterplants; and study of the uptake and translocation of heavy element in plants. Special attention was paid to mathematical techniques for a reliable interpretation of the element concentration patterns observed in sets of lichen samples. Future developments in INAA in environmental science are briefly mentioned

  10. PENGARUH PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN INKUIRI DAN AKTIVITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X DI SMA N 1 PENENGAHAN TAHUN PELAJARAN 2013/2014

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Suratijo Suratijo

    2015-11-01

    Full Text Available The research has been done with the problem (1 What is the effect  of inquiry learning method toward the biology students achievement? (2 What is the effect of the relation between inquiry learning method and student activities toward biology students achievement? (3 Based on the high learning activities and the low learning activities, what is differences of biology students achievement uses inductive inquiry method and deductive inquiry method? Purpose of the research is to know (1 The effect of inquiry learning method toward the biology students achievement (2 The effect of relation between inquiry learning method and student activities toward biology students achievement (3 The differences of biology students achievement uses inductive inquiry method to the students who have a high learning activities (4The differences of biology students achievement uses inductive inquiry method and deductive inquiry method who have low learning activities. The research uses the quantitative method with experiences approach 2 x 2 factorial design and descriptive analysis. Population in the research were the students  of the first grade of SMAN 1 Penengahan South Lampung, Academy years 2013 / 2014. Sampling uses the random sampling technique. The result of the research showed that (1 There is an inquiry learning method toward biology students achievement. That is seen in F-score = 6.31 > F-table = 4,20 (2 The effect of the relation between inquiry learning method and students activities toward biology students achievements. That is seen in F-score = 4,37 > Ftable = 4,20 (3 There is a real differences biology students achievement use inductive inquiry method and high learning activities, that is seen in F-score = 9,695 > F-table = 4,60  (4 There is a real differences biology students achievement use inductive inquiry method and low learning activities, that is seen in F-score = 1,579 < F-table = 4.60  Kata Kunci: metode pembelajaran inquiri, aktivitas

  11. Identifikasi Struktur Bawah Permukaaan Pada Lapangan Panasbumi X Dengan Menggunakan Metode Audio Magnetotelurik Dan Magnetotelurik

    OpenAIRE

    Dewi, Cinantya Nirmala; Maryanto, Sukir; Gaffar, Eddy Z

    2014-01-01

    Penelitian geofisika dengan menggunakan metode audio magnetotelurik dan magnetotelurik telah dilaksanakan di lapangan panasbumi X. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan dan menentukan sistem panasbumi di daerah penelitian. Daerah penelitian terdiri dari 3 lintasan dengan jumlah titik pengukuran sebanyak 24 titik. Pengolahan data dilakukan hingga didapatkan peta kontur resistivitas. Hasil pengolahan data 2D menunjukkan bahwa nilai resistivitas lapisan bawah p...

  12. Kombineret laser Doppler flowmetri og spectrophotometri som metode til vurdering af mikrocirculation

    DEFF Research Database (Denmark)

    Berggren Olsen, Mette; Sørensen, Hanne Birke; Houlind, Kim Christian

    Kombineret laser Doppler flowmetri og spectrophotometri som metode til vurdering af mikrocirculation Berggren, MB, reservelæge, Karkirurgisk Afdeling, Kolding, mette.marie.berggren.olsen@slb.regionsyddanmark.dk; Houlind, K, lektor, afdelingslæge, Ph.d., Karkirurgisk afdeling, Kolding, kim...

  13. PENGGUNAAN METODE DEMPSTER SHAFER UNTUK MENGANALISA PENYAKIT PADA SISTEM REPRODUKSI WANITA DENGAN SOLUSI PENANGANAN OBAT HERBAL

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Ali Saefuddin

    2016-06-01

    Full Text Available Seorang wanita mempunyai kodrat yang tidak dimiliki pria yaitu hamil dan melahirkan, jadi organ reproduksi pada wanita merupakan salah satu bagian terpenting pada tubuh wanita, sehingga kesehatan pada organ reproduksi wanita harus diperhatikan. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang gejala-gejala penyakit pada organ reproduksi wanita menyebabkan keterlambatan penanganan yang membuat penyakit yang diderita menjadi lebih sulit untuk diobati dan dapat menjadi penyakit berbahaya yang dapat mengancam kehidupannya. Metodologi yang dipakai untuk penelitian yaitu metode pengembangan waterfall (air terjun. Sistem pakar ini menggunakan aturan metode demspher shafer dalam menentukan hasil akhir. Pembuatan perangkat lunak sistem pakar berbasis android ini menggunakan software eclipe, MySQL sebagai penyimpanan database dan menggunakan bahasa pemograman Java Android. Penelitian ini menghasilkan Penggunaan Metode Dempster Shafer Untuk Menganalisa Penyakit Pada Sistem Reproduksi Wanita dengan Solusi Penanganan Obat Herbal sehingga dapat membantu orang awam yaitu wanita dan pakar kesehatan organ reproduksi wanita untuk mendiagnosa penyakit pada organ reproduksi wanita yang disertai dengan persentase kenyakinan terjangkitnya penyakit pada organ reproduksi wanita dengan menggunakan metode demster shafer dan sistem pakar dapat memberikan informasi tentang penyakit seputar organ reproduksi wanita. Kata Kunci : Sistem Pakar, Sistem Reproduksi, Waterfall, Java,UML

  14. Analisa Kepuasan Pelanggan pada Pekerjaan Reparasi Kapal dengan Metode Quality Function Deployment (QFD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Abdul Rahman

    2012-09-01

    Full Text Available Kepuasan pelanggan merupakan perbedaan antara harapan dan kinerja atau hasil yang dirasakan oleh pelanggan. Kepuasan pelanggan terjadi apabila jasa atau produk (hasil yang diterima dan dirasakan oleh pelanggan sesuai dengan apa yang diharapkan oleh pelanggan atau bahkan melebihi harapan pelanggan. Ketika pelanggan suatu perusahaan merasa puas dengan kinerja perusahaan, maka opini publik yang terbentuk akan menguntungkan perusahaan tersebut.Pada Tugas Akhir ini penulis melakukan analisa kepuasan pelanggan di PT. X. Responden pada penelitian ini merupakan para pelanggan yang menggunakan jasa perawatan dan reparasi kapal milik PT. X. Setelah diketahui tingkat kepuasan pelanggan pada jasa reparasi kapal PT. X, selanjutnya dilakukan pembandingan dengan benchmarking dari PT.X yaitu PT. Y. Pembandingan ini dilakukan untuk menentukan sejauh mana posisi perusahaan jika dibandingkan dengan perusahaan pesaing serta untuk menentukan target-target yang ingin dicapai agar perusahaan dapat menyamai bahkan melebihi perusahaan pembanding.Terdapat beberapa metode yang digunakan dalam analisis kepuasan pelanggan jasa reparasi pada PT. X ini. Salah satunya adalah metode service quality (servqual yang menunjukkan hasil bahwa pelanggan belum puas terhadap kinerja jasa reparasi PT. X. Selain itu digunakan metode Quality Function Deployment (QFD guna mengkonversi suara pelanggan secara langsung terhadap persyaratan teknis atau spesifikasi teknis dari jasa. Metode QFD menghasilkan suatu analisa tingkat kepentingan suatu atribut bagi pelanggan serta untuk menentukan target ke depan dari PT. X

  15. PERANCANGAN STRATEGI PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN DENGAN METODE SERVQUAL DI TOSERBA MANDIRI DEMANGSARI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tofik Nurhidayat

    2018-04-01

    Full Text Available Toserba Mandiri Demangsari merupakan salah satu mini market yang berada di, Kabupaten Kebumen dengan tingkat kunjungan mencapai 18.000 orang pertahun. Persaingan dalam bidang retail yang semakin ketat menuntut Toserba Mandiri Demangsari untuk meningkatkan kualitas pelayanannya. Berdasarkan hal tersebut dalam penelitian ini dilakukan perancangan strategi peningkatan kualitas pelayanan dengan metode servqual di Toserba Mandiri Demangsari. Penelitian diawali dengan identifikasi permasalahan service quality yang berdasarkan lima (5 dimensi yaitu tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Langkah selanjutnya ialah menentukan kriteria-kriteria dalam setiap dimensi dengan menggunakan metode FGD. Pembobotan prioritas kriteria yang ada di dalam setiap dimensi dilakukan dengan metode AHP. Dari hasil metode AHP ini diperoleh rekomendasi prioritas perbaikan kualitas pelayanan yaitu Toserba perlu melengkapi fasilitas-fasilitasnya (64%, Toserba perlu menyediakan tempat parkir yang nyaman (55%, Toserba perlu memberikan informasi produk yang jelas pada setiap barang yang dijual (25%, Toserba perlu melengkapi barang-barang belanjaan (20%, Toserba perlu meningkatkan keterampilan kasir untuk dapat bekerja dengan cepat dan akurat (12%, Toserba perlu meningkatkan kemampuan karyawan untuk cepat tanggap terhadap keluhan konsumen (11%, Toserba perlu memberikan garansi terhadap produk barang yang cacat (8% dan Toserba perlu meningkatkan keramahan karyawan dalam melayani konsumen (5%.

  16. Arbejdsmiljøseminarer som en metode til at skabe motivation, ansvar og ejerskab til sikkerhedsarbejdet

    DEFF Research Database (Denmark)

    Pedersen, Louise

    2011-01-01

    arbejdsmiljøseminarer som en ny metode til på en meningsfuld måde systematisk at involvere mellemlederne og de ansatte i virksomhedernes sikkerhedsarbejde og dermed potentielt at fremme deres motivation, ansvar og ejerskab til dette. Arbejdsmiljøseminarer tager udgangspunkt i de ansattes faglige ekspertise og...

  17. Tracking Quadcopter Menggunakan Metode Command-generator Tracker Dengan Efek Integrator

    OpenAIRE

    Trisna Nugraha, Anggara

    2017-01-01

    Quadcopter UAV merupakan sistem yang nonlinier, underactuated dan tidak stabil. Karakteristik tersebut menjadi fokus perhatian untuk perkembangan penelitian kontrol quadcopter. Pada penelitian ini metode kontrol optimal output feedback digunakan untuk kontrol attitude dan posisi quadcopter. Kontrol optimal output feedback yang memiliki performa H∞ digunakan untuk menjaga kestabilan dan kekokohan quadcopter. Gain kontroler diperoleh menggunakan teknik numerik iterative Linear Matrix Inequality...

  18. UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium lappaceum, L.) DENGAN METODE LINOLEAT-TIOSIANAT

    OpenAIRE

    Suparmi, Suparmi; Anshory, Hady; Dirmawati, Niche

    2016-01-01

    ABSTRAKRambutan adalah buah yang banyak dikonsumsi masyarakat dan digunakan untuk pengobatan. Kulit buah rambutan diketahui mengandung senyawa aktif flavonoid. Beberapa flavonoid dari tanaman diketahui mempunyai aktivitas antioksidan. Berdasarkan hal tersebut maka dilakukan penelitian aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit buah rambutan (Nephelium lappaceum, L.) dengan menggunakan metode linoleat-tiosianat ditinjau dari daya penghambatan pembentukan radikal bebas asam linoleat. Ekstrak et...

  19. Metode Sederhana dan Efektif untuk Penghitungan dan Visualisasi Tiga Dimensi (3D) Biofilm Vibriio Cholera

    OpenAIRE

    Kurniawan, Andi; Fadjar, Mohamad; Sukoso, Sukoso; Prihanto, Asep Awaludin

    2015-01-01

    Mikroorganisme yang mampu menghasilkan biofim menimbulkan masalah yang serius dalam bidang kesehatan dan pangan. Penelitian biofim bagi sebagian peneliti sangat identik dengan kerumitan proses penghitungan dan visualisasi penutupan permukaan substrat penempelan bakteri. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui efiiensi metode alternatif untuk menghitung dan memvisualisasikan biofimVibrio cholera. Pada penelitian ini beberapa faktor lingkungan seperti pH, suhu, dan kondisi kultur diujicobakan...

  20. PENGGUNAAN METODE STRUCTURAL EQUATION MODELLING UNTUK ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA FIP UMJ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ririn Widiyasari

    2018-02-01

    Full Text Available Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui faktor apa saja  yang mempengaruhi motivasi belajar mahasiswa, apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara cara belajar, fasilitas belajar dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar mahasiswa, serta faktor mana yang paling berpengaruh terhadap motivasi belajar mahasiswa. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 192 mahasiswa (FIP UMJ angkatan tahun 2013-2015 yang aktif mengikuti perkuliahan. Metode penelitian yang dilakukan adalah metode kuantitatif survey. Metode pengambilan data menggunakan  kuesioner dengan skala likert. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, dan analisis  Structural Equation Modeling (SEM berbantuan program LISREL 8.3. Uji hipotesis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi-square dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel cara belajar memiliki kontribusi yang paling besar, selanjutnya variabel kedua yang berkontribusi meningkatkan motivasi belajar adalah lingkungan belajar dan terakhir fasilitas belajar memberikan pengaruh yang paling kecil terhadap motivasi belajar. Jadi, variabel laten cara belajar dan lingkungan belajar berpengaruh positif terhadap motivasi belajar dan fasilitas belajar berpengaruh negatif terhadap motivasi belajar.

  1. ANALISIS POSTUR KERJA PADA PT. XYZ MENGGUNAKAN METODE ROSA (RAPID OFFICE STRAIN ASSESSMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosma Hani Damayanti

    2014-06-01

    Full Text Available Penggunaan teknologi informasi, dimana komputer sebagai medianya kini semakin meningkat. Frekuensi yang tinggi akan penggunaan komputer yang tidak memperhatikan sisi ergonomi dalam bekerja mengakibatkan adanya resiko yang dirasakan oleh pengguna. PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan komputer sebagai salah satu alat utama dalam bekerja. Pada penggunaannya karyawan pada Departemen Publishing merasakan keluhan pada punggung, pinggang, nyeri bahu, leher dan tangan. Keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada Departemen publishing dapat diminimalkan dengan cara mengetahui dan mengidentifikasi postur kerja pada pekerja dalam menggunakan komputer. Identifikasi tersebut digunakan untuk mengetahui kondisi pekerja dan mengetahui penyebab keluhan yang dirasakan oleh pekerja untuk dilakukan perbaikan. Pada penelitian ini dilakukan analisis dengan menggunakan metode ROSA untuk mengurangi adanya keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada Departemen publishing. ROSA merupakan salah satu metode pada office ergonomics, dimana penilaiannnya dirancang untuk mengukur resiko yang terkait dengan penggunaan komputer serta untuk menetapkan tingkat tindakan perubahan berdasarkan laporan dari ketidaknyamanan pekerja. Dengan menggunakan metode ROSA, dapat diketahui apakah postur kerja karyawan pada Departemen Publishing pada saat bekerja aman atau berbahaya. Hasil analisis postur kerja menggunakan metode ROSA pada Departemen Publishing menunjukkan bahwa seluruh pekerja yang menjadi sampel memiliki level resiko yang tinggi dan perlu dilakukan perbaikan segera. Perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat resiko yang dirasakan oleh pekerja yaitu dengan perbaikan fasilitas yang digunakan oleh pekerja yang sesuai dengan standar ergonomi, melakukan sosialisasi kepada pekerja tentang pentingnya ergonomi pada dunia kerja, dan sebaiknya pekerja melakukan istirahat atau peregangan otot minimal setiap tiga jam sekali.

  2. ANALISIS POSTUR KERJA PADA PT. XYZ MENGGUNAKAN METODE ROSA (RAPID OFFICE STRAIN ASSESSMENT

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosma Hani Damayanti

    2014-06-01

    Full Text Available Penggunaan teknologi informasi, dimana komputer sebagai medianya kini semakin meningkat. Frekuensi yang tinggi akan penggunaan komputer yang tidak memperhatikan sisi ergonomi dalam bekerja mengakibatkan adanya resiko yang dirasakan oleh pengguna. PT. XYZ merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan komputer sebagai salah satu alat utama dalam bekerja. Pada penggunaannya karyawan pada Departemen Publishing merasakan keluhan pada punggung, pinggang, nyeri bahu, leher dan tangan. Keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada Departemen publishing dapat diminimalkan dengan cara mengetahui dan mengidentifikasi postur kerja pada pekerja dalam menggunakan komputer. Identifikasi tersebut digunakan untuk mengetahui kondisi pekerja dan mengetahui penyebab keluhan yang dirasakan oleh pekerja untuk dilakukan perbaikan. Pada penelitian ini dilakukan analisis dengan menggunakan metode ROSA untuk mengurangi adanya keluhan yang dirasakan oleh pekerja pada Departemen publishing. ROSA merupakan salah satu metode pada office ergonomics, dimana penilaiannnya dirancang untuk mengukur resiko yang terkait dengan penggunaan komputer serta untuk menetapkan tingkat tindakan perubahan berdasarkan laporan dari ketidaknyamanan pekerja. Dengan menggunakan metode ROSA, dapat diketahui apakah postur kerja karyawan pada Departemen Publishing pada saat bekerja aman atau berbahaya. Hasil analisis postur kerja menggunakan metode ROSA pada Departemen Publishing menunjukkan bahwa seluruh pekerja yang menjadi sampel memiliki level resiko yang tinggi dan perlu dilakukan perbaikan segera.  Perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengurangi tingkat resiko yang dirasakan oleh pekerja yaitu dengan perbaikan fasilitas yang digunakan oleh pekerja yang sesuai dengan standar ergonomi, melakukan sosialisasi kepada pekerja tentang pentingnya ergonomi pada dunia kerja, dan sebaiknya pekerja melakukan istirahat atau peregangan otot minimal setiap tiga jam sekali.

  3. Multielement analysis of biological standards by neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Nadkarni, R.A.

    1977-01-01

    Up to 28 elements were determined in two IAEA standards: Animal Muscle H4 and Fish Soluble A 6/74, and three NBS standards: Spinach: SRM-1570, Tomato Leaves: SRM-1573 and Pine Needles: SRM-1575 by instrumental neutron-activation analysis. Seven noble metals were determined in two NBS standards: Coal: SRM-1632 and Coal Fly Ash: SRM-1633 by radiochemical procedure while 11 rare earth elements were determined in NBS standard Orchard Leaves: SRM-1571 by instrumental neutron-activation analysis. The results are in good agreement with the certified and/or literature data where available. The irradiations were performed at the Cornell TRIGA Mark II nuclear reactor at a thermal neutron flux of 1-3x10 12 ncm -2 sec -1 . The short-lived species were determined after a 2-minute irradiation in the pneumatic rabbit tube, and the longer-lived species after an 8-hour irradiation in the central thimble facility. The standards and samples were counted on coaxial 56-cm 3 Ge(Li) detector. The system resolution was 1.96 keV (FWHM) with a peak to Compton ratio of 37:1 and counting efficiency of 13%, all compared to the 1.332 MeV photopeak of Co-60. (T.I.)

  4. Penerapan Metode Particle Swarm Optimization Pada Optimasi Prediksi Pemasaran Langsung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yuni Eka Achyani

    2018-04-01

    Full Text Available Abstrak Dalam persaingan ketat saat ini, promosi yang baik dapat memberikan kredibilitas untuk produk baru. Promosi perlu mendapat perhatian lebih dan serius, karena dalam kehidupan sehari-hari timbul produk unggulan, jika tidak mengetahuinya, kemungkinan produk yang ditawarkan kepada konsumen kurang ditanggapi oleh pasar, oleh karena itu perusahaan harus mengupayakan produknya, meyakinkan dan mempengaruhi konsumen untuk menciptakan permintaan akan produk ini. Langkah yang bisa dilakukan oleh perusahaan untuk melakukannya adalah dengan melakukan pemasaran langsung. Peningkatan akurasi prediksi pemasaran langsung dapat dilakukan dengan cara melakukan seleksi terhadap atribut, karena seleksi atribut mengurangi dimensi dari data sehingga operasi algoritma data mining dapat berjalan lebih efektif dan lebih cepat. Dalam penelitian ini akan digunakan metode support vector machine dan akan dilakukan seleksi atribut dengan menggunakan particle swarm optimization untuk prediksi pemasaran langsung. Setelah dilakukan pengujian maka hasil yang didapat adalah support vector machine menghasilkan nilai akurasi sebesar 88,71 %, nilai precision 89,47% dan nilai AUC sebesar 0,896. Kemudian dilakukan seleksi atribut dengan menggunakan particle swarm optimization dimana atribut yang semula berjumlah 16 variabel prediktor terpilih 12 atribut yang digunakan. Hasil menunjukkan nilai akurasi yang lebih tinggi yaitu sebesar 89,38%, nilai precision 89,89% dan nilai AUC sebesar 0,909 dengan nilai akurasi klasifikasi sangat baik (excellent clasiffication. Sehingga dicapai peningkatan akurasi sebesar 0,67 %, dan peningkatan AUC sebesar 0,013. Kata Kunci: Particle Swarm Optimization, Pemasaran Langsung, Seleksi Atribut Abstract In the current intense competition a good promotion can provide credibility for a new product. Promotion needs to get more attention and serious, because in everyday life arise a prime product, if not find out, the possibility of products offered to

  5. PEMUNGUTAN MINYAK ATSIRI MAWAR (Rose Oil DENGAN METODE MASERASI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Astrilia Damayanti

    2013-05-01

    Full Text Available Minyak mawar merupakan salah satu produk minyak bunga yang memungkinkan diproduksi di Indonesia dengan kualitas ekspor. Manfaat dari minyak mawar adalah untuk parfum, kosmestik, dan obat-obatan. Minyak mawar dapat diproduksi dengan menggunakan metode diantaranya maserasi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui rendemen minyak atsiri mawar merah (Rosa damascena dan komponen minyak atsiri yang terambil dengan etanol dan n-heksana. Bahan baku yang digunakan berupa mahkota bunga mawar sebanyak 50 gram yang dipotong kecil-kecil, kemudian direndam dalam pelarut dengan perbandingan 1:3. Pelarut yang digunakan yaitu etanol dan n-heksana. Proses maserasi dilakukan dengan pengadukan selama 1 menit secara manual pada suhu ruang dan didiamkan selama 12 jam di tempat tertutup dan gelap (tanpa terkena cahaya. Hasil maserasi berupa ekstrak mawar dipisahkan dengan cara penyaringan dan pemerasan bunga. Filtrat yang mengandung minyak bunga mawar dievaporasi dengan  rotary vacuum evaporator. Maserasi menggunakan etanol pada suhu 60ºC selama 20 menit, sedangkan maserasi menggunakan n-heksana pada suhu 55 ºC selama 10 menit. Minyak atsiri hasil maserasi bunga mawar merah dilakukan uji GC-MS. Komponen utama minyak atsiri dari bunga mawar dengan pelarut etanol dan pelarut n-heksana secara berurutan adalah phenyl ethyl alcohol (2,73% dan (31,69%. Rendemen hasil maserasi minyak bunga mawar dengan pelarut etanol adalah 8,76%, sedangkan pelarut n-heksana menghasilkan 0,34 %. Rose oil is one of the flower oil products which is potentially produced in Indonesia with export quality. The uses of rose oils are for perfume, cosmestics, and medicine. Rose oil can be produced using methods such as maceration. The purpose of this reasearch was to determine the yield of essential oil of red roses (Rosa damascena and the essential oil components taken using ethanol and n-hexane. The raw material used was 50 grams of red roses which subsequently soaked into solvent with

  6. PELACAKAN DAN PENGENALAN WAJAH MENGGUNAKAN METODE EMBEDDED HIDDEN MARKOV MODELS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Arie Wirawan Margono

    2004-01-01

    sistem pelacakan wajah manusia dengan menggunakan algoritma CamShift dan sistem pengenalan wajah dengan menggunakan algoritma Embedded Hidden Markov Models. Sebagai input sistem digunakan video kamera (webcam untuk input bersifat real-time, video AVI untuk input bersifat dinamis, dan file image untuk input statis. Pemrograman perangkat lunak menggunakan prinsip pemrograman berorientasi objek (OOP dengan menggunakan bahasa pemrograman C++, kompiler Microsoft Visual C++ 6.0®, dan dibantu dengan library dari Intel Image Processing Library (IPL dan Intel Open Source Computer Vision (OpenCV. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa pelacakan berdasarkan warna kulit manusia dengan menggunakan algoritma CamShift cukup baik, dalam melakukan pelacakan terhadap satu maupun dua objek wajah sekaligus. Sistem pengenalan wajah manusia menggunakan metode Embedded Hidden Markov Models mencapai tingkat akurasi pengenalan sebesar 82.76%, dengan database citra wajah sebanyak 341 citra yang terdiri dari 31 individu dengan 11 pose, dan jumlah citra penguji sebanyak 29 citra wajah. Kata kunci: Computer Vision, Pelacakan Objek, CamShift, Pengenalan Wajah, Hidden Markov Model.

  7. Prompt radiation activation analysis, (1) Theoretical study

    International Nuclear Information System (INIS)

    EL Barouni, A. M.; Araddad, S. Y.; Mosbah, D. S.; Elfakhri, S. M.; Rateb, J. M.; Benghzail, M. A.

    2004-01-01

    The measurement of the prompt γ following neutron capture in the reaction has been extensively developed. In this method the gamma-ray intensity is depended only upon the radiative capture cross-section and not upon the half-life of the product nucleus. The prompt gamma-ray activation analysis method stems from the radiative capture process which results in the decay of the compound nucleus by the emission of characteristic gamma radiation, either as a single photon with kinetic energy equal to the excitation energy less the recoil energy or, more likely, by a cascade of two or more photons with the same energy. The equations and the computer program required to calculate the yield, the intensity and the K χ emission probability per disintegration, are given in this study.(author)

  8. Reactor neutron activation for multielemental analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Reddy, A.V.R.

    1999-01-01

    Neutron Activation Analysis using single comparator (K 0 NAA method) has been used for obtaining multielemental profiles in a variety of matrices related to environment. Gold was used as the comparator. Neutron flux was characterised by determining f, the epithermal to thermal neutron flux ratio and cc, the deviation from ideal shape of the neutron spectrum. The f and a were determined in different irradiation positions in APSARA reactor, PCF position in CIRUS reactor and tray rod position in Dhruva reactor using both cadmium cut off and multi isotope detector methods. High resolution gamma ray spectrometry was used for radioactive assay of the activation products. This technique is being used for multielement analysis in a variety of matrices like lake sediments, sea nodules and crusts, minerals, leaves, cereals, pulses, leaves, water and soil. Elemental profiles of the sediments corresponding to different depths from Nainital lake were determined and used to understand the history of natural absorption/desorption pattern of the previous 160 years. Ferromanganese crusts from different locations of Indian Ocean were analysed with a view to studying the distribution of some trace elements along with Fe and Mn. Variation of Mn/Fe ratio was used to identify the nature of the crusts as hydrogenous or hydrothermal. Fe-rich and Fe-depleted nodules from Indian Ocean were analysed to understand the REE patterns and it is proposed that REE-Th associated minerals could be the potential Th contributors to the sea water and thus reached ferromanganese nodules. Dolomites (unaltered and altered), two types of serpentines and intrusive rock dolerite from the asbestos mines of Cuddapah basin were analysed for major, minor and trace elements. The elemental concentrations are used for distinguishing and characterising these minerals. From our investigations, it was concluded that both dolomite and dolerite contribute elements in the serpentinisation process. Chemical neutron

  9. Instrumental neutron activation analysis of kidney stones

    International Nuclear Information System (INIS)

    Sarmani, S.; Kuan, L.L.; Bakar, M.A.A.

    1990-01-01

    Kidney stone samples of the types calcium oxalate, uric acid, and xanthine were analyzed for their elemental contents by neutron activation analysis to study both the elemental correlation and influence of element on stone precipitation processes. Elements, such as Al, Au, Br, Ca, Cl, Co, Cr, Fe,H, I, K, Mg, Na, Sb, Se, Sr, and Zn, were determined quantitatively. Calcium oxalate stones contained higher concentration of all the elements analyzed compared to uric acid or xanthine stones. The concentrations of Cl, Fe, K, Na, Sr, and Zn were relatively higher than Au, Co, Cr, and Sb. A positive correlation exists between Ca and Zn, whereas a negative correlation exists between Sr and Ca. Zinc may play an important role in the formation of calcium oxalate stone

  10. Neutron activation analysis of urinary calculi

    International Nuclear Information System (INIS)

    Souka, N.; Souka, S.; Sanad, W.; Abdel-Rassoul, A.A.

    1974-01-01

    Urinary calculi resulting from disorders in the urinary system are mostly composed of uric acid, urates, calcium oxalate, alkaline earth phosphates (Ca and Mg), triple phosphate (magnesium ammonium phosphate), calcium carbonate, cystine, xanthine, and traces of proteins. The determination of these macro-constituents has been carried out by different analytical procedures. No attempts however, have been reported regarding the determination of trace elements in urinary stones, apart from that of Herring et al., who investigated the consumption of strontium by urolithiasis patients. The present work is a non-destructive neutron activation analysis of urinary calculi, to search the variation in concentration of certain trace elements with the chemical composition of the calculus

  11. Neutron activation analysis of high purity tellurium

    International Nuclear Information System (INIS)

    Gil'bert, Eh.N.; Verevkin, G.V.; Obrazovskij, E.G.; Shatskaya, S.S.

    1980-01-01

    A scheme of neutron activation analysis of high purity tellurium is developed. Weighed amount of Te (0.5 g) is irradiated for 20-40 hr in the flux of 2x10 13 neutron/(cm 2 xs). After decomposition of the sample impurities of gold and palladium are determined by the extraction with organic sulphides. Tellurium separation from the remaining impurities is carried out by the extraction with monothiobenzoic acid from weakly acidic HCl solutions in the presence of iodide-ions, suppressing silver extraction. Remaining impurity elements in the refined product are determined γ-spectrometrically. The method allows to determine 34 impurities with determination limits 10 -6 -10 -11 g

  12. Penentuan Rute Patroli Sekuriti Optimal Dengan Menggunakan Metode Nearest Neighbour Dan Insertion (Studi Kasus : South Processing Unit PT. X

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fuaddillah Fuaddillah

    2017-03-01

    Full Text Available South Processing Unit (SPU merupakan salah satu lapangan migas di PT. X dengan estimasi harian produksi gas sekitar 450 gas (MMscf/d dan 5000 kondensat (BOPD. Gas dan kondesat yang terpisah dari masing-masing sumur produksi akan dikumpulkan ke dalam satu stasiun pengumpul yang disebut Gathering and Testing Satellite (GTS. Karena statusnya sebagai objek vital nasional, melakukan patroli sekuriti di laut antara GTS yang satu dengan GTS lainnya wajib dilakukan. Proses patroli sekuriti dengan seatruck pada kawasan SPU PT. X masih menggunakan intuisi dari supir seatruck dimana rute yang dipilih adalah rute yang dirasa lebih dekat, lebih nyaman dilalui, dan lebih familiar dengan pengetahuan supir sendiri sehingga menghasilkan total jarak tempuh yang lebih jauh. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan membandingkan metode intuitif yang dilakukan oleh supir seatruck dengan metode nearest neighbour dan metode insertion dalam permasalahan penentuan rute patroli sekuriti yang optimal di PT. X pada lokasi SPU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total jarak tempuh dengan menggunakan metode intuitif yang telah diterapkan oleh supir seatruck adalah 72,76 km. Sedangkan, total jarak tempuh yang didapatkan dari menggunakan metode nearest neighbour yaitu 67,67 km dengan persentase penghematan jarak sebesar 6,9%. Dengan metode insertion, didapatkan total jarak tempuh sebesar 61,40 km, dengan persentase penghematan jarak sebesar 15,6% dibandingkan dengan metode intuitif supir seatruck.

  13. Solusi Numerik Metode Beda Hingga Aplikasi Excel Untuk Solusi Lendutan Balok Beton Sederhana

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Wahyo Hendarto Yoh

    2017-06-01

    Full Text Available The use of worksheets in Excel is one of the tools for  learning in solving  the mathematical problems.  At generaly the  solution of mathematical problem ussually is solved by the soft ware aplication, that sure  used  high  level programming languages like FORTRAN, BASIC, C++, MATLAB, etc. However  the use of   worksheet in Excel rather more familiar than using the software aplication for the students. It is caused  the students must be able to know  how  to write the code program that obtained product the listing program.  One of the  most  problematic on civil engineering is about concrete beam structure deflection.   The mathematical analysis simple  beam structure deflection is presented by the ordinary differential equation second order non  linier and the other name  it’s called poisson equation.   The  aim of this article  for : (1 To give the learning assistance to the student  when they aren’t use the soft  ware program and beside to rise creation  the application spreadsheet as tool for numerical  solution by finite difference   method on simple beam deflection. (2 To evaluate the error result comparation of numeric solution and analytic  solution.(3To give the understanding  about numerical method that accordance with simple beam deflection problem on civil engineering education  and mathematical education. Keywords:  Fungsi Internal EXCEL, Metode Beda Hingga. Persamaan Garis Elastika.

  14. Pengambilan Minyak Atsiri dari Bunga Kenanga Menggunakan Metode Hydro-Distillation dengan Pemanas Microwave

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moch. Aris Setyawan

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari proses penyulingan minyak kenanga dengan menggunakan metode Hydro-distillation dengan pemanas microwave. Selain itu, juga untuk mempelajari beberapa faktor yang berpengaruh seperti kondisi operasi daya microwave, rasio massa bahan terhadap pelarut air, dan kondisi bunga segar atau layu. Metode pemisahan minyak atsiri yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Hydrodistillation dengan pemanas microwave dalam keadaan atmosferik. Pertama-tama sampel bunga segar (S dan bunga layu (L yang telah dirajang dimasukkan ke dalam labu distiller bervolume 1000 mL sebanyak 100, 150, dan 200 gram untuk sampel bunga segar dan layu. Kemudian ditambahkan 300 mL aquades, sehingga rasio massa terhadap volume distiller yang digunakan berturut-turut adalah 0,4; 0,45; dan 0,5. Kondensor dialiri dengan air dan mulai dilakukan pemanasan menggunakan alat microwave pada daya 264, 400, dan 600 Watt. Proses pemisahan dilakukan selama 180 menit dengan pengamatan setiap 20 menit. Pada setiap pengamatan akan diperoleh minyak atsiri dan air distilat. Air distilat dimasukkan kembali ke dalam labu distiller dengan volume secukupnya untuk merendam bunga yang masih didalam labu. Sedangkan, minyak atsiri yang diperoleh ditampung dan diukur volume serta massanya, dan disimpan di dalam botol kecil. Dari hasil penelitian diperoleh data % rendemen, dan sifat fisik minyak kenanga berupa specific gravity, indeks bias, bilangan asam dan kadar β-caryophyllene dalam minyak kenanga. Dan dari data yang diperoleh, dapat disimpulkan bahwa (1 metode Microwave Hydro distillation dapat digunakan untuk mengambil minyak atsiri dalam bunga kenanga, (2 minyak kenanga yang dihasilkan melalui metode Microwave Hydrodistillation memiliki properti fisik (indeks bias, specific gravity, dan bilangan asam yang memenuhi SNI, (3 bunga kenanga segar memiliki % rendemen lebih besar daripada bunga layu, dan (4 untuk mendapatkan % rendemen yang maksimum, rasio yang

  15. Neutron activation analysis: recent developments and applications

    International Nuclear Information System (INIS)

    Acharya, R.; Reddy, A.V.R.

    2012-01-01

    Neutron activation analysis (NAA) is a powerful isotope specific nuclear analytical technique for simultaneous determination of major to trace elemental concentrations in diverse matrices. NAA is associated with high analytical sensitivities and low detection limits (ppm to ppb) due to utilization of high neutron flux from research reactors and high efficiency high resolution gamma ray spectrometry. Elemental concentrations are determined either by conventional NAA using relative method or by single comparator method of NAA (k 0 -NAA). Since 1994, Radiochemistry Division is actively engaged in developments and applications of k 0 -based NAA and Prompt Gamma ray NAA (PGNAA) methods for compositional characterization of materials, in addition to conventional instrumental NAA (INAA) and chemical NAA (CNAA) methods for total as well as speciation studies. The article briefly summarizes developments of k 0 based method of NAA using an external single comparator (k 0 -NAA) and an internal monostandard (lM-NAA) and PGNAA and their applications to small as well as large size samples. The article also briefly highlights the application of INAA and chemical NAA (CNAA) for speciation studies of arsenic and iodine in environmental and food samples respectively and bioaccesibility of selenium in food samples and trace elements wheatgrass samples

  16. Epithermal neutron activation analysis of food

    International Nuclear Information System (INIS)

    Zikovsky, L.; Soliman, K.

    1999-01-01

    Food samples were irradiated with thermal and epithermal neutrons. The average ratios of thermal to epithermal activity were determined for 80 Br, 49 Ca, 38 Cl, 60m Co, 42 K, 27 Mg, 56 Mn, 24 Na, and 86m Rb. They were equal to 2.1, 26, 24, 6.6, 19, 16, 11, 23 and 1.9, respectively. Then, 57 food samples were analyzed by epithermal neutron activation analysis for Br and Rb. The concentrations (in ppm) of Br and Rb were in asparagus (2) 2.3, 11.5; beets (3) 0.5, 0.8; beef (3) 1.7, 3.6; cabbage (5) 0.5, 10.8; carrot (3) 0.2, 3.7; chicken (3) 0.6, 4.4; chocolate (7) 11.1, 18.7; egg (3) 0.9, 1.9; french bean (3) 0.3, 1.0; goose (2) 1.3, 9.3; lettuce (2) 0.9, 1.7; pork (1) 1.5, 4.4; potato (7) 1.0, 1.2; sausage (3) 4.8, 3.5; spinach (3) 3.6, 4.0; strawberry jam (3) 0.4, 1.4; tomato (1) 13.5, 14.6; turkey (3) 1.2, 4.9. respectively. The number of samples and analyzed is indicated in parentheses. (author)

  17. Neutron activation analysis of arsenic in Greece

    International Nuclear Information System (INIS)

    Grimanis, A.P.

    1989-01-01

    Arsenic is considered a toxic trace element for plant, animal, and human organisms. Arsenic and certain arsenic compounds have been listed as carcinogens by the U.S. Environmental Protection Agency. Arsenic is emitted in appreciable quantities into the atmosphere by coal combustion and the production of cement. Arsenic enters the aquatic environment through industrial activities such as smelting of metallic ores, metallurgical glassware, and ceramics as well as insecticide production and use. Neutron activation analysis (NAA) is a very sensitive, precise, and accurate method for determining arsenic. This paper is a review of research studies of arsenic in the Greek environment by NAA performed at our radioanalytical laboratory. The objectives of these studies were (a) to determine levels of arsenic concentrations in environmental materials, (b) to pinpoint arsenic pollution sources and estimate the extent of arsenic pollution, and (c) to find out whether edible marine organisms from the gulfs of Greece receiving domestic, industrial, and agricultural wastes have elevated concentrations of arsenic in their tissues that could render them dangerous for human consumption

  18. Epithermal neutron activation analysis in applied microbiology

    International Nuclear Information System (INIS)

    Marina Frontasyeva

    2012-01-01

    Some results from applying epithermal neutron activation analysis at FLNP JINR, Dubna, Russia, in medical biotechnology, environmental biotechnology and industrial biotechnology are reviewed. In the biomedical experiments biomass from the blue-green alga Spirulina platensis (S. platensis) has been used as a matrix for the development of pharmaceutical substances containing such essential trace elements as selenium, chromium and iodine. The feasibility of target-oriented introduction of these elements into S. platensis biocomplexes retaining its protein composition and natural beneficial properties was shown. The absorption of mercury on growth dynamics of S. platensis and other bacterial strains was observed. Detoxification of Cr and Hg by Arthrobacter globiformis 151B was demonstrated. Microbial synthesis of technologically important silver nanoparticles by the novel actinomycete strain Streptomyces glaucus 71 MD and blue-green alga S. platensis were characterized by a combined use of transmission electron microscopy, scanning electron microscopy and energy-dispersive analysis of X-rays. It was established that the tested actinomycete S. glaucus 71 MD produces silver nanoparticles extracellularly when acted upon by the silver nitrate solution, which offers a great advantage over an intracellular process of synthesis from the point of view of applications. The synthesis of silver nanoparticles by S. platensis proceeded differently under the short-term and long-term silver action. (author)

  19. Neutron activation analysis of limestone objects

    International Nuclear Information System (INIS)

    Meyers, P.; Van Zelst, L.

    1977-01-01

    The elemental composition of samples from limestone objects were determined by neutron activation analysis to investigate whether this technique can be used to distinguish between objects made of limestone from different sources. Samples weighing between 0.2-2 grams were obtained by drilling from a series of ancient Egyptian and medieval Spanish objects. Analysis was performed on aliquots varying in weight from 40-100 milligrams. The following elements were determined quantitatively: Na, K, Rb, Cs, Ba, Sc, La, Ce, Sm, Eu, Hf, Th, Ta, Cr, Mn, Fe, Co and Zn. The data on Egyptian limestones indicate that, because of the inhomogeneous nature of the stone, 0.2-2 gram samples may not be representative of an entire object. Nevertheless, multivariate statistical methods produced a clear distinction between objects originating from the Luxor area (ancient Thebes) and objects found north of Luxor. The Spanish limestone studied appeared to be more homogeneous. Samples from stylistically related objects have similar elemental compositions while relative large differences were observed between objects having no relationship other than the common provenance of medieval Spain. (orig.) [de

  20. Applications of neutron activation analysis technique

    International Nuclear Information System (INIS)

    Jonah, S. A.

    2000-07-01

    The technique was developed as far back as 1936 by G. Hevesy and H. Levy for the analysis of Dy using an isotopic source. Approximately 40 elements can be analyzed by instrumental neutron activation analysis (INNA) technique with neutrons from a nuclear reactor. By applying radiochemical separation, the number of elements that can be analysed may be increased to almost 70. Compared with other analytical methods used in environmental and industrial research, NAA has some unique features. These are multi-element capability, rapidity, reproducibility of results, complementarity to other methods, freedom from analytical blank and independency of chemical state of elements. There are several types of neutron sources namely: nuclear reactors, accelerator-based and radioisotope-based sources, but nuclear reactors with high fluxes of neutrons from the fission of 235 U give the most intense irradiation, and hence the highest available sensitivities for NAA. In this paper, the applications of NAA of socio-economic importance are discussed. The benefits of using NAA and related nuclear techniques for on-line applications in industrial process control are highlighted. A brief description of the NAA set-ups at CERT is enumerated. Finally, NAA is compared with other leading analytical techniques

  1. Quality assurance in neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Heydorn, K.

    1984-01-01

    As a potential reference method, neutron activation analysis does not have to rely on other reference materials to ascertain the quality of analytical results. The fundamental characteristics of the method with the clear separation between irradiation, processing, and counting makes possible the estimation of uncertainties of individual results from a priori assumptions. Such estimates of the standard deviation from a series of independent sources of variation are compared with the a posteriori variability of replicate determinations in order to ascertain that the analytical method is in a state of statistical control. This Analysis of Precision tests the absence of unknown errors by means of a statistic T, which is closely approximated by a chi-square distribution. In this manner an evaluation is made of a commercially available computer program for peak evaluation in γ-spectrometry, as well as of other factors affecting the precision and accuracy of the counting process. An attempt is also made to determine sampling constants of one gram or less in a candidate biological reference material

  2. Analisis Pemeliharaan Mesin Blowmould Dengan Metode RCM Di PT. CCAI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nur Yulianti Hidayah

    2017-10-01

    Full Text Available PT. Coca-Cola Amatil Indonesia is a company that produces carbonated beverages. Most of the production activity uses automatic machines. The problem faced is the damage that often occurs suddenly on the blowmould machine so that corrective maintenance must be done. The purpose of this research is to know the cause of the damage and to propose the action plan to minimize downtime. The method used is Reliability Centered Maintenance to determine the selection of action and time interval of replacement for critical components on the blowmould machine. From the FMEA analysis, it is known that the critical components of each blowmould machine subsystem are bearing roller feed, mandrel, seal gasket, and fitting. The results of LTA analysis are the category of failure (outage problem and economic problem and the selection of action for the critical component (time directed. From the calculation of Total Minimum Downtime, known that the replacement schedule for critical component are 23 days for bearing roller feed, 9 days for mandrel, 8 days for seal gasket, and 8 days for fitting, that is resulting in decreased downtime of 1.56% with a value of 99.63% availability

  3. MENINGKATKAN PEMAHAMAN MAHASISWA TERHADAP KONSEP DASAR PENGANTAR ILMU EKONOMI MELALUI METODE PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK-PAIR-SHARE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Nina Oktarina

    2011-06-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep dasar pengantar ilmu ekonomi. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep dasar pengantar ilmu ekonomi meningkat. Peningkatan ini dapat dilihat dari prestasi belajar mahasiswa. Ketuntasan belajar mahasiswa sebelum penerapan metode Think-Pair-Share  0%, setelah penerapan metode Think-Pair-Share adalah 76,67%. Kata kunci: Pengantar Ilmu Ekonomi, Metode Pembelajaran Tipe Think-Pair-Share  

  4. Analysis of Brazilian snake venoms by neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Saiki, M.; Vasconcellos, M.B.A.; Rogero, J.R.; Cruz, M.C.G.

    1991-01-01

    Instrumental neutron activation analysis (INAA) has been applied to multielemental determinations of Brazilian snake venoms from the species: Bothrops jararacussu, Crotalus durissus terrificus and Bothrops jararaca. Concentrations of Br, Ca, Cl, Cs, K, Mg, Na, Rb, Sb, Se and Zn have been determined in lyophilized venoms by using short and long irradiations in the IEA-RI nuclear reactor under a thermal neutron flux of 10 11 to 10 13 n · cm -2 · s -1 . The reference materials NIST Bovine Liver 1577 and IUPAC Bowen's Kale were also analyzed simultaneously with the venoms to evaluate the accuracy and the reproducibility of the method. The concentrations of the elements found in snake venoms from different species were compared. The Crotalus durissus terrificus venoms presented high concentration of Se but low concentrations of Zn when these results are compared with those obtained from genera Bothrops venoms. (author) 9 refs.; 2 tabs

  5. [Operating cost analysis of anaesthesia: activity based costing (ABC analysis)].

    Science.gov (United States)

    Majstorović, Branislava M; Kastratović, Dragana A; Vučović, Dragan S; Milaković, Branko D; Miličić, Biljana R

    2011-01-01

    Cost of anaesthesiology represent defined measures to determine a precise profile of expenditure estimation of surgical treatment, which is important regarding planning of healthcare activities, prices and budget. In order to determine the actual value of anaestesiological services, we started with the analysis of activity based costing (ABC) analysis. Retrospectively, in 2005 and 2006, we estimated the direct costs of anestesiological services (salaries, drugs, supplying materials and other: analyses and equipment.) of the Institute of Anaesthesia and Resuscitation of the Clinical Centre of Serbia. The group included all anesthetized patients of both sexes and all ages. We compared direct costs with direct expenditure, "each cost object (service or unit)" of the Republican Healthcare Insurance. The Summary data of the Departments of Anaesthesia documented in the database of the Clinical Centre of Serbia. Numerical data were utilized and the numerical data were estimated and analyzed by computer programs Microsoft Office Excel 2003 and SPSS for Windows. We compared using the linear model of direct costs and unit costs of anaesthesiological services from the Costs List of the Republican Healthcare Insurance. Direct costs showed 40% of costs were spent on salaries, (32% on drugs and supplies, and 28% on other costs, such as analyses and equipment. The correlation of the direct costs of anaestesiological services showed a linear correlation with the unit costs of the Republican Healthcare Insurance. During surgery, costs of anaesthesia would increase by 10% the surgical treatment cost of patients. Regarding the actual costs of drugs and supplies, we do not see any possibility of costs reduction. Fixed elements of direct costs provide the possibility of rationalization of resources in anaesthesia.

  6. Neutronic activation analysis of antique ceramics. Groups and differenciation

    International Nuclear Information System (INIS)

    Widemann, F.

    1975-01-01

    Different techniques for clay analysis in view of studying the origin of ceramics are exposed. The element abundance is measured by X-ray fluorescence analysis or by neutron activation analysis. Comparative tables of the results are established [fr

  7. Analysis of human enamel and dentine by neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Soares, Marco A.B.

    2005-01-01

    Determination of trace elements in dental tissues has been of great interest to study the correlation between element composition and caries as well as food habits of individuals. In the present study dentine and enamel samples from healthy individuals were analysed by neutron activation analysis. The teeth were provided form dental clinics, and they were previously washed using purified water and acetone. Then they were dried at 40 deg C and ground in a agate mortar. The samples and element standards were irradiated with thermal neutrons at the IEA-R1 nuclear reactor. Long irradiations of 8 h under thermal neutron flux of 5x10 12 n cm -2 s -1 were used for Ca, Na, Sr and Zn determinations. In short irradiations of 15 s and under neutron flux of 10 12 n cm -2 s -1 the elements Mg, Mn, Na e Sr were determined. The induced gamma activities of the samples and standards were measured using a hyperpure Ge detector coupled to a gamma ray spectrometer. Elemental concentrations were calculated by comparative method. Results obtained showed that Ca, Mg and Na are present in both tissues at the level of percentages and the elements Mn, Sr and Zn at the μg g -1 levels. For quality control of the results the certified reference materials NIST 1400 Bone Ash and NIST 1486 Bone Meal were analysed. (author)

  8. Neutron activation analysis of some building materials

    International Nuclear Information System (INIS)

    Salagean, M.; Pantelica, A.; Georgescu, I.I.; Muntean, M.I.

    1999-01-01

    Over the past decade, indoor air quality has become a growing environmental problem. A careful selection of building materials concerning the acceptance of chemical and radioactive emissions is one of the ways to ensure high indoor air quality. Nowadays, it is a tendency to obtain new building materials having good isolation properties and low density by using the cheap and practically inexhaustible solid waste products like furnace slag, fly coal ash and phosphogypsum, without combustion. The Romanian furnace slag containing generally, above 45 % CaO can be used alone or mixed with fly ash to obtain some binder materials with mechanical resistance comparable to the Portland cement. Different additives such as CaO+Na 2 SO 4 or CaCl 2 +Na 2 SO 4 are used as activating admixtures. Concentrations of As, Au, Ba, Br, Ca, Ce, Co, Cr, Cs, Eu, Fe, Hf, K, La, Lu, Mo, Na, Nd, Rb, Sb, Sc, Sr, Ta, Tb, Th, U, Yb, W and Zn in seven Romanian building materials were determined by Instrumental Neutron Activation Analysis (INAA) method at WWR-S Reactor of IFIN-HH, Bucharest. Raw material used in the cement production (∼75 % limestone, ∼25 % clay), cement samples from three different factories, furnace slag, phosphogypsum, and a type of brick compacted from furnace slag, fly coal ash, phosphogypsum, lime and cement have been analyzed. The fly coal ashes from five Romanian coal-fired power plants, resulting by the combustion of the xyloide brown coals, lignite and bituminous-subbituminous coals were previously analyzed. It was found that the content of the toxic microelements like As, Co, Cr, Th, U, Zn in the ceramic blocks is especially due to the slag and fly ash, the main components. This content depends on the particular sources of mineral raw materials. The presence of U, Th and K in slag is mainly correlated with the limestone and dolomite as used in the metallurgical process. (authors)

  9. Activation analysis in Europe: present and future perspectives

    International Nuclear Information System (INIS)

    De Corte, F.; Hoste, J.

    1984-01-01

    A survey is given of the present-day European contribution to activation analysis, covering neutron activation analysis (NAA), charged particle activation analysis (CPAA) and photon activation analysis (PAA). Attention is paid to the available irradiation facilities, in particular nuclear reactors, cyclotrons and Van de Graaff accelerators, and linear electron accelerators. Mention is made of progress in fundamental fields, but the attention is especially focussed on practical applications: environmental, geochemical/cosmochemical, biological/medical, and high-purity materials. Eventually, the role of activation analysis in research projects of the Commission of the European Communities (CEC) and in the Reference Materials program of the Community Bureau of Reference (BCR) is emphasized

  10. 7th international conference ''Modern trends in activation analysis''

    International Nuclear Information System (INIS)

    Obrusnik, I.

    1987-01-01

    The conference was held on 23-27 June, 1986 in Copenhagen (DK) with the participation of specialists from 42 countries. 175 papers were submitted covering the wide field of applications of neutron activation analysis, from novel techniques to sample preparation, information processes and control, activation techniques, light element and rare earth element determination, ultratracer analysis, quality assurance, comparator methods, and reference materials. The poster session was mainly oriented to industrial applications of activation analysis, biological applications, in vivo use of neutron activation analysis, the applications of neutron activation analysis in environmental control, criminology, etc. (E.S.)

  11. Determinan Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP pada Akseptor KB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indah Budiarti

    2017-08-01

    Full Text Available The main problem that Indonesia faces in demography is the high population growth. Efforts in realizing quality family has the main goal to control the population growth and to improve the quality of small size family which is indicated with the use of rational, effective and efficient birth control method, the long term birth control method (LTBCM. Kalirejo public health center in gaining LTBCM tended to decrease in the last two years from 10,87% to 10,62%. The pre-survey result in October 2016 showed reduced LTBCM of 377 fertile age couples (10,62% from 3555 birth control acceptors. The objective of this research was to find out the determinants of a long term birth control method used in the birth control acceptors in Kalirejo public health center working area in Negeri Katon sub district of Pesawaran in 2017. This was an analytic research with cross sectional approach. The research population was all active birth control acceptors in Kalirejo public health center with 360 samples of acceptors of LTBCM and non- LTBCM. Primary data were collected with questionnaires and analyzed by using univariate, bivariate and multivariate analyses. The research results showed that 75,3% respondents used non-LTBCM, 57,2% risks not to use LTBCM, 56,7% unemployed, 65,3% respondents were in risks to have more children, 83,6% respondents were supported by their couples. Bivariate analysis result found correlations of age (p=0,007, occupation (p=0,000, couple’s support (p=0,000, to the use of LTBCM. Amount of child (p=0,208 did not correlate with the use of LTBCM. The researcher recommends that the local public health centers should conduct education of the active birth control acceptors to use the LTBCM as the role models for new acceptor candidates which in turn will enhance the coverage of the LTBCM services in their working areas.

  12. OPTIMASI LINI PRODUKSI DENGAN VALUE STREAM MAPPING DAN VALUE STREAM ANALYSIS TOOLS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Yosua Caesar Fernando

    2014-12-01

    Full Text Available Meminimalkan pemborosan dalam proses produksi adalah salah satu tujuan dari suatu perusahaan. Lean adalah metode yang dapat meminimalkan pemborosan dalam proses produksi. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan untuk meminimalkan limbah di PT. Bonindo Abadi adalah Value Stream Analysis Tools (VALSAT dan Value Stream Mapping (VSM. VSM digunakan untuk melihat kondisi peta keadaan pada perusahaan. Pengurangan pemborosan dilakukan dengan menggunakan salah satu alat dari VALSAT yaitu Process Activity Mapping (PAM. Jumlah non value added (NVA yang ditemukan dalam proses produksi PT. X adalah 90,17% diikuti oleh necessary but non value added (NNVA dengan jumlah 9,79% dan value added (VA sebesar 0,04%. Usulan perbaikan yang diberikan adalah dengan mengurangi jumlah waktu aktivitas NVA atau menghilangkannya.

  13. Accuracy in activation analysis: count rate effects

    International Nuclear Information System (INIS)

    Lindstrom, R.M.; Fleming, R.F.

    1980-01-01

    The accuracy inherent in activation analysis is ultimately limited by the uncertainty of counting statistics. When careful attention is paid to detail, several workers have shown that all systematic errors can be reduced to an insignificant fraction of the total uncertainty, even when the statistical limit is well below one percent. A matter of particular importance is the reduction of errors due to high counting rate. The loss of counts due to random coincidence (pulse pileup) in the amplifier and to digitization time in the ADC may be treated as a series combination of extending and non-extending dead times, respectively. The two effects are experimentally distinct. Live timer circuits in commercial multi-channel analyzers compensate properly for ADC dead time for long-lived sources, but not for pileup. Several satisfactory solutions are available, including pileup rejection and dead time correction circuits, loss-free ADCs, and computed corrections in a calibrated system. These methods are sufficiently reliable and well understood that a decaying source can be measured routinely with acceptably small errors at a dead time as high as 20 percent

  14. Neutron activation analysis of automobile exhaust pollutants

    International Nuclear Information System (INIS)

    Oakes, T.W.; Furr, A.K.; Adair, D.J.; Parkinson, T.F.

    1977-01-01

    An approximation of the distribution of lead particulate from vehicular exhausts is given. Soil and grass (Poa trivialis) samples were collected at five-foot intervals from the roadside out to 300 feet, at ten-foot intervals from 300 to 350 feet, and at 25-foot intervals from 350 to 600 feet. All samples were irradiated twice: once for a brief period of from 10 to 120 seconds and later for periods of from 6 to 8 hours. The short irradiations were at a thermal neutron flux of 1.2x10 12 ncm -2 sec -1 (decay time=1 min, counting time=8 min). The long irradiations were at a thermal neutron flux of 1.3x10 12 ncm -2 sec -1 , and the samples counted twice at decay intervals of two days and twelve days. The counting intervals were one hour. The spectra were stored on magnetic tape for processing by an IBM 370/158 computer. This initial neutron-activation analysis study has shown that there is an extremely detailed pattern of the effluent from vehicular highway traffic which is strongly affected by micrometeorological conditions. In order to detect these patterns it is necessary to use a very compact sample grid with every possible precaution taken to ensure sample homogeneity and cleanliness. A possibility of elevated levels of pollution may exist at considerable distances from the highway, perhaps even greater than at the immediate roadside. (T.G.)

  15. Pengaruh Perawatan Metode Kanguru terhadap Perubahan Berat Badan Bayi Lahir Rendah

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Silvia ,

    2017-02-01

    Full Text Available Berat Badan Lahir Rendah (BBLR adalah bayi dengan berat badan  bayi lahir kurang dari 2500 gram tanpa memandang masa gestasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Perawatan Metode Kanguru Terhadap Perubahan Berat Badan Bayi BBLR di ruang inap perinatology  RSUD Dr.Achmad  Mochtar Bukittinggi tahun 2014.  Penelitian ini menggunakan desain  Quasi Eksperimental dengan rancangan one group pretest posttest design, dan pengambilan sampel menggunakan teknik purposive  sampling dengan  sampel 10 orang. Hasil penelitian  di dapatkan rata-rata berat badan bayi sebelum perawatan metode kanguru adalah 1738,60 gram, sedangkan setelah dilakukan perawatan metode kanguru berat badan bayi meningkat menjadi 1766,90 gram, dengan peningkatan berat badan sebanyak 28,30 gram dimana  p value = 0.00 <  Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh perawatan metode kanguru terhadap perubahan berat badan bayi BBLR di ruang inap perinatologi RSUD dr.Achmad Mochtar Bukittinggi tahun 2014. Dan disarankan kepada ibu-ibu untuk melakukan perawatan metode kanguru secara rutin dan pemberian ASI yang cukup terhadap bayi BBLR.Kata kunci: Perawatan Metode Kanguru, Berat Badan bayi. Low Birth Weight (LBW is a baby with a birth weight less than 2500 grams regardless of gestation. This research used a quasi-experimental design with one group pretest posttest design. The samples were taken using purposive sampling technique. The results showed that all respondents experienced weight gain. The weight of babies before applying kangaroo care method was 1738.60 grams in average. While after applying the kangaroo care method, the baby's weight increased to 1766.90 grams. After using a statistical test of dependent t-test (paired t-test, pvalue gotten was 0.000, with standard error (α 0.05. It means that there is a significant difference between the average weight before and after the treatment of kangaroo care methods with weight gain as much as 28.30 gram. Based

  16. Metode Pembelajaran Terpadu untuk Mingkatkan Kreativas Verbal Dan Figural Pada Siswa Kelas Enam di SDN 2 Kenayang Tulungagung

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mentari Marwa

    2017-12-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah dengan adanya metode pembelajaran terpadu dapat meningkatkan kreativitas verbal dan figural pada siswa kelas VI Penelitian ini menggunakan desain eksperimen Pretest-Posttest One Group Design. Metode pembelajaran terpadu yaitu suatu pembelajaran yang memadukan berbagai materi dalam satu sajian pembelajaran agar siswa memahami keterkaitan antara satu materi dengan materi lain atau antara satu mata pelajaran dengan mata pelajaran lain dan partisipasi aktif dari siswa akan membuat siswa lebih mudah untuk mengingat dan mengembangkan kognitif, dinamika afektif dan psikomotorik anak secara simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh metode pembelajaran terpadu untuk meningkatkan kreativitas verbal pada anak kelas VI. Metode pembelajaran terpadu ternyata mampu meningkatkan kreativitas verbal siswa, dimana semua siswa mengalami peningkatan kreativitas verbal, dengan nilai Z = -2,041 dan p 0,05

  17. Desain Sistem Semantic Data Warehouse dengan Metode Ontology dan Rule Based untuk Mengolah Data Akademik Universitas XYZ di Bali

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Made Pradnyana Ambara

    2016-06-01

    Full Text Available Data warehouse pada umumnya yang sering dikenal data warehouse tradisional mempunyai beberapa kelemahan yang mengakibatkan kualitas data yang dihasilkan tidak spesifik dan efektif. Sistem semantic data warehouse merupakan solusi untuk menangani permasalahan pada data warehouse tradisional dengan kelebihan antara lain: manajeman kualitas data yang spesifik dengan format data seragam untuk mendukung laporan OLAP yang baik, dan performance pencarian informasi yang lebih efektif dengan kata kunci bahasa alami. Pemodelan sistem semantic data warehouse menggunakan metode ontology menghasilkan model resource description framework schema (RDFS logic yang akan ditransformasikan menjadi snowflake schema. Laporan akademik yang dibutuhkan dihasilkan melalui metode nine step Kimball dan pencarian semantic menggunakan metode rule based. Pengujian dilakukan menggunakan dua metode uji yaitu pengujian dengan black box testing dan angket kuesioner cheklist. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa sistem semantic data warehouse dapat membantu proses pengolahan data akademik yang menghasilkan laporan yang berkualitas untuk mendukung proses pengambilan keputusan.

  18. PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN BAHAN BAKU UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PRODUKSI DENGAN METODE MATERIAL REQUIREMENT PLANNING DAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS DI PT. XYZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Adi Sungkono

    2016-04-01

    Full Text Available Suatu perusahaan sering kali mengalami kesulitan dalam pengendalian bahan baku, diantaranya adalah persediaan yang terlalu banyak atau terlalu sedikit. Untuk menghindari masalah tersebut perlu dibuat suatu pemecahan masalah. Perencanaan kebutuhan material dimaksudkan agar dalam pelaksanaan pekerjaan, penggunaan material menjadi efisien dan efektif sehingga tidak terjadi masalah akibat tidak tersedianya material pada saat dibutuhkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk merencanakan dan mengendalikan bahan baku dan pemilihan supplier dengan metode Material Requirement Planning (MRP. Perencanaan kebutuhan bahan (Material Requirement Planning adalah suatu metode untuk menentukan bahan-bahan atau komponen-komponen apa yang harus di buat atau di beli, berapa jumlah yang dibutuhkan dan kapan dibutuhkan. Hasil yang didapatkan dengan melakukan perhitungan dengan metode MRP, di dapatkan metode yang paling baik di pergunakan adalah metode Period Order Quantity (POQ karena dari perhitungan metode Period Order Quantity didapatkan total biaya yang paling kecil yaitu sebesar Rp. 23.372.166,- . bila dibandingkan dengan perhitungan Lot For Lot yaitu sebesar Rp. 28.567.200,- , dan perhitugan Economic Order Quantity yaitu sebesar Rp. 37.209.031,- . karena dengan metode POQ dapat meminimalkan biaya pesan dan biaya simpan sehingga total biaya yang dikeluarkan kecil dibandingkan dengan metode EOQ dan L-F-L. sedangkan biaya terbesar adalah metode EOQ, karena pada perhitungan metode EOQ biaya pesan dan biaya simpan sangat besar.

  19. Kajian Metode dan Waktu Fermentasi Cairan Pulpa pada Perubahan Karakteristik Cuka Kakao

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    G.P. Ganda Putra

    2017-03-01

    fermentation time and their interaction on the 2 stages  fermentation method by the treatment of the alcohol addition and  fermentation time, their interaction on the 1 stage  fermentation method, and by the treatment of fermentation time  on the natural fermentation method, and (2 the cocoa vinegar  with the highest content of acetic acid was produced on the 2  stages fermentation method by the addition of 6 % sugar within  25 days (2.35 %, on the 1 stage fermentation method by the   ddition of 10 % alcohol within 20 days (3.37 %, and on the  natural fermentation method within 15 days (2.65 %,  respectively. Our result showed that the 1 stage fermentation  method with the addition of 10 % alcohol using inoculum of  Acetobacter aceti within 20 days is the most optimal further  fermentation method for the production of cocoa vinegar. ABSTRAK Cairan pulpa hasil samping fermentasi biji kakao berpotensi  sebagai bahan baku pembuatan cuka kakao, tetapi kadar asam asetat yang dihasilkan relatif rendah. Untuk itu, perlu dilakukan  upaya peningkatan kadar asam asetat antara lain dengan melakukan beberapa metode fermentasi lanjutan dengan variasi penambahan sumber karbon (gula dan alkohol dan lama fermentasi. Tujuan penelitian ini adalah: (1 mengkaji pengaruh  penambahan gula, alkohol dan lama fermentasi pada metode  fermentasi lanjutan yang berbeda terhadap karakteristik cuka  kakao dan (2 menetapkan metode fermentasi lanjutan dan  lama fermentasi yang optimal untuk produksi cuka kakao dengan kadar asam asetat tertinggi. Metode fermentasi lanjutan yang  dilakukan terdiri dari 3 metode yaitu: fermentasi alkohol dan  asam asetat (2 tahap, fermentasi asam asetat (1 tahap, dan  fermentasi tanpa inokulum (alami. Rancangan percobaan pada  penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK  faktorial 2 faktor pada metode fermentasi 2 tahap dan 1 tahap, serta RAK faktor tunggal pada fermentasi alami. Faktor I pada  metode fermentasi 2 tahap yang menggunakan

  20. SISTEM PEMBAGIAN KELAS KULIAH MAHASISWA DENGAN METODE K-MEANS DAN K-NEAREST NEIGHBORS UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Gede Aditra Pradnyana

    2018-01-01

    Full Text Available Permasalahan yang terjadi saat pembentukan atau pembagian kelas mahasiswa adalah perbedaan kemampuan yang dimiliki oleh mahasiswa di setiap kelasnya yang dapat berdampak pada tidak efektifnya proses pembelajaran yang berlangsung. Pengelompokkan mahasiswa dengan kemampuan yang sama merupakan hal yang sangat penting dalam rangka meningkatkan kualitas proses belajar mengajar yang dilakukan. Dengan pengelompokkan mahasiswa yang tepat, mereka akan dapat saling membantu dalam proses pembelajaran. Selain itu, membagi kelas mahasiswa sesuai dengan kemampuannya dapat mempermudah tenaga pendidik dalam menentukan metode atau strategi pembelajaran yang sesuai. Penggunaan metode dan strategi pembelajaran yang tepat akan meningkatkan efektifitas proses belajar mengajar. Pada penelitian ini dirancang sebuah metode baru untuk pembagian kelas kuliah mahasiswa dengan mengkombinasikan metode K-Means dan K-Nearest Neighbors (KNN. Metode K-means digunakan untuk pembagian kelas kuliah mahasiswa berdasarkan komponen penilaian dari mata kuliah prasyaratnya. Adapun fitur yang digunakan dalam pengelompokkan adalah nilai tugas, nilai ujian tengah semester, nilai ujian akhir semester, dan indeks prestasi kumulatif (IPK. Metode KNN digunakan untuk memprediksi kelulusan seoarang mahasiswa di sebuah matakuliah berdasarkan data sebelumnya. Hasil prediksi ini akan digunakan sebagai fitur tambahan yang digunakan dalam pembentukan kelas mahasiswa menggunakan metode K-means. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Software Development Live Cycle (SDLC dengan model waterfall. Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa jumlah cluster atau kelas dan jumlah data yang digunakan mempengaruhi dari kualitas cluster yang dibentuk oleh metode K-Means dan KNN yang digunakan. Nilai Silhouette Indeks tertinggi diperolah saat menggunakan 100 data dengan jumlah cluster 10 sebesar 0,534 yang tergolong kelas dengan kualitas medium structure.

  1. Meningkatkan Pemahaman Mahasiswa Terhadap Konsep Dasar Pengantar Ilmu Ekonomi Melalui Metode Pembelajaran Kooperatif Tipe Think-pair-share

    OpenAIRE

    Oktarina, Nina

    2008-01-01

    Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep dasar pengantar ilmu ekonomi. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tiga siklus. Hasil penelitian menunjukkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep dasar pengantar ilmu ekonomi meningkat. Peningkatan ini dapat dilihat dari prestasi belajar mahasiswa. Ketuntasan belajar mahasiswa sebelum penerapan metode Think-Pair-Share  0%, setelah penerapan metode Think-Pair-Share adalah 76,67...

  2. PENERAPAN METODE DISKUSI SYNDICATE GROUP UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PADA POKOK BAHASAN MENDESKRIPSIKAN HUBUNGAN ANTARA KELANGKAAN SUMBER DAYA DENGAN KEBUTUHAN MANUSIA YANG TIDAK TERBATAS SISWA KELAS VIII B DI SMP NEGERI 2 BANYUBIRU

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Meita Lusianti

    2013-11-01

    Full Text Available Aktivitas siswa dalam kegiatan belajar mengajar di SMP Negeri 2 Banyubiru belum terlihat optimal. Proses pembelajaran berpusat pada guru sehingga siswa belum terlibat langsung untuk aktif dalam pembelajaran. Kondisi tersebut mempengaruhi hasil penerimaan siswa terhadap materi pembelajaran yang berakibat rendahnya hasil ulangan harian siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 (dua siklus. Kegiatan dalam setiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata hasil belajar kognitif siswa pada siklus I sebesar 72,93 dengan ketuntasan klasikal 67%. Rata-rata hasil belajar pada siklus II sebesar 79,20 dengan ketuntasan klasikal 90%. Adapun hasil analisis aktivitas siswa pada siklus I mencapai 61% dan pada siklus II meningkat menjadi 81%. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan metode diskusi Syndicate Group dapat peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas VIII B SMP Negeri 2 Banyubiru tahun ajaran 2013/2014. Student activity in learning activities at SMP Negeri 2 Banyubiru seen optimum yet. Learning proces centre on teacher so the student not involve direct to active in the learning. That condition influential student outcome about learning material that come about student daily test outcome low. The research as a purpose to increase activity and student outcome learning. This research doing on two cycle. Activity in every cycle includes planning, implementation, observation, and reflection. Research result got average of cognitive learning outcome in cycle I is 72,93 with classical totally 67%. Average of learning outcome in cycle II is 79,20 with classical totally 90%. There is student activity analysis outcome on cycle I reach 61% and on cycle II rises become 81%. Grounded on research result that, be able take conclusion that implementation Syndicate

  3. An active matter analysis of intracellular Active Transport

    Science.gov (United States)

    Wang, Bo; Chen, Kejia; Bae, Sung Chul; Granick, Steve

    2012-02-01

    Tens of thousands of fluorescence-based trajectories at nm resolution have been analyzed, regarding active transport along microtubules in living cells. The following picture emerges. Directed motion to pre-determined locations is certainly an attractive idea, but cannot be pre-programmed as to do so would sacrifice adaptability. The polarity of microtubules is inadequate to identify these directions in cells, and no other mechanism is currently known. We conclude that molecular motors carry cargo through disordered intracellular microtubule networks in a statistical way, with loud cellular ``noise'' both in directionality and speed. Programmed random walks describe how local 1D active transport traverses crowded cellular space efficiently, rapidly, minimizing the energy waste that would result from redundant activity. The mechanism of statistical regulation is not yet understood, however.

  4. EFEKTIVITAS METODE TAMYIZ DALAM PENGEMBANGAN KETERAMPILAN MENERJEMAH AL-QUR’AN (Studi di Pondok Pesantren Bayt Tamyiz Indramayu

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Subakir Subakir

    2016-05-01

      Abstrak Penelitian yang kami tulis ini bertujuan untuk mengetahui tentang implementasi pembelajaran terjemah Al-Qur’an dengan menggunakan Metode Tamyiz, dan juga mengetahui secara jelas proses pembelajaran dari awal hingga akhir dan sistem evaluasi yang digunakan terhadap siswa.Penelitian ini dilakukan di Pondok Pesantren Bayt Tamyiz Indramayu Jawa Barat. Adapun jenis penelitian yang dipakai yaitu penelitian lapangan (Field research dengan menggunakan metode penelitian kualitatif. Tehnik pengambilan sampel dilakukan dengan metode Purposive sampling yaitu informan dari pimpinan pondok dan guru yang bersangkutan di pondok tersebut, selanjutnya observasi partisipan. Uji keabasahan data peningkatan ketekunan pengamatan, trianggulasi, analisis implementasi dan member cek. Adapun tehnik analisis data selama di lapangan yaitu analisis domain, taksonomi, analisis komponensial, dan analisis tema kultural.Hasil penelitian di Pondok Pesantren Bayt Tamyiz Indramayu menunjukan bahwa efektifitas metode Tamyiz dengan ukuran materi yang cukup banyak mempelajari terjemah Quran dengan meggunakan metode Tamyiz baik untuk pemula maupun yang pernah belajar sangat efektif karena dengan waktu 24 jam siswa dapat terjemah Quran. Kata Kunci : Tamyiz, Metode Terjemah Al-Quran, Pondok Pesantren

  5. Estimasi Kanal Akustik Bawah Air Untuk Perairan Dangkal Menggunakan Metode Least Square (LS dan Minimum Mean Square Error (MMSE

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mardawia M Panrereng

    2015-06-01

    Full Text Available Dalam beberapa tahun terakhir, sistem komunikasi akustik bawah air banyak dikembangkan oleh beberapa peneliti. Besarnya tantangan yang dihadapi membuat para peneliti semakin tertarik untuk mengembangkan penelitian dibidang ini. Kanal bawah air merupakan media komunikasi yang sulit karena adanya attenuasi, absorption, dan multipath yang disebabkan oleh gerakan gelombang air setiap saat. Untuk perairan dangkal, multipath disebabkan adanya pantulan dari permukaan dan dasar laut. Kebutuhan pengiriman data cepat dengan bandwidth terbatas menjadikan Ortogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM sebagai solusi untuk komunikasi transmisi tinggi dengan modulasi menggunakan Binary Phase-Shift Keying (BPSK. Estimasi kanal bertujuan untuk mengetahui karakteristik respon impuls kanal propagasi dengan mengirimkan pilot simbol. Pada estimasi kanal menggunakan metode Least Square (LS nilai Mean Square Error (MSE yang diperoleh cenderung lebih besar dari metode estimasi kanal menggunakan metode Minimum Mean Square (MMSE. Hasil kinerja estimasi kanal berdasarkan perhitungan Bit Error Rate (BER untuk estimasi kanal menggunakan metode LS dan metode MMSE tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan yaitu berselisih satu SNR untuk setiap metode estimasi kanal yang digunakan.

  6. Penerapan Metode Composite Performance Index (CPI Pada Pemilihan Hotel Di Kota Lubuklinggau

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Andri Anto Tri Susilo

    2017-12-01

    Full Text Available Seiring dengan kemajuan zaman, kemajuan teknologi informasi juga semakin berkembang pesat. Perkembangan teknologi informasi, memiliki dampak besar pada berbagai bidang kehidupan masyarakat baik dari segi sosial, ekonomi, pendidikan, pembangunan, dan pariwisata. Salah satu unsur penting yang mendukung sektor pariwisata adalah adanya hotel. Hotel sebagai sarana akomodasi umum sangat membantu wisatawan yang berkunjung dengan menyediakan layanan penginapan. Keragaman hotel sering membuat para wisatawan kesulitan dalam menentukan hotel yang akan dipilih sebagai tempat menginap. Sistem pendukung keputusan adalah model yang dibangun untuk memecahkan masalah terstruktur. Composite Performance Index (CPI adalah metode yang umum digunakan dalam proses pengambilan keputusan adalah. Metode CPI menggunakan pemecahan masalah dengan sistem Multiple Criteria Decision Making (MCDM yang menentukan urutan atau prioritas dalam analisis multikriteria. Hasil akhir dari penelitian ini adalah terciptanya sistem pendukung keputusan yang menghasilkan informasi mengenai peringkat hotel yang dapat dijadikan tempat referensi untuk tetap memperhatikan beberapa kriteria, termasuk tarif kamar, jarak ke pusat kota, fasilitas dan layanan.

  7. Implementasi Metode Profile Matching Untuk Evaluasi Potensi Akademik Penjurusan Siswa MAN 2 Kota Kediri

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Intan Nur Farida

    2016-11-01

    Full Text Available Pelaksanaan proses penjurusan siswa menggunakan cara manual menyebabkan pengolahan data belum dilaksanakan secara maksimal. Hal ini mendorong perlunya mengembangkan sistem berbasis komputer untuk memudahkan proses penjurusan. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan metode profile matching untuk evaluasi potensi akademik penjurusan siswa. Metode profile matching digunakan dengan menganalisa kriteria penilaian akademik dan non akademik. Kriteria nilai akademik meliputi nilai rata-rata raport dan nilai Ujian Nasional sedangkan data nilai  non akademik siswa meliputi minat siswa, minat orang tua, tes IQ dan catatan prestasi siswa. Adapun rekomendasi jurusan meliputi jurusan IPA, IPS dan Bahasa. Selanjutnya kriteria penilaian disesuaikan dengan nilai gap kompetensi jurusan berdasarkan kategori core factor dan secondary factor. Perancangan aplikasi menggunakan bahasa pemrograman java dan database mySQL. Hasil penelitian berupa rancangan aplikasi yang dapat menunjukkan rekomendasi jurusan siswa Madrasah.

  8. IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DENGAN VARIASI METODE BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN BIOLOGI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    S. Sudarisman

    2013-04-01

    Full Text Available Tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran biologi ditinjau dari 5 aspek pembelajaran yang meliputi: performance guru, fasilitas pembelajaran, iklim kelas, sikap dan motivasi belajar siswa melalui pene-rapan pendekatan CTL dengan metode problem solving. Hasil penelitian menunjukkan implementasi pendekatan CTL dengan metode problem solving dapat meningkatkan kelima aspek kualitas pembelajaran, meliputi performance guru, fasilitas pembelajaran, iklim kelas, sikap dan motivasi belajar siswa. The purpose of this research is to improve the quality of biology learning in terms of five aspects of learning which include: performance of teachers, learning facilities, classroom climate, learning attitude and motivation of students through the implementation of CTL approach with problem solving methods. The results showed that implementation of CTL approach with problem solving method can improve the quality of the five aspects of learning, include performance of teachers, learning facilities, classroom climate, students’ attitudes and motivation.

  9. Deteksi Kematangan Buah Pisang Berdasarkan Fitur Warna Citra Kulit Pisang Menggunakan Metode Transformasi Ruang Warna HIS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Indarto

    2017-05-01

    Full Text Available Pengolahan citra mempunyai peranan penting di berbagai bidang. Aplikasi pengolahan citra berkaitan dengan pemrosesan citra berkaitan dengan transformasi warna. Dalam paper ini dijelaskan mengenai metode transformasi warna HSI untuk deteksi pisang dan mengklasifikasikan dalam fase kematangan. Data dalam penelitian ini menggunakan citra pisang ambon yang diambil dengan kamera yang nantinya akan diambil sebagian (cropping pada kulit, yang kemudian akan diekstrak ciri warnanya, dan dihitung tingkat kadar warna dari R (red, G (green, dan B (blue dan diubah ke HSI. Berdasarkan input pelatihan deteksi jenis warna kulit pisang ambon diperoleh dari pengolahan citra dengan metode transformasi warna HSI. Dari hasil penelitian 20 sampel buah dimana 10 buah pisang ambon mentah dan 10 buah pisang ambon matang dengan dihitung nilai rata-rata maksimal dan minimal H dan S diperoleh akurasi kesesuaian sebesar 85%.

  10. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN PTS DI LHOKSEUMAWE MENGGUNAKAN METODE FUZZY AHP BERBASIS WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Nurdin

    2015-07-01

    Full Text Available Sistem Pendukung Keputusan pemilihan PTS ini bertujuan untuk memberikan dukungan pengambilan keputusan untuk pemilihan sebuah PTS di Lhokseumawe. Pada sistem ini terdapat 11 alternatif perguruan tinggi swasta dan ada 6 kriteria yang digunakan oleh sistem. Sistem ini menggunakan metode fuzzy untuk kriteriayang bobot nilainya tidak tetap, kriteria tersebut diantaranya jumlah lulusan, Jarak dengan kota, Biaya pendidikan, jumlah dosen dan pendidikan dosen serta menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP  yaitu untuk perangkingan Perguruan Tinggi yang dipilih oleh user. Pemberian nilai fuzzy berlaku untuk setiap kriteria yang ada. Pada sistem ini juga terdapat 2 proses yakni proses pemilihan perguruan tinggi swasta dan proses membandingkan tingkat kepentingan antar kriteria. Perhitungan fuzzy pada sistem ini tidak dilakukan di dalam sistem melainkan di input oleh admin sistem yang telah dicari terlebih dahulu nilai fuzzy kriteria untuk tiap alternatif yang ada. Hasil dari proses fuzzy dan AHP dalam aplikasi ini akan menghasilkan perangkingan untuk alternatif yang dipilih oleh user.Kata kunci : Fuzzy, AHP, SPK, Pemilihan

  11. Simulasi dan Analisis Transmisi Multihop Mobile WiMAX Dengan Metode Hybrid

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Asvial

    2016-06-01

    Full Text Available Makalah ini membahas tentang pengembangan relay station untuk transmisi downlink Mobile WiMAX dengan menggunakan metode hybrid, yaitu metode transmisi yang menggunakan tiga buah transmisi. Ketiga transmisi tersebut yaitu dua buah transmisi yang melewati relay station terlebih dahulu baru ke receiver dan satu buah transmisi langsung dari pengirim ke penerima. Pada relay station ada dua kondisi yang berlaku, yaitu Decode and Forward (DF dan Amplify and Forward (AF. Hasil simulasi menunjukkan bahwa ketika Relay Station dalam mode forwarding Amplify and Forward (AF akan memperoleh BER yang kecil sehingga throughput besar dan merupakan perfomansi yang terbaik. Ketika masing-masing relay station diatur agar menggunakan mode forwarding yang berbeda, misalnya AF pada relay station 1 dan DF pada Relay Station 2 atau sebaliknya akan memperoleh hasil yang sama. Sedangkan ketika kedua relay station diatur untuk menggunakan mode forwarding Decode and Forward (DF, maka BER yang dihasilkan besar dan throughput-nya pun kecil, dan kondisi ini merupakan yang terburuk.

  12. Peningkatan kualitas karagenan rumput laut Kappaphycus alvarezii dengan metode budidaya keranjang jaring

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ismail Failu

    2016-12-01

    Full Text Available ABSTRACT This study aimed to analyze the quality of Kappaphycus alvarezii seaweed carrageenan cultured using methods basket nets in waters of Baruta, Sangia, Wambulu, District of Buton, Southeast Sulawesi. The study consisted of three treatments in triplicates. Seaweed culture used different cultivation net-basket forms i.e. net-basket box, net-basket lantern, and longline without net-basket (control. Quality of K. alvarezii seaweed obtained in this study varied from each treatments. Daily growth rate in each treatment were not significantly different. Production of seaweed with a net-basket box (201.61 g/m2 was higher than the net-basket lanterns (183.22 g/m2, but not significantly different from control (196.98 g/m2. Carageenan yield value of control (46.74% was the highest of all treatments. The water content of carrageenan in each treatment was not significantly different and it ranged from 17.20–17.39%. The viscosity of carrageenan in net-basket lantern (179.40 cPs was the highest of all treatments. Carrageenan gel strength was the best treatment (702.53 g/cm². As conclusion, using the net-basket lantern  as cultivation method provided quality improvement of carrageenan in K. alvarezii seaweed. Keywords: Kappaphycus alvarezii, cultivation methods, carrageenan quality  ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas karagenan rumput laut Kappaphycus alvarezii yang dibudidaya menggunakan metode keranjang jaring di perairan Baruta, Kecamatan Sangia, Wambulu, Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara. Penelitian terdiri atas tiga pelakuan dan tiga ulangan. Pemeliharaan rumput laut dilakukan dengan metode keranjang jaring berbeda yaitu metode keranjang jaring kotak, keranjang jaring lampion, dan longline tanpa menggunakan keranjang jaring (kontrol. Hasil pengamatan kualitas rumput laut K. alvarezii dalam penelitian ini bervariasi dari setiap perlakuan yang diberikan. Laju pertumbuhan harian pada setiap perlakuan tidak berbeda nyata

  13. Perancangan Sistem Navigasi Menggunakan Kamera pada Quadcopter untuk Estimasi Posisi dengan Metode Neural Network

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Redi Kharisman

    2014-03-01

    Full Text Available Sistem navigasi banyak digunakan sebagai pengenal objek dalam radius tertentu, penunjuk arah tujuan, penunjuk posisi objek berada dan sebagainya. Adakalanya sistem navigasi juga memiliki noise atau ketidakakuratan informasi dalam implementasinya sehingga membuat interpretasi terhadap posisi objek menjadi berbeda-beda pula. Dengan menganggap quadcopter sebagai suatu objek terbang dengan warna dominan, penentuan posisi dapat dilakukan proses pencitraan dengan prinsip Stereo Vision yang menggunakan dua buah kamera. Dengan kamera, proses pencitraan dapat dilakukan dengan mengetahui setiap perubahan posisi objek melalui titik tengah objek dengan proses  trackingnya. Namun kamera memiliki noise yang dapat menyebabkan perubahan data yang cukup sering dalam setiap cuplikan datanya. Metode Backpropagation Neural Network digunakan sebagai estimator yang ditujukan agar dapat mengikuti pola data sekaligus juga memberikan posisi yang lebih akurat dengan mengeliminasi noise yang terdapat dalam pola data yang terekam. Sehingga dengan menggunakan metode tersebut, maka sebagian besar noise  yang terjadi, tereliminasi dan grafik pergerakan lebih tampak nyata.

  14. SELEKSI PADA SAPI ACEH BERDASARKAN METODE INDEKS SELEKSI (IS DAN NILAI PEMULIAAN (NP

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Widya P. B. P

    2016-01-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk melihat hasil seleksi pada calon induk (heifer dan calon pejantan (bull sapi Aceh menggunakan metode nilai pemuliaan (NP dan indeks seleksi (IS terhadap performans berat badan. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data recording ternak dari tahun 2010 sampai 2014 yang meliputi data silsilah ternak, data kelahiran dan dan data berat badan di Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU-Hijauan Pakan Ternak (HPT Sapi Aceh Indrapuri. Data recording ternak yang diperoleh digunakan untuk mengestimasi heritabilitas, korelasi genetik dan korelasi fenotip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa heritabilitas berat sapih (BS, berat setahunan (BY dan berat akhir (BAtermasuk kategori tinggi. Korelasi genetik BS dengan BY dan BS dengan BA termasuk kategori positifsedang. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat 14 ekor heifer (48%dan bull (53%yang memiliki peringkat NPBA dan IS yang sama dari masing-masing 29dan 26 ekorsapi yang diuji.Metode IS dapat digunakan sebagai salah satu kriteria seleksi ternak yang lebih akurat.

  15. Penentuan Distribusi Suhu pada Permukaan Geometri Tak Tentu Menggunakan Metode Random Walk

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Balduyanus Yosep Godja

    2016-05-01

    Full Text Available Telah dilakukan penentuan distribusi suhu dalam keadaan tunak pada sebuah plat bergeometri tak tentu menggunakan metode Random Walk yang dilengkapi fungsi green. Setiap sisi plat dikondisikan bervariasi terhadap suhu dalam rentang 10°C sampai 100°C dengan 4 (empat konfigurasi berkeadaan steady. Persamaan Laplace yang mendeskripsikan permasalahan ini dihampiri dengan mensimulasikan sejumlah walker pada setiap titik domain permasalahan untuk kemudian secara acak disebar menuju ke setiap sisi plat. Hasil yang diperoleh untuk setiap kondisi plat menunjukkan kesalahan relatif terhadap solusi numerik metode iterasi jacobi yang telah menghampiri solusi analitik, secara rata-rata adalah 0,85%. Nilai kesalahan tersebut diperoleh dengan menggunakan 5000 walker. Penelitian ini juga mendapatkan bahwa akurasi hampiran ditentukan oleh banyaknya walker yang digunakan. Secara umum, semakin banyak jumlah walker yang digunakan maka akurasi hampiran akan semakin baik.

  16. PENENTUAN TAHANAN JENIS BATUAN ANDESIT MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK KONFIGURASI SCHLUMBERGER (STUDI KASUS DESA POLOSIRI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    - Munaji

    2013-11-01

    Full Text Available Telah dilakukan penelitian untuk menentukan nilai resistivitas dan kedalaman batuan andesit di Desa Polosiri. Prinsip kerja metode geolistrik adalah mempelajari aliran listrik di dalam bumi dan cara mendeteksi di permukaan bumi. Metode tahanan jenis didasari oleh hukum Ohm, untuk mengetahui jenis lapisan batuan didasarkan pada distribusi nilai resistivitas pada tiap lapisan. Variasi harga tahanan jenis akan didapatkan jika jarak masing-masing elektroda diubah, sesuai konfigurasi alat yang dipakai (konfigurasi Schlumberger. Data hasil pengukuran di lapangan berupa beda potensial dan arus yang dapat digunakan untuk menghitung resistivitas semu. Penelitian ini dilakukan sebanyak tiga lintasan. Data hasil pengukuran diolah menggunakan software IPI2Win. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa batuan andesit di Desa Polisiri memiliki resistivitas 212 Ωm – 300 Ωm dengan kedalaman 1.3 m - 1.86 m.

  17. Sistem Scoring Conversion TOEFL Paper Based Test (PBT Politeknik Negeri Cilacap Menggunakan Metode User Centered Design

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Cahya Vikasari

    2017-06-01

    Full Text Available Sistem komputer interaktif untuk dipakai oleh useruntuk mendukung pekerjannya. User merupakan object yang penting didalam pengembangan dan pembangun sistem. User adalah personal-personal yang terlibat langsung dalam pemakaian aplikasi. Konsep dari UCD adalah user sebagai pusat dari proses pengembangan sistem, dan tujuan/sifat-sifat, konteks dan lingkungan sistem semua didasarkan dari pengalaman pengguna Pembangunan sistem skoring test TOEFL paper based test (PBT di UPT bahasa politeknik negeri cilacapmenggunakan metode UCD. Dengan menggunakan metode UCD sistem dapat   mempermudah dan mempercepat pendaftaran oleh calon pendaftar dengan tampilan antarmuka yang user friendly , mempermudah proses pengelolaan data dan rekap data pendaftar, mempermudah pengkonversian skor TOEFL yang dilakukan secara otomatis, serta  meminimalisir terjadinya kesalahan, duplikasi data dan duplikasi kegiatan.

  18. Penerapan Pengujian Keamanan Web Server Menggunakan Metode OWASP versi 4 (Studi Kasus Web Server Ujian Online

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mohammad Muhsin

    2016-05-01

    Full Text Available Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Ponorogo telah menerapkan Ujian Tengah Semester dan Ujian Akhir Semester menggunakan aplikasi Si Ujo (Sistem Ujian Online berbasis web. Sejak tahun 2012 sampai tahun 2014, Si Ujo telah beberapa kali mengalami pengembangan baik dari sisi fitur maupun data yang disimpan. Data tersebut menyimpan data nilai matakuliah setiap mahasiswa teknik Universitas Muhammadiyah Ponorogo. Mengingat pentingnya data yang tersimpan maka perlu diterapkan pengujian keamanan dari aplikasi Si Ujo. Pengujian keamanan tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat kerentanan agar terhindar dari serangan dari pihak yang tidak bertanggung jawab. Salah satu metode untuk menguji aplikasi berbasis web adalah metode OWASP (Open Web Application Security Project versi 4 yang dikeluarkan oleh owasp.org sebuah organisasi non profit yang berdedikasi pada keamanan aplikasi berbasis web. Hasil pengujian menggunakan OWASP versi 4 menunjukkan bahwa manajemen otentifikasi, otorisasi dan manajemen sesi belum diimplementasikan dengan baik sehingga perlu dilakukan perbaikan lebih lanjut oleh pihak stake holder Fakul tas Teknik Universitas Muhammadiyah Ponorogo

  19. MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE GROUP INVESTIGATION (GI PADA POKOK BAHASAN PASAR DI KELAS VIII SMP 5 KUDUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Mutthofiyah Mutthofiyah

    2016-03-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untukmeningkatkan aktivitas belajar siswa dengan menggunakan metode group investigation (GI pada pokok bahasan pasar pada penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK. Dalam penelitian ini dirancang menggunakan siklus, masing-masing siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dokumentasi, observasi dan tes.Hasil penelitian menunjukkan melalui meningkatkan metode group investigation (GI aktivitas siswa SMP 5 Kudus ada peningkatan yang sigifikan, dari siklus I kelas VIII F 15,8 (41,62% meningkat di siklus II menjadi 24,8 (72,9%, sedangkan di kelas VIII G siklus I 18,5 (47,04% meningkat menjadi 26,2 (74,7%; melalui penerapan metode group investigation hasil belajar siswa SMP 5 kudus meningkat sangat signifkan, ketuntasan belajar secara klasikal dari kelas VIII F pra siklus sebesar 17,64% terjadi peningkatan 47% ke siklus I dan meningkat menjadi 82,35% di siklus II. Sedangkan di kelas VII G pra siklus sebesar 22,85% meningkat 54,28% di siklus I dan meningkat menjadi 94,28% di siklus II. Saran yang peneliti berikan adalah sebagai berikut:1Kepada para guru diharapkan dapat menerapkan pembelajaran kooperatif khususnya pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI dalam proses pembelajaran ekonomi dan mata pelajaran lainya dan mengembangkannya; 2 Kepada para peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian tentang penerapan model pembelajaran yang dapat membangkitkan keaktifan siswa untuk belajar ekonomi. This study aims to improve students' learning activities using group investigation (GI on the subject of markets in class VIII SMP 5 Kudus. In this study is designed to use cycles, with each cycle stages of planning, action, observation and reflection. Data collection techniques in this study is documentation, observation and tests. Results showed through improved methods of group investigation (GI junior 5 high

  20. Simulasi Jaringan Syaraf Tiruan Berbasis Metode Backpropagation Sebagai Pengendali Kecepatan Motor DC

    OpenAIRE

    Wiryadinata, Romi; Ratnawati, Dwi Ana

    2005-01-01

    Motor DC dan komputer banyak digunakan dalam kehidupan sehari-sehari, baik di rumah tangga,industri maupun lingkungan pendidikan yang sangat membutuhkan ketelitian dan penggunan yang serbaotomatis. Jaringan Syaraf Tiruan merupakan salah satu kendali motor DC yang dapat disimulasikanmenggunakan neural network toolbox pada software Matlab 6.5. Dengan menggunakan metode Backpropagationdan fungsi Gradient Descent Momentum diperoleh struktur jaringan yang terbaik, terdiri dari 5 sel neuronlapisan ...

  1. Pemeringkatan Pegawai Berprestasi Menggunakan Metode AHP (Analytic Hierarchy Process) di PT. XYZ

    OpenAIRE

    Andri Suryadi; Erwin Harahap

    2017-01-01

    Untuk mendapatkan pegawai terbaik perlu adanya pemeringkatan berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan oleh PT XYZ. Salah satu kriteria yang dimaksud adalah kemampuan hard-skills dan soft-skills. Namun, dengan adanya kategori tersebut menjadi sulit bagi pimpinan perusahaan untuk mendapatkan keputusan yang terbaik terutama dalam relasi antar kategori yaitu kolaborasi hard-skills dan soft-skills. Oleh karena itu dibutuhkan suatu metode untuk dapat memeringkatkan pegawai berprestasi sehingga da...

  2. Aktionslæring som metode til udvikling af inkluderende praksis

    DEFF Research Database (Denmark)

    Olsson, Janne; Maltzahn, Lene Nyboe

    2014-01-01

    Kapitlet handler om, hvordan genkendelige hverdagspraksisser i daginstitutioner i nogle tilfælde ekskluderer børn, mens andre praksisser understøtter, at børn kan tage del i fællesskaber. Med afsæt i en konkret case argumenteres der for, at aktionslæring som metode kan gøre det muligt for pædagog...

  3. Ocena zastosowania wybranych metod taksonomicznych do klasyfikacji zjawisk społeczno-gospodarczych

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Barbara Prus

    2017-06-01

    Full Text Available Metody taksonomiczne służą do opisu i klasyfikacji złożonych zjawisk społeczno-gospodarczych wyrażonych przy pomocy licznego zestawu zmiennych. Metody te dają różne wyniki, pomimo przyjętego jednakowego zestawu wyjściowych cech badawczych. Celem pracy było przedstawienie wyników klasyfikacji wielocechowej powiatów województwa małopolskiego przy użyciu trzech metod taksonomicznych oraz dokonanie oceny przeprowadzonego podziału. Do badań przyjęto zestaw zmiennych definiujących warunki rozwoju społeczno-gospodarczego. Ocenie poddano trzy metody taksonomiczne – taksonomii przestrzennej, aglomeracyjną metodę Warda oraz metodę Czekanowskiego. Do oceny wykorzystano mierniki oceny klasyfikacji jednostek: indywidualne, homogeniczności oraz heterogeniczności, obliczone dla wydzielonych w wyniku analizy skupień, a także mierniki poprawności skupień. Obliczenia wykonano w programie Taksonomia Numeryczna. W pracy posłużono się metodą opisowo-porównawczą oraz analizą logiczną. Najlepsze wskaźniki homogeniczności świadczące o poprawności wykonania klasyfikacji otrzymano w przypadku metody Warda. Warunek heterogeniczności został najlepiej spełniony w przypadku metody taksonomii przestrzennej. Najsłabsze mierniki klasyfikacji, zarówno te świadczące o homogeniczności, jak i heterogeniczności, otrzymano po zastosowaniu metody Czekanowskiego. Przeprowadzone badania potwierdziły najlepszą skuteczność w przypadku metody Warda.

  4. PERANCANGAN SISTEM PENGUKURAN KINERJA ORGANISASI PADA PT XYZ DENGAN METODE BALANCED SCORECARD

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ghea Okta Audina

    2017-08-01

    Untuk memperoleh usulan sistem pengukuran kinerja, diawali dengan merancang strategi berdasarkan analisis SWOT, mengelompokkan Critical Success Factors dari sasaran strategi, menyusun Key Performance Indicator sebagai indikator pengukuran, melakukan pembobotan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process. Berdasarkan hasil pengolahan data, terdapat 7 sasaran strategi, 13 CSF, dan 17 KPI. Bobot tertinggi terdapat pada perspektif pelanggan sebesar 36,41%, keuangan 24,13%, pertumbuhan dan pembelajaran 23,61%, dan internal proses bisnis 15,85%.

  5. Metoder til måling af ketose hos søer

    DEFF Research Database (Denmark)

    Olesen, Anja Kibsgaard; Theil, Peter Kappel; Kristensen, Niels Bastian

    2010-01-01

    kunne være en laboratoriebaseret, enzymatisk målemetode på plasma eller serum. Denne metode kræver dog, at der udtages blodprøver af søerne, samt at disse prøver sendes til et laboratorium og centrifugeres. Denne form for analyse er dermed meget ressourcekrævende, og resultaterne fås ikke samme dag. Der...

  6. Desain dan Optimasi Antena Pita Lebar Planar Monopole Bentuk Sembarang dengan Algoritma Genetika dan Metode Momen

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joko Suryana

    2018-04-01

    Full Text Available This paper presents a new approach in designing an ultra wideband minimum dispersion antenna optimally to avoid the degradation of broadband communications system performance. Design and iterative optimization are applied to an arbitrary shape of planar monopole antenna using a genetic algorithm combined with the moment method, abbreviated as AGMM method, and implemented with Matlab. Two arbitrary shapes of planar monopole antennas have been implemented in compact physical size using AGMM optimization, each having 9.1 GHz and 7.4 GHz bandwidths, the lowest frequency of 1.9 GHz and 2.7 GHz and fidelity 0.6 and 0.64 for any arbitrary discrete antenna and edge profile antenna. This method can be applied to design any arbitrary shapes of an ultra-wideband antenna with each has wide bandwidth more than 7 GHz, the lowest frequency below 3 GHz and a minimum fidelity of 0,55 that is suitable for high- speed communication, such as 5G system. Makalah ini memaparkan pendekatan baru dalam perancangan optimal antena pita lebar dispersi minimum untuk menghindari penurunan kinerja sistem komunikasi kecepatan tinggi. Desain dan optimasi iteratif diterapkan pada antena planar monopole bentuk sembarang menggunakan algoritma genetika yang digabungkan dengan metode momen yang disingkat sebagai metode AGMM. Metode ini diimplementasikan dengan Matlab. Dua buah tipe antena planar monopole pita lebar bentuk sembarang dan ukuran fisik kompak berhasil dirancang dengan AGMM yang masing-masing memiliki lebar pita 9,1 GHz dan 7,4 GHz, frekuensi terendah 1,9 GHz dan 2,7 GHz serta memiliki fidelity 0,6 dan 0,64 untuk antena diskrit sembarang dan antena profil tepi sembarang. Metode ini dapat diterapkan untuk merancang antena pita lebar bentuk sembarang dengan lebar pita lebih dari 7 GHz, frekuensi terendah < 3 GHz dan memiliki fidelity di atas 0,55 yang cocok untuk komunikasi berkecepatan tinggi, misalnya sistem 5G.

  7. Penentuan Harga Jual Produk dengan Menggunakan Metode Cost Plus Pricing pada Ud. Sinar Sakti

    OpenAIRE

    Runtu, Treesje; Sabijono, Harijanto; Soei, Christanti Natalia

    2014-01-01

    Harga jual harus dapat menutup semua biaya yang dikeluarkan dan menghasilkan laba yang diinginkan. Faktor biaya merupakan faktor utama dalam menentukan harga jual, karena biaya menggambarkan batas minimum yang harus dipenuhi Perusahaan agar tidak mengalami kerugian. Cost plus pricing adalah nilai biaya tertentu ditambah dengan kenaikan (mark-up) yang ditentukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Perusahaan menentukan harga jual produk dengan menggunakan metode cost plus ...

  8. PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK DATA MINING UNTUK PENGGALIAN KAIDAH ASOSIASI MENGGUNAKAN METODE APRIORI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Leo Willyanto Santoso

    2003-01-01

    Full Text Available There are many theories and approaches that have been developed to find pattern and association rule. One of the methods that have been developed is apriori method. Any method previously finds itemset using graph approaches that have weakness on huge memory usage. The lack of memory will affect many item that able to process. Further, many approaches use internal data structure that very complex and need resource addition to do this computation. In this research, apriori method was used to get association rule that describe relation between items in transactional database. The database that used is three kinds that have different in total transactional. Based on the empirical test, can be concluded that computational time to get asociation rule is influenced by the number of transaction and using "tidlist" data structure in apriori methods can reduce time because only read database one time. Abstract in Bahasa Indonesia : Banyak teori dan pendekatan yang dikembangkan untuk memperoleh hasil penemuan kaidah asosiasi dan pola. Salah satu metode yang dikembangkan yaitu dengan menggunakan metode apriori. Beberapa dari metode sebelumnya melakukan pencarian itemset dengan pendekatan graf asosiasi yang memiliki kelemahan pada penggunaan memori yang besar. Keterbatasan memori jelas akan mempengaruhi banyaknya item yang bisa diproses. Lebih jauh lagi, sebagian besar pendekatan menggunakan struktur data internal sangat rumit yang tidak bersifat lokal dan membutuhkan tambahan sumber daya dan banyak komputasi. Pada riset ini, metode apriori digunakan untuk memperoleh kaidah asosiasi yang menggambarkan hubungan antar item pada database transaksional. Database yang digunakan ada tiga buah yang masing-masing memiliki jumlah transaksi yang berbeda. Dari hasil pengujian empiris dapat ditarik kesimpulan bahwa waktu komputasi untuk menghasilkan kaidah asosiasi dipengaruhi oleh jumlah transaksi dan Penggunaan struktur data "tidlist" pada algoritma apriori

  9. PERAMALAN BEBAN JANGKA PENDEK PADA HARI LIBUR DI BALI MENGGUNAKAN METODE GENERALIZED REGRESSION NEURAL NETWORK (GRNN)

    OpenAIRE

    Juniar Doan Wihardono; Agus Dharma; I Made Mataram

    2016-01-01

    Peramalan beban merupakan suatu kegiatan untuk memperkirakan kondisi beban pada hari yang akan datang. Kondisi beban pada saat hari libur merupakan suatu fenomena yang sangat menarik untuk diketahui. Fenomena ini terjadi di Bali yaitu pada saat hari Raya Nyepi. Karena, kondisi beban pada hari Raya Nyepi akan mengalami penurunan yang sangat drastis. Kondisi tersebut perlu diketahui agar operasi sistem tenaga listrik dapat berjalan secara optimal. Metode peramalan beban pada penelitian ini meng...

  10. Perencanaan Sistem Proteksi Petir Masjid Raya Mujahidin Menggunakan Metode Bola Bergulir (Rolling Sphere Method)

    OpenAIRE

    Zainal Hakim

    2015-01-01

    Masjid Raya Mujahidin memiliki struktur bangunan yang tinggi, dimana 4 buah tower masing-masing memiliki tinggi ± 62 meter dan Kubah yang berada di tengah dengan tinggi ± 40 meter. Mengingat hari guruh di wilayah Kota Pontianak yang sangat tinggi yaitu 219 hari/tahun, maka Masjid Raya Mujahidin sangat rentan akan sambaran petir. Oleh karena itu untuk menghindari dampak dari sambaran petir, Masjid Raya Mujahidin sangat perlu dipasang proteksi petir eksternal. Metode yang digunakan dalam penent...

  11. Correlation of Risk Analysis Method Results with Numerical and Limit Equilibrium Methods in Overall Slope Stability Analysis of Southern Wall of Chadormalu Iron Open Pit Mine-Iran / Korelacja wyników analizy ryzyka z wynikami obliczeń numerycznych oraz wynikami uzyskanymi w oparciu o metodę równowagi granicznej zastosowanych do badania stabilności wyrobiska pochyłego na południowej ścianie odkrywkowej kopalni rud żelaza w chadormalu w Iranie

    Science.gov (United States)

    Ahangari, Kaveh; Paji, Arman Gholinezhad; Behdani, Alireza Siami

    2013-06-01

    Slope stability analysis is one of the most important factors in designing open pit mines. Therefore an optimal slope design that supports both aspects of economy and safety is very significant. There are many different methods in slope stability analysis including empirical, limit equilibrium, block theory, numerical, and probabilistic methods. In this study, to analyze the overall slope stability of southern wall of Chadormalu iron open pit mine three numerical, limit equilibrium and probabilistic methods have been used. Software and methods that is used for analytical investigation in this study are FLAC software for numerical analysis, SLIDE software and circuit failure chart for limit equilibrium analysis and qualitative fault tree and semi-quantitative risk matrix for probabilistic analysis. The results of all above mentioned methods, was a circular failure occurrence in Metasomatite rock zone between 1405 to 1525 m levels. The main factors of failure occurrence in this range were heavily jointing and existing of faults. Safety factors resulted from numerical method; Circular chart method and SLIDE software are 1.16, 1.25 and 1.27 respectively. Regarding instability and safety factors in Metasomatite rock zone, in order to stabilize the given zone, some considerations such as bench angle and height reduction should be planned. In results of risk matrix method this zone was mentioned too as a high risk zone that numerical and limit equilibrium methods confirmed this. Badanie stabilności wyrobiska pochyłego jest jednym z najważniejszych czynników uwzględnianych przy projektowaniu kopalni odkrywkowych. Optymalne zaprojektowanie wyrobiska pochyłego z uwzględnieniem czynników ekonomicznych oraz bezpieczeństwa jest niezmiernie ważne. Istnieje wiele metod badania stabilności wyrobiska pochyłego, między innymi metody empiryczne, metoda równowagi granicznej, teoria bloków oraz metody numeryczne i probabilistyczne. W pracy tej omówiono zastosowanie

  12. Metode Berbasis Kendala Aktif Dalam Menyelesaikan Persoalan Lokasi Fasilitas Berkapasitas.

    OpenAIRE

    Marbun, Lisbet

    2012-01-01

    Active Constraint covers all equation definitions and all inequalities that it is at equation, this is definition that used here. Definition this means that any inequality to active definition, This condition fulfills variable that influence active definition in LP optimum relaxation. One of assumption Capacitated Facility Location Problem (CFLP ) or problem of facility location is request is known and fixed. Solution model that presented in this research in attempt to to depic...

  13. Optimasi Jaringan SFN pada Sistem DVB-T2 Menggunakan Metode Particle Swarm Optimization

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Oxy Riza Primasetiya

    2013-09-01

    Full Text Available Di Indonesia perpindahan dari sistem analog ke sistem digital pada dunia pertelevisian saat ini sedang dalam proses. TV analog yang saat ini masih dipergunakan dianggap tidak lagi efisien, selain tidak memberikan kualitas layanan yang optimal, juga tidak efisien terhadap spektrum sinyal. Indonesia sesuai dengan Peraturan Menteri No 5 Tahun 2012, dalam penyiaran digital menggunakan Teknologi DVB-T2. Teknologi DVB-T2 (Digital Video Broadcasting-Terrestrial Second Generationdapat diaplikasikan dengan menggunakan SFN (Single Frequency Network. Jaringan SFN memungkinkan sebuah stasiun TV dapat memiliki pemancar dengan frekuensi yang sama dan tersebar pada wilayah layanan yang luas. Transmisi SFN dapat diartikan sebagai bentuk sederhana dari propagasi multipath, karena semua pemancar dalam jaringan mengirimkan secara bersamaan informasi yang sama menggunakan saluran frekuensi yang sama. Dengan teknologi SFN, meskipun semua pemancar dalam jaringan mengirimkan data pada frekuensi yang sama, hal tersebut tidak mengakibatkan interferensi dalam proses perngiriman data. Pada Penelitian ini, membahas mengenai optimasi jaringan SFN pada sistem DVB-T2. Metode yang dipilih dalam proses optimasi DVB-T2 adalah PSO (Particle Swarm Optimization, lalu hasil optimasi dibandingkan dengan sebelum optimasi dan juga dibandingkan dengan metode optimasi lain, yaitu Simulated Annealing. Melalui metode PSO, sebuah algoritma akan disimulasikan untuk mengoptimalisasi sejumlah parameter orientasi antena pemancar pada setiap pemancar SFN di wilayah tertentu. Dengan demikian, daerah coverage jaringan SFN pada wilayah tersebut dapat diperluas.

  14. APLIKASI METODE KHUN-TUCKER DALAM PENJUALAN OLI MOBIL (Studi Kasus : PT. Anugrah Mitra Dewata

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ni Made Asih

    2012-11-01

    Full Text Available Aplikasikan Metode Khun-Tucker dalam kasus penjualan oli mobil padaPT. Anugrah Mitra Dewata merupakan salah satu kasus optimasi bersyarat, untukmengetahui oli apa yang harus diproduksi oleh perusahaan, agar mencapai keuntunganmaksimal dan nilai-nilai ekstrim yang akan diperoleh, yang nantinya berperandalam menentukan tingkat keuntungan yang diperoleh perusahaan. Metode Khun-Tucker ini dapat dipergunakan untuk mencari solusi optimal dari suatu fungsi tanpamemandang sifat apakah linier atau nonlinier. Dalam proses pengerjaannya MetodeKhun-Tucker secara esensial melibatkan langkah-langkah yang sama seperti halnyaMerode Lagrange, yaitu: Membentuk Lagrangian untuk dapat menghitungtitik-titik kritisnya, mencari semua solusi (x; , dan menghitung nilai f(x. Dalamproses pencarian semua solusi x dan nya dibantu dengan menggunakan programMATLAB. Hasil penelitian menunjukkan pada caturwulan I dengan memproduksioli SMO HP sebanyak 587 liter diperoleh keuntungan maksimal perusahaansebesar Rp 19.837.000 . Untuk caturwulan II dengan memproduksi oli SMO HPPLUS sebanyak 776 liter diperoleh keuntungan maksimal perusahaan sebesar Rp20.112.000. Untuk caturwulan III dengan memproduksi oli SMO HP sebanyak 470liter diperoleh keuntungan maksimal perusahaan sebesar Rp 20.029.000.

  15. METODE ELECTRE PADA BAURAN PEMASARAN (7P DALAM MEMULAI USAHA JASA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fanisya Alva Mustika

    2018-04-01

    Full Text Available Saat ini menjadi wirausaha menjadi pilihan sebagian masyarakat Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari peran pemerintah yang terus berusaha mendorong munculnya wirausaha-wirausaha baru sebagai motor pendorong perekonomian. Namun ketika memulai membuka usaha, banyak dari calon pengusaha yang menjadikan modal sebagai penghambat karena merasa tidak memiliki modal yang cukup. Padahal sebenarnya, untuk menjalankan usaha bukanlah modal materi yang terpenting akan tetapi modal non-materi seperti ilmu manajemen pemasaran dengan teori bauran pemasaran (marketing mix(1. Sedangkan alat pemasaran tersebut dikenal dengan istilah “4P” dan dikembangkan menjadi “7P” yang dipakai sangat tepat untuk pemasaran jasa yaitu : Produk (product , Harga (price , Tempat/distribusi (place, Promosi (promotion, Orang (people, Bukti fisik (physical evidence dan Proses (process. Metode Electre dikembangkan dengan cara konsep perankingan (2, yaitu dengan menggunakan perbandingan berpasangan antar alternatif pada kriteria yang sesuai. Suatu alternatif dikatakan mendominasi alternatif lainnya jika satu atau lebih kriterianya melebihi dibandingkan dengan kriteria dari alternatif yang lain dan sama dengan kriteria lain yang tersisa. Metode ELECTRE dipilih karena metode ini sangat cocok dengan permasalahan di atas, yaitu dapat melakukan penilaian dan perankingan berdasarkan kelebihan dan kekurangan masing-masing alternatif usaha jasa melalui perbandingan berpasangan antar alternatif usaha jasa pada kriteria Faktor “7P” yang telah dipilih oleh masing-masing calon pengusaha. Kata kunci: electre, usaha, jasa, pemasaran.

  16. Aplikasi Identifikasi Citra Telur Ayam Omega-3 Dengan Metode Segmentasi Region Of Interest Berbasis Android

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Muzami

    2016-04-01

    Full Text Available Telur ayam merupakan sumber protein hewani kedua setelah ikan. Harga telur yang terjangkau dan bernilai gizi tinggi menjadikan telur salah satu bahan makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat. Namun sekarang telah muncul telur hasil rekayasa yang memiliki nilai gizi yang lebih tinggi, yaitu telur yang mengandung omega-3. Bagian yang membedakan telur biasa dengan telur omega-3 adalah kuning telur omega-3 agak kemerahan sementara kuning telur biasa berwarna kuning. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat lunak yang dapat mengidentifikasi secara visual jenis telur biasa atau telur omega-3. Pendeteksian jenis telur dilakukan dengan menggunakan pencocokan tekstur cangkang telur berdasarkan data penelitian. Penelitian menghasilkan luaran metode atau algoritma untuk untuk identifikasi citra digital dengan metode pra-pengolahan, segmentasi region of interest, serta analisis tekstur citra menggunakan metode statistik orde pertama nilai mean dan standard deviasi. Hasil dari penelitian menujukkan bahwa aplikasi Deteksi Citra Telur Omega-3 dapat membedakan citra telur ayam biasa atau citra telur ayam omega-3.

  17. PENGAJARAN POKOK BAHASAN PESAWAT SEDERHANA DENGAN METODE EKSPERIMEN PADA SISWA SEKOLAH DASAR

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Z. Muna

    2011-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan metode eksperimen pada pengajaran pokok bahasan pesawatsederhana dapat meningkatkan hasil belajar siswa sekolah dasar. Penerapan metode ini dilakukan pada siswa kelas V semester 2SD Negeri Tayu Wetan 02. Penelitian dilaksanakan dalam bentuk tindakan kelas yang dilaksanakan dalam tiga siklus denganmateri yang berbeda. Setiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data hasil belajarkognitif diperoleh melalui postest pada akhir siklus, hasil belajar afektif dan psikomotorik diperoleh melalui lembar observasi,sedangkan tanggapan siswa diperoleh malalui angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengajaran pokok bahasan pesawatsederhana dengan metode eksperimen yang dilakukan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.  The research aimed to investigate whether the implementation of an experimental method on the topic of simple mechanic toolsable to improve primary school students' achievement. The method implemented on grade V second semester student of StatePrimary School 02 Tayu Wetan. The study is conducted through classroom action research in three cycles with different lessonmaterials. Each cycle consisted of four states, namely: planning, conducting, observation, and reflection. The cognitive dataobtained by the post test at the end of each cycle, the affective and psychomotorics from the observation sheets, and the student'sresponses through questionnaire. The study proves that implementing the experiment method of the instructions on simplemechanic tools topic is proven able to improve student learning achievement.Keywords: instructions; experiment method; simple mechanic tools

  18. PEMBUATAN PERANGKAT LUNAK UNTUK MEMVISUALISASIKAN BENDA TEMBUS PANDANG DENGAN METODE RAY TRACING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Liliana Liliana

    2004-01-01

    Full Text Available Today computer graphics is used in many aspects, especially to make animation, advertisement and game. We hope this technology can produce realistic pictures which same quality with photo. Metode to get the realistic 3D image is ray tracing. In this journal, make a software which can produce realistic 3D image, especially for reflective and transparent object. Reflective object will modeled can reflect another object surrounding it. And transparent object will modeled can produce caustic effect, that's rays which refract in one area. So that area will appear brighter than area surround it. Abstract in Bahasa Indonesia : Dewasa ini grafika komputer semakin banyak digunakan di berbagai bidang terutama untuk pembuatan film animasi, iklan dan pembuatan game. Diharapkan teknologi grafika komputer mampu menghasilkan gambar-gambar realistik yang kualitasnya sama dengan kualitas foto. Salah satu metode yang digunakan untuk menghasilkan gambar 3D yang realistik tersebut adalah metode ray tracing. Dalam penelitian ini dibuat perangkat lunak yang mampu menghasilkan gambar-gambar 3D yang realistik terutama untuk benda-benda yang mengkilap dan benda-benda transparan. Benda mengkilap yang dimodelkan bisa memantulkan bayangan benda lain yang berada di sekitarnya. Benda transparan yang dimodelkan adalah benda transparan yang menghasilkan efek kaustik, yaitu pembiasan sinar dari sumber cahaya yang mengumpul di suatu daerah sehingga pada daerah tersebut akan tampak lebih terang daripada daerah sekitarnya. Kata kunci: efek kaustik, ray tracing.

  19. SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENGAKTIFAN FITUR 4G LTE PADA BTS MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE BERBASIS WEB

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    I Komang Yogi Sutrisna

    2017-07-01

    Full Text Available Kemajuan teknologi informasi dan telekomunikasi yang begitu pesat telah mendorong semakin berkembangnya sebuah informasi. Salah satunya informasi mengenai persaingan yang ketat dalam melakukan alternatif pengembangan jaringan akses. Dipilihnya jaringan 4G dimaksudkan sebagai solusi jaringan komunikasi yang komprehensif dan aman, dengan kecepatan data yang jauh lebih cepat dari generasi sebelumnya. Secara umum hal tersebut diminta untuk menyediakan layanan berkualitas tinggi dan kecepatan transfer data yang lebih cepat. Perencanaan suatu sistem yang dapat membantu dalam pemilihan BTS untuk diaktifkan fitur 4G sangat diperlukan oleh operator jaringan telekomunikasi dalam menentukan BTS yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Pada penelitian ini telah dapat dibuat sebuah SPK (Sistem Pendukung Keputusan berbasis web untuk me-nyelesaikan masalah alternatif pemilihan BTS. Pengembangan dari aplikasi yang dibangun ini meng-gunakan metodologi Waterfall System. Sedangkan metode pengambilan keputusan menggunakan metode Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation (PROMETHEE. Pada tahap implementasi, sistem ini menggunakan bahasa pemrograman PHP, serta MySQL sebagai da-tabasenya. Sistem pendukung keputusan ini dapat menghasilkan alternatif BTS yang disarankan se-suai dengan kriteria yang didasarkan pada hasil analisis metode PROMETHEE. Perbedaan dari 2 je-nis perhitungan secara manual dan menggunakan sistem terlihat pada peringkat 3 terbaik dari 20 BTS yang diseleksi.

  20. TRADING OTOMATIS PERDAGANGAN FOREX MENGGUNAKAN METODE MARTINGALE DAN CANDLESTICK SEBAGAI ACUAN TRANSAKSI DI EXNESS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Fauyhi Eko Nugroho

    2016-04-01

    Full Text Available Perdagangan forex merupakan suatu perdagangan mata uang asing dimana seorang trader mendapatkan keuntungan dari perbedaan nilai mata uang satu dengan mata uang asing lainnya yang dapat berubah-ubah secara berkala. Salah satu faktor analisa dalam keputusan jual beli dalam perdagangan forex adalah menggunakan analisa teknikal. Analisa teknikal menggunakan data dan metode statistik berdasarkan data histori harga untuk mendukung keputusan jual atau beli. Trader sering mengalami loss karena emosi dan psikologis. Faktor emosi dan psikologis yang dimaksud diantaranya adalah keserakahan, kelelahan, kurang konsentrasi dan lainnya. Salah satu solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan expert advisor . Expert advisor adalah aplikasi yang digunakan trader untuk melakukan trading secara otomatis dan mampu melakukan trading tanpa seorang trader harus memantau pergerakan harga selama 24 jam karena telah diberikan logic dengan menggunakan bahasa pemrograman mql 4. Expert advisor yang dibuat menggunakan metode martingale dan candlestick sebagai acuan transaksinya dalam pembukaan posisi jual atau beli. dari hasil penelitian pengujian Expert advisor dapat disimpulkan penggunaan metode martingale dan candlestick sebagai acuan transaksinya sebagai dasar logika expert advisor membantu dalam pengambilan keputusan trading. Kata kunci: expert advisor, forex, martingale, candlestick, mq 4.

  1. PENJADWALAN JOB SHOP STATIK DENGAN METODE SIMULATED ANNEALING UNTUK MEMINIMASI WAKTU MAKESPAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Moh.Husen

    2015-10-01

    Full Text Available Penjadwalan bagi perusahaan adalah aspek yang sangat penting, karena penjadwalan merupakan salah satu elemen perencanaan dan pengendalian produksi, sehingga perusahaan dapat mengirim barang sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, agar diperoleh waktu total penyelesaian yang minimum. Dalam penelitian ini, penjadwalan menggunakan metode Simulated Annealing (SA dengan bantuan Matlab diharapkan dapat menghasilkan waktu total penyelesaian (makespan lebih cepat dari penjadwalan yang ada pada perusahaan. Metode SA mensimulasikan proses annealing pada pembuatan materi yang terdiri dari butiran Kristal atau logam. Tujuan dari proses ini adalah menghasilkan struktur kristal yang baik dengan menggunakan energi seminimal mungkin. Permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan adalah perusahaan belum mempertimbangkan makespan dalam penyelesaian produk dan penjadwalan produksi untuk produk paket satu rumah kos-kosan. Hal ini berdasarkan data produksi yang terjadi keterlambatan dilihat dari waktu penyelesaian (makespan produksi, sehingga perusahaan harus menambah 2-5 hari lagi untuk bisa menyelesaikan keseluruhan produk. Dengan menggunakan metode SA menghasilkan makespan 23 jam, lebih cepat 2 jam dari pada penjadwalan awal.

  2. SISTEM PENDUKUNG PEMBELAJARAN TENSES UNTUK TINGKAT DASAR BERBASIS SISTEM PAKAR MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Totok Chamidy

    2012-04-01

    Full Text Available Sistem pendukung pembelajaran tenses adalah suatu sistem pembelajaran terkomputerisasi yang dirancang untuk membantu seseorang dalam mendalami tenses. Tenses merupakan materi dasar dalam grammar yang digunakan untuk menunjukkan waktu kejadian memiliki struktur kata pembentuk kalimat yang berbeda-beda pada tiap penunjuk kejadiannya. Dari struktur kata pembentuk kalimat itulah sistem dapat membedakan tenses bentuk apa kalimat tersebut. Untuk membedakannya, sistem menggunakan metode forward chaining. Metode forward chaining adalah metode yang digunakan untuk mencari kesimpulan dari fakta-fakta yang terkumpul. Sistem kerja aplikasi ini adalah dengan memecah susunan kalimat menjadi kata kemudian dari kata tersebut oleh sistem akan dicari fakta-fakta dari kata tersebut. Fakta-fakta tersebut adalah jabatan berupa subjek, objek, verb dan lain sebagainya. Dari fakta-fakta tersebut, pada tahap akhir sistem akan mencari kecocokan antara fakta-fakta pembentuk kalimat dengan rumus pembentuk tenses. Dari hasil penelitian dengan memasukkan kalimat-kalimat yang memiliki struktur yang berbeda, aplikasi ini mampu mengenali bentuk tenses pada kalimat-kalimat tersebut. Hal ini mengacu pada hasil pengujian yang didapatkan persentase sebesar 96% dari 100 kalimat masukan. Kata Kunci : sistem pakar, forward chaining, tenses

  3. Neutron activation analysis of wheat samples

    International Nuclear Information System (INIS)

    Galinha, C.; Anawar, H.M.; Freitas, M.C.; Pacheco, A.M.G.; Almeida-Silva, M.; Coutinho, J.; Macas, B.; Almeida, A.S.

    2011-01-01

    The deficiency of essential micronutrients and excess of toxic metals in cereals, an important food items for human nutrition, can cause public health risk. Therefore, before their consumption and adoption of soil supplementation, concentrations of essential micronutrients and metals in cereals should be monitored. This study collected soil and two varieties of wheat samples-Triticum aestivum L. (Jordao/bread wheat), and Triticum durum L. (Marialva/durum wheat) from Elvas area, Portugal and analyzed concentrations of As, Cr, Co, Fe, K, Na, Rb and Zn using Instrumental Neutron Activation Analysis (INAA) to focus on the risk of adverse public health issues. The low variability and moderate concentrations of metals in soils indicated a lower significant effect of environmental input on metal concentrations in agricultural soils. The Cr and Fe concentrations in soils that ranged from 93-117 and 26,400-31,300 mg/kg, respectively, were relatively high, but Zn concentration was very low (below detection limit Fe>Na>Zn>Cr>Rb>As>Co. Concentrations of As, Co and Cr in root, straw and spike of both varieties were higher than the permissible limits with exception of a few samples. The concentrations of Zn in root, straw and spike were relatively low (4-30 mg/kg) indicating the deficiency of an essential micronutrient Zn in wheat cultivated in Portugal. The elemental transfer from soil to plant decreases with increasing growth of the plant. The concentrations of various metals in different parts of wheat followed the order: Root>Straw>Spike. A few root, straw and spike samples showed enrichment of metals, but the majority of the samples showed no enrichment. Potassium is enriched in all samples of root, straw and spike for both varieties of wheat. Relatively to the seed used for cultivation, Jordao presented higher transfer coefficients than Marialva, in particular for Co, Fe, and Na. The Jordao and Marialva cultivars accumulated not statistically significant different

  4. High-Throughput Analysis of Enzyme Activities

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Lu, Guoxin [Iowa State Univ., Ames, IA (United States)

    2007-01-01

    High-throughput screening (HTS) techniques have been applied to many research fields nowadays. Robot microarray printing technique and automation microtiter handling technique allows HTS performing in both heterogeneous and homogeneous formats, with minimal sample required for each assay element. In this dissertation, new HTS techniques for enzyme activity analysis were developed. First, patterns of immobilized enzyme on nylon screen were detected by multiplexed capillary system. The imaging resolution is limited by the outer diameter of the capillaries. In order to get finer images, capillaries with smaller outer diameters can be used to form the imaging probe. Application of capillary electrophoresis allows separation of the product from the substrate in the reaction mixture, so that the product doesn't have to have different optical properties with the substrate. UV absorption detection allows almost universal detection for organic molecules. Thus, no modifications of either the substrate or the product molecules are necessary. This technique has the potential to be used in screening of local distribution variations of specific bio-molecules in a tissue or in screening of multiple immobilized catalysts. Another high-throughput screening technique is developed by directly monitoring the light intensity of the immobilized-catalyst surface using a scientific charge-coupled device (CCD). Briefly, the surface of enzyme microarray is focused onto a scientific CCD using an objective lens. By carefully choosing the detection wavelength, generation of product on an enzyme spot can be seen by the CCD. Analyzing the light intensity change over time on an enzyme spot can give information of reaction rate. The same microarray can be used for many times. Thus, high-throughput kinetic studies of hundreds of catalytic reactions are made possible. At last, we studied the fluorescence emission spectra of ADP and obtained the detection limits for ADP under three different

  5. Neutron activation analysis of wheat samples

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Galinha, C. [CERENA-IST, Technical University of Lisbon, Av. Rovisco Pais 1, 1049-001 Lisboa (Portugal); Instituto Tecnoclogico e Nuclear, URSN, E.N. 10, 2686-953 Sacavem (Portugal); Anawar, H.M. [Instituto Tecnoclogico e Nuclear, URSN, E.N. 10, 2686-953 Sacavem (Portugal); Freitas, M.C., E-mail: cfreitas@itn.pt [Instituto Tecnoclogico e Nuclear, URSN, E.N. 10, 2686-953 Sacavem (Portugal); Pacheco, A.M.G. [CERENA-IST, Technical University of Lisbon, Av. Rovisco Pais 1, 1049-001 Lisboa (Portugal); Almeida-Silva, M. [Instituto Tecnoclogico e Nuclear, URSN, E.N. 10, 2686-953 Sacavem (Portugal); Coutinho, J.; Macas, B.; Almeida, A.S. [INRB/INIA-Elvas, National Institute of Biological Resources, Est. Gil Vaz, 7350-228 Elvas (Portugal)

    2011-11-15

    The deficiency of essential micronutrients and excess of toxic metals in cereals, an important food items for human nutrition, can cause public health risk. Therefore, before their consumption and adoption of soil supplementation, concentrations of essential micronutrients and metals in cereals should be monitored. This study collected soil and two varieties of wheat samples-Triticum aestivum L. (Jordao/bread wheat), and Triticum durum L. (Marialva/durum wheat) from Elvas area, Portugal and analyzed concentrations of As, Cr, Co, Fe, K, Na, Rb and Zn using Instrumental Neutron Activation Analysis (INAA) to focus on the risk of adverse public health issues. The low variability and moderate concentrations of metals in soils indicated a lower significant effect of environmental input on metal concentrations in agricultural soils. The Cr and Fe concentrations in soils that ranged from 93-117 and 26,400-31,300 mg/kg, respectively, were relatively high, but Zn concentration was very low (below detection limit <22 mg/kg) indicating that soils should be supplemented with Zn during cultivation. The concentrations of metals in roots and straw of both varieties of wheat decreased in the order of K>Fe>Na>Zn>Cr>Rb>As>Co. Concentrations of As, Co and Cr in root, straw and spike of both varieties were higher than the permissible limits with exception of a few samples. The concentrations of Zn in root, straw and spike were relatively low (4-30 mg/kg) indicating the deficiency of an essential micronutrient Zn in wheat cultivated in Portugal. The elemental transfer from soil to plant decreases with increasing growth of the plant. The concentrations of various metals in different parts of wheat followed the order: Root>Straw>Spike. A few root, straw and spike samples showed enrichment of metals, but the majority of the samples showed no enrichment. Potassium is enriched in all samples of root, straw and spike for both varieties of wheat. Relatively to the seed used for cultivation

  6. Methodological developments and applications of neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Kucera, J.

    2007-01-01

    The paper reviews the author's experience acquired and achievements made in methodological developments of neutron activation analysis (NAA) of mostly biological materials. These involve epithermal neutron activation analysis, radiochemical neutron activation analysis using both single- and multi-element separation procedures, use of various counting modes, and the development and use of the self-verification principle. The role of NAA in the detection of analytical errors is discussed and examples of applications of the procedures developed are given. (author)

  7. Selected industrial and environmental applications of neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Kucera, J.

    1999-01-01

    A review of the applications of Instrumental Neutron Activation Analysis (INAA) in the industrial and environmental fields is given. Detection limits for different applications are also given. (author)

  8. Activation analysis of coal with the help of a microtron

    International Nuclear Information System (INIS)

    Sodnom, N.; Gehrbish, Sh.

    1989-01-01

    Activation analysis techniques using microtron bremsstrahlung and photoneutrons have been developed for the multielemental analysis of coal. Analysis data for coals from 17 mines of Mongolia are presented. The chlorine content of coal and the distribution of elements in coal burning products are determined. Control experiments were performed at the reactors IBR-2 and ARGUS. The results of the gamma activation analysis are compared with neutron activation and X-ray fluorescence analyses data. It is shown that the microtron irradiation techniques employed provide a satisfactory multielemental basis for the analysis of coal. (author)

  9. SINTESIS NANOPARTIKEL PERAK MENGGUNAKAN METODE POLIOL DENGAN AGEN STABILISATOR POLIVINILALKOHOL (PVA

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    DOB Apriandanu

    2014-06-01

    Full Text Available Abstrak __________________________________________________________________________________________ Nanopartikel perak merupakan produk berbasis nanoteknologi yang sedang berkembang saat ini dan dapat diaplikasikan sebagai katalis dan detektor sensor optik. Faktor yang dapat mempengaruhi ukuran nanopartikel adalah konsentrasi garam dan agen pereduksi. Nanopartikel perak bersifat tidak stabil. Oleh karena itu, perlu adanya penambahan polivinil alkohol sebagai agen stabilisator dalam sintesis nanopartikel perak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh rasio mol reduktor EG/Ag+ dan % PVA (b/v dalam sintesis nanopartikel perak terhadap karakteristik produk yang dihasilkan. Nanopartikel perak disintesis dengan metode poliol yaitu melarutkan AgNO3 ke dalam etilen glikol sebagai reduktor dan polivinilalkohol (PVA sebagai stabilisator. Karakterisasi dilakukan menggunakan Spek-trofotometer UV-Vis dan TEM (Transmission Electron Microscope. Analisis terhadap spektra UV-Vis menunjukkan bahwa nanopartikel yang relatif stabil pada pengukuran panjang gelombang maksimum 417 hingga 418 nm adalah nanopartikel yang disintesis menggunakan PVA 3%. Karakterisasi dengan TEM menunjukkan nanopartikel perak yang disintesis berdasarkan rasio mol etilen glikol terhadap Ag+ 50:1 memiliki ukuran terkecil dengan kisaran 10,15–27,56 nm dengan struktur kristal face centered cubic (FCC. Semakin tinggi rasio mol EG /Ag+ dalam sintesis nanopartikel perak, semakin tinggi pula peningkatan absorbansinya.   Abstract __________________________________________________________________________________________ Silver nanoparticles are nanotechnology based product which can be applied as a catalyst and optic sensor detector. The factors that can effect on nanoparticle size are salt concentration and reductor agent. Silver nanoparticles are unstable material, so polyvinylalcohol needs to be added  as a stabilizer agent in their synthesis. The aims of this research are to

  10. Evaluasi Performansi Jaringan UMTS di Kota Semarang menggunakan Metode Drive Test

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    HASANAH PUTRI

    2018-02-01

    Full Text Available ABSTRAK Saat ini penggunaan telepon seluler tidak hanya untuk komunikasi suara, melainkan juga untuk komunikasi data. Kota Semarang merupakan salah satu kota besar dengan jumlah pengguna telepon seluler yang banyak. Kondisi ini membutuhkan dukungan kualitas jaringan yang optimal dan kecepatan akses yang tinggi.  Pada penelitian ini dilakukan pengujian kualitas sinyal jaringan UMTS di kota tersebut. Pengukuran dilakukan dengan metode drive test menggunakan software TEMS dan Map info dalam pengolahan datanya. Ada beberapa parameter pengamatan dalam kegiatan pengukuran kualitas jaringan UMTS ini diantaranya RSCP (Receive Signal Code Power, Ec/No, Throughput dan KPI (Key Performance indicator. Setelah dilakukan pengukuran dan analisis perlu dilakukan proses simulasi optimasi yang dilakukan menggunakan software Atoll 3.2.1. Dari hasil pengukuran diperoleh nilai parameter RSCP, Ec/No, dan Throughput berturut-turut sebesar 68,45%, 91%, dan 52.2%. Setelah dilakukan simulasi optimasi terjadi peningkatan nilai parameter RSCP dan Ec/Noberturut-turut sebesar 97.28% dan 99.74%. Kata kunci: UMTS, Drive Test, Map Info, Atoll, KPI. ABSTRACT Today the use of mobile phone is not only for voice communication but also for data communications (mobile Internet. There are a lot of mobile phone users in Semarang, so that it requires the support of a good network quality and high-speed access. In this research, it will test and measure the signal quality UMTS network. The measurement is done with drive test method by using TEMS and Map Info software. There are several parameters of observation in quality measurement of UMTS network. They are RSCP (Received Signal Code Power, Ec/No , Throughput and KPI (Key Performance Indicator. After measurement and analysis it is needed to simulate the optimization recommendations process by using Atoll 3.2.1. to the observation’s parameters. From the measurement results obtained parameter values RSCP, Ec/No , and Throughput

  11. Evaluasi Performansi Jaringan UMTS di Kota Semarang menggunakan Metode Drive Test

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    HASANAH PUTRI

    2017-07-01

    Full Text Available ABSTRAKSaat ini penggunaan telepon seluler tidak hanya untuk komunikasi suara, melainkan juga untuk komunikasi data. Kota Semarang merupakan salah satu kota besar dengan jumlah pengguna telepon seluler yang banyak. Kondisi ini membutuhkan dukungan kualitas jaringan yang optimal dan kecepatan akses yang tinggi.  Pada penelitian ini dilakukan pengujian kualitas sinyal jaringan UMTS di kota tersebut. Pengukuran dilakukan dengan metode drive test menggunakan software TEMS dan Map info dalam pengolahan datanya. Ada beberapa parameter pengamatan dalam kegiatan pengukuran kualitas jaringan UMTS ini diantaranya RSCP (Receive Signal Code Power, Ec/No , Throughput dan KPI (Key Performance indicator. Setelah dilakukan pengukuran dan analisis perlu dilakukan proses simulasi optimasi yang dilakukan menggunakan software Atoll 3.2.1. Dari hasil pengukuran diperoleh nilai parameter RSCP, Ec/No , dan Throughput berturut-turut sebesar 68,45%, 91%, dan 52.2%. Setelah dilakukan simulasi optimasi terjadi peningkatan nilai parameter RSCP dan Ec/No berturut-turut sebesar 97.28% dan 99.74%.Kata kunci: UMTS, Drive Test, Map Info, Atoll, KPI.ABSTRACTToday the use of mobile phone is not only for voice communication but also for data communications (mobile Internet. There are a lot of mobile phone users in Semarang, so that it requires the support of a good network quality and high-speed access. In this research, it will test and measure the signal quality UMTS network. The measurement is done with drive test method by using TEMS and Map Info software. There are several parameters of observation in quality measurement of UMTS network. They are RSCP (Received Signal Code Power, Ec/No , Throughput and KPI (Key Performance Indicator. After measurement and analysis it is needed to simulate the optimization recommendations process by using Atoll 3.2.1. to the observation’s parameters. From the measurement results obtained parameter values RSCP, Ec/No , and Throughput

  12. PENGEMBANGAN METODE PENETAPAN KADAR SIKLAMAT BERBASIS KROMATOGRAFI CAIR KINERJA TINGGI GUNA DIIMPLEMENTASIKAN DALAM KAJIAN PAPARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Budi Wibowotomo

    2012-08-01

    Full Text Available The aim of this research was to develop a method for determining cycla­mate content in foods based on High Performance Liquid Chromatography for exposure assessment of cyclamate. The extraction procedure is conducted by de­creasing pH sample until less than 2, and mobile phase is executed by applying the ratio of phosphate buffer-methanol as 75:25, 80:20, 85:15. The results of experiments be obtained colom: ODS RP-18, 5 μm, 250 x 4,6 mm ID; mobile phase: phosphate buffer/KH2PO4 pH 4,6 and metanol in a ratio of 85:15; flow rate: 1 ml/min; injection volume: 20 μl; and detector: UV-Vis 200 nm. The indication of extraction showed by parameter distribution ratio D ≈ KD and the extraction efficiency of 83.04–94.92%. The exposure estimated of cyclamate based concentration analysis is about 28.41 mg/kg bw/day (258.27% ADI, where SNI 01-6993-2004 regulates 2.99 mg/kg bw/day (27.21% ADI. Tujuan penelitian adalah mengembangkan metode penetapan siklamat ber­basis kromatografi cair kinerja tinggi untuk pengukuran konsentrasi siklamat. Prose­dur  ekstraksi menggunakan  modifikasi  pH sampel hingga pH lebih kecil 2, dan fase gerak diterapkan perlakuan rasio bufer fosfat–metanol 75 : 25, 80 : 20, dan 85 : 15. Hasil eksperimen diperoleh kolom: ODS RP-18, 5 μm, 250 x 4,6 mm ID; fase gerak: bufer fosfat/KH2PO4 pH 4,6 dan metanol rasio 85 : 15; laju aliran: 1 ml/menit; volume injeksi: 20 μl; dan detektor: UV-Vis 200 nm. Indikasi keberhasilan ekstraksi ditunjukkan dengan parameter rasio distribusi D ≈ KD dan efisiensi ekstraksi 83,04–94,92%. Estimasi paparan berdasar konsentrasi analisis langsung sebesar 28,41 mg/kg bb/hari (258,27% ADI, sedang estimasi paparan berbasis SNI 01-6993-2004 sebesar 2,99 mg/kg bb/hari (27,21% ADI.

  13. PENGEMBANGAN UNIT USAHA INDUSTRI KECIL MELALUI METODE PEMETAAN DAN “NEED ASSESSMENT”

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    F Fafurida

    2015-12-01

    Full Text Available Mapping industry and need assessement are the first steps for developing the industrial sector. This study aims to describe the performance of the industry, prepare the map of industrial development potency and identify the need assessement on industries in Sub Gunungpati. The data was obtained from the survey by spreading questionnaires and Focus Group Discussion (FGD. The descriptive statistical analysis is used in this study. The result shows that there are 12 types of industries in the Village Gunungpati. However, most of these industries do not have a good management of the business eventhough they have been running their industries for a long time. It can be seen from several aspects, such as accounting and finance, production and marketing. Every type of industry has different condition and distribution. There is only one type of industry which form a large cluster; it is the industries that produce red bricks in Ngrembel. Finally, the result of need assessment shows that trainings on administrative records, financial report, innovation on production machines, packaging, marketing, obtaining raw materials, waste management are needed to increase the business capacity. Pemetaan industri dan need assessement merupakan langkah awal dalam pengembangan sektor industri. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan performance industri, menyusun peta potensi pengembangan industri dan mengidentifikasi need assessement pada industri-industri di Kelurahan Gunungpati. Data diperoleh dari metode survey dengan kuisioner dan Focus Group Discussion (FGD. Analisis yang dilakukan adalah analisis deskriptif statistik. Hasil penelitian menunjukkan ada 12 jenis industri di Kelurahan Gunungpati. Meski sudah berdiri lama, mayoritas industri- industri tersebut belum memiliki manajemen pengelolaan usaha yang baik. Ini dapat dilihat dari beberapa aspek, antara lain aspek pembukuan dan keuangan, produksi dan pemasaran. Setiap jenis industri memiliki kondisi dan

  14. Penentuan Skala Prioritas Penanganan Jalan Kabupaten di Kabupaten Kudus Dengan Metode Analytical Hierarchy Process

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Hafit Irawan

    2016-12-01

    Full Text Available Pelaksanaan penanganan jalan di Kabupaten Kudus banyak terjadi ketidakseimbangan paket-paket pekerjaan penanganan jalan seperti banyaknya jalan yang belum mendapat penanganan baik pemeliharaan maupun peningkatan. Selama ini yang digunakan dalam penentuan skala prioritas penanganan jalan didasarkan pada ketersediaan anggaran dan nilai manfaat finansial jalan saja. Tujuan penelitian ini adalah memperoleh urutan prioritas penanganan jalan di Kabupaten Kudus, secara tepat dengan melibatkan pihak-pihak yang terkait. Penelitian ini menggunakan metode AHP dengan 5 (lima kriteria yang dipakai untuk menentukan prioritas penanganan jalan, yaitu kerusakan jalan, mobilitas, volume lalu lintas, tingkat aksesibilitas, dan pengembangan wilayah. Berdasarkan analisa AHP diperoleh tingkat kepentingan bobot masing-masing kriteria untuk menentukan prioritas penanganan jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kriteria kerusakan jalan memperoleh bobot tertinggi, yaitu 45,06% kemudian kriteria mobilitas 20,62%, kriteria volume lalu lintas 14,53%, kriteria tingkat aksesibilitas 12,78%, dan kriteria pengembangan wilayah 7,01%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa perlu adanya kriteria-kriteria sebagai tolok ukur untuk menentukan dalam prioritas penanganan jalan agar pengalokasian anggaran tepat sasaran.Saran dari penelitian ini dalam menentukan prioritas penanganan jalan di Kabupaten Kudus sebaiknya mempertimbangkan beberapa kriteria sebagai dasar prioritas penanganan jalan.  [Title: The Determination of The scale Priorities for Handling in Kudus Use Analytical Hierarchy Process Method]. The implementation of the road handling in Kudus, in fact is found many imbalances packets roads handling jobs like many roads yet had a good handling maintenance and enhancement. So far in setting priorities scale was based on an assessment of the availability of the budget and the value of the financial benefits. The purpose of this study is to obtain an assessment of the priority

  15. RANCANGAN PERBAIKAN PRODUK SAKLAR DENGAN INTEGRASI METODE QFD DAN DFMA DI PT XXX

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rosnani Ginting

    2013-09-01

    Full Text Available Tahap desain memegang peranan penting dalam proses produksi produk saklar, hal ini dikarenakan desain berhubungan dengan proses manufaktur, waktu perakitan dan biaya produksi produk. Desain yang lebih mudah dirakit akan meningkatkan efisiensi penggunaan waktu yang berujung pada penurunan biaya produksi. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengevaluasi desain produk yang ada dengan menggunakan konsep integrasi QFD (Quality Function Deployment dan DFMA (Design  for Manufacture and Assembly. DFMA adalah metode yang menekankan pada perkembangan desain kearah bentuk yang paling sederhana tanpa meninggalkan keinginan pasar dan fungsionalitas produkPenelitian diawali dengan identifikasi pada desain awal produk saklar dengan menggunakan metode QFD. Berdasarkan metode QFD didapatkan dua atribut proses perakitan yang berpengaruh signifikan terhadap waktu perakitan produk. Kemudian dilakukan perhitungan waktu dengan metode jam henti untuk mengetahui waktu perakitan. Selanjutnya dilakukan perbaikan rancangan produk dengan metode DFMA untuk mereduksi waktu perakitan serta biaya komponen pembentuk produk. Perbaikan rancangan dilakukan dengan mengurangi atau menghilangkan komponen yang tidak memberikan nilai tambah pada produk seperti fasteners. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa waktu perakitan berkurang hingga 17,83 %, jumlah komponen berkurang hingga 11,43 %, serta biaya total perakitan berkurang hingga 17,82 %. Kata kunci : DFMA, QFD, produk saklar, rancangan perbaikan Abstract The design phase plays an important role in the production process of the switch products, because the design is related to the manufacturing process, Assembly time and cost of production of the product. More easily assembled design will improve the efficiency of the use of time that leads to a decrease production costs. This research aimed to evaluate the design of existing products by using the concept of integration of QFD (Quality Function Deployment and DFMA

  16. EFEKTIVITAS METODE PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD DENGAN MENGGUNAKAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Eko Edi Purnomo

    2012-06-01

    Full Text Available Keberhasilan belajar tidak terlepas dari faktor-faktor yang berpengaruh didalamnya, salah satunya penerapan strategi pembelajaran dan pengunaan alat bantu pembelajaran yang kurang tepat dapat berdampak terhadap hasil belajar yang diperoleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode pembelajaran STAD dengan bantuan multimedia pembelajaran interaktif dalam meningkatan hasil belajar Komputer Akuntansi pada kompetensi kejuruan memproses data akuntansi dengan menggunakan MYOB Accounting 17. Variabel penelitian terdiri dari penggunaan metode STAD dengan bantuan multimedia pembelajaran interaktif, metode pembelajaran ceramah, dan hasil belajar siswa kompetensi kejuruan memproses data akuntansi dengan MYOB Accounting 17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode pembelajaran STAD yang disertai multimedia pembelajaran interaktif lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar. Saran yang diajukan yaitu dalam penerapan metode STAD akan menimbulkan suasana yang sedikit ramai sehingga guru dituntut untuk lebih bisa mengelola kelas. Dan penggunaan multimedia harus didukung perangkat multimedia yang lengkap serta guru maupun siswa harus sudah menguasai dasar-dasar dalam pengoperasian perangkat multimedia seperti komputer. Learning success is inseparable from the influential factors in it, one of which strategy application of learning and use of teaching aids are not appropriate to have an impact on student learning outcomes obtained. This study aims to determine the effectiveness of the learning method STAD with the help of multimedia interactive learning in Computer Accounting to improve learning outcomes in vocational competence to process accounting data using MYOB Accounting 17. Variables consisted of the use of STAD method with the help of multimedia interactive learning, teaching methods of lectures, and student vocational competence to process accounting data with MYOB Accounting 17. The results showed that the use of

  17. Perencanaan Kegiatan Maintenance Dengan Metode Reability Centered Maintenance (Rcm) II

    OpenAIRE

    Rachmad Hidayat; Nachnul Ansori; Ali Imron

    2010-01-01

    Maintenance Activity Planning by Reability Centered Maintenance (RCM) II Method. This research discussmaintenance activity by using RCM II method to determine failure function risk at compresor screw. Calculation isgiven to magnitude optimum time maintenance interval by considering the cost maintenance and the cost reparation.From the research results with RPN points out that critical component that needs to get main priority in givemaintenance on compresor screw are bust logistic on timeworn...

  18. Manganese contents of soils as determined by activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    El-Kholi, A.F.; Hamdy, A.A.; Al Metwally, A.I.; El-Damaty, A.H.

    1976-01-01

    The object of this investigation is to determine total manganese by means of neutron activation analysis and evaluate this technique in comparison with the corresponding data obtained by conventional chemical analysis. Data obtained revealed that the values of total manganese in calcareous soils obtained by both chemical analysis and that by neutron activation analysis were similar. Therefore, activation analysis could be recommended as a quick laboratory, less tedious, and time consuming method for the determination of Mn content in both soils and plants than the conventional chemical techniques due to its great specificity, sensitivity and simplicity. Statistical analysis showed that there is a significant correlation at 5% probability level between manganese content in Soybean plant and total manganese determined by activation and chemical analysis giving the evidence that in the case of those highly calcareous soils of low total manganese content this fraction has to be considered as far as available soil manganese is concerned

  19. Penerapan Total Productive Maintenance dengan menggunakan metode OEE pada turbin uap Type C5 DS II – GVS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Joel Bastanta Perangin Angin

    2018-01-01

    Full Text Available Abstrak Secara harfiah, tidak ada barang ataupun benda buatan manusia yang tidak dapat rusak, mesin turbin uap misalnya. Namun kerusakan tersebut dapat dicegah dengan metode perawatan yang tepat demi masa pakai yang lebih lama. Penelitian ini menganalisis tentang penerapan Total Productive Maintenace (TPM pada mesin turbin uap untuk peningkatan produktivitas dengan menggunakan metode Overall Equipment Efectiveness (OEE di PT PP London Sumatera Indonesia, tbk. Didalam analisis TPM dengan menggunakan metode OEE ini ada terdapat enam penyebab kerugian yang disebut dengan Six Big Losses yaitu diantaranya : kerusakan peralatan, persiapan peralatan, gangguan kecil dan waktu nganggur, kecepatan rendah, cacat produk dalam proses, hasil rendah.Kesimpulan yang didapat adalah nilai rata – rata OEE selama tahun 2015 adalah 65,08 % masih dibawah standar. Nilai gangguan kecil dan waktu nganggur 85,44 % dengan total waktu 2449,54 jam, hasilCacat produk dalam proses2,52 % dengan total waktu 72,12 jam, hasilKecepatan rendah 11,58 % dengan total waktu 331,88 jam, hasil Kerusakan peralatan0,38 % dengan total waktu 11 jam, hasil Persiapan peralatan 0,08 % dengan total waktu 2,41 jam, hasil Hasil rendah 0. Kata kunci: Total Productive Maintenance, Overall Equipment Effectiveness, Six Big Losses,Maintenance, Turbin Uap Abstract Generally, there is nothing properties hand made without damaging, steam turbine engines as an example. But the damage can be prevent by the precise method maintenance in the machines for the long life time. This study analyzes the application of Total Productive Maintenance (TPM at the steam turbine machinery to increase productivity by using the method Overall Equipment Effectiveness (OEE. In the analysis of TPM using OEE there are six causes of loss called Six Big Losses, such as: damage to equipment ( breakdown losses , preparation of equipment ( set- up and adjustment , disorders of the small and idle time ( idling and minor stoppages

  20. USULAN PERBAIKAN KUALITAS PELAYANAN PADA INSTALASI RAWAT JALAN DENGAN METODE SERVQUAL DAN TRIZ (STUDI KASUS DI RS MUHAMMADIYAH ROEMANI

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Diana Puspita Sari

    2013-02-01

    Full Text Available Semakin meningkatnya kesadaran masyarakat dan tingkat pendidikan, maka tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang berkualitas juga semakin tinggi, termasuk didalamnya adalah pelayanan yang diberikan rumah sakit. Pelayanan yang berkualitas ini dapat diukur darti tingkat kepuasan pelanggannya. Instalasi Rawat Jalan (IRJ RSM Roemani merupakan bagian yang paling banyak melayani pasien dibanding bagian lainnya. Saat ini, IRJ RSM Roemani mendapat kritikan dari pelanggan mengenai turunnya kualitas layanan yang diberikan. Dengan banyaknya keluhan dari pelanggan, mendorong RSM Roemani untuk melakukan evaluasi kualitas pelayanannya, serta melakukan perbaikan agar dapat mencapai kepuasaan pelanggan. Metode yang digunakan untuk menganalisa  masalah yang terjadi terkait dengan kualitas layanan adalah SERVQUAL, sedangkan untuk memecahkan masalahnya digunakan metode TRIZ. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tujuh variabel yang menjadi masalah yakni terjadi kesenjangan antara persepsi dengan ekspektasi pelanggan. Hal ini menunjukkan bahwa pelayanan IRJ RSM Roemani belum mampu memenuhi harapan pelanggan. Berdasarkan hasil analisis dengan metode TRIZ, solusi usulan perbaikan kualitas pelayanan yaitu perbaikan alur pelayanan, memasang papan informasi pada tempat-tempat strategis yang berisikan petunjuk pelayanan serta informasi terkait pelayanan yang terjadi, mempercayakan pelayanan kesehatan pada petugas medis (perawat dan dokter yang professional serta berpengalaman di bidangnya untuk membentuk brand image masyarakat, IRJ menyediakan sistem pendaftaran elektronik untuk pasiennya serta menggunakan sistem pencarian obat elektronik, dan IRJ melakukan penambahan tempat duduk ruang tunggu serta memperbaiki sistem penyimpanan rekam medis. Kata-kata kunci : Kualitas Pelayanan, SERVQUAL, TRIZ   ABSTRACT The growth up of society  consciousness and education level, now the Society demand high quality of service, including health service provided by hospital. Quality

  1. Computational Models for Analysis of Illicit Activities

    DEFF Research Database (Denmark)

    Nizamani, Sarwat

    been explored in this thesis by considering them as epidemic-like processes. A mathematical model has been developed based on differential equations, which studies the dynamics of the issues from the very beginning until the issues cease. This study extends classical models of the spread of epidemics...... to describe the phenomenon of contagious public outrage, which eventually leads to the spread of violence following a disclosure of some unpopular political decisions and/or activity. The results shed a new light on terror activity and provide some hint on how to curb the spreading of violence within...

  2. International conference activation analysis and its applications (ICAAA): abstracts

    International Nuclear Information System (INIS)

    1990-01-01

    International conference on the Activation Analysis and its Applications was hold in Beijing of China on October 15-19, 1990. It was organized and co-sponsored by Division of Activation Analysis and Radioanalysis, National Natural Science Foundation of China and China Nuclear Society, etc.. 159 pieces of Articles in the field were received in the conference, from many countries

  3. Nuclear activation analysis work at Analytical Chemistry Division: an overview

    International Nuclear Information System (INIS)

    Verma, R.; Swain, K.K.; Remya Devi, P.S.; Dalvi, Aditi A.; Ajith, Nicy; Ghosh, M.; Chowdhury, D.P.; Datta, J.; Dasgupta, S.

    2016-04-01

    Nuclear activation analysis using neutron and charged particles is used routinely for analysis and research at Analytical Chemistry Division (ACD), Bhabha Atomic Research Centre (BARC). Neutron activation analysis at ACD, BARC, Mumbai, India has been pursued since late fifties using Apsara, CIRUS, Dhruva and Critical facility Research reactors, 239 Pu-Be neutron source and neutron generator. Instrumental, Radiochemical, Chemical and Derivative neutron activation analysis approaches are adopted depending on the analyte and the matrix. Large sample neutron activation analysis as well as k 0 -based internal monostandard neutron activation analysis is also used. Charged particle activation analysis at ACD, Variable Energy Cyclotron Centre (VECC), Kolkata started in late eighties and is being used for industrial applications and research. Proton, alpha, deuteron and heavy ion beams from 224 cm room temperature Variable Energy Cyclotron are used for determination of trace elements, measurement of excitation function, thin layer activation and preparation of endohedral fullerenes encapsulated with radioactive isotopes. Analytical Chemistry Division regularly participates in Inter and Intra laboratory comparison exercises conducted by various organizations including International Atomic Energy Agency (IAEA) and the results invariably include values obtained by neutron activation analysis. (author)

  4. Development of educational program for neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Chung, Yong Sam; Moon, Jong Hwa; Kim, Sun Ha; Ryel, Sung; Kang, Young Hwan; Lee, Kil Yong; Yeon, Yeon Yel; Cho, Seung Yeon

    2000-08-01

    This technical report is developed to apply an educational and training program for graduate student and analyst utilizing neutron activation analysis. The contents of guide book consists of five parts as follows; introduction, gamma-ray spectrometry and measurement statistics, its applications, to understand of comprehensive methodology and to utilize a relevant knowledge and information on neutron activation analysis

  5. Studies in heavy ion activation analysis Pt. 4

    International Nuclear Information System (INIS)

    Lass, B.D.; Ojo, J.F.; Schweikert, E.A.

    1980-01-01

    The use of 7 MeV 6 Li + for heavy ion activation analysis was investigated. A survey of reactions, involving targets of lithium through oxygen inclusive, were studied for production of β + radioactivation products with half-lives of 10 1 -10 5 seconds. Specific activities for all reactions under the experimental conditions are reported and their use for analysis is assessed. (author)

  6. Development of educational program for neutron activation analysis

    Energy Technology Data Exchange (ETDEWEB)

    Chung, Yong Sam; Moon, Jong Hwa; Kim, Sun Ha; Ryel, Sung; Kang, Young Hwan; Lee, Kil Yong; Yeon, Yeon Yel; Cho, Seung Yeon

    2000-08-01

    This technical report is developed to apply an educational and training program for graduate student and analyst utilizing neutron activation analysis. The contents of guide book consists of five parts as follows; introduction, gamma-ray spectrometry and measurement statistics, its applications, to understand of comprehensive methodology and to utilize a relevant knowledge and information on neutron activation analysis.

  7. Monte Carlo method in neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Majerle, M.; Krasa, A.; Svoboda, O.; Wagner, V.; Adam, J.; Peetermans, S.; Slama, O.; Stegajlov, V.I.; Tsupko-Sitnikov, V.M.

    2009-01-01

    Neutron activation detectors are a useful technique for the neutron flux measurements in spallation experiments. The study of the usefulness and the accuracy of this method at similar experiments was performed with the help of Monte Carlo codes MCNPX and FLUKA

  8. ESAA environment for seismic activity analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Zhang Shuyu; Hao Bailin.

    1994-09-01

    ESAA is an X-window based, graphical and interactive, software system for analyzing seismic activity, using the earthquake catalogues of a given region as input. Basic design idea and structure of this system, as well as the progress in its implementation are reported. (author). 12 refs

  9. Design professional activity analysis in design management

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Claudia de Souza Libanio

    2013-08-01

    Full Text Available Design use perception, as an essential element for achieving competitive advantage, also suggests the need to manage the design activities in companies. However, a few is discussed about the activity of these design professionals who participate in this process, their roles, functions and competencies, including  their connections to a company and other involved sectors. This article aims to analyze, during the design management processes, the work relations of design professionals connected to organizations both internal and externally, in order to comprehend the structure and intervenient factors on the activity of these professionals, as well as the interactions with their main coworkers. The methodology was exploratory and qualitative, using in-depth interviews with three design professionals. Subsequently, the responses were analyzed allowing the comparison of these obtained data to the theoretical bases researched. Through this case study, it was possible to realize the aspects and the structure of the design professional activity, connected intern and externally to organizations, as well as its relations with the main coworkers.

  10. Sample container for neutron activation analysis

    International Nuclear Information System (INIS)

    Lersmacher, B.; Verheijke, M.L.; Jaspers, H.J.

    1983-01-01

    The sample container avoids contaminating the sample substance by diffusion of foreign matter from the wall of the sample container into the sample. It cannot be activated, so that the results of measurements are not falsified by a radioactive container wall. It consists of solid carbon. (orig./HP) [de

  11. Metode Penilaian Walkability Permukiman di Perkotaan: Sebuah Kajian Literatur Sistematis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Alva F.P. Sondakh

    2017-08-01

    Full Text Available Neighborhood Walkability is an important factor in urban life. The purpose of this systematic review is to identify the variables used in the measurements, to identify the methods of data collection, to identify the research instruments, and to identify the methods of data analysis used by previous researchs on Neighborhood Walkability. This review used a systematic literature review method on 19 articles about Neighborhood Walkability. Results of analysis and interpretation has shown that a combination of measuring factual condition and perceptual opinion is best to describe the Neighborhood Walkability. Keywords: assesment method, neighborhood walkability, neighborhood accessibility, urban quality of life.

  12. Active Shape Analysis of Mandibular Growth

    DEFF Research Database (Denmark)

    Hilger, Klaus Baggesen; Larsen, Rasmus; Kreiborg, Sven

    2003-01-01

    This work contains a clinical validation using biological landmarks of a Geometry Constrained Diffusion registration of mandibular surfaces. Canonical Correlations Analysis is extended to analyse 3D landmarks and the correlations are used as similarity measures for landmark clustering. A novel Ac...

  13. Microscopic Analysis of Activated Sludge. Training Manual.

    Science.gov (United States)

    Office of Water Program Operations (EPA), Cincinnati, OH. National Training and Operational Technology Center.

    This training manual presents material on the use of a compound microscope to analyze microscope communities, present in wastewater treatment processes, for operational control. Course topics include: sampling techniques, sample handling, laboratory analysis, identification of organisms, data interpretation, and use of the compound microscope.…

  14. Pairwise conjoint analysis of activity engagement choice

    NARCIS (Netherlands)

    Wang, Donggen; Oppewal, H.; Timmermans, H.J.P.

    2000-01-01

    Information overload is a well-known problem of conjoint choice models when respondents have to evaluate a large number of attributes and/or attribute levels. In this paper we develop an alternative conjoint modelling approach, called pairwise conjoint analysis. It differs from conventional conjoint

  15. Chemical composition, antimicrobial activity, proximate analysis and ...

    African Journals Online (AJOL)

    Detarium senegalense JF Gmelin (Caesalpiniaceae), commonly known as tallow tree, is used traditionally for the treatment of bronchitis, pneumonia, internal complaints and skin diseases in Tropical Africa. The seed is used as a soup thickener in Eastern Nigeria. Analysis of the petroleum ether extract of the seeds with ...

  16. Faculty Activity Analysis in the Universidad Tecnica Del Estado Campuses.

    Science.gov (United States)

    Karadima, Oscar

    An analysis of academic activities of college faculty at the eight campuses of Chile's Universidad Tecnica del Estado was conducted. Activities were grouped into seven categories: direct teaching, indirect teaching, research, community services, faculty development, academic administration, and other activities. Following the narrative…

  17. Activation analysis for ITER design options

    International Nuclear Information System (INIS)

    Attaya, H.

    1995-09-01

    This paper presents a summary of the activation analyses that have been performed for the shielding blanket (SS/water) and for the breeding blanket (Li/V) of ITER design options. The activation code RACC-P, which has been modified for pulsed operation, has been used in these calculations. The spatial distributions of the radioactive inventory, decay heat, biological hazard potential, and the contact dose were calculated for the two designs for different operation modes and targeted fluences. A one-dimensional toroidal cylindrical geometrical model has been utilized to determine the neutron fluxes in the two designs. The results are normalized for an inboard and outboard neutron wall loadings of 0.91 and 1.2 MW/m 2 respectively

  18. Applications of neutrons for laboratory and industrial activation analysis problems

    International Nuclear Information System (INIS)

    Szabo, Elek; Bakos, Laszlo

    1986-01-01

    This chapter presents some particular applications and case studies of neutrons in activation analysis for research and industrial development purposes. The reactor neutrons have been applied in Hungarian laboratories for semiconductor research, for analysis of geological (lunar) samples, and for a special comparator measurement of samples. Some industrial applications of neutron generator and sealed sources for analytical problems are presented. Finally, prompt neutron activation analysis is outlined briefly. (R.P.)

  19. PENERAPAN METODE ROLE PLAYING PADA STANDAR KOMPETENSI MEMAHAMI KEGIATAN PELAKU EKONOMI DI MASYARAKAT MATA PELAJARAN IPS EKONOMI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA SMP 4 KUDUS

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Muhamad Nukha Murtadlo

    2012-06-01

    Full Text Available Tujuan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah:untuk mengetahui pelaksanaan pembelajaran dengan metode role playing pada standar kompetensi memahami kegiatan pelaku ekonomi di masyarakat mata pelajaran IPS ekonomi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Kudus dapat meningkatkan aktifitas dan hasil belajar siswa. Pengumpulan data menggunakan metode role playing. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa diperoleh rata-rata hasil belajar siswa pada pre-test sebesar 44 dengan ketuntasan klasikal 0%. Siklus I pertemuan pertama sebesar 69 dengan ketuntasan klasikal 34%. Rata-rata hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan kedua sebesar 79 dengan ketuntasan klasikal 66%. Kemudian memasuki siklus II pertemuan pertama rata-rata hasil belajar siswa meningkat menjadi 80 dengan ketuntasan klasikal 71%. Siklus II pertemuan kedua rata-rata hasil belajar siswa 82 dan ketuntasan klasikal 87%. Melalui penerapan metode role playing terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII-H SMP 4 Kudus pada mata pelajaran IPS ekonomi standar kompetensi memahami kegiatan pelaku ekonomi di masyarakat. Saran yang berkaitan dengan hasil penelitian ini yaitu: guru hendaknya membimbing siswa dalam memerankan peran agar siswa dapat secara mantap dalam bermain peran dan siswa dapat memahami alur dan makna yang terkandung dalam materi yang disampaikan. � The purpose of this class action in this study were: to know the implementation of learning with role-playing methods in the standard of competence to understand the activities of economic actors in the economic social studies class VIII students of SMP Negeri 4 Ghost can increase the activity and student learning outcomes. Data collection using role playing. The results obtained show that the average student learning outcomes in the pre-test at 44 with a classical completeness 0%. I cycle 69 with the first meeting of the classical 34% completeness. Average student learning outcomes at the second meeting I cycle at 79 with a classical

  20. Regulatory activities of government: analysis of determinants

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Primož Pevcin

    2006-12-01

    Full Text Available International comparisons show that large cross-country differences exist in the overall macro extent of regulation of the economy. In this context, the main purpose of the article is to investigate, why such differences exist by identifying and empirically verifying the effect of various factors that could potentially shape those differences. Empirical analysis based on the sample of 32 developed and democratic countries revealed that almost 70 % of variation in the macro extent of regulation could be explained with 7 statistically significant explanatory variables. The econometric analysis revealed that the macro extent of regulation decreases with income inequality in society, with the level of economic development, with the sizeof economy, with the share of transfer spending in GDP and with the share of government employment in labour force. On the other hand, the extent of regulation is positively related to government ownership of enterprises and to presidential political regime

  1. Insurer’s activity as object of economic analysis

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    O.O. Poplavskiy

    2015-12-01

    Full Text Available The article is devoted to the substantiation of theoretical fundamentals of insurer’s analysis and peculiarities of its implementation. The attention has been focused on the important role of economic analysis in economic science which is confirmed by its active use in research and practical orientation. The author summarizes the classification and principles of insurer’s activity analysis, supplements it with specific principles for insurer’s environment, publicity and risk-orientation which enable increasingly to take into account the peculiarities of insurance relations. The paper pays attention to the specification of elements of analysis and its key directions including the analysis of insurer’s financing, the analysis of insurance operations and the analysis of investment activity which will allow the effective functioning of risk management system.

  2. Acquisition Path Analysis as a Collaborative Activity

    International Nuclear Information System (INIS)

    Nakao, A.; Grundule, R.; Gushchyn, K.; El Gebaly, A.; Higgy, R.; Tsvetkov, I.; Mandl, W.

    2015-01-01

    In the International Atomic Energy Agency, acquisition path analysis (APA) is indispensable to safeguards implementation. It is an integral part of both State evaluation process and the development of State level safeguards approaches, all performed through ongoing collaborative analysis of all available safeguards relevant information by State evaluation groups (SEG) with participation of other contributors, as required. To perform comprehensive State evaluation, to develop and revise State-level safeguards approaches, and to prepare annual implementation plans, the SEG in its collaborative analysis follows accepted safeguards methodology and guidance. In particular, the guide ''Performing Acquisition Path Analysis for the Development of a State-level Safeguards Approach for a State with a CSA'' is used. This guide identifies four major steps of the APA process: 1. Consolidating information about the State's past, present and planned nuclear fuel cycle-related capabilities and infrastructure; 2. Identifying and visually presenting technically plausible acquisition paths for the State; 3. Assessing acquisition path steps (State's technical capabilities and possible actions) along the identified acquisition paths; and 4. Assessing the time needed to accomplish each identified technically plausible acquisition path for the State. The paper reports on SEG members' and other contributors' experience with APA when following the above steps, including the identification of plausible acquisition pathways, estimation of time frames for all identified steps and determination of the time needed to accomplish each acquisition path. The difficulties that the SEG encountered during the process of performing the APA are also addressed. Feedback in the form of practical suggestions for improving the clarity of the acquisition path step assessment forms and a proposal for software support are also included. (author)

  3. Analisa Keekonomian Tarif Penjualan Listrik Pembangkit Listrik Tenaga Surya 1 MWp Bangli Dengan Metode Life Cycle Cost

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ida Bagus Ketut Sugirianta

    2016-11-01

    Full Text Available Kebijakan feed-in tariff (FiT telah diterapkan di banyak negara dalam rangka meningkatkan pemanfaatan sumber energi baru dan terbarukan sebagai sumber energi alternatif. Melalui Permen KESDM No. 17 tahun 2013, pemerintah Republik Indonesia telah menetapkan kebijakan FiT untuk PLTS yang mempergunakan system photovoltaic. Dikeluarkannya kebijakan ini,  dengan harapan dapat menarik minat para investor untuk membangun PLTS dalam rangka mencapai target bauran energi nasional yang optimal pada tahun 2025 dimana peran energi baru dan terbarukan sebesar 23%. Metode yang dipergunakan dalam menghitung tarif penjualan listrik adalah metode Life Cycle Cost (LCC, merupakan metode yang menghitung keseluruhan biaya sebuah sistem mulai dari perencanaan, pembangunan, operasional & maintenance, penggantian peralataan, dan salvage value selama umur hidup sistem tersebut. Tarif penjualan listrik dalam paper ini dihitung dengan menambahkan margin keuntungan pada hasil perhitungan Levelized Cost of Energy (LCoE, dan nilai LCoE adalah total present value LCC dibagi dengan total present value energi yang dibangkitkan. Hasil perhitungan mendapatkan tarif penjualan listrik sebesar Rp. 1.981/kWh yang memenuhi harga patokan tertinggi FiT. Untuk menganalisa secara ekonomi kelayakan nilai penjualaan listrik ini, dipergunakan 4 metode yaitu  metode Pay Back Period (PBP, Net Present Value (NPV, Inernal Rate of Return (IRR dan Profitability Indek (PI.

  4. Ekstraksi Minyak Atsiri Dari Akar Wangi Menggunakan Metode Steam - Hydro distillation dan Hydro distilation dengan Pemanas Microwave

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Maulana M Al Hanief

    2013-09-01

    Full Text Available Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh minyak atsiri dari akar wangi dengan modifikasi metode steam-hydro distillation dan hydro distillation yaitu menggunakan pemanasan microwave kemudian membandingkan hasilnya dengan penelitian sebelumnya. Modifikasi ini diharapkan lebih efisien dalam masalah lama penyulingan dan kualitas serta kuantitas rendemen minyak yang lebih baik dan banyak. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu steam-hydro distillation dan hydro distillation dengan pemanfaatan gelombang mikro. Bahan baku yang digunakan dalam penelitian adalah akar wangi jenis pulus wangi yang tumbuh di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Variabel yang digunakan adalah bahan baku yang dicacah dan bahan baku utuh dengan variasi massa bahan 50 gr, 60, gr, 70 gr, 80 gr, dan 90 gr dengan pelarut air sebanyak 450 ml dalam labau distiller berukuran 1000 ml. Lama penyulingan adalah lima jam dengan pengamatan tiap 30 menit serta daya yang digunakan adalah 400 Watt. Analisa terhadap hasil minyak atsiri yang diperoleh antara lain analisa GC-MS, spesific gravity, indeks bias, dan bilangan asam. Hasil dari penelitian ini dibandingkan dengan hasil penelitian terdahulu yang tidak memanfaatkan gelombang mikro. Dari hasil penelitian diperoleh % rendemen kumulatif, sifat fisik, sifat kimia, dan kandungan komponen minyak dari metode steam-hydro distillation lebih baik dibandingkan metode hydro distillation ditandai dengan kuantitas dan kualitas yang sesuai dengan SNI.  Sementara itu jika dibandingkan dengan metode terdahulu dapat disimpulkan bahwa penggunaan gelombang mikro lebih efisien dalam waktu dan kuantitas serta kualitas minyak yang lebih baik dibandingkan tanpa penggunaan gelombang mikro

  5. Applications of neutron activation analysis in chemistry and pollution fields

    International Nuclear Information System (INIS)

    May, S.

    1978-01-01

    Some examples of applications of activation analysis are given such as: chemical analysis of precious metals, nuclear graphite and hydrocarbons; control of pollution of water and seawater, analysis of food and seafood, atmospheric, dust and hair for determination of impurities [fr

  6. Strategi Bisnis pada PT CTL Dengan Pendekatan Metode Tows

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Tjia Fie Tjoe

    2010-11-01

    Full Text Available The purpose of this research is determining direction of the correct business strategy to be applied by PT CTL, a garment company producing cloth for men. Research method used by the author is descriptive analysis with a case study research method. Research is conducted by collecting data obtained through survey by interview and giving questionnaire to all staff and head and also observation by evaluating directly the research object and also through literature study. Data analysis is conducted through input phase by using IFAS and EFAS matrix, adaptation phase with TOWS diagram, TOWS matrix and Internal-External matrix, and also uses SPACE matrix and also BCG matrix to analyse company's finance situation. Based on the conducted analysist the recommended corporation level strategy to be used by the company is diversification strategy direct to growth and stability. 

  7. Konseling Sebaya Sebagai Metode untuk Meningkatkan Perilaku Prososial Siswa

    OpenAIRE

    Silvia Yula Wardani; Rischa Pramudia Trisnani

    2015-01-01

    This study aims to determine the effectiveness of peer counseling to increase prosocial behavior of students of SMP Negeri 8 Madiun. The research design study is pre-experimental design. The research subject was eight students taken through purposive sampling techniques. Data collection instrument used a scale of prosocial behavior. The effectiveness of peer counseling test to increase prosocial behavior of students was analyzed using the Wilcoxon Match Pairs Test formula. The analysis of dat...

  8. Analisis Daya Dukung Tanah Pondasi Dangkal Dengan Beberapa Metode

    OpenAIRE

    Martini, Martini

    2009-01-01

    This analysis aim to obtain variation of bearing capacity of soil foundation for the same case based on methods is Terzaghi, Meyerhof, Vesic, Hansen and Ohsaki. And gets comparison of bearing capacity value from some the methods.Method Terzaghi and Ohsaki to have bearing capacity value of soil foundation which approximately equal. Method Hansen and Vesic also has value tending to same, only Meyerhof having different value x'self. For incline load, method Hansen, Vesic is tnding to same and ju...

  9. PENERAPAN METODE ANALISA DISKRIMINAN MAJEMUK DENGAN PENDEKATAN TRANSFORMASI FUKUNAGA KOONTZ

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Rully Soelaiman

    2009-01-01

    Full Text Available Linear discriminant analysis is one of method frequently used and developed in the field of pattern recognition. This method tries to find the optimal subspace by maximizing the Fisher Criterion. Application of pattern recognition in highdimensional data and the less number of training samples cause singular within-class distribution matrix. In this paper, we developed Linear Discriminant Analysis method using Fukunaga Koontz Transformation approach to meet the needs of the nonsingular within-class distribution matrix. Based on Fukunaga Koontz Transformation, the entire space of data is decomposed into four subspaces with different discriminant ability (measured by the ratio of eigenvalue. Maximum Fisher Criterion can be identified by linking the ratio of eigenvalue and generalized eigenvalue. Next, this paper will introduce a new method called complex discriminant analysis by transforming the data into intraclass and extraclass then maximize their Bhattacharyya distance. This method is more efficient because it can work even though within-class distribution matrix is singular and between-class distribution matrix is zero.

  10. EFEKTIVITAS METODE KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION DALAM PENINGKATAN KUALITAS PROSES PEMBELAJARAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Agung Yulianto

    2016-01-01

    Full Text Available The objectives of this study are: (1 to know the effectiveness of Group Investigation method to improve the quality of students’ motivation in Budgeting subject, and (2 to know the effectiveness of Group Investigation method to improve the quality of  students’ learning in Budgeting subject.  This study was Class-Action Research which was designed into two main cycles, the 1st cycle and the 2nd cycle. Each cycle consisted of some stages; they were planning - implementation - evaluation and reflection. The research was conducted at accounting class, Economics Faculty, UNNES started on June until November 2008. The collected data were: (1 students 'activities during learning, (2 faculty and student interaction, (3 the level of student motivation, (4 student achievement and (5 students' response to the learning process. Observation of the learning process carried out by two lecturers. The quality of the learning process in the classroom can be illustrated by the lecturer’s activities that should be able to motivate students to learn actively and creatively. The result showed that there was improvement in all aspects of learning so that the average score also increased from 76.18 to 84.64. It also showed that all aspects of students’ activities in the classroom increased, especially in the aspects of teamwork and discussion because of the number of members in each group in the 2nd cycle was relatively smaller than the number of members in each group in the 1st cycle. The quality of student learning outcomes is the output of the learning process in class. In the 2006 curriculum, student learning outcomes are based on the degree of students’ mastery with value standard indicator determined. The result showed that there was an increase in the students’ score. The highest score was from 87 to 95 and the lowest score was from 50 to 62, so the average score was 76 and the degree of mastery became 83%. It meant that students could improve

  11. NAC, Neutron Activation Analysis and Isotope Inventory

    International Nuclear Information System (INIS)

    1995-01-01

    1 - Description of program or function: NAC was designed to predict the neutron-induced gamma-ray radioactivity for a wide variety of composite materials. The NAC output includes the input data, a list of all reactions for each constituent element, and the end-of-irradiation disintegration rates for each reaction. NAC also compiles a product isotope inventory containing the isotope name, the disintegration rate, the gamma-ray source strength and the absorbed dose rate at 1 meter from an unshielded point source. The induced activity is calculated as a function of irradiation and decay times; the effect of cyclic irradiation can also be calculated. 2 - Method of solution: The standard neutron activation and decay equations are programmed. A data library is supplied which contains target element names, atomic densities, reaction indices, individual reactions and reaction parameters, and product isotopes and gamma energy yields. 3 - Restrictions on the complexity of the problem: Each composite material may consist of up to 20 different elements and up to 20 different decay times may be included. Both limits may be increased by the user by increasing the appropriate items in the dimension statement

  12. Using Porterian Activity Analysis to Understand Organizational Capabilities

    DEFF Research Database (Denmark)

    Sheehan, Norman T.; Foss, Nicolai Juul

    2017-01-01

    conceptualized by Porter’s writings on the activity-based view. Porterian activity analysis is becoming more accepted in the strategy literature, but no strategy scholar has explicitly used Porter’s activities, and particularly his concept of drivers, to understand and analyze organizational capabilities....... Introducing Porterian activities into the discussion of capabilities improves strategy scholars’ understanding of the bases of capability heterogeneity, offers academics future directions for research, and provides managers with guidance to enhance their organizations’ capabilities....

  13. Cognitive analysis of physicians' medication ordering activity.

    Science.gov (United States)

    Pelayo, Sylvia; Leroy, Nicolas; Guerlinger, Sandra; Degoulet, Patrice; Meaux, Jean-Jacques; Beuscart-Zéphir, Marie-Catherine

    2005-01-01

    Computerized Physician Order Entry (CPOE) addresses critical functions in healthcare systems. As the name clearly indicates, these systems focus on order entry. With regard to medication orders, such systems generally force physicians to enter exhaustively documented orders. But a cognitive analysis of the physician's medication ordering task shows that order entry is the last (and least) important step of the entire cognitive therapeutic decision making task. We performed a comparative analysis of these complex cognitive tasks in two working environments, computer-based and paper-based. The results showed that information gathering, selection and interpretation are critical cognitive functions to support the therapeutic decision making. Thus the most important requirement from the physician's perspective would be an efficient display of relevant information provided first in the form of a summarized view of the patient's current treatment, followed by in a more detailed focused display of those items pertinent to the current situation. The CPOE system examined obviously failed to provide the physicians this critical summarized view. Following these results, consistent with users' complaints, the Company decided to engage in a significant re-engineering process of their application.

  14. Analysis misconception of integers in microteaching activities

    Science.gov (United States)

    Setyawati, R. D.; Indiati, I.

    2018-05-01

    This study view to analyse student misconceptions on integers in microteaching activities. This research used qualitative research design. An integers test contained questions from eight main areas of integers. The Integers material test includes (a) converting the image into fractions, (b) examples of positive numbers including rational numbers, (c) operations in fractions, (d) sorting fractions from the largest to the smallest, and vice versa; e) equate denominator, (f) concept of ratio mark, (g) definition of fraction, and (h) difference between fractions and parts. The results indicated an integers concepts: (1) the students have not been able to define concepts well based on the classification of facts in organized part; (2) The correlational concept: students have not been able to combine interrelated events in the form of general principles; and (3) theoretical concepts: students have not been able to use concepts that facilitate in learning the facts or events in an organized system.

  15. Activation analysis of the compact ignition tokamak

    International Nuclear Information System (INIS)

    Selcow, E.C.

    1986-01-01

    The US fusion program has completed the conceptual design of a compact tokamak device that achieves ignition. The high neutron wall loadings associated with this compact deuterium-tritium-burning device indicate that radiation-related issues may be significant considerations in the overall system design. Sufficient shielding will be requied for the radiation protection of both reactor components and occupational personnel. A close-in igloo shield has been designed around the periphery of the tokamak structure to permit personnel access into the test cell after shutdown and limit the total activation of the test cell components. This paper describes the conceptual design of the igloo shield system and discusses the major neutronic concerns related to the design of the Compact Ignition Tokamak

  16. APLIKASI SEARCH ENGINE PAPER KARYA ILMIAH BERBASIS WEB DENGAN METODE FUZZY RELATION

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Bernard Adytia Darmadi

    2005-01-01

    Full Text Available The number of paper collected by an educational institution is incresing each year. The increasing number of paper collected demand a method in order to find the right paper everytime there is someone who needs a reference. By far, most search engine still depend on keyword matching / string maching to find the apropriate result. This method will only find the apropriate paper based on the occurance of the inserted keyword on the paper. This research will discuss a searching system using fuzzy relation, by using fuzzy relation the relation between keyword and paper is found and determined. Searching system using fuzzy relation allows the search result include paper that do not have the keyword to be shown as a result. This result is made posssible because the word which occur in the paper is related to keyword inserted. Abstract in Bahasa Indonesia : Banyaknya jumlah paper yang dikoleksi sebuah lembaga pendidikan setiap tahun akan bertambah. Seiring dengan pertambahan jumlah paper tersebut maka diperlukan sebuah metode untuk mencari paper agar bila membutuhkan referensi maka paper/dokumen yang diperlukan dapat dengan mudah dapat ditemukan. Sejauh yang ada saat ini, kebanyakan mesin pencari masih mengandalkan pencarian dengan menggunakan keyword matching/string matching sehingga mengakibatkan hasil pencarian hanya akan menampilkan paper-paper yang mempunyai keyword/kata kunci yang dicari. Penelitan ini membahas sebuah sistem pencarian dengan menggunakan metode fuzzy relation, dimana dengan fuzzy relation didapatkan hubungan antara keyword dan paper. Dengan metode fuzzy relation maka sebuah pencarian mempunyai kemungkinan menampilkan hasil berupa paper yang tidak mengandung keyword yang dicari. Karena kata yang mengakibatkan paper (yang tidak mengandung keyword muncul mempunyai hubungan dengan keyword yang dimasukkan. Kata kunci: mesin pencari, relasi fuzzy, sistem cerdas.

  17. Inovasi Layanan Lapor Kehilangan (E-Report Dengan Metode Rapid Application Development

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Ahmad Chusyairi

    2018-02-01

    Full Text Available Pelayanan kehilangan yang dilakukan Kepolisian Resort (Polres Banyuwangi khususnya Sentra Pelayanan Keamanan Terpadu (SPKT meliputi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK Mobil/Motor, Surat Izin Mengemudi (SIM Mobil/Motor, Kartu Tanda Penduduk (KTP, Kartu Keluarga (KK, Anjungan Tunai Mandiri (ATM, Buku Tabungan, Paspor, Sertifikat, Surat Tanah dan Surat Lain-lain (Kartu Tanda Mahasiswa, Surat Gadai, Ijazah, Giro Bilyet, Tilang dan Buku Raport dimana pembuatan Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan (SKTLK masih manual dengan tools pengolah kata dan membutuhkan waktu yang lama, sehingga masyarakat mengalami kesulitan dalam proses pelayanannya. Polres Banyuwangi menjalankan Program Prioritas Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya Kapolri Tahun 2016, khususnya program ke-2: Peningkatan Pelayanan Publik yang Lebih Mudah bagi Masyarakat dan Berbasis Teknologi Informasi. Tujuan dari penelitian ini adalah masyarakat (pemohon SKTLK dapat mengakses layanan dengan mudah dan mendapatkan SKTLK lebih cepat di polres/polsek terdekat pada wilayah hukum kabupaten Banyuwangi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rapid Application Development (RAD yang terdiri dari: Requirements Planning, User Design, Construction dan Cutover. Hasil penelitian ini adalah web tentang laporan kehilangan (e-report dengan URL http://banyuwangi.jatim.polri.go.id/kehilangan.html. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pelayanan publik pada Polres Banyuwangi tentang e-report dengan metode RAD dapat diakses pada web, sehingga pemohon dapat dengan mudah mendapatkan SKTLK di Polres atau Polsek yang terdekat dengan lokasi kehilangan. Metode RAD mempermudah dalam pembangunan layanan e-report berbasis web karena aktivitas dan fasenya melibatkan pengguna khususnya pada user design. Hasil pengujian terhadap fitur pada layanan e-report pada fase construction dan cutover dapat menampilkan  sesuai dengan requirements planning yang ditetapkan pengguna.Kata Kunci: kehilangan, Polres

  18. PERANCANGAN SISTEM PENCATATAN PAJAK REKLAME PADA DINAS PENDAPATAN KOTA PEKANBARU DENGAN METODE VISUAL BASIC

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Feri Wongso

    2016-10-01

    Full Text Available Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sistem Pencatatan  pajak reklame terhadap Pendapatan Asli Daerah dan mengetahui perkembangan realisasi pajak reklame, Pendapatan Asli Daerah dan pengaruh Penerimaan Pajak Reklame terhadap Pendapatan Asli Daerah.Tujuan Penelitian ini adalah untuk: (1 Mengetahui Sistem Pencatatan pajak reklame dalam meningkatkan pendapatan asli daerah pada Dinas Pendapatan (2 Mengetahui kontribusi pencatatan pajak reklame dalam meningkatkan pendapatan asli daerah pada Dinas Pendapatan.Metode yang digunakan adalah metode Penelitian Kepustakaan merupakan metode yang dilakukan dengan cara mempelajari, meneliti, dan menelaah berbagai literatur. Data yang digunakan adalah Realisasi Pajak Reklame dan Realisasi Dinas Pendapatan Kota pekanbaru tahun 2016. Teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah penelitian lapangan dengan cara observasi.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pencatatan pajak reklame sebaiknya menggunakan Program Ms. Visual Basic Sehingga pencatatan pajak reklame tidak ada lagi kesalahan dan dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Abstract: This study was conducted to determine the advertisement tax Registration System to Local Revenue and know the progress of realization advertisement tax, regional revenue and the effect of Advertisement Tax Revenue to Local Revenue.The purpose of this study was to: (1 Determine the advertisement tax Recording System in increasing revenue at the Department of Revenue (2 Knowing the contribution of advertisement tax record in increasing revenue at the Department of Revenue.The method used is the literature research method is a method that is done by studying, researching, and studying literature. The data used is the realization of advertisement tax and Actual Revenue Service pekanbaru 2016. The data collection technique is a field research conducted by observation.The results of this study indicate that the recording should use the advertising tax Program

  19. INTEGRASI METODE BALANCED SCORECARD DAN SISTEM MANAJEMEN PENGENDALIAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Teguh Sriwidadi

    2012-11-01

    Full Text Available This article discusses sales force performance measurement at PT Merapi Utama Pharma and integrates performance measurement and management control system. The balanced scorecard (BSC is a strategic planning and management system that is used extensively in business and industry, government, and nonprofit organizations worldwide to align business activities to the vision and strategy of the organization, improve internal and external communications, and monitor organization performance against strategic goals. The balanced scorecard suggests that we view the organization from four perspectives : the learning and growth perspective, the internal business processes perspective, the customer perspective, and the financial perspective.The management control system used is levers of control framework, included beliefs control system, boundary control system, diagnostic control system, and interactive control systems. 

  20. METODE PEMBELAJARAN ENTREPRENEURSHIP UNTUK GURU SMK DI KABUPATEN LAMONGAN

    Directory of Open Access Journals (Sweden)

    Endang Sudarsih

    2011-06-01

    Full Text Available This study is about a training of learning method for teachers, especially who teaches the subject of entrepreneurship in Senior High School. The target of the study is Vocational High School teachers in Lamongan. Some crucial problems that are faced by the most of educational institution are teachers’ low ability in finding references for students’ problem solutions. Their leakage of creativity and innovation will cause a lower level of students’ readiness to enter job fields after graduation. The goal of the study is to increase human resource quality in mastering learning methods that possible to be applied in entrepreneurship teaching-learning activities. By using an appropriate method, it is expected that it will improve teachers’ ability in finding references, developing creativity and innovations. Therefore, teachers enjoy teaching entrepreneurship subject with better spirits and students’ entrepreneurship spirit will also developed earlier.